Issuu on Google+

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK SUMBAWA ECERAN Rp 2.500

Rp. 40.000 Rp. 45.000

SUARA NTB Pengemban Pengamal Pancasila

SENIN, 15 APRIL 2013

12 HALAMAN NOMOR 34 TAHUN KE 9 Online :http://www.suarantb.com E-mail: hariansuarantb@yahoo.co.id

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

Siapkan Pasukan Organik Mataram (Suara NTB) Dalam rangkaian kunjungannya di NTB, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya menginformasikan, bahwa pihaknya juga member atensi terhadap keamanan NTB, khususnya dalam pengamanan Pilkada. Kunjungannya itu pun untuk mengamati secara langsung situasi keamanan NTB. Bahkan untuk Pilkada yang dihelat 13 Mei mendatang, pihaknya menyiapkan pasukan organik yang akan diploting di NTB. ‘’Kita sudah siapkan pasukan organik. Yang jelas NTB ini menjadi salah satu prioritas keamanan kami,” terang Pangdam, namun enggan menyebut jumlah pasukan yang disiapkan. Selain pasukan dari Kodam, jajaran Korem 162/WB sebagai keamanan wilayah juga akan diterjunkan. Tidak hanya NTB, Pangdam juga menyinggung soal Pilgub yang juga akan digelar di Bali dan NTT. Bersambung ke hal 5

UN Diundur

Komisi X Nilai Tak Masuk Akal Jakarta (Suara NTB) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggeser jadwal ujian di 11 provinsi kawasan Indonesia Tengah menjadi Kamis (18/4) yang awalnya mulai Senin (15/4) hari ini. ‘’Kami memohon maaf sebesar-besarnya karena ini murni persoalan teknis,’’ kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhammad Nuh saat Jumpa Pers UN 2013 di Jakarta, Minggu (14/4).

TO K O H

Kalau NU telah melahirkan KH. Abdurrahman Wahid, maka NW patut bersyukur memiliki TGH. M. Zainul Majdi. Saya kenal TGB sejak lama, baik sebagai santri, mahasiswa, ataupun tokoh muda yang energik, santun, cerdas dan terbukti amanah selama lima tahun memimpin NTB. Tak heran guru saya, Al Habib Zein bin Sumaith di Madinah selalu memuji dan mendoakan TGB. Lanjutkan ikhtiar, Insya Allah rakyat NTB masih akan memberikan kepercayaan kepada kanda untuk menjadi pemimpin mereka.... TGH. Subki Sasaki Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Madinah, Kuripan Utara Lombok Barat Nuh menjelaskan dari enam perusahaan percetakan pemenang tender soal UN 2013, satu perusahaan masih menghadapi kendala teknis, yakni PT Galia Printing Indonesia. ‘’Tadi, Pak Presiden telepon saya menanyakan kapan UN akan dimulai, saya menyampaikan ada persoalan teknis di 11 provinsi,’’ katanya. Ke-11 provinsi itu adalah

Kalimantan Selatan, Kalimatan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, NTB, NTT, Gorontalo dan Sulawesi Barat. ‘’Kami melakukan investigasi, menjelaskan kepada publik duduk perkaranya kok lambat pengirimannya karena atensi yang sangat khusus untuk UN ini, Bersambung ke hal 5

Harus Kompak JAJARAN TNI – Polri benar benar belajar dari beberapa peristiwa bentrok antara kedua kubu organisasi komando ini. Silaturrahmi dan olahraga bersama salah satu cara efektif untuk mencegah peristiwa itu muncul lagi. Sebagaimana dilakukan Minggu (14/4), seluruh jajaran TNI AD, AU dan AL bersama Polda NTB menggelar olahraga bersama, dipimpin langsung Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya. Wisnu Bawa Tenaya Bersambung ke hal 5 (Suara NTB/ars)

(Suara NTB/nia)

SOAL UN - Sebagian soal UN tiba di Mataram Minggu malam. Belasan kardus tempat penyimpanan soal ditemukan terkoyak dan rusak (kanan).

Gubernur Minta Siswa Tidak Berkecil Hati

Belasan Kardus Soal UN Rusak Mataram (Suara NTB) Belasan kardus soal Ujian Nasional (UN) rusak. Setelah terlambat tiba di NTB, akhirnya Minggu (14/4) malam kemarin, sebagian naskah soal UN tiba di Mataram. Pantauan Suara NTB hingga pukul 20.00 Wita, sedikitnya 11

kardus berisi soal UN rusak. Bahkan ada beberapa amplop berisi soal ujian yang tercecer ke luar dari kardus. Belum diketahui total kardus pengangkut naskah soal UN yang rusak, namun hingga malam kemarin sudah ada 11 kardus naskah soal

ujian yang ditemukan yang rusak. Sebagian besar rusak karena terkoyak, rusak di bagian tali pengikat dan yang paling parah adalah kardus pengangkut soal yang jebol. Dengan dikawal petugas TNI AU, Minggu malam kemarin ratusan kar-

Antisipasi Soal UN Bocor

Di Lobar, Diduga Kunci Jawaban Menyesatkan Beredar Giri Menang (Suara NTB) Pelaksanaan Ujian nasional (UN) di NTB untuk tingkat SMA, SMK dan MA sederajat dipastikan mundur dari jadwal semula, dari Senin (15/4) menjadi Kamis (18/4) mendatang. Diundurnya pelaksanaan UN selain ada dam-

pak positifnya, juga dikhawatirkan mengganggu psikologis siswa peserta UN. Disamping itu, dampak paling dikhawatirkan kemungkinan terjadinya kebocoran soal karena pelaksanaan UN di daerah tidak serempak. Bersambung ke hal 5

dus soal UN diangkut dari Bandara Internasional Lombok (BIL) menggunakan tiga truk pengangkut. Dua diantaranya menggunakan truk terbuka milik TNI AU dan satu truk lain menggunakan truk truk box tertutup. Bersambung ke hal 5

Jatah Raskin Ditambah Menjadi 20 Kg Per Bulan Mataram (Suara NTB) Jatah beras untuk masyarakat miskin (raskin) mulai Januari 2014, akan naik menjadi 20 kg dari saat ini 15 kg per kepala keluarga (KK) miskin per bulan. Terkait dengan masalah raskin ini, Pemprov NTB segera menggelar pertemuan untuk membahas hal ini termasuk masalah kualitas raskin yang sering menjadi sorotan.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. H. Abdul Haris, MM, M.Sc yang dikonfirmasi Suara NTB, Sabtu (13/4) mengaku belum mendapat informasi secara tertulis terkait dengan penambahan jatah raskin bagi tiap Rumah Tangga Sasaran (RTS) tersebut. Tetapi, secara lisan ia sudah mendapatkan informasi tersebut dari pemeirntah pusat. Bersambung ke hal 5

LANGGANAN Mataram dan sekitarnya Hubungi :

0370-639543

SUARA NTB Senin, 15 April 2013

SUARA MATARAM

Halaman 2

Kelola Eks Bandara, Pemda dan PT. AP Harus Berkoordinasi Pantau Kegiatan Silaturahmi JELANG pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, berbagai kegiatan mencoba digelar oleh para kandidat pasangan calon. Mulai dari aksi pemberian bantuan hingga pelaksanaan pengajian dan silaturahmi bersama masyarakat. Ketua Panwaslu Kota Mataram, Srino Mahyaruddin dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu, mengungkapkan, berbagai kegiatan empat pasangan calon di wilayah Kota Mataram terus dipantau jajarannya. Bahkan (Suara NTB/smd) secara khusus, jajarannya meSrino Mahyaruddin mantau pelaksanaan pengajian dan silaturahmi yang dilakukan empat pasangan calon. Diakuinya, dari hasil pantauannya selama ini, banyak pasangan melaksanakan kegiatan serupa. Terlebih-lebih pasangan incumbent memiliki acara yang padat. “Namun sampai sejauh ini belum ditemukan adanya pasangan calon yang secara vulgar melakukan kampanye atau orasi atau yang mengarah ke dukung-mendukung salah satu pasangan,” kata Srino. Selain terus mencoba memantau kegiatan para pasangan calon pemimpin NTB tersebut, pihaknya bekerjasama dengan pihak Pemkot Mataram terus melakukan penertiban atribut kampanye di Kota Mataram. Hanya saja, penertiban atribut kampanye pasangan calon itu belum maksimal dilakukan jajarannya. Sampai sejauh ini kegiatan penertiban masih dilakukan terpusat di jalur-jalur protokol. Namun demikian, lanjutnya, pihak Panwaslu, KPU, maupun jajaran Pemkot Mataram terus mengimbau hingga ke tingkat kelurahan agar turut melakukan kegiatan serupa. “Kita khususnya pasangan calon yang akan maju dalam Pilgub mendatang harus bisa memberi pembelajaran politik yang sehat bagi masyarakat. Salah satunya dengan memasang atribut kampanye pada waktunya,” ujarnya mengingatkan. (smd)

Semenjak aktivitas penerbangan dipindahkan ke Bandara Internasional Lombok (BIL) Oktober 2011, kondisi eks Bandara Selaparang cukup memprihatinkan. Kondisi eks bandara tidak terurus dan belum ada kepastian dari PT. Angkasa Pura (AP) I – sebagai pemilik lahan untuk pemanfaatannya. Namun yang pasti, antara pemda dan PT. AP harus berkoordinasi untuk pengembangan eks bandara. PEMDA sepertinya sudah lelah menunggu realisasi janji-janji PT. AP memanfaatkan eks Bandara Selaparang. Hingga kini, rencana pemanfaatannya belum jelas. Beberapa opsi pemanfaatan yang disampaikan PT. AP I pada Pemprov

NTB atau Pemkot Mataram hanya sebuah pelipur lara agar pemerintah daerah tidak terlalu banyak menuntut. Tiga opsi yang ditawarkan PT. AP I pada pemda, seperti disampaikan Wakil Direktur Operasional Chadik Wibowo,

yakni eks Bandara Selaparang akan dijadikan hangar pesawat, pusat perbengkelan pesawat dan tempat latihan penerbangan masih dikaji. Tujuannya, PT. AP I tidak salah langkah dan kebijakan yang diambil tepat sesuai yang diharapkan. Meski masih dalam kajian, hendaknya PT. AP tetap berkoordinasi dengan jajaran pemda mengenai perkembangan terbaru, sehingga tidak ada miskomunikasi di lapangan. Minimnya koordinasi antara PT. AP dan jajaran pemda ini bisa dilihat dari pernyataan Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi yang meminta

PT. AP mengangkat bendera putih atau menyerah. Tentunya, jika melihat dari pernyataan gubernur ini membuktikan indikasi jika pemda sudah gusar dengan belum adanya kepastian pemanfaatan eks Bandara Selaparang. Apalagi kondisi eks bandara yang tidak terurus. Sampah berserakan dengan rumput liar tumbuh tanpa ada yang membersihkan. Belum lagi, di beberapa sudut bandara dimanfaatkan oknum tertentu berbuat asusila. Kondisi ini jelas mengganggu citra Kota Mataram sebagai ibukota provinsi, agamis dan

religius. Meski demikian, untuk pemanfaatan eks bandara pemda dan PT. AP I tetap berkoordinasi satu sama lain, sehingga tidak menimbulkan persepsi berbeda di lapangan. Termasuk, dalam penentuan salah satu opsi yang akan dipilih PT. AP I harus menyesuaikan dengan langkah kebijakan Pemkot Mataram atau Pemprov NTB, sehingga tidak tumpang tindih satu sama lain. Artinya, setelah eks bandara dimanfaatkan mampu memberikan kontribusi besar bagi pemda dan masyarakat di Kota Mataram. (ham)

ALAT BERAT Pengerjaan Jalan Bung Hatta sebentar lagi dimulai. Bahkan, kontraktor yang ditunjuk mengerjakan jalan ini sudah menyiagakan alat berat dan fasilitas pendukung. Tampak dalam gambar, satu unit alat berat yang disiapkan untuk proses pembangunan Jalan Bung Hatta, Minggu (14/4).

PELAKSANAAN Ujian Nasional (UN) di NTB ditunda. Meski akan berpengaruh pada psikologis siswa, namun pihak sekolah mengaku siap melaksanakan UN kapan saja. Kepala SMAN 1 Mataram yang juga ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Mataram Drs. L. Fatwir Uzali, Minggu (14/4), menegaskan, kapan pun pelaksanaan UN pihak sekolah selalu (Suara NTB/nia) siap melaksanakan. “Siap Lalu Fatwir Uzali itu satu mempersiapkan anak dan mempersiapkan tempat/ ruangan,” terangnya. Diakuinya, persiapan UN telah dipersiapkan sekolah sejak lama. Namun karena adanya informasi penundaan UN menganggap ini merupakan hal wajar. Pihak sekolah memaklumi karena meskipun teori bagus, tetapi ketika ada di lapangan bisa saja terjadi perubahan. Senin (15/4) hari ini, pihaknya akan tetap meminta siswa masuk sesuai jadwal dan akan diinformasikan secara lengkap alasan keterlambatan pelaksanaan UN. Ini dilakukan agar siswa mengetahui alasan keterlambatan pelaksanaan dan menenangkan siswa agar situasi tetap kondusif. Fatwir tak menampik keterlambatan jadwal ini mempengaruhi psikologis siswa. Namun pihaknya berharap setelah adanya penjelasan ini tidak akan berpengaruh besar pada mundurnya mental dan psikologis siswa untuk mengikuti UN. “Harapan kita, anak-anak tetap bersabar. Kita ambil hikmahnya bahwa ujian nasional ini mundur, berarti waktu belajarnya juga bertambah,” pungkasnya. (nia)

Daftar Tunggu JCH NTB 12 Tahun Lebih Mataram (Suara NTB) Tingginya animo kaum Muslimin di NTB yang ingin melaksanakan ibadah haji membuat daftar tunggu pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) NTB menjadi 12 tahun lebih. Saat ini data jumlah daftar tunggu JCH NTB sudah mencapai 57 ribu lebih dengan kuota pemberangkatan 4.494 orang per tahun. Artinya, warga yang mendaftar tahun ini otomatis akan berangkat pada tahun 2025 mendatang. Namun, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan bagi jemaah lanjut usai (lansia) akan diprioritaskan berangkat dari daftar tunggu yang ada. “Daftar tunggunya kita sekarang itu berdasarkan data sudah mencapai 57 ribu lebih daftar tunggu kita. Perhitungannya sampai 12 tahun lebih daftar tunggunya jemaah kita jika melihat kuota yang didapat sebanyak 4.494 orang per tahun,” ungkap Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama NTB, Drs. H. Maad Umar, Sabtu (13/4). Untuk mengurangi daftar tunggu yang mencapai belasan tahun tersebut, lanjut Maad Umar, Kementerian Agama saat ini telah mengusulkan kepada Pemerintah Arab Saudi kuota tambahan sebanyak 35 ribu. Saat ini, kuota JCH yang didapat Pemerintah Indonesia per tahunnya mencapai 210 ribu orang yang didasarkan jumlah penduduk suatu negara. Dari kuota sebanyak 210 ribu tersebut dibagi dalam haji reguler sebanyak 193 ribu orang dan haji khusus sebanyak 17 ribu orang. (nas)

(Suara NTB/ham)

Siap Kapan Saja

Program Pemkot Mataram Dinilai Tidak Matang Mataram (Suara NTB) – Satu per satu kelemahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Mataram, makin terbuka. Anggota Pansus LKPJ DPRD Kota Mataram, Yeyen Seprian Rachmat, SE., MSi., kepada Suara NTB, Minggu (14/4) kemarin mengatakan, munculnya silpa Rp 87 miliar pada tahun anggaran 2012 mengindikasikan lemahnya perencanaan Pemkot Mataram. Namun demikian, munculnya silpa yang begitu besar ini, akan ditelusuri penyebab pastinya. ‘’Apakah ini ada masalah di SKPD terkait dalam melakukan realisasi programprogram yang sudah ditetapkan dan dianggarkan atau memang ada masalahmasalah lain? Ini memang harus dilakukan investigasi lebih dalam lagi,’’ ujarnya.

Dalam hal ini harus didorong kesungguhan dari SKPD terkait untuk melaksanakan programnya tepat waktu. Mulai dari unsur pimpinan hingga staf, sehingga tidak berdampak pada munculnya silpa. Selama ini, sambung Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Kota Mataram ini, ada kecenderungan SKPD menun-

da-nunda pekerjaan. Padahal, jika anggaran yang dijadikan alasan, selama ini, kata dia, DPRD Kota Mataram bersama TAPD tidak pernah telat mengetok anggaran. Menurutnya, tidak ada alasan bagi jajaran Pemkot Mataram terlambat merealisasikan programnya. Hal ini, sangat berkaitan dengan kapasitas SDM yang melaksanakan program.

Tuntut Demokrasi

Dosen dan Mahasiswa Demo Rektor Mataram (Suara NTB) – Ratusan mahasiswa dan dosen Universitas Mataram (Unram) melakukan aksi di depan Kantor Rektorat Unram, Sabtu (13/4). Mereka menuntut pemilihan rektor dilakukan secara terbuka dan melibatkan civitas akademika Juni mendatang. Aksi ini berjalan damai, namun diwarnai salah satu dosen yang menghunus sebilah pedang. Pedang ini hanya sebagai simbol agar pemilihan rektor berjalan demokratis. Dosen FKIP Unram Ahmad Sirulhaq, dalam orasinya, mengungkapkan, aksi yang dilakukan tersebut untuk mengawal pelaksanaan sidang senat yang membahas draf rancangan tentang peraturan pemilihan rektor Unram. “Kami menuntut ada demokrasi kampus dalam pemilihan rektor mendatang. Butir B mengatakan bahwa senat mahasiswa memilih rektor atas dasar aspirasi civitas akademika. Sementara disisi lain, draf aspirasi akan diabaikan,” terangnya. Pihaknya khawatir jika mahasiswa dan dosen tidak melakukan aksi, maka draf baru itu akan ditetapkan. Karena jika aspirasi itu diabaikan, maka demokrasi di kampus yang selama ini ada akan mati. Menurutnya, poin ini dianggap penting untuk menjaga demokratisasi yang selama ini telah dipelihara di dalam kampus.

(Suara NTB/ nia)

TUNTUT DEMOKRASI - Suasana aksi dosen dan mahasiswa Unram yang menuntut adanya demokrasi dalam pemilihan Rektor Unram Juni mendatang. Ditemui terpisah, Rektor Unram Prof. Ir. H. Sunarpi, Ph.D yang juga merupakan calon incumbent, menegaskan, tidak masalah dalam pelaksanaan rapat senat yang dilaksanakan di ruang rapat senat lantai III Unram Sabtu lalu. Menurutnya kran demokrasi dalam pemilihan tersebut pun menurut Sunar-

pi tetap terbuka. “Dalam peraturan menteri yang baru itu juga dikatakan siapa saja calon yang memenuhi syarat administrasi untuk mencalonkan diri. Hal itu akan terakomodasi tetap, sementara aspirasi dosen juga tetap ada. Karena berdasar aspirasi dosen itu calon rektor akan dipilih,” pungkasnya. (nia)

Selain itu, program terlambat dilaksanakan tidak dapat dipungkiri, karena lemahnya perencanaan. Serta, lanjutnya, faktor integritas dan kemauan baik untuk melaksanakan program-program yang sudah tertuang dalam APBD. Rendahnya realisasi anggaran, kata Yeyen, menjadi catatan Pansus LKPJ pada LKPJ Walikota tahun sebelumnya. ‘’Sekarang akan kita cek lagi, apakah sudah dilaksanakan catatan-catatan itu atau belum?’’ tanyanya. Catatan rendahnya realisasi anggaran, akan diperkuat lagi oleh Pansus LKPJ pada pembahasan LKPJ kali ini. Ia

meminta Pemkot Mataram memperhatikan apa yang menjadi catatan dan saran Pansus LKPJ. Manakala apa yang menjadi catatan Dewan terhadap LKPJ tidak dilaksanakan atau tidak menghasilkan sesuatu yang menjadi harapan antara Dewan dan eksekutif, maka Dewan bisa saja menggunakan instrumen lain. Dalam hal ini, tegasnya, kontrol terhadap SKPD-SKPD harus ditingkatkan secara bersama-sama. Bukan hanya dilakukan Dewan saja, melainkan internal Pemkot Mataram. ‘’Mekanisme kontrol harus dibangun dengan baik,’’ sarannya. (fit)

Kabar Beredarnya Kunci Jawaban UN Dituding Menyesatkan Mataram (Suara NTB) – Kabar beredarnya kunci jawaban Ujian Nasional (UN) yang diduga diperjualbelikan, langsung disikapi Komisi II DPRD Kota Mataram. Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Nyayu Ernawati, S.Sos., kepada Suara NTB Sabtu (13/ 4) meminta siswa yang notabene peserta UN 2013, tidak mempercayai kabar tersebut. Bahkan, ia menyebut kabar beredarnya kunci jawaban UN yang bisa dibeli dengan harga ratusan ribu rupiah, sebagai isu yang menyesatkan. Ia berharap para siswa lebih percaya pada kemampuan diri sendiri. Sebab, dengan penerapan 20 paket naskah soal, dalam tiap ruangan yang terdiri dari 20 peserta, tidak ada satu peserta dalam satu ruangan yang sama naskah soalnya. Nyayu Ernawati berharap Mataram bertengger di ranking satu terkait hasil UN se-NTB. Pasalnya, semua fasilitas pendidikan yang terbaik, ada di Mataram. Selain itu Mataram merupakan ibukota provinsi yang tentunya menjadi barometer pendidikan di NTB. ‘’Tapi bukan hanya ranking yang kita kejar, tapi bagaimana anakanak kita lulus seratus persen, itu yang utama. Karena kita sadari dengan sistem 20 paket ini, tingkat kesulitannya akan lebih,’’ terangnya. Komisi yang membidangi

masalah pendidikan ini berjanji akan mengawal pelaksanaan UN. Komisi II, kata Erna, akan membagi diri menjadi tiga kelompok guna melakukan pemantauan rutin ke sekolah-sekolah hingga usai pelaksanaan UN. Di tempat terpisah, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Mataram, Drs. Cukup Wibowo, M.MPd, menyampaikan isu beredarnya kunci jawaban, muncul setiap kali menjelang pelaksanaan UN. Untuk mengantisipasi hal itu, Pemkot Mataram, kata dia, telah melakukan rapat koordinasi berjenjang. Pemkot Mataram juga ingin menunjukkan UN di Mataram ini merupakan kegiatan yang telah disiapkan secara sungguh-sungguh. Cukup membantah kalau melorotnya peringkat Kota Mataram dibandingkan dengan kabupaten lainnya di NTB, berkorelasi dengan isu yang sama, yakni beredarnya kunci jawaban. Hasil yang diperoleh Mataram dalam pelaksanaan UN diklaim murni hasil ikhtiar yang sungguh-sungguh. Seperti melakukan pengayaan di sekolah-sekolah hingga istigotsah menjelang UN. Namun demikian, Pemkot Mataram nampaknya enggan menyebutkan target ranking dalam UN nantinya. ‘’Soal target, target kita adalah target terbaik,’’ cetusnya. (fit)

