Issuu on Google+

JADWAL IMSAKIYAH 1433 H WILAYAH KOTA PALEMBANG DAN SEKITARNYA Kamis, 26 Juli 2012 Maghrib/Berbuka : 18:09 Jumat, 27 Juli 2012 Imsyak : 04:39 Shubuh : 04:49

HARIAN VOKAL S u m s e l

EDISI 71/TAHUN I 16 Halaman (2 SESI)

C I Heran, SBY Peduli Kedele… T akap

Ramadhan

“Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berpuasa maka baginya seperti pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi sedikitpun dari pahalanya. “

Bebas: H Yusko

empo hari saya sudah menulis soal pertanian yang tidak mendapat prioritas pemerintah. Sila baca kolom “Cakap Bebas” saya sebelumnya, bertajuk “Ketika Pertanian Tidak Prioritas…” (Harian Vokal Sumsel, 21 Juli 2012). Setidaknya hal ini menjadi terbukti, ketika terjadi kelangkaan kacang kedele, yang menjadi bahan utama pembuaatan tahu dan tempe. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun sampai ngomong. Saya

(HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)

26 Juli 2012

Rp2.000, Langganan Rp48.000 (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

santun bahasa, lugas menyikapi

Mutiara

KAMIS

Bersambung....Hal 7

NDEKS

Langganan Koran: (0711) 777 7272

Waspada, Tahu dan Mie Berformalin

BACA HAL

3

Pedagang Tempe Naikkan Harga

BACA HAL

6

Bentuk Tim Terpadu Sengketa PTPN VII Cinta Manis

Presiden: Jangan Kesampingkan Rakyat Setempat JAKARTA (VOKAL SUMSEL) –Tidak ada solusi sengketa lahan warga dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII unit Cinta Manis, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), dari Pemerintah Provinsi Sumsel dan Kementerian Negara BUMN, akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rabu (25/7) kemarin angkat bicara. Presiden SBY menginstruksikan untuk membentuk tim terpadu guna menyelesaikan kasus PTPN VII Sumsel dan juga PTPN II Sumut. KEPALA Negara mengharapkan agar segera dapat dilakukan penyelesaian masalah tersebut, dan jangan sampai menyampingkan kepentingan masyarakat setempat. “Saya sudah instruksikan bikin tim terpadu. Selesaikan dengan baik. Semangatnya jangan dipinggirkan rakyat kita,”

Susilo Bambang Yudhoyono

Bersambung....Hal 7

Tangan Kiri Ariel Terjepit di Eskalator IP PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Di tengah sesaknya pengunjung Internasional Plaza (IP), Rabu (25/7), tiba-tiba mereka dikejutkan dengan teriakan dari beberapa pengunjung yang melihat seorang bocah terjepit di tangga eskalator. Tak pelak, hal ini membuat suasana gaduh di pusat perbelanjaan tersebut. Informasi yang dihimpun Harian Vokal Sumsel, bocah malang tersebut adalah Ariel (6). Ia terjepit di eskalator yang menghubungkan lantai II dan lantai dasar. Siswa SDN 159 Palembang itu, datang ke IP bersama temantemannya satu sekolah. Rumah Ariel sendiri, tak jauh dari pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Jend Sudirman ini. Tanpa pengawasan dari orang dewasa, bocah-bocah ini menurut beberapa pengunjung sempat terlihat naik dan turun beberapa kali menggunakan eskalator. “Aku beberapa kali melihatnya bersama dua temannya naik dan turun menggunakan eskalator.

Bersambung....Hal 7

FOTO : HENDRA MARTA/VOKAL SUMSEL

Ariel ketika dirawat di RS Charitas

FOTO : OSCAR/VOKAL SUMSEL

Ribuan warga yang bersengketa dengan PTPN VII tengah berunjuk rasa di Mapolda Sumsel beberapa hari yang lalu

Ternyata Dana Nasabah PT FM Mencapai Rp7 Triliun PALEMBANG (VOKAL SUMSEL)- Kalau kasus Bank Century telah merugikan negara sebesar Rp6,7 Triliun, lain lagi cerita dengan PT.Fatthriyal Member (FM) yang bisa meraup dana nasabah hampir Rp 7 Triliun. Korbannnya pun berasal dari enam kota di Indonesia ini. Uang yang dibawa kabur bos PT FM ini, mengakibatkan seorang nasabah geram sehingga nyaris membakar kantor PT Fatthriyal Member (FM), Rabu (25/7) sekitar pukul 10:00 WIB. Kekesalan nasabah sudah tak terbendung sejak mereka mendatangi kantor PT FM, Senin (23/7) yang terletak di Perumahan Parameswara Regency, Bukit Besar, Kecamatan Ilir Barat I, anggota polisi dari Polsek Ilir Barat I yang datang ke kantor PT.FM mencoba untuk meredam amarah nasabah agar tidak berbuat hal-hal yang tidak diinginkan. Polisi yang berhasil meredam amarah nasabah, menjanjikan pada hari Rabu (25/7) ke-

FOTO : OSCAR/VOKAL SUMSEL

Rumah sekaligus kantor milik PT FM yang dikepung nasabah. INSERT: Faisol Muslimin

marin sekitar pukul 09:00 WIB, seluruh nasabah disarankan pada hari yang ditentukan

supaya untuk datang ke kantor PT.FM untuk didata beberapa orang yang menjadi

korban dan bagaimana solusi

Bersambung....Hal 7

Untungnya Berjualan Belewa di Bulan Ramadhan KADANGKALA aneh juga, ketika memasuki bulan puasa Ramadhan, nyaris seluruh buah-buahan tiba-tiba menjamur, padahal ada beberapa buah yang tidak lagi musim berbuah. Mungkin inilah para ustadz seringkali berceramah bahwa bulan Ramadhan itu memang bulan yang penuh barokah. LIPUTAN : ARGA HERYAN

FOTO : ARGA HERYAN/VOKAL SUMSEL

Tes Bidin pedagang belewa di Jalan Palem Raya km 28 Jalur Lintas Timur Palembang-Inderalaya.

SELAIN memang nilai ibadah mendapat imbalan pahala yang berlipat ganda, bulan Ramadhan memang memberikan keberkahan bagi umat muslim dalam memenuhi hasrat untuk mencicipi buah-buahan ketika hendak berbuah puasa. Oleh sebab itu, Ramad-

han selalu dinanti-nanti oleh banyak orang baik bagi para petani, pedagang, sampai agen buah mendapatkan keuntungan yang berlipat di bulan penuh rahmat ini. Seperti buah Timun Suri yang dikenal masyarakat

Bersambung....Hal 7

SIMAK HAL.5...!!! Cerita Silat Bu Kek Siansu (Karya Asmaraman S Kho Ping Hoo)


2

Palembang Ilir

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

Telepon Penting 1. Polda Sumsel 2. Polsek IB I 3. Polsek IB II 4. Polsek IT I 5. Polsek IT II 6. Polsek Sukarami 7. Polsek Sako 8. RSMH Palembang 9. RSI Siti Khadijah 10. D.Pemadam Kebakaran 11. PLN Seberang Ilir 12. PDAM Seberang Ilir 13. Kantor SAR 14. Kodim Tabes 0418 15. Denpom 2/4 16. PMI 17. Unit Transfusi Darah 18. PMI UTDC Palembang 19. PLN Seberang Ilir 20. PDAM Seberang Ilir 21. RS. Pertamina 22. RS. Bhayangkara

: 0711-313769 : 0711-353014 : 0711-352973 : 0711-351607 : 0711-510128 : 0711-598133 : 0711-820062 : 0711-354088 : 0711-356008 : 0711-312011 : 0711-350353 : 0711-355089 : 0711-355111 : 0711-351637 : 0711-351843 : 0711-350289 : 0711-363150 : 0711-356282 : 0711-350353 : 0711-355089 : 0711-542117 : 0711-410023

Enam Warung Liar Dibongkar Paksa

*berbagai sumber

Lintas Kota

Semangat Kebangsaan di Generasi Muda Memudar PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Semangat kebangsaan di kalangan generasi muda saat ini dinilai Ketua Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pemberdayaan Kejuangan (BPK) Sumatera Selatan (Sumsel), Haryono, sudah mulai memudar. Bahkan kata Haryono, semangat kebangsaan itu kini sudah kian hilang di generasi muda. Padahal semangat ini menurutnya, sangat penting ditengah pembangunan bangsa saat ini. “Kaum muda sekarang, sudah semakin sedikit yang menghargai perjuangan pendahulunya. Mereka lebih senang berpoya-poya dibandingkan membangun bangsa,” kritik Haryono, kemarin. Harusnya kata dia, generasi muda lebih peduli terhadap persoalan bangsa misalnya dengan lebih aktif dalam mengatasi persoalan sosial misalnya soal kemiskinan dan pengangguran. Menurutnya, tanpa ada bantuan masyarakat khususnya generasi muda tentu pemerintah akan kesulitan dalam mengatasi berbagai persoalan sosial saat ini. “Berbagai kegiatan, sudah kita lakukan untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan di kalangan generasi muda misalnya melalui seminar atau kegiatan lainnya. Kita berharap generasi muda, tumbuh kepeduliannya terhadap persoalan bangsa karena mereka adalah penerus kepemimpinan bangsa kedepannya,” imbuhnya. (DIC)

foto:cakra/vokalsumsel

BONGKAR : Puluhan anggota Sat Pol PP Palembang, Rabu (25/7) membongkar warung liar yang berada di Jalan Trikora, tepatnya disamping SMKN 2 Palembang.

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Enam bangunan liar yang berada di Jalan Trikora, Kelurahan 20 Ilir D4, tepatnya disamping SMKN 2 Palembang, Rabu (25/7), dibongkar paksa oleh puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Palembang. Pantauan Harian Vokal Sumsel, gubuk yang dijadikan sebagai warung untuk berdagang makanan dan pangkalan ojek tersebut dibongkar oleh polisi penegak peraturan daerah (perda) itu, tanpa perlawanan dari pemiliknya.

Selain meratakan gubukgubuk tersebut, berbagai perleng kapan pedagang seperti meja dan lainnnya ikut diangkut oleh Pol PP. Bangunan liar ini dibongkar, menurut Kepala Sat Pol PP Palembang, Aris Saputra,

karena ti dak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB), merusak estetika ko ta dan menganggu ketertiban umum. “Seminggu yang lalu pemilik bangunan itu, sudah kita peringatkan untuk segera membong kar bangunan mereka sendiri namun tidak dipedulikan. Karenanya dengan terpaksa, kita bongkar paksa karena sudah melanggar peraturan daerah (Perda),” jelas Aris dibincangi

Belum Ditemukan Ada Daging Oplosan sendiri Sudirman mengatakan, harga berkisar Rp80 ribu-Rp85 ribu. “Paling tinggi harganya Rp85 ribu,” singkatnya. Sementara itu, salah satu pedagang daging di Pasar 26 Ilir, H Artajaya menerangkan daging

foto:bobon/vokalsumsel

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin memantau pelaksanaan anggaran di Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini menurut Sekjend KPK, Bambang Saptopratomo Sumu, dilakukan sebagai bagian dari pencegahan korupsi. “Ini kita lakukan di semua provinsi di Indonesia, termasuk Sumsel. Hasil pantauan ini, akan kita sampaikan di akhir tahun,” jelasnya, kemarin di ruang rapat Bina Praja Pemerintah Provinsi (Pempro) Sumsel. Ia menyebut KPK bersama badan pemeriksa keuangan dan pembangunan (BPKP), sudah menandatangani kesepakatan untuk mengawasi pelaksanaan keuangan daerah. “Mulai dari penyusunan, pelaksanaan sampai penggunaan keuangan daerah akan kita awasi bersama BPKP,” jelas Bambang. Menurutnya, ada tiga bidang yang menjadi perhatian khusus oleh KPK untuk dipantau dalam keuangan daerah yakni perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa dan pelayanan publik, hal tersebut jelasnya, adalah yang paling rawan terjadinya pelanggaran. “Ini adalah bagian dari fungsi KPK, dalam pencegahan korupsi di Indonesia. Fungsi ini, sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 6 tahun 2002,” imbuhnya. (DIC)

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Menjelang perayaan Idul Fitri, biasanya permintaan daging meningkat tajam. Kondisi sering dimanfaatkan pedagang, untuk mencari keuntungan dengan cara menjual daging gelonggongan atau oplosan. Untuk Palembang, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) menjamin, masih aman dari masukknya daging gelonggongan tersebut. Jaminan ini disampaikan Kepala DP2K Palembang, Sudirman Teguh. “Hasil inspeksi mendadak (sidak) kita di dua pasar tradisional yakni Pasar 26 Ilir dan Pasar KM 5, belum ditemukan ada pedagang yang menjual daging gelonggongan,” jelas Sudirman dibincangi usai melakukan sidak di dua pasar tradisional tersebut, Rabu (25/7). Daging gelonggongan adalah daging yang didapat dari hewan yang sebelum disembelih terlebih dahulu diminumi air secara berlebihan. Bahkan, tak jarang hewan bersangkutan pingsan karena kelebihan minum, baru dipotong. Tujuan dari pemberian minum berlebih itu adalah untuk

mendapatkan timbangan lebih berat sehingga harga jual yang diperoleh secara curang ini lebih mahal. Kendati demikian, warga dihimbau untuk tetap hati-hati dalam membeli daging. “Lebih baik di periksa dulu sebelum membeli, apa kah daging tersebut oplosan atau tidak,” pinta Sudirman. Ia menyebut, untuk mengetahui daging tersebut oplosan atau tidak sebenarnya sangat mudah. Yakni cukup dengan menekan daging tersebut, jika keluar banyak air bisa dipastikan daging tersebut adalah daging gelonggongan. “Namun bila tekstur daging lebih halus, terlihat seratserat putih di daging itu, dapat dipastikan daging itu dicampur dengan daging lain,” tukasnya.

Permintaan Diprediksi Meningkat Sudirman juga menjelaskan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 H, diprediksi permintaan daging di Palembang akan meningkat sampai 300 persen. Prediksi ini kata Sudirman,

berdasarkan dari pengalaman ta hun-tahun sebelumnya. Dimana setiap hari-hari besar keagamaan termasuk hari raya Idul Fitri, permintaan daging selalu meningkat tajam. “Kita prakirakan, permintaan daging akan meningkat sampai 250300 persen,” jelasnya. Bahkan kata Sudirman, kenaikan permintaan ini sudah terlihat H-2 jelang ramadan, dengan permintaan mencapai 118 ekor sapi, jumlah ini naik dari hari biasa yang hanya mencapai 60 ekor atau setara 10-12 ton. “Namun, memasuki bulan puasa ini, permintaan mulai turun menjadi 70 ekor saja, tapi kondisi ini tidak akan lama,” kata dia. Bagaimana dengan kebutuhan daging selama bulan ramadan?, Sudirman menjamin, kebutuhan daging di Palembang se mua tercukupi. Dagingdaging itu merupakan daging impor, yang berasal dari Australia. “Pa lem bang, 100 persen dari daging im por. Daging-daging itu didapatkan di rumah potong hewan (RPH) dan supermarket,” ucap dia. Untuk harga daging sapi

Sumsel Tuan Rumah DMDI PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Sumatera Selatan (Sumsel), kembali dipercaya menjadi tuan rumah Konvensi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), yang akan diselenggarakan pada 19 Oktober sampai 1 November mendatang di Hotel Aryaduta, Palembang. Konvensi DMDI ini menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Toni Panggarbesi, akan diikuti 16 negara diantaranya Malaysia, Brunai Darusallam, Sri Langka dan Mesir. Dalam konvensi itu, juga akan diselenggarakan Festival DMDI. “Kegiatan ini, sudah dilakukan sejak tahun 2000 lalu. Kegiatan itu bertujuan untuk memperat persaudaraan serumpun, khususnya negara-

yang dijual di Pasar 26 Ilir, kebanyakan dipasok dari Pasar KM 5. Satu kilogramnya, dijual Rp85 ribu sampai Rp86 ribu. “Permintaan sekarang sedikit berkurang, namun stok yang ada di saya habis terus,” tukasnya. (FEB)

Besak Kelakar Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K), belum menemukan adanya daging sapi oplosan di Palembang. Namun warga diminta untuk tetap waspada.

foto:wordpress.com

Sementara itu salah seorang pemilik warung yang dibongkar, Enap (45) mengaku tidak bisa berbuat apa-apa ketika warung miliknya dibongkar paksa. Memang kata dia, sebelumnya sudah mendapatkan surat peringatan dari Sat Pol PP untuk membongkar sendiri warung miliknya. “Aku sudah 10 tahun bejualan disini, sekarang bingung nak pindah ke mano. Kareno disini, lokasinya rame,” imbuhnya. (FIZ) foto:cakra/vokalsumsel

KPK Pantau Keuangan Sumsel

Sekjen KPK, Bambang Sapto Pratomosunu.

disela-sela pembongkaran bangunan liar tersebut. Perda yang dimaksudnya adalah Perda Nomor Nomor 44 Tahun 2004 tentang Ketentraman dan Ketertiban, serta Perda Nomor 5 tahun 2010 tentang IMB. ”Warung ini, berdiri di atas jalur hijau,” jelas Aris seraya menambahkan setelah ditertibkan, di kawasan tersebut akan dipagari. Nantinya di lokasi itu akan dijadikan taman kota.

negara melayu,” kata Toni yang dibincangi usai mengikuti rapat persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) di ruang Bina Praja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, Rabu (25/7). Ia mengatakan, kegiatan itu akan dimanfaatkan oleh Disbudpar untuk meningkatkan jumlah wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Sumsel. Ia yakin Konvensi DMDI ini, akan berefek pada peningkatan kedatangan wisatawan ke Sumsel. Toni menjelaskan, dalam konven si tersebut akan dibahas berbagai hal untuk kemajuan negara-negara Melayu misalnya persoalan social budaya, ekonomi, pendidikan, sains dan teknologi.

Karenanya ia meng himbau kabupaten dan kota, mem persiapkan berbagai program wisata unggulan di daerah masing-masing menyambut pelaksanaan konvensi tersebut. ”Kami sangat mengharapkan agar masing-masing kepala daerah dapat meningkatkan semua potensi yang mereka miliki. Atau mengembangkan yang telah ada, misalkan Banyuasin yang sudah unggul dengan pertanian, itu bisa menjadi unggulan mereka kan,” terang Toni. Namun dengan adanya peningkatan atau pengembangan wisata ter se but, menurut Toni harus dibarengi dengan fasilitas yang mendukung. Ia men jelaskan sebenarnya cukup banyak wisata

yang ada di Sumsel, tetapi tidak dibarengi dengan fasilitas pendukung yang lengkap. ”Seperti toilet, keamanan itu kan masih banyak yang belum ada. Kalaupun ada tidak terlalu baik kondisinya,” imbuhnya. (TIA)


Palembang Ulu

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

3

Dinkes Temukan Makanan Berformalin di Pasar Bedug Telepon Penting 1. Polresta Palembang 2. Polsek SU I 3. Polsek SU II 4. RS Bari 3. RS Muhammadiyah Plg 4. RS Pertamina 5. Unit Kebakaran Pertamina 6. PLN Seberang Ulu 7. PDAM Seberang Ulu

Waspada, Tahu dan Mie Berformalin

: 0711-513334 510455 : 0711-510128 : 0711-510096 : 0711-519211 : 0711-513144 : 0711-542117 : 0711-598792 598131 : 0711-512344 511916 : 0711-516380 *berbagai sumber

Lintas Kota

Penurunan Bendera Digabung Buka Bersama PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Ada yang sedikit berbeda saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) mendatang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), akan menggabungkan upacara penurunan bendera dengan berbuka bersama. Ini menurut Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokol Pemprov Sumsel, Richard Cahyadi dilakukan, untuk mensiasati agar peserta yang mengikuti upacara penurunan bendera tetap ramai. “Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, biasanya peserta hanya ramai saat upacara pengibaran bendera merah putih di pagi hari. Sementara di sorenya saat upacara penurunan bendera, biasanya sepi peserta. Makanya usai upacara penurunan bendera itu, kita teruskan dengan buka puasa bersama di Griya Agung,” jelas Richard, Rabu (25/7). Sementara itu Asisten II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, Eddy Hermanto menambahkan, kabupaten dan kota diminta untuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut walaupun, ditengah bulan ramadhan. “Surat edaran gubernur, sudah disampaikan ke semua bupati dan walikota di Sumsel. Mereka diminta menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut. Ini dilakukan, sebagai penghormatan dan mengenang jasa pahlawan,” imbuhnya. Ia menyebut, dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI itu nantinya akan diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya ziarah ke makam pahlawan, mendengarkan pidato kenegaraaan dan pemberian penghargaan kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang berprestasi. (TIA)

Prajurit TNI Diminta Lebih Dekat kepada Allah SWT

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Setelah Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Palembang menemukan, banyak makanan dan minuman yang dicampur dengan bahan pengawet berbahaya seperti formalin di pasar bedug. Kini giliran Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang menemukan hal yang sama. Dari 120 sample makanan dan minuman yang diambil Dinkes di 16 pasar bedug di Palembang, ditemukan ada sample yang mengandung formalin. Warga Palembang pun, diminta untuk lebih berhati-hati dalam membeli makanan dan minuman khususnya tahu dan mie yang dijajakan di pasar bedug. “Kami menemukan ada makanan dan minuman yang mengandung bahan pengawet berbahaya, khususnya di tahu dan mie basah yang dijual di pasar tradisional

dan pasar bedug,” jelas Kepala Dinkes Palembang, Gema Asiani saat dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (25/7). Ia memprakirakan, selain formalin masih ada bahan pengawet berbahaya lainnya yang tercampur di makanan dan minuman yang dijajakan pedagang. Misalnya sebut Gema, rhodamin (pewarna tekstil), methyl yellow, pemanis buatan dan boraks. “Semua sample, belum selesai kami periksa. Kemungkinan masih ada bahan pengawet berbahaya lainnya, yang tercampur di makanan dan minuman yang kami ambil sebagai sample,”

imbuhnya. Bagaimana dengan sanksi kepada pedagang nakal, yang menggunakan bahan pengawet berbahaya itu dalam makanan dan minuman yang mereka jual ?, Gema mengaku saat ini, sudah memberikan surat peringatan dan pernyataan dari pedagang yang menjual makanan mengandung formalin tersebut. “Kalau mereka masih melakukannnya lagi, kita bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), akan memberikan tindakan tegas,” janjinya. Ia menjelaskan, cirri-ciri makanan yang mengandung formalin bisa dilihat secara kasat mata. Misalnya, mie basah warnanya akan terlihat lebih mencolok dan mengkilat. Selain itu, mie tersebut teskturnya kenyal dan tidak mudah putus kalau ditarik. “Begitu juga dengan tahu, yang akan terlihat lebih kenyal kalau mema-

kai formalin.Ya, kami mengimbau agar warga waspada sebelum membeli,” himbaunya. Sementara Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Penyakit Menular Dinkes Palembang, dr Afrimelda mengatakan, pihaknya membagi tim untuk turun kelapangan mengambil sampel makanan dan minuman yang dijual di pasar beduk. Diantaranya Pasar Beduk Demang Lebar Daun, Taqwa, Tangga Takat, 26 Ilir, Monpera, SD Muhammadiyah 5, Km 5, Cinde, Lemabang, Pasar Kuto dan Kenten. Selain itu, sejumlah pasar tradisional juga dipantau seperti Pasar 26 Ilir dan Pasar Cinde. “Tahun ini memang kami lebih intensif melakukan pemeriksaan di pasar bedug. Ini untuk memastikan makanan dan minuman, yang dijual tidak dicampur dengan bahan pengawet berba-

haya,” imbuhnya. Sebelumnya Kepala Seksi (Kasi) Pemeriksaan BB POM Palembang, Abdil Kurnia, saat melakukan sidak di sejumlah pasar bedug mengatakan dari 59 sample makanan dan minuman yang diambil dari delapan pasar bedug di Palembang, hanya 30 sample saja yang bebas bersyarat dari bahan pengawet berbahaya. Sisanya, positif mengandung bahan pengawet. Rinciannya, 13 sample mengandung formalin. Kemudian tujuh sample mengandung boraks dan sembilan sample mengandung rhodamin. “Ada delapan titik pasar bedug, yang kita ambil sample makanan dan minumannya. Hasilnya ditemukan banyak makanan dan minuman, mengandung bahan pengawet yang membahayakan bagi kesehatan,” jelas Abdil. (FEB)

Dewan Didesak Panggil Kapolda Sumsel

Dewan Sepi, Ratusan Petani Kecewa PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Ratusan petani yang berasal dari Kabupaten Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ilir (OKI) dan Musi Banyuasin (Muba) yang tergabung dalam Dewan Tani Sumatera Selatan (Sumsel), bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi (PT) di Palembang, Rabu (25/7), mendatangi DPRD Sumsel. Namun mereka harus kecewa, karena tidak ada satupun anggota dewan yang ada di gedung rakyat tersebut. Tidak jelas, kemana para wakil rakyat itu namun dari informasi yang dihimpun, saat ini beberapa komisi dilingkungan DPRD Sumsel sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke beberapa daerah. Walaupun tidak ada satupun anggota dewan yang menampakkan batang hidungnya, ratusan petani dan mahasiswa ini tetap melakukan aksi mereka. Dalam aksinya, mereka menuntut dewan untuk menggunakan hak politiknya memanggil Kapolda Sumsel, terkait konflik yang terjadi di Cinta Manis, Ogan Ilir (OKI) saat ini. “Kapolda Sumsel, berjanji akan membebaskan sembilan petani yang saat ini ditahan di Mapolres OI jika ada surat pengajuan penangguhan penahanan. Surat

foto:cakra/vokalsumsel

GELAR AKSI : Ratusan petani dari tiga kabupaten di Sumsel bersama mahasiswa, Rabu (25/7) menggelar aksi terkait kekerasan yang dilakukan aparat keamanan terhadap warga di OI. Aksi ini, dilakukan di Mapolda Sumsel dan DPRD Sumsel.

itu, sudah diajukan kuasa hukum sembilan petani tersebut sejak Senin (23/7), namun mereka belum juga dibebaskan,” kata koordinator aksi (korak), Hadi Jatmiko. Mereka juga mengecam tindakan anarkis yang dilakukan polisi, terhadap petani. Bahkan penga-

manan ada kesan tuding mereka, polisi lebih berpihak kepada PTPN VII dibandingkan melindungi masyarakat. Ini tunjuk Hadi, dilihat dari intimidasi yang dilakukan polisi terhadap warga dan petani. Ia menyebut tidak sekedar diintimidasi, oknum Brimbob yang

ditugaskan melakukan pengamanan di PTPN VII, justru melakukan perusakan dan menyita barang milik petani tanpa hak. Misalnya kata Hadi, posko, mesin jenset, dan 20 unit sepeda motor dirusak aparat. Selain ada enam sepeda motor yang disita dan belum di-

kembalikan ke warga. Warga juga saat ini, resah dan merasa terintimidasi. Sebab jalan masuk desa dihadang Brimbob, sehingga warga tidak bisa melintas karena akan langsung ditangkap jika melintas di kawasan tersebut. “Kami minta dewan menggunakan hak politiknya, untuk melindungi petani dengan memanggil Kapolda Sumsel. Jika memang tidak bisa, ratusan petani di OI akan meminta perlindungan ke dewan dengan menginap di gedung DPRD Sumsel,” tegasnya seraya mengatakan kondisi ini akan dilaporkan ke Komisi Nasional (Komnas) Hak Azazi Manusia (HAM), Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan DPR RI. Sementara pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S Basyeban yang menemui ratusan petani tersebut, hanya berjanji akan meneruskan tuntutan tersebut ke anggota dewan. Sayangnya ia tidak menjelaskan, kenapa tidak ada satupun anggota dewan yang menemui petani. “Aspirasi saudara, akan kami sampaikan ke pimpinan dewan. Saya hanya bertugas menyampaikannya saja,” katanya singkat. (DIC)

2013, Kampus UIN Mulai Dibangun

Suasana shalat tarawih berjemaah di Makodam II Sriwijaya.

foto:ist

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Panglima Kodam (Pangdam) II Sriwijaya, Mayjen TNI Nugroho Widyotomo mengajak semua prajurit TNI dilingkungan Kodam II Sriwijaya, untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurut Nugroho, bulan suci ramadhan harus dimanfaatkan semua kalangan termasuk prajurit TNI untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Bulan suci ini, juga harus dimanfaatkan semua prajurit untuk lebih mempererat tali silaturahmi, baik dengan sesama prajurit maupun dengan masyarakat,” pesan Nugroho saat melaksanakan shalat terawih berjemaah di Masjid Masjid Roudhotul Ulum, Makodam II Sriwijaya, kemarin. Ia menyebut, shalat tarawih berjemaah ini adalah bagian dari safari ramadhan yang digelar Kodam II Sriwijaya untuk menyemarakkan bulan suci ramadhan. Sementara itu, Ustadz H Erwansyah dalam tausiyahnya sebelum melaksanakan shalat terawih berjemaah mengatakan puasa adalah, momen untuk melatih diri dari hawa nafsu dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Hendaknya di bulan suci ini, kita lebih bisa mentauladani sifat-sifat Rasullah SAW,” ajaknya. (DRA/REL)

foto: sakskyscrapercity.com

Desain Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, yang akan dibangun di Jakabaring, Palembang.

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Perubahan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah, Palembang menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), bakal segera terealisasi. Pada 2013 mendatang, rencananya kampus UIN di kawasan Jakabaring akan mulai dibangun. Rencana ini disampaikan Asisten II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), Eddy Hermanto, Rabu (25/7). Ia menyebut, semua persyaratan kini sudah dipenuhi. Sehingga besar kemungkinan di 2013,

kampus UIN mulai dibangun. Pembebasan lahan kata Eddy, sudah dilaksanakan. Saat ini, masih dalam proses sertifikasi. “Pembebasan lahan sudah tidak ada masalah, sekarang kita menunggu proses administrasi untuk sertifikasi sehingga 2013, sudah mulai dibangun,” kata Eddy yang dibincangi usai mengikuti rapat persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) di ruang Bina Praja Pemprov Sumsel. Ia menerangkan, kampus UIN ini nantinya akan berdiri di lahan

Layanan Iklan Hotel & Restoran di Harian Vokal Sumsel Menjadi referensi bagi anda untuk memilih tempat menginap yang nyaman dan berwisata Kuliner yang nikmat.

