Page 1

RABU 22 JUNI 2011

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

MANAGED BY

ECERAN RP 2.000

24 HALAMAN

Model Bom Rakitan Terbaru ■ Terdiri dari Lima Rangkaian ■ Satu Besar dan Empat Rangkaian Kecil

LUBUKLINGGAU, SRIPO — Polisi memperkirakan model bom paket yang meledak di SM Swalayan Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatra Selatan, Sabtu (18/6) lalu dan melukai pemiliknya, merupakan model rakitan terbaru. “Dari identifikasi tim Densus 88 dan Labfor Mabes Polri, nampaknya bom ini model rakitan terbaru.

Karena paketnya bukan terbagi menjadi dua rangkaian tapi lima rangkaian, yang terdiri dari rangkaian besar dan empat rangkaian kecil. Jika semuanya meledak maka dapat menimbulkan korban jiwa dan kerusakan yang parah,” kata Kapolres Kota Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan, Selasa (21/6). Paket bom yang meledak dan melukai Hindra Sumarjono, pemilik SM Swalayan terseb u t kata

dia, berdaya ledak rendah dan merupakan salah satu dari rangkaian kecil. Sedangkan

satu rangkaian besar dan tiga rangkaian kecil lainnya tidak meledak dan saat ini sudah diledakkan oleh tim Jibom Densus 88 untuk diketahui isinya.

Rangkaian kecil yang tidak sempat meledak tersebut tambah dia, berfungsi untuk memanaskan rang„ ke halaman 7

Anggota DPRD Muba Tertangkap Nyabu S E K AY U , SRIPO — Salah seorang yang diduga anggota DPRD Musi Banyuasin (Muba) berinisial MC (30) ditangkap Satuan Unit Narkoba Polres Muba saat nyabu di mess DPRD Muba, Selasa (21/6) sekitar pukul 18.00. Yang bersangkutan beserta barang bukti berupa pirek, korek gas, dan plastic bekas bungkus sabu diamankan di Polres Muba. Pantauan Sripo, informasi terkait hal ini menyebar di kalangan wartawan yang berada di Sekayu, dan langsung mendatangi ruangan Kasat Narkoba, Djoko S. Sayangnya ruangan tersebut tertutup rapat, sehingga tidak terlihat siapa saja yang ada di dalamnya. Sekitar setengah jam berselang, Djoko S pun keluar ruangan dan menemui wartawan seraya mengatakan belum bisa memberikan keterangan. Sementara di ruangannya tidak ada siapa-siapa. Kondisi ini menimbulkan rasa penasaran bagi sejumlah wartawan hingga muncul duga-

Satu Saksi Stres LUBUKLINGGAU, SRIPO — Satu dari tujuh orang saksi yang diperiksa oleh petugas di Mapolres Lubukling- gau terkait peledakan bom di SM Swalayan beberapa hari lalu, kini diduga mengalami stres. Dia adalah H (48), yang sudah menjalani pemeriksaan di Mapolres Lubuklinggau sejak Minggu (19/6). H diduga mengalami tekanan mental karena tak kuat menjalani pemeriksaan „ ke halaman 7

an yang bersangkutan kabur melalui pintu jendela bagian belakang. Namun dugaan tersebut tidak terbukti, sampai akhirnya wartawan langsung menghubungi Kapolres, AKBP Toto Wibowo yang kemudian melimpahkan kepada Wakapolres untuk memberikan keterangan sementara kepada wartawan. Kepada wartawan Wakapolres Muba, Kompol Rade Sinambela mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan yang bersangkutan adalah anggota dewan. . “Kita belum bisa mengatakan yang bersangkutan ini anggota dewan. Sebab KTP-nya dia wiraswasta, dan beralamat Sukabangun I Palm View Blok D7 Palembang. Penangkapan dilakukan atas laporan warga,” tegasnya. Kendati pihak Polres belum bisa memastikan dugaan yang bersangkutan adalah anggota dewan. Namun dilihat dari identitas beserta foto yang ada di KTP, sangat mirip dengan salah seorang anggota DPDR Muba dimaksud. (mg1)

Usulan Seminar Sriwijaya

Bambang Capim KPK Gemar Naik Ojek (2-Habis)

Provinsi Sumsel Jadi Provinsi Sriwijaya

Takut KPK Banyak Musuh

PALEMBANG, SRIPO — Seminar Sriwijaya yang digelar Yayasan Pendidikan Pusri bersama Sriwijaya Post-Sriwijaya TV, di Gedung Serba Guna Komplek PT Pusri Palembang Jl Mayor Zen Palembang, Selasa (21/6) berlangsung cukup semarak. Seminar dihadiri ratusan peserta yang sebagian besar adalah guru dan dosen, menghadirkan tiga pembi-

cara, yakni Erwan Suryanegara penulis Buku Sriwijaya sebagai pembicara utama. Selain itu ada dua pembicara pendamping, Kepala Balai Arkeologi Palembang Nur Hadi Rangkuti dan Pemred Sriwijaya Post Hadi Prayogo. Seminar ini dimoderatori Sekred Sripo H Salman Rasyidin. Sebelum seminar dilakukan penandatanganan ser-

tifikat pencanangan Sriwijaya Bangkit, oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Periwisata Sumsel M Jhonson mewakili Gubernur Sumsel bersama perwakilan pendukung acara termasuk Kapendam II/Sriwijaya Kolonel (Arm) Jauhari Agus. Sriwijaya Bangkit ini nantinya akan melakukan ke„ ke halaman 7

SRIPO/ZAINI

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel M Jhonson (baju seragam SEA Games), Kapendam II Sriwijaya Kolonel Arm Jauhari Agus (baju dinas lapangan TNI AD), Pemred Sripo Hadi Prayogo (batik merah), bersama perwakilan pendukung Sriwijaya Bangkit, foto bersama usai pencanangan Sriwijaya Bangkit, di Gedung Serba Guna Pusri, Selasa (21/6).

“KALAU Pak Bambang jadi pimpinan KPK, saya nggak mau lagi ngojekin Pak Bambang. Takut, KPK banyak musuhnya, musuhnya koruptor,” kata Agus, pengendara sepeda motor atau tukang ojek langganan Bambang. Ia biasanya

mengantarkan Bambang dari Stasiun Gondangdia Jakarta Pusat ke kantor Bambang di Gedung Citylofts Jalan KH Mas Mansyur juga di Jakarta Pusat. Senin (20/6) pagi itu adalah hari terakhir pendaftaran pimpinan KPK, yang di-

Aa Gym Wajib Bayar Rp 100 Juta GUGATAN cerai talak KH Abdullah Gymanstiar atau Aa Gym dikabulkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Agama Bandung, Selasa (21/6). Dalam persidangan Aa Gym diwajibkan membayar biaya Rp100 juta untuk memenuhi kebutuhan istri pertamanya, Ninih Mutmainah atau Teh Ninih. “Pemohon (Aa Gym) diwajibkan membayar biaya sebesar Rp100 juta kepada termohon (Teh Ninih) untuk biaya Mut`ah (uang pembesar hati), Idah (uang makanan) dan Kiswah (uang baju),” kata Hakim Ketua Acep Saeffudin, dalam pembacaan cerai talak Aa Gym. „ ke halaman 7

manfaatkan Bambang Widjajanto, mantan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendaftar kepada panitia seleksi. Ini kali ketiga ia mendaftar calon pimpinan KPK. Meski punya agenda penting, pria sederhana ini

masih saja menggunakan jasa ojek dan kereta api berangkat dari rumahnya di Kampung Bojong Lio, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat. „ ke halaman 7


2

SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

SALAM SRIWIJAYA

Pengiriman TKI Harus Dimoratorium RUYATI, Tenaga Kerja Wanita Indonesia dipancung di Mekkah, Sabtu (18/6). Ia terbukti bersalah membunuh majikannya, Khairiya binti Hamid Mijlid. Hingga kini, belum diketahui motif pembunuhan yang dilakukan Ruyati. Beberapa media resmi Arab hanya melaporkan wanita asal Indonesia bersalah membunuh dengan menyerang korbannya berulang kali pada kepala dan menikam bagian leher menggunakan pisau daging. Semua kabar pahit terekspose di media selama tiga hari terakhir ini. Pemerintah cuma bisa bilang prihatin. Juga membantah bahwa posisi tawar Indonesia lemah dengan Arab Saudi. Ironisnya, hukuman itu hanya berselang beberapa hari pasca pidato Presiden SBY di Jenewa, Swiss, tentang perjuangan Indonesia pada buruhnya yang bekerja di luar negeri. Tamparan keras pun terpaksa diterima pemerintah. Pemerintah hanya bisa menerima kabar duka tanpa melakukan upaya banding terlebih dahulu. Selembek inikah kita dalam berdiplomasi dengan negara lain. Tidak bisakah kita bersikap tegas. Peristiwa seperti ini tidak akan pernah terjadi di masa pemerintahan Presiden Soekarno. Dengan gertaknya yang luar biasa Bung Karno pasti akan memerintahkan seluruh TKI yang bekerja di Arab Saudi untuk pulang ke Tanah Air. Bukankah lebih baik hujan batu di negeri sendiri ketimbang hujan emas di negeri orang? Kapan lagi pula kita akan bersikap tegas pada pemerintahan Arab Saudi. Kalau dari awal hubungan diplomatik kita dengan Arab Saudi soal TKI setara tentu tidak akan terjadi pemenggalan pancung itu. Sudah seharusnya, pemerintah melakukan moratorium pengiriman TKI ke luar negeri selama jaminan perlindungan terhadap para TKI tersebut belum bisa terpenuhi. Dengan memoratorium pengiriman TKI ada dua manfaat yang bisa dicapai. Pertama, di mata Arab Saudi kita akan jadi bangsa yang punya harga diri. Biarkan saja pemerintah Arab Saudi kelabakan tanpa TKI. Kedua, di dalam negeri pemerintah harus bekerja keras untuk menata ulang semua peraturan tentang pengiriman TKI. Pro kontra pasti akan bermunculan. Tapi, kalau kita mau kasus Ruyati tidak terulang lagi upaya serius ini harus dilakukan. Pemerintah harus menyosialisasikan pemahaman tentang hukum di negara yang akan dituju. Kedua, soal tunjangan dan gaji yang harus dijaminkan dan ditanggung oleh agen. Aspek jaminan pembayaran gaji harus tepat waktu. Sementara itu, sudah saatnya pula melalui diplomasi yang tegas pemerintah harus menekan pemerintah Arab Saudi agar penerapan hukuman pancung segera dihentikan. Bukankah Hukum Amnesti Internasional telah lama mengutuk penggunaan hukuman pancung. Semoga peristiwa Ruyati tidak akan pernah terulang lagi. Untuk itu, kita minta Presiden SBY melakukan sesuatu yang bisa membuat kita semua lega.

POJOK Wajah lama mendominasi pencalonan pimpinan KPK Tua atau muda, toh korupsi jalan terus! Walikota: Warga kota tak perlu panik atas ancaman bom Siapo yang panik, Mang? Warga Sako Baru melapor kebanjiran akibat pembangunan ruko Perilaku orang berkuasa dan berduit!

Pelebaran Jalan Kol H Barlian Kepada Yth Dinas PU dan Tatakota Palembang. Saya mau menanyakan kapan pelebaran jalan Kol H Barlian itu akan selasai? Sebab pelebaran membuat macet. Kalau saya tidak salah, pekerjaan pelebaran tanah itu sudah lebih dari 2 bulan dan sekarang saya lihat ditelantarkan saja tidak

terlihat ada yang mengerjakannya. Kalau tidak mau dikerjakan jangan dibongkar jalannya membuat jelek pemandangan apalagi sudah banyak pohonpohon yang ditebang. Mohon ditindaklanjuti, terima kasih. 081273095015

Bukan Proyek Kota Palembang JAWAB PERLU kami informasikan bahwa peng-erjaan pelebaran jalan di Kol H Barlian Palembang bukan dilakukan Dinas PU dan Tata Kota Palembang. Jalan Kol H Barlian masuk dalam kapasitas jalan provinsi sehingga kewenangan ada pada Pemprov Sumsel. Pengerjaan pelebaran jalan dilakukan pihak PU Provinsi. Demikian untuk dimaklumi. (saf) H Aminoto Kabag Humas Pemkot Palembang

SRIPO/ZAINI

PASANG KABEL — Dua pekerja PT PLN (Persero) memasang kabel di gardu induk Jalan Inspektur Marzuki Pakjo, Kamis (16/6/2011)

DOK SRIPO

Pelanggan PLN Kecewa YTH Kacab PLN di Palembang. Saya warga Sukarami kaget TDL kok naek 25 % menjadi 2 kali lipat dari biasanya. Kami sebagai pe-

langgan merasa kecewa ketika mau bayar, apa benar pak TDL naik? Mohon jawabannya, terima kasih.

Lampu Simpang Dogan Mati KEPADA Bapak Dinas penerangan jalan. Tolong lampu jalan simpang do-

gan mati kami warga sekitar agak kurang aman. Mohon perhatiannya,Kepada

Sripo kami ucapkan terima kasih. 08127940270

081274727770

Tidak Ada Kenaikan

Cek ke Lapangan

JAWAB

SALAT

JAWAB

PERLU kami informasikan bahwa saat ini PLN tidak menaikkan tarif Dasar Listrik (TDL), kalaupun ada kenaikan pasti sebelumnya sudah kami informasikn terlebih dahulu. (sta) Hormat Kami Selamat DS Deputy Manager Humas PT PLN Wilayah S2JB

TERIMA kasih atas informasinya. Kita akan cek ke lapangan dan segera akan dilakukan perbaikan. (mg15) Ir H Taufik Sya’roni MM Kadis Penerangan jalan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Palembang DOK SRIPO

DOK SRIPO

RABU 22 JUNI 2011 20 RAJAB 1432 H ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 11.59 WIB : ....15.21 WIB :.... 18.00 WIB : ... 19.11 WIB

KAMIS 23 JUNI 2011 21 RAJAB 1432 H SUBUH : 04 .39 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, K Arpan, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Ahmad Naafi, Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Herman Danawi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER

140 x 7


SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

3

Pesan 20 Jet Embraer 190 n Maskapai Sriwijaya Air JAKARTA, SRIPO — PT Sriwijaya Air secara resmi memesan sebanyak 20 pesawat jet Embraer 190 (E 190) dengan hak untuk pembelian lebih dari 10 pesawat. Pemesanan tersebut diumumkan oleh Embraer dalam rilis tertulisnya, Selasa (21/6) yang diterima Sripo bersamaan dengan pagelaran Paris Air Show 2011. Disebutkan dalam keterangan tersebut, nilai total dari perjanjian kesepakatan sesuai daftar harga adalah sebesar 856 juta dollar AS berdasarkan kondisi ekonomi di bulan Januari, dan jika semua hak atas pembelian tersebut direalisasikan akan mencapai 1,28 miliar dollar AS. Presiden Penerbangan Komersil Embraer, Paulo Csar de Souza e Silva mengatakan, pemesanan ini sangat penting bagi kemampuan Embraer. Selain itu akan lebih meningkatkan pemakaian E 190 untuk dapat beroperasi da-

lam lingkungan geografis yang beragam seperti Indonesia. “Di Indonesia penerbangan menjadi sarana yang penting untuk menghubungkan bisnis utama dengan pusat pariwisata, dan hal ini merupakan langkah besar. Kami sangat senang Sriwijaya dapat memanfaatkan kualitas terbaik pesawat E190 untuk mencapai strateginya, “ kata Paulo. E190 Sriwijaya Air akan dilengkapi dengan 100 kursi dalam konfigurasi single-class. Maskapai ini mengidentifikasi kebutuhan armadanya atas pesawat 100-kursi untuk menggantikan armada yang berukuran kecil, mencapai tujuan ekspansi, menambah frekuensi baru di pasar domestik, serta merintis layanan nonstop terbaru di seluruh wilayah. CEO Sriwijaya Air, Chan-

dra Lie menambahkan, pihaknya memilih Embraer 190 karena sesuai dengan strategi perusahaan yaitu untuk pengembangan pasar baru tanpa henti dimana hal ini menjadi tidak ekonomis apabila menggunakan pesawat yang lebih besar.

