Page 7

SRIWIJAYA POST Kamis, 24 Februari 2011

Pulang Kampung ! dari halaman 1 ibunya pindah ke Jakarta. Meski sempat beberapa kali bolak balik PalembangJakarta, ibunya kemudian memilih menetap di Jakarta bersama keluarga lainnya. Kini tidak seorang pun saudaranya tinggal di Palembang. “Karena ibu berasal dari Palembang, saya merasa seperti pulang kampung,” imbuh Jessica yang mencuat namanya setelah main

Minta Maaf ! dari halaman 1 menjadi sorotan publik. Tim lawan bermain apik dan mampu memanfaatkan kelebihan posturnya. Gol tim tamu dilesakkan Amanov Arslanmyrat menit 16, Aleksandr Boliyan menit 80, dan Vahyt menit 86. Sementara gol balasan tuan rumah dilesakkan Bonai menit 13. Usai pertandingan Alfred Riedl meminta maaf kepada suporter dan pendukung atas kekalahan ini, dia mengucapkan terimakasih karena mendapatkan dukungan penuh di Palembang. Dia mengakui pemainnya kalah dari segi postur dan fisik. Kelebihan itu benar-benar dimanfaatkan lawan. “Pemain saya bermain dengan baik dan saya menghargai mereka, hanya saja lawan lebih unggul postur dan lebih kuat,” kata Riedl. Menurut Riedl anak asuhnya bermain baik, hanya permainan dari sayap tidak berjalan maksimal karena lawan memang tidak memberikan kesempatan. ”Okto bermain bagus di kiri, sementara di kanan Dendi juga bermain bagus, tetapi dia harus menjaga kapten tim yang bermain bagus karena dia juga menjadi andalan Timnas senior,” ujarnya. Tentunya bagi Reidl lawatan ke Turkmenistan akan sulit tetapi dia akan memaksimalkan laga berikutnya untuk membenahi. ”Tentu ada evaluasi dan saya akan mempersiapkan tim karena kita melawat ke Turkmenistan,” jelasnya. Secara terpisah Pelatih Turkmenistan Kochumov Amanklych mengaku puas

Gara-gara Badai La Nina Cuaca Palembang Panas ! dari halaman 1 bang tidak ada yang menghalangi. Pancaroba Selain itu, saat ini Indonesia tengah menghadapi musim pancaroba, yakni peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Tandatanda pancaroba menurut Agus, terlihat dari perubahan cuaca yang ada di

Suwondo Hanya Pasrah ! dari halaman 1 angket (penyelidikan) mafia perpajakan. Usulan tersebut kandas setelah Partai Demokrat yang menolak keras usulan itu mendapat dukungan dari PPP, PKB, PAN, dan Partai Gerindra. Juru Bicara Presiden, Julian Aldrian Pasha, menegaskan belum ada arahan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai perlu tidaknya evaluasi Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II menyusul sikap Partai Golkar dan PKS yang berseberangan dengan Partai Demokrat. “Saya belum bisa memberikan informasi dan memang belum ada arahan dari Presiden,” kata Julian. Ditanya soal sikap Partai Gerindra yang ternyata mendukung partai Demokrat atau partai pendukung pemerintah dalam hak angket itu, Julian enggan berkomentar banyak. Termasuk ketika ditanya apakah akan ada tawaran kursi menteri untuk Gerindra. “Sementara belum,” kata Julian.