VS

S T O P.. .

nya disini tempat Bagi anda yang membutuhkan INFO/IKLAN/PROMOSI tentang Hotel-Resto-Cafe-Wisata-dll hubungi : marketing iklan Harian VOKAL Sumsel

0711 777 7272

RUMAH MAKAN

seluas 35 hektar. Dalam perencanaanya, pembangunan kampus UIN tersebut akan memakan waktu tiga sampai empat tahun. Dalam kompleks UIN tersebut, ikut dibangun Masjid Raya yang akan menjadi pusat kegiatan Islam di Sumsel. “Dengan berubahnya status IAIN Raden Fatah menjadi UIN, otomatis akan ada penambahan fakultas baru. Sebagai prioritas, fakultas yang akan dibuka ada Fakultas Sains dan Teknologi,” imbuhnya. Sebelumnya, Rektor IAIN Raden Fatah Palembang, Aflatun Muchtar mengatakan, rencananya kampus UIN Raden Fatah, akan dibangun di Jakabaring seti dak nya akan memiliki 17 gedung. Pembangunan kampus baru ini, akan didanai oleh Islamic Development Bank (IDB) atau Bank Pembangunan Islam senilai US$35 juta. Selain bantuan dari IDB, dana pembangunannya juga berasal dari dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) senilai US$40 juta atau senilai Rp400 miliar. “Pembangunannya akan dilakukan secara bertahap, selama empat tahun,” kata Aflatun. Ia juga menyebut, rencana

pembangunan kampus UIN ini sudah masuk dalam buku biru rencana pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). “Lahannya sudah dihibahkan oleh Pemprov Sumsel seluas 35 hektar, lokasinya berdekatan dengan Islamic Center,” imbuhnya. Dijelaskan Aflatun, kampus di Jakabaring itu nantinya akan menjadi kampus B. Sedangkan kam-

pus IAIN Raden Fatah sekarang yang berada di Jalan Jend Sudirman, Km 3,5, Palembang akan menjadi kampus A. “Untuk proses perkuliahan baik S1 maupun S2, semuanya akan dipusatkan di kampus B. Kita juga akan menambah fakultas baru, yakni Sains dan Teknologi untuk tahap awal. Selanjutnya, kedepan ada penambahan fakultas lainnya,” tukasnya. (TIA)

Cawabup Banyuasin

Golkar Bidik Tiga Nama

Hotel

&Restoran

SINAR MINANG Harga terjangkau, Rasa Mantap

Antar GRATIS.....!! Alamat : Perumnas Talang Kelapa Blok II No.203A Palembang

Telp : (0711)

772 8479 300 7017

sharing


4

O pini

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

Kejahatan Anak, Memprihatinkan? Masyarakat modern yang serba kompleks sebagai produk kemajuan teknologi, mekanisasi, industrialisasi dan urbanisasi memunculkan banyak masalah sosial. Usaha adaptasi atau penyesuaian diri terhadap kondisi ini sangat kompleks dan tidak mudah. Kesulitan mengadakan adaptasi menyebabkan banyak kebimbangan, kebingungan, kecemasan dan konflik, baik konflik eksternal yang terbuka, maupun yang internal dalam batin sendiri. Sebagai dampaknya orang lalu mengembangkan pola tingkah-laku menyimpang dari norma-norma umum, dengan jalan berbuat semau sendiri demi keuntungan sendiri dan kepentingan pribadi, kemudian mengganggu dan merugikan pihak lain. Dalam perkembangan masyarakat seperti ini, pengaruh budaya di luar sistem masyarakat sangat mempengaruhi perilaku anggota masyarakat itu sendiri, terutama anak-anak. Lingkungan sosial, mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan perilaku anak-anak, termasuk perilaku jahat yang dilakukan oleh anak-anak. Beberapa waktu terakhir ini, banyak terjadi kejahatan atau perilaku jahat di masyarakat. Dari berbagai mass media, baik elektronik maupun cetak, kita selalu mendengar dan mengetahui adanya kejahatan atau perilaku jahat yang dilakukan oleh anggota masyarakat. Pelaku kejahatan tidak hanya dilakukan oleh masyarakat yang sudah dewasa, tetapi juga dilakukan anak-anak atau yang biasa kita sebut sebagai kejahatan anak atau perilaku jahat anak. Fakta menunjukkan bahwa semua tipe kejahatan anak itu semakin bertambah jumlahnya. Kasus terakhir adalah pembunuhan yang dilakukan seorang anak berumur 14 tahun di Bogor. Meski pada akhirnya ia menyesal, bocah 14 tahun berinisial A, ia nekad melakukan pembunuhan pada Rabu (18/7) siang karena utang piutang (Harian Vokal Sumsel, 20/7). A berprofesi sebagai pemulung dan memiliki pinjaman uang kepada korban. Dan korban berusaha menagihnya. Kejahatan yang dilakukan oleh anak-anak pada intinya merupakan produk dari kondisi masyarakatnya dengan segala pergolakan sosial yang ada di dalamnya. Dan itu jelas tingkah lagu yang tak sesuai, melanggar norma-norma umum, adat-istiadat, hukum formal , atau tidak bisa diintegrasikan dalam pola tingkah laku umum. Perilaku jahat anak-anak dan remaja merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak yang disebabkan oleh salah satu bentuk pengabaian sosial. Sehingga mereka itu mengembangkan bentuk tingkah-laku yang menyimpang. Perilaku anak-anak dan remaja ini menunjukkan tanda-tanda kurang atau tidak adanya konformitas terhadap norma-norma sosial. Anak-anak dan remaja yang melakukan kejahatan itu pada umumnya kurang memiliki kontrol-diri, dan suka menegakkan standar tingkah-laku sendiri, di samping meremehkan keberadaan orang lain. Kejahatan yang mereka lakukan itu pada umumnya disertai unsur-unsur mental dengan motif-motif subyektif, yaitu untuk mencapai satu objek tertentu dengan disertai kekerasan. Pada umumnya anak-anak dan remaja tersebut sangat egoistis, dan suka sekali menyalahgunakan dan melebih-lebihkan harga dirinya. Pakar kriminologi Van S. Lambroso dengan teori Lambroso, yang menyebutkan sebab-sebab kejahatan seorang hanya dapat ditemukan dalam bentuk-bentuk fisik dan psikis serta ciri, sifat dari tubuh seseorang. Sebab-sebab kejahatan menjadi faktor utama dalam proses terbentuknya tindak pidana baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk mencari faktor yang lebih esensial dari bentuk tindak pidana/ kejahatan yang dilakukan secara sempurna kedudukan ini dapat diartikan dengan faktor kejahatan yang timbul secara ekstern (faktor luar) maupun intern (faktor dalam) dari pelaku tindak pidana kejahatan seseorang. Itu artinya, faktor luar yang bergejolak dan faktor keturunan akan saling bersinergi bagi seseorang melakukan kejahatan. Masyarakat yang baik di masa yang akan mendatang bergantung dan diawali pada perilaku anak-anak dan remaja sekarang sebagai generasi penerus. Anak-anak atau pun remaja yang baik dalam berperilaku sangat menunjang terbentuknya sistem sosial masyarakat. Oleh karena itu permasalahan perilaku jahat anak-anak dan remaja perlu segera mendapat ekstra perhatian demi terbentuknya sistem sosial masyarakat yang baik. Dan itu, tugas kita semua, orang tua, pemerintah, pemuka masyarakat, ulama dan norma-norma yang harus dijaga dan dipertahankan. Siapkah kita? (***)

Perempuan dan Demokrasi Lokal

Oleh: Murtra Eka Mirianti Peserta Sekolah Demokrasi Ogan Ilir Yayasan PUSPA Indonesia - KID

P

erubahan sistem pemerintahan dari sentralisisasi menjadi desentralisasi, disahkannya UU No. 22 dan No. 25 Tahun 1999 kemudian diamanenden dalam UU No. 32 Tahun 2004 sebagai landasan otonomi daerah diikuti dengan pemilihan umum kepala daerah secara langsung merupakan sebuah bentuk dari proses demokratisasi di tingkat lokal. Proses demokratisasi melalui pemilihan kepala daerah (PI-LKADA) langsung merupakan pengembalian hak-hak masya-rakat sipil dalam melanjutkan estapet pemerintahan, sehingga akan mewujudkan tatanan demokrasi di tingkat lokal. Namun, praktek demokrasi tidak lepas dari kontradiksi seputar kesetaraan terutama bagi kaum perempuan. Manakala membahas masalah perempuan dan demokrasi lokal ma-ka yang ada di benak kita adalah kedudukan perempuan itu sendiri. Dari dahulu, pandangan terhadap kedudukan perempuan di masyarakat memang sudah

dinomorduakan. Perempuan dianggap makhluk yang lemah, yang tidak mampu bersaing secara kompeten sehingga muncul ketidakadilan terhadap perempuan seperti ketidakadilan dalam peran, pandangan rendah bahwa perempuan tidak penting, tidak kompeten sehingga tidak layak menduduki jabatan-jabatan pen-ting. Sebaliknya, laki-laki dianggap sosok maskulin, penanggung jawab keluarga sekaligus pem-impin dalam masyara-kat. Hal ini menyebabkan masa-lah yang berkepanjangan karena telah menimbulkan posisi sosial yang berbeda di antara perempuan dan laki-laki. Hal ini mengakibatkan perempuan berada atau diletakkan pada posisi subordinat. Dan di sinilah letak kekeliruannya. Setiap manusia itu diciptakan sa-ma, baik perempuan maupun laki-laki mempunyai harkat dan martabat yang sama serta kedudukan yang sama di ma-syarakat. Maka, ke-adilan dalam segi apapun, termasuk peran serta di dalam politik dan

Oleh: Sari Safrina

—Kasus seperti sudah berkali-kali, tapi tetap saja terjadi Seluruh PNS Pagaralam wajib berbusana muslim —Mantap, Pak Wali !!! Ribuan ton pupuk PT Pusri menumpuk di gudang Lubuklinggau —Untung pupuk tidak seperti semen, bisa membeku

PARTISIPASI OPINI

CEO : Hj Bety Marlina Pemimpin Umum/Penanggung Jawab : H Yusrizal Koto Wakil Pemimpin Umum : H Dheri Kurnia Pemimpin Redaksi : Yurnaldi Pemimpin Perusahaan : Asriel Chaniago

belum mencapai kuota 30% di setiap daerah. Seperti di Sumatera Selatan sendiri, dari 75 Anggota DPRD Sumsel periode 20-09-2014, hanya 10 orang perempuan yang duduk di posisi tersebut atau sekitar 13%. Angka ini masih sangat jauh dari 30% kuota perempuan di legislatif seperti yang diamanatkan undang-undang. Ditambah lagi fakta bahwa sangat sedikit se-kali perempuan yang mendu-duki posisi strategis di partai politik seperti posisi ketua mau-pun wakil ketua untuk tingkat lokal. Dan untuk daerah Sumatera Selatan sendiri sejauh pengetahuan, belum ada perempuan yang menjadi ketua partai politik. Sejumlah partai politik lebih banyak memberi peran figuran untuk sekedar memenuhi formalitas yang ditentukan undang-undang, perempuan lebih kurang ditempatkan pada posisi sekretaris dan bendahara ataupun posisiposisi yang memang sangat tidak strategis seperti pada bagian konsumsi. Ini terjadi karena soal kualitas calon perempuan masih menjadi tanda tanya, karena tidak sedikit partai politik yang belum sempat menempa kader-kader srikandi untuk ditampilkan sebagai wakil rakyat yang cerdas, yang mampu menang-kap aspirasi rakyat dan paham lika-likunya politik. Akibatnya, walaupun secara kuantitas kuota perempuan bisa terpenuhi namun secara kualitas tidak ada peningkatan yang signifikan maka seolah-olah akan menjadi sia-sia. Tanpa kualitas dan kapabilitas yang sesuai, sulit bagi politisi ataupun legislator perempuan untuk bersaing mem-perjuangkan hak-haknya atau isu-isu urgen yang mewakili kepen-tingan kaumnya karena lebih di-dominasi oleh kepentingan-ke-pentingan yang menjadi gagasan dari kaum

laki-laki yang secara logika tidak begitu paham akan kebutuhan khusus perempuan. Sebagai contoh, dari tahun 2008-2011, ada 37 perda yang dikeluarkan oleh DPRD Sumatera Selatan tetapi hanya 2 perda yang memfokuskan kepada keperluan perempuan yakni Tentang Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dan Tentang Penyelenggaraan Kesehatan Reproduksi. Oleh karena itu, untuk kedepannya, perlu didukung pemberdayaan perempuan. Dimana istilah pemberdayaan perempuan bukan hanya meng-andung makna mengembangkan potensi kaum perempuan, tetapi juga meningkatkan partisipasi dan meningkatkan kemampuan bertin-dak untuk mengubah keada-an menuju ke arah yang lebih baik. Dalam rangka meningkatkan kemampuan perempuan dalam pembangunan nasional, pembangunan demokrasi, dan penyelenggaraan pemerintahan, pemerintah daerah perlu melaksanakan pendidikan politik dan wawasan kebangsaan bagi perempuan secara terpadu, terkoordinasi, dan berkesinambungan. Perempuan sendiripun perlu membenahi dirinya dan meningkatkan dirinya agar bisa bersaing dengan kaum laki-laki serta dukungan laki-laki yang tentunya juga memiliki sensivitas gender Hal ini tentu akan sangat membuka ruang bagi kesetaraan dan keadilan gender dalam ranah politik maupun pemerintahan. Jalan masih panjang dalam mem-ber-dayakan perempuan. Artinya, pem-berdayaan perempuan tidak hanya selesai dengan mem-pro-duksi hukum, juga komitmen kolektif dari semua komponen masyarakat dalam menegakkan kesetaraan dan keadilan gender.(*)

Pilkada Sumsel dan Demokrasi Lokal

Peserta Sekolah Demokrasi Ogan Ilir Yayasan PUSPA Indonesia - KID

Bos PT FM larikan uang nasabah Rp1,3 triliun

pemerintahan baik lokal maupun nasional harus ditegakkan tanpa memandang laki-laki ataupun perempuan. Karena urusan politik dan pemerintahan dalam negara demokrasi adalah urusan laki-laki dan perempuan. Laki-laki dan perempuan mempunyai hak dan tanggung jawab yang sama untuk membangun bangsanya terutama daerahnya masing-masing. Perempuan harus terlibat dalam politik dan pemerintahan karena perempuan memiliki kebutuhankebutuhan khu-sus yang hanya dapat dipahami paling baik oleh perempuan sendiri. Pengalaman membuktikan sering terjadi kebijakan-kebijakan yang keliru ketika laki-laki mengambil kuasa dalam menentukan kebijakan yang berkaitan dengan kebutuhan perempuan sehingga keikutsertaan perempuan sebagai pembuat keputusan politik dan pelaksana pemerintahan dapat mencegah diskriminasi terhadap perempuan yang selama ini terjadi dalam masyarakat. UU No. 2 Tahun 2007 tentang Partai Politik dan UU No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum memberikan dukungan untuk terlaksananya affirmative action yakni kuota perempuan 30%. Ditentukannya 30% pengurus partai politik di semua tingkatan harus diisi oleh perempuan dan 30% calon anggota legislatif juga diisi oleh perempuan, cukup memberi kesempatan kepada peningkatan peranan perempuan dalam bidang politik Tetapi hal tersebut baru me-njadi sebuah angan-angan karena pada kenyataannya keterwakilan perempuan dalam bidang politik dan pemerintahan masih sangat minim baik lokal maupun nasional. Ini terbukti dari perempuan yang menjabat pada posisi legislatif

D

emokrasi lokal akan diwarnai oleh pesta demokrasi dalam bentuk digelarnya Pilkada Sumsel yang akan berlangsung pada tahun 2013 secara serentak di empat Kabupaten, yaitu Pilkada Kabupaten Banyuasin, Pilkada Kabupaten Lahat, Pilkada Kabupaten Empat Lawang dan Pilkada OKI plus Pilkada Gubernur. Geliat politik lokal terus menghangat, dan beberapa nama yang akan ikut dalam kontes politik lima tahunan ini sudah mulai muncul dan mewarnai perbincangan masyarakat, seperti Bupati OKI, Ishak Mekki yang juga Ketua DPD Partai De-mokrat Sumsel, Bupati OKUT, Herman Deru, yang populer se-bagai Ketua Pengurus wilayah Ormas Nasional Demokrat Su-matera Selatan, Walikota Pa-lembang, Eddy Santana Putra sebagai Ketua DPD Partai PDI-P Sumsel, Wakil Gubernur Sumsel, Eddy Yusuf, Walikota Pagaralam, Djazuli Kuris dan Bupati Msi Rawas, Ridwan Mukti dari partai Golkar yang akan maju sebagai calon Gubernur Sumatera Selatan pada tahun 2013. Beberapa nama calon Gubernur Sumsel tersebut sudah banyak dikenal masyarakat, dan masyarakat pun mulai mengkalkulasi dan berdialog dalam nurani terdalam; siapa yang nantinya akan dipilih dan memimpin nahkoda Sumsel ke arah yang lebih baik. Berbagai harapan itu muncul di benak masyarakat yang memang terdengar klasik, akan tetapi memimpikan sosok pemimpin yang dapat memberikan perubahan positif bagi

kehidupan masyarakat adalah sebuah keinginan yang terdalam dari masyarakat Sumsel. Karena itu, Pilkada sebagai instrumen bagi rakyat Sumsel untuk menghukum para elit pemerintah dan elit politik yang selama memerintah hanya menjual “dirinya” dalam advetorial ketimbang kerja untuk mensejahterakan rakyat Sumsel. Pilkada adalah instrumen untuk memilih pemimpin bagi rakyat Sumsel. Di tengah kondisi masyarakat yang makin maju terlihat pula masyarakat yang masih tertinggal dan terbelakang, maka kecerdasaan adalah jawabannya. Dalam konteks ini, rakyat merin-dukan pemimpin yang mampu memahami perasaan rakyat, maka pemimpin yang muda dan merakyat adalah alternatif bagi masyarakat Sumsel. Meskipun banyak pula yang muda yang terlibat korupsi seperti Gayus, Dana, Nazaruddin, termasuk dugaan keterlibatan Anas Urbaningrum dalam kasus Hambalang, Ketua Partai Demokrat. Dalam memilih pemimpin pada Pilkada Sumsel 2013 nanti, tentu masyarakat harus mengacu pada kriteria sebagai berikut: (1) memiliki komitmen dalam arti peduli dengan nasib rakyat dan akan mensejahterakannya. Dalam hal ini, rakyat harus melihat apa yang telah dilakukan calon dengan masyarakatnya secara kongkret, misalnya peduli dengan nasib petani di Sumsel dengan meni-ngkatkan ekonomi rumah tangga petani; (2) memiliki Integritas dalam arti tidak terlibat atau teri-ndikasi praktik korupsi, termasuk kasus Wisma

Atlet di Jakabaring; (3) memiliki kapa-bilitas dalam arti calon memiliki kemampuan dalam memimpin dan memberi inspirasi bagi rakyatnya. Mungkin banyak calon yang me-miliki kemampuan memimpin, tetapi sedikit pemimpin yang mampu memberi inspirasi bagi rakyatnya untuk bekerja; dan (4) memiliki profesionalistas. Dalam arti pe-mimpin memiliki kemampuan profesional dalam mengelola pemerintahan daerah, termasuk menempatkan pejabat yang profesional bukan karena kalkulasi berbasis KKN melainkan berbasis kompetensi; dan (5) memiliki jejak rekam yang baik, dalam arti secara moral tidak terlibat dalam pelecehan terhadap perem-puan atau tindak korupsi atau selama memimpin kebijakannnya tidak prorakyat. Dalam hal ini, media massa dan masyarakat sipil dapat memberikan jejak rekam para calon agar masyarakat tidak salah me-milih. Berdasarkan kriteria di atas, setidaknya masyarakat Sumsel dapat menentukan dan memilih calon pemimpin Sumsel yang baik dan tepat sehingga memungkinkan harapan rakyat mengenai kesejahteraan dapat terwujud. Di lain sisi, pcalon pemimpin itu juga memiliki kemampuan dalam mengembangkan demokrasi lokal. Sebab, penguatan demokrasi lokal tidak hanya memberi manfaat bagi pengembangan demokrasi lokal, tetapi juga menguntungkan pembangunan demokrasi secara nasional. No national democracy without grassroots democracies (Muthalib & Ali Khan, 2003). Tanpa penguatan demokrasi lokal, maka demokrasi nasional akan rapuh. Bukankah “all politics is local” (O’Neil, 1994). Penguatan demokrasi lokal itu antara lain adalah penguatan eksekutif lokal. Dalam hubungan itu, untuk menuntaskan reformasi politik lokal di Indonesia, penulis mengusulkan perlu diprioritaskan 3 (tiga) hal sebagai berikut: Pertama, menyelenggarakan pilkada serentak. Pilkada langsung untuk memilih gubernur, bupati dan walikota merupakan putusan politik terbaik, dan karena itu walaupun ada berbagai masalah, jangan hendaknya diubah kembali menjadi pemilihan tidak langsung oleh DPRD lebih-lebih pengangkatan

oleh presiden. Jarum sejarah jangan diputar mundur. Yang lebih penting dilakukan ke depan adalah melaksanakan pilkada gubernur, bupati, dan walikota secara serentak. Senada yang dituturkan oleh Ketua KPUD Sumsel di dalam koran Republika tanggal 6 April 2012, bahwa alasan penggabungan lima pilkada secara serentak sudah sesuai dengan Pasal 235 ayat (2) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah “penggabungan pilkada Gubernur dengan Pilkada Bupati/Walikota hanya dimungkinkan dalam kurun waktu 90 hari”. Pilkada serentak ini akan menimbulkan dampak positif, yaitu menghemat waktu, pikiran, tenaga dan anggaran. Kedua, menghapuskan aturan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah satu paket atau secara berpasangan, karena tidak dikenal dalam UUD 1945 dan tingginya potensi konflik setelah mereka menduduki jabatan. Wakil kepala daerah sebaiknya tidak dipilih tetapi diusulkan oleh kepala daerah terpilih dari PNS yang memenuhi syarat. Untuk daerah besar, wakil kepala daerah bisa lebih dari satu. Sedangkan untuk daerah kecil tidak diperlukan wakil kepala daerah Ketiga, memperkuat posisi gubernur sebagai wakil pemerintah di daerah melalui pemberian perangkat dan penambahan tugas pemerintahan umum untuk menjamin pelaksanaan peraturan perundangan, termasuk kepatuhan kabupaten/kota sebagai pemerintah bawahan terhadap kebijakan pemerintah pusat; meng-koor-dinasikan perencanaan dan alokasi pembiayaan (DAK dan dana dekonsentrasi) untuk kegiatan pemerintah pusat di daerah; dan pembinaan dan pengawasan umum terhadap perda, kelembagaan dan kepegawaian. Namun, dalam implementasi demokrasi lokal terdapat kondisi yang paradoksal. Di satu sisi banyak kemajuan yang telah dicapai oleh arus demokratisasi di tingkat lokal, seperti tata kelola pemerintahan yang lebih demokratis, pembagian sumber daya yang lebih berkeadilan antara pusat

dan daerah, partisipasi mas-yarakat yang meningkat, dan akuntabilitas serta transparansi yang kian membaik dari tahun ke tahun. Namun di sisi lain gelombang desentralisasi dan demokratisasi di tingkat lokal pun mencatat sejumlah problematika yang serius, seperti maraknya korupsi di tingkat daerah hingga memunculkan ‘raja raja kecil’, gerakan separatis, oligarki ke-kuasaan elit lokal antara penguasa dan pengusaha, banyaknya daerah yang belum siap mandiri untuk mengelola sumber dayanya, hingga minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejumlah daerah menghiasi wajah demokrasi lokal kita. Beberapa kemelut di sekitar pemilihan kepala daerah selama ini membuktikan gejala seperti itu mulai muncul sebagai pola perebutan pengaruh dan perang legitimasi untuk meraih jabatan kekuasaan lokal. Akibatnya pemerintah daerah dikooptasi oleh segelintir elit politik dan elit ekonomi untuk kepentingan pragmatis mereka, sementara kesejahteraan rakyat tidak pernah diurus dengan serius. Seluruh problematika ini berpangkal menuju satu titik, kegagalan menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi masyarakat daerah, sesuatu yang kontradiktif dengan idealitas gerakan pengarusutamaan demokratisasi dan demokrasi lokal. Berkaca dari Pilkada DKI Jakarta, 11 Juli 2012 kemarin di mana partisipasi masyarakat Jakarta sudah cerdas dan objektif dalam menggunakan hak pilihnya, harapan penulis walaupun masyarakat Sumatera Selatan belum bisa seperti masyarakat Jakarta tapi paling tidak bisa belajar dan mencontohnya menciptakan demokrasi yang bersih, objektif, dan transparansi. Bottom Pemerintahan lokal, KPUD, Panwaslu, secara bersama perlu merumuskan konsensus bersama, yang mengatur tentang tata laksana pemilukada, sehingga tidak sekedar mobilisasi massa dengan social cost tinggi, tetapi berusaha menciptakan aturan yang meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat secara kuantitatif dan kualitatif, demi masa depan demokrasi di aras lokal. (*)

Kirimkan ke email : redaksi@vokalsumsel.com atau vokalsumsel@yahoo.com (Maksimal 6.000 karakter tanpa spasi. Sertakan nama, alamat lengkap, nomor telpon dan foto kopi KTP)

Dewan Redaksi: Hj Bety Marlina, H Yusrizal Koto, H. Dheri Kurnia, H Zainal Abidin, Redaktur Pelaksana: H Aspani Yasland, Koordinator Liputan: FJ Adjong. Manajer Produksi : Marjeni Rokcalva Redaktur : Kasparman Piliang. Asisten Redaktur: Rinaldi Syahril, Dicky Wahyudi. Sekretaris Redaksi: Yudia Martin. Reporter: Tiara Irta, Heny Fadilah, Hendra Marta, Donny Meilano, Fresky Agustian, Hafiz Alfangky, Jemmy Saputra, Ahmad Fuadi R, M Reza Bastari, Alam Trie Marsata, Sadam Maulana, Febri Hardiyani, Oscar Rizal. Wartawan Foto: Refi Febrianto, Arga Heryan. Wartawan Jakarta: Syafruddin Al. Wartawan Daerah/Biro: Muba & Banyuasin : Ismail (Kepala, 0821 7765 3857), Beni, Pardiansyah, Suntoro (Banyuasin), Indra Jaya, Iwan Hendrawan (Muba) Ogan Komering Ilir : Raden Ahmad R (Kepala, 9744 4814) Hendri Yusuf, Ogan Ilir : Sutiyoso (Kepala) (0819 3067 5114) Yasandi, Izalisati, Prabumulih, Muaraenim, Lahat : Subran (Kepala, 0852 7366 4417),Syapudin (Lahat), Bambang MD (Lahat, Muaraenim), Hermansyah Syamsu/Aben (Muaraenim), Aswin Ariyanto (Prabumulih) OKU, OKUT, OKUS : Muslimin (Kepala, 08136715 2098), Pagaralam : Alex Musni (Kepala, 0812 7818 740) Antoni Stefen. Empat Lawang : Syamsu Indra Usman HS (Kepala, 085379029701 / 081539348182) Magareta. A.Md, Alva Agusti Sriosa, Yayasan, Marlan. Musi Rawas, Lubuklinggau : Andep Mustapa (Kepala, 082181272200) Syafrial Lubis. Teknologi Informasi: Sudarmawan. Layout: Pepen Prengky (Koodinator), Budiman, Kutandi Erik Wibowo (Anggota), Disain Grafis: Ed Tazman, Jery Marbun Iklan: Fetry Septian (Manajer), Sri Suparti (Koordinator). Sirkulasi: Zul Iman (Manajer), Tatang Juana (Koordinator), Keuangan: S Yoso (Manajaer). Administrasi/Resepsionis : Fitri Suci Metaria. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp.10.000/baris (max 8baris) Dispay : Rp.80.000/mm halaman 1 (FC) Rp.40.000/mm halaman dalam (FC) Rp.25.000/mm halaman dalam (BW) Iklan Sosial : Duka Cita : Rp.8.000/mm (FC) Rp.4.000/mm (BW) Ucapan Selamat : Rp.10.000/mm (FC) Rp.5.000/mm (BW)

WARTAWAN HARIAN VOKAL SUMSEL DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DIBEKALI KARTU PERS DAN TIDAK BOLEH MENERIMA DAN MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER.

Managed by

Alamat Redaksi: Jalan Residen Abdul Rozal No 192, Kalidoni 30119, Palembang, Sumatera Selatan, Telepon: (0711) 777 7272. E-mail: redaksi@vokalsumsel.com/ vokalsumsel@yahoo.com. Perwakilan Jakarta: Gedung IJW, Jalan Proklamasi No 91, Jakarta Pusat, Telp/Fax: 021 31931117. Perwakilan Pekanbaru: Jalan Durian No 16F, Pekanbaru. Perwakilan Dumai: Jalan Cempedak No 88 Dumai, Telp 0765 439013. Diterbitkan oleh: PT. Vokal Inti Pratama, Palembang, Percetakan : PT. Rambang, Palembang


Crime Story LINTAS KRIMINAL

Kasus pengancaman sajam

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

Main Tangan, Brigadir Elvis Dipropamkan PALEMBANG (VOKAL-SUMSEL) – Edi suprian (43) Warga Simpang BLK RT 24 Sako, melaporkan Brigadir Elvis ke Mapolda Sumsel, Rabu (25/7) dengan tuduhan penganiayaan. Menurut penuturan korban dibagian pengaduan reskrimum Polda Sumsel, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Rabu (25/7) di Dermaga Bom Baru Palembang. Kejadian ini bermula dari penolakan istrinya dijemput di Pelabuhan Bom Baru dari Bangka, dalam rangka sembahyang. Edi curiga, kenapa istrinya Ala Natalia (43) warga keturunan Tionghoa, menolak dijemput. "Saya cu-

riga, kenapa Dia bersikeras tidak mengizinkan kami menjemput," katanya. Didorong rasa penasaran, korban bersama anak perempuanya Bela (17) mengintai kedatangan istrinya di Bom Baru. Korban terkejut melihat istrinya turun dari kapal dengan pria lain, yang dikenalnya seorang polisi bernama Brigadir Elvis dati kesatuan Shabara Polda. Kemudian istrinya bersama sang polisi naik taksi blue bird. Korban bersama anaknya dengan mobil pribadinya mengejar taksi dan memotong laju kendaraan hingga taksi terpaksa berhenti.

Sang polisi tidak terima. Lantas turun dari mobil langsung memukul kepala korban sampai empat kali. Aki batnya korban mengalami luka lebam di bagian kepala sebelah kiri dan kepala pusing. Tidak terima dengan penganiayaan itu, korban melapor ke Mapolda Sumsel. Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya akan memeriksa kebenaran laporan tersebut. "Siapapun pelakunya kalau terbukti bersalah tentu akan dikenakan hukuman. Laporannya baru masuk, akan di cros cek lagi kebenaranya," katanya. (CAR)

Gelapkan Minyak, Hambali Dituntut 3 Tahun FOTO : HENY/ VOKAL SUMSEL

Pendi saat di ruang Pidum Polresta Palembang. PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Pendi (30) Warga Mes Perusahan PT Subur Jalan Sukabangun II Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarame ditangkap Satuan Reskrim Polresta Palembang. Penangkapan dipimpinan Kanit Pidum IPTU Nanang Supriyatna Senin (23/7), dalam kasus pengancaman menggunakan senjata tajam berupa parang panjang. Penangkapan Pendi dilakukan ketika mendapatkan laporan dari korban atas nama Ali Usman (27) Warga Jalan Gubernur HA. Bastari (Jakabaring) Lorong Baru I RT 12 RW 03 Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I. Ia menyebutkan, Jumat (6/7) sekitar pukul 20.30 Depan Pos Jaga Malam Perusahaan PT Subur Jalan Sukabangun II Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarami, tiba-tiba datanglah Pendi yang melakukan pengancaman sambil memegang parang. Tak mau melawan, korban menghindar. Namun, ia kembali datang ke tempatnya bekerja di PT Subur. Pendi, seorang buruh ini, mengaku sudah sekitar 2 minggu yang lalu terjadi keributan mulut dengan Ali, atasan atasan tersangka atau sebagai mandor, selama 2 tahun dirinya bekerja di PT Subur. Namun selang waktu Ali masih saja ribut sehingga keributan pun terjadi kembali, dimana Pendi membawa senjata tajam berupa parang panjang yang didapatnya dari Pos Penjaga. Ketika keributan berlangsung ada warga yang, merelai sehingga tidak terjadi adanya korban Pendi kemudian memutuskan untuk berhenti kerja. Namun, ia kembali minta kerja, setelah berhenti bekerja pada tempat baru di di kawasan Km 45. Pandi kembaki menemui Ali untuk meminta agar dirinya kembali samba minta maaf. Namun baru saja sehari bekerja. Ia ditangkap polisi. “Aku tak tahu menahu padahal konflik dengan Pak Ali sudah selesai, namun kata Umar mertua Ali aku di tuduh untuk merebut jadi mandor dan penjagaan malam di sana, padahal gak ada niat sedikitpun itu,” ujar Pandi. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting,melalui Kasat Reskrim Kompol Djoko Julianto, SIK.MH didampingi Kanit Pidum IPTU Nanang Supriyatna membenarkan atas penangkapan tersangka dengan barang bukti berupa parang panjang. Kini tersangka sudah diamankan dan akan ditindak lanjuti. (DIL)

Sopir Anggota Dewan Dipolisikan PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Melati (24) Warga Jalan KH. Azhari Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, seorang karyawan sebuah toko melaporkan pacarnya Adi (25). Karena ia tidak bertanggung jawab atas janjinya yang tidak menepati untuk menikahinya setelah berhubungan badan sejak Januari 2012 lalu. Dalam laporan ke Sentral Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (24/7), korban mengungkapkan awal mulanya saat berkenalan terhadap dirinya sang pacar, ketika hendak pulang dari toko di Kawasan Bukit. Ia seorang supir mantan anggota dewan yang mengajak dirinya menuju sebuah kosan di Jalan Gersik Dekat Universitas IBA. Dan sampai di rumah, ia mengajak melakukan hubungan badan layaknya suami istri dan mengumbar janji untuk menikah. Terakhir pada Kamis (19/7), dirinya juga pernah dikunci di dalam kamar dan dicekik, hingga mengancam untuk menuruti kemauannya. Beruntung, ada temannya yang datang dan ia bisa kabur. Namun, sudah lama, sang pacar tak juga mau menikahi dan bahkan sudah ditemui di rumanya Jalan Puding Kecamatan Ilir Timur (IT) I , Ia malah dicaci maki bahkan dihina sang pacar dan keluarganya. "Saya sudah dua tahun pacaran namun dia tidak pernah bertanggung jawab setelah melakukan hubungan badan. Ia mengingkari janji yang pernah diucapnya saat kejadian tersebut,” ujar Melati. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol Djoko Julianto membenarkan laporan korban. kini laporan sudah diterima dan sedang dalam proses penyelidikan petugas. (DIL)

Bagian 60 Hanya anak perempuan itu saja yang tidak ikut tertawa karena dia agaknya tidak mengerti apa-apa, dan pada saat itu dia hanya saling pandang dengan Sin Liong yang juga terheran-heran. “Hei, Kwat Sin Liong! Betapa baiknya ceritamu, akan tetapi aku masih belum percaya kalau tidak melihat sendiri peteri Han Ti Ong datang ke pulau ini. kita tunggu dan lihat saja. Setelah aku melihat puteri Han Ti Ong berada di pulau ini, barulah kita akan bicara lagi. Tangkap dia dan masukan dalam kamar tahanan sambil menanti munculnya puteri Han Ti Ong!” Si Brewok dan beberapa orang yang agaknya menjadi pembantu utama ketua Pulau Neraka sudah melangkah menghampiri Sin Liong dengan sikap mengancam. Pemuda ini maklum bahwa tidak ada jalan lain kecuali menyerah sambil menanti munculnya Sumoinya karena sebelum dia bertemu degnan Sumoinya, melawan hanya akan menimbulkan permusuhan yang tidak ada artinya saja. Maka dia mengangkat kedua tangannya

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Terbukti menggelapkan minyak milik perusahaan, Hambali alias Bali (41), kena tuntut 3 tahun penjara. Warga Jalan Abikusno Cs RT.23 RW.05 Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati, dipersidangan, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rini Purnamawati SH menggelapkan BBM jenis solar sebanyak 1500 liter yang bernilai Rp145 juta. Caranya, ia memanfaatkan 3 lembar delivery order (DO) milik

PT Elnusa Petrofin dimana selalu digunakan terdakwa setiap kali diperintah oleh perusahaannya untuk melakukan pengiriman minyak melalui jasa Transportasi PT Putrindo Jasatama tempatnya bekerja. Hambali mengambil BBM jenis solar PT Elnusa Petrofin menggunakan DO yang diberikan Oleh PT Elnusa tanpa sepengetahuan PT Putrindo JasaTama. Dijelaskan JPU lagi,bahwa terdakwa setelah mengambil BBM jenis solar sebanyak 1500 liter tersebut dijualnya

kepada Yono (DPO) seharga Rp 75 juta. Perbuatan terdakwa telah merugikan PT Putrindo Jasatama sebesar Rp145 juta. Ia dikenakan pasal Pasal 374 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dan menjatuhkannya pidana penjara selama 3 tahun. Dan kuasa hukumnya dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Palembang, Bustanul Fahmi miminta pada majelis untuk memberikan waktu satu minggu untuk menyiapkan materi pembelaan. (ADI)

Kakek 16 Cucu Edarkan Sabu

FOTO : HENY/ VOKAL SUMSEL

Dari kiri Hermanto, Hendri dan Sudrajat pengedar dan pemakai sabu-sabu.