Sriwijaya berencana untuk membangun operasi hub and spoke bagi operasi angkutan penerbangannya di seluruh Indonesia. Agar bias menghubungkan dengan daerah-daerah terpencil, maka maskapai tersebut memutuskan untuk menggunakan pesawat kecil yaitu pesawat buatan Brasil tersebut. Varian E190 dianggap sesuai dengan kualitas ban-

dar udara kelas menengah di Indonesia dan tingkat kenyamanan yang superior memungkinkan kami untuk menambah kapasitas, seperti mengembangkan rute, sehingga dapat meningkatkan pengalaman terbang ke seluruh Indonesia bagi seluruh masyarakat. Jenis pesawat baru juga memungkinkan kita mengalokasikan pesawat jet yang berukuran lebih besar ke rute lain, yang lebih sesuai dengan kebutuhan rute tersebut. Sriwijaya Air bermaksud mengoperasikan E190 di Cengkareng di Balikpapan,

Makassar, Surabaya dan Medan. Pesawat jet ini memberikan fleksibilitas bagi Sriwijaya Air untuk

beroperasi di rute antar kota dengan jarak hingga 2.300 mil laut (4.260 kilometer).(TC)

PESAWAT BUATAN BRASIL l E190 Sriwijaya Air l Dilengkapi dengan 100 kursi dalam konfigurasi single-class l Pesawat ini dinilai sesuai dengan kualitas bandar udara kelas menengah di Indonesia lAkan beroperasi di Cengkareng, Balikpapan, Makassar, Surabaya dan Medan l Fleksibel dalam beroperasi di rute antar kota dengan jarak hingga 2.300 mil laut (4.260 kilometer)

IST

E190 Sriwijaya Air

Pesan Menu Rp 200 Ribu

LPG 12 Kg 59 Menu Masakan Minang Free Karaoke Enam Jam Bakal Naik

PALEMBANG, SRIPO — Bagi yang hobi karaoke, Selebriti Karaoke Cafe yang berlokasi di Jalan Petanang Palembang, menawarkan berbagai program promo bagi pengunjung. Seperti Promo Free Room, kata Deddy Assistent Manager Selebriti Cafe, cukup dengan memesan menu senilai Rp 200 ribu akan mendapatkan paket karaoke gratis dari pukul 11.00 hingga 17.00. “Promo berlaku di room deluxe berkapitas untuk delapan Penyanyi Home orang,” kata Deddy. Sedangkan untuk room Executive hanya dengan memesan menu Rp 300 ribu, juga akan mendapat gratis selama enam jam karaoke dari pukul 11.0017.00. Selain itu, kata Deddy, dapatkan juga kupon bebas karaoke hanya dengan memesan menu Rp 100 ribu, bisa berkaraoke gratis pada jam yang sama. “Sedangkan untuk kupon diskon 70 persen, dengan minimal pemakaian tiga jam, diskon room 70 persen setiap jamnya, “pungkas Deddy. Bagi yang belum bisa berkaraoke, tambah Deddy, Selebriti menyediakan belajar karaoke, diskon 60 persen setiap jam kelipatan di room deluxe. Untuk menu paket pesta, tambah Deddy, hanya dengan memesan menu Rp

SRIPO/ZAINAL PILIANG

Band selebriti tengah tampil.

2,6 juta, nikmati jug karaoke gratis selama empat jam di Room Michael Jackson dan President Suite untuk 20 orang. Selebriti Karaoke berada di lantai dua dengan fasilitas ruangan sebanyak 26 room, terbagi beberapa tipe Deluxe, Executive, Suite, President Suite, dan VVIP Suite Room. “Room karaoke kami rancang dengan interior menarik membuat pengunjung nyaman, untuk berkaraoke bersama keluarga teman dan lainya,” ungkap Deddy. (fil) KONTAK INFORMASI Selebriti Cafe Jalan Petanang Palembang Telepon 0711-323333

JAKARTA, SRIPO — Pemerintah saat ini tengah mematangkan rencana untuk menaikkan harga elpiji (LPG) 12 kilogram (kg) dan 50 kg. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar menjelaskan rencana menaikkan harga elpiji belum diputuskan sebab masih dimatangkan di kementerian keuangan (Kemenkeu). “Masih digodok semua tadi di (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan,” kata Mustafa di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/6). Menurut Mustafa rapat membahas rencana kenaikan elpiji itu dilakukan di Kementerian Keuangan tadi pagi. Hadir Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Menteri ESDM Darwin Saleh. “Saya juga hadir. Dalam dua hari ini barangkali kita akan rampungkan konsepnya,” ujar Mustafa. Karena masih terus dibahas maka Mustafa belum bisa memastikan kenaikan elpiji itu. Seperti diketahui, rencana kenaikan elpiji diusulkan Pertamina karena terus merugi. Kerugian disebabkan Pertamina menjual elpiji dengan harga lebih murah dari harga beli. Elpiji 12 kg dan 50 kg ini tidak disubsidi pemerintah. Kenaikan elpiji terakhir kali dilakukan pemerintah Februari 2010 lalu dan mengundang polemik dari masyarakat luas.(KC)

RUMAH Makan Siang Malam Group Cabang Bukit Kercil, diresmikan Walikota Palembang, Ir Eddy Santana Putra, Senin (20/6). Untuk memanjakan lidah pengunjungnya, disediakan sekitar 59 menu masakan khas Minang. “Dari 59 menu itu yang khas Ikan Bilih, sengaja didatangkan dari Danau Singkarak,” ujar Franky Nasril, SKom, owner RM Siang Malam Group ketika ditemui Sripo, usai peresmian. Menurut Fran panggilan akrabnya menu lainnya layaknya rumah makan masakan minang, seperti rendang, ayam gulai, gulai otak, kepala ikan kakap dan lainnya. “Minuman khas Siang Malam Grup cabang Bukit Kecil ini adalah es cendol minang,” ujar Fran.

SRIPO/FIL

Franky Nasril

KONTAK INFORMASI RM Siang Malam Jalan KH Ahmad Dahlan No 76 Bukit Kecil Palembang Telepon 0711-314333-317333

RM Siang Malam Bukit Kecil yang berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan No 76 Palembang, dikembangkan dengan konsep rumah makan minang modern, Dengan interior yang indah, dilengkapi VIP, Room Lesehan, ruang karaoke di lantai dua. “RM ini terbuka untuk seluruh kalangan atas menengah dan bawah,” katanya. Harga yang ditawarkan pun relatif standar, seperti nasi bungkus rendang hanya Rp 11 ribu, nasi bungkus ayam goreng Rp 12 ribu dan nasi bungkus telor gulai Rp 7 ribu. “Kita juga melayani pesanan via telepon,” ujarnya. Walikota Palembang H Eddy Santana Putra, merasa senang dengan hadirnya RM Siamg Malam di Palembang. Ini menandakan semakin tingginya pengusaha rumah makan menanamkan investasinya di kota Palembang. Menurut data, kata Eddy, jumlah restoran yang ada di Palembang sebanyak 215 restoran, terdapat Rumah Makan Padang 73 buah dari 73 itu 62 sudah mendapatkan sertifikasi layak hygiene,” ujar Eddy. (fil)


4

SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

Pegadaian Raup Rp 550 Juta ■ Omzet Penjualan Logam Mulia ■ Lima Hari Pameran di BKB

SRIPO/DEWI HANDAYANI

LOGAM MULIA — Salah satu pengunjung (kanan) meminta penjelasan tentang layanan penjualan emas logam mulia di stan Pegadaian di pameran Palembang EXPO, Selasa (21/6).

PALEMBANG,SRIPO — Perum Pegadaian Kanwil IV Palembang berhasil meraup omzet penjualan logam mulia hingga Rp 550 juta atau jika dinilai dengan emas tembus 1,265 kilogram. Melihat ini pihaknya akan terus menggelar pameran penjualan khususnya di kawasan stategis, seperti mall dan pusat perbelanjaan lainnya. Asisten Manager PKBL dan CSR Pegadaian Kanwil IV Palembang, Charist Chamid menjelaskan hingga Selasa (21/6) pukul 11.00 transaksi capai 1,265 gram emas. Dia optimis hingga penutupan bakal terjual 1,5

kilogram logam mulia. Jumlah ini, diakui melampaui target awal sebesar 1 kilogram emas. “Kita lihat memang saat ini kesadaran warga untuk menginvestasikan emasnya sudah cukup tinggi, ini dilihat dari antusiasme pengunjung,” kata dia di sela-sela pameran, Selasa (21/6) pagi. Dia menjelaskan dari semua transaksi hampir 60 persen dalam bentuk kredit atau jaminan gadai, sisanya dalam bentuk tunai atau cash. Dari sisi pesanan, saat ini tren logam mulia yang paling banyak dipesan adalah ukuran 120 gram. Jumlah ini jika diru-

piahkan dalam bentuk uang capai Rp 160 juta. “Jenis ini yang paling banyak diminati,” katanya. Selama lima hari pameran di stan Expo, lanjut dia, penjualan hari ketiga mencatatkan rekor penjualan tertinggi, capai 405 gram dibanding hari-hari sebelumnya. Dia merinci untuk hari pertama, logam mulia yang terjual hanya 100 gram, disusul hari kedua capai 240 gram dan hari keempat sebanyak 310 gram. Dia melihat tren permintaan logam mulia ini naik turun, meski begitu untuk sarana investasi masih sangat menjanjikan. Kedepan, kata dia, pihak-

nya bakal melanjutkan penjualan langsung ke masyarakat, dengan menggelar pameran di pusat-pusat perbelanjaan. “Kita lihat respon masyarakat sangat tinggi, ini saja baru lima hari pameran terjual lebih dari 1,2 kilogram, makanya kami akan terus gelar kegiatan serupa, tapi bidikan kali ini adalah mall atau pusat-pusat keramaian masyarakat,” jelas Charist. Sementara untuk pengajuan proposal pinjaman dana, kata dia, juga direspon positif. Hingga saat ini pihaknya meneriman lebih dari 50 proposal dari semua UMKM di Sumsel. Dari jumlah tersebut, hanya tujuh proposal yang persyaratan administrasinya lengkap dan langsung kita proses, selebihnya masih menunggu,” katanya. (sta)

Edaran BP Kon Bikin Bingung Bursa Efek Gandeng MUI

■ Terkait Sistem Registrasi SBU PALEMBANG,SRIPO — Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sumsel meminta penyedia jasa kontruksi memahami sepenuh hati terkait aturan baru sistem registrasi Sertifikat Badan Usaha (SBU). Edaran Badan Pengawas Konstruksi Pusat (BP Kon) itu dinilai bertentangan dengan Permen yang telah disahkan sebelumnya. Ketua Umum LPJK Sumsel, Ir Eddy Ganefo, MM secara menyatakan pembentukan LPJK berdasarkan UU No 18 tahun 1999. Berarti aturan tersebut yang dipedomani. Secara jelas di dalamnya menyebut LPJK wajib memproses registrasi sertifikat SBU yang sudah habis masa berlakunya untuk perpanjangan 2011. Sementara surat edaran yang dikeluarkan BP Kon, awal 2010 lalu malah menghapuskan sistem registrasi SBU. “Antara aturan Permen dengan BP Kon, jadi tidak sinkron makanya banyak anggota kami yang bingung,

apakah harus ada perpanjangan atau tidak sementara proyek lelang sudah banyak yang jalan,” sebut Eddy didampingi Ketua Bidang Perusahaan, Ir HM Hasan Joni, MT, sekretaris Umum, Dr Firdaus dan Wakil ketua Bidang Profesi, Litbang dan Abitrase, Syarifuddin MT, Selasa (21/6). Selaku organisasi yang secara syah dibentuk pemerintah, pihaknya mewajibkan badan usaha yang melaksanakan pekerjaan jasa kontruksi, 2011 ini harus melakukan perpanjangan atau registrasi dulu atau SBU yang masih berlaku. Karena ini, lanjut dia, sudah menjadi syarat pokok mengikuti proses lelang, baik di instansi pemerintahan dan swasta. “Jika tidak, bisa saja proses kepesertaan mereka dianggap cacat secara hukum karena masih ada syarat yang tidak dipenuhi,” katanya. SBU sendiri diterbitkan untuk jangka waktu tiga tahun dan setiap tahunnya tetap wajib mela-

kukan registrasi. “Ini sesuai dengan UU No 10 tahun 2004 tentang pembentukan peraturan perundangan, yang dikuatkan lagi dengan UU No 18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi serta peraturan pemerintah No 28 tahun 2003 tentang usaha dan peran masyarakat jasa konstruksi,” sebut dia. Selain itu, tenaga teknik yang akan melaksanakan pekerjaan kontruksi tahun 2011 harus mengantongi sertifikat keahlian (SKA)

atau memiliki sertifikat tenaga terampil (SKT) yang masih berlaku. “SBU yang habis masa berlakunya tidak syah untuk proses pengadaan lelang karena bertentangan dengan peraturan,” katanya. Namun jika ada badan usaha yang berhasil memenangkan pelelangan, ternyata tidak mengantongi SBU maka dikenakan pajak penghasilan senilai empat persen dari nilai proyek untuk pelaksana konstruksi dan sebesar enam persen untuk perencana atau pengawas konstruksi. (sta)

SRIPO/DEWI HANDAYANI

BERI PENJELASAN — Ketua Umum LPJK Sumsel, Ir Eddy Ganefo (kanan) menjelaskan aturan pemerintah yang mewajibkan sistem registrasi SBU, Selasa (21/6).

SURABAYA,SRIPO — Bursa Efek Indonesia (BEI) siap menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam rangka menyosialisasi semakin berkembangnya saham syariah di Indonesia. “Sampai Mei 2011 dari 425 total emiten nasional, sebanyak 213 emiten di antaranya sudah berstatus syariah, sedangkan sisanya nonsyariah,” kata Head of Market Development Unit Business Development Division BEI Irwan Abdalloh ketika ditemui di Surabaya, Selasa (21/6). Menurut dia, tren perkembangan perdagangan saham syariah di Indonesia sampai sekarang terus menunjukkan angka positif. Bahkan, tiap bulan data jumlah emiten syariah di berubah. “Namun, kondisi tersebut ironis dengan kesadaran masyarakat untuk memahami konsep saham syariah yang saat ini sangat rendah,” ujarnya. Untuk itu, ia meyakini, upayanya menjalin kerjasama dengan MUI dapat menyosialisasikan perkembangan perdagangan saham

syariah ke masyarakat luas. “Kami harap pemahaman masyarakat tentang saham syariah bisa sama,” katanya. Mengenai program sosialisasi tentang saham syariah, ia merinci, pihaknya saat ini sudah melakukannya di sejumlah daerah, di antaranya di Riau, Lampung, Pontianak, Makassar, Jakarta, Banjarmasin, Surabaya, dan Padang. “Khusus kerja sama dengan MUI, kami masih merencanakan formulanya lebih lanjut,” katanya.

Terkait pencapaian jumlah emiten syariah di Indonesia, Wakil Sekretaris Dewan Syariah Nasional MUI Kanny Hidaya membenarkan bahwa animo pasar untuk saham syariah sangat besar walaupun pengenalan perdagangan saham syariah diluncurkan enam bulan lalu. “Produk BEI berupa saham syariah sangat bagus untuk dikembangkan, tetapi kalau sosialisasinya kurang, masyarakat sulit memahaminya,” katanya. (KC)


SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

5

Viar Luncurkan Motor Roda Tiga ■ Karya 150 dan 200

KOMPAS.COM/AGUNG KURNIAWAN

BARU — Helena Abidin (kedua dari kanan) bersama sutradara dan para pemain “Catatan Harian Si Boy” berpose disamping produk BMW terbaru.

