Page 14

SRIWIJAYA POST Rabu, 30 Oktober 2013

Polresta Jaring 31 Tersangka ■

dari halaman 16

personil yang ada di Polsekta. Tampak ke 31 tersangka, empat diantaranya wanita muda, berbaris berjejer ketika gelar perkara di Mapolresta Palembang, Selasa (29/10). Gelar perkara yang dipimpin Wakapolresta Palembang AKBP Agus Fachtulloh didampingi Kasat Res Narkoba AKP Suryadi. Polisi memamerkan

Bunga Diperkosa Tetangga ■

dari halaman 16

dua kali di tempat berbeda. Ditemani ibunya Romlah (58), Selasa (29/10), mereka mendatangi Mapolres OKI bagian unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) untuk melaporkan perbuatan tetangganya yang tegah melakukan perbuatan yang tidak senonoh terhadap anak kandungnya yang kini hamil 7 bulan dan tidak bisa bicara (bisu). Dihadapan penyidik, korban memang tidak bisa menyebutkan dengan jelas siapa orang yang memper-

Tarif TM Rp 2.500 Baru Pas ■

dari halaman 9

Shailendra Palembang, Wanda, menyambut baik dengan wacana yang segera direalisasikan 2014 mendatang. Namun mengingat harga tersebut masih setara dengan ongkos bus kota, karena itu dia menyarankan agar diturunkan menjadi Rp 3.000. “Kebetulan setiap hari saya naik TM, beratlah karena ongkosnya kan sama dengan penumpang normal. Kalau bisa jangan Rp 3.500, bisa Rp 2.500 atau harga awal TM dulu Rp 3.000 saja,” ujar pelajar kelas XI ini, Selasa (29/10). Senada dengan Wanda, pelajar lainnya, Rio mengaku sudah lama menunggu adanya tarif khusus tersebut. Lagi-lagi alasan yang sama dilontarkan Rio, yakni ongkos yang akan diberlakukan masih relatif mahal untuk seukuran pelajar sepertinya. “Namanya juga pelajar kan, pastinya belum ada penghasilan. Kalau bisa ongkosnya sama seperti bus kota Rp 2.000, karena

Tablet Penggila Games ■

dari halaman 9

memainkan game yang sifatnya berat dan butuh grafis tinggi. Jadi kemungkinan untuk hang tidak terjadi. Konsumen bisa lebih mudah memainkan games dan download aplikasi juga lebih cepat. Operating system juga sudah android Jelly Bean sehingga lebih cepat. Bahkan untuk download BBM juga bisa. Aksesnya lebih cepat, beda ketika orang menambah kapasitas melalui memory external, dipastikan dowloadnya lebih lama. Dari sisi desain, diakui Yuli juga lebih desain. Material Cyrus lebih kuat dan kokoh. Tampilannya juga elegan dengan lebar layar hingga delapan inchi. “Lebih ekslusif dan kokoh. Tampilannya juga mewah dan kuat, bisa dibuktikan langsung,” kata Yuli. Untuk harga diakuinya sangat murah, pihaknya pun khusus membidik tablet Cyrus atom Pad untuk pameran Sriwijaya Komputer dan Teknologi (Sricomtech) yang akan dibuka, Rabu (30/10) hari ini di atrium Palembang Square. Selama pameran atom Cyrus Atom Pad hanya dijual Rp 649 ribu, harga ini diakui lebih murah dibandingkan kondisi normal dikisaran Rp 859 ribu perunit. “Jadi selama pameran Sricomtech, harganya kita diskon khusus,” katanya.

barang bukti Narkoba hasil dari Operasi Antik Musi 2013. Diantaranya narkoba jenis sabu-sabu seberat 83,89 gram, daun ganja kering seberat 8,2 kilogram dan ekstasi sebanyak tiga butir. Selain itu, dipamerkan juga barang bukti miras (minuman keras) sebanyak 1.792 botol dari berbagai merek dan miras tuak sebanyak 12 deriken ukuran 35 liter. “Tempat penangkapan di lokasi hiburan dan tempat yang dicurigai dari hasil laporan masyarakat. Nantinya, petugas akan lebih giat lagi sehingga menekan tingginya kasus nar-

