Page 1

A-PDF Merger DEMO : Purchase from www.A-PDF.com to remove the watermark

SENIN 23 AGUSTUS 2010

28 HALAMAN REDAKSI 0711-313171

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

HARGA ECERAN RP 2.000

SIRKULASI: 0711-310345 IKLAN:0711-311888

Budigol Cs Buka Bersama

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

SALAMI KOLEV — Pemain SFC Budi Sudarsono (kanan) menyalami pelatih SFC, Ivan Kolev, pada acara buka bersama SFC dengan anak panti asuhan, di Mess Pertiwi (Graha Sriwijaya) Palembang, Minggu (22/8).

TRADISI buka puasa bersama sudah melekat pada keluarga besar skuad Sriwijaya FC. Begitu juga yang terjadi pada Ramadan tahun ini. Sedikitnya 250 anak yatim tampak antusias bertemu dengan para pemain SFC dalam acara buka puasa bersama di Mess Graha Sriwijaya, Minggu (22/8). Anak-anak tersebut berasal dari pondok pesantren Aulia Cendikia dan dua panti asuhan Darul Hijrah dan Al-Ikhlas. Dengan bangganya anak-anak yatim tersebut menyalami tangan pahlawan kebanggaan mereka. Sambutan tangan mereka pun disambut hangat oleh para pemain. Juga termasuk pelatih manajer Ivan Kolev.

“Acara ini bertujuan agar SFC selalu diberkahi Allah SWT. Terutama untuk semua perrjuangan di setiap kejuaraan yang akan dihadapi,” jelas Hendri Zainudin, Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya FC. Sebelum buka puasa Ustad Sodikun mendamaikan hati dan mendinginkan suasana yang panas karena cuaca dengan siraman rohani. Supaya Dikenal Untuk lebih kenal dengan para pemain yang baru saja bergabung ke Sriwijaya FC, Sekretaris SFC, Faisal Mursid mengabsen satu per satu pemain SFC, dan meminta mereka berdiri atau melambaikan tangan. “Inilah muka pemain baru SFC. Semoga warga se-

kitar Mess Pertiwi jadi kenal, terutama Ketua RT,” ujar Faisal kepada undangan buka bersama di Mess Pertiwi Sumsel. Acara demi acara berlangsung dan tibalah bedug buka dan azan menggema. Tanpa dikomandoi lagi para pemain mencicipi semua hidangan yang tersedia secara prasmanan. Dua pemain asing Claudiano Alves dos Santos dan Julio Cesar memejamkan mata Claudiano mengisyaratkan enaknya pempek yang dimakannya. Begitu juga Cesar, mengacungkan mertabak ketika ditanya apa rasanya. Lain lagi yang dilakoni si Korea, Park Jung Hwan, „ ke halaman 7

Remisi Aulia tak Masuk Akal

■ Erry Riyana Bacakan Petisi ■ Minta Patrialis Batalkan Remisi JAKARTA, SRIPO — Mantan Wakil Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erry Riyana Hardjapamekas mengaku heran atas terbitnya pengurangan masa tahanan atau remisi, dan pengampunan atau grasi dari presiden kepada terpidana korupsi. Pemberiaan keringanan hukuman mereka tidak masuk akal. Hal itu disampaikan Erry usai mengikuti pembacaan petisi masyarakat sipil, “Kembalikan Negara Hukum, Selamatkan Polri,” di Mahkamah Konstitusi, Minggu (22/8). “Nggak masuk akal. Kurang bijak memberikan remisi dan grasi kepada koruptor,” ujar Erry. Menurut Erry, pemerintah tidak boleh serta-merta menggunakan dalih kemanusiaan untuk memberikan remisi atau grasi bagi koruptor. Pasalnya, rasa kemanusiaan suatu yang tidak bisa ditolak. Namun, di balik itu masih ada rasa kemanusiaan yang lebih besar yang juga perlu dipertimbangkan. Dikatakan Erry, pertimbangan kemanusiaan yang

HARUS dipertimbangkan juga rakyat Indonesia yang selama ini menderita. Itu kemanusiaan yang jauh lebih luas

ERRY RIYANA H Mantan Wakil Pimpinan KPK DOK PRIBADI

terbesar adalah korban dari korupsi itu sendiri yakni, masyarakat Indonesia. “Jadi harus dipertimbangkan

INGIN GABUNG KLIK www.sripoku.com, On Facebook. Petisi 28 akan melayangkan nota protes kepada Presiden SBY melalui Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, Senin (23/8) esok. Salah satu butir permintaan adalah membatalkan grasi dan remisi kepada koruptor, terkhusus Syaukani dan Aulia Pohan. Apa ...komentar rekan facebooker? FERRA TRIANA waduh...emang gawat hukum di negri ini! koruptor = rampok

juga rakyat indonesia yang selama ini menderita. Itu kemanusiaan yang jauh lebih luas,” tambahnya. =garong =....aku kehabisan katakata! stuju kata si tomi siaha?an 33 menit yang lalu SukaTidak Suka AAN FEATHER Lantaakkkk.....dpp lah.manusiojg kn RIKA AISABY Gimana yah.. kasihan dia kan sakit dan lagi mereka kan sudah menjalankan sebagian hukuman di penjara dan hukumanan dari masyarkat dan menyandang gelar mantan koruptor,nama baik dan harga diri mereka sudah tercabik cabik.....udah biarlah...

Jika cara ini dipertahankan pemerintah, Erry melanjutkan, bukan tidak mungkin keadilan masyarakat akan tercederai. Karena dengan begitu, pemerintah sudah mementingkan rasa keadilan bagi kelompok koruptor. Sementara keadilan masyarakat luas dipinggirkan. Di tempat serupa, aktivis antikorupsi yang tergabung dalam Petisi 28 akan mengirimkan nota protes „ ke halaman 7 YUDHIST ‘ODINK’ MILAN gilir maling ayam, smpe mati dipenjaro,gilir koruptor bebas. Cakmano negri ini?! 1eko Eko Liverpudlian Itu kan besan presiden.... Jadi Laen dikit dgn rakyat ni.... Iyo dak pak presiden.... Cbo wong maLeng jambu, psti d hkm mati......

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

BELI PAKAIAN BARU — Kendati Hari Raya Idul Fitri masih cukup lama, warga yang akan merayakannya mulai sibuk mempersiapkan diri. Di antaranya membeli pakaian baru. Mereka pun rela berdesak-desakan, seperti di Pusat Perbelanjaan Megahria Palembang, Minggu (22/8).

1herlina Herlina Maryana ado2 bae gw koruptor ini,slalu slalu,pelajarn yg namanya bukan hak kita,waalu lo2s dr hkm

Ribuan Warga Serbu Pasar ■ Jl Kolonel Atmo Macet TTotal otal

Kades Bawa Sekoper Uang Mainan JAMBI, SRIPO — Irwan, Kepala Desa Suka Menang, Kecamatan Gelombang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, mengaku telah menjadi korban dukun palsu yang bisa menggandakan atau memperbanyak uang. Sekoper uang senilai Rp 75 juta miliknya, yang rencananya akan diperbanyak menjadi Rp 1,5 miliar oleh orang

pintar ternyata sudah berganti dengan uang mainan. Dia mengaku, awalnya diperkenalkan dengan Riko oleh Misno yang pernah bekerja di kebun miliknya. Karena tergiur dengan perkataan Misno, bahwa gurunya bisa memperbanyak uang, ia pun tertarik. Bahkan sebelum bertemu lang„ ke halaman 7

RENUNGAN RAMADAN

Menjaga Hati Oleh KOMARUDDIN HIDAYAT Gurubesar dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta HATI, merupakan bagian diri manusia yang misterius. Karena kemisteriusannya pula penggunaannya pun seringkali sangat simbolik. Sering kita mendengar ungkapan “hatiku terluka” atau “hatiku WWW.UNPAD.AC.ID tercabik-cabik” yang biasanya dilontarkan oleh orang yang baru ditinggal orang yang dikasihinya, atau baru mendengar berita duka. Demikian pula ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, hati menjadi “heart”-- padahal terjemahan literalnya adalah jantung. Mungkin ini menunjukkan bahwa hati yang seringkali disebutkan dalam konteks ungkapan seperti di atas „ ke halaman 7

PALEMBANG, SRIPO — Lebaran masih dua minggu lebih tapi kondisi pasar mulai ramai. Apalagi, pada hari Minggu (22/8) kemarin. Ribuan warga berbelanja menyerbu salah satu pusat perbelanjaan Megahria di Jalan Kolonel Atmo. Pantauan Sripo, sejumlah toko buka lebih awal. Kalau biasanya mereka baru buka toko sekitar pukul 09.30 kemarin barang dagangan sudah siap digelar sejak pukul 09.00. Sebagian besar pe-

TRIBUN JAMBI

UANG MAINAN — Inilah uang mainan milik Kades Desa Suka Menang, Kecamatan Gelombang, Kabupaten Muaraenim yang terjaring Operasi Kondisi Ketupat Siginjai Polda Jambi, Sabtu (21/8).

dagang ternyata sudah memperkirakan kalau kondisi pasar hari libur seperti kemarin akan ramai dikunjungi warga. “Kami sengaja buka toko lebih awal karena bisa dipastikan hari ini akan ramai,” terang Tuti salah seorang pemilik toko pakaian di Megahria. Tidak berselang lama setelah toko dibuka, puluhan warga sudah mulai berdatangan mencari apa yang mereka butuhkan. Bahkan dalam seke-

jap jumlah tersebut berubah jadi ribuan sehingga membuat padat kawasan tersebut. Mereka datang dari berbagai penjuru kota dan daerah. Salah satunya Ikhsan, warga asal Banyuasin yang datang bersama tujuh anggota keluarganya. Ia sengaja datang lebih awal untuk membeli pakaian lebaran. Menurutnya, Megahria menjadi tujuan karena dianggap „ ke halaman 7

Siswi SMP Gantung Diri ■ Diduga Rebutan Remote TTelevisi elevisi MUARAENIM, SRIPO— Tragis sekali nasib Wella Septiandini (12) warga BTN Keban Agung Blok Y No 2 Tanjungenim, Kecamatan Lawang Kidul. Korban yang terdaftar sebagai siswi kelas I SMPN 2 Tanjungenim, ditemukan tewas tergantung, Sabtu (21/8) sekitar pukul 15.00 di kamar tidur lantai dua rumahnya. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi nekat tersebut sengaja dilakukan korban yang diduga sebelumnya terlibat cekcok mulut dengan ka-

kaknya, AR (19), gara-gara rebutan remote televisi. Peristiwa itu berawal sekitar pukul 13.00, korban bersama kakaknya menonton televisi di ruang keluarga. Keduanya kemudian bertengkar karena berebut remote televisi. Tak lama, korban memilih mengalah dan masuk ke kamar yang berada di lantai II. Sekitar pukul 15.00, ayuknya berniat mau masuk ke kamar tersebut, tetapi pintu kamar terkunci dari dalam. Awalnya ia tidak curiga dan mengira korban se-

SENIN 23 AGUSTUS 2010

dang tertidur pulas, lalu ia mencoba mengetuk pintu kamar berulang-ulang sembari memanggil nama korban. Namun tetap tidak ada sahutan. Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, iapun memanggil ayahnya Rl (45), yang bekerja di PTBA. Kemudian ayah korban mengintip dari jendela kamar tersebut, dan langsung kaget karena melihat putri kesayangannya sudah tergantung di sudut lemari kamar „ ke halaman 7

ZUHUR 12.08

13 RAMADAN 1431 ASHAR MAGHRIB 15.24 18.06

SELASA 24 AGUSTUS 2010 14 RAMADAN 1431 Imsak: 04.36 Subuh: 04.46

ISYA 19.16


2

SRIWIJAYA POST Senin 23 Agustus 2010

SALAM SRIWIJAYA

Puasa, Idul Fitri, dan Gaya Hidup Konsumerisme MEMASUKI sepuluh hari kedua bulan Ramadan 1431 Hijriah, antusiasme warga untuk berbelanja makin tinggi. Sabtu dan Minggu kemarin, pasar-pasar tradisional dan mal di kota wong kito ini diserbu warga Palembang dan sekitarnya. Warga tak hanya berbelanja untuk kebutuhan Ramadan, tetapi juga mulai membeli kebutuhan Idul Fitri. Jika sepuluh hari pertama Ramadan, warga mulai antusias berbelanja untuk konsumsi berbuka dan sahur. Kini antusiasme belanja mulai ditambah dengan persiapan kebutuhan berhari raya. Berbagai alasan membuat warga memilih belanja kebutuhan lebaran di paruh kedua Ramadan. Mendekati minggu-minggu terakhir Ramadan pasar-pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan di mal-mal biasanya makin berjubel. Warga berdesak-desakan di mal yang bertebaran di kota wong kito. Tentu kenyamanan menjadi alasan pokok warga untuk segera berbelanja saat ini. Ramadan yang sebulan akan segera bermuara pada perayaan Hari Raya Idul Fitri bertepatan 11 September mendatang. Perayaan hari yang dimaknai sebagai kembali bersih dan putihnya jiwa dan diri muslim dan muslimah sejatinya dirayakan dengan sederhana dan tak berlebihan. Namun demikian gaya hidup konsumerisme masyarakat tak dapat dibendung. Setiap tahun Ramadan dan perayaan Idul Fitri adalah masa-masa panen bagi semua pedagang di Tanah Air, tak terkecuali di Palembang. Kaum muslim berlomba membeli baju baru, sepatu baru, sandal baru, baju muslim baru, perabotan rumah tangga baru, membeli bermacam-macam kue dan minuman untuk menjamu tamu dan handai taulan. Perputaran uang rupiah di pasar konsumen meningkat dahsyat saat ini. Bank-bank menambah stok uang di ATM bermiliar rupiah. Semua demi menyediakan stok pencairan uang memadai bagi nasabahnya. Apalagi di bulan Ramadan, atau paling lambat 10 hari menjelang lebaran Tunjangan Hari Raya (THR) wajib dibagikan oleh semua instansi swasta maupun pemerintah kepada karyawan ataupun pegawai. Makin lengkaplah penunjang gaya hidup konsumerisme masyarakat, khususnya yang akan merayakan lebaran Idul Fitri. Tinggal lagi masing-masing rumah tangga, dan karyawan mengatur keuangannya, agar belanja kebutuhan lebaran tak menjadi lebih besar pasak daripada tiang. Idul Fitri yang merupakan momen kembali bersih, sejatinya memberikan kenyamanan bagi seorang muslim karena telah usai melaksanakan ibadah puasa dan beribadah sepanjang Ramadan. Perayaan Idul Fitri selaiknya disambut suka cita, namun rasa suka cita tak selalu mesti dirayakan membeli semua yang serba baru. Puasa melatih umat muslim mengendalikan hawa nafsu. Sungguh sayang, jika pengendalian iman dan takwa selama sebulan Ramadan, menjadi tak berarti hanya karena tak mampu menahan diri membeli semua kebutuhan menjelang Idul Fitri. Inilah bagian dari puncak ujian kesabaran, ketika umat muslim mengendalikan hawa nafsu dan kesabaran untuk tidak kalap menghabiskan semua THR untuk berbelanja semua kebutuhan diri dan keluarga untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.

POJOK Presiden SBY harus bertindak untuk menyelamatkan wajah Polri Masalahnya merasa perlu diselamatkan atau tidak? DPR minta Menkum-HAM jelaskan soal remisi koruptor Tak perlu dijelaskan lagi, terang-benderang! Reporter Sun-TV saat bertugas, tewas dikeroyok massa di Ambon Negara sakit... rakyat ikut sakit!

SRIPO/SYAHRUL

MULAI PADAT— Memasuki minggu kedua Bulan Suci Ramadan, sejumlah pasar di Kota Palembang mulai padat. Seperti yang terlihat pedagang dan pembeli mulai memadati kawasan Pasar 16 Ilir Palembang.

Keluhan Warga Tanjung Rawo KEPADA Yth pihak yang terkait. Kami warga Tanjung Rawo Ujung Sungai Tapa Rt 056 Rw 016 kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I mohon dibantu untuk sarana penerangan lampu jalan karena di tempat kami sangat gelap dan kiri kanan diapit oleh rawa dan DAM besar. Harapan kami Bapak-bapak yang terkait untuk survey dan memenuhi permohonan kami tsb, terima kasih Sripo. 08117100686

Dilaksanakan Bertahap JAWAB TERIMA kasih sebelumnya. Pemerintah Kota Palembang telah berkomitmen untuk memberikan sarana dan prasarana yang memadai bagi seluruh warganya. Namun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap disesuai-

kan dengan kebutuhan dan anggaran yang ada. Permintaan Anda akan segera dikoordinasikan dengan dinas terkait. (mg10). Drs H Aminoto Kabag Humas Pemkot Palembang

Sinyal Menghilang di Mariana 085267571252 Kepada yth Pimpinan Telkomsel Sumbagsel. Saya pelanggan setia Telkomsel mau tanya kenapa sinyal Telkomsel di Mariana, Kecamatan Banyuasin 1 kurang bagus apa karena towernya ada di Pertamina Plaju jadi suka hilang-hilang. Mohon perhatian pihak Telkomsel karena ini sangat mengganggu aktivitas saya maupun pelanggan setia Telkomsel di daerah tsb. Terima kasih

Minta Puskesmas Buka Tiap Hari 081373706256 Kepada Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin tolong tindaklanjuti Puskesmas di Desa Daya Utama, Kecamatan Muara Padang, program kesehatan gratis hanya buka hari Kamis jam 09.00-10.00 dan selanjutnya tidak buka. Tolong ditindaklanjuti karena saat ini musim sakit kondisi cuaca tidak bersahabat kasihan sama rakyat miskin disini.

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, K Arpan, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Ahmad Naafi, Vanda Rosetiati, Arsep Pajario, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Herman Danawi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D , Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WAR TAWAN SRIWIJA YA POST SELALU DIBEKALI T ANDA PENGENAL DAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINT A AP A PUN DARI NARA SUMBER WART SRIWIJAY TANDA MENERIMA/MEMINTA APA

7 x 140


SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

3

SMS Tembus 30 Ribu/Detik ■ XL Perkuat Jaringan Jelang Lebaran PALEMBANG,SRIPO — Mengantisipasi lonjakan trafik, penggunaan telepon, SMS hingga komunikasi data membuat manajemen XL melipatgandakan kapasitas jaringan, khusus di daerah-daerah sibuk dan jalur mudik dari kondisi normal. General Manager Network Operation XL Sumbag-

sel, Hengky Witarsa didampingi GM Sales Operation Sumbagsel, Dodyk Supriono menjelaskan saat ini trafik SMS di hari-hari normal pada jam sibuk mencapai 30 ribu SMS/detik. Sementara trafik panggilan keluar ratarata adalah 510 juta per menit. Diperkirakan jelang lebaran nanti terjadi lonjakan hingga 30 persen. “Untuk

PROMO TARIF RAME ☞ Tarif muRAh MEriah (Rame) untuk pelanggan pra bayar ☞ Tarif Rp 25/menit ke sesama XL ☞ SMS hingga 1.000 SMS ☞ Promo berlaku sejak 20 Agustus-31 Oktober ☞ Di Lahat bisa 3G ☞ Bisa nikmati layanan data dan video call

BRTI Peringatkan SMS Spam

mengantisipasi lonjakan tersebut, kita sudah menyiapkan kapasitas jaringan hingga dua kali lipat sehingga dipastikan dalam kondisi beban puncak sekalipun tidak terjadi eror atau hang,” kata Hengky disela-sela acara buka puasa bersama di hotel Jayakarta. Ditambahkan, layanan XL juga telah didukung sedikitnya 20.888 BTS (2G/ 3G), juga jaringan fiber optik yang membentang di sepanjang pulau Sumatera hingga tersambung melalui jaringan kabel bawah laiy ke pulau Batam, Bangka, Belitung, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. “Diharapkan melalui kekuatan tersebut, XL mampu mengantisipasi lonjakan dengan tetap menghadirkan komunikasi berkualitas selama Ramadan hingga lebaran, nanti,” katanya.(sta)

SRIPO/SYAHRUL

MURAH MERIAH — GM Sales Operation XL Sumbagsel Dodyk Supriyono (kiri) didampingi GM Network Operation XL Sumbagsel Hengky (kanan) pada jumpa pers peluncuran promo XL Tarif muRAh MEriah hanya Rp 25/menit di Hotel Jayakarta Daira.

■ Masuk ke Ponsel T anpa Izin Tanpa

JAKARTA, SRIPO — Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) memperingatkan operator dan penyelenggara SMS Premium terkait maraknya SMS Spam yang dikirimkan ke pelanggan tanpa izin. “Kami banyak menemukenali di lapangan adanya SMS Spam yang dikirimkan ke pelanggan tanpa izin si pemilik nomor dan si pengirim pun tidak mengantongi izin dari BRTI. Ini melanggar Permenkominfo No 1/2009 tentang Penyelenggaraan Jasa Pesan Premium dan Pengiriman Jasa Pesan Singkat,” tegas Anggota Komite BRTI Heru Sutadi di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dijelaskannya, sesuai regulasi pengirim jasa pesan singkat (Short Messaging Service/SMS) ke banyak tujuan (broadcast) yang tidak menyediakan fasilitas kepada penerima pesan untuk menolak pengiriman pesan berikutnya melanggar aturan. “Banyak penawaran Kredit Tanpa Agunan (KTA) mengirim pesan tanpa izin ke pelanggan. Umumnya si penyebar ini menggunakan nomor operator yang menawarkan bonus SMS lintas operator hingga ribuan per hari. Minggu ini kami akan memanggil semua operator yang menawarkan bonus SMS itu,” jelasnya. Dua nomor operator yang sering digunakan untuk mengirimkan penawaran KTA. Kedua operator itu adalah Axis dan Tri. Axis memiliki penawaran gratis 10 ribu SMS per hari, sedangkan Tri 100 ribu SMS per hari. Head of Corporate Communication Axis, Anita Avianty menjelaskan, terdapat enam tahapan pembuktian yang dilakukan sebelum memblokir nomor pelanggan yang dicurigai menyebarkan SMS spam. Keenam parameter itu adalah menggunakan 2000 SMS per hari selama lebih dari lima hari, tidak ada durasi panggilan keluar serta penerimaan telepon masuk (incoming/ outgoing call), tidak ada pengeluaran pulsa untuk percakapan suara (charging voice), ketika coba dihubungi Axis untuk verifikasi, selalu tidak menjawab, nomor tidak termasuk dalam STK (SIM Tools Kit), yang biasanya digunakan untuk pengisian pulsa elektrik, dan penggunaan SMS hanya 500 rupiah sehari demi mengejar promo 10 ribu SMS per hari. “Sudah ada beberapa nomor yang kami blokir. Karena setelah dilakukan investigasi, nomor-nomor tersebut terbukti melanggar ketentuan. Namun jumlahnya masih sedikit, cuma sekitar sepuluh nomor,” kata Anita sambil menambahkan dalam sehari ada 65 juta SMS yang dikirimkan oleh pelanggan Axis yang kini berjumlah enam juta pelanggan. (ewa)