Kakek yang sehari-hari penjual gorengan ini menerima upah jika barang haram tersebut sampai ke pembelinya, beritial Hera. Tapi, belum sampai memberikan barang, polisi menangkapnya bersama satu paket sabu-sabu dengan berat 4,5 gram. Lain halnya dengan Sudrajat (24) Warga Jalan Candi Welang No. 36 RT 12 RW 36 Kelurahan 24 Ilir ini ditangkap Selasa (17/7) sekitar pukul 16.00 WIB . Sudrajat yang bekerja sehari-hari sebagai penjaga dari Paragon di Komplek Ilir Barat Permai mengaku telah menjadikan sabu-sabu sebagai penyemangat hidupnya sudah 6 bulan terakhir ini dirinya bersama kedua teman lainnya berpesta sabu. Sudah 4 kali ia membeli sabu dengan “Wak Yenk” (DPO) seharga Rp 600 Ribu per paket. Ia bias nyabuI bersama Cepi dan Hendri.

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL)-Hermanto alias Wak Ivon Kakek 16 cucu nekad menjual paketan sabu-sabu yang disimpan di dalam peci. Bersama sang kakek, Hendri dan Sudrajat ikut diamankan oleh petugas Satuan Narkoba Polresta Palembang dalam kaitannya sebagai pengedar dan pengguna sabu-sabu. Keberhasilan Satuan Narkoba Polresta Palembang pimpinan Kanit 2 IPTU Rizka dalam menangkap ketiga tersangka patu diapresiasi. Hermanto (70) Warga Kelurahan 9 Ilir. Bapak 5 anak ini ditangkap petugas Selasa (17/7) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam pengakuannya ia diperintah Del yang sempat bertemu di depan rumahnya untuk memberikan sebuah paketan sabu yang dibungkus dengan amplop putih, dengan uang sebesar Rp 700 ribu.

Namun kali ini sebelum pesta, ia ditangkap petugas saat berada di Parkiran Belakang Pertokoan Paragon Kecamatan Ilir Barat I, barang bukti yang diamankan berupa 1 paket sabu. Sedangkan Hendri alias Eyik (24) warga Jalan ali Gastmir No 169 RT 8 RW 9 Kelurahan 10 Ilir Kecamatan Ilir Timur 2 ditangkap Selasa (17/7) sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Dempo Dalam Lorong Bukit Sulap Kecamatan Ilir Timur I tepatnya di dalam kamar hotel Graha Inn No 203. Mengaku dirinya hanya dititipkan barang tersebut dari Edi Warga 9 Ilir yang mengatakan akan diambil saat sore nanti. Namun bukan Edi yang mengambil barang paketan darinya melainkan Polisi yang langsung mengerebek kamar hotel saat dirinya sedang berada di sana. Hendri penjual mainan di depan Dika ini, lantas terkejut ketika polisi menggerebeknya. Satu paket sabu yang dibungkus di dalam amplop putih seberat 10 gram di dalam saku Hendri bagian belakang. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting, melalui Kasat Narkoba Kompol Fx. Irwan Arianto membenarkan terhadap penangkapan ketiga tersangka dengan barang bukti berupa 15 gram sabu-sabu senilai uang Rp 50 juta. “Mereka dikenakan pasal berlapis 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 dengan hukuman minimal 5 tahun penjara,” tegas Fx Irwan. (DIL)

5

Dugaan Menipu 1,7 Miliar

7000 Nasabah Gugat PT FM PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang dilakukan PT Fatthriyal Members (FM) kini berbuntut ke pengadilan. Seorang nasabah bernama M Ariyanto melancarkan gugatannya ke Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (25/7) kemarin. Ia menyebutkan, pencairan dana tak sesuai dengan janji dari pengelola PT FM yaitu, Faisol Muslim. Dalam gugatan perdata, melalui pengacaranya, Nilzar Tahir, ia menggugat agar aset yang dimiliki PT FM, segera disita. Pada sidang perdata perdana di PN Palembang, Hakim Ketua Bestman SH, mengagendakan penyerahan berkas gugatan oleh penggugat kepada majelis hakim. “Kami yang mengawali dari 7000 nasabah yang tertipu,yang kita gugat uang yang menjadi hak penggugat,dan dalam kasus ini klien kami setidaknya menginvestasikan dana mencapai Rp1,140 miliar,” tegas Nilzar. Nilzar menyebutkan, sebelum digugat secara perdata, kliennya telah mengajukan somasi sebanyak dua kali. Namun tidak ada anggapan sama sekali. “Kita juga sudah mengajukan ke BPN yang meminta agar aset PT FM seperti rumah

dan kantor PT FM diblokir. Sebab kita mengetahui aset yang dimiliki tergugat, memiliki surat resmi,” tegasnya. Sedangkan untuk proses mediasi, dirinya mengharapkan agar Faisol Muslim bisa dihadirkan dan kliennya juga akan hadir dalam proses mediasi. “Klien kami akan hadir, bila tergugat juga hadir secara langsung, sehingga bisa dihasilkan keputusan terkait nasib uang klien kami tersebut,” terangnya. Sedangkan kuasa hukum Faisol, Ruslan SH dan Susilo SH menyatakan, pihaknya telah mengembalikan dana yang yang terinvestasi oleh nasabah itu sebagian.”Sudah kita kembalikan sebagian uang tersebut sebesar Rp300 juta”, ujarnya. Namun disisi lain, pihaknya juga mengakui dan akan menyerahkan proses mediasi dan persidangan ke Pengadilan. ”Kita serahkan semuanya ke mediator, nanti kita tunggu hasilnya saja,” katanya. (ADI)

Kasir Diancam 10 Bulan Penjara PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Bertugas sebagai kasir di toko PD Serasi dan terbukti melakukan penggelapan uang perusahaan sebesar Rp70 juta, Dewi Oktaria (21) diancam hukuman 10 bulan penjara. Tuntutan itu disampaikan Jaksa Penuntut Umu (JPU) di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (25/7) kemarin. Ia dijerat Pasal 374 KUHP jo Pasal 55 KUHP tentang tindak pidana penggelapan. Dalam persidangan majelis Hakim yang diketuai Maringan Sitompul SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nina Lestarina SH, mengatakan, terdakwa dengan sengaja memiliki dengan melawan hak sesuatu barang yang sama sekali atau sebahagiannya kepunyaan orang lain dan barang itu ada dalam tan-

gannya bukan karena kejahatan, yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah. Dari tugas terdakwa sebagai kasir yang setiap pekerjaannya menjual padahal seharusnya barang-barang tersebut haruslah dikeluarkan melalui Print Out komputer dengan cara discan melalui alat elektronik yang dihubungkan melalui computer. Hal tersebut mengakibatkan barang yang dikirimkan berbeda dengan jumlah print out barang dari gudang. Total kerugian mencapai Rp70 juta. Dan uang tersebut digunakan terdakwa untuk senangsenang dan untuk kebutuhan sehari-hari. (ADI)

Rumah Kontrakan Selamat Dikuras Maling L A H AT, ( V O K A L S U M S E L ) - Sungguh malang apa yang dirasakan Selamat (40), warga kontarakan di JL RE Martadinata Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Kota Lahat ini. Korban terpaksa harus merelakan harta bendanya dikuras maling. Peristiwa itu terjadi Rabu (25/7), sekitar pukul 02.30 WIB, yang mengakibatkan dia haru kehilangan sejumlah barang di rumah kontraknya, setelah kemasukan tamu tak diundang. Saat itu ia sedang tertidur lelap, dan akibat dari kejadian tersebut, dirinya mengalmai kerugian

hingga Rp5 juta. Korban ditemani warga sekitar lokasi melaporkan kejadian ini ke SPK Mapolres Lahat. Menurut informasi, saat kejadian Selamat sedang tertidur pulas di kontarakanya di JL RE Martadinata, Kelurahan Bandar Agung, Kota Lahat. Sekitar pukul 02.30 WIB, korban dibangunkan anaknya, karena ponsel miliknya tidak ada lagi. Masih dalam keadaan setengah sadar, ia pun ikut membantu mencari, namun tidak ada. Lalu, betapa terkejutnya korban, setelah tiga ponsel milik temannya

yang lain juga hilang. Mereka pun panic, karena beberapa barang lain juga raib. Termasuk pakaian, gas elpiji, galon air, serta dompet miliknya. Tak lama dia sadar, jika rumah kontrakannya di Jl RE Martadinata tersebut habis dikuras para kawanan maling. Selain korban harus kehilangan uang sebesar Rp5 juta, dari kejadian itu, berikut dompet berisi kartu identitas seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK), surat izin mengemudi (SIM), kartu tanda penduduk (KTP), serta uang tunai Rp750 ribu.

”Saat terbagun pada malam itu, lantaran dibangunkan oleh anak saya dan mengatakan bahwa ponsel tidak ada lagi. Sementara, dugaan saya sendiri kemungkinan pelaku masuk dari pintu depan, yang mengakibatkan seluruh harta benda serta uang simpanan kami habis disatroni para kawanan maling itu,” ungkap Selamat, ketika ditemui diruang SPK Mapolres Lahat, kemarin saat dimintaki keterangan oleh petugas. Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Kasat Reskrim AKP G Parlarso Sinaga ketika

BU KEK SIANSU dan berkata, “Aku tidak akan melawan, kecuali kalau kalian menggunakan kekerasan. Aku menyerah dan mau menanti di kamar tahanan sampai Sumoiku muncul.” Melihat sikap tenang dan ucapan yang berwibawa ini, belasan orang yang mengurung Sin Liong dengan sikap mengancam tadi kelihatan ragu-ragu. Akan tetapi Sin Long lalu melangkah ke depan dan berkata, “Marilah bawa aku ke kamar tahanan.” “Jangan ganggu dia, biar dia mengaso di kamar tahanan dan layani baik-baik sampai puteri Han Ti Ong mucul. kalau dia membohong, hemm, baru kita akan berpesta membunuhnya!” Ketua Pulau Neraka berkata sambil terkekeh-kekeh karena hatinya senang sekali mendengar betapa Han Ti Ong sampai membuang istrinya sendiri ke Pulau Neraka, kemudian puterinya malah membuang diri ke Pulau Neraka. Biarpun dia belum percaya benar akan cerita ini sebelum dia menyaksikan buktinya, namun berita itu saja sudah mendatangkan rasa senang di dalam hatinya. Dengan sikap gagah dan tenang sekali Sin Liong digiring ke dalam kamar tahanan,

diikuti oleh pandang mata penuh khawatir dari anak perempuan tadi. Setelah rombon-

gan itu lenyap, anak perempuan itu mencela ketua Pulau Neraka, “Kong-kong kenapa dia ditahan? Dia luar biasa, berani dan pandai sekali!” “Hushh! Dia orang Pulau Es, dia murid Han Ti Ong, karena itu dia adalah musuh kita. Mengerti?” Anak perempuan itu cemberut, lalu meninggalkan kakek itu sambil bersungut-sungut sedangkan kakeknya tertawa bergelak dengan hati senang. Dia lalu memberi isyarat memanggil seorang kepercayaannya, lalu berbisik-bisik sambil tersenyum-senyum. Pembantunya juga tertawa, menganggukanguk lalu pergi. Kakek ini, ketua Pualu Neraka yang memiliki kepandaian tinggi, sama sekali tidak curiga kepada cucunya sendiri, tidak tahu bahwa cucunya itu tadi menyelinap dan mendengarkan perintah yang dia berikan kepada orang kepercayaannya. Sin Liong adalah seorang pemuda yang tidak pernah mempunyai prasangka buruk terhadap orang lain. Dia belum banyak mengenal kepalsuan

dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian, dan meminta keterangan korban dan beberapa saksi. Anggotanya sedang menyelidiki kasus tersebut, guna membongkar kasus ini sendiri, serta menangkap pelakunya. ”Laporan korban sudah kita terima, saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan petugas, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat pelakunya bisa kami bekuk,” tegas Kasat Reskrim, kemarin.(DIN)

(Karya Kho Ping Ho) watak manusia dan biarpun terhadap orangorang Pulau Neraka, dia tetap menaruh kepercayaan. Maka diapun percaya penuh akan kata-kata ketua Pulau Neraka dan dengan suka rela dia menyerahkan diri, tidak melawan ketika digiring memasuku kamar tahanan! Setelah berada di dalam kamar di bawah tanah yang sempit itu, dengan jendela dan besi dari baja, dan ruji baja yang kuat memenuhi jendela sebagai jalan hawa, dia segera duduk besila. Dia tak menaruh khawatir akan keadaan dirinya, akan tetapi dia merasa gelisah mengapa sumoinya belum tiba di Pulau Neraka? Dia percaya bahwa ketua Pulau Neraka tidak membohonginya. Kalau benar bahwa Swat Hong telah berada di Pulau Neraka, tentu tidak seperti ini sikap mereka terhadap dirinya. Kalau begitu, jelas bahwa Sumoinya belum tiba di Pulau Neraka, padahal telah berangkat lebih dahulu. Ke manakah perginya sumoinya itu? Tengah malam telah lewat dan keadaan sunyi sekali dalam kamar tahanan itu. (BERSAMBUNG)


6

E kobis

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

Jenis Komoditas

Satuan

Harga

Beras type 1

1 Karung

365.000

Beras type 2

1 Karung

375.000

Beras Selancar 20 Kg

1 Karung

146.000

Beras Pera Super/IR 42

1 Karung

440.000

Gas Elpiji 3 Kg

Tabung

12.800

Gas Elpiji 12 Kg

Tabung

72.000

Gula pasir

1 Kg

Gula merah

1 Pak

104.000

Gula Merah Pak Tani

1 Dus

97.000

Minyak Curah

1 Kg

Terigu Segitiga

1 Karung

Terigu

1 kg

Sagu Gunung Agung

1 Karung

Telor

1 kg

13.000

Bawang Putih

1 Kg

6.500

9.500

9.500 146.000 8.000 136.000

Valuta Asing

Kurs Jual

Kurs Beli

USD (US Dollar)

9.275.00

9.335.00

SGD (Singapore Dollar)

7.320.00

7.410.00

HKD (Hongkong Dollar)

1203.35

1162.75

JPY (Japan Yen)

115.25

115.40

EUR (Eropa Euro)

11.785.00

11.895.00

DKK (Krona Denmark)

1672.15

1600.45

SEK (Krona Swedia)

1398.95

1341.45

CHF (Swiss Franc)

10292.80

9927.80

GBP (Inggris Poundsterling) 15140.40

14618.40

AUD (Australian Dollar)

9.200.00

9.290.00

NZD (New Zealand Dollar) 7621.45

7322.45

Info Hotel Novotel Palembang Jalan R Sukamto No 8A Tarif dari Rp382,736 Princess Hotel Komplek Ilir Barat Permai, Blok D2 N0. 608 Tarif dari Rp330,619 Zuri Express Jl Dr. M. Isa no. 988 Tarif dari Rp338,517 Best Skip Hotel Jl. Mayor Salim Batubara No. 224 Sekip Bendung Tarif Rp 183,677 The Aryaduta Hotel & Convention Center Palembang Jl. POM IX, Palembang Square Tarif Rp688,790 Grand Zuri Palembang Jl. Rajawali No. 8 Tarif Rp 580,932 Aston Palembang Hotel & Conference Centre Jl. Basuki Rahmat No. 189 Tarif Rp593,819 Hotel Belvena Mayor Ruslan Jl. Mayor Ruslan No. 2012 Tarif Rp297,857 The Jayakarta Daira Palembang JL. Jenderal Sudirman no. 153 Tarif Rp633,687 Sintesa Peninsula Hotel Palembang Jl. Residen Haji Abdul Rozak No. 168 Tarif Rp570,554 The Arista Hotel Palembang Jl. Kapten A. Rivai Tarif Rp733,878 Sahid Imara Jl. Jend. Sudirman No. 1111 A Tarif Rp455,026 Hotel Bumi Asih Palembang Jl. Kapt.A.Rivai no. 36 Tarif Rp413,274 Belvena Feodora Hotel Jl. Perindustrian No.1 Tarif Rp297,857 Aston Palembang Hotel & Convention Center Jl. Basuki Rahmat No. 189 Tarif Rp1,541,314 Hotel Sandjaja Palembang Jl. Kapten A.Rivai No 6193 Royal Asia Palembang Jl. Veteran no. 521 Agung Raya Hotel Jl. Lematang No. 364-366,15 Ilir Carrissima Hotel and Restaurant Jl. Kapten Anwar Sastro No. 1421

Info Emas Berat(gram) 100 50 25 10 5 4 3 2.5 2 1

Panjang(mm) 3.73 2.53 2.07 1.22 1.09 0.83 1.03 0.83 0.75 0.51

Pembuat Tempe

Dimensi (mm) 50 x 30 42.5 x 25.5 33.3 x 20 27.5 x 16.5 20.5 x 12.3 20.5 x 12.3 16.7 x 10 16.7 x 10 15.6 x 9.4 13 x 7.8

Foto : Cakra/Vokal Sumsel

Foto : Frezky/Vokal Sumsel

Produsen Meradang PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Akibat naiknya harga kacang kedelai membuat seluruh pedagang tempe di kawasan tradisional terpaksa harus menaikan harga per batangnya. Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 1433 Hijriah, harga jual tempe di kawasan pasar tradisional masih di jual dengan harga standar. Namun setelah memasuki puasa lebih kurang satu minggu ini, harga jual tempe kini melonjak. Hal tersebut dibenarkan oleh Casmiah (60), warga Jalan Kasnariansah Kilometer 5 Palembang yang juga pedagang tempe di kawasan Pasar Cinde. Sebelumnya, wanita asal jawa ini mengaku mampu menjualkan sebanyak 60 batang tempe setiap harinya. “Sebelum memasuki bulan puasa, biasanya saya mampu menjualkan sebanyak 60 batang tempe dalam satu hari,” cetusnya. Namun, untuk membawa sebanyak 60 batang tempe itu, lanjut Casmiah, tidak pernah dilakukannya lagi saat ini. Karena sepinya pelanggan. Akibat naiknya harga jual tempe di pasaran.

Masih kata Casmiah, Naiknya harga tempe ini diakibatkan oleh naiknya harga kacang kedelai perkilonya, yang di di belinya di agen-agen tempat mereka biasa memesan. “Sebelum puasa, harga kacang kedelai ini sebanyak Rp5.000 per kilogramnya, lalu naik menjadi Rp6.000, dan sekarang ini sudah mencapai harga Rp9.000 ribu per kilogramnya,” ungkap perempuan yang mengaku telah berjualan sejak usia remaja itu. Sebelum naik, harga tempe ukuran satu kilan itu di patok seharga Rp3.500. Namun sekarang, untuk ukuran satu kilan atau 20 centimeter meningkat menjadi Rp5.000 per batangnya. Walaupun harga tempe mengalami lonjakkan, namun untuk pencarian sayuran berjenis tempe ini, tidak sulit untuk untuk didapat, berbeda seperti yang dialami

oleh Kota Jakarta. “Saat ini, semua pedagang tempe sedang melakukan demo. Jadi kami (pedagang tempe) me-nunggu kabar dari Jakarta, Sebab kalau harga tempe di Jakarta naik, harga jual tempe di Palembangpun akan ikut naik juga,” jelas Casmiah. Sementara itu, Fadli (28), warga Komplek Pemda Talang Buruk, mengatakan, Dampak dari melonjaknya harga kacang kedelai ini, bukan saja berimbas pada pedagang tempe saja, tetapi pedagang tahu pun merasakan imbasnya. “Biasanya, dengan modal tahu yang saya beli seharga Rp1.500, saya bisa menjualkannya seharga Rp2.500. Tetapi sekarang berbeda, modal tahu jadi Rp2.000 di jual seharga Rp2.500. Lebih kecil kan untungnya?,” Fadli balik tanya. Produsen Meradang Naiknya harga kedelai impor yang semula Rp7.800 menjadi seharga Rp8.000 per kilogram membuat produsen tempe di Kota Palembang terpaksa harus memutar otaknya untuk berproduksi. Diprediksi bila tak ada antisipasi, maka produksi tempu pun akan

tenggangu. Berdasarkan Pantaun Harian Vokal Sumsel, di kawasan Macan Lindungan, Jalan Primkopti, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I Palembang nampak puluhan warga mengandalkan usaha tempe sebagai mata pencaharian. Hampir separuh dari pemilik usaha pembuatan tempe mengaku tidak akan menaikkan harga jual tempe. “Pastinya kami tidak mungkin menaikan harga tempe, apalagi selama ramadhan ini. Yang kami kuatirkan konsumen justru berlari dari tempe. Karena itu kami hanya megurangi ukuranya saja. Misalnya, harga tempe yang Rp1.000 agak dikecilkan sedikit ukuranya,” ungkap Suswato, pemilik usaha pembuatan tempe.. Kata Suswanto , kenaikan harga jual tempe ini memang terjadi sejak tiga bulan terakhir dengan rata-rata setiap sepekan sekali. Sedang bahan baku kedelai yang ia peroleh dari pedagang di kawasan Pasar Jakabaring mulai menipis. Bila sebelumnya ia memerlukan sebanyak 300 kilogram kedelai untuk sekali produksi, namun beberapa minggu belakang ini, Sus-

Idul Fitri, Stok Sembako Aman PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Palembang menjamin stok sembilan bahan pokok (sembako) menjelang Idul Fitri 1433 Hijriah aman. Pasalnya, stok di distributor beras, gula, minyak goreng dan lainnya cukup memenuhi kebutuhan selama Ramadan. Adapun stok sembako di distributor beras berjumlah 29 ribu ton, dengan konsumsi rata-rata 16 ribu perbulan, untuk stok gula pasir berjumlah 3 ribu ton dengan rata-rata konsumsi 2.500 ton per bulan, dan stok tepung terigu 1.900 ton dengan rata-rata konsumsi perbulan sekitar 800 – 900 ton. “Untuk stok, kita aman menjelang lebaran, apalagi tahun lalu juga tidak ada kekurangan stok sembako di Palembang,” kata Kepala Bidang Pedagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kota Palembang, Yustianus Djakfar, yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/7). Lalu kenapa mengalami kenaikan, bila

stok cukup? Yustianus berkilah, hal ini sudah menjadi hukum pasar, seiring dengan permintaan meningkat, juga turut mendongrak kenaikan harga barang tersebut. “Ini kan sudah seperti fenomena, jelang puasa harga naik, harga naik juga tidak hanya di Palembang, tapi juga hampir si seluruh Kota di Indonesia,” ujar Yustianus. Ia membeberkan, berdasarkan pantauan Disperindagkop di sejumlah pasar tradisional di Palembang, belum ada terjadinya penurunan harga. Untuk, beras iliran saat ini seharga Rp7.500 – Rp10.000 per kilogram sedangkan untuk normalnya Rp7.000 - Rp9.000 per kilogram, gula pasir Rp13.000 normalnya Rp10.000, minyak goreng Rp13.000 normalnya Rp10.000, daging ayam Rp85.000 normalnya Rp70.000, dan telur ayam Rp16.500 normalnya Rp13.000 per kilogram. “Untuk harga yang tidak mengalami kenaikan terjadi di sayur-mayur, harganya yang stabil, sedangkan untuk harga

sembako lainnya mengalami kenaikan ratarata 10 persen keatas,” ujar Yustianus. Dalam kesempatan itu, Yustianus juga mengatakan, jika pihaknya bekerja sama dengan 16 perusahaan akan menggelar pasar murah di halaman kantor Camat Seberang Ulu I, Kamis (26/7) dengan harga sekitar Rp25.000 - Rp75.000. “Besok (hari ini, red), akan kita gelar, perusahaan yang ikut berpartisipasi antara lain Lottemart, JM Group, Carefour, dan 10 usaha kecil menengah (UKM) yang kita bina,” tuturnya. Ia menambahkan, untuk paket sembako yang disediakan oleh perusahaan tersebut berjumlah 500 paket setiap perusahaan. “Kita tidak membatasi masyarakat untuk paket sembako,” tandasnya. Jadi, Ia mengharapkan dengan adanya pasar murah ini, harga sembako di sejumlah pasar tradisional akan mengalami penurunan harga. (FEB)

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor JAKARTA (VOKAL SUMSEL) – Guna menekan harga kedelai di pasar dalam negeri, Pemerintah berencana bebaskan bea masuk impor. Saat ini persediaan kedelai dalam negeri minim seiring dengan turunnya produksi kedelai di Brasil dan AS. Indonesia mengimpor kedelai dari dua negara tersebut. “Iya, seharusnya tingkatkan produksi dalam negeri, minimal, dan kita bebaskan bea masuk impor dari 5 persen, mudah-mudahan jadi 0 persen,” kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi usai rapat koordinasi bidang pangan di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (25/7). Bayu menegaskan, pembebasan bea masuk kedelai membuat biaya operasional impor dapat ditekan sekitar Rp400 per kilogram (kg). Langkah ini diharapkan dapat menurunkan harga kedelai di pasar yang saat ini sekitar Rp8.000 per kg. Pemerintah, lanjutnya, menyadari langkah ini bukan solusi jangka panjang. Oleh karena itu peningkatan produksi dalam negeri akan dit-

ingkatkan. Indonesia sebagai salah satu konsumen kedelai terbesar disadari tidak dapat bergantung lagi pada impor. Tiga negara asal kedelai andalan Indonesia yakni Amerika, Brasil dan Argentina sama-sama tengah mengalami kekeringan. “Alternatif kita Argentina doang, dia juga mengalami masalah yang sama, jadi memang global. Cina itu yang tadinya cuma mau beli tahun ini rencananya 57 juta (konsumsi kedelai Cina), dan kita itu tidak ada 2 juta (konsumsi kedelai Indonesia), dia (Cina) rencananya mau dinaikan 61 juta. Masalahnya di ketiga negara itu, mengalami masalah yang sama, yang lain kecil-kecil,” tandasnya. Sebelumnya, pemerintah membebaskan bea masuk komoditas kedelai dan tepung terigu hingga 31 Desember 2011. Keputusan itu tertuang dalam peraturan menteri keuangan atau PMK Nomor 13/PMK.011/2011 yang menetapkan tarif bea masuk untuk komoditas kedelai dan tepung terigu ditetapkan nol persen. Dalam PMK Nomor 13/PMK.011/ 2011 ditetapkan bahwa tarif bea masuk untuk kedelai akan kembali di-

naikkan pada 1 Januari 2012 menjadi 5 persen. Hal ini tercantum dalam pasal 2 ayat 2. Sementara itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan perusahaan plat merah berencana mengembangkan dan memproduksi kedelai sebagai salah satu produk usahanya mulai tahun depan. “Tahun depan membantu kedelai, jagung, sorgum, padi, jagung dan sagu. Sagu oleh Perhutani dan sorgum oleh PTPN,” ungkapnya seusai menjadi Pembicara di Kantor Pusat Bank Indonesia (BI) Jakarta. Sorgum merupakan komoditas bijibijian penting keempat setelah gandum. Dahlan menjelaskan untuk tahun ini BUMN masih fokus dalam membantu pengembangan dan produksi sapi, gula dan beras. Sebelumnya Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyebutkan pasar Indonesia saat ini membutuhkan 2,2 juta ton kedelai sedangkan produksi dalam negeri hanya terserap sekitar 700ribu ton. “Jadi maksimum (impor) 1 juta ton,” ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa. (LEN)

wato hanya bisa memperoleh sebanyak 200 kilogram kedelai. Itu pun harus dipesan selama dua hari sebelumnya. Kenaikan harga itu, selain memperbesar pengeluaran bahan baku juga menyebabkan kerugian di kalangan pedagang tempe nyaris terpaksa harus memperkecil ukuran tempenya agar tetap bisa berproduksi. Senada dengan itu, Fendi pemilik usaha pembuatan tempe menyampaikan, kenaikan harga kedelai sangat mempengaruhi pendapatanya sebagai pengusaha tahu. Kini, dia tidak mungkin menaikkan harga tahu, mengingat konsumen yang akan berhitung, apabila harga tahu ikut dinaikkan. “Nah, kalaupun ukuranya diperkecil oleh si produsen, ya kami sebagai pedagang gorengan tentu mensiasatinya dengan harga jual. Bila semula tempe saya jual seharga Rp600 per buah, maka selanjutnya saya menjualnya dengan harga Rp700 atau 3 buah go-rengan senilai Rp2.000,” kata Sulastri pedagang gorengan di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang. (REZ/JEM)

