Page 1

SRIWIJAYA POST

SABTU 28 JANUARI 2012

Spirit Baru Wong Kito

MANAGED BY

ECERAN RP 2.000

24

HALAMAN

Warga Berburu Emas di Bukit Kayu Manis ■ Penambang Abaikan Keselamatan PAGARALAM, SRIPO — Puluhan warga dari berbagai kawasan di Kota Pagaralam sejak empat bulan terakhir mendatangi Dusun Talang Genteng Kelurahan Muara Siban Kecamatan Dempo Utara. Mereka memburu bebatuan yang menurut warga setempat mempunyai kandungan emas. Saat Sripo mendatangi lokasi itu, Rabu (25/1) tampak puluhan warga menggali secara tradisional bebatuan di Bukit Kayu Ma-

nis. Warga memecahkan batu dengan menggunakan martil. Beberapa bagian tebing juga digali. Akibatnya, timbul semacam gua-gua. Sedangkan bagian atas tebing masih merupakan tumpukan batu dan tanah. Hal ini bisa membahayakan penambang. Mereka tidak dibekali keahlian dan peralatan keamanan. Tebing sewaktu-waktu bisa longsor. Barlin (50) salah satu warga yang menambang di kawasan tersebut mengata-

kan, puluhan warga sudah lama melakukan aktivitas penambangan di kawasan tersebut. Bahkan warga sampai bermalam untuk mencari emas. Kondisi ini sudah berlangsung sejak September lalu sampai sekarang. “Sebenarnya kita sudah lama mengetahui Bukit Kayu Manis ini banyak menyimpan batu bercampur emas. Namun karena warga kita tidak tahu cara mengolah batu tersebut hingga dapat menjadi emas, maka kami melakukan pe„ ke halaman 7

Bukan Emas tapi Pirit PAGARALAM, SRIPO — Berdasarkan hasil penelitian Pusat Sumber Daya Geologi Bandung batuan yang dianggap warga Pagaralam memiliki kandungan emas tersebut tidak benar. Karena dari satu ton bebatuan hanya ada kandungan emas sebanyak 0,00045 Gram. Jumlah tersebut bisa dikatakan bahwa di kawasan tersebut tidak ada kandungan emas sama sekali. Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kota Pagaralam, Najamudin, Kamis (26/1). Pihaknya mengatakan sementara ini batuan yang diduga bercampur emas tersebut bukan emas tapi pirit. Berdasarkan pembuktian secara manual yang dilakukan tim survei dan berdasarkan hasil penelitian. “Untuk saat ini kita menyimpulkan bahwa mineral yang kekuning-kuningan bukannya emas namun mineral pirit atau ba-

SRIPO/WAWAN SEFTIAWAN

PENAMBANG — Kawasan Bukit Kayu Manis Kecamatan Dempo Utara dipenuhi warga setempat yang berburu emas. Foto diambil, Rabu (25/1). Inset: Contoh Pirit.

10 Kg Jadi 4 Gram Emas SRIPO/MG16

NAJAMUDIN

„ ke halaman 7

Panggung Kreasi Firman-Zah er sipura Vs SFC ■P Per ersipura PALEMBANG, SRIPO — Pertarungan super bigmacth Persipura Jayapura versus Sriwijaya FC di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (28/1) pukul 15.30 WIT, menjadi panggung aksi dan adu kreasi para playmaker, sosok gelandang serba bisa yang memiliki ketajaman akurasi pasing, lincah dan memiliki visi dalam membagi bola. Kedua tim memiliki playmaker handal. SFC punya Ponaryo, K i m

Joon Sik, dan Firman Utina. Sedangkan Persipura mengandalkan Zah Rahan Krangar, Immanuel Wanggai, dan Gerrald Pangkali. Merekalah yang bertugas mengatur ritme kapan menyerang dan kapan menahan bola dalam sebuah transisi bertahan ataupun menyerang. Penguasaan bola di lini tengah ini akan sangat menentukan pemenang dari kedua tim. Musim ini, SFC memiliki dua sosok sentral yakni Fir„ ke halaman 7

PAGARALAM, SRIPO — Keterangan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam yang mengatakan tidak ada emas di kawasan Bukit Kayu Manis dianggap masyarakat sebagai trik pemerintah untuk menguasai kawasan tersebut. Menurut warga setelah warga

melakukan penelitian kadar kandungan emas yang mereka temukan di kawasan tersebut, dari 10 Kilogram batuan yang bercampur emas dapat ditemukan 3 sampai 4 Gram emas. Kondisi ini menunjuk„ ke halaman 7

Sharp Menuju Produk Go Green

■ Tertarik pada Konsep Multimedia Sripo PALEMBANG, SRIPO — Kondisi dunia yang sudah memprihatinkan tentang energi saat ini, melatarbelakangi Sharp sebagai salah satu produsen elektronik terkemuka untuk menggunakan bahan bakar dari alam seperti angin, tenaga matahari dan lainlain. “Saat ini Sharp sudah mengubah tren produksi dan penggunaan bahan bakar dari fosil beralih ke non-fosil, terutama tenaga surya yang tidak terbatas, yang tengah dikembangkan saat ini,” ujar Branch Manager PT Sharp Electronics Indonesia Cabang

SRIPO/SYAHRUL

KUNJUNGI SRIPO — Branch Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Handy Bunawan (kanan) dan rombongan melakukan kunjungan silaturahmi ke Sriwijaya Post, Jumat (27/1).

Palembang, Handy Benawan ketika berkunjung ke Harian Umum Sriwijaya Post bersama rombongan, „ ke halaman 7

Baca juga Historia 100 Tahun Sharp Halaman 9

Pelaku Perampokan di Mata Kakaknya

Adi Selalu Merepotkan Kami

PERSIPURA akan menjamu Sriwijaya FC di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (28/1) petang. Tebak berapa skor pertandingan, dan kirim ke nomor 083177781444 hari ini mulai 10.00 sampai dengan 13.00. Ingat! Satu nomor hanya untuk satu penebak. Hadiah berupa satu handphone bagi penebak jitu yang memakai nomor AXIS. Jersey SFC serta suvenir dari AXIS dan Sripo untuk 6 penebak jitu untuk nomor lainnya pada setiap pertandingan. Selamat menebak.

PALEMBANG, SRIPO — Seorang pelaku perampokan sebuah butik baju di Jl A Yani Plaju, Palembang, diketahui bernama Winardi (31). Jenazah yang semasa hidupnya kerap dipanggil Adi ini adalah pelaku perampokan yang tewas setelah satu butir peluru mendarat di tubuhnya, Kamis (26/1) malam. Adapun pihak keluarga yang menjemput jenazah Adi adalah kakak perempuannya, Suliyaningsih dan Hermansyah. Tidak

MODEL CILIK VITA BUKAN DICULIK (1)

Naik Kapal Laut ke Sorong PERBURUAN selama setengah bulan berakhir sudah. Tepat pada hari ke lima belas sejak dinyatakan hilang, Ruspita Sari Siahaan (13) alias Ruvita atau disapa Vita, akhirnya ditemukan. Putri bungsu pasangan Edison Siahaan (55), dan Lili Satriani (50) itu ternyata bukan hilang karena diculik penjahat, melainkan ikut ibu angkatnya ke „ ke halaman 7

Ciek.PM6

1

(TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO

RUSPITA Sari Siahaan (13), tiba di Polda Metro Jaya dijemput Tim Resmob Krimun Polda Metro Jaya dari Sorong, Papua, Jumat (27/1) disambut ibu kandung dan sejumlah kerabatnya.

1/27/2012, 11:46 PM

tampak orangtua, istri, dan kedua anak Adi sewaktu proses pengambilan jenazah. “Mereka sudah kami kasih tahu. Namun, mereka enggan untuk datang ke sini. Biar nanti langsung melihat jenazahnya di rumah,” ujar Sulianingsih. Secara terang-terangan, Sulianingsih menceritakan tabiat Adi semasa hidupnya. Adi adalah adiknya yang bungsu. Ia kerap kali merepotkan keluarga de-

ngan tingkahnya yang nakal. “Padahal ia sudah dikasih kehidupan yang layak dari orangtua. Salah satunya adalah rumahnya di Jl Urip Sumoharjo Lorong Sukadamai 2 RT 15 RW 03 No 14, Kelurahan Sukojo, Kecamatan IT 2 yang sekarang ia tempati,” ujar Suliyaningsih, yang terlihat biasa-biasa saja saat dijum„ ke halaman 7


2

SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

SALAM SRIWIJAYA

Palembangku Aman KOTA Palembang, di sinilah ibukota provinsi Sumsel berada. Mendengar nama Kota Palembang, orang-orang terbayang kriminalitas. Aksi copet, penodongan dan jambret kerap terjadi di Palembang. Makin parah karena tayangan televisi juga kerap menampilkan Palembang yang berdarah-darah. Bahkan konon warga Palembang di rantau cukup disegani, jika tidak ingin disebut ditakuti karena warga tidak ingin terlibat masalah dengan Wong Plembang. Semua cerita di atas adalah kondisi Palembang lebih dari sepuluh tahun ke belakang. Sekarang ini Kota Palembang yang luas wilayahnya 102,47 kilometer persegi ini kondisinya sudah jauh berbeda. Benteng Kuto Besak, di tepi Sungai Musi, contohnya. Kawasan yang dulunya kumuh plus kerap terjadi aksi kejahatan, sekarang keadaannya jauh lebih cantik plus relatif aman tentunya. Bahkan menjadi satu dari sekian lokasi alternatif warga Palembang untuk bersantai. Palembang yang notabene memang sudah terkenal karena sebagai ibukota Kerajaan Sriwijaya pun terus berbenah. Geliat pembangunan di kota yang ditafsir sebagai kota tertua di Indonesia sejak berdiri 16 Juni 682 masehi pun terus tumbuh. Sejak digelarnya Pekan Olahraga Nasional XVI 2004, satu per satu even berskala nasional, regional dan internasional digelar di Palembang. Selama tahun 2011 lalu setidaknya ada dua even besar yakni Pekan Olahraga Asia Tenggara atau SEA Games XXVI di bulan November. Beberapa bulan sebelumnya bersama dengan Ogan Komering Ilir, Palembang menjadi tuan rumah Jambore Nasional Pramuka yang pesertanya tak hanya pandu dari Indonesia melainkan sejumlah pandu mancanegara. Awal 2012 ini Palembang kembali kedatangan tamu-tamu mancanegara. Kali ini giliran anggota parlemen Islam berkumpul menghadiri Konferensi Parlemen Negara-negara Islam (PUIC) ke-7 yang digelar sepekan sejak Selasa (24/1). Kepercayaan dunia internasional terhadap kota yang sekarang berpenduduk sekitar 1,7 juta jiwa ini tentunya salah satunya didasari pertimbangan kondisi kota yang kondusif, aman dan nyaman. Namun, citra Palembang yang terus berbenah ini sedikit tercoreng. Persis sehari sebelum PUIC digelar, seorang warga negara Amerika Serikat menjadi korban tindak kejahatan di satu tempat hiburan di Palembang. Ia mengalami luka tusuk di bagian pinggang dan luka robek di kepala. Di hari yang sama seorang warga Malaysia melapor ke polisi karena menjadi korban jambret. Cerita kriminal di Palembang ternyata makin seru. Kamis (26/ 1) malam, perampokan kembali terjadi Palembang. Polisi dan perampok terlibat baku tembak di lokasiTempat Kejadian Perkara di Jalan Jend A Yani, jalan protokol di Palembang. Satu dari lima perampok tewas di jalan. Aksi kejahatan memang sulit diredam. Tetapi, tak berarti tidak bisa diantisipasi dan dicegah agar tak terjadi. Perlu kerjasama dan kesigapan tak hanya aparat keamanan melainkan perlu keterlibatan warga. Kita tak ingin karena nila setitik rusak susu sebelanga. Kita tentu tak rela Palembang yang kita cintai kembali ditakuti dan mengisi tayangan headline berita-berita kriminal. Bersama kita buktikan Palembang tetap aman.

POJOK Rumah Bupati Bima dibakar warga menolak tambang emas Masih juga tak mau belajar? Ketua KPK dikabarkan berang saat tetapkan calon tersangka Rapat penetapan vonis lebih seru, dong... Anggota DPRD Ogan Ilir ke Bogor ikuti program “outbound” Kelakuan ini memang perlu di-out bound!

Merusak Citra Dunia Pendidikan “merakit bong menghisap shabu”

OKNUM guru PNS bidang olahraga pada salah satu SD di kota Palembang kedapatan mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Komentar facebooker? Niko Mandala Lanjutkan....

Teddy Jep Manusiawi...kalu dio ngonsumsi pepes pedang, soup baut atau pindang paku glandar nah itu pasti anak gatot kaca Fery Aan kok bisa ya

Eric Bar Murid kencing berdiri,gurunya ngompol.!!! Pecat aja.! Irfan Nurahman memalukan di dunia pendidikan.itula nama nya guru kencing berdiri murid kencing belari. Abdillah Alcantara langsung PECAT dri pns.. J a v i e r Constantine jangankan guru,polisi,anggota dewan,n pejabat jg pake skrg...untungnyo presiden dak ikut2an.... Hendra Aprianto Narkoba..... Pelarian/

kenikmatan dunia/ bimbang/khlngn arah hdp/frustasi/pergaulan bebas... W i n d u Bayu Saputra Rusak

Heri Yanto berarti guru sekarang, tak lagi O E M A R BAKRI. sudah kaya, hingga mampu beli shabu B i m a Saputro Mungkin tiada seorang pun yg pduli dgn nya, maka nya narkoba d jadikan sahabat.. Sungguh ironi Y o p i Musafir udh lumrh

dan

Abdur Rachman Sabu??( Sarapan Bubur), klau d makan pada waktu pagi hri itu baik untuk kesehatan :D Resa Sri Melia Sungguh miris ya melihat dunia pendidikan skr, gurunya aja gitu gmn yg diajarnya, dah kebanyakan duit tunjangan kali jd nyabu n nginex.. Tu t i i Adam K A L U GURU BAE CAK ITU.....MAK M A N O MURID NYO.....??? ANCUR.....

Ditambah sdh menyandang “PNS”? Manusia ini yg tidak tahu di untung. M a m e t Riadi Blinew Jangan be bjualan samo muridnyo Baim Hilmi Ta m b a h i bae ukuran helmnyo, itu yg ketahuan yg lain masih banyak... Resa Sri Melia Jadi lain kali kalo ada pgel e d a h a n disekolah2, bkn cm murid aja tapi guru2nya jg mesti digeledah n tes urin..perilaku guru yg memalukan, titel guru perilaku tak bmoral..

R o y Tawan Hehehe.. GURU juga manusia mang

T i e c c a Purple Love Gurunya aja nyabu apalagi nanti murid2nya.... Tapi smg guru2 ??p anak didik ?¬?g laen dpt mengambil hikmahnya ???????

K a k Pane Oknum “ Guru SD” ?

B o c a h Gokiel Jgn di biar kan guru cag ntu berkeliar-

an lagi di sumsel ini. Biso ngerusak smua pelajar di porovinsi kito ini.. Agus Walliet apakah moral sdh tidak ada lagi ? sdh rusakkah bangsa ini shga guru yg harusnya dicontoh berbuat seperti tu?

Roni Setiawan Koreksi diri sendiri. Apakah sudah perfect. Org bijak tdk akan m u d a h terhasut oleh pemberitaan yg perlu dicerna 2 kali. Intiny guru jg manusia. No body is perfect A r s y Cullen Guru kok nyontohin yang dak bener,,,? mak mano murid nak bagus kalo gurunyo cak itu Yoli Ciq Uly ai pakam guru sikok ikak,,, brenti bae la jd guru. R i n i Mulyani Pecatttt....

