Issuu on Google+

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK SUMBAWA ECERAN Rp 2.500

Rp. 40.000 Rp. 45.000

SUARA NTB

NOMOR 2 TAHUN KE 9 Online :http://www.suarantb.com E-mail: hariansuarantb@yahoo.co.id

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

Pengemban Pengamal Pancasila

SABTU, 2 MARET 2013

12 HALAMAN

Jangan Asal-asalan DINAS PertanianTanaman Pangan dan Hortikulturan NTB, tahun ini merencanakan akan mencetak sawah baru seluas tak kurang dari 5.700 hektar. Tersebar di Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa dan Bima. Diharapkan program ini bisa dilaksanakan tepat sasaran, terlebih pada pencetakan sawah baru sebelumnya, dianggap masih belum sesuai harapan. “Pencetakan sawah baru adalah kewenangan Dinas Pertanian, tetapi kami minta untuk selalu berkoordinasi. Karena ini berkaitan dengan sumber air dan drainasenya. Pada program pencetakan sawah baru sebelumnya ada yang saya lihat tidak jelas sumber airnya,” tandas Kepala Dinas PU NTB,Ir.H. Dwi Sugianto kepada Suara NTB di Mataram, Jumat (1/3). Ia menilai, selama ini belum ada koordinasi yang intensif dengan Dinas Pertanian, terkait rencana tersebut. Padahal, saluran irigasi dan sumber air menjadi faktor pendukung yang tak bisa diabaikan. Bersambung ke hal 5

Saya berbahagia sekali bisa hadir di sini. di hadapan para jemaah sekalian, bersama Tuan Guru Bajang yang kita cintai. Masyarakat NTB mesti bangga dan bersyukur memiliki umara’ sekaligus ulama seperti Tuan Guru Bajang. Saya kira selama menjadi umara’, TGB berhasil menjaga kehormatan dan martabat dirinya sebagai ulama. Figurnya sebagai ulama tidak menjadi luntur karena jabatan gubernur yang ia emban. Bahkan saya yakin, sejumlah keberhasilan pembangunan di NTB, terjadi karena besarnya dukungan dan kecintaan umat di NTB kepada sosok TGB,. Sekali lagi masyarakat NTB harus bersyukur memiliki TGB…… KH. Hasyim Muzadi

(Suara NTB/ist)

Tunggu Penetapan Calon BAKAL calon Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengatakan, masih menunggu penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB oleh KPU untuk mengajukan izin cuti ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jika sudah ada penetapan calon, maka dirinya akan segera mengajukan izin cuti sesuai dengan yang diamanatkan undangundang. “Intinya kita ikuti peraturan. Dan saat ini kebetulan saya bersama dengan beberapa putra NTB masih menjadi bakal calon. Bersambung ke hal 5 TGH. M. Zainul Majdi

KO M E N TTAA R Tidak Ada Diskriminasi DIREKTUR RSUP NTB, dr. H.Mawardi Hamry membantah pasien Lili Suaiba meninggal, karena lamban ditangani pihak RSUP NTB. Ia pun membantah pihaknya diskriminatif dalam melayani pasien dengan Jamkesmas. “Tidak ada (diskriminasi). Itu kan menurut persepsi. Tentu kita tidak bisa menggeneralisir. Tapi kan faktanya tidak demikian. Karena terus terang orang yang sedang sakit ini sensitif. Kadang-kadang diperlakukan sebaik apapun masih merasa kurang nyaman, karena dalam kondisi sakit. Itu harus kita pahami,” tandasnya, Bersambung ke hal 5

Kejaksaan Musnahkan BB Miliaran Rupiah (Suara NTB/ist)

SELAMAT Gubernur NTB, TGH.M.Zainul Majdi didampingi Wagub, H.Badrul Munir memberi ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik, kemarin.

TO K O H

Pengasuh Pesantren Al Hikam, Malang Jawa Timur, Ketua Umum PB NU 1999-2009.

Mataram (Suara NTB) Tahun ini, Kejaksaan Negeri Mataram kembali memusnahkan banyak barang bukti (BB) hasil kejahatan. Jumat (1/ 3) pagi kemarin, ribuan jenis miras itu dimusnahkan di halaman Kejaksaan setempat, dengan nilai miliaran rupiah. Bersambung ke hal 5

153 Pejabat Dimutasi

Gubernur Tekankan Profesionalisme Birokrasi Mataram (Suara NTB) Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi memutasi sebanyak 153 pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemprov NTB. Sebagian besar pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya pada Jumat (1/ 3), sekitar 89 persen merupakan promosi jabatan.

Data yang dihimpun, tiga orang pejabat eselon II yang dimutasi semuanya merupakan promosi jabatan. Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) NTB, Ir. H. Muhammad Husni, M.Si menduduki jabatan baru sebagai Kepala Distamben NTB. Sekretaris Badan Per-

encanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB, Ir. H. Husni Fahri, MM menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura NTB menggantikan Ir. H. Abdul Maad, MM yang memasuki usia pensiun. Bersambung ke hal 5

DIMUSNAHKAN - Proses pemusnahan berbagai jenis barang bukti di halaman Kejari Mataram, Jumat kemarin.

KPU Sulit Lacak Pengelolaan Dana Kampanye Tak Resmi Mataram (Suara NTB) Aktivitas pembiayaan kampanye yang dilakukan tanpa melalui rekening dana kampanye yang resmi diserahkan ke KPU NTB akan sangat sulit untuk dilacak. Padahal, jumlah uang yang beredar melalui dana kampanye tak resmi ini kemungkinan jauh lebih besar ketimbang yang secara resmi dilaporkan ke KPU NTB. Anggota KPU NTB, Drs. Darmansyah, M.Si, yang dikonfirmasi Suara NTB, Jumat (1/3) kemarin mengakui bahwa per-

soalan yang dihadapi KPU NTB dalam memantau aktivitas kampanye pasangan calon terletak pada sulitnya mela-

cak aktivitas pengeluaran dana yang tidak terlapor secara resmi ke KPU. ‘’Disitulah letak masalahnya,’’ ujarnya. Menurut Darmansyah, adanya persyaratan pencantuman dana kampanye resmi dimaksudkan untuk memastikan bahwa semua lalu lintas pendanaan kampanye bisa terpantau. Keluar masuk dana tersebut juga bisa dilakukan secara resmi melalui satu

pintu tersebut. Dengan menggunakan rekening resmi tersebut, sumbangan – sumbangan baik yang bersifat perorangan maupun perusahaan sudah secara jelas diatur dan dibatasi. ‘’Tentu saja pembatasan yang berkaitan dengan berapa jumlah sumbangan perorangan dan perusahaan jelas diatur dalam undang – undang,’’ ujarnya. Bersambung ke hal 5

Perbaikan Ruas ’’By Pass’’ BIL Terkendala Pipa PDAM

H.Mawardi Hamry (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB menegaskan tidak akan tinggal diam melihat adanya kerusakan di ruas by pass Bandara Internasional Lombok (BIL). Artinya, pihaknya siap melakukan perbaikan jalan seperti diharapkan semua pihak. Namun Dinas PU NTB masih belum bisa melakukannya, jika pihak PDAM Lombok Tengah (Loteng) belum memperbaiki saluran pipa yang ada di bawah jalan yang rusak itu. ‘’Secepatnya akan kita per-

baiki. Dalam kurun waktu 1 x 24 jam harus diperbaiki,’’ tegas Kepala Dinas PU NTB Ir. H. Dwi Sugiyanto, MM, menjawab Suara NTB di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Jumat (1/3). Hanya saja lanjutnya, pihaknya tidak bisa bekerja langsung, jika tidak PDAM yang perbaiki lebih dahulu. ‘’Karena ada kerusakan pipa di lokasi itu,’’ katanya. Ditegaskannya, bagaimanapun kuatnya sebuah jalan, jika di bawahnya ada air mengalir akan terjadi kerusakan.

Apalagi di sekitar intersection Batujai ada beberapa sumber air yang menyebabkan kondisi jalan selalu becek. Hal inilah, lanjutnya, menyebabkan terjadinya kerusakan atau lubang di by pass. Dalam hal ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak PDAM Loteng agar segera mengatasi pipa air yang bocor. Namun, lambatnya reaksi dari pihak PDAM membuat kondisi jalan tersebut berlubang dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Bersambung ke hal 5

‘’

Secepatnya akan kita perbaiki. Dalam kurun waktu 1 x 24 jam harus diperbaiki.

H. Dwi Sugiyanto (Suara NTB/dok)

LANGGANAN Mataram dan sekitarnya Hubungi :

0370-639543


SUARA MATARAM

SUARA NTB Sabtu, 2 Maret 2013

Halaman 2

IRT Konsumsi Sabu

Mengaku Terjerumus Pergaulan

Hidupkan Pantai Penghulu Agung MEMILIKI kawasan pantai menjadi keuntungan tersendiri bagi Kelurahan Ampenan Timur, Kecamatan Ampenan. Saat ini, pihak kelurahan sedang mempersiapkan diri untuk menghidupkan kembali Pantai Penghulu Agung yang memiliki potensi yang cukup tidak kalah dengan daerah lain. Lurah Ampenan Timur, Sudirman, SE, MM, mengungkapkan, potensi yang dimiliki oleh Pantai Penghulu Agung khusus(Suara NTB/smd) nya untuk masyarakat Sudirman sangat menjanjikan. ‘’Sebagai salah satu upaya agar pantai tersebut tidak dikuasai oleh pihak luar, kita merencanakan akan mengangkat dan menata Pantai Penghulu Agung itu menjadi kawasan cepat tumbuh (KCT),’’ terangnya, Jumat (1/3). Menurutnya, ada beberapa upaya yang dilakukan dalam mendukung KCT. Salah satunya, memberikan pelatihan bagi para pembuat kerupuk ikan tenggiri serta pembuat jajanan. Nantinya, hasil produk rumahan itu akan diberdayakan di kawasan pantai Penghulu Agung. “Jika dulu ada 19 kelompok, sekarang sudah terdapat 24 kelompok pembuat produk rumahan,” ungkapnya. Dijadikannya Pantai Penghulu Agung sebagai KCT dikarenakan potensinya yang cukup menjanjikan. Pantai itu akan dijadikan kawasan pariwisata, di mana di pesisir pantai itu akan dibangunkan lapak-lapak bagi para pedagang untuk menjual kuliner. “Arah menuju KCT sudah kita persiapkan seperti menanam pohon di pinggir pantai, memasang lampu penerangan serta terus mengupayakan pembangunan jalan penghubung yang memadai,” imbuhnya. Wacana mendukung pantai Penghulu Agung menjadi KCT juga telah dipersiapkan, seperti akan digelarnya beberapa event, seperti perlombaan kano dan lomba perahu layar. Meski demikian, hal utama yang menjadi perhatian serius Kelurahan Ampenan Timur, lanjutnya, adalah masalah keamanan. Sebagai upaya untuk menjaga keamanan di Pantai Penghulu Agung, seluruh RT yang ada sudah dibuatkan pos ronda. Termasuk penerapan awig-awig yang sedang disusun. Nantinya, awig-awig itu akan dibuatkan sebuah papan pengumuman dan dipasang di Pantai Penghulu Agung. (smd)

Bersemangat Hadapi UN MESKI menyandang ketunaan, siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Wanita Mataram tetap bersemangat dalam menghadapi Ujian Nasional (UN). Menyongsong UN tahun 2013 ini, SLB Dharma Wanita Mataram tetap melakukan persiapan seperti sekolah umum lainnya. Humas SLB Dharma Wanita Mataram Tri Harianta, menjelaskan, tahun ini jumlah peserta UN di sekolahnya mencapai 15 siswa. Jumlah ini terdiri dari siswa tuna rungu untuk SDLB sebanyak 5 siswa dan 4 siswa SMPLB. Selain siswa tuna rungu, SLB Dhar(Suara NTB/nia) ma Wanita Mataram juga Tri Harianta memiliki 6 siswa tuna grahita, masing-masing 3 siswa untuk SDLB dan SMPLB. “Persiapannya sama dengan sekolah lainnya. Tetap kita melakukan try out seperti sekolah lain,” terangnya, Jumat (1/3). Selain melakukan try out SLB Dharma Wanita Mataram juga tetap memberikan jam tambahan bagi para siswa. Adanya jam tambahan ini dilakukan untuk membahas dan mengerjakan kisi-kisi soal ujian. Namun soal ini dikhususkan untuk siswanya tuna rungu. Sementara untuk siswa tuna grahita atau cacat mental, sekolah memberikan soal yang dibuat sendiri oleh tim guru. Karena khusus untuk tuna grahita, siswa hanya akan mengikuti ujian sekolah. Dalam mempersiapkan siswa menghadapi UN ini, sekolah mengaku tidak mengalami kendala yang berarti. Hanya saja guru harus memiliki trik khusus, untuk memahami kemampuan masing-masing siswa. Sehingga apa yang menjadi kesulitan siswa bisa lebih mendapat perhatian dan mendapatkan hasil maksimal. (nia)

(Suara NTB/yan)

SIDAK - Komisi IV DPRD NTB melakukan sidak di RSUP NTB, Jumat (1/3). Sidak ini dilakukan setelah meninggalnya pasien Lili Suaiba karena diduga lambannya penanganan petugas medis di RSUP NTB.

Buntut Meninggalnya Lili Suaiba

Komisi IV DPRD NTB Sidak RSUP Mataram (Suara NTB) Buntut meninggalnya pasien bernama Lili Suaiba (8) yang diduga akibat lambannya penanganan oleh tim medis RSUP NTB, Kamis (28/2) lalu direspons Komisi IV DPRD NTB. Komisi yang membidangi kesehatan langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUP NTB, Jumat (1/3) pagi. Sidak dipimpin Ketua Komisi IV DPRD NTB H. Patompo Adnan, Lc.,MH, Wakil Ketua Komisi IV Drs. H. Sahafari Asy’ari, Sekretaris Komisi IV, Dra. Hj. Endang Yuliati beserta para anggota Komisi IV. Dalam sidak tersebut, Komisi IV langsung menyambangi bangsal Dahlia, tempat Lili Suaiba sempat dirawat sebelum akhirnya meninggal. Ketua Komisi IV Patompo Adnan mengatakan sidak tersebut dilakukan setelah membaca berita di Suara NTB (1/3) yang memberitakan pasien Lili Suaiba. Pihaknya pun mempertanyakan kepada petugas medis di bangsal tersebut, sehingga bisa menyebabkan pasien meninggal. Patompo mengatakan berdasarkan pengakuan petugas medis, pihak medis telah melakukan langkah-langkah

untuk menolong pasien yang bersangkutan. Petugas medis pun sempat menghubungi dokter yang menangani. “Intinya mereka (rumah sakit, red) bilang yang diberitakan itu tidak sesuai,” ujarnya. Politisi PKS ini berharap kepada pihak rumah sakit tidak sampai ada kesan membiarkan pasien yang sedang kritis. “Yang kita inginkan apapun dilakukan tindakan untuk pasien. Tapi mereka katakan dokter yang menangani sudah ada dan protapnya sudah ada. Dan itu yang kami pertanyakan sejauh mana protap harus seperti itu,” ujarnya. Di tempat lain, suasana haru menyelimuti pemakaman Lili Suaiba. Diiringi puluhan pelayat, jenazah Lili dimakamkan di tempat pemakaman umum Sempane Kekalik Timur. Ajabah sang ayah tam-

pak tegar menghantarkan anak tercintanya ke tempat peristirahatan terakhir. Sebelum dimakamkan, anak pasangan Ajabah dan Maryana ini sempat disemayamkan di masjid Al Mabrur, Kekalik Timur. Setelah disemayamkan dan disholatkan, barulah jenazah dibawa warga ke pemakaman umum Sempane untuk dimakamkan. Proses pemakaman ini berlangsung sederhana dengan hanya dihadiri oleh sang ayah, sanak keluarga dan para tetangga. Ayah Lili tampak tegar dan mengikhlaskan kepergian buah hatinya. Namun sang Ibu Maryana tidak sempat dihadiri pemakaman. Menurut keterangan warga sang ibu masih mengalami shock atas kepergian buah hati tercinta. (yan/nia)

UMM Lepas Mahasiswa KKN

Diingatkan Jaga Sikap, Hindari Politik Praktis Mataram (Suara NTB) Kampus “hijau” Universitas Muhammadiyah Mataram (UMM) Sabtu (2/3) ini melepas ribuan mahasiswa yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tiga wilayah. Pihak kampus mengingatkan, mahasiswa menjaga nama baik almamater sekaligus menghindari terlibat langsung dalam politik praktis. Pesan itu dilontarkan Rektor UMM, Drs. Mustamin, M.Si, di Kampus UMM, Jumat (1/3). Menurut Mustamin, menjaga nama baik kampus, memberi teladan serta nilai nilai edukasi kepada masyarakat menjadi ciri mahasiswa UMM dalam setiap kegiatan sama. “Jaga moral. Berikan pendidikan yang baik kepada masyarakat. Tapi, kalau ada kami temukan mahasiswa yang melanggar norma, kampus akan mengeluarkan skorsing dan mengeluarkan sanksi larangan KKN,” ujarnya mengingatkan. Terkait larangan politik praktis, tidak lepas dari makin dekatnya perhelatan Pilkada. Di sejumlah desa yang akan menjadi sasaran KKN juga akan menghelat Pilkades. “Tapi kalau

Ketika Mataram ’’Diobok-obok’’ Investor

(Suara NTB/ars)

Minta Srihardi

mereka memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, malah kami anjurkan. Juga gunakan hak pilih sesuai hati nurani,” sarannya. Pesannya, setidaknya ada tiga “tor” yang harus diaplikasikan saat KKN nanti. Pertama menjadi motivator, agar masyarakat meningkatkan kualitas diri dan warga sekitarnya. Yang kedua menjadi fasilitator, mahasiswa mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh dari bangku kuliah, sehingga ada perubahan kultur hidup masyarakat. ‘’Ketiga, dinamisator, bagaimana mahasiswa

menggerakkan pembangunan di desa yang lamban menjadi cepat,” terang Mustamin, didamping Ketua Lembaga Pengembangan Masyarakat (LPM) UMM, Drs. Minta Srihardi, MH. Ditambahkan Mustamin, kegiatan KKN itu sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, mengamalkan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada Kampus Muhammadiyah, disebutnya berlaku Catur Tri Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Sementara Minta Srihardi menambahkan, jumlah mahasiswa KKN periode 2011 dan 2012, berjumlah 1.227 orang yang akan disebar ke 68 desa dan kelurahan. Di antaranya Lombok Barat 25 desa untuk 33 kelompok, Mataram 5 kelurahan untuk 7 kelompok dan Lombok Tengah 36 desa untuk 33 kelompok. “Mereka akan melaksanakan KKN selama 45 hari, mulai tanggal 2 Maret sampai 17 April,” terangnya. Pelepasan mahasiswa KKN akan berlangsung, Sabtu pagi dan direncanakan dihadiri Wakil Gubernur NTB, Ir. H. Badrul Munir, MM. (ars)

M a t a r a m (Suara NTB) Perilaku Ibu Rumah Tangga (IRT) ini tak patut ditiru. Hanya karena faktor pergaulan, IRT berinisial DMH (39) ia kemudian terjerumus mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Akibat tindakannya yang mencoba-coba, ibu tiga anak ini akhirnya berurusan dengan polisi. DMH ditangkap Rabu (27/2) lalu saat mengendarai sepeda motor di Jalan Swakarsa Lingkungan Gerisak Ampen(Suara NTB/ars) an. Saat dicegat bus- DIPERIKSA - DMH saat diperiksa peer Sat Narkoba Pol- nyidik perempuan di Sat Narkoba res Mataram sekitar Polres Mataram. Pukul 14.00 Wita, barang bukti satu poket sabu 250.000. Tercatat sudah dua sempat dibuang. “Lantas barang kali pembelian dan ia menbukti itu diketahui petugas dan gaku ketagihan. diamankan. Setelah sempat diArief menambahkan, saat interogasi, perempuan ini akhirn- ini tim buser masih memburu ya mengakui barang itu milikn- pemilik barang bukti tersebut. ya,” kata Kasubag Humas Pol- Teman tersangka yang diduga res Mataram AKP Arief Yuswan- menjual barang bukti itu, perto, Jumat (1/3). annya diperkirakan sebagai Tersangka kemudian dia- bandar. “Kasusnya masih kita mankan berikut barang bukti kembangkan,” terangnya. sabu-sabu seberat 0,20 gram. Sementara tersangka saat Ia dijerat Pasal 112 ayat 1 UU berbincang-bincang dengan Tentang Narkotika. wartawan, sempat menangis. Saat ditanya wartawan, ter- Wanita yang masih tampak sangka mengakui barang itu ayu dengan rambut lurus pimiliknya. Ia membantah se- rang ini mengaku kangen denbagai pecandu apalagi penge- gan ketiga anaknya. Sejak didar. “Saya hanya coba-coba, tangkap, hanya penyesalan saya ngaku salah. Ini karena dirasakannya dan ingin segpengaruh pergaulan,” kata ter- era bebas kemudian mensangka menyesal. jalani hidup normal. SuaminSementara barang bukti ya yang mantan Polisi, juga itu diakui diperolehnya dari sudah mengetahui dirinya diseseorang, dengan harga Rp tangkap. (ars)

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB Meninggal Mataram (Suara NTB) Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) NTB Ir. H. Muh. Rusdi, MM, meninggal, Kamis (28/ 2) pukul 21.30 WITA di kediamannya Jalan Batu Bolong Blok D I Nomor 23 BTN Griya Pagutan Mataram. H. Muh. Rusdi meninggal pada usia yang masih muda, sekitar 49 tahun, akibat komplikasi kanker usus yang diderita pada awal tahun 2012 lalu. Almarhum meninggalkan seorang istri, Enny Herawati, SE dan dua orang putri, Diany Pradnya Paramitha yang saat ini sedang kuliah di Yogyakarta dan Dinny Ferbiana Hafsari (SMA 1 Mataram). Tokoh pelaksana program penciptaan 100 ribu wirausaha baru dan 2.000 koperasi berkualitas ini, divonis dokter menderita kanker ujung saluran usus, sekitar bulan April 2012. Dokter yang menanganinya di Jakarta menyarankan untuk menjalani operasi pemotongan usus di Surabaya, sekitar bulan Mei. Beberapa bulan setelahnya, kembali normal, dan aktivitas kedinasannya tetap dilakukan. Desember 2012, setelah dilakukan check up, hasil pemeriksaan menunjukkan almar-

(Suara NTB/dok)

Alm. H. Muh. Rusdi

hum masih menderita kanker usus. Namun karena semangat begitu besar dan panggilan tanggung jawabnya, ia tetap melaksanakan tugas dinasnya seperti biasa. Bahkan dalam pekerjaannya, selama ini ia dikenal paling rajin dan disiplin. Persis tiga minggu terakhir, almarhum dinyatakan dalam kondisi lemah dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Biomedika selama sepekan. Hingga akhirnya dirawat di rumahnya dan menghembuskan nafas terakhirnya. Jumat (1/3), almarhum dimakamkan di tanah kelahirannya di Pohgading Lombok Timur. (bul)

Datang Bawa Janji, Kabur Setelah Peletakan Batu Pertama Pemkot Mataram nampaknya harus mulai waspada dengan hilir mudiknya investor yang masuk ke daerah ini. Setidaknya, Pemkot Mataram mempunyai tiga kali pengalaman pahit berurusan dengan yang namanya investor. Setelah mereka (investor, red) mengobok-obok potensi yang ada di Mataram, tiba-tiba mereka menghilang seperti ditelan bumi. CATATAN Suara NTB, investor yang datang dengan segudang janji muluknya adalah PT. Global Eco Rescue Foundation. Investor asal Jerman ini, datang ke Mataram tahun 2008 lalu, saat mendiang H. Moh. Ruslan menjadi

Walikota. Saat ekspose di ruang kenari Kantor Walikota kala itu, investor ini menjanjikan keuntungan yang menggiurkan untuk kerjasama penangkapan gas metan di TPA Kebon Kongok di Desa Suka Makmur, Lombok Barat yang merupakan TPA milik Pemkot Mataram. Janji untuk mulai menggarap proyek itu pada akhir tahun 2008, tidak kunjung terbukti. Kemudian, sekitar tahun 2009, investornya pun berganti. PT. Dayak Eco Corporate juga mengaku akan memulai proyek yang sama di TPA Kebon Kongok pada April 2009. Setali tiga uang dengan PT. Global Eco Rescue Foundation, PT. Dayak Eco Corporate juga tidak ada progresnya sama sekali. Sampai saat ini, terhitung Kepala Dinas Kebersihan sudah berganti tiga kali, mulai dari H. Tamsir, Lalu Sofyan Arsyad, SE., hingga Dedi Supriyadi. Kepala Dinas Kebersihan

Kota Mataram, Dedi Supriyadi kepada Suara NTB mengaku investor gas metan itu memang sudah kabur. Sebab, sampai sekarang pun tidak ada kabar sama sekali mengenai kelanjutan proyek tersebut. Proyek lain yang terpaksa digarap sendiri pembangunannya oleh Pemkot Mataram adalah Mataram Water Park (MWP). Awalnya Pemkot Mataram sudah menggandeng PT. MWP Jaya sebagai mitra membangun dan mengelola sarana rekreasi keluarga yang dibangun di Udayana. Bahkan saat itu, peletakan batu pertama sudah dilakukan bersama PT. MWP Jaya. Belakangan karena lokasi yang akan digunakan membangun MWP juga termasuk lahan milik Pemprov NTB di monumen Bumi Gora, sempat ramai diberitakan media. Tidak lama, kemudian, PT. MWP Jaya pun tiba-tiba hengkang. Sekarang salah satu fasilitas yakni kolam renang sudah dibangun di sana.

