Page 1

JADWAL IMSAKIYAH 1433 H WILAYAH KOTA PALEMBANG DAN SEKITARNYA Jumat, 27 Juli 2012 Maghrib/Berbuka : 18:09 Sabtu, 28 Juli 2012 Imsyak : 04:39 Shubuh : 04:49

EDISI 72/TAHUN I 16 Halaman (2 SESI)

HARIAN VOKAL S u m s e l

C

Ramadhan

“Rasulullah jika masuk bulan Ramadhan

akap

Bebas: Yurnaldi

Ketika Dahlan Iskan Sibuk (Cari Sensasi?)

M

encermati kesibukan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, yang belakangan bersitungkin dengan mobil listrik dan naik KRL sampai mandi di Stasiun Gambir dengan semprotan air toilet, saya semakin dekat dengan kesimpulan; bahwa Dahlan Iskan hanya sekadar cari sensasi. Cari

membebaskan setiap tawanan dan memberi setiap orang yang meminta.” (HR Al-Baihaqi dari Aisyah Ra)

27 Juli 2012

Rp2.000, Langganan Rp48.000 (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

santun bahasa, lugas menyikapi

Mutiara

JUMAT

Bersambung....Hal 7

I

NDEKS

Langganan Koran: (0711) 777 7272

Makanan Berformalin Ditemukan Lagi

BACA HAL

Budi Sudarsono Masuk Bursa Transfer Sriwijaya FC

BACA HAL

3

10

Mabes Polri Tangani Kasus Penipuan PT FM PALEMBANG (VOKAL SUMSEL)— Kasus penipuan berkedok investasi yang dilakukan bos PT Fatthriyal Member (FM), Faisol Muslim, hingga merugikan nasabah mencapai Rp7 triliun, akan ditangani langsung oleh Tim Penyidik dari Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) karena operasional perusahaan ini juga merugikan nasabah dari provinsi lainnya.

LIPUTAN : OSCAR RYZAL Dijadwalkan, Jumat (27/7) hari ini tim penyidik dari Mabes Polri akan berkordinasi ke Polda Sumsel terkait kasus penipuan investasi PT FM. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova di ruang kerjanya, Kamis (27/7) kemarin.

Menurut juru bicara Polda Sumsel ini, kedatangan anggota dari Mabes Polri karena korban kasus PT FM ini juga tersebar di berbagai provinsi. “Sejumlah korbannya juga ada yang melapor ke Mabes Polri. Karena pusatnya PT FM di Palembang, pengusutannya akan diserahkan ke Polda Sumsel,”

jelas Djarot. Untuk saat ini petugas masih melakukan penyelidikan, mengumpulkan bukti-bukti. Diakui Djarod, untuk mengungkap kasus ini cukup rumit, karena menyangkut instansi perbangkan. Penyidik butuh keterangan dari saksi ahli untuk membuktikan itu. Diantaranya dari BI, Bapepam dan Bapopti. “Dalam waktu dekat, akan dilayang-

kan surat kepada saksi ahli. Bila hasilnya positif ada unsur penipuan, baru dikirim SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) ke Kejati dan penetapan tersangka. Saat ini petugas belum punya dasar untuk menangkap FM, tapi pemantauan tetap dilakukan,” katanya.

Bersambung....Hal 7

Faisol Tinggalkan Derita bagi Nasabah FAISOL MUSLIM sekarang entah dimana? Sosok lelaki muda berfoto pakai kopiah haji tersebut, menghilang bagaikan ditelan bumi. Dia adalah pria yang paling dicari-cari oleh sekitar 7.000 orang nasabahnya. OLEH : OSCAR RYZAL HILANGNYA keberadaan Faisol Muslim, selaku pemilik utama dari PT.Fatthriyal Member (FM), tentu menjadi beban yang berat bagi ribuan orang yang pernah ikut menjadi nasabahnya. Maklum, selain miliaran rupiah uang yang hilang, dampak dari hilangnya uang itu cukup membuat pusing bagi kerabat dekat nasabah yang sudah tertipu. “Ibu saya langsung jatuh sakit begitu mendengar Faisol sudah tidak ada lagi di rumahnya. Maklum, uang yang ibu investasikan di sana jumlahnya miliaran dan dikumpul-

kan dengan cara yang tidak mudah,”ujar Feri, sebut saja namanya demikian, saat dijumpai Kamis (26/7). Dilanjutkan Feri, uang miliaran yang diinvestasikan ibunya terkumpul setelah menggadaikan rumah dan SK PNS miliknya. Adapun tujuannya adalah bisa meraup keuntungan dengan cara yang tidak terlalu rumit. Sayang, pilihan sang ibu keliru dan kini terancam menderita kerugian yang tidak pernah mereka perhitungkan sebelumnya, dan

Bersambung....Hal 7

FOTO : CAKRA/VOKAL SUMSEL

Ratusan warga berunjuk rasa ke kantor Walikota Palembang menuntut sertifikat tanah.

Massa Kecewa, Kantor Walikota Disiram Tanah PALEMBANG (VOKAL SUMSEL)— Sengketa lahan antara warga dengan TNI AU Lanud Palembang belum berakhir. Kamis (26/7) kemarin, ratusan warga Kecamatan Sukarame menyerbu Kantor Walikota Palembang, untuk menagih janji penyelesaian masalah sengketa lahan yang mereka perjuangkan. Namun sayang,

Walikota Eddy Santana Putra tak ada, akhirnya massa menyiramkan tanah di halaman kantor ledeng tersebut. Aksi unjuk rasa di bulan puasa Ramadhan ini, dilancarkan oleh ratusan warga dari empat kelurahan yakni Kelurahan Talang Betutu , Talang Jambe, Kebun Bunga dan Kelurahan Sukodadi, dalam Keca-

matan Sukarame, Palembang. Demo ini merupakan kali kedua di depan Kantor Walikota Palembang dengan tujuan Untuk menagih janji Walikota untuk menuntaskan konflik lahan di Kecamatan Sukarami pada pertengahan Juni lalu, yang disampaikan pada saat rapat mediasi di kantor DPRD Kota Palem-

bang antara Warga Dengan TNI AU 22 Mei 2012 lalu. Aksi mereka yang ingin bertemu dengan Walikota Palembang ternyata tidak berhasil disebabkan Walikota Eddy Santana Putra sedang ada tugas keluar kota. Namun aksi

Bersambung....Hal 7

FOTO : OSCAR/VOKAL SUMSEL

Puluhan nasabah PT FM yang melapor ke SPKT Mapolda Sumsel.

Lahan Dicaplok Pemkab Muba, Aliansi Pemuda Mura Minta Bupati Bertindak

FOTO : SYL/VOKAL SUMSEL

MUARABELITI (VOKAL SUMSEL) -Aliansi gabungan organisasi pemuda Kabupaten Musirawas (Mura), mengecam tindakan pencaplokan lahan milik Kabupaten Musirawas oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Mereka juga mendesak agar Bupati Musirawas segera mengambil tindakan terhadap masalah ini. Hasil investigasi kelima organisasi kepemudaan itu, lahan yang sudah dicaplok oleh PT Sentosa Karya Energi (SKE), sudah puluhan kilometer masuk ke Wilayah Kabupaten Mura. Kelima organisasi kepemudaan itu terdiri dari Dewan Pimpinan Cabang Banteng Muda Indonesia (DPCBMI) Mura, Serikat Tani Nasional

Kelima Ketua Aliansi Pemuda saat melakukan jumpa pers soal pencaplokan lahan yang di Kabupaten Mura oleh Pemkab Muba kemarin

Bersambung....Hal 7

SIMAK HAL.5...!!! Cerita Silat Bu Kek Siansu (Karya Asmaraman S Kho Ping Hoo)


2

Palembang Ilir

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

“Ya Allah, Kemano Lagi Kami Nak Tinggal”

Telepon Penting 1. Polda Sumsel 2. Polsek IB I 3. Polsek IB II 4. Polsek IT I 5. Polsek IT II 6. Polsek Sukarami 7. Polsek Sako 8. RSMH Palembang 9. RSI Siti Khadijah 10. D.Pemadam Kebakaran 11. PLN Seberang Ilir 12. PDAM Seberang Ilir 13. Kantor SAR 14. Kodim Tabes 0418 15. Denpom 2/4 16. PMI 17. Unit Transfusi Darah 18. PMI UTDC Palembang 19. PLN Seberang Ilir 20. PDAM Seberang Ilir 21. RS. Pertamina 22. RS. Bhayangkara

: 0711-313769 : 0711-353014 : 0711-352973 : 0711-351607 : 0711-510128 : 0711-598133 : 0711-820062 : 0711-354088 : 0711-356008 : 0711-312011 : 0711-350353 : 0711-355089 : 0711-355111 : 0711-351637 : 0711-351843 : 0711-350289 : 0711-363150 : 0711-356282 : 0711-350353 : 0711-355089 : 0711-542117 : 0711-410023 *berbagai sumber

Lintas Kota

Jalan Basuki Rahmat Bakal Diperlebar

TERBAKAR : Sejumlah warga, berusaha membantu petugas PBK Palembang untuk memadamkan api yang membakar rumah di Jalan Letnan Murod, Talang Ratu, Palembang, Kamis (26/7).

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Habsah (60), warga Jalan Letnan Murod, RT 08A RW 03, Nomor 580, Kelurahan 20 Ilir D4, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Talang Ratu, Palembang, histeris.

foto:palembang.blogspot.com

Balai Besar Balai Jalan dan Jembatan Wilayah III, akan memperlebar Jalan Basuki Rahmat.

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Balai Besar Jalan dan Jembatan Wilayah III, Kementrian Pekerjaan Umum, bakal memperlebar Jalan Basuki Rahmat. Pelebaran ini, akan diikuti dengan pembangunan fly over di Simpang Angkatan 66. Hal itu menurut PPK P2JM Metropolitan Palembang, Turna Jaya, dilakukan untuk mengantisipasi titik kemacetan baru di Simpang Angkatan 66. "Tetapi ini masih rencana, kita baru membuat desainnya. Kawasan itu, harus diperlebar dan dibuatkan fly over. Karena kedepannya kita prediksi, kawasan itu akan semakin padat kendaraan,” ungkapnya seraya menambahkan, pelebaran itu, diusakan satu jalur kanan dan satu jalur kiri. Namun untuk pelebaran Jalan Basuki Rahmat tersebut, butuh dana yang tidak sedikit terutama untuk pembebasan lahan. Sebab sepanjang jalan itu, baik di kanan maupun kiri sudah berdiri toko, ruko dan rumah milik warga. Lalu kapan pelebaran ini direalisasikan ?, ia mengaku belum bisa memastikan. Menurutnya, pelebaran itu baru bisa dipastikan setelah ada kejelasan pembebasan lahan. (DIC)

49 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik

foto:ist

Sekda Sumsel, Yusri Effendi melantik 49 pejabat eselon III dan IV dilingkungan Pemprov Sumsel, Kamis (27/6).

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), kembali melakukan perombakan terhadap pejabat di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkungan pemprov. Kemarin (26/7), 49 pejabat eselon III dan IV dilantik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H Yusri Effendi di ruang Bina Praja Pemprov Sumsel. Dari 49 pejabat eselon III dan IV yang dilantik itu, diantaranya Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sumsel, Iryadi dan Kepala Seksi (Kasi) Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel, Khalid. Dalam kesempatan itu, Yusri meminta pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dan berkoordinasi dengan rekan kerjanya. "Segera lakukan konsolidasi dan koordinasi, untuk pembinaan staf. Ini syarat utama meraih keberhasilan," pesan Yusri. Yusri yakin, para pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab. "Saya percaya dan yakin bahwa saudara sekalian dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya sehingga dapat mewujudkan cita-cita pemprov kedepannya," ujarnya. Ia juga menyebut, pergantian dalam suatu organisasi terutama pemerintahan adalah hal yang lumrah. Hal itu dilakukan untuk penyegaran, memberikan suasana baru dalam struktur jabatan dan karena memang ada pejabat yang masuk masa pensiun. (TIA)

Beberapa kali wanita keturunan India ini, mengucapkan istighfar. “Ya Allah, rumah kami terbakar. Kemano lagi, kami nak tinggal,” keluh Habsah ketika melihat api yang membesar menghanguskanrumahnya. Habsah pun kemudian tidak sadarkan diri, melihat harta bendanya habis dilalap si jago merah. Bukan hanya Habsah, saudaranya Fatimah juga ikut pingsan. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB itu, meratakan rumah yang sehari-hari di-

manfaatkan Habsah untuk berdagang martabak India tersebut. Informasi yang dihimpun Harian Vokal Sumsel, kebakaran tersebut diduga disebabkan kompor yang berada di sudut belakang rumah meledak. Adi Permana, salah seorang saksi mata yang juga tetangga korban menceritakan peristiwa tersebut. Menurutnya, saat kejadian ia tengah menyelesaikan tugas kuliah di rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban. ”Sekitar pukul

10.30 WIB, aku dengar suara ledakan, dari arah belakang rumah itu. Kemungkinan itu, ledakan itu berasal dari kompor,” kata Adi. Ia menyebut, rumah yang ting gal puing-puing hangus terbakar tersebut ditempati oleh 12 orang. “Ada tiga rumah disana, yang paling depan rumahnya Yusuf dan Habsah, yang dibelakang rumah adiknya Fatimah dan Nabisu. Mereka adalah keluarga besar H Musa, “ jelas Adi. Akibat kejadian itu, tidak ada korban jiwa. Namun, harta benda korban banyak yang terbakar. “Hanya rumah yang paling depan terbakar, dibelakangnya tidak,” imbuhnya. Amil, tetangga korban lain-

nya menambahkan, saat kejadian api cepat membesar. Menurutnya, sumber api berasal dari arah belakang rumah korban. “Aku dengar dua kali ledakan, tidak tahu persis sumber api berasal dari mana tetapi kemungkinan besar dari arah belakang rumah itu. Apinya cepat membesar,” terang Amil. Pantauan Harian Vokal Sumsel, kebakaran ini membuat kaget warga sekitar. Warga pun dibuat panik. Mereka sudah mulai mengeluarkan barang berharga dari dalam rumah. Sementara sebagian warga lain, berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Satu jam setelah kebakaran terjadi, barulah enam unit

foto:bobon/vokalsumsel

mobil penanggulanan kebakaran milik Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kota Palembang, tiba dilokasi kejadian. Tidak butuh lama, api berhasil dipadamkan. Kapolsek Ilir Timur (IT) I Palembang, Kompol Dedi Andrianto yang dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan, dugaan sementara kebakaran itu disebabkan akibat ledakan kompor dari rumah korban. “Kita masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengetahui penyebab kebakaran. Tetapi dari informasi saksi mata, kebakaran itu disebabkan ledakan kompor di rumah korban,” tukasnya. (FIZ)

Untuk PT Fattriyal Member

Disperindagkop Bersikukuh tak Keluarkan Izin

foto:cakra/vokalsumsel

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Penipuan berkedok investasi kembali terjadi di Palembang, setelah PT Satria Investaman Global (SIG) yang berhasil menggon dol ratusan juta uang investor, kini kejadian yang sama terjadi kembali melalui PT Fattriyal Member (FM). Anehnya, pemerintah kota (pemkot) Palembang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) bersikukuh tidak mengetahui itu dan tidak pernah mengeluarkan izin. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kota Palembang, Yustinus mensinyalir, PT FM melakukan pengelabuan data identitas perusahaan. Pasalnya, Disperdagkop, tidak pernah mengeluarkan surat izin untuk perusahaan investasi yang berdiri sebelum tahun 2011. Yustinus menyebut, Dispe-

rindagkop tidak sembarangan mengeluarkan surat izin untuk perusahaan di metropolis. Terlebih, pihaknya tidak dapat mengeluarkan surat izin usaha perdagangan (SIUP) untuk perusahaan yang bergerak dibidang investasi. “Sesuai ketentuan pusat, pemkot tidak bisa mengeluarkan SIUP kepada perusahaan investasi. Sebab, izin investasi itu melalui lembaga keuangan,”jelas dia. “Setiap perusahaan wajib memiliki tanda daftar perusahaan (TDP). Sebelum tahun 2011, perizinan TDP ini memang Disperindagkop yang mengeluarkan. Kami tentu mengeluarkan izinnya asalkan sesuai syarat,” tegasnya.

Romi Bantah Jadi Korban Terpisah, Wakil Walikota (Wawako) Palembang, Romi Herton membantah adanya isu kalau ia yang menjadi korban PT FM. Diakuinya, ia tidak pernah tertarik un-

tuk menjalani bisnis investasi seperti itu. “Terkait isu itu saya tidak tahu. Saya tidak mengikuti isu. Kabar itu tidak benar,” kilahnya. Dia berharap, warga dapat berhati-hati dalam menanamkan investasi melalui pe rusahaan yang menawarkan jasa investasi. “Warga harus lebih teliti. Intinya, investasi yang akan ditanamkan itu harus rill,”sarannya. Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Palembang Sadruddin Hadjar menambahkan, pihaknya belum pernah mengeluarkan SIUP bagi perusahaan investasi. Oleh sebab itu, dimungkinkan SIUP itu dikeluarkan BKPMD atau Disperindagkop. “Kalau kami belum pernah mengeluarkan izin, mungkin masih menggunakan izin lama yang dikeluarkan BKPMD dan Disperindagkop,” terangnya. Sebelumnya seperti diberita-

Duh, Gaji Guru Honorer Hanya Rp500 Ribu PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Pahlawan tanpa tanda jasa, begitu gelar yang disematkan kepada guru di Indonesia. Kendati guru adalah tenaga profesional, namun banyak guru khususnya guru honorer yang hidupnya harus pas-pasan. Di kota empek-empek ini, menurut Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Palembang, Suardi, ada sekitar 5.500 guru honorer. Perbulan gaji yang diterima mereka hanya Rp500 ribu. “Data ini, kami dapat dari laporan sejumlah kepala sekolah (kepsek) di Palembang. Gaji itu, sangat tidak sesuai dengan beban tugas yang harus mereka tanggung,” kata Suardi yang dibincangi usai rapat dengar pendapat dengan sejumlah kepsek di DPRD Palembang, kemarin. Ia menyebut, kebanyakan guru honorer yang rendah gajinya itu justru mengajar di daerah pinggiran kota misalnya Gandus, dan Pulokerto. Kondisi ini menurutnya, secara tidak

langsung akan berimbas kepada kualitas pendidikan di Kota Palembang. Karenanya dewan mendesak, pemerintah kota (pemkot) meningkatkan gaji guru honorer tersebut atau s etidaknya memberikan insentif agar mereka lebih semangat dalam mengajar. “Mereka seperti ini, yang harusnya diprioritaskan pemkot untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS),” imbuhnya. Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang, Riza Fahlevi mengatakan, di Palembang ada dua jenis guru honorer yakni guru honorer yang diangkat berdasarkan surat keputusan (SK) walikota dan guru honorer yang diangkat dengan SK kepala sekolah. “Yang paling mendominasi, adalah guru honorer yang diangkat dengan SK kepala sekolah,” jelas Riza. Mulai tahun ini jelas Riza, Disdikpora melarang semua

kepsek di Palembang menerima guru honorer baru. Kebijakan itu menurutnya, sesuai dengan kebijakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB). “Pelarangan ini juga karena pemerintah pusat, tidak akan membuka lagi formasi pengangkatan PNS dari tenaga honorer baru,” ujarnya. Ia juga menjelaskan, guru honorer yang diangkat berdasarkan SK kepsek kebanyakan diperuntukkan bagi tenaga pengajar muda yang baru menyelesaikan pendidikan gurunya di perguruan tinggi, se hingga honor mereka ditanggung dan dibayarkan oleh sekolah bersangkutan. Sementara guru honorer yang diangkat berdasarkan SK walikota, honornya dianggarkan di anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). (DIC)

kan Harian Vokal Sumsel, ribuan warga tertipu oleh PT FM. Pemilik perusahaan berkedok investasi ini, Faisol Muslim berhasil membawa kabur ratusa miliar bahkan trilyunan rupiah uang milik investor. Dari sekitar 7000 investor PT FM, menurut pejabat sementara (Pjs) Kabid Humas Polda

Sumsel, AKBP R Djarod Padakova, baru 10 korban saja yang melapor. “Saya baru dapat kabar sudah masuk laporannya tadi (ke marin).Yang je las laporan para korban diproses dan segera di tindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” terangnya. (FEB)

Garem Apo Gulo


Palembang Ulu Telepon Penting 1. Polresta Palembang 2. Polsek SU I 3. Polsek SU II 4. RS Bari 3. RS Muhammadiyah Plg 4. RS Pertamina 5. Unit Kebakaran Pertamina 6. PLN Seberang Ulu 7. PDAM Seberang Ulu

: 0711-513334 510455 : 0711-510128 : 0711-510096 : 0711-519211 : 0711-513144 : 0711-542117 : 0711-598792 598131 : 0711-512344 511916 : 0711-516380

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

3

Makanan Berformalin Ditemukan Lagi PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang, kembali menemukan makanan yang mengandung bahan pengawet berbahaya bagi kesehatan. Dari 133 sample makanan yang diambil di 16 pasar bedug dan dua pasar tradisional di kota empekempek ini, 38 sample tersebut positif mengandung formalin dan rhodamin (pewarna tekstil).

*berbagai sumber

Lintas Kota

Dewan Sumsel Belajar Anggaran ke Jateng PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), ‘terbang’ ke Semarang, hanya sekedar untuk belajar penyusunan anggaran ke DPRD Jawa Tengah (Jateng). Hal ini disampaikan anggota Banggar DPRD Sumsel, Budiarto Marshul. Pria yang juga Ketua Komisi II ini menyebut, Jateng dipilih sebagai lokasi belajar karena provinsi itu cepat dalam menyelesaikan pembahasan anggaran. “Kami bertukar pikiran dengan anggota DPRD Jateng, bagaimana agar cepat menyelesaikan pembahasan anggaran. Kita minta kiat mereka,” kata Budi saat dihubungi, Kamis (26/7). Menurutnya, hasil studi banding itu akan direalisasikan dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan Sumsel 2012. “Setelah dari Jateng, kita langsung pulang untuk menyiapkan penyusunan APBDP Sumsel 2012,”imbuhnya. (DIC)

Dua BUMN Audensi ke Pangdam

Rinciannya sebut Kepala Dinkes Palembang, Gema Asiani, 22 sample makanan jenis tahu dan 16 makanan jenis mie, positif mengandung formalin. Sementara untuk rhodamin ditemukan pada minuman jenis cendol sagu merah. “Sample itu, kita ambil dari 16 pasar bedug dan dua pasar tradisional di Palembang pada 21-24 Juli,” jelas Gema, Kamis (26/7) di ruang kerjanya. Pasar bedug yang diambil sample makanannya itu adalah pasar beduk bawah Jembatan Ampera, Demang Lebar Daun, KM 5, Atom, 26 Ilir, Tangga Buntung, 7 Ulu, Jakabaring, Simpang Sungki, Plaju, KIF Park, Polygon, Sako, Bandara Mas AAL, Kuto Baru, Lemabang, SD Muhamadyah, Pasar Tradisional Cinde, dan Pasar Tradisional KM 5. Tindak lanjut dari temuan itu kata Gema, Dinkes bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), akan turun ke lapangan untuk memberikan peringatan sekaligus sanksi kepada pedagang makanan dengan bahan dasar tahu dan mie basah

yang menggunakan dua bahan pengawet berbahaya itu. “Kami akan menelusuri dimana dan siapa pemasok tahu dan mie tadi, untuk diberikan peringatan. Kalau tidak diindahkan, kami akan menindak lanjuti sesuai peraturan berlaku,” jelasnya. Gema menambahkan, pengambilan sampel makanan ini dilakukan Dinkes untuk mengawasi ke higienis an makanan yang dijajakan di pasar bedug. Adapun sampel makanan yang diperiksa diprioritaskan pada makanan yang berpotensi mudah busuk sehingga digunakan formalin sebagai pengawet. Misalnya makanan yang menggunakan tahu dan mie basah, makanan yang menggunakan boraks sebagai pengenyal dan pengawet, serta makanan minuman yang berwarna menarik, cerah dan mencolok seperti minuman dan kue berwarna mencolok. Dia berharap, maraknya pertumbuhan pasar beduk ini pada prinsipnya merupakan tanggung jawab bersama seperti pemerin-

foto:palembang.blogspot.com

WASPADA: Warga Palembang, patut waspada dalam membeli makanan dan minuman di sejumlah pasar bedug yang ada di metropolis. Pasalnya, banyak makanan dan minuman yang ditemukan mengandung bahan pengawet berbahaya.

tah, pengusaha makanan dan minuman yang dijual serta konsumen itu sendiri. “Oleh karena itulah, kami mengambil sampel makanan ini. Diharapkan dapat melindungi masyarakat terhadap bahaya adanya tambahan bahan terlarang pada makanan dan minuman yang dijual,” tukasnya. Sebelumnya seperti diberitakan Harian Vokal Sumsel, Balai Besar Badan Pengawas Obat-

Pasar Murah Diserbu Warga foto:ist

Pangdam II Sriwijaya berdialog dengan Dirut PT Pusri Palembang.

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Dua badan usaha milik negara (BUMN) yang berada di Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (26/7), audensi ke Pang lima Kodam II Sriwijaya, Mayjend TNI Nugroho Widyotomo. Kedua BUMN tersebut adalah PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang dan PTPN VII. Tidak diketahui jelas, apakah audensi ini ada hubungan dari efek konflik yang terjadi antara PTPN VII dengan warga Ogan Ilir (OI). Namun menurut Direktur Utama (Dirut) PT Pusri Palembang, Eko Suroto, mereka bersilaturahmi dengan orang nomor satu dilingkungan Kodam II Sriwijaya itu untuk mengenalkan pimpinan PT Pusri Palembang sekaligus berkoordinasi dalam menjaga aset-aset milik negara. Pangdam II Sriwijaya, Mayjend TNI Nugroho Widyotomo menyambut baik keinginan PT Pusri itu. Menurutnya sebagai BUMN, PT Pusri harus ikut bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan disekitarnya sekaligus memberdayakan masyarakat. “Bila semua lahan kosong ditanami, maka Sumsel akan aman dari bencana. Hendaknya ini, jangan sekedar wacana saja,” pinta Nugroho. Usai menerima direksi PT Pusri, Pangdam juga menerima audensi dari manajemen PTPN VII. Sayangnya, tidak jelas apa yang disampaikan perusahaan perkebunan plat merah itu ke Pangdam, apakah terkait dengan pengamanan aset di Cinta Manis atau bukan. (DRA)

Ikadi Gelar Pesantren Ramadhan PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kota Palembang bekerjasama dengan sekolah internasional Harapan, menggelar pesantren ramadhan selama dua hari. Pesantren ramadhan ini menurut Ketua Ikadi Palembang, H Muhammad Taufik Saiman, diikuti oleh siswa sekolah internasional Harapan. Dalam pesantren ramadhan ini, dibuat berbeda karena diharapkan pesantren ramadhan itu tidak sekedar seremonial saja namun harus membekas di hati siswa. “Ada dua katagori pesantren ramadhan ini kita gelar, pertama untuk katagori siswa sekolah menengah pertama (SMP) kemudian katagori siswa sekolah menengah atas (SMA). Kegiatan ini, kita gelar mulai tanggal 3-5 Agustus mendatang,” jelas Taufik, Kamis (26/7). Ia menyebut, pesantren ramadhan ini digelar secara gratis. Peserta yang mendaftar diwajibkan untuk menginap karenanya peserta saat mendaftar harus membawa surat izin orang tua. “Untuk formulir pendaftaran bisa diambil di sekretariat Ikadi di Jalan Demang Lebar Daun, Nomor 191, Palembang. Pendaftaran kita tutup sampai tanggal 28 Juli mendatang,” imbuhnya. (DON)

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) Pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Palembang bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Sumatera Selatan (Sumsel) di halaman Kantor Camat Seberang Ulu (SU) I, Kamis (26/7), diserbu warga. Pantauan Harian Vokal Sumsel, ratusan warga rela berdesakdesakan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok yang dijual murah. Bahkan warga, meminta pasar murah itu dibuka oleh cepat dari jadwal, karena mereka tidak ingin kehabisan persedian barang-barang yang ada di pasar murah. Sejumlah warga yang dibincangi, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah walaupun hanya digelar satu hari. Eda (50), misalnya mengaku, harga-harga barang yang dijual di pasar murah tersebut cukup miring dibandingkan di pasar. "Lumayan, bisa menghemat sampai Rp25.000," kata warga Kecamatan SU I ini. Ia menyebut, harga mie goreng instant untuk 10 bungkus biasanya di pasar tradisional dijual Rp14.500 sementara di pasar murah hanya Rp14.000. Begitu juga dengan minyak goreng, di pasar tradisional perliternya Rp13.000 namun di pasar murah dijual dengan harga Rp12.000 perliter. Belum lagi kata dia, kalau membeli paket yang disediakan disana. Dalam paket seharga Rp50.000 itu beber dia, sudah tersedia, minyak goreng 2 kilogram, susu, satu kotak teh celup, 1 botol sirup, dan lima bungkus mie instant. “Kalau ditotal harganya sekitar Rp75.000, tapi sini hanya djual Rp50.000. Lumayan mbak, untuk kebutuhan selama satu bulan,” ujarnya sembari memborong tiga paket seharga Rp50.000. Sementara itu Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Husni Thamrin mengakui, pasar murah yang digelar itu, tidak bisa mene kan harga yang terlanjur melambung saat ini. Hanya saja

foto:cakra/vokalsumsel

Ratusan warga antri dan berdesakan untuk membeli sejumlah barang kebutuhan dalam pasar murah yang digelar di halaman Kantor Camat SU I, Palembang, Kamis (26/7).

dengan adanya pasar murah ini, setidaknya dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama selama bulan suci ramadan. “Tingginya harga itu, disebabkan mekanisme pasar. Namun, dengan adanya pasar murah ini setidaknya dapat membantu masyarakat,” ujarnya, usai meresmikan pasar murah kemarin. Selain itu kata dia, pemkot tidak terlalu mempersoalkan tingginya harga saat ini. Yang jadi soal yakni, jumlah komoditi yang dikhawatirkan mengurang di pasaran. “Yang terpenting barangnya ada dulu, kalau masalah

Layanan Iklan Hotel & Restoran di Harian Vokal Sumsel Menjadi referensi bagi anda untuk memilih tempat menginap yang nyaman dan berwisata Kuliner yang nikmat.