Y u n i e Wahyuni no bodies perfect. SABTU 28 JANUARI 2012

Ómb ng litä Biarin aja pak guru pake, asal jangan dimasukin kurikulum aja “wajib shabu sejak usia dini”, kasihan wali muridnya, udah kecekik ama semua biaya bla bla nya sekolah, masa’ harus kena beban biaya yg mahal lagi kalo sampai ada ujian praktek

4 RABIUL AWAL 1433 H ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 12.15 WIB : ....15.38 WIB :.... 18.24 WIB : ... 19.36 WIB

MINGGU 29 JANUARI 2012 5 RABIUL AWAL 1433 H SUBUH : 04 .47 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

3

Berburu Playstation di Hypermart EAKAN mengerti akan kebutuhan pelanggan, Hypermart menyediakan berbagai diskon menarik pada pelanggan setianya. Tidak hanya menyediakan diskon pada beberapa item tertentu, tapi Hypermart menyediakan potongan harga untuk barang yang menarik bagi pelanggannya. Pada promo akhir pekan kali ini, terdapat diskon hingga 40 persen yang disematkan pada salah satu alat permainan yang selalu digandrungi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Hingga 29 Januari berlaku di Hypermart Palembang, peralatan games Playstation atau yang lebih dikenal dengan sebutan PS tersebut, dibandrol dengan diskon menarik hingga 40 persen plus tambahan 10 persen bila menggunakan kartu Hicard. “Hypermart memahami kebutuhan masyarakat sekecil apapun. Misalnya

S

SRIPO/SYAHRUL

PELANGGAN setia Hypermart Palembang memilih produk pembersih yang dipajang, Jumat (27/1).

mengenai alat permainan salah satunya yakni PS atau playstation yang sangat digandrungi ini, kita ingin memberikan kemudahan untuk mendapatkan barang tersebut,” ucap Manager of Duty Hypermart Palembang, Hanafi pada Sripo, Jumat (27/1). Playstation mulai dari PSP, PS2 hingga PS3 bermerek Sony, dibandrol dengan harga khusus. Bukan hanya PS saja, terangkum dalam program diskon barang elektronik, Hyper-

Diskon Khusus 50 Persen UNTUK produk Downy pelembut pewangi Pch 900 ml, 1 ltr All Variants maksimum 4 pieces dikenakan diskon sebesar 50 persen. Diskon tersebut dengan syarat, pelanggan terlebih dahulu harus membeli Downy dengan harga Rp 24.850. “Jadi, untuk mendapatkan diskon hingga 50 persen khusus produk Downy, terlebih dahulu melakukan pembelian pada produk yang satunya,” tutup dia. (andi agus t)

mart juga menyediakan diskon khusus untuk semua barang tersebut hingga 40 persen. Misal mesin cuci, televisi, kulkas dan lain-lain, Hypermart siap memanjakan akhir pekan anda dalam berbelanja. “Akan mendapatkan diskon tambahan sebesar 10 persen bila menggunakan kartu Hicard. Makanya, Hicard sangat memudahkan pelanggan dalam berbelanja,” ujarnya lagi. Selain program diskon pada barang elektronik, seperti akhir pekan-pekan sebelumnya, belanja untuk semua produk mendapatkan cash back sebesar 10 persen. “Untuk mendapatkan cashback ini, ada ketentuan dan syaratnya,” lanjut dia. Diterangkan lebih detil, untuk syarat dan ketentuan cashback 10 persen antara lain pelanggan yang melakukan transaksi di tempat tersebut berlaku

SRIPO/SYAHRUL

DISKON 40 persen untuk produk elektronik playstation di Hypermart Palembang Indah Mall.

untuk transaksi minimum Rp 50 ribu. Sedangkan nilai cashback yang diberikan hanya maksimum sebesar Rp 500 ribu. “Ketentuan itu tentunya hanya berlaku untuk transaksi dengan menggunakan kartu Hicard dan per hari. Voucher cashback dapat digunakan untuk berbelanja apa saja. Dan cash back dapat dgunakan tang-

gal 31 Januari sampai 2 Februari,” tambahnya. Tidak hanya sampai disitu, ada diskon langsung hingga 35 persen plus diskon tambahan bila menggunakan kartu Hicard. Pada diskon langsung akhir pekan ini, Hypermart menyediakan berbagai barang antara lain semua produk Handul Boulevard, semua beras 10 dan 20 kg,

semua Fatigon, “Selain diskon langsung sampai 35 persen, ada diskon lainnya untuk pembelian ke dua sampai dengan 50 persen yakni pada makanan ringan Chitato plus diskon 5 persen bila menggunakan kartu Hicard,” jelas Hanafi. Tak ketinggalan, pada hot promo online kali ini juga, hingga 1 Februari men-

datang, ada promo menarik. Pada barang Philips emergency Lamp Batern TWS 200, dijual hanya dengan harga Rp 149,9 ribu. Bila harga normal, produk tersebut dibandrol Rp 319,9 ribu. “Kalau ingin melakukan pembelian melalui hot promo online ini, silahkan kunjungi website kami di www.hypermart.co.id,” ucapnya. (andi agus t)


4

SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

Sediakan Semua Produk ■ Cicilan Hingga 15 Bulan PALEMBANG,SRIPO — Meningkatkan pelayanan serta memanjakan konsumen, Mitra Cash dan Kredit di Jl Jend Sudirman Palembang siap menyediakan segala jenis permintaan barang untuk konsumen, khususnya barang-barang elektronik dan barang fornitur. Kepala Marketing Mitra Cash dan Kredit, Nasir mengatakan meski baru dua bulan beroprasi di Kota Palembang, pihaknya siap memanjakan konsumen dengan melayani semua permintaan barang oleh konsumen. “Sekarang kita memang baru memajang barang elektronik dan furniture. Namun kendati demikian konsumen jangan sungkan untuk memesan barang yang diinginkan, sebab kita siap melayani permintaan,” jelasnya, Kamis (27/1). Disinggung mengenai suku bunga, Nasir menjelaskan suku bunga pada umumnya sama dengan jasa pengadaan barang cash dan kredit lainnya. Namun yang membedakan Mitra dengan kompetitor lain adalah dari segi pelayanan, kwalitas, bonus dan jangka waktu cicilan maksimal hingga 15 bulan. Misalnya, untuk pembelian spring bed merek Procella, cicilan hanya Rp 235 ribu per bulan dengan limit waktu hingga 15 bulan plus mendapatkan bantal guling. Meja makan Bellagio hanya Rp 99 ribu per bulan hingga 15 bulan, lemari makan tiga pintu hanya Rp

97 ribu per bulan cicilan hingga 10 bulan. Mesin cuci merek Sanken dijual Rp 130 ribu per bulan cicilan hingga Rp 15 bulan. Dan masih banyak jenis barang lainnya dengan cicilan hingga 15 bulan serta cicilan murah. “Suku bunga tidak terlalu besar. Sebab, visi misi kita selain mencari keuntungan juga untuk membantu masyarakat untuk memiliki barang dengan mudah,” katanya, seraya menambahkan untuk membeli barang dengan cara kredit di Mitra tidak terlalu sulit. Cukup dengan menggunakan KTP dan KK pengajuan sudah dapat di proses dan maksimal dengan jang-

ka waktu 3 hari prosen sudah selesai. “Tidak ada persyaratan khusus selain hal tersebut,” katanya. Disamping itu Nasir menjelaskan, meski tokonya baru dibuka selama dua bulan, antusias masyarakat Kota Palembang terhadap permintaan barang di Mitra cukup baik. Hal ini terbukti dengan waktu singkat Mitra sudah dapat merangkul konsumen sekitar 800 orang. “Rata-rata konsumen kita mengambil barang Elektronik dan furniture dengan persentase 60 persen elektronik dan 40 forniture. Ditahun 2012 ini kita tidak menargetkan omzet penjualan sebab kita siap menerima sebanyak-banyaknnya permintaan konsumen,” katanya. (mg17)

SRIPO/MG17

PRODUK yang ditawarkan Mitra Cash dan Kredit di Jl Jend Sudirman Palembang.

Siap Buka Cabang ■ Prabumulih dan Betung KEPALA Marketing Mitra Cash dan Kredit Nasir mengatakan, tahun 2012 pihaknya akan membuka cabang Mitra cash dan Kredit kedua daerah di Sumsel. Diantaranya di Prabumuli dan Betung. “Sekarang masih tahap pengkajian, jika memang memungkinkan kita segera akan kita buka cabang di dua daerah tersebut,” katanya. Menurut, Nasir pihaknya sengaja memilih dua daerah tersebut karena, dinilai lebih baik dibanding daerah lain. Baik dari sisi jumlah penduduk hingga minat beli masya-

SRIPO/RETNO W

GEDUNG — Gedung Mitra Cash dan Kredit di Jl Jend Sudirman Palembang.

rakat. “Selain itu perkembangan perekonomian didaerah itu cukup baik. Dengan penghasilan masyarakan rata-rata berkebun karet dan sawit,” katanya menambahkan, dengan dibukanya cabang di kedua daerah tersebut, pihaknya mengharapkan Mitra Cash dan Kredit bisa lebih dekat dengan masyarakat dan terus berkembang ke daerah-daerah lain.”Insyaallah di pertengahan 2012 kita sudah buka cabang di kedua daerah tersebut,” pungkasnya.(mg17)

KONTAK INFORMASI : NASIR Kepala marketing Mitra Cash dan Kredit Jl Jend Sudirman depan SMA Negeri 3 Palembang. Telepon : 0711-319941

SRIPO/MG17

Nasir


SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

5

PT Dinar Property Bagi-bagi Motor

SRIPO/RETNO W

JABAT TANGAN — Presiden Direkturn (Presdir) PT Dinar Property H Syaiful Basri SSi berjabat tangan dengan Budi Irawati Skep peraih hadiah langsung satu unit sepeda motor Suzuki Nex dari PT Dinar Property.

PALEMBANG,SRIPO — Dalam rangka promo tahun baru 2012, PT Dinar Property membagikan hadiah langsung berupa satu unit sepeda motor Suzuki Nex bagi konsumen. Salah satu konsumen beruntung adalah Budi Irawati (40), pembeli satu unit rumah seharga Rp 445 juta. Presiden PT Dinar Property, Syaiful Basri mengatakan, promo berlaku hingga akhir Januari 2012. Sedangkan syarat untuk mendapatkan motor ini,

konsumen harus membeli minimal dengan total dana pembelian Rp 100 juta. “Hadiah ini berlaku untuk semua pembelian unit rumah di PT Dinar Property mulai rumah mewah hingga RSH. Dan hadiah ini juga berlaku untuk pembelian dengan cara kredit, cash sampai cash keras,” jelas Syaiful, usai penyerahan 2 unit sepeda motor Suzuki Nex kepada dua orang pembeli di Top Komputer Jl Jend Su-

dirman Palembang, Jumat (27/1) “Untuk rumah RSH harga memang tidak sampai Rp 100 juta. Namun pembelinya masih bisa mendapatkan motor jika konsumen membeli rumah sebanyak 2 unit RSH,” katanya, seraya menambahkan sejak digelar sampai Jumat (17/1) kemarin pihaknya sudah membagikan sekitar 15 sepeda motor Suzuki Net. “Kita tidak membatasi unit motor. Kita hanya memberikan jangka waktu promo.

Jadi sebelum promo berakhir bagi konsumen yang membeli rumah dengan pembayaran minimal Rp 100 juta masih akan tetap berkesempatan mendapatkan hadiah satu unit sepeda motor langsung,” jelasnya. Budi Irawati (40) salah seorang pembeli, mengaku senang telah mendapatkan satu unit sepeda motor. Menurut Budi, ia membeli rumah secara kredit dengan uang muka Rp 100 juta rupian. “Sebelumnya saya belum tahu kalau ada hadiah langsung seperti ini. Setelah saya beli rumah baru saya tahu jika mendapatkan sepeda motor. Saya beli rumah Aroufatuna yang letaknnya tidak jauh dari KM 3,5 Punti Kayu,” katanya. Menurut Budi hadiah yang dia terima akan dipergunakannya sendiri. “Tidak dijual. Motor ini untuk anak saya,” katanya, seraya menegaskan ia membeli rumah bukan karena hadiah. Melainkan, memang menilai rumah yang ditawarkan PT Dinar Property dikembangkan dengan baik. Mulai daru segi bangunan hingga halaman dan lingkungan yang nyaman dan asri. “Harganya Rp 445 juta. Aku bayar Dp 100 juta sisanya dicicil selama 10 tahun dengan angsuran Rp 3,8 juta per bulan. Dengan hadiah yang diberikan saya mengucapkan terima kasih kepada PT Dinar Property,” pungkasnya.(mg17)

Medco Rangkul Balai Penelitian Sembawa n Dorong Pengembangan Budidaya Karet Organik PALEMBANG,SRIPO —- Guna mewujudkan hasrat berkembangnya budidaya karet yang berwawasan lingkungan, PT Medco E&P Indonesia bekerjasama dengan Balai Penelitian Karet Sembawa mencoba membuat konsep dan modul yang dapat diterapkan kepada petani. Hal tersebut dikemukakan oleh Firsta Jusra Iskandar, Manager Community Development Dept PT Medco E&P Indonesia, ditengah acara simulasi pelatihan calon pelatih (penyuluh) di Balai Penelitian Sembawa, Jumat (27/1). Menjawab pertanyaan, Firsta mengatakan, apa yang dilakukan oleh Medco ini bertolak dari visi dan misi perusahaan. Yakni, menjadi perusahaan energi pilihan. “Citacita kami adalah ingin menjadi perusahaan pilihan dalam segala segi, mulai dari yang menyangkut produksi sumber energi sampai hal yang menyangkut kelestarian lingkungan,”ujarnya. Sebagai perusahaan yang kawasan operasinya dekat dengan lingkungan petani, Medco ingin mengambil peran dalam upaya meningkatkan produktifitas pertanian di wilayah lingkungan kerjanya. “Setelah melalui assesment, maka komoditas karet yang merupakan komoditas pertanian yang populer dikalangan petani di Sumsel terpilih untuk menjadi sasaran program Green dari Medco,” katanya. Menurut Firsta, dalam program ini Medco tidaklah menerapkan pola berupa bantuan langsung. Tapi lebih kepada upaya pemberdayaan petani, diawali dengan proses perobahan pola pikir melalui penyu-

Pertamina Serahkan Bantuan n Korban Kebakaran Lr Masjid Jamik PALEMBANG,SRIPO — Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju, Jumat (27/1) menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran di Jl DI Panjaitan Lr Masjid Jamik RT 12, 14. 18 dan 19. Dana bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina RU III diharapkan dapat sedikit mengurangi beban sekitar sembilan kepala keluarga (KK) yang terkena musibah. Bantuan sebesar Rp 10 juta serta satu unit tenda untuk posko kebakaran, diserahkan langsung Pejabat Sementara (Pjs) Legal & General Affair Manager Pertamina RU III Soeyadi kepada Ketua RT 14 Teddy Kur-

niawan dan perangkat RT/ RW, disaksikan Sekretaris Camat Plaju Heri Astaman dan Lurah Plaju Ilir Supriadi, serta beberapa perwakilan korban kebakaran. Penyerahan bantuan sendiri dilakukan di Musala Budi Setia tak jauh dari lokasi kebakaran. Sebelumnya, manajemen telah meninjau lokasi kebakaran, dua hari pasca peristiwa kebakaran yang terjadi Jumat pekan lalu. “Saya tahu betul bagaimana rasanya terkena musibah kebakaran, karena camp tempat saya bertugas dulu juga pernah terbakar. Pasti masih terbayangbayang bagaimana api menghabiskan bangunan.

