Issuu on Google+

SENIN 26 NOVEMBER 2012

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

ECERAN RP 2.000

24 HALAMAN MANAGED BY

NEWSBY REQUEST PEMBACA yang budiman, tim liputan khusus kami mengundang Anda memberi informasi untuk dijadikan berita di harian ini. Informasi bisa terkait pengalaman pribadi, hobi, komunitas, pekerjaan, perjalanan wisata. Baik info yang menghibur sampai kontrol sosial kebijakan pejabat atau dugaan korupsi di lembaga/instansi tertentu. Cukup sampaikan informasi melalui SMS ke nomor hape 081273069344 081273069344, cantumkan nama dan nomor yang bisa kami hubungi. Tim liputan kami akan mengontak Anda. Salam

Sripo

Kini BBM Subsidi Tak Dibatasi Lagi PALEMBANG, SRIPO — Masyarakat maupun pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kini bisa bernapas lega menyusul distopnya pengendalian pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Penyetopan diberlakukan sejak Senin (26/11) hari ini. Kepastian itu diungkapkan Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina, Ali Mundakir di Jakarta. Asisten Manager External Pertamina Fuel Region

II Pertamina, Robert MV Dumatubun kepada Sripo, Minggu (25/11) mengatakan penyetopan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kerawanan sosial yang dikhawatirkan mengganggu kepentingan nasional. “Kami memutuskan, terhitung mulai 25 November 2012 Pertamina menghentikan kebijakan pengendalian pasokan BBM yang sudah berjalan selama sepek„ ke halaman 7

SRIPO/STS

REGINA JAQUES

kalinya. Regina yang memimpin dengan hasil (3.00/55/12) sejak babak penyisihan (25/11), mampu mempertahankan penampilan, dengan meraih catatan 2,5 bola pada perpendekan tali 12 meter. Pesaing terdekatnya, Anais Amade (Prancis) meraih hasil 2 bola pada perpendekan tali 12 meter. Posisi ketiga direbut Karina Nowlan (Australia) dengan 1 bola pada perpendek „ ke halaman 7

Papan Larangan Sering Disikat PALEMBANG, SRIPO — Masyarakat Jl Pipareja Kelurahan Pipareja Kemuning rupanya tidak hanya nekat mendirikan bangunan tepat di atas pipa migas. Papan larangan untuk mendirikan bangunan pun rupanya sering dilepas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Padahal, jika terjadi apa-apa, mereka sendiri yang akan mengalami kerugian. Dikatakan Humas PT Elnusa Palembang, Rahman Thalib, pihaknya bersama PT pertamina sudah bebe-

Pesona Sang Ratu Slalom ATLET ski air Amerika Serikat, Regina Jaques menunjukkan pesonanya sebagai sang ratu slalom di ajang Kejuaraan Ski Air Dunia 2012 di Danau Jakabaring Sport City Palembang, Minggu (25/11). Dia menjadi yang terbaik di ajang ini dengan menjadi juara dunia di nomor slalom untuk pertama

Hidup di Atas Bara Migas

rapa kali memantau bangunan-bangunan yang berdiri di atas pipa migas, termasuk di kawasan Pipareja Kemuning. Namun, setiap kali usai dibongkar, warga kembali mendirikan bangunan. Pihak Elnusa, yang bertugas sebagai operator pipa migas, akhirnya cukup kerepotan menghadapi warga yang keras kepala karena masih ingin mendirikan bangunan di atas pipa. “Bayangkan, papan la„ ke halaman 7

Senang Juga Kecewa DEFENDER naturalisasi Raphael Maitomo mengaku senang sekaligus kecewa usai ditahan imbang 2-2 oleh Laos di babak penyisihan Piala AFF, di Stadion Bukit Jalil Malaysia, Minggu (25/11). Ia menjadi pembicaraan hangat di jejaring twitter saat mencetak gol penyama kedudukan menit 40, usai tertinggal menit ke-30 dari Laos babak pertama. Namun, apa kata pemain keturunan Belanda ini, dia justru memuji rekannya satu timnya, Muhammad Vendry Ronaldo Mofu, yang masuk sebagai pemain pengganti. Maitimo menyebut Mofu man of the match, usai mencetak gol SRIPO/ZAINI

NORMAL — Sejumlah kendaraan antri mengisi BBM Solar dan Premium di SPBU Jalan Basuki Rahmat, Minggu (25/11) Malam. Menurut petugas SPBU pengisian BBM untuk pelanggan berjalan normal seperti biasa.

„ ke halaman 7

RAPHAEL MAITOMO


2

SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

SALAM SRIWIJAYA

Kasus Century Menghentak Lagi KASUS Century yang lama terpendam kini menghentak lagi. Tidak lain karena ada usulan DPR RI tentang wacana Hak Menyatakan Pendapat (HMP) yang dilandasi semangat menyelesaikan persoalan. Karena itu siapa pun mestinya tak harus takut dengan implikasi politik. HMP ini bertujuan menyelesaikan persoalan hukum yang selama ini menyandera pemerintahan SBY-Boediono. Bahwa HMP punya implikasi politi, memang tak terhindarkan karena HMP itu menyentuh jabatan politis. HMP tersebut merupakan pilihan yang sebenarnya sangat jelas dan sederhana. Apakah tetap membiarkan pemerintahan SBY-Boediono ini tersandera, plus citranya buruk yang harus ditanggung Boediono, atau membebaskan pemerintahan SBY dari tuduhan sekaligus memulihkan nama baik Boediono? Itu saja pilihannya. Bakal lebih buruk lagi kalau motif mengambangkan penyelesaian Skandal Century adalah menyembunyikan pelanggaran hukum yang diduga dilakukan elit penguasa. Kalau kebiasaan buruk ini tidak dihentikan, perjalanan sejarah bangsa memasuki dekade-dekade selanjutnya akan sarat dengan dosa sejarah ,karena ketakutan generasi saat ini menyelesaikan persoalan. Ada begitu banyak kasus KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme) yang terjadi pada era sebelumnya tak pernah ditangani. Kasus BLBI bahkan nyaris sudah menjadi dosa sejarah karena generasi terkini pun tak berani menuntaskan kasus itu. Haruskah nasib skandal Century dibiarkan sama dengan kasus BLBI karena bangsa ini takut menyesaikan persoalan-persoalan besar. Indonesia tidak boleh terperangkap dalam rasa takut itu. Untuk mewujudkan Indonesia Negara Hukum menuntut konsistensi yang harus dibuktikan dengan kemauan dan keberanian politik yang sungguh-sungguh dalam menyelesaikan hingga tuntas persoalan-persoalan hukum, baik skala besar maupun kecil. Sebesar atau sekecil apa pun persoalan hukum itu, penyelenggara negara dan pemerintahan harus memastikan tidak pertanyaan yang tersisa di benak rakyat dari setiap kasus atau persoalan hukum. Itulah konsistensi yang dibutuhkan untuk mewujudkan Indonesia Negara Hukum. Suara dari Istana Presiden pun mendukung soal pengungkapan kasus Century ini. Sikap Presiden dalam hal ini, khususnya dalam penegakan hukum, jelas dan pasti, dan menghormati sepenuhnya proses hukum. Sedangkan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi di Istana Kepresidenan Bogor mengatakan, kasus Century sebaiknya tetap mengedepankan proses hukum dan bukan proses politik. Proses politik tidak memiliki kepastian dan tidak berujung pangkal. Karena kalau dibawa ke politik, jadinya antah berantah. Tidak ada kepastian hukum dalam politik. Tinggal sekarang 230 juta penduduk negeri ini menyaksikan panggung politik yang bakal memanas lagi, ditambah serangkaian Pilkada tahun 2013 dan menjelang Pileg dan Pilpres 2014, sungguh bukan hal mudah bagi bangsa ini melewati hari-harinya. Namun seperti pengalaman sejarah, rakyat kita sudah teruji, mereka akan tetap sabar dan tangguh. Mudah-mudahan semuanya terjadi dengan tidak mengorbankan kepentingan rakyat kecil.

POJOK Solar langka lagi di Palembang Siapa jadi kambing hitam Solar langka lagi Jangan-jangan premium tunggu giliran Solar langka lagi Aneh, katanya pasokan lancar

Percikan Api dari Travo KEPADA Pimpinan PLN Yth. Saya warga jalan RA Abusamah Lebong Siarang merasa tidak nyaman, Travo listrik depan jalan S Parman suka terbakar mengeluarkan percikan api dan lampu jalan mati. Tolong diperbaiki mengingat daerah tsb sangat gelap dan hampir setiap hari terjadi kecelakaan motor. Tempo hari sudah ada petugas yang datang namun hingga saat ini tidak ada kelanjutannya dan lampu jalan masih tetap mati. Terima kasih. 082178888876

Laporkan ke Pelayanan PLN JAWAB TERIMA kasih atas informasihnya. Jika warga menemui keluhan atau gangguan terkait pelayanan PLN termasuk hal yang dimaksud, segera mungkin untuk melaporkannya ke kantor PLN terdekat. Atau bisa juga menghubungi nomor telepon ke 123. Nanti petugas yang menerima laporan, akan segera langsung datang ke lokasi sesuai laporannya.(mg19) Sarbani Sopian Manager PT PLN Area Palembang

SRIPO ZAINI

TEROBOS PAGAR — Sejumlah sepeda motor menerobos pagar pembatas di depan masjid Agung untuk menghindari kemacetan yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman depan Masjid Agung, Minggu (25/11) Dari informasi pengendara, Kemacetan terjadi akibat ada mobil mogok di atas Ampera sehingga ratusan kendaraan Mobil, Sepeda motor dan Angkutan umum terperangkap macet panjang mulai dari perempatan Pasar Cinde hingga Perempatan Jakabaring.

Keluhan Warga 1 Ulu PAK Wali Yth, mohon untuk segera diaspal ruas jalan H Faqih Usman Kelurahan 1 Ulu karena jalan tersebut banyak lobang akibat mobil tangki dan mobil ekspedisi warga. Pihak pemkot jangan pilih

kasih Pak karena jalan KHM Asyik 3/4 Ulu sudah diaspal. Mohon juga ditindak pengusaha ekspedisi yang telah merusak jalan kami tanpa mau memperbaiki lagi, terima kasih. 082184281980

SENIN 26 NOVEMBER 2012 12 MUHARRAM 1434 H

ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 11.48 WIB : ....15.12 WIB : ... 17.57 WIB : .... 19.10WIB

SELASA 27 NOVEMBER 2012 13 MUHARRAM 1434 H

SUBUH : 04 .19 WIB

JAWAB

Mohon Sabar

TERIMA kasih atas masukan yang diberikan. Jalan yang dimaksud, untuk sementara ini belum masuk dalam daftar perbaikan yang dianggarkan dari APBD Palembang. Dikarenakan pemerintah lebih memprioritaskan jalan yang memang butuh diperbaiki secepatnya dari skala kebutuh-

an yang memamg layak untuk kelancaran masyarakat umum. Tapi untuk kedepannya, pemerintah akan memasukan jalan yang dimaksud ke dalam skala prioritas untuk diperbaiki secepatnya. (mg19) Sobari Humas Pemkot Palembang

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo, DIREKTUR: Ir HM Soleh Thamrin, Bambang Hartono. PEMIMPIN UMUM: Ir HM Soleh Thamrin. . PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391.

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

3

Wong Plembang Dapat Mobil l Pemenang Utama Rezeki Isi Ulang

DOK TELKOMSEL

MANAGEMEN Telkomsel menyerahkan hadiah utama berupa satu unit mobil KIA kepada pemenang di Kambang Iwak, Minggu (25/11)

PALEMBANG, SRIPO — Telkomsel menyerahkan secara resmi satu unit mobil KIA Sportage, kepada warga Palembang yang menjadi pelanggan setia Telkomsel. Pe-

nerima hadiah mobil diberikan kepada pelanggan Hendriko Martin, pemenang utama Program Rejeki Isi Ulang di areal kambang Iwak Palembang, Minggu (25/11).

Gelaran penyerahan Hadiah Utama dilakukan untuk periode, 1 Mei 2012 hingga 31 Juli 2012. Head of Sales and Customer Care Region Sumbagsel Division Syaiful

Bachri mengatakan, program Rejeki Isi Ulang dan jutawan Outlet Sumatera merupakan program loyalty, sebagai bentuk ungkapan terima kasih bagi pelanggan. “Sengaja kami gelar program ini bagi pelanggan yang telah setia menggunakan produk Telkomsel, serta mitra outlet yang telah setia menjaga loyalitas pelanggan Telkomsel melalui ke-tersediaan produk di outlet,” ungkapnya disela kegiatan penyerahan hadiah utama. Syaiful berjanji terus berupaya untuk membuat program loyalty yang lebih menarik lagi baik untuk pelanggan maupun mitra outlet. Selain hadiah khusus untuk Pelanggan, Telkomsel juga menyediakan hadiah Motor Honda Vario diprogram Jutawan Outlet Sumatera yang dikhususkan untuk pelanggan di Sumatera. Mitra Outlet yang beruntung mendapatkan hadiah tersebut adalah Fresilia Cell, Mitra Outleá berasal dari kota Palembang. Dirinya menda-

patkan hadiah berupa 1 unit Motor Honda vario. “Program loyalti seperti ini merupakan komitmen Telkomsel untuk terus menjalin kedekatan emosional dengan pelanggan maupun mitra outlet,” katanya. Ditambahkan Syaiful, Telkomsel juga akan terus berinovasi untuk mengembangkan layanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang semakin mobile. Termasuk peningkatan kualitas layanan demi kenyamanan pelanggan menggunakan produk Telkomsel. Dihimbau juga kepada pelanggan Telkomsel, agar tetap berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel. “Jika pelanggan menerima informasi menjadi pemenang salah satu program undian Telkomsel, sebaiknya melakukan konfirmasi ke nomor layanan Call Center bebas pulsa Telkomsel yaitu 133 dari kartuHALO dan 155 dari kartu simPATI dan Kartu As,” ujarnya.(rel/mg-19)

Gelontorkan Dana Rp 100 Juta PALEMBANG,SRIP0--Bank Sumsel Babel (BSB) kembali menggelontorkan bantuan. Kali ini diberikan kepada 1000 anakYatim Se-Kota Palembang dengan total Rp 100 juta. Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Asfan Fikri Sanaf mengatakan bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai, masing-masing Rp 100 ribu untuk satu anak yang penyerahannya di kantor Bank Sumsel Babel Jakabaring, Sabtu (24/11) kemarin. “Peringatan 10 Muharam ini, kami ingin memberikan sesuatu yang beda kepada anak-anak yatim di Palembang. Orang banyak menyebutnya, saat ini adalah hari anak yatim, makanya kami langsung kumpulkan dan bantu mereka,” kata Asfan usai penyerahan bantuan. Asfan merinci, program ini juga masih dalam rangkaian peringatan HUT BSB, 6 November, lalu. Ini juga merupakan bukti bahwa BSB tak hanya fokus mengejar keuntungan saja, namun ada nilai lebih yang

bisa dirasakan semua pihak yang membutuhkan. Dia menggarisbawahi, bahwa bantuan yang diberikan bukan masuk dalam program Coorperate Sosial Responsibility (CSR), namun diambil dari sumbangan Badan Amil Zakat (Baziz), dari keluarga dan karyawan BSB sendiri. “Ini adalah murni dan bentuk perhatian dari kami,” katanya. Acara yang dipusatkan di kantor BSB Jakabaring ini tak hanya dipenuhi anak yatim dan pengurus panti Asuhan saja, namun kesemuanya membabur jadi satu dengtan karyawan dan keluarga besar BSB. Hall depan kantor penuh sesak dengan karyawan yang semuanya mengenakan pakaian serba putih. Acara juga diisi dalam bentuk pengajian dan siraman rohani. Sebelumnya dilakukan pula pembacaan zikir bersama. “Ini sebagai tanda wujud syukur kita, makanya kita gelar pengajian dan ceramah agama juga,” sebut Asfan. (why)


4

SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012


SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

5

Serba Hijau Bernuansa Islami â—? Perumahan Khusus Muslim

SRIPO/REFLY

NEGOISASI – Griya Rahmani Tanah Mas tampak sudah dilihat-lihat oleh beberapa warga yang tertarik untuk membelinya. Gambar diambil Minggu (25/11).

BANYUASIN, SRIPO – Griya Rahmani Tanah Mas menawarkan konsep perumahan khusus untuk umat muslim. Tekstur maupun corak dibuat serba hijau yang dilengkapi musola hingga sekolah islam. Owner Griya Rahmani Tanah Mas, Rendra Bakti SE AK MSi, mengatakan Griya Rahmani Tanah Mas memang dibangun khusus untuk mereka yang beragama Muslim. Tercipatany pembangunan ini tidak terlepas dari keinginan banyak orang yang merindukan tinggal di satu kawasan bersama khusus muslim. “Jika tidak ada permintaan, saya tidak berani membangun perumahan bernuansa seperti ini. Sesuai namanya, perumahan ini pun khusus ditempati oleh ummat Islam,� kata Rendra, saat dijumpai di kawasan perumahannya Minggu (25/11) usai pembukaan yang berlokasi di Jalan Tanah Mas KM 14 RT 2

 “JALAN MABRUR�

UMROH 2013

HAJI PLUS  

            

    ! 

