Page 1


SRIWIJAYA POST Minggu, 25 Maret 2012

3

Belajar Perang Ala Militer ■ Komunitas DPAC Sumsel

Lettu Kav Said Busra Koordinator Harian DPAC

Bukan Gaya-gayaan BAGI seluruh anggota DPAC yang memiliki air soft gun baik laras panjang maupun pendek, tidak diperuntukkan untuk gayagayaan dan menakut-nakuti orang. Meskipun air soft gun hanya sebuah mainan, tetapi bila digunakan untuk hal yang salah bisa jadi senjata, karena memang bentuknya sama seperti aslinya. Selain itu, setiap kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan memberikan pengetahuan agar air soft gun yang dimiliki digunakan dalam bentuk yang positif. Karena banyak orang yang beranggapan bahwa bila memiliki air soft gun dapat digunakan sembarangan, sehingga dapat meresahkan orang lain.(ardi)

BAGI yang senang dengan permaian yang memacu adrenalin dan memegang senjata meski bukan senjata sesungguhnya, banyak cara yang dilakukan seseorang. Ada yang mengoleksi senjata mainan hingga soft gun. Selain itu, bisa mengikuti suatu perkumpulan yang biasanya berkaitan dengan senjata reflika hingga senjata api.

Oleh: Muhammad Ardiansyah

Dani Oscar pembina FFAC

Pacu Adrenalin Bisa bermain perang-perangan menggunakan soft gun membuat Dani Oscar memiliki kepuasan batin tersendiri, karena selain bisa memperoleh ilmu mengenai perang yang sesungguhnya dapat juga berbagi antar sesama anggota mengenai reflika senjata. Perang-perangan yang disering dilakukan bersama anggota DPAC lain membuat adrenalin terus terpacu agar dapat mengalahkan musuh. Namun bila tidak sedang berkumpul, air soft gun tidak pernah dibawa dan selalu disimpan ditempat yang aman menggunakan kotak. Selain menjaga agar senjata tetap terawat, bila akan dibawa tidak membuat orang lain takut karena melihat reflika senjata ini. Karena itulah, seluruh anggota DPAC diminta tidak sembarangan membawa air soft gun yang dimiliki, terlebih akan berkumpul.

AKBP R Djarod Padakova Kabid Humas Polda Sumsel

Belum Ada Larangan Air soft gun merupakan reflika senjata baik laras panjang maupun pendek yang terbuat dari metal dan seperti aslinya, hanya saja peluru yang digunakan adalah peluru plastik yang tidak berbahaya. Air soft gun dijual secara umum dan belum ada larangan terkait kepemilikannya. Selain itu tidak perlu surat izin untuk memilikinya seperti senjata api yang harus memiliki izin dari kepolisian. Air soft gun tidak dapat dikategorikan senjata, karena pemicunya dari angin dan peluru yang digunakan plastik. Sehingga dalam razia seharusnya tidak diamankan, terkecuali pemilik soft gun tersebut melakukan tindak kejahatan. Selain dijerat dengan tindak pidana, air soft gun juga diamankan sebagai bahan bukti dalam tindak kejahatan yang diamankan.

B

AGI yang senang dengan hal seperti itu tetapi tidak mau mengambil resiko dengan sanjata api, bisa bergabung dengan komunitas Dwi Pangga Air Softgun Comunnity (DPAC) yang berpusat di Kaveleri 51 Kenten Palembang. DPAC ini merupakan komunitas pecinta reflika senjata api yang terbuat dari metal dan berbentuk seperti aslinya. Tetapi meski begitu, seluruh anggotanya selalu mendapat pengarahan dan pelatihan agar menggunakan soft gun untuk hal-hal yang positif. DPAC selalu menggelar latihan bersama setiap satu minggu satu kali, dan untuk latihan besar selalu dipusatkan di Kaveleri-51 Kenten Palembang. Saat ditemui di Markas Kaveleri 51 Kenten, Komandan Pleton Kav51 Lettu Kav Said Busra yang bertindak sebagai Koordinator Harian DPAC menuturkan, kegiatan yang dilakukan seperti biasa yakni latihan rutin bagi seluruh anggota DPAC yang diadakan setiap satu minggu di Bukit Besar dan satu bulan sekali di Kaveleri 51 Kenten Palembang. Selain kegiatan rutin, setiap pertemuan juga

untuk memberikan pengertian dan menjelaskan tentang kegunaan air soft gun yang anggota miliki. “Bukan untuk gayagayaan dan menakutnakuti orang, meskipun itu hanya sebuah mainan. Tetapi bila digunakan untuk hal yang salah bisa jadi senjata, karena memang bentuknya sama seperti aslinya,” ujarnya. Selain itu ia juga menambahkan, setiap kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan memberikan pengetahuan agar air soft gun yang dimiliki digunakan dalam bentuk yang positif. Karena banyak orang yang beranggapan bahwa bila memiliki air soft gun dapat digunakan sembarangan, sehingga dapat meresahkan orang lain. “Kami juga ingin memberikan keterangan terkait ada beberapa pemberitaan mengenai maraknya air soft gun yang disalah gunakan. Dari perintah Dan Yon Kav-51 Letkol Kav Sugi Mulyanto ini harus diluruskan, karena DPAC di bawah naungan Kaveleri,” ungkap Said sambil menunjukkan senjata dan perlengkapan yang harus digunakan saat akan latihan. Ia juga menam-

bahkan, bahwa setiap anggota DPAC yang akan membawa air soft gun yang dimiliki harus menggunakan kotak atau dimasukkan ke dalam tas. Tidak langsung di selipkan dipinggang dan dibuat untuk bergaya bahwa ia memiliki senjata meski itu hanya air soft gun. Bila memang ada orang yang memiliki air soft gun dengan cara yang tidak seperti itu, ia memastikan bahwa iutu bukanlah dari DPAC. Sehingga dengan demikian, air soft gun tetap bisa digunakan untuk hal-hal yang positif dan bukan digunakan untuk hal yang negatif. Di komunitas ini, anggotanya diajarkan bagaimana cara berperang ala militer. Tetapi tidak semua tata cara perang militer diajarjan kepada anggotanya agar kerahasiaan tata perang militer tetap terjaga. Sedangkan menurut Dani Oscar, pembina Forg Fighter Air Soft Club (FFAC) yang ikut tergabung dalam DPAC, di DPAC sudah tergabung tujuh club pecinta air soft gun. Sejak berdiri tahun 2004 lalu,

kini anggota DPAC sebanyak 200 orang yang aktif. Seluruh anggota yang bergabung beraga, mulai dari anggota TNI, Polri, PNS hingga wartawan atau semua golongan. “Untuk bergabung di DPAC tidak harus memiliki air soft gun, bila belum punya bisa dipinjamkan kawankawan yang memiliki senjata lebih. Tujuan dalam DPAC ini untuk membentuk rasa kekeluarga yang suka dengan air soft gun,” ujarnya. Setiap kali berkumpul banyak hal yang diajarkan, tak hanya berbagi info mengenai senjata tetapi banyak juga teknik perang ala meliter yang diajarkan. Meski tidak sepenuhnya diajarkan dalam teknik peperangan. Terlihat ketika anggota dari Kaveleri-51 menerangkan bagaimana cara menghadapi musuh menggunakan panser yang sedang berjalan, setiap anggotanya diposisikan sebagaimana posisi tentara yang siap menghadapi musuh. Di sini juga anggota DPAC diterangkan spesifikasi panser Anoa buatan Indonesia yang digunakan Yon Kaveleri51. Selain menerangkan cara berperang di dalam panser, anggota Yon Kaveleri juga menerangkan tata cara berperang di lapangan. Dengan menggunakan formasi Readi, Team, Fire dan Assit, anggota DPAC diajarkan bagaimana cara melumpuhkan musuh.

FOTO-FOTO:SRIPO/ARDIANSYAH


4

SRIWIJAYA POST Minggu, 25 Maret 2012

Sirnas Cetak Pebulutangkis Dunia PALEMBANG, SRIPO — Pemerataan pembinaan atlet bulutangkis di seluruh daerah akan menjadi misi utama dari program PB Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Pasalnya selama ini diketahui hanya pulau Jawa saja yang bisa dibilang berprestasi dalam olahraga ini. Ketua PBSI Pusat, Djoko Santoso mengatakan akan berupaya agar pembinaan dapat digalakkan di setiap Pengrov PBSI. Tentunya untuk program pembinaan untuk regenerasi atlet ini, tidak bisa langsung jadi. “Seperti di Sumsel, saya sudah membicarakan dengan ketua PBSI Sumsel, Robert Heri akan menggalakkan pembinaan atlet usia dini,” katanya usai acara pengalungan medali pada Kejuaraan Bulutangkis Djarum Sirnas Sumsel Open 2012, di GOR Dempao Jakabaring Sport City Palembang, Sabtu (24/3). Djoko menilai turnamen bulutangkis sirkuit nasio-

nal ini merupakan agenda tahunan yang juga bisa dibilang sebagai langkah untuk mencari bibit bibit berbakat. Sirnat 2012 kali ini akan digelar di 10 tempat dan Sumsel menjadi tempat kedua setelah Banjarmasin, kemudian setelah ini akan berlanjut ke Jambi pada 2731 Maret mendatang. “Palembang kali ini sebagai tuan rumah untuk pertama kalinya, dan terlihat mampu menyelenggarakannya dengan baik. Diharapkan dari penyelenggaraan ini, menjadi awal dari kegiatan-kegiatan bulutangkis yang lebih baik di Sumsel,” katanya. Sama halnya dengan mantan atlet bulutangkis nasional, Ricky Ahmad Subagja mengungkapkan kekagumannya karena dalam satu tahun Sirnas kali ini menyelenggarakan 10 event di tempat yang berbeda. Seri pertama sudah diselenggarakan di Banjarmasin (20-25 Februari) kemarin. “Bahkan

Alamsyah-Febby Juara

SRIPO/ZAINI

FOTO BERSAMA — Ketua Umum Djoko Santoso (keenam dari kiri) didampingi Ketua Pengprov PBSI Sumsel Robert Heri dan panitia foto bersama Juara I tunggal Putra Alamsyah dari Pertamina Indonesia (kanan atas) dan Juara II Tunggal Putra dari SGS Bandung (kiri atas) Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Sumsel Open 2012 di GOR Dempo Jakabaring Sport City, Sabtu (24/3).

saya dengar antusias peserta pada Sirnas di Palembang ini mencapai 1.000 orang, ini tentu luar biasa,” kata peraih emas pada Olimpeade Atlanta 1996 bersama Rexy Mainaky itu. Ricky menambahkan de-

ngan begitu besarnya antusias peserta dari berbagai penjuru daerah, maka bagaimana selanjutnya adalah untuk terus membina potensi-potensi muda ini. Membentuk atlet-atlet ini guna dapat meraih prestasi

Ferry Jadi Striker KNPI Palembang PALEMBANG, SRIPO — Masa rehat kompetisi Indonesia Super League (ISL), dimanfaatkan para pemain Sriwijaya FC untuk bergabung dengan klub-klub lokal demi menjaga performa. Kiper Ferry Rotinsulu terlihat menjadi striker KNPI Palembang dalam Turnamen Segitiga DPD KNPI Pelembang, di Stadi-

on Bumi Sriwijaya Kampus, Sabtu (24/3). Ferry tampil ngotot dan penuh akselerasi bersama dua rekannya Mahyadi Panggabean dan M Sobran yang juga memperkuat KNPI melawan Sriwijaya Press Club (SPC) yang diperkuat para wartawan olahraga Sumsel.”Ferry, Mahyadi dan Sobran kami

undang dalam acara silaturahmi dengan wartawan dan fans SFC Facebook Community yang turut serta dalam kejuaraan. Karena kami juga fans SFC,” kata Ketua DPD KNPI Kota Palembang, H Muchendi Ishak Mekki. Dalam turnamen ini SPC yang diperkuat Toto dkk sempat leading dua gol saat

menundukkan Facebook Community Club di laga pertama. Gol dilesakkan Rasyid Irfandi dan Hamit. Namun menghadapi KNPI Football Club yang diperkuat tiga pemain SFC, para wartawan olahraga terlihat harus bekerja keras. Lini tengah KNPI Palembang yang digalang Mahyadi dan Ferry cukup solid. (ndr)

tentu bukan hal yang mudah, karena untuk menciptakan satu pemain saja dibutuhkan waktu yang cukup panjang. “Disayangkan jika program yang telah ada dari PB PBSI tidak diimbangi dengan prestasi”. (cw2)

SETELAH melalui serangkaian pertandingan selama lima hari, akhirnya Alamsyah yang membela Klub Pertamina Indonesia memastikan dirinya sebagai juara Kejuaraan Bulutangkis Djarum Sirnas Sumsel Open 2012, untuk kelompok dewasa. Sementara kategori dewasa putri kembali direbut pebulutangkis PB Djarim Kudus, Febby Angguni, yang sebelumnya pada seri pertama di Banjarmasin juga menjadi juara. Masing-masing juara untuk kelompok dewasa mendapatkan hadiah uang dari Djarum Rp 16 juta. Sementara juara kedua mendapat Rp 8 juta dan juara ketiga Rp 4 juta. Alamsyah menjadi yang terbaik setelah mengalahkan lawannya, Senatria Agus Sp dari Klub SGS PLN Bandung. Pertandingan dilakukan melalui tiga set

yang melelahkan, 13-21, 21-9, 21-12, disaksikan langsung Ketua PB PBSI, Djoko Santoso dan Ketua PBSI Sumsel, Robert Heri. “Pertandingan tadi (kemarin, red) berjalan seru sebab Senatria mainnya bagus. Bahkan pada set pertama saya sempat kecolongan karena terlalu hati-hati, saya nilai dia adalah pemain muda berbakat, tidak kalah dari pemain lainnya,” puji unggulan pertama pada Sirnas kali ini. Sedangkan juara tunggal dewasa putri Febby mengalahkan Hana Ramadini dari PB Mutiara, Bandung. Satusatunya atlet asal Sumsel yang berhasil meraih medali perunggu (juara ketiga bersama) adalah Ahmad Rivai yang mewakili Klub Bank Sumsel Babel. Sebelumnya di babak semifinal, Rivai dipaksa menyerah oleh seterunya, Alamsyah. (cw2)

