Page 1

Mantan Tukang Sapu Jadi Presiden... Baca halaman 2 Rp 1.000

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011 NO. 395 TAHUN XXV, TERBIT 20 HALAMAN

Harga Langganan: Rp 29.000 / bulan Berlangganan/Pengaduan/ Sirkulasi: (031) 8479 555

KORAN REGIONAL NO. 1 DI JAWA TIMUR ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA

•TELEPON (031) 8419000 •www.surya.co.id

Mandi Serbuk Api, 21 Orang Melepuh UD MORODADI DILALAP SI JAGO MERAH TKP : Jalan Raya Soekarno Hatta, Desa Kepuh Gembel, Peterongan Jombang Kejadian : Jumat (23/9) pukul 17.30 WIB

1 Sekitar pukul 17.30 WIB seluruh

karyawan yang kerja lembur istirahat untuk salat magrib dan makan malam. 2 Tiba-tiba muncul asap dan api di plafon ruang penyimpanan serbuk kayu sisa penggergajian

3 Api dengan

cepat menyambar beberapa bagian bangunan.

4 PMK belum

datang, karyawan melakukan pemadaman sendiri.Tanpa diduga, ada potongan plafon dan blower dari atas ruang serbuk tersebut jatuh.

5 Bersamaan semburatnya

serbuk kayu yang tertimpa plafon dan blower, bara api yang tersembunyi di dalam serbuk kayu langsung menyambar para karyawan. 6 20 karyawan tersambar api dan dilarikan ke RSUD Jombang. grafis: surya/rendra

► Pabrik Mebel Terbakar ► Terdengar Suara Ledakan

Usai Demo KPK, 120 Anggota FPI Keracunan Makan

jombang - SURYA Sebuah perusahaan mebel UD Morodadi milik Hari Wijaya di Jalan Soekarno Hatta, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang, terbakar hebat, Jumat (23/9) sore. Sebanyak 20 orang karyawan dan seorang petugas pemadam kebakaran melepuh akibat terguyur serbuk kayu bercampur bara api. Puluhan korban itu selanjutnya dibawa ke UGD RSUD Jombang. Hingga tadi malam, seluruhnya masih menjalani perawatan medis secara intensif dengan selang infus menancap lengan masing-masing. Sebab-sebab kebakaran juga masih gelap, dan masih dalam penyelidikan polisi. Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, seluruh 40 karyawan yang kerja lembur sedang istirahat untuk

antara/andika wahyu

ANTIKORUPSI - Sejumlah anggota Laskar Anti Korupsi Pejuang saat mengikuti aksi dan deklarasi laskar di depan KPK di Jakarta, Kamis (22/9). jakarta - Surya Sekitar 120 orang anggota Front Pembela Islam (FPI) dan beberapa elemen masyarakat keracunan makanan setelah melakukan aksi damai di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (22/9) lalu. Para pendemo ini tiba-tiba pusing, mual dan muntah setelah menyantap telur dan tahu yang menjadi lauk nasi bungkus beracun tersebut. Menurut Ketua FPI DKI Jakarta, Habib Salim

■ KE HALAMAN 11

KORBAN LEDAKAN - Karyawan korban ledakan pabrik mebel Morodadi, di Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang dirawat di RSUD Jombang, Jumat (23/9).

■ KE HALAMAN 11

antara/syaiful arif

foto/grafis: surya/adrianus adhi/yusuf

Tipu 5 Majikan, PRT Gondol Rp 1 Miliar surabaya - Surya Sindikat penjahat berkedok sebagai pembantu rumah tangga (PRT) berhasil memperdayai sedikitnya lima majikan di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo, serta menguras harta senilai sekitar Rp 1 miliar. Aksi komplotan itu akhirnya berhasil diungkap jajaran Polsekta Gayungan dengan menangkap salah satu pelakunya bernama Ari Nuryanti, wanita berusia 31 tahun asal Dusun Kompen, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Ari dibekuk setelah polisi me-

Rp 1,2 Triliun buat Korban Lumpur Lapindo

nerima laporan dari majikannya, Taufik Imam Santoso, pada Juni lalu. Kala itu pria berusia 47 tahun tersebut mengaku semua barang berharganya hilang dan pembantunya tiba-tiba juga menghilang. Karena itu, polisi lantas menaruh curiga pada pembantu di rumahnya, di Jl Gayungsari Barat Gg III itu. Kapolsek Gayungan Kompol Taufik Zulianto mengatakan, setelah dilakukan pelacakan ■ KE HALAMAN 11

882 KK Jadi Jutawan Sidoarjo - Surya Keputusan pemerintah membeli lahan dan bangunan warga 9 RT di Kecamatan Porong, Sidoarjo, akan memunculkan sekitar 882 jutawan baru. Mereka akan menerima duit ganti rugi lahan dan bangunan yang terimbas luapan Lumpur Lapindo. Peraturan Presiden (Perpres) mengenai hal ini akan diteken Senin (26/9). Diberitakan sebelumnya, Wapres Boediono menyatakan, pembebasan lahan 300 KK warga Siring Barat (4 RT), 295 KK Jatirejo Barat (2 RT), dan 287 ■ KE HALAMAN 11

surya/mustain

DIBELI - Suasana RT3/RW 1, Desa Siring Barat, menjadi bagian wilayah 9 RT yang dibeli, Jum’at (23/9).

Siswi SMP Bujuk Polisi-Wartawan ► Jalan Tertatih-tatih dan Nyengir LAmongan - Surya Masih ingat berita siswi SMPN di kawasan Jl Sunan Drajat, Paciran, Lamongan yang menjadi korban perkosaan? Peristiwa yang menggemparkan itu diduga hanyalah rekaan Seli Selvia (14). Polisi dan juga para wartawan yang meliput peristiwa itu sama sekali tak menduga kalau gadis berwajah imut ini bisa action bak aktris Hollywood. Tragisnya, kebohongan Seli baru terkuak 13 hari setelah polisi jungkir balik menyelidikinya. ■ KE HALAMAN 11

Balai Pemuda, Tempat Bersejarah yang Terbakar (Bagian 3-Habis)

Gara-gara Balai Pemuda Jadi Gedung Sewaan

surya/dok

BALAI PEMUDA - Gedung Simpangsche Societeit yang dulu tempat dugem kalangan elite Belanda, kini menjadi Balai Pemuda.

Siapa tidak kenal Balai Pemuda yang Selasa (20/9) lalu gosong dilalap api. Bukan hanya bentuk arsitekturnya yang unik dan tak ada duanya. Tidak pula aktifitas di dalamnya yang riuh rendah sejak lama, hingga melahirkan banyak seniman kuncarsono tersohor. Namun, sejak lama gedung ini Pengamat Cagar Budaya Surabaya menyimpan sejarah. Bukan cuma sejarah milik Indonesia karena jadi markas pemuda pas perang 10 November 1945. Namun juga sejarah Belanda.

S

etiap November, di Belanda diperingati secara nasional peringatan tewasnya puluhan tawanan perang Belanda selama zaman 'bersiap'. Yakni zaman ketika Belanda hendak mencaplok lagi Indonesia. Tapi, tewasnya puluhan tawanan Belanda ini tidak ada di buku sejarah negeri kita. Tewasnya puluhan tawanan itu disebut Sabtu Kelabu di sana. Kisah ini saya terima ketika suatu siang, 3 tahun silam, seorang Belanda uzur yang mengaku

anak wali kota ketiga Surabaya, HI Bussemaker, bertandang ke Balai Pemuda. Dia bersama tim sejarah dari Universitas Gajah Mada sempat bingung mencari bunker alias ruang bawah tanah. Ada bunker di Balai Pemuda? Kata dia, justru di bunker itulah sejarah Sabtu Kelabu berasal. Konon menurut versi Belanda, para tawanan anak dan perempuan yang disekap di bunker Balai Pemuda itu dibantai. Entah oleh batalion mana. Maklum 10 Novem-

ber adalah perang yang tanpa komando tunggal. Ironisnya mayatnya tidak pernah ditemukan. Bussemaker junior tampak kecewa. Bukan karena bunker itu tidak pernah ditemukan, namun karena Balai Pemuda tak seindah dulu. Tahun 1940-an saat masih kanak kanak, dia kerap main ke Balai Pemuda. Patung bidadari bersayap di bagian tengah gedung kubah sudah raib sejak tahun 1980-an dan tak ■ KE HALAMAN 11


11 Sambungan Mandi... n

DARI HALAMAN 1

melaksanakan salat magrib dan makan malam. Tanpa diketahui sebabnya, di plafon ruang untuk penyimpan serbuk kayu sisa penggergajian, muncul kepulan asap, dan api. Api segera menyambar beberapa bagian bangunan. Karena itu, petugas PMK pun didatangkan. Sembari menunggu kedatangan mobil PMK, sejumlah karyawan melakukan pemadaman secara manual. Tak lama, tiga mobil PMK milik Pemkab Jombang pun datang dan segera melakukan pemadaman. Tak sampai satu jam, api mulai bisa dikendalikan. Petugas pun melakukan pembasahan untuk memastikan tak ada lagi bara api yang bisa memunculkan kebakaran. Pada

Tipu... n

DARI HALAMAN 1

rupanya Ari terendus berada di rumahnya, di Banyuwangi. Polisi lantas menciduk Ari. Dari sanalah pencurian bermodus pembantu itu terbongkar. Saat diperiksa, komplotan Ari mengaku sudah mencuri di lima rumah majikan berbeda. Selain di rumah Imam, Ari pernah mencuri di Jl RA Kartini, Sidomoro Gresik; Jl Simpang Darmo Permai, Surabaya; dan di Perumahan Maspion, Sidoarjo. Hasil pencuriannya pun beragam mulai dari kalung emas, jam tangan Rolex, laptop, gelang emas bertabur berlian, sepeda gunung hingga uang tunai ratusan juta rupiah. “Apabila ditotal nilainya mencapai lebih Rp 1 miliar,” ungkap Kompol Taufik.

Siswi... n

DARI HALAMAN 1

Bayangkan saja, Senin (12/9) siang, Seli dengan diantar paman dan bibinya datang ke Mapolres Lamongan. Ia mengaku diculik dua pemuda bersepeda motor sepulang dari sekolah, Sabtu (10/9). Ia dibawa ke tengah hutan untuk diserahkan kepada Alin (30). Perjaka tua inilah yang memperkosa dirinya hingga nyaris pingsan. Seli mengaku diselamatkan pencari rumput. Saat dibawa petugas ke ruang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), selang sehari setelah kejadian, Seli masih berjalan dengan tertatih-tatih dengan dua kaki direnggangkan. Wajahnya cengar-cengir seolah menahan sakit nyeri. Itu sebabnya, dua petugas Polsek Paciran yang menangani dan menyelidiki

882 KK... n

DARI HALAMAN 1

KK Mindi (3 RT) itu akan menghabiskan anggaran hingga Rp 1,2 triliun. "Setelah dikuasai negara, lahan itu akan digunakan untuk publik. Seperti untuk rekreasi alam, dan sebagainya," tuturnya usai bertemu perwakilan warga di ruangan VVIP Bandar Udara Juanda, Kamis (22/9). Wapres berharap pembayaran ganti rugi akan tuntas pada 2012. Sebanyak 882 warga itu akan menjadi jutawan baru kalau besar ganti rugi mengacu pada para korban lumpur sebelumnya, baik yang dibayar dengan dana PT Lapindo maupun uang APBN. Besarannya adalah untuk bangunan Rp 1,5 juta/m2, tanah pekarangan Rp 1 juta/m2, dan lahan basah (sawah) Rp 120.000/m2. “Kalau dibuat rata-rata, tiap

Gara-gara... n

DARI HALAMAN 1

pernah dicari lagi. Kolam air mancur yang mengitarinya juga sudah tidak ada. Lantai teraso bermotif diganti marmer masif. Lantai teraso warna warni itu itu cuma tersisa di beberapa ruangan sisi barat gedung berkubah. Balai Pemuda atau dulu bernama Simpangsche Societeit bukan berwujud satu bangunan seperti layaknya semua klab di negeri jajahan ini. Namun sebuah kompleks hiburan yang mungkin sekarang dikenal dengan julukan one stop entertainment --seluruh jenis hiburan dalam satu tempat. Arsitek Westmaes khusus didatangkan dari Belanda untuk merancang ide itu. Westmaes adalah satu

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

saat itu, sejumlah karyawan juga ikut melakukan pembasahan. Menggunakan selang milik perusahaan, beberapa karyawan membasahi tumpukan serbuk sisa pengolahan kayu. Tanpa diduga, ada potongan plafon dan blower di atas ruang serbuk tersebut jatuh. Rupanya, tanpa disadari, runtuhnya atap plafon itu yang menimpa tumpukan serbuk kayu membawa petaka bagi puluhan karyawan. Sebab, saat itu, bersamaan semburatnya serbuk kayu yang tertimpa plafon dan blower, bara api yang tersembunyi di dalam serbuk kayu langsung semburat menyambar para karyawan. Puluhan karyawan itu pun bak mandi serbuk api. Jeritan menyayat langsung terdengar dari para karyawan yang tersambar api. Termasuk yang tersambar api adalah Mashudi, petugas PMK. Melihat keja-

dian, para karyawan lain, warga dan petugas langsung melarikan korban ke UGD RSUD Jombang. Tercatat 21 korban kebakaran yang dirawat di UGD. Karena ruang UGD tak mampu menampung, seluruh korban dikumpulkan di sebuah ruangan yang belum digunakan, dibaringkan di lantai, dan dirawat intensif. Wakil Direktur RSUD Jombang dr Puji Umbaran mengungkapkan, rata-rata korban menderita luka bakar pada tingkat dua. Artinya, luka yang menyentuh pada wilayah bawah kulit. “Sedangkan luasan yang terbakar, rata-rata mencapai 30 persen badan,” imbuh dr Puji. Menurut Puji, sedapat mungkin seluruh korban dirawat di RSUD. Namun jika dalam perkembangannya ada yang sangat kritis, maka akan dirujuk ke RSU Dr Soetomo Surabaya. Kapolsek Peterongan AKP Soe-

tikno belum bisa menjelaskan penyebab terjadinya kebakaran perusahaan mebel milik Hari Wijaya tersebut. Menurutnya, saat dirinya datang ke lokasi kebakaran sekitar pukul 18.15 WIB, dia mendengar ledakan, yang kemudian disusul jeritan para korban. “Ada kemungkinan itu ledakan elpiji,” kata Sutikno. Namun untuk memastikan penyebab kebakaran, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan secara lebih seksama, jika diperlukan dengan bantuan laboratorium forensik Polda. Tapi soal terjadinya ledakan, dibantah keras oleh Kepala Bagian Asembling UD Morodadi, Taufik. Ia yang mengaku saat itu berada di lokasi kejadian, mengatakan suara keras itu bukan ledakan, melainkan bunyi jatuhnya plafon seng yang berada di atas ruang penyimpan serbuk kayu.

“Di ruang itu tidak ada peralatan apa-apa kecuali serbuk kayu. Hanya blower yang berada di atasnya, dan dalam kondisi mati," katanya. Pemilik UD Morodadi, Hari Wijaya, belum bersedia dimintai komentarnya. Hari terlihat bingung dan hanya mondar-mandir di lokasi kebakaran. Memasuki musim kemarau saat ini memang rawan terjadinya kebakaran. Dari data yang ada di Jawa Timur saja sejak dua bulan terakhir ini sudah lebih 50 kejadian kebakaran baik yang menimpa rumah tangga maupun perusahaan. Kebakaran besar juga terjadi di Surabaya belum lama ini, yakni kebakaran di Pasar Loak, Dupak dan kebakaran di Balai Pemuda Surabaya. Celakanya, banyak kota dan kabupaten di Jatim belum memiliki standar prosedur dan operasional (SOP) terhadap penanganan dan pencegahan kebakaran.

Taufik mengatakan, Ari tak bekerja sendirian. Masih ada RN, warga Tuban dan MT, warga Madiun yang menjadi anggota sindikat itu. Kedua orang ini masih buron. “Kami masih mengejar keberadaan kedua tersangka,” tegas Taufik. Sepak terjang Ari dan komplotannya cukup cerdik. Sebab, Ari selalu menyelidiki latar belakang keluarga majikannya secara detail. Seperti dilakukan di rumah Imam pada Juni lalu. Ari bercerita awalnya dirinya dan dua rekan yang lain berjalan-jalan di sekitar perumahan Gayungsari. Ia mengaku sebenarnya tak berpikir ada rumah di sekitar Gayungsari yang bisa dicuri. Namun, setelah melihat lengangnya penjagaan di Gayungsari Barat, Ari pun memberanikan diri bertanya pada warga sekitar, apakah ada rumah yang

membutuhkan pembantu. Nah, dari sinilah Ari mengetahui kalau Imam membutuhkan pembantu. Ari mengatakan saat itu pembantu Imam yang lama telah mengundurkan diri. Ari mengatakan, sebagai persyaratan kerja Imam juga meminta Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada dirinya. Namun, yang diberikan Ari adalah KTP palsu. Imam rupanya percaya saja dengan identitas palsu itu. Kala itu Ari memberikan KTP atas nama Kasianah, warga Gresik. Dari sinilah upaya pencurian Ari dijalankan. Tak butuh waktu lama, dua hari setelah Ari diterima kerja di sana seluruh barang berharga milik Imam dicuri. Saat itu Imam sekeluarga berada di luar kota. Tercatat, brankas berisi perhiasan, sepeda gunung, dan laptop digasaknya. “Sepeda itu saya pakai untuk memanggil

taksi,” aku Ari sambil menunjukkan barang bukti sepeda di Mapolres Gayungan. Ari kemudian memanggil dua rekannya, RN dan MT untuk membantunya mengambil barang-barang curian. RN dan MT kala itu juga berprofesi sebagai pembantu di Surabaya, namun lokasinya berbeda-beda. Ketika ditanya, apakah sopir taksi tak curiga dengan barangbarang yang ia naikkan? Ari mengatakan, ia berdalih telah meminta izin dari majikannya. “Dari sana kami langsung pergi ke kos MT,” tutur Ari. Sayangnya, Ari tak bisa menceritakan detail koskosan MT. Ia memberi petunjuk kalau kosnya ada di sekitar Kenjeran. Di sanalah, ketiga orang ini membagi hasil. Brankas yang dibawa lari tadi, dibawanya ke tukang las untuk dibuka. “Isinya

perhiasan, kalung, dan uang dolar recehan,” tutur Ari yang kemudian bercerita kalau mereka langsung berpisah setelah mambagi hasil pencurian itu. “Saya memakai uang itu untuk membayar utang. Saya mendapat uang sampai Rp 10 juta pas pencurian yang terakhir,” tutur Ari. Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaannya. “Jangan gampang menerima pembantu,” ujarnya, Jumat (23/9). Untuk mengantisipasi kejahatan ini, Suparti memberikan tips agar masyakarat tidak menjadi korban. Yaitu, mengecek KTP calon pembantu, tahu betul riwayat keluarga dan domisili calon PRT, lalu mengecek kebenaran informasinya. n k4/ k2/rie/st38

kasus ini juga yakin bahwa Seli benar-benar korban perkosaan. Karenanya, hari itu juga korban dimintakan visum et repertum ke RSUD dr Soegiri. Lantaran kasus itu dilimpahkan ke Mapolres, Kanit Reskrim Unit 1 Aiptu Supriyanto bersama anggota menyelidiki kasus ini hingga ke Paciran, termasuk ke tempat tinggal ‘korban’ di Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Lamongan. Dari penyelidikan inilah polisi menemukan sejumlah kejanggalan. Alin, pria yang dituding memperkosa korban, ternyata pada saat kejadian, Sabtu (10/9), berada di rumah sehari penuh. Alin yang dikatakan memperkosa gara-gara cintanya ditolak korban ini baru keluar rumah sekitar pukul 17.00 WIB. Dua pemuda yang disebutsebut menculik korban juga tak ada jejaknya sama sekali. Berda-

sar kesaksian Alin, Fatih, H Syukur, pemilik warung, dan Fahat (anak H Syukur) serta hasil olah TKP, polisi memastikan bahwa laporan Seli hanyalah cerita bohong. Saat kejadian, Sabtu (10/9), ternyata Seli memang pulang sekolah lebih awal, sekitar pukul 10.00 WIB. Ia duduk-duduk santai di sebelah warung H Syukur, sekitar 50 meter dari sekolah. Setengah jam kemudian datang Fatih (13), teman yang juga tetangganya. Dari pukul 10.30 WIB hingga 14.00 WIB, Selvi dan Fatih bertahan duduk di tempat itu. ”Saya lihat mereka asyik mengobrol sampai jam dua,” kata H Syukur yang juga dibenarkan Fahat, anaknya. Syukur dan Fahat tidak tahu kemana mereka pergi setelah itu. Yang jelas, Seli dibonceng Fatih dengan Honda Grand.

Lantas apa kata Fatih? Cowok ini mengaku ngobrol berjamjam dengan Seli untuk menagih utang. Seli pinjam uang Rp 200.000 kepada Fatih. "Ya saya tagih, karena sudah berbulanbulan dia tak mau bayar," ujar Fatih. Dari dekat warung H Syukur, Fatih mengajak Seli pindah tempat ke gardu di pinggir jalan raya yang bersebelahan dengan wilayah Hutan Brumbun. Di tempat baru itu, Fatih kembali mendesak Seli untuk melunasi utang. Karena proses penagihan utang selama berjam-jam tak membuahkan hasil, Fatih memulangkan Seli ke rumahnya di Desa Takerharjo. Saat tiba di rumah Seli sekitar pukul 14.30 WIB, menurut Fatih, paman dan bibi Selvi sedang tidak ada di rumah. Tapi, sejak melapor ke polres, Seli menutup diri. Hingga hari ke

13, penyidik belum bisa mengkroscek keterangan para saksi dengan Seli. Setiap kali ditemui penyidik dan ditanya mengenai peristiwa yang dialami, Seli berpura-pura pingsan. Sementara hasil visum menyebutkan, luka di vagina gadis ini adalah luka lama, bukan karena perkosaan yang baru dialami. Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Rofiq Ripto Himawan, Jumat (23/9) pagi, menyatakan, "Tidak hanya polisi dan wartawan, semua dibohongi, termasuk keluarganya.” Rofiq memastikan akan menjerat Seli dengan Pasal 220 KUHP karena telah memberikan keterangan palsu. Untuk sementara polisi menyimpulkan bahwa Seli panik karena tak bisa membayar utang Rp 200.000. Dengan mengarang cerita seperti itu, ia berharap Fatih akan iba dan tak lagi menagih utang. n st36

warga akan menerima ganti rugi minimal Rp 120 juta - Rp 150 juta,” ujar Bambang Kuswanto, koordinator warga 9 RT kepada Surya, Jumat (23/9). Meski kelihatan besar, kata Bambang, ganti rugi itu nantinya tak serta merta bisa dipakai membeli atau membangun rumah baru. Sebab, pada skema pembayaran ganti rugi sebelumnya, uang dibayar secara bertahap. Kemana warga pindah setelah menerima uang ganti rugi? Menurut Bambang, sebagian warga bisa membeli lahan dan membangun rumah bersama-sama. Wakil warga 9 RT lainnya, Lutfi Abdillah, menegaskan, tuntutan besaran ganti rugi tetap mengacu pada besaran ganti rugi yang telah diterima para korban Lumpur sebelumnya. Sebab mereka juga mengalami nasib yang serupa. “Soal pindah kemana, belum banyak warga yang bicara,” tandasnya. Ny Minah (63), warga Siring

Barat RT 3/RW 1 mengaku senang jika pemerintah akhirnya memberikan ganti rugi. Sebab, ia sudah tidak tahan tinggal di desanya yang kini dikelilingi semburan gas. “Tapi saya belum tahu mau pindah kemana,” ucapnya. Jubir Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Akhmad Khusairi membenarkan jika warga 9 RT telah menolak lahan dan bangunannya dihargai dengan cara taksiran, namun mengacu pada besaran ganti rugi korban lumpur sebelumnya. “Soal skema pembayaran, kami masih menunggu juklak dan juknis setelah perpres itu diteken,” ungkapnya Jumat petang. Seperti diketahui, setelah sekian tahun berjuang menuntut haknya, kini harapan warga 9 RT bakal terwujud dengan rencana pemerintah menerbitkan perpres sebagai payung hukum untuk membeli lahan 9 RT itu.

Kondisi itu setelah warga hanya menerima paket bantuan sosial, di antaranya uang kontrak rumah dua tahun Rp 5 juta. Namun, sejak Juli 2011 ini, masa kontrak rumah sudah habis. Sementara itu, pemerintah juga memastikan akan memberi bantuan sosial (bansos) untuk warga di 45 RT di empat desa korban Lumpur Lapindo di luar peta terdampak. Rinciannya adalah 18 RT di Desa Mindi, 8 RT Desa Pamotan, 12 RT Desa Ketapang, dan 7 RT Desa Besuki. Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jawa Timur Edy Purwinarto mengatakan, bansos itu berupa uang makan Rp 300.000/bulan/orang, uang pindahan Rp 500.000, dan uang kontrak rumah Rp 2,5 juta/tahun. “Saat ini, tim terpadu masih membahasnya. Tapi, dapat dipastikan bansos akan segera kita berikan,” ujarnya, Jumat (23/9). Tim terpadu ini, katanya, diben-

tuk oleh Menteri Pekerjaan Umum yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS). Tim bertugas mendata dan mengkaji kawasan sekitar lokasi Lapindo yang belum masuk peta terdampak. Selain memproses bansos, tim juga akan mengkaji apakah 45 RT itu layak mendapat ganti rugi seperti yang didapatkan warga lain. Yakni, tiga kelompok warga, masing-masing kelompok warga empat desa, yaitu Siring, Jatirejo, Kedungbendo, dan Renokenongo. Lalu kelompok warga di tiga desa Pejarakan, Kedungcangkring, dan Besuki. Dan kelompok ketiga adalah warga 9 RT di tiga desa yaitu, Jatirejo Barat, Siring Barat, dan Mindi. Khusus untuk kelompok ketiga, sebagaimana diungkapkan Wapres Boeadiono, bantuan akan dibayar segera setelah Presiden SBY menandatangani Perpres baru tentang lumpur Lapindo. n ain/uji

di antara beberapa arsitek pertama yang tersohor di Hindia Belanda. Dia selalu merancang bangunan dengan kualitas bahan tinggi. Kompleks Balai Pemuda atau Simpangsche Societeit, semua dirancang super mewah pada 1907, dan 20 tahun kemudian gedung barat dibangun dengan tidak kalah mewah. Gedung barat inilah yang Selasa lalu terbakar. Begitu mewahnya rancangan Westmaes, bahkan pelataran parkir bagian tengah Simpangsche Societeit dilapisi marmer. Westmaes tidak ingin ada debu dan becek di kompleks ini. Jl Simpang saat itu belum beraspal, sebab saat itu aspal belum dikenal di Hindia Belanda. Namun marmer-marmer ini rusak tergerus mesin berat saat pembangunan Bioskop Mitra pada 1977 silam di sana. Gedung timur (berkubah)

khusus untuk tamu sangat penting (VVIP). Di dalamnya dibangun kamar-kamar untuk ruang pribadi. Tersedia lantai dansa dengan musik kamar di mezanine. Juga ada restoran dan ruang jamuan yang sekarang menjadi Galeri Surabaya. Di bagian ini terdapat tungku pemanas untuk menghangatkan udara Surabaya yang saat itu suhu tertingginya cuma 23 derajat Celcius (saat ini suhu tertinggi 33 derajat Celcius). Bangunan lain yang berdiri terpisah adalah gudang minuman dan dapur raksasa. Juga aula tempat olahraga permainan, ruang pamer, dan rumah dinas kepala Simpangsche Societeit. Arsitek Westmaes tak cuma menghadirkan kemewahan dalam merancang Simpangsche Societeit alias Balai Pemuda. Semua yang dibangun haruslah paling besar dan paling baru

di zamannya. Termasuk menyajikan langgam arsitektur paling anggun di Surabaya, dan terbukti tetap mempesona sampai kini. Yang paling menakjubkan adalah kehadiran gudang tersendiri untuk menyimpan minuman keras sebagai pelengkap hangatnya pesta. Gudang itu berdiri di sebelah utara gedung berkubah. Sementara dapur Simpangsche Societeit didirikan di tempat yang terpisah yang juga raksasa. Lokasinya berada di bagian utara gedung barat. Hingga awal 1990-an bekas dapur ini masih terlihat karena digunakan aktifitas seniman bernama Bengkel Muda Surabaya. Tapi, kini telah dibongkar dan digantikan masjid Balai Pemuda. Luas dapurnya ya seluas masjid itu. Dimana bekas gudang minuman itu? Pascakemerdekaan sempat beralih fungsi menjadi kantor

Sub Direktorat Perekonomian Surabaya, dan Unit Terminal Angkutan Umum. Namun sejak 1977 gedung ini dirobohkan. Di atasnya kemudian berdiri Bioskop Mitra. Padahal arsitektur bekas gudang itu tidak kalah antik dengan atap pelana dan penopang baja bulat. Di antara dapur dan gudang minuman, sempat berdiri aula olahraga permainan. Bentuk gedungnya mirip bangunan Balai Pemuda bagian barat, ada selasar dan atap tinggi, tapi tidak dilengkapi panggung. Di dalamnya ada jenis olahraga yang paling tersohor saat itu: permainan biliar bola tiga dan bowling bola kayu. Kemana semua kemewahan itu? Sejak kebakaran, nyaris yang tersisa hanya gedung berkubah. Saya menggugat Pemkot Surabaya yang tidak sanggup menjaga bangunan berasitek-

Jika terjadi kebakaran masih mengandalkan keberadaan petugas pemadam kebakaran yang jumlahnya sangat terbatas. Wakil Gubernur Jatim Saifulah Yusuf sebelumnya mengakui lemahnya SOP terkait penanganan dan pencegahan terhadap kebakaran yang terjadi di Jatim saat ini. Untuk itu keberadaan peraturan daerah (Perda) masing-masing kota dan kabupaten terkait SOP penanganan dan pencegahan terhadap kebakaran sangat dibutuhkan. SOP ini nanti akan mengatur bagaimana perangkat standar yang harus dimiliki di tiap daerah khususnya perusahaan untuk mengantisipasi kebakaran yang terjadi. Dengan demikian ada aturan yang mengikat dan bersifat instruktif guna penyediaan peralatan standar antisipasi kebakaran. Gus Ipul (panggilan Saifulah

Yusuf) juga mengatakan, dari pengalaman melakukan studi di Amerika Serikat baru-baru ini, terlihat begitu rapinya negaranegara bagian di Amerika dalam menyediakan perlengkapan antisipasi kebakaran. Sehingga keberadaan petugas pemadam kebakaran akan lebih ringan dan bisa diarahkan untuk melakukan pertolongan pada manusia korban kebakaran. “Setiap perusahaan maupun pabrik harus memiliki peralatan pemadam kebakaran. Demikian juga dengan home industry yang sifatnya mengikat dan instruktif. Di AS alat PMK luar biasa, di setiap sudut jalan ada pipa-pipa air. Petugas PMK di luar negeri oleh masyarakatnya dianggap luar biasa. Sampai-sampai kucingnya yang naik pohon tidak bisa turun telpon ke PMK untuk menurunkannya," jelas Gus Ipul. n uto/ant

Awas, Ratusan 'Kucing' Masih Berkeliaran SURABAYA - Surya Kaum ibu se-Jawa Timur, nampaknya masih perlu mewaspadai para suami mereka. Sebab, ternyata masih ada ratusan 'kucing', sebutan untuk kaum gay yang menjadi pekerja seks komersial, yang masih berkeliaran. Hal ini terungkap setelah polisi mengorek keterangan lebih dalam dari Sugito (36), tersangka bisnis esek-esek yang digerebek di Hotel Hasma Jaya I Jl Pasar Kembang Surabaya, Kamis (22/9). Kepada petugas, Sugito yang tinggal di Jl Kupang Krajan Gang Masjid, Surabaya, itu mengaku telah 'meluluskan' ratusan kucing yang kini beroperasi di Surabaya dan kota-kota sekitarnya. "Anak buah saya datang dan pergi. Ada yang pergi, ndak lama ada yang datang. Yang jelas, setiap hari anak buah saya enam atau tujuh orang saja. Saya ndak mau punya anak buah terlalu banyak karena nanti susah mengasuhnya," ujarnya pria