ESDM Larang Penggunaan BBM Subsidi JAKARTA (VOKAL SUMSEL) - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) tetap akan melakukan langkah pelarangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Jawa-Bali pada 1 Agustus 2012. Menurut Ketua Tim Nasional Penghematan BBM Bersubsidi Hadi Purnomo, aturan ini akan diberlakukan bagi pegawai negeri sipil yang mudik dan menggunakan mobil dinas. Dia menjelaskan untuk pembatasan BBM subsidi di Jawa-Bali akan disediakan 100.000 stiker yang akan ditempel di mobil-mobil dinas pemerintahan, BUMN dan BUMD. “Jabodetabek sudah kami sebar sekitar 34.000 stiker pembatasan BBM bersubsidi,” katanya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, kemarin. Hadi menegaskan PT Pertamina berkomitmen untuk mendukung program pembatasan BBM bersubsidi. Perusahaan pelat merah ini mengklaim sekitar 90 persen SPBU di Jawa dan Bali telah siap menyalurkan BBM non subsidi. “Tinggal di switch saja sudah siap. Jadi sewaktu diterapkan di Jabodetabek per 1 Juni maka Pertamina otomatis telah mempersiapkan untuk 1 Agustus,” katanya. Hadi juga menegaskan para pegawai negeri sipil yang tetap menggunakan BBM subsidi saat mudik akan menerima sanksi. “Sanksinya akan diatur oleh instansi terkait, bukan diatur oleh Kementerian ESDM,” ungkapnya. (LEN)


Sambungan SBY: Jangan Main-main dengan APBN/APBD JAKARTA (VOKAL SUMSEL)-Dua tahun terakhir banyak sudah terungkap kasus korupsi APBN dan APBD yang melibatkan oknum legislatif dan eksekutif. Namun ironisnya masih ada yang berniat menyelewengkan uang negara. “Saya masih mendengar informasi ada niat atau rencana yang tidak baik terhadap APBN dan APBD,” ungkap SBY. “Saya serukan kepada DPR/ DPRD yang seperti juga di eksekutif ada oknumnya, jangan mau diajak yang tidak-tidak,” sambungnya. Seruan ini SBY sampaikan seusai memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Kejaksaan

Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Rabu (25/7). SBY menyatakan, baik APBN dan APBD merupakan satu dari 10 subsektor rawan dikorupsi. Berdasar kasus yang sudah masuk ke proses hukum, diketahui pelaku adalah oknum jajaran eksekutif yang berkolusi dengan oknum DPR atau DPRD. Padahal negara bersusah payah menggenjot anggaran belanja demi menangkis krisis ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Maka sungguh keterlaluan bila dana tersebut justu dikorupsi oleh pejabat negara yang diberi amanah untuk mengelolanya. “Hentikanlah. Jangan main-

main dengan APBN/APBD,” wanti SBY, sebagaimana dikutip detikcom. Lebih lanjut Presiden SBY mengatakan bahwa seluruh informasi yang diketahuinya tentang korupsi sudah disampaikannya ke PPATK, BPK, Polri dan Kejaksaan Agung untuk ditindaklanjuti. Informasi serupa juga disampaikannya kepada KPK meski secara tidak langsung dan melalui saluran tertentu. “Sebab kalau saya menemui KPK, bisa dipersepsikan yang macam-macam. Makanya saya memilih secara tidak langsung dan melalui saluran tertentu,” jelas SBY.(VS)

Mendagri: Perizinan Pertambangan akan Dikontrol Pemerintah Pusat JAKARTA (VOKAL SUMSEL)-Imbas otonomi daerah berdampak bebasnya Kepala Daerah mengeluarkan izin pertambangan, tak jarang terjadi kasus tumpang tindih lahan. Bahkan salah satu yang paling disorot adanya gugatan Churchill Mining Plc kepada pemerintah sebesar US$ 2 miliar. Hal ini untuk menghindari hal itu terulang kembali, nantinya semua perizinan pertambangan akan dikontrol pemerintah pusat. “Semua perizinan pertambangan yang akan dikeluarkan Pemerintah Daerah akan dikontrol Pemerintah Pusat juga,” kata Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi ketika ditemui di Kantor Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Jakarta, Rabu (25/7) Jadi nantinya kata Gamawan kepala daerah tidak seenaknya mengeluarkan izin tanpa

Gamawan Fauzi

sepengetahuan Pemerintah Pusat. “Kewenangannya tetap di daerah, kepala daerah tetap berwenang keluarkan izin tambang, tetapi ada kontrol dari pemerintah pusat juga nanti,”

ujarnya. Pasalnya selama ini kata Gumawan, Kepala daerah begitu bebas dan sesuai aturan memang dibiarkan oleh pemerintah pusat. “Jadi selama ini sangat bebas, tidak ada kontrol dari pemerintah pusat, nah kali ini nanti kita akan perketat dengan ikut mengontrol keluarnya izin tersebut,” jelasnya, sebagaimana dikutip detikcom. Menurut Gamawan, alasan dibalik itu semua, agar peristiwa Churchill tak terulang lagi, Presiden RI digugat di pengadilan arbitrase internasional akibat kasus tersebut. “Tapi kasus Churchill kepala daerahnya tidak salah, dia benar karena aturannya memang ada, dan dia tetap bertanggung jawab atas semua izin yang di keluarkannya, tetapi ini jangan sampai terjadi ke daerah lain, kasihan presiden lagi nanti yang digugat lagi,” tandas Gamawan.(VS)

Tangan Kiri....................Sambungan hal 1 Ketiganya bermain, tanpa ada pengawasan dari kedua orang tuanya mungkin mereka tinggal tidak jauh dari IP,” kata Okta (25), salah satu pengunjung IP yang melihat kejadian tersebut. Ia menerangkan, setelah beberapa kali naik turun akhirnya saat berada dari lantai dua dan hendak turun ke lantai dasar, entah bagaimana awal mulanya tiba-tiba tangan kiri bocah tersebut terjepit di eskalator. Melihat itu ia kata Okta, langsung berteriak minta tolong. Teriakan Okta ini, ternyata menarik perhatian pengunjung lainnya yang langsung ikut berteriak dan berusaha memberikan pertolongan . Tak lama kemudian, satuan pengamanan (Satpam) langsung menghentikan eskalator dan memberikan pertolongan. Tangan kiri Ariel, yang terjepit di eskalator tersebut akhirnya bisa dikeluarkan. Na-

mun bocah malang ini, terus berteriak kesakitan sambil memegangi tangannya yang berlumuran darah. Empat jari Ariel, tampak menghitam akibat terjepit di eskalator. “Dia, sudah dibawa ke Rumah Sakit Charitas untuk mendapatkan perawatan. Kami akan berusaha merawat anak ini, semaksimal mungkin. Ini murni musibah,” kata Anas Permana, salah seorang satpam yang membawa bocah tersebut ke RS Charitas. “Kami sebenarnya, sudah melarang anak-anak untuk bermain di eskalator. Kalau terpantau, anak-anak yang bermain tanpa pengawasan tentu akan kami larang untuk keselamatan mereka juga,” sambung Hasbi, kordinator keamanan di IP. Salah seorang perawat di RS Charitas yang dibincangi Harian Vokal Sumsel, mengaku

Ariel saat ini sudah mendapatkan perawatan. “Ada luka di tangan kirinya, akibat terjepit eskalator. Kondisi jari tangannya, akibat terjepit tadi tidak berfungsi seperti semua kecuali ibu jarinya,” imbuhnya. Sementara Jefri (45), orang tua Ariel yang ditemui di RS Charitas mengakui musibah yang dialami anaknya itu akibat kecelakaan dan tidak ada pengawasan darinya. Namun ia menyayangkan kenapa keamanan IP tidak terpantau dengan kejadian tersebut. “Kejadian seperti ini, bukan hanya dialami anak saya saja tetapi pernah juga dialami oleh pengunjung lainnya. Yang kita sayangkan, kenapa petugas keamanan disana tidak terpantau ada anak-anak yang bermain di eskalator. Harusnya mereka diperingatkan dan dilarang,” sesalnya. (DRA/FIZ)

Heran, SBY....................Sambungan hal 1 jadi heran, kok SBY yang doktor di bidang pertanian itu, baru sekarang bicara soal produksi pertanian, khusus kedele? Kita berprasangka baik saja. SBY selama kepemimpinannya mungkin sangat repot dengan masalah korupsi yang membelit kader Partai Demokrat, soal pencitraan Partai Demokrat yang terus menurun, pencitraan Indonesia di luar negeri, sehingga persoalan mendasar di dalam negeri kurang dapat perhatian. Ada pembantu presiden, yakni Menteri Pertanian, tapi entah kenapa, sangat jarang bicara di media massa. Akibatnya, kita tak tahu bagaimana politik pangan Indonesia, apa saja kebijakan dan program yang bisa menyejahterakan petani? Kenapa sekarang baru terkesan panik, bukankah jauhjauh hari sudah bisa dirancang program swasembada pangan? Bagaimana pemenuhan kebutuhan kedele setiap tahun, kenapa produksi kedele tidak dipacu? Ahai, begitu banyak yang bisa kita pertanyakan. Ketika ada ancaman mogok para pedagang (produsen) tempe dan tahu di Jawa, Presiden SBY baru keluarkan kebi-

jakan. Kedele impor yang relatif mahal, tak sanggup dibeli produsen tahu dan tempe, meskipun bea masuk kedele telah diturunkan menjadi 0 persen. Menilai pemerintah tergolong cakap atau tidak sebetulnya gampang, tinggal menguji dari caranya menyelesaikan persoalan-persoalan sederhana yang datang secara ajeg dengan pola yang sama. Kita tidak lihat adanya antisipasi cerdas dari dini oleh pemerintah. Kalau produksi kedele Indonesia kurang dari kebutuhan, mengapa tidak dicari akar persoalannya? Apakah bibit kedele unggul belum ditemukan? Atau ada bibit unggul, tapi susah merawatnya karena perlu perlakuan khusus? Atau petani kurang berminat menanam kedele karena biaya praproduksi terlalu mahal, apalagi kedele rawan hama? Adakah subsidi/ insentif yang bisa diberikan pemerintah kepada petani kedele, sehinga petani lebih bersemangat untuk meningkatkan produksinya? Mencermati kasus sederhana seperti melonjaknya permintaan pangan selama puasa Ramadan dan Lebaran, dan

kini naiknya harga tahu dan tempe akibat kedele impor yang mahal, harus dinyatakan pemerintah tidak cakap mengurus masalah ini. Saya membayangkan, setiap bulan Kementerian Pertanian mengumumkan temuantemuan baru dari kalangan perguruan tinggi atau petani, guna meningkatkan produksi dan pascaproduksi. Sebab, selama ini hal ini tidak pernah menjadi kenyataan. Malah saya sering mendengar keluhan kepala dinas pertanian, tentang kurangnya dukungan Kementerian Pertanian bila didaerah ada program bagus untuk dikembangkan secara nasional. Saya tidak tahu, kenapa hal ini bisa terjadi? Apakah Kementerian Pertanian berpihak kepada pengusaha tertentu yang diberikan izin khusus untuk melakukan impor, sebagai akibat dari praktik rente politik? Kalau pun terpaksa ada impor, misalnya, kenapa tak diserahkan saja kepada koperasi yang dikelola para petani? Menjadikan petani merdeka dan sejahtera, memang susah, ternyata! Abis tak ada kepedulian dari awal, sih!**

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

7

Tujuh Tersangka PON Riau akan Ditahan KPK JAKARTA (VOKAL SUMSEL)-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan depan bakal menahan tujuh tersangka baru kasus suap penyelenggaraan PON Riau terkait pembahasan perubahan Perda 6 Tahun 2010. Penahanan mereka akan dilakukan usai menjalani pemeriksaan perdana setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 13 Juli 2012 lalu. “Sampai sekarang belum ada jadwal pemeriksaan terhadap tujuh tersangka baru, kemungkinan minggu depan. Biasanya setelah diperiksa akan ditahan, tapi tidak mungkin kita katakan setelah diperiksa akan langsung ditahan, nanti mereka tidak akan datang,” kata Johan Budi SP, Juru Bicara KPK di Jakarta, Rabu (25/7). Menurut Johan, jika ada pemanggilan pemeriksaan terhadap ketujuh tersangka itu, maka mereka harus datang dan tidak boleh mangkir. Apabila mereka mangkir dari pemeriksaan, ketujuhnya bisa dipanggil paksa atau dilakukan penangkapan seperti Bupati Buol Amran Batalipu.

“Kalau ada pemeriksaan mereka harus datang, jika tidak ada panggilan paksa atau ditangkap,” katanya. Ketujuh tersangka baru kasus PON Riau adalah Adrian Ali, Abu Bakar Siddik, Tengku Muhaza, Zulfan Heri, Syarief Hidayat, Moh Roem Zein, dan Turoechsan Asy Ari. Sementara itu, Anggota DPR asal Riau Lukman Edy berharap tidak ada lagi penetapan tersangka dari DPRD Riau, meskipun seluruh Anggota Pansus Perda 6 Tahun 2010 ada dugaan terindikasi terlibat suap. “Kalau saya berharap tidak ada lagi penetapan tersangka baru, cukup 10 Anggota DPRD saja. Saya berharap Anggota DPRD lainnya tidak terlibat,” kata Lukman. Namun, dari informasi yang didapatkannya terdapat ada 14 orang dari DPRD Riau yang akan dijadikan tersangka. “Susah juga kita berharap mereka tidak menjadi tersangka, sementara yang memiliki kewenangan adalah KPK. Mudahmudah-mudahan saja mereka tidak terlibat,” katanya.

Lukman menilai penetapan tersangka 10 Anggota DPRD Riau sebagai shock terapi bagi semua pihak di Riau dari KPK agar ada perbaikan dalam penggunaan keuangan negara. “Belum apa-apa sudah minta fee, padahal pengerjaannya tidak profesional sama sekali. Lihat saja delapan venues belum selesai, makanya ini harus dibersihkan semua, kalau tidak nama baik Riau akan tercoreng. Shock terapi dari KPK ini agar ada perbaikan,” katanya. Diperpanjang 30 hari Johan Budi mengatakan, masa penahanan terhadap tersangka M Faisal Aswan dan Moch Dunir kemungkinan akan diperpanjang lagi selama 30 hari pada 3 Agustus mendatang, apabila berkas perkara keduanya belum dilimpahkan ke penuntutan. Jika diperpanjang 30 hari, kata Johan, maka masa penahanan Faisal dan dunir akan dimaksimalkan menjadi 150 hari dari 120 hari. “Nanti JPU yang akan meminta perpanjangan penahanan 30 hari untuk pelimpahan

ke penuntutan dan penyusunan dakwaan karena berkas perkaranya belum selesai,” katanya. Johan enggan menanggapi apakah belum dilimpahkannya berkas perkaranya M Faisal Aswan dan Moch Dunir, berkait akan ada penetapan 14 tersangka baru dari DPRD Riau dan penetapan tersangka Gubernur Riau. “Tidak ada kaitannya, ini berkasnya memang belum selesai. Soal tersangka baru sampai sekarang belum ada,” katanya. Johan menambahkan, penyidik KPK masih terus melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pihak-pihak yang diduga terkait dengan kasus ini guna perbaikan berkas tersangka Lukman Abbas, M Faisal Aswan, Moch Dunir dan Taufan Andoso. “Saksi-saksi masih akan terus diperiksa untuk melengkapi berkas perkara empat tersangka. Bisa saja nanti berkas perkara keempat tersangka tersebut akan dilimpahkan secara bersamaan,” katanya. (SAN)

Untungnya Berjualan............................Sambungan hal 1 dengan sebutan Belewa. Diluar bulan ramadhan buah ini, jarang ditemukan, tapi sekarang lihatlah di pinggirpinggir jalan, orang dengan mudahnya mendapat Belewa untuk campuran minuman berbuah puasa. Oleh sebab itu, menjamurnya buah Belewa ini tentu dimanfaatkan para pedagang buah untuk meraup pendapatan selama bulan puasa ini. Seperti halnya Tes Bidin (43) petani, pedagang bahkan sekaligus agen buah Belewa. Bidin yang membuka kios berjualan di Jalan Palem Raya km 28 Jalur Lintas Timur Palembang-Inderalaya ini misalnya. Pria asli daerah Desa Muaro Penimbung, Ogan Ilir ini telah dua puluh

tahun menjalani profesi sebagai petani karet dan petani buah Belewa. Saat memasuki bulan Ramadhan, Bidin yang di bantu oleh menantunya mendapatkan keuntungan lebih banyak dari bulan-bulan biasanya. Kebutuhan akan buah Timun Suri ini sebagai salah satu menu pembuka saat berbuka puasa ini menjadi incaran bagi para kalangan ibu rumah tangga dan sebagainya. Menurut M. Ridho Perkasa (21) bapak satu anak ini, membantu menjual hasil tani dari kebun mertuanya sudah berlangsung tiga tahun sampai sekarang. Kebun Belewanya cukup jauh dari tempatnya berjualan. Selain menjualnya sendiri tanaman

ini biasanya menjadi pasokkan untuk pasar-pasar daerah Palembang juga di jual ke beberapa kota besar lainnya. Seperti, Jambi, Riau, Pekanbaru dan Padang. Edo, panggilan M. Ridho, mengungkapkan, untuk satu kali panen, ia dan mertuanya bisa panen 12 ton sampai 15 ton dari lahan sekitar dua hektar. Dikatakan, 3 ton hingga 5 ton Belewa di lempar ke pasar-pasar Palembang pada setiap datang ramadhan. Pasar induk Jakabaring, Lemabang dan pasar tradisional lainnya. “ Kegiatan berjualan pun sebenarnya tidak hanya dilakukan di hari dan bulan Ramadhan saja, buah ini tetap dijual hanya saja pada bulan

ramadhan permintaannya lebih meningkat dari hari dan bulan biasanya. Pelanggan yang datang pun beragam, dari ibu rumah tangga sampai pegawai negeri di wilayah pemerintahan ogan ilir. Edo juga menambahkan, perkilonya harga Belewa biasa dijualnya dengan harga Rp.5000. jika pedagang kecil ingin menjadi grosir biasanya ia berikan khusus seharga Rp.3500. di bulan lainnya diluar bulan ramadhan ia dan mertuanya hanya bisa mendapat untung sekitar Rp. 1 juta, tapi di bulan ramadhan keuntungan bisa mencapai Rp. 3 juta hingga Rp.5 juta. Bulan ramadhan menjadi bulan yang selalu dinanti oleh para petani seperti mereka.(*)

Ternyata Dana......................................Sambungan hal 1 selanjutnya dari pihak kepolisian, namum sayang, pada Rabu pagi kemarin, tak ada satupun dari anggota kepolisian yang mendatangi PT.FM, padahal nasabah yang datang sekitar 50 orang. Nasabah yang sudah mulai emosi menjarah semua barang yang bisa diambil, bahkan seorang nasabah yang tak terbendung lagi emosinya sudah menyulut Api ke kantor PT.FM, beruntung nasabah yang lain mecoba untuk menenangkannya. Sebenarnya barang-barang berada dirumah sekaligus kantor milik Faisol Muslim, Direktur utama PT Fatthriyal Member itu, selama tiga hari terus-terusan didatangi nasabah. Menurut seorang penjaga perumahan menuturkan kalau penjarahan di kantor PT.FM sudah berlangsung sejak hari Senin yang lalu.”Saya sebagai penjaga di perumahan ini tidak bisa berbuat apa-apa karena, nasabah yang datang terus berdatangan silih berganti. Bahkan pada hari Rabu, seusai buka puasa sampai menjelang subuh para nasabah terus menjarah isi kantor PT.FM,”katanya.

Karena anggota polisi yang dinanti tak kunjung datang, akhirnya sekitar 11 orang dengan berani melaporkan kasus ini ke Mapolda Sumsel, sedangan nasabah yang lainnya tidak berani melapor. Nasabah yang tidak mau melaporkan penipuan berkedok investasi bukannya tidak beralasan, tetapi mereka takut kalau mereka melapor kepolisi uang mereka akan dibekukan dan tidak akan bisa kembali, tidak hanya itu para nasabah juga di ancam oleh Account Executive (AE) mereka, yang mana para AE mengatakan,” jangan coba-coba melapokan kepolisi, kalau anda melaporkan kepolisi uang anda tidak akan pernah kembali.” Dari data yang berhasil di himpun, dari sekitar 7000 nasabah rupanya tidak hanya di Palembang saja, terhitung ada enam kota se Indonesia terdapat kantor cabang milik Faisol Muslim, Direktur utama PT Fatthriyal Member itu seperti, Cilacap, Bogor, Bandung, Lampung, Jambi dan Palembang yang merupakan kantor pusat PT.FM. sedangkan total dari 7000 nasabah itu

berjumblah kurang lebih Rp 7 Triliun, benar saja dana yang terkumpul melalui PT.FM itu melebihi kasus Bank Century yang merugikan Negara Rp 6,7 Triliun, sedangkan dana yang terkumpul di Palembang sejumlah Rp 1,7 Triliun. Dari ribuan nasabah PT.FM, disebut-sebut mulai dari beberapa pejabat kepolisian, pejabat-pejabat pemerintahan dan beberapa artis yang ikut ikut serta berinvestasi di PT.FM, tidak hanya itu terdapat nama Mantan Wakil Kapolda Sumsel Brigjen Pol (purn) Achmad Ismail menjadi Komisaris Utama PT.FM, yang dipimpin oleh Faisol Muslim, sebagai Direktur utama PT Fatthriyal Member. Korban-korban penipuan berkedok investasi itu kebanyakan dari pegawi negri sipil (PNS), pensiunan-pensiunan BUMN dan Polri, kebanyakan PNS yang ikut investasi semuanya menggadaikan SK mereka, bahkan ada yang menggadaikan SK ke Bank selama 15 tahun, Untuk ikut bisnis investasi PT.FM. ”SK saya sudah saya serahkan di Bank, surat rumah juga

ikut saya gadaikan, kepala saya sangat pusing”ujarnya saat mengeluh pada wartawan. Tak hanya PNS, sekitar 30 orang dari Badan Kepegawaian Negaga (BKN) Jakarta juga ikut tertipu bisnis investasi PT.FM. menurut dari keterangan dari salah seorang nasabah , Bingga (50) warga Ogan Ilir menjelaskan ia tertarik ikut Investasi ini karena adanya pejabat kepolisian di PT.FM. ”Saya terkesima karena di PT.FM ada nama Mantan Wakapolda Brigjen Pol (purn) Achmad Ismalil menjadi Komisaris Utama, makanya saya kira ikut investasi ini aman saja”katanya. Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova, saat dikonfirmasi mejelaskan kalau pihaknya baru mendapatkan laporan dari masyarakat tentang perkara investasi PT FM, ”Kami baru hari ini menerima laporan masyarakat atas penipuan Investasi di PT.FM, yang mana korban yang melapor baru berjumblah 11 orang, kasus ini akan terus kita selidiki”ujarnya.(CAR)

Presiden: Jangan.................................Sambungan hal 1 kata Presiden Yudhoyono saat memimpin rakor di kantor Kejagung, Rabu (25/7) kemarin. Presiden Yudhoyono mengharapkan dalam penyelesaiannya untuk memikirkan kemajuan masyarakat. Agar kalangan masyarakat diyakinkan akan bertumbuhnya ekonomi sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. “Jusru diajak serta untuk kemajuan di situ, tetapi ingatkan mereka jangan melakukan perusakan,” katanya, sebagaimana dikutip bisnis.com. Seperti dilaporkan Harian Vokal Sumsel sebelumnya, konflik warga dengan PTPN VII di Ogan Ilir ini sudah berlamngsung lama, sejak pembangunan Pabrik Gula Cinta Manis, tahun 1982. Warga tidak menuntut ganti rugi tanah atas lahan yang dikuasai PTPN VII puluhan tahun. Akan tetapi, lahan tersebut dikembalikan ke warga yang berstatus miliknya. PTPN VII Persero seperti diketahui, hanya mengantungi hak guna usaha untuk 6.000 hektar dari Badan Pertanahan Nasional. Sementara PTPN VII

mengklaim memiliki total lahan seluas 20.500 hektar. Kritik Meneg BUMN Sebelumnya, lima lembaga swadaya masyarakat (LSM) di bidang lingkungan mengkritik Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan terkait dengan belum diselesaikannya kasus perampasan tanah masyarakat oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII unit usaha Cinta Manis tersebut. Hal itu disampaikan dalam pernyataan bersama oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Serikat Petani Indonesia (SPI) dan Sawit Watch. Direktur Eksekuif Walhi Abetnego Tarigan mengatakan lepas tangannya Kementerian BUMN terhadap praktik buruk PTPN VII semakin memperkuat dugaan bahwa perusahaan itu terkait dengan pendanaan politik. “Ini memperkuat praktikpraktik yang memposisikan BUMN sebagai ‘ladang’ bagi pendanaan politik dan prak-

tek politik traksaksional yang dijalankan rezim pemerintah hari ini,” ujar Abetnego dalam siaran pers bersama yang dikutip pada Minggu, (22/07/2012). Dia mengungkapkan dugaan tersebut juga berakibat pada terjadinya dugaan infliltrasi lembaga-lembaga negara oleh para perusak lingkungan. Diketahui, PTPN VII merupakan perusahaan yang memfokuskan bisnis perseroannya pada perkebunan tebu di Kabupaten Ogan Ilir. Deputi Sekjen KPA Iwan Nurdin mengungkapkan Kementerian BUMN yang menjadi induk dari unit usaha negara yang membawahi PTPN VII, justru membiarkan praktik buruk PTPN VII terus berlangsung. Hal itu, sambungnya, dimulai dari perampasan tanah petani, pelanggaran hak asasi manusia, hingga manipulasimanipulasi yang sesungguhnya merugikan negara. “Kementrian BUMN yang dipimpin oleh Dahlan Iskan yang konon akan melakukan reformasi di Kementriannya, justru lepas tangan dan tidak bertanggungjawab atas ke-

jahatan yang dilakukan oleh PTPN VII ini dan cenderung memposisikan diri hanya sebagai mediator,” kata Iwan. Anwar Sadat, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatra Selatan, sebelumnya mengatakan Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN VII unit Cinta Manis hanya mencapai 6.500 hektar, sedangkan izin prinsip yakni terkait dengan inventarisasi lahan mencapai 20.000 hektar. Walhi menilai sekitar 13.500 lahan yang dikerjakan oleh PTPN VII tak memiliki alas hak karena belum mendapatkan sertifkat dari BPN. “Ini belum lagi dengan pengerjaan lahannya di lapangan yang bisa mencapai sekitar 30.000 hektar. PTPN juga melakukan perampasan lahan milik warga dan melakukan kriminalisasi sebagai salah satu upaya represif,” kata Anwar beberapa waktu lalu. “Tuntutan petani adalah pemerintah pusat mengevaluasi kembali HGU PTPN 6.500 hektar dan sisa lahan dikembalikan kepada petani.” (NAL)


8

Harian Vokal Sumsel

Kamis, 26 Juli 2012

Hburan

Astri Yolanda Dokter Gizi

Atur Pola Makan Saat Berpuasa A

da pepatah yang mengatakan, " sesuatu yang baik, akan berakhir dengan kebaikan pula. Namun, sesuatu yang baik, jika salah menerapkanya, maka keburukanlah yang akan menimpa". Hal ini nampaknya pas untuk menjadi nasehat di dalam melaksanakan ibadah puasa. Astri Yolanda, seorang dokter muda syarat pengalaman, yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kayuagung. Dokter muda ini berhasil dibincangi Harian Vokal beberapa waktu lalu di kediamanya, Jalan Komplek Perumnas Muara Baru Permai Tanjung Rancing Blok C Belakang Kantor Pemerintah Daerah Ogan komering Ilir (OKI). Astri mengatakan , puasa itu baik bagi kesehatan. Tapi jangan lupa pula untuk selalu memperhatikan pola makan. Jika salah menakar porsi makan, percayalah, bukan kesehatan yang didapat, melainkan sakitlah akan datang. "Sebenarnya berpuasa itu sama nilainya dengan kita menjaga kebugaran tubuh, karena tubuh kita juga butuh waktu untuk istirahat. Artinya, dengan kita berpuasa, kita telah melakukan suatu kebaikan bagi diri kita tanpa disadari," ujar Yolanda. Sekarang tinggal bagaimana mengatur takaran makanan saat puasa? Yolanda menyarankan agar Gerakan Sadar Gizi lebih digalakkan, karena sangat berpengaruh pada kondisi tubuh orang yang berpuasa. Saat berbuka, sebenarnya kita hanya butuh 25

persen kebutuhan dari hari biasa, sehingga cukup dengan air manis secukupnya dan 2 potong roti. Jika saat berbuka, tubuh butuh 25 persen asumsi makanan, maka saat menjelang sahur setidaknya kita butuh 40 persen makanan dari kebutuhan sehari- hari. Yolanda menambahkan, agar jangan terbawa emosi saat berbuka tiba. Kontrol menu makan secukupnya. Sesudah melaksanakan salat Tarawih, barulah makan nasi dan lauk pauk lainya. "Biasanya kan kita sering lupa, karena seharian berpuasa, maka ketika berbuka tiba, kita anggap ini ajang balas dendam. Segalanya kita makan. Sebenarnya ini cara yang tidak tepat. Tubuh kita perlu jedah untuk menetralisir konsumsi yang masuk. Jadi, ya, istirahat dululah," ucap ibu muda ini. Sebagai seorang dokter gizi, Yolanda tahu persis apa yang seharusnya menjadi hal utama agar tubuh tetap sehat saat menjalankan ibadah puasa. Dia juga mengatakan, kalau sebenarnya puasa itu bukan suatu hal yang patut untuk dipusingkan, tetapi perlu diingat. agama tidak akan menganjurkan sesuatu untuk dilaksanakan, jika di dalamnya mengandung keburukan bagi orang lain. "Ahli medis di dunia pun sepakat, kalau berpuasa itu sangat baik bagi kesehatan," tegas Yolanda. (JEMMY SAPUTERA)

Ratu Puspita

Terinspirasi Jejak Sang Ayah Ayah adalah panutan dalam setiap tingkah laku anak. Nampaknya, sudut pandang itu akan selalu menjadi magnet berharga di dalam membentuk karakter mereka. Peraih juara I purtri dalam ajang Festifal Pencak Silat 2012, Ratu Puspita mengakui, kalau restasi demi prestasi yang dicapainya kini, terinspirasi dari karir sang ayah. Dijumpai seusai melakukan pemanasan bersama rekan-rekanya di Situs Kerajaan Sriwijaya (TPKS) beberapa waktu lalu, Ratu yang mengenakan pakaian seragam Perguruan Setia Hati Terate (PSHT), kelihatan begitu gembira ketika ia dinyatakan menang mutlak dengan menyisihkan rival terdekatnya dengan torehan nilai lebih tinggi 10 poin. "Saya senang sekali, akhirnya dapat menang juga," ujar Ratu. Sebenarnya, bakat yang dimiliki Ratu pun mengalir dari sang ayah. Putri ketiga dari empat bersaudara pasangan Busro Husni dan Nani Wijaya ini, telah meraih banyak gelar juara. Seperti predikat juara II Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), juara III Pekan Olahraga Siswa Nasional (POPDA) dan sekarang menyabet juara I putri dalam Festival Pencak Silat dalam ajang HUT Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) 2012. Meski di usianya yang tergolong belia, siswa kelas II Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 22 Palembang, telah menelurkan segudang prestasi. "Saya sangat mengagumi ayah. Saya pun berkeingin meraih sukses seperti yang pernah ayah lakukan ketika mewakili Indonesia ke manca negara. Itu mimpi yang saya harapkan suatu saat nanti," ucap Ratu sembari mengusap keringat di dahinya. Sebagai seorang pelajar, Ratu pun tidak mengabaikan kewajibanya menuntut ilmu di sekolah. Gadis kelahiran, 6 Juni 1996 ini, juga pandai membagi waktu antara Sekolah dan jadwal latihan di PSHT. Selama ini, Ratu tetap konsisten dengan waktu, ia pun menyiasati jadwal latihannya di PSHT ketika hari libur sekolah, seperti hari Minggu dan Sabtu sore. Selain berprestasi dalam bakatnya, Ratu pun berprestasi di sekolah. Dia penyandang gelar lima besar, tak pernah absen dari dirinya. (JEMMY SAPUTERA)

Princess Saling Menghargai di Bulan Ramadan Bulan Ramadan memang bulan penuh minum. "Kalau lagi jam puasa ya kita hargai, gak berkah. Tak hanya kaum muslim yang makan di depan. Kayak ikutin puasa gitu. Kalau merasakannya, namun bagi non muslim pun makan minum di belakang, ngumpet," ujar demikian. Suasana saling menghargai dan Danita. (VS) toleransi selalu dikedepankan. Seperti itu pula yang terjadi dalam girlband Princess. Memiliki personil yang tidak semuanya melaksanakan ibadah puasa, Princess tetap menjalin suasana saling support dan menghargai satu sama lain. WA L L D E C O R AT I O N E X T E R I O R & I N T E R I O R "Hari ini buka puasa bersama aja adeka.jaya@ymail.com BATU ALAM PLAFOND GYPSUM bersama teman-teman dan fans. Kalau CLASSIC PROFIL BETON kami saling menghargai aja sih selama H. Ade MARMER & GRANITE PAVING STONE (CONBLOK) 0711-7070436 puasa," ucap Alika saat ditemui di Jl CAT WASH DECORATIF 0812 7805814 CAT DUKO & POLITUR Pangkalan Jati 1 Perumahan Pondok 0819 58571686 PERTAMANAN & KORAL SIKAT Labu Garden, Depok, Selasa (24/7). PRASASTI, FURNITURE KACA PATRI & INLAY Malah, para personil Princess yang ATAP BAJA RINGAN GENTENG BETON, KERAMIK tidak menjalankan ibadah puasa pun MATRIAL BAHAN BANGINAN INTERIOR DESIGN rela 'ngumpet' ketika akan makan dan EXHIBITON SPECIAL DISAIN

Jalan Angkatan 45 No. 99 C-D Palembang Telp. 0711-8887272

Menjual Bahan Bangunan Berupa Batu Bata, Batu Koral, Pasir, Kayu, dll

Jl. Makrayu No.1209 Rt.24A/Rw.08 30 Ilir, Ilir Barat II Palembang


Harian Vokal Sumsel

Kamis, 26 Juli 2012

9

Milan Berusaha Kembali Dapatkan Kaka?