Pemkot Mataram kembali menawarkan pengelolaan MWP kepada pihak ketiga. Sayangnya, sampai saat ini belum ada yang berminat. Pemkot Mataram mengklaim belum ada investor yang serius terkait tawaran pengembangan dan pengelolaan MWP. Saat ini pun, Pemkot Mataram sedang harap-harap cemas terhadap investor bernama PT. Gunung Lawoe Mercu Buana (GLMB) yang katanya akan menghidupkan kembali kejayaan eks Pelabuhan Ampenan. Proyek yang rencananya menelan anggaran sekitar Rp 5 triliun itu, juga tidak jelas ujungnya. Padahal, pada waktu ground breaking proyek berjudul Ampenan Harbour ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi. Kini, Pemkot Mataram hanya bisa pasrah dan berdoa supaya GLMB tidak kabur seperti dua investor sebelumnya. ‘’Untuk Gunung Lawoe (PT. GLMB, red) ini, kata

akhirnya ada di pak wali,’’ demikian Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, Sahram, ST., menjawab Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Kamis (28/2). Meski Pemkot Mataram belum berani memutuskan kontrak dengan PT. GLMB, Dewan, tetap menghargai keputusan Walikota tersebut. Karenanya, Dewan kembali memberi waktu kepada Pemkot Mataram untuk memperjelas kerjasama itu. ‘’Tapi waktunya jangan lamalamalah, cukup dua bulan saja,’’ sebutnya. Jika dalam dua bulan itu, kondisnya masih sama seperti saat ini, Ketua Fraksi PAN ini meminta Walikota supaya tidak segan-segan memutus kontrak dengan PT. GLMB. Sebab dibutuhkan langkah lanjutan dari eksekutif, seperti mencari investor baru. Yang jelas, tegas Sahram, proyek yang dijanjikan GLMB nilainya terlalu spektakuler. (fit)

(Suara NTB/ham)

KUE ULANG TAHUN - Jumat (1/3) kemarin, Harian Suara NTB genap berusia 9 tahun. Jajaran Telkomsel Area NTB memberikan ucapan khusus. Tampak Branch Head Telkomsel Area NTB Erwin Kusumawan (kanan) memberikan kue ulang tahun pada Penanggung Jawab Suara NTB H. Agus Talino .


SUARA NTB Sabtu, 2 Maret 2013

SUARA PULAU LOMBOK

Berkurang, Penerima Jamkesmas di Loteng

SOSOK

(Suara NTB/rus)

Tak Berpengaruh di Lotim KISRUH yang terjadi di tubuh Partai Demokrat di tingkat pusat dipastikan tidak akan berpengaruh pada elektabilitas Demokrat di Lombok Timur (Lotim). Termasuk menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 13 Mei 2013 mendatang. Hal itu diungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Lotim, H.M. Syamsul Luthfi. Saat diwawancara di Selong, Jumat (1/3) kemarin, Luthfi yang juga Wakil Bupati Lotim yang siap maju lagi bersama pasangannya, H.M. Sukiman Azmy menyatakan persoalan Demokrat di pusat bukanlah persoalan partai. Melainkan persoalan perorangan yang secara kebetulan Anas Urbaningrum sebagai mantan ketua umum Demokrat. Masalah personal di partai katanya tidak bisa dikatakan sebagai masalah partai. Adanya penilaian akibat kisruh Demokrat itu berdampak buruk pada perolehan suara Dede Yusuf, kandidat yang didukung Demokrat pada Pilkada Jawa Barat dikatakan Luthfi hanya karena persoalan timing (waktu) yang secara kebetulan bebarengan saja. Elektabilitas Partai Demokrat dipastikan tidak akan berpengaruh. Menyongsong Pilkada Lotim, Demokrat bersama partai pengusung lainnya terus melakukan gerakan secara maksimal. Bersama TGB Amin di Provinsi yang juga diusung Demokrat bersama sejumlah partai lain terus bersinergi. “Provinsi dan kabupaten ini terus bersinergi,” ucapnya. Peranan partai politik sebagai sales para figur yang diusung sangat besar. Sebesar 50 persen kemenangan dalam Pilkada disumbangkan peran aktif dari Parpol. Sisanya baru kekuatan figur. Karenanya, kekuatan Parpol dinyatakan tidak bisa diremehkan. Untuk bisa tampil sebagai pemenang, lanjutnya Luthfi harus ada sinergi yang bagus antara parpol dan figur yang diusung. Pergerakan mesin partai harus berbanding lurus dengan figur dan tim. (rus) HM. Syamsul Luthfi

Mutasi Pejabat Lobar Ditanggapi Positif

Dewan Minta SKPD Tingkatkan Kinerja Giri Menang (Suara NTB) Mutasi pejabat struktural yang dilakukan Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Zaini Arony beberapa waktu lalu ditanggapi positif kalangan DPRD Lobar. Mutasi dinilai untuk menyeimbangkan birokrasi dan mempercepat penyelenggaraan program Pemda. Karena itu, Dewan meminta SKPD yang telah diisi agar lebih meningkatkan kinerjanya menyelesaikan masalah di dinas terkait. Ketua Komisi I DPRD Lobar Hamroni, SH., kepada wartawan Jumat (1/3), kemarin mengatakan bahwa mutasi yang digelar Bupati selain karena merupakan hak prerogatif Bupati juga karena kebutuhan serta regulasi. Selain itu sesuai dengan pakta integritas yang ditandatangani para pejabat terutama kepala SKPD dihadapan Bupati, maka ketika kinerja para pejabat tidak baik atau tidak memuaskan maka semestinya pejabat itu mengundurkan diri atau rela dipindah ditempat kerja lain atau rolling. Namun politisi Hanura asal Gerung yakin Bupati dalam setiap melakukan mutasi sudah menggunakan fungsi tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) karena itu hasil pada mutasi ini cukup memuaskan. Hamroni berharap pada pejabat yang sudah dilantik untuk segera bekerja menyesuaikan diri dengan pekerjaan barunya dan mengimplementasikan program-program yang sudah dianggarkan pejabat sebelumnya. Senada dengan Hamroni, Ketua Komisi IV DPRD Lobar M. Zain Darmat, SH juga berharap pejabat-pejabat yang sudah dilantik untuk segera bekerja sebaik-baiknya untuk kemajuan dan kebangkitan Lobar. Mutasi yang digelar Bupati, lanjut Politisi Partai Demokrat asal Batulayar ini, menurutnya lebih kepada mengisi jabatan lowong yang ditinggal pejabatnya Pensiun dan tersangkut hukum meskipun ada beberapa yang dipromosikan dan dirolling. “Dewan menaruh harapan besar kepada pejabat yang baru dilantik untuk bermitra terutama Sekretaris Dewan (sekwan) yang baru,” ujarnya. Seperti diketahui, Bupati Lombok Barat, Dr. H Zaini Arony memutasi sebanyak 131 pejabat di lingkup Pemkab setempat. Dari 131 pejabat itu, terdiri dari sembilan pejabat eselon II, eselon III 43 oeang. Dan pejabat eselon IV 79 orang. Dalam arahannya, Bupati memberikan sejumlah cacatan kepada SKPD yang terkena mutasi pejabatnya agar lebih progresif dan tanggap menyelesaikan persoalan dinas terkait. Selain itu, dalam pelaksanaan program juga terlambat karena itu SKPD diminta jangan jalan sendiri dan harus berkoordinassi dalam melaksanakan programnya. (her)

Dua Nelayan Itu Ditemukan Selamat Tanjung (Suara NTB) Dua nelayan, masing-masing Riasip (25 tahun) asal Dusun Greneng, Desa Anyar, Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU), dan rekannya, Sandi asal Kecamatan Sambelia, Lombok Timur akhirnya ditemukan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KLU, Iwan Maret Asmara mengatakan, keduanya telah ditemukan lima hari sejak kehilangan atau ditemukan pada tanggal, 25 Februari lalu. “Dua nelayan asal KLU dan Lotim sudah ditemukan oleh nelayan Pulau Moyo, Sumbawa. Keduanya selamat, tetapi dalam kondisi lemas dan sekarang masih dalam tahap perawatan,” jelas Iwan, Jumat (1/3). BPBD tak menyangkal bahwa kedua nelayan itu sempat dikabarkan hilang saat turun melaut dalam kondisi cuaca buruk pada 20 Februari lalu. Perairan laut yang disasar keduanya adalah Perairan Labuhan Carik, Bayan. Di lokasi tersebut, terdapat rumpon. Beberapa hari tak pulang, keduanya sempat dicari oleh keluarga namun tidak ditemukan. Meski sempat dikhawatirkan tak bernyawa, keduanya pun ditemukan terdampar di Pulau Moyo dan diselamatkan warga setempat. Pemda KLU atas periwistiwa ini sempat prihatin, sekaligus bersyukur dan berterima kasih atas bantuan evakuasi yang diberikan warga (nelayan) Pulau Moyo, Sumbawa. Namun demikian, pihaknya masih belum mendapat gambaran apakah ada intervensi dari Pemda KLU untuk memulangkan salah satu dari kedua nelayan yang notabene warga KLU tersebut. “Informasi yang kami terima melalui radio kami, mereka ditemukan warga, namanya Andri, ditemukan pada tanggal 25 Februari. Keduanya juga masih dirawat intensif oleh warga, sembari menunggu tindak lanjut dari Pemda,” lanjutnya. Iwan menyatakan, pihaknya sudah mengabarkan kepada pihak keluarga atas kondisi nelayan bersangkutan. Pihaknya juga berharap, Dinas Sosial KLU yang memiliki anggaran teknis dapat membantu memulangkan nelayan KLU tersebut. “Kita sudah lapor ke Pak Bupati, dan meminta petunjuk bagaimana penanganan selanjutnya. Saya juga sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD yang ada di Sumbawa. Dimungkinkan, evakuasi melalui jalur darat, tetapi menunggu pula kepastian dari warga yang menyelamatkan,” demikian Iwan. (ari)

Halaman 3

(Suara NTB/ist)

RUSAK – Ruas jalan di Tanjung Pohgading sudah mulai rusak. Padahal jalan ini belum lama dibangun. Akibatnya minimnya anggaran serta hujan serta tidak didukung drainase yang bagus, ruas jalan provinsi ini mengalami kerusakan.

Usut Penjualan Aset di Jagaraga

Polres Lobar Panggil Saksi dari Kantor Aset Giri Menang (Suara NTB) Kapolres Lombok Barat, AKBP Yulianus Yulianto menyatakan, pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan penjualan aset milik Pemerintah Lombok Barat di Jagaraga seluas 39 are. Saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan dan pendalaman. Jajarannya terus mengumpulkan bukti-bukti dan memanggil saksi-saksi dari kalangan eksekutif dalam hal ini Kantor Aset dan pihak Desa. “Jajaran kami terus bekerja melakukan penyelidikan terhadap dugaan penjualan aset itu, saat ini kami sudah memanggil saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti,” ungkap Yulianus Yulianto, Jumat (1/3). Dijelaskannya, proses penyelidikan meliputi pengumpulan bukti-bukti dan keterangan saksi membutuhkan waktu panjang. Progres yang diperoleh setelah mendengar saksisaksi, pihaknya mengharapkan pembuktian kasus ini agar terbukti segera. Bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan

sejauh ini belum menguatkan sehingga perlu harus dikumpulkan bukti lain. Sementara keterangan saksi-saksi juga masih perlu diperkruat. Pihaknya menerima laporan penjualan aset itu beberapa waktu lalu dari LSM dan kelompok masyarakat. Setelah menerima laporan dari masyarakat dan LSM, kemudian pihaknya melakukan pemanggilan saksisaksi dan pelapor. Pihaknya juga terus melakukan pengumpulan alat bukti lain. Pemanggilan itu dilakukan untuk mendalami dugaan penyimpangan penjualan aset seperti yang di-

laporkan. Pihaknya tidak bisa mematok kapan selesai masa. Wakil Ketua DPRD Lobar, Lukman Mukhtar menyayangkan ketidaktegasan Pemkab Lobar dalam hal ini Bupati dalam menyikapi masalah aset tersebut sehingga mencuat ke permukaan. Menurutunya, Bupati tidak cukup mengeluarkan SK pembatalan dan berstatmen tidak menjual aset yang berlokasi di dalam daerah. Namun langkah konkret yang perlu juga dilakukan Bupati seharusnya membentuk tim pengusutan penjualan aset di sejumlah daerah itu. (her)

Korban Puting Beliung Mulai Diserang Penyakit Giri Menang (Suara NTB) Korban bencana angin puting beliung di Dusun Pelowok, Desa Kediri mulai menempati rumah mereka kendati menggunakan atap terpal. Sebagian masih mengunsi ke rumah tetangga namun sebagian besar sudah menempati rumah masing-masing. Akan tetapi, akibat cuaca banyak korban mulai mengeluhkan sakit berupa flu dan demam serta diare. Mereka juga mengaku was-was dan khawatir karena angin kencang masih terjadi daerah setempat. Sedangkan untuk suplay bantuan makanan sudah cukup maksimal. Pantuan Suara NTB di tiga titik bencana di Desa Kediri yang terparah, yakni di Dusun Pelolat Selatan, Dusun Karang Bedil Selatan dan Timur kondisi mulai pulih dan warga beraktivitas normal. Namun warga yang rumahnya rusak parah belum beraktivitas layak seperti biasa. Sulhan salah seorang warga setempat mengaku, korban mulai menderita sakit ringan seperti flu dan demam. Hal ini dikarenakan cuaca dan hujan lebat, sementara kondisi rumah masih rusak. Disamping itu, banyak warga masih shock karena kejadian itu cukup mengejutkan mereka. Khusus warga RT 4 Dusun Karang Bedil Timur, termasuk parah. Diakuinya, kerusakan akibat bencana paling parah di dusun setempat. Hampir sekitar 27 unit rumah rusak. Ia mengaku tim BPBD terus memantau kondisi korban, namun dari tim medis belum melakukan penanganan kesehatan korban. Sementara itu Camat Kediri, Hamka mengaku, pihaknya belum menerima laporan terkait adanya korban yang mulai diserang penyakit. Namun hal ini dinilainya wajar, karena warga lain juga mengalami kondisi serupa jika cuaca buruk melanda. “Ya wajar karena akibat kondisi cuaca,” ujarnya. Kepala BPBD Lobar melalui Kasi Logistik, Sanusi menyatakan untuk menangani korban yang terserang penyakit pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan. “Kami akan koordinasi dengan dikes,” imbuhnya. Seperti diketahui, kerugian akibat bencana ini mencapai Rp 182 juta. Pihaknya juga sudah mengadakan rapat koordinasi dengan BPBD provinsi, PU Kabupaten dan Provinsi serta unsur terkait. Dalam hal ini dibahas usulan kepusat agar dana bantuan on call segera diajukan. Puting beliung menerjang enam desa di dua kecamatan di Lombok Barat, enam desa itu antara lain tiga desa di Kecamatan Kediri yakni desa Kediri, Desa Montong Are dan Desa Gelogor sedangkan tiga desa lagi di Kecamatan Labuapi yakni Desa Kuranji Dalang, Kuranji Bangket dan Desa Paok Dodol. Akibat bencana ini tidak ada korban jiwa, namun merusak sekitar 156 unit rumah akibatnya banyak warga mengungsi. Berdasarkan pantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar, kerusakan terparah terjadi di kediri. Dari data BPBD, tercatat sekitar 113 rumah warga rusak di tiga dusun yakni Dusun Pelelot Selatan, Karang Bedil Selatan dan Karang Bedil Timur. Dari hasil identifikasi pihak BPBD di Desa itu terdapat 13 unit rumah mengalami rusak berat, 24 unit rumah rusak sedang dan 76 unit rumah rusak ringan. (her)

Praya (Suara NTB) Jumlah penerima program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) pada tahun ini dipastikan berkurang. Dari 439 ribu jiwa pada tahun 2012 lalu, berkurang 7.000 jiwa, menjadi 432 ribu jiwa pada tahun 2013 ini. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng, dr. Nurhandini Eka Dewi, S.Pa., kepada Suara NTB, Jumat (1/3) kemarin. Dikonfirmasi via ponselnya, Eka mengungkapkan, kalau berkurangnya jatah penerima Jamkesmas tersebut salah satunya karena penurunan angka kemiskinan di Loteng yang tercatat tertinggi di NTB. “Angka kemiskinan di Loteng turun cukup tinggi. Sehingga berdampak pada jumlah penerima Jamkesmas yang juga ikut turun,” jelasnya. Disatu sisi, penurunan penerima Jamkesmas tersebut bisa memunculkan persoalan tersendiri di tengah masyarakat. Tetapi di sisi lain, menurunnya jumlah penerima Jamkesmas juga harus dipandang secara positif. Bahwa ada peningkatan kesejahteraan ditengah masyarakat Loteng. “Justru kalau penerima Jamkesmas naik, itu tanda kalau program pembangunan tidak berjalan,” sebut Eka. Menurutnya, berkurangnya jumlah penerima Jamkesmas Loteng tersebut, merupakan

keputusan pemerintah pusat. Dalam menentukan kuota yang ada, pemerintah pusat juga tidak sembarangan. Ada survai yang dilakukan sebelumnya oleh BPS. Dan, dari hasil survai tersebut, terjadi penurunan jumlah masyarakat miskin di Loteng. Sehingga pemerintah pusat pun memutuskan untuk memangkas jatah penerima jamkesmas Loteng. “Keputusan ini sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat. Kita hanya menerima saja,” imbuhnya. Hanya saja, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah antisipasi. Untuk menanggulangi masyarakat miskin yang mungkin tidak masuk dalam daftar penerima Jamkesmas, melalui program Jamkesmasda. Jadi nanti, bagi masyarakat miskin yang tidak terdaftar di Jamkesmas bisa ditanggulangi dari Jamkesmasda. “Intinya masyarakat tidak perlu khawatir dengan penurunan penerima Jamkesmas ini. Kita masih punya Jamkesmasda. Sehingga bagi masyarakat miskin yang tidak dapat Jamkesmas, masih bisa menerima pelayanan kesehatan gratis melalui program Jamkesmada,” tambahnya. Dimana untuk Jamkesmasda, tahun ini pihaknya menyiapkan alokasi bagi 25.200 orang. Sehingga kekurangan yang ada bisa tetap diatasi. (kir)

Harta Kekayaan Balon Bupati dan Wabup Lotim Dihitung KPK Selong (Suara NTB) Pertanyaan siapa bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) yang paling kaya atau sebaliknya, sampai saat ini belum terjawab. Hal itu dikarenakan aspek soal nilai harta kekayaan Balon Bupati dan wakil Bupati Lotim sampai saat ini masih dihitung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Hal itu diutarakan anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lotim, Muhammad Junaidi. Menjawab wartawan di kantornya, Jumat (1/3) kemarin, komisioner KPUD Lotim ini mengaku sudah datang ke KPK menanyakan langsung soal harta kekayaan tersebut. Adapun jawaban KPK, menurut Junaidi membutuhkan waktu lamauntukmenghitungnya.Pihak KPUDLotimpuntidakbisamendesak. Terlebih, tidak ada syarat khususkeharusanhargakekayaan balon diumumkan. “Aturan tidak harusdiumumkanhartakekayaan calon tersebut,” ucapnya. Syarat utama yang diminta