Senyum Mudik Indosat SEBAGAI salah satu bentuk apresiasi dan untuk memepererat tali silaturahmi dengan para frontliners, PT Indosat Tbk Cabang Palembang menggelar Malam Apresiasi dan Buka Bersama dengan Indosat Outlet Community (IOC) kota Palembang. Lebih dari 200 Outlet berprestasi ikut serta dalam acara ini. Mohamad Almawerdi Rachman, Head of Branch Palembang dalam kata sambutannya mengatakan “ Pencapaian Indosat hingga saat ini sangat baik. Hal ini merupakan pencapaian bersama berkat adanya sinergi yang baik antara Indosat dengan Outlet. Sehingga kedepan Indosat akan mengembangkan program-program outlet yang dapat memberikan benefit serta value bagi outlet.” Terdapat beberapa program yang telah berjalan di antaranya Program Indosat Outlet Terbaik Ramadan, Program Protek, serta Program Proaktif. P r o g r a m Indosat Outlet Te r b a i k Ramadan atau yang lebih dikenal dengan program PINTER Ramadan berhadiah Sepeda Motor dan Blackberry Storm. Program ini berlaku secara Nasional dari 1 Juli hingga 30 Sep-

termber 2010. Untuk wilayah operasional cabang Palembang akan terdapat 2 unit Motor dan 2 unit Blackberry Storm untuk peserta outlet terbaik. Program Protek (Program Reparenting Outlet Terdaftar Eklusif) merupakan program yang dikhususkan bagi outlet yang berada diwilayah operasional Cabang Palembang yaitu Sumetera Selatan, Bengkulu, Pulau Bangka dan Belitung. Program ini berhadiah 23 Tiket ke Paket Wisata ke Singapore. Program ini berlaku mulai tanggal 15 Agustus - 31 Desember 2010. Indosat Cabang Palembang juga memberikan Program Reload & Aktivasi (Proaktif) yang telah dilaksanakan dari 15 mei - 15 Agustus 2010. Para pemenang berhak atas Paket Wisata Arung Jeram di Sukabumi sebanyak 25 Outlet dan juga terdapat puluhan hadiah elektronik lainnya. “ Selama bulan Ramadan dan Jelang Mudik ini biasanya akan terjadi lonjakan yang cukup tinggi untuk kebutuhan telekomunikasi. Sehingga diharapkan hal ini dapat memberikan berkah bagi para outlet - outlet berprestasi yang pada akhirnya akan membenatu mereka untuk dapat mencapai hasil maksimal di program kami. “ kata Almawerdi. (Rel/sta)

Mohamad Almawerdi Rachman

IST

5 x 380


4

SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

Asuhan: BURSA EFEK INDONESIA (BEI) Kepada pembaca yang ingin menanyakan persoalan seputar Pasar Modal dipersilakan mengirimkan pertanyaan melalui Fax: 0711-312888 atau sriwijaypost@ yahoo.com

Faktor Penentu Likuiditas Saham Dengan Hormat: BEBERAPA kali saya menyaksikan saham-saham pendatang baru yang ditransaksikan di bursa efek. Transaksinya, baik volume maupun nilai selalu tinggi. Dengan kata lain, likuiditasnya cukup tinggi. Tapi hal ini tidak berlangsung lama karena kebanyakan, selang beberapa hari likuiditas saham tersebut turun drastis. Kecenderungan seperti ini ternyata banyak terjadi pada saham-saham pendatang baru. Pertanyaan saya mengapa saham-saham pendatang baru itu likuiditasnya rendah? Dan apa sih faktor yang menentukan likuiditas saham di bursa? Terima kasih penjelasannya. Fadil_34sa@yahoo.com Jawab Pengamatan Anda terhadap saham-saham pendatang baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) memang ada benarnya, tetapi jika diambil skalanya maka tidak 100 persen benar. Betul bahwa ada saham pendatang baru yang hanya likuid di hari pertama diperdagangkan atau paling tidak satu minggu pertama dan selanjutnya menjadi stagnan dan tidak likuid. Tapi hal seperti itu tidak terjadi pada semua saham pendatang baru. Cukup banyak saham pendatang baru yang likuiditasnya stabil dari awal sampai sekarang. Ada beberapa kemungkinan mengapa saham-saham yang semula aktif terutama saat listing perdana dan kemudian menjadi saham stagnan. Ini berkaitan dengan faktor-faktor yang menentukan likuiditas saham di bursa. Pertama, listing perdana adalah kesempatan pertama bagi emiten baru untuk memperdagangkan sahamnya di bursa atau pasar sekunder. Perlu diingat bahwa setiap emiten yang masuk ke pasar sekunder, sebelumnya sudah melakukan penawaran saham di pasar perdana. Dengan begitu, setiap emiten pendatang baru di pasar sekunder sebagian sahamnya (sesuai dengan jumlah saham yang ditawarkan ke publik) sudah dimiliki investor yang membeli di pasar perdana. Investor yang membeli di pasar perdana berharap dapat menjual di pa-

sar sekunder dan meraih capital gain. Seberapa besar capital gain yang dapat diraih, tergantung pada seberapa besar permintaan yang masuk pada saat penawaran perdana. Jika di pasar perdana mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed), maka kemungkinan besar saat masuk pasar sekunder harga saham akan naik. Semakin besar oversubscribed, semakin besar kemungkinan capital gain yang didapat. Peluang untuk mendapatkan gain ini akan meningkatkan likuiditas saham di pasar. Sebaliknya, jika penawaran di pasar perdana mengalami kekurangan permintaan (undersubscribed), maka peluang untuk mendapatkan gain semakin kecil sehingga likuiditasnya juga semakin kecil. Kedua, likuiditas saham di bursa ditentukan oleh jumlah saham yang ditawarkan ke publik (floating share). Semakin besar saham yang ditawarkan ke publik semakin tinggi likuiditas saham tersebut. Namun, floating share untuk emiten baru dapat langsung berkurang drastis jika ada investor yang memborongnya di pasar dan enggan melepasnya kembali. Kondisi seperti ini sangat mungkin terjadi. Ketiga, penyebaran atau distribusi kepemilikan saham. Semakin lebar dan beragam kepemilikan saham, maka semakin likuid saham tersebut karena semakin banyak pihak-pihak yang memperdagangkannya. Bagi emiten pendatang baru dengan floating share yang besar dan distribusi kepemilikan yang luas dapat dipastikan akan menjadi saham yang likuid. Keempat, kinerja fundamental perusahaan. Emiten dengan kinerja fundamental yang bagus ditunjang distribusi kepemilikan saham yang luas akan selalu menjadi incaran investor untuk menjadikannya sebagai portofolio investasi. Mungkin saja ada emiten pendatang baru tidak memenuhi faktor-faktor tersebut di atas. Akan tetapi, pasti ada juga emiten pendatang baru yang memenuhi faktor-faktor tersebut di atas dan tetap mampu mempertahankan likuiditas sahamnya di bursa. (Tim BEI)

Siapkan Dana Rp 30 Miliar ■ Antisipasi Lonjakan Transaksi Cuti Lebaran PALEMBANG,SRIPO — Menghadapi cuti selama seminggu menjelang dan sesudah lebaran, Bank Sumsel Babel menaikkan stok dana di sejumlah ATM sebesar Rp 20 miliar hingga Rp 30 miliar. Langkah ini untuk menjamin transaksi tunai konsumen dapat berjalan lancar. Dirut Bank Sumsel Babel, Asfan Fikri Sanaf menjelaskan cuti bersama yang rencananya akan dimulai, Kamis (9/9) mendatang dianggap waktu puncak untuk lonjakan transaksi, khususnya di sejumlah ATM Bank Sumsel Babel. Untuk itu, selama seminggu pihaknya akan menambah dana tunai di ATM hingga Rp 30 miliar. Apalagi saat itu, kantor kas dan cabang juga libur sementara kebutuhan masyarakat sedang tinggi-tingginya. “Kami sudah menginventarisir jumlah ATM yang ada, untuk itulah kami berani mengasumsikan akan melakukan penambahan jumlah dana tunai di ATM sebesar Rp 20 miliar hingga Rp 30 miliar dalam waktu cuti bersama nanti,” katanya usai kegiatan Buka Bersama Bank Sumsel Babel di Ballroom Hotel Horison Palembang, Jumat (21/8) lalu. Dana tersebut disiapkan selama cuti bersama selama seminggu atau saat berlangsung hari raya Idul Fitri. Untuk Kantor pusat memang tutup, namun nasabah bisa melakukan transaksi melalui ATM, SMS Banking atau Phone Banking. Trasanski juga bisa dilakukan di unit Syariah. Lantaran besarnya penambahan dana, pi-

SRIPO/SYAHRUL

TARAWIH BERJAMAAH — Dirut Bank SumselBabel H Asfan Fikri Sanaf (kedua dari kanan) bersama keluarga besar Bank SumselBabel melaksanakan Tarawih berjamaah di Ballroom Hotel Horison, Jumat (20/8). Kegiatan ini untuk memperat tali silaturahmi keluarga besar Bank SumselBabel. Sebelumnya digelar juga buka puasa bersama dilanjutkan shalat maghrib dan isya berjamaah.

haknya akan menyiagakan beberapa personel keamanan yang siaga 24 jam di 105 jaringan ATM Bank Sumsel Babel. Termasuk pula penyiagaan petugas piket yang akan memantau kondisi ATM. “Jika kapasitasnya kurang maka akan langsung ditambah sehingga transaksi bisa dilakukan tanpa terputus,” katanya. Sementara Sekretaris Umum Bank Sumsel Babel, Welsar Lubis menjelaskan, bahwa yang ditambah adalah intensitas pengisiannya

yang lebih cepat. “ Misalnya, jika normalnya satu ATM habis dalam waktu antara 3 hingga 4 hari, kini akan diisi dengan jarak waktu yang lebih dekat misalnya antara 1 hingga 2 hari saja,” katanya. Menyangkut kinerja hingga Juli lalu, aset sebesar Rp10,2 triliun, untuk dana pihak ketiga (DPK) Rp8,5 triliun dan kredit Rp 6,4 triliun. Sementara penyelenggaraan buka puasa dan shalat tarawih bersama dilakukan keluarga besar Bank

Sumsel Babel mulai dari Kantor Pusat, Cabang, dan Capem di Hotel Horison Palembang. “Ini kegiatan rutin 1 tahun sekali yang kami lakukan setiap bulan Ramadhan disamping mengikuti buka dan shalat tarawih bersama di BI Palembang dan Pemda,” kata Asfan. Dia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkembangkan rasa kebersamaan, dan mengikatkan tali silahturahmi antara karyawan demi kemajuan bisnis Bank Sumsel Babel. (sta)

Pegadaian Siapkan Rp 5 Triliun JAKARTA,SRIPO — Perum Pegadaian menyiapkan dana hingga Rp 5 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin menggadaikan barang miliknya di Pegadaian. Perusahaan milik negara ini memperkirakan kenaikan omzet sekitar 15-20 persen pada Lebaran kali ini dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. “Pegadaian sangat siap melayani berapapun kebutuhan masyarakat pada Lebaran saat ini, biasanya memang ada kenaikan omzet 15-20 persen dibanding bulan sebelumnya, kalau dibanding tahun lalu sampai 30 persen, dan paling tidak Rp 5 triliun dana kami siapkan,” kata Manager Humas Pegadaian Irianto kepada Tribunnews.-

com, akhir pekan ini di Jakarta. Menurut Irianto, transaksi di Pegadaian biasanya naik di awal Ramadan dan menjelang Lebaran. Ini disebabkan masyarakat yang hendak memperoleh dana tunai tinggal menggadaikan barang miliknya di Pegadaian. “Di awal Ramadan, barang berupa emas terbanyak yang digadaikan, lalu sepeda motor, dan barang elektronik lainnya,” kata Irianto. Dijelaskan perhiasan emas merupakan barang yang fleksibel digadaikan karena selain ukurannya kecil nilainya juga besar. “Kalau mau Lebaran biasanya emas yang digadaikan ditebus lagi tapi ada juga yang kekurangan dana menggadaikan ba-

KOMPAS.COM

Beberapa perhiasan emas yang digadaikan masyarakat.

rang miliknya yang lain,” kata Irianto. Selain menerima gadai harta benda, Pegadaian juga ternyata

menerima titipan motor dan mobil bagi pemudik yang hendak pulang kampung. (KC)

PLN Klaim Ganti Rugi ■ Proyek 10 Ribu MW Molor PONOROGO,SRIPO — PT PLN (Persero) akan meminta klaim ganti rugi kepada para kontraktor yang telah menyebabkan proyek 10.000 megawatt (MW) tahap I tidak selesai tepat waktu alias molor. “Itu sudah ada di kontrak kalau proyek molor karena kesalahan mereka maka kita bisa minta ganti rugi. Ganti rugi setiap proyek beda-beda, tergantung kesepakatan dalam kontrak,” ujar Direktur Utama PLN Dahlan Iskan di Ponorogo, Jawa Timur, akhir pekan ini. Dahlan menyatakan, permintaan pembayaran ganti rugi yang akan diajukan perseroan tersebut karena keterlambatan penyelesaian pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) telah membuat PLN harus lebih banyak membakar bahan bakar minyak (BBM). Berdasarkan perhitungannya, tertundanya pengoperasian sejumlah PLTU dalam proyek itu telah membuat konsumsi BBM di pembangkit membengkak 1,3-1,4 juta kiloliter (KL) sepanjang tahun ini. “Kalau PLTU-PLTU itu beroperasikan, PLN harusnya bisa mengurangi pembakaran BBM. Tapi karena terus molor kami jadi harus membakar BBM lebih banyak,” ungkapnya. Dahlan menilai salah satu faktor penyebab keterlambatan penyelesaian proyek PLTU tersebut yaitu adanya kesalahan dalam pengadaan barang oleh para kontraktor. “Banyak juga kasus pengiriman barang yang mustinya belum datang eh malah sudah datang. Sedangkan barang yang harusnya datang tapi tidak datang-datang,” ungkapnya. Namun ia juga tidak menutup mata bahwa keterlambatan tersebut bisa juga terjadi karena kesalahan pihaknya. Misalnya keterlambatan penyerahan lahan proyek ke kontraktor atau adanya pemindahan lokasi proyek ke tempat yang lebih sulit dijangkau serta adanya kendala teknis yang membuat mereka harus mengeluarkan investasi lebih besar dari yang direncanakan, “Jadi tidak hanya kami, para kontraktor juga sudah bikin ancang-ancang untuk minta ganti rugi. Nanti semua dihitung saat proyek berakhir,” jelasnya.(DTF)


SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

5

3.000 Model Perhiasan Terbaru ■ Pameran Emas Putih di PS ■ 20 Agustus - 9 September

PALEMBANG, SRIPO — Tidak ada salahnya tampil menawan di hari fitri dengan serentetan perhiasan mewah. Pameran perhiasan di Palembang Square mungkin bisa jadi referensi. Selain berkualitas, PT Hartono Wira Tanik (HWT) produsen emas putih PLG -- si empu-

iah erhad B n Kupo uvenir Rp 1 dan S belanja minimal

p ✒ Setia at suvenir s e ti a p juta dap u n d ia n bu. n o p u 0 ri at k l Rp 50 ✒ Dap minima meran p belanja akhir a i d i d n ng n diu nit kalu ✒ Kupo a tiga u m ta u h ia ✒ Had WT ram emas H 85 ribu/g as Rp 1 m e a bali ✒ Harg ual kem apat dij d s an di a m ✒E ig a d a ik d t a SRIPO/SYAHRUL p s da DISERBU — Hari ketiga pameran emas putih PT Hartono Wira Tanik, diserbu pembeli, ✒ E m a ian da a g e terutama kaum hawa, di Atrium Palembang Square, Minggu (22/8). p

Tren Busana ”Jasko” ■ Ada di Butik Anifa BERKAH Ramadan pasti dialami bisnis busana muslim, tak terkecuali di Butik Anifa. Mengantisipasi lonjakan permintaan jelang lebaran, toko Anifa berencana akan menaikkan stok busana muslim hingga tiga kali lipat dari persediaan normal yang mencapai 3.000 pieces perbulan. Kepala Toko Butik Anifa, Evi Ernani usai pelaksanaan buka puasa bersama 40 anak panti asuhan Nur Asiah, Jumat (20/8) lalu menjelaskan, untuk stok secara bertahap sudah didatangkan dari pusat. Rata-rata busana yang disediakan hampir 50 persen berbentuk gamis wanita, baju koko pria dan sisanya adalah koleksi busana muslim kasual namun tetap menutupi aurat. Tak lupa, jilbab-jilbab model terbaru juga dihadirkan dengan aneka bahan-bahan pilihan. “Kalau dalam sebulan stok yang kita sediakan mencapai 3.000 pieces, khusus menyambut lebaran minimal ada 9.000 koleksi busana terbaru,” katanya. Khusus koleksi lebaran disediakan aneka pakaian, untuk anak-anak hingga dewasa seperti setelan hingga gamis dari bahan chiffon salju. Untuk koleksi busana terbaru yakni baju koko dengan model jas atau biasa disebut jasko. “Ini cocok dipakai untuk pria saat lebaran,” katanya. Ditawarkan pula koleksi lain, seperti Koko Fashion untuk pria dari bahan katun bordir. Sedangkan untuk perlengkapan salat, seperti mukena, jilbab, sajadah berkualitas impor seperti sajadah turki dengan bahan yang lebih tebal. Khusus untuk jilbab, juga ada variasi model dilengkapi dengan manset sehingga bisa dipergunakan sekaligus untuk mukena. Harga bervariasi, untuk pakaian anak mulai dari Rp 120 ribu hingga Rp 295 ribu. Pakaian dewasa perempuan Rp 150 ribu sampai dengan Rp 650 ribu dan jenis gamis dipatok dari Rp 175 ribu hingga Rp 1,5 juta. Selama Ramadan, Anifa juga memberlakukan promo khusus memanjakan konsumen. Tiap pembelanjaan minimal Rp 250 ribu berhadiah langsung sajadah atau selendang pasmina. Promo ini berakhir hingga penghabisan puasa. (dewi h)

nya pameran -- juga memberikan tawaran istimewa dengan harga murah. Pameran digelar di lantai dasar PS berlangsung sejak 20 Agustus hingga 9 September nanti. Ditampilkan lebih dari 3.000 model perhiasan, dari kalung, gelang, anting, cincin pria dan wanita dengan harga bersaing. “Kalau emas putih di pasaran satu gramnya Rp 297 ribu khusus emas putih PLG dipatok Rp 185 ribu pergram,” kata Marketing Executive, Hadi Wibowo Hartanto kepada Sripo di sela-sela pameran, Minggu (22/8). Soal kualitas tidak diragukan karena emas putih PLG terbuat dari campuran emas dengan logam-logam Platinum Grup Metal (PGM), diantaranya Palladium, Rhodium, Ruthenium dan Osmium. Komposisi ini menghasilkan warna dasar putih dan mengkilap. Selain itu tidak menyebabkan iritasi karena tidak mengandung nikel.

Emas ini adalah hasil inovasi dari HWT yang memiliki pabrik di Surabaya. “Mengapa harganya lebih murah karena perhiasan ini termasuk baru, soal kualitas sama dengan emas putih yang ada di pasaran,” katanya. Selain itu, perhiasan ini mengandung nilai investasi tinggi karena bisa diterima di pegadaian. Atau langsung dijual dengan komposisi pengurangan harga 10 persen dari harga jual. “Makanya tak salah kalau emas putih ini termasuk diminati konsumen di Palembang,” katanya seraya mengakui sehari bisa menjual lebih dari 200 model perhiasan. Harga yang berlaku khusus selama pameran, diluar pameran, lanjut Hadi, mencapai Rp 195 ribu pergram. Disinggung soal pameran, dikatakan Hadi, Ini merupakan rangkaian pameran yang digelar di empat kota. Palembang adalah

kota tujuan pertama selanjutnya baru diteruskan ke Lampung, Malang, Kediri dan Cirebon. “Untuk Palembang adalah roadshow ketiga kalinya. sebelumnya respon dan antusias warga cukup besar maka pangsa pasar lebih dititikberatkan di sini apalagi menyambut lebaran,” katanya. Sementara pantauan Sripo sejak pukul 13.00 pembeli tampak menyesaki arena pameran. Sebanyak 12 karyawan pun kewalahan melayani pembeli dari balik etalase kaca. “Warnanya sangat tahan lama, modelnya juga bagus dan bisa dijual kembali. Itu yang saya suka,” kata Ratna (21) warga Sekip yang senagaja datang membeli kalung ukir model Gastannio. Model ini diakui Hadi, termasuk paling laris karena bentuknya simpel namun glamor. Satu unitnya rata-rata memiliki berat 3 hingga 5 gram. “Model itu yang paling disuka,” katanya. (sta)


6

SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

Siapkan Kamar Sambut SEA Games ■ Hotel Sandjaja Terus Berbenah PALEMBANG,SRIPO — Hotel Sandjaja Palembang menyiapkan hingga 172 kamar semua tipe utnuyk menyambut perhelatan akbar SEA Games 2011. Pembenahan dan renovasi kamar terus dilakukan hingga sesuai standar kualitas yang ditetapkan pemerintah. Front Office Manager, Mailan Syahrul disela-sela acara buka puasa bersama managemen Sandjaja dengan 105 anak panti asuhan, Jumat (20/8) lalu, menjelaskan sejak awal pihaknya terus berbenah dengan melakukan renovasi fasilitas, mulai dari tambahan fasilitas kamar hingga proses layanan service terhadap tamu. “Kita sejak awal sudah melakukan perbaikan insfrastruktur gedung hingga pemberian pelatihan kepada karyawan khusus menyambut SEA Games di Palembang,” katanya. Sebanyak 172 kamar sudah disiapkan termasuk

pemberian fasilitas tambahan, seperti antar jemput tamu dari dan ke bandara hingga ke arena pertandingan. Begitupun pemandu (guide) wisata juga disiapkan khusus tamu asing. Dengan persiapan ini, lanjut Mailan, pihaknya optimis okupansi hunian khusus tamu maupun official tembus hingga 80 persen. Sisanya adalah tamu di luar SEA Games. Tidak hanya melakukan persiapan intern, sejak Juni lalu pihaknya juga telah menggandeng beberapa travel agen baik di Palembang dan luar Palembang untuk ikut mempromosikan keberadaan hotel yang berdiri sejak 52 tahun lalu. Atas panduan referensi diharapkan mampu menggaet tamu sebanyak-banyaknya. “Untuk kerjasama dengan Pamerintah belum ada mengenai SEA Games, namun yang pasti kita siap mendukung program itu,” katanya. Besaran rate atau tarif kamar juga diakui tidak meng-

alami kenaikan, meski tamu yang dibidik adalah tamu asing. Semuanya diberlakukan sama sesuai publish. Acara buka puasa bersama melibatkan 105 anak dari empat panti asuhan, yakni panti asuhan Yunida Rizki, panti asuhan Bunda Nuraida, Panti Asuhan Restu Bunda dan panti asuhan AL Hikmah dengan total tamu yang hadir mencapai 550 orang. Diungkapkan Mailan yang didampingi Ketua panitia, Sukma Wijaya, kegiatan ini adalah kegiatan rutin tahunan dan masuk program CSR Hotel Sandjaja berbagi kasih dengan sesama. Diberikan pula bingkisan berupa uang saku dan perlengkapan mandi kepada semua anak panti asuhan. “Kita gelar kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Adapun rangkaiannya dari mulai buka puasa, solat terawih bersama hingga siraman rohani yang disampaikan Ustadz Rahmat Irwani, SH,” katanya. (sta)

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

BINGKISAN — Direksi Hotel Sandjaja, Irsan Sondhi (kanan) menyerahkan bingkisan kepada perwakilan anak panti asuhan pada acara buka puasa bersama anak panti asuhan dengan staf Hotel Sandjaja, Jumat (20/8). Setiap tahun, di Bulan Suci Ramadan, pihak Hotel Sandjaja selalu menggelar buka puasa bersama anak panti. Kali ini ada 105 anak panti dari 3 panti asuhan dan ponpes di Kota Palembang.

Stok Cat Tembok Ludes PALEMBANG, SRIPO — Kendati Idul Fitri masih 18 hari lagi, masyarakat telah sibuk membeli cat untuk mengecat rumah mereka agar lebih terlihat bagus dan rapi. Tingginya minat pembelian cat, membuat stok cat di beberapa depot bangunan ludes diborong konsumen. Seperti sudah tradisi, setiap menjelang lebaran, masyarakat ingin penampilan rumah terlihat cerah. Terbukti, di beberapa depot bangunan, beragam merek cat tembok jadi primadona alias laris manis. “Untuk bahan bangunan lain tidak ada peningkatan penjualan, saat ini cat yang paling banyak dibeli, “kata Usman

SRIPO/ARDIANSYAH

PILIH CAT — Seorang warga memilih warna cat yang dipajang di Depot Damai, Jl Srijayanegara, Bukitbesar, Minggu (22/8). Mendekati Hari Raya Idul Fitri permintaan cat tembok meningkat.

