Page 1

EDISI 04/ APRIL/ 2013 PENGARUH REKAYASA LALU LINTAS SIMPANG SOEKARNO-HATTA niversitas Brawijaya (UB) pengguna jalan di dalam Kampus Biru ini. DAN Malang telah melakukan Pavingisasi ini dimulai dari gerbang masuk PEMBUKAAN BARU UB Kridha dan perubahan besar yangGERBANG sig- UB menuju Gedung Samanta

U K

nifikan dalam bidang pem-

telah selesai pada bulan Januari. Pada bu-

ampus Universitas Brawijaya saat bangunan. Universitaspemyang ini sedang menggalakkan kampus luar biasa. baru sajabangunan merayakan ulangyang tahun emasnya Banyak gedung-gedung fakultas ini telah membongkar sebagian jalan aspal dan jurusan yang berlomba-lomba yang membentang di dalam kampus. berbenah untuk menjadikan kampus Jalan Universitas Brawijaya menjadi kampus impian aspal yang dibongkar tersebut telah digandengan sarana dan prasarana pendidikan ti dengan paving. yang berkualitas.

Menurut teori transportasi, adanya lan Februari dari Gerbang Vettarikan akibatjalan tatapaving guna lahan dapat menimbulkan sebuah pergerakan ke telah dalam. Hal eran hingga Bundaran UB juga dapat tersebut dapat diartikan bahwa kampus Unidilewati. Sekarang ini, tampak pekerja seversitas Brawijaya merupakan tarikan sehdang mengerjakan di daerah ingga menimbulkan pavingisasi pergerakan yang akan masuk ke dalam kampus. Ini juga dibuktikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FIdengan adanya kemacetan yang luar biasa di SIP). Rencananya seluruh Kemacetan jalan aspal diyang UB simpang Soekarno-Hatta.

Pembongkaran aspal setebal 30 cm dan pemasangan paving ini bertujuan untuk mewujudkan misi UB yang berwawasan lingkungan. Diharapkan dengan adanya pavingisasi ini UB dapat berkontribusi dalam pengurangan banjir di Kota Malang. Hal ini ditunjang oleh luas total UB yang cukup besar yaitu sebesar 50 hektar. Rute pembangunan telah dirancang sedemikian rupa agar tidak mengganggu

akan diganti dengan paving. Berbagai hambatan telah menghadang jalannya proses pembongkaran jalan dan pemasangan paving ini. Banyaknya pengguna jalan mulai dari mahasiswa, karyawan, dosen, bahkan masyarakat umum yang hanya lewat membuat pavingisasi ini sedikit terhambat. Pekerja harus memikirkan rute pembangunan serta rute yang dapat dilewati pengguna jalan agar tidak Gerbang Soekarno-Hatta saling mengganggu. Oleh karena itu, jalan


PEMBUKAAN GERBANG BARU UB

we build for our “better future�

utama dipaving diakhir agar tidak terlalu mengganggu lalu lintas di kawasan Universitas Brawijaya. Pembangunan besar yang dilaksanakan semenjak bulan Desember ini menuai pro dan kontra. Beberapa pegawai serta mahasiswa UB menyatakan bahwa pembangunan ini berdampak positif. Dengan digantinya aspal dengan paving, jalanan UB menjadi tampak megah dan indah. Jalanan yang dulunya tidak rata dan cukup berbahaya untuk dilalui menjadi rata dan aman. Pavingisasi ini juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Adanya

pori-pori pada paving block meminimalisasi aliran pada permukaan dan memperbanyak infiltrasi dalam tanah. Disamping itu, paving juga menghasilkan sampah konstruksi lebih sedikit dibandingkan penggunaan pelat beton. Namun ternyata tidak semua pihak memiliki reaksi positif atas pavingisasi ini. Beberapa masyarakat yang berdomisili di sekitar Universitas Brawijaya merasa terganggu dengan adanya pembangunan ini. Kendaraan- kendaraan proyek yang berukuran besar tidak hanya menyebabSimpang Soekarno-Hatta kan kemacetan di jalanan sekitar UB. Ken-


PEMBUKAAN GERBANG BARU UB terjadi diakibatkan banyaknya kendaraan pribadi yang akan masuk ke dalam kampus melalui gerbang Soekarno-Hatta. Akibat dari kemacetan tersebut, kampus Universitas Brawijaya membuat gerbang alternatif baru di Jalan DI Panjaitan. Pembangunan tersebut telah selesai masa pembangunannya dan akan segera dilakukan soft opening di awal tahun 2014.