Peluncuran BMW 325i

Lewat Film Catatan Harian Si Boy MW Indonesia mengemas sedikit agak “unik” ketika meluncurkan 325i yang dilakukan di Menara Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (21/6) ini. Pengenalan sedan kecil ini bersamaan dengan pemutaran perdana film nasional Catatan Harian Si Boy. Lantas, apa hubungan antara BMW dan film karya sutradara Putrama Tuta itu? Setelah menyaksikan filmnya, terjawab kalau di film itu BMW 325i menjadi mobil harian Satrio, sang tokoh utama.

B

Dari segi tampilan, BMW 325i baru ini tak ada perbedaan dengan model sebelumnya. Hanya ada penambahan beberapa fitur, di antaranya Efficient Dynamics yang, menurut Helena Abidin, Corporate Communications Director PT BMW Indonesia, sedan ini lebih hemat bahan bakar 3 persen karena sudah dilengkapi dengan Electronic Power Steering dengan Servotronic dan satu lagi Brake Energy Regeneration. Selain itu, ada fitur kenyamanan Connected Drive seperti Bluetooth Office yang bisa

menghubungkan peranti multimedia seperti ponsel dan tablet untuk membaca daftar kontak, SMS, dan MMS dari display konsol utama dashboard. Peranti itu juga bisa memutar lagu dari audio player tanpa kabel. Di balik kap mesin, BMW masih mengandalkan 6 silinder segaris bertenaga sampai 218 dk pada 6.500 rpm dan torsi 250 Nm pada 2.750 rpm. Kecepatan 0-100 km per jam bisa dicapai dalam waktu 7,7 detik. Untuk harga, BMW menawarkan 325i baru dengan harga Rp 659 juta per unit (off the road). (KC)

JAKARTA, SRIPO — Selama tiga tahun terakhir mulai 2008 hingga 2010 perkembangan kendaraan bermotor roda tiga cukup menunjukkan hal yang luar biasa dengan kenaikan pertahunnya dari 300 persen pada tahun 2009 dan 200 persen tahun 2010. General Manager Marketing PT Triangle Motorindo (PTTM) --Prinsipal Viar Motor-- Ir Akhmad Zafitra Dalie, disela-sela peluncuran Viar Karya 150 dan Karya 200 Senin (20/6) mengatakan, pihaknya terus melakukan perbaikan dan pengembangan produk roda tiga. Salah satunya dengan melakukan penambahan line produksi, penambahan jenis dan peningkatan kualitas produk serta kualitas pelayanan konsumen. Viar Karya Roda 3 diproduksi oleh PTTP sebagai pabrikan atau prinsipal merek Viar yang sudah dikenal masyarakat lebih dari 11 tahun di Indonesia. “Selama ini PT Triagle Motorindo lebih dikenal sebagai pemain roda dua. tapi sebenarnya sejak tiga tahun kami sudah merintisnya,” kata Dalie. Sejak tahun 2008 hingga kini varian Karya sudah menguasai market share penjualan Viar hampir 21 persen penjualan 2011 atau sebesar 25.200 per tahun atau rata rata 2.100 per bu-

Dela Juara Honda Best Student 2011 DELA Ulfiarakhma dari SMA Plus Negeri 17 Palembang terpilih sebagai juara pertama Honda Best Student 2011 yang digelar Astra Motor Palembang, Selasa (21/6). Dela menyingkirkan 39 pesaingnya pada lomba karya tulis ilmiah yang diadakan oleh Honda setiap tahun ini yang selalu menarik animo pelajar. Pada tahun ini, Astra

Motor Palembang menerima sebanyak 40 judul makalah dari berbagai macam sekolah yang berbeda, baik dari kota Palembang maupun dari luar kota Palembang. Peserta Honda Best Student dituntut untuk memiliki Prestasi akademis dan nonakademis. Tema Honda Best Student Tahun ini adalah Heritage for The Next Genera-

tion. Pelaksanaan Grandfinal Honda Best Student tahun ini diikuti oleh delapan orang peserta yang berasal dari sekolah menengah atas di kota Palembang dan luar kota Palembang. Acara dibuka William Suryawan, Marketing Manager HSO Palembang. Setelah pembukaan para peserta dan pembimbing diajak berkeliling Astra Motor Pa-

lembang, mulai dari Gudang Sparepart, Bengkel dan juga Showroom penjualan. Para Pemenang mendapatkan uang saku dan liburan gratis di Jakarta, diantaranya akan menginap di hotel, Plant Tour, Seminar & Workshop serta City Tour di Ibu Kota. Seleksi Pelajar Berprestasi merupakan salah satu Program CSR Astra Motor Palembang serta bentuk apresiasi Honda kepada para pelajar SMA/SMK yang berprestasi. (Rel/sta)

JAWARA LOMBA KARYA TULIS HONDA

lan. Tipe Roda 3 Viar Karya membantu para peritel atau pemilik agen kecil ataupun para pebisnis UKM seperti, usaha ritel gas, air mineral, barang konsumer bahkan instansi dinas kebersihan. “Roda 3 juga lebih praktis, murah dan fleksibel dibanding mobil pick up yang lebih boros bahan bakar dan perawatan,” ujarnya seraya mengatakan atas prestasi ini, Motor Karya pernah meraih penghargaan The Best Motor Niaga 2010 ver-

si majalah Motorave. Harga roda 3 dibanderol sekitar Rp 17 juta, sedangkan pick up Rp 70 jutaan. Tipe Karya 150, mesin 150 cc, pendingin radiator, kapasitas daya angkut 750 kg, gardan (maju mundur-seperti gardan mobil), rem tangan mudah terjangkau, roda ban besar untuk rotasi dan persneling mundur, daya angkut 10 orang. Tipe Karya 200, mesin 200 cc dengan kapasitas angkut 1200 kg. Menurut Dalie, roda 3 ini bukan sebagai single brand. “ Sudah ada produk serupa 10 tahun lalu. Tapi tidak

MULAI RP 17 JUTAAN

TRIBUNNEWS.COM/BUDI PRASETYO

NIAGA — Dua SPG memerlihatkan Viar Roda Tiga Karya 150 yang diperkenalkan di Jakarta. Kendaraan ini cocok untuk peritel untuk niaga dan usaha kecil.

naga, tapi tetap menawarkan harga terjangkau. Kami berharap makin banyak konsumen yang bisa mewujudkan keinginannya untuk memiliki motor sport,” kata Rizal Tandju, Marketing Manager Bajaj Auto Indonesia, dalam keterangan resmi yang diterima Selasa (21/6). Selama PRJ yang berlangsung hingga 10 Juli 2011, Bajaj mena-

Juara 2 Mei Dey Tiara dari SMA Plus Negeri 2 Banyuasin III

FOTO BARENG — William Suryawan, Marketing Manager HSO Palembang (kanan) berfoto bareng para pelajar peserta seleksi Honda Best Student, Selasa (21/6).

Juara 3 Mitha Claudia Elsivia dari SMA Negeri 1 Palembang

✒ Viar Roda 3 ✒ Karya 150, mesin 150 cc ✒ Pendingin radiator, kapasitas daya angkut 750 kg ✒ Gardan (maju mundur-seperti gardan mobil) ✒ Rem tangan mudah terjangkau ✒ Roda ban besar untuk rotasi dan persneling mundur ✒ Daya angkut 10 orang

Pulsar DTS-i 220 Edisi Terbatas JAKARTA, SRIPO — Bajaj Pulsar DTS-i 220 full fairing lebih sporty ditawarkan dalam jumlah terbatas oleh PT Bajaj Auto Indonesia selama berlangsung Pekan Raya Jakarta (PRJ). Harganya, lebih mahal Rp 1,2 juta dari banderol normal Rp 19,2 juta. “Keikutsertaan BAI di PRJ tahun untuk mewujudkan komitmen menghadirkan sepeda motor yang lebih gaya, handal, berte-

Juara 1 Dela Ulfiarakhma dari SMA Plus Negeri 17 Palembang

IST

digarap serius. Bahkan ada tiga sampai empat brand kompetiter sejenis,” katanya. After penjualan, dikembangkan 8 titik pusat penjualan. Fokus penjualan Roda 3, di kota besar. Diantaranya, Lumajang, Surabaya, Purwokerto, Cirebon, Sukabumi. Produk ini sudah merambah ke Aceh, Kalimantan dan mulai ke Papua. Dalie mengatakan, ekspor ke Afrika dan Timor Leste sudah dilakukan pada awal tahun 2011, antara 30 60 unit. Ke depan, target antara 3.000 - 4.000 unit. (TC)

BAI

Pulsar 220 full fairing cuma di PRJ 2011

warkan berbagai program menarik, antara lain, cash back untuk pembelian Pulsar 135 dan 180, jaket eksklusif untuk P220, dan hadiah langsung slayer Ride with Pride, sampai undian BlackBerry untuk setiap SPK yang masuk. Trus, ada juga lomba cepat tepat dengan total hadiah sebesar Rp 7 juta. Tahun lalu, BAI berhasil mencatat penjualan 1.000 unit, dan sekarang ditargetkan menjadi 1.500 u n i t . (KC)


6

SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

Putri Ruyati Histeris di Kedubes Arab ■ Unjuk Rasa atas Pemancungan Ibunya ARAB Saudi harus diusir dari Indonesia, biadab, tidak manusiawi, gila, kurang ajar, tidak memiliki prikemanusiaan, dianiaya, dibunuh

MURAINI Putri Ruyati

JAKARTA, SRIPO — Tidak terima sang ibunda dipancung pemerintahan Arab Saudi atas tuduhan pembunuhan, Nuraini (35), putri pertama Ruyati bin Sapubi melancarkan protes dengan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Selasa (21/6). Ia histeris, memaki dan menghujat pemerintah Arab Saudi yang masih menggunakan hukum pancung. Ia juga berterik mengusir Dubes Arab Saudi untuk Indonesia agar angkat kaki dari Jakarta. Dalam aksinya, Nuraini didampingi aktivis Migrant Care dan pemerhati ketenagakerjaan wanita lainnya. Aksi yang diikuti puluhan demonstran itu dimulai dengan pemasangan

spanduk di tembok Kedubes, yang berisi tulisan “Duka untuk Ruyati Negara Korup Rakyat Terpancung.” Nuraini dan aktivis kemudian menyampaikan orasi-orasi yang mengusir Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia angkat kaki. Nuraini atau akrab dipanggil Een, dalam orasinya meminta sang duta besar minggat dari tanah air. Tibatiba ia pun menangis histeris, mengucapkan kata-kata makian kepada negara yang ia anggap neraka itu. “Arab Saudi harus diusir dari Indonesdia, biadab, tidak manusiawi, gila, kurang ajar, tidak memiliki prikemanusiaan, dianiaya, dibunuh,” teriak Een histeris dengan deraian air mata. Menurutnya, tidak hanya sang majikan yang harus

dihargai. Akan tetapi juga pembantu yang merupakan manusia. Usai menuturkan hal itu, iapun kehabisan kata-kata, tangisnyapun makin menjadi. Sehingga untuk sesaat ia harus dipeluk oleh Direktur Migrant Care, Anis Hidayah, hingga emosinya stabil. Aksi itu diteruskan dengan penempelan sejumlah poster yang berisi makian untuk negara Arab Saudi ditembok Kedubes. Lalu menyanyikan lagu “Gugur Bunga,” untuk mengenang sang pahlawan devisa yang meninggal dengan dipancung itu. Selama aksi berlangsung, puluhan petugas kepolisian bersama petugas keamanan Kedubes bersiaga untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan. Walaupun diwarnai dengan histerisnya E’en, namun aksi tersebut berjalan tanpa kerusuhan. Ruyati bin Sapubi, sempat mengeluhkan kepada keluarganya bahwa majikannya di Arab Saudi kerap berlaku kasar kepadanya. (tribunnews/yat/rek)

Stop Pengiriman TKI JAKARTA, SRIPO — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menyuarakan kekecewaannya atas sikap pemerintah yang lamban atas vonis pancung terhadap TKI di Saudi Arabia, Ruyati. Demi martabat bangsa, PKS meminta agar pengiriman TKI distop. “Hentikan, stop pengiriman tenaga kerja ke luar negeri. Ini demi martabat bangsa. Pengiriman TKI itu jelas merendahkan martabat bangsa,” kata Wakil Sekjen DPP PKS, Mahfudz Siddiq kepada para wartawan, Selasa (21/6). Alangkah lebih baik mengirim tenaga kerja formal. Sebagai perawat, teknisi atau dokter. “Jangan pembantu rumah tangga karena merendahkan martabat bangsa,” tandas Mahfudz lagi. Secara politik, dampak pengiriman TKI lebih besar dari pada dampak ekonominya. Apalagi, pengelolaan TKI tidak baik penanganannya di dalam negeri. “Sekitar 80 Persen persoalan TKI itu ada di dalam negeri. Dari awal proses rekrut-

men sampai ke proses perlindungan. Jadi jelas, penanganannya memang tidak dilakukan dengan sistem yang baik. Kasus Ruyati ini, juga menjadi bukti pemerintah kurang gigih untuk mau membebaskan,” sesalnya sembari menyebut pendekatan yang dilakukan terhadap para korban juga tidak ada. Sementara itu, Sekretaris FPKB DPR, Hanif Dhakiri meminta Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bersama-sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) lebih proaktif menangani dan menyikapi perkembangan TKI di luar negeri, khususnya Saudi Arabia yang rawan kekerasan. “Publik Indonesia tersentak dengan eksekusi Ruyati karena selama ini tidak cukup informasi tentang hal itu. BNP2TKI bersama Kemenlu mestinya lebih pro-aktif menangani perkembangan TKI, terutama di negara rawan kekerasan seperti Saudi,” tandas Hanif. (tribunnews/yat/rek)

TRIBUNNEWS/HERUDIN

PUTRI RUYATI — Putri sulung almarhumah Ruyati, Een Nuraini, berorasi saat mengikuti unjukrasa bersama puluhan aktivis LSM pemerhati masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) dan berbagai LSM lainnya di depan Kedubes Arab Saudi Jakarta Timur, Selasa (21/6). Pengunjukrasa meminta pemerintah mengusir Dubes Arab Saudi dan memulangkan jenazah Ruyati.