KPUD Lotim berlaku untuk semua pasangan calon, baik perorangan maupun dari partai politik (Parpol) hanyalah bukti penyerahan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Wewenang KPK selanjutnya yang menghitung. Bukti LHKPN yang diserahkan semua balon ke KPUD Lotim juga tidak tertera nominal harta kekayaan balon. “Cuma bukti penyerahan ke KPK saja,” jawabnya. Secara umum, semua syarat calon maupun syarat pencalonan balon Bupati dan Wakil Bupati sudah lengkap diserahkan. Tinggal hasil pemeriksaan kesehatan yang sampai saat ini belum diserahkan oleh tim medis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang melakukan pemeriksaan kesekatan semua Balon. Jadwal penyerahan bukti pemeriksaan hasil kesehatan sebagai syarat terakhir balon tersebut tanggal 11-17 Maret mendatang. Apapun hasilnya, dipastikan pihak KPUD akan diumumkan sesuai dengan hasil pemeriksaan tenaga medis tersebut. (rus)


Oknum Polisi Pemeran Video Mesum Akhirnya Menikah Kota Bima (Suara NTB) Oknum Polisi pemeran video mesum, MR, akhirnya menikahi IMR alias Rr lawan mainnya dalam video dimaksud. Pernikahan keduanya berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Asakota yang masing-masing disaksikan oleh orang tua dan teman-teman. Meski telah menikah, penyebaran video ini tetap ditangani oleh aparat Polres Bima yang telah melayangkan panggilan bagi Rr pada hari ini sebagai langkah awal penyelidikan. Lurah Jatiwangi, Tasrif Ibrahim S.BK yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (1/3) menjelaskan pemeran video mesum tersebut telah menikah pada Kamis siang di KUA Kecamatan setempat. Keduanya melangsungkan pernikahan disaksikan oleh masing-masing keluarga dan teman-temannya. Bahkan yang menjadi wali nikah yakni orang tua Rr sendiri MI. “Sementara MR didampingi oleh teman-temannya,” kata Tasrif. Tak hanya keluarga dan teman-temannya, pernikahan itu juga disaksikan oleh pegawai KUA. Dijelaskannya, dalam pernikahan tak disebutkan pangkat MR. Namun disebutkan tempat asal tempat kerja (Kesatuan, red) yang bersangkutan yakni anggota Polres Bima. Sepengetahuannya, sebelum melangsungkan pernikahan di KUA, dia mendapat informasi jika di kediaman mempelai wanita juga tedapat acara. Kemungkinan acara tersebut bagian dari syukuran atau nikah dinas. Menilik kebelakang mengenai kronologis tersebarnya video tersebut, Tasrif awalnya mengaku warga RT 05 tempat kediaman pelaku tak tahu menahu melainkan terlebih dahulu menyebar di luar. Belakangan menyebar di RT 05 namun pihaknya tak tak tahu siapa yang menyebarkan. Memang berdasarkan informasi yang ia terima sebelumnya, Rr memang pernah bercerita kepada Rus salah seorang teman lelakinya bahwa ia memiliki video mesra dengan pacarnya yang tak lain adalah MR. Hanya saja ketika diminta, Rr tak memberikan. Namun sekali waktu, Rr datang menitip untuk menge-charge handphone berisi video tak senonoh tersebut di tempat Rus. Lantaran penasaran, Rus kemudian membuka video tersebut dan menemukan apa yang ia cari-cari selama ini. Berangkat dari informasi ini, dia pun memanggil Rus untuk menanyakan kebenarannya. Hanya saja Rus menolak mengaku telah menyebarkan namun mengakui jika ia sempat menunjukkan video tersebut ke keluarga Rr. “Tapi yang saya dengan antara pihak Rr dan Rus sudah damai,” katanya. Masalah nantinya akan dibawa ke proses hukum, pihaknya tak bisa mengintervensi karena memang kasus ini sudah masuk ke ranah pidana. Menyusul beredarnya video ini, Tasrif mengaku sudah cukup mencoreng nama kelurahannya. Oleh karenanya pihaknya telah melakukan upaya agar hal ini tak terulang sehingga berdanpak pada masyarakat setempat termasuk kalangan pelajar dengan mengumpulkan Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Toma). Selain itu, dia juga telah menghimbau kepada masyarakatnya untuk menghapus video tersebut. “Kalaupun masih ada yang beredar nanti kita back up, saya dengan masyarakat akan turun langsung mengecek,” katanya. Sementara itu, Kapolres Bima Kota AKBP Kumbul KS, SIK yang dikonfirmasi di Sat Reskrim mengatakan meski telah menikah proses hukum terhadap penyebaran video tersebut tetap dilanjutkan. Bahkan, pihaknya sudah melayangkan surat panggilan kepada pemeran wanita Rr untuk hadir pada hari ini guna untuk dimintai keterangan. “Hari Sabtu kita sudah kita layangkan surat panggilan ke Perempuannya dulu,” terang Kumbul. Pemanggilan ini baru sebatas untuk dimintai keterangan untuk menelusuri dari awal sejak pembuatan hingga siapa-siapa saja yang menyimpan. Ditanyai potensi keduanya (MR dan Rr) untuk ditetapkan sebagai tersangka? Kumbul mengaku belum tahu. Oleh karenanya untuk pihaknya melakukan penelusuran pembuatannya di mana, pembuatannya kapan, videonya ke mana saja. “Kalau keterangan Lurah kan jadi bahan informasi saja, yang jadi acuan kita kan pelaku langsung,” tandasnya lagi. Ditanyai mengenai koordinasi dengan Polres Bima? Kumbul menyebutkan hingga kini pihaknya juga belum berkoodinasi Kapolres Bima. Alasannya karena ia belum memastikan MR adalah anggota Polres Bima atau bukan. Namun pernyataan Lurah yang menyebutkan di KUA tempat kesatuan MR juga disebutkan sudah cukup untuk memastikan kesatuannya. (use)

KSB Lanjutkan Program Sidang Pengesahan Kelahiran di Tempat Taliwang (Suara NTB) Bagi warga yang belum sempat mengikuti sidang pengesahan kelahiran yang dilaksanakan sepanjang tahun 2012 lalu, tak perlu khawatir. Program sidang yang langsung dilakukan di kota Taliwang dengan menghadirkan pihak pengadilan Sumbawa dengan sistem subsidi itu di tahun 2013 ini tetap dilanjutkan oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). “Tahun ini program itu tetap kita lanjutkan dan pendanaannya (subsidi)nya juga kita sudah siap(Suara NTB/bug) Zainuddin kan,” jelas kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) melaui Kabid Capil Drs. Zainuddin kepada wartawan, Jum’at (1/3). Ia mengatakan, kelanjutan program sidang di tempat itu sendiri akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Bahkan untuk mempercepatnya, Disdukcapil telah berkomunikasi dengan Pengadilan Negeri (PN) Sumbawa terkait penjadwalan dimulainya program tersebut. Dimana dari hasil komunikasi itu diestujui di bulan Maret ini kegiatan tersebut sudah dapat dimulai. “Kita sudah menyiapkan bebagai kelengkapan yang dibutuhkan selama pelaksanaan sidang,” timpalnya. Ditanya soal tempat dilaksanakannya persidangan? Zainuddin mengungkapkan, sementara ini pihaknya masih akan menggunakan sejumlah alternatif seperti sebelumnya. Diantaranya aula kantor Disdukcapil, ruang rapat Sekretariat Daerah (Setda) KSB dan aula kantor camat Taliwang. “Kita sudah tidak bisa gunakan ruang sidang Pengadilan Agama (PA) Taliwang karena kegiatannya juga selalu padat di situ,” urainya. Selanjutnya ia memaparkan, jumlah dana yang disiapkan Pemda KSB untuk sekali kegiatan persidangan di tempat nantinya sebesar Rp 4,3 juta. Dana itu selain untuk menghadirkan para hakim dari PN Sumbawa juga untuk mendanai sejumlah kebutuhan lain yang timbul dari kegiatan persidangan. “Karena subsidinya terhitung besar sekali persidangan, kita kemudian memaksimalkan setiap kali persidangan diharapkan banyak warga yang bisa mengikutinya,” ujarnya. Sejauh ini jumlah pemohon telah terdata untuk mengikuti sidang perdana di tahun 2013 ini tercatat sebanyak 20 pemohon. Zainuddin berharap sebelum waktu pelaksanaan akan ada tambahan pemohon sehingga subsidi yang dikeluarkan pemerintah di sidang perdanan nanti dapat lebih maksimal. “Kalau hanya 20 orang pemohon yang disidangkan kita bisa bilang rugi. Karena kita tahu di luar sana, masih banyak warga kita yang mereka atau sanak saaudaranya hingga hari ini belum memiliki akta kelahiran,” tukasnya. Program sidang di tempat yang diterapkan oleh Pemda KSB sejaka tahun 2012 lalu ini terbukti sangat membantu warga yang belum memiliki akta kelahiran. Terutama dari sisi biaya, di mana jika tanpa program tersebut warga yang ingin memperoleh pengesahan pengadilan sebagai syarat mengurus penerbitan akta kelahiran harus merogoh kocek lebih dalam, karena seluruh kegiatan persidangan dilaksanakan di kabupaten Sumbawa. (bug)

SUARA PULAU SUMBAWA

Halaman 4

1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121

PARLEMENTARIA

Kerjasama DPRD Kabupaten Dompu dengan Harian Suara NTB

DPRD Akhirnya Setujui Penambahan Dua Staf Ahli Bupati Dompu (Suara NTB) Perubahan Perda No.5 tahun 2008 tentang tata kerja sekretaris daerah dan sekretaris dewan akhirnya disetujui DPRD Dompu untuk penambahan dua orang staf ahli Bupati. Persetujuan Dewan ini disampaikan secara bulat oleh enam fraksi DPRD Dompu yang sebelumnya sempat meminta pending pembahasannya. Bahkan Fraksi Partai Golkar mengingatkan Bupati untuk tidak menjadikan staf ahli Bupati sebagai jabatan buangan, tapi harus diberdayakan dan diberikan fasilitas mobil dinas. Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Dompu, Rafiuddin H. Anas, SE dan didampingi wakil ketua DPRD Dompu, Drs. H. Hidayat Ali tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M Yasin beserta jajaran Muspida, Jumat (1/3). Keenam fraksi di DPRD Dompu sepakat untuk menambah dua jabatan struktural eselon IIb yaitu staf ahli Bupati bidang kemasyarakatan dan sumberdaya manusia dan staf ahli

Bupati bidang ekonomi dan keuangan. “Dengan memperhatikan masukan fraksi dan setelah melalui melalui proses pembahasan di tingkat fraksi, maka kami dapat menyetujui perubahan pertama Perda No 5 tahun 2008 untuk ditetapkan,” kata Dina Imayanti, S.Tp yang membacakan pandangan akhir fraksi PKNU Merdeka. Drs. Syafrin AM, M.Ap juru bicara Fraksi Partai Golkar dalam sambutannya mengingatkan Bupati untuk tidak menjadikan staf ahli sebagai jabatan tempat buangan. Tapi hendaknya ditempatkan pejabat sesuai kompetensi dan keahliannya yang diikuti dengan pembagian tugas pokok yang jelas. “Kita minta agar jabatan staf ahli tidak dijadikan tempat pembuangan, tapi harus diberdayakan. Untuk itu kepada masing-masing staf ahli agar diberikan mobil dinas,” saran FPG yang dibacakan Syafrin. Fraksi Amanat Pembangunan yang dibacakan oleh Sirajuddin, SH juga menyetujui perubahan Perda No.5 tahun 2008 yang konsekuensinya penambahan dua orang staf ahli Bupati. Sirajuddin juga

meminta Bupati untuk segera memproses pendefinitifan Desa Persiapan Soro Barat Kecamatan Kempo dan Desa Persiapan Anamina Kecamatan Manggelewa yang sudah satu tahun lebih terbentuk. “Kita minta kepada Bupati untuk segera mengusulkan pendefinitifan dua desa persiapan yang sudah setahun lebih dibentuk,” katanya. H. Syaidin Abdurrahim dari Fraksi Hanura Bulan Bintang Matahari Bangsa dalam pandangan akhir fraksinya mengakui, sebelumnya fraksinya yang meminta agar revisi Perda No.5 tahun 2008 ini untuk ditunda karena masih harus dilakukan pembahasan yang lebih mendalam. Setelah dilakukan pembahasan oleh fraksi dan dapat disetujui perubahannya. Begitu juga dengan fraksi GIAT yang dibacakan ketua fraksinya, Kurniawan Ahmadi. Fraksi GIAT langsung menyatakan persetujuannya untuk penambahan dua staf ahli Bupati dan merevisi nomenklatur sub bagian pada Bagian Administrasi Program dan Pembangunan serta subbagian pada Bagian Humas Setda

(Suara NTB/ula)

SERAHKAN - Kurniawan Ahmadi, ketua fraksi GIAT menyerahkan pandangan akhir fraksinya tentang persetujuan penambahan 2 staf ahli Bupati melalui perubahan pertama Perda No.5 tahun 2008 pada paripurna DPRD Dompu, Jumat (1/3). Dompu. “Kita dapat menyetujui perubahan Perda No 5 tahun 2008,” kata Hj. Nurlaela Chaerunnisa, SE dari fraksi Demokrat Kedaulatan Nasiona Sejahtera. Sementara Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M Yasin dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap anggota DPRD Dompu yang secara teliti membahas pasal demi pasal

perubahan Perda No. 5 tahun 2008 tentang sistem kerja organisasi di Sekretariat Daerah dan Sekretaris Dewan. “Kungguhan dan ketelitian anggota Dewan dalam membahas pasal demi pasal Perda kami sampaikan terima kasih. Semoga kerja sama ini kedepan diharapkan bisa terus terjalin,” harap H. Bambang. (ula/*)

Pol PP Kembali Gagalkan Pengiriman Mitan ke Lombok (Suara NTB/ula)

TUNTUTAN WARGA – Ketua DPRD Dompu, H. Rafiuddin H. Anas menyerahkan surat tuntutan warga dan diterima Kapolres Dompu, AKBP Benny Basir Warmansyah dalam sidang paripurna DPRD, Jumat (1/3).

Warga Baka Jaya Tolak Stigma Teroris untuk Almarhum Sirajuddin Dompu (Suara NTB) Warga Baka Jaya Kecamatan Woja kembali melakukan aksi pemblokiran jalan Negara lintas Sumbawa di desanya, menuntut aparat kepolisian untuk mengeluarkan nama Sirajuddin sebagai teroris. Penolakan ini didasarkan bukti yang dimiliki keluarga dan warga bahwa Sirajuddin selama ini tidak pernah terlibat jaringan teroris Poso seperti yang disebut selama ini. Bahkan tuntutan warga juga meminta Densus 88 dibubarkan ini dibacakan dalam paripurna DPRD Dompu yang dihadiri langsung oleh Kapolres Dompu, AKBP Benny Basir Warmansyah. Aksi blokir jalan ini kembali dilakukan warga sekitar pukul 10.00 wita hingga usai shalat Jumat sekitar pukul 13.00 wita, Jumat (1/3). Blokir jalan ini baru dibuka setelah Hj. Nurlaela Chaerunnisa dan H. Didi Wahyuddin anggota DPRD Dompu menemui keluarga korban. “Karena ada dua persepsi soal kematian Sirajuddin, makanya Dewan sepakat untuk membentuk Pansus. Tapi mayat agar bisa dimakamkan lebih dulu,” kata H. Didi di Baka Jaya. Sebelum menemui kembali keluarga Sirajuddin, H. Didi Wahyuddin sempat membawa dan membacakan surat tuntutan warga Baka Jaya untuk Kapolres Dompu. Surat berisi enam poin tuntutan yang ditulis tangan itu bahkan dibacakan H. Didi Wahyuddin pada rapat paripurna DPRD Dompu yang ingin memutuskan perubahan pertama Perda No.5 tahun 2008 dan dihadiri langsung oleh Kapolres Dompu,

AKBP Benny Basir Warmansyah dan Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M Yasin. Ada enam poin tuntutan warga Baka Jaya kepada Kapolres Dompu. Karena hanya Kapolres yang mengetahui kehadiran Densus 88 di Dompu. Keenam tuntutan ini diantaranya meminta Kapolres atas nama institusi menyatakan secara terbuka kepada publik bahwa Sirajuddin bukan teroris melalui media cetak atau elektronik. Oknum polisi yang sempat mengancam orang tua Sirajuddin dan yang memberitahukan bahwa mayat di RS Polri Kramat Jati bukan Sirajuddin. Kapolres secara berturutturut harus mengucapkan permintaan maaf selama tiga bulan berturut-turut melalui media masa. Memberikan santunan yang layak kepada keluarga Sirajuddin sebagai korban penembakan. Menghapus nama Dompu umumnya dan Desa Baka Jaya khususnya sebagai sarang teroris. “Kita minta agar Densus 88 dibubarkan,” baca H. Didi. Surat yang berisi tuntutan keluarga dan warga ini diserahkan H. Didi Wahyuddin kepada Ketua DPRD Dompu, Rafiuddin H Anas, SE yang memimpin rapat untuk diserahkan ke Kapolres. Namun H. Didi sempat merasa tersinggung dan bahkan sampai maju ke depan meja pimpinan rapat karena tidak terima Ketua Dewan menyebutkan menerima SMS bahwa keluarga tidak keberatan dan ingin menguburkan mayat saat meminta tanggapan anggota Dewan sebelum menyerahkan surat tuntutan keluarga ke

Kapolres. Bupati Dompu yang hadir saat itu langsung menenangkan H. Didi. Ketua DPRD Dompu, Rafiuddin H Anas, SE pun menyerahkan secara kelembagaan surat tuntutan warga Baka Jaya kepada Kapolres Dompu, AKBP Bennny Basir Warmansyah di depan kursi muspida. Setelah menerima tuntutan warga, Benny pun langsung meminta anggota Dewan dan muspida untuk melakukan pertemuan terbatas. “Mungkin sebaiknya kita lakukan pertemuan dulu sebelum turun ke Baka Jaya,” ajak Benny dan disambut anggota Dewan dan muspida lainnya. Sementara Baharuddin, perwakilan keluarga menantang pihak Mabes Polri untuk adu data soal Sirajuddin. Bagi keluarga, Sirajuddin bukan teroris. Ini ditandai dengan fakta bahwa Sirajuddin yang sempat disebut bernama Faiz dan beralamat Poso ini terbantahkan. Karena selama ini Sirajuddin tidak pernah keluar daerah, apalagi ke Poso dan beralamat Poso. “Saya tantang Mabes Polri untuk adu data bahwa Sirajuddin ini bukan teroris,” tantang Baharuddin. Karenanya, Baharuddin bersama keluarga lainnya akan tetap mengawal pengungkapan kasus penembakan Sirajuddin oleh Densus 88 Antiteror ini di Pansus DPRD Dompu hingga panitia kerja (Panja) Komisi III DPR RI. “Sirajuddin boleh dimakamkan hari ini, tapi bukan berarti kasusnya berhenti sampai di sini. Ini baru lembaran pertama dan masih ada lembaran berikutnya,” kata Baharuddin. (ula)

Menteri ESDM akan Resmikan PLTS Labangka Sumbawa Besar (Suara NTB) Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sumbawa, Ir. Arahim menyatakan, pembangunan fisik Pembanguan Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang berkapasitas 1 Mega Watt di kecamatan Labangka sudah rampung. Direncanakan PLTS akan diresmikan oleh Menteri ESDM RI. “Fisiknya sudah rampung. Kini tinggal sambungan ke jaringan PLN. Dengan memasang Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dalam wak-

tu dua-tiga mendatang,” jelasnya, Jumat (1/3). Arahim memperkirakan dalam bulan ini juga, pembangkit tersebut sudah dapat dioperasionalkan. Tetapi semuanya tergantung lama penyambungan atau interkoneksi oleh PLN. Sebab nantinya, pembagian jaringan itu ke rumah penduduk juga diatur oleh PLN. PLTS dengan kepasitas besar tersebut dibangun atas biaya pemerintah pusat dengan biaya yang mencapai Rp 25 miliar. “Rencananya, PLTS itu akan diresmikan

oleh Menteri ESDM, Jero Wacik,” terangnya. Untuk itu, pihaknya berharap agar penyambungan bisa dilakukan secepatnya. Apalagi mengingat pembangunan PLTS 1 MW ini dijadikan proyek percontohan di Indonesia. Nantinya, PLTS tersebut akan dikelola oleh sebuah perusahaan daerah dan PLN nanti sebagai pengguna PLTS dimaksud akan membayar ke Perusda yang akan dibentuk. Sehingga pemasukannya masuk kedalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). (arn)

Dompu (Suara NTB) Sat Pol PP Kabupaten Dompu kembali menggagalkan rencana pengiriman minyak tanah ke Lombok oleh bus Po Langsung Prima tujuan Mataram. Kali ini, sebanyak 33 jeriken atau sekitar 660 liter yang ditemukan di atas bus di palang Kawangko Manggelewa. Mitan inipun untuk sementara diamankan di Pol PP bersama sembilan jerigen mitan yang diamankan sebelumnya. Kepala Sat Pol PP Dompu, Ismail, S.Sos kepada Suara NTB saat dihubungi, Jumat (1/3) mengatakan, minyak tanah ini diamankan Sat Pol PP di palang Kawangko Kecamatan Manggelewa sekitar pukul 23.00 wita, Kamis (28/2) malam dari bus Po Langsung Prima jurusan Bima – Mataram dengan nomor polisi (Nopol) EA 7527. “Tadi malam sekitar jam 21.00 kita berhasil gagalkan pengangkutan minyak tanah di palang Kawangko sebanyak 33 jeriken (ukuran 20 liter) atau sekitar 660 liter pada mobil Langsung Prima,” kata Ismail. Karena tidak ada yang mengaku sebagai pemilik, mitan tersebut kemudian diamankan di gudang Sat Pol PP Dompu. “BB minyak tanah sudah kita amankan di gudang Pol PP,” aku Ismail. Ismail menduga, ada oknum pengusaha yang ingin mengambil keuntungan dari ketimpangan harga mitan antara pulau Sumbawa dengan Lombok. Karena mitan di Dompu masih menjadi barang subsidi pemerintah dengan harga eceran tertinggi (HET) sekitar Rp 3,000 per liter. Tapi di pulau Lombok, mitan sudah tidak disubsidi pemerintah. Sehingga harganya melonjak tinggi hingga Rp 15 ribu per liter. “Makanya minyak tanah ini rupanya ada indikasi mau dibawa jual ke Lombok,” terangnya. Terkait mitan hasil temuan dalam operasi sebelumnya, Ismail mengaku, masih diamankan di gudang Pol PP dan belum ada petunjuk dari atasan. Karena berdasarkan petunjuk dari Bupati bahwa mitan tersebut masih akan dikoordinasikan tentang payung hukum dan cara penyelesaiannya. “Sampai sekarang belum ada petunjuk dari atasan, makanya masih kita amankan di gudang,” ungkapnya. Tambah Kuota Sementara itu, hinggan kini permohonan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang mengajukan penambahan jatah kuota mitan melalui pemerintah provinsi (Pemprov) NTB belum juga memperoleh jawaban. Surat yang dilayangkan pada awal bulan Ferburari lalu itu oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan UMKM KSB, belum dibalas oleh Pemprov NTB. P a d a h a l mengingat t e r u s meningkatnya kebu-

tuhan warga di KSB akan Mitan pemerintah setempat berharap ada jawaban segera atas permohonan tersebut. “Kami belum terima jawabannya,” jelas kepala Dinas Perindagkop dan UMKM KSB Drs. Alwi. Berdsarkan informasi terakhir yang diperolehnya, Alwi menyebutkan, jika surat yang dilayangkannya ke gubernur tersebut tengah didistribusikan ke sejumlah Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) teknis di provinsi. Diantaranya ke Dinas Perdagangan (Perindag), Dinas Pertambangan dan Asisten Perekonomian untuk dilakukan kajian sebelum diteruskan ke pusat. “Mungkin langkah itu sudah dilakukan dan sekarang hasilnya telah diteruskan ke pusat, tapi jawaban dari pusat yang belum ada sehingga ke kita juga belum dapat jawabannya,” urainya. Dikatannya jawaban terkait permohonan tambahan kuota Mitan itu sangat ingin diketahui secepatnya oleh Pemda KSB. Hal ini agar ada kepastian apakah permintaan tersebut dapat terpenuhi atau tidak. “Ini juga menyangkut langkah selanjutnya yang akan kita ambil untuk mengatasi keterbatasan Mitan yang dialami warga selama ini,” tukas Alwi. KondisikebutuhanMitanditengah warga KSB memang sudah sangat mengkhawatirkan. Jatah pasokan yang minim membuat antrian ibu-ibu rumah tangga di seluruhpangkalanMitansetiapharinya menjadi pemandangan lumrah. “Saya sempat beberapa kali berkomunikasi dengan dinas Pergadangan Provinsi menanyakan peluang kita mendapatkan tambahan (Mitan) itu. Tapi yah sekarang kita tahu, semua perlu waktu untuk mendapatkan jawabannya,” imbuh mantan kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) KSB ini. (ula/bug)

