Issuu on Google+


SALAM REDAKSI SALAM REDAKSI

Penanggung Jawab: H. Najib Haitami (Kakanwil Kemenag Prov. Sumsel)

Pemimpin Redaksi: Saefudin, S.Ag (Ka. Subbag. Hukmas & KUB) Redaktur Pelaksana: Syafitri Irwan Redaktur/Penyunting: M. Akhfasyi Hendarwan Hikmah Romalina Najmul Millah M.Abduh M. Karsul Aswi H. Salni Fajar Sekretaris Redaksi : Faisal Risnanda M. Saiful Akbar Staf Redaksi : Wahidin Abdul Samad H. Busman Fotografer: Untung Surapati Husni Yunus Design grafis: Muamar Alamat Redaksi: Kantor Wilayah Kemenag Prov. Sumsel. Jln. Ade Irma Nasution No.8 (Jl.Kapten A.Rivai) Tlp.351668-378607-322291 Fax.(0711) 378607 PALEMBANG-30129

Kado Manis di Hari Amal Bhakti Assalamu'alaikum Wr. Wb Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat Rahmad-Nya jualah kami dijajaran redaksi majalah kebanggaan Kanwil kemenag Sumatera Selatan "Rukun Umat"kembali bisa mengunjungi anda.. Tidak terasa usia majalah Rukun Umat yang kini ditangan para pembaca sudah masuk Usia 4 tahun, semua ini berkat dukungan dan suport dari semua pihak sehingga kami masih bisa eksis. Untuk Edisi Januari 2012 ini memang sedikit terlambat proses cetaknya, karena berbagai hal tehnis terkait administrasi namun mudah-mudahan para pembaca sejalian dapat memakluminya. Bersamaan dengan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 66, kita dijajaran redaksi juga menerima kado manis yang diberikan oleh Pusat Informasi dan Kehumasan (PINMAS) Kementerian Agama RI, yaitu penghargaan sebagai pengelola website terbaik nasional tahun 2011. Mudah-mudahan penghargaan tersebut dapat menjadi pemicu semangat kami dijajaran redaksional dan tim di Hukmas dan KUB Kanwil Kemenag Sumsel untuk lebih berkreasi lagi. Ada sedikit perubahan pada perwajahan pada tahun ke IV ini, ini sengaja kami lakukan agar memberrikan warna baru terhadap majalah yang saat ini aada di tangan para pembaca sedkalian, mendgenai rubrik tidak banyak perfubahan, ini tentunya kami sesuaikan dengan minat dan harapan para PEMBACA. Kami dijajaran redaksional masih meminta saran dan suport dari semua pihak, demi kesempurnaan tampilan dan isi majalah Rukun Umat edisi-edisi berikutnya. Terima kasih

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Pengarah: Drs. HM Ridwan, MM (Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Sumsel)

http://sumsel.kemenag.go.id e-mail:kakanwilsumsel@kemenag.go.id MAJALAH

RUKUN UMAT

3


Daftar Isi 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Dari Redaksi Salam Redaksi Daftar Isi Surat/Email Anda Liputan Khusus Telaah Utama Liputan Khusus Fokus Berita Peristiwa Profile Artikel Daerah Agama dan Budaya Muslimah Berita Daerah Pendidikan Berita Kolom Dinamika Fokus Lensa

Cover Depan

Penyelenggaraan Haji Tahun ini Lebih Baik

Cover Belakang

Wakil Gubernur Sumsel, saat memberikan kata sambutan.

Redaksi menerima tulisan berupa opini, berita dan foto-foto kegiatan. Untuk opini, ketik maksimal 6 halaman kwarto. kirimkan ke alamat redaksi. Pengiriman surat, artikel dan foto hendaknya dilampiri fotocopy kartu identitas. Sertakan pula nomor telepon anda.


SURAT/EMAIL ANDA

Kepada yth Pak Kanwil kemenag Sumsel, kami sebagai umat Islam merasa terusik dengan selalu berbedanya penetapan 1 syawal, bagaimana kalau Pemerintah dan Ormas-ormas Islam bisa satu suara dalam menetapkan 1 Syawal di setiap tahunnya biar kami masyarakat tidak merasa bingung dengan perbedaan waktu lebaran. Terimakasih. Abdul Muis, Palembang Terima kasih atas pertanyaanya. Dapat saya jelaskan disini, bahwa adanya perbedaan metode dalam penetapan 1 syawal membuat kita seringkali mengalami perbedaan waktu lebaran. Saat ini pemerintah sedang mengupayakan jalan tengah, agar metode yang dipakai dalam penetapan 1 syawal tersebut bisa sama. Mudah-mudahan pada tahun-tahun mendatang sudah ada solusi terbaik.

Pak Kanwil yang terhormat, kami mendengar ada penambahan kuota untuk jemaah Haji Sumsel, informasi yang kami dapat ada yang tidak melunasi sampai batas akhir. Bisa tidak sisa kuota tersebut dilimpahkan ke jamaah lain yang lebih siap? Terimakasih Mey, OKI

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Seperti yang telah kita ketahui bersama, memang ada sisa kuota 105 yang tidak terserap dari kuota haji tambahan 288 jamaah yang diberikan pemerintah kepada Sumsel. Namun menurut ketentuan, memang kuota yang tidak terserap tersebut tidak bisa dilimpahkan kepada jamaah lain dan akan menjadi kuota nasional yang menjadi wewenang menteri agama.

MAJALAH

RUKUN UMAT

5


LIPUTAN KHUSUS

Wagub Pimpin

Puncak Peringatan HAB Di Sumsel

Keluarga besar Kemenag diminta untuk merenungkan kembali titik tolak perjalanan dan kiprah Kemenag dalam pusaran sejarah bangsa Indonesia.

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

P

4

uncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) RI ke-66 di Sumatera Selatan (Sumsel) digelar di Academic Centre IAIN Raden Fatah Palembang, Selasa pagi, 3 Januari 2011. Bertindak sebagai pembaca amanat Menteri Agama (Menag) adalah Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel H Eddy Yusuf SH. MAJALAH

RUKUN UMAT

Selain Wagub, turut hadir dalam upacara ini Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM, Rektor IAIN Raden Fatah Palembang Prof Dr Aflatun Muchtar MA, Kepala Balai Diklat Keagamaan Palembang Dra Hj Nyimas Mahani M.Pd.I, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dikdik Mulyana Arief Mansyur, Ketua FKUB Sumsel KH Thohlon Abdul Rauf, Ketua MUI Drs H Sodikun M.Si,

para tokoh agama, serta para pejabat di jajaran Kanwil Kemenag Sumsel dan IAIN Raden Fatah. Dalam amanat yang dibacakan Wagub, Menag RI Suryadharma Ali mengajak keluarga besar Kemenag untuk merenungkan kembali titik tolak perjalanan dan kiprah Kemenag dalam pusaran sejarah bangsa hingga saat ini. Seiring perubahan yang terjadi


Tema yang diangkat pada peringatan HAB Kemenag tahun ini adalah Memperteguh Komitmen untuk Membangun Kementerian Agama yang Bebas d a r i K o r u p s i . Te m a i n i menegaskan kembali bahwa seluruh jajaran Kemenag harus senantiasa berupaya meraih kinerja dan reputasi terbaik, menciptakan aparatur yang berakhlak dan berintegritas tinggi, serta tidak memberi peluang dan celah bagi munculnya penilaian rendah dari masyarakat terhadap institusi dan aparatur Kemenag. "Aparatur Kemenag juga harus bekerja lebih optimal dalam melakukan pengaturan, bimbingan, pelayanan, dan pengawasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kemenag. Peran yang diemban oleh Kemenag dalam pembangunan bangsa bukanlah peran yang bersifat marjinal atau pinggiran. Oleh sebab itu, kualitas dan kinerja aparatur Kemenag tidak boleh tertinggal

dibanding lembaga lain," tambahnya. Keluarga besar Kemenag juga diimbau agar menaati aturan dan pedoman penyelenggaraan tata kelola pemerintah yang baik dan akuntabel berdasarkan kerangka manajerial dan moral yang ketat. "Lakukan pengawasan dalam diri kita, tempatkan proporsi kewenangan yang dimiliki, serta pertimbangkan secara matang segala langkah dan tindakan yang akan dilakukan. Perbaikilah lingkungan dengan menciptakan suasana yang mendukung bagi terlaksananya program pencegahan dan pemberantasan korupsi. Jauhkan lingkungan yang terkait dengan sikap atau sistem yang dapat mengarahkan kita pada perbuatan koruptif," tutupnya. S A T YA L E N C A N A PINMAS AWARD

DAN

Dalam kesempatan itu, Wagub Sumsel juga didaulat menyematkan penganugrahan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya kepada 59 pegawai Kemenag Sumsel yang terdiri dari unsur IAIN Raden Fatah

Pa l e m b a n g , B a l a i D i k l a t Keagamaan Palembang, Kanwil Kemenag Sumsel, dan guru madrasah di lingkungan Kemenag Kota Palembang. Satya Lencana Karya Satya ini diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan paling singkat 10 tahun kepada Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945, negara & pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus-menerus. Rinciannya, 12 orang berhak memperoleh Satya Lencana 30 tahun, 19 orang menyandang Satya Lencana 20 tahun, dan 28 orang meraih Satya Lencana 10 tahun. Terakhir, Wagub Sumsel juga menyerahkan PINMAS Award kepada Kakanwil Kemenag Sumsel atas sukses Website Kemenag Sumsel meraih juara pertama nasional di Bandung, pada akhir 2011 lalu. Dilanjutkan dengan serah terima dari Kakanwil Kemenag Sumsel kepada Kasubbag Hukmas dan KUB Saefudin, S.Ag. (qudus/etty/untung) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

dalam kehidupan masyarakat, isu-isu agama akan semakin berat ke depan. Untuk itu seluruh aparatur Kemenag tidak boleh kehilangan perspektif dan wawasan menyangkut alasan fundamental berdirinya Kemenag ini. Aparatur Kemenag juga harus memahami misi, tugas dan fungsi Kemenag yang harus diperkuat dari masa ke masa, serta memahami peran aktual Kemenag di tengah perkembangan bangsa, negara dan kehidupan umat beragama. "Jelas ini merupakan tugas yang tidak ringan karena menyangkut pengelolaan aspek mendasar dan peka dalam kehidupan bangsa, yang menuntut tanggung jawab profesional dan tanggung jawab moral dari kita semua," tuturnya.

7


LIPUTAN KHUSUS

BAZAR DHARMA WANITA

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

KEMENAG SUMSEL MERIAH 8

D

alam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag RI ke-66, Dharma Wanita (DW) K a n w i l Ke m e n a g S u m s e l menggelar bazar di Halaman MAJALAH

RUKUN UMAT

Kanwil Kemenag Sumsel, 3-5 Januari 2012. Bazar ini diikuti sebanyak 50 stan dan resmi dibuka oleh Ketua DW Kanwil Kemenag Sumsel Dra Hj Huslaini Najib ditandai dengan pemotongan pita, pada Selasa,

3 Januari 2012. Pembukaan bazar sendiri dihadiri Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM, Kepala Balai Diklat Keagamaan Palembang Dra Hj Nyimas Mahani M.Pd.I, p a r a Ke p a l a B i d a n g d a n Kasubbag, Kakan.Kemenag Kota Palembang Drs Rosyidin M.Pd.I, para Kepala Madrasah serta karyawan/karyawati Kanwil Kemenag Sumsel. Produk yang ditawarkan pada bazar ini beraneka ragam. Mulai dari pakaian semisal batik, daster, gamis, kaftan, dan pakaian anakanak. Ada juga aksesoris seperti gelang, cincin, bros, kalung, dan sandal khas Bali. Tak ketinggalan dijual pula beraneka ragam tas serta ukiran jati dan keramik. Selain itu, beberapa stan menawarkan kekhasan daerahnya, seperti stan OKU Selatan yang menjual buah alpukat. Tak menunggu waktu


Terfavorit, dan stan obat-obatan untuk stan sponsor terbaik.

memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan daya beli, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Ada pula ibu-ibu yang menjual h i a s a n d a r i m a n i k- m a n i k berbentuk tempat minuman, hasil dari kerajinannya sendiri. Aneka boneka lucu, minuman kesehatan, dan obat-obatan juga tersedia dalam bazar ini. Bagi mereka yang letih dan lapar usai berkeliling, dapat mampir di stan yang menjual sate, pempek, dan tekwan.

"Harapan saya, bazar ini banyak memberikan peluang, baik kepada penjual dalam hal ini peserta, maupun kepada pembeli. Mudah-mudahan di masa yang akan datang dapat terus dilakukan peningkatan dari segala segi, yaitu kualitas, kuantitas, dan ragam produk yang ditawarkan," tutur Najib.

Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM berharap, bazar yang digelar ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat umum khususnya bagi karyawan-karyawati di lingkungan Kemenag Sumsel. Menurutnya, bazar ini diselenggarakan guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang dengan harga murah dan terjangkau. Kehadiran bazar murah akan menjadi sebuah jawaban untuk

4 STAN TERBAIK Bazar ini ditutup oleh Kabag TU Drs HM Ridwan MM di Halaman Kanwil, Kamis siang, 5 Januari 2012. Panitia menetapkan empat pemenang dalam kegiatan tersebut. Empat pemenang tersebut adalah stan Kemenag Banyuasin sebagai stan Inovatif, stan Kemenag OKU Timur sebagai stan Kreatif, stan MTsN 2 Pa l e m b a n g s e b a g a i s t a n

Menurut Yasmainar, peserta bazar tahun ini berjumlah 50 stan, yang berarti meningkat 50 persen dibanding tahun lalu. Pesertanya sendiri berasal dari Sekretariat Kanwil Kemenag Sumsel, Bidang-bidang Kanwil Kemenang Sumsel, Balai Diklat Keagamaan Palembang, IAIN Raden Fatah, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, MTsN 1, MTsN 2, MAN 1, MAN 2, MAN 3 Palembang, IGRA, serta peserta dari umum, yang menampilkan beraneka ragam produk sesuai selera masyarakat. (qudus/etty)

MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

lama, alpukat yang dijual pun ludes dibeli pengunjung. Sementara stan OKU Timur menjual beras dari Belitang yang dibandrol Rp130.000 per 20kg.

"Sebenarnya semua stan telah menampilkan yang terbaik. Kami memilih pemenang s e b a g a i penghargaan atas usaha keras m e r e k a menyemarakkan bazar ini. Stan Inovatif dipilih berdasarkan banyaknya produk yang dijual. Stan Banyuasin dipilih karena ragam jualan mereka lebih banyak dibanding stan-stan lainnya. Stan Kreatif dipilih berdasarkan penataan produk yang dijual sehingga terlihat rapi dan menarik. Sedangkan stan Terpavorit dipilih berdasarkan animo pengunjung untuk melihat dan berbelanja di stan tersebut. Untuk sponsor, kita memilih stan yang menjual aneka obat karena kita nilai banyak manfaatnya," tutur Ketua Panitia Hj Yasmainar Hambali.

9


LIPUTAN KHUSUS

K

ontingen K a n t o r Wilayah (Kanwil)

Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel sukses merebut gelar juara umum pada perhelatan Pekan Olahraga Hari Amal Bhakti (PORHAB) ke-2 di MAN 3 Palembang, 28-30 Desember 2011. Kontingen K a n w i l mengumpulkan dua medali emas dan satu perak dari sembilan medali emas yang diperebutkan. Unggul atas OKU Timur yang mengumpulkan satu emas, satu perak, dan dua perunggu serta IAIN Raden Fatah Palembang yang mendulang satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

ini, emas jatuh ke tangan Lubuk Linggau yang mengalahkan Muaraenim.

KONTINGEN KANWIL

JUARA UMUM PORHAB 2011

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Dua emas Kanwil disumbangkan cabang olahraga (cabor) futsal dan bulutangkis putri, sedangkan satu perak didapat dari cabor tenis meja putri. Tim futsal Kanwil mengalahkan IAIN Raden Fatah di final, sementara tim bulutangkis putri menumbangkan Lubuk Linggau. Sayang, cabor tenis meja putri yang juga melaju ke final kalah dari Musi Rawas. Perunggu cabor futsal diraih OKU Timur, perunggu bulutangkis putri direngkuh oleh Muaraenim, dan perunggu tenis meja putri direbut oleh OKI.

10

Sementara itu, satu emas OKU Timur didapat dari cabang bola voli putri setelah mengalahkan Palembang. Perunggu cabor ini menjadi milik Prabumulih. Perak untuk OKU Timur disumbangkan cabang bola voli putra setelah kalah dari Ogan Ilir di final. Di nomor ini, perunggu menjadi milik Banyuasin. Adapun perunggu OKU Timur didapat dari cabang futsal dan bulutangkis putra. Di cabang MAJALAH

RUKUN UMAT

direbut tim Muaraenim.

IAIN memastikan posisi ketiga setelah merebut emas catur perorangan putra usai mengalahkan OKU Selatan. Medali perunggu jatuh ke pangkuan Musi Banyuasin. Perak IAIN disumbangkan cabang futsal dan perunggu didapat dari cabor tenis meja putra. Di nomor ini, emas menjadi milik Lahat yang mengalahkan OKU Selatan. emas tersisa dari sembilan yang diperebutkan diraih tim Pagaralam di nomor catur beregu putra dengan menumbangkan Ogan Ilir. Adapun perunggu nomor ini

Penyerahan hadiah untuk pemenang dilaksanakan di Aula MAN 3 Palembang, Jumat pagi, 30 Desember 2011. Termasuk penyerahan hadiah bagi kontingen terfavorit, yaitu Ogan Ilir yang dianggap paling kompak. Baik saat defile, pakaian seragam, maupun kekompakan kala even berlangsung. Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM dalam sambutannya mengaku tidak menyangka banyak bibit atlet di Kemenag Sumsel. "Ini menjadi modal besar. Bila kita diundang Pemda atau instansi lain untuk ikut suatu even olahraga, kita siap. Selama ini prestasi kita di Sumsel cukup baik. Seperti yang telah disumbangkan tim futsal, voli, nyanyi, dan dakwah. Selanjutnya saya mengucapkan selamat bagi Kanwil yang telah meraih juara umum dan yang belum berhasil teruslah berlatih. Insya Allah tahuntahun mendatang ajang seperti ini masih terus kita gelar," tutur Najib. (qudus/untung)


LIPUTAN KHUSUS

JSPK BAGIKAN SEMBAKO UNTUK PANTI ASUHAN Jaringan Sosial Pertemanan Kemanusiaan (JSPK) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel yang dikelola Subbag Hukmas dan KUB melanjutkan kegiatan rutinnya memberi bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Mengambil momen peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-66 yang jatuh pada 3 Januari 2012, JSPK membagikan paket sembako untuk lima Panti Asuhan yaitu Restu Bunda, Baiturrahman, Al Firdaus, Romadhon, dan Fathurrahman Al Barokah.

Kasubbag Hukmas dan KUB Saefudin S.Ag mengatakan, JSPK memang dibentuk dalam rangka mengakomodir pihakpihak yang ingin memberi bantuan bagi masyarakat

kurang mampu atau yang tertimpa musibah. Menurut Saefudin, pemberian bantuan ini merupakan wujud kepedulian para pegawai K a n w i l Ke m e n a g S u m s e l terhadap masyarakat kurang mampu. "Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban mereka. Alhamdulillah sejak dibentuk Juli 2010 lalu, hasil sumbangan pegawai Kanwil sudah disalurkan kepada lebih kurang 40 panti asuhan dan dua panti jompo yang ada di Kota Palembang. Beberapa waktu lalu kita juga membantu korban bencana letusan Gunung Merapi di Jawa Tengah dan korban kebakaran di 32 Ilir Palembang.

Mudah-mudahan kegiatan JSPK bisa terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat," harap Saefudin. Sementara itu Sekretaris JSPK Hikmah dan Bendahara Mila mengatakan bahwa sumber dana bantuan ini berasal dari rekan-rekan sejawat di Lingkungan Kemenag Sumsel yang secara ikhlas dan sukarela membantu. "Kita menerima bantuan baik berupa uang dan pakaian bekas layak pakai untuk kita salurkan ke panti asuhan, panti jompo, dan saudarasaudara kita yang mendapat musibah. Sedangkan sumbangan dalam bentuk uang akan dibelikan sembako," ujar Hikmah. (qudus/etty) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

B

antuan diserahkan oleh K a k a n w i l Ke m e n a g Sumsel Drs H Najib Haitami MM, Rektor IAIN Raden Fatah Palembang Prof Dr H Aflatun Muchtar MA, Dosen IAIN Raden Fatah H Firdaus Basuni, Kepala Balai Diklat Keagamaan Palembang Dra Hj Nyimas Mahani, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sumsel Dra Hj Huslaini Najib di Halaman Kanwil Kemenag Sumsel, Sabtu, 31 Desember 2011.

11


LIPUTAN KHUSUS

JALAN SEHAT HAB, MERIAH

BERTABUR HADIAH D

alam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) RI ke66 yang jatuh pada 3 Januari 2012, Kanwil Kemenag Sumsel menggelar acara Jalan Sehat pada Sabtu, 31 Desember 2011. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta yang terdiri dari pejabat dan pegawai Kanwil Kemenag Sumsel, IAIN Raden Fatah Palembang, Balai Diklat Keagamaan Palembang, siswa madrasah di Kota Palembang, santri/santriwati Pesantren Muqimus Sunnah, serta lima panti asuhan. Sebanyak 88 paket doorprize dibagikan kepada para peserta.

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Acara Jalan Sehat mengambil start di depan Kanwil Kemenag Sumsel pada Pukul 05.30 WIB dengan ditandai pengangkatan bendera oleh Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM. Kakanwil, Kabag TU Drs HM Ridwan MM, Kepala Balai Diklat Dra Nyimas Mahani, para Kepala Bidang, para Kasubbag, Ketua Dharma Wanita Kanwil Kemenag Sumsel Dra Huslaini Najib, serta para dosen dan pejabat IAIN Raden Fatah berjalan paling depan, diikuti ribuan peserta lainnya.

12

Jalan Sehat kali ini mengambil rute dari Jalan Ade Irma Nasution menuju Jalan Kapten A Rivai yang diteruskan ke Jalan Radial. Dilanjutkan ke Jalan Letkol Iskandar hingga Jalan Jenderal Sudirman dan kembali ke Jalan Kapten Rivai lalu belok ke halaman Kanwil Kemenag Sumsel MAJALAH

RUKUN UMAT

yang terletak di Jalan Ade Irma Nasution. Sepanjang perjalanan, tampak para peserta begitu bersemangat. Canda tawa dan keceriaan terpancar dari wajah-wajah mereka. Sepertinya, Jalan Sehat ini menjadi ajang untuk melepas kepenatan dan ketegangan yang telah dilalui sepanjang tahun 2011. Setelah berjalan sekitar satu jam, para peserta berkumpul di halaman Kanwil Kemenag Sumsel. Acara berlanjut dengan sambutan dari Ketua Panitia Jalan Sehat Drs Iman Suryadi. "Acara kali ini diikuti lebih dari 1000 orang. Kita menyediakan 88 paket doorprize untuk para peserta. Hadiah utamanya adalah kulkas," jelas Iman. Kakanwil Kemenag Sumsel sendiri mengaku gembira dengan

terselenggaranya kegiatan ini. "Para peserta tahun ini lebih ramai dari tahun sebelumnya. Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Rektor IAIN, Ibu Kepala Balai Diklat, dedengkot Kemenag Bapak Firdaus Basuni, serta para pejabat lainnya. Baik dari Kanwil, IAIN, maupun Balai Diklat. Saya berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan," tuturnya. Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pembagian doorprize. Ada 88 paket hadiah yang merupakan sumbangan dari sponsor seperti CV Della Comp, CV Surya Adi Pratama, BNI 46, Bank Mandiri, KBIH Al Mabrur, KBIH Arrahmah, KBIH Miftahussalam, KBIH Nur Indayu, KBIH Al Muhajirin, KBIH Petro Al Hajj, KBIH Arraudho, MTsN 2, Hotel Budi, PT Aora TV, Asuransi Bumi Putera, Anto Hasyim, dan Hendri Wijaya. Selain Kulkas sebagai hadiah utama, hadiah lain yang dibagikan untuk para peserta adalah satu buah TV LCD 24 inci, tiga buah TV LG 21 inci, satu sepeda fixie, 13 sepeda BMX, tujuh buah handphone, delapan buah kipas angin, empat buah kompor gas, sembilan rice cooker, dua buah BBQ Pot, tiga buah ceret, satu buah setrika, dua buah jam dinding, 14 buah boneka, dua buah mug, enam buah payung, dua buah voucher menginap di Hotel Budi, dua buah voucher berlangganan Aora TV selama sebulan, dan tujuh buah voucher belanja. (qudus)


TELAAH UTAMA

TIM FUTSAL KANWIL RAJAI PORHAB 2011 tim futsal Kemenag Empat Lawang. Lawan yang dihadapi kali ini tidak seperti partai pertama. Empat Lawang yang diperkuat pemainpemain dengan postur tinggi besar serta memiliki tendangan geledek membuat tim Kanwil kewalahan, bahkan sempat tertinggal 1-2, sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menang 3-2 untuk melaju ke semifinal.

Raihan gelar juara memang menjadi target tim futsal Kanwil Kemenag Sumsel setelah di PORHAB tahun lalu tersingkir di babak awal. Namun ternyata perjuangan untuk menapak tangga juara tidaklah mudah. Lawanlawan yang dihadapi di pentas PORHAB kali ini terbilang kuat dan tangguh.

Di empat besar, Kanwil ditantang Ogan Ilir. Namun di lapangan, permainan Ogan Ilir tidak berkembang. Sehingga tim Kanwil yang diperkuat oleh Junaidi, Fomi, Qudus, Budiman, Karsul, Sawidin, Akmal, Muammar, Ketut, dan Untung sudah unggul 2-0 di paruh pertama, sebelum akhirnya menyudahi perlawanan Ogan Ilir dengan skor 4-1.

