Issuu on Google+

Edisi Perdana Bulan Agustus 2010

Dia

K omFas

Media Komunikasi Fasilitator

KEGIATAN SOSIAL RTM DI KAB.HST Hasil Surplus UPK TA 2009 semua kecamatan di Kab.HST dilaksanakan

P

ada tanggal 15 Juli 2010 Kec.Labauan Amas Seletan melakukan kegiatan Kitanan Masal dan pembagian sembeko kepada jompo miskin, kegiatan ini adalah hasil surplus UPK Kec.Labuan Amas Selatan pada tahun 2009 dan direalisasikan kegiatannya pada tahun 2010 demikian diungkapkan oleh bpk Supani, SE Faskeu Kab.Hulu Sungai Tengah.

orang tua jompo per desanya dengan alokasi dana 4.307.000’ kata Supiani, SE. Dalam kegiatan ini dibuka oleh Camat Labuan Amas Selatan Bpk Drs.Wahyudi Rahmad yang didampingi oleh Penanggung Jawab Operasional (PJOK) Bpk.Gajali Rahman dengan penyerahan perlengkapan kitanan masal secara simbolis kepada anak yang telah di kitan

Disampaikan juga oleh Supiani, bahwa UPK Kec.Labuan Amas Selatan kegiatan sosial rumah tangga miskin ini akan mengalokasikan 15 % dari surplus tahun disusul oleh kecamatan lain karena semua anggaran 2009 untuk UPK di Kab.Hulu Sungai kegiatan Sosial Rumah Disampaikan juga oleh Tengah mengalami surplus Tangga Miskin atau Supiani, bahwa kegiatan ditahun anggaran 2009. sebesar Rp.13.200.000. sosial rumah tangga miskin ini 1. Tanggal 7 Agustus dimana setelah akan disusul oleh kecamatan 2010 di Kec.Labuan Amas dilakukan Musyawarah lain karena semua UPK di Utara kegiatan Kitanan Antar Desa Khusus Kab.Hulu Sungai Tengah masal dengan jumlah yang (MAD Khusus) usulan dikitan sebanyak 96 anak mengalami surplus ditahun Kitanan Masal mendapat dengan quota 6 anak rengking teratas disusul anggaran 2009. perdesa dari 16 desa di usulan sembako bagi Kec.Labuan Amas Utara dengan alokasi jompo miskin. dana sebesar Rp 13.997.000. Jumlah anak yang di Kitan pada Kitanan Masal ini sebanyak 54 orang anak dari 18 Desa atau 3 orang anak per desa dengan jumlah alokasi dana sebebesar 8.893.000 yang bekerjasama dengan puskesmas pantai hambawang. ‘demikian juga kegiatan sembako bagi jompo miskin, dibagikan kepada 54 orang tua jompo miskin yang tersebar 18 desa di Kec.Labuan Amas Selatan atau quota 3

2. Tanggal 10 Agustus 2010 di Kec.Pandawan kegiatan sembako bagi jompo miskin dengan jumlah yang mendapat paket sembako sebanyak 105 orang tua jompo dengan quota 5 orang tua jompo perdesa dari 21 desa yang ada di pandawan, dengan alokasi dana sebesar Rp.12,5 jt. Kegiatan kedua adalah perlengkapan Sekolah Anak Miskin direncanakan akan dlaksanakan

pada bulan agustus 2010 ini dengan jumlah anak 84 orang atau quota 4 anak per desa dari 21 desa dengan alokasi dana 13.5 jt. Kec.Pandawan adalah kecamatan yang paling besar surplusnya pada tahnu 2009 sehingga alokasi sosial RTM nya juga paling besar sekabupaten HST 3. Tanggal 9 dan 10 Agustus 2010 di Kec.Batang Alai Utara dengan kegiatan sembako bagi jompo miskin, jumlah yang mendapat paket sembako sebanyak 84 orang, quota 6 orang perdesa dari 14 desa di Kec.Batang Alai Utara, alokasi dana sebesar 6,5 jt 4. Tanggal 25 Agustus 2010 di Kec.Batang Alai Selatan dengan kegiatan Kitanan masal, jumlah yang dikitan sebnayak 38 Anak dengan quota 2 anak per desa dari 19 desa yang ada di Kec.Batang alai Selatan, alokasi dana sebesar Rp.5.750.000 5. Untuk kec.Haruyan dan Kec.Batu Benawa masih dalam proses dan musyawarah namun akan di laksanakan pada bulan Agustus 2010 ini jg