SUARA NTB Senin, 15 April 2013

Demokrasi Lahan Ibadah KETUA Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lombok Timur, TGH. Ishak Abdul Ghani mengatakan kegiatan demokrasi melalui pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan salah satu lahan ibadah. Melalui momentum penentuan pemimpin daerah tersebut, ia mengajak untuk mempererat silaturahim. Hal itu disampaikan TGH Ishak menjawab Suara NTB di Selong, Sabtu (13/4) lalu. Dalam menjalankan proses pesta demokrasi, ia mengimbau masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan. “Boleh berbeda, tapi jangan garagara persoalan beda pilihan antara istri dengan suami pecah,” terangnya. Memilih pemimpin merupakan jalan untuk bermusyawarah. Karena itu ajaran agama memerintahkan untuk patuh pada pemimpin. Proses mencari pemimpin di Pilkada Lotim dan NTB yang akan dilaksanakan dalam waktu tinggal sebulan ke depan harus benar-benar yang terbaik. Kesempatan memilih pemimpin yang terbaik itu hendaknya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. MUI pun menyarankan untuk tidak bersikap apatis. Tidak mau menggunakan hak pilihnya dan memilih golput. “Saran kami kepada masyarakat jangan sampai golput lah,” ucapnya. Ditanya apakah MUI memfatwakan soal golput ini? Ketua MUI ini mengatakan soal fatwa itu dikeluarkan ketika ada permintaan dari masyarakat terhadap suatu kasus. Sejauh ini, untuk masalah golput belum ada permintaan. MUI pun sejauh ini hanya menyampaikan saran dan pendapat. Ditambahkan, masyarakat yang menggunakan hak pilihnya diartikan telah turut berpartisipasi membangun daerah dan negara. “Jadi yang golput ini hanya akan merugikan diri sendiri sebenarnya,” demikian Ishak Abdul Ghani. (rus) TGH. Ishak Abdul Ghani (Suara NTB/rus)

KPU Lotim Targetkan Partisipasi Pemilih 80 Persen Selong (Suara NTB) KPU Lombok Timur (Lotim) menargetkan tingkat partisipasi masyarakat mencapai 80 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 868.742 jiwa. Target ideal itu diyakini bisa tercapai karena masyarakat Lotim hanya sebagian kecil yang apatis terhadap pelaksanaan pesta demokrasi Lotim 2013 ini. Hal itu dikatakan Ketua Divisi Sosialisasi KPU Lotim, Dr. M. Junaidi. Kepada Suara NTB, ia menyebutkan pada pelaksanaan Pilkada 2008 silam, partisipasi pemilih Lotim mencapai 74 persen. Pilkada 2013 ini diyakni akan bisa mencapai target 80 persen. Masyarakat yang apatis di Lotim ini dinilai hanya 1-2 persen saja. Karakteristik masyarakat Lotim sangat penurut. “Yang apatis itu kasuistik, tidak bisa digeneralisir,” ucapnya. Pengalaman tahun 2008, 36 persen sisa yang tidak menggunakan hak pilihnya tidak bisa dikatakan apatis. Pasalnya, fakta lima tahun lalu itu pemilih tidak ikut memilih bukan karena apatis, melainkan yang bersangkutan sudah tidak di Lotim. “Banyak yang pergi ke Malaysia,” sebutnya. Ia menjelaskan, Pilkada merupakan kegiatan dan berdemokrasi. Proses mencari pemimpin ini merupakan sarana kedaulatan rakyat. “Jadi kenapa harus ikuti pemilihan itu agar rakyat berdaulat dan bermartabat,” tegasnya. Upaya meningkatkan partisipasi pemilih ini merupakan pekerjaan utama KPU. Sukses tidaknya KPU selaku penyelenggaran pesta demokrasi itu dilihat dari tingginya partisipasi masyarakat memilih. Jika partisipasi rendah, maka KPU bisa diklaim tidak berhasil. Komisioner perlu segera diganti. Pelaksanaan Pilkada tinggal menghitung hari, upaya KPU untuk mewujudkan target peningkatan partisipasi pemilih ini terus dengan menggelar sosialisasi. Setiap momentum digunakan untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya. “Kita Optimis karena sejauh ini KPU sudah lakukan kegiatan yang menunjang tercapainya target. KPU yakin bisa tercapai. Ajakan memilih terus dilakukan,” unkapnya. Diketahui, berdasarkan fakta tingkat partisipasi pemilih di sejumlah daerah termasuk di Lotim tidak pernah tembus 80 perM. Junaidi sen. (rus) (Suara NTB/rus)

SUARA PULAU LOMBOK

Halaman 3

Kejari Praya akan Tuntaskan Tujuh Kasus Korupsi Praya (Suara NTB) Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya Lombok Tengah (Loteng) mengintensifkan penyelidikan kasus-kasus korupsi yang tengah ditanganinya. Pihak Kejari Praya pun menargetkan dalam dua bulan ke depan, tujuh kasus dugaan korupsi yang saat ini masih ditangani, sudah bisa dituntaskan. Penegasan tersebut disampaikan Kejari Praya, Subri, S.H.M.H., Sabtu (13/4). Dikonfirmasi Suara NTB usai menyaksikan simulasi dan ujicoba pengamanan Pilgub di Polres Loteng, Kejari mengungkapkan, dari semua kasus lama yang kini masih ditangani sudah akan ditun-

taskan. Dimana sudah tiga kasus yang sudah pada tahap penuntutan. Diantaranya kasus pengadaan perahu bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Loteng yang merupakan pelimpahan

dari Polres Loteng. Kemudian ada juga kasus lanjutan program Keaksaraan Fungsional (KF) Loteng. Selain itu, ada dua kasus lain yang sudah pada tahap penyidikan. Salah satunya

kasus dugaan korupsi pada program pengadaan Sistem Manajemen Informasi (SIM) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya. “Untuk kasus (SIM) RSUD Praya, kita sudah tetapkan rekanan proyek sebagai tersangka,” jelasnya. Sayangnya, Kejari enggan membeberkan secara rinci penanganan kasus-kasus tersebut. Tapi ia memastikan, semua kasus yang sudah masuk dalam penanganan pihaknya akan terus diselidiki. Selama ada alat bukti pen-

dukung yang lengkap. Sehingga pihaknya bisa fokus menangani kasus-kasus dugan korupsi baru lainnya. Pasalnya, saat ini sudah ada kasus dugaan korupsi yang baru masuk dan saat ini tengah dalam pengumpulan data. Namun saat didesak, kasus baru tersebut Kejari memilih tidak berkomentar banyak. “Tunggu saja, yang jelas memang sudah ada kasus baru yang tengah kita selidiki,” ujarnya sambil berlalu. (kir)

Penundaan UN Tak Pengaruhi Siswa Tanjung (Suara NTB) Mundurnya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bagi siswa Sekolah Menangah Atas (SMA) di Lombok Utara tak berpengaruh secara psikologis bagi siswa. Mundurnya pelaksanaan UN justru dianggap memberi peluang lebih lama bagi siswa untuk mempelajari mata ujian yang diUNkan. Salah seorang siswi peserta, Hilda, Minggu (14/4) mengatakan, hanya memperoleh informasi dari media elektronik mengenai penundaan itu. Sementara pihak sekolah belum memberikan keterangan karena mundurnya pelaksanaan UN berlaku saat minggu tenang (libur jelang ujian). “Belum, dari sekolah kami belum terima kabar. Tapi sudah muncul di berita TV, kalau ujian ditunda. Bagi saya, ujian diundur tidak akan mempengaruhi per-

siapan sebagai peserta. Dengan diundur, akan memberikan kesempatan belajar lebih banyak bagi kami,” ujar Siswi asal SMAN 1 Gangga. Berbeda dengan siswi peserta, penundaan jadwal pelaksanaan UN dikhawatirkan oleh orang tua murid akan mengganggu konsentrasi putra-putrinya. Para orang tua siswa menilai, sangat tidak wajar pemerintah untuk pertama kalinya ini menggelar ujian tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan. “Kami khawatir anak-anak terganggu konsentrasinya. Ketika mereka sudah mempersiapkan mental dengan baik, jangan-jangan akan mempengaruhi anak-anak,’ ujar Herman, orang tua siswa. Berbeda dengan para orang tua, diun-

durnya UN bagi Dikbudpora KLU, tidak akan berdampak signifikan bagi siswa maupun penyelenggara UN di tingkat Sekolah. Sekretaris Dinas Pendidikan kebudayaan Pemuda dan Olahraga KLU, Adenan, S.Pd., mengatakan justru mengimbau rentang waktu digunakan sebaikmungkin untuk belajar. KLU yang masuk ke dalam salah satu Kabupaten dari 11 provinsi yang ditunda pelaksanaan UNnya, menyikapi ini secara positif. “Kami kecewa dan sedih dengan penundaan ini, hanya saja harus diterima, karena ini merupakan keputusan pusat. Kamimengimbaukepadaseluruhsiswaagar tetap tenang, mantapkan persiapan untuk Ujian dua hari berikutnya,” jelas Adenan. Dikbupora KLU sendiri telah mengumpulkan jajaran Kelompok Kerja

Kepala Sekolah (K3S) dan seluruh penyelenggara UN agar secepatnya menginformasikan penundaan UN ini kepada siswa dan orang tua siswa. Ia menyarankan, kalaupun pada Senin ini banyak diantara siswa yang masuk sekolah, maka sebaiknya digunakan dalam rangka pemantapan ujian. “Siswa tidak diwajibkan masuk sekolah, tapi kalaupun ada yang sudah masuk, mereka tetap diperbolehkan untuk mendapat pengarahan atau informasi terkait pelaksanaan UN,” sambungnya. Menyangkut jumlah peserta UN di tingkat SMA dan SMP, Adenan menyatakan angkanya cukup signifikan. Di tingkat SMA/MA dan sederajat, jumlah pesertanya sebanyak 1.658 orang dan jumlah peserta UN SMP/MTs sekitar 500-an orang. (ari)

Warga Miskin di Lobar Sulit Membuat Akte Kelahiran Giri Menang (Suara NTB) Masalah sosial lagi-lagi menjadi kendala warga untuk memperoleh pelayanan optimal. Di Lombok Barat (Lobar), ratusan warga di Desa Jagaraga tidak bisa membuat akte kelahiran karena tak mempunyai biaya. Pasalnya untuk membuat akte kelahiran, pemerintah membebankan biaya yang lumayan besar, sekitar Rp 300 - 500 ribu. Hal ini pun menjadi keluhan warga setempat agar didengarkan oleh pemerintah. Minggu (14/4), Saridin, pengurus Dusun Bremi menyatakan lama sekali ratusan warga setempat mengusulkan membuat akte kelahiran anak-anaknya. Namun hingga kini belum terealisasi, karena kendala biaya. Berkali-kali pihaknya meminta keringanan biaya dengan alasan warga yang mengusulkan berasal dari keluarga tak mampu namun tidak direspon. Biaya untuk pembuatan akte mencapai Rp 300 ribu. Itu hanya biaya mengurus kelengkapan. Belum lagi untuk mengurus persyaratan jika anak berumur lebih dari 1 tahun, harus melalui pengadilan dan harus ada akte nikah. Biayanya satu jutaan. Akibat belum adanya akte kelahiran, jelas Sekretaris Kadus ini, ratusan anak-anak tidak bisa masuk SMA karena ditolak dengan alasan akte kelahiran. “Kalau tidak ada akte kelahiran, anak-anak kami tidak bisa masuk sekolah (SMP),” tutur warga menimpali. Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lobar, H. Zulkarnaen, mengatakan, khusus untuk pembuatan akte bagi warga tak mampu

pihaknya sudah berupaya membantu melalui program Prodio. Program ini menyasar warga tak mampu, pihak pengadilan langsung ke daerah dan melakukan sidang khusus bagi pembuatan akte bagi anak diatas umur 1 tahun. Namun biaya dan persyaratannya tidak berubah, hanya saja dibantu pendekatan pelayanan. Selain itu pihaknya juga sudah bersurat ke DPR dan MA untuk mengusulkan revisi undang-undang tentang persyaratan pembuatan akte, khususnya pasal terkait persyaratan harus melalui pengadilan. Undang-undang yang dimaksud yakni UU nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan (adminduk) pasal 32 ayat 2. Aturan dalam pasal ini tentang pembuatan akte untuk umur satu tahun ke atas harus melalui penetapan pengadilan. Menurutnya, setelah diterbtkannya surat edaran MA yang mencabut dispensasi sejak tahun 2011 lalu jaminan MA terkait yang mengatur persyaratan itu menyebabkan semua proses melalui pengadilan. “Itu memang yang berat, karena biayanya besar,” sebutnya. Dikatakannya, pemalsuan akte kelahiran di Lobar juga makin marak, hal ini diduga dipicu tingginya biaya administrasi dan rumitnya birokrasi yang ditempuh masyarakat dalam pembuatannya. Sehingga masyarakat mengambil jalan pintas, melalui pemalsuan akte kelahiran. Pemalsuan akte kelahiran itu dilakukan berbagai modus. Ada pemalsuan tantangan kepala dinas, nomor seri, dan nama kepala dinas. (her)

(Suara NTB/rus)

DIBIARKAN RUSAK - Ruas jalan provinsi dari Tanjung Labuhan Haji menuju Pohgading Pringgabaya dibiarkan rusak. Air menggenang dan drainase tak kunjung diperbaiki. Padahal jalan ini belum lama dibangun.

Banyak Jalan Rusak

Bupati Lobar Berharap Bantuan Pusat Giri Menang (Suara NTB) “Ada sekitar 150 kilometer Bupati Lombok Barat, Dr. H. lagi yang belum disentuh. KaZaini Arony sampai dengan lau harga per kilo mencapai Rp tahun 2013 Pemkab sudah 1,2 miliar, akan dibutuhkan membangun jalan sepanjang dana sekitar Rp 180 miliar lagi,” 178 kilometer. Disebutkan, inungkap Kepala Dinas Pekerjaan frastruktur jalan mulai dari Umum Lobar, Robijono. DisSekotong sampai ujung utara amping perbaikan jalan, dinas sudah dibangun. Mulai dari Keterkait juga memikirkan pemcamatan Narmada, Lingsar, bukaan jalan alternatif yang Gunung Sari, Batu Layar hammenghubungkan desa yang satu pir sudah terbangun. “Namun dengan desa lainnya. Salah satu ada juga yang belum disentuh, yang akan dikerjakan adalah karena banyaknya jalan ini yang pembukaan jalan tembus Desa rusak,” ujar Bupati, Sabtu (13/ Mareje Sekotong. Jalan awal 4). Selain jalan, pasar menjadi masih berupa jalan setapak. (Suara NTB/her) perhatiannya. Karena itu muPembukaan jalan ini akan berRobijono lai pasar di Desa Pelangan, pengaruh terhadap laju ekonomi Lembah Sempage, Lembar, Gerung, Kediri dan masyarakat sekitar. khusus Pasar Keru, Narmada akan mulai diperHampir sebagian besar desa di Lobar juga menunbaiki tahun ini. tut perbaikan jalan desa. Berdasarkan catatan DiSementara itu, Lobar masih membutuhkan se- nas PU, panjang jalan desa mencapai 490 kilometer. kitar 180 miliar lebih untuk perbaikan seluruh ruas Secara finansial, daerah merasa kesulitan memenujalan pada tahun-tahun mendatang. Dari total se- hi permintaan perbaikan secara serentak. Dinas PU kitar 446 kilometer jalan kabupaten, Pemda telah sudah mengajukan permohonan ke Kementerian Permengaspal lebih dari 150 kilometer dalam tiga cepatan Daerah Tertinggal (KPDT). “Kami sudah ajutahun terakhir. Khusus jalan desa, pemda setem- kan dan sudah dimasukkan ke Kementerian. Kita pat memperjuangkannya lewat bantuan pusat. berharap dapat bantuan,” ungkapnya. (her)

Polres Loteng Matangkan Pola Pengamanan Pilkada NTB Praya (Suara NTB) Pelaksaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang sudah semakin dekat, menuntut jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng) harus melakukan persiapan pengamanan secara serius. Untuk itu, Sabtu (13/4), Polres Loteng menggelar simulasi sekaligus ujicoba pola pengamanan Pilgub tahun 2013, di halaman Mapolres setempat. Mulai dari pola pengamanan kampanye hingga penetapan pemenang pemilu. Simulasi disaksikan Wabup Loteng, Drs. H.L. Normal Suzana, didampingi anggota Forum Komunikasi Kepala Daerah (FKPD) lainnya. Termasuk dari perwakilan KPU Loteng. “Dalam simulasi ini, situasi kita buat semirip mungkin dengan kondisi yang mungkin terjadi saat pelaksanaannya Pilgub nanti,” sebut Kapolres Loteng, melalui Kabag Ops Kompol Komang Satra, kepada wartawan. Ia menjelaskan, selain pola pengamanan, dalam simulasi juga diujicoba pola penangangan gangguan dan potensi konflik

yang terjadi. Misalnya, gangguan pada saat kampanye, kemudian pada minggu tenang, saat pencoblosan sampai para tahap penetapan pemenang. Pihaknya, kata Satra, merasa perlu melakukan uji coba dan simulasi. Selain untuk memberikan pemahaman kepada anggota tentang tugas-tugas yang akan diemban nantinya. Termasuk juga membiasakan anggota dalam menghadapi situasi terburuk yang mungkin bisa terjadi. Karena, pada kenyataanya nanti, apa yang disimulasikan bisa saja tidak terjadi. Bahkan mungkin jauh lebih buruk. “Kita ingin anggota kita benarbenar siap menghadapi kemungkinan-kemungkinan terburuk di lapangan. Untuk itu, anggota kita biasakan melalui simulasi ini,” imbuhnya. Supaya jalannya pesta demokrasi lima tahunan kali ini bisa berjalan lancar sesuai harapan. “Semua kita pasti ingin jalannya Pilgub bisa berjalan lancar. Jadi harus ada upaya-upaya antisipasi,” tandas pria yang pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim

Polres Loteng ini. Disinggung jumlah personel, Satra menegaskan kalau pihaknya siap turun dengan kekuatan penuh. Untuk anggota Polres Loteng, akan diterjunkan 507 orang. Ditambah personel di masingmasing Polsek 11 orang tiap Polsek. Ada juga tambahan personel pengamanan dari Brimob dan Dalmas Polda NTB masingmasing 60 personel . Jumlah tersebut belum termasuk bantuan personil pengamanan dari TNI 75 orang. Ditambah pengamanan dari Pemkab Loteng. Untuk daerah-daerah rawan, pihaknya juga sudah melakukan pemetaan khusus. Mengingat ada beberapa daerah yang masuk katagori rawan. Baik itu rawan gangguan kamtibmas maupun gangguan pelaksanaan pemilihan. Dan, masing-masing daerah pengamananya berbedabeda. Tergantung tingkat kerawanannya. Namun demikian, Satra enggan mengungkapkan daerahdaerah mana saja yang masuk katagori rawan. (kir)

SUARA NTB Senin, 15 April 2013

SUARA PULAU SUMBAWA

Halaman 4

Atribut Calon Walikota Tangan dan Kaki Mulai Kaku Bima Akhirnya Ditertibkan Kota Bima (Suara NTB) Setelah menjadi polemik tentang izin yang diberikan tak sesuai dengan Keputusan KPU Provinsi NTB, atribut kampanye Pasangan Calon Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima akhirnya ditertibkan. Hanya saja penertiban, alat peraga dan atribut kampanye tak maksimal lantaran jumlah personel yang kurang. Penertiban ini dilakukan oleh Petugas Gabungan Panwaslu, Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP), Linmas, Sat Pol PP dan KPU. Penertiban ini dilaksanakan pada Minggu (14/4) sejak pagi hingga siang hari. Petugas mengawali penertibannya dari wilayah Timur Kota Bima yakni Kecamatan Rasa NaE Timur. Satu per satu alat peraga berupa baliho yang ditemui pun diturunkan. Hanya saja, karena jumlah personel yang sedikit, banyak baliho yang tak diturunkan. Hingga akhirnya penertiban selesai pada pukul 13.30 WITA. Alasannya karena jumlah personel Linmas dan Sat Pol PP yang diterjunkan kurang. Hal tersebut diakui oleh Ketua Panwaslu Kota Bima melalui Divisi Pengawasan Ir Khairudin M Ali M.Ap dikofirmasi di sela-sela penertiban. “Saya katakan kita mengalami kesulitan karena personel kurang. Sementara keberadaan Panwas hanya mengawasi dan tak bisa melakukan apa-apa,” terangnya. Apalagi saat itu, baru satu lintasan yang ditertibkan sementara yang harus ditertibkan oleh pihaknya harus menertibkan alat peraga di 38 Kelurahan yang ada. Tentunya, katanya, penertiban ini tak bisa dilakukan sekaligus dan membutuhkan waktu yang lama. Andai saja ada kesepakatan koordinasi antara KPU dan Pemerintah bahwa Panwas juga bisa membantu untuk menertibkan, tentunya pihaknya bisa membantu. Hanya saja, pihaknya tak ingin disoroti oleh masyarakat karena menyalahi prosedur dan mekanisme. Sementara pihaknya juga tidak ingin membebankan kepada pihak DTKP yang memang personelnya kurang termasuk sarana. “Jika penertiban terus seperti ini kami pastikan tidak akan selesai, karena keberadaan alat peraga itu sangat banyak. Pemerintah Kota juga harus memberi dukungan moril dengan menyiapkan anggaran untuk melakukan penertiban ini,” ujarnya. Sementara itu, mengenai masalah Posko Kampanye, menurut Khairudin sesuai Surat Keputusan KPU Kota Bima terkait dengan keberadaan Posko, masing-masing calon boleh mendirikan maksimal tiga posko di tiap Kelurahan. Hanya saja, di lapangan kenyataannya berbeda justru di satu kelurahan lebih dari itu. Kondisi ini tentunya dikhawatirkan akan menimbulkan gesekan. (use)

Warga Pedesaan KSB akan Dilayani Listrik Tenaga Surya Taliwang (Suara NTB) Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya punya cara jitu untuk melayani warga yang hingga kini belum dapat menikmati listrik. Terutama yang jauh dari jangkuan PLN, Pemda KSB mulai tahun 2013 ini akan menggelontorkan program listrik berdaya matahari dengan sistem panel surya. Bupati KSB Dr. KH. Zulkifli Muhadli, SH., MM mengatakan, untuk tahap pertama program tersebut akan menyasar wilayah kecamatan Sekongkang. Di kecamatan ini, bupati merinci sejumlah pemukiman yang telah disiapkan untuk dapat menikmati program listrik panel surya itu di antaranya Ai Kangkung, Tatar dan Satuan Pemukiman (SP) II (lokasi transmigrasi, red). “Di Ai Kangkung ada 74 rumah, di Tatar 91 rumah dan SP2 60 rumah. Dan tambahan lainnya di seluruh kecamatan di KSB sebanyak 200 rumah yang akan menikmati program litrik panel surya ini,” sebut bupati. Tahapan pelaksanaan program tersebut saat ini sudah mulai. Bupati menyebutkan, program yang dikerjankan oleh Dinas Pekerjaam Umum (PU) itu bahkan telah menunjuk perusahaan pengadaannya. “Tinggal sedikit lagi pekerjaannya sudah bisa dimulai di lapangan,” sebut bupati optimis. Selain program panel surya, melalui kemitraan dengan pihak ketiga Pemda KSB juga tengah mengupayakan mendekatkan pelayanan PLN ke warga yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik milik pemerintah tersebut. Bupati mengungkapkan, saat ini melalui PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) bekerjasama dengan PT PLN tengah mempersiapkan pembangunan jaringan sepanjang 22 kilometer dari desa Sekongkang ke desa Tongo dan sekitarnya. Dengan jaringan listrik baru tersebut nantinya, warga di kecamatan paling selatan di KSB itu akan memperoleh langsung listrik dari sumber PLN. “Kita berdoa mudah-mudahan kerjasama Newmont dengan PLN ini bisa segera direalisasikan,” pungkasnya. Pelayanan listrik yang belum dapat dinikmati seratus persen warga memang menjadi salah satu PR (pekerjaan rumah) Pemda KSB. Karenanya terhitung tahun 2012 lalu, bupati menyatakan, akan menggalakkan program 100 persen warga KSB menikmati listrik dan salah satu solusinya telah ditunjukkan pemerintah melalui program panel surya. “Saya harap melalui program panel surya ini warga tidak lagi diselimuti kegelapan di malam hari sehingga produktivitas warga dapat lebih meningkat,” imbuhnya. (bug)