VS

S T O P.. .

nya disini tempat Bagi anda yang membutuhkan INFO/IKLAN/PROMOSI tentang Hotel-Resto-Cafe-Wisata-dll hubungi : marketing iklan Harian VOKAL Sumsel

0711 777 7272

RUMAH MAKAN

harga bisa disesuaikan,”kata Husni. Kepala Disperindagkop Kota Palembang, Ibnu Rohim menambahkan, sejauh ini sudah ada etikat baik dari pengusaha ,khususnya pengusaha ritel dalam membantu kinerja pemkot untuk mengelar pasar murah. Setidaknya, 25 pengusaha ritel membantu dalam menyukseskan pasar murah di SU I, kemarin. “Selanjutnya, kita akan mengelar pasar murah di Plaju, Gandus, Ilir Barat (IB) II, dan Bukit Kecil. Untuk Bukit Kecil, akan kita selengarakan tanggal 31 Juli ini,”bebernya. (FEB)

Hotel

&Restoran

SINAR MINANG Harga terjangkau, Rasa Mantap

Antar GRATIS.....!! Alamat : Perumnas Talang Kelapa Blok II No.203A Palembang

Telp : (0711)

772 8479 300 7017

Obatan dan Makanan (BB POM) Sumatera Selatan (Sumsel), juga menemukan hal yang sama pada sample makanan dan minuman yang diambil dari delapan pasar bedug di metropolis. Hasilnya menurut Kepala Seksi (Kasi) Pemeriksaan BB POM Palembang, Abdil Kurnia, dari 59 sample makanan dan minuman yang diambil, hanya 30 sample saja yang bebas bersyarat dari bahan pengawet berbahaya. Sisa-

nya, positif mengandung bahan pengawet. Rinciannya, 13 sample mengandung formalin. Kemudian tujuh sample mengandung boraks dan sembilan sample mengandung rhodamin. “Ada delapan titik pasar bedug, yang kita ambil sample makanan dan minumannya. Hasilnya ditemukan banyak makanan dan minuman, mengandung bahan pengawet yang membahayakan bagi kesehatan,” tukasnya. (FEB)

Baru 360 CJH Lunasi BPIH PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Calon jemaah haji (CJH) asal Sumatera Selatan (Sumsel), mulai kemarin (26/7) bisa melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2012. Pelunasan BPIH ini menurut Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sumatera Selatan (Sumsel), Syaefuddin, bisa dilakukan di beberapa bank yang sudah ditunjuk yakni BRI Syariah, BSM, Bank Mandiri, Bank SumselBabel, BNI Syariah, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Muamalat, dan BNI. “Untuk pembayaran BPIH tahap I dilaksanakan mulai tanggal 26 Juli sampai 16 Agustus, namun dapat diperpanjang mulai tanggal 27 sampai 31 Agustus,” terang Syaefuddin ketika dibincangi di ruang kerjanya, Kamis (26/7). Ia menyebut, untuk hari pertama pelunasan yakni Kamis, sudah ada 360 orang yang melunasi dan ini tersebar di 15 kabupaten/kota di Sumsel. Untuk pelunasan terbanyak ada di Kota Palembang sebanyak 184 orang, disusul OKU 44 jemaah, Muara Enim 28 jemaah, Prabumulih 27 jemaah, Lubuk Linggau 20 jemaah, Lahat 17 jemaah, Banyuasin 11 jemaah, OKUT 11 jemaah, Pagar Alam 9 jemaah, Muba 8 jemaah, dan OKI satu jemaah. Hanya ada tiga kabupaten yang sama sekali belum ada pelunasan yakni Ogan Ilir (OI), OKU Selatan, dan Musi Rawas (Mura). Pembayaran BPIH ini jelas Syaefuddin, dapat dilakukan mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul

16.00 WIB di sejumlah bank yang ditunjuk tersebut. CJH yang belum melunasi BPIH untuk tahap pertama sambungnya, bisa melunasinya pada tahap kedua mulai tanggal 3-7 September. Pelunasan BPIH ini menggunakan mata uang dolar Amerika atau mengikuti kurs yang berlaku. “Kalau untuk pembayaran bisa disesuaikan dengan kurs yang ada. Untuk yang menggunakan ma ta uang dolar nilainya US$3.456 untuk Palembang,” ujarnya seraya menghimbau jemaah yang sudah melunasi BPIH tersebut, untuk segera mendaftar ulang ke kantor Kemenag di kabupaten dan kota dimana tempat mereka tinggal. Bagaimana jika CJH tersebut, tidak juga melunasi BPIH sampai batas akhir pelunasan ?, ia menyebut, otomatis jemaah bersangkutan akan dicoret dan masuk daftar tunggu pada tahun berikutnya. “Aturannya begitu, jemaah yang masuk kuota 2012, jika tidak melunasi BPIH tahap satu dan dua otomatis dicoret dan masuk kembali masuk waiting list,” terang Syaefuddin. Begitupun dengan calon jemaah yang meninggal,maka tidak bisa sang ahli waris seperti anaknya menggantikan posisi jemaah bersangkutan. Nama anggota tersebut, harus masuk kembali pada daftar tunggu, dan menunggu pada tahun berikutnya. “Ini perlu diinformasikan bahwa yang meninggal tidak bisa digantikan oleh ahli warisnya. Mereka tetap masuk daftar tunggu tahun berikutnya,” tukasnya. (TIA)

Ramadhan, Penumpang Transmusi Turun PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Bulan ramadhan, ter nyata berefek pada penurunan pe num pang bus rapit transit (BRT) Transmusi. Akibatnya, dalam satu pekan terakhir pendapatan PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya, dari Transmusi juga mengalami penurunan. Selama ramadhan menurut Ma na ger Transmusi, Aries Firmansyah, Transmusi hanya bisa mengangkut 18 ribu penumpang. Padahal di bulan-bulan biasa, dalam satu hari penumpang yang diangkut bi sa mencapai 20 ribu penumpang. foto:palembang.blogspot.com “ E f e k n y a , p e n- Selama bulan ramadhan, jumlah penumpang transmusi menurun. dapatan kita ju ga menurun. Dalam satu hari sela- sedikit malas bepergian. “Namun di minggu kedua, ma ramadhan ini, pendapatan kita hanya Rp72 juta atau menurun biasanya jumlah penumpang suRp8 juta dibandingkan hari-hari dah kembali normal. Apalagi saat menjelang lebaran nanti, biasa,” kata Aries. Namun ia memprakirakan akan semakin banyak warga pe nurunan penumpang ini, yang hendak berbelanja untuk tidak akan berlangsung lama. kebutuhan lebaran. Kita yakin, Dari pengalaman tahun-tahun Transmusi tetap menjadi pilihan sebelumnya, diawal ramadhan u t a m a m a s y a r a k a t u n t u k memang terjadi penurunan pe- angkutan umum,” imbuhnya. numpang karena warga yang (DIC)


4

O pini Jumat

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

Puasa dan Keberkahan (Bag II)

Puasa Terus, Korupsi Terus Di tengah umat Islam tengah khusyuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1433 H, kita dikejutkan oleh berita korupsi yang menyeret Ketua Komisi XI DPR RI, Izedrik Emir Moeis, dalam kasus proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung Selatan tahun 2004. Politisi PDI-P ini telah ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka. Memang kasus ini terjadi 8 tahun lalu, tapi mencuatnya perkara korupsi ini di saat-saat umat Islam tengah menahan hawa nafsu, menjalankan ibadah Shaum (puasa). Serangkaian dengan itu, peristiwa korupsi proyek Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau pun juga gencar di bulan suci ini. Jadi, ibadah puasa jalan terus, korupsi pun jalan terus, tak ada pengaruhnya sama sekali. Padahal, dengan ibadah puasa diharapkan setiap insan mukmin dapat menjadi orang-orang yang memiliki derajat muttaqin. Dengan predikat itu, yang nama korupsi adalah perkara kecil bagi orang-orang yang taqwa. Sebab, hakikat puasa itu adalam imsak (menahan), bukan saja dari perkara yang haram, yang halalpun tidak boleh dilakukan di siang hari, di saat menunaikan puasa. Korupsi adalah perkara nafsu syahwat sebagai jalan pintas memperoleh kekayaan dengan instan. Dan memang sekarang ini, orang selalu mengidolakan yang instan-instan. Tak ada jalan proses yang harus dilewati. Orang cepat kaya, harus korupsi, orang cepat kuliah, harus sewa joki, orang masuk polisi harus kasih imbalan tertentu, pokoknya semuanya instant, jalan pintas. Padahal, semua itu adalah fatamorgana. Tak ada orang sukses yang instant di dunia ini, semuanya lewat proses, ketekunan dan ketabahan (sabar). Nah, puasa adalah tarbiyah dari tiga komponen menuju sukses tersebut. Kita miris ada yang mengatakan puasa tak ada pengaruhnya dengan tingkah lalu korupsi. Dimana letak salahnya?. Sebab bila orang puasa, pastilah dia tidak akan korupsi. “wong” tidak lihat saja, orang puasa tak berani makan dan minum. Itu berarti orang puasa itu sangat jujur. Oleh sebab itu, ibadah puasa memiliki nilai-nilai instriksif untuk menekan hawa nafsu korupsi. Mudah-mudahan, puasa ini menjadi momentum setiap pejabat untuk menahan hawa nafsu korupnya. Puasa jalan terus, korupsi jalan terus, tidak akan terjadi bila puasa benar-benar dihayati oleh setiap orang (mukmin). Puasa adalah “tools” pemberantasan korupsi yang paling mudah, tidak mahal dan bernilai ibadah. Tinggal lagi kembali kepada personal masing-masing, apakah puasa itu sebagai rutinitas belaka atau benar-benar dijadikan perisai meningkatkan kualitas individu. Kami berpendapat puasa tidak saja rutin di bulan puasa Ramadhan seperti sekarang ini, tapi juga setiap pribadi Indonesia melakukan terus menerus “puasa” sepnajang hidupnya. Bila hal ini sudah tertanam, maka korupsi bisa ditekan, dan bukan tidak mungkin dihilangkan di bumi pertiwi ini, walaupun tidak mudah. (*)

Soal sengketa Cinta Manis, Presiden bentuk tim terpadu —Nian apo? Dana nasabah PT FM mencapai Rp 7 triliiun —Woiiii……tiga kali APBD Sumsel Dewan sepi, ratusan petani kecewa —Maklum bae lagi puaso

Oleh : Hj Sri Mulyati Dosen UIN Jakarta, Wakil Ketua LP Ma’arif NU

K

ata salam diartikan se bagai kebebasan dari se gala macam kekurangan, apapun bentuk kekurangan tersebut, baik lahir maupun batin, sehingga seseorang yang hidup dalam salam akan terbebaskan dari penyakit, kemiskinan, kebodohan dan segala sesuatu yang termasuk dalam pengertian kekurangan lahir dan batin. Ibn al-Qayyim menjelaskan tentang hati yang mencapai kedamaian dan ketentraman mengantar pemiliknya dari ragu kepada yakin, dari kebodohan kepada ilmu, dari lalai kepada ingat, khianat kepada amanat, riya’ kepada ikhlas, lemah kepada teguh, dan sombong kepada tahu diri.” Demikian banyak keberkahan malam qadar sebagai yang disebutkan dalam al-Qur’an, meskipun tidak dinafikan adanya keberkahan pada waktu waktu lain. Seseorang yang mendapat lailat al-qadar akan semakin kuat dorongan dalam jiwanya untuk melakukan kebajikan-kebajikan pada sisa hidupnya sehingga ia merasakan kedamaian abadi. Secara umum ulama tafsir memahami kata fajr yakni waktu sebelum terbitnya matahari pada malam qadar tersebut, sementara kamu sufi memahami arti terbitnya fajar pada ayat ini sebagai terbitnya fajar matahari dari sebelah barat, yaitu yang akan terjadi kelak menjelang kematian atau kiamatnya dunia. Sehingga ayat ini mereka fahami bahwa keselamatan, kedamaian dan kebebasan dari segala bentuk kekurangan terus menerus berlangsung hingga saat terbitnya fajar tersebut. Ini bagi yang beruntung menemui lailat al-qadar, demikian Ibn ‘Arabi, sebagai yang dikutip Quraisy Shihab. Dengan demikian kita dapat mengetahui dengan jelas bahwa Allah sebagai sumber keberkahan, segala tempat, barang, waktu, individu, ma-

kanan dan lain lain ada yang diberikan unsur keberkahan oleh Allah, sehingga apabila manusia mendapatkan manfaat dari salah satunya atau semua ciptaan yang mengandung keberkahan tersebut niscayalah ia akan bahagia di dunia dan di akhirat. Jika semua kebaikan dan kenikmatan baik di dunia maupun di akhirat merupakan karunia dari Allah swt kepada hamba-Nya, maka kelangsungan dan kelanggengan serta bertambahnya kebaikan dan kenikmatan kepada manusia adalah merupakan barakah dari Allah swt. Sebuah hadits Nabi saw yang artinya: Dari ‘Abdullah ibn Mas’ud r.a berkata: ketika kami bersama Rasulullah saw dalam suatu perjalanan, dan kehabisan air, beliau berkata: carilah sedikit ar, maka para sahabat datang dengan membawa tempat yang sedikit airnya, maka Nabi memasukkan tangannya ke tempat air yang tinggal sedikit tadi, kemudian beliau bersabda: “Kemarilah pada air yang suci dan penuh barakah, dan yang barakah hanyalah dari Allah swt.” Dan telah kulihat air keluar dari sela-sela jemari Rasulullah saw. Dengan demikian jelas bahwa segala bentuk barakah berasal dari Allah swt, oleh sebab itu segala macam bacaan doa untuk mendapatkan barakah selalu disandarkan kepada Allah swt. Telah jelas pula bahwa Allah telah mengutamakan dan memilih sebagian dari makhluk-Nya, Ia pun telah mengutamakan dan memberi berkah pada sebagian tempat atas sebagian tempat yang lain seperti: Mekkah, Madinah dan Masjid al-Aqsha. Demikian pula Allah swt telah mengutamakan sebagian waktu dari sebagian lainnya seperti: bulan Ramadlan, lailat al-qadar, dan juga menempatkan keberkahan pada zaitun,

air hujan dsb. Seperti yang sudah diterangkan bahwa Allah swt adalah Yang Maha Pemberi berkah yang melimpah, dan secara khusus mensifati diri-Nya dengan sifat tabarak (pemberi berkah yang melimpah), dan dapat ditemui kata tabaraka terulang Sembilan kali dalam al-Qur’an. Al-Qur’an sebagai sebuah kitab suci (peringatan) juga memiliki barakah (al-Anbiya’ 21: 50, al-An’am 6: 92 dan 155), dan (Shad 38: 29). Al-Qur’an mengandung banyak sekali kebajikan (berkah) dan keistimewaan, termasuk orang terpelajar mengakui keistimewaannya, dan tidak sedikit dari petunjuk al-Qur/an diadopsi mereka, dan al-Qur’an juga menjadi bukti kebenaran yang membungkam para penantangnya. Al-Qur’an disebut sebagai faktor yang mendatangkan barakah karena Allah swt telah memberikan beberapa sebutan atau nama pada alQur’an antara lain dengan sifat mubarak yang terulang empat kali yaitu pada al-An’am 6: 92, dan 155, al-Anbiya’ 21: 50, dan Shad 38: 29. Adapun beragam nama yang diberikan kepada al-Qur’an yaitu: Al-Kitab, al-Furqan, alDzikr, al-Tanzil, Nur, Huda, Syifa, Rahmah, Mau’izhah, Mubarak, Mubin, Busyro, ‘Aziz, Majid, Basyir, dan Nadzir. AlQur’an sebagai sumber kebaikan dan faktor datangnya keberkahan yang tetap dan terus menerus bertambah. Al-Razi menjelaskan bahwa arti dari kitabun mubarak adalah kitab yang banyak kebaikannya dan mempunyai barakah yang abadi, karena selalu memberi berita gembira tentang pahala yang berlipat ganda dan ampunan yang luas, serta memberi ancaman bagi yang berbuat dosa dan maksiat. Al-Razi selanjutkan ketika menafsirkan surat al-An’am 6: 92 menjelaskan bahwa “Merupakan sunnatullah, bahwa setiap orang yang berpegang teguh pada al-Qur’an dan mencari petunjuknya maka ia akan mendapatkan kemuliaan di dunia dan di akhirat dan saya akui setelah banyak mengkaji ilmu agama dan ilmu umum lainnya, saya belum pernah mendapatkan kebahagiaan se-perti ketika saya menekuni ilmu di bidang agama ini.” Sementara itu Ibn al-Qayyim mengatakan bahwa “Al-Qur’an lebih layak disebut dengan Mubarak dari pada yang lain, karena berlimpahnya berbagai ma-

cam kebaikan dan manfaat serta barakah yang terdapat di dalamnya. Al-Alusi menafsirkan kata mubarak dengan manfaat yang melimpah, karena ia mencakup manfaat dunia dan akhirat serta mencakup pengetahuan orang-orang terdahulu dan terkini. Dan al-Syanqithi menerangkan bahwa mubarak berarti berkah yang banyak dan kebaikan yang melimpah, karena di dalamnya terdapat banyak kebaikan untuk di dunia dan di akhirat. Adapun beberapa tandatanda kemuliaan al-Qur’an adalah karena al-Qur’an adalah kalamullah, al-Qur’an sebagai kitab suci yang benar dan menyerukan kepada kebenaran, al-Qur’an sebagai pemisah antara yang hak dan yang batil, alQur’an merupakan cahaya dan petunjuk, al-Qur’an sebagai penerang bagi segala kegelapan dan kesesatan, al-Qur’an sebagai rahmat yang besar dari Allah swt, al-Quran sebagai pemberi kabar gembira bagi orang-orang yang beriman dan pemberi peringatan bagi orang-orang kafir. Al-Qur’an merupakan sumber kesembuhan untuk segala penyakit bagi orang yang beriman dan patuh. Salah satu contoh konkrit lain yaitu tentang harta yang akan mendapat keberkahan adalah harta yang dibelanjakan pada jalan Allah, seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji, Allah melipatgandakan bagi siapa yang Ia kehendaki. Banyak hadits Nabi saw yang juga menjelaskan tentang balasan Allah swt terhadap belanja yang dikeluarkan di jalan Allah. Beberapa keberkahan, keutamaan lain bulan ramadhan antara lain adalah: - Sebagai syahrushshobri, bulan latihan kesabaran - Sebagai bulan pasaran ibadah, dilipatkan fahala amal kebaikan Adapun tentang keberkahan yang terdapat dalam pelaksanaan puasa itu sendiri antara lain: - Puasa sebagai ibadah untuk Allah dan Dia yang akan langsung membalas ganjarannya (fashshaumu li wa ana ajzi bihi) - Puasa sebagai latihan yang memiliki multi dimensi pendidikan: fisik, mental dan spiritual yang menghasikan kesehatan jasmani, rohani dan kesehatan sosial - Menurut Syaikh ‘Abd al-Qadir al-Jilani: Shaum syari’at menahan

diri dari makanan, minuman, dan hubungan suami isteri di siang hari, shaum tariqat adalah menahan seluruh anggota tubuh dari segala perbuatan yang diharamkan dan sifat-sifat tercela, lahir dan batin, siang dan malam, bila melakukan hal-hal tersebut maka batallah puasa tariqatnya. Shaum syari’at mempunyai waktu tertentu, shaum tariqat selama hidup. Nabi bersabda: “Banyak orang yang berpuasa, hasilnya hanyalah lapar dan dahaga.” Hadits lain: “Banyak yang berpuasa, tetapi berbuka. Banyak yang berbuka, tetapi berpuasa.” Yaitu orang yang perutnya tidak berpuasa, tetapi ia menjaga anggota tubuhnya dari perbuatan terlarang dan menyakiti orang lain. Hadits Rasul: “Bagi orang yang berpuasa akan mendapat dua kebahagiaan yakni ketika berbuka dan ketika melihat Allah.” Pengertian hadits im menurut syari’at ialah kebahagiaan yang pertama ketika berbuka dengan memakan makanan di waktu maghrib, kedua ketika melihat bulan di malam lebaran pertanda selesainya tugas puasa Ramadlan. Adapun pengertian menurut tariqat ialah kebahagiaan yang pertama ketika masuk syurga menikmati kenikmatan syurga. Semoga Allah memberikannya kepada kita. Kedua ru’yah yakni melihat Allah pada hari kiamat dengan pandangan sirri secara nyata. Semoga kiya mendapatkannya. Adapun shaum haqiqat, menjaga hati dari selain Allah dan menjaga rasa agar tidak mencintai selain Allah. Hadist Qudsi: “al-insanu sitrri wa ana sirruhu,” manusia adalah rahasiaku dan Aku rahasianya, sir ini dari nur Allah, maka orang yang di tingkat ini tidak akan cenderung kepada selain Allah. Tidak ada yang dicintai, diingini dan dicari selain Allah, di dunia maupun di akhirat. Bila hati terjatuh pada mencintai selain Allah, maka batallah shaum haqiqatnya, dan ia harus malakukan qadla dengan kembali mencintai Allah dan menemuinya di dunia dan di akhirat. Demikianlah multi keberkahan yang diberikan Allah swt kepada manusia di dunia ini untuk kebahagiaan dan kemakmuran manusia itu sendiri baik secara ekonomi maupun fahala dan ganjaran atau balasan yang berlipat ganda baik secara duniawi maupun ukhrawi.(*)

Keutamaan Bulan Ramadhan B

ulan ramadhan bulan yang mulia, sebuah momen yang sangat agung dimana Allah -ta’ala- melipat gandakan pahala setiap hamba yang beramal, dan membukakan pintu-pintu kebaikan. bulan yang penuh berkah dan rahmat serta ampunan. Allah berfirman : Artinya : “Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS AlBaqoroh : 185) Bulan dimana pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan dibelenggunya setan-setan. Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- bersabda : Artinya : “Jika datang bulan ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (Muttafaq ‘Alaihi) Keutamaan Bulan Ramadhan o Bau Mulut Lebih Wangi Dari Pada Misik o Doa Ampunan Dari Para Malaikat o Indahnya Surga Bagi Orang Yang Berpuasa o Dibelenggunya Setan-Setan

PARTISIPASI OPINI

CEO : Hj Bety Marlina Pemimpin Umum/Penanggung Jawab : H Yusrizal Koto Wakil Pemimpin Umum : H Dheri Kurnia Pemimpin Redaksi : Yurnaldi Pemimpin Perusahaan : Asriel Chaniago

Pada Bulan Ramadhan o Ampunan Allah Bagi Ummat Ini Dibukanya pintu-pintu surga dikarenakan banyaknya amalanamalan sholih dilakukan pada bulan tersebut. dan ditutupnya pintu-pintu

wangi misik. dan malaikat-malaikat mendoakan ampunan bagi orangorang yang berpuasa sampai mereka berbuka. dan Allah menghiasi surga-Nya setiap hari seraya berkata : mereka para hamba-ham-

Oleh: Muhammad Sukron, SPd Penulis Artikel Islam neraka dikarenakan sedikitnya amalan kemaksiatan yang dilakukan orang-orang yang ber-iman pada bulan itu. dan dibeleng-gunya setan-setan dikarenakan mereka tidak bisa lagi merusak dan menyesatkan manusia sebagaimana pada bulan-bulan yang lain dimana manusia pada waktu itu sedang sibuk melaksanakan amalan-amalan ibadah dan ketaatan. Dan diantara keutamaan bulan ramadhan adalah sebagaimana yang disabdakan Rosulullah sholallahu ‘alaihi wasallam- : Artinya : “Diberikan kepada ummatku 5 hal pada bulan ramadhan yang tidak diberikan kepada ummat-ummat sebelumnya : bau mulut seseorang yang ber-puasa lebih wangi bagi Allah dari pada

baKu yang harus merasakan kesusahan (demi) menuju kepadamu. dan dibelenggunya gangguangangguan setan maka setan-setan tidak bisa lagi menyesatkan sebagaimana mereka menyesatkan pada bulan-bulan yang lainnya. dan diampuni (dosa-dosa) mereka disetiap akhir malam. dikatakan kepada Nabi -sholallahu ‘alaihi wasallam- : wahai Rosulullah, apakah itu lailatul qodar? beliau menjawab : tidak, akan tetapi setiap orang yang beramal diberi pahalanya kepada mereka setiap selesai mengerjakan amalannya.” (HR Ahmad, Al-Bazzar dan AlBaihaqi dengan sanad yang lemah akan tetapi memiliki saksi-saksi) Lima keutamaan yang diberikan kepada ummat ini pada bulan

ramadhan yang tidak diberikan kepada ummat sebelumnya : 1. Bahwa bau mulut orang yang berpuasa bagi Allah lebih wangi dari pada wangi misik. hal ini karena bau mulut disebabkan oleh amalan ketaatan yaitu puasa. akan tetapi bukan berarti seseorang yang berpuasa kemudian menyepelekan kebersihan mulutnya sehingga dapat mengganggu orang lain disekitarnya. dikarenakan bau tersebut tidak dapat dihindarkan pada waktu puasa, maka setiap orang yang berpuasa harus berusaha semaksimal mungkin agar orang disekitarnya tidak ter-ganggu oleh bau mulutnya. 2. Bahwa para malaikat mendoakan ampunan untuk orang-orang yang berpuasa hingga mereka berbuka. dan malaikat adalah makhluk yang dimuliakan, tidak pernah melanggar perintah-perintah-Nya. dan mereka adalah makhluk yang paling utama untuk dikabulkan doanya. 3. Allah -ta’ala- menghiasi surgaNya setiap hari agar lebih menarik bagi orang-orang yang beramal. agar lebih menyemangati mereka untuk terus mengamalkan ketaatan. karena puasa, mereka dijauhkan dari kenikmatan-kenikmatan dunia dan harus menanggung kesusahan

akibat puasa. ini dilakukan dengan harapan untuk menggapai surga. 4. Bahwa setan-setan dibelenggu sehingga tidak bisa mengganggu dan menyesatkan orang-orang yang beriman sebagaimana mereka mengganggu pada bulan-bulan selainnya. karena Allah mengutamakan bulan ramadhan dengan ibadah dan ketaatan ke-pada-Nya. sehingga orang-orang beriman pun sibuk dengan amalan mereka. 5. Bahwa Allah mengampuni ummat ini pada tiap akhir malam. sebagaimana yang dijelaskan oleh Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- bahwa setiap hamba akan diberi pahalanya setiap se-lesai mengerjakan amalannya. berarti, pada bulan ini, setiap hamba akan diampuni jika mereka telah mengerjakan apa yang di-perintahkan kepada mereka dari berpuasa dan melaksanakan a-malan-amalan yang lainnya. Itulah beberapa keutamaan bulan suci ramadhan yang akan datang sebentar lagi. sehingga kita harus benar-benar mempersiapkan diri untuk menghadapinya dengan niat yang lurus dan jiwa yang bersih, karena semua amalan ketaatan sangatlah berat kecuali bagi orangorang yang khusyu’.(*)

Kirimkan ke email : redaksi@vokalsumsel.com atau vokalsumsel@yahoo.com (Maksimal 6.000 karakter tanpa spasi. Sertakan nama, alamat lengkap, nomor telpon dan foto kopi KTP)

Dewan Redaksi: Hj Bety Marlina, H Yusrizal Koto, H. Dheri Kurnia, H Zainal Abidin, Redaktur Pelaksana: H Aspani Yasland, Koordinator Liputan: FJ Adjong. Manajer Produksi : Marjeni Rokcalva Redaktur : Kasparman Piliang. Asisten Redaktur: Rinaldi Syahril, Dicky Wahyudi. Sekretaris Redaksi: Yudia Martin. Reporter: Tiara Irta, Heny Fadilah, Hendra Marta, Donny Meilano, Fresky Agustian, Hafiz Alfangky, Jemmy Saputra, Ahmad Fuadi R, M Reza Bastari, Alam Trie Marsata, Sadam Maulana, Febri Hardiyani, Oscar Rizal. Wartawan Foto: Refi Febrianto, Arga Heryan. Wartawan Jakarta: Syafruddin Al. Wartawan Daerah/Biro: Muba & Banyuasin : Ismail (Kepala, 0821 7765 3857), Beni, Pardiansyah, Suntoro (Banyuasin), Indra Jaya, Iwan Hendrawan (Muba) Ogan Komering Ilir : Raden Ahmad R (Kepala, 9744 4814) Hendri Yusuf, Ogan Ilir : Sutiyoso (Kepala) (0819 3067 5114) Yasandi, Izalisati, Prabumulih, Muaraenim, Lahat : Subran (Kepala, 0852 7366 4417),Syapudin (Lahat), Bambang MD (Lahat, Muaraenim), Hermansyah Syamsu/Aben (Muaraenim), Aswin Ariyanto (Prabumulih) OKU, OKUT, OKUS : Muslimin (Kepala, 08136715 2098), Pagaralam : Alex Musni (Kepala, 0812 7818 740) Antoni Stefen. Empat Lawang : Syamsu Indra Usman HS (Kepala, 085379029701 / 081539348182) Magareta. A.Md, Alva Agusti Sriosa, Yayasan, Marlan. Musi Rawas, Lubuklinggau : Andep Mustapa (Kepala, 082181272200) Syafrial Lubis. Teknologi Informasi: Sudarmawan. Layout: Pepen Prengky (Koodinator), Budiman, Kutandi Erik Wibowo (Anggota), Disain Grafis: Ed Tazman, Jery Marbun Iklan: Fetry Septian (Manajer), Sri Suparti (Koordinator). Sirkulasi: Zul Iman (Manajer), Tatang Juana (Koordinator), Keuangan: S Yoso (Manajaer). Administrasi/Resepsionis : Fitri Suci Metaria. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp.10.000/baris (max 8baris) Dispay : Rp.80.000/mm halaman 1 (FC) Rp.40.000/mm halaman dalam (FC) Rp.25.000/mm halaman dalam (BW) Iklan Sosial : Duka Cita : Rp.8.000/mm (FC) Rp.4.000/mm (BW) Ucapan Selamat : Rp.10.000/mm (FC) Rp.5.000/mm (BW)

WARTAWAN HARIAN VOKAL SUMSEL DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DIBEKALI KARTU PERS DAN TIDAK BOLEH MENERIMA DAN MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER.