Alwi

(Suara NTB/bug)

SUARA NTB Sabtu, 2 Maret 2013


SUARA NTB Sabtu, 2 Maret 2013

Tunggu Penetapan Calon Dari Hal. 1 Persyaratan kami masih diverifikasi oleh KPUD, kalau sudah misalnya ditetapkan sebagai calon maka saya akan mengikuti sepenuhnya apa peraturannya, kapan cutinya, dan seterusnya. Pokoknya kita berdasarkan aturan yang ada,”kata Zainul Majdi yang akarab di sapa Tuan Guru Bajang (TGB) ketika dikonfirmasi usai melantik 153 pejabat eselon II,III dan IV lingkup Pemprov NTB di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Jumat (1/3). Dikatakan, sesuai dengan aturan yang berlaku, jika calon petahana kembali maju menjadi calon gubernur atau calon wakil gubernur maka harus mengambil cuti supaya tidak terjadi penyalahgunaan pemanfaatan fasilitas negara dalam kampanye. Disamping itu, dirinya juga mengingatkan PNS supaya jangan terlibat politik praktis. Sebab hal tersebut secara tegas sudah diatur dalam undangundang, dimana sanksinya juga sudah tegas bagi PNS yang melanggar.”Intinya PNS tidak

boleh terlibat politik praktis. Memang begitu karena UU nya begitu.,”tandasnya. Gubernur NTB periode 2008-2013 ini kembali mencalonkan diri maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2013-2018 berpasangan dengan Sekretaris DPD Golkar NTB yang juga anggota Komisi I DPRD NTB, H.M. Amin, SH, M.Si atau pasangan TGB-Amin. Selain itu, terdapat pasangan lainnya yakni Suryadi Jaya Purnama-Johan Rosihan (Suryadi-Johan) yang diusung PKS, PBR dan PPRN. Selanjutnya pasangan Dr. KH. Zulkifli Muhadli, SH, MMProf. Dr. Muhammad Ichsan (Zul-Ichsan) yang diusung PBB, PKPB dan PKNU. Kemudian pasangan Drs. H. Harun al Rasyid, M.Si – Dr. TGH. Muhyi Abidin, MA (Harum) yang didukung 18 parpol non parlemen serta pasangan dari calon perseorangan L. Ranggalawe, SH, MH- H.A. Muchlis (Laris). (nas)

Kejaksaan Musnahkan BB Miliaran Rupiah Dari Hal. 1 Jenis barang bukti itu diantaranya sabu seberat 3, 627 Kg, ganja seberat 7, 843 Kg, kosmetik palsu sebanyak 69 jenis, dan uang palsu sebesar Rp 11.900.000. Proses pemusnahan dengan cara dibakar. Dipimpin langsung Kajari Mataram Sang Ketut Mudita, SH, MH, dihadiri Kasat Reksrim Polres Mataram AKP I Gusti Putu Suarnaya, dan Kasat Narkoba Iptu Revin Manggalan Putra, Kasat Reskrim Polres Lobar AKP Agus Dwi, serta perwakilan Balai Besar POM Mataram. Dalam proses pembakaran, Kejaksaan menyediakan empat buah tong yang berisi

barang bukti berbeda. Pemusnahan diawali dengan membakar sabu dan ganja, kemudian disusul kosmetik, dan terakhir pemusnahan barang bukti kejahatan di bidang kelautan. Pada keterangan persnya, Kajari Mataram menyebut, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil perkara bulan Juni lalu, disita dari sejumlah perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap. ‘’Dari beberapa kasus di Lombok Barat, Lombok Utara dan Mataram,’’ sebut Kajari sembari menambahkan, pemusnahan tersebut rutinitas yang dilakukan tipa tahun. (ars)

Gubernur Tekankan Profesionalisme Birokrasi Dari Hal. 1 Selanjutnya, Kabag Perundang-undangan Biro Hukum Setda NTB, Azhari, SH, MH menduduki jabatan baru sebagai Sekretaris Pengurus Korpri NTB. Kemudian Asisten I Setda NTB, Drs. H. Ridwan Hidayat dan Asisten II Setda NTB, Ir. H. Abdul Haris, MM yang sudah memasuki usia pensiun masih menduduki jabatan tersebut. Sedangkan jabatan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB masih dijabat sementara oleh Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Disosdukcapil) NTB, Drs. H. Bachruddin, M.Pd. Zainul Majdi merinci, dari 153 pejabat yang dimutasi sebanyak tiga orang pejabat eselon II, 40 pejabat eselon III dan 102 pejabat eselon IV. Dari tiga orang pejabat eselon II tersebut semuanya merupakan promosi, sedang untuk jabatan eselon III dan IV yang promosi masing-masing 41 orang dan 96 orang. Dari 153 pejabat yang dimutasi tersebut, sebanyak 90 orang pria dan 63 perempuan. “Artinya secara persentase 40 persen lebih adalah perempuan. Ini menunjukkan SDM birokrasi perempuan di jajaran Pemprov NTB tidak kurang dan Insya Allah pada masa yang akan datang terus menerus meningkat kapasitas dan kualitasnya,”katanya. Gubernur menjelaskan, 100 persen pejabat yang menduduki jabatan baru tersebut merupakan hasil assessment yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKD dan Diklat) NTB. Melalui assessment center yang ada di BKD dan Diklat, pejabat yang menduduki posisi jabatan struktural tertentu telah dilakukan uji kompetensi sehingga hasilnya merupakan potret yang utuh dan objektif terkait dengan kompetensi dan potensi yang dimiliki masing-masing pejabat. “Berdasarkan hasil assessment itulah, pimpinan kemudian menempatkan anda pada jabatan struktural. Maka

pada hakekatnya dari sisi proses mutasi ini adalah akhir /muara yang cukup panjang. Berdasarkan kebutuhan organisasi, kesadaran bahwa birokrasi ini harus lebih profesional dan harus mampu menyerap aspirasi, harapan, keingin a n - k e i n g i n a n masyarakat, pelayanan yang lebih baik, efektif maka dilaksanakan assessment cukup lama,”ujarnya. Untuk itu, pejabat struktural yang baru dilantik diminta untuk membuktikan bahwa dirinya adalah orangorang yang pantas menduduki jabatan tersebut. Bentuk dari hal tersebut, kata Zanul Majdi, dengan memahami dinamika yang terjadi masyarakat dan memberikan respon yang cepat dan memberikan pelayanan yang baik.” Responlah dinamika masyarakat itu dengan respon yang bertanggung jawab dengan meningkatkan kualitas pengabdian dan pengkhidmatan,” pesannya. Selain itu, koordinasi dengan lintas SKPD juga harus dilakukan dalam menjalankan berbagai program. Dengan adanya koordinasi maka keterpaduan program dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi program akan terlaksana dengan baik. Khusus untuk Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, diminta untuk lebih fokus lagi terkait dengan masalah pangan yang terjadi di NTB. Pasalnya, walaupun NTB secara statistik merupakan daerah yang surplus pangan tetapi masih terjadi masalah pangan di daerah ini. “Maka koordinasikan dan padukan dengan BKP, BKPM dan SKPD terkait lainnya. Koordinasi dengan para asisten harus diperkuat dan sebaliknya para asisten sesuai dengan tupoksinya membantu Sekda untuk mengkoordinir kepada SKPD yang berada di lingkupnya,” tandasnya. (nas)

Tidak Ada Diskriminasi Dari Hal. 1 menanggapi pendapat bahwa meninggalnya Lili karena kurang mendapat pelayanan optimal dari pihak RSUP NTB. Persepsi yang berkembang di tengah masyarakat yang menyatakan pasien Jamkesmas itu gratis, menurutnya, keliru. Karena pasien Jamkesmas pada dasarnya tidak gratis, tapi dibayarkan oleh pemerintah. “Justru sesungguhnya pasien Jamkesmas juga bukan gratis tapi dibayarkan pe-

merintah. Itulah persepsinya salah. Tidak mungkin kami perlakukan beda. Yang sering terjadi perbedaan persepsi saja,” tambahnya. Ia pun membantah pasien Lili Suaiba meninggal,karena penanganan yang lambat. Mawardi menegaskan tidak pernah ada pengabaian dari petugas medis terhadap pasien. ‘’Penanganan pasien telah ada protap dan SOP-nya,’’ tegasnya. (yan)

RAGAM Dua Hari Tokobagus Sabet Dua Award Bergengsi

Halaman 5

Jakarta (Suara NTB) -

Mengawali tahun 2013 ini, Tokobagus.com, market leader industri e-commerce di Indonesia meraih sukses dengan menyabet dua penghargaan bergengsi dalam dua hari. Penghargaan tersebut bukti kepercayaan masyarakat semakin besar kepada Tokobagus di tengah makin maraknya industri e-commerce di Indonesia. Penghargaan pertama Tokobagus.com meraih The Indonesia Middle-Class Brand Champion 2013 dari Majalah SWA dan Inventure, sebagai online shopping paling dipilih konsumen kelas menengah 2013, Rabu (27/3/13). Penghargaan kedua dari MarkPlus Insight dan Majalah Marketeers sebagai Gold Brand Champion of Most Widely Used Brand atau brand online shopping paling populer di 2013, Kamis (28/3/). Kemal Efendi Gani Chief Editor SWA usai acara mengatakan ini adalah penghargaan kepada merek-merek berdasarkan survey kelas menengah yang oleh SWA dan INVENTURE di anggap available, salah satunya online shop. “Online shop channel pilihan kelas menengah yang sedang

booming. Terbukti riset di sembilan kota besar Jakarta, Surabaya, Bandung, dan beberapa kota lainnya di Indonesia, Tokobagus.com terpilih sebagai merk terbaik mengalahkan online shop lannya,” katanya. Kemal menambahkan salah satu keunggulan Tokobagus, kepercayaan masyarakat sangat tinggi dan kehadirannya mampu memberikan kontribusi lebih bagi peningkatan ekonomi masyarakat. SWA telah melakukan survei pada November 2012 dengan metode survei SWA Stratified Random sampling, pria-wanita usia 21 sampai 54 tahun dengan kisaran penghasilan perbulan 4 sampai 20 juta, dengan total responden 2.500 orang. Sementara itu Taufik, Chief Executif Mark Plus Insight menjelaskan dunia e-commers sekarang ini berkembang sangat pesat. Kalau dulu kita adakan survei orang orang yang tertarik di dunia e-commerse masih terbatas tapi setelah kita ikuti dari hasil survei netition dari tahun 2010 hingga 2012 mengalami peningkatan. “Kalau dulu orang takut transaksi online, kini sebaliknya se-

mua bisa dilakukan dengan online. di awal kehadiran online shop, mungkin barang yang dibeli tidak terlalu mahal tapi trennya meningkat karena masih takut, tapi sekarang sudah menjadi industri dengan omset sangat besar,” jelasnya. Terkait kemenangan Tokobagus, Taufik menambahkan situs ini memang populer karena , iklannya,publikasi dan lainlain, dan dari cara menarik penggunanya cukup inovatif. Dulu pengguna masih merasa takut berbelanja di online tapi dengan sistem yang ada di tokobagus, seperti verifikasi penjual dan pembeli, sehingga orang tidak merasa takut. “Walau pun ada kasus tapi ini adalah industri yang sedang belajar jadi kalau ada kasus, kasus wajar,” ujarnya. Survei yang dilakukan MarkPlus Insight pada Januari 2013 dengan menggunakan Metode riset Quantitative Approach (Online and Phone Survey) dengan jumlah responden 632 orang di 6 kota besar Jakarta, Bandung, Semarang,dll), perilaku responden menggunakan internet satu jam sehari. Irfan Badruzaman selaku

Babinsa Harus Netral SELAMA dua hari, Danrem 162/WB Kol. Inf Zulfardi Junin menjajal daerah terpencil di Lunyuk Kabupaten Sumbawa. Danrem dalam kegiatan menjajal daerah terpencil Rabu (27/ 2) dan Kamis (28/2) lalu, meninjau Koramil dan Pos Ramil terpencil yang ada dijajaran Kodim Sumbawa. Diantaranya Koramil 1606-05/Taliwang, Pos Ramil Skongkang, Koramil 1607-07/Lunyuk, Koramil 1607-03/Ropang, Koramil-08/ Moyo Hulu, Koramil Model 1607-01/SBW Besar, Koramil 1607-09/Utan dan Koramil 1607-04/Alas. Dalam pengarahannya dihadapan 143 Babinsa, jajaran Polsek Lunyuk aparatur kecamatan serta tokohtokoh masyarakat Lunyuk, Danrem berpesan, agar sebagai aparat kewilayahan tidak mudah terpancing terhadap isu dan pernyataan yang bersifat provokatif. “Cara mengantisipasi itu dengan berkomunikasi yang baik antara atasan dan bawahan guna menghindari kesalahpahaman dalam pelaksanaan tugas,” kata danrem. Pesan khususnya, tidak

(Suara NTB/ist)

PENGHARGAAN - Situs jual beli Tokobagus.com berhasil menyabet dua penghargaan bergengsi dalam dua hari berturut-turut. Penghargaan diterima Irfan Badruzaman, selaku Manager Marketing Tokobagus.com. Manager Marketing Tokobagus.com usai menerima penghargaan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan dari masyarakat. “Kami merasa terhormat menerima dua penghargaan yang prestisius ini. Tokobagus selalu fokus pada peningkatan kualitas layanan ke semua pelanggan. Kami berusaha untuk memberikan keunggulan kompetitif den-

gan cara memenuhi kebutuhan pelanggan dan membentuk ikatan dengan pengguna kami. Penghargaan dari Majalah SWA dan MarkPlus Insight tahun ini menggambarkan komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik, hal ini yang membedakan kami dengan yang lain, dan ini merupakan hasil kerja keras semua team Tokobagus yang sangat solid” ujarnya. (049/*)

INTERAKTIF PAJAK DJP Nusra Sosialisasi SPT Tahunan di Radio Global FM Lombok

(Suara NTB/ist)

PENGARAHAN - Danrem 162/WB Zulfardi Junin saat memberi pengarahan kepada Babinsa yang bertugas di daerah terpencil di Lunyuk, Sumbawa. lepas dari perhelatan pilkada yang tengah bergulir. Pilkada yang akan diselenggarakan secara serentak tanggal 13 Mei 2013 di wilayah NTB ini, danrem menekankan kepada seluruh prajurit untuk tetap menjaga netralitas TNI, dengan tidak memberikan bantuan berupa apapun kepada salah satu calon pejabat yang ikut dalam pemilukada. “Tugas kita sebagai aparat adalah

menjaga stabilitas keamanan, bukan terlibat politik praktis,” tegasnya. Kepada seluruh anggota Babinsa jajaran Kodim 1607/Sumbawa, danrem menghimbau agar para Babinsa rajin turun ke desa binaannya masing-masing, serta selalu menjaga etika dalam berkomunikasi dengan masyarakat. “Menjaga silaturrahmi dengan masyarakat dimanapun para prajurit bertugas,” sarannya. (ars)

Koslata Nilai Penanganan Bencana di KLU Masih Lemah Tanjung (Suara NTB) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Koslata, menilai penanganan bencana di Lombok Utara masih lemah. Berdasarkan pendampingan dan studi kasus pada beberapa kejadian bencana di Lombok Utara, Koslata masih menemukan kendala di mana aparatur pemerintah daerah masih belum mampu mengelola situasi darurat bencana sesuai yang diharapkan. Divisi Penguatan Kapasitas untuk Keamanan dan Sumber Pangan pada Yayasan Oxfam dan Koslata, Susilo Budi Sulistio kepada media, Jumat (1/3) melihat, fungsi koordinasi antar lembaga/SKPD Pemda KLU belum berjalan baik. Koslata dalam beberapa kesempatan identifikasi data, belum menemukan penyajian data kejadian secara akurat, cepat dan tepat. Jumlah korban baik jiwa, maupun korban harta benda dinilai masih belum singkron antar lembaga. Bahkan sebagian aparatur SKPD terkesan masih saling lempar tanggung jawab. Sulistio mengatakan, atas dasar itulah Koslata bekerja sama dengan Oxfam - Australia, menggelar pelatihan penanganan bencana. Pelatihan yang berlangsung sejak 25 Februari hingga 1 Maret tersebut, dihajatkan untuk memperkenalkan sekaligus membangun penerapan manajemen darurat kebencanaan di masing-masing dinas/ SKPD. Minimal petugas di tiap SKPD dapat membangun sinergitas, koordinasi dan komunikasi dalam menyikapi satu kejadian bencana. Ia melihat, satu kejadian bencana misalnya

tanah longsor, air pasang (rob), penanganannya tidak kaku pada SKPD yang membidanginya, melainkan tanggung jawab penuh seluruh SKPD atau Tim yang dibentuk Pemda. “Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan SKPD yang menangani tanggap darurat bencana. Ada dari BPBD, Dinas PU Tamben, Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial (Sosnakertrans),” sebutnya. Koslata secara kelembagaan mengharapkan, kegiatan ini dapat dijadikan wadah penguatan kapasitas aparatur, peningkatan kemampuan dalam berkoordinasi. Ending yang diharapkan pun, tata kelola atau manajemen kebencanaan di KLU menjadi terarah, terorganisir dan mampu memberikan pelayanan terbaik di masyarakat yang menjadi obyek. Bagi Sulistio, lemahnya tanggap darurat bencana di KLU berdampak besar bagi psikologi masyarakat korban bencana. Selain penanganan yang lamban, pengambilan keputusan tidak cepat, juga bersampak pada tindak lanjut atau kemungkinan dibutuhkannya rehabilitasi fisik bagi manusia dan lingkungan yang relatif lamban. Paling miris kata dia, apabila kebutuhan mendasar korban bencana seperti sembako, dan kemungkinan relokasi di masa depan, tidak terpenuhi oleh Pemda saat diperlukan. Oxfam dan Koslata terlibat dalam proses penguatan kapasitas aparatur ini, mengharapkan pola penanganan dan manajemen bencana di KLU pascapelatihan dapat memberi perubahan pada pola pelayanan di KLU. (ari)

Mataram (Suara NTB) Kanwil DJP Nusa Tenggara(Nusra) kembali mengadakan sosialisasi mengenai “SPT Tahunan” di Radio Global FM Lombok 96.7 FM, Kamis (28/02). Hadir sebagai narasumber masing-masing, Mashari Taufik selaku Kepala Seksi Pengurangan, Keberatan dan Banding I dan Andi Wawan Mulyawan selaku Pelaksana Seksi Bimbingan dan Penyuluhan Kanwil DJP Nusra Dijelaskan, surat pemberitahuan adalah surat yang oleh Wajib Pajak (WP) digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Apabila SPT tidak disampaikan dalam jangka waktunya atau batas waktu perpanjangan penyampaian SPT (Batas waktu penyampaian SPT sampai bulan Maret 2013), dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar: Rp500.000,00 untuk SPT Masa PPN, Rp100.000,00 untuk SPT Masa lainnya, Rp1.000.000,00 untuk SPT Tahunan PPh WP Badan Rp100.000,00 untuk SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi. Sanksi bagi WP yang tidak menyampaikan SPT, dapat berupa sanksi administrasi ataupun sanksi pidana. Sanksi administrasi dapat berupa denda sebagaimana diatur dalam Pasal 7 UU KUP atau berupa kenaikan sebagaimana diatur dalam Pasal 13 ayat 3 UU KUP. Sanksi pidana dapat berupa kurungan atas tindak pidana kealpaan sebagaimana diatur dalam Pasal 38 UU KUP ataupun penjara atas tindak pidana kesengajaan sebagaimana diatur dalam Pasal 39 UU KUP. Apabila SPT tidak disampaikan sesuai batas waktu yang

ditentukan atau batas waktu perpanjangan penyampaian SPT Tahunan, dapat diterbitkan Surat Teguran (Pasal 3 ayat 5a UU KUP). Penerbitan Surat Teguran, disamping merupakan bentuk pembinaan terhadap WP, juga merupakan syarat bagi dikenainya WP yang bersangkutan dengan sanksi administrasi berupa kenaikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat 1 huruf b dan Pasal 13 ayat 3 UU KUP. Sosialisasi yang dikemas dalam dialog interaktif disiarkan langsung Radio Global FM Lombok mendapat respons positif dari masyarakat. Nina penelepon pertaman menanyakan soal orang pribadi yang kena pajak. ‘’Penghasilan saya di bawah dari PTKP, tapi saya terpanggil untuk menyampaikan pajak. Namun saya masih bingung untuk mengisi jumlah harta yang saya miliki. Saya mempunyai dua motor”, tanyanya. Menanggapi pertanyaan itu, Masyhari menanggapi, bahwa ada tiga jenis SPT Orang Pribadi dan itu harus kita pahami terlebih dahulu. Diantaranya, 1770, Formulir 1770 S, Formulir 1770 SS, kalau penghasilan di bawah PTKP maka di gunakan formulir 1770 SS. Ditambahkan Andi, kalau untuk pengisian harta yang dimiliki adalah total harga perolehan motor saat dibeli. Penanya selanjutnya bertanya ‘’ saya seorang suami yang bekerja serabutan dan istri saya seorang karyawan dan sudah ber NPWP, bagaimana? pajaknya” Mashari menjawab suami bisa mendaftarkan diri dan menggabungkan penghasilan istri dan suami, sehingga bisa di lakukan penyampaian SPT. Namun kalau hanya istri yang ber NPWP maka untuk tanggungan suami tidak termasuk, tanggungan istri hanya anak. (yan/*)

Jangan Asal-asalan Dari Hal. 1 ‘’Dinas Pertanian sebaiknya berkoordinasi dengan Dinas PU, terutama menyangkut sumber airnya. Sekali lagi saya sebutkan, ada beberapa tempat yang belum jelas sumber airnya, tapi sudah dicetak, tidak bisa saya sebutkan itu dimana,’’ katanya.