Partai pertama dilalui tim asuhan pelatih Rahmat Sya'roni ini dengan mulus. Menghadapi perlawanan OKU Selatan, tim Kanwil menang telak dengan skor 8-1 dan berhak meraih tiket perempatfinal. Di perempatfinal, Junaidi dkk harus menghadapi runner up tahun lalu,

Memasuki partai puncak, tim futsal Kanwil berhadapan dengan IAIN Raden Fatah, yang di semifinal mengalahkan OKU Timur. Duel yang disaksikan langsung Kabag TU Kanwil Kemenag Sumsel Drs HM

Ridwan MM dan Kasubbag Kepegawaian Muhammad Salim SH ini berjalan alot. Sempat unggul 1-0 lebih dulu, tim Kanwil berbalik tertinggal 1-2. Namun mereka kembali mampu menyamakan skor menjadi 2-2 bahkan menjauh dengan skor 4-2. Satu gol tambahan yang dicetak IAIN di menit-menit akhir tak mampu menahan tim Kanwil untuk menyudahi pertandingan 4-3 dan merebut gelar juara. Sukses ini tentu merupakan pencapaian luar biasa, apalagi bila dibandingkan dengan prestasi di PORHAB sebelumnya. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kejelian pelatih dalam merotasi pemain. Maklum saja cuaca panas selama dua hari even berlangsung membuat fisik para pemain terkuras. Hal inilah yang membuat penampilan tim-tim kuat lain seperti juara musim lalu Muaraenim dan runner up Empat Lawang tidak konsisten. Kondisi berbeda terlihat pada tim Kanwil yang mampu menjaga ritme permainan dan determinasi dari partai pertama hingga final. (qudus) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Tekad tim futsal Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel meraih medali emas di Pekan Olahraga Hari Amal Bhakti (PORHAB) ke-2 tahun 2011 akhirnya terwujud. Junaidi dkk memastikan gelar juara setelah mengatasi perlawanan alot IAIN Raden Fatah 4-3 pada partai final di Lapangan Futsal MTsN 2 Palembang, Kamis sore, 29 Desember 2011.

13


LIPUTAN KHUSUS

Peringati HAB, Kemenag OKUT

Bagikan 11,5 Ton Beras H

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

ari Amal Bhakti (HAB) atau Hari Jadi Kementerian Agama (Kemenag) RI yang jatuh pada 3 Januari merupakan momentum berharga karena Kemenag telah melewati fase panjang dalam mengisi dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak berdirinya lembaga ini pada 1946 lalu. Untuk itu, guna memperingati HAB Kemenag RI ke-66, Kemenag OKU Timur menggelar beberapa agenda kegiatan. Mulai dari pemberian 11,5 ton beras untuk kaum dhuafa, pengobatan gratis, donor darah, khitanan massal, jalan santai, upacara, hingga mengikuti PORHAB di Palembang.

14

Kegiatan sendiri dimulai pada 13 Desember 2011 hingga puncak peringatan HAB pada 3 Januari 2012. Seluruh jajaran Kemenag OKU Timur mulai dari Kepala Kantor, Kasubbag TU, Para Kasi, Penyelenggara, Dharma Wanita, Staf, P3N, Penghulu, Penyuluh, Guru, Jajaran Pemerintah Daerah baik tingkat kabupaten maupun MAJALAH

RUKUN UMAT

kecamatan, hingga masyarakat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Diawali dengan pemberian bantuan 11,5 ton beras kepada masyarakat yang membutuhkan di tiga desa yaitu Margotani, Muncak Kabau, dan Campang tiga. Sebanyak 1.150 Kepala Keluarga dari tiga desa menerima bantuan beras masing-masing 10kg. Untuk Desa Margotani Kecamatan Madang Suku II dibagikan 350 kantong beras. Pembagian beras di Desa Muncak Kabau Kecamatan BP Bangsa Raja sebanyak 250 kantong dan 5,5 ton beras dibagikan di Desa Campang Tiga Kecamatan Cempaka.

kegiatannya berupa khitanan massal. Sebanyak 57 anak dari enam kecamatan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di MAN Gumawang ini. Tujuh dokter serta 15 perawat diturunkan Dinkes OKU Timur. Di tempat yang sama, keesokan harinya Kemenag OKU Timur menggelar donor darah yang diikuti 25 peserta yang sebagian besar merupakan pegawai Kemenag OKU Timur. Darah hasil kegiatan ini disumbangkan untuk PMI Kabupaten OKU Timur.

Agenda berikutnya dilaksanakan pada 14 Desember berupa pengobatan gratis di Desa Campang Tiga, yang diikuti 300 peserta. Dalam hal ini Kemenag OKU Timur bekerjasama dengan Dinas Kesehatan OKU Timur, yang menyiapkan tenaga dokter dan perawat serta obat-obatan.

Selain empat kegiatan di atas, Kemenag OKU Timur juga mengadakan kegiatan lainnya yaitu jalan santai. Sebanyak 6.000 kupon telah dibagikan kepada pegawai Kemenag, guru, pelajar, serta masyarakat. Sejumlah doorprize dibagikan yaitu dua ekor sapi, dua ekor kambing, satu buah kulkas, satu buah LCD TV 17 inch, satu buah TV 20 inch, dua buah kipas angin, dan puluhan hadiah menarik lainnya.

Pada 15 Desember, Kemenag O KU T i m u r m e l a n j u t k a n

Kakan.Kemenag OKU Timur HM Al Fajri Zabidi MM M.Pd.I


Bantuan Motor Dari Pemkab Puncak peringatan HAB Kemenag RI di OKU Timur digelar dalam bentuk upacara di MAN Gumawang. Dalam kesempatan

tersebut, Kemenag OKU Timur menerima 10 unit kendaraan roda dua dengan tipe GL 15AID warna abu-abu. Kendaraankendaraan itu diperuntukkan bagi 10 Koordinator KUA Kecamatan, yang sebelumnya masing-masing Kepala KUA kecamatan telah menerima satu unit kendaraan roda dua pula. Penyerahan bantuan langsung dilakukan Bupati OKU Timur Herman Deru SH MM. Kakan.Kemenag OKU Timur HM Al Fajri Zabidi berharap, bantuan dari Pemkab ini dapat meningkatkan kinerja Kepala KUA dan Koordinator KUA. Salah satunya ditunjukkan dengan rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan maupun pemeliharaan kendaraan tersebut. "Kita mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah yang

telah membantu kendaraan dinas bagi Koordinator KUA OKU Timur," ucapnya. Sementara itu, Bupati OKU Timur Herman Deru mengucapkan terimakasih pada Kemenag yang telah menggelar beberapa kegiatan demi masyarakat dan kemajuan OKU Timur. Selain itu ucapan selamat juga disampaikan Bupati atas Hari Jadi Kemenag RI ke-66. Dia berharap Kemenag tetap menjadi pemersatu umat beragama, sehingga tidak terjadi konflik t e r u t a m a d i O KU T i m u r. "Kemenag OKU Timur telah banyak berkiprah bersama masyarakat membangun OKU Timur terutama dalam bidang mental spiritual, menjaga stabilitas, derajat, maupun kehormatan masyarakat," pujinya. (miftach) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

mengatakan, dipilihnya kegiatan bakti sosial bertujuan mempererat ukhuwah serta meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama sehingga keberadaan Kemenag dapat dirasakan masyarakat. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini merupakan salah satu ladang pengabdian terhadap masyarakat. "Kepedulian sosial dengan menyantuni yang miskin, yang tua mengayomi yang muda, yang muda menghormati yang tua, terdapat dalam kitab suci alQuran. Juga dalam kitab agama lain," tutur Fajri.

15


FOKUS BERITA

WEBSITE KEMENAG SUMSEL

TERBAIK NASIONAL

W

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

ebsite Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel meraih prestasi gemilang dalam ajang pemeringkatan website Kemenag di Hotel Horison Bandung, Jawa Barat, 5-7 Desember 2011. Berdasarkan penilaian dari Pusat Informasi Humas dan Keagamaan (PINMAS) Kemenag RI dan Praktisi dari Universitas Indonesia (UI), Website Kemenag Sumsel dianggap paling baik dan aktif sepanjang 2011 dan berhak merebut juara pertama.

16

Website Kanwil Kemenag Sumsel meraih 84.04 poin, unggul jauh dari Jawa Timur di peringkat kedua dengan poin 33.32 dan Riau dengan nilai 32.88. Penilaian MAJALAH

RUKUN UMAT

sendiri didasarkan pada lay out, konten, updating layanan keagamaan, dan jumlah pengunjung website, terhitung 1 Januari 2011 sampai 2 Desember 2011. Acara pengumuman pemeringkatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Pusat (Kapus) PINMAS Kemenag RI Drs H Zubaidi M.Ed, Kabid TIK Kemenag Ahmad Gufron S.Kom, MM serta Kabag Tata Usaha Kanwil Jawa Barat. Sementara dari Kanwil Kemenag Sumsel yang hadir dan mengikuti evaluasi tersebut adalah Kasubbag Hukmas dan KUB Saefudin S.Ag dan pengelola Website Kemenag Sumsel M Akhfasyi S.Kom.

Dalam pengarahannya, Kapus PINMAS Drs H Zubaidi M.Ed mengapresiasi keberhasilan Website Kanwil Kemenag Sumsel yang telah m a m p u mendayagunakan website di lingkungan satuan kerjanya dengan baik. "Kita berencana temanteman yang berhasil dan telah bekerja keras ini bisa dikirim ke luar negeri untuk menambah wawasan. Saya juga berharap t e m a n - t e m a n pengelola website terus meningkatkan kemampuan," katanya. Sementara itu, Kasubdit TIK Ahmad Gufron S.Kom, MM menegaskan bahwa penilaian yang dilakukan betul-betul selektif dan profesional. Menurutnya, Website Kemenag Sumsel memang jauh lebih unggul dibandingkan dengan daerah lain. "Untuk 2012 nanti, Kemenag akan menerapkan web portal yang tentu akan bakal mengubah pola kerja website yang selama ini digunakan. Berbagai layanan informasi publik dengan mudah dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan," jelasnya. Sebagai apresiasi dari PINMAS, K a n w i l Ke m e n a g S u m s e l


KAKANWIL MINTA DIPERTAHANKAN Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM, memberikan apresiasi tinggi atas sukses Tim Pengelola Website yang telah mengharumkan nama Kemenag Sumsel di tingkat nasional. Dia berharap Tim Pengelola Website Kemenag Sumsel mampu mempertahankan kinerjanya, sehingga status sebagai Website Terbaik tetap menjadi milik Kemenag Sumsel. "Prestasi ini sungguh luar biasa. Saya telah mendapatkan ucapan selamat dari para kepala dinas

di lingkungan Pemda Sumsel. Bahkan Gubernur Sumsel Ir Alex Noerdin juga kagum dengan prestasi kita. Yang membuat mereka kagum, kita sebagai unsur kementerian yang notabene bergelut dengan persoalan agama, ternyata mampu berprestasi di bidang IT. Apalagi prestasi ini juga membawa nama baik Sumsel di tingkat nasional," jelas Najib didampingi Kabag TU Drs HM Ridwan MM saat menerima laporan resmi dari Kasubbag Hukmas dan KUB Saefudin S.Ag dan Tim Pengelola Website di Ruang Rapat Kakanwil, Rabu, 14 Desember 2011. Najib menyadari, persaingan di tahun-tahun mendatang bakal lebih ketat lagi. Mempertahankan akan jauh lebih sulit daripada merebut. "Namun saya yakin dengan kerja keras seperti yang ditunjukkan selama ini, di bawah bimbingan Pak Kabag TU, kita mampu mempertahankan

prestasi ini. Soal anggaran atau perangkat pendukung tidak boleh dijadikan alasan kinerja menurun. Anggaran itu kita yang menentukan. Asal kita punya perencanaan kerja yang baik, usulan pasti diterima. Tahun depan, kegiatan Humas bakal semakin banyak," tambah Najib. Sementara itu, Kasubbag Hukmas dan KUB Saefudin, S.Ag mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Kakanwil dan Kabag TU. Sehingga Tim Website Kemenag Sumsel mampu menjadi yang terbaik di tingkat nasional. "Kemenangan ini merupakan kemenangan rekan-rekan Tim Website dan dukungan seluruh satuan kerja (satker). Terpenting adalah dukungan penuh Pak Kakanwil, Kabag Tata Usaha, dan Kabid serta seluruh satker, baik dari Kan.Kemenag maupun madrasah," tutur Saefudin. (fasi/qudus/etty) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

memperoleh PINMAS AWARD 2011, Piagam Penghargaan, dan satu buah laptop lengkap dengan modem. Hadiah diserahkan langsung oleh Kapus PINMAS kepada Kasubbag Hukmas dan KUB Kanwil Kemenag Sumsel, Saefudin S.Ag.

17


FOKUS BERITA

MIN 2 Raih Humas Award 2011 Madrasah Ibtida'iyah Negeri (MIN) 2 Palembang mencetak prestasi membanggakan di akhir 2011. MIN 2 Palembang dengan user Teguh berhak meraih Humas Award 2011 sebagai kontributor website terbaik setelah mengumpulkan poin 334. Unggul dari OKU Timur dengan user Miftahul Jannah yang mengumpulkan nilai 254 dan MAN Pangkalan Balai atas nama Lusi dengan poin total 185.

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

H

18

u m a s Aw a r d 2 0 1 1 m e r u p a k a n penghargaan atas kontributor yang paling aktif mengirim berita dan data sepanjang 2011. Penghargaan ini diserahkan oleh Asisten I Pemprov Sumsel H Mukti Sulaiman, Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM, dan Rektor IAIN Raden Fatah Palembang Prof Dr H Aflatun Muchtar MA pada Pembukaan Pekan Olahraga Hari Amal Bhakti (PORHAB) Ke-2 Kemenag Sumsel di Halaman MAN 3 Palembang, Rabu, 28 Desember 2011.

data sepanjang 2011 pun berhak mendapat penghargaan berupa Humas Award.