Managed by

Alamat Redaksi: Jalan Residen Abdul Rozal No 192, Kalidoni 30119, Palembang, Sumatera Selatan, Telepon: (0711) 777 7272. E-mail: redaksi@vokalsumsel.com/ vokalsumsel@yahoo.com. Perwakilan Jakarta: Gedung IJW, Jalan Proklamasi No 91, Jakarta Pusat, Telp/Fax: 021 31931117. Perwakilan Pekanbaru: Jalan Durian No 16F, Pekanbaru. Perwakilan Dumai: Jalan Cempedak No 88 Dumai, Telp 0765 439013. Diterbitkan oleh: PT. Vokal Inti Pratama, Palembang, Percetakan : PT. Rambang, Palembang


Crime Story LINTAS KRIMINAL

Jual Sabu Dituntut 6 Tahun PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Terdakwa kasus narkoba, Hijrah Syaputra (26), warga Jalan Sentosa Mega Mendung Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, dituntut enam tahun penjara. Ia tampak pasrah ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) 6 menyebutkan ia menyalahgunakan barang dan juga dijatuhi denda Rp800 juta. Tuntutan tersebut dibacakan langsung oleh Jaksa Lili Marlia SH,Kamis (26/7) kemarin,di Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang. Dalam tuntutan tersebut,jaksa menilai terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No35 tahun 2009 tentang narkotika. Terungkap dalam persidangan, terdakwa ditangkap petugas di Jalan Ahmad Yani tepatnya di Pom Bensin dekat simpang KB Kertapati,Selasa 24 April 2012 sekitar pukul 16.00 WIB. Ia kedapatan petugas sedang di lokasi dan membuang kotak rokok yang jatuh tak jauh dari tempat terdakwa berdiri. Petugas pun langsung menyuruh terdakwa untuk mengambil kotak rokok yang terdakwa buang tadi. Setelah terdakwa membuka isi kotak tersebut,terdakwa pun tak mampu berkilah lagi dihadapan petugas karena dalam kotak rokok ditemukan sabu-sabu sebanyak 0,525 gram yang terbungkus dalam plastik bening. Diakuinya ini barang dibeli dari bandar bernama Joko (DPO).Terdakwa akhirnya digiring petugas dan berujung ke meja hijau. (ADI)

Abis Sahur Ngisap Ganja

PALEMBANG (VOKAL-SUMSEL) – Seorang resedivis narkoba ditangkap polisi saat menghisap ganja seusai sahur. Ia juga terbukti menyimpan memiliki dan psikotropika jenis ganja kering. Pelakunya bernaa Johan (48) Warga Soak Tape, Banyuasin, diringkus petugas Mapolda Sumsel, Kamis, (26/7). Ia ditangkap oleh Tim Unit II Subdit III Direskrimsus Polda Sumsel Pimpinan AKP Arman Legar. Dari tangan pelaku ditemukan barang bukti satu paket ganja kering seharga Rp 20 ribu disimpan dalam kaleng rokok di kamar. Juga ditemukan alat hisap, kertas paper, suntikan, 8 kantong plastik kecil dan enam unit ponsel yag diduga alat transaksi. Pelaku mengakui semua itu miliknya. "Baru kali ini saya coba ganja, kalau nyabu sudah sering," ujar mantan narapidana kasus Sabu yang baru keluar tiga bulan lalu. Ganja tersebut dibelinya dari Mamad seharga Rp 20 ribu. "Sudah saya hisap selinting pas sahur, sisanya rencananya magrib nanti tapi sudah keduluan ditangkap petugas," katnya. Sehari sebelumnya Rabu (25/7) Unit I Subdit II Direktorat Narkoba Polda Sumsel Pimpinan AKP Rudianysah meringkus Dedi Dores (24) di rumahnya jalan Swadya Kelurahan Srijaya Alang-Alang Lebar. Dari tangan tersangka ditemukan barang bukti satu kantong plastik kecil sabu di genggaman tangan kanannya. "Aku nyabu sumputan dirumah, tak enak dilihat orang puasa," katanya. Direktur Narkoba Polda Sumsel Kombespol Teguh Prayitno membenarkan adanya penangkapan dua tersangka itu. "Sekarang dua tersangka itu diamankan di tahanan Polda Sumsel untuk keperluan penyidikan,” tegasnya. (CAR)

Pemuda Kritis Dibantai Abang-adik

MEDAN (VOKAL SUMSEL) --Ega Prayogo alias Goro (28) warga Jalan Mesjid Taufik Gang Kenari No. 1 Kec. Medan Perjuangan,Sumut, kritis dibantai kakak beradik di Jalan Mesjid Taufik Medan, Kamis (26/7) subuh. Akibatnya, pemuda tersebut menderita luka tusuk dan gores dibagian wajah, tangan dan sekujur tubuh lembam dan luka-luka, sehingga korban terpaksa dirawat di RSU Dr. Pirngadi Medan. Tidak lama setelah kejadian, tersangka abang beradik, Arbin Marbun dan Kiki Parulian Marbun berhasil ditangkap Tim Serse Polsekta Medan Timur. Informasi dikepolisian menyebutkan, Hidayat (26) warga Asrama Kowilhan Gang Mesjid Medan Perjuangan sedang bicara dengan Mucthar (19) sambil tertawa sembari mengatakan mana paten ngelem dikampung. Tiak diketahui apakah tersangka tersinggung akibat ucapan korban namun tiba-tiba tersangka Arbin Marbun memukul Hidayat. Sehingga terjadi perkelahian. Bersamaan itu juga tersangka Kiki Parulian Marbun datang dan memukul Hidayat hingga terjadi pengeroyokan. Korban yang melihat kejadian itu berusaha untuk menolong Hidayat yang merupakan adiknya. Namun kedatangan korban ternyata membuat kedua tersangka semakin berang. Tersangka Kiki Parulian Marbun langsung menusuk perut korban bagian kiri. Sedangkan tersangka Arbin Marbun memukul badan korban dengan sebilah pedang. korban terkapar bersimbah darah, sedangkan Hidayat langsung melarikan diri sambil menjerit minta tolong. Warga langsung menbawa Ega ke RSU Dr. Pirngadi Medan. Tidak beberapa lama kemudian, Tim Serse Polsekta Medan Timur tiba kelokasi kejadian dan langsung membekuk kedua tersangka berikut mengamankan barang buktinya. Kapolsekta Medan Timur, Kompol Patar Silalahi, SIK, SH,MH, membenarkan kejadian itu dan telah menangkap kedua pelakunya. “Sedangkan motif penganiayaan masih diselidiki.” katanya. (VS/PRK)

Bagian 61 Tidak ada penjaga di luar pintu atau jendela, akan tetapi dia tahu bahwa di pintu masuk lorong tahanan itu terdapat beberapa orang penjaga yang selalu siap dengan senjata di tangan. Tiba-tiba dia mendengar suara wanita yang marah-marah di sebelah luar dan suara para penjaga ketakutan. “Kalian berani melarangku masuk?” terdengar suara wanita itu. “Nona, tahanan ini adalah orang penting! dan....” “Dan kauanggap aku bukan orang penting? Kaukira aku mau apa? Aku mau mengejeknya dan memakinya, dia adalah musuh besarku. Apakah kau berani melarangku? Coba kau melarang dan aku akan mengatakan kepada Kong-kong bahwa kalian berani kurang ajar kepadaku hendak menggodaku, aku mau melihat apakah kepala kalian masih akan menempel di leher!” “Ah, tidak... bukan begitu....” “Maafkan, Nona....” “Silakan masuk, silahkan...” “Awas kalau ada yang mengikuti aku dan mengintai, berarti dia mau kurang ajar dan

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

5

Pedagang Roti Kena Tipu 400 Juta PALEMBANG (VOKAL SUMSEL)—Setiadi Tanto (42) Pedagang roti mengalami penipuan sebesar Rp400 juta dalam kasus penanaman modal. Dalam laporan yang telah diterimah Polresta Palembang terdapat korban Setiadi Tanto (42) Warga Jalan Irigasi Lorong Pribadi I No. 3044RT 51 RW 15 Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang-alang Lebar, ia tertipu oleh seorang bernama M. Iqbal (30) Warga Jalan Kelapa Gading Kompleks Kelapa Gading Blok G. 8 RT 34 RW 10 Kelurahan Alangalang Lebar Kecamatan Alang- Alang Lebar. Ceritanya, Iqbal yang karyawan dari salah Perusahaan di mana ia menanamkan modal Sabtu (10/12) tahun lalu sekitar pukul 18.30 WIB datang ke rumah mengajak berbisnis dalam bidang investasi. Dan ia menyerahkan uang sebesar Rp 200 juta. Kemudian ia kembali meminta uang sebesar Rp 200 juta pada tanggal 8 Februari 2012. Saat itu ia menyebutkan aka ada keuntungan sebesar 6 %. Dan selamau dua bulan lancar sebanyak Rp 24 juta. Namun bulan selanjutnya bungapun tak kunjung tiba. Sehingga pada bulan Maret korban meminta uang investasinya untuk dikembalikan. Tapi tak ada niat baik.

Makanya, dengan kuasa hukumnya Acuanto, SH (50) korban mendatangi SPKT Polresta Palembang guna melaporkan kejadian. Pelaku selalu menunda pengembalian uang Rp400 juta. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabarudin Ginting, Kamis (26/7), didampingi Kasat Reskrim Kompol Djoko Julianto mengatakan dalam kasus penipuan dengan modus bisnis investasi, semakin marak. “Kita mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mudah terbujuk rayu dengan iming-iming keuntungan yang cukup besar dari investasi yang mereka tawarkan,” katanya. Ia juga menegaskan, bila masyarakat ingin memilih investasi bisnis sebaiknya terlebih dahulu meminta pandangan ke Dinas Perdagangan atau Dinas Penanaman Modal. Sehingga masyarakat tidak salah pilih dan tidak terjebak penipuan. Dan Polresta Palembang sudah menerima laporan. “Polisi jelas melakukan langkah hukum melakukan penyelidikan selanjutnya kita juga akan komunikasi dengan penyidik Polda,” tegas Ginting. (DIL)

FOTO : HENY/ VOKAL SUMSEL

Setiadi Tanto sebelah kanan bersama Acuanto kuasa hukumnya saat melapor di Polresta

Mandor Tinju General Manager PALEMBANG (VOKAL SUMSEL)Hisbullah (48) warga Jalan Silaberanti Plaju, mandor di PT Dinamika Globalindo yang kini bekerja sama dengan Pertamina melakukan aksi penganiyaan terhadap General Manager (GM) Nur Muhammad Rido Syahfuji. Tak terima atas perlakuan sang mandor, Nur melapor ke SPKT Polresta Palembang, Kamis (27/7) sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadiannya, bermula saat Hisbullah menegur Dede salah satu karyawan PT Dinamika Globalindo bagian Logistik. Teguruan diketahui Nur Muhammad Rido (42) Warga Jalan Kimerogan Gang Mawar RT 48 RW 06 Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati. Nur kemudian berusaha menengahi dan menegur keduanya. Tapi Hisbullah tak terima dan malah mengajak rebut. Ia kemudian memukul ke arah pipi kiri Nur sebanyak satu kali. Dalam pengakuan Dede yang sedang menemani Nur Muhammad Rido dalam

melapor ke SPKT Polresta Palembang mengaku, keributan ini terjadi dalam kasus pekerjaan tembok bangunan. Hisbullah marah-matah saat bertanya adukan semen di tembok sepanjang 1000 m. Saat ia marah Nur melihat dan langsung menegur Hisbullah yang merupakan masih kakak ipar Dede. Tapi kakak ipar saya tak terima dan malah ribut. “Saya gak enak karena yang dipukul itu adalah bos saya dan yang memukul adalah kakak ipar saya,” pungkasnya. Penganiyaan ini sempat didamaikan oleh satpam. Dan kejadian ini juga membuat dihentikan sementara ini proyek pembangunan pagar milik Pertamina itu. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol Djoko Julianto membenarkan terhadap laporan korban, dan akan ditindak lanjuti. “Untuk sementara ini kami menyarankan agar korban melakukan visum sehingga pengungkapannya lebih jelas,” tegas Djoko. (DIL)

Brimob Gadungan Divonis 15 Bulan PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Brimob gadungan akhinya mendapat balasan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang Kamis(26/7) kemarin. Terdakwa Rama Gusti Putra (25),warga Jalan Kimarogan Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang akhirnya divonis hukuman penjara selama 1 tahun 3 bulan oleh Hakim Posma P Nainggolan. Terdakwa Rama dinyatakan terbukti melakukan penipuan dengan berkedok sebagai polisi. Vonis dijatuhkan sesuai pasal 228 KUHP tentang penggunaan atribut tanda kepangkatan yang tidak dijabatnya dan dakwaan kedua pasal 378 KUHP tentang penipuan. “Perbuatan terdakwa menggunakan atribut kepoli-

sian jelas melanggar pasal 228 KUHP tentang penggunaan atribut tanda kepangkatan yang tidak dijabatnya dengan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun 3 bulan,” tegas hakim Posma. Vonis sendiri lebih rendah dari tuntutan jaksa dengan ancaman penjara selama 1 tahun 6 bulan. Dan Rama, menyatakan piker-pikir menerima putusan. Terungkap dalam dakwaannya, Rama ditangkap Rabu 7 maret 2012 lalu oleh anggota provost Brimob Polda Sumsel yang melihatnya mengendarai sepeda motor tanpa helm dengan seragam lengkapnya. Rama pun diikuti hingga RS Bhayangkara, anggota provost Brimob menanyakan Rama dari kesatuan mana dan angkatan berapa. Rama pun dengan santai

menjawab angkatan 19 dengan pangkat Brigadir sesuai yang tertempel pada seragam yang dipakainya. Karena tidak yakin, petugas meminta Kartu Tanda Anggota (KTA), namun Rama tidak bisa menunjukan KTAnya. Rama pun dibawa dan ditangkap karena merupakan Brimob gadungan atau palsu. Dari tangan Rama, petugas mengamankan satu buah sangkur cobra, sangkur gagang pistol dan buku kecil berlambangkan kesatuan kebanggaan anggota Brimob. Selain itu, didapat juga beberapa kopelan kertas biro jodoh yang semuanya tertera nomor ponsel Rama. Di hadapan petugas, Rama juga mengakui ia sudah dua hari memakai seragam Brimob dengan atribut lengkap. Atas perbuatannya tersebut,Rama akhirnya diseret ke Pengadilan menyusul ulahnya memakai seragam Brimob dan mengaku sebagai polisi.(ADI)

Curi Motor, Langgut Divonis 6 Tahun

General Manager (GM) Nur Muhammad Rido Syahfuji di kantor polisi

FOTO : HENY/ VOKAL SUMSEL

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas IA Palembang menjatuhkan pidana penjara selama enam tahun penjara kepada terpidana Langgut Soleh (29), warga Desa Gunung Batu Kampung 7, Kecamatan Ogan Komering Ulu Timur. Pria yang keseharian bekerja sebagai buruh kasar itu dijerat majelis hakim diketuai Zulhairi SH, pasal 363 ayat 1 ke-4 Kitab Undangundang Hukum Pidana. Ia terbukti secara sah dan menyakinkan telah melakukan pencurian motor milik Erwinsyah, di depan rumah korban di Jalan Abikusno Cokrosuyoso, Lorong Sejati, nomor 245, Kecamatan Kertapati Palembang. “Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara selama enam bulan penjara dikurangi se-

lama terdakwa menjalani tahanan sementara,” kata Zulhairi membacakan dakwaan di ruang sidang Pengadilan Negeri Klas IA Palembang, (25/7) Rabu

lalu.

Ia menerima vonis hakim bersama Kuasa Hukum Hermaellen SH, dari Pos Bantuan Hukum Pengadilan Negeri Klas IA Palembang. Vonis sendiri sama dengan tuntutan jaksa Nurbaiti SH, pada persidangan

BU KEK SIANSU akan kuberitahukan kepada Kong-komg!” Sin Liong sudah menduga siapa wanita yang bicara di luar dan ribut-ribut dengan para penjaga itu, akan tetapi begitu dara itu muncul di bawah sinar lampu di luar ruji jendelanya, hampir saja dia berteriak memanggil karena mengira bahwa Swat Hong yang muncul itu. Di bawah sinar lampu yang tidak begitu terang memang gadis cucu ketua Pualu Neraka ini hampir sama dengan Swat Hong. Setelah melihat jelas bahwa yang datang adalah cucu ketua Pulau Neraka dan mengingat akan katakata gadis ini di luar tadi bahwa kedatangannya dengan niat mengejek dan memakinya, Sin Liong tetap duduk bersila dan bahkan memejamkan matanya, pura-pura tidur. “Ssssttt...” Sin Liong tidak menjawab, bergerak sedikitpun tidak. Perlu apa melayani seorang bocah yang hanya datang hendak mengejek dan memakinya? Demikian pikirnya sungguhpun hatinya terasa tidak enak juga harus mendiamkan saja orang yang susah payah datang sampai ribut mulut dengan para pen-

jaga. Tentu akan kecewa hatinya, pikir Sin Liong dan diam-diam dia mengintai dari balik

bulu matanya yang direnggangkanya sedikit. “Pssstttt... kau tidak tidur, bulu matamu bergerak-gerak, jangan kautipu aku....” anak perempuan itu berkata lagi dengan suara bisik-bisik dan meruncingkan bibirnya di antara ruji-ruji jendela. Sin Liong menarik napas panjang dan membuka matanya. “Hah, kau boleh mengejek dan memaki sesukamu, kemudian pergilah agar aku dapat mengaso benar-benar,” katanya. “Hi-hik!” Gadis itu menahan ketawanya, menutupi mulutnya yang kecil. “Kiranya engkau sama bodohnya dengan para penjaga itu, percaya saja apa yang kukatakan apa yang kukatakan di luar tadi!” Sin Liong bangkit berdiri dan menghampiri jendela kamar tahanan. Mereka saling berhadapan dan saling pandang melalui ruji-ruji jendela. “Apa yang kaumaksudkan, Nona?” Mulut yang tersenyum itu kini cemberut dan terdengar suaranya manja, “Kau tadi menyebutkan Adik yang manis. Mengapa sekarang menjadi Nona? kau benar

sebelumnya. Sementara dalam sidang dakwaan terungkap, tindak kejahatan yang dilakukan terdakwa pada 15 April 2012, sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu terdakwa bersama temannya Aan disidang dalam berkas terpisah melakukan persekongkolan pencurian motor milik Erwinsyah di Jalan Abikusno Cokrosuyoso, Lorong Sejati, nomor 245, Kecamatan Kertapati Palembang. Belum sempat melarikan motor hasil curian, tindakan terpidana tepergok masyarakat sekitar. Lalu terdakwa ditangkap massa, kemudian terpidana bersama barang bukti langsung dilarikan ke Kepolisian Sektor Kertapati guna diminta keterangan dan tanggungjawab lebih lanjut. (ADI)

(Karya Kho Ping Ho) pandai mengecewakan hati orang!” Mau tidak mau Sin Liong tersenyum. Bocah ini manja dan lincah, mengingatkan dia kepada Han Swat Hong. Banyak persamaan antara kedua orang perempuan itu. “Baiklah, Adik yang manis. sebenarnya, mau apa kau datang ke sini kalau bukan untuk mengejek dan memaki aku yang dianggap musuh oleh kakekmu?” “Aku datang untuk bercakap-cakap.” “Hemm, waktu dan tempatnya tidak tepat untuk bercakap-cakap. Aku adalah seorang tahanan dan engkau adalah cucu To-cu di sini, tempat ini di kamar tahanan yang kotor dan sempit dan sekarang sudah lewat tengah malam. Harap engkau kembali ke kamarmu dan tidur yang nyenyak. jangan-jangan kau akan dimarahi Kong-kongmu.” “Aku tidak takut! Aku sengaja datang ke sini untuk bercakap-cakap denganmu. Siapa berani melarangku?” Sikapnya menjadi galak, matanya bersinarsinar dan Sin Liong menarik napas panjang. Sejak lama dia memperoleh kenyataan betapa ganjilnya watak wanita. (BERSAMBUNG)


6

E kobis

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

Jenis Komoditas

Satuan

Harga

Beras type 1

1 Karung

365.000

Beras type 2

1 Karung

375.000

Beras Selancar 20 Kg

1 Karung

146.000

Beras Pera Super/IR 42

1 Karung

440.000

Gas Elpiji 3 Kg

Tabung

12.800

Gas Elpiji 12 Kg

Tabung

72.000

Gula pasir

1 Kg

9.500

Gula merah

1 Pak

104.000

Gula Merah Pak Tani

1 Dus

97.000

Minyak Curah

1 Kg

Terigu Segitiga

1 Karung

Terigu

1 kg

Sagu Gunung Agung

1 Karung

Telor

1 kg

13.000

Bawang Putih

1 Kg

6.500

9.500 146.000 8.000 136.000

Valuta Asing

Kurs Jual

Kurs Beli

USD (US Dollar)

9.275.00

9.335.00

SGD (Singapore Dollar)

7.320.00

7.410.00

HKD (Hongkong Dollar)

1203.35

1162.75

JPY (Japan Yen)

115.25

115.40

EUR (Eropa Euro)

11.785.00

11.895.00

DKK (Krona Denmark)

1672.15

1600.45

SEK (Krona Swedia)

1398.95

1341.45

CHF (Swiss Franc)

10292.80

9927.80

GBP (Inggris Poundsterling) 15140.40

14618.40

AUD (Australian Dollar)

9.200.00

9.290.00

NZD (New Zealand Dollar) 7621.45

7322.45

Warga Prabumulih Serbu Matahari Hadirkan Diskon hingga 70 persen. PRABUMULIH (VOKAL SUMSEL) - Matahari Departement Store Cabang International Plaza (IP) Palembang yang resmi dibuka minggu lalu di Komplek Pertokoan Jalan Sudirman, Kota Prabumulih nampak diserbu pengunjung. Tak dinyana, puluhan karyawan terlihat sibuk melayani permintaan pengunjung yang memadati stand produk pakaian yang dipajangi plang diskon 50 persen.

Wajar saja karena sejauh ini warga Prabumulih belum pernah merasakan diskon sebesar itu, apabila berbelanja di toko-toko yang ada di Kota Prabumulih. Semenjak diresmikan 10 Juli 2012 lalu, Matahari Prabumulih ini sudah memberikan diskon 20-70 persen. Sayangnya hal ini tidak berlangsung lama karena pada tanggal 15 Agustus mendatang Matahari Prabumulih ini sudah tutup karena kehadirannya di Prabumulih hanya sebatas program bazar spektakuler ramadhan saja. Nah, bagi Anda yang ingin berbelanja kebutuhan Lebaran tidak ada salahnya untuk berkunjung ke Matahari Prabumulih mumpung diskon masih berlaku. Bowo (40), Supervisor Matahari Dept Store kepada Harian Vokal Sumsel, Rabu (25/07) menyampaikan, kehadiran Matahari di Prabumulih tidak lain untuk membantu dan memudahkan masyarakat

prabumulih berbelanja lebih dekat serta menarik minat masy-arakat berbelanja produk berkualitas dengan harga terjangkau hanya di Matahari. “Pada umumnya diskon di Matahari IP Palembang dengan di Prabumulih sama saja. Paket diskon yang sedang kita laksanakan yaitu, diskon 20 persen hingga 70 persen, serta diskon 50 persen untuk beberapa produk branded seperti Lois Jeans, Cardinal, Asenda dan lain-lain” papar Bowo. Dikatakan, untuk produk Sendal dan Sepatu merk Yongki dan Fladeo pihaknya memberikan diskon 50 + 20 persen. Khusus baju anak-anak, lanjutnya pihaknya memberikan diskon besar-besaran yakni 70 persen. “Khusus Ramadhan Kita memberikan diskon besar-besaran untuk semua produk dengan kualitas nomor satu. Yang berminat silahkan datang secepatnya. Sebab, kehadiran

Matahari Departement Store Cabang International Plaza (IP) Palembang yang resmi dibuka minggu lalu di Komplek Pertokoan Jalan Sudirman, Kota Prabumulih nampak diserbu pengunjung.

Matahari di Prabumulih tidak berlangsung lama,” ujarnya terpantau, galeri produk jeans branded dewasa adalah galeri yang paling ramai di kunjungi warga. Pengunjung tampak antusias melihat-lihat produk yang di

pajangi diskon 50 persen atau setengah harga di stand yang satu ini. Untung (28), seorang pengunjung di Matahari ini mengaku secara tidak sengaja datang untuk berbelanja pakaian. Melihat diskon yang tidak biasa ditemui di

Foto : Jun/Vokal Sumsel

Prabumulih Untung mengaku tertarik untuk berbelanja pakayan. “Kebetulan saya melintas, nampak ado tulisan Matahari langsung berhenti dulu. Kebetulan diskonnya lumayan besar saya beli aja sepasang baju dan satu celana,” cetusnya. (JUN)

Info Hotel

Harusnya Pemerintah Beri Subsidi Kedelai

Novotel Palembang Jalan R Sukamto No 8A Tarif dari Rp382,736 Princess Hotel Komplek Ilir Barat Permai, Blok D2 N0. 608 Tarif dari Rp330,619 Zuri Express Jl Dr. M. Isa no. 988 Tarif dari Rp338,517 Best Skip Hotel Jl. Mayor Salim Batubara No. 224 Sekip Bendung Tarif Rp 183,677 The Aryaduta Hotel & Convention Center Palembang Jl. POM IX, Palembang Square Tarif Rp688,790 Grand Zuri Palembang Jl. Rajawali No. 8 Tarif Rp 580,932 Aston Palembang Hotel & Conference Centre Jl. Basuki Rahmat No. 189 Tarif Rp593,819 Hotel Belvena Mayor Ruslan Jl. Mayor Ruslan No. 2012 Tarif Rp297,857 The Jayakarta Daira Palembang JL. Jenderal Sudirman no. 153 Tarif Rp633,687

Omzet Penjahit Melonjak 100 Persen

Sintesa Peninsula Hotel Palembang Jl. Residen Haji Abdul Rozak No. 168 Tarif Rp570,554 The Arista Hotel Palembang Jl. Kapten A. Rivai Tarif Rp733,878 Sahid Imara Jl. Jend. Sudirman No. 1111 A Tarif Rp455,026 Hotel Bumi Asih Palembang Jl. Kapt.A.Rivai no. 36 Tarif Rp413,274 Belvena Feodora Hotel Jl. Perindustrian No.1 Tarif Rp297,857 Aston Palembang Hotel & Convention Center Jl. Basuki Rahmat No. 189 Tarif Rp1,541,314 Hotel Sandjaja Palembang Jl. Kapten A.Rivai No 6193 Royal Asia Palembang Jl. Veteran no. 521 Agung Raya Hotel Jl. Lematang No. 364-366,15 Ilir Carrissima Hotel and Restaurant Jl. Kapten Anwar Sastro No. 1421

Foto : Alam/ Vokal Sumsel

Sejak beberapa pekan ini, omzet usaha penjahit pakaian melonjak sampai 100 persen.

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) Lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah terhitung tiga pekan lagi. Namun, beberapa penjahit pakaian mulai kebanjiran order dan omzet pun melonjak sampai 100 persen. Berdasarkan Pantauan Harian Vokal Sumsel di beberapa penjahit di Bukit Besar dan Sekip Ujung Palembang terlihat ramainya pesanan membuat omzet para penjahit pakaian melonjak 100 persen. Markoni (29) misalnya. Penjahit yang bermukim di Jalan Hulubalang II, RT 04, RW 02, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I Palembang ini mengaku umumnya pesanan datang dari kalangan pribadi. Sedangkan orderan yang di titipkan pelanggania tidak melayani. “Rata-rata yang datang ke sini itu remaja putri dan ibu rumah tangga. Sebagian di antaranya adalah pelanggan tetap saya,” ucap Markoni, Kamis

(26/7) pagi. Kata Markoni, sepekan terakhir ia bisa memperoleh pendapatan dari jahitannya sebanyak Rp800.000. Namun, sejak ramadhan ini ia berhasil menghimpun omzet sebanyak Rp3,5 juta. Itu artinya, ada peningkatan konsumen yang sangat signifikan di tempat usaha Markoni. Kendati saat ini jahitan Markoni tergolong laris, namun ia tidak mematok harga tinggi untuk sebuah jahitan. Sebab, bagi Markoni yang terpenting adalah dapur keluarganya tetap mengepul dan keuntungannya bisa untuk keperluan belanja dan bisa mengirim orang tua ke kampung halaman. “Satu stel baju muslimah biasanya saya patok seharga berkisar Rp230.000 sampai Rp350.000 dan itu belum termasuk dengan bahan dasar kain. Besar kecilnya ongkos, ya. tergantung tingkat kesulitan model yang dipesan

oleh pelanggan. Satu hal yang pasti harus memuaskan,” sambung Markoni. Sementara Faisol (57) yang sejak enam tahun silam membuka usaha jahitan di Sekip Ujung Palembang menyebutkan saat ramadhan orderan jahitan di tempatnya selalu ramai. “Sebulan ini saya banyak menerima lemparan order jahitan dari beberapa tailor seperti tailor di Pasar Cinde dan Lemabang,” kata Faisol seraya berkata untuk menyelesaikan orderan ini, ia menambah pekerja tiga orang lagi. Diakuinya, saat ini omzet yang dikumpulkan dari usaha jahitan ini bisa mencapai angka Rp17 juta. Itu bisa dilihat dari angka pemasukan yang diterima Faisol dalam sebulan sebanyak Rp8 juta. “Bagi saya yang penting bersyukur apa yang diberikan Allah. Itu saja,” ungkap Faisol. (JEM)

Pertamina EP Dapat Laba Rp9,8 T JAKARTA (VOKAL SUMSEL) Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang hulu atau pengeboran minyak dan gas, berhasil mendapatkan untung bersih Rp9,8 triliun dalam enam bulan di tahun ini. Dalam siaran pers, Kamis (26/7), untung atau laba tersebut didapat dari jualan minyak dan gas yang angka produksinya cukup bagus. Selama semester I-2012, Pertamina EP telah berhasil mencapai angka produksi minyak rata-rata 127,8 ribu barel per hari (bph) dan gas sebesar 1.050 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Trend peningkatan produksi minyak terjadi pada periode Maret hingga Juni 2012. Pada Maret 2012 produksi mencapai 128,1 ribu bph, April meningkat menjadi 128,9 ribu bph. Produksi terus menanjak hingga berada di atas 130 ribu bph pada Mei sebesar 131,4 ribu bph dan Juni sebesar 131,5 ribu bph. Pencapaian kinerja ini lebih tinggi dibandingkan realisasi pada

semester pertama tahun sebelumnya yang masing-masing mencapai 123,4 ribu bph untuk produksi minyak, 1.047,7 MMSCFD untuk produksi gas, dan laba setelah pajak Rp 8,2 triliun. Pada semester I-2012, Pertamina EP telah menyelesaikan pemboran sumur pengembangan sebanyak 53 sumur, dan hingga saat ini masih melaksanakan pemboran 18 sumur pengembangan lainnya. Selain itu kegiatan kerja ulang (work over) telah diselesaikan sebanyak 34 sumur. Di samping upaya peningkatan produksi, Pertamina EP di 2012 juga agresif mencari cadangan minyak dan gas bumi baru. Hingga akhir semester I-2012, Pertamina EP telah menyelesaikan pemboran 11 sumur eksplorasi. Saat ini enam sumur pemboran eksplorasi masih dalam proses pelaksanaan. Sementara itu, Pertamina EP telah merealisasikan survey seismic 3D seluas 1.395 KM2 dan seismic 2D sepanjang 486 KM. ( LEN)

Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang hulu atau pe-ngeboran minyak dan gas

Foto : Istimewa

JAKARTA (VOKAL SUMSEL) - Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan, jika pemerintah memberikan subsidi untuk harga kedelai, maka prosesnya tidak akan mudah sebab harus ada pembahasan di DPR dan APBN. Lebih baik, pembenahan tata niaga kedelai. “Kalau dari tata niaganya kedelai ini sudah tepat. Kita mengawasi jumlah impornya, siapa pengimpor. Tetapi kita juga punya opsi untuk menghapuskan bea masuk,” kata Wamendag di Gedung Kementerian Perdagangan, Kamis (26/7). Subsidi ini, katanya, pernah dilakukan pemerintah pada 2008 silam. Sayangnya, subsidi yang diberikan pemerintah sebesar Rp1.000 per kilogram untuk petani dan pengusaha kedelai tidak efektif, karena sampai sekarang banyak yang menengarai subisidi itu tidak diterima oleh pengrajin tahu tempe. “Saat itu subdisi diberikan agar menekan atau menurukan harga kedelai yang melambung tinggi. Namun langkah tersebut ternyata tidak sepenuhnya berhasil. Solusi untuk kedelai ini harus menyeluruh,” paparnya. Sementara ini, katanya, dalam waktu 1-2 minggu ini upaya yang paling mungkin bisa dilakukan pemerintah untuk mengendalikan adalah dengan menghapuskan bea masuk Impor. “Iya seharusnya tingkatkan produksi dalam negeri, minimal, dan kita bebaskan bea masuk impor dari 5 persen, mudah-mudahan jadi 0 persen,” katanya. Bayu menegaskan, pembebasan bea masuk kedelai membuat biaya operasional impor dapat ditekan sekitar Rp400 per kilogram. Langkah ini diharapkan dapat menurunkan harga kedelai di pasar yang saat ini sekitar Rp8.000 per kg. Saat ini persediaan kedelai dalam negeri minim seiring dengan turunnya produksi kedelai di Brasil dan Amerika Serikat. Indonesia mengimpor kedelai dari dua negara tersebut. Anomali iklim yang melanda kedua Negara tersebut membuat pasokan kedelai tersendat. Pasokan kedelai untuk kebutuhan dunia dimungkinkan terganggu. Tapi tidak untuk kebutuhan kedelai di Tanah Air, Bayu menjamin pasokan kedelai aman untuk tiga bulan ke depan. “Kedelai stoknya tiga bulan cukup. Kita sudah cek langsung. Memang harganya mahal tapi stoknya cukup,” tegasnya. Bayu menuturkan, kebutuhan kedelai untuk kebutuhan nasional per bulan bisa mencapai 150.000-200.000 ton. Hingga saat ini, stoknya masih tersebar di seluruh pedagang, distributor maupun pengrajin sendiri. “Sekarang ini stok kedelai tersebar di pedagang, distributor dan pengrajin sendiri. Jumlahnya kurang lebih 400.000450.000 ton,” kata Wamendag. Lebih lanjut dia menyebutkan, kenaikan harga kedelai belakangan ini bisa mendongkrak tekanan inflasi. Dia memprediksi, jika dlihat dari tempe-tahu, praktis tidak ada inflasi. “Kalau dari kedelainya iya. Itu terjadi karena produk pakan ternak naik lalu ke produk ternaknya sendiri,” ucap Bayu. (LEN)


Sambungan

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

7

KPK Akhirnya Umumkan Status Tersangka Emir Moeis Mantan Dirut PLN Kembali Dibidik

Eddie Widiono

JAKARTA (VOKAL SUMSEL)--Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Tarahan, Lampung pada 2004 merupakan proyek percontohan PT Perusahaan Listrik Negara. Dalam pelaksanaan tender proyek senilai Rp2 triliun itu, PT Alstom Indonesia adalah salah satu pemenang proyek pengerjaan ketel uap alias boiler --alat yang menghasilkan uap air untuk tenaga gerak. Proses tender proyek ini kemudian menjadi sorotan. PLN yang saat itu dipimpin oleh Eddie Widiono sebagai pengguna anggaran diduga “bermain” dalam proses tender. PT Alstom sebelumnya mengajukan harga yang lebih tinggi dari rekanan lain, yakni Mitsubishi, tetap diikutsertakan dalam tender hingga tahap keempat. Di tahap keempat inilah, PT Alstom

mengajukan angka US$118 juta. Sementara Mitsubishi mengajukan harga US$121 juta. Atas dasar itulah, PLN menyatakan PT Alstom Indonesia sebagai pemenang proyek. Tidak berhenti di situ, dalam prosesnya diduga ada praktik suap. Nama politisi PDI Perjuangan Emir Moeis disebut ikut membantu proses tender. Kebetulan saat itu Emir duduk di Panitia Anggaran (Panggar) DPR. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengatakan KPK masih melakukan pengembangan kasus tersebut. Ia pun tak menampik adanya keterkaitan PLN dengan posisi Emir sebagai anggota Panggar. “Pasti ada, cuma bagaimana bentuk dan modusnya tentu tidak bisa disampaikan. Tolong pelajari kasus PLN yang melibatkan EW,” kata Bambang di kantornya, Kamis (26/7), sebagaimana dikutip VIVANwes.com. Eddie Widiono sendiri telah divonis lima tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan outsourcing Roll Out Customer Information Service - Rencana Induk Sistem Informasi (CIS-RISI) PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) dan Tangerang 2004-2006. KPK sendiri belum bersedia menjelaskan posisi Eddie dalam kasus ini. Menurut Bambang, KPK masih fokus pada tersangka Emir Moeis. “Status EW, sampai sekarang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, baru IEM. Apakah EW akan tersangkut nanti akan dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.(VS)

Lahan Dicaplok..............Sambungan hal 1 (STN), Front Pemuda Rawas (FPR), Pemuda Peduli Rawas Ilir (PPRI) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), menyimpulkan pencaplokan dimaksud, PT Sentosa Karya Energi (SKE), yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muba, sudah merambah ke wilayah Kabupaten Mura. “Kondisi ini bermula karena pencabutan plang nama PT Gorby Putra Utama yang di lakukan Bupati Muba sebelumnya. Setelah pencabutan itu pihak PT SKE semakin menjadi-jadi dan semena-mena mencaplok wilayah yang nyata milik Kabupaten Mura,” kata Ketua PPRI, Abdul Aziz, kepada wartawan, Kamis (26/7) kemarin.