koba,” ujar AKBP Agus Fachollah. Sementara Kasat Res Narkoba Polresta Palembang AKP Suryadi menambahkan, tiga dari 31 tersangka yang dibekuk, merupakan Target Operasi (TO) petugas Sat Res Narkoba Polresta Palembang. Ketiganya yakni berinisal AU, SF dan MJ yang kini masih dalam proses pengembangan dan penyelidikan petugas penyidik. “Mereka dijerat dengan undang-undang narkoba yang diancam pidana dengan kurungan di atas lima tahun penjara,” ujarnya. (mg19/cr10)

kosanya. Namun, ketika dilihatkan foto-foto tetangganya, Bunga hanya menunjukan foto SA yang dikenalnya melakukannya. “Korban ini mempunyai penyakit tuna wicara, bisu. Ketika ditanya siapa yang memperkosa, polisi sedikit kesulitan. Tetapi, saat diperlihatkan foto-foto yang dikenalnya. Korban menunjukan salah satu tetangganya yakni SA yang dikenalnya,” Kasat Reskrim AKP H Surachman SH didampingi Kanit PPA Ipda Rohima. Masih kata Surachman, korban mengatakan bahwa tetangganya itu sudah dua kali melakukan perbuatan tidak senonoh kepada dirinya. Untuk mengungkap siapa pelaku pemerkosaan ini, polisi melakukan penyi-

dikan lebih lanjut dan mengumpulkan bukti-bukti lain. “Perlu pemeriksaan, polisi juga akan mendatangkan ahli guna mengambil keterangan terkait tuna wicara ini, soalnya susah kalau kita sendiri yang mengambil keterangan,” timpal Kasubag Humas Polres OKI AKP A Halim. Nantinya, terduga akan dipanggil dan diperiksa. “Alternatif terakhir polisi akan melakukan tes DNA, apabila diduga pelaku masih belum mengakui perbuatannya,” tutur Halim apalagi korban kini sudah hamil 7 bulan dan tinggal menunggu kelahiran sang bayi, baru dicocokan dengan tes DNA antara pelaku dan korban juga termasuk sang bayi nantinya. (std)

lebih hemat belum lagi sekarang jam transit sudah dipangkas jadi satu jam,” kata pelajar SMAN 3 Palembang ini. Selama ini, setiap berangkat ke sekolah dia selalu diantar bermotor oleh ayahnya, sementara ketika pulang Rio terpaksa naik angkot. Dia menginginkan agar tarif khusus pelajar/mahasiswa memang benarbenar diberlakukan. Dengan wacana penghapusan bus kota oleh pemerintah Kota Palembang, dia menilai hal itu akan lebih memberatkan para pelajar, karena otomatis semua pelajar akan naik TM. Sementara jika ongkos TM sama seperti penumpang reguler, pasti akan memberatkan. Sebelumnya diberitakan manajemen Transmusi telah mempersiapkan tarif khusus bagi pelajar/mahasiswa. Manajer Riset dan Pengembangan Transmusi, Among Nata Putra, menyebut saat ini pihaknya tengah membenahi sistem untuk tarif khusus pelajar. Untuk besaran, saat ini belum diputuskan secara pasti, namun kemungkinan akan dipotong sekitar 25 persen dari tarif normal sebesar Rp 4.500 menjadi sekitar Rp 3.500. Saat ini dari sisi IT sudah dipersiapkan, namun apli-

kasi untuk tarif khusus masih membutuhkan persiapan lebih lanjut. Dia mengatakan laporan keuangan tidak ada kebocoran, karena disalahgunakan oleh pengguna yang bukan pelajar. Karena itulah, pihaknya membutuhkan waktu lebih intensif untuk menelaah sistem yang akan dibuat. Saat ini pihaknya tengah menggodok sistem apa yang akan diberlakukan untuk tarif khusus pelajar/ mahasiswa. Karena ada dua alternatif yang akan ditetapkan, yakni smart card terregistrasi atau memberikan diskon pada jam-jam tertentu. Untuk smart card terregistrasi ini, nantinya ada nomor seri yang akan diisi pada smart card. Sehingga pada saat pelajar/ mahasiswa mentapping kartu maka akan diketahui bahwa penumpang tersebut adalah pelajar. Dia memperkirakan pemberlakuan tarif khusus pelajar ini akan diterapkan mulai 2014 mendatang. Pihaknya tidak menargetkan berapa pelajar/mahasiswa yang dapat menggunakan fasilitas ini, tetapi dia berharap agar sebanyakbanyaknya pelajar/mahasiswa dapat menikmati fasilitas tarif khusus. (cw7)