Kenangan itu tak bisa dilupakan. Semoga kita diberi kesabaran dan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terkena musibah,” ujar Soeyadi. Ketua RT 14 Teddy Kurniawan mengatakan bantuan Rp 10 juta akan segera didistribusikan kepada warga yang terkena musibah. “Ada lima rumah yang terkena imbas kebakaran, akan kita beri uang tunai. Sementara empat rumah yang ludes terbakar, akan kita belikan material untuk membangun kembali rumahnya,” ujar Teddy. Menurutnya, masyarakat masih membutuhkan bantuan terutama untuk membangun kembali rumah tinggal,

pasalnya baru Pertamina dan Pemkot Palembang yang memberi dana bantu-

an. “Masyarakat masih butuh bantuan,” ujar Teddy.(lis)

SRIPO/SYAHRUL

BANTUAN — Pjs Legal & General Affair Manager Pertamina RU III Soeyadi (kiri) berikan arahan kepada Relawan KOMPAK Pemuda Lr Masjid Jamik seusai menyerahkan bantuan korban kebakaran, Jumat (27/1).

luhan, selanjutnya dilanjutkan proses pelatihan dan kemudian pendampingan yang mengantarkan petani sehingga mampu menjalankan kegiatan usaha taninya dengan mandiri. “Untuk menjalankan prosesnya ini, Medco yang notabene adalah perusahaan tambang (minyak dan gas) tentunya tidak kapabel. Untuk itu, maka kita menggandeng Balai Penelitiankaret Sembawa yang kita anggap lebih punya kapabilitas,” ujarnya. Dikatakan oleh Firsta, bahwa program pengembangan budidaya karet berwawasan lingkungan ini bersifat jangka panjang. “Dan kita tidak mau setengah-setengah, kita ingin sampai

petani sukses dan mandiri dalam usaha taninya,”kata Firsta. Sementara itu, Mudji Lasminingsih, Peneliti Pemuliaan Tanaman Balai Penelitian Sembawa, mengatakan keberhasilan program ini tergantung pada peran serta petani itu sendiri. Dikatakan, program ini lebih besar porsinya pada bagaimana merobah pola pikir. Karena itu dalam pelaksanaannya nanti, akan ada pengelompokan sasaran. Antara lain, pertama, kelompok petani pembibitan, kemudian kelompok petani yang punya tanaman belum menghasilkan, dan kelompok petani dengan tanaman yang sudah menghasilkan.(az)

SRIPO AZ

SIMULASI — Alit Sutarya (duduk) selaku tutor, memberi penjelasan kepada peserta simulasi dengan topik dekomposisi, yang nantinya akan diterapkan dalam memberikan pemahaman penggunaan bahan organik sebagai bahan pupuk dan pemupukan.


6

SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

Wa Ode Tidur Beralas Kasur Tipis ■ Berdesak-desakan Bersama 32 Tahanan ■ Terganggu Pikirkan Anaknya Sakit JAKARTA, SRIPO — Malang benar nasib anggota Badan Anggaran DPR Wa Ode Nurhayati. Alih-alih ingin membongkar praktek mafia anggaran di DPR lewat media televisi, anggota DPR asal Gorontalo itu justru ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi anggaran PPID. Kini ia mendekam di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur sebagai tahanan KPK. Penasihat Hukum Wa Ode Nurhayati, Jimmy Solihin mengatakan kliennya cukup kecewa atas penahanan yang dilakukan KPK terhadapnya. Wa Ode masih merasa tidak melakukan kesalahan apa pun. Meski begitu, Wa Ode ikhlas harus hidup di balik jeruji besi. “Terakhir, kemarin, dia sudah menyampaikan bahwa dia ikhlas, dia merasa betul bahwa dia tidak bersalah,” kata Jimmy. Walaupun sudah ikhlas menjadi penghuni penjara, pikiran Wa Ode terganggu mengingat nasib anaknya yang masih berusia lima tahun. Ia terus-menerus memikirkan putrinya bahkan sempat menitikkan air mata. “Anaknya lagi sakit mas, matanya berair terus dari kemarin. Makanya itu yang sangat membuat Wa Ode down memikirkan anaknya terus. Sikap anak Wa Ode sebelum ditahan

Saya enggak tahu harus bilang apa mengenai kondisi anak Wa Ode, mudah-mudahan KPK terketuk hatinya karena bagaimanapun seorang anak tetap butuh perhatian orang tuanya sendiri

WA ODE MURZAINAB Kakak Kandung Wa Ode Nurhayati pun kemarin tiba-tiba manja tidak seperti biasanya, dia terus menangis, mungkin sudah firasat,” jelas Jimmy. Putri tunggal itu sudah aman tinggal bersa-

ma neneknya. KPK menahan Wa Ode Nurhayati tersangka kasus dugaan korupsi pembahasan anggaran tahun 2011 tentang Dana Percepatan

Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID), sejak Kamis (26/1). Anggota Badan Anggaran DPR itu diduga menerima dana dari Haris pengusaha di Sumatera Utara sebesar Rp 6 miliar, komisi atau pelicin untuk proyek Rp 40 milair di tiga kabupaten di Aceh. Yakni, Aceh Besar, Bener Meriah, serta Pidie Jaya. Wa Ode dijerat pasal Pasal 12 a dan b, dan atau Pasal 5 ayat 2, dan atau Pasal 11 UU 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Di dalam Rutan Pondok Bambu, Wa Ode Nurhayati ditempatkan di sel tahanan

Tidak Nafsu Makan SEHARI sebelum ditahan, Wa Ode, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang dijadikan tersangka kasus suap pembangunan infrastruktur di tiga kabupaten di Aceh, sempat bincangbincang melalui telepon dengan Ny Eti, tetangganya di Tebet, Jakarta Selatan. Saat itu Wa Ode bercerita bahwa dia sedang santai-santai di rumah nonton televisi. “Jadi sangat tegar kaya enggak ada apa-apa,” jelas Eti. Di ujung telepon itu kata Eti, Wa Ode sempat mengeluhkan bagian perutnya terasa sakit dan tidak nafsu makan. Ketika itu Eti hanya mengingatkan Wa Ode agar banyak-banyak minum vitamin agar nafsu makannya bertambah. “Mbak Wa Ode emang sempat mengeluh perutnya sakit dan enggak

doyan makan, dipaksa-paksa juga enggak mau katanya,” jelas Eti kepada Tribunnews, Jumat (27/1). Kondisi Wa Ode yang kurang sehat itu kata Eti memang sudah biasa ia ketahui, apabila terlalu capai dan lelah bekerja belum lagi mengurusi usaha bisnisnya Wa Ode memang kerap mengeluh sakit. “Dia memang biasa, habis ke manamana mondar-mandir kecapean terus sakit,” kata Eti. Eti sendiri kini mengaku bersimpati atas apa yang menimpa Wa Ode Nurhayati. Perempuan yang masih segar di usia yang terbilang tua ini pun mengaku hampir setiap hari mengikuti perkembangan di media massa baik cetak maupun elektronik. (tribunnews/wil)

bersama tahanan lain. Wa Ode ditemani 31 orang tahanan wanita. Dalam kondisi prihatin dan terpaksa Wa Ode coba menyesuaikan diri. “Dia ngakunya ikhlas, dan sudah biasa hidup seperti itu,” kata Jimmy. Sehari tidur di luar rumah, yang mungkin dengan peralatan luks dan kondisi kesehatan Wa Ode Nurhayati cukup sehat. Tekanan darahnya yang sudah diperiksa tercatat d a l a m kondisi normal,

yakni 100/72 millimeteres mercury (mmHg). Namun kata Jimmy, Wa Ode mengeluhkan sakit di lambung. “Dia punya sakit maag,” kata Jimmy. Hingga saat ini hanya beberapa saja anggota keluarga Wa Ode yang datang menjenguk ke Rutan Pondok Bambu. (Tribunnews/willy)

Wa Ode Nurhayati ANTARA/RENO ESNIR


SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

Adi Selalu Merepotkan Kami „ dari halaman 1 pai di kamar mayat RSMH Palembang. “Sudah terlalu sering kami menangisi dirinya. Sebab itu saya tidak bisa menangis lagi,” ujar Suliyaningsih. Bahkan, ia lebih memikirkan biaya pengambilan jenazah adiknya dibandingkan nasib yang diterima adiknya. “Kami ini bukan keluarga beruang. Mengapa ia selalu merepotkan kami. Bahkan sudah mati pun masih merepotkan,” ujar Suliyaningsih. Selain alasan anak bungsu, Suliyaningsih juga sedikit menyesalkan pergaulan Adi. Secara terang-terangan ia tidak menyukai teman-teman Adi. “Mereka itu sering mengajak adik saya untuk mabuk-mabukan. Akibatnya dia jarang pulang ke rumahnya,” ujar Suliyaningsih, yang mengaku bertemu Adi terakhir kali pekan lalu. “Tidak ada tanda-tanda dari dirinya kalau akan seperti ini. Bahkan kabar kematiannya pun kami dapat dari informasi para tetangga,” ujarnya. Oleh sebab itu, jenazah Adi sempat dinamai ‘Mr X’ oleh pihak kamar mayat RSMH Palembang. Selain tidak mempunyai identitas, jenazah Adi juga tidak ditemani anggota keluarganya saat masuk kamar mayat. “Kata tetangga semalam ada perampok yang ditembak polisi dan tewas. Karena Adi sering bermain ke

Bukan Emas tapi Pirit „ dari halaman 1 hasa ilmiahnya FES2. Pirit ini memang sejenis logam namun tidak memilki nilai ekonomis seperti halnya emas,” ujarnya. Namun untuk dapat membedakannya secara jelas bisa dilihat dengan menggunakan kaca pembesar visual. Akan tetapi dapat dibuktian dengan cara memukul mineral pirit tersebut dengan menggunakan palu geologi. Mi-

Panggung Kreasi FirmanZah „ dari halaman 1 man Utina dan Ponaryo “Popon” Astaman. Ditopang gelandang bertahan bertenaga kuda Lim Joon Sik, ketiganya mampu mendominasi lini tengah dengan baik. Kreasi para playmaker ini, membawa SFC meraih enam kemenangan dari 9 kali pertandingan. Jika Firman, Popon, dan Lim dalam kondisi bugar, maka mereka bisa mendominasi

10 Kg Jadi 4 Gram Emas „ dari halaman 1 an bahwa kawasan Bukit Kayu Manis memang memiliki kandungan emas. Bahkan untuk meyakinkan hal tersebut sudah ada beberapa peneliti dari Jepang maupun Amerika yang membawa sempel batu di kawasan tersebut. Selain memiliki kandungan emas kawasan tersebut diyakini juga memiliki kandungan besi dan tembaga. Adanya emas di kawasan tersebut diyakini saat warga mendulang emas. Warga menelusuri sungai di kawasan tersebut. Meskipun sampai saat ini ma-

Warga Berburu Emas di Bukit Kayu Manis „ dari halaman 1 nambangan secara tradisional,” ujarnya. Sartono (70) warga yang sama mengatakan, memang sudah sejak 1980 ada beberapa pendatang dari luar kota masuk ke kawas-

Ciek.PM6

2

sana, para tetangga pun memberitahu kami. Mereka menyarankan untuk memeriksa jenazah ke kamar mayat RSMH Palembang. Rupanya itu memang adik saya,” ujar Suliyaningsih. Kejadian ini pun diduga Suliyaningsih karena adiknya diajak teman-teman setongkrongannya. Bahkan, Suliyaningsih menduga Adi sebelumnya sempat minum-minuman keras bersama teman-temannya. “Kalau ia tidak mabuk mungkin ia tidak berani menghadapi polisi. Coba kalau ia tidak mabuk mungkin ia akan menyerahkan diri secara baikbaik,” ujar Suliyaningsih. Sebelum mengunjungi kamar mayat RSMH Palembang. Suliyaningsih mengaku sempat mendatangi RS Bhayangkara. Di sana ia melihat pelaku perampokan lainnya, Wawan, yang sedang mendapat perawatan. Sementara itu, Herman tidak banyak berbicara. Ia hanya diam saja ketika dicecar sejumlah pertanyaan terkait kehidupan adiknya. Dari raut wajahnya terlihat rasa kecewa akan nasib yang diterima Adi. Selain pihak keluarga Adi, kamar mayat RSMH Palembang juga kedatangan rombongan kepolisian dari Polresta Palembang. Rombongan tersebut dipimpin oleh Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting SiK. Selain itu, tampak juga dalam rombongan adalah Kanit Pidum Polresta Palembang, Aiptu Nanang S, dan Kanit Reskrim Polresta Palembang, Kompol Frido Situmorang, beserta anggota Polresta lainnya. “Korban yang meninggal

ini berperan sebagai eksekutor. Ia masuk ke bagian dalam butik sambil membawa senjata api rakitan. Ia masuk bersama Abas yang saat ini sedang kami tahan untuk diperiksa,” ujar Sabarudin melalui Frido. Meski tewas, pihak Polresta Palembang sempat dibuat kaget oleh Adi. Ketika tembakan pertama tepat mengenai tubuhnya, diluar dugaan peluru sempat ‘nolak’ menembus tubuhnya. “Mungkin ia punya ilmu kebal. Kami melihat sabuk yang ia gunakan ada sebuah gambar aneh. Kami menduga itu adalah jimatnya,” ujar Frido. Barulah ketika jarak cukup dekat, peluru berhasil menembus tubuh Adi. Adapun bagian yang ditembus peluru adalah siku tangan kanan hingga menembus rusuk kanan Adi. “Ia terpaksa kami tembak karena sempat menembak kami terlebih dahulu. Karena ia membawa senjata api, kami pun terpaksa meladeninya. Beruntung anggota dan warga setempat yang tidak bersalah tidak menjadi korban,” ujar Frido. Sementara dua pelaku perampokan yang lain sedang dalam pencarian polisi. “Keduanya berinisial Hfs dan Nb. Mereka berhasil kabur karena mereka berjaga di atas motor. Ketika kami sedang sibuk mengurus ketiga temannya, mereka sudah keburu melarikan diri,” ujar Sabarudin. Adapun bukti yang sudah berhasil ditahan pihak Polresta Palembang adalah senjata api rakitan, peluru Fn, selongsong, dan senjata tajam. “Kami juga menahan uang Rp 400 ribu dan handphone yang kami du-

ga milik korban. Semuanya sedang kami tahan untuk dijadikan bahan pemeriksaan,” ujar Frido. Diajak Nagih Utang Dua pelaku perampokan yang berhasil dilumpuhkan petugas dalam aksi perampokan Butik Baju Star Fashion di Jl A Yani Plaju Palembang, kini diamankan di Polresta Palembang setelah menjalani perawatan di rumah sakit, Jumat (27/1). Kondisi pelaku Wawan Juanda, mengalami luka tembak sebanyak enam lobang. Terdapat tiga lobang di kaki kanan, dua lobang di kaki kiri dan satu lobang di tangan kanan. Sedangkan Abas Akbar mengalami luka tembak satu lobang pada kaki kanan yang juga mengalami patah kaki. Sementara korban yang tewas yakni Adi, mengalami satu luka tembakan di bawah ketiak kanan yang tembus ketiak kiri. Dihadapan petugas penyidik, Wawan dan Abas mengakui dalam aksi rampok tersebut keduanya berperan untuk berjaga-jaga di luar toko. Keduanya mengakui hanya diajak dua temannya yang kini DPO. “Aku cuma diajak untuk menagih utang di butik, katanya utangnya ada lima juta di butik. Kalau berhasil utang dibayar, aku dikasih satu juta. Rencananyo duit yang didapat untuk bayar kontrakan rumah,” ujar Wawan yang baru empat bulan keluar penjara Rutan Pakjo karena kasus pencurian. Diakui Wawan yang mengaku bekerja sebagai sopir di kawasan 3 Ilir, sebelum beraksi merampok, ia bersama pelaku lainnya sempat makan-makan terlebih dulu yang tak jauh dari toko butik. (cw6/mg19/mg14)

neral pirit akan hancur berkeping saat dipukul, sedangkan emas jika dipukul maka tidak akan hancur. “Meski tampak berkilau, mineral pirit ini berbeda jauh dari emas. Baik tingkat atau skala kekerasan maupun nilai jualnya. Selain bisa dibedakan secara visual dengan melihatnya di bawah kaca pembesar, pirit dan emas juga bisa dibedakan dengan cara sederhana,” ujarnya. Kekerasan yang terdapat logam berbeda dengan emas. Besi memiliki kekerasan 6 sampai 6,5 skalamose sedangkan emas hanya