Kondisi ini menimbulkan gejolak di wilayah perbatasan, yang bahkan telah melibatkan elemen-elemen masyarakat dari kedua belah pihak, semakin hari semakin memanas. “Kami mengecam tindakan pencaplokan wilayah yang di lakukan oleh Kabupaten Muba, yang kami nilai telah di motori oleh PT. SKE,” tegasnya. Senada juga diungkapkan Ketua BMI Mura, Devi Arianto. Tokoh pemuda ini meminta kepada Pemerintah Kabupaten Mura agar segera mengambil tindakan nyata dan cepat, yang seolah-olah membiarkan pencaplokan tersebut. Bahkan dia menilai, ada tendensi terselubung atas persoalan ini. “Kami meminta kepada Bu-

pati Mura untuk segera menghentikan segala aktivitas PT SKE yang sudah yang berada di Kabupaten Mura, sebagai perwujudan menjaga kewibawaan Pemkab Mura,” kata Devi. Sementara, Ketua STN, Husni Mubarok menyatakan, pihaknya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di Mura untuk bahu membahu dan berpartisipasi, serta berjuang bersama mempertahankan wilayah Musirawas. “Apabila dalam waktu satu minggu tidak ada sikap dan tindakan yang kongkret dari Bupati Mura, kami akan buka posko perjuangan rakyat di daerah perbatasan tersebut,” tegasnya.(SYL)

Ketika Dahlan................Sambungan hal 1 popular. Sementara tugas yang urgen di bawah tanggung jawab Kementerian BUMN, kurang dipedulikan. Buktinya, ditanya soal sengketa PTPN VII Cinta Manis dengan warga, Dahlan seperti orang kehabisan akal menjawabnya. Dahlan tak menguasai persoalan (baca kolom “Cakap Bebas” saya sebelumnya bertajuk “Ketika Dahlan Iskan Mendadak ‘Kehabisan Akal’…” (Harian Vokal Sumsel, 13/6/2012). Dan kesibukan Dahlan Iskan dengan mobil listrik bisa dibaca dalam kolom “Cakap Bebas” saya bertajuk “Mobil Listrik dan Dahlan Iskan” (Harian Vokal Sumsel, 27/6/2012). Sedari awal saya sudah memprediksikan bahwa Dahlan Iskan, Menteri Negara BUMN itu, hanya sibuk cari sensasi. Bukan mencarikan solusi. Karena itu, jangan heran, ketika tak ada solusi cerdas dari Menneg BUMN dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya angkat bicara. Presiden SBY menginstruksikan untuk membentuk tim terpadu guna menyelesaikan kasus PTPN VII Sumsel dan juga PTPN II Sumut (Harian Vokal Sumsel, 26/7/2012). “Saya sudah istruksikan bikin tim terpadu. Selesaikan dengan baik. Semangatnya jangan dipinggirkan rakyat kita,” tandas SBY. Tentang sengketa PTPN VII ini, Presiden SBY mengharapkan agar segera dilakukan penyelesaian masalah tersebut, dan jangan sampai menyampingkan kepentingan masyarakat setempat. Saya tak tahu, apakah Dahlan pura-pura tidak tahu atau jika bicara apa adanya, malah bisa memicu persoalan baru? Yang pasti, PTPN VII Cinta Manis hanya mengantungi hak guna usaha untuk 6.000 hektar dari badan Pertanahan Nasional. Sementera PTPN VII

mengklaim memiliki total lahan seluas 20.500 hektar. Terlepas ketidakadaan solusi dari Dahlan Iskan sebagai pembantu Presiden, Menteri Negara BUMN ini sebelumnya dikabarkan ditegur pihak Istana Kepresidenan. Menteri Sekretaris Kabinet, Dipo Alam disebut-sebut yang memberikan disposisi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sehingga mantan wartawan itu kena semprit (bisnis.com). Dahlan ditegur karena banyak melakukan aksi yang tidak biasa bagi seorang menteri. Pemilik kelompok usaha Jawa Pos itu banyak membuat gebrakan sehingga popularitasnya melonjak. Dia disebut-sebut sebagai calon presiden atau calon wakil presiden yang akan berlaga pada Pemilu 2014. Kebijakan Dahlan mengganti sejumlah direksi dan komisaris perusahaan pelat merah juga menuai protes. Dia digugat dua direktur PT Biro Klasifikasi Indonesia--karena dipecat--ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Tak hanya ditegur Presiden, aksi Menteri BUMN Dahlan Iskan belakangan ini menyebabkan elit politik di Gedung DPR RI juga ‘sebel’. Dahlan dituding hanya cari sensasi dan tindakannya melenceng dari tugasnya sebagai Menteri BUMN. Anggota DPR dari Komisi VI, Aria Bima mengatakan tindakan yang dilakukan Dahlan dalam beberapa waktu terakhir sangat meleceng dari tugas dan fungsinya sebagai Menteri BUMN. “Cenderung tidak hanya sekedar cari nama atau sekedar cari populer tapi tidak berdampak ke ekonomi bangsa,” ungkap Aria, seperti dikutip bisnis.com. Aria bahkan menilai, aktivitas Dahlan yang sering naik KRL dan membagikan beras kepada masyarakat dengan alasan ban-

tuan sosial atau CSR. Menurut Aria, tidak berdampak terhadap peningkat kinerja korporasi dari 141 BUMN. “Pak Dahlan naik kereta api (KRL dan Kereta Ekonomi), kasih beras dengan CSR. Itu Dahlan secara pribadi tapi DPR mengawasi Dahlan berbuat sebagai menteri ini, kan tidak berdampak terhadap kinerja BUMN,” sambungnya. Selain itu, Politisi PDIP ini mengatakan jika aktivitas Dahlan yang sering menginap di rumah warga baik di rumah susun dan rumah warga miskin sangat bertolak belakang dengan tugasnya sebagai menteri BUMN yang seharusnya memajukan kinerja dan laba perusahan plat merah yang saat saat ini mash banyak yang merugi. “Kayak nginep di rumah susun itu enggak nyambung sama tugasnya sebagai menteri,” tambahnya. Aria menyindir mantan Dirut PLN ini yang saat ini sedang sibuk menampilkan penggunaan mobil listrik ke media. “Daripada naik mobil listrik, lebih baik Dahlan beresin masalah ASDP yaitu kemacetan di Merak, sidak di sana,” pungkas Aria. Kita kembali ke soal PTPN VII Cinta Manis. Seharusnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan data awal soal HGU dan luas areal yang diklaim sebagai milik PTPN VIII. KPK sudah bisa mulai menghimpun data dari Kementerian Keuangan. Misalnya, apakah laporan yang diberikan PTPN VII hanya terkait dengan pemasukan dari hasil produksi di atas lahan 6.000 hektar saja atau dari luasan 20.500 hektar yang diklaim? Seandainya yang dilaporkan hanya produksi di atas lahan 6.000 hektar, maka ada dugaan manipulasi dan korupsi diduga telah terjadi selama ini. Semoga KPK atau ICW bisa mengungkap dugaan korupsi ini.**

JAKARTA (VOKAL SUMSEL)--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengumumkan secara resmi status tersangka Ketua Komisi XI DPR X , Izederik Emir Moeis dalam kasus dugaan korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung Selatan Tahun 2004. Status tersangka Emir Moeis sebelumnya menjadi polemik karena yang mengumumkan adalah Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana, setelah dilakukan pencegahan bepergian ke luar negeri. Emir Moies diduga menerima dana sebesar USD300 ribu dari PT AI selaku koorporasi pemenang tender pembangunan PLTU Tarahan Lampung bernilai triliunan rupiah itu. “KPK keluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) atas nama IEM selaku anggota DPR RI periode 1999-2004 dan 20042009. IEM diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek PLTU di Tarahan tahun 2004. Uang yang diduga diterimanya lebih dari USD300 ribu,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Jakarta, Kamis (26/7/2012). Emir Moeis dinilai melanggar pasal 5 ayat 2, pasal 12 huruf a atau b, pasal 11 atau pasal 12 UU Nomor 20 Tahun 2011 tentang Tipikor. “Kenapa baru dikemukakan hari ini. Supaya upaya hukum yang seharusnya dilakukan untuk dapat hasil yang lebih baik bisa dilakukan dulu sebelum diketehaui publik. Sehingga tidak menggangu penyelidikan,” katanya. Menindaklanjuti dikeluarkannya Sprindik untuk Emir

Moeis ini, KPK telah melakukan penggeledahan di tiga lokasi. Di antaranya di Kantor PT AI daerah Pondok Pinang, rumah dinas Emir Moeis di Kalibata, serta di rumah Zuliansyah Putra Zulkarnaen di daerah Jagakarsa. Sebelumnya KPK sudah mengirimkan surat pencegahan ke Ditjen Imigrasi atas nama Izederik Emir Moeis pergi ke luar negeri bersama dua nama lainnya, yakni Zuliansyah Putra Zulkarnaen dan Reza Roestam Moenaf. Zuliansyah Putra adalah Direktur Utama PT Artha Nusantara Utama yang beralamat di Jalan Gandaria, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sedangkan Reza adalah general manager PT Indonesian Site Marine. “Kami sekarang konsen pada IEM sebagai tersangka, yang lain masih dicegah. IEM akan dipanggil dalam waktu yang tepat secepatnya,” jelas Bambang Widjojanto Minta maaf Sementara itu, Wamenkuham Denny Indrayana mengakui kesalahannya mengumumkan status tersangka Emir Moies sebagai tersangka dalam kasus PLTU Tarahan Periode 2004, yang seharusnya wewenang KPK. . “Kesalahan saya, saya juga sudah minta maaf ke Komisi Pemberantasan Korupsi, saya

tidak hapal mana kasus yang sudah dirilis mana yang belum, teman-teman (wartawan) tanya, saya jawab,” kata Denny Indrayana. Sebelumnya pada Rabu (26/7) Denny mengumumkan bahwa Kemenkumham melalui Dirjen Imigrasi menerima surat KPK perihal permohonan bepergian ke luar negeri kepada Izedrik Emir Moeis tertanggal 23 Juli. Menurut Denny, KPK menuliskan status sebagai tersangka kepada yang bersangkutan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan PLTU Tarahan Lampung, pernyataan itu diumumkan melalui pesan singkat dan layanan blackberry messenger kepada wartawan. “Kebetulan suratnya tidak rahasia, jadi saya umumkan, itu saja tapi saya kemarin sudah berkomunikasi dengan Johan Budi, saya minta maaf,” katanya. Denny mengaku tidak bermaksud untuk mengganggu proses pengusutan tersangka. “Saya tidak ada masalah, saya sudah sampaikan saya minta maaf, lain kali akan dikoordinasikan tapi bukan sekali ini saja wartawan tanya siapa yang dicegah, statusnya apa dan berapa lama tapi ini karena belum diumumkan KPK saya dianggap mengumumkan,” katanya. Kendati begitu Denny tetap berdalih dia tetap yakin tidak mengumumkan status Emir Moeis dan hanya menjawab pertanyaan wartawan. Sedangkan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin di tempat yang sama mengungkapkan bahwa Denny

Indrayana menjawab pertanyaan wartawan secara jujur dan polos. Untuk selanjutnya, Amir menyatakan bahwa akan mencoba berkoordinasi dengan KPK. “Itu bukan membocorkan, kami akan coba berkoordinasi dengan KPK untuk menghilangkan kesalahpahaman,” kata Menkumham. Namun alasan Denny Indrayana dan Amir Syamsudin ini tidak bisa diterima Wakil Ketua DPr Pramono Anung dari PDIP. Pramomo menilai Denny Indrayana overacting atau berlebihan, terkait tindakannya menyampaikan status penetapan tersangka Ketua Komisi XI DPR, Emir Moeis. “Ada satu kasus yang berulang kali yang kita sendiri sudah bosan baca beritanya, kasusnya masih jalan ditempat. Dibandingkan dengan ini (kasus Emir Moeis) belum diumumkan oleh KPK, sudah diumumkan oleh Denny. Denny overacting,” kata Pramono. M e n u r u t Pramono,kesalahan Denny Indrayana harus menjadi perhatian bagi pemerintah terutama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Siapa pun yang berada di dalam pemerintahan harus bekerja profesional sesuai kewenangannya. Untuk kasus dugaan korupsi, pihak yang berwenang memutuskan seseorang menjadi tersangka atau tidak, adalah KPK, bukan Denny Indrayana. Ini catatan bagi pemerintah, terutama Presiden agar pembantunya bekerja secara profesional. Karena terlihat terlalu terburu-buru dalam bertindak,” katanya. (SAN)

Mabes Polri..........................................Sambungan hal 1 Dikatakan, cukup banyak kasus penipuan investasi di Sumsel yang masih dalam penyelidikan petugas. Mulai dari CV Fadilah, PT SIM, PTSIG, PT V dan sejumlah perusahaan lainya. “Memang belum ada yang dijadikan tersangka, semua masih dalam penyelidikan,” katanya. Dia juga mengimbau kepada para korban agar segera

melapor ke petugas. Itu sangat penting untuk membantu penyelidikan kasus ini. “Para korban juga minta tidak berbuat anarkis, merusak dan menjarah aset terlapor. Karena dapat merusak atau menghilangkan bukti-bukti,” tutur Kabid Humas Polda Sumsel ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa korban, terlapor Faisol Muslim, Direktur

Utama PT FM adalah orang dekat keluarga mantan Gubernur Sumsel H Ramli Hasan Basri. Faisol sempat menjadi pembantu rumah tangga di kediaman Mona, anak mantan gubernur yang kemudian disekolahkan hingga sarjana. Selain rumah di kompek Parameswara, informasinya terlapor juga memiliki aset rumah mewah yang dalam proses finishing di kawasan Kan-

cil Putih Jalan Soekarno Hatta dan kapal pesiar di Boom Baru. Namun ketika di cek ke kawasan Kancil Putih, warga setempat tidak mengetahui kalau rumah tersebut milik Faisol. “Setahu kami rumah itu punya Sudimin yang bekerja di money changer meneruskan usaha mertuanya,” jelas Prof Sayuti Pulungan, tetangga rumah yang diduga milik Faisol. (*)

Massa Kecewa,....................................Sambungan hal 1 ini mereka diterima oleh Sunarto, Kepala bagian Agraria Kota Palembang guna berdioalog di ruang rapat walikota. Dalam orasinya , mereka menuntut walikota harus cepat mengambil tindakan untuk menyelesiakan masalah sengketa lahan di 4 kelurahan ini, hentikan semua kegiatan di daerah yang selama ini diklaim oleh Lanud Palembang sampai kejelasan kepemilikan lebih lanjut. Mereka juga minta cabut klaim TNI AU atas tanah mereka. Kepada aparat keamanan(Kepolisian, kodam) agar lebih memberikan perhatian keamanan kepada warga masyarakat khususnya di 4 kelurahan ini, jangan sampai terjadi tindak kekerasan dan intimidasi dalam bentuk apapun. Namun dari perwakilan

warga menolak berdialog dengan Kepala Bagian Agraria pemerintah kota Palembang tersebut karena menurut mereka Sunarto Kepala Bagian Agraria tidak bisa memberikan keputusan. “Kami ingin langsung bertemu dengan walikota supaya permasalahan ini cepat di selesaikan dan walikota bisa berpihak kepada rakyat kalau di wakilkan percuma pasti nggak ada keputusan lebih baik kami keluar dari ruangan ini”.jelas Nanang Perwakilan dari 4 kelurahan di ruang rapat kepada Pemerintah kota Palembang. Sembari masa menuggu rapat pertemuan antara perwakilan warga dengan Pemerintah kota Palembang mereka membaca surah yasin ber-

sama, namun tak lama selasai membaca surat yasin perwakilan dari warga yang masuk ke ruang rapat memberikan informasi bahwa walikota tidak ada hanya saja di wakilkan oleh Kepala bagian Agraria. Mendengar informasi itu, sontak semua warga kecewa dan akhirnya mereka memberikan beberapa kantong tanah sebagai lambang kekecewaan mereka terhadap walikota yang dihamburkan di depan Kantor walikota Palembang dan melanjutkan aksi unjuk rasa ke kantor gubernur. Sementara itu di kantor gubernur, aksi ujuk rasa warga ini diterima oleh Asisten 1 bagian Pemerintahan Mukti Sulaiman serta Kepala Kesbangpolinmas Provinsi Sumatera Selatan Ikhwanudin.

Mereka diterima baik oleh pihak Pemerintah Provinsi Sumsel dan mengajak untuk berdialog di ruang rapat dari warga menghadirkan 6 perwakilan yakni Pak Hudiono,Pak Nanang,Pak Sardan,Pak Musakim,Pak Sarjan,Pak Syarifudin, sedangkandari pihak pemerintah di wakili oleh Asisten 1 Mukti Sulaiman, Ikhwanudin serta dari Kanwil BPN Provinsi Sumsel. Dari hasil musyawrah ini di dapatkan 3 kesepakatan diantaranya Pemerintah Provinsi akan membentuk tim khusus untuk meninjau langsung ke lokasi yang di per engketakan serta segera melakukan kordinasi dengan Danlanud terkait surat edaran yang diberikan kepada warga di Rt 31 dan Rt 32. (FIZ)

Faisol Tinggalkan.................................Sambungan hal 1 tragislagi uang kemungkinan besar tidak akan kembali lagi ke pangkuannya. “Kini, rumah kami sudah disita bank karena pinjaman kami yang tidak mampu lagi kami bayar. Eh, ibu kini malah jatuh sakit dan memerlukan biaya yang cukup tinggi. Kami benar-benar berharap keberadaan Faisal dan perangkatnya segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada kami yang sudah ia bohongi,” kata Feri, yang tidak mau menyebutkan nama ibunya dan dimana pastinya sang ibu dirawat. Nasabah lainnya, Agus Suparman (45) juga tidak kalah menderitanya. Uang sebesar Rp 50 juta yang ia gelontorkan untuk diinvestasikan seluruhnya ke PT FM milik Faisol merupakan uang dari penggadaian rumahnya. Rencananya, uang itu untuk investasinya di masa mendatang karena ia baru saja dipensiunkan dari perusahaan tempat ia bekerja. “Dari Rp 50 juta yang sudah saya investasikan, saya baru mendapat separuhnya. Padahal, saya sudah merencanakan banyak hal dari uang

yang sudah saya investasikan ini. Eh, malah dibawa kabur oleh Faisal,” ujarnya. Dengan bermodalkan sepeda motor Honda Revo Fit yang dikendarainya, satu per satu barang milik Faisol diambil oleh Agus. Karpet yang berukuran cukup besar diletakkannya di bagian samping motornya, beberapa benda pecah belah ia bungkus dalam kantong plastik hitam, yang selanjutnya ia letakkan di bagian depan sepeda motornya, hingga dua kardus mi instan ikut ia ambil dan diletakkan di jok motornya di bagian belakang. “Jadilah untuk makan saya dan keluarga. Daripada dibiarkan kadaluarsa di rumah yang dimiliki manusia berwatak iblis ini,” kata Agus dengan nada bicara yang cukup menyayat hati. Nasabah lainnya, Novia Hidayani (21), tidak ketinggalan. Dengan dibantu oleh beberapa teman dan keluarganya, ia masuk ke dalam rumah Faisal. Di sana, gadis yang tinggal di Pakjo ini mencari bendabenda yang dirasanya cukup bernilai dan selanjutnya ia ambil untuk dibawa pulang.

Sama halnya seprti Agus, mahasiswi salah satu universitas swasta di Palembang ini hanya bermodalkan sepeda motor. “Puluhan juta uang yang saya investasikan di sini. Namun, yang saya dapat belumlah mencapai separuhnya. Siapa yang tidak kecewa sudah ditipu besar-besaran seperti ini,” kata gadis berkulit putih itu. Nasabah Faisol tidak hanya berasal dari kota Palembang, Mereka yang mendatangi kediaman Faisol juga ada yang berasal dari berbagai daerah. Salah satunya adalah Saihul Basuki. Pria yang tinggal di Desa Meranjat OI ini mengaku menanam modal di PT FM pada 2011 silam dengan dana sebesar Rp 80 juta. Mereka yang menjadi korban penipuan ini tidak seluruhnya ada yang sudah pernah menerima uang dari Faisal. Salah satunya dialami Neni. Cewek maskulin dengan tato di kakinya ini mengaku baru menjadi nasabah Faisal pada Maret 2012. Padahal, sejak bulan itu, PT FM yang dijalani Faisol sudah mengalami kebangkrutan.

Akibatnya, seperti yang sudah diduga, Neni tidak sepeserpun mendapat uang ganti rugi dari Faisol. “Uang yang saya investasikan mungkin tidak besar, yakni Rp 20 juta. Namun, saya belum satu kali pun mendapat uang dari Faisol. Jadi, rasa sakit saya pasti sama dengan mereka yang uang investasinya mencapai miliaran rupiah,” kata Neni, yang mengaku tidak tahu jika Faisol sudah bangkrut saat ia menanam modal di PT FM. Saat mencari harta berharga milik Faisol, nasabahnasabah ini sempat mendapat angin segar. Mereka menemukan beberapa kertas yang mulanya dirasa adalah suratsurat berharga milik Faisal. Namun, begitu diperiksa, surat-surat itu hanyalah berisikan kata maaf dari Faisal yang merasa tidak sanggup lagi mengganti rugi uang investasi dari ribuan nasabahnya. Maka semakin tinggilah amarah dan rasa kesal para nasabah Faisol. Beberapa diantara mereka bahkan ada yang nekat menghancurkan beberapa benda milik bos PT FM ini. (*)


8

Harian Vokal Sumsel

Jumat, 27 Juli 2012

Hburan

Ramadhan Bulan Latihan Della Ayu Anggraini Memperbaiki Diri A

llah SWT memberikan keistimewaan di bulan Ramadhan. Itu seharusnya bisa menjadi bulan latihan untuk introspeksi diri, belajar, dan berusaha kembali menjadi manusia yang suci bersih. Dengan berpuasa satu bulan penuh, maka sudah sepantasnya jika keluar dari bulan ramadhan nanti. Kita harus jauh lebih baik dari sebelumnya. Della Ayu Anggraini. Presenter di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Palembang menuturkan, dirinya tidak akan menyia-yiakan kesempatan Ramadhan tahun ini. Jangan pernah berpikir

diharapkan dapat membuang penyakit itu. Sedangkan latihan memperbanyak ibadah, sebenarnya diarahkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan selalu mengingat kebesaran-Nya. " Basahi lisanmu selalu dengan tasbih, tahmid dan dzikir kepada Allah SWT, agar nuansa Ramadhan benar-benar dapat dirasakan dengan barokah, " ujar Della yang alumnus Universitas Sriwijaya (Unsri) ini. Lahir dan besar dari keluarga yang selalu mengutamakan prinsip keagamaan dalam setiap tingkah laku, menjadikan Della benarbenar paham akan makna Ramadhan. Maklum,

kita punya harapan bertemu Ramadhan lagi, begitu katanya. Putri pertama dari dua bersaudara pasangan Nawawi Zaini dan Herawati ini, selain tercatat sebagai penyiar radio RRI Pro 2 FM Palembang, juga sering terlibat dalam acara pengajian yang digelar secara rutin oleh keluarga dan para kerabatnya. Menurut Della, bulan Ramadhan bulan latihan jiwa, bulan latihan batin dan bulan latihan memperbanyak ibadah. Bulan latihan jiwa, karena ketika berpuasa, kita menjaga jiwa agar tidak menuruti hawa nafsu. Sementara latihan batin, sesungguhnya mengarah kepada penyakit batin agar bisa lebih terkontrol. Seperti penyakit iri, dengki, dendam dan sebagianya, sehingga dengan puasa

keluarga besarnya merupakan salah satu pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Raudathul Ullum Sakatiga Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel). Bagi Della, menjadi seorang penyiar radio pun masih tetap bisa berdakwa. "Buktinya H Rhoma Irama saja berdakwa lewat musik, Sunan Kalijaga berdakwa pun melaui seni wayang. Jadi, seorang penyiar pun pasti bisa berdakwa lewat jalurnya, " kata Della bangga. Bulan Ramadhan ini, bulan kumpul bersama keluarga. Della tadinya jarang kumpul bersama keluarga di rumah, tapi di saat Ramadhan jadi lebih sering berkumpul. (JEMMY SAPUTERA)

A dvertorial

Warga Lahat Tumpa Ruah Diposko Pemenang BZ

Masyarakat tumpa ruah diposko pemenang BZ, dalam buka bersama, kemarin.