Disebutnya, Dinas Pertanian memang mengklaim rencana membuka lahan baru ini, dianggap sebagai langkah untuk membuka potensi baru pada lahan potensial. Dengan harapan lahan yang sudah dicetak bisa dimanfaatkan. Pada prinsipnya, program yang akan dijalankan sebagai tupoksi masing-masing dinas.

Lahan baru boleh saja menurutnya dicetak, tetapi yang paling utama adalah bagaimana sekian ribu hektar sawah yang akan dicetak, ada azas manfaatnya. Bukan tidak memiliki potensi sama sekali sebenarnya, tetapi dianggap tidak bisa maksimal sesuai yang diharapkan. (bul)

Perbaikan Ruas ’’By Pass’’ BIL Terkendala Pipa PDAM Dari Hal. 1 Meski demikian, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti PDAM untuk memperbaiki pipa air dan Balai Jalan segera memperbaiki jalan yang rusak di by pass BIL. Bagaimana pun keselamatan pengguna jalan diupayakan, apalagi ini merupakan pintu masuk NTB dari udara. Terkait penanaman pisang oleh warga di jalan rusak, Dwi mengaku hal itu sebagai bentuk

kepedulian warga sekitar terhadap keselamatan pengguna jalan agar tidak terperosok atau terjatuh. ‘’Itu tidak ada unsur apa-apa,’’ jawabnya pendek. Sebelumnya, seperti diberitakan Suara NTB, kondisi jalan di jalur by pass BIL, tepatnya di ruas jalan di Desa Batujai Praya Barat, Loteng, dikeluhkan warga setempat. By pass yang belum lama dibangun itu, kondisinya berlubang (rusak), sehingga cukup mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur terse-

but. Warga pun terpaksa menanami jalan rusak itu dengan pohon pisang. Aksi menanam pisang itu dilakukan warga, selain sebagai bentuk kekecewan sekaligus untuk memberi tanda bahaya bagi para pengguna jalan yang melintas. Mengingat lubang tersebut terkadang tidak terlihat jelas, karena tergenang air. Sehingga sering kali membuat penggunan jalan khususnya pengguna sepeda motor, nyaris mengalami kecelakaan saat melintas. (ham)

(Suara NTB/ist)

INTERAKTIF - Dua narasumber, Mashari Taufik dan Andi Wawan Mulyawan dalam dialog interaktif di Radio Global FM Lombok.

KPU Sulit Lacak Pengelolaan Dana Kampanye Tak Resmi Dari Hal. 1 Hanya saja, ketentuan memang tidak memungkinkan KPU untuk bergerak melacak lebih jauh aktivitas pendanaan di luar rekening resmi itu. ‘’Yang jadi masalah adalah, siapa – siapa yang mendaftar atau memberikan bantuan dana itu sepenuhnya sangat bergantung dari masing – masing bakal pasangan calon dan parpol pengusungnya. Artinya, kalau mereka mau menulis ada di situ. Kalau tidak ya tidak, sulit sekali kita mengetahuinya,’’ ujarnya.

Singkatnya, KPU nantinya hanya bisa berpatokan pada data atau laporan pada rekening khusus dana kampanye (RKDK) dan Laporan Penerimaan Dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK). ‘’Itu nanti yang diaudit ketika pemilihan gubernur itu selesai. Nanti ada auditornya juga. Berapa jumlahnya, penggunaannya, dan sebagainya sesuai laporan tim kampanye yang bersangkutan. Dan sekali lagi itu sangat tergantung dari data yang ada dalam rekening dana kampanye itu,’’ tandas Darmansyah. (aan)


OPINI

SUARA NTB Sabtu, 2 Maret 2013

Halaman 6

Ambivalensi Keberadaan LSM Oleh :

Bisa Merusak Citra NTB KONDISI jalan di jalur by pass Bandara Internasional Lombok (BIL), tepatnya di ruas jalan di Desa Batujai Praya Barat, Lombok Tengah (Loteng), dikeluhkan warga setempat. By pass yang belum lama dibangun itu, kondisinya berlubang (rusak), sehingga cukup mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur tersebut. Warga pun terpaksa menanami jalan rusak itu dengan pohon pisang, Kamis (28/2) lalu. Aksi menanam pisang itu dilakukan warga, selain sebagai bentuk kekecewan (karena jalan rusak tak kunjung diperbaiki), sekaligus untuk memberi tanda bahaya bagi para pengguna jalan yang melintas. Mengingat lubang tersebut terkadang tidak terlihat jelas, karena tergenang air. Sehingga sering kali membuat pengguna jalan khususnya pengguna sepeda motor, nyaris mengalami kecelakaan saat melintas. Jalan rusak itu, tepat berada di intersection jalur Batujai. Di jalan yang rusak itu, terlihat ada muncratan air diperkirakan bersumber dari pipa PDAM yang bocor. Kondisi rusak di ruas jalan ini, sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Namun kerusakan jalan tersebut , lamban ditangani. Informasi yang diperoleh, kerusakan jalan tersebut disebabkan, bocornya pipa milik PDAM. Mencermati kondisi ini, Dinas PU NTB sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap pengawasan jalan by pass (jalan nasional), harus segera melakukan tindakan. Jika penyebab rusaknya jalan tersebut karena pipa PDAM yang bocor, koordinasi dengan PDAM semestinya cepat dilakukan. Karena jika penanganan lambat dilakukan, akan muncul banyak persoalan. Pertama, penanganan lamban akan membuat kerusakan jalan semakin parah. Dari pihak PDAM juga mengalami kerugian. Karena, PDAM akan kehilangan air yang terbuang begitu saja . Dampak ke dua yang justru lebih parah, kondisi ini bisa merusak citra NTB di mata para tamu. Kenapa? Ruas by pass ini merupakan jalan utama dari dan ke Bandara Internasional Lombok (BIL). Otomatis ruas ini, merupakan ‘’wajah’’ NTB yang pertama kali dilihat oleh tamu yang masuk ke wilayah ini melalui jalur udara. Bayangkan saja, apa kata mereka (para tamu), jika melihat ruas by pass-nya rusak. Kemudian lebih terkaget-kaget lagi, ketika mereka melihat pohon pisang ditanam di jalan yang rusak sebagai bentuk protes karena tidak ada langkah perbaikan dari pemerintah dalam hal ini instansi terkait . Karena itu, seharusnya PDAM dan Dinas PU NTB segera melakukan langkah cepat untuk memperbaikinya, tanpa harus saling melempar tanggung jawab. Karena ada kesan, terjadi perdebatan soal siapa yang mesti bertanggung jawab terhadap kerusakan ruas jalan nasional itu. Perdebatan soal siapa yang harus bertanggung jawab terhadap kerusakan jalan, tidak akan bisa menjadi solusi. Dan solusi yang tepat adalah, penentu kebijakan segera mengambil keputusan untuk segera memperbaiki ruas jalan yang rusak itu. (*)

asil survei yang dilakukan oleh Edelmen Trust Barometer sebagaimana yang dimuat Harian Republika edisi 22 Februari 2013, menemukan tingkat kepercayaan publik Indonesia terhadap Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) masih sangat rendah yaitu sebesar 51 persen jauh. Angka ini jauh di atas rata-rata tingkat kepercayaan masyarakat dunia terhadap keberadaan LSM yang mencapai 60 persen lebih. Director of Marcom and Creative Engagment, Edelmen Henry menyebutkan hal itu disebabkan oleh setidaknya dua aspek. Pertama, tidak transparansinya pengelolaan pendanaannya. Kedua, LSM juga tidak dikelola secara proporsional. Sehingga dalam analisanya, kedua aspek itulah yang membuat tingkat kepercayaan publik sangat rendah. Jika melihat apa yang disampaikan oleh Musni Umar, Sosiolog dari Universitas Indonesia yang menyampaikan bahwa, rendahnya kepercayaan publik terhadap LSM dipicu oleh banyaknya LSM yang menjelma menjadi alat untuk memeras pihak lain. Banyak LSM yang menyampaikan proposal kegiatan tapi tujuannya untuk memeras. Perilaku LSM seperti itu banyak terjadi di daerah. Lebih lanjut Musni Umar menyampaikan, LSM hanya dijadikan sebagai alat untuk memperkaya diri sendiri. LSM yang abal-abal inilah yang paling banyak macamnya sehingga menyebabkan publik tidak percaya. Temuan hasil survei dan analisa di atas merupakan lampu merah bagi para aktivis LSM untuk berbenah dan memperbaiki diri. Sehingga ke depan dengan kualitas kinerja yang dihasilkan dan transparansinya pengelolaan pendanaan, dapat menaikkan tingkat kepercayaan publik terhadap keberadaan LSM. Kaburnya Idelogi Aktivis LSM Jika anda meyakini bahwa segala aktivitas yang kita kerjakan setiap hari mempunyai dasar idelogi yang jelas, maka apa yang dihasilkan ialah tidak jauh-jauh dari ideologi yang kita percayai. Sebagai seorang mahasiswa, kuliah dengan berbagai rutinitas akademik yang dijalani tentu tidak terlepas dari ideologi mahasiswa tersebut tentang bagaimana menjadi mahasiswa yang baik dan teladan dalam rangka menunaikan Tridarma Perguruan Tinggi. Begitu juga seorang guru ngaji yang mengajari anak didiknya mengaji, tajwid dan berbagai macam hal lainnya, tentu tidak ter-

Darsono Yusin Sali (Sekretaris Umum HMI Cabang Mataram)

123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 Jika anda meyakini 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 bahwa segala aktivitas 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 yang kita kerjakan setiap 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 hari mempunyai dasar 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 idelogi yang jelas, maka 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 apa yang dihasilkan ialah 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 tidak jauh-jauh dari 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567 ideologi yang kita percayai. 123456789012345678901234567890121234567 lepas dari ideologi yang dipercayai tentang bagaimana mengajar ngaji, tajwid yang baik dan benar. Karena ia meyakini sepenuh hati jika cara membaca satu huruf saja ada yang salah, maka maknanya pun akan ikut berubah. Itulah ideologi. Suatu ‘kepercayaan’ yang dibuktikan dengan tindakan nyata dari seorang yang percaya terhadap ideologi-ideologi tertentu yang dianutnya. Lalu bagaimana halnya dengan ideologi para aktifis LSM? Bukan untuk menyamaratakan ideologi LSM yang satu dengan ideologi LSM yang lain yang justeru menolak keragaman itu sendiri, namun setidaknya ada kesamaan branding image yang dibentuk oleh para aktifis LSM dalam perspektifnya tentang keberadaan ‘dirinya’ di tengahtengah masyarakat meskipun dalam berbagai corak gerakan yang dibangun. Misalnya, memperjuangkan hak-hak rakyat, membantu masyarakat yang tidak mampu dengan melakukan pendampingan, pemberdayaan, advokasi, dan lain sebagainya yang tentunya dalam konteks mereka ialah selalu ‘pro rakyat’ dan pro poor. Sejauh ini, itulah kesamaan gerakan yang penulis pahami dari keberadaan LSM. Sudahkah LSM bertindak sesuai dengan ideologi yang dianut? Untuk tidak mengamini analisa Musni Umar di atas karena biarlah fakta yang berbicara memang begitulah trend model yang dibangun oleh aktifis LSM dengan mental duitan sekarang ini. Jangankan untuk menjalankan ideologi yang mereka anut, mempunyai ideologi saja belum tentu. Itulah problem aktifis LSM kita sekarang ini. Mukanya untuk ‘penyelamatan’ rakyat, namun hatinya penuh dengan ambisi pemuasan diri sendiri. Mental-mental seperti inilah yang sering merampok uang negara untuk memperkaya diri. Mengajukan pro-

STASIUN RADIO

posal kegiatan dengan anggaran sekian, namun ketika sudah disposisi, anggaran yang digunakan ditekan sekecil mungkin. Sisanya, ya bagi-bagi masuk kantong pribadi. Itulah yang disebut dengan pejuang yang menjual rakyatnya. Padahal dalam awal-awal sejarah kemunculan LSM atau Non Government Organitation (NGO), ialah murni untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, membantu masyarakat yang lemah; informasi, kemampuan, bakat, pengetahuan. Dalam intinya, keberadaan mereka sepenuhnya ialah sebagai pejuang-pejuang rakyat tertindas. Sebagai perantara bagi masyarakat yang kurang mendapatkan berbagai akses dari pemerintah. Selain itu, LSM pada masa awal sejarahnya mempunyai ciri konsentrasi dengan fokus pada isu-isu demokrasi, HAM, gender, ekonomi, sosial, politik, lingkungan. Sehingga pada saat itu, keberadaan LSM benar-benar dirasakan manfaatnya oleh tidak hanya masyarakat namun juga pemerintah karena merasa terbantu dengan kehadirannya dalam rangka menyukseskan agenda pemerintah sebagai salah satu stakholders. Namun justeru keadaannya sekarang bertolak belakang dari niatan awal berdirinya LSM-LSM tersebut. Banyak kritikan bernada minor yang muncul dari berbagai pihak terkait dengan menjamurnya LSM. Walaupun data statistik tentang jumlah LSM/NGO di seluruh dunia belum lengkap, namun diperkirakan ada sekitar 6.000 sampai 30.000 LSM/NGO nasional di negara-negara berkembang. Amerika Serikat memiliki sekitar 2 juta LSM/NGO, yang sebagian besar didirikan 30 tahun yang lalu. Rusia memiliki 400.000 LSM/NGO. India diperkirakan memiliki 1 hingga 2 juta LSM/ NGO. Iran memiliki 20.000 LSM/

NGO aktif pada tahun 2003. Di Kenya, 240 LSM/NGO terbentuk setiap tahun (Asken Sinaga, 2008) Keberadaan mereka (LSM) kerapkali dinilai meresahkan sebagian pihak yang merasa dirugikan. Bahkan komentar salah satu pejabat, keberadaan LSM sekarang tidak mempunyai fungsi yang jelas. Hal tersebut dikarenakan, tumpulnya pemahaman mereka dengan visi misi LSM yang mereka usung. Sehingga cara kerjanya pun tidak jelas apalagi profesional. Selain itu, banyak LSM yang menyerupai wartawan meskipun tidak semuanya.Mereka membawa kamera dan video datang untuk memeras dengan data-data yang mereka peroleh. Ya, ujung-ujungnya duit sebagai alat tutup mulut. Inilah mental sebagian aktifis LSM sekarang. Tentu ini ironi, karena para aktifis LSM/NGO tersebut diisi oleh para kaum cerdik pandai yang sudah mengenal dunia akademik, namun tidak mempunyai hati nurani. Mereka menjual derita rakyatnya hanya untuk beberapa rupiah. Akhirnya, LSM/NGO beralih fungsi dari gerakan pemberdayaan masyarakat ke gerakan mencari nafkah. Kalau sudah begini, jangan berharap mereka bisa berbuat untuk masyarakat. Semoga mental aktifis LSM/NGO tersebut ke depan semakin baik dan profesional. Sehingga kehadiran mereka benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang mereka perjuangkan bukan malah menggadainya. Wallahua’lam bissawab

POJOK 153 pejabat dimutasi, gubernur tekankan profesionalisme birokrasi Harus mampu jadi pelayan bagi masyarakat

*** Ekspor NTB merosot hampir 100 persen PR bagi SKPD terkait

***

STASIUN RADIO

Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M.Haeruzzubaidi, M. Nasir, Hari Aryanti, Akhmad Bulkaini, Karnia Septia Kusuma Ningrum. Lombok Barat: Sumada, Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur: Rusliadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami. Dompu : Nasrullah. Bima : M.Yusrin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Jamaluddin, Wahyu W. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 8.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 8.000/mmk. Display F/C : Rp 15.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 5.000./mmk. Iklan 1 kolom (max 100 mmk): Rp 4.000/mmk. Iklan Advertorial : Rp 3.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 450.000/bulan (30 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 150.000/kavling. Iklan Paket (ukuran max 600 mmk), - 5 kali muat Rp 500/mmk, - 10 kali muat Rp 450/mmk, - 15 kali muat Rp 400/mmk. Pembayaran di muka. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 40.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 45.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 2.500. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT Bali Post.

SUARA NTB

Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.


SUARA NTB Sabtu, 2 Maret 2013

Akan Mendirikan PT KOMITE Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dikenal identik dengan pergerakan pemuda. Namun pada KNPI NTB, khususnya kepengurusan yang baru, mulai berubah strategi untuk berbuat pada kepentingan banyak kalangan. Erat kaitannya dengan keinginan untuk mendongkrak perekonomian daerah dari sisi kepemudaan yang terakomodir. Tersedianya potensi dan SDM yang memadai pada armada kepengurusannya, disepakati kedepan akan didirikan Perseroan Terbatas (PT). “KNPI ingin menjadi (Suara NTB/bul) mandiri. Dengan adanya PT, ke Sulhan Mukhlis depan tidak ada kepentingan lain yang bisa mengintervensinya. Kami rencanakan tidak main di kontraktor atau kegiatan-kegiatan yang mengandalkan APBD,” kata Ketua KNPI NTB, Sulhan Mukhlis pada Suara NTB di kantor KNPI NTB, Jumat (1/3). Pada keanggotaan yang di provinsi, katanya terdapat 30 persen kepengurusannya sudah terhitung dan bergerak pada usaha besar secara mandiri. Di antaranya kontraktor, usaha properti dan beberapa usaha lainnya. Bahkan, kepengurusan di provinsi yang berjumlah 162 orang, sebagian anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Saat ini ia sebutkan, sedang melakukan identifikasi keanggotaan terhadap potensi usaha masing-masing. Pada tataran eksternalnya, sudah dilakukan mapping (pemetaan) di setiap kabupaten/kota. Masih dianalisa, untuk Lombok Timur erat kaitannya dengan usaha pertembakauan, sementara Lombok Barat potensi dilihat pada pengembangan pariwisata. Demikian pula pada beberapa kabupaten/kota lainnya. Setidaknya, pada hasil analisa lapangannya, akan dijadikan sebagai acuan untuk mengembangkan perusahaan yang akan direalisasikannya dalam beberapa waktu mendatang. “Modal awalnya sebesar 50 persen dari KNPI, kemudian 50 persennya kita berikan kesempatan kepada anggota yang mau berinvestasi. Secara SDM kita sudah cukup siap untuk punya perusahaan sendiri, karena banyak keangngotaan KNPI yang bergelut di Perusda,” demikian ditambahkannya. Pada pelaksanaan manajemennya nanti, Sulhan sebutkan, tidak boleh ada intervensi dari pengurus KNPI, sehingga motor penggerak dari perusahaan yang direncanakan akan benar-benar berjalan secara mandiri dan profesional. Saat ini pula, kepengurusan tertinggi di KNPI dijelaskan, sudah menginstruksikan langsung kepada anggotanya yang sudah bergelut di dunia usaha, untuk melakukan regenerasi, kepada pengurus-pengurus lain yang belum memiliki pengalaman kuat dalam hal kewirausahaan. “Kita cukup serius untuk mendirikan PT. Setidaknya akan memperbesar peluang kerja dan mengurangi pengangguran. Relevansinya, kita harapkan sejalan dengan program penumbuhan wirausaha guna mendongkrak perekonomian daerah,” jelas Sulhan. (bul)

Disinyalir 40 Persen Penginapan di KLU Tak Berizin Tanjung (Suara NTB) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mensinyalir cukup banyak bangunan komersil tak mengantongi izin di sana. Identifikasi sementara, angkanya mencapai 40 persen dari seluruh bangunan komersil yang ada di semua kawasan - dominan di kawasan pariwisata. Kepala Bagian Pembangunan Setda KLU, H. Zulfadli, Jumat (27/2) kepada wartawan mengutarakan, dari hasil penelusuran yang dilakukan Tim Penertiban, terindikasi jumlah bangunan komersil yang tak berizin/ilegal masih cukup banyak. Hal ini ditengarai akibat belum maksimalnya kepengurusan izin mendirikan bangunan (IMB) semasih KLU berada di bawah otonomi Lombok Barat. “Jumlah keseluruhan bangunan ini belum kita ketahui persisnya. Tetapi penelusuran dan identifikasi sementara, 40 persen bangunan dari yang sudah dikunjungi, belum mengantongi izin. Sebagian besar bangunan kategori penginapan (home stay), ada juga restoran dan kafe-kafe dengan skala kecil,” katanya. Ia menjelaskan, pemilik bangunan tersebut ada yang merupakan milik masyarakat lokal yang baru memulai usaha, namun ada pula yang pemiliknya warga asing. Konteks kepemilikan kedua, sebut Zulfadli, akan ditegaskan untuk segera mengurus izin karena yang bersangkutan notabene memiliki kemampuan finansial untuk membayar retribusi sesuai regulasi Pemda KLU. Warga lokal pun akan diupayakan untuk segera memenuhi/mengurus kewajibannya sebagai bagian dari upaya penertiban Pemda KLU. Zulfadli pun tak menampik, besarnya persentase bangunan komersil tak mengantongi izin ini akan merugikan daerah secara langsung. Tak hanya pundi-pundi PAD Pemda KLU tak optimal dapat ditarik, tetapi juga berpeluang menciptakan kecemburuan bagi dunia bisnis. (ari)

EKONOMI DAN BISNIS

Halaman 7

Ekspor NTB Merosot Hampir 100 Persen Mataram (Suara NTB) Badan Pusat Statistik (BPS) NTB mencatat nilai ekspor NTB ke beberapa negara tujuan terus mengalami penurunan. Bahkan nilai ekspor bulanannya mengalami penurunan yang cukup besar, hampir mencapai seratus persen. Kepala BPS NTB, H. Soegarenda, MM di kantornya, Jumat (1/3) mengurai, nilai ekspor provinsi NTB selama bulan Januari 2013 mencapai sebesar US$ 98.571. di mana nilai ini disebut turun hingga 99,78 persen dibandingkan dengan ekspor bulan Desember 2012 yang mencapai US$ 45.792.096. Pada ekspor bulan Januari 2013 ini, sebagian besar diarahkan ke negara Adidaya Amerika Serikat, yaitu senilai US$ 56.847, menyusul negara Hongkong senilai US$ 30.000 dan Jepang senilai US$7.705. “Rendahnya ekspor NTB pada Januari 2013 jika dibanding dengan Desember 2012, mengikuti pola pada tahun 2012, di mana terjadi penurunan bulan Januari 2012 sebesar 99,88 persen dibandingkan ekspor Desember 2011,” katanya. Jenis barang yang diekspor senilai US$56.847 (57,67 persen) berupa perabotan rumah tangga, ikan dan udang senilai US$ 31.670 (32,13 persen), pupuk senilai US$ 7.705 (7,82 persen). Ekspor konsentrat tembaga yang biasanya mendominasi ekspor dari Provin-

si NTB, pada Januari 2013 tidak ada. Hal tersebut menyebabkan nilai ekspor menjadi jauh lebih rendah dibandingkan Desember 2012. Nilai Impor bulan Januari 2013 sebesar US$ 9.367.790. Nilai ini turun 50,35 persen dibanding bulan Desember 2012 yang bernilai US$ 18.869.572. Lima negara asal Impor yang nilainya relatif besar adalah berasal dari Negara Amerika Serikat senilai US$ 3.814.310 (40,72 persen), Thailand senilai US$ 3.077.251 (32,85 persen), Malaysia senilai US$ 1.593.700 (17,01 persen), Cina senilai US$ 779.824 (8,32 persen) dan Australia senilai US$ 65.299 (0,70 persen). Jenis barang impor yang nilainya relatif besar adalah plastik dan barang dari plastik senilai US$ 2.999.406 (32,02 persen), Kendaraan dan bagiannya senilai US$ 2.905.322 (31,01 persen), bahan bakar mineral senilai US$ 1.592.750 (17,00 persen), benda-benda dari besi dan baja senilai US$ 856.170 (9,14 persen) dan mesin-mesin/pesawat mekanik senilai US$ 535.085 (5,71 persen). (bul)

(Suara NTB/bul)

RAPIKAN JALA - Kondisi cuaca beberapa hari ini memaksa nelayan di pantai Ampenan menyandarkan perahunya. Tampak para nelayan sedang merapikan jala.