Konsumen juga berhak membeli satu unit power bank ukuran 3000 miliamper seharga Rp 69 ribu, dari harga normalnya Rp 150 ribu perunit. Yuli pun optimis, tablet ini akan diserbu pembeli, apalagi jenis ini terbilang murah dengan desain elegan. Teknologi pun diakuinya juga tidak kalah dari produk-produk branded yang sudah ada. “Kami optimis tidak sampai tiga hari 1000 unit ini akan ludes, bahkan kurang. Karena itu hanya stok yanhg dimiliki saat ini,” katanya. Diakui Yuli, pabrikan Cyrus termasuk konsen untuk after sales, karena itu diberikan jaminan garansi hingga satu tahun. “After sales ini sangat diperhatikan makanya garansi yang

diberikan capai satu tahun,” katanya. Sementara pada pameran Sricomtech, siap menghadirkan beberapa produk teknologi. Pameran kali ini diikuti sekitar 30 vendor, seperti Advan, Acer, Lennovo, Sony dan beberapa pabrikan besar serta mitra toko. Akan ada banyak diskon yang ditawarkan di masing-masing dealer. Dari sisi teknologi, kata dia, juga sudah mengarah pada teknologi ultrabook, layar sentuh dengan teknologi hemat energi, seperti haswell yang dimiliki Sony Vaio. “Makanya kalau penasaran bisa lohat langsung ke area pameran, lalu rasakan kecanggihan teknologi didalamnya,” katanya. (why)

SPSI Desak UMR Rp 2 Juta

pekerja yang ada di Kota Palembang seperti pekerja pabrik, karyawan mall, dan pekerja lainnya menyambut baik kebijakan pemerintah ini. “Kami sih senang-senang saja jika pemerintah menaikkan upah minimum, semoga peraturan tersebut akan segera terlaksana dan perekonomian di Palembang menjadi lebih baik lagi,” ujar Rina, salah satu karyawan yang bekerja di PTC Mall. Hal yang sama juga disampaikan oleh Ria, salah satu karyawan di Pabrik Indofood Sukses Makmur Palembang. “Alhamdulillah jika UMR kembali dinaikkan, semoga masyarakat Palembang semakin makmur,” ujarnya. (cr5)

dari halaman 9

untuk bekerja lebih produktif lagi. Selain itu dia mengharapkan agar pemerintah serius menindak pengusaha-pengusaha yang tidak memberikan upah sesuai dengan peraturan. “Selama ini, kenaikkah upah sebasar Rp 1,625 juta masih ada sekitar 35 persen yang tidak memberikan upah sesuai dengan peraturan pemerintah,” ujarnya. Sementara itu, ketika ditanya kepada beberapa

Nazori Hindari Dua Peluru ■

dari halaman 16

sopir tersebut sehingga kedua mobil tersebut menutupi ruas jalan sehingga terjadi kemacetan. Arus lalu lintas macet, sementara banyak pengemudi kendaraan dari dua arah berlawanan terus-menerus membunyikan bel (klakson), maka suasana semakin ramai dan panas. Melihat situasi seperti itu, lalu Agus (31) warga setempat berinisiatif mengatur lalu lintas dan meminta sopir truk semen curah dan Honda Jazz untuk maju dan memberikan celah bagi kendaraan untuk melintas. Di tengah pengaturan itu, tiba-tiba seorang pengendara sepeda motor dengan memainkan gas motornya menyerobot antrean dan tidak mau diatur,

Siswa SMP Bentuk Geng Jambret ■

dari halaman 16

pat mengejar motor pelaku yang mengendarai Honda Beat BG 2856 FAA. Setelah terjadi kejar-mengejar sejauh 1 Km, tersangka baru tertangkap, massa yang emosi nyaris saja menghakimi dua pelaku yang masih di bawah umur ini. Untunglah Kapolsek Baturaja Baturaja AKP MP Nasution SH MH ber-

Pasca Demo Kepala SMAN 14 Dimutasi ■

dari halaman 9

menemui pihak Disdikpora Palembang. “Kita sudah melakukan pemanggilan pada yang bersangkutan dan ternyata sakit. Disdikpora akan mendengarkan pernyataan dari Kepala SMAN 14. Namun bagaimanapun hasil pertemuan, beliau akan tetap dimutasikan,” ungkapnya. Sementara itu,