410 Personel Polres Sumbawa Siap Amankan Pilkada NTB Sumbawa Besar (Suara NTB) Sebanyak 410 Personel aparat kepolisian siap diturunkan ke TPS-TPS yang ada pada saat pemungutan suara Pemlihan kepala daerah (Pilkada) NTB, 13 Mei mendatang. Kalaupun ada kejadian genting dan mendesak, maka masih ada pasukan yang disiagakan di Polres. Hal itu dijelaskan Kasubag Humas Polres Sumbawa, AKP. Musa, S.H, di sela-sela simulasi pengamanan Pilkada di Mapolres Sumbawa, Sabtu (13/4). Simulasi berlangsung seru. Awalnya digambarkan dengan adanya protes pemilih terhadap petugas KPPS. Hingga simulasi terjadinya kekacauan dan unjuk rasa setelah penghitungan suara. Karena menganggap adanya indikasi kecurangan dalam Pilkada NTB. Yang kemudian diamankan oleh aparat hingga massa membubarkan diri. Polres Sumbawa menerapkan pengamanan berlapis dalam Pilgub ini. Sekitar 410 personel siap disigakan dan menyebar di 944 TPS. Tergantung kriteria TPS-nya, apakah termasuk TPS aman atau TPS rawan. Semuanya sudah terpetakan. “Penempatan Personel tergantung kriteria TPSnya. Sebab tidak mungkin semua TPS kita jaga, dengan keterbatasan Personel kita. Selain itu, ada pula Personel yang standby di kantor, serta bantuan 100 Personel dari Brimob, 100 personel Dalmas Polda NTB dan 80 Personel dari TNI yang tetap standby,” sebut Musa. (arn)

Penderita Hydrochepalus 16 Tahun Terbaring Kota Bima (Suara NTB) Senyum sumringah Rahmat Fadillah (16), putra pertama pasangan Khairul Anwar dan Halimah, warga Kelurahan Matakando, Kecamatan Asakota, Kota Bima yang menderita pembesaran kepala (Hydrochepalus) terlihat jelas ketika rombongan donator dan wartawan mengunjunginya pada Sabtu (13/4). Betapa tidak, hari itu merupakan hari paling bermakna baginya. Pasalnya rombongan donatur dan wartawan khusus mengunjunginya untuk menyerahkan bantuan, termasuk biaya operasi. Rahmat Fadillah memang menderita kelainan kepala tersebut sejak usia 4 bulan. Selama 16 tahun Rahmat hanya bisa terbaring di ruang tamu neneknya di RT 07 RW 04 Kelurahan setempat. Karena kepalannya yang membesar, praktis membuatnya sulit duduk, bahkan berjalan. Namun Rahmat masih bisa bercakap-cakap dengan orang-orang, termasuk neneknya, Asmah, yang tekun mengurusnya sejak kecil. Karena memang, Rahmat tak betah tinggal di rumah orang tuanya. Halimah, yang ditemui mengisahkan awalnya anaknya tersebut mengalami demam tinggi. Setelah diobati, demamnya pun turun. Namun saat demam turun, pembesaran pun mulai terjadi yakni ubun-ubunya mulai membengkak. Selama menderita hydrochepalus, Rahmat pernah dibawa berobat ke RSUD Bima. Namun di RSUD Bima menyarankan untuk dirujuk ke Mataram. Saran rujukan itu pun dipenuhinya. Namun sesampainya di Mataram, rupanya tak ada alat dan pihak rumah sakit setempat kembali menyarankan un-

tuk di rujuk ke Denpasar. “Waktu kita di suruh ke Denpasar tidak jadi, karena masalah biaya,” terang Halimah. Hingga akhirnya ia hanya bisa mengobati anaknya yang selalu ceria tersebut dengan obat dokter dan obat tradisional. Namun belakangan, sejak empat tahun lalu kondisi Rahmat makin kompleks. Tangan dan kakinya mulai kaku. Jika ia biasanya bisa menggerakkan jari-jari tangan dan kaki, kini tak bisa lagi. Hingga akhirnya ia hanya bisa pasrah pada keadaan. Selama ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Dinas Sosial (Dinsos) tetap memberikan bantuan sebesar Rp 1,2 juta yang diserahkan setiap tiga bulan sekali. “Tapi kita sangat berharap agar pemerintah memberikan bantuan pengobatan Rahmat,” ujar Halimah. Sementara Asmah yang sabar mengurus Rahmat, mengaku meski menderita pembesaran pada kepala, Rahmat tak pernah menangis. Bahkan dia selalu suka mengajak orang untuk berbicara. Untuk makan, Rahmat memang tidak rewel. Kabar tentang kondisi Rah-

(Suara NTB/use)

TERBARING – Penmderita kepala membesar, Rahmat, terbaring dan bercakap-cakap dengan pembezuknya di rumah neneknya, Minggu (14/4). mat ini pun menyebar melalui jejaring sosial. Sehingga sekelompok komunitas pun melakukan penggalangan dana. Alhasil, dari penggalangan dana ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 12,7 juta untuk biaya operasi Rahmat. Rencananya operasi akan dilaksanakan di Yogyakarta. Ketua Rombongan, Anang Zayni, ST yang dikonfirmasi menuturkan pihaknya sengaja melakukan penggalangan dana

Kualitas Jalan Lintas Tambora Dinilai Rendah Dompu (Suara NTB) Jalan lintas Tambora dari simpang Banggo, Kecamatan Manggelewa, hingga Pekat menjadi jalan strategis nasional. Pada tahun 2013 ini, peningkatan ruas jalan Manggelewa – Pekat mulai ditangani dan diawali pengerjaannya di Desa Songgajah dan Tolokalo Kecamatan Kempo sepanjang 2 kilometer. Namun program peningkatan jalan yang dikerjakan oleh PT Dunia Mas ini diduga tidak sesuai bestek perencanaan. Ketua DPRD Dompu, Rafiuddin H. Anas, SE kepada Suara NTB, Minggu (14/4) mengatakan, penggalian pondasi jalan selebar satu meter dari setiap sisi jalan pada program peningkatan ruas jalan strategis nasional di sebelah barat tanjakan Mbari Rihu diduga tidak sesuai perencanaan. Pelaksana menggali pondasi jalan cukup dangkal dan ini akan berimbas pada kualitas jalan yang dikerjakan. “Saya berharap ini menjadi perhatian semua pihak, karena ini terkait kebaikan kampung halaman kita semua,” kata Rafiuddin. Sementara berdasarkan pantauan Suara NTB di lokasi pembangunan jalan, galian pondasi jalan yang ada di sisi kiri dan kanan jalan berdasarkan peren-

(Suara NTB/ula)

PONDASI - Penggalian pondasi jalan dengan alat berat dan diduga kedalamannya tidak sesuai bestek perencanaannya, Minggu (14/4) kemarin. canaan dalamnya 25 cm dan lebarnya 1 meter. Namun kenyataannya, dalam pondasi diduga tidak sampai 25 cm dan langsung dimasukkan campuran agregat setelah dilakukan pengerasan. Selain itu, pada lokasi pekerjaan belum terlihat papan pengumuman tentang pekerjaan proyek serta sumber pembiayaan. Pengawas teknis dari PT Suryatama Jakarta, Yanto, ST yang memantau pekerjaan jalan di Desa Songgajah ini tidak menampik kurang dalamnya ponda-

si yang digali. “Dalam pondasinya 25 cm dan lebarnya satu meter. Nanti aspalnya dua lapis, 6 cm pada lapisan pertama dan 4 cm pada lapisan kedua,” kata Yanto. Menurut Yanto, pekerjaan jalan ini dikerjakan oleh PT Dunia Mas Dompu yang dibiayai melalui dana APBN 2013 sepanjang 2 km. Pekerjaan jalan baru dilakukan sejak Jumat (12/4) lalu. Namun pengerjaan ini tidak termasuk di tanjakan Mbari Rihu karena tidak cukup anggarannya. (ula)

untuk Rahmat. Hal ini tak lepas, berangkat dari kepedulian untuk membantu sesama. Sebelumnya, ia mengetahui adanya penggalangan dana untuk penderita pembesaran perut yang dinilainya sukses. “Nah beberapa waktu lalu kita galang dana dengan menggelar konser amal untuk Rahmat,” terang pemuda yang memiliki usaha Kafe ini. Penggalangan dana itu juga bekerja sama dengan komunitas lainnya, yakni Komunitas Orang Indonesia (Fans

Iwan Fals Kelurahan Lewirato), Mbojo Jurnalis Club (MJC) dan media online FOKKA. Dari penggalangan dana tersebut uang yang berhasil dikumpulkan yakni sebesar Rp 12,7 juta. Selanjutnya, pihaknya akan mengurus segala sesuatunya dan mencari tempat operasi yang layak. “Kita sudah koordinasikan dengan temanteman di Yogyakarta, sekarang kita tinggal menunggu konfirmasi dari mereka,” tuturnya. (use)

KSB akan Miliki TPA Permanen Taliwang (Suara NTB) Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam waktu dekat akan segera memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah permanen atau Sanitary Landfill. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Satuan Kerja (Satker) Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PLP) tahun 2013 ini telah menyediakan anggaran senilai Rp 7,2 miliar untuk pembangunannya. Kelapa Dinas PU KSB melalui Plt. Kabid Cipta Karya, Arif Rahman, SE mengatakan, kepastian akan dimulainya pembangunan TPA tersebut telah dikonfirmasi pihak Dinas PU Provinsi NTB beberapa waktu lalu. Dimana pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran pembangunan TPA untuk wilayah KSB. “Jadi sudah ada informasi awal ke kita melalui provinsi,” jelasnya kepada wartawan, Sabtu (13/4). Untuk lokasi pembangunan TPA sendiri, Pemda KSB telah menyediakannya di wilayah desa Batu Putih kecamatan Taliwang. Lokasi tersebut saat ini memang sejak pertama sudah digunakan oleh pemerintah untuk penempatan sampah akhir. Hanya saja fasilitas dan pengelolaannya masih dilakukan secara sederhana. “Pemda KSB sudah menetapkan lokasi pembangunannya yang ada

di Batu Putih itu saja,” paparnya. Luas kompleks TPA yang akan dibangun nantinya sekitar lima hektar. Sebagai lokasi akhir pembungan sampah, Arif memperkirakan luas areal TPA itu sudah mampu mengakomodir sampah dari seluruh wilayah kecamatan yang ada di KSB. “Kalau sistem pengelolaan di TPA nantinya berjalan lancar, maka saya bisa pastikan TPA bisa memuat semua sampah dan tidak akan terjadi over kapasitas,” timpalnya. Guna menunjang kelancaran pembangunannya, Pemda KSB sejak awal telah menyiapkan sejumlah persyaratan yang dibutuhkan. Terutama UKL/UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) guna memastikan pembangunan TPA di lokasi Batu Putih tidak akan merusak ekosistem lingkungan alam sekitarnya. “Ini penting karena TPA rentan memberikan dampak lingkungan mengingat yang dikelola di dalamnya adalah sampah,” tukas Arif. Pembangunan TPA di Batu Putih nantinya memberikan PR baru bagi Pemda KSB sementara waktu. Pasalnya lokasi pembangunan TPA akan ditempatkan di lokasi sama yang saat ini digunakan pemerintah menimbun sampah. (bug)

Wujudkan Organisasi Profesional dan Tanggap

H. Rasyidi Kembali Pimpin PMI Sumbawa Sumbawa Besar (Suara NTB) Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi, kembali dipercaya memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumbawa, periode 2013-2018 dalam musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berakhir, Sabtu (13/4) di Hotel Cendrawasih. Dengan visi besar mewujudkan PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang profesional, tanggap dan dicintai masyarakat. Jabaran dari visi tersebut, PMI sebagai organisasi yang profesional, harus melatih semua pengurus, hingga relawan untuk menghadapi bencana banjir, kebakaran dan bencana lainnya. Tanggap terhadap semua kejadian. Visi ini kemudian dijabarkan dalam misi, menguatkan dan mengembangkan organisasi. Meningkatkan dan mengembangkan kualitaas SDM-nya. Termasuk pengurus, PMR, KSR hingga KSR. Kemudian, meningkatkan pelayanan kepalangmerahan berbasis masyarakat. Meningkatkan jejaring kerjasama dengan seluruh institusi yang ada, pemerintah, swasta dan kelompok masyarakat lainnya. Posisi PMI netral, membantu tanpa sesama manusia tanpa melihat suku agama maupun golongan. Selanjutnya, menyebarluaskan dan mengadvokasi serta melaksanakan prinsip dasar gerakan internasional palang merah dan bulan sabit merah serta hukum perikemanudiaan Internasional. Terakhir, mengembangkan komunikasi, informasi, edukasi di kepa-

(Suara NTB/arn)

FOTO BERSAMA - Ketua PMI Sumbawa terpilih periode 2013-2018 foto bersama dengan Wakil Bupati dan pejabat daerah lainnya serta pengurus PMI. langmerahan. “Visi dan misi itu harus jelas dan menjadi arah organisasi,” tegas H. Rasyidi dalam sambutan terpilihnya sebagai Ketua PMI. Sebagai pejuang kemanusian, lanjutnya, orang yang bergelut di PMI tidaklah mengharpkan material semata. Berjuang dan berbakti kepada masyarakat. Bantuan dari pihak ketiga yang dikelola PMI harus digunakan untuk kepentingan kemanusiaan. Hal ini mesti pula diikuti oleh PMI di tingkat kecamatan. Makanya diharapkan adanya pendekatan secara cerdas kepada semua pihak. Memberikan pemahaman, mendanai PMI di semua tingkatan, untuk berbuat terhadap sesama. “Saya tidak mampu menggerakkan roda organisasi secara sendiri. Maka itu, dukungan dari seluruh masyarakat sangat dibutuhkan. Sambil berharap ridho Allah SWT,” kata H. Rasyidi

menutup sambutannya. Bupati Sumbawa, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda, juga mengimbau kepada PMI Sumbawa untuk bersinergis, membantu masyarakat sesuai tugas kita masingmasing. Mengingat keterbatasan pemerintah, sehingga hanya memfasilitasi kegiatan kemasyarakatan. Apalagi mengingat Sumbawa sebagai daerah yang rawan bencana. Untuk itu, keberadaan PMI sangat membantu sebagai mitra kerja dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan organisasi lain yang bergerak di bidang kemanusiaan. “Mari bersama-sama membantu masyarakat kita, baik saat kejadian bencana, maupun memberikan pemahaman untuk menghindari bencana,” katanya. Kemajuan yang dialami PMI, berkat dukungan pemerintah Provinsi, maupun Kabupaten cuk-

(Suara NTB/arn)

PESERTA - Para peserta Muskab, selain pengurus PMI Kabupaten hingga ranting, juga dari PMR, KSR dan relawan. up signifikan. Harapannya, dengan terbentuknya kepengurusan baru, kinerja PMI akan lebih baik. Keberadaan PMI, yang juga bisa bergerak di bidang kesehatan, dapat meningkatkan derajat kesehatan, sehingga hajat pemerintah meningkatkan IPM yang kini masih terpuruk bisa membaik. Sementara itu, Ketua PMI NTB, Drs. H. L. Mesir Suryadi, berharap PMI dapat lebih memperkuat perangkat organisasi secara kelembagaan. Sebab tanpa organisasi yang baik, maka tidak mungkin dapat memberdayakan masyarakat. Apalagi saat ini banyak masalah yang dihadapi PMI. Organisasi yang selama ini diidentikkan dengan darah, padahal PMI juga membantu masyarakat terkait bencana dan dampak dari kehidupan yang sulit. Untuk itu, Mesir mengajak seluruh potensi yang ada untuk selalu melatih diri dan selalu meng-up date

perkembangan yang ada. “Sebagai organisasi dunia, PMI dituntut untuk sigap, dan mengup date setiap kejadian yang terjadi,” pungkasnya singkat. Selain memilih Ketua dan kepengurusan baru, Muskab PMI Sumbawa yang diikuti pengurus ranting PMI 24 kecamatan, juga mendengarkan laporan pertanggung jawaban pengurus demisioner. Kemudian menyusun program kerja sebagai arah dan pijakan organisasi ini kedepannya. Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan PMI Sumbawa sebelumnya, dilaksanakan sesuai bidang kepengurusan. Terdiri dari bidang pelayanan sosial, kesehatan masyarakat, dan donor darah. Kemudian bidang penanggulangan bencana dan bidang pengembangan organisasi dan sumber daya serta bidang relawan. Masalah klasik yang dihadapi berkaitan dengan keterbatasan dana dan sarana prasarana. (arn/*)

RAGAM

SUARA NTB Senin, 15 April 2013

Komisi X Nilai Tak Masuk Akal Dari Hal. 1 terutama merampungkan kawasan Indonesia Tengah,’’ katanya. Setelah melakukan investigasi, Nuh menjelaskan kendala teknis, berupa memasukkan soal ke amplop sesuai dengan tipe nomor, mata pelajaran serta dimasukkan ke kotak untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah. Nuh memastikan soal-soal dari ketiga kawasan Indonesia —barat, tengah dan timur— berbeda satu sama lain. Direktur Utama PT Galia Printing Indonesia Hamzah Lukman meminta maaf atas keterlamabatan pengiriman soal UN yang seharusnya sudah siap tiga hari sebelum UN diselenggarakan. ‘’Kita punya banyak bahan materi tidak tertampung, agak terhambat tapi kami berkomitmen untuk menambah tenaga dan bekerja 24 jam,’’ katanya. Jadwal UN SMA/SMK/MA di 11 provinsi bergeser dari Senin (15/4) menjadi Kamis (18/ 4) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selasa (16/4) menjadi Selasa (23/4) untuk Bahasa Inggris, Fisika (IPA), Ekonomi (IPS), Bahasa Asing (Bahasa) dan Tafsir (MA). Rabu (17/4) menjadi Jumat (19/4) untuk Matematika, dan Kamis (18/4) menjadi Kamis (25/4) untuk Kimia dan Biologi (IPA), Sosiologi dan Geografi (IPS), Antropologi dan Sastra Indonesia (Bahasa) serta Fikih dan Hadis (MA). Sementara, anggota Komisi X DPR RI Dedi ‘Miing’ Gumelar menilai Mendikbud, Muhammad Nuh tidak menepati janji bahwa UN tidak akan menghadapi masalah dan akan dilakukan serempak di seluruh Indonesia. ‘’Dengan pengumumannya sendiri bahwa UN tingkat SMA ditunda untuk beberapa provinsi, berarti Menteri M Nuh tidak menepati janjinya,” kata Dedi di Jakarta, Minggu kemarin. Dia mengatakan, Komisi X DPR RI akan segera memanggil Mendikbud untuk menanyakan alasan penundaan UN di sejumlah provinsi. Tidak Masuk Akal Dedi “Miing’ Gumilar juga menyayangkan ditundanya UN tingkat SMA di sebelas provin-

si dan menyebut alasan teknis di balik penundaan itu sebagai sama sekali tidak masuk akal. “Kalau ditunda sebagian, lebih baik UN ditunda untuk keseluruhannya di Indonesia,” kata Dedi. Dia mengaku sejak awal tidak menyetuji UN dijadikan alat ukur menentukan kelulusan siswa. “Apalagi ada kasus seperti sekarang ini. Kita sudah hitung sejak dari tahun 2010 bahwa UN tidak perlu, tapi menterinya tidak pernah mengevaluasi soal kelulusan murni atau rekayasa,” kata Miing. Politisi PDIP itu menyebut alasan teknis belum siapnya percetakan mencetak soal UN adalah sama sekali tidak masuk akal. ‘’Dari sisi teknis, saya menilai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini tidak cerdas. Secara geografis, Indonesia itu luas sekali. Kok soal ujian untuk Sumatera Barat dicetak di Ciawi, Bogor? Kenapa sih tidak dicetak di kota-kota besar dalam kaitannya dengan otonomi daerah,’’ tanyanya. Dia memisalkan soalsoal UN untuk wilayah Indonesia bagian tengah dapat dicetak di Makassar, Sumatera dicetak di Medan. Ia menenggarai, penundaan ini karena permainan bisnis yang akibatnya ditanggung murid sekolah. “Tidak bisa mungkin tidak. Jangan lah anak didik dikorbankan hanya karena bisnis,” tuduhnya. Dedi minta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengevaluasi kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. ‘’Saya berharap Presiden SBY agar menteri ini dievaluasi. Penundaan UN ini sangat berdampak buruk bagi siswa yang sebenarnya sudah siap untuk mengikuti UN,’’ kata Dedi. Jumlah siswa di 11 provinsi tersebut sebanyak 1,1 juta di 3.601 SMA/MA dan 1.508 SMK. Untuk 22 provinsi yang lain sudah siap. Termasuk DKI tetap dilaksanakan sesuai jadwal yaitu mulai Senin besok. (ant/Bali Post)

Di Lobar, Diduga Kunci Jawaban Menyesatkan Beredar Dari Hal. 1 Juga indikasi beredarnya kunci jawaban diduga mulai beredar. Peserta UN di sejumlah sekolah di Lombok Barat (Lobar) sudah menerima kunci jawaban menyesatkan baik melalui pesan singkat (SMS) atau melalui iming-iming oknum tertentu yang menjual kunci jawaban. Informasi yang diperoleh Suara NTB, jual beli kunci jawaban jelang UN mulai marak. Seorang sumber mengaku pernah ditawari menjual kunci jawaban. Harga per kunci jawaban bervariasi, mulai Rp 250 hingga jutaan. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Drs. H. Fathurrahim, tak menampik kalau mundurnya pelaksanaan UN tentu berdampak terhadap psikologis siswa. Mundurnya UN telah menimbulkan perasaan was-was karena menunggu terlalu lama. ‘’Mundurnya pelaksanaan UN ini tentu mengganggu psikologis anak-anak (siswa perserta UN), namun positifnya bisa menambah waktu belajar sehingga siswa lebih siap,”ungkap Fathurrahim, Minggu (14/4). Soal kunci jawaban UN, ia mengaku belum mendapatkan laporan terkait adanya jual beli kunci jawaban tersebut. Namun jika itu benar terjadi, tentu pihaknya akan segera mengantisipasinya. Sementara itu Kepala Sekolah SMA 1 Labuapi, Ma’rif SPdi, MM., menyatakan mundurnya pelaksanaan UN berdampak terhadap anak-anak. Namun untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya akan mengumpulkan siswa dan siswinya untuk diberi arahan terkait kemoloran itu. “Besok (hari ini red) kami akan kumpulkan peserta UN( siswa siswa) untuk diberi pengarahan dan pemahaman supaya mereka jangan terganggu dan tetap konsen mempersiapkan diri,” ujarnya. Diakuinya, di kalangan siswa dan siswa di sekolah itu sudah masuk dan berbedar SMS berisikan bujukan dari oknum tertentu yang mengiming-imingi kunci jawaban. Namun hal ini, jelasnya cepat diantisipasi dengan terus menerus memberikan pengarahan agar jangan terjebak kunci jawaban yang menyesatkan. Penanggung Jawab UN di NTB, Prof. Sunarpi Ph.D

menyebutkan, selain di NTB diundurnya jadwal pelaksanaan UN ini juga terjadi di 11 provinsi lain, yang mendapatkan jatah cetak di percetakan Galia, Bogor. Berpeluang Bocor Dengan kondisi seperti ini Sunarpi tidak menampik adanya kemungkinan kebocoran soal yang nantinya bisa saja terjadi, mengingat beberapa provinsi diluar 11 provinsi yang terlambat, sudah mendahului melaksanakan UN. Kalaupun memang soal yang sudah diujikan di provinsi lain sama, maka kemungkinan bocor sangat rawan terjadi. Karena tidak menutup kemungkinan akan ada penggandaan soal. “Segala kemungkinan bisa saja terjadi. Sebenarnya agak rawan kalau ternyata soal yang diujikan sama. Tapi itu semua di luar tanggungjawab kita di daerah. Kita dari pihak Dikpora, Perguruan Tinggi dan Kepolisian akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga soal-soal yang kita terima,” tandasnya. Hal ini tentunya akan menjadi pertimbangan universitas karena selain menentukan kelulusan, nilai UN nantinya juga akan menjadi salah satu penentu masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur PPA. Melihat kondisi ini, selain mempertimbangkan nilai UN pihaknya juga akan mempertimbangkan nilai raport semester 1-5 ditambah potensi prestasi akademik siswa. Soal kekhawatiran UN bocor, Kadisdikpora NTB, Drs.H.L.Syafi’i, MM mengaku, peluang itu sangat jauh. ‘’Karena soal kita dengan provinsi lain berbeda. Sehingga kebocoran soal, tidak perlu dikhawatirkan,” katanya. Sementara itu Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Mataram Fatwir Uzali dihubungi Minggu kemarin menyebutkan, pada prinsipnya seluruh kepala sekolah di Mataram mengikuti petunjuk pelaksanaan baik itu dari Dinas Dikpora NTB ataupun Dinas Dikpora Kota Mataram. Untuk itu kapanpun pelaksanaan ujian nasional, sekolah telah siap melaksanakan. (her/nia)

INTERAKTIF PAJAK Mataram (Suara NTB) Kembali Kanwil Direktorat Jendral Pajak Nusa Tenggara (DJP Nusra) menggelar sosialisasi dengan tema “Bangga Bayar Pajak” di Radio Global FM Lombok, Kamis (11/4). Tampil tiga narasumber, masing-masing Nurhasyim (Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan), Diah Sri Rezki (Kepala Seksi Bimbingan) dan Andi Wawan Mulyawan (Pelaksana Seksi Bimbingan Penyuluhan). Nurhasyim menjelaskan bahwa pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dalam kaitannya dengan perpajakan, Wajib Pajak memiliki 2 (dua) kewajiban perpajakan yang utama, yaitu menyetor dan melaporkan pajak yang terutang, sarana pelaporan pajak yang terutang adalah Surat Pemberitahuan (SPT), yang terdiri dari SPT Tahunan dan SPT Masa.