 

RW 1 Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. Karena konspenya yang bernuansa Islam, Griya Rahmani Tanah Mas pastinya menawarkan suasana perumahan yang kental dengan aroma Islam. Adanya pembangunan masjid di tengah perumahan dan furnitur perumahan yang berwarna hijau adalah salah satu gambaran nuansa Islam yang ditawarkan. Selain itu, dalam waktu dekat, akan ada juga pembangunan TPA di sekitar perumahan. Sebelum resmi diluncurkan, Rendra mengatakan sudah ada tiga unit rumah yang selesai dibangun. Salah satu dari rumah malah sudah ditempati oleh pemiliknya. Tepat pada peresmian, ada beberapa orang yang sudah menyusl membeli salah satu rumah yang ada di Griya Rahmani Tanah Mas. Griya Rahmani Tanah Mas ini berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektar. Ditargetkan, se-

banyak 93 rumah akan didirikan di atas lahan itu. Jika konsumen membludak, Rendra siap membangun lahan baru yang tepat berada di seberang lahan perumahan yang sekarang. Dia menargetkan tiga hingga sepuluh konsumen setiap bulannya. Ia optimis, target itu bisa terealisasi atas pertimbangan masih sangat sedikit perumahan yang menawarkan konsep yang disebutnya unik. “Selain didukung fasilitas di atas, Griya Rahmani tanah Mas juga sudah dilengkapi listrik 1300 watt, PDAM 24 jam, dan keamanan 24 jam. Lahan untuk parkir juga ada dan memiliki pengamanan tersendiri,� kata Rendra. Tentang harga sangat kompetitif, mulai Rp 270 juta hingga 400 jutaan yang pembayarannya bisa dengan cash maupun kredit. “Pembayaran bisa dilakukan di Bank Syari’ah Mandiri atau bank lain sesuai keinginan konsumen,� katanya.(cw6)


6

SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

Petani Tanjung Raja Minta Ganti Rugi ● Sawah Tercemar Limbah Batubara dan Solar ● Puluhan Hektare Padi Terancam Gagal Panen

SRIPO/ARI

SAWAH TERCEMAR LIMBAH — Salah seorang petani Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muaraenim, menunjukkan limbah dari batubara bercampur minyak Solar dari PT KAI TMB, yang telah menggenangi perawahan warga, Minggu (25/11).

MUARAENIM, SRIPO — Puluhan hektar padi sawah milik Kelompok Tani Sehati Satu, Desa Tanjung Raja, Kecamatan Kota Muaraenim, terancam gagal panen. Sebab areal persawahan mereka tercemar limbah batubara dan solar yang diduga berasal dari limbah PT KAI Tanjungenim Baru (TMB). “Sawah kami ini sudah beberapa hari ini tercemar limbah batubara dan solar yang diduga dari PT KAI TMB,” tutur Subandi (58), salah seorang petani Desa Tanjung Raja. Menurut Subandi, atas tercemarnya sawah mereka, pihaknya meminta kepada managemen PT KAI TMB segera membersihkan limbah yang menggenangi sawah dan rumah warga, lalu mengganti rugi kerusakan lahan sawah akibat tercemar limbah. Dikatakan warga kecewa dengan penanganan yang dilakukan oleh PT KAI TMB dalam mengatasi genangan limbah ke sawah, karena

Kematian Ibu Melahirkan Meningkat

● Sembilan Kasus Kematian Ibu Melahirkan MARTAPURA, SRIPO -- Kematian ibu melahirkan di Kabupaten OKU Timur selama tahun 2012 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2011 lalu. Jika Tahun 2011, kematian ibu melahirkan hanya mencapai tujuh kasus. Namun memasuki akhir tahun 2012, kematian ibu melahirkan mencapai sembilan kasus. Meski demikian, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur didampingi Sekretaris Dinas Mirwansyah Sabtu (24/11) lalu, jumlah tersebut masih

terbilang rendah dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 12 kasus per tahun. “Memang mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Namun jumlah itu masih dibawah rata-rata nasional yakni di atas 12 kasus,” kata Mirwan. Menurut Mirwan, sebagian besar penyebab kematian ibu saat melahirkan di Kabupaten OKU Timur adalah keracunan kehamilan. Semua kasus kematian ibu baik 2011 maupun 2012 didomiasi oleh keracunan kehamil-

an. Untuk pencegahan terjadinya kematian ibu melahirkan akibat keracunan saat kehamilan, hendaknya dilakukan identifikasi dini secara rutin saat kehamilan dengan memeriksakan kondisi kehamilan termasuk USG minimal sebanyak empat kali selama masa kehamilan dan pemeriksaan lainnya. “Kalau untuk kasus tahun 2010, jumlahnya lebih tinggi dibandingkan tahun 2011 dan tahun 2012. Selama dua tahun terakhir, kita berha-

sil menekan kasus angka kematian ibu melahirkan,” ujarnya. Penurunan jumlah kasus kematian ibu melahirkan tersebut menurut Mirwan, tidak lain karena keberhasilan sejumlah proram kesehatan seperti program desa siaga dengan menyiapkan pos kesehatan desa (Poskesdes) sejak 2005 lalu. Penyebaran petugas poskesdes di seluruh desa untuk membantu dan memantau kesehatan masyarakat terutama kesahatan ibu hamil. (mg3).

Jalan Betung-Sekayu Tergenang

● Lalu lintas Kendaraan TTer er ganggu erganggu BANYUASIN,SRIPO -- Ruas Jalan lintas Betung-Sekayu tepatnya di depan jalan Dewa Ruci Kelurahan Betung Banyuasin,Minggu (25/11) tergenang air hujan sedalam 10-20 cm. Kondisi ini menyebabkan arus kendaraan terganggu karena harus berhati-hati ketika melintasi ruas jalan Provinsi tersebut. Bahkan tidak sedikit kendaraan sepeda motor mogok,akibat mesin tergenang

air yang membajiri ruas jalan lintas tersebut. Banjirnya ruas jalan lintas ini,akibat drainase jalan yang dibangun PU Bina Marga Provinsi Sumsel hanya di kerjakan beberapa meter saja, sehingga air tidak tertampung dan akhirnya melebar ke badan jalan. Menurut Iwan warga setempat,masih terjadinya banjir di tempat tersebut, karena drainase yang telah

dikeruk oleh PU Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan belum selesai. Pengerukan drainase hanya dilakukan beberapa meter saja, dan belumtembus ke sungai yang berada tidak jauh dari lokasi pengerukan. “Jika pengerukan drainase kemarin tembus hingga mengalir ke sungai yang berada tidak jauh dari sini, saya kira banjir tidak bakal terjadi lagi,” kata Iwan (36),

FOTO ISTIMEWA

Nampak banjir yang terjadi di ruas Jalan lintas Betung-Sekayu tepatnya di depan Jalan Dewa Ruci Betung,Minggu (25/11)

warga setempat. Sebab, katanya lagi, aliran air yang berada pada galian drainase sekarang, tidak mampu menampung air hujan yang sangat deras, apalagi akhir-akhir ini hujan hampir setiap hari terjadi. Menurutnya, banjir ini terjadi di sekitar simpang jalan dewa ruci hingga ke depan rumah makan mak datuk kelurahan betung, disebabkan karena drainase yang telah dikeruk barubaru ini, masih belum dapat menampung air hujan yang sering terjadi sejak sepekan ini, apalagi aliran drainase hanya mengalir untuk sungai yang kecil, bukan kearah sungai besar yang berada tidak jauh dari tempat galian drainase. Kalau seperti ini, percuma saja menggali drainase, jika tidak ditembuskan ke sungai yang lebih besar, sebab banjir masih tetap akan terjadi, apalagi sekarang lagi musim hujan,ö tambah Iwan. Sementara, Lurah betung, M. Sobir, S.Sos mengatakan memang akhirakhir ini hampir setiap hari turun hujan, dan kemungkinan untuk terjadi banjir memang sangat besar, terutama pada jalan-jalan yangbelum mempunyai drainase.(Udn)

400 Rumah Dialiri Air Bersih BANYUASIN,SRIPO — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Betuah Banyuasin akan mengalirkan air untuk 400 rumah di Kecamatan Betung. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Betung yang selama ini kesulitan akan air bersih. Direktur PDAM Tirta Betuah, Ir Bakrie, mengatakan PDAM mulai melayani penyaluran air bersih kepada 400 rumah yang ada di Kecamatan Betung. Pengaliran air bersih itu secara resmi akan dilakukan Bupati Banyuasin, Ir H Amiruddin Inoed, hari Senin 26 November 2012. “Ya, besok (hari ini,Senin) akan launching oleh Bupati Banyuasin, proyek air bersih ini sudah kami terima dari PU CK Banyuasin, dan seku-

rangnya ada 400 rumah yang siap dialirkan ke rumah-rumah penduduk,” ucap Bakrie, Minggu (25/11). Bakrie menjelaskan, kapasitas booster PDAM unit Betung, bisa melayani 5000 pelanggan yang ada di Kecamatan Betung, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan, maka baru 400 rumah saja yang mendapatkan pasokan air bersih. “Kondisi booster yang ada di Betung belum maksimal. Jika dipaksakan, baru 5000 pelanggan saja yang ada di Kecamatan Betung tersebut, itupun bagi pelanggan yang berdomisili mulai dari Pasar Segitiga ke arah Jalan Sekayu,” tambahnya. Sementara, untuk masyarakat yang berdomisili di Jalan Jambi, dan Jalan Palembang-Betung, rencana-

nya baru terealisasi pada 2013 mendatang. “Sebenarnya sulit untuk direalisasikan tahun ini semuanya, tapi Bupati sudah meminta tahun ini harus segera terealisasikan, jadi pelanggan yang ada di Jalan Sekayu dulu dilayani,” katanya. Mengingat sedikitnya pelanggan yang baru terealisasi pemasangan PDAM dari pipa induk, Bakrie menyarankan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Betung, khususnya yang berdomisili di Jalan Sekayu untuk mendaftarkan diri pemasangan pipa ke rumahnya masing-masing. “Pendaftaran juga sudah bisa dilakukan di kantor PDAM yang ada di Pangkalan Balai,” timpalnya. Sementara, Kepala PU CK Banyuasin, Abi Hasan me-

ngatakan, jika air bersih yang di distribusikan dari pengumbuk ke boster ke Kelurahan Betung Kecamatan betung, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan 5000 rumah. “Tapi baru masyarakat yang ada di zona I yang menikmatinya, yakni yang ada di sekitar Jalan Sekayu,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakan Abi Hasan, bahwa di Kecamatan Betung seluruhnya ada 5 zona untuk pendistribusian air bersih ke rumahrumah warga, dan untuk tahap awal ini, warga yang berada di daerah zona I yang akan segera menikmati air bersih terlebih dahulu. Insya Allah, launchingnya akan diadakan besok (hari ini,red) di masjid Al Muhajirin Kelurahan Betung,ö pungkasnya.(Udn)

alat sedot air yang mereka gunakan sangat tidak layak. Selain sedotan airnya kecil, juga jumlahnya hanya tiga buah yang bisa digunakan. “Kita pesimis penanganan yang dilakukan oleh PT KAI TMB. Kami meminta PT KAI segera mencarikan solusi terbaik untuk mengeringkan lahan sawah yang tergenang limbah, dan mengganti rugi kerusakan lahan sawah yang besar kemungkinan tidak bisa ditanam lagi dengan padi,” ucap Subandi. Keluhan juga disampaikan oleh Hopaini Kelompok Tani Sehati Satu, bahwa peristiwa tergenangnya sawah para petani telah terjadi sejak 15 Nopember lalu. Penyebabnya karena gorong-gorong saluran limbah dan air amblas, sehingga salurannya tersumbat dan mengalir ke sawah para petani. Akibatnya limbah tersebut masuk ke areal persawahan, sumur dan sampai mengenangi pekarangan rumah warga. Pada

waktu itu, PT KAI TMB hanya menyedot sumur milik rumah warga yang terendam air. Sedangkan sawah petani dibiarkan saja kering dengan sendirinya. Dijelaskan Hopaini, pada tanggal 17 Nopember sekitar pukul 16.00, sawah petani kembali tergenang limbah bercampur air. Saat itu, sama sekali tidak ada tindakan dan solusi yang diambil oleh managemen PT KAI. Kemudian tanggal 23 Nopember kembali sawah petani tergenang air bercampur limbah, juga tidak ada tindakan yang dilakukan oleh PT KAI TMB. Demikian juga hari ini, Minggu (25/11) PT KAI TMB terkesan tak perduli, padahal ada beberapa petani yang siap bertanam dan terpaksa mengurungkan niatnya tersebut, karena bibitnya telah tersapu air bercampur limbah. Untuk itu, pihaknya menuntut ketegasan dari managemen PT KAI TMB untuk segera melakukan

pengeringan sawah dari genangan limbah serta mengganti rugi kerusakan lahan para petani, akibat terkena limbah. Berupa ganti rugi sebesar hasil panen yang dihasilkan oleh masing-masing petani. Kepala Stasiun (KS) TMB Abdullah Hubai didampingi Wakil KS Ribut dihadapan para petani mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin melakukan pengeringan air yang menggenangi sawah para petani. Terkait ganti rugi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tanjung Raja untuk melakukan pendataan sawah para petani yang tergenang air dan segera disampaikan ke managemen PT KAI di Palembang. “Kita telah menghubungi PTBA untuk meminjam alat sedot. Ganti rugi yang dituntut warga akan kita sampaikan ke Palembang dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tanjung Raja,” kata Ribut.(ari)

Warga Jangan Terprovokasi ● TTerkait erkait Konflik Per usahaan di Perbatasan Mura Muba Perusahaan MUSIRAWAS, SRIPO -- Warga Kecamatan Rawas Ilir, terutama yang tinggal diperbatasan antara Kabupaten Musirawas dan Kabupaten Musibanyuasin, di kawasan sengketa lahan antara PT Gorby Putra Utama (GPU) dan Sentosa Kurnia Energi (SKE) dihimbau untuk menahan diri dan jangan terprovokasi pihak-pihak tertentu. “Tak hanya warga saja, tapi pihak karyawan kedua perusahaan yang kini sedang dilanda konflik juga kita himbau agar menahan diri dan jangan terpancing atau terprovokasi terhadap kondisi yang terjadi saat ini,” ujar Devi Arianto, Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Musirawas, Devi Arianto. Tokoh pemuda Rawas Ilir ini juga mendesak kepada pimpinan kedua perusahaan, yaitu PT GPU dan PT SKE yang tengah bersengketa atau saling klaim soal lahan garapan masing-masing tersebut agar menghentikan aktivitas pada areal

sengketa perbatasan sampai adanya keputusan formal pemerintah tentang sengketa perbatasan antara Musirawas dengan Musibanyuasin. “Kita juga mendesak agar Pemkab Musirawas, Pemkab Musi Banyuasin dan Pemprov Sumsel untuk mengambil kesepakatan bersama menghentikan aktivitas kedua perusahaan tersebut pada areal sengketa, sampai dengan adanya penyelesaian formal, untuk menghindari terjadinya konflik horizontal,” katanya. Sementara itu, General Affair PT GPU Pusbo Yitno menyatakan, pihaknya dalam melaksanakan kegiatan usaha berpedoman dengan izin yang diterbitkan oleh Pemkab Musirawas, sesuai dengan izin IUP-OP No.202/KPTS/Distamben 2009. Bahwa, dalam melaksanakan kegiatannya kata Pusbo, PT GPU selalu berpedoman atas batas-batas wilayah kerja sesuai izin yang diterbitkan dan ditetapkan. (zie)

Sumsel Masih Banyak Daerah Terisolir

DOK:SRIPO

H Ridwan Mukti

MUSIRAWAS, SRIPO -- Bupati Musirawas H Ridwan Mukti menyatakan, hasil kunjungan ke beberapa daerah, masih banyak desa yang terisolir dan termasuk kategori miskin di Sumsel. Menurutnya, perlu dilakukan langkah-langkah stra-

tegis untuk mengatasi keterisoliran dan kemiskinan itu, seperti yang telah dilakukannya selama memimpin Kabupaten Musirawas . “Saya telah mengunjungi desa-desa terpencil di Sumsel-, dan menemukan masih banyak daerah-daerah di Sumsel ini yang masuk kategori terisolir dan miskin. Pengalaman di Musirawas yang sudah mampu mengentaskan desa tertinggal sangat baik untuk diterapkan di Sumsel,” ujar Ridwan Mukti, usai kunjungan ke Pagaralam, Sabtu (24/11). Sejak memimpin Musirawas sekitar tujuh tahun terakhir ini, bisa dikatakan saat ini tak ada lagi daerah di Musirawas yang benar-benar terisolir. Semua wilayah sudah bisa ditempuh melalui jalan darat. Seperti misalnya beberapa desa yang terlatak di hulu Sungai Lakitan-, antara lain Desa Napalmelintang, Karangpanggung, Batugane, Mua-ranilau dan

sekitarnya yang dulunya sangat terisolir, kini sudah bisa dijangkau melalui jalur darat dengan kondisi jalan beraspal yang cukup baik. Demikian pula desa-desa yang berada di hulu Sungai Rawas yang dulunya menggunakan jalur sungai untuk bisa mencapai kesana, kini sudah bisa ditempuh melalui jalur darat. Berkaitan kunjungan ke Pagaralam, ia mengatakan, tak lain untuk silaturahmi dan bertatap muka dengan masyarakat Pagaralam secara langsung, tanpa melalui perantara orang lain atau media lainnya. Silaturahmi dilakukannya dengan masyarakat Desa Nendagung Pagaralam Selatan dan mengunjungi Mesjid Bustanul Ulum di desa setempat. Ia juga meninjau pembangunan Mesjid Al-Anshor di Desa Talangpauk. “Saya ingin bertemu langsung dengan masyarakat Pagaralam,” katanya. (zie)

Waspada Uang Palsu

● SPBU OKU Timur Gunakan Alat Deteksi MARTAPURA, SRIPO -Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten OKU Timur melengkapi peralatan pendeteksi uang palsu. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi peredaran uang palsu yang kemungkinan dimanfaatkan pengedar uang palsu saat mengisi BBM di

SPBU. Demikian diungkapkan pemilik dan Suvervisor SPBU 24.321.130, Kotabaru Wawan, Minggu (25/11). Menurut Wawan, setiap pompa pengisian BBM di SPBU tersebut dilengkapi dengan alat pendeteksi uang palsu yang berjumlah enam buah. Setiap pembayaran yang dilakukan kon-

SRIPO/EVAN HENDRA

PENDETEKSI UANG PALSU Wawan saat menunjukkan alat pendeteksi uang palsu yang diletakkan di seluruh lokasi pembayaran untuk mengantisipasi peredaran uang palsu.

sumen, petugas terlebih dahulu akan melakukan pemeriksaan keaslian uang yang dibayarkan. “Kita pernah kedapatan menerima uang palsu awal Januari lalu dengan pecahan Rp 50 Ribu. Waktu itu operator kita tetap menerima uang pembayaran konsumen tanpa memperdulikan keasliannya. Namun ketika dilakukan penyetoran ke Bank, ternyata uang tersebut palsu,”katanya menjelaskan. Dilanjutkan Wawan, selain awal Januari itu, kasus serupa juga pernah terjadi sekitar pertengahan Juni lalu. Waktu itu uang pecahan Rp. 100 Ribu yang terdeteksi palsu ketika melakukan penyetoran ke Bank. “Waktu dihitung di Bank, ternyata terdeteksi bahwa uang itu palsu. Sejak saat itu kita tidak ingin hal serupa terulang kembali. Kita langsung memasang pendeteksi uang palsu disetiap lokasi pembayaran agar hal serupa tidak terulang,” katanya. (mg3).


SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

7

Misbakhun “Nyanyi” Kongkalikong Pejabat � Rp 502 M Cair Malam Hari

SRIPO/SYAHRUL

DILARANG — Pengumuman larangan mendirikan bangunan di sepanjang jalur pipa minyak. 10 meter kiri dan 10 meter kanan dari pipa terluar dipasang pihak PT Pertamina di kawasan pemukiman Jl Pipareja. Gambar diambil beberapa waktu lalu.

Papan Larangan Sering Disikat „ dari halaman 1 rangan yang dipajang oleh PT Pertamina saja seringkali mereka lepaskan. Ini tanda bagaimana susahnya melarang warga yang ingin mendirikan bangnan di atas lokasi tertanamnya pipa,” kata Rahman, saat dihubungi Sripo Minggu (25/ 11). Pipa yang berada di kawasan Pipareja, jelas Rahman, sudah tertanam sejak lama. Pipa yang sekarang tertanam di lokasi adalah pipa yang baru saja ditanam pada tahun 2010. Namun, pipa-pipa yang la-

Senang Juga Kecewa „ dari halaman 1 penyama kedudukan usai tertinggal 2-1 dari Laos. “Kami semua bekerja keras, Mofu jadi penentu bagi permainan ini. Salamat untuk dia. Saya senang bisa mencetak gol di debut saya lawan Laos, dan kami menang secara permainan, sayang kami tidak menang. Tetapi jalan masih panjang, kami masih akan menghadapi partai lain lawan Persipura,” kata Maitimo. Malam itu, Maitomo tampil apik meski terlihat kurang maksimal saat berkoodinasi dengan pemain belakang. Menurut dia, ada yang kurang saat mereka bermain melawan Laos. Makanya, dia berjanji tampil lebih baik lagi saat menghadapi dua laga terakhir lawan Singapura dan Malaysia.”Untuk itu, kami lebih fokus lagi saat lawan Singapura dan Malaysia nanti. Terutama lawan Singapura, Kami harus mampu meraih angka sempurna,” ujarnya. Sementara Mofu, memang menjadi pembicaraan hangat, karena pemain berdarah Wamena ini, mencetak gol penyelamat setelah Indonesia sempat tertinggal 1-2 menjelang akhir laga. ”Terimakasih terdalam saya ucapkan kepada bung Vendry Mofu Ronaldo, su-

Pesona Sang Ratu Slalom „ dari halaman 1 an tali 12 meter, usai menyingkirkan semifinalis lainnya, April Coble Eller (Amerika) dengan hasil tipis 0,5 bola pada perpendekan tali 12 meter. Sebenarnya, di pertandingan ini, Regina masih memiliki peluang untuk meraih catatan hasil yang lebih baik. Pasalnya, usai melewati 2,5 bola di perpendekan tali 12 meter, dia memutuskan mengakhiri perjuangannya. Bermain pada urutan terakhir, Regina yang sudah mengetahui hasil lawan-lawannya, hanya cukup melampai 0,5 bola dari Anais Amade. “Saya sudah melebihi catatan waktu dan menjadi pemenang, jadi untuk apa lagi diteruskan. Ini (kejuaraan ini) bukan tempat yang cocok memecahkan rekor juara,” kata Regina. Atlet berusia 28 tahun ini mengaku memang sejak awal tidak mematok target untuk memecahkan rekor

ma ada yang belum dilepaskan dari tempatnya. Pipa yang menonjol ke luar tanah adalah contoh pipa migas yang sudah lama tertanam. Pipa sendiri bisa diganti jika sudah memasuki usia 20 tahun. “Tidak bisa dilepas karena masih ada aliran migasnya di dalam pipa. Namun, fisik dari pipa yang sudah lama kami pastikan masih kokoh dan belum keropos,” kata Rahman. Namun, untuk menghindari kemungkinan bahaya, pihak Elnusa dan Pertamina terkadang sering melakukan peremajaan pipa, meski pipa belum mencapai usia 20 tahun. Ini dilakukan jika pipa tertanam di lokasi yang padat penduduk. “Pipareja Kemuning termasuk kawasan yang padat penduduk. Jika tim di

lapangan mengisyaratkan untuk melakukan peremajaan, peremajaan pipa pun akan kami lakukan,” jelas Rahman. Aturan penanaman pipa migas, ungkap Rahman, adalah pipa ditanam satu meter dari permukaan tanah. Dalam jarak 40 hingga 50 meter, tidak diperkenankan bagi warga sekitar untuk mendirikan bangunan dalam bentuk apa pun. Setiap harinya, pihak Elnusa selalu menerjunkan petugas untuk mengawasi kondisi pipa. Mereka tidak hanya mendatangi kawasan di Palembang, tetapi juga di daerah-daerah. “Sementara untuk pengamannya kami minta bantuan kepada pihak kepolisian jika ada yang tertangkap membobol pipa,” katanya. (cw6)

dah menyelamat muka Indonesia,” kata Evander William lewat akun twitternya @ramdaniMatata usai pertandingan. Bahkan nama tengahnya Ronaldo pun mendapatkan beberapa tanggapan. ”Muhammad Vendry Mofu Ronaldo Mofu. Semoga nama tengahmu benar-benar menjelma ke permainanmu,” timpal pendukung Timnas lainnya Nabil Ihsan Ahmad:@Nabiel Ahmad. Mofu tampil menjadi pahlawan, dia turun di menit ke65 mengganti Bambang Pamungkas, untuk memperkuat lini tengah Timnas. Seperti diketahui, Timnas bahkan sempat tertinggal dua kali, ketika Laos membuka skor melalui tendangan penalti di menit 30, usai kiper Endra Prasetya menjatuhkan Khampheng Sayavutthi di ujung kotak penalti. Atas pelanggaran ini, Endra diusir keluar lapangan sehingga digantikan Wahyu Tri Nugroho. Pelatih Nil Maizar pun terpaksa menarik winger Oktovianus Maniani. Sementara Sayavutthi sukses menjalankan tugasnya untuk membawa Laos unggul 1-0. Indonesia kemudian bermain dengan 10 pemain, namun masih mampu mengimbangi permainan. Timnas yang mengandalkan akselerasi Andik Vermansyah berhasil memaksa Laos juga bermain 10 orang, ketika Sopha Saysana dikartu merah karena

melanggar dengan keras Andik di menit ke-40. Satu menit kemudian Indonesia mampu menyamakan kedudukan, setelah tendangan bebas yang diambil Tonnie Cussell mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Raphael Mautimo lewat tandukan terukurnya. Setelah itu, pertandingan berlangsung cepat dan saling menyerang. Sayang Indonesia kembali lengah saat laga memasuki menit 81. Bermula dari kesalahan lini tengah, Pemain pengganti Keoviengphet kemudian berhasil mengecoh permain belakang, akibat lemahnya kordinasi, dengan dingin winger Laos menundukkan Wahyu Tri. Kembali tertinggal, Indonesia yang tidak ingin malu, dengan kembali mengambil inisiatif penyerangan. Setelah beberapa kali berjibaku, winger Andik Vermansyah yang menyusur sisi kanan lapangan sukses melewati satu pemain belakang Laos untuk kemudian melepas umpan. Mofu yang lepas dari kawasan kemudian memanfaat bola itu menjadi gol. Pelatih Nil Maizar mengaku, Laos bermain lebih bagus.”Kita ke depan harus benar-benar waspadai untuk laga berikutnya. Yang pasti apa yang terjadi malam ini kami akan melakukan evaluasi di beberapa lini termasuk lini belakang,” jelas Nil. (dtc/tribunnews/ndr)

yang dicetak sendiri yakni 3 bola pada perpendekan tali 10,25 meter, mengingat kondisinya yang minim persiapan. Kejuaraan dunia ini lebih mengejar hadiah karena bukan memperbaiki rekor ataupun membuat rekor baru. “Barangkali pada kesempatan lain akan memecahkan rekor sendiri,” ujarnya. Regina yang baru pertama kali ke Indonesia ini mengaku, sangat senang dengan antusias masyarakatnya, terutama warga Kota Palembang. Menurutnya, kehadiran masyarakat yang menyaksikan pertandingan ini menjadi motivasi tersendiri untuk dapat meraih hasil yang terbaik. “Saya mengucapkan terima kasih atas semua dukungan, baik dari panitia pelaksana, dan masyarakatnya. Tidak menutup kemungkinan saya akan kembali lagi ke Kota Palembang,” pungkasnya. Sementara itu, Peslalom putra asal Britinia Raya, William Sher akhirnya berhasil meraih juara usai meraih hasil terbaik yakni, 5 bola pada perpendekan tali 11,25 meter. Hasil ini sedi-

kit lebih baik dibandingkan babak penyisihan hari perdananya, Sabtu (25/11). Sementara diposisi kedua, ditempati peslalom Amerika Serikat, Chris Parrish dengan meraih hasil 4 bola pada perpendekan tali 11,25 meter, sedangkan posisi tiga diraih Carlo Allais asal Italia yang meraih hasil 3 bola pada perpendekan tali 11,25 meter, sama halnya dengan rekan senegaranya Thomas Degaspari yang menempati urutan ke empat. Posisi kelima diraih peslalom Amerika Serikat, Nate Smith dengan hasil 2,5 bola pada perpendekan tali 11,25 meter dan terakhir posisi keenam ditempati oleh Joel Wing asal Australia dengan hasil 2 bola pada perpendekan tali 11,25 meter. Sementara, dua perwakilan atlet Indonesia, Indra Hardinata dan Daud Fath sebelumnya harus puas tersingkir lebih awal pada hari pertama (24/11). Catatan hasil yang hanya bisa diraih oleh Indra adalah 2,5 bola pada perpendekan tali 14,25 meter dan Daud Fath meraih hasil 4,5 bola pada perpendekan tali 16 meter. (cw2)

JAKARTA, SRIPO — Mantan Anggota DPR Mokhamad Misbakhun mengungkap beberapa fakta baru, yang dianggap janggal, dalam pencairan dana FPJP dan dana talangan ke Bank Century. Dana dicairkan setelah terbit surat-surat yang dikeluarkan pejabat Bank Indonesia, serta pencairan dana dilakukan malam hari, di luar jam kerja. Menurut inisiator hak angket DPR untuk skandal dana talangan atau bailout Bank Century ini, fakta-fakta baru yang dia miliki dapat digunakan sebagai dasar untuk membongkar ulang dugaan adanya kongkalikong pejabat negara saat itu. Fakta yang dibuka Misbakhun kali ini terkait pencairan dana Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) Rp 689 miliar dari Bank Indonesia (BI). Dana ini cair sebeluma proses bailout yang menghabiskan anggaran Rp 6,7 triliun dikucurkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Misbakhun menjelaskan, fakta yang dia maksud antara lain Bank Century tidak pernah meminta FPJP kepada Bank Indonesia. Permohonan Bank Century sejatinya transaksi Repurchase Agreements atau yang biasa disebut Repo kepada Bank Indonesia, bukan FPJP. Namun menurut Misbakhun, kemudian muncul surat hasil rekayasa, diduga dibuatkan petinggi Bank Indonesia berhasil mencairkan FPJP. Pencarian tahap pertama sebesar Rp 502,72 miliar dilakukan pukul 20:43 WIB. Hari Jumat, 14 November 2008, malam hari, di luar jam kantor. Fakta menunjukkan, saat itu, Akte Notaris Nomor 176 belum ditandatangani pihak Bank Century. Belakangan pengakuan Dirut Bank Century Hermanus HM, dia menandatangani akte pada 15 November 2008 pukul 02.00 WIB, atau sehari setelah FPJP cair. “Artinya, uang negara di BI Rp 502,72 miliar dicairkan tanpa akte notaris. Di mana prinsip kehati-hatian BI? Perlu dingat 14 November 2008 adalah hari Jumat. Adakah keadaan darurat sehingga harus cair malam itu? Kalau takut Bank Century diserbu nasabah. Sabtu-Minggu adalah libur. Bisa dicairkan Senin. Kenapa harus Jumat?” kata Misbakhun dalam rilis yang diterima Tribunnews, Minggu (25/11). Keanehan lainnya bahwa Boediono dan petinggi BI lainnya sebenarnya tak bisa memberi pinjaman uang negara karena tak memenuhi syarat pemberian FPJP sesuai aturan BI. B uktinya, pada 20 November 2008, Boediono selaku Gubernur BI merangkap Wakil Ketua Komite Stabilitas Ssitem

Kini BBM Subsidi tak Dibatasi Lagi „ dari halaman 1 an ini, sambil menunggu arahan dari pemerintah selanjutnya,”katanya. Keputusan dibuat dengan memperhatikan perkembangan situasi sosial di daerah-daerah pascakebijakan itu, dan mempertimbangkan kepentingan nasional yang lebih besar. Dengan kebijakan ini diharapkan tidak ada kelangkaan BBM terutama di daerah-daerah. Sebagaimana diketahui, Pertamina menerapkan pengendalian pasokan BBM bersubsidi, sesuai dengan amanat pemerintah melalui surat Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, sejak 7 November 2012, lalu. Isi surat adalah mengendalikan distribusi BBM bersubsidi hingga kuotanya habis. Selama hampir dua minggu pendistribusian dilakukan dengan membagi sisa dengan jumlah hari tersisa hingga akhir tahun. Pengendalian pasokan BBM bersubsidi, bertujuan untuk menjaga agar kuota yang telah ditetapkan pe-