Dalam hadist Qudsi, menjelang Ramadhan, ada sebuah Doa malaikat Jibril, ” YA ALLAH ABAIKANLAH PUASA UMAT MUHAMMAD”, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia belum : 1. Memohon maaf kepada kedua orang tuanya 2. Berma’afan antar suami istri 3. Berma’afan dengan teman dan orang-orang disekitarnya Rasulullah SAW pun mengamini 3x. Karena itu kami atas nama redaksi Bulletin Media Komunikasi Fasilitator (DiaKomFas). Mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala salah dan hilaf baik disengaja maupun tidak disengaja.

MARHABAN YA RAMADHAN SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1431 H


Halaman 2

Motivasi Hidup

Minyak Lentera

A

lkisah dahulu kala, ketika dunia belum diterangi oleh lampu-lampu listrik. Manusia masih menggunakan lentera berbahan bakar minyak untuk penerangan.

Suatu malam, salah seorang pemimpin sebuah kawasan dengan kekuasaan yang besar sedang menulis surat yang rencananya akan dikirimkan esok hari untuk negara tetangga. Ia menggunakan lentera yang memang menjadi bagian dari istana sederhana yang ia dan keluarga tempati. Katika ia sedang serius menulis surat tersebut, tiba-tiba ada orang yang mengetuk pintu. Lalu sang pemimpinpun bertanya, “Siapa ?” Sang tamu pun membalasnya setengah berbisik, “Saya, Tuanku.” Sang pemimpinpun sudah sangat hapal dengan suara sang tamu. Pengetuk pintu itu adalah sobat karibnya. Sang pemimpin pun bertanya, “Maaf urusan apakah gerangan yang akan engkau sampaikan. Jika menyakut urusan pemerintahan maka aku akan tetap menyalakan lentera ini, Namun jika engkau ingin menyampaikan sesuatu yang bersifat pribadi, maka aku akan mematikan lentera ini dan menggantikannya dengan lentera minyaknya berasal dari hasil keringatku sendiri”. Beberapa tahun kemudian ketika sang peminpin ini meninggal dunia, dia tidak meninggalkan banyak harta bagi keluarganya. Namun, ia meinggalkan banyak kisah baik dan teladan bagi banyak orang. Cerita di ambil dari buku Anda Bisa Jika anda Berpikir Bisa—Vyandra