Chelsea Targetkan Juara Premier League INGGRIS (VOKAL SUMSEL) -Fernando Torres merasa ada yang kurang dalam kariernya. Sejak berkiprah di Inggris, El-Nino belum pernah sekalipun mengangkat trofi lambang supremasi sepakbola di Inggris ini. Pemain yang besar di Atletico Madrid ini pun mematok target besar, bisa mengantarkan Chelsea menjadi kampiun Premier League musim 2012-13. Berbekal deretan pemain anyar bertalenta yang memperkuat tim, Torres merasa, Chelsea kini punya gairah lebih. Torres memandang, The Blues punya modal menggondol gelar liga domestik. Mengawali musim ini, Chelsea kedatangan pemain muda bertalenta Eden Hazard dan Marko Marin. Ini masih ditambah dengan kombinasi pemain belia dan senior berkualitas yang menghuni Stamford Bridge. “Saya akan sangat senang bila berhasi meraih Premier League. Semoga, itu bisa tercapai tahun ini. Saya yakin, kami mampu bersaing

untuk meraih prestasi itu,” ujar eks-Liverpool tersebut di situs resmi Chelsea. Torres menilai, kompetisi di musim baru nanti akan sangat menantang. Menurut dia, semua kontestan Premier League berada di puncak terbaik. Ini terbukti, saat Manchester City akhirnya mengunci gelar Liga Inggris setelah bersaing ketat dengan Manchester United hingga partai pamungkas. “Anda harus melihat, bagaimana ManCity meraih title hingga pertandingan terakhir dan tim pemenang Liga Champions yang finis di posisi enam Premier League,” ujar bomber 28 tahun itu. Oscar Resmi ke Chelsea Sedangkan dari Inggris dilaporkan, Fans Chelsea segera menyambut satu lagi pemain

INGGRIS (VOKAL SUMSEL) --Arsenal diberitakan sudah sepakat dengan Malaga untuk memboyong gelandang sayap Santi Cazorla. Sayangnya belum ada kesepakatan dari kedua klub soal harga yang harus dikeluarkan The Gunners untuk mendapatkan gelandang berumur 27 tahun itu. Cazorla musim lalu nyaris bergabung ke Arsenal, sayangnya keinginan Arsenal itu gagal setelah Malaga mengajukan tawaran $21 juta (Rp241,38 miliar) kepada Villarreal. Kini kondisinya berubah 180 derajat. Malaga terpaksa harus melepas pemain-pemain bintang mereka. Kondisi finansial yang dialami Malaga membuat mereka menerima tawaran dari Arsenal. The Gunners sendiri berusaha agar bisa mendapatkan Cazorla

dengan nilai transfer £15,6 juta (Rp230,33 miliar). Malaga terancam terdegradasi kecuali mereka membayar hutang-hutang yang tertunggak. Keinginan Cazorla meninggalkan Malaga sendiri timbul setelah pihak klub belum membayar gajinya musim lalu. Hubungan Cazorla dengan klub juga memburuk karena tunggakan gaji itu. Malaga terancam tergusur ke divisi dua Spanyol, kehilangan lisensi UEFA serta tak bisa berpartisipasi di Liga Champions jika tak menyelesaikan hutang-hutang mereka. Kalahkan Malaysia All Star Sementara itu, Sky Sport, melaporkan, The Gunners meraih sukses yang cukup signifikan dalam persiapannya menghadapi kompetisi

anyar untuk musim ini. Pemain muda Oscar dos Santos Emboaba Junior resmi berkostum The Blues mulai besok, Kamis 26 Juli 2012. Hal ini dipastikan langsung oleh Presiden Internacional, Giovanni Luigi. Presiden klub Oscar ini menyebut mantan pemainnya itu tinggal menyelesaikan detail kecil untuk segera gabung bersama Chelsea. “Negosiasi sebentar lagi selesai, hanya merampungkan beberapa detail kecil dan tanda tangan. Dan itu bisa saja terjadi besok,” kata Luigi kepada Radio Gaucha. Salah satu hal yang mempercepat perampungan negosiasi ini karena Oscar sedang memperkuat tim Olimpiade Brasil di London. Nilai transfer pemain 20 tahun ini diyakini berada di kisaran £25 juta. Pembayaran sedikit menimbulkan problem karena Internacional menghendaki dibayar dalam euro, bukannya poundsterling. Tapi, tampaknya itu bukan masalah besar. Nilai itu akan dipotong £5

juta demi pembayaran Internacional kepada mantan klub Oscar, Sao Paulo. Klausul ini sempat menghambat transfer Oscar meski akhirnya terselesaikan. Oscar menjadi pemain anyar keempat yang didatangkan Chelsea musim ini. Tiga pemain sebelumnya yakni Hazard bersaudara: Eden dan Thorgan serta Marko Marin. Satukan Hazard Bersaudara Sebelumnya, harapan Chelsea menyatukan Hazard bersaudara akhirnya terkabul. Thorgan Hazard akhirnya menyusul sang kakak, Eden Hazard untuk berseragam Chelsea. Kepastian ini juga telah diumumkan klub London Barat itu di situs resminya. Thorgan, 19 tahun, secara resmi telah didapat klub London Barat itu dari klub Ligue 2 Prancis, RC Lens. Menariknya, baik Thorgan maupun Eden Hazard (21 tahun) berposisi sama yakni gelandang serang. Meski masih belia, Thorgan telah sukses masuk timnas senior Belgia bersama sang

kakak. Total satu caps telah ia lakoni bersama timnas senior. Sebelumnya, Thorgan selalu menjadi andalan timnas U-16 hingga U-19 Belgia. Namun Thorgan tampaknya harus lebih bersabar untuk dapat bermain bersama sang kakak di tim senior The Blues. Pasalnya, Thorgan akan ditempa lebih dulu di skuad U-21 Chelsea yang saat ini dilatih Dermot Drummy. Chelsea juga punya opsi untuk meminjamkan Thorgan ke klub lain untuk memberinya jam terbang yang lebih banyak. Kabarnya, Chelsea memboyong Thorgan karena telah masuk dalam agenda kesepakatan saat The Blues memboyong Eden Hazard dari Lille. Terlebih dalam beberapa kesempatan, Eden Hazard terus memberikan pujian kepada adiknya itu. Hazard sempat mengaku jika permainan Thorgan lebih apik dibanding dirinya. Thorgan Hazard telah tampil di 14 pertandingan di divisi kedua pada musim 2011/2012. (VS)

Arsenal dan Malaga Sepakati Transfer Cazorla

Santi Cazorla

Premier League musim depan. Anak asuhan Arsene Wenger ini berhasil mengalahkan skuad Malaysia All-Star dengan skor 2-1 pada laga pramusim mereka di Kuala Lumpur, Malaysia.

foto : vivanews.com

Dua gol yang dicetak oleh Arsenal dihasilkan pemain muda yang diturunkan oleh pelatih asal Perancis itu pada babak kedua. Dalam pertandingan yang berlangsung di

Stdion Nasional Kuala Lumpur, Selasa (24/7), Arsenal tidak menurunkan Robin van Persie, namun masih mampu mendominasi pertandingan. Meski mendominasi, Malaysia All-Star berhasil memimpin lebih dulu lewat gol yang dicetak Ami Muslim, jelang babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Wenger mengganti hampir semua pemainnya yang langsung berbuah manis lewat gol yang dicetak oleh Thomas Eisfeld. Arsenal akhirnya dapat memastikan kemenangan menjadi 2 - 1 lewat gol yang dicetak oleh pemain muda lainnya, Chuks Aneke, jelang pertandingan berakhir. Sampai wasir meniup peluit panjang, skor tetap bertahan 2-1 untuk keunggulan Arsenal. (VS)

MILAN (VOKAL SUMSEL) --Rumor santer beredar di media Italia kalau AC Milan tengah berusaha untuk kembali mendatangkan Kaka ke San Siro. Hal tersebut dilakukan Milan untuk menenangkan fans mereka yang merasa tidak puas dengan penjualan Zlatan Ibrahimovic serta Thiago Silva. Selain itu Milan juga memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak empat pemain senior mereka Alessandro Nesta, Clarence Seedorf, Gennaro Gattuso dan Filippo Inzaghi. Menurut berita yang dilansir Sportitalia, Wakil Presiden Milan Adriano Galliani terlihat bersantap malam dengan Gaetano Paolillo, agen yang mewakili Kaka dan Ganso. “Kadang cinta tak pernah mati, ia hanya pergi pada perjalanan panjang dan berputar untuk kembali lagi,” ujar Galliani saat ditanya oleh wartawan mengenai rumor soal Kaka. Kendati sudah memutuskan melakukan pengembalian uang tiket terkait penjualan Ibra dan Silva ke PSG, Milan harus berusaha keras untuk memenangkan kembali hati suporter mereka. Kaka sendiri meninggalkan San Siro ke Real Madrid dengan status sebagai pemain termahal dunia senilai £56 juta (Rp826,826 miliar) pada Juni 2009. Tapi ia justru gagal membuktikan kemampuan terbaiknya di Santiago Bernabeu karena lebih sering absen karena cedera. (VS)

Ricardo Kaka

Resmi Pensiun, Inzaghi jadi Pelatih Junior Milan PENYERANG veteran di tim AC Milan, Filippo Inzaghi, akhirnya resmi mengumumkan pengunduran dirinya, Selasa (24/7) waktu setempat. Selain menyatakan pensiun, Inzaghi juga memberitahukan bahwa dirinya kini akan menjadi pelatih tim junior di klub itu. Keputusan ini memang sudah diperkirakan, dan kini menjadi penanda berakhirnya karier Inzaghi yang terbilang lumayan sukses sejauh ini. Sebagaimana diketahui, pemain berusia 38 tahun ini resmi keluar dari Milan di akhir musim lalu, namun nyatanya tidak menemukan klub lain sebagai markas barunya. “Periode (bermain) saya di Milan telah berakhir dengan cara yang terbaik, dengan sebuah gol di penampilan terakhir saya. Jadi, itu semua terasa sempurna,” ungkap Inzaghi di depan wartawan sebagaimana foto : vivanews.com dilansir Soccerway. Filippo Inzaghi “Sekarang saya akan memulai mimpi yang lain, yaitu menjadi seorang pelatih, dan mudah-mudahan (kelak) bisa memenangi Liga Champions,” tambah pemain yang kerap disapa Pippo itu. Awal bulan ini, Inzaghi sebenarnya sempat dikabarkan bakal bermain untuk klub Championship Inggris, Watford. Namun kabar itu tak lama segera dibantah oleh manajer Watford, Gianfranco Zola. Sebagai pemain Milan selama 11 tahun, Pippo sudah tampil sebanyak 296 kali dengan torehan gol mencapai 125. Kini, usai menandatangani kontrak hingga 2014, Inzaghi bakal bertanggung jawab melatih tim junior Milan, Allievi Nazionali, pasukan termuda di akademi klub itu. (VS)

Bob Hippy: Mundurnya Everton Rugikan Timnas JAKARTA (VOKAL SUMSEL) --Mundurnya Everton dari turnamen Java Cup 2012 tak pelak merugikan Timnas. Hal tersebut dipaparkan Koordinator Timnas Bob Hippy. Menurut Bob, Timnas mengalami kerugian karena tak bisa bermain melawan klub berkualitas seperti halnya Everton. “Pemberitahuan secara resmi memang belum kami dapat. Tapi kalau itu benar (mundur) tentu kita rugi karena tidak dapat berujicoba dengan klub berkualitas,” kata Bob Hippy di Jakarta, hari ini. Lebih lanjut menurut Bob, salah satunya tujuan digelarnya turnamen Java Cup adalah untuk menambah jam terbang bagi Timnas Indonesia. Apalagi pada turnamen ini tuan rumah mengirimkan dua perwakilan yaitu Timnas Senior dan Timnas U-23.

Bob Hippy

Menurunkan dua Timnas ini merupakan imbas dari mundurnya klub raksasa asal Turki, Galatasaray. Pada turnamen ini sebenarnya hanya menurunkan Timnas U-23, tapi sejak mundurnya Galatasaray, pihak penyelenggara kemudian menunjuk Timnas Senior. Dengan demikian, dua klub besar dipastikan tidak akan menunjukkan kemampuan terbaiknya di Indonesia. Saat ini tinggal Tim Malaysia Selection saja yang berpartisipasi selain dua Timnas Indonesia.

“Tim pengganti lain belum ada jika Everton benar-benar mundur. Hingga saat ini belum ada pemberitahuan dari penyelenggara ke kami,” kata pria yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI itu. Informasi mengenai mundurnya klub asal Inggris itu jelas cukup mengejutkan karena waktu pelaksanaan pertandingan sudah dekat. Mundurnya tim yang berjuluk The Toffees dituangkan dalam situs resminya. Apalagi tim Malaysia juga telah datang ke Indonesia.

Sementara itu dua timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk Java Cup 2012 mulai melakukan persiapan. Timnas U-23 dilatih oleh Aji Santoso. Timnas Garuda Muda ini mengandalkan pemain yang turun di kualifikasi Piala Asia U-22 beberapa waktu lalu. Sedangkan Timnas Senior dilatih oleh Nil Maizar. Untuk menghadapi turnamen ini, mantan pelatih Semen Padang memanggil 18 pemain termasuk satu pemain dari kompetisi Indonesia Super League (ISL), Patrich Wanggai. Sesuai dengan rencana awal Timnas Senior akan menghadapi Malaysia Selection, Kamis (26/7) dan Timnas U-23 akan menghadapi Everton, Jumat (27/7). Dengan mundurnya Everton belum diketahui lawan untuk Timnas Garuda Muda, sebagaimana diberitakan beritasatu. (VS)


10

Olahraga

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

Java Cup 2012 Akhirnya Diundur

Sriwijaya FC Ingin Tetap Pertahankan Kas Hartadi PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Meski saat ini sedang mempertimbangkan memakai pelatih asing untuk menangani tim pada musim kompetis 2012/2013, namun Sriwijaya FC nampaknya tidak ingin kehilangan Kas Hartadi didalam tim. Sukses mengantar Laskar Wong Kito menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 dan gelar juara Perang Bintang, manajemen Sriwijaya FC berniat tetap mempertahankannya. Kendati demikian, Kas kemungkinan tidak akan lagi menjabat sebagai pelatih. Seperti diketahui, Sriwijaya FC yang kemungkinan akan berlaga di Liga Champions Asia (LCA) musim depan membuat manajemen berhasrat mencari pelatih anyar yang mengantongi lisensi kepelatihan A AFC sebagai syarat minimal dapat mendampingi tim di level Asia. Syarat yang tidak dimiliki pelatih asal Solo ini karena hingga saat ini dia baru memiliki lisensi A Nasional. Atas dasar ini, manajemen berniat mencari sosok baru sebagai peracik strategi. Tidak ingin kehilangan sosok penting yang mengantarkan tim meraih trofi juara, manajemen menawarkan jabatan lain kepada pelatih 41 tahun ini. Setelah sebelumnya sempat ditawarkan kembali menjabat sebagai asisten pelatih seperti era kepelatihan Ivan Kolev, kini manajemen Sriwijaya FC

kembali menawarkan jabatan kepada Kas Hartadi. Teranyar manajemen ingin menawarkan opsi sebagai Direktur Teknik klub kepadanya. "Kita ingin Kas Hartadi tetap bersama Sriwijay FC karena dia telah berjasa dalam pencapaian tim musim ini. Meski nantinya bukan sebagai pelatih, kita ingin dia tetap bertahan sebagai Direktur Teknik klub," kata Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin. Meski ingin mengangkat Kas Hartadi sebagai Direktur Teknik, namun semuanya belumlah pasti. "Semua masih akan dibicarakan, ini baru sebatas keinginan saya dan mas Kas juga belum tentu mau. Ini akan kita bawa kedalam rapat manajemen dan Presiden Klub yang akan memutuskan," jelasnya. Lebih lanjut Hendri menuturkan, alasan dirinya mengusulkan jabatan sebagai Direktur Teknik berdasarkan apa yang telah diberikan Kas Hartadi pada tim. "Dengan apa yang telah diberikannya, saya rasa dia pantas menjabat sebagai Direktur Teknik," tuturnya. Lalu jika ini akan terealisasi, bagaimana dengan Hendri yang menjabat sebagai Direktur Teknik klub. Menanggapi hal ini dia belum mau berkomentar banyak. Begitu juga dengan Kas Hartadi yang ditawarkan jabatan. Kas Hartadi yang saat ini sedang kembali ke Solo, tidak

JAKARTA (VOKAL SUMSEL)--Ajang sepakbola Java Cup 2012 yang sedianya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 26 - 29 Juli akhirnya diundur. Keputusan ini diambil oleh panitia penyelenggara dalam hal ini PT.Liga Prima Indonesia Sportindo (LPSI) menyusul batalnya kesebelasan Everton untuk tampil di event ini.

FOTO :WORDPRESS.COM

Kas Hartadi

dapat diminta komentarnya. Kas yang selama ini akrab dengan media, nampaknya sedang ingin fokus berlibur dengan keluarganya dan menonaktifkan handponenya. Sesuatu yang sempat dilontarkannya sebelum kembali ke Solo. "Saat ini saya ingin istirahat dulu dan memberikan waktu untuk keluarga," ujarnya beberapa waktu lalu. Sebagai pengganti Kas Hartadi, hingga saat ini minat pelatih asing ingin menangani Sriwijaya FC cukup positif. Dua pelatih asing asal Eropa berlisensi pro-UEFA terangterangan telah menyatakan minat ingin membesut Elang

Andalas (julukan lain Sriwijaya FC). Mereka adalah mantan pelatih Persija Jakarta dan Semen Padang, Arcan Iurie serta pelatih asal Yugoslavia, Bojan Hodak yang merupakan otak dibalik sukses klub Malaysia, Kelantan FA meraih Double Winner musim 2011/2012. Keduanya merasa tertantang ingin menangani tim juara. Menarik dinanti siapa nantinya yang akan menukangi tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) ini. Pelatih asing atau pelatih lokal atau bahkan kembali Kas Hartadi yang menahkodai tim bertabur bintang ini. (DAM)

Federer Tolak Tinggal Greg Nwokolo Masuk di Perkampungan Atlet Bidikan Sriwijaya FC LONDON (VOKAL SUMSEL)-Petenis putera nomor 1 dunia, Roger Federer menolak untuk tinggal di perkampungan atlet yang telah disediakan oleh panitia Olimpiade London 2012. Masalah ketidaknyamanan menjadi alasan petenis asal Swiss tersebut. "Saya tidak akan tinggal di sana karena pernah merasakan tinggal di perkampungan atlet di dua olimpiade lalu. Kali ini, saya tidak berpikir akan terjadi lagi di London," ujarnya seperti

baru saja menjadi juara Grand Slam Prancis 2012 ini mencoba untuk menghindar dari perkampungan atlet. "Ya, jarak menuju perkampungan atlet terlalu jauh. Sepertinya harus ditempuh satu jam lebih, tetapi saya harap tidak mencapai selama itu," keluhnya. Kondisi lebih menguntungkan dialami petenis tuan rumah, Andy Murray. Petenis yang dikalahkan Federer di final Grand Slam Wimble-

Roger Federer berlatih jelang Olimpiade London 2012.

dilansir Gulf Daily News. Federer mengatakan bahwa dirinya hanya ingin tinggal di tempat yang bisa mendukung persiapannya. Dia berusaha untuk fokus menghadapi kompetisi ini. "Saya harus bisa menampilkan kemampuan terbaik dengan melakukan kebiasaan rutin (latihan) dengan menyewa rumah. Semuanya tidak boleh diganggu karena ini adalah Olimpiade," katanya, sebagaimana dikutip VIVANews. com. Keinginan serupa diungkapkan petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova. Petenis yang

FOTO :VIVANEWS.COM

don 2012 lalu ini mengaku hanya akan tinggal sebentar di perkampungan atlet. "Saya akan menginap beberapa malam di perkampungan atlet. Ketika pertandingan akan dimulai, saya akan kembali ke rumah karena hanya memerlukan waktu 15 menit ke Wimbledon," kata Murray. Perkampungan atlet dipusatkan di kawasan Stratford, London Timur. Sedangkan, pertandingan tenis akan digelar di Wimbledon Stadium. Jarak yang harus ditempuh atlet tenis ke tempat pertandingan sekitar 14,2 mil atau sekitar 22,8 kilometer.(VS)

Greg Nwokolo FOTO :BLOGSPOT.COM

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL)-- Meski kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 belum lama berakhir, namun geliat Sriwijaya FC pada bursa transfer tidak istirahat. Setelah dihubunghubungkan pada beberapa nama, teranyar nama Greg Nwokolo masuk dalam bidikan. Belum jelasnya kompetisi pada musim depan, sembari menunggu keputusan Joint Committee yang menengahi konflik yang terjadi pada persepakbolaan tanah air, klubklub ISL tetap aktif pada bursa transfer, termasuk Sriwijaya FC. Mengemban status sebagai juara bertahan, Laskar Wong Kito berhasrat dapat mempertahankan gelar juara. Untuk itu, agar target tim terealisasi sejumlah nama telah masuk dalam bidikan. Kendati demikian, Presiden Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex Noerdin menyatakan belum dapat memastikan apakah akan merekrutnya atau tidak. Menurutnya, Greg memang pemain yang bagus dan tengah dibutuhkan Sriwijaya FC, namun untuk kepastian sebelum rapat evaluasi dirinya belum dapat bekomentar. "Greg pemain yang bagus, namun sebelumnya kita

akan lakukan evaluasi dulu, siapa yang nantinya pemain yang akan dipertahankan dan dilepas. Baru nanti kita bicarakan siapa pemain yang kita incar untuk memperkuat tim sesuai dengan kebutuhan," jelas Dodi Reza. Sejatinya Greg bukanlah nama incaran baru bagi Sriwijaya FC. Sebelumnya, nama Greg bahkan telah dikait-kaitkan dengan klub asal Sumatera ini sejak masih ditangani Rahmad Darmawan. Namun hingga saat ini Greg selalu gagal merapat dan sekarang kembali masuk dalam bidikan. Beberapa faktor yang membuat Sriwijaya FC tertarik kembali memasukkan nama Greg. Selain karena statusnya yang merupakan pemain naturalisasi, Greg juga ditunjang skill individu diatas rata-rata. Dengan merekrut Greg, Sriwijaya tidak perlu lagi mengurangi kuota pemain asing, alasan inilah yang membuat manajemen serius mengejarnya tanda tangannya. Bukan hanya itu, gaya permainan Greg dinilai cocok dengan Sriwijaya FC. Terlebih saat ini Sriwijaya FC berpotensi kehilangan salah satu winger terbaiknya, Siswanto. Dengan kehadiran Greg, kehilangan dipastikan tidak akan berpengaruh besar terhadap kekuatan tim. Namun untuk mendapatkan service pemain 26 tahun ini, Sriwijaya FC mendapatkan saingan cukup berat. Sriwijaya FC tidak berada sendiri dalam perburuan Greg karena Persib Bandung dan Mitra Kukar juga serius ingin mendapatkannya. Jika tidak bergerak cepat, bukan tidak mungkin SFC akan kembali gagal dalam perburuan Greg. (DAM)

Kobe Bryant: Pembatasan Umur di Olimpiade Ide BodohDisambut Meriah NEWYORK (VOKAL SUMSEL)--Ide pembatasan umur bagi pebasket Amerika yang akan tampil di Olimpiade mendapat tentangan dari bintang LA Lakers, Kobe Bryant. Menurut dia hal tersebut adalah ide yang bodoh. Adalah komisioner NBA, David Stern, yang menyatakan akan memberikan batasan usia kepada para pemain NBA yang akan membela timnas basket AS di Olimpiade di masa mendatang. Seperti cabang sepakbola, hanya pemain berusia 23 ke bawah yang boleh mengikuti gelaran turnamen olahraga empat tahunan

tersebut. Alasan Stern sejatinya cukup rasional. Ia menilai, dengan pembatasan tersebut para pemain muda bisa punya cukup kesempatan untuk tampil di ajang dunia. Selain itu, ide tersebut juga dimaksudkan untuk meminimalisir faktor cedera atau kekelahan yang bisa dialami pemain NBA, sekembalinya ke klub masing-masing, usai tampil di Olimpiade. Akan tetapi, ide Stern tersebut justru ditanggapi ketus oleh Bryant. Menurut pebasket 33 tahun tersebut, olimpiade adalah ajang di

mana atlet-atlet terbaik dunia saling bersaing. "Ide tersebut sungguh bodoh, benar-benar konyol,” tutur Kobe di sela-sela persiapan tim basket AS melawan Inggris Raya seperti dilansir National Post. "Olimpiade adalah ajang bagi para atlet terbaik dari tiap negara untuk saling bersaing. Mengirimkan atlet terbaik, itulah intinya. "Dari sudut pandang basket, jelas, faktor pembatasan usia akan mengurangi gengsi Olimpiade," pungkas pemain yang ikut membantu negaranya meraih emas di Olimpiade 2008 itu.(VS)

Semula event ini akan diikuti oleh empat tim, masing-masing klub Galatasaray (Turki), Everton (Inggris), Timnas Malaysia, serta Timnas PSSI U-23 yang baru tampil di ajang AFC Cup U-22 di Pekanbaru, Riau, awal Juli lalu. Gelagat ketidakberesan penyelenggaraan event mulai terlihat ketika tim elit asal Turki, Galatasaray mengundurkan diri dari keikutsertaannya di event ini Minggu lalu (22/7). Langkah cepat pun coba dilakukan panitia dengan menunjuk Timnas PSSI Senior untuk menggantikan posisi Galatasaray. Meski dengan langkah kilat, PSSI memanggil 18 pemain yang diambil dari kompetisi LPI. Sebagai pelatih ditunjuk Nil Maizar. Mereka yang di-

panggil merupakan pemain yang memperkuat Indonesia di turnamen Al-Nakba, uji coba melawan Filipina, dan laga melawan Internazionale Milano. Namun belum lagi beres masalah pemanggilan pemain Timnas PSSI Senior yang mendadak, panitia kembali dikejutkan dengan keputusan kesebelasan Everton yang juga mundur dari event ini pada Selasa malam (24/7). Alasan yang dikemukakan oleh salah satu anggota Liga Primer Inggris tersebut adalah soal ketidakpastian penyelenggaraan event ini. “Kami memang masih menunggu surat dari resmi dari pihak Everton tentang alasan ketidakhadiran mereka ke Jakarta. Berita yang kita terima

adalah justru dari media,” ujar Wijajanto, CEO LPSI, dalam keterangannya kepada para wartawan di Jakarta, Rabu petang (25/7). Yang sial justru Timnas Malaysia. Sejak Senin lalu (23/7) mereka telah berada di Jakarta dan menjalani latihan serius di lapangan timnas PSSI di Senayan, Jakarta. Jadwal pertandingan Java Cup 2012 sendiri sudah disusun. Timnas PSSI Senior sudah akan tampil melawan timnas Malaysia, Kamis malam (26/7). Keesokan harinya giliran PSSI U-23 yang akan menghadapi Everton. Masing-masing pemenang pertandingan tersebut akan saling berhadapan di final yang dijadwalkan Minggu (29/7). Sebelumnya juga dilakukan pertandingan tim yang kalah melawan yang kalah. Lanjut Wijajanto, dengan tidak jadinya Java Cup 2012 digelar pada 26 - 29 Juli 2012 tidak berarti event ini batal. “Kami akan menjadwal ulang event ini. Target kami pertengahan Agustus mendatang event ini sudah bisa diselenggarakan,” tukas Wijajanto. (DAR)

Alonso Incar Kemenangan Spesial di GP Hongaria

ke dalam daftar pebalap F1 dengan daftar kemenangan terbanyak. Suksesnya menjuarai GP Jerman akhir pekan lalu membuat pebalap Spanyol itu sudah 30 kali naik podium teratas sepanjang kariernya di kompetisi jet darat. Berkat kemenangan itu Alonso pun menatap balapan berikutnya dengan optimistis. Andai berhasil meraih kemenangan ke-31, di hari Minggu (29/7), gelar itu bakal tambah spesial karena bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-31. "Saya tidak ingin semua orang datang ke Hongaria dengan persiapan yang lebih baik bila dibandingkan dengan saya, baik secara fisik, mental, maupun motivasi. Dan saya selalu mencoba dan memenangi kompetisi ini yang berjalan dalam satu jalan," terang Alonso seperti dilansir Reuters. "Saya berharap membalap dengan baik di Budapest dan tidak ada alasan untuk pesimistis. Bagaimanapun juga, saya tidak lupa bahwa Red Bull dan McLaren akan lebih cepat (dibanding saat di Hockenheim)," tandasnya, sebagaimana dikutip detikcom. Sebagai catatan, Alonso mempunyai memori yang bagus saat membalap di Sirkuit Hungaroring. Dia meraih kemenangan pertama di ajang F1 di sirkuit tersebut sembilan tahun yang lalu.(VS)

Fernando Alonso

FOTO :DETIK.COM

JAKARATA (VOKAL SUMSEL)-Pembalap tim Ferarri, Fernando Alonso, memiliki misi khusus di GP Hongaria. Ia

mengincar kemenangan spesial di Sirkuit Hungaroring. Mengapa spesial? Alonso baru saja masuk

Sambutan tidak hanya datang National Youth Theatre saja, tapi juga wakil Perdana Menteri Inggris, Nick Clegg dan Putri Anne yang menjabat sebagai Presiden Asosiasi Olimpiade Inggris. Kebetulan anak perempuan Putri Anne, Zara Phillips juga ambil bagian di Olimpiade sebagai atlet cabang berkuda. Dilansir Daily Mail, para atlet Inggris Raya disambut dengan tarian dan juga aksi teatrikal dengan membaca puisi berbahasa Prancis. “Ini sangat luar biasa, kami yang berada di VIP area bah-

kan ingin bergabung dengan mereka dan joget bersama,” ujar Clegg. Clegg juga berjanji untuk membuat kampung atlet senyaman mungkin. Sebelumnya ada anggapan jika para atlet Olimpiade menolak untuk berada di kampung atlet karena kurangnya fasilitas yang memadai. Tapi, pihak panitia menampik hal tersebut dan mengatakan jika Kampung Atlet Olimpiade 2012 akan menjadi tempat tinggal yang menyenangkan bagi ribuan atlet Olimpiade XXX. (VS)

Tiba di Kampung Atlet, Tim GB

LONDON (VOKAL SUMSEL)-Tim Olimpiade Inggris Raya (Great Britain) akhirnya tiba di Kampung Atlet Olimpiade 2012. Sesampainya di sana, mereka disambut oleh berbagai tarian dan juga nyanyian dari National Youth Theatre. Sejumlah 542 atlet yang terjun di 26 cabang olahraga tampak terkejut dengan penyambutan yang meriah ini. Beberapa dari mereka terlihat tidak nyaman, namun ada juga yang senang dengan penyambutan ini dan sibuk mengabadikannya dengan berfoto-foto bersama beberapa entertainer.