Kabag TU Kanwil Kemenag Sumsel Drs HM Ridwan MM mengatakan, sukses Website Kanwil Kemenag Sumsel meraih peringkat pertama nasional pada 2011 lalu tidak terlepas dari peran para kontributor berita di daerah. Untuk itu, tiga kontributor yang paling aktif mengirim berita dan

Kasubbag Hukmas dan KUB Saefudin S.Ag menambahkan, peran para kontributor daerah selama ini cukup banyak membantu Website Kanwil Kemenag Sumsel dalam menyajikan berita dan data yang dibutuhkan. Baik untuk internal Kemenag maupun masyarakat

MAJALAH

RUKUN UMAT

"Humas Award 2011 ini merupakan yang pertama kali digelar yang dimaksudkan untuk memotivasi mereka agar lebih aktif lagi di masa-masa mendatang. Sejak Januari sampai Desember 2011 sudah dilakukan penilaian oleh tim, bahkan tiap triwulan juga sudah di umumkan kontributor terbaiknya. Diharapkan dengan penghargaan ini, Website Sumsel semakin kaya dengan berita dan data yang berkualitas," tutur Ridwan.

umum. "Penilaian untuk peraih penghargaan tahun ini didasarkan pada kuantitas berita yang dikirim dan kekinian berita (up to date) serta kecepatan kontributor dalam mengirim data yang dibutuhkan pihak Kanwil," jelas Saefudin. Menurut Saefudin, teknologi informasi akan terus berkembang pesat, termasuk penyajian informasi melalui media website. Kemenag sendiri tahun 2012 berencana menyajikan website portal. "Dengan model portal ini, apa yang kita sajikan di website Kanwil akan langsung masuk ke website Kemenag Pusat. Untuk itu, kualitas berita dan data yang ditampilkan harus benar-benar selektif. Saya berharap, para kontributor memperluas wawasan terutama mengenai teknik membuat dan menyajikan berita," katanya. (humas)


PERISTIWA

KEMENAG SUMSEL TERTIBKAN KEBERADAAN PONDOK PESANTREN mendapat bantuan dana. Namun kita juga tidak akan mencabut izin operasionalnya karena akan mendatangkan banyak mudorat. Pesantren yang belum memenuhi syarat akan kita bina hingga layak disebut pesantren. Baru kemudian kita beri bantuan lagi," tegas Najib.

sebuah pesantren harus memiliki kyai muqim atau kyai yang tinggal di pesantren. Kedua harus memiliki santri muqim minimal 15 orang, ketiga harus memiliki asrama, keempat memiliki tempat ibadah baik mushola atau masjid, dan kelima harus ada kajian kitab 'kuning' sesuai dengan latar belakang sang kyai," tutur Najib.

Demikian dikatakan Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM didampingi Kabid PK Pontren Drs Janaluddin serta Kasubbag Hukmas dan KUB Saefudin S.Ag saat menerima audiensi Dewan Pengurus Forum Pondok Pesantren Sumsel (FORPESS) masa khidmat 20112014 di Ruang Rapat Kakanwil, Rabu, 18 Januari 2012.

Menurut Najib, saat ini di Sumsel ada sekitar 356 pondok pesantren yang memiliki izin operasional. Namun masih ada beberapa pesantren yang belum memenuhi kelima persyaratan tadi. Untuk itu, pihak Kemenag Sumsel akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menertibkannya.

"Syarat-syarat tersebut pertama

"Pesantren yang belum memenuhi syarat tidak akan

Sementara itu, Ketua Umum FORPESS Drs Hendra Zainuddin M.Pd.I mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan Kemenag Sumsel untuk membahas dan memverifikasi keabsahan pondok pesantren di Sumsel. Forpess juga akan membantu mensosialisasikan proposal dan laporan pertanggungjawaban yang mesti dibuat oleh pesantren yang mendapat bantuan. (qudus/etty/untung) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan lima persyaratan agar sebuah lembaga pendidikan bisa masuk kategori pondok pesantren. Pesantren-pesantren yang tidak memenuhi persyaratan terancam tidak mendapat bantuan, baik dari Kemenag Sumsel maupun Pemerintah Daerah.

Bicara soal bantuan dana, Najib menegaskan bahwa Kemenag Sumsel akan tetap selektif dalam menyalurkan bantuan ke pesantren. Selain pesantren harus memenuhi lima persyaratan tadi, pesantren yang ingin dibantu juga harus mengajukan proposal dan memberikan laporan pertanggungjawaban. "Proposal yang masuk akan diseleksi oleh tim verifikasi, untuk kemudian diputuskan pesantren mana yang layak dibantu," tuntasnya.

19


PROFIL

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

BAGI I Kade Ngurah Sumerdana, pensiun bukanlah batas akhir sebuah pengabdian. Sosok pria bertubuh tambun dan kekar itu telah menyiapkan cara lain untuk memberi sumbangsih bagi masyarakat. Berikut petikan wawancara tim Rukun Umat dengan pria ramah yang akan purna bhakti terhitung 1 Juni 2012 tersebut.

20

MAJALAH

RUKUN UMAT


Rukun Umat : Apa kabar pak? Kade : Kabar baik. Sejauh ini semua berjalan baik. Badan sehat, pekerjaan juga lancar. Rukun Umat : Sebentar lagi Bapak akan memasuki masa purna bhakti, apa yang Bapak rasakan? Kade : Terhitung 1 Juni 2012 nanti saya akan mengakhiri tugas di Kementerian Agama. Pensiun adalah masa yang akan dilalui setiap pegawai negeri sipil (PNS), termasuk saya. Oleh karena itu, tidak ada yang perlu dicemaskan. Saya bersyukur bisa mengabdi sampai saat ini. Rukun Umat : Oh ya , boleh diceritakan perjalanan karir Bapak di Kementerian Agama? Kade : Saya mulai mengabdi di Kementerian Agama terhitung 1 Februari 1978 sebagai staf Bimbingan Masyarakat Hindu Kanwil Kemenag Sumsel. Pada 14 Mei 2005 saya dipercaya memegang amanah sebagai Pembimbing Masyarakat Hindu di Kanwil. Rukun Umat : Bagaimana kesan Bapak bekerja di Kementerian Agama? Kade : Yang paling membuat saya betah adalah adanya kebersamaan di antara karyawan dan karyawati. Hal itu dilatarbelakangi adanya komunikasi yang baik antara satu dengan lainnya, baik dalam bidang olahraga maupun tugas kedinasan. Rukun Umat : Apakah komunikasi itu sedemikian pentingnya? Kade : Tentu saja, diawali komunikasi yang baik antara staf dengan staf, antara staf dengan pimpinan, dan antara pimpinan dengan pimpinan, akan tercipta hubungan yang harmonis. Kita makin cinta datang ke kantor dan bertegur sapa menjadi kebiasaan yang menyenangkan. Sehingga, seberat apa pun tugas yang dilakukan dapat diselesaikan dengan baik. Rukun Umat : Kesan lain? Kade : Adanya pengertian dari pimpinan. Suatu saat saya pernah mengalami kesulitan keuangan. Anak-anak saya mulai besar dan biaya sekolah makin membengkak, padahal waktu itu saya hanya PNS golongan II A. Akhirnya saya menghadap pimpinan untuk minta izin mengajar privat matematika, disamping tetap menjalankan tugas saya. Syukurlah saya diberi izin dan akhirnya bisa menutupi biaya sekolah anak-anak hingga anak-anak saya bisa sukses seperti sekarang. Rukun Umat : Maaf pak, bisa diceritakan tentang keluarga Bapak?

Rukun Umat : Wah, bila melihat ketiga anak Bapak sudah sukses, artinya Bapak tidak punya beban lagi. Kade : Betul, saya bahagia melihat mereka tumbuh besar dan sukses dengan profesi masingmasing. Saya pun bisa pensiun dengan tenang. MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Kade : Istri saya bernama Sayu Kade Suryani, sekarang berusia 47 tahun. Saya punya tiga anak. Anak pertama laki-laki, bernama Ngurah Putu Werda Laksana, lahir pada tahun 1983 dan telah menyelesaikan sarjana kedokteran. Sekarang sedang menyelesaikan spesialisasi anastesi (pembiusan). Anak kedua saya bernama Ngurah Ayu Sinta Laksana. Lahir pada 14 Juni 1985 dan alumni FKIP Biologi Unsri. Sekarang menjadi staf pengajar di Yayasan Xaverius Lubuklinggau. Anak ketiga saya Ngurah Ayu Alit Gitarini, kelahiran 27 November 1987. Anak bungsu saya ini sarjana informatika dan kini bekerja di salah satu perusahaan swasta.

21


Rukun Umat : Apakah setelah pensiun Bapak akan kembali ke tempat kelahiran Bapak di Bali. Kade : Bisa dibilang iya, bisa juga dibilang tidak. Pastinya, setelah pensiun nanti saya memiliki dua domisili, di Bali dan Palembang. Mungkin saya akan di Bali selama sebulan, bulan berikutnya di Palembang untuk mengunjungi anak-anak saya. Begitulah. Yang penting kalau ada rekan-rekan Kementerian Agama berkunjung ke Bali, jangan lupa mampir ke rumah saya. Saya akan merasa senang sekali. hubungi saya. Rukun Umat : Waktu pensiun nanti akan Bapak gunakan untuk apa? Kade : Pensiun bukan berarti berhenti mengabdi. Sebagai seorang pinandita atau ustadz dalam agama Islam, saya akan mengisi waktu pensiun dengan memberikan pelayanan rohani bagi umat Hindu. Baik saat saya berada di Bali maupun di Palembang. Sekarang saja, undangan untuk mengisi ceramah rohani sudah banyak. Sederhananya, masa pensiun banyak akan saya gunakan untuk ibadah dan ceramah agama. Saya akan terus mengabdi sampai akhir hayat. Rukun Umat : Pesan Bapak untuk pegawai Kemenag?

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Kade : Kita harus sepakati bahwa perbedaan adalah sebuah kenyataan. Untuk itu, teruslah bina kerukunan dan kebersamaan dalam mengerjakan tugas sehari-hari. Itu saja. Rukun Umat : Terima kasih atas waktunya Pak. Semoga sukses menjalani masa pensiun dengan bahagia dan tenang.

22

Kade : Terima kasih kembali. Jangan lupa main ke rumah kalau berkunjung ke Bali.

MAJALAH

RUKUN UMAT

CURRICULUM VITAE Nama NIP Tempat/Tanggal Lahir Alamat

: : : :

I Kade Ngurah Sumerdana A.Md 195605211978021002 Jembrana, Bali, 21 Mei 2012 Desa Mendoyo Dangin Tukad, Jalan Rama, Jembrana, Bali. Jalan Seroja, Nomor 1009 (Mess Sriwijaya) 20 Ilir III Ilir Timur I, Palembang Pendidikan : SD, SMP, SMEA di Bali DIII Akuntansi Universitas PGRI Palembang Strata Satu Agama Universitas Hindu Indonesia, Denpasar Istri : Sayu Kade Suryani (Singaraja, Bali, 4 Juni 1965) Anak : Dr Ngurah Putu Werda Laksana (Palembang, 24 November 1983) Ngurah Ayu Sinta Laksana S.Pd (Palembang, 14 Juni 1985) Ngurah Ayu Alit Gitarini S.Kom (Palembang, 27 November 1987) Pengalaman Kerja : Staf Bimbingan Masyarakat Hindu Kanwil Kemenag Sumsel dari 1 Februari 1978 sampai Mei 2005. Pembimbing Masyarakat Hindu Kanwi l Kemenag Sumsel dari 14 Mei 2005 sampai 1 Juni 2012. Dosen Agama Hindu Universitas Sriwijaya (Unsri) dari tahun 1984 sampai sekarang. Guru privat bidang studi matematika dari tahun 1984 sampai 2005. Pengalaman Organisasi : Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Sumsel tahun 1985 sampai 2005. Salah satu pendiri Forum Komunikasi Umat Beragama (Fokus) pada Mei 1998. Ketua Badan Pembinaan Olahraga (Bapor) di Kanwil Kemenag Sumsel tahun 2008 sampai 2012.


