Issuu on Google+

RABU 25 JANUARI 2012

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

MANAGED BY

ECERAN RP 2.000

24

HALAMAN

Jalinsum Lumpuh Total ■ Bentrok Warga di Sidomulyo Lampung Selatan ■ Pemicunya Hal Sepele, Tak Ada Korban Jiwa

INFORMASI TERKINI KLIK

Kondisi Jalinsum Hari Ini w w w. s r i p o k u . c o m

„ ke halaman 7

ANTARA/ENI MUSLIHAH

KERUSUHAN ANTARKAMPUNG Ratusan warga berjalan dengan membawa senjata bambu dan senjata lainnya saat kerusuhan antarkampung di Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (24/1).

KALIANDA, SRIPO — Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan lumpuh total. Kendaraan dari arah Bakauheni menuju kota Bandar Lampung dan kota lain di Sumatera, mau„ ke halaman 7

GARA-GARA DICKY NGEBUT ● Dicky (18), warga Dusun Napal, ngebut di

sekitar areal parkir Pasar Sidomulyo ● Ridwansyah (43), petugas parkir pasar, menegur Dicky ● Tidak senang ditegur Dicky memukul dada Ridwansyah ● Ridwansyah tidak melawan karena melihat Dicky bersama 4 teman

Garuda Delay 8 Jam PALEMBANG, SRIPO — Sebanyak 162 calon penumpang pesawat Garuda Indonesia (GA) 111 tujuan Jakarta kesal. Keberangkatan mereka tertunda hampir delapan jam lantaran pesawat yang akan dinaiki di Bandara International SMB II Palembang, Selasa (24/1), mengalami kerusakan. Menurut jadwal pesawat ini diberangkatkan pukul 06.00. Namun pesawat yang malam sebelumnya membawa penumpang dari Jakarta itu mengalami masalah. Pilot Hindrawan melihat lampu peringatan ketika menghidupkan peralatan pada pagi hari. “Ya sekitar pukul 05.30 saat

calon penumpang boarding, pilot menghidupkan peralatan di ground. Ternyata teleflex cable putus. Kalau mau take off, gear-nya naik. Begitu juga kalau mau turun. Pilot lalu berkoordinasi dengan teknisi, dan saya. Kami pun harus menunggu spare part dari Jakarta. Kita nggak bisa main-main nyawa orang taruhannya. Terserah mau dimaki-maki,” ungkap Station Manager Garuda Indonesia Cabang Palembang, Illaludin Harahap. Illaludin memaklumi kekesalan penumpang yang ingin dapat kepastian pesawat bisa diberang„ ke halaman 7

● Ridwansyah pulang ke rumahnya di

Kotadalom

● Ia menceritakan peristiwa itu kepada war-

ga lainnya

● Warga Kotadalom menyisiri Pasar Sidomulyo ● Warga mendapati dua pemuda asal Kecamat-

„ ke halaman 7

Apriani Cs Kerap Nyimeng di Kantor JAKARTA, SRIPO — Perilaku menyimpang Apriyani Susanti dan kawan-kawan, sedikit demi sedikit kian terbuka. Sopir dan penumpang mobil Xenia yang merenggut nyawa 9 orang dan melukai 3 lainnya di Jakarta minggu lalu, diduga telah sering mengonsumsi narkoba. Informasi terbaru diperoleh, mereka sering mengisap rokok daun ganja (nyimeng) di atap kantor rumah produksi Cerahati New Media Communication tempat mereka bekerja. Saat kecelakaan, mobil naas itu ditumpangi empat orang, dua perempuan dan dua laki-laki. Apriyani bersama tiga rekannya yakni Arisendi (34), Denny Mulyana (30), dan Adistina Putri Grani (25). Semuanya kini menyandang status tersangka narkoba.

Perjuangkan Palestina ke PBB

SRIPO/HAFIZ

SIAP BERANGKAT — Petugas ground handling mempersiapkan keberangkatan pesawat GA 111 yang delay 8 jam, Selasa (24/1) pukul 13.30.

PALEMBANG, SRIPO — Sebanyak 37 dari 51 negara peserta Konferensi Parlemen Negara Negara Islam atau Parliementary Union of OIC Member States (PUIC) yang berlangsung di Hotel Aryaduta Palembang, dipastikan sudah hadir, Selasa (24/ 1). Beberapa negara, dan delegasi lainnya diperkirakan akan datang 28 Januari, termasuk Arab Saudi dan Irak dengan menggunakan pewawat pribadi. Delegasi yang sudah tiba di Palembang, saat ini ditampung di empat hotel, Aryaduta, Horison, Novotel dan Aston. Se-

Adistina Putri Grani bekerja pada production house Cerahati New Media Communication. Disty, sapaan akrab Adistina Putri Grani, dalam akun blog pribadinya mengunggah banyak sekali video klip yang mencantumkan „ ke halaman 7

Strategi Menyerang

BARCA VS MADRID

JOSE Mourinho dikritik oleh pemainnya sendiri kala menerapkan strategi bertahan saat melawan Barcelona pada leg pertama perempat final Copa del Rey di Stadion Santiago Bernabeu (19/1) lalu. Akibatnya Madrid menuai kekalahan 1-2 dari musuh bebuyutannya itu. The Special One kini dituntut harus berpikir lebih keras lagi untuk menghentikan aksi tak terhentikan Barcelona pada leg kedua Copa del Rey di Stadion Camp Nou, Kamis (26/1) dini hari. Strategi bertahan pada leg pertama lalu sebenarnya tidak bisa dikatakan gagal total. Pola permainan serangan balik cepat yang diterapkan para pemain Madrid saat itu cukup memberi perlawanan. Terbukti dengan terciptanya gol dari Cristiano Ronaldo. „ ke halaman 7

„ ke halaman 7

Karate Dikenalkan Mulai SD PALEMBANG, SRIPO — Ketua Pengprov Lembaga Karate Do Indonesia (Lemkari) Sumsel H Herman Deru menyatakan Lemkari lembaga profesional, mampu mandiri, tidak “mengemis” menyodorkan proposal bantuan. Dengan kemandiriannya, ia tidak muluk-muluk dan memasang target satu emas di PON 2012 Riau mendatang. “Kita targetkan satu emas dulu. Karena pembinaan dan persiapan dilakukan bertahap kita mampu berbicara pada 2014 dan 2016, mengingat Lemkari memiliki atlet-atlet junior berbakat,” jelas Herman Deru usai silaturahmi antar pengurus kabupaten/kota

JOSE MOURINHO AP

PEMENANG KUIS TEBAK SK OR SKOR SRIWIJAYA FC dikalahkan Persiwa Wamena 0-1, Selasa (24/1). Dari 587 penebak, yang menebak jitu 27 orang. Setelah diundi, nomor yang beruntung yaitu 083177823245, 083177768537 (AXIS) (AXIS), 081977820100, 085758802642 (SFC) (SFC), 085369133319 (SRIPO) PO). Sedangkan yang mendapat handphone dari AXIS yaitu 0831 77705792. Hadiah bisa diambil dengan Mbak Ida di Redaksi Sripo Jalan Jenderal Basuki Rahmad Nomor 1608 Blok B-G setiap hari jam kerja.

SRIPO/ISWAHYUDI

H Herman Deru bersama Priyo Budi Santoso.

se-Sumsel dengan Ketua Umum PB Lemkari, Priyo Budi Santoso di RM Sri Melayu, Selasa (24/1). Menurut Deru, pihaknya

fokus kepada pembinaan usia muda, mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga ma„ ke halaman 7


2

SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

SALAM SRIWIJAYA

Menjadikan Palembang Kota Internasional yang Aman PATUT kita acungkan jempol bahwa Pemerintahan Kota Pelembang yang dipimpin Ir H Eddy Santana Putra dan H Romi Herton, SH bertekad menjadikan Palembang kota internasional. Dengan harapan kota ini akan menjadi tujuan dalam berwisata, berbisnis, atau kegiatan lainnya, yang tidak hanya dari masyarakat Indonesia, tapi juga luar negeri. Untuk mencapai semua itu, ikon kota pempek ini pun sudah mulai berbenah, terutama dalam menyiapkan berbagai sarana dan fasilitas kota, misalnya bandara, hotel, pusat perbelanjaan, pusat hiburan, dan jasa transportasi. Tekad tersebut pun kini lambat laun mulai terwujud, terbukti banyaknya even regional dan internasional yang dilakukan di Palembang, mulai dari even olahraga sampai konvensi. Misalnya, saat ini sedang berlangsung pertemuan tahunan parlemen negara-negara Islam dunia. Bahkan, sebelumnya Palembang menjadi tempat pesta olahraga Asean (SEA Games). Tentu semua ini membanggakan kita semua, terutama masyarakat Sumsel, mengingat Palembang merupakan ibukota Provinsi Sumsel sekaligus barometer kondisi Sumsel secara umum. Sebagai kota internasional, tentu saja harus terus berbenah, karena yang datang ke Palembang bukan hanya masyarakat Sumsel, tapi juga luar Sumsel. Dan salah satu yang menjadi dasar orang akan datang ke suatu daerah (negara) adalah faktor keamanan dan kenyamanan yang baik saat kita berada di daerah/negara tersebut. Kalau kita dapat informasi bawah daerah itu kurang aman atau tidak nyaman, maka sudah pasti orang akan berpikir dua kali untuk datang. Lalu sudah amankan Kota Palembang? Jawaban atas pertanyaan di atas tentu saja relatif. Kalau kita sudah pasti sebagian mengatakan bahwa Kota Palembang aman. Tapi belum tentu orang lain. Kalau kita mau jujur, kita sendiri belum merasakan terjamin keamanan saat berada di beberapa kawasan kota, misalnya di kawasan Pasar 16 Ilir, Jembatan Ampera, Monpera, atau beberapa titik lainnya. Belum lagi keamanan di dalam angkutan umum. Belum lagi kalau kita melewati sejumlah kawasan itu pada malam hari. Bukti paling anyar adalah kasus pengeroyokan oleh orang tak dikenal terhadap seorang warga negara AS di kawasan Ilir Barat Permai. Fakta kondisi Kota Palembang tersebut tentu saja mejadi pekerjaan rumah (PR) kita semua, terkhusus Pemkot dan instansi terkait lainnya. Bagaimana kita menjadikan Palembang kota yang benar-benar nyaman dan aman untuk dikunjungi. Internasional yang kita dengung-dengungkan jangan sampai hanya jadi jargon mercusuar, apalagi hanya dijadikan bumbu politik. Perlu kegiatan dan kebijakan ekstra untuk mendukung itu semua, termasuk pengamanan di simpul-simpul kawasan rawan. Pemkot perlu meningkatkan kerjasama dengan aparat kepolisian, termasuk mungkin soal anggaran, sehingga keamanan yang diinginkan dapat terwujud. Keberadaan dan peran polisi wisata harus ditingkatkan, dengan penempatan mereka di sejumlah titik. Pemahaman mereka terhadap tugas dan peran harus ditingkatkan, termasuk para satpam di sejumlah kawasan. Dengan sistem pengamanan yang baik, maka ke depan diharapkan tidak ada lagi orang yang memeras wisatawan, atau melakukan tindakan kriminal terhadap pengunjung yang datang ke lokasi-lokasi tertentu. @@@

BARI-kan Pasar Kenten Laut SAYA pernah beberapa kali melihat Pasar Kenten Laut. Kini sudah lebih baik keadaannya ketimbang sebelumnya. Ada bangunan baru dan parkir motor sudah teratur di depan dan belakang pasar. Hanya kalau boleh saya usul bagaimana di-BARI-kan lagi. Yakni Bersih, Aman, Rapi

dan Indah. Terutama di bagian depannya. Ada pintu masuk dan plang papan nama yang elok, melambangkan bahwa kawasan tersebut memang pasar yang meskipun tradisional tetapi sudah maju pesat dan terkelola dengan amat baik. 081958056650

Agenda Program ke Depan

POJOK Jalur kereta monorel akan dibangun di atas Sungai Musi Inovatif... jeramba pucuk sungi Kasus kecurangan penerimaan calon PNS Pagaralam berlanjut Rahasia umum yang diumumkan... Ali Hanafiah: Anggota DPRD bisa dituduh korupsi berjemaah bila masuk anggaran SEA-Games Bisa ditanya bagaimana “ngakali” anggaran!

JAWAB Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas sarannya. Berkaitan dengan hal tersebut kami tentu terus berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Maka dari itu semua saran yang sifatnya untuk kebaikan dan keyamanan masyarakat tentu akan menjadi agenda ke depan dalam program kami. (cw2)

SRIPO/STS

Drs H Syaifuddin Azhar MM Dirut PD Pasar Palembang Jaya

SRIPO/ARDIANSYAH

FOGGING — Petugas dari Kelurahan 15 Ulu SU I Palembang melakukan fogging di RT 61 tepatnya di komplek Amin Mulia Palembang guna mengantisipasi demam berdarah yang diakibatkan nyamuk aedes aegypti, Selasa (24/1).

Sudah Diukur tapi Belum Diperbaiki Kepada Yth, Walikota Palembang dan Dinas PU Kota Palembang. Kami warga Jalan Sapta Marga khususnya Rt 39 memohon agar jalan kami yaitu

di Lorong Lestari dicor karena jalannya sangat rusak. Anehnya, jalan itu sudah puluhan kali diadakan pengukuran tapi tidak tahu dananya nyangkut di

Ada Skala Prioritas JAWAB Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas pertanyaannya. Perbaikan jalan-jalan tentu sudah menjadi perhatian kami selaku penanggung jawab. Permasalahan dana pun telah kita anggarkan untuk program perbaikan jalan ini. Kita akan berusaha memenuhi semua apa yang menjadi masukan dari masyarakat, namun pembangunan tidak dapat dilakukan secara serentak maka harus ada skala prioritas. Demikian harap maklum.(cw2) Ir Amrin MT Kabid Pengembangan dan Pemukiman Dinas Bina Marga Kota Palembang

mana? Mohon perhatiannya, terima kasih. 085381513472

RABU 25 JANUARI 2012 1 RABIUL AWAL 1433 H ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 12.14 WIB : ....15.38 WIB :.... 18.23 WIB : ... 19.35 WIB

KAMIS 26 JANUARI 2012 2 RABIUL AWAL 1433 H SUBUH : 04 .44 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

3

Miliki Gitar JimBeckers ■ Diskon 10 Persen

SRIPO/RETNO W

GITAR — Karyawati Toko Swara Indah Music memerlihatkan jenis gitar JimBeckers yang ditawarkan dengan harga spesial.

PALEMBANG, SRIPO — Semarak tahun baru imlek masih terasa. Selain masih banyak acara yang dilakukan di mal-mal, pertokoan juga masih memberikan potongan harga khusus kepada konsumsen. Misalnya, Toko Swara Indah Music salah satu tempat yang menjual beragam jenis alat musik di Jl Kol Atmo Palembang memberikan potongan harga khusus hingga 10 persen dari harga normal untuk pembelian gitar jenis JimBeckers. Mulyadi Kepala Toko Swara Indah Music mengatakan, promo potongan harga ini diberikan dalam rangka semarak peringatan tahun baru Imlek. Tokonya memberikan tenggang waktu promo hingga, Selasa (31/2) mendatang. Mulyadi menambahkan, tokonya menjual segala jenis gitar mulai dari gitar listrik hingga gitar biasa yang dijual mulai ratusan hingga jutaan rupiah. Namun dalam kesempatan kali ini pihaknnya hanya memberikan potongan harga untuk gitar jenis JimBeckers. Banyak jenis Gitar JimBeckers yang dijual mulai dari jenis YAIJ 1281 Elektronik semula dijual harga Rp 2 juta dalam kesempatan ini dijual Rp 1,8 juta perunit. Jenis YAIJ 1653 Elecric Rp 2,4 juta menjadi Rp 2,16 juta per unit. YAIJ 2909 Elektrik semula Rp 2,4 juta mejadi Rp 2,16 juta per unit. JB A 100 elekric semula Rp 2,84 menjadi Rp 2,55 juta perunit dan JB 115 electrik semula Rp 4,06 juta menjadi Rp 3,65 juta perunit. “Sekali lagi harga ini hanya berlaku hingga, Selasa (31/2) mendatang. Selebihnya akan kembali ke harga normal,” jelasnya, Selasa (24/1) dijumpai Sripo di Tokonya. Disinggung mengenai penjualan gitar jenis JimBeckers sekarang ini jelas Mulyadi cukup baik. Dalam sebulan khusus penjualan gitar jenis ini bisa mencapai puluhan unit. “Pembeli rata-rata dari kalangan umum. Baik itu pelajar maupun pemain band,” katanya. Hendara salah seorang pengunjung yang mengaku hobi bermain gitar menilai promo yang diberikan sangat baik. Sebab menurut dia selama ia membeli gitar belum pernah ada potongan harga hingga 10 persen dari harga normal. “Kali ini aku belum beli. Tadi dak sengajo cuma lewat terlihat ado potongan harga untuk gitar jadi mampir untuk lihat dulu. Sudah ado rencana beli namun aku kali ini lihat-lihat dulu,” katanya.(mg17)

Arni Pimpin IKKM

Calon Arsitek Ingin Kerja Pak Budi yang terhormat. Saya seorang mahasiswa jurusan teknik sipil di sebuah universitas swasta Palembang. Saya ingin sekali punya penghasilan sendiri sambil kuliah. Jadwal kuliah saya dari siang sampai malam. Usaha apa yang cocok dan incomenya sesuai dengan diharapkan untuk ukuran kota Palembang? Terimakasih 0819948292xx Dear 0819948292xx Salam GILA (Gigih Lakukan Action) Pertanyaan anda mengingatkan saat saya masih mahasiswa dan kebetulan saya alumni fakultas teknik negeri di kota Malang. Orang tua saya tidak bisa membiayai saya kuliah. Bagaimana saya bisa membiayai kuliah ? Berikut ini pengalaman yang saya lakukan: 1. Saya aktif di organisasi sehingga setiap ada kebutuhan kaos, spanduk, jaket, plakat dll saya menyediakan jasa untuk pengadaannya. 2. Saya kumpul dengan mahasiswa-mahasiswa yang kaya. Cara ini sangat efektif karena jasa saya banyak digunakan. Nah saat ini banyak sekali usaha jasa tanpa modal yang bisa anda lakukan di Palembang yang waktunya fleksibel. Misalkan saja jual beli property, percetakan, jasa ketik skrisi, laundry kiloan dengan memanfaatkan mesin cuci di rumah atau mesin cuci teman. 3. Memanfaatkan tukang gali sumur sehingga anda bisa jual Jasa sumur Bor. Banyak sekali peluang membuka usaha walaupun dalam kondisi apapun . INGAT: Kalau mau sukses dan kaya jangan banyak alasan, kalau banyak alas an lupakan Sukses dan Kaya. Penghambat utama orang berbisnis bukan modal tapi Mental. Anda punya modal tapi kalau mental anda konsumtif modal anda akan habis. Tidak punya modal tapi mental anda atau mind set anda entrepreneur anda bisa memanfaatkan modal orang. Gunakan BODOL (Berani Optimis Duit Orang Lain), BOTOL (Berani Optimis Tenaga Orang Lain). BOBOL (Berani Optimis Bisnis Orang Lain). Segera melangkah. Ikuti seminar-seminar Wirausaha agar mental anda berubah dengan menghubungi saudara Ridwan di 081373631932. Terima kasih Budi Utoyo

PALEMBANG, SRIPO — Arni Susanto SE, Ketua Kepengurusan Ikatan Keluarga Komering Mangulak (IKKM) periode 2006-2012, kembali terpilih sebagai ketua untuk periode lima tahun mendatang (20122016). Pengukuhan kepengurusan yang baru berlangsung Senin (23/1) lalu. Drs H Syarwani Ahmad MM selaku Dewan Penasehat yang juga Rektor Universitas PGRI Palembang didampingi Dewan Penasehat lainnya Drs Romzi AB, MPd, H Hilman Bunyamin, dan Ir Iskandar Absy, Msi melantik kepengurusan baru, usai digelar Musyawarah Daerah (Musda) IKKM yang dipusatkan di kediaman salah satu Dewan Penasehat H Hilman Benyamin di Komplek Griya Sejahtera III, Sako Kenten, Palembang. Arni kembali dipercaya seluruh anggota guna memimpin organisasi massa dari warga Desa Mangulak, Kecamatan Madang Suku