(41) pemilik depot Sederhana yang berada di Jl Inspektur Marzuki Pakjo Palembang. Hal serupa juga terlihat di depot Damai yang bera-

da di Jl Srijaya Negara Bukit. Bahkan khusus untuk cat tembok ini, stok kosong dan belum lagi dikirim distributor. “Stoknya ter-

batas, sementara pembeli meningkat. Jadinya stok kosong,” kata Ita (34) Pemilik depot Damai. Menurut Pipit, karyawan Toko Bangunan Rama yang berada di Jl KHA Azhari No 57 Seberang Ulu dalam menyambut lebaran orang yang berbelanja di sini lebih banyak membeli cat dibanding bahan bangunan yang lain. Cat paling laris merek Vinotex karena harga relatif terjangkau. Edi (38) warga Jl Inspektur Marzuki Pakjo mengatakan, “Beli cat untuk mengecat rumah biar lebih bagus pas lebaran, beli yang ukuran besar biar sekali beli dan lebih hemat dari yang kecil, “ungkapnya. (mg14)

Iklan 7 x 270

Wajib Jaket Berwarna ■ Syarat Safety Riding ala Yamaha PALEMBANG,SRIPO — Ada banyak cara yang dilakukan untuk menghindari kecelakaan di jalan raya. Seperti yang dicontohkan Yamaha dengan mewajibkan pengendara menggunakan jaket berwarna terang saat di perjalanan. Area Kontrol Yamaha PT Thamrin Brother, Fredi disela-sela kegiatan Inspiring Ramadan di halaman SMK PGRI 1, Minggu (21/8) mengungkapkan ada banyak cara yang bisa dilakukan pengemudi agar terhindar dari kecelakaan, dari mulai persiapan mental sebelum naik kendaraan hingga posisi tubuh saat berada diatas

kendaraan. Kesemuanya itu dikenal dengan sistem Safety Riding. “Sistem ini kita perkenalkan kepada remaja karena mereka masuk kategori First Rider (pengemudi awal) dari mulai bagaimana cara mengendarai yang baik, dari posisi tubuh, posisi kendaraan hingga persiapan sarana mengemudi,” katanya. Diantara serentetan persiapan itu, yang terpenting adalah helm penutup kepala, sepatu pelindung kaki dan jaket sebagai pelindung tubuh. Fungsi jaket juga tak hanya penutup badan tapi sebagai penerang diri, terutama dalam suasana gelap.

“Makanya sesuai aturan Safety Riding, penggunaan jaket sifatnya wajib dan kalau bisa pakailah dengan warna-warna terang sehingga dari jauh pengendara bisa melihat pengendara lainnnya,” kata Fredi. Konsep penyuluhan yang melibatkan hampir 365 siswa dikemas dengan gaya atraktif. Sebagian siswa dikumpulkan di lapangan untuk test driver Yamaha Mio. Instruksi langsung diberikan tim koordinator Yamaha didampingi tiga finalis putri Sumsel, yakni Zearetta yang dinobatkan sebagai putri lingkungan hidup, Yutari Pristi dan Rani Agustina. (sta)


SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

Polisi Usut Kematian Wartawan Sun TV JAKARTA, SRIPO — Penyelidikan kasus pembunuhan wartawan kontributor Sun TV dan RCTI, Ridwan Salamun terus berlanjut. Penyidik dari satuan Polres Maluku Tenggara yang menangani kasus tersebut telah memeriksa lima orang saksi berasal dari kedua kelompok pemuda yang bertikai hingga menyebabkan tewasnya Ridwan yang tengah menjalankan tugas peliputan. “Lima saksi sudah dipe-

riksa. Masih dalam pemeriksaan intensif,” ungkap Wakadiv Humad Polri Kombes I Ketut Untung Yoga, Minggu (22/8). Namun Yoga enggan mengungkap identitas para saksi yang sudah dimintai keterangannya itu. Perwira yang akan segera menyandang bintang satu di pundaknya itu hanya menambahkan, Polres Maluku Tenggara telah mendapatkan bantuan personel dari

reserse, intel, dan Brimob Polda Maluku untuk memburu siapa sebenarnya pelaku pembunuhan wartawan berusia 28 tahun itu. “Sudah bergabung dengan tim Polres Maluku Tenggara. Situasi aman terkendali,” jelasnya. Ridwan Salamun, kontributor stasiun televisi swasta tewas setelah dikeroyok warga di Tual, Maluku Tenggara ketika melakukan tugas peliputan bentrok antar-

warga di daerah tersebut. Dari penyelidikan kepolisian, Polri akhirnya sudah mendapatkan gambaran kronologis kasus kematian pria berusia 28 tahun itu. Ridwan tewas sekitar pukul 06.00-07.00 Wita pada Sabtu (21/8). Korban tewas setelah ditikam tombak di bagian badan dan ditebas parang dari belakang oleh sekelompok warga yang diduga berasal dari Tigitan. (Tribunnews/roy)

Menjaga Hati

mad bersabda, siapapun yang hatinya baik, maka baiklah semua perilakunya. Dan siapa yang hatinya sakit, maka sakitlah semua amalnya. Jadi, betapa sentralnya peran “hati” dalam kehidupan sehari-hari, karena dari situlah terpancar energi kebaikan dan keburukan, dorongan ke arah kemuliaan atau kenistaan. Karena suara hati selalu mengajak pada kebaikan, maka orang yang bijak mesti mendengarkan kata hatinya sebelum berbicara dan bertindak. Hati nurani adalah guru, pembimbing dan konsultan yang tidak mau berbohong. Terlebih jika hati ini selalu diterangi dan ditambah energi ilahi, maka akan semakin kuat dan jelas petuahnya agar kita berada di jalan yang benar, yang baik, dan ingin menggembirakan sesama. Salah satu fungsi ibadah dan puasa adalah untuk membersihkan kotorankotoran agar tidak mengeras dan berkarat sehingga menutupi masuknya cahaya ilahi untuk menerangi relung hati. Kalau sudah tertutup maka suara hati nurani bisa kalah, suaranya lemah, perintahnya tidak wibawa. Yang cenderung terjadi, seseorang lalu begitu rentan dipengaruhi dan dikendalikan oleh nafsu rendahan yang hanya mengejar kenikmatan fisik, dengan mengurbankan kebahagiaan moral-spiritual. Kenikmatan fisik durasinya pendek, dan semakin tua usia seseorang, maka semakin mengecil kenikmatan fisik yang bisa diraih. Ketika kesehatan kian menurun, berbagai macam penyakit berdatangan, satusatu kenikmatan fisik menyatakan “selamat jalan”.

Dulu ketika masih berstatus mahasiswa ingin makan enak tidak punya uang, setelah tua punya jabatan tinggi dan uang berlebih tidak boleh makan enak. Sungguh, kalau saja direnungkan betapa singkatnya kenikmatan dunia melayani dan memanjakan kita. Tetapi mereka yang hatinya selalu berjaga, selalu aktif dan senantiasa disirami dengan energi cahaya ilahi, maka semakin tua usia seseorang hatinya justeru semakin sehat, semakin lapang dan semakin bijak sehingga kebahagiaan yang akan diraih justeru lebih tinggi kualitasnya, yaitu kebahagiaan moral-spiritual. Jika kebahagiaan fisik didapat dengan mengumpulkan dan menumpuk materi, maka kebahagiaan moral-spiritual didapat justeru dengan banyak memberi dan berbagi pada sesama. The more you give, the more you recieve. Tak ada dermawan jatuh miskin, justeru rejekinya semakin berkah dan bertambah. Ketika memberi dengan penuh ikhlas, sesungguhnya seseorang tengah menabung dengan bunga berlipat ganda sebagaimana dijanjikan Tuhan. Jadi, menjalani hidup mesti “hati-hati”. Mesti didengarkan suara hati yang selalu membisikkan kebenaran, kebaikan dan kedamaian. Tentu saja pikiran harus juga digunakan, namun mesti didampingi dengan hati. Tanpa didampingi hati nurani, kecerdasan yang berdampingan dengan nafsu serakah bisa berbuat sangat kejam, tidak mengenal belas kasih. Pikiran bertugas memecahkan problem teknis, se-

dangkan hati yang memberikan makna dan arah kehidupan. Sadar bahwa yang dimohon adalah per-hatiannya, maka mestinya yang diberikan adalah hati. Menyadari agar semua tugas harus dilaksanakan dengan hati-hati—ingat kata “hati” sampai diulang dua kali— maka ketika melaksanakan tugas juga harus sepenuh hati. Lagi-lagi, betapa dalam dan bijaknya orangtua yang menyelipkan kata “hati” dalam bahasa Indonesia. Saya belum tahu, apakah bahasa lain memiliki wisdom seindah itu? Bagaimana bekerja dengan menghadirkan hati? Contoh paling mudah dan nyata adalah sewaktu berdoa. Ketika berdoa, yang mesti hadir dan berbicara adalah hatinya. Peran mulut hanyalah membantu agar hati fokus dalam berdoa. Jadi, ketika yang berdoa hanya mulut, meski hafal dan keras, tetapi hatinya absen, maka itu bukanlah berdoa, melainkan hanya melafalkan kalimat doa. Ketika sembahyang hatinya tidak hadir dan fokus pada Tuhan, secara ekstrim itu bukanlah sembahyang, melainkan olahraga menyerupai gerak sembahyang. Konon katanya, ada orang yang ketika menulis buku disertai kehadiran, ketulusan dan kecerdasan hati. Dari lubuk hati terdalam mereka ingin berbagi cinta dan ilmu dengan pembacanya. Bahkan ada yang mensucikan diri ketika dalam proses penulisan. Mungkin karya-karya tulis semacam itu yang memang ditulis dari hati dan akan memperoleh respons dari hati pembacanya. Mari kita berhati-hati menjaga hati.

Sementara itu Sukandar, yang bertugas sebagai sopir Irwan mengatakan bahwa sebelum terjadi, dia sudah merasa curiga dengan Riko, gurunya Misno. Karena menurutnya, Irwan sebelumnya tidak pernah bertemu dan hanya kenal lewat handphone. Apalagi, Irwan disuruh menyerahkan uang sebesar Rp 75 juta jika ingin uangnya diperbanyak. “Saya cuma sopir yang diajak Pak Kades ke Dumai membawa mobilnya. Walaupun saya sudah merasa curiga dari awalnya. Memang waktu bertemu dengan Riko, gaya bicaranya meyakinkan dan seperti orang pintar,” jelas Sukandar. Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah mengatakan, uang yang diduga sebagai uang palsu sebanyak Rp 1,5 miliar yang ditangkap dari hasil operasi kondisi Ketupat Siginjai Polda Jambi, ternyata ada-

lah uang mainan. Menurut dia, setelah ditangkap Irwan dan Sukandar bersama mobil Mitsubishi Kuda warna hitam Nopol 1896 QN dan satu tas uang yang diduga berisikan uang palsu yang terdiri dari pecahan Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, dan Rp 20 ribu langsung dibawa ke Polresta Jambi. Setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya ternyata Irwan adalah sebagai korban penipuan penggandaan uang. Hasil identifikasi terhadap uang yang diduga palsu tersebut kata Almansyah, adalah tidak termasuk dalam kategori uang palsu. Karena, kategori uang palsu memiliki warna yang sama, ukuran yang sama, ada hologram, tulisan yang sama serta tanda tangan yang asli dari Gubernur BI. “Uang yang diduga palsu tidak termasuk dalam kategori uang palsu. Karena tulisan dalam uang itu

bertuliskan Rp 50 ribu saja yang seharusnya 50 ribu rupiah. Uang asli bertuliskan Bank Indonesia, sedangkan uang yang ditangkap tersebut bertuliskan dana Indonesia, tidak memiliki hologram,” jelas Kabid Humas Polda Jambi. Selain itu, kata Almansyah, uang asli bertuliskan uang sah pembayaran, sedangkan uang yang ditangkap tersebut bertuliskan uang pembayaran mainan. Dari hasil pemeriksaan polisi, Irwan merupakan korban penipuan penggandaan uang. “Disarankan, Pak Irwan melapor ke Polresta Dumai. Dan, Polresta Jambi sudah koordinasi dengan Polresta Dumai terkait masalah ini. Rencananya sore ini (kemarin) dia (Irwan) didampingi anggota Polresta Jambi berangkat ke Dumai,” jelas Kabid Humas. (TJ)

! dari halaman 1 tadi adalah bagian yang vital bagi hidup manusia seperti vitalnya fungsi jantung bagi kita. Karenanya menjaganya menjadi sebuah keniscayaan bagi mereka yang ingin menjaga hidup dan kehidupan. Sedemikian pentingnya hati ini, maka meskipun dalam berkomunikasi kita melibatkan telinga, mulut, pikiran, mata dan tangan, tapi untuk meminta agar komunikasi berjalan dua arah, maka ungkapan yang dikeluarkan adalah “mohon per-hati-an” dan bukan “mohon per-telingaan”. Atau kita perhatikan ungkapan-ungkapan lain yang sifatnya meminta, menyarankan seperti “Harap diper-hati-kan!” atau “Hati-hati dijalan.” Kita tidak tahu siapa orang pertama yang membawa istilah “hati” ini menjadi khazanah bahasa Indonesia dan dalam komunikasi harian. Dalam bahasa Inggris dan Arab, terdapat beragam kata yang serumpun dengan kata “hati”, yang semuanya berkaitan dengan sikap batin, yang selalu ingin mendapatkan rasa damai, kasih, sadar, tulus, dan peduli serta cinta. Ketika kita bingung memutuskan suatu perkara, dianjurkan agar mendengarkan “hati nurani” atau “suara hati”. Ketika hendak memilih pasangan hidup, orang tua selalu pesan, “Sing ati-ati milih konco urip kanggo sak lawase”. Yang hatihati memilih teman hidup untuk selamanya. Demikian vitalnya peran hati sehingga Nabi Muham-

Kades Bawa Sekoper Uang Mainan ! dari halaman 1 sung dengan Riko, bekas tukang kebunnya itu memperkenalkannya melalui handphone. Dan, Irwan pun sepakat akan segera menyetor uang miliknya sebesar Rp 75 juta kepada Riko di daerah Dumai, Bukit 5 (Pekanbaru). Lalu ia berangkat bersama Misno dan membawa Sukandar sebagai sopir. “Dari kampung kami berangkat jam empat sore, sampai di Dumai, Kamis jam 10 malam. Misno yang mengantar kami ke sana dan menunjukkan jalannya. Hanya beberapa jam saja kami ketemu dengan Riko di rumahnya bersama Upi temannya, lalu setelah itu kami pulang dengan syarat kami tidak dibolehkan membuka tas yang menurut dia sudah berisi uang rupiah miliaran,” kata Irwan, seraya mengatakan bahwa ciri-ciri Riko tersebut pada saat bertemu orangnya tinggi, memakai baju koko dan peci serta mempunyai janggut. Menurut Irwan, sebelum berangkat pulang Riko mengatakan tidak akan bertanggungjawab jika terjadi sesuatu apabila Irwan membuka tas koper sebelum sampai di tujuan. Malang nasib Kades Suka Menang, tersebut belum sampai di tujuan, justru ia bersama sopirnya tertangkap oleh razia Operasi Cipta Kondisi yang diadakan Polsek Danau Teluk dan Pelayangan pada Sabtu (21/8) di Jalan Lintas Timur Aur Duri, Jambi. Bapak lima orang anak tersebut hanya meratapi nasibnya setelah tahu bahwa uang yang dibawanya di dalam koper adalah uang mainan alias upal. Diakuinya, Misno yang merupakan orang yang pernah bekerja di kebun miliknya selama dua tahun, tidak ikut bersama mereka pulang ke Muaraenim. Melainkan dia tinggal di Dumai.

Irwan Jual Tanah Tiga HA DEMI mendapatkan uang banyak secara cepat, Irwan, Kepala Desa Suka Menang, Kecamatan Gelombang Kabupaten Muaraenim, Sumsel, rela menjual tanahnya seluas tiga hektare. Tanpa merasa ditipu, lalu sebagian uang hasil penjualan tanahnya itu ia serahkan kepada seseorang yang mengaku bisa menggandakan uang. “Saya sampai jual tanah tiga hektare di desa. Karena saya percaya dengan Misno yang pernah bekerja di kebun saya selama dua tahun. Apalagi dia mengatakan gurunya itu sudah banyak menolong orang dan berhasil menggandakan uang,” sebut Irwan, yang ditemui wartawan Minggu (22/8) di Polresta Jambi. Ayah lima orang anak ini mengatakan, guru dari Misno itu berasal dari Wonosobo. Mereka bertiga Misno dan gurunya Riko, serta Upi temannya Riko, berasal dari daerah yang sama. Berangkat dari desa, Irwan yang mengajak Sukandar menemaninya se-

bagai sopir membawa uang sebanyak Rp 78 juta. Sedangkan uang yang diserahkan kepada Riko untuk diperbanyak adalah sebesar Rp 75 juta. “Saya bawa uang Rp 78 juta. Rp 3 juta saya berikan kepada Misno, dan sisanya Rp 75 juta yang akan diperbanyak. Tapi, nasib berkata lain, saya ditipu,” sebut Irwan, dengan suara serak seperti menangis seraya mengaku apa yang telah dialaminya telah disampaikannya kepada istri di rumah. Di Dumai kata Irwan, ia tidak menginap di hotel tetapi menurut dia di rumah warga yang bernama Razak warga Bukit Timah. Di sanalah ia bertemu dengan Riko, dan temannya Upi. Dalam pertemuan itu, Riko yang mengaku bisa menggandakan uang kata Irwan, sempat memperlihatkan keahliannya sebagai orang pintar yang membuat ia yakin dengan apa yang dikatakannya. “Sebelum memperbanyak uang itu, dia (Riko, red) memperlihatkan ilmu-

nya yang tangannya sempat mengeluarkan asap. Dari situlah saya yakin dengan dia,” ujarnya. Sukandar sopir yang diajak Kades Suka Menang sempat curiga dan tidak percaya sebelum berangkat ke Dumai tempat mereka bertemu dengan Riko. Karena, sebelum berangkat Misno yang bercerita dan meyakinkan Kades, justru tidak membuatnya merasa yakin. Meskipun akhirnya ia tetap menemani Irwan ke Dumai bersama Misno sebagai juru tunjuk atau penunjuk jalan. “Saya tidak sempat tidur, karena dari desa hari Rabu jam empat sore kami berangkat. Sampai di Dumai hari Kamis jam 10 malam. Sebelum kami bertemu dengan Riko, Pak Irwan disuruh membeli tas koper sama dia (Riko) untuk membawa uang nantinya. Setelah bertemu lalu kami langsung pulang, belum sampai tempat di jalan kami distop polisi. Di sini lah saya baru bisa tidur, karena saya jalan terus bawa mobil,” jelas Sukandar. (TJ)

7

SBY Santai Hadapi Kritik JAKARTA, SRIPO — Menjawab kritik yang banyak mempermasalahkan Partai Demokrat, maupun pribadi selaku presiden, Susilo Bambang Yudhoyono mengajak keluarga besar Partai Demokrat tetap tenang dan rasional. Sikap tenang dan rasional ditujukan untuk membuahkan solusi yang jitu atas kritik selama ini. “Mari kita tetap tenang dan rasional. Kalau harus menjawab, maka gunakan bahasa yang baik, terkontrol dan terukur tapi jelaskan, dan jangan lari,” ujar Yudhoyono dalam acara buka puasa bersama dengan kader Partai Demokrat, di kediaman pribadi, Puri Cikeas Indah, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/8). Menurut Yudhoyono, sikap tersebut menunjukkan cara berpolitik, diskursus dan dinamika berdemokrasi. Namun demikian, bukan berarti sikap tersebut terus berlanjut dengan mengobral bicara kepada masyarakat. “Saya minta kalau tidak terpaksa, ya tidak usah ditanggapi,” ujar SBY. Ketua Komisi Hukum DPR Benny Kabur Harman menilai, ajakan Presiden itu bukan bentuk kerisauan SBY atas kritik yang selama ini berlangsung. “Beliau tidak merisaukan kritik. Ini

Remisi Aulia tak Masuk Akal ! dari halaman 1 kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hari ini, Senin (23/8), mereka akan menemui Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar untuk menyampaikan secara langsung surat protes. Salah satu butir yang tertuang dalam nota protes itu adalah permintaan membatalkan pemberian Grasi dan remisi kepada koruptor, terutama Syaukani dan Aulia Pohan. “Grasi dan remisi itu harus dibatalkan,” kata

Ribuan Warga Serbu Pasar ! dari halaman 1 lebih banyak pilihan dan harganya cukup terjangkau. “Biasalah pak, setiap lebaran anak-anak minta dibelikan baju baru. Sengaja saya ajak mereka biar bisa

Siswi SMP Gantung Diri ! dari halaman 1 dalam keadaan leher terikat dasi sekolah. Tanpa dikomado ayah korban langsung mendobrak pintu dan menurunkannya. Korban pun segera dilarikan ke RS Bukit Asam Tanjungenim. Namun sayang, setiba di RS Bukit Asam nyawa korban sudah tidak terselamatkan lagi. Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke ru-

hanya menyampaikan agar kami semua kader Demokrat tetap perlu mensukseskan program SBY,” tuturnya. Terkait pemberian remisi dan grasi yang dipersoalkan banyak kalangan, Benny menilai sebagai hal yang wajar. Alasannya, adalah hak pemerintah memberikan remisi kepada narapidana tanpa pengecualian. “Tommy Soeharto juga mendapat remisi,” cetus dia. Yang jelas, sebut dia, pemberian remisi diatur dalam sistem hukum di negara ini. “Jadi itu bukan kebijakan yang luar biasa, dan dilakukan untuk banyak orang. Apakah menciderai, ya tidak,” kata Benny. Aulia Tantowi Pohan, besan Presiden Yudhoyono mendapat potongan hukuman tiga bulan dalam peringatan Hari Kemerdekaan kemarin. Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia adalah terpidana kasus korupsi aliran dana Bank Indonesia. Dia dibebaskan dari penjara sejak Rabu (18/8) lalu. Kini dia menjalani masa pembebasan bersyaratnya di luar lembaga pemasyarakatan. (Tribunnews/ade/mun)

Haris Rusli dari Petisi 28, di Jakarta, Minggu (22/ 8). Menurut Petisi 28, pemberian grasi dan remisi kepada kedua orang itu telah mencederai semangat penegakan hukum dalam memberantas korupsi. Selain itu, pemberian grasi dan remisi kepada keduanya juga dinilai telah mencederai rasa keadilan hukum bagi warga negara. Pelecehan “Dua janda pahlawan yang minta presiden memberikan keadilan hukum dengan menghentikan kasus yang menimpa mereka saja dicuekin (diacuhkan). Kok ini (permohonan grasi Syaukani dan remisi bagi Aulia Pohan) diberikan (dikabulkan)” ujar Haris dengan nada meninggi. pilih sendiri,” ujarnya. Sejauh yang terpantau, masyarakat yang datang lebih banyak mencari pakaian jenis kaos, kemeja dan celana panjang. Sementara beberapa toko pakaian muslim kendati cukup ramai namun tidak seperti toko pakaian lainnya. Keramainya warga yang mengunjungi Megahria sempat menimbulkan kemah. Usai berbuka puasa jenazah korban langsung dibawa ke Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Agung, dan dimakamkan di pemakaman keluarga. Kapolres Muaraenim AKBP Drs H Yohannes Soeharmanto SH SIK, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dari hasil olah TKP serta keterangan para saksi dan masyarakat sekitar, korban murni gantung diri. Namun, pihaknya masih terus menyelidiki kasus tersebut, jika ada motif atau penyebab lain. Polisi mengamankan dasi sekolah dan pakaian korban. (ari)

“Ini menghina konstitusi dan merupakan pelecehan luar biasa. Seolah-olah kita buta kepada kebenaran. Presiden hanya memberikan grasi dan remisi kepada keluarga dan koleganya saja,” tuturnya lagi. Anggota Petisi 28 lainnya, Iwan Dwi Laksono mengatakan pemberian grasi oleh Presiden kepada Syaukani merupakan suatu bentuk kenyataan bahwa hukum sudah diveto secara politik oleh SBY. “Besok kita akan mendatangi Menteri Hukum dan HAM menyampaikan nota protes kepada SBY atas kebijakan politiknya yang sudah jauh dari rasa keadilan,” pungkas Haris. (tribunnews/roy/yog) macetan di Jl Kolonel Atmo. Kendaraan yang melintas di kawasan itu merayap sampai sepanjang 1,5 km. Kondisi itu berlangsung sekitar setengah jam. Sekitar pukul 15.40 kawasan itu mulai sepi karena pengunjung pun berangsur pulang. (mg1/mg12)

Budigol Cs Buka Bersama ! dari halaman 1 dia tak hentinya bergurau baik sesama pemain maupun undangan dan anak panti yang hadir, selama berbuka bersama. Ketika satu per satu anak panti menyalaminya, Park Jung Hwan membenturkan kepala kepada anak panti sambil bersalaman. Selesai berbuka pemain, manajemen, dan anak panti melaksanakan salat maghrib berjamaah di Aula Mess Pertiwi dengan imam Ustad Sodikun. (mg11/ndr/sts)


8

SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

September Bebas dari Utang n Optimis Tatap Musim 2010/2011 PALEMBANG, SRIPO — Jajaran PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen yang menaungi klub Sriwijaya FC, sedikit demi sedikit mengurangi beban hutang dengan total sebesar Rp 9 miliar musim lalu. Presiden Klub SFC Dodi Reza Alex menargetkan, Laskar Wong Kito bebas hutang pada awal September mendatang. “Bulan depan (September) semua beban termasuk hutang Rp 9 miliar sudah selesai,” kata Dodi Reza Alex, Minggu (22/8). Menurut Dodi, kondisi SFC memang sangat berbeda dengan musim lalu. Jika pada awal kompetisi 2009/2010 lalu klub dibebani hutang Rp 9 miliar dan harus menyicil, sehingga berakibat kepada limbungnya finansial. Persoalan internal hingga telatnya gaji para pemain membuat SFC terjepit, imbasnya Laskar Wong Kito sempat terseok di awal kompetisi hingga akhirnya finish di peringkat 6.