2,5 sampai 3 skalamose. “Memang jika dilihat dengan kasat mata logam pirit ini sedikit mirip dengan emas namun warnanya kuning pucat, dan jika dilebur dengan air raksa maka logam ini akan habis tidak mengumpul seperti emas,” jelasnya. Memang semua jenis logam biasanya dapat ditemukan di setiap urat kuarsa yang merupakan tempat logam-logam tersebut melekat. Kemungkinan kawasan tersebut memang terdapat kandungan logam mulia atau emas meskipun sedikit. Untuk dapat memastikannya pihak Distamben

akan menguji temuan itu ke laboratorium terlebih di Pusat Penelitian Teknologi dan Mineral (Pulitbang Tekmira) Bandung. Sementara itu, Nyayu Dwi Lusiana staf SDA mengatakan, memang untuk sementara ini pihaknya dapat menyimpulkan bahwa di kawasan tersebut ada indikasi terdapatnya kandungan emas, hal ini dilihat dari pandangan secara geologi bahwa kawasan Bukit Kayu Manis tersebut terletak pada inti Bukit Barisan yang berdekatan dengan Gunung Berapi, yang biasanya terdapat kandungan mineralisasi. (mg16)

dengan penguasaan bola rata-rata 60 : 40 persen dalam sebuah permainan. Pelatih Kas Hartadi mengatakan, ketiga gelandang andalan Laskar Wong Kito bisa bermain dan dalam kondisi bugar. Dia berharap Popon dkk mampu mengimbangi lini tengah Persipura yang juga tampil full team. “Lini tengah Persipura terbilang solid dan kami harus berusaha keras meredam mereka,” urai Kas yang dikonfirmasi, Jumat (27/1). Ponaryo, Kim, dan Firman harus mewaspadai serbuan para gelandang Persipura, Wanggai dan Zah serta Pangkali yang rajin menyumplai bola kepada tiga striker, Alberto Gon-

calves, Boaz Salossa dan Titus Bonay. Jika alur bola berjalan lancar, tidak ada yang mampu menahan kreativitas ketiga penyerang yang sama-sama memiliki kecepatan dan memiliki naluri gol tinggi. Sebut saja Beto yang kini mengemas 6 gol. “Cara paling baik adalah menguasai lapangan tengah, kita akan berusaha mengganggu dan memutus alur suplay bola dari para playmaker mereka,” janji Ponaryo, yang pernah menjadi rekan setim Zah waktu masih bermain di SFC. Sementara Firman Utina menganggap laga ini sebagai laga final dan harus dimenangkan. “Bagi kami, duel ini ibarat final dini

yang harus dimenangkan. Kami harus kembali ke puncak,” sesumbar Firman. Baik SFC maupun Persipura sama-sama mengusung skema offensive atau menyerang, bermain terbuka, agresif, dan selalu melakukan serangan secara cepat. SFC dalam skema 4-33, akan diperkuat Ferry Rotinsulu di mistar gawang yang kembali bugar. Lini belakang kembali mengandalkan Thierry Gathuessy di sentral pertahanan bersama Achmad Jufriyanto, didampingi Supardi di kanan dan Mahyadi di kiri. Thierry diharapkan bisa mengawasi pergerakan Boaz Salossa yang kerap menjadi pemberi assist matang. (ndr/cw2)

sih belum menemukan hasil namun warga tetap melakukan aktivitas pendulangan tersebut. Menurut sejumlah warga yang diwawancarai Sripo tanda-tanda jika Pagaralam banyak terdapat logam mulia itu cukup banyak. Seperti ada kandungan pirit dan bebatuan yang berwarna kuning keras. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Herwanando mengatakan, harus dilakukan penelitian dulu. Investor masih ragu karena lahan di kawasan tersebut sebagian besar merupakan lahan warga. “Warga saat ini enggan menjual lahan mereka terutama lahan yang ada di kawasan Bukit Kayu Manis. Karena mereka tahu lahan mereka memiliki kan-

dungan emas yang bisa mereka kelola sendiri,” ujarnya. “Luas lahan di kawasan Bukit Kayu Manis 5.000 Hektare. Hampir sebagian lahan tersebut merupakan milik warga dan ada juga yang merupakan kawasan hutan lindung,” jelasnya. Dari uji coba yang dilakukan penambang di kawasan Dusun Ujan Mas untuk 10 Kilogram bebatuan bisa menghasilkan antara 2 hingga 3 Gram butiran emas. Bahkan sudah ada warga yang menjual emas yang mereka temukan sementara kadar emas tersebut mencapai 24 karat. Utusan Pemerintah “Sudah ada beberapa utusan dari pemerintah yang hendak membeli lahan di kawasan ini. Namun karena warga sudah

tahu bahwa orang tersebut merupakan utusan pemerintah mereka tidak menjual lahan mereka meskipun dengan harga mahal,” katanya. Namun Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kota Pagaralam, Najamudin membantah ada usaha pemerintah kota untuk membebaskan lahan tersebut. Menurutnya pemerintah tidak berhak membebaskan lahan warga apalagi jika di kawasan tersebut ada kekayaan alam. “Pemerintah hanya bisa memfasilitasi jika ada investor yang akan mengelola kawasan yang memiliki sumber daya alam. Namun jika pemerintah membebaskan lahan sendiri maka hal itu menyalahi aturan,” ujarnya. (mg16)

an Bukit Kayu Manis untuk mencari emas. Namun setelah mereka mengambil beberapa karung batu di kawasan tersebut sampai saat ini para pendatang tersebut tidak lagi muncul. “Mungkin mereka sudah dapat banyak jadi emas jadi enggan datang lagi ke sini,” jelasnya. Muktaridi (40) salah satu warga yang sudah mengirim batu tersebut ke Provinsi Bengkulu untuk dite-

liti mengatakan, sampai saat ini belum ada pernyataan khusus dari pihak peneliti tentang kadar emas yang ada di batu tersebut. “Saya sudah mengirim sekitar satu karung batu ini ke Provinsi Bengkulu untuk dapat diteliti kadar emasnya. Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak mereka tentang kadar emas di dalam batu tersebut,” katanya. Sudah banyaknya warga

luar yang datang ke kawasan tersebut membuat warga yakin akan adanya emas. Hal inilah yang membuat sampai saat ini warga masih terus melakukan penambangan meskipun sudah ada larangan dan teguran dari pihak pemerintah. Bahkan keselamatan diri mereka saja diabaikan untuk mencari emas. Beberapa warga tidak lagi berkebun. Mereka mencari emas dengan harapan dapat untung besar. (mg16)

Naik Kapal Laut ke Sorong „ dari halaman 1 Sorong, Papua Barat. Vita model cilik sekaligus bintang iklan untuk produk Energen, Mie Gelas, dan Choki-Choki meninggalkan rumah sejak 9 Januari 2012. Semula ia pamit kepada ibunya untuk pergi ke warung internet, sekitar pukul 09:00. Namun hingga waktu makan siang, Vita tidak juga pulang. Pihak keluarga lalu mencari ke warnet di dekat tempat tinggalnya di Cipayung, Jakarta Timur. Berikut lika-liku perjalanan bintang iklan cilik tersebut. Vita dijemput Kasubdit Tanah dan Bangunan (Tahbang) Reserse Mobil (Resmob) Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan ke Sorong. Mereka tiba di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (27/1) sore. Lily, ibunya, beserta keluarga telah menunggu sejak Jumat pagi. Vita mengenakan baju terusan warna salem dipadu dengan bando putih dan sepatu hitam tidak bersikap dingin tatkala ibunya Lily memeluk erat tubuhnya. Lily pun mencium pipi serta keningnya. Vita hanya bisa terdiam ketika ibunya memelukinya. Seakan enggan bertemu sang ibu, Vita pun tidak

Sharp Menuju Produk Go Green „ dari halaman 1 Jumat (27/1) sore. Kunjungan itu terkait dengan kegiatan Historia 100 Tahun Sharp. Menurutnya, produk termuktahir Sharp saat ini, yakni pembangkit listrik tenaga surya. Pada produk tersebut menurutnya akan lebih diminati karena dapat digunakan untuk keperluan apa saja dan dimana saja. Dijelaskan dia, pada teknologi termutahir tenaga surya ini, Sharp telah memproduksi panel-panel sel surya photovolotaic (PV). Pada panel tersebut, dapat menghasilkan tenaga listrik. “Daerah-daerah yang belum terjangkau listrik, idealnya memakai tenaga surya ini. Selain itu, daerah kepulauan juga sangat cocok,” ujarnya. Namun demikian, kendala nyata pada penerapan teknologi ini yakni dana. Dikatakan dia, untuk pengadaan pane-panel sel surya tersebut memang sangat mahal bila dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga uap sekalipun. “Kalau pertama, memang terasa berat. Tapi bila dipakai dalam jangka panjang, jelas ini sangat menguntungkan. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah sangat diharapkan

1/27/2012, 11:43 PM

7

membalas pelukan dan ciuman sang ibu, ia hanya bisa memeluk erat boneka mickey mouse yang dibawanya. Air mata Vita baru jatuh tatkala sejumlah orang mulai mengerumuninya. Ia tersedu-sedu di balik kepolosannya. Vita bercerita dia mau pulang lantaran Bunda Maya terancam ditahan Polisi. “Awalnya saya tidak mau, tetapi karena Bunda Maya mau ditangkap polisi akhirnya saya pun pulang ke Jakarta,” ucapnya. Vita berangkat ke Sorong menggunakan moda transportasi laut. Dia menumpang kapal laut dari Pelabuhan Tanjung Priok. Pertanyaannya, senekat itukah gadis belia ini? Ternyata, dia pergi bersama suami seorang kenalannya, Bunda Maya, Mereka berangkat bertiga bersama pembantunya Ny Maya. Dari Cipayung menumpang taksi menuju Tanjung Priok di Jakarta Utara. “Dari rumah dia pamit mau ke warnet. Kemudian ia pergi ke Tanjung Priok dengan menggunakan taksi,” kata AKBP Herry Heryawan di Mapolda Metro Jaya. Setelah itu, Vita bertemu dengan Muryati pembantu Bunda Maya bersama dengan suami Bunda Maya di Tanjung Priok. Setelah itu mereka pun langsung berangkat ke Sorong menggunakan kapal Pelni Gunung Tempo.

“Vita menggunakan kapal kelas ekonomi. Ia berada di dalam kapal selama lima hari,” ungkapnya. Vita pergi atas kemauan sendiri, dengan alasan ingin meninggalkan rumah orangtuanya, karena merasa dikekang dan dibatasi untuk bersekolah, melainkan dieksploitasi untuk mencari uang. “Pengakuan sementara Vita kabur karena tidak betah di rumah,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto. Walaupun atas kemawan Vita bepergian, si pembawa tetap bisa dijerat tindak pidana, yakni dikenakan pasal 330 KUHP, karena membawa anak di bawah umur. Setibanya di Sorong, Vita dijemput keluarga Bunda Maya untuk selanjutnya dibawa ke rumah mertua Bunda Maya di Aimas, Papua Barat. Vita tidak mengetahui polisi sedang mencarinya, sampai pada akhirnya tim gabungan polisi Polda Metro Jaya menemukannya di kilometer 24 Kecamatan Aimas. Sebenarnya Vita enggan kembali ke Jakarta untuk bertemu ibu kandungnya Lily yang kerap kali memperlakukannya secara kasar. Tetapi mendengar penjelasan polisi bila Bunda Maya yang selama ini selalu perhatian padanya, akan ditahan jika tidak mau pulang, akhirnya dia luluh dan bersedia dibawa pulang. (tribun/theresia/adi)

agar daerah atau kawasan yang belum teraliri listrik bisa mendapatkan layanan yang sama. Tak hanya untuk di kawasan tertinggal saja, di kota pun lebih baik menggunakan tenaga surya ini. Selain persediaan tanpa batas, jelas berkonsep go green,” tambah dia yang juga mengatakan untuk produk Sharp kedepannya semakin berkonsep cinta lingkungan. Sementara itu dalam kunjungan Sharp ke Harian Umum Sriwijaya Post, merupakan rangkaian Sharp menuju 100 tahun. Selain itu, silahturami agar semakin erat antar ke dua belah pihak. Rombongan Sharp yakni Branch Manager Sharp Cabang Palembang Handy Benawan, Public Relation Sharp Jakarta Pandu Sutrio, Promotion Sharp Jakarta Gina, Promotion Sharp Cabang Palembang Dian, Caqoqo, dan Ilham disambut Pemred Sriwijaya Post Hadi Prayogo dan Pimpinan Perusahaan Bambang Hartono berserta jajajaran lainnya. “Ini bentuk silahturahmi kami kepada Sriwijaya Post agar lebih akrab satu sama lain. Selain itu, ini bentuk kunjungan kami dalam rangka Sharp menuju usia 100 tahun,” kata Handy. Jalin Kerjasama Dalam kesempatan itu Hadi juga memaparkan produk Sriwijaya Post yang merupakan koran di bawah manajemen Tribun (Kompas Gramedia). “Dengan mengusung konsep multimedia, Sripo kini menjadi satu-satunya ko-

ran yang menerapkan multimedia di Sumsel,” kata Hadi seraya menyebutkan multimedia ini akan menjadikan Sripo sebagai koran panduan--menghadapi masalah hidup sehari-hari-pembacanya. Produk Sripo antara lain, koran reguler (cetak), free newspaper (cetak tiap Jumat), portal berita www.sripoku.com, e-paper dan yang terbaru adalah digital newspaper. “digital newspaper bisa dikatakan sebagai koran Sripo edisi sore versi digital. Karena isi Sripo digital newspaper adalah berisi berita-berita dari pagi sampai siang. Berita yang didapat Sripo diolah dan dijadikan koran sore edisi digital,” katanya. Dengan konsep ini pula, jelas Hadi, menjadikan Sripo sebagai koran nonstop memberikan informasi kepada masyarakat. “Jika ada klien iklan yang pasang iklan kami mengukur keberhasilannya melalui nilai penjualan. Jika setelah pasang iklan, sale-nya meningkat otomatis iklan itu efektif,” ujarnya. Handy dalam kesempatan itu menyatakan ketertarikannya berpromosi di Sripo khususnya free newspaper dan sripoku.com. Sedangkan Bambang Hartono juga menyatakan pihaknya membutuhkan puluhan unit AC untuk sistem pendingin ruangan gedung percetakan baru. Kerjasama win-win solution itu akan dibahas lebih detil lagi dalam waktu dekat ini. (mg18)


8 SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

Siap Tempur PALEMBANG, SRIPO — Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi menegaskan, saat ini kondisi mental anak asuhnya sudah membaik, pasca kekelahan 0-1 melawan Persiwa Wamena (24/1). Gumbs Cs siap tampil 100 persen untuk mengejar ambisi kembali merebut singgasana puncak klasemen dengan kekuatan full team. Walaupun berat, namun mereka tak kenal menyerah menghadapi Persipura, Sabtu (28/1). Gumbs akan memimpin di barisan depan bersama Hilton Moreira. Ponaryo, Kim, Thierry, Ferry Rotinsulu dan Mahyadi siap diturunkan. Mereka siap tempur. “Sekarang para pemain hanya berkonsentrasi untuk menghadapi laga melawan Persipura,” kata Kas, mantan pelatih SFC U-21 ini, Jumat (27/1). Meskipun pertandingan tidak disiarkan langsung, namun Kas tetap menginstruksikan anak asuhnya

