Page 2

2

SRIWIJAYA POST Selasa, 26 Maret 2013

SALAM SRIWIJAYA

Ketika Hakim

FENOMENA suap menyuap sudah merupakan fenomena rutin dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah kehidupan bangsa Indonesia yang katanya sudah melangkah dengan bendera reformasi sejak 1998 seiring tumbangnya rezim Orde Baru Pimpinan Soeharto. Munculnya gerakan reformasi --baca menata kembali, tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara karena sudah mendarah-dagingnya prilaku Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang justru tidak berpihak pada rakyat kecil. Setelah mamasuki tahun ke-15 gerakan reformasi, terbetik berita melalui media cetak, elektronik dan media online tertangkapnya Wakil Ketua PN Bandung Setyobudi Tejocahyono (ST) oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi setelah salat Jumat, (22/3). Penangkapan pada penegak hukum ini terkait kasus korupsi dana bantuan sosial di Pemerintah Kota Bandung senilai Rp 66,6 miliar. Kaitannya korupsi dana bantuan sosial di Pemkot Bandung senilai Rp 66,6 miliar dengan wakil ketua PN karena diduga menerima suap Rp 150 juta dari Rp 1 miliar yang dijanjikan oleh seseorang yang ada hubungannya dengan terdakwa kasus bantuan sosial. Lantas apa peran ST dalam proses sidang adalah sebagai ketua majelis pengadilan yang menyidangkan perkara dana bantuan sosial yang diputus 17 Desember 2012 karena dijanjikan uang untuk meringankan hukuman. Menilik persoalan suap menyuap, sebenarnya sudah bisa disebut sebagai penyakit yang sudah mendarah daging hampir di setiap lapisan dan struktur pemerintahan mulai dari tingkat Rt, lurah, Kecamatan, kota/Kabupaten dan Propinsi dengan modus yang beragam. Dengan berbagai dalih seperti saat pengurusan kartu keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP). Melihat yang mengurus sangat membutuhkan tanda tangan pejabat setempat, sang sekretaris atau petugas yang ditugasi menyebutkan berbagai alasan yang menandatangani tidak di tempat dan lain sebagainya. Sang petugas pun mulai memasang strategi agar niat memanfaatkan peluang pun mulai dipasang sehingga yang butuhkan tanda tangan terpaksa merogoh kocek (nyuap) agar petugas bisa bantu secepatnya. Padahal negara mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit untuk menggaji petugas untuk memberikan pelayanan pada masyarakat. Itu bagian kecil fenomena suap menyuap untuk melancarkan prosesm, atau meringankan suatu proses dilakukan wakil ketua PN Bandung. Untuk masalah yang berkaitan korupsi dan proses penegakan hukum yang katanya demi keadilan, masyarakat sudah sangat apatis dan bahkan sudah sangat tidak percaya. Dari kondisi semacam inilah yang membuat masyarakat begitu berani melakukan pelanggaran hukum karena asumsi seberat apapun pelanggaran hukum, toh bisa diselesaikan dengan uang. Ya sebagai manusia dengan jabatan, penegak hukum pun tergiur dengan uang sehingga prosesnya bisa dikendalikan apakah untuk diperberat atau diringankan dari yang semesttinya. Secara tidak langsung, fenomena yang dilihat, disaksikan dan dibaca generasi penerus, bisa dijadikan sebagai pembelajaran negatif sehingga cenderung mengukiti dan meniru. Tentunya kita berharap kepada generasi selanjutnya agar ini dijadikan pelajaran agar tetap bertekat membasmi suap menyuap apa motifnya. Mungkinkah? Jawabannya terpulang pada kita semua untuk sama mengontrol agar tidak terulang kembali.