Jangan Potong Tangan Kakakku ■ Pasutri Hasin-Sab’atun Diganjar Hukuman Potong Tangan ■ Dituduh Mencuri 1 Kg Emas Milik Majikan PAMEKASAN, SRIPO — Setelah tenaga kerja wanita (TKW) asal Bekasi, Ruyati dihukum pancung, kini pasangan suami-istri, Hasin Taufik bin Tasid (40), dan Sab’atun binti Jaulah (30), tenaga kerja lainnya di Arab Saudi, tengah menunggu giliran dihukum potong tangan. Hasin dan Sab’atun, pasutri warga Dusun Glugur, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura, diduga sudah memasuki penjara gelap (bawah tanah) sebagai pertanda akan segera menjalani hukuman. “Kami sudah kehilangan kontak dengan mereka. Waktu belum masuk ruang penjara gelap masih bisa dihubungi oleh keluarga,”

Payudara Malinda Masih Bagus ■ Dioperasi Enam Jam Lebih OPERASINYA mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 04.05 WIB oleh tim dokter dari Rumah Sakit Siloam dan Pusdokkes Polri. Dan hasilnya bagus

KOMBES POL BOY RAFLI AMAR Kabag Penerangan Umum Mabes Polri JAKARTA, SRIPO — Operasi bedah payudaya Inong Malinda Dee alias Melinda Dee (49) telah dilakukan. Hasilnya, radang pada payudara implan telah diangkat, dan secara umum, payudara tersangka pembobol Rp 17 miliar dana milik nasabah Citibank tersebut masih bagus. Pembedahan dilakukan di Rumah Sakit Siloam, Karawaci, Tangerang, Senin (20/ 6). Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Pol Boy Rafli Amar mengatakan, operasi dilakukan oleh tim dokter dari Pusdokkes Polri dan RS Siloam, berlangsung selama sekitar enam jam. “Operasinya mulai pukul 22.00 sampai pukul 04.05 oleh tim dokter dari Rumah

Sakit Siloam dan Pusdokkes Polri. Dan hasilnya bagus,” kata Boy di Gandaria City. Menurut Boy, operasi ini dilakukan mengurangi peradangan pada bagian payudara Malinda. “Ada tim bedah plastik. Pokoknya diangkatlah yang bagian radangnya,” katanya. Tindakan medis rampung dilakukan pukul 04.05 WIB dini hari tadi. Tim dokter berusaha mengobati radang akibat kegagalan proses implan payudara yang diderita Malinda sejak sebulan lalu. “Informasi terakhir, hasilnya baik,” ujar Boy. Malinda dibantarkan ke rumah sakit sejak sebulan lalu. Mantan Relation Manager Citibank yang terjerat kasus penggelapan dana nasabah sebesar Rp 17

TRIBUNNEWS/DANY

Melinda Dee

miliar itu dikabarkan menderita stres akibat penyakit di sekitar payudaranya. Boy mengaku belum tahu apakah implan payudara Malinda diangkat dalam operasi tersebut. “Ini sifatnya tindakan operasi yang mengurangi peradangan yang dialaminya,” ucapnya. Menurut dia, operasi berlangsung di RS Siloam Tangerang, dan Malinda bakal dikembalikan ke RS Kramat Jati setelahnya. Boy mengatakan pemulihan Malinda akan memakan

waktu sekitar satu hingga dua minggu. Mengenai biaya operasi, Boy menegaskan sepenuhnya akan ditanggung oleh keluarga Malinda. Kemarin diberitakan, operasi payudara Inong Malinda alias Melinda Dee cukup menyita perhatian dokter. Alex Pratasik, salah satu keluarga pasien RS Siloam Karawaci, Banten, mengatakan, Malinda Dee dirawat 21 orang dokter. Bahkan, menurutnya, manajemen RS Siloam menutup pelayanan konsultasi dan operasi pada Jumat lalu karena dikabarkan Malinda Dee bakal menjalani operasi. “Saya tahu karena pas hari Jumat (17/6) itu, saya batal menemani istri yang mau konsultasi ke dokter spesialis syaraf. Batal karena katanya Malinda Dee mau dioperasi. Makanya saya datang lagi hari ini, Senin (20/6), karena jadwal konsultasinya diundur,” kata Pratasik saat ditemui di lobi utama RS Siloam Karawaci, Tangerang. (Tribunnews/mun/coz)

kata Makbullah, adik kandung Hasin di Pamekasan. Kontak terakhir keluarga dengan Hasin terjadi, Kamis (16/6). Ketika itu, ia menceritakan bahwa dirinya bersama istrinya Sab’atun tidak akan bisa dihubungi lagi ketika sudah masuk penjara gelap sebagai persiapan menuju proses hukum potong tangan. Hasin dan Sab’atun akan dieksekusi lantaran dituduh mencuri emas seberat satu kilogram senilai Rp 250 juta milik majikannya, Umar Said Bamusak, di Jeddah, yang disimpan di kotak perhiasan di dalam lemari. Hasin dan Sab’atun bekerja di rumah majikan yang sama. Hasin menjadi sopir dan Sab’atun sebagai pem-

bantu rumah tangga. Pasutri yang dikaruniai anak semata wayang, Ulfa (10), akhirnya dijebloskan ke penjara Briman Sijin Am, Blok 4, Jeddah sejak empat tahun lalu. Meski pihak keluarga di Pamekasan sudah berusaha bagaimana cara keduanya bebas dari hukuman potong tangan, namun usahanya sia-sia. Bahkan adik kandung Hasin, Aminah (25) bersama suaminya Sahrul (28) yang menyusul sebagai TKI ke Arab Saudi, sejak dua tahun lalu, hingga kini tak bisa bertemu Hasin. Sipir penjara di Jeddah melarang Aminah membezuk Hasin dan Sab’atun, namun Aminah dan Sahrul bisa mendapatkan nomor ponsel milik Hasin. Dari

kontak telepon itu, Aminah mengetahui bahwa Hasin menjadi tukang pijat dan tukang cuci di dalam penjara. “Dari ongkos pijat dan cuci itulah, Kak Hasin bisa membeli handphone dan pulsanya untuk menelepon kami di kampung,” terang Makbullah. Makbullah kini mengaku sudah putus asa dan kehilangan harapan terhadap nasib saudaranya yang menunggu giliran hukuman potong tangan. “Kami sudah capek dan putus asa. Apakah masih ada harapan kakak saya bebas dari hukuman potong tangan? Satu-satunya harapan, kakak saya harus mengganti uang Rp 250 juta, baru bisa bebas. (surya)

Diduga Rekayasa Sang Majikan PAMEKASAN, SRIPO — Menurut Makbullah, kasus pencurian yang tidak diakui kakaknya terjadi 2006. Saat itu Hasin mengantarkan majikannya ke kantor tempat kerjanya di Jeddah, berjarak 20 Km. Sedang Sab’atun sibuk memasak di dapur. Pada saat itu majikan perempuan yang tinggal di rumah mengaku kehilangan emas seberat satu kilogram. Sab’atun dituduh pencurinya, sedang Hasin sebagai otaknya. “Pada saat sidang, kedua kakak saya membantah mencuri, tapi tetap dijebloskan ke penjara,” kata Makbullah yang mengaku kabar menyedihkan itu disampai-

kan kakaknya lewat ponsel. Makbullah menduga, terjadinya pencurian emas itu adalah rekayasa agar sang majikan bebas, tidak perlu menggaji kedua kakaknya. Sebelum terjadinya kasus pencurian, gaji kedua kakaknya sebagian ditahan. Alasannya, akan diberikan semua, jika kedua kakaknya pulang ke Pamekasan. Hasin dan Sab’atun, menjadi TKI sejak November 2001, melalui jasa pengerah TKI resmi, PT Hosana Adi Kreasi, Jl Haji Mukmin, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. “Kami mengetahui informasi ini setahun setelah kakak saya dipenjara.

Dan PT yang memberangkatkan kakak saya itu tidak mau bertanggung jawab,” tutur Makbullah. Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Kalam, mengaku, sudah mendengar nasib buruk yang menimpa nasib TKI, Hasin dan Sab’atun. Ia meminta Pemkab, khususnya Dinsosnakertrans segera menindaklanjuti masalah itu. “Pemkab harus jemput bola dan ada keseriusan mencari info sekaligus memberikan bantuan hukum bagi pasutri itu, agar keduanya bebas dari hukuman potong tangan,” papar Khairul Kalam. (surya)


SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

Surat MK Dipalsu di Rumah Hakim Agung ■ Mahfud MD Sudah TTegur egur Arsyad Sanusi JAKARTA, SRIPO — Rahasia keburukan Mahkamah Konstitusi terkait pemalsuan surat keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mulai terungkap. Ternyata, konsep surat palsu calon anggota legislatif derah pemilihan Sulawesi Selatan I dari Partai Hanura Dewi Yasin Limpo dibuat di kediaman mantan Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi. Informasi itu terkuak saat rapat Panitia Kerja Mafia Pemilu Komisi II DPR, Selasa (21/6). Menurut Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi, Janedjri M Gaffar, Staf Juru Panggil MK Mashuri Hasan datang ke kediaman Arsyad. Hasan datang setelah ditelepon Neshawati, putri Arsyad. “16 Agustus datang sendiri Hasan, ia ditelepon Nesha, putri hakim Arsyad dengan pesan diminta Arsyad untuk datang ke apartemen pejabat negara di Kemayoran, di kediaman Bapak Arsyad. Hasan kemudian meng-copy file, dibuat tanggal 14 Agustus 2009, dalam sebuah file tersendiri. Menurut pengakuan Hasan substansi file tidak diubah,” ujar Janedjri saat rapat panja mafia pemilu di gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/6). Neshawati juga

pernah dikaitkan dengan dugaan suap calon bupati kepada MK. Kemudian menurut Janedjri, Hasan meng-print-out konsep, diberi tanggal surat 14 Agustus 2009, dan dinomori 112 dengan tulisan tangan. Hasan telah mengakui perbuatannya, dan bukti-bukti ada. “Bukti buku penomoran surat juga ditulis Hasan dengan tulisan tangan. Lalu meluncurlah Hasan ke Gedung MK dengan maksud untuk mengadministrasikan surat yang sudah dikonsep tersebut. Karena hari itu libur, dan petugas administrasi yang juga Sekretaris Panitera MK bernama Alifah tidak masuk, Hasan akhirnya memutuskan untuk mengadministrasikan surat keluar masuk itu sendiri. Tapi Hasan, saat itu tidak punya tanda tangan Panitera MK, Zaenal Arifin Hoesein,” beber Janedjri. Berikutnya, Hasan mencangkok komputer dan membongkar isinya. Ternyata Hasan punya file tanda tangan panitera MK dengan nomor file ‘TTD Panitera 0000059’. Tanda tangan itu akhirnya di-scan. Pindaian file itu kemudian disimpan ke USB milik

Alifah. Akan tetapi menurut pengakuan Alifah USB rusak dan sudah tidak dapat digunakan. Walau begitu, ia tetap menuju kediaman Arsyad dan di situ sudah ada Dewi Yasin Limpo. Selanjutnya Hasan menyerahkan konsep surat ke Arsyad, sementara USB diminta seseorang yang tidak diketahui namanya. Sekitar pukul 12.00 WIB panitera MK Zaenal Arifin Hoesein ditelepon Arsyad. Ia saat itu menanyakan apakah putusan Hanura adalah penambahan atau tidak, dalam jawabannya itu Panitera mengatakan bukan penambahan. Lalu Arsyad mengatakan ada Caleg dari Dapil Sulsel I bernama Dewi Yasin Limpo bermaksud menemui panitera MK, namun ditolak dengan alasan kalau mau bertemu di kantor saja. Akan tetapi malamnya, sekitar pukul 20.00 WIB, Panitera MK kedatangan tamu yakni Dewi Yasin Limpo. Caleg Hanura ini datang ke perumahan pegawai dan karyawan MK di Bekasi, Jawa Barat. Kala itu Dewi minta tolong supaya surat jawaban panitera agar ada kata penambahan. Permintaan

langsung ditolak Panitera MK karena sebelumnya tidak mengenal karena baru ketemu saat itu juga itu, 16 Agustus. Kemudian 17 Agustus 2009, pukul 14.00 WIB, siang, Hasan bertemu Ketua MK Mahfud MD kurang lebih selama 15 sampai 20 menit. Saat itu Hasan berkonsultasi perihal surat jawaban putusan. Ketua MK menjelaskan surat jawaban harus berdasar ke amar putusan MK, yang harus dikirim ke Andi Nurpati. Intinya setelah itu surat dibawa ke KPU, sore untuk diberikan ke Komisioner KPU. Saat itu Hasan ditemani Nalom, Panitera Pengganti Ad Hoc, di sana mereka bertemu Dewi Yasin Limpo yang juga sudah berada di KPU. Kemudian Dewi menelepon yang kemungkinan adalah Arsyad karena bahasa yang digunakan bahasa daerah. Malam harinya kedua staf MK itu meluncur ke JakTV bertemu anggota KPU Andi Nurpati. Surat diterima Andi Nurpati, dan menurut Nalom dan Mashuri Hasan, ketika membuka surat Andi Nurpati sempat berkomentar dan menolak suratnya. (tribunnews/yat/wil)

Takut KPK Banyak Musuh

KPK setelah sebulan berjalan. Bambang tidak sekonyong-konyong mendaftar, perlu waktu lama. Sebab dia sudah dua kali gagal, dan tentu berpikir jika hanya untuk kalah lagi. Setelah berpikir cukup lama, akhirnya ia mendaftar ke panitia seleksi di gedung Kementerian Hukum dan HAM. Itu adalah hari terakhir, meski belakangan waktu pendaftaran diperpanjang. “Saya mendaftar di hari terakhir bukan sengaja untuk mengulur waktu agar orang bertanya-tanya, kebetulan keputusan mendaftar baru bulat pada Jumat kemarin,” kata Bambang saat diwawancarai Tribunnews.com di atas KRL Ekspres yang ditumpanginya. Tribun menguntit Bambang sedari subuh, mengamati kegiatannya sejak salat subut, mengaji bersama keluarga hingga bepergian menumpang jasa ojek. Bambang mengaku sejak jauh hari memang mendapatkan dukungan banyak pihak agar maju lagi. Na-

mun dia harus tetap berpikir dan berdiskusi bersama keluarganya. “Kebetulan anak sulung saya yang kuliah di Unpad baru pulang ke rumah beberapa hari lalu, jadi kami berdiskusi dulu,” katanya. Setelah keputusan diambil di hari Jumat, Bambang buru-buru melengkapi berkasnya. Ia mengurus surat keterangan sehat dari RSUD Depok. Esok harinya dia pun mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Polres Metro Depok. “Surat keterangan seperti itu kan cuma bisa untuk enam bulan jadi saya urus lagi, bukan surat yang lama,” kata Bambang. Bambang mengaku tetap optimis dalam pendaftaran kali ini. Sama seperti dua kali mendaftar sebelumnya, meski akhirnya gagal. “Kita harus selalu menghidupkan optimisme, melakukan setiap pekerjaan dengan profesional dan mengikhlaskan semua putusan ada faktor Illahi nya,” kata Bambang.

Bambang mengaku saat ini pun keluarganya sangat mendukungnya. Dukungan keluarga kali ini tidak seperti saat pertama mendaftar dulu, dimana tetap muncul ketakutan-ketakutan. “Sekarang keluarga sangat mendukung dan tidak khawatir bakal terjadi apa-apa pada saya. Ayahnya ingin berbuat demi kemaslahatan masa dilarang,” kata Bambang. Tekad Bambang sudah bulat untuk mendaftar. Pukul 09.30 ia sudah memasukkan berkas ke panitia seleksi. “Ini dia, akhirnya jagoan yang ditunggu-tunggu datang juga, kenapa mesti di hari terakhir pak?” kata seorang petugas pendaftaran yang menerima Bambang. Bambang tak menjawab, kecuali hanya tersenyum. Ia lalu menyerahkan berkas dan menunjukkan kartu NPWP yang asli. “Oh, nggak perlu bawa yang asli pak, saya percaya kok,” kata petugas itu. (Tribunnews/prawira maulana)

kesal dengan keadaan dirinya dan situasi yang dialaminya sekarang,” papar Kapolres. Dijelaskan, H kini diamankan di ruangan isolasi Mapolres setempat. Baik dia mau pun enam orang saksi lainnya yang juga diperiksa terkait peledakan bom tersebut, diamankan secara terpisah atau tidak bercampur dengan saksi lain. “Masing-masing saksi diperiksa sendiri-sendiri, dan ruangannya juga dipisahkan, mereka tak saling berhubungan, baik dengan sesama saksi, termasuk juga berhubungan dengan pihak luar. Terhadap saksi H kita tenangkan dulu,” katanya. Bidik Dua Orang Sementara itu, sejak Selasa (21/6) kemarin, pihak kepolisian di Mapolres Lubuklinggau telah melakukan pemeriksaan terhadap