Dilakukannya soft opening gerbang baru, berarti di tutupnya gerbang Universitas Brawijaya di simpang Soekarno-Hatta. Ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kemacetan yang terjadi di simpang tersebut. Berdasarkan studi analisis pada skripsi yang berjudul “Kajian Simpang Soekarno-Hatta Akibat Rekayasa Lalu Lintas dalam Kampus Universitas Brawijaya Malang� oleh M. Ha-

contrast

Gerbang Alternatif Baru dari Jalan DI Panjaitan

ruined


PEMBUKAAN GERBANG BARU UB

daraan-kendaraan ini juga meningkatkan polusi udara, bahkan debu yang dihasilkan kerap mengganggu pengguna jalan lainnya. Pavingisasi ini bahkan mendapat reaksi keras dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur. Reaksi keras dari Walhi tentunya memiliki alasan. Pihak Walhi menganggap bahwa pembongkaran aspal dan pavingisasi ini merupakan kebijakan kontra produktif. Perubahan besar ini dianggap sebagai salah satu sarana untuk membuang uang anggaran. Pihak Walhi bib Ilmiawan dan Alam Tauchid B, membememang telahrekayasa curiga akan narkan bahwa lalu latar lintasbelakang simpang Soekarno-Hatta perlu dilakukan mengingat pembangunan ini. Walhi beranggapan jika terjadinya penumpukan kendaraan yang hanya bertujuan untuk mengurangi resiko sangat padat. Selain itu, rekayasa lalu lintas banjir,diiringi mengapa dibangun perlu dengantidak adanya pelebaransumur jalan di Jalan DI. Panjaitan dengan dua jalur yang resapan saja yang tentunya lebih efektif. terbagi menjadi dua lajur di masing-masing Selaindengan itu sumur resapan juga dapat mejalur median jalan. Solusi ini mampu memberikan hawa segar bagi para pengend nabung air bila sedang hujan. Oleh karena ara agar terhindar kemacetan di simpang ini

nantinya. Di samping itu, di tempat berbeda Baitu Walhi menganggap pavingisasi ini merpak Hendi Bowopuupakan suatu pemborosan. (http://www. tro, ST, MT. selaku lensaindonesia.com/2012/11/30/walhidosen Transportasi jurusan Sipil Unianggap-pembongkaran-aspal-ub-malangversitas Brawijaya hanya-buang-anggaran.html) membenarkan bahwa rekayasa Bagaimanapun pembangunan ini tellalu lintas di simah berjalan dan tentunya akan terus berpang tersebut sudah yang harus segera jalan hingga tuntas. Segala dilakukan dilakukan menginoleh pihak kampus tentunya bertujuan gat penumpukan baik demi kebaikan warga kampus. Terkendaraan di simpangmaupun tersebutburuk akan lepas dari anggapan baik mengganggu strukmengenai pavingisasi tur ini, pada kita tentunya jembatan rangka baja berharap pembangunan ini dapat Soekarsegera Suasana Wawancara no-Hatta yang notadiselesaikan dan dapat segera dinikmati bene telah memiliki lendutan diluar lendutan ijin. Halkampus. ini dapat berakibat pula runtuhnya oleh warga Diharapkan denjembatan tersebut jika tidak ada solusi ungan selesainya pavingisasi ini, masyarakat tuk menangani masalah tersebut. tidak lagi merasauntuk terganggu. Harapan kedepanTampilan dengan adanya rekayasa simpang Soekarno-Hatta baru Universitas Brawijaya tercinta ini tendan pembukaan gerbang baru Universitas tunya akan selalu oleh warga KamBrawijaya mampudinanti mengatasi kemacetan yang ada di simpang Soekarno-Hatta. pus Biru.

Frury Nita Riska

Bulletin Edisi 4  

Pengaruh Rekayasa Lalu Lintas Simpang Soekarno-Hatta dan Pembukaan Gerbang Baru

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you