Halaman 5

DJP Nusra Sosialisasi ”Bangga Bayar Pajak”

Surat pemberitahuan adalah surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ada dua jenis Surat Pemberitahuan diantaranya Surat Pemberitahuan Masa adalah Surat Pemberitahuan untuk suatu Masa Pajak, dan Surat Pemberitahuan Tahunan adalah Surat Pemberitahuan untuk suatu Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak. Nurhasyim mengingatkan bahwa ini adalah bulan terakhir untuk pajak orang pribadi, sedangkan untuk pajak badan sekurang-kurangnya 4 bulan setelah pajak. Menghitung seluruh jumlah bruto - jumlah oprasional akan di temukan jumlah komersial, sedangkan di pajak harus di akui penghasilan viscal. Koreksi visacl ada koreksi viscal positive dan koreksi viscal negative. Koreksi viscal positif adalah menambah penghasilan neto secara viscal, laporan keuangan badan berupa laporan laba rugi dan neraca.

Sosialisasi mendapat respons positif dari masyarakat. Ardi menanyakan, kalau punya rentcar dan warnet pajak apa yang harus di bayar dan dilaporkan? Nurhasyim menjawab, kalau wajib pajak hendaknya didata dan dicatat dalam pembukuan berapa penghasilan dari masingmasing usaha yang di miliki baik itu rentcar ataupun warnet. Diah menambahkan WBOP dilakukan penghitungan pembukuan. Sementara Ridho di Mataram menanyakan, seandainya suatu badan usaha terlambat atau tidak melaporkan SPT tahunannya apakah ada sanksinya? Nurhasyim menanggapi kalau badan perusahaan harus menghitung kembali pajak yang harus dibayarkan. Denda terlambat melapor sebesar Rp. 1.000.000 kalau tidak melapor akan diawasi dan ada langkah yang dilakukan yakni pemberitahuan dan teguran. Seharusnya kita bangga membayar pajak, karena pajak adalah kemandirian bangsa, secara tidak langsung kita sudah mendapatkan jalan-jalan yang mulus karena dibangun dari hasil pajak. Wawan me-

(Suara NTB/ist)

NARA SUMBER - Tiga nara sumber tampil dalam sosialisasi ‘’Bangga Bayar Pajak” di Radio Global FM Lombok. nambahkan pajak itu seperti patriot, karena sebelum kita menjadi wajib pajak kita sudah menikmati pajak itu sendiri, apa sumbangsih kita untuk negara? Harusnya kita punya rasa nasionalisme dan kebanggan karena sudah bayar pajak. Tono di Kopang menanyakan “dari mana kita tahu kalau pajak yang kita bayar itu masuk dalam kas negara, sementara kita tahu sendiri banyak dari pegawai pajak menilep sendiri uang pajak?” Wawan menanggapi, semua pembayaran pajak melalui bank dan

Kantor Pos. Untuk di kantor pajak tidak menerima uang tunai jadi harus membayar ke bank dan pos. Sejak tahun 2002 Ditjen Pajak sudah melakukan reformasi birokrasi. Sudah banyak melakukan perubahan dan berbenah diri serta berkomitmen untuk menjadi lebih baik lagi. Untuk masyarakat yang tahu kalau ditempatnya ada oknum yang melakukan tindakan seperti itu bisa langsung melaporkan melalui website di www.pajak.go.id dan kerahasiaan pelapor terjamin. (adv)

Tersangka SPPD Fiktif KSB Tunjuk Dinas PU Diimbau Teliti Kualitas Proyek Kuasa Hukum Mataram (Suara NTB) Belasan pejabat dan staf Setda KSB akhirnya tak bisa menghindari proses hukum yang dilakukan Ditreskrimsus Polda NTB. Mengetahui kasus ini segera diberkaskan, mereka menunjuk Burhanuddin, SH sebagai kuasa hukum. Ditemui Suara NTB Sabtu (13/4) lalu, Burhanuddin, mengatakan ia yang akan mendampingi 16 tersangka saat dilimpahkan ke Kejaksaan sampai ke persidangan nanti. “Saya sudah berkomunikasi dengan mereka (tersangka, red),

akan menjadi pendamping mereka,” kata Burhanuddin. Namun ia belum terlalu intens berkomunikasi dengan para tersangka. Karena proses penyidikan di Unit II Subdit III Ditreskrimsus Polda NTB masih berlangsung. Soal kemungkinan ke 16 tersangka akan diperiksa lagi, sejauh ini belum ada kabar diterimanya. Ia hanya sebatas tahu, berkas akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi NTB. “Untuk perkembangan selanjutnya, nanti kita lihat setelah berkasnya benar benar rampung,” terangnya. Sementara di Polda NTB, ber-

kas tiga tersangka belum juga rampung. Hal ini diakui Direskrimsus Kombes Pol Triyono BP, dengan alasan ada beberapa pekerjaan menumpuk lainnya berkaitan dengan proses penyidikan dan penyidikan. Masuknya kasus penyelundupan Blackberry dan iPhone diakuinya menjadi salah satu kendala, sehingga pemberkasan kasus SPPD fiktif belum bisa dilanjutkan. “Sebenarnya kasus ini sudah selangkah lagi akan dilimpahkan ke Kejaksaan, namun karena masuk kasus ini, sehingga terhambat,” kata Direskrimsus ditemui Minggu (14/4). (ars)

Penyelidikan Terhambat, Dokumen Kasus Bantuan Sapi Bima Raib Mataram (Suara NTB) Jajaran Ditreskrimsus mengakui sedang mengalami kesulitan dalam mengusut kasus bantuan sapi di Bima senilai Rp 2,8 miliar. Sejak kasus ini diselidiki tim Unit I Subdit III, belakangan diketahui dokumen terkait pengadaan sapi ini raib di Bappeda Kabupaten Bima. Dokumen yang hilang itu, menurut Direskrimsus Polda NTB, Kombes Pol Triyono BP, terkait dengan pengadaan sapi ke masyarakat Kecamatan Sanggar dan Tambora, yang merupakan Program Percepatan Pembangunan Pusat Daerah Tertinggal (P4DT) Kementerian PDT. Dokumen juga ada kaitan dengan aliran bantuan dari Kementerian Pertanian. ‘’Kami kesulitan penyelidikan, karena dokumennya hilang di Bappeda Bima,” kata Triyono. Ditanya dokumen itu sengaja dihilangkan oknum di Bappeda,pihaknyamasihmenelusurikemungkinanitu. Karenasaatpengusutankasusinidilakukan,kemudian ditindaklanjuti dengan turunnya tim, pejabat di Bappeda mengklaim dokumen yang dicari sudah hilang. “Tapi

kami akan tetap mencari, penyelidikan kasus ini tetap berjalan. Jadi tidak akan berhenti,” tegasnya. Pemberitaan sebelumnya, Ditreskrimsus mengindikasikan ada dugaan ‘’penyunatan” dana bantuan bibit sapi di Kabupaten Bima senilai Rp 2,8 miliar. Kasus yang sebelumnya ditangani Polres Bima Kabupaten itu kini diambil alih Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB. Penyidik Polres Bima awalnya kesulitan mendapatkan dokumen di Bappeda Kabupaten Bima. Setelah tim Tipikor turun, sudah ada dua pejabat Pemkab Bima dimintai keterangan, 17 dan 18 Desember 2012 lalu. Yang diperiksa saat itu, pejabat pembuat SPM (Surat Perintah Membayar) berinisial Saf dan Ketua Panitia Ir.MN. Dari tangan kedua pejabat tersebut, dokumen – dokumen yang berkaitan dengan pengadaan dan pembayaran dana bantuan P4DT Kementerian PDT itu sudah diambil untuk penyelidikan. Bantuan rumah kumuh tahun 2010 itu senilai Rp 2,8 miliar itu sesuai juklak juknis seharusnya didistribusikan ke Kabupaten Bima, Kecamatan Sanggar dan Tambora. (ars)

KPU NTB Tak Dilibatkan

Hari Ini, KPK Klarifikasi LHKPN Mataram (Suara NTB) Hari ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan verifikasi terhadap Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke empat pasangan Calon GubernurWakil Gubernur NTB. LHKPN yang merupakan salah satu syarat pencalonan akan diperiksa langsung oleh KPK dengan turun langsung ke lapangan. Anggota KPU NTB, Lalu Akshar Anshori mengatakan dalam proses klarifikasi tersebut, KPU NTB tak dilibatkan. Meski demikian pihaknya tetap berkoordinasi dengan KPK. “Kami diber-

itahu KPK, tapi kami ndak ikut. Kami sudah berikan kontak para calon,” ujarnya dikonfirmasi Suara NTB, Minggu (14/4). Aksar mengatakan klarifikasi terhadap LHKPN merupakan kewenangan KPK. Tetapi nanti setelah KPK selesai melakukan klarifikasi, hasilnya akan diserahkan kepada KPU NTB. Hasil dari klarifikasi tersebut kemudian akan diumumkan sehari sebelum dimulainya masa kampanye yaitu pada tanggal 25 April mendatang. Ia menambahkan, acara tanggal 25 April nanti merupakan agenda bersama antara KPU NTB dan KPK. Dalam kesempatan tersebut

juga akan dihadirkan keempat pasangan calon yaitu Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA-H. M. Amin, SH.,M.Si ( TGB-Amin), Suryadi Jaya Purnama (SJP-Johan), Drs. Harun Al-Rasyid-TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin (Harum), dan KH. Zulkifli Muhadli-Prof. Dr. Ir. H. M. Ichsan (Zul-Ichsan). Selain itu, pimpinan KPK juga akan hadir dalam kesempatan tersebut. Kewenangan untuk menyampaikan jumlah kekayaan kepada publik adalah kewenangan masing-masing calon. Masingmasing calon lanjutnya juga akan mengumumkan sendiri jumlah harta kekayaannya. (yan)

Harus Kompak Dari Hal. 1 Benar benar ingin mewujudkan kekompakan itu, pasukan dari dua kesatuan tumpah ruah di Lapangan Bataliyon Gebang. Mengambil rute ruas Jalan Sriwijaya digelar sepeda santai dan jalan sehat. Rombongan kemudian mengarah ke Rembiga. Di Jalan Adisucipto, persis di depan markas Angkatan Udara. Rombongan melewati Pasar Kebon Roek, kemudian berbelok ke arah pertokoan tua Am-

penan, dengan tujuan melewati Markas TNI Angkatan Laut di Malomba Ampenan. Sepeda santai akhirnya finish di Lapangan Gajahmada Polda NTB. Kepada wartawan, Pangdam meminta kekompakan itu tidak hanya pada saat berkumpul dan berolahraga bersama. Terlebih saat menjalankan tugas negara. “Tanpa terkecuali, TNI Polri, masyarakat juga harus menjaga kekompakan. Dengan hidup berdampingan, tentram dan damai,

kita bisa lebih maju,” imbau Pangdam. Hadir dalam kegiatan itu, Kapolda NTB, Brigjen Pol Mochammad Iriawan, Danrem 162 WB Kolonel Inf Zulfardi Junin, Danlanud Rembiga Letkol (Pnb) Ridha Hermawan. Menurut Pangdam, jangan karena ulah segelintir oknum kemudian merusak kekompakan dan kebersamaan dalam tugas. Ia mengisyaratkan, agar kejadian bentrok TNI dan Polri di daerah lain, tidak terjadi di NTB. (ars)

Jatah Raskin Ditambah Menjadi 20 Kg Per Bulan Dari Hal. 1 “Belum dapat surat secara resmi tetapi dari informasi secara lisan,setiap RTS dapat tambahan 5 kg sehingga menjadi 20 kg per bulan,” sebutnya. Dikatakan, tim raskin provinsi akan segera membahas hal ini dengan Bulog Divre NTB termasuk masalah keluhan-keluhan mengenai kualitas raskin yang menjadi sorotan karena kualitasnya jelak. “Tim raskin provinsi akan rapat di Bulog NTB tentang hal tersebut,”tambahnya. Terkait dengan kualitas raskin yang didistribusikan masih dijum-

pai ada yang tidak layak konsumsi maka pihaknya meminta Bulog lebih selektif lagi sebelum mendistribusikan. Sesuai dengan pedoman umum raskin sebelumnya, beras itu tidak gratis tetapi disubsidi oleh pemerintah. Setiap Rumah Tangga Sasaran (RTS) masing-masing menerima 15 kg perbulan dengan harga Rp 1.600 per kg. Sedangkan pemerintah mensubsidinya sebesar Rp 5.900 per kg raskin. Diketahui, jumlah pagu raskin di NTB tahun 2013 ini sebanyak 84.881.800 kg dengan jumlah RTS penerima 471.566. Untuk Kota Mataram sebany-

ak 28.533 RTS, Lombok Barat 70.843 RTS, Lombok Utara 30.686 RTS, Lombok Tengah 94.745 RTS, Lombok Timur 137.973 RTS. Sementara Sumbawa 30.945 RTS, Sumbawa Barat 9.178 RTS, Bima 39.204 RTS, Kota Bima 9.326 RTS dan Dompu sebanyak 20.133 RTS. Sebelumnya, pemerintah pusat akan menambah jatah raskin. Jatah raskin mulai Januari 2014 naik menjadi 20 kg dari 15 kg per keluarga per bulan. Namun, jatah raskin tersebut hanya ditujukan bagi 15,5 juta RTS. Angka itu menurun dari semula 17,7 juta RTS. (nas)

Tanjung (Suara NTB) Wakil Bupati KLU, H. Najmul Akhyar, tak menyangkal kualitas proyek yang dibangun selama 2012 masih jauh dari memuaskan. Ia pun menegaskan agar Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi (PU Tamben) KLU, meneliti betul kualitas proyek sehingga tidak menjadi bumerang di kemudian hari. “Kami sudah memanggil Dinas PU untuk memanggil kontraktornya. Sebelum diserahkan ke pemerintah, ada masa 6 bulan masa pemeliharaan proyek. Pemda juga harus berhati-hati, karena kita tidak ingin terus menerus seperti ini,” kata Najmul. Bentuk pengawasan yang dilakukan Dinas PU, ujar Najmul, sebenarnya sudah dilakukan sejak awal mulai dari tingkat perencanaan. Bicara proyek, terdapat konsultan perencana dan konsultan pengawas. Dari tahapan pertama saja, pejabat pada tingkat itu harusnya sudah dapat menyesuaikan kualitas fisik sebagaimana yang direncanakan. Namun Wabup juga menegaskan, Konsultan Pengawas juga harus lebih detail dalam melaksanakan tugasnya dalam mengawasi proyek yang tengah dikerjakan. Konsultan Pengawas juga

ada dari kalangan Pemerintah Daerah. Bagi dia, jika duan unsur pengawas ini bekerja maksimal, maka tidak mungkin kualitas proyek akan menjadi bulanbulanan kritik masyarakat. “Di Pemda juga ada Konsultan Pengawasnya, dalam hal ini Dinas PU. Sebenarnya kalau Konsultan Pengawas ini berjalan maksimal, maka Pemda tidak perlu repot-repot,” cetusnya. Najmul seolah menyimpulkan, problem kualitas proyek selama ini terletak pada konsultan Pengawas. Ia melihat, domain permasalahan yang memunculkan kritik kualitas proyek masih berada pada individu yang ditugaskan pada posisi bersangkutan. Meski demikian, Najmul tak mengisyaratkanbahwakinerjaperseorangan akan langsung dinilai. Hanya saja, di tingkat pimpinan pada jajaran SKPD KLU, pejabat SKPDnya sudah bersedia menandatangani Kontrak Kinerja dengan Bupati dan Wakil Bupati. Kontrak inilah yang nantinya akan turut dinilai oleh Pimpinan Daerah. Jika kualitas proyek/program dan kinerja secara keseluruhan masih sering dikeluhkan masyarakat, bukan tidak mungkin Pimpinan Daerah akanmengambiltindakan (punishmentandreward). (ari)

Belasan Kardus Soal UN Rusak Dari Hal. 1 Setelah diangkut soal-soal ini akan diinapkan di Kantor Pos Besar Kota Mataram untuk kemudian dipilah. Ketua Panitia Pengawas Satuan Pendidikan Ujian Nasional NTB, Dr. H. Rusdiawan menyebutkan, pihaknya akan memeriksa jumlah soal, kondisi soal saat sampai di Mataram, hingga kondisi keamanan tempat penyimpanan. Rusdiawan mengatakan, ada beberapa catatannya yang menjadi persoalan. Seperti pengangkutan naskah yang menggunakan truk terbuka akan menjadi salah satu catatan tim pengawas. “Memang itu menjadi salah satu pertimbangan, tetapi sama sekali tidak terkait dengan masalah keamanan. Itu supaya menjaga agar soal itu tidak rusak. Kalau pengamanannya nggak ada masalah,” terangnya. Ini merupakan hari pertama soal datang. Pihaknya belum bisa memastikan seperti apa kondisi soal yang dibawa karena masih menunggu sisa soal yang belum dikirim, yang rencananya tiba Senin sore. Jumlah total kardus soal yang rusak pun belum final, mengingat masih ada pengiriman soal hari ini. Sementara, Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi meminta peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/ MA tidak berkecil hati dengan ditundanya pelaksanaan UN. Justru dengan penundaan UN, peserta UN akan se-

makin mempersiapkan diri, sehingga diberi kemudahan dan lulus dengan gemilang. ‘’Penundaan ini hendaknya tidak membuat para siswa berkecil hati. Namun justru bisa menambah persiapan dan kesiapan. Semoga para siswa kita diberi kemudahan dan kelulusan yang gemilang,” ungkap gubernur melalui Kabag Humas dan Protokol pada Biro Umum Setda NTB Drs. Tri Budiprayitno, MSi, Minggu (14/4) malam. Gubernur, katanya, telah ditelepon Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh mengenai penundaan UN tingkat SMA/ SMK/MA di 11 provinsi, yakni Bali, NTB, NTT, seluruh provinsi di Pulau Sulawesi dan dua provinsi di Kalimantan akibat kendala teknis. Menurutnya, percetakan yang menangani berkas untuk Indonesia Bagian Tengah yang mencakup 11 provinsi tidak mampu menyelesaikan tugasnya tepat waktu. Atas dasar itulah, lanjutnya, menyebabkan UN tingkat SMA/SMK/ MA digelar Kamis, Jumat, Senin dan Selasa mendatang. Tidak hanya itu, ungkapnya, gubernur berpesan pada tenaga pendidik dan aparatur pemerintah daerah, termasuk orang tua untuk membimbing peserta UN agar mempersiapkan diri dengan belajar sebaik-baiknya, sehingga memperoleh hasil memuaskan. ‘’Jangan lupa berdoa. Semoga dimudahkan Allah SWT,” ujarnya mengutip pesan gubernur. (nia/ham)

Siapkan Pasukan Organik Dari Hal. 1 “Hanya saja NTB lebih awal 13 Mei, jadi kami prioritaskan bantu pengamanan NTB dulu. Baru kemudian Bali tanggal 15 Mei dan NTT juga bulan ini,” kata Pangdam. Hal ini bisa diwujudkan dengan ajaran Dharma Sakti, menjaga kehidupan tetap damai tentram dan aman. NTB Tourism Destination Pangdam juga dalam kesempatan itu memuji keindahan alam NTB. Bahkan ia mengakui, NTB se-

bagai destinasi wisata dunia bagi turis mancanegara setelah Bali. Ada potensi besar dimiliki daerah dengan dua pulaunya, Lombok dan Sumbawa, khususnya dari wujud keindahan alam. Ia tak henti hentinya mengajak agar citra NTB terus dijaga masyarakat agar tetap menjadi daerah tujuan wisata. “NTB ini tourism destination, karena memang tentram, alamnya indah,” pujinya. Media didorong mempublikasikan keindahan alam NTB ke seluruh dunia, agar pariwisata NTB terus berkembang. (ars)

OPINI

SUARA NTB Senin, 15 April 2013

Halaman 6

Pantulan Inovasi dalam UN Antisipasi Bocornya Soal UN SEMESTINYA, Senin (15/4) hari ini, seluruh siswa SMA/MA/ SMA LB/SMK di Indonesia melaksanakan Ujian Nasional (UN). Tahun ini, ada penambahan paket soal menjadi 20 paket . Berbeda dengan tahun lalu, jumlah paket soal hanya lima paket. Dengan penambahan menjadi 20 paket soal, tujuannya agar siswa di satu kelas tidak saling memberitahu alias nyontek. Karena antara siswa yang satu dengan yang lain soalnya berbeda. Langkah yang dicoba pemerintah ini, merupakan sebuah inovasi baru yang tujuannya tidak lain bertujuan untuk menghasilkan UN yang jujur. Sekaligus sebagai penyempurnaan terhadap pelaksanaan UN. Kendati tujuannya baik, tak dipungkiri UN tetap saja tetap saja menjadi momok karena membuat siswa, termasuk para orang tua siswa cemas. Bahkan Bupati Lombok Barat (Lobar), Dr.H.Zaini Arony, MPd yang juga mantan Kadis Dikpora NTB ini, dalam sebuah kesempatan mengatakan, banyaknya paket soal UN menyebabkan banyak peserta mengalami depresi. Ketika UN sedang diuji melalui strategi baru (20 paket soal), Panitia UN di NTB kembali dipusingkan oleh belum cairnya anggaran untuk pelaksanaan ujian ini. Selain anggaran tidak kunjung cair, lebih mengkhawatirkan lagi, naskah soal UN tiba terlambat. Sesuai jadwal, soal Un mestinya sudah diterima Kamis (11/4) lalu atau H-4 UN untuk Pulau Sumbawa dan sehari kemudian dijadwalkan soal UN didrop untuk Pulau Lombok. Namun hingga H-3 droping soal belum ada kejelasan. Sampai akhirnya ada pemberitahuan dari Panitia UN pusat bahwa mata ujian UN yang dijadwalkan Senin (15/4), pelaksanaannya diundur menjadi Jumat (19/4) dan mata pelajaran yang diuji untuk Selasa (16/4), terpaksa diundur Senin (22/4). Pelaksanaan UN diundur berlaku untuk 11 provinsi, termasuk NTB salah satunya. Diundurnya pelaksanaan UN di satu sisi, sebenarnya berdampak positif. Siswa bisa menambah waktu untuk belajar dan mempersiapkan diri. Seperti disampaikan Kadis Dikpora NTB, Drs.H.L.Syafi’i, MM, penundaan ini diharapkan bisa menjadi hikmah positif bagi persiapan UN karena waktu belajar siswa ditambah. Namun di sisi lain, diundurnya pelaksanaan UN dikhawatirkan mempengaruhi psikologi siswa yang sudah mempersiapkan diri sejak berbulan-bulan sebelumnya. Disamping itu, dampak paling dikawatirkan kemungkinan terjadinya kebocoran soal karena pelaksanaan UN di daerah tidak serempak. Peluang bocornya soal dari daerah lain yang mulai melaksanakan UN Senin (15/4) hari ini, sangat besar. Apalagi teknologi sangat canggih. Peristiwa yang terjadi di luar sana, dalam hitungan detik sudah bisa diakses dengan cepat. Bocornya soal UN hendaknya diantisipasi oleh penyelenggara. Alih-alih ingin menghasilkan UN jujur dengan mencoba strategi baru (paket soal UN diperbanyak), justru tidak menghasilkan out put (lulusan siswa) seperti yang diharapkan (berkualitas). (*)