R

FORUM UPK

apat koordinasi forum UPK Kab.HST kali ini akan dilaksanakan dgn tempat disetiap kecamatan secara bergiliran, pada tgl 22 Juli 2010 rapat koordinasi bertempat di Aula Kantor Camat Batang Alai Utara dengan materi utama LAPORAN LABA RUGI yang persentasikan oleh tuan rumah UPK Kec.Batang Alai Utara Pada kesempatan tersebut Alfianoor Ketua UPK Kec.Batang Alai Utara dalam paparannya mengatakan “Alhamdulilallah kita semua dapat berkumpul dalam rangka rapat koordinasi ditempat yang sangat sederhana ini, dan terima kasih kepada teman-teman yang telah menyediakan waktu untuk hadir di kecamatan kami dengan fasilitas yang sangat terbatas. Dikesempatan ini saya sangat berterima kasih karena diberi kesempatan untuk meberikan presentasi tetang materi Laporan Laba Rugi, padahal dari laporan kami masih banyak kekurangannya dan perlu masukkan dari kawan-kawan, laporan kami dapat lebih baik kedepannya” Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat Laporan Laba Rugi Microfince adalah : 1. Kolom laporan Laba Rugi terdiri dari KODE, URAIAN, Rp (Rician) Rp (Jumlah) 2. Uraian Jasa Pengembalian UEP dan SPP diambil pada Kolom 12 di LPP di kurang dengan Jumlah Kumulatif jasa pada Des thn sebelumnya 3. Pendapatan lain 2% UPK Non SPP/UEP diambil dari Jumlah Pendapatan 2% Non SPP/UEP atau Fisik selama kumulatif tahun berjalan 4. Pendapatan Non Operasional yang terdiri dari Bunga Bank dan pendapatan lainnya cukup Jelas diambil dari buka kas harian dan buku bantu Bank masing-masing rekening Operasional, UEP dan SPP 5. Biaya Operasional yang terdiri dari Honor, Adm umum, Transport dan sewa kantor Cukup Jelas diambil dari buka kas harian Operasional 6. Sedangkan uraian Penyusutan diambil dari Daftar Inventaris (Form 58) kumulatih selama tahun berjalan 7. Uraian Biaya Lain khusus untuk eksekusi Surplus thn lalu 8. Untuk Biaya Non Operasional cukup Jelas diambil dari buka kas harian dan buku bantu Bank masing-masing rekening Operasional, UEP dan SPP

FORUM TEKNIS PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH

9. Setelah diformulasikan didapatlah Laba/Rugi, Hasil Laba Rugi ini harus sama dengan kolom Surplus berjalan di neraca Demikian kami jelaskan semoga lebih bermanfaat

Dinding Penahan Tanah adalah suatu bangunan yang berfungsi untuk menstabilkan kondisi tanah, pada umumnya dipasang pada daerah tebing yang labil,demikian dijelaskan oleh oleh Fastekkab Hulu Sungai Tengah Bpk Yendri Idrus.ST. Jenis konstruksi antara lain pasangan batu, pasangan batu kosong, beton, kayu dan sebaginya. Dalam PNPM Mandiri Perdesaan tipe Dinding Penahan Tanah yg paling banyak digunakan adalah dari Pasangan Batu terutama pembuatan jalan baru seperti pelebaran jalan usaha tani. Pasangan batu harus diberikan suling untuk membuang air tanah dari belakang tembok. Ujung dalam suling harus diberi saringan kecil dari ijuk. Pasangan batu harus dibuat dengan pondasi yang tidak akan bergerak, karena pasangan batu tidak fleksibel sama sekali. Mutu pekerjaan banyak dipengaruhi oleh : 1. Kualitas adukan ( biasanya ampuran 1: 4 atau 1: 3 ) 2. Harus ada sulingan ( dari pipa ) dan saringan dari ijuk utk mengalirkan air dari belakang pasangan batu. 3. Bowplank yang berfungsi mengatur dimensi dan kelurusan dari pasangan 4. Mutu bahan yang digunakan ( tingkat kebersihan Batu kali, pasir & semen )


Halaman 3

Habar kaBUPATEN BARITO KUALA MASYARAKAT MENGAUDIT TPK

T

Oleh Titin Mujiartasih ( FasKeu Batola)