Juara Djarum Sirnas Sumsel Tunggal Putra Dewasa : Alamsyah (Pertamina Indonesia) Tunggal Putri Dewasa : Febby Angguni (Djarum Kudus) Ganda Campuran Dewasa : Ardiansyah Putra (Pertamina Indonesia)/ Lita Nurlita (SGS PLN Bandung). Ganda Dewasa Putri : Devi Tika P/Keisha Nurpita A (SGS PLN Bandung) Tunggal Taruna Putri : Russeli Hartawan (Jaya Raya Jakarta) Tunggal Taruna Putra : Ikhsan Maulana M (Djarum Kudus) Ganda Taruna Putri : Lya Ersalita/Russeli Hartawan (Jaya Raya Jakarta) Ganda Taruna Putra : R Eka Fajar/Rian Swastedian (Jaya Raya Jakarta) Ganda Campuran Taruna : Bagus Haryanto/Mareta Dea G (Mutiara Bandung) Ganda Remaja Putra : Clinton H (Jaya Raya Jakarta)/M Tegar (Aufa Kalsel)

Tunggal Remaja Putra : Eska Rivan Jaya (Mutiara Bandung) Ganda Remaja Putri : Linda Mutiara P/Sinta Arum (Mutiara Bandung) Tunggal Remaja Putri : Marsa Indah Salsabila (Djarum Kudus) Ganda Campuran Remaja : M Tegar M/Zakiah Ulfa (Aufa Kalsel) Tunggal Pemula Putra : Abrian Chandrikat (Jaya Raya Suryanaga) Tunggal Pemula Putri : Gregoria Mariska (Mutiara Bandung) Ganda Pemula Putra : M Fahrikal/Reza Pahlevi (Jaya Raya Jakarta) Ganda Dewasa Putra : Dandi Prabudita/Wiqi Windarto (Djarum Kudus) Ganda Pemula Putri : Jauza F Sugiarto/Sarah Christin (Pelatprov DKI Jakarta)


SRIWIJAYA POST Minggu, 25 Maret 2012

5

Alternatif Ruang Duduk Nyaman M

ASYARAKAT In donesia, tak terke cuali Sumsel sangat akrab dengan kumpulkumpul, baik bersama keluarga maupun teman. Tidak hanya bercengkerama di sofa atau kursi, tetapi juga bisa dilakukan di atas bale-bale atau bersila di lantai. Sepertinya, kehadiran ruang duduk bisa mempertegas fungsi rumah sebagai area bersosialisasi anggota keluarga. Agar kita bisa betah, setidaknya perlu penataan furnitur, sirkulasi, dan layout antar ruangan yang apik dan efisien. Bagi rumah dengan lahan terbatas, ruang duduk berperan multifungsi. Ruang ini bisa sebagai tempat makan, menonton televisi, bermain, bahkan belajar anak. Untuk menyiasati-

nya, kini hunian dengan lahan sempit bisa ditampilkan dengan konsep modern minimalis, yakni keterbukaan antar-ruang. Caranya? Pertamanya, Anda bisa menyusun layout ruang secara terbuka dan efisien. Tidak lupa, karena umumnya ruang ini terletak di bagian tengah rumah, maka patut memaksimalkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami. Sirkulasi udara bisa disiasati dengan kipas angin di langit-langit. Bukaan seperti jendela lebar yang mengelilingi ruang bisa berfungsi sebagai media pencahayaan alami. Skylight pun menarik ditampilkan di area ini. Selanjutnya, Anda bisa merencanakan penataan isi ruang. Amati kebiasaan dari aktivitas sosialisasi peng-

huni rumah dengan kondisi ruang. Rancanglah sofa atau kursi minimal sesuai jumlah penghuni rumah. Untuk kebutuhan itu, bisa memilih rancangan tempat duduk dan meja rendah yang nyaman. Di samping itu, orientasi pandangan menjadi aspek penting saat mendesain ruang keluarga. Tentukan fokus pandangan ke arah pemandangan di luar, ke arah lain, atau ke arah televisi. Perhatikan penempatan televisi dan peralatan tata suara yang benar. Hal ini agar jangan sampai posisi televisi lebih rendah daripada tinggi tempat duduk. Sebagai sentuhan dekoratif, bisa juga menyematkan lukisan, foto, atau pajangan kesukaan Anda di ruang ini. Pasalnya, ruang keluarga bisa menjadi cer-

FOTO-FOTO: IST

min ekspresi pemilik rumah. Sebagai pemanis, Anda

Terang Tanpa Membongkar Atap RUANGAN terang merupakan kunci kenyamanan untuk beraktivitas dalam ruangan. Namun, bagian ruangan di sudut biasanya kurang cahaya, bahkan gelap. Kondisi tersebut bisa terjadi karena memang atap menempel pada dinding dan tidak menyisakan ruang terbuka untuk cahaya. Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk membuat akses cahaya pada ruang tanpa lubang pencahayaan. Pelaksanaannya pun relatif cepat tanpa mengganti struktur. Simak caranya: l Atap transparan Mengganti atap solid

berlaku untuk bangunan yang memanfaatkan atap genteng atau metal. Prinsipnya, menggunakan atap transaparan dengan jenis yang sama seperti atap solid di sekitarnya. Upaya ini untuk mencegah timbulnya celah akibat tidak sesuainya desain atap. l Bukaan pada dinding Langkah ini menjadi satu solusi cukup efektif untuk mengalirkan cahaya ke dalam ruangan. Untuk membuat ruangan terang, buatlah bukaan yang luas atau besar mencapai minimal seperempat luas dinding. Bukaan ini bisa disebar di beberapa tempat.

halaman depan rumah, teras, jendela, atau halaman belakang rumah. Planter box sebenarnya hanya sebuah pot, tempat meletakkan tanaman. Hanya saja, wadah ini memiliki bentuk cenderung kotak dan

serta memainkan warna pencahayaan dari tata lampu.

Ruang keluarga pun siap menjadi ruang duduk yang nyaman. (KC/sin)

Klinik Arsitektur BAGI Anda yang ingin memanfaatkan rubrik ini dapat langsung mengajukan pertanyaan ke Klinik Arsitektur STT Musi. Konsultasi dapat disampaikan melalui: Jurusan Arsitektur STT Musi, Jl Bangau No 60 Palembang telp dan faks 0711-366326: Agustinus Susanto ST Telp 08127397697 atau ke agustinussusanto@yahoo.com: atau langsung ke kantor Sriwijaya Post, Jl Basuki Rahmat No 1608 Palembang.

Rumah di Lahan 15,5x11 meter l Tabung cahaya Cara ini adalah solusi terbaru yang cukup efektif. Caranya dengan teknologi tabung cahaya milik Solatube system. Tabung cahaya ini dipa-

sang pada atap, maka sinar matahari disalurkan ke bukaan yang berada di plafon. Tabung ini dapat menyalurkan 99 persen cahaya matahari.(Kc/sin)

�Planter Box� Memperindah Rumah

DI tengah terbatasnya lahan, kehadiran planter box dapat menjadi alternatif cara menghijaukan rumah. Selama memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai media meletakkan tanaman, Anda bisa meletakkannya bisa di mana saja, baik di area

bisa mengolaborasikan warna dinding, fitur, dan pernak-pernik lainnya

bersudut. Di rumah mungil, planter box paling sering diletakkan di sisisisi jendela rumah, baik itu di kanan, kiri, atau di bawah jendela. Planter box tidak hanya dapat dibuat permanen, tetapi juga nonpermanen. Hal ini sangat tergantung keinginan atau kebutuhan Anda, apakah ingin pot mudah dipindah-pindahkan atau cenderung ingin statis atau permanen tertanam di dalam dinding atau menyatu dengan dinding rumah Anda. Tentu, jika tak ingin repot memindah-mindahkan pot karena bebannya yang berat, Anda lebih baik menggunakan planter box permanen. Namun, ada baiknya Anda merencanakan membuat planter box permanen sejak di awal pembuatan rumah, terutama jika membuat planter box

tertanam di dinding. Hal ini agar Anda tak perlu lagi membongkar dinding setelah rumah telah jadi. Anda tentu membutuhkan effort lebih besar, bukan? Namun, jika dinding sudah terlanjur jadi, Anda dapat membuat pot di luar dinding permanen yang sudah ada. Dengan begitu, Anda bisa memanfaatkan sudut-sudut ruang yang masih bisa digunakan sebagai tempat meletakkan pot. Dinding pun berubah lebih cantik karenanya.(Kc/sin) Kamus Planter Box : Tempat meletakkan tanaman Layout : Tata Letak Ruang Skylight : Jendela Loteng Atap Solid : Atap Padat

Pengasuh Klinik Arsitektur STT Musi Saya ingin membangun rumah di lahan/tanah yang panjang 15,5 meter dan lebar 11.00 meter. Rumah yang saya inginkan memiliki dua ruang tidur, 1 buah ruang tidur pembantu, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, gudang dan km/wc. Serta garasi mobil (Carport). Mohon bantuannya dari team Klinik Arsitektur Musi untuk memberikan saran terhadap desain rumah kami. Terima Kasih. Feri H Belitang-Palembang SalamArsitektur.Terima kasih kepada bapak Fery yang telah memberikan kepercayaannya untuk mendesain rumah bapak.Untuk rumah bapak , kami mencoba mengelompokan kebutuhan ruangnya menjadi ruang privat (ruang tidur), ruang semi publik (ruang keluarga, ruang makan) dan area servise (km/wc, gudang, garasi. Untuk kelataknya ruang keluarga menjadi center/pusat rumah yang menghubungkan tiap-tiap ruang. Jadi ruang keluarga dapat berhubungan langsung dengan ruang makan, ruang tamu, dan ruang tidur. Untuk area servise (dapur, gudang dan km/wc dan tempat jemur) di letakkan dibelakang.Dan untuk garasi/carport diletakkan didepan (gambar terlampir) Demikianlah saran dari kami semoga bermanfaat. SalamArsitektur


SRIWIJAYA POST Minggu, 25 Maret 2012

Potongan Tubuh Beterbangan „ dari halaman 1 Desa Gunung Kembang. Selain dari desa Gunung Kembang, mereka juga berasal dari desa lain di Kecamatan Merapi Timur seperti Desa Sirah Pulau, Desa Sengkuang, Desa Nanjungan, Arahan dan Gedung Agung. Warga yang menonton balapan ada yang berdiri di tepi jalan, untuk melihat jalannya pertandingan. Sebagian lagi ada yang berdiri di garis start dekat pos satpam, agar bisa menyaksikan lebih dekat jagoan mereka. Sementara sisanya memilih duduk di rel kereta api yang berada di dataran tinggi sehingga bisa leluasa melihat balapan berlangsung. Letaknya persis di dekat pos keamanan, di pintu masuk

Masinis Sudah Bunyikan Suling „ dari halaman 1 412+2/3 atau tepatnya antara Desa Banjarsari-Sukacinta, Kabupaten Lahat. Saat itu KA S5 Serelo tujuan Kertapati-Lubuklinggau berangkat pukul 08.00 dari Palembang itu melaju kencang dengan kecepatan 50 KM/jam. Namun di lokasi kejadian, banyak warga dudukduduk di bantalan rel, bahkan ada juga memarkirkan sepeda motor di tempat terlarang itu hanya untuk menyaksikan

Dipinang Teman Main Semasa Kecil „ dari halaman 1 Koko. Gelang yang disebut gelang Pangeran itu adalah gelang turun temurun keluarga sebagai bukti ikatan terhadap seorang gadis. Meski sudah bertunangan, namun pasangan yang terpaut usia tiga tahun ini belum mau terbuka soal kapan persis pernikahan. “Yang jelas dalam waktu dekat dan prosesinya di sini dengan nuansa adat Palembang,” urai Percha yang secara khusus menerima Sripo usai prosesi lamaran. Sambil menyalami tamu, gadis berkulit putih ini blak-blakan mengaku kepincut Koko karena pendekatannya(PDKT) sangat alami. “Terus terang ne banyak juga pria yang naksir aku, cee pede-nya tapi Koko ne beda. Pendekatan dia sebelum kita jadian itu sangat alami. Tidak dengan comblang atau melalui teman. Semuanya dia lakukan sendirian. Tidak terbu-