ANGGAL 15 April ujian nasional (UN) mestinya dilaksanakan serentak. Meski tak banyak perubahan, Kemdikbud tak hentihentinya berupaya melakukan inovasi perubahan sebagai penyempurnaan terhadap pelaksanaan UN. Statement yang tak asing di telinga, “bahwa perubahan dilakukan tiada lain untuk menyempurnakan tata cara/ model pelaksanaan UN di tahun-tahun sebelumnya”. Serupa perubahan, bernama: Kurikulum 2013 yang sebentar lagi akan diterapkan. Atas hal di atas, para pakar, praktisi (pendidik), dan sebagainya tak sedikit yang menolak/memberikan kritik, mengenai proses/ perubahan UN yang tiada henti dari tahun ke tahun itu. Namun banyak pula yang total sama sekali mengamini perubahan gawe besar Kemdikbud itu, karena dirasakan relevan dengan kompleksitas realitas kekinian. Pendorong Kualitas Pendidikan Jika diamati, UN dalam pelaksanaanya menggambarkan perubahan “proses” yang tiada henti. Kita tahu bahwa apapun perubahan yang hendak dilakukan berupaya “sebisa mungkin” sebagai daya dobrak, yang juga dihajati sebagai tujuan terselenggaranya UN itu sendiri. Yakni upaya kualitas peningkatan pendidikan. Kualitas pendidikan meliputi; 1) kognitif; 2) psikomotorik; 3) afektif. Masing-masing memiliki porsi sajian pada nampan yang jelas dengan nama; model, cara dan lainnya. Maksudnya, penilaian terhadap aspek kognitif dilakukan melalui UN, penilaian terhadap aspek afektif dilakukan oleh guru, sedangkan penilaian terhadap aspek kognitif yang tidak diujikan pada UN dan aspek psikomotorik dilakukan melalui ujian sekolah (Diknas, N0.6/II/November 2011). Terdapatnya perbedaan sekaligus kesamaan dalam pelaksanaan UN, mengemuka pula pada kegiatan desiminasi panitia UN yang digelar di sejumlah lembaga pendidikan. Hal tersebut berdasarkan aturan yang telah ditetapkan Kemdiknas. Titik kesamaan, secara garis besar meliputi prosentasi penetapan nilai yang merupakan gabungan nilai UN dan US, yakni 60% dan 40%. Kemudian standarisasi acuan SK-KD (standar isi). Yang lainnya controlling (sistem pengawasan).

Oleh :

Masyhur (Pendidik di MA Al-Muslimun dan Pengelola Yayasan Miftahussalam)

Sedang perbedaannya, antara lain, berkaitan dengan pendistribusian soal. Kemudian, Jumlah paket soal yang 5 paket, namun untuk tahun 2013 meningkat sangat drastis: berjumlah 20 paket. Adanya sejumlah perubahan dihajatkan untuk perbaikan. Salah satu misal, menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud, Ibnu Hamad, penyelenggaraan UN menggunakan 20 variasi soal dari sebelumnya 5 variasi soal. Menurutnya, hal ini merupakan langkah preventif mengatasi kebocoron soal UN dan tidak terjadinya mencontek. Di samping itu, untuk mencegah terjadinya kebocoran soal, mulai tahun ini naskah soal dan lembar jawaban UN menggunakan barcode. Boleh jadi benar, musabbab, selama ini kerap terjadi perilaku tidak jujur “mencontek” dalam pelaksanaan UN yang dilakukan oleh siswa dan tidak menutup kemungkinan guru pun ikut berperan di dalamnya. Peran guru yang semestinya mengajarkan kejujuran pada siswa, bergeser jauh ke arah sebaliknya, mengajarkan ketidakjujuran (curang). Tentu masih segar dalam ingatan kolektif masyarakat tentang contek massal yang pernah terjadi di Surabaya. Saya yakin, masih pula terekam awet bagaimana kisah seorang guru yang semestinya patut digugu dan ditiru karena bersikap jujur ternyata, bukannya mendapat tempat di hati publik, justru berbalik 100 derajat. Ia diasingkan oleh warga setempat. Benar kata sebagian orang, “kejujuran sebagai barang mahal di negeri ini”. Perubahan serta Keunikan Terlalu panjang, jika mengingat ulang perjalanan model pelaksanaan UN yang terus berubah. Misalnya, perjalanan saat pernah ditetapkannya penggunaan LJUN yang secara otomatis langsung diperiksa oleh mesin canggih komputer. Tak lama kemudian meski tetap menggunakan LJUN lalu beralih ke penetapan standar kelulusan yang sepanjang pengetahuan penulis, dari nilai 30,00 menjadi 50,00. Selang beberapa tahun kemudian berubah dan terus berubah, sampai dengan pelaksanaan UN yang ditemukan hari ini. Selalu saja ada hal unik yang muncul dalam UN. Yang menarik dalam rentang perubahan tersebut, yakni manakala ditetapkannya standar nilai kelulusan bagi peserta UN. Menariknya, di beberapa sekolah sebagian siswa bany-

ak tidak mampu mencapai target syarat tersebut. Sehingga akhirnya siswa bersangkutan tidak lulus. Yang lebih unik lagi, bagaimana ketidaklulusan siswa yang semula selalu diunggulkan, tetapi ketika melalui proses hasil UN berakhir, justru siswa yang diunggulkan tersebut nilainya Jeblok. Sebaliknya demikian? Berbarengan dengan itu, melalui pemberitaan media (cetakeletronik) dapat kita ketahui, korban ketidaklulusan UN pun berjatuhan di mana-mana. Tak peduli sekolah unggulan di perkotaan, lebih-lebih sekolah yang lokasinya berada di daerah terpencil yang jauh dari akses informasi. Tak hanya di NTB, di sejumlah kabupaten/kota di beberapa provinsi siswa peserta UN banyak yang tidak lulus dan memenuhi kriteria standar kelulusan. Ibadah dan Tekanan Mental Tiap tahun, setiap digelarnya UN, konon kabarnya, siswa diserang penyakit depresi (tekanan mental, gangguan jiwa). Penyakit unik nan dahsyat ini, tidak hanya berselimut kabut di institusi pendidikan, sebagian besar guru dan siswa pun mengidap demam serupa: Depresi. Secara psikologis, itu pula yang dialami mantan Kepala Dikpora yang kini Bupati Lombok Barat (Lobar), Dr. H. Zaini Arony, M.Pd. Sebagaimana diwartakan Koran ini, Pak Bupati menyeru pihaknya, meminta kepala sekolah mempersiapkan kesiapan mental anak didik dalam menghadapi UN tersebut. Salah satu, penyebabnya, karena banyaknya variasi paket soal Ujian Nasional (UN) tahun ini (Suara NTB, 10/04). Penyebab lainnya, tentu agar supaya siswa lulus 100 persen, khususnya di Lobar. Ditengarainya, tekanan mental peserta didik bisa berpengaruh negatif bagi anak, tentu. Jelas. Maka dibutuhkan spirit untuk dapat memotivasi sekaligus menumbuhkan kepercayaan siswa untuk siap menghadapi UN. Tak dimungkiri kemudian, lembaga pendidikan menggelar berbagai kegiatan ritus-ritus sosial (jampi/mantera:menabur bunga), kemudian ritus keagamaan; do’a bersama, sholat dhuha bersama dan kegiatan lain yang mengasah kemampuan spiritualitas pribadi. Mirip dengan yang diperlihatkan film bermuatan edukatif bagi penonton, seperti Laskar Pelangi dan Serdadu Kumbang. Apa gerangan?

Tidak lain, untuk menyiapkan diri menghadapi situasi yang serius lagi menegangkan, UN contohnya. Kegiatan ini tentulah bernilai sangat positif bagi siapa saja, termasuk siswa. Namun sayang, meskipun kegiatan tersebut sangat baik secara zhahir, namun hanya bersifat a tentative statement—jika tidak mengatakannya semu. Jauh dari substantif makna tujuan dilaksanakanya. Sebab dihajatkan bukan sebagai kebutuhan sehari-hari yang berefek positif bagi kehidupan siswa secara pribadi, bisa mencerminkan serta membawanya pada perilaku mulia dan agar harus terus dibiasakan. Justru, ketika pelaksanaan UN telah usai, pengumuman lulus tiba; yang didengar: siswa di salah satu sekolah kebut-kebutan. Pakian siswa (laki-perempuan) sengaja disobek serta banyak perilaku negatif lain, yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna jalan. Korban luka dan kekerasan oleh aparat pun tak terbendung. Akhirnya, dalam waktu sekejap, hilang sudah, gegap gempita kabar lembaga pendidikan menjadwalkan siswanya untuk doa, ngaji bersama, serta salat bersama. Harapan perubahan UN, barangkali, selain lulus nilai mata pelajaran tertentu, perlu tertuju dan diarahkan juga pada siswa agar lulus ahlak dan perilaku (berahlakul karimah). []

Jatah raskin ditambah menjadi 20 kg perbulan Yang penting layak konsumsi

*** Hiswana Migas siapkan SPBU non subsidi Agar transparan yang berhak dapat subsidi

***

STASIUN RADIO

Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M.Haeruzzubaidi, M. Nasir, Hari Aryanti, Akhmad Bulkaini, Karnia Septia Kusuma Ningrum. Lombok Barat: Sumada, Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur: Rusliadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami. Dompu : Nasrullah. Bima : M.Yusrin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Jamaluddin, Wahyu W. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 8.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 8.000/mmk. Display F/C : Rp 15.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 5.000./mmk. Iklan 1 kolom (max 100 mmk): Rp 4.000/mmk. Iklan Advertorial : Rp 3.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 450.000/bulan (30 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 150.000/kavling. Iklan Paket (ukuran max 600 mmk), - 5 kali muat Rp 500/mmk, - 10 kali muat Rp 450/mmk, - 15 kali muat Rp 400/mmk. Pembayaran di muka. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 40.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 45.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 2.500. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT Bali Post.

SUARA NTB

Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.

SUARA NTB Senin, 15 April 2013

Perbanyak Sekolah Pariwisata Untuk percepatan pelaksanaan Program Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), di mana NTB masuk pada koridor V bersama Bali dan NTT dengan fokus pembangunan pada pariwisata, peningkatan SDM masyarakat dalam daerah adalah PR besar yang harus dilaksanakan. Setidaknya dengan memperbanyak jumlah sekolah pariwisata. “Sudah banyak hotel dan yang berdiri, dan akan banyak hotel yang menjamur di daerah kita. Ini yang patut kita antisipasi dengan meningkatkan (Suara NTB/bul) mutu dan kualitas kita. PerbanBarry Djadid yak sekolah pariwisata, karena sekarang baru satu yang kita miliki,” demikian Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi NTB, Ir. H. Barry Djadid pada Suara NTB di Mataram, Sabtu (13/4). Hampir seluruh wilayah yang ada di NTB menjadi tujuan wisata dunia. Melalui progam MP3EI tersebut, pemerintah pusat pun cukup serius menggarap daerah-daerah yang masuk pada koridor V ini. Oleh karenanya kesempatan ini harus dimanfaatkan, tidak saja oleh pihak-pihak tertentu, melainkan semua stakeholder yang terkait harus mempersiapkan diri secara maksimal. Sehingga, mengimbangi perkembangan yang terjadi, dapat memberi efek positif untuk kesejahteraan dan pembangunan ekonomi NTB pada khususnya. Serta tidak menjadikan masyaraat sebagai budak di tanah sendiri. “Kita latih kesiapan kita dari segala sisi melalui pendidikan formal. Bangunkan sarana dan prasarana yang dapat menjadikan masyarakat SDM-nya bisa bersaing dengan tenagatenaga terampil dari luar. Di kawasan BIL, tidak sedikit hotel yang akan dibangun. Itu yang harus diisi oleh tenaga dalam daerah,” tegasnya. Ditanya pendapatnya mengenai komentar Komnas HAM yang menyebutkan, dengan program MP3EI, tidak sedikit masyarakat pribumi yang akan terusir dari tanahnya, Barry Djadid mengatakan, konsep yang dianalisa Komnas HAM berbeda dengan yang disajikan Kadin. Kadin sendiri, sebagai salah satu yang terlibat langsung dalam menggagas pelaksanaan program MP3EI menurutnya, tetap memandang sisi efek positif perekonomian yang akan mucul. Terlebih koridor V, pada pembangunan pariwisata tentunya menjadi tujuan kunjungan seluruh wisatawan dunia. Setidaknya, semua kerajinan dan budaya yang dimiliki, khususnya di NTB, akan memiliki nilai jual yang tinggi. Setidaknya akan menantang masyarakat untuk kreatif dan berlomba-lomba dari sisi bisnis, selain infrastruktur yang akan berkembang. Dinilai dari serapan tenaga kerja, harus ada regulasi pemerintah daerah untuk memberdayakan putra daerah. Tetapi beberapa hotel besar yang beroperasi saat ini, seperti contoh hotel berbintang di Senggigi, menurutnya, serapan tenaga kerjanya lebih banyak dari masyarakat NTB, belum lagi hotel-hotel lainnya. Oleh karena itulah, untuk bisa berpacu, Barry Djadid tetap menekankan untuk memperbanyak jumlah sekolah pariwisata, untuk merubah pola fikir masyarakat untuk lebih dinamis menyesuaikan perkembangan era global. (bul)

EKONOMI DAN BISNIS

NTB Buat ”Grand Design” Perlindungan TKI Mataram (Suara NTB) Sebagai salah satu daerah pengirim TKI terbesar di Indonesia, saat ini pemprov NTB sedang menggodok grand design perlindungan TKI. Konsep tersebut untuk melindungi TKI asal NTB yang setiap tahun dikirim ke luar negeri mencapai puluhan ribu lebih. Dengan banyaknya TKI NTB yang bekerja di luar negeri maka peluang memiliki masalah juga cukup besar. Sehingga, dengan adanya grand design perlindungan TKI ini akan mampu menjadi rujukan dalam penyusunan rencana strategis (Renstra) daerah dalam hal perindungan dan pemberdayaan TKI di daerah ini. Demikian dikatakan Aktivis Advokasi Buruh Migran Koslata, M. Saleh kepada Suara NTB, Sabtu (13/4) di Mataram. ”Dengan adanya grand design perlindungan TKI ini maka akan jelas apa yang bisa dilakukan oleh para pihak terkait. Ini merupakan pertama kali di Indonesia. Kenapa penting? Karena NTB

termasuk daerah pengirim TKI di Indonesia,” ujarnya. Ia mengungkapkan, perlindungan TKI harus menyeluruh, mulai dari aspek pemberdayaan warga TKI, aspek hukum dan aspek pemerintahan. Dalam hal pemberdayaan, katanya TKI dan keluarga TKI harus benar-benar diberdayakan oleh pemerintah daerah sehingga mereka tidak bergantung hanya menjadi TKI. “Pemberdayaan yang adil mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/ kota, kecamatan sampai desa/ kelurahan,” tuturnya. Dari aspek pemerintahan, katanya tata layanan kepada TKI sebagai pahlawan devisa harus juga diperhatikan. Termasuk komitmen pemerintah dalam pemberdayaan dan

perlindungan TKI. ”Semua lembaga harus intensif dalam pemberdayaan dan peningkatan kompetensi TKI yang akan dikirim ke luar negeri. Sehingga ke depan kita tidak lagi mengirim TKI yang bekerja di sektor informal tetapi TKI yang bekerja di sektor formal saja,” tuturnya. Saleh menambahkan, rancangan grand design perlindungan TKI ini nantinya akan mnejadi acuan pemerintah daerah dalam 10 tahun ke depan sebagai model perlindungan TKI NTB. Tidak menutup kemungkinan, jika grand design ini rampung nantinya akan menjadi acuan secara nasional. ”Sebab, baru kita (NTB) yang memulainya,” tandasnya. (nas)

(Suara NTB/bul)

KNALPOT RACING - Knalpot racing masih menjadi primadona, meski ada larangan dari Kepolisian. Permintaan lebih banyak dari pengguna sepeda motor di pedesaan dan ini menjadi peluang bagi penjual knalpot motor di Cakranegara, Mataram. Sebuah knalpot racing, harga jualnya cukup tinggi, dari kisaran Rp 150.000 hingga Rp 500.000.

Jaga Stabilitas Ekonomi

Seminar ini oleh Hipmi diadakan di enam provinsi di Indonesia, di antaranya Papua, Yogyakarta, Sulawesi, Maluku, NTB dan terakhir tanggal 18 April ini di Jakarta oleh DPP Hipmi. Seminar yang dilaksanakan oleh DPD Hipmi NTB, di gedung Sangkareang Pemprov NTB, Sabtu (13/4), menghadirkan pembicara, di antaranya Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi NTB, Ir. H. Barry Djadid selaku pengusaha, Ketua Hiswana Migas NTB, Drs. Nurdin Ending, MM selaku pengusaha sekaligus akademisi, selanjutnya rektor AMM, Ir. L. Darmawan Bakti, M. Sc., M.Com selaku akademisi. Dari kalangan dunia usaha, menyajikan betapa pentingnya membuka lapangan kerja dengan memperbanyak peran enterpreneur muda. Setidaknya, dengan terus tumbuhnya jiwa berwirausaha oleh pengusaha-pen-

gusaha muda, maka akan berdampak pada stabilitas ekonomi regional maupun nasional. Sementara dari akademisi memandang, menjaga stabiltas ekonomi sangat perlu keterlibatan semua pihak dan stakeholder yang ada, dengan memainkan peran dan fungsinya sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Pemerintah daerah kemudian memfasilitasi semua kendala yang ada. Salah satunya dari sisi permodalan, tentu dengan memaksimalkan Jamkrida, sebagai lembaga penjamin kredit pelaku usaha di perbankan. Dengan demikian, pada skup regional NTB, ke depan tidak hanya menjadi pasar, tetapi sekaligus se-

(Suara NTB/bul)

SEMINAR - Beberapa pemateri pada seminar yang diadakan DPD Hipmi NTB di gedung Sangkareang Pemprov NTB, Sabtu.

DIREKTORI BISNIS SUARA NTB DIJUAL

SANGGAR SENAM

FINANCE

INTERAKTIF

ANDA PERLU DANA TUNAI HARI INI * * * *

Beli Mobil Biaya Pendidikan Modal Usaha Renovasi Rumah, DLL

HUBUNGI : Intensife Multi Finance Jl. Selaparang No 71 B Cakranegara Telp. 0370 - 621526, 642267

TRUSS

Berangkatkan TKI Bermodus Umrah

Izin Biro Perjalanan akan Dicabut Mataram (Suara NTB) Pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bersama Kementerian Agama bentuk tim khusus dalam menanggulangi pengiriman TKI ilegal bermodus umroh /haji. Larangan bagi jamaah haji maupun umroh untuk bekerja sebagai TKI/TKW ilegal di Arab Saudi karena masih diberlakukan moratorium atau pengiriman TKI/TKI sektor non formal di negara tersebut. Biro perjalanan haji/umrah diminta memastikan jumlah jemaah yang diberangkatkan dan dipulangkan untuk mencegah adanya TKI/TKW ilegal. Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Provinsi NTB, Drs. H. Maad Umar mengatakan perlunya pengawasan yang ketat oleh semua pihak terkait dengan hal itu. Pasalnya, modus menjadi TKI melalui haji/umrah sudah berlangsung cukup lama. “Jadi ada yang modusnya umrah tetapi nanti dia diberikan igamah misalnya di Arab Saudi dan negara lainnya. Karena syarat orang bekerja di Arab Saudi adalah dia harus punya igamah (tempat izin tinggal di Saudi Arabia). Dia ikut umrah tetapi diberikan igomah,” kata Maad Umar dihubungi Suara NTB, Sabtu (13/4). Untuk meminimalisir adanya modus ini, kata Maad Umar maka perlu sinergisitas antarinstansi. Mulai dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Imigrasi dan Kementerian Agama. Pihak imigrasi diminta untuk memperketat penerbitan paspor dengan melakukan klarifikasi tujuan dan maksud masyarakat yang membuat paspor. Sementara, Kementerian Agama akan mengawasi biro perjalanan yang memberangkatkan jemaah haji/umrah. “Ketika membuat paspor dicoba untuk diklarifikasi tujuannya apa. Karena memang modus ini sering digunakan. Kemudian bagi biro perjalan-

an itu Standar Operasional Prosedur (SOP) nya suudah jelas yakni memberangkatkan dan memulangkan orang. Jika itu tidak dilakukan maka akan diberikan sanksi,” tuturnya. Maad Umar menjelaskan, setiap tahunnya JCH yang akan diberangkatkan ke Saudi Arabia terdiri dari dua yakni jemaah haji reguler dan jemaah haji melalui Badan Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) Khusus. Jika kuota yang didapat secara nasional sebanyak 210 ribu per tahun, maka sebanyak 193 ribu melalui haji reguler dan 17 ribu melalui BPIH khusus. Sedangkan jemaah haji yang berangkat di luar kuota yang telah ditetapkan tersebut dinamakan jemaah non kuota yang sangat berpotensi tidak berangkat. “Kita jelas berikan sanksi bagi biro perjalanan haji non kuota ini karena jelas tidak terdaftar. Yang menyelenggarakan BPIH khusus itu adalah biro perjalanan yang sudah mendapatkan SK dari menteri agama. Kalau ada biro perjalanan yang resmi menyelenggarakan BPIH khusus kemudian juga menyelenggarakan haji non kuota, otomatis dia akan dihukum, dicabut izinnya,” tandasnya. Diketahui, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar menegaskan akan meberikan tindakan tegas bagi biro perjalanan. Hal ini menyusul adanya laporan terjadinya indikasi pengiriman TKI ilegal berkedok umrah/haji yang ditemukan di Arab Saudi. Padahal saat ini Pemerintah Indonesia masih melakukan moratorium penempatan TKI sektor domestic worker terhadap negara Arab Saudi, Kuwait, Suriah dan Yordania. Sesuai ketentuan biro perjalanan yang memberangkatkan jemaah umroh/haji, wajib memastikan kepulangan jemaahnya harus 100 persen. Jika tidak, izin usaha biro/ travel haji tersebut akan dicabut oleh Kementerian Agama. (nas)

Sensus Pertanian 2013

Hipmi Perkuat Konsolidasi Wirausaha Muda Mataram (Suara NTB) Tahun 2013 dan 2014 dipandang sebagai tahun yang bergejolak, karena berlangsung kegiatan pemilihan kepala daerah, kepala negara hingga legislatif. Momen ini tak menutup kemungkinan terjadi persaingan yang dapat menyebabkan kesalahpahaman, yang dikhawatirkan akan berdampak pada goyangnya stabilitas ekonomi daerah maupun negara. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyikapi hal ini dengan menguatkan barisan para wirausaha muda untuk tetap fokus dengan kegiatan usahanya, sehingga mampu menopang tumbuh kembangnya ekonomi, guna menghadapi Asian Economic Community (AEC) 2015 mendatang. Salah satunya dengan menggelar seminar, yang menghadirkan seluruh elemen pengusaha, pemerintah, organisasi kepemudaan, hingga mahasiswa.