I, OKUT. Pada Musda, kemarin, Arni Susanto menyampaikan laporan pertanggungjawabannya dalam memimpin IKKM OKUT periode 2006 hingga 2011. Menurut Arni yang juga Branch Manager PT Intermas Tata Trading, dalam kurun waktu lima tahun terakhir tercatat anggota IKKM sudah mencapai 458 kepala keluarga atau lebih seribu jiwa. “Banyak program yang sudah kita lakukan mulai dair bidang budaya, sosial, olahraga, termasuk memberikan asuransi jiwa kepada anggota. Sementara itu, Dewan Penasehat Drs Romzi AB, MPd dan Drs H Syarwani Ahmad, MM menuturkan IKKM merupakan regenerasi dari Himpunan Warga Perantau Manggulak (HWPM) yang digagas dan didirikan tokoh masyarakat Desa Manggulak almarhum Drs Amiluddin Yusuf pada 1980.(Rel/lis)


SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

5

Aneka Handphone Harga Spesial n Bundling Telkomsel

SRIPO/MG18

STAN Telkomsel Corner di Palembang Square

PALEMBANG, SRIPO --Hingga 29 Januari 2012, Telkomsel Corner hadir di Palembang Square. Pada stan tersebut, hadir berbagai produk ponsel bundling dengan Telkomsel. “Pada Telkomsel Corner ini, beberapa produk ponsel seperti Nexian, Ti Phone, Lenovo Mobile, Tablet ZTE, dan lain-lain bundling

dengan Telkomsel,” kata Admin Telkomsel T Chase, Ussy ketika ditemui Sripo, Selasa (24/1). Dikatakan dia, dalam setiap pembelian produk yang disediakan di tempat tersebut, para pembeli akan mendapatkan kartu perdana Telkomsel baik AS maupun Simpati secara gratis. Selain itu, pelanggan juga menda-

patkan pulsa Rp 20 ribu. Selain itu, ada juga perdana khusus pembelian IPad yakni kartu perdana Flash dengan kuota 700 mbps hanya Rp 75 ribu. Dikatakan dia, u n t u k ponsel yang di bundling, juga sudah merupakan harga spesial. Untuk Ti-Phone misalnya, harga ponsel tersebut dihargai mulai dari Rp 189 ribu hingga Rp 2,4 juta. “Tidak ada target khusus, ini hanya meningkatkan image produk,” katanya. Di lain tempat, Teleshop Global Superstore yang terletak di Palembang Square juga tengah menggelar promo khusus hingga 29

Januari. Pada promo tersebut, khusus untuk produk ponsel LG. Pada promo yang digelar, setiap pembelian ponsel LG akan mendapatkan gratis ponsel LG lagi. “Promo ini tidak berlaku untuk handphone LG

Optimus. Misalnya, harga hape LG itu Rp 2 juta. Nah, si pembeli ini bisa mendapatkan hape LG lagi tapi di bawah harga hape LG yang pertama kali dia beli,” ungkap Supervisor Global Teleshop Area Sumbagsel, Maryono. (mg18)

Dukung Sukses PUIC Dalam upaya mendukung kesuksesan even PUIC (Konferensi Parliamentary Union of OIC Member States) ke-7, Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang digelar di Palembang 24-31 Januari 2012 bertempat di Hotel Aryaduta Palembang, Telkomsel telah melakukan peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan di kawasan venue kegiatan Konferensi OKI tersebut. Telkomsel juga menyediakan layanan akses internet nirkabel (Wi-Fi) kecepatan tinggi di lokasi ball room Hotel Aryaduta Palembang yang menjadi lokasi utama penyelenggaraan OKI. GM Network Operations Telkomsel Regional M Hafiddudun Triatmojo mengatakan dalam event yang dihadiri oleh perwakilan dari 51 Negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI), Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi milik anak bangsa telah mempersiapkan kualitas jaringan selama pelaksanaan event internasional tersebut. Untuk lebih memastikan peningkatan kualitas jaringan, Telkomsel juga setiap hari melakukan drivetest sepanjang perjalanan dari bandara hingga seluruh lokasi kegiatan terutama di venue penyelanggaraan di Hotel Aryaduta Palembang, yang dikhususkan untuk akses data broadband, komunikasi telpon dan SMS.(Rel)

Tabulet Terbaru Siap Luncur Februari GingerBread 2.3, built-in GPS TABULET, brand international chip, built-in 3G dan tentunya WiFi, yang secara cepat berkembang di dengan layar 47 persen lebih lebar pasar consumer eletronik Indonedari tablet 7 inchi, serta Kapasitif sia, berkomitmen menyediakan Touch Screen (mendukung 6 poin tablet berkualitas tinggi dengan harmulti touch). ga terjangkau. Dyah Astri Citraresmy, MarketMasih teringat jelas bagaimana ing CommunicaTabulet Octa yang tion Tabulet, dadilun-curkan lam rilisnya mepada ajang ngatakan, kini, Indocomtech Tabulet tengah 2011, bulan bersiap-siap November lalu, merilis seri terbaberhasil menaru Tablet Anrik perhatian droid dengan konsumen. performa yang Desainnya tak kalah baikstylish dan nya, serta valuefeaturesnya for-money (terjaunggul, yaitu ngkau). Tabulet processor Octa 2, siap telechip diluncurkan Febberkecepatan ruari 2012, akan 1 Ghz (Cortex hadir dan memeA8), dual kanuhi keinginan mera depan konsumen akan VGA dan beIST fitur yang lebih lakang 2MP, TABULET Android Octa 2 lengkap. (Rel/lis) OS Android


6

SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

Zumi Zola Sempat Minta Maaf ■ Bupati Tanjab Timur Dilaporkan Selingkuhi Istri Orang JAKARTA, SRIPO — Zumi Zola, Bupati Tanjung Jabung (Tanjab) Timur, Jambi, itu ternyata merasa bersalah setelah perselingkuhannya dengan Peni Fernita Saputri, istri Bernaldi Kadir Djemat terungkap. Bahkan, ia telah meminta maaf kepada Bernaldi atas perbuatannya itu. Kendati begitu, yang berinisiatif untuk menyelesaikan masalah tersebut

adalah Bernaldi. Ia mencari Zumi untuk mengklarifikasi perselingkuhan tersebut di Hotel Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada 16 Oktober 2011 silam. Ketika Bernaldi duduk di lobi hotel itu, Zumi langsung menghampirinya. Zumi mengatakan bahwa dirinya merasa bersalah dan secara tegas menyampaikan permintaan maaf karena berselingkuh dengan

Peni. Mantan kekasih presenter kocak Ayu Dewi itu juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. “Saya hanya duduk di lobi hotel. Entah bagaimana caranya, dia berjalan ke arah saya, dan saya panggil dia untuk duduk bareng saya. Dia mengakui dan dia bilang, ‘saya senang atas pertemuan hari ini, karena saya bisa hidup tenang. Dan, saya bisa mengklarifi-

Bernaldi Gugat Cerai Peni

Bernaldi Kadir Djemat bersama Peni Fenita Saputri.

JAKARTA, SRIPO — Bernaldi Kadir Djemat mengaku sempat berupaya mempertahankan biduk rumahtangganya bersama Peni Fenita Saputri, wanita yang dinikahinya 12 November 2006, silam. Meskipun ia harus menerima kenyataan bahwa istrinya berselingkuh dengan Zumi Zola, Bupati Tanjung Jabung Timur,

IST

Jambi. Ia sengaja mempertahankan pernikahannya karena mempertimbangkan kondisi mental anak semata wayangnya yang kini berusia empat tahun. Namun, kesabaran Bernaldi habis karena sang istri masih melakukan pertemuan dengan mantan kekasih presenter Ayu Dewi itu, di belakangnya.

Tak pelak, memutuskan pisah rumah dengan Feni. Bahkan, kini ia sudah melayangkan gugatan cerai di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, Ragunan, Jakarta Selatan. “Saya pisah rumah sampai sekarang. Dan, kami proses perceraian,” ujarnya. Husni Maderi, kerabat Bernaldi menuturkan bahwa permasalahan itu selama ini ditahan supaya ada kesempatan bagi istrinya berubah. Begitu pula dengan Zumi Zola. Namun, kesempatan itu ternyata tidak dimanfaatkannya dengan baik. “Pada kenyataannya, kesempatan yang diberikan malah makin kacau. Sehingga kami sekeluarga mendukung Aldi (sapaan akrab Bernaldi) untuk melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian,” tandas Husni yang mendampingi keponakannya ke Polda Metro Jaya. (tribunnews.com)

kasi’. Dia bilang minta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,” tutur Bernaldi. Sebetulnya, sejak pertemuan itu, Bernaldi sudah memaafkan Zumi dan istrinya. Ia bahkan memberi kesempatan bagi keduanya untuk berintrospeksi terkait kesalahan yang telah diperbuatnya. Sayangnya, ucapan Zumi hanya isapan jempol belaka. Kenyataannya tidak demikian. Bernaldi mengetahui bahwa Zumi dan istrinya masih sering bertemu tanpa sepengetahuannya. Tak pelak, Bernaldi kecewa. Ia sudah tidak bisa menahan dan menutupi aib keluarganya itu. Puncaknya, hari ini ia melaporkan Zumi ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan perzinahan. Setahun Bernaldi memperkirakan bahwa perselingkuhan istrinya, Peni dan Zumi Zola sudah berlangsung sekitar setahun. Namun, Bernaldi baru mulai curiga dan mengendus perselingkuhan itu pada September 2011, silam. Saat itu, ia curiga melihat sikap istrinya yang kelihatan aneh. “Kejadiannya ketahuan kira-kira bulan Sepetember 2011,” ujar Bernaldi, Selasa (24/1), saat ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), Polda Metro Jaya. Karena curiga Bernaldi ingin memeriksa Blackberry milik istrinya. Namun, saat itu istrinya terbangun dan menghapus percakapannya dengan Zumi di Black-

berry Massanger (BBM). Upaya istrinya menyembunyikan perselingkuhannya gagal setelah Zuma mengirim feedback ke BBM Peni. “Saya minta BB-nya, istri saya bangun dan menghapus itu semua. Setelah itu ada replay dari Zumi Zola dengan perkataan yang tidak pantas. Menurut saya itu sangat menjijikkan dan tidak pantas pada istri orang,” ucap Bernaldi. Percakapan itu kemudian menjadi bukti perselingkuhan mantan kekasih presenter kocak Ayu Dewi dan istrinya. Dari situ, Bernaldi menduga sudah terjadi perzinahan di antara keduanya. Ia juga menyertakan foto bukti pernikahannya dengan Peni kepada polisi. (tribunnews.com)

Zumi Zola

IST

Dirut PT GNU Tersangka 10 Tahun Disekap di Kamar Mandi ■ Terkait Kasus Bank Century JAKARTA, SRIPO — Bareskrim Polri sudah menetapkan satu tersangka berinisial T (Toto Kuntjoro), dia merupakan Direktur Utama PT Graha Nusa Utama (GNU), karena sudah mengalirkan uang hasil penjualan aset Bank Century ke Yayasan Fatmawati. Hal tersebut diungkapkan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution, Direktur Utama PT GNU bekerja sama dengan Robert Tantular menjual beberapa aset Bank Century. “Ia menjual beberapa aset Bank Century yang macet, tetapi uangnya tidak masuk ke Bank Century,

tapi masuknya ke Yayasan Fatmawati,” kata Saud di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (24/1). Tersangka diduga sudah melakukan kegiatan money loundering. PT GNU merupakan sebuah perusahaan yang membawahi Yayasan Fatmawati. “Ia ditetapkan sebagai tersangka pada 23 Desember 2011 dan tidak dilakukan penahanan,” kata Saud. Sebelumnya, Bareskrim Polri sudah melayangkan surat pengajuan pemblokiran rekening Yayasan Fatmawati di Bank CIMB Niaga cabang Gajah Mada, Jakarta Pusat. Pemblokiran tersebut ter-

kait aliran dana Bank Century Robert Tantular ke Yayasan Fatmawati. Pengajuan surat pemblokiran ini telah dikirimkan Bareskrim pada 23 Desember 2011. Bila surat tersebut telah dikabulkan Bank CIMB Niaga, selanjutnya pihak kepolisian menunggu persetujuan dari Kejaksaan untuk melakukan penyitaan aset tersebut. Saat ini, penyidik Direktorat II Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri sedang menelusuri aliran dana dari Robert Tantular melalui Toto Kuntjoro selaku Direktur PT Graha Nusa Utama (GNU) dan PT Nusa Utama Sentosa (NUS) kepada Yayasan Fatmawati. (tribunnews.com)

QALQILYA, SRIPO — Kepolisian Kota Qalqilya, Tepi Barat, Palestina, membebaskan seorang perempuan 21 tahun yang disekap ayahnya di kamar mandi berukuran 1 x 1,5 Meter selama 10 tahun, Sabtu (21/1). Ayah perempuan bernama Baraa Melhem itu mengakui perbuatannya. Katanya dia mengunci putrinya itu sejak Baraa berusia 11 tahun. Sang ayah mengatakan, dia mengunci putrinya dengan alasan “perselisihan keluarga”. Namun, dia tidak menjelaskan perselisihan seperti apa yang membuatnya mengurung putrinya. Kepada petugas dinas sosial yang mengurusinya saat

Baraa Melhem

NET

ini, gadis itu mengaku dikurung selama siang hari dan dikeluarkan dari kamar mandi pada pukul 01.00 hingga 04.00 dini hari untuk membersihkan rumah. Kepada Voice of Palestine, Baraa

mengatakan, dia digunduli lalu alisnya dicukur oleh ayahnya. Dia hanya boleh mandi sebulan sekali. Kepala dinas kesejahteraan sosial Qalqilya, Azat Maluach, mengatakan, sesaat setelah bebas dari penyekapan itu, Baraa meminta permen. Gadis itu mengaku selama disekap dia tidak pernah mendapat makanan manis dalam bentuk apa pun. Baraa sangat takjub dan setengah tidak percaya ketika keluar dari rumah. “Benarkah itu matahari? Apakah itu matahari yang saya impikan?” tanyanya kepada petugas. Menurut Maluach, ketika polisi membebaskannya, gadis itu tidak percaya.

“Dia bilang kepada kami, dia tidak pernah melihat siang hari selama sembilan tahun,” kata Maluach seperti dikutip Ynetnews, Minggu (22/1). Kedua orangtuanya bercerai ketika dia berusia empat tahun. Hak asuh diberikan kepada ayahnya. Baraa tinggal bersama ayah dan ibu tirinya. Karena ayahnya, disebut bernama Hassan Melhem, berkewarganegaraan Israel, kepolisian Palestina menyerahkannya ke pihak berwenang Israel. Dia akan diadili oleh pengadilan Israel pada Rabu (25/1). Selama disekap, Baraan dipukuli dan jarang diberi makan. (mail online)

700 Anggota Inkai Palembang Uji Kenaikan Tingkat SEBANYAK 700 anggota Inkai Kota Palembang menjalani uji kenaikan tingkat Semester 2 tahun 2011 di Gedung BPOK PT Pusri Palembang, Minggu (22/1). Uji kenaikan tingkat dibuka Ketua Institut Karatedo Indonesia (Inkai) Sumatera Selatan, Wijaya Mc Msi, dihadiri Ketua Majelis Sabuk Hitam Sumsel dan Anggota Dewan Pengurus Pusat Taufik Abbas. Menurut Wijaya, ujian kenaikan tingkat ini bukan untuk prestasi, tapi evaluasi terhadap kesungguhan para karateka. Mereka harus lebih menjujung tinggi nilai-nilai ketekunan yang senantiasa diselingi prestasi dan sanggup mengendalikan diri. “Di saat sekarang yang

Berfoto bersama pelatih dan sabuk hitam.

Wijaya

Taufik Abbas

Para pelatih dan pengurus.

utama adalah pengendalian diri,” ujar Wijaya yang pernah mencalonkan diri sebagai Walikota Palembang 2008 lalu dari jalur Independen. Sedangkan peserta ujian

kenaikan tingkat ini, kata Wijaya, sebanyak 700 orang terdiri Sabuk Putih 220, Kuning 65 orang, Hijau 55 orang, Biru 65 orang, Coklat 90 orang. “Dari

Dan I ke IV ada sebanyak 195 orang,” pungkasnya. Sebelum di beberapa daerah di Sumsel telah diadakan uji kenaikan tingkat. Sedangkan anggota

Inkai sekitar 700 ribu dan yang aktif sekitar 500 ribu. Mereka berasal berbagai kalangan, Polri, ABRI, pelajar, mahasiswa, umum dan lainya. (fil/ikl)

FOTO-FOTO : SRIPO/ZAINAL PILIANG

Murid tengah diuji kenaikan tingkat.


SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

Eddy Santana Beri Antensi Khusus ■ Diduga Kar yawan Hiburan TTerlibat erlibat Penusukan TTuris uris Karyawan PALEMBANG, SRIPO — Walikota Palembang, Eddy Santana Putra memberikan atensi khusus terkait penusukan turis asing bernama David Delois Dunnavan (59). Dia meminta aparat agar memburu pelaku hingga dapat sehingga akar permasalahan menjadi jelas. Saat diwawancarai di halaman kantor Pemkot, Selasa (24/1), Eddy mengakui dampak kejadian itu sangat besar, apalagi jika dikaitkan dengan imej Palembang sebagai kota international. Makanya, lanjut Eddy, pihaknya akan mengumpulkan bukti untuk tahu apa penyebab penusukan itu. “Itu kan terjadi di tempat hiburan malam, makanya

kita akan cek penyebabnya seperti apa. Kita juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian agar mengusut tuntas peristiwa tersebut, termasuk memburu pelaku hingga dapat. Ini sudah saya instruksikan langsung,” kata dia. Namun berdasar catatan Eddy, banyak tempat hiburan malam di Palembang yang melanggar aturan jam operasional. Seharusnya sebelum pukul 02.00 tempat itu wajib ditutup. Tapi kenyataan justru sebaliknya, bahkan beberapa tempat hiburan malam ada yang buka hingga pagi. Sementara pengeroyokan dan penusukan yang dilakukan beberapa orang tak dikenal terhadap warga

asing David Delois Dunnavan (59), hingga semalam Polsek IB I Palembang masih terus melakukan pengembangan. Bukti-bukti dikumpulkan untuk menangkap para pelaku yang identitasnya telah diketahui. Kapolsek IB I Palembang Kompol Sonny Triyanto didampingi Kanit Reskrim Iptu Iwan Gunawan ketika dikonfirmasi Sripo, Selasa (24/1) siang menuturkan, pihaknya hingga kini masih terus mengejar pelaku yang disinyalir salah seorangnya merupakan karyawan tempat hiburan yang dikunjungi korban. Setelah mendatangi tempat kejadian dan meminta keterangan dari saksi-saksi, disimpulkan ternyata kor-

ban datang dan sempat minum di tempat tersebut. Setelah minum, korban beranjak pulang karena tempat hiburan tersebut akan tutup. Saat akan keluar ternyata korban menyenggol kepala pelaku pertama yang membuat pelaku berang dan menghampiri korban yang hendak keluar dari tempat hiburan tersebut. “Kami telah mendatangi tempat dimana korban datang, dari keterangan saksi seperti itu. Tetapi kami juga meminta pihak pengelola untuk menunjukkan rekaman CCTV, diduga sempat terekam saat kejadian pengeroyokan dan penusukan tersebut,” ujar Sonny. (sta/mg14)

Garuda Delay 8 Jam

dap kerusakan. “Kalau mobil batuk-batuk sedikit, bisa minggir dari jalan. Tapi kalau pesawat kan nggak bisa. Apalagi ini menyangkut hidrolik,” ujar Ucok. Yang akan lebih fatal, kata Ucok, jika kabel alat sensor take-off tetap dibiarkan rusak sementara pesawat dijalankan. Yang jelas, katanya, akan terjadi pressure cup gear. “Pilot tidak bisa mengetahui sensor tertutup atau tidak. Ban terbuka atau tidak. Peraturan Baru Sementara itu, penumpang yang kesal karena menunggu lama menuding manajemen Garuda tidak

cepat tanggap. “Kami sudah berkerumun untuk minta penjelasan tapi nggak juga ada penjelasan. Seolah-olah kita ini ngejar mau ambil Rp 300 ribu itu. Nggak jelas kapan pesawat bisa diberangkatkan. Termasuk kita diberikan surat keterangan pe-nerbangan ditunda kalau pesawatnya sudah kondisi baik akan terbang pukul 12.30 atau GA 125 pukul 18.05, atau diganti yang pukul 16.45,” ungkap Firdaus, salah satu calon penumpang. Maskapai Garuda sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI No 92 Tahun 2011 tentang perubahan atas Peraturan Menteri

No 77 Tahun 2011 tentang tanggungjawab pengangkut angkutan udara telah membayarkan uang sebesar Rp 300 ribu kepada penumpang yang telah mengalami delay lebih dari empat jam. “Kita bayarkan tadi Rp 38.100.000 untuk 70 penumpang. Selain yang kembali ikut penerbangan GA 111 ada 54 orang. Selebihnya ikut GA 117 dan 119. Sedangkan yang lainnya kita berangkatkan ke penerbangan GA 113, GA 115 yang waktunya tidak sampai dengan ketentuan PM 77,”ujar Illaludin. (fiz)

! dari halaman 1 katkan. Menurut pria yang biasa disapa Ucok ini perbaikan tersebut membutuhkan waktu pengetesan minimal setengah jam. “Untung saja keta-huannya sebelum berangkat. Coba kalau sudah terbang, terpaksa mau balik mendarat. Bisa tiga jam ngetes sudah baik atau belum. Harus benar-benar zero,” jelasnya. Ditambahkan, pihaknya tidak boleh toleransi terha-

Perjuangkan Palestina ke PBB ! dari halaman 1 mentara individu yang tergabung dalam kepanitiaan kecil, bermalam di Hotel Grand Zuri selama kegiatan PUIC berlangsung. Kurang lebih dua hari berada di Palembang, delegasi negara-negara Arab ini belum menemukan kendala berarti. Baik menyangkut kenyamanan fasilitas hotel, cuaca, maupun menu makanan yang tersedia. Adi Bachtiar sebagai LO delegasi Arab Saudi mengatakan, selama dua hari mendampingi utusan Arab Saudi belum terdengar adanya keluhan dari para tamu. Sebaliknya, dengan kondisi Indonesia saat ini cenderung lebih nyaman dibanding musim di negaranegara Arab lainnya. “Di sini saya lihat mereka cukup enjoy. Soal cuaca juga tidak masalah, justru di sini mereka ngadem. Sebab di Arab sana suhu udara saat ini lebih panas ketimbang di kita,” ujarnya.

