Page 1

SRIWIJAYA POST

MINGGU 27 MARET 2011

Spirit Baru Wong Kito

ECERAN RP 2.000

MANAGED BY

24 HALAMAN

erbakar Pabrik Busa TTerbakar

25 Motor Karyawan Jadi Abu BANYUASIN, SRIPO — Diduga konsleting pada mesin produksi, lima bangunan dan 25 buah motor di CV Lestari Mitra Sejahtera (LMS) jadi abu. Kebakaran kantor CV LMS yang sekaligus pabrik busa di jalan raya Palembang-Betung KM 14 Kelurahan Tanah Emas Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, terjadi, Sabtu (26/3) pukul 15.00. Ke-25 sepeda motor milik karyawan yang terpakir di depan gerbang pabrik tinggal kerangka besi saja. Beruntung, gedung tempat penyimpanan bahan baku yang baru selesai dibangun selamat dari peristiwa tersebut. “Itu motor saya yang di depan, tinggal kerangka saja,” ujar Herman, operator rakit yang berhasil menyelamatkan diri dari kebakaran pabrik tersebut. Kelima bangunan yang terbakar antara lain gedung kantor, produksi, penyimpanan bahan baku, dan tempat penyimpanan kain yang sudah dijahit.

SRIPO/ANDI AGUS T

TERBAKAR — Gudang Pabrik Busa CV Lestari Mitra Sejahtera di KM 14, Banyuasin ludes terbakar, Sabtu (26/3). Puluhan sepeda motor milik karyawan CV Lestari Mitra Sejahtera hangus terbakar.

„ ke halaman 7

Pelajar Demam Pijat Bugil PALEMBANG, SRIPO — Warga Palembang yang gemar hiburan rela antre untuk mendapatkan layanan pijat bugil di sebuah lokasi pemijatan plus di kawasan Ilir Barat Permai. Bahkan pelanggannya banyak dari kalangan pelajar. Investigasi Sripo akhir pekan ini mendapati delapan pria, tiga di antaranya masih usia pelajar,

Saini tak Sempat Teriak

„ ke halaman 7

■ Buaya Terkam Nelayan BANYUASIN,SRIPO — Wawan (21) dan Asma (43), tak bisa menyembunyikan perasaan dukanya. Asma masih tampak syok harus kehilangan suaminya, Saini bin Sakri (45). Terlebih lagi Wawan, yang tak sempat menyelamatkan nyawa orangtuanya dari terkaman buaya sepanjang enam meter, Sabtu (26/3) dinihari. Korban keganasan Buaya Muara di sungai wilayah Banyuasin terus bertambah. Hingga kini sudah

11 korban yang diterkam buaya, empat diantaranya tewas dengan jasad tidak pernah ditemukan. Jasad Saini, warga Dusun 2 RT 2 Desa Lalang Sembawa Kecamatan Sembawa, Banyuasin hingga kemarin belum ditemukan. Asma didampingi Wawan menuturkan, tubuh Saini sempat dihempas dan diseret ke dalam air oleh buaya sepanjang enam me„ ke halaman 7

KELIRUMULAGI GA GAYYA PLEMBANG

Kampung Laut, Si Anak Tiri? DI Palembang khususnya, dan Sumsel umumnya, banyak hal, nama tempat, makanan dan lainnya, mulanya disebut asal Oleh: bunyi. Atau apa H.Muhammad yang dise- Syubli. LN but pertama kali, itu pula jadi sebutan seterusnya, walau ternyata sebutan itu keliru. Rubrik ini tidak bermaksud menyalahkan siapapun, tetapi bisa jadi kritik sosial (Koreksi) buat

siapapun yang mungkin berwenang meluruskannya, ayo kita kaji. KAMPUNG LAUT, SI ANAK TIRI ? SEJAK Sekolah Dasar kita sudah dikenalkan dengan laut, selat, teluk, sungai dan kolam untuk tempat yang berair. Kita jadi tahu betapa luasnya

Diseret ke Dasar Sungai WAWAN, anak Saini mengutarakan ayahnya sempat mengurungkan niat untuk mengumpulkan kayu gelam. Mereka bertiga sempat berdiam diri di dalam jukung karena telah mengetahui adanya buaya sepanjang enam meter. “Lalu buaya itu meninggalkan jukung kami,” tutur Wawan. Melihat kondisi yang cukup aman, Saini

Sekitar pukul 00.00 kembali memutuskan turun ke sungai untuk menarik tali perahu dan kembali mengikatnya ke tumpukan kayu gelam. Merasa ancaman buaya sudah tak ada lagi, Saini bekerja dengan tenang. Ia tak waspada dengan lingkungan sekitar. Tanpa suara, tiba„ ke halaman 7

SFC Harus Menang ■ Rebut Posisi Keempat Klasemen PALEMBANG, SRIPO — Meski tidak akan menggeser Persipura Jayapura di puncak klasemen, laga Sriwijaya FC versus Arema FC pada lanjutan Liga Super

Indonesia (LSI), di Stadion Kanjuruhan Malang hari ini, Minggu (27/3 akan menjadi sajian menarik. Persaingan kedua tim sangat

kental mengingat keduanya hanya terpaut satu peringkat. Arema kini diperingkat lima dengan 27 poin dari 17 laga, sementara SFC di peringkat enam juga mengemas

poin yang sama. Anak asuh Ivan Kolev hanya kalah selisih gol. Jika ingin mendekati posisi empat, tidak ada kata lain bagi SFC ke-

cuali memenangkan pertandingan. “Setiap pertandingan akan sangat penting bagi „ ke halaman 7

„ ke halaman 7

Kuis Tebak Skor SFC

TALKAN KONGGRES PSSI BA BAT

Besoes: Ada Pihak Ketiga PEKANBARU, SRIPO — Kongres versi PSSI untuk memilih Komite Banding dan Komite Pemilihan resmi dibatalkan. Ini karena keadaan yang tidak terkontrol lagi. PSSI memutuskan hal ini lewat rapat pengurus komite eksekutif bersama pewakilan FIFA dan AFC. “Kami telah mengevaluasi melihat kondisi yang ada, komite eksekutif dengan cepat mengambil keputusan bersama dengan perwakilan AFC dan FIFA,”

kata Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, kepada wartawan, Sabtu (26/3). “Sesudah dipaparkan, dianalisa, diputuskan kalau ini bukan lagi menyangkut keamanan tapi keselamatan. Melihat hiruk-pikuk yang di hotel Premiere, maka kongres tidak bisa dilakukan,” lanjutnya. Kongres PSSI bertujuan memilih anggota yang duduk di Komite Pemilihan dan Komite Banding. Kedua lembaga ini selanjut-

nya akan mengawasi Kongres Pemilihan Pengurus Baru PSSI, 29 April 2011. Kericuhan ini membuat Kongres PSSI yang rencananya dibuka pukul 19.30 WIB ditunda. Saat ini para pemilik suara PSSI justru berada di luar ruangan sedangkan anggota KPPN berada di dalam ruangan. Tak lama setelah kericuhan terjadi, PSSI melalui media officer „ ke halaman 7

Sriwijaya Post mengadakan kuis tebak skor pertandingan antara Arema FC vs Sriwijaya FC di Malang, Minggu (27/3). Kirim SMS sampai pukul 15.30. Ingat! Satu nomor hanya untuk satu penebak. Penebak jitu akan diundi sebanyak 6 orang untuk mendapatkan suvenir dari SFC, Three dan Sripo. Selamat menebak.


SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

3

Berobat Sambil Mengikuti Nilai Agama Kenapa Harus Berbekam? JUNAIDI Ahmad, Ketua Panitia Indonesia Berbekam di Palembang mengatakan setiap manusia akan menghasilkan sel darah merah kotor. Makanan yang kita makan dan air yang kita minum seringkali mengandung bahan-bahan zat kimia yang berbahaya seperti pewarna makanan ataupun sintetis yang bila dikonsumsi terus menerus akan menghasilkan toksin (racun) di dalam tubuh. Selain darah kotor, tubuh juga seringkali mengalami gangguan keseimbangan angin, baik itu di lambung, usus ataupun di dalam pembuluh darah. Angin yang berlebih dapat mengganggu metabolis hingga menjadi penyakit. Gangguan angin bisa dirasakan dari perut kembung, mual, sering sendawa, migran, sakit kepala, sakit gigi dan pegal-pegal pundak serta tulang belikat. Obat masuk angin yang kita kenal sehari-hari hanya bisa mengurangi namun tidak dapat mengatasi secara maksimal. Bekam yang dilakukan minimal sebulan sekali akan sangat membantu mengurangi darah kotor di dalam tubuh dan angin yang berlebih.

IR RUDIANTO Korda ABI Sumsel

BEKAM atau Al Hijamah adalah metode pengobatan sunnah Nabi dengan melakukan penarikan pada kulit melalui peralatan bekam untuk kemudian dilakukan penyayatan dengan pisau atau penusukan dengan jarum lalu ditarik kembali untuk mengeluarkan darah kotor, baik karena sel-sel darah yang sudah tua atau mati maupun adanya toksin dan zat yang keberadaannya tidak diperlukan tubuh. Bersama darah kotor ini ikut keluar pula suhu panas

SRIPO/LISMA

Proses pengobatan dengan cara dibekam.

dan angin yang berlebih. Darah kotor diambil dari lapisan kulit luar punggung, kaki, tangan atau bagian lainnya yang termasuk di dalam titik bekam. “Di Sumsel, ada sekitar 1.500 kader praktisi yang telah mempelajari ilmu

KOMENTAR Annia Marisa (Mahasiswa FE Unsri)

Tak Ada Salahnya

SRIPO/STS

BEKAM salah satu cara membuat tubuh menjadi segar dan sehat. Meski terlihat sadis karena mengeluarkan darah tapi karena sudah ada sejarahnya sejak zaman Nabi jadi tidak perlu khawatir. Yang penting caranya yang tepat. Jika memang bermanfaat, tak ada salahnya diikuti.

Kiki (Mahasiswa UBD)

Ikuti Anjuran Nabi BANYAK cara dilakukan untuk berobat, bekam salah satunya. Secara turun terumun sudah dilakukan namun sekarang sistemnya lebih disempurnakan. Bekam ini cara sehat yang sesuai dengan anjuran Nabi. (saf)

SRIPO/STS

bekam ini. Karena itu kami kemudian membentuk Asosiasi Bekam Indonesia (ABI) Sumsel,” kata Ir Rudianto Korda ABI Sumsel didampingi Junaidi, Ketua Panitia Indonesia Ber-bekam di Palembang, beberapa waktu lalu. Rudi menambahkan ajang yang serentak dilakukan di Indonesia dengan tema Indonesia Berbekam, salah satu ajang sosialisasi lebih mengenalkan kepada masyarakat tentang terapi ini. Kegiatan ini serentak di Indonesia. Palembang sendiri mengerahkan 30 terapis memberikan pengobatan kepada masyarakat,” kata Junaidi. Terapi bekam juga berkembang pesat pada masa kejayaan kekhalifaan sekitar abad 8 hingga 12 Masehi, dimana saat itu ilmu kedokteran berkembang menguasai dataran Eropa, sehingga munculah dokterdokter muslim dengan kedokteran Islamnya, seperti Ali Abbas Al Majusi, Abu bakar Ar Rozi, Al-Biruni,

Ibnu Sina, Az-Zahrowi, Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah dan lain-lainnya. “Kita menggandeng Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat (LKTM) sebagai instansi vertikal-nya. Selain sesuai sunnah, bekam juga bisa jadi peluang usaha,” kata Ju-naidi seraya menambahkan ada sekitar 12 titik utama yang disebutkan dalam hadits, selebihnya merupakan pengembangan dari itu. Beberapa ahli bekam juga menggunakan titik akupuntur untuk dilakukan pembekaman sedangkan yang lainnya menggunakan pendekatan anatomi organ tubuh dan patofisiologis suatu penyakit. Bagian tubuh yang dibekam di antaranya adalah Titik di kepala (Ummu Mughits, Qomahduwah, Yafukh, Hammah, dzuqn, udzun), Leher dan punggung (Kaahil, alakhdaain, alkatifain, naqroh,munkib), kaki (Wirk, Fakhd, Zhohrul qo-dam, iltiwa) dan lain sebagainya. Peluang Usaha

Salah seorang terapis dan juga pengguna bekam, Mardiah warga Jalan Tegal Binangun Plaju Palembang mengatakan, menjadi komunitas bekam karena selain sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW, juga karena ada peluang usaha yang bisa didapatkan. “Bekam sudah dikenal ribuan tahun yang lalu, bahkan sejak Nabi Musa AS, dan berkembang ke seluruh dunia hingga saat ini. Dalam sejarahnya, Rasulullah saw mengajak umatnya untuk berbekam. Karena itu banyak hadits yang diriwayatkan menunjukkan beliau memerintahkan orang sakit supaya berbekam, atau beliau sendiri merasa sakit kemudian berbekam,” kata Mardiah yang juga membuka praktek bekam di kediamannya. Madiah bersama suaminya ikut dalam peluang usaha melakukan terapi bekam. Meski belum begitu banyak pengguna namun diakui Mardiah peluang usaha terapi bekam sudah bisa menghasilkan tambahan uang. Dalam satu minggu, hampir setiap hari ada pasien yang ingin dibekam. Harga yang dipatok Mardiah pun tidak mahal yaitu antara Rp 25.000 sampai Rp 30.000. “Selain melakukan terapi kami juga

terkadang menggunakan sendiri termasuk untuk anggota keluarga lain dalam keluarga kami,” kata Mardiah. Rakhmah (34), warga Jakabaring yang ditemui usai melakukan terapi bekam mengaku sangat cocok melakukan kegiatan bekam. Meski mengaku pada awalnya ngeri melihat darah yang banyak dikeluar-

kan namun setelah melakukan terapi bekam, Rakhmah mengaku kondisi tubuhnya lebih fit. Hal yang sama diakui Lis, warga Plaju Palembang. Menurut Lis, dirinya sudah melakukan beberapa kali terapi bekam dan ada perubahan yang dialaminya terkait kesegaran tubuhnya. (safta)


4

SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

Andalkan Improvisasi Kim SEJAK direkrut dari Persiba Balikpapan, peranan Kim Yong Hee langsung terasa di lini tengah Sriwijaya FC. Dalam tiga pertandingan terakhir, pergerakan dan improvisasi gelandang plontos ini begitu dominan. Bahkan, satu assist matangnya menjadi gol bagi Keith Kayamba Gumbs ketika menundukkan Persiwa Wamena, Minggu (20/ 3) lalu.