Jamaah Gerah Soal Corona ■

dari halaman 9

besar-besarkan masalah, sehingga seolah mereka pembawa virus. “Sedangkan penyakit-penyakit yang membahayakan hampir tidak ada. Kehati-hatian itu perlu. Tapi jangan dibesar-besarkan,” kata Drs HA Mukhlis Kaswi saat tiba di Debarkasi Asrama Haji Palembang, Selasa (29/10). Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH) Kloter 1 H Hendra Zainuddin, MPdi juga menyayangkan perlakuan berlebihan ini. “Saya mewakili, tadi di pesawat para jemaah haji ini kecewa, sedih kenapa diperlakukan seperti ini. Pakai masker dan sarung tangan, seolah-olah kita ini membawa penyakit,” katanya. Menurut Hendra, yang datang ini jemaah haji datang dari Kota Mekkah, yang merupakan kota yang aman, kota yang penuh berkah. Tak mungkin Allah memberikan virus kepada orang-orang yang diundangnya. Jadi kami, jemaah juga menanyakan kenapa Menteri Kesehatan seperti ini? Ini yang kami sesalkan atas penyambutan ini. Tanyalah semua jemaah hampir semua tersinggung,” kata Pimpinan Ponpes Aulia Cendekia. Sejak turun pesawat para jemaah hanya disambut tim kesehatan KKP lengkap mengenakan masker dan sarung tangan. Memasuki Aula Asrama Haji pun alat pemantau suhu tubuh (termo scanner). Ada yang unik, justru wartawan dicurigai mengalami demam karena terpantau suhunya mencapai 39,9 derajat. “Lagi demam ya?,” tanya petugas kesehatan. Para wartawan menilai barangkali alat pemantau ini sebaiknya berada agak

15

Agus pun menegurnya dan si penyerobot berlalu begitu saja. Lantaran tidak senang ditegur, lalu si penyerobot datang kembali ke lokasi macet dengan membawa lima temanya. Pada saat itulah, terjadi keributan hingga akhirnya ada aksi pemukulan. Dan Agus kalah jumlah, ia dikeroyok sekelompok pemuda hingga menderita luka bacok. Terdengar Agus dibacok, Nazori (29) selaku adik langsung ikut membantu kakaknya, dan berlari ke lokasi kejadian dengan membawa pedang. Kawanan pemuda yang melihat Nazori, tidak tinggal diam. Dengan menggunakan pistol, pelaku menembak ke arahnya sebanyak tiga kali. Dua peluru berhasil dihindari, tetapi peluru ketiga berhasil bersarang di paha kirinya, hingga akhirnya Nazori roboh. Menyadari warga yang datang semakin ramai, kelima pelaku langsung kabur dengan sepeda motor masing-masing.

“Ada suara tembakan tiga kali, tidak tahu siapa yang menembak,” kata Yanto, warga sekitar. Ia juga membenarkan keributan dipicu kemacetan karena ada serempetan mobil molen dengan mobil Jazz di Jl Tembokbaru. Diselamatkan Warga Melihat adik dan kakak terkapar di jalan, puluhan warga langsung memberikan pertolongan dan membawa kedua ke RS Muhammadiyah. Di rumah sakit, keluarga Agus dan Nazori tidak berkomentar. Mereka memilih dan tidak mau memberikan keterangan kepada wartawan. Petugas yang datang ke TKP, langsung melakukan idenfikasi sesuai dengan laporan yang diterima. “Dari olah TKP selongsong peluru sudah kita amankan, kedua korban dirawat di rumah sakit,” kata Kanit Reskrim Polsek SU I Iptu Iwan Gunawan. Sementara ditempat terpisah, Mario (27), tak berkutik saat dirinya dikepung kawanan penodong yang

mengendarai sepeda motor. Mario pun terpaksa melepaskan sepeda motor Yamaha Xeon Nopol BG 2044 ZP. Peristiwa itu terjadi di Jl Mayor Ruslan, dekat Universitas IBA Kec IT II Palembang, Selasa (29/10) pukul 02.00. Selain kehilangan sepeda motor, korban mengalami luka robek pada punggungnya akibat dibacok perampok. Namun luka bacokan itu tidak begitu terlalu parah. Kepada polisi, Mario menceritakan, perampokan dialami saat dirinya melintasi TKP seorang diri dengan mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba datang lima pelaku yang mengendarai sepeda motor. Lalu salah satu pelaku langsung menarik tangannya dan membuatnya terjatuh, bahkan sempat melakukan perlawanan. Saat itu, salah satu pelaku langsung mengeluarkan golok dan langsung membacok punggung korban. Melihat korban tdak berdaya lagi, pelaku pun merampas sepeda motornya. (mg19/cr10)