R

atusan warga Kabupaten Lahat, sejak pukul 16.30 hingga 21.00 WIB, tumpah ruah memadati posko pemenang Burzah Zarnubi (BZ) di Jalan Kol H Burlian, Kelurahan Bandar Agung, guna berbuka puasa bersama. Gebrakan dari salah satu bakal calon bupati (Balonbup) Lahat mendatang, BZ ini, menggelar acara buka bersama lapisan masyarakat yang ada di Bumi Seganti Setungguan, terhitung sejak Rabu (25/7) lalu hingga selesainya Ramadhan nanti. Terobosan BZ mengajak berbuka puasa bersama ini, langsung disambut hangat ratusan warga. Dari semua golongan memadati markas besar balonbup dari partai Partai Bintang Reformasi (PBR) ini. BZ ketika diwawancarai mengatakan, tujuan buka bersama seluruh lapisan warga Lahat ini, hanya ingin menjalin silaturahmi, terutama di kalangan abang becak, ojek, pedagang kaki lima (PKL). Menurut BZ, pihaknya telah menyediakan 700 paket berbuka puasa tiap harinya, dan undangan ini berlaku umum, tanpa terkecuali. "Alhamdulillah, antusias semua lapisan masyarakat dapat hadir dalam undangan ini. Kita menggelar acara ini bertujuan ingin terus menjalin silaturahmi ke semua lapisan, terutama masyarakat kecil di bulan penuh berkah Ramadhan ini, berbuka bersama warga," kata Bursah di sela acara, kemarin. BZ mengakui, selain menggelar agenda buka bersama, Ketua Umum PBR ini mengimbau semua warga, buka bersama yang dilakukannya ini, bukan hanya sekali melainkan dimulai sejak awal Ramadhan, hingga akhir. Juga dilaksanakan kegiatan Salat Maghrib

Ketua Umum PBR Bursa Sarnubi. SE. Saat menyampaikan sambutannya, kemarin.

dan Tarawih berjamaah. "Buka puasa bersama yang kita lakukan ini sifatnya umum. Kita tidak mau tebang pilih. Selain itu, kita juga berikan tausiyah keagamaan bagi semua yang hadir, dengan ustad yang berganti-ganti untuk setiap harinya, guna mengisi waktu menjelang berbuka," ujar BZ. BZ kembali mengimbau kepada semua masyarakat Lahat, tanpa terkecuali, tukang ojek, tukang becak, pemulung, atau bahkan pejabat sekalipun, boleh singgah di posko pemenangannya, menjelang berbuka, dan dilanjutkan dengan Salat Maghrib dan Tarawih berjamaah. "Posko ini terbuka bagi semua masyarakat Lahat, selama Ramadhan hingga selesai nantinya, dan, Insya Allah, dalam waktu dekat selain masyarakat umum, kita juga akan menggelar buka bersama terhadap anak-anak panti yang ada di Lahat," tambahnya. Sementara Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBR Lahat, Hermaliansyah Alam, mengungkapkan, selain menggelar agenda buka bersama, dalam waktu dekat pihaknya juga melaksanakan kegiatan sosial lainnya, terutama memberikan bantuan kepada pantipanti asuhan yang ada, termasuk bagi kaum dhufa. "Yang jelas, program ini akan terus berlanjut kedepannya, sehingga benar-benar masyarakat bisa merasakan sedikit berkah dan kebahagiaan di bulan Suci Ramadhan tahun ini," jelasnya. (ADV/DIN)

Jeng Kelin Kebanjiran Job Ramadhan Jakarta - Nama Jeng Kelin makin dikenal luas di masyarakat Indonesia. Akibatnya, pemilik nama asli Rizna Nycta Gina itu kebanjiran job selama Ramadan. Dia pun merasa bersyukur diberi kelancaran pekerjaan dan rezeki. "Alhamdulillah nggak terasa, sudah puasa lagi dan Alhamdulillah aku di tahun ini kegiatannya semakin dilancarkan dan memang ada siaran pagi jadi santai saja nggak harus gimana-gimana," ungkap Rizna Nycta Gina saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta, Selasa (24/7) malam. Meski sibuk dengan pekerjaan, ibadah puasa Rizna Nycta Gina tidak merasa terganggu. Dia merasa tidak ada perbedaan dengan hari-hari biasa. Apalagi selama ini, dirinya bukan tipe orang yang suka bermalas-malasan di rumah. "Nggak ada perbedaannya, cuma mungkin tahun ini aku harus lebih ekstra, karena memang ada siaran jam 5 pagi. Jadi staminanya harus dijaga. Tapi so far seru banget bisa siaran pagi-pagi gitu. Tambah semangat puasanya, nggak harus jadi lemes atau gimana," ungkapnya. BATU ALAM PLAFOND GYPSUM Agar staminanya tidak menurun drastis CLASSIC PROFIL BETON selama menjalankan ibadah puasa, Gina MARMER & GRANITE PAVING STONE (CONBLOK) banyak minum air putih dan makan buahCAT WASH DECORATIF buahan. "Terus nggak terlalu banyak CAT DUKO & POLITUR PERTAMANAN & KORAL SIKAT minum yang manis karena aku nggak PRASASTI, FURNITURE KACA PATRI & INLAY terlalu suka. Tapi harus tetap ada porsinya ATAP BAJA RINGAN minum yang manis," ungkapnya. (VS) GENTENG BETON, KERAMIK MATRIAL BAHAN BANGINAN INTERIOR DESIGN EXHIBITON SPECIAL DISAIN

WA L L D E C O R AT I O N E X T E R I O R & I N T E R I O R adeka.jaya@ymail.com

H. Ade 0711-7070436 0812 7805814 0819 58571686

Jalan Angkatan 45 No. 99 C-D Palembang Telp. 0711-8887272

Menjual Bahan Bangunan Berupa Batu Bata, Batu Koral, Pasir, Kayu, dll

BZ Tanpa Akrab Kepada Semua Lapisan Masyarakat Yang Hadir.

Jl. Makrayu No.1209 Rt.24A/Rw.08 30 Ilir, Ilir Barat II Palembang


Harian Vokal Sumsel

Jumat, 27 Juli 2012

SSB ISA Wakili Indonesia di Korea Selatan

foto : vivanews.com

Tim Sekolah Sepak Bola Imran Soccer Academy

CIBUBUR (VOKAL SUMSEL) -Tim Sekolah Sepak Bola Imran Soccer Academy (SSB ISA) akan mewakili Indonesia pada turnamen sepak bola U-12 MBC Busan 2012 di Korea Selatan, 26-30 Juli. Keikutsertaan tim yang bermarkas di Cibubur Jawa

Barat ini pada turnamen internasional merupakan yang

kedua kalinya dalam dua bulan terakhir. Sebelumnya tim ini mampu menjuarai turnamen Kanga Cup di Australia. “Memang, dua turnamen ini sama-sama internasional. Akan tetapi, turnamen di Korea ini jauh lebih berat

AC Milan Kontrak El Shaarawy Lima Tahun

El Shaarawy

foto : vivanews.com

MILAN (VOKAL SUMSEL) --Klub Serie A, AC Milan, mengumumkan bahwa pemain depan Stephan El Shaarawy telah menandatangani kontrak baru berdurasi 5 tahun dengan klub tersebut. Sebagaimana diketahui, pemain timnas U-21 Italia itu bergabung ke San Siro sekitar setahun yang lalu, dalam status

kesepakatan kepemilikan bersama dengan Genoa. Namun Rossoneri kemudian memutuskan untuk mempermanenkan status pemain itu. Belakangan, seiring penjualan Zlatan Ibrahimovic ke Paris Saint-Germain (PSG), Milan tampaknya memutuskan untuk memperkuat keberadaan pemain mudanya itu. Makanya, El Shaarawy pun segera ditawarkan kontrak baru tersebut. “AC Milan mengumumkan bahwa kami telah memperpanjang kontrak Stephan El Shaarawy sampai dengan 30 Juni 2017,” tulis pihak klub itu di situs resminya, sebagaimana diberitakan Soccerway. Untuk diketahui, pemain berusia 19 tahun ini dilahirkan di Savobna, dari ayah asal Mesir dan ibunda orang Italia. Tampil 22 kali di Serie A bersama Milan sepanjang musim lalu, El Shaarawy tercatat mencetak 2 gol. (VS)

Lampard Senang Dengan Banyaknya Pemain Baru INGGRIS (VOKAL SUMSEL) --Chelsea telah mendatangkan tiga pemain baru yang semuanya berusia muda. Frank Lampard menyatakan rasa optimisnya dalam menghadapi musim kompetisi mendatang. Hal tersebut dikarenakan Chelsea telah mendatangkan banyak pemain baru dalam skuad untuk bertarung memperebutkan gelar Premier League Lampard 2012/2013. Sampai dengan saat ini, The Blues telah mendatangkan tiga pemain baru yakni Marko Marin dari Wender Bremen, Eden Hazard dari Lille, dan paling anyar adalah kehadiran Oscar yang diboyong dari Inter-

nacional. Dengan banyaknya pemain baru yang dihadirkan oleh manajemen, Lampard semakin semangat dalam menghadapi musim baru yang akan bergulir mulai Agustus mendatang. “Datangnya pemain baru, telah memberikan semangat yang berbeda untuk tim ini. Tentunya kami masih butuh penyesuaian dengan pemain baru,” kata Lampard seperti dikutip laman The Sun. “Kami harus mencapai level yang paling tinggi untuk mencapai kesuksesan dengan kualitas terbaik yang dimiliki oleh tim ini,” katanya lagi. (VS)

dibandingkan sebelumnya. Makanya anak-anak harus bekerja,” kata pemilik sekaligus manajer ISA, Zuchli Imran Putra, di Kantor PSSI Senayan Jakarta, hari ini. Menurut Putra pada turnamen Korea Selatan ini, Alwan Kurnia Ramadhani dan kawan-kawan tergabung di Grup B bersama Tim Namhae Korea, Brasil, dan Tim Osaka Jepang. Dengan demikian, bisa dipastikan pertandingan akan ketat. Sementara itu, untuk Grup A dihuni oleh Korea Selection, Taiwan, Spanyol, dan Kazakstan. Sementara itu Grup C dihuni oleh Timor Timur, Nagoya Jepang, dan Madagaskar. Pada pertandingan pertama tim yang baru saja menjuarai Piala Kanga di Australia itu harus berhadapan dengan tim kuat Brasil, Jumat (27/7). Disusul melawan Osaka Jepang dan pertandingan penyisihan terakhir melawan tuan rumah Namhae. “Kami memang berada di grup maut, apalagi di laga perdana akan langsung berhadapan dengan Brasil. Akan tetapi, kami harus semangat

untuk meraih hasil terbaik,” imbuhnya. Pria yang juga anggota Komite Disiplin PSSI itu berharap dukungan dari masyarakat Indonesia agar perjuangan pemain sepak bola muda Indonesia ini bisa memberikan hasil yang terbaik pada turnamen internasional di Korea Selatan. Sementara itu, Ketua Umum Djohar Arifin Husin mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh SSB ISA. Apalagi pemain muda ini akan kembali menjalani turnamen intenasional yang diikuti oleh 11 negara, termasuk Brasil dan Spanyol. “Selamat bertanding. Kami berharap tim ini bisa memberikan hasil terbaik seperti turnamen sebelumnya,” katanya usai melepas SSB ISA di Kantor PSSI Senayan sebagaimana dilansir beritasatu. Menurut dia, turnamen di Korea Selatan ini bisa dijadikan ajang bagi pemain muda untuk menunjukkan kepada dunia jika pemain Indonesia mampu bermain sepak bola dengan bagus dan layak diperhitungkan. (VS)

Kompany di ManCity Hingga 2018 MANCHESTER (VOKAL SUMSEL) - Vincent Kompany resmi memperpanjang kontrak dengan Manchester City. Bek internasional Belgia tersebut akan berada di Stadion Etihad hingga 2018 setelah menandatangani kontrak baru untuk enam tahun ke depan. Kompany menjadi salah satu kunci sukses ManCity merebut gelar Premier League musim lalu. Ini adalah kali pertama The Citizens menguasai Liga Inggris sejak 1968. Kontribusi yang diberikan Kompany membuat ManCity memutuskan untuk memperbaharui kontrak bek 26 tahun tersebut. Melalui situs resmi klub, mcfc.co.uk, Kompany memastikan telah memperpanjang kontrak dengan ManCity hingga 2018. “Bagi saya, jika Anda senang

di satu tempat, maka tidak ada alasan untuk pergi ke manapun. Saya berada di sini sejak awal, dan melihat klub berubah. Saya merasa juga telah memberi kontribusi. Saya senang bisa berada di ManCity untuk enam tahun lagi,” ujar Kompany. Kompany langsung menjadi pemain inti ManCity sejak didatangkan dari Hamburg SV pada 2008. Bahkan pelatih Roberto Mancini menjadikannya sebagai kapten tim, menggantikan peran Carlos Tevez. “Proyek ManCity mungkin salah satu yang tersulit di Eropa. Tapi, saya suka tantangan yang ada di depan kami. Sekarang saatnya membangun karakter menang. Kami berada di waktu dan momen yang tepat,” papar Kompany. (VS)

Vincent Kompany

foto : vivanews.com

Soal Everton, EPL Minta Maaf ke Indonesia

Ketua EPL Sir Dave Richards

Gelandang MU Shinji Kagawa

MANCHESTER (VOKAL SUMSEL) - Baru tiga kali membela Manchester United, gelandang internasional Jepang, Shinji Kagawa, sudah mendapat pujian setinggi

langit dari manajer Sir Alex Ferguson. Kagawa dinilai Ferguson sudah menjadi aset berharga The Red Devils. Kagawa mencetak gol kemenangan MU saat men-

Osaka tersebut akan menjadi aset berharga di Old Trafford. “Kagawa telah beradaptasi dengan baik. Dia akan menjadi pemain yang sangat bagus, dan dia tampil impresif malam ini. Responnya saat menerima bola, kecepatannya saat membalikkan badan, dan cara dia menyerang, adalah aset berharga buat kami,” ujar Ferguson kepada MUTV. Kagawa menilai permainan terbaiknya belum sepenuhnya keluar. Gelandang timnas Jepang itu yakin akan tampil lebih baik lagi jika pemain internasional MU, seperti Wayne Rooney dan Luis Nani, kembali bermain. “Saya senang bisa mencetak gol, tapi kami tidak menghadapi lawan top. Dibutuhkan waktu untuk tampil bagus sepenuhnya. Ketika pemain internasional kembali, saya bisa bermain di level tertinggi,” papar Kagawa kepada Nikkan. (VS)

foto : vivanews.com

JAKARTA (VOKAL SUMSEL) --Menyusul pembatalan sepihak Everton untuk tampil di Java Cup 2012, pihak Premier League Inggris (EPL) meminta maaf secara resmi ke Indonesia. Dalam surat tertanggal 25 Juli 2012, Ketua EPL Sir Dave Richards meminta maaf kepada pihak Persatuan Sepak bola Indonesia (PSSI) dan semua stakeholder yang terlibat dalam event tersebut. “Baik Everton maupun Barclays Premier League sangat menyesal karena tidak bisa tampil di kompetisi di Jakarta. Keputusan klub untuk tinggal di Inggris tidak bermaksud untuk menunjukkan sikap tidak menghargai terhadap PSSI atau pihak-pihak lain yang mengikuti kompetisi tersebut,” kata Richards dalam suratnya tersebut. Kendati tidak disebutkan alasan pembatalan tersebut, EPL berharap kerjasama dengan Indonesia masih bisa terjalin dengan baik di masa depan. “Kami tahu bahwa banyak orang Indonesia yang merupakan penggemar berat BPL dan kami sangat berharap suatu saat nanti salah satu klub kami dapat menikmati sambutan Indonesia,” ujar Richards. (VS)

Liverpool Tawar Joe Allen Rp184,619 M

Joe Allen

foto : vivanews.com

INGGRIS (VOKAL SUMSEL) --The Reds resmi mengajukan tawaran £12,5 juta (Rp184,619 miliar) untuk memboyong Joe Allen dari Swansea City. Revolusi di kubu Liverpool terus berlanjut. Setelah berhasil mendatangkan Fabio Borini dari AS Roma, pelatih Brendan Rodgers mengajukan tawaran resmi untuk mendaratkan gelandang Swansea City Joe Allen. Liverpool memberikan tawaran £12,5 juta serta menawarkan Jonjo Shelvey dengan status pinjaman. Tapi The Swans menolak tawaran itu. Swansea menegaskan kalau mereka tak terburu-buru untuk menjual Allen. The Swans mematok harga gelandang berumur 22 tahun itu senilai £15 juta (Rp221,542 miliar). Apalagi kontrak Allen masih tersisa tiga tahun lagi. “Kami mengkonfirmasi bahwa Liverpool sudah menyatakan ketertarikan mereka kepada Joe Allen, kendati sudah ada perjanjian tertulis dengan Liverpool kalau tidak ada pendekatan kepada pemain manapun dalam periode 12 bulan sejak pelatih Brendan Rodgers pindah ke Anfield,” demikian bunyi pernyataan dari Swansea. “Ada ketertarikan dari klub lain mengenai statusnya dan klub akan berbicara dengan Joe mengenai situasi ini saat ia kembali dari tugas bersama Inggris Raya.” Negosiasi mengenai Allen akan dilanjutkan setelah ia selesai membela Inggris Raya melawan Senegal yang bakal digelar di Old Trafford, malam hari ini. Selain Liverpool, Tottenham Hotspur disebut-sebut juga tertarik untuk memboyong Allen ke White Hart Lane. Swansea sendiri berang dengan bocornya detail kontrak Allen ke publik - termasuk klausul £15 juta. “Sayangnya klub berada dalam posisi dimana kami tidak membutuhkan untuk melepas pemain manapun dan akan terus bekerja bagi kepentingan terbaik para pendukung,” demikian pernyataan dari klub, sebagaimana dilansir The Sun. (VS)

Fergie: Kagawa Aset Berharga MU galahkan Shanghai Shenhua 1-0 pada laga ujicoba di Beijing, Rabu 25 Juli 2012. Gelandang 23 tahun itu berhasil meneruskan umpan tarik Bebe untuk membobol gawang Shenhua yang tidak diperkuat Didier foto : vivanews.com Drogba dan Nicolas Anelka. Ini adalah gol pertama Kagawa bagi MU sejak didatangkan dari Borussia Dortmund. Dan Ferguson menilai mantan pemain Cerezo

9

Hari Minggu & Libur Showroom Tetap Buka


10

Olahraga

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

Budi Sudarsono Masuk Bursa Transfer Sriwijaya FC Budi Sudarsono

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL)-- Keinginan Sriwijaya FC mempertajam barisan depan untuk mengarungi kompetisi musim 2012/2013 nampaknya tidak main-main. Setelah baru-baru ini dikaitkan dengan beberapa nama penyerang tenar, kali ini nama Budi Sudarsono masuk dalam bidikan meramaikan bursa transfer Laskar Wong Kito. Sebelumnya, manajemen telah memasukkan beberapa nama penyerang beken semacam Jerry Karpeh, Kenji Adhacihara, Aliyuddin, dan Greg Nwokolo. Sebagai opsi, manajemen memasukkan Budi Sudarsono dalam bidikan andai beberapa penyerang tersebut gagal digaet.

Isu ini dibenarkan Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin. Dia menjelaskan, nama Budi memang masuk dalam bidikan setelah melakukan diskusi dengan calon asisten pelatih Sriwijaya FC yang juga menjabat sebagai kapten tim, Ponaryo Astaman. “Dalam diskusi ini kita mema-

Hendri Zaenudin

sukkan nama Budi untuk kemungkinan merekrutnya kembali,” jelas Hendri Zainuddin. Kendati demikian, kepastian untuk merekrut pemain yang identik dengan nomor punggung 13 ini belum dapat dipastikan. “Semuanya baru sebatas pendekatan dan respons Budi cukup baik, dia tertarik kembali memperkuat Sriwijaya FC. Namun semua itu tidak bisa kita putuskan begitu saja, harus tetap butuh masukan dari suporter dan pendukung Sriwijaya FC dan berbagai pertimbangan lainnya,” katanya. Dia menambahkan, masuknya nama pemain berusia 32 tahun ini bukan tanpa alasan. Menurutnya,

meski saat ini Budi sudah tidak muda lagi, namun kemampuannya nampak tidak dimakan usia. “Insting mencetak golnya masuk bagus. Dia penyerang yang cerdik dan dapat memanfaatkan peluang sekecil apapun menjadi gol. Diusianya yang sudah tidak lagi muda, kami yakin dia masih mampu bersaing,” sambungnya. Nama Budi Sudarsono sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel). Sebelumnya Si Ular Piton pernah berseragam Elang Andalas selama dua musim dalam periode yang berbeda. Budi gol mengawali musim

bersama Sriwijaya FC pada 2008 ketika masih diarsiteki Rahmad Darmawan. Kalah bersaing, Budi akhirnya dilepas dan memperkuat Persib Bandung sebelum akhirnya kembali merapat ke Bumi Sriwijaya pada 2010 saat Sriwijaya FC ditukangi mantan pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Ivan Kolev. Meski mampu menunjukkan penampilan memukau pada kesempetan keduanya, kiprah Budi tetap tidak berlangsung lama. Seiring didepaknya Ivan Kolev sebagai pelatih, Budi juga memutuskan hijrah ke klub Jawa Timur (Jatim), Deltras Sidoarjo, dengan alasan ingin dekat keluarga.

Kini setelah Deltras dipastikan terdegradasi, nama Budi kembali mencuat kemungkinan dirinya kembali merapat dengan juara Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 ini. Sayang, keinginan manajemen ini ditanggapi negatif oleh penggemar Sriwijaya FC melalui jejaring sosial. Banyak anggapan miring menyertai rumor ini mulai dari yang mengatakan Budi sosok yang tidak loyal dengan klub, tempramental hingga sudah tidak mampu bersaing karena sudah dimakan usia. “Semua masukan kita terima dan akan kita bahas dalam rapat manajemen,” pungkas Hendri. (DAM).

9 Atlet Atletik Dilarang Tampil di Olimpiade Beladas SMS Ingin Riedl, Jika Sriwijaya FC Ditangani Pelatih Asing PALEMBANG (VOKAL SUMSEL)--Niatan manajemen Sriwijaya FC untuk mencari pelatih asing untuk menangani klub pada kompetisi 2012/2013 ditanggapi negatif oleh suporter dan pendukung Laskar Wong Kito. Kendati demikian, tidak sepenuhnya suporter menolak dan menganjurkan opsi terhadap keinginan klub. Ketua Beladas Sriwijaya Mania Sumsel (SMS), Eddy Ismail mengatakan jika sebenarnya mereka menolak jika manajemen Sriwijaya FC ingin mendatangkan pelatih asing. Menurutnya saat ini Sriwijaya FC telah memiliki pelatih lokal berkualitas pada diri Kas Hartadi. Pelatih yang sempat dipandang sebelah mata dan masih hijau mampu menunjukkan kualitasnya dengan berhasil membawa Sriwijaya FC meraih titel juara. "Dengan pencapainya ini, Kas Hartadi telah menunjukkan kualitasnya dan layak dipertahankan. Manajemen tidak perlu lagi mencari pelatih anyar, kami ingin dia tetap bertahan," kata Eddy Ismail. "Saat ini Kas memang baru memiliki lisensi A Nasional, tapi kan bisa diduetkan dengan Hartono Ruslan yang telah mengantongi lisensi A AFC," sambungnya. Namun, jika memang keputusan manajeman sudah bulat untuk menggunakan pelatih asing, Eddy menuturkan tetap mendukung keputusan klub. Meski medukung, dia ingin manajemen selektif dalam memilih pelatih asing yang sudah teruji kemampuannya dalam melatih. Dalam hal ini dia menganjurkan agar manajemen merekrut mantan pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Alfred Riedl. "Kami sebenarnya masih ingin Sriwijaya FC dilatih Kas Hartadi. Namun jika keinginan manajemen sudah bulat ingin memakai pelatih asing, maka kami ingin Riedl," tuturnya. Dari dua nama asing yaitu Arcan Iurie dan Bojan Hodak yang melamar ingin menjadi pelatih asing, dengan tegas dia menyebut Beladas menolak semuanya.

LONDON (VOKAL SUMSEL)-Tercatat 9 atlet dilarang tampil jelang berlangsungnya Olimpiade 2012 di London. Mereka dinyatakan terlibat kasus "doping terselubung" oleh Federasi Atletik Dunia (IAAF). Menurut Reuters, IAAF sempat meminta tiga dari atlet itu untuk menguji ulang sampel yang telah diberikan di Kejuaraan Dunia 2011 di Daegu, Korea Selatan, meski hasilnya tetap positif. Sedangkan enam atlet lainnya tertangkap basah telah menukar sampel darah. IAAF telah menjatuhkan skorsing 2 tahun kepada delapan atlet. Sedangkan satu atlet lainnya diskors 4 tahun. Sembilan atlet: delapan putra dan satu putri terlibat ini dalam kasus doping. Salah satu kasus mengungkap penggunaan

hormon pertumbuhan sintetis dan dua lainnya testosteron sintetis. Di antara atlet yang diskors yakni pelari putri Ukraina, Nataliya T o bias. Peraih perunggu 1.500 meter di Olimpiade 2008 Beijing ini dinyatakan positif menggunakan testosteron sintetis. Di Daegu, ia hanya finis di posisi 9. Atlet Ukraina lainnya, pelari 400 meter putri, Antonina Yefremova juga menggunakan testosteron sintetis di Daegu. Saat itu, ia tersisih di semifinal.

Menurut IAAF, sprinter Bulgaria, Inna Eftimova yang tersisih di nomor 100 meter di Daegu juga terbukti menggunakan hormon pertumbuhan sintetis. Eftimova, Tobias d a n Yefremova akhirnya diskors 2 tahun. Sedangkan pada 6 kasus penukaran sampel darah melibatkan pelari marathon Maroko, Abderrahim Goumri. Ia sempat menjadi runner-up di Chicago, London dan New York serta juara Seoul International Marathon 2011, sebagaimana

dikutip VIVANews.com. Goumri sudah dihukum 4 tahun oleh Federasi Atletik Maroko sampai Maret 2016. Tapi, IAAF menyebut Goumri masih bisa melakukan banding. Lima atlet lain yang dihukum IAAF yakni halang rintang Irini Kokkinariou (Yunani) serta empat pelari jarak jauh: Meryem Erdogan (Turki) dan Svetlana Klyuka, Nailiya Yulamanova dan Yevgenina Zinurova (Rusia). Enam atlet terakhir sudah menjadi target IAAF sejak 2009. Erdogan dan trio Rusia ini diskors 2 tahun oleh IAAF. Kokkinariou diskors 2 tahun oleh Federasi Atletik Yunani. IAAF melakukan banding kepada Court of Arbitration for Sport (CAS) dan memberi mereka hukuman lebih berat menjadi 4 tahun. (VS)

Thierry Gathuessi Perpanjang Kontrak SFC Alfred Riedl FOTO :DETIK.COM

Meski memiliki lisensi pro-UEFA, namun kiprah Iurie di Liga Indonesia sejauh ini belum dapat dibanggakan. Dari menangani Persija Jakarta hingga terakhir Semen Padang, prestasi terbaik pelatih asal Moldova ini hanya mengantar Kabau Sirah promosi ke kasta tertinggi Indonesia Super League pada musim terakhirnya. Sedangkan Bojan Hodak yang juga mengantongi lisensi pro-UEFA belum teruji dipercaturan sepakbola Indonesia. Meski musim ini mampu mengantar klub Malaysia, Kelantan FA meraih gelar ganda, namun semua itu tidak dapat dijadikan patokan. Karena Liga Malaysia dinilai masih dibawah Liga Indonesia. "Atas dasar ini kita menolak keduanya dan sekarang kami ingin manajemen mempertahankan Kas Hartadi sebagai pelatih atau Riedl jika tetap ingin memakai jasa pelatih asing," pungkas Eddy. (DAM)

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL)-- Selain sibuk dalam mengincar pemain dan pelatih anyar untuk memperkuat tim musim depan, manajemen Sriwijaya FC juga disibukkan dengan salah satu pemainnya yang sedang diincar banyak klub yaitu Thierry Gathuessi. Meski berposisi sebagai pemain belakang, Thierry yang kokoh bak tembok karang di jantung pertahanan, nampak tidak canggung saat membantu serangan. Naluri golnya cukup tinggi, terbukti sepanjang musim lalu dia berhasil mencetak lima gol. Jumlah yang cukup banyak bagi pemain bertahan.

Berkat penampilan gemilangnya tersebut, Thierry berhasil mengantar Sriwijaya FC meraih titel juara Indonesia Super League (ISL) 2011/2012. Imbas dari penampilan apiknya tersebut, banyak klub yang menginginkan tanda tangan pemain asal Kamerun berpaspor Prancis ini. Tidak ingin kehilangan, manajemen Sriwijaya FC langsung bergerak cepat dengan memagari bek berusia 30 tahun ini dengan kontrak baru dan menegaskan tidak akan menjual sang bintang. “Kita tegaskan Thierry tidak akan dilepas ke klub manapun dan dia telah setuju untuk tetap

bertahan bersama Sriwijaya FC,” tegas Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin. Sebelumnya penegasan juga diungkapkan Thierry Gathuessi sebelum pulang ke Prancis. Dia mengatakan jika dirinya tetap memprioritaskan ingin bersama Sriwijaya FC yang telah memberinya gelar juara musim depan. “Saya bahagia disini (Palembang) dan ingin tetap bertahan selagi dibutuhkan, kecuali manajemen Sriwijaya FC sudah tidak menginginkan saya lagi, maka saya akan pergi,” katanya beberapa waktu lalu sebelum pergi ke Prancis.

Hingga saat ini manajemen Sriwijaya FC telah mengklaim jika 80 persen atau 17 dari 21 pemain yang dimiliki akan bertahan. Hendri mengatakan, hal ini dilakukan sebagai pagar agar para pemain tetap bersama Sriwijaya FC. Sebagai juara, pemain Laskar Wong Kito banyak dibidik klub lain. Beruntung, sebagian besar pemain telah menyatakan komitmen dan memprioritaskan Sriwijaya FC sebagai pelabuhan musim depan. “Dengan demikian dapat kita pastikan jika para pemain ini tetap memperkuat Sriwijaya FC,” kata Hendri. (DAM)

Apakah Uang Telah Membunuh Semangat Olimpiade? LONDON (VOKAL SUMSEL)-Olimpade kini bukan lagi semata-mata tentang olahraga, tapi juga korporasi para elit yang sangat kaya. Pola senada terus berulang setiap waktu. Negara tuan rumah dipaksa mengikuti aturan Komite Olimpiade Internasional. Sejak seorang sejarawan asal Perancis, Baron Pierre de Coubertin menemukan Olimpiade Modern di akhir abad 19, International Olympic Committee (IOC) dijalankan oleh elit ekonomi dan sosial dunia. Pada tahun 1896, Coubertin berkumpul dengan sesama bangsawan, pangeran dan para petinggi untuk melaksanakan petandingan. Tidak banyak yang berubah selama 116 tahun. Saat ini, royalti masih dibentuk oleh orang-orang besar dari 105 anggota IOC, dengan Putri Eropa Nora Liechtenstein, Pangeran Frederik dari Denmark, Pangeran Albert II dari Monaco, Grand Duke dari Luxemburg dan Pangeran Orange semua bagian dari kelompok eksklusif.

Jauh dari eropa, sejumlah delegasi IOC juga datang dari garis keturunan kerajaan. Termasuk diantaranya, Pangeran Malaysia Tunku Imran, Putri UAE Haya al Hussein, Pangeran Jordan Feisal al Hussein dan Pangeran Nawaf Faisal Fahd Abdulaziz dari Arab Saudi. "Tetapi ada juga anggota komite lainnya yang mungkin bukan dari kalangan bangsawan. Mereka masih berharap diperlakukan seperti mereka," kata profesor berkebangsaan Kanada, penulis 'Five Ring Circus: Myths and Realities of the Olympics'. Menurut profesor Shaw hampir semua dari mereka (anggota komite IOC) super kaya. Tidak ada supir taksi atau pekerja pabrik dalam IOC. Permainannya, satu persen untuk satu persen, yang mencerminkan pertumbuhan kekuatan perusahaan dan kesenjangan pendapatan. "Ini bukan lagi tentang olahraga, tapi sebuah tontonan," kata Shaw. "Upacara pembu-

kaan dan penutupan adalah yang paling ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Dan harga

bisa menyaksikannya sangat mahal. Satu persen yang mampu membeli, tapi mereka akan

mendapatkan tiket gratis pula, " katanya sebagaimana dikutip INILAH.COM.