SRIPO/SYAHRUL

Kim Yong Hee

Sayang pria asal Korea Selatan ini belum mampu tampil full time karena persoalan fisik dan skema tim. Sebab dalam skema pelatih Ivan Kolev, peranan Kim tidak hanya membantu serangan, tetapi juga diminta bertahan hal inilah yang membuatnya kerap kehabisan tenaga. “Kalian tahu Kim ada masalah dengan kebugaran karena tidak mampu tampil full time, itu karena dia belum lama bergabung. Namun dalam laga lawan Arema Minggu (27/ 3) menjadi andalkan, karena Firman Utina dan Ponaryo Astaman belum bisa diturunkan,” kata Ivan Kolev, Sabtu (26/3). Kolev tetap mengandalkan tenaga Kim, karena mantan pemain Jeonbuk Hyundai Motors ini, pandai merancang dan mengatur serangan. Dengan penguasaan bola matang dan pandai mencari celah kosong, improvisasi sang master lini tengah ini, diharapkan menjadi alternatif untuk memberikan umpan-umpan matang kepada Kayamba, Budi ataupun Jajang Mulyana. Seperti diketahui, Kim Yong-Hee merupakan pemain Korea Selatan yang pertama kali masuk Liga Super Indonesia (LSI) dengan memperkuat Persiba Balikpapan. Sayang penampilannya dianggap mengecewakan, kedatangan Jasen de Jong, pemain Timnas Filipina membuatnya langsung tersingkir dari skuad utama dan di lego ke SFC. Beruntung Laskar Wong Kito mendapatkan pria usai 32 tahun ini, karena langsung masuk dalam skema permainan. Sebelum bermain di Indonesia, Kim dianggap sebagai gelandang pengatur serangan berkualitas. Tercatat dia sempat memperkuat beberapa klub besar di KLeague, Liga Utama Korsel untuk Jeonbuk Hyundai Motors, Gwangju Sangmu Phoenix, Busan I’Park dan Seongnam Ilhwa Chunma, serta Gangneung City FC. (ndr)

Peraturan Organisasi PSSI Ditolak FIFA JAKARTA, SRIPO — Peraturan organisasi yang dibuat PSSI sebagai aturan pelaksanaan Kongres Pembetukan Komite Pemilihan dan Komite Banding ternyata tidak disetujui oleh FIFA karena tidak sesuai dengan FIFA Standard Electoral Code. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi Sports and Law KOI Timbul Thomas Lubis setelah menelepon langsung Direktur Keanggotaan dan Pengembangan Asosiasi FIFA Thierry Regenass, Jumat (25/3/ 2011) malam. Dalam perbincangan tersebut, Regenass, kata Timbul, sangat menyayangkan Peraturan organisasi (PO) tersebut. “Saya telepon dia (Regenass) tiga jam yang lalu. FIFA tidak setuju dengan PO karena tidak sesuai dengan Electoral Code FIFA. Dia bilang PO itu sangat menye-

dihkan dan jelek sekali. Kata dia, kalau mengikuti Electoral Code sudah jelas,” kata Timbul saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (26/3/ 2011) dini hari. Timbul mengatakan, menurut Electoral Code, PO seharusnya merupakan keputusan dari kongres. “PSSI boleh membuat drafnya, tetapi kemudian disetujui di kongres. Yang terjadi, PO malah dibuat sendiri. Di Electoral Code ada 26 pasal, tetapi PO hanya delapan pasal,” ungkap Timbul. “PSSI sendiri telah mengadopsi Standard Statuta FIFA sejak 2009. Seharusnya sejak enam bulan lalu, Komite Pemilihan dan Komite Banding sudah diben-

tuk. Namun, di Bali tidak disinggungsinggung hal itu. Jelas tidak ada keterbukaan. Memangnya kita bodoh?” ucap Timbul. Ti m b u l mengungkapkan, Regenass telah menyampaikan permasalahan ini kepada perwakilan FIFA, Frank van Hattum, yang akan menghadiri Kongres PSSI di Pekanbaru, Riau, Sabtu (26/3/2011). “Regenass sudah menyampaikannya,” ujar Timbul. PSSI memang terkesan menutup-nutupi PO tersebut. Itu terlihat dari bagaimana PSSI terlambat mensosialisasikan PO kepada pemilik suara. Bahkan, Sekjen PSSI Nugraha Besoes pun mengakui bahwa salah satu

pasal dari PO yang disusun Tim 8 itu tidak sesuai Standard Electoral Code FIFA. Pasal tersebut yakni mengatur tentang syarat pencalonan Komite Pemilihan dan Komite Banding. Seorang calon harus didukung minimal oleh lima suara. “Tidak ada, tetapi kami boleh memodifikasi. Electoral Code itu menjadi acuan, tetapi implementasinya harus disesuaikan untuk mempermudah pelaksanaan,” ujar Nugraha beberapa waktu lalu. Ketika ditanyai mengenai pertimbangan yang mendasari syarat itu, hal itu menurut Nugraha bukan perkara besar. “Efisiensi saja, tidak ada masalah. Bayangkan saja kalau nanti, misalnya, satu-satu, akhirnya nanti ada 100 calon, bagaimana kita memilihnya,” kata Nugraha waktu itu. (kc)

KONI Sumsel Ingatkan 17 Pengprov ■ Segera Gelar Musda PALEMBANG, SRIPO — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel menghimbau 17 dari 49 pengurus cabang olahraga (cabor) di Sumsel untuk segera melakukan konsolidasi dan mempersiapkan musyawarah provinsi (Musprov) pada 2011. Pasalnya sebagian dari 17 pengprov itu akan segera mengakhiri masa kepengurusan bahkan sebagian lagi ada yang sudah vakum. “Bahkan vakum dan ada pula yang memasuki akhir kepengurusan. Kita himbau agar segera konsolidasi, karena akan banyak agenda seperti Porwil, Pra PON karena semuanya bertujuan me-

nyukseskan PON 2012,” kata Ketua Umum KONI Sumsel, H Muddai Madang didampingi Wakabiro Humas KONI, H Asdit Abdullah, Sabtu (26/3). Dijelaskan H Asdit Abdullah berdasarkan data KONI Sumsel, dari 17 pengurus cabor itu ada lima pengurus yang habis masa kepengurusan seperti, Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Sumsel masa 20042008, Perbakin (menembak) Sumsel masa 2006-210, Kodrat (tarung derajat) 2006-2010, dan Bapopsi 2002-2006. Kemudian ada pula tiga Pengprov yang sudah vakum seperti cabor berkuda, Persirosi (sepatu ro-

da) dan cabor layar. Selanjutnya ada pula sembilan cabor lainnya yang kini sedang memasuki masa-masa akhir kepengurusan, seperti ISSI (sepeda) Sumsel, IPSI Sumsel, PBVSI, POSSI (ski air). Kemudian PSTI, Perbasi, PJSI, PBSI, dan Bapor Korpri. Menanggapi inilah, Muddai meminta agar 17 pengprov ini segera menggelar konsolidasi, mengingat KONI dan Sumsel khususnya memiliki agenda besar yakni SEA Games dan persiapan PON 2012 mendatang. ”Kita harapkan ada Musda penyegaran kepengurusan dan untuk tertib organisasi,” jelasnya. (ndr)

Mudai Madang

SRIPO/STS


SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

5

Sistem Pencahayaan pada Bangunan PENCAHAYAAN merupakan salah satu faktor untuk mendapatkan keadaan lingkungan yang aman dan nyaman serta berkaitan erat dengan produktivitas manusia. Pencahayaan yang baik memungkinkan orang dapat melihat objek-objek yang dikerjakannya secara jelas dan cepat. Menurut sumbernya, pencahayaan dapat dibagi menjadi :

Rumah Nyaman dan Cantik

Dengan Kolam Asri K

OLAM besar itu di kelilingi pepohonan akasia tinggi menjulang, membuat rumah minimalis itu makin menyatu dengan alam sekitar. Struktur tanah yang terdiri rawa-rawa semakin mempertegaskan keberadaan fungsinya tidak sebatas sebagai retensi, tetapi memperindah dan menambah asri hunian. Sekilas ada kesan pemiliknya sengaja membangun kolam besar itu, karena dilengkapi alat pemancingan, tungku pemanggang jika pemiliknya atau tamu mendapatkan ikan dari hasil pancingannya. Keberadaan bangku-bangku berbahan material semakin mempertegas keberadaan kolam. Sementara Rumah utama yang dibangun terpisah dari dapur, ruang makan, dan kamar itu menghadap langsung ke kolam. Bentuknya minimalis dengan jendela tanpa teralis yang difungsikan sebagai ventilasi. “Kolam itu duluan ada dan rumah dibangun menyesuaikan dengan

kondisi alam,” kata Aina sang pemilik rumah. Aina mengatakan, kolam dipercantik karena ia dan suaminya Maspril suka dengan alam. Sehingga keberadaan kolam itu bukan diabaikan, justru diuruk lebih dalam dan dibersihkan. Ditambahkan pula dengan lintasan atau jalan yang berfungsi sebagai akses menuju rumah atau untuk sekedar melihat-lihat kolam.”Lintasan juga berfungsi

untuk trek lari,” jelasnya. Ditambahkan Maspril, kolam ini berisikan berbagai jenis ikan diantaranya gabus, patin, gurami dengan berat 7-10 kilogram. Bahkan, kolam ini menjadi ajang refreshing para rekan dan relasinya yang hoby memancing. Bahkan tidak hanya memperbaiki kolam di depan rumah, Maspril bahkan kembali membangun tiga kolam besar di belakang rumah. (ndr)

FOTO-FOTO:SRIPO/ZAINI

Rumah Beton Tetap Bertangga SELAIN keberadaan kolam, rumah beton berkonsep minimalis kokoh itu juga sangat menarik, karena perabotannya didominasi kayu. Kursi, sofa, hingga rak buku didominasi kayu. Konsep minimanis sangat kentara ketika tidak ada pembatas antran ruang depan dan tengah. Bahkan ruang tengah didominasi oleh rakrak yang diisi penuh berbagai macam buku sebagai referensi pemiliknya.”Sebenarnya ada rencana membangun rumah panggung, tetapi karena kondisi rawa, makanya ada kekhawatirkan digerus rayap, makanya kita pilih menggunakan batu,”kata Aina. Rumah beton ini kemudian dibangun lebih tinggi dari kolam, bangunan, dan tanah sekitarnya agar kecintaan dengan rumah panggung bisa dirasakan. Selain berfungsi

untuk mengantisipasi banjir yang kerap menghampiri areal rumah jika curah hujan berlebihan.”Makanya ada tangga batu. Meski rumahnya permanen, namun kita tetap naik tangga meski tidak terlalu tinggi,” kata pimpinan koran Sindo Sumsel ini. (ndr)

7 x 205

A. Pencahayaan Alami Pencahayaan alami adalah sumber pencahayaan yang berasal dari sinar matahari. Sinar alami mempunyai banyak keuntungan, selain menghemat energi listrik juga dapat membunuh kuman. Untuk mendapatkan pencahayaan alami pada suatu ruang diperlukan jendela-jendela yang besar ataupun dinding kaca sekurang-kurangnya 1/6 daripada luas lantai. Sumber pencahayaan alami kadang dirasa kurang efektif dibanding dengan penggunaan pencahayaan buatan, selain karena intensitas cahaya yang tidak tetap, sumber alami menghasilkan panas terutama saat siang hari. Kiat untuk mendapatkan pencahayaan alami yang maksimal : l Kita harus mengetahui variasi intensitas cahaya matahari l Distribusi dari terangnya cahaya l Efek dari lokasi, pemantulan cahaya dan jarak antar bangunan lLetak geografis dan kegunaan bangunan gedung B. Pencahaayaan Buatan Pencahayaan buatan adalah pencahayaan yang dihasilkan oleh sumber cahaya selain cahaya alami. Penca-

hayaan buatan sangat diperlukan apabila posisi ruangan sulit dicapai oleh pencahayaan alami atau saat pencahayaan alami tidak mencukupi misalnya pada cuaca mendung atau pada malam hari. Fungsi pokok pencahayaan buatan baik yang diterapkan secara tersendiri maupun yang dikombinasikan dengan pencahayaan alami adalah sebagai berikut: 1.Memberikan pencahayaan dengan intensitas yang tetap menyebar secara merata, tidak berkedip, tidak menyilaukan, dan tidak menimbulkan bayang-bayang. 2. Meningkatkan lingkungan visual yang nyaman dan meningkatkan prestasi. Dalam perencanaan penggunaan pencahayaan buatan untuk suatu lingkungan kerja maka perlu pula diperhatikan hal-hal berikut ini : lSeberapa jauh pencahayaan buatan akan digunakan, baik untuk menunjang dan melengkapi pencahayaan alami. lTingkat pencahayaan yang diinginkan, baik untuk pencahayaan tempat kerja yang memerlukan tugas visual tertentu atau hanya untuk pencahayaan umum lDistribusi dan variasi iluminasi yang diperlukan dalam keseluruhan interior, apakah menyebar atau terfokus pada satu arah lArah cahaya, apakah ada maksud untuk menonjolkan bentuk dan kepribadian ruangan yang diterangi atau tidak lWarna yang akan dipergunakan dalam ruangan serta efek warna dari cahaya lDerajat kesilauan obyek ataupun lingkungan yang ingin diterangi, apakah tinggi atau rendah.