Terkejut Diminta Ceramah di Masjidil Haram „ dari halaman 1 di springbad di ruang tengah. Bahasanya lancar dan lugas. Namun dia sudah sedikit lupa ketika ditanyakan tahun persis dirinya berangkat haji. “Pokoknya di bawah tahun tujuh puluhan lah,” begitu ucap Abah, kakek dari 64 cucu itu sembari beberapa saat memejamkan matanya. Ketika berangkat haji, tokoh karismatik kelahiran 10 Oktober atau 12 Rabiul Awwal, sudah membawa rombongan sebanyak 200 orang. Mereka berangkat dari pelabuhan Boombaru menggunakan kapal mesin berkapasitas 700 orang. Menurut Abah, saat itu ada dua kapal yang melayani keberangkatan haji, satu dari Singapura, satu lagi kapal sewaan yang dia lupa dari negara mana. Dari Palembang, kapal itu hanya mampir ke Jakarta, setelah itu langsung menuju ke Mekkah. “Kalau berangkat ya bawa sahara, sebutannya, untuk barang bawaan seperti beras, baju, dll. Kami juga

menuju PLTU. Saat mereka sedang asyik menyaksikan jalannya balapan, dari arah Muaraenim datang KA Serelo melaju dengan kecepatan tinggi. Masinis kereta sudah membunyikan suling KA dari kejauhan, namun tidak didengar penonton yang berada di rel. Hal tersebut diduga karena knalpot sepeda motor yang ikut balapan, mengeluarkan suara yang sangat keras. Sehingga menyebabkan suara KA Serelo, tidak terdengar jelas. KA Serelo dari Kertapati Palembang tujuan Lubuklinggau tersebut, kemudian langsung menghantam warga di atas rel bak permainan bowling. Karena benturan cukup keras, mereka ada yang terpental ke semak-semak, aspal jalan, serta terseret kereta hingga tewas. Akibatnya suasana balapan yang awalnya berjalan meriah, menjadi kacau balau. Ratusan penonton lainnya menjerit

histeris ketika menyadari rekannya yang berada di rel, bersimbah darah di tabrak kereta. Apalagi ada salah satu korban bernama Denis (18) warga Desa Gedung Agung sempat terseret hingga 100 meter, dan menyebabkan kaki kanannya putus. Bagian tubuhnya juga sudah tidak berbentuk lagi, karena terlindas KA serelo. Delapan orang yang terluka parah kemudian dilarikan rekan-rekannya ke rumah sakit, agar mendapatkan perawatan intensif. Tiga orang diantaranya dikirim ke IGD RSUD Lahat, yakni Edi Joko (24) warga Desa Sengkuang, Kumarudin (24) warga Desa Nanjungan serta Denis (18) warga Desa Gedung Agung. Namun nyawa mereka tidak bisa diselamatkan, karena semua terluka parah di bagian kepala serta mengalami patah kaki. Sementara empat korban lain yang berasal dari

balapan liar sepeda motor di akhir pekan. Entah karena asyik atau mungkin pengaruh suara knalpot sepeda motor yang begitu kencang sehingga warga yang sebagian pemuda ini tidak mendengar suara suling KA yang ditekan Masinis sebagai tanda peringatan dari jarak 1 KM sebelum lokasi kejadian. Kontan saja, aksi nonton bareng balapan liar berubah menjadi aksi duka dan jerit tangis masyarakat. Pasalnya, beberapa warga terpental karena dihantam KA dengan kondisi tumbuh memprihatinkan dan potongan tubuh berterbangan. Korban yang luka ringan maupun berat langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Masinis sudah memberikan tanya peringatan, tetapi tidak didengar atau karena pengaruh suara knalpot yang terlalu kencang sehingga peringatan KA terabaikan,” katanya. Ditanya mengenai status perlintasan KA tanpa palang itu, Jaya mengatakan, perlintasa rel KA di TKP merupakan liar karena akses jalan ke tempat itu dibangun terkait dengan pembangunan PLTU Banjarsari dan tidak ada laporan ke PTKA. Selain itu sesuai dengan UU No 23 Tahun 2007 menyebutkan kalau jalur KA merupakan daerah steril dan terlarang bagi umum, kecuali mempunyai izin dari dari PT KA. (sin)

ru-buru namun intens, Ini yang buat penasaran,” ucap Percha malu-malu. Ungkapan tersebut disambut senyum oleh dokter yang kini masih menempuh studi speliasis kebidanan di Universitas Indonesia Jakarta. “Perjuangannya sudah teruji,” urai Percha kembali. Mereka berdua kompak menjawab ketika ditanya tanggal jadian. “11 Februari 2011, tanggal sakti kita,”

ucapnya berbarengan. Selanjutnya keduanya tertawa para tamu yang mendengar ikut-ikutan tersenyum. Koko yang kedua orangtuanya dokter di RSUD OKU Timur itu bercerita dulunya Percha adalah teman kecilnya. “Dak salah aku umur delapan tahun dan Percha lima tahun, kami sering main karena masih satu kerabat, tapi kerabat jauh gi-

Desa Gedung Agung, dibawa ke IGD RSUD Rabain Muaraenim. Mereka yakni Dedi Trinando (17) mengalami luka robek di kepala, dan Lutfiansyah (16) luka di bagian kepala dan muka, Hadli (23) patah kaki kanan, Jenson (24) luka robek di kepala. Namun belum sampai setengah jam dirawat, Lutfiansyah meninggal dunia karena benturan hebat di bagian kepalanya. Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Kasat Reskrim AKP Syahril didampingi Kasubsektor Merapi Timur Bripka Joko Sutikno menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Namun dugaan sementara, korban tidak mendengar klakson yang dikeluarkan KA Serelo. Karena knalpot sepeda motor yang ikut balapan, mengeluarkan suara sangat keras. Saat tiba dilokasi kejadian ia mendapati beberapa korban tewas, masih tergeletak di tepi rel. Diantaranya Denis yang tergilas kereta, dan sempat terseret lebih dari 100 meter. Sementara korban lain yang selamat, sudah dibawa warga ke RSUD Lahat dan RSUD RSUD Rabain Muaraenim. Sedangkan KA Serelo sudah tidak ada lagi, karena langsung melanjutkan perjalanan ke Lahat. “Korban luka berat ada delapan orang, empat diantaranya meninggal dunia. Posisi mereka di rel dan dekat dengan garis start sehingga tidak mendengar suara KA yang melintas karena kerasnya suara yang dihasilkan knalpot sepeda motor yang akan mulai balapan,” imbuh Joko Sutikno. (mg10) tu,”ucap Koko yang juga berkulit putih bersih. Nada bicaranya lugas namun tegas ketika mengurai Percha adalah pilihan terakhirnya. Dia mantap mengikat Percha. Masa satu tahun pacaran dianggap cukup mengenali pribadi Percha yang bagi dia adalah sosok kuat dan berprinsip. Dari sisi usia memang muda, namun pola pikir dewasa. (sta/mg15)

Berawal dari Open House SELAMA bertahun-tahun tidak bertemu, pasangan ini kembali dipertemukan saat lebaran 2010, lalu. Gelaran open house di kediaman Percha di OKU Timur adalah pertemuan pertamakalinya. “Orang tua dan saya datang ke acara open house itu, disitulah kami pertamakali bertemu,” ucap alumni Kedokteran Unsri yang kini tugas di RSUD OKU Timur yang juga kerabat dekat Walikota Palembang, Eddy Santana Putra. Eddy dan Eva, istrinya tampak ikut iring-iringan keluarga Koko saat prosesi hantar-hantaran. Sejak pertemuan itulah, komunikasi intens dilakukan, Percha pun akhirnya bersedia dipacari satu tahun kemudian. Selama pacaran, mereka juga berkomitmen untuk tidak mencampuri urusan pribadi dengan pekerjaan, apalagi keduanya sama-sama sibuk di ibukota. bawa kompor untuk masak,” kenang Abah yang tak lepas dengan sorban putihnya. Hadiah Rokok 555 Enaknya, lanjut santri alumni pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang ini, selama perjalanan, mereka diberikan kebebasan untuk melakukan apa saja yang baik, seperti bermain catur. Kalau pagi semua ikut senam. Bahkan,”Abah menjadi juara lomba qiroatul Quran. Hadiahnya apa... tiga kaleng rokok merek 555,” kenang Abah sembari mengumbar tawa manisnya yang menyejukkan. Selama di perjalanan, CJH, sebenarnya bebas untuk memilih, tempat tidur dengan kamar khusus, atau hanya ranjang bersama orang kebanyakan. Semua tergantung dengan berapa sanggup orang membayar dengan uang. Selain itu, tentu kegiatan ceramah rutin dilakukan setiap shalat zuhur secara bergiliran antara kyai yang ada. Juga ada layar tancap mengenai ibadah haji. “Musuh yang paling nyata di laut adalah ombak. Pokoknya, bisa tiga empat jam-an kalau lagi diserang ombak besar. Kapal pun oleng. Penyakitnya hanya satu, muntah, terutama untuk orang yang gemuk. kalau yang kurus-kurus kayak Abah ni dak...Idak

“Makanya jarang ada temen yang tahu kita pacaran, Percha kalau tampil di media selalu sendirian. Paling teman dekat dan keluarga saja yang tahu,”ucap putra pasangan dr Yanis Syamsul Muarif SpOG dan dr Dora Djunita Pohan MM ini, yang selama wawancara tak berhenti bercanda dengan calon istrinya. Kebahagian terpancar di wajah keduanya. Ucapan selamat para tamu juga terus mengalir. “Doakan saja, semoga semuanya berjalan lancar hingga pernikahan nanti,”kata Percha. Pantauan sripo di lokasi saat lamaran, puluhan mobil berjejer baik dipinggir jalan maupun lapangan sekitar kediaman Herman Deru. Untuk mengantisipasi agar tidak macet, pihak keluarga Bupati menyiapkan puluhan anggota Dishub dan Pol PP. (sta/mg15)

diobati, dibiarke bae...,” ungkap Kyai Zen, bungsu dari 12 bersaudara pasangan KH Hasan Syakur dan Nyimas Hj Shohah Azhar. Mereka akhirnya sembuh dengan sendirinya seiring perginya gelombang yang menakutkan itu. Lantas, selama menunaikan ibadah rukun Islam kelima itu sebanyak tujuh kali, apa yang paling berkesan di hati? “Abah terkejut ketika diminta menjadi penceramah di Masjidil Haram. Ceramahnya cukup lama, sekitar satu jam. Setelah sholat Zuhur. Letaknya di depan dekat tempat imam. Sudah tu harus pakai bahasa Arab. Abah merasa senang. Sebab, yang mendengar ceramah Abah tu dari semua penjuru dunia, dari Malaysia, Thailand, lain-lain berkelompok. Cumen sekali tulah,” kenang murid dari KH Hasyim Asyhari, seakan merasakan pengalaman yang teramat luar biasa dan langka. Selamat jalan Abah, semoga ilmu dan nasihat yang telah Abah berikan kepada kami, menjadi amal jariah, aamiin. Tak Tergantikan Ketua Forpes Sumsel H Hendra Zainuddin SAg, M.Pdi menilai sosok Abah Zen tidak akan bisa tergantikan. Namun nilai-nilai (velue) dari ajarannya tentang istiqomah (teguh pen-

dirian) dan keikhlasan itulah yang harus diamalkan oleh umat, khususnya kalangan ulama dan tokoh agama saat ini. Abah Zen dimuliakan atau dihormati umat karena konsistensinya sebagai guru dan bersedia memberikan ilmu tanpa memandang apa latar belakang dan siapa muridnya. Bahkan, saat udzur dan dalam kondisi sakit pun, Abah tetap hadir memenuhi undangan untuk memberikan ceramah. Tidak hanya itu, dalam kondisi tidak berjalan pun, Abah membuka ceramah (cawesan) di rumah, termasuk dibantu dengan kursi roda. “Abah Zen adalah Abah Zen yang tidak bisa digantikan. Tapi velue dari ajarannya harus dilaksanakan dan disiapkan generasi penerus yang terus mengamalkan ilmu yang disampaikan Abah,” katanya. Seiring wafatnya Abah Zen, diakui Hendra Zainuddin menjadi renungan bagi kalangan tokoh agama. Betapa tidak, dalam dua bulan terakhir di 2012 ini saja, ulama besar yang dikenal Kiai Langitan di Jawa, seperti Kiai Faqih Langitan dan Kiai Fawaid di Situbondo lebih awal wafat. Kedua kiai langitan ini merupakan sahabat dekat Abah Zen. (hanafijal/ m husin)

7

Kayamba Kembali Perkuat SFC PALEMBANG, SRIPO — Striker andalan Keith Kayamba Gumbs dipastikan tetap memperkuat Sriwijaya FC. Usai enam hari berada di Singapura sang asisten pelatih pulang ke Palembang, Sabtu (24/3) pukul 08.30. Kini ia dan keluarganya menginap di Hotel Swarna Dwipa. “Alhamdulillah semua selesai, Kayamba kembali ke Palembang dan bisa memperkuat SFC di putaran kedua ISL. Ini sungguh luar biasa, setelah beberapa masalah menimpa SFC terkait dengan isu deportasinya. Semua tahu isu dan kabar yang beredar sedikit meng-

ganggu tim,” kata Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin. Menurut anggota DPRD Banyuasin ini, kembalinya Gumbs membuat lini depan SFC semakin solid. Karena harus diakui Laskar Wong Kito cukup kesulitan jika dia absen. ”Untuk itu, Kami ucapkan terimakasih kepada Presiden Klub H Dodi Reza Alex atas saran dan petunjuknya, juga Direktur Keuangan PT SOM Augie Bunyamin yang menemani Kayamba selama di Singapura untuk mengurusi keperluan Kitas-nya. Ini berkat doa dan dukungan suporter, fans

dan masyarakat Sumsel untuk SFC,” ujarnya. Seperti diketahui, Kayamba sempat dipanggil pihak Keimigrasian Jakarta Selatan lantaran Kitas-nya berakhir pada 19 Maret, bahkan ada isu dia akan dideportasi. Namun manajemen menepis semua isu dan memastikan Kayamba tetap pemain SFC dan tidak ada masalah. ”Karena ini hanya pintu awal saja terkait kisruh PSSI. Sebab pemain asing yang bermain di ISL ratarata bermasalah setelah PSSI menyatakan ISL ada kompetisi illegal,” jelasnya.(cw2/ndr)

PBK Telat Dua Jam

nyambar ke rumah warga sebelah. Dan hanya dalam waktu satu jam, api sudah berhasil meluluhlantakkan 13 rumah beserta isinya. Bahkan satu rumah terpaksa dirobohkan untuk menghentikan amukan si jago merah. Karena lokasi kebakaran cukup jauh dari Kota Muaraenim sekitar dua jam, sehingga membuat PBK tidak bisa maksimal menyelamatkan rumah warga, dan api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 13.00. Akibat kebakaran tersebut ditaksir kerugian mencapai miliaran rupiah. Menurut Camat Tanah Abang Elvik Fransica SSTp, jumlah rumah yang terbakar sebanyak 13 rumah atau 20 KK, dan satu ru-

mah terpaksa di robohkan supaya api tidak merambat ke rumah lain. “Saat ini, mereka tinggal di rumah sanak saudara. Namun pihaknya telah menyiapkan tenda keluarga,” kata Camat. Sementara itu menurut Kapolsek Tanah Abang AKP A Roni, membenarkan adanya kebakaran yang menyebabkan 13 rumah rata dengan tanah. Untuk penyebabnya belum tahu pasti dan tidak aka korban jiwa, namun untuk asal api, diperkirakan dari rumah milik Sopian. Begitupun untuk kerugian material belum bisa dihitung, namun di pastikan miliaran rupiah, sebab selain rumah juga dagangan hangus terbakar. (ari)