DOK.SRIPO

Dodi Reza Alex

Namun di pertengahan kompetisi itu pula, manajemen SFC terus berbenah. Hasilnya, Gumbs cs memang mampu berbicara di tingkat Asia dengan masuk babak 16 besar Piala Asian Football Confederation (AFC) Cup 2009/2010 lalu. Puncaknya, SFC mampu mempertahankan Piala Indonesia untuk yang ketiga kalinya sekaligus mencetak sejarah baru di penutupan kompetisi. Untuk itu, menghadapi musim kompetisi 2010/2011 manajemen PT SOM sangat opti-

mis, sebab finansial jauh lebih baik dari tahun lalu, sementara beban hutang sudah berkurang. “Kondisi finansial sudah lega, kini fokus kami adalah mempertahankan kondisi sebaik mungkin untuk mencapai target setinggi mungkin,” ujar Dodi. Menurut Dodi, sponsor yang lama tetap mensupport SFC, sementara sponsor baru mulai berdatangan dan bersedia membantu tim ke depan. “Selain itu, ada dukungan dari dana APBD,” ungkap putra Sulung Gubernur Sumsel ini. Direktur Teknik dan SDM SFC Hendri Zainudin menambahkan, manajemen dan jajaran berjuang keras agar SFC tetap stabil menghadapi musim 2010/ 2011. Mengurusi klub sepakbola menurut dia, memang membutuhkan perjuangan dan tanpa harus melihat ke belakang. “Sebab SFC adalah aset Sumsel dan milik masyarakat Sumsel,” jelasnya.(ndr)

SRIPO/ZAINI

IVAN KOLEV terus genjot fisik para pemain SFC.

Launching SFC Sederhana n Dodi Gelar Halal bi halal PALEMBANG, SRIPO—Tidak seperti musim 2009/ 2010 lalu, launching skuad Sriwijaya FC 2010/2011 akan digelar secara sederhana pada pertengahan September atau setelah selesai Lebaran Idul Fitri. Manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) akan mengenalkan seluru pemain pemain, pelatih, manajemen dan pengurus SFC secara sederhana melalui acara halal bi halal. “Launching tidak se-gebyar

tahun lalu, tetapi tetap memiliki makna dan lebih pada keakraban,” kata Presiden Klub Dodi Reza Alex, Minggu (22/8). Menurut Dodi, mereka akan lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi musim kompetisi 2010/2011. Maklum, jika jadwal yang ditetapkan PT Liga Indonesia (PTLI) tidak molor, jadwal Piala Communitiy Shield (mempertemukan juara liga dan Piala Indonesia) akan digelar pada 25 September, se-

mentara Liga Super Indonesia (ISL) pada 26 September. Menurut anggota DPR RI ini, dengan waktu persiapan yang tidak terlalu panjang, kemudian dipotong waktu libur Lebaran, maka sangat logis jika manajemen berpikir untuk tidak menggelar launching secara mewah karena menguras waktu dan tenaga. Format acara halal bi halal, mengajak orang-orang tidak mampu untuk berbagi kebahagiaan. “Launching secara sederhana dan menyentuh semua lapisan masyarakat,” jelas Dodi.

Dodi mengatakan, yang paling penting bagaimana terus membangun SFC agar lebih maju dan mampu mewujudkan target di musim kompetisi mendatang. Pada musim lalu, SFC menggelar launching mewah dengan menghadirkan grup band kawakan Raja di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB). Danapun dikeluarkan hingga Rp 150 juta lebih. Acara yang memanfaatkan jasa EO itu, memang cukup menguras waktu dan tenaga karena dilaksanakan sejak sore hingga larut malam.(ndr)

3 Kurma Plus Air Putih Kolev Utamakan Talenta Lokal

Muhammad Ridwan

SELAMA lima hari M Ridwan menikmati berada di kota Palembang. Ia merasakan kenyamanan di kota yang menjadi home base-nya Sriwijaya FC. Mantan pemain Pelita Jaya merasakan pelayanan manajemen Laskar Wong Kito adalah yang terbaik. Menjalani puasa di Palembang, pemain Timnas ini mengaku tidak terlalu mengalami kesulitan. Menu yang disediakan Mess Pertiwi tempat menginapnya para pemain SFC dirasakan memenuhi standar gizi yang dibutuhWWW.RS.GOAL.COM kan pemain. “Puasa tidak terlalu menganggu latihan, sebab semuanya kalau diniatkan akan berjalan dengan baik,” jelas

M Ridwan, Minggu (15/8). Kendala adaptasi dengan cuaca dan makanan pun tidak ada masalah. Ridwan yang asli Semarang mengaku menu masakan kesukaannya mudah ditemui, begitu juga cuacanya tidak jauh berbeda. Namun diakuinya menu latihan yang diberikan pelatih Ivan Kolev memang belum mengalami peningkatan, sehingga masih terbilang ringan. Kemungkinan latihan akan terus meningkat sesuai dengan program. “Tetapi musim lalu di Pelita Jaya latihan juga berjalan berat, tetapi semuanya dapat dijalani. Jadi puasa memang tidak ada masalah,” jelasnya. Meski menganggap latihan tidak terlalu berat, namun sebagai atlet Ridwan selalu memiliki persiapan matang dan menjalani aturan main sebagai seorang pesepakbola, terutama di bulan puasa. Pemain serbabisa ini

memiliki kiat khusus agar tetap fit. Meski melahap makanan apa saja ketika sahur ataupun ketika berbuka puasa, namun ada kebiasaan yang tidak ditinggalkannya yakni, mencicipi 3 biji kurma dan segelas air putih. Setelah itu dia akan sholat magrib baru kemudian melanjutkan makan. “Sesudah itu seterusnya saya akan melahap makanan yang sesuai dengan gizi dan porsi yang dibutuhkan tubuh,” jelas Ridwan. Menu dan kiat yang sama akan diulangi lagi oleh Ridwan saat sahur. Air putih dan kurma tetap menjadi menu utama dan pembuka.”Satu lagi harus tidur yang cukup,” jelasnya. Usai teken kontrak Sabtu (14/8) lalu, Ridwan bersama Fauzal Mubarok, Firman Utina mulai Minggu (15/8) bergabung bersama Timnas, ketiganya akan mengikuti pelatnas. (Hendra Kusuma)

PALEMBANG, SRIPO — Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev lebih percaya kepada talenta pemain lokal dibandingkan pemain asing. Makanya manajemen tidak terlalu buru-buru untuk melengkapi sisa satu kuota pemain asing. Demikian diungkapkan Direktur Teknik Sriwijaya FC Hendri Zainudin, Minggu (22/8). Menurut dia jika ada pemain lokal lebih berkualitas di posisi gelandang kiri, maka akan diputuskan memakai jasa pemain lokal. “Artinya kita tidak buru-buru mencari pemain asing Asia sampai akhirnya kita menemukan pemain asing Asia yang benar-benar berkualitas,” jelas Hendri. Makanya Kolev tidak segan-segan mendatangkan pemain-pemain lokal berpangalaman maupun pemain muda untuk diseleksi. Tujuannya tidak lain agar SFC mendapatkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan. Seperti diketahui, Jumat (21/8) SFC kedatangan pemain asing asal Australia Josh Maguire dan Rudi Widodo. Kemudian kembali kedatangan 3 pemain lokal berpengalaman Syamsul Chaerudin, Khusnul Yakin, dan Amzar Reza. Ketiganya pun akan mengikuti seleksi mulai Senin (23/ 8). “Artinya pemain yang rekrut benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Kita dari manajemen pada dasarnya tetap fokus kepada Ivan Kolev rekrutmen pemain, atas dasar rekomendasi pelatih Ivan Kolev,” jelasnya. (ndr)

DOK.SRIPO


C M Y K

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

SENIN, 23 AGUSTUS 2010

Keluarga Jurit Masuk Program Anak Asuh PALEMBANG, SRIPO — Masih ingat dengan Narapidana Jurit, yang divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Palembang pada kasus pembunuhan 10 tahun lalu di Desa Mariana, Banyuasin. Kini, keluarga yang ditinggalkan ini nyaris tidak layak lagi secara ekonomi. Untuk kembali mengangkat harkat hidup keluarga ini, kini pengurus PKK Sumsel menjadikan mereka sebagai keluarga asuh. “PKK punya program keluarga Asuh. Selama ini ada program anak asuh, kini dikembangkan lagi

menjadi keluarga asuh,” jelas Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Hj Eliza Alex Noerdin, Sabtu (21/8). Dikatakan, tidak hanya anaknya saja, ibunya kalau ingin bedagang tetapi kekurangan modal, kita carikan solusinya. Begitu juga bapaknya mungkin punya usaha, kita juga bantu. “anak-anaknya kta data dari SD-SMA,” katanya. Dengan program ini. setidaknya, PKK berusaha untuk mengangkat keluarga tidak mampu ini hingga terlepas dari kemiskinan. Bukan pula bermaksud ingin menjadikan mereka

orang kaya, yang tidak tiba-tiba banyak uang, bukan itu tetapi setidaknya menjadikan keluarga mandiri dan mengangangkat harkat hidupnya menjadi lebih baik. Dalam pelaksanaan program ini, PKK mensinergikan program keluarga Asuh ini dengan menggaet Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Sosial. “Saat ini sudah ada empat keluarga yang dibina,” jelas Eliza. Empat dari keluarga asuh ini adalah keluarga Jurit. mereka kini kehidupannya sudah tidak layak lagi. “Tan-

pa melihat siapa Jurit, coba deh lihat sendiri, bagaimana keadaan keluarga ini,” ungkap Eliza. Lebih lanjut dijelaskan, kalau keluarga ini nyaris kehilangan masa depan. Satu anak perempuan mengalami stres karena melihat ayahnya dihukum. Selain itu ada dua anak lakilaki kembar, tetapi kecenderungannya bergaya wanita. Ada lagi seorang anak yang hanya tamatan SMP tetapi putus sekolah. Ia setiap hari kerjanya antar jemput anak sekolah de„ Bersambung ke hal 19

SRIPO/M HUSIN

BERKUNJUNG — Ketua Tim PKK Sumsel Hj Eliza Alex Noerdin dan Hj Suzana Eddy Yusuf berkunjung ke rumah Jurit yang berada di Mariana, Banyuasin. Kini Keluarga Jurit masuk dalam keluarga Asuh Tim PKK Sumsel.

Telan Dana Rp 3,5 Triliun ■ Dermaga Batubara di Tanjungcarat Banyuasin

Gaji Dipotong Zakat Dalam acara buka puasa bersama kemarin, GM PT Pelindo Cabang Palembang Dani Rusli Utama mengatakan, sebelum Ramadan dan Ramadan berjalan, banyak kegiatan sosial yang dilakukan. Misalnya, memberikan biaya pendidikan bagi tujuh anak tidak mampu tetapi memiliki prestasi berupa berkesempatan melaksanakan pendidikan di Jakarta, memberikan bantuan kepada penderita catat, dan pembinaan pelaku usaha. Begitu juga dengan

pembagian sembako dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, seperti khitanan massal. Selain dana kegiatan dari program Corporate Social Responsibility (CSR), ungkap Dani, gaji bulanan pegawai langsung dipotong zakat harta (mal) 2,5 persen, dimana setiap bulan berhasil dihimpun Rp 21 juta dari 240 orang pegawai (muzakki). Dana ini untuk memberi bantuan kepada empat panti asuhan, santunan kepada pensiunan, dan pegawai koperasi. (sin)

PALEMBANG, SRIPO — Dermaga khusus (stockpile) batubara yang dibangun PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Tanjungcarat --10 KM dari Tanjung Api-Api (TAA) Banyuasin-menelan investasi Rp 3,5 triliun. Dermaga khusus ini mampu menampung batubara sebanyak 30 juta ton dan diprediksi selesai 2012. “Studi kelayakan sudah selesai, kini proses pembangunan. Kita prediksi selesai 2012 mendatang. Kalau stockpile di Pontianak, kita bangunan selama satu tahun,” kata Direktur Utama PT (Persero) Pelindo RJ Lino saat menghadiri buka puasa bersama dengan karyawan PT Pleindo II Cabang Palembang, Sabtu (21/8) di Boombaru. Kendati daya tampung 30 juta ton, akan tetapi pengoperasian stockpile bisa

heri firmansyah subhanallah,bgt bsr manfaat sedekah,dan bgt mujarab nya,doa orang yg kt sedekahi,allah maha besar... UPDATE status Facebooker Ramadan disampaikan Kemas Muhammad Ali, Ketua MDN Cabang Palembang setiap hari pukul 17.30 di dinding FB Sriwijaya Post. Rekan Fbers silakan komentari atau sampaikan pertanyaan.

Sedekah untuk Musala Kemas Muhammad Ali SAUDARAKU, jika org yg sdg sakit brsedekh, mk Allah swt akn mnyembuhkannya. Rasulullah Saw bersabda “Obati penyakitmu dengan bersedekah.” Ada sebuah kisah nyata, Muarofah... namanya, ia sembuh dr pnyakit kanker yg sdh 5 thn di deritanya bhkan dokter sndiri sdh memvonis bhw pnyakitnya sulit disembuhkan. Kisah ini berawal ktika Muarofah yg berprofesi sbgai pnyewa gerobak, mnyewakn grobaknya unt pmbangunan mushola. Stlahs ebulan lamanya, akhirny pngurus musholah tsb mngembalikan grobaknya dan menanyakan brp ia harus membyar unt sewa gerobak ts...b.Muarofah berkt : “Kalau gerobak ini digunakan unt mmbangun musholah, ambil saja grobak ini skaligus uang sewanya. Sy hnya mhon do’anya agr saya diberikn ksembuhn dr pnyakit yg sdh 5 thn ini saya derita.” Yudhiy Shatria Terate subhanallah.. sedeh it sgat dasyat.. mksh kang mas M. ALi.

reko itulah agus agus setiap penyakit itu pasti ada obatnya maka berobatlah kamu tapi jangan dgn yg haram...sdekah,madu, alhijimah/bekam ahmad irwadi amet Apa yg kt lakukan bakal ad blsny dr allah swt?kebaikan akn d bls dngn kemuliaan.kejahatan akn d bls dngn keterpurukan hai org2 yg ber iman bersedekahlah ap lg bwt yg bnyk duit Riki Darmawan MANUSIA BERUSAHA TAPI ALLAH LAH YANG BERKEHENDAK. Wardah Mas’ud kalo semua org rajin sedekah, insya Allah gak akan ada penyakit yang berlama-lama menggerogoti ya?? Buat yg pada sakit, ayo sedekah ajaaa !! daripada byk minum obat kimia ?? mending minum barokah sedekah ... ya gak??

„ Bersambung ke hal 19

STUDI kelayakan sudah selesai, kini proses pembangunan. Kita prediksi selesai 2012 mendatang

RJ LINO

Direktur Utama PT (Persero) Pelindo

SRIPO/SIN

SRIPO/HUSIN

BANTUAN — Komisaris PT (Persero) Pelindo Jimmy memberikan bantuan dan santunan kepada pegawai lepas dan pengurus masjid saat berbuka puasa di Masjid Nurul Ikhwan, Sabtu (21/8) di Komplek Pelabuhan Boombaru.

Harus Lebih Baik UATU kebanggaan bagi Wibie Christianto bisa mewakili Sumatera Selatan pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) Fisika di Medan 1-7 Agustus lalu. Bahkan rasa bangga itu kian bertambah saat ia berhasil mempersembahkan perunggu untuk daerah kelahirannya, Sumsel. Kendati demikian, siswa kelas IX SMP Xaverius 1 Palembang ini sedikit kecewa karena tidak bisa meraih medali emas pada ajang tersebut. “Hmmm, sebetulnya saya menyesal tidak bisa memberikan yang terbaik. Tapi saya sudah berusaha maksimal dan itulah hasilnya. Mudah-mudahan tidak terlalu mengecewakan,” katanya saat dibincangi Sripo beberapa waktu lalu. Sepekan usai OSN dan berhasil

S

menggondol perunggu untuk Sumsel, anak kesayangan NG Tie Hwat dan Ena ini pun kian berbahagia. Pasalnya, pemerintah melalui Diknas Pendidikan Provinsi Sumsel mem„ Bersambung ke hal 19

Wibie Christianto

G1 /M IPO SR

Haidir Ghzax V e n Z i x Tamimi subhanallah maha besar ALLAH

wahid yulian Subhanallah. Memang bnyk keajaiban dr sedekah yg ikhlas. Sedekah jg memperpnjang usia. Apalg brsedekah di bln Ramadhan.Yuk kita fastabiqul khairat!

dilaksanakan untuk kapasitas 16 juta ton terlebih dahulu. Dengan dibangunnya stockpile batubara di Tanjungcarat, volume batubara yang keluar dari Sumsel akan lebih banyak, diharapkan juga PTBA dapat juga memanfaatkan stockpile tersebut, selain ada perusahaan tambang batubara lainnya di Sumsel yang sudah ada kesepakatan bersama. Stockpile Tanjungcarat adalah pulau baru, dimana tanah timbunannya merupakan hasil pengerukan sedimentasi lumpur di alur pelayaran Tanjunglago. Dari hasil survei yang dilakukan Pelindo, kedalaman air Tanjungcarat mencapai 17 meter sehingga sangat memungkinkan kapal besar, seperti 150.000 dwt bisa


10

SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

Pemancangan Tiang Terhalang Hujan PALEMBANG, SRIPO — Pemancangan tiang pancang Stadion Atletik Jakabaring sempat tertunda akibat hujan yang menguyur kota Palembang beberapa hari lalu. Namun Minggu (22/8) kemarin, kegiatan pemancangan sedalam 24 meter kembali normal karena cuaca cerah dan sudah 80 tiang dari 688 tiang yang direncanakan. Sebelum lebaran, pemancangan sudah selesai. Project Manager PT Prambanan Dwipaka Ir Tedjo Kuntjoro tetap optimis. Meskipun mengalami kendala cuaca, ia yakin dapat menyelesaikan pembangunan stadion Atletik termegah di Indonesia ini. “Sampai hari ini, kita telah memasang 80 tiang,” katanya. Dengan waktu dua minggu sebelum libur lebaran, ungkap Tedjo, pemancangan tiang sudah bisa dituntaskan. Direncanakan akan melakukan pemasangan di 172 titik, setiap titiknya terdiri dari 4 tiang dengan masing-masing tiang memiliki panjang enam meter. Melihat cuaca membaik sejak Sabtu kemarin, maka pekerjaan pemancangan kembali digebyar sehingga 172 titik sudah ditanam de-

Setelan Lebaran “Masi lamo tapi suda nemen yang siget ngejoke setelan lebaran,”uji Cekmat. “Wajar bae oi, asal jangan keliwatan galo,”simbat Mangujuk. “Kendaknyo cak itula. Cuma ini apodio, baju anyar celeno anggon bakal diamba tula.” “Dak ngapo kalu banyak selawacitak.Yang jualan laris yang njait bole duit.” “Ne inila yang meningke palak. Kalu dak katik nak ngapo kito.” “Teneng bae, jangan ringsang dak usa kecik ati, masati wong lain make serbo anyar.” “Me-

mang, namun kerep telaju kecik ati. Madak’i pakean sawangan, warno buras tebok pulo.” “Hal tadi jangan dirunyemke lagi.Yang jelas bersi, bukan kotor blemotan. Kagek dengan slah ini, sekalian belajar nyukuri apo yang ado.” “Yola nian, namun mesti dibarengi kesadaran sewang-sewang.” “Ngajak wong lain kagekla dukin. Yang penting kito dewek mulani.” “Laju, tapi jelas mili-mili.” “Bener, yang mano masi pacak diandonke buat sanjo-sanjoan.” “Selain itu tamu yang nyongol, jangan dislik dari setelan gena minyak wangi semringut.” “Anu sederano tula baru kantep.” (Kgs Arpan)

BLH Warning Pemilik Bangunan n Puluhan Pohon Dibiarkan Mati

SRIPO/SIN

PENYAMBUNGAN — Pekerja yang melakukan pemancangan di Stadion Atletik Jakabaring sedang menyambung tiang kedua, begitu tiang pancang pertama berhasil ditancapkan.

ngan tiang. Tentu saja, tenaga kerja yang dilibatkan cukup banyak. “Kita menambah tenaga pekerja dari Pulau Jawa dan tenaga lokal. Untuk Minggu pertama usai Lebaran, 100 orang pekerja direkrut khusus di venues Stadion Atletik ini,” jelasnya. Nantinya, pekerja itu sendiri akan bekerja 24 jam (non stop) dengan dua shift, yang pertama dari pukul

06.00-18.00 dan shift kedua pukul 18.00-06.00. Mengenai pembangunan kolam renang sendiri, Tedjo mengatakan, kalau saat ini masih proses penimbunan. Sedangkan uji kedalaman tanah sudah diselesaikan sehingga kalau tidak ada aral melintang, awal bulan September ini sudah bisa dilakukan pemancangan tiang pertama untuk kolam renang.

Kolam renang Jakabaring memiliki luas 4900 meter persegi dan bersebelahan dengan stadion Atletik Jakabaring. Sedangkan untuk desainnya dikerjakan oleh Lukman Niode, yang merupakan Pengurus Besar (PB) PRSI yang juga seorang legendaris perenang Indonesia. “Kolam renang yang ada di Jakabaring, termasuk kolam terindah di Indonesia,” katanya. (sin)

PALEMBANG, SRIPO — Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang mewarning pemilik toko dan bangunan yang membiarkan pohon penghijaun mati. Sementara pohon-pohon yang terdiri dari berbagai jenis tersebut baru ditanam pemerintah kota satu bulan lalu. Kepala BLH Kota Palembang, Ir Kms H Abubakar, MM temui usai paripurna DPRD, Jumat lalu mengatakan lingkungan hidup itu sangat peran apabila masyarakat ikut berpartisipasi memeliharan pohon-pohon yang ditanam. Kebutuhan pohon itu hanya untuk masyarakat luas, juga pemilik atau pengelolah bangunan. “Penanam itu telah dan sesuai surat edaran walikota. Wajar kalau mereka ikut memeliharanya,” ujar Abubakar. Dalam waktu dekat BLH bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Binar Marga dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP akan mengecek

pohon-pohon yang ditanaman satu bulan lalu tersebut apakah masih hidup atau sudah mati. Bila ditemukan ada pohon yang mati, pihaknya meminta keterangan dari pemilik toko bangunan. Apabila kesalahan itu disengaja atau kelalalian, maka pemilik bangunan harus menggantinya dengan pohon baru atau pencabutan izin tempat usaha. BLH sejak Juni lalu menanam ribuan pohon penghijuan di sepanjang jalan-jalan protokol yang belum ditanami. Pemkot memilih mengalah kepada pemilik bangunan demi untuk menghijau jalan. Seharusnya empunya toko atau kantor di sepanjang jalan utama lah wajib menanam pohon pelundung, tapi sebaliknya yang melakukan penghijauan justru Pemkot. “Saat mengurus izin mendirikan bangunan atau SITU, mereka wajib menaman satu pohon. Tapi sekarang berbeda. Tak masalah,” katanya.