ARTIKEL

H. Muhammad Kastawi, Lc. Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU Timur

K

onon ada seorang tua yang kaya raya, yang memiliki empat istri. Ia begitu mencintai istrinya yang keempat hingga ia rela melakukan apa saja yang ia mampu demi istrinya ini. Istrinya yang ketiga pun ia cintai, namun ia merasa bahwa istrinya tersebut terkadang meninggalkannya demi PIL (pria idaman lain). Adapun istrinya yang kedua adalah tempat ia mengadu dikala susah, istrinya ini selalu mendengarkannya. Sedangkan istrinya yang pertama senantiasa ia remehkan, ia telantarkan, ia tak memberi hakhaknya walaupun istrinya

tersebut begitu mencintainya. Suatu hari orang tua yang kaya raya itu jatuh sakit, ia pun terbaring di tempat tidur tak berdaya dan ia merasa tak lama lagi malaikat maut datang menjemputnya. Di saat-saat terakhir, ia mengumpulkan keempat istrinya. Ia ingin mengajak mereka untuk menemaninya sampai ke alam baqa. Dipanggillah istrinya satu persatu. Dimulai dari istrinya yang keempat, yang paling muda dan paling cantik. Ia pun berkata, "Wahai istriku, aku begitu mencintaimu dari istriistriku yang lain, aku juga senantiasa mengabulkan permintaanmu, maka maukah

engkau menemaniku untuk meringankan bebanku di alam kubur?" Istri ini menjawab, "Maafkan aku suamiku, tentu saja aku sedih dengan kepergianmu. Tapi aku tak bisa menemanimu!" Kecewa dengan jawaban itu, si lelaki memanggil istri ketiganya, namun istrinya ini berkata, ''Aku hanya dapat menemanimu sampai malaikat maut datang menjemputmu.'' Istri keduanya pun dipanggil. ''Aku akan menemanimu, tapi hanya sampai di pemakaman saja,'' ujarnya. Lelaki tua ini merasa berputus asa, akhirnya ia memanggil istri pertamanya. Dengan mantap si istri berkata, MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

EMPAT ISTRI EMPAT RASA

23


KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

24

''Aku akan menemanimu dan senantiasa menyertaimu kemana pun engkau pergi.'' Lelaki tua itu pun menyesali perbuatannya dan berkata, "Seharusnya aku lebih memperhatikanmu daripada yang lain, kalaulah waktu ini bisa kuputar kembali, maka engkau adalah istri yang akan senantiasa aku perhatikan dari istri-istriku yang lain." Cerita inspiratif ini, beberapa kali saya dengar dan seringkali saya baca dibeberapa buku di antaranya buku "Khawâthir Syabâb" karangan Ahmad asy-Syuqairi dengan versi sedikit berbeda gaya dan bahasa p e n u t u r a n n y a . Ta p i t a k mengapa, yang penting adalah pesan yang terkandung dalam cerita tersebut mampu mengingatkan akan perihal kehidupan kita sehari-hari. Istri keempat dalam cerita tersebut adalah analogi dari harta dan jabatan yang kita banggakan selama hidup di dunia dan kita telah menghabiskan pikiran, tenaga serta waktu kita untuk meraihnya. Istri ketiga adalah tubuh atau jasad yang amat kita perhatikan dan yang amat kita banggakan serta senantiasa kita rawat, tatkala maut menjemput, jasad yang kita banggakan diam seribu bahasa tak mampu menolong kita. Istri kedua adalah analogi dari keluarga (istri dan anak) kita. Walau begitu besar kasih sayang mereka, akan tetapi kita tak bisa mendapatkan pengorbanan mereka lebih dari usaha mereka membawa kita ke liang lahat tatkala wafat. MAJALAH

RUKUN UMAT

Istri pertama yang paling setia adalah gambaran ruh atau jiwa kita. Inilah yang akan menyertai kita kemana pun kita pergi. Jikalau ruh itu dapat dilihat dan berwujud manusia, tentu ia akan menjerit; karena ia kurus, lemah dan terhina. Ia akan meminta keadilan. Karena terkadang kita lalai dalam menunaikan hak-haknya atas diri kita. Tidakkah kita pernah berpikir bagaimana caranya agar ruh ini kuat, terlatih dan terjaga? Wahai saudaraku, harta itu pada hakekatnya tidaklah tercela, bahkan harta akan menjadi terpuji jika ia mampu menghantarkan manusia kepada kemaslahatan dunia dan akhirat. Sebaliknya, harta itu akan menjadi tercela di sisi anak Adam karena ketamakannya, atau jika harta itu didapat dengan jalan yang tidak halal (korupsi, hasil dari suap, menipu dll.); jika harta itu tidak ditunaikan haknya; harta itu dibelanjakan di jalan maksiat; atau harta membuatnya sombong. Kalau kita menyadari akan kenyataan ini, kita tak akan menjadi manusia yang rakus dan serakah. Kita akan sadar bahwa hidup di dunia ini hanya sementara saja. Karena itu, kita tak ingin merusak jiwa ini dengan mengedepankan kebutuhan fisik saja yang sementara itu. Keserakahan terhadap dunia telah merusak dan menggerogoti jiwa kita. Keserakahan ini telah membuat cermin (hati) kita keruh, sehingga tidak dapat dipakai

untuk bercermin; melihat noda yang menempel ditubuh. Jika cermin itu keruh atau berdebu tentu tidak dapat memantulkan "cahaya" Allah swt, karena rasa ujub akan harta, fisik, istri dan anak-anak telah menutup seluruh relung hati. Untuk itulah, dalam Islam, salah satunya disunnahkan berpuasa Senin dan Kamis tiap minggunya, tiada lain untuk mengurangi ketergantungan kita pada kemewahan dunia dan fisik kita, serta untuk menjernihkan hati. Lapar yang kita rasakan pada hakikatnya adalah upaya memberikan ruang bagi "cahaya" Ilahi untuk dapat masuk dan menerangi hati kita. Sebagai penutup, saya ingin menyampaikan firman Allah swt, Yaitu di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. (QS. asySyu`arâ` [26]:88-89). Sekali lagi, ayat di atas menegaskan kepada kita bahwa sumber kebahagiaan yang abadi terdapat di dalam jiwa kita sendiri. Kebahagiaan ini dapat kita akses setiap saat. Selanjutnya, agar cahaya Ilahi itu senantiasa menyinari hati kita; janganlah kita lupa untuk bertilawah setiap saat. Hal ini, sebagaimana yang disampaikan oleh Utsman bin Affan ra., "Jikalau hati kalian bersih, maka kalian tidak akan pernah merasa kenyang dengan firman Tuhanmu (alQur`an)." Wallâhu al-Musta'ân.


KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

DAERAH

RUKUN UMAT

MAJALAH

25


AGAMA DAN BUDAYA

Kakanwil Hadiri

Perayaan Natal Bersama

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

U

26

mat Kristiani Sumsel baik Katolik maupun Protestan merayakan Natal bersama di Palembang Sport & Convention Center (PSCC), Kamis malam, 29 Desember 2011. Perayaan ini dihadiri Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin, Kakanwil Kementerian Agama Sumsel Drs H Najib Haitami MM, Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dikdik Mulyana Arief Mansyur, Ketua Dewan Presidium Oikumene Kristen dan Katolik Sumsel sekaligus Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Wilayah Sumsel Pdt Welman P Tampubolon, Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Sumsel Drs Alphonsus Supardi MM, Pembimas Kristen Drs Sahat Patar Lumban Gaol, Ketua Fo r u m Ke r u k u n a n U m a t Beragama Sumsel KH Thohlon MAJALAH

RUKUN UMAT

Abdul Rauf, serta para tokoh agama. Dalam sambutannya, Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ mengatakan, Perayaan Natal Bersama ini merupakan ungkapan rasa syukur dan gembira umat kristiani terhadap kedatangan Juru Selamat Manusia, yaitu Yesus Kristus. "Kehadiran Sang Juru Selamat hendaknya diimani dengan penuh penghayatan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Perayaan Natal bersama menjadi buah kesuburan dan sekaligus memekarkan hidup imannya sendiri. Perayaan Natal ini juga akan menjadi wahana kesaksian bagi orang lain akan kebenaran dan penghayatan imannya bahwa telah datang Juru Selamat," ungkap Aloysius. Aloysius berharap, umat kristiani memberi perhatian dan mencermati semangat Natal serta

menjadikannya semangat hidup. Khususnya semangat hidup sederhana, bersahaja, rajin, giat, serta tidak membeda-bedakan secara eksklusif. Hal ini seperti yang diajarkan Yesus bahwa Siapa Tidak Melawan Kamu, Ia Ada di Pihak Kamu (Luk 9:50). Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengucapkan Selamat Natal bagi umat kristiani, khususnya di Sumsel. Dia berharap, kerukunan umat beragama di Sumsel yang selama ini dalam keadaan kondusif, dapat terus dipertahankan. Perayaan Natal Bersama di Sumsel pada 2011 ini bertajuk Bangsa yang Berjalan Dalam Kegelapan Telah Melihat Terang yang Besar. Perayaan juga dimeriahkan lagu persembahan yang dinyanyikan Victor Hutabarat, Koor CC, dan Koor Pesparawi. Open House Uskup Agung Sebelumnya, pada 25 Desember, Gubernur Sumsel, Kakanwil, dan Kapolda Sumsel juga menghadiri Open House di kediaman Uskup Agung Palembang di Jalan Tasik Nomor 18. Open House Natal ini sudah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan Uskup Agung Palembang sebagai sarana untuk saling bersilahturahmi, baik di kalangan umat kristiani maupun dengan umat agama lain. "Kita semua berharap para pemimpin bangsa dan negara dapat membawa bangsa ini menuju kepada kehidupan rukun, damai, dan sejahtera," tutur Aloysius. (aryo)


AGAMA DAN BUDAYA

KAKANWIL DILANTIK SEBAGAI WAKA KWARDA SUMSEL K

epala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM dipercaya menjabat anggota Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) sekaligus Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2011-2016. Kegiatan pelantikan Pengurus Mabida dan Gerakan Pramuka ini dilakukan di Hotel Horison, Palembang, Jumat, 13 Januari 2012.

Alex Noerdin dalam sambutannya menegaskan, Pramuka Sumsel harus mampu menjadi yang terdepan dan nomor satu di Indonesia. "Bila melihat para pengurus yang dilantik hari ini, hampir semua pejabat di Sumsel ada di dalamnya. Bila kita tidak nomor satu, malu rasanya," tutur Alex memberikan motivasi.

Dia menambahkan, pada 2011 lalu Sumsel telah sukses menggelar Jambore Nasional (Jamnas) di Teluk Gelam, OKI. Untuk itu, dia bertekad menggelar even serupa dengan skala yang lebih besar. Entah itu tingkat ASEAN, atau bahkan level Asia. "Untuk level ASEAN, rasanya kita tidak kesulitan lagi. Penyelenggaraan SEA Games, contohnya. Telah kita lalui dengan sukses. Jadi, kita siap menggelar Jamnas tingkat Asia," tegas Alex. Dikatakan Alex, Area Jakabaring Sport City sangat cocok dijadikan lokasi jambore tingkat Asia. "Di sana ada danau. Dirgantara luas. Lokasi perkemahan luas. Semua fasilitas lengkap standar dunia. Saya kira jambore tingkat dunia

pun bisa dilangsungkan di Sumsel," katanya. Menanggapi tekad sang ketua Mabida, Azrul Azwar menyambut baik. Apalagi Sumsel telah membuktikan kapasitasnya, saat menggelar Jamnas lalu. "Terima kasih, Jamnas lalu sangat sukses dengan jumlah peserta terbesar. Untuk level yang lebih tinggi, saya menawarkan Jambore ASEAN. Peluang untuk itu sangat besar karena saya termasuk salah satu yang punya wewenang memutuskan tempat penyelenggaraannya. Sedangkan untuk Asia terbilang sulit karena harus melalui bidding (pengundian) dan fasilitasnya juga harus lengkap," tutur Azrul. (qudus) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Untuk Mabida yang diketuai Gubernur Sumsel Ir Alex Noerdin dengan anggota para Kepala Dinas, para Kakanwil, Kapolda Sumsel, pelantikan dilakukan oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Prof DR Dr Azrul Azwar MPH PKK FFM. Sedangkan untuk 68 pengurus Kwarda, yang diketuai Drs H Abdul Shobur SH MM, pelantikan dilakukan oleh Alex Noerdin.

27


MUSLIMAH

Meneladani Bakti Ulama Pada Orangtuanya Penulis: Nunung Wulandari Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai saudarikuÂ…yang semoga selalu dirahmati Allah, tahukah kalian bahwa perkara berbakti kepada kepada orangtua merupakan perkara yang mulia lagi agung. Dan sudah sepantasnya bagi saudariku yang senantiasa berpegang teguh dengan agama ini, untuk mengetahui serta memahami apa saja hak-hak orangtua yang seharusnya kita penuhi. Terlebih lagi jika kita telah mendapati kedua orangtua kita sudah dalam keadaan tua, tak punya daya dan tenaga sebagaimana ketika mereka masih muda.

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Ketahuilah, Allah Ta'ala telah memerintahkan kita untuk berbakti kepada orangtua serta tidak menyakiti perasaan mereka meski dengan ucapan, apalagi dengan perbuatan. Allah Ta'ala berfirman dalam ayat-Nya,

28

baik kepada ibu bapak..", sebagaimana dalam ayat-Nya yang lain, "bersyukurlah kepada-Ku, dan kepada kedua orangtuamu, dan kepada-Kulah kamu kembali. "(QS. Luqman: 14). Dan Allah ta'ala berfirman, yang artinya: "Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan "ah",Yaitu, janganlah engkau mengucapkan perkataan yang buruk kepada keduanya, dan ucapan "ah" itu adalah ucapan yang mendekati perkataan buruk. "dan janganlah engkau membentak keduanya,"Yaitu, jangan sampai muncul perbuatan buruk darimu yang ditujukan kepada keduanya. Sebagaimana yang dikatakan oleh 'Atha' bin Abi Rabaah tentang ayat tersebut, yaitu "janganlah mengibaskan tanganmu kepada keduanya."

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, "Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya, karena mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil." (QS. Al-Israa': 23-24).

Tatkala Allah melarang seorang anak untuk berucap buruk ataupun berperilaku buruk , maka Allah memerintahkan anak untuk berkata yang baik dan berbuat yang baik. Allah ta'ala berfirman, yang artinya "dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik",

Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya menjelaskan ayat ini,

Yaitu, rendahkanlah dirimu di hadapan keduanya dengan perilakumu.