ransparansi adalah salah satu prinsip dilaksanakan MAD Pendanaan di tingkat yang harus ditegakkan dalam kecamatan. Desa Sei Seluang mendapatkan pelaksanaan kegiatan PNPM-MP. pembangunan MCK sebanyak 5 Unit dan Transparansi tidak begitu saja muncul pembangunan Posyandu. Setelah MD Informasi pada kesadaran masyarakat dalam mendukung dan pelatihan TPK, masyarakat beserta TPK program. Transparansi terkadang harus sudah bersiap–siap melaksanakan pekerjaan. dipaksa untuk mewujudkannya dan terbukti Pembagian kerja sudah dilakukan, tim transparansi sangat mendukung dalam pemantau, pekerja dari dalam desa yang sudah penyelesaian masalah – masalah yang dihadapi mendaftarkan diri dan pembersihan lokasipun oleh masyarakat. Masyarakat desa Sei Seluang, mulai dilakukan. Pada saat pengajuan RPD Kec. Belawang Kab.Barito Kuala Prop.KalSel untuk pencairan dana tahap satu TPK mulai ingin berbagi pengalaman tentang akibat tidak kesulitan membuat administrasi / berkas adanya keterbukaan / transparansi pengurus pengajuannya dan pada saat itu sekretaris TPK TPK dalam melaksanakan kegiatan. Bulan Juni yang membuat berkas pengajuan dan 2010 adalah bulan bersejarah bagi kami , administrasi lainnya, peran sekretaris menjadi masyarakat Desa Sei Seluang Kec.Belawang, sangat besar pada saat ketua TPK pun juga bagaimana tidak pada hari itu masyarakat desa tidak paham administrasi dan pembukuan, yang diwakili oleh tokoh masyarakat, tim rupanya kesempatan ini dimanfaatkan oleh pemantau beserta Kades dan BPD berkumpul sekretaris untuk mendominasi semua kegiatan bersama untuk melakukan pemeriksaan /audit TPK mulai dari belanja barang, pembuatan pembukuan TPK pasca pelaksanaan MDST laporan keuangan. Kegiatan terus berjalan , yang tidak bisa diterima masyarakat karena masyarakat melaksanakan pembangunan MCK disinyalir selama ini TPK tidak terbuka / dan Posyandu. MDPJ pertama, masyarakat menerima transparan dalam menyampaikan laporan yang hadir dalam MDPJ keuangan yang dikelola dan diduga masih ada pertanggungjawaban TPK walaupun agak sisa dana yang di pegang oleh salah satu sedikit bingung dengan laporan dana yang pengurus TPK yang belum disampaikan, tetapi masyarakat pada saat itu dipertanggungjawabkan Peristiwa ini berawal tidak tahu harus berbuat apa, sehingga hal dari masuknya peringkat usulan desa Sei yang mulai dilakukan mereka adalah berkasak kusuk diwarung kopi sepanjang Seluang sebagai rengking ke 4 s a a t dermaga sungai, di pos – pos untuk kegiatan MCK dan rengking P a d a ke 16 untuk kegiatan Pos yandu dilaksanakan MDST ronda ataupun diwarung – warung pasar desa. pada MAD Prioritas yang pada bulan Februari Pelaksanaan kegiatan terus dilaksanakan di tingkat masyarakat berjalan sampai pembangunan Kecamatan. Usulan desa Sei 2010 Seluang berupa MCK sebanyak 5 sudah tidak percaya MCK 5 unit telah diselesaikan, Posyandu 1 unit rampung unit di 5 titik masing–masing titik lagi dengan TPK dibangun, MDPJ II juga sudah menampung untuk 13 KK dan 1 dilaksanakan pada bulan buah posyandu. Menurut pengakuan warga yang diwakili ibu Nur Hayati Januari 2010 tetapi tetap tidak bisa menjawab masyarakat sampai pada bahwa usulan MCK ini sangat dibutuhkan oleh kebingunan masyarakat desa, terutama untuk memperbaiki puncaknya dimana pada saat dilaksanakan lingkungan dimana hampir semua penduduk MDST pada bulan Februari 2010 masyarakat desa yang berjumlah ± 552 jiwa mempunyai sudah tidak percaya lagi dengan TPK dan kebiasaan Mandi,cuci dan kakus di pinggiran sepakat tidak menerima hasil pekerjaan sungai Barito. Sebelumnya sudah mempunyai maupun pertanggungjawaban keuangan TPK. 2 unit MCK, dirasakan sangat kurang dan Pada saat itu juga terjadi pergantian FK/FT mendesak untuk dapat mendukung merubah maka kondisi desa terkatung – katung , kebiasaan masyarakat desa, yg biasanya fasilitasi yang dilakukan PjOK dan FK/FT mereka melakukan mandi,cuci, kakus yang pengganti tetap tidak membawa hasil, akhirnya terlihat oleh pandangan mata umum. Usulan pada akhir Mei 2010 tim Faskab turun ke desa Posyandu juga sangat dibutuhkan oleh desa. dan bertemu dengan kades, perangkat desa Penegasan yang disampaikan oleh kader Pos dan perwakilan dari masyarakat menyepakati yandu yaitu ibu Siti Rahma bahwa desa Sei untuk dilaksanakan audit kepada TPK. Seluang dengan luas wilayah 1000 m2 cukup 9 Juni 2010 masyarakat desa Sei Seluang menyulitkan masyarakat yang tinggal secara sudah berkumpul di rumah Bp Rahmadi (Kades terpusat di desa dengan kepadatan dan jarak Sei Seluang) pengurus TPK pun dihadirkan rumah yang saling berdekatan sehingga beserta berkas yang dimiliki. Melihat kondisi penyebaran penyakit lebih cepat tersebar, itu masyarakat yang tingkat keingintahuannya sebabnya menurut warga desa dua usulan sangat tinggi maka momen ini dimanfaatkan tersebut memang sangat dibutuhkan untuk melaksanakan pemeriksaan / audit masyrakat. Pasca penyempurnaan RAB Disain,