Dongkrak Nilai Tukar Petani Perlu Langkah Strategis Mataram (Suara NTB) Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) NTB, Ir. H. Husni Fahri, MM mengatakan untuk mengdongkrak Nilai Tukar Petani (NTP) yang rendah, maka perlu dilakukan langkah strategis dengan meningkatkan nilai tambah produk-produk hasil pertanian NTB. Salah satu caranya adalah, produk-produk hasil pertanian NTB harus diserap oleh hotel-hotel dan restoran yang ada di NTB sehingga perlu sinergitas antara Dinas Pertanian TPH dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. “Yang paling penting bagaimana kita meningkatkan nilai tambah produkproduk pertanian kita. Itu yang paling pokok. Sehingga dengan demikian NTP bisa di atas 100,” kata Husni Fahri yang ditemuai usai dilantik menjadi kepala Distan TPH NTB yang baru menggantikan, Ir. H. Abdul Maad, MM

yang memasuki usia pensiun, di Graha Bhakti Praja kantor Gubernur NTB, Jumat (1/3). Ia mengatakan, NTB masuk dalam koridor V Masterplan Perluasan Percepatan dan Pengembangan Ekonomi Indonesia (MP3EI) sebagai pintu gerbang pariwisata dan ketahanan pangan nasional. Dengan posisi seperti itu, katanya posisi NTB sangat strategis. Menurutnya, keberhasilan pembangunan di NTB sangat ditentukan dalam keberhasilan pembangunan sektor pertanian. Untuk itu, program unggulan agribisnis Pijar (Sapi, Jagung dan Rumput Laut) akan terus dikembangkan. Termasuk meningkatkan produksi jagung dan beras di NTB. Sebagai daerah sentra beras nasional, akan dilakukan beberapa kegiatan dalam mencapai target produksi beras sebesar dua juta ton pada tahun ini. “Tugas kami itu sekarang bagaimana mengawal ketahanan pangan ini. Terobosan

yang dilakukan melanjutkan dulu beberapa program unggulan ini termasuk bagaimana meningkatkan produksi jagung dan beras,” tandasnya. Saat ini, katanya upaya yang akan dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah bagi produk-produk hasil pertanian NTB adalah berusaha memasukkan hasil-hasil produk pertanian tersebut ke hotel-hotel dan restoran yang ada di NTB. Produk pertanian seperti sayursayuran dan buah-buahan memiliki potensi yang sangat besar. Untuk mewujudkan itu, tinggal memperkuat sinergitas antara Distan TPH dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. “Dengan demikian harus ada sinergitas antara pariwisata dengan pertanian. Saya mencoba mengembangkan model agribisnis kawasan pariwisata. Ada 16 kawasan strategis provinsi di dalamnya ada pengembanagn pertanian, itu yang kita pacu,”ujar Husni Fahri. (nas)

Telkomsel Gelar Promo Bombastis Shopping Denpasar (Suara NTB) Telkomsel bersama Cellular World, Rajawali Cellular, dan Gallery Mobile Phone menggelar promo Bombastis Shopping yang memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk mendapatkan doorprize berupa enam unit Samsung Galaxy S3, enam unit Samsung Galaxy Tab 2 7.0, tiga unit sepeda motor Yamaha Mio, serta grandprize berupa satu unit mobil Honda Brio. Promo ini berlaku untuk pelanggan yang melakukan aktivasi paket data Telkomsel di outlet Rajawali Cellular, Gallery Mobile Phone, Cellular World Jalan Teuku Umar dan Jalan Gatsu Tengah, Denpasar, serta booth Cellular World di GraPARI Mall Bali Galeria, Kuta. Masyarakat yang membeli perdana simPATI sekaligus mengaktifkan paket data Telkomsel seharga Rp 50.000 akan mendapatkan satu kupon undian dan berlaku kelipatannya. Khusus pembeli paket bundling Samsung

dengan paket data Telkomsel Rp 50.000 akan memperoleh satu kupon undian untuk setiap kelipatan transaksi Rp 100.000. Sementara pemegang kartu kredit Bank Mandiri yang membeli paket bundling Samsung menggunakan cicilan 0 persen plus paket data Telkomsel Rp 50.000 akan mendapatkan satu kupon undian untuk setiap kelipatan transaksi Rp 50.000. Pembeli paket bundling device tipe apa pun dengan paket data Telkomsel Rp 50.000 akan memperoleh satu kupon undian untuk setiap kelipatan transaksi Rp 200.000. Sedangkan untuk pembelian paket bundling device tipe apa pun menggunakan kartu kredit Bank Mandiri dengan cicilan 0 persen dan aktivasi paket data Telkomsel seharga Rp 50.000, 100 pelanggan pertama setiap bulannya selama enam bulan berhak menikmati gratis pulsa Rp 50.000 dengan transaksi minimal Rp 2 juta dan berlaku kelipatannya hingga transaksi maksimal Rp 6 juta. Head of Sales & Customer Care Telkomsel Regional Bali Nusra Hasan Kurdi mengatakan, “Seiring tingginya kebutuhan penggunaan layanan broadband, kami berupaya memberikan benefit lebih kepada pelanggan. Kini pelanggan bisa mendapatkan dobel keuntungan, karena di samping menikmati paket bundling berkualitas dengan harga terjangkau,

pelanggan juga berkesempatan memperoleh grandprize berupa mobil Honda Brio serta berbagai doorprize yang sangat menarik.” Untuk mendukung promo ini, di samping paket data reguler, Telkomsel juga menyediakan paket data spesial bundling untuk pemakaian selama tiga bulan, yakni kuota 3,6 GB seharga Rp 99.000 dan kuota 1,5 GB hanya dengan harga Rp 50.000. Tersedia pula paket BlackBerry Sosialita terbaru yang memungkinkan pelanggan bisa menikmati asyiknya chatting menggunakan BlackBerry Messenger, browsing, social networking melalui Twitter, Facebook, dan Myspace, serta download lagu sepuasnya melalui aplikasi LangitMusik BlackBerry selama 30 hari hanya dengan harga Rp 60.000. Dengan mengaktifkan paket BlackBerry Sosialita, pelanggan juga memperoleh kuota paket data sebesar 600 MB untuk video streaming plus 100 menit bicara dan 100 SMS ke seluruh pelanggan Telkomsel. Promo Bombastis Shopping berlaku mulai 28 Februari hingga 31 Agustus 2013. Pengundian Samsung Galaxy S3 dan Samsung Galaxy Tab 2 7.0 dilakukan sebulan sekali, sedangkan sepeda motor Yamaha Mio diundi dua bulan sekali. Sementara puncak pengundian untuk grandprize mobil Honda Brio akan dilaksanakan pada bulan September 2013.

BOMBASTIS SHOPPING - Telkomsel Bombastis Shopping: (kiri-kanan) Head of Sales & Customer Care Telkomsel Regional Bali Nusra Hasan Kurdi, Marketing Manager Cellular World Gatsu Gede Wirakusuma, dan Marketing Manager Cellular World Teuku Umar Malika, dan Sales & Marketing Officer Samsung Branch Bali Gusti Ryan meluncurkan promo Telkomsel Bombastis Shopping berhadiah 1 unit mobil Honda Brio, 3 unit motor Yamaha Mio, 6 unit Samsung Galaxy Tab 2 7.0, dan 6 unit Samsung Galaxy S3 di Cellular World Gatsu, Denpasar (28/2). Pelanggan yang berhak mendapatkan hadiah adalah pelanggan yang paket datanya aktif dan dapat dihubungi pada saat pengundian berlangsung. “Dalam rangka periode grand opening outlet Cellular World Gatsu hingga 3 Maret 2013, kami juga menggelar berbagai program menarik bagi masyarakat, yakni dou-

ble point reward bagi pemegang kartu keanggotaan Cellular World atau Expro Plus Card yang bisa ditukarkan dengan beragam merchandise menarik, trade-in atau penukaran BlackBerry 8520 dengan uang senilai Rp 800.000, serta lelang ponsel,” tambah Gede Wirakusuma, Marketing Manager Cellular World. (ikl)

DIJUAL

DIREKTORI BISNIS SUARA NTB PHOTOGRAFI

RUPA-RUPA

OJEK

DIREKTORI BISNIS SUARA NTB

BENGKEL

PENGOBATAN

RUMAH MAKAN

RUKO


Halaman 8

SUARA NTB Sabtu, 2 Maret 2013

Karena Doping

Chavez Jr Dihukum Sembilan Bulan

Nevada Julio Cesar Chavez Jr. dihukum sembilan bulan dan denda sebesar 900.000 dolar oleh Komisi Atletik Negara Bagian Nevada, Kamis, karena gagal dalam tes obat terlarang setelah kalah atas Sergio Martinez pada pertandingan September. Demikian menurut Top Rank Boxing. Chavez (27) positif menggunakan marijuana setelah kalah angka atas petinju Argentina Martinez pada perebutan gelar kelas menengah Dewan Tinju Dunia (WBC) di Las Vegas pada 15 September. Petinju Meksiko itu baru boleh aktif berlaga pada 15 Juni. Namun, pengacara Chavez menyatakan akan naik band-

ing, karena hukuman dan denda yang dijatuhkan padanya tidak sebanding. Alasannya tidak menggunakan obat untuk meningkatkan penampilannya, kata Top Rank, yang mewakili Chavez Jr. Hukuman denda itu merupakan potongan sebesar 30 persen dari jumlah bayaran yang diterima Chavez sebesar tiga juta dolar saat melawan Martinez. Keputusan badan komisi atletik itu dikaitkan dengan masalah doping Chavez pada 2009 ketika ia disebut positif menggunakan obat terlarang. Chavez dihukum tujuh bulan ketika itu, yang juga berakibat pada kemenangannya ketika melawan Troy Rowland, yang akhirnya diubah menjadi “tak ada keputusan”, demikian seperti yang dikutip dari Reuters. (ant/bali post0 Julio Cesar Chavez Jr.

(ant/bali post)

Sean Gelael Memulai Debut di Formula 3 Jakarta (Suara NTB) Sean Gelael yang masih berusia 16 tahun mulai melakukan debutnya dalam perlombaan Formula 3 lewat latihan resmi FIA Formula 3 European Championship di Sirkuit Catalunya Barcelona, Spanyol, pada 8-9 Maret. Ini merupakan langkah besar bagi Sean, runner-up Asia dan peringkat empat overall Kejuaraan Formula Pilota Cina 2012, yang akan adu kemahiran di antara lebih dari 30 peserta berbakat dan berpengalaman dari berbagai belahan dunia ini pada lomba anak tangga menuju F1 itu. ’’Lawannya merupakan pebalap tangguh dari seantero Eropa, di antaranya ada yang tiga sampai empat tahun berkecimpung di ajang lomba F3,’’ kata Sean kepada wartawan di Jakarta, Jumat. Sean faham bahwa ia harus belajar banyak sebelum berusaha untuk berada di posisi terdepan, tapi setiap orang harus berusaha tampil sukses, seperti dalam perjalanan hidup yang umumnya dilakoni setiap manusia. “Saya harus latihan keras dan belajar terus. Penampilan kendaraan F3

Sean Gelael

(ant/bali post)

dan kecepatannya di tikungan amat menakjubkan,” kata Sean dalam pernyataannya kepada media. “Pertama kali masuk ke dalam kendaraan, saya merasakan betapa kencangnya kendaraan itu, sehingga amat diperlukan perhitungan kecepatan apalagi bila berada di tikungan. Tapi setelah dua hari di dalam kendaraan itu, kita dapat menguasai kecepatannya. Tapi bagian lain yang sulit adalah mempertahankan konsistensi dan kapan akan melakukannya dengan tepat,” kata Sean. (ant/bali post)

Jakarta (Suara NTB) Pemegang sabuk tinju Super Champion WBA Chris John menyumbangkan salah satu sabuk kemenangannya ke pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Chris John datang ke Kemenpora Jakarta, Jumat, didampingi oleh pelatihnya dan langsung memberikan sabuk Super Champions itu kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo. “Saya sudah banyak menerima sabuk Super Champions, makanya saya menyumbangkan satu di antaranya ke pemerintah. Ini sabuk yang kedua,” kata Chris John usai bertemu dengan Menpora. Selain menyumbang satu sabuk kemenangannya, petinju yang berjuluk The Dragon itu juga meminta dukungan dari pemerintah karena akan kembali naik ring guna mempertahankan statusnya sebagai raja di kelas bulu. Menurut rencana, petinju kelahiran Banjarnegara Jawa Tengah itu akan kembali naik ring 14 April mendatang, namun hingga saat ini belum ditentukan lokasi pertandingannya. “Semuanya akan saya jelaskan 5 Maret nanti termasuk lokasi pertandingan,” kata petinju yang memiliki rekor 50 kali pertandingan, di antaranya 22 kemenangan KO dan belum pernah mengalami kekalahan ini. Petinju yang saat ini dilatih oleh Craig Christian itu berharap pertandingannya nanti bisa digelar di Indonesia. Untuk itu pihaknya bersama manajemen akan berusaha mengupayakannya. Sementara itu Menpora Roy Suryo mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Chris John. Apalagi pemerintah juga mendapat sebuah sabuk kemenangan yang mampu mengharumkan nama bangsa ini. “Ini adalah sebuah penghargaan bagi pemerintah. Sabuk ini akan kami pasang di kantor ini supaya memberikan semangat kepada generasi muda agar bisa lebih berpreastasi,” katanya usai menerima Chris John dan rombongan. (ant/bali post)

Chris John (ant/bali post)

Akhirnya, PASI NTB Kirim Lima Atlet ke Jatim Open Mataram (Suara NTB) Minimnya anggaran di kas pengurus cabor atletik, mengakibatkan Pengprov PASI NTB tak dapat menurunkan semua atletnya di Kejurnas Atletik “Jatim Open” yang akan berlangsung di Surabaya 7-9 Maret mendatang. PASI NTB memastikan akan mengirim lima atlet di kejuaraan bergengsi tersebut. Ketua Pengprov PASI NTB, Drs. H. Arsyad Gani yang dihubungi Suara NTB, via ponselnya, Jumat (1/3) kemarin mengatakan lima atlet yang akan dikirim di Kejurnas Atletik Jatim Open itu adalah Ridwan, Iswan, Fadlin, Sapwaturrahman dan Hadi. “Kita pastikan

akan mengirim sedikitnya lima atlet, mereka adalah atlet-atlet muda yang punya prestasi luar biasa,” terangnya. Sebanyak lima atlet yang akan ambil agian di event ergengsi tersebut adalah sprinter-sprinter dan pelari jarak menengah terbaik NTB yang pernah sukses menyumbangkan medali di kejuaran level nasional hingga internasional. Ridwan yang akan turun di dua nomor 800 meter dan 1.500 meter putra merupakan atlet peraih dua medali emas di PON XVIII di Riau 2012 lalu, serta meraih medali emas di SEA Games di Indonesia tahun 2011 lalu.

Begitu juga dengan Iswandi, Fadlin, Safwaturahman dan Hadi merupakan sprinter-sprinter tercepat yang saat ini sangat diperhitungkan dijang tingkat nasional hingga di level PON XVIII di Riau 2012 lalu. Jumlah atlet yang akan dikirim sedikit bila dilihat dari jumlah atlet nasional NTB yang mencapai belasan atlet. Namun pihak Pengprov PASI NTB tak bisa memberangkatkan semua atlet di Kejurnas Jatim Open tahun 2013. Pasalnya dana yang ada di kas pengurus PASI NTB sangat minim dan tak cukup untuk memberangkatkan semua atlet. Sementara Adrian sepertinya

harus absent. Sebab pihak PASI NTB telah menetapkan lima nama atlet yang akan mengikuti kejurnas tersebut, dari lima nama yang disebutkan PASI NTB baru-baru ini, nama Adrian tak masuk catatan. Informasi tersebut boleh dibilang tak bisa diterima oleh atlet manapun, namun sebagai atlet yang cukup berpengalaman Adrian tak ingin kecewa. Ia mengaku masih punya kesempatan untuk mengikuti event tingkat nasional lainnya. Pada bagian lain ia menambahkan, walaupun tak tampil di Kejurnas Jatim Open ia tak keberatan, sebab dirinya sebentar lagi masuk pelatnas. (fan)

Mourinho akan Jadi Nama Jalan di Portugal Lisbon Pelatih Real Madrid Jose Mourinho akan menjadi nama jalan di sekitar Setubal, kota tempat kelahirannya di Portugal. Demikian diumumkan pihak Balai Kota Lisbon, Kamis waktu Portugal. Menurut pernyataan itu, nama pelatih Portugal itu akan berlokasi di jalan sepanjang sekitar 50 kilometer dan akan dimasukkan ke dalam peta geografi setempat. “Jose Mourinho saat ini

pantas mendapatkan kehormatan itu. Ia merupakan salah satu pelatih paling bergengsi di dunia ini,” demikian bunyi pernyataan itu. Jalan yang akan memiliki nama pelatih kondang itu, masih akan dirancang pihak Balai Kota, tetapi sumber lokal menyebutkan kepada kantor berita Lusa bahwa nama Mourinho akan ada di di salah satu jalan panjang di Setubal. (ant/bali post)

Jose Mourinho

(ant/bali post)

DIREKTORI BISNIS SUARANTB RUMAH MAKAN

KURSUS

JUAL MOBIL/MOTOR

CEPAT LAKU SERVICE

Dimuat didua media sekaligus : Harian Suara NTB dan Radio Global FM Lombok Hanya :

PENGOBATAN

KONTRAKAN DIKONTRAKKAN RUMAH DEKAT INDOMARET CEMARA MATARAM

COCOK UNTUK KANTOR Jl. Hos Cokro Aminoto No. 25A Cemara Mataram

HP. 087 864 023 731 Telp. 0370 - 6677407

BOUTIQUE

RUPA-RUPA

Rp. 20.000,-/ 1 x muat Rp. 45.000,-/ 3 x muat Rp. 100.000,-/ 7 x muat

(Iklan maksimum 3 (tiga) baris) Hubungi : Bagian Iklan Suara NTB Jl. Bangau No.15 Tlp. 0370-639543 Cakranegara-NTB

7 hari belum laku (selanjutnya gratis selama 7 kali)


SUARA NTB

Sabtu, 2 Maret 2013

Halaman 9

DIREKTORI BISNIS SUARA NTB RUMAH MAKAN

SALON

KOMPUTER

HP. 081 915 971 761

Menyediakan aneka hidangan & melayani pesanan nasi kotak, snack box dan menerima rantangan

Fax

PROPERTY

Hub. 081 803 730 764

FASHION

ACCU

PENGOBATAN

HOTEL

TELEVISI

RUPA - RUPA

KOS/KONTRAKAN

RUPA-RUPA

RUPA - RUPA

BANK

RUPA - RUPA

PERAWATAN AC

BENGKEL

TRAVEL


SUARA NTB Sabtu, 2 Maret 2013

BUDAYA DAN HIBURAN

Halaman 10

Minim Publikasi

Bau Nyale di Loteng Kalah Pamor dengan Lotim The Hobbit

Mundur, Rilis Trilogi ”The Hobbit” Jakarta (Suara NTB) Serial terakhir trilogi film “The Hobbit” akan dirilis pada 17 Desember 2014 atau lima bulan mundur dari rencana awal. “The Hobbit: There and Back Again” sebelumnya

direncanakan debut pada Juli 2014 sebagai bagian ketiga kisah “Hobbit” . Bagian pertama yaitu “The Hobbit: An Unexpected Journey,” edar Desember 2012 sedangkan bagian kedua; “The Hobbit: The Desolation of Smaug,”

tayang di gedung-gedung bioskop pada Desember 2013. “Kami sangat gembira menyelesaikan trilogi sebagai hadiah liburan bagi para pecinta film,” kata Dan Fellman, kepala distribusi Warner Bros, unit dari Time Warner Inc