Keuangan (KSSK) berkirim surat ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selaku ketua KSSK. Surat itu adalah No.10/232/GBI/Rahasia yang berisi empat halaman dan dua lampiran. Lampiran 1 adalah Analisa Bank Gagal berisi tiga halaman. Lampiran 2, Analisa Dampak Sistemik Bank Century ada 6 halaman. Di halaman akhir surat, No.10/232/GBI/ Rahasia ada tanda tangan Boediono dan pada setiap lampiran ada parafnya. Di halaman lampiran 2, BI mengakui rasio kecukupan modal (CAR) Bank Century per 31 Oktober 2008 sebesar -3,53%, lengkap dengan paraf Boediono yang artinya dia mengetahui CAR Bank Century adalah negatif 3,53 persen. Dengan CAR Century -3,53 persen, seharusnya tidak memenuhi syarat PBI 10/30/PBI/2008 yang dibuat 14 November 2008 yang mensyaratkan CAR bank penerima harus positif 8 persen. Ada dugaan kuat bahwa FPJP tahap pertama Rp 502,72 miliar dicairkan 14 November 2008 menggunakan data CAR Bank Century per 30 September 2008 sebesar (positif) 2,02%. Padahal data betul CAR yang digunakan adalah yang per 31 Oktober 2008, yakni -3,53 persen. “Jadi FPJP Bank Century kalau dicairkan pakai syarat CAR PBI lama maupun yang sudah dirubah pada 14 November 2008, tetap tidak memenuhi,” kata Misbhakun. Repo 1 Triliun Misbakhin mengatakan, Repurchase Agreements (Repo0 aset diminta dengan permohonan surat No. 638/Century/ D/X/2008, pada 30 Oktober 2008. Nilai yang diminta Rp 1 triliun. Kemudian dimohonkan lagi dengan surat permohonan repo aset yang kedua No. 658/Century/D/XI/ 2008 pada 3 November 2008. Kedua surat permohonan repo aset tersebut ditandatangani Hermanus Hasan Muslim selaku Dirut Bank Century, dan Krishna Jagateesen selaku direktur di Bank Century. Surat tersebut ditujukan kepada Bank Indonesia melalui Direktur Pengelolaan Moneter beralamat di Gedung B lantai 10. “Da-

lam surat permohonan repo aset tersebut jelas yang diminta adalah Rp 1 triliun plafon kredit bertahap, bukan FPJP,” kata Misbakhun dalam rilisnya Minggu (25/11). Transaksi Repo lazim dikenal dalam pasar uang dan pasar modal. Repo adalah transaksi penjualan instrumen efek antara dua belah pihak yang diikuti dengan perjanjian, pada tanggal yang telah ditentukan di kemudian hari, akan dilaksanakan pembelian kembali atas efek yang sama dengan harga tertentu yang telah disepakati. Repo pun dapat berfungsi seperti secured loan, dalam artinya pembeli akan memperoleh instrumen efek sebagai jaminan atas jumlah dana yang diserahkan kepada pihak penjual. Pada saat yang disepakati, bila sejumlah dana dibayarkan kembali dari pihak penjual kepada pihak pembeli, instrumen efek tersebut dikembalikan pembeli kepada penjual. Mekanismenya mirip seperti pinjaman, namun demikian dari sudut pandang hukum, dalam transaksi Repo terjadi perpindahan kepemilikan atas efek yang ditransaksikan. Instrumen yang biasanya digunakan dalam transaksi Repo adalah obligasi korporasi, obligasi negara (surat utang negara), SBI (sertifikat bank Indonesia) dan saham. Misbakhun yang sempat terpenjara karena dianggap melakukan pemalsuan surat-surat dokumen ekspor-impor (letter of credit) Bank Century, lalu membawanya dipecat dari keanggotaan di DPR walupun kemudian Mahkamah Agung membebaskannya dari segala tuntutan, mengatakan surat permohonan Repo aset tersebut ditindaklanjuti Bank Indonesia untuk diproses lebih lanjut. Pejabat yang bertindak adalah ZA dari Direktorat Pengawasan Bank 1. ZA berkirim surat ke Boediono selaku Gubernur Bank Indonesia dengan surat Nomor 10/7/ GBI/DPBI1/Rahasia pada 30 Oktober 2008. ZA membuat 4 kesimpulan dan 1 usulan buat Gubernur BI Boediono. Telah disampaikan ke Boediono bahwa Bank Century mempunyai masalah struktural. Yakni,

masalah likuiditas yang mendasar, Bank Century tergolong insolvent karena CAR-nya hanya 2,02 persen saja per 30 September 2008, padahal Bank Indonesia mensyaratkan bank sehat, CARnya minimum 8 persen. Kejanggalan lainnya, pemberian FPJP hanya dapat membantu likuiditas sementara, padahal masalah struktural tidak akan terpecahkan. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Bank Century tidak memenuhi syarat memperoleh FPJP. Ketika surat rahasia tersebut dikirimkan ke Boediono selaku Gubernur BI, lalu dibalas Siti Chalimah Fadjriah selaku Deputi Pemeriksaan Bank 1. Siti menulis disposisi yang menguak misteri pemberian FPJP, yang dibuat berdasarkan arahan Boediono. Isinya “Sesuai pesan Gubernur BI pada 31 Oktober 2008, masalah Bank Century harus dibantu dan tidak ada bank yang gagal untuk saat ini. Karena bila hal ini terjadi akan memperburuk perbankan dan perekonomian kita”. “Jadi jelas apa isi kesimpulan dan usulan Zainal Abidin ke Boediono, dan apa jawaban Boediono dalam disposisinya,” kata Misbakhun. Saran ZA tak diikuti dan pada 14 November 2008, Boediono selaku Gubernur BI mengeluarkan surat kuasa No.10/68/ Sr.Ka/GBI kepada tiga orang, yakni Direktur Pengelolaan Moneter Eddy Sulaeman Yusuf, Kepala Biro Pengembangan dan Pengaturan Pengelolaan Moneter Sugeng, serta Kepala Biro Operasi Moneter Dody Budi Waluyo. Dengan surat kuasa itu, ketiga pejabat eselon dua di BI tersebut menindaklanjuti permohonan Repo aset Bank Century. Kemudian, dibuatlah akte notarisnya di depan notaris Buntario Tigris Darmawan pada 14 November 2008. Dalam Akte Notaris Nomor 176 itu disebutkan surat Bank Century Nomor 638 dan Nomor 658 sebagai surat permohonan FPJP. “Padahal sangat jelas bahwa kedua surat tersebut adalah memohon Repo Aset, bukan FPJP. Ini usaha manipulasi fakta,” tegas dia. (tribunnews/ yat)

Hak Menyatakan Pendapat Sulit JAKARTA, SRIPO — Kalangan parlemen terus bergerilya menggalang dukungan untuk mengajukan hak menyatakan pendapat terhadap kasus dugaan penyelewengan penyaluran dana FPJP dan dana talangan ke Bank Century. Di sisi lai, pihak pihak Istana Kepresidenan RI sekuat tenaga menggagalkan.

merintah dan DPR dalam APBN-P 2012 sebesar 44,04 juta KL tidak terlampaui. Normalisasi pendistribusian BBM tidak lepas dari merebaknya keresahan di kalangan masyarakat konsumen BBM bersubsidi di berbagai daerah. Di sisi lain, kesadaran masyarakat untuk berhemat BBM dan memanfaatkan BBM nonsubsidi diharapkan dapat terus meningkat. “Kami melihat sebenarnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan BBM nonsubsidi telah mulai tumbuh menggembirakan dalam enam bulan terakhir,” katanya. Atas dasar inilah, lanjut Roberth, akhirnya penyetopan ini dilakukan. Secara aturan, memang mulai berlaku. Senin (26/11) hari ini namun karena pesanan SPBU dilakukan sejak Jumat (23/11) untuk distribusi Senin, makanya baru bisa berlaku, Selasa (27/11) mendatang. Artinya dengan kebijakan ini, Pertamina akan mengembalikan konsumsi rata-rata BBM bersubsidi tiap SBPU. “Jadi SPBU bisa membeli minyak dengan jumlah rata-rata sebelum aturan penyaluran pembatasan ini berlaku,” katanya. Namun bukan berarti Pertamina akan memberikan sesuai

Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi meminta semua pihak tetap mengedepankan proses hukum dalam kasus Century. “Biarkan hukum yang berbicara. Panglimanya hukum, bukan politik,” kata Sudi di Istana Bogor Jawa Barat, Minggu (25/11). Dia mengimbau kasus Century tidak dibawa ke

permintaan masing-masing SPBU. Pertamina tetap akan mengecek dan melakukan verifikasi volume BBM bersubsidi yang diminta. “Patokannya untuk volume permintaannya kami kembalikan ke konsumsi rata-rata saja, tidak boleh lebih dari itu,” katanya. Saat ini di Depot Kertapati untuk konsumsi BBM bersubdisi capai 1.700an Kiloliter, jumlah ini, menurut Roberth telah dikurangi sejak awal November lalu. Pasca penyetopan, Pertamina akan mengembalikan ke konsumsi awalnya, sekitar 1.900 hingga 2.000 kiloliter, baik bensin maupun solar. “Ini untuk satu Depot

ranah politik. “Karena kalau dibawa ke politik, jadinya antah-berantah. Tidak ada kepastian hukum dalam politik,” kata Sudi. Menurut dia bailout Rp 6,7 triliun dana LPS ke Bank Century adalah kebijakan. Dan sebuah kebijakan pemerintah tidak bisa dipidanakan. (tribunnews/aco/coz)

saja, dan kami harapkan dengan aturan baru ini akan mengurangi antrian kendaraan di beberapa daerah seperti Lahat, Muaraenim, Musibanyuasin dan beberapa daerah lainnya,” ucap Roberth. Aturan baru ini diharapkan pula mengatasi kekosongan BBM di daerah. Dia memprediksi normalisasi ini juga akan membuat over kuota hingga 10 persen diakhir tahun. “Yang jelas aturan ini tetap akan kita jalankan hingga menunggu keputusan lanjutan dari pusat. Kemungkinan memang akan ada over kuota hingga 10 persen diakhir tahun,” katanya. (why)

KUOTA BERLEBIH ANGGARAN Pendapatan dan Belanjan Negara (APBN) Perubahan 2012 menetapkan kuota BBM 44,04 juta kiloliter dengan 43,9 juta kiloliter di antaranya yang terdiri dari 27,8 juta kiloliter premium, 14,9 juta kiloliter solar, dan 1,2 juta kiloliter minyak tanah disalurkan Pertamina. Per 20 November 2012, Pertamina mencatat realisasi penyaluran BBM bersubsidi mencapai 39,7 juta kiloliter yang terdiri dari 24,9 juta kiloliter premium, 13,7 juta kiloliter solar, dan 1,1 juta kiloliter minyak tanah. Dari data itu, konsumsi premium berlebih terhadap kuota bulan berjalan sekitar satu persen dan empat persen untuk solar. Pertamina memperkirakan masih ada potensi kelebihan kuota BBM subsidi yang ditetapkan APBN Perubahan sebesar 44,04 juta kiloliter samwhy/ant pai akhir 2012. (why/ant why/ant)


8

SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

Wartawan Masih Rawan Perlindungan JAKARTA, SRIPO — Sejumlah kasus yang mendera profesi wartawan masih sering berlangsung, baik pelecehan dengan penganiayaan serius maupun teror. Bahkan, beberapa di antaranya berupa pembunuhan keji seperti terjadi pada wartawan Harian Bernas di Yogyakarta, Fuad Muhammad Sya-rifuddin alias Udin (1996) dan Agung Narendra Prabangsa, wartawan Harian Radar Bali (2009). Kali ini, korban pembunuhan sadis terhadap wartawan juga menimpa Aryono Linggotu yang bekerja di Harian Metro Manado, Sulawesi Utara pada Minggu (25/11). Jenazah Aryono ditemukan berlumuran darah di lokasi kejadian setelah mengalami penusukan

beru-langkali di tubuhnya. Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan di Jakarta, Minggu (25/11), menyatakan, seringnya para wartawan dijadikan korban kekerasan, itu semakin menunjukkan profesi jurnalis di tanah air masih tergolong rawan perlindungan. Sejumlah kasus naas pada wartawan itu pun, kata dia, akan terus membuat pekerjaannya di lapangan berpo-tensi tidak aman. Sekaligus berisiko menghadapi ancaman berbagai pihak, atas setiap upayanya baik dalam menggali maupun memberitakan peristiwa sesuai azas kebenaran dan fak-

listik yang dipukul para awak media saat meliput peristiwa ataupun kasus. “Siapa saja dan pihak mana pun harus mampu menempatkan pekerjaan wartawan dalam prinsip keleluasaan dan kemuliaan tugas, demi mengungkap suatu kebenaran yang menyertai peristiwa. Karena itu, pofesi mulai ini harus dijunjung tinggi serta didukung keberadaannya di tengah masyarakat dan bangsa,” jelasnya. Ia menambahkan, upaya mengganggu atau merusak kegiatan kewartawanan merupakan cermin kerusakan moral, selain dipandang hambatan bagi adanya kebebasan berekspesi yang dilindungi negara serta diakui oleh nilai-nilai demokrasi dalam masyarakat Indonesia. (tribunnews.com)

Gelisah Menjanda

IST

Aira

ta-fakta. “Jadi, ini memang menggetirkan dan tentu saja memerlukan keprihatinan besar khususnya dari aparat penegak hukum, untuk lebih meningkatkan perlindungan kepada wartawan yang meliput kasus-kasus tertentu,” ujar Syahganda. Menurutnya, pihak kepolisian harus segera membongkar jaringan pelaku pembunuhan pada wartawan demi tegaknya keadilan hukum, termasuk mengungkap motif di balik perbuatannya tersebut. Syahganda mengharapkan, elemen kemasyaratan dan pihak lainnya harus pula mendudukkan profesi wartawan melalui penghormatan dan sikap bersahabat, di samping menghargai dengan sikap obyektif terkait peran jurna-

JAKARTA, SRIPO -- Aira Miranty Dewi prihatin dengan anggapan miring orang di lingkungannya terhadap wanita berstatus janda. Padahal, tidak selamanya status janda seperti yang dibayangkan. Ia menulis pengalaman hidupnya sebagai janda dalam novel berjudul “Aku Jalak Bukan Jablay”. Buku terbitan Gramedia Pustaka Utama itu, ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa sebagai orangtua tunggal, Aira berjuang untuk membesarkan dan mendidik kedua anaknya. Karena itu Aira bekerja dan berkarya. Namun, yang menjadi pertanyaan dalam buku itu, mengapa jadi janda cenderung disebut aib. Apalagi, kalau si janda tersebut cantik dan merawat dirinya. Itulah, kegelisahan yang

dituangkannya dalam buku yang dirilis 14 November 2012 itu. “Tadinya, saya berkecil hati dan depresi untuk menceritakan ini. Tapi saya harus menceritakan kepada Indonesia bahwa janda tidak seperti yang mereka pikirkan. Dengan novel ini saya berkarya, punya pekerjaan yang baik hanya kebetulan saya berstatus janda,” ujar Aira kepada wartawan belum lama ini di Jakarta. Judulnya buku itu juga sangat unik, sekaligus menggelitik. Ia menjelaskan bahwa “jalak” dan “jablay” memiliki makna berbeda. “Jalak itu artinya janda galak. Sedangkan, jablay itu janda lebay,” jelas Aira diringi tawanya. (tribunnews.com)

SRIPO/ZAINI

Sejumlah wartawan di Sumsel menggelar unjuk rasa untuk menolak kekerasan terhadap jurnalis.

2013, Penerima Bidik Misi 150 Ribu Orang MINAHASA, SRIPO -- Jumlah penerima Beasiswa Pendidikan untuk Mahasiswa Miskin (Bidik Misi) akan ditingkatkan dari 92.000 mahasiswa penerima menjadi 150.000 mahasiswa pada 2013 mendatang. Penambahan ini dilakukan agar semakin banyak mahasiswa miskin yang bisa kuliah di perguruan tinggi negeri. “Sasaran lebih jauh, agar jeratan kemiskinan bisa diputus melalui pendidikan,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh saat berdialog dengan mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi di Universitas Negeri Manado, Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu (24/11). Menurut Nuh, saat diluncurkan pada 2010, jumlah penerima beasiswa Bidik Misi baru 20.000 orang. Masing-masing mahasiswa menerima Rp 400

ribu untuk biaya kuliah dan Rp 600 ribu per bulan untuk biaya hidup. “Beasiswa Bidik Misi meliputi biaya hidup agar mahasiswa tidak putus pendidikannya di tengah jalan,” kata Nuh. Setelah dievaluasi dan hasilnya bagus, kata Nuh, tahun 2011 jumlah penerima diperbanyak menjadi 30 ribu mahasiswa, dan saat ini 90 ribu mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi. Karena khawatir beasiswa untuk mahasiswa miskin ini dihapus, kata Nuh, kewajiban memberi kesempatan bagi calon mahasiswa miskin masuk pergu-

ru- a n tinggi negeri (PTN) diatur da-

lam peraturan pemerintah. Kini dikuatkan lagi dalam Undang-undang Pendidikan Tinggi, sehingga beasiswa ini bisa terus berlangsung. “Beasiswa ini tidak bisa dihapus, karena jika ingin dihapus harus berhadapan dengan pemerintah dan DPR,” kata Nuh. (kompas.com)

Mohammad Nuh


PALEMBANG CITY

C M Y K

SENIN, 26 NOVEMBER 2012

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

Peredaran Upal Makin Meresahkan PALEMBANG, SRIPO –Peredaran uang palsu (Upal) di wilayah Sumsel Babel makin tahun makin meresahkan. Hal ini dibuktikan dari data Bank Indonesia, dimana dari periode Januari hingga Oktober 2012, peredaran uang di SumselBabel sebesar Rp 8,09 triliun, jumlah upal mencapai 702 lembar, dengan nilai nominal Rp 42.730.000. Direktur Kantor Bank Indonesia Perwakilan Wilayah VII Bidang Sistem Pembayaran Herry Irman di Palembang, Jumat (23/ 11) mengatakan, angka ini

meningkat cukup pesat dibandingkan tahun 2011 yaitu sebesar 528 lembar dengan nilai nominal Rp 37.245.000. “Sampai periode Oktober saja sudah melebihi periode lalu, saya prediksi jumlahnya akan terus meningkat,”ungkap Herry. Dari berbagai barang bukti upal yang kami dapat dari perbankan dan masyarakat, didominasi pecahan Rp 50 ribu sebanyak 467 lembar, pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 197 z Bersambung ke hal 10

PILIH–Dua pengunjung sedang memilih-milih pakaian pada pameran Multi Produk di Atrium Palembang Square, Minggu (25/11). SRIPO/DEWI HANDAYANI

Tawar Separuh Harga PALEMBANG, SRIPO – Jangan berpikir membeli barang-barang maupun produk di mall itu pasti mahal. Soal harga bisa diatur bahkan diberikan diskon hingga harga tawar menawar. Suasana ini terlihat pada pameran Multi Produk di atrium Palembang Square. Semua areal atrium diisi penuh produk, mulai dari pakaian, gadget, motor, mobil hingga pasmina atau kerudung. Hanya penempatannya saja dikelompokkan berbada sisi. Seperti areal otomotif diletakkan di sisi kanan depan Bakso Lapangan Tembak atau seputaran restoran AW. Sementara khusus fashion diposisikan sudut kiri, depan areal JM Palembang Square. Harga yang ditawarkan pun bukan harga resmi atau tidak langsung dipasang label harga oleh pemilik. Kecuali untuk produk otomotif. “Di sini yang paling murah, seperti kerudung dan sepatu-sepatu wanita, mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 100an ribu,” ungkap Rini, salah satu pedagang fashion di salah satu stand. Sedang untuk pakaian muslimah mulai dari Rp 150an ribu hingga Rp 500an ribu tergantung motif dan model. “Tidak mesti harus branded juga karena

SRIPO/ZAINI

Dua warga memindahkan barang dari rumahnya yang ke banjiran di Jalan Gotong Royong Depan Masjid Rt 14 RW 03 Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami Palembang, (Foto diambil Jumat (9/11/2012) lalu.