6

SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

Sarana Pelepas Stress Pemicu Adrenalin

ASYIK, menyehatkan, melatih ketangkasan, and daya pikir. Itulah beberapa point penting yang ada dalam permainan “Paintball”. Yups, Permainan yang mulai dikenal oleh masyarakat akhir-akhir ini dapat dibilang permainan multi fungsi. Nah, edisi Lepass Minggu ini bakal ngebahas mengenai all about Paintball. Penasaran dengan permainan yang mulai nge-booming saat ini? Coz of that, Lepass bakalan nurunin ketiga soldier-nya yaitu M Efran Sepriansyah, Nur’Annisa Winadia and also Wahyunni Eka Putri yang bakal menghabisi semua tanda tanya besar di benak Lepass-mania. So, Let`s check it out!

2

SEBENARNYA cara bermain Paintball sendiri dapat dikategorikan sebagai permainan refreshing yang berguna untuk melatih ketangkasan. Ketika kita ingin memulai permainan Paintball, properti yang mesti kita persiapkan adalah Paintball marker atau dikenal sebagai pistol Paintball, yakni bagian utama dari peralatan permainan tersebut. Alat yang kedua yakni Paintballs, amunisi yang digunakan untuk menyerang lawan. Amunisi ini berbentuk bola gelatin kapsul yang berisi cairan Polyethylene glycol, zat yang tidak beracun and dapat larut dalam air. Then, goggle or kacamata pelindung yang berbentuk seperti helm, and Body merupakan alat pengaman permainan yang dipasang pada bagian badan. Setiap pemain diharuskan untuk memakai pengaman ini jika berada dilapangan, untuk melindungi mereka dari amunisi Paintballs yang lumayan menyakitkan apabila terkena tubuh kita.

Paintball, game sport ini emang cocok banget untuk Lepass-mania yang ingin menghabiskan akhir pekannya. Seperti yang diungkapkan Rizki Faisal, mahasiswa Universitas PGRI jurusan pendidikan olahraga yang berpendapat kalo Paintball beperan dalam hal kesehatan. “Akhir-akhir ini banyak orang yang salah mengartikan permainan Paintball, sebenarnya Paintball termasuk olahraga yang cocok untuk meningkatkan ketahanan daya tubuh karena permainan paintball dituntut untuk selalu bergerak,” ungkapnya dengan semangat.

dapat menguji mental, kemandirian and kekompakan team. Banyak tata cara dan instruksi dari operator yang patut kita ikuti. Coz of that, semua kalangan begitu berminat dengan olahraga ini. “Permainan paintball ini memiliki nilai edukasi. Kita bisa belajar berani, kekompakan antaranggota team, melatih mental and also bisa menyusun strategi dalam bermain simulasi perang ini,” ungkap Denny Kateriadi, S.kom, manager Canton Park. Semua kalangan bisa ikut dalam permainan ini, but ada tingkatan umur yang di perbolehkan hanya pelajar tingkat SMA yang diperbolehkan mencoba permainan ini. “Permainan Paintball ini beresiko jadi hanya umur 16 tahun ke atas dapat bermain permainan ini,” tambahnya. Banyak macam permainan Paintball ini seperti lastman standing (sehabisan peluru) and target reader (melindungi

Games Kaya Edukasi WALAUPUN bermain paintball beresiko tinggi, but permainan ini dapat menguji adrenalin dan cara berpikir kita dalam menyusun strategi. Selain bisa mengisi waktu luang pada saat weekend and liburan. Nah, ternyata games ini juga memberikan nilai edukasi bagi player-nya yakni

Bintang Ajang Pembuktian

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

STRATEGI untuk menguasai taktik dalam peperangan menjadi modal awal bagi kita saat main Paintball. Yups, fun sport ini memang menuntut kita untuk cerdik dalam menghadapi lawan main. Nah, olahraga yang identik dengan kostum army-nya ini mendapat tanggapan dari bintang Lepass edisi Minggu ini, Amelia Gustina, yang ditemui setelah bermain Paintball di Canton Park, Palembang. Cewek yang akrab disapa Amel ini menuturkan kalo bermain Paintball dapat mengukur keberanian. “Hmm, main Paintball itu seru and dapat mengetahui seberapa besar keberanian yang kita miliki,” ungkapnya dengan raut muka sumringah. But, meskipun dapat memacu adrenalin, dara yang fanatik dengan warna

pink ini masih merasakan perasaan takut saat bermain olahraga simulasi perang tersebut. “Aku masih takut saat main Paint Ball, coz kalo nggak hati-hati bisa berbahaya,” celoteh gadis yang beralmamater SMA Negeri 10 Palembang ini. Doi juga menambahkan ketika bermain Paintball mesti mengikuti langkahlangkah yang disarankan oleh operatornya. Coz, kalo nggak diikutin bisa berbahaya bagi pemainnya. Well, cewek yang suka menyantap mie ayam ini juga lebih memilih bermain Paintball bersama teman-temannya. “Kalo main Paintball, lebih seru sama temen-temen tentunya,” tuturnya. Finally, doi juga menambahkan kalo dengan bermain Paint Ball, kita bisa nunjukin aksi nggak hanya sekedar ngomong doang. Nah, buat Amel, semoga sukses dengan akademik and talent-nya ya!(key/nzu/moy)

pimpinan) yang dapat memacu ketangkasan otak dalam membuat sebuah strategi dalam berperang dan melatih ketangkasan. Sekarang ini udah banyak tempat yang didirikan untuk para kalangan pecinta permainan Paintball ini. Salah satunya adalah Canton Park yang nggak hanya terfokus pada satu permainan saja. But segala jenis outbond dan berbagai jenis fun games seperti flying fox, high rope, ice breaking, pipa bocor, mine field, spider web, dan sebagainya tersedia disana. Dari Lepass : BERBAGAI macam kegiatan dapat kita ikuti untuk membunuh rasa penat bersama keluarga atau sahabat. Salah satunya dengan permainan paintball. Walaupun permainan ini termasuk permainan yang berbahaya dan memacu adrenalin, but permainan paintball merupakan permainan yang seru, dan

musti kudu wajib Lepassmania coba. At last but not least, buat Lepass-mania tetap tongkrongin Lepass terus ya!

Denny Kateriadi, S.Kom Manager Canton Park Paintball merupakan olahraga yang memicu adrenalin and also buat kita happy. Adapun manfaat dalam permainan Paintball ini seperti kita bisa merasakan simulasi di medan perang, melatih cara berpikir untuk menyusun strategi and ketangkasan dalam melakukan permainan Paintball ini. Alamat Canton Park: Jln. Sinar Raga No. 99 Ilir Timur II Palembang, Sumatera Selatan

Sibi (Siswa Bicara)

Hallo Lepass in Facebook (LiFe) HOT news buat Lepass -mania! Kalo biasanya Lepass-mania kirim salam or ucapan lewat rubrikasi Saluc. But now, kamu bisa ngirim best regards buat keluarga, sahabat, relasi or orang-orang tercinta melalui rubrik baru Lepass yang bertajuk LiFe (Lepass in Facebook). At last, langsung aja deh submit salam or ucapan kamu di facebook Lepass, wartawan_lepass@yahoo.com atau searching dengan username Lembaran Pelajar Sumatera Selatan. Ayo buruan, siapa yang cepet bakalan ditampilin di halaman Lepass lho! (all)

Klik A bu-abu Abu-abu

Mengisi Waktu Libur Anggun Oktavia SMK Negeri 1 Palembang MENURUT aku, permainan Paint Ball sangat menyenangkan sekaligus bisa melatih keberanian and kepercayaan diri. Selain itu, permainan ini juga makin berasa asyik, coz permainan kelompok ini bisa melatih kecepatan and ketepatan.(laa) Yudi Adiyansyah SMA Muhammadiyah 1 Palembang NGABISIN weekend dengan main Paint Ball selain seru juga jadi olahraga yang asyik buat dilakuin bareng keluarga and tementemen. Paintball juga jadi pilihan yang menarik buat ngisi waktu libur sekolah.(nad)

Asyik Mojok

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Fokus pada Sasaran By: M Naufal Falah

SRIPO/LEPASS

Ready for Competition BIODATA Nama : Amelia Gustina Asal Sekolah : SMA Negeri 10 Palembang TTL : Lubuk Linggau, 30 Agustus 1994 Alamat : Jln. Sungai Sahang No. 4 Palembang Nama Ortu Ayah : M. Rusdi Semendawai, SE. Ibu : Rieka Setyowati, SH. E-mail : ameliagustinaa@yahoo.com Prestasi : * Best Performance Pemilihan Busana Casual Valentine Tahun 2010 * Juara III Cheerleaders Patra Mandiri Thn. 2010 * Finalis IM3 Mobac Tahun 2010 * Juara III Lomba Cerdas Cermat Perpustakaan Daerah Tahun 2008 * Juara I Dance Sekolah Tahun 2008

ILUSTRASI BY: YUU

BELAKANGAN ini, sering abu-abuers temui brosur or pamflet bermunculan di jalan, sekolah, and media massa yang ngajak kita untuk jalan santai. Bye the way, kali ini SMK Xaverius 1 Palembang ngadain kegiatan tersebut. Event ini dilaksanakan, karena masih mengingat event “LUSTRUM” yang diadain lima tahun sekali. Ribuan peserta berpartisipasi dalam moment yang digeber pada Minggu (20/3). Nggak hanya kalangan pelajar aja yang ikut, but masyarakat umum pun ikut berpartisipasi dalam acara yang dilaksanakan pukul 06.00selesai ini. Diawali dengan kata sambutan Drs. N. Suseno, Kepala Sekolah SMK Xaverius 1 yang mengatakan kegiatan ini sangat ditunggu-tunggu. “Acara ini sangat ditunggu-tunggu oleh pelajar, dewan guru, staff sekolah, dan masyarakat mengingat sekolah ini baru menginjak usia yang bisa dianggap dewasa, yaitu 15 tahun,” ungkap Suseno. Beliau juga nambahin kalau acara ini adalah satusatunya acara terakbar di Xaverius. Dalam memeriahkan acara ini, peserta jalan santai memakai baju yang seragam dengan logo “Ready for Competition”. Nggak lengkap rasanya jika event ini nggak ada doorprize-nya, coz di setiap jalan santai biasanya dilengkapi dengan doorprize. Adisman, Ketua 2 OSIS SMK Xaverius 1 mengatakan kalau doorprize bisa jadi penyemangat peserta jalan santai. “Doorprize yang disediain dalam acara ini banyak dan menarik untuk dibagikan kepada peserta jalan santai, apalagi dengan adanya doorprize utama yaitu televisi, mesin cuci, and yang spesial lemari es dapat jadi penyemangat peserta jalan santai,” ujarnya singkat.(alf/dhe/zti)

FOKUS and kompak, dua kata yang menjadi kunci dasar dalam permainan paintball ini. Karena permainan ini lebih mengandalkan kekompakan beserta kerjasama yang erat. Sportifitas dalam game ini juga dijunjung tinggi, karena kalo udah kena peluru cat di google maupun di body protector, maka mesti keluar dengan berbesar hati and boleh ngelanjuti lagi pada bagian kedua. Sisi positif yang mesti abuabuers ambil dari ini semua ialah, perlunya kerjasama dalam mencapai tujuan, dengerin arahan leader and also kalo ingin mencapai sesuatu, mesti dengan usaha plus fokus dengan apa yang mo dihadapi. Karena tanpa itu semua, game ini akan menjadi tanpa hikmah or pelajaran yang dapat diambil, also sebagai sarana penghabis waktu and penghilang bosan tanpa manfaat yang berguna bagi abu-abuers. Alhamdulillah Wasysyukurillah, lewat first mojok ini, kuhaturkan puji syukur kepada ALLAH SWT, pelindung-Ku and Tuhan bagi semesta alam, RASULULLAH MUHAMMAD SAW, pemberi syafaat and utusan-Nya, Ayah and Ibu yang telah memberi support bagiku, Kedua Kakakku, Kerabat and Sanak-Saudaraku yang deakat maupun jauh, and also My Best Friends, baik di VI.C SD Muhammadiah Palembang, VII.6, VIII.3, and IX.6 di SMP Negeri 9 Palembang, and last X.5 (PUMA) also XI.IPS.2 (ASEAN 2) di SMA Negeri 6 Palembang. Beserta Lepass

yang telah memberi kesempatan untuk setahun kedepan and nggak ketinggalan Alumni Angk.1-15, especially Angk.16 yang telah membimbing kami selama ini. Nantikan edisi Lepass berikutnya, yang pasti lebih seru pembahasannya, OK! (follow me @NFfal)


SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

Pelajar Demam Pijat Bugil „ dari halaman 1 mengenakan piyama biru dan celana pendek warna htam antre di satu ruangan tunggu khusus. Piyama merupakan seragam khusus pelanggan setelah mereka mendapatkan kunci loker dan melepas pakaian. Makin malam antrean kian ramai, bisa 20 orang lebih. Antrean giliran satu pelanggan bisa sampai 1,5 jam karena 40 ruangan yang tersedia sudah penuh. Mereka menghabiskan waktu dengan mengisap rokok. Ruang tunggu temaram dilengkapi fasilitas tujuh meja dan kursi sofa panjang berhadapan. Ada juga televisi dan bar yang dilengkapi meja dan delapan kursi. Ketika giliran tiba, datang seorang wanita menyebut salah satu nomor di gelang kunci loker milik pelanggan yang antre, yang dipanggil langsung diajak masuk ke kamar pijat yang di dalamnya sudah ada wanita cantik berpakaiaan seksi. Ada beberapa layanan yang bisa dinikmati tamu disesuikan dengan tarif. Untuk layanan pijat biasa di ruangan dengan fasilitas standar cuma bayar Rp 85 ribu. Kalau ingin layanan sampai luar dalam harus masuk di VVIP room. Di ruangan ini, selain fasilitas kamar yang lengkap seperti kamar mandi di dalam dan ada air panas, pemijat wanitanya cantik dan tak sungkan memijat seluruh tubuh, termasuk organ intim pria. Layanan selama 1,5 jam yang dibanderol Rp 275 ribu ini paling digemari. Ketika sudah masuk ke bilik kamar tidak ada beda lagi apakah konsumen itu pelajar, buruh, pengusaha atau para orang tua yang bakal dapat layanan wanita berpakaian seksi. Na-

