Issuu on Google+

CMYK

Bacaan Utama Warga Sumedang RABU, 11 AGUSTUS 2010 / 1 RAMADAN 1431 H

TERBIT 12 HALAMAN / LANGGANAN RP20.000/BULAN

H Munawar Sempat Disangka Ahmadiyah Dirikan Banyak Masjid, Setiap Salat Jumat Didatangi Jamaah dari Luar Daerah JATINANGOR–H Munawar yang sedang menjadi incaran polisi merupakan salah seorang dosen di perguruan tinggi ternama di Bandung. Kepala Desa Cikeruh Ade Rahmat mengatakan, H Munawar sempat dicurigai sebagai jamaah Ahmadiyah. Namun dugaan itu terbantahkan, setelah pihaknya menemui yang bersangkutan. “Dulu kita pernah bertemu langsung. Malah saya bersama Majelis Ulama Indo-

nesia (MUI), Desa Cikeruh para ustad, beserta kiyai yang ada di sini (Desa Cikeruh, Red) ngumpul dan menanyakan langsung keyakinannya (H Munawar, Red) apakah benar Ahmadiyah atau bukan,” ucapnya saat ditemui Sumeks kemarin (10/8). Lagi pula, pihaknya tidak memiliki cukup bukti untuk menyebut H Munawar sebagai jamaah Ahmadiyah. H Munawar diketahui memiliki ke hal 11

TARA HENDRA PL/SUMEKS

KHUSYU: Seorang bocah berdiri di antara jamaah yang melaksanakan salat tarawih di Masjid Agung Sumedang, tadi malam. Hari pertama salat tarawih, masjid tersebut dipadati masyarakat Sumedang.

Di Masjid Tarawihan, di Luar Main Petasan Hari Pertama, Masjid Agung Sumedang Dipadati Jamaah KOTA – Suasana hari pertama Salat Tarawih di Masjid Agung Sumedang tampak

ramai dan khidmat, kemarin (10/8). Para jamaah pria yang hadir hampir mengisi seluruh ruangan masjid. Di bagian luar, diisi penuh para jamaah wanita dan anak-anak. Bahkan, ada pula jamaah yang kemudian salat di dalam ruangan Dewan Keluarga Masjid (DKM). Di antara para jamaah hadir

Kapolres Sumedang AKBP Nurullah dan Kasat Reskrim AKP Rikky Ariesetiawan. Namun, setelah beberapa lama salat berlangsung jumlah jamaah menjadi menyusut. Sebab, tidak semua dari mereka mengikuti salat hingga selesai. Beberapa di antaranya hanya mengerjakan 11 rakaat dari 23 rakaat yang dilakukan.

Berdasarkan pantauan Sumedang Ekspres, suasana di luar masjid tampak begitu ramai dengan hiruk pikuk anak-anak yang tengah bermain. Beberapa di antaranya menyalakan petasan di pelataran parkir dan alun-alun. Terdengar beberapa kali suara ledakan dan bau mesiu di bagian belakang masjid.

Di bagian kiri pelataran masjid memang tidak begitu terlihat ramai dengan jamaah yang salat. Namun di tempat ini ramai dengan anak-anak yang sedang bermain. Untuk bagian belakang dan kanan masjid, tertutup penuh jamaah. Sementara itu, untuk tadi ke hal 11

Harga Daging Ayam Tembus Rp 30 Ribu/Kg SITURAJA–Kebutuhan daging ayam pada munggahan mengalami peningkatan tajam. Biasanya, para pedagang DADAN BURHAN AA/SUMEKS

MELONJAK MAHAL: Seorang pedagang daging ayam di Pasar Situraja sedang melayani seorang pembeli, kemarin (10/8).

Munggahan, Pedagang Tambah Pasokan Hingga 4 Kwintal menjual sebanyak 50 kilogram per hari, kini meningkat hing-

gal empat kwintal per hari. Berdasarkan pantauan Sumeks di lapangan, hampir di setiap lapak pedagang ayam dan sapi dipadati pembeli. Bahkan, para pedagang pun harus membuka lapaknya hingga menjelang siang. Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Situraja ke hal 11 ADRIAN AEROSPORTS FOR JAWA POS