secara terbuka dengan masyarakat. Berdasarkan pengakuan dari Ketua TPK dan Bendahara TPK selama ini yang mendominasi semua pekerjaan adalah Sekretaris TPK. Berdasarkan dari pengakuan Ketua dan Bendahara maka Sekretaris lah yang banyak tahu tentang pelaksanaan kegiatan maupun administrasi keuangannya, tetapi pengakuan ini tidak membebaskan tanggungjawab Ketua dan Bendahara,TPK sebagai tim tetap akan diperiksa . Pemeriksaan keuanganpun mulai dilaksanakan dengan melihat penarikan dana oleh TPK ke UPK apakah sudah sesuai dengan SPC, selanjutnya dilakukan pemeriksaan pembelajaan barang yang dilakukan oleh TPK khususnya Sekretaris TPK. Cros cek atau uji silang nota bukti pembelanjaan TPK di fasilitasi FasKeu langsung diumpan balikkan kepada masyarakat baik mengenai jumlah barang yang dibelanjakan, harga satuan barang yang dibeli maupun toko dimana barang itu dibeli. Masyarakat yang hadir pada saat itu terdiri dari Kades, perangkat desa, anggota BPD,tokoh–tokoh masyarakat. Reaksi dari umpan balik ternyata sangat positif, masyarakat ternyata sangat tahu berapa sebenarnya jumlah barang yang dibeli, harga satuan yang sebenarnya berapa dan beli di toko mana merekapun juga sangat faham. 10 Juni 2010 Kades , BPD dan masyarakat dengan difasilitasi oleh Bp Wira dan B Wiwik sebagai FK/FT Kec. Belawang mengadakan pertemuan untuk membentuk Tim Pencari fakta yang bertugas melakukan cros cek langsung ke toko – toko sesuai nota yang diragukan pada saat audit, sampai akhir Juli 2010 pelaksanaan peningkatan bangunan sudah dikerjakan dengan membuat jalan/ titian yang menuju MCK, pelaksanaan kegiatan diawasi oleh TPF dibantu oleh masyarakat dan target pada akhir bulan September 2010 sudah bisa dilaksanakan MD Serah Terima. Pengawalan penyelesaian masalah ini telah dikoordinasikan dengan PjOK dan Camat Belawang , khususnya bapak Camat akan meminta laporan perkembangan penyelesaian masalah setiap bulan pada rakor kades yang di selenggarakan di Kecamatan setiap tanggal 17 per bulan. Transparansi / keterbukaan memang harus ditegakkan dalam setiap kegiatan, Transparansi / keterbukaan memang harus dipaksa muncul dimasyarakat dan terbukti transparansi

/

keterbukaan dari

semua pihak sungguh – sungguh telah membantu penyelesaian masalah di desa kami.