Rumah Terendam Dapat Bantuan HUJAN deras yang terus mengguyur Kota Palembang beberapa hari terakhir, membuat sejumlah wilayah pemukiman warga tergenang. Bahkan, beberapa waktu lalu, sejumlah rumah di Kecamatan Sukarami dan Alang-alang Lebar, berhari-hari air tidak kunjung surut. Kondisi ini disikapi Dinas Sosial Kota Palembang dengan mengumpulkan data rumah warga

yang terendam akibat banjir. Pendataan pun terus dilakukan melalui kerjasama dengan pihak kelurahan dan kecamatan. “Sejauh ini baru dua kecamatan (Sukarami dan AAL) yang menyerahkan data rumah warga terendam,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Herty Mochtar, Minggu (25/11). Bagi warga yang rumahnya terendam, maka akan diberikan

z Bersambung ke hal 10

Dambakan Museum yang Menarik RENCANA Pemkot Palembang ingin membuat jembatan penghubung antara Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mendapat dukungan dari sejumlah masyarakat. Rencana itu dinilai cukup efektif untuk mempermudah akses pengunjung yang ingin menjelajahi sejarah di dua tempat bersejarah berdekatan itu. “Bagus dong. Itu kan bisa mempermudah pengunjung untuk melihat benda-benda bersejarah di dua tempat itu. Kalau bisa jangan tunda lagi,” demikian kata Ranti Dwi Putri saat mengetahui

ada rencana tersebut. Harapan II Gadis Palembang ini berpendapat, museum salah satu objek terpenting yang harus menjadi perhatian Pemkot Palembang. Sebab hanya di sana orang bisa belajar secara terbuka mengenai peninggalan-peninggalan sejarah yang tidak seluruhnya dipelajari di sekolah. Terlebih para orangtua saat ini umumnya tidak terlalu paham untuk bercerita kepada anaknaknya. “Saya rasa memang sudah seharusnya pemerintah mengelola museum atau tempat bersejarah lainnya. Kalau bisa justru dibuat lebih menarik, sehingga genarasi muda pun tertarik untuk mengunjunginya,” ujarnya. Mungkin tidak berlebihan jika dara kelahiran 1993 ini berharap demikian. Karena

SRIPO/ZAINI

Monumen perjuangan Palembang

Jembatan Penghubung Monpera-Museum SMB PALEMBANG, SRIPO – Pemkot Palembang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Palembang akan membuat semacam jembatan yang menghubungkan antara Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) dengan Museum SMB II

Palembang. Jembatan ini dibuat untuk memudahkan pengunjung yang ingin menjelajahi dua tempat yang menyimpan situs sejarah itu. Kepala Disbudpar Kota Palembang, Thabrani mez Bersambung ke hal 10

z Bersambung ke hal 10

PEMBACA budiman, Sriwijaya Post bekerjasama dengan H Mil Benny SH MH, Managing Partners Law Office Mil Benny SH MH & Associates Jl Jend Sudirman No 721 A Palembang, telp 0711-353839 dan 0711-372592, membuka rubrik Ayo Melek Hukum! yang terbit setiap Senin. Pembaca dapat mengirimkan pertanyaan seputar permasalahan hukum melalui SMS ke 0811710188, atau email: sriwijayapost@yahoo.com atau facebook Sriwijaya Post .

Baru Beli Mobil Rusak SRIPO/MG5

Nys Ranti Dwi Putri

Pengasuh Rubrik Ayo Melek Hukum yang saya hormati. Saya membeli sebuah mobil bekas dengan pemiliknya langsung. Pada saat dilakukan jual beli, si penjual menjelaskan kepada saya bahwa mobil yang dijualnya tersebut dalam keadaan baik tanpa ada yang rusak sedikitpun. Ketika dicoba pertama kali memang dalam z Bersambung ke hal 10

bantuan sosial. Namun dengan syarat, rumah tersebut terendam lebih dari 24 jam. Ketika ditanya apa jenis bantuan tersebut, Herty mengaku belum mengetahui secara pasti, karena sejauh ini memang belum ada yang secara resmi mengajukan. Lalu, dana tersebut masih di Sekretariat Daerah. “Jadi kalau ada yang mengajukan, maka baru diminta ke Setda,” katanya.

Disebutkan, di Kecamatan AAL tercatat sebanyak 40 unit rumah yang terendam. Sedangkan di Kecamatan Sukarami ada 68 rumah. Menurutntya, sebagian besar rumah terendam sampai ketinggian di atas 100 centimeter, tetapi berangsur surut setelah beberapa jam hujan reda. “Karena itu, meskipun sempat z Bersambung ke hal 10


10

SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

Baru Beli Mobil Rusak ■

dari halaman 9

keadaan baik, sehingga saya tertarik untuk membelinya dan terjadilah kesepakatan jual beli. Ketika baru satu bulan saya mengendarai mobil tersebut, ternyata mobil mogok dan setelah saya bawa ke bengkel, banyak onderdilnya yang rusak. Apakah saya dapat menuntut ganti kerugian kepada penjual mengenai masalah tersebut? Ardiansyah, Jakabaring Palembang Jawaban Pada dasarnya, jual beli termasuk perjanjian sebagaimana terdapat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, buku ketiga bab kelima. Dalam transaksi jual beli sebagaimana yang diatur dalam ketentuan pasal 1474 KUHPerdata, seorang penjual mempunyai dua kewajiban yaitu menyerahkan barangnya

Jembatan Penghubung MonperaMuseum SMB ■

dari halaman 9

ngatakan, rencana membuat jembatan penghubung kedua tempat bersejarah ini, merupakan keinginan Walikota Palembang H Eddy Santana Putra. Sebab, selama ini dua tempat ini masih terkesan tertutup dan belum menjadi tempat kunjungan favorit bagi masyarakat. “Selama ini, dua tempat itu terkesan tertutup. Makanya Pak Wali (Eddy Santana) menginginkan jembatan penghubung. 2013, harus bisa dilaksanakan,” ujar Thabrani, Minggu (25/11). Ia menjelaskan, jembatan

dan menanggung barang tersebut. Yang dimaksud dengan menanggung barang adalah bahwa penjual harus menjamin dua hal, yaitu penguasaan barang yang dijual secara aman dan tenteram (tidak ada gangguan dari pihak ketiga), dan tidak ada cacat tersembunyi atas barang tersebut sebagaimana ketentuan Pasal 1491 KUHPerdata. Jadi apabila tidak diperjanjikan sebaliknya, maka sesuai dengan ketentuan pasal 1504 jo Pasal 1506 KUHPerdata, penjual berkewajiban menanggung cacat tersembunyi pada mobil tersebut, baik yang telah diketahui sendiri oleh penjual akan cacat tersembunyi tersebut, atau si penjual sendiri tidak menyadari adanya cacat tersembunyi pada mobilnya tersebut. Karena itu jika saudara selaku pembeli sama sekali tidak mengetahui mengenai adanya kerusakan atas mobil tersebut dan kerusakan tersebut tidak dapat terlihat dari luar sehingga

si penjual pun tidak memberi tahu saudara, maka secara hukum jelas saudara dapat menuntut ganti kerugian. Kecuali jika saudara memang telah diberitahu oleh si pembeli atau apabila memang kerusakan tersebut dapat dilihat atau diketahui sendiri oleh saudara. Saudara dapat menuntut ganti kerugian pengembalian uang yang telah saudara bayarkan kepada penjual serta segala biaya, kerugian dan bunga kepada pembeli sesuai dengan ketentuan pasal 1508 KUHPerdata. Apabila si penjual sebenarnya mengetahui adanya kerusakan atau cacat tersembunyi pada mobil tersebut. Apabila si penjual tidak mengetahui mengenai adanya kerusakan atau cacat tersembunyi pada mobil tersebut, maka saudara selaku pembeli hanya dapat menuntut pengembalian uang harga pembelian mobil tersebut sesuai dengan ketentuan pasal 1509 KUHPerdata. Demikian penjelasan kami, semoga bermanfaat.

penghubung dimaksud memiliki panjang sekitar 60 meter. Sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan berapa dana yang dibutuhkan untuk membuat jembatan ini. Namun, Thabrani optimis bisa dilaksanakan secepat mungkin. “Kita akan berkoordinasi dengan para pejabat di lingkungan Pemkot Palembang secepatnya. Termasuk mengenai konsep dan berapa biaya yang diperlukan,’ ujarnya. Tidak hanya itu, menurut Thabrani, pihaknya juga akan mengganti meubeler penyimpanan peninggalan sejarah terutama meubeler di Monpera. Mengingat, sejumlah meubeler di Monpera sudah banyak di makan rayap. Penggantian meubeler tersebut akan diusulkan dalam APBD Kota Palembang tahun 2013. “Renacananya semua meubeler akan diganti dengan kayu yang lebih

bagus atau dibuat secara permanen. Sehingga peninggalan sejarah yang tersimpan di Monpera bisa terjaga dengan baik,” terangnya. Pagar museum pun akan direhab. Menurutnya, saat ini pagar di museum itu ada dua lapis. “Rencananya, pagar akan dibuat satu lapis,” katanya. Thabrani mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menyediakan gazebo atau tempat bersantai bagi pengunjung museum dan juga bak sampah. Penyediaan gazebo dan bak sampah ini diperoleh dari program CSR (corporate social responsibility) Pegadaian dan akan dibangun bulan Desember mendatang. “Kita dapat gazebo 4 unit, rencananya akan di pasang di sisi kiri dan kanan Monpera. Konsepnya, gazebo dibuat terbuka sehingga para pengunjung bisa duduk lesehan,” jelasnya. (asa)

Rumah Terendam Dapat Bantuan ■

dari halaman 9

terendam kami dari Dinsos belum memberikan bantuan, tetapi baru mendata saja, sebab kondisi rumah sebagian besar normal kembali sebelum 24 jam,” jelasnya. Herty mengatakan, pihaknya terus mendorong petugas kelurahan untuk mempercepat pendataan rumah yang terendam tersebut, agar dapat digunakan sesuai dengan kepentingan masyarakat. Jika memang ditemukan

Peredaran Upal Makin Meresahkan ■

dari halaman 9

lembar, dilanjutkan pecahan Rp 20 ribu sebanyak 31 lembar,Rp 10 ribu sebanyak lima lembar pecahan Rp 5 ribu sebanyak dua lembar. Meningkatnya upal ini diindikasikan karena melonjaknya tindakan kriminalisasi yang didorong oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomi dan faktor teknologi yang semakin canggih. “Sekarang makin banyak peralatan yang mempermudah para pelaku untuk melancarkan aksinya. Salah satunya dengan menggunakan printer,” jelasnya. Namun menurutnya, alat ini masih memiliki kelemahan baik seperti tidak bisa menirukan tanda air, kekasaran uang dan warnanya yang tidak sempurna. “Saya pernah melihat upal yang menggunakan printer, memang sekilas tidak ada bedanya namun ketika saya tetesin air, warna pada uang luntur. Oleh sebab itu kehati-hatian harus tetap dijaga,” katanya. Untuk meminimalisir

rumah warga yang terendam dan sesuai dengan kriteria mereka tetapkan, maka akan segera diberikan bantuan. Khusus untuk penyaluran bantuan tersebut, hingga kini pihaknya masih menunggu laporan berapa warga yang membutuhkan. Jadi, warga yang rumahnya terendam lebih dari 24 jam, kalau mau mengajukan bantuan sosial lewat kantor kelurahan. Nanti kantor kelurahan yang berhubungan dengan kantor Dinas Sosial. “Sampai sekarang belum ada yang mengajukan minta bantuan. Mungkin, karena banjirnya tidak terlalu lama dan hanya beberapa jam saja,” tandasnya. (asa)

peredaran uang palsu di masyarakat, adalah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang uang. “Sosialisasi tentang 3D (Dilihat,Diraba, Diterawang) saya rasa masih sangat efektif, untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, termasuk cara memperlakukan uang dengan baik,” papar Herry. Terpisah, Kepala Tim Penanggulangan Pemalsuan Uang merangkap Kepala Tim Data Base dan Informasi Pengedaran Uang Bank Indonesia (BI) Asral Mashuri mengatakan sampai Agustus 2012 jumlah unpal secara nasional mencapai 58.396 lembar yang didominasi pecahan Rp 100 ribu sebanyak 30.482 lembar. “Namun bila dibandingkan dengan jumlah uang beredar persentase upal hanya 5 persen,” jelasnya. Untuk itu dalam memberantas peredaran Upal BI telah bekerjasama dengan institusi lain seperti Kejaksaan,Kementerian Keuangan,Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kepolisian. Selain itu proses sosialisasi mata uang rupiah juga tetap digalakkan. “Usahausaha tersebut dilakukan untuk meminimalisir peredaran uang palsu di Indonesia,” jelas Asral. (TS)

Tawar Separuh Harga ■

dari halaman 9

secara kualitas produk yang kita jual tak kalah bagus,” katanya lagi. Pedagang pun tak kehabisan akal, seperti memajang lambang obral di tiap-tiap rak jualan. Harga obral dibuat dalam tulisan besar agar menarik jumlah pengunjung. Begitupun untuk Otomotif, diskon tetap diberikan namun dalam bentuk potongan uang muka atau Down Payment (DP) dari 10 hingga 20 persen. Ini belum ditambah bonus jika konsumen langsung memesan di tempat. Armi, salah satu pengunjung mengaku sangat terbantu dan diuntungkan. Dia tak perlu berdesak-desakan belanja di pasar atau tempat lain untuk membeli sesuatu. “Barangnya juga sangat

Dambakan Museum yang Menarik ■

dari halaman 9

memang kunjungan ke dua tempat tempat bersejarah ini masih tergolong kurang. Padahal cukup banyak pengetahuan yang bisa dibawa pulang dengan mengunjungi Monpera atau Museum SMB II Palembang ini. Monpera sendiri kini difungsikan sebagai museum penyimpanan benda bersejarah. Terutama, sisa peninggalan perang lima hari lima malam di Palembang. Bangunan Monpera berdiri kokoh di pinggir Jl Merdeka, persis di samping Masjid Agung. Masuk ke dalam bangunan ber-

bagus, harganya bisa ditawar lagi,” ucap dia sambil memilih-milih kemeja yang digantung di salah satu stand. Hanya memang dia mengingatkan, untuk lokasi ini konsumen harus pandai-pandai menawar harga. Minimal tawar separuh harga jika tidak ingin rugi. “Kalau tidak mau rugi, tawar separuh harga saja, karena kalau pedagangnya kita tanya pasti harganya sangat tinggi, saya tawar, Kalau mereka mau kasih biasanya langsung dipanggil lagi kitanya,” ucapnya. Pameran Multi Produk merupakan agenda rutin yang dilakukan managemen Palembang Square. Pameran jenis ini bisa dilakukan empat hingga lima kali pertahun dengan lokasi-lokasi berbeda. Terkadang pedagang dipusatkan di areal lantai dua dan atrium. “Rutin memang kita gelar, karena memang kita sudah kontrak dengan E0-nya,” kata Marketing Comunication PS Mall, Irwan Agus Hidayat. (why) lantai lima itu, terasa berbeda dengan penampilan luarnya. Konon, sejak diresmikan penggunaannya tanggal 23 Februari 1988 oleh mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) RI H Alamsyah Ratuperwiranegara, hingga sekarang koleksi bendabenda bersejarah yang dikumpulkan masih sangat minim. Menarik juga jika ingin mengunjungi Museum SMB II di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB). Bangunan dengan padupadan gaya Eropa dan tradisional rumah limas khas Palembang itu masih tampak kokoh berdiri. Di dalamnya terdapat lebih dari 566 buah koleksi benda bersejarah. Mulai dari arkeologika, etnografika, numismatika, biologika, keramalogika, seni rupa, filologika maupun historika. Seluruh koleksi merupakan perwujudan Palembang dari masa ke masa. (eko)

Biofile Nama TTL Ativitas Alamat Orangtua Prestasi * Juara * Juara * Juara * Juara * Juara * Juara * Juara

: : : :

Nys Ranti Dwi Putri Palembang, 14 Juni 1993 Mahasiswi Universitas Sriwijaya Jl Lematang 3 No. 1987-B RT 29 RW 08, Perumnas, Sako, Palembang. : Kms Arifai dan Yanun Azuwiyah

: I Super Glams I Honda DBL 2009 I Popmie Cheerleader I Cheers Kompas Gramedia Fair II Honda DBL III Model Couple Valentine Harapan II Gadis Palembang


SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

11

14 Parpol Usung Murni lPada Pilkada Palembang PALEMBANG, SRIPO– Sebanyak 14 Partai politik (Parpol) yang berada di Kota Palembang, mendukung pencalonan pasangan H Mularis Djahri dan H Husni Thambrin (Murni) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Palembang, 7 April mendatang. Deklarasi dukungan Parpol tersebut dilaksanakan di sekretariat bersama MD Centre, Jalan Demang Lebar Daun, Minggu (25/11) sore. Ke-14 parpol tersebut, Partai Gerindra, Partai Bulan Reformasi (PBR), Partai Barisan Nasional (Barnas), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Kedaulatan (PK), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Indonesia Sejahtera (PIS). Kemudian Partai Merdeka, Partai Persatuan Nahdlatul Ummah (PP-

NU), Partai Pelopor, Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB), Partai Pekerja dan Pengusaha Indonesia (PPI), dan Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI). Dalam kesempatan tersebut, Mularis Djahri yang didampingi Husni Thambrin mengucapkan terima kasih atas dukungan Parpol tersebut baik yang memiliki kursi dan tidak di DPRD kota Palembang. Dimana jumlah kursi yang ada sudah mencukupi untuk diusung dari parpol pada pilkada nanti, yaitu sebanyak 20 persen suara dukungan Parpol “Saya mendapatkan dukungan lima belas Parpol dan itu sudah dua puluh persen, satu lagi akan menyusul karena belum mendapat rekomendasi,” jelas MD yang tidak mau menyebutkan satu parpol tersebut. Namun

dirinya memastikan akan mengetahuinya sebelum pendaftaran dirinya ke KPU Palembang mendatang. Dalam kesempatan tersebut hadir Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Edy Prabowo, Ketua DPD Gerindra Sumsel, Nur Iswanto yang didampingi ketua DPC Gerindra Palembang, Sri Wahyuni dan kader Gerindra lainnya. Edy berharap tim pemenangan Murni berjuang lebih keras ke depannya, untuk meningkatkan respon masyarakat sebelum hari pencoblosan. Menurutnya, tim harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk bisa membawa Murni memenangkan Pilkada Palembang mendatang, “Ajak bicara baik-baik, kami mau pemimpin yang bisa membawa Palembang lebih baik lagi,” katanya. (TS)

TRIBUN SUMSEL

Pasangan H Mularis Djahri dan H Husni Thambrin saat menggelar deklarasi bersama 14 parpol, kemarin.