“Untuk laga Minggu malam, kami mesti menghadapi Inter, sebuah tim yang sulit saya percayai tengah dilanda hasil buruk. Kami harus menang dengan segala upaya. Tentu saja, pada akhirnya semoga tim terbaik menang, seperti biasanya,” tandas Bonucci. Di atas kertas Juventus seharusnya bisa memenangkan laga ini dengan status mereka sebagai tim yang belum pernah terkalahkan di semua kompetisi sejak awal musim ini. Apalagi mereka tengah on fire setelah meraih kesuksesan di dua laga terakhir atas Fiorentina dan AC Milan. Permainan Juventus terlihat kembali menemukan keseimbangan. Apalagi dengan keberadaan gelandang elegan Andrea Pirlo yang kini maestro lini tengah Nyonya Tua dengan umpan-umpan manis memanjakan setiap pemain depan. Jika Pirlo kembali berada dalam top performancenya bukan tidak mungkin Juventus akan melahap habis Inter. Tapi urgensi keberadaan Pirlo ini ternyata telah dicium oleh gelandang Inter Dejan Stankovic yang berjanji akan menjaga setiap usaha Pirlo. “Pirlo adalah pemain kunci mereka yang selalu memberikan perbedaan. Pirlo pemain yang selalu mengendalikan permainan dari tengah. Kami tidak akan memberinya ruang untuk memberi umpan,”

kata Stankovic dilansir football-italia.net. Stankovic memang harus mewaspadai gelandang gaek Juventus itu. Pergerakan Pirlo akan sangat menentukan kemana arah permainan Nyonya Tua. Apalagi Inter takkan diperkuat gelandang bertenaganya Wesley Sneijder yang mengaku sedang berada dalam kondisi tidak fit. Terlepas dari hal itu, Stankovic meyakini tekanan berat akan ada di kubu Juventus ketika kedua tim saling bentrok. Ini terkait dengan posisi Juventus yang sedang bersaing dengan AC Milan untuk memperebutkan Scudetto. Stankovic menilai The Old Lady memiliki beban lebih besar, karena mereka tidak boleh kalah, atau berisiko gagal merealisasikan ambisi menjadi juara. “Juventus punya beban lebih besar dibandingkan Inter. Mereka bertarung untuk Scudetto, dan kami tahu itu akan membawa tekanan sangat besar. Mereka tidak boleh kehilangan poin. Bahkan bakal ada tekanan terhadap mereka jika Milan memenangi laga mereka pada Sabtu.” katanya. Stankovic menambahkan akan memanfaatkan kondisi itu sebaik mungkin untuk menjaga peluang Nerazzurri untuk menempati posisi tiga di akhir musim demi mendapatkan tiket ke Liga Champions masih terbuka. (tribunnews)

„ dari halaman 1 untuk usaha dagang, mulai dari kelontongan, emas, peralatan listrik, peralatan mesin. Api diketahui warga berkobar sekitar pukul 11.30. Api diduga akibat ledakan kompor gas dari rumah salah satu korban kebakaran. Karena rumah yang rata-rata terbuat dari kayu, ditambah banyaknya peralatan (jualan) yang mudah terbakar api sehingga membuat api cepat membesar. Karena bangunan berdempetan, sehingga membuat api cepat me-

Skenario Matikan Pirlo „ dari halaman 1 rungan ini sebagai pertarungan penuh gengsi demi menjaga martabat dan harga diri. “Kalau dilihat dari posisi klasemen, partai ini memang bukan penentuan gelar liga karena Inter jauh berada di bawah kami. Tapi mereka tetap rival terbesar kami dan kami benar-benar fokus menghadapi gim ini,” kata bek Juventus Giorgio Chiellini dilansir Sky Sport 24, Sabtu (24/3). Chiellini bahkan akan tetap memberi penghormatan tinggi terhadap I Nerazzuri yang sedang mengalami masa-masa kelam dengan prestasi menurun yang mereka alami musim ini setelah dicoret dari persaingan Scudetto. “Inter sedang menjalani periode sulit di musim ini namun mereka tetap tim yang kuat dan bisa saja bangkit di sisa musim ini. Saya sendiri meyakini kami berada dalam kondisi terbaik menjelang akhir musim ini.” katanya. Bahkan bek Juventus lainnya Leonardo Bonucci menyebut pertandingan melawan Inter akan sangat menguras tenaga. Menurutnya dibutuhkan upaya ekstra untuk menghentikan sepak terjang para pemain Inter.


HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

MINGGU, 25 MARET 2012

Ogah Sepatu yang Ribet S

EPATU memang tak pernah lepas dari gaya seseorang. Bahkan, alas kaki ini banyak dijadikan koleksi lantaran dari segi fungsi dan desainnya mendukung aktivitas dan sesuai zamannya. Seperti yang terjadi pada diri Aznah Putri Sari. Bila berbicara tentang hal itu, salah satu topik yang tak mungkin dilupakan yakni sepatu kets. Menurut gadis yang lahir pada Januari 1991, alas kaki sangat berguna baginya. Apalagi, wanita berambut panjang ini merupakan pribadi yang gemar jogging yang tentunya sepatu semacam itu sangat ia butuhkan. Tak pelak, sepatu kets model sport menjadi incaran setiap berburu sepatu. “Aku kan hobi jogging, jadi sepatu kets memang sangat berguna,” kata dara manis ini. Tidak hanya berguna untuk jogging, lebih dari itu sepatu kets multifungsi, karena bisa digunakan sesuai kondisi dan penampilan terlebih saat bersantai. “Misal lagi santai jalan ke mall atau suatu tempat. Sepatu ini serasa lebih praktis dan simpel, trus gak ribet,” kata anak kedua dari dua bersaudara ini. Menurutnya, ada satu hal yang sangat ia perhatikan dalam menggunakan sepatu kets, yakni keserasian antara pakaian dan warna sepatu. “Semuanya harus selaras. Bila antara pakaian dan sepatu baik warna maupun model serasi, enak dipandang dan kelihatan cantik,” ujar penyuka sepatu kets warna merah ini. (andi agus t)

BIOFILE Nama TTL Ayah Ibu Alamat Hobi Prestasi

Aznah Putri Sari Palembang, 06 Januari 1991 Citra Sarioza Ahmad Azmul Hasan Jl Aster Pusri Borang Menyanyi, Jogging ◗ Juara 1 Model In Action ◗ Juaran umum Be A Star ◗ Juara 2 Evening Bown ◗ Juara 3 Festival Lagu Melayu Se-Sumsel ◗ 3 Besar Connec Icon Banu\dung Lokasi : Kambang Iwak Fotografer : Syahrul Hidayat

Aznah Putri Sari

: : : : : : :


10

SRIWIJAYA POST Minggu, 25 Maret 2012

Lebih Enjoy dengan Sepatu Kets S

EPATU merupakan bagian fashion yang tak bisa dike sampingkan dari gaya hidup seseorang. Bahkan, sepatu menjadikan penampilan seseorang bisa berbeda dengan yang lainnya. Tak salah jika sepatu menjadi sebuh tren tersendiri bagi kalangan masyarakat. Salah satunya seperti sepatu kets. Kini sepatu kets bukan saja dipakai untuk aktivitas olahraga atau pun pada waktu santai. Disaat bekerja ataupun aktivitas lainnya, makin banyak orang-orang memakai sepatu kets sebagai alas kaki untuk rutinitas sehari-hari. Salah satu contoh mungkin seperti Dahlan Iskan, Menteri BUMN yang tak pernah lepas dengan sepatu kets kemanapun pergi. Tak heran jika kebiasaan pria yang dikenal sebagai bos media ini dijadikan tren bagi sebagian kalangan masyarakat

tak terkecuali warga Palembang. Lidya (23), asisten dosen pada salah satu PTS di Palembang mengungkapkan, memakai sepatu kets ketika bekerja lebih membantu aktifitas pekerjaannya sehari-hari. “Saya lebih suka sepatu kets yang menutupi mata kaki, karena kaki bisa bergerak secara leluasa seperti berolahraga. Tapi kalau cara formal, saya tetap mekakai sepatu yang sesuai dengan acaranya,” ujar wanita yang mengakui memiliki tiga pasang sepatu kets. Kini orang-orang memakai sepatu kets sudah mudah dijumpai, baik diperkantoran maupun di tempat lainnya. Terutama perkantor perusahaan swasta yang memperbolehkan karyawannya memakai sepatu kets. Mengenai harga dan jenisnya, sepatu kets banyak pilihan. Semakin memiliki kualitas yang baik, maka sepatu kets tersebut semakin mahal har-

ganya. Banyak merek terkenal sepatu kets bisa dijumpai dipusat-pusat perbelanjaan yang harganya sangat bervariasi, baik impor maupun ekspor. Bahkan ada sepatu kets yang hargnya lebih mahal dari sepatu kulit biasanya. Seperti sepatu kets merek terkenal Adidas yang harganya jutaan rupiah. Seperti diungkapkan Juniardi, Marketing Manager salah satu produsen sepatu kets merek Piero. Sepatu kets produk Piero memang produk asli Indonesia, tapi mengenai kualitasnya masyarakat jangan takut dan kecewa karena bisa bersaing dengan produk sepatu kets lainnya. “Intinya sepatu produk Piero merupakan sepatu olahraga berkualitas baik yang cocok dengan kondisi cuaca apapun. Mengenai harga, pastinya terjangkau bagi kalngan masyarakat manapun,” ujarnya kepada Sripo beberapa waktu lalu. (mg19)

wordpress.com

MODIS DAN ELEGAN — Sepatu kets menjadi pilihan SHINee, sesuai dengan aksi enerjik dan dinamis mereka. Kemeja serba hitam plus sepatu kets dengan warna senada, tapi tetap kelihatan modis dan elegan.

Komentar

Rifan Dwi SH Karyawan Swasta

Memakai sepatu kets tak kenal dengan cuaca. Terutama jika cuaca hujan, kita yang memakai sepatu kets tentanuny sangat diuntungkan. Selain tahan air, kita tidak perlu membersihkan sepatu atau menyemir sepatu jika terkena debu.(mg19)

Resta Yolanda Mahasiswi

SRIPO/MG19

SRIPO/MG19

Lebih enak memang memakai sepatu kets jika sedang beraktivitas kemanapun. Terutama di di tempat terbukan yang tentunya sangat membantu pergerakan kaki. Mungkin conthnya ketika sedang naik tangga. Saya saja memiliki tiga pasang sepatu kets yang ada jenis-jenisnya.(mg19)

Sripo/Zaini

JALAN SEHAT --- Gubernur Sumsel H Alex Noerdin bersama Kapolresta Kombes Pol Sabaruddin Ginting, Presdir Dinar Property Syaiful , Ketua Bidang Pembinaan PWI Pusat Attal S Depari, Ketua PWI Sumsel H Oktaf Riady, mengenakan sepatu kets pada jalan sehat Hari Pers Nasional (HPN) dan Hut PWI ke 66 tahun 2012 di halaman kantor Gubernur Sumsel, beberapa waktu lalu.

KESAN ENERGIK — Pramugari Citilink mengenakan kaos merah dan celana pendek selutut dengan sepatu kets, menambah kesan muda, fresh, dan enerjik pun langsung tertangkap. salsabeela.com

Tips Memilih Sepatu Kets BANYAK pilihan dari produk sepatu olahraga atau kets, pastinya membingungkan. Jika sudah sesuai dengan selera dan merasa cocok, jangan ragu-rag untuk memilih sepatu pilihan tersebut. Berikut beberpa tips memlihi sepatu kets. 1. Pilihlah sepatu kets atau olahraga yang sesuai dengan alat olahraga atau jenis olahraga yang akan dilakukan. Umumnya, setiap jenis olahraga memiliki sepatu tertentu dengan desain khusus. 2. Pilihlah sepatua yang sesuai dengan struktur dan bentuk telapak kaki, baik datar, normal atau melengkung. 3. Tak hanya berjalan, cobalah sepatu sambil melakukan beberapa gerakan dasar yang sering dilakukan selama berolahraga, misal-

nya melompat, berjinjit atau berlari. Selain itu, pilih sepatu yang berkualitas, kuat dan tahan lama. 4. Kenakan jenis kaus kaki yang sering Anda gunakan selama berolahraga ketika mencoba sepatu. Gerakkan ujung jari kaki ke atas dan ke bawah. Pastikan sepatu menyediakan ruang gerak yang cukup untuk kaki, terutama pada saat kaki mengembang, yaitu setelah berolahraga. 5. Jika hanya ingin membeli satu jenis sepatu untuk berbagai jenis olahraga, sebaiknya pilih sepatu berdasarkan jenis olahraga yang lebih sering dilakukan. Kendati demikian, demi keamanan kaki, sebaiknya miliki beberapa jenis sepatu untuk setiap jenis alat olahraga dan olahraga. (mg19/berbagaisumber)


18 SRIWIJAYA POST Minggu, 25 Maret 2012

Pemacu Semangat Wika Astriani Alnu SMK Negeri 1 Prabumulih SALAH satu aliran musik yang sedang trend di kalangan remaja, yaitu acoustic beatbox band. Selain bisa menciptakan jiwa seni pada diri kita, musik ini juga unik cause tidak menggunakan drum. But, menggunakan beatbox and suara yang dihasilkannya sangat nyaman buat didenger.(bye/alf) Ade Nur Rahim SMA Muhammadiyah 1 Palembang MUSIK emang nggak pernah ngebosenin karena selalu ada genre terbaru yang meramaikan blantika permusikan. Salah satunya adalah acoustic beatbox band yang turut hadir dengan ciri khasnya yang unik. Inovasi baru ini juga bisa menjadi pemacu semangat buat kita supaya lebih kreatif dalam bermusik.(fia/day)

Klik Abu-Abu

SRIPO/LEPASS

Suasana lomba PKS di SMA Negeri 13 Palembang.