film Dealova. Entah karena berdarah Palembang, Jessica lahap dan menyantap habis semua penganan yang disajikan, mulai dari pempek kapal selam, pempek panggang, lenggang, es kacang merah. “Pempek buatan Palembang jauh lebih enak dari pempek yang dibuat di Jakarta,” “Saya mau bawain ibu oleh-oleh pempek. Biar dia kaget, anaknya baru saja dari kota kelahirannya,” imbuh Jesicca sambil tertawa. Kehadiran Jessica di Palembang dalam rangka pe-

ngambilan adegan Indonesia Explore. Yang menarik saat adegan membakar pempek lenggang, ia tanpa ragu memindahkan lenggang ke bara api. Begitu juga saat berada di Benteng Kuto Besak (BKB). Sambil merapikan make up di wajah dan rambutnya, Jessica menyempatkan diri menyapa penggemarnya. “Halo semua,” sapa Jessica menyapa anak kecil yang berhenti bermain bola untuk melihatnya. Sambil memandang Benteng Kuto Besak dan Jembatan Ampera, Jessica me-

ngaku senang bisa menjadi salah satu pendukung Indonesia Exploride. Karena ia dapat mengupas adat istiadat kebudayaan serta makanan khas di Palembang, agar bisa lebih diketahui seluruh orang di dunia. Program tersebut berkonsep menjelajah Nusantara dengan menggunakan motor ini. Sponsor acara ini Djarum Foundation. Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation Renita Sari pada rilisnya menyebutkan, acara ini sebagai proses pengenalan tentang nilai sejarah dan kebudayaan daerah tersebut. (tommy sahara)

dengan kinerja anak asuhnya. Pemainan kolektivitas dan strategi berjalan baik. ”Persiapan selama satu minggu di Thailand ternyata berjalan dengan, meeting startegi sebelum tanding itu sangat bermanfaat, anak-anak menjalankan instruksi dengan baik di lapangan,” urainya. Sejak kick off Pemain Timnas Indonesia terus menggebrak lini pertahanan Turkmenistan. Peluang menit ke-5, Bonai namun tendangannya masih di buang Soyunov. Pada menit 10 Titus Bonai mendapatkan kartu kuning. Serangan terus dilakukan Yongki cs. Timnas unggul lebih dulu di menit 13, bermula dari pelanggaran tim tamu, Okto yang mengambil tendangan bebas mengirim bola datar kepada Titus, dengan cerdik dia mengambil bola melalui tumit kirinya dan bola bergulir ke dalam gawang Galdiyev. Namun tiga menit kemudian tim tamu membalas melalui tendangan bebas Amanov. Selanjutnya pertandingan berjalan cepat, memasuki menit ke-21 Boliyan Aleksandr menerima kartu kuning karena melanggar Dendi. Kemudian Astanov Umijan juga meneri-

ma kartu kuning. Selanjutnya permainan kemudian dikendalikan Turmenistan yang berani keluar menyerang, namun berhasil diredam lini belakang Timnas. Sementara itu Okto terus menekan dari sisi sayap dan mendapatkan beberapa peluang namun hingga turun minum kedudukan bertahan 1-1. Memasuki babak kedua tidak ada pergantian pemain, Indonesia dan Turkmenistan bergantian menyerang peluang didapatkan Yongki, namun umpan Okto itu gagal dicocor. Baru memasuki menit 50, Johan Ahmat Farizi mengalami cedera dan digantikan Diaz Angga Putra. Okto cs terus menyerang, kali ini giliran Hendro Siswanto mendapatkan peluang, namun tendangannya menyambut umpan Bonai itu diblok Geldiyev. Sementara Chochumov menarik pemainnya Didar digantikan Suleyman. Permainan keras diperagakan penyerang tim tamu Vahyt sehingga diganjar kartu kuning. Timnas kembali menyerang tetapi Dendi kembali gagal menyelesaikan peluangnya. Riedl kembali mengganti pemain, kali ini Yongki Ari-