Pemimpin Belajar Psikologi DAHLIA Rizqon Elvina, perempuan yang lahir di Palembang tanggal 8 Agustus 1991 dari pasangan Eli Efendi-Nyayu Nurfitriyani ini, mengaku suka terhadap banyak hal, semisalnya membaca buku ilmu psikologi. Disambangi kediamannya RT 04/01, 24 Ilir Bukit Kecil, IB I Palembang, Sabtu (23/11), gadis mungil yang akrab disapa Lia ini, mengungkapkan alasannya memilih ilmu kejiwaan, salah satunya adalah ketertarikan untuk mengenal pribadi sendiri dan karakter banyak orang. “Dengan psikologi, kita bisa memahami diri sendiri yang mungkin tidak seluruh orang paham. Kita juga bisa lebih mudah memahami karakter banyak orang,” ungkap alumni ABA Methodist Palembang ini. Pegawai receptionist Hotel Grand Zuri ini menjelaskan, dengan psikologi seseorang dapat memposisikan diri sebagai pemimpin. Meski tidak mudah, namun paling tidak ia yang lebih tahu banyak tentang orang yang dihadapi. “Memang tidak mudah menjadi pemimpin. Selain harus total, cerdas, juga harus mampu mengatur perasaan dirinya maupun orang lain. Dalam hal ini sang pemimpin harus belajar tentang dunia psikologi, termasuk misalnya seorang walikota atau gubernur,” tutur wanita yang menyukai buku ‘Mindset Revolution’ karya Fani Kartikasari. Menjadi pemimpin, lanjutnya, dituntut mengurusi kepentingan banyak orang, banyak golongan, dan komunitas. Harus mengesampingkan kehidupan pribadi, memanajemen waktu, membuat program dan mengajak semua pihak terlibat dalam pelaksanaannya. “Menjadi pemimpin harus seperti bunglon. Di mana ia berada, ia bisa berbedabeda. Dalam 24 jam ia berbeda, bisa berganti apa saja. Ia belajar menempatkan diri di berbagai posisi, harus mampu merangkul banyak komunitas dan golongan, bukan untuk mengurusi kepentingan pribadi,” DahliaRizqon Elvina pungkasnya. (mg5)

Tiga Cawako Independen Dipastikan Lolos

SRIPO/MG5

PAGARALAM, SRIPO – Pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Pagaralam memastikan tiga pasangan bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota jalur perorangan atau Independen dipastikan lolos verifikasi Adminitasi di KPUD. Tiga pasangan balon independen itu, pasangan H A Fachri MM-Dwikora Sastranegara, H Arudji Kartwinata-Rasyidi Burhanan, dan pasangan Hj Rita Lismitai-H Taba Iskandar. Ketiga pasangan ini dinyatakan lolos setelah dilakukan pleno KPUD pada Sabtu (24/11). Ketiga balon tersebut sudah memenuhi syarat dukungan yang telah ditetapkan KPUD yaitu sebanyak 9.704 jiwa atau 6,5 persen dari jumlah penduduk Kota Pagaralam yang sebanyak 149.285 jiwa. Ketua Divisi Pencalonan KPUD Kota Pagaralam, Junaidi mengatakan, berdasarkan hasil Pleno KPUD terhadap tiga pasangan balon dari jalur independent. Pihak KPUD menyatakan ketiga pasang balon dinyatakan lolos verifikasi adminitrasi. “Ketiga pasang balon dari jalur independen kita nyatakan

lolos, setelah kita mengelar pleno,” ujarnya. Pihak KPUD mulai hari ini (Senin 26/11) akan melakukan verifikasi terhadap 6 parpol yang memiliki dukungan ganda terhadap beberapa Balon Walikota dan Wakil Walikota jalur partai politik (Parpol). Pihak KPUD akan mendatangi masing-masing Pimpinan Pusat Parpol yang bersangkutan. “Enam Parpol yang memiliki dukungan ganda yang akan kita verifikasi langsung ke DPP yaitu, Partai Barnas, PNI Marhenisme, PPI, PPNUI, PPRN dan PSI,” jelasnya. Pihak KPUD akan menanyakan langsung kepada masing-masing DPP Parpol tersebut tentang keapsahan pasangan balon mana yang mereka usung. “Dari enam pasang calon Walikota dan Wakil Walikota jalur Parpol hanya satu satu pasangan yang tidak memiliki dukungan ganda, selebihnya memiliki dukungan ganda dari parpol yang mengusung,” katanya. Ditambahkan, Ketua KPUD Kota Pagaralam, Ubaidillah Zukhri, pihaknya telah melakukan verifikasi terhadap pasangan independent, dan semua dinyatakan lolos. (mg16)


12

SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

Penumpang Berhak Nilai Pilot sripo/sin

KEPALA Sekolah SMPN 6 Palembang, Burhanuddin dan guru memberikan santunan kepada siswa yatim piatu.

Guru Santuni Siswa Yatim PALEMBANG – Sebanyak 62 guru yang mengajar di SMP Negeri 6 Palembang, sepertinya patut ditiru. Pasalnya, mereka mengumpulkan uang hasil sertifikasinya untuk menyantuni 78 anak yatim yang ada di tempatnya mengajar. Santunan itu diberikan terkait peringatan momentum 10 Muharram 1434 H (Assyura), Sabtu (24/8) lalu. Dari 1.196 siswa yang belajar di SMP Negeri 6, 78 siswa merupakan anak yatim dan piatu, dan berasal dari kalangan tidak mampu. Atas ide Kepala Sekolah Kgs Burhanuddin SPd, maka satu persatu pun di antara guru diajak untuk menyantuni siswa yatim dan diberikan di saat 10 Muharram. Isak tangis pun pecah, saat guru memberikan santunan kepada siswa mereka dan mengusap kepala anak satu persatu. Tidak hanya siswa, guru pun mengalami hal yang sama. Bahkan seorang guru tidak mampu mendekati siswa yatim tersebut karena tak kuasa menahan haru. “Saya tidak sanggup, lihat badan saya sepertinya mengembang dan merinding,” katanya kepada sripo saat menunjukan bulu roma yang ada di tubuh merinding. Kgs Burhanuddin mengatakan, sebagai kepala sekolah ia ingin mengajarkan kepada siswa untuk peduli terhadap sesama dan tidak mengabaikan momentum 10 Muharram dengan memberikan kebahagiaan kepada anak yatim. “Guru kita ajak, karena saya melihat guru di sekolah sudah ada rejeki karena sudah sertifikasi. Makanya, saya dorong dan direspon baik dari guru,” katanya. Bagi siswa yatim. ungkapnya, sekolah memberikan berbagai kemudahan, seperti buku pelajaran dan fasilitas lainnya sehingga motivasi belajar di kalangan siswa yatim terpacu. Sebelum diberikan santunan, siswa mendengarkan ceramah agama sekaligus bimbingan dari penceramah Ustadz H Kgs Badaruddin. (sin)

Romi Janjikan Rp 200 Juta PALEMBANG – Bakal calon Walikota Romi Herton mulai mengumbar janji untuk meraup dukungan dari semua pihak. Beberapa program sudah ia rancang, seperti bantuan untuk Kelurahan se-Palembang sebesar Rp 200 juta. Dan uang ini bisa dipinjamkan ke rakyat untuk usaha. Romi Herton usai mengunjungi Warga Sako Borang, Minggu (25/11) menjelaskan, uang tersebut juga difungsikan sebagai pembinaan Industri Kecil Menengah (IKM). Romi yakin jika dana itu terserap dengan baik dapat mengurangi angka pengangguran dan berujung pada peningkatan kesejateraan masyarakat miskin kota. “Jika tiap tahun dapat membina 15 IKM di satu Kelurahan saja, maka ada 1.500 IKM yang bisa berkembang di kota Palembang. (mg5)

SRIPO/ABDUL HAFIZ

Beberapa kendaraan parkir di Bandara International SMB II Palembang.

PALEMBANG, SRIPO – Sebanyak 400 responden (penumpang) diberikan hak untuk menilai kualitas kinerja Bandara SMB II Palembang, termasuk pilot dan layanan groundhandling. Penilaian ini sangat terkait tingkat kepuasan yang diterima masyarakat sebagai pengguna jasa bandara. Tim inspeksi yang diturunkan untuk melihat tingkat kepuasan pelanggan di

Bandara International SMB II Palembang dilaksanakan 19-21 November 2012 lalu. Kemudian penilaian dilanjutkan di sisi Airport Service Quality 21-24 November 2012. Terkait dengan hal tersebut, ada dua kegiatan pengisian quisioner untuk pengguna bandara. “Penilaian dari akuntan publik, yang penilaiannya independen dari pemerintah untuk menilai sampai sejauh mana

pelayanan bandara terhadap pengguna jasa, pengambilan sampling minimal 400 quisioner tersebar,” ungkap Operation Service Manager PTAP2 Palembang, Agus Maulana Suparman, Sabtu (24/11) lalu. Dijelaskan Agus, yang kedua dari ASQ (Airport Servive Qulity) sendiri untuk mengikuti perlombaan ACI (Airport Council International). ACI ini suatu yang

akan dilakukan penilaian untuk sekarang ini merupakan Kwartar IV yang terakhir. Sedangkan ASQ penilaian ini mengenai sejauh mana peningkatan kita dalam pelayanan. “Insya’allah kita lebih baik dari bandara negara lain untuk kapasitas 2-5 Juta penumpang. Harapan kita nanti akan mendapatkan Award pengakuan yang dapat mengharumkan na-

ma Sumsel. Target kita mendunia di dunia penerbangan,” ujar mantan Kadiv Operasi dan Pelayanan PTAP2 Pangkalpinang ini. Agus mengimbau kepada para responden hendaknya mengisi angket yang dibagikan secara objektif sehingga menjadi evaluasi dan mengetahui ukuran kepuasan pengguna jasa bandara, termasuk pilot dan pelayanan lainnya. (fiz)

KPRI Salurkan Rp 98 Miliar PALEMBANG, SRIPO – Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia Sumatera Selatan (PKPRI Sumsel) di akhir November 2012 ini sudah menyalurkan dana pinjaman Rp 98 miliar kepada 50 ribu anggota di 85 unit lembaga koperasi. Dana mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan menjadi lebih mandiri. Sekretaris PKPRI Zukrial melalui Wakil Sekretaris Rudi Arpian, penyaluran dana pinjaman melalui Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) di tingkat Kabupaten dan Kota, seperti Palembang, Lahat, Prabumulih dan Lubuklinggau

yang mendominasi dan Modal PKPRI terus bertambah tiap tahun seiring penambahan jumlah anggota dan lembaga koperasi. Tahun lalu saja, modal yang terkumpul mencapai Rp 844 juta dengan 33.827 orang anggota yang berasal dari 71 KPRI. Tahun 2010, modal PKPRI mencapai Rp 600 juta dengan jumlah anggota mencapai 33.827 yang berasal dari 68 KPRI. “Pada prinsipnya, kita tidak punya target pinjaman. Anggota yang membutuhkan pinjaman akan diberikan,” ujarnya. Dari jumlah modal tersebut, tiap tahun terdapat Sisa

Hasil Usaha (SHU) puluhan juta. Pada tahun 2010 misalnya mencapai sekitar Rp19 juta, dan pada tahun 2011 mencapai hampir Rp 50 juta. Rudi mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja dengan menggalang kerjasama untuk peningkatan jumlah anggota, modal, dan unit usaha. “Tahun ini kita bekerjasama dengan PT Telkom. Dimana lembaga koperasi yang sudah tergabung dalam KPRI dapat melaksanakan kerja-kerja melalui internet secara gratis. Lembaga koperasi tersebut dapat memantau unit usaha

secara online. Anggota PKPRI pun akan jadi koperasi modern,” jabarnya. Sementara itu, Ketua PKPRI Tasrifin Nastar mengatakan, pihaknya terus menekankan nilai-nilai koperasi kepada anggota. Yakni, nilai kejujuran, keterbukaan, menolong diri sendiri, tanggung jawab sendiri, demokrasi, persamaan, keadilan, dan solidaritas. “Kita terus membicarakan nilai agar anggota koperasi paham dengan itu. Tidak hanya meminjam uang lalu dikembalikan. Tapi ada rasa kejujuran, keterbukaan, menolong diri

sripo/mg5

Tasrifin Nastar

sendiri, tanggung jawab sendiri, demokrasi, persamaan, keadilan, dan solidaritas,” tukasnya. (mg5)


SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

13

Warga Dua RT Masih Mules ● Dinkes Sumsel Turunkan Tim PSC 118

sripo/sin

TIM Public Service Center (PSC) 118 Dinkes Sumsel, Sabtu (24/11) melakukan pemeriksaan terhadap warga Talangputri Plaju yang mengalami diare pasca pesta hajatan di rumah warga setempat.