Disiplin Itu Penting BERBEDA dengan tahun sebelumnya, kali ini SMA Negeri 13 Palembang ngadain lomba PKS (Patroli Keamanan Sekolah) se-Palembang yang diadakan pada Minggu (18/3). Dengan bertemakan “PKS of Tilas Competition”, seluruh anggota organisasi PKS SMA Negeri 13 Palembang berhasil menggelar perlombaan ini dengan lancar. Di perlombaan yang spektakuler ini ada enam cabang perlombaan. Such as lomba TPTKP, Tongkat Polri, Cerdas Cermat, Karikatur, Raja dan Ratu Helm, dan Duta PKS. Penilaian dalam event ini dilakukan oleh anggota Kepolisian Palembang, cause of that pemenangnya pasti yang terbaik. Kompetisi ekstrakurikuler PKS emang bisa dijadikan sarana Lepass-mania dalam menambah pengetahuan mengenai peraturan lalu lintas. “Tujuan diadakannya perlombaan ini, sesuai dengan misi ekskul PKS yaitu agar pelajar bisa jauh lebih disiplin dalam berlalu lintas dan berkendaraan,” ujar Alba Flasendy Kelana, Ketua Pelaksana. Setelah seharian berkompetisi, SMA Negeri Plus 17 Palembang berhasil menjadi juara umum. But, seluruh peserta yang hadir tetap semangat hingga acara usai.(cus\ree)

Kreasi Band INOVASI yang diciptakan pecinta musik selalu menghiasi perkembangan seni. Terkhusus menata bunyi. Tak heran hal tersebut mengundang decak kagum Lepass-mania. Nah, kali ini Lepass bakalan ngebahas 02 salah satu inovasi musik tersebut. Yups, accoustic beatbox band. Apa sih accoustic beatbox band itu? Bagaimana perkembangannya di And then Bagaimana daya tarik kalangan remaja? dan antusiasme remaja terhadap inovasi ini? Untuk ngejawab semua pertanyaan itu, Lepass udah nurunin keempat krunya, they are Muhammad Fadil, Nur’ Annisa Winadia, Riska Nurhayati, and Rizky Wiranata. So, let’s check this out! PEMBAHASAN tentang musik emang nggak bakal ada habis-habisnya. Perkembangan yang begitu melesat selalu diiringi dengan inovasi-inovasi yang diciptakan para penikmat musik. Cause of that musik selalu diterima dengan mudah oleh publik, especially di kalangan remaja. Layaknya aliran musik yang satu ini, yaitu akustik. Musik akustik merupakan salah satu media ungkapan kesenian yang dihasilkan oleh alat musik aliran tersebut, such as piano, contrabass, gitar, biola, cello, dan alat musik akustik lainnya. Cause, jika alat yang digunakan berupa alat musik akustik, maka suara yang dihasilkan pun akustik. But, bukan berarti alat musik akustik nggak bisa disambung dengan listrik. “Akustik merupakan musik nonelektronik dan alami yang biasanya menggunakan gitar akustik, tamborin, jimbe maupun alat akustik lainnya,” tutur Dra. Misselina, M.Pd, Guru Kesenian SMK Negeri 3 Palembang. Untuk memperbesar suara, alat musik akustik ini biasa dirouting masuk ke mixer, and then dari mixer, suara dapat dikeluarkan melalui speakerspeaker lainnya. So, suara yang dihasilkan tetap akustik, tetapi dengan volume yang lebih besar. “Musik akustik lebih menyentuh pendengar, mengatur nada serta volume lebih mudah sehingga musik tersebut lebih mudah dinikmati. Dinamika, tempo, serta volumenya harus pas, jika volumenya

Paduan Kreativitas Seni DUNIA seni emang nggak pernah lepas dari perubahan. Especially, perubahan yang mengarah pada kepentingan penikmat seni. Nowadays, musik menjadi target utama pecinta seni dalam mengapresiasikan jiwa seninya. Berbagai perpaduan diciptakan agar menghasilkan musik yang berkualitas dan apik untuk dinikmati. Nah Lepass-mania, Reza Fahlepy bintang Lepass minggu ini bakal berceloteh mengenai acoustic beatbox band, inovasi terbaru dari dunia musik. Well, acoustic beatbox band merupakan salah satu terobosan terbaru dari belantika musik. Yups, acoustic emang identik dengan alat musik tanpa menggunakan listrik. But, uniknya dalam acoustic beatbox band alat musiknya tetap terhubung dengan listrik dan dikombinasikan dengan musik khas beatboxer. “Jenis musik ini sangat unik, suara vokalisnya dikombinasi dengan suara beatboxer sehingga nggak

membuat kita jenuh mendengarkannya,” tutur atlet tembak satu ini. Unsur beatbox yang dipadupadankan dengan ritme lagu membuat musik ini terasa lebih hidup. “Menariknya dalam acoustic beatbox band ini, musik jadi terasa lebih hidup dengan suara beatbox-nya yang sepadan dengan ritme lagu,” katanya. Acoustic beatbox band juga bisa dijadikan sebagai sarana buat menyalurkan kreativitas Lepassmania dibidang seni. “Sisi positifnya, kita bisa menyalurkan kreativitas seni yang pada dasarnya udah ada dalam diri kita,” tutup cowok yang hobi main sepak bola ini. At last, buat Reza terus tingkatkan prestasimu and always tune in Lembaran Pelajar Sumatera Selatan yang the best ini ya!(ell\fis\izy)

hilang dalam alat musik, kedengarannya kurang menarik. Sehingga kita perlu mengatur sound system-nya,” tambahnya. Antusiasme remaja terhadap musik akustik yang cukup baik, mesti dipertahankan dengan diadakan beragam event yang serupa. Hal ini sangat didukung oleh Andi Sudarwa, Guru gitar klasik Purwacaraka music studio. “Musik akustik yang juga merupakan perkembangan dari musik klasik ini, sangat diminati oleh banyak orang terutama para remaja. Cause of that, mesti banyak diadakan event yang mendorong keinginan remaja untuk tertarik dengan musik akustik,” jelasnya. Acoustic beatbox BEATBOX yang menggunakan mulut sebagai alat musik utamanya dengan berbagai efek bebunyian yang atraktif jika dikombinasikan dengan musik akustik dapat menjadi sebuah eksperimen yang positif. Seperti yang kita tahu bahwa musik akustik dapat menciptakan sebuah irama yang harmonis dan serasi serta selalu mengikuti perkembangan zaman, sehingga progressnya tidak terbatas. “Dalam perkembangannya, beatbox bisa jadi pelengkap untuk memperindah instrumen dalam musik akustik, sehingga kombinasi keduanya bisa menciptakan irama yang sempurna,”ungkap Imam Fatoni, Vokalis Arion Delphine. Nada dan irama yang digunakan dalam beatbox sama, meski hanya memanfaatkan olah suara vokal. Beatbox juga memiliki ciri khas dari pada alat musik yang lain, terutama dalam sebuah band. “Ciri khas yang dimiliki oleh beatbox dalam sebuah band adalah memiliki banyak suara alat musik, sehingga menambah keunikan serta harmonisasi dari band itu sendiri,” tutur Muharsyah Fiddin, Bassis Band NOC (Akustik beatbox). Kombinasi unik yang berasal dari musik akustik dan beatbox tentu bisa memainkan emosi para penikmat musik, sehingga

BY:CUS dapat memberikan kontribusi yang besar dalam perkembangan musik di Indonesia. “Penggabungan antara musik akustik dan beatbox bisa menjadi sebuah genre musik baru yang tentunya bisa menambah perhatian pecinta musik,” ungkap Willy Wicaksono, Vokalis Band Whitely. Seiring dengan inovasi yang tercipta, perkembangan yang positif kian merambah dunia musik. “Progress yang dihasilkan dari setiap inovasi mampu memberikan temuan baru yang tentunya bisa membangun perubahan yang positif dalam industri musik,” ungkap Abdi Setiono, siswa SMK Telenika Palembang. Dari Lepass: SENI musik merupakan seni menata bunyi menjadi suatu harmoni yang sangat indah didengar. Beragam inovasi dan komposisi kreatif yang diciptakan para penikmat musik berperan penting dalam perkembangannya. One of them acoustic beatbox band, campuran musik klasik dengan diiringi

Caca Caeleacear hai lepass... moga tambah asik dech @buat anak2 osis Srinepal dan anak2 Kir srinepal jagn males2 kumpul donk.... :) @bwat anak2 is3 jaga kekompakanya selalu ya ak sayang kalian.

Amienullah Izmail Sabhrie Happy holiday aja bwat kru2nya Lepass, . . semoga makin k0mpak yah. . . BIOFILE: Nama : Reza Fahlepy TTL : Cirebon, 4 April 1995 Asal Sekolah: SMA Negeri 13 Palembang Alamat : komplek Bukit Bunga Indah Blok M2 Nama Ortu Ayah : Kapten M Ali Ibu : Dra. Wina Kartika Twitter : @rezaucull Prestasi: # Peringkat 4 Kejurnas Jakarta Anniversary Tahun 2010 # Peringkat 4 Kejurnas Kapolri Cup Tahun 2011 # Peringkat 3 Tim Kapolri Cup Tahun 2011 # Peringkat 3 Kejurnas Bali Tahun 2011 # Telah lulus Pra PON

11

Aiyu Pasha Happy holiday semuanya. Semoga holiday nya nyenengin. Dan tetap dalam Ridho Allah swt. Amin. Salam juga buat Anak Anak CS 1 SMAN 9. Dan semua siswa siswi SMA di seluruh Sumsel. Succes buat US dan UN. Is Lami congrats buat lepass angkatan baru (18) semoga makin jaya:) buat gabeng (ell) semangat yah dilepass. amik,rifa, menyong miss you :) dan kamu love you :D bwt anak2 smanpoel, L’soul(XI IPA1) ,dan Paskibra 10, salam kompak selalu ^_^

dentuman suara ala beatboxer menciptakan suatu keunikan dan keindahan tersendiri. But, keindahan suatu musik, tidak hanya dilihat dari segi akustik maupun elektriknya saja, tapi lebih kepada kualitas

alat musik, sound, dan yang tidak kalah penting adalah musisi serta konsep musik yang ditampilkan. At last for Lepass- mania, tetep tongkrongin Lembaran Pelajar Sumatera Selatan yang the best ini ya!

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Akustik dan Beatbox By : Raden Innu Romi Fahlevi MUSIK memang nggak bisa jauh dari hidup kita. Dengan beragam genre musik menjadi salah satu daya tariknya. Cause of that membuat kita terdorong untuk selalu mengapresiasikan seni yang berasal dari bunyi itu. Inovasi dan komposisi kreatif juga selalu mengiringi perkembangannya, seperti Acoustic Beatbox Band. Campuran dari musik klasik dan modern ini memiliki keunikan sendiri. Dengan dentuman dari beatbox yang pas dan diiringi oleh alunan musik akustik bisa menciptakan musik yang lebih menonjolkan ritme pada melodi dan harmoni, and also sedikit nge-beat. Band dengan menggunakan Beatbox sebagai pengganti drum merupakan inovasi baru dalam dunia musik. Apalagi kalo abuabuers bisa ngembanginnya. Berkreasi dalam musik itu emang nggak terbatas. So, teruslah berkreasi and jangan menyerah jika gagal. Remember “Tidak ada gading yang tak retak”. Alhamdulillah, ini adalah first mojok riv di Lepass 18. At first, I wanna say big thanks to ALLAH SWT, Ayah dan Ibu yang telah m e n j a d i

semangatku, my big brother and also both of my sister, XI IPA 1, PASPALAS, X.2, semua guru di SMP Negeri 14 Palembang dan SMA Negeri 14 Palembang yang sudah men-support riv selama ini. Nggak lupa juga terima kasih H.U Sriwijaya Post yang udah menyediakan wadah untuk menampung kreativitas pelajar di Palembang, especially Lepass 17 dan alumni Lepass 1-16 yang sudah membimbing kami di Lepass. At last but not least, buat Lepass-mania nantikan edisi Lepass selanjutnya yang pastinya akan lebih seru ! (Follow me @innuRV)


SRIWIJAYA POST Minggu, 25 Maret 2012

13

Bangsawan, Buah Tangan dari Wanita Sumsel S

ATU lagi kesenian asli Sumatera Selatan yang sifatnya komedi. Kesenian ini bernama Bangsawan. Siapa sangka, kesenian ini dipelopori oleh para wanita Sumsel. Bangsawan, dalam prakteknya, diadakan dengan sebuah pementasan. Tak jarang, kesenian ini kerap juga disebut teater bangsawan. Sebuah pementasan bangsawan, dilakonkan oleh beberapa pemain. Setiap pemain, mendapat peran sesuai apa yang sudah ditentukan oleh pimpinan teater. “Jika dulmuluk dilakonkan hanya oleh pria, maka bangsawan tidak demikian. Kesenian ini boleh dilakonkan siapa saja,” ujar Muksin, pecinta seni di kota Palembang, beberapa hari lalu. Malah, dijelaskan Muksin, kesenian bangsawan dilakonkan oleh para wanita. Ini berlaku sejak awal perkembangannya, yang mulai ada sejak awal abad ke 19. Barulah setelah itu kaum lelaki ikut memainkan kesenian ini. Hingga akhirnya bangsawan bisa dilakonkan oleh siapa saja. Dalam melakonkan bangsawan, para pelakonya mengenakan kostum-kostum manggung. Mereka juga didandani sedemikian rupa setiap kali naik pentas. Di awal perkembangannya, kesenian ini begitu menarik minat masyarakat Sumatera Selatan. Setiap kali dipentaskan, bangsawan mampu menghadirkan cukup banyak audien.