Harus Strategi Menyerang ! dari halaman 1 Tapi kesalahan fatal barisan belakang Madrid dan banyaknya pelanggaran yang dilakukan Madrid membuat skema permainan Madrid amburadul. Kesalahan itu dibayar mahal dengan dua gol Barca. Kini tidak ada pilihan lain lagi buat Mourinho kecuali harus menerapkan strategi menyerang total ke pertahanan Barca jika ingin memenangkan pertandingan dan lolos ke semifinal. Madrid harus menang minimal dengan keunggulan dua gol untuk mempertahankan gelar Copa del Rey. “Kami harus mencetak gol lebih dulu muntuk membuat mereka (Barcelona) tidak dalam kondisi nyaman. Tapi Barcelona adalah tim besar dan tim saya tidak boleh lagi melakukan kesalahan terutama di sektor pertahanan,” kata Mourinho dilansir Marca.com, Selasa (24/1). Pemilihan pemain yang tepat juga jadi faktor penting buat Mourinho untuk tidak lagi mengulang kesalahan seperti pada putaran pertama lalu. Untuk membuat ketajaman lini depannya efektif, Mou tidak bisa lagi menduetkan Karim Benzema dan Gonzalo Higuain. Dua penyerang ini memang sama-sama memiliki kemampuan hebat menje-

Terlepas dari itu, kemarin, perwakilan Executive Commite (Excom) dari sembilan negara sudah menggelar sidang pertama. Antara lain, Indonesia, Uganda, Mesir, Aljazair, Arab Saudi, Iran, Turki, Burkinafaso, dan Kamerun. Sayangnya sidang Excom ini tertutup, sehingga tidak banyak informasi yang bisa digali dari pertemuan tersebut. Kendati demikian, Pimpinan Sidang Excom yang juga Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso mengatakan, secara garis besar sidang merumuskan sejumlah agenda pembahasan atau yang menghasilkan rekomendasi, yang akan dibacakan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono 30 Januari mendatang. “Sidang ini, menjadi langkah awal untuk merumuskan apa saja yang nantinya akan dibahas. Di samping apa yang memang telah ditetapkan dalam pertemuan di Ankara, Turki beberapa waktu lalu. Intinya, ya mengenai resolusi permasalahan di negara-negara Arab,” kata Priyo. Meski berlangsung cukup alot dan diwarnai per-

debatan sengit, kemarin, Indonesia cukup puas dengan disetujuinya beberapa usulan pembahasan. Melalui juru bicara Hidayt Nur Wahid, Indonesia mengusulkan penambahasan poin agenda untuk memperjuangkan Palestina menjadi anggota penuh PBB. Kedua, mengenai dinamika perubahan dinamika internal atau kondisi demokrasi di negara-negara Arab, meliputi apa yang terjadi di Mesir, Tunisia, Yaman, dan seterusnya. Dimana selama ini penglihatan cenderung dari kacamata Eropa, dan sedikit sekali porsi Arab-nya. “Kita ingin semua persoalan yang ada juga dipandang dari perspektif kita sendiri, dan tidak hanya dari barat atau Eropa,” ujarnya. Selanjutnya usulan ketiga, Indonesia mengharapkan ada pembicaraan mengenai tema bangunan demokrasi baru di negara-negara Islam. Bangunan yang meliputi kesejahteraan, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap hak-hak anak dan perempuan. Juga disetujui, dengan beberapa catatan. Yakni, mendetilkan de-

mokrasi macam apa yang akan dijadikan esensi pembangunan demokrasi yang ditawarkan. “Semua usul kita diterima, termasuk yang ketiga. Bahkan secara langsung kita membentuk tim untuk memperjelas maksud demokrasi yang diharapkan pada negara-negara Islam ini. Besok jam dua siang saya kembali memimpin persidangan Excom, untuk memutuskan setelah mendengar laporan dari tim kecil yang dibentuk ini,” tandasnya. Terpisah, Hidayat Nur Wahid sebagai Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen menambahkan, Indonesia juga akan mengingatkan kepada negara-negara Islam khususnya yang tergabung dalam OKI untuk melakukan protes keras terhadap tindakan Israel kepada kaum Palestina dengan menahan anggota parlemen dari sana. “Ini jelas mencederai semangat keinginan membangun negara Timur Tengah. Makanya perlu kita sampaikan melalui PUIC ini. Terutama mengenai Palestina yang kita harapkan bisa menjadi anggota penuh PBB,” tegasnya. (mg1/sin)

bol gawang lawan. Namun tipikal permainan yang sama yang dimiliki keduanya seringkali membuat permainan Madrid tidak efektif. Opsi memainkan keduanya bergantian adalah pilihan paling pas buat Mou. Dengan demikian, satu slot jatah yang ditinggalkan Benzema atau Higuain bisa dimanfaatkan Mou memperkuat lini kedua dengan memasang gelandang yang bertipikal lebih menyerang. Masalahnya kemudian Mou kehilangan Angel Di Maria akibat cedera. Posisi winger asal Argentina itu kemungkinan bisa kembali diberikan kepada Jose Callejon atau Kaka. Callejon tengah on

fire dengan gol yang dicetaknya ke gawang Athletic Bilbao di laga terakhir La Liga. Peran Mesut Oezil sebagai playmaker harus dikembalikan. Oezil yang di leg pertama secara tak terduga dicadangkan sebagai imbas strategi bertahan Mou dengan memakai tiga gelandang bertahan, sudah semestinya tampil sebagai starter untuk mendukung kinerja Ronaldo dan Benzema. Selanjutnya Mou juga harus memikirkan keseimbangan pertahanannya terutama di sektor gelandang bertahan dengan absennya Sami Khedira. Lassana Diarra atau Pepe bisa kembali jadi opsi untuk menemani Xabi Alonso.

Banyak Pilihan Sektor paling vital tentunya adalah pertahanan Madrid. Mou sebenarnya memiliki banyak pilihan. Di depan kiper Iker Casillas, dia bisa menempatkan dua senter bek terbaik, Pepe dengan Ricardo Carvalho. Jika Pepe kembali dimainkan sebagai gelandang bertahan, Carvalho akan berduet dengan Sergio Ramos, dengan opsi Alvaro Arbeloa yang sudah sembuh dari cedera bermain di bek kanan dan Marcelo di kiri. Sektor ini jadi sangat vital buat Madrid mengingat seringnya kesalahan dilakukan barisan pertahanan Madrid saat menghadapi agresi Barcelona. (tribunnews.com/cen)

Karate Dikenalkan Mulai SD

lembaga yang menyebarkan proposal. Saya bangga dengan pengurus Lemkari Sumsel,” jelas Deru. Ketua Majelis Sabuk Hitam Lemkari Sumsel, Harnel Verry menambahkan, Lemkari sudah memiliki 8 pengcab kabupaten/kota di Sumsel, 1.740 karateka di Sumsel dan kini menempati rangking 3 besar se-Indonesia. Deru dkk pun berkonsentrasi menyiapkan atlet muda potensial. Di antaranya Amelia Putri peraih 2 perak kejuaraan internasional se-Asia. “Kita juga memiliki Rezky Aditya yang lolos PON 2012, dia ditargetkan meraih 1 emas,” jelasnya. Beri Sentuhan Sementara di depan ratusan anggota Lemkari

Sumsel, Ketua Umum PB Lemkari, Priyo Budi Santoso mengapresiasi Herman Deru, karena memberikan sentuhan untuk Lemkari. Ia gembira karena datang ke Sumsel diminta memimpin rapat penting Parlemen Islam se-Dunia yang diikuti 51 negara di Sumsel, kemudian diajak Herman Deru bertemu dengan jajaran pengurus Lemkari Sumsel. “Lemkari maju pesat dan Sumsel juga demikian. Lemkari lembaga besar karena memiliki 125 ribu pemegang sabuk hitam. Nanti saya akan undang semua kita perlu show of force. Satukan visi-misi untuk memberikan kenyamanan untuk Indonesia,” jelas Priyo.(ndr)

! dari halaman 1 hasiswa. Tentunya butuh pengorbanan, karena menyosialisasikannya tidak mudah. Karate olahraga populer namun kurang menarik, digelar dalam ruangan, berbeda dengan sepakbola atau basket. “Ini seni mengurus karate, butuh pengorbanan. Selama ini, pengurus berani membiayai sendiri pembinaan dan biaya memberangkatkan atlet. Itulah makanya, Lemkari bukan lembaga ‘mengemis’ atau

Jalinsum Lumpuh Total ! dari halaman 1 pun sebaliknya tidak bisa melintas. Terganggunya arus lalu lintas dipicu bentrok antarkampung. Informasi yang diperoelh Tribunlampung.co.id, Selasa (24/1) kondisi Desa Kutodalom masih mencekam. Kapolres Lampung Selatan, AKBP Harry Muharram Firmansyah, langsung memimpin aparat untuk mengamankan situasi. Bentrok antara warga Dusun Kotadalam dengan warga Dusun Napal, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan sebenarnya nyaris terjadi, Minggu (22/ 1) sekitar pukul 20.30. Dari informasi yang dihimpun, massa dari masyarakat Bali menyerang Desa Kotadalom yang mayoritas masyarakat Lampung, Selasa (24/1) pagi pukul 08.00. Massa yang menyerang membawa senjata tajam tersebut berencana melakukan penyerangan ke Desa Kotadalom. Kondisi Desa Kotadalom pun mencekam. Para pemuda desa setempat pun mempersiapkan diri menyambut serangan. Saat massa menyerang, ratusan warga Dusun Napal, yang mayoritas dihuni warga Bali sudah lebih dulu mengungsi ke lokasi aman. Situasi di lokasi kejadian masih mencekam. Ratusan aparat dari Polda Lampung, Polresta Lampung

Apriani Cs Kerap Nyimeng di Kantor ! dari halaman 1 jabatannya sebagai asisten produser dalan karya tersebut. Atasannya James Erlangga. Ketika Tribun menyambangi kantor PH Cerahati di bilangan Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (24/1), belum ada satu pun yang tahu kalau Disty dan kawan-kawan terlibat dalam saat peristiwa memilukan itu. Namun pegawai Cerahati menyebut, Disty dan kawan-kawan, kini merupakan pekerja lepas di perusahaan ini. Seorang pegawai Production House Cerahati mengatakan, termasuk Apriyani dan Disty kerap memakai ganja di kantor. Ada sebuah tempat di atas lantai tiga semacam atap yang dipakai untuk kumpulkumpul sembari menikmati marijuana alias daun terlarang. “Seringnya makai di atas, di atap,” kata dia. Masih menurut penuturan dia, pemakaian ganja itu bisa membantu kerja para kru production house agar kuat dalam bekerja. Pasalnya, kru-kru itu bekerja

Selatan, dan jajaran TNI saat ini berada di lokasi kejadian mengantisipasi serangan susulan. Kapolda Lampung Brigjend Jodie Rosetoe bersama Danrem Garuda Hitam Kolonel CZI Amalsyah Tarmizi dan Kapolres Lampung Selatan AKBP Harry Muharram Firmansyah dan Bupati Lampung Selatan, Ricko Mendoza mencoba menenangkan warga yang melakukan aksi pembakaran. Sementara itu, aksi balasan dilakukan warga Desa Kotadalom, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Mereka mencoba menyerang ke Dusun Napal, Desa Sidomulyo. Begitu tiba, ratusan massa mulai melakukan aksi pembakaran. Mereka membakar puluhan rumah warga Dusun Napal. Informasi yang dihimpun Tribun, sedikitnya 60 rumah warga di dusun tersebut dibakar. Pemicu Pemicu bentrok bermula dari sikap Dicky (18), warga Dusun Napal yang mengebutkan sepeda motornya di sekitar areal parkir Pasar Sidomulyo. Perbuatannya mendapat teguran dari Ridwansyah (43), pe-

7

tugas parkir pasar. Kurang senang mendapatkan teguran tersebut, Dicky pun memukul dada Ridwansyah. Mendapatkan perlakuan tersebut, Ridwansyah tidak melawan karena melihat Dicky bersama dengan empat temannnya. Ridwansyah kemudian pulang ke rumahnya di Kotadalom. Ia menceritakan perisitwa yang dialaminya kepada warga lainnya yang kemudian langsung menyisir Pasar Sidomulyo. Warga mendapati dua pemuda asal Kecamatan Way Panji, yakni Komang Warta (18) dan rekannya Wayan Pradite (15), sedang makan bakso. Keduanya tidak mengetahui permasalahan tersebut sebelumnya. Akibat dari salah pukul, tokoh masyarakat dari Desa Balinuraga mendatangi Mapolsek Sidomulyo dan meminta pertanggungjawaban atas penganiayaan itu. Peristiwa ini sudah diselesaikan Kapolres Lampung Selatan AKBP Harry Muharram Firmansyah. Dan, kedua belah pihak telah menandatangani kesepakatan damai. (tribun lampung)

Gara-gara Dicky Ngebut ! dari halaman 1

● ● ● ● ●

an Way Panji, Komang Warta (18) dan Wayan Pradite (15) sedang makan bakso. Keduanya jadi korban salah sasaran Tokoh masyarakat dari Desa Balinuraga mendatangi Mapolsek Sidomulyo Mereka minta pertanggungjawaban Kapolres Lampung Selatan AKBP Harry Muharram Firmansyah sudah mendamaikan kedua belah pihak Mereka juga sudah menandatangani kesepakatan damai

tanpa kenal waktu, dari pagi sampai pagi kembali. “Buat doping biasanya mereka biar kuat,” kata pegawai yang meminta namanya tidak dieskpose. Ketika ditanyakan apakah ada dari banyak kru itu yang juga mengonsumsi minuman keras, sumber itu tidak menampiknya. “Ya, ada tapi itu urusan masing-masing,” ujarnya. BD Dibekuk Bukti kawasan kantor PH Cerahati ada pengguna daun ganja, ungkap dia, pertengahan tahun lalu, tepat di depan kantor Cerahati, seorang bandar ganja dibekuk polisi. Entah maksud apa bandar tersebut berada di depan kantor Cerahati, namun ia menggambarkan saat penggerebekan terjadi suasana kantor sempat heboh. “Ada mobil tiba-tiba datang langsung gerebek itu bandar (BD), rame waktu itu di sini,” kata dia. Executive Producer James Erlangga yang biasa bekerja sebagai atasan Disty pada Cerahati buruburu membantah keras kabar yang menyebut kantornya kerap dipakai pesta ganja. Hal itu kata James sangat mengada-ada. “Nggak benar itu, dari mana itu kabarnya, nggak benar,” kata James. James dan Disty, pernah

menggarap antara lain video klip untuk iklan sebuah bank swasta, dan album almarhum Mbah Surip. James menjelaskan mengenai kendaraan Xenia hitam yang dikendarai Apriani, bukan kendaraan operasional Cerahati. “Bukan. Kami belum punya kendaraan, syukursyukur kalau teman-teman wartawan mau kasih kita mobil,” kata dia berseloroh. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nugroho Aji mengungkapkan Afriyani Susanti (29), Arisendi (34), Denny Mulyana (30), dan Adistina Putri Grani (25) mengaku belum lama menggunakan narkoba. “Pada kami mereka mengaku belum lama memakai narkoba. Mereka ngakunya baru dua kali menggunakan barang haram,” ujar Kombes Nugroho. Keempatnya telah ditetapkan sebagai tersangka pengonsumsi narkoba. Namun Nugroho mengaku tidak percaya begitu saja. “Kami akan mengembangkan pengakuan mereka dengan membawa keempat tersangka ke RSKO (Rumah Sakit Ketergantungan Obat),” papar Nugroho. (tribunnews/yog/ wil/tif)


8 SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

Kami Diganggu Wasit M

ESKI tidak ingin mengo mentari kepemimpinan wasit, bek sayap Supardi Nasir menganggap, Sriwijaya FC tampil bagus dan mendominasi permainan ketimbang tim tuan rumah Persiwa dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), di Stadion Pendidikan Wamena, Selasa (24/1) malam. “Kami tampil bagus, dan tuan rumah tidak lebih baik dari kami. Kami bertahan dengan baik dan menyerang dengan mendominasi permainan sepanjang laga,” ungkap Supardi mengenai kekalahan SFC 0-1 dalam duel yang tak disiarkan langsung televisi itu. Ketika disoal apakah merasa terbebani karena ditargetkan mendapatkan poin atas Persiwa, bek senior yang kini menjadi ikon pemain lokal ini mengatakan, sepanjang pertandingan lini pertahanan Laskar Wong Kito mampu meredam serangan-serangan tim lawan. Sayang di menit 47 ada yang sedikit aneh ketika striker Persiwa Pieter Romaropen, sudah masuk dalam perangkap ofside kemudian tetap menembakan bola ke dalam gawang Rifky. Pemain sempat sempat

protes, namun wasit tetap mengesahkan gol itu. “Kami diganggu oleh wasit, tetapi sudahlah itulah risiko kalau bermain di Wamena,” papar Supardi mengenai kekalahan Laskar Wong Kito. Menurut dia, memang ketika pertandingan tidak disiarkan langsung semuanya memang berisiko bagi tim tamu. Namun apapun itu, pemilik tinggi 175 cm ini menegaskan, mereka sudah melupakan kekalahan menyakitkan lawan Persiwa dan bangkit untuk menghadapi laga berikutnya. “Kami tidak boleh larut dan harus bangkit menghadapi Persipura pada 28 Januari nanti,” tegas mantan pemain PSMS ini.(ndr/cw2)

Rivky Deyton Mokodompit

KIPER kedua Sriwijaya FC, Rivky Deyton Mokodompit mengatakan bahwa gol yang diperoleh Persiwa Wamena dalam pertandingan menjamu SFC di Stadion Pendidikan Wamena, Selasa (24/1) malam terlihat berbau offside. “Bukannya tidak ingin mengakui kekalahan kita, namun saya lihat Edison Pieter Romaropen yang mencetak gol tidak bergerak sama sekali. Posisinya sudah berada di depan pemain belakang kita, namun saya tidak tahu dalam pandangan wasit bagaimana,” ungkap lajang kelahiran

SUP ARDI NASIR SUPARDI Bek Sayap SFC

SUP ARDI NASIR SUPARDI

Gol Berbau Offside

SRIPO/CW2

KAMI diganggu oleh wasit, tetapi sudahlah itulah risiko kalau bermain di Wamena.