Pada Olimpiade musim panas mendatang di London yang akan dihelat mulai 27 Juli hingga 12 Agustus, IOC memiliki kekuatan privileges baik secara politik maupun finansial. Apakah Olimpiade benar akan meningkatkan ekonomi London? Secara khusus, telah didesain 'Games Lanes". Misal, dibuat jalan umum dengan mengorbankan rakyat Inggris yang mendanai ajang ini melalui kenaikan pajak. Jalur zig-zag sepanjang jalan umum di London itu untuk 4 ribu BMW antar-jemput 40 ribu officials Olimpiade, pejabat birokrat, politisi dan sponsor hotel bintang lima dan berpembatas lounge VIP di arena. Adapun turis kaya dapat menikmati fasilitas tersebut jika membeli paket perjalanan seharga 20 ribu euro atau senilai Rp 230 juta. Selain itu, keuntungan besar didapat IOC dari gelaran Olimpiade London 2012 kali ini akan dilindingi dari taxmen Inggris. Panitia bersikeras mener-

apkan aturan pajak sementara pada negara-negara tuan rumah. Dan ketika Inggris menerima tawaran, ia harus setuju untuk pengecualian sementara dari Perusahaan Pajak Inggris dan Pajak Penghasilan Inggris bukan hanya untuk pegawai perusahaan. Pengecualian yang diterapkan juga berlaku untuk perusahaan sponsor, meskipun McDonald melepaskan hak setelah petisi online yang pertama. Dengan sebagian besar pendapatan yang diperoleh dari hak siar dan gencarnya program sponsor, yang memberikan 'Mitra olimpiade' termasuk McDonald, Coca Cola, Dow Chemicals, Visa dan Panasonic hak menggunakan logo Lima Lingkaran IOC dan pemasaran barang dagangan, IOC yang berbasis di Swiss diproyeksikan meraup pendapatan sebesar 27 milyar euro atau tak kurang dari Rp 310 triliun dari Olimipade London. Inggris diperkirakan akan kehilangan 600 juta euro atau hampir Rp 7 triliun pendapatan pajaknya.(VS)


Politik - Hukum

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

11

Megawati Sedih Emir Moeis jadi Tersangka

Megawati Soekarno Putri

FOTO :MATANEWS.COM

JAKARTA (VOKAL SUMSEL) -- Politisi PDI Perjuangan yang juga tersangka dugaan korupsi Proyek Pembangunan PLTU Tarahan Lampung tahun 2004, Izederik Emir Moeis, sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk membahas kasus itu. Megawati meminta Emir bersabar. Melalui telepon, Ketua Megawati Soekarnoputri meminta Emir untuk bersabar dang mengingat-ingat kembali proyek itu. “Ya langsung sedih

Bu Mega. Apapun saya kan DPP-nya dia, sama tuanya,” kata Emir di gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/7). Megawati meminta Emir

bersabar. Dalam komunikasi lewat telepon itu, Megawati juga menanyakan tuduhantuduhan yang menjerat pria yang sudah dua periode duduk di kursi Dewan itu. “Dikatakan sabar, ingat-ingat semuanya. Lu salah ngga? Lu dapat duit ngga?” kata Emir menirukan Megawati. Selain telah berkomunikasi dengan Megawati, Emir juga sudah bertemu dengan ketuaketua Dewan Pimpinan Pusat partai secara internal. Kolegakolega separtai menyayangkan pengumuman status tersangka dirinya oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana. “Semua cuma ketawa saja dan semua bilang kok jadi politis banget. Tapi nanti kalau sudah ketahuan saya nggak pernah berurusan sama PLTU dan PT Alstom akan lebih lucu lagi,” ujar Emir usai bertemu dengan Wakil Ketua DPR Pramono Anung. Denny Indrayana sendiri sudah meminta maaf kepada KPK. Denny mengatakan tidak ada niat untuk mendahului pengumuman KPK dalam yang menyeret Emir Moeis. Dalam kasus ini, KPK menggeledah kediaman Emir di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Kantor perusahaan rekanan dalam proyek itu juga digeledah KPK. Elektabilitas PDIP Tak Akan Turun Wakil Ketua DPR Pramono Anung, yakin elektabilitas PDI Perjuangan tidak akan turun dengan ditetapkannya politisi Izederik Emir Moeis sebagai tersangka dugaan korupsi Proyek Pembangunan PLTU Tarahan Lampung tahun 2004.

“Nggak lah. Makin dikaitkan, makin populer,” kata Pram di gedung DPR, Jakarta. PDIP sendiri berkewajiban menyiapkan bantuan hukum untuk Emir. Namun, Emir belum membutuhkannya.”Ya dengan sendirinya tentunya partai berkewajiban untuk itu. Pak Emir sendiri mengatakan dia akan menghadapi kalau sudah ada panggilan KPK, dia akan menghadapi sendiri, dia mengatakan belum memerlukan lawyer atau pengacara,” kata dia. “Tetapi dia juga menyatakan kalau ini jadi persoalan politik, tentunya langkahnya berbeda,” tambah Pram. Pram juga mengaku percaya Komisi III DPR akan menyikapi pernyataan Wamenkumham Denny Indrayana yang terlebih dahulu mengumumkan status Emir Moeis sebagai tersangka. Menurut Pram, tindakan Denny sudah berulang kali terjadi, sehingga harus dijadikan catatan khusus bagi Presiden SBY. “Ya ini kan sudah berulangkali terjadi. Sebenarnya ini juga catatan bagi pemerintah, terutama bagi presiden untuk para pembantunya itu untuk bekerja secara profesional karena terlihat terlalu buru-buru lah begitu ya, bahkan belum diumumkan kemudian sudah overacting,” ungkapnya. PDIP berharap KPK bisa bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus ini yang sebenarnya. “Mungkin saya termasuk yang menganggap mungkin Wamennya slip of the tongue atau salah melihat, salah membaca, dan salah mengucap gitu. Tetapi jangan kemudian persoalan ini jadi

persoalan politisasi,” tegasnya. Sebelumnya, Denny telah meminta maaf pada KPK soal penyebutan status Emir Moeis. “Kesalahan saya adalah, saya tidak hafal mana yang sudah dirilis mana yang belum. Ini kan banyak kasusnya,” kata Denny Indrayana di sela briefing panitia penerimaan calon PNS Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Kamis 26 Juli 2012. KPK Geledah Kediaman Emir Moeis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah politisi DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Emir Moeis, Kamis (26/7). Penggeledahan dilakukan atas dugaan keterlibatannya dalam pembangunan proyek PLTU di Kabupaten Tarahan, Lampung pada 2004 silam. Dalam pemeriksaan, tampak delapan petugas mengenakan rompi KPK masuk ke dalam rumah. Sementara satu lainnya memeriksa kendaraan Emir Moeis. Lewat Juru bicaranya, Johan Budi, KPK menegaskan bahwa status Emir Moeis belum tersangka. KPK masih mengusut keterlibatan Emir Moeis dalam kasus yang menjeratnya tersebut. Menanggapi kecaman KPK, Denny yang dijumpai saat acara perekrutan calon pegawai negeri di Kemenkumham, mengaku telah meminta maaf. Menurutnya, penyebutan status Emir Moeis hanya untuk menjawab pertanyaan wartawan. Selain itu, Denny juga menilai surat permintaan cekal tersebut tidak bersifat rahasia. Sehingga, ia berani mengatakan status Emir Moeis. (VS)

Eks Ketua Ormas Tewas

Dua Peluru Ditemukan

MEDAN (VOKAL SUMSEL) -- Polda Sumatera utara bekerjasama dengan Polresta Medan memburu pelaku penembakan mantan Ketua Ikatan Pemuda Karya IPK, Zulfan Surbakti. Zulfan tewas ditembak orang tak dikenal di Jalan Jamin Ginting KM 15, Medan, pada Selasa malam, 24 Juli 2012. "Kami sudah membentuk tim untuk memburu pelaku, tiga tim dari Polda dan tiga tim dari Polresta Medan, semuanya beranggotakan 30 personel," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, KomisaRaden Heru ris Besar Polisi Prakoso, Kamis (26/7). Meng e n a i penemmotif bakan, Heru b e lum bisa memastikan p e nyebabnya. Usai menembak pelaku kan diri melarigunakan mengtor ke arah sepeda moBerastagi, Tanah Karo, Sumatera utara. "Tidak ada barang-barang korban yang hilang. Tim pemburu masih mengumpulkan data untuk mencari pelaku," kata dia. Tim gabungan sudah memulai penyelidikan sementara. "Kami menemukan dua selongsong peluru dari lokasi kejadian. Ini akan membantu kami untuk mengembangkan penyelidikan lebih lanjut," ujar Heru. Zulfan tewas ditembak orang tak dikenal di dalam mobilnya saat melintas di Jalan Jamin Ginting. Zulfan tewas setelah dua orang pengendara sepeda motor memberondong mobil Blazer BM 1128 LV miliknya. Setelah ditembakkan, mobil yang dikendarai oleh Zulfan menabrak warung. Warga yang melihat kejadian langsung mendekati mobil korban dan menghubungi polisi. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik, Medan. Sedangkan dua teman korban di dalam mobil selamat. (VS/VV)

Asal Uang Ganti Rugi Lumpur Lapindo Tunggu Putusan MK JAKARTA (VOKAL SUMSEL)-Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pramono Anung mengatakan pihaknya sedang menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan UU Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) terkait pasal penggunaan dana APBN untuk membayar ganti rugi akibat lumpur Lapindo di Sidoarjo. Alasannya, putusan itu akan mempengaruhi kebijakankebijakan selanjutnya, khususnya apabila MK memutus pasal penggunaan APBN untuk

membayar dampak lumpur dianggap bertentangan dengan UUD 1945. "Kalau memang pasal itu ditolak, ya perusahaan yang harus bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran itu," kata Pramono, di Jakarta, Kamis 926/7) sebagaimana diberitakan beritasatu. Seperti diketahui, APBN sudah mendanai kompensasi lumpur Sidoarjo sejak 2007 hingga 2011 sebesar Rp 3,255 triliun. Di APBN 2012 saja dana ditambah lagi Rp 1,6069 triliun, dengan tambahan triliunan rupiah lagi di APBN Perubahan 2012.

Orangtua Protes Bullying di SMA Don Bosco JAKARTA (VOKAL SUMSEL) -- Dugaan aksi kekerasan di dunia pendidikan terjadi di SMA Don Bonco Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kekerasan atas nama senioritas ini membuat orangtua resah dan kasus ini akan dilaporkan ke polisi. Nurahangkasa, guru bidang kurikulum Don Bosco

menjelaskan, kasus dugaan kekerasan yang dilakukan murid kelas tiga terhadap siswa baru sudah dibicarakan. Sejumlah murid kelas tiga yang diduga melukan kekerasan itu sudah dipertemukan dengan orangtua murid yang anaknya menjadi korban. "Ini baru selesai dibicarakan, hasil tidak ada titik

Hal itupun digugat ke MK oleh sejumlah masyarakat yang merasa tak seharusnya uang negara dipakai untuk mendanai masalah itu. Dalam sidang terakhir di MK, Selasa (24/7), sejumlah Hakim MK melihat dasar kegiatan pemerintah mengucurkan dana penanganan Lumpur Lapindo diatur dalam Pasal 18 UU Nomor 4 Tahun 2012 tentang APBN Perubahan 2012. MK menilai pembahasan itu dilakukan tidak terbuka tanpa diketahui publik. Pihak pemerintah yang diwakili Direktur Liti-

gasi Kemenkumham Mualimin Abdi meminta waktu kepada para hakim membuat jawaban secara tertulis akan hal itu. Ketika ditanyakan kepada Pramono mengenai hal itu, Pramono sendiri hanya tersenyum dan mengaku tak terlalu menguasai hal itu. Dia hanya menekankan UU APBN Perubahan itu adalah wujud kesepakatan dengan Pemerintah. "Kan DPR sudah memberikan kesepakatan, bahwa ketetapan yang perlu diberi ganti rugi sudah diatur sebelumnya," tandas politikus PDIP itu. (VS)

temu," kata Nurahangkasa kepada VIVAnews, Kamis (26/7). Menurutnya, sejumlah siswa kelas tiga yang diduga melakukan kekerasan itu tidak mengakui perbuatannya. Nurahangkasa khawatir tindakan ini dilakukan siswa dari sekolah lain luar sekolah Don Bosco. "Saya khawatir bukan murid Don Bosco tapi justru itu dilakukan murid sekolah lain. Tapi bisa saja dilakukan alumi atau alumnus dan dari sekolah luar," katanya. Menurut Nurahangkasa, gelagat adanya aksi kekerasan yang dilakukan murid yang lebih senior setiap tahun ajaran baru mungkin saja ada di sekolah. "Sebenarnya setiap awal tahun ada gelagat macam

ini, cuma kita pantau sekecil apapun kekerasan tidak bisa dilakukan," katanya. Seorang orangtua murid siswa Don Bosco dalam media sosial menceritakan aksi kekerasan yang menimpa anaknya. Kekerasan itu dilakukan sekitar 18 orang siswa kelas tiga dan dilakukan hingga malam hari. Salah satu ditulis orangtua murid itu adalah "Anak-anak ini dipaksa ngerokok...kl gak mau dipukul...My Goodness...bagaimana mereka bisa belajar soal ini". Dalam ceritanya, sekolah Don Bosco juga terkesan menutupi kasus ini. Karenanya, orangtua murid itu akan tetap berjuang dengan menempuh jalan lain. (VS)

PAN Turun Karena Hatta Sibuk Bantu Presiden?

Warga korban Lapindo demo di atas rel KA.

FOTO :DETIK.COM

Kejaksaan Agung Didesak Klarifikasi Papua Nugini JAKARTA (VOKAL SUMSEL)-Jaksa Agung harus benar-benar serius melaksanakan perintah Presiden untuk memulangkan Djoko Tjandra ke Indonesia. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pramono Anung mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengklarifikasi kebenaran isu soal buronan Djoko Tjandra beralih kewarganegaraan dari warga negara Indonesia (WNI) menjadi WN Papua Nugini (PGN). Pramono menilai Jaksa Agung harus benar-benar serius melaksanakan perintah Presiden untuk memulangkan Djoko Tjandra ke Indonesia. "Sekarang terjadi polemik apakah benar dia sudah jadi

warga PNG. Ini harus diluruskan," kata dia di Jakarta, Kamis (26/7). Menurut Pramono, semua aparat pemerintah terkait juga harus menekankan kepada Pemerintah PNG, apabila benar ada permohonan pergantian kewarganegaraan, bahwa Djoko Tjandra adalah buronan dan masih ada persoalan hukum di Indonesia. "Artinya dia belum bisa dapat kewarganegaraan apapun dan di manapun," tandasnya. Sebelumnya, Presiden SBY sendiri sudah menginstruksikan Jaksa Agung, Basrief Arief, untuk segera menggelar pertemuan dengan Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Menteri Luar

Negeri Marty Natalegawa, dan pihak terkait untuk memulangkan buronan cessie bank Bank Bali itu. Djoko Tjandra merupakan eks Direktur PT Era Giat Prima. Ia meninggalkan Indonesia dengan pesawat carteran dari Bandara Halim Perdanakusumah di Jakarta ke Port Moresby pada 10 Juni 2009, hanya satu hari sebelum Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan keputusan atas perkaranya. MA telah menyatakan Djoko Tjandra bersalah dan divonis 2 tahun penjara, serta harus membayar denda Rp15 juta, serta uangnya di Bank Bali sebesar Rp546.166.116.369 dirampas untuk negara. (VS/BRT)

JAKARTA (VOKAL SUMSEL) --Polres Metro Jakarta Pusat menciduk dua dari empat pelaku percobaan perampokan dengan kekerasan terhadap Iswati (31) karyawati di angkutan kota (angkot) C01, di Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sementara, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran. "Ya kami sudah menangkap dua pelaku lain. Sekarang jumlahnya sudah tiga pelaku," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi, Angesta Romano Yoyol, saat dihubungi wartawan, Kamis (26/7). Dikatakan Yoyol, dua pelaku lainnya saat ini masih buron, dan polisi kini tengah memburunya. "Dua pelaku lainnya masih buron. Petugas di lapangan tengah melakukan pengejaran.

Kasusnya masih dalam penyelidikan dan pengembangan selanjutnya," tambahnya. Sebelumnya diketahui, Iswati hampir saja menjadi korban perampokaan dengan kekerasan, di angkot C-01 Ciledug-Kebayoran Lama, di daerah Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (23/7) malam. Kronologi kejadian berawal ketika Iswati, pulang dari tempat kerjanya naik angkot jenis mikrolet C-01 jurusan Ciledug-Kebayoran Lama (angkot ini kerap berpindah trayek menjadi jurusan Ciledug-Pasar Senen, kalau sudah malam hingga dini hari) nomor Polisi B 1106 VTX yang dikendarai Ari. Sementara, empat orang terlapor lainnya sudah ada di dalam angkot. Berdasarkan keterangan,

saat pelapor berada di dalam angkot, tiba-tiba lampu dalam dimatikan dan para terlapor langsung menyergap, mencekik leher dan juga ada yang meremas payudara sambil mencoba merebut tas korban. Seorang saksi Nicolas Sandi, anggota TNI Kopassus yang melintas mengendarai sepeda motor, mendengar teriakan Ismiati dan langsung mengejar mobil angkot. Selanjutnya, saksi mengetok kaca beberapa kali. Tak lama, korban didorong keluar angkot di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir depan MA. Lalu, keempat pelaku turun dan melarikan diri. Mengetahui hal itu, saksi menangkap Ari (supir angkot). Kasusnya kini masih dalam penanganan Polres Jakarta Pusat. (VS/BRT)

Polisi Tangkap Dua DPO Perampok Angkot C01

FOTO :DETIK.COM

Hatta Rajasa dalam sebuah kegiatan.

JAKARTA (VOKAL SUMSEL) -Popularitas Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa dinilai tidak akan turun, meski perolehan suara partai berlambang matahari itu merosot berdasarkan sejumlah survei. Justru, DPP PAN menilai popularitas ketumnya sebagai kandidat calon presiden di Pilpres 2014 mendatang tetap CYAN YELLOW MAGENTA KEY

naik. "Meski, survei partai turun, namun kecenderungan survei Pak Hatta terus naik. Maka, diperlukan cara lebih tepat, bagaimana partai juga bisa terkena imbasnya. Pak Hatta sebagai Menko Perekonomian, juga berimbas turunnya elektabilitas PAN," kata Wakil Sekjen DPP PAN Teguh Juwarno yang dihubungi wartawan di Jakarta,

Kamis (26/7). Menurut Teguh, sebagai Menko Perekonomian, Hatta bukanlah seorang pembantu presiden yang hanya sibuk mengurusi partainya. "Dan hasil survei yang dilakukan, bisa kita pahami. Sebagai pembantu presiden, Pak Hatta fokus dalam kapasitasnya sebagai menteri. Dan ini sekaligus menepis anggapan,

menteri ketum parpol hanya sibuk mengurus partainya saja," katanya lagi. Dalam hasil survei Litbang Kompas yang kemarin, PAN mengalami penurunan suara. Bila pemilu digelar saat ini, PAN hanya akan mendapat 1,8 persen suara. Perolehan suara ini lebih kecil dengan perolehan suara PAN sebesar 2,5 persen. (VS)


12

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

Lintas Daerah

7.612 Rumah Tak Layak Huni Diverifikasi INDERALAYA, (VOKAL SUMSEL) — Sebanyak 7612 rumah yang tidak layakhuni sudah diverifikasi dan dilaporkan ke Menteri Perumahan Rakyat, (Menpera) oleh badan pemberdayaan masyarakat desa (BPPMD). Dengan demikian bantuan untuk perumahan tak layak huni di Kabupaten OI, tinggal menunggu realissai dari pusat. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat desa (BPPMD) Samsul Bahri Msi melaluiKabid Sumber Daya Desa dan Pemukiman M Taufik Hidayat menjelaskan, belum mengetahui pasti apakah bantuan tersebut berbentuk uang atau material. “Yang pasti bagi mereka yang berhak menerimanya berkewajiban menyelesaikan bangunan tersebut dan memberikan laporan kepada pemerintah atas terealissainya dari bantuan tersebut,” katanya. Dari awal, Pemerintah Kabupaten OI melalui Badan Pemberdayaan PemerintahanDesa telah mengajukan tidak kurang 11 ribu rumah yang tak layak huni dalam 16kecamatan. Namun hanya 8.270 rumah yang harus ditinjau ulang keberadaannya.Dari jumlah tersebuat, sebanyak 7612 rumah tak layak huni yang diajukan ke pusat dan untuk sementara sedang diverifikasi di kabupaten. Lebih jauh dikatakan Taufik, mudah mudahan hasil dari ferivikasi ini akan tuntas pada akhir Juli dan Diperkirakan agustus 2012 akan terealisasi. Sementara teknisnya nanti bantuan tersebut akan diserahkan ke Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) baik di kecamatan atau di Desa langsung. Selanjutklan, tim UPK akan menyerahkan bantuan tersebut kepada yang berhak menerimanya.(SND)

Pasokan Buah di OKI Minim KAYUAGUNG, (VOKAL SUMSEL) — Di dalam bulan suci Ramadhan ini permintaan masyarakat terhadap buah-buahan sangat meningkat dua kali lipat dikarenakan kebutuhan masyarakat terhadap buah-buahan pada bulan suci Ramadhan ini adalah menu utama pada saat menjelang berbuka puasa. Kebutuhan buah selama Ramadhan untuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dirasakan minim, karena ebutuhan buah di daerah ini masih didatangkan dari luar daerah dan bukanlah hasil pertanian OKI. Buah-buah tersebut seperti semangka, durian, mangga dan masih banyak jenis buah-buahan lainnya, sengaja didatangkan para pedagang dari luar dalam skala besar untuk memenuhi permintaan masyarakat OKI. Terkhusus buah yang paling banyak diincar masyarakat seperti semangka, mangga, durian. Buah tersebut sengaja didatangkan dari Lampung, Padang, Jambi, karena di daerah OKI sendiri untuk tahun ini, tidak ada petani yang panen. Seperti yang diungkapkan Untung (40), salah satu pebisnis buah-buahan dalam skala besar mengatakan, sebagai pedagang buah besar, dia sering menampung hasil pertanian para petani buah di OKI. Tetapi pada tahun ini, hasil pertanian buah di daerah OKI, sangat minim dan nyaris tidak ada sama sekali. Jadi dengan sangat terpaksa, dia mendatangkan buah dari luar daerah, mengingat permintaan masyarakat terhadap buah di daerah ini mengalami peningkatan. Hal senada juga diungkapkan Devy (25), salah satu pedagang buah-buahan yang berasal dari Desa Tanjung Alai. Devi tidak tahu kenapa tahun ini para petani buah kebanyakan tidak berkebun, khususnya para petani buah semangka. “Biasanya hampir tiap tahun buah semangka yang dihasilkan para petani yang ada di seluruh OKI cukup besar jumlahnya. Dalam sekali panen, bisa mencukupi kebutuhan masyarakat OKI terhadap buah semangka,” tegasnya. Devy juga menambahkan “untuk buah semangka sendiri didatangkan dari kota Lampung, buah mangga dari Jambi, dan untuk buah durian berasal dari Padang. Untuk masalah harga Devy menjelaskan relativ sangat mahal misalnya untuk buah semangka saja perkilo dihargai dengan 5000/kg dan seandainya para petani buah semangka OKI lagi panen harga semangka perkilonya hanya berkisar 2000/kg,”tambahnya. Sementara itu ditempat yang berbeda menurut Dames (40) salah satu ketua kelompok petani buah semangka yang ada didesa Batu Ampar mengatakan,”para petani yang biasanya mengelola lahan perkebunannya khususnya untuk buah semangka pada tahun ini memang dengan sengaja tidak mengelola lahannya dikarenakan cuaca yang sering tidak mendukung selain itu juga disebabkan oleh minimnya modal yang dimiliki oleh para petani, karena untuk mengelola lahan semangka itu memerlukan modal yang terbilang sangat besar,”tegasnya. (HRI)

Batang Hari S embilan Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terancam Gulung Tikar Harga kedelai, bahan baku pembuatan tahu tempe, melonjak naik belakangan, mengancam sejumlah pengusaha atau pembuat tahu tempe, terancam gulung tikar. Harga kedelai yang mencapai Rp8.000 per kg, pun berpengaruh pada harga tempe, yang turut naik pula. Beberapa pedagang yang ditemui Harian Vokal kemarin menggungkapkan, gara-gara kenaikan kedelai, berdampak pada penjualan tempe sekarang mengalami penurunan. Selain karena memasuki bulan puasa, juga penurunan pembeli tempe diakibatkan karena harga tempe yang melonjak naik. Puspita (35), penjual tempe yang sudah puluhan tahun berjualan tempe di Pasar Tanjungraja ini mengatakan, terpaksa memotong tempe yang dijual menjadi beberapa bagian untuk mempertahankan harga jualnya. “Ya, terpaksa dipotong menjadi beberapa bagian, biar harganya tetap, tapi ukurannya saja yang dikecilkan. Sekarang harga kacang kedelai naik, jadi Tempe juga ikut naik. Kalau begini pembeli jadi menurun.”

ungkapnya. Anton (40), penjual tempe di Pasar Tanjungraja yang lain juga terpaksa melakukan hal yang sama untuk tidak mengalami kerugian yang cukup besar. Kenaikan harga tempe, membuat pembeli menurun drastis. Akibat dari pengecilan produksi, tempenya banyak tidak laku, harganya naik pembeli menurun. Ukuran tempenya juga jadi kecil sekarang. Memang dari pemasok, tempenya ukuran tempe sudah dikecilkan seperti ini. “Pembeli kan jadi ber-kurang. Padahal, kami cu-ma ingin mempertahankan harga lama dulu Rp1.000 sampai Rp2.000. Sekarang kalau harganya bertahan, ukuran tempenya saja yang di kecilkan. Bahkan ada yang menjual sampai Rp2.500,” ungkapnya lagi. Di tempat lain Murni (45), pengusaha tempe yang sudah belasan tahun bergelut dengan usaha keluarganya ini menggungkapkan, dirinya masih beruntung bisa mempertahankan harga tempe yang dijualnya karena stok kacang kedelai di rumahnya masih ada.

Salah satu pembuat tempe yang mengalami penurunan daya beli. Jika harga kedelai tetap tinggi, kemungkinan usaha tahu tempe ini gulung tingkar.

Mau tidak mau, ya, harga tempe masih tetap dipertahankan dari Rp2.500 yang ukuran 3 gram sampai Rp6.000, berukuran 950 gram. “Setiap hari kami membuat tempe, karena ini adalah usaha keluarga. Dalam sehari, kami membutuhkan 50 kg kacang kedelai. Apabila stok habis dan

harga kacang kedelai masih naik, bisa-bisa kami mengalami kerugian,” ungkapnya. Devi (21), yang keluarganya juga pengusaha tempe saat dihubungi berkaitan dengan lonjakan harga kedelai mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan jawaban secara mendetail. Yang pasti pendapatan us-

FOTO IZALISATI/VOKAL SUMSEL

aha tempenya berkurang secara drastis. “ Masalah itu saya tidak bisa memberi tahu secara detail. Yang pasti, pendapatan berkurang secara drastis gara-gara harga kacang kedelai mahal. Bukan tidak mungkin Bisa jadi rugi dan gulung tikar.” jelasnya. (IZALISATI)

Pejualan Sembako Murah Nyaris Ricuh INDERALAYA, (VOKAL SUMSEL) — Penjualan sembako murah yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Ilir, nyaris ricuh. Pasalnya, penjualan sembako dengan menggunakan kupon sehrga Rp39 ribu tersebut, terdapat kurang lebih 100 warga yang tidak kebagian. Sementara pantaun Harian Vokal di lapangan, banyak warga yang berhasil mendapatkan kupon hingga 3 buah. Pada saat mengantre, warga yang terlambat datang, tidak berhasil memperoleh semako murah tersebut. Diduga penjualan sembako yang diperuntukan untuk 3 kecamatan seperti Indralaya, Indralaya Selatan dan Indralaya Utara ini, tidak merata. Diketahui paket sembako yang dijual murha tersebut terdapat dua kg gula putih, dua kg beras dan 2 liter minyak sayur. Salah seorang warga yang merasa tidak kebagian sembakomurah tersebut, Kasma (35), warga Desa Palem Raya mengatakan, harusnya pemerintah berlaku

adil atas warganya. “Bila perlu didata nian yang mano, yang layak menerima, atau yang tidak layak. Bukan begini caranya, ada yang tidak dapat dan ada yang dapat 10 kupon,dan terlihat betul yang mendapatkan kupon kebanyakan PNS,” keluhnya. Sementara Sekretaris Dinas Koprasi, Perindustrian dan Perdagangan, Edy Khaidir saat dikonfirmasi mengatakan sembako tersebut merupakan barang dari Disperindag Provinsi, sedangkan Disperindag OI hanya sebagai penjual saja. Mengenai jumlah warga yang menerima kupon, Edy mengatakan, memang diatur dan diusahakan satu orang warga hanya berhak mendapatkan 1

Masyarakat ricuh karena tidak kebagian kupon.

buah kupon. Jika memang ada sisa, boleh saja satu orang warga mendapatkan lebih dari 1 kupon.

“Kita hanya sebagai penjual saja, barang dari provinsi kita tidak dapat apa-apa. Masalah kupon hanya 1.000 kupon un-

FOTO SANDI/VOKAL SUMSEL

tuk satu orang warga 2 kupon. Jika ada sisa, apa salahnya dibagikan lagi,” tegasnnya. (SND)

Stok Daging di Kabupaten Banyuasin Aman

Buah yang dijajakan pedagang di bulan ramadhan, membawa berkah tersendiri bagi pedagang.