Halaman 7

BATIK

ACCESORIES

TRAVEL

bagai produsen. Sebelumnya, Sekretaris Umum DPD Hipmi NTB, sekaligus ketua panitia seminar, Nasrin H Muhtar menyebut, kegiatan ini dilaksanakan menjelang Pilgub NTB, dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi dan Politik. Hipmi berperan aktif dengan menyolidkan barisan dengan semua elemen enterpreneur untuk tetap menjaga stabilitas dunia usaha, kaitannya dengan pengembangan ekonomi NTB secara berkelanjutan. Sementara itu, Ketua Umum DPD Hipmi NTB, Yudistira Capriyadi menekankan, masa pemilu, jika terjadi gangguan kemanan, maka akan berdampak besar pada perekonomian sebuah daerah. Tetapi secara luas, kegiatan yang dilaksanakan Hipmi ini dalam rangka mengatisipasi AEC 2015, di mana persaingan usaha secara global akan sangat kuat. (bul/*)

BPS Loteng Terjunkan 1.280 Petugas Praya (Suara NTB) Badan Pusat Statistik (BPS) Lombok Tengah (Loteng) bakal turun dengan kekuatan penuh untuk mendukung pelaksaan Sensus Pertanian (ST) tahun 2013 ini. Sebanyak 1.280 Petugas Cacah Lapangan (PCL) sudah disiapkan oleh BPS Loteng sendiri. “Petugasnya sekarang tengah kita berikan pembekalan. Supaya saat melaksnaan tugasnya nantinya, sesuai dengan target yang ada,” ungkap Kepala BPS Loteng, Peter Wilem, kepada Suara NTB baru-baru ini. Peter menjelaskan, banyaknya petugas sensus yang diterjunkan, mengingat luas daerah sasaran serta potensi yang harus disensus cukup besar. Sehingga butuh dukungan petugas yang tidak sedikit. “Kita ingin sensus pertanian di Loteng khususnya bisa

mencapai hasil yang benar-benar maksimal,” tegasnya seraya menambahkan pelaksaan sensus pertanian akan dilaksanakan secara serempak mulai tanggal 1 sampai 31 Mei mendatang. Dalam menjalankan tugasnya, petugas sensus akan dibagi ke dalam tim tersendiri. Di mana setiap tim terdiri dari empat orang, dengan satu orang ditunjuk sebagai koordinator tim (Kortim). Sedangkan sisanya sebanyak tiga orang lagi, bertugas sebagai PCL. Sehingga total tim yang akan diterjunkan sebanyak 320 tim. Dengan begitu, diharapkan proses koordinasi di tingkat bawah bisa lebih cepat efektif. Untuk penyebaran tim, jumlah tim di masing-masing wilayah bervariasi. Tergantung luas wilayah yang menjadi tanggung jawab termasuk jumlah petani yang akan dicacah. Dengan begitu, nanti ada daerah yang jumlah petugasnya jauh lebih banyak dari daerah lain. “Dalam membagi tim, kita tidak pukul rata. Tetapi disesuaikan dengan kondisi luas wilayah serta jumlah penduduk yang akan disensus,” tambah Peter. Sebagai data awal, pihaknya menggunakan data hasil sensus penduduk tahun 2010 lalu. Dari situ kemudian, pihaknya akan mendapat berapa luas pertanian yang dimiliki serta potensi pertanian yang ada lainnya. “Jadi karena ini merupakan sensus pertanian, maka ruang lingkup pendataannya hanya seputar pertanian dan sektor yang terkait dengan pertanian,” timpalnya. Dari sensus ini nantinya, diharapkan pemerintah bisa memperoleh gambaran yang jelas tentang luasan lahan pertanian yang masih ada sampai sekarang ini. Kemudian objek serta potensi sector pertanian lainya yang berada di wilayah bersangkutan. Karena data inilah yang nantinya menjadi database pemerintah di bidang pertanian. Untuk itu pula, diharapkan masyarakat bisa memberikan keterangan dan data yang sebenar-benarnya kepada petugas. Supaya data yang dihasilnya memang data yang sebenar-benarnya di lapangan. Bukan kemudian data yang asal-asalan. Mengingat validasi data hasil sensus pertanian sangat penting adanya, sebagai dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun program-program pembangunan dibidang pertanian. (kir)

Halaman 8

SUARA NTB Senin, 15 April 2013

NTB Tuan Rumah Kejurnas Renang Mataram (Suara NTB) Wacana NTB untuk menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (kejurnas) renang akhirnya terealisasi. Pihak Pengurus Besar (PB) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) telah merekomendasikan NTB sebagai tuan Rumah Kejurnas Renang Kelompok Umur hingga senior yang direncanakan berlangsung di Kolam Renang Dewi Anjani 20-22 Mei mendatang. “Kejurnas ini sekaligus sebagai ajang seleksi atlet kelompok umur mengikuti event tingkat ASEAN. Perenang yang berhasil menembus limit waktu berhak me-

wakili Indonesia tampil di kejuaraan renang kelompok umur tingkat ASEAN yang akan berlangsung di Myanmar Juli mendatang,” ucap Ketua Bidang pembinaan Prestasi Pengprov PRSI NTB, Ahmad Musyafa, yang dihubungi Suara NTB di Mataram, Minggu (14/4). Kejurnas renang tersebut, lanjutnya, diperkirakan mempertandingkan sebanyak 42 nomor pertandingan dari lima kelas yang diperlombakan, yakni Kelompok Umur (KU) 4 usia maksimal 11 tahun, KU 3 (11-12 tahun), KU 2 (usia 1314 tahun) KU 1 (15 hingga) 16) dan untuk kelas senior 17

tahun ke atas. NTB sebagai tuan rumah, ungkapnya, telah siap 90 persen, sisanya 10 persen masih merampungkan pemasangan start block. “Start block untuk terjun para atlet belum ada. Pihak penyelenggara masih menunggu start block yang sudah dipesan dari luar negeri beberapa bulan yang lalu,” terangnya. Dalam kejurnas ini, PRSI NTB akan menyiapkan 20 atlet untuk mengikuti event bergengsi tersebut dan pihaknya tidak mematok target berlebihan di event tersebut. Alasannya, prestasi atlet NTB masih ketinggalan. (fan)

Kasdiono dan Andy Diminta Bergabung Pimpin KONI NTB Mataram (Suara NTB) Menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB yang akan berlangsung di Mataram, 21-23 April mendatang, dukung –mendukung kandidat bakal calon ketua KONI masih tertuju pada calon incumbent. Sejumlah pengurus cabor melemparkan wacana yang berbeda, mereka berharap dua kandidat kuat H. MNS.Kasdiono dan Andy Hadianto, SH, MM, bergabung, sehingga kepemimpinan tersebut kuat dan solid dalam membangun kejayaan marwah dan martabat NTB lewat prestasi olah raga. “Kita berharap sebaiknya Pak Kasdino melanjutkan saja. Pasalnya kepemimpinan beliau

sudah teruji dan sukses mebawa prestasi olahraga ke arah yang lebih baik. Soal wacana Andy Hadianto ingin maju sebagai bakal calon ketua, sebaiknya tak perlu. Pak Andy sebaiknya bergabung dan mendukung Pak Kasdiono,’’ saran Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PRSI NTB, Ahmad Musyafa saat dihubungi Suara NTB di Mataram, Minggu (14/4). Menurut Ahmad, sangat disayangkan apabila kedua figur tersebut diadu, pasalnya kedua figur tersebut dinilai memiliki kemampuan yang baik memimpin olahraga di NTB. Dua figur tersebut dinilai sangat kompak dan bisa saling melengkapi dalam hal pembinaan olahraga di NTB.

Kasdiono, lanjutnya, telah mampu membawa prestasi olahraga NTB ke arah yang lebih baik, terbukti pada PON XVIII di Riua 2012 lalu, Kasdiono telah sukses membawa NTB meraih target 10 medali emas di PON XVIII di Riau, bahkan target terlampaui, yakni 11 emas, 6 perak dan 8 perunggu. Sebelumnya, Ketua Pengprov IMI NTB, M. Nurhaedin mendukung Kasdiono kembali memimpin KONI NTB. Menurutnya, prestasi yang sudah diukir melalui kepemimpinan Kasdiono di PON baru-baru ini patut dihargai. Dalam hal ini pihaknya sangat setuju bila Kasdiono diberikan kesempatan memimpin KONI NTB satu periode lagi. (fan)

Pelti Gelar Turnamen Terbuka Semua Kelompok Umur Mataram (Suara NTB) Pengprov Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) NTB akan menggelar open turnament (turnamen terbuka) yang melibatkan semua petenis dari seluruh kabupaten/kota di NTB tanggal 3-10 Mei 2013. Rencana pelaksanaan event ini terungkap dalam rapat di Kantor PT. Dasar Ilham Sakinah (DAS), Sabtu (13/4). Seksi Hubungan Antarlembaga KONI NTB yang juga Ketua Panitia Pelaksana, H. Aeroplan, menjelaskan, turnamen terbuka ini akan dibagi dalam beberapa kelompok umur, seperti anak-anak, remaja hingga di atas 90 tahun. Beberapa lapangan sudah disiapkan, untuk pelaksanaan, di antaranya lapangan tenis di Kejaksaan Tinggi NTB, PLN, DPRD NTB serta lapangan tenis Polda NTB. Direktur Utama PT. DAS H. Ahmad Rusni, MM, mengaku,

(Suara NTB/bul)

RAPAT - Dirut PT. DAS, H. Ahmad Rusni (tengah) memimpin rapat persiapan turnamen terbuka tenis lapangan di Mataram, Sabtu (13/4). pihaknya terlibat langsung sepenuhnya untuk turnamen terbuka ini. Apalagi, kegiatan ini selain untuk menjaring bibit-bibit atlet, olahraga ini pun diharapkan akan menjadi hobi dan berkembang di seluruh lapisan. Hadiah uang pembinaan, menurutnya, akan disiapkan langsung kepada pemenang, sekaligus beberapa peralatan bermain. Ia menyebut, perusahaan yang dimilikinya siap

menjadi bapak angkat olahraga ini. Pihaknya menjadwalkan turnamen terbuka ini akan menjadi agenda rutin tahunan. “Selama ini, tidak ada pemain NTB yang bisa masuk di babak utama pada skala nasional, kita mampu tetapi tidak ada pembinaan yang berkelanjutan, setidaknya dengan memperbanyak event. Kita jaring lewat kalender event PT DAS,” janjinya. (bul)

(Suara NTB/ars)

SEPEDA BERSAMA - Pangdam IX Udayana Wisnu Bawa Tenaya sepeda bersama Kapolda NTB, Mochammad Iriawan bersama jajaran Polri, TNI AD, TNI AU dan TNI AL Minggu (14/4). Sepeda bersama ini bertujuan untuk mewujudkan kekompakan antara satu institusi dan yang lain.

Bayern dan Dortmund Menang Besar Berlin Semifinalis Liga Champions Bayern Munich dan Borussia Dortmund mencatatkan kemenangan besar dan total keduanya mencetak sepuluh gol, ketika keduanya tampil gemilang di Liga Jerman pada Sabtu (13/4). Akan dipertemukan dengan Barcelona di babak empat besar Liga Champions, setelah mengalahkan Juventus pada perempat final Rabu lalu. Bayern yang baru dimahkotai gelar Liga Jerman menaklukkan Nuremberg 4-0 di Allianz Arena Munich, meski mengistirahatkan sejumlah pemain bintangnya. Sementara Dortmund menghancurkan tim juru kunci Greuther Fuerth dengan skor 6-1. Pada pertandingan ini Jose Mourinho, pelatih Real Madrid yang akan menjadi lawan mereka di semifinal Liga Champions, berada di Franconia dan menyaksikan pertandingan dari tribun penonton. Setelah mengonfirmasi gelar Liga Jerman sepekan silam, Bayern memperpanjang rentetan laju tak terkalahkan mereka di Liga Jerman menjadi 20 pertandingan sejak kalah dari Bayer Leverkusen Oktober lalu - satu-satunya kekalahan mere-

ka di liga musim ini. Nuremberg datang ke Munich dengan rangkaian sembilan pertandingan tidak terkalahkan sebelumnya dan mereka memburu kemenangan perdana di Bayern dalam 21 tahun, namun hanya perlu lima menit untuk menghancurkan harapan mereka. Bahkan meski bintang-bintang Jerman Bastian Schweinsteiger, Philipp Lahm, Manuel Neuer, dan Thomas Mueller, pemain Brazil Dante, ditambah penyerang Kroasia Mario Mandzukic diiistirahatkan, Bayern telah unggul 3-0 dalam 25 menit. Sepakan voli bek Jerman Jerome Boateng membuka keunggulan Bayern pada menit kelima, sebelum bek tengah itu memberi operan terakhir kepada Mario Gomez untuk membuat skor menjadi 2-0 pada menit ke-17. Pemain bertahan Brazil Rafinha, yang mengisi posisi

Lahm di bek kanan, mencetak gol ketiga pada menit ke-24. Pada pertandingan ini Franck Ribery menjadi kapten tim untuk pertama kalinya sejak ia bergabung dengan mereka pada 2007. Keberuntungan Nuremberg tidak membaik setelah turun minum, di mana eksekusi penalti gelandang Belgia Timmy Simons dapat digagalkan kiper Bayern Tom Starke, meski melalui kepalanya ketika bola telah melewati hadangan tangannya. Pemain sayap Swiss Xherdan Shaqiri mencetak gol keempat Bayern pada menit ke56 setelah mendapat umpan dari Ribery, ketika pelatih Jupp Heynckes memberi debut liga kepada gelandang Denmark 17 tahun Pierre Hojbjerg selama 20 menit terakhir. Kemenangan ini membuat Bayern mengoleksi 78 angka, unggul 20 angka dari tim peringkat kedua Dortmund dengan

lima pertandingan yang belum dimainkan. Perolehan angka ini hanya terpaut tiga angka dari torehan Borussia, 81 angka dalam semusim Liga Jerman, yang dibukukan tahun lalu. Setelah kemenangan dramatis 3-2 atas Malaga di Liga Champions pada tengah pekan, Dortmund mengamuk di markas Fuerth di mana dua gelandang Jerman Ilkay Gundogan dan Mario Goetze masing-masing mencetak dua gol pada awal babak pertama yang berakhir dengan skor 5-0. Fuerth sekarang hanya tertinggal dua pertandingan untuk menjadi tim pertama yang selalu menelan kekalahan pada laga kandang dalam semusim. Tuan rumah mencetak satu gol balasan saat pertandingan menyisakan 20 menit, namun Robert Lewandoswki mencetak gol keenam Dortmund dengan sepuluh menit tersisa, untuk mempertajam rekor pribadinya menjadi mencetak tujuh gol dari 11 pertandingan liga terakhirnya. Ia hanya tertinggal lima gol dari rekor gol Liga Jerman milik Gerd Mueller. (ant/bali post)

18 Pengprov Siap Lawan PB ISSI Surabaya (Suara NTB) Sebanyak 18 pengurus provinsi (pengprov) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) yang terlibat musyawarah nasional luar biasa siap memberikan perlawanan terhadap Pengurus Besar (PB) ISSI yang menjatuhkan sanksi pembekuan kepengurusan ISSI Jawa Timur. Sekretaris Umum Pengprov ISSI Jatim Sastra Harijanto Tjondrokusumo di Surabaya, Sabtu, mengatakan 18 pengprov berencana mengadakan pertemuan lanjutan untuk menindaklanjuti hasil

munaslub pada 9 Maret 2013, sekaligus membahas keputusan sanksi dari PB ISSI. Bahkan, Pengprov ISSI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kabarnya siap menjadi tuan rumah lanjutan untuk pertemuan ke-18 pengprov tersebut. Sebelumnya, PB ISSI melalui SK Nomor: 010/SK/ PB.ISSI/IV/2013 tertanggal 10 April 2013 memutuskan pembekuan kepengurusan ISSI Jatim periode 2011-2015, karena telah melakukan pelanggaran AD/ART, yakni memfasilitasi penyelengga-

raan munaslub untuk menggusur Ketua Umum Edmound JT Simorangkir. Munaslub di Hotel Bandara Sidoarjo pada 9 Maret 2013 itu, dihadiri 16 dari 18 perwakilan Pengprov ISSI se-Indonesia yang sebelumnya sudah melayangkan mosi tidak percaya kepada Edmound Simorangkir. Ke-18 pengprov itu adalah Jatim, Jateng, DIY, Jabar, Banten, Sumsel, Sumbar, Riau, Bengkulu, Aceh, Sulsel, Sultra, Sulbar, Gorontalo, Kalsel, Bali, NTB dan Papua. “Pengprov ISSI Jatim telah

melakukan tindakan makar dan dianggap melakukan pelanggaran AD/ART, sehingga kepengurusannya dibekukan,” kata Ketua Bidang Organisasi PB ISSI Armudji, yang disekaligus ditunjuk sebagai Koordinator Pelaksana Tugas Pengprov ISSI Jatim, Jumat (12/4). Keluarnya sanksi itu mendapat reaksi keras dari perwakilan 18 pengprov ISSI dan menilai keputusan itu tidak sah, karena PB ISSI sudah tidak memiliki legitimasi setelah mendapat mosi tidak percaya. (ant/bali post)

DIREKTORI BISNIS SUARANTB RUMAH MAKAN Hanya 270.500 Menyediakan aneka hidangan & melayani pesanan nasi kotak, snack box dan menerima rantangan

KURSUS

JUAL MOBIL/MOTOR

CEPAT LAKU DIKONTRAKKAN

Dimuat didua media sekaligus : Harian Suara NTB dan Radio Global FM Lombok PENGOBATAN

Hanya :

SIARAN TV

Rp. 20.000,-/ 1 x muat Rp. 45.000,-/ 3 x muat Rp. 100.000,-/ 7 x muat

(Iklan maksimum 3 (tiga) baris) BOUTIQUE

RUPA-RUPA

AC std Rp. 270.500

Hubungi : Bagian Iklan Suara NTB Jl. Bangau No.15 Tlp. 0370-639543 Cakranegara-NTB

7 hari belum laku (selanjutnya gratis selama 7 kali)

SUARA NTB

Senin, 15 April 2013

Halaman 9

DIREKTORI BISNIS SUARA NTB SALON

KURSUS/BIMBEL

KOMPUTER

HP. 081 915 971 761

RUMAH MAKAN

Fax

RUPA-RUPA

TELEVISI

FASHION

HOTEL

PROPERTY

SPARE PART

BENGKEL

PENGOBATAN

RUPA - RUPA

RUPA - RUPA

RUKO

EVENT ORGANIZER

RUPA - RUPA

PHOTOGRAFI

087 865 633 888 / 087 861 811 999

PENGOBATAN

SERVICE

RUPA-RUPA

BANK

BENGKEL

PERAWATAN AC

TRAVEL

BUDAYA DAN HIBURAN

SUARA NTB Senin, 15 April 2013

Persiapan Sasak Days Terkendala Anggaran

Pemkab Lobar Buka Lima Destinasi Wisata Baru Giri Menang (Suara NTB) Pemkab Lombok Barat membuka lima destinasi wisata baru. Lima destinasi itu antara lain objek wisata Gunung Jae, Sedau, Pantai Cemara Lembar, Pantai Kuranji dan Gedung Budaya di Narmada. Bertambahnya destinasi wisata ini, menambah alternatif tujuan wiisata bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah ini. Hal ini dikatakan Bupati Lombok Barat, Dr. H. Zaini Arony, Sabtu (13/4). “Diharapkan dibukanya beberapa tempat wisata baru ini (Suara NTB/dok) menambah wisatawan daZaini Arony tang ke Lobar,” ungkap Zaini. Dijelaskan, danau di sekitar Gunung Jae menurut rencana akan dikeruk tahun ini. Lalu dibangun objek wisata alam. Lalu di danau itu akan ditempatkan perahu naga, sehingga ketika ada lomba bisa digunakan. Terkait rencana ini, jelas Bupati, Pemkab Lobar sudah berdiskusi dengan Camat dan termasuk Kepala Desa Sedau. Desain pembangunannya pun sudah digambar. Selain itu, Cemara Lembar. Kedepan itu akan dirancang menjadi ancol mini. Di lokasi ini, sudah dibangun jembatan. Sementara itu, Pantai Kuranji sudah dibangun open stage untuk sentra tari. Bangunan ini sudah dilaunching. Sementara itu di Narmada tepatnya depan kantor camat setempat akan dibangun gedung budaya. Dipilihnya Narmada, mengingat Narmada dan Lingsar terkenal dengan seni dan budayanya. Seperti tari Kamput dan Gandrung. Pembangunan gedung yang menelan dana ratusan juta rupiah ini sudah memulai proses tender. Digedung ini akan dipusatkan semua seni khas Lombok supaya turis bisa menikmati kesenian Lombok di satu tempat. kedepan akan dirancang kalender wisata terkait kegiatan. Event kemudian dipusatkan di satu daerah. “Seperti di Bali ada semacam kalender event dan lokasinya ditentukan,” ujarnya. Disebutkan, kontribusi Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Lobar saat ini mencapai 25 persen sedangkan dari sektor pariwisata dan perhotelan menempati posisi tertinggi PDRB Lobar pada angka 27 persen lebih. Jika dikaitkan dengan program nasional bahwa NTB menjadi koridor lima Master Plan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang ditekankan pada sektor pariwisata dan ketahanan pangan. “Lobar menyumbangkan hampir 25 persen pelancong yang ada di NTB dalam sektor pariwisata,” ujarnya. (her)

Mataram (Suara NTB) Penyelenggaraan acara Sasak Days di Yogyakarta tinggal seminggu lebih. Acara besar yang akan diselenggarakan di sekitar Jalan Malioboro ini akan diselenggarakan pada tanggal 20 April mendatang. Namun sampai saat ini salah satu yang menjadi kendala adalah anggaran. Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Sasak Days, Jien Tirta Raharja. Acara yang membutuhkan dana cukup besar itu diakui Jien masih kurang dari segi finansialnya. Ia mengungkapkan mendatangkan grup gendang beleq merupakan salah satu persia-

pan yang membutuhkan biaya besar. Namun ia bersyukur hal itu telah ditangani Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB. “Yang masih kurang itu biaya untuk perlengkapan, izin dan lainnya,” ujarnya. Kendati masih terkendala

dana, namun tidak ada item kegiatan yang akan dikurangi. Kegiatan acara masih seperti rencana awal seperti parade nyongkolan di sepanjang jalan Malioboro, pagelaran wayang Sasak, peresean, dan lainnya. “Tetap sesuai rencana. Malah lebih besar,” tambahnya.