Tim Inggris Raya GB tiba di Kampung Atlet.

FOTO :DETIK.COM


Politik - Hukum

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

11

Dugaan Korupsi PLTU Tarahan Lampung

Politisi PDIP Emir Moeis Jadi Tersangka JAKARTA (VOKAL SUMSEL) --Politisi PDI Perjuangan, Izederik Emir Moeis mengaku sudah tahu dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Proyek Pembangunan PLTU Tarahan Lampung tahun 2004. Namun, dia mengaku tidak tahu mengapa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dirinya sebagai tersangka. “Saya tidak tahu substansinya apa,” kata Emir Moeis sebagaimana dilansir VIVAnews, Rabu (25/7). Emir yang mengaku tengah berada di luar Jakarta itu enggan berkomentar lebih lanjut terkait dengan kasus yang menjeratnya itu. “Saya lagi sibuk, nanti saja,” kata Ketua Komisi XI DPR ini. Menurut sumber di KPK, Emir Moeis ditetapkan sebagai

tersangka sejak Jumat 20 Juli 2012, setelah pimpinan KPK setuju untuk meningkatkan status bagi Emir. Sebagai tindak lanjut penetapan tersangka ini, pada Senin 23 Juli, KPK langsung mengajukan permohonan kepada Ditjen Imigrasi untuk mencegah Emir Moeis tidak pergi ke luar negeri. Emir Moeis dicegah selama 6 bulan. Emir Moeis telah membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek ini. Dia mengaku tidak tahu, karena berada di Komisi Keuangan DPR yang

menurutnya tidak ada sangkut pautnya dengan prooyek ini. Dia juga membantah pernah diperiksa KPK terkait kasus ini. PDIP Terkejut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengaku terkejut dengan penetapan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Keuangan dan Perbankan PDIP, Emir Moeis, sebagai tersangka korupsi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tarahan, Lampung, tahun anggaran 2004. “Kami kaget karena ini agak di luar kebiasaan pola kerja KPK. Biasanya KPK memanggil seseorang sebagai saksi dulu dalam rangka penyelidikan atau pengembangan kasus, sebelum menetapkannya menjadi tersangka dan mencegahnya ke

luar negeri. Atau ia lebih dulu tertangkap tangan sebelum ditetapkan menjadi tersangka,” kata Ketua DPP Bidang Hukum PDIP Trimedya Panjaitan. Namun dalam kasus Emir Moeis ini, KPK langsung mengajukan surat permohonan kepada Ditjen Imigrasi untuk mencegah yang bersangkutan agar tidak pergi ke luar negeri selama enam bulan ke depan per tanggal 23 Juli 2012. Belakangan terungkap berdasarkan sumber di KPK, Emir Moeis ternyata telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 20 Juli 2012. “Ini juga kasus lama, tahun 2004, yang dibuka kembali. Kabarnya ini pengembangan. Mudah-mudahan benar. Padahal ada juga kasus-kasus lain,” ujar Trimedya. Ia men-

KPK Periksa Saudara Nazar JAKARTA (VOKAL SUMSEL)-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa saudara terdakwa Muhammad Nazaruddin, yaitu Muhammad Nasir. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini diperiksa sebagai saksi dalam kasus menghalang-halangi penyidikan terkait kasus pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) dengan tersangka dua orang bekewarganegaraan Malaysia. "Muhammad Nasir anggota DPR RI dalam kasus

menghalang-halangi penyidikan dalam pengadaan PLTS di Ditjen P2MKT sebagai saksi," demikian tertulis dalam jadwal pemeriksaan di KPK, Rabu (25/7). Seperti diketahui, ada dugaan dua warga Malaysia yang ditangkap KPK karena diduga membantu tersangka kasus korupsi pengadaan PLTS tahun 2008. Selain itu, keduanya juga diduga berniat membantu pengalihan aset milik terdakwa kasus suap wisma atlet, Muhammad Nazaruddin. Pada tanggal 13 Juni lalu, KPK memang menangkap dua orang warga negara Malaysia

yang diketahui bernama M Hasan bin Kushi dan Azmi bin Muhamad Yusuf. Di mana, ditangkap tidak lama setelah tertangkapnya buron kasus dugaan Korupsi Neneng Sri Wahyuni. Kemudian, setelah menjalani pemeriksaan lebih dari 24 jam keduanya ditetapkan sebagai tersangka. "Pimpinan KPK, berdasarkan alat bukti yang ada di kpk, sudah menetapkan status dua warga negara tetangga, Malaysia sebagai tersangka," kata Deputi Penindakan KPK, Iswan Helmi saat jumpa pers di kantor KPK, Jakarta, Kamis (14/6) lalu. Ditambahkan, Ketua KPK,

YLBHI Kecam Priyo Minta Lupakan Pelanggaran HAM Masa Lalu

dibikin oleh DPR," tegas Alvons di Jakarta, Rabu (25/7). Dia melanjutkan, pernyataan Priyo itu adalah bentuk ancaman dalam proses penegakan hukum dalam aspek perlindungan dan pemenuhan HAM. Seharusnya, sebagai wakil rakyat yang merespresentasikan korban, Priyo harus memberikan peluang bahwa

hak korban harus dilindungi dalam suatu kasus, bukan malah membatasi dan cenderung menutupi. "Dan kita bisa duga bahwa (pernyataan Priyo) pada ujungnya hanya berniat memberikan impunitas terhadap pelaku pelanggaran bahkan kejahatan HAM," tandas Alvons. Priyo menyatakan Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) sebaiknya fokus pada kasus-kasus pelanggaran sejak reformasi tahun 1998. Pelanggaran HAM pada masa lalu, menurut dia, sebaiknya diposisikan sebagai semangat untuk menolak terjadinya kembali hal yang sama. "Semangatnya yang harus dihidupkan, semangat untuk menolak pelanggaran HAM. Saya melihat kasus sejak reformasi juga harus menjadi prioritas Komnas HAM," kata Priyo Budi Santoso, Selasa (24/7). "Kita lihat ke depan saja, itu jauh lebih produktif, termasuk saja anjurkan komisioner Komnas yang terpilih lebih konsentrasi mengurus kasus HAM sejak reformasi," kata dia lagi. Hal tersebut disampaikan Priyo menyusul rekomendasi Komnas HAM yang menilai ada pelanggaran HAM berat dalam peristiwa 1965/1966. Atas hasil temuan Komnas HAM itu, kalangan aktivis menilai presiden perlu meminta maaf. "Membuka sejarah lama ini tidak akan menyelesaikan masalah, nanti zaman Ken Arok diungkit malah," kata politikus Partai Golkar ini seperti dilansir beritasatu. (VS)

7 Pegawai Bank Mandiri Sementara itu, dalam sidang Selasa (23/7), untuk terdakwa Wa Ode Nurhayati jaksa menghadirkan tujuh pegawai Bank Mandiri cabang DPR. Namanama yang dimaksud adalah Dedi Kusnaedi (pihak Bank), Gunawan, Asep, Lolita, Rosmayanti, Daeng Lyra dan Fadly. Mereka diperiksa sebagai saksi di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel. Di awal persidangan, saksisaksi ini dicecar soal transaksi yang pernah dilakukan oleh Fadh El Fouz, Haris Surahman hingga asisten Wa Ode, Sefa Yolanda. Transaksi tersebut diduga berkaitan dengan pelunasan komitmen fee DPID. Rosmiati yang kala itu bertugas sebagai teller Bank Mandiri

Cabang DPR RI, Senayan, menjelaskan pernah melayani transaksi keuangan Fadh dan Haris. Saat itu Fadh mengambil uang dalam beberapa kali transaksi. "Setelah itu uangnya disetor ke rekening Haris dalam waktu yang sama," jelas Rosmiati. Saksi lainnya, CSR Mandiri, Gunawan mengaku diminta Haris untuk membantu membuka rekening Mandiri prioritas untuk Fadh. "Tolong dibukakan (rekening) dan jadikan rekening prioritas," lanjut Gunawan menirukan permintaan Haris. "Kita memberi pelayanan kepada Fadh El Fouz. Kami sering membantu, karena beliau nasabah prioritas, misalnya penulisan slip," tambahnya. (VS/DTC)

FOTO : BERITASATU.COM

JAKARTA (VOKAL SUMSEL) --Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam pernyataan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Priyo Budi Santoso yang ingin agar kasus hak asasi manusia (HAM) masa lalu dilupakan saja. Ketua YLBHI Alvon Kurnia Palma mengatakan, pernyata-

an demikian adalah pernyataan 'ngaco' sebab perspektif yang benar justru haruslah pelanggaran HAM diusut secara tuntas agar hak korban dapat dipulihkan dalam mekasime restitusi dan rehabilitasi. "Mekanisme yang dapat dipakai melalui pengadilan HAM ad hoc. Itu jelas diatur di UU Pengadilan HAM yang

Diperiksa untuk Fahd Wa Ode Ditanya Arti 'Jatah'

JAKARTA (VOKAL SUMSEL) --Terdakwa kasus Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) Wa Ode Nurahayati diperiksa KPK untuk tersangka Fahd Rafiq. Wa Ode mengaku ditanya apa arti kata 'jatah'. "Saya ditanya terkait anggaran, terkait arti jatah. Terkait uang yang katanya dari Fahd," ujar Wa Ode usai menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Rabu (27/7). Kata 'jatah' muncul dalam pembicaraan mengenai negosiasi harga pengurusan proyek CYAN YELLOW MAGENTA KEY

DPID. Akan tetapi Wa Ode membantah dirinya menerima uang dari Fahd ataupun Haris Andi Surahman. Dua nama terakhir adalah pengusaha yang diduga menyuap Wa Ode. "Saya tidak pernah tahu transaksi Haris denga Fahd. Saya hanya tahu pernah ada uang dari Haris dititipkan," ujar Wa Ode. "Saya menegaskan bahwa percobaan penyuapan kepada saya melalui staf saya itu dilakukan Haris. Dan saya tidak tahu apa hubungannya dengan Fahd," sambung politisi PAN ini.

Abraham Samad bahwa keduanya dijerat dengan Pasal 21 UU Tipikor. Sebab, diduga merintangi atau menghalanghalangi penyidikan. Kemudian, MH ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Sedangkan, tersangka AM ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur untuk 20 hari ke depan. Dengan maksud, memudahkan penyidikan. Kedua orang pria berkewarganegaraan Malaysia itu diduga kuat membantu Neneng selama pelarian di Malaysia. Bahkan, mereka diduga membantu istri terdakwa Muhammad Nazaruddin tersebut masuk ke wilayah Indonesia melalui Batam. (VS/BRT)

FOTO : SINDIKASI.NET

Emir Moeis

egaskan, PDIP tetap menghormati proses penegakan hukum yang berlaku. PDIP juga tidak akan menghalang-halangi KPK. “Kami harapkan proses di KPK profesional,” kata anggota Komisi Hukum DPR itu. Trimedya sendiri telah mendapat mandat dari Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo

untuk menindaklanjuti hal-hal terkait penetapan Emir Moeis sebagai tersangka. “Pak Emir di Komisi Keuangan DPR, bukan Komisi Energi (yang mengurusi soal PLTU). Tapi Tim Hukum DPP PDIP telah berkoordinasi soal ini. Yang jelas selama ini Pak Emir kooperatif kalau diundang KPK untuk memberikan kesak-

Kejaksaan Pamer ke SBY Lahan Rampasan Bob Hasan JAKARTA (VOKAL SUMSEL) --Kejaksaan Agung memperlihatkan maket kawasan pusat kegiatan pengembangan dan pembinaan terpadu sumber daya manusia Kejaksaan atau yang dikenal dengan Adhyaksa Loka kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Gedung tersebut dibangun di lahan hasil rampasan perkara yang disita Kejaksaan dari pengusaha Bob Hasan. Pernyataan ini disampaikan Ketua Satgas asset recovery dan Kepala Bagian Hubungan

Luar Negeri Kejaksaan Agung, Chuck Suryo Sumpeno, di hadapan Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono ketika memaparkan maket gedung tersebut sebelum memulai rapat terbatas di Kejaksaan Agung. "Diberikan negara untuk diberikan ke Kejaksaan tanpa jual lelang dengan status pengguna untuk dibangun menjadi pusat pengembangan SDM terpadu Kejaksaan," kata Chuck di Jakarta, Rabu (25/7). Chuck menjelaskan, kawasan yang dibangun di Ceger

sian,” kata Tjahjo. Emir Moeis sendiri telah membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan PLTU di Lampung itu. “Saya tidak tahu. Saya kan di Komisi Keuangan. Itu bukan domain saya,” kata Ketua Komisi XI Bidang Keuangan dan Perbankan DPR itu. (VS)

Jakarta Timur terdapat rumah sakit, pusdiklat, disaster recovery center, puri adhyaksa dan sport center. "Pembangunan sudah 90 persen dan selesai Oktober 2012. Pengisian furniture pada 2013. Dan baru bisa dimanfaatkan pada 2014 awal," jelasnya. Pembangunan Adyaksa Loka menjadi pemberitaan ketika beredar kabar yang menyebut anggota DPR komisi III Aziz Syamsudin membantu Muhammad Nazaruddin, terdakwa kasus dugaan suap proyek Wisma Atlet, memenangkan Grup Permai di proyek Kejaksaan Agung. Jaksa Agung Basrief Arief telah menegaskan tidak ada kongkalingkong dalam pembangunan itu dan bersedia Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan audit. (VS/ BERITASATU)

Dewan Menolak dan Tak Mungkin Seputar Gugatan Pembubaran Fraksi

JAKARTA (VOKAL SUMSEL) --Sekretaris Fraksi Gerindra Edhy Prabowo menilai keberadaan fraksi di legislator tidak mungkin dibubarkan. Sebab, tugas fraksi adalah mengontrol anggota dewan. "Kita kan sudah sistem demokrasi, keterwakilan melalui parpol. Anggota-anggota partai yang masuk ke DPR dikontrol oleh fraksi di DPR. Mau tidak mau tugas mereka (fraksi) mengontrol," kata Edhy, Rabu (25/7). Jika fraksi tidak ada, kata dia, maka anggota dewan sulit untuk berkoordinasi. Jika pembubaran fraksi karena alasan fraksi melindungi kadernya yang terlibar korupsi. Menurutnya, itu tidak bisa menjadi alasan kuat. "Persoalannya apa sebenarnya. Apakah fraksi dianggap melindungi koruptor? Saya tidak yakin. Kami tidak melihat kader-kader bermasalah, tapi dilindungi oleh partai," tegasnya. Hal ini menanggapi upaya Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GNPK) yang melayangkan gugatan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik dan Pasal 11, Pasal 80, Pasal 301 dan Pasal 352 Undang-Undang Nomor 27 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan

Perwakilan Rakyat Daerah (MD4) ke MK, Rabu 18 Juli 2012. Ketua GNPK, Adi Warman, menyatakan bahwa gugatan merupakan upaya hukum untuk membubarkan keberadaan semua fraksi di MPR, DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/ kota di Indonesia. Menurutnya, keberadaan fraksi-fraksi hanya menjadi bagian dari struktur partai, kepanjangan tangan dan alat perjuangan partai-partai yang memiliki kursi di parlemen yang dibiayai oleh APBN maupun APBD. Keberadaan fraksi-fraksi, menurutnya, juga tidak sejalan dengan kedaulatan rakyat, karena partai politik hanya dijadikan kendaraan politik. Sedangkan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani, angkat bicara mengenai gugatan Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GNPK) ke Mahkamah Konstitusi. GNPK minta MK membubarkan semua fraksi di MPR, DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/ kota di Indonesia dibubarkan. Menurut Puan, keberadaan fraksi merupakan perwujudan kebersamaan dalam sistem serta manajemen politik. Dengan demikian, imbuhnya, program serta cita-cita politik yang diusung parpol dalam Pemilu untuk rakyat dapat diwujudkan secara gotong royong di

Pria Kaya Tewas Diperkosa Lima Istrinya NIGERIA (VOKAL SUMSEL) --Kisah mengenaskan ini terjadi setelah Uroko Onoja dipaksa untuk memuaskan gairah kelima istrinya karena dianggap terlalu memperhatikan istri termudanya. Seorang pengusaha kaya dan seorang suami dari enam istri tewas setelah dipaksa melakukan hubungan intim dengan lima istrinya. Adalah

pengusaha Nigeria Uroko Onoja yang tengah berhubungan intim dengan istri mudanya. Karena cemburu lima istri lainnya mengancam dengan pisau dan tongkat. Kelimanya meminta agar Onojo juga memuaskan gairah mereka. Seperti diberitakan Daily Post Nigeria, setelah sempat menolak, akhirnya Onoja me-

Puan Maharani

FOTO : DETIK.COM

bidang legislatif oleh para anggotanya yang terpilih. "Perlu diingat bahwa parpol bekerja sesuai konstitusi dalam menjaga demokrasi, berbangsa, dan bernegara," kata Puan, secara terpisah Rabu (25/7). Ia mengatakan fraksi, caleg, dan anggota DPR merupakan perpanjangan partai. Oleh karena itu, mustahil fraksi dibubarkan. "Anggota DPR adalah bagian dari fraksi dan Parpol yang bekerja sesuai dengan ideologi, demi bangsa, dan negara. Partai politik ada dan bekerja sesuai dengan konstitusi, dengan fraksi, caleg, dan anggota DPR sebagai alat perpanjangan partai," tegas putri Megawati Soekarnoputri ini. (VS) mutuskan untuk melayani keinginan istri-istrinya. Sayangnya setelah selesai melayani empat istrinya, Onojo berhenti bernapas saat istri kelimanya naik ke ranjang. Dua perempuan sudah ditahan pihak kepolisian karena insiden yang terjadi di negara bagian Benue tersebut. Dalam insiden itu, istilah diperkosa hingga tewas disebutkan untuk menguraikan nasib naas Onoja. Onoja sendiri digambarkan sebagai pengusaha yang sudah berkontribusi secara positif kepada perkembangan komunitas lokal. Menurut kepala kampung, Okpe Odoh kepada Daily Post, masalah ini sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian. (VS)


12

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

Lintas Daerah

Komumasgoro Diadukan ke Polisi PANGKALANBALAI, (VOKAL SUMSEL) — Merasa ditipu, M Basahil mengadukan Koperasi Mitra Usaha Masyarakat Gotong Royong (Komumasgoro) Desa Sidang, Kecamatan Banyuasin III ke Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalanbalai, Rabu (25/7). Pasalnya, koperasi tersebut memenangkan tender borongan karet kepada Bakar, yang menurut Basahil tidak mengikuti pelelangan itu. “Ada 5 orang yang ikut dalam tender tesebut, di antaranya Haidir, Seman, Kay, Jandum dan Basahil sendiri. Tetapi anehnya, dari pihak koprasi itu sendiri malah memenangkan tender kepada orang yang sama sekali tidak mengikuti tender tersebut,” ungkap Basahil. Menurut Basahil, pihaknya diminta mengisi sebuah amplop yang berisikan harga yang hendak ditawarkan kepada pihak koperasi. Penawaran tertinggi yang akan memenangkan tender tersebut. Awalnya, pihak koperasi mengumunkan dirinya yang memenangkan tender tersebut. Tetapi setelah Bakar datang dan berbicara sesuatu ke pihak koperasi , tiba-tiba pihak koperasi membatalkan Bahasil dan memenangkan Bakar sebagai. Kepala Unit Reskrim Ipda Somadiono Menbenarkan dan mendengarkan pengaduan tersebut. Setelah melalui proses pengaduan ini, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan kepada ketua koperasi tersebut secara hukum.(PDS)

Hendri Zainuddin Incar PDIP PANGKALANBALAI, (VOKAL SUMSEL) — Manager Sriwijaya FC yang sekaligis anggota DPRD Sumsel H Hendri Zainuddin S Ag. SH mengambil formulir Calon Wakil Bupati (Cawabub) Kabupaten Banyuasin di Sekertariat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Banyuasin, Selasa (24/7) lalu. Sebelumnya Hendri telah mendaftar di Partai Keadilan Sejahtera. Menurut Panitia Pemerimaan Cabub dan cawabub Periode 2013-2018, Arbain Syahri, pendaftaran Cabub dan Cawabub dibuka di Sekertariat PDIP cabang Banyuasin ini dibuka 10-25 juli 2012 dan pengembalian pendaftaran 26-28 juli 2012 ini. Hendri Zainudin S Ag SH ditemani Kapten SFC Ponaryo Astaman dan penjaga gawang Timnas sekaligus penjaga gawang SFC Ferry Rotinsulu, disambut baik Ketua DPC PDIP H Askolani MH MM. Menurut Askolani, kedatangan Hendri ini ditunggu-tunggu. Hendri mengaku sangat berniat sekali mengambil formulir di PDI P ini, karena semangat kerjanya yang kuat dan bukan hanya uang semata. Banyak contoh yang sudah didapat dari PDIP, yang salah satunya Jokowi, mampu mengalahkan calon kuat seperti Foke di putaran pertama beberapa saat lalu. Sementara Askolani pun mendukung program yang akan direalisasikan Hendri, Askolani mengatakan, dari 6.800 cabang dan ranting siap mendukung demi tercapainya Handri menjadi wakil Bupati Banyuasin. Dan askolani berharap agar Hendri dapat menjadi pasangannya dalam Pilkada mendatang. Dan meskipun Askolani telah memetapkan dirinya untuk untuk mencalonkan sebagai Bupari Banyuasin dari PDIP, tetapi tidak memutup kemungkinan untuk calon lain yang ingin medaftarkan diri di PDIP, karena akan memilih mana yang lebih baik dan disukai masyarakat.(PDS)

Bupati OI Ajukan Dua Permintaan INDERALAYA, (VOKAL SUMSEL) – Bupati Ogan Ilir (OI), Mawardi Yahya menyampaikan dua permintaan kepada Gubernur Sumsel Alex Nurdin, mobil derek untuk mengatasi kemacetan yang kerap kali terjadi di Ogan ilir, khususnya di jalan lintas, dan meminta pembangunan Masjid Agung Ogan Ilir. Hal itu disampaikan Mawardi kepada Gubernur Sumsel Alex Nurdin ketika melakukan Safari Ramadhan dan salat taraweh bersama di rumah Dinas Bupati Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (25/ 7) kemarin. “Untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Kabupaten OI, kami mohon agar diberikan bantuan mobil derek. Selain itu karena Indralaya sebagai Kota Santri kami juga meminta agar dibangunkan Masjid Agung,” ujar Mawardi Yahya dalam sambutannya. Sementara Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin menyambut baik permintaan tersebut. Bahkan Alex langsung mengabulkan permintaan Marwardi saat itu juga. Menurutnya, jika Kabupaten OI mau mobil Derek yang second, sudah ada dan bisa diambil di provinsi. Mengenai Masjid Agung, akan dipertimbangkan lagi. “Jika mau mobil Derek, segera dikabulkan, yang bekas sudah ada dan silakan diambil di Palembang. Namun jika mau yang baru, akan kita anggarkan di tahun yang akan datang,” ujarnya. Mengenai kegagalannya untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta, ia mengatakan, dalam pencalonannya di DKI bukanlah kehendaknya, melainkan dirinya hanya dicalonkan. Setelah itu, ia melakukan survei bersama timnya, dan mendapatkan hasil agar memberikan program dapat mengatasi banjir dan kemacetan di Jakarta. Ia pun akhirnya menyetujui. “saya hanya diminta untuk menjadi calon Guburnur DKI Jakarta. Namun setelah tim melaksanakan survei dan mendapatkan hasil agar dapat mengatasi banjir dan kemacetan di Kota Jakarta, makanya saya menyetujui,” katanya. Namun kehendak menyatakan lain, doa masyarakat Sumsel terpecah menjadi dua, ada yang mengingikan dirinya memimpin DKI dan sebagian lagi doanya mengingikan kembali memimpin Sumsel. Sementara mengenai prahara yang terjadi antara PTPN VII Cinta Manis dan warga OI, ia mengatakan agar masyarakat yang ada keluarga dalam 20 desa, yang menuntut hak atas tanah yang diduga dikuasai PTPN VII Cinta Manis, jangan sampai ada keributan dan jangan sampai terprovokasi orang lain. “Saya berharap agar warga jangan sampai terpancing provokasi orang lain yang ada kepentingan, karena hal ini terbukti dari 12 orang yang tertangkap beberapa waktu yang lalu hanya 3 orang warga OI,” tegasnya.(SND)

Batang Hari S embilan Gambar Kandidat Gubernur dan Bupati pun Hiasi Masjid Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sumsel dan OKI, masih cukup lama berlangsung. Pelaksanaan Pemilukada yang rencananya akan digelar serentak dengan beberapa kabupaten dan kota lainnya, Juni tahun depan. Tak salah menjelang pelaksanaan Pemilukada tersebut, banyak kandidat yang memanfaat ruang publik untuk menyosialisasikan diri dan programnya melalui spanduk dan baleho. Tidak sedikit spanduk dan baleho itu terpampang di pinggir jalan raya dengan ukuran kecil, sedang sampai jumbo, untuk menarik perhatian publik. Beberapa kandidat yang dipastikan akan menjadi bakal calon gubernur (Balongub) Sumsel, misalnya Ir H Ishak Mekki MM (Bupati OKI), H Herman Deru SH MM (Bupati OKU Timur), H Eddy Yusuf SH MH (Wagub Sumsel), Ir H Eddy Santana Putra MT (Walikota Palembang), turut meramaikan wajah Kota Kayuagung khususnya, dan Kabupaten umumnya. Empat kandidat ini sudah lama gencar menyosialisasikan diri dengan berbagai cara, di antaranya bersilahturahmi dengan masyarakat, memasang spanduk, baleho dan poster serta membagikan kalendar

yang memuat gambar mereka. Maraknya atribut kandidat, membuat Ir H Alex Noerdin SH yang kini menjabat gubernur atau calon incumbent, terbilang kalah start dibandingkan pesaingnya. Sedangkan kandidat bakal calon bupati (Balonbup) OKI, kini gencar menyosialisasikan diri yakni Iskandar SE (mantan Wabup Ogan Ilir) yang kini menjabat Ketua DPW PAN Sumsel, Askweni SPd (Wakil Ketua DPRD OKI), H Engga DZ SSos (Wabup OKI) dan beberapa kandidat lain. Namun sangat disayangkan, cara yang ditempuh kandidat di dalam memperkenalkan diri, kurang memperhatikan estetika kota. Balonbup melalui masing-masing tim suksesnya, sepertinya tidak menghiraukan lagi etika, kerapian, dan keindahan kota. Bahkan mereka bisa dikatakan “belajar” untuk melanggar peraturan. Sebut saja pemasangan baleho, spanduk atau poster di tempat-tempat umum, seperti perkantoran pemerintahan, lembaga pendidikan, tempat ibadah. Saat ini pemasangan di lokasi itu, memang belum bisa dikatakan pelanggaran, karena KPUD belum menetapkan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Spanduk bakal calon bupati OKI terpasang di halaman salah satu mesjid di Kota Kayuagung.

Ketua KPUD OKI, Abdul Hamid Usman SH Mhum, saat dikonfirmasi kemarin siang mengatakan, saat ini memang belum ada aturan yang mengatur tentang larangan pemasangan alat peraga kampanye seperti baleho, spanduk dan poster yang memuat gambar kandidat di tempat-tempat umum yang dilarang KPUD OKI. “Belum ada larangannya, karena belum ada calon kepala

daerah dan wakil kepala daerah yang ditetapkan KPUD. Lagi pula saat ini belum ada Perda yang mengatur ketertiban dan keindahan kota,” kata Hamid.. Namun, kata dia, pemasangan baleho, poster dan spanduk yang memuat gambar atau foto kandidat yang dipasang di perkantoran, lembaga pendidikan dan tempat ibadah nantinya akan menjadi larangan atau pelanggaran bila pihaknya su-dah

FOTO RADEN/VOKAL SUMSEL

menetapkan calon kepala daerah dan wakil kepala da-erah. “Penetapannya itu nanti, masih lama. Kemungkinan akhir tahun ini atau awal tahun depan,” ujar dia sembari mengatakan maraknya baliho, spanduk dan poster di dalam perkotaan Kayuagung merupakan tanggungjawab aparat Sat Pol PP dan Dinas Tata Kota OKI untuk menertibkannya. (RADEN AHMAD)

Pol-PP Sita Alat Musik Café LAHAT, (VOKAL SUMSEL) — Lantaran tak mengindahkan instruksi Bupati Lahat, yang meminta kepada pemilik kafe dan sejumlah tempat hiburan untuk tidak melakukan aktivitasnya selama bulan Suci Ramadan 1433 H, akhirnya Pol PP bertindak tegas terhadap mereka. Salah satunya, sejumlah kafe yang berada di Desa Sungai Laru Kecamatan Kikim Tengah. Hasil razia Pol PP didapat lima PSK masih beraktivitias.