sama anggota tiba dilokasi. Pelaku yang masih duduk dibangku SMP di Kota Baturaja ini langsung digelandang ke Kantor polisi. Menurut korban, kalau dirinya baru saja pulang kuliah, di dekat SPBU Batukuning korban berpapasan dengan dua pelaku, namun korban tidak mengira anak-anak yang masih di bawah umur ini pelaku kejahatan yang sudah memiliki jam terbang tinggi. Namun tidak lama kemudian, pelaku mutar dan mengejar korban setelah dekat, pelaku mencoba menjambret tas sandang korban namun korban berteriak

sehingga pelaku gugup dan langsung kabur. Geng Jambret Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIk, MH didampingi Kasat Reskrim Polres OKU AKP Zulkarnain SIK dikonfirmasi mengatakan, tersangka sudah diamakan polisi dan tidak dilakukan penahanan karena masih di bawah umur. Keduanya dikenakan wajib lapor dan dilakukan pemanggilan kepada orang tua dan pihak sekolah. “Tersangka ini memiliki kelompok penjambret yang juga teman satu kelas masih dibawha umur,” terang Kapolres seraya me-

nambahkan teman satu kelas pelaku yang diduga terlibat penjambretan inisial Ha (14), Ag (13), Yo (13), Ar (13), Ars (13) da Ma (14). Tersangka lainnya, Mj dan Yo mengakui sudah pernah melakukan dua kali aksi kejahatan. Namun, hasil lidik polisi dan laporan yang masuk kedua pelaku setidaknya sudah lebih dari enam kali melakukan aksi jambret. Barang bukti yang diamankan polisi satu lembar baju milik korban, satu buah tas sandang milik korban, satu unit sepeda motor merk Honda Beat BG 2856 FAA milik pelaku. (eni)

Agustinawati tidak berada di sekolah. Ketika dihubungi Sripo via telepon selularnya, nomornya pun tidak aktif. Dikatakan Lukman, bentuk mutasi yang akan dilakukan belum bisa dipastikan, bisa berupa pemindahan satuan kerja (Satker) atau bahkan diturunkan menjadi guru biasa. Mutasi ini dilakukan karena memang sudah terjadi beberapa kali permasalahan yang mengaitkannya, seperti permasalahan pungutan biaya baju dan Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2013. Selain itu, oknum guru yang disebut telah mela-

kukan perbuatan asusila terhadap dua siswinya tersebut akan segera dipanggil Dewan Kehormatan (DK) Guru. Pemanggilan akan dilakukan secara tertulis yang saat ini suratnya sedang dalam proses penyusunan dan akan segera dikirimkan pada yang bersangkutan. “Oknum guru tersebut akan dipanggil DK dan Disdikpora akan mengambil keputusan berdasarkan rekomendasi DK,” jelasnya. Sementara dua siswi yang menjadi korban perbuatan asusila oknum guru ini akan tetap bersekolah di SMAN 14 Palembang sesuai kesepakatan pihak sekolah

dan Disdikpora pada pertemuan sebelumnya. “Kedua siswa akan tetap bersekolah disana, kecuali memang ada pernyataan mengundurkan diri dari siswa atau orangtua kedua siswa,” ujarnya. Berdasarkan pantauan Sripo ke SMAN 14 Palembang, KBM sudah kembali berjalan seperti biasanya meski sebelumnya siswa masih mengancam akan melakukan aksi demonstrasi lanjutan. Keadaan sekolah juga sudah mulai kembali bersih setelah sebelumnya begitu banyak kertas tuntutan siswa yang ditempel di sepanjang ruang kepala sekolah. (cr4)

ke depan, sehingga yang terpantau para jemaah yang datang dan bukan para wartawan yang habis berpanas di luar gedung. “Kita kan dari berpanaspanas di luar. Jadi wajar kalau sekarang terdeksi panas,” kata para wartawan. Kepala seksi UKLW di Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) kelas II Palembang Dr Fenty Wardha menjelaskan memang alat ini disiapkan untuk memantau suhu tubuh jemaah. Kepala Kanwil Kemenag Sumsel H Nadjib Haitami memaklumi dan mohon maaf ketersinggungan penyambutan jemaah haji kloter 1 debarkasi Palembang terlalu berlebihan. Menurutnya, kurangnya sosialisasi bakal disambut petugas mengenakan masker dan sarung tangan ini akibat mendadaknya instruksi Menkes. “Bagaimana kita mau nyampaikan, kalau mau berangkat kita sosialisasi sebelum berangkat. Ini aturan ini baru tiga hari yang lalu. Coba kalau sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, kita ke Jakarta pun tidak dibolehkan orang. Sampai saat ini jemaah Sumsel dari Kesehatan tidak ada yang terindikasi virus,” ujar Najib. Menurut Nadjib pihaknya harus mengikuti SOPnya tim kesehatan setelah mengikut dua kali rapat. Dr Amelia, Kasubag TU Kantor Kesehatan Pelabuhan Klas II Palembang kepada para wartawan menilai ketersinggungan para jemaah haji kloter 1 atas sambutan tim kesehatan yang agak protektif ini akibat kurang sampainya sosialisasi ke Arab.