B alias U. Saksi ketujuh yang diperiksa ini sebelumnya diamankan oleh pihak Polda Sumsel, karena alamatnya berada di Palembang, dan baru tiba dini hari kemarin di Mapolres Lubuklinggau untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pengembangan sementara yang dilakukan petugas terhadap B, diperoleh dua nama yang disebut oleh polisi sebagai Mr X 1 dan Mr X 2. Kedua Mr X yang intens berkomunikasi dengan B ini sedang dilacak keberadaannya. “Kedua Mr X ini akan kita ambil, dan gambarnya akan kita perlihatkan kepada saksi Dd. Karena saksi Dd yang melihat orang yang menyerahkan paket tersebut saat di RM Pelangi Sekayu. Kalau bukan, maka kita lakukan analisis dan evaluasi (Anev) lagi,”

ujar Kapolres. Sementara itu, rekaman CCTV yang diamankan petugas dari rumah makan Sekayu Musi Banyuasin, sudah dalam kondisi kosong. Gambar yang terekam di CCTV tersebut sudah tidak ada. Meski sudah dibantu oleh tim dari Jakarta untuk membuka file yang terhapus dari CCTV tersebut, namun gambarnya tak berhasil ditemukan. “CCTV itu isinya kosong. Jadi tak ada yang bisa diambil dari CCTV itu. Kita berharap masyarakat dapat membantu dengan menginformasikan kepada petugas jika melihat orang yang gerak-geriknya mencurigakan dalam tenggat waktu penyerahan paket itu di rumah makan di Sekayu lalu. Kerahasiaan dan keamanan informan kita jamin,” katanya. (zie)

travel Avanza, DY sopir mobil Xenia dan W pemilik mobil Xenia merah maron, terakhir BS alias U. BS alias U ditangkap petugas Polda Sumsel karena sehari sebelum peristiwa ini menjalin komunikasi dengan saksi DD, hal ini diketahui dari pemeriksaan di panggilan masuk pada HP saksi DD. Dari keterangan BS alias U, di dapat dua nama yang saat ini masih mereka rahasiakan, yang diduga menitipkan paket bom tersebut. Selain itu juga diamankan dua mobil pengangkut kiriman paket bom yakni Avanza warna silver BG 2336 HD dan Xenia warna merah maron BG 2745 G, serta tujuh unit handphone milik saksi serta pakaian korban saat kejadian. Dua kendaraan ini mengangkut paket tersebut dari salah satu rumah makan di Kota Sekayu dengan menggunakan mobil Xenia flat 2745 G, yang dikemudikan Dy atas order dari H dan KA. Paket ini selanjutnya dipindahkan ke travel Avanza BG 2336 HD yang dike-

mudikan AN saat tiba di Kota Lubuklinggau guna mengantarkannya ke alamat penerimanya di SM Swalayan. Semenara itu Kapolda Sumsel, Irjen Pol Hasyim Irianto mengatakan, pihaknya masih terus memeriksa saksi yang diduga terkait dengan kejadian ledakan bom yang sebelumnya dikirim sebagai paket tersebut. Menurut Kapolda, jajarannya telah memeriksa, antara lain pemilik mobil, berikut sopir serta pengantar paket tersebut, untuk mengetahui kejadian ledakan tersebut. Bom berupa paket tersebut diangkut sebuah mobil sewaan jenis Avanza warna gold. Ketika ditanya tentang motif peledakan bom tersebut, dia mengatakan, untuk sementara ini masih bersifat personel atau perorangan. “Kemungkinan persaingan bisnis, karena itu sifatnya perorangan,” ujar Kapolda pula. Diharapkan, dalam waktu dekat ini akan diketahui pelaku yang sebenarnya,

termasuk motif adanya peledakan bom tersebut. Polisi juga sedang menelusuri lokasi dan pelaku yang telah merakit bom dalam bentuk paket, dengan kekuatan daya ledak rendah (low explosive) itu. Penjagaan dan pemeriksaan pada sejumlah wilayah keluar dan masuk wilayah perbatasan Sumsel juga terus dilakukan, untuk mengantisipasi pelarian pelaku aksi peledakan bom itu. Kapolda mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di daerahnya, untuk tetap berhati-hati bila menerima barang yang mencurigakan. Bila perlu, warga segera melaporkan kepada aparat keamanan terdekat kalau menemukan barang dan hal yang mencurigakan termasuk orang yang mencurigakan di sekitarnya, ujar dia lagi. “Menjaga keamanan itu dimulai dari diri sendiri, dan itu perlu diterapkan kepada seluruh lapisan masyarakat,” demikian Kapolda Sumsel. (zie/ Ant)

„ dari halaman 1 Ia meninggalkan mobil di kediamannya, dan memilih menggunakan jasa angkutan rakyat kebanyakan, ojek kemudian naik kereta api listrik. Hampir setiap hari ia bahkan rata-rata empat kali naik ojek, dari rumah menuju Stasiun Depok Lama, dan setibanya di Stasion Gondangdia, naik ojek lagi ke kantornya. Demikian jika hendak pulang ke rumah. Dia tak pernah membawa mobil sendiri untuk pergi bekerja. Alasannya lebih cepat. “Saya juga bisa membantu orang karena saya memakai jasanya,” kata Bambang mengenai alasan menggunakan jasa pengojek dalam aktivitas sehari-hari. Senin lalu, memang hari terakhir dibukanya masa pendaftaran calon pimpinan

Satu Saksi Stres „ dari halaman 1 intensif di Mapolres setempat. Ia mencederai pergelangan tangannya sendiri hingga terluka. Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan saat dikonfirmasi Selasa (21/6) mengakui jika ada salah seorang saksi yang diduga mengalami tekanan atau stres. “Tampaknya ia mengalami semacam stres dan berusaha mencederai diri sendiri. Dari keterangan dokter, pergelangan tangannya terluka akibat digosokkan dengan keras ke benda tumpul, mungkin meja atau benda yang diambil di dekat meja. Saat ditanya, ia mengaku merasa

Model Bom Rakitan Terbaru „ dari halaman 1 kaian besar jika sumbu pertama gagal meledakkan rangkaian besar. Bagian yang meledak pada saat kejadian merupakan sumbu dan sifatnya hanya mengeluarkan semburan berupa api bukan ledakan. Sementara itu motif dan pelaku serta ada tidaknya keterkaitan dengan jaringan teroris di Tanah Air tambah dia, sampai saat ini belum diketahui, sedangkan warga yang telah diamankan dengan status sebagai saksi sebanyak tujuh orang. Ketujuh warga yang diamankan ini terkait dengan pengiriman paket bom tersebut antara lain H dan KA, pengurus travel di wilayah Kota Palembang, kemudian DD kasir rumah makan di Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyu Asin, AN sopir

7

Pemalsu Surat Malah Jadi Hakim JAKARTA, SRIPO — Mahkamah Konstitusi sudah memberikan hukuman kepada para staf-staf MK yang terlibat pemalsuan surat putusan sengketa perkara pemilihan kepala daerah calon legislatif Partai Hanura Dewi Yasin Limpo. Staf Juru Panggil MK Mashuri Hasan, misalnya, diberhentikan dengan hormat. Kemudian Nalom, Panitera Pengganti Ad Hoc dikenai sanksi disiplin. Anehnya, saat diberhentikan dengan hormat, Hasan yang sangat berperan sentral mengonsep surat pu-

tusan palsu MK Dewi Yasin Limpo di kediaman mantan hakim MK Arsyad Sanusi justru meminta doa restu. “Ini aneh, saat diberhentikan dengan hormat dia malah minta doa restu,” ujar Sekjen MK Janedjri M Gaffar saat rapat dengan panja mafia pemilu, di gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/6). Ternyata lanjut Janedjri, Hasan sudah diterima menjadi Hakim di Jayapura, Papua.”Tapi ternyata Hasan diterima menjadi Hakim di Jayapura oleh Mahkamah Agung,” jelas Janedjri. Atas ucapan Janedjri ter-

sebut hadirin dan para anggota Komisi II DPR langsung berteriak kaget. “Ooooooooo,” teriak mereka. Hasan dan Nalom adalah dua orang staf MK yang berperan sentral memalsukan surat putusan MK. Terutama Hasan, dialah yang dianggap paling sibuk bekerja memalsukan surat dengan bolak-balik datang ke rumah Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi, dan bertemu Dewi Yasin Limpo bahkan memalsukan tanda tangan mantan Panitera MK, Zaenal Arifin Hoesein. (tribunnews/wil)

Provinsi Sumsel Jadi Provinsi Sriwijaya

peninggalan. “Diantaranya prasasti yang ada di Palembang seperti Kedukan Bukit,” ungkapnya. Sedangkan Hadi Prayogo mengungkapkan peranan pers lokal antara lain melakukan pencerahan, pembaruan dan mencerdaskan masyarakat daerah. Pencanangan Sriwijaya Bangkit harus diakomodir pers lokal. “Dengan satu tujuan yakni upaya menyejahterakan masyarakat,” katanya. Dalam kesempatan Hadi juga mengusulkan agar Sriwijaya Bangkit memiliki program untuk melestarikan sekaligus menjadikan spirit nilai-nilai dan semangat Kerajaan Sriwijaya yang pernah hadir pada abad ke-7 sampai abad-12. “Bahkan untuk mempertegas semangat Sriwijaya, bisa saja diusulkan Provinsi Sumatera Selatan diganti dengan Provinsi Sriwijaya,” jelasnya. Menurut Hadi, sejumlah provinsi saat ini juga mengambil nama dari nilai budaya leluhur. “Misalnya Provinsi Banten, nama Banten diambil dari sebuah pelabuhan yang makmur di era Kerajaan Taruma Negara pada abad ke-7. Demikian juga Provinsi Irian Jaya yang diganti Provinsi Papua, nama Papua adalah nama suku tertua di sana,” jelasnya. Sementara itu Kepala Di-

nas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel M Jhonson yang hadir mewakili Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menilai, secara pribadi setuju dengan usulan perubahan nama Provinsi Sumatera Selatan menjadi Provinsi Sriwijaya. “Dengan nama besar Sriwijaya masa lampau itu yang kita aplikasikan dalam nama provinsi saya senang sekali. Karena menurut saya itu promosi yang hebat,” jelasnya ketika dimintai komentar. Menurut dia, pengubahan nama provinsi bisa saja terlaksana, asalkan bukan karena politik, melainkan bertujuan untuk mengangkat dan mengembalikan nama besar Sriwijaya. Dikatakan semua hasil dari seminar tersebut akan dilaporkannya kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, termasuk usulan merubah nama Provinsi Sumsel menjadi Provinsi Sriwijaya. “Kami akan laporkan ke atasan. Nama provinsi ini kan ada undang-undangnya. Untuk pelaksanaannya butuh perjalanan panjang. Apakah akan menjadi keputusan lebih lanjut, itu tergantung dari masyarakat, pemerintah, legislatif, tokoh masyarakat dan banyak hal lainnya termasuk persetujuan pemerintah pusat,” ujarnya. (mg17)

dan Teh Ninih yang dibangun sejak tahun 1987 harus berakhir pada tanggal 21 Juni 2011. Dalam amar putusannya, ketua majelis hakim menilai rumah tangga Aa Gym dengan Teh Ninih sudah tidak harmonis sehingga tidak mungkin diselamatkan lagi. “Majelis hakim menilai rumah tangga pemohon dan termohon tidak dapat diselamatkan sehingga permohonan termohon kami kabulkan,” kata Acep Saifuddin. Atas putusan ini, majelis hakim memberikan waktu kepada kedua pihak untuk berpikir ulang selama 14 hari ke depan. “Namun, nanti pada setelah 14 hari, diharapkan kedua pihak hadir secara prinsipil,” kata Acep. Dalam pembacaan putusan tersebut, baik Aa Gym maupun Teh Ninih tidak muncul di ruang persidangan. Mereka masing-

masing diwakili pengacaranya, yaitu Jaenal SH MH dan Iwan Setiawan SH. Kedua kuasa hukum menerima putusan hakim ini. Seperti diberitakan pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (DT) itu melayangkan permohonan perceraian pada medio Maret lalu. Aa Gym sendiri menikahi Teh Ninih pada 1987. Dari pernikahannya dengan Teh Ninih, Aa Gym dikaruniai tujuh anak, yakni Ghaida Tsuraya, Muhammad Ghazi Al-Ghifari, Ghina Raudhatul Jannah, Ghaitsa Zahira Shofa, Ghefira Nur Fatimah, Ghaza Muhammad Al-Ghazali, dan Gheriya Rahima. Pada November 2006, Aa Gym menikahi seorang janda beranak tiga, Alfarini Eridani atau Teh Rini, dan dikaruniai satu orang putra. Pernikahan kedua inilah yang dituding menjadi awal keretakan rumah tangga Aa Gym dan Teh Ninih.(Ant)

„ dari halaman 1 giatan yang terkait penggalian nilai budaya Kerajaan Sriwijaya, melestarikan dan juga memahami semangat, keberanian dan kejujuran Raja-Raja Sriwijaya yang hidup 1.400 tahun yang lalu. Nilai-nilai luhur itu tertuang dalam beberapa prasasti abad ke-7 yang ditemukan para arkeolog. Semuanya bisa dijadikan inspirasi dan spirit menuju masyarakat Sumsel yang sejahtera. Dalam paparannya Erwan Suryanegara mengungkapkan sesuai hasil penelitiannya Palembang merupakan pusat kerajaan Sriwijaya. “Sesuai penelitian saya di Riau, Jambi, Bangka, Lampung dan Sumsel saya simpulkan Palembang sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Sriwijaya. Hal itu terlihat dari peninggalan prasasti yang ada di Palembang,” jelasnya. Erwan menambahkan, prasasti yang ada di Palembang besar-besar dan terdapat empat prasasti. Beda dengan daerah lain yang ia teliti hanya satu sampai dua

Aa Gym Wajib Bayar Rp 100 Juta „ dari halaman 1 Sementara itu, kuasa hukum Aa Gym, Jenal SH MH menyatakan, uang sebesar Rp 100 juta tersebut telah diberikan kepada Teh Ninih beberapa waktu lalu. “Sudah kok, sudah dikasihkan ke Teh Ninih,” ujar Jenal. Jenal mengatakan, uang tersebut merupakan salah satu syarat untuk menafkahi Teh Ninih dan tujuh anaknya. Majelis Hakim Pengadilan Agama Bandung, akhirnya mengabulkan permohonan gugatan cerai talak pendiri Pondok Pesantren Da‘arut Tauhid terhadap istri pertamanya, Teh Ninih. Rumah tangga Aa Gym

======

Perseko SENGK Sulawesi (Hanura) ke gedun tahun lalu sempat te selaku pe terkait da reka:

1. Arsy - Menu MK Mash - Mene Arsyad - Menan tidak, dal bahan. - Memi - Meng Limpo de - Meme - Meme da Dewi Y

2. Mash - Proak


8 SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

Pencak Silat Sumbang Dua Emas BATAM,SRIPO — Memasuki hari kedua pelaksanaan Porwil Sumatera VIII di Batam, Selasa (21/6), Sumatera Selatan berhasil menguasai cabor silat dengan mendapatkan 2 emas, sementara di cabor atletik meraih 1 perak dan 1 perunggu. Dengan hasil ini, Sumsel sementara berada di posisi tiga dengan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sedangkan puncak klasemen untuk sementara Aceh menguasai cabor atletik dengan 4 emas dan 1 perunggu, peringkat kedua Sumatera Utara dengan 2 emas dan 3 perak. “Peluang untuk mendapatkan medali masih sangat terbuka, karena masih banyak nomor andalan di atletik dan silat. Kemudian cabor lainnya juga berpeluang, kita optimis bisa mencapai target,” kata Ketua Kontingen Sumsel, Dhennie Zainal. Cabor pencak silat Sumsel sukses mempersembahkan dua medali emas untuk kategori seni di Kepri Mall. Enam pesilat putriputra Sumsel mampu meraih poin tertinggi di partai final. Beregu putra yang diperkuat M Baharudin, Mihadi, dan Ardianto Zulkarnain meraih skor 449 berhasil menyisihkan tim dari Sumut yang mendapatkan

Ong Kok Hin (kiri) bersalaman dengan panitia usai menerima pengalungan medali. SRIPO/ HENDRA KUSUMA

skor 442 dan harus puas di posisi kedua, sementara Lampung di posisi ketiga mendapatkan poin 435. Hal serupa juga diraih tim regu putri yang diperkuat Putri Kartini, Nurani, dan Sri Ayati yang meraih skor 452 juga sukses meraih emas usai menyisihkan tim dari Kepri yang mendapatkan skor 451dan Sumbar 445. “Alhamdulillah kami mendapatkan dua medali emas di putra dan putri. Bagi putra medali ini merupakan kesuksesan mempertahankan posisi, karena pada Porwil lalu mereka juga meraih emas,” kata Pelatih Silat Sumsel M Darlis. Peluang menambah emas masih ada di kategori seni untuk tunggal putri

yang juga masuk final atas nama Oktavianti, yang akan bersaing melawan wakil dari Babel Marleni, Swesti dari Kepri, Desi Aryadi dari Lampung, Fitria dari Aceh dan Kiki dari Sumut. (ndr) PERAIH MEDALI PENCAKSILAT Aceh 4 emas dan 1 perunggu Sumatera Utara 2 emas 3 perak Sumsel 2 emas, 1 perak 1 perunggu Bangka Belitung 1 emas 2 perak 5 perunggu Sumatera Barat 1 emas 2 perak 2 perunggu Kepri 1 perak Bengkulu 1 perunggu Lampung 1 perunggu