Jika sudah menonton kesenian ini, gelak tawa bercampur sedih menjadi pemandangan yang tidak pernah absen. Ini membuat mereka yang sudah datang untuk menonton merasa enggan untuk beranjak dari tempat duduknya. “Penyampaiannya yang lucu dan disertakan dengan tema yang memasyarakat membuat bangsawan cukup digemari sewaktu baru saja diciptakan. Inilah salah satu alasan mengapa bangsawan sangat digemari pada saat itu,” kata Muksin. Saking menariknya sebuah pementasan bangsawan, penonton terkadang secara tidak sadar mencoba untuk ikut berpartisipasi di dalam sebuah pementasan. Mereka ikut naik panggung dan bergabung dengan para pelakon kesenian bangsawan. Mereka

yang hanya duduk tenang di bawah panggung berpartisipasi dengan melemparkan uang koin ke arah panggung pementasan. “Agar lebih menarik penonton, bangsawan diiringi instrumen musik. Adapun jenis instrumennya bebas.

FOTO-FOTO:IST

Pementasan Bangsawan

Tidak harus bercorak Melayu, semua tergantung tema yang sedang dipentaskan,” ujar Muksin. Beraneka ragam tema yang sudah pernah diangkat setiap kali kesenian bangsawan

dipentaskan. Mulai dari kehidupan di masa kerajaan, pesan atau kritik terhadap pemerintah, hingga kehidupan percintaan menjadi bumbu kesenian ini.

Namun, keanekaragaman tema tersebut diusahakan untuk memenuhi satu tujuan, yakni hiburan. Sebab itu, mereka yang akan mengisi peranperan dalam sebuah pementasan bangsawan haruslah mempunyai jiwa komedi yang natural. Kesenian bangsawan sering dipentaskan pada saat acara pernikahan, khitanan, ataupun dalam sebuah hari-hari besar. Di saat bangsawan sedang maju-majunya, hampir seluruh pelosok daerah di Sumatera Selatan mementaskan kesenian ini. Saat memasuki era 1920-an, bangsawan mulai ditinggalkan masyarakat Sumatera Selatan. Ini terjadi karena drama komedi modern sudah mendatangi Indonesia, termasuk provinsi Sumatera

Selatan. Dengan dilengkapi teknologi yang lebih modern, acaraacara komedi yang sering menghiasi televisi Indonesia saat itu dianggap lebih menarik daripada kesenian bangsawan. Bila sebelumnya hampir seluruh masyarakat Sumatera Selatan mementaskan kesenian ini di beberapa acara, begitu program komedi modern bermunculan, bangswawan pun ditinggalkan. Mereka yang sedang mengadakan hajatan misalnya lebih memilih memakai musik untuk mengisi hajatan mereka. Kenyataan tersebut membuat beberapa sesepuh yang tinggal di wilayah Sumatera Selatan sedih. Dari sekian banyak sesepuh tersebut salah satunya diketahui bernama Haji Gong. “Diceritakan, saat bangsawan mulai kalah

Terus Giat Berlatih MELIHAT bangsawan semakin dilupakan, beberapa sesepuh Palembang mencoba untuk menyelamatkanya. Meski harus berdiri sendiri, mereka tetap berupaya agar kebudayaan asli Sumatera Selatan ini tetap hidup. “Sama halnya dengan Haji Gong, kami mencoba untuk memperkenalkan kesenian ini ke luar provinsi. Dengan demikian, diharapkan mata para pemuda bisa terbuka lebar kalau kesenian kita bisa dihargai provinsi lain,”ujar Muksin. Muksin dan teman-teman seninya hingga saat ini masih terus berlatih untuk mementaskan bangsawan. Meski tidak pernah dipentaskan di depan khalayak ramai, bangsawan tetap mereka latih. “Kami terus berusaha untuk menggaet

anak=anak muda untuk ikut serta berlatih bangsawan bersama kami. Kami sering berlatih bangsawan di dalam gedung RRI Palembang. Bagi yang ingin bergabung, kami persilahkan,” ajak Muksin. Sayangnya, untuk mementaskan kesenian ini, dibutuhkan biaya yang cukup besar. Masalah inilah yang menghambat Muksin dan teman-temannya untuk mementaskan kesenian ini di depan khalayak ramai. “Kesenian bangsawan dipentaskan di dalam sebuah ruangan. Karena kita belum memiliki gedung seni, jadi belum bisa dipentaskan. Selain itu, faktor teknisnya juga membutuhkan biaya yang cukup tinggi,” ujar Muksin. (refly permana)

saingan dengan program komedi modern, Haji Gong saat itu sedang berada di Semenanjung Malaya. Begitu ia kembali ke Sumatera Selatan, bangsawan sudah jarang dipentaskan. Inilah yang membuatnya sedih,” kata Muksin. Namun, Gong tidak menyerah begitu saja. Dengan segenap tenaga, ia bersama beberapa temanya mencoba untuk membangkitkan kembali kesenian bangsawan. Adapun salah satu caranya adalah memperkenalkan kesenian ini ke luar provinsi Sumatera

Selatan. Usaha Gong hanya bisa dilihat dalam waktu yang singkat. Setelah bebearpa kali pementasan, kesenian bangsawan kembali dianak tirikan. Hingga akhirnya benarbenar terasing. “Kini, masyarakat Palembang sudah tidak pernah lagi mementaskan kesenian ini. Kesenian bangsawan kini masih dipentaskan di wilayah pedesaan atau pun kabupaten. Salah satu kabupaten yang masih sering mementaskanya adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin,” ujar Muksin.(refly permana)


14

Sosialita

SRIWIJAYA POST Minggu, 25 Maret 2012

Bikin Sekolah Film di Sumsel OULY Surya, wanita 31 tahun asli kelahiran Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU) punya keinginan kuat untuk menjadi sutradara. Meskipun dilahirkan dalam kalangan juragan keluarga kebun (ayahnya pemilik perkebunan sawit Minanga Ogan) namun dia kurang interes mengikuti jejak kakaknya yang lain mengelola kebun keluarga. Mengapa dia pilih profesi yang kurang diminati wanita, lalu apa kiat sukses wong kito ini berkiprah di “hutan belantara” Jakarta? Berikut wawancara khusus Mouly Surya yang sekarang berdomisili di Jakarta, melalui email dan SMS. Wawancara ini kelanjutan dari wawancara sebelumnya yang dimuat di free Newspaper Edition edisi Jumat (23/3).

M

film Binus International sejak tahun lalu di Jakarta. Menurut saya sekolah film memang perlu lebih banyak ada di seluruh penjuru Indonesia, tentunya juga di Sumatera Selatan. Di Pulau Jawa sudah ada beberapa, meskipun juga belum banyak. Mungkin ada baiknya bila diadakan semacam workshop terlebih dahulu di Sumatera Selatan untuk siswa/i SMU. Dulu production house kami (Cinesurya Pictures) pernah terlibat workshop film serupa di Ambon dengan animo yang sangat besar. Alangkah baiknya bila di Sumatera Selatan juga bisa diadakan workshop film seperti itu untuk nantinya beraspirasi untuk mendirikan sekolah film di Palembang, Sumatera Selatan.

Sripo : Film apa yang membuat Anda sangat semangat, dan ketika sudah jadi membuat Anda bangga. Film itu menceritakan apa? Mouly Surya : Film saya baru satu yaitu Fiksi. saja dan saat ini saya sedang mengerjakan sebuah film bioskop lagi berjudul “Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta” (untuk alasan praktis saya sering memendekkan judulnya menjadi “Tidak Bicara Cinta”). Settingnya di Sekolah Luar Biasa A khusus Tuna Netra. Kalau Fiksi. bicara soal obsesi seorang wanita dan perbedaan kelas sosial yang ada di Jakarta, Tidak Bicara Cinta bicara soal paradigma apa yang bisa dilihat dan diden g a r dan

Sripo : Apa kesan menjadi sutradara, berminat nggak mendirikan sekolah sutradara minimal seni lainnya di Palembang, Sumatera Selatan? Mouly Surya : Kebetulan saya juga aktif sebagai pengajar di sekol a h

apa yang tidak bisa dilihat dan tidak bisa didengar. Semua ide film saya datang dari saya dan untuk Tidak Bicara Cinta, saya sendiri yang menulis skenarionya. Jelas untuk filmfilm ini saya sangat bersemangat karena saya selalu membuat film berdasarkan inspirasi yang datang dari dunia di sekitar saya. Semuanya dekat dengan saya. Soal Tidak Bicara Cinta, inspirasinya datang dari saudara asuh saya yang sudah tinggal di rumah saya sejak kecil. Ia juga berasal dari Sumatera Selatan, namanya Sopiah. Ayah membawanya dari dusun Minanga di Komering Ulu dan menyekolahkannya di Jakarta. Ia adalah seorang Tuna Netra dan saya sering kali bermain dengannya ketika masih bersekolah dulu. Saat ini, ia sudah mandiri di Bandung sebagai seorang PNS. Suatu ketika ia pulang ke rumah saya di Jakarta dan saat saya menemuinya dia sedang meng-update status Facebooknya lewat ponsel. Saya sangat terkesima. Saya pikir hanya orang awas saja yang bermain Facebook, tapi saya ternyata salah. Kadang film-film kebanyakan selalu mengambil posisi mengasihani mereka, dan di film ini, saya juga ingin merubah paradigma tersebut. Kalau soal bangga, saya selalu berusaha agar semua karya yang saya hasilkan bisa di pertanggung jawabkan. Bangga atau tidak, yang penting saya sudah berusaha 120 persen demi membuat film tersebut menjadi karya yang bisa memotret keadaan Indonesia saat ini. Sripo : Apa harapan Anda kepada warga Sumsel agar tidak ragu berkiprah di luar Sumsel, juga terhadap wanita di Sumsel Mouly Surya

Mouly Surya

dilakukan oleh pemerintah; di negara-negara maju, mereka punya sistem funding khusus untuk kegiatan budaya seperti menyelenggarakan festival film dan pendanaan soft money untuk film-film alternatif.

IST

MOULY Surya (paling kecil) bersama kedua orangtuanya dan kakak-kakaknya. foto diambil sekitar tahun 1985.

: Menurut saya, wanita Sumatera pada dasarnya adalah wanita-wanita yang punya karakter kuat. Almarhum bibi saya salah satunya. Bila ia bicara di telpon, suaranya sangat keras hingga bisa saya dengar dari jauh, meskipun yang mendengarkan ditelpon adalah Ibu saya. Saya tidak punya keraguan atas wanita-wanita di Sumsel. Menurut saya, bilamana mereka mau untuk berkiprah di luar Sumsel, pasti bisa. Sripo : Kalau boleh tau, suami berasal dari mana, apakah mendukung profesional Anda. Berapa putra putrinya. Bagaimana Anda mendidik putra putri, apakah mereka juga dididik menjadi sutradara Mouly Surya : Suami saya orang Jawa Tengah yang asli Magelang dan besar di Jogjakarta. Namanya Parama Adi Wirasmo dan akrab dipanggil Rama. Bukan saja mendukung, tetapi ia juga adalah produser dan partner saya di perusahaan yang sama. Kami sama-sama bahu-membahu dalam membuat film yang kami cita-citakan maupun membesarkan anak kami. Saat ini kami sudah dikaruniai oleh seorang putri bernama Reisachi Moranisa yang saat ini berumur 3 tahun. Bagaimana saya mendidiknya, sejauh ini saya memberinya contoh bahwa menjadi perempuan pun harus berkemauan keras. Saya sih tidak punya harapan apakah dia mau bekerja di bidang seni, apakah itu menjadi sutradara atau yang lainnya. Bebas tergantung nanti dia minatnya apa. Dia sangat ingin les balet, saya les kan dia balet. Tapi juga saya imbangi dengan memasukkannya ke sekolah lebih

dini juga. Sripo : Apa harapan tentang perfilman di masa mendatang, sikap dan kesan Anda tentang film seks ( hanya menonjolkan erotisme) yang banyak diproduksi Indonesia Mouly Surya : Film-film yang hanya menonjolkan erotisme dibuat karena ada yang menonton. Karena menghasilkan uang. Saya tidak bisa menyalahkan yang membuat ataupun yang menonton. Dan bukan berarti juga saya membenarkan hal tersebut. Film adalah cerminan karakter bangsa kita, apabila dilarang, kalau menurut saya malah akan semakin ada. Yang bagus ada karena ada yang jelek. Sebaliknya juga demikian. Yang bisa dilakukan dan yang saya harapkan adalah ada film-film yang bisa mengimbangi dengan kualitas yang bisa dipertanggung jawabkan. Banyak film Indonesia yang sudah melanglang buana ke luar negeri dan diseleksi oleh festival film kelas dunia. Tetapi sayangnya saya lihat dukungan pemerintah masih sangat minimal untuk film padahal dukungan pemerintah untuk jenis-jenis film seperti ini sangat dibutuhkan. Dan justru filmfilm seperti inilah yang bisa membawa nama bangsa kita. Membawa karakter bangsa kita. Beberapa hal yang bisa