"Â… dalam ayat ini Allah menggandengkan antara ibadah kepada-Nya dengan perintah berbakti kepada kedua orangtua. Allah Ta'ala berfirman, "dan hendaklah berbuat

"dan ucapkanlah,'Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya, karena mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.'"Yaitu mendoakan mereka ketika mereka telah

MAJALAH

RUKUN UMAT

Yaitu, perkataan yang lembut, menyenangkan, bagus disertai dengan sopan santun, penghormatan dan pengagungan kepada keduanya. "Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang"


Perkataan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang Berbakti Kepada Orangtua Saudariku, mari kita perhatikan bagaimana seorang shahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bernama 'Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu pernah bertanya kepada beliau shallallahu 'alaihi wasallam, 'Abdullah bin Mas'ud berkata, 'Aku bertanya,"Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling utama?"Rasulullah menjawab,"Sholat tepat pada waktunya." Aku bertanya, "Lalu apa lagi?"Beliau menjawab,"Berbakti kepada orangtua." Kemudian aku bertanya lagi,"Lalu apa lagi?"Beliau berkata,"Berjihad di jalan Allah."' (HR. Bukhari dan Muslim) Pernah pula shahabat 'Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhuma berkata, 'Seorang laki-laki pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Apakah aku pergi berjihad?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertanya,"Apa engkau masih memiliki ibu bapak?" Dia b e r k a t a , " Ya . " B e l i a u berkata,"Berjihadlah dengan berbakti kepada keduanya." (HR. Bukhari dan Muslim) Dari hadits di atas, tahulah kita bahwa berbakti kepada orangtua merupakan amalan yang paling utama setelah sholat wajib yang dikerjakan tepat waktunya, serta merupakan amalan jihad yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Inilah Kisah Ulama' serta Bakti Mereka kepada Orangtua Wahai saudraiku, kini kan kuhadirkan untukmu nukilan kisah para ulama serta amalan bakti mereka kepada orangtuanya. Merekalah orang yang berilmu, lagi paling mengetahui hakhak yang besar yang dimiliki orangtua atas diri-diri mereka. Betapa

mereka sangat perhatian dengan hal ini, karena bakti mereka kepada orangtua adalah pembuka jalan menuju surga. Semoga nukilan kisah ini kan menjadi cerminan, bagaimana seharusnya kita memperlakukan orangtua, sebagaimana yang dilakukan para ulama. 1. Iyas bin Mu'awiyyah Ketika ibu beliau meninggal, beliaupun menangis. Orang yang mengetahui hal itupun bertanya kepada beliau yang mungkin didorong rasa heran karena melihat seorang yang 'alim di antara mereka tak mampu menahan airmatanya tatkala mendapati ibunya telah meninggal. "Mengapa Anda menangis?". Maka Iyas bin Mu'awiyyah menjawab,"Dahulu aku memiliki dua pintu yang terbuka untuk menuju surga, namun kini salah satunya telah terkunci." Wahai Saudariku, lihatlah betapa sedihnya salah seorang ulama kita ini ketika ibunya meninggal dunia. Lalu bagaimana kiranya dengan kita, adakah rasa sedih kehilangan pintu surga sebagaimana yang dirasakan Iyas bin Mu'awiyyah tatkala salah satu dari keduanya meninggal? Lalu tak lebih bersedihkah kita tatkala tak lagi mendapati dua pintu surga karena kedua orangtua kita telah tiada? 2. Abu Hanifah Sesungguhnya ibu dari Abu Hanifah pernah bersumpah dengan satu sumpah, kemudian dia melanggarnya. Maka sang ibu pun meminta fatwa kepada anaknya, Abu Hanifah. Namun ternyata ibunya merasa tidak mantap dengan fatwa yang diberikan anaknya. Ibunya berkata,"Aku tidak merasa ridha, kecuali dengan mendengar langsung fatwa dari Zur'ah AlQash!"Maka Abu Hanifah pun mengantar ibunya untuk meminta fatwa kepada Zur'ah. Namun Zur'ah Al-Qash mengatakan,"Wahai Ibu, engkau meminta fatwa kepadaku, sementara di depanku ada seorang yang paling alim di kota Kuffah?!" Abu Hanifah pun berkata dengan

berbisik kepada Zur'ah, "Berilah fatwa kepadanya demikian dan demikian" (sebagaimana fatwa Abu Hanifah kepada ibunya), kemudian Zur'ahpun memberikan fatwa hingga ibu Abu Hanifah merasa ridha! Wahai saudariku, inilah sikap bakti Abu Hanifah kepada ibunya. Rasa cinta dan baktinya kepada sang ibu tidaklah membuatnya merasa gengsi tatkala sang ibu menginginkan fatwa dari orang lain yang tingkatan ilmunya justru lebih rendah dari Abu Hanifah. Dan lihatlah, beliau sama sekali tak merasa sombong dan angkuh di hadapan ibunya meski orang lain telah mengakui kefaqihannya dalam memahami ilmu syar'i. Dalam kisah yang lain, Abu Yusuf menyampaikan, "Aku menyaksikan Abu Hanifah rahimahullahu ta'ala menggendong ibunya naik ke atas keledai untuk menuju majelisnya 'Umar bin Dzar, dikarenakan ia tak ingin menolak perintah ibunya." Adapun yang dimaksud adalah Ibu Abu Hanifah menyuruh beliau untuk bertanya kepada 'Umar bin Dzar tentang kepentingan ibunya. 3. Manshur bin Al-Mu'tamar Muhammad bin Bisyr Al-Aslami berkata,"Tidaklah didapati orang yang paling berbakti kepada ibunya di kota Kuffah ini selain Manshur bin Al-Mu'tamar dan Abu Hanifah. Adapun Manshur sering mencari kutu di kepala ibunya, dan menjalin rambut ibunya." Wahai saudariku, perhatikanlah bakti Manshur kepada ibunya, yang menyempatkan dirinya untuk mencari kutu dan menjalin rambut sang ibu. Betapa amalan itu mungkin remeh di mata kita, namun begitu besar di mata Manshur. Bahkan perbuatannya tersebut tidaklah membuatnya merasa turun harga dirinya disebabkan beliau seorang laki-laki. Lalu bagaimana denganmu wahai saudariku, yang tentu engkau lebih layak untuk mengerjakannya karena

Bersambung MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

tua renta, dan ketika mereka telah meninggal."

29


BERITA DAERAH

Empat Lawang

Kekurangan Madrasah

Jumlah madrasah di Kabupaten Empat Lawang terbilang masih sangat minim dan berbanding jauh dibandingkan sekolah di bawah naungan Diknas Pendidikan (Disdik). Saat ini hanya ada 12 unit madrasah negeri dan swasta, dengan rincian Madrasah Ibtidaiyah enam unit (satu negeri), Madrasah Tsanawiyah empat unit (dua negeri), dan Madrasah Aliyah dua unit (satu negeri).

K

epala Kantor Kementerian Agama (Kakan.Kemenag) Empat Lawang Drs Khusrin mengakui, secara kuantitas dan rasio jumlah penduduk, perbandingan jumlah madrasah di Empat Lawang sangat jauh dibandingkan sekolah yang berada di bawah naungan Diknas.

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Selain itu, penyebaran madrasah juga tidak merata. Dari delapan kecamatan di Empat Lawang, hanya empat kecamatan yang memiliki madrasah, yaitu Tebing Tinggi, Pendopo, Muara Pinang, dan Ulu Musi. MA Negeri ada di Tebing Tinggi, MTs Negeri terdapat di Tebing Tinggi dan Muara Pinang, sementara Ibtidaiyah Negeri terdapat di Muara Pinang.

30

Meski demikian, Khusrin menilai hal itu tidak menjadi hambatan program pendidikan di Empat Lawang. Sebab jumlah sekolah non madrasah atau yang berada MAJALAH

RUKUN UMAT

di bawah naungan Disdik jumlahnya cukup banyak dan menyebar. "Kita akan melakukan penambahan, k h u s u s n y a madrasah negeri jika ada usulan dari masyarakat," jelas Khusrin didampingi Kasi Pendidikan Islam Sumardi di ruang kerjanya, Senin, 16 Januari 2012. Pemerhati pendidikan di Empat Lawang AH Azhari mengatakan, peserta didik khususnya di tingkat dasar atau Ibtidaiyah sangat butuh tambahan materi. Terutama yang berkaitan dengan perkembangan emosional dan spiritual. Untuk itu, meski perbandingan materi pelajaran agama di sekolah agama dan sekolah umum relatif sama, namun sangat dibutuhkan materi pembelajaran yang

berkaitan dengan agama. "Hal ini untuk membentuk dan menyusun karakter serta pengetahuan agama peserta didik sejak dini. Minim sekolah agama bukanlah permasalahan. Hanya saja para pendidik harus memperbanyak pembelajaran moral dan penanaman spiritual kepada peserta didik. Itu memang tantangan bagi para guru dan pendidik," tuntasnya. (yoga)


BERITA DAERAH

K

epala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel Drs HM Ridwan MM menyambut baik kebijakan pemerintah menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga 10 persen per Januari 2012 ini. Dia berharap, kenaikan ini dapat memotivasi PNS di Lingkungan Kemenag Sumsel untuk meningkatkan kinerja mereka. "Kenaikan gaji rutin setiap tahun ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan award pemerintah kepada pegawai negeri sipil. Jadi, jangan sampai ada pegawai yang merasa tidak diperhatikan pemerintah," jelas Ridwan di Ruang Kerjanya, Kamis, 12 Januari 2012. Menurut Ridwan, sejatinya banyak sekali reward yang diberikan pemerintah untuk PNS. Selain kenaikan gaji rutin setiap tahun, setiap dua tahun PNS juga dapat mengajukan kenaikan gaji berkala (KGB). Artinya, di tahun kedua gaji PNS naik berlipat, selain kenaikan rutin setiap tahun, mereka juga mendapat KGB. Oleh sebab itu, sambung Ridwan, perhatian pemerintah ini harus diiringi dengan peningkatan kinerja dalam

rangka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. "PNS diangkat untuk membantu pemerintah melayani masyarakat. Dengan demikian seharusnya tidak ada pegawai yang malas-malasan bekerja. Peningkatan kinerja itu dapat berupa kedisiplinan, baik saat datang, bekerja, maupun pulang. Termasuk juga disiplin mematuhi kebijakan pimpinan, yang semuanya ditujukan untuk peningkatan pelayanan terhadap masyarakat," tutup Ridwan. Naik Tergantung Golongan Sekadar informasi, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) memastikan kenaikan gaji bagi PNS terealisasi mulai Januari 2012 ini. Deputi Menteri Bidang SDM Kemenpan dan RB Ramli Efendi Naibaho mengatakan, RUU APBN telah menyusun anggaran untuk kenaikan gaji PNS hingga 10 persen sesuai amanat yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Ya itu kan sudah amanat Presiden, jadi wajib. Kalau di RUU APBN sejak satu Januari hitungannya," kata Ramli Efendi Naibaho seusai rapat dengan Komisi II DPR di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 11 Januari 2012. Dia mengungkapkan, kenaikan hingga 10 persen itu tidak dipukul rata untuk semua golongan. Kenaikannya variatif dan disesuaikan dengan gaji masing-masing golongan. "Kenaikannya untuk semua pegawai negeri, baik pusat, daerah, maupun lembaga. Kita lihat kalau sudah terlalu besar, ya jangan 10 persen. Jadi dalam implementasi ada yang 4 persen, ada yang naik 5 persen, dan 6 persen. Kalau untuk

golongan bawah 10 persen bahkan ada yang 11 persen untuk mengimbangi besaran gaji per golongan. Ini hitungannya secara makro," jelasnya. Presiden SBY dalam rapat RAPBN 2012 pada Agustus 2011 lalu menjelaskan bahwa gaji pokok dan pensiun PNS akan dinaikkan 10 persen pada 2012. Kebijakan ini dianggap sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan membenahi kesejahteraan PNS, TNI, Polri, dan pensiunan. Selain gaji, pemerintah juga akan mengucurkan gaji ke-13 bagi PNS, TNI, Polri, dan pensiunan. Dengan demikian, PNS golongan terendah IIA diperkirakan akan mendapat gaji pokok sebesar Rp2.647.050 dan golongan tertinggi IV-E mendapat Rp5.299.600. Gaji pokok tersebut juga akan ditambah gaji ke-13 serta uang makan dan uang lauk pauk. Ketua DPR Marzuki Alie memberikan dukungan penuh atas keputusan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok rata-rata bagi PNS pada 2012 dengan rata-rata kenaikan sebesar 10 persen serta pemberian gaji dan pensiun bulan ke-13. Menurut dia, peningkatan kesejahteraan para abdi negara ini dibutuhkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan cita-cita reformasi birokrasi. "DPR memberi dukungan penuh bagi peningkatan kesejahteraan abdi negara," katanya. Marzuki mengatakan, kebijakan remunerasi hanyalah bagian kecil dalam tahap mewujudkan reformasi birokrasi di Indonesia. Dia menegaskan bahwa masyarakat juga harus memperoleh timbal balik dari remunerasi yang sudah diterima para PNS sebagai abdi negara. (qudus/snd) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

GAJI PNS NAIK 10 PERSEN, KABAG TU MINTA KINERJA DITINGKATKAN

31


PENDIDIKAN

MTsN Model Luncurkan Kelas Akselerasi Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM meresmikan Kelas Akselerasi di MTsN 2 Model Palembang, Rabu, 28 Desember 2011. MTsN 2 Model Palembang menjadi madrasah pertama dan menjadi sekolah kelima untuk tingkat SMP yang memiliki kelas akselerasi. Empat sekolah lainnya yang telah memiliki kelas akselerasi adalah SMPN 3 Palembang, SMPN 8 Palembang, SMP Pusri, dan SMP Xaverius Maria.