PALEMBANG, SRIPO – Sebanyak 312 warga dari 200 warga RT 29-30 Kelurahan Talangputri, Plaju yang mengalami diare massal beberapa waktu lalu pasca menghadiri hajatan warga setempat, Sabtu (24/11) mendatangi Posko pemeriksaan kesehatan Gratis Tim Public Service Center

(PSC) 118 Dinkes Sumsel. Selain pelayanan kesehatan, Dinkes Sumsel menurunkan tim survei melacak penyebab diare hingga menyebabkan tiga warga meninggal dunia. Awalnya, Tim PSC 118 dan Tim Survei yang turun ke lokasi untuk mendata warga terkena diare, dan

seputaran menanyakan makanan yang dikonsumsi pasca hadir di hajatan, seberapa lama diare yang dialami warga pasca mengkonsumsi makanan di pesta hajatan warga setempat hingga karakter tinjak (kotoran yang dikeluarkan). Tim PSC 118 menyakini diare bukan disebabkan paso-

kan air bersih ke rumah-rumah warga karena sebagian besar warga sudah terlayani air bersih PDAM Tirta Musi sehingga aktivitas warga tidak lagi ke Sungai dan sumur. Namun karena masih banyak warga yang mengeluh mules dan muntah-muntah, Tim PSC Dinkes langsung membuka Posko, begitu berkoordinasi dengan Plt Kepala Dinas Ksehatan Sumsel dr Hj Fenty Aprina M.Kes. Akhirnya tim dibagi dua, sebagian membuka Posko Pemeriksaan kesehatan dan separuhnya lagi survei ke rumah warga yang diare. Posko Kesehatan dadakan dibuka di Rumah Ketua RT 30, dan spontanitas Ketua RT 30 Talangputri, Junardi dengan menggunakan pengeras suara Masjid, ia mengimbau agar warganya yang mengalami diare untuk periksa kesehatan kembali. Dr Fenty Aprina M.Kes pun meluncur ke lokasi dan ikut melayani warga yang datang dan minta diperiksa kesehatan mereka. “Kasus diare harus ditangani sebelum 1x24 jam. Dan tidak boleh sampai ada yang meninggal dunia,” kata Fenty. Sementara Nur Amin (63), salah satu warga mengeluh perutnya masih

terasa sakit dan sering BAB. Padahal sudah berobat ke dokter dan rumah sakit. “Sudah tiga hari ini perut mules,” keluhnya. Usai Nur Amin alias Pakde, seorang ibu datang dan menceritakan kondisi keponakannya Bagas, yang juga tidak semuh diare. Bahkan tubunya sudah kurus. “Keluarga sudah membawanya ke dokter spesialis, tapi masih diare. Kasihan, tubuhnya kurus,” kata seorang ibu yang mengaku tinggal di kawasan Kedukan di luar wilayah RT 29 dan 30. Tidak berapa lama kemudian, puluhan warga mulai berdatangan dan mengeluhkan penyakit yang serupa. Setelah dilakukan pemeriksaan, warga diberikan obat. “Kalau memang masih diare, silahkan ke rumah sakit. Biayanya ditanggung pemerintah,” kata Fenty. Sripo yang berada di lokasi, sempat melihat ada petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan setempat dan Dinkes Palembang. Hanya saja rombongan tim ini hanya turun sebentar dan melihat-lihat, setelah itu meninggalkan lokasi dan meluncur ke tempat lain. Padahal, Tim PSC 118 Dinkes Sumsel awalnya berharap Tim dari Dinkes Palembang mau bersama-sama melayani warga. (sin)

PGRI Rayakan Hari Guru PALEMBANG, SRIPO – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2012 dan HUT PGRI ke 67, Minggu (25/11) menjadi momen tersendiri dalam rangka meningkatkan rasa kebangsaan. Sebagai tanda sikap kebangsaan, ratusan guru dan siswa pada jajaran PGRI Palembang melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Jl Jendral Sudirman KM 3,5 Palembang, Sabtu (24/11) lalu. “Guru dan ratusan siswa sengaja diajak berziarah ke makam pahlawan bertujuan untuk meningkatkan rasa

kebangsaan,” ujar Dr H Syarwani Ahmad, Rektor Universitas PGRI Palembang. Kunjungan itu diutamakan siswa sekolah karena rasa kebangsaan perlu ditanamkan sejak dini sehingga bisa timbul sikap kesadaran dalam mempertahan keutuhan bangsa. Selain itu, siswa sekolah akan memiliki sikap yang lebih baik dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. “Jika sudah memiliki rasa kebngasaan yang tinggi, tentunya para siswa akan memiliki sikap sopan santun kepada orangtua atau orang yang

lebih dewasa,” ungkapnya. Ditambahkan Syarwani, beragam kegiatan akan mengisi agenda acara HUT PGRI yang ke 67 tahun. Terutama kegiatan bhakti sosial yang akan menjadi kegiatan prioritas. Selain menimbulkan rasa sadar secara nasional, sikap saling berbagi juga perlu diutamakan. “Guru dan dosen PGRI akan melakukan kegiatan ajangsana ke enam lokasi panti asuhan. Pastinya setiap panti asuhan yang akan didatangi, akan diberikan santunan,” tambahnya. (mg19)

sripo/welly hadinata

ZIARAH – Tampah dua orang guru ketika berziarah memperingtai HUT PGRI ke 67 tahun di Taman Makam Pahlawan Jl Jendral Sudirman KM 3,5 Palembang, Sabtu (24/11).

sripo/fil

SEORANG perserta Story Telling tengah tampil bercerita bawang putih dan bawang merah.

Homeschooling Gelar Lomba PALEMBANG – Bertempat di Sekolah Homeschool Primagama (HSPG) Jl Teuku Umar No Palembang, Sabtu (24/11) lalu puluhan pelajar mengikuti berbagai lomba, seperti lomba mewarnai untuk murid TK, PAUD dan SD, lomba mengambar untuk SD, Lomba Pidato bahasa Inggris dan lomba Story Telling untuk SMP dan SMA. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 berakhir pukul 13.00 dan acara berjalan, para peserta yang berjumlah 120 orang dengan antusias melihatkan kemampuan dan bakatnya di ajang lomba tersebut. Direktur HSP Pusat Kusnanto MM didampingi Direktur HSPG Cabang Palembang Prof Dr Ir H Hazairin Samaulah, mengatakan kegiatan ini diadakan, selain dalam Rangka Hut-1 HSP Palembang juga tujuanya supaya anak bisa menciptakan daya kereatif dan bisa mengembangkan bakatnya. Peserta lomba bukan saja dari murid HSP Palembang juga dari berbagai sekolah di kota Palembang. Sedangkan Berbicara HSP Cabang Palembang kata Hazairin adalah sekolah berbasis bakat dan minat hadir di Palembang satu tahun lalu. (fil)

Pemkot Anggarkan Rp 150 Miliar PALEMBANG – Pemkot Palembang mengalokasikan dana perbaikan gedung sekolah di APBD 2013 Rp 150 miliar. Walikota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MY, Minggu (25/11) mengatakan, dana perbaikan gedung dan meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan. Saat ini, kualitas pendidikan sekolah di daerah itu tidak kalah dengan kota besar lain di Indonesia. Menurut dia, peningkatan sarana prasana pendidikan menjadi salah satu faktor penting guna mendorong terciptanya lembaga-lembaga yang unggul sehingga menghasilkan lulusan berkualitas. Generasi muda Palembang terbukti tidak hanya mampu bersaing diajang kompetisi tingkat nasional dan juga memenangi beragam perlombaan internasional. “Pemerintah berkomitmen untuk konsisten mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah itu. Bukan hanya terbatas sekolah unggul tetapi pendidikan berkualitas yang merata,” katanya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Palembang, Reza Fahlevi menjelaskan, selain mendapat alokasi dana perbaikan gedung sekolah dari APBD, pemerintah pusat juga menganggarkan dana alokasi khusus setiap tahun dan bantuan operasional sekolah. Selain itu, Pemprov Sumsel tahun 2008 sejak telah melaksanakan program sekolah gratis dengan membebaskan biaya sumbangan penyelenggaraan pendidikan. Ia optimistis mampu mendorong target menciptakan generasi muda yang berkualitas dan bersaing secara global. “Pemkot Palembang menargetkan APBD kota setempat tahun 2013 mencapai Rp 2,5 triliun meningkat dari tahun ini yang hanya Rp 1,8 triliun,” katanya. (ant)


Sumsel Pelopor Pendidikan Gratis 12 Tahun Sharing Kota Palembang Minim

ILA pemerintah pusat akan meluncurkan program wajib belajar (wajar) 12 tahun pada tahun depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan (Sumsel) justru sudah melakukannya sejak empat tahun silam. Program pendidikan mulai sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) secara gratis di Sumsel itu digagas H Alex Noerdin bertepatan dengan 80 hari setelah terpilih menjadi orang nomor satu di Bumi Sriwijaya. Bahkan jauh sebelumnya, program pendidikan gratis telah dilaksanakan Alex ketika memimpin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada 2000. ‘’Alhamdulillah, program pendidikan gratis di Sumsel berjalan lancar berkat dukungan penuh masyarakat termasuk pemerintah kabupaten dan kota. Memang awalnya cukup berat melaksanakan program itu mengingat diperlukan biaya yang besar,’’ ungkap Alex. Gubernur mengatakan, pendidikan gratis akhirnya dimaknai sebagai bebasnya orang tua dari kewajiban membayar biaya operasional yang selama ini diminta sekolah. ‘’Dengan program gratis tersebut segala biaya diganti atau dibayar pemerintah dengan besaran tertentu berdasarkan kebutuhan dasar setiap anak per bulan dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di suatu jenjang pendidikan,” katanya. Untuk kelancaran program pendidikan gratis Sumsel merogoh kocek APBD 2009 dan 2010 sebesar Rp118 miliar untuk 1.680.165 siswa tingkat SD/Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga SMA/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasyah Aliyah (MA) di 15 kabupaten dan kota. Kemudian pada 2011 digelontorkan anggaran Rp383 miliar dan tahun ini APBD untuk pendidikan sebanyak Rp 423 miliar, sedangkan tahun depan diproyeksikan Rp728 miliar untuk program sekolah cuma-cuma itu. Setiap siswa SD menerima dana bantuan operasional sebesar Rp10 ribu per bulan, SMP Rp15 ribu per bulan, dan SMU Rp100 ribu dan SMK Rp200 ribu per siswa per bulan. Siswa SMU dan SMK menerima bantuan lebih besar karena tidak mendapatkan bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. Kini Sumsel tengah menuju angka 0 % untuk anak didik yang putus sekolah. Dana Sharing Data Dinas Pendidikan (Diknas) Sumsel menyebutkan, dari satuan biaya yang dibutuhkan untuk siswa SD dan MI sebesar Rp10 ribu Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sharing dana sebesar Rp1.900 per siswa per bulan, sisanya atau Rp 8.100 dibayar Pemprov Sumsel. Sedangkan dua kabupaten anyar yakni Ogan Ilir (OI) dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan memberikan kontribusi Rp3.000 per siswa per bulan untuk SD dan MI, Pemprov Sumsel membantu Rp7.000 pers siswa. Untuk tingkat SMP/MTs, dari satuan biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 15 ribu, Kota Palembang hanya menyumbang sebesar Rp2.800, sisanya sebesar Rp12.200 diambil dari Pemprov Sumsel. Dana sharing dari Pemkot Palembang ini, tidak sebanding dengan yang diberikan daerah lain, seperti Kota Lubuk Linggau yang dananya mencapai Rp 6.000 dan Kota Prabumulih sebesar Rp7.500. Di tingkat SMA/MA, dan SMK Kota Palembang juga paling kecil anggarannya untuk dana sharing program sekolah gratis. Kalau dilihat dari Kabupaten dan Kota lainnya di Sumsel, Kota Palembang merupakan yang terbanyak siswanya yang menikmati pendidikan gratis. (lihat tabel) Kepala Dinas Diknas Sumsel Ade Karyana mengungkapkan, besaran dana sharing antar kabupaten/kota berbeda. Karena melihat kesanggupan mereka dalam mendukung program pendidikan gratis dan ini dituangkan dalam kerjasama berupa kesempatan atau MoU. “Kalau ada kabupaten atau kota lain lebih kecil itu kebijakan mereka, kami tidak bisa memaksa mungkin ada kebijakan lain yang mereka keluarkan. Pendidikan gratis itu lebih diutamakan untuk masyarakat yang kurang mampu,” ujar Ade Karyana. Dikatakan Ade, tingkat keberhasilan pendidikan gratis yang diutamakan untuk masyarakat miskin ini memang sangat bergantung pada dukungan kabupaten Kota yang ada di Sumsel. “Kalau orang menduga Palembang tidak mendukung progam sekolah gratis, itu silakan dinilai sendiri. Karena kondisi riil yang mereka keluarkan memang demikian, Pendidikan gratis ini juga didukung dana pemerintah pusat melaui BOS,” tegasnya. Diakui Ade, memang ada keterlambatan dana sharing yang diturunkan kepada pemkot dan pemerintah kabupaten (pemkab), tetapi itu bukan kesalahan pihaknya. Dan bahkan ada juga kabupaten yang hanya menyalurkan dana sharing dari Provinsi saja sementara lainnya tidak. Akibatnya banyak sekolah yang sering mengelukan kekurangan dana. “Bahkan ada juga kabupaten/ kota yang bilang bahwa dana pendidikan kepada masyarakat itu berasal dari kabupaten/ kota, bukan dari provinsi. Yang lebih ironisnya lagi, dana tersebut berkurang,” tuturnya. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sebelumnya telah memberi peringatan kepada beberapa kepala daerah kabupaten/kota se-Sumsel yang belum membayarkan dana sharing untuk program sekolah gratis dan mengingatkan kepala daerah untuk tidak menghambat pendidikan gratis. “Program pendidikan gratis ini untuk rakyat Sumsel, sehingga sudah seharusnya kepala daerah mempercepat pembayaran agar program pendidikan untuk rakyat miskin ini tidak terganggu,” ujar Alex. Gubernur menambahkan, kerap adanya pungutan liar di sekolah

“Program pendidikan gratis ini untuk rakyat Sumsel, sehingga sudah seharusnya kepala daerah mempercepat pembayaran agar program pendidikan untuk rakyat miskin ini tidak terganggu,”

B

disebabkan kurangnya keseriusan pemerintah kabupaten/kota dalam menerapkan program sekolah gratis. Padahal, program ini merupakan kesepakatan bersama antara Pemprov Sumsel dan kabupaten/kota. “Ini kan sudah jadi kesepakatan seluruh daerah. Program ini kebetulan saya yang pencetusnya, tapi pada prinsipnya program sama-sama. Jadi, harus didukung dan dilaksanakan,” tegas Alex. Dikatakan Alex, Provinsi Sumsel merupakan pelopor dalam pendidikan gratis di Indonesia. Kalau pemerintah Pusat meluncurkan pendidikan gratis tahun depan, ini tetap akan kita jalankan bila perlu ditingkatkan bukan hanya biaya pendidikan tetapi seragam akan diberikan. *** No 1

Kabupaten/Kota Kota Palembang

Lembaga

Satuan Biaya 10.000

Rp

8.100

Rp

1.900

SMP/MTs

15.000

Rp

12.200

Rp

2.800

100.000

Rp

81.500

Rp

18.500

200.000

Rp 163.000

Rp

37.000

SMK

Teknik

Non Teknik 153.000 Kota Lubuk Linggau

Rp 125.000

Rp

28.000

SD/Mi

10.000

Rp

6.000

Rp

4.000

SMP/MTs

15.000

Rp

9.000

Rp

6.000

100.000

Rp

60.500

Rp

39.500

200.000

Rp 121.000

Rp

79.000

Dana Sharing Pendidikan Gratis

SMA/Ma SMK 3

Kota Pagaralam

Teknik

Non Teknik 153.000

Rp

92.500

Rp

60.500

SD/Mi

10.000

Rp

6.500

Rp

3.500

SMP/MTs

15.000

Rp

9.800

Rp

5.200

100.000

Rp

65.000

Rp

35.000

200.000

Rp 130.000

Rp

70.000

Non Teknik 153.000

Rp

99.800

Rp

53.200

SD/Mi

10.000

Rp

5.000

Rp

5.000

SMP/MTs

15.000

Rp

7.500

Rp

7.500

100.000

Rp

51.000

Rp

49.000

200.000

Rp 101.000

Rp

99.000

Non Teknik 153.000

Rp

77.000

Rp

76.000

SD/Mi

10.000

Rp

7.000

Rp

3.000

SMP/MTs

15.000

Rp

10.500

Rp

4.500

100.000

Rp

70.000

Rp

30.000

200.000

Rp 140.000

Rp

60.000

Non Teknik 153.000

Rp 107.000

Rp

46.000 4.000

SMA/Ma SMK 4

Kota Prabumulih

Teknik

SMA/Ma SMK 5

Kab. Ogan Komering Ulu

Teknik

SMA/Ma SMK 6

Kab. OKU Timur

Kab. OKU Selatan

10.000

Rp

6.000

Rp

SMP/MTs

15.000

Rp

9.000

Rp

6.000

SMA/Ma

100.000

Rp

60.000

Rp

40.000

200.000

Rp 120.000

Rp

80.000

Non Teknik 153.000

Rp

92.000

Rp

61.000

SD/Mi

10.000

Rp

7.000

Rp

3.000

SMP/MTs

15.000

Rp

10.500

Rp

4.500

SMA/Ma

100.000

Rp

69.800

Rp

30.200

SMK 8

Kab. Ogan Komering Ilir

Kab. Ogan Ilir

Kab. Musi Banyuasin

Kab. Banyuasin

Teknik

Rp 139.500

Rp

60.500

Rp 107.000

Rp

46.000 2.000

10.000

Rp

8.000

Rp

15.000

Rp

12.000

Rp

3.000

SMA/Ma

100.000

Rp

79.000

Rp

21.000

200.000

Rp 158.000

Rp

42.000

Non Teknik 153.000

Rp 121.000

Rp

32.000

10.000

Rp

7.000

Rp

3.000

SMP/MTs

15.000

Rp

10.500

Rp

4.500

SMA/Ma

100.000

Rp

69.500

Rp

30.500

200.000

Rp 139.000

Rp

61.000

Non Teknik 153.000

Rp 106.000

Rp

47.000

10.000

Rp

4.000

Rp

6.000

SMP/MTs

15.000

Rp

6.000

Rp

9.000

SMA/Ma

100.000

Rp

39.800

Rp

60.200

Rp 120.500

Teknik

SD/Mi

Teknik

SD/Mi

SMK 11

200.000

Non Teknik 153.000 SMP/MTs

SMK 10

Teknik

SD/Mi

SMK 9

Teknik

SD/Mi

SMK 7

Teknik

200.000

Rp

79.500

Non Teknik 153.000

Rp

60.800

Rp

92.200

10.000

Rp

7.000

Rp

3.000

SD/Mi SMP/MTs

15.000

Rp

10.500

Rp

4.500

SMA/Ma

100.000

Rp

69.000

Rp

31.000

200.000

Rp 138.800

Rp

61.200 47.000

SMK

Teknik

Non Teknik 153.000 12

Kab. Muara Enim

Rp 106.000

Rp

10.000

Rp

10.000

Rp

-

SMP/MTs

15.000

Rp

15.000

Rp

-

SMA/Ma

100.000

Rp

-

Rp 100.000

200.000

Rp

-

Rp 200.000

SD/Mi

SMK 13

Kab. Lahat

Teknik

Non Teknik 153.000

Rp

-

10.000

Rp

7.000

Rp

SMP/MTs

15.000

Rp

10.500

Rp

4.500

SMA/Ma

100.000

Rp

70.000

Rp

30.000

200.000

Rp 140.000

Rp

60.000

SD/Mi

SMK

Teknik

Non Teknik 153.000 14

Kab. Musi Rawas

3.000

Rp 107.000

Rp

46.000

10.000

Rp

6.000

Rp

4.000

SMP/MTs

15.000

Rp

9.000

Rp

6.000

100.000

Rp

59.300

Rp

40.700

200.000

Rp 118.600

Rp

81.400 63.000

SMK Kab. Empat Lawang

Rp 153.000

SD/Mi SMA/Ma

15

Kab/kota

SD/Mi SMA/Ma

2

Prov

Teknik

Non Teknik 153.000

Rp

90.000

Rp

SD/Mi

10.000

Rp

7.000

Rp

3.000

SMP/MTs

15.000

Rp

10.500

Rp

4.500

100.000

Rp

70.000

Rp

30.000

200.000

Rp

40.000

Rp

60.000

Rp

46.000

SMA/Ma SMK

Teknik

Non Teknik 153.000

Rp 107.000

Sumber : Dinas Diknas Sumsel


SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

Remaja Tewas Gantung Diri MUARAENIM, SRIPO – Warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, mendadak heboh. Sebab salah seorang warganya bernama Muzakir (16), ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali nilon di plafon rumahnya, Sabtu (24/11) sekitar pukul 19.30. Korban yang sehari-harinya sebagai petani ini, ditemukan secara tidak sengaja oleh salah seorang anggota keluarga. Keluarga korban sangat terguncang, sebab selama ini korban tidak menunjukan tandatanda janggal ataupun ada permintaan yang ingin diminta kepada orangtuanya. Jasad korban yang tergantung sempat menjadi tontonan, warga sebab menunggu petugas kepolisian dan tim medis untuk melakukan visum. Ketika petugas bersam tim medis dari Puskesmas Kecamatan Lubai, barulahjasad korban diturunkan. Dari hasil pemeriksa-