Besoes: Ada Pihak Ketiga „ dari halaman 1 Kongres, TB Adhi meminta wartawan menuju lantai 2 Hotel Aryaduta. Di sana, PSSI pun menggelar jumpa pers untuk menjelaskan situasi yang terjadi. “Perwakilan AFC dan FIFA sudah terbang ke Jakarta. Selanjutnya anggota komite eksekutif akan mengadakan pertemuan,” pungkas Nugraha tanpa merincu waktu dan tempat pertemuan yang dimaksud. Menurut Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes, mustahil kongres dilaksanakan mengingat suasana di Hotel The Premier, Sabtu (26/3), tidak kondusif lagi karena ada “pihak ketiga”. “Kalian lihat sendiri apa yang terjadi di sana. Saya tidak ingin menuduh kelompok tertentu, tapi bisa kita lihat apa yang terjadi,” tandas Besoes yang langsung mengadakan konfrensi pers di Hotel Aryaduta. Besoes melanjutkan, keputusan membatalkan kongres diambil oleh Komite Eksekutif PSSI, perwakilan AFC, dan FIFA. “Kami rapat di ruang VIP bandara untuk membahas masalah

Kampung Laut, Si Anak Tiri? „ dari halaman 1 lautan, seperti: Lautan Hindia, Lautan Pasifik, Lautan Atlantik dan lain-lain. Ketika pertama kali saya nyebrang ke Pulau Jawa 35 th lalu, begitu melihat air di Selat Sunda dari atas Kapal “Dumas Perdana”, saya langsung nyeletuk, “Wah, luasnya lautan ini”. Guru di samping saya langsung menegur, “Ini bukan laut, ini namanya Selat”. Saya yang selama ini tinggal di perkampungan kawasan Seberang Ulu I Palembang sudah terbiasa menyebut tempat tinggal kami di “jalan laut”. Saya jadi berpikir keras, apa dasarnya orang-orang tua dahulu menyebut Sungai Ogan atau Sungai Musi itu “Laut”?. Hingga se-

mun jangan berharap bisa berhubungan intim karena ruangan dipasang kamera tersembunyi. Tiap pemijat dilarang keras berhubungan intim. Kerja mereka hanya pijat secara profesional. Lebih dari ketentuan itu, dan jika ketahuan akan langsung didenda Rp 20 juta, kecuali jika tamu memesan pertemuan di luar. Ini tentu harus melalui kesepakatan harga dulu antara tamu dan pemijat wanita. Salah seorang karyawan di tempat pijat itu membenarkan informasi tersebut. Disebutkan, pekerjaan mereka hanya memijat, seluruh anggota tubuh tanpa terkecuali. Tapi tidak untuk mesum karena akan langsung dihentikan petugas keamanan dengan masuk ke kamar. “Belum sampai ada yang kena, takut dendanya Rp 20 juta dan saya dikeluarkan dari sini,” kata Bunga (25), salah se-

orang wanita pemijat kepada Sripo. Bagi pelanggan, layanan serupa itu justru unik dan disukai. Pelanggan hanya bisa menikmati sentuhan mereka tanpa bisa berbuat apa-apa. Lumrahnya lelaki normal ketika ada sentuhan langsung bereaksi, tapi di sana hanya boleh sekedar colek, cubit atau cium saja. Salah seorang pelanggan, Andi, yang menjabat pimpinan cabang leasig besar di Palembang, mengatakan, aturan ketat itu umumnya sudah diketahui pelanggan tetap. “Kalau ketahuan ada konsumen yang ML dengan pelanggan atau tamu langsung kena denda Rp 20 juta dan dibayar di tempat,” kata Andi. Konsumen pijat bugil tidak hanya kalangan dewasa, tapi juga digemari remaja. Fenomena ini juga jadi perhatian Andi, Secara blak-blakan ia mengungkap pengalaman

pijat di tempat itu. Kalangan remaja ratarata datang sejak pukul 12.00 hingga 15.00 hampir setiap hari. Terkadang mereka menyamar menggunakan pakaian santai, malah beberapa diantaranya masih menggenakan seragam sekolah tingkat atas. “Malah ada juga yang datang pas pagi hari ketika room baru dibuka, sekitar pukul 10.00 sudah ada yang datang,” katanya. Andi merupakan pelanggan tetap layanan massage-spa di tempat itu. Minimal seminggu sekali pria ini rutin datang, sekedar menikmati sendiri atau ingin memberikan servis lebih kepada atasan ketika datang ke Palembang. “Ke sana sih sering, minimal seminggu sekali lah. Tapi kalau bos dari jakarta datang pasti minta servis di sini, saya antarkan. Itu sebabnya saya paham,” katanya. (sta/mg17)

Senang Pelanggan Royal PEMIJAT yang rata-rata janda asal Bandung ini berkerja profesional. Mereka sebelumnya juga diberikan pelatihan khusus teknik memijat nyaman. Ini untuk memberikan kepuasan lengkap kepada tamu. Dari pengakuan pemijat, rata-rata banyak yang pernah kerja di spa di hotel ternama di Palembang. Mereka resign dari hotel itu karena penghasilan di tempat pijat yang baru ini lebih tinggi. Lokasi pijat terletak di lantai 3 mal yang beroperasi sejak Februari lalu. Akses masuk dari lift yang berada di bagian belakang mal. Naik ke atas, keluar lift belok ke kanan langsung ketemu meja resepsionis yang dijaga dua wanita berbaju merah. Setelah mendaftar, langsung mendapatkan gelang sebagai kunci loker sekaligus berfungsi sebagai nomor antre. Selanjutnya, langsung masuk pintu pertama dan meng-

ini. Perwakilan FIFA dan AFC menilai keadaan tadi sangat berbahaya. Ini bukan lagi mengenai masalah keamanan, tapi juga masalah keselamatan,” sambung Besoes. Sementara itu, di Hotel The Premier, kongres tetap dilakukan dengan pesertanya adalah anggota Komite Penyelamat Pesepakbolaan Nasional (KPPN). Memanas Kongres PSSI mulai memanas. Sejumlah pemilik suara PSSI yang merasa masih memiliki hak suara mulai bersitegang dengan panitia kongres lantaran tidak diperkenankan mengikuti kongres. Beberapa diantaranya bahkan membeberkan sederet bukti, jika mereka masih punya suara. Para pemilik suara sah semisal Perseba Bangkalan, Persiba Balikpapan dan lainnya melakukan proses berat terhadap tidak adanya nama mereka dalam draft undangan yang ada di meja panitia. Praktis, kekisruhan di meja registrasi tersebut meluas hingga menjadi perhartian semua orang. “Saya kembali mempertanyakan kenapa nama saya tidak tercantum dalam daftar. Saya bukan hanya Ketua Umum Perseba, tapi juga pemilik klub ini. Ini jelas permainan semuanya,” karang, perkampungan yang di pinggir Sungai Musi itu disebut : 1 Ulu Laut, sampai ke 16 Ulu Laut. Lalu ada pula 1 Ulu Darat, sampai ke 16 Ulu Darat. Dapat dimaklumi bahwa pengetahuan orang tempo dulu dikatakan sempit ternyata luas, dikatakan luas padahal sempit. Maksudnya untuk membedakan kawasan yang berada di pinggiran sungai disebut laut dengan yang berada jauh dari sungai disebut darat. Kalau saja dari dulu kawasan “laut” itu disebut kampung “Pinggiran sungai”, barangkali padanannya adalah kampung “Tengahan sungai”, begitu bukan? Begitu juga ada kampung tetangga di Banyuasin yang disebut “Kenten Laut”, pasti ada padanannya Kenten Darat, begitu bukan? Jadi sebutan kampung 1 Ulu Laut, 7 Ulu Laut, 13 Ulu Laut termasuk Kenten Laut

ambil baju bikini berwarna biru, celana pendek tipis berwarna hitam serta sandal berwarna biru. Seusai bersalin, mengganti pakaian , dianjurkan menyimpan pakaian ke dalam loker. Lalu meneruskan perjalanan menuju pintu kedua, saat menuju pintu tersebut terlihat beberapa tempat bilas tertutup gorden dan kolam mandi berbentuk bulat warna biru. Saat sampai di depan pintu kedua langsung disambut tiga wanita cantik berpakaiaan seksi, untuk menentukan kamar. “Nomor gelang berapa” tanyanya kepada setiap pengunjung yang datang. Bunga, bukan nama sebenarnya yang mengaku janda berusia 25 tahun, salah seorang pemijat mengenakan kemeja biruungu dan rok super pendek menyambut tamu di kamar. Tanpa canggung dia langsung memberikan sehelai handuk dan minta agar piyama biru pelang-

gan dilepas saja. Dia lalu minta pelangan berbaring di kasur warna biru dan memulai pijatan di bagian antara pinggang. Pijatan dilanjutkan ke bagian punggung dengan posisi terlungkup dan seterusnya. Selama 1,5 jam di kamar pelanggan bisa menggunakan fasilitas yang tersedia. Bunga menuturkan, dia terikat kontrak kerja di sana selama dua tahun. Ada keinginan berhenti untuk menikah lagi, tapi belum dapat dilakukan karena butuh uang untuk kebutuhan hidup. Bunga menolak menyebutkan gaji, dia mengakui senang pada pelanggan yang royal. Sekali melayani pijat Bunga diberi tip kisaran Rp 20 ribu - Rp 100 ribu. “Senang kalau ada yang beri tip besar. Ada juga yang jahil suka pegangpegang dan minta lebih, kalau sudah begitu saya keluar kamar dan tidak masuk lagi,” katanya. (mg17/sta)

ujar Imron Abdul Fatah, Pemilik dan Ketua Umum Perseba Bangkalan. Protes serupa juga dilayangkan para pengurus Persigo Gorontalo, yang menyemprot panitia PSSI lantaran klub mereka tak ada dalam daftar. Mereka memprotes, hak suara yang seharusnya milik mereka, kini dipindah tangankan ke klub lain dengan alasan yang tidak rasional, dan dibuat serba cepat sebelum kongres digelar. “Ini tidak masuk akal. Kami sudah menduga akan ada permainan dalam kongres. Kami sudah dapat undangan semenjak di Bali.

Tapi pada saat kami menarik dukungan buat Nurdin, mereka dengan aturan yang dibuat-buat telah mencoret kami seenaknya,” ujar utusan Persigo, Aven Henelo. Meski tidak sampai terjadi adu fisik, namun persoalan penolakan sejumlah pemilik suara PSSI tersebut sempat membuat keadaan memanas. Suara teriakan dan ungkapan ketidak puasan langsung terdengar bersahutan dengan suara keras para demonstran yang ikut menyuarakan keke-cewaan mereka dari luar jendela hotel. (tribunpekanbaru)

Diseret ke Dasar Sungai tiba buaya sepanjang enam meter langsung menerkam pinggang korban. Tubuh Saini langsung diseret buaya ke dasar sungai. Melihat hal itu, Wawan sontak langsung terjun ke sungai untuk membantu orangtuanya. Wawan tak mampu mengejar buaya yang menerkam tubuh Saini. Ia hanya pasrah setelah buaya menyeret tubuh

ayahnya ke dasar sungai yang pekat. “Lalu aku dan ibu langsung meminta pertolongan ke warga desa. Kami bersama warga terus mencari dimana jasad orangtua kami,” tutur Wawan. Hingga kemarin sekitar pukul 16.00, tim pencarian yang terdiri dari Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Dishutbun), pemerintahan kecamatan dan desa, serta masyarakat desa masih melakukan pencarian. Bahkan, sebagian besar pihak keluarga masih melakukan pencarian di Sungai Batang Limau. (syaifuddin)

dan sebagainya itu, tidak perlu kita ubah, walaupun kita tahu itu jelas-jelas keliru. Kalaupun dirubah nama, lokasi tetap sama, mungkin juga “nasib” orang “kampung laut” itupun tetap tidak berubah. Sebab untuk mengubahnya sangat repotlah! Perlu waktu sosialisasi dan adaptasi yang cukup lama. Belum lagi perubahan administrasi seperti KK, KTP serta alamat surat menyurat, stempel dan lain-lain. Kalaupun mau diubah adalah kebutuhan rakyat “kampung laut” itu, antara lain Sekolah tingkat SMP Negeri, sebab selama ini dari simpang empat Satu Ulu sampai ke 16 Ulu Laut, tidak ada satupun SMP Negeri. Kok bisa seperti itu ya? Mengapa pemerintah seolah-olah menganak tirikan penduduk “kampung laut”, membiarkan mereka pergi sekolah jauh-jauh dari

“laut” ke darat, mungkin dengan jalan kaki, naik kendaraan motor, ataupun mobil. Padahal SD Negeri banyak di “laut” mengapa tidak ada SMP NEGERI, kalau SMP Swasta/MTs ada, tapi penduduk ingin di kawasan mereka ada SMP Negeri, gitu lho!! Bukan menolak sekolah swasta, tapi mengapa wilayah itu dibedakan dengan lainnya, yakni tidak ada SMP/SMA Negeri. Sementara di kampung 8 Ulu Darat yang bertetangga dengan Sila Beranti ada 3 SMP Negeri yang berdekatan yakni SMP 7, SMP 15 dan SMP 35. Harap dimaklumi jikalau apa yang saya ungkapkan di sini ada yang keliru, wajar saya manusia biasa yang tidak lepas dari salah dan keliru, boleh kok anda memperbaiki keliru-keliruku itu. Sebab keliruku kelirumu juga, dan keliru kita semua.