Usai... n

DARI HALAMAN 1

Alatas, keracunan itu berawal sekitar pukul 12.00 WIB, saat mereka tengah berunjuk rasa di depan gedung KPK. Saat itu, Ketua FPI, Habib Rizieq masuk menemui perwakilan KPK di dalam gedung. Ada seseorang yang tiba-tiba mengedarkan makanan kepada anggota FPI yang ada di lapangan. Pembawa makanan tersebut, kata Salim, adalah korlap dari elemen Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Pejuang. "Kami tidak pernah membawa atau memberi makanan dan minuman," kata Habib Salim kepada wartawan, Jumat (23/9). Keracunan itu terjadi saat para anggota FPI dan sejumlah warga yang ikut dalam aksi tersebut dalam perjalanan pulang. "Ada juga yang keracunan setelah sampai di rumah," katanya. Mayoritas korban adalah para pria. Jumlahnya mencapai 102 orang. Sedangkan sebagian lainnya wanita 13 orang dan anak-anak lima orang. Mereka dirawat di beberapa rumah sakit seperti RS Bhakti Mulia Slipi (33 orang), RS Pelni Petamburan (20 orang), dan RS Agung Manggarai (9 orang). "Kami (kemarin) mendukung KPK untuk memberantas korupsi tanpa adanya intervensi dari manapun. Tapi memang, FPI ini musuhnya banyak. Kalau ada yang sengaja meracuni, kami belum tahu," katanya.

tur tinggi dan memiliki sejarah itu. Semua orang saat ini kaget ternyata Balai Pemuda tidak dilengkapi alat pemadam kebakaran, hal yang paling sepele. Cobalah tengok kondisi gedung itu sekarang. Mezanine yang dirancang untuk pertunjukan musik kamar kini menjadi gudang. Di bawahnya disulap jadi dapur. Ruang dansa jadi ruang kantor yang lebih mirip kantor kelurahan. Banyak bangunan tambahan yang tetap dipertahankan. Kebakaran Selasa lalu jadi bukti jika bangunan tambahan yang pernah menjadi warnet tidak langsung dibongkar saat kontrak warnet habis, membuat gudang jadi mbres-mbresan. Sekarang saatnya untuk berkaca. jangan terus meratap dan mencari kesalahan. Kembalikan Balai Pemuda seperti pertama kali dibangun 100 tahun silam.

ber-KTP di Sumber Rejo, Nganjuk itu, Jumat (23/9). Dengan telaten, Sugito mengajari anak buahnya yang masih awam untuk memanjakan pelanggan. Karena itu, banyak dari mereka yang memilih menjadi 'kucing' lepas begitu sudah mendapatkan ilmu dari Sugito. Sugito termasuk penyedia 'kucing' sukses. Dalam satu bulan, ia bisa meraup keuntungan bersih sampai Rp 7,5 juta. Di mata anak buahnya, Sugito dikenal baik dan keibuan. Khoirul Anwar (18), pemuda asal Pasuruan yang baru empat hari ikut Sugito menyatakan, "Awalnya saya pikir hanya pijat. Eh, ternyata harus melayani plus-plus,” ujarnya. Irul, demikian nama panggilannya, merasa dianggap adik oleh Sugito. Meski demikian, Irul mengaku menjadi 'kucing' lebih enak ketimbang buruh pabrik yang hanya diupah Rp 500.000 per bulan. "Di tempat Mas Totok, penghasilan saya bisa lebih dari itu,” katanya. n k2

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firman mengatakan, polisi telah memeriksa nasi bungkus yang dimakan, termasuk muntahannya di laboratorium forensik. Pihak penyidik juga telah memeriksa penjual nasi yang kabarnya berasal dari sekitar sekretariat kantor LAKI di Jl H Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Selain anggota FPI, puluhan warga dari tiga kelurahan di Jakarta Utara yang menjadi peserta dalam deklarasi Laskar Anti Korupsi Pejuang Kamis lalu juga keracunan. Mereka berasal dari Kelurahan Papanggo, Warakas, dan Sungai Bambu. Ketua RW 05 Kelurahan Sungai Bambu, Mustakim, menuturkan, ada sekitar 125 warganya yang berangkat untuk meramaikan acara deklarasi tersebut. Saat pulang, sebagian dari mereka membawa nasi sisa logistik. Nasi itu dibagikan kepada keluarga di rumah masing-masing, hingga sejumlah orang akhirnya ikut keracunan. "Istri saya, Yuni Setiawati ikut demo yang diadakan DPP LAKI Pejuang di depan gedung KPK. Dia pulang membawa nasi dari sana," ujar Rahman, warga Jalan Raya Sungai RT 3/6, Tanjung Priok. Yuni memberikan nasi itu kepada anaknya Yoga Pratama (8). Tiba-tiba saja, ia dan anaknya mengalami mual-mual dan kepala pusing. "Lihat anak dan istri saya muntah-muntah, akhirnya dibawa ke RS Puri Medika," ujarnya. n tribunnews/ant

Bersihkan semua ruangan yang menghilangkan keaslian bangunan. Mulailah merancang restorasi Balai Pemuda lebih serius. Mungkin bisa berkaca dari suksesnya sebuah pabrik rokok di Surabaya yang merestorasi pabrik pertamanya di kawasan Kebalen 2003 silam. Atau yang saat ini digarap bank Indonesia yang mengembalikan tampang bangunan kantornya pertama di kawasan Jembatan Merah untuk menjadi museum. Bukankah Balai Pemuda lebih pantas menjadi museum atau galeri ketimbang kondisinya yang seperti sekarang ini? Gagasan ini mungkin akan menjadikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Surabaya terjun. Namun bukankah ini lebih baik, ketimbang membiarkan kondisinya seperti sekarang, tidak ubahnya seperti gedung sewaan pada umumnya. n


2 Nasional-Internasional

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Mogok, Banggar DPR Seperti Anak Kecil

lintas nusantara Kondisi Ambon Sempat Tegang Lagi AMBON - Kondisi Ambon, Maluku, sempat kembali tegang, Jumat (23/9) sore, setelah kerusuhan 11 September lalu. Warga berlarian, sejumlah toko seketika tutup, dan terjadi pengumpulan massa di beberapa jalan utama di Ambon. Ketegangan dipicu saat seorang warga bernama Aleka dalam kondisi mabuk dikejar puluhan orang. Aleka lari dari Pasar Mardika menuju pusat Kota Ambon. Melihat peristiwa ini, warga Kota Ambon panik dan berlarian karena khawatir kerusuhan terjadi lagi. Kepanikan bertambah parah karena pada saat bersamaan sebuah toko di Jalan Cenderawasih terbakar, apalagi kepulan asap terlihat dari jauh. Kondisi itu membuat ratusan warga dari dua komunitas berbeda berkumpul di daerahnya masing-masing. Kondisi segera terkendali setelah puluhan aparat TNI/ Polri bersenjata lengkap menenangkan massa. Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dan Wakil Gubernur Maluku Said Assagaf juga turun menenangkan warga. ”Tak perlu panik, jangan terprovokasi. Kebakaran karena hubungan arus pendek, bukan kerusuhan,” kata gubernur. Setelah itu, warga berangsur-angsur membubarkan diri. ■ kompas.com

Mabuk, Polisi Tembak Polisi LABUANBAJO - Akibat mabuk berat oleh minuman keras, Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan Polres Manggarai Barat Ajun Inspektur Satu Jacob Temaluru menembak rekannya sesama polisi, Aiptu Putu Artha. Jacob menembak paha kiri Putu menggunakan senjata laras pendek jenis revolver, Kamis (22/9) dini hari, di sebuah pub. Setelah diproses secara hukum, Jumat (23/9), Jacob kini mendekam di tahanan Polres Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur. "Jacob dalam kondisi mabuk ketika melakukan penembakan. Yang bersangkutan ketika ditegur Putu emosi dan dalam keadaan tak terkontrol lalu menembak. Jacob tetap diproses secara pidana umum dan akan dikenai pula sanksi disiplin," kata Kapolres Manggarai Barat Samsuri. Kejadian bermula ketika Jacob yang mabuk berteriak-teriak di pub. Sekuriti pub lalu meminta bantuan Putu Artha menenangkan Jacob. Tak terima ditegur, Jacob malah mengangkat senjatanya lalu menembak Putu. Jacob sempat lari ke dalam hutan meski akhirnya ditangkap oleh anggota Polres Manggarai Barat. ■ kompas.com

dailymail

ULAR REKOR - Ular piton raksasa di Kansas City, AS yang dinamai Medusa, kini menunggu pengakuan sebagai ular peliharaan terbesar di dunia oleh Guinness Book of World Records yang mengukurnya, Oktober mendatang. Bobot Medusa kini lebih dari 150 kg, panjang 8 meter dan diperlukan 15 orang untuk mengangkatnya.

Chandra Akui 4 Kali Bertemu Nazar

►Bantah Terima Duit 500.000 Dolar AS

kilas politik Boros, FPAN Jatim Tolak KPP

JAKARTA - SURYA WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M Hamzah buka-bukaan ihwal pertemuan dirinya dengan tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin. Chandra mengaku pertemuan dengan Nazar terjadi empat kali.

SURABAYA - Rapat paripurna DPRD Jatim perihal pandangan akhir fraksi terkait Raperda Pelayanan Publik dan pembentukan Komisi Pelayanan Publik (KPP) periode 20112015, Sabtu (24/9) ini diperkirakan alot. Ini karena tidak semua dari 10 fraksi sepakat. Salah satunya Fraksi PAN. Sikap FPAN ini dipilih setelah meminta masukan dari pakar hukum tata negara Unair, Radian Salma, di ruang FPAN, Jumat (23/9). Rujukannya, keberadaan KPP hanya memboroskan dana APBD Jatim, mengingat fungsi dan kewenangannya sudah ditangani Ombudsmen RI (ORI). "Tentunya kita berharap anggaran bisa pro poor, pro job, dan pro growth. Apalagi, KPP sesungguhnya sudah tidak perlu lagi, karena sudah ada lembaga ombudsmen yang punya kewenangan luar biasa berdasarkan undang-undang," ujar Ketua FPAN DPRD Jatim, Kuswiyanto, Jumat (23/9). Menurutnya, pembentukan KPP hanya akan membebani rakyat, karena berimplikasi pada pengalokasian anggaran di APBD, yang nilainya antara Rp 3 miliar hingga Rp 5 miliar. Dana itu mestinya bisa digunakan ke pos lain yang lebih bermanfaat. ■ had

Chandra mengatakan, pertemuan pertama terjadi 2008, saat ia diundang Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustopa, yang telah dikenalnya sejak 1990-an, saat masih mahasiswa. "Saat itu Saan belum menjadi anggota DPR. Di pertemuan nostalgia itu, saat saya datang di sana ternyata ada Anas Urbaningrum dan kemudian ada orang yang kemudian saya baru tahu itu namanya Nazaruddin," kata Chandra, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/9). Pertemuan kedua terjadi 2009 di sebuah kafe di Jakarta, sebelum Chandra mendapat kasus dan ditahan polisi. "Saat itu Saan mengajak Anas dan Nazar, Saan ingin mendengar versi saya soal kriminalisasi saya dan Pak Bibit yang waktu itu sedang terjadi," katanya. Setelah Chandra keluar dari tahanan, dirinya kembali bertemu Nazar. Nazar mengundang ke rumahnya di Pejaten

PAN Jatim Incar Madura-Bojonegoro SURABAYA - Bergabungnya Partai Bintang Reformasi (PBR) membuat Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim merasa lebih tenang menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) musim 2012-213 di Jatim. "PBR akan menjadi energi tambahan cukup signifikan di beberapa daerah, seperti di Madura, yang memiliki kursi DPRD di semua kabupaten," jelas Suli Daim, Wakil Ketua DPW PAN Jatim, Jumat (23/9). Suntikan energi paling terasa akan terjadi di Bangkalan dan Bojonegoro. Di Bangkalan, PAN dan PBR sama-sama memiliki tiga kursi. Itu berarti, mereka tinggal mencari tambahan dua kursi untuk mengusung calon sendiri, yang disyaratkan sebanyak 20 persen atau 8 kursi DPR. Bahkan di Bojonegoro, PAN sudah bisa memastikan satu tiket calon bupati/wakil bupati. Tiket ini terbentuk dari enam kursi PAN di DPR, yang kemudian ditambah empat kursi milik PBR. ■ ian

Raya, Jakarta Selatan. "Yang menghubungi saya Nazaruddin melalui BBM. Saya tanya ketemu untuk apa, dia jawab Benny K Harman ingin bertemu," kata Chandra. Dalam pertemuan itu, Benny bertanya soal kasus kriminalisasi yang dialaminya. Setelah itu, Chandra mengaku dihubungi lagi Nazar setelah Lebaran 2010. Saat itu, Nazar minta Chandra ke rumahnya karena Benny K Harman kembali ingin bertemu. "Kita bicara umum, soal pemberantasan korupsi. Tidak bicara kasus," tegas Chandra. Pertemuan itu pertemuan terakhir dengan Nazar. Meski Nazar beberapa kali mengirim BBM, Chandra mengaku tak menjawabnya. "Karena sudah ada indikasi keterlibatan Nazaruddin dalam kasus," katanya. Chandra membantah tudingan Nazar bahwa dirinya telah menerima uang terkait proyek baju hansip, e-KTP serta dana

Bantuan Operasional Sekolah (BOS). "Selama di KPK, saya hanya makan gaji dari KPK saja. Saya tidak akan pernah bisa dibeli untuk penegakan hukum," tegas Chandra. Sementara itu, kubu tersangka M Nazaruddin mengklarifikasi pemeriksaan yang dilakukan Komite Etik kepada pengusaha yang ikut dalam pertemuan antara kliennya dengan Chandra M Hamzah. Menurut mereka, pengusaha yang hadir dalam pertemuan itu dan kemudian memberikan uang 500.000 dolar AS adalah Andi Narogong, bukan Andi Muhayat. "Kami hendak mengklarifikasi pemanggilan yang telah dilakukan Komite Etik KPK terhadap Andi Muhayat. Karena yang hadir dalam pertemuan keempat (di rumah Nazar) adalah Andi Narogong, bukan Andi Muhayat," kata penasihat hukum Nazaruddin, Afrian Bondjol, Jumat (23/9). Menurut kubu Nazar, Komite harus memanggil Andi Narogong terkait pemberian uang terhadap Chandra dalam kasus pengadaan seragam Hansip dan e-KTP. Nazar sendiri, menurut Afrian, sudah mengungkap jika dua pengusaha yang turut hadir dalam pertemuan keempat dirinya dengan Chandra adalah Andi Narogong dan Wimpy. ■ tribunnews

Mantan Tukang Sapu Stasiun Jadi Presiden Zambia

the australian

SUKA CITA - Pendukung Michael Sata di ibukota Lusaka merayakan kemenangan dalam Pemilihan Presiden Zambia, Jumat (23/9).

LUSAKA - SURYA Zambia punya presiden baru. Pemimpin oposisi Michael Sata, Jumat (23/9), dinyatakan menang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Zambia. Menariknya, Sata dulunya adalah tukang sapu di stasiun kereta di London, Inggris. Sata dari Partai Front Patriotik, mengalahkan presiden incumbent Rupiah Banda yang berkuasa di Zambia sejak 1991. Dari 95,3 persen kertas suara yang dihitung, Sata meraih 1.150.045 suara, sedang Banda 961.796 suara. Pendukung Sata di ibukota Lusaka langsung berhamburan ke jalan, bernyanyi

dan bersorak begitu politisi 74 tahun itu dinyatakan menang. “Kami menerima kekalahan ini. Saya berharap dia (Sata) bekerja dengan baik menjalankan tugas sebagai presiden. Saya berdoa kebijakannya akan berbuah manis,” kata Rupiah Banda dilansir The Africa Report. Kemenangan Sata yang dijuluki King Cobra karena sikap kritisnya, tak lepas dari kampanyenya membantu rakyat miskin merasakan pertumbuhan ekonomi. Dia menolak dominasi perusahaan tambang asing di negaranya. Sata menyatakan akan membersihkan Zambia dari sampah-sampah korupsi. Dia ingin

membersihkan sampah itu segiat saat menjadi tukang sapu di Stasiun Victoria, London. "Saya tak pernah mengeluh apa yang saya kerjakan. Saya ingin menyapu negeri saya, membuatnya lebih bersih dari yang saya lakukan saat menyapu stasiun kereta Anda," katanya seperti dikutip The Telegraph. Di masa muda, Sata pernah belajar ilmu politik di London. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dia bekerja sebagai petugas kebersihan untuk perusahaan British Rail. Tak disebutkan berapa lama Sata merantau di Inggris dan di universitas mana dia belajar. ■ ar/had

JAKARTA - SURYA Sikap Badan Anggaran (Banggar) DPR yang mogok kerja membahas RAPBN 2012 karena empat pimpinannya diperiksa KPK, memantik perpecahan di DPR. Sebagian setuju, sebagian lagi menolak sikap itu. Juru bicara Golkar Nurul Arifin mengimbau temannya di Banggar berhenti mogok. Baginya aksi mogok itu memalukan, seperti tingkah anak kecil. "Kalau Banggar seperti ini terus, akan berdampak pada APBN 2012 dan bisa berdampak sistemik. Banggar tak perlu ngambek, menunjukkan bahwa Banggar penting, buat saya sih nggak penting," tutur Nurul di Gedung DPR, Jumat (23/9). Menurut Nurul, Banggar hanya perlu proaktif mempersilakan KPK dan BPK masuk ikut rapat Banggar. Hingga mereka tak perlu khawatir ada kesalahan pembahasan anggaran. Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) memutuskan tak ikut mogok. Anggota Banggar dari

FPAN diperintahkan mendesak pimpinan lembaga ini kembali rapat membahas RAPBN 2012. Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Hari Wibowo mengungkapkan hal itu di Jakarta, Jumat. Menurut Dradjad, jika ada anggota FPAN ikut mogok, mereka akan dikenai sanksi. "Kami akan lobi ke fraksi lain dan dewan pimpinan pusat partai lain. Sebab, solusinya akan tinggal dewan pimpinan pusat semua partai memerintahkan pembahasan lanjutan," ujarnya. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso membantah Banggar mogok membahas APBN 2012. Menurutnya, Banggar hanya mengembalikan mandat pembahasan anggaran kepada pimpinan DPR. "Mereka mengirim surat ke pimpinan DPR berdasarkan rapat intern Banggar yang diteken pimpinan Banggar kepada kami. Intinya, mereka ingin mengembalikan mandat tugas yang dibebankan kepada Banggar ke pimpinan DPR," ujarnya, Jumat (23/9). ■ dt/ti

Kapal Terbakar, 4 Luka, 1 Hilang JAKARTA - SURYA Sebuah kapal jenis floating storage terbakar di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (23/9). Empat anak buah kapal (ABK) terluka dan seorang hilang. Berdasarkan laporan dari Capt Nafri, petugas dari Kesatuan Pengawasan Laut dan Perairan (KPLP), kapal naas itu adalah MT Lentera Bangsa yang biasa beroperasi di pertambangan minyak lepas pantai (offshore) milik grup China Nastional Offshore Oil Coorporation (CNOOC). Kapal terbakar saat berada di Offshore Widuri, terminal penampungan minyak di areal PT CNOOC pukul 08.15 WIB. Kobaran api baru bisa dikendalikan saat petang. Lamanya penyelamatan karena petugas KPLP sulit mendekati lokasi karena hanya punya kapal kecil. Penyelamatan berhasil setelah ada bantuan dua kapal penyelamat dari Adpel Tanjung Priok. Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Hero Hendrianto Bachtiar menjelaskan kapal tersebut merupakan pengangkut akomodasi dan keperluan pekerja di PT CNOCC. Saat kebakaran, ada sekitar 30 ABK. Hero menjelaskan, ada em-

pat korban luka bakar serius yang dievakuasi. Para korban dibawa ke RSCM itu terdiri Agus Wardison (59), Prayogi (33), Agung Nugrahadi (39), Marjhon Sinaga (52). Satu korban lain, Arieswanto, belum ditemukan. AKBP Hero menyatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. Sebab hingga petang kemarin, pihaknya belum bisa masuk dan mencari barang bukti karena kondisi kapal masih dalam penanganan petugas pemadam kebakaran. "Masih belum tahu persis, tapi laporan yang kami terima, api berasal dari ruang mesin," ucap Sanduan. Beberapa saksi di lokasi menyatakan melihat api mulai membubung di kapal sekitar pukul 08.15 WIB. Api di ketahui pertama berkobar di ruang mesin. Sempat terdengar sejumlah ledakan ketika api baru berkobar. Kepala Tata Usaha (TU) Administrasi Kepulauan Seribu, Supanto, menjelaskan, sebelum terbakar, di atas kapal itu sedang ada renovasi kabin kamar mesin. Namun, Supanto tak menuduh adanya kecelakaan atau kecerobohan pekerja sebagai penyebab peristiwa naas tersebut. ■ tribunnews/dt/ant

antara/fanny octavianus

SIDANG CIRUS - Terdakwa kasus dugaan penghilangan pasal korupsi terhadap Gayus Tambunan yang merupakan jaksa non aktif, Cirus Sinaga, menjalani sidang pemeriksaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (23/9). Cirus mengatakan, dirinya sebenarnya sempat menolak menangani perkara Gayus, namun ia tak kuasa melawan perintah atasan.

HARIAN PAGI Staf Redaksi: Alfred Lande, Satwika Rumeksa, Farhan Effendi, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Sigit Sugiharto, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Didik Sutrisno, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Ravianto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Dwi Pramesti, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Hadi Santoso, Sudharma Wahyu Adiwijaya, Iksan Fauzi, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto.

Direktur Utama Rusdi Amral Pemimpin Redaksi Sunarko Redaktur Pelaksana Adi Sasono, M Taufiq Zuhdi Sekretaris Redaksi P Sujarwanto

Direktur: Stella Soedibjo; Wakil Direktur: Sunarko; General Manager Bisnis: Stella Soedibjo, Wakil General Manager Bisnis: Wachid Mukaidori ; Manager Iklan: Prasetyo ; Marcomm: Tantowi Jauhari; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Amru Muis, Alamat: Jl Banjaran Gg I/ 131, Kediri, Tlp (0354) 686933, Pasuruan: Jl Dr Wahidin Selatan 180 Pasuruan. Telepon/fax: (0343) 412411, Gresik: Adi Agus Santoso, Mojokerto: Imam Hidayat, Jakarta: Kistyarini, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis min 2 baris–mak 10 baris (1 baris Rp 25.000); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 28.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 35.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk; Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Manager Iklan Jakarta: Christina MS Indiarti; Alamat: Gedung Iklan Kompas Gramedia, Jl Palmerah Selatan No.15 Jakarta. Telepon (021) 53679599 Ext.6009, Fax (021) 53699150. Bagian Sirkulasi (Langganan): Gedung Kompas Gramedia Lt. 4 & 5 Jl. Jemur Sari No. 64 Surabaya, Telepon: (031) 8479555 (Pelanggan/Pengaduan), (031) 8483939, 8483500 (Bagian Sirkulasi) Fax: (031)8479595 - 8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, E-Mail Pengaduan: pengaduan@suryagroups.com, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id

SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER. Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya.


 Surabaya

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Kepada yth.bpk direktur rsud dr soetomo.tolong kasihani ank clening servis.udah krjanya di tuntut profesional.tpi malah gajinya meprihatinkan.trims ksh atas perhatianya +6283857453398 BPK2 DISHUB,OPERASI KACA GELAP JGN DI MBL ANGKOT SAJA TAPI MBL2 PRIBADI JUGA PERLU DIOPERASI KRN JGN2 MBL BER KACA GELAP JUGA DIGUNAKAN TINDAK KEJAHATAN,TRIM'S +623172499801 kepada kantor pos sby yg terhormat!!!! kemare saya ad pegiriman dari jateng yg berisi berkas2 penting tpi kenapa ya g di antar ke alamat rmh saya malah di alamat lain yg lumayan jauh dari rumah saya padahal alamat yg tercantum di di surat benar tpi kenapa dikirim ke alamat lain trim's +6283856449294 kpd pengelola tunjungan plasa sby, mhn toilet disediakan air. kita bukan orang bule yg terbiasa pake tisu. masa kalah sama mal-mal lain. ingat pak....kita ke toilet gak gratis. +6281217269062 Bpk kadis PU yg thormat. Tlg jln di dpn ktr gubernur, dpn tugu pahlawan diperbaiki. Sgt bgelombang, mbahayakn pemakai jln. Dmkn jg dg jln di perempatan Tembaan Bubutan Pahlawan, sdh tdk layak dilalui krn sgt bgelombang. +628993765088 kpd bpk dinkes surabaya untuk puskesmas jalan jakarta untuk melayani masyarakat yng ramah udah periksanya ngawur jam 8 pagi masih tlpo2nan n ngobrol bnyak pasien yng parah d tnggal ngobrol +6285731902240 Kpd yth ibu risma mhn di tindak tegas para muda mudi tiap mlm di lapangan hocky selalu di buat ajang mesum. +6285732691521 Slogan "Polisi sebagai pelindung masyarakat"trnyata cma sebatas slogan,realitas di lapangan 0%,To kapolda jatim...tlng dibina mentalitas anggota polsek krian keseluruhan .jgn sampai budaya pengemis dan pemeras jadi kebiasaan.Didik mereka supaya bisa bekerja dengan "Hati nurani" +6287759378871 d spnjg jl menanggal,mlae dri smkn3sby smpe pbrik paku klo mlam hri sring dbwt ngkrong muda mudi,trutama d bwah tol waru,pnerangan d daerah stu sya rasa krang,msh byak tmpat2 yg gelap,untuk mncegah tdkan2 asusila dn hal2 yg tdak d inginkan,sya mnta kpda dinas2 terkait dn bpk2 satpol pp,,mohon d tertibkan +6285731881045 Pt.asabri cabang surabaya yg bijaksana,tolong jangan mempersulit kepengurusan terkait almarhum ayah kami,a.j. Muksamianto no nrp/nbi:493413 Yon kav 10 serbu 2 intai ujung pandang,atas toleransinya terima kasih,akang yudha blitar +6285232111678

Istri Ketiga

K

opral Jono, rekan Tole yang jadi polisi, membuat berkas laporan kematian. "Benarkah yang meninggal ini istrimu yang ketiga," tanya Kopral Jono. "Benar, Pak," jawab laki-laki itu. "Apa yang terjadi dengan istrimu yang pertama," tukas Kopral Jono. "Oh, itu, istri saya itu meninggal karena makan jamur beracun, Pak," jawab si laki-laki. "Lalu, dengan istrimu yang kedua," sahut Kopral Jono. "Yang itu menyedihkan Pak, tulang tengkorak istri saya retak," jawab si laki-laki itu. "Lho, kenapa bisa," tanya Kopral Jono. "Dia menolak makan jamur beracun," jawab laki-laki itu. n cak sur

surya/ahmad zaimul haq

memukau - Kelompok Sa'Unine String Orchestra dari Jogjakarta saat pentas hadapan ratusan siswa SMKN 9 Surabaya, di aula sekolah setempat, Jumat (23/9).

PEMKOT TOLAK BPBD

Satlak PB Ngaku Mampu

►DPRD Ajak Kontrol Hidran SURABAYA - SURYA Usulan DPRD membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengatasi peristiwa kebakaran dan banjir tidak serta merta diterima oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Alasannya, kebakaran dan banjir belum masuk dalam kategori bencana. Tapi masih pada taraf musibah. Yang dinamakan bencana itu setelah ditetapkan oleh wali kota, darurat dan perlu penanganan cepat. Kebakaran, layaknya pohon tumbang maupun peristiwa parsial lainnya. Kecuali kalau kebakaran menghabiskan beberapa kampung sehingga menimbulkan dampak pengungsian,

Colokan Tidak Terpasang Sempurna

Sa'Unine Bikin Histeris Siswa

itu tarafnya bencana. Hal itu diungkapkan Sekretaris Satuan Pelaksana (Satlak) Penanggulangan Bencana (PB) Kota Surabaya, Sumarno, kepada Surya, Jumat (23/9). "Sampai hari ini untuk penanganan bencana skala besar masih bisa ditangani Satlak PB. Lembaga ini terbentuk dan ter-manage dengan SKPD lainnya. Geraknya pun lebih cepat," ujar Sumarno. Ia menambahkan, pembentukan BPBD dinilai tidak efektif jika dibandingkan dengan Satlak PB. Hingga sekarang, skala ancaman serta prediksi bisa ditangani oleh lembaga yang sudah ada, tentunya keberadaan BPBD sebagai lembaga bakal kurang maksimal. Kondisi ini menjadi pertimbangan bagi pemkot. Namun, kata Sumarno, pihaknya tidak me-

Meskipun hasil resmi dari Labfor Polda Jatim belum tuntas, Polrestabes Surabaya memberikan kesimpulan sementara bahwa kebakaran Balai Pemuda pada Selasa (20/9) lalu diduga karena korsleting listrik. Hal ini disampaikan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung, Jumat (23/9). "Untuk sementara dugaannya memang hubungan pendek arus listrik," ungkap Coki. Hipotesa ini diambil dari pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Polisi menduga ada colokan listrik yang tidak terpasang sempurna, sehingga menyebabkan korsleting. Namun begitu, mantan Kapolres Bojonegoro itu menyebutkan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan. "Bagaimana listrik itu bisa korsleting dan kemudian menyebabkan kebakaran, itu masih kita teliti di labfor," imbuhnya. Sejumlah barang bukti seperti bongkahan

SURABAYA - Surya Sedikitnya 300 siswa jurusan musik SMKN 9 Surabaya dibuat terpana saat menikmati penampilan Sa'Unine String Orchestra di aula sekolah, Jumat (23/9). Mereka terbius dengan gesekan biola dan cello kelompok musik orkestra asal Jogjakarta itu. Bahkan sebelum kelompok musik klasik ini tampil, seluruh siswa sudah berteriak histeris saat satu per satu personel Sa'Unine mulai mengambil tempat duduk. Suara tepuk tangan dan teriakan menggema di aula sekolah tersebut. Kelompok musik yang beranggotakan 40 orang dan didominasi alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta ini, menyapa para pelajar dengan lagu Paris Barantai, yakni lagu tradisional

n KE HALAMAN 4

n KE HALAMAN 4

n KE HALAMAN 4

Lelah, Mantan Kepala SMA Diponegoro Rela Dihukum Setahun

surya/ahmad zaimul haq

gaun batik - Model memeragakan gaun malam batik bertema Elegance rancangan Sonny Radji di butiknya Jl Musi, Jumat (23/9). Gaun batik ini terlihat cukup menarik.

Surabaya - Surya Mantan Kepala dan Wakil Kepala SMA Diponegoro, Anissa Dyah Mumpuni dan Noor Zainah mengaku sudah lelah menjalani proses hukum. Dua pendidik yang menjadi terdakwa dugaan korupsi dana bantuan operasional pendidikan daerah (bopda) Rp 71,1 juta ini memastikan tidak akan banding atas hukuman satu tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis

lalu (15/9) lalu. Kuasa hukum terdakwa, Sugeng Heri Santoso mengatakan, keputusan itu terpaksa diambil karena mereka merasa lelah dan jengah dengan ketidakadilan yang dijalaninya. Seperti diketahui, meski dugaan korupsi yang didakwakan hanya Rp 71,1 juta, namun sejak disidik di kepolisian keduanya sudah ditahan. Padahal terdakwa kasus lain yang kerugiannya

Menyusuri Pantai Utara Surabaya (3)

Pencari Rebon Pilih Tinggal di Hutan Mangrove Di tengah hutan mangrove wilayah Teluk Pantai Utara Surabaya (Parabaya), ternyata ada sekelompok warga yang bermukin. Kegiatan sehari-hari mereka adalah mencari udang kecil-kecil atau biasa disebut rengket alias rebon. Udang ini digunakan sebagai bahan baku terasi. SRI Handi Lestari SURABAYA

S

esampainya di muara sungai, hutan mangrove masih tampak lebat. Di sekitarnya terlihat jaring-jaring tipis berjajar mengelilingi tepian hutan mangrove. “Itu jaringnya orang cari rengket,” kata Mohamad Toha, Ketua Gabungan Kelompok Nelayan Bunga Lestari, Greges, sambil menunjuk ke arah rerimbunan mangrove. Apa itu rengket? Rengket adalah sebutan warga sekitar daerah Greges pada udang kecil atau rebon. Udang kecil ini banyak ditemukan di perairan payau, perbatasan antara air tawar dan air asin dari laut. Pencari rebon itu tinggal di gubuk-gubuk di antara hutan mangrove. Perahu pun mulai mendekat ke gubuk-gubuk mereka. Sambil sesekali merunduk, karena harus

melewati ranting-ranting mangrove, tibalah rombongan di gubuk nelayan pencari rebon tersebut. Gubuk itu semi permanen, beratapkan genting dan berdinding gedek (anyaman bambu). Bentuknya mirip rumah panggung, di bawahnya air yang mengalami pasang surut. “Depan itu jalanan tambak yang tembus ke kampung. Kampung Tambak Pokak namanya. Wilayah Kelurahan Krembangan,” jelas Akhiat (48), penghuni gubuk yang berhasil ditemui. Di tempat itu ada sekitar tujuh gubuk. Tapi hanya Akhiat dan istrinya, Sauna (45) yang berhasil ditemui. “Semuanya sedang pergi. Ada yang jualan ikan di pasar, ada yang pulang kampung. Lagi tidak musim rengket, jadi tidak banyak kerjaan di sini,” jelas Akhiat. Para pencari rengket atau rebon itu menurut Akhiat, seluruhnya adalah warga penda-

surya/iksan fauji

jemur rebon - Seorang nalayan yang tinggal di hutan mangrove menjemur rebon, yang merupakan bahan dasar membuat terasi. tang. Berasal dari daerah Glagah, Kabupaten Lamongan, dan Duduk Sampean, Kabupaten Gresik. Ada sekitar 50 kepala keluarga (KK) yang tersebar di berbagai titik sekitar hutan mangrove mulai dari wilayah Romo Kalisari, Kecamatan Benowo, hingga Tambak Pokak, Kecamatan Krembangan. “Kami sudah turun-temurun. Saya saja meneruskan bapak saya yang juga mencari rengket di daerah ini. Tapi saya tidak

ingin anak saya meneruskan saya, biar mereka mapan di bidang lain,” lanjut Akhiat yang menyebut punya dua anak, satu sudah bekerja di papua, dan satu masih sekolah di Glagah. Kegiatan sehari-hari pencari rebon, setiap pagi mereka menyusuri perairan payau dengan mengambil jaring-jaring yang sudah dibentangkan sejak kemarin siang. Kemudian n KE HALAMAN 4

lebih besar kebanyakan tidak ditahan. "Istilahnya kedua terdakwa sudah bosan berada di penjara. Kalau melakukan upaya hukum mereka khawatir akan terus ditahan, karena itu mereka pasrah dengan putusan hakim kemarin," kata Sugeng. Agar bisa segera bebas, keduanya kini mengajukan Pembebasan Bersyarat (PB) ke Kanwil Kemenkumham Jatim. Jika PB dikabulkan, tidak lama lagi An-

issa dan Noor akan menghirup udara bebas. "Kalau PB dikabulkan berarti dia hanya menjalani dua per tiga dari masa hukumannya. Jika dihitung vonisnya 12 bulan, dua per tiganya berarti delapan bulan. Padahal keduanya sudah menjalani sembilan bulan di penjara, semoga saja bisa segera bebas," katanya. Terpisah, kuasa hukum lainnya Pujo Susanto mengatakan, jika sudah bebas nanti pihak-

nya akan mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Ini karena pihaknya yakin Anissa dan Noor tidak korupsi seperti yang diputus hakim tipikor. Dalam putusannya, hakim tipikor yang diketuai Anas Mustakim hanya mendasarkan jumlah siswa yang ada di buku induk. Dari 85 siswa yang diajukan, n KE HALAMAN 4


4 Surabaya

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

6.500 Orang Daftar Nggowes AKLI-Surya

lintas kota Gubernur Terima Penghargaan AAP SURABAYA - Meski pembangunan rumah untuk masyarakat miskin di Jatim kurang 520.000 unit, pemerintah tetap memberikan penghargaan Anugerah Adiupaya Puritama (AAP) kepada Gubernur Soekarwo. Penghargaan ni diberikan Menteri Negara Perumahan Rakyat, Soeharso Monoarfa, Kamis (22/9), di Jakarta dalam resepsi peringatan Hari Perumahan Nasional 2011. Gubernur mengatakan, penghargaan yang diterimanya bentuk reward pada Pemprov Jatim yang terus berupaya menyediakan dan membangun rumah layak huni kepada masyarakat, khususnya masyarakat miskin. Saat ini, meski kekurangan 520.000 perumahan rakyat, pemkab dan pemkot bersama mitra sudah membangun 15 .000. Tahun 2012 nanti, akan dibangun 25-30.000 unit. "Insyaalah sampai 2013 dapat terealisasi 100.000 unit untuk memenuhi pelayanan dasar berupa papan kepada masyarakat," ujarnya, Jumat (23/9). ■ uji

Surabaya Kandidat Raih WTN SURABAYA - Kota Surabaya menjadi kandidiat kuat penerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk kategori Kota Metropolitan. Tim penilai memberikan gambaran jelas jika Kota Pahlawan ini masih berhak atas penghargaan bidang perhubungan tersebut. Ketika melihat penilaian tahap satu untuk administrasi dan tahap dua pada peninjauan lapangan ternyata Kota Surabaya sudah banyak kemajuan dalam segala hal terkait berlalu lintas. “Termasuk pula aspek sosial dan perilaku masyarakat saat di jalan juga kami nilai, ternyata Surabaya jauh lebih baik dari Kota Jakarta, warga Surabaya cukup disiplin.” terang Ardano salah satu anggota tim penilai dari Kementerian Perhubungan, Jumat (23/9). Sementara Plt Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Eddy menandaskan penilaian untuk WTN 2011 ini memang lain dibandingkan tahun sebelumnya. “Kali ini ada penilaian terhadap perilaku masyarakat di jalan raya,” tukasnya. ■ iit

surya/sugiharto

NGGOWES MALAM - Nggowes malam hari di Kota Surabaya mulai banyak penggemarnya. Ini terbukti jelang akhir pekan sejumlah pecinta nggowes mulai memadati jalanan di tengah kota. Seperti yang terlihat pada Bike to Work Day 2011, Jumat (23/9), sejak sore sejumlah penggemar sepeda terus mengalir di jalanan.

surya/sugiharto

Pencari... ■ DARI HALAMAN 3

rebon-rebon itu dikumpulkan. Tak hanya di perairan yang dibentangi jaring, mereka juga menyusuri tepian hutan mangrove untuk mencari udangudang kecil itu. Sebelum pukul 12.00 WIB, mereka sudah kembali memasang jaring. Sambil menunggu, mereka mengolah rebon-rebon tangkapan itu dengan meremas-remasnya hingga kadar airnya berkurang. Kemudian menjemurnya hingga kering. “Lama menjemurnya antara dua sampai tiga hari. Pokoknya sampai kering, kemudian dikumpulkan sambil menunggu pengepul datang mengambil,” jelas Akhiat. Pengepul itu datang seminggu sekali. Mereka datang dari daerah Sidoarjo, yang akan menyerahkan rebon kering ke pabrik terasi di daerah itu. Setiap 1 kg rebon dihargai Rp 20.000. Rata-rata para pencari rebon, bisa setor 15 kg per minggu. Masa panen rebon mulai November hingga April, saat musim hujan tiba. Sementara itu, untuk menunjang kehidupan mereka di gubuk, Akhiat dan Sauna seharihari menggunakan penerangan

lampu listrik. “Kami dapat dari gudang kontainer di samping itu. Menyambung pakai kabel, sekitar 700 meter, dan membayar iuran di situ,” jelasnya. Sedangkan untuk air bersih, sebagai keperluan mandi, cuci, dan minum, mereka harus membeli air geledekan seharga Rp 2.000 per juriken atau sekitar 10 liter. Akhiat dan Sauna mengaku telah menjalani kehidupan sebagai pencari rebon sejak tahun 1980-an. Selain mencari rebon, mereka juga sering mendapat ikan. Di antaranya ikan payus dan lain sebagainya. “Ikan itu biasanya saya jual di pasar Gundih. Lumayan, bisa dapat tambahan," imbuh Sauna. Dengan tinggal di kawasan hutan mangrove, otomatis mereka ikut menjaga kelestariannya, bahkan menjadi penjaga hutan mangrove. Menurut Akhiat, tak jauh dari tempat mereka, ada beberapa lahan yang menjadi tempat reboisasi mangrove. Mereka pun selalu memantau dan menjaga agar tanaman -tanaman mangrove muda itu tetap di tempatnya, atau tidak terbawa arus. “Caranya, kadang jaring rengket ini saya pasang di tempat yang direboisasi, sehingga arus yang datang tidak langsung kena tanaman,” tandas Akhiat. ■

nya tiga sepeda motor, 15 sepeda united, dua LCD TV, satu lemari es, 10 helm sepeda, 10 kompor gas, dan 10 kipas angin. Sedangkan harga tiket pendaftaran cukup terjangkau yakni sebesar Rp. 20.000 lengkap dengan kaus, dan Rp 10.000 tanpa kaus. Sementara itu, hingga tadi malam jumlah peserta yang sudah mendaftar sebanyak 6.500 orang. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti event ini, panitia masih membuka kesempatan pendaftaran pada hari ini. Nggowes AKLI-Surya ini, kata Marketing Communication Harian Surya Tantowi Jauhari, juga didukung penuh Pemkot Surabaya, United Bike, Rumah Sakit Islam Jemursari, dan minyak pijat Mipi. "Tiket peserta dapat dibeli di Kantor Harian Surya Jalan Rungkut Industri III atau di Kantor AKLI DPD Jatim Kompleks Ruko RMI Blok A-29," pungkasnya. ■ iit

Buru Miliaran Rupiah, Ngaku Kekeringan

►Dari 21 Jadi 29 Kabupaten/Kota

SURABAYA - SURYA MUSIM kemarau yang berimbas pada kekeringan ternyata dijadikan alat untuk mengeruk anggaran dari uang rakyat. Ini terlihat dari banyaknya kabupaten/kota yang lapor ke Pemprov Jatim bahwa wilayahnya kekeringan.

PEMBERSIH LANTAI - Siswa SMK 2 Surabaya mendemostrasikan robot pembersih lantai hasil ciptaanya, Jumat (23/9). Robot yang dinamakan floor cleaning machines 2K11 merupakan hasil penemuan siswa yang mengikuti ekstrakulikuler robotika.

SURABAYA - SURYA Olahraga bersepeda atau akrab dengan istilah nggowes makin digemari warga Kota Pahlawan dan sekitarnya. Berdasar hal itu, Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) didukung Harian Surya, akan mengadakan kegiatan Nggowes Bareng AKLI dan Masyarakat Jatim. Nggowes dalam rangka HUT ke-31 AKLI ini akan digelar pada Minggu (25/9) besok, dengan start dan finis di Parkir Timur Plasa Surabaya. "Bendera start akan diangkat sekitar pukul 06.00 WIB dari Parkir Timur Plasa Surabaya," jelas Ir Suwignyo MM, panitia dari AKLI, Jumat (23/9). Menurutnya, nggowes kali ini mengambil rute jalan-jalan protokol di tengah Kota Surabaya. "Dengan jarak tempuh kira-kira 20 km," terangnya. Hadiahnya, ungkap Suwignyo, cukup menarik. Di antara-

Dengan lapor, mereka berharap akan mendapat bantuan mengatasi masalah kekeringan. Data di Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim menyebut, jika sebelumnya hanya 21 kabupaten dari 38 kabupaten/ kota yang melaporkan terjadi kekeringan di daerahnya, kini jumlahnya membengkak menjadi 29 kabupaten. Pertambahan laporan jumlah wilayah terdampak kekeringan ini dipastikan akan menaikkan jumlah usulan anggaran untuk mengatasinya. Kepala BPBD Jatim, Siswanto membenarkan, jika makin banyaknya kabupaten yang melaporkan wilayahnya mengalami kekeringan

Satlak... ■ DARI HALAMAN 3

nampik masukan-masukan dari legislatif maupun masyaraklat yang ingin adanya BPBD. Saat ini, kata Sumarno, guna mengantisipasi musibah-musibah itu pihaknya selalu melibatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Jajaran di pemerintahan hingga tingkat bawah pun diminta mengimbau RT/RW agar mencermati kondisi sekitar, serta prilaku-prilaku membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah dan membakar alang-alang. "Seperti kebakaran akhir-akhir ini banyak disebabkan kelalaian manusia. Gudang di Jl Wonosari dan TPS Keputih, salah satunya," ungkapnya. Seperti berita sebelumnya, usulan pembentukan BPBD berasal dari anggota Komisi D DPRD Surabaya Masduki Toha. Pembentukan BPBD merupakan kebutuhan mendesak agar masyarakat bisa hidup tenang tanpa

tak lepas dari akan dikucurkannya anggaran untuk penanggulangan bencana kekeringan di wilayah Jatim, baik anggaran dari APBD Jatim maupun oleh pemerintah pusat melalui APBN. "Akibatnya, desa-desa yang dilaporkan mengalami kekeringan jumlahnya makin banyak," ujarnya, Jumat (23/9). Namun karena terbatasnya anggaran, pihaknya akan fokus pada penanganan kekeringan di 417 desa yang tersebar di 21 kabupaten. Tapi, setelah menggelar rapat koordinasi antisipasi kekeringan antara BPBD bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kabupaten/kota di Jatim,

khawatir ada bencana datang. Sebab, BPBD ini nanti kerjanya fokus terhadap antisipasi, pengendalian, serta pemulihan bencana. Kalau Satlak PB yang ada saat ini kerjanya dinilai kurang fokus. Terpisah, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Simon Lekatompessy berharap Dinas Pemadam Kebakaran mengontrol semua hidran di Surabaya. Harapan ini akibat tingginya kebakaran akhir-akhir ini. Data PMK, bulan September ini sudah terjadi 57 kebakaran. Komisi C pun berencana mengajak PMK mengontrol titik-titik hidran di kantor pemerintahan, seperti balai kota, rumah dinas Wali Kota, serta DPRD. Setelah itu, PMK bisa melanjutkan mengontrol hidran yang ada di gedung-gedung swasta. "Info yang saya dapatkan, banyak sekali hidran-hidran di Surabaya tidak berfungsi. Walaupun hidran itu pengelolaannya di bawah pemilik gedung, tapi PMK memiliki kewajiban mengontrol," ujar Simon. Selain itu, menurutnya, perlu kiranya membangun hidran di

Lelah...

Sa'Unine...

Colokan...

■ DARI HALAMAN 3

■ DARI HALAMAN 3

■ DARI HALAMAN 3

enam siswa tidak mempunyai ijazah SMP, empat siswa tidak jelas ijazah SMP-nya dari mana dan 75 siswa lainnya tidak tercatat di buku induk. “Padahal kesaksian siswa menjelaskan kalau 85 siswa yang diajukan mendapat bopda itu benar-benar ada,” katanya. Tim kuasa hukumnya kini juga tengah meminta keadilan dengan melaporkan perkara ini ke Komnas HAM. Laporan sudah diajukan beberapa waktu lalu, dan Komnas HAM juga sudah mengirimkan jawabannya. "Kami diminta melengkapi data-data untuk ditindaklanjuti mereka," katanya. Pujo akan membeberkan dana bopda yang disunat yayasan 10 persen dari total yang diterima SMA Diponegoro serta proses penyidikan siswa Deni Kurniawan dan Pancer yang dilakukan di rumah, bukan di ruang penyidikan.■ uus

dari Kalimantan. Suasana makin menghanyutkan saat ritme biola dan cello itu makin kompak dengan arahan konduktor. Pada lagu kedua, mereka menampilkan Timang-Timang si Buyung. "Saya suka bagaimana Sa'Unine memainkan orkestra. Saya ingin main biola seperti mereka," ucap Abi Yuliani, siswa SMKN 9 yang histeris usai menikmati lagu pembuka. Kehadiran Sa'Unine ke SMKN 9 dalam rangka tur Ngamen Tamasya 2011. Surabaya merupakan kota ketujuh sekaligus terakhir promo album mereka. "Tak hanya promo, tapi kita ingin mengenalkan orkestra ke adik-adik siswa SMK. Kita ingin tunjukkan bahwa musik orkestra bukan musik serius yang hanya dinikmati orang-orang berduit. Kami ngamen dan ditutup di Surabaya," ujar Oni Krisnerwinto, konduktor sekaligus produser Sa'Unine. Album mereka kebanyakan mengangkat tema nyanyian-nyanyian tradisional anakanak dari berbagai daerah di nusantara. Di antaranya Tak Lelo Lelo Ledhung, Nina Bobo, Owa Owa, Timang si Buyung, Tidurlan Intan dan sejumlah lagu lainnya.■ fai

kayu dan kabel listrik diamankan polisi. Kebakaran ini sendiri meluluhlantakkan bagian atas bangunan gedung bersejarah itu. Informasinya, colokan yang berada di ruang bekas wartel itu tidak terpasang sempurna. Sehingga, saat listrik utama dinyalakan, colokan itu menghasilkan arus listrik yang tidak sempurna. "Kalau kondisi ini berlangsung terus menerus, kan bisa aus itu colokannya. Nah polisi menduga korsletingnya karena itu," ujar sumber Surya di kepolisian. Apalagi, tambahnya, ruangan itu sudah lama tak terpakai dan jarang dijamah. Saat kebakaran, sejumlah saksi di lokasi memang melihat pecikan api. Tak lama kemudian, api merembet ke barang-barang yang ada di dalam ruangan itu. Saksi berusaha memadamkan dengan air dan pasir. Namun, siraman air malah membuat api semakin membesar. Polisi sendiri sudah memeriksa sejumlah saksi. Melihat dari kesimpulan awal ini, usur kesengajaan dalam kebakaran ini sangat tipis.■ k2

surya/uji

Siswanto di Hotel Utami Juanda, Kamis (22/9), jumlah desa yang kering kritis bertambah jadi 616 desa di 22 kabupaten. Desa-desa ini masuk katagori golongan tiga, yakni kering kritis, di mana persedian airnya kurang 10 liter/hari dan hanya digunakan minum selama satu hari. Untuk mendapat air, warga dikatakan terpaksa mengambil dari mata air yang jaraknya antara 10 km sampai 30 km. Tiap desa akan dibantu droping air sebanyak empat mobil tangki. Agar semua warga dapat menikmatinya, tiap desa juga dibantu dua tandon air dan juri-

perkampungan agar ketika ada kebakaran, bisa segera dipadamkan dan tidak merugikan masyarakat atas hilangnya harta benda lebih banyak. "Tak perlu membangun sumur, karena biayanya tinggi. Cukup membangun hidran dan nanti airnya bisa disambungkan dengan pipa PDAM," paparnya. Balai Pemuda Sementara, nasib Balai Pemuda yang terbakar Selasa (20/9) lalu hingga kini belum ada kejelasan. "Kami masih menunggu kordinasi. Kemungkinan pekan depan baru ada langkah," papar Sri Mulyono, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Kota Surabaya. Hingga kini belum diketahui, apakah nantinya gedung itu dirobohkan dulu atau tidak. Dinding paling parah ada di bagian belakang karena diduga titik api berasal dari situ. Rencananya, pemkot akan meminta tim dari ITS untuk meneliti, apakah bangunan gedung cagar budaya tersebut masih layak dipakai atau tidak. ■ iks

ken. Droping air akan dilakukan selama tiga bulan, mulai September hingga November. ”Nah, untuk kebutuhan mengatasi kekeringan selama tiga bulan tersebut kita mengajukan anggaran di PAPBD sebesar Rp 39 miliar,” jelas Siswanto. Jumlah anggaran itu dipastikan akan bertambah. Karena selain dari APBD Jatim, pemerintah pusat ternyata juga akan menggerojok anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk mengatasi bencana kekeringan di Jatim. Siswanto menyebut, bantuan anggaran dari pemerintah pusat diberikan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Yang menerima nanti Pak Gubernur langsung," imbuhnya. Padahal sebelumnya, pihaknya berniat mengajukan anggaran sebesar Rp 76 miliar ke pemerintah pusat. Anggaran ini untuk menangani bencana kekeringan di Jatim berdasar jumlah penduduk, dengan hitungan yakni tiap orang per hari per kepala keluarga dapat 5 liter air. ”Angka itu berdasar usulan dari kabupaten/kota,” tukasnya.

Guna menegaskan bahwa kekeringan yang terjadi sudah gawat, Siswanto mengutip hasil kajian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa musim kemarau tahun ini lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya akibat terjadinya perubahan iklim. Gubernur Soekarwo menjelaskan, menyikapi makin banyaknya titik-titik wilayah yang mengalami kekeringan dan kurang air bersih, pihaknya menugaskan Asisten III, Edy Purwinarto untuk membentuk tim khusus mengatasi masalah tersebut. Tim yang terdiri dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bakorwil, Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas PU Pengairan ini akan dipimpin Edy Purwinarto. Selain itu, pihaknya, juga menginstruksikan kepada bupati/walikota se-Jatim untuk mendata dan melaporkan wilayahnya yang mengalami kekeringan dan kurang air bersih. ”Nah, wilayahwilayah yang dilaporkan kekeringan tersebut akan kita bantu dengan pasokan air bersih untuk warga,” katanya. ■ uji

PGRI Minta Guru TPP Tidak Konsumtif SURABAYA - SURYA Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jatim mengakui sebagian besar guru penerima tunjangan profesi pendidik (TPP) masih konsumtif. Tunjangan yang mereka terima mayoritas untuk membeli kendaraan baru. Sementara hanya sedikit guru yang memanfaatkan TPP untuk menunjang peningkatan profesionalitasnya. Misalnya, untuk beli laptop, kursus komputer atau bahasa Inggris. "Harus diakui, guru penerima TPP masih belum banyak yang memanfaatkan untuk peningkatan mutu mereka," aku Ichwan Sumadi, Ketua PGRI Jatim, Jumat (23/9). Total guru penerima TPP di Jatim 133.458 orang. Bahkan, Ichwan berani menyebut bahwa

dari total guru penerima TPP ini, yang konsumtif hingga 90 persen. Ini diakui karena TPP masih dianggap tunjangan untuk kesejahteraan guru semata. "TPP memang tak bisa dilepaskan dari niatan untuk menyejahterakan guru. Tapi, tidak benar juga kalau mengabaikan profesionalitas guru. Ini tanggung jawab kami untuk menyadarkan penerima TPP," tambahnya. Sekretaris Umum PGRI Jatim Rasyid Adi Wijaya mengaku prihatin dengan kenyataan itu. Kalau kemudian ada wacana guru yang tak profesional TPP-nya dicabut, PGRI akan bergerak cepat. "Kami akan bertanggung jawab. Guru-guru di seluruh Jatim kami minta tak lagi konsumtif. Kami akan prioritaskan program khusus peningkatan mutu guru TPP ini," katanya. ■ fai


5

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Pemilik 798 Butir Ekstasi Belum Dieksekusi ke Penjara

lintas kriminal Doyan Cimeng Dikirim ke Penjara MEROKOK memang tidak dilarang, namun kalau tembakaunya dicampur dengan daun ganja kering bisa berujung masuk penjara. Seperti yang dialami dua pecandu ganja atau cimeng, Ferdi Ardiansyah (19), warga Jl Bogangin dan Agoy Januarizki (21), warga Jl Simo Gunung. Mereka ditangkap anggota Unit Idik II Sat Reskoba Polrestabes Surabaya dari dua tempat berbeda. Dijelaskan Kanit Idik II AKP Made Wasa, Agoy ditangkap di rumahnya dengan barang bukti satu bungkus ganja kering yang sudah dicampur tembakau rokok seberat 14,1 gram. "Kami sempat terkecoh dengan campuran tembakau dan ganja itu," ujarnya. Sedangkan tersangka Ferdi ditangkap di kawasan Menganti, Wiyung. Dari karyawan toko itu, polisi menyita tiga paket hemat ganja dengan berat total 4,8 gram. Polisi menemukan barang bukti tersebut setelah menggeledah jaketnya. Sayang, polisi tidak bisa mengembangkan kasus itu. Polisi gagal mendapatkan pengedar ganja yang menjadi langganan dua tersangka. Tersangka mengakui kalau ganja itu didapat dari orang yang tak dikenalnya. Kepada Surya, Ferdi mengaku kalau ganja itu milik temannya bernama Adi. Sayang, pengakuan itu tidak membuat luntur niat polisi untuk memenjarakannya. "Ganja itu milik teman saya Adi. Saya hanya dititipi," elaknya. ■ k2

SURABAYA - SURYA Sebulan pascaturunnya putusan Mahkamah Agung (MA), terdakwa Rony bin Tan Bun Ting (50) belum juga dieksekusi ke penjara. MA menghukum pemilik 798 butir ekstasi tersebut delapan tahun penjara. Kajari Surabaya Mukri berdalih belum menerima salinan putusan dari PN Surabaya, sehingga belum menentukan sikap.

“Sampai tadi pagi saya belum terima salinan putusan, tidak tahu sekarang. Coba saya cek lagi,” kata Mukri, Kamis (22/9). Mukri berjanji jika salinan sudah diterima segera menghitung lama hukuman yang sudah dijalani Rony dikurangkan dengan putusan. “Kalau memang masih kurang ya tentu segera kami eksekusi,” tegasnya. Untuk eksekusi ini, Mu-

kri akan memanggil Rony lebih dulu. Jika tiga kali panggilan mangkir, baru dilakukan upaya paksa (penangkapan). Mengantisipasi agar Rony tidak keluar negeri, beberapa waktu lalu kejari sudah melakukan upaya pencekalan. Terpisah, Panitera Muda Pidana PN Surabaya Soedi langsung mengecek anak buahnya saat dikonfirmasi tentang salinan pu-

tusan Rony yang belum diterima kejari. Ternyata salinan itu terselip di tumpukan map. “Padahal saya sudah disposisi tanggal 18 Agustus 2011, ternyata belum dikirim,” akunya, Jumat (23/9). Mengetahui hal itu, Soedi langsung memerintahkan stafnya untuk mengirimkan salinan. “Silakan dicek ke kejari sekarang, mungkin sudah diterima,” tandasnya.

Keroyok Pemabuk, Ditangkap

Mandor Proyek Gasak Kabel GARA-GARA kepepet membayar utang, M Taufanudin (27) mencuri instalasi listrik di tempatnya bekerja. Apes, ulah warga Pandegiling ini tepergok sehingga ditahan. Informasinya, pencurian sisa kabel proyek pembangunan Apartemen Ciputra World di Mayjen Sungkono ini sudah dilakukannya sejak Februari. Ia mengatakan, kabel itu dikuliti dan tembaganya dijual ke pasar loak seharga Rp 60.000/kg. Semenjak itu, pria yang dipercaya sebagai mandor ini lantas ketagihan. Ia mengaku sudah empat kali mencuri. Barang yang dicuri pun beraneka ragam, antara lain lima meter kabel flexibel, 20 meter kabel panel dan 100 meter kabel ukuran 2,5 milimeter. "Sekali mencuri saya bisa mengantongi uang hingga Rp 300.000," tutur Taufanudin di Mapolsek Tenggilis Mejoyo, Jumat (23/9). Ternyata perusahan tempat Taufanudin ini semakin lama curiga dengan banyaknya kabel yang hilang. Karena itu polisi pun lantas dipanggil hingga akhirnya mengendus pencurinya adalah Taufanudin. "Tersangka kami tangkap di warung dekat tempat kosnya Jl Wonokitri III ini," tutur Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Slamet Sugiarto. ■ k4

surya/adrianus adhi n

RAMPAS TAS - Kapolsek Gubeng AKP Alfian Nurizal mendampingi penjahat jalanan Chusaini (32) saat diminta menunjukkan aksi penjambretan yang pernah dilakukannya di Mapolsek Gubeng, Jumat (23/9).

Jambret Tersungkur

► Setelah Ditendang Polisi

SURABAYA - SURYA CHUSAINI (32), penjambret yang kerap beraksi di wilayah Gubeng dan Rungkut akhirnya keok. Warga Semolo Waru Utara V tersebut berhasil ditangkap anggota Polsek Gubeng setelah korbannya berteriak.

surya/adrianus adhi n

DITAHAN - Seorang mandor bangunan, M Taufanudin (kanan) didampingi Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Slamet Sugiarto menunjukkan barang bukti hasil pencurian di Mapolsek Tenggilis Mejoyo, Jumat (23/9).

Chusaini ditangkap di Jl Ngagel Jaya Selatan setelah menjambret tas Clara Ayu Yanuari Putri (21), mahasiswi Unesa asal Dolopo, Madiun, Rabu (21/9) sekitar pukul 21.00 WIB. Informasinya, malam itu Clara naik angkot dari kampus hendak pulang ke kosnya, di Jl Ngagel Jaya. Korban lalu turun dari angkot dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Nah, saat berjalan kaki ter-

sebut tiba-tiba tasnya dirampas tersangka yang mengendarai sepeda motor Kawasaki Kaze warna hitam dengan nopol L 4084 MB. "Sebenarnya korban (Clara) sempat melawan, sayangya korban kalah kuat, sehingga melepas tas itu," jelas Kapolsek Gubeng AKP Alfian Nurizal di Mapolsek Gubeng, Jumat (23/9). Akibat penjambretan itu kor-

Baru Sebulan Bebas, Residivis Hajar Istri SURABAYA - SURYA Bukannya bersyukur bisa menghirup udara bebas karena sudah keluar dari penjara, namun Didik Kurniawan malah kalap menghajar istrinya, Latifah Hanum (20). Lelaki 26 tahun itu pun kembali dijebloskan ke tahanan karena istrinya tidak terima diperlakuan kasar. Konflik keluarga yang kos di Jl Krembangan Mulyo itu bermula dari rasa cemburu Didik. Pemuda asli Jl Gresik PPI itu

menuduh istrinya selingkuh dengan lelaki lain selama dirinya di penjara. “Dia sering SMS-an sama lelaki itu,” ujarnya saat diamankan di Mapolsek Krembangan, Jumat (23/9). Meskipun Latifah sudah membantahnya, Didik tetap saja hilang kendali. Lelaki yang menikahi Latifah pada 2009 itu sering ringan tangan. Sedikit ada masalah, Didik langsung menampar istrinya. Latifah pun sudah seringkali minta agar di-

pulangkan ke rumah orangtuanya di Malang. Namun, Didik malah muntab dan sering main pukul. Tak tahan dengan perlakuan suaminya, Latifa memilih melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Krembangan. Dia juga menggugat cerai. Akibat pukulan Didik, Latifah mengalami lebam di bagian wajah dan shock. Dijelaskan Kapolsek Krembangan Kompol Suparto, tuduhan selingkuh itu sebenarnya su-

dah disangkal Latifah. “Namun, apapun kondisinya, tidak diperbolehkan suami memukul istrinya. Karena itu termasuk dalam pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT),” ungkapnya. Diungkapkan Suparto, perangai Didik memang berubah setelah keluar dari penjara satu bulan lalu. Didik harus menjalani hukuman penjara setelah terlibat pencurian pada 2011 lalu. Dia tertangkap Polsek Tambaksari. ■ k2

Jual Hasil Jarahan, Bandit Curanmor Ditangkap SURABAYA - SURYA Penjahat yang kerap beraksi di kawasan Dupak akhirnya tertangkap. Pelakunya ternyata Maksum alias Anom, yang selama ini sering mencuri kendaraan bermorot di wilayah hukum Polsek Bubutan. Lelaki 29 tahun asal Kedokan, Dukun, Gresik itu ditangkap saat hendak menjual motor jarahannya. Dijelaskan Kapolsek Bubutan Kompol Mikael Sitanggang didampingi Kanit Reskrim AKP Herman Hosnol, Anom ditangkap saat hendak menjual motor Honda Revo L 6979 RT milik Vidia, gadis 25 tahun yang bekerja di Pusat Grosir Surabaya. “Kami menangkapnya saat dia membawa motor itu di daerah Terminal Bungurasih. Kami langsung menangkap tersangka karena tidak ingin mengambil risiko kehilangan jejaknya,” tegas Sitanggang, Jumat (23/9). Anom tidak bisa berkelit karena dia tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan. Saat melakukan pencurian terakhir, Anom menyatroni ru-

surya/miftah faridl

PENCURI MOTOR - Tersangka kasus pencurian motor, Anom (kiri) dan barang bukti hasil jarahnnya di Mapolsek Bubutan, Jumat (23/9). mah kos Vidia di Jl Dupak Magersari. Sebelum beraksi, Anom sudah mengerti kebiasaan Vidia yang lebih sering bekerja dengan berjalan kaki. Sedangkan motornya ditaruh di kos karena jarak dengan tempatnya bekerja memang dekat. “Tersangka saat itu beraksi

Diberitakan sebelumnya, September 2010 Rony dibebaskan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya. PT menganulir putusan PN yang lebih dulu menghukumnya delapan tahun penjara. Setahun berjalan, putusan PT dimentahkan hakim MA yang diketuai Mansur Kartayasa. Hakim MA bahkan menghukum membayar denda Rp 1,1 miliar subsider enam bulan penjara. ■ uus

berdua bersama temannya berinisial J. Kami masih mengejar yang bersangkutan,” imbuhnya. Kedua bandit spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini membekali diri dengan gergaji besi sebagai antisipasi kalau motor dalam keadaan tergembok. Kepada Surya, Anom meng-

aku tidak mendapatkan kesulitan untuk memotong gembok. Dia hanya butuh lima menit agar gembok yang nyangkut di motor Vidia patah. “Gergaji saya lumayan tajam Pak, makanya bisa cepet motongnya,” aku pemabuk kelas berat itu. Anom mengakui kalau terpaksa mencuri motor karena hanya itu 'keterampilan' yang dimilikinya. Keduanya lantas leluasa melarikan motor itu. Vidia baru tahu motornya raib selepas pulang kerja. Dia langsung melaporkan kejadian itu. Polisi merespons dengan melakukan pengejaran ke titik-titik yang dirasa menjadi jujugan pelaku curanmor. Polisi lantas mendapatkan informasi kalau motor dengan ciriciri dan nopol yang sama seperti milik Vidia, terlihat di sekitar Bungurasih. Polisi pun meluncur ke lokasi dan menangkap Anom. Polisi menduga, Anom dan J adalah komplotan yang juga beraksi di kawasan Demak, Dupak, dan Genteng.■ k2

ban kehilangan tas hitam berisi dompet, ponsel, kartu ATM dan uang Rp 50.000. Tak hanya itu Clara juga mengalami lecet karena terjatuh. Beruntung, saat itu ada anggota Reskrim Mapolsek Gubeng sedang digiatkan usai peristiwa perampokan Rp 110 juta di Bratang. Tak mau kecolongan, polisi langsung mengejar Chusaini. Chusaini menyerah setelah sepeda motornya ditendang anggota Polsek Gubeng di Jl Ngagel Jaya Selatan. Rupanya Chusaini adalah eks tahanan Polrestabes Surabaya karena kasus narkoba. Chusaini mengaku sempat setahun dipenjara. "Sewaktu bebas ternyata tak mudah mencari kerja, karena itu saya menjambret," tutur Chusani di Mapolsek Gubeng. Chusani mengatakan, sudah tiga kali melakukan aksi

penjambretan sejak Agustus. Di antaranya, di Jl Keputih, di Jl Rungkut, dan terakhir di Jl Ngagel Jaya. "Hasilnya saya pakai untuk biaya hidup sehari-hari," aku Chusaini. Namun, Chusaini akhirnya mengaku sebagian hasil menjambret dipakai untuk membeli sabu-sabu. "Saya sudah ketagihan sabu-sabu," tuturnya. Kini Chusani hanya bisa menyesali tindakannya karena terancam hukuman lima tahun penjara. AKP Alfian menambahkan, agar penduduk di wilayah Gubeng berhati-hati apabila berjalan kaki atau sendirian di malam hari, apalagi di tempat yang sepi. Ia juga berpesan apabila ada penduduk yang membawa uang dalam jumlah besar sebaiknya menggunakan pengawalan polisi. ■ k4

SURABAYA - SURYA Anggota Unit Jatanum Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap dua pelaku pengeroyokan dengan korban Imam Subagio (31), warga Jl Jetis Kulon. Keduanya adalah karyawan dan pengunjung kafe di kawasan Darmo Park. Antara lain, Eko Mardianto (23), karyawan kafe, asal Jl Dukuh Kupang Lebar dan Mochammad Ilyas (33), warga Jl Dukuh Kupang XVII. Polisi masih memburu beberapa pemuda yang juga ikut mengeroyok Imam. Dijelaskan Kasatreskrim AKBP Indarto melalui Kanit Jatanum Iptu Yunus Saputra, pengeroyokan itu terjadi pada akhir Juli. “Kericuhan disebabkan ulah korban sendiri yang kemudian menyulut emosi para tersangka,” ungkapnya, Jumat (23/9). Saat itu, Imam yang berada dalam pengaruh alkohol, dituduh menggoda kekasih Ilyas. Selain itu, Imam juga dianggap berbuat onar hingga Eko dibantu dengan pengunjung yang lain mengusirnya dari kafe. “Tidak hanya diusir, para tersangka ini juga menghajarnya. Akibatnya korban mengalami luka-luka hingga memilih melaporkan kejadian ini ke polisi,” imbuh alumnus Akpol 2007 itu. Laporan itu kemudian direspons polisi dengan mendatangi lokasi. Pasalnya, polisi khawatir pengeroyokan itu akan berbuntut tawuran yang sering terjadi di kawasan Darmo Park. Untung kondisi bisa dikendalikan dan polisi langsung menangkap Eko. Sedangkan Ilyas ditangkap beberapa hari kemudian. Kepada penyidik Eko mengaku ikut memukul karena menggap Imam sudah keterlaluan. “Dia mabuk dan bikin onar. Semua pengunjung kafe merasa terganggu. Saat diminta keluar, dia malah tambah marah. Karena itu kami tersinggung dan mengeroyoknya,” tandas Eko. ■ k2


3 Malang Raya

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Minus Amdal Lalin, Disemprit

Siswa sd kesurupan

klojen - Surya Tiga bangunan besar di Kota Malang bakal mendapat teguran dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang karena tak mengantongi izin analisis dampak lalu lintas (amdal lalin). Tiga bangunan itu yakni Apartemen Soehat (Soekarno Hatta) di Jl Soekarno Hatta, rumah sakit Universitas Muhammadiyah Malang di Raya Tlogomas, dan bangunan rumah sakit akademik Universitas Brawijaya di Jl Soekarno Hatta. Hariyadi, Kepala Bidang Lau dalam wawancara beberapa hari lalu, menjelaskan izin amdal lalin menjadi kewajiban para pengembang usaha sesuai dengan UU No 22 Tahun 2009 dan PP No 7 Tahun 2010 tentang Amdal lain. Amdal lalin ini bertujuan membuat rekayasa jalan agar tin KE HALAMAN 4

Lihat 'Kuntilanak', Kejang-kejang ►Sepekan Ini Dua Kali Terjadi

surya/nedi putra aw

LEMAS-Muhammad Nazaruddin (11), siswa kelas V SDN Blimbing V, Jl Borobudur Gg X/32 , Kecamatan Blimbing Kota Malang, masih lemas usai kesurupan, Jumat (23/9).

0853 3462 1996 MOHON PAK WALIKOTA, Pak Peni menurunkan stafnya di kawasan Perum Sawojajar yang jalannya rusak parah banyak kubangan2 yang membahayakan.Mohon perbaikan.Trim’s atas perhatiannya dari warga Sawojajar yang ta’at membayar pajak Pak Sujitno / mantan. 085646476862 PAK PENI, kalau masyarakat minta tanda tangan dan stempel dikantor lurah ya jangan ditarik uang segala meskipun jumlahnya tdk seberapa. 087859184811 KPD YG TERHORMAT, pak kapolres seluruh jatim, tolong pak pelajar sekarang banyak yg mabuk2kan n mesum dgn bebas bahkan pelajar cewek jg ada yg mabukan. Tolong pak d berantas supaya generasi indonesia baik smua ong pak d berantas supaya generasi indonesia baik smua 081946436125 BAPAK PENI, tolong tertibkan becak sering lwn arus lalu lintas dipecinan embong arab dan alun2 sekitarnya krn membahayakan pengguna jln lainnya- trimksh 083878525424 ASSALAMUALAIKUM, pak peni saya sebagai wargamasyarakat merjosari ini bagaimana pak kok pasarnya mangkring jdi di pakai apa gak saya minta di tindak lanjutin kejelasannya kasian bangunannya..... 085755131563 PADA SUATU HARI AK naik angkot GA brtlisan WALET dr trminal arjosari ber 5 ko’ditrif 5rbuan biasax paling g’kan 15rb ,yg ak kcw dlm angkot trsb supir & kenetx spt anak pank cewek lg knetx . tlg pak dishub ditndak it .trims 085855341134

Malang Selatan Akan Dibikinkan Sumur Bor KLOJEN-SURYA Mengantisipasi terjadinya kekurangan air bersih di wilayah Malang Selatan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Malang memprogramkan pengadaan sumur bor. Setidaknya sumur bor itu dibangun di salah satu kecamatan rawan air bersih, seperti Sumbermanjing Wetan, pada 2012. “Kami upayakan nanti lewat bantuan dari APBN karena anggaran di APBD biasanya terbatas,” jelas Budi Iswoyo, Kepala ESDM Kabupaten Malang, Jumat (23/9). Sebelumnya, pengadaan sumur bor ini telah diusulkan melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Malang. Usulannya di dua titik yaitu di wilayah Sumbermanjing Wetan dan Gedangan. Namun, usulan itu kandas karena tidak ada anggaran. Saat masalah itu diusulkan beberapa waktu lalu, pihaknya memang belum melakukan geolistrik untuk melihat potensi air tanahnya. Sementara soal proyek air bersih yang sempat dilakukan Badan Tenaga Nuk-

surya/dok

Malang-Surabaya Bisa Enam Jam klojen - Surya Masyarakat Malang pengguna jasa kereta api jurusan Malang - Surabaya (Wonokromo) agaknya harus mulai bersiap mencari alternatif transportasi lain jika bepergian. Sebab, PT KAI akan mengubah jalur kereta api yang melalui Porong saat kondisi lumpur Lapindo meluber di rel KA. Sri Winarto, Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) 8 Surabaya mengatakan, sejak menerima informasi ketinggian lumpur Lapindo mencapai 1,5 meter, pihaknya sudah melakukan persiapan. “Kami tidak ingin jika sudah ada kejadian, baru tergopoh-gopoh,” terang Sri, Jumat (23/9). Sejumlah KA yang harus memutar yakni Mutiara Timur (PP Surabaya –Banyuwangi), KA Logawa (PP Probolinggo – Purwokerto), KA Sri Tanjung (PP Jogjakarta-Banyuwangi), KA Penataran (PP Surabaya – Blitar), dan KA BBM. Sebelumnya, jalur yang ditempuh oleh kereta api tersebut: stasiun Kota Malang-Blimbing – Singosari - Lawang - Sengon-Sukorejo-Wonokerto – Bangil – Porong –Tanggulangin – Sidoarjo – Gedangan - Waru - Wonokromo. Jika rel terganggu lumpur, jalur diubah menjadi : MalangBlitar-Tulungagung-Kediri-Kertosono-Jombang-Mojokerto dan Menuju stasiun Wonokromo. Dengan perubahan ini, waktu tempuh Stasiun Kota Malang - Wonokromo membutuhkan 6 jam. Samuel (19), mahasiswa UB asal Waru yang kerap menggunakan jasa KA Penataran mengatakan, jika pengalihan jalur terjadi, ia harus mengetahui jadwal keberangkatannya kereta yang baru. Namun, otomatis ia tak bisa berhenti di Stasiun Waru. Sementara Mardi (39), pedagang sate keberatan dengan tujuan stasiun-stasiun baru. “Sudah puluhan tahun saya nyaman dengan jalur ini. Masak tiba-tiba harus diubah lewat Jombang,” katanya. n st18/k1

BEREBUT NAIK - Para calon penumpang dengan tujuan Surabaya berebut naik kereta api dari Stasiun Kota Malang, belum lama ini. Jalur KA MalangSurabaya rencananya dialihkan lewat Blitar.

lir Nasional (BATAN) di Dusun Sumbergesing, Desa/Kecamatan Gedangan yang mangkrak saat pencarian air bersih pada 2009 dan 2010, pihaknya juga sudah melaporkan. “Di Gedangan itu tanahnya kan berkapur, sehingga agak sulit juga mencari sumber air,” papar Budi Iswoyo. Sedang Abd Rahman, anggota DPRD Kabupaten Malang yang melakukan reses ke Desa/Kecamatan Sumbermanjing Wetan, warga juga menanyakan soal kekurangan air bersih. “Hasil aspirasi dari warga akan saya bawa untuk diperjuangkan agar setidaknya dalam APBD 2012 ada program pengadaan sumur bor di kecamatan yang kekurangan air bersih,” kata Abah Dur, panggilan akrabnya. Politisi dari PKB itu menyatakan, pembuatan sumur bor memakan biaya cukup besar antara Rp 150 juta hingga Rp 200 juta. “Setidaknya untuk menunjukkan keseriusan, Pemkab Malang mungkin bisa membangun satu dulu di salah satu kecamatan,” urainya. Ditambahkan, di wilayah Malang Selatan memang minim sumber air. n vie

blimbing - SURYA Sosok perempuan berambut panjang, berbaju putih, berwajah pucat yang melayang-layang di atas pohon Duwet di siang bolong, adalah awal terjadinya kesurupan belasan siswa SDN Blimbing V, Jl Borobudur Gang X/32, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (23/9).

Siang kemarin, menjelang salat Jumat, 12 siswa tiba-tiba meracau sebagai tanda kesurupan. Kesurupan itu terjadi setelah siswa menjalani senam pagi. Usai senam di halaman, semua siswa masuk ke dalam kelas untuk menjalani doa bersama sebelum memulai pelajaran. Menurut keterangan Sri Wahidati, guru setempat, ketika doa bersama selesai, sebanyak tujuh murid kelas V kejang-kejang dan meronta-ronta. Raungan pun menyeruap memenuhi ruang kelas V. Tak lama kemudian, lima siswa kelas IV juga kesurupan. Lantas, para guru menginstruksikan kepada n KE HALAMAN 4


Malang lintas malang Nasib Tenaga Honorer Tunggu PP KLOJEN - Kabar baik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Kementerian ini menyatakan rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang pengangkatan tenaga honorer akan ditandatangani Presiden SBY pada Oktober nanti. Apabila resmi ditandatangani, maka RPP akan menjadi PP, sehingga 67.000 tenaga honorer yang lolos kategori satu bisa diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). “Untuk Kabupaten Malang, yang lolos kategori satu hanya tiga orang,” jelas Ainur Roqiq Mansyur, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Malang di kantornya, Jumat (23/9). Yang masuk kategori satu adalah yang sudah mengabdi sampai April 2005 selama lima tahun. Saat ini, ketiganya masih sebagai tenaga honorer di satuan kerja perangkat daerah. Pemkab Malang saat penyerahan data juga melaporkan jumlah tenaga honorernya yang mencapai 7.500 orang lebih. ■ vie

Lihat... ■ DARI HALAMAN 3

siswa lain untuk pulang terlebih dahulu. Menurut Sri, insiden kesurupan itu adalah kejadian kedua dalam pekan ini. Sebelumnya, Rabu (21/9), kesurupan menimpa lima siswa, yakni kelas V dan menjalar ke siswa kelas VI. Saat itu, ratusan siswa-siswi SDN Blimbing V sedang asyik menerima pelajaran dari bapak-ibu guru. Hantu Pohon Aditya Rosadi (11), siswa kelas V, menceritakan, sebelum kesurupan Rabu terjadi, di belakang bangunan kelas V, di sebuah pohon Duwet, ia melihat sosok kuntilanak. “Saya melihatnya (kuntilanak) melayang-layang di atas pohon Duwet, Rabu pagi,” kata siswa yang tinggal di Simpang Borobudur Utara, Lowokwaru, Jumat (23/9). Setelah melihat penampakan itu, Aditya langsung lari terbiritbirit menuju kelasnya. Singkat cerita, lima murid kelas V, termasuk Aditya, langsung kesurupan. Mengetahui hal ini, para guru sontak panik dan meminta bantuan kepada para wali murid yang masih berada di halaman sekolah. “Kebetulan ada wali murid yang paham dengan masalah ‘gituan’. Anak-anak yang kesurupan itu sadar setelah dibacakan doa-doa,”

Minus...

kata Widodo, Wali Kelas V. Dilanjutkannya, kesurupan ini dialami para siswa dengan tingkah histeris setelah kejang-kejang. Tak ada teriakan atau omongan dari korban kesurupan. Bahkan, ada seorang korban yang mematung tanpa ekspresi. Namun, saat didekati ia mengamuk. Muhammad Nazaruddin (11), siswa kelas V yang mengalami kesurupan dua kali, Rabu dan Jumat, menceritakan, sebelum kesurupan, pandangannya gelap dan telinga kirinya panas. “Setelah itu, saya tidak tahu apa yang terjadi. Tiba-tiba saya sudah ada di ruang guru,” kata warga Kelurahan Jeruh, Kecamatan Tumpang. Sayekti Pribadi Ningtyas, Ketua Yayasan Psikologi Malang (YASIMA) mengatakan, kejadian yang menimpa belasan murid SDN V Blimbing tersebut, termasuk kejadian histeria massal. Menurutnya, kejadian tersebut disebabkan karena depresi. “Bisa jadi karena tekanan kondisi keluarga atau dari mata pelajaran yang dianggap berat bagi anak,” terang Sayekti. Gejala semacam itu juga bisa menular ke orang sekitar yang mengalami masalah sama. Untuk menyelesaikannya, Sayekti menjelaskan, Guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP) dan rohaniawan harus melakukan pendekatan persuasif kepada anak tersebut untuk membantu meringankan masalahnya. ■ k1

sampai bangunan tersebut selesai dan belum menyerahkan ■ DARI HALAMAN 3 amdal lalin, kami akan menahannya untuk beroperasi,” dak terjadi kemacetan lalu lintas ujar Hariyadi. ■ st18 sebagai dampak adanya bangunan tersebut. Untuk diketahui, Jl Soekarno Hatta dan Jl Raya tlogomas merupakan jalan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi karena terletak di kawasan perkantoran, pertokoan, dan kampus. Menurut Hariyadi, pihak Dishub sudah memberikan teguran secara lisan kepada para pengembang usaha tersebut. “Jika memang dalam waktu dekat ini mereka belum menyerahkan dokumen amdal lalin kepada dishub, kami kan memberikan teguran secara tulisan,” terang Hariyadi. Ia menambahkan, pihak pembangun ketiga banguan besar tersebut masih membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan pembangunan, sehingga mereka mempunyai waktu yang panjang juga untuk menyusun amdal lain. ”Kami harap waktu tersebut bisa mereka manfaatkan,” jelas Hariyadi. Nantinya, amdal lalin tersebut akan menjadi syarat untuk mengoperasikan bangunan. “Jika

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Mubazir, Pasar Ikan Mangkrak

► Ditinggal Pedagang, Cuma Buat Pembenihan Ikan

BATU - SURYA PASAR ikan hias Kali Mawar di Desa Sidomulyo Kota Batu yang dikelola Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu mati suri. Meski ada belasan kolam pembenihan, sekitar 14 los yang disewakan kepada petani ikan dibiarkan kosong. Sesuai rencana, semula Pasar Ikan Kali Mawar itu dibangun untuk menjadi pusat pasar ikan hias sekaligus ikon Kota Batu. Namun, sejak didirikan enam tahun lalu, pasar tersebut sepi pengunjung. Tidak ada papan nama yang dipasang dinas terkait untuk menunjukkan keberadaan adanya pasar ikan hias ini. Akses jalan pun sempit dan terletak di belakang sebuah restoran terkenal di Kota Batu. Pasar Ikan Kali Mawar ini, seolah hanya berdiri sebagai formalitas, tapi tak diurus dengan serius. Puluhan kolam ikan berukuran 3x4 meter pun dibiarkan mengering. Terlihat hanya beberapa kolam berisi segelintir ikan koi. Para petani yang menyewa los agaknya memilih menutup losnya itu dan hanya meninggalkan pajangan nomor ponsel yang

bisa dihubungi. Samsuri, salah satu petani ikan mengatakan, sejak dididirikan, Pasar Kali Mawar memang sepi pembeli. Untuk menyambung hidup, Samsuri menjajakan ikannya ke masyarakat langsung. “Kalau saya tetap di sini (Pasar Kali Mawar), jualan saya tidak laku. Saya keluar untuk menawarkan ikan-ikan itu langsung ke masyarakat,” kata Samsuri ketika dihubungi melalui ponselnya, Jum’at (23/9) kemarin. Samsuri menyewa los ukuran 3x4 meter itu dengan harga Rp 945.000 per tahun. Namun, lantaran sepi, harga sewa turun menjadi Rp 500.000 per tahun. “Saya kira masyarakat belum tahu adanya pasar ikan hias ini, karena itu sepi,” terang petani

surya/siti yuliana

KOSONG - Deretan stan di pasar ikan hias Kali Mawar di Sidomulyo, Kota Batu, dalam keadaan kosong. Petani ikan yang sewa stan memilih menjajakan ikan langsung ke masyarakat daripada menunggui pasar yang sepi pembeli, Jumat (23/9). koi, nila, dan tombro ini. Hanya Pembenihan Ir Rohani Likwijati, Kasie Perikanan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu mengatakan, pasar seluas 2.400 m2 tersebut dibangun dengan anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2005 lalu. “Terkait dananya, saya tidak tahu berapa karena saya baru di sini (Dinas Pertanian),” kata Rohani. Pasar tersebut, kata Rohani, me-

mang dibangun dengan tujuan sebagai pasar ikan hias di Kota Batu. Namun, tambahnya, berjalannya waktu, pasar tersebut tidak berjalan sesuai dengan rencana. “Karena cuaca di Batu dingin, jadi sulit untuk pembesaran ikan. Kami di sini hanya memanfaatkan kolam untuk pembenihan saja,” terangnya. Kondisi ini, tentu membuat pembangunan pasar ikan hias ini menjadi mubazir. Di kolam tersebut hanya dilakukan pembenihan. Setelah ikan tersebut

dewasa, dipindahkan ke lokasi lain untuk pembesaran. “Seperti dibesarkan di daerah Pendem yang cenderung panas,” ungkapnya. Di sisi lain, ujar Rohani, pihaknya sulit mengajak petani untuk bekerja sama karena cenderung bekerja sendiri-sendiri. Meski demikian, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas petani. Dikatakan, telah disiapkan dana penyuluhan dianggarkan Rp 18 juta per tahun. ■ k5

Makin Dikenal Dunia, FIA UB Lepas 190 Mahasiswa

surya/nedi putra aw

PENGARAHAN - Sejumlah wisudawan/wisudawati Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, mengikuti pengarahan geladi bersih upacara pelepasan di kampus setempat, Jumat (23/9).

LOWOKWARU - SURYA Nama Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) Malang semakin menggaung di tingkat internasional. Setelah mendapat akreditasi A di tingkat nasional, FIA UB mulai merambah dunia dan menjalin kerjasama dengan universitas-universitas ternama di luar negeri. Di antara universitas itu adalah Tokushoku University (Jepang), Keio University (Jepang), Prince of Songla University (Thailand), dan lainnya. Kerjasama ini berbentuk pertukaran pelajar dan dosen, guna membangun jaringan internasional sekaligus saling transfer ilmu. Pembantu Dekan I FIA UB, Prof Dr Bambang Supriyono MS, mengatakan, saat ini semakin banyak ma-

hasiswa asing yang memilih kuliah di FIA UB, seperti dari Thailand, Libya, Jordania, Timor Leste, dan lainnya. Menurut Bambang, mereka memlih FIA UB karena biaya pendidikannya murah, namun kualitas pendidikannya bagus. “Terutama untuk S-2 dan S3. Apalagi tahun ini kami membuka jurusan baru untuk masing-masing jenjang pendidikan, yaitu S-1 Ilmu Perpustakaan, S-1 Kepariwisataan dan Hospitality, S-2 Manajemen Pendidikan Tinggi, dan S-3 Ilmu Administrasi Bisnis,” kata Bambang, Jumat (23/9). Diungkapkan Bambang, pada Sabtu (24/9) hari ini FIA UB meluluskan serta melepas 190 mahasiswanya mulai jenjang D-3 sampai S-3 yang telah diwisuda bersama dengan 1.132 mahasiswa UB lainnya. Dari

190 mahasiswa FIA itu, 43 di antaranya lulus dengan predikat cumlaude dengan IPK di atas 3,5. “Hasil anakanak kami ini makin menguatkan optimisme kami untuk mewujudkan visi FIA sebagai fakultas entrepreneur dan UB’s world class faculty. Bahkan, tidak menutup kemungkinan menjadikan FIA sebagai centre of excelencenya UB,” ujar Bambang. Sebagai lulusan terbaik, adalah Anggun Dieta Cahyani SAB. Perempuan asli Arema kelahiran 20 September 1987 ini meraih IPK hampir sempurna yaitu 3,91. Putri dari Agus Supriadi ini mengaku sangat suka dengan ilmu yang digelutinya, Administrasi Bisnis. Anggun juga merasa bersyukur, selain meraih hasil akademis ciamik, dia juga mengatakan telah direkrut Bank BTN. ■ st16


SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Angkot Kaca Hitam Dilarang Beroperasi BATU-SURYA Himbauan ini ditujukan kepada sopir angkutan umum yang beroperasi di Kota Batu. Pasalnya, mulai bulan November nanti, Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi melarang angkutan umum menggunakan kaca film hitam. Hidayat Murtadhlo, Kepala Dinas Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi menjelaskan, peraturan itu sesuai dengan keputusan menteri perhubungan nomor 31 tahun 1955 tentang penggunaan kaca film pada angkutan umum. “Sesuai dengan peraturan itu, angkutan umum dilarang menggunakan kaca film dengan tingkat kegelapan lebih dari 40 persen dari dari warna dasar kaca,” kata Hidayat, Jum’at (23/9). Sebagai langkah pertama, dikatakan Hidayat, akan menurunkan timnya untuk memberikan informasi ini kepada setiap sopir. Terutama di titik-titik jalan menuju Kota Batu, seperti daerah Pendem, Karangploso, dan Pujon. Nantinya, lanjut Hidayat, setiap jalan menuju Kota Batu disiapkan beberapa petugas yang akan membagikan brosur tentang larangan penggunaan kaca film berlebihan ini,” terangnya. Sosialisasi ini mulai dilakukan bulan depan, yaitu Oktober nanti. Setelah itu, bulan November, semua angkutan umum harus bersih dari kaca film hitam. Jika masih ditemukan angkutan umum yang memasang kaca film hitam, maka petugas akan menyopot paksa kaca film, dan jika membandel izin operasi akan dicabut. Peraturan melepas kaca film berlebihan, dikatakan Hidayat, sebagai pengurangan tindak kriminal di angkutan umum seperti yang beberapa kali terjadi di Jakarta. Joni Handoko, salah satu sopir angkutan jurusan Batu-Karangploso mengatakan, peraturan larangan penggunaan kaca hitam jangan terlalu berlebihan. “Kaca hitam untuk melindungi pancaran sinar matahari yang terlalu panas. Boleh ada larangan, asal jangan semuanya,” kata Joni. Kaca hitam, menurut Joni, memang marak dipasang di angkutan umum. Namun bila peraturan ini dijalankan, tambah Joni, semua sopir pasti akan mematuhinya. Saat ini, jumlah angkutan umum yang beroperasi sebanyak 254 dengan 9 trayek. ■ K5

Ke Matos, Rp 2,5 Juta Diembat Maling

urya/hayu yudha prabowo

PESTA GANJA - Kompol Anjas Gautama Putra, Wakapolres Malang memberikan keterangan mengenai enam tersangka pengguna narkotika di Mapolres Malang, Jumat (23/9). Dari enam tersangka tersebut, empat diantaranya adalah mahasiswa.

Mahasiswa Baru Pesta Ganja

► Digerebek Polisi Saat Fly

DAU - SURYA IMPIAN orangtua dari empat mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melihat anak mereka bergelar sarjana harus kandas di awal jalan. Belum juga perkuliahan berlangsung lebih jauh, keempatnya harus menerima vonis dikeluarkan dari kampus karena tertangkap pesta ganja. Empat maba yang harus drop out itu Rahmad Ramadan alias Dani (19), Ashabul Kahfi alias Hafidz (18), Eb (17), dan Fj (17). Empat sekawan asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat ini ditangkap bersama dua kawannya yang lain, Syarif Hidayatullah (21) dan Fahmi (19) saat asik pesta ganja di rumah kos di kompleks perumahan Bukit Cemara Tujuh, Dau, Kabupaten Malang. ”Para tersangka ditangkap pada Selasa (20/9) saat sedang menghisap ganja di tempat kos. Mereka ini semuanya masih berstatus mahasiswa,” ungkap Wakapolres Malang, Kompol Anjas Gautama, Jumat (23/9). Dani, salah seorang tersangka mengaku bahwa ganja tersebut ia beli dari Lombok, Nusa Teng-

gara Barat beberapa pekan silam saat hendak datang ke Malang. Untuk mendapatkan ganja tersebut, Dani mengaku membelinya secara patungan dengan Fj. ”Saya beli Rp 100.000 patungan sama Fj, jadi masing-masing bayar Rp 50.000. Dapatnya 5,4 gram. Itu saya bawa ke Malang naik bus,” ujar Dani. Sementara itu, Hafidz mengaku bahwa barang tersebut telah ia nikmati sebanyak dua kali, termasuk dilakukannya bersama dengan Syarif dan Fahmi yang singgah sejenak sebelum menuju ke Jakarta. Mengetahui status para tersangka merupakan mahasiswa, kepada mereka Anjas terangterangan menyatakan kekecewaannya. Terlebih di antara mereka ada yang anak seorang

SMS Nyaris Batalkan Umroh KLOJEN - SURYA Pasangan suami istri Konawi (52) dan Muchayatun (45) nyaris saja kehilangan uang senilai Rp 8,2 juta, setelah menjadi korban penipuan agen perjalanan ibadah umroh palsu. Pasutri yang tinggal di Jl Raya Kebonsari memang berencana umroh ke tanah suci. Untuk urusan ini, mereka mempercayakan pada teman mereka, Heru, yang bekerja di biro perjalanan wisata di Jakarta. Kamis (22/9), Heru menghubungi Muchayatun dan meminta segera melunasi sisa pembayaran sebesar Rp 8,2 juta. Mendapat kabar ini, Muchayatun langsung menyanggupinya. Singkat cerita, selang beberapa saat kemudian, Muchayatun menerima SMS yang mengatakan uang senilai Rp 8,2 juta harus ditransfer ke sebuah nomer rekening. SMS yang di-

kirimkan oleh nomer asing ini, dikira Muchayatun adalah nomer ponsel baru milik Heru. “Saya kemudian transfer uang ke nomer rekening yang disebutkan di SMS itu,” kata Muchayatun, Jumat (23/9). Muchayatun pun menghubungi Heru dan menjelaskan uang sudah ditransfer ke rekening yang tertulis pada SMS yang dikira dari Heru. Tentu saja, Heru kaget. Pasalnya, Heru merasa tidak pernah mengirimkan SMS no rekening. “Dari sini akhirnya saya sadar bahwa saya menjadi korban penipuan,” katanya. Pasutri ini kemudian melaporkannya ke Polresta Malang guna mendapatkan surat tembusan yang nantinya digunakan mengurus pembatalan transfer di bank. “Untungnya, uang itu berhasil diselamatkan, karena pihak bank mebatalkan transferan,” imbuhnya. ■ k1

PNS yang bekerja sebagai guru. ”Kan kalau begini kasihan orangtua kalian, mereka di sana kerja keras tapi kalian disini malah berbuat seperti ini,” ujar Anjas kepada para tersangka. Vonis DO Menanggapi kasus tersebut, Kepala Humas UMM, Nasrullah, mengatakan, UMM tidak mentolelir empat macam tindakan yang dilakukan mahasiswanya, yaitu perkelahian, asusila, kriminal, dan narkoba. Sebelum resmi diterima, terang Nasrullah, para mahasiswa UMM telah membuat pernyataan tertulis, apabila mereka melakukan empat tindakan itu, konsekuensinya tegas, langsung drop out (DO). ”Kami sudah dihubungi pihak kepolisian, dan juga mengirim utusan ke sana, untuk proses klarifikasi. Untuk keputusan resmi dari kampus, sampai hari ini saya belum tahu pastinya. Yang saya tahu, status mereka sampai dengan hari ini masih diskors,” kata Nasrullah. Nasrullah lalu menambahkan, pihak UMM telah menghubungi orangtua yang bersangkutan. ”Tindakan ini tidak patut dicontoh, bukan hanya mahasiswa UMM, tapi mahasiswa perguruan tinggi lainnya di Kota Malang,” tukas Nasrullah. ■ st17/st16

KLOJEN - SURYA Selalu waspada ketika berbelanja! Anjuran inilah yang wajib dilaksanakan oleh para pecinta belanja. Karena, jika lengah, maka uang yang sedianya digunakan untuk membayar belanjaan, akan raib diembat maling. Pengalaman ini baru saja dialami oleh Eti Yuniar Ningsih (40), warga Sleman, Jogjakarta yang tengah berbelanja di Malang Town Square (Matos), Jumat (23/9) siang. Ceritanya, Eti bersama beberapa rekannya dari Sleman datang ke Kota Malang untuk sowan ke rumah kerabatnya di Kota Malang. Oleh kerabatnya, Eti pun di-

ajak muter-muter Kota Malang sembari berbelanja. Singgahlah mereka di Matos, sekitar pukul 10.00 WIB. Di sebuah gerai pakaian, naluri membeli Eti bertunas. Ia memutuskan untuk menyinggahinya dan melihat-lihat pakaian yang dipajang di etalase. Saat itulah, sebuah tas cangklong yang menggelantung di pundaknya, ditaruh di bawah lantai. Tanpa disadarinya, tas ini pun lenyap dari lantai saat ia hendak meraihnya. Sebenarnya, Eti sudah memiliki kecurigaan terhadap dua lelaki yang sedari tadi berkelebat di sekitarnya. “Satu dari dua lelaki itu meng-

ambil tas saya. Saya melihatnya, lalu dia kabur. Sedangkan satunya, saya tidak tahu ke mana dia pergi,” katanya, ditemui di Polresta Malang saat melaporkan insiden ini, Jumat (23/9). Di dalam tas itu, terangnya, ada uang tunai senilai Rp 2,5 juta, handphone Nokia, dan suratsurat penting. Kini, perempuan berjilbab ini berharap-harap cemas setelah melaporkannya ke kantor polisi. Ia berharap agar pelakunya secepatnya bisa tertangkap dan tidak membuat resah pengunjung Matos. “Ya sudahlah kalau gitu, semoga cepat ketangkap,” imbuhnya sambil ngacir meninggalkan Mapolresta Malang. ■ k1


3 Kediri

Raya

● ● ● ●

BLITAR NGANJUK TULUNGAGUNG TRENGGALEK

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

PULUHAN NASABAH DATANGI KANTOR ADIRA FINANCE

Utk Bp.WALIKOTA/Bp.WAKIL WALIKOTA KDR dn jajarannya, tetap dan terus berjuang ya,pak dlm niat baik pendirian Universitas Brawijaya Kdr, masyarakat Kdr menantikan kiprah Bpk bersama DPRD Kota Kdr utk mewujudkan Kota Kdr sbg Kota Pendidikan yg maju,, selamat!!. Salam Hormat saya. (Anton) 08123405563

TUNTUT KEJELASAN - Para nasabah Adira Finance cabang Nganjuk menunggu penjelasan resmi dari kantor perusahaan pembiayaan kredit itu, terkait uang yang mereka bayarkan kepada salah satu karyawan dan ternyata tidak disetor ke kantor, Jumat (23/9). Akibatnya, para nasabah itu dianggap menunggak pembayaran.

Saya sejak thn 89,samp skrg kerja saya di jalan raya tapi yg namanya ngantuk tdk ada pengaruhnya dgn "Lamp Motor Nyala "tdk msk Nalar bisa krg,i /cegah kecelakaan ,bohong . 085646706699 Emm.. Bwt yg mrasa mkan uang rakyat, tlong deh jgn lgi nglakuin hal i2. Rakyat miskin aj msih bsa byar pjak, msag yg bnyk uang ngk byar pjak mlah ngembat uang rakyt.. Gmna indonesia mw maju, wkil rkyatx aj ngk bner. Jgn gi2 donk bung, malu sama jabatan... 08214382677 Yth bpk kapolda jatim untuk menekan angka kecelakaan tolong jatim memelopori pemakaian lampu reting ( tanda arah ) coz hampir 90 % kendaraan bermotor pa lg R2 ndak pernah menyalakan lampu reting saat belok maupun menyalip & tolong klo bs diadakan operasi simpatik lampu reting terutama yg mau belok kiri 99% kendaraan ndak pernah menyalakan lampu reting & aq mohon semua pemakai kendaraan dibiasakan pakai lampu reting baik belok kanan / kiri maupun menyalip baik dijalan desa / jalan kota demi keselamatan kita semua 085232131567

surya/amru muiz

Uang Cicilan Diembat Karyawan

sosialisasi disnaker jatim kurang diperhatikan pemerintah buktinya sekarang bnyk pengangguran.mohon ditingkatkan lagi ya bos biar kesejahteraan masy merata 085856580609

►Hanya Dijanjikan hingga Bulan Depan

Untuk mengurangi banyaknya jumlah PNS,yg menyedot dana APBD yg harusnya untuk rakyat.Dengan memecat PNS yg nakal dan mbolos kerja yg merugikan rakyat 085649337053

NGANJUK - SURYA PULUHAN nasabah mendatangi kantor lembaga pembiayaan kredit sepeda motor Adira Finance cabang Nganjuk di Jalan Gatot Subroto No 2, Kota Nganjuk, Jumat (23/9).

Bpk gubenur yth:kami salut dgn kinerja bpk,Ayo pak de kita ajak semua lapisan masyarakat pedesaan utk mengalakan tanam pohon agar kekurangan air teratasi.Ayo kita gerakan GKD(gerakan kembali ke desa).Ayo sing cahyo Rek!!! 081230790311

Mereka menanyakan uang angsuran motor yang telah dibayarkan kepada salah satu karyawan perusahaan itu, bernama Yuni. Meski telah membayar angsuran, ternyata uang itu tidak masuk ke Adira Finance. Akibatnya, mereka selalu didatangi petugas penagih karena disangka menunggak. Salah satu nasabah, Tumirah (42) warga Desa Djengges, Kecamatan Pace mengatakan, dirinya baru mengetahui telah terkena tipu oleh Yuni, warga

Beristri Dua, Masih Nodai Anak Kandung BLITAR - SURYA Samingan (43), bapak delapan anak asal Dusun Precet, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan itu benar-benar keterlaluan. Sudah memiliki dua istri, masih tega juga memerkosa anak kelimanya, yang sebut saja namanya Mawar (14). Akibat perbuatannya, Samingan kini ditahan Polres Blitar setelah dibekuk di rumahnya, Kamis (22/9) siang. Dia terancaman hukuman 15 tahun penjara. Delapan anak diperoleh Samingan dari istri pertamanya, Su-

surya/rudi mulya

PASAR LOAK - Tumpukan barang bekas yang dijual di Jalan Patiunus, Kota Kediri membuat sebagian badan jalan tersita. Semakin banyak penjual barang bekas di jalan tersebut mengakibatkan sering terjadi kemacetan. Tampaknya perlu perhatian khusus dari Pemkot Kediri untuk mengatur para penjual, sehingga tidak merugikan pengguna jalan.

narti (43), yang kini menetap di Cilacap bersama semua anaknya. Sedang dengan istri kedua, Karsem (43), dia tidak memiliki anak. Selama ini Samingan sering pulang pergi ke Malaysia sebagai TKI. Usai Lebaran lalu, dia sambang ke rumah istri tuanya di Cilacap, kemudian pergi ke istri keduanya di Dusun Precet, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan. Kepergiannya juga mengajak Mawar yang katanya hendak disekolahkan di Blitar. ■ KE HALAMAN 4

Benang Kusut Kasus Skandal PTT

Penyidik Kesulitan Minta Kesaksian Korban Puluhan elemen pemuda Kediri unjuk rasa menuntut penuntasan kasus pengangkatan 231 Pegawai Tidak Tetap (PTT) ilegal di lingkungan Kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri, Jumat (23/9). Mereka berharap polisi tidak terpengaruh dengan berbagai lobi politik untuk mengganjal kasus ini. DIDIK MASHUDI KEDIRI

U

NJUK rasa itu merupakan ungkapan ketidaksabaran masyarakat terhadap para penegak hukum dalam menangani kasus yang diduga melibatkan sejumlah politikus setempat. Kasus skandal PTT 2010 Kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri memang sempat terkatung-katung. Pengusutan kasus yang melibatkan pejabat eksekutif dan anggota legislatif itu banyak menemui kendala

karena para korbannya enggan memenuhi panggilan penyidik. Bagi korban kasus skandal PTT yang jumlahnya mencapai 231 orang, kejadian yang menimpanya ibarat makan buah simalakama. Jika kasusnya terus diusut tidak tertutup kemungkinan bakal dijerat sebagai tersangka karena telah menyuap petugas baik pejabat eksekutif dan anggota legislatif. Masalahnya, para korban mengaku telah menyetorkan uang sebagai bentuk upeti supaya direkrut menjadi PTT. Nilai setoran yang diserahkan juga

surya/foto

SALAT GHAIB - Para pendemo melakukan salat ghaib di depan kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri, Jumat (23/9).

bervariasi antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta per orang. Janji yang diterima juga cukup menggiurkan, selain menjadi PTT, kelak dikemudian hari juga berharap diangkat menjadi PNS melalui jalur honorer. “Saya percaya karena yang menjanjikan anggota dewan yang masih menjabat. Apalagi SK yang kami terima juga asli

ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan,” ungkap GT, salah satu PTT asal Kabupaten Trenggalek. Karena tergiur janji muluk menjadi PNS melalui jalur honorer, GT rela menjual tanah orang tuanya untuk membayar upeti. “Kami berikan bertahap ■ KE HALAMAN 4

Desa Loceret, Kecamatan Loceret setelah membayar uang pelunasan pembelian sepeda motor Yamaha Vixion sebesar Rp 10 juta. Tetapi ternyata BPKB kendaraan belum juga diterimanya. Ketika mendatangi kantor Adira Finance cabang Nganjuk, diperoleh keterangan bahwa uang itu belum diterima kasir Adira Finance. “Dari situlah kami baru sadar telah tertipu Yuni yang saat ini tidak kelihatan batang hidungnya,” kata Tumirah di depan kantor Adira Finance, Jumat (23/9). Dia mengaku, dua kali membeli sepeda motor secara kredit lewat Adira Finance cabang Nganjuk, dirinya ti-

dak menemui kendala. Namun, ketika membeli sepeda motor yang ketiga kalinya menemui masalah. Hal sama disampaikan warga Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk, Sodiq. Menurutnya, ia terpaksa membayar angsuran pembelian sepeda motor Honda Vario melalui Yuni, karena dia yang melakukan survei ke rumahnya. Bahkan, Yuni sebagai karyawan Adira juga yang memutuskan pencairan dana kredit pembelian sepeda motor tersebut. Oleh karena itu, ia percaya membayar uang muka pembe■ KE HALAMAN 4

Armada Pagora Rugi Rp 1,5 Miliar KEDIRI - SURYA Petugas Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim melakukan penelitian penyebab kebakaran yang menghanguskan diler Yamaha Armada Pagora Jaya di Jl Ahmad Yani, Kota Kediri, Jumat (23/9). Petugas labfor tiba di TKP sekitar pukul 15.30 WIB, dan langsung melakukan penelitian di reruntuhan bangunan diler otomotif besar di Kota Kediri itu. Petugas mengais sisa-sisa kebakaran yang menghanguskan puluhan sepeda motor baru yang ada di dalam gudang dan etalase. Sejumlah sampel abu dan arang sisa kebakaran juga diambil petugas untuk diteliti di laboratorium. Petugas juga naik ke lantai dua yang menurut sejumlah saksi mata merupakan asal muasal api. Di tempat tersebut petugas meneliti instalasi listrik serta mengambil sejumlah sampel barang-barang sisa kebakaran. Setelah mendapat sejumlah barang bukti, petugas kemudian meninggalkan lokasi. Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Didit Prihantoro juga

surya/rudi mulya

TELITI KEBAKARAN - Petugas Labfor Polda Jatim tengah meneliti di gedung Armada Pagora Jaya yang terbakar, Jumat (23/9). ikut menemani tim labfor melakukan penelitian di TKP menyerahkan sepenuhnya penyelidikan penyebab kebakaran kepada petugas labfor. “Untuk memastikan penyebab kebakaran kami masih menunggu hasil penelitian labfor,” jelasnya. Sementara Kapolres Kedi-

ri Kota AKBP MH Ritonga menyebutkan, taksiran sementara jumlah kerugian diperkirakan nilainya mencapai Rp 1,5 miliar. Kerugian tersebut terdiri kerusakan bangunan dan puluhan sepeda motor yang hangus dila■ KE HALAMAN 4


Mataraman lintas mataraman

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Ternak Warga Mati Misterius

► Diduga Dimangsa Hewan Buas

TRENGGALEK - SURYA PULUHAN kambing milik warga di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek mati secara misterius dimakan binatang buas. Warga menduga ternak mereka dimakan grandhong atau binatang jadi-jadian. surya/amru muiz

RAPAT GABUNGAN - Komisi A dan C DPRD Kabupaten Nganjuk ketika rapat gabungan dengan panitia pembangunan GOR, Jumat (23/9).

Tetapi Dinas Peternakan menyatakan, kambing-kambing tersebut dimakan hewan buas semacam harimau yang masih dijumpai di hutan-hutan Watulimo. Kasus matinya kambing akibat dimangsa binatang buas ini pertama kali muncul di Dusun Plapar, Kecamatan Watulimo, pada pertengahan Agustus 2011. Menurut salah seorang tokoh Desa Watulimo, Sunaryo (57), warga di desanya yang berada di daerah pegunungan memang memelihara kambing jauh dari rumah dan di tepi ladang. Selain untuk memudahkan mencari pakan, kotorannya dipakai untuk pupuk ladang Diawali dengan seekor kambing milik Jitik (53) mati secara misterius. Bangkai kambing tersebut berada di luar kandangnya, dengan luka gigitan di leher dan di atas paha sebelah kiri. Awalnya warga sekitar menduga, kambing tersebut mati karena diserang kawanan kambing hutan. Pada saat itu warga masih heran, sebab kambing tersebut tidak dimakan dagingnya dan ha-

nya diisap darahnya. “Tidak ada setetes pun darah yang tercecer, atau tersisa dibangkainya,” terang Sunaryo. Serangan binatang buas tersebut kembali terjadi dan kejadiannyaberuntun. Dalam waktu satu bulan, kandang kambing milik warga secara bergantian disambangi binatang misterius tersebut, dan dimangsa dengan cara yang sama. Dari kejadian satu ke kejadian lain biasanya hanya berselang antara dua hingga tiga hari saja. Dari catatan Sunaryo, sudah ada 15 kejadian lebih dengan jumlah kambing yang diterkam 24 ekor, 17 di antaranya mati. Kejadian aneh lainnya, kelinci milik warga pun pernah menjadi korban dengan cara tak wajar. Dalam satu malam, sebanyak 15 ekor kelinci yang dipelihara beberapa warga mati, dan bangkainya semua diletakkan di pinggit jalan. Rangkaian kejadian tersebut membuat warga resah dan coba mengadakan ronda malam. Dalam sebuah kesempatan,

nya yang masih tertahan di diler juga ikut musnah terbakar. Para relasi tersebut mengaku mendapat jaminan dari pihak diler bahwa surat-suratnya dalam kondisi aman. Dealer Yamaha terbesar di Kota Kediri, Armada Pagora Jaya di Jl A Yani hangus terbakar, Kamis (22/9) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat kejadian diler sudah tutup sejak pukul 18.00 WIB. Warga sekitar berhasil mengamankan mobil yang dalam kondisi terkunci dengan diangkat ramai-ramai ke jalan. Tetapi pukluhan sepeda motor yang berada di dalam gedung gagal diselamatkan.

Termasuk peralatan servis yang ada di bagian belakang serta samping dengan cepat ikut terjilat api. Kebetulan lokasi kejadian berdempetan dengan permukiman padat penduduk. Sejumlah warga malahan ada yang mulai mengemasi barangnya. Mobil PMK dari PT Gudang Garam (GG) baru tiba di lokasi kejadian satu jam setelah api berkobar. Tiga unit Mobil PMK dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya. Malahan rangkaian atap baja di bagian depan ikut runtuh karena tidak mampu menahan panas.

Kobaran api terlihat membubung tinggi mengeluarkan gumpalan asap tebal. Kebakaran diler terbesar di Kota Kediri ini juga mengakibatkan Jl A Yani macet total. Masyarakat yang menyaksikan kebakaran itu memarkir kendaraannya di pinggir jalan. Selama pemadaman, listrik di sekitar lokasi dipadamkan. Armada Pagora Jaya merupakan pemasok terbesar motor Yamaha di Kediri. Selain melayani pembelian tunai dan kredit, sistem pemasaran juga memakai model arisan. Setiap bulan ratusan kendaraan yang terjual melalui sistem arisan bergilir ini. ■ dim

nuhi hasrat seksualnya. Rupanya pelaku ketagihan. Perbuatan itu dilakukan lagi hingga berkali-kali. Bahkan tempatnya tidak hanya di rumah, tetapi juga di bawah pohon jagung di tegalan dan di sungai, asal ada kesempatan. Tak tahan dengan perlakuan ayahnya, Mawar kemudian bercerita kepada kakaknya Eko dan

ibu tirinya. Mendengar pengakuan korban, saudara-saudaranya, ibu kandungnya dan ibu tirinya ikut geram. Mereka sepakat melaporkan Samingan ke polisi. Di depan polisi, Samingan mengakui semua perbuatannya. Dia berdalih seperti melihat wajah istri pertamanya. "Saya khilaf. Yang saya gitukan ternyata anak kandung saya sendiri," ujar

Samingan menyesali perbuatannya. Namun, dia mengaku lupa sudah berapa kali menggagahi anak kandungnya karena saking seringnya. "Saat ini pelaku masih kami periksa, termasuk korban dan saksi-saksi. Sedang korbannya masih kami visum," jelas Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Eddy Purdianto. ■ fiq

gilan kedua nanti mereka mau datang. Keterangan saksi itu sangat kami perlukan,” ungkap AKP Didit Prihantoro, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota. Skandal PTT inilah yang membuat para pendemo kemarin mendatangi kantor Diknas Kota Kediri. Mereka mendesak aparat kepolisian segera menetapkan para tersangka serta menjebloskan ke penjara. Aksi pertama dilakukan di Kantor Polres Kediri Kota di Jl Brawijaya kemudian dilanjutkan ke Kantor Dinas Pendidikan di Jl Mayor Bismo. “Jangan biarkan para maling dan penipu rakyat bebas berkeliaran. Polisi harus menindak pelaku yang terlibat,” tandas Tomi Aribowo, yang menjadi orator aksi. Setelah berorasi, pendemo ditemui Marhaeni Sita, Kabid Ketenagaan Kantor Diknas Kota Kediri yang mewakili Kadiknas Wahid Anshori. Di hadapan massa Marhaeni Sita berjanji meneruskan tuntutan para pendemo kepada pimpinannya. Kapolres Kediri Kota AKPB MH Ritonga menjelaskan, untuk mengusut kasus skandal PTT petugas telah memeriksa sekitar 36 saksi. Para saksi telah telah dimintai keterangan tersebut terdiri para pejabat yang mengetahui proses dan prosedur pengadaan PTT. Kasus skandal PTT ilegal selain menyeret mantan Kadiknas Edy Purnomo, diduga juga melibatkan sejumlah oknum anggota DPRD Kota Kediri. Anggota dewan itu memberikan rekomendasi masuknya tenaga PTT yang kemudian dibuatkan surat tugas oleh mantan Edy Purnomo. Para anggota dewan juga yang melolos pengajuan anggaran sekitar Rp 300 juta untuk membayar gaji PTT.

Di tengah pengusutan kasus PTT, salah satu pejabat yang paling bertanggung jawab Edy Purnomo mendadak jatuh sakit. Edy dilarikan keluarganya ke ICU RSUD Gambiran pada Kamis (22/9) petang. Karena kesalahannya itu, Edy

kemudian 'dikotak' dijadikan staf ahli Wali Kota Kediri. Terkait dirawatnya Edy, dibenarkan pihak RSUD Gambiran. “Memang benar kami merawat Pak Edy, kini pasien masih dirawat di ruang ICU,” jelas Nitrasari, Humas RSUD Gambiran. ■

Soal Proyek GOR, Dewan Legowo NGANJUK - Akhirnya, DPRD Kabupaten Nganjuk 'menyerah tanpa syarat' kepada panitia lelang proyek pembangunan GOR Nganjuk, yang dinilai sarat dengan penyimpangan Sikap bertekuk lutut legislatif itu disampaikan dalam rapat gabungan Komisi A dan C dengan panitia lelang, Jumat (23/9). “Untuk itu yang sudah berjalan silakan dilanjut, dan untuk kemudian hari jika ditemukan pelanggaran dalam proyek GOR silakan didalami untuk ditempuh sesuai prosedur hukum yang ada,” kata ketua rapat Yusuf Wibisono. Sikap ini berbalik 180 derajat dari semula, di mana legislatif menunjukkan kemarahannya ketika mengetahui ada sejumlah ketidaksesuaian dengan peraturan dalam penyelenggaraan lelang tender. Bahkan legislatif merasa ditinggalkan oleh panitia lelang, karena tanpa pemberitahuan, GOR mulai dibangun. Sedangkan Komisi Pembangunan GOR, Muhammad Yasin mengungkapkan, pihaknya ditarget oleh Kementerian Olah Raga agar proyek GOR segera dilanjutkan sebelum tahun 2011 berakhir. Pasalnya, jika sampai tahun 2011 ini proyek GOR Nganjuk belum juga dilaksanakan maka dana hibah senilai Rp 4 miliar dari pemerintah pusat akan ditarik kembali ke kas negara. “Untuk itulah mengapa proyek GOR harus segera dilaksanakan secepatnya jika masyarakat Nganjuk tidak ingin rugi,” kata Yasin. ■ aru

Armada... ■ DARI HALAMAN 3

lap api. “Jumlah persis kerugiannya masih didata oleh pemiliknya,” tambahnya. Sementara itu, sejumlah nasabah dan relasi diler Armada Pagora Jaya, Jumat (23/9) pagi berdatangan ke diler yang kini kondisinya telah luluh lantak. Mereka hendak menanyakan kelangsungan pembayaran kredit yang dilakukan dengan model arisan motor. Beberapat nasabah mengaku khawatir surat-surat kendaraan-

Beristri... ■ DARI HALAMAN 3

Ternyata di rumah istri mudanya, Mawar menjadi korban nafsu ayah kandungnya itu. Ketika rumah dalam keadaan sepi, Samingan menyelinap masuk ke kamar Mawar dan, dengan ancaman gadis itu dipaksa meme-

Penyidik... ■ DARI HALAMAN 3

pertama Rp 10 juta, setelah SK keluar kami bayar lagi Rp 10 juta,” tuturnya beberapa waktu lalu. Namun, GT akhirnya kecewa ternyata janji manis oknum anggota dewan tersebut justru merugikannya. Karena selama menjadi PTT selain tidak menerima bayaran juga harapannya menjadi PNS pupus karena kasusnya keburu terbongkar. Meski dalam posisi dirugikan GT bersama teman-temannya enggan melaporkan kasus itu kepada polisi. Karena selain diancam dengan pasal penyuapan yang bakal menjadi bumerang, masih dijanjikan uangnya akan dikembalikan. Kini pengusutan kasus PTT telah memasuki babak baru karena polisi telah memeriksa 36 saksi. Termasuk delapan anggota dewan tiga di antaranya pimpinan dewan yakni, Woro Reny Pramana, Ketua DPRD Kota Kediri, Nurudin Hasan dan Sholahudin Faturohman keduanya Wakil Ketua DPRD Kota Kediri. Serta lima anggota DPRD Kota Kediri terdiri, Huda Salim, Muhaimin, Andrian Sayogo, Ni Made Susilawati dan Sriana. Meski puluhan saksi telah dimintai keterangan, justru saksi korban belum ada yang bersedia memenuhi panggilan penyidik. Pada panggilan pertama pekan lalu dari 10 saksi yang dipanggil tidak ada yang datang. Petugas telah melayangkan panggilan kedua kepada saksi korban untuk dimintai keterangan lagi Senin (26/9) mendatang. “Kami tidak tahu alasannya para saksi itu tidak mau datang, mudah-mudahan pang-

surya/david yohanes

KORBAN HARIMAU - Beberapa foto yang menunjukkan bangkai kambing milik warga yang menjadi santapan hewan buas. Warga meyakini itu ulah hewan jadi-jadian, tetapi dinas peternakan menduga harimau. ronda warga pernah mencurigai sesosok binatang berkaki empat yang berada dekat kandang kambing. Saat dikejar, binatang tersebut mirip anjing, tetapi mempunyai bulu yang sangat lebat. Karena tidak juga mendapat jawaban tentang hewan misterius tersebut, muncul anggapan di antara warga jika hewan tersebut adalah grandhong. Jenis binatang jadi-jadian yang berasal dari manusia yang tengah mem-

Uang... ■ DARI HALAMAN 3

lian sebesar Rp 2 juta. Selanjutnya disusul uang angsuran total sebesar Rp 2,687 juta. "Tapi, hingga sekarang sepeda motor yang kami beli tidak kunjung datang, sampai-sampai anak kami terus bertanya-tanya kapan motornya tiba. Eh ternyata karyawan Adira itu membawa lari uang angsuran pembelian sepeda motor kami,” kata Sodiq yang kebingungan. Semakin siang jumlah nasabah yang mendatangi kantor

pelajari ilmu hitam. Kabag Humas Pemkab Trenggalek, Yoso Mihardi mengatakan, Dinas Peternakan sudah merespon kejadian ini. Dari data yang ada, tercatat sudah 50 ekor kambing yang menjadi korban. Namun, Yoso menegaskan, ternak warga mati karena diterkam binatang buas. Namun, hingga kini belum dipastikan, jenis binatang tersebut. Untuk itu Yoso menegaskan, agar masyarakat tidak melaku-

kan perburuan terhadap hewan pemangsa tersebut sebab harimau Jawa termasuk binatang yang langka dan dilindungi. Hewan tersebut diyakini selama ini hidup di hutan-hutan pegunungan yang meliputi sebagian besar Kecamatan Watulimo. Namun, karena perubahan kondisi hutan yang rusak, ditambah kekeringan yang terjadi membuat binatang pemangsa ini meninggalkan hutan. ■ st37

Adira semakin banyak. Hal itu membuat petugas dari Polres Nganjuk datang untuk mengamankan kantor Adira. Sekitar pukul 11.00 WIB sejumlah karyawan Adira Finance menemui para nasabah. Mereka meminta satu persatu nasabah masuk ke dalam ruang untuk menyelesaikan persoalan. Namun, bukanya penyelesaian yang diterima para nasabah. Mereka diminta membuat surat pernyataan yang intinya menyalahkan nasabah karena menyetor uang angsuran ke Yuni. “Ini sudah keterlaluan, seolah Adira mau lepas tanggung jawab

melaui surat pernyataan tersebut, nasabah yang kena tipu karyawannya tetap diwajibkan membayar angsuran beli sepeda motor,” kata Sukarsih warga Desa Jatirejo Kecamatan Loceret. Salah satu perwakilan Adira Finance cabang Nganjuk yang tidak mau disebut namanya, menemui nasabah meminta waktu hingga tanggal 7 Oktober 2011 untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Karenanya, belum ada keputusan apa pun dari manajemen Adira Finance terkait persoalan tersebut. Para nasabah dengan berat hati membubarkan diri. ■ aru

Pemkot Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Pada Pengusaha BLITAR-SURYA Pemerintah Kota Blitar melakukan sosialisasi pengelolaan lingkungan kepada para pengusaha di kota Blitar, termasuk para pengusaha rokok. Acara sosialisasi yang dilakukan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kota Blitar yang diselenggarakan di Hotel Puri Perdana Kota Blitar, Senin (19/9) tersebut diikuti oleh puluhan pengusaha di Kota Blitar sepenuhnya didanai dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2011. Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Blitar, Ir Made Sukawardika Dipl SE mengatakan, kegiatan itu lebih sebagai upaya untuk mengajak para pengusaha agar dapat menciptakan usaha yang Pro Lingkungan. Karena apapun jenis usaha yang dilakukan diharapkan tidak menimbulkan akibat negatif terhadap lingkungan. Ditambahkan Made, kegiatan tersebut segaja dikemas dengan menghadirkan pemateri yang ahli dibidangnya. Yakni dari Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Unibraw Malang di bawah pimpinan Suwasono Heddy. Para narasumber mengupas tuntas pentingnya memperhatikan lingkungan saat mendirikan usaha. Seperti mengantongi izin untuk Upaya Kelola Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan serta Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan. Persyaratan itu penting sebagaimana amanah penerapan UU nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pengelolaan lingkungan, menurut Made, harus

WORKSHOP - Ir Made Sukawardika Dipl SE, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Blitar (tengah) saat memberikan Sambutan pada pelaksanaan Workshop Lingkungan.

dilakukan secara sistematis dengan aturan secara terkait. Bahkan untuk pengawasan air, terutama air limbah, kantor LH bekerjasama dengan Jasatirta. Dan apabila terjadi pencemaran, maka sangsi bisa langsung diterapkan karena dalam UU Nomor 32 ini sangsi telah disebutkan dengan tegas. Karena saat ini terjadi fenomena perubahan iklim yang mengakibatkan pada sumber daya air banyak mengalami perubahan terutama kuantitas air yang tersedia. Sehingga air tanah semakin sulit diperoleh. Untuk itu kita harus sadar. Bagaimana kita dapat memanfaatkan sumber daya secara efisien dan tidak melakukan pencemaran. “Kondisi itu juga sesuai dengan visi misi Walikota tentang penegakan hukum lingkungan,” tutur Made. ● Adv


6 Sidoarjo

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Perbup Soal Minimarket Tak Dipatuhi

lintas SIDOARJO Cemburu SMS, Pukul Wajah Istri

SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo bakal menghidupkan lagi program jalur bebas kendaraan (car free day) setiap pekan, mulai Oktober. Selain mengurangi polusi udara, program itu juga memungkinkan jalan dipakai sarana olahraga atau rekreasi keluarga. Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, M Husni Thamrin, menuturkan, ruas jalan yang akan bebas kendaraan mulai Minggu, 2 Oktober, adalah Jl Sultan Agung dan Jl Cokronegoro. Kedua jalan dipilih karena tidak terlalu ramai dan banyak permukiman warga serta dekat alun-alun. Sebelumnya, program serupa pada Agustus 2009, berlokasi di sepanjang Jl Pahlawan. “Mulai Oktober dan seterusnya, masyarakat Sidoarjo bisa menikmati car free day,� tutur Husni Thamrin, Jumat (23/9). Dijelaskannya, car free day dimulai pukul 06.00 sampai 09.00. Konsekuensinya, akan ada pengalihan arus lalu lintas ke Jl Husni Thamrin tembus Jl A Yani. Sedang pengguna jalan dari Jl Jenggolo akan menuju Jl Sultan Agung dan Jl Cokronegoro akan dialihkan lewat Jl Lingkar Barat. Program yang mandek hampir dua tahun itu untuk mendukung penerapan hidup sehat atau 'program langit biru'. “Salah satunya ya dengan car free day,� kata Husni. ■mif

surya/anas miftakhudin

LENGANG - Jl Sultan Agung atau seputaran Alun-alun Sidoarjo ini bakal dipakai acara car free day, 2 Oktober.

2 dari 30 Lahan Terima Konsinyasi SIDOARJO - SURYA Upaya Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) membebaskan sisa lahan proyek arteri Porong tampaknya bakal tak mulus. Indikasinya, 30 lahan yang dibebaskan dengan jalur konsinyasi, hanya dua lahan yang menerima. Bahkan sebidang lahan batal dikonsinyasi karena pemiliknya sudah ganti. Itu terungkap saat tim juru sita Pengadilan Negeri Sidoarjo bertemu para pemilik lahan di Balai Desa Kesambi, Porong,

Jum’at (23/9). “Lho, lahan itu sudah haknya Pak Mukhlas,� ucap Yunus Susanto, kuasa hukum pemilik lahan, ketika mendengar juru sita menyebut lahan itu atas nama Santumi bin Tamin, warga Desa Kesambi. Yunus lalu menyodorkan berkas kepemilikan tanah atas nama Muhklas, warga Kelurahan Juwetkenongo, Porong. Juru sita mengecek dan benar. Yunus dan koleganya, Dwi Sanjoto, menjadi kuasa hukum bagi sembilan pemilik lahan. Kata Yunus,

delapan kliennya yang lain juga menolak konsinyasi. Penolakan serupa juga disampaikan delapan pemilik lahan warga Desa Kalisampurno. “Alasannya sama, karena mereka belum pernah membuat kesepakatan harga dengan P2T,� bebernya. Sedangkan H Malik, pemilik dua berkas, menerima tawaran konsinyasi, masing-masing Rp 179 juta dan Rp 24 juta. “Saya setuju lahan saya dibeli, tapi kok bangunannya belum,� protesnya. ■ain

Urus IMB Bisa di Kantor Kecamatan SIDOARJO - SURYA Masyarakat yang hendak mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebentar lagi tak perlu harus ke Kantor Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Sidoarjo di Jl Pahlawan, melainkan cukup ke kantor kecamatan setempat. “Ini upaya mendekatkan dan melayani masyarakat dalam melengkapi izin bangunan,� tutur Kepala BPPT Sidoarjo, Joko Santosa, Jumat (23/9). Menurut dia, penerbitan IMB merupakan kewenangan bupati, dan kini didelegasikan kepada para camat. Para camat juga diberi wewenang mengawasi bangunan di wilayahnya, terutama yang belum memiliki IMB. “Peraturan Bupati yang mengatur pendelegasian kewenangan itu sudah ada, tinggal pelaksanaannya,� ungkapnya.

surya/mif

Joko Santosa Joko mengakui, pelaksanaan program ini membutuhkan pegawai yang andal dan anggaran. Soal pegawai, Joko merasa siap karena sudah ada pelatihan bagi tenaga kecamatan di Gedung Diklat Badan Kepegawaian Daerah (Diklat BKD) beberapa waktu lalu.

"BPPT sudah melatih dan mengajari mereka tentang cara mengukur dan menghitung bangunan saat turun ke lapangan,� jelas Joko. Mengenai anggaran, Joko sudah mengajukannya melalui rapat Perubahan Anggaran Keuangan tahun ini". Anggaran itu untuk pembelian blanko, map, surat keputusan dan lainnya,� ujarnya. Joko menjelaskan, kewenangan pihak kecamatan dalam menerbitkan IMB hanya untuk bangunan rumah tinggal yang luasnya 200 m2 ke bawah. Untuk luas di atas 200 m2 dan bangunan non rumah tinggal seperti untuk kepentingan bisnis, penerbitannya tetap di BPPT. “Di kecamatan nanti ada dua petugas yang menangani IMB. Tapi jika ada kecamatan yang belum siap, penanganannya masih di BPPT,� ujarnya. ■mif



‚  ‚ƒ„   



”

Â?

Oktober, Car Free Day Dimulai Lagi

surya/mustain

PASRAH - H Malik, pemilik dua bidang lahan menerima tawaran ganti rugi konsinyasi yang disampaikan juru sita Pengadilan Negeri Sidoarjo, di Balai Desa Kesambi, Porong, Jumat (23/9). Lahannya akan dipakai arteri Porong setelah jalan tol Surabaya-Pasuruan terpenggal akibat lumpur Lapindo.



SIDOARJO - Biduk rumah tangga yang dibangun selama tiga tahun terancam pecah hanya karena layanan pesan singkat (SMS). Itu setelah Lutfi (25), warga Desa Sidokare, Sidoarjo, tega menghajar istrinya, Miftahul Jannah (22). Pemicunyaa, dia cemburu karena korban sering menerima pesan singkat dari lelaki lain. Penganiayaan kategori kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu bermula saat pelaku memergoki pesan singkat yang ia sangka dari lelaki lain di telepon seluler istrinya, Sabtu (17/9) lalu. Entah bagaimana kalimatnya, pelaku marah. Telepon seluler dia lempar. Adu mulut terjadi. Tetapi kata-kata saja tak cukup mengurai pertengkaran. Si lelaki yang sudah pasti menang secara fisik, justru menempeleng dan memukul wajah istrinya hingga lebam. Pelaku mengaku emosinya memuncak karena istrinya tetap tidak menyebut pengirim pesan singkat itu. “Saya pun emosi, karena dia terus mengelak,� ucap pelaku di depan penyidik, di markas Polsekta Sidoarjo, Jumat (23/9). Kepala Polsekta Sidoarjo, Komisaris Mujiono, menyatakan, “Pelaku sudah diamankan setelah dilaporkan istrinya, dan kini diperiksa.� ■ain

 •

�‚…†ƒ„‡ ˆ†‰ˆŠ‹‰ ˆ†‰ˆŒŽƒ ˆ†‰‰Ž†„ ˆ†‰†ŒŽ‰ ˆ†ƒ‘†ƒŒ ’“‚…†ƒ„‡ ˆ†ƒ‘†ƒ‹

                    Â? Â?Â?Â?    ­   €

â–ş Wajib Bantu UMKM Sekitar SIDOARJO - SURYA JARINGAN minimarket bermodal raksasa turut mematikan toko-toko kelontong kecil di Sidoarjo. Ini memang kenyataan lama. Kenyataan lainnya, ada Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2011 tentang Penataan Minimarket namun tak dipatuhi dan ditegakkan. Lazim diketahui, minimarket yang disokong modal besar merangsek hingga pedesaan, berdiri di kampung-kampung padat penduduk. Mereka merebut potensi pelanggan toko-toko kecil. Ibarat pertandingan tinju, pemain beda kelas dibiarkan bertarung tanpa proteksi. Hasilnya mudah ditebak: pemain kelas ringanlah yang akan knockout alias KO. Jatuh tersungkur. Modal besar memungkinkan juragan minimarket mengambil rentang laba yang sedikit sehingga harga jualnya lebih rendah dibanding toko biasa. Ditambah fasilitas kenyamanan saat belanja di minimarket, toko kelontong rakyat pun makin tak memikat. “Ini yang sangat memprihatinkan. Toko kecil yang modalnya juga kecil, lambat laun mati karena dagangannya tidak laku,â€? tutur Sekretaris Komisi B DPRD, Aditya Nindiyatman, Jumat (23/9). Menurut Ketua PKS Sidoarjo ini, Bab IV Pasal 7 dalam peraturan bupati tentang penataan minimarket, sebenarnya mengatur pula soal kemitraan usaha. Yakni, minimarket diwajibkan menggalang kemitraan dengan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Bentuknya bisa membantu memasarkan barang produksi UMKM atau menyediakan ruang usaha dalam areal minimarket. Bahkan tertera juga kewajiban mendampingi UMKM dari sisi manajemen, membantu

rombong atau etalase, memasok barang bagi pedagang kecil di sekitarnya serta mengutamakan tenaga kerja setempat. Faktanya, tidak semua aturan itu dipatuhi minimarket. “Apalagi penggunaan tenaga kerja setempat yang tidak termonitoring dan terevaluasi dengan baik,� sesalnya. Itu sebabnya, Aditya usul agar peraturan bupati ini ditingkatkan jadi Peraturan Daerah yang memuat sanksi. “Peraturan bupati hanya sanksi administratif yang lemah. Derasnya minimarket juga harus dilihat sebagai bagian dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Tetapi dampaknya kepada pedagang kecil juga harus dilindungi. Itulah salah satu fungsi negara kepada masyarakatnya,� ucapnya. Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Sidoarjo, Joko Santosa, mengakui, dari ratusan minimarket di Sidoarjo, hanya beberapa minimarket yang belum berizin sehingga akan ditindak. “Kami sudah menyurati Pengawasan Bangunan Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang serta Satuan Polisi Pamong Praja,� tutur Joko Santosa. Menurut dia, saat ini setidaknya ada tujuh minimarket yang sedang mengurus perizinan. “Minimarket yang tak berizin sudah kami minta agar segera ditindak. BBPT hanya memproses mengenai perizinan,� ungkapnya. ■mif


7 Gresik

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Belanja Pegawai Saja Tembus Rp 676 Miliar

lintas GRESIK Uang Pasien Miskin Dikembalikan GRESIK - Kepala Dinas Kesehatan Gresik, Soegeng Widodo, mengakui ada kesalahan di Puskesmas Sangkapura, Pulau Bawean hingga menagih biaya obat Rp 740.000 kepada pasien miskin. Itu sebabnya, biaya obat itu sudah ikembalikan kepada pasien bernama Ali alias Auk-Auk (60), warga Batusendi, Desa Sidogedungbatu, Sangkapura. "Uangnya sudah dikembalikan dan nanti Warga Puskesmas yang klaim pemegang ke kami," ujar Soegeng, Jumat (23/9). Ia menekartu gaskan, prosedur yang Jaminan benar adalah warga peKesehatan megang kartu Jaminan Masyarakat Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) tetap ha(Jamkesmas) tetap rus digratiskan. Jika harus digratiskan. Jika ada pembiayaan atau ada pembiayaan atau pembelian obat mandiri pembelian obat mandiri di luar Puskesmas, biaya itu bisa diklaimkan di luar Puskesmas, ke Dinas Kesehatan. biaya itu bisa Seperti diberitakan, diklaimkan ke Dinas keluarga Ali dari Pulau Kesehatan. Bawean menyeberang ke Gresik guna melaporkan soal ini kepada anggota DPRD, Kamis (22/9). Selain sudah renta, Ali juga menderita tuna wicara. Lelaki yang belum menikah itu bekerja sebagai nelayan, tetapi juga sering mengabdi sebagai penjaga air yang disalurkan ke rumah warga di kampungnya. Usai mendapat laporan, anggota DPRD Gresik berniat mengecek langsung ke Bawean dan selanjutnya menanyakan soal ini ke Dinas Kesehatan. ■ rey

Siswi SMA Hilang Sepekan, Baru Dilaporkan GRESIK - Avrilia Putri Mandasari (17), putri Arientha Yudi Irwantono (43), warga Jl Ikan Krapu Timur, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, dilaporkan hilang mulai Sabtu (17/9) hingga Jumat (23/9). Avrilia adalah siswi kelas 3 IPS 1 di SMA Yayasan Wisma Semen Gresik (YW SG). Menurut Pamudji Selamet (66), kakek Avrilia, cucunya masih di rumah bersama ayahnya, Kamis (15/9), pukul 19.30 WIB. Tak lama kemudian, Yudi ke Pasar Gresik untuk membelikan keperluan Avrilia. “Sekitar pukul 20.00 WIB, Avrilia susurya/repro: sugiyono dah tidak di rumah. Dia PULANGLAH - Avrilia Putri keluar tanpa izin,” ujar Mandasari yang bikin bingung Yudi di Markas Polsek orangtuanya karena menghilang Gresik, Jumat (23/9). tanpa pamit sepekan ini. Sedangkan Yudi menerangkan, selama ini Avrilia memang sering tidak pulang hingga beberapa hari karena izin menginap di rumah temannya. “Tapi sekarang, beberapa teman dan keluarga saya dihubungi tidak tahu keberadaan Avrilia," imbuhnya. Setelah sepekan tidak diketahui kabarnya, Yudi baru melaporkan ke Markas Polsek Gresik. Kepala Polisi Sektor Gresik, Ajun Komisaris Mulyono, mengatakan, berdasarkan laporan Yudi, anak buahnya masih menyelidiki barang–barang yang dibawa pergi. “Pencarian kami lakukan dengan menginformasikan identitasnya ke semua Polsek di seluruh Gresik,” katanya. ■ st38

surya/sugiyono

JADI ARANG - Puing kebakaran rumah yang dikontrak pedagang tempe penyet, Maskur (29), di Jl Kartini Gang I, Kelurahan Tlogopatut, Kecamatan Gresik, Jumat (23/9) dini hari. Hartanya yang selamat hanya 4 tabung gas, 50 kg beras, juga anak dan istrinya. Adapun motor Suzuki Satria-nya terbakar. Selain itu, api juga membakar tiga rumah nonkontrakan lainnya.

Lihat Foto Polisi, Tertipu Rp 212 Juta

► Akibat Ingin Anak Masuk Polri GRESIK - SURYA NARWI (59), warga Pengalangan, Kecamatan Menganti, tertipu Rp 212 juta hanya karena melihat foto Pupung Ekajati Purwantisari (37) bersama pria yang disebut suaminya berpangkat AKBP Drs Sufadhelan MSi dan bertugas di Polda Jatim. Narwi merogoh kocek hingga ratusan juta itu demi memenuhi ambisi mimpi anak lelakinya, Muhammad Arifin Ardiansyah, yang ingin menjadi polisi. Narwi pun menempuh segala cara. “Awalnya saya dikenalkan oleh Siswantoro dari Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti. Saya kemudian sering kontak dengan Pupung yang akrab dipanggil Bu Fadhelan," ujar Narwi ketika dihubungi Surya, Jumat (23/9). Meski baru berkenalan, Narwi bersama anaknya mendatangi rumah Pupung di Jl Raya Kembangan Asri, Perumahan Griya Kembangan Asri (GKA), Kecamatan Kebomas, Gresik. “Saat di rumah Pupung, saya tidak per-

nah bertemu Sufadhelan, tetapi saya tetap percaya karena melihat foto Pupung bersama polisi dan diberikan kartu nama AKBP Drs Sufadhelan MSi,” imbuhnya. Menurut dia, Pupung juga sangat meyakinkan ketika berjanji bahwa bisa memasukkan Arifin sebagai anggota Polri tanpa melalui tes. Syaratnya; bayar uang. “Semuanya dibeli dengan uang sehingga tidak memakai tes,” ujar Narwi, menirukan ucapan Pupung di rumahnya. Penyerahan uang terjadi beberapa tahap. Mula-mula Rp 65 juta, kemudian Rp 7 juta pada bulan Maret 2010, Rp 4,58 juta pada Desember 2010, lantas Rp 1,5 juta pada Januari 2011, dan Rp 8,5

juta pada April 2011. Selanjutnya, Rp 2,5 juta pada Mei 2011, dan Rp 3,55 juta pada Juli 2011. Total jenderal Rp 212.130.000. “Karena hampir satu tahun Arifin tidak dipanggil menjadi polisi, saya baru sadar telah tertipu,” jelasnya usai melapor ke polisi, Pupung pun digerebek di rumahnya pada Kamis (15/9) pukul 06.00 lalu dan ditahan sampai kini. Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Kebomas, Komisaris Yulianto, menyatakan, semua orang bisa membuat atau mencetak foto atau kartu nama sesuai yang diinginkan. “Entah bergambar polisi atau orang lain, sekarang teknologi sudah canggih,” ujarnya. Ia menambahkan, Pupung saat ditanya mengenai Kartu Penunjukkan Istri (KPI) anggota Polri, juga tidak bisa menunjukkan. “Jadi, dia hanya mengaku-ngaku saja sebagai istri polri,” imbuhnya. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Rachmat Mulyana juga membantah ada koleganya bernama Sufadhelan dengan pangkat Ajun Komisaris Besar. Masalahnya, sejauh ini polisi juga belum mengungkap identitas lelaki yang diakui Pupung sebagai Sufadhelan itu. ■ st38

GRESIK - SURYA Upah pegawai negeri sipil terus menerus menjadi anggaran terbesar. Ini terlihat dari data Perubahan APBD 2011 yang disahkan lewat rapat paripurna di Gedung DPRD, Jumat (23/9). Pada pos belanja tidak langsung tercantum anggaran Rp 859,9 miliar, tetapi untuk belanja pegawai saja Rp 601,6 miliar. Sedangkan pada pos belanja langsung yang totalnya Rp 470,2 miliar, untuk belanja pegawai saja Rp 74,9 miliar. Jadi, total dana untuk pegawai saja tembus Rp 676,4 miliar. Sebagai perbandingan, pada pos lain seperti belanja barang dan jasa tercantum hanya Rp 224,3 miliar dan belanja modal sebesar Rp 158,5 miliar. “Ini berarti anggaran terbesarnya untuk kegiatan dan program yang tidak terhubung langsung dengan peningkatan mutu dan pengadaan sarana dan prasarana untuk peningkatan pelayanan pada masyarakat,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD, M Syafi’ AM, usai rapat paripurna. Menurut dia, anggaran pos

belanja langsung bagi pegawai sebenarnya bisa ditekan. “Pola ini harus diubah dengan memberi porsi lebih besar untuk belanja modal, mengurangi belanja pegawai dan belanja barang dan jasa pada pos belanja langsung,” tambahnya. Wakil Bupati M Qosim mewakili Bupati Sambari Halim Radianto yang sedang di Amerika Serikat, saat rapat paripurna menganggap bengkaknya pos belanja pegawai merupakan hal biasa di semua daerah. “Yang penting, ke depan semangatnya akan mengurangi hal itu, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2015, tiap tahun pos belanja pegawai akan dikurangi dan mungkin tahun 2013 sudah bisa kecil nilainya,” terang Qosim. Seperti diberitakan, pemborosan anggaran tidak hanya pada sisi belanja pegawai, tetapi juga belanja 42 mobil dinas untuk anggota DPRD yang lebih dari Rp 8 miliar. Anggota DPRD dan pejabat eksekutif juga membahas soal ini sampai ke Tretes, Pasuruan. ■ rey


8 Jawa Timur

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Hanya Ingin Warga Terima Uang Penuh

lintas jatim Lima Doktor Jadi Bacarek JEMBER - Lima doktor Universitas Jember (Unej) yang mengambil formulir pendaftaran pemilihan rektor mengembalikan formulir calon rektor (bacarek) ke panitia. Sebelumnya, sembilan orang telah mengambil. Kelima orang itu, Dekan Fakultas Hukum Prof Dr M Arief Amrullah SH MHum, Pembantu Rektor II Unej Dr Ir Jani Januar MT, Pembantu Rektor I Unej Prof Agus Subekti MSc PhD, Guru besar Unej Prof Dr Sutarto MPd, dan Pembantu Dekan I FMIPA Dr M Hasan MSc PhD. "Tahap selanjutnya mereka akan mempresentasikan pikiran dan program kerja," ujar Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unej, Andang Subahariyanto. Sebelum masuk tahapan presentasi program kerja, ada beberapa tahapan, yakni sosialisasi program kerja, pendaftaran peserta forum presentasi, dan penyerahan daftar peserta forum presentasi serta persiapan forum presentasi rencana program kerja. "Yang tertarik, silakan mendaftar di setiap unit kerja," tukasnya. ■ uni

Gali Satu Meter, Temukan Gigi PASURUAN - Warga Lingkungan Gombyok, Gempeng, Bangil, digegerkan temuan tulang belulang yang diduga kerangka manusia, Jumat (23/9). Penemuan berawal dari penggalian tanah oleh pekerja untuk proyek Telkom, Kamis (22/9), tapi baru dilaporkan seusai salat Jumat. “Saat galian satu meter, saya menemukan gigi dan dilanjutkan menggali, ternyata ditemukan tulang seperti tengkorak manusia dengan posisi membujur ke arah utara. Kondisi tengkorak sudah rapuh,” terang Parwoto, salah seorang pekerja penggali. Tulang kerangka ditemukan di depan rumah tokoh masyarakat setempat, yakni Habib Idrus. Bahkan dia menyampaikan, sekitar enam bulan lalu, pernah menemukan kerangka manusia, di samping rumah, waktu hendak membuat saluran air. Kerangka itu dikuburnya kembali. "Untuk kepastiannya, kita kirimkan tulang itu ke Laboratorium Forensik di Polda Jatim," kata Kapolsek Bangil Kompol Hadi Suryo. ■ kur

Ingin Jerat Cewek, Nyaru Marinir MOJOKERTO - Ada-ada ulah Doni Mirza Arif Pratama (19), asal Desa Blimbing, Kesamben, Jombang. Untuk memikat cewek, ia menyaru sebagai marinir, lengkap dengan atributnya. Aksinya terhenti, Jumat (23/9) pagi setelah warga melapor Garnisun. Doni yang sebulan terakhir kos di rumah milik Titik, kawasan Suratan I, Kranggan, Prajurit Kulon I, Kota Mojokerto, kerap membawa masuk cewek. Warga yang resah meminta bantuan Garnisun. Saat didatangi anggota Garnisun, Doni tak bisa menunjukkan kartu anggota TNI AL. Doni menyaru marinir untuk memikat hati Nova Fahyudyawati (24), warga Jrambe, Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Pria yang bekerja sebagai mekanik di pabrik kertas di Gresik itu, membeli pakaian ‘dinas’ TNI AL, lalu dijahitkan. Pada April 2011, ia kenal Nova di kafe di Jalan Majapahit. “Pelaku memakai pakaian sersan kepala Koprs Marinir, tapi bukan anggota," ujar Kasat Reskrim AKP Luwi Nur Wibowo. ■ bet

surya/rivai

TINJAU RTLH - Gubernur Jawa Timur Soekarwo didamping Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko dan Pangdan V/Brawijaya Mayjend TNI Gatot Nurmantyo serta Bupati Sumenep Busyro Karim meninjau program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Batang-Batang Daya, Sumenep, Kamis (23/9).

surya/edhi prasetyo

TAK BERFUNGSI - Proyek pembangunan dermaga Pantai Boom yang menelan Rp 67,6 miliar terhitung sejak 2007 sampai 2011, tetap belum berfungsi untuk dilewati ratusan kapal nelayan, Jumat (23/9). Malahan, ribuan kubik pasir laut menumpuk di muara pintu masuk dermaga.

Orangtua Nur Pilih Jalur Hukum

► Kasus Salah Pemberian Obat

PROBOLINGGO - SURYA PERSETERUAN antara RSUD Dr Muhammad Saleh dengan orangtua Nur Ahmatullah (3,5), pasien yang meninggal dunia, karena diduga malapraktik, kian meruncing. Tria Eka Sukma (33) dan Ita Kurnia (33), orangtua korban akan menuntut secara hukum. Pernyataan pasutri yang tinggal di Jl Bengawan Solo, Kedopok ini, berbeda dengan sebelumnya, Rabu (21/9). Saat itu, melalui M Hadun, kuasa hukumnya, Tri Eka memberi kesempatan RSUD untuk berdialog dan diselesaikan secara kekeluargaan. Sikap melunak ini sekarang berbalik 180 derajat. Keduanya sepakat untuk mengakkhiri kemelut ini secara hukum. Rancananya, Tri Eka bersama kuasa hukumnya akan melaporkan Dian, perawat yang menangani anaknya ke polisi. “Ya, tunggu aja. Insya-Allah minggu depan,” aku Tri Eka, Jumat (23/9). Keputusan ini dipilih setelah Tri Eka menerima surat tanggapan dari RSUD, Kamis (22/9). Surat bernomor 180/863/425.208/2011 itu terkesan pihak RSUD tidak pernah melakukan kesalahan dalam menangani Nur Rahmatullah. Pada poin kedua, RSUD telah

melakukan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien, termasuk kepada Nur Rahmatullah. Sedang pada poin ketiga, pemindahan Dian, perawat yang menangani pasien Nur R, atas permintaan Dian sendiri, bukan karena telah melakukan malapraktik. Yang bersangkutan dipindahtugaskan ke bagian nonpelayanan terhitung sejak, 15 Agustus 2011. Sebelumnya Dian bertugas di bagian keperawatan. Sedang pada poin keempat, RSUD tidak akan menghalanghalangi atau membiarkan niat dan upaya Tri untuk menempuh jalur hukum. Padahal, sebelumnya pasutri ini membuka ruang untuk diselesaikan secara kekeluargaan. “Ini kan nantang Pak. Yah, kita layani,” jawab Tri Eka. Ia kemudian menceritakan kejadian yang menimpa anaknya, Senin (26/6), pukul 18.00 WIB, dirinya bersama Puput, anak pertama dan Nur Rahmatullah anak ketiga hendak membeli mi

ayam. Ketiganya kemudian naik sepeda onthel. Dalam perjalanan pulang, kaki Nur masuk jeruji sepeda. Tumit kanannya luka. Merasa tidak ada kelainan, selama tiga hari putra bungsunya itu diobati dan dirawat di rumah. Pada hari keempat yang bersangkutan kejang-kejang, dan sore itu, Minggu (30/6), pukul 05.00 WIB, Nur dilarikan ke RSUD Dr Muhammad Saleh. Setelah dirawat di sana, kondisinya mulai membaik. Pada pukul 08.30 WIB, Nur yang diketahui tetanus, diberi obat Piniciline Procain (PPC) oleh Dian, perawatnya. Obat itu dimasukkan melalui infus. Tak beberapa lama, Nur kejang-kejang dan suhu tubuhnya terus naik. Meski memburuk, menurut Ita Kurnia, orangtua Nur, perawat yang menangani tidak memberi tindakan apa-apa. “Loh, obatnya kok dimasukkan melalui infus,” cerita Ita saat menegur Dian, siperawat anaknya. Dian datang setelah sebelumnya pergi ke ruang perawat untuk menanyakan dimasukkan melalui apa PPC itu. “Setelah datang, Dian minta maaf atas kekeliruannya memasukkan obat PPC," cerita Ita. Nur mengembuskan napas terakhir pukul 17.30 WIB. Ia baru mendapat tindakan, masuk ICU pukul 17.00 WIB, setelah kejang dari pukul 08.00 WIB. Atas kejadian ini, Ita mengaku terpukul dan berencana pindah ke Lamongan, tanah kelahirannya. ■ st35

BANGKALAN - SURYA Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) tidak pernah menahan, apalagi menghambat atau mempersulit pencairan ganti rugi. "Kita ingin dalam pembebasan lahan ini, dana itu betulbetul sampai ke masyarakat sesuai jumlah yang ditentukan sesuai hak warga yang telah disepakati,” tutur Humas BPWS Faisal Yasir ketika dijumpai di Kantor BPWS, Jumat (23/9). Untuk kelancaran pembebasan lahan, BPWS telah meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Bangkalan, membentuk supervisi dari BPKP, koordinasi dengan Polda Jatim, termasuk KPK. Selain itu, BPWS melengkapi semua berkas sebagai syarat memperlancar terlaksananya proses pembebasan lahan yang telah diserahkan ke notaris. Kami segera komunikasikan

dengan notaris, berkas mana yang masih harus dilengkapi,” katanya. Pernyataan Faisal Yasir ini merupakan jawaban atas pernyataan Notaris PPAT Mohammad, yang menyatakan masih ada berkas yang belum dilengkapi dari BPWS, termasuk minimnya koordinasi antara BPWS dengan Pemkab Bangkalan. Sekdakab Bangkalan Syaiful Djamal usai salat Jumat mengungkapkan, jika legal formal sudah lengkap, notaris tidak perlu ragu menerbitkan. “Itu kewenangan ada di notaris sebagai pejabat akta tanah yang diangkat oleh menteri di bawah sumpah,” katanya. BPWS siap membebaskan lahan 40 hektare guna membangun rest area dekat Jembatan Suramadu sisi Madura, dengan membebaskan 10 hektare lahan milik delapan warga, senilai Rp 241.500 per meter. ■ st32

Dilepas Setelah Setor Ganti Rugi Rp 2 Juta SITUBONDO - SURYA Empat wanita asal Dusun Pandean, Wonorejo, Banyuputih yang diduga dipaksa menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kerincing, Pekan Baru, Riau, akhirnya dipulangkan pada Jumat (23/9). Df (19), SP (20), SA ( 28), dan MI (30), sebelumnya dijanjikan bekerja di sebuah pertokoan di Merak, Banten, dengan gaji Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per bulan. Keempat wanita itu dipulangkan setelah keluarga menyepakati perjanjian untuk membayar ganti rugi biaya operasional masing masing, Rp 2 juta kepada pihak penyalur tenaga kerjanya. Orangtua korban, Budi Santoso mengatakan, anaknya bersama tiga temannya berangkat 15 September 2011, sesudah dijanjikan bekerja di sebuah toko milik Eva. Kenyataannya, anaknya tidak dipekerjakann di toko,

melainkan disekap di sebuah rumah di kawasan hutan karet. “Saya terkejut, apalagi anak saya waktu ditelepon, menangis ketakutan,” kata Budi Santoso. Mendengar permintaan anaknya yang minta dipulangkan, Budi Santoso, berusaha menghubungi Eva. Meski Eva menyanggupi, tapi Eva meminta biaya tebusan masing-masing Rp 4 juta. “Setelah dinego, biaya operasional disepakati Rp 2 juta,” kata orang tua DF. Kakak kandung MI, Amna, mengaku terkejut saat mendengar penuturan adiknya yang dipaksa menggunakan pakaian mini. Permintaan itu ditolak karena adiknya curiga akan dijadikan wanita tidak benar. “Adik saya bingung, karena tempatnya jauh dari permukiman warga,” jelas Amna. Eva membantah empat wanita yang dibawanya dipekerjakan menjadi PSK. "Wong mereka belum bekerja,” kilah Eva. ■ izi

surya/foto

PUPUK ILEGAL - Jajaran Ditreskrimsus Polda Jatim, menangkap truk bermuatan pupuk di Jl Raya Blandongan, Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jumat (23/9). Sopir truk nopol N 8917 US, tak dapat menunjukkan dokumen pengiriman pupuk.

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Hendro - 087851322567 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

PENGOBATAN KASHMIR

Penyakit Mata dan Wasir Sembuh Tanpa Operasi

WASIR atau sering disebut ambeien (dalam bahasa inggris atau latin disebut hemorhoid) dan dalam bahasa kedokteran disebut piles adalah gangguan pada anus dimana sphinchterani atau bibir anus mengalami pembengkakan yang disetai pendarahan. Para penderita wasir yang disertai pendarahan GOVIND SINGH (TABIB) lama kelamaan bisa menyebabkan kehilangan darah yg berat atau anemia sehingga memerlukan transfusi darah. Gejala umum ambein antara lain: anus berdarah saat BAB, ada benjolan pada anus, panas atau perih saat BAB. Kini telah hadir di surabaya klinik herbal Ambeien dan mata tanpa operasi dari India,menggunakan Ramuan herbal yang di datangkan langsung dari India tepatnya dari Kashmir perbatasan antara India dan Pakistan, tanpa efek samping baik di minum yang tua maupun yang muda. Cukup 10-15 hari bagi penderita ambeien atau wasir sudah bisa merasakan perubahan yang signifikan. Hal ini juga dirasakan oleh Agung, warga Wonokromo ini sudah 10 tahun menderita ambeien

dan sudah berobat kemana-mana tapi tidak membuahkan hasil. Setelah berobat di kashmir selama kurang lebih 1 bulan, kini Agung sudah bisa beraktifitas dengan nyaman. Kashmir juga mengobati penyakit mata, seperti: katarak,gluokoma.minus, plus, silinder, mata merah, berair. Penyakit katarak sebelum menyerang mata kita menunjukkan gejala gejala seperti mata buram, banyak sekali faktor penyebabnya mulai dari keturunan sampai faktor lain yang belum diketahui, gejala umum dari katarak adalah pengliatan tidak jelas seperti terdapat kabut yang menghalangi objek, peka terhadap sinar atau cahaya, dapat melihat dobel pada satu mata, lensa mata berubah buram seperti kaca susu, katarak juga dapat terjadi pada bayi karena ibu terinfeksi virus pada saat hamil muda. Faktor penyebab katarak adalah faktor keturunan, cacat bawaan sejak lahir Untuk keluhan mata dan ambeien anda pastikan kashmir solusinya.kashmir tidak memberi janji dan garansi,tapi kashmir memberi bukti.● ikl

Hubungi segera Klinik KASHMIR di Surabaya : Jl. A.Yani no.17 Surabaya (dekat kantor Bulog). Tlp : 081235185577 atau 031-83314887 NB : KASHMIR tidak pernah memberi janji dan garansi tapi KASHMIR memberi bukti Hati – hati penipuan yang mengatas namakan klinik KASHMIR

Solusi untuk Wasir/Ambeien

5-7 Minggu, Insya Allah Sembuh Total

TERKADANG kesibukan dalam 1 botol 90 kapsul bekerja seringkali @500 mg hanya membuat kita meRp 175.000,lupakan kesehatan maupun yang sudah diri kita sendiri. Terbesar (Kronis). kadang penyakit itu  Menghentikan terlihat sepele napendarahan pada mun bisa berakibat saat BAB. fatal. Seperti ambeiMenghilangkan en. Kurang menjaga rasa sakit, nyeri, papola hidup serta pola nas gatal dll. makan yang tidak No. R N Reg. PO POM OM M: Serta mengandsehat dapat men448310129 ung EMOLIEN untuk gakibatkan penyakit yang satu ini. Akibatnya si memperlancar BAB.  Sangat aman, 100 % penderita akan merasa tidak nyaman dan malu karena rasa HERBAL / ALAMI tanpa bahan sakit yang dideritanya. Tapi kimia. Disiplin minum obat, mengikini ada solusi untuk wasir/ kuti pantangan, dan anjuambeien, PROSIR! Obat ini di formulasikan ran adalah faktor terpenting khusus untuk menyembuhkan dalam mempercepat proses WASIR/ AMBEIEN baik inter- penyembuhan. Sedia juga nal maupun eksternal TANPA utk penyakit kronis: Tumor/ Kanker, Myom, Kista, Kalenjar, OPERASI.   Dapat memasukkan Diabetes, Kolesterol, Darah kembali ujung pelepas ke Tinggi, Maag, Liver, Asam Urat, dalam dubur/ menghilangkan Batu Ginjal, Stroke, Gangguan benjolan baik yang masih kecil Saraf, jantung, dll. ● ikl GRATIS ANTAR BAYAR DI TEMPAT

Hub. Informasi dan Pemesanan: CV. NUFARINDO CITOTAMA. Jl. Siwalankerto No. 16 Surabaya (031) 8498793, 085225905969, 83730733. Semarang: (024) 6925173, 70109112, 08156620472. Malang: (0341) 8609865, 081555767243. Pasuruan: 085646763960. Madiun: 081555767243. Ponorogo: 085736859358. Kediri: 08563214280, (0354) 7635414. Ngawi: 081555767243, Trenggalek :08563214346, Jombang :081230152227, Blitar: 081359579060. Tulungagung: 08563214346, 081359579060. Probolinggo: 082131946860, Jember: 0336-881818, 085859727097.

KONSULTASI PAKAR HERBAL: 081314728217 Utk Pesanan Luar Kota, Uang transfer ke rek BRI: 0873–01–017605–53-5. AN. Sita Ismiyati CAB.WONOCOLO, Surabaya

OBAT ASAM URAT TERLARIS SAAT INI

PRO-RAT, Kapsul Khusus Penyembuhan Asam Urat Sampai Tuntas

AKHIR-AKHIR ini banyak sekali orang yang mengeluh akan kondisi tubuhnya. Terutama jika gaya hidup mengkonsumsi makan dan minum tidak diatur dengan baik. Penyakit Asam Urat menyerang tidak peduli pria atau wanita. Banyak juga yang berusaha berobat tapi tak kunjung sembuh. Kali ini ada solusi paling Osteoarthritis tepat untuk penyakit Asam Urat anda. ❑ Sudah terbukti cepat mengeliminasi kelebihan ASAM URAT dalam tubuh. BEST ❑ Sekali minum, rasa sakit, nyeri, kebas, SELLER kaku – kaku otot, kesemutan, langsung hilang. ❑ Menyembuhkan radang / bengkak pada persendian & rheumatik. ❑ Menyempurnakan kembali bentuk dan posisi tulang sendi yang bengkok. ❑ Menghilangkan krepitasi (bunyi tulang saat bergerak). ❑ Dapat menyembuhkan pengapuran, gangguan otot dan sendi encok, sakit pinggang, sakit tulang, gerak yang lamban,lemah, lesu, dll. ASAM URAT, Herbal / Alami, Tanpa Efek Samping. DIJAMIN Anda dapat MENIKMATI hari – hari SEHAT tanpa rasa SAKIT. 1 Botol 90 Kapsul @ 500 mg hanya Rp. 175.000,- . z ikl

Ingin hilangkan derita rheumatik dan asam urat minumlah Pro-Rat GRATIS ANTAR BAYAR DI TEMPAT Hub. Informasi dan Pemesanan: CV. NUFARINDO CITOTAMA. Jl. Siwalankerto No. 16 Surabaya (031) 8498793,

085225905969, 83730733. Semarang: (024) 6925173, 70109112, 08156620472. Jombang : 0321-6961652, 081230152227. Madiun: 081555767243. Ponorogo: 085736859358. Kediri: 08563214280, (0354) 7635414.

Ngawi: 081555767243, Trenggalek :08563214346, Tulungagung: 08563214346, 081359579060. Malang: (0341) 8609865, 081555767243. Blitar: 081359579060. Pasuruan: 085646763960. Probolinggo: 082131946860, Jember : 0336-881818, 085859727097

KONSULTASI PAKAR HERBAL: 081314728217 Utk Pesanan Luar Kota, Uang transfer ke rek BRI: 0873–01–017605–53-5. AN. Sita Ismiyati CAB.WONOCOLO, Surabaya


9 Jawa Timur

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Lelang BBP2TP Sarat KKN

lintas jatim IMM Bantah Pukul Anggota HMI PONOROGO - Para aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ponorogo membantah bahwa anggotanya memukul aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ponorogo, sebagaimana laporan anggota HMI ke Polsek Siman, Senin (19/9) sore lalu. Mereka mengaku, jika dalam laporan penistaan atribut organisasi, justru anggota aktivis IMM yang menjadi korban pemukulan. Ketua IMM Cabang Ponorogo, Wasis Pranata, mengatakan, pihaknya tidak menginginkan kasus penistaan organisasi dan penganiayaan itu berlarut-larut dan harus segera didamaikan. Alasannya, kedua organisasi dan kedua oknum anggotanya masih satu almamater. "Kami hanya mengingatkan untuk melepas banner lewat telepon, namun tidak dihiraukan. Saat dikasih batas waktu juga belum dilepas. Akhirnya, sekitar Sabtu (20/9) dini hari itu dilepas. Sabtu malam, pelaku penganiayaan mendatangi korban di sekretariat Mastamaru dan terjadi cekcok mulut yang berlanjut pemukulan," tandas Wasis. ■ wan

Mahasiswa Undar Turun Jalan

surya/m taufik

SALAHI BESTEK - Para anggota Komisi D, DPRD Tuban saat menggelar sidak terhadap proyek pembangunan jembatan yang diduga menyalahi bestek

JOMBANG - Puluhan mahasiswa Universitas Darul Ulum (Undar) unjuk rasa di depan gedung DPRD setempat, Jumat (23/9). Karena gagal masuk halaman akibat pintu pagar ditutup dan dijaga polisi, sebagian mahasiswa nekat memanjat pagar dan orasi di atasnya. Mahasiswa mengkritisi kebijakan sektor pendidikan. Unjuk rasa dimulai dari depan kampus Undar di Jalan Merdeka. Selanjutnya, puluhan mahasiswa yang memakai jaket almamater warna kuning ini berjalan kaki menuju kantor DPRD di Jalan Wahid Hasyim. Selama perjalanan mahasiswa menggelar spanduk tuntutan serta berorasi secara bergantian. Sesampai di depan gedung DPRD, mereka terhenti karena pintu pagar gedung dewan tertutup. Mahasiswa mengajukan empat tuntutan, yakni hapus Badan Layanan Umum Pendidikan, pendidikan gratis dan berkualitas bagi yang kurang mampu, wujudkan pemerataan pendidikan, serta stop pungli dalam dunia pendidikan. ■ uto

surya/sutono

ORASI - Seorang mahasiswa Undar memanjat pagar DPRD dan berorasi dari atas saat berdemo di depan gedung DPRD Jombang Jumat (23/9)

Krisis Air Meluas ke 12 Kecamatan BOJONEGORO - Krisis air bersih di Kabupaten Bojonegoro terus meluas akibat musim kemarau yang tak kunjung usai. Hingga kini kekeringan di Bojonegoro telah merambah 12 Kecamatan yang meliputi 4.900 kepala keluarga (KK) di 30 desa yang mengalami krisis air bersih. Dari 12 Kecamatan yang dilanda kesulitan air itu, antara lain, terakhir adalah Kecamatan Kedewan dan Ngraho. Sedangkan 10 lainnya yang sudah sejak beberapa waktu lalu mengalami kekeringan antara lain Kecamatan Kedewan yang berada di daerah perbukitan tandus, Ngraho berada di dekat Sungai Bengawan Solo. Dan wilayah-wilayah lain seperti Kecamatan Bubulan, Kedungadem, Sugihwaras, Ngasem, Temayang, Kepohbaru, Sukosewu, Kasiman, Tambakrejo, dan Purwosari. Dwi Hartiningsih, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Peningkatan Kesejahteraan Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial Pemkab Bojonegoro menyampaikan, pemkab terus menyuplai air bersih di daerah-daerah dengan dilakukan secara bergiliran. ■ ufi

Proyek Salahi Bestek

►Cor Jembatan Besowo Mrotoli

TUBAN - SURYA PERSOALAN pengurangan bestek pada proyek bangunan merupakan kejadian klasik yang sulit diberantas. Pasalnya kontraktor sendiri serba salah, mulai proses pengerjaan proyek, dana yang ada semakin mengecil, karena harus bayar sana-sini. Proyek pembangunan jembatan di Desa Besowo, Kecamatan Jatirogo, Tuban diketahui tidak sesuai bestek. Hal itu terungkap saat Komisi D DPRD Tuban menggelar Sidak (Inspeksi Mendadak) di proyek pembangunan jembatan senilai Rp 379.000.000 yang dikerjakan oleh CV Ampuh, Jumat (23/9). Saking parahnya, ketika sejumlah anggota dewan mencoba

mengukur kekuatan bangunan proyek dengan memukul menggunakan tangan kosong, bangunan jembatan mrotoli. “Dugaan kami, jelas proyek ini menyalahi bestek. Terbukti, saat dicoba dengan dipukul menggunakan tangan kosong aja sudah mrotoli,” terang anggota Komisi D, Sunoto usai Sidak. Rapuhnya bangunan jembatan yang dibiayai APBD Tuban

ini diduga lantaran campuran bahan bangunan yang sengaja dikurangi. Salah satunya pasir yang dipakai adalah pasir yang halus. Padahal, seharusnya menggunakan pasir kasar. Selain itu, juga ada beberapa kejanggalan lain yang berhasil ditemukan para anggota dewan. Perusahaan yang menggarap proyek tersebut ditengarai berusaha mendapat keuntungan lebih besar dengan cara mengurangi atau mengganti bahan bangunannya. Sidak yang diikuti oleh sembilan orang anggota dewan itu juga sempat menemukan kebingungan lantaran para pekerja mengaku tidak tahu ketika ditanya perusahaan yang mengerjakan proyek. “Para pekerjanya mengaku tidak ada yang tahu perusahaan yang mengerjakan. Malahan, kita dapat informasi bahwa proyek itu dikerjakan oleh CV Ampuh dari warga setempat,” sam-

bung kader PDIP ini. Atas temuan ini, Komisi D mengaku akan menindaklanjutinya dengan mengirim surat ke Dinas Pekerja Umum (PU) Pemkab Tuban supaya dilakukan pemanggilan terhadap CV yang mengerjakan. Selain itu, juga dilakukan evaluasi terhadap perusahaan yang bersangkutan dalam pengerjaan proyek infrastruktur ini. Terpisah, Kepala Dinas PU, Choliq Qunnasih mengaku akan menerjunkan tim ke lokasi untuk memeriksa bangunan jembatan yang bermasalah tersebut. Jika terbukti tidak sesuai bestek, maka perusahaan yang bersangkutan diwajibkan membongkar jembatan dan menggantinya dengan bangunan baru sebagaimana ketentuan yang ada. “Akan kita terjunkan tim ke lapangan untuk mengevaluasi proyek tersebut ,” tegas Choliq. ■ ufi

JOMBANG - SURYA Pelaksanaan pelelangan umum Rehabilitasi Gedung Asrama senilai Rp 1 miliar oleh Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Surabaya Jawa Timur di Jalan Raya Mojoagung Jombang ditengarai sarat KKN, dengan tujuan memenangkan salah satu peserta lelang. Indikasinya, pemenang lelang adalah badan usaha dengan bentuk perseroan terbatas (PT), yakni PT Cipta Prima Shakti. Padahal, berdasarkan Perpres no 54/ 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, bila nilai paket pekerjaannya sampai Rp 2,5 miliar diperuntukkan bagi Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta Koperasi Kecil. “Seharusnya PT Cipta Prima Shakti gugur dalam pelelangan. Karena pada ayat 3 Perpres 54/2010 dijelaskan, bila nilai paket pekerjaan pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya sampai Rp 2,5 miliar diperuntukkan bagi usaha mikro, usaha kecil dan koperasi kecil," tegas anggota Forum Masyarakat Jasa Kontruksi (FMJK) Jombang, H Rokhim, Jumat (23/9). Karena itu menurut Rokhim, proses pelelangan proyek di Mojoagung itu jelas bertentangan dengan Perpres 54/2010. “Pekerjaan yang seharusnya untuk pengusaha mikro dan usaha kecil ini justru dimenangkan PT yang jelas masuk dalam kategori usaha menengah ke atas,” tandas Rokhim. Panitia Pelelangan di BBP2TP melalui Wahyu membantah pihaknya menyimpang. Menurutnya, proses pelelangan rehabilitasi gedung asrama sudah sesuai ketentuan. “Dalam Perpres 54 Tahun 2010 BAB VIII Pasal 100 ayat 3 tidak dijelaskan secara spesifik bentuk badan usaha CV atau PT yang boleh lelang paket pekerjaan Rp 2,5 miliar,” jelas Wahyu menjelaskan. ■ uto

Diduga Kena AIDS, Dimandikan Khusus PONOROGO - SURYA Dua petugas kamar mayat RSUD dr Hardjono, Kabupaten Ponorogo, terpaksa didatangkan untuk memandikan jenazah, SM (35) warga Dusun Gelangan, Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jumat (23/9) pagi. Pasalnya, jenazah perempuan yang pernah bekerja di Jakarta sebagai pembantu rumah tangga selama 15 tahun terakhir itu, diduga menderita HIV/AIDS. Saat hendak memandikan jenazah yang tinggal tulang belulang itu, kedua petugas kamar mayat mengenakan pakaian lengkap steril mirip astronot, yakni jubah putih, dilengka-

pi penutup mulut dan hidung, kacamata, serta sepatu karet. Selain itu, datang memandikan jenazah itu, kedua petugas juga didampingi, petugas puskesmas Jambon, Dinas Kesehatan, dan RSUD dr Hardjono Ponorogo. Dampaknya, dalam pemandian itu, ada tiga mobil ambulans di sekitar rumah duka. Selain itu, dalam memandikan jenazah itu, juga kedatangan Camat Jambon. Sejak meninggal Jumat dini hari, hingga pukul 08.30 WIB, jenazah korban hanya ditunggui tetangga kanan kiri di halaman rumahnya. Mereka menunggu kedatangan petugas RSUD dr Hardjono, Puskesmas Jambon,

dan petugas Dinas Kesehatan yang bakal memandikan jenazah perempuan malang tersebut. Sejak menjanda belasan tahun lalu, SM yang diceraikan suaminya BM (37), langsung bekerja di Jakarta hampir selama 15 tahun. Selama bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu, SM sering pulang ke rumahnya selama dua tahun sekali. Namun, tidak ada yang mengetahui, jika SM menderita penyakit HIV/AIDS. Namun, sejak pertengahan puasa bulan lalu, SM pulang ke kampung halamannya dan menyatakan tidak pergi ke Jakarta lagi, karena harus menjalani perawatan selama sepekan di RSUD dr Hadjono. ■ wan

surya/sudarmawan

DIMANDIKAN - Jenazah SM (35) warga Gelangan, Desa Krebet, Jambon, Kabupaten Ponorogo dimandikan tim medis RSUD dr Hardjono, Ponorogo karena diduga terjangkit AIDS, Jumat (23/9).

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Hendro - 087851322567 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

Darah Rendah, Kini Kembali Normal KALAU belum merasakan manfatnya memang sulit meyakinkan bagaimana susu kedelai menjadi minuman kesehatan yang sangat penting bagi tubuh. Ny. Marry, 42 tahun, ibu rumah tangga asal Sukoharjo ini awalnya didesak suaminya untuk mengkonsumsi Sari Bubuk Kedelai Murni Metabolis, lantaran gangguan darah rendah yang dideritanya sangat mengganggu aktifitas. Selain sering merasakan pusing, Ny. Marry juga sangat mudah kelelahan, fisik pun lemah. “Setelah mencoba minum Metabolis tiap hari, berangsur-angsur saya rasakan badan menjadi lebih bertenaga, lebih-lebih rasa pusing yang dulu kambuhan, sekarang ndak pernah kambuh lagi,” cerita Ny. Marry ketika ditemui di rumahnya. Sejak mengkonsumsi Metabolis selama 2 tahun belakangan, kondisi fisiknya menjadi lebih fresh dan bertenaga. Susu kedelai Metabolis dengan kandungan kaya gizi seperti isoflavon dan lisin, memberikan asupan yang sangat diperlukan bagi metabolisme tubuh yang lebih baik. Dengan mengkonsumsi Metabolis secara rutin dan menjadikannya sebagai menu harian, diperoleh kandungan protein, serat, vitamin dan mineral yang sangat tinggi dan dibutuhkan oleh tubuh, baik untuk memperlancar metabolism maupun untuk pertumbuhan, perbaikan sel yang rusak, sumber energy, ataupun untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Seperti pengalaman Ny. Marry mengkonsumsi Metabolis, “Alhamdulillah, tekanan darah saya sekarang normal, bahkan berat badan saya pun sekarang diatas 50 kg, kalau dulu sering di atas 60 lho!” Karena sudah merasakan manfaat untuk menjaga kesehatan, Ny. Marry pun rutin mengirim-

kan Metabolis untuk anaknya yang saat ini masih kuliah di Bekasi. “Sebagai mahasiswa dengan aktifitas sangat padat, anak saya harus memiliki kondisi kesehatan yang baik. Metabolis menjadi pilihan kami sekeluarga karena manfaatnya terasa betul.” Metabolis adalah susu kedelai bubuk alami yang diolah dari kedelai berkualitas dan tanpa campuran bahan kimia apapun. Dengan aroma gurih dan tanpa rasa langu, Metabolis meningkatkan kualitas metabolisme tubuh dan melindungi Anda dari serangan berbagai penyakit. Kini Metabolis telah menjadi asupan harian masyarakat berbagai kalangan dan daerah di seluruh Indonesia. Segera dapatkan Metabolis di apotek, toko obat dan minimarket terdekat. Untuk informasi lengkap, dapat menghubungi perwakilan kami, melalui telepon. Jawa Timur: (031) 71946060 / 72033881 / 081357875550. Surabaya: (031) 34090123. Gresik: (031) 60684443. Sidoarjo: (031) 71880433. Madiun: (0351) 7603503. Ponorogo: (0352) 7120713. Pacitan & Bondowoso: 081357875550. Magetan: (0351) 7625944. Ngawi: (0351) 7636643. Kediri: (0354) 7156661. Nganjuk: 081357629277. Blitar: (0342) 7750062. Tulungagung & Trenggalek: (0355) 7767761. Probolinggo: (0335) 7647179. Pasuruan: (0343) 7852062. Bojonegoro: (0353) 7722928. Tuban: (0356) 7024916. Lamongan: (0322) 7711419. Jember : (0331) 3415437. Lumajang: (0334) 7730554. Situbondo: (0338) 3947070. Banyuwangi: (0333) 411300. Malang: (0341) 5460304. Mojokerto & Jombang: (0321) 6234579. Bangkalan: (031) 71133802. Sampang: 08123086884. Pamekasan: (0324) 7717177. Sumenep: 087851048521. ●ikl

Promo Konsultasi Gratis Berakhir Besok Dapatkan Voucher 300 Ribu Biaya Obat dan Gratis Biaya Pendaftaran

KINI di Surabaya telah hadir Klinik TCM Zhong Hua yang didukung para ahli berpengalaman menggunakan metode khusus pengobatan tradisional Tiongkok, efektif untuk mengobati berbagai penyakit kanker, prostat, diabetes, ginjal, liver dan penyakit berat lainnya Dalam rangka pembukaan klinik TCM Zhong Hua, dapatkan penawaran menarik yaitu konsultasi gratis segala macam penyakit oleh pakar TCM berpengalaman, gratis biaya pendaftaran, diskon 50% biaya obat serta dapatkan voucher 300 ribu untuk biaya obat hanya dengan cara membawa potongan iklan ini. Waspadai bila kaki tangan sering kesemutan, kulit gatal – gatal, kaki bengkak, borok (gangren), kabur pandangannya, telinga mendengung, impotent, ejakulasi dini, susah tidur, letih, mudah lapar dan haus, sering kencing dll. Bisa jadi Anda mengidap diabetes. Atau Anda penderita penyakit prostat, batu, uremia dengan gejala sering kencing, kencing tidak tuntas, kencing sakit, kencing

panas, kencing tidak lancar dan telah menggunakan keteter. Penyakit ini sering disebabkan karena pembesaran prostat, sehingga buang air kecil tidak lancar menyebabkan timbul uremia, penyakit ginjal, gagal ginjal bahkan mengakibatkan kematian. Klinik Zhong Hua juga mengobati kanker, thyroid dan berbagai nyeri dan berbagai

penyakit dalam seperti sakit kepala, pusing, encok dan nyeri, mati rasa, stroke, batuk – batuk, penyakit jantung, hipertensi, triglycerides, penyakit hati, penyakit paru – paru, penyakit lambung, impoten, ejakulasi dini, kemandulan dan epilepsy. Datang dan konsultasikan penyakit Anda ke klinik TCM Zhong Hua. Pakar TCM yang sudah berpengalaman puluhan tahun siap membantu Anda dengan pengobatan yang singkat dan terasa hasilnya, tanpa operasi dan tanpa efek samping. Dalam beberapa hari Anda akan merasakan hasilnya dan penyakit Anda akan membaik. Bagi pasien yang sudah berobat kemana – mana, tapi masih belum ada hasilnya silahkan datang ke klinik TCM Zhong Hua yang didukung pakar TCM dan telah menyembuhkan ribuan pasien di Tiongkok, Singapore, Korea dan Jepang. Hasilnya efektif, meringankan penderitaan pasien dan menyelamatkan nyawa pasien. z ikl

Promosi berlaku hingga tanggal 25 September 2011. Untuk kenyamanan perawatan dibatasi 20 pasien per hari, klinik praktek pukul 09.00 - 17.00 WIB. Minggu atau hari libur tetap buka. Segera hubungi klinik TCM Zhong Hua Jl. Jemursari No. 85 C Surabaya (sebelah bank Mandiri). Telp. 031-83987888, 031-8438115.


Telepon Itu Mengganggu

10

Menurut survei Nielsen Media di AS, penggunaan pesawat telepon untuk berkomunikasi berkurang setiap hari. Orang merasa terganggu saat ditelepon, terutama di atas pukul 22.00. Justru SMS semakin disukai. Sebanyak 40 persen remaja lebih suka berkirim SMS ke keluarganya. ■pew/ida SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

www.surya.co.id

Mencetak Buku Tinggal Pesan

Penulis perlu wadah untuk bertukar pikiran. Dalam komunitas Nulis Buku Club di Surabaya, fungsinya bertambah. Penulis bisa mengatur isi dan tampilan bukunya lalu dijual serta dipromosikan secara online di Nulisbuku.com.

H

AMPIR setahun lalu Nulisbuku.com dibentuk oleh sekumpulan anak muda yang memiliki kesamaan idealisme. Mereka ingin membantu para penulis Indonesia mewujudkan mimpi menerbitkan buku. Brilliant Yotenega, Oka Pratama, Aulia Halimatussadiah, dan Angeline Anthoni mulai membuka jalan dengan membentuk Nulisbuku.com pada Oktober 2010 di Jakarta. Nulisbuku.com bukan penerbitan. Mereka hanya membantu mencetak karya tulisan menjadi buku dengan sistem sesuai permintaan. “Penulis bisa memunggah karyanya ke Nulisbuku.com,” kata Ninien Irnawati, Humas Nulis Buku Club di Surabaya. Jika ada permintaan maka karya itu dicetak. Supaya karya itu menarik, penulis harus kreatif. Mereka dapat mengedit tulisan sendiri, membuat lay out serta mendesain sampul. Setelah dipunggah, mereka mulai berpromosi. “Promosinya via Facebook atau Twitter,” papar Ninien. Dari Situs ke Komunitas Tak disangka, situs itu menarik banyak perhatian penulis

baru di Indonesia. Hasilnya, dibentuk beberapa komunitas Nulis Buku Club di banyak kota, salah satunya di Surabaya yang berdiri Januari 2011. “Komunitas ini menjadi wadah peminat dunia penulisan,” ujar Nina DK, Post-Production Manager dari Nulisbuku.com. Ditambahkan Ninien, baik penulis yang sudah berpengalaman atau masih dalam tahap belajar bisa tukar pengalaman. “Juga mencari ide tulisan baru dan merencanakan kegiatan bersama,” ucapnya. Anggotanya beragam. Ada mahasiswa, pengusaha, pekerja, guru, ibu rumah tangga, hingga profesional muda. Masing-masing memiliki kegiatan sendiri, seperti project Dua Belas. Itu antologi cerita yang ditulis oleh 12 penulis dengan 12 tema. Dalam tiap tema terdapat 12 elemen dan diluncurkan 12 Juni. Ke-12 penulis itu adalah Christian Pramudya, Nina DK, Rizka Sonia H, Septianessty Sutjipto, Wangi Mutiara S, Lala Purwono, Ninien Irnawati, Hilda Bika, Wahyu NS, Rendy Doroii, Rere Azizah, dan Fardani Anissa. Christian Pramudya, anggota Nulis Buku Club Surabaya,

menuturkan bahwa tempat itu membuatnya bersemangat. Lelaki ini sudah menerbitkan buku Age Versus Dubenk: Sebuah Naskah Skenario. Sementara, Lala Purwono, penulis A Million Dollar Question dan antologi Dear Papa, mendapat banyak ilmu. “Bukan ide menulis saja, tetapi juga ilmu baru tentang cara mengatur lay out, menyusun buku, serta membuat cover buku yang

menarik,” jelasnya kalem. Di samping itu, bersama komunitas menulis lain mengadakan workshop penulisan. Mereka belajar langsung dari penulis profesional seperti Clara Ng dan Vabyo. Selain itu kegiatan sosial seperti berbagi kebahagiaan ke panti jompo juga dilakukan Ramadan lalu. “Kegiatan itu dalam rangka berbagi royalti dari buku project Dear Papa,” ungkap Ninien. ■ ida

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Hendro - 087851322567 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

Imunitas Tubuh Kuat, Batuk Pun Tak Mudah Menyerang SUWOTO, seorang wiraswasta yang sudah merasakan kesehatannya menjadi prima setelah mengkonsumsi Gentong Mas secara rutin. Dengan gembira, ia pun bersedia menceritakan pengalaman baiknya ini pada orang lain. “Karena faktor usia, sekitar 1 tahun lalu saya mudah sekali terserang batuk. Untungnya 4 bulan yang lalu saya mendapat informasi tentang Gentong Mas. Karena terbuat dari bahan-bahan alami, saya tertarik untuk mencoba. Alhamdulillah sekarang kondisi saya sudah lebih baik, batuk hilang dan sehat.” Papar pria yang tinggal di Perum Sarimadu Permai, Malang, Jawa Timur ini mengawali percakapan dengan penuh syukur. Di akhir percakapannya, pria berusia 65 tahun itu berharap semoga pengalaman sehatnya tersebut dapat bermanfaat bagi orang lain, “Mudahmudahan pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Pungkas ayah 2 orang anak ini mengakhiri percakapan. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utamanya terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Gula Aren dalam Gentong Mas banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh diantaranya Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi. Sementara Habbatussauda bermanfaat seba-

gai antihistamin (anti alergi, anti radang dan peningkatan daya tahan tubuh melawan virus dan bakteri. Kandungan minyak atsiri dalam Kapulaga bermanfaat sebagai pengencer dahak atau ekspektoran. Untuk pengobatan dalam, kapulaga dapat mengatasi gangguan tenggorokan. Sementara Cengkeh dalam Gentong Mas berfungsi sebagai antiseptik. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com.Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Surabaya : 081316821146 / 031-75161806, Malang: 081219269565, (0341)5491890 Madiun: 081335272936, Kediri: 085223018142, Mojokerto: 085223636470, Gresik: 081322445096, Blitar: 081233052584, Banyuwangi: 085234398441, Sidoarjo: 081252532578, Tulungagung: 081252532577, Jombang: 085257044832, Jember: 081338611049, Trenggalek: 082139057979, Magetan: 081359291111, Probolinggo: 081331952259, Nganjuk: 081331939610, Pasuruan: 081252756227, Ponorogo: 081274310596, Bojonegoro: 081233390005, Situbondo: 082143391646, Ngawi: 081215110665, Bondowoso: 081233836384, Lamongan: 081331257610, Tuban: 081216135230, Lumajang: 081336191009, Bangkalan: 082118867006, Pamekasan: 082140744863, Sumenep: 085232302824, Pacitan: 082139981332, Sampang : 082141417808 ● ikl

Tiap 5 Detik, 1 Orang Meninggal Akibat Serangan Jantung

X

KEHIDUPAN di zaman modern ini berpengaruh terhadap bergesernya pola konsumsi makanan dari makanan sehat ke makanan kurang sehat, seperti makanan siap saji (Fast Food), kebiasaan ngemil, dan konsumsi makanan yang digoreng. Hal ini tanpa disadari menyebabkan kegemukan (obesitas), baik pada pria maupun wanita. Obesitas biasanya diikuti dengan problem lain seperti tingginya kolesterol yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang akhirnya menyebabkan penyakit jantung koroner dan stroke. Sudah banyak diketahui bahwa rumput laut kaya serat, yang mempermudah buang air besar, sehingga cocok untuk diet. Dengan banyaknya serat karbohidrat yang tidak larut dan tidak diserap oleh usus, yang selanjutnya akan dikeluarkan melalui buang air besar, sehingga cocok untuk yang berbadan gemuk yang sedang me-

ngurangi berat badan. Kombinasi rumput laut dengan kedelai sangat tepat, sehingga dibuatlah AFIS Kedelai plus Rumput Laut yang bermanfaat sebagai anti oksidan, mencegah penyempitan pembuluh darah, menyeimbangkan metabolisme tubuh, mencegah gangguan pencernaan. Niacin dan asam lemak tak jenuh seperti linolenic acid yang berfungsi dapat meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan

kolesterol jahat. AFIS KEDELAI plus RUMPUT LAUT sangat baik untuk penderita kolesterol. Sangat mudah dikonsumsi, tidak menyebabkan tersedak, bubuknya halus dan rasanya enak. Dengan rasa alami dan tidak langu, tanpa tambahan gula dan pemanis buatan, semuanya asli tanpa ada bahan pengawet maupun pewarna. Saat ini, membeli AFIS KEDELAI plus RUMPUT LAUT yang diproduksi PT. Afis Prima Perdana, sangat mudah dan tidak perlu jauh – jauh. Tersedia di apotik, Kimia Farma dan K-24, toko obat, supermarket, minimarket, swalayan, toko kelontong, toko sembako, pasar tradisional di kota maupun kecamatan terdekat di rumah anda. ● ikl