Diserempet Lalu Dilindas Truk „ dari halaman 16 syah Ratu Prawira Negara, tepatnya di depan rumah makan Selara Minang, korban diserempet oleh pengendara motor lain. Akibat diserempet, korban langsung terpelanting dan jatuh dari motor. Naasnya lagi, belum sempat Irman berdiri untuk menyelamatkan diri, dari arah yang sama ia langsung datang dump truk yang melindasnya. Sehingga korban langsung tewas mengenaskan di tempat kejadian Mengetahui korban dilin-

Pembobol Mobil Gunakan Avanza „ dari halaman 16 Ketika itu tersangka yang tercatat sebagai warga Kayuagung, dipergoki Ipda Sigiet ketika beraksi. Merasa kepergok, Aidil sebagai eksekutor berusaha melarikan diri. Namun Sigiet berteriak terdengar warga dan tersangka Aidil pun babak belur dipukuli warga. Sementara dua rekan Aidil,i AD dan AT yang berperan sebagai pengawas berhasil kabur. Satu unit mobil Toyota

an, ditubuh korban tidak ditemukan tandatanda tindak kekerasan atau penganiayaan. Petugas hanya mengidentifikasi ada cairan yang keluar dari alat kelamin korban, dan llidah yang menjulur keluar. “Kalau melihat tanda-tandanya, murni korban gantung diri, lidahnya menjulur keluar, lalu ada cairan yang keluar dari alat kelaminnya. Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban,” ungkap Kapolres Muaraenim melalui Kasatreskrim AKP Maruli didampingi Kapolsek Lubai AKP Ahmad Yani. Saat ini, pihaknya masih akan memeriksa saksi-saksi termasuk keluarga korban. Dikatakan Kapolsek, saat ditemukan, korban menggantung diri dengan tali nilon yang diikatkan pada palang kayu plapon rumah korban. Lalu, korban, ditemukan oleh kakaknya. Kemudin peristiwa itu dilaporkan ke pihak kepolisian. (ari)

15

Dibacok Teman Begadang PALEMBANG, SRIPO – Tidak mau ditunduh sebagai pencuri HP temannya, Firdaus (22) warga Jl Pangeran Antasari Lr Keroncongan

das dump truk, warga setempat langsung menyetop laju dump truk untuk mempertanggung jawabkan kejadian yang sudah menimpanya. Anwar, adik korban saat ditemui di Forensik RSMH Palembang mengatakan, dirinya tidak mengetahui persis kejadian yang menimpa kakak. Ia hanya mendengar kabar dari polisi yang mengatakan setelh terjadi kecelakan yang menimpa Irman kakaknya. “Sore itu aku telepon kakak, tapi idak diangkat-angkat, selang 30 menit aku telepon lagi, tapi yang angkat telepon polisi yang ngabarkan kakak aku meninggal karena kecelakaan, sekarang sudah ada di RSMH,” bebernya.

Mengetahui kakaknya yang sudah meningal terbujur kaku, ia langsung menangis dan memeluk jasad kakaknya. “Ya allah aku nih tadi malam masih sempat cerita-cerita dengan dio, alangke cepetnyo terjadi,” ungkap sambil bersedih. Kanit Laka Lantas Polresta Palembang, Iptu Haryono mengatakan, mendapat laporan telah terjadi kecelakan yang menewaskan pengendara motor, dirinya dan anggota langsung mendatangi tempat kejadian. Korban langsung dilarikan ke forensik RSMH Palembang. “Sedangkan sopir dump truk sudah diamankan di pos laka,” tandasnya. (mg2)

Sementara itu, Iwan anak korban mengatakan, dirinya tidak tahu persis kejadian yang menimpa bapaknya. Saat itu ia hanya mendengar ada barang yang jatuh. “Aku

Avanza silver B 7863 US, milik tersangka yang kabur dan terparkir tak jauh dari mobil yang dibobol, ditinggal pelaku dan kini diamankan petugas. “Aku tidak tahu itu mobil polisi. Kami memang cari mobil yang terpakir agak tertutup untuk dibobol. Kami cuma ambil isi mobil, bukan mengambil mobilnya,” ujar Aidil. Berdasarkan pengakuan tersangka kepada petugas, ia dan teman-temannya tercatat sudah empat kali melakukan aksi pembobolan mobil di empat TKP yang berbeda. Mengenai keahliannya yang membobol mobil tanpa alamr berbunyi,

Aidil hanya mengakui tergantung dari mobil yang dibobol. “Congkelnya cuma pakai obeng yang dibuat seperti kunci T. Kalau urusan alarm mobil, yang bisa melakukannya AD,” ujar Aidil yang kesehariannya berdagang kaset VCD di Pasar Kayuagung. Diakui tersangka, aksinya dilakukan karena terus berkelit. Perannya setiap beraksi hanya sebagai pengawas dan bukan sebagai eksekutor membobol mobil. “Empat kali beraksi, biasanya mobil yang terpakir di pinggir jalan. Lokasinya yang aku ingat di Alangalang Lebar, KM 14, Lemabang dan terakhir di parki-

ran PS. Selama ini cuma dapat hape dan duitnya hanya sekitar ratusan ribu,” kelit Aidil. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol Djoko Julianto didampingi Katim OpsnaL Pidum Ipda Robert SH mengatakan, tersangka Aidil kini terus diperiksa petugas penyidik lebih lanjut. “Dua rekan tersangka yang kabur, identitasnya sudah diketahui dan kini ppetugas sedang melakukan pengejaran. Korban dalam aksi bobol mobil ini memang anggota polisi dari satuan Polres Pagaralam,” ungkapnya. (mg19)

14 Ilir Palembang, nekat membela dirinya. Tetapi akhirnya ia harus dilarikan ke emergency RSMH Palembang, Minggu (25/11),

SRIPO/MG2

DIRAWAT – Firdaus korban bacok saat dirawat di emergency RSMH Palembang, Minggu (25/11).

Wajah Sari Melepuh „ dari halaman 16

mendengar ada bunyi gedebok, aku kiran ada barang yang jatuh dari atas, saat aku lihat rupanya bapak aku yang jatuh dari atas,” bebernya. Ditambahkannya, saat itu wajah Bapaknya mengenai kabel telanjang, lalu jatuh dari ketinggian 5 meter, kepala sentuh kabel. “Untung campak di kayu kayu, kalo campak langsung mungkin sekarat,” ujar Iwan anak korban saat mengantar ke RSMH. Sebelum dilarikan ke RSMH Palembang, Bapak sempat dirawat dipuskesmas setempat dan baru dirujuk ke RSMH Palembang. (mg2)

Rencana Nikah pun Berantakan „ dari halaman 16 sopir angkot ternyata belum cukup untuk menambah biaya pernikahannya. Padahal, undangan sudah tersebar oleh pihak keluarga. Terhitung, tujuh kali sudah ia beraksi di sekitar rumah tetangganya. Ia laku-

karena mengalami luka bacok. Peristiwaa itu dialaminya setelah korban habis begadang di rumah teman yang tak lain tetangganya sendiri bernama Entin alias Fir (25). Dia juga bersama tiga orang temanya yang lain, Asrul (25), Donal (24), dan Dian (23). Sekitar pukul 05.00 subuh, saat hendak pulang korban dituduh mencuri Hp Entin alias Fir (25). Karena tidak mau dituduh, mereka berdua pun sempat cek-cok mulut dan bergulat. Oleh temanya keributan pun sempat dipisah. Tetapi karena tidak senang gara-gara Entin saat berkelahi kalah dengan korban, pelaku berniat membacok korban. Saat korban hendak berjalan pulang sekitar 20 meter dari rumah, pelaku pun langsung membacok korban dari dari belakang. Karena panik dan terkejut, korbanpun tidak bisa melakukan perlawanan. Sedangkan pelaku setelah puas membacok leher kor-

ban langsung melarikan diri. “Entin langsung kabur, karena sepi aku dengan luka bacok dileher langsung balek ke rumah,” kata Firdaus sambil menahan sakit di emergency RSMH. Melihat korban yang saat itu mengetuk pintu dengan luka bacokan di leher, ayah korban bernama Marwani (56) langsung terkejut dan panik. “Saat aku buka pintu, aku panik melihat anak aku bersimbah darah dilehernyo dan langsung aku bawak kerumah sakit,” ungkapnya. Ditambahkan Marwani, dirinya tidak senang dengan perlakuan pelaku terhadap anaknya. “Atas kejadian ini aku dan keluarga sudah melaporkan kasus ini kepihak polisi polsek IT I,” tandasnya. Kapolsek IT I Palembang, Kompol Dedi Adrianto melalui Kanitres Ipda Bobby Eltarikh, mengaku sudah menerima laporan tersebut. Pihaknya akan mencari keberadaan pelaku yang berinisial FIR. (mg2/cw6)

Sopir Larikan Barang Penumpang Prabumulih. “Kami lalu makan di RM yang ada di sana. Namun, begitu kami sudah makan, mobil beserta barang-barang yang kami tinggalkan sudah tidak ada lagi di halaman parkir,” kata Yobi, saat melapor ke SPKT Polda Sumsel Minggu

(25/11). Akibat perbuatan sopir yang belum diketahui identitasnya itu, para penumpang harus rela kehilangan barang-barang yang berada di dalam mobil tersebut dengan kerugian berkisar Rp 3 juta. Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Djarod Padakova, membenarkan adanya laporan tersebut. “Kini laporan korban sudah kita terima dan akan kita selidiki untuk lebih lanjut,” ujar Djarod. (cw6)

kan itu dalam periode dua bulan. Puluhan juta pun sudah berhasil ia raup dari aksinya itu. Aksi Mike dilakukan dengan cara memanjat pagar bagian belakang rumah korbannya. Selanjutnya, membongkar jendela rumah dan masuk dari pintu belakang. Umumnya dia melakukan aksinya selalu di pagi hari. Kapolsekta Sako AKP Yawardiman SAg mengata-

kan, pelaku mengakui sudah mencuri di dalam rumah tetangganya sebanyak tujuh kali. “Setelah berhasil mengambil barang dalam rumah itu, ia kembali mengulanginya lagi. Tercatat ada dua laporan yang masuk ke Mapolsekta Sako terkait aksi pelaku ini,” ungkap Yawardiman. Pelaku diancam dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dalam hal memberatkan. (cw6)

„ dari halaman 16


CRIME STORY Rencana Nikah pun Berantakan

16

SRIWIJAYA POST Senin, 26 November 2012

● Undangan Sudah Tersebar ● Tertangkap Bobol Rumah PALEMBANG, SRIPO – Seorang pelaku pembobol rumah bernama Mike Borang Putra (23) dibekuk Polsekta Sako Palembang, Sabtu (24/11) sore di rumahnya, Jl Cendana Komplek Perum Pusri Borang Blok E2 RT 52 Kelurahan Sako, Palembang. Mike pun terancam gagal naik pelaminan, karena perbuatannya itu. “Saya akan menikah akhir Desember 2012. Un-

dangannya sudah disebar. Karena ditangkap, saya bisa saja gagal nikah,” kata Mike saat dijumpai di Mapolsekta Sako Palembang, Minggu (25/11) sore. Diakuinya, selain untuk biaya hidup, ia nekat membobol rumah kedua korban yang masih tetangganya sendiri itu, untuk menambah biaya nikah. Pendapatannya sebagai „ ke halaman 15

Diserempet Lalu Dilindas Truk PALEMBANG, SRIPO – Niat cepat pulang ke rumah untuk malam mingguan bersama-teman setelah habis gajian, Irman Sartiman (37) warga Talang Keramat, Banyuasin, justru menemui ajalnya. Dia tewas mengenaskan setelah diserempet dan dilindas dump truk, Sabtu (24/11) pukul 16.00.

Peristiwa itu menimpa karyawan jahit karung Gudang Guyung ini, saat hendak pulang ke rumah. Karena jalan yang sepi, korban yang mengendarai motor Yamaha Jupiter MX ini melaju cukup kencang. Naasnya, tiba saat Jl Alam„ ke halaman 15

SRIPO/WELLY HADINATA

DIGIRING – Aidil (23) pelaku spesiasis bobol mobil yang babak belur dihajar massa ketika digiring petugas di Polresta Palembang, Minggu (25/11).

Pembobol Mobil Gunakan Avanza

● Babak Belur Dihajar Massa

PALEMBANG, SRIPO – Lantaran kepergok saat membobol mobil milik anggota polisi, Aidil (23) salah satu pelaku aksi pembobolan babak belur dihajar massa. Aidil bersama dua temannya yang berhasil kabur, membobol mobil CRV warna putih BE 2009 DK, milik KBO Lantas Polresta Pagaralam Ipda Sigiet Aji Vanbayun SH. Aksi itu di areal parkiran Hypermart Palembang Square (PS) Mall, Minggu (25/11) pukul 16.00.

SRIPO/REFLY

DITANGKAP – Mike beserta barang-barang curiannya saat berada di Mapolsekta Sako Palembang Minggu (25/11).

SRIPO/MG2

Sopir Larikan Barang Penumpang PALEMBANG, SRIPO – Tanpa perasaan apa-apa, lima penumpang mobil travel Daihatsu Xenia tujuan Baturaja meletakkkan barang bawaan mereka di dalam mobil saat parkir di RM di Prabumulih, Sabtu (24/ 11) siang. Namun, begitu kelimanya hendak kembali ke mobil, mobil beserta sopirnya sudah tidak ada

lagi di halaman parkir tersebut. Meski sudah ditunggu cukup lama, sopir mobil yang juga pemilik travel itu belum juga kembali. Sadar sudah ditipu oleh si sopir, kelimanya melapor ke SPKT Polda Sumsel, Minggu (25/11) siang. Menurut salah satu korban, Yobi Andisko (21), kejadian bermu-

Wajah Sari Melepuh

la saat ia dan empat temannya naik mobil travel Jenis Xenia Nopol BG 1875 DC warna silver dari stasiun kereta api dengan tujuan Baturaja. Kemudian mobil yang ditumpangi lima orang tersebut berhenti di sebuah rumah makan di kawasan „ ke halaman 15

„ ke halaman 15

DIVISUM – Irman korban laka lantas saat di bawa ke Forensik RSMH Palembang untuk divisum, Sabtu (24/11).

Djarod Padakova

DOK.SRIPO

PALEMBANG, SRIPO – Naas dialami Sari Ujang (38), warga Desa Sari Mulya, Kota Prabumulih, saat bekerja dia harus kesetrum listrik. Akibatnya wajahnya melepuh terbakar dan terpaksa harus dilarikan ke emergency RSMH Palembang, Minggu (25/11) pukul 08.00. Peristiwa itu dialami bu-

ruh ini saat dirinya bekerja membuat kerangka baja bangunan Gor Pertamina di Jirak Pendopo Muaraenim. Kejadian pada Sabtu (24/ 11), sekitar pukul 08.00. Saat sedang berada di ketinggian lima meter bangunan itu, tidak sengaja wajah korban mengenai kabel yang beraliran listrik aktif.

Sontak, korban tersetrum dan wajahnya melepuh akibat luka bakar, dan sempat terpental ke bawah. Saat terjatuh, tubuh korban tidak langsung jatuh ke tanah, sempat terkena kayu-kayu yang digunakan para pekerja untuk injakan saat berkerja. „ ke halaman 15



Sriwijaya Post Edisi Senin 26 November 2012