„ dari halaman 1

Saini tak Sempat Teriak „ dari halaman 1 ter. Kejadian itu berawal saat, mereka bertiga, mencari kayu gelam di Sungai Batang Limau Banyuasin. Setelah berhasil mengambil gelam dan akan menyusunnya ke dalam kapal jukung, tiba-tiba seekor buaya yang di perkirakan panjang enam meter menarik kaki korban Saini, menghempaskan dan menyeret kedalam air hingga tenggelam. Ketua RT 2 Desa Lalang Sembawa, Basaruddin mengungkapkan hingga saat

25 Motor Karyawan Jadi Abu „ dari halaman 1 Tidak ada korban jiwa dari kebakaran yang meluluhlantakkan pabrik tersebut. Namun, Adi (30) salah satu karyawan pabrik, menderita luka bakar di bagian tangannya saat ia hendak menyelamatkan diri dari kobaran api dan langsung di bawa ke rumah sakit RK Charitas. Agus (25), kepala keamanan yang sedang bertugas di sana mengungkapkan, kejadian itu begitu cepat. Saat itu, ia sedang mengontrol di belakang gudang busa. Tiba-tiba, api sudah terlihat membesar. Ia pun langsung menuju ke sumber kebakaran memeriksa api sembari menyelamatkan kendaraan roda dua milik karyawan. Na-

SFC Harus Menang „ dari halaman 1 SFC dan ini dimulai dari Arema karena setiap poin sangat menentukan kami untuk tidak menyerah mengejar tim-tim yang berada di atas kami,” jelas Kolev, Sabtu (26/3). Serunya persaingan kedua tim akan dilengkapi dengan persaingan Kayamba versus Noh Alam Shah, dua pemain asing yang menjabat kapten tim, serta para pemain sayap yang menjadi anggota Timnas Indonesia. Seperti diketahui, Arema memiliki sejumlah sayap tangguh seperti Beni Wahyudi dan Dendi Santoso yang kerap beroperasi di lini sisi kanan dan kiri lapangan, kemudian ada wing bek Zulkifli Syukur yang kerap membantu serangan serta keberadaan M Ridhuan, gelandang sayap Singapura yang telah mencetak 7 gol untuk Arema. Sementara SFC akan diperkuat gelandang sayap Oktovianus Maniani, Arif Suyono, kemudian bek Thierry Gathuessy yang kini bermain sisi kiri atau kanan pertahanan. Belum lagi agresivitas wing bek kanan Supardi yang kerap naik

7

ini warga masih mencari jasad Saini. “Kejadiannya kemarin malam, korbannya nelayan. Tapi, dia sedang mau mengikatkan tali gelam ke kapalnya. Sampai sekarang masih dilakukan pencarian,”ujarnya dihubungi kemarin. Basaruddin mengungkapkan, jika keberadaan Buaya Muara di aliran sungai di desanya memang sudah sangat mengkhawatirkan. Beberapa nelayan mengaku sudah sangat sering melihat langsung belasan buaya yang berada di sungai. Bahkan, nelayan mengaku tidak berani, jika harus terlalu jauh dari pinggir sungai. ”Memang jika air mulai pa-

sang, mereka ke pinggir sungai. Jika tidak hati-hati, nelayan sangat riskan disergap buaya,”ujar dia. Sementara itu, Camat Sembawa, Joni Gunawan membenarkan jika warga Desa Lalang Sembawa menjadi korban dimakan buaya. Diungkapkan Joni, saat ini bersama dengan warga desa, sedang melakukan pencarian. Kabid Sanpras Dishutbun Fahmi Rofiq mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan BKSDA sebagai pihak yang berwenang mengatasi masalah ini. “Warga sudah cukup banyak yang menjadi korban, sehingga perlu dicarikan jalan keluar,”tandasnya. (udn)

mun, karena api teramat besar, ia hanya bisa menyelamatkan beberapa kendaraan saja. “Kita tidak tahu pasti, tapi api itu berasal dari mesin produksi. Kemungkinan, ada konsleting arus listrik di tempat tersebut,” ujarnya. Menurut Wiwin, supervisor LMS, api cepat membesar karena gudang dipenuhi barang yang mudah terbakar. CV LMS tersebut merupakan pabrik pembuatan busa dan meubel. “Untung saja, brankas kantor bisa diselamatkan,” ujarnya. Dari kejadian tersebut, kerugian yang diderita cukup banyak berkisar ratusan juga rupiah. Kurang lebih tiga jam api bisa dipadamkan petugas pemadam kebakaran. Sementara itu, ratusan warga yang menyaksikan tak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya bisa melihat dan sekali membantu menyelamatkan sisa-sisa barang pa-

brik bersama dengan karyawan pabrik tersebut. “Untunglah turun hujan, kalau dak turun hujan, kalau habis galo bangunan tu,” ujar Kirno, warga yang membawa payung saat kebakaran terjadi. Dinas pemadam kebakaran mendatangkan 8 unit mobil pemadam kebakaran yakni 6 unit dari Palembang dan 2 unit dari Banyuasin. “Kurang lebih 3,5 jam kita bisa menjinakkan api dan ini termasuk cepat pemadamannya. Padahal pabrik ini kan pabik busa. Beruntung tadi turun hujan dan banyak sumber air,” tutur Ardianus, Sekretaris PBK Palembang. Kapolsek Talang Kelapa, Kompol Himawan saat berada di tempat kebakaran mengungkapkan api diduga dari kosleting arus listrik. “Kita belum bisa memberikan keterangan secara pasti, anggota kita masih melakukan pemeriksaan,” tuturnya saat saat berada di lokasi.(mg18)

membantu serangan. Pertarungan lini sayap juga akan dilengkapi dengan keberadaan Ahmad Bustomi dan Dirga Lasut di lini tengah, kemudian akan menjadi panggung atreksi para gelandang asing seperti Roman Chemelo dan Esteban Guillen di lini tengah Arema, kemudian Kim Yong Hee dan Lim Joon Sik yang menjadi poros tengah SFC. Rekor ISL Pelatih Ivan Kolev benarbenar fokus kepada lini pertahanan, sebab kerap kehilangan konsentrasi menjelang menit-menit akhir. Apalagi rekor SFC di ajang Liga Super Indonesia tidak begitu baik kala melawat ke Manahan Solo. Gumbs cs tidak pernah meraih kemenangan ketika bermain di kandang Singo Edan julukan Arema. “Hal inilah yang menjadi fokus kami, pemain akan bekerja keras demi memperbaiki peringkat SFC,” ujar Kolev. Namun di ajang lain rekor Laksar Wong Kito terbilang moncer. SFC dua kali mempecundangi Arema di kandangnya yakni di ajang Piala Indonesia dan Community Shield. Kedua ajang turnamen ini akan menjadi motivasi bagi SFC untuk menghadapi Arema. ”Dalam sepakbola semuanya bisa terjadi, Arema memili-

ki rekor bagus di kandang, tetapi ada cara mengatasinya, karena kita pernah mengalahkan mereka di kandang pada pra musim lalu,” kata Kolev. Pada ajang Community Shield lalu, SFC tampil dengan kekuatan penuh mampu mengalahkan Arema 3-1 pada 25 September lalu melalui gol Kayamba, Budi Sudarsono dan Claudiano Alves dos Santos. SFC kala itu tampil dengan pemain sayap Oktovianus Maniani, Kayamba, Park Jung Hwan dan Budi Sudarsono di lini depan. Kini Kolev bisa mengandalkan Okto serta Kayamba dan Budi, untuk peran Park bisa digantikan Kim Yong Hee yang lebih agresif memainkan peranan sebagai gelandang serang. Sementara lini tengah ada Dirga Lasut dan Lim Joon Sik yang akan bertugas merebut bola dan mengatur lini serang. ”Firman, Ponaryo, Ridwan dan Rudi masih cedera, tetapi pemain pengganti juga sepadan, inilah yang membuat kami selalu optimis,” kata Kolev. Dalam laga ini diperkirakan Kolev akan mengandalkan kiper Ferry Rotinsulu, dengan dua center bek Bobby Satria dan Claudiano Alves dos Santos, sementara di kiri akan dipasang Thierry Gathuessi dan kanan Supardi. (ndr)


SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

8

Tawuran Bawa Bom Molotov ■ Delapan Pelajar Diamankan ■ Datangi Sebuah SMA di KM 3 PALEMBANG, SRIPO — Hari Sabtu identik dengan tawuran. Itulah yang terjadi

CRV Asal Jakarta Bodong ■ Pakai BPKB Aspal PALEMBANG, SRIPO — Hati-hati dan teliti dulu jika Anda hendak membeli kendaraan second. Terbukti, pemilik showroom saja bisa

tertipu. Itulah yang dialami Ferdy (24), dia baru sadar telah tertipu oleh penjual setelah berniat mengurus mutasi dokumen kendaraan dari Jakarta ke Palembang. Ternyata, mobil Honda CRV warna coklat metalik B 1534 FE yang dibelinya dari Eri asal Batukuning, Baturaja Barat, OKU, setelah diteliti Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BKPK)-nya ternyata aspal (asli tapi palsu). Ferdy Yanto (24) pemilik sebuah showroom di kawasan Jl Veteran Palembang, Sabtu (26/3) membuat laporan ke SPK Polresta Palembang. Lelaki yang tinggal di Kompleks Kedamaian Permai Jl Kancil Blok N 4 RT 08 RW 02 Kelurahan Bukit Sangkal Kalidoni itu

mengatakan, dia membeli Honda CRV B 1534 FE itu seharga Rp 217,5 juta. Ferdy kepada penyidik Polresta Palembang menyebutkan, dia membeli mobil itu dari M Eri (35) warga asal KP II Batukuning Kecamatan Baturaja Barat (OKU) 12 November 2010. “Dia (Eri,Red) datang ke showroom saya menawarkan langsung mobil miliknya itu, setelah sepakat soal harga maka saya beli,” kata Ferdy seraya menambahkan, dia baru mengetahui BPKB mobil itu palsu ketika hendak mengurus mutasi dari Samsat DKI Jakarta ke Samsat Palembang. “Kasus ini dalam pengusutan,” kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Anisullah M Ridah. (mg15)

di Kota Pelmbang. Setiap Sabtu selalu saja terjadi aksi tawuran antar oknum pelajar. Seperti yang terjadi Sabtu (26/3) sekitar pukul 13.30 kemarin misalnya. Sekitar 30-an pelajar dari beberapa sekolah yang masih memakai seragam sekolah dan sebagian berpakaian olahraga, sempat menunggu calon sasarannya dari sebuah S M A

swasta di kawasan Jalan Jenderal Sudirman KM 3 Palembang. Setelah turun dari bus kota, 30-an pelajar yang sebagian membawa potongan balok kayu dan beberapa senjata tajam sejenis pedang serta parang itu berjalan kaki menuju sebuah SMA swasta. Beberapa saksi mata mengatakan, pelajar yang mengenakan seragam putih abu-abu dan sebagian berpakaian olahraga itu bak dikomando menuju sebuah SMA. Saat sedang berjalan berkelompok itulah, ada seorang pelajar dari sekolah lainnya seketika lari tungganglanggang menghindari langkah 30-an pelajar yang hendak membuat kegaduhan itu. “Budak-budak itu langsung ngejer budak sikok, caknyo budak SMA di dalam inilah. Tapi budak itu langsung lari ke belakang,” tutur Mamad, penarik becak yang mangkal di sekitar Jl Jenderal Sudirman KM 3 Palembang. Setelah orang yang diburu menghilang, 30-an pelajar ini masih berusaha mencari ke lorong hingga kompleks perguruan tinggi di sekitarnya. Karena ti-

SRIPO/MG18

PEGANG BB — Delapan pelajar yang diduga hendak tawuran, Sabtu (26/3) diamankan polisi. Nampak 8 pelajar memegang barang bukti saat diamankan di Polsek Kemuning.

dak berhasil menemukan pelajar yang dicari, 30-an pelajar itu menunggu di kawasan KM 3. 8 Pelajar Diamankan Aparat Polsek Kemuning bergerak cepat ke tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, 8 pelajar diamankan. Petugas sekaligus berhasil mencegah aksi tawuran itu. Bahkan polisi berhasil mengamankan barang bukti satu golok, dua ikat pinggang, rantai, obeng, dua potongan besi, dan 4 unit (botol) bom molotov. Pelajar yang diamankan empat dari SMK Taman Siswa (Tamsis) atas nama Agung (16), Akbar (17),

Khareza (16), dan Noval (16). Dua siswa dari SMK Yanitas atas nama Ivan (18) dan Riduwan (15), M Zulkarnaen (16) dari SMKN 4, dan Deni (16) dari SMK Bistek. “Sudah dua kali tertangkap pak gara-gara tawuran,” tutur Khareza. Kapolsek Kemuning, AKP Bachtiar mengatakan, 8 pelajar yang sempat diamankan itu didata dan membuat surat peringatan serta diberi pembinaan. “Kita buat surat pernyataan dan mendatangkan orang tua mereka. Pelajar yang diamankan ini semuanya sudah didata,” kata AKP Bachtiar. (mg18/mg14)

Asyik Pacaran Disergap Ninja PALEMBANG, SRIPO — Apes dialami Poniman (20) dan Bunga (22). Saat asyik pacaran di kawasan jalan menuju Bandara SMB II Palembang, dua sejoli ini disergap ninja, Jumat (25/3) sekitar pukul 22.00. Pelaku menerjang Poniman hingga terjatuh dan merampas motornya. Poniman yang melapor ke Polsekta Sukarami menuturkan, dia menjemput pacarnya di Maskarebet, lalu berkeliling kota. Setelah itu dia mengajak gadis yang dipacarinya sejak satu bulan itu santai di kawasan jalan menuju Bandara SMB II Palembang. Saat sedang asyik berbincang, lelaki yang tinggal di RT 6 RW 2 Kelurahan Sukajadi Talang Kelapa ini sempat melihat motor melintas di dekat mereka hingga tiga kali. Sekitar satu jam kemudi-

SRIPO/TOMMY SAHARA

MELAPOR — Poniman bersama Bunga, melapor ke Mapolsekta Sukarami Palembang, Jumat (26/3). Keduanya didatangi dua pria berpakaian ninja, saat asyik pacaran.

an, ada dua pelaku mengenakan tutup kepala ala ninja menghampiri. Poniman kaget langsung berdiri. Namun pelaku seketika me-

nerjang hingga Poniman terjatuh ke dalam semak. Pelaku kemudian merampas motor Poniman jenis Yamaha Zupiter Z. “Pelaku

bertubuh gempal menggunakan penutup kepala seperti ninja,” katanya. Sementara itu Santi (26), waiters sebuah kafe di kawasan Jl Tanjung Api-api mengaku dirampok saat pulang kerja pukul 03.30. Dia bermaksud pulang ke rumahnya di Jl Kebun Sayur RT 8 Sukamaju Palembang. “Kami dihadang dua lelaki bermotor di Jl Sukawinatan,” kata Santi yang kehilangan ponsel dan uang Rp 3 juta. “Kasus kejahatan ini dalam penyelidikan,” kata Kapolresta Palembang, melalui Kapolsekta Sukarami Kompol Sugeng Hariyadi. (mg10)


HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

MINGGU, 27 MARET 2011

Ungkapkan Perasaan dengan Kembang UNGA ucapan merupakan bukti perhatian si pengirim kepada si penerima. Walaupun tentu lebih baik lagi kalau mereka bisa datang langsung, memberi ucapan selamat ika ada perayaan tertentu atau tanda berduka serta ikut berdoa untuk yang mengalami musibah. “Sah-sah saja mengirim bunga, lebih simpel dan praktis, namun alangkah baiknya jika yang bersangkutan datang langsung. Kesan hangatnya lebih terasa,” kata Tiara Bella Pratiwi saat dibincangi Sripo tentang tren mengirim bunga ucapan. Bella, sapaan akrabnya, tak menampik bahwa modernisasi mengubah kesan hangat itu. Image simbol benda dianggap sudah cukup melukiskan tentang perasaan seseorang. “Apakah mereka turut berbahagia atau malah sedih, cukup dengan bunga yang dirangkai-rangkai lalu ditempelkan pada kertas besar dan lebar dengan desain dan warna-warni yang unik,” katanya. mendeskripsikan. Namun secara pribadi Bella mengaku lebih mementingkan kehangatan ketimbang harus melalui bunga. Jika dihadapkan pada pilihan ingin bunga atau datang langsung, spontan gadis berambut panjang ini menunjuk angka dua. “Lebih baik datang langsung, beri ucapan selamat saat saya ulang tahun atau menikah kelak, ketimbang bunga-bungaan,” ucap mahasiswa Kedokteran Unsri ini. Dia membayangkan ketika menikah kelak ingin semua sahabat datang, bukan hanya kirim bunga. “Lagian setelah acara papan bunganya dibuang, kesannya jadi sia-sia. Alangkah baiknya jika uang membeli bunga ucapan selamat itu dipakai untuk hal yang lebih positif,” ucap Bella serius. Dia menyebut kesan praktis kerap mumcul ketika ada susunan ucapan selamat atau turut berduka cita di halaman rumah. Namun rasa itu hanya muncul sekejab. Ketika acara sudah jalan atau maksimal keesokan harinya malah hilang musnah. “Mahal lho untuk satu kali ucapan selamat,” katanya. (dewi handayani)

B

BIODATA Nama

: Tiara Bella Pratiwi

TTL

: Palembang, 10 Juni 1990

Alamat

: Jalan Damai Villa Permata Kenten Blok D3

Orang Tua

: M Ali Amir, SH,MH dan Drg. Ety Nurbaiti

Status

: Mahasiswi Kedokteran Unsri, Koas di RSMH

Prestasi

: 1. Bujang Gadis Bende Seguguk OKI 2005 2. Pakibraka Provinsi Sumsel 2005 3. Finalis Putra Putri Sriwijaya 4. Finalis Olimpiade Biologi Tingkat Sumsel 2005 5. Putri Lingkungan Hidup Putri Sumsel 2009

Tiara Bella Pratiwi

Motto Hidup

: Let’s gone be by ghone

Hobi

: Traveling dan Baca

Fotografer

: Syahrul Hidayat

Lokasi

: Areal Tanah Mas Resindence


10

SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

Sampaikan Pesan dengan Bunga D

I zaman serba sibuk sekarang, untuk langsung bertatap muka relatif sulit. Apalagi bila yang bersangkutan seorang pegawai, pengusaha atau pejabat penting. Waktu kerap menjadi persoalan saat ada kepentingan di luar pekerjaan. Misal ada hajatan yang mengharapkan kehadiran. Menyikapi situasi ini masing-masing orang punya cara tersendiri, salah satunya dengan mengirim rangkaian kembang atau bunga papan. Cara ini kerap dilakoni masyarakat perkotaan, dan cukup sering kita temui diberbagai momen. Baik pada saat resepsi pernikahan, khitanan, acara pelantikan atau kenaikan jabatan, peresmian kantor baru, termasuk belasungkawa saat ada yang meninggal. Entah kapan kebiasaan mengirim rangkaian kembang atau bunga papan ucapan ini dimulai. Namun yang pasti, cara ini belakangan sudah sangat populer, dan menjadi tren di tengah masyarakat modern atau perkotaan, termasuk di Palembang. Bahkan meski yang bersangkutan juga bisa datang, media ucapan tersebut tetap dikirim sebagai bentuk peng-

hargaan. Bentuk dan ukuran kembang atau bunga papan pun bermacam-macam, ada yang ukuran 120 x 200, ukuran 150 x 200, hingga 180 x 200 cm. Tata, salah seorang karyawan Eva Floris di Jakabaring mengatakan, khusus papan bunga, dibuat sedemikian rupa dan terdiri dari komponen bunga, daun, papan foam, dan bahan-bahan lainnya. Dari beberapa bahan tersebut, dibentuk desain tertentu sehingga menghasilkan sesuatu yang indah. Namun yang terpenting dari karangan bunga papan ini adalah pesan yang tercantum di dalamnya. “Bunga papan juga harus disesuaikan dengan tema momen yang terjadi. Sebab tema, warna dan jenis bunga mempunyai arti tertentu bagi seseorang atau adat istiadat tertentu,” kata Tata, selanjutnya menjelaskan,

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

Hotel Grand Duta yang diresmikan Walikota Palembang H Eddy Santana Putra di Jl Radial, Minggu (20/2).

kesalahan dalam pemilihan tema warna, bunga bisa mengakibatkan sang penerima ucapan mengartikan lain dari yang dimaksudkan. Karangan bunga ini ber-

bentuk persegi panjang dengan hiasan bunga, motif beraneka ragam, serta warna-warna yang dipadupadankan sedemikian rupa. Sehingga terlihat jelas pengirim dan tujuan pe-

Sebulan Produksi 100 Bunga M E N YA M PA I K A N ucapan selamat atau bahkan tanda duka cita, terkadang tidak cukup sekedar bertutur dan jabat tangan. Untuk menunjukan perhatian lebih, orang biasanya mengirimkan papan bunga. Kebiasaan ini tentu saja, melahirkan peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Paling tidak begitulah yang dirasakan Fanny yang sudah menekuni bisnis pembuatan dekorasi dan bunga papan sejak enam tahun lalu. Awalnya memang sekadar menjalani hobi, tapi ia pun menyadari bahwa usahanya itu cukup menjanjikan. “Sejak beranjak remaja saya memang sudah suka bunga, dan kemana-mana hunting bunga yang saya anggap ba-

gus,” kata Fanny. Ibu tiga anak ini mulai menekuni bisnis bunga papan sejak 2004. Di bawah bendera Fanny Florist di Jl Jend Sudirman Km 3,5, ia mampu meraup omzet tebal dari ceruk pasarnya. Ia pun sangat menjaga kualitas desain dan warna papan bunganya, dengan menekankan bagaimana menciptakan kreasi indah dengan papan melalui penempatan bunga dan kombinasi warna menarik. “Walaupun bunga ornament penting, fokus utamanya adalah konsep mengkreasikan sebuah papan kosong menjadi sebuah produk yang menarik,” ujarnya. Dalam menjalankan usahanya, Fanny menyediakan bunga papan dalam berbagai ukuran. Salah satunya ukuran 2 meter x 1,5 meter dengan kisaran harga Rp 400 ribu hingga Rp

600 ribu. Selain itu, ada pula ukuran 2 meter x 2,5 meter dengan harga Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. “Soal harga tergantung pemakaian bunga dan kerumitan desain. Sebab kita juga melayani sesuai permintaan,” tambahnya. Dalam setiap satu papan, Fanny Florist membutuhkan sekitar empat hingga lima jenis bunga segar dalam aneka warna. Misalnya, bunga krisan, bunga garboni, dan bunga balon. Ia mendatangkan langsung bunga- bunga itu dari Jakarta. Kualitas desain dan bunga yang dipilih, membuat papan bunga buatannya bisa bertahan dalam seminggu. Dalam satu papan, Fanny membutuhkan sekitar dua ikat bunga yang masing -masing ikatan berisi sekitar 20 tangkai bunga. “Sebulan kita bisa membuat sekitar 100 bunga papan, dan untuk me-

SRIPO/EKO

Karangan bunga duka cita.

SRIPO/EKO

Fanny

menuhi kebutuhan itu sedikitnya Rp 25 juta harus dikeluarkan,” ujarnya. (eko as)

Iklan 7 x 215

ngirimannya. Sistem kekeluargaan masyarakat Palembang yang ditopang dengan kesetiakawanan yang kuat, kata Tata, turut andil dalam membangun sebuah budaya kirim bunga ucapan. Hingga saat ini, budaya mengirim bunga papan semakin berkembang dan meluas dalam setiap event. “Bisnis pembuatan bunga papan ini sudah lama berkembang. Apalagi saat ini ham-

pir setiap minggu ada even atau kegiatan. Terpicu kondisi itu, pebisnis florist pun kian menjamur,” ujarnya. Sementara Juni, warga Perumda Palembang, mengaku ungkapan lewat kembang memang lebih pas. Karena si penerima dalam beberapa hari tetap dapat melihat kembang ucapatan tersebut, baik misalnya kembang duka cita maupun pernikahan. “Banyak maknanya kita me-

ngirim karangan bunga, walaupun kita juga saat itu datang langsung,” katanya. Hal senada dikemukakan Toni, seorang pengusaha asal Muba, seraya menambahkan, kembang ucapan dapat menjadi wakil kita manakalah tidak sempat datang. “Misalnya ada musibah kematian keluarga teman, saat itu kita di luar kota. Maka kita dapat mewakili lewat kembang,” ujarnya. (eko as)


SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

Suasana Restoran Seenak Pindangnya INGIN makan di luar rumah tanpa meninggalkan kesan rumahan mungkin cukup sulit menemukannya. Namun, di Warung Mbak Nurhayati hal itu bisa diwujudkan. Warung yang terletak di Jl Bakaran Kecamatan Prabumulih Selatan tersebut dahulunya hanyalah sebuah warung biasa. Masakannya juga tidak terlalu khas. Warung yang berdiri lebih dari 15 tahun yang lalu itu hanya menyajikan menu pindang. Ada tiga jenis pindang yang disediakan yakni Pindang Baung, Pindang Patin dan

PINDANG BAUNG Bahan : Ikan Baung segar Bumbu : Bawang Merah Cabai Rawit Jahe Laos Kunyit Asam Serai Terasi Kemangi Cara membuat: Bumbu digiling kasar. Untuk Jahe, Laos dan Kunyit di tumbuk gepeng. Campurkan dalam air mendidih lalu masukkan asam. Masukkan ikan dan tunggu hingga matang. Sajikan

Pindang Tulang. Namun, warung yang didirikan sendiri oleh Nurhayati itu memiliki citarasa khas dan suasana yang berbeda. Para pendatang bukan makan di warung atau restoran pada umumnya melainkan di rumah. Ide menggunakan rumah sendiri menurut Nurhayati, setelah melihat kapasitas warung yang dimilikinya tidak mencukupi. Rumah yang dibangunnya di belakang warung akhirnya dilirik. Rumah yang berdiri dari keuntungannya selama berjualan itu lalu digunakan untuk ‘menjamu’ tamu-tamu yang datang. Suasana rumah juga masih lekat di dalamnya. Seperti pajangan foto keluarga, lemari limas serta piala dan lemari. “Awalnya dadakan tapi kelamaan dikembangkan,” kata wanita yang akrab disapa Mbak Yati itu. Walhasil, masakan pindang yang menjadi andalannya terkenal hingga ke seluruh pelosok Sumatera Selatan (Sumsel). Tidak sedikit pejabat ataupun pengusaha sukses yang makan di restorannya. Terakhir, warung yang dimilikinya dikunjungi Bupati Musi Banyuasin (Muba). Walaupun sering

P indang Baung didatangi pejabat tinggi, Yati tetap tidak sungkan turun langsung melayani tamu yang datang. Selain Pindang, Warung Mbak Yati juga mengandalkan satu lagi menu yang dimilikinya yakni Sambal Terong. Sambal dengan cita rasa manis pedas itu bahkan kerap dibawa pulang untuk kembali di makan di rumah oleh para tamu. Walaupun warungnya

diidolakan para pejabat, harga yang ditetapkannya masih terjangkau untuk masyarakat umum. Bahkan, untuk satu hidangan menu makan

siang dapat ditebus dengan uang Rp 30 ribu saja. (cr2)

FOTO-FOTO:SRIPO/MUKSIN

Sambal Terong

SAMBAL TERONG Bahan: Terong Bandung Bumbu: Cabai Merah Cabai Hijau Bawang Merah Bawang Putih Penyedap rasa Cara membuat: Seluruh bumbu digiling halus. Terong diiris-iris tipis. Cabai merah dan hijau dipotong-potong. Tumis beserta bumbu. Sajikan.

11

Warung Mbak Yati Jalan Bakaran, Prabumulih Selatan


12

SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

Ford All New Ranger

Tampil Lebih Elegan K

esan pertama ketika melihat penampilan atau wajah Ford All-New Ranger saat selubungnya dibuka adalah, pikap tersebut kini klimis atau lebih manis. Kesan kasar sudah berkurang. Hal tersebut diakui oleh Graig Metros selaku Kepala Desain All-New Ranger dalam wawancara khusus dengan wartawan Indonesia. Ia juga menyampaikan hal itu ketika menjelaskan konsep desain saat smalltruck ini diluncurkan. “Semua itu sesuai dengan permintaan konsumen. Jadi, sebelum memastikan desain yang dipilih, kami melakukan survei. Ternyata mereka memilih penampilan yang lebih manis sekarang ini. Namun, kesan modern, gaya, hi-tech, dan tentu saja efisiensi tetap diutamakan,” bebernya. Bahkan, ketika konsumen disodorkan desain F150 bersama All-New Ranger, “Mereka memilih ukuran yang lebih kecil,” lanjut Metros. Lebih ramping All-New Ranger lebih panjang dari yang sedang dipasarkan sekarang. Untuk versi double cabin (DC), panjangnya 5.359 mm dan lebar 1.850 mm. Adapun Ranger yang yang dipasarkan sekarang memiliki panjang 5.173 mm dan lebar 1.788 mm. Tepatnya, All-New Ranger lebih ramping. Di samping itu, kaca depannya juga lebih landai sehingga lebih aerodinamis.