"Ini merupakan upaya untuk memberikan keadilan bagi siswasiswa yang memiliki kecerdasan luar biasa. Siswa kelas akselerasi bisa menyelesaikan pendidikan tingkat SMP dalam tempo dua tahun atau empat semester. Berbeda dengan siswa kelas reguler yang harus menempuh pendidikan selama tiga tahun," tutur Faisal.

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

D

32

alam sambutannya, Najib mengaku bangga dan m e n d u k u n g keberadaan kelas akselerasi u n t u k t i n g k a t M Ts i n i . Menurutnya, hal itu merupakan pembuktian bahwa madrasah siap bersaing dengan lembaga pendidikan umum lainnya. "Artinya, siswa madrasah pun memiliki kesempatan masuk kelas akselerasi jika memenuhi persyaratan. Untuk MTs se-

MAJALAH

RUKUN UMAT

Sumsel, baru MTsN 2 Model Palembang yang memiliki kelas akselerasi. Semoga MTsN 2 Model Palembang semakin meningkatkan mutu pendidikannya," harap Najib. K e p a l a M Ts N 2 M o d e l Palembang Drs Kiagus Faisal M.Pd.I mengatakan, siswa yang memiliki kemampuan dan kecerdasan luar biasa memang butuh penanganan khusus. Hal inilah yang melatarbelakangi pendirian kelas akselerasi.

Menurut Faisal, seleksi untuk masuk kelas akselerasi memang ketat. Ada beberapa tes yang harus dilalui seperti tes tertulis, tes wawancara, psikotes, dan tes IQ. Siswa kelas akselerasi minimal memiliki IQ 120. "Saat ini ada 26 siswa yang masuk kelas akselerasi. Di antara mereka ada yang memiliki IQ istimewa, yaitu mencapai 137 dan 140. Dalam kelas akselerasi ini para siswa dibantu empat guru pembimbing dan belajar dari pagi hingga Pukul 16.00 WIB. Mereka juga diprioritaskan mampu menguasai Bahasa Inggris dan Bahasa Arab dengan baik," tambah Faisal. (hikmah/qudus)


PENDIDIKAN

Man 3 Palembang Madrasah Berprestasi Terbaik 2011 P Sedangkan untuk tingkat Tsanawiyah, MTsN 1 Palembang terpilih sebagai yang terbaik diikuti MTsN Sekayu dan MTsN Martapura. Untuk tingkat Ibtidaiyah, MIN Trimoharjo (OKU Timur) meraih predikat terbaik pertama, MIN Talang Jawa Lahat di tempat dua, dan MIN I Palembang di posisi ketiga. Penghargaan berupa tropi dan sertifikat untuk madrasah berprestasi ini diserahkan oleh Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM di Halaman Kanwil, Selasa, 3 Januari 2012. Kepala Bidang (Kabid) Mapenda Kanwil Kemenag Sumsel Drs Ahmad Fauzie SE, M.Si melalui Kasi Kelembagaan dan Ketatalaksanaan, HM Arkan Nurwahidin M.Pd.I mengatakan, ada enam indikator penilaian untuk menentukan madrasah berprestasi. Pertama dari hasil kegiatan belajar mengajar yang meliputi nilai rata-rata kelas, persentase kelulusan Ujian Nasional,

persentase kenaikan kelas, persentase kehadiran siswa. Kedua, berdasarkan manajemen madrasah yang meliputi perencanaan program, kepemilikan administrasi madrasah, pengelolaan kelas dan jumlah (persentase) guru yang disupervisi oleh Kepala Madrasah.

Selanjutnya ketiga, berdasarkan tenaga kependidikan/guru yang meliputi persentase guru/tenaga pendidik yang memenuhi syarat (D.IV/S1), jumlah guru yang telah disertifikasi, kehadiran guru setiap semester dan jumlah (persentase) guru yang mengikuti berbagai pelatihan baik di dalam maupun di luar negeri. Keempat, berdasarkan kelengkapan sarana dan prasarana madrasah. Kelima, berdasarkan partisipasi masyarakat yaitu persentase dana pembangunan fisik dari masyarakat, persentase sumbangan komite madrasah serta sumbangan pemikiran masyarakat dalam kegiatan madrasah. Indikator terakhir adalah kegiatan keagamaan madrasah yaitu melalui pelaksanaan shalat berjama'ah, shalat jum'at, peringatan hari besar Islam serta pelaksanaan kegiatan keagamaan berkaitan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan. "Rekap nilai (nilai kelas dan UN),

piagam-piagam penghargaan, dan rekap prestasi yang pernah dicapai sedikitnya tiga tahun terakhir menjadi data pendukung lainnya dalam proses penilaian madrasah terbaik ini," ungkapnya," ungkapnya. MAN Sakatiga Madrasah Sehat Selain madrasah terbaik, PPM juga mengadakan penilaian untuk lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). MAN Sakatiga Ogan Ilir terpilih menjadi juara madrasah sehat, menggungguli MAN 1 Palembang dan MAN 2 Lubuklinggau. Di tingkat Tsanawiyah, MTsN 2 Palembang menjadi pemenang dengan mengalahkan MTsN Lawang Kidul (Muara Enim), dan MTsN Prabumulih, sedangkan untuk tingkat ibtidaiyah, MIN 2 Palembang menjadi yang tersehat dengan mengungguli MIN Tanjung Kemuning (OKU Timur) dan MIN Mataram (Musi Rawas). Penilaian UKS terbaik ini didasarkan pada kelengkapan Ruang UKS, Ruang Kelas, Laboratorium, Ruang OSIS, R u a n g Ko n s e l i n g , K a n t i n Sekolah, Perpustakaan, Ruang I b a d a h , Ke g i a t a n d o k t e r kecil/Kader Kesehatan Remaja (KKR) yang meliputi kegiatan P3K/P3P serta kegiatan ekstrakurikuler berupa pramuka, olahraga, dan kesenian. (etty/qudus) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

usat Pengembangan Madrasah (PPM) Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan MAN 3 Palembang sebagai madrasah berprestasi terbaik tingkat aliyah se-Sumsel Tahun 2011, unggul dari MAN Lahat dan MAN Gumawang (OKU Timur) di posisi kedua dan ketiga.

33


BERITA KOLOM

RENCANAKAN BANGUN MUSHOLA, PEMBINAAN P3N JUGA DILAKUKAN Kepala KUA Belitang I Hakimin mengadakan rapat koordinasi dan pembinaan P3N diwilayahnya minggu lalu. Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai KUA Belitang, koordinator KUA, pegawaiKUA Belitang serta seluruh P3N. Rapat yang diselenggarakan di Kantor KUA tersebut diadakan guna membahas agenda dan program kerja KUA Belitang I. Hakimin menghimbau kepada P3N untuk bekerja dengan sebaik mungkin dalam pembinaan umat beragama, selain itu pembinaan mengenai peristiwa nikah juga diberikan terutama sosialisasi peraturan perundang-unadangan mengenai pernikahan. Ia mengatakan pula bahwa tugas P3N tidak hanya menikahkan saja, P3N juga membina dan mengefektifkan kegiatan keagamaan di wilayahnya. Sehingga peningkatan kinerja, pembinaan majelis ta`lim juga dilakukan oleh P3N. Selain itu, pembinaan tanah wakaf juga dilakukan. Sesuai dengan arahan Kakankemenag HM. Al Faajri Zabidi bahwa Gerakan GERGAJI (maghrib mengaji) terus dilaksanaakan dalam rangka pembentukan dan penciptaan generasi mendatang yang berakhlak mulia, religius, sesuai nilai-nilai dalam Al-Quran. Kepala KUA Belitang I mengungkapkan pula bahwa KUA Belitang merencanakan akan membangun mushola di KUA Belitang. Pembangunan mushola selain melengkapi fasilitas di KUA juga untuk meningkatkan kegiatan ibadah di kantor. "pembangunan masih dalam perencanaan, insya Allah dapat terlaksana" ucapnya. Lahan di Kantor KUA Belitang masih memungkinkan untk dibangun mushola, yang nantinya mushola tersebut digunakan untuk kegiatan-kegiatan ibadah. (miftach)

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

MANPABA Juara Pertama Volly Ball antar Pelajar SMA Se-Kabupaten Banyuasin

34

Pangkalan Balai-Humas, Setelah sekian lama mengidamkan menjadi juara pertama turnamen volley ball pelajar SMA se-Kabupaten Banyuasin yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Talang Kelapa Banyuasin, akhirnya mimpi tersebut menjadi kenyataan. Setelah tim volly ball MAJALAH

RUKUN UMAT

putra MAN Pangkalan Balai berhasil mengalahkan tim volly dari SMA Al-Ikhsan Tanjung Lago (3-2) dan SMA Methodist 4 Talang Kelapa hari Jumat lalu dengan hasil 3-1.Pembina tim volly ball MAN Pangkalan Balai Iskandar, S.Pd mengatakan kemenangan ini adalah kerja keras dan kekompakan dari tim, yang memang sudah sering kita masuk ke final namun selalu gagal merebut juara pertama, namun kali ini keburuntungan berpihak kepada kita, semoga tim ini tetap solid dan kita bisa mempertahankan juara ini hingga turnamen yang akan datang, harapnya dengan penuh optimis. Kemenangan tim volley MAN Pangkalan Balai ini setidaknya menjadi peta kekuatan bagi MAN Pangkalan Balai yang berencana menggelar open turnamen volly ball antar pelajar se-Kabupaten Banyuasin pada maret 2012 mendatang, dalam rangka dies natalis ke-14 MAN Pangkalan Balai. Kemenangan ini juga membawa kebanggaan tersendiri bagi warga Madrasah, karena behasil menyisihkan 31 tim lainnya untuk duduk di posisi pertama. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan.(LS). MTs Negeri Muara Enim Juara Olimpiade Matematika dan Sains Tingkat Nasional Muara Enim - Humas, Pada upaca rutin hari senin (30/1/2012), dalam suasana yang sejuk upacara berjalan dengan hikmat dan lancar, selaku pembina upacara Marshel Ismail, S.Pd yang sehari-hari sebagai pembinaOSIS dan mengajar pelajaran Bimbingan Konseling (BP), dalam sambutannya beliau menyampaikan kepada seluruh siswa MTs Negeri Muara Enim untuk belajar sungguhsungguh untuk mencapai hasil belajar yang diharapkan, kemudian siswa harus meningkatkan disiplin sekolah,karena masih ada beberapa siswa yang terlambat dan tidak mematuhi aturan sekolah, sehingga akan menghambat proses belajar mengajar di kelas. Diakhir upacara diumukan siswa berprestasi dalam mengikuti lomba Olimpiade Matematika dan Sains Tingkat Nasional yang didakan Ikatan Alumni Universitas Brawijaya tanggal 12 November 2011 yang lalu, yang

diikuti setiap sekolah 200 siswa dengan cara menjawab soal pilihan ganda sebanyak 50 soal. Prestasi yang sangat membanggakan diraih oleh siswa bernama Mega Sartika kelas VIII E mendapat peringkat 48 se Indonesia dengan predikat Special Award, penghargaan yang didapat oleh Mega Sartika berupa Sertifikat, tropy dan mendali. Kepala MTs Negeri Bapak Ahmad, S.Pd, MM, mengungkapkan bahwa sekolah sangat mendukung kegiatan positif ini dan berharap kedepannya kita dapat meningkatkan prestasi melalui lomba-lomba matematika, sains dan lomba-lomba yang menunjang pendidikan disekolah, sehingga MTs Negeri Muara Enim mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya.(Misliyani) KEMENAG PRABUMULIH TERIMA SIDANG KELILING PENGADILAN AGAMA MUARA ENIM Prabumulih-Humas Dengan adanya kegiatan Peningkatan Pelayanan dan Bantuan Hukum di Pengadilan Agama Muara Enim Tahun Anggaran 2012 yang salah satunya adalah penyelenggaraan sidang keliling maka Pengadilan Agama Muara Enim Pinjam satu ruangan sidang pada Kantor Kementerian Agama Kota Prabumulih untuk menjangkau segenap lapisan masyarakat pencari keadilan mendapatkan akses yang mudah, cepat dan sederhana. Tujuan dari pada sidang keliling Pengadilan Agama Muara Enim, guna menyelesaikan perkara-perkara yang diajukan masyarakat yang berdomisili di wilayah Prabumulih dan sekitarnya (30/01/2012). Adapun jadwal Sidang Keliling Pengadilan Agama Muara Enim Tahun 2012, Hari Rabu 01 Februari 2012 Majelis Hakim (Dra. Nurlaila Thoib, SH, MHI., Drs. M. Lekat., Dede Andi, SHI, MH) Panitia sidang (Karbudin, S.Ag), tenaga Administrasi (Fanani), Rabu 08 Februari 2012 Majelis Hakim (Dra. Nurlaila Thoib, SH, MHI., Drs. M. Lekat., Dede Andi, SHI, MH) Panitia sidang (Karbudin, S.Ag), tenaga Administrasi (Sudrman, S.Ag. MH). Rabu 15 Februari


BERITA KOLOM

KUMPULKAN DATA PENYESUAIAN JENJANG JABATAN GURU Kayu Agung-humas Menindaklanjuti surat dari kantor kementerian agama wilayah provinsi Sumatra selatan Nomor: K.W.06.04./2/PP/00/2012 tentang SK guru untuk penyesuaian jenjang jabatan fungsional guru pns dan bukan pns pada tanggal 26-01-2012 dari tanggal 26-01-