Untuk menghijaukan sepanjang jalan protoko, pemerintah kota telah menyiapkan ribuan pohon penghijauan jenis Trembesi dan Tanjung. Namun untuk menanam pohonpohon, petugas kesulitan karena sebagian besar halaman parkir dicor, padahal dalam peraturan daerah (Perda) toko maupun kantor harus memakai konblok agar supaya air hujan diserap oleh tanah. Untuk itu lah, petugas terpaksa mengebor kembali halaman parkir agar bisa ditanami. Pantauan Sripo, puluhan pohon penghijuanan yang mati dan dicabut terdapat di kawasan di Jalan Kapten A Rivai depan Apotik Rama, pertokoan samping Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Jalan Radial, Letkol Iskandar, Dempo, dan beberapa kawasan lainnya. Bahkan, beberapa pohon dibiarkan dilindas kendaraan roda empat maupun roda dua yang hendak parkir akibatnya pohon mati. (sep)

Larang Akses Situs Negatif n Ratusan Ibu RT Belajar Internet Sehat MARAKNYA warung internet belakangan ini, ditambah lagi operator memberikan kemudahan berlangganan internet membuat para orangtua khawatir kalau buah hatinya terjerumus pada situs pornografi dan situs-situs lain yang merusak moral. Kekhawatiran itu dijawab PT Telkom dan Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Indonesia dengan menggelar pelatihan belajar internet sehat kepada 120 ibu rumah tangga (RT) dari berbagai profesi, Sabtu (21/8). Pembicara dari IPK Indonesia, Anasthasia mengatakan, kehidupan yang digerakan oleh teknologi informati-

kan (komputer dan internet) kesuksesan hidup di dunia sangat tergantung pada penguasaan pengetahaun. Selain itu kemampuan mengelola emosi dan hubungan sosial. Kunci sukses mengarungi kehidupan turbulensi perubahannya sangat tinggi. “Orang harus memiliki tiga modal yakni intellectual capital, social capital, and spiritual capital,” ujarnya. Sampai saat ini masih menjadi diskusi usia berapa yang paling tepat anak dikenalkan pada internet. Banyak sekali perbedaan pendapat tentang usia yang pas, namun yang paling penting

adalah mendampingi dan pengawasan dari orangtua dan masyarakat. Menurutnya, sebaiknya orangtua memperkenalkan internet secara langsung kepada anaknya bukan orang lain. Perkenalkan manfaat dan cara pengguanannya. Kemudian, tempatkanlah komputer pada ruang utama, untuk membantu pemantauan apa saja yang sedang dilakukan si anak. Aturan dan batasi waktu anak untuk browsing, dan memasang software untuk memblok situs-situs yang berbau negatif. Sebab kekerasan dan lainlain yang berpengaruh pada

perkembangan si anak itu sendiri. “Bantulah memilih permainan sesuai dengan umur anak. Arahkan situssitus yang bermanfaat. Tegur dan memberikan sanksi bila ia membuka situs negatif,” ungkap Anasthasia. Umi salah seroang peserta mengaku, melalui pelatihan ini dirinya memahami cara mengarahkan anak untuk tidak akses situs yang merusak perkembangan. Selain itu, ia juga baru tahu kalau ada software untuk memblok situs negatif, begitu pula cara mendapatkan perangkan lunak tersebut. Software bisa didownload melalui nawala.com.

“Sebaiknya jangan sampai di sini, ibu rumah tangga lain perlu mendapatkan perlatihan seperti ini,” ujar ibu dua anak ini. Sementara Manager Customer Relation Telkom Sumsel, Ir Nurhalim mengatakan, pelatihan cara menggunakan internet sehat dilakukan di delapan kota besar, Palembang merupakan kota kedua setelah Jakarta. Khusus di Palembang diikuti 120 peserta terdiri dari guru, ibu rumah tangga, dan pegawai. Pelatihan yang berlangsung setengah hari dibuka istri Gubernur Sumsel, Eliza Alex Noerdin. (arsep)

7 x 235

SRIPO/SYAHRUL

INTERNET SEHAT — Ny Hj Eliza Alex Noerdin didampingi Ny Hj Suzana Eddy Yusuf dan Hj Nurhayati Musyrif ikut dalam seminar Internet Sehat di Plaza Telkom, Sabtu (21/8).


SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

11

Cek Makanan dan Minuman Kedaluarsa ■ Pemkot Turunkan Tim Gabungan ■ 15 Hari Sebelum Lebaran PALEMBANG, SRIPO — Mengantisipasi beredarnya makanan dan minuman kedaluarsa dan tak layak dikonsumsi menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) menurunkan tim gabungan. Target utama dari tim yang akan bergerak 15 hari menjelang lebaran ini adalah pasar tradisional, supermarket dan mal. “Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kita tidak ingin kecolongan adanya makanan dan minuman yang tidak layak dikonsumsi. Untuk itu harus dicegah dari jauh-jauh hari. Biasanya pada saat menjelang lebaran dan hari-hari besar keagamaan ada oknum yang mengambil keun-

Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kita tidak ingin kecolongan adanya makanan dan minuman yang tidak layak dikonsumsi

IWAN DESTRA Ketua Tim Pemantauan Produk Ilegal tungan dengan menjual produk yang cocok untuk dikonsumsi,” jelas Ketua Tim Pemantauan Produk Ilegal, Iwan Destra, Jumat (20/8). Iwan mengatakan, tim yang akan melakukan razia tersebut terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas

SRIPO/SEP

Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagko), BPOM, Satpol PP serta Poltabes Palembang. Bila ditemukan ada pedagang yang menjual produk baik itu berupa makanan, minuman maupun parcel yang tidak laik dikonsumsi atau

kemasan sudah rusak akan diberikan sanksi mulai dari teguran hingga hukuman. Makanan atau minuman yang masuk dalam kategori berbahaya untuk dikonsumsi adalah makanan yang tidak terdaftar di Departemen Kesehatan dan masa berlakunya sudah daluarsa. Begitu pula dengan kemasanan yang sudah rusak juga tidak boleh diperjualbelikan, sebab dikhawatirkan produk tersebut sudah tercemar. Pemkot meminta masyarakat terutama kalangan ibu rumah tangga, untuk teliti saat memeriksa makanan dan minuman yang dibeli. Periksa kemasan apakah masih dalam keadaan baik, lihat juga masa berlakunya dan segera laporkan kepada petugas bila ternyata di tempat tersebut banyak makanan dan minuman yang sudah tidak laik tapi tetap dijual be-

bas. Pemeriksaan, kata Iwan juga akan dilakukan untuk kue kering sebab ada laporan yang mengatakan bahwa di-

temukan pedagang yang menjual kue kering berjamur dan baunya pun tengik. “Kita bergerak dimulai

dari Pasar Cinde, dilanjutkan ke toko-toko di seputar Dempo, Sayangan, 16 Ilir dan lainya,” ujar Iwan. (sep)

Kata Mereka Eddy Yusuf

RM Taufik Husni

Wagub Sumsel

Ketua YLKI Sumsel

Pengawasan Aktif

Makanan Kedaluarsa

MENJELANG lebaran, masyarakat diminta waspada terhadap produk atau barang makanan kedaluarsa (expired) yang beredar di pasaran dan toko. Untuk melakukan pengawasan, saya minta Dinas Perindustrian dan PerdaSRIPO/STS gangan (Disperindag) dan instansi terkait untuk aktif melakukan pengawasan, baik secara terbuka maupun tertutup. (sin)

JELANG lebaran, petugas pengawasan direpotkan oleh banyaknya barang dan makanan kedaluarsa beredar di masyarakat. Tidak hanya di pasar tradisional saja tetapi pusat perbelanjaan modern, seperti mal juga sering ditemuDOK SRIPO kan barang expired masih terpajang di rak-rak barang. Kita ingin, bentuk pengawasan dilakukan dengan cara mendadak dan resmi. (sin)

Dua Posko Pemeriksaan Kir Mobil SEMINAR SEHAT — Prof dr KM Arsyad DABK, SpAnd tampil sebagai pembicara pada Seminar Ramadan Sehat bersama GHI, di River Side Restoran, Minggu (22/ 8). SRIPO/SYAHRUL

Berpuasa Atasi Hipertensi ■ Juga Diabetes dan Kolestrol SEKARANG penyakit yang banyak dialami masyarakat adalah hipertensi, diabetes melitus dan Kolesterol. Hipertensi adalah keadaan dimana tekanan darah systole dan diastole di atas nilai normal. Diabetes melitus adalah keadaan meningkatnya kadar gula dalam darah. Sedangkan kolestrol adalah lemak dalam tubuh. Ada beberapa macam lemak tubuh LDL, HDL, dan Trigliseride. Jika kadarnya melebihi dari normal disebut sebagai hypercholesterolemia. Kondisi ini dapat menyebabkan pembuluh

darah menyempit akibat terkumpulnya lemak di dinding pembuluh darah. “Ketiga kondisi di atas dapat menimbulkan serangan stroke dan jantung dapat menyebabkan kematian dan kecacatan dan penderitanya,” kata Prof dr KM Arsyad, DABK, SpAnd, dalam seminar kesehatan bertema Ramadan Sehat bersama GHI, Terapi Sederhana Cegah & Atasi Hipertensi, Diabetes dan Kolesterol yang digelar PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) Cabang Palembang di River Side Restoran Benteng Kuto Besok, Palem-

bang, Minggu (22/8). Terafi sederhana ketiga masalah tersebut kata Arsyad adalah dengan gaya hidup sehat. Yaitu stres dikendalikan agar kesehatan mental terpelihara. “Enyahkan narkoba, rokok, alkohol dan seks bebas, hidup dan bekerja di lingkungan minim polusi. Olahraga teratur dan tanamkan pola makan dengan gizi seimbang,” ujar guru besar FK Unsri ini. Ditambahkan pada dasarnya kondisi tubuh kita ditentukan oleh pola hidup, lingkungan dan perawatan kesehatan. Berpuasa seperti yang dijalankan umat muslim, sangat bermanfaat

untuk pengendalian terhadap asupan makanan. Agar kita terhindar dari ketiga penyakit tersebut maka kita harus menciptakan gaya hidup sehat di bulan puasa ini. Karena ini adalah momentum yang tepat untuk memulihkan kesehatan. Area Supervisor Distribution Center (ASDC) CNI Cabang Palembang Mukti, mengatakan seminar dan talkshow kesehatan gaya hidup idaman (GHI) ini diadakan sesuai komitmen CNI untuk berperan aktif mendorong terciptanya masyarakat sehat dan hidup berkualitas. Acara seminar ini ditutup dengan berbuka bersama. (fil)

Pangdam Santap Menu Khas Aceh PALEMBANG, SRIPO — Pangdam II Sriwijaya Brigjen TNI Agus Gunari Pribadi mengikuti buka puasa dengan Himpunan Masyarakat Aceh (HIMMA) Sumatera Selatan, Sabtu (21/ 8). Dalam acara tersebut berbagai menu khas tradisional Aceh dihidangkan. Pangdam mendatangi acara buka puasa yang diadakan di rumah Bunda Anwar yang berada di Jln Mawar No 650 belakang Markas Kodam II Sriwijaya. Turut hadir Danrem Kolonel Inf Wiyarto. Kedatangan keduanya disambut Ketua HIMMA Bahrunsyah dan ketua periode sebe-

lumnya, Oen Zainuddin. “Sebelum ke sini, tadi saya juga ada undangan di tempat lain. Kebetulan saya sejak SMP hingga tamat SMA tinggal di Aceh. Masuk Akmil juga merupakan perwakilan dari Aceh, istri saya juga orang Aceh. Senang juga bisa berkumpul,” jelasnya. Pangdam menyempatkan mengikuti taraweh dan menikmati sajian yang dihidangkan. “Kita menghidangkan berbagai macam makanan buka puasa khas Aceh. Sehingga kita dapat merasakan seperti berada di kampung sendiri,” ujar Bahrunsyah.

SRIPO/ISWAHYUDI

BUKA BERSAMA — (Kiri ke kanan), Bahrunsyah Ketua HIMMA, Oen Zainuddin Ketua HIMMA periode 2003-2005, Pangdam II Sriwijaya Brigjen TNI Agus Gunari Pribadi dan Danrem Kolonel Inf Wiyarto, berbuka puasa bersama.

Menurut Bahrun tujuan diadakannya buka puasa bersama untuk mempererat tali

silaturahmi dan mengenalkan kepada masyarakat mengenai HIMMA. (mg4)

Buka Puasa di Jalan Raya PALEMBANG, SRIPO — Banyak cara bisa dilakukan untuk berbagi rasa memaknai Ramadan nan penuh berkah. Salah satunya membagikan takjil kepada pengguna jalan raya seperti yang dilakukan ratusan pecinta otomotif yang tergabung dalam Night Kids Auto Club, Xrules 234 SC, dan Impossible, Minggu (22/8). Menjelang waktu berbuka puasa, tiga klub penggila kendaraan roda empat ini membagikan 350 kotak berisi kue kepada sejumlah pengendara yang melintas di simpang lima DPRD Sumsel. Tujuannya, tentu saja membantu para pengendara yang mungkin be-

SRIPO/EKO AS

BAGIKAN TAKJIL — Anggota Night Kids Auto Club, Xrules 234 SC, dan Impossible berfoto bersama usai membagikan takjil kepada pengendara di simpang empat DPRD Sumsel, Minggu (22/8).

lum sempat tiba di rumah saat waktu buka puasa tiba. “Seperti yang kita tahu, tidak semua orang sudah siap berbuka di rumah. Ada

saja yang karena urusan tertentu ia masih di jalanan, dan ini sering terjadi pada kita,” kata Silvia, Bendahara Night Kids Auto Club

Palembang di sela pembagian takjil. Kegiatan yang diberi tema “Berbagi Takjil on The Road” dimulai dengan turing bersama menggunakan 30 buah mobil. Sekitar pukul 16.00 mereka start dari Kambang Iwak kemudian menuju simpang lima DPRD Sumsel antara Jl Kapten A Rivai, Jl Sumpah Pemuda dan Jl Radial. Di sanalah ratusan anggota tiga klub mobil yang terbagi dalam empat kelompok membagikan takjil tersebut. “Kita membagi anggota menjadi empat tim, dan masing-masing membagikan takjil di empat lampu merah,” ujar Silvia. (mg1/mg12)

■ Dishub Siapkan Empat Posko ■ Angkutan Lebaran Harus Lulus Uji Kelayakan PALEMBANG, SRIPO — Mengantisipasi kemacetan lalu lintas menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang membuka empat posko lebaran. Di dua posko menyediakan petugas untuk memeriksa kondisi mobil layak tidak digunakan untuk transportasi lebaran. Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Maspriadi menjelaskan, puasa tahun ini, pihaknya membuka empat posko di tempat yang berbeda, yakni Posko 35 Ilir, Terminal Alang-alang Lebar, Terminal Karyajaya serta Terminal Jakabaring. Posko dibuka H-7 dan H+7, sedangkan di pelabuhan penyeberangan 35 Ilir dibuka 15 hari sebelum hari raya. “Ini khusus dibuka oleh Dishub. Ada juga posko gabungan dengan Satlantas Poltabes Palembang,” ujar

Maspriadi, baru-baru ini. Dua di antara empat posko yang didirikan, dua posko yang mempunyai fungsi ganda, selain memantau arus kendaraan juga untuk mengecek uji kelayakan bus angkutan antar kota dalam provinsi (ADKP) dan antar kota antar provinsi (AKAP). Mereka yang bertugas di posko merupakan petugas lapangan serta petugas dari masing-masing terminal. Khususnya untuk posko pelabuhan selain petugas pelabuhan juga dari kepolisian ditambah tim kesehatan. Untuk uji kelayakan kendaraan angkutan lebaran, tahun ini, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Selain di posko, petugas juga akan mobile dengan mendatangi pool kendaraan terutama angkutan antar kota antara provinsi. Kelayakan kendaraan atau armada penumpang lebaran, harus mendapatkan re-

komendasi layak siap guna operasi. Sebelum mendapatkan rekomendasi itu, armada-armada tersebut harus lolos uji secara periodik. Selain empat posko itu, tambah Masripin, juga ada posko bersama yang berkerja sama dengan kepolisian, dinas kesehatan dan PMI. Namun lokasi dan tempatnya masih akan ditentukan setelah ada rapat dengan instansi terkait. Seperti tahun-tahun sebelumnya, posko gabungan tersebut berada di depan Pasar Cinde dan tempat-tempat pada kendaraan. “Kalau di pelabuhan Boombaru bukan tanggung jawab Dishub Palembang,” tegasnya. Dishub juga menempatkan petugas di titik rawan kemacetan seperti Jalan Kolonel Atmo, Bundaran Air Mancur, Pasar 16 Ilir, Pasar Palimo, pangkal jembatan Ampera, dan lainya. (sep)


12

SRIWIJAYA POST Senin 23 Agustus 2010

Redenominasi dan Duka BI A C A N A redenominasi yang dilontarkan Gubernur Bank Indonesia (BI) baru Darmin Nasution mengundang pro dan kontra. Pihak yang pro menyatakan bahwa redenominasi diperlukan karena nilai nominal rupiah saat ini sudah terlalu besar. Selain itu, pemotongan nilai mata uang akan membuat sistem transaksi keuangan menjadi lebih praktis. Sementara, pihak yang kontra/menolak beranggapan bahwa rede-no-minasi belum saatnya dilakukan. Dikhawatirkan akan timbulnya reaksi negatif pasar dan kepanikan di masyarakat apabila nilai mata uang dipotong. Redenominasi juga dinilai sulit diimplementasikan karena tidak mudah mengubah kultur masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan sistim mata uang yang berlaku sekarang. Ke-bingunan akan semakin parah apabila nanti muncul penggunaan mata uang ganda. Kebijakan yang membingunkan masyarakat ini, akan dilakukan secara bertahap mulai dari tahap sosialisasi, transisi, penarikan uang dan hingga pe-nukaran uang. Kemudian kebijakan ini direncakan efefktif berlaku sepuluh tahun ke depan, dengan harapan semua masyarakat sudah dapat menggunakan mata uang baru hasil redenominasi tersebut pada tahun 2020. Mencermati dampak positif wacana tersebut, sebetulnya perlu kita dukung. Namun, setelah dikaji lebih jauh lagi, agaknya wacana ini, akan lebih baik ditunda terlebih dahulu. Ada yang lebih penting, seperti penurunan suku bunga kredit dan mengembalikan citra BI seperti sedia kala. Apalagi mengingat, duka yang dihadapi oleh BI Belum tuntas, kasus dua pejabat BI diduga terlibat suap 1,3 juta Dolar AS atas tender pencetakan uang pecahan Rp. 100.000,- tahun 1999 lalu (Kompas, 27 Mei

W

2010). Tidak hanya itu, sebelumnya pun BI telah dihadapkan beberapa kasus yang datang silih berganti mulai dari kasus likuiditas Bank Indonesia (BLBI), penyuapan sejumlah anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004 dengan menggunakan yayasan, penyuapan terkait terpilihnya Deputi Senior Gubernur BI Miranda Goeltom dan terakhir kasus bailout Bank Century. Untuk kasus Bank Century saja sampi kini belum tuntas. Berlarutnya proses penyelesaian dan lambannya pengambilan keputusan kasus Bank Century, menimbulkan cost yang tidak kecil. Pansus angket kasus Bank Century yang lalu saja telah menghabiskan sedikitnya Rp. 2,7 miliar (www.bataviase.co.id, 9/3/ 2010) dan rapat paripurnanya selama dua hari, menghabiskan sedikitnya Rp. 5 miliar. Disinyalir Fitrah angka tersebut hanya untuk honor anggota Dewan yang terhormat saja (www.surya.co.id, 9/3/2010). Tidak hanya itu, masih ada biaya lain. Misalnya biaya politik (politic cost), biaya sosial (social cost) dan hilannya kesempatan (opportunity cost) yang timbul, akibat berlarutnya penyelesaian kasus BI. Tugas Utama Menunggu Tuntasnya kasus bailout Bank Century dan kasus lainnya tersebut adalah penting, selain untuk mengembalikan öcitra BIö, dan yang lebih penting adalah belajar dari pengalaman dan berkomitmen untuk tidak jatuh pada ölubang kesalahanö yang sama, meminjam istilah Bisnis Indonesia Kita jangan terjebak oleh pembelaan atas kesalahan yang diperbuat pejabat BI tersebut, tugas utama telah menunggu. BI sebagai Bank Sentral mestinya mengawasai perbankan nasional agar efisien dan tidak menyimpang serta mengurusi perekonomian negari ini, terutama yang terakit dengan kebijakan moneter dan perbankan. Masyarakat berharap banyak terhadap BI. Bagai-

mana mengembalikan pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen yang pernah kita capai beberapa tahun yang lalu, dan ösekali lagiö kita berharap agar BI mendorong perbankan nasional agar efisien, sehingga mereka dapat menurunkan suku bunga sesuai harapan masyarakat?.Ini semua menuntut BI piawai, serius dan komitmen, bukan justru memunculkan polemik baru! Jika kasus bailout Bank Century tidak tuntas, bukan saja menggiring ketidak percayaan terhadap pemerintah, termasuk BI, tetapi akan menciptakan preseden buruk dalam dunia perbankan nasional kita. Begitu juga dengan kasus suap terkait pencetakan uang tersebut. Jika tidak tuntas, akan timbul image negaif., öwajar sajaö kalau perekonomian berjalan lamban, BI yang mengurusi perekonomian seha-

Oleh AMIDI Pengamat Ekonomi Sumatera Selatan rusnya dapat berbuat banyak demi memacu laju perekonomian, justru melakukan penyimpangan. Sebelumnya, dengan terpilihnya Deputi senior BI Miranda Goeltom, masyarakat menaruh perhatian dan memberi apresiasi. Te-

tapi, setelah terungkap adanya penyuapan terkait terpilinya beliau, membuat masyarakat kecewa, dan turunnya kredibilitas BI. Ditengah gencarnya DPR mengusut kasus bailout Bank Century, masyarakat memberi keyakinan kasus tersebut dapat dituntaskan dan BI diharapkan dapat berkonsentrasi menjalankan perannya. Setelah perdebatan dan proses panjang, eh, ternyata kasus ini pun menggantung. Sikap Arif Mari kita merenung, masih banyak tugas yang harus BI lakukan, Jika, pada awal adanya indikasi penyimpangan kebijakan bailout Bank Century tersebut disikapi dengan arif, maka biaya ekonomi yang besar tersebut tidak timbul, termasuklah biaya sosial yang tidak kecil akibat rentetan kasus tersebut dan kasus tersebut dapat

diselesaikan dengan baik, apalagi pihak yang diduga bersalah tidak ngotot, dan “rela” mengundurkan diri sebagai sikap arifnya.. Mengapa dalam hal ini kita tidak meniru budaya Jepang ? Tidak ada kata terlambat, marilah kita sikapi kasus yang menerpa BI ini dengan arif dan bijak. Mengapa kita harus saling menyalahkan, mengapa kita harus membuat polemik baru, jika mau memperjuangkan dan memperbaiki perekonomian negeri ini dan mau mensejahterakan rakyat. Kasihan rakyat jadi bulanbulanan! Saya yakin kita tidak bangga, jika perekonomian kita terganggu akibat kebijakan yang keliru. Mengapa kasus menerpa BI tidak bisa diselesaikan dengan mengedepankan sikap arif? Saya yakin kita tidak tega, jika anak negeri ini terus dirundung kekecewaan, akibat ulah kita

yang senantiasa menonjolkan kepentingan politik dan kelompok. Jangan perbesar biaya yang sudah dikeluarkan, dan jangan menunggu ekonomi stagnan, baru kita mau bersikap arif! Memang timbulnya kasus bailout bank century dan kasus baru yang menerpa BI, perbankan nasional masih tetap berjalan, perekonomian masih tetap bergerak Namun, untuk lebih memacu laju perekonomian, tetap saja kasus menerpa BI harus diselesaikan, agar BI dapat lebih mengoptimalkan perannya dan kekecewaan masyarakat dapat terobati. Kemudian, wacana redenominasi tidak perlu dibesar-besarkan, sebaiknya lakukan kajian dengan matang baru diekspos sembari sosialisasi. Masyarakat tidak ingin, ada maksud lain dibalik wacana redenominasi tersebut. Selamat berjuang!