Sripo : Berminatkah membikin film yang mampu beredar di luar negeri Mouly Surya : Berminat. Saat ini selain “Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta” yang akan diproduksi bulan Juni 2012, saya juga sedang menyiapkan sebuah film lagi yang bekerja sama dengan negara Jepang. Judulnya “The Fandom Diary” dan film tersebut saat ini masih dalam proses penulisan skenario. Kebetulan, bulan lalu saya mendapat fellowship dari Japan Foundation untuk tinggal di Jepang selama sebulan dari bulan Februari hingga Maret 2012 demi menjalankan riset untuk keperluan film ini. Rencananya, film ini akan di rilis juga di Jepang dan Indonesia selain bersetting dan berbahasa Indonesia dan Jepang. Sripo : Apa filosofi hidup Anda. Sejauh mana peran orangtua dan kakak Mouly Surya : Saya belum mengerti seratus persen tentang hidup ini. Saya masih berumur sangat muda baru 31 tahun. Saya pikir dulu di akhir umur 20an, saya sudah menemukan siapa diri saya. Tetapi suatu hari, Ayah saya bilang, “Terus mencoba dan berusaha. Nanti kamu akan menemukan siapa diri kamu.” Saat itu saya menyadari masih berapa ceteknya pengetahuan saya soal hidup. Betapa masih jauhnya perjalanan saya. Saat ini saya hanya bisa berusaha untuk membuat film yang sesuai dengan cita-cita saya. Peran orang tua dan kakak-kakak sangat kuat. Saya mencontoh mereka dari kecil bagaimana caranya untuk menjalani hidup ini. Rasanya bila harus dinilai seberapa jauh, tak terhitung.(hadi prayogo)

The Rising Star..... NURSITA Mouly Surya (lahir Baturaja, 10 September 1980) adalah seorang sutradara dan penulis skenario film Indonesia. Pada tanggal 12 Desember 2008, Mouly meraih tiga penghargaan Festival Film Indonesia (FFI) 2008 untuk kategori film, sutradara dan penulis skenario terbaik melalui film fiksi. Pencapaian 3 Piala Citra untuk film, sutradara dan penulis terbaik ini merupakan hasil pertama dan langsung terbaik untuk Mouly Surya. (*)


Super Ball

Minggu, 25 Maret 2012

Halaman 17 l SRIWIJAYA POST

Juventus VS Inter Milan

JUVENTUS sedang percaya diri. Kemenangan sensasional 5-0 atas Fiorentina menghapus kutukan Nyonya Tua di Seri A Senin (26/3) yang pada Pukul 01.45 WIB musim ini lebih akrab dengan hasil imbang ketimbang kemenangan. Selanjutnya Juventus menahan imbang 2-2 AC Milan di kompetisi Copa Italia sekaligus melangkahi Milan melaju ke final Coppa. Kini persaingan Juve dan Milan terfokus pada usaha meraih Scudetto. Pada laga selanjutnya, Juventus kembali mendapat tantangan berat dari Inter Milan dalam laga bertajuk Derby d’Italia yang akan dihelat di Juventus Arena, Senin (26/3) dini hari. Ini laga krusial khususnya bagi Juve yang sedang

Live on

mengejar defisit empat angka dari Milan. Meski Inter telah dicoret dari persaingan perebutan Scudetto dengan keberadaan mereka di posisi tujuh klasemen, Derby d’Italia tetap jadi laga sarat gengsi yang akan dicatat dalam sejarah panjang persaingan dua raksasa Italia itu. “Setiap pertandingan melawan Inter adalah big match, maka dari itu kami membulatkan tekad untuk meraih kemenangan dan sangat termotivasi. Ketika kami melawan Milan atau Inter itu akan jadi rivalitas bersejarah yang selalu memotivasi kami,” kata bek kiri Juventus Paolo De Ceglie dilansir football-italia.net, Sabtu (24/3). Motivasi besar pasukan Juventus pastinya tentang persaingan mendapatkan gelar supremasi tertinggi sepakbola Italia. Tim Nyonya Tua ingin membangkitkan kembali kejayaan mereka yang selama ini kerap dikuasai I Nerazzuri. De Ceglie sendiri secara pribadi terlihat sangat menjiwai laga bertajuk Derby d’Italia dengan statusnya sebagai produk asli akademi yunior Juventus. Apalagi musim ini pemain 25 tahun itu masuk dalam salah satu pemain penting pilihan Antonio Conte yang telah tampil di 15 laga Seri A. “Saya sangat senang jika saya berpikir tentang tahun kedua dan masa depan di Juventus. Saya suka Juventus, tim ini benar-benar kuat dan saya merasakan emosi yang kuat ketika saya terlibat dengan warna kostum Juventus,” kata De Ceglie yang baru memperpanjang kontraknya hingga 2017. Komitmen De Ceglie tentu harus diimplementasikan dengan baik saat berada di lapangan dengan menjaga sebaik mungkin benteng pertahanan Juventus agar tak mudah dilewati para penyerang Inter. Tapi masalahnya

Live on TV PERSELA VS PERSIWA Minggu (25/3) Pukul 15.30 WIB AREMA INDONESIA VS PERSIPURA Minggu (25/3) Pukul 18.30 WIB ESPANYOL VS MALAGA Minggu (25/3) Pukul 20.50 WIB BILBAO VS SPORTING GIJON Minggu (25/3) Pukul 23.00 WIB RA YO VALLECANO V S VILLARREAL RAY VS Senin (26/3) Pukul 00.40 WIB NOR WICH CIT Y V S WOL VES NORWICH CITY VS WOLVES Senin (26/3) Pukul 00.00 WIB JUVENTUS VS INTER Senin (26/3) Pukul 01.45 WIB

Inter datang ke Turin dengan segerombolan pasukan kenyang pengalaman salah satunya Diego Milito yang memiliki hasrat membara ingin memporak porandakan pertahanan Bianconeri. Hasrat Milito itu tak terlepas dari kesialan yang sering dihadapinya saat melawan Juventus. Meski tercatat sebagai salah satu penyerang tajam di Italia, namun Milito belum sekalipun pernah membobol gawang Juventus dalam enam tahun petualangannya mentas di kompetisi Seri A. “Saya belum pernah mencetak gol ke gawang Juventus. Dan saya akan berusaha memecahkan hal itu dengan mencetak gol di pertandingan nanti. Saya harus optimistis bisa melakukan itu,” kata Milito dilansir La Gazetto dello sport. Memang cukup ironis bagi seorang Milito yang telah berusia 32 tahun itu belum sekalipun pernah mencetak gol ke gawang Juventus. Padahal Milito telah malang melintang di kompetisi elite Eropa

bahkan pernah jadi penentu Inter meraih treble winner pada 2010 lalu. Musim ini saja Milito tercatat telah mencetak 14 gol dari 23 penampilan di Seri A. Namun terlepas dari ambisi pribadi itu, penyerang asal Argentina itu tetap harus memikirkan kepentingan yang lebih besar yakni memberi Inter kemenangan untuk mendongkrak posisi di klasemen. “Menang melawan Juventus?kami semua punya motivasi tinggi untuk melakukan itu. Ini akan memberi moral besar jika kami bisa sukses di pertandingan itu. Kami semua hanya memikirkan hal itu,” tandas Milito.(Tribunnews.com/ cen)

Diego Milito Matchbackground Z54 kemenangan, 14 imbang dan 10 kekalahan. Itulah rekor pertemuan sebelumnya antara Juventus dan Inter terlibat dalam pertandingan yang berlangsung di Turin jelas mendukung Bianconeri. Kesenjangan ini tak jadi perhatian sehubungan dengan kehebatan kedua tim yang disorot dengan perbedaan gol yang dicetak: 139 banding 61.

ZInter kemungkinan besar akan kehilangan gelandang Wesley Sneijder yang menulis dalam akun twitternya tidak berada dalam kondisi fit untuk menghadapi Juventus. Sneijder berada dalam kondisi kurang bagus setelah rumor dia akan diganti oleg gelandang Udinese Mauricio Isla.

ZJuventus pernah mengalahkan Inter 6-2 pada tahun 1932. Itu adalah hasil mengejutkan karena Nerazzurri unggul dulu 2-0 pada menit ke-8 dari babak kedua, dan kemudian kebobolan 4 dalam setengah jam terakhir. Pencetak gol Juventus: Maglio (dua gol), Ferrari, Munerati, Orsi dan Vecchina.

Pla o W atch Playy er TTo Watch ZJika berada dalam performa terbaiknya Andrea Pirlo adalah sosok gelandang tengah yang paling berpengaruh dalam skuad Inter. Dia sangat piawai memainkan ritme permainan dengan umpan-umpan matang yang selalu memanjakan para penyerang.

Kondisi Tim ZPenyerang Juventus Alessandro Del

Posisi Klasemen

Juventus: 2 (poin 56)

Inter Milan: 7 (poin 41)

Empat Pertemuan Terakhir Rekor Pertemuan 30/10/11 14/02/11 04/10/10 17/04/10

Inter 1 - 2 Juventus Juventus 1 - 0 Inter Inter 0 - 0 Juventus Inter 2 - 0 Juventus

1-1

Main: 39 Juventus menang: 16 Inter menang: 9 Imbang: 14

Empat Laga Terakhir

5-0

Alesandro Matri

Piero kemungkinan akan kembali muncul meski berada di bangku cadangan. Del Piero sebelumnya mencetak gol saat melawan AC Milan tapi dia adalah pilihan kedua setelah Allessandro Matri.

0-0

2-2

Bologna Fiorentina Milan Genoa

M S K

2-0

2-1

2-2

Catania

0-0

Chievo

Marseille

Atalanta

ZDejan Stankovic menyatakan akan sangat mewaspadai setiap pergerakan dan umpanumpan bola dari Pirlo. Stankovic yang juga berposisi sebagai gelandang Inter dipastikan akan melakukan pressure ketat terhadap (cen) Pirlo.(cen)


18

SRIWIJAYA POST Minggu, 25 Maret 2012

Remaja Bisa Kena Rematik PENYAKIT rematik selama ini sangat identik dengan orang dewasa dan lanjut usia. Tapi siapa sangka, ternyata remaja yang rata-rata pertumbuhan tulangnya masih bagus, juga bisa terkena dan menjadi ancaman tersendiri. Adalah dr Ismail Bustomi SpOT, salah satu dokter bedah dari Departemen Bedah RSMH Palembang mengungkapkan fakta ini. Menurut istrilah kesehatan, rematik atau Osteoarthirits (OA), salah satu penyakit yang dirasa cukup menganggu kehidupan seseorang. Penyakit ini timbul akibat kelainan sendi kronis yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. “Penyakit ini menyerang sendi dari organ tubuh manusia. Ada proses pelemahan dan disintegrasi dari tulang rawan sendi yang disertai pertumbuhan

tulang rawan baru,” katanya saat mengisi Simposium Penatalaksanaan OA Terpadu di Novotel Palembang, Sabtu (17/3) lalu. Agar tidak terkena rematik di usia muda, sebaiknya sesuaikan kadar berat pekerjaan dengan kemampuan tubuh. Kalau tubuh sudah tidak mampu, sebaiknya jangan dikerjakan. Misalkan, kalau beban kerja hanya mampun 10 kg, jangan dipaksakan harus 20 Kg. Kendati harus diakui, salah satu faktor yang sangat mempengaruhi datangnya rematik adalah faktor usia karena semakin tua usia seseorang, persentase munculnya penyakit ini juga cukup besar. Namun, jika sudah terlalu sering menjalankan pekerjaan berat di usia muda, tidak menutup kemungkinan rematik akan cepat pula timbul pada tubuh. Secara umum, usia rawan

yang sering kedatangan penyakit ini adalah usia 60 tahun. Namun, sebelum mencapai usia tersebut, kemungkinan timbulnya rematik di dalam tubuh juga bisa terjadi. Tergantung dengan aktifitas yang dijalankan seseorang. Adapun penyebabnya karena sendi-sendi terlalu sering mengerjakan pekerjaan yang berat. Nah, untuk kalian yang memiliki tubuh yang terlalu gemuk juga sebaiknya untuk berhati-hati. Obesitas juga sangat mudah disinggahi penyakit ini. Layaknya penyakit jantung, lemak berlebihan pada tubuh bisa menganggu kinerja sendi-sendi otot. Lutut dan Pinggul Dua bagian tubuh yang sering kali menderita penyakit rematik adalah lutut dan pinggul. Ini terjadi karena dua bagian tubuh inilah yang sering kali men-

dapat dampak negatif sewaktu seseorang menjalankan pekerjaan yang berat. Gejala awal rematik, lanjut Ismail, adalah rasa nyeri yang ditimbulkan oleh kelainan tulang, membran siniovial, kapsul fibrosa, dan spasme otot di sekeliling sendi. Apabila dibiarkan, rasa nyeri pada bagian-bagian tersebut akan semakin menjadi. Ini berpengaruh pada terbatasnya gerakan si penderita. “Sendi akan terlihat membengkak. Ini disebabkan karena penumpukan cairan di dalam sendi yang diakibatkan karena otot jarang digunakan,” paparnya. Kalau sudah seperti ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan spesialis penyakit dalam atau bedah. Ini mencegah penyakit tidak meningkat ke status parah. Jadi, jangan pikir usia muda tidak mungkin terjangkit penyakit rematik. Mulai dari sekarang, berilah perhatian pada tubuh, terutama jenis pekerjaan yang dikeluhkan. (cw6/sin)

SRIPO/SYAHRUL

Penyembuhan Melalui Operasi

IST

Waspadai Rasa Nyeri GEJALA awal munculnya rematik adalah rasa nyeri di beberapa bagian otot. Jika sudah mulai merasakan nyeri, sebaiknya tidak menganggap remeh. Jangan malu untuk berkonsultasi ke spesialis penyakit dalam. Konsultan Rheimatologi RS Premier Bintaro Jakarta dr M Azwar SpPD menyarankan untuk melakukan terapi demi mencegah munculnya rasa nyeri pada sendi. Terapi yang dilakukan bisa bersifat medikal atau pun non medikal. Untuk non medikal, pen-

didikan terhadap penyakit rematik dirasa cukup berguna. Apabila sudah mengetahui penyebab dari penyakit ini, penderita penyakit ini bisa diminimalisir. Selain itu, perubahan pola hidup ke arah yang lebih baik juga sangat membantu datangnya penyakit. “Pendidikan ini bisa langsung dikonsultasikan ke spesialis penyakit dalam. Mulai dari pencegahan, terapi tahap awal, hingga pengobatanya,” ujarnya. Sementara untuk medikal, Azwar menyarankan bisa mengkonsumsi bebe-

rapa vitamin atau pun obatobatan untuk tulang. Selain itu juga bisa melakukan oral NSAID. Untuk tambahan, sebaiknya membatasi mengkonsumsi apa-apa yang dingin. Makanan atau minuman yang dingin bisa langsung mempengaruhi kinerja tulang. “Aktivitas yang berbaur langsung dengan hawa dingin juga bisa mempercepat menimbulkan rematik. Mulai dari tidur di lantai tanpa alas, mandi air dingin di tengah malam, dan sejenisnya,” ujar Azwar. (cw6/sin)

LAYAKNYA penyakit darurat, rematik bisa disembuhkan dengan operasi. Tindakan operasi untuk menyembuhkan rematik dinamakan Arthoplasty. Cara ini berkembang di Indonesia sejak 1980-an. Sebelum singgah di Indonesia, Arthoplasty mulanya muncul di negara-negara Barat. “Teknologi ini pertama kali muncul untuk mengobati penyakit TBC pada panggul. Namun, karena mekanismenya sama dan dirasa berguna, akhirnya digunakan untuk mengobati rematik,” dr Andito Wibisono SpOT, spesialis bedah orthopedy yang juga dari RS Premier Bintaro. Pada prakteknya, Arthoplasty sama dengan tindakan operasi pada penyakit lainya, yakni dilakukan dengan mengobati bagian sendi otot yang sakit lewat mekanisme tertentu. Teknik ini cukup aman untuk dilakukan penderita, termasuk yang lanjut usia.