2012 para guru pns dan non pns mulai melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan terlihat kesibukan diruangan kepegawaian. Menurut Aprianto selaku bagian kepegawaian kementrian agama kabupaten/kota Ogan Komering Ilir, dokumen yang harus dilengkapi untuk guru pns yaitu fotocopy SK Kenaikan pangkat dan jabatan terakhir, fotocopy SK jabatan terakhir, fotocopy Penetapan Angkatan Kredit (PAK) terakhir dan fotocopy surat keterangan Kepala Madrasah yang menjelaskan masih aktif melaksanakan tugas sebagai guru kelas, guru mapel atau guru pembimbing. "Untuk yang non pns harus melangkapi fotocopy surat keterangan Kepala Madrasah yang menjelaskan masih aktif melaksanakan tugas sebagai guru kelas, guru mapel, atau guru pembimbing",jelasnya. Dokumen-dokumen ini harus sampai di kantor kementrian agama wilayah proivinsi Sumatera selatan paling lambat 31 januari 2011.(adi) S RAHMADDAN: AJUKAN SEGERA AKREDITASI MADRASAH LUBUKLINGGAU-HUMAS, Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjwas) Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau, S Rahmaddan, S.Pd. saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/1) menyampaikan bahwa setiap madrasah wajib terakredisi. Konsekuensinya bagi madrasah atau lembaga pendidikan yang belum terakreditasi hingga tahun 2014 maka harus merger, bergabung atau digabungkan dengan madrasah yang sudah terakreditasi. Karena madrasah yang belum terakredisi tidak memiliki wewenang untuk mengeluarkan ijazah. Karenanya S Rahmaddan minta kepada seluruh madrasah, terutama madrasah swasta untuk segera mengajukan akreditasi madrasah. "Bagi madrasah yang sudah terakreditasi dan habis masa berlakunya lima tahun harus mengajukan akreditasi ulang, paling lambat 5 bulan sebelum masa akreditasi berakhir. Akreditasi madrasah diajukan ke Unit Pelaksana Akreditasi (UPA) pada Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, atau dapat diajukan secara online melalui Badan Akreditasi Provinsi (BAP) di Palembang", papar pria yang diangkat sebagai Ketua Pokjawas pada 20 Januari 2011. Bagi madrasah yang akan mengajukan

akreditasi harus mempersiapkan bukti fisik dengan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP), meliputi standar isi, standar proses, standar sarana prasarana, standar pembiayaan, standar lulusan, standar penilaian, ketenagaan dan pengelola. S Rahmaddan juga menginformasikan bahwa mulai tahun ini pelajaran PAI di sekolah umum, yaitu SD, SMP dan SMA, akan diujikan pada Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). "Saya menghimbau kepada sekolah, khususnya guru PAI untuk mempersiapkan secara intensif menghadapiUSBN tersebut", pinta S Rahmaddan yang pernah menjadi guru MAN 2 Kota Lubuklinggau. (amrul) Aksi Band Prucis pada MAN 3 Expo 2012 Palembang Humas Sabtu (28/1/2012) Man 3 Expo menghadirkan Group Band Prucis sebagai bintang tamu untuk memeriahkan acara Man 3 Expo 2012, para panitia telah mempersiapkan ribuan tiket untuk acara ini, para peserta diwajibkan membeli tiket dengan harga 10.000 ribu rupiah sebagai tiket masuk menonton Band Prucis ini, Man 3 dan Panitia Man 3 Expo Khusunya tidak menyangka dan sangat diluar didugaan kunjungan penonton sangat banyak dan sangat antusias diperkitakan mencapai 2000 penonton lebih sehingga semua tiket pun ludes terjual, semarak penonton pun sangatlah ramai sehingga para panitia keamanan pun merasa kesusahan dalam menangani keramaian ini, tapi panitia tak hanya tinggal diam, mereka meminta bantuan kepada anggota tentara ArRahanud untuk membantu memberikan keamanan tambahan pada acara konser band prucis di man 3 expo, setelah beberapa personil didatangkan semua nya dapat terkendali dengan baik. Setiap peserta yang telah mendapatkan tiket masuk harus mendapatkan cap pada karcis dan leher penonton, agar mudah dikenal kalau penonton tersebut sudah mendapatkan izin panitia pengelolah tiket, tak hanya sampai disitu tahap selanjutnya penonton pun diperiksa saku celana, baju, tas dll agar tidak ada penonton yang membawa barang-barang berbahaya ke area tontonan, bagi penonton yang terdapat membawa barang-barang tersebut, maka dia tidak diperbolehkan masuk. (BASTIAN) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

2012 Majelis Hakim (Dra. Nurlaila Thoib, SH,MHI., Drs. M. Lekat., Dede Andi, SHI, MH) Panitia sidang (Karbudin, S.Ag), tenaga Administrasi (Fanani). Rabu 22 Februari 2012 Majelis Hakim (Dra. Nurlaila Thoib, SH, MHI., Drs. M. Lekat., Dede Andi, SHI, MH) Panitia sidang (Karbudin, S.Ag), tenaga Administrasi (Sudrman, S.Ag. MH). Selasa 06 Maret 2012 Majelis Hakim (Drs. H. Abd Jabbar. HMD, SH, Drs. H. Syazili, SH, Lia Auliya, SHI) Panitia sidang (Darniati Ahmad, BA), tenaga Administrasi (Suheri). Selasa 13 Maret 2012 Majelis Hakim (Drs. H. Abd Jabbar. HMD, SH, Drs. H. Syazili, SH, Lia Auliya, SHI) Panitia sidang (Darniati Ahmad, BA), tenaga Administrasi (Suheri). Selasa 20 Maret 2012 Majelis Hakim (Drs. H. Abd Jabbar. HMD, SH, Drs. H. Syazili, SH, Lia Auliya, SHI) Panitia sidang (Darniati Ahmad, BA), tenaga Administrasi (Muchlis,SHI). Selasa 27 Maret 2012 Majelis Hakim (Drs. H. Abd Jabbar. HMD, SH, Drs. H. Syazili, SH, Lia Auliya, SHI) Panitia sidang (Darniati Ahmad, BA), tenaga Administrasi (Muchlis, SHI). Selasa 03 April 2012 Majelis Hakim (Drs. Nizaruddin, Ahmad Saprudin, S.Ag, Lia Auliya, SHI) Panitia sidang (Musobirin, SH), tenaga Administrasi (Kaim Nahruddin, SH). Selasa 10 April 2012 Majelis Hakim (Drs. Nizaruddin, Ahmad Saprudin, S.Ag, Lia Auliya, SHI) Panitia sidang (Musobirin, SH), tenaga Administrasi (Kaim Nahruddin, SH). Selasa 17 April 2012 Majelis Hakim (Drs. Nizaruddin, Ahmad Saprudin, S.Ag, Lia Auliya, SHI) Panitia sidang (Musobirin, SH), tenaga Administrasi (Suprayogi Pamungkas). Selasa 24 April 2012 Majelis Hakim (Drs. Nizaruddin, Ahmad Saprudin, S.Ag, Lia Auliya,SHI) Panitia sidang (Musobirin, SH), tenaga Administrasi (Suprayogi Pamungkas). Dengan adanya surat dari Pengadilan Agama Muara Enim tentang pinjam ruang sidang yang akan digunakan untuk sidang keliling, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Prabumulih tidak keberatan untuk meminjamkan ruangan kegiatan tersebut. (suroyo)

35


DINAMIKA

SUMSEL JUARA UMUM TEMU KARYA NASIONAL PEMUDA BUDDHAYANA

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

S

36

umatera Selatan (Sumsel) berhasil menjadi juara umum pada Sarasehan Temu Karya Nasional Pemuda Buddhayana yang diikuti 159 peserta, di Palembang, Sumsel, 28-31 Desember 2011. Kepastian itu didapat setelah Sumsel meraih tiga medali emas dan satu perunggu dari sembilan emas yang diperebutkan. Sumsel unggul dari DKI Jakarta yang mendulang dua emas serta Sumatera Utara (Sumut) yang mengoleksi satu emas, dua perak, dan satu perunggu. Emas Sumsel didapat dari cabang Lomba Dhammapada (pembacaan kitab suci), Lomba Duta Buddhayana (utusan generasi muda Buddhayana) Putra, dan Lomba Duta Buddhayana Putri. Di nomor Lomba Dhammapada, perak direbut Bangka Belitung dan perunggu diraih Lampung. Untuk Lomba Duta Buddhayana Putra, perak dan perunggu masingmasing jatuh ke tangan Sumut dan Lampung. Sedangkan di Lomba Duta Buddhayana Putri, perak menjadi milik Jawa Timur (Jatim) dan perunggu jatuh ke tangan Jambi. Adapun perunggu Sumsel didapat dari Lomba Cerita Anak. Emas nomor ini menjadi milik Sumut, sedangkan perak diraih Jawa Tengah (Jateng).

MAJALAH

RUKUN UMAT

Sementara itu, DKI Jakarta b e r h a s i l menempati posisi kedua dengan meraih emas nomor Lomba Cipta Karya Lagu Buddhis dengan mengungguli Sumut dan Kepulauan Riau serta Lomba Futsal dengan mengalahkan Jambi di final. Di cabang ini, perunggu direbut Lampung. Adapun Sumut berhak atas posisi ketiga setelah meraih emas nomor Lomba Cerita Anak serta perak nomor Lomba Duta Buddhayana Putra dan Lomba Duta Buddhayana Putri. Perunggu Sumut diperoleh dari Lomba Cipta Karya Mading. Di cabang ini, emas direbut Jatim dan perak menjadi milik Jawa Barat (Jabar). Dua emas lainnya masingmasing direbut oleh Jambi di nomor Lomba Cepat Tepat dan Sumatera Barat (Sumbar) di nomor Lomba Dhammaduta (ceramah). Perak Lomba Cepat Tepat menjadi milik Lampung dan perunggu jatuh ke tangan Riau. Adapun Perak Lomba Dhammaduta direbut Kepulauan Riau dan perunggu menjadi milik Lampung.

Memilih Ketua Baru Kegiatan Sarasehan Temu Karya Nasional Pemuda Buddhayana sendiri digelar berbarengan dengan Musyawarah Nasional (Munas) XIII Pemuda Buddhayana. Munas yang digelar tiga tahun sekali ini, diikuti 386 peserta dan bertujuan memilih Ketua Sekjen Sekber PMVBI (Pemuda Buddhayana) periode 2012-2015, menggantikan Ketua Sekjen Pemuda Buddhayana periode 2009-2012. Dari tiga kandidat yang maju sebagai calon ketua, Suryanto akhirnya terpilih menjadi ketua baru setelah mengumpulkan 59 suara. Dia unggul dari Edy Johnson yang mengoleksi 56 suara serta Hendrik Mahyudi yang tidak mampu mendulang suara. Pada pemilihan ini, terdapat satu pemilih yang menyatakan abstain. (sri/puji)


DINAMIKA

o r u m Kerukunan U m a t Beragama ( F K U B ) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor) tingkat provinsi di Hotel Home Inn, Palembang, 29-31 Desember 2011. Rakoor bertajuk Dengan Rakoor FKUB Ta h u n 2 0 1 1 K i t a Aktualisasikan PBM Nomor 9 & Nomor 8 Tahun 2006 Untuk M e w u j u d k a n Harmonisasi Umat Beragama di Sumsel ini dibuka oleh Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin. Alex yang juga Ketua Dewan Penasehat FKUB Sumsel dalam sambutannya mengatakan, kerukunan umat beragama merupakan syarat mutlak terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa serta pemantapan stabilitas nasional dan keamanan nasional. Menurut Alex, FKUB berperan sebagai wadah mediator, rekonsiliator, dan fasilitator. "FKUB mesti melakukan dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat serta menampung aspirasi ormas keagamaan dan masyarakat," kata Alex. Melalui FKUB, Alex berharap dapat mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Peran

pemerintah dalam menciptakan situasi kondusif dan harmonis di setiap daerah mesti didukung oleh setiap elemen masyarakat. Pemerintah, melalui peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006 mengatur pemeliharaan kerukunan umat beragama sekaligus pemberdayaan FKUB. "Konflik yang terjadi selain dari masalah agama atau konflik dalam satu agama relatif masih dapat diredam. Namun konflik yang terjadi antarumat beragama sangat sulit untuk diredam, sebagaimana yang terjadi di daerah lain di Tanah Air. Saya berharap, masyarakat Sumsel lebih waspada dan antisipatif

terhadap isu-isu berbau SARA," tuturnya. Kasubdit Kesbangpol Provinsi Sumsel Muhammad Fauzi menambahkan, FKUB merupakan satu-satunya lembaga yang bisa mewujudkan kerukunan umat beragama. Oleh karena itu, perlu ada koordinasi, sosialisasi, dan kemitraan yang baik antara pemerintah dan FKUB sehingga tujuan bersama mewujudkan kerukunan antarumat beragama dapat tercapai. Rakoor ini sendiri dihadiri perwakilan dari 15 kabupaten/kota serta menampilkan lima narasumber dari masing-masing agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha. (humas) MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

Gubernur Buka Rakor FKUB Sumsel F

37


KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

FOKUS LENSA

38

MAJALAH

RUKUN UMAT


MAJALAH

RUKUN UMAT

KEMENAG PROV. SUMATERA SELATAN

H. Ruqaiyah Arifin, BA

39


10

Wakil Gubernur Sumsel, saat memberikan kata sambutan sekaligus melepas JCH embarkasi Palembang di aula Asrama Haji.

12


Majalah Edidi 34 Januari