Film “The Hobbit” pertama adalah prequel dari epik fantasi karangan J.R.R. Tolkien “The Lord of the Rings”. Sutradara Peter Jackson membuat “The Lord of the Rings” menjadi tiga film peraih Oscar. (ant/bali post)

Saling Menghargai

(Suara ant/bali post)

Happy Salma

BAGI artis serba bisa Indonesia Happy Salma, kunci keharmonisan sebuah rumah tangga adalah saling menghargai. Ia menuturkan yang dimaksud dengan saling menghargai adalah tidak merasa lebih pintar dan menghormati perbedaan diantara pasangan. “Perbedaan pendapat itu

penting untuk memberi perspektif berbeda dalam menghadapi suatu masalah. Untuk itu perlu sikap saling menghargai,” tambah Happy, di Jakarta, Jumat. Menurut Happy yang saat ini lebih banyak berkecimpung di dunia teater, selain saling menghargai, menjaga komuni-

Target Ikuti ”America’s Next Top Model”

Sarah Venezia Mulachela (Suara NTB/ist)

SETELAH berhasil menjadi Juara III atau Runner-Up II dalam Pemilihan Gadis Sampul beberapa tahun lalu, Sarah Venezia Mulachela bercita-cita ingin mengikuti pemilihan paling bergengsi di dunia modelling, America’s Next Top Model. Itulah yang ingin dia capai dalam kariernya di bidang modelling. “Benar-benar ingin ikut America’s Next Top Model. Tapi mungkin kalau nggak bisa kesana ya ke Asia’s Next Top Model saja,” ujarnya kepada Suara NTB, Jumat (1/3). Untuk mewujudkan impiannya itu, mahasiswi Semester II Jurusan Manajemen, Bina Nusantara University Jakarta ini mulai dari sekarang memperhatikan penampilan dan proporsional bentuk tubuhnya. Ia juga mengungkapkan rajin merawat diri dan menambah tinggi badan. Disamping itu memperluas wawasan. Sebagai next step menuju impiannya itu, ia pun berencana ingin mengikuti Pemilihan Puteri Indonesia di tahun depan. “Ikut Puteri Indonesia dulu biar jalan semakin terbuka,” tambah alumni SMAN 1 Mataram ini. Sarah mengatakan dalam Pemilihan Puteri Indonesia tahun depan, ia ingin mewakili NTB di kontes kecantikan paling bergengsi tersebut. Model yang menginspirasinya untuk menggeluti dunia modelling adalah Bunga Jelita. Bunga Jelita merupakan alumni Gadis Sampul. Bunga Jelita juga sering mengikuti ajang pemilihan model di tingkat internasional. “Dia ramah. Aku suka dia secara keseluruhannya,” tambahnya. Saat ini Sarah mengaku sedang sibuk dengan aktivitasnya sebagai mahasiswa. Untukmodelling,iamasihmengikuti beberapa tawaran pemotretan. Salah satunya untuk sebuah buku step by step memakai jilbab. Kakak kandung penyanyi dan pemain film Elyzia Mulachela ini mengaku belum tertarik untuk mengikuti jejak sang adik. Karena ia sendiri masih meragukan kemampuannya berakting di depan kamera. “Lebih senang difoto. Belum ada niat untuk ke film dan lainnya. Sempat ada tawaran. Cuma nggak berani diambil,” ujarnya. Selain lebih tertarik sebagai fotomodel, ia juga sangat tertarik sebagai model catwalk. “Karena passion-nya sudah disitu kali ya, suka difoto dan senang lihat hasilnya,” tambahnya. Menurutnya serunya menjadi model, baju-baju yang dipakai sebagai wardrobe bagus dan beragam modelnya. “Bisa belajar make-up dan nambah teman,” tandas anak sulung dari 4 bersaudara pasangan Saleh Umar Mulachela dan Rahma Nahdy ini. (yan)

kasi dengan pasangan juga penting. Happy Salma menikah dengan Tjokorda Bagus Dwi Santana Kerthayasa pada 3 Oktober 2010. Meski telah menikah, Happy dan suaminya jarang terlihat tampil bersama. Happy mengatakan ini karena keduanya enggan tampil di televisi. (ant/ bali post)

Salah satunya dikarenakan, minimnya publikasi yang dilakukan oleh panitia bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Loteng ini. “Kita akui, kekurangan penyelenggaraan Bau Nyale tahun ini ialah pada publikasinya yang masih sangat minim,” sebut Ketua Panitia Bau Nyale Loteng, Ir. Nasrun, MM., saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (1/3) kemarin. Kondisi tersebut, tambahnya, diperparah dengan persiapan panitia yang tidak maksimal. Lantaran waktu persiapan yang sangat mepet. Bisa dibayangkan, untuk mempersiapkan event bertaraf nasional tersebut, panitia hanya punya waktu sekitar dua minggu dari penyelenggaraan. Sehingga mau tidak mau, semua persiapan yang dibutuhkan harus dikebut pengerjaannya. Disatu sisi, panitia dituntut untuk mempersiapkan penyelenggaraan Bau Nyale semaksimal mungkin. Supaya perayaan tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Panitia penyelenggaraan dibentuk dua minggu sebelum penyelenggaraan. Setelah sebelumnya ditangani oleh Disbudpar Loteng,” ujarnya. Ironisnya, panitia harus mempersiapkan semua persiapan dari awal. Mengingat persiapan yang dilakukan Disbudpar Loteng belum banyak yang berjalan. “Jadi selain publikasi kita lemah, waktu persiapan juga sangat mepet. Sehingga panitia tidak bisa berbuat maksimal,” tegas Nasrun. Pun demikian, panitia penyelenggaran tetap akan berupaya mempersiapkan penyelenggaraan Bau Nyale tahun ini seoptimal mungkin. Karena bagaimanapun, panitia sudah diberikan mandat dan mandat tersebut harus dijalankan dengan sungguhsungguh. Ia pun berharap, pengalaman persiapan tahun ini bisa menjadi pelajaran untuk penyelenggaraan tahun depan. Disinggung penyelenggaran Bau Nyale, Asisten II Setda Loteng ini, mengakui kalau rangkaian kegiatan sudah berjalan. Diantaranya lomba pacuan kuda dan beberapa kegiatan

lainnya. Sampai kegiatan puncaknya nanti pada hari Sabtu (2/3) hingga Minggu (3/3) besok. Dan, sejauh ini semua kegiatan bisa berjalan cukup lancar. Kekuatan Penuh Dikonfirmasi terpisah terkait pengamanan Bau Nyale, KapolresLoteng,AKBPSupriyadi, S.Ik., menegaskan, pihaknya siap turun dengan kekuatan penuh. Dimana untuk pengamanan event nasional tersebut, pihaknya sudah menyiapkan 462 personel. Termasuk diantaranya bantuan dari Brimob Polda NTB sebanyak 60 personel dan personel Polda NTB sendiri, sebanyak 75 orang. “Jadi bukan hanya dari Polres Loteng, pengamanan juga akan dibantu dari Brimob dan anggota Polda NTB,” tegas Kapolres. Pengamanan yang dilakukan dengan dua pola. Yakni pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup. Supaya bisa menjamin penyelenggaraan Bau Nyale bisa berjalan aman dan lancar sesuai yang diharapan. Tentunya pula bantuan masyarakat sangat diharapkan. (kir)

Dubber, Akting Lewat Suara Jakarta (Suara NTB) Menjadi penyulih suara (dubber) tidak jauh berbeda dengan berakting. Menurut seiyu (penyulih suara) Jepang Nami Okamoto, penghayatan sangat diperlukan untuk menghasilkan suara yang pas dengan karakter. “Kalau di teater, akting bisa dilihat mata. Tapi sulih suara berbeda, akting hanya bisa didengar lewat suara dan nafas,” tutur Okamoto pada Workshop Seiyu di Japan Foundation Jakarta, Jumat. Dia memberi contoh dengan mengisi suara pada adegan animasi saat tokohnya sedang berlari, Okamoto berbicara dengan nafas tersengal layaknya orang

kelelahan. Agar lebih mudah menghayati, boleh saja menirukan gestur karakter yang dimainkan, lanjutnya, asal tidak berlebihan. “Nafas kita juga harus ngosngosan. Boleh bergerak lari di tempat, tapi kalau sedang mengisi suara kan mikrofon ada di depan kita. Karena hentakan kaki akan mengganggu suara yang masuk mik, geraknya ala kadarnya saja,” kata penyulih suara kelahiran 1977 itu. Okamoto menekankan bahwa penyulih suara harus membayangkan emosi karakter agar ekspresinya dapat ditumpahkan dalam suara. “Suaranya jangan datar, bayangkan bagaimana caranya sep-

erti kita berbicara pada orang lain,” ujar pengisi suara Kana Mizuguchi dalam anime Detektif Conan itu.”Jika karakternya bicara malu-malu, tentu suaranya berbeda saat dia sedang nyablak,” ujarnya. Intensitas suara pun berbeda-beda tergantung jarak lawan bicara. “Kalau ngomong sama orang di sebelah tentu beda sama orang yang posisinya jauh dari kita. Kalau sama yang jauh teriak, kalau dekat ya pelan,” jelasnya. (ant/bali post)

Nami Okamoto

Aktor Dale Robertson Meninggal Los Angeles – Dale Robertson, bintang sejumlah film Western Hollywood tahun 1950-an hingga 1960-an, meninggal dunia pada usia 89 tahun di California selatan, kata Scripps Memorial Hospital di La Jolla, Kamis. Robertson, yang terkenal dengan perannya sebagai agen khusus Jim Hardie dalam serial televisi NBC “Tales of Wells Fargo” dari 1957-1962, meninggal dunia pada Selasa, kata pihak rumah sakit itu. Bintang “Sitting Bull” ini sudah dalam kesehatan yang buruk selama se-

kitar dua tahun dan pekan lalu didiagnosis kanker, kata keponakannya, Nancy Cinta Robertson, kepada surat kabar The Oklahoman. Dilahirkan di Harrah, Oklahoma pada tahun 1923, Dayle Lymoine Robertson adalah aktor menarik perhatian agen di Hollywood setelah fotografer Los Angeles memajang fotonya di jendela layar pamer. Robertson, yang bertugas di Eropa dan Afrika selama Perang Dunia II, membintangi 60 film dan acara televisi selama

lima dekade karir aktingnya, yang dimulai dengan peran film Western pada tahun 1950-an seperti “Devil`s Canyon” dan “Dakota Incident.” Aktor ini ditahbiskan tahun 1983 pada National Cowboy and Western Heritage Museum‘s Western Performers Gallery di Oklahoma City bersama beberapa bintang yang paling terkenal di layar koboi Hollywood termasuk John Wayne dan Roy Rogers. Robertson meninggalkan seorang istri, Susan, dan dua anak perempuan, demikian laporan Reuters. (ant/bali post)

Blur akan Hibur Penggemar di Jakarta Jakarta (Suara NTB) – Kelompok musik asal Inggris, Blur, akan menghibur penggemarnya di Jakarta selama dua jam. “Kalau di Twitter ada yang bilang cuma main sebentar itu nggak benar,” kata Chairi Ibrahim, Manager Dyandra Entertainment selaku penyelenggara Big Sound Festival. Durasi ini merupakan kesepakatan antara promotor dengan manajemen band pengusung Britpop beranggotakan Damon Albarn, Graham Coxon, Alex James, dan Dave Rowntree tersebut. Chairi mengaku pihaknya sudah mendekati Blur sejak Desember tahun lalu. Ia menawarkan konsep festival agar Blur tertarik tampil di ibukota. “Mereka sebenarnya ada perjalanan ke Filipina tetapi akhirnya memilih Indonesia. Mungkin lihat fanbase juga,” ungkap Chairi saat jumpa pers di Jakarta. Big Sound Festival akan diadakan pada 15 Mei di Lapangan D, Senayan. Selain Blur, The Temper Trap dan duo Tegan and Sara juga akan memeriahkan acara ini.

Sebelum Big Sound Festival, promotor juga menyiapkan pra-acara Road to Big Sound Festival yang menampilkan The Kooks, Delphic, dan The

Radio Dept. Tiket Big Sound Festival dapat dijual seharga Rp 1,2 juta untuk kelas VIP dan Rp 900 ribu Festival. Sementara

itu, Road to Big Sound Festival dibanderol mulai dari Rp 450 ribu untuk Tribun dan Rp 600 ribu untuk kelas Festival. (ant/bali post)

Blur (Suara NTB/ist)

(ant/bali post)

(ant/bali post)

Praya (Suara NTB) Gaung perayaan event Bau Nyale di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) tahun ini terasa jauh berkurang jika dibandingkan dengan penyelenggaraan sebelum-sebelumnya. Bahkan pamor Bau Nyale di Loteng tahun ini justru kalah dari perayaan serupa yang digelar Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Padahal Lotim baru beberapa tahun yang lalu mulai menggelar Bau Nyale.


SUARA NTB Sabtu, 2 Maret 2013

SUARA NUSANTARA

Halaman 11

Demi Susu Anak, Ibu Muda Bisnis Sabu Banjarmasin (Suara NTB) AS alias Icha (23), seorang ibu rumah tangga muda, terpaksa melakoni bisnis sabu-sabu untuk keperluan membeli susu anaknya karena upah suaminya sebagai buruh karet dianggap tidak mencukupi. Akibatperbuatannyaitu,wargajalanKSTubunGangIIDamai, Kelurahan Kelayan Barat, Banjarmasin Selatan, hanya bisa pasrah ditangkap oleh pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan (Kalsel). Icha tertangkap tangan oleh BNNP Kalsel saat hendak menyerahkan sabu-sabu kepada temannya yang memesan barang haram tersebut. Ia mengaku sudah sekitar tiga tahun menjalani bisnis di mana barang baru dicarikan bila ada konsumen yang memesan. “Saya hanya melayani pesanan dan orang-orang yang saya kenal saja, dan itu pun hanya sedikit mengambil keutungan, antara Rp 50.000 hingga Rp 100.000,” katanya. Sementara itu Kepala BNNP Kalsel, Kombes Pol Drs Agus B Manalu, melalui Kepala Seksi Sidik, Tindak, Kejar, AKP Suyatmin, di Banjarmasin, Icha kedapatan memiliki sabu-sabu seberat 20,9 gram senilai Rp 35 juta, yang terbungkus ke empat paket besar. Petugas juga menangkap teman Icha yang memesan sabu. Inisial konsumen itu adalah RM alias Madi (36), warga jalan Kelayan B Gang Setia Rahman Rt 10 Kelayan Tengah, Banjarmasin Selatan. (ant/bali post)

Berbahaya, Jika Ketum Demokrat dari Non-Kader

Akan ada anggapan bahwa Partai Demokrat adalah partai SBY Fans Club. Ini sangat berbahaya bagi partai Jakarta (Suara NTB) WakilKetuaDewanPembina Partai Demokrat, Marzuki Alie menegaskan,yangberhakmenja(ant/bali post) diKetuaUmumPartaiDemokrat Marzuki Alie menggantikanAnasUrbaningrum adalah kader partai. “Saya yakin tidak akan ada nonkader yang akan menjadi ketua partai. Saya yakin itu,” kata Marzuki di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat. Sebab, kata Ketua DPR RI itu, Partai Demokrat merupakan partai kader. “Tidak mungkin serta merta ada orang luar yang jadi ketua umum. Saya yakin itu,” kata Marzuki. Dikatakannya,bilaadanonkaderpartaimenjadiketuaumum,maka citra negatif terhadap Partai Demokrat akan berkembang. “Akan ada anggapan bahwa Partai Demokrat adalah partai SBY Fans Club. Ini sangat berbahaya bagi partai,” katanya.”Pak SBY akan berpikir sama.” Sebelumnya, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman menyatakan, tidak tertutup kemungkinan nama Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Pramono Edhie untuk menduduki kuris Demokrat-1. “Siapa saja bisa menjadi Ketua Umum PD, termasuk Pramono Edhie,” kata Hayono. Pramono Edhie merupakan adik kandung Ani Yudhoyono. Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bathoegana mengharapkan seluruh elemen masyarakat dapat mendoakan Partai Demokrat supaya dapat segera menyelesaikan masalahnya sehingga bisa menyelenggarakan KLB. “Biar mulai ada nahkoda baru,” katanya. Sebelumnya, Forum Silaturahim DPC Partai Demokrat Indonesia Timur Razak meminta majelis tinggi partai itu segera menggelar KLB pascapengunduran diri Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum. “Kita berharap ada keputusan dari majelis tinggi yang mengejutkan. Kongres luar biasa. Kita berharap kekosongan jabatan di DPP ini tidak berlama-lama apalagi kalau sampai Pemilu 2014,” kata Koordinator Forum Silaturahim DPC Partai Demokrat Indonesia Timur Razak Arta Razak. (ant/bali post)

Diduga Asusila

Wakepsek SMAN 22 Jakarta Dinonaktifkan Jakarta (Suara NTB) Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi meminta Dinas Pendidikan setempat segera menonaktifkan Wakil Kepala Sekolah SMAN 22 Jakarta dari jabatannya. “Saya sudah perintahkan langsung kepada Dinas Pendidikan agar Wakepsek SMAN 22 segera dinonaktifkan, dilepas dari jabatan Wakepsek dan guru,” kata Jokowi di Jakarta, Jumat kemarin. Jokowi juga meminta Dinas Pendidikan DKI segera menindaklanjuti kasus yang melibatkan wakepsek tersebut dan mengambil langkah antisipasi sehingga kasus serupa tidak terjadi lagi. “Kalauuntukperlindungankorban,belumadalangkahyangsayaambil karena saya masih harus konsultasikan dulu dengan psikolog dan masyarakat. Namun, yang paling penting, kasus ini diselesaikan terlebih dulu,” ujar Jokowi. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta TaufikYudiMulyantomengatakantelahmemintaKepalaSekolahSMAN 22 Jakarta untuk menonaktifkan wakilnya. “Kepala Sekolah SMAN 22 Jakartasudahkamipanggil.Kemudian,kamiperintahkanuntukmenonaktifkanwakepseknya,terhitungmulaihariini,Jumat,1Maret,”tuturTaufik. Taufik berharap wakepsek tersebut menjalani seluruh proses hukum dengan baik setelah dinonaktifkan dan dibebastugaskan dari kewajibannyadisekolah.Taufikmengakumenyayangkanperistiwatersebut.Tindakanwakepsekitubukanmerupakancontohyangbaikdalamduniapendidikan. Tindakan asusila yang dilakukan Wakepsek SMAN 22 yang berinisial T (46) baru terungkap setelah siswi berinisial MA (17) yang menjadi korban menceritakannya kepada salah satu guru di sekolah tersebut, dan guruitukemudianmelaporkannyakepadapihakberwajib.(ant/balipost)

Massa Bentrok dengan Polisi di Bangkalan Bangkalan (Suara NTB) Massa pendukung KH Imam Bukhori, yang gagal mencalonkan diri dalam Pilkada Bangkalan, Jumat terlibat bentrok dengan petugas kepolisian saat berunjuk rasa di kantor DPRD setempat. Massa pendukung KH Imam Bukhori ini terlibat bentrok saat massa berupaya memaksa masuk ke gedung DPRD. Aparat kepolisian dari jajaran Polres dan Brimob Polda Jatim yang bertugas mengamankan unjuk rasa terpancing emosi. Polisiselanjutnyabergerakmajudanmendesakmundurparapenganjuk rasa yang memprotes rencana pelantikan Bupati terpilih Makmun IbnuFuad.“PelantikanbupatiterpilihBangkalanharusdibatalkan,karena terindikasibanyakpenyimpangan,”teriaksalahseorangpengunjukrasa. Unjuk rasa menolak pelantikan bupati terpilih di Kabupaten Bangkalan inimerupakankalikedua.SebelumnyamassaKHImamBukhoriKholil ini juga berunjuk rasa dengan tuntutan yang sama. MassaImamBukhoriKholil-ZainalAlim,Jumatsorekemarinmelanjutkan aksinya dengan menutup jalur lalu lintas di Jalan Halim Perdanakusuma dan membakar ban bekas. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Kamal, Bangkalan, yang hendak menuju Sampang, juga di Pulau Madura, Jawa Timur, lumpuh total demikian juga sebaliknya. Sebagian pengendara kendaraan bermotor yang hendak melintas di jalur itu terpaksa melalui jalur alternatif, yakni melewati kota Bangkalan. Sementara, antrean kendaraan bermotor akibat aksi tutup jalan massapendukungKHImamBukhoriKholiliniterpantaumemanjanghingga sekitar7kilometer.Aksimenutupjalanrayaolehmassapendukungtokoh inimerupakanaksilanjutan,setelahJumatpagiinimerekaberunjukrasa diKantorDPRDsetempatdanterlibatbentrokdenganpetugaskeamanan. Petugas kepolisian dari jajaran Polres Bangkalan kini tengah berupaya melakukan negosiasi, agar para pengunjuk rasa ini bersedia mengakhiri aksi mereka akan arus lalu lintas kembali lancar. (ant/bali post)

(ant/bali post)

DEFISIT - Seorang petugas bank menumpuk uang kertas rupiah Indonesia di Bank BNI di Jakarta, Jumat (1/3). Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa defisit neraca perdagangan Januari 2013 sebesar 171,0 juta dolar AS akibat dari tekanan impor migas yang mencapai 1,425 miliar dolar AS.