Jien mengakui kekurangan dana tersebut sudah ditutupi oleh bantuan dana dari beberapa pihak, namun tetap masih kurang. Ia berharap kekurangan dana tersebut dapat segera teratasi. Dalam acara Sasak Days, direncanakan Gubernur NTB akan menghadiri acara tersebut. Selain itu juga akan dihadiri oleh pejabat Disbudpar NTB, BPPD, dan INCCA NTB. Saat ini persiapan acara sudah mencapai 70 persen. Acara yang bertajuk “Acara

Keakraban dan Misi Budaya” tersebut diharapkan bisa memancing lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Lombok. Apalagi Yogyakarta adalah salah satu kota paling ramai di Indonesia dimana orang dari seluruh Indonesia ada disana. Vokalis Mr Joy ini juga berharap nantinya semua pihak mendukung acara tersebut dan semua mahasiswa Lombok yang ada di Pulau Jawa berkesempatan datang dan meramaikan acara tersebut. (yan)

Troll Doll akan Dibuat Serial Televisi

(ant/bali post)

SEKOLAH - Duta amal UNHCR Angelina Jolie menyumbangkan alat-alat pendidikan kepada kepala sekolah di Desa Qala Gudar, distrik Qarabagh sekitar 28 km di luar Kabul, Afganistan

Halle Berry Kembali Berakting dalam X-Men

Lagi, Angelina Jolie akan Bangun Sekolah di Afganistan

Jakarta (Suara NTB) – Halle Berry akan kembali berakting dalam “X-Men: Days of Future Past” meskipun sedang mengandung anak kedua dari tunangannya Olivier Martinez. Aktris peraih Oscar itu akan kembali memerankan Storm di film besutan Bryan Singer meskipun ia mengakui ada hal-hal yang akan diubah. “Storm tidak akan setangguh dulu karena kami tidak bisa melakukan aksi berkelahi atau melayang atau hal-hal seperti itu,” kata Berry pada BBC. “Dia akan berbeda dari yang awalnya kami rencanakan, tapi saya kira dia masih jadi bagian yang melengkapi film X-Men terbaru.” Berry tidak menghidupkan peran Storm sejak “X-Men: The Last Stand”, namun dia akan bergabung di kelanjutan film yang dibintangi Hugh Jackman, Patrick Stewart, dan Ian McKellan. “Days of Future Past” merupakan sekuel dari “X-Men: First Class” yang menghadirkan James McAvoy, Michael Fassbender, dan Jennifer Lawrence. (ant/bali post)

Afganistan – Di sebuah sekolah di desa kecil dekat Kabul, Afganistan, Angelina Jolie dikenal sebagai pekerja sosial atau insinyur, tidak pernah dikenal sebagai salah satu bintang masyur dunia. Utusan khusus Komisi Tinggi Pengungsi PBB (UNHCR) ini membangun sekolah di desa itu tahun lalu dan berencana membangun sekolah lagi yang dibiayai dari keuntungan menjual perhiasan yang pembuatannya dia ikut rancang. Aktris Hollywood ini mengunjungi Qala-I-Gudar pada 2011, dan tetap digemari penduduk yang tidak pernah menonton filmnya atau bahkan tidak mengenal ketenarannya sebagai aktris kaliber dunia. Seni peran adalah sesuatu yang diperdebatkan oleh warga Afganistan. Homaira (13 tahun) salah seorang dari 250 siswi di sekolah putri ini diuntungkan dengan pembukaan sekolah yang pertamakali memberi pelajaran penuh sejak bulan lalu. “Kami dulu biasa belajar di halaman belakang masjid, sangat sulit,” kata Homaira kepada AFP. “Sekarang kami bahagia sudah punya sekolah,

Halle Berry

ini tempat yang bagus.” Ketika ditanya siapa yang membangun sekolahnya, dia menjawab “Seorang perempuan Amerika”. Gedung berlantai dua yang terletak sekitar 30 km arah utara Kabul itu dirancang dengan jendela-jendela lebar, bangkubangku berjajar rapi dan dindingnya bercat biru terang serta papan yang mencantumkan kebanggaan pendirinya. Ada tulisan di papan itu, “Berkat kemurahan hati Angelina Jolie, Utusan Khusus UNHCR.” Bahkan kepala sekolahnya, Gul Rahman Ayaz, tidak menyadari Jolie adalah mahabintang. Yang dia tahu Jolie adalah tokoh senior UNHCR. “Betulkah?” tanya Ayaz ragu ketika mendengar Jolie adalah bintang film. “Yaa, apa pun itu, dia adalah perempuan hebat, perempuan yang sangat baik,” tambahnya sembari tersenyum. Ayaz mengingat Jolie datang ke halaman belakang masjid yang saat itu digunakan sebagai kelas, duduk bersila membahas rencana membangun sekolah modern bersama para penduduk. “Ia sangat bersahaja. Ia duduk di atas tanah dan tidak

berperilaku seperti bintang film,” kata Ayaz yang mengingat Jolie tiba dengan mobil berlogo PBB, mengenakan pakaian warna hitam dan kerudung coklat. Sabera, satu-satunya guru perempuan, percaya bahwa Jolie adalah ahli bangunan yang dikirim untuk membangun gedung sekolah di Afganistan yang selama beberapa tahun berjuang menghadapi perang yang menghancurkan desa-desa. “Saya kira dia insinyur,” kata Sabera (30) yang seperti orang Afganistan lainnya hanya memiliki sepotong nama. “Saya belum pernah melihat filmnya, tetapi saya berharap dia akan datang lagi.” Di bawah kekuasaan Taliban yang memerintah dengan keras antara 1996 hingga 2001, pemutaran film dilarang, sementara anak gadis dilarang pergi sekolah. Qala-I-Gudar adalah wilayah garis depan dalam pertikaian rejim Taliban melawan pasukan Aliansi Utara. Kini orang Afganistan sangat bernafsu menonton film, tetapi mereka menyukai melodrama dan musik dari filmfilm Bollywood, demikian AFP. (ant/bali post)

Jakarta (Suara NTB) – DreamWorks Animation berencana membuat film dan serial televisi tentang Troll Doll, boneka troll berambut terang yang semula dibuat oleh nelayan dan penebang kayu asal Denmark bernama Thomas Dam berdasarkan legenda Skandinavia. Boneka yang terkenal tahun 1960-an dan kembali pada era 1990-an itu akan diangkat ke layar lebar bekerja sama dengan veteran American Doll, Shawn Dennis, kata perusahaan itu pada Kamis. Troll Doll yang awalnya dibuat oleh Thomas Dam tahun 1959 untuk putrinya selanjutnya berkembang menjadi boneka plastik kecil dengan rambut berwarna sangat terang dan menjadi boneka terkenal di Amerika Serikat tahun 1960-an. Boneka itu makin populer tahun 1970-an hingga 1990-an, ketika ada video game dan pertunjukan televisi berdasarkan tokoh

boneka itu. Perusahaan Denmark, The Dam, pernah mencoba menghidupkan lagi boneka itu dengan nama “Trollz” namun kurang berhasil. Sekarang mereka menjual hak cipta boneka troll kepada DreamWorks Animation, perusahaan publik yang antara lain memfilmkan “Kung Fu Panda”, “How to Train Your Dragon”, dan “Monsters vs. Aliens”. “Kami punya rencana besar untuk ini dan Shawn Dennis adalah orang yang tepat untuk mengepalai proyek ini,” kata Ann Daly dari DreamWorks Animation seperti dikutip Hollywood Reporter. “Ia akan memperkenalkan karakter ini kepada legiun penggemar baru di seluruh dunia,” katanya. Dennis mengatakan boneka troll berpotensi besar menarik minat anakanak. “Troll merupakan salah satu merek yang langka dan disukai di seluruh dunia,” kata Dennis melalui rilis. (ant/bali post)

Troll Doll (Suara NTB/ist)

Psy Luncurkan ”Gentleman”

(Suara NTB/ist)

Lombok Begending II

Seoul – Pinggul bergoyang saat penyanyi rap Korea Selatan, Psy, meluncurkan video lagu dan tari

(Suara NTB/ist)

Tampilkan 11 Grup Perkusi Mataram (Suara NTB) Event Lombok Begending untuk kedua kalinya kembali diselenggarakan. Tahun ini, Lombok Begending II diadakan selama dua hari yaitu dari hari Jumat-Sabtu, 12-13 April yang berlangsung di Taman Budaya. Dalam Lombok Begending II kali ni, 11 grup perkusi turut memeriahkan festival yang dipenuhi ratusan penonton tersebut. Sebelas grup perkusi tersebut diantaranya Atoenk Squad Percussionn, Las Vegas Percussion, Crows One Percussion, Psychofunf Percussion, Gruphy Percussion, Beat Binger Percussion, Big Paart Percusion, dan SMUK Percussion. Tidak hanya menampilkan musik perkusi, namun dalam festival kali ini panitia acara juga mengadakan kompetisi dance yang diikuti puluhan grup dance. Ketua Panitian Lombok Begending II, Lalu Chandra Yudistira mengatakan tema yang disisipkan dalam Lombok Begending II ini adalah pemuda kreatif berjiwa positif. Berbeda dengan tahun lalu yang bertema pemberantasan narkoba di kalangan anak-anak muda. Chandra mengatakan kegiatan yang diselenggarakan tersebut untuk memberikan wadah bagi para pemuda untuk berkreasi khususnya di bidang musik perkusi. “Biar dikenal oleh masyarakat umum tentang kesenian perkusi ini,” ujarnya. Lombok lanjutnya mempunyai ikon musik perkusi yang tidak dimiliki oleh daerah lain yaitu gendang beleq. Dalam kegiatan tersebut lanjutnya hal itulah yang ingin mereka perkenalkan sehingga anak-anak muda tahu bahwa eksistensi musik perkusi Lombok itu juga ada. “Itulah yang ingin kita angkat dari komunitas sendiri. Lebih ke arah budayanya,” ujarnya. Lombok Begending direncanakan akan dijadikan event tahunan. Di event selanjutnya, diharapkan akan lebih seru dan meriah dibanding tahun ini. Musik perkusi di Lombok saat ini menurutnya cukup berkembang. Ia yang mulai membentuk grup perkusi sejak beberapa tahun lalu menilai saat ini banyak muncul grup-grup perkusi di berbagai tempat. “Sekarang setiap sekolah di Mataram punya grup perkusi. Bahkan ada yang satu sekolah punya grup perkusi lebih dari satu,” tandasnya. (yan)

Halaman 10

Psy

baru dalam konser di Seoul, yang dipadati penggemarnya, pada Sabtu dan sekitar 160 ribu lagi mengikuti secara online. Mereka ingin membuktikan apakah album baru itu bisa mengulang kemegahan “megahit” “Gangnam Style”. Video Gangnam Style adalah video yang terbanyak penontonnya di YouTube, dengan jumlah 1,5 miliar pembukanya,dan tarian “mengendarai kuda” itu ditiru orang di seluruh dunia mulai dari murid sekolah Eton sampai Sekjen PBB Ban Ki-Moon.

Namun baru-baru ini pemunculan “Harlem Shake” yang menjadi tari digandrungi dunia, menjadi pertaruhan bagi “Gentleman” dan Psy yang berumur 35 tahun telah menyatakan bahwa ia waspada terhadap harapan yang tinggi. “Tentu saja saya merasa ada beban dibanding sebelumnya, karena banyak orang yang mengawasi,” katanya dalam jumpa pers menjelang pertunjukkan. “Pertunjukkan hari ini adalah ungkapan syukur atas keberhasilan gangnam style,” ujarnya dikutip Reuters. Video “Gentleman” dengan baris refrain “Aku seorang ibu, ayah Gentleman” menampilkan tari goyang pinggul yang cepat dari Psy yang muncul dengan ciri khas berkacamata, memakai macam-macam jaket ada yang berwarna biru muda, pink men-

yala dan putih berkilau. Penggemarnya kebanyakan memakai baju putih seperti permintaan Psy sebelum konser memenuhi 50 ribu bangku di stadion Kejuaraan Dunia. Konser itu juga disiarkan “stream” lewat internet. “Gentleman” diedarkan pada Jumat tengah malam dan sudah dibuka 1,2 miliar kali di YouTube sebelum konser. Lagu itu mencapai posisi 90 pada iTunes. “Saya pikir ini sungguh menarik, lucu. Sangat sulit dibandingkan dengan yang klasik. Gangnam Style sempurna,” kata Mark mcKeon (25 tahun), guru yang menyaksikan konser dan ia merasa lagu baru ini akan bagus juga. “Ketika mendengar lagunya saja, kurang bagus, tapi sekarang dengan menari bersama banyak orang, oke juga,” kicau seorang warga Korsel di Twitter. (ant/bali post)

Lola Amaria Menikmati Komedi di ’’Selendang Merah’’ Jakarta (Suara NTB) – Lola Amaria menjadi bagian dari penonton yang terhibur oleh sesi komedi dari Opera Jawa: Selendang Merah besutan Garin Nugroho. Sesi banyol itu diselipkan di tengah pertunjukan yang bercerita tentang cin-

ta segitiga antara Tuan Ledhek, Sri Ledhek, dan Hanoman. Gelak tawa penonton terdengar riuh pada bagian tersebut. “Aku suka bagian komedinya yang di tengah-tengah,” kata Lola ditemui usai pertunjukan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Sab-

tu malam. Secara keseluruhan, Lola menikmati bagian akhir dari trilogi Opera Jawa. Dua kisah sebelumnya adalah “Ranjang Besi” dan “Tusuk Konde”. Bagi Lola, memahami simbol dari tarian yang dilakukan para profesional seperti Sruti Respati, Anggono Kusumo Wi-

bowo, Danang Pamungkas, dan Heru Purwanto tidak sulit. “Kelihatan ada simbol perlawanan ,kekuasaan dari gerak tari. Memang itu sesuatu yang dilontarkan melalui gerakan tari. Ada marah, erotis, ngeyel, lucu. Bukan bagus atau jelek tapi aku menikmatinya,” tukas Lola yang juga menon-

ton “Tusuk Konde”. Lola juga memuji Rahayu Supanggah yang didapuk untuk menggarap musik pertunjukan yang berlangsung selama 1,5 jam itu. “Pak Panggah oke banget, penarinya juga oke, konsepnya juga keren.” (ant/bali post)

SUARA NUSANTARA

SUARA NTB Senin, 15 April 2013

Halaman 11 (ant/bali post)

Pejabat Sebaiknya Kelola Twitter Sendiri Jakarta (Suara NTB) Menteri BUMN, Dahlan Iskan, memberikan pesan khusus kepada pejabat pemerintah yang memiliki akun jejaring sosial twitter, agar mereka mengelola sendiri akun itu dan tidak menyerahkan pengelolaannya kepada orang lain. “Kalau ada pejabat yang memiliki akun twitter sebaiknya jangan dikendalikan orang lain, karena akan mudah diketahui bahkan menjadi bahan pertanyaan para pengikut,” kata dia, (ant/bali post) di Kantor Kementerian BUMN, Dahlan Iskan Jakarta, Minggu kemarin. Dia menanggapi pertanyaan seputar akun resmi twitter @SBYudhoyono milik Presiden Susilo Yudhoyono yang mulai dilansir pada Sabtu (13/4). Juru Bicara Kepresidenan, Julian Pasha, beberapa hari lalu, menyatakan, akun milik SBY itu juga akan dikelola oleh satu tim khusus yang ditunjuk. Diketahui selain Iskan, sejumlah pejabat yang juga aktif pada jejaring sosial microblog tersebut antara lain, Menteri Komunikasi dan Informasi,Tifatul Sembiring, dengan alamat @tifsembiring. Dibuat pada 20 Oktober 2009, pengikut @tifsembiring hingga kini sudah mencapai sekitar 548.515 pengikut. Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, yang juga ahli teknologi informatika itu, juga punya: @KRMTRoy Suryo, dibuat pada 13 Desember 2010 yang hingga kini sudah memiliki 45.666 pengikut. Adapun Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, memiliki akun @hattarajasa yang dibuat pada pada 17 Juni 2010, dengan 134.070 pengikut. “Tidak ada kata terlambat. Saya juga baru punya twitter pada 12 April 2012. Itupun karena “dipaksa” Najwa (Najwa Shihab, presenter Metro TV). Kalau tidak dipaksa mungkin sampai sekarang saya belum punya twitter,” ujar Iskan. Dia mewanti-wanti, ”Kalau dioperasikan orang lain, mendingan tidak punya saja. Karena twitter itu bisa menggambarkan pribadi yang memilikinya.’ (ant/bali post)

Dianiaya Oknum TNI, Warga Magelang Tewas Magelang (Suara NTB) Seorang warga kota Magelang, Jawa Tengah, tewas setelah sebelumnya dianiaya 14 orang, diantaranya oknum tentara. Kapolres Magelang Kota AKBP Joko Pitoyo, Minggu, mengatakan korban bernama Wibowo yang warga Sanggrahan, Kelurahan Wates, Magelang ini, meninggal pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di RST dr Soedjono Magelang. “Korban luka-luka di seluruh badan, saat ini dilakukan otopsi dan olah tempat kejadian perkara kerjasama dengan POM,” katanya. Ia mengatakan, korban dianiaya sejumlah oknum setelah tertangkap basah mengintip siswi SMK Kasdam yang sedang mandi di asrama yang sekompleks dengan RST Magelang, Jumat malam sebelumnya (12/4). Ketua RW 06 Kelurahan Wates, Kota Magelang, Bambang Prayogo, mengatakan, korban diduga mengintip dari bangunan baru yang bersebelahan dengan asrama. “Kebetulan bangunan baru yang sudah jadi dan belum ditempati itu dijaga oleh Frans yang merupakan teman korban dan korban sering bermain ke gedung baru tersebut,” katanya. Bambang menuturkan, berdasarkan keterangan Frans, malam itu sekelompok orang penghuni asrama mendatangi gedung baru itu dan mendapati korban dan Frans di situ. Setelah diinterogasi, korban dan Frans dibawa masuk ke asrama sekitar pukul 21.00 WIB dan baru keluar asrama Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 dengan kondisi bengkakbengkak, mulut dan telinga mengeluarkan darah. “Saya diberitahu pada Sabtu sore bahwa korban koma, kemudian dilarikan ke RST, namun pada Minggu pagi mendapat kabar bahwa korban meninggal,” katanya. Untuk keperluan otopsi, jenazah korban dibawa ke RS Sardjito Yogyakarta Minggu siang ini. (ant/bali post)

KNKT Belum Simpulkan Penyebab Kecelakaan Kuta (Suara NTB) Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan belum bisa menyimpulkan penyebab jatuhnya pesawat Lion Air di laut dekat landasan pacu Bandara Internasional Ngurah Rai karena masih dalam tahap pengumpulan data. “KNKT dalam investigasi harus profesional untuk melakukan pengumpulan data kemudian dianalisis. Kami tidak akan melakukan konslusi secara tergesa-gesa,” kata Kepala Sub-Komunikasi Penelitian Kecelakaan Transportasi Udara KNKT, Masruri, dalam keterangan persnya di Kuta, Bali, Minggu. Menurut dia, pengumpulan data dilakukan secara komprehensif dengan melihat berbagai indikator, meliputi masalah manusia, operasi, peralatan, dan mesin pesawat. KNKT tidak bisa menduga apakah kecelakaan ini akibat kesalahan manusia, dan cua-

MELINTAS Sebuah pesawat melintas di atas bangkai pesawat Lion Air yang tergelincir ke laut di Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bali, Minggu (14/4).

Kecelakaan Pesawat di Indonesia Tertinggi se-Asia Jakarta (Suara NTB) Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan frekuensi kecelakaan pesawat terbang komersial Indonesia adalah yang tertinggi di Asia. Dalam pernyataannya, Minggu, Fadli menyebutkan rata-rata kecelakaan pesawat terbang komersial Indonesia sembilan kali per tahun, sedangkan di negara Asia lainnya hanya tiga hingga empat kali setahun. Fadli menyebut kecelakaan sebuah pesawat Lion Air di Bandara Ngurah Rai, bali, kemarin telah memperburuk reputasi penerbangan di Indonesia. “Fakta ini menunjukkan bahwa masih banyak hal yang harus dibenahi dalam sistem keamanan transportasi pesawat terbang di Indonesia,” katanya. Fadli menunjuk rekrutmen SDM sebagai hal yang harus dibenahi, demi mengurangi kesalahan manusia yang kerap menyebabkan kecelakaan pesawat di Indonesia. “Manajemen pesawat udara pun perlu peningkatan kualitas jaminan keamanan bagi penumpang,” katanya. Sementara itu, Kementerian Perhubungan menyatakan, berdasarkan hasil tes urine dan darah, pilot Lion Air Mahlup Ghozali dan copilot Chirag Carla negatif mengandung narkoba. “Mereka sudah dites narkoba dan hasil awal menunjukkan negatif,” kata

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BIMA

HIMBAUAN NOMOR :

ca, atau lainnya. “Kami belum bisa sampaikan apa dan bagaimana, apakah itu overshoot atau undershoot saya belum tahu terkait kabar itu,” tegasnya. Masruri juga belum bisa memastikan kapan hasil investigasi jatuhnya pesawat bernomor registrasi PK LKS itu bisa diumumkan kepada publik. Saat ini kondisi pesawat bercat putih itu masih mengapung di pinggir laut dengan badan terbelah dua. Agar tidak dibawa arus laut, bangkai pesawat itu kemudian diikat dan dijaga TNI Angkatan Udara dan otoritas bandara. Senada dengan Masruri, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Herry Bakti menyatakan tim investigasi tengah mengumpulkan data termasuk mencari Cockpit Voice Recorder (VCR) yang masih berada di ekor pesawat. “Untuk mengambil CVR di ekor pesawat, kami akan coba dengan penyelamanan,” katanya. (ant/bali post)

/KPU-Kota-017.433903/2013

Berdasarkan ketentuan BAB VIII LARANGAN DALAM KAMPANYE Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 53 ayat (5) dan Pasal 54 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan KPU Nomor 69 Tahun 2009 tentang Pedoman Teknis Kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2010, dan sesuai dengan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Bima Nomor : 11/Kpts/KPU-Kota017.433903/2013 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Bima Nomor 21/Kpts/KPU-Kota-017.433903/2012 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Bima Tahun 2013, bahwa tahapan kampanye dilaksanakan mulai tanggal 26 April 2013 sampai dengan 9 Mei 2013. Berdasarkan ketentuan tersebut di atas, dengan ini Komisi Pemilihan Umum Kota Bima menghimbau kepada Pasangan Calon dan Tim Kampanye serta Setiap Orang memperhatikan dan mengindahkan hal-hal sebagai berikut : 1. Pasangan Calon dan Tim Kampanye serta Setiap Orang dilarang melakukan kegiatan kampanye pada masa : a. sebelum dimulai masa kampanye; b. dalam masa kampanye, yaitu apabila di luar jadwal yang telah ditentukan untuk pasangan calon; c. 3 (tiga) hari sebelum tanggal dan hari pemungutan suara. 2. Segala kegiatan pasangan calon, termasuk tim kampanye dan pelaksana kampanye yang dilakukan sebelum tanggal dimulainya kampanye, antara lain ulang tahun, kegiatan sosial/kebudayaan, perlombaan, olah raga, kegiatan keagamaan, dan kegiatan lain dengan nama apapun yang bersifat mengumpulkan masa di suatu tempat dapat dikategorikan kampanye. 3. Pasangan calon dilarang melibatkan Pegawai Negeri Sipil, Anggota Tentara Nasional Indonesia, dan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai peserta kampanye dan juru kampanye dalam pemilihan. 4. Pejabat Negara, Pejabat Struktural dan Fungsional dalam jabatan negeri serta Pegawai Negeri lainnya dilarang mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Bima Tahun 2013 sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan atau pemberian barang kepada Pegawai Negeri dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga dan masyarakat. MARI KITA WUJUDKAN BERSAMA Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Bima yang JUJUR, ADIL, DAMAI dan BERMARTABAT.

Kota Bima, 5 April 2013 Ketua, TTD Dra. Nurfarhati, M.Si. Alamat : Jalan Gajah Mada Kel. Penatoi Kec. Mpunda Kota Bima, Kode Pos 84113 Telp. (0374) 44865, Fax. (0374) 43074 E-mail: kpu_kobi@yahoo.com, Website: www.kpu-bimakota.go.id

Masih banyak hal yang harus dibenahi dalam sistem keamanan transportasi pesawat terbang di Indonesia Fadli Zon

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti dalam keterangan persnya di “Emergency Operations Center” Bandara Ngurah Rai, di Kuta, Bali, Minggu kemarin. Meski begitu, pihaknya akan tetap memonitor dan akan melakukan tes rambut karena untuk mengetahui ada tidaknya kandungan narkoba memerlukan waktu lama.