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

TRANSAKSI — Aktivitas transaksi perbankan di Bank SumselBabel Jl Kapten A Rivai Palembang, belum lama ini.

7 x 240


SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

13

Kader Demokrat Jangan Banyak Bicara ■ SBY Benarkan Pengembalian 3 Petugas DKP JAKARTA, SRIPO — Tidak ingin lagi muncul masalah seperti yang telah dilakukan Ruhut Sitompul, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengingatkan kadernya untuk jangan bicara yang tidak penting dan merugikan citra partai. Peringatan itu disampaikan Anas dalam acara buka puasa bersama kader Partai Demokrat di kediaman Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, Puri Cikeas Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/8). Kata Anas, hal krusial yang perlu dijalani dalam berpuasa di bulan Ramadan adalah menjaga prilaku, dan mengembangkan semacam asketisme politik

SELURUH kader Demokrat, berpuasa dari hal-hal yang kurang berfaedah. Contohnya mengeluarkan pernyataan yang bisa disalahartikan.

ANAS URBANINGRUM Ketua Umum Partai Demokrat

yang merupakan salah satu nilai paling langka. “Asketisme politik di antaranya bagaimana seluruh kader demokrat, khususnya di jajaran etalase, berpuasa dari hal-hal yang kurang berfaedah. Contohnya berpuasa dari mengeluarkan pernyataan yang bisa

TRIBUN/XIS

disalahartikan,” ce-tusnya. Lebih jauh, Anas menegaskan posisi Fraksi PD di DPR tidak berdiri bebas, karena posisinya sebagai pendukung pemerintah. Itu sebabnya, sebut dia, tugas pokok Fraksi PD memastikan program pemerintah berjalan dengan baik.

Seperti diketahui, anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mewacanakan jabatan presiden tiga priode dengan melakukan amandemen UUD 1945. Pernyataan Ruhut ini pun memicu reaksi keras dari berbagai kalangan yang menentang keras jabatan presiden tiga priode. Presiden Susilo Bambang Yudhono pun secara tegas menyatakan tidak ingin kembali maju dalam Pemilu Presiden pada 2014. Yudhoyono juga menegaskan tidak akan mendorong keluarganya untuk ikut berkompetisi dalam pemilu presiden mendatang. “Saya akan melaksanakan tugas akhir sampai 2014. Nantinya akan ba-

nyak tokoh yang lebih baik memimpin negeri ini,” jelas Yudhoyono menepis anggapan banyak pihak bahwa dirinya ingin maju dalam Pilpres mendatang. Sesuai Aturan Yudhoyono dalam sambutannya tidak berbicara banyak soal internal partai dalam ajang buka puasa sekaligus silaturahmi kader Demokrat tersebut. Presiden berbicara soal penyelesaian penahanan tiga petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Indonesia dengan pihak Malaysia. Menurut dia, langkah penyelesaian yang dilakukan pemerintah sudah sesuai dengan ketentuan. “Semua dilakukan sesuai UU, dengan hukum internasional,” katanya. Menurut SBY, langkahlangkah yang diambil pe-

merintah bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan negara. Setelah dicek, memang itu daerah yang diklaim bersama. Pengembalian tujuh nelayan Malaysia merupakan hal yang biasa dilakukan antarsesama negara di ASEAN. “Beberapa waktu lalu, seratus nelayan kita dikembalikan oleh pemerintah Myanmar. Sebelumnya juga dengan Filipina dan India,” paparnya. “Jadi bukan satu-satunya kasus negosiasi, ini semangat mencari solusi.” Presiden Yudhoyono memastikan, pemerintah akan menjaga kedaulatan negara seutuh-utuhnya. Pemerintah bakal bertindak apapun bila kedaulatan negara diinjak-injak. “Kalau tidak ada solusi politik, maka apa-

pun dilakukan untuk menjaga kedaulatan kita,” imbuhnya. Acara buka puasa dihadiri para petinggi partai seperti Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua Komisi III Benny Kabur Harman, Wakil Sekjen Demokrat Saan Mustafa, Wakil Ketua Komisi II Taufik Effendi, dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik. Hadir pula sejumlah anggota DPR RI lainnya dari PD. Buka bersama di Cikeas ini pun dibumbuhi sajian makanan berbuka yang unik. Selaku tuan rumah SBY menyajikan teppan yaki, chicken flambe, mie kangkung, thai steamboot, dan nasi panglima. Selain itu, tampak pula minuman segar, segelas kolak, dan buah kurma. (Tribunnews/ade/ism)

Copot Kapolri dan Jaksa Agung

■ Bohong tentang Bukti Rekaman Ade dan Ari JAKARTA, SRIPO -— Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, dan Jaksa Agung Hendarman Supandji dianggap telah berbohong mengenai bukti rekaman pembicaraan Deputi Penyidikan KPK Ade Rahardja dengan tersangka penyuapan Ari Muladi. Sebagai konsekuensinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta mencopot mereka dari jabatan masing-masing. Keduanya pernah mengaku memiliki rekaman pembicaraan per telepon antara deputi penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tersangka penyuapan Ari Muladi, dan bukti itulah yang membawa dua pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tersangka atas laporan Anggoto Widjojo. Namun ketika, KPK membalikkan kasusnya, Anggodo dalam kasus dugaan menghalang-halangi

penyididkan kasus korupsi, Polri dan Kejaksaan Agung tidak dapat menghadirkan barang bukti. Setelah rekaman pembicaraan tidak ada, Kapolri sempat mengatakan lagi, yang dimiliki polisi ada call data record (CDR), menyangkut data lalu-lintas telepon yang menunjukkan Ade dan Ari pernah saling kontak. Namun belakangan, data ini pun dikatakan tidak ada. Tidak kurang, mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji sendiri yang ‘ditumbalkan’ disebut-sebut berada di belakang penetapan tersangka Bibit dan Chandra, mengatakan CDR pun tidak dimiliki polisi. Ketidakakuratan data tersebut membuat sejumlah aktivis yang tergabung dalam Petisi 28 mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar segera mencopot Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Jaksa Agung, Hendarman Supandji.

“Mereka sudah berbohong,” kata Haris Rusli dari Petisi 28, di Jakarta, Minggu (22/8). Kebohongan keduanya, menurut Petisi 28 semakin jelas menunjukkan jika telah terjadi kriminalisasi terhadap duo pimpinan KPK, yaitu Bibit Samad Rianto dan Chandra M hamzah yang dilakukan oleh Polri, kejaksaan dan pihak-pihak lainnya yang kontra dengan pemberantasan korupsi. Untuk menunjukkan dirinya benar-benar kepala negara yang berkomitmen tegas pada pemberantasan korupsi, SBY harus berani mengganti bawahannya yang dinilai tidak mumpuni. “Tapi kalau nggak, berarti dia memang ingin mengkriminalisasi KPK. Mendukung korupsi. Apalagi waktu itu kan kita minta supaya Presiden mendeponering kasus itu, tapi terakhir tidak didengarkan hingga yang keluar SKPP,” tuturnya. (Tribunnews/roy/yog)

TRIBUNNEWS/HERUDIN

TANPA AWAK — Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memajang pesawat tanpa awak yang bernama Sriti pada pameran Ritech Expo 2010 di JCC Senayan, Minggu (22/8). Pesawat tanpa awak yang dikendalikan jarak jauh menggunakan komputer mampu terbang setinggi 3000 kaki, dengan kecepatan 80 km/jam, dan dapat menempuh jarak 45 km. Pesawat berbahan fiberglass dengan berat 7,5kg tersebut rencananya akan digunakan untuk kegiatan militer dan pemantauan.


SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

15

Ribuan Orang Mengungsi ■ Banjir Landa Pakistan Selatan ISLAMABAD, SRIPO — Puluhan ribu penduduk Pakistan Selatan mengungsi ketika air bah membanjiri daerah-daerah yang selama ini tidak dilanda banjir. Wartawan BBC di Shahdadkot, Provinsi Sindh Jill McGivering melaporkan bahwa permukaan air yang meningkat telah mencapai pertahanan banjir setempat. Tentara dan sukarelawan sebelumnya membangun tanggul tanah tetapi tanggul dikhawatirkan akan segera roboh dan banjir masuk ke Shahdadkot. Warga berbondong-bondong meninggalkan kota menuju daerah yang dianggap aman untuk mengantisipasi kemungkinan tanggul ambruk. Provinsi Sindh sekarang digolongkan sebagai provinsi yang paling buruk dilanda banjir. Jumlah warga yang mengungsikan diri selama 24

jam terakhir diperkirakan mencapai 200.000 orang. Banyak warga mengungsi sambil mendorong gerobak penuh dengan harta benda dan beberapa anggota keluarga. Namun sebagian penduduk tidak bersedia mengungsi. “Ini adalah tempat saya mencari nafkah. Saya tinggal di sini dan saya akan meninggal dunia di sini,” kata Mohammad Jaffar, seorang penjaga toko kepada kantor berita Reuters. Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan para pengungsi sangat rentan terserang berbagai penyakit karena sanitasi buruk. Dalam laporannya WHO mengatakan sekitar 200.000 orang mengalami diare dan sejumlah serupa menderita gangguan pernafasan. Bencana banjir di Pakistan bermula di bagian barat daya dan menyebar ke

wilayah selatan. Sejauh ini banjir telah menelan 1.600 jiwa dan berdampak pada 20 juta warga. PBB memperingatkan bahwa semakin banyak anak beresiko terserang penyakit-penyakit yang timbul karena air banjir. Sebanyak tiga juta anak-anak diperkirakan mengalami dampak banjir di Pakistan. Wartawan BBC di Pakistan Jill McGivering mengatakan banyak penduduk provinsi Sindh masih berusaha mengungsikan diri dari banjir. “Para warga muncul dari berbagai penjuru dan sebagian berusaha melarikan diri dari daerah ini,” lapor McGivering Di Cina dan Korut BEIJING, SRIPO--Lebih dari 120.000 orang telah dievakuasi di timur laut Cina akibat banjir yang menerjang daerah tersebut. Evakuasi ribuan orang juga

terjadi di negara tetangga Cina, Korea Utara. Banjir ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Hujan musim panas yang terjadi kali ini menyebabkan debit air di sungai Yalu menjadi tinggi, akibatnya banjir tidak dapat terhindarkan. Kementerian Urusan Penduduk Cina pada Sabtu (21/8,) mengatakan bahwa 127.000 orang telah dievakuasi di Provinsi Liaoning dalam waktu tiga hari terakhir ini akibat banjir terburuk yang terjadi dalam satu dekade. Sedangkan, di Korea Utara dilaporkan lebih dari 5.000 orang dievakuasi ke daerah yang lebih aman setelah bagian kota Sinuiju terendam banjir. Banjir yang meluas membuat jalur kedua negara terputus. Ramalan cuaca juga memperingatkan bahwa hujan lebat akan datang kembali. Seperti dilansir dari kantor berita Xinhua, di kota Dandong, yang berbatasan de-

AP

Para pengungsi korban banjir di Pakistan sedang antre makan.

ngan Korea Utara, lebih dari 94.000 penduduk dievakuasi dan beberapa jaringan transportasi terputus. Lalu lintas

Awan Berbentuk Naga di Langit Papua

IST

IST

SEKUMPULAN awan berbentuk seperti naga yang meliuk-liuk itu tampak sekitar pukul 17.30 WIT.

GUMPALAN awan di langit Inggris yang dipersepsi sebagai penampakan malaikat, hasil bidikan penulis buku spiritual, Christine Snowdon.

FENOMENA alam yang unik menarik perhatian warga Kota Jayapura, Papua dengan menyaksikannya di langit Pantai Dok II, Sabtu (21/ 8) sore. Terlihat sebentang awan berwarna oranye kemerahan, melintang di atas cakrawala. Salah seorang yang sempat mengabadikan fenomena ini, Piet Namumuri, warga Dok V Jayapura. Ia mengatakan, sekumpulan awan berbentuk se-

perti naga yang meliuk-liuk itu tampak sekitar pukul 17.30 WIT. “Kejadian berlangsung sekitar 5 menit,” ungkapnya. Saat itu, Piet sedang duduk di kursi panjang depan Kantor Gubernur Papua, seperti kebiasaan warga Jayapura menghabiskan waktu senja. Ia menjelaskan, awan naga itu tampak berjalan dan merangkak ke atas, lalu menghilang. Fenomena itu

diabadikan dengan kamera telepon seluler dan diberikan kepada Kompas. Ia mengaku resah akan penampakan naga ini. “Kira-kira ini pertanda akan ada kejadian apa di Papua?” ucapnya. “Awan Malaikat” di Inggris Penulis buku spiritual, Christine Snowdon, percaya bahwa dirinya dapat menjumpai penampakan malai-

kat saban hari, di manapun. Fenomena alam menjelang terjadinya bencana, selalu saja memancing debat tak berkesudahan. Misalnya, ketika muncul awan aneh di langit Yogyakarta menjelang gempa bumi dahsyat di daerah tersebut tahun 2006 silam. Namun, kecenderungan menghubungkan bentukbentuk awan dengan alam supranatural juga terjadi di Inggris. Daily Mail berbasis

di London, Sabtu ini juga mengunggah foto awan yang dianggap berbentuk malaikat, hasil bidikan Christine Snowdon (61). “Mungkin ini hanya gumpalan awan. Tetapi mereka yang sinis pun akan mengakui bahwa penampakan yang mengambang di langit biru terang itu tampak seperti malaikat,” tulis Daily Mail. Disebutkan, fotografer awan itu, Christine Snowdon, mengaku telah melihat malaikat sejak umur empat tahun. Saat melihat awan tersebut, perempuan yang tinggal di Carshalton Beeches, Surrey itu buru-buru keluar rumah dan mengarahkan kameranya sebelum awan itu menghilang. (kc)

di pusat kota Sinuiju “lumpuh” total. Korban banjir yang terdampar di atas atap dan bukit mendorong

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Il memerintahkan operasi penyelamatan darurat militer. (AP/BBC)

Karrar Tanpa Awak TEHERAN, SRIPO-Iran tampaknya serius mengembangkan teknologi militer. Buktinya, seteru Amerika Serikat (AS) dan Israel di Timur Tengah ini berhasil membuat sebuah pesawat tanpa

awak (drone) yang bisa membawa

AP

bom. Pesawat sepanjang empat meter itu diresmikan oleh Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, Minggu (22/8), bertepatan dengan hari raya industri pertahanan Iran. Pesawat itu mereka namai Karrar, yang dalam bahasa Parsi berarti penyerang. Dengan demikian

Iran bisa membanggakan diri untuk tidak kalah dengan AS dalam memproduksi pesawat pengebom tanpa awak. Menu-

rut laman Iran PressTV, pesawat itu mampu melakukan misi pengeboman dengan target di darat. Karrar juga bisa terbang jarak jauh dengan kecepatan tinggi. Kantor berita Associated Press mengungkapkan bahwa Iran telah mengembangkan teknologi dirgantara, termasuk pesawat tanpa awak sejak akhir dekade 1980-an. Sejak 1992, Iran juga mampu memproduksi tank, kendaraan angkut personil lapis baja, rudal, torpedo dan pesawat tempur. (vvn)


16

SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang Laba PTBA Turun Drastis

Pemudik Pijat Refleksi

Kampung Siaga Bencana

MUARAENIM —Meskipun Semester I Tahun 2010, penjualan PTBA meningkat 10 persen, namun tetap tidak menolong laba bersih perusahaan milik negara ini yang turun 43 persen, menjadi Rp 920 miliar dari posisi yang sama tahun sebelumnya Rp 1,592 triliun. “Saya mengajak karyawan/i untuk terus meningkatkan kinerjanya walaupun penurunan harga jual rata-rata batubara itu pasti akan mempengaruhi laba bersih yang akan diterima nanti,” kata Direktur Utama (Dirut) PTBA, Sukrisno di Tanjungenim, Sabtu (21/8). Menurut Sukrisno, turunnya harga penjualan batubara dari posisi Rp 720 ribu per ton menjadi Rp 600 ribu per ton, akan mempengaruhi laba PTBA. Meskipun pendapatan menurun, tetapi produksi diperkirakan masih akan meningkat, sebab ada sisa empat bulan lagi untuk menggenjot mengejar target produksi. Volume penjualan batubara PTBA hingga akhir Juni 2010 meningkat 10 persen dari 5,84 juta ton menjadi 6,44 juta ton. (ari)

PRABUMULIH —Para pemudik tahun ini tidak perlu kuatir bila kelelahan di jalan. Bila kebetulan melintas di Kota Prabumulih, Anda bisa memanfaatkan pijat refleksi gratis di pos pemantauan lebaran. Untuk mendukung arus mudik pada lebaran tahun ini, Polres bekerjasama dengan Pemkot Prabumulih menyediakan tempat peristirahatan bagi pemudik. Fasilitas itu akan digabungkan dengan pos pemantauan jalur mudik lebaran milik Polres Prabumulih. Jumlahnya ada empat buah di empat titik di perbatasan kota, dalam kota dan di tengah kota. Bentuknya berupa tenda ataupun pos penjagaan mudik. Selain menjaga keamanan pengendara dan lalu lintas saat mudik, para pemudik juga bisa menanyakan segala sesuatu yang berhubungan dengan mudik di pos tersebut. “Seperti arah jalan ataupun sekedar istirahat saja,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Mirzal Alwi SIk, Minggu (22/8). Di pos itu nantinya juga tersedia fasilitas pijat tradisional. (cr2)

LAHAT — Pusat kajian Studi Bencana Universitas Gajah Mada (UGM)Yogyakarta bersama Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Lahat membentuk desa atau Kampung Siaga Bencana. “Survey lapangan juga sudah dilaksanakan oleh pihak UGM maupun Dinkesos sejak beberapa hari terakhir di lokasi rawan bencana,” kata salah satu tim survey kajian Masyarakat Siaga Bencana UGM, Prof Dulbahri. Menurutnya, beberapa desa yang dipilih seperti Desa Muara Maung di wilayah Merapi, serta beberapa desa di wilayah Kikim sebagai desa siaga bencana, karena di beberapa wilayah itu merupakan lokasi rawan bencana setelah dilakukan survey. “Kajian ini semuanya untuk kepentingan masyarakat. Kita memberikan pelajaran kepada masyarakat tentang bagaiaman mereka menghadapai dan menanggulangi bencana alam longsor, banjir, gempa, kebakaran, maupun bencana alam lainnya,” kata Dulbahri. (mg3)

Jangan Serobot Kalangan Kami ■ Warga Protes SPAM PU CK EMPATLAWANG, SRIPO Rencana pembangunan instalasi pengelolaan air di Desa Selemanulu, Kecamatan Muarapinang, yang akan dibangun di lokasi kalangan (Pasar Mingguan,Red) menuai protes dari warga setempat. Warga menilai lokasi pembangunan ini tidak layak, karena kalangan yang selama ini mereka gunakan dan sudah sempit akan semakin sempit lagi. Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) oleh Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumsel akan memanfaatkan lokasi kalangan seluas 20 x 30 meter, sedangkan lokasi kalangan yang ada sekarang luasnya tidak mencapai satu hektare. Dampaknya, puluhan pedagang akan kehilangan lapak yang sudah lama mereka miliki dengan cara membeli. “Kami minta lokasi pembangunan fasilitas air minum itu ditinjau kembali,

atau dimusyawarahkan dengan masyarakat desa. Kalangan kami jangan diserobot, karena sekarang ini lahannya sudah sempit, bahkan kalau bisa diperluas. Kami sangat mendukung pembangunan sarana air bersih ini, hanya saja lokasinya jangan dipaksakan mengambil kalangan,” ujar beberapa warga Desa Selemanulu, Sabtu (21/8). Mereka menyesalkan, keputusan pemerintah desa mengenai tempat pembangunan itu tidak dimusyawarahkan dengan masyarakat. Apalagi lokasi kalangan itu adalah milik desa sejak zaman Belanda. “Kalau itu milik pribadi tidak menjadi masalah, kami akan menghibahkan atau menjual. Kalau ini milik warga desa yang digunakan untuk masyarakat desa ini,” ujar Mulyadi (39), perwakilan masyarakat desa yang meninjau lokasi kalangan mereka yang sudah

diberi patok. Sikap warga ini didukung oleh pemuka masyarakat, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). “Dengan BPD saja tidak ada musyawarah, ini hanya keputusan Kades yang tidak memikirkan dampaknya bagi masyarakat banyak,” ujar Junaidi, Ketua BPD Selema-nulu. Direktur PDAM Empatlawang, Sudibyo ketika dikonfirmasi membenarkan rencana pembangunan SPAM di Muarapinang. Hanya saja, pihaknya tidak mengatur di mana lokasi bangunan ataupun pengerjaannya, karena pihaknya hanya mengusulkan pembangunannya, setelah selesai barulah Pemkab menyerahkan SPAM itu kepada PDAM untuk dilakukan pengelolaan. “Pembangunan itu dilakukan oleh Dinas PU Cipta Karya Sumsel, sedangkan lokasinya disiapkan Pemkab Empatlawang,” jelasnya. (st2)

SRIPO/WILIEM WK

TINJAU —Beberapa masyarakat Desa Selemanulu, Sabtu (21/8) meninjau lokasi pembangunan fasilitas air minum, yang sebagian akan mengambil lahan kalangan (Pasar Mingguan,Red). Warga keberatan jika pasar mingguan itu dipersempit.

Semua Urusan di Rumah Kades ■ Minta Bangun Balai Desa LAHAT, SRIPO - Balai Desa atau yang biasa dijadikan masyarakat sebagai tempat pertemuan, sangat minim di wilayah Kikim. Umumnya balai desa yang ada sudah buruk dimakan usia puluhan tahun. Bangunan yang ada pun tidak layak lagi digunakan. Masyarakat ber-

harap, beberapa balai desa yang tidak memungkunkan lagi untuk digunakan dapat direhab kembali, sehingga bisa kembali difungsikan untuk keperluan desa. Akibat balai desa yang tidak layak digunakan itu, kepala desa (Kades) umumnya menjadikan rumahnya

sebagai lokasi pertemuan dan untuk menyelesaikan urusan pemerintahan desa. “Keberadaan Balai Desa sangat penting untuk melayani kebutuhan masyarakat dan kepentingan desa,” ungkap Rahman, salah seorang aparatur pemerintah desa (Pemdes) di wilayah Kikim Area. Menurutnya, bisa saja ke-

SRIPO/EVAN HENDRA

TERBENGKALAI — Salah satu balai desa di wilayah Kikim yang tidak diurus dan dibiarkan terbengkalai.

pala desa memberikan pelayanan di rumahnya masing-masing. Namun akan sangat baik jika balai desa yang merupakan lokasi pemerintah desa turun temurun dibangun kembali dan digunakan sebagai tempat membahas semua urusan desa. “Balai desa sangat penting, pelayanan terhadap masyarakat bisa leih maksimal di balai desa daripada di rumah pribadi kades ataupun sekdes,” kata Rahman. Pangamatan di wilayah Kikim, balai desa yang ada di daerah ini cukup minim. Selain itu, balai desa yang ada tidak dirawat dan dibiarkan begitu saja, sehingga setiap ada kegiatan dan pertemuan desa, selalu dilaksanakan di rumah tetua dan pemangku desa. “Bukannya kami enggan melayani masyarakat di rumah pribadi kami. Namun kami kuatir pelayanannya tidak maksimal, misalnya karena banyak gangguan, namanya saja rumah,” tandas Rahman. (mg3)

Kendaraan Dinas Boleh Dipakai Mudik ■ Tanpa Biaya Negara PEJABAT dibolehkan mudik dengan randis sepanjang masih dalam wilayah Sumsel.