bowo yang diganti. Kapten kesebelasan itu terlihat demam panggung dan kerap kehilangan bola sehingga digantikan Rishadi Fauzi. Masuknya Fauzi merubah permainan Timnas lebih hidup, kondisi ini membuat Turmenistan menarik Umidjan digantikan Geldiyev Ata. Pergantian pemain tim tamu membuahkan hasil, serangan Vahyt berhasil melewati pemain belakang tuan rumah dan Aleksandr mampu menjebol gawang Timnas di menit ke-80. Riedl kemudian mengganti Dendi dan memasukkan Engel Berdsani, sementara tim tamu menarik Alex digantikan Ilya. Indonesia mencoba menyerang namun Okto cs kembali kecolongan. Serangan tim tamu begitu cepat sehingga di menit ke86 striker tim tamu Vahyt merubah kedudukan 3-1 melalui tendangan kerasnya menjebol gawang Kurnia Meiga. Penonton dari tribun VIP merah mulai bergerak meninggalkan stadion dan marah dengan kekalahan tuan rumah. Menjelang lima menit perpanjangan waktu, tuan rumah terus menyerang, namun gagal memperkecil ketinggalan. (ndr/ahf)

Mendagri Libya Diculik pemberontak bersenjata anti-Moammar Kadhafi, yang membawa senapan Kalashnikov dan pentungan, Selasa (22/2). Sementara Pemimpin Libya, Moammar Kadhafi, mengatakan jika dirinya masih memegang tali kekuasa-

an di negara itu. Di sisi lain, Dewan Keamanan (DK) PBB sudah siap bertemu untuk membicarakan mengenai aksi kerusuhan yang terjadi di wilayah tersebut. Seperti dilansir CNN, Selasa (22/2), inilah pertama kalinya DK PBB melakukan konsultasi setelah aksi perlawanan mulai bergolak di wilayah itu sejak Januari lalu. Kadhafi membuat penampilan singkat di depan televisi untuk mengumumkan jika dirinya masih ber-

ada di Libya dan menolak tudingan jika ia lari dari negara itu sejak aksi protes berkecamuk. Berbicara di depan seorang reporter stasiun televisi dari rumahnya di Tripoli, Kadhafi mengatakan jika dirinya ingin menunjukkan bahwa dirinya ada di Tripoli dan bukan di Venezuela. “Jangan percaya perkataan segelintir anjing di media. Saya masih di Libya,” ujarnya.(Cnn/Rtr/tribunnews.com)

Palembang dan Sumsel khususnya. “Misalnya satu sampai tiga hari cuaca di Palembang sangat panas. Terus tiba-tiba hujan deras pada hari keempat,” ujarnya. Puncak musim kemarau akan terjadi pada bulan Juli dan Agustus. Sedangkan Maret sampai Mei masih dalam pancaroba. “Ke depannya nanti akan seperti ini terus, kadang panas terik dan tibatiba hujan,” tambahnya lagi. Dampak akibat pancaroba, cuaca ektrim dapat terjadi, yakni hujan lebat disertai angin kencang, kilat dan petir. Antisipasi Pemprov Sementara itu, mengha-

dapi dampak anomali badai La Nina, Pemprov telah melakukan langkah antisipasi untuk menekan dampak anomali cuaca tersebut. Pada umumnya dampak La Nina mendatangkan intensitas hujan lebih tinggi dibandingkan pola normal. Kepala Biro Humas dan Protokol Sumsel Robby Kurniawan yang diwawancarai terpisah, Rabu (23/2) mengatakan, langkah antisipasi bencana banjir dengan melakukan perbaikan drainase dan penataan daerah aliran sungai, mengarahkan petani agar melakukan pola tanam dan jenis tanam yang tepat menghadapi curah hujan tinggi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumsel dr Zoelkarnain Noerdin MKes mengatakan, prosedur tetap untuk menghadapi musim sudah ada sebagai langka antisipasi sehingga petugas tidak panik atau bingung saat berada di lapangan. “Dinas Kesehatan sudah memiliki Protap jika terjadi serangan asap, kabut, kemarau dan dampak perubahan cuaca lainnya,” jelasnya. Dalam situasi apapun, Ungkap Zoelkarnain Noedin, pemerintah selalu waspada dengan menyiapkan segala hal yang dibutuhkan masyarakat, seperti ketersediaan obat-obatan, tenaga medis dan fasilitas pendukung lain. (mg4/sin)

Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Andi Mallarangeng menegaskan partainya akan meminta penjelasan Partai Golkar dan PKS mengenai sikap mereka dalam sidang paripurna DPR untuk memutuskan usulan hak angket mafia pajak. “Harus dijelaskan posisi masing-masing mitra koalisi di pemerintahan maupun di parlemen. Perlu penjelasan mengapa begitu selama ini,” kata Andi. Selain itu harus ada penjelasan posisi masing-masing partai mitra koalisi di pemerintahan dan parlemen. “Kalau tiap kali ada isu strategis berseberangan dengan mitra koalisi, kan jadi tanda tanya. Untuk apa ada dalam koalisi,” kata Mallarangeng. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengaku lega usulan hak angket kasus mafia pajak kandas di DPR. Menurutnya, hasil akhir voting terbuka (266 menolak dan 264 mendukung), sudah sesuai prakiraan. “Hasil voting sudah sesuai hitungan kami sejak awal. Tidak ada yang mengejutkan, alhamdulillah, akal sehat lebih mengedepan,” ujar Anas. Menurutnya, yang penting seka-

rang aparat penegak hukum bekerja makin keras untuk membongkar kasus mafia pajak, tanpa pandang bulu. Bisa dibelokkan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan partai yang dipimpinnya menolak Hak Angket Mafia Pajak karena PKB berpengalaman. Menurutnya, hak angket bisa dibelokkan oleh kepentingan mayoritas. “Karena itu PKB tidak setuju dengan angket-angketan. Hak angket mengaburkan proses hukum. Karena itulah PKB menolak hak angket itu,” ungkap Muhaimin . Ia membantah sikap itu akan menambah jatah kursi PKB di kabinet. “Tidak ada hubungan antara penolakan PKB atas hak angket mafia pajak dengan penambahan kursi. Kita tidak ingin pansus itu, jangan salah paham ya,” ujarnya. Menurutnya, lolosnya hak angket yang bermuara pembentukan panitia khusus (pansus) akan sangat liar kalau proses hukum yang berjalan tidak diberi kesempatan. “Kesimpulan pansus itu sangat tidak bisa diprediksi,” tegas Muhaimin .

Ada dua anggota Fraksi PKB di DPR yang membelot dari kebijakan partainya yaitu Lily Wahid dan Effendy Choirie alias Gus Coi. Ketika dilakukan voting (pemungutan suara) secara terbuka, Lily dan Gus Choi mendukung usulan hak angket kasus mafia pajak. Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi memastikan akan me-recall dua anggotanya itu. Langkah tegas itu akan dilakukan karena keduanya dianggap sudah tidak sejalan lagi dengan sikap Fraksi PKB DPR. “DPP PKB akan menungu laporan resmi dari fraksi terkait pembangkangan dua orang tersebut (Lily Wahid dan Gus Coi),” kata Imam Nahrawi. Dijelaskan, sanksi yang akan diberikan kepada Lily Wahid dan Gus Coi akan dibahas dalam rapat DPP PKB, Jumat. Nahrawi menandaskan, kemungkinan besar sanksi yang akan diberikan adalah recall (penarikan) sebagai anggota FPKB di DPR. “Pada hari Jumat akan dibahas dalam rapat DPP PKB. Sanksi yang paling memungkinkan adalah recall,” kata Imam Nahrawi. (Tribunnews/aco/wil)