Bolaang Mongondow, 5 Desember 1988 ketika dihubungi Sripo, semalam. Rivky sendiri dipercaya pelatih untuk menggantikan posisi pemain idolanya, Ferry Rotinsulu yang kondisinya kurang fit. Bermain full time, mantan pemain Persita Tanggerang ini menceritakan, jalannya pertandingan SFC melawan Persiwa berjalan seimbang. Kedua tim saling jual beli serangan pada babak pertama yang berakhir dengan skor 0-0. Memasuki babak kedua, SFC kecolongan satu gol, namun setelah itu penguasaan bola drastis lebih banyak di kuasai SFC. “Gol Persiwa ini bermula umpan silang dari sisi kanan lapangan, kemudian bola yang mantul langsung saja disambar oleh Pieter. Bola tendangannya sempat tertepis oleh saya namun masih masuk ke gawang,” ujar anak bungsu dari dua saudara ini. Meskipun kecewa harus menelan kekalahan namun ia juga mengaku senang karena akhirnya bisa membela SFC untuk pertama kalinya. (darwind s)

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

Lupakan Kekalahan Fokus Persipura!

■ SFC Ditekuk Persiwa 0-1 PALEMBANG, SRIPO — Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi meminta pemainnya melupakan kekalahan 0-1 dari Persiwa Wamena dalam lanjutan Indonesian Super Liga (ISL), di Stadion Pendidikan Wamena, Selasa (24/ 1) malam. Keith Kayamba Gumbs dkk harus fokus mempersiapkan diri menghadapi Persipura Jayapura Sabtu (28/1) mendatang. Kekalahan ini, membuat SFC tergeser dari tahta. Persipura yang menang dengan skor 3-1 atas Persiram Raja Ampat, mengambil alih klasemen dengan mengumpulkan 20 poin dari 9 pertandingan atau unggul satu poin dari Sriwijaya FC yang mengemas 19 poin dari 9 kali pertandingan. Sementara itu, Persiwa menyodok ke peringkat tiga dengan raihan 17 poin dari 9 pertandingan. “Saya meminta pemain melupakan kekalahan dan enjoy menghadapi pertandingan berikutnya. Mereka tidak boleh terbebani,” kata Kas Hartadi yang dikonfirmasi usai pertandingan, semalam.

Kas mengaku bertanggungjawab atas kekalahan Sriwijaya FC dalam lawatan di Papua. Menurutnya, pemain sudah bekerja keras sepanjang pertandingan dan mampu mengimbangi permainan tuan rumah. Ia bangga dengan penampilan Kayamba dkk, meski di laga tandang SFC tidak bertahan dalam pertandingan ini dan lebih banyak menekan tuan rumah. Sementara, lini pertahanan tampil apik seperti biasa. Pemain bermain lepas tanpa beban. “Tidak ada yang salah kita hanya tidak beruntung. Dalam pertandingan ini, kita mendapatkan banyak peluang, tetapi apapun itu, kami harus melupakan kekalahan dan pemain harus bangkit menghadapi laga lawan Persipura,” jelas Kas. Ketika disoal tentang kepemimpinan wasit, Pelatih asal Solo ini pun tidak ingin menyalahkan wasit, meski dalam laga ini ada beberapa hal merugikan tim. Bahkan gol Pieter Romeropen di menit ke-47 itupun berbau offside. “Saya pikir tidak baik juga

menyalahkan wasit, itu artinya saya mencari kambing hitam dan alasan dari kekalahan menghadapi Persiwa. Sebab yang paling penting bagaimana saya menyiapkan pemain saat melawan Persipura dan fokus kepada recovery pemain,” jelas Kas. Gol Offside Sejak menit awal Persiwa langsung menekan, sementara Sriwijaya FC menunggu di setengah lapangan. Namun semua itu hanya bertahan sepanjang 10 menit awal, setelah itu Kayamba dkk justru balik menekan dan menguasai jalannya pertandingan. Sayang sepanjang babak pertama, beberapa kali usaha Kayamba menerobos pertahanan tim lawan selalu terhalang offside. Begitu juga Hilton tidak mampu berkreasi lantaran selalu terperangkap ofside yang disiapkan pemain belakang Persiwa. Sementara itu, peluang Kayamba yang memaksimalkan umpan Hilton, masih meleset. Tendangannya masih melebar jauh. Sedangkan tuan rumah juga mendapatkan peluang dari Boakay dan Pieter Romeropen, namun berhasil diblok dengan baik oleh Rifky Mokodomvit yang tampil apik sepanjang laga. Kedudukan 0-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, SFC terus melakukan tekanan, namun kecolongan lewat serangan balik dari kreasi Pieter Romaropen dan Boakay Eddie Foday. Bahkan Pieter yang sempat terperangkap ofside ketika dengan mudah menundukkan Rifky Mokodimvit di menit ke-47. Pemain pun sempat melakukan protes, namun wasit tetap mengesahkan gol yang dianggap pemain belakang Laskar

Wong Kito berbau offside. Setelah gol itu, SFC terus melakukan tekanan demi tekanan ke areal pertahanan Persiwa. Sayang serangan anak asuh Kas Hartadi seperti membentur tembok pertahanan Persiwa yang dikawal OK Jhon dkk. Permainan pun berlangsung cukup keras, namun justru Supardi, Kayamba, dan Hilton yang mendapatkan kartu kuning. Kas pun sekali lagi tidak ingin mencari kesalahan, namun dia mengkritisi ke-

putusan sang pengadil lapangan yang dengan mudah memberikan kartu kuning kepada pemain tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu.”Memang sangat disayangkan, kartu kuning terlalu mudah diberikan. Namun apapun itu, pemain bekerja keras. Pertahanan kami sangat solid dan pemain depan pun menyerang. Permainan berlangsung normal, namun kami hanya tidak beruntung,” urai Kas.(ndr/cw2)

INFO DATA HASIL LSI 2011-2012, SELASA (24/1): Persib vs PSPS 2-1 Persipura vs Persiram 3-1 Persiwa vs Sriwijaya FC 1-0 Hasil Senin (23/1): Pelita Jaya vs Persija 0-2 Klasemen Sementara M M 1. PERSIPURA 9 6 2. SRIWIJAYA FC 9 6 3(6) PERSIWA 9 5 4(3) MITRA KUKAR 8 5 5(4) PERSIB 9 4 6(5) PERSELA 8 4 7. PERSIJA 6 4 8. PSPS 8 4 9. PERSISAM 8 4 10. DELTRAS 8 3 11. PELITA JAYA 9 3 12. PERSIBA 7 3 13. PSMS 7 1 14. GRESIK UNITED 8 2 15. PERSIDAFON 8 1 16. AREMA 8 1 17. PSAP 7 0 18. PERSIRAM 8 0 Jadwal pertandingan Rabu (25/1): Persiba vs Mitra Kukar

S 2 1 2 1 3 2 1 0 0 2 2 2 4 1 3 2 2 2

K 1 2 2 2 2 2 1 4 4 3 4 2 2 5 4 5 5 6

SG 18-11 21-8 14-12 18-10 13-12 16-10 12-2 13-11 13-13 9-8 15-15 13-15 7-9 12-19 11-19 10-18 6-14 9-24

P 20 19 17 16 15 14 13 12 12 11 11 11 7 7 6 5 2 2


HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

RABU, 25 JANUARI 2012

Sumsel-Lampung Rebutan Kampus n Pembangunan Institut Teknologi Sumatera n Tim Survei Lokasi di Gasing PALEMBANG, SRIPO — Tim survei dari Kementerian Pendidikan Nasional (Diknas) belum menetapkan lokasi pembangunan kampus Institut Teknologi Sumatera (ITS) di Sumsel atau Lampung. Kabar baiknya, tim sudah meninjau tanah seluas 300 hektare di Gasing, Banyuasin, yang dipersiapkan sebagai tempat pembangunan gedung perkuliahan. Sumsel optimis terpilih, dibandingkan Lampung. “Insya’allah, kita sangat serius dan antusias kehadiran Institut Teknologi Sumatera. Bahkan, support kita luar biasa,” kata Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH kepada wartawan usai bersilaturahim dengan pejabat eselon II, III dan IV di Pemprov Sumsel, Selasa (24/1) di Auditorium Bina Praja. Kendati masih dalam penilaian antara Sumsel dan Lampung, Alex Noerdin optimis Sumsel akan dipi-

“Bupati Banyuasin sudah menyiapkan lahan, dan Pemprov Sumsel terus memberikan dukungan ALEX NOERDIN Gubernur Sumsel SRIPO/STS

lih karena secara geografi Sumsel lebih dekat dengan kawasan Sumatera lain dibandingkan Lampung yang berada di ujung Sumatera. Sumsel menjadi kandidat dipilih setelah tim survei melakukan penilaian 10 provinsi di Sumatera lainnya. “Bupati Banyuasin sudah menyiapkan lahan, dan Pemprov Sumsel terus memberikan dukungan,” katanya. Dipilihnya Desa Gasing sebagai satu-satunya tempat yang diusulkan karena di kawasan Gasing hanya berjarak 18 Km dari Ban-

dara SMB II. Selain itu, telah memiliki akses jalan yang memadai dan lokasi ini juga akan dilalui jalan Tol Betung menuju kawasan Tanjung Api-api. PT Olahraga Sementara Kadis Pendidikan Nasional Sumsel, Ade Karyana, mengatakan, Kementerian Pendidikan Nasional tahun ini membangun dua lembaga pendidikan tinggi di luar Pulau Jawa terdiri dari Institut Teknologi Kalimantan dan Institut Teknologi Sumatera, yang masing„ Bersambung ke hal 10

Ledakan Bikin Kaget Warga n Tiga Tiang PLN Mendadak Roboh PALEMBANG, SRIPO — Usai ditabrak mobil dumptruk pada Sabtu (21/1) pukul 11.00, tiga tiang listrik yang berada di Jl Irigasi RT 2 RW 9 Kelurahan Siring Agung, roboh, pada Selasa (24/1) pukul 12.00. Ribuan pelanggan setempat menanggung akibat arus listrik padam saat perbaikan. Pantauan Sripo, sejak siang, beberapa teknisi dari PLN Wilayah Sukarami sudah mulai melakukan perbaikan satu gardu dan dua tiang roboh itu. Mereka mematikan aliran listrik untuk sementara waktu saat melakukan evakuasi memindahkan tiang listrik yang patah karena ditabrak truk. Menurut keterangan Rian, warga sekitar, tiang listrik tersebut ditabrak oleh mobil dumptruk BG 8785 E yang diketahui milik PT Muara Komering,

SRIPO/ISWAHYUDI

PETUGAS teknisi PLN Sukarami tengah memeriksa kondisi tiang listrik yang roboh di Jl Irigasi Pakjo, Selasa (24/1) siang.

armada batubara, pada Sabtu (22/1) pukul 11.00. Namun saat itu, tiang masih berdiri dan belum roboh. Sedangkan sopir langsung melarikan diri usai truk menabrak tiang yang berdiri di pinggir

rawa tersebut. Baru kemarin, tiang listrik yang ditabrak, patah dan roboh ke rawa. Saat roboh itulah, dua tiang lain juga ikut roboh, tak

Pos Ronda Ditebus Rp 1 M n Pemkot Buka Jalan Alternatif PALEMBANG,SRIP0 — Untuk mengurai kemacetan lalulintas, Pemkot Palembang memecah arus kendaraan di Jl Radial bisa langsung ke Jl Jend Sudirman lewat Jl Letnan Mukmin. Akses jalan ini terletak tepat di samping Apotik Aditya. Petugas Pol PP, Selasa (24/1) merobohkan bangunan pos ronda dan tembok beton setinggi 4 meter yang selama ini membuat putus jalur Jl Letnan Mukmin. Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Ir Masripin Toyib didampingi Kepala Badan Agraria Palembang, Sunarto di lapangan kemarin menegaskan, sejak pertengahan tahun 2011 lalu sudah dilakukan pembebasan lahan menggunakan dana APBD. Nilai pembebasan capai Rp 1 miliar. Dana ter-

sebut telah dibayarkan kepada pemilik lahan. Namun meski sudah selesai sebagian pemilik lahan masih membandel. Masih banyak bangunan liar di sana, seperti pos ronda permanen dan pagar tembok setinggi lebih dari empat meter. Dua bangunan itu berada persis di tengah-tengah akses jalan. “Kami sudah peringatkan pemilik lahan agar merapikan fasilitas ini, tapi tetap tidak diindahkan. Makanya hari ini kami bongkar paksa,” ucap Sunarto. Pembongkaran melibatkan lebih dari 20 petugas Pol PP, Dishub, Agraria, perlengkapan dan Kecamatan Bukit Kecil. “Ini lahannyua sudah kita bebaskan, akses jalan juga sudah diaspal, tapi dua fasilitas ini belum juga dibongkar, makanya kami bongkar paksa,” ucap dia.

SRIPO/DEWI HANDAYANI

BONGKAR — Petugas Pol PP membongkar pos ronda permanen di Jl Letnan Mukmin sehingga Jl Radial bisa tembus Jl Jend Sudirman

Warga sekitar menyaksikan pembongkaran tersebut. Pos ronda permanen diakui milik umum. “Kami bingung, siapa yang mau membongkarnya, kalau sudah seperti ini kan jelas,” kata Warni, warga setempat.

Petugas juga membongkar pagar beton setinggi lebih dari empet meter. Pagar ini dibangun 10 tahun lalu dan mengakibatkan jalan buntu. Pemilik pagar ti „ Bersambung ke hal 10

„ Bersambung ke hal 10

Jungkir Balik Si Anak Kolong (3-habis)

Memori Tangga Jodoh FT Unsri

EDDY Santana (berdiri di belakang) bersama temannya sewaktu bujangan. Fto dari buku biografi.

DI AWAL kepemimpinan Eddy Santana Putra sebagai Walikota Palembang, dia merasa tiga tahun pertama itu adalah masamasa sulit.

“Namun demikian saya tidak stres. Saya juga tidak pernah berhenti berpikir. Saat tidur, makan, dan bahkan mandi pun saya selalu berpikir. Terutama jika ada pekerjaan atau program yang tidak berhasil,” tutur Eddy di halaman 83 biografi Aku, Palembang, dan Perubahan. Dari kutipan itu, Eddy secara terbuka mengakui ada program yang tidak berhasil, meski tak diuraikan dalam buku tersebut. Jujur, itu salah satu kunci dia jadi orang sukses dalam pandangan tokoh masyarakat Sumsel dan pengusaha, H Halim. Dua faktor lainnya berani dan mau bekerja keras. Ada cerita menarik diungkap H Halim jelang suksesi Pilwako Palembang periode 2008-2013. Dia bertanya pada Eddy Santana apakah masih ingin mencalonkan diri dan maju sebagai walikota. “Saya tanya sebab bila dia tidak lagi „ Bersambung ke hal 10

SRIPO/HAFIZ

GM Gapura Angkasa Heru Dibyo R (kiri) menyerahkan kontrak kerjasama kepada District Manager Batavia Air Cabang Palembang Cureng Haryadi SP, Selasa (24/1).

Batavia ke Jeddah UNTUK pertama kalinya maskapai Batavia Air melayani penerbangan untuk keberangkatan calon

jemaah umrah yang diberangkatkan dari Bandara „ Bersambung ke hal 10


10

SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

Pejabat Malas Siap-siap Angkat Kaki n Alex Noerdin Ultimatum Eselon II dan III PALEMBANG, SRIPO — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin mulai geram dengan tingkah laku para pejabatnya yang dinilai malas dan tidak kooperatif. Dalam waktu dekat, ia menjanjikan ada pejabat dari eselon II dan III yang bakal didepak dari kusrsi jabatannya. “Harus diakui, selama tiga tahun saya memimpin ada saja pejabat kita yang prestasi dan kinerjanya tidak sesuai dengan harapan. Ya saya kira tiga tahun cukuplah untuk berbenah. Nah yang tidak ini, perlu kita ganti,” ujar Alex usai memimpin Rapat Koordinasi bersama 340 pejabat eselon II dan III plus 68 pejabat UPTD Pemprov Sumsel di Graha Bina Praja, Selasa (24/1). Pada kesempatan itu, Alex sempat mengemukakan kekecewaannya pada para pejabatnya yang dini-

“ADA pejabat yang saya tidak bisa hubungi. Saya SMS tidak dibalas, ditelepon juga tidak diangkat, padahal nada sambungnya terdengar. Ini tidak boleh terjadi di kalangan pejabat kita” ALEX NOERDIN Gubernur Sumsel lai tidak koperatif. Meski secara spesifik ia tidak menyebutkan, namun menurut Alex belakangan cukup banyak pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel yang tidak menjalin hu-

Tanpa Stiker Bus Dianggap Jelek PALEMBANG, SRIPO — Dinas Perhubungan Kota Palembang, Satlantas Polresta Palembang dan POM Kodam II Sriwijaya, mengadakan razia gabungan di Jl Faqih Jalaludin belakang Masjid Agung Palembang, Selasa (24/1). Razia gabungan ini lebih dititik beratkan kepada kendaraan umum seperti bus kota dan angkot yang kendaraannya segaja ditutupi dengan stiker. Nahi Aritonang sopir bus kota trayek Kertapati-KM 12 yang diberhentikan karena bus penuh dengan stiker sempat meminta kepada petugas agar stiker tidak seluruhnya dibuka, tetapi permintaan tersebut tidak dipedulikan petugas. “Kalau bus tidak di pasang stiker kata penumpang jelek, makanya kami pasang biar bagus. Bayar biaya pasang stiker antara Rp 1-1,5 juta dan itu bisa utang,” ujarnya sambil terus meminta petugas agar selesai membuka stiker di busnya. Kabid Wasdalops Dishub Kota Palembang Patih Ridwan ketika ditemui di sela-sela razia gabungan menjelaskan, razia ini dilaksanakan untuk memberikan peringatan kepada seluruh pengemudi bus kota agar tidak menempelkan stiker sehingga dapat memberikan celah kepada pelaku kejahatan untuk melakukan kejahatan di dalam kendaraan umum. “Kami juga menilang dan mengkandangkan bus kota yang tidak memiliki surat dan kir yang telah mati, sebanyak 5 bus yang dikandangkan dan 8 yang ditilang,” ujarnya. (mg14)

Batavia ke Jeddah ■

dari halaman 9

International SMB II Palembang, Minggu (5/2/) pukul 15.30 mendatang. “Sebetulnya ini melayani penumpang untuk calon jemaah umrah dari Jambi. Berhubung pesawat di Jambi tidak bisa landing pesawat wide body Air Bus

SumselLampung Rebutan Kampus ■

dari halaman 9

masing menelan dana berkisar Rp 300-Rp400 miliar. Menurut Mendiknas, su-

Ledakan Bikin Kaget Warga ■

dari halaman 9

sanggup menahan beban tiang listrik yang pa-

Memori Tangga Jodoh FT Unsri ■

dari halaman 9

berminat, maka saya akan memajukan calon walikota lainnya. Namun dia katakan dia masih mau maju kembali, dan itu salah satu bentuk kejujurannya,” ujar H Halim pada Bab Suara Orang Dekat. Tokoh Sumsel yang menjabat Ketua MPR RI, H Taufik Kiemas, mengaku tertarik pada bawaan Eddy Santana yang santai, tapi optimis. Padahal biasanya orang santai tidak bakal optimis, dia optimis. “Dia itu seperti tidak kerja, tapi otaknya bekerja,” ujar

bungan baik dengan atasan. Suka membohonginya, hingga minta mundur karena merasa tidak sanggup mengemban tugas. “Ada pejabat yang saya tidak bisa hubungi. Saya SMS tidak dibalas, di-telepon juga tidak diangkat, padahal nada sambungnya terdengar. Ini tidak boleh terjadi di kalangan pejabat kita,” tambah Alex, seraya mengaskan seluruh pejabat harus mengaktifkan ponsel minimal pukul 06.00-22.00. “Jika perlu mesti diaktifkan 24 jam, agar sewaktu saya menugaskan suatu pekerjaan dapat segera dikoordinasikan untuk dilaksanakan,” tegasnya. Alex juga mengatakan, dirinya sudah bosan mendengar pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel yang tidak juga bisa berbahasa Inggris. Padahal, pihaknya sudah menyediakan program kursus Bahasa Inggris khusus bagi eselon II dan III. “Kalau sudah tiga tahun belajar masih tidak bisa, ya berarti belum pantas jadi pejabat eselon II dan III,” tandasnya. Dalam kesempatan itu pula, Alex mengisntruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumsel untuk menertibkan pejabat yang menggunakan fasilitas untuk keperluan di luar tugas dinas. Kalaupun ada dinas ke luar kota atau bahkan ke

luar negeri, kata dia, harusnya mendapat izin dari gubernur terlebih dahulu. Mengenai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Alex menegaskan agar dinas terkait segera menindaklanjutinya. Sebab, BPK sendiri hanya memberikan tenggang waktu 60 hari terhitung 19 Januari. “Kita patut bersyukur tidak ada audit BPK yang mengarah kepada unsur pidana. Tapi tetap harus kita tindaklanjuti segera. Nah khusus aset Pemprov tidak boleh digunakan untuk urusan nondinas. Apalagi, digunakan kampanye terselubung,” katanya. Bidik ASEAN Games Meski terkesan jengkel, Alex tidak lupa memberikan apresiasi terhadap sejumlah kepala dinas yang sudah bekerja maksimal. Menurut dia, ke depan Provinsi Sumsel akan mengemban tugas yang cukup penting terkait ambisi sebagai tuan rumah ASEAN Games. Karena itu, kepada seluruh instansi, khususnya bidang pembangunan infrastruktur terus berupaya mempercepat pembangunan. Baik terkait double track, Musi III, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dermaga Tanjung Api-Api, dan sebagainya. “Itu harus terus dipantau. Proses dan tahapannya su-

dak berada di tempat. Kadishub Masripin mengatakan, pasca pembebasan lahan dan pembongkaran pagar dan pos ronda,

akses jalan Letnan Mukmin bisa dipakai untuk jalan umum. Warga yang ingin menuju Jl Jend Sudirman bisa melalui jalur sepanjang 1 Km ini. Kemacetan di jalur radial bisa dikurangi. “Ini sudah bertahun-tahun, gara-gara tembok dan pos ronda itu akses jalan jadi buntu, makanya pemkot melakukan pembebesan,” kata Masripin. (sta)