ngetahui kontaminasi yang terjadi pada jamaah haji. “Kami mengharapkan kepada para jamaah haji yang sudah pulang ke Indonesia untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas tempat mereka melakukan pemeriksaan,” ujar dr Fauzia, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Palembang, Selasa (29/10). Lebih lanjut dikatakan, pemeriksaan kesehatan ini dilakukan agar jamaah haji tidak terkontaminasi dengan penyakit-penyakit yang ada di Arab Saudi. Pasalnya, selama di tanah suci, tidak menutup kemungkinan para jamaah haji ini terkontaminasi oleh virus corona. Pemeriksaan akan dilakukan selama 14 hari setelah kepulangan para jamaah haji ke tanah air.

Jika lebih dari 14 hari, ditakutkan bukan lagi kontaminasi yang dibawa dari Arab Saudi, tetapi sudah bercampur oleh penyakit-penyakit yang ada di Indonesia. “Jika pemeriksaan lebih dari 14 hari, ditakutkan para jamaah haji ini sudah terkontaminasi dengan penyakit-penyakit lainya, karena jika belum memeriksakan kesehatan dalam waktu 2 minggu stelah kepulangan,” ujarnya. Selain itu, Fauzia juga menghimbau kepada jamaah haji untuk mengembalikan kartu kuning atau biasa disebut dengan kartu kewaspadaan kesehatan jamaah haji (K3JH). Pengembakian buku ini, untuk memudahkan pelayan kesehatan melakukan pemeriksaan jamaah haji. (fiz/cr5)

Mukhlis Sudah 13 Kali Haji

rangkat haji. Pertama kali berangkat tahun 2000. Menjalankan tugas pembimbing KBIH Ka’Bah,” kata Mukhlis. Ia pun menceritakan sangat senang telah 13 kali mengunjungi rumah Allah bersama rombongan yang dibimbingnya. “Sukanya saya bisa berbaur dengan semua lapisan masyarakat dari yang paling rendah sampai yang tinggi. Dukanya untuk menyatukan, membimbing jemaah di tanah suci. Itu membutuhkan kesabaran, keuletan ketenangan, strategi, sehingga kita bisa berhasil. Dan ini amanat yang paling besar Pak,” terang Mukhlis. Pria yang beralamat di Jl Kenten Sukorejo Mangkunegara Palembang sangat bersukacita disambut istrinya Hj Fitriawati dan ketiga anak-anaknya yang masih kecil. “Saya pembimbing haji. Jadi istri nggak ikut. Ini anak saya nomor dua Reihan,” sambil membelai putra nomor duanya yang terus menangis. (Abdul Hafiz)

Diimbau Terkait dengan kepulangan jamaah haji, Dinas Kesehatan Kota Palembang mengimbau kepada jemaah haji untuk memeriksakan diri kembali. Hal ini dilakukan untuk me-

dari halaman 9

menanti menjemputnya sejak pagi. Salah seorang jemaah Drs HA Mukhlis Kaswi yang juga disambut tangis anaknya Reihan, tampak tak kuasa menahan tangis. Dengan terbatabata sambil terus meneteskan air mata sambil memandangi ketiga anak-anaknya, Mukhlis mengucap syukur. “Saya tidak bisa berkata apa-apa. Yang jelas saya bersyukur kepada Allah, ini berkah, berkah, berkah yang diberikan kepada saya. Anak-anak saya terlalu kecil untuk saya tinggalkan,” ungkap Mukhlis. Pria bertubuh subur ini pun rupanya saban tahun meninggalkan keluarganya demi mengemban tugas menjadi pembimbing haji. “Ini insya Allah yang ketiga belas kali saya be-

30102013  
30102013  
Advertisement