Kendati sosok bodi lebih manis, dengan ban dan velg alloy 18 inci, All-New Ranger jadi kokoh. Versi lama menggunakan velg baja 15 inci. Untuk pasar ASEAN, Ford menawarkan model dengan bodi Regular, Super, dan Double. Ford pun mengklaim, gaya kabin Ranger kini paling besar di segmennya. Sistem penggerak yang ditawarkan adalah 4 x 2 dan 4 x 4. AllNew Ranger juga ditawarkan dalam dua macam ketinggian. Perubahan dilakukan Ford secara menyeluruh terhadap desain bodi, interior, dan kabin. Bahkan, mesin total baru dan disediakan dalam beberapa pilihan. Teknologi baru yang ditawarkan adalah Bluetooth dengan Voice Control dan kamera untuk melihat suasana di belakang kendaraan yang ditayangkan pada kaca spion. Truk kecil ini diklaim

IST

mampu menarik muatan 3.350 kg untuk versi mesin diesel dan muatan 1.500 kg. Klaim lain, volume bak untuk Single Cap dan Supercap terbesar di kelasnya. Pilihan mesin Untuk mesin, ditawarkan beberapa pilihan, yaitu Duratorq TDCI, diesel 4-silinder, berkapasitas 2,2 liter. Mesin baru ini berkemampuan lebih besar dibandingkan versi 2,5 liter yang digunakan sekarang ini. Mesin baru tersebut juga di-

lengkapi dengan turbocharger dan menghasilkan tenaga 110 kW (9150 PS) dan torsi 375 Nm. Adapun Mesin diesel 2,5 liter yang digunakan sekarang menghasilkan tenaga 109 PS @ 3.500 rpm dan torsi 27,1 (265 Nm) @ 2.000 rpm. Untuk konsumen Indonesia, Ford akan memasarkannya pada pertengahan tahun depan (nanti akan dipajang di IIMS, Juli 2011). Menurut Presdir Ford Motor Indonesia Will Angove, Ford

akan memilih mesin 2,2 liter. Mesin lainnya adalah diesel 3,2 liter, 5-silinder, yang mengasilkan tenaga 147 kW (200 PS) dan torsi 470 Nm. Mesin lainnya adalah bensin 2,5 liter, 4-silinder, yang juga bisa menggunakan LPG. Bila menggunakan bensin, tenaga yang dihasilkannya 122 kW (166 PS). Kapasitas tangki bahan bakar 80 liter. Kemampuan lain berdasarkan klaim Ford adalah konsumsi bahan bakar Ranger 4 x 2

berbahan bakar bensin menggunakan 9,8 liter bahan bakarnya tiap 100 km atau 10,2 km/liter. Transmisi Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda, Ford memilih transmisi 6-percepatan otomatik DSG. Transmisi terbaru ini memperoleh perbaikan sehingga perpindahan gigi berlangsung lebih halus dan lancar. Versi otomatik juga dilengkapi dengan sequential shift control.

Inovasi baru yang dilakukan Ford pada Ranger adalah kemampuan transmisi otomatik untuk menentukan kendaraan dalam kondisi menanjak melalui fitur Grade Control Logic. Dengan cara ini, transmisi akan berpindah ke gigi lebih rendah ketika kendaraan turun sehingga bisa memperoleh efek pengereman mesin. Hal tersebut bisa diperoleh karena sistem dilengkapi dengan pemantau. (Kc/mg10)

Memilih Kaca Film dan Perawatannya Masterpiece Renzu Mint, Cegah Sengatan Matahari DENGAN banyaknya merek kaca film dipasarkan di Indonesia, menuntut konsumen harus menentukan pilihan. Tidak bisa dipungkiri, faktor harga sangat menentukan. Begitu juga dengan performa atau kinerja lapisan kaca tersebut. Kendati demikian, menurut Christopher Sebastian, Distributor Masterpiece Indonesia, faktor utama yang harus dipertimbangkan memilih kaca film adalah keamanan dan bukan hanya penampilan. Pasalnya, dari segi penampilan banyak kaca film yang menarik, namun keamanannya kurang. Kedua adalah tingkat kegelapan untuk kaca depan. ôJangan sampai berlebihan. Pemerintah hanya membolehkan, maksimal 40 persen. Kalau terlalu gelap plus kualitas kaca kurang baik, justru akan

membahaya pengemudi di malam dan saat hujan. Pandangan bisa tergganggu,ö urai Chris. Umur Pakai Dijelaskan pula, usia kaca film maksimal 5-7 tahun dan sangat tergantung pada kualitas produk. Jika sudah melewati masa tersebut, kemampuannya membendung panas matahari, sinar ultraviolet dan infra

merah dipastikan sudah tidak efektif. Kalau sudah begini harus diganti! Perawatan Bagaimana merawat agar awet? Pertama, utamakan kebersihan kaca baik dari dalam atau di luar luar kabin. Untuk membesihkannya, gunakan lap basahdan setelah itu dilap lagi dengan kain kasa kering atau chamois. (Kc/mg10)

BAGI pemilik mobil, peran kaca film atau lapisan kaca, cukup penting. Terutama saat cuaca sangat terik. Pasalnya, lapisan kaca sangat membantu pengemudi dan penumpang mobil dari sengatan sinar matahari. Bukan hanya itu. Kaca film juga membantu kerja air conditioner (AC) lebih efektif dan efisien. Hal ini

IST

iklan 7 x 205

juga berkaitan dengan penggunaan energi dan konsumsi bahan bakar. Untuk itulah produsen kaca film dari Jepang, Masterpiece memperkenalkan dua produk terbarunya di Indonesia, yaitu Renzu Mint 45 dan Renzu Mint 15. Kinerja yang ditawarkan kedua lapisan kaca ini adalah, mampu menahan sinar ultraviolet dan inframerah sampai 99 persen. Untuk ini, Masterpice menggunakan teknologi penembakan ion (sputtered) dan perisai panas (heat shielding). Kedua terknologi tersebut juga bekerja mengurangi penurunan (degradasi) kualitas kaca film karena usia pemakaian dan tetap menjaga kemampuan menolak panas secara maksimal. Karena kemampuan seperti itu, Masterpice menargetkan Renzu Mint untuk

segmen premium. Harga yang ditawarkan Rp 2,5 juta sampai 2,8 Rp 2,8 per mobil (untuk semua jenis lapisan). Garansi 7 Tahun “Kami memberikan garansi sampai 7 tahun untuk daya tahan warna dan kemungkinan terjadinya gelembung karena kualitas lem yang kurang baik,” jelas Christopher Sebastian, General Manager PT Makko Raya Cemerlang, Distributor Tunggal Masterpiece di Indonesia, di sela peluncuran Masterpiece Renzu Mint 45 dan 15 di Pisa Cafe, Puri Indah, Jakarta Barat kemarin. Untuk membuktikan kualitas produk terbaru Masterpice tersebut, Christopher langsung memperlihatkan hasil lapisan kaca Renzu Mint dengan merek lain yang ada di Indonesia dengan menggunakan Energy Transmission Mea-

surement (ETM). Alat ini mengukur kegelapan lapisan kaca, daya tolak ultraviolet dan infra-merah. Hasilnya, Renzu Mint paling top menolak panas dibandingkan merek lain kendati densitas kegelapannya lebih tipis. Begitu juga ketika dibandingkan dengan “merek nomor satu” di Indonesia saat ini. Renzu Mint ditawarkan dalam dua kegelapan, yaitu 30 persen untuk Renzu Mint 45 (untuk kaca depan) dan 70 persen untuk Renzu Mint 15 kaca samping dan belakang). Sinyal Ponsel dan GPS Dijelaskan pula oleh Christofer, “Kami juga menjamin Renzu Mint tidak mengganggu sinyal ponsel dan GPS di mobil. Pasalnya, lapisan kaca ini tidak menggunakan material metal sama sekali. (KC/MG10)


SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

13

FOTO-FOTO:SRIPO/ZAINI

GO GREEN — Pengunjung mengamati foto yang dipajang pada pameran foto Event Snap Shot Go Green di lantai II PS beberapa waktu lalu.

PAMERAN FOTO — Pengunjung memperhatikan karya foto yang dipamerkan di Lantai II Palembang Square pada acara Event Snap Shot Go Green. Pameran ini digelar dengan tema Earth.

Face Book Alias Buku Wajah Kita PUKUL 17.15 WIB sore, di Dusun Tuo, tidak jauh dari Taman Nasional Kerinci Seblat, Kabupaten Sungai Penuh, Propinsi Jambi, saya diajak kawan untuk turun ke Kota Kerinci. Mau cari warnet, karena telekomunikasi satelit kami error. Malas sebenarnya. Selain dingin, jalan menuju kota berliku, sempit dan tikungan tajam. Tapi, apa boleh buat, saya juga ada keperluan untuk FB-an dengan pengasuh anak

saya di Palembang, sekedar

memantau keadaan. Sesampainya di kota, tidak sulit untuk mencari warnet. Berarti, demam

Cerpen Nur Akbar Peminat Masalah sosial budaya di Jambi warnet sudah menggila,bahkan di kota sekecil Kerinci. Saya yakin, orang ke warnet sekarang bukan sekedar browsing, cari info bahkan info berbau porno sekalipun. Atau buka e-mail. Tapi, orang ke warnet , karena ada Facebook (FB), Twiiter, Blog dan sejenisnya. Tidak hanya orang muda, bahkan tua sekalipun. Termasuk saya.

Haàhaà.haà Terbukti, ketika kami memasuki salah satu wanet. Penuh!.Ada 20-an unit yang disediakan. Tinggal sisa 3, cukup buat kami berdua. Jengah, risih rasanya berada di warnet itu. Sebelah saya, ada lakilaki umur 45-an sedang tertawa dan tersenyum sendiri. Lagi FBan, saya rasa. Dan, tentu dengan cewek. Lebih pasti lagi, dengan anak yang usianya lebih muda darinya. Bukan suuzon. Tapi, itulah kenyataannya. Lebih pasti lagi, sang bapak itu 99 % berbohong dengan lawan FB nya, nun jauh di sana. Mengaku usianya muda,Posisi mapan. Soal foto?. Akh, apa sih yang tidak bisa dimanipulasi

sekarang?. Kalau masih malu, biarkan saja foto kosong. Atau beri saja gambar kucing, kelinci dan foto-foto lain yang gemesin. Beresà Tidak heran, jika sekarang ramai tindak kriminal yang menyangkut FB ini terjadi di Indonesia. Mulai ditipu soal uang, dibawa kabur bahkan, maaf, ditiduri. Maka, ramai-ramai orang menghujat FB. Dianggap ancaman serius. Lebih berbahaya dibandingkan narkoba.Padahal, menurut penciptanya, FB dirancang, dibuat dan diaplikasikan bukan untuk itu.Kalau tindak kriminal terjadi akibat FB, jangan salahkan FB nya. Salahkan penggunanya. Salahkan kita-kita ini. Koq tetap saja nggak pinter-pinter. Selalu gagap dengan perkembangan teknologi?. Bagi saya, adanya FB nggak penting-penting amat. Hanya untuk memperlancar aktifitas saja. Biar lebih mudah. Saya tetap saja bisa berkomunikasi dengan siapapun. Bisa lewat telpon, HP, email atau alat komunikasi lain. FB bagi saya hanyalah alat. Tidak lebih dari itu!. Dengan FB saya bisa berkomunikasi dengan anak-anak saya. Bisa lihat videonya, yang di upload sesuka hati anak saya. Dengan gaya dan lagak apapun.

FB khan dibuat sebagai alat komunikasi untuk menyambung yang sudah putus, atau makin mendekatkan yang sudah dekat. Dengan kata lain, FB hanya untuk orang-orang yang sudah dikenal. Bukan mencari kenalan baru melalui FB. Saya pakai FB, misal, sewaktu-waktu saya ingat teman lama saya yang saya tidak tahu lagi dimana dia berada. Saya cari, ketika ketemu, ya mulai dijalin komunikasi. Tidak harus melalui FB. Bahkan, teman lama saya yang ketemu lagi di FB, lebih banyak telpon langsung atau ketemu muka, dibandingkan melalui FB. Lalu, kalau ada orang lain yang tidak kita kenal, lalu minta kita untuk berteman?. Ya, suka-suka kita. Diterima atau tidak, itu terserah kita. Maka, saya sampai bingung jika melihat account FB teman atau orang lain, yang jumlah temannya ratusan bahkan ribuan. Punya waktu nggak ngelayani mereka semua?. Jadi, kalau masalah tindak kriminal muncul akibat FB, salahkan yang ngerjai dan salahkan juga yang dikerjai. Beres!Tidak usah nyalahi FB nya. Kalo gini terus, kapan kita bisa pinter? Masak,sebagai pengguna FB terbesar ke 3 di dunia, kita tidak pinterpinter. Hanya pinter ngebohongi dan

dibohongi? Maka, kenapa saya jengah kalo ke warnet?. Ya itu tadi. Malu, dilihat anak-anak muda. Masak seusia saya masih FB an dengan orang yang lebih muda dan tidak saya kenal sama sekali. Atau bila malu ke warnet, kita nekad membeli perangkat modem, beli ponsel yang ada layanan jejaring sosial. Celakanya, kita sudah menjadikan twitter, blog dan FB menjadi pasangan mesra kita, bahkan di tempat yang sangat pribadi. TEMPAT TIDUR!. Sambil rebahan, kita berselancar di dunia maya melalui laptop dan HP kita. Sementara, kita nggak peduli, pasangan kita mau ngopi, minta dibuatan mie, atau sibuk di meja kerjanya sampai larut malam. FB sebenarnya mengingatkan kita, terutama, ya dengan diri sendiri. Kita mulai belajar dan membiasakan diri untuk berbohong, Di depan layer komputer, sambil tertawa kita merasa sukses ngerjai teman kita di sana. Tapi, sebenarnya pada saat bersamaan, menurut saya, anda sedang membohongi diri anda sendiri. Jiwa anda sebenarnya yang menangis. Tidak heran, FB bagi saya adalah buku wajah kita sekarang. Yang penuh kebohongan dan kepalsuan. Maka, berhati-hatilah.