DOK.SRIPO

Ponaryo

untuk tidak hanya mengharapkan perlakuan adil dari wasit ketika di lapangan nanti. “Terpenting sekarang mempersiapkan strategi tim, karena lawan yang akan dihadapi ini bukan tim kecil,” tegas mantan pemain Kramayudha Tiga Berlian ini. Mantan punggawa Timnas yang pernah mempersembahkan emas pada SEA Games 1991 di Filipina ini berujar, akan mengintruksikan anak asuhnya untuk bermain seperti biasanya

dengan umpan-umpan pendek satu dua. “Kita akan tetap bermain normal dan tidak ada perubahan pola, karena SFC sendiri sudah sering bertemu dengan Persipura sehingga sudah saling mengetahui dengan kekuatan tim masing-masing. Persipura merupakan tim bagus, buktinya mereka berhasil juara tiga kali dan sekarang memimpin klasemen sementara,” puji mantan asisten Ivan Kolev itu. Kas menilai semua pemain yang dimiliki Persipura rata-rata memiliki kualitas permainan yang merata, namun ada tiga pemain yang menjadi perhatian saya, yaitu Zah Rahan Krangan, Boaz Salossa dan Alberto Golcalves. Ketiga pemain ini merupakan kunci permainan dari Persipura, tapi bukan berarti pemain lainnya menjadi diabaikan. “Tidak ada instruksi harus pegang Zah Rahan sampai ke kemanapun. Ki-

Sumsel Hangtuah Kejar 4 Besar n NBL Seri III Palembang PALEMBANG, SRIPO — Sumsel Hangtuah (SHt) tancap gas di laga awal untuk membangkitkan semangat dan motivasi pemain. Maklum, satu-satunya tim kebanggaan wong Sumsel yang berlaga di National Basket League (NBL) ini, berada di peringkat keenam dan mengejar peringkat empat hingga tiga besar. Kesempatan bagi Sumsel Hangtuah yang menjadi tuan rumah pada NBL Seri III di Hall Palembang Sport and Convention Center (PSCC) 28 Januari-5 Februari 2012, sebab ada 12 tim yang bertarung. Pelatih Nathaniel Canson mengatakan, berusaha keras memenangkan 6 pertandingan. Lawan terberat adalah Satria Muda Britama dan Aspac serta Pelita Jaya Electric, penghuni tiga besar. “Kita berusaha memenangkan semua game Seri III Palembang, untuk menaikkan posisi Sumsel Hangtuah dari peringkat 6 menjadi 4 besar,” jelas Nathan, Jumat (27/1). Ary Sapto dkk akan melawan Pasific Caesar Surabaya pada laga pertama Minggu (29/1) pukul 18.00. (ndr) ENAM PERTANDINGAN SUMSEL HANGTUAH 1. Lawan Fasific, Minggu (29/1) ........................................ pukul 18.00 2. Lawan Satria Muda Senin (30/1) ................................... pukul 18.00 3. Lawan Satya Wacana Rabu (1/2) ................................. pukul 16.00 4. Lawan CLS Knight Kamis (2/2) .................................... pukul 18.00 5. Lawan NSH GMC Sabtu (4/1) ...................................... pukul 13.00 6. Lawan Garuda Muda Minggu (5/1) ................................ pukul 16.00

ta tidak menentukan pemain secara khusus untuk menjaga pemain kunci Persipura, namun yang penting siapa yang berada di dekatnya harus melakukan pressing ketat,” tegas Ayah dari Erick Cantona ini. Sementara playmaker kreatif Persipura, Zah Rahan Krangan bakal tampil lebih bugar pasca tidak diturunkan melawan Persiram kemarin akibat akumulasi kartu kuning. Bahkan Striker haus gol, Boaz Solossa yang berhasil menyumbangkan satu gol ke gawang Persiram, juga siap diturunkan. “Laga melawan Sriwijaya FC ini penting dan menjadi modal untuk bisa memperkokoh posisi puncak klasemen sementara. Saya minta kepada anakanak fokus dan tidak boleh kehilangan poin penuh,” cetus Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago seperti yang dilansir situs persipuramania.com.(cw2)

Ulasan Pelatih

Hindari Jebakan Offside Kas Hartadi Pelatih SFC PERTANDINGAN tidak disiarkan, ini menjadi berat, karena kami tidak hanya berhadapan dengan 11 pemain lawan, tetapi lebih dari itu. Saya meminta pemain konsentrasi dan fokus selama lebih dari 90 menit, hindari jebakan fofside ketika pemain lawan sudah di kotak penalti, dan jangan pernah berhenti mengejar bola. (ndr/cw2) DOK.SRIPO

Waspada Counter Attack Jaksen F Tiago Pelatih Persipura KAMI sudah saling bertemu dan saling mengalahkan. Musim ini Sriwijaya FC lebih solid dengan mempertahankan pemain pilar mereka dan mendatangkan beberapa tenaga tambahan berkualitas. Mereka sangat kolektiv dan agresif, kami rasa serangan balik SFC lebih berbahaya dan harus diwaspadai.(ndr)

SRIPO/STS


C M Y K

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

SABTU, 28 31 JANUARI DESEMBER2012 2011

SBY Resmikan Alquran Raksasa ■ Buka Konferensi Parlemen Negara Islam PALEMBANG, SRIPO — Presiden SBY dijadwalkan ke Palembang membuka Konferensi Parlemen Negara Negara Islam ke-7 di Hotel Aryaduta, Senin (30/ 1). Pada kesempatan itu SBY rencananya akan meresmikan alquran raksasa di Ponpes Al-Ihsaniyah di Kecamatan Gandus. Rapat persiapan kedatangan SBY dipimpin Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Jumat (27/1). Usai rapat, Alex mengatakan, pihaknya sedang bersiap menyambut SBY termasuk berkoordinasi dengan Pangdam II Sriwijaya dan

Kapolda Sumsel terkait soal pengamanan. “Ada tiga agenda presiden, di antaranya membuka konferensi dan meresmikan mushaf alquran raksasa,” katanya. Alex menambahkan, selain membuka dan memberikan sambutan di Konferensi Parliamentary Union of OIC Members States (PUIC) 24-31 Januari 2012, SBY juga mengikuti jamuan makan malam bersama pimpinan dan peserta delegasi di Hotel Novotel. Menurut Kabag Humas dan Penerangan Pemprov Sumsel, Irene Camelyn, Presiden SBY tiba di Bandara In-

ternasional SMB II pada 30 Januari pukul 09.05 langsung menuju Griya Agung. Pukul 11.00 WIB SBY akan membuka PUIC di Hotel Aryaduta. “Setelah membuka PUIC, SBY akan makan siang di Griya Agung,” katanya. Malam harinya, SBY akan meresmikan alquran terbesar di Hotel Novotel didampingi Presiden PUIC Marzuki Ali dan Gubernur Sumsel. “Setelah meresmikan, SBY akan kembali ke Griya Agung dan bermalam di sana. Pada 31 Januari pagi SBY akan kembali ke Jakarta,” kata Irene. (sin)

KOL JAUHARI AGUS, Kapendam

foto master 9sharp

SRIPO/SYAHRUL

SHARP 100 TAHUN — Mega, memperlihatkan televisi Sharp yang masih menggunakan kotak kayu produksi tahun 1970-an dipamerkan pada Historia Journey to 100th Years Anniversary di Palembang Indah Mall, Jumat (27/1). Pameran ini berlangsung hingga 29 Januari 2012.

Historia 100 Tahun Sharp

Tamu VIP

■ Promo Cash Back Rp 10 Juta

KODAM II Sriwijaya siap membantu mengamankan tamu dari sejumlah negara Islam tersebut. Terutama saat kedatangan Presiden SBY, kami akan memaksimalkan pengamanan. Fokus pengamanan di beberapa titik yang akan disinggahi SBY, antara lain di tempat penyelenggaraan Hotel Aryaduta, Griya Agung dan Bandara SMB II. Hal ini dilakukan supaya para tamu dari negara Islam itu selama di Palembang merasa nyaman dan aman. Tamu VIP dalam hal ini Presiden tanggung jawab TNI dengan berpedoman pada SOP berjalan. Prajurit Kodam II/Swj akan diturunkan sesuai yang dibutuhkan, dan hal ini juga tergantung pada objekobjek yang akan dikunjungi dan dilalui presiden nanti. (mg15)

PALEMBANG, SRIPO — Jelang ulang tahun ke-100, perusahaan elektronik Sharp menggelar program bertajuk Historia di Palembang Indah Mall (PIM) mulai Sabtu (28/1). Dipamerkan berbagai produk yang dipasarkan sejak awal sampai produk terkini. “Itu salah satu acara rangkaian Sharp menuju 100 ta-

hun. Pada acara tersebut, ada produk Sharp awalawalnya seperti televisi zaman dulu kami pamerkan di tempat tersebut. Tak hanya itu, seluruh produk awal hingga saat ini ada diperlihatkan,” ujar Branch Manager PT Sharp Electronics Indonesia Cabang Palembang, Handy Bunawan, Jumat (27/1).

Dijelaskan Handy, program tersebut merupakan rangkaian Sharp menuju 100 tahun pada 15 November mendatang. Untuk Palembang, merupakan kota ke-10 dari rangkaian program Historia tersebut. Setelah Palembang, selanjutnya akan ada di Jambi dan Medan. Masih dalam rangkaian menuju 100 tahun, selain gelaran di PIM yang menampilkan produk dari awal

hingga saat ini, terdapat juga kegiatan yang ditampilkan ditempat tersebut misalnya banyak promo cash back sampai Rp 10 juta. “Pada pagi hari kami akan berkunjung ke Yayasan IBA. Di sana nanti kami menyumbang melalui program CSR. Tak hanya itu, ada juga kegiatan seperti share informasi berbagai produk Sharp dan alat peraga listrik tenaga surya,” tambahnya. (mg18)

Eddy Usul Tambah Sriwijaya

■ Rencana Nama RS Siloam PALEMBANG,SRIPO — Walikota Palembang, Eddy Santana Putra mengusulkan penambahan kata Sriwijaya di belakang nama Rumah Sakit Siloam. Jadi nanti penyebutan rumah sakit di Jl POM IX itu RSS Sriwijaya. Usulan ini akan dibicarakan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. “Kita akan kumpul dengan ulama dan tokoh masyarakat tentang nama baru itu, apakah setuju atau bagaimana. Paling tidak ha-

rus ada pertemuan sebelum rumah sakit itu beroperasional,” ucap Eddy usai melakukan audiensi dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama NU di ruang rapat II Walikota, Jumat (27/1). Dikatakan saat ini pembangunan RS Siloam sudah hampir rampung. Namun manajemen belum bisa beroperasional karena belum ada nama baru untuk rumah sakit bertaraf inter„ Bersambung ke hal 10

Pesawat Asing Mendarat ATU pesawat asing dari negara Uni Emirat Arab (UEA) yang merupakan penerbangan langsung (direct flight) dari Dubai mendarat dan parkir di Taxi Way Bandara International SMB II Palembang, Jumat (27/1) pukul 09.30. Pesawat Boeing 737 Seri 700 Reg AGRJY membawa penumpang 23 orang dan kru pesawat 7 orang bakal menginap di bandara Wong Kito ini merupakan utusan untuk mengikuti Conference Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC) yang berlangsung 24-31 Januari di Hotel The Aryaduta Palembang. Petugas dari PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang Palembang maupun perusahaan jasa groundhandling PT Gapura Angkasa terlihat sibuk mengatur kedatangan menyambut tamu negara tersebut. “Sebenarnya penangannya sama saja. Hanya saja penerbangannya langsung dari negara asal mereka. Seperti pesawat ini langsung dari Dubai untuk mengikuti PUIC di Palembang. Kalau kemarin-kemarin sejak tanggal 21 Januari lalu mereka datang ke Palembang dengan penerbangan domestik seperti Garuda. Untuk pelayanan groundhandlingnya kita dari Gapura Angkasa yang tekel. Saat ini ada empat direct flight yang telah meminta dilayani Gapura Angkasa Palembang,” ungkap GM PT Gapura Angkasa Heru Dibyo R didampingi Manajer Operasi Akhyar Deni Harahap. Selain melayani kedatangan pesawat dari Dubai ini, Ga-

S

SRIPO/ZAINI

SUDAH DIGUNAKAN — Areal parkir Under Mall dan RS Siloam di lapangan parkir Bumi Sriwijaya sudah dipergunakan untuk parkir mobil dan motor pengunjung Mall PS meski sejumlah pekerja masih sibuk memasang Automatic parking di pintu masuk areal parkir Under Mall , Selasa (24/1).

Palembang Sambut Parlemen Negara Islam (3, habis)

Baju Ukuran Dobel L tak Muat UVENIR merupakan benda kenangan dari tempat yang dikunjungi untuk dibawa pulang ke kam-

S

pung halaman. Begitu pula peserta Konferensi Parlemen Negara Islam di Hotel Aryaduta yang tertarik pada produk kerajinan khas Palembang.

SRIPO/ISWAHYUDI

SALAH seorang peserta PUIC, melihat pakaian khas Palembang di stan Dian Pelangi yang ada di lobi ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Jumat (27/1).

Banyak suvenir khas Palembang yang ditampilkan dan dijual di lobi Ballroom Hotel Aryaduta Palembang. Di sini, terdapat puluhan kerajinan tradisional khas Palembang, yakni kain songket dan produk yang dihasilkannya seperti pakaian, tas dan dompet. Para pengrajin, juga sudah mempersiapkan banyak produk agar bisa dibeli oleh peserta untuk dibawa pulang. Namun lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Para pengrajin kain yang dibuat menjadi pakaian harus sedikit gigit jari. Semua peserta banyak menyukai bentuk dan mo„ Bersambung ke hal 10

„ Bersambung ke hal 10

SRIPO/HAFIZ

KRU petugas Gapura Angkasa bersama peralatannya usai melayani kedatangan pesawat Boing 737 Seri 700 Reg AGRJY yang membawa pemimpin negara UEA dari Dubai.


SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

11

Magnet Cap Go Meh ■ Pulau Kemaro Bakal Ramai

P

erayaan Imlek sudah lewat, 15 hari sesudah awal tahun baru Cina itu, pada 7 Februari masyarakat etnis Tionghoa akan mengadakan kegiatan Cap Go Meh di Pulau Kemaro. Ribuan masyarakat Tionghoa dari berbagai kota akan memadati pulau tersebut untuk melakukan sembahyang dan ritual keagamaan lainnya. OLEH ISWAHYUDI Menurut Anton, salah seorang pengelola biro perjalanan Wisata Palembang Tour and Travel, perayaan Cap Go Meh yang besar di Indonesia, hanya ada di dua kota yakni Palembang, Sumsel dan Singkawang, Kalimantan Barat. Namun menurutnya, Palembang merupakan kota nomor dua yang akan dipadati masyarakat Tionghoa dari berbagai daerah di kawasan Indonesia. “Biasanya, pada perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro, akan banyak masyarakat yang datang dari luar kota Palembang,” ujarnya saat diwawancarai Sripo. Baginya, momen ter-

sebut dimanfaatkan dengan penawaran paket wisata di Pulau Kemaro saat perayaan Cap Go Meh. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, satu hari menjelang Cap Go Meh, ribuan masyarakat Etnis Tionghoa memadati Pulau Kemaro yang berada di delta Sungai Musi tersebut. Mereka akan melakukan sembahyang dengan membakar garu berukuran raksasa dan menyalakan lilin. Berbagai pertunjukkan akan ditampilkan seperti wayang or a n g Cina, atraksi barongsai dan

liong, serta menjual berbagai pernak-pernik Imlek. Tidak hanya itu, pada pergantian tengah malam, akan diadakan pesta kembang api yang dinyalakan dari pagoda yang berada di tengah pulau. Menurut Hilda, karyawan swasta, untuk mengatasi keramaian, ia selalu datang lebih cepat ke Pulau Kemaro untuk melakukan sembahyang. “Kalau lewat jam sembilan malam, pastinya sangat ramai. Jadinya tidak khusyuk,” ujarnya. Hal yang sama dikatakan Anna Liu (32), Account Officer (AO) Bank BCA Demang Lebar Daun, mengatakan, Cap Go Meh dilakukan di Pulau Kemaro dengan melakukan sembahyang bersama suami dan keluarga. “Saya biasa pergi malam Cap Go Meh-nya pukul tujuh malam, karena biar gak macet di jalan. Sampai di sana beli garu dan sembahyang, sudah sembahyang, biasanya pulang,” jelasnya. Menurutnya, puncaknya yakni pukul 00.00 dan ada upacara sembahyang, serta benar-benar ramai. “Saya sendiri belum pernah sampai malam, karena buruburu pulang dan anak ditinggal di rumah,” ujarnya.