Ingin Gabung SFC n Pernah Bawa Porto Juara Champion KENDATI musim ini gagal menembus babak 16 besar AFC Cup dan hanya menempati peringkat 5 LSI, namun performa Keith Kayamba Gumbs dkk cukup dikenal di kancah sepakbola Asia, bahkan hingga ke daratan Eropah. Buktinya, klub peraih double winner Tahhun 2007 itu mulai dilirik sejumlah pelatih dan pemain terkenal. Salah satunya Rodrigues Costinha. Pemain bernama lengkap José Francisco Rodrigues da Costa atau yang lebih akrab disapa Costinha adalah pemain penuh talenta asal Portugal. Veteran kelahiran 1 Desember 1974 di Lisbon; Portugal, pernah masuk Timnas Portugal U-16 dan U20 dengan 14 kali penampilan. Saat ini gelandang serang itu bergabung bersama klub Italia yaitu Atalanta berposisi sebagai gelandang bertahan. Costinha memperoleh lebih dari 50 caps bersama timnas Portugal, pada Piala Dunia dan dua Kejuaraan Eropa. Sejumlah klub besar pernah disinggahinya. Pada

Toni Sugiarto, Sukmaraga, Lutfi, Rio, Randi, Tommy Novri, Jhordi, dan Sudarwan. Khususnya Anggi, pemain bertinggi 2,06 meter ini mencuri perhatian. Si jangkung yang sempat belajar bersama Muba Hangtuah dan Aspac ini, tampil impresif, selain sulit dihentikan, tembakan tiga poinnya mampu melemahkan determinasi tim Bengkulu. Manajer Tim yang juga Ketua Harian Perbasasi

Sumsel, Hendri Zainudin mengatakan, basket putra dan putri berhasil meraih kemenangan perdana dan merupakan modal awal untuk terus meraih hasil positif dalam laga berikutnya. “Kita akan menghadapi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (22/6) dan menjadi ajang uji kekuatan yang sesungguh bagi Sumsel. Kita tahu Sumut sangat berpengalaman dan tim juara musim lalu,” jelas Hendri.(ndr)

IST

BIODATA Nama Lengkap : Francisco Jose Rodrigues Costa Junior Tempat Lahir : Lisbon, Portugal Tanggal Lahir : 1 Des 1974 Kebangsaan : Portugal Posisi : Gelandang bertahan Bermain di Klub : Atalanta 2007-2010 : Karir Senior: Atalanta 1995-1996 : Machico | 30 Penampilan | 5 Gol 1996-1997 : Nacional | 27 Penampilan | 4 Gol Karir timnas: 1997-2001 : Monaco | 84 Penampilan | 3 Gol 1998-2006 Por2001-2005 : FC Porto | 108 Penampilan | 13 Gol tugal | 53 Penam2005-2006 : Dynamo Moscow pilan | 2 Gol 2006-2007 : Atlético Madrid

Drago Manic Ikut Juga

Basket Sumsel Hajar Bengkulu BATAM, SRIPO —Tim Basket Putra Sumsel, benarbenar mewujudkan ambisinya untuk meraih kemenangan perdana, setelah menghajar Bengkulu dengan skor 98-53, di Hall Basket Tumenggung Abdul Jamal, Selasa (22/6). Sejak Quarter pertama, anak asuh Ari Baskoro dan Firdaus ini, tampil mendominasi permainan. Basket diperkuat para pemain bintang seperti, Anggi, Rizki, Papin, Meigy Noeretian,

1997-2001, ia bergabung dengan Monaco, Prancis, dengan 84 Penampilan dan 3 Gol. Dan selama empat haun berikutnya, 20012005, dia kembali ke klub elit Portugal, FC Porto. Di klub ini, dia tampil dengan 108 Penampilan dan mencetak 13 Gol. Tahun berikutnya dia berlabuh di klub asal Rusia, Dynamo Moscow, dan pada 2006-2007 membantu Atlético Madrid di Spanyol. terakhir, dia memperkuat klub Italia, Atalanta selama tiga musim yaitu 2007-2010. Puncak karier pemain berusia 37 tahun itu yaitu membawa klub FC Porto menjadi juara Liga Champions pada tahun 2004. Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Faisal Musyid membenarkan adanya lamaran pemain Eropah tersebut. “Pada prinsipnya, saat ini kami menampung saja jika ada pemain atau pelatih yang melamar. Selanjutnya, nanti akan dibahas dalam rapat bersama manajemen klub,” kata Faisal, Selasa (21/6). (afi)

IST

Drago Mamic

SRIWIJAYA FC ternyata juga sudah dilamar oleh seorang pelatih asal Kroasia, Drago Mamic. Drago Mamic merupakan pelatih yang mempunyai keahlian empat bahasa. Yakni, Inggris, Prancis, Rusia dan Melayu. Pelatih kelahiran, Valjevo, Kroasia, 25 Mei 1953 itu saat ini telah mempunyai lisensi UEFA Pro dan pelatih fisik. Pria yang sebelumnya mengawali karirnya sebagai pesepak bola itu sudah malang melintang sebagai pelatih baik di liga domes-

tik maupun Internasional. Di liga dometik sendiri, beberapa klub sukses dibesut Drago sapaannya. Dia sukses mengantar Kvarneska Rivjera sebagai juara. Drago juga pernah membesut beberapa klub raksasa Kroasia, seperti NK Orijent. Bukan hanya di klub Kroasia, Drago juga juga sudah malang melintang menjadi pelatih di klub luar. Seperti Chengdu China dan Dalian Shide (Super League China). Bersama Dalian Shide, Drago telah mempersembahkan

Piala Super Shanghai, finalis Liga Champion Asia (LCA), dan beberapa prestasi lainnya. Drago juga mampu membawa Guangzhou juara Super League China. Membawa Guang Dong menjadi juara Hongkong Cup, serta memboyong Sabah FC lolos semi final Piala Liga Malaysia. Drago juga pernah membesut Timnas Myanmar SEA Games di Laos 2009 lalu. Kala itu, Myanmar mampu membantai 3-1 atas Indonesia.(afi)


C M Y K

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

RABU, 22 JUNI 2011

Setengah Juta Warga Kunjungi Expo ■ Transaksi Palembang Expo Capai Rp 3 Miliar

Mengudara Bersama Skateboard

■ Peringati Hari Skateboard se Dunia

SKATE BOARD — Pemain Skate Board dari komunitas Palembang Street Imaginator (PSI) melakukan atraksi di udara dalam rangka memperingati Skate Board Day, di Plaza Benteng Kuto (BKB) Palembang, Selasa (21/6). Menurut Ketua PSI, Tio Pratama, sekitar 200 anggota Skate Board dan BMX bergabung memperingati hari Skate Board Sedunia dengan melakukan 4 game.

SEORANG skater melayang di udara sambil sesekali memegang papan skateboard tempat kakinya menapak. Sorak-sorai penonton menambah semangat skater beraksi. Aksi tak kalah seru secara bergantian dipertontonkan skaters lainnya. Itulah sebagian dari aksi peserta lomba skateboard yang diadakan Palembang Street Imagination (PSI) di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) dan Kambang Iwak (KI), Selasa (21/6) sore hingga malam. Perlombaan tersebut untuk memperingati Hari Skateboard se dunia yang jatuh pada tanggal 21 Juni 2011. Meskipun aksinya menegangkan dan berbahaya, skaters atau para pemain skateboard tetap enjoy beraksi di papan kebanggaannya, skateboard. Walaupun terkadang peserta terjatuh dan tak sempurna melakukan aksinya yang berbahaya di atas papan, tepuk tangan dan sorak-sorai terus menyemangati.

SRIPO/ZAINI

Teko Poci wah gx nyangka, brarti bnyak org sumsel yg investasi dlm bntuk logam mulia ... :) Fomy Febrian W Izh jgn slah, stand pgadaian di plmbng expo bkan tuk nak transaksi gadai, tp transaksi jual emas ... *Amen tak salah

tif bunga di dada kiri, dan anting mungil di telinga terkesan sederhana namun apik. Tatanan rambutnya pun sederhana hanya digelung di atas tengkuk, namun membuat kesan rapih. Ibu dua anak ini menceritakan pengalaman saat membawa anaknya yang berusia balita berobat ke dokter praktek di sekitar kediamannya di Jakarta. “Saya baru datang disapa seorang pria yang busananya sangat sederhana. Saya tanya dokternya ada? Dijawab ada. Lalu orang itu masuk ruang dokter,” cerita Ira Duaty. Tak berapa lama menunggu, ia dan anaknya dipanggil masuk ke ruang dokter oleh suster „ Bersambung ke hal 15

Ira Duaty

Daftar Sekolah Tanpa Biaya Apapun

■ Pendaftaran Lintas Rayon SMP-SMA 27 Juni PALEMBANG, S1RIPO — Penerimaan pendaftaran calon siswa lintas rayon lain untuk tingkat SMP dan SMA/SMK Negeri reguler, di Kota Palembang tahun pelajaran 2011/2012, akan dibuka 27 Juni hingga 1 Juli 2011 mendatang. Siswa dengan pilihan sekolah lintas rayon bisa langsung mendaftar ke sekolah yang dituju, dengan persyaratan sesuai Petunjuk Teknis Penerimaan Siswa Baru (juknis PSB). “Dalam proses pendaftaran untuk penerimaan

layanan pemesanan tiket. “Sekarang kalau booking hanya dengan waktu satu jam. Jika dalam waktu satu jam yang booking tidak membeli tiketnya maka tiket akan hangus dihapus oleh sistem. Otomatis yang booking tidak bisa mendapatkan tiket yang dibookingnya tersebut,” jelas Cureng, Selasa (21/6). Perubahan sistem booking tiket ini sudah sejak lama diterapkan. Meskipun terkadang yang beli tiket kecewa karena mereka sudah booking dan gagal mendapatkan tiket penerbangan. Namun mereka tidak pernah komplain. “Tidak komplain karena saat mereka booking kita

DALAM proses pendaftaran untuk penerimaan calon siswa baru sekolah negeri, siswa tak dipungut biaya apapun. Jika terbukti akan ditindak dengan melaporkannya ke pihak Disdikpora Palembang RIZA FAHMI Kabid SMP, SMA/SMK Disdikpora Palembang calon siswa baru sekolah negeri, siswa tidak dipungut biaya apapun. Jika terbukti akan ditindak dengan melaporkannya ke pihak Disdikpora Palembang. Te-

tapi jika sekolah swasta, kembali kepada kebijakan masing-masing pihak yayasan,” kata Kadisdikpora Palembang Reza Pahlevi melalui Kabid SMP, SMA/SMK

Riza Fahmi, Selasa (21/6). Riza menerangkan jika siswa yang hendak mendaftar ke sekolah lintas rayon dari luar kota Palembang baik itu calon siswa SMP, SMA/SMK harus melapor dulu ke Disdikpora Palembang, apakah memenuhi persyaratan atau tidak, dengan menunjukan Kartu keluarga (KK) lembar F1 dan F2. Ia mendambahkan untuk calon siswa SMP yang mendaftar sesuai rayonnya, penerimaan berkas pendaftaraan ke sekolah „ Bersambung ke hal 15

Ukiran Kayu Menarik dengan Batik ANTUSIAS puluhan pengunjung singgah di stan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), yang mengikuti Palembang Expo 2011 di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang 16-21 Juni lalu. PT PGN menampilkan kerajian dari tiga daerah yang menjadi binaannya. Salah satunya DI Yogyakarta menampilkan Kerajinan Batik Kayu Sangar Peni. Kerajinan ini memikat pengunjung Expo. Yanti isteri pemilik Kerajinan Batik Kayu Sanggar Peni mengungkapkan senang melihat antusias war-

Booking Tiket Paling Lama 2 Jam SELAMA ini booking tiket pesawat dari jauh hari biasa dilakukan. Namun sekarang ini untuk booking tiket hanya dapat dilakukan dalam waktu singkat cuma satu hingga dua jam dari pengambilan atau pembelian tiket. Seperti halnya, untuk membeli tiket penerbangan di Batavia Air, hanya dapat dibooking dalam waktu satu hingga dua jam. Cureng Hariyadi District Manager Batavia Air Palembang menuturkan, pihaknya tidak bisa lagi melayani orang yang hendak membooking tiket dalam waktu lama. Karena menurut dia sekarang pembelian tiket sudah diatur oleh sistem pe-

„ Bersambung ke hal 15

Investasi Logam Mulia

Kesan Pertama yang Menentukan

P

bang 1328 diikuti 74 stan dalam tenda roder. Peserta expo selain dari provinsi di Sumsel juga dari luar provinsi Sumsel seperti Banten, Lampung, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Kalimantan, serta beberapa provinsi dan kota di Tanah Air. Ada 15 tenda kerucut yang juga diisi berbagai stan produk makanan dan aksesoris. Berdasarkan kuesioner yang disebar panitia pelaksana Palembang Expo, pengunjung mengharapkan Palembang Expo digelar rutin tiap tahun. “Masyarakat mengharapkan Palembang Expo jadi agenda tahunan Pemkot Palembang,” kata Apriadi. Ia menambahkan ke depan Pemkot Palembang

SRIWIJAYA POST : Selama Palembang Expo digelar mencatatkan transaksi sekitar Rp 3 miliar. Transaksi terbanyak di Stan Perum Pegadaian dengan jumlah 112 transaksi bernilai Rp 651 juta. Rekan fb ada komentar.

„ Bersambung ke hal 15

ENAMPILAN menentukan karier seseorang. Wanita karier sewajarnya memberi perhatian pada tampilan busana maupun wajah serta rambut saat ke kantor. “Kenapa perlu penampilan baik, karena kesan pertama seseorang ketika bertemu menentukan relasi selanjutnya,” kata Ira Duaty, Model Senior, pengajar F&G Model and Talent Agency dan Praktisi Etiket saat berbicara dalam Workshop Karier yang diselenggarakan Majalah Femina di Hotel Horison baru-baru ini. Mengenakan celana panjang hitam dan baju berbahan tenun Nusa Tenggara Timur bermotif biru, Ira Duaty terlihat a n g gun. Bros bermo-

PALEMBANG, SRIPO — Palembang Expo yang digelar di Pelataran Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang selama tujuh hari (16 - 21 Juni 2011) membukukan transaksi sekitar Rp 3 miliar. Total pengunjung sekitar 500 ribu orang. Lebih tinggi dari target semula 200 ribu pengunjung. “Transaksi terbanyak di Stan Perum Pegadaian dengan jumlah 112 transaksi bernilai Rp 651 juta. Lebih 2.000-an pengunjung ke stan ini,” kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Palembang, Apriadi S Busri, CES, saat mewakili Walikota Palembang menutup Palembang Expo 2011, Selasa (21/6). Palembang Expo yang digelar Pemkot Palembang dalam rangkaian menyambut Hari Jadi Kota Palem-

langsung jelaskan mengenai hal ini. Sedangkan untuk waktu booking tiket pesawat paling lama dua jam itupun kelas tertentu, serta dengan keberangkatan, relatif masih lama,” tutur Cureng. Sistem booking tiket seperti yang diterapkan menurut dia bukan hanya di Batavia Air saja melainkan melainkan di maskapai penerbangan lainnya juga sama. “Saya kira di semua airline sama. Jika kita tidak menerapkan sistem ini besar kemungkinan kita akan rugi. Karena dulu kebanyakan yang sudah pesan tiket gagal berangkat. Sedangkan pesawat sudah hendak terbang,” pungkasnya. (retno w)

ga Palembang. Di hari pertama expo kerajinan kayu batik hasil karya mereka disambut baik pengunjung. “Kita mengikuti expo ini diajak PT PGN sebagai pembina usaha. Antusias pengunjung sangat baik bahkan di hari pertama, barang yang kita jual sudah ada yang terjual,” jelasnya pada Sripo kemarin. Yanti menambahkan, barang-barang kerajinan yang mereka bawa hanya sebagian, seperti kerajinan batik kayu topeng, souve„ Bersambung ke hal 15

SRIPO/RETNO W

BATIK KAYU — Yanti isteri pemilik Kerajinan Batik Kayu Sanggar Peni memperlihatkan souvenir batik kayu di stan Palembang Expo 2011 pelataran BKB Palembang.