Halaman 4

DiaKom Lintas Propinsi Kalimantan Barat


Halaman 5

MANGABUAW

Serba serbi PNPM MP-hst

Anang Ambun Anang Bular badua lakon ngini kada kawa dipisah akan, suatu hari bulan puas kedua PNPM MANDIRI PERDESAAN GELAR SILATURAHMI remaja ini asyik bajalan, handak ka pasar wadai balalihat, barang ai mun kada balalihat wadai, ebanyak 80 orang pelaku PNPM-MP adakan silaturahmi pada haru Sabtu tanggal 24 balalihat nang bajual barang, ma ambil apuahnya jar Ambun. Juli 2010 bertempat di pendopo obyek wisata Pagat Kec. Batu Benawa Kab. HST, mereka terdiri dari Tim Faskab/FK/FT dari Kab. HSU, Kab. Balangan, Kab. HSS dan Kab. Dalam perjalanan kanapa kedua remaja ini dikajut akan sebuah peristiwa, dihadapan inya badua HST demikian disampaikan Ali Kurdi, S.Pi Faskab PNPM-MP HST. mangalunyur Kai Hadran basapeda kalajuan, sampai Hadir juga dalam acara tersebut Bapak Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan takibar sumangat kedua remaja ini. Dan yang paling Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Kalimantan Selatan Drs. Masderiansyah, M.Si, mengajut akan jantung, sapeda kai Hadran taranjah Bapak Kepala BPMPD Kab. HST Drs. M.Wildon. MM, Korprov PNPM-MP Kal-Sel Bapak Ir. tihang listrik nang andakannya tamaju sa ikit dari Anas Ma’ruf Polem dan FMS PNPM-MP Kal-Sel Bapak Alwani, SE. bahu jalan.

S

Pada kesempatan itu Bapak Drs. M.Wildon, MM selaku tuan rumah menyampaikan selamat datang kepada semua peserta dan berharap acara semacam ini dapat lebih mempererat silaturahmi dan menambah semangat pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu Bapak Ir. Anas Ma’ruf menyampaikan harapannya agar pelaku PNPM-MP setelah menyelesaikan pelatihan penyegaran lebih memahami konsep PNPM-MP secara lebih kritis serta meningkatkan kepedulian kepada masyarakat sasaran program, beliau juga menyatakan kegembiraannya walaupun baru pertama kalinya ke HST. “Ternyata disini tidak kalah indahnya dengan tempat wisata di Jawa Barat, saya sangat gembira bertugas di Kalimantan Selatan” ujarnya yang baru beberapa minggu bertugas KalSel sebelumnya menjadi deputi Korprov PNPM-MP Jawa Barat ini.

Saking takajutnya kedua remaja ini, tanga-nga mandam malihat kada beberapa jauh, kai Hadran kada sing bangunan lagi. Saling beradu pandangan kedua remaja ini langsung bukah mandatangi kai Hadran nang rabah taranjah tiang listrik tadi, tentunya dengan maksud manulungi kai Hadran nang siup di bahu jalan. Perlu diketahui Kai Hadran ini adalah urang nang di segani dikampung Anang Ambun wan Anang Bular, waktu anum kai Hadrani tacut/jagaw kampung, ampadal ganal, kada mau kalah tu pank