Kepala Seksi (Kasi) Penyidik dan penindakan Satpol PP Lahat Sapuan Zaldi, menjelaskan, ironisnya, izin usaha yang diberikan justru disalahgunakan pemilik tempat, yang semestinya warung kopi menjadi kafe dan tempat hiburan. Menurutnya, sejumlah kafé yang ada di Kecamatan Kikim Barat dan Kikim Tengah sama sekali tidak mengindahkan surat edaran Bupati Lahat. “Ini berdasarkan instruksi kepala daerah No 300/380/ INST/Sat Pol PP IV/2012, tentang penghentian sementara kegiatan usaha hiburan khusus, café, karaoke, diskotik dan penertiban rumah makan/restoran

dalam Kabupaten Lahat pada bulan suci 1433 H,” katanya. Dasar hukum itulah, Satpol PP Lahat akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menyita sejumlah sejumlah peralatan musik. “Barang barang itu kita sita sebagai barang bukti. Kita sudah mengimbau kepada pemilik kafe bahkan sejak satu minggu sebelum puasa. Untuk sementara waktu menghentikan seluruh aktifitas atau kegiatan malam,” sesalnya. Dalam razia tersebut, menurut Sapuan, pemilik tempat hiburan tidak melakukan perlawanan dan mengaku bersalah. Atas aktivitas pembangkangan

itulah, lanjutnya, berdasarkan perda dan perbupyang berlaku pihaknya memberikan peringatan lisan. Jika tetap tidak diindahkan, izin usaha mereka bakal dicabut dan diblacklist usahanya. “Tidak hanya peralatan music semata yang kita ambil dari café. Kita juga menjaring lima Pekerja Seks Komersial (PSK) yang masih beraktivitas,” tegas dia. Kondisi ini diakui, Kepala Satuan Polisi (Satpol PP) Kabupaten Lahat, Abdul Harris. Menurutnya, semua tempat hiburan yang aktif pada malam hari, diminta menghormati umat Islam selama bulan Ramadan. Tidak hanya café, pihaknya

juga menghimbau kepada seluruh rumah makan, kedai dan warung untuk mengurangi aktivitasnya berjualan pada siang hari. “Setidaknya, jika benar-benar terpaksa jangan terlalu terbuka dan vulgar. Gunakan tabir dan pintu yang tertutup sekitar satu meter,” ungkap Sapuan lagi. Agar imbauan tersebut maksimal, pihaknya sudah menyebarkan surat pemberitahuan yang dikeluarkan Bupati Lahat untuk disosialisasikan melalui pihak kecamatan dan didistribusikan ke pemilik tempat hiburan café serta rumah makan yang ada di kota Lahat. Jika setelah surat tersebut disebarkan, ternyata masih ada

FOTO DIN/VOKAL SUMSEL

yang tempat hiburan yang membandel, pihaknya terpaksa memberikan sanksi yang tegas. Sapuan mengimbau kepada pemilik rumah makan untuk sadar diri dengan menutupi menu makanan dan pintu, sehingga tidak memancing bagi umat yang menjalankan ibadah puasa. Terlebih lagi, lanjutnya, tindakan ini sesuai dengan, hal ini sesuai dengan peraturan daerah (perda perihal penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. “Alhamdulillah, sejauh ini Kabupaten Lahat begitu kondusif walaupun banyak pemeluk agama selain Islam,” tukas Sapuan. (DIN)

Penjaringan Cabup dan Cawabup PDIP Banyuasin Ditutup

H Arkoni Ambil Formulir Cabup di PDI Perjuangan Banyuasin. PANGKALANBALAI, (VOKAL SUMSEL) — Hari Rabu (25/7) bertepatan dengan penutupan Penjaringan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati kabupaten Banyuasin di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ban-yuasin, Rabu (25/7) kemarin resmi ditutup. Ketua DPC PDI Perjuangan, H Askolani berharap akan mampu menetapkan satu pasangan cabup dan cawabup yang solid dalam Pi-

lkada Banyuasin 2013 mendatang. Selain itu, Askolani mengungkapkan, PDI Perjuangan siap merahkan Banyuasin, yang pada kesempatan itu juga DPC PDI Perjuangan menerima 3 kandidat Cabup dan 4 kandidat Cawabup. Hal tersebut ditegaskan kedua saat bersama-sama mengambil fomulir pendaftaran di Sekretariatan PDI Perjuangan Banyuasin. Ketua DPC Hanura, H Arkoni juga me-

ngambil formulir cabup di Kantor DPC PDI Perjuangan ini mengungkapkan, sebagai partai besar ke tiga di legislatif Banyuasin dengan perolehan tujuh kursi, PDI Perjuangan termasuk partai yang perlu diperhitungan. Apalagi dengan Ketua DPC PDI Perjuangan, Askolani yang terbukti mampu membawa pa-rtai berkembang pesat saat ini. “Karena itu saya yakin untuk mengambil di PDIP. Jika memungkinkan, kami berdua juga bisa bersanding bersama nanti,” katanya. Pilihannya pada PDI Perjuangan, kata Arkoni lagi, me-nilai PDI Perjuangan sebagai salah satu partai yang konsisten da-lam perjuangan pada masya-rakat cilik. Dengan visi dan misi, me-nyejahterakan mas-yarakat melalui ekonomi kerakyatan, PDI Perjuangan akan mampu meng-gaet perhatian dan kepercayaan masyarakat. “PDI P partai yang tegas da-lam mengkritik, dan memiliki visi ekonomi kerakyatan yang tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat Banyuasin,” katanya. Isyarat serupa juga diung-kapkan Ketua DPC PDI Peerjuang-an, Askolani. Menurut wakil Ketua DPRD Banyuasin ini, pilihannya

untuk men-daftar di PDI Perjuangan merupakan panggilan sebagai putra daerah. Kesamaan itu pula ya-ng mendorong, Ketua DPC Hanura, Arkoni mendaftar di PDI Perjuangan. “Saya sebagai kader sangat ingin mengabdikan diri. Saya dan Arkoni ini sama-sama putra daerah Banyuasin. Memang lebih baik, putra daerah yang memimpin daerahnya,” kata dia. Selain itu, niatan maju da-lam Pilkada Banyuasin mendatang bertujuan memberikan semangat pembangunan yang lebih kerakyatan. Saat ini, rak-yat merindukan pemimpin ya-ng benar-benar dicintai dan dekat dengan rakyatnya. Pengalaman Pilkada Kabupaten Muba, dan Pilgub DKI Jakarta, membuktikan jika kader PDI Perjuangan memang lahir dari kepercayaan rakyat. “Keinginan saya cuma satu. Ingin berjuang demi rakyat Banyuasin,”tukas dia. Sementara itu, kemarin pro-ses penutupan pendaftaran dan proses penjaringan bakal calon (balon) bupati dan balon cawabup Banyausin ditutup. Panitia DPC PDI Perjuangan telah menerima 10 berkas pen-daftaran. Sebanyak empat tokoh yang telah mengambil formulir pen-

daftaran sebagai calon bupati Banyuasin, diantaranya mantan Sekda Banyuasin, Parigan Syahrir, Ketua DPC PDI Perjuangan, Askolani, Ketua DPC Hanura, Arkoni dan kader PDI Perjuangan sekaligus anggota DPRD Banyuasin, Sukardi. Sementara itu, eman tokoh yang telah mengambil formulir pendaftaran diantaranya, Di-rektur Teknik dan SDM SFC Palembang, Hendri Zaenuddin, calon inde-pendent, Sri Wirdayani, politisi PPP, Agus Sutikno, Kepala Desa (Kades) R Ikhsan Zahir dan seketaris partai Gerindra, M Kasim. Sekjend DPC PDI Perjuangan, Arisa Lahari mengungkapkan hasil dari proses pendaftaran akan dilaporkan pada ting-katan partai diatasnya untuk kemudian dilakukan ta-hapan penjaringan. Selama tiga hari kedepan, seluruh kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran diharuskan mengembalikan berkas pada panitia penjaringan. “PDIP melakukan penjaringan secara terbuka dan akan menggunaka lembaga survei indepent, yakni Jaringan Survei Indonesi (JSI), lembaga survei yang berani menyatakan pre-diksi kemenangan untuk pasangan Jokowoi,” ungkapnya. (PDS)

RIS PNPM OI Jadi Percontohan Sampai ke Luar Negeri Kali ini, Kabupaten Ogan Ilir (OI) boleh bangga terhadap pembangunan yang tengah menggeliat dilaksanakan di daerahnya. Paling tidak, program pemerintah pusat untuk bantuan pengembangan infrastruktur desa yang ada di Kabupaten Ogan Ilir (OI), dari Resort Infrastruktur Suport (RIS) PNPM untuk lima kecamatan. Pembangunan di lima keca-

matan yang antara lain Kecamatan Indralaya, Pemulutan Selatan, Lubuk Keliat dan Sungai Pinang itu, menjadi percontohan hingga ke luar negeri, khsusnya BPK dari Kamboja. Bahkan mereka sempat ber-kunjung mengadakan studi banding ke Ogan Ilir pada ta-hun 2011 lalu. Kepala Dinas PU Cipta Karya, Ir H Herman Thalib MM kepada Harian Vokal di ruang ker-

janya kemarin (25/7), menjelaskan, pengembangan dan pemberdayaan yang menjadi percontohan ini dikarenakan bantuan tersebut direalisasikan sesuai dengan aturan. Memang, dari bantuan tersebut, sudah berdampak manfaatnya bagi masyarakat u-mum. Betapa tidak, karena ba-ntuan tersebut memang ditujukan kepada masyarakat yang sangat mem-

butuhkan. Artinya, tepat guna. “Bantuan yang kita dapat dari RIS PNPM itu memang sudah terealisasi tepat sasaran yaitu permintaan dari masyarakat desa, yang dikerjakan masyarakat desa dan dinikmati masyarakat desa juga,” katanya, yang didampiingi Kepala Bidang Tata Ruang Lingkungan Permukiman dan Perumahan, Ir Gunawan.

Dikatakannya, dari keberhasilan yang sudah diraih pada tahun lalu, di tahun ini Dinas PU Cipta karya berhasil memprogramkan desa yang memang layak mendapatkan bantuan. Namun masih berasal dari 5 Kecamatan sebelumnya. “Tahun 2011 lalu, kita mendapatkan bantuan sebanyak 20 desa dan sudah terealisasi semua. Berdasarkan keberhasilan

tersebut, maka tahun ini mendapatkan tambahan bantuan dana sebanyak Rp10,5 miliar yang terdiri dari 42 desa, dengan dana sebesar Rp250 juta per desa,” lanjut dia. Lebih jauh ia mengatakan pembangunan tersebut hanya boleh diperuntukan infrastruktur yang memang dibutuhkan oleh masyarakat banyak seperti jalan setapak, irigasi bersama, mandi,

cuci, kakus (MCK) serta drainase. Pertanggungjawaban atas bantuan tersebut adalah ketika sudah diserahterimakan dari Dinas PU CK kepada masyarakat yang harus bertanggung jawab untuk merawat dengan baik dan menjaga bersamasama. Karena fasilitas tersebut memang milik warga dan demi kelancaran perekonomian masyarakat. (SANDI)


Batang Hari S embilan Harga Jual Karet Anjlok Terpaksa Jual Rotan Petani karet di Kabupaten Musirawas tengah dirundung prihatin. Di tengah badai krisis yang melanda anjloknya harga karet, memaksa para petani harus banting tulang memenuhi kebutuhan selama Ramadhan, juga persiapan menyambut Lebaran tahun ini. Turunnya harga jual karet di pasaran, terasa sekali sangat mengganggu perekonomian petani karet di daerah ini. Rendahnya harga jual karet di Kabu pa ten Musirawas, berdampak terhadap petani yang mau tidak mau beralih profesi. Tak ada rotan, manau pun jadi, itulah pepatah yang mau tidak mau ha rus melakukan hanya untuk menutupi kebutuhan hidup. Su’ud, warga Dewa Kerta Dewa Kecamatan Rawas Ulu, misalnya. Dia menjadi korban krisis penurunan harga, yang sementara memaksa dia untuk ti-

dak bergantung pada karet. Sejak empat bulan lalu, Su’ud mulai mencoba usaha sampingan mengumpulkan rotan jenis manau. ”Turunnya harga karet seperti sekarang ini sudah tidak dapat lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari,” katanya. Su’ud bukan tergolong petani yang berada. Karet hanya alat untuk bisa bertahan hidup bagi keluarganya. Jadi ketika ia harus banting kemudi, beralih ke profesi dagang rotan, modalnya yang diandalkannya tidak begitu besar. Su’ud mencoba mengumpulkan rotan manau yang ada di kebun dan hutan sekitar desa tempat tinggalnya. Kalau tidak dengan cara seperti itu, sulit bagi Su’ud untuk bisa bertahan hidup di tengah desakan kebutuhan dan lonjakan harga kebutuhan bahan pokok yang terus merangkak naik.

Kembali, Su’ud hanya bisa melakukan yang terbaik. Dirinya tidak memiliki daya untuk membeli rotan yang dikumpulkan oleh para pencari rotan di hutan. Tidak ada pilihan, kecuali dia sendiri yang harus bergumul mencari sebatang demi sebatang rotan untguk dia kumpulkan, lalu diperjualbelikan. Berkat ketekunan Su’ud dalam melakoni pekerjaannya yang baru itu, berujung pada keberuntungan juga. Su’ud tidak pernah membayangkan kalau ada seorang pengusaha rotan asal Kota Lubuklinggau yang tertarik bekerja sama dan memberikan modal tambahan. ”Alhamdulillah, sekarang ini sudah ada modal untuk membeli dan menampung rotan dengan jumlah yang lumayan banyak,”ujar bapak tiga anak itu. Dengan banyaknya rotan manau yang dikumpulkan, se-

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

13

Lintas Daerah Daerah Lintas

Noto Pastikan Ikut Pemilukada

Su'ud saat mengumpulkan rotan bersama anak buahnya

hingga dirinya dapat menjual dengan partai banyak dan sudah pasti keuntungan didapatpun akan lebih besar. ”Sejak sebulan lalu, setelah adanya tambahan modal hingga sekarang, penghasilan per-

bulan dari rotan ini mencapai Rp8-10 juta,” jelasnya. Dengan tidak lupa mengucapkan syukur, Su’ud berharap usaha barunya itu terus mengalami peningkatan dan berkelanjutan. (SYAHRIAL LUBIS)

Pembangunan Jalan Lingkar Terancam Gagal

PAGARALAM (VOKAL SUMSEL) -- Yulizar Dinoto akan tetap fokus dan ikut ambil bagian dalam merebutkan kursi Pagaralam 1, tahun 2013 mendatang. Sosok bakal calon (Balon) Walikota Pagaralam Periode 2013-2018, mengaku dapat kuat dari berbagai masyarakat Kota Pagaralam Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Provinsi Sumatera Selatan, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dan seluruh lapisan masyarakat menginginkan dirinya maju pada Pemilukada Kota Palembang . Berbagai dukungan yang diberikan dari berbagai elemen tersebut tetap disambut baik Yulizar Dinoto. Namun pastinya, Noto sapaan akrabnya, tetap bersikukuh mengikuti bursa pencalonan Walikota Pagaralam 2013 mendatang. “Saya memastikan akan tetap fokus mengikuti dan maju sebagai calon walikota di Pemilukada Kota Pagaralam,” jelas Noto yang dihubungi, Rabu (25/7). Sederet dukungan yang diberikan baik SOKSI maupun beberapa ormas lainnya, tidak lain sebagai bentuk dukungan serta penghargaan yang sangat besar. Namun dia meyakini tetap mampu bersaing dengan kandidat Walikota Palembang, serta mampu membawa perubahan Kota Palembang menjadi lebih baik lagi. “Dukungan tersebut diberikan sah-sah saja dalam dunia birokrasi di Indonesia, namun secara pribadi saya pastikan tetap terfokus pada persiapan proses pemilukada di Kota Pagaralam,” ungkapnya. Mengingat pernah dibesarkan dan membesarkan Partai Golkar, kata Noto, dia siap untuk melaksanakan perintah. “Saya harus maju melalui dukungan partai Golkar, jika tidak mendapat dukungan, tentu saya tidak akan mencalonkan diri, karena saya tidak ingin menghianati perjuangan partai berlambang beringin yang selama ini telah membesarkan saya sampai dengan sekarang,” jelasnya. (TON)

Pelayanan BRI Muaraenim Tak Optimal

Pelayanan BRI Cab Muaraenim kurang memuaskan

TERTUNDA - Proses pembangunan jalan lingkar bakal tertunda akibat adanya pemagaran lahan oleh pemilik yang sah

PAGARALAM, (VOKAL SUMSEL) – Pembangunan jalan lingkar Kota Pagaralam terancam batal, akibat APBD tahun 2012 Kota Pagaralam tidak mencukupi untuk melakukan ganti rugi pembebasan lahan. Selain itu Jalan lingkar Simpang Padang Karet menuju ke simpang Air Perikan Kecamatan Pagaralam Selatan, ada beberapa warga pemilik lahan menolak untuk dibebaskan. Kondisi lahan yang sudah dibebaskan sebagian sudah ditimbun dengan tanah itu, ternyata status kepemilikan masih tumbang tindih. Lahan sudah dijual warga yang hanya mengaku sebagai penerima warisan. Setelah lahan itu terjual, yang bersangkutan menghilang, sedangkan lokasi penimbunan sudah dilakukan pemagaran oleh pemilik yang sah. Nila (34), salah seorang warga setempat menjelaskan, ada seseorang yang mengaku pemilik lahan ini, yang katanya lahat tersebut sudah dijual kepada salah seorang pejabat Pemkot Pagaralam. Setelah lahan ini digarap untuk dijadikan jalan lingkar, barulah diketahui kalau penjualnya tadi bukan pemilik

yang sah. "Sebenarnya penjual lahan tersebut masih ada hubungan keluarga dengan pemilik yang sah, namun setelah persoalan ini muncul kepermukaan ia menghilang," ungkapnya. Lahan ini telah dilakukan pemagaran dan pemilik menolak untuk dibebaskan, karena lahan sawah tersebut merupakan tempat usaha. Selain itu juga, tanpa sepengetahuan pemiliknya lahan sudah ditimbun tanah selebar 12 meter dengan tinggi 50 cm. "Jalan ini dapat dipastikan gagal, karena semua warga menolak untuk dibebaskan terutama lahan persawahan," terangnya. Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Sekretariat Dae-

Warga pemilik lahan yang diperuntukkan bagi pembangunan jalan lingkar telah memagar lahan

rah Kota Pagaralam Drs Samsul Bahri Burlian MSi mengatakan, pembangunan Jalan Simpang Padang Karet menuju ke simpang Air Perikan Kecamatan Pagaralam Selatan, belum semuanya dibebaskan. Pembangunan jalan ini akan tertunda karena anggaran APBD tahun 2012 Kota Pagaralam tidak mencukupi untuk melakukan ganti rugi pembebasan lahan. “Tahap pertama menganggarkan dana pembangunan jalan jalur dua Simpang Padang Karet sampai Simpang Air Perikan sepanjang 1,8 km dengan rincian sebesar Rp5,6 miliar untuk proses pembebasan lahan, sedangkan Rp 4 Miliar untuk pekerjaan pembangunan jalan tersebut," ungkapanya. Berdasarkan hasil laporan Dinas Pekerjaan Umum yang mendapat ganti rugi pembebasan lahan sebanyak 50 persil, sedangkan yang telah dibebaskan saat baru 25 persil. Itu pun merupakan bangunan tempat tinggal. Sedangkan sebagian lagi berupa lahan persawahan dan perkebunan belum mendapat ganti

rugi, karena tidak ada dana. Sejak tahun 2008 pembebasan lahan dan ganti rugi telah dilakukan SKPD masing-masing. Pihaknya hanya menerima laporan saja mengenai berapa banyak persil yang akan dibebaskan dan yang belum. “Sedangkan mengenai dana ganti rugi untuk 25 persil yang belum dibebaskan pihaknya tidak mengetahui, karna sudah menjadi tanggung jawab SKPD yang menjalankan proyek tersebut,” kata Samsul. Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pagaralam Hariadi Razak, ST MM membenarkan kalau sudah 25 persil yang telah mendapat ganti rugi. Sedangkan 25 persil lagi, tidak akan diganti rugi, karena tidak ada dana untuk pembebasan lahan tersebut. Sekarang ini diharapkan Pemkot Pagaralam adanya partisipasi pemilik lahan guna menghibahkan lahan mereka yang terkena pembangunan jalan tembus Simpang Padang Karet dan Air Perikan. “Jika memang tidak bisa di-

lanjutkan pembebasan karena terkendala dana, akan tetapi berdasarkan petunjuk walikota maka akan dikerjakan pekerjaannya sebatas yang telah dikerjakan saat ini. Sedangkan peruntukan lahan tersebut kemungkinan bisa dirubah menjadi pasar, terminal ataupun sarana olah raga,” ujarnya. Apabila tidak ada masalah, lanjut Hariadi, dalam proses pembebasan lahan pekerjaan pembangunan jalan Simpang Padang Karet tembus Simpang Air Perikan bisa diselesaikan tahun ini tanpa harus adanya addendum. Sedangkan untuk pengaspalan jalan dua jalur tersebut di targetkan untuk sementara pada tahap pertama ini dilakukan hanya satu jalur terlebih dahulu. "Melalui APBD 2012 untuk tahap pertama menganggarkan dana pembangunan jalan-jalur dua Simpang Padang Karet tembus Simpang Air Perikan sepanjang 1,8 km, rincian sebesar Rp5,6 miliar untuk proses pembebasan lahan, dan Rp4 miliar untuk pekerjaan pembangunan jalan tersebut," jelasnya (TON)

Perekonomian Menentukan Status Desa MUARABELITI, (VOKAL SUMSEL) - Dari 22 Desa dengan status tertinggal pada tahun 2010, hingga kini hanya tinggal 3 Desa lagi yang berstatus tertinggal. Hal ini didapat dari berbagai indikator penilaian

sehingga 19 Desa diantara 22 Desa Tertinggal telah menanggalkan statusnya sebagai Desa Tertinggal. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Musi

Rawas, Rudi Irawan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pe ngen ta san Kemiskinan, Junianto Ramli kepada wartawan, Rabu (25/7). Adapun indikator penilaian klasifikasi desa, menurut Junianto, ber-

dasarkan fasilitas dan kelengkapan desa. Diantaranya, akses jalan dengan tingkatan aspal, koral saja atau tanah. Fasilitas pendidikan mulai dari tingkat dasar sampai lanjutan atas kemudian fasilitas ke-

sehatan sudah ada atau belum termasuk adanya tenaga medis, bidan atau lainnya. “Selain itu, kehidupan dan taraf ekonomi warga desa juga menjadi tolak ukur nilai untuk menentukan klasifikasi desa,” katanya. Sementara mengenai fasilitas pendidikan, kata dia tidak mesti harus ada di masing-masing desa. Sebagai contoh, di suatu desa ada SLTA, maka be be rapa desa sekitarnya dianggap memiliki SLTA tersebut. Maksudnya beberapa desa sekitar dalam indikator penilaian mendapat nilai tertinggi atau 4 untuk fasilitas pendidikan. Tapi yang agak rancu indikator penilaian taraf ekonomi dan jenis pekerjaan warga desa. “Di sini dituliskan bahwa pekerjaan petani dianggap penghasilan taraf ekonomi rendah sehingga dinilai 1 atau paling kecil. Padahal kita ketahui belum tentu petani itu taraf ekonominya lemah, ada juga yang kaya,” jelasnya. Untuk diketahui, bahwa indikator penilaian klasifikasi desa dituangkan dalam Keputusan Bupati Musirawas, Desember 2011 dan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan, Maret 2012 tentang klasifikasi desa dan bantuan desa untuk Kabupaten Musirawas sama dengan tahun sebelumnya. (SYL)

MUARAENIM, (VOKAL SUMSEL) -- BRI, salah satu bank milik negara yang pelayanan dan fasilitasnya diharuskan untuk memberikan kepuasan nasabah. Demikian juga kepada karyawan dan pegawainya, dituntut selalu displin waktu. Tetapi visi misi tersebut kurang diperhatikan pelayanan BRI Cabang Muaraenim. Di bank ini, banyak fasilitas mendukung kelancaran transaksi para nasabah, namun displin para pegawainya sangat kurang. Seperti lampu teller operator yang seharusnya semuanya dapat berfungsi baik, ternyata dari 3 buah lampu teller operator, hanya ada satu yang berfungsi. Kondisi ini sudah berlangsung sejak lama. Dan sejauh ini belum ada inisiatif dari manajemen BRI Cabang Muaraenim untuk memperbaiki fasilitas tersebut. Akibatnya, lampu teller yang setiap hari dilihat para nasabah ini hanya pajangan, yang terkesan kalau kinerja BRI Cabang Muaraenim kurang optimal. Juga masalah kinerja para operator teller, terkesan lamban. Dari 3 teller yang disediakan, sepertinya hanya 1 teller yang difungsikan. Repotnya, sering untuk satu kali transaksi, memakan waktu yang cukup lama. Sementara antrean para nasabah yang sudah memegang nomor, semakin bertambah banyak. “Payah di BRI Muaraenim ini, untuk satu kali transaksi lamanya bukan main, mana pula operator yang lain tidak difungsikan. Hanya satu operator yang aktif melayani nasabah sebanyak ini,” keluh seorang bapak yang mengaku sudah antrian dari pukul 09.00 sampai jam 11.00 WIB, belum juga mendapat giliran. Dari pukul 08.00 WIB, bapak tadi sudah datang ke BRI ini. Tapi hingga pukul 09.00, baru ada aktivitas pelayanan di BRI ini. Artinya, di BRI Cabang Muaraenim ini, jam kerja yang aktif cuma 6 jam, karena pada pukul 15.00 WIB sudah tutup. Melihat kondisi pelayanan BRI yang kurang otptimal, dan berusaha mencari tahu penyebabnya ke manajemen BRI Cabang Muaraenim. Setelah menunggu cukup lama, Humas BRI Cabang Muaraenim tidak juga bisa ditemui. Bahkan salah seorang satpam BRI Cabang Muaraenim, Dody, beberapa kali melarang untuk tidak meliput kondisi pelayanan di BRI Cabang Muaraenim ini. “Kalau Anda mau menerbitkan berita BRI Cabang Muaraenim, silakan Anda pergi dan tidak boleh menemui Humas. (AB)

Panwaslu Surati KPUD Lubuklinggau LUBUKLINGGAU, (VOKAL SUMSEL) -- Molornya pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Lubuklinggau, memaksa Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lubuklinggau langsung melayangkan surat. Mengingat tahapan Pemilukada yang sudah ditetapkan tanggal 22 Juli 2012, KPUD Kota Lubuklinggau harus sudah mengumumkan semua DPS, namun faktanya hingga sekarang DPS belum diumumkan. “Kalau tidak kami siapa yang akan mengontrol kerja KPUD, dan ini sudah molor dari ketetapan seharusnya pada tanggal 22 Juli sudah di umumkan, namun nyatanya hingga hari ini belum diumumkan. Karena itulah kami mengirimkan surat ke KPUD, dengan instruksi meminta segera mengumumakan DPS,” kata Ketua Panwaslu Kota Lubuklinggau, Hamida, kepada wartawan, Rabu (25/7). Dijelaskannya, surat itu sudah dikirimkan Selasa (24/7). Selain itu, dia pun sudah berkoordinasi dengan pihak KPUD, dalam hal itu Ketua KPUD Kota Lubuklinggau. “Ketua KPUD menjelaskan kepada saya bahwa memang ada keterlambatan karena hingga saat ini data yang kami minta di umumkan masih dalam proses pengenterian data,” ujar Hamida. Terpisah, Ketua Divisi Teknis KPUD Lubuklinggau, Topandri Tanjung, menyebutkan, kemungkinan Panwaslu salah melihat jadwal tahapan Pemilukada. “Sesuai dengan jadwal tahapan Pemilukada, KPUD melakukan pengumuman mulai tanggal 22 Juli 2012 hingga 11 Agustus 2012. Artinya pengumuman DPS tidak molor,” katanya. (AMU)


14

Kamis, 26 Juli 2012

Harian Vokal Sumsel

Gandus Sentra Kuliner Asli Besemah PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) – Bila Anda lahir di Kota Pagaralam dan tidak sempat menikmati hidangan khas dari kota berjuluk Besemah terutama lemang, maka jangan kuatir. Di kawasan Pulokerto di Gandus ada sentra pembuatan lemang. Lemang yang diproduksi di Gandus ini bisa Anda jumpai di Pasar Bedug. Untuk mengobati kerinduan Anda mencicipi lemang Besemah silakan datang ke lapak milik Hajah Musliha. Karena Musliha adalah seorang penjual lemang dan aneka macam masakan khas Besemah. Sebut saja gulai masak bambu, gulai masak bumbung kuning, ikan fermentasi, dan pastinya lemang juga ada. Ibu delapan anak ini kepada Harian Vokal Sumsel menyebutkan, bahwa melestarikan masakan kuliner nenek moyangnya adalah sebuah penghormatan. Terlebih lagi di hari biasa nyaris hidangan khas asli Besemah tak pernah bisa dijumpai. “Jujur, saya menyuguhkan aneka masakan Besemah ini ingin melestasrikan budaya dan tradisi Besemah agar jangan sampai hilang di makan zaman. Soal rasa, Anda boleh coba sendiri,” kata Musliha yang selama ramadhan dibantu kedua anaknya untuk menjalankan

roda usahanya. Khusus di Pasar Bedug ini hanya Musliha yang menawarkan kuliner Besemah. Satu porsinya dijual beragam. Misalnya, gulai masak bumbung kuning berikut dengan sambal ikan fermentasi dijual seharga Rp15.000. Satu potong lemang yang terbuat dari beras ketan dan dicampur santan kelapa yang kemudian dibakar dengan menggunakan bambu seharga Rp20.000. “Lemang ini termasuk menu andalan saya. Ukurannya ada yang sedang hingga paling besar,” ucap Musliha. Musliha tak membantah bahwa di Kota Pagaralam selain menyimpan pemandangan alam yang eksotis, juga memiliki kekayaan kuliner yang khas pula. Konon katanya, daerah ini memiliki khasiat dalam setiap kuliner yang ada. Contohnya, gulai masak bumbung kuning, dan sambal ikan fermentasi berkhasiat mengobati penyakit rematik serta persendihan.

“Dulunya Ibu saya tinggal di Dempo Utara. Dia juga ahli pengobatan tradisional. Beliau pesan setiap racikan masakan khas Besemah itu tersimpan khasiat dalam dunia pengobatan. Namun, bumbu racikanya pun tidak boleh sembarangan orang, melainkan haruslah turun menurun,” papar Musliha. Aisya Fitrina warga Jalan Sultan Mansyur, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I Palembang menuturkan, ia sengaja kuliner khas Besemah karena rindu dengan kampung halamannya di Pagaralam. “Ini, saya lagi beli lemang lengkap dengan ketan hitam. Saya kangen menikmati masakan dari Besemah. Mau pulang belum ada libur,” cetus Aisya. Sambil tersenyum, Aisya berkata, sebagai seorang perantauan yang rindu akan kampung halaman, dia sangat merasa bahagia sekali karena bisa menikmati hidangan asli daerah asalnya. “Wajar bila gulai masak bambu pun disebut-sebut sebagai obat untuk menghangatkan badan. Kan Pagaralam merupakan daerah terdingin di Sumatra Selatan ini,” ucap Aisya bangga. (JEM)

7 Tanda Manusia Bahagia PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Manusia pasti ingin hidup bahagia, damai, dan sejahtera. Ada yang bekerja keras untuk menghimpun harta, dan menyangka bahwa pada harta yang berlimpah itu terdapat kebahagiaan. Inilah bunyi isi ceramah Ustad H Muhammad Syarif Husien Sag, MSi usai shalat Tarawih di, Rabu (25/7) di Masjid Agung Palembang. Syarif menambahkan, beragam cara dilakukan umat untuk mengejar kebahagiaan pada tahta dan kekuasaan. Meski bergitu, kekuasaan sangat identik dengan kebahagiaan dan kenikmatan dalam hidup. Artinya, dengan kekuasaan seseorang dapat berbuat banyak. “Orang sakit menyangka, bahagia terletak pada kesehatan. Orang miskin menyangka, bahagia terletak pada harta kekayaan. Ibnu Abbas seorang sahabat Rasulullah pernah ditanya tentang kebahagiaan, beliau menjawab ada tujuh tanda kebahagiaan hidup seseorang di dunia,” papar Syarif. Yang pertama, kata Syarif, Qalbu Syakir yaitu hati yang selalu bersyukur. Bersyukur kepada Allah dan menerima apa yang dia dapatkan untuk digunakan demi kebaikan. Orang yang pandai bersyukur maka ia akan cerdas memahami kasih sayang Allah, apapun yang diberikanNya selalu bernilai dan membuat dekat kepada-Nya. “Ia selalu menerima keputusan Allah dengan positif, jika ditimpa kesulitan maka ia ingat dengan sabda Rasulullah: kalau sedang dalam kesulitan, maka perhatikan orang yang lebih sulit dari dia,” ucap Syarif. Kedua, Al-Azwaj Al-shalihah adalah pasangan hidup yang saleh, menciptakan suasana rumah yang nyaman, dan menurunkan keluarga yang saleh. Dan, di hari kiamat nanti seorang suami akan diminta tanggungjawabnya dalam membimbing istri dan anak. “Tentu berbahagia menjadi istri dari suami yang saleh, yang selalu mengajak kepada kebaikan, dan berbahagia menjadi suami dari istri yang tulus selalu mendampingi,” katanya. Ketiga, Al-aulad Al-abrar ialah anakanak yang saleh anak yang senantiasa berbakti dan mendoakan kedua orangtua. Rasulullah ketika selesai melakukan tawaf

bertemu dengan seorang pemuda yang lecet dipundaknya. Kemudian beliau bertanya wahai pemuda kenapa pundakmu itu?. “Pemuda itu menjawab, aku mempunyai ibu yang sudah tua, ibuku itu tidak mau jauh dariku, aku sangat menyayanginya. aku selalu melayani dan menggendongnya ketika aku selesai salat dan istirahat,” ujarnya. Ke empat, Al-bi‘ah Al-sholihah adalah lingkungan yang baik dan kondusif untuk keimanan, lingkungan yang mengingatkan dan mendorong kepada kebaikan. Mengenal siapapun untuk dijadikan teman tidaklah dilarang, namun untuk menjadikan sebagai sahabat karib haruslah orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan. Kelima, Al-mal Al-halal yaitu harta yang halal.Islam tidak melarang orang menjadi kaya, tetapi yang penting adalah kualitas harta bukan kuantitas harta. Rasulullah bersabda: Akan tiba suatu zaman di mana orang tidak peduli lagi terhadap harta yang diperoleh, apakah ia halal atau haram. “Rasulullah itu miskin dalam artian tidak mempunyai harta yang berlebih. Beliau itu ternyata kaya raya, memiliki harta yang lebih, tapi walaupun begitu hidup beliau tidak kaya atau sangat sederhana,” Syarif menjelaskan seraya berkata kalau kaya kita bisa bersedakah, berinfak lebih banyak dari orang yang kekayaannya sedikit, bisa berhaji, bisa buat pesantren dan lembaga pendidikan, memberi peluang kerja bagi gelandangan dan pengemis. Keenam, Tafaqquh Fi Al-din yakni semangat mempelajari agama. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengkaji, mempelajari dan mengamalkan ilmu-ilmu agama. Semakin belajar ilmu agama maka hidup manusia akan terarah. Hanya dengan ilmu, amal manusia bernilai pahala. “Yang terakhir (ke tujuh) adalah umur yang berkah. Semakin tua semakin mulia, semakin banyak amal kebaikan, hidup yang diisi hanya untuk kebahagian lahiriah semata, hari tua akan diisi dengan kekecewaan, berangan-angan bahagia sementara tubuh semakin renta dan tidak sanggup mewujudkan angan-angan tersebut,” terang dia. (LAM)

N

FOTO : ALAM/VOKAL SUMSEL

Ustad H Muhammad Syarif Husien memberi ceramah tentang manusia pasti ingin hidup bahagia, damai, dan sejahtera di Masjid Agung Palembang, Rabu (25/7).

ILAI sebuah kejujuran itu amatlah penting. Seandainya nilai kejujuran dan kepercayaan mampu dijaga, maka buahnya adalah kesuksesan. Adi Siswanto putra asli berdarah Solo, Jawa Tengah telah membuktikkannya. Kini, sebagai pebisnis yang tangguh ia sukses mengenalkan produk kempelang sampai ke Banda Aceh. Adi Siswanto, perantauan asal Kota Solo, Jawa Tengah ini bisa sedikit berbangga. Sebab, usaha kerupuk dan kemplang yang dirintisnya sejak dua tahun silam bisa menembus pasar Banda Aceh—kotanya Serambi Mekah di nusantara. Berawal dari pengalamannya yang pernah menjadi sopir ekspedisi sebuah perusahaan di kota Palembang, Adi melewati hari-harinya mengantar keru-

Setiap ramadhan tiba, ibu-ibu di daerah Gandus sedang membuat lemang yang menjadi kuliner khas Besemah.

FOTO : JEMMY/ VOKAL SUMSEL

Baznas Salurkan Sembako dan Zakat PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan menyalurkan zakat Maal (zakat profesi) yang diterima selama Ramadhan 1433 Hijriah kepada mereka yang berhak menerima zakat (mustahiq), terdiri dari fakir miskin, orang yang berjuang di jalan Allah (Sabilillah) dan mualaf. Badan ini juga siap menyalurkan paket sembako sebanyak 1.030 buah. “Nantinya, penyaluran zakat akan dipusatkan di Palembang Indah Mall pada 11 Agustus 2012 dengan membagikan sebanyak 1.030 paket sembako kepada fakir miskin,” kata H Teguh Sobri Sekretaris Baznas Sumsel kepada Harian Vokal Sumsel. Kata Teguh, pada 2011 lalu angka saldo Baznas Sumsel sebanyak Rp1.108.152.902 dan selama periode Januari - Juli angkanya sebanyak Rp987.311.120 sehingga totalnya menjadi

Rp2.095.664.022. Selama Januari - Juli juga telah disalurkan sebanyak Rp1.399.377.942. “Dan, sisa saldo Baznas saat ini berjumlah Rp696.286.098,” kata Teguh. Angka saldo ini, ucap Teguh, ada sebanyak Rp453.000.000 dan siap disalurkan selama ramadhan kepada 1.730 orang yang berhak berdasarkan data yang diperoleh dari unit pengumpul zakat yang ada di SKPD setingkat provinsi. “Dalamnya termasuk pembagian paket sembako sebanyak Rp100.000 dan uang tunai sebanyak Rp100.000 untuk 1.030 fakir miskin,” Teguh menyebutkan. Selain itu, pembagian zakat juga akan diberikan kepada guru mengaji dari rumah ke rumah sebanyak 50 orang, marbot sebanyak 50, ustad/ustadsah sebanyak 500 orang, dan mualaf sebanyak 100 orang. “Masing-masingnya akan

memperoleh uang sebanyak Rp250.000,” janji Teguh. Adapun teknis pembagian zakat ini, ungkap Teguh, nantinya akan diatur dengan menggunakan sistem kupon. Pihaknya masih terus menerima zakat profesi hingga H-1 Lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah. “Bagi mereka yang sudah memiliki gaji Rp2.960.000, maka sudah wajib berzakat sebesar 2,5 persen,” terangnya. H Izzuddin Asnawi, Kepala Bidang Pendistribusian menyebutkan selain zakat Maal, Baznas Sumsel juga menerima dan menyalurkan zakat fitrah. “Kita sudah siapkan tim yang akan menerima sampai H-2 Idul Fitri dan disalurkan pada H-1 Idul Fitri,” ucap Izzuddin. Katanya, sama seperti tahun sebelumnya, besaran zakat fitrah per jiwa yakni 2,5 kilogram beras yang dikonsumsi sehari-hari.

Tiap sore aneka ragam penganan bisa didapatkan di Pasar Bedug. Harganya cukup bervariasi.

“Uang juga menyesuaikan beras yang di makan, jadi tidak ada ketentuan berapa uangnya,” bebernya. Lanjut Izzuddin, biasanya masyarakat menunaikan zakat fitrah di masjid sekitar rumah masing-masing, jadi tidak banyak yang melalui Baznas. “Semua zakat fitrah akan dibagikan kepada fakir miskin,” pungkasnya. Sementara itu Apriadi, Branch Manager Rumah Zakat Palembang menyampaikan, di tahun 1433 Hijriah ini Rumah Zakat juga menerima dan menyalurkan zakat yang mana pelaksanaannya dimulai dari H-7 sampai H-1 lebaran. “Bagi umat muslim yang ingin berzakat dengan beras, minimal 2,5 kilogram per orang dan bila diuangkan sebanyak Rp20.000. Ya, kalau untuk uang itu baru rencana masih menunggu keputusan dari pusat,” paparnya. (CAK)

FOTO : JEMMY/ VOKAL SUMSEL

Dari Solo Ke Banda Aceh puk dan kempelang sampai ke beberapa provinsi di Sumatera. Berlama-lama mengantarkan produk kempelang, akhirnya Adi terpikir untuk mengubah hidupnya lebih baik. “Ternyata banyak sekali peluang yang bisa saya wujudkan dengan cara berwiraswasta,” ungkap Adi membuka perbincangan dengan Harian Vokal Sumsel, Senin (23/7) malam di kediamanya, Jalan Hulubalang II, RT 05, RW 04, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Adi bercerita, sikap kejujuran dan kepercayaan ia tanamkan saat bekerja sebagai sopir ekspedisi—tempat ia bekerja sebelumnya. Tujuh tahun bekerja sebagai sopir datanglah sebuah kesempatan untuknya. “Pihak perusahaan memberi saya kepercayaan un-

tuk mengembangkan usaha kerupuk dan kempelang ini. Awalnya, saya mendapat bantuan biaya produksi awal. Dan, Alhamdulillah kini saya bisa buktikan bahwa saya bisa,” ungkap Adi bangga. Tak tanggung-tanggung omzet yang dihimpun Adi luar biasa. Per bulannya ia sanggup mengumpulkan uang sebanyak puluhan juta rupiah. Memang kejujuran telah mengatarkan Adi meraih kesuksesan, namun begitu ia tak pernah bisa melupakan jasa perusahaan yang telah memberinya banyak kesempatan seperti sekarang ini. “Walau saya tidak lagi bekerja sebagai karyawan ekspedisi, saya pun tak mudah melupakannya,” cetus Adi. Setiap berproduksi, lanjut Adi, ia mampu memproduksi kempelang dan kerupuk se-

banyak dua kuintal dengan asumsi bahannya sebanyak 35 kilogram ikan tenggiri per hari. Tiap produksi, Adi bisa memenuhi permintaan pelanggannya yang ada di Bengkulu dan Banda Aceh. Laba yang ia kumpulkan rata-rata per bulan sebanyak Rp 6 juta bersih. Untuk wilayah Sumatra Selatan, Adi juga punya pelanggan tetap seperti agen kempelang di pasar tradisional antara lain Pasar Padang Selasa dan Pasar Cinde. “Biasanya di Palembang, agen mengambil sepekan sekali dengan masing-masing agennya memesan sebanyak tiga kuintal. Nah, apalagi menjelang ramadhan dan mendekati Lebaran Idul Fitri nanti permintaan mulai meningkat,” papar ar Adi. Tanpa disadari ‘proyek’

usaha kecil dan menengah yang dirintis Adi setidaknya telah berperan membantu program pemerintah mengurangi tingkat pengangguran di Kota Palembang. Yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Palembang tahun 2011 bahwa pengangguran terbuka untuk laki-laki sebanyak 7,64 persen, dan perempuan sebanyak 13,92 persen. Kini, sedikirnya ada 60 orang pekerja yang tinggal di kediaman Adi Siswanto yang menggantungkan hidup dari usaha kemprlang dan kerupuk. Saat memproduksi usaha, Adi tidak sendiri, melainkan ia dibantu saudara laki-lakinya yang kini juga mengembangkan usaha serupa di kawasan Jalan Lunjuk Jaya, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan IB I, Palembang. (JEM)


Kabar Rantau

Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

Fauzi Bahar Duga Penyebab Banjir Padang Ilegal Logging PADANG (VOKAL SUMSEL)--Banjir bandang yang mengakibatkan 10 jiwa hilang, rumah terendam air di berbagai kawasan di Kota Padang diduga akibat pembalakan liar.

foto: kliksumbar.com

61 Warga gunakan benen untuk evakuasi

“Meluapnya Batang kuranji, besar dugaan saya akibat pembalakan liar,”ujar Wali Kota Padang Fauzi Bahar menilai bencana menimpa kota yang dipimpinya, pada jumpa pers beberapa jam setelah kejadian, Selasa (24/7) lalu. Tapi Fauzi akan minta tim Pemko untuk mengungkap penyebab banjir bandang tersebut. “Kita belum putuskan apakah tanggap darurat atau belum, tapi untuk makan sahur warga yang mengungsi dan terkena musibah ditanggung Pemko,”ujarnya sebagaimana dikutip Kliksumbar.com. Ditempat terpisah, Anggota Komisi III DPR-RI Taslim mendesak Kapolda Sumbar untuk menurunkan tim mengungkap musibah tersebut. “Kalau memang ada indikasi pembalakan liar, Kapolda harus proaktif menyelidiki musibah ini. Jangan setiap bencana selalu dikatakan musibah, sementara mengapa terjadi bisa saja ulah manusia tak bertanggungjawab selama ini melakukan pembalakan liar,”ujar

Taslim memantau bencana di Kalumpang Rabu dini hari tadi. Sementara data dampak banjir Padang saat buka puasa tadi dari BPBD Kota Padang , terdapat lima kecamatan warganya mengungsi 1. Banda Gadang Nanggalo 138 KK (mengungsi), 2. Kalumbuak Kuranji 50 KK (mengungsi), 3. Gurun Laweh Nanggalo 62 KK (mengungsi), 4. Surau gadang Nanggalo 22 KK (mengungsi). 5. Sementara Limau manis dan Lubukbegalung belum ada laporan,”ujar Kepala BPBD Padang Dedi Hanidal. Sementara Kordinator Dompet Dhuafa Singgalang Musfi Yendra menyebutkan relawannya sudah turun di seluruh titik musibah. “Semua sudah diterjunkan, mulai relawan sampai ambulance, kini sedang mendrop nasi bungkus ke berbagai lokasi pengungsian,”ujar Musfi.(VS)

Sidang Suap PON Riau,

Pejabat Dispora Bikin Pengunjung Tertawa PEKANBARU (VOKAL SUMSEL)--Usai Kabiro Hukum, Kasiarudin SH yang ketar ketir menjawab pertanyaan hakim Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (25/7) kemarin siang. Hal yang sama juga dirasakan Kabid Sarana dan Prasarana Dispora, Zulkifli Rahman. Bahkan, Zulkifli yang bersaksi dipersidangan kasus suap PON Riau dengan terdakwa Eka Darma Putra, Kasi Sarana dan Prasarana Dispora Riau itu, langsung berkucuran keringat serta membuat para pengunjung sidang tertawa. Karena, Zulkifli ngelantur menjawab pertanyaan hakim. Sidang yang dipimpin Krosbin L Gaol SH beserta dua hakim anggotanya itu, juga tak bisa menahan tawa. Ketika saksi tak tahu apa kepanjangan dari PPTK. Sebab, sebelumnya hakim bertanya, terdakwa Eka sebagai apa di proyek PON ini. Saksi menjawab sebagai PPTKM namun ketika ditanya apa kepanjangan PPTK. Saksi langsung terdiam, bibirnya terlihat bergetar. ‘Tak lama kemudian saksi menjawab, saya tidak tahu kepanjangan PPTK pak hakim, yang saya tahu huruf akhir K saja pak hakim, yaitu Kegiatan,” ujar saksi sebagaimana dikutip riauterkini.com. Saksipun makin berkeringat, ditanya hakim, masak seorang Kabid tidak tahu. Apalagi proyek tersebut dibawah naungan saudara selaku Kabidnya. Semakin banyak pertanyaan hakim serta semakin banyak yang tertawa. Terlihat jelas wajah saksi dilumuri keringat. Bahkan yang lebih spontan lagi terdengar keras suara tertawa pengunjung. Dimana saksi yang tidak tahu kepanjangan PPTK itu, akhirnya dibantu hakim dengan menjelaskannya dengan menyebutkan Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan. “ Ya itu pak hakim kepanjangannya,” ucap saksi memotong perkataan hakim. Tak hanya majelis hakim saja yang geli melihat saksi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Risma Ansari SH, Asrul Alimin SH dan Nurul Widiasih SH pun tak bisa menahan tawannya. Sehingga saksi menunduk karena malu. Karena saksi masih grogi, akhirnya majelis hakim menunda (skor) lagi persidangan, mengingat waktu ashar masuk.(VS)

KAPAL PENYELUNDUP: Kapal KM Deni Cipta II diamankan tim Mabes Polri dari Perairan Selat Melaka, Kepulauan Meranti, Selasa (24/7). Kapal tersebut memuat beragam komoditas selundupan dari Malaysia.

foto: riauterkini.com

Tipikor Polda Geledah Kantor Bappeda Pelalawan PEKANBARU (VOKAL SUMSEL)-Kabid Humas Polda Riau AKBP Anggaria Lopis memastikan kebenaran penggeledahan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pelalawan dilakukan tim dari Direktorat Kriminal Khusus Polda Riau, Rabu (25/7) kemarin. “Benar, memang tim dari Dirkrimsus tengah melakukan penggeledahan di Kantor Bappeda Kabupaten Pelalawan,” ujarnya menjawab riauterkini melalui sambungan telephon. Dijelakan Anggaria, penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari bukti tambahan pada kasus dugaan korupsi ganti rugi lahan komplek perkantoran Bhakti Praja. Ketika ditanya mengenai dokumen apa saja yang telah disita dalam penggeledahan tersebut, perwira yang belum lama bertugas di Polda Riau tersebut mengaku belum mendapatkan konfirmasi pasti dari lapangan. “Kalau itu, belum dapat informasinya. Belum tahu apa saja yang disita dari lapangan,” tukasnya.

Sebagai data tambahan, ganti rugi lahan Bhahkti Praja didanai APBD Pelalawan dari tahun 2007 hingga 2010 menelan anggaran Rp 17 miliar.

Dalam kasus ini Polda Riau sudah menetapkan dua tersangka, salah satunya mantan Kepala BPD PBN Pelalawan Muhammad Amid.(VS)

Harga Anjlok,

Petani Karet dan Kelapa Bengkalis Menjerit BANTAN (VOKAL SUMSEL)-- Kalangan petani di Pulau Bengkalis mulai mengeluhkan turunnya harga jual dua komoditi hasil perkebunan, karet dan kelapa yang terus menerus. Sebelumnya harga getah karet sebelum mencecah mampu mencapai Rp 13 ribu perkilogram, sekarang hanya tinggal Rp 8 ribu. Sedangkan kelapa yang sebelumnya menembus harga Rp 1.000 perkilogram sekarang tinggal Rp 700. “Kalau kemarin-kemarin harga satu kilonya ojol (getah karet, red) masih Rp 13 ribu perkilo, sekarang hanya tinggal Rp 8 ribu. Apalagi harga jual kelapa basah, sekarang hanya tinggal 700 perak saja,” tutur Mazlan (39), petani dari Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan kepada wartawan di kediamannya, Rabu (25/7). “Siapa yang tak mengeluh kalau kondisinya seperti sekarang ini. Hasil yang kita andalkan hanya dari perkebunan ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” keluhnya, sebagaimana dikutip riauterkini.com. Ditambahkan Mazlan, apalagi sudah menghadapi puasa atau lebaran tahun ini, harga sejumlah kebutuhan pokok sudah mulau merangkak naik. “Biasanya kita ikut nyambil kerja proyek kalau ada proyek masuk kampung, tapi sekarang pekerjaan belum ada yang mulai, apa yang mau diharapkan,” katanya lagi.(VS)

5.000 Ha Lahan Kelompok Tani Diserobot Investor BAGANSIAPIAPI (VOKAL SUMSEL)--Dua kubu yang ada dalam Kelompok Tani Maju Bersama (KTMB) Kepenghuluan Putat, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir (Rohil) mendatangi DPRD setempat. Kedua kubu ini diminta untuk memberikan keterangan sebenarnya terkait sengketa lahan seluas 5.000 ha dengan melibatkan PT. Andika. Dua kubu ini jumlahnya hanya terbatas, Rabu (25/7) kemarin, di salah satu ruangan hearing, pimpinan hearing Dedi Humadi terlebih dahulu menjelaskan kalau DPRD sempat datang ke PT Andika, namun sempat dijegat beberapa orang bodygoar, bahkan ada yang mengacungkan parang. Dan DPRD pengakuan Dedi merasa kecewa dan didapatkan informasi kalau pihak KTMB telah menyewa algojo itu sebanyak sepuluh orang dengan gaji perbulan Rp 1.350.000, algojo ini sepertinya suku Flores. Makanya, DPRD menurut Dedi saat itu meminta keterangan kepada dua kubu KTMB, satu kubu kepengurusan baru, dan kubu lainnya merupakan mantan pengurus lama yang menamakan dirinya masyarakat. Kubu kepenguran baru KTMB melalui sekretarisnya Harjun Dede diberi kesempatan pertama, dan diceritakan kronologis kejadian, dimana dia mengaku atas kesepakatan masyarakat untuk mencari investor mengolah lahan mereka yang ada kosong, investor ditemukan, dan dibuat MoU. Lama berselang menurut Harjun Dede, kepengurusan KTMB waktu itu (Naji cs, red) diduga telah melakukan jual beli lahan dengan pihak perusahaan, sehingga harapan masyarakat kepadanya pudar, dan masyarakat membentuk kepengurusan KTMB yang baru, sebagaimana dikutip riauterkinic.om. Akibat aksi berontak masyarakat tersebut, pengurus baru sering diancam dengan berbagai cara, mulai dari mendatangkan oknum TNI yang bersenjata grand, sampai kepada beberapa kelompok bodyguard. Selanjutnya, pengurus KTMB lama yang telah menamakan diri masyarakat, diwakili Naji juga menceritakan kronologisnya tentang adanya kerjasama dengan perusahaan, namun rekomendasi camat waktu itu (Alex, red) tidak didapatkan, sedangkan perizinan ditanyakan kepada perusahaan, pihak perusahaan mengatakan nanti-nanti saja. Bahkan Naji cs, saat itu sempat memperlihatkan sejumlah surat-surat yang asli mulai MoU dengan perusahaan sampai kepada surat-surat lainnya, sehingga pihaknya tetap mengklaim dirinya benar. Atas keterangan dua kubu tersebut, sejumlah anggota DPRD Rokan Hilir yang ada dalam ruangan itu sangat menyayangkan adanya dua kubu dalam satu kelompok, jangankan untuk berjuang secara bersama, perpecahan saja sudah terjadi. Sehingga DPRD mengharapkan agar kedua kubu bisa menyelesaikan perselisihan untuk bersama-sama, kalau tidak bersama-sama, ada dari anggota DPRD yang berani bertaroh siap memotong lehernya, kalau masyarakat tidak bersatu, permasalahan itu akan bsia diselesaikan sesuai dengan pengalaman sejumlah tempat di Rohil yang terjadi sengketa antara masyarakat dengan perusahaan.(VS)

Warga Labuan Bukik Terisolir

foto: riauterkini.com

Tim Direskrimsum Polda Riau menggeladah kantor Bappeda Pelalawan. Langkah tersebut untuk mencari bukti tambahan dugaan korupsi ganti rugi lahan Bhakti Praja Rp 17 miliar.

Kembang Api Ludeskan Rumah Mewah di Rohul PASIRPANGARAIAN (VOKAL SUMSEL)Diduga akibat percikan kembang api, satu unit rumah mewah bertingkat dua milik Rudi Siregar (48), di Dusun Sei Emas, Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu pagi (25/7), sekitar pukul 10.10 WIB, ludes dilalap api. Informasi dirangkum dari sejumlah warga Kepenuhan, terungkap, rumah permanen milik Rudi Siregar, terbakar diduga disebabkan percikan kembang api yang dimainkan anak dan cucu korban dan mengenai jirigen bensin di teras rumah. “Diduga akibat percikan kembang api mengenai jirigen bensin di teras dan membakar rumah itu,” ungkap Ismail, salah seorang warga Kepenuhan, juga Anggota DPRD Rohul dari Fraksi Hanura, yang berada di lokasi kejadian, via sambungan selulernya, Rabu. Ismail mengatakan, untuk memadamkan api yang menjilat seisi bangunan itu, masyarakat setempat bahu-membahu ikut memadamkan

15

foto: riauterkini.com

Sebuah rumah mewah di Kepenuhan Barat, Rohul ludes terbakar. Musibah tersebut diduga akibat kembang api.

api dengan peralatan seadanya. Usaha keras masyarakat tidak membuahkan hasil, sampai akhirnya satu unit mobil pemadam kebakaran turun ke lokasi. Hal senada juga dikatakan Kapolsek Kepenuhan AKP Jamaludin. Kapolsek mengungkapkan, rumah mewah itu terbakar disebabkan percikan dari kembang api yang mengenai jirigen bensin. Api cepat merambat dan melalap seisi rumah. Akibatnya, cucu korban bernama Rapah, turut menjadi korban. Dia mengalami luka bakar di bagian pipi, tangan, dan kaki kirinya. “Api baru bisa dipadamkan pemadam kebakaran dibantu masyarakat sekitar sekitar pukul 11.50 WIB. Cucu korban sudah dibawa berobat,” terang singkat Kapolsek, sebagaimana dikutip riauterkini.com. Dari kebakaran tersebut, Polisi memperkirakan korban mengalami sekitar Rp350 juta rupiah. Selain rumah hangus, harta benda korban tidak sempat diselamatkan akibat besarnya si jago merah menjilat seisi rumah.(VS)

PADANG (VOKAL SUMSEL)--Ratusan jiwa warga di Labuan Bukik, Batu Busuak Pauh Padang pasca Galodo dan meluapnya aliran Gunung Nago terisolir. “Rumah kami tarandam sadoalah e air taruih gadang, untuk lari hanyo ka ateh bukik jalan cieknyoh, (rumah kami terendam air terus naik, tempat lari satu-satunya ke atas bukik,”sebut Edo Selasa (24/7) malam. Eksodus warga keatas bukik untuk selamatkan diri. “Hanya yang ada di badan yang bisa dibawa, sedangkan di bukit gelap gulita tanpa ada penerangan,”ujar Edo lagi. Tak hanya direndam banjir, sebagian rumah warga di sana juga rusak akibat ditimpa pohon dan tiang listrik. Sementara di ruas jalan Pasar Baru ke Limau Manis sampai berita ini dikirim putus total. “Jalan menuju Kampus Unand, putus mulai dari pasar baru. Air deras dan kuatnya, banyak kendaraan bermotor terjebak banjir,”ujarnya, sebagaimana dikutip Kliksumbar. com. Hujan deras yang mengguyur padang saat mau berbuka puasa telah memicu air bah dari sungai yang berada di Batubusuak, sekitar pukul 18.30 Wib. “Air datang dari atas, mengalir cukup deras, saat warga tengah bersantap buka puasa tadi,”ujar Edo. Sementara cuaca ekstrem yang terjadi Selasa senja tadi di Padang menurut BNPB akibat Siklon Tropis Vicente. “Beberapa daerah di utara ekuator Indonesia, juga dipengaruhi Siklon Tropis Vicente yang ada di Laut Cina Selatan, sekitar 21.1LU, 114.2BT (sekitar 2010 km sebelah utara timur laut Natuna),”ujar relis BNPB diterima www. kliksumbar.com. Dampak Siklon Tropis Vicente yakni memicu terjadinya hujan dengan intensitas ringan-sedangtinggi di wilayah Sumatera bagian Utara dan Barat. “Gelombang dengan ketinggian 3 - 4 meter berpeluang terjadi di Perairan Sabang - Banda Aceh, Perairan Utara Aceh. Gelombang dengan ketinggian 4 - 5 meter berpeluang terjadi di Laut Cina Selatan bagian Utara,”ujar rilis BNPB tersebut. Sementara itu, saat ini kampus Unand Limau Manis menjadi pusat pengungsian korban banjir bandang yang mendera Batu Busuak Pauh. “Ada ratusan pengungsi eksoduis ke Kampus Unand Limau Manis Padang,”ujar Ketua SIWO PWI Sumbar Roni Putra, Selasa (24/7) malam. Warga yang mengungsi kata Roni rata-rata rumahnya terendam dan hanyut. “Saat ini warga butuh selimut dan makanan, sekaligus buat sahur,”ujar Roni. Dan Roni mengajak warga yang berkemampuan untuk mengantarkan langsung bantuannya. “Bantuan dari pemerintah belum ada yang sampai, bagi warga yang mau membantu langsung aja ke para pengungsi di Kampus Unand,”sebut Roni. (VS)


16 Berpacu Tawarkan Layanan Berteknologi Harian Vokal Sumsel Kamis, 26 Juli 2012

Sales SPV [D3, Pengalaman otomotif] 2. Sales Exhibitions[Pria/wanita, SMA/SMK] 3. Staff Admint [Wanita,SMK/SMA] Penempatan Indralaya

PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Kompetisi antar operator seluler belakangan ini berlangsung sengit. Guna memenangkan persaingan, PT XL Axiata Tbk menawarkan layanan solusi berteknologi baru. PT XL Axiata Tbk terus memperkaya dan mengembangkan layanan inovatif machine to machine (M2M). Salah satu produk hasil pengembangan dari solusi M2M di area sistem pengintaian bergerak (mobile surveillance ) saat ini yakni XL Mobile Surveillance . Lewat perangkat serupa kamera berukuran kecil, teknologi ini dapat digunakan untuk membantu mengawasi sebuah lokasi atau obyek seperti rumah, apartemen, toko, mall, kantor, restoran, gudang, dan ruang atau tempat umum lainnya. Dodyk Supriyono General Manager Sales Operation XL Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) kepada Harian Vokal Sumsel menjelaskan, XL Mobile Camera Surveillance ini merupakan layanan yang bermanfaat untuk membantu mencegah tindakan kriminal. Dengan kemampuan mendeteksi terhadap pergerakan baik orang maupun obyek serta sistem informasi cepat yang dimiliki oleh layanan ini, diharapkan dapat memberikan keamanan dan kontrol sosial bagi para pengguna. Selain bersegmen corporate, produk ini sudah dipersiapkan untuk masuk ke segmen ritel. Untuk area Sumbagsel, rencananya penjualan akan dimulai dari kota Palembang menyusul kota kota lainnya pada awal bulan Agustus 2012 mendatang. “Saat ini, XL sangat serius dalam membangun dan mengembangkan bisnis baru, salah satunya dengan membuat produk berbasis layanan M2M dan juga Xcloud,” ungkap Dodyk. Dibandingkan dengan Closed Circuit Television (CCTV), layanan ini memiliki beberapa kelebihan. Dengan dukungan jaringan XL, si pengguna dapat mengetahui kondisi lokasi yang diawasi melalui handphone. Semua aktivitas yang terjadi pada jangkauan <20 meter dapat dideteksi dan secara real time akan dikirimkan melalui MMS atau e-mail. “Pengguna dapat juga mengirimkan instruksi melalui SMS untuk mengetahui kondisi terakhir,” cetusnya. Secara ekonomis tentunya harganya lebih terjangkau. Dengan kamera canggih berteknologi infra merah, selain memiliki deteksi sensor gerak, XL

Mobile Camera Surveillance dilengka-

pi dengan fitur canggih lainnya. Remote Voice Monitoring memungkinkan pelanggan untuk memonitor situasi dengan cara mendengar suara di sekitar

kamera. Untuk berbicara langsung dengan orang yang berada di sekitar kamera dapat menggunakan fitur remote voice shouting. Selain itu terdapat fitur photo snapshot apabila pengguna ingin mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai situasi di area pengawasan. Instruksi dapat dikirimkan melalui SMS dan hasil foto akan diterima melalui MMS. (LAM)

XL Mobile Camera Surveillance ini merupakan layanan yang bermanfaat untuk membantu mencegah tindakan kriminal. XL juga merupakan produk berbasis layanan M2M dan juga Xcloud ... Dodyk Supriyono

General Manager Sales Operation XL Sumbagsel foto:dok

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1433H/2012M

untuk daerah Palembang dan Sekitarnya HARI

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Bajaj Palembang Bajaj Prabumulih Bajaj Sungai Lilin Bajaj Belitang Bajaj Baturaja Bajaj Linggau Bajaj Muara Enim Bajaj Sekayu

0711-821890 0815-32016888 0852-67202385 0735-452009 0853-68851784 0733-323079 0821-80654809 0813-73239252

PT Sugih Perdana Wisesa (Area Sumbagsel) Jl. Basuki Rahmad No.6-9 Palembang, Sumatera Selatan

Telp. 0711-7373333

PT TUNAS DAIHATSU PALEMBANG All New Xenia

SAATNYA LEBARAN BERSAMA DAIHATSU

angsuran 2,3 Jt-an GRAND MAX Pick Up

TERIOS

DP 10 Jt-an

angsuran 2,7 Jt-an

angsuran 2 Jt-an LUXIO, SIRION, MINIBUS angsuran 2 Jt-an WAWAN

Bunga 3 % Asuransi All Risk Full Gratis 1x Angsuran Hadial Langsung tanpa diundi

AYU

0711 532 1443 0853 5733 5525 0821 7899 7221 0821 7992 5427

Bisa untuk luar daerah Prov. Sum Sel Proses cepat dan mudah Bisa tukar tambah dengan mobil lama anda

Sabtu Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum`at Sabtu Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum`at Sabtu Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum`at Sabtu Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum`at Sabtu Ahad

TANGGAL Agustus RAMADHAN

JULI

21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

IMSAK

SUBUH

TERBIT

DHUHA

ZUHUR

ASHAR

MAGRIB

ISYA’

04:38 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:39 04:38 04:38 04:38 04:38 04:38 04:38 04:38 04:37

04:48 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:49 04:48 04:48 04:48 04:48 04:48 04:48 04:48 04:47

06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:06 06:05 06:05 06:05 06:05 06:05 06:05 06:04 06:04 06:04 06:04 06:03 06:03 06:03 06:03 06:02 06:02

06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:29 06:28 06:28 06:28 06:28 06:28 06:28 06:27 06:27 06:27 06:27 06:26 06:26 06:26 06:26 06:25 06:25

12:09 12:09 12:10 12:10 12:10 12:10 12:10 12:10 12:10 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:09 12:08 12:08 12:08 12:08 12:08 12:08 12:07 12:07 12:07 12:07

15:33 15:33 15:33 15:33 15:33 15:33 15:33 15:33 15:33 15:32 15:32 15:32 15:32 15:32 15:32 15:31 15:31 15:31 15:31 15:30 15:30 15:30 15:29 15:29 15:29 15:28 15:28 15:27 15:27 15:27

18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:09 18:08 18:08 18:08 18:08 18:08 18:08 18:08 18:08 18:07

19:22 19:22 19:22 19:22 19:22 19:22 19:22 19:22 19:22 19:21 19:21 19:21 19:21 19:21 19:21 19:21 19:21 19:20 19:20 19:20 19:20 19:20 19:19 19:19 19:19 19:19 19:19 19:18 19:18 19:18

Azimuth Arah Kiblat kota Palembang, Sumsel = 294,56 ° KETERANGAN 1. Awal Ramadhan dan Syawwal 1433 H mengikuti Keputusan Pemerintah RI. 2. Jadwal berlaku untuk wilayah kota ybs. dengan radius maksimal +/- 25 km. 3. Jadwal sudah ditambah waktu ihtiyati (pengaman) sebesar +/- 2 menit. 4. Jadwal berdasarkan Kriteria Jadwal Shalat Kementerian Agama RI.

Telp. 0 7 1 1 - 7 7 7 7 2 7 2


Epaper Vokal Sumsel