! dari halaman 1

7

Nurdin Takut ke Jakabaring PALEMBANG, SRIPO — Teriakan “Nurdin Turun” membahana setelah wasit mengakhiri laga mengecewakan Timnas dihajar 1-3 oleh Turkmenistan pada pertandingan penyisihan Pra Olimpiade 2012 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Rabu (23/2) malam. Kekalahan itu menambah panjang raport buruk PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid, setelah belum lama ini Timnas gagal juara Piala AFF. Hampir dipastikan Timnas U-23 tersingkir dari pesta olahraga Olimpiade 2012 di London, Inggris. Butuh keajaiban untuk punggawa Timnas U-23 mengalahkan Turkmenistan dengan selisih tiga gol, di kandang mereka dua minggu mendatang. Aksi seorang suporter di tribun barat atas saat pertandingan berlangsung sempat menarik perhatian. Dia mengeluarkan kertas karton bertuliskan “Mubarak Sudah, Nurdin Segera”. Protes itu dihentikan oleh

polisi. Tidak puas, di luar stadion suporter kembali unjuk rasa pakai pengeras suara minta Nurdin Halid mundur dari bursa pencalonan ketua umum di Kongres PSSI, Bali pada 19 Maret. Sementara kelompok suporter Singa Mania yang biasa di tribun utara tidak datang mendukung Timnas. Tanda-tanda boikot pertandingan sudah terlihat sejak sore hari mereka menggelar aksi demonstrasi di Bundaran Air Mancur. “Ini luapan kekecewaan kami pada PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid,” kata Ketua Singa Mania, Dedi ‘Frans’ Pranata. Sayangnya, semalam Nurdin tidak ada di stadion menyaksikan Timnas kalah. Kertas putih kecil di balik sandaran 12 kursi di tribun VVIP tidak ada yang bertuliskan Ketua Umum PSSI. Kursi yang disediakan untuk Gubernur Sumsel,

Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumsel, Kajati Sumsel, dan Walikota Palembang juga diwakili orang lain. Suporter menilai Nurdin Halid tak punya nyali ke Jakabaring karena Palembang merupakan satu dari 8 daerah yang menggelar aksi demo menolak Nurdin kemarin. Aksi demo juga berlangsung di Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, Pamekasan, Bojonegoro, dan Purbalingga. “Nurdin Halid harus mundur, dua periode dia pimpin PSSI tidak ada prestasi. Beri juga kesempatan orang lain. Lihat saja, dia tidak berani nonton ke sini,” kata Gery, suporter asal Medan yang berorasi di depan stadion. Lepas dari hasil kalah 13, penyelenggaraan laga internasional di Palembang sukses diukur dari jumlah penonton. Tribun barat penuh, sampai pemegang tiket tak kebagian tempat duduk. Banyak yang nonton berdiri. (ahf)

Menpora Dukung Demo Anti Nurdin

ubahan dengan tidak lagi ditangani Nurdin dan kawan-kawannya. “Selama ini PSSI tidak pernah transparan dan prestasi PSSI selama di bawah Nurdin tidak menunjukkan grafik mengejutkan,” katanya. Sekiranya Nurdin Cs menolak, sebut dia, perlu diciptakan PSSI tandingan. Sehingga, nantinya PSSI tandingan ini yang diakui pemerintah, sedangkan PSSI di bawah Nurdin dibiarkan sengsara tanpa ada alokasi APBN. Yang jelas, kata Emerson, PSSI oleh Nurdin kerap dijadikan alat politik dan kepentingan dirinya. Selain itu, Nurdin membawa PSSI hanya ke satu partai yakni Golkar. “Masa Suharto saja bisa turun, Nurdin nggak bisa. Yang penting kita turunkan dia, Masa kita enggak bisa,” tandasnya. Segel kantor PSSI Sejak maraknya demonstrasi oleh ribuan suporter sepakbola, praktis tidak ada kegiatan yang dilakukan para pengurus PSSI di markasnya, Senayan. Nurdin bersama kroninya pernah kelihatan batang hidungnya di kantor PSSI. Kantor yang berada di kompleks Gelora Bung Karno itu oleh massa dise-

gel. Sejumlah spanduk antiNurdin Halid dipasang di berbagai tempat di sekitar sekretariat PSSI. Meski menyegel kantor PSSI, demonstrasi berlangsung damai. Lebih 800 personel bersenjata menjaga kantor PSSI. Dua mobil lapis baja atau baracuda diparkir tepat di depan kantor saling bersisian. Massa menuntut Nurdin mengumumkan untuk mundur. Tidak sampai di situ massa juga mendirikan Posko Revolusi PSSI di depan kantor PSSI. “Aksi ini akan kita lakukan sampai Nurdin Halid turun,” kata salah satu koordinator aksi. Ditengah riuhnya demonstrasi antiNurdin Halid, sekelompok massa mengatasnamakan dirinya Barisan Muda Indonesia (BMI) memberikan dukungan kepada ketua umum PSSI itu. Mereka aksi di depan kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga di dekat kawasan stadion Gelora Bung Karno, tidak jauh dari pusat demonstrasi suporter antiNurdin Halid. Koordinator BMI Sirajuddin menolak intervensi pemerintah terhadap PSSI. Mereka menilai menpora gagal melakukan pembinaan olahraga dan pemuda. (tribunnews/ali/roy/aco)

Garuda Muda Butuh Irfan Bachdim

anak muda (khususnya wanita, Red) itu menonton dengan mengenakan kaos kebanggan timnas berlambang garuda di dada. Foto tersebut di-posting di Twitter saat pertandingan berlangsung antara Indonesia melawan Turkmenistan. Meski keok 3-1, Irfan yang kini bermain di Persma Malang terus memberikan dukungan. Ini terlihat dari tweets yang berasal dari akun resminya di Twitter. Saat kalah, Irfan pun tetap memberikan semangat dengan menulis,” Boys keep your head up (Ayo tegakkan kepala kalian)”. (ndr/ahf)

! dari halaman 1 para demonstran. Yang penting dilakukan damai,” katanya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/ 2). Menpora mengaku sudah melayangkan peringatan kepada PSSI agar memasukkan kembali dua calon ketua umum yang dicoret ‘orang-orang Nurdin Halid. Keduanya adalah KSAD Jenderal TNI George Toisuta dan pengusaha Arifin Panigoro. Andi mengingatkan pemerintah akan mencabut izin dan membekukan organisasi induk sepakbola di tanah itu. “Sesuai undangundang, pemerintah mempunyai kewenangan terhadap PSSI, tidak hanya FIFA,” tegasnya. Berbagai cara ditempuh pecinta sepakbola agar dilakukan reformasi total di tubuh PSSI yang dinilai tidak pernah menghasilkan prestasi di bawah kepemimpinan Nurdin dan gengnya. Emerson Yuntho, anggota Save Our Soccer menilai, ada cara jitu pemerintah mengambil-alih PSSI dari rezim Nurdin dan kawan-kawan adalah dengan mencabut dana APBN yang selama ini dinikmati PSSI. “Dengan tidak memberi dana APBN dan melarang izin pertandingan akan membuat PSSI Nurdin kolaps sendiri. Apalagi pemerintah bisa mengintervensi dengan meminta sponsor menarik dukungan,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu petang. Menurut Emerson yang juga anggota Indonesian Corruption Watch (ICW), PSSI harus mengalami per-

! dari halaman 1 Indonesia dalam menghadapi laga pra-Olimpiade ini. Dukung Timnas Mantan pemain timnas Indonesia, Irfan Bachdim, tetap mendukung tim Garuda muda meskipun sudah dicoret dari daftar pemain. Hal ini tampak saat pemain yang kini jadi idola

HARG A TIKET HARGA TIKET:: VVIP: ...................................................... Rp 70 ribu VIP merah-biru dan Barat atas: .............. Rp 50 ribu Tribun Timur: .......................................... Rp 35 ribu Utara-Selatan: ....................................... Rp 25 ribu Tempat Penjualan:Sekretariat SFC Palembang Square (PS) dan Loket Stadion Gelora Jakabaring

Sriwijaya Post Edisi Kamis 24 Februari 2011  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Sriwijaya Post Edisi Kamis 24 Februari 2011  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Advertisement