Perdagangan Indonesia Defisit 171 Juta Dolar Jakarta (Suara NTB) Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit 171,0 juta dolar AS pada Januari 2013. Selama Januari, nilai total ekspor 15,38 miliar dolar AS, sementara nilai impor mencapai 15,55 miliar dolar AS. “Defisit pada Januari 2013 disebabkan tingginya defisit pada sektor migas yang mencapai 1,425 miliar dolar AS,” kata Kepala BPS Suryamin di Jakarta, Jumat kemarin. Menurut Suryamin, defisit migas disum-

bang oleh defisit pada minyak mentah sebesar 554,7 juta dolar AS, dan hasil minyak mentah sebesar 2,182 miliar dolar AS. Sementara pada komoditas gas mengalami surplus sebesar 1,311 milir dolar AS. “Meskipun pada saat yang bersamaan komoditas nonmigas mengalami surplus sebesar 1,254 miliar dolar AS, namun tidak cukup kuat untuk menahan tingginya defisit yang terjadi pada sektor migas,” tegasnya. Ia menambahkan, harus diakui kebutuhan migas dalam negeri masih sangat tinggi, se-

mentara pasokan dan produksi kilang-kilang migas nasional cenderung menurun karena banyak kilang yang sudah tua. “Tapi melihat surplus nonmigas yang sudah mencapai 1,254 miliar dolar AS, maka pemerintah harus cepat melanjutkan kebijakan untuk meningkatkan ekspor komoditas yang menjadi andalan tersebut,” katanya. ASEAN dan Eropa BPS juga mencatat, terhadap 11 negara-negara ASEAN, Indonesia mengalami surplus sebesar 418,7 juta dolar

AS, yang merupakan selisih hasil ekspor 2,833 miliar dolar AS, dan impor 2,42 miliar dolar AS. Sementara itu, pada Januari 2013, neraca perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa surplus 221,5 juta dolar AS. Khusus dengan Jerman, Indonesia mengalami defisit cukup besar mencapai 239,1 juta dolar AS, sementara dengan Prancis defisit sebesar 25,2 juta dolar AS. “Secara keseluruhan surplus Indonesia terhadap sebagian besar negara Eropa lainnya diharapkan mengalami peningatan

sejalan dengan upaya negaranegara tersebut memperbaiki ekonomi pasca-krisis global yang berpusat di kawasan itu,” ujar Direktur Statistik Harga BPS, Sasmito Hadi Wibowo. Adapun neraca perdagangan Indonesia dengan negaranegara utama atau negara mitra tradisional, mengalami surplus 192,8 juta dolar AS, yang antara lain dipicu lonjakan surplus dengan India yang mencapai 967,4 juta dolar AS, disusul Amerika Serikat dengan surplus 625,3 juta dolar AS. (ant/bali post)

Anas Ajukan Penangguhan Pemeriksaan Jakarta (Suara NTB) Pengacara Anas Urbaningrum, Firman Wijaya, meminta agar pemeriksaan kliennya sebagai tersangka dalam kasus korupsi dugaan penerimaan hadiah berkaitan dengan pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah (P3SON) di Hambalang ditunda. “Hari ini saya ingin memasukkan surat ke pimpinan Komite Etik dan pimpinan KPK supaya integritas pemeriksaan bisa terjaga, sebaiknya proses penyidikan itu ditunda sementara,” kata Firman Wijaya di gedung KPK Jakarta, Jumat. Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Jumat (22/2) dengan sangkaan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU no 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubahmenjadiUUno20tahun2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengenai penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara 4-20 tahun dan denda Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar. Ia diduga menerima hadiah berupa barang dan uang saat

menjabat sebagai anggota Komisi X DPR saat pembangunan proyek P3SON Hambalang pada 2010. “Kami minta penyidikan ditunda sementara sampai Komite Etik menghasilkan keputusan, demi integritas,” ungkap Firman yang menyerahkan putusan keberlanjutan penyidikan kliennya kepada Komite Etik KPK. “Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan Komisi Etik di KPK untuk menunda pemeriksaan penyidikan demi integritas supaya tidak ada spekulasi di penyidikan ini, ini penting karena kami menghormati proses yang ada di KPK,” jelas Firman. Juru bicara KPK, Johan Budi mengemukakan, KPK bekerja cepat dalam menyidik kasus Hambalang yang melibatkan Anas Urbaningrum. “Hampir tiap hari (mulai minggu ini) KPK periksa

saksi-saksi kasus Hambalang untuk tersangka AU,” kata Johan. Dia mengatakan sejak Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (22/2) KPK mulai memanggil saksi pada Rabu (27/2). Namun Johan belum bisa memastikan kapan Anas diperiksa KPK. “Begitu Jumat (22/ 2) ditetapkan tersangka, Senin (25/ 2) mengirim surat untuk panggil saksi-saksi, sejak Rabu pemeriksaan saksi untuk AU,” ujarnya. NamunJohanmenegaskantidak ada desakan politik dalam KPK dalam proses penyidikan dalam kasusitu.Diamengatakan,saatiniKPK mempercepat penanganan kasuskasusyangditanganinyadenganketerbatasan Sumber Daya Manusia. Halitumenurutdiaadahal-halyang berbeda dalam beberapa hari ini dalam penanganan kasus oleh KPK. “KPK speed up penanganan

KPK Kembali Panggil Ridwan Hakim sebagai Saksi Jakarta (Suara NTB) Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil anak Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sosial Hilmi Aminuddin, Ridwan Hakim, sebagai saksi terkait kasus suap pengurusan kuota impor daging di Kementerian Pertanian. “Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka LHI (Luthfi Hasan Ishaaq),” kata Kepala Bagian PemberitaandanInformasiKPKPriharsa Nugraha di Jakarta, Jumat kemarin. KPK telah memanggil Ridwan pada Kamis (28/2) namun ia tidakmemenuhipanggilantersebut. Ridwan baru satu kali memenuhi panggilan KPK pada Senin (25/2). Hanya saya ia tidak memberikanketeranganmengenai pemeriksaan tersebut. Ridwan sebelumnya diketahui pergi ke Turki menggunakan pesawat Turkish Airlines TK67 pada Kamis (7/2) pukul 19.49 WIB melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta. Padahal, Ridwan termasuk orang yang dicegah KPK pergi keluar negeri.Karenasedangberadadiluar negeri, Ridwan tidak bisa memenuhi panggilan pemeriksaan pertama KPK pada Jumat (15/2). KPK telah menetapkan empat orang tersangkakasussuappengurusankuotaimpor daging yakni mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Ahmad Fathanah serta dua orang direktur PT Indoguna Utama yang bergerak di bidang impor daging yaitu Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi. Selain empat tersangka, KPK jugamemeriksaDirekturUtamaPT Indoguna Utama Maria Elisabeth Liman dan mantan Ketua Asosiasi PerbenihanIndonesiaEldaDevianne Adiningrat,keduanyajugatelahdicegahKPKpergikeluarnegeri. Sebelumnya pengacara Luthfi, Mohammad Assegaf mengakui

kasus-kasus yang sedang ditangani. Kami akan berlari cepat dengan keterbatasan sumber daya manusia,” ujarnya. Dalam kasus dugaan penerimaan hadiah dan janji dengan tersangka Anas Urbaningrum, KPK sejak Rabu (27/2) memanggil saksi anggota DPR Ignatius Mulyono. Pada Kamis (28/2) memanggil Mindo Rosalina Manulang, petinggiperusahaanDutaMotorPecenongan, Jakarta Pusat, Jimmy Herman Wijaya, dan Jatidjan dari swasta. Menurut Johan hanya Mindo Rosalina yang tidak hadir. Duta Motor disebut-sebut tempat pembelian mobil Toyota Harrier oleh Nazaruddin yang diberikan kepada Anas Urbaningrum. Uang pembelian itu didapatkan dari PT Adhi Karya senilai Rp 700 juta. Sebelumnya, KPK menetapkan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menjadi tersangka dalam kasus proyek sport center Hambalang. “Gelar perkara yang dilakukan beberapa kali dan hari ini dugaan penerimaan hadiah atau janji berkenaan dengan pembangungan Hambalang dan atau proyek lainnya dan menetapkan AU sebagai tersangka,” kata Johan. Menurut Johan,Anastelahmelanggartindak pidana korupsi dalam kaitannya se-

(ant/bali post)

Firman Wijaya

bagaianggotaDPRRIsebelummenjadi Ketum Partai Demokrat. Selain itu, ujarnya, penetapan Anas ini telah melalui gelar perkara (ekspose) yang dilakukan lima pimpinan KPK, dan disetujui semua pimpinan serta ditandatangani Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto. KPK menjerat Anas dengan Pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 Undang-Undang No.30 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (ant/bali post)

KPK Jadwalkan Periksa Kepala Inspektorat Riau (ant/bali post)

RIDWAN HAKIM - Ridwan Hakim berjalan usai diperiksa KPK di Gedung KPK, Jakarta, Senin (25/2). Putra dari ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin tersebut diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi rekomendasi kuota impor daging sapi. bahwa kliennya pernah berdiskusi denganMenteriPertanianSuswono, Ahmad Fathanah, Maria Elisabeth LimansertaEldaDevianneAdiningrat untuk membahas kuota impor daging sapi pada Januari 2013 di hotel Aryaduta Medan. NamunpengacaraElda,JohnPieterNazaryangdatangbersamaElda ke KPK mengatakan bahwa kliennya tidak ikut hadir dalam pertemuan di Medan tersebut. “Elda diajak menemani ibu Elisabeth, hasil pertemuan itu adalah diskusi antara pak menteri dengan ibu Elisabeth mengenaikelangkaandagingdiIndonesia, menegaskan tentang keadaan daging karena data pak menteri dan asosiasi beda,” kata John Pieter. Tapi ia mengakui bahwa Elda melakukan pembicaraan dengan Ahmad Fathanah untuk membicarakan mengenai pertemuan Medan menggunakan telepon seluler milik suaminya Denny P Adiningrat.Dalamkasusini,Lutfhididuga mempergunakan pengaruh (trading in influence) kepada kadernya di PKS, Suswono untuk pengaturan kuota impor daging sapi.

KPK telah menyita barang bukti berupa uang yang dibungkus dalam tas kresek hitam senilai Rp 1 miliar sebagai nilai komitmen awal untuk mengamankan komitmen kuota daging sapi, uang itu merupakan bagian nilai suap seluruhnya diduga mencapai Rp 40 miliardenganperhitungan commitmentfeeperkilogramdagingadalah Rp5.000 dengan PT Indoguna memintakuotaimporhingga8.000ton. Juard dan Arya Effendi diduga melanggar Pasal 5 Ayat (1) atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU No. 20/2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP tentang pemberian hadiah atau janji kepadapenyelenggaranegara. Sedangkan Ahmad dan Lutfi diduga melanggar Pasal 12 Huruf a atau b atau Pasal 5 Ayat (2) atau Pasal 11 UU No. 31/1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU No. 20/2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP mengenai penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji terkait kewajibannya. (ant/bali post)

Pekanbaru (Suara NTB) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Kepala Inspektorat Pemerintah Provinsi Riau H Syamsurizal terkait kasus korupsi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII 2012. “Kami menjadualkan memeriksa Syamsurizal untuk kasus PON,” kata ketua tim penyidik dari KPK, Kristian, di Pekanbaru, Jumat kemarin. Syamsurizal sebelumnya juga sempat menjabat sebagai Ketua Harian Panitia Besar PON (PB-PON) Riau. Dia juga pernah menduduki kursi bupati Bengkalis selama dua periode. “Dia (Syamsurizal) diperiksa sebagai saksi untuk menguatkan status tersangka Gubernur Riau (HM Rusli Zainal),” kata penyidik. Syamsurizal sebelumnya telah berulang kali diperiksa namun masih sebatas saksi terkait kasus dugaan korupsi atas rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) No.6 tahun 2010 tentang Pengikatan Anggaran Tahun Jamak Pembangunan Arena Menembak PON Riau. Kemudian, Syamsurizal juga sempat beberapa kali diperiksa sebagai sak-

si untuk kasus korupsi terkait rencana revisi Perda No.5 tahun 2010 tentang Proyek Stadion Utama Riau yang nilainya mencapai Rp900 miliar. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, sejauh ini lembaga penegak hukum itu masih terus melengkapi berkas perkara Rusli Zainal sebelum kemudian gubernur diperiksa sebagai tersangka seperti yang telah ditetapkan. Dia membenarkan, saat ini KPK tidak hanya fokus pada Perda No.6, namun juga telah mengarah pada proyek pembangunan Stadion Utama Riau yang terletak di Kompleks Universitas Riau (UR) di Pekanbaru. Proyek Stadion Utama ini diindikasi juga telah terjadi ‘mark up‘ yang pada akhirnya menyisakan hutang pemerintah daerah ke kontraktor rekanan pengerja proyek mencapai lebih dari Rp 145 miliar. Akibat belitan hutang tersebut, pelaksanaan event olagraga internasional negara-negara Islam (ISG) juga terancam tidak dapat dilaksanakan di stadion megah yang sempat masuk nominasi sebagai stadion terbaik dunia itu. (ant/bali post)


TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

SUARA NTB Sabtu, 2 Maret 2013

RESEP PENGOBATAN HERBAL ASLI TIONGKOK TIDAK ADA EFEK SAMPING Presentase timbulnya diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai 17,8%, ada sekittar 18 juta lebih penderita diabetes sangat menyiksa kehidupan penderitnya, terutama bahaya yang timbul pada tubuh, antara lain beresiko menimbulkan kerusakan parah pada organ hati , otak, paru-paru, liver , ginjal dan alat reproduksi. Apalagi jika terjadi komplikasi kondisi akan semakin parah, sehingga presentase kematian akibat penyakit diabetes sangatlah tinggi. Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyebutkan penyakit diabetes sebagai salah satu pembunuh terbesar di dunia yang sangat membahayakan setelah kanker. Besarnya jumlah penderita di Indonesia harus sangat di waspadai. Gejala diabetes berupa : banyak minum,banyak makan, banyak kencing, berat badan menurun drastis , sakit kepala, insomnia, seluruh tubuh tidak bertenaga, gangguan penglihatan mata, kaki tangan kesemutan dan membengkak, borok pada kulit, susah BAB, pada pria akan muncul ejakulasi dini, fungsi seksual menurun dan lainnya . Bahaya komplikasi yang ditimbulkan penyakit diabetes antara lain : penyakt jantung , hipertensi,ginjal , mata dan lainnya. Metode pengobatan eksklusif TCM memiliki sejarah 2000 tahun lebih, merupakan ilmu pengobatan yang sangat mujarab,sudah terkenal hampir di seluruh dunia. Hongkong

Medistra TCM sudah hadir di dunia sekitar 38 tahun, menerapkan sistem pengobatan modern berstandar internasional , sekarang ini merupakan satu-satunya pusat pengobatan penyakit kronis terbesar dan terpercaya dengan metode eksklusif TCM. Bidang pengobatan utamanya antara lain : penyakit diabetes dan komplikasinya, berbagai jenis kanker/tumor, radang hidung dan tenggorokan, asma , ginjal, penyakit usus dan lambung, impotensi , ejakulasi dini, radang prostat , pembesaran prostat, penyakit seksual pria / wanita, kemandulan pria/wanita, stroke, lumpuh setengah badan, remati,wasir,dll. Hongkong Medistra TCM , dengan kerja keras penelitian sekitar 12 tahun lebih, menggunakan 108 jenis obat herbal TCM yang diolah dengan teknologi tinggi menhasilkan zat obat yang sangat efektif mengatasi penyakit diabetes, berhasil menemukan metode pengobatan yang sangat mujarab yakni (Hongkong 3 plus 1 Liao Fa). Rata-rata setelah diobati 2-3 hari, kadar gula menurun normal, gejala banyak kencing , sakit kepala, sering haus, seluruh tubuh tidak bertennaga, sakit kepala,susah tidur, dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, pasien akan kembali berseangat. Setelah 30 hari akan pulih total, setelah diatasi tidak kambuh kembali. Metode eksklusif ini merupakan resep rahasia satu-satunya yang hanya bisa di dapatkan di Hongkong Medistra TCM. Metode TCM (Hongkong 3 plus 1 Liao Fa). Diabetes telah mendapat respon yang sangat hangat dari masyarakat di Tiongkok, Hongkong, dan beberpa Negara lainnya. Juga mendapatkan liputan pemberitaan berbagai media. Ini merupakan terobosan terbaru dalam mengatasi penyakit diabetes. Sekarang ini sudah hadir dan memberikan kontribusi dalam membantu megatasi diabetes yang dialami masyarakat Indonesia . Ibu Shinta,51 tahun, warga depok. Menderita penyakit diabetes (kencing ma-

nis) sudah ada 13 tahin, kondisi gula darah tinggi, bahkan mengalami borok pada kaki, komplikasi juga terjadi di organ jantung dan ginjal. Ini mungkin karena pengaruh konsumsi obat dalam jangka panjang, namun sangat sangat disayangkan belum bisa pulih. Saya sudah hampir putus asa berobat kemanapun juga hasilnya sama saa selalu kam- buh. Sampai akhirnya suami saya minta agar berobat ke Hongkong Medistra TCM, ternyata hasilnya sangat mujarab, kondisi gula darah stabil , dan komplikasi organ jantung dan ginjal sudah berkurang secara nyata. Sekarang saya sudah sehat dan beraktifitas secara normal.

Pertikaian Malaysia-Filipina Berakhir Baku Tembak Manila Pertikaian antara pasukan keamanan Malaysia dengan sekelompok warga Filipina bersenjata, Jumat, berakhir dengan baku tembak yang menewaskan setidaknya dua polisi. Kantor berita resmi Malaysia Bernama mengatakan dua polisi tewas akibat satu serangan mortir dan dua lainnya cedera setelah pasukan keamanan berusaha menghalau sekitar 100 warga Filipina yang men-

gasingkan diri di negara bagian Sabah, Malaysia timur, selama lebih dari dua pekan terakhir. Kelompok suku Filipina bersenjata yang mengklaim diri sebagai pengikut Kesultanan Sulu di Filipina se-

latan menuntut pengakuan serta uang ganti rugi dari Pemerintah Malaysia karena telah membunuh 10 anggota mereka. Filipina hanya mengonfirmasi seorang di antara anggota kelompok itu tewas, dan mengatakan 10 orang lainnya menyerah sedangkan sisanya lari ke arah laut. Kedua pemerintah mendesak kelompok itu pulang dan PM Malaysia Mohamad Najib bin Tun Haji Abdul Razak, seperti dikutip Berna-

ma, Jumat, mengatakan kesabarannya telah habis. “Jangan menguji kesabaran kami. Kesabaran kami telah mencapai batas,” katanya. “Kita berencana mengusir mereka. Mereka harus menyerah dan pergi,” kata Najib, yang harus menyelenggarakan pemilu pada April dan mendapat tekanan oposisi karena membiarkan konflik aneh itu berlarut-larut. Raul Hernandez, juru bicara Departemen Luar Negeri Filipina, mengutip pernyataan duta besar Malaysia untuk Manila mengatakan konflik itu telah selesai. Konfrontasi itu mengancam meningkatnya kete-

gangan antara Filipina dan Malaysia, karena hubungan dua negara secara periodik dilanda masalah-masalah keamanan dan migrasi di sepanjang perbatasan laut. Surat kabar Malaysia The Star memberitakan setidaknya dua pria bersenjata tewas dan tiga polisi cedera. Satu rumah sakit di Sandakan, sekitar 90 km dari lokasi pertikaian di Lahad Datu, menyatakan kepada Reuters pihaknya telah menerima tiga personel polisi yang cedera. Pemimpin kelompok itu sebelumnya mengemukakan kepada radio Filipina mereka telah dikepung polisi Malaysia yang memperin-

gatkan dalam beberapa hari belakangan ini bahwa batas waktu mereka untuk pergi telah habis. Kelompok bersenjata itu menuntut pengakuan dari Malaysia dan merundingkan kembali ketentuan-ketentuan asli tentang Sabah yang disewakan oleh Kesultanan Sulu itu kepada satu perusahaan dagang Inggris pada abad ke-19. Para pejabat Malaysia mengatakan tuntutan kelompok itu tidak akan dipenuhi. (ant/bali post) Mohamad Najib bin Tun Haji Abdul Razak (ant/bali post)

Peran Michelle Obama Jadi Polemik Chicago Ibu Negara Amerika Serikat, Michelle Obama, sadar mempunyai kekuatan sebagai bintang dan menggunakannya selama empat tahun untuk memerangi kegemukan pada masa kanak-kanak dan membantu keluarga tentara. Kini, setelah berhasil dalam kampanye politik bagi suaminya, Presiden Barrack Obama, Michelle juga menikmati ketenarannya, sehingga menimbulkan tanda tanya apakah ia kebablasan menjadi ikon budaya pop. Kemunculannya yang mengejutkan pada gelar Academy Awards - yang membuat dia disorot sejak keluar dari Gedung Putih, berbusana gaun malam gemerlapan dan mengumumkan pemenang Oscar kategori Film Terbaik - menjadi bahan kritik terhadapnya. Ibu Negara ini telah menikmati popularitas yang stabil selama empat tahun, bahkan saat jajak pendapat terhadap suaminya menurun. Tampil pada ajang Oscar menghadirkan sisi lain tentang Michelle. Ia muncul bersepatu berhak tinggi. Si ibu negara ini menari hingga larut malam bersama pelawak Jimmy Fallon, memunculkan perdebatan di internet mengenai peran ibu negara. Washington Post lewat kolumnisnya, Courtland Milloy, yang kerap menulis isu-isu minoritas, menggambarkan pemunculan Michelle pada ajang Oscar sebagai dolanan yang konyol; dan mendesak dia menaikkan peran lebih baik guna memberi hasil yang lebih sungguh-sungguh. “Ke mana semua kecerdasan lulusan Princenton, pengacara terdidik dari Harvard dan mentor dari pria yang menjadi orang Afro-Amerika menjadi presiden Amerika Serikat itu?”. Kolom itu mendapat ratusan tanggapan dari orang-orang yang angkat topi terhadap kepedulian Michelle pada masalah obesitas pada kanak-kanak hingga mereka yang melihatnya berjuang keras menyerupai bintang Hollywood. Ibu Negara mengatakan tidak terkejut atas komentarkomentar yang bertentangan

(Suara NTB/ist)

GLAMOR – Penampilan glamor Michelle Obama di ajang piala Oscar menimbulkan polemik soal peranan ibu negara di AS. terhadap kehadirannya pada penyerahan Piala Oscar. “Semua orang dalam posisi ini mendapatkan sorotan sangat besar,” kata Michelle, kepada sekelompok kecil wartawan yang mengikuti perjalanan mengunjungi tiga kota kecil untuk mengkampanyekan gerakan Ayo Bergerak guna memerangi obesitas pada kanak-kanak. “Kami sering membahas sorotan ini, memanfaatkannya, berdiri di depan sorotan yang baik agar ikut bersinar,” katanya menjelang menari dan melompat-lompat bersama 6.500 anak yang berkumpul pada hari olahraga. Michelle meraih popularitas di antara warga Amerika Serikat, yang mempelajari kisah-kisah perjuangannya, antara lain membayari uang sekolah anak-anak pada awal

pernikahannya, atau kesulitan membesarkan dua anak gadisnya, Sasha dan Malia, di Chicago, saat suaminya menjadi senator di Washington DC. Dalam kampanye Ayo Bergerak, Michelle, mengatakan, dia terpaksa berpikir berulangkali tentang kebiasaan makan anakanaknya setelah dokter mengatakan mereka terancam kelebihan berat badan. Programnya berhasil dengan menyediakan makan siang yang sehat dan kini disediakan untuk seluruh sekolah guna memerangi kegemukan dan berhasil seperti di negara bagian Mississippi. Tapi tampil dansa di ajang Oscar? “Tidak ada kriteria pekerjaan ibu negara, sungguh sulit menyenangkan semua pihak,” kata Anita McBride, mantan staf Ibu Negara Amerika Serikat, Laura Bush. (ant/bali post)


SUARA NTB 2 MARET 2013