Lanjut carita, Ambun wan Anang hancap ma angkat Kai Hadran nang siup dipinggir jalan ka teras rumah Bapak Drs. Masderiansyah, M.Si selaku Kepala BPMPD Kal-Sel menyampaikan beberapa urang nang taparak. hal diantaranya, mengenai angka kemiskinan di Kal-Sel yang saat ini secara nasional Dikipasi Ambun awak Kai Hadran, kada beberapa menempati urutan ke-3 (paling kecil) setelah DKI Jakarta dan Prov. Bali, PNPM-MP salah menit sadar tabangun Kai Hadran nya. Langsung satu perwujudan pelaksanaan MDGs tentang pengurangan kemiskinan, Penyusunan Anang Bular batakun “Kadapapa kah Pian Kai”. Sambil RPJMdes dan Rencana kerja Pemerintah (RKP). Saya berharap kepada Tim Faskab/FK/ naning Kai Hadran menjawab “ Aku basyukur banar FT “ tetap konsisten dalam tugas mensukseskan pelaksanaan PNPM-MP, ihlas dalam nak ai taranjah tihang listrik ni, untung banar kana’” bekerja, meningkatkan kinerja di lapangan sesuai tupoksi masing-masing dan Insya Ujar sidin. Tanga-nga kedua remaja ni, Ujar Ambun Allah tidak ada pengurangan Fasilitator pada tahun 2011” demikian disampaikan Bapak setengah bingung“ Kanapa Kai jd pian ba syukur” Drs. Masderiansyah yang dikenal rajin turun kelapangan melihat secara langsung pelaksanaan PNPM-MP, beliau juga mengajak kepedulian kepada kita semua terhadap Tatawa kai Hadran sambil manjawab “ Aku sudah lawas handak maranjah tihang listrik ni, dari aku obyek wisata lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. bujangan luput tarus, hanyar ini kaja kana” ha ha Pada acara ini juga didekrasikan daerah atau region Kab. HSS, HST, HSU dan Kab. dasar Kai Hadran taguh wan tacutnya kada mau kalah Balangan atau dikenal dengan region HULUBALANG, yang bertujuan sebagai forum Tapicik kapala Anang Bular sambil tatawa mangalakak komunikasi pelaku PNPM-MP dalam melaksanakan kegiatan PNPM. “Pembentukan region ha ha HULUBALANG bertujuan meningkatkan komunikasi dan silaturahmi antar pelaku dan direncanakan pertemuan 3 bulan sekali secara bergiliran” demikian disampaikan Ali Kurdi.Acara ditutup dengan do’a, kemudian diakhiri dengan kegiatan hiburan dan berwisata bersama disekitar obyek wisata. “Acara semacam ini sangat berkesan juga menghibur sekalian reuni dengan teman-teman Kabupaten lain” demikian disampaikan Wahidah, SE salah satu peserta dari Kec. Danau Panggang Kab. HSU.

PENASIHAT : Drs.H.Wildon.MM REDAKSI : Supiani Al Banjari,SE REDAKTUR : Supiani Al Banjari, Rizali Noor, ST EDITOR : Rizali Noor, ST DISAIN GRAFIS : Supiani Al Banjari, SE, Rizali Noor,ST, Alamat Redaksi : Jl.Abdul Muis Ridhani No 64 Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Telp. (0517) 41323 E-mail : supiani02@yahoo.com, supiani@kalsel.ppk.or.id, rizalinoorst@gmail.com Blog : http://supianialbanjari.blogspot.com Web : http://issuu.com/supiani/docs

PROFIL PELAKU Bekerja dengan kejujuran,

kenapa seperti itu krn dengan kejujuran maka hidup kita akan aman apalagi kita dipercayakan dibagian keuangan. Tentunya kejujuran sangat penting dan tidak bisa dinilai dgn apapun. Itulah prinsif yang dipegang dalam bekerja. Cewek manis yang berperawakan tinggi langsing ini bernama Endah Wahyu Rini adalah personil UPK Kec.Batu Benawa dengan posisi sebagai Bendahara, disamping itu

tidak jarang Sdri. Endah ditunjuk sebagai b e n d a h ar a k e g i a t an pelatihan dan kegiatan lainnya yang berskala kabupaten. Cewek ini juga mempunyai hobbi memancing (pa unjunan jua), tiada hari tanpa memancing begitu, biasa dilakukannya disela-sela kesibukannya sebagai penggiat Unit Pengekelola Kegiatan di Kec.Batu Benawa

Kepada pembaca yang ingin berpartisipasi memuat tulisannya, cukup 1 kolom dan kirimkan softcopy ke E-mail : supiani02@yahoo.com, supiani@kalsel.ppk.or.id , rizalinoorst@gmail.com atau langsung ke alamat redaksi Jl.Abdul Muis Ridhani No 64 Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Telp. (0517) 41323


Buletin DiaKomFas Agustus 2010