Menurut dia, pilot dan copilot saat ini sudah dinonaktifkan selama dua minggu untuk kepentingan investigasi. “Pilot sudah langsung kita grounded sesuai standar selama dua minggu. Setelah semua lancar dia harus menjalani training lagi,” ujarnya. Selama proses investigasi pascamusibah jatuhnya pesawat Lion Air itu, sang pilot juga diminta menyiapkan laporan dan menjawab beberapa pertanyaan untuk melengkapi pemeriksaan. Sabtu sore, pesawat bernomor penerbangan JT-904 rute Bandung-Denpasar tergelincir ke laut, sekitar 10 meter dari landasan pacu 09 sebelah barat Bandara Ngurah Rai. Ratusan liter avtur pada bangkai pesawat Lion Air yang jatuh di laut dekat Bandara Internasional Ngurah Rai telah disedot guna menghindari pencemaran laut. “Avtur sudah dikosongkan agar tidak

mencemari laut,” kata Direktur Jeneral Perhubungan Udara, Kementerian Udara, Herry Bakti dalam keterangan persnya di Bandara Internasional Ngurah Rai, Minggu. Menurut dia, ratusan liter avtur itu berada dalam tangki karet di sayap pesawat yang keadaannya masih utuh. Sementara itu Direktur Airport Service Lion Air Bali, Capt Daniel Putut menyatakan 200 drum telah disiapkan untuk menampung bahan bakar khusus pesawat itu. “Bahan bakar minyak avtur itu ada di sayap. Sebelum ditarik, kami sudah menyiapkan 200 drum untuk menampungnya,” katanya. Bangkai pesawat bercat putih akan ditarik ke Pantai Kelan, sekitar 5 mil sebelah selatan bandara, dengan menggunakan kapal, setelah semua data termasuk “Cockpit Voice Recorder” (CVR) diambil. Kepala Sub-Komunikasi Penelitian Kecelakaan Transportasi

Udara KNKT, Masruri menyatakan untuk menghindari pencemaran laut dan kerusakan terumbu karang, badan pesawat buatan Amerika Serikat itu akan dipasangi pelampung. “Rencananya akan diberi pelampung biar naik sehingga tidak banyak mengganggu,” ujarnya. Pasang surut air laut sangat mempengaruhi proses pemindahan bangkai pesawat di mana naiknya air laut menyebabkan sebagian besar barang milik penumpang ikut terbawa arus. Lion Air telah membuka posko selama satu minggu mulai Sabtu kemarin di “Emergency Operations Center” Bandara Ngurah Rai, bersebelahan dengan gedung Operasi TNI Angkatan Udara Ngurah Rai. Posko itu akan memfasilitasi dan menampung keluhan korban dan keluarga korban, termasuk informasi barang dan bagasi yang mungkin berhasil diselamatkan. (ant/bali post)

Indonesia Berhasil Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi London Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, mengatakan, Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata enam persen di tengah krisis perekonomian global yang merupakan prestasi terbaik di antara negara berkembang dan bahkan negara maju. Hal itu diungkapkan Krisnamurthi dalam diskusi yang dipimpin Duta Besar Islandia untuk WTO, Martin Eyjolfsson, di Gedung WTO, Jenewa, Swiss, demikian Konselor Ekonomi Perwakilan Tetap Indonesia di Jenewa, Dinar Sinurat, Minggu. Krinamurthi pada forum itu menyatakan, Indonesia kini menempuh kebijakan perdagangan sangat variatif di tengah dinamika ekonomi dunia. Indonesia juga berhasil menekan tingkat pertumbuhan inflasi rata-rata 5,9 persen. Peringkat investasi Indonesia juga terus membaik dengan rata rata per-

(ant/bali post)

HASIL PANEN - Seorang petani membersihkan padi hasil panennya di Persawahan Gowa, Sulsel, Minggu (14/4). tumbuhan di atas 26 persen. Akan tetapi, Indonesia juga dikritik anggota WTO, terutama kebijakan ijin impor terkait produk hortikultura, hewan dan produk hewan, pembatasan ekspor atas produk mineral dan tambang, serta penutupan beberapa pela-

buhan impor. Kebijakan-kebijakan tersebut dituduh menghambat akses pasar produk di 20 persen pos tarif. Indonesia dianggap salah satu anggota yang cukup banyak menggunakan perangkat pengamanan perdagangan (trade rem-

edies) seperti penyelidikan antidumping dan safeguards measures. Kesenjangan komitmen tarif Indonesia di WTO dengan tarif yang diterapkan dianggap memberikan ruang bagi ketidakpastian bagi pengusaha. Pada sisi lain, anggota WTO juga mengagumi kemampuan pemerintah Indonesia dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Mereka juga mengakui betapa sulit tantangan yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia dalam mengelola negara besar yang berpenduduk lebih dari 240 juta yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau dengan berbagai ragam etnis dan budaya. Peran aktif Indonesia dalam berbagai fora regional dan internasional diakui sangat menonjol, termasuk dalam kerangka kerja sama Selatan-Selatan. Hal ini ditunjukkan dengan peran Indonesia sebagai tuan rumah KTT APEC dan Konferensi Tingkat Menteri ke-9 WTO pada 2013. (ant/bali post)

Desentralisasi Membuat Korupsi Merata Denpasar (Suara NTB) Guru Besar Universitas Udayana Yohanes Usfunan menilai sistem desentralisasi malah memeratakan praktik korupsi di sejumlah daerah otonomi karena tak ada pengawasan ketat di daerah. “Otonomi daerah dengan menggunakan sistem desentralisasi menyebabkan pemerataan korupsi terjadi dari Sabang sampai Merauke,” kata Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik RI (Forkoma PMKRI) Bali itu, Minggu kemarin. Dia mengatakan persoalan

menonjol di daerah adalah korupsi yang sebagian besar disebabkan pemekaran daerah yang disebutnya hanya bentuk “pembagian kue” kepada daerah. Tanpa ada kajian terpercaya sehingga pemerintah dinilai sembrono dalam memberikan dana dan kewenangan otonomi. “Sehingga yang terjadi kemudian adalah buang-buang uang negara saja,” kata Yohanes. Dia menilai peraturan Pemerintah soal otonomi daerah perlu diperbaiki karena pasal ini menyebutkan calon kepala daerah adalah orang

dikenal di daerah itu dan ini ditafsirkan secara sempit. Akibatnya, kata dia, bangsa Indonesia terjebak dalam primordialisme. Sementara itu, Parlemen RI mengusulkan korupsi dinyatakan sebagai perbuatan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). “Sudah saatnya korupsi tak hanya disebut kejahatan yang menjadi musuh bersama, tapi layak untuk dijadikan sebagai perbuatan melanggar HAM,” kata Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR-RI Hayono Isman.

Hayono mengemukakan hal tersebut dalam pertemuan tahunan pimpinan parlemen negara anggota G-20 yang membahas isu korupsi di Meksiko. Dalam siaran pers Sohibul Iman, disebutkan pandangan yang disampaikan Hayono Isman itu mendapat perhatian peserta sidang. Hayono menegaskan bahwa karena menjadi kejahatan HAM, maka Indonesia meminta negara-negara maju yang menjadi anggota G-20 untuk bekerja sama menyita atau mengembalikan harta hasil korupsi ke Indonesia. (ant/bali post)

Ideologi, Bukan Orang KETUA Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, Minggu, menyatakan eksistensi sebuah partai bukan tergantung pada orang, tetapi ideologi. Kepada wartawan, usai Deklarasi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ganjar-Heru di Stadion Manahan Solo, Minggu, Megawati mengatakan masih menggodok dan

memetakan perolehan suara yang akan diraih pasangan usungan PDIP itu. Megawati menyebut pencapaian para kandidat-kandidat PDIP pada Pilkada Jawa Barat dan Sumatera Utara lalu sebagai nprestasi. “Ya karena pada waktu itu, malah pasangan yang diusung PDI Perjuangan pada awalnya ada yang mengatakan bakal nomor bontot. Tetapi kenyataan bisa menempati posisi

kedua,” kata Megawati. Dia siap memperjuangkan pihaknya jika menghadapi kecurangan, termasuk mengajukannya ke Mahkamah Konstitusi. “Saya patuh aturan. Tetapi bukan berarti patuh aturan lalu t i d a k mengkritik dengan sehat,” tandasnya. (ant/bali post)

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

SUARA NTB Senin, 15 April 2013

Korut Tolak Tawaran Dialog Korsel Seoul Korea Utara menolak tawaran Korea Selatan bagi dialog mengenai masa depan kawasan industri bersama Kaesong dengan menyebut usul itu sebagai langkah politik kosong. Awal pekan ini Korea Utara menarik 53.000 pekerjanya dan menghentikan operasi Kaesong di tengah meningkatnya ketegangan militer di Semenanjung Korea. Kamis lalu Seoul menyeru Pyongyang kembali ke meja perundingan untuk mengoperasikan kembali kompleks industri itu, namun Pyongyang menolak tawaran Menteri Unifikasi Korsel Ryoo Kihl-Jae itu dengan mengatainya sebagai isyarat licik yang bertujuan menutupi niat sebenarnya untuk menduduki Korea Utara.

“Kami melihat tawaran itu satu tindakan kosong dan tidak berarti,” kata seorang juru bicara Komite Reunifikasi Damai Korut dalam satu wawancara dengan kantor berita pemerintah KCNA. “Jika Korea Selatan benar-benar tulus melakukan perundingan... negara itu terlebih dulu harus meninggalkan sikap konfrontatifnya,” kata juru bicara itu seperti dikutip AFP. Amerika Serikat dipersilakan untuk menempatkan angkatan bersenjatanya di pangkalan militer Filipina

jika perang melawan Korea Utara terjadi, kata Menteri Luar Negeri Filipina Albert del Rosario, Sabtu, sembari mengutip sebuah perjanjian dengan negara sekutu. “Perjanjian bersama mengenai pertahanan mempersilakan untuk aksi gabungan jika Filipina atau AS diserang,” kata del Rosario melalui pernyataan kepada AFP saat krisis semenanjung Korea semakin bereskalasi. “Hal itu menjadi logis jika mengasumsikan, misalnya ada sebuah serangan ke Filipina atau rekan sekutu dalam perjanjian itu, AS dipersilakan untuk menggunakan basis militer kami,” katanya. Del Rosario juga menanggapi pertanyaan mengenai wilayah, yang juga bekas jaja-

han AS, apakah memungkinkan jika Amerika dapat menempatkan pasukannya saat perang antara AS dan Korut pecah. Krisis semenanjung Korea telah bereskalasi dengan ancaman diluncurkannya senjata berhulu ledak nuklir oleh Korut sejak negara itu mengadakan uji coba rudal nuklirnya pada Februari lalu. Pada Jumat, Menteri Pertahanan Filipina, Voltaire Gazmin mengatakan pemerintah telah bersiap untuk mengatasi “kekuatan ekstrem” termasuk dengan mengijinkan AS menempatkan pasukan di negaranya sebagai langkah antisipasi keadaan darurat terkait krisis semenanjung Korea. AS dan Filipina beraliansi pada 1951 melalui sebuah perjanjian pertahanan bersama.

Di awal 1990, angkatan bersenjata AS mengosongkan Basis Udara Clark dan Angkatan Subic Naval, yang merupakan dua pangkalan megah yang digunakan selama perang Vietnam. Dalam beberapa tahun terakhir, Filipina telah berupaya untuk memperkuat kerja sama pertahanannya dengan AS, di tengah sengketa dengan China menyangkut wilayah Laut China Selatan. Berbagai fasilitas milik dua negara digunakan dalam kesepakatan latihan militer bersama antara Filipina dan AS, dimana Pentagon mengerahkan belasan jet tempur F/ A-18. Selain itu, lebih dari delapan ribu warga Filipina dan pasukan AS ambil bagian dalam latihan bersama selama 12 hari. (ant/bali post)

(ant/bali post)

PASANG BARIKADE - Seorang tentara Korea Selatan memasang barikade di pos pemeriksaan di Jembatan Unifikasi Korea, yang menuju zona demiliterisasi memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan di Paju.

Lebih 416.000 Pengungsi Suriah Berada di Lebanon

(ant/bali post)

PEMBERONTAK BERKUASA - Pasukan pemberontak Seleka yang kini berkuasa berpatroli di jalan-jalan untuk mencegah penjarahan di Bangui, Republik Afrika Tengah.

Gembong Kudeta Jadi Presiden Bangui Pemimpin pemberontak yang merebut kekuasaan di Republik Afrika Tengah, Michel Djotodia, dipilih menjadi presiden oleh parlemen sementara negara itu, Sabtu. Djotodia yang memimpin ribuan pemberontak koalisi Seleka memasuki dan menguasai

ibukota negara kaya mineral itu pada 24 Maret untuk menggulingkan Presiden Francois Bozize. Para kepala negara Afrika dan negara-negara Barat menolak mengakuinya sebagai pemimpin sah negara itu dan menyerukan pembentukan dewan peralihan untuk mengantarkan negara itu menyelenggarakan pemilu

dalam 18 bulan ke depan. Dewan peralihan beranggotakan 105 orang menggelar pertemuan di parlemen di Bangui, Sabtu, dan mengukuhkan Djotodia sebagai kepala negara. “Saya akan bekerja sesuai yang saudara-saudara perintahkan kepada saya,” kata Djotodia seperti dikutip Reuters.

Djotodia mengatakan keamanan ibukota Bangui semakin buruk, sementara organisasi-organisasi kemanusiaan internasional mengatakan kelompok bersenjata termasuk gerakan Seleka terus menjarah, kekacauan meluas dan merekrut anak-anak menjadi anggota mereka. (ant/bali post)

Dialog AS - Cina pada 8-12 Juli Washington Dialog Strategi dan Ekonomi Amerika Serikat - Cina berikut akan diselenggarakan di Washington, pada 8-12 Juli. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, dan Menteri Keuangan negara itu, Jacob Lew, akan hadir dalam dialog bersama dengan rekanrekan Cina mereka. “Dialog akan fokus mengatasi tantangan dan peluang yang kedua negara hadapi pada berbagai bidang bilateral, regional dan global berkaitan kepentingan ekonomi dan strategis jangka pendek dan jangka panjang,”

kata pernyataan Kementerian Luar Negeri AS, Sabtu. Sengketa mata uang Cina diperkirakan menjadi agenda utama, setelah Departemen Keuangan AS mengatakan pada Jumat, yuan tetap di bawah harga secara signifikan. Pertemuan tingkat tinggi tahunan yang bertujuan menyelesaikan sengketa antara dua ekonomi terbesar dunia itu dimulai pada 2006 di bawah Presiden AS (saat itu), George W Bush, ketika mereka mengacu sebagai Dialog Strategi Ekonomi AS - Cina. Presiden AS, Barack Obama,

pada 2009 memperluas lingkup pertemuan, dan mengubah nama mereka menjadi “Dialog Ekonomi dan Strategis Amerika Serikat - Cina.” Saat ini, Cina telah menjadi salah satu negara dengan perekonomian raksasa di dunia dan telah berhasil mengalahkan AS di sejumlah bidang. Di bidang militer, Cina juga mula unjuk kekuatan. Pemerintah Cina baru – baru ini mengumumkan akan menaikkan belanja militer sebanyak 10,7 persen pada tahun ini menjadi 119 miliar dolar AS. Dalam dua dekade terakhir, belanja pertahanan pemerintah Cina hampir selalu naik dengan prosentase dua digit. Pemerintah juga mengumumkan bahwa alokasi untuk keamanan domestik akan naik 8,7 persen menjadi 123,5 miliar dolar AS. Untuk tiga tahun berturutturut belanja keamanan domestik melebihi belanja pertahanan. “Kita harus mempercepat proses modernisasi pertahanan nasional dan pasukan bersenjata untuk memperkuat kemampuan militer dan pertahanan Cina,” kata Perdana Menteri Wen Jiabao dalam sambutan persiapan menjelang rapat tahunan Cina antara pemerintah dan parlemen. “Pemerintah harus dengan tegas menegakkan kedaulatan, keamanan dan keutuhan wilayah Cina serta memastikan perdamaian kawasan,” kata dia. Rencana belanja publik Cina sangat dinantikan oleh ahli hubungan luar negeri karena dari situlah dapat terbaca pen-

geluaran riil negara tersebut untuk memodernisasi pasukan militer dan persenjataannya. Naiknya rencana pengeluaran Cina di bidang pertahanan juga memicu kekhawatiran negara-negara tetangga dan membuat Washington mendesak Beijing untuk menyampaikan rencana-rencana militernya dengan lebih terbuka. Cina sendiri berulangkali menyatakan bahwa dunia sebaiknya tidak perlu khawatir dengan besarnya belanja militer Beijing karena hanya ditujukan untuk tujuan pertahanan yang sah. Uang yang dikeluarkan untuk Pasukan Pembebasan Rakyat itu juga lebih sedikit dibanding Pentagon. Negara tetangga Cina telah sejak lama khawatir atas pengeluaran militer Beijing dan kenaikan belanja sampai dua digit yang terakhir itu dapat mempertajam perseteruan dengan Jepang, India, Asia Tenggara, dan Taiwan (yang oleh Cina diklaim sebagai bagian dari wilayahnya). Jepang dan Cina saat ini sedang memperebutkan kepulauan di Laut Cina Selatan. Sementara Vietnam, Filipina dan beberapa negara lain menantang Beijing atas klaim terhadap wilayah perairan Laut Cina Selatan yang kaya akan minyak dan gas. Sebelumnya, Cina telah mengumumkan ambisi militer jangka panjangnya dengan pertujukan perangkat keras baru, termasuk di antaranya uji coba pesawat tempur siluman pada awal 2011 dan peluncuran sebuah kapal induk. (ant/bali post)

Beirut Jumlah orang Suriah yang kehilangan tempat tinggal dan mengungsi ke Lebanon sejauh ini telah mencapai 416.000, naik sebanyak 14.000 setiap pekan, kata Komisi Tinggi PBB Urusan Pengungsi pada Sabtu (13/4), di dalam laporan mingguannya. Menurut laporan itu, sementara lebih dari 130.000 pengungsi masih menunggu penyelesaian proses pendaftaran mereka di UNHCR agar mereka bisa menerima bantuan, jumlah pengungsi yang terdaftar telah melebih angkat 280.000. Saat ini terdapat sebanyak 120.000 pengungsi yang terdaftar di Lebanon Utara, sebanyak 105.000 di Lembah Bekaa, 32.000 di Beirut dan Gunung Lebanon, dan sebanyak 22.000 di Lebanon Selatan, kata laporan tersebut. Komisaris Tinggi PBB Urusan Pengungsi, Antonio Guterres, mengatakan, jumlah pengungsi Suriah di Lebanon telah melebihi 10 persen jumlah warga Lebanon, dan dapat menjadi beban bagi pemerintah Lebanon. Lebanon pada Januari telah mengajukan permohonan sebesar 370 juta dolar Amerika Serikat dari negara Arab guna membantunya memenuhi kebutuhan pengungsi Suriah. Sementara itu, Rusia akan memberi suara yang menentang rancangan resolusi baru PBB mengenai Suriah, kata Kementerian Luar Negeri di Moskow, Sabtu. Dokumen yang disiapkan oleh sejumlah negara dan akan diajukan untuk pemungutan suara dalam waktu dekat di Sidang Majelis Umum PBB, “sangat jelas bias dan penuh istilah yang bertentangan”, kata kementerian itu dalam satu pernyataan. Resolusi itu hanya menyalahkan pemerintah Suriah atas krisis tersebut. Resolusi sepenuhnya mengabaikan dukungan keuangan, logistik dan militer dari luar buat kegiatan oposisi dan pelaku teror kelompok oposisi bersenjata, kata kementerian itu. Para penyusun resolusi baru tersebut berusaha memperoleh persetujuan dari Sidang Majelis Umum PBB mengenai rencana sepihaknya bagi

Suriah dengan tujuan tunggal - perubahan rezim, kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, sebagaimana dilaporkan Xinhua - yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad. Ditambahkannya, rancangan tersebut mengabaikan dampak politik dan regional dari skenario semacam itu. Rusia menyatakan dua resolusi yang sebelumnya disahkan oleh Sidang Majelis Umum PBB dengan isi yang hampir persis sama hanya menambah rumit proses penyelesaian damai. Jadi, Moskow takkan mendukung dokumen semacam itu dalam pemungutan suara, katanya. Moskow juga mendesak pelaku terkait agar mengkonsolidasikan semua pihak di Suriah untuk melaksanakan Komunike Jenewa, yang sebelumnya disahkan. Komunike tersebut berfungsi sebagai satu-satunya landasan yang layak bagi penyelesaian krisis Suriah, kata kementerian itu. Sebelumnya, Militer Israel mengaku menembakkan artilerinya ke Suriah, Jumat, setelah pasukannya diserang di Dataran Tinggi Goland, wilayah Suriah yang diduduki Israel, dalam rangkaian terbaru insiden penembakan di garis depan yang relatif tenang. “Tidak ada tentara terluka dan tidak ada kerusakan yang disebabkannya. Tentara Angkatan Bersenjata Israel (IDF) menanggapi dengan tembakan artileri ke arah sumber penembakan. Satu tembakan langsung telah diidentifikasi,” kata militer dalam satu pernyataan seperti dikutip Reuters. Pertempuran antara pasukan yang setia kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pemberontak yang berusaha menggulingkannya tumpah ke Dataran Tinggi Golan dalam beberapa pekan terakhir dengan tembakan sesekali dan mortir mendarat di wilayah yang dikuasai negara Yahudi itu. Seorang juru bicara militer mengatakan dia tidak tahu apakah tentara Suriah atau pemberontak yang menembaki pasukan Israel dan apakah tembakan itu nyasar atau disengaja. (ant/bali post)

Iran Dukung Persatuan dan Perlawanan Islam di Lebanon

Teheran Menteri Luar Negeri Iran ,AliAkbar Salehi, Sabtu (13/4), mengatakan, Teheran sejak dulu selalu mendukung persatuan dan perlawanan Islam di Lebanon, kata Press TV. Hubungan baik Iran dengan semua faksi dan kelompok politik di Lebanon dan kebijakannya mendukung perlawanan Islam terhadap kebijakan Israel sejalan dengan dukungan bagi persatuan negeri itu. Salehi mengeluarkan pernyataan tersebut dalam pertemuan dengan Fadi Haj Ali, Duta Besar Lebanon untuk Teheran. “Iran dan Lebanon memiliki kemampuan luas guna lebih mengembangkanhubungan(mereka), terutama di bidang ekonomi, perdagangan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan,” kata Menteri Luar Negeri Iran itu, yang dikutip Press TV, Minggu siang. Ketika mengomentari krisis Suriah, Salehi mengatakan Teheran menentang kekerasan, serangan teror serta campur tangan asing di Suriah. “Iran percaya satu-satunya penyelesaian bagi krisis (di negara Arab tersebut) ialah melalui cara politik dan damai, dan hanya rakyat Suriah-lah yang dapat menentukan nasib politik mereka dan nasib negara mereka dengan dasar kepentingan nasional dan diwujudkannya tuntutan damai dan sah,” ia menambahkan. Saat menyampaikan keprihatinan mengenai konsekuensi dari menyebarnya kerusuhan di Suriah ke negara lain, Menteri Luar Negeri Iran itu berharap krisis tersebut akan dapat diselesaikan melalui upaya semua negara di wilayah itu. (ant/bali post)

(ant/bali post)

DILALAP API - Satu mobil dilalap api di lokasi ledakan bom di Ashrafieh, Beirut timur, Lebanon, Jumat (19/10). Setidaknya dua orang tewas dan 15 lainnya luka-luka dalam serangan bom mobil yang meledak di pusat kota Beirut tersebut.


SUARA NTB 15 APRIL 2013