Mohon Tegur Lurah YTH Bapak Wako Palembang. Pak Wako tolong ditegur lurah kelurahan Talang Kelapa karena lurah tsb tidak peduli dengan lingkungan, sampah

Calon walikota Palembang seperti berlomba pasang poster Unjuk gigi dan unjuk kuasa.... Di Ogan Komering Ulu ada sumur diyakini terdengar dzikir Rasionalisasi yang irasional!

rkan rusak berlubang besar hingga berbulan tanpa ada perbaikan. Mohon perhatiannya, terima kasih Sriwijaya Post. 082180926898

Akan Diingatkan Sobari S.Sos. Kabag Humas Kota Palembang

Jawab TERIMA kasih atas infomasi yang disampaikan. Kita akan berikan himbauan kepada RT/RW dan Lurah setempat agar dapat menyediakan TPS

dengan berkoordinasi dengan PKK setempat. Namun kita pula tak lupa untuk terus mengingatkan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. (cw2)

Mohon Percepat Sambungan PAM YTH Wawako Palembang. Mohon bantuan agar pemasangan baru PAM oleh PDAM unit pelayanan AAL supaya proses survei dan

sambungan aliran airnya dapat dipercepat. Kasihanilah kami warga Sukadamai, Kelurahan Kebun Bunga yang sudah ke-

Berupaya Secepatnya JAWAB TERIMA kasih atas informasi yang telah disam-

paikan. Kawasan Kecamatan Alang Alang Lebar ini merupakan daerah per-

keringan, mohon perhatian. Terima kasih untuk Pak Wawako palembang. 081278715562 luasan sehingga banya yang hendak berlangganan. Namun kami akan berupaya menindaklanjuti secepatnya. (fiz) Rodiana Humas PDAM Tirta Musi Palembang

Dua Bulan tidak Menyala YTH Bapak Wakil Walikota Palembang. Mohon bantuannya untuk perbaikan lampu jalan Yaktapena I Barat SU II yang

berhubungan dengan jalan Banten sudah 2 bulan tidak menyala. Mohon perhatiannya terima kasih. 081367441817

Akan Ditindaklanjuti Jawab SEBELUMNYA saya ucapkan terima kasih atas informasi yang Anda berikan. Pengaduan Anda ini akan segera kami tindaklanjuti dengan mengirimkan petugas kami untuk langsung mengecek ke lapangan. Meski demikian kami juga sangat perlu dukungan dari masyarakat, untuk bisa melaporkan pengaduan seputar penerangan jalan langsung ke nomor telepon berikut ini, 0711 7368844. Sementara untuk pengaduan seputar pohonpohon yang dirasa perlu perbaikan atau lainnya bisa ke nomor berikut ini, 0711 7940449. Kedua nomor ini bisa dihubungi langsung ataupun bisa juga melalui SMS. Langkah ini sengaja kami

ambil untuk benar-benar memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Palembang.(cw2)

Andi Wijaya Busro SH, MHum Kepala Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) Kota Palembang

Got Tersumbat JAWAB TERIMA kasih atas informasi yang telah disampaikan. Kawasan Kecamatan Alang Alang Lebar ini merupakan daerah SELASA 26 MARET 2013

KEPADA Yth Dinas terkait. Mohon ditinjau jalur got dari RSMH sampai ke Jalan Inspektur Yazid tepatnya di depan Laboratorium Kesehatan. Karena, kalau hujan lokasi tersebut banjir. Memang

got sudah kecil ditambah dengan pasir, batu koral yang menyumbat got tersebut. Mohon perhatiannya, terima kasih. 085664612886

14 JUMADIL AWAL 1434 H

POJOK Demo aktivis di Jakarta tak lebih seru dibanding isu kudeta Isu lebay bernada alai!

di pinggir jalan masuk ke Perumnas Talang Kelapa dalam beberapa minggu dibiarkan tanpa diangkat dan menggunung bagaikan TPA sampah. Jalan dibia-

ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

: .... 12.09WIB : ....15.14 WIB : .... 18.15WIB : .... 19.35WIB

RABU 27 MARET 2013 15 JUMADIL AWAL 1434 H

Kirim Petugas ke Lokasi JAWAB TERIMA KASIH atas keluhan yang Bapak sampaikan kepada kami. Kami akan melakukan crosscheck dan kita juga akan mengirim petugas kami untuk melihat langsung,

jika memang got tersebut buntu kita akan melakukan pembetulan, terima kasih (mg2) Dra Emma Huzaima, Kepalda Humas RSMH Pelmbang

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo, DIREKTUR: Ir HM Soleh Thamrin, Bambang Hartono. PEMIMPIN UMUM: Ir HM Soleh Thamrin. . PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri, Dewi Handayani, Eko Adiasaputra. Ilustrator: Antoni Agustino PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391.

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER

Sriwijaya Post Edisi Selasa 26 Maret 2013  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Advertisement