A330 Seri 200 berkapasitas 317 seat. Kapasitas serta peralatan tidak selengkap di Palembang yang merupakan Bandara International. Maka untuk menghandle jasa ground handlingnya kita kerjasama dengan Gapura Angkasa,” ungkap District Manager Batavia Air Cabang Palembang, Cureng Haryadi SP, Selasa (24/1). Menurut Cureng penandatanganan kerjasama dengan Gapura Angkasa ini

sudah sejak 2009 secara umum mengingat Gapura sudah sering menghandle pesawat haji dengan tipe pesawat yang sama, seperti musim haji 2011 lalu. “Tapi baru pertama kali ini untuk Batavia di Palembang menerbangkan rute Palembang-Jeddah. Ada 300 calon jemaah umrah yang bakal diterbangkan. Sedangkan pulangnya Minggu (12/2). Umrah selanjutnya tanggal 19 Februari 2012. Untuk program

umrah ini, Batavia sebetulnya sudah banyak, tetapi melalui Jakarta. Permintaan dari daerah juga banyak. Tapi yang disanggupi minimal 200 orang,” ujar Cureng. Sementara GM PT Gapura Angkasa, Heru Dibyo R menyatakan pihaknya siap melayani program umrah yang dilakukan maskapai Batavia Air dengan fasilitas yang semua serviceable dan telah dibuktikan pada musim haji 2011. (fiz)

dah saatnya lembaga-lembaga pendidikan tinggi teknik didirikan di luar Jawa agar tidak terkonsentrasi di Pulau Jawa seperti keberadaan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Untuk Wilayah Timur, sudah ditetapkan Institut Teknologi Kalimantan berlokasi di Balikpapan, Kalimantan Timur, sedangkan Institut Teknologi Sumatera belum ditetapkan

dan diharapkan Sumsel terpilih. “Semua sudah dipersiapkan, mohon doa,” katanya. Selain itu, ungkap Ade Karyana, Sumsel juga bakal memiliki Perguruan Tinggi Olahraga yang dipusatkan di Jakabaring dan rencana ini sudah disetujui presiden, mendiknas dan menpora sebagai pusat pendidikan keolahragaan. Terpisah, Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel Ir

Rizal Abdullah kepada sripo mengatakan, pembangunan gedung kampus dan rektorat perguruan tinggi olahraga di Jakabaring belum dilakukan, tetapi bagi pematangan lahan. Namun secara konsep dan detil bangunan sudah selesai dikerjakan dan kini sudah diserahkan ke Mendiknas dan Menpora. “Begitu disetujui, bangunan ini langsung dibangun karena alokasi dananya dari APBN,” katanya. (sin)

tah. “Tadi sempat ada ledakan dan percikan api saat roboh, saya kaget,” ujar Wati, salah seorang warga di tempat tersebut. Akibat tiga tiang yang roboh, mengakibatkan ribuan pelanggan tidak mendapatkan arus listrik. Menurut keterangan Roni, salah seorang teknisi PLN

Sukarami, aliran listrik yang putus di tempat tersebut berdaya 1 Mega Watt (MW). “Tapi, nanti malam mungkin sudah menyala lagi. Kita hanya ganti tiang yang patah saja dengan yang baru. Tiang roboh yang lain hanya didirikan lagi,” ujarnya saat diwawancarai Sripo di sela per-

baikan. Beberapa petugas PLN sudah memindahkan tiang listrik yang roboh menggunakan mobil derek PLN. Terlihat juga beberapa petugas Polantas di lokasi kejadian. Mereka mengaku tidak tahu jika ada kecelakaan tunggal di tempat tersebut. (mg4)

Taufik. Taufik mengungkap secara pribadi dia punya hubungan keluarga dengan ayah Eddy Santana yang dipanggilnya dengan sebutan Pak Animan. Taufik pernah tidur di rumah keluarga itu saat Eddy masih umur dua tahun. Pada buku itu dikupas juga lika-liku Eddy Santana sampai terpilih jadi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel. Gantada Arlan, Wakil Ketua DPRD Sumsel, mengungkap saat itu Taufik Kiemas memberinya tugas untuk mendekati Syahrial Oesman dan Eddy Santana. Pada Bab Sahabat Dekat, sejumlah teman mengenal Eddy sebagai pribadi yang memesona dan mengagumkan. Bahasa Erwin Singajuru, orang kenal dia langsung sayang. Menurut

Ahmad (Deny) Safriar, Eddy memiliki banyak teman, termasuk juga teman wanita. Deny menceritakan pertemanan mereka saat kuliah di Unsri. Di Fakultas Teknik Sipil ada yang dinamai tangga jodoh. Disebut demikian karena yang berkumpul di tangga tersebut cewek semua. “Nah, begitu Eddy melewati tangga ini, semua cewek akan berkata setengah berbisik, awas Eddy lewat, Eddy lewat,” kata Denny. Biografi Aku, Palembang, dan Perubahan ditulis kolaborasi wartawati Ida Syahrul dan dosen Arif Ardiansyah. Gaya tulisan bertutur menggunakan kata “Aku” mewakili sosok Eddy Santana. Penulis mengedepankan keberhasilan

Eddy menyediakan air bersih dan mengubah wajah metropolitan jadi lebih bersih. Dua isu ini ditanyakan pada sejumlah tokoh nasional asal Sumsel seperti Hatta Radjasa dan Ryamizard Ryacudu. Selain berbagai kelebihan, penulis juga memuat kekurangan Eddy Santana melalui penuturan orangorang yang dekat dengan kehidupannya. Ada pula foto-foto Eddy sewaktu kecil dan remaja, meski harus meraba-raba kapan dan di mana foto itu diambil karena tidak ada keterangan. Tentu saja buku ini bagus jadi referensi bagi pelajar dan pemuda di Sumsel meski seni, gaya bahasa, dan akurasi tulisan kurang diperhatikan dengan baik. (aang hamdani)

Pos Ronda Ditebus Rp 1 M ■

dari halaman 9

dah sampai di mana juga harus tahu,” tambahnya. Sementara itu, Sekda Pemprov Sumsel, Yusri Efendi mengatakan, penyerapan anggaran 2011 untuk fisik dan keungan mencapai 93 persen. Untuk anggaran di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang tidak terserap sebesar Rp 500 miliar. Ini disebabkan adanya moratorium penerimaan PNS yang belakangan jadi pembicaraan orang banyak. “Ya kita berharap semua tugas dan tanggung jawab kita bisa berjalan sesuai prosedur dan aturan yang ada. Sebab, ujung dari semua ini adalah untuk kepentingan masyarakat banyak,” pungkasnya. (mg1)

Alex Noerdin SRIPO/ZAINI


SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

11

Buat Perda Bayar Hutang SEA Games n Tiga Venue Dibayar dengan APBD 2012 n Djauhari: Naif, Kita Hutang tidak Bayar PALEMBANG, SRIPO — Keberatan beberapa pihak terhadap pelunasan hutang tiga venue SEA Games, dengan menggunakan APBD Sumsel tahun 2012, mendapat tanggapan pimpinan DPRD Sumsel. “Menurut hemat saya yang penting sudah dikonsolidasikan. Ini untuk hajat orang banyak, alangkah naifnya kita, para kontraktor, pemborong, sebenarnya sudah membantu, dalam konteks membangun dan mensukseskan dalam arti spektakuler, dan sekarang kita seolah-olah kita tidak ada jalan keluar, mereka merana dan sangat berharap itu dibayar,” kata Wakil Ketua DPRD Sumsel, HA Djauhari saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/1). Menurut politisi Demokrat ini, pembayaran hutang dengan menggunakan APBD Sumsel 2012 tersebut, semua sudah dikoordinasikan dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan terakhir Kementrian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra), yang mengatakan pembayaran hutang venue SEA Games itu tidak dianggarkan di APBN. Ditambahkan Djauhari, pihaknya selama ini sudah dianjurkan oleh surat keputusan Mendagri, agar membuat suatu Peraturan Daerah (Perda), dimana Perda ini merupakan suatu surat dari menteri merupakan salah satu payung hukum, dan dianjurkan buat Perda serta dialokasikan dana pemba-

SRIPO/ZAINI

HA Djauhari

yaran hutang tiga venue SEA Games yang lalu. “Bagaimana Jika barang tidak dibayar, di sisi lain dananya sudah ada tinggal mencari payung hukum saja, menurut hemat saya buat payung hukum berupa Perda dan dananya bisa dicairkan,” tandasnya. Lebih lanjut Djauhari juga menuturkan, dana tersebut akan di audit BPK sesuai yang harus kita bayarkan pada kontraktor. “Maka dari itu kita berpikiran jernih dan ini hukum, disuruh buat Perda akan ada pembahasan lagi, audit BPK sudah diminta, nanti bayarnya pihak ketiga juga akan disesuaikan jika lebih akan dihibahkan ke pembangunan lain,” ucapnya. Djauhari juga mengatakan, ada nilai tambah lebih besar dengan penggunaan dana APBD Rp 324,9 miliar tersebut, dan semua pihak harus menilai positif, “Dana dari pusat 3 triliun, dan ini bagi-

an kecil dari pengorbanan kita sebagai Sumsel untuk mendapatkan dana lebih besar,” ungkapnya. Selain itu, Djauhari juga menilai permasalahan ini jangan dipolitisir terus menerus karena akan mengganggu pembangunan di Sumsel sendiri, “Pembangunan Sumsel harus maju dan kita sudah merasakan dan melihat selama ini,” tukasnya. Dirinya juga mengatakan awalnya memang tidak setuju, tapi setelah melihat betul-betul surat keputusan Mendagri tersebut, sudah merupakan payung hukum dan untuk kepentingan orang lain kenapa pihaknya harus menolaknya. “Ini bukan untuk orang perorang tapi Sumsel, jadi saya harap berpikir positif jangan delematis terus bagaimana susah dong, dan harus diluruskan, berjiwa besar negarawan dan bagaimana kalau utang tidak dibayar padahal kita memiliki kemampuan. Ya sudahlah untuk anggaran pembangun tahun 2012, dan 2013 masih ada,” ucapnya. Lebih lanjut ia mengatakan mudah-mudahan dengan pembayaran ini Sumsel dapat ganti dengan pembayaran yang lebih besar lagi. “Bayangkan saja sekarang dana hibah sudah 50 miliar, untuk sekolah tinggi dan itu sudah ada klaim dari Diknas. Kita berharap berpikir positif jangan terkotak-kotak, pentingkan kepentingan umum, menjauhkan kepentingan partai, kelompok, pribadi yang tidak baik. Kalau memang harus dipenjara 75 anggota dewan ya sudah,” pungkasnya.(mg15)

POHON PELINDUNG — Empat pohon mahoni yang tumbuh berdekatan terlihat layu di Jl Angkatan 45 belakang Palembang Sport Convention Centre, sementara belasan pohon lain di sekitarnya tetap tumbuh subur, Senin (23/1). SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

Stisipol Wisuda 501 Lulusan Tahun Ini Bangun 6 SMK n Perbandingan SMK-SMA Sumsel 30:70 Persen

PALEMBANG, SRIPO — Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik (Stisipol) Chandradimuka Palembang mengwisuda 501 lulusan sarjana Strada 1 (S1) dan Strada (S2) di Grand Balroom Aryaduta Hotel Palembang, Senin (23/1). Prosesi wisuda berlangsung hidmat dihadiri Menko Perekomonian HM Hatta Rajasa, Wakil Gubernur Sumsel Eddy Yusuf dan undangan lain. Ketua Stisipol Chandradimuka Dra Lishapsari Prihatini Msi mengatakan ke depan Stisipol Chandradimuka Palembang, bisa menjadi center perguruan tinggi dalam bidang ilmu sosial dan ilmu politik di Sumsel. “Sesuai dengan visi dan misi dengan mengembangkan wilayah berlandaskan kearifan budaya lokal,” ujarnya. Sedangkan ke-501 lulusan yang diwisuda kata Lishaphasari, terdiri dari sarjana S1 Program Studi Ilmu Komunikasi 18 orang. Ilmu Adminitrasi 147, Ilmu politik 4 dan Kesejahteraan 14 orang. Program Studi S2 sebanyak 318 orang. Jumlah yang diwisuda sebanyak 501 lulusan.(fil) SRIPO/ZAINAL PILIANG

KETUA Stisipol Chandradimuka Dra Lishapsari Prihartini Msi, tengah memindahkan kuncir wisudawan.

PALEMBANG, SRIPO — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berencana memperbanyak jumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia. Secara nasional jumlah SMK akan melebihi jumlah SMA dengan proporsi 60:40 hingga 2014. Kasi SMK Disdikbud Sumsel, Yudi Adriansyah, Selasa (24/1) di ruang kerjanya mengatakan rencana tersebut masuk dalam road map Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tahun 2012. Unit sekolah baru SMK rencananya akan didirikan sampai 2014 melalui dana anggaran 2012. Menurutnya, semenjak 2010 ada “booming” peningkatan jumlah siswa dan sekolah SMK di Sumsel, dikarenakan pencitraan SMK selama ini lebih positif dan lulusannya mudah mendapatkan pekerjaan. “Animo masyarakat semakin besar terhadap SMK selama ini, sehingga jumlahnya terus bertambah setiap tahunnya,” kata Yudi.

Ditambahkan, data dari Disdikbud Sumsel saat ini perbandingan SMK dan SMA di Sumsel sekitar 30:70 persen, dengan sekitar 201 SMK baik itu negeri maupun swasta, dengan jumlah siswa sekitar 98 ribu. Sementara untuk SMA di Sumsel ada 511 sekolah, terdiri dari 254 SMA Negeri dengan total siswa sebanyak 34.846, dan SMA Swasta sebanyak 257 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 21.695. Disdikbud Sumsel sendiri pada 2012 ini berencana akan membangun minimal enam SMK yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Sumsel, dengan menggunakan APBN dan APBD. Pembangunan enam SMK tersebut diharapkan bisa menampung lebih banyak lagi siswa yang hendak masuk kejuruan. “Sekarang masih banyak belum tertampung, sehingga diakomodir dengan pembangunan SMK lain atau penambahan lokal di SMK yang ada terutama di daerah,” ucapnya. Meskipun terbilang berat untuk

menyaingi jumlah SMA yang ada di Sumsel hingga perbandingannya 50:50 persen,Yudi mengatakan pihaknya akan terus mengusahakan hal tersebut, dan diperlukan juga peran aktif dari Pemkab ataupun Kota di Sumsel. “Road map kami akan memperbanyak jumlah SMK. Target dengan SMA minimal bisa tercapai 50:50 terbilang sulit, tetapi kita akan terus berusaha,” kata Yudi. Unit sekolah baru juga akan didirikan untuk semua bidang studi SMK. Tidak hanya teknologi otomotif, komputer jaringan dan elektronik yang merakyat, tetapi juga bidang-bidang yang lebih luas, seperti alat berat dan lainnya. Tujuannya, menurut Yudi, tak hanya untuk mendongkrak pamor SMK sehingga dapat mendorong dan menggalang kepercayaan masyarakat untuk lebih melirik SMK, tetapi ditujukan pula untuk mencetak tenaga kerja andal dan terampil. (mg15)

36 Anjal Digunduli n Hasil Pener tiban Jelang PUIC Penertiban PALEMBANG, SRIPO — Setelah dilakukan razia dan penangkapan di empat titik simpang lampu merah akhirnya 36 anak jalanan dan komunitas punk diserahkan ke Dinas Sosial Kota Palembang, Selasa (24/1) pagi. Namun sebelum diserahkan-terimakan puluhan anak punk digunduli dulu kepalanya. “Identitas punk itu kepalanya kotor, warna-warni dan sering mabuk bareng di simpang-simpang lampu merah, makanya kita potong rambut mereka sebagai shok terapi. Semalam sudah kita lakukan pembinaan dengan menginapkannya di sel tahanan Pol PP,” ucap Kasat Polisi Pamong Praja, Drs Aris Syahputra MSi di ruang kerjanya. Menurut Aris, dasar penangkapan dan penertiban anjal ini adalah pelanggaran perda ketertiban umum. Saat ditemukan, rata-rata anak jalanan berkeliaran di beberapa titik lampu merah dan persimpangan jalur utama Palembang, seperti simpang lima DPRD Sumsel, simpang empat Jakabaring, simpang Charitas, simpang Angkatan 45 dan simpang Sekip. Untuk anjal, rata-rata sedang mengemis dan mengamen. Anak-anak punk malah tertangkap tangan sedang mengisap lem aibon di simpang lampu merah Angkatan 45. “Parahnya lagi, mereka ini ba-

SRIPO/CW2

SEJUMLAH 36 anak jalanan dan komunitas punk terjaring razia ketertiban umum, Senin (23/1) malam.

nyak yang kita temukan sedang mabuk aibon,” ucap Aris. Setelah dilakukan pendataan, rata-rata anjal dan punk berasal dari luar Palembang, seperti Jambi dan Bengkulu. “Mereka ini banyak warga datangan, makanya akan kita tertibkan dan akan dipulangkan ke kampungnya masing-masing, namun prosedur pemulangan tergantung kebijakan Dinsos karena wewenang mereka,” kata dia. Selain menangkap anjal, ikut pula diamankan puluhan gerobak dan botol-botol miras dan tuak. Hasil razia tersebit didapatkan di sepanjang kawasan 16 Ilir, simpang TVRI Kampus dan Bundaran Mesjid Agung, termasuk pula di

sepanjang jalan Km5. Botol dan miras yang diamankan karena melanggar aturan subtansi izin alkohol di atas 5 persen. “Kita sita karena miras ini buatan sendiri dan menggunakan alkohol di atas 40 persen, ini sudah masuk pelanggaran, makanya pemilik kita mintai pertanggungjawaban. Nanti kita berkoordinasi dengan kepolisian dari semua penemuan ini,” kata dia. Secara umum, lanjut dia, penertiban dilakukan jelang berlangsungnya PUIC di Palembang. “Kita tidak ingin wajah Palembang kotor, makanya kita tangkap semua anjal dan segala sesuatu yang melanggar ketertiban umum,” katanya. (sta)


12

SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang Tim Hentikan Tambang Liar

161 Anak Dikhitan Gratis

MUARAENIM - Dinas Pertambangan Kabupaten Muaraenim membentuk tim gabungan untuk menghentikan aksi penambangan batu kali liar illegal di Sungai Enim. “Tim beranggotakan BLH, Sat Pol PP, kepolisian, Kecamatan dan instansi terkait. Karena melibatkan banyak instansi maka harus koordinasi dulu terutama dengan Pak Bupati,” kata Kepala Dinas Pertambangan Energi Muaraenim, Ir Feri Pebriansyah melalui Kabid Pertambangan Ir Kurmin, Selasa (24/1). Diberitakan sebelumnya, warga empat desa di Kecamatan Tanjungagung yakni Desa Lesung Batu, Embawang, Tanjung Bulan dan Pagar Dewa memprotres aktivitas penambangan batu kali secara besar-besaran menggunakan ekskavator dan alat berat di Sungai Enim. Warga khawatir aksi ini mempengaruhi kekuatan badan jembatan yang melintasi Sungai Enim di Desa Padurakasa, Kecamatan Tanjungagung, Muaraenim. (ari)

LAHAT - Pemkab Lahat menggelar khitanan massal serta berobat gratis bagi warga yang bermukim di Kelurahan Pasar Lama Kecamatan Kota Lahat, Selasa (24/1). Ada 161 anak yang dikhitan serta 60 warga lanjut usia mendapat pengobatan gratis.Camat Kota Lahat Drs Yusri mengatakan kegiatan ini digelar Pemkab Lahat melalui masyarakat yang disebut Relawan Gotong Royong. Sebelum di Kelurahan Pasar Lama, acara juga dilakukan di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Lahat. “Hal ini merupakan kepedulian Pemkab Lahat, dan sengaja dilakukan membantu meringankan beban masyarakat.“Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat kurang mampu. Jadi bisa meringankan beban mereka,” ujar Yusri.Bupati Lahat Saifudin Aswari menjelaskan kegiatan serupa akan rutin dilaksanakan di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Lahat. (mg10)

SRIPO/MG10

KHITAN —Seorang anak dikhitan dalam acara bakti sosial Pemkab Lahat di Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Kota Lahat, Selasa (24/1).