S

SRIPO/ZAINI

CAP GOH ME — Sejumlah warga Budha melakukan ritual sembahyang Cap Goh Me di Pulo Kemaro Sei Lais Palembang tahun lalu.

Rindu Setahun

EBAGAI gadis keturunan Tionghoa, Dessiana (21), mahasiswi STIE Musi, juga ikut merayakan Cap Go Meh. Menurutnya, Cap Go meh merupakan tradisi orang keturunan Tionghoa untuk datang sembahyang ke Pulau Kemarau. “Cap Go Meh itu diperingati setiap tanggal 15 penanggalan imlek. Tetapi sebelum tanggal 15 imlek yakni tanggal 13 dan 14 imlek, orang-orang dari Kota Palembang maupun luar Kota Palembang sudah mulai berdatangan ke Pulau Kemaro,” ujarnya saat diwawancarai Sripo. Bahkan menurutnya, tak jarang ada yang menginap di tempat tersebut. Dessiana menuturkan, perayaan Cap Go

Dessiana

Meh sangat penting. Tidak hanya sebagai tradisi keturunan Tionghoa yang harus dijaga dan dilestarikan. “Tetapi, saya suka dengan suasana saat Cap go meh, dan orang-orang yang datang untuk sembahyang, kita naik tongkang yang sangat berarti bagi saya,” jelas gadis kelahiran Palembang, 23 Desember 1992 ini. Selain itu menurut buah hati pasangan Kusnadi (Alm) dan Yuni ini, suasana tersebut tidak dapat ditemui setiap hari, karena perayaan ini hanya satu tahun sekali. Menurutnya, selain sembahyang untuk memohon sesuatu, ia juga sembahyang untuk leluhur-leluhur yang kuburannya berada di Pulau Kemaro. (Iswahyudi)

FACEBOOK

Ada Upaya Main Sogok ■ Guru Khawatir Kena Pindah PALEMBANG, SRIPO — Rencana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Palembang melakukan pemindahan (rolling) tenaga pengajar ke sekolah lain membuat sejumlah guru khawatir. Berhembus kabar guru akan dipindahkan ke sekolah lain yang jauh dari tempat tinggalnya demi memenuhi kuota mengajar 24 jam dalam seminggu. “Rolling tersebut baru berupa wacana, tetapi saya juga khawatir takut dipindahkan ditempat yang jauh dari tempat tinggal,” ungkap seorang guru di SMA 3 Palembang, Jumat (27/1). Menurutnya, pemindahan tersebut memang dianggap positif dikarenakan untuk syarat sertifikasi, tetapi terasa berat kalau pin-

dah mengajar ke sekolah jauh. Guru sekarang kasak kusuk. Informasi yang dihimpun Sripo dari sejumlah guru, sudah ada rekan mereka yang bertindak cu-

rang agar tidak dipindah. “Saya dengar dari teman saya katanya bisa mengurus pemindahan bisa dilakukan melalui jalur belakang, tetapi isu tersebut masih samar-samar,” tu-

kasnya. Sama halnya di SMP 10 Palembang. Seorang guru mengatakan, hingga sekarang belum ada keputusan pemindahan guru ke sekolah lain. “Kita belum ada rolling, tapi wacana tersebut memang pernah diungkapkan

kepala dinas,” ungkap Kepala SMPN 10 Palembang, Yusnadi. Program pindah tugas guru ini dilakukan Disdikpora untuk meratakan kelebihan guru mata pelajaran dan menutupi kekurangan guru mengajar selama 24 dalam seminggu. (mg15)

Pilih Sekolah

SRIPO/JACK

Reza Pahlevi

SAAT ini terdapat sekitar 11.000 guru di kota Palembang dan untuk kekurangan hanya terdapat di beberapa mata pelajaran, seperti kesenian. Masalah ini sudah disampaikan kepada Badan Kepegawaian Daerah dan bila jumlah yang ada di suatu sekolah sudah mencukupi, maka sekolah jangan lagi memberikan kesempatan agar mereka masuk. Karena bila terjadi penumpukan akan menjadi kesulitan bagi guru itu sendiri untuk memenuhi jam mengajar sebagai tuntutan memperoleh sertifikasi. Untuk itu kami menganjurkan agar guru sendiri yang mencari sekolah-sekolah

yang masih membutuhkan. Karena bila tidak, meski mereka sudah tersertifikasi, maka tunjangan sertifikasinya tidak bisa dibayarkan karena kurang dari 24 jam dalam seminggu. Dalam hal rolling guru memang tidak dipaksa, hanya saja diberi pilihan sekolah yang masih butuh. Melalui program sertifikasi ini, dengan sendirinya akan tidak akan terjadi penumpukan guru di sekolah. Mengenai adanya isu jalur belakang untuk guru yang pindah lokasi mengajar agar memenuhi syarat sertifikasi, itu belum terbukti. Tetapi jika memang ada hal itu tidak benar. (mg15)


12

SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang

Tanggulbute Pasok Listrik se-Sumatera ■ PT Supreme Energy Bangun PLTP Rantau Dedap ■ Paparan di Pemkab Lahat SRIPO/TOMMY SAHARA

TERIMA BERKAS — Panitia Penerimaan Brigadir Polri 2012 Polres Lahat, menerima berkas para pelamar di Mapolres Lahat, Jumat (27/1)

Tak Ada Istilah Uang Pelicin LAHAT, SRIPO - Animo masyarakat Kabupaten Lahat untuk menjadi polisi cukup tinggi, terlihat dari membludaknya pelamar pada penerimaan Brigadir Polri 2012 di Polres Lahat. Pihak Polres Lahat pun mengimbau pelamar jangan mudah percaya imingiming seseorang yang mengaku bisa meluluskan dalam tahap seleksi. Apalagi sampai meminta sejumlah uang yang nominalnya sampai puluhan juta. Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Kasubag Humas Ipda Joko menjelaskan tak jarang orangtua pelamar berkeinginan anaknya jadi polisi. Terkadang peserta menghalalkan segala cara termasuk mencari backing dan

menyediakan sejumlah uang pelicin agar sang anak bisa lulus seleksi. Hal seperti itu harus dihindari karena Polda Sumsel sudah sejak lama menerapkan transfarasi dalam penerimaan anggota polisi. Sehingga tidak ada celah seseorang melakukan kecurangan seperti. Anggota polisi yang memiliki kedudukan tinggi pun tidak bisa meluluskan seseorang, karena yang lulus harus berdasarkan hasil penilaian selama seleksi. “Jangan mau dimanfaatkan orang tertentu yang mengaku bisa membackingi, apalagi meminta sejumlah uang sebagai pelicin. Tidak ada istilah uang pelicin itu,” ujar Ipda Djoko. Tambah Joko, pendaftar-

an calon brigadir Polri 2012 berlangsung seminggu dimulai Sabtu (21/1) lalu. Pantauan Sripo, para pelamar terus berdatangan ke Mapolres Lahat. Mereka umumnya kaum muda yang berasal dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Lahat dan baru menyelesaikan pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Agar tak mengang-gu aktifitas di Mapolres Lahat, lokasi pendaftaran diletakkan di bagian belakang gedung. Heni (18) salah seorang pelamar mengaku sangat ingin menjadi polisi. Berbagai persiapan sudah ia lakukan seperti rajin belajar persiapan selesai akademik, serta latihan fisik dengan berolahraga untuk tes fisik. (mg10)

Kincir Air Terangi Talanglintang PAGARALAM, SRIPO - Sedikitnya 30 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Talanglintang Kelurahan Semidang Alas, Kecamatan Dempo Tengah saat ini bisa menikmati aliran listrik berasal dari kincir air bantuan dari LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang. Listrik dihasilkan dari Sumber Daya Alam (SDA) Kota Pagaralam yang sangat mendukung yakni air. Kalangan mahasiswa menjadi tanga air untuk dapat membuat tenaga listrik menggunakan kincir air. Setelah dipasang, saat ini sudah 15 rumah di kawasan tersebut teraliri listrik dan akan menyusul 15 lainnya. Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Alam (SDA) Kota Pagaralam, Najamudin mengatakan, memang saat ini yang menjadi kendala tidak bisa dialirinya listrik bagi warga di Kota Pagaralam yang lokasinya jauh dari kawasan perkotaan. Akibatnya, jaringan listrik tidak sampai. Hal itulah membuat LPPM Universitas Muhammadiyah mencoba memanfaatkan sumber untuk dijadikan alternatif tenaga listrik. “Kita harapkan, masyarakat bisa meniru upaya ini. Dengan begitu, daerah yang selama ini tidak teraliri listrik bisa teraliri dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada,” jelasnya. (mg16)

LAHAT, SRIPO - PT Supreme Energy akan membangun Perusahaan Listrik Tenaga Panas (PLTP) Geotermal bersumber dari panas bumi di Desa Tanggulbute dan Rantau Dedep, Kecamatan Kotaagung Kabupaten Lahat. Kapasitas PLTP mencapai 2x110 MW akan memenuhi kebutuhan litsrik di Pulau Sumatera. Senior Vice President PT Suprame Energi Ir Radikal Utama menjelaskan, PLTP Rantau Dedep akan memiliki kapasitas 2x110 mega watt. Pembangunan fisik PTLP ditargetkan selesai dalam waktu lima tahun mendatang sehingga bisa segera dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan listrik. Target utama yakni pemenuhan listrik untuk wilayah Sumsel serta Pulau Sumatera yang dianggap masih kekurangan. “Target saya lima tahun selesai. Dari PLTP Rantau

Dedep, nanti listrik akan disalurkan ke seluruh Pulau Sumatera,” ujar Radikal Utama, saat sosialisasi pembangungan PTLP Rantau Dedap di Desa Karangendah, Kecamatan Kotaagung Kabupaten Lahat, Jumat (27/1). Diharapkan pembangunan PLTP dapat membantu pemerintah memenuhi kebutuhan listrik khususnya pulau Sumatera. Selain itu juga bisa menciptakan lapangan kerja baru, karena pihaknya akan memberdayakan tenaga kerja lokal. Beberapa sarana infrasturkur penunjang dari dan menuju lokasi PLTP juga akan diperbai seperti akses jalan dan jembatan. Sehingga masyarakat yang bermukim di sekitar PLTP Rantau Dedep bisa turut menikmati pembangunannya. Perusahaan juga akan aktif menyalurkan bantuan dana melalu program Corporate

LAHAT patut bangga, karena nanti bisa menjadi sumber listrik bagi Pulau Sumatera

H SAIFUDIN AZHARI Bupati Lahat DOK:SRIPO

Social Responsibility (CSR). Sementara menurut Bupati Lahat Saifudin Aswari, Pemkab Lahat membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor yang hendak berinvestasi di Lahat asal sesuai peraturan dan memiliki manfaat bagi masyarakat. Perusahaan PT Supreme Energi menurutnya sudah menyatakan kesanggupan memperbaiki infrastrukur seperti jalan sepanjang 14 KM dan jembatan menuju

lokasi proyek. Jika menggunakan dana APBD untuk mengaspal jalan saja akan diperlukan dana sekitar Rp 100 miliar lebih. Selain itu juga memperdayakan tenaga kerja lokal sehingga akan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. “Lahat patut bangga, karena nanti bisa menjadi sumber listrik bagi Pulau Sumatera,” ujar Saifudin Aswari. (mg10)

Isa Ansori Gantikan Farijal Akmal

■ Pimpin KPUD Muaraenim

SRIPO/ARI

Isa Ansori

MUARAENIM, SRIPO - Isa Ansori SE, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muaraenim. Ia menggantikan Farijal Akmal SPdi, yang telah menjabat tiga tahun sebagai Ketua KPU Muaraenim. “Benar, saya diberi amanah secara aklamasi oleh teman-teman,” ujar Isa Ansori, Jumat (27/1) di Kantor KPU Muaraenim. Menurut Isa Ansori didampingi anggota KPUD Muaraenim lainnya Dra Party, Suprayitno SAg dan Drs Syahroni pergantian Ketua KPU murni keinginan Farijal Akmal. Ia mengundurkan diri karena ingin berkonsentrasi menyele-

saikan studi S2 nya. Kelima anggota KPUD Muarenim pun berembuk dan Senin (16/1), Isa dipercaya teman-teman melanjutkan tongkat kepemimpinan sebagai Ketua KPUD Muaraenim. Keputusan musyawarah ini dibuatkan berita acaranya dan Kamis (20/1) diserahkan ke KPU Provinsi meminta untuk menerbitkan Surat Keputusan (SK) baru untuk Ketua Baru dan mencabut SK Ketua Lama. Sehari kemudian, Jumat (20/1) SK tersebut keluar yang di kirim melalui faksimile. Keputusan KPU Sumsel No 05/KPTS/KPU.Prov.006/I/ 2012 tentang peresmian pengangkatan Ketua KPU Kabupaten Muaraenim. Penetapan keputusan ini sekaligus mencabut SK yang lama yakni No 017/KPTS/KPU.SS/I/2009 tentang peresmian pengangkatan Ketua KPU Kabupaten Muaraenim. Saat ini ada lima orang anggota KPU Kabupaten Muaraenim yakni Divisi Teknis Penyelenggaraan (Farijal Akmal), Divisi Perencanaan Keuangan, Logistik, Umum, Rumah Tangga dan Organisasi (Isa Ansori), Divisi Hubungan Masyarakat Data informasi dan Hubungan antar Lembaga (Dra Party), Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM (Suprayitno) dan Divisi Hukum dan Pengawasan (Drs Syahroni). (ari)


SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

13

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua

Pupuk Urea Sulit Didapat ■ Di

Kabupaten Ogan Ilir ■ Petani Merasa Dipermainkan

INDRALAYA, SRIPO - Petani sawah yang bercocok tanam padi dan petani sayur di Kabupaten Ogan Ilir (OI), kini mulai kasak kusuk karena kesulitan mendapat pupuk urea bersubsidi, sementara harga pupuk di pasaran wilayah Ogan Ilir sangat tinggi. Ilham, warga Indralaya, Jumat (27/1) kepada wartawan mengatakan, kelangkaan pupuk yang disertai melonjaknya harga pupuk

di pasaran, membuat dirinya kesulitan mencari pupuk khususnya urea untuk memenuhi kebutuhan tanamannya. “Kita sudah berkeliling mendatangi semua pengecer dan distributor pupuk di Kabupaten Ogan Ilir, tetapi sulit didapat,” ujar Ilham. Menurutnya, meskipun pupuk tersebut ada, harganya mahal sehingga terasa berat untuk membelinya. Petani pun merasa diper-

mainkan dengan stok yang terbatas dan harga di pasangan yang tiba-tiba selangit. “Sekarang harga pupuk urea di pasaran mencapai Rp 80 ribu hingga Rp 85 ribu per karung, padahal harga resmi hanya Rp 65.000,” jelasnya. Karena itu, Ilham mengaku, sebagian besar petani mengganti pupuk urea dengan pupuk Ponska. Meskipun Ponska mahal mencapai Rp 115.000 per karung mereka tetap

beli karena Ponska sudah mengandung urea. Suroso, petani padi dari Pemulutan menyebutkan, dia terpaksa membeli urea dengan harga pasaran saat ini, karena sawahnya mendesak memerlukan pupuk. Dia mengaku satu hektare sawahnya memerlukan 300 kilogram urea untuk sekali pupuk. Sedangkan masa pemupukan harus dilakukan dua kali selama masa tanam. Baik Suroso mauun Ilham

mengaku tidak mengerti mengapa pupuk urea harganya tinggi. Khusus pupuk bersubsidi, Suroso dan Ilham mengaku tidak tahu ke mana bisa mendapatkannya. Lain lagi dengan Yunus warga Kecamatan Indralaya yang mengaku mendapatkan pupuk urea pada Desember 2011 lalu seharga Rp 80 ribu per karung. Tetapi sekarang dia menyebutkan pupuk urea mencapai Rp 120 ribu per karung. Harga itu

didapatnya dari toko di Palembang, karea di Ogan Ilir sulit didapat. Hal ini tambah Yunus menyebabkan petani menunda membeli pupuk, dan menggantinya dengan pupuk kandang. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Ilir, Wawan Wiguna mengakui awal tahun ini terjadi kekosongan pupuk bersubsidi, karena belum ada pasokan dari Pusri. “Menurut pihak Pusri, itu bisa terjadi karena dari kabupaten atau daerah belum memasukan usulan kebutuhan pu-puk-

nya,” jelas Wawan. Namun, kebutuhan pupuk untuk kelompok tani sudah ada jatah sendiri, sehingga diimbau petani yang belum masuk menjadi kelompok agar mendaftarkan diri menjadi kelompok supaya mudah mendapatkan pupuk urea bersubsidi. “Kalau masuk kelompok akan mendapat kartu Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebagai syarat untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dari distributor yang telah ditunjuk pemerintah,” jelasnya. (trs)

Ungkap Sembilan Persoalan

■ Karyawan PT KMM Mengadu ke Dinsosnaker

SRIPO/EDISON

BERSERAKAN —Sampah rumah tangga di Kota Muaradua, OKU Selatan, dibiarkan berserakan di pinggir jalan. Warga kesulitan membuang sampah, karena tempat penampungan sementara sangat sedikit.