PANGKALANBALAI, (VOKAL SUMSEL) — Masyarakat di Banyuasin diharapkan tenang menyambut datangnya Idul Firti 1433 H dalam hal kebutuhan da-ging di daerah ini. Pasalnya kebutuhan daging sapi, juga ayam potong cukup banyak dan aman. Keyakinan ini didasari saat melakukan sidak di pasar pagi Pangkalanbalai, dan pasar pagi Betung oleh Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Banyuasin Kamis (26/7). Sidak ini bertujuan mengetahui persediaan daging dan juga harga-harga pangan menjelang lebaran tahun ini. Sidak yang dilakukan langsung Kepala Distanak Banyuasin Ir Madian didampingi Kabid Peternakan Ir Parlindungan juga kasi penngembangan ternak Ujang

Saroni SP juga beberapa kabid di lingkungan Distanak serempak menggelar sidak. Beberapa pedangang daging sapi, ayam, serta pedagang telur didatangi satu per satu, meninjau langsung kesegaran daging potong, serta ketersediaan saat ini juga menjelang Hari Raya 1433 H mendatang. Dalam sidak yang dilakukan secara maraton Distanak di pasarpasar di Kecamatan Banyuasin III dan Betung, khususnya daging sapi, persediaannya masih aman sampai H-1 Lebaran. Begitu juga dengan daging ayam, kemudian telur juga masih aman. “Kami berharap masyarakat bisa tentram dan tenang menjalankan ibadah puasa karena Dinas Pertanian selalu memantau

perkembangan hari ke hari ketersediaan daging, yang menjadi kebutuhan mendesak bagi umat Islam saat lebaran,” kata Kasi Pengembangan Ternak, Ujang Saroni. Dewi (40), pedagang daging ayam potong dan ayam merah menjelaskan, harga jual daging ayam potong bersih Rp32 ribu/kg. Sedangkan ayam merah seharga Rp45 ribu/kg. Harga ayam merah sama dengan harga ayam kampung Rp45 ribu/kg. Terpisah harga daging di tempat Sulaiman sekarang sudah Rp80 ribu/kg, sedangkan daging campuran (ambaran) hanya Rp75 ribu/kg. Di tempat yang sama, Sulaiman, salah seorang pedagang saat ditanya sudah menyiapkan 5 ekor sapi, khusus dipotong saat H-

1 lebaran. Di Pasar Pagi Betung beberapa pedagang milik Fahullah, misalnya, sudah menyiapkan daging sapi impor dari luar daerah seperti Lampung dan Jawa menjelang H-1 lebaran nanti. Namun diperkirakan rata rata menjelang lebaran, harga daging di pasar pagi Betung diprediksi mencapai Rp100 ribu/kg. Begitu juga ketersediaan daging sapi milik Agani dan Solihin sudah mempersiapkan persediaan daging menjelang lebaran, namun tidak seperti Sulaiman harus mengimpor luar daerah. “Saya cukup daging sapi dari darah Banyuasin sendiri dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Betung saja,” jelas Agani dan Solihin. Agani dan Solihin mengatakan

harga daging sapi sekarang mengalami kenaikan Rp5.000/kg. Sebelum Ramadhan harga daging berkisaran Rp75 ribu/kgnya. Dan diprediksi harga daging menjelang H1 lebaran mencapai Rp100 ribu/kg. Kepala Distanak Banyuasin Ir Madian menambahkan, saat ini Banyuasin masih aman dari daging gelonggongan juga ayam tiren (mati kemaren). Selain aman dari penyakit juga ketersediaan daging di Banyuasin masih aman. Beberapa perusahaan peternak sapi dan ayam ada di Banyuasin. Contohnya di Balai Ternak Unggas dan Sapi ada di Kecamatan Sembawa Banyuasin, dan peternak lokal yang menyumbang kontribusi daging. (ISM/PDS)

Mantan Sekwan Diduga “Sikat” Dana Pengadaan Oknum mantan Sekwan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin, berninisial HM , diduga kuat “nyikat” dana pengadaan perlengkapan untuk 45 anggota DPRD Banyuasin pada 2008 lalu. Upaya DPRD Kabupaten Banyuasin yang berusaha menutupi perbuatan oknum mantan Sekwan DPRD itu, sia-sia belaka. Pasalnya, sejumlah anggota dewan usai mengikuti siding

Paripurna Rabu (25/7) lalu mengaku tidak menerima fasilitas dimaksud ketika dilantik pada 2009 lalu. Menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tahun 2004, khususnya pasal 21 tentang kelengkapan pakaian bagi anggota wakil rakyat 5 tahunan pada 2009 tidak dialokasikan dengan baik. “Saya ketika dilantik pada tahun 2009 lalu, hanya menda-

patkan jas dan celana pajang berwarna hitam serta PIN DPRD Banyuasin saja,” jelas Lahari, terkait adanya dugaan oknum mantan Sekwan HM, menyikat alokasi dana tersebut. Dikatakan, saat dilakukan pengambilan sumpah tahun 2009 lalu, 45 orang wakil rakyat yang dilantik hanya mendapat jas dan celana panjang serta PIN DPRD saja. Sedangkan alokasi dana untuk itu , sekitar

Rp60 sampai Rp70 juta rupiah. Nilainya memang tidak seberapa, tapi dana itu dianggarkan untuk wakil rakyat saat akan dilantik pada tahun 2009 lalu. Dana itu di antaranya diperuntukkan buat pengadaan hem baju lengan panjang, dasi, sepatu warna hitam dan Kaos kaki. Ditambahakan Lahari, dirinya saat dilantik waktu itu, tidak mendapatkan apa yang dimaksud

dalam PP itu, yang berupa hem baju lengan panjang, dasi, sepatu warna hitan dan kaos kaki. “Waktu itu, kami semua sepertinya mengenai hal itu beli sendiri-sendiri dan kami baru mengetahui setelah kami mendapatkan buku dan persoalan itu baru sadar kalau termasuk ada unsur penyimpangannya,” tambah Tesmon, anggota dewan yang lain. Tesmon, mulanya menga-

nggap hal itu sepele. Alasannya, karena nilainya tidak seberapa. Tetapi setelah ada pemeriksaan keuangan, ternyata kelengkapan itu tentunya harus diterima dan semuanya memang dari Sekretariat dewan yang mengaturnya. Askolani, Wakil Ketua DPRD Banyuasin menambahkan, sejauh mana keterlibatnya orang dalam sekretariat dewan itu, dirinya kurang begitu memaha-

mi. Terlepas dari besar kecilnya dana yang digelapkan, harusnya tetap diungkap. “Kalau saya selaku pimpinan dewan saja tidak mendapatkan hal itu, apalagi anggotanya. Namun masalah ini tetap akan kami bicarakan dalam dewan ini, supaya ke depannya tidak lagi dikotori masalah seperti itu,” jelas pentolan partai berlambang banteng moncong putih ini kemarin. (ISM/PDS)


Batang Hari S embilan Banyak Beredar Makanan Kadaluarsa di Pagaralam Jajaran Pemerintah Kota Pagaralam, bersama tim gabungan terdiri dari Dinas Perindagkop, Polisi Pamong Praja (Pol PP), Polres, Dinas Peternakan dan Perikanan menggelar razia di sejumlah supermaket. Dalam razia tersebut, berhasil menyita puluhan jenis makanan yang sudah kadaluarsa. “Tim melakukan razia di berbagai supermaket, toko manisan dan pusat penjualan daging, berhasil menyita puluhan jenis makan yang sudah kadaluarsa, seperti roti, kecap, sirup, kripik, mises ceres, dan berbagai jenis lainya,” kata Kepala Dinas Perindagkop Drs Anuar Rasyid, didampingi Kabid Perdagangan Budiarjo. Paling banyak ditemukan berbagai bahan makanan dan kebutuhan konsumen lainya yang kadaluarsa di supermatket Mona. "Kita sudah minyita puluhan jenis makanan dan peralatan rumah tangga lainnya seperti, mamy poko, penyegar, ditil, biore, lotion, pampers penyengar mulut dan penwangi. Sedangkan untuk makanan berupa roti, kripik, kecap dan sirup, semunya merupakan produk 2009 lalu," ungkapnya. Bagi yang kedapatan menjual kebutuhan masyarakat yang sudah kondisi tidak baik dikonsumsi, langsung diberikan peringatan keras. Bahkan sampai kepada pencabutan izin usaha. “Sementara baru bersifat peringatan bagi penjual yang melakukan pelanggaran agar tidak

terulang kembali, namun jika kedapatan lagi setelah itu akan ditindak tegas," ujarnya. Sedangkan inspeksi mendadak (sidak) terhadap daging gelonggongan dan beberapa makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti borak, formalin serta bahan pewarna yang dijual di pasar tradisional Pagaralam, yaitu Nendagung, Dempo Permai dan Inpres. Selain itu juga termasuk melakukan pemeriksaan di lima lokasi pemotongan hewan yaitu milik Sukiman, Bedur, Yahit, Beng dan Iful. "Kita melakukan Sidak melibatkan tim, yang terdiri dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Kesehatan, Badan Ketahanan Pangan, Pol PP dan Polres Pagaralam,” terangmya. Pemeriksaan yang dilakukan tim terhadap daging sapi, kerbau, daging ayam, kambing serta beberapa makanan yang dijual selama Ramadhan. Daging yang disebar pengecer di sejumlah pasar tersebut, tidak menemukan ada indikasi gelonggongan atau oplosan. Ditambahkan Budiarjo, memasuki bulan puasa ini harga beberapa bahan pokok di pasar belum menunjukkan kenaikkan yang signifikan seperti beras, sayur dan daging masih stabil. "Kenaikan diperkirakan akan terjadi satu minggu menjelang Idul Fitri nanti, namun pemerintah saat ini sudah mempersiapkan pasar murah untuk

mengantisipasi lonjakan harga dan kekurangan stok sembako," ujarnya. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Piterman melalui, drh Anhar Junaidi, mengatakan pihaknya akan memperketat pengawasan untuk mengantisipasi beredarnya daging gelonggongan serta makanan yang mengandung bahan pengawet, di pasar selama bulan puasa hingga lebaran Idul Fitri mendatang. Sebagai informasi kepada masyarakat ada beberapa ciri daging yang menggunakan bahan pengawet jenis borak dan formalin yaitu, tekstur daging basah, mengeluarkan air, aroma anyir dan cepat busuk serta warna agak gelap. "Warga harus bisa memilih

Pedagang daging sapi di PTM Lahat mana daging yang hegeines dan mengandung bahan kimia berbahaya tersebut," ungkapnya. Lanjut dia, jika daging hewan yang sudah mati haruslah diperhatikan ciri-cirinya seperti serat daging rata ketika dipotong, terjadi penggumpalan darah, aroma anyir dan selalu mengeluarkan cairan. "Kami minta warga untuk lebih waspada memilih daging, karena sangat susah membedakan daging yang bagus dengan yang mengandung pengawet dan daging gelonggongan," terangnya. Sejauh ini, kata Anhar, belum ditemukan daging gelonggongan serta yang mengandung bahan pengawet seperti borak dan formalin. Akan tetapi ada beberapa makanan yang disinyalir menggunakan penga-

wet, seperti pempek dan mie. “Kita sudah mengambil beberapa sampel makanan untuk di teliti lebih lanjut di laboratorium, untuk memastikan apakah berbahaya atau tidak bila dikonsumsi, hasilnya akan segera diumumkan kepada masyarakat, terang dia lagi. Kapolres Pagaralam, AKBP Abi Darrin, didampingi Kabag Ren Kompol Indra Jaya mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti jika ada temuan dari tim pemantau berbagai kebutuhan masyarakat saat Ramadhan. "Jika ada laporan dari tim kita akan segera menindaklanjuti dengan proses hukum terhadap penjual yang mengedarkan daging dan makanan yang dapat merugikan serta membahayakan konsumen," ungkapnya. (ANTONI STEFEN)

tersebut. Berdasarkan pantauan Vokal Sumsel, beberapa parpol Kabupaten Mura yang sekretariatnya berada di Kota Lubuklinggau, di antaranya Sekretariat DPD Golkar Mura, DPD PAN Mura, DPC PPP Mura dan DPC PDI-P Mura. Ketua Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mura, Novriansyah Bastarie, menyikapi hal itu, pihaknya mengacu pada Undang-

Lintas Daerah Daerah Lintas

LAHAT VOKAL SUMSEL -- Hutan di salah satu kawasan Desa Lengkung Daun, Kecamatan Pagar Gunung (Pagun), Kabupaten Lahat, kemarin nyaris ludes dilalap sijago merah. Terlihat di lima titik hutan dan semak belukar yang habis terbakar. Tepat di ruas jalan lintas Lahat-Pagaralam, diantaranya di Kecamatan Pulau Pinang, Tanjung Tebat dan Pagar Gunung. Kebakaran hutan di lintas Lahat-Pagaralam ini, paling luas terjadi wilayah Desa Tanjung Mulak, Kecamatan Pulau Pinang. Berlajut di Desa Kedaton, Kecamatan Pagar Gunung, dan wilayah Kecamatan Tanjung Tebat pada wilayah Tebing Panjang, Lahat. Belum dapat dipastikan penyebab kebakaran itu, tapi perkiraan api berasal dari puntung rokok warga yang melintas. Sementara semak dan pohon-pohon tersebut banyak yang kering akibat kemarau ini. “Semak dan pohonnyo tu memang kering nian di sepanjang jalan ini. Jadi kalu ado yang dak sengajo tebuang puntung rokok jelas bae tebakar. Tapi kalo sengajo dibakar, dak mungkin la,” ujar Paimin (32) Warga Kedaton saat ditemui. Mereka tidak tahu penyebab pasti, sebab tiba-tiba saja api sudah menjalar kemana-mana hingga ke jalan terlihat asap hitam. Komandan Pemadam Kebakaran (PBK) Lahat Sumantri membenarkan maraknya kebakaran hutan tersebut. Siang kemarin, pihaknya kembali turun ke lokasi kebakaran di wilayah Desa Lengkung Daun. “Belum diketahui penyebab dan pemilik lahan. Memang saat itu kami mendapat kabar ada kebakaran hutan dan semak. Diturunkan mobil pemadam kebakaran dan tangki suplai air dari PDAM,” jelasnya. Dari data di lapangan puluhan hektar semak belukar terbakar. Lima titik tersebut hanya yang terlihat dari jalan saja dan memang menyebar serta luas wilayahnya.Sebelumnya Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai SE mengimbau, agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap musim kemarau ini. Apalagi wilayah hutan dan semak rentan terhadap bahaya kebakaran. “Tolong sekali kepada masyarakat untuk berhati-hati dan jangan membuang puntung rokok dan api sembarangan. Musim kemarau seperti ini kita harus waspada terhadap bahaya kebakaran. Berulang kali saya katakana jangan membuka lahan dengan membakar, karena sangat berbahaya,” ungkapnya.(DIN)

Dinkes Bangun 13 Posko Kesehatan

Salah satu pihak perusahaan menunjukkan lokasi lahan yang dipermasalahkan lahkan,” katanya. Terpisah, Penasihat Hukum, PT Aditarwan, Rusdi Hartono Somad mengaku sangat menghormati keputusan yang diambil oleh warga dan Pemkab Lahat. Menurutnya, proses pengukuran terhadap lahan seluas 100 hektare yang dipermasalahkan telah selesai. Dan dari sebanyak 749 hektare lahan yang ada, hanya seluas 423

hektare yang bisa ditanam selebihnya kami telah memberi ganti rugi kepada warga. “Dalam pertemuan kali ini yang dibahas adalah Peta Gambar Situasi Khusus (PGSK) dan disaksikan oleh Kanwil BPN Provinsi, kami berterima kasih kepada warga yang telah mengizinkan untuk panen, “jelasnya. Terkait, keinginan warga desa untuk menempuh jalur hu-

kum, ditanggapi bijak oleh Rusdi. Menurutnya, jika masyarakat siap memejahijaukan perusahaan, dirinya siap mengikutinya. “Sedangkan untuk tuntutan hukum nantinya, apabila diajukan intinya kami dari perusahaan siap kok, termasuk semua barang bukti yang ada di kita sendiri,” kata Rusdi Hartono Sumad SH, kemarin dengan tersenyum.(DIN)

Sekretariat Parpol Mura Harus Berdomisili di Mura MUARABELITI, (VOKAL SUMSEL) - Setelah ditingkatkannya Kota Administratif (Kotif) Lubuklinggau menjadi Kota Lubuklinggau tahun 2001, seperti yang diketahui sekarang ini di Kota Lubuklinggau masih banyak terdapat sekretariat atau kantor Partai politik (Parpol) Kabupaten Musirawas, yang masih berdomisili di Kota Lubuklinggau. Seharusnya sekretariat parpol berada di kabupaten Musirawas, namun hingga kini berada di kota

13

Tampak hutan yang masih saja terbakar

LAHAT VOKAL SUMSEL -- Ricuh terkait permasalahan sengketa lahan antara warga 6 Desa Kecamatan Kikim Barat dengan pihak perusahaan PT Aditarwan, kini mulai menemukan titik terang. Lahan yang dipersoalkan warga sebelumnya terjawab sudah, setelah dilakukan pengukuran ulang oleh pihak BPN Provinsi Sumatera Selatan baru-baru ini. Asistan I Ahdin Djasri menjelaskan, dalam permasalahan ini, Pemkab Lahat hanya sebagai fasilitator dan penengah untuk menyelesaikan permasalahan perebutan lahan antara PT Aditarwan dan warga Kikim Barat. Sebelumnya, bersama pihak BPN Provinsi telah dilakukan pengukuran. Untuk masalah tersebut kiranya warga dapat mencari solusi yang tepat dimana perusahaan harus membayar ganti rugi jika benar tanah tersebut milik warga, dan sebaliknya wargapun harus tahu diri jika ganti rugi lahan tersebut telah dibayarkan. “Kita tetap akan memfasilitasi masalah tersebut hingga selesai, dan disini kita tidak berdiri kepada salah satu pihak namun hanya menjadi penengah. Dalam waktu dekat akan kembali dilakukan pengukuran hingga keduanya jelas mengenai letak lahan yang dipermasa-

Jumat, 27 Juli 2012

Si Jago Merah Bakar Hutan

Warga Persilakan PT Aditarwan Panen Bukan itu saja, dalam pertemuan yang difasilitasi Pemkab Lahat kemarin, biarpun belum mencapai kata sepakat secara penuh, namun untuk sementara, warga akhirnya memperbolehkan pihak perusahaan melakukan panen buah kelapa sawit. Selain itu, agar perebutan lahan ini selesai, PT Aditarwan juga diminta menyelesaikan kasus ini di pengadilan. Perwakilan warga Desa Sungai Laru, Kecamatan Kikim Barat, Iwan mengaku, belum puas dengan hasil keputusan yang didapat dalam pertemuan di Pemkab kemarin. Termasuk dalam hasil pengukuran lahan yang dijelaskan oleh pihak perusahaan. Menurutnya, pengukuran luas yang dilakukan berbeda dengan denah lokasi yang dimilikinya. “Kita minta kepada Badan Pertanahan RI untuk kembali melakukan pengukuran ulang. Jangan sampai ada rekayasa didalamnya,” tegas dia.

Harian Vokal Sumsel

undang Partai Politik Nomor 2 Tahun 2011, Pasal 19 ayat (3) dan (4). “Pada Ayat (3) berbunyi Kepengurusan Partai Politik tingkat kabupaten/kota harus berkedudukan di ibukota kabupaten/kota masingmasing daerah, tidak boleh berada di kabupaten atau kota daerah lain. Sedangkan pada Ayat (4) Kepengurusan Partai Politik tingkat Kecamatan berkedudukan di ibu Kota Kecamatan,” katanya. Selanjutnya, tambah Novri,

pihaknya juga mengacu pada Undang-undang no 8 tahun 2012 tentang Pemilihan Umum DPR, DPD,dan DPRD. “Pada pasal 8 ayat (1) bahwa Partai Poltik yang memenuhi ambang batas perolehan suara dari jumlah suara sah secara nasional ditetapkan sebagai peserta pemilu pada pemilu selanjutnya. Artinya saat ini sudah ada sembilan parpol yang secara otomatis menjadi peserta pemilu, 2014 mendatang,”

ujarnya. Sembilan parpol tersebut di antaranya Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan, (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra dan Partai Hanura. “Sedangkan untuk partai politik yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara dari jumlah suara sah secara nasional, maka pada ayat (2) menyatakan bahwa dapat menjadi peserta pemilu setelah memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan,” jelasnya. Untuk itu, tambahnya perlu kami sampaikan agar pada saat verifikasi yang akan lakukan nanti tidak menemui kendala yang berarti. Dan untuk lebih lengkapnya data-data yang diper lu kan, dipersilahkan kepada Parpol untuk menghubungi KPUD Mura, setiap hari kerja atau dapat didownload di http://www.kpu.go.id. “Dengan telah dikeluarkannya Pe raturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 07 tahun 2012 tentang Tahapan, Program,dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum DPR, DPD dan DPRD tahun 2014, maka tahapan Pemilihan Umum sudah berjalan. Sesuai dengan salah satu bagian dari tahapan bahwa dari tanggal 4 – 24 Oktober 2012 adalah tahapan verifikasi Partai Politik peserta P e m i l u o l e h K P U K a b u p aten/Kota,” katanya.(AMU)

LAHAT, (VOKAL SUMSEL) -- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lahat, mulai mempersiapkan diri dengan mendirikan pos kesehatan. Untuk tahun ini, Dinkes mendirikan sebanyak 13 posko kesehatan dalam wilayah Kabupaten Lahat, yang akan dibangun terhitung H-7 hingga H+7 mendatang. “Tujuan kita dibangunkan 13 posko ini, untuk melayani warga saat arus mudik hingga arus balik. Bagi mereka yang ingin memeriksa kesehatan ataupun untuk istirahat, kami dipersilakan mampir, serta memeriksakan kesehatannya agar sampai ketujuannya,” terang Kepala Dinkes Lahat dr Muzakir SH M Kes, di ruang kerjanya, (24/7). Diakui Muzakir, pembangunan ke-13 posko ini diletakkan di beberapa titik lokasi, di antaranya Muara Lawai, Muara Tiga Mulak Ulu, Bandar Jaya, Pagar Agung, Sukarame, Bungamas, Tanjung Aur, Saung Naga, Tanjung Tebat, Kota Agung, Tanjung Sakti, Jarai, dan Muara Payang. Posko ini akan akan dipusatkan di puskesmas, dengan pelayanan selama 24 jam. Sehingga warga yang mudik dan balik, akan lebih nyaman saat melintas di daerah rawan kecelakaan dan wilayah perbatasan kabupaten/kota, hingga perbatasan provinsi. ”Untuk pembangunannya sendiri tinggal menunggu pelaksanaannya saja, sebab surat dukungan atau keputusan sudah keluar, alias telah diterima,” tambahnya. Dari belasan posko kesehatan, Dinkes juga akan bergabung dengan posko keamanan yang didirikan jajaran Polres Lahat dan Kodim 0405 Lahat, yakni di Saung Naga, Kikim Barat, Lembayung, Kota Lahat, dan perbatasan Kabupaten Empat Lawang. Tujuan dari posko kesehatan ini, mengatisipasi terjadi kecelakaan, medical check up dan pelayanan kesehatan dasar, sehingga pengguna kendaraan dalam keadaan fit dan prima.(DIN)

Pagi “Asmara Subuh” Sore “Ngabuburit” Ramai LAHAT, (VOKAL SUMSEL) -- Berbagai cara orang dalam menyambut atau mengisi waktu di bulan Ramadhan. Hal ini juga terlihat di berbagai titik kawasan yang ada di Lahat, beberapa waktu belakangan ini, seperti di kawasan tepian Lematang, serta kawasan seputaran lapangan ‘seganti setungguan’. Berbagai tingkatan usiapun nampak memadati kawasan tersebut, lengkap dengan segala aktifitasnya. Di kawasan lapangan seganti setungguan misalnya, di sana nampak banyak didominasi usia muda. Berbagai aktifitas dilaksanakan, mulai dari ngobrol, bercanda, hingga bahkan sesekali masih terlihat ada sebagian yang berolahraga. Mereka nampak begitu antusias dalam mengisi waktu-waktu selama berlangsungnya bulan suci Ramadhan. “Kami cuma iseng-iseng bae kak, nongkrong dan ngobrol, sembari menunggu waktu dan istilahnya ‘menyorekan’ hari selama piaso ini,” ungkap Yani (18), salah satu remaja yang dijumpai di kawasan lapangan seganti setungguan, kemarin. Begitu juga dengan suasana di kawasan tepian lematang, mulai dari lokasi atas jembatan, hingga benar-benar di tepian sungai lematang sendiri. Selain Nampak kelompok usia remaja, di kawasan ini juga didominasi dengan pemandangan keluarga yang berkumpul, juga lengkap dengan segala aktifitasnya yang beragam. “Kalo di sini, tiap tahunnyo pasti rame pengunjungnyo pak, kalo yang remajabiasonyo cuma nak duduk-duduk ngobrol bae. Nah, kalo yang keluargo, biasonyo ado yang mandi, mincing, sampe mencuci kendaraannyo dalam mengisi waktu selamo puaso ini,” tukas Sandi (35), warga kawasan Desa Tanjung Payang. Jika sampai pada waktunya mendekati berbuka puasa tiba, suasana jalan seringkali menjadi macet, karena rombongan orang itu berduyun-duyun meninggalkan lokasi, dan terkadang juga membahayakan diri mereka sendiri. Terpisah, menyikapi hal ini, KBO Satlantas Polres Lahat, Ipda Herdi Fahrudin tak menampiknya. Selama bulan Ramadhan ini, pihaknya sudah menginstruksikan segenap anggotanya rutin melakukan patrol, memantau kondisi dan situasi, terutama di kawasan-kawasan tertentu yang memiliki tingkat pengunjung padat. “Kita akan laksanakan patrol keliling di periode tertentu, sehingga kondisi-kondisi macet atau gangguan keamanan, kelancaran, dan kejahatan bias diminimalisir sedini mungkin,” kata Herdi.(DIN)


14

Jumat, 27 Juli 2012

Harian Vokal Sumsel

Bubur Kampiun Menu Khas Ranah Minang PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Akan terasa tidak afdol bila warga Minangkabau tidak menikmati yang namanya bubur kampiun saat berbuka puasa. Untuk memerolehnya, Anda bisa datang ke Pasar Bedug di Jalan Soekarno Hatta, Palembang. Disebut bubur kampiun, karena bubur ini sendiri memiliki citra rasa yang sangat komplit. Bubur khas ranah Minangkabau, Sumatera Barat ini, selain menyuguhkan rasa kenikmatan juga kaya vitamin dan protein. Dan, bubur kampiun pun sangat baik bagi kesehatan tubuh. Irsan dan istrinya Feni adalah segelintir warga Minangkabau yang memproduksi bubur kampiun di Kota Palembang. Mereka berdua sengaja berjualan bubur ini saat jelang berbuka puasa. Bila hari biasanya daya beli turun, berbeda saat ramadhan yakni meningkat dratis. “Jujur, saya dan istri punya keinginan melestarikan menu khas asal Kota Padang ini. Apalagi, sekarang orang yang menjual bubur kampiun ini mulai jarang dijumpai,” papar Irsan asli berdarah Minangkabau. Cerita Irsan, sesungguhnya di dalam bubur kampiun ini ada banyak campurannya. Meliputi bubur ketan hitam, bubur sum-sum, bubur kacang,

kedelai, ketan putih, kolak ubi, dan bubur candil. Bahkan, dalam bubur ini bisa ditambah lagi dengan aneka macam makanan lainnya. “Ya, untuk membuat bubur kampiun ini, minimal harus tersiapkan lima kuali besar dalam waktu bersamaan. Mungkin itu yang sulit, jadi wajar bila bubur kampiun ini mulai langka dijumpai,” sambung Irsan. Selama ramadhan, Irsan mematok tarif harga per porsi bubur kampiun sebanyak Rp8.500. Walau harga tergolong sedikit mahal, namun bubur kampiun buatan Irsan ini tetap banyak peminat. “Bubur kampiun ini memang berasal dari daerah Bukittinggi. Namun, biarpun sama-sama bubur kampiun namanya, tapi yang dari Bukittinggi campurannya agak beda dengan bubur kampiun asal Padang Panjang. Bedanya ada pada rasa,” Irsan menjelaskan. Sekadar informasi, kata Irsan, bubur kampiun yang

dari Padang Panjang terdapat campuran bubur ketan hitam, candil, bubur sumsum, agar-agar merah, dan cendol sagu dengan siraman cairan kental gula merah di atasnya. Sedang bubur kampiun yang dari Bukittinggi lebih mengutamakan campuran merah jambu dari bubur delima yang disatukan dengan ketan putih, bubur ketan hitam, kolak pisang, kolak ubi, candil, dan bubur sumsum, serta barulah yang terakhir menggunakan tepung kanji. “Tetap setiap daerah kan pasti ada beda kultur dan kebiasaan,” cetus Irsan. Mengkonsumsi bubur kampiun, sebut Irsan, setidaknya bisa menjalin tali sitaruhmi antara masyarakat Minangkabau yang tinggal di Kota Palembang. Apa pun alasannya, bubur kampiun bahkan memiliki daya pikat pemersatu. Ini artinya, dengan bubur kampiun ini masyarakat asal Minangkabau akan sering berjumpa dengan kerabat, sahabat, dan keluarga. “Makanya, jangan kaget bila Anda berkunjung ke Pasar Bedug ini, Anda tidak bisa lagi berjumpa dengan bubur kampiun buatan saya ini. Karena, biasanya sebelum berbuka puasa, buburnya habis terjual,” ucap Irsan sambil tersenyum. (JEM)

FOTO : JEMMY/ VOKAL SUMSEL

Sejak awal puasa bubur kampiun milik Irsan selalu diburu oleh warga Kota Palembang. Jika hari biasanya daya beli pelanggan turun, namun saat ramadhan meningkat dratis.

Pasar Bedug di Simpang Pusri Kue Ko’eng Idola Rakyat Tanjung Raja TANJUNG RAJA (VOKAL SUMSEL) – Bagi masyarakat Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, kue ko’eng memang taka sing lagi. Jenis kue ini termasuk menu utama untuk berbuka puasa. Kue ko’eng merupakan kue kering yang menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk dihidangkan saat berbuka puasa dan menjadi salah satu idola yang paling banyak dicari oleh ibu rumah tangga untuk berbuka puasa. Di samping harganya murah, kue ko’eng ini juga sangat nikmat dan menjadi menu pilihan pada saat menjelang berbuka puasa. Seperti dikemukakan Sulastri (28), seorang pembeli kue ko’eng di Pasar Bedug Tanjung Raja. Kata Sulastri. “Kue ko’eng ini paling banyak dicari masyarakat saat ramadhan. Cukup bawa uang Rp4.000 per bungkus, kami sekeluarga bisa menikmatinya. Dan apabila dihidangkan dengan santan kelapa di campur gula merah sedikit kue ko'eng sangat nikmat untuk disantap saat berbuka puasa,”

Kue ko’eng termasuk kue kering yang menjadi pilihan masyarakat di Tanjung Raja untuk dihidangkan saat berbuka puasa. FOTO : IZA/ VOKAL SUMSEL

Sulastri memaparkan. Sementara itu Lukman (53), pedagang kue ko'eng yang puluhan tahun berjualan di Tanjung Raja kepada Harian Vokal Sumsel menyebutkan, bahwa pendapatan dari berjualan kue ko'eng ini lumayan menguntungkan. “Iya, labanya lumayan menjanjikan,” cetusnya. Ia menambahkan, seluruh kue ko'eng yang dijual ini tidak dibuat sendiri, melainkan dibeli dengan pedagang atau pemasok dari Kota Palembang. “Kue ini saya beli di Palembang. Tiap bulan puasa, kue ini banyak dijumpai di pasaran,” katanya. Serupa dengan Lukman, Marni (35), yang kini berjualan kue ko'eng menyampaikan, ia berjualan kue ko'eng saat puasa karena animo rakyat khususnya Tanjung Raja cukup tinggi. “Oh ya, kue ko'eng ini kan lumayan awet dan tidak mudah rusak serta cepat kenyang,” ujar Marni separuh promosi. (IZA)

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Sedikitnya seratus warga berburu pengganan berbuka puasa atau ta’jil di sebuah bazar Pasar Bedug di Jalan Simpang Pusri. Tradisi ini masih tetap bertahan dari tahun ke tahun. Aktivitas transaksi jual beli di Simpang Pusri ini nampak jelas sejak pukul 14.00 WIB. Kelompok penjual ta’jil berkata mereka setiap tahunnya menggelar bazar di sini. Kali ini, angka pengunjung boleh dikata jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya. Kepada Harian Vokal Sumsel, penjual ta’jil mengaku produk dagangannya beraneka ragam. Sebut saja jenis kue, minuman, buah-buahan, lauk pauk, hingga es kelapa muda alias dogan. Di samping menawarkan berbagai macam menu khas, harga yang ditawarkan penjual ta’jil cukup murah dan terjangkau.