14

SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

Keelokan Teluk Gelam Sambut Jamnas Pramuka n Sabtu-Minggu Dihibur Artis KAWASAN Wisata Danau Teluk Gelam, sekarang ini dikenal dengan nama Parai Lake Resort dan SPA, merupakan kawasan wisata terpadu di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang menjadi unggulan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) khusus warga Bumi Bende Seguguk OKI. Apalagi dalam menyambut Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka. Apabila Anda menginjakkan kaki di Kota Pempek alias Plembang, sangat di sayangkan apabila tidak mampir di Danau Teluk Gelam. Karena, banyak hal yang menjadi daya tarik di sana yaitu, berlayar menelusuri danau dengan speedboat, jetski, perahu dayung, dan juga tersedia sarana permainan anak. Lebih lagi, dilengkapi akomodasi di kawasan wisata tadi antara lain, hotel kembar berbintang tiga dan disediakan 36 unit vila kayu. Tak salah, kalau Anda ingin beristirahat yang nyaman, karena kawasan ini mempunyai pemandangan yang indah dan alami, jauh dari kesibukan aktivitas kota yang bising, juga dapat menikati segarnya udara di pagi hari dan kindahan sunset. Selain memiliki keindahan alam yang alami tersebut, Parai Lake Resort dan SPA mempunyai luas wilayah 250 hektare terdiri dari luas daratan dan luas perairan. Jarak Parai Lake Resort

Wisnu Yudiantoro Operation Manger

dan SPA kawasan wisata danau teluk gelam dari ibu kota Provinsi Sumsel kurang lebih 90 kilometer (KM) atau ditempuh waktu 2,5 jam melalui Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Indralaya-Kayuagung-Teluk Gelam. Dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten OKI telah merencanakan jarak dari Palembang-Kayuagung akan ditempuh dalam waktu 30 menit melalui jalan lingkar Jakabaring. Sedangkan, jarak Parai Lake Resort dan SPA dari ibukota Kayuagung bisa ditempuh dengan jarak 25 km ke melalui Jalintim yang menghubungkan Provinsi Lampung dan Provinsi DKI Jakarta. Fasilitas yang ada di Parai Lake Resort dan SPA yaitu, akomodasi, hotel. Kawasan wisata teluk gelam memiliki hotel berbintang tiga, yakni Parai Lake Resort dan SPA. Ciri khas dari Parai Lake Resort dan SPA adalah mempunyai dua gedung yang sama dan ke-

duanya terletak di pinggir danau teluk gelam yang dilengkapi kolam renang. Wahana Permainan Selain akomodasi dilengkapi dengan wahana permainan anak-anak (Playground) terdiri dari, dragon coaster (Kereta Naga), giant wheel (Roda Lambung), Carousell (Kuda Berputar), Shooting Galery, Ghost House (Rumah Hantu), Bumper Toy Car (Mobil), outbond. Untuk arena bermain di danau seperti, Bumperboat, Kapal Pesiar, Jetski, Perahu Angsa, Canope. Anda bisa menikmati luasnya Danau Teluk Gelam dengan menggunakan speedboat sebanyak 12 orang, cukup merogo kocek sebesar Rp 150 ribu/keliling. Bagi yang ingin menyewa jet sky cukup Rp 50 ribu/keliling. Namun, sebelum mengenali lebih dekat Parai Lake Resort dan SPA kawasan Wisata Danau Teluk Gelam, pengunjung yang budiman lebih awal harus merelakan uang recehan untuk ditukar dengan karcis yang disediakan oleh penjagaan di pintu masuk. Pengunjung yang membawa kendaraan sepeda motor cukup membayar Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000. Demikian, untuk setiap pengunjung dihitung per orang dengan tarif Rp 10 ribu khusus Sabtu dan Minggu, karena di lokasi ini disediakan full musik yang dihibur para artis ibukota dan lokal tentunya. Sedangkan di hari, Senin sampai Jumat para pengunjung cukup mengeluarkan uang Rp 5 ribu per orang. (mat bodok)

FOTO-FOTO:SRIPO/MAT BODOK

Gerbang pintu masuk dan keluar Parai Lake Resort & SPA kawasan Wisata Teluk Gelam yang menjadi Andalan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya OKI yang juga lokasi untuk Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka.

Dua orang pengunjung Parai Lake Resort & SPA kawasan Wisata Teluk Gelam, bersantai di pagi hari di Dermaga Restaurant Parai Lake Resort & SPA yang sedang menunggu pesanan nasi pindang salai.

Di lokasi Wahana permainan, anak-anak yang didampingi orangtuanya hendak bermain sepeda air yang tidak jauh dari dermaga.


SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

15

7 Alasan Terburuk untuk Punya Anak B SRIPO/SAFTA

Para siswa SMA Negeri 1 Palembang saat mengikuti tes

Deteksi Bakat Sejak SMA ■ Tes Psikolog Siswa USIA remaja biasanya anak sedang dalam masa pencarian jati diri. Untuk arah ke depan apalagi untuk menentukan sebuah cita-cita atau pilihan hidup biasanya masih sangat ngambang alias belum pasti. Dalam sekolah atau pendidikan pun, anak belum bisa memastikan jati dirinya untuk memilih jurusan apa yang bakal ditekuninya. “Itu sebabnya kami mencoba memberikan inisiatif dengan memberikan tes kemampuan dan bakat. Hasil tes ini untuk tahap awal bisa mendeteksi siswa mau diarahkan ke mana. Jurusan atau bakat apa yang cocok dan pas dengan kemampuan dirinya,” kata Fera Adela, PSi, Ketua Panitia Pusat Tes Kemampuan dan Bakat Siswa di sela pelaksanaan tes di SMA Negeri 1 Palembang, Sabtu (26/ 3). Didampingi Panitia Tes Lokal (Palembang), Arya Danusaputra, SH serta beberapa panitia lainnya, Fera menambahkan tes sengaja dilakukan pada siswa kelas tengah (kelas 11/kelas dua) dengan harapan

mereka sudah bisa mendeteksi sejak awal apa potensi yang dimilikinya misalnya bidang hukum, science atau bidang-bidang lain. Diakui Fera, terkadang ada terjadi hasil tes tidak seperti yang ada di dalam angan-angan siswa namun tentunya hasil tes adalah bukti otentik yang harus menjadi bahan pertimbangan baik bagi siswa yang bersangkutan maupun bagi orangtuanya dalam menentukan jurusan atau studi selanjutnya yang akan digeluti. Tes kemampuan dan bakat yang digelar Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Palembang Angkatan 87 ini diikuti sekitar 280-an siswa kelas dua. “Hasil tes bisa jadi acuan baik oleh pihak sekolah, guru atau siswa yang bersangkutan untuk referensi bidang apa yang akan digeluti nantinya setelah lepas dari pendidikan SMA. Minimal jadi bahan pertimbangan meski tidak mutlak,”kata Fera yang juga dalam waktu dekat bersama rekan-rekannya akan melakukan tes karir terhadap para guru. (safta)

ANYAK perempuan yang sangat beruntung karena bisa menikah dan mempunyai anak di usia yang ideal. Namun, jika Anda belum memasuki jenjang tersebut, tak perlu memaksakan diri. Jika ingin segera menikah dan punya anak karena tak ingin mengecewakan orangtua. Berusaha boleh saja, tetapi jangan sampai keinginan mempunyai anak didorong oleh beberapa hal seperti berikut: Pertama, Anda menginginkan cinta tanpa syarat. Mempunyai anak membutuhkan komitmen bahwa Anda harus bekerja keras untuk mengasuhnya. Karena itu, memutuskan untuk hamil hanya karena Anda ingin seseorang mencintai Anda tidak menjadi penanda bahwa Anda akan mampu mengasuhnya. Lagi pula, cinta seorang anak mungkin tidak seperti yang Anda harapkan. Kelak Anda akan mendapati bahwa menghadapi tangisan, rengekan, dan pembangkangan anak akan menjadi tantangan yang sesungguhnya (tentu dalam makna yang positif). Kedua, kehadiran anak akan menyelamatkan perkawinan Anda. Di luar dugaan Anda, mempunyai anak hanya akan menegangkan hubungan Anda, daripada memperbaikinya (jika perkawinan Anda memang bermasalah). Memang, melihat bayi yang sehat dan lucu bisa saja mengingatkan Anda dan pasangan bagaimana dulu Anda mengawali hubungan dengan penuh cinta. Namun, memiliki anak berarti ber-

tanggung jawab dengan pengasuhannya, dan semua keputusan yang datang dari tanggung jawab itu. Semakin kuat dan semakin berkomitmen Anda dengan hubungan Anda, bayi lebih mungkin akan memperdalam ikatan Anda. Ketiga, Anda lelah terus didesak orangtua. Pertanyaan dan desakan orangtua untuk menuntut kehadiran cucu memang berangkat dari niat yang baik, yakni untuk melengkapi kebahagiaan keluarga. Tetapi, hal itu tidak mengubah kegelisahan dan tekanan yang Anda rasakan, bahkan mungkin akan menambahnya. Anda sebaiknya tidak mempunyai anak hanya untuk memuaskan keinginan seseorang. Meskipun ibu Anda ingin segera merasakan jadi nenek, dan melihat Anda memenuhi fantasinya itu, ia tidak akan bertanggung jawab dengan segala kerepotan (dalam arti positif) yang terjadi dengan kehadiran anak. Andalah yang harus bertanggung jawab. Keempat, kejar setoran. Ketika usia sudah semakin merambat naik, bisa dimengerti jika Anda ingin

ik 7 x 270

IST

Anak merupakan amanah dari Allah kepada kita.

segera mempunyai anak. Tetapi, itu berarti kita menyalahartikan kekhawatiran itu dengan dorongan yang sebenarnya untuk mempunyai anak. Keputusan untuk mempunyai anak itu tidak dapat diubah karena itu pastikan Anda memang benar-benar menginginkannya, bukan sesuatu yang harus Anda lakukan karena faktor usia. Jika satu-satunya hal yang membuat Anda menginginkan anak adalah rasa takut bahwa Anda mungkin menyesal karena tidak memiliki mereka suatu hari, mungkin ada baiknya Anda menunda dulu. Artinya, temukan dulu apa yang sebenarnya Anda inginkan. Kelima, Anda kesal karena ipar selalu jadi perhatian. Anda bisa saja menjadikan kompetisi sebagai motivator kuat untuk menge-

jar sesuatu. Tetapi, untuk masalah anak, dorongan secara bersaing itu jarang sekali positif. Mempunyai anak sendiri tidak akan mengubah situasi. Anda bisa saja mempunyai bayi, dan tetap saja diacuhkan saat kumpul-kumpul keluarga. Atau Anda tetap merasa anak Anda tidak menjadi cucu tercantik dibandingkan dengan cucu pertama dalam keluarga. Keenam, Berpikir mempunyai anak membuat Anda tak egois lagi. Anda menyadari bahwa segala yang Anda lakukan selalu berpusat untuk kepentingan diri sendiri. Boleh saja Anda berusaha mengubahnya, tetapi jangan menjadikan anak sebagai alatnya. Mempunyai anak tidak dengan sendirinya membuat seseorang berkurang egoisnya. Justru hal itu bisa membuat sese-

orang yang selalu berpusat pada dirinya sendiri menjadi tidak bahagia karena terus berbagi perhatian. Berusaha meninggalkan sikap narsistik akan jauh lebih rumit daripada mengurus seorang bayi yang rewel. Anda harus bersedia mengalihkan perhatian dari diri Anda. Bukan berarti tak bisa dilakukan, tapi tidak semudah itu melakukannya. Ketujuh, Anda butuh merasa melakukan pencapaian. Banyak perempuan yang mengatakan hidupnya akan menjadi lengkap ketika sudah memiliki karier dan keluarga, terutama anak. Percayalah, lengkapnya hidup Anda sebagai perempuan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempunyai anak. Sebaiknya, mulailah transisi menjadi orangtua dengan dasar emosional yang lebih kuat dan lebih aman. (KC)


16

SRIWIJAYA POST Minggu, 27 Maret 2011

Gaun Pengantin

Kombinasi Modern-Tradisional J

ELANG pernikahan terkadang pasangan dibenturkan beberapa pilihan. Lantaran ingin tampil cantik dan mengikuti tren, pasangan lebih suka nuansa bergaya modern. Ini dinilai lebih trendi dibandingkan konsep tradisional. Nah saat keinginan itu datang ternyata orangtua lebih suka mengutamakan tradisional. Mereka tak ingin kebudayaan khas daerah luntur. Konsep ini yang mendasari butik

Model Perias Koleksi

: Tata, Alia dan Oppi (Stage Management) : Tim Zantiq : Butik Zantiq, Jalan Ali Gatmir No 78, 10 Ilir telepon 0711 8696653 atau 7327804 Lokasi : Atrium Palembang Indah Mall Fotografer : Zaini

Zantiq mengemas tren busana pengantin muslim dengan budaya tradisional. “Dalam satu konsep, kita kombinasikan budaya tradisional dan modern. Dengan ini keinginan

orangtua dan anaknya sebagai calon pengantin bisa matching,� kata owner Butik Zantiq, Hikmah Adilah saat dibincangi usai pembukaan wedding Expo PIM. Konsep ini, kata dia, lebih mengembangkan permainan aksesoris khas Palembang dengan kebaya-kebaya modern. Untuk aksesori, seperti gelang, kalung dan hiasan khas palembang, seperti Gede atau

peksangkong, tetap dipakai sebagai aksesoris utama namun dari sisi busana lebih menonjolkan gaya-gaya modern. Seperti permainan pada leher yang dibuat sedikit terbuka atau kerah tinggi dengan tampilan renda-renda tangan yang lebar. Penasaran, mungkin koleksi ini bisa menjadi referensi anda melewatkan hari bahagia. (dewi handayani)

Sriwijaya Post Edisi Minggu 27 Maret 2011  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Advertisement