IST

“Teknologi ini tidak mebutuhkan waktu yang lama saat menjalankan operasi. Selain itu, proses pemulihan sesudah operasi juga hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat,” ujar Andito. Sayangnya, pengobatan ini masih hanya bisa dinikmati oleh mereka yang berkantung tebal, ditambah dokter yang berkom-

poten untuk melakukanmya sedikit. Teknologi ini juga harus didukung dengan perlengkapan rumah sakit yang memadai. Sebab itu, tidak semua rumah sakit di Indonesia yang mampu menjalankan Arthoplasty. Sebelum melakukan Arthoplasty, ada beberapa hal yang harus dilakukan terlebih dahulu. Hal-hal ter-

sebut antara lain aktivitas tubuh harus dijaga, periksakan sejauh mana kondisi OA yang sedang diderita, dan melatih kekuatan otot tubuh. Jika semua sudah dilakukan, Arthoplasty bisa segera dimulai. Sesudah operasi juga ada beberapa yang ahrus diperhatikan. Dalam waktu satu hingga tiga hari sesudah operasi, si penderita OA harus tetap rutin melatih otot-otot tubuhnya supaya tidak kaku. Rasa nyeri juga sebaiknya dikurangi dengan melakukan terapi atau mengkonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Sesudah tiga hari pertama operasi, terapi tetap dilanjutkan. Salah satunya adalah mencoba terapi sendiri dengan alat bantu jalan atau pun dengan mencoba menuruni tangga seorang diri. Meski demikian, penderita sebaiknya tetap dalam pengawasan keluarga. Terus lakukan hal-hal tersebut hingga masa enam minggu setelah menjalani rematik. (cw6/sin)


SRIWIJAYA POST Minggu, 25 Maret 2012

19

Sejarah Kelam Jadi Obyek Wisata (1)

Polpot Bunuh Jutaan Warga Kamboja

FOTO-FOTO : ZAINAL HUMAS PEMKOT PALEMBANG/HADI PRAYOGO

KEKEJAMAN REJIM POLPOT — Rejim Polpot atau Political Potential yang memerintah Kamboja pada tahun 1975-1979 sungguh kejam. Diperkirakan 1-2,5 juta (data dari sumber berbeda) warga Kamboja dibunuh secara sadis. Tengkorak para korban yang disimpan di almari kaca, sel penyiksaan tahanan, bahkan susunan tengkorak korban membentuk peta daratan Kamboja dijadikan obyek wisata.

PENGANTAR : MUNGKIN Indonesia harus meniru cara negara-negara berkembang untuk menyedot wisatawan. Inilah cara-cara Kamboja dan Vietnam yang mengembangkan obyek wisata dengan menjual sejarah kelam mereka. Dimana Indonesia pun seharusnya bisa melakukan karena negeri ini juga memiliki sejarah kelam, paling tidak pada saat terjadi konflik pada sekitar tahun 1965. Berikut laporan Pemred Sripo Hadi Prayogo yang selama 8 hari diundang kunjungan ke Malaysia, Kamboja, dan Vietnam oleh Walikota Palembang Eddy Santana Putra, untuk studi banding ke tiga negara itu.

B

EGITU tiba di kota Phnom Penh (ibuko ta Kamboja), hal pertama ditawarkan pemandu wisata (guide) adalah mengunjungi tiga tempat, museum Genosida Tuol Sleng dab ladang pembantaian Choeung Ek. Sedangkan untuk belanja dipilih Russian Market. Di seluruh Kamboja obyek wisata yang paling dikenal adalah Angkor Wat di Siem Reap, namun kalau di Phonom Penh adalah sejarah kelam mereka yakni pada saat Polpot berkuasa di Kamboja pada 1975-1979. Polpot saat itu membunuh sekitar 2,5 juta penduduknya karena dianggap sebagai penentang. Tuol Sleng Genocide Museum Cerita kelam rakyat Kamboja terjadi pada masa tahun 1975-1979 ketika terjadi kudeta di dalam negeri oleh Saloth Sar atau lebih dikenal dengan nama Pol Pot (Political Potential).

Dengan tujuan memurnikan kembali darah bangsanya dari pengaruh asing, Pol Pot bertindak membabi-buta. Mata uang dihapuskan, bank-bank ditutup, kantor-kantor asing dirusak dan dibakar. Tidak itu saja Pol Pot menghabisi bangsanya tanpa pandang bulu termasuk juga anak-anak yang tak berdosa. Tidak heran jika sampai hari ini Kamboja terlihat jauh tertinggal diantara negara-negara tetangganya mengingat diantara hampir 2 juta jiwa yang menjadi korban kebuasan rezim itu termasuk kaum intelektual negerinya. Dan Tuol Sleng adalah saksi utama sejarah itu. Tuol Sleng merupakan bekas sekolah Tuol Svay Prey Secondary School. Pada masa rezim Khmer Merah berkuasa areal sekolah yang terdiri atas empat gedung bertingkat 3 ini dijadikan sebagai penjara dan tempat intrograsi para ta-

hanan. Gedung-gedung ini diberi nama A, B, C, D dan semuanya memiliki cerita kelam tentang kekejaman Pol Pot dan koleganya. Pertama masuk ke dalam museum setelah membayar tiket, pengunjung akan disuguhi pemandangan empat gedung yang letaknya berdekatan. Di halaman gedung A terdapat 14 gundukan batu putih yang merupakan kuburan korban terakhir rezim ini sesaat sebelum pasukan pemerintah datang. Salah satu diantaranya adalah perempuan. Kondisi mereka saat ditemukan sudah rusak akibat siksaan dan tidak memiliki identitas Gedung A menjadi tempat penyiksaan para tahanan. Di atas balai-balai besi terdapat alat penjepit kuku dan juga rantai untuk mengikat kaki tahanan. Begitu juga dengan gedung B dengan bilik-bilik kecil yang menjadi penjara bagi tahanan. Dinding luar gedung ini diberi kawat listrik dan dipagari agar tahanan tidak bisa melakukan bunuh diri. Ada juga dokumentasi foto-foto para korban. Wajah-wajah mereka terlihat tanpa ekspresi, seakan sudah tahu maut segera datang. Sementara sebagian anak-anak terlihat tersenyum tanpa tahu apa yang akan terjadi dengannya. Sebuah lemari kaca menyimpan beberapa lembar pakaian para korban. Di depan gedung B terdapat sebuah tiang kayu dengan tiga kerekan diatasnya, sementara dibawah terdapat

gentong besar. Biasanya para tawanan akan diikat dan ditarik dengan kerekan kemudian kepalanya di ceburceburkan ke dalam tong selama proses interograsi. Jika dianggap belum mengaku para tahanan kemudian disiksa dengan menggunakan alat-alat seperti palu, gunting, pisau, cangkul dan sebagainya. Choeung Ek (The Killing Fields) Ladang pembantaian Choeung Ek terletak 15 kilometer barat daya Phnom Penh. Daerah ini merupakan tempat ditemukannya 8985 korban rezim Khmer Merah pada tahun 1980. Mereka ditemukan dari hasil penggalian 86 kuburan massal yang ada disana. 43 kuburan dibiarkan tanpa disentuh. Kebanyakan korban adalah tahanan yang sudah disiksa di Tuol Sleng dan dikirim ke Choeung Ek untuk dihabisi nyawanya. Para korban, baik pria, wanita, dan anak-anak ada yang dipukul sampai mati, ditembak, dipenggal, diikat dan dikubur hidup-hidup. Sebelum masuk kedalam areal ini, kita terlebih dahulu membayar tiket masuk dan melihat bangunan pagoda berdinding kaca yang memuat ratusan tengkorak korban. Pengunjung bisa membeli bunga dan menyalakan hio untuk menghormati arwah mereka. Sebelum menjadi ladang pembantian, Choeung Ek merupakan lokasi pemakaman orang Cina di Kamboja. Sisa-sisa kuburan mereka masih bisa kita lihat. Lubang-lubang bekas

penggalian masih terlihat jelas meski sudah diselimuti rumput. Beberapa bagian tulang yang tersisa tersimpan di dalam lemari kaca. Sebatang pohon besar berada ditengah-tengah area pembantaian dan diberi

nama Magic Tree. Ketika rezim Khmer akan membunuh korban, dipohon itu digantungkan sebuah loudspeaker besar yang volumenya dikencangkan sehingga suara erangan atau letusan senjata tidak bisa didengar

penduduk sekitar. Terdapat juga sebatang pohon kayu yang menjadi tempat anakanak dipukul atau bayi-bayi dilemparkan ke atasnya untuk kemudian ditembak seperti anak burung. (hdp/berbagai sumber/*)

Si Kejam Polpot PADA awal 1976 Khmer Merah menahan Norodom Sihanouk (Raja Kamboja) dalam tahanan rumah. Pemerintah yang ada saat itu segera diganti dan Pangeran Sihanouk dilepas dari jabatannya sebagai kepala negara. Kamboja menjadi sebuah republik komunis dengan nama “Kamboja Demokratis” (Democratic Kampuchea) dan Khieu Samphan menjadi presiden pertama. Pada 13 Mei 1976 Pol Pot dilantik sebagai Perdana Menteri Kamboja dan mulai menerapkan perubahan sosialis Polpot terhadap negara tersebut. Pengeboman yang dilakukan pihak AS telah mengakibatkan wilayah pedesaan ditinggalkan dan kota-kota sesak diisi rakyat (Populasi Phnom Penh bertambah sekitar 1 juta jiwa dibandingkan dengan sebelum 1976). Saat Khmer Merah mendapatkan kekuasaan, mereka mengevakuasi rakyat dari perkotaan ke pedesaan di mana mereka dipaksa hidup dalam ladang-ladang yang ditinggali bersama. Rezim Pol Pot sangat kritis terhadap oposisi maupun kritik politik; ribuan politikus dan pejabat dibunuh, dan Phnom Penh pun ikut berubah menjadi kota hantu yang penduduknya banyak yang meninggal akibat kelaparan, penyakit atau eksekusi. Ranjau-ranjau darat (oleh Pol Pot mereka disebut sebagai “tentara yang sempurna”) disebarkan secara luas ke seluruh wilayah pedesaan. Pada akhir 1978, Vietnam menginvasi Kamboja. Pasukan Kamboja dikalahkan dengan mudah, dan Pol Pot lari ke perbatasan Thailand. Pada Januari 1979, Vietnam membentuk pemerintah boneka di bawah Heng Samrin, yang terdiri dari anggota Khmer Merah yang sebelumnya melarikan diri ke Vietnam

untuk menghindari penmbasmian yang terjadi sebelumnya pada 1954. Banyak anggota Khmer Merah di Kamboja sebelah timur yang pindah ke pihak Vietnam karena takut dituduh berkolaborasi. Pol Pot berhasil mempertahankan jumlah pengikut yang cukup untuk tetap bertempur di wilayah-wilayah yang kecil di sebelah barat Kamboja. Pada saat itu, Cina, yang sebelumnya mendukung Pol Pot, menyerang, dan menyebabkan PeIST rang Cina-Vietnam yang tidak berlangsung lama. Pol Pot, musuh Uni Soviet, juga memperoleh dukungan dari Thailand dan AS. AS dan Cina memveto alokasi perwakilan Kamboja di Sidang Umum PBB yang berasal dari pemerintahan Heng Samrin. AS secara langsung dan tidak langsung mendukung Pol Pot dengan menyalurkan bantuan dana yang dikumpulkan untuk Khmer Merah. Jumlah korban jiwa dari perang saudara, konsolidasi kekuasaan Pol Pot dan invasi Vietnam masih dipertentangkan. Sumber-sumber yang dapat dipercaya dari pihak Barat menyebut angka 1,6 juta jiwa, sedangkan sebuah sumber yang spesifik, seperti jumlah tiga juta korban jiwa antara 1975 dan 1979, diberikan oleh rezim Phnom Penh yang didukung Vietnam, PRK. Bapa Ponchaud memberikan perkiraan sebesar 2,3 jutaùmeski jumlah ini termasuk ratusan ribu korban sebelum pengambil alihan yang dilakukan Partai Komunis. Amnesty International menyebut 1,4 juta; sedangkan Departemen Negara AS, 1,2 juta. Khieu Samphan dan Pol Pot sendiri, masing-masing menyebut 1 juta dan 800.000. (hdp/berbagai sumber/*)


Sriwijaya Post Edisi Minggu, 25 Maret 2012  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you