Sungai Cipeles Seharusnya Bebas Polusi Aturan

Bulan Membakar Jiwa dan Nafsu RAMADAN telah tiba. Seluruh umat Islam di Indonesia pun berbahagia menyambut bulan penuh berkah ini. Bisa dibilang, Ramadan ini bulan yang sangat istimewa. Bagaimana tidak, banyak makna-makna yang tersimpan di balik RaKH Adam Malik Ibrahim madan. Ada yang meKetua MUI Kab. Sumedang maknai kalau Ramadan itu membakar jiwa dan nafsu. Ada pula yang memaknai Ramadan penuh maghfirah (Ampunan) Allah SWT. Berdasarkan keterangan hadist sahih,”Man shauma ramadhona imanan wahtisaban gufirrolahu maa taqoddama min dzanbih. Barangsiapa yang berpuasa Ramadan dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu ’anhu) Sehingga, Ramadan ini menjadi kesempatan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Sebab, dalam bulan tersebut jelas Allah akan menghapus dosa-dosa yang telah dilalui. ke hal 11

Rabu 11 Agustus 2010

Zuhur 11:53

Asar 15:15

Magrib 17:49

Isya 19:01

Jeffrey Adrian, Calon Air Racer Pertama dari Indonesia

Siapkan Selebrasi Terbang Rendah di Jalan Sudirman

Sekarang ini, banyak aturan-aturan yang diterapkan di salah satu tempat, namun tidak berlaku sebagaimana mestinya. Seperti Kawasan Alun-alun Sumedang. Di kawasan ini jelas-jelas terpampang aturan tidak boleh digunakan untuk berjualan pedagang kaki lima (PKL). Namun kenyataannya, PKL banyak yang mangkal di sini. TEMPAT lainnya yakni Sungai Cipeles di Jembatan Talun, Lingkungan Darandan, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan. Di sini, jelas-jelas tertulis kalau sungai tersebut

bebas polusi. Tapi coba lihat kondisinya. Hampir di pinggiran sungai tersebut berceceran sampahsampah yang terbawa arus air. Hal ini menunjukkan, hampir sebagian besar masyarakat Su-

medang kurang sadar terhadap lingkungannya sendiri. Muncullah tudingan, kalau kebersihan ini harus dimulai dari lingkungan pemerintah. (Baca selengkapnya di halaman 2). (*)

TIDAK TERAWAT: Seorang tukang becak melintas samping Sungai Cipeles Jembatan Talun, kemarin (10/8). Adanya aturan sungai yang masuk dalam kawasan bebas polusi tidak mendapat dukungan dari masyarakat. Buktinya, air yang mengalir di sungai tersebut membawa sampah-sampah yang dibuang warga ke sungai.

M. DINARSA KURNIAWAN, Jakarta JEFFREY Adrian tampak berseri-seri saat hadir di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kemarin (9/8). Berjaket kulit, Jeffrey mengajak serta istrinya, Revi Regina, dan seluruh anggota Adrian Aerosports, tim manajemen yang dibentuknya, serta orang tua dan mertua. Acara di Kemenpora itu untuk melepas kepergian Jeffrey ke Boston untuk me-

ngikuti pelatihan menjadi pilot Red Bull Air Race. Menpora Andi Alifian Mallarangeng hadir dalam acara itu untuk memberikan semangat dan dukungan kepada pilot kelahiran Bandung, 4 Maret 1970 itu. Jeffrey akan berangkat 12 Agustus lusa. ”Saya pernah melihat Red Bull Air Race World Championship di TV kabel. Hebat ke hal 11

“MAYUNAN sasih saum nu pinuh barokah simkuring neda kaweningan galih, bilih kantos kabacok basa, kaledot letah, kabaledok letah, kabahean ciduh, katoong kolor, kaangseu bekok, kadengkek polah, simkuring n y u h u n k e u n TARA HENDRA PL/SUMEKS

REDAKSI, SIRKULASI, IKLAN & TATA USAHA : JALAN CUT NYAK DIEN NO. 117 SUMEDANG TELP. 0261- 201942 FAKS. 0261-202174

CMYK

Kemapanan tak selamanya menjadi pilihan hidup. Itulah jalan yang ditempuh Jeffrey Adrian. Dia meninggalkan pekerjaan sebagai pilot Garuda Indonesia demi mengejar mimpi menjadi air racer.

Marhaban Ya Ramadan

Kamis 12 Agustus 2010

Subuh 04:38

CALON AIR RACER: Jeffrey Adrian di depan pesawat milik Mike Goulian, salah seorang pilot Red Bull Air Racing World Championship, dalam seri di Perth, Australia.

ke hal 11

Jang Amun

Mang Adun

EMAIL : sumedangekspres@gmail.com


Sumedang Ekspres