Robby Cahyadi jadilah acaranyo seru,tapi tempatnyo kurang luas RiZky ScoRpiz intinyo.,.,wong palembang lg buntu galo.,.,wkwkwk Duta Leonardo Dudikoff bulan tuo.. maklumlah. apo yang biso digadaike yo gadaikelah...


10

SRIWIJAYA POST Rabu 22 Juni 2011

Pejabat Kota Plesiran ke Thailand n Reward Perolehan Adipura n Insentif Pasukan Kuning Belum Cair PALEMBANG, SRIPO — Seluruh camat di lingkungan kota Palembang yang berjumlah 16 kecamatan ditambah beberapa pejabat seperti kepala dinas dan kepala badan akan pelesiran ke Negeri Gajah Putih Thailand. Mereka diberangkatkan dengan alasan sebaga penghargaan atas perolehan Piala Adipura kelima kali. Sementara ujung tombak kebersihan kota, 1200 pasukan kuning, belum dapat menerima insentif karena dana belum cair. Dana baru akan dianggarkan dulu. Untuk sementara mereka baru menerima upah per minggu yang besarnya setara dengan gaji sebulan. Menanggapi keberangkatan 16 camat dan sejumlah pejabat, Sekda Kota Palembang, H Husni Thamrin mengaku tidak mengetahui. “Wah... saya belum tahu

tuh, dari mana informasinya,” kata Husni di ruang kerjanya, Selasa (21/6). Yang ia ketahui, ada penghargaan bagi pasukan kuning (petugas honor lepas Dinas Kebersihan Kota) dan petugas honorer Dinas Lampu Jalan dan Pertamanan. “Kan mereka itu gajiannya per minggu. Jadi kita berikan bonus sebanyak empat minggu atau setara sebulan gaji. Tapi cairnya belum tahu kapan karena mau dianggarkan dulu,” kata Husni. Sementara HM Nasir Kadir, Plt Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kota Palembang, membenarkan dirinya diajak ke Thailand. Saat ditanyakan apakah ajakan ini terkait reward perolehan Adipura, Nasir mengaku tidak tahu. “Insya Allah, besok (hari ini) saya berangkat

ke Jakarta. Informasinya pesawat ke Thailand sore hari. Tapi maaf saya tidak tahu lebih jauh. Saya diajak ya ikut saja,” kilah Nasir yang ditemui, Selasa (21/6). Nasir pun menyatakan tidak tahu dananya dari mana dan berapa ongkos ke Thailand. Termasuk siapa saja yang ikut serta, Nasir mengaku tidak tahu. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Riza Fahlevi juga membenarkan dirinya akan ke Thailand. Namun ketika disebutkan dalam rangka apa, Riza mengaku tidak paham dan tidak mengetahui detail terkait keberangkatannya ini. Kepala Dinas PU Kota Palembang Ir Kira Tarigan ketika dikonfirmasi apakah ikut serta dalam rombongan ke Thailand, mengaku sampai Selasa (21/ 6) kepastian dirinya diajak

belum ada. Camat Seberang Ulu (SU) I, Thabrani ketika dihubungi, Selasa (21/6) pun mengaku tidak tahu kalau dirinya akan diajak ke Thailand. Namun Thabrani membenarkan dirinya besok (hari ini) berangkat ke Jakarta. Salah seorang camat yang enggan disebutkan jati dirinya ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya ikut ke Thailand. Berdasarkan sumber yang juga enggan disebutkan namanya mengaku salah seorang Kepala SKPD di lingkungan Pemkot menjadi koordinator pemberangkatan para camat dan pejabat ini ke Thailand. Hal ini terungkap setelah beberapa hari lalu, seluruh camat dan pejabat memfotokopi paspor masing-masing untuk dikumpulkan kepada tim koordinator. (saf)

SRIPO/ZAINI

PERBAIKI KABEL — Sejumlah pekerja PT Telkom Indonesia membongkar dan memperbaiki kabel Sekunder yang putus di garuk alat berat eksafator ketika membuat galian untuk pipa PDAM, Selasa (21/6/2011). Menurut petugas Telkom ada sekitar 100 pelanggan sejak Senin (20/6) terganggu akibat kabel sekunder yang putus sedang di perbaiki.

Agung Laksono Warga Tolak Listrik Curah Polsri Buka Pendaftaran Mengaku Kaget Mahasiswa Baru PALEMBANG, SRIPO — Menko Kesra RI, Agung Laksono mengaku prihatin dan terkejut vonis pancung yang dialami Ruyati binti Satubi (54), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab saudi. Warga Bekasi, Jawa Barat ini dihukum di Mekkah (Arab Saudi), Sabtu (18/6) lantaran membunuh istri majikannya. “Saya kaget mendengar kabar itu, karena itu saya meminta semua pihak dapat menanggapinya secara proposional dan tak emosional,” kata Agung Laksono, Senin (20/ 6) kemarin. Menurutnya, Kemenko Kesra akan melakukan koordinasi dengan Kement-

erian terkait seperti kementerian Luar Negeri guna mengecek apakah prosedur yang dilakukan sudah sesuai prosedur atau tidak. Berdasarkan aturan, sebelum melakukan eksekusi hukuman pancung pihak Arab Saudi menyampaikan terlebih dahulu informasi kepada Indonesia atau melalui Dubes RI. “Ini yang harus di cek dulu, sudah ada belum informasi itu,” tegasnya. Disinggung lambatnya perhatian RI terkait merespon kasus TKI dihukum pancung di Arab Saudi ini, Agung langsung menepisnya, . (sin)

PALEMBANG, SRIPO — Puluhan warga dan pengurus Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Lubuklinggau dan Musi Rawas, Selasa (21/6) mendatangi Kantor PT PLN (Persero) Wilayah S2JB, Jl Kapten A Rivai. Mereka menolak program listrik curah yang saat ini sudah dikembangkan pihak swasta. Warga yang datang dari Desa Transumbur, Muara Lakitan ke Palembang dengan menggunakan beberpa minibus ini, ternyata masih ada yang kesasar. Bahkan hingga penyampaian aspirasi langsung ke GM PT PLN (Persero) Wilayah S2JB Ir Nandi Ranadireksa dan Manager Cabang PT PLN (Persero) Cabang Palembang Sudarto Yatiman selesai, ternyata masih ada warga belum datang.

Nandi Ranadireksa

DOK.SRIPO

“Warga yang kesasar belum sampai. Mereka baru pertama kali masuk Palembang,” kata Hendri Subagio salah satu koordinator aksi dari Transubur. Kedatangan warga ke PLN ini, lantaran dipicu mahal dan sulitnya pemasangan listrik ke warga dengan biaya pasang yang berubah-ubah. Misalnya, untuk

daya 4 Ampere, dikenakan tarif mulai dari Rp 5,8 juta kemudian tambah daya Rp 2,5 juta. Setelah itu, naik kembali dengan daya yang sama Rp 10 juta. Menurut Hendri, dari 10 ribu calon pelanggan, baru beberapa persen saja terpasangi. Itu pun biaya pasang baru sudah dibayar kepada PT Banyu Biru sebagai kuasa memasarkan listrik curah ke warga. “Anehnya lagi, secara adminitratif, kami di Muaralakitan harus ke PLN Sekayu. Padahal, PLN Muarabeliti lebih dekat,” katanya. GM PT PLN (Persero) WilayahS2JBIrHNandiRanadireksa kepada warga mengatakan, PLN dalam mengembangkan pelayanan ke masyarakat memiliki keterbatasan untuk investasi, seperti pemasangan kabel dan jaringan.(sin)

PALEMBANG, SRIPO — Politeknik Sriwijaya (Polsri) mulai tanggal 20 Juni s/d 6 Juli membuka pendaftaran penerimaan Mahasiswa baru (PMB) tahun ajaran 2011. Kesempatan ini melalui Ujian Masuk Perguruan Negeri, yang merupakan rekrutan lokal, kuota yang disediakan 1000 orang dari 1400 total quota yang ditetapkan. “Mulai tanggal 20 yang lalu calon siswa sudah bisa membeli pin untuk mendaftar ke Poltek Sriwijaya, dan langsung mendaftar melalui on-line untuk mendaftarkan kartu peserta ujian,”beber Humas

Poltek Sriwijaya Ahmad Taqwa diruang kerjanya, Selasa (21/6). Sama dengan SNMPTN, pembelian pin dapat dilakukan dengan cara datang langsung ke bank, via ATM atau teller tersedia pada Bank Mandiri, dengan mengimput data nomor kartu identitas calon peserta berupa KTP/SIM/Kartu keluarga dan memilih kelompok yang dikehendaki IPA/IPS/IPC. Dijelaskan Ahmad, karena ini sifatnya lokal hanya untuk Poltek Sriwijaya harga pin yang dijual relatif hampir sama dengan SNMPTN.(mg15)


SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

11

Banyak Kapal Tak Dilengkapi Pelampung n Razia Dishub untuk Keselamatan Kapal SRIPO/ANDI AGUSTRIONO

AKTIVITAS — Sejumlah pekerja beraktivitas mengangkut barang ke motor sungai di Dermaga 16 Ilir. Gambar diambil beberapa waktu lalu.

Sekali Sandar Bayar Rp 20 Ribu PALEMBANG, SRIPO — Angkutan perairan yang bersandar di Dermaga 16 Ilir, tentunya ada retribusi wajib dari pihak terkait. Namun, retribusi resmi yang ditetapkan tidak sesuai di lapangan. Ledi (35), pengemudi jukung Indra Jaya, yang setiap pekan bersandar di Dermaga 16 Ilir ini mengeluhkan tingginya retribusi tersebut. Setiap kali bersandar di dermaga itu, ia harus merogoh kocek sekitar Rp 20.000 untuk selama satu hari kapalnya bersandar. “Kito kan tiap minggu bersandar di sini, untuk retribusinyo sekitar Rp 20.000,” ujar supir pengangkut barang jurusan Palembang-Air Saleh. Menurutnya, retribusi sebesar itu selain uang keamanan, juga untuk pembangunan Dermaga 16 Ilir yang sedang dibangun. Ia mengaku, tidak tahu siapa dan dari mana petugas yang mengambil retribusi tersebut. Petugas tidak menggunakan seragam sebagaimana mestinya. “Kami dak tahu dari mano, katonyo dari petugas. Pokoknyo kalau kami

ni bayar be lah biar aman,” ungkapnya. Tidak hanya itu, angkutan ketek berukuran kecil sebagai taksi untuk penyeberangan masyarakat, juga terbilang mahal dan tidak sesuai dari retribusi resminya. Dalam satu hari mangkal di dermaga tersebut, supir ketek dipungut biaya Rp 4.000. “Per harinyo semak itulah, dak katek perubahan. Mugolah kito tiap kali bersandar di tempat ini,” kata salah seorang supir saat ditemui Sripo, Selasa (21/6) siang. Tidak jauh beda dengan retribusi lainnya, untuk speedboat yang bersandar di bawah Jembatan Ampera, setiap harinya membayar retribusi yang tidak menentu. “Tergantung dari jumlah penumpang. Kalau penumpangnya full, kito bayar Rp 20.000 tapi kalu cuma setengah atau sedikit, biso bayar Rp 10.000. Kalau tidak ada penumpang, kita dak bayar. Biso dinego,” ujar Hasanuddin, supir speedboat jurusan Palembang-Pemulutan. Namun demikian tak semua supir ketek keberatan dengan retribusi yang harus dibayar. Candra misalnya, meski satu kali bersandar di

Separuh Pelanggan Nikmati Air 24 Jam PALEMBANG, SRIPO — Pelayanan air bersih selama 24 jam hingga saat ini belum bisa dinikmati seluruh pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Air Minum Tirta Musi. Dari total 167 ribu pelanggan baru 50 persen mendapatkan air bersih selama 24 jam. “Belum seluruh warga Palembang mendapatkan pelayanan air bersih 24 jam. Namun kita terus berusaha meningkatkan pelayanan,” kata Direktur PDAM Tirta Musi, Ir Syaiful DEA, kemarin. Syaiful mengatakan kendalanya selain investasi yang dibutuhkan cukup besar, perilaku masyarakat yang sering melakukan pencurian air, hingga menyebabkan kebocoran menjadi penghambat upaya tersebut. Kawasan yang sudah 24 jam disebutkan Syaiful beberapa titik seperti di kawasan Jalan Rambutan, Jalan Merdeka, kawasan Kampus, kawasan Kalidoni dan Sei Lais. Selebihnya, masih rata-rata sekitar 6 jam. Selain itu, untuk melakukan distribusi air selama 24 jam, juga diperlukan penambahan pipa distribusi. Sekarang saja, pipa tahun 1929 masih ada yang dipakai. Kalau semuanya serentak mau diganti, biayanya besar sekali. Bisa sampai ra-

SRIPO/STS

BELUM seluruh warga Palembang mendapatkan pelayanan air bersih 24 jam. Namun kita terus berusaha meningkatkan pelayanan.” IR SYAIFUL DEA Direktur PDAM Tirta Musi tusan miliar. Mengenai kenaikan tarif, Syaiful mengakui, masih banyak warga yang mengeluhkannya. PDAM Tirta Musi sudah mensosialisasikan penyebab dari kenaikan tarif. “Kita sudah sosialisasi ke sejumlah kecamatan. Di antaranya, Seberang Ulu, Ilir Timur, Gandus, Ilir Barat II dan Sukarami. Semua keluhan kita respon. Dan dijelaskan, bahwa kenaikan tarif hanya 10 persen. Kalau bisa menghemat air, maka biaya yang dikeluarkan tidak terlalu tinggi,” kata Syaiful.(saf)

Kolom: Ir Stephanus Direktur Teknik PDAM Tirta Musi Palembang

Tambah Kapasitas Air PDAM telah melakukan upgrating (peningkatan) kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) Karang Anyar dari 600 liter/detik menjadi 1.200 liter per detik. Ini salah satu usaha menaikkan kapasitas produksi air SRIPO/STS ke pelanggan. Sehingga, untuk 15 tahun ke depan untuk kebutuhan air baku 35 ribu pelanggan. PDAM juga akan memperluas layanan hingga Talang Jambe, Talang Betutu sampai Alang-alang Lebar. Mengenai pencurian air, kami meminta peran serta semua stakeholder seperti RT, Lurah dan Camat untuk melaporkan kejahatan tersebut ke polisi. (saf)

tempat itu harus membayar Rp 30.000, ia bisa terima. Asalkan aman dan tidak merugikan. Kepala Bidang Perhubungan Laut ASDP H Said Albar SH MM saat ditemui, menyayangkan adanya praktek seperti itu. “Untuk retribusi motor sungai sudah diatur dan ditetapkan. Retribusi itupun untuk biaya asuransi dari Jasaraharja,” katanya. “Petugas wajib menggunakan seragam resmi untuk mengambil retribusi itu. Selain itu, petugas juga dibekali surat tugas. Jika ada seseorang yang memungut retribusi liar, itu bisa dilaporkan ke pihak yang berwajib,” ujarnya. Di Dermaga 16 Ilir setiap harinya bersandar speedboat sebanyak 120 buah. Speedboat memiliki 38 trayek lintas kabupaten yang berbedabeda. (mg18) TARIF SANDAR Speedboat Rp 1.500Rp 3.000 Ketek Rp 1.000 Jukung Rp 3.000 Retribusi berlaku per hari

PALEMBANG, SRIPO — Minimnya kesadaran masyarakat akan perlengkapan alat keselamatan kapal membuat Dishub Kota Palembang gerah. Bersama Kabupaten Banyuasin, Dishub Kota Palembang akan menggelar penertiban. “Penertiban yang kita lakukan sebagai tindak lanjut MoU dengan Kabupaten Banyuasin mengenai kelengkapan alat keselamatan kapal dan dokumen penting,” ujar Said Albar SH MM, Kepala Bidang Hubla dan ASDP Dinas Perhubungan Kota Palembang, Selasa (21/6). Menurutnya, selama satu minggu ke depan, 12 petugas Dishub Banyuasin dan 18 petugas Dishub Palembang akan melakukan pemeriksaan tanda kelaikan kapal, izin operasi hingga izin trayek kapal. Kapal angkutan sungai yang diperiksa memiliki bobot di bawah 7 Gross Ton (GT). Albar mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kepatuhan nahkoda terhadap prosedur keselamatan penumpang. “Kita ingin mengetahui apakah kapal yang melintas di perairan Sungai Musi berizin atau tidak, dan yang paling penting alat keselamatan seperti life jacket yang harus ada di kapal,” kata Said. Ia menambahkan masih banyak nahkoda dan pemi-

lik kapal yang belum menyediakan life jacket di kapal padahal sesuai dengan aturan, jumlah life jacket harus disediakan sesuai dengan kapasitas jumlah penumpang ditambah 10 persen. Selain ketersediaan life jacket di kapal penumpang, alat pemadam kebakaran berupa tabung seperti yang ada di gedung juga wajib tersedia di kapal penumpang dan barang. Kelengkapan kapal lain yang ikut diperiksa oleh petugas seperti navigasi mulai dari lampu kapal yang harus

”PENERTIBAN yang kita lakukan sebagai tindak lanjut MoU dengan Kabupaten Banyuasin mengenai kelengkapan alat keselamatan kapal dan dokumen penting.” SAID ALBAR SH MM Kabid Hubla dan ASDP Dishub Palembang berfungsi pada saat kapal beroperasi di malam hari. “Tidak berfungsinya lam-

DOK SRIPO/STS

pu navigasi bisa menyebabkan kecelakaan kapal karena tidak bisa melihat kondisi di perairan sungai,” kata Said. Penertiban yang dilakukan secara berkala ini diakuinya juga sebagai reaksi terhadap masih banyaknya nahkoda atau pemilik kapal yang tidak melengkapi alat keselamatan. Albar juga menambahkan selain penertiban angkutan sungai, pihaknya juga melakukan sosialisasi mengenai asuransi untuk penumpang sesuai dengan Undangundang Nomor 17 tahun 2008 mengenai pelayaran. Said mengatakan sertifikat kesempurnaan dokumen kapal yang habis masa berlakunya juga menjadi pelanggaran yang banyak ditemui selama operasi penertiban angkutan sungai yang dilakukan di dermaga Sungai Lais. (saf)


12

SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang

Ratusan Ayam Mati Mendadak ■ Sejak 10 Hari Terakhir ■ Ciri-ciri Kepala Kehitaman

SRIPO/TOMMY SAHARA

AYAM —Aan (tengah) sedang memberi makan dua ekor ayam miliknya, Selasa (21/6). Ayam peliharaannya sejak 10 hari mati mendadak.

LAHAT, SRIPO - Kurun waktu 10 hari terakhir di Kabupaten Lahat, ratusan ekor ternak ayam milik warga Kelurahan KotabBaru Kecamatan Kota Lahat, mati mendadak. Belum diketahi secara pasti penyebab matinya unggas peliharaan warga itu, karena pemilik unggas baru melapor ke kelurahan. Sehingga dinas terkait belum melakukan penelitian, guna memastikan jenis penyakit yang menyerang ratusan ayam tersebut. Menurut Aan (35), ternak ayam miliknya satu per satu mati sejak Sabtu (11/6). Padahal tidak ada tanda-tanda

Visi Pemkot Belum Optimal PAGARALAM, SRIPO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam menilai, visi Kota Pagaralam yaitu Kota Agrobisnis dan Pariwisata yang Bernuansa Islami perlu ditingkatkan. Bidang pariwisata dan agorbisnis dinilai belum dilaksanakan secara optimal, serta belum bisa memacu peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Karena itu DPRD berharap kepada Pemkot Pagaralam agar dapat mengoptimalkan kedua sektor tersebut di usia Pagaralam ke satu darsa warsa ini. Kare-

na dalam usia 10 tahun, Pagaralam masih belum bisa mengoptimalkan dua sektor yang masuk dalam visi Kota Pagaralam itu sendiri. “Kami menilai visi Kota Pagaralam terutama bidang pariwisata dan pertanian belum berhasil dijalankan dan masih perlu dilakukan peningkatan. Di usianya yang ke-10 tahun ini sektor tersebut belum mampu meningkatkan ekonomi terutama masyarakat dan petani,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Pagaralam, Rasmizal, Selasa (21/6). Menurutnya, sebagai kota

yang memiliki visi kota agrobisnis, sampai saat ini belum ada komoditi unggulan yang bisa dikembangkan. Semuanya dilakukan tidak secara optimal dan terkesan setengah-setengah. Program yang diajukan dinas terkait masih merupakan program lama. Dicontohkan, saat ini bibit tanaman dan pupuk masih mendapat bantuan dari Pemprov Sumsel dan pemerintah pusat, sedangkan dari APBD masih sangat minim. Selain bidang pertanian, bidang pariwisata juga tidak lebih baik. Pembangunan

sektor ini belum dilakukan secara optimal. Masih banyak lokasi wisata yang belum dibangun secara maksimal sehingga belum memilki nilai jual. Menanggapi hal itu, Walikota Pagaralam H Djazuli Kuris mengatakan, saat ini Pagaralam sudah banyak kemajuan dari berbagai sektor. Termasuk empat pilar pembangunan Kota Pagaralam, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi kerakyatan. “Ke depan, pemerintah terus melakukan pembangunan di semua sektor sesuai kemampuan APBD. (mg16)

Muzakir Raih Dua Penghargaan MUARAENIM, SRIPO Bupati Muaraenim Ir Muzakir SS meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Lencana Abdhi Bhakti Tani Nelayan dari KTNA Pusat, serta Lencana Wirakarya dari Presiden RI. Penghargaan tersebut akan diserahkan oleh Menteri Pertanian DR Ir H Suswono MMA pada kegiatan Penas KTNA XIII Tahun 2011 di Desa Per-

jiwa, Kecamatan Teng garong Seberang, Kabupaten Kutai Negara, Kal i m a n t a n Ti m u r, R a b u (22/6) hari ini. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Muaraenim, Ir Said Ali didampingi Kasubag Humas Zainal Arifin SH, Selasa (21/6) mengatakan, penghargaan Satyalencana Wirakarya tersebut adalah penghargaan karena keberha-

silan Bupati Muaraenim dalam bidang pembangunan pertanian. Said mencontohkan, selama tiga tahun terakhir 2008, 2009 dan 2010 produksi Gabah Kering Giling (GKG) meningkat tajam, tahun 2008 sebanyak 221.322 ton GKG, tahun 2009 sebanyak 232.962 ton GKG, dan tahun 2010 menjadi 247.180 ton GKG. (ari)

Muzakir SS

mencurigakan, karena siang dan malam hari semua ayamnya terlihat sehat. Saat ia memeriksa kandang pagi harinya, sekitar 10 ekor ayam sudah mati di kandang. Kejadian serupa terus berlangsung selama 10 hari, dengan jumlah ayam yang mati totalnya sudah mencapai 35 ekor, dari sekitar 45 ayam peliharaannya. Ciriciri ayam yang mati pada bagian kepala berwarna merah kehitaman, serta bagian dubur terdapat benjolan kecil. “Saya bingung karena cuma ayam saya saja yang mati. Padahal saya

juga memelihara itik, angsa, burung dara, serta kambing yang mesti beda kandang namun dicampur menjadi satu,” ujar Aan yang tinggal di RT 9 RW 3 Kelurahan Kotabaru Lahat. Ternyata hal sama juga dialami Junaisel (42), tetangga Aan. Ternak ayam miliknya setiap hari mendadak mati tanpa diketahui sebabnya. Sedikitnya sudah 60 ekor ayam ternaknya mati, dan hanya menyisakan tiga ekor ayam lagi. Begitu pun dengan ternak milik Sangkut (35), yang juga masih satu satu RT. 20 ekor ayam miliknya mati

beruntun kurun waktu 10 hari. “Kami sudah lapor ke Kelurahan, namun hingga kini belum ada tindak lanjut,” imubh Junaisel. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Lahat, Ir Yudi Erlina Ad melalui Koordinator PDSR Penanganan Flu Burung, Ahmad Sarul mengaku, pihaknya belum menerima laporan ternak ayam milik warga yang mati mendadak. Namun pihaknya segera ke lapangan melakukan vaksinasi dan pemeriksaan. “Kita belum dapat memastikan virus apa yang menyerang ayam warga itu. Namun saya menghimbau jika ada ayam yang mati mendadak, siapapun jangan bersentuhan langsung dengan ayam tersebut,” ujarnya. (mg10)

Oknum Pejabat Korupsi Waktu ■ Tinggal di Luar Prabumulih PRABUMULIH, SRIPO Masih banyaknya pejabat yang tidak menetap di Prabumulih membuat kesal Wakil Walikota, Ir Ridho Yahya MM. Dari seluruh pejabat terutama kepala dinas, sebagian pulang pergi untuk bekerja. Ridho mengatakan, ulah pejabat itu membuat pelayanan di masyarakat menjadi terganggu. Para pejabat yang pulang pergi bekerja di Pemkot Prabumulih itu juga sering datang terlambat, sehingga masyarakat harus menunggu lebih lama. Pelayanan terhadap masyarakat sendiri hanya terpaku pada jam kerja. Pada Sabtu dan Minggu, sebagian pejabat tidak berada di Prabumulih karena menetap di kota lain, sehingga masyarakat cenderung menunda urusannya. “Jika menetap sosialisasi hidup dengan masyarakat lebih mengena,” ujar Wawako Ir Ridho Yahya MM, Selasa (21/6). Selain alasan pelayanan, para pejabat yang pulang pergi rata-rata korupsi waktu. Jauhnya jarak yang ditem-

puh membuat mereka hampir tidak terkejar untuk hadir tepat pada jam masuk kerja. “Dapat disebut begitu. Mereka korupsi waktu. Korupsi itu tidak hanya berbentuk uang,” katanya. Paling cepat seorang pejabat masuk pukul 08.00. Sementara jam masuk kerja Pemkot Prabumulih dimulai pukul 07.30. Artinya pejabat bersangkutan terlambat setengah jam (30 menit) dari waktu yang ditentukan. Kekesalan itu sendiri muncul akibat ulah pejabat. Pemkot Prabumulih sering meminta agar pejabat Pemkot tinggal dan menetap di Prabumulih. Selain jarak yang jauh, keselamatan dalam perjalanan juga menjadi pertimbangan. “Kita sebenarnya sayang pada mereka. Kasihan jika terjadi apa-apa saat menuju tempat kerja,” ucap Wawako. Perintah untuk menetap sendiri dilakukan setelah memertimbangkan banyak hal. Selain kendaraan yang digunakan akan cepat rusak, stamina para pejabat juga akan menurun dengan

DOK:SRIPO

Ridho Yahya

cepat. “Jika pakai sopir harus mengeluarkan biaya baru,” ujarnya. Sikap para pejabat itu sendiri dianggap tidak sesuai dengan para bawahannya. Pimpinan seharusnya memberikan contoh yang baik kepada bawahan bukan sebaliknya. “Para pegawai saja mampu menyewa rumah. Besar mana antara gaji kepala dinas dengan staf biasa. Staf biasa tidak punya tunjangan perumahan tapi mereka mampu menyewa rumah,” katanya. (cr2)


SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

13

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua

Pertama, Deru Lantik Nasdem Kecamatan ■ Nasdem Bisa Kontrol DPRD MARTAPURA, SRIPO - Ratusan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) memadati halaman Gedung Serbaguna Desa Kurunga Kecamatan Buaymadang, Selasa (21/6), menghadiri deklarasi dan pelantikan pengurus organisasi kemasyarakatan Nasional Demokrat (Nasdem) yang diketuai Faisal Habibur SH. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PW Nasdem Provinsi Sumsel, H Herman Deru SH MM. Berasamaan dengan pelantikan pengurus Nasdem Kabupaten OKUT, Herman Deru juga melantik pengurus Nasdem Kecamatan.

“Pelantikan Nasdem tingkat kecamaan ini merupakan yang pertama di Indonesia,” kata H Herman Deru SH MM, Ketua Pengurus Wilayah Nasdem Sumsel. Herman Deru mengatakan, Nasdem merupakan satu-satunya ormas yang memiliki keanggotaan terbanyak yang tidak berpihak kepada salah satu agama dan suku yang ada di Indonesia. Akan tetapi Nasdem mengakomodir agama dan suku itu. “Dalam ormas Nasdem ini, semuanya berbaur menjadi satu, mulai dari pegawai, pejabat, sampai masyarakat biasa. Ibarat sapu lidi, kita ikat berbagai perbeda-

an menjadi satu kekuatan sehingga berfungsi dan berguna bagi masyarakat sebagai kontrol bagi pemerintah,” ujar Herman Deru. Setelah pelantikan tersebut, lanjut Deru, pengurus harus berfikir kiprah apa yang akan dilakukan untuk masyarakat yang tentunya akan mensejahterakan masyarakat Indonesia. “Karena yang tergabung menjadi anggota Nasdem ini adalah para intelektual yang memiliki keahlian masingmasing. Untuk itu, marilah kita berkiprah untuk kepentingan masyarakat. Sumbangkan semua apa yang kita miliki. Jangan pernah menghemat tenaga yang kita miliki selagi untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Akbar Sudah Disunat Saat Lahir PAGARALAM, SRIPO Warga Dusun Kebun Jerok, Kelurahan Pagaralam, Kecamatan Pagaralam Utara, heboh dengan kehadiran bayi lelaki yang lahir dalam kondisi alat kelamin sudah disunat atau dikhitan. Bayi bernama Muhammad Akbar Prata itu lahir melalui proses persalinan normal, dengan berat 2,3 kilogram. Putra pertama pasangan Ujang (29) dan Erni Sari( 23) ini lahir pada Sabtu (18/6) pukul 23.00.

“Saat lahir alat vital Akbar sudah dalam keadaan dikhitan,” kata Ujang seraya menyebutkan, dia mengetahui anaknya sudah dikhitan dari bidan yang membantu persalinan istrinya. Namun saat mendengar kabar tersebut kedua orang tua Akbar tidak terlalu terkejut, karena menurut mereka itu merupakan khitanan Malikat. “Biasa tidak ada yang aneh. Awalnya saya tidak percaya anak saya

SRIPO/WAWAN SEFTIAWAN

KHITAN — Muhammad Akbar Pratama, bayi berumur tiga hari yang sudah dikhitan saat lahir.

sudah disunat. Tapi waktu saya lihat ternyata benar,” ucap Ujang, Selasa (21/6). Erni mengaku tidak memiliki firasat apa pun saat mengandung anak pertamanya tersebut. Saat mengidam pun sama seperti perempuan yang hamil muda lainnya. “Saya tidak merasa ada yang aneh saat saya mengandung anak saya ini. Dan selama mengandung saya merasa sehat terus dan tidak ada keluhan apapun,” jelasnya. Mengenai usia kandungan pun, Erni mengaku normal yakni Sembilan bulan. Di samping itu, baik bobot anaknya normal. Berat badannya yakni 2,3 kilogram. Menurut Kepala Rumah Sakit Daerah (RSD) Besemah Kota Pagaralam, dr Febrinda, kondisi yang terjadi pada Akbar merupakan perubahan bentuk penis tanpa melalui proses khitan pada umumnya, sehingga seolah-olah terlihat seperti telah disunat. Namun kelainan bentuk penis sejak lahir ini tidak ada kaