Page 1

Edisi XLVII, 10 - 25 Januari 2017

Perlawanan terhadap Produk Impor

Langkah Puspa Agro Maksimalkan Produk Petani PASAR Induk Puspa Agro memiliki kangkah strategis dalam memaksimalkan produk petani, tak hanya menggandeng Gapoktan, tapi juga dengan lelang aneka komoditas. Pasalnya, hal tersebut menjadi sarana efektif bagi

Perluas Wilayah Binaan nBaca Hal ... 3

pebisinis sektor agro. “Lelang komoditas merupakan salah satu sarana untuk membantu penjual dan pembeli dalam bertransaksi secara efektif. nBaca Hal ... 2

Mulailah Mengarah ke Pertanian Organik

nBaca Hal ... 4


Trading House

| 02  LANGKAH ....

Sambungan dari Hal 1

PASAR Induk Puspa Agro memiliki kangkah strategis dalam memaksimalkan produk petani, tak hanya menggandeng Gapoktan, tapi juga dengan lelang aneka komoditas. Pasalnya, hal tersebut menjadi sarana efektif bagi pebisinis sektor agro. “Lelang komoditas merupakan salah satu sarana untuk membantu penjual dan pembeli dalam bertransaksi secara efektif. Di sisi lain, lewat lelang ini ada percepatan dalam membantu memasarkan hasil panen petani,” kata Direktur Utama PT Puspa Agro,

Susunan Pengelola: Penasihat/Pengarah: Erlangga Satriagung Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi dan Penanggungjawab; Ariel Redaktur Pelaksana; Iskandar Redaktur Ardy Abimanyu Reporter; Andriya Pitupulu Anggraeni Widakdo Fotographer: Iksan Sasmito Teknologi Informasi: Nana Firdaus Design & Layout Firman

Abdullah Muchibuddin. Lelang komoditas agro/pertanian merupakan terobosan yang dilakukan manajemen Puspa Agro untuk meningkatkan serapan hasil panen petani, nelayan, dan peternak di Jatim. Meski pelaksanaannya baru sekali dalam sebulan, manfaatnya cukup signifikan bagi pemilik barang maupun pembeli. “Pasar lelang di Puspa Agro sangat bagus untuk dimanfaatkan para petani atau Gapoktan untuk menjual hasil panennya. Sebab, di lelang ini banyak berkumpul para pembeli, khususnya dari kalangan pabrikan, yang mencari barang dalam jumlah besar dan harga yang transparan,”

ungkapnya. Puspa Agro memfasilitasi petani/Gapoktan dan para pedagang besar, serta pelaku bisnis agro melalui pasar lelang komoditas pertanian yang digelar dengan sistem forward. Pemilik barang/komoditas yang mengikuti lelang tidak perlu membawa seluruh barang yang akan diikutkan lelang, tetapi cukup membawa contohnya. “Oleh pemandu lelang, komoditas milik petani/Gapoktan atau pedagang besar ditawarkan kepada para pembeli (buyers) yang juga peserta lelang. Namun, sebelum lelang resmi digelar, mereka terlebih dahulu dipertemukan dalam forum temu bisnis,” pungkasnya. iskandar

Budidaya Talas Mulai Dilirik BUDIDAYA talas kini mulai dilirik petani. Banyak sekali cara budidaya dan tahapan yang tentunya harus dilalui untuk mendapatkan hasil panen yang bagus dan tentunya penting sekali memperhatikan setiap detil informasi mengenai teknik budidaya penanaman talas ini agar bisa dibudidaya dengan baik. Tanah yang akan digunakan untuk membudidayakan talas haruslah tanah dengan kondisi yang bagus. Sebenarnya ini adalah syarat untuk memulai budidaya tanaman apapun karena tanah merupakan media yang bisa memberikan tanaman semua nutrisi yang dibutuhkan. Tanah biasanya diolah dengan menggunakan cangkul ataupun bajak dengan kedalaman sekitar 20cm-30cm. pengolahan dilakukan untuk mendapatkan tanah yang gembur dan menyingkirkan rumput ataupun tanaman liar. Setelah tanah diolah, biasanya akan didiamkan selama 3 hari guna membiarkan proses pelapukan dan oksidasi yang memiliki bahan organik akan berlangsung lebih baik. Kemudian tanah diratakan dan mulai diberi tanda jarak tanaman dan barisan lebih baik mengarah ke timur agar terkena sinar matahari dengan sempurna. Bendengan dibuat dengan ketinggian gundukan sekitar 20cm. Talas bisa dikembangbiakkan dengan menggunakan biji, buah, anakan, jaringan, dan stolon. Jadi kita bisa memilih mana saja yang memang sesuai dengan pilihan

Anda. Setelah bibit sudah disiapkan, cara menanamselanjutnya adalah masalah cara penanaman. Penanaman dilakukan dilahan yang terbuka dan yang paling baik adalah pada waktu awal musim penghujan. Kita perlu mengingat bahwa talas rentan akan kekeringan dan bila sampai kekurangan air pada waktu penanaman maka bibit akan gagal alias mati. Jika bibit masih dalam polybag, maka sebelum ditanam, sebaiknya plastik dilepas karena bisa mengganggu pertumbuhan umbi dan akar. Agar tanah tetap lembab, maka pada daerah sekitar perakaran diperlukan mulsa yang bisa anda berikan dalam bentuk potongan rumput kering, jerami, maupun dedaunan. Pemupukan tanaman talas dilakukan pada awal sebelum bibit ditanamkan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan tanah kesuburan yang baik dengan cara memberikan pupuk kandang atau kompos yang diberikan pada setiap lubang. Dan pemupukan yang terakhir adalah ketika tanaman sudah mencapai usia 3 bulan. Pengendalian hama sangat penting dalam merawat tanaman talas ini. Ada berbagai jenis hama yang biasa ditemui seperti belalang dau, dan ulat daun. Ada juga tungau, hawar daun dan juga busuk umbi. Penyemprotan pestisida adalah pilihan yang terbaik. tim


Trading House

Perluas Wilayah Binaan PT Puspa Agro terus memperluas wilayah binaan untuk meningkatkan nilai tambah petani. Kini pasar induk modern ini menggandeng Pemkab Lamongan. Sasarannya adalah memberdayakan para petani di wilayah kabupaten setempat. Di antara komoditas unggulan yang telah disepakati untuk diserap dan didistribusikan adalah jagung, beras, melon, lele, telor ayam, aneka ikan tangkap (laut), dan beberapa komoditas lainnya. Diharapkan, dengan kerja sama ini, peran ekonomi Puspa Agro untuk memberdayakan para petani, peternak, dan nelayan Lamongan bisa direalisasikan. Kerja sama juga dimaksudkan untuk menghidupkan Pasar Induk Beras Lamongan (PIBL) yang dibangun PT Jatim Grha Utama (JGU), perusahaan holding dari Puspa Agro. Ke depan, pasar induk ini tidak hanya menangani komoditas beras, tetapi juga produk pangan lainnya. Mmanajemen Puspa Agro, lewat divisi Trading House-nya terus meningkatkan serapan hasil panen petani, peternak, dan nelayan di berbagai daerah di Jatim. Dalam dua tahun terakhir, Puspa Agro telah banyak menyerap hasil panen petani, peternak, dan nelayan di sejumlah daerah di Jatim. Di antaranya Malang, Batu, Pasuruan, Lumajang, Probolinggo, Jember, Kediri, Tulungagung, Jombang, Magetan, Ngawi, Ponorogo, Gresik, Bojonegoro, dan kini mulai menggarap Lamongan. Diharapkan, peran ekonomi ini bisa terus dimaksimalkan sehingga stabilitas harga dan pasokan berbagai komoditas agro di Jatim bisa dijaga. Pada gilirannya misi meningkatkan nilai tambah petani, peternak dan nelayan/petambak di Jatim pun bisa direalisasikan. iskandar

| 03


04 |

Trading House

Mulailah Mengarah ke Pertanian Organik KERAP kali terdengar keluhan petani di sejumlah media cetak maupun elektronik. Salah satunya adalah produktivitas hasil panen turun dan biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan penghasilan yang didapat. Padahal, negara kita merupakan negara yang kaya. Ini bisa menjadi refrensi petani, karena lebih menguntungkan, maka mulailah dengan cara pertanian organik. Ketergantungan pada penggunaan pupuk dan obat-obatan kimia yang semakin mahal harganya menjadikan biaya produksi petani kian meningkat. Awalnya memang menggembirakan. Penggunaan pupuk dan obat-obatan kimia menjadikan hasil panen petani berlipat ganda. Segalanya menjadi serba mudah untuk menyiasati kondisi alam yang tidak bersahabat dengan bantuan zat kimia tesebut. Tetapi, kita tidak sadar bahwa zat kimia ibarat candu bagi kondisi tanah sebagai tempat tinggal tanaman. Sebagai contoh, pemberian dosis 1x untuk mendapatkan hasil panen 2x, pada jangka waktu tertentu akan menjadi pemberian dosis 2x untuk mendapatkan hasil panen 2x. Karena apa? Zat kimia merusak struktur tanah. Tanah menjadi sakit, sudah tidak ada lagi mikroorganisme hidup di dalamnya yang sebenarnya sangat membantu mempertahankan keseimbangan struktur tanah secara alami. Lalu, bagaimanakah solusinya? Kembali ke awal. Mulailah mengendalikan penggunaan pupuk dan obat- obatan kimia dengan cara bijaksana. Bila perlu, tinggalkan dan mulai menerapkan kembali pola bercocok tanam nenek moyang kita dahulu dengan teknologi organik untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satu alasan pentingnya pengembangan pertanian organik adalah persoalan kerusakan lahan pertanian yang semakin parah. Penggunaan pupuk kimia yang terus-menerus menjadi penyebab menurunnya kesuburan lahan bila tidak diimbangi dengan penggunaan pupuk organik dan pupuk hayati. Untuk beberapa periode panen, tentunya petani harus siap.

Karena, poduktivitas hasil pertanian akan turun karena proses pemulihan struktur tanah. Kadangkala petani kita disesatkan dengan isu bahwa budidaya organik sangat mahal, Pengembangan pada Organik Hijau sudah membuktikan bahwa praktisi petani padi, apabila menerapkan teknik budidaya organik yang tepat dapat menghemat 60 persen bahkan lebih saprodi (sarana produksi) dengan hasil meningkat baik mutu maupun jumlahnya (padi). iskandar


Budidaya Ikan Tuna

| 05

Kiat Sukses Budidaya Ikan Tuna BANYAK yang menganggap memelihara dan budidaya dari ikan karnivora seperti ikan tuna ini kurang ekonomis dibandungan dengan membudidayakan ikan omnivora seperti ikan nila. Namun, seiring meningkatkan permintaan di pasar akan ikan jenis karnivora ini, maka menjadikan pembudidayaan ikan tuna ini mampu memberikan keuntungan yang lebih, walaupun pada nanti saat membudidayakannya sering mendapatkan kendala seperti dalam hal pemenuhan dari pakan hidup ikan karnivora ini. Namun, jika menekuni dengan serius bisnis pembudidayaan ikan tuna ini akan menghasilkan keuntungan yang besar dengan memperhatikan cara budidaya dan teknik budidayayang baik dan benar. Pertama yang harus diperhatikan dalam cara beternak ikan tuna adalah tentukanlah terlebih dahulu metode dan juga media dari budidaya ikan ini yang nantinya akan digunakan. Biasanya dan yang paling sering dalampemeliharaan budidaya ikan tuna ini dengan menggunakan keramba jaring apung, yaitu berupa kolam dari jaring-jaring yang sudah ditancapkan ke dasar dan jaraknya beberapa meter dari bibir pantai. Namun pembudidayaan ikan tuna ini juga dapat menggunakan kolam resirkulasi, pada kolam yang menggunakan sistem resirkulasi tertutup yang membuat ikan tuna sangat sulit untuk meloloskan dirinya dan juga budidayanya tidak akan mencemari lingkungan. Kendala yang harus dihadari dari sistem resirkulasi adalah kebutuhan listrik dan juga biayanya yang terbilang cukup tinggi. Langkah yang kedua dalam cara ternak ikan tuna ini adalah pengumpulan benih. Pada umumnya benih

dari ikan tuna ini dapat diperoleh dari penangkapan di alam dan kemudian dibesarkan di kolam dengan tujuan meningkatkan kandungan lemak pada ikan tuna tersebut yang bisa membuat ikan tuna akan menjadi lebih lezat. Namun untuk ikan tuna sirip biru, Anda hanya bisa mendapatkan benihnya dari induk dari kolam penangkaran, karena sudah banyak pengembangan ikan tuna sirip biru saat ini, namun dengan biaya budidaya yang sangat tinggi dibandingkan membudidayakan ikan tuna jenis lainnya. Ketiga adalah dalam hal pemberian pakan tuna. Budidaya dari ikan tuna yang baik dan bagus akan membutuhkan setidaknya sekitar 2.000 bibit ikan pada setiap periode dari budidaya dan juga ikan tuna ini akan mengkonsumsi makanan hingga berton-ton pakan. Ikan tuna merupakan ikan karnivora yang akan memakan ikan jenis lain. Sebaiknya berilah pakan ikan seperti ikan sarden, ikan pilchard atau ikan teri, karena ikan-ikan tersebut mempunyai kandungan lemak yang terbilang tinggi dibandingkan ikan jenis lainnya. Hal keempat dalam teknik beternak adalah saat pemanenan ikan tuna. Dalam memanen ikan tuna sebaiknya langsung untuk turun ke dalam keramba jaring tancap dengan para pekerja dan kemudian melemparkan tangkapan ikan-ikan tuna tersebut ke dalam perahu kecil yang sudah disiapkan sebelumnya untuk menampung ikan tuna yang akan dipanen. Lakukanlah sampai ikan tuna dalam keramba tinggal sedikit dan sulit untuk ditangkap, pakailah pancing rawai tuna untuk mendapatkan sisa panen ikan tuna yang sulit ditangkap tersebut. tim


06 |

Budidaya Rambutan

Lebih Baik di Musim Hujan RAMBUTAN adalah tanaman yang masuk dalam keluarga spidaceae dan berasal dari wilayah tropis di Asia Tenggara. Tanaman rambutan (Nephelium sp.) dapat tumbuh subur di wliayah yang beriklim tropis dan pada beberapa wilayah subtropis. Di Indonesia sendiri tanaman rambutan memiliki lebih dari 22 jenis. Tanaman rambutan atau Hairy Fruit (dalam bahasa Inggris) ditanam di daerah hangat atau dataran rendah yang bersuhu rata-rata 25o Celsius dan dengan ketinggian 300-500 meter di atas permukaan laut. Masa panen rambutan biasanya antara bulan Desember sampai dengan bulan Maret dan banyak buah yang dihasilkan oleh pohon rambutan dalam sekali panen. Buah rambutan yang matang berwarna merah atau kekuning-kuningan. Pohon rambutan yang ditanam dari biji biasanya berbunga pertama kali setelah tujuh tahun masa tanam. Sedangkan pohon rambutan yang ditanam dengan cara vegetatif akan berbunga setelah dua tahun masa tanam. Tinggipohon rambutan bisa mencapai 8 meter dengan lebar atau diameter pohon mencapai 4 meter. Ketersediaan air sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman rambutan. Pohon rambutan yang sudah mengalami masa panenbiasanya akan tumbuh daun dan cabang baru yang berwarna hijau muda. Pertumbuhan daun dan cabang baru tersebut akan berhenti apabila ketersediaan air terbatas. Tanaman rambutan memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga banyak orang membudidayakan tanaman rambutan. Penanaman rambutan dapat dilakukan di media pot atau tabulampot, di pekarangan rumah, atau di kebun.Cara budidaya rambutan dibagi menjadi tiga macam yaitu melalui generatif (biji buah), vegetatif (melalui pen-

cangkokan), dan vegetatif-generatif (okulasi). Cara tanam rambutan di pot berbeda dengan di pekarangan rumah. Teknik budidaya rambutan di pekarangan rumah jauh lebih mudah daripada menanam rambutan di pot karena menanam pohon rambutan di pekarangan tidak memerlukan perawatan-perawatan khusus. Cara menanam rambutan di pekarangan rumah diawali dengan mempersiapkan lahan tanam terlebih dahulu. Pilih lahan yang subur, tanah gembur, bersih dari gulma, dan memiliki sirkulasi udara dalam tanah yang baik. Jika ingin menanam rambutan dengan biji rambutan, proses pembibitan lumayan agak lama Âą 1 bulan. Untuk memudahkan cara menanam rambutan biasanya orang banyak menggunakanteknik budidaya cangkok dan okulasi. Penanaman rambutan lebih baik dilakukan pada saat musim hujan tetapi jika dilakukan di musim kemarau juga tidak apa-apa asalkan tanaman rutin disiram 2x sehari. Jarak tanam rambutan biasanya sekitar 12Ă—12 meter. Pemupukan pada tanaman rambutan dilakukan setelah dua bulan, enam bulan , dua tahun, dan tiga tahun dari masa awal penanaman rambutan. Pada saat empat tahun masa tanam dan seterusnya, pohon rambutan rutin diberi pupuk 2x dalam setahun. Hama yang biasanya menyerang tanaman rambutan adalah semut, tupai, ulat, kutu, dan kelelawar. Sedangkan penyakit yang biasanya menyerang tanaman rambutan biasanya berupa bercak pada daun, batang, dan akar putih. Agar pohon rambutan dapat tumbuh dengan subur dan berbuah banyak, kita harus merawat tanaman, dengan cara rutin dalam menyiram, memberi pupuk, dan juga mencegah hama dan mengobati penyakit pada tanamanrambutan. tim


Budidaya Ikan Patin

| 07

Budidaya Ikan Patin di Kolam Terpal Tak Sulit

CARA ternak patin sangat mudah untuk diterapkan. Kita bisa melakukannya di luar atau dalam ruangan. Tentunya, kita juga tak butuh lahan dan tanah berukuran luas karena cara budidaya yang diterapkan adalah penggunaan kain terpal. Banyak orang mengakui bahwa teknik beternak patin dengan kolam terpal sangat efektif dan menghemat biaya. Sementara itu, ikan ini masih menempati posisi penjualan yang cukup tinggi. Sebelum mengembangkan teknik budidaya patin di kolam terpal, ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai keunggulan dari metode tersebut. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ikan patin selalu laku di pasaran. Hal ini menyediakan peluang besar bagi para pemula yang ingin mengembangkan ternak patin. Keunggulan lain ialah karena ikan patin selalu beradaptasi pada berbagai tingkat keasaman air (pH). Jika dibandingkan dengan pemeliharaan patin di kolam tanah, harapan hidup di kolam terpal lebih tinggi sekitar 80 persen. Akibatnya, ikan patin selalu mampu untuk menyesuaikan di berbagai tipe air dengan tingkat keasaman berbeda. Tentunya, teknik beternak dengan kolam terpal akan memudahkan peternak untuk memantau kondisi dan perkembangan ikan, selain sangat murah dan menghemat air. Nah, bagaimana cara beternak ikan patin di kolam terpal? Berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mencapai hasil optimal. Pertama adalah pemilihan tipe dari kolam terpal. Ada 4 tipe kolam yang masing-masing bisa dipilih sesuai anggaran dan pertimbangan lokasi. Keempat tipe tersebut antara lain adalah: Kolam keseluruhan Kolam tembok dilapisi terpal Kolam tanah dilapisi terpal Kolam terpal instan Kedua adalah kesiapan alat-alat pendukung untuk kolam patin

terpal. Anda harus menyiapkan beberapa perlengkapan seperti pompa air, blower, paralon (bisa diganti dengan selang), ember, penjaring untuk memanen benih (krakat/waring). Berikutnya, kita akan membahas perihal teknik pembesaran dan pembibitan. Sebelum Anda akan menyebarkan benih, isilah kolam terpal dengan air pada ketinggian maksimal 20 cm. Hingga hari ke 5, tambahkan volume air secara bertahap. Setelah itu, sebarkan bibit sesuai dengan ukuran kolam. Sebagai contoh, sebarkan kira-kira 20 ribu pada kolam berukuran 2x1x0,5 meter untuk pembenihan awal. Selama kira-kira hingga sebulan, benih-benih tersebut harus diberi pakan cacing sutra atau kutu air yang telah dibersihkan dalam air disinfektan. Sebenarnya, memelihara ikan patin sangatlah mudah, asalkan Anda rajin melakukan pengecekan dan pengontrolan di masa-masal awal pemeliharaan. Untuk memanen pun Anda tinggal menggunakan kantong plastik sebagai krakat. Bisnis peternakan patin memang masih diandalkan oleh sebagian masyarakat. Jika Anda berminat, ada baiknya untuk mengetahui beberapa karakteristik penting dari ikan ini. Masyarakat awam biasa mengenali ikan ini sebagai lele atau catfish. Ikan ini bisa menyesuaikan setiap kandungan oksigen di dalam air tempat mereka hidup. Jadi, tak perlu repot mengganti atau mengalirkan dalam waktu berdekatan. Meski demikian, Anda masih perlu menguras dan mengisinya dengan air baru. Untuk penyesuaian suhu, ikan ini memang agak kesulitan untuk beradaptasi. Namun Anda bisa memastikan suhu sekitar 28 hingga 30 derajat celcius untuk masing-masing kolam. Oleh sebab itu, kadangkadang cara teraman ialah dengan membangun kolam terpal di dalam ruangan. Patin juga dikenal sebagai salah satu hewan nokturnal. Mereka selalu bersembunyi di lubang-lubang atau dasar air. Tak heran jika warna kolam cenderung gelap akan memudahkan merekauntuk hidup. Aslinya, ikan ini memang menetap di dasar air dan memakan binatang-binatang kecil di sekitarnya. Biasanya, patin akan keluar dari sarangnya di malam hari atau sinar matahari meredup. Nah, ada satu hal penting ketika Anda akan menyebarkan bibit-bibit di awal. Anda harus memperhatikan kondisi cuaca. Sangat tidak disarankan jika Anda berniat melakukan penyebaran benih pada pergantian musimm hujan atau kemarau. Sementara itu, bibit patin sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan cuaca dan mudah mati jika ada perubahan suhu mendadak. tim


08 |

Budidaya Nangka

Perhatikan Iklim dan Kelembaban BUAH nangka sudah menjadi buah yang populer bagi sebagian besar masyarakata Indonesia. Selain bisa dikonsumsi secara langsung dalam keadaan segar, nangka juga bisa diolah menjadi berbagai macam produk kuliner, semacam dodol nangka, atau kolak nangka. Bahkan nangka yang masih mudapun bisa diolah menjadi sayuran yang menjadi ciri khas jenis makanan pada daerah-daerah tertentu. Dengan tingkat kebutuhan akan buah nangka yang tinggi baik untuk konsumsi secara segar maupun untuk diolah, membudidayakan nangka sebagai komoditi ekonomi yang menguntungkan. Meski begitu, banyak orang yang ingin membudidayakan buah manis tersebut justru tidak mengetahui tentang tata cara budidaya nangka, sehingga kadang hasil yang diraih tidak sesuai harapan meski yang ditanam adalah bibit unggul. Untuk menghasilkan produksi nangka yang optimal dengan kualitas yang baik, cara menanam yang benar adalah kunci utamanya. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika membudidayakan nangka. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah iklim dan kelembaban. Daerah yang pas untuk mengembangbiakan nangka sebaiknya memiliki tingkat kelembaban sekitar 2540 mm per tahun dengan kisaran suhu rata-rata 27°C hingga 31°C. Untuk proses penanaman karakteristik tanah yang pas untuk nangka sebaiknya adalah tanah yang gembur. Wilayah yang dipilih bisa di daerah yang datar atau

juga di wilayah berbukit asal tidak terlalu curam. Pemilihan bibit juga adalah hal yang penting dalam budidaya nangka. Bibit yang baik memiliki daya tahan lebih baik terhadap hama dan bisa menghasilkan buah dengan kualitas yang juga baik. Bibit yang baik biasanya tumbuh tegak lurus, berpostur kokoh, memiliki cabang yang banyak dan pada umumnya memiliki daun di pucuk yang berwarna hijau cerah. Menanam biji adalah cara tanam nangka yang benar, karena teknik lain seperti cangkok atau stek memiliki prosentase keberhasilan yang justru lebih rendah. Meski begitu teknik okulasi atau cangkok tersebut memiliki keuntungan yaitu benih memiliki karakteristik dan sifat yang sama dengan tanaman induk, juga lebih cepat menghasilkan buah. Tahap pertama dalam proses penanaman pohon nangka adalah penyemaian bibit. Bibit bisa disemaikan dalam kantong plastik. Selama proses penyemaian sebaiknya bibit ditempatkan ditempat yang diberi naungan dengan intensitas cahaya matahari sebesar 50%-70% dan setiap hari disiram air. Naungan sebaiknya menghadap ke timur untuk mengurangi penguapan. Setelah proses penyemaian bibit yang telah berkecambah bisa dipindah ke lahan tanam. Lahan untuk tanaman nangka sebaiknya diatur dengan benar agar proses pembudidayaan bisa optimal. Faktor-faktor penting seperti struktur tanah, gulma, dan genangan air yang pada umumnya mempengaruhi pertumbuhan tanaman sebaiknya dikelola dan diatasi dengan baik. tim


Budidaya Jahe

Agar Jahe Emprit Tumbuh Subur

CARA budidaya jahe emprit dalam polybag saat ini memang banyak diminati apalagi semakin terbatasnya lahan yang ada saat ini membuat budidaya jahe menjadi lebih sulit. Oleh sebab itulah polybag merupakan salah satu tempat yang tepat untuk bercocok tanam jahe emprit dan membudidayakannya. Cara menanam jahe emprit dalam polybag sebenarnya tidaklah sulit. Cara tanam jahe emprit hampir sama dengan penananaman jahe di tempat lain. Untuk penjelasan lebih lanjut tentang cara budidaya jahe emprit, berikut ini langkah – langkahnya. Tips pemilihan bibit merupakan langkah yang paling penting sebelum memahami teknik budidaya tanaman jahe emprit. Bibit jahe dapat diperoleh dari perkebunan atau pembibitan jahe emprit yang sudah ada. Saat memilih bibit, pilihlah bibit jahe yang bagus dan berkualitas. Pastikan bahwa tanaman jahe memiliki varietas tinggi yaitu dapat tumbuh tinggi dan menghasilkan jahe yang berkualitas atau tidak cacat. Media tanam yang harus dipersiapkan untuk pohon jahe polybag. Jumlah polybag harus disesuaikan dengan jumlah bibit jahe yang akan ditanam. Setelah polybag disiapkan, langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanam berupa tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang. Tanah yang bagus untuk menanam jahe emprit adalah tanah yang gembur dan sedikit berpasir sehingga memudahkan tanaman jahe untuk lebih cepat tumbuh dan berkembang. Polybag yang digunakan untuk menanam bibit jahe juga harus besar yaitu berukuran 60 x 40 cm karena jahe akan tumbuh besar dan memerlukan banyak tempat untuk pertumbuhan rimpangnya. Teknik menanam bibit jahe sebaiknya ditanam sedalam 5 sampai 7 cm dengan tunas bibit yang menghadap ke atas. Jangan sampai terbalik karena bisa menghambat pertumbuhan tanaman jahe. Penanaman bibit jahe sebaiknya dilakukan saat musim penghujan sehingga Anda tidak perlu repot – repot untuk menjaga kelembaban bibit jahe yang baru ditanam tersebut. Pohon jahe yang sudah ditanam di dalam polybag memerlukan perawatan yang cukup rutin agar hasil panen jahe emprit dapat

| 09

memuaskan. Berikut ini langkah perawatan dalam cara budidaya jahe emprit dalam polybag. Tanaman jahe di dalam polybag harus disiram secara teratur setiap hari yaitu pagi dan sore. Pastikan tanah di dalam polybag tidak sampai kekeringan dan selalu berada dalam keadaan lembab sehingga tanaman jahe tidak akan mati. Selain disiram, tanaman jahe dalam polybag juga harus dipupuk. Pupuk yang dianjurkan adalah pupuk kandang beruba kotoran domba atau kotoran sapi. Beri pupuk setiap polybag setelah tanaman mulai tumbuh. Kemudian setelah tanaman memasuki bulan keempat, tanaman jahe bisa diberi pupuk kandang agar lebih subur. Dalam polybag, biasanya akan ada rumput – rumput penganggu yang tumbuh dalam polybag. Hal ini akan menganggu pertumbuhan jahe dan rimpangnya. Oleh sebab itu, penyiangan gulma sebaiknya dilakukan secara intensif. Gulma biasanya banyak tumbuh saat tanaman jahe mulai berumur 6 bulan. Namun, penyiangan sebaiknya mulai dilakukan saat tanaman jahe berumur 4 bulan agar tidak merusak akar yang nantinya dapat merusak benih – benih jahe. Menyulam tanaman jahe yang tidak tumbuh dapat dilakukan saat bibit jahe berumur 1 bulan setelah tanam dengan benih cadangan yang telah disemaikan Pembubunan atau pendangiran dilakukan saat tanaman telah berbentuk rumpun dengan empat atau lima anakan. Hal ini dilakukan agar rimpang jahe emprit selalu tertutup tanah. Dengan adanya pembumbunan, drainase juga akan selalu terjaga. Pengendalian hama dapat dilakukan sesuai keperluan. Biasanya penyakit utama pada jahe emprit adalah busuk rimpang yang disebabkan karena bakteri Ralstonia solanacearum. Saat ini masih belum ada cara pengendalian yang memadai. Cara pencegahannya adalah perlakuan benih sehat, penggunaan benih sehat, perglran tanaman, pembuatan irigasi, dan penyiangan gulma. Tanaman yang diserang bakteri sebaiknya segera dicabut dan dibakar agar serangan bakteri tidak meluas. tim


10 |

Jagung

Jagung Manis di Lahan Tropis JAGUNG adalah tanaman yang mudah berkembang di daerah tropis. Jadi, Anda perlu memperhatikan tingkat curah hujan sinar matahari pada lokasi yang akan dipilih. Sebaiknya, untuk penanaman bibit, sangat disarankan dilakukan di masa awal musim hujan atau awal kemarau. Sedangkan Anda tak perlu mengkhawatirkan persoalan kondisi tanah. Namun paling baik ialah dengan memilih lahan subur dan kaya dengan humus. Jangan menanamnya di daerah yang terlalu miring. Pemilihan ketinggian paling tepat adalah 1000-1800 meter di permukaan laut. Untuk suhu di sekitar lahan, Anda harus menyesuaikan antara 230 hingga 300 derajat celcius. Teknik menanam jagung juga sangat mudah dan sederhana. Anda harus mengawali itu dari pemilihan bibit-bibit sebelum ditanam. Paling baik adalah bibit hybrid yang telah diakui secara fisiologi dan genetik. Untuk setiap 1 hektar lahan, Anda bisa menanam sekitar 20 hingga 30 kilogram. Untuk mencapai hasil maksimal, pastikan bahwa di malam hari Anda merendam bibit-bibit tersebut di larutan POC NASA dengan takaran 2-4 cc untuk setiap liter. Bagaimana dengan persiapan lahan? Bersihkanlah lahan dari tanaman-tanaman sebelumnya. Jangan buang sisa-sisa tanaman tersebut. Anda akan mencampurnya dengan lahan yang akan diolah. Bagaimana caranya? Bakarlah tanaman-tanaman tersebut hingga menjadi abu. Lalu campurlah sisa-sisa abu tersebut ke dalam tanah dan olahlah dengan cangkul atau bajak. Itu akan memudahkan cara menanam sekaligus menunjang proses pembungaan secara optimal. Ukuran pH yang paling tepat adalah sekitar 5 pH dan jika sebuah lahan kurang dari itu, sebaiknya campurkan pupuk kandang dengan GLIO. Lakukan langkah-langkah tersebut lebih kurang 1 bulan sebelum ditanami jagung manis. Ada beberapa cara tanam yang bisa diterapkan sesuai kebutuhan. Pertama adalah intercropping atau biasa disebut tumpang sari, multiple cropping atau tumpang gilir yang bisa dilakukan dengan berantai tergantung dengan faktor hasil panen, relay cropping atau menyelipkan beberapa tanaman berbeda selain jagung manis dan mixed cropping atau teknik campuran tanpa pengaturan jarak. Tapi Anda perlu tahu bahwa bercocok tanam

dengan teknik campuran akan rentan terhadap ancaman penyakit dan hama. Untuk teknik penanaman, ada beberapa tips yang berkaitan dengan lubang untuk bibit jagung. Sebaiknya, galilah kedalaman tanah hingga 5 cm dan pastikan bahwa 1 bibit hanya untuk 1 lubang. Dan Anda harus memperhatikan jarak penanaman yang disesuaikan dengan usia tanaman. Kadang, ada beberapa masalah seperti batang tanaman yang tidak sempurna atau cenderung mengganggu tanaman lain. Nah, potonglah beberapa bagian yang mengganggu tersebut. Jangan sekali-sekali mencabutnya karena itu akan berpengaruh akar tanaman di sekitarnya. Jika perlu, Anda hanya perlu memotong batang yang tak bagus. Setiap dua minggu sekali lakukan penyiangan. Paling baik adalah melakukannya setengah bulan sejak pembibitan. Umumnya di masa itu, akar akan lebih kuat jadi tak perlu khawatir akan merusak tanaman lain. Anda mungkin masih menungu agak lama hingga bibit tersebut menjadi pohon yang Anda inginkan. Oleh sebab itu, lakukan perawatan secara tertatur dengan menyirami bibit-bibit yang telah ditanam. Namun jika kelembaban tanah cukup meyakinkan, Anda tak perlu menyirami banyak air. Sedangkan di saat masa pembungaan, alirkan air di antara tanaman jagung untuk memercepat sekaligus meningkatkan hasil panen. Sementara itu, Anda perlu mewaspadai ancaman hama dan penyakit terhadap kebun jagung manis Anda. Gunakanlah pestisida sebagai perlindungan bagi lahan tersebut. Hingga masa panen, rawatlah secara teratur dan usahakan untuk tidak mengabaikan gangguan sekecil apa pun. Masa panen adalah saat menyenangkan apalagi ketika Anda memutar tongkol jagung dan mengupas kulitnya. Keringkanlah jagung dengan mesin atau cukup dijemur selama kira-kira seminggu. Hal ini akan tergantung pada cuaca yang stabil. Saat memipil butiran-butiran jagung, Anda bisa memilih cara manual atau menggunakan mesin penggiling. Pisahkanlah butiran-butiran yang tidak layak supaya menghindarkan dari hama atau jamur yang menempel. Proses pemilihan biji-biji jagung juga bisa menjadi aktivitas menyenangkan sekaligus mengevaluasi hasil panen Anda selama beberapa waktu. tim

Puspa agro edisi 47