Sampah Dibuang ke Sungai

■ OKU Selatan Butuh TPA MUARADUA, SRIPO - Belum tersedianya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang representatif, menjadi alasan sebagian masyarakat di Kota Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, membuang sampah di sembarang tempat. Pinggir jalan, parit saluran air, jurang dan sungai, menjadi lokasi tempat warga membuang sampah. Pantauan Sripo, Jumat (27/1), sampah rumah tangga terlihat hampir di setiap sudut jalan dalam Kota Muaradua. Seperti di ujung Kelurahan Kisau, Bumi Agung, arah Buayrawan, dan arah ke Karetjaya terlihat sampah berserakan. Di dalam kota pun warga dipergoki membuang sampah asal-asalan. Seperti terlihat di pertigaan jalan Jaksa Kelurahan Batu Belang dan di kawasan Kampung Tanding. Anes (27) warga Kelurahan Bumi Agung mengakui, di beberapa lokasi telah ditempatkan bak-bak penampungan sampah, tetapi tidak menjangkau seluruh lingkungan

pemukiman warga, sehingga sebagian warga membuang sampah asal-asalan. “Praktis ya membuang sampah di pinggir jalan yang ada jurangnya. Masyarakat bingung, buang ke sungai tidak boleh tapi pemerintah tidak menyediakan tempat penampungan sampah sebelum dibuang ke TPA oleh petugas,” katanya. Sementara itu, bak sampah yang ada berukuran kecil, sehingga walaupun terdapat bak penampungan yang terbuat dari tong (drum), sampah masih berserakan di jalan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten OKU Selatan, Ir Sudirman MM beberapa waktu lalu mengatakan, pembangunan TPA yang direncanakan masih terkendala lokasi dan dana. “Contohnya saja TPA yang direncanakan di wilayah Kecamatan Buayrawan, tidak mendapat izin dari kades setempat dan camatnya, selain itu dana yang tersedia sangat minim,” ujarnya. (cw1)

BATURAJA, SRIPO - Puluhan karyawan bagian Filling Hall di perusahaan PT Karya Musi Mandiri (PT KMM) Baturaja, yang bergerak dalam bidang Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), mengadu ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten OKU. Sedikitnya ada sembilan persoalan yang dikeluhkan karyawan. PT KMM antara lain soal kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang belum jelas, pengangkatan karyawan tetap, lembur di hari libur dan hari

besar nasional yang tidak dibayar perusahaan. Persoalan lainnya menyangkut pembagian bonus apabila melebihi target, alat keamanan (Safety) dan keselamatan kerja hanya diberikan setiap satu tahun sekali, dan tidak adanya surat keterangan gaji. “Teramsuk soal pemberian tunjangan kesejahteraan,” kata Kepala Dinsosnaker Kabupaten OKU, H Wibisono didampingi Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja (HIPK) Son Ezoni kepada

wartawan, Jumat (27/1). Utusan karyawan yang mendadu ke Dinsosnaker itu juga menyerahkan kertas tuntutan. Ada sekitar 20 karyawan yang mengajukan tuntutan ke Dinsos-naker, khususnya karyawan bagian Filling Hall. “Pengaduan 20-an karyawan PT KMM ini segera kita komnuikasikan dengan perusahaan untuk dicarikan solusinya,” kata Wibisono didampingi Son Ezoni. Sedangkan manajemen PT KMM SPPBE Baturaja melalui Kepala Pengawas

dan Mandor, Edi Prayoga didampingi Bagian Administrasi Rahmad Ramadhan mengatakan, tuntutan yang disampaikan karyawan bagian Filling Hall itu sudah diberikan sesuai peraturan yang berlaku. Edy men-contohkan libur nasional beberapa hari lalu ditentukan langsung oleh Pertamina bagian LPG dan Gas Product Region II. “Perusahaan sudah kooperatif dan memberikan kelonggaran kepada pekerja seperti memberikan jatah libur seminggu sekali,” jelasnya. (eni)

Pembina Pramuka Masih Minim KAYUAGUNG, SRIPO - Sebanyak 40 orang Pembina Pramuka di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengikuti pelatihan Kursus Mahir Dasar (KMD). Pelatih ini kelak akan ditempatkan di 18 kecamatan untuk membina dan melahirkan anggota pramuka yang berkualitas. “Secara nasional kita masih kekurangan tenaga pembina pramuka, begitu juga di Kabupaten OKI yang hanya memiliki 40 pembina pramuka, sementara sebagian sekolah yang ada di OKI memiliki perserta didik pramuka,” kata Ketua Kwartir Cabang

(Kakwarcab) Gerakan Pramuka OKI, H Muslim SE MSi kepada wartawan di sela-sela pelatihan Kursus Mahir Dasar Pembina Pramukan Kabupaten OKI di Bumi Perkemahan Teluk Gelam, Jumat (27/1). Menurut Muslim, dengan kekurangan pembina pramuka ini harus dilakukan pengembangan generasi, karena keberadaan pembina atau pelatih pramuka sangat penting, agar setiap gugus depan (Gudep) melahirkan anggota pramuka yang berkualitas. Kegiatan ini berlangsung 26 Januari hingga 2 Februari.

Sementara itu Bupati OKI, Ir H Ishak Mekki MM yang membuka Kursus Mahir Dasar Pembina Pramuka

mengatakan, sasaran dari sistem kepramukaan adalah pembentukan watak dan budi pekerti luhur. (std)

SRIPO/MAT BODOK

SEMATKAN —Bupati OKI, Ir H Ishak Mekki MM menyematkan tanda peserta pramuka pelatihan Kursus Mahir Dasar Pembina Pramuka di Teluk Gelam, Jumat (27/1).


14

SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

Banyuasin, Musirawas, Lubuklinggau

Suban IV Milik Muba

Keterangan Mantan Sekda Muba ■ DiHadapan Pansus DPRD Muba

SEKAYU, SRIPO - Perebutan wilayah sumur minyak dan gas (Migas) Suban IV antara Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Musirawas (Mura), belum menemui titik terang. Beberapa pejabat yang diangggap mengetahui kasus tersebut sebagian mangkir dari panggilan Pansus Suban IV DPRD Muba. Jumat (27/1) kemarin, mantan Sekda Muba yang saat ini menja-

bat Sekda Provinsi Sumsel, H Yusri Effendi menghadiri panggilan Pansus Suban IV DPRD Muba. Yusri Effendi dihadapan anggota Pansus Suban IV DPRD Muba mengatakan, soal Suban IV dia yakin milik Kabupaten Musi Banyuasin. “Saya yakin Suban IV milik Muba, makanya saya mempertahankan argumen ketika rapat di Depdagri. Saya tidak ragu Suban IV

milik Muba sampai ada keputusan inkrah,” katanya. Yusri menambahkan, Tahun 2007 dia yang mewakili Bupati Muba yang saat itu dijabat H Alex Noerdin, menghadiri rapat di Depdagri membahas masalah Suban IV. Menurutnya, tidak ada pembahasan apapun terkait bagi hasil migas di Suban IV. “Pada rapat tersebut kami bertahan argumen bahwa Suban IV milik Muba, sehing-

ga belum ada kesepakatan dan rapat tidak menghasilkan keputusan. Rapat kemudian deadlock dan kemudian di pending,” ujar Yusri. Selain itu waktu rapat di Depdagri, kata Yusri, Pemkab Muba diminta mengakui bahwa Suban IV milik Musirawas, berdasarkan peta yang ditunjukkan saat itu. “Itu yang kita tidak mau, sehingga rapat deadlock. Kita kaget saat keluar surat Keputusan Mendagri tentang pembentukan tim menyelesaikan tapal batas ini,” jelas Yusri seraya mengakui, saat itu Pemkab Muba tidak mendapat tem-

Tiga Calon Tersangka Proyek Booster BANYUASIN, SRIPO - Pengusutan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Booster PDAM Sembawa, kini sudah ada kemajuan. Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalanbalai sudah mengantongi tiga calon tersangka. Tim penyidik masih menunggu hasil audit BPK Perwakilan Sumsel. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangkalanbalai, Suwito SH MHum yang dibincangi Sripo, Jumat (27/ 1) mengatakan, kasus dugaan korupsi proyek Booster PDAM Sembawa yang ditangani pihaknya menjadi prioritas untuk diselesaikan.

“Kita masih menunggu hasil audit BPK, namun setidaknya kasus ini mengarah kepada tiga calon tersangka,” kata Suwito seraya memperkirakan dalam dua minggu ke depan hasil audit BPK itu sudah diterima tim penyidik. Informasi yang dihimpun, Kejari Pangkalanbalai telah merampungkan dua berkas berbeda yang bakal menyeret tiga calon tersangka dalam kasus Proyek Booster PDAM Sembawa itu, yakni YC (Pemegang Anggaran), FH (Pejabat Pemegang Kuasa-PPK), BP rekanan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU

CK) Banyuasin. Seperti diketahui, proyek Booster PDAM Sembawa ini dimulai Tahun 2007. Sejauh ini proyek fasilitas air bersih itu telah menelan anggaran dari APBD Rp 14 M. Namun dalam pelaksanaannya, proyek itu diputuskan untuk diadakan tambahan anggaran (adendum) Rp 2,14 M. Dari anggaran Rp 2,14 M, terdapat pengeluaran bagi pemasangan 27 titik pembuatan jembatan pipa tipe D ukuran 250 mm senilai Rp 1,5 M. Namun, dari hasil penyidikan tim Pidsus Kejari, terindikasi korupsi pelaksanaan pembangunan hanya satu jembatan. (udn)

busan terkait SK Mendagri tersebut. Menanggapi penjelasan Yusri ini, salah seorang anggota Pansus Suban IV Hafis Mauli mengatakan, Pemkab Muba belum maksimal dalam menyelesaikan permasalahan Suban IV. “Proses awalnya diketahui tapi sayang Sekda Muba yang ketika itu dijabat Yusri Effendi tidak mengikutinya secara utuh. Yang sangat disayangkan terbitnya Permendagri No.63/2007 yang tidak diketahui. Sementara Permendagri dimaksud tidak ada arsipnya,” tandasnya. (cw7)

SRIPO/ANDRIYANTO

HADIRI —Mantan Sekda Muba, H Yusri Effendi yang kini menjabat Sekda Provinsi Sumsel, Jumat (27/1) menghadiri panggilan Pansus Suban IV DPRD Muba.

Kami Terpaksa Gotong Royong

■ Perbaiki Jalan Rusak

SRIPO/UDN

Suwito

MUSIRAWAS, SRIPO - Warga Desa Tanjungagung, Kecamatan Karangjaya, kesulitan bepergian keluar desa. Poros jalan menuju desa itu kini dalam kondisi rusak berat. Saat penghujan jalan yang semula beraspal, sebagian kini sudah berubah menjadi jalan tanah bercampur koral yang sulit dilalui. Taufik (32) warga setempat mengatakan, agar bisa dilewati warga bergotong royong memerbaikinya, terutama di beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan berat. “Di beberapa

titik kondisinya parah, seperti di lokasi Deresan Palak Kambing, di tanjakan yang mengarah ke Desa Rantautelang. Kalau tidak diperbaiki, warga sulit beraktivitas keluar masuk desa,” katanya. Disebutkan, selama Tahun 2011 sedikitnya sudah tiga kali warga gotong royong memperbaiki jalan yang rusak itu. Pengamatan Sripo, masih ada dua desa di Kecamatan Karangjaya yang kondisi jalannya belum bagus, yaitu jalan menuju Desa Tanjungagung dan Lubukkum-

bung. Khusus jalan menuju Desa Tanjungagung sepanjang kurang lebih 6 KM, sampai kini belum ada perbaikan. Sedangkan jalan menuju Desa Lubukkumbung Tahun 2011 lalu ditingkatkan melalui dana APBD. Hanya saja, dari sekitar 6 KM panjang jalan menuju desa itu, baru sekitar 800 meter yang diaspal, mulai dari pintu masuk desa wilayah proyek Desa Sukaraja. Sisanya baru dikeraskan dengan koral. Itu pun kondisinya kurang memadai, sehingga dikhawatirkan akan cepat rusak. (zie)

PPL Latih Mahasiswa Kembangkan Diri Sesuai Perkembangan Pendidikan

■ Universitas PGRI Palembang Lepas 2.451 Mahasiswa SEBANYAK 2.451 mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas PGRI Palembang FKIP dilepas langsung Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang Bukman Lian SE MM untuk mengikuti PPL di berbagai sekolah yang ada di Palembang yang bertempat di Gedung Guru, Jumat (27/1). Ada 10 program studi

yang mengirim mahasiswa untuk melaksanakan PPL, antara lain, Prodi Bahasa Inggris sebanyak 383 orang, Prodi Bahasa Indonesia sebanyak 327 orang, Prodi Matematika sebanyak 338 orang, Prodi Fisika sebanyak 111 orang, Prodi Sejarah sebanyak 95 orang, Prodi Akuntansi sebanyak 144 orang, Prodi BK sebanyak 121 orang, Prodi Olahraga seba-

nyak 421 orang, Prodi Geografi sebanyak 283 orang, dan Prodi Sendratasik sebanyak 228 orang. Universitas PGRI Palembang mengadakan PPL ini dengan tujuan untuk melatih mahasiswa atau calon guru dalam profesi keguruan dan pendidikan, sehingga mahasiswa mampu mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan perkem-

bangan pendidikan. “Saya harapkan kepada seluruh mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang telah didapat, sehingga dapat melatih diri untuk lebih maju dan dapat berdaya saing di dunia pendidikan,” ujar Dekan FKIP Univeritas PGRI Palebang, Bukman Lian SE MM. Selain itu dengan diadakannya PPL ini, diharapkan

agar dapat menciptakan pribadi calon guru atau pendidik yang memiliki seperangkat pengetahuan dan kompetensi Pedagogik, sosial, kepribadian dan profesional dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. PPL ini sendiri dilaksanakan dalam dua tahap yakni Tahap Observasi dari tanggal 28 Januari - 2 Februari 2012, sedangkan tahap pelatihan pengajaran dari 4 Februari - 18 Maret 2012. (adv/mg14)