D0K:SRIPO

Ridho Yahya

PRABUMULIH, SRIPO Pemkot Prabumulih membolehkan pejabatnya mudik dengan fasilitas kendaraan dinas (Randis). Dengan catatan, randis hanya dapat digunakan di wilayah

Sumsel, dan seluruh biaya yang dikeluarkan ditanggung secara pribadi. Wakil Walikota Prabumulih, Ir Ridho Yahya MM, Minggu (22/8) menegaskan kembali, pemakaian randis untuk mudik lebaran sahsah saja, sepanjang tidak menyalahi aturan. Pada lebaran kali ini Pemkot Prabumulih mengizinkan pejabat yang memegang fasilitas randis menggunakannya untuk mudik. Pejabat dibolehkan mudik dengan randis sepanjang masih dalam wilayah

Sumsel. Izin itu tidak berlaku bila pejabat bersangkutan mudik ke luar wilayah Sumsel. “Selama ini mereka boleh pulang ke Palembang pakai mobil dinas. Jadi sah-sah saja jika dipakai mudik,” ujar Ridho seraya menghimbau, agar pejabat tidak menyalahgunakan izin dimaksud. Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Prabumulih, Ahmad Palo mengaku tidak memersalahkan pemakaian randis untuk mudik selama biaya kebutuhan kendaraan ditanggung sendiri, secara pribadi. Pemkot hanya mengizinkan pejabat menggunakan kendaraannya saja tanpa fasilitas lainnya. Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai pemimpin para pejabat di Pemkot Prabumulih juga harus bertindak tegas terhadap penggunaan fasilitas dan biaya negara itu. Jika terbukti menyalahi, tindakan tegas harus diterapkan. (cr2)


SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

17

Musirawas, Banyuasin, Lubuklinggau

Berikan Kemudahan dalam Masyarakat ■ Bupati/Wabup OI dan OKU Dilantik INDRALAYA, SRIPO - Pemerintah kabupaten (Pemkab) selayaknya dapat mewujudkan kemudahan akses bagi warganya, seperti kemudahan dalam pendidikan, kesehatan, dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Bupati dan Wakil Bupati merupakan pengemban amanat rakyat, diharapkan mampu melaksanakan program pembangunan dan pemberdayaan secara optimal, dan berjalan konsisten selama lima tahun ke depan. Prinsif suatu pembangunan adalah, bagaimana memberdayakan masyarakat dan mendorong hidup masyarakat agar lebih baik lagi dan lebih berkualitas. Itulah salah satu penekanan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin saat melantik H Mawardi Yahya dan HM Daud Hasyim menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir (OI) masa bakti 20102015, Minggu (22/8). Alex mengakui, pada periode lama banyak yang sudah dilakukan Mawardi dalam memajukan masyarakat OI. Dan ke depan diharapkan lebih maju lagi. Alex tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPU OI yang telah

SRIPO/TARSO

Foto/Humas Pemkab OKU

CUPU — Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menempelkan cupu kepada H Mawardi Yahya dan Daud Hasyim, yang dilantik menjadi Bupati/Wabup Ogan Ilir periode 2010-2015, Minggu (22/8).

LANTIK — Gubenur Sumsel H Alex Noerdin melantik H Yulius Nawawi-H Kuryana Aziz menjadi Bupati/Wabup OKU periode 2010-2015, Minggu (22/8).

sukses menggelar pilkada. Sementara itu Kapolres OI, AKBP Rizal Syahman Radi SH menyatakan lega setelah selesainya pelantikan bupati/wabup OI yang berjalan lancar. “Mulai kampanye hingga penghitungan suara dan penetapan pasangan pemenang Pilkada OI, jajaran Polres terus siaga hingga usainya

pelantikan bupati/wabup terpilih,” katanya. Super Ketat Sementara itu pelantikan H Yulius Nawawi/H Kuryana Aziz menjadi Bupati/ Wabup Ogan Komering Ulu (OKU) periode 20102015, Minggu (22/8) pukul 14.00 di Gedung Kesenian Kota Baturaja, berlangsung dalam suasana pengaman-

an yang super ketat. Pengamatan di lapangan, jalan menuju lokasi pelantikan, dijaga super ketat oleh aparat keamanan. Kendaraan yang melintasi jalan menuju Gedung Kesenian distop satu per satu dan pengendaranya ditanya. Bagi yang membawa undangan dibolehkan masuk, sedangkan tidak

membawa undangan dilarang masuk. Sebelum mencapai ruang pelantikan, tamu harus melintasi metal detector di depan pintu masuk. Undangan yang hadir antara lain, anggota DPR RI H Dodi Reza Alex, anggota DPD RI Hj Percha Leanpuri, Ketua DPRD Sumsel Wasista Bambang Utoyo,

Pedagang Kaki Lima Tertata PTSB Kucurkan MARTAPURA, SRIPO Lapak untuk pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Martapura Kabupaten OKU Timur, terus ditata. Dinas Kebersihan Keindahan dan Pasar (DKKP) setempat merealisasikan dibangunnya lapak permanen yang sedap dipandang mata. Lapak untuk PKL yang ditata itu terdapat di sepanjang ruas Jalan Kolonel Burlian. Menurut Kepala DKKP Kabupaten OKU Timur, Ir H Darmasiswady, Sabtu (21/8)

menjelaskan, penertibatan bangunan milik PKL itu sudah dilakukan beberapa tahap. Dana pembangunan lapak ini dilakukan secara swadaya oleh pedagang. “Pendanaan pembangunan lapak PKL ini biaya mereka sendiri. Hanya saja yang mengerjakan pihak ketiga,” jelas Darma. Ratarata biaya yang dikeluarkan pedagang untuk pembangunan satu unit lapak mencapai Rp 3 juta. Lapak yang sudah ditempati peda-

gang baru 17 petak, sedangkan 47 petak lagi masih dalam tahap pembangunan. Dikesempatan itu Asisten II Pemkab OKU Timur, Drs HM Rivai Raila disela-sela meninjau pengerjaan pembangunan lapak untuk PKL menyebutkan, sebagai kota Adipura sudah selayaknya penataan dilakukan di semua bidang, termasuk lingkungan pasar. “PKL diminta tidak lagi menggelar dagangan di tempat terlarang,” tandasnya. (hr)

SRIPO/HERMAN

TINJAU — Asisten II Pemkab OKU Timur, HM Rivai Raila didampingi Kepala DKKP Ir H Darmasiswady meninjau pembangunan lapak PKL, Sabtu (21/8).

3.600 Bingkisan ■ Juga Santuni Anak Panti BATURAJA, SRIPO - PT Semen Baturaja (PTSB) di bulan Ramadhan 1431 Hijriyah ini mengucurkan bingkisan kepada anak yatim piatu dari Panti Asuhan An-Nur Baturaja, serta membagikan 3.600 bingkisan bagi warga yang bermukim di area Ring I PTSB. Pemberian santunan dilaksanakan bersamaan dengan acara buka bersama antara keluarga besar PTSB dengan unsur muspida OKU dan warga Ring I yang dipusatkan di Wisma Ganesha, Jumat (20/8). Warga yang mendapat bingkisan meliputi Kelurahan Sukajadi, Arigading, Talangjawa, Tanjungagung, Pusar, dan Batukuning. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran direksi PTSB, antara lain Direktur Utama Ir H Pamudji Rahardjo, Direktur SDM dan Umum Ir Anas Rosjidi, Direktur Produksi Ir Agus Wahyudin, Direktur Komersil Drs Yusril Sabarudin,

Direktur Teknik dan Pengembangan Ir Syaiful Abunawar, serta ratusan warga dan anak panti. Dirut PTSB, Ir Pamudji Rahardjo didampingi Kabag KBL Baturaja, Kamerun Afandi SE mengatakan, PTSB memberikan 3.600 bingkisan kepada warga setempat, sedangkan anak panti yang disantuni berasal dari Panti Asuhan AnNur Baturaja. Dirut PTSB menyebutkan, masih banyak program CSR (Corporate Social Responsibility) seperti membantu korban bencana alam, bidang kesehatan, pengobatan gratis, serta bidang kebersihan. “Tahun 2009 produksi PTSB 1.047.300 ton/tahun. Saat ini PTSB sedang melaksanakan misi tumbuh dengan membangun Pabrik Semen Baturaja II di OKU,” katanya. Pembangunan Pabrik Semen Baturaja II diprogramkan tahun 2011, dengan target produksi 3 juta ton/tahun. (eni)

Wagub Sumsel H Eddy Yusuf, Pangdam II/Swj Brigjen Agus G Pribadi, Ketua TP PKK Sumsel Hj Eliza Alex Noerdin, Bupati OKI H Ishak Mekki, Walikota Pagaralam H Djazuli Kuris, Wakil Walikota Prabumulih Ridho Yahya. Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin dalam amanatnya mengharapkan, ke depan

masyarakat OKU supaya bahu membahu memajukan daerah ini. “Setelah pelantikan ini bupati dan wabup segera berkonsolidasi dengan masyarakat untuk membangun OKU lebih maju lagi,” pesan Alex seraya mengabarkan, Sumsel resmi menjadi tuan rumah SEA Games XXVI Tahun 2011. (trs/eni)

Masih Belum Sempurna LIMA tahun sudah H Mawardi Yahya memimpin Kabupaten Ogan Ilir (OI), hasil pemekaran dari Ogan Komering Ilir (OKI). Sejumlah kemajuan di bidang sosial, ekonomi, dan pemerintahan telah ditorehnya. Bahkan proyek jalan, yang dikerjakan dengan sistem tahun jamak, sepanjang 310 KM kini mulai terlihat manfaatnya bagi masyakarat. Meskipun masih banyak yang rusak dan belum bisa dilalui dengan nyaman, tapi setidaknya keberadaan proyek tahun jamak ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama kawasan yang belum memiliki akses jalan darat, seperti desa-desa di Kecamatan Pemulutan Selatan. Menurut Ketua DPRD OI, Drs H Iklim Cahya MM, banyak kemajuan OI yang sudah dicapai selama kepemimpinan Mawardi Yahya. Tetapi kader Partai Golkar ini tidak menutup mata jika masih ada yang kurang dan belum sempurna. “Yang jelas bupati lebih

mementingkan pembangunan ekonomi masyarakat, sehingga pembangunan kantor Pemkab sendiri dikesampingkan,” katanya. Iklim mengakui, pembangunan ekonomi masyarakat OI memang mengalami kemajuan meskipun masih berada di urutan ke-13 dari kabupaten/ kota di Sumsel. Menurutnya, manfaat pemekaran kabupaten ini sudah terlihat jelas, paling tidak rentang kendali administrasi pemerintahan seperti urusan kependudukan bukan masalah lagi bagi penduduk OI di 16 kecamatan dan 241 desa/kelurahan itu. Iklim menambahkan, kini sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat sudah ada di kecamatan termasuk puskesmas, dan puskesdes di setiap desa. “Saat ini Pemkab mulai membangun areal perkantoran, termasuk rumah sakit di kawasan Tanjung Putus Tanjung Sejaro Indralaya Selatan,” katanya. (trs)


18

SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

Musirawas, Banyuasin, Lubuklinggau

Angkutan Sembako Prioritas ■ Tiga Kantong Istirahat ■ H-7 Truk Melintas Malam BANYUASIN, SRIPO Guna mengantisipasi kemacetan arus kendaraan di ruas jalintim wilayah Banyuasin, yang diperkirakan akan meningkat tajam pada H-3 Idul Fitri 1431 H Tahun 2010 ini, Dinas Perhubungan Kominfo melarang mobil angkutan barang non sembako melintas pada siang hari. Prioritas utama adalah angkutan sembako. “Untuk memantau itu, Dishub membentuk empat pos pemantau arus kendaraan dan menyediakan sejumlah kantong tempat peristirahatan pengemudi,” kata Kepala Dishub Kominfo Banyuasin, Supriadi, SE Minggu (22/8). Menurutnya, untuk mengatasi kemacetan menjelang lebaran nanti, mobil angkutan barang non sem-

bako hanya diizinkan melintas wilayah Banyuasin pada malam hari. “Terhitung H-7, truk sembako kita prioritaskan, karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat, sedangkan truk non sembako boleh melintas malam hari saja,” katanya. Supriadi menyebutkan, pihaknya sudah menyiapkan empat pos pemantaum, di antaranya Sukajadi Talangkelapa, Sembawa, KM 42 Kayuarakuning, dan Desa Duriandaun Betung. “Di empat titik itu juga sekaligus dijadikan tempat kantong persitirahatan pengemudi yang mungkin dalam kondisi mengantuk dan lelah, ditambah kantong-kantong tempat istirahat di sejumlah rumah makan lainnya,” katanya.

Selain itu, untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan teruatam pada siang hari yang diperkirakan akan padat, pihaknya membuat kebijakan pelarangan kendaraan angkutan barang melintas wilayah Banyuasin pada siang hari. Dan truk-truk tersebut baru dapat di berangkatkan pada malam hari. Namun tingkat kemacetan di wilayah Banyuasin kecil kemungkinan terjadi, mengingat ruas jalan yang sudah dalam kondisi mulus dan tidak banyak terdapat pasar tumpah. “Memang di beberapa titik sering terjadi kemacetan seperti KM 12 perbatasan Palembang-Banyuasin, dan sejumlah pasar kalangan seperti pasar Pangkalanbalai, dan Pasar Betung,” katanya. (udn)

SRIPO/SYAIFUDDIN

KANTONG —Rumah Makan BTJ di kawasan Desa Langkan, Banyuasin III, menjadi kantong bagi kendaraan angkutan non sembako menjelang Idul Fitri 1431 H. Foto diabadikan Minggu (22/8).

Serap Aspirasi Ramadan

SRIPO/AHMAD NAAFI

PAKET — Bupati Muba, H Pahri Azhari memberikan paket bantuan Ramadhan kepada masyarakat di Desa Muara Punjung, Babattoman, Jumat (20/8).

Aset Musirawas Rp 2,6 Triliun MUSIRAWAS, SRIPO - Aset Kabupaten Musirawas, hingga akhir Tahun 2009 lalu tercatat mencapai Rp 2,6 triliun. Aset itu terdiri aset lancar Rp 238,219 miliar lebih, kemudian 94 aset investasi jangka panjang dengan nilai Rp 32,072 miliar, aset tetap Rp 2,333 triliun, dan aset lainnya Rp 876,846 miliar. Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Musirawas, H Gotri Suyanto kepada wartawan, Minggu (22/8) mengatakan, aset negera tersebut dibagi menjadi dua macam yaitu, aset bergerak dan aset tidak bergerak. Untuk aset bergerak seperti kendaraan dinas dan kendaraan mesin bermotor, sedangkan aset tidak bergerak berbentuk tanah, gedung jalan, jembatan, rangka bangunan, surat-surat berharga, kesenian dan adat istiadat daerah. Aset yang bersifat material berasal dari belanja negara baik yang dibiayai oleh APBD Musirawas, APBD Sumsel, APBN dan hibah. Sedangkan aset yang tidak bersifat material seperti kesenian dan adat istiadat daerah merupakan kekayaan khas milik masing-masing daerah. “Selain memiliki aset daerah juga memiliki kewajiban yang harus dibayarkan pihak lainnya dalam bentuk hutangan, di mana per 31 Desember 2009 nilainya mencapai Rp 13,161 miliar lebih yang merupakan kewajiban jangka pendek,” tandas H Gotri. (Ant)

SEKAYU, SRIPO - Bupati Muba H, Pahri Azhari yang melaksanakan Safari Ramadan 1431 H di beberapa kecamatan, memanfaatkannya untuk menyerap langsung aspirasi yang disampaikan masyarakat. Selain itu kunjungan di beberapa tempat untuk melihat langsung infrastruktur pembangunan bidang kesehatan dan pendidikan. Dalam kunjungan ke Desa Muara Punjung, Kecamatan Babattoman, Jumat (20/7), Pahari menanggapi berbagai keluhan masyarakat melalui dialog. Melalui safari Ramadan ini, kata Pahri, selain menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menjalin hubungan lebih erat lagi melalui tatap muka langsung. “Saya ingin tahu langsung dari masyarakat, sehingga tidak terkesan men-

dengar dari orang lain yang dilaporkan baik-baik saja, tapi kondisi yang sebenarnya hanya masyarakat yang tahu, sehingga dialog dengan masyarakat sangat dibutuhkan,” kata Pahri seraya menambahkan, pemerintah sangat peduli dengan keadaan pembangunaan, karena tidak ingin keadaan desa menjadi terbelakang. Pahri menambahkan, melalui dana APBD mendatang akan direalisasikan pembangunan masjid dan jalan desa, termasuk pembangunan sekolah dan perkantoran. Camat Babat Toman, Indita Purnama, S.Sos, MM mengatakan, potensi yang ada di Muara Punjung saat ini menggantungkan hidup dari mencari ikan, di samping sebagai petambak ikan dan petani. (naf)

Optimalkan TPR Restribusi

SRIPO/UDN

Supriadi

BANYUASIN, SRIPO - Dinas Perhubungan dan Komimfo Kabupaten Banyuasin terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama sektor retribusi kendaraan yang saat ini terbilang masih ren-

dah. Salah satunya, mengoptimalkan Tempat Penarikan Retribusi (TPR) yang tersebar di tiga wilayah, yakni di Mariana (Banyuasin) I, Kenten Laut (Talangkelapa), dan Simpang Lubuk Lancang Kecamatan Betung. Ke depan juga direncanakan kembali membuka TPR di lokasi yang dinilai potensial menambah PAD Banyuasin, salah satunya di kawasan Airbatu Kecamatan Talangkelapa, dan sejumlah wilayah lainnya. Namun, wacana ini masih harus dikaji kembali mengingat pemerintah masih harus membaca kondisi di lapangan, caranya dengan melibatkan target sasaran. “Tujuanya, agar pelaksanaannya bisa sesuai dengan yang diharapkan atau paling tidak meminimalisir penolakan terutama terha-

dap sopir truk dan Angdes ataupun Angkot,” kata Kepala Dishub dan Kominfo Kabupaten Banyuasin, Supriadi SE MStr, Minggu (22/8). Dia menjelaskan, retribusi kendaraan ini setiap tahunnya menjadi penyumbang PAD, setidaknya untuk satu TPR Rp 3 juta/tahun. Apalagi Banyuasin ini lalulintasnya sangat padat, banyak perusahaan yang beroperasi di sini, tentu-nya akan mampu menggenjot target atau bisa menambah pendapatan retribusi kendaraan, yakni Angdes/Angkot Rp 2.000, truk kecil Rp 3.000, truk besar Rp 4.000. Sementara itu, Bupati Banyuasin Ir H Amiruddin Inoed mengatakan pihaknya mengapresiasi program yang dilaksanakan Dishub dan Kominfo itu. (udn)

Waspadai Makanan Buka Puasa Tiga Sungai Masih Bagus LUBUKLINGGAU, SRIPO Masyarakat Kota Lubuklinggau diingatkan agar mewaspadai makanan dan minuman buka puasa yang kemungkinan mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. “Makanan dan minuman untuk buka puasa banyak dijual pedagang di berbagai tempat, untuk itu warga harus pandai-pandai memilih, karena dikuatirkan ada yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan,” pesan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau, Hj Masnun Syahrin, Minggu (22/8). Munculnya pedagang makanan dan minuman buka puasa, menurut Masnun, sulit dikontrol, sehingga

memungkinkan beredarnya makanan dan minuman yang menggunakan bahanbahan berbahaya seperti pengawet, formalin, boraks, dan rhodamin B. Untuk itu, tambah Ka-disperindag, mulai minggu kedua Ramdahan pihaknya bekerja sama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dinas kesehatan, dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lubuklinggau-Musirawas, akan mengambil contoh makanan dan minuman dari berbagai lokasi untuk diuji di laboratorium, guna mengetahui ada tidaknya zat berbahaya dalam makanan itu. Beberapa zat berbahaya yang harus diwaspadai, kata

Hj Masnun, seperti boraks semacam pengawet, pewarna merah rhodamin-B, dan pewarna kuning metanil yellow, karena dalam jangka panjang dapat menyebabkan warga yang mengonsumsinya terkena gangguan ginjal dan kanker. Selain akan melakukan pengujian menu berbuka puasa, Disperindag berkerjasama dengan instansi terkait juga melakukan pengawasan atas peredaran makanan dan minuman kedaluwarsa, yang biasanya banyak dijual menjelang hari raya. Jika tim menemukan makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya, akan diberikan teguran dan larang penjualan makanan dimaksud. (Ant)

■ Layak Untuk Konsumsi LUBUKLINGGAU, SRIPO Kualitas air di tiga sungai dalam Kota Lubuklinggau, yaitu Sungai Kelingi, Sungai Malus, dan Sungai Lakitan Ulu, hingga kini masih baku mutu yang baik dan layak konsumsi. “Mutu air tiga sungai di Kota Lubuklinggau itu, berdasarkan pengujian sample yang dilakukan, saat ini kualitasnya masih baik dan layak konsumsi,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi kepada wartawan, Sabtu (21/ 8). Menurutnya, mutu air tiga sungai itu didapat dari hasil pengukuran yang di-

lakukan pihaknya bersama konsultan bidang lingkungan hidup pada sungaisungai yang dimaksud secara acak. Status baku mutu air ini ditetapkan dari beberapa klasifikasi seperti baku mutu air berdasar temperatur, zat padat tersuspensi, kandungan Oksigen biologis (BOD), Oksigen kimiawi (COD), kadar keasaman, kadar minyak dan lemak dan E-Coli. Dari pengujian ini sample air yang diambil dari hulu sungai Malus dan hulu sungai Lakitan temperatur airnya paling tinggi yaitu 28,7 derajat celsius, namun masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan dalam peraturan Gubernur Sumsel No.16/2006. Dalam air permukaan terdapat zat organik yang terdiri dari unsur karbon, hydrogen dan oksigen dengan tambahan yang lain seperti belerang dan lainlain yang menyerap oksigen. Adanya ksigen bilogis atau BOD yang digunakan untuk mengurai senyawa organik diair secara biologis inilah yang membuat air menjadi keruh dan berbau, namun jika hal ini mengalami defisit makanan biota air seperti ikan akan kesulitan untuk hidup diair ini. Rata-rata BOD air sungai yang ada di daerah itu kata dia masih diambang batas yang diperbolehkan untuk kualitas air sungai, dengan rata-rata Oksigen 1,5 mg/ liter. Sedangkan untuk keasaman air (pH air) juga masih dianggap normal sesuai dengan karena ketetapan Pergub Suymsel No.16/2006 harus memenuhi kisaran 10 mg/liter sedangkan keasaman air sungai diwilayah Lubuklinggau berkisar 6-9 mg/liter. Untuk menjaga kelestarian dan kebersihan tiga sungai tersebut dia mengimbau kalangan masyarakat daerah itu agar bersamasama menjaga dan tidak membuang sampah atau kotoran lainnya ke sungai. (Ant)


SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

Syok, Perhiasan Rp 300 Juta Raib „ dari halaman 20 RT dan warga tidak berani masuk karena menunggu saya dulu. Pintu rumah sudah rusak dan waktu saya masuk ke kamar yang tidak terkunci, isi perhiasan dalam almari sudah hilang semua,” terangnya. Beberapa barang yang hilang yakni perhiasan emas seberat 90 gram, satu jam tangan Rolex plus surat sertifikat. Lalu sepasang jam tangan Raymon Well, sepasang jam tangan merk Elly, satu buah jam merek Gucci dan jam tangan merek Ebbel. Semua jam ta-

Rusdan Berlebaran di Sel „ dari halaman 20 (DPO) kepolisian. Dari hasil penjualan togel tersangka mendapat komisi sebesar 30 persen. “Tersangka hanya mendapatkan komisi 30 persen dari penjualan. Selain itu, kalau pembelinya memenangkan togel akan kebagian rezeki dari pembeli tadi,” ujar Doni. Demikian, diakui Rusdan, dirinya hanya mendapatkan persen dari

Copet Bus Kota Dihajar Penumpang „ dari halaman 20 mencopet. Apa yang ia perbuat dilakukan secara spontan, karena tanpa sengaja melihat ponsel korbannya di dalam kantong.

Keluarga Jurit Masuk Program Anak Asuh „ dari halaman 9 ngan sepeda yang ia miliki dengan mendapat upah Rp 50 ribu/bulan. “Bayangkan, sebegitu beharganya uang Rp 50 ribu. Mungkin bagi kebanyakan orang, uang itu kecil. Kalau kita bantu dan kita kumpulkan dana dari dermawan, saya yakin bisa mengangkat keluarga asuh lebih banyak lagi.” katanya. Istri Jurit sendiri seharihari membuat kantung plastik dan dijualnya ke Pasar Induk Jakabaring seharga Rp 500/kantung. Pernah suatu hari, si ibu ti-

ngan tersebut menurut korban berbalutkan emas asli. “Lalu ada juga sepasang anting berlian dengan 100 permata. Laptop anak aku juga diambil merk Advance 10 inch,” ujarnya. Menurut Efriansyah, barang berharga tersebut diletakkan dalam laci almari empat pintu. Almari sebelah kanan merupakan lemari khusus istrinya dan lemari sebelah kiri tempat untuk menyimpan jam tangan notaris ini. “Semua barang itu diletakkan dalam laci. Lacinya tidak dikunci dan lemarinya juga tidak terkunci. Karena saya kan sudah tiga puluh tahun tinggal di sini dan memang aman. Jadi saya masih menganggap daerah di sekitar sini pasti aman,”

ujarnya. Namun kepercayaannya selama puluhan tahun tersebut harus dibayar mahal dengan hilangnya beberapa barang berharga yang menurutnya kerugian lebih dari Rp 300 juta. Sebelumnya, dua hari sebelum kejadian, pembantu mereka pulang ke kampung halaman yang berada di Jawa Barat. “Karena pembantu mudik, jadinya rumah kosong. Seminggu ini ada sepeda motor yang sering mondar-mandir depan rumah, dan sering menunggu di simpang jalan. Tapi enggak tahu juga sih, apa iya atau nggak,” ujarnya. Menurut Efri, barangbarang berharga seperti jam tangan merupakan koleksi pribadinya. (mg4)

penjualan dan bagi yang mendapatkan keberuntungan dirinya bisa mendapatkan tambahan dari yang bisa menebak angka yang benar. “Benar Pak saya hanya mendapatkan fi dari penjualan saja,” kata Rusdan. Selain dirinya, masih banyak lagi temannya yang juga mengharapkan persen dari penjualan togel. Namun, mereka lebih beruntung nasibnya bila dibanding dengan dirinya. “Saya lagi sial Pak. Bisa-bisa saya lebaran di tahanan,” sesal Rusda seraya merundukan kepalanya dihadapan wartawan. (std)

Gugup Bertemu Polisi „ dari halaman 20

Saat Fitri hendak turun, ia lalu mencongkelnya dengan tangan dan jatuh seketika. Belum sempat menikmati hasilnya, ia malah ketahuan dan dihajar massa. “Kalau berhasil mau saya jual untuk beli baju lebaran,” ujar warga Jl Sunan Kelurahan Kemas Rindu Kecamatan Kertapati Palembang ini. (mg10)

istrinya. “Biasaya saya beli satu ji, kemudian dipecah menjadi paket kecil dan paket hemat,” imbuh Nursin saat memberikan keterangan kepada petugas. Kapoltabes Palembang Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto melalui Kapolsek IT II AKP Tri Wahyudi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya anggotanya lebih dulu menangkap tersangka Aguscik saat keluar dari lorong, kemudian dikembangkan lagi dan berhasil menangkap Nursin. “Tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek IT II Palembang untuk kepentingan penyidikan,” ujar AKP Tri Wahyudi. (mg10)

dak pulang-pulang sementara hari sudah menjelang sore. Si anak yang hanya tamatan SMP ini lalu mencari ibunya di Pasar Induk dan bertemu. Ternyata kantung plastik yang dijualnya belum habis terjual. Untuk si kembar, kedua minta dikursuskan ke salon

dan menjahit. “Kita kursus mereka ke salon dan menjahit. Anak yang kursus Salon, kita magangkan ke salon-salon ternama di Palembang. Begitu pun yang kursus menjahit, kita ajak ia bergabung di di salah satu usaha konveksi,” katanya. (sin)

Harus Lebih Baik

diah, keikutsertaan saya ikut OSN juga ditanggung Disdik,” ujarnya. Remaja kelahiran 24 Juni 1996 ini bertekad lebih giat belajar dan mengasah keterampilan, khususnya pada Mata Pelajaran Fisika. Sehingga pada OSN berikutnya ia bisa lebih baik dari hasil saat ini. Tidak hanya itu, kediamannya yang terletak di Jl Dwikora II No 1174 B Palembang setia menjadi saksi ketekunan belajar sang jawara. (eko as)

„ dari halaman 9 berikan hadiah berupa satu unit laptop untuknya. Hal itu tentu saja membuatnya berbunga-bunga, dan merasa sangat termotipasi karenanya. “Saya pribadi dan sekolah tentunya sangat berterimakasih. Selain diberi ha-

Kesal Curi Motor Teman „ dari halaman 20 untuk mencuri motor korban yakni dengan purapura meminjam motornya dan tanpa sepengetahuan korban, ia pun menduplikatkan kuncinya di Cinde. Untuk menghilangkan jejaknya, ia pun memilih waktu cukup lama. Dan tanpa disengaja ia pun melihat motor korban sedang diparkir di pelataran Internasional Plaza (IP). Secara spontan sakit hatinya timbul, dan ia pun

Simpan Satu Drum Tuak „ dari halaman 20 dimusnahkan. Sementara pemiliknya hanya diberikan peringatan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Razia yang dipimpin Kapolsek Sukarami AKP Sugeng Riyadi, Camat Alangalang Lebar Kgs Sulaiman Amin dan Camat Sukarami Lisma Feni mulai melakukan penyisiran di Jl Soekarno Hatta Palembang, sekitar Eks lokasisasi Teratai Putih, sepanjang Jl SMB II hingga ke Terminal

Kritis Ditabrak Mobil Patroli „ dari halaman 20 lihat mereka begitu akrab. Kiki begitu manja dengan kakeknya,” ujar Sri (58), istri M Yusup ketika dibincangi di ruang IRD RSMH Palembang. Namun ketika melintas di Simpang Kades, dari arah belakang mereka muncul mobil Patroli Polsek Sukarami Palembang. Entah mengapa seperti kehilangan kendali, mobil tersebut kemudian menabrak tubuh bagian belakang bapak empat anak tersebut. Akibatnya ia berguling di badan jalan tiga kali hingga

Telan Dana Rp 3,5 Triliun „ dari halaman 9 masuk dengan kemampuan mengangkut batubara 60.000 ton. Sementara di Tanjunglago yang saat ini digunakan untuk dermaga

19

langsung melaksanakan aksinya tanpa kesulitan dengan menggunakan kunci yang telah diduplikat sebelumnya. Kemudian, ia pun membawa motor tersebut ke Lahat dan Muaraenim dengan maksud akan dijual. Dan ketika akan bertransaksi di Muaraenim, tiba-tiba ia disergap dan akhirnya ditangkap. “Saya sebelumnya sudah SMS-an dengan teman. Rencananya motor tersebut akan dijual seharga Rp 2,5 juta dan uangnya akan digunakan untuk kebutuhan seharihari,” ujar Al Amin yang mengaku sehari-sehari se-

bagai pedagang sayur di Pasar Jakabaring Palembang. Kapolres Muaraenim AKBP Drs H Yohanes Suharmanto melalui Kasatreskrim AKP Awan Hariono mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari kecurigaan tim Reskrim Polres Muaraenim di bawah pimpinan Kanit Buser Ipda Robert dan Kanit Narkoba Ipda Robi Sugara, atas gerak-gerik tersangka di kawasan GOR Pancasila. Kemudian anggotanya melakukan penyamaran dan berpura-pura bertanya dan bermaksud membeli motornya. Ternyata pan-

cingan tersebut berhasil dan akhirnya disepakati motor tersebut dibeli harga Rp 2,5 juta. Ketika akan dibayar, petugaspun yang menyamar meminta surat-menyurat kendaraan. Ditanya seperti itu, tersangka pun gugup. Karena ada gelagat tidak beres petugas pun langsung mengamankannya dan dari interogasi akhirnya ia mengaku jika motor tersebut adalah hasil curian milik temannya sendiri. “Saat ini, kita sudah koordinasi dengan Poltabes Palembang. Sebab TKP motornya di Palembang,” aku Robert. (ari)

Alang-alang Lebar. Hasilnya, petugas berhasil menyita 1.000 liter lebih minuman keras jenis tuak yang dijual di beberapa warung yang terdapat di ruang jalan. Bahkan satu drum besar berisi tuak diamankan dari sebuah kios pedagang buah tak jauh dari terminal Alang-alang Lebar Palembang. Siti (40) pemilik kios tampak kaget ketika puluhan petugas mendekati kios miliknya. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan berhasil mendapatkan satu drum tuak di dalam kios. Ketika dimintai keterangan, Siti tak banyak bicara. Ia mengaku baru satu minggu berjualan tuak dan

hanya melayani orang-orang tertentu saja. “Suami tidak tahu tuak itu beli dari mana, karena suami saya yang mengurus semuanya,” imbuh Siti ketika memberikan keterangan kepada petugas. Kapolsek Sukarami AKP Sugeng Riyadi yang langsung terjun kelapangan mengatakan, jika razia yang dilakukan kali ini sebenarnya fokus kepada penyakit masyarakat (pekat). Termasuk sasaran lain diantaranya hotel dan penginapan serta cafe. Namun seteleh melakukan razia dibeberapa penginapan dan kafe, ternyata hasil nya nihil. Hingga pihaknya menyi-

sir warung-warung di pinggir jalan dan menemukan minuman keras jenis tuak dalam jumlah cukup besar. “Razia seperti ini akan rutin dilaksanakan guna menjaga kekhusyukkan umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa,” ujar AKP Sugeng Riyadi. Sementara itu Kgs Sulaiman Amin Camat Amat Alang-alang Lebar didampingi Lisna Risma Feni Camat Sukarami akan memberikan teguran kepada pedagang yang menjual minuman keras. Jika masih membandel, mereka akan diberikan sanksi lebih tegas seperti izin usahanya akan dicabut. (mg10)

bagian kepalanya mengenai aspal. Namun beruntung, Kiki yang saat itu berada tidak jauh dari M Yusup terhindar dari tabrakan. Warga yang saat itu sedang ramai asmara subuh segera mendekat. Mereka kemudian meminta pertanggungjawaban oknum polisi yang berada di dalam mobil. Namun anehnya, meski banyak warga yang melihat kejadian itu oknum polisi enggan bertanggung jawab. Para oknum polisi berkilah, jika bukan mobil yang mereka bawa yang menabrak. Namun kendaraan lain yang masih belum diketahui. Keberadaan mereka di sana hendak melakukan olah TKP. “Mereka bilang itu kor-

ban tabrak lari. Padahal beberapa warga termasuk saya yang berada tidak jauh dari tempat kejadian melihat kejadian itu,” ujar pria yang turut serta membawa M Yusup Ke rumah sakit, namun enggan menyebutkan namanya. M Yusup kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan. Karena kondisinya terus memburuk, ia kemudian dirujuk ke RSMH Palembang. Akibat peristiwa tersebut, kakek lima orang cucu ini menderita pembekuan otak akibat benturan di bagian kepala. Hingga kini ia masih kritis dan belum sadarkan diri. Kapoltabes Palembang Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto ketika dikonfir-

masi mengatakan, jika ia sudah mengetahui kejadian tersebut. Menurutnya, ia sudah memerintahkan kapolsek Sukarami untuk menyelidiki kasus tersebut. “Apakah murni kecelakaan atau kelalaian petugas kita belum tahu, kasus ini masih akan diselidiki lagi. Jika anggota saya bersalah, maka akan mendapat sanksi sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto. Sementara itu Kapolsek Sukarami Palembang AKP Sugeng Riyadi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai kecelakaan terseut. (mg10)

sementara pengumpulan batubara dari Lahat, memiliki kedalaman empat meter sehingga hanya kapal tongkang yang bisa merapat. Dari hasil kajian nilai ekonomis, jika Dermaga batubara di Tanjungcarat harga batubara bisa menjadi 5-6 dolar/ton karena mobil pengangkut lang-

sung bisa ke kapal sehingga muatan batubara 60 ribu ton bisa selesai satu setengah hari karena kapal besar yang mengangkutnya. Sedangkan di dermaga di Tanjunglago untuk memuat 30-40 ribu butuh waktu 11 hari. Areal Dermaga batubara Tanjungcarat berada di luar kawasan hutan bakau

dan tidak menganggu kawasan TAA. Dari 2000 hektare yang disediakan, hanya 1000 hektare yang dibangun kawasan dermaga. “Kinerja Pelindo Cabang Palembang mengalami peningkatan sehingga memberikan kontribusi kepada masyarakat Sumsel,” katanya. (sin)


SRIWIJAYA POST Senin, 23 Agustus 2010

20

Syok, Perhiasan Rp 300 Juta Raib ■ Maling Bobol Rumah Notaris PALEMBANG, SRIPO — Efriansyah syok meratapi perhiasannya senilai Rp 300 juta di rumahnya Jln Taman Sari II RT 2 RW 1 No 64 Kelurhan Srijaya Alang-Alang Lebar dibobol pencuri, Sabtu (21/8) pukul 11.00. Pria yang membuka kantor Notaris di Kayuagung saat ditemui mengenakan baju kaos lengan pendek berkerah dan celana di atas lutut menuturkan mengenai peristiwa pencurian yang dilakukan di siang hari. “Saya waktu itu mau jemput anak saya pulang sekolah. Bersama istri dan anak bungsu yang mau beli makanan untuk buka pua-

sa nanti, kami berangkat ke sekolah setelah mengunci pintu rumah sekitar pukul 10.15,” jelasnya. Didiga pencurian terjadi saat Efri menjemput anak pulang sekolah di Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 16, pukul 11.00. Kemudian setelah menutup pintu pagar tanpa dikunci gembok, mereka berangkat menggunakan mobil Toyota Avanza hitam. “Kami biasa-biasa saja berangkat, nggak ada firasat apa-apa. Sekitar pukul setengah dua belas, saya ditelepon oleh Pak RT Masud yang bilang kalau pintu rumah saya dibuka paksa,” ujar bapak tiga

anak ini. Lalu Efriansyah menelepon istrinya yang berada di luar kelas dan menceritakan hal tersebut. “Setelah saya pergi, pengantar air minum galon Aqua yang pakai mobil, langganan saya, datang ke rumah dan langsung buka pagar. Tapi saat mau panggil, dia lihat pintu rumah rusak dan lapor pak RT. Pak Masud lalu telepon saya,” terangnya. Berempat mereka pulang ke rumah dan melihat beberapa warga ramai berkumpul di halaman depan rumah bercat hijau. “Pak „ ke halaman 19

SRIPO/ISWAHYUDI

LENGANG — Rumah Efriansyah tampak lengang pasca pencurian. Foto diambil Minggu (22/8).

Kesal Curi Motor Teman MUARAENIM, SRIPO — Karena sakit hati, Al Amin (30) warga Rumah Susun Palembang, nekat mencuri motor Jupiter BG 5798 RB milik temannya Dedi (22) yang berprofesi sebagai guru honorer di Banyuasin. Tersangka dibekuk ketika akan bertransaksi jual beli motor, Sabtu (23/8) malam di kawasan GOR Pancasila Muaraenim. “Saya sakit hati dengan Dedi (korban, red), sebab dia telah merusakan motor saya tetapi tidak mau mengganti,” kilah bujangan ini di Mapolres Muaraenim. Al Amin mengaku jika aksi pencurian tersebut baru dilakukannya satu kali. Hal tersebut didorong karena ia sakit hati dengan korban beberapa waktu lalu pernah meminjam motornya tetapi ketika dikembalikan rusak jari-jari motornya. Sampai saat ini belum diganti. Atas hal tersebut timbullah niat jahatnya

SRIPO/ARDANI ZUHRI

„ ke halaman 19

PELAKU CURANMOR — Al-Amin (30) berbaju singlet warga Rumah Susun Palembang, nekat mencuri motor Jupiter BG 5798 RB milik temannya Dedi (22).

Gugup Bertemu Polisi

Rusdan Berlebaran di Sel KAYUAGUNG, SRIPO — Rusdan alias Adan (25) warga dusun 2 Desa Teloko Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tampaknya harus merayakan lebaran di jeruji besi. Pasalnya tersangka tertangkap tangan oleh polisi sedang merekap gelap (Togel) di wilayahnya, Minggu (22/8). Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum dilakukan penangkapan terhadap tersangka, Kasat Reskrim AKP Doni Satria Sembiring SH SIk mendapat informasi melalui via pesan singkat, SMS dari warga yang sudah resah dengan maraknya togel di desa tersebut. Mendapat SMS tadi, Doni tak mau menyia-yiakan info jelas dari masyarakat. Doni, lalu memberikan informasi pada tim buru sergap (Buser) dipimpin Kanit Pidum Ipda Apromico untuk melakukan penyidikan dan penangkapan terhadap tersangka. Pada akhirnya, tersangka sore

■ Pengedar Jatuhkan Narkoba

itu, ternyata benar sedang melakukan rekap togel. Tak berkuti ketika beberapa polisi yang mengenakan pakaian preman mengetuk pintu dan masuk seraya mengatakan, jangan bergerak. “Polisi mendapat informasi dari masyarakat melalui pesan singkat. Dari petunjuk inilah, saya tak mau menyia-yiakan kerja sama masyarakat, lalu saya meminta Kanit Pidum untuk melakukan pengecekan dan ternyata benar apa yang disampaikan oleh masyarakat tadi,” kata Kapolres OKI AKBP Slamet Widodo SIk melalui Kasat Reskrim AKP Doni Satria Sembiring SH SIk. Masih kata Doni, saat dilakukan pemeriksaan tersangka mengakui kalau dirinya baru melakukan penjualan togel di bulan ramadhan. Tersangka diajak Asnuriwal warga Desa Teloko yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang „ ke halaman 19

SRIPO/MAT BODOK

Tersangka Rusdan alias Adan (25) didampingi anggota Polres OKI.

Kritis Ditabrak Mobil Patroli

DITABRAK — M Yusup dirawat di IRD RSMH Palembang ditemani istrinya Sri, Minggu (22/8). Ia diduga ditabrak mobil Patroli Polsek Sukarami Palembang.

PALEMBANG, SRIPO — Berniat hendak olahraga guna memulihkan tubuhnya yang terkena stroke, M Yusup (62) malah kritis ditabrak mobil patroli Polsek Sukarami Palembang, Minggu (22/8) sekitar pukul 06.00. Akibatnya ia

menderita luka serius di bagian kepala dan hingga kini belum sadarkan diri. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melarikannya ke rumah sakit guna mendapat perawatan. M Yusup sudah menderita stroke sejak tiga tahun

yang lalu. Ia kemudian disarankan dokter agar rajin bergerak supaya tubuhnya cepat pulih. Hingga ia rutin berolahraga setiap pagi, meskipun hanya berjalan kaki tidak jauh dari kediamannya di Jl SMB II Lorong Durian RT 17 RW 4 Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang persis di belakang RS Bersalin Rika Amelia. Sekitar pukul 05.30, seperti biasa ia keluar rumah untuk berolahraga. Mantan sopir bus kota tersebut lalu mengajak serta Kiki (6) cucunya untuk menemaninya. Keduanya kemudian berjalan menuju simpang Kades dengan tidak menggunakan alas kaki. Kakek dan cucu ini tampak akrab sekali, sesekali mereka terlihat tertawa karena kiki mengeluarkan lelucon. “Saat keluar rumah, saya „ ke halaman 19

PALEMBANG, SRIPO — Mental Aguscik (33) untuk berkecimpung di dunia narkoba memang belum memadai. Sesaat setelah melakukan transaksi dengan bandar narkoba Sabtu (21/08), Ia bertemu dengan anggota kepolisian yang sedang patroli. Karena gugup, tanpa sadar ia menjatuhkan sabu-sabu yang ia sembunyikan di telapak kaki. Tak ayal, polisi kemudian langsung menangkapnya dan memintanya menunjukan tempat persembunyian Nursin (55) sang bandar. Hingga keduanya berhasil dibekuk dan diamankan di Mapolsek IT II Palembang. Aguscik yang sudah tiga bulan menjadi pengedar, mendatangi rumah Nursin sang bandar di Jl Slamet Riyadi Lorong Sawah RT 20 Kelurahan 13 Ilir Palembang sekitar pukul 00,10. Ia sudah sering membeli barang dari Nursin, hingga diantara keduanya terjalin

hubungan bisnis yang cukup baik. Rencananya, Aguscik hendak membeli satu paket kecil seharga Rp 200 yang akan di jual lagi pada pelanggannya yang telah memesan. Ketika hendak pulang dengan mengendarai sepeda motor, di ujung lorong ia berpapasan dengan anggota Polsek IT II Palembang yang sedang berpatroli. Petugas yang awalnya hanya melintas, langsung mendekati Agus yang mukanya tampak pucat seketika saat melihat polisi. Agus kelihatan sangat gugup, dan tanpa sadar menjatuhkan bungkusan narkoba yang ia simpan di telapk kaki ke tanah. Petugas pun langsung memeriksa bungkusan klip tranparan tersebut, dan mendapati satu paket kecil sabu. “Saya tidak tahu, ketika melihat polisi kaki saya langsung gemetaran,” ujar Aguscik Warga Jl Slamet Riyadi Lorong Sawah Kidl

Darat RT 24 RW 1 Kelurahan Kuto Batu IT II Palembang. Petugas pun langsung menangkap Agus dan memintanya menunjukan tempat kediaman sang bandar. Dari nyanyiannya, dalam waktu singkat petugas barhasil menangkap Nursin di rumahnya. Dari hasil penggeledahan berhasil ditemukan dua paket kecil sabu yang disembunyikan di dalam lemari pakaian. Menurut Nursin, ia mendapatkan sabu tersebut dari temannya Endog di kawasan 15 ilir Palembang. Sudah sejak tiga bulan ini, ia menjadi bandar dan sudah tiga kali membeli narkoba dari Endog. Setiap paket kecil, ia mampu meriah untung sekitar Rp 30 ribu. Bapak satu orang anak ini mengaku terpaksa menjual narkoba karena tidak mempunyai pekerjaan, sedangkan ia butuh uang untuk menghidupi anak dan „ ke halaman 19

Copet Bus Kota Dihajar Penumpang PALEMBANG, SRIPO —Aksi Andi (31) dihajar penumpang kedapatan mencopet ponsel milik Fitri Atrianti (18) Mahasiswi salah satu PTS di Palembang, Minggu (14/8). Pelaku kemudian diserahkan ke Mapolsek Sukarami Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Awalnya Fitri Atrianti naik bus kota jurusan kertapati-KM 12 dari pasar 16 Ilir. Mahasiswi semester tiga ini hendak pulang ke rumahnya di kawasan Jl Kol Barlian Km 10, setelah berbelanja berbagai keperluan. Di Jl Jend Sudirman persisnya di depan IP, kemudian naik seorang pria yang langsung duduk di sebelahnya. Saat Fitri hendak turun, ia lalu hendak mengambil ponsel miliknya yang diletakan di saku baju sebelah

kiri. Alangkah kagetnya ia, ketika mengetahui ponsel miliknya sudah raib entah ke mana. Ia kemudian curiga dengan pria yang duduk di sebelahnya, karena sejak tadi menunjukan gelagat tidak baik. Ia pun berteriak meminta tolong kepada penumpang lain. Sadar jika aksinya ketahuan, Andi berusaha melarikan diri. Namun langkahnya terhenti, setelah salah satu penumpang berhasil menangkapnya. “Dia dari tadi tampak gelisah saat duduk disebelah saya,” ujar Fitri Atrianti ketika memberikan keterangan kepada petugas. Sementara menurut pengakuan Andi, ia tidak mempunyai rencana untuk

BARANG BUKTI — Seorang wartawan menunjukkan barang bukti tuak, Minggu (22/8). Razia dilakukan tim gabungan dari Polsek Sukarami, pihak kecamatan Sukarami dan Kecamatan Alang-alang Lebar.

„ ke halaman 19

„ ke halaman 19

SRIPO/TOMMY SAHARA

Simpan Satu Drum Tuak PALEMBANG, SRIPO — Razia gabungan Polsek Sukarami, Kecamatan Sukarami dan Kecamatan Alang-alang Lebar berhasil menyita 1.000 liter lebih miras jenis tuak, Sabtu (21/8) sekitar pukul 21.00. Petugas berhasil mene-

mukan satu drum tuak yang dijual seorang pedagang buah tak jauh dari terminal Alang-alang Lebar. Tuak tersebut kemudian diamankan di Mapolsek Sukarami Palembang untuk


Sriwijaya Post Edisi Senin 23 Agustus 2010  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you