“Pokonya sejak awal puasa sampai sekarang saya datang ke pasar bedug ini. Selain harganya murah, rasanya pun enak. Ya, sesuai dengan selera saya,” ucap Sarmi, pengunjung setia di Simpang Pusri ini. Deni (39), penjual kue basah menyebutkan, kendati harga bahan baku kue semakin melambung saat ramadhan, namun ia tidak serta merta menaikkan harga makanan jualannya. “Ya, alhamdulillah saya tidak naikkan harga kue-kue ini. Biarlah seperti tahun sebelumnya,” cetus Deni. Hal senada dikemukakan Maniah (54), penjual pekmpek kapal selam di Pasar Bedug Simpang Pusri. Meski bertahun-tahun berpartisipasi di bazar ini, namun Maniah lebih memilih melakukan penyesuaian porsi di bandingkan harus menaikkan harga makanan. (LAM)

Penjual Kue Berburu Pelanggan

Polisi Gelar Patroli Bedug Sahur KAYUAGUNG (VOKAL SUMSEL) - Ada-ada saja kreativitas yang dilaksanakan oleh Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Ogan Komering Ilir (OKI) dalam melaksanakan tugasnya. Dalam melaksanakan kegiatannya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Satlantas ini menggelar patroli bedug sahur. Kegiatan patroli bedug sahur ini digelar oleh jajaran anggota lantas Polres OKI dengan cara mengendarai kendaraan patroli lantas yang di atasnya tersedia sebuah bedug dan seraya dipukul oleh anggota lantas yang bertugas. Ini jelas sangat unik, selain berguna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat juga membantu masyarakat yang harus bangun untuk bersiap-siap sahur. AKP I Ketut Suarnaya, Kepala Satuan Lantas Polres OKI menyampaikan, dibulan ramadhan ini satlantas polres OKI melaksanakan patroli bedug sahur dengan cara mengendarai mobil patroli satlantas. Selanjutnya berkeliling dengan tujuan membangunkan masyarakat untuk bersantap sahur. Kata Ketut, kegiatan patroli ini rutin dalam menjaga kamb-

tibmas dan mengantisipasi kriminalitas. Tujuannya adalah memeriahkan dan menjalan ramadhan dengan melaksanakan tugas patroli sekaligus juga mendapatkan amal dengan cara membangunkan warga untuk sahur di sekeliling Kota Kayuagung. “Patroli bedug sahur ini selain untuk menjaga kamtibmas juga membantu masyarakat untuk bangun sahur,” papar Ketut kepada Harian Vokal Sumsel, Kamis (26/7). Menurut Ketut, kegiatan patroli ini dilakukan berkeliling di beberapa jalan protokol dan berkeliling di perumahan warga di Kayuagung. Anggota polisi yang ada di atas mobil patroli seraya memukul bedug dengan berteriak kata-kata sahur-sahur kepada seluruh masyarakat yang dilintasinya. “Kegiatan ini sudah mulai sejak awal ramadhan dulu dan rencananya akan dilakukan hingga malam menjelang lebaran. Intinya, selain membangunkan sahur masyarakat yang lebih penting lagi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama menjalankan ibadah puasa,” terang Ketut. AKBP Agus Fatchulloh, Ka-

polres OKI menghimbau pada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada dalam mengantisipasi berbagai tindak kejahatan yang dapat menimpa siapa saja. Karena itu, masyarakat hendaknya dapat lebih berhati-hati dalam melaksanakan berbagai kegiatannya. “Kalau mau tarawih hendaknya rumah dikunci dengan rapat serta pastikan tidak ada api bekas memasak yang masih menyala maupun aliran listrik yang dapat menyebabkan terjadinya konsleting,” himbaunya. Sebut Agus, masyarakat juga diminta untuk berhati-hati dalam memarkirkan kendaraan di luar rumah. Jika, tidak maka akan mengundang reaksi para pelaku curanmor untuk melaksanakan aksinya. “Tambah kunci pengaman jika perlu untuk kendaraan yang diparkir diluar,” ucapnya singkat. Saat disinggung soal kegiatan patroli bedug sahur, Agus menyampaikan, kegiatan itu cukup positif dan diminta jajaran dimasing-masing fungsi untuk terus menggiatkan patroli sehingga dapat mengantisipasi berbagai ancamana tindakan kriminalitas. (RAD)

FOTO : ALAM/ VOKAL SUMSEL

Pasar Bedug di Simpang Pusri selalu ramai pengunjung mulai pukul 14.00 WIB.

FOTO :BOBON/ VOKAL SUMSEL

Meski lebaran Idul Fitri masih lama, namun penjual kue sejak beberapa hari ini mulai kebanjiran pelanggan.

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Lebaran Idul Fitri 2012 masih terhitung lama, namun pemesanan kue sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari sebelum hari H. Tri Nurkusna (55), warga Jalan Kapuran Kelurahan 20

Ilir mengaku, selain membuat telor ikan, dirinya juga kerap kali menerima pesanan kue dari pelanggannya untuk menyambut Lebaran Idul Fitri 2012 mendatang. “Saat ini sudah ada pelanggan saya yang memesan kue

sebanyak 12 loyang,” katanya. Pembuatan kue tersebut, kata perempuan yang akrab dipanggil Tri itu, telah dilakoninya sebelum suami tercintanya di panggil oleh sang pencipta. Sejak saat itulah, Tri yang juga tidak memiliki buah hati itu harus bekerja sendiri demi kelangsungan hidupnya. Kue yang di pesan pun beragam, seperti kue lapis, kue kik, kue suri, kue maksubah, kue bolu dan tidak tertinggal pula kue delapan jam, yang memang sudah mentradisi setiap menyambut hari raya Idul Fitri di Kota Palembang. Sebelumnya, harga kue Seperti kue maksubah di jualnya seharga Rp150.000. Tapi karena harga gula kini melonjak, sehingga kue maksubah itu pun dipatok seharga Rp180.000 untuk satu loyang, kue suri yang dulunya seharga Rp60.000, kini menjadi Rp75.000, kue delapan jam yang sebelumnya seharga Rp150.000, kini menjadi Rp180.000, dan kue bolu yang tadinya seharga Rp70.000 menjadi seharga Rp85.000. Tak jarang, Tri harus bekerja sendirian dalam membuat pesanan kue-kue tersebut, sehingga Tri harus ekstra hati-hati dalam menjaga kondisi tubuh. “Saya membuat pesanan kue-kue tersebut sendirian. Oleh sebab itulah saya tidak sembarang menerima pesanan kue, karena harus mengantisipasi kondisi badan” tutur perempuan yang hidup sendirian itu. Namun Tri, mampu menerima orderan Pada hari raya

sebelumnya lebih kurang sebanyak 60 loyang kue. “Alhamdulillah lebaran tahun lalu saya dapat sekitar 60 loyang kue pesanan dari pelanggan.” Ungkap Tri. Kue-kue tersebut, lanjut Tri, di akui tahan lama. Hingga satu bulan lamanya. Itupun tanpa menggunakan bahan pengawet (Formalin dan sejenisnya). “Saya membuat kue-kue ini dengan cara manual. Seperti menggunakan alat kocok yang dari kayu. Sehingga untuk waktu yang lama, kue-kue ini masih tetap bagus, apalagi jika disimpan dalam kulkas. Bisa tahan sampai satu bulan” Jelasnya pada wartawan ini. Sebagian kue tersebut, dibuat oleh janda itu sendirian dan sebagiannya pula dibantu oleh tetangga dan adiknya, yang biasa menemaninya dirumah. “Kadang saya memanggil tetangga di dekat sini, untuk menemani saya mebuat bermacam-macam pesanan pelanggan,” ucap Tri. Sementara itu, Ida, adik dan sekaligus teman dari Tri mengatakan, tidak bisa selalu menemani Tri selama bekerja. “Saya tidak bisa setiap hari menemani ayuk saya ini bekerja setiap hari, karena tanggung jawab pada keluarga saya juga harus di jalani,” tambahnya. Sebuah informasi, Tri pun biasanya mendapatkan orderan melalui telepon selularnya, yang nomornya (081310313222). Dengan begitu pelanggannya bisa lebih mudah memesan pada Tri Nurkusna. (REZ)


Kabar Rantau

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

15

Pasca Galodo Padang, Ribuan Rumah Krisis Air Bersih PADANG (VOKAL SUMSEL)--Bencana banjir bandang atau galodo yang terjadi di Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pukul 18.30 WIB, Selasa (24/7) malam, telah mengakibatkan kerusakan tiga intake (kolam penampung air, Red) milik PDAM Kota Padang. Kerusakan intake ini mengakibatkan ribuan pelanggan tidak dapat aliran air PDAM. “Air PDAM hingga Rabu sore tidak juga mengalir ke rumah. Untuk itu, kami terpaksa mengunakan air sumur punya tetangga,” ujar Yulius (40), warga Batu Busuak, yang juga merupakan salah satu korban keganasan galodo. Tak mengalirnya air ke rumah pelanggan dari perusahan plat merah itu tidak hanya dialami oleh warga yang tinggal di kawasan banjir bandang. Warga Kota Padang yang tinggal di kawasan Pondok, Alang Lawas, Semberang Padang, Mata Air, Andaleh, Jati, Parak Gadang, bahkan Komplek Unand Ulu Gadut juga merasakan kekeringan hingga Rabu (25/7) malam. Hanya di kawasan Siteba air PDAM tidak mati, airnya masih kotor. “Akibat galodo itu kami juga mengalami kekeringan karena tidak mengalirnya air PDAM, kami terpaksa menggunakan air galon untuk mencuci dan mandi,” ungkap Putri Nathalieya (19) warga yang tinggal di kawasan Pondok, Rabu (25/7), sebagaimana dikutip kliksumbar. com. Menanggapi hal itu, Kepala PDAM Kota Padang, Azhar Latif mengatakan perbaikan intake yang rusak akan dilakukan secepatnya. “Karyawan PDAM bekerja non-stop memperbaiki kerusakan. Paling lambar Kamis siang air sudah normal kembali,” kata Azhar Latif. (VS)

DIDOBRAK KONTRAKTOR: Pintu pagar Kantor Bupati Bengkalis jebol, Kamis (26/7) kemarin, setelah ratusan kontraktor yang menuntut diprioritaskan mendapat proyek mendobraknya.

IMB tak Kunjung Diurus, Walikota Ancam Segel Ritos foto: riauterkini.com

Walikota Padang Buka Sayembara Pemberi Informasi Ilegal Logging PADANG (VOKAL SUMSEL)-Ada-ada saja terobosan Fauzi Bahar. Walikota Padang ini mengatakan akan membuat sayembara SMS (Short Message Service, atau pesan singkat) kepada pemberi informasi ilegal logging (pembalakan liar, Red). “Saya akan adakan sayembara bagi pemberi informasi ilegal logging di kota ini. Pemberi informasi akan saya rahasiakan indetitasnya dan saya kasih uang Rp500 ribu kepada setiap

pemberi informasi,” ujar Fauzi Bahar. Menurut Fauzi Bahar, ulah pembalakan liar dampaknya sangat berat dirasakan warga kota ini. “Kejadian galodo di Batu

Walikota Tegur Disdukcapil,

Urus KK di Pekanbaru 3 Bulan tak Siap PEKANBARU (VOKAL SUMSEL)Tidak ada hentinya keluhan dan kekecewaan masyarakat terhadap buruknya kinerja Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Kota Pekanbaru. `Mendapat perhatian dari Walikota Pekanbaru Firdaus, sehingga walikota memanggil Kepala Disdukcatpil M. Noer untuk dimintai keterangan atas keluhan masyarakat yang membuat KK/KTP hingga memakan waktu berbulan-bulan. Ternyata setelah mendapat penjelasan dari M. Noer diketahui jika selain hal diatas, kendala lainya yakni pelaksanaan lelang tender pengadaan blangko KK/KTP dan Akte kelahiran terlambat. “ Saya sudah panggil langsung Kadisdukcatpil untuk menghadap saya, menjelaskan terkait keluhan masyarakat. Dari penjelasan yang kita terima memang ada beberapa kendala dan faktor lainya, misalnya keterlambatan lelang pengadaan blangko KK/KTP. Selain itu terus meningkatnya pendatang baru, dan pening-

katan pembuatan KK/KTP, “ terang walikota, sebagaimana dikutip riauterkini.com. Diterangkan walikota yang paling berperan terkait kendala diatas, justru dua hal yakni keterlambatan lelang pengadaan balngko dan meningkatnya pendatang baru. “ Jika ada yang mengurus KK/KTP hingga 3-4 bulan lamanya hal itu memang tidak lumrah, kedepanya hal itu tidak perlu terjadi lagi. Kecuali kemarin sebab ada beberapa faktor, diantaranya yang sangat berpengaruh faktor keterlambatan lelang dan terus meningkatnya pendatang baru yang membuat KK/ KTP, sehingga hal itu akan semakin menumpuknya pekerjaan Disdukcatpil, “ ujarnya. Meskipun demikian walikota tetap berharap pihak Disdukcatpil terus meningkatkan kinerjanya. Sehingga tidak ada lagi keluhan demi keluhan dari masyarakat, terlebih keluhan masyarakat dari tahun ketahun belum tanggapan kearah positif terhadap kinerja Disdukcatpil selama ini.(VS)

Buduk sangat menyentuh relung hati kita, itu kuat dugaan saya akibat pembalakan liar. Kedepan tidak ada cerita, saya siap perang dengan pembalak liar itu,” sebut mantan pasukan elite TNI AL ini. Sementara saat warga Kota Padang terkena musibah, anggota DPRD Padang banyak tidak berada di tempat. “Sebanyak 23 anggota Badan Anggaran sedang ke luar Sumbar studi banding, sore sebelum

musibah perginya,” sebut seorang wartawan pada www. kliksumbar.com. Pada malam pasca terjadinya galodo dalam pantauan www. kliksumbar.com tidak ada satu pun anggota DPRD Padang yang turun ke lapangan. “Kama pak dewan ko, indak ado basobok batang hiduang e doh (kemana pak anggota DPRD sejak tadi malam tidak ada bertemu seorang pun wakil rakyat Padang,

Red),” sebut Hendrik, warga di Surau Gadang, Nanggalo. Tapi Rabu (25/7) sudah mulai kelihatan wakil rakyat turun ke lapangan. Rabu siang terlihat Fraksi Partai Demokrat DPRD Padang turun ke beberapa titik bencana menyerahkan bantuan. “Ya kita siang ini turun untuk membantu warga yang terkena bencana,” ujar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Padang, Erison. (VS)

Revitalisasi Kebun Rakyat di Rohul Belum Tuntas PASIRPANGARAIAN (VOKAL SUMSEL)--Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Kadishutbun) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sugiyarno, mendesak pegawainya untuk segera menangani serius program revitalisasi kebun masyarakat dan secepat mungkin. Demikian kata Sugiyarno, saat memimpin rapat membahas beberapa program kerja di kantornya, Kamis (26/7) lalu, turut diikuti sekretarisnya Suharman, Kabid Bimbingan Usaha Perkebunan Abunawas, Kabid Perlindungan dan Pengawasan Hutan Arie Andrian, Kabid Rehabilitasi Kehutananan Yosrizal, dan sejumlah pejabat Dishutbun lain. Dia berharap, intruksi Bupati Rohul Achmad, agar program revitalisasi kebun karet dan kepala sawit pemerintah untuk masyarakat dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Apalagi program telah dibantu pihak Perbankan dengan bunga pinjaman rendah sekitar 6 persen. “Ini merupakan program jangka panjang sampai 12 tahun. Selama tiga tahun, kita persiapkan mulai rekrutmen dan tahapan lain. Jika sudah layak, segera konversikan kepada masyarakat,” arahnya, Kamis, sebagaimana dikutip riauterkini.com. Menurutnya, saat program revitalisasi tanaman karet berusia 6 tahun atau sudah menghasilkan

foto: riauterkini.com

Kadishutbun Rohul, Sugiyarno memimpin rapat terkait finishing revitalisi kebun untuk rakyat. Dia mendesak pejabatnya segera selesaikan program tersebut.

getah, petani baru mulai melakukan cicilan angsuran ke bank Mandiri. “Ditargetkan di tahun ke sepuluh, kredit petani sudah tuntas di bank,” harapnya. Sugiyarno berharap, seluruh pejabat di Dishutbun tidak mempersulit proses kepentingan masyarakat pada program revitalisasi kebun karet. Dia arahkan untuk menggelar sosialisasi melalui kelompok dan melalui koperasi. Bank Mandiri, katanya telah sepakat membantu modal petani untuk menjalankan program revitaliasi kebun karet pada tahap awal. “Ini harus dilaksanakan dan tidak lagi dengan hitungan bulan, tapi digesa sehingga program itu segera dirasakan manfaatkan oleh masyarakat,” tegasnya. Selain program revitalisasi kebun karet, Dishutbun Rohul juga sedang mem-persiapkan cadangan

lahan sekitar 3.300 hektar lahan untuk program Hutan Tanaman Rakyat (HTR) sebagai lahan perkebunan karet masyarakat. Sampai saat ini, katanya lahan cadangan untuk program HTR belum ada titik temu. Banyaknya usulan masyarakat, katanya justru bukan untuk lahan pencadangan, sehingga belum bisa diakomodir Dishutbun Rohul. “Permohonan masyarakat mengacu pada Perda HPT (hutan produksi terbatas) sesuai pencandangan. Untuk itu, diharapkan petugas terkait menyosialisasikan dan tolong segera mem-prosesnya.” “Jika perlu panggil investor untuk kerjasama dalam membangun kebun masyarakat, sebab melalui berbagai program ini, kedepan taraf ekonomi masyarakat meningkat dalam waktu jangka panjang,” paparnya. (VS)

Saudagar Emas Padang Bantu Korban Galodo

Havid Datuak Rangkayo Basa menyerahkan bantuan APEPI

foto: kliksumbar.com

PADANG (VOKAL SUMSEL)--Bencana air bah yang menerjang empat kecamatan di Kota Padang, saat berbuka Selasa kemarin, telah mengundang kepedulian berbagai kalangan. Saudagar emas dan permata yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Padang, dalam waktu setengah hari Rabu (25/7) berhasil mengumpulkan bantuan anggotanya senilai Rp70 juta. “Antusias anggota APEPI Padang berbagi dengan sesama yang terkena becana sangat luar biasa, dan kawan-kawan selalu terpanggil saat bencana terjadi di daerah ini,” ujar Ketua APEPI Padang Havid Datuak Rangkayo Basa, Kamis (26/7) siang kemarin. Bantuan beruapa alat masak, perlengkapan shalat, beras, bahan sambal dan bahan minuman, pakaian dan sendal. “Pokoknya bantuan kita bisa membantu meringankan penderitaan korban,” sebut Havid didamping Humas APEPI Padang Roni Putra. Havid mengakui tidak ada satu pun orang senang adanya bencana. “Tidak ada yang mau bencana itu datang, saya yakin ini adalah cobaan dari Allah SWT, dan kita juga harus yakin ada kehendak Allah di balik musibah ini,” ujar Havid. (VS)

foto: riauterkini.com

Walikota Pekanbaru Firdaus mendesak Pemprov Riau segera menuntaskan pengurusan IMB. Jika tidak disegerakan, akan dilakukan penyegelan kompleks Ritos. PEKANBARU (VOKAL SUMSEL)--Walikota Pekanbaru Firdauas merasa kesal karena selama ini himbauanya kepada pihak Pemrov Riau, untuk segera mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Riau Town Square (Ritos) ternyata diabaikan. Menanggapi sikap Pemprov yang acuh terhadap himbauanya, walikota mengancam akan melakukan penyegelan pembangunan lokasi Ritos, jika Pemprov tidak mempunyai iktikad mengurus IMB Ritos. Hal itu diungkapkan walikota, Kamis (16/7) kemarin, ketika ditanyakan terkait sikap Pemko terhadap pembangunan Ritos yang terus berjalan. “ Kita sudah beberapa kali meminta kepada Pemprov dan pihak pemenang tender, agar segera mengurus IMB Ritos tapi himbauan saya belum juga dijalankan sampai sekarang. Pemberian teguran sejauh ini masih kita lakukan dengan lisan, namun jika masih diabaikan juga kita akan tegur lewat tulisan dan bila perlu kita segel lokasi Ritos, “ ungkapnya. Dikatakan walikota sejauh ini Pemko sudah memberikan toleransi dan kelonggaran yang cukup, terhadap Pemprov dalam membangun Ritos dengan hanya baru mengantongi Izin Pembangunan (IP). “ Kita sudah memberikan kelonggaran lebih dari cukup kepada Pemprov, tetapi bukan berarti kita membiarkan pembangunan diselesaikan tanpa adanya IMB. Silahkan mereka membangun dimana saja tidak ada larangan, sepanjang administrasinya diselesaikan. Terlebih kita ini sama-sama pemerintahan jadi sudah seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat yang baik, “ ujarnya, sebagaimana dikutip riauterkini.com. Ditambahkan walikota, pihaknya memahami pembangunan Ritos untuk menunjang fasilitas PON, namun dikatakan walikota hal itu mestinya tidak menjadi alasan Pemprov lalai mengurus IMB. “ Sekali lagi kita minta Pemprov atau pihak terkait untuk secepatnya mengurus IMB Ritos, jika dalam waktu dekat tidak juga dilakukan kita akan layangkan surat teguran. Sekarang tergantung niat baik dari mereka, kalau mereka masih acuh berarti mereka memang berniat untuk melanggar pearturan, dan kita siap melakukan penyegelan, “ tutur walikota.(VS)

Bandar Sabu Diringkus di Siang Bolong BUKITTINGGI (VOKAL SUMSEL)---Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu oleh umat Islam untuk bertobat dan meminta ampunan dari semua kesalahan yang selama ini diperbuat, namun beda dengan EV (29), warga Jalan Purwodadi kelurahan Sidomulyo Barat, kecamatan Tampan Kota Pekanbaru yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang ojek harus berurusan dengan pihak Sat Narkoba Polres Kota Bukittinggi. Kog bisa ya? Yah, karena tersangka EV ingin menjual Narkotika Jenis Sabu-sabu di wilayah hukum Polres Kota Bukittinggi. Tersangka di tangkap Tim Buser Narkoba pada Kamis (26/7), di jalan Imam Bonjol di siang bolong sekitar pukul 12.00 WIB, di depan Kantor DPRD kota Bukittinggi. Karena terbukti mengantongi 2 paket sedang Narkotika jenis sabu-sabu yang di simpan dalam kotak Pagoda Pastiles warna hitam dalam tas levis warna coklat milik tersangka EV. Kapolres Bukittinggi, AKBP Eko Nugrahadi, MSi melalui Kasat Narkoba, Iptu Baiquni kepada wartawan menyatakan, bahwa benar pada hari Kamis (26/7), sekitar pukul 12.00 Wib telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka, EV di jalan imam Bonjol, tepatnya di depan kantor DPRD kota Bukittinggi. Informasi diperoleh dari para pemilik toko yang berjejeran di depan Kantor DPRD kota Bukittinggi. Mereka melihat ada seorang pria berbadan tegap mondar mandir di depan toko. Awalnya para pemilik toko tidak merasa curiga apa pun namun gerak gerik sosok pria berbadan tegap ini menujukan gaya yang tidak enak. Merasa tidak nyaman para pemilik toko tersebut melaporkan kepada pihak Sat Narkoba Polres Kota Bukittinggi. “Berdasarkan laporan tersebut kita langsung menurunkan jajaran Buser Sat Narkoba, dan saya pimpin langsung bersama Kanit Buser Narkoba Aipda Pervie Ibra dan anggota Brigadir Wigo Kaswanto, Bribka Simarmata, Bribtu Hapis, Bribka Doni Ultrawan dan Bribda Antonius Febrian untuk mengecek laporan masyarakat tersebut,” ucapnya, sebagaimana dikutip sumbaronline.com Ternyata setelah kita lakukan pengintaian bersama anggota kita, kita langsung mengamankan tersangka EV, setelah itu kita lakukan penggeledahan terhadap tersangka, kita berhasil menemukan 2 paket sedang Narkotika Jenis Sabu-sabu yang di simpan dalam kotak Pagoda Pastiles warna hitam dalam tas levis warna coklat milik tersangka. Kemudian tersangka Eddo langsung kita gelandang ke Mapolres dengan barang bukti 2 sedang Narkotika jenis Sabu- sabu siap edar tersebut. Terhadap tersangka kita kenakan pasal 114 sub 112 sub 127 Undang -undang no 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman kurungan penjara 4 sampai 12 tahun, pungkasnya.(VS)


16

Harian Vokal Sumsel Jumat, 27 Juli 2012

The Jayakarta Daira Palembang

Berbagi Kasih Bersama Anak Panti Asuhan PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Menyambut bulan Suci Ramadhan 1433 Hijriah, The Jakarta Daira Palembang menggelar buka puasa bersama antar manajemen dan karyawan/ti di ruang Ballroom lantai II hotel. “Buka puasa bersama ini adalah kegiatan rutin, jadi ini memang ritualnya Jayakarta menyambut Ramadhan. Jadi setiap tahun selama ramadhan itu, kita mengundang untuk buka puasa bersama adik-adik kurang mampu dan anak panti asuhan” ucap Hera Uliyanti, Public Relations Manager The Jakarta Daira Palembang. Sebanyak empat panti asuhan diundang dalam mengisi acara tersebut, yang terdiri dari panti Kasih Bunda, Panti Fisabilillah, Pabti Cahaya Umi, dan Panti asuhan Ratna Sari. “Totalnya ada empat panti yang diundang, jumlahnya kurang lebih 150 orang anak.” kata Hera. Dengan tema ‘Berkah Ramadhan Mari

Kita Tingkatkan Ketaqwaan dan Keimanan serta Berbagi Kasih dengan Anak Yatim Panti Asuhan’ itu, Pihak Hotel The Jayakarta Daira berharap, agar para staf hotel berdedikasi tinggi, sehingg hotel Jayakarta tersebut menjadi lebih berkembang lagi dari hotelhotel lainnya. “Selain berbagi, program ini tak lain untuk menjalin tali silahturahmi antar karyawan, guna mempererat persaudaraan antar karyawan dan management hotel,” ungkapnya Kamis (26/7). Tak hanya itu, pihak hotel Jayakarta juga membagikan amplop dan sembako kepada seluruh anak panti asuhan. “Selain berbagi bersama anak yatim, kita juga ingin agar anak-anak panti tersebut juga

bisa mersakan bagaimana rasanya masuk kedalam hotel mewah, dan merasakan makan-makanan di hotel ini,” imbuhnya. Sementara itu Ustad Ahmad Umar Toyib dalam ceramahnya menyebutkan, sebaiknya hotel-hetel lain juga mempunyai program yang sama dalam menyambut bulan ramadhan, sehingga kesan berbaginya pun bisa kita rasakan bersama-sama. “Bersedekah untuk orang lain itu sangatlah bagus, apalagi tujuannya untuk mendokan orang agar sehat selama bulan ramadhan ini, itu sangatlah mulia” tutur ustad yang mengisi ceramah menjelang berbuka puasa itu. Sekedar informasi, Menyambut bulan Ramadhan 1433 Hijriah ini, The Jayakarta Daira Palembang telah menyiapkan berbagai program menarik untuk para tamu, seperti Ta’jil Corner yang di gelar setiap hari di Lobby Hotel dengan harga Rp35.000,- nett /orang (makan sepuasnya). Ada pun Buffet Buka Puasa setiap hari di Archipelago Coffe Shop, Rp 85.000,- bett /orang. Dan juga Paket Buka Puasa Bersama mulai dari Rp108.000,- nett/orang minimum 30 Pax, serta Paket Kamar Ramadhan berlaku yang telah sejak tanggal 19 Juli sampai 20 Agustus 2012, seharga Rp550.000,- nett /kamar /malam yang difasilitasi menginap kamar superior, Buffet Sahur di Archipelago Coffe Shop dan Ta’jil di Lobby sebanyak 2 orang. (REZ)

Anak-anak Yatim piatu dan Panti asuhan yang mengikuti acara Buka Puasa bersama di Ballroom Jayakarta Daira Hotel Palembang

Ustad Ahmad Umar Toyib memberikan ceramah

Hiburan islami di sela acara buka bersama

Pihak Manajemen Jayakarta Daira Palembang membagikan amplop ke anak yatim & panti asuhan

Bantuan sembako & buka bersama anak yatim serta panti asuhan

LOWONGAN KERJA 1. Sales SPV [D3, Pengalaman otomotif] 2. Sales Exhibitions[Pria/wanita, SMA/SMK] 3. Staff Admint [Wanita,SMK/SMA] Penempatan Indralaya

foto:cakra/vokalsumsel

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1433H/2012M

untuk daerah Palembang dan Sekitarnya HARI

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Bajaj Palembang Bajaj Prabumulih Bajaj Sungai Lilin Bajaj Belitang Bajaj Baturaja Bajaj Linggau Bajaj Muara Enim Bajaj Sekayu

0711-821890 0815-32016888 0852-67202385 0735-452009 0853-68851784 0733-323079 0821-80654809 0813-73239252

PT Sugih Perdana Wisesa (Area Sumbagsel) Jl. Basuki Rahmad No.6-9 Palembang, Sumatera Selatan

Telp. 0711-7373333

PT TUNAS DAIHATSU PALEMBANG All New Xenia

SAATNYA LEBARAN BERSAMA DAIHATSU

angsuran 2,3 Jt-an GRAND MAX Pick Up

TERIOS

DP 10 Jt-an

angsuran 2,7 Jt-an

angsuran 2 Jt-an LUXIO, SIRION, MINIBUS angsuran 2 Jt-an WAWAN

Bunga 3 % Asuransi All Risk Full Gratis 1x Angsuran Hadial Langsung tanpa diundi

AYU

0711 532 1443 0853 5733 5525 0821 7899 7221 0821 7992 5427

Bisa untuk luar daerah Prov. Sum Sel Proses cepat dan mudah Bisa tukar tambah dengan mobil lama anda

Sabtu Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum`at Sabtu Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum`at Sabtu Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum`at Sabtu Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum`at Sabtu Ahad

TANGGAL Agustus RAMADHAN

JULI

21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

IMSAK

SUBUH

TERBIT

DHUHA

ZUHUR

ASHAR

MAGRIB

ISYA’

04:38 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:38 04:38 04:38 04:38 04:38 04:38 04:38 04:37

04:48 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:48 04:48 04:48 04:48 04:48 04:48 04:48 04:47

06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:05 06:05 06:05 06:05 06:05 06:05 06:04 06:04 06:04 06:04 06:03 06:03 06:03 06:03 06:02 06:02

06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:28 06:28 06:28 06:28 06:28 06:28 06:27 06:27 06:27 06:27 06:26 06:26 06:26 06:26 06:25 06:25

12:09 12:09 12:10 12:10 12:10 12:10 12:10 12:10 12:10 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:08 12:08 12:08 12:08 12:08 12:08 12:07 12:07 12:07 12:07

15:33 15:33 15:33 15:33 15:33 15:33 15:33 15:33 15:33 15:32 15:32 15:32 15:32 15:32 15:32 15:31 15:31 15:31 15:31 15:30 15:30 15:30 15:29 15:29 15:29 15:28 15:28 15:27 15:27 15:27

18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:08 18:08 18:08 18:08 18:08 18:08 18:08 18:08 18:07

19:22 19:22 19:22 19:22 19:22 19:22 19:22 19:22 19:22 19:21 19:21 19:21 19:21 19:21 19:21 19:21 19:21 19:20 19:20 19:20 19:20 19:20 19:19 19:19 19:19 19:19 19:19 19:18 19:18 19:18

Azimuth Arah Kiblat kota Palembang, Sumsel = 294,56 ° KETERANGAN 1. Awal Ramadhan dan Syawwal 1433 H mengikuti Keputusan Pemerintah RI. 2. Jadwal berlaku untuk wilayah kota ybs. dengan radius maksimal +/- 25 km. 3. Jadwal sudah ditambah waktu ihtiyati (pengaman) sebesar +/- 2 menit. 4. Jadwal berdasarkan Kriteria Jadwal Shalat Kementerian Agama RI.

Telp. 0 7 1 1 - 7 7 7 7 2 7 2

Harian Vokal Sumsel  

Edisi Jumat 27 Juli 2012