DR Syarwani Ahmad MM

Bukman Lian SE MM


SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

15

Wahyu Dua Tahun Pasok Sabu ■ Ditembak di Atas Speedboat BANYUASIN, SRIPO — Wahyu Via Pasha (30) terpaksa dilumpuhkan petugas Polsek Muarapadang Banyuasin dengan timah panas di kaki sebelah kanan ketika berada di atas speedboat. Warga Jl Hasan Raya No 312 RT 54 Kecamatan Sako Palembang ini hendak melarikan diri setelah kedapatan membawa satu paket besar narkotika jenis sabusabu seharga Rp 1,3 juta di pangkalan speedboat jalur 18 jembatan 2 Desa Dayamakmur Kecamatan Muarapadang, Kamis (26/1) malam. Wahyu merupakan target operasi petugas Satnarkoba Polres Banyuasin kare-

na selama ini bertugas sebagai pemasok sabu-sabu untuk wilayah perairan Banyuasin. Tersangka sendiri saat ini sudah diamankan di Mapolres Banyuasin setelah mendapat perawatan di RS Bhayangkara Palembang . Petugas juga berhasil menangkap Risnita (34) yang kedapatan membawa satu butir ekstasi ketika berada di penginapan Desa Gasing Kecamatan Talangkelapa Banyuasin. Satu butir pil setan itu disimpan tersangka di dalam tas warna merah miliknya. Kapolres Banyuasin AKBP Drs Ahmad Zaenudin melalui Kasat Narkoba AKP MP Nasution, Jumat (27/1)

mengatakan, penangkapan tersangka Wahyu ini dilakukan petugas Polsek Muarapadang setelah mendapat informasi warga jika tersangka akan memasok narkoba jenis sabu-sabu kepada warga berinisial MC warga Muarasugihan. “Tersangka Wahyu merupakan target operasi yang selama ini selallu lolos dari kejaran petugas, “ kata AKP Nasutioan. Sementara itu, tersangka Wahyu dihadapan petugas mengakui perbuatannya dan kegiatanya sebagai pemasok sabu-sabu di wilayah perairan banyuasin sudah berlangsung dua tahun ini. (udn)

Sukri Beli Pistol Rp 300 Ribu

Pidum Reskrim Polresta Palembang pimpinan Iptu Nanang S, di depan rumahnya Jl Maju Bersama I RT 34 RW 13 Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Sukarame Palembang, Rabu (26/1) pukul 13.30. Pjs Kaporesta Palembang Kombes Pol Sabrudin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol Frido Situmorang, membenarkan melakukan penangkapan. Sukri ditangkap karena terlibat kasus 335 KUHP dan undang-undang perlindungan anak. Ketika ditangkap petugas, petugas mendapatkan senpi rakitan beserta 10 butir peluru. (mg19)

Pengusaha Pelaminan Nyabu ga tahun yang lalu. Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muaraenim AKBP Drs Budi Suryanto Msi melalui Kasat Narkoba AKP G Parlasro Sinaga SIK, bahwa saat ini tersangka telah diamankan bersama barang bukti di Mapolres Muaraenim. Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 112 ayat (1) jo 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (ari)

Lilis tercatat sebagai salah satu tenaga pengajar di SD Petaling Pangkalan Balai. Ia tidak sadarkan diri setelah kepalanya membentur bak belakang truk tronton yang berukuran panjang Kamis (26/1) pukul 12.00. “Kejadian yang berlangsung di depan SMA Unggulan Pangkalan Balai tersebut bermula saat saya dan istri hendak pulang ke rumah. Saya yang mengendarai motor,” ujar Asri Abdullah (42), suami Lilis. Asri, yang pulang ke Desa Celentang Kecamatan Banyuasin 3 Kabupaten Banyuasin, hanya menderita luka lecet di bagian kiri tubuhnya. Bahkan, Asri tidak perlu mendapat perawatan

intensif dari dokter. Kejadian menyedihkan ini bermula saat Asri dan Lilis hendak pulang ke rumah. Saat itu, mereka berangkat dari tempat Lilis mengajar. Sayang, saat melintasi Jl Palembang-Pangkalan Balai, tepatnya di depan SMA Unggulan Pangkalan Balai, kepala Lilis membentur bak truk tronton. Saat itu, si sopir truk sedikit tidak sadar dengan ukuran bak truknya yang panjang. Meski tidak ada kendaraan di bagian depan, si sopir menepikan truknya di waktu yang tidak tepat. Akibatnya, bak truknya menyerempet kepala Lilis hingga Lilis dan suaminya terjerembab masuk parit. (cw6)

„ dari halaman 16 sekitar tiga bulan lalu dan belum pernah digunakan. Senpira dan 10 peluru dibelinya dari Ijal di Gelumbang seharga Rp 300 ribu. “Aku sering nian didatangi musuh, padahal tanah itu punyo aku nian. Jadi senjata api ini aku bawa terus,” ujar pria yang pernah ditahan karena terlibat kasus penipuan pada tahun 2008. Sukri ditangkap petugas

Saya Merasa Bersalah „ dari halaman 16 sesuatunya, jenazah Lilis akhirnya dibawa Asri dan beberapa anaknya kembali ke tempat tinggal mereka. “Kami akan memakamkan dia di sana. Biar kapan saja kami bisa mengnjungi makamnya,” ujar Asri. Maklum, selain bertugas sebagai ibu rumah tangga, Lilis juga menafkahi keluarganya. Apalagi pendapatan Asri sebagai pedagang terkadang tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

„ dari halaman 16

Dua ABG Tertangkap Mencopet

SRIPO/MG19

DIAMANKAN — Tampak Ya (17) dan Pu (16) yang kedapatan mencopet di dalam bus kota kini dimankan di Polresta Palembang, Jumat (27/1).

PALEMBANG, SRIPO — Dua anak baru gede (ABG) Ya (17) dan Pu (16), terpaksa diamankan di Polresta Palembang. Ya dan Pu diamankan karena kedapatan mencopet ponsel milik Ari (32) di dalam bus kota KM 12Kertapati di kawasan Cinde Palembang, Jumat (27/1). “Aku idak nian ngambeknya, aku cuma duduk disebelahnya bae. Sumpah aku idak nian ngambek hapenyo,” ujar Pu dihadapan petugas penyidik. Pu mengakui, ia di dalam bus kota untuk pergi ke rumah Ya di kawasan Kertapati. “Selama empat hari ni kami beduo begawe jadi tukang bangunan di belakang Hotel Cendana. Yang borongnyo kakak aku, isi tas aku ni baju ganti,” ujar Pu. Sama halnya diakui Ya, ia sama sekali tidak mengambil ponsel milik korban. Justru ia

memberitahu korban bawah ponselnya diambil orang yang sudah turun dari bus kota. “Nyesel jadi aku injuk tahu kalu hapenyo diambek oleh orang yang bertopi itu, aku idak kenal nian dengan orang yang ambil hape dio,” ungkap Ya. Sementara berdasarkan laporan korban Ari yang ditemani Evi istrinya yang merupakan warga asal Sekayu, ketika di dalam biskota ia duduk bersebelahan dengan Pu. Tak berapa lama duduk disebelahnya, gelagat Pu mendekatkan tasnya ke pinggang yang kemudian mengambil ponsel. “Yang duduk disebelah aku cuma ada dio (Pu), ponsel saya diambilnya kemudian diopernya ke teman lain yang sudah turun duluan. Gara-gara dio, saya dak jadi ke Lampung untuk begawe,” ujar Ari yng bekerja sebagai tukang las. (mg19)

Terlacak Berkat PIN Aktif PALEMBANG, SRIPO — M Hapis (25) pelaku residivis penjambretan diberbagai lokasi berhasil ditangkap Unit Reskrim IB II pimpinan Kanit Reskrim IB II Palembang Iptu M Sabur saat melintas di Jalan PSI Lautan Kelurahan 32 Ilir IB II Palembang, Jumat (27/1/) pukul 13.00. Tersangka berhasil ditangkap setelah korbannya Karimah melapor ke polisi, karena PIN BlackBerry yang jambret tersangka di jalan Ki Ronggo Wirasantiko tanggal 14 Desember 2011 sekitar pukul 20.00 kembali aktif. Petugas yang menerima laporan korban langsung melakukan pengejaran dengan bantuan korban. Selang beberapa lama ketika melihat tersangka, petugas melakukan penangkapan. Karena mencoba kabur ketika akan ditangkap, petugas terpaksa menghadiahi tersangka dengan timah panas di paha kanannya. Tersangka M Hapis yang tinggal di Jalan Sultan Man-

sur Lrg keluarga Kelurahan 32 Ilir IB II Palembang ini mengaku baru satu kali melakukan penjambretan lantaran iseng dan bawaan mabuk setelah ia mengkonsumsi tuak bersama temantemannya. “HP BB itu aku jual sama tetangga seharga Rp 800 ribu, dia yang memakainya aku tidak tahu sampai bisa terlacak. Uangnya habis aku belikan baju,” ungkap tersangka sambil menahan sakit di paha kanannya. Setelah diinterogasi petugas, ternyata tersangka mengaku telah beberapa kali melakukan aksi penjambretan di berbagai lokasi. Sebelum menjambret tersangka meminum tuak agar lebih berani dan sasarannya merupakan cewek atau ibuibu yang membawa tas. Korbannya yang terakhir yakni Karimah seorang pelajar yang dijambret tersangka ketika hendak pulang dari les di salah satu kursus. Saat melintas di lokasi kejadian tersangka langsung menarik tas korban

SRIPO/MG14

GIRING — Tersangka M Hapis ketika digiring petugas menuju ke Polsek IB II Palembang, Jumat (27/1).

dan berhasil membawa kabur tas milik korban termasuk HP BB. Kapolsek IB II Palembang Kompol Hadi Syaefuddin didampingi Kanit Reskrim Iptu M Sobur membenarkan adanya penangkapan tersangka setelah mendapatkan laporan dari korban bahwa PIN BB yang dijam-

bret kembali aktif. Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya tersangka berhasil ditangkap dan barang bukti juga berhasil diamankan. “Kami masih melakukan pengembangan, diduga tersangka telah banyak menjalankan aksinya tidak hanya di wilayah Polsek IB II saja,” ujarnya. (mg14)


16

SRIWIJAYA POST Sabtu, 28 Januari 2012

Sukri Beli Pistol Rp 300 Ribu ■ Bersama 10 Peluru ■ Nekat Melawan Polisi ■ Saat Ditangkap Mobil Kapuslabfor Tertimpa Pohon

Untung Saya tidak Mati

SRIPO/SYAHRUL

SENPI RAKITAN — Kanit Pidum Reskrim Polresta Iptu Nanang S menanyakan asal muasal peluru milik Sukri pemilik senpi rakitan yang berhasil diamankan, Kamis (26/1).

PALEMBANG, SRIPO — Sukri (40), berusaha melawan petugas ketika akan ditangkap. Sempat terjadi pergulatan antara Sukri dengan petugas, Sukri pun berhasil ditaklukan petugas dan kini dimankan di

Sat Pidum Polresta Palembang, Kamis (27/1). Dari penangkapan Sukri, petugas berhasil mengamankan satu senjata api rakitan (senpira) jenis revolver slinder empat beserta 10 butir peluru. Senpira di-

temukan terselip di pinggang Sukri. “Aku punyo senjata api ni untuk jagojago, karena aku ni banyak musuh yang nak merebut tanah kavlingan aku yang nak dibangun rumah oleh musuh aku,” ujar pria yang

memiliki tujuh anak dan dua istri. Diakui pria yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual tanah timbunan, senpira baru dimilikinya „ ke halaman 15

PALEMBANG, SRIPO — Pohon besar di Jl Basuki Rahmat depan Komplek Sederhana II, Kecamatan Kemuning, tumbang usai angin kencang yang melanda Palembang, Kamis (26/ 1) pukul 14.45. Pohon tersebut mengenai mobil Toyota Fortuner hitam B 1355 WJA yang dikendarai Kapuslabfor Polda Sumsel, Kombes Pol Amri. Menurut Amri, saat kejadian ia tengah mengendarai mobil dan melintas tepat saat pohon tersebut jatuh. “Tiba-tiba saja jatuhnya, untung saya tidak mati,” ujarnya sedikit bercanda. Akibatnya, mobil Toyota Fortuner hitam miliknya penyok pada bagian kap mesin. Beruntung, pohon tersebut tidak mengenai pengendara lain yang melintas dimana saat kejadian Palembang diguyur hujan dan angin kencang. Selain itu, pohon yang sudah berusia puluhan tahun tersebut, sudah tua dan sedikit rapuh pada batangnya. Terlihat ada bekas bakaran di batang pohon tersebut dan menyebabkan batang pohon jenis trem-

Pengusaha Pelaminan Nyabu MUARAENIM, SRIPO — Helmilius (53) warga Jl Sumpah Pemuda , Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muaraenim, tertangkap tangan sedang nyabu seorang diri, Kamis (26/1) sekitar pukul 13.20 di salah satu rumahnya Jl Tanah Abang, Gang Kompas, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muaraenim.

Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan satu paket sabusabu, satu perangkat alat hisap, dua buah pipa kaca, satu buah empeng, satu buah korek api gas, satu lembar kertas alumunium poil, satu buah dompet kecil warna kuning. Berdasarkan informasi di

lapangan, siang itu, petugas mendapat informasi jika tersangka asyik mengisap sabu-sabu. Lalu petugas melakukan penggrebekan dan berhasil menangkap tersangka sedang asyik mengisap sabu-sabu. Menurut tersangka di depan petugas, bahwa ia beli sabu-sabu di Palembang

besi tersebut roboh saat angin kencang. Amri yang menyetir sendirian, langsung memindahkan kendarannya ke dalam Kompleks Jl Sederhana II. Bagian kap mesinnya rusak parah dan hancur karena tertimpa batang pohon yang besar. Kapuslabfor Polda Sumsel ini terlihat sibuk menelepon usai kejadian yang hampir saja mencederainya. Amri yang tidak mengenakan pakaian dinas ini, meminta kepada anggotanya untuk dibawakan mobil

derek dari Satlantas Polresta Palembang. Sekitar 30 menit menunggu, mobil derek datang dan langsung membawa mobil Toyota Fortuner tersebut. “Mobilnya langsung dibawa ke bengkel Toyota di Plaju dulu, biar bisa diperbaiki,” ujarnya. Sedangkan pohon yang tumbang, langsung dipotong oleh Dinas Pertamanan Kota Palembang menggunakan gergaji mesin. Kemacetan sempat terjadi karena pohon yang tumbang memakan setengah badan jalan. (mg4)

Saya Merasa Bersalah ■ Guru SD Tewas Tersenggol Tronton

dengan harga Rp 600 ribu perpaket. Lalu paket tersebut ia pecah dua, setengahnya ia hisap dan setengahnya ia simpan di rumahnya. Ia mengaku hanya mengkonsumsi bukan pengedar. Kegiatan tersebut sudah dijalaninya sekitar ti„ ke halaman 15

SRIPO/ISWAHYUDI

KOMBES Pol Amri (menelepon), melihat kondisi mobilnya yang tertimpa pohon tumbang, Kamis (26/1).

Helmilius

SRIPO/ARI

PALEMBANG, SRIPO — Setelah 24 jam tidak sadarkan diri, Lilis (42) akhirnya tewas Jumat (27/1) pukul 11.00. Isak tangis dari keluarga Lilis, terutama Asri (42) sang suami, memecah kesunyian ruang Emergency RSMH Palembang.

“Saya benar-benar merasa bersalah atas kepergiannya. Meski anak-anak sudah bisa mandiri, kami masih membutuhkannya,” ujar Asri. Setelah mengurus segala „ ke halaman 15

Sriwijaya Post Edisi Sabtu, 28 Januari 2012  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you