Kami tidak Bisa Tidur Nyenyak ■ Angin Kencang Terpa Kota Lahat

SRIPO/TOMMY SAHARA

TUMBANG - Sebatang pohon jambu air yang sudah layu, tumbang akibat angin kencang yang menerpa kota Lahat, Senin (23/1) sore.

Empatlawang Butuh 40 Polhut TEBINGTINGGI, SRIPO - Pemkab Empatlawang sedikitnya membutuhkan 40 polisi kehutanan untuk pengawasan hutan terutama hutan lindung. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan dan Energi, Susyanto Tunut. “Kita sudah mengajukan pelatihan Polhut kembali pada anggaran 2012 ini,” katanya Selasa (24/1). Dia mengatakan, kebutuhan 40 Polhut dengan rincian 28 personel pemula dan 12 penyidik. Jumlah ini meliputi pengawasan sekitar 88 ribu hektare luas kawasan hutan di Kabupaten Empatlawang, di antaranya sekitar 72 ribu hektare hutan lindung dan sekitar 16 ribu hektar luas hutan produksi dan suaka alam. “Jika sudah ada Polhut pengawasan hutan dan penindakan terhadap pelaku ilegal

logging lebih maksimal. Namun, dalam penertiban ini tetap mengajak masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan lindung,” katanya. Pengawasan juga dilakukan dengan bantuan Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) setiap kecamatan serta dukungan dari sejumlah personil Satuan Polisi Reaksi Cepat (SPORC), perwakilan Kabupaten Lahat ataupun Provinsi Sumatera Selatan. Lebih jauh, teknis perekrutan Polhut belum begitu jelas. Namun, tidak berbeda jauh dengan mengacu pada perekrutan tahun sebelumnya diberikan kesempatan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin mengikuti pelatihan Polhut. Nantinya akan ditentukan persyaratan seperti usia dan kelengkapan administrasi dalam mengikuti pelatihan.(st2)

LAHAT, SRIPO - Dua hari terakhir, angin berembus kencang menerpa semua kawasan di Kecamatan Kota Lahat. Kuatnya tiupan angin membuat pepohonan bergoyang kuat bahkan dua di antaranya tumbang. Warga merasa cemas dan khawatir, apalagi hingga malam hari tiupan angin masih tetap kencang menyebabkan mereka tidak bisa tidur nyanyak. Embusan angin kencang mulai terjadi Senin (23/1) sore. Pohon kelapa yang menjulang tinggi terus bergoyang mengikuti arah angin. Selain itu kuatnya terpaan angin mengakibatkan banyak ranting pepohonan berjatuhan ke badan jalan. Sebuah dahan pohon akasia di Jl Kol Barlian Kota Lahat tumbang akibat diterpa angin, Senin (23/1) sore. Tidak ada korban atau pun kerusakan yang terjadi meski letaknya berada dekat dengan sebuah rumah warga dan penjual es yang mangkal di tepi jalan. Warga berinisiatif menebang

habis pohon karena khawatir dahannya kembali retak akibat angin kencang. Selain itu sebuah pohon jambu air yang sudah layu di Jl Mayor Ruslan I Kota Lahat juga tumbang akibat diterpa angin kencang. Meski sempat menutupi setengah badan jalan tetapi arus lalulintas tidak terhambat, karena warga segera menyingkirkan dahan pohon dengan cara dibelah. Menurut Sinta (33) warga Kota Baru, hembusan angin kencang sudah terjadi sejak Senin (23/1) siang. Embusan angin mengakibatkan beberapa genteng atap rumahnya jatuh. Sementara atap rumah tetangganya yang menggunakan seng, juga rusak karena paku yang menempel tercabut. Supandi, warga Kelurahan Bandarjaya mengatakan hembusan angin kencang membuatnya khawatir. Karena di sekitar rumahnya terdapat beberapa pohon kelapa yang rawan tumbang jika terus diterjang angin. Apalagi hingga malam hari angin kencang

masih tetap menerpa, hingga membuatnya tidak bisa tidur nyeyak. “Kami tidak bisa tidur

nyenyak semalaman, anginnya kencang sekali. Kami khawatir pohon kelapa di sekitar rumah, tibatiba roboh,” kata pria yang bekerja di sebuah perusahaan tambang ini. (mg10)

Akibat Perubahan Musim

DOK:SRIPO

Agus Santosa

KEPALA Seksi Observasi dan Informasi, Badan Metreologi Klimatologi dan Geofisika Bandara SMB II Palembang, Agus Santosa menjelaskan dari pantauan setelit sejak Desember 2011 hingga Januari 2012 cuaca ekstrim tetap mengancam

wilayah Sumsel bagian Barat. Sementara untuk Kabupaten Lahat kecepatan angin masih normal, yakni 10-15 knot. Namun, bisa bertambah saat menjelang sore dan malam hari. Penyebabnya saat ini adalah masa peralihan musim yang mengakibatkan cuaca ekstrim terjadi. Karena mulai Maret hingga Mei 2012 sudah memasuki musim pancaroba, peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Sehingga cuasa masih berubah-ubah, dan tidak bisa diprediksi. “Kawasan Lahat banyak wilayah perbukitan yang menjadi lintasan angin. Sehingga warga harus tetap waspada, karena angin puting beliung bisa saja terjadi,” ujar Agus yang dihubungi melalui ponsel. (mg10)

Disiapkan17 Beasiswa

■ Program Pemkab Empatlawang ■ Ke PTN dan MSU Malaysia TEBINGTINGGI, SRIPO Pemerintah Kabupaten Empatlawang menyiapkan beasiswa kuliah bagi siswa yang berprestasi untuk kuliah di Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia juga di Manajemen Sains University (MSU) Malaysia. Kepala Dinas Pendidikan Empatlawang, H Syahril mengatakan untuk ke PTN pada tahun 2012 ini Pemkab menganggarkan dana bagi tujuh siswa berprestasi. “Pemkab Empatlawang akan menanggung semua biaya dan keperluan yang dibutuhkan siswa selama kuliah. Diharapkan setelah menyelesaikan kuliah nanti, mereka bisa mengabdikan diri dan menerapkan

ilmu mereka di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati,” katanya. Masih kata Syahril, tahun ajaran 2010/2011 lalu Pemkab Empatlawang menganggarkan beasiswa bagi tujuh orang. Tetapi dari tujuh siswa yang mendapat kesempatan, setelah diseleksi hanya empat yang berhasil lulus Sedangkan tahun ajaran 2011/2012 diharapkan semua bisa lulus. “Untuk tahun ini Pemkab Empatlawang menganggarkan dana bagi tujuh orang siswa, semoga ketujuh siswa bisa lulus semua ke PTN,” ujarnya. Beberapa bidang ilmu yang penerapannya sangat

membutuhkan tenaga ahli untuk diterapkan di Kabupaten Empatlawang seperti sarjana pertanian dan dokter hewan. Masih kata Syahril, tahun 2012 ini pemerintah juga telahmenganggarkan beasiswa bagi 11 siswa prestasi untuk kuliah ke Manejemen Sain University (MSU) Kualalumpur, Malaysia. Kebijakan ini setelah Pemkab Empatlawang menandatangani kerjasama dengan pihak MSU beberapa waktu lalu. “Untuk mendapatkan ke-11 siswa yang ber-prestasi tersebut, kita telah

membentuk tim untuk menyeleksi dan mengirim siswa yang berprestasi yang akan mengenyam pendidikan di MSU,” kata Syahril. (st2)

Beri Nama Muhammad Agus MESKI agak terbata-bata dan harus dipandu, Agus Daniel (21) mampu menyelesaikan ucapan dua kalimah syahadat. Ia pun resmi menjadi mualaf atau memeluk agama Islam meninggalkan agama dianutnya terdahulu. Puluhan orang yang memenuhi ruangan Masjid Al Huda di Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Kota Lahat juga serentak mengucap syukur memecah hening. Bupati Lahat Saifudin Aswari dan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Lahat Hj Sasmita Aswari turut menyaksikan ikrar Agus Daniel untuk memeluk Islam. Hadir beberapa pejabat pemerintah Kabupaten Lahat, tokoh masyarakat serta masyarakat Kelurahan Pasar Lama Kecamatan Kota Lahat. Kepala KUA Kecamatan Kota Lahat, HM Romyen yang memimpin acara sempat mengajukan pertanyaan beberapa kali kepada Agus Daniel terkait pilihannya memeluk Islam. Namun, pria yang baru satu tahun menikah tersebut juga beberapa kali meyakinkan jika tidak ada paksaan dari siapa pun atas pilihannya tersebut.

Saifudin Aswari yang menjadi saksi Agus Daniel memeluk Islam, juga turun mengucapkan rasa syukur. Bahkan ia juga memberikan nama baru kepada Agus Daniel yakni Muhammad Agus. Ia juga berpesan agar menjadi penganut Islam sebenarnya dengan menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi semua larangannya. Bukan hanya Islam identitas, atau lebih sering disebut islam KTP. “Kerjakan salat lima waktu, serta ibadah lainnnya,” pesan Saifudin Aswari.

Sementara menurut Muhammad Agus, ia sudah lama berkeinginan memeluk agama Islam. Namun karena berbagai sebab, baru bisa terwujud sekarang. Pria yang tinggal di Desa Sungai Buggur SP Bumi Lampung Kecamatan Kikim Timur ini mengaku mendapatkan hidayah meski tidak ada peristiwa spesial yang ia alami. “Tidak ada paksaan sama sekali. Alhamdulillah hari ini saya sudah memeluk islam,” imbuh Muhammad Agus. (tommy sahara)

SRIPO/MG10

SIMAK — Bupati Lahat Saifudin Aswari (empat dari kiri) menyimak Agus Daniel mengucapkan dua kalimat syahadat untuk memeluk Islam, Selasa (24/1)


SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

13

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua ADD OKU Timur Rp 1,9 Miliar

Gardu PLN Meledak Semburkan Api

MARTAPURA —Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten OKU Timur selama Tahun 2012 mencapai sekitar Rp 1,9 miliar. “Jumlah itu tidak berbeda dengan ADD Tahun 2011 lalu,” kata Kabid Ekonomi Desa, Kasmir Syamsudin Selasa (24/1). Bukan hanya jumlah ADD, jumlah desa dan kelurahan serta jumlah dana yang akan diterima juga tidak berbeda dari tahun sebelumnya. “Dana tersebut akan kita gelontorkan selama tiga tahap seperti tahun sebelumnya. Tahap pertama akan kita gelontorkan sebesar 50 persen, tahap kedua sebesar 30 persen, dan tahap ketiga sebesar 20 persen. Namun semuanya tergantung realisasi tahap pertama. Jika semua sudah realisasi maka tahap kedua dan seterusnya baru bisa dicairkan,” kata Kasmir seraya menyebutkan, fokus ADD Tahun 2012 masih pada pembangunan kantor desa terutama untuk desa yang belum memiliki kantor yang belum memiliki kesempatan pada tahun sebelumnya. Menurutnya, ADD harus digunakan sesuai program. (mg3)

INDRALAYA —Beberapa orang pengunjung dan pegawai di lingkungan Pemkab Ogan Ilir (OI) spontan lari menyelamatkan diri ketika gardu PLN di depan kantin meledak, Selasa (24/1) pukul 14.00. Meskipun tidak sampai menimbulkan korban, kejadian itu membuat pengunjung kantin terkejut dan berlari karena ketakutan. Sedangkan listrik di beberapa kantor dalam area Pemkab OI seketika padam. “Untungnya api tidak sampai membesar dan percikannya juga tidak terlalu jauh dari ledakan, sehingga beberapa motor tidak kena percikan api,” jelas Syakroni seraya mengaku dirinya berada di lokasi saat terjadi ledakan dan langsung berlari menarik motor untuk dipindahkan. Menurut pemilik kantinYus, selama ini tidak pernah gardu meledak. Ia menduga gardu meledak karena kepanasan. Rosandi, petugas PLN Ranting Indralaya bagian gangguan mengaku, pihaknya masih mengcek penyebab gardu sampai meledak. (trs)

SRIPO/TARSO

PINDAHKAN — Seorang warga terburu-buru memindahkan motornya menjauh dari gardu yang meledak, Selasa (24/1).

Jalan Aspal Jadi Tanah Merah ■ Baru Dua Tahun Dibangun ■ Tiga Desa Sulit Dijangkau

SRIPO/MAT BODOK

RUSAK — Jalan poros penghubung tiga desa di Kecamatan Lempuing, kini dalam kondisi rusak berat. Padahal jalan di kawasan itu pernah diaspal, namun belum dua tahun kembali menjadi jalan tanah merah. Foto diabadikan Selasa (24/1).

KAYUAGUNG, SRIPO - Jalan poros penghubung sedikitnya menuju tiga desa di Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), saat ini dalam

kondisi rusak parah. Aktivitas petani di kawasan sentra padi itu menjadi terganggu. Warga sudah beberapa kali melakukan gotong royong dan swadaya, tapi

Harga Karet Semakin Turun MUARADUA, SRIPO - Petani karet di beberapa sentra kebun karet rakyat di Kabupaten OKU Selatan, kembali malas-malasan mengurus kebun karetnya, menyusul harga karet di pasaran setempat semakin menurun. Setiap hari harga karet menurun secara terus menerus. Pantauan di lapangan, Selasa (24/1), harga karet mingguan di pasaran yang sebelumnya menyentuh Rp 16.000 kini di tingkat pengumpul Rp 10.000/Kg. “Karet jika dijual langsung ke penampung (toko,Red) di pasar Rp 10 ribu, tetapi akan lebih murah jika dijual kepada pembeli yang datang langsung ke kebun yakni Rp 8.000 per kilogram,” ujar Hernedi (38), petani karet asal Kotaway Kecamatan Buay Pemaca.

Menurut Hernedi, penurunan harga karet terus terjadi sejak akhir Tahun 2011, sehingga menyebabkan petani lesu menggarap lahannya. Menurut Awaludin (48), harga karet semakin turun membuat dirinya tidak bergairah. Padahal karet miliknya baru mulai belajar panen. “Tanaman karet saya baru belajar panen, harga karet semakin turun jadi bingung,” ujarnya. Fredy (48) pemilik Toko Dharma Agung yang menjadi agen pembeli karet, membenarkan terjadi penurunan harga. Pihaknya saat ini hanya membeli karet mingguan dari petani atau tengkulak dengan harga beli Rp 10.000 hingga Rp 11.000 per kilogram, sedangkan karet bulanan seharga Rp 13.000/Kg.(cw1)

tidak lama rusak lagi. Warga berharap jalan ke kawasan ini masuk dalam agenda pemerintah untuk diperbaiki Tahun 2012 ini. Tiga desa yang mulai sulit

■ Belum Memakai Palang Pintu BATURAJA, SRIPO - Belum semua pintu perlintasan rel Kereta Api (KA) di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang memiliki pengaman palan pintu. Dari 11 perlintasan rel KA, baru dua yang memiliki palang pintu, sedangkan 9 lainnya masih blong, alias tidak memiliki palang pintu pengaman. Selain tidak memiliki pintu perlintasan ada juga yang tidak dilengkapi rambu lalu lintas dan papan peringatan, sehingga seringkali terjadi kecelakaan lalu lintas. Hal itu diakui oleh Pengawas Jalan dan Jembatan PT Kereta Api Indonesia (KAI) wilayah Baturaja, Zulfan Suhendra yang ditemui wartawan, Selasa (24/1). “Sejauh ini hanya perlintasan di

■ Oknum Kades Diperiksa Polisi dirugikan, atas nama Malwan (42) dengan nomor laporan LP-B/79/VI/201/ SUMSEL/OKUT. Dihadapan petugas, AB membantah jika dirinya tidak mengindahkan surat panggilan polisi dua kali berturut-turu. Menurutnya, dia tidak pernah menerima surat panggilan penyidik Polres. AB juga membantah tudingan yang menyebutkan dirinya menjual tanah warga kepada PT GNS. Menurutnya, lahan yang dijualnya kepada perusaha-

SRIPO/EVAN HENDRA

PERIKSA — Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP Janton Silaban memeriksa Kades Kartamulya, AB. Kades ini dituding menjual 490 hektare lahan warga.

jalan tanah merah. Bila diguyur hujan badan jalan penuh lumpur dan licin. Pantauan di lokasi, Selasa (24/1), kondisi jalan ke tiga desa itu semakin parah. Me-

“Padahal Tahun 2011 lalu untuk perbaikan jalan ke kawasan itu sudah dianggarkan, tapi tidak ada realisasinya atau belum ada perbaikan sama sekali,” ujarnya. Anggota Komisi III ini memertanyakan ke mana larinya anggaran perbaikan jalan ke tiga desa di Lempuing itu. “Kita perkirakan jalan yang mengalami kerusakan dari tiga desa tersebut sepanjang 8 KM,” jelasnya. Selain itu jalan di Desa Sindang Sari dan Sumber Agung Kecamatan Lempuing sepanjang 7 KM juga megalami kerusakan parah. Sementara itu Camat Lempuing, Hendri membenarkan jika kondisi jalan di tiga desa tersebut rusak parah. Pihaknya sudah menyampaikan keluhan masyarakat itu ke dinas terkait, tetapi belum ada respon. “Masyarakat sudah sering mengelauh dengan kami di kecamatan, sudah kita laporkan ke dinas terkait, masyarakat juga sudah sering gotong royong memperbaikinya, kami berharap Tahun 2012 ini jalan rusak ke tiga desa itu dapat diperbaiki,” tandasnya. (std)

Sembilan Perlintasan KA Rawan 15 UPTD tidak Capai Target

Dituding Jual Lahan Warga

MARTAPURA, SRIPO - Oknum kepala desa (Kades) Kartamulya, Kecamatan Madangsuku I, Kabupaten OKU Timur, AB (42), Senin (23/1) dijemput paksa oleh aparat Reskrim Polres OKU Timur. Oknum kades ini tersandung kasus dugaan menjual lahan warga seluas 490 hektare kepada PT Gula Nusantara Sukses yang beroperasi di wilayah desa itu pada Mei 2011 lalu. Penangkapan oknum Kades AB ini berdasarkan laporan warga yang merasa

dijangkau itu adalah, Desa Cahaya Tani, Cahya Bumi, dan Desa Cahaya Maju. Jalan sepanjang 8 kilometer yang sebelumnya berupa aspal, kini kembali menjadi

nurut warga, jalan ke desa mereka diaspal dua tahun lalu, namun kini sudah hancur dan kembali menjadi jalan tanah maerah. Salah seorang warga Desa Cahya Bumi, Soleh (46) mengatakan, dengan rusaknya poros jalan ke desa mereka itu aktivitas warga terhambat, terutama untuk mengangkut padi. “Jalan ini lubangnya dalam, jadi sulit dilalui mobil kecil. Kita sudah sering gotong royong memperbaiki dengan alat seadanya, tapi tidak bertahan lama rusak lagi. Kami kesulitan membawa padi hasil panen,” ungkapnya. Saat ini masyarakat setempat berupaya gotong royong memperbaiki jalan tersebut, tetapi hasilnya tidak maksimal. Masyarakat mengharapkan, kalau pemerintah tidak ada anggaran memperbaiki jalan ke desa mereka, paling tidak cukup kirimkan saja batu, masyarakat siap memperbaikinya sendiri dengan cara gotong royong. Anggota DPRD Kabupaten OKI, Drs Kamaludin membenarkan jika jalan ke tiga desa di Lempuing itu rusak parah sejak tahun 2010.

an sudah mendapat persetujuan dari warga yang sebelumnya dibahas melalui rapat desa. “Setiap hektare lahan yang dijual, warga yang memiliki lahan mendapat Rp 2 juta. Tidak ada yang komplain. Sementara pelapor atas nama Malwan memang warga saya. Namun setahu saya dia tidak memiliki lahan di lokasi yang dijual itu,” katanya. AB menambahkan, semua bukti penjualan dan peta lahan sedang diupayakan untuk diberikan kepada penyidik. Dia juga mengatakan, semua uang hasil penjualan tanah tersebut sudah diberikan kepada warga yang memiliki lahan disebelah barat pusat Desa Kartamulya itu. Sementara itu Kapolres OKU Timur melalui Kasat Reskrim AKP Janton Silaban, Selasa (24/1) mengatakan, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut kasus ini. “Untuk sementara status Kades Kartamulya ini masih sebagai saksi. Kita meminta keterangan 18 orang saksi yang memiliki alas hak,” ujar Janton. (mg3)

Saungnaga dan Kompleks PTSB yang dilengkapi pintu pengaman perlintasan,” kata Suhendra seraya menyebutkam, dulu perlintasan di Kemelak dijaga oleh petugas Pol PP, namun sekarang tidak lagi. Pengamatan di lapangan, perlinatsan rel KA di Kemelak yang sebelumnya rawan kecelakaan, saat ini sudah dibuat jalan lingkar alternatif menghindari pertemuan dengan rel KA. Jalan lingkar dari simpang Palapa melewati Kodim OKU tembus kembali ke jalan lintas tengah Sumatera. Sejak jalan lingkar kota menghindari rel kereta itu difungsikan memang dua perlintasan tanpa pintu itu tidak dijaga lagi. “Kalau perlintasan di Martapura, dijaga Pol PP, di sini

tidak ada yang dijaga,” kata Suhendra seraya menambahkan, pembuatan perlintasan pintu KA dan pembuatan rambu rambu lalu lintas merupakan tangung jawab Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten OKU. “Sesuai Undang Undang No.13 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, ramburambu menjadi tanggungjawab Dishub,” katanya. Ditambahkan, untuk mencegah terjadinya kecelakaan, di beberapa tempat pemerintah sudah membangun jembatan layang (fly over) dan jalan under pass (perpotongan tidak sebidang). Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKU, Firmansyah SH belum berhasil dikonfirmasi. (eni)

MUARADUA, SRIPO - Sebanyak 15 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di kecamatan sejauh ini tidak satu pun yang mencapai target kesehatan. “Target kesehatan dimaksud di antaranya pengendalian penyakit di kecamatan, program posyandu, PHBS, desa siaga, serta target lainnya di setiap bidang. Kita segera panggil dan kumpulkan kepala UPTD ke dinas untuk rapat bersama,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Selatan HA Ismail MO Spm MKes, Selasa (24/1). Rapat itu nantinya selain membahas pencapaian target, juga akan evaluasi program kesehatan tahun 2011 termasuk kendala belum tercapainya secara maksimal program kesehatan di masing-masing bidang sesuai standar kesehatan. Ismail mengatakan, para kepala

SRIPO/CW1

HA Ismail

UPTD 15 puskesmas harus menyusun laporan tahunan guna dievaluasi bersama, apa yang menjadi kendala utama di setiap UPTD. “Termasuk mendata kebutuhan bidan desa dan polindes yang ada di UPTD masing-masing,” tandasnya. (cw1)


14

SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

Banyuasin, Musirawas, Lubuklinggau

Kami Butuh Partner Hebat ■ Pengelolaan APBD Kurang Optimal ■ Pencopotan Sekda Sesuai Prosedur BANYUASIN, SRIPO - Pencopotan H Parigan Syahrin dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) bukan dilakukan secara mendadak, ataupun unsur dendam. Ada tiga alasan pokok yang menyebabkan Parigan dicopot dari Sekda. Namun pada prinsifnya, pencopotan itu semata-mata untuk penyegaran dalam rangka pencapaian target pembangunan Kabupaten Banyuasin ke depan. “Tidak ada dendam pribadi antara saya dengan Pak Parigan, tapi ini dilakukan demi kepentingan hidup dan kelangsungan Pemkab Banyuasin ke depan,” jelas Bupati Banyuasin, H Amiruddin Inoed didepan puluhan wartawan cetak dan

elektronik saat menggelar konfrensi pers di ruang kerjanya, Selasa (24/1). Amiruddin menyebutkan tiga alasan mendasar pencopotan Parigan selaku Sekda, antara lain gagalnya dalam pengelolaan dan pelaksanaan APBD sehingga Banyuasin selalu mendapat penilaian wajar dengan pengecualian (WPT) bahkan pernah disclaimer, alasan loyalitas dan integritas, serta adanya rekomendasi evaluasi jabatan sekda yang ditandatangani 45 anggota DPRD Banyuasin. Menurut Amiruddin, masa jabatanya bersama Wabup Rachman Hasan tinggal dua tahun lagi, dan waktu dua tahun ini bukan waktu lama untuk mempersiap-

kan pertanggungjawaban kepada masyarakat Banyuasin. Yang dikuatirkan waktu yang tersisa tidak berjalan baik dengan komposisi personalia yang bekerja lamban dan terdapat banyak masalah seperti saat ini. Amiruddin Inoed mengakui, baginya APBD ini segala-galanya, sehingga supaya pelaksanaan APBD berhasil maka dibutuhkan orang-orang yang hebat, maka Sekda dan SKPD yang memiliki tugas dalam pengelolaan menejemen harus benar-benar orang yang memiliki kemampuan yang lebih. “Omong kosong kalau hanya bupati dan wabup yang bekerja dapat mencapai ini dengan baik,

Enam Fraksi Protes BANYUASIN, SRIPO - Rekomendasi DPRD Banyuasin yang menjadi salah satu alasan Bupati Banyuasin H Amiruddin Inoed untuk pencopotan H Parigan Syahrin sebagai Sekretaris Daerah, menda-

pat protes dari enam fraksi di DPRD Banyuasin. Mengingat rekomendasi evaluasi kinerja Sekda dilakukan Tahun 2010 dan sudah ada kesepakatan untuk tidak dilanjutkan, dengan catatan dilakukan perbaikan

SRIPO/SYAIFUDDIN

PROTES — Wakil Ketua DPRD Banyuasin, H Askolani dan H Arkoni bersama enam Ketua Fraksi menyatakan protes atas pencopotan Sekda H Parigan.

kinerja. Enam fraksi yang melakukan protes ini adalah Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PDIP, Fraksi Hanura, Fraksi PPP, Fraksi PAN dan Fraksi PKS dan PBR. Yang tidak melakukan protes dan mendukung pencopotan Sekda hanya Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Gabungan. “Kita memang pernah memberikan rekomendasi evaluasi kinerja Sekda bukan pemecatan dan itu terjadi setahun lalu, yakni tahun 2010,” jelas Wakil Ketua DPRD Banyuasin, H Askolani didampingi H Arkoni MD bersama pimpinan enam fraksi saat dikonfirmasi, Selasa (24/1). Artinya alasan pemecatan Sekda karena rekomendasi dewan itu sangat tidak tepat, mengingat waktunya sudah lebih dari satu tahun,

maka perlu partner kerja yang hebat dan memiliki kemampuan. Siapa patner ini adalah Sekda yang memiliki tugas dalam pengelolaan dan penanggungjawab APBD, sehingga harus memiliki kemampuan akan manajemen keuangan, asset, kepegawaian dan perencanaan,” paparnya. Diterangkan Amiruddin Inoed, melihat dua tahun lagi sisa jabatanya membuat dirinya harus terus melakukan minotoring secara ekstra akan tugas para pegawai agar tugas-tugas dapat berjalan dengan baik. Menyinggung soal batas usia pensiun (BUP), Amiruddin Inoed mengatakan BUP pegawai negeri sipil berdasarkan PP No.32 Tahun 1979 Bab 2 yakni BUP usia 56 tahun, bukan 58 ataupun 60 tahun, dan PP No.65 Tahun 2008 pejabat eselon II seperti sekda, kepala dinas/instansi, asisten dan staf ahli, bisa diperpanjang satu kali selama dua tahun jika dinilai masih dibutuhkan. Begitu juga penetapan eselon di kabupaten, berdasarkan UU No.32 Tahun 2004 pasal 132 ditetapkan oleh bupati setelah konsultasi dengan gubernur. “Pencopotan Sekda usulan saya sebagai bupati dan mendapat restu dari gubernur, dan perlu diketahui pencopotan Sekda tidak dilakukan secara mendadak, tapi sudah melalui proses perhitungan yang matang,” tegasnya. Bupati dalam konfrensi pers didampingi Plt Sekda H Husnan Bhakti, Kepala BKD Meldi Sartono, Kaban Kesbangpol Harobin Mustofa, Kadinsos Indra Hadi, Kabag Hukum Rahmat Fauzi, Kasat Pol PP Rusman Firman,

Aktivitas Masyarakat Lumpuh Total ■ 17 Jam Listrik Padam

BANYUASIN, SRIPO - Aktivitas masyarakat Kota Pangkalanbalai dan sekitarnya lumpuh total akibat listrik PLN padam total lebih dari 17 jam, sejak Senin (23/1) malam. Termasuk aktivitas perkantoran di Kompleks Perkantoran Pemkab Banyuasin, menjadi terganggu. Informasi yang dihimpun, aliran listrik padam karena terjadi kerusakan jaringan di lima titik distribusi akibat tertimpa pohon tumbang setelah hujan deras disertai angin kencang. Lima titik kerusakan distribusi listrik terjadi di Desa Pangkalan Panji terdapat tiang listrik roboh karena dihantam truk tanki CPO mengakibatkan sambungan kabel putus. Sedangkan empat kerusakan lainnya di penyulang Srikandi, distribusi listrik di Kompleks Perkantoran Pemkab, penyulang

Mulya Agung, Manggus dan Talang Ipuh. Suzana warga Pangkalanbalai mengatakan, sejak listrik padam Senin (23/1) malam pukul 20.00, menyebabkan aktivitas usaha fotocopynya terganggu. Bahkan, sampai esok harinya, listrik yang menerangi rumah dan usahanyapun tidak kunjung menyala. “Listrik padam sejak pukul 8 semalam, sampai siang ini hidup, tapi hidupmati, hidup-mati belum hidup nian. Tadi pagi, masak jualan seadanya, karena semalam gelap mati lampu,” ujar Bik Hai pemilik warung makan. Plh Manager PLN Ranting Pangkalanbalai, Maradu Sihombing mengatakan, rata-rata kabel listrik putus hingga 200 meter, karena tertimpa pohon besar setelah hujan deras dan angin kencang Senin malam. “Kita langsung menurunkan tiga tim memperbaiki kerusakan jaringan,” katanya. (udn)

SRIPO/SYAIFUDDIN

PENJELASAN — Bupati Banyuasin, H Amiruddin Inoed memberikan penjelasan terkait pencopotan H Parigan dari jabatan Sekda, Selasa (24/1).

Kabag Humas dan Protokol Ir Johan Marta Utama. Sementara itu DPD KNPI Banyuasin pimpinan Antoni Liando menyesalkan aksi demontrasi yang mengatasnamankan KNPI Banyu-

asin. Dia berharap aksi mengatasnamakan pemuda untuk dihentikan. “KNPI Banyuasin hanya satu yakni dibawah kepemimpinan saya, tidak ada KNPI lain,” tegasnya.

Sementara itu H Parigan saat coba dikonfirmasi terkait status kepegawainya, ponselnya dalam kondisi tidak aktif, namun SMS yang dikirim masuk etapi tidak ada balasan. (udn)

Gaji Parigan di ESDM

DOK:SRIPO

H Amiruddin Inoed

YANG saya sesalkan gaji Pak Parigan selama menjabat Sekda Banyuasin masih di Kementerian ESDM di Jakarta. Ini sangat mengejutkan saya sebagai bupati. Padahal dia (Parigan,Red) sudah bertugas di Banyuasin lebih lima tahun, seharusnya sudah dipindahkan ke Banyuasin, namun ternyata tidak. Kondisi ini saya ketahui saat menyampaikan surat keputusan gubernur. Surat keputusan itu saya berikan 17 Januari disaksikan Asisten I dan Kaban Kesbangpol. Dia (Parigan,Red) terima dan ikhlas dan menurut dia mungkin ini baik bagi dirinya dan Kabupaten Banyuasin. “H Parigan hanya dipecat sebagai sekda tidak sebagai PNS. Saat saya menyampaikan surat keputusan, dia terima dan berencana kembali ke pusat karena dia masih pegawai pusat. Kita masih terbuka jika Pak Prigan masih mau di sini. Kita sudah siapkan ruang khusus, tapi dia minta izin untuk pindah ke pusat.”(udn)

Pohon Karet Rawan Tumbang

■ Pengguna Jalan Cemas MUSIRAWAS, SRIPO - Pengendara yang melintas di Jalan Nangka Lintas Lubuklinggau Utara II mesti hatihati, terutama saat angin kencang. Di kedua sisi jalan dilokasi tersebut, persisnya disekitar perbatasan Kelurahan Ponorogo dan Kelurahan Batuurip banyak pohon karet yang rawan tumbang, sehingga dapat membahayakan pengenda-

ra yang melintasi wilayah tersebut. Seperti dialami Ralin (46), warga Palembang yang kebetulan melintas dilokasi tersebut. Mobil jenis jeef Chevrolet Trooper yang dikendarainya rusak, terutama dibagian depan, akibat tertimpa pohon karet yang tiba-tiba tumbang pada Senin (23/1) sore. Kaca depan mobilnya pecah beran-

takan. Untunglah ia selamat tanpa mengalami cedera berarti. “Kejadiannya tak terduga. Tiba-tiba ada pohon tumbang, persis mengenai kaca depan mobil yang saya kendarai. Saya sempat terpana melihat dahan dan daun menutupi mobil. Untunglah mobil saya cukup kuat menahan terjangan pohon itu,” katanya.(zie)


SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

Uang SPP Dibelikan Ganja ■ Oknum Pelajar Ditangkap Polisi ■ Di Kawasan Air Terjun Pagaralam

SRIPO/WAWAN SEFTIAWAN

PELAJAR — Tampak SU (17) pelajar salah satu SMA swasta di Pagaralam yang tertangkap tangan membawa ganja.

PAGARALAM, SRIPO — SU (17) seorang pelajar kelas XI SMA swasta di Kota Pagaralam tertangkap tangan menyimpan narkoba jenis ganja. Tersangka tertangkap saat hendak memakai ganja di kawasan Air Terjun Sungai Ayek Betung yang ada di dekat kediamannya di Jl Kopral Kadir Belakang PU Kecamatan Pagaralam Utara, Sabtu (21/1) sekitar pukul 17.30. Penangkapan tersangka SU ini berawal dari informasi warga yang sering melihat adanya transaksi narkoba. Mendapat laporan tersebut anggota Satuan Narkotika Polisi Resort (Polres) Kota Pagaralam melakukan penyidikan, tidak lama petugas mengintai tampak tersangka membuka kertas putih yang berisikan ganja kering. Melihat hal tersebut petugas langsung menangkap tersangka. Saat ditangkap tersangka sudah tidak dapat mengelak lagi karena dari tangan tersangka anggota ikut

mengamankan satu paket ganja senilai Rp 50.000 dan satu linting ganja siap pakai. Informasi yang dihimpun Sripo, Selasa (24/1), sebelumnya tersangka sempat bertransaksi dengan bandar bersinisial HE dikawasan tersebut. Namun pihak Polres tidak berhasil menangkap bandar tersebut. Namun pihak polres sudah mengantongi nama bandar tersebut dan saat ini masih sedang dicari. Kapolres Pagaralam, AKBP Abi Darrin didampingi Kasubag Humas, AKP Budi Yuspandi memalui Kasat Narkoba, AKP Indra Jaya mengatakan, memang kawasan Belakang PU sering menjadi lokasi transaksi para pembeli dan penjual Narkoba. Selama ini pihaknya terus mengintai aktivitas para pengedar narkoba terutama jenis ganja. “Kita memang sudah terus memantau kawasan belakang PU, setiap hari. Kawasan tersebut memang menjadi salah satu kawas-

an transaksi narkoba, karena kawasan sepi dan jauh dari pemukiman penduduk,” ujarnya. Saat polisi mendapat informasi akan ada transaksi narkoba di kawasan tersebut, langsung menurunkan beberapa petugas untuk melakukan penyelidikan. Dari informasi tersebut petugas melihat tersangka sedang membuka bungkusan kertas putih sambil jongkok. “Saat itu tersangka ini sambil jongkok membuka kertas putih, merasa curiga anggota kita langsung menangkap tersangka. Dan pada saat digeledah tersangka ternyata membawa satu paket kecil ganja dan satu linting ganja siap pakai,” jelasnya. Mendapati hal tersebut anggota langsung meminta tersangka menunjukan siapa orang yang menjadi bandar tempat tersangka membeli. Saat pihak anggota mendatagi rumah yang diduga bandar Ganja terse-

Rebutan Cewek di Pesta OT

“Saya tidak takut meski kalian beramai-ramai mengeroyok saya. Kalian jangan berlari,” ujar Fe, menirukan ucapan Dimas sewaktu kejadian. Rupanya, teman-teman Beni menjauh bukan karena takut. Untuk mengimbangi Dimas yang membawa balok, teman-teman Beni mengambil beberapa bambu runcing. Kali ini gantian Dimas yang ngeper. Meski sudah berusaha berlari, Dimas berhasil ditangkap teman-teman Beni. Ia pun tidak bisa bergerak sewaktu kaki dan tangannya ditahan teman-teman Beni. Dengan leluasa Beni menancapkan bambu runcing ke arah pelipis kiri Dimas hingga mengenai otaknya. Beni dan teman-te-

mannya pun melarikan diri. “Karena khawatir, kami kembali ke tempat dimana Dimas menemui Beni. Kami melihatnya sudah tidak sadarkan diri dan mata kirinya mengeluarkan darah. Kami langsung membawanya ke RS Pelabuhan Boombaru,” ujar Fe. Kondisi Dimas semakin mengkhawatirkan. Setelah pihak keluarganya datang, Dimas dirujuk ke ruang Emergency RSMH Palembang Senin (22/1) dini hari. Namun, setelah dua hari dirawat dan tidak kunjung sadarkan diri, Dimas akhirnya tewas Selasa (24/1) pukul 06.00. Sebelum dikebumikan, jenazah Dimas terlebih dahulu divisum di kamar mayat RSMH Palembang. (cw6)

gunakan senjata tajam. Sedangkan Yudawi bertindak sebagai pengamat. Karena kalah jumlah dan kondisi sepi, apalagi diancam akan ditembak dan dibunuh, pasangan sejoli hanya pasrah ketika komplotan tersebut melucuti harta benda korban termasuk sepeda motor kesayangan Ramlan. Setelah harta bendanya berhasil digondol perampok, lalu pasangan sejoli ini, berlari ke jalan besar dan meminta pertolongan sebuah truk warga yang kebetulan sedang melintas sembari memberitahu keluarga mereka tetang kejadian yang menimpa mereka. Lalu kerabat korban dengan gerak cepat langsung melapor ke Polres Muaraenim dan tim buser Polres Muaraenim langsung melakukan pengejaran. Dan hanya dalam tempo sekitar empat jam kemudian, petugas berhasil membekuk dua dari tiga pelaku perampokan. Bahkan seorang petugas menderita luka-luka karena terpaksa menabrakkan motornya ke motor perampok sehingga sama-sama terjatuh. Namun meskipun terjatuh para perampok

masih berupaya melarikan diri karena petugas tidak mau kehilangan buruannya akhirnya terpaksa menembak kaki kedua perampok dan berhasil dibekuk. Sedangkan menurut pengakuan tersangka, Yandi dan Yudawi ditemui di RSD HM Rabain Muaraenim, mengaku mereka nekat menodongkan pistol dan sajam kepada kedua korban adalah semata-semata untuk menguasai harta benda mereka dan sedang lagi butuh uang. Ketika di konfirmasi ke Kapolres Muaraenim AKBP Budi Suryanto melalui Kasat Reskrim AKP Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum Ipda Robert, membenarkan jika kedua tersangka ditangkap dan memang sudah menjadi target operasi petugas. Sebab komplotan ini terkenal cukup nekat dan sadis sebab tidak segansegan menggunakan senpi dan senjata tajam jika korbannya melawan. “Komplotan ini jika melihat sepak terjangnya cukup hebat. Lihat saja nanti kita akan lakukan pengembangan. Untuk yang kabur identitasnya sudah diketahui dan masih dalam pengejaran,” ujar Kasatreskrim. (ari)

„ dari halaman 16 Secara jantan, Dimas sendirian mendatangi keberadaan Beni yang saat itu masih bersama kelima temannya. Dimas datang dengan membawa sebuah balok besar. “Sambil berbicara kotor, Dimas memaki Beni dan teman-temannya,” kata Fe. Melihat kedatangan Dimas yang membawa balok besar, Beni dan kelima temannya sedikit menjauh dari hadapan Dimas. Dimas pun terus mendekati keberadaan mereka.

Sejoli Ditodong Senpi „ dari halaman 16 SPK Muaraenim Aiptu Rusdi Yahya SH, dengan bukti laporan polisi, LP/b61/1/2012 Polres Muaraenim, Senin (23/1) sekitar pukul 21.00, bahwa kejadian tersebut berawal ketika ia dijemput oleh pacarnya Ramlan, sekitar pukul 14.30, untuk jalan-jalan dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vega ZR BG 5433 QO. Ketika mereka berada di jalan Medco Pertamina, Desa Penanggiran, Kecamatan Ujan Mas, tiba-tiba dari arah depan mereka dihadang oleh tiga tersangka dengan menggunakan dua buah motor yakni Yandi dan Yudawi dengan menaiki Yamaha Vega BG 2391 OJ dan Rio (buron,red) dengan motor yang lain. Setelah berhasil menghentikan laju motor yang digunakan pasangan sejoli, lalu Yandi masih menggunakan helm yang berbadan besar dan tegap langsung menodongkan senjata api, dan temannya Rio meng-

but ternyata yang bersangkutan tidak ada. “Memang saat kita tanya tersangka dengan bandarnya biasa bertransaksi dikawasan Belakang PU. Untuk rumahnya sendiri tersangka tidak tahu pasti. Namun saat kami tanya ciri-cirinya beberapa anggota kami tahu siapa yang dimaksud tersangka tersebut. Saat kami datang kerumahnya ternyata dia sudah tidak ada,” katanya. Tersangka SU saat dimintai keterangan mengatakan, baru selama dua bulan belakangan ini sering menghisap ganja. Dari waktu dua bulan tersebut lebih kurang tersangka sudah menghisap ganja sebanyak 15 linting. “Saya diajak teman saya pak untuk menghisap ganja itu. Saya baru dua kali beli ganja sendiri sisanya saya hanya dikasih teman saya. Untuk beli ganja saya memakai uang bayaran sekolah yang diberikan bapak saya,” ujarnya. Kapolres Pagaralam, AKBP Abi Darrin mengatakan, tersangka akan dijerat UU No 35 Tahun 2009 pasal 111 ayat 1 tentang barang siapa yang tampa hak/melawan hukum dengan memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediahkan narkotika golongan I akan dipidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun serta denda sebesar Rp800 juta. “Saat ini tersangka sudah kita amankan di Mapolres Pagaralam untuk diriksa, selian itu kita juga mengamankan beberapa banrang bukti yaitu satu paket kecil ganja seneilai Rp50 ribu dan satu linting ganja siap pakai,” ujarnya. (mg16)

Cewek Bermotor Muncul Mendadak „ dari halaman 16 dikeluarkan sehingga tidak menambah beban ketika ditarik menggunakan mo-

Nyabu Bikin Semangat Jual Ikan „ dari halaman 16 pukul 22.30. Ketika itu, Rustam kepergok petugas sedang membuang sesuatu di rawa-rawa berupa dompet. Petugas pun meminta Rustam mengambil barang

15

Hendri Sekarat Diserempet Mobil PALEMBANG, SRIPO — Sepeda motor Hendri Junaedi (22), warga Desa Tanjung Raja Kecamatan Tanjung Raja Oki, terserempet mobil Suzuki Xenia Senin (23/1) malam. Peristiwa yang berlangsung di Kayuagung, OKI, membuat Hendri tidak sadarkan diri. Menurut cerita ibunya, Yani (45), kejadian bermula saat Hendri hendak mengunjungi rumah temannya yang berada di Kayuagung. Hendri mengendarai sepeda motor. “Dia pamit sama saya mau ke rumah temannya di Kayuagung. Tetapi saya tidak tahu secara pastinya dimana,” ujar Yani. Yani juga menjelaskan kalau saat itu anak sulungnya tersebut pergi seorang diri. Tidak ada firasat dari Yani kalau akan ada kejadian menyedihkan menimpa Hendri. “Sebab itu, begitu mendengar ia diserempet mobil, saya sangat terkejut. Meski ini musibah, saya tetap sulit menerimanya,” ujar Yani, yang mengaku tidak henti mengeluarkan air mata sewaktu mendengar anaknya kecelakaan. Yani menjelaskan, di tengah perjalanan menuju rumah temannya Hendri diserempet sebuah mobil Suzuki Xenia. Sang sopir mobil menyerempet Hendri

SRIPO/CW6

HENDRI saat dirawat di ruang Emergency RSMH Palembang Selasa (24/1).

setelah hampir beradu kambing dengan sebuah truk. “Karena merasa tidak bisa menyalip motor anak saya secara keseluruhan, si sopir pun ‘memilih’ menabrakkan mobilnya ke motor anak saya,” cerita Yani, yang didapatnya dari keterangan anaknya. Disaat terjatuh, perut Hendri teritmpa sepeda motor miliknya. Hal inilah yang membuat Hendri tidak sadarkan diri sehabis kejadian. “Ketika saya bertanya terkait perutnya, ia mengaku perutnya sangat mules dan perih. Saking perihnya, anak saya tidak sadarkan diri,” ujar Yani.

Sementara tato di lengan kiri Hendri hanya tergores aspal sedikit. Kepalanya juga tidak mengalami benturan karena Hendri masih mematuhi peraturan lalu lintas dengan memakai helm. Hendri langsung dibawa ke RSUD Kayuagung oleh si sopir mobil, yang langsung menghentikan mobilnya seusai menabrak sepeda motor Hendri. Namun, Hendri segera dirujuk ke ruang Emergency RSMH Palembang Selasa (24/1) pukul 13.00. Hingga pukul 17.00, Hendri masih dirawat di ruang Emergency RSMH Palembang, dimana kondisinya kini sudah sadarkan diri. (Cw6)

Mahasiswi Nyaris Diperkosa PALEMBANG, SRIPO — Di (18), mahasiswi asal Kabupaten Banyuasin yang kuliah perguruan tinggi di Palembang, jadi korban pencurian dengan kekerasan dan nyaris diperkosa pelaku yang merupakan kenalannya. Berdasarkan laporan korban yang diterima petugas SPKT Mapolresta Palembang, Selasa (24/1). Korban Di nyaris diperkosa pelaku yang dikenalnya di semaksemak kawasan Komplek Bougenvile KM 7,5 Kec Sukarami Palembang, Senin

(22/1) pukul 15.30. Lantaran tidak berhasil memerkosa korban, pelaku membawa lari tas korban yang berisi uang tunai Rp 1,5 juta, satu ponsel blackberry, satu ponsel nokia dan surat-surat penting milik korban. Kejadian bermula korban yang baru tiba di Palembang dari Banyuasin tepatnya di Jl Jend Sudirman KM 4 depan RS Bhayangkara, dijemput paksa pelaku untuk dibonceng pakai motor. Kemudian korban dibawa pelaku di di lokasi keja-

dian dan memaksa korban untuk membuka pakaian. Lantaran korban menolak, pelaku secara paksa membuka pakaian korban. Beruntung korban lolos dan berhasil kabur dari paksaan pelaku. Pjs Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabarudin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol Frido Situmorang, membenarkan telah menerima laporan dari korban. Pelaku yang sudah diketahui identitas tersebut, dinilai telah melanggar pasal 285 Yo 52 dan 365 KUHP. (mg19)

bil derek. Meski semua muatan telah dikeluarkan, truk derek dari Dishub Kota Palembang cukup lama menarik truk agar dapat keluar dari dalam drainase. Setelah beberapa jam dan sempat menyebabkan kemacetan, akhirnya truk tersebut berhasil ditarik. “Batu ini langsung dibawa dari lahat, ini pesanan depot di Kenten,” pungkasnya.

Petugas Satlantas Polresta Palembang Aiptu Tabroni ketika ditemui di lokasi menuturkan, ketika melintas melihat truk tersebut telah nyungsep. Karena takut terjadi kemacetan mereka berinisiatif untuk menutur jalur berputar agar kendaraan dari arah R Sukamto hendak memutar menuju ke PTC tidak memutar di tempat pemutaran. “Kami juga memin-

ta bantuan dari Dishub untuk menarik truk, agar tidak terlalu lama di lokasi yang dapat menyebabkan kemacetan,” ujarnya Petugas Polantas langsung menutup perputaran jalan usai kecelakaan dengan tali plastik agar kendaraan tidak memutar. Kemacetan sempat terjadi karena bodi mobil menjorok ke tengah jalan sebelum dievakuasi. (mg4/mg14)

yang dibuangnya tadi. Setelah diambil, dompet yang dibuangnya ternyata berisi narkoba jenis sabu-sabu sebanyak tujuh paket kecil. Tujuh paket kecil sabu-sabu, dibeli Rustam dari temannya bernama Bujang (DPO) seharga Rp 500 ribu. “Tujuh paket ini untuk jatah aku selama seminggu, karena dalam sehari aku habisakan satiu paket. Biasanya aku nyabu di kamar mandi, keluarga aku yang ado di ru-

mah idak tahu kalu aku sering nyabu,” ujar Rustam yang mengakui perhari pendapatannya sebagai penjual ikan sekitar Rp 30 ribu. Sementara itu, Kapolsek SU I Palembang AKP Imam Tarmudi didampingi Kanit Reskrim Ipda AK Sembiring mengatakan, tertangkapnya Rustam merupakan hasil penyelidikan timnya sejak sebulan terakhir. Biarpun tersangka mengaku

untuk narkoba pakai sendiri, petugas tetap akan melakukan pengembangan lebih lanjut. “Kawasan tempat tinggal tersangka merupakan kawasan aman dan tertib. Jadi mana mungkin tersangka sebagai pemakai, karena barang bukti narkobanya yang didapat cukup banyak. Dalam kasus ini kuat dugaannya tersangka Rustam bertindak sebagai kurir atau perantara,” ujarnya. (mg19)


16

SRIWIJAYA POST Rabu, 25 Januari 2012

Rebutan Cewek di Pesta OT ■ Dimas Tewas Kena Tusuk Bambu PALEMBANG, SRIPO — Setelah sekarat selama dua hari, Dimas Nur Cahyo (18) meninggal, Selasa (24/1) pukul 06.00. Bujang lu-

lusan SMP tersebut sebelumnya kena tusuk di pelipis mata kiri hingga tembus mengenai otak, Minggu (22/1) pukul 18.30. Dia berkelahi karena masalah joget dengan cewek di pesta organ tunggal. “Ia memang dikenal cukup beringasan. Terkadang sifatnya ini

membawa kami ke dalam sebuah permasalahan. Namun, kami mengira itu wajar karena Dimas masih muda. Tahu begini saya akan lebih mendidiknya,” ujar ibu Dimas yang enggan menyebutkan nama sewaktu menyaksikan visum anak keduanya tersebut. Selain ayah dan ibunya, tampak juga beberapa anggota keluarga Dimas yang datang ke kamar mayat RSMH Palembang. Mereka di antaranya adalah paman, kakak Dimas, dan beberapa keponakan-keponakan Dimas. Adapun pelaku penusukan terhadap Dimas diduga bernama Beni. Menurut kabar dari teman-teman Dimas, Beni saat ini sudah ditahan Polsekta IT 2 Palembang. “Waktu itu saya, Dimas, dan keempat teman kami menonton organ tunggal di wilayah Jl Slamet Riyadi, tepatnya di depan Kantor PU Kelurahan Kuto Batu,” ujar Fe, teman Dimas. Fe melanjutkan, selain menonton, Dimas dan Fe beserta keempat temannya ikut meramaik a n

pesta OT dengan berjoget. Sewaktu berjoget, Dimas melihat seorang wanita yang menarik perhatiannya. “Diajaklah cewek tersebut kenalan sama Dimas. Karena mungkin sama sama suka, cewek tersebut merespon ajakan Dimas dengan baik,” ujar Fe, yang ditemui Sripo di kamar mayat RSMH Palembang, Selasa (24/1) pukul 12.00. Tanpa sepengetahuan Dimas, ada seseorang yang merasa tidak senang melihat Dimas berkenalan dengan cewek tersebut. Orang tersebut bernama Beni. Ia pun mendekati Dimas di atas panggung. “Beni mengutarakan ketidaksetujuannya pada Dimas. Rupanya, Dimas melawan. Mereka berdua pun berkelahi,” ujar Fe. Di tengah perkelahian, Dimas dan Beni berhasil melayangkan bogem ke wajah masing-masing. Pertengkaran berhasil dihentikan oleh teman-teman Dimas dan Beni. Namun, emosi Dimas rupanya masih belum turun. Dia dengan berani mendatangi kerumuman musuh. Saat itu azan Magrib sedang berkumandang. “Padahal saya dan teman-teman sudah menghentikan dia untuk kembali bertengkar. Namun, ia tetap bersikeras melanjutkan pertengkarannya dengan Beni. Kami tidak bisa menahannya lagi,” ujar Fe. „ ke halaman 15

Kades Sidang Korupsi Dana Desa PALEMBANG, SRIPO — Aprianto (33), Kepala Desa (Kades) Sepang Kec Pampangan Kab OKI, didakwa dengan dakwaan kumulatif atau pasal berlapis pada sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Klas Klas IA Palembang, Selasa (24/1). Dalam surat dakwaan primair, perbuatan Aprianto yang dinilai jaksa telah melakukan Korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2009-2010, dikenakan pasal 2 (1) jo pasal 18 UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI nomor 20 tahun 2009 tentang tindak pidana korupsi. Sedangkan dakwaan subsider dan lebih subsidernya, terdakwa Aprianto didakwa dengan pasal 3 dan pasal 8 jo pasal 18 pada undang-undang yang sama. Sepanjang mendengarkan surat dakwaan jaksa yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rib’niati SH, ekpresi warga Dusun RT 06 RW 02 Desa Sepang Pam-

pangan OKI ini tampak tenang dan serius mendengarkan dakwaan jaksa. Pada sidang korupsi yang dipimpin Hakim Ketua Porma Situmorang SH, terdakwa Arpianto didampingi Kuasa Hukum Eka Sulastri SH, advokat dari Pos Bankum PN Klas Palembang. Diketahui dari berkas perkara jaksa, ketika Desa Sepang menerima alokasi dana ADD dari pemerintah daerah pada tahun 2009 dan 2010, Aprianto selaku kades dinilai jaksa telah melakukan praktek korupsi. Tahun 2009 Desa Sepang menerima alokasi dana Rp 91.187.660, dan pada tahun 2010 menerima dana alokasi ADD Rp 85.488.431. Korupsi dilakukan Aprianto dengan cara tidak merealisasikan anggaran dana yang tidak sesuai dengan laporan yang dibuatnya. Berdasarkan hasil perhitungan audit BPKP Sumsel, Aprianto telah merugikan negara sebesar Rp 84.667.660. (mg19)

Sejoli Ditodong Senpi ■ Dua Perampok Ditembak ■ Satu Polisi Terluka MUARAENIM, SRIPO — Belum sempat menikmati hasil rampokannya, dua dari tiga tersangka perampokan yang menggunakan senjata api dan senjata tajam, berhasil dibekuk. Tersangka Yandi (32) warga Kemayoran, Kecamatan Muaraenim ditembak tiga lubang, dua bersarang di betis, paha kanan, dan betis kiri. Rekannya Yudawi (23) warga Dusun Muaraenim, Kecamatan Muaraenim, ditembak di betis kiri. Sedangkan tersangka lain, Rio berhasil kabur, Senin (23/1) sekitar pukul 20.00 di Muaraenim. Sedangkan kedua kor-

Cewek Bermotor Muncul Mendadak ■ Sopir Kaget Truk Masuk Parit PALEMBANG, SRIPO — Dump Truck bermuatan batu kali yang dikemudikan oleh Wadi (35), masuk parit di dekat SPBU Jl R Soekamto, Selasa (24/1) pukul 09.30. Mobil bernomor polisi BG 8780 MI ini mencoba menghindari sepeda motor yang berbelok arah. “Tadi jalanan agak sepi, waktu mau sampai di perputaran jalan depan SPBU itu, tiba-tiba ada motor Yamaha Mio yang dikendarai perempuan langsung saja belok. Saya banting stir ke kanan hindari motor itu,” ujarnya kepada petugas Satlantas Polresta Palembang yang meminta keterangan.

SRIPO/ISWAHYUDI

DUMP TRUCK pengangkut batu kali yang nyungsep di parit di Jl R Soekamto, Selasa (24/1) pukul 09.30.

Wadi menambahkan, mereka dari Lahat membawa batu kali tersebut melewati jalur kanan jalan Jl R

Soekamto. “Motor itu tibatiba langsung motong habis jalan waktu memutar itu, jadi aku tidak bisa menge-

rem lagi. Aku banting setir bae, daripada nabrak motornya, nambah gawat,” jelasnya. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Karena takut menabrak pengendara lain, Madi langsung membanting stir ke kiri hingga truk yang bermuatan batu kali seberat 25 ton ini langsung nyungsep ke dalam drainase. Sementara cewek bermotor itu langsung pergi begitu saja. Akibat dari kejadian ini, batu drainase yang baru-baru ini diperbaiki kembali rusak dan hancur. Untuk menarik truk tersebut, petugas meminta agar muatan batu kali „ ke halaman 15

ban sejoli, yakni Ramlan (30) warga Desa Tanjung Raman, Kecamatan Ujan Mas dan pacarnya Yusmi (240 Warga Tanjungenim, Kecamatan Lawang Kidul, berhasil selamat dan hanya trauma, meskipun sebelumnya ia harus kehilangan sebuah sepeda motor Vegar R BG 5433 QO, dompet dan HP milik Ramlan dan dua kalung emas 24 karat masing-masing seberat setengah suku, gelang emas satu suku dan cincin seperempat suku. Berdasarkan pengakuan Yusni didampingi pacarnya Ramlan didepan Kepala „ ke halaman 15

SRIPO/ARDANI

DUA tersangka perampok Yandi (di kursi roda) dan Yudawi ditembak usai merampok pasangan sejoli Ramlan dan Yusmi, Senin (23/1) di Muaraenim.

Nyabu Bikin Semangat Jual Ikan PALEMBANG, SRIPO — M Rustam (37), penjual ikan

keliling, terpaksa diamankan petugas lantaran keda-

SRIPO/MG19

DIAMANKAN — M Rustam (37), penjual ikan keliling yang tertangkap karena memiliki tujuh paket sabu-sabu dan kini tersangka Rustam diamankan di Mapolsek SU I Palembang, Selasa (24/1).

patan memiliki narkoba jenis sabu-sabu sebanyak tujuh paket di Mapolsek Seberang Ulu (SU) I Palembang, Selasa (24/1). Diakui Rustam, ia memiliki sabu-sabu karena dirinya pecandu berat narkoba. “Memang sebelum jual ikan keliling, aku nyabu (pakai sabu) dulu biar agak semangat sewaktu jual ikan. Karena malam hari ketika jual ikan sekitar jam dua malam, badan aku memang sering lesu,” ujar Rustam. Rustam ditangkap petugas di depan rumahnya Jl KH Azhari Lrg Kedengan RT 33 Kel 7 Ulu Kec SU I Palembang, Kamis (19/1) „ ke halaman 15


Sriwijaya Post Edisi Rabu, 25 Januari 2012