Informasi Hubungi: (031) 8988 222 // 0821-42-777-488 Juga tersedia di Carrefour

Sudah Minum Vitamin Kulit, Namun Kulit Masih Terlihat Kering dan Kusam tersebut bergantung dari kelengkapan asupan nutrisi yang kita makan. Konsumsi Vitamin C, E dan protein laut seperti ikan diperlukan untuk membentuk kembali jaHarga ringan kolagen dan elasRp 155.000,tin kulit yang menjaga agar kulit tetap kenyal. Namun semua itu belum cukup perlu tambahan nutrisi yaitu konsumsi kulit ari beras merah untuk membentuk kemNo. Persetujuan Iklan: T. 71010C12 bali lapisan Ceramide YA, untuk mendapatkan kulit (molekul lemak yang menyusun sehat tidak hanya memerlukan lapisan luar kulit) yang berperan perawatan dari luar tetapi juga dalam pertahanan pertama kulit, asupan nutrisi. Sudah mengkon- sehingga mencegah kerusakan sumsi vitamin C & E, kulit masih kelapisan kulit lebih dalam. Yang kering dan kusam. Mengapa bila hal ini dibiarkan akan menimbulkan tanda-tanda penuaan demikian ? Untuk mendapatkan kulit yang Jaringan kulit kita akan dibentuk setiap 14 hari sekali dan di- halus, mulus, cerah dan juga matangkan dalam 28 hari. Proses awet muda diperlukan mengkon-

sumsi keseluruhan nutrisi diatas secara teratur. Namun, bila Anda tidak mau repot-repot, kini ada cara yang lebih praktisnya yaitu dengan mengkonsumsi asupan nutrisi kulit seperti “KIREI” KIREI adalah hasil riset para ilmuwan untuk membantu meremajakan, mengencangkan dan menghaluskan kulit secara alami dari dalam. Kandungan kulit ari beras merah (Red Brown Rice) dalam KIREI mampu membantu mengambalikan kembali Ceramide yang hilang sehingga mampu memperbaiki lapisan kulit terluar anda yang terasa kering dan bersisik. KIREI juga mengandung protein ikan dan jeruk (vitamin C). Gabungan keduanya dipercaya mampu membantu memudarkan kerut halus yang seringkali mengganggu penampilan. Tidak hanya itu KIREI juga dilengkapi dengan OPC berasal

HOTLINE SERVICE (SMS ONLY) : 08 777 100 100 7 ATAU

dari ekstrak biji anggur yang merupakan Superantioksidan karena memiliki kekuatan 20x vitamin C dan 50x vitamin E. Selain itu OPC larut dalam air sehingga aman untuk dikonsumsi setiap hari. Dan Litchi Seed Ekstrak yang kan melindungi kulit dari kerusakan akibat pengaruh buruk sinar matahari yang selama ini diyakini sebagai penyebab utama flek hitam ataupun juga kulit belang – belang. Gunakan KIREI secara teratur selama 3 – 4 bulan dan rasakan perubahan yang terjadi pada kulit wajah anda yang akan menjadi lebih lembab, halus, kencang, cerah, bercahaya dan awet muda tidaklah hanya menjadi impian semata. z ikl

PT MARION SAM

Kirei tersedia di : KIMIA FARMA, Apt. K-24, Layanan Antar : TO Saudara (3520528, 70601948), Surabaya : TO. Ban Seng Tong (3528614), Ap. Cendana (5018606), TO. Surabaya, TO. Sinar Bahagia, CV. Tribata (3557305), TO. Ban Tjie Tong (3537559), Ap. Sehat Utama (5328778), Sidoarjo : Ap. Gama (8921589), Ap. Sidoarjo (8535069), Mojokerto : Ap. Merdeka (321701), Jombang : Ap. Jodo (861356) Gresik : Ap. Bhirawa Anoraga (3981551), Malang : Ap. Sejati (325837), Ap. Alam Jaya (3248884) Ap. Djaja Sehat (324977), Jember : Ap. Bima (488933), Probolinggo : Ap. Sarinah Farma (421965), Pasuruan : Ap. Rajin (426979), Lumajang : Ap. Madani (883489), Kediri : Ap. Dhoho (689446), Pare : Ap. Sumber Sehat (391836), Ap. Sinar Surya (391686), Tlg. Agung : Ap. Sari Asih (321366), Madiun : Ap. Medico (464286), Nganjuk : Ap. Putra Panggung (321811), Bangkalan : Ap. Indah Farma (3095296), Pamekasan : Ap. Farmasi (25962) Distributor : PT. MULYA RAYA (031.5926990/ PT. SAPTA SARI TAMA (031-5623873/0341-551867/0331-337065)

Puspa Agro Jadi Pusat Distribusi Pepaya Pasok Sentra-sentra Pasar Buah di Indonesia

PASAR induk modern Puspa Agro dalam beberapa bulan terakhir menjadi sentra distribusi buah ke berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, sejumlah pasar buah di Surabaya, seperti Koblen, Peneleh, Tanjungsari, Osowilangun, Gresik, Sidoarjo, Krian, Sepanjang, Mojokerto juga mendapat pasokan buah dari Puspa Agro. Salah satu komoditas buah yang menjadi jujugan para pedagang buah adalah pepaya. Para pedagang di berbagai daerah tersebut sudah menjadi pelanggan utama karena selain murah, stok pepaya di Puspa Agro mampu memasok daerah-daerah tersebut. Maklum, Puspa Agro merupakan pasar induk agrobis terbesar di Indonesia. Bagi pedagang yang belum menjadi pelanggan utama, datang saja ke Puspa Agro, Anda bisa mendapatkan buah pepaya dengan mudah –berapa pun volume yang dibutuhkan—dengan harga murah abis. Buah pepaya dapat Anda dapatkan di los

khusus buah Blok B-3. Beberapa pedagang besar buah pepaya, di antaranya Sutik (081 330 437 5551), Heri (0878 5401 1619), Agus (081 2320 33609). Buah pepaya memang banyak digemari masyarakat karena rasanya yang manis dan mudah dicerna. Tahukah Anda, bahwa di balik buah pepaya terkandung khasiat yang luar biasa? Buah pepaya mengandung berbagai jenis enzim, vita- BUAH SEGAR - Aktivitas bongkar muat di sentra pepaya los min dan mineral. Kandungan khusus buah Puspa Agro vitamin A-nya lebih banyak pepaya kaya akan serat yang bisa memperdaripada wortel. Vitamin C-nya lebih tinggi ketimbang jeruk. Pepaya lancar pencernaan. Selain itu, juga bagus untuk mencegah ternyata juga kaya vitamin B kompleks dan penyakit katarak, memperkuat dinding kapiler, vitamin E. Kandungan vitamin yang ada dalam satu dan mengurangi risiko penyakit jantung. Buah buah pepaya sangat bermanfaat bagi ke- pepaya punya khasiat menguruskan tubuh. Untuk informasi layanan, hubungi kansehatan, di antaranya: untuk menyembuhkan penyakit disentri, reumatik. Vitamin C dan tor Puspa Agro, Jl. Sawunggaling 177-183 karoten yang terkandung dalam pepaya juga Klethek (Jemundo), Taman, Sidoarjo. Telepon bisa mencegah penyakit kanker. Selain itu, (031) 7878700 (hunting). z ikl


Tidak Laku, Tidak Apa-apa

12

Jika ada penyanyi yang tidak peduli pada selera pasar, Melanie Subono salah satunya. “Jiwa rock itu ya seperti ini. Santai, tanpa berpikir panjang,” ujarnya. Melanie mengaku bahwa rock sudah mendarah daging. Semua lagu single barunya "Gengsi", dikarang sendiri. n nva www.surya.co.id

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Alessandra Khadijah Usman

Beban Usai Kalah Setelah Nadine Alexandra gagal dalam Miss Universe 2011, sekarang lapis kedua yang harus berjuang di tingkat internasional. Beban Alessandra Khadijah Usman (Sandra), Puteri Indonesia Pariwisata 2010 di Miss Asia Pacific World 2011, cukup berat. kapanlagi

Menjadi Penyanyi Tidak Mudah Walaupun sudah mengantongi formulir pengunduran diri dan menyatakan keputusannya tidak bisa dipatahkan lagi, Briptu Norman Kamaru tetap enggan menjelaskan alasan pengunduran dirinya. Saat ditanya wartawan, ia hanya mengatakan ingin mengundurkan diri saja. Agaknya keputusan menjadi artis sudah bulat. Keinginan Norman menjadi artis sudah tidak terbendung. Gemerlap dunia hiburan sudah membuatnya berpindah jalur. Maraknya pemberitaan mengenai Briptu Norman Kamaru membuat Ahmad Dhani ikut berujar. Dhani menyayangkan keputusan Norman keluar dari kepolisian demi menjadi artis. Menurutnya, Norman dapat melakukan kedua pekerjaan tersebut sekaligus. “Saya melihatnya, cuma ia yang tahu bagaimana baiknya. Kalau kita tidak bisa menebak. Itu pilihan hidup saja. Kalau bisa harusnya dijalani dua-duanya,” ungkap Dhani di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (23/9). Ahmad Dhani tak bisa memprediksi apakah karier Norman di dunia keartisan akan awet. Sebagai orang yang sudah lama berkecimpung di dunia musik, Dhani mengakui sulit menjadi seorang musisi. “Yang tahu dia sendiri. Menjadi penyanyi itu juga tidak mudah. Sama seperti di kepolisian, tidak mudah jadi seorang jenderal,” tutur Dhani. Ia menambahkan, seorang penyanyi seharusnya bisa mengarang lagu karena tidak banyak penyanyi yang bisa mengarang lagu. Biasanya Dhani sudah berhitung matang jika ada penyanyi yang menurutnya memiliki talenta untuk dikembangkan. Menghadapi Norman, agaknya ayah tiga anak itu belum ‘tersentuh’. Meski Dhani memiliki manajemen artis sendiri, ia belum berminat untuk mengajak serta polisi yang dikenal dengan

goyang Chaiya-chaiya itu bergabung. “Belum tahu ke depannya seperti apa. Penyanyi itu sulit, harus bisa ngarang lagu, karena tidak banyak penyanyi yang bisa mengarang lagu,” imbuhnya. n nva

K

ekalahan Nadine membuat orang berharap kepada Sandra. Yayasan Puteri Indonesia (YPI) baru kali ini mengirimkan duta di Miss Asia Pacific World Competition 2011. Menurut Ketua Dewan Pembina YPI, Putri K Wardhani, kontes ini mengedepankan bakat peserta. “Peserta yang ikut serta dalam kegiatan ini bukan hanya pemenang ajang kecantikan di negara-negara mereka, tetapi juga pemenang dari ajang

pencarian bakat,” terang Putri, Jumat (23/9). Sandra akan membawakan tari Mandau. Tari Mandau dari Dayak itu telah disiapkan sejak lama. Ia juga membawakan busana batik eksotik Solo campuran Bali dan busana dari Batik Parang Kencana. “Kebaya Bali dikembangkan menjadi kostum karnaval tanpa meninggalkan ciri khasnya. Sedangkan gaun malam pada grand final merupakan karya perancang muda Indonesia Hian Tjen, desainer muda

lulusan Esmod 2003. Gaun malam rancangannya mengusung tema Ratna Mutu Manikan dari Bumi Kalimantan,” tutur Putri. Penampilan Sandra di Korea disiapkan serius. “Ini menantang saya, karena ajang ini juga melihat bakat dan kemampuan selain kecantikan,” ungkap Sandra. “Dukung saya ya, dan mohon doanya,” tambahnya. Selama di Korea Selatan 1—15 Oktober 2011, Sandra mengikuti karantina dan tes. Dia juga akan mengikuti babak final Miss Asia Pacific World Competition 2011 yang dilaksanakan Sabtu (15/9) di Busan Yachting Center, Busan Metropolitan City, Korea. Acara ini juga berafiliasi dengan BIFF Busan International Film Festival. n tribunnews ist

Informasi Pemasangan IKLAN Hubungi : z Hakim - 0812345 94787 z Hendro - 087851322567 z Meidy - 031 83356990 informasi bisnis

SPECIAL SHOW GRATIS BULAN INI

Journey To The Temple Of Terror BAGI Anda yang ingin merasakan liburan lain daripada yang lain. Mungkin Anda harus coba pertunjukan yang satu ini. “Journey To The Temple Of Terror”. Acrobatik stuntman show yang penuh dengan special effect ledakan api terbesar di Asia

Tenggara. Show acrobatik terbesar di Indonesia dengan investasi puluhan milyar ini , tentu saja akan memanjakan mata Anda dengan berbagai macam keahlian memainkan senjata dari para stuntman yang terlibat dalam

pertunjukan ini. Digelar setiap jam 16:30 sore, show ini sepenuhnya GRATIS bagi para pengunjung Taman Safari Indonesia Prigen. 5 ANIMAL SHOW GRATIS Selain acrobatik stuntman

show, Anda juga bisa menyaksikan show lumba-lumba, show anjing laut, show berang-berang, show burung elang dan rajawali, juga show harimau putih, dan tentu saja show gajah yang sangat luar biasa. Semua show ini bisa Anda saksikan secara gratis di Taman Safari Indonesia II Prigen. Anda hanya perlu bayar ticket masuknya saja sebesar Rp 60.000,- untuk menikmati serunya Safari Adventure, sementara stuntman show dan animal show, bisa Anda nikmati secara gratis.● ikl

http://tamansafari2.net.

Berlibur ke Safari Water World, Yuk ! Waterpark Tercanggih di Jawa Timur KE TAMAN Safari Prigen belum lengkap kalau Anda tidak merasakan 4 wahana air paling menantang di Safari Water World. Waterpark modern seluas 3,5 hectare di Jawa Timur ini, menantang nyali Anda untuk meluncur dengan kecepatan lebih dari 50 km/jam di Adrenaline Water Slide. Juga tersedia Captain Crock

Pool dengan perahu bajak laut raksasanya untuk anak-anak BALITA. Selain itu juga terdapat kolam renang rahasia, untuk menguji nyali Anda. Berani tidak beradu renang dengan buaya sungguhan? Tentu saja Anda dan mereka akan dipisahkan oleh kaca tebal yang aman. Safari Water World sendiri

terdiri dari 4 waterpark di dalamnya. Selain banyak hiburan menantang bagi Anda dan putra-putri Anda. Waterpark dengan konsep the real water adventure ini merupakan salah satu waterpark terbesar di Jawa Timur. Airnya yang berasal dari kaki gunung Arjuna, tentu saja akan menyejukkan liburan Anda di Taman Safari Prigen. ● ikl


Menuju Surga Kemenangan

13

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011 www.surya.co.id

BURU 6 SEMPURNA

► Ferdinand Berpeluang Tampil

STOKE – SURYA STOKE CITY MANAJER VS MANCH UNITED Manchester United MNC TV, Sabtu (24/9) Pkl 23.30 WIB (MU) Alex Ferguson kembali pusing menjelang pertandingan lanjutan Premiership melawan tuan rumah Stoke City di Britania Stadium, Sabtu (24/9). Itu gara-gara striker gaek mereka, Michael Owen, memperlihatkan ketajamannya saat MU mengandaskan Leeds United untuk menambah daftar panjang striker yang tengah on fire di kubu Old Trafford. Cedera Javier Hernandez yang awalnya dikira parah, ternyata hanya cedera minor dan kemungkinan bisa dimainkan di partai ini. Itu artinya Ferguson punya daftar lengkap di lini penggedor, dari Wayne Rooney, Danny Welbeck, Hernandez, dan Owen. Sama seperti halnya Hernandez, Welbeck sebenarnya belum pulih benar, namun, Ferguson mengindikasi-

kan, kedua pemain itu akan duduk di bangku cadangan. "Mengejutkan sekali, kemarin (Kamis) dia sudah berlatih. Dia juga sudah berlatih dengan baik, makanya besok (hari ini) dia bisa main," tegas Ferguson, Jumat (23/9). Bos Setan Merah ini juga bersiap menyambut salah satu bek tengah terbaiknya, Rio Ferdinand meski tandemnya di jantung pertahanan, Chris Smalling masih diragukan. "Semoga Rio (Ferdinand) juga bisa main," tambahnya. Ferguson sangat berharap Ferdinand bisa tampil sejak menit pertama, karena dia butuh sosok

dua di antara sekian banyak pemain Atletico yang membuat keder pertahanan Barca. Di pertandingan nanti, kedua pemain itu tak akan berbaju Atletico lagi karena sudah dijual. Namun, Atletico punya pengganti yang tak kalah garang, Radamel Falcao. Pelatih Atletico, Gregorio Manzano yakin pemain berjuluk El Tigre itu akan jadi aktor penting di laga nanti. "Kami memiliki striker luar biasa yang akan segera sejajar dengan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo," kata

Marcelo, Xabi Alonso, Granero, Ronaldo, Di Maria, Kaka, Benzema. Vallecano (4-2-3-1): G i m e n e z ; Tito, Labaka, Figueras, Raul Bravo; Fuego, Movilla; Trashorras, Pacheco, Tamudo; Piti.

terburu-buru, menghindari pelanggaran, dan berdoa agar pertahanan bermain positif. Pokoknya, jangan sampai kehilangan harapan," tegas pelatih Vallecano, Juan Ramon Sandoval. Sementara itu, tim promosi Real Betis sukses memuncaki klasemen. Ini berkat kemenangan 4-3 atas Real Zaragoza di Benito Villamarin, Jumat (23/9) dinihari. ■ a p / van

TIGA POIN - Di Maria dkk dituntut mengamankan tiga poin, saat menjamu Vallecano, malam ini. ap

daylife

ON FIRE - Dua pilar utama MU, Nani (kiri) dan Rooney tengah on fire untuk mewujudkan menyapu enam laga dengan sempurna. PRAKIRAAN PEMAIN

Stok (4-4-1-1): Begovic; Huth, Shawcross, Upson, Wilson; Pennant, Palacios, Delap, Etherington; Walters; Crouch. MU (4-4-2): De Gea; Evra, Ferdinand, Smalling, Jones; Nani, Carrick, Anderson, Young; Rooney, Hernandez.

berpengalaman di partai krusial seperti ini. MU sebenarnya tak perlu khawatir dengan Stoke jika melihat lima kemenangan beruntun yang mereka raih di awal musim ini. "Stoke bisa membuat Anda terluka, makanya saya butuh pengalaman Ferdinand di partai away yang sangat penting seperti ini," tegas Ferguson lagi. "Perkembangan mereka dalam beberapa tahun belakangan sangat fenomenal." MU untungnya selalu menelan Stoke dalam setiap pertemuan mereka, akhir-akhir ini. Dalam enam pertemuan terakhir, Setan Merah menghadiahi The Potters 16 gol. Musim lalu, Stoke untuk pertama kalinya bisa menjebol gawang MU setelah 17 tahun gagal. Tak heran jika Stoke diincar jadi

Awas, Atletico Madrid Punya Falcao BARCELONA - SURYA Hasil imbang 2-2 melawan Valencia, Kamis (22/9) membuat Barcelona kembali diragukan saat menjamu Atletico Madrid pada lanjutan La Liga Primera Spanyol di Nou Camp, Minggu (25/9) dinihari. Secara tradisi, Atletico Madrid selalu jadi tim bogey (pembawa sial) bagi Barcelona. Dalam beberapa tahun terakhir, Los Colchoneros sering membuat pusing pemain Barcelona. Sergio Aguero dan Diego Forlan merupakan

MADRID - SURYA saat menjamu REAL MADRID Setelah mencatat Rayo Vallecano. VS VALLECANO Dengan begitu rekor buruk, untuk pertama kalinya gaposisinya akan TV ONE, Minggu (25/9) gal menang di dua relatif aman. Pkl 01.00 WIB laga beruntun sejak "Musim lalu, ditangani Jose Mourinho, Real kami juga mengawali musim deMadrid akan kembali ke 'surga ngan hasil buruk, kehilangan emkemenangan', Santiago Bernabeu pat poin di kandang. Kali ini kami menjamu tim promosi, Rayo Valle- akan main di kandang. Kami akan cano, Minggu (25/9) dinihari. mencoba menang dan mencetak Madrid baru saja kalah 0-1 banyak gol," kata Mourinho, kedari Levante sebelum dilanjutkan marin. "Kami harus segera kemseri 0-0 melawan Racing Santan- bali 'normal'," imbuh Mourinho. der. Itu sebabnya, Mourinho diBagi Rayo Vallecano, kunjungtuntut memberikan kemenangan an mereka ke Santiago Bernabeu kali ini sangat tidak tepat. Pasalnya, PRAKIRAAN PEMAIN lawan sedang membuMadrid (4-2-3-1): Casillas, Fabio ru kemenangan. "Kami Coentrao, Pepe, Sergio Ramos, tidak boleh bermain

Manzano, Jumat (23/9). Falcao mencetak lima gol dalam dua partai terakhir. Guardiola pastinya harus berpikir dua kali jika ingin kembali memaksakan skema 3-4-3. Pasalnya, ketajaman El Tigre jelas akan memakan korban, sama seperti ketika lawan Valencia, Sociedad, dan Milan yang punya striker-striker tajam. "Tim harus terus bermain untuk Falcao, bermain ofensif di area di mana dia (Falcao) jadi predator sejati," kata Manzano memperingatkan.

korban sempurna keenam mereka, musim ini. Tekad tinggi MU mendapatkan kemenangan keenam beruntun itu mengundang motivasi tinggi di kubu The Potters, yang belum terkalahkan di kandang, musim ini. Mantan bek MU yang kini mengibarkan bendera Stoke, Ryan Shawcross yakin timnya bisa menundukkan tamunya. Stoke tak pernah mengalahkan MU dalam 27 tahun terakhir atau tiga tahun sebelum Ferguson menangani Setan Merah. "Kekalahan 0-4 dari Sunderland, pekan lalu mungkin sedikit menyadarkan kami, namun, sekarang kami sudah berubah dan harus membuat lagi rentetan pertandingan tak terkalahkan," ucap Shawcross. ■ gol/soc/rea/van

BARCELONA VS ATLETICO TV ONE, Minggu (25/9) Pkl 03.00 WIB Dalam beberapa pertandingan terakhir, Guardiola menggunakan skema 3-4-3 untuk mengakomodasi dua tempat bagi Cesc Fabregas dan Thiago Alcantara. Selain mengakomodasi dua pemain itu, Guardiola harus memainkan skema tersebut mengingat minimnya pemain bertahan. Skema tersebut membuat lini pertahanan Barca sangat terbuka, rentan dengan serangan balik. ■ ap/md/gol/van

KOTAMADYA

SURABAYA


20 Ekonomi Bisnis

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

Terdesak, Pasar Bebek Diperkuat

► ATPM Andalkan Banyak Varian

SURABAYA - SURYA DOMINASI sepeda motor jenis skuter matik (skutik) tak bisa dihindari. Akibatnya, pasar motor bebek (cub) terus tergeser. Agen tunggal pemegang merek (ATPM) terus mengeluarkan varian baru agar pasar bebek tidak semakin anjlok. Pabrikan motor Honda, Yamaha, maupun Suzuki mengakui kondisi itu. Kini ketiganya terus memperkuat pasar motor bebek. Pabrikan Honda yang nota bene memiliki sejumlah produk bebek, tipe Revo Fit, Blade, serta Supra X 125, terus memperkuat varian melalui produk anyarnya Spura X 125 Helm in. Sementara, Yamaha mengandalkan tipe Vega ZR dan Jupiter,

sedang Suzuki memiliki Smash Titan dan Axelo. Presdir PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), selaku diler utama motor Honda wilayah Jatim, Suwito mengatakan, dilihat dari total pasar sepeda motor di Jatim, komposisi penjualan jenis bebek periode Januari-Agustus 2011 tinggal sekitar 32 persen. Angka itu terus turun dibanding komposisi pada periode sama 2010

yang di kisaran 49,4 persen. “Angka itu berbanding terbalik dengan pasar skutik yang justru terus naik. Pada Januari-Agustus tahun lalu kisaran 41,3 persen, periode sama 2011 melonjak di angka 57,3 persen,” kata Suwito, saat peluncuran Supra X 125 Helm in di Surabaya, Jumat (23/9). Meski kondisinya tak jauh berbeda, Suwito menyebut selama ini Honda masih mampu mempertahankan kontribusi penjualan jenis bebek di Jatim di kisaran 34-35 persen di tahun ini, sedang skutik 54-55 persen. “Kita bersyukur dengan modal beberapa varian, pangsa pasar motor bebek masih kisaran 63 persen di Jatim, skutik pangsa pasarnya 69,1 persen,” ungkap Suwito. Ia optimistis varian baru Supra X 125 Helm in kian memperkuat pasar bebek dan mendongkrak pangsa

pasar. “Dengan harga Rp 16,5 jutaan atau sama dengan varian Supra X 125 CW, tahap awal ditargetkan sekitar 2.000 unit terjual di Jatim,” tandas Dendy Sean, Direktur MPM. Merek lain yang masih memperkuat pasar motor bebek adalah Suzuki. Pabrikan ini pada awal 2011 mengeluarkan varian pengganti Shogun, yakni Axelo, untuk melengkapi line produk bebek satunya, Smash Titan. General Manager Marketing R2 PT Suzuki Indomobil Sales, Setiawan Surya mengakui, selama ini kontribusi penjualan motor bebek Suzuki kisaran 35-40 persen. Terbesar masih jenis skutik karena didukung tiga tipe. “Meski begitu, pasar bebek akan terus kita perkuat. Terbukti dengan dua tipe yang ada, cukup membuat penjualan kami mengalami pertumbuhan. Apalagi

Perluas Linkage Koperasi, Kucurkan Rp 1 Triliun

surya/ame

GARAP KOPERASI - GM Regional Wilayah Timur Bank Bukopin Aris Wahyudi (empat dari kiri) beserta jajaran direksi, berkunjung ke Redaksi Harian Surya, Jumat (23/9). KURS DOLAR 8.800 8.850 8.900 8.950 9.000 9.050

23/9 254 POIN 8.919

9.025 9.033

8.779 20/9

21/9

22/9

23/9

KURS VALAS MATA UANG

KURS JUAL

KURS BELI

CNY

1,375.16

1,361.37

EUR

11,874.48

11,754.58

HKD

1,125.58

1,114.19

SGD

6,738.56

6,664.88

USD

8,779.00

8,691.00

HARGA EMAS

HARGA EMAS 23/9

24/9

DOLAR AS/TROY OUNCE 1.767.80

PERKIRAAN PASAR

1.735.30

(24 KARAT) Rp 490.000/gram

SURABAYA - SURYA PT Bank Bukopin Tbk serius menggarap pasar mikro dengan memperluas jaringan linkage koperasi swamitra di sejumlah pelosok Tanah Air. Saat ini baru ada 700 koperasi swamitra binaan Bank Bukopin di Indonesia. General Manager Regional Wilayah Timur PT Bank Bukopin Tbk Aris Wahyudi mengatakan, swamitra ini merupakan lembaga keuangan mikro binaan Bukopin. “Jadi bukan milik Bukopin. Bentuknya ke arah koperasi simpan pinjam dengan pola tabungan dan deposito bagi anggota. Sektornya bisa apa saja, tidak harus agribisnis,” ujarnya, Jumat (23/9). Penyaluran kredit Bank Bukopin selama ini banyak terserap ke petani beras, mengingat 42,71 persen saham bank ini dimiliki Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo), 6,7 persen dimiliki Koperasi Perkayuan Apkindo (Kopkapindo), 12,91 persen dimiliki Yabinstra Bulog, dan 20,99 persen publik, sisanya 17,23 persen dimiliki pemerintah RI. “Jaringan swamitra ada di pasar tradisional seluruh Indonesia, saat ini pembiayaan linkage-nya kisaran Rp 1 triliun. Tahun depan diharapkan tumbuh minimal 20–30 persen, kami optimistis karena sektor mikro pertumbuhannya agresif meski pelan. Siapa pun penyedia dananya, ceruk pa-

sar sangat terbuka karena pelaku usahanya juga terus tumbuh,” yakinnya. Per Juni 2011, penyaluran kredit mikro Bukopin mencapai Rp 2,1 triliun, tumbuh 228 persen dibandingkan periode sama di 2010 sebesar Rp 634 miliar. “Sekitar 40–50 persen komposisi penyaluran kredit memang diarahkan ke UMKM. Harapannya, tahun depan bisa 60–70 persen, sisanya kredit korporasi dan komersial,” kata Aris. Pemimpin Cabang Bank Bukopin Surabaya Heri Purwanto menambahkan, di Jatim penyaluran swamitra tembus Rp 50 miliar untuk 50 outlet. Sampai akhir tahun diharapkan ada pertambahan 25 outlet swamitra baru lagi. “Outstanding kreditnya kisaran Rp 1 triliun. Kami sedang jajagi lokasi-lokasi untuk pengembangan jaringan swamitra terutama di wilayah pelosok yang belum seluruhnya ter-cover outlet swamitra Bukopin,” imbuhnya. Untuk bunga kredit mikro, Heri mengaku masih bertahan. “Bunga kredit mikro memang lebih tinggi dibandingkan kredit lain karena operasionalnya juga tinggi. Tetapi, kami jaga agar NIM (net interest margin) tetap di kisaran 5 persen. Bank lain yang bergerak di sektor mikro, NIM–nya bisa tembus 11 persen,” pungkasnya. ■ ame

produk andalan bebek sport Satria FU juga permintaannya terus meningkat,” ulas Setiawan. Pengamat otomotif di Surabaya Yupito Muntono mengakui, pasar bebek tergerus skutik. Namun, ia meyakini pasar bebek tidak akan habis. Alasannya, masih ada segmen konsumen yang cukup loyal terhadap jenis ini. “Gampangnya, jika dalam satu keluarga memiliki beberapa unit motor, pasti di antaranya ada bebek. Jadi tinggal ATPM yang bermain di segmen ini saling memperkuat pasar,” ujar Yupito. ■ dio

surya/habibur rohman

PASAR BEBEK - Di tengah kian perkasanya motor skutik, kalangan ATPM masih mengandalkan pasar jenis bebek. Selain menambah varian, ATPM juga melakukan facelift terhadap jajaran produknya.


www.surya.co.id

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011

BOIKOT LATIHAN

► Hindari Desakan Teken Kontrak

MALANG– SURYA AKSI boikot latihan dilakukan para pemain setelah PSSI mempercayakan pengelolaan Arema pada HM Nur. Boikot ini dilakukan untuk menghindari desakan dari manajemen kubu Rendra Kresna agar mereka teken kontrak, Jumat (23/9). Menurut pemain yang tidak mau disebut namanya, kubu Rendra Kresna mengumpulkan pemain di mess, Kamis (22/9), namun yang memenuhi undangan hanya beberapa pemain saja. Hadir dalam pertemuan ini Sekretaris Tim, M Taufan, dan manajer tim, Sunavip Ra Indrata. “Kami dijanjikan akan diikat kontrak manajemen dengan teken kontrak, Jumat (23/9),” kata seorang pemain usai pertemuan. Mendapat tawaran itu, pemain malah bingung. Sebab, PSSI sudah memutuskan M Nur sebagai pengelola Singo Edan yang sah. Apabila pemain nekat meneken kontrak dengan kubu Rendra Kresna, dikhawatirkan akan berdampak pada nasibnya

di Arema. Usai latihan di Champions Futsal Araya, Rabu (22/9), asisten pelatih Joko Susilo mengumumkan pemain akan latihan di Stadion Kanjuruhan, Jumat kemarin. “Tetapi pemain tidak mau datang karena khawatir ditagih soal tanda tangan kontrak,” tambah pemain itu. Dalam waktu bersamaan, beberapa pemain juga datang ke kediaman pendiri Arema, Lucky Acub Zaenal (Sam Ikul). Kedatangan mereka untuk memastikan bahwa pengurus di bawah M Nur yang diakui PSSI. Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup ini, para pemain mendengarkan rekaman suara Ketua PSSI, Djohar Arifin Husen, saat

surya/surya/nedi putra aw

LATIHAN - Para pemain Arema latihan di lapangan Tunjungsekar Kota Malang, belum lama ini. mengumumkan akhir dualisme kepengurusan Arema. Sampai kemarin, kubu Rendra Kresna belum bisa dikonfirmasi soal janji penandatangan kontrak itu. Media Officer Arema kubu Rendra, Sudarmadji, ketika dihubungi tidak mengangkat ponselnya. Bahkan SMS yang dikirim Surya juga tidak dibalas. Yang jelas putusan PSSI itu sempat didemo sejumlah Aremania. Sedang Sam Ikul memastikan pemain yang sudah meneken prakontrak dengan PT Arema

Indonesia akan dipertahankan dalam skuad bentukannya nanti. Selama konflik berlangsung, kubu M Nur memang belum mengikat satu pemain pun meski sudah memiliki gambaran pemain yang akan diajak bergabung di Arema. “Kami akan melanjutkan semua yang sudah berjalan. Pemain yang sudah dikontrak PT akan tetap dipertahankan, namun akan koordinasikan dulu dengan wakil investor yang telah mengikat prakontrak ” kata Sam Ikul. ■ st10/st17

Surya Edisi 24 September 2011  

Mandi Serbuk Api 21 Orang Melepuh, Usai Demo KPK 120 Anggota FPI Keracunan Makan, Tipu 5 Majikan PRT Gondol Rp 1 Miliar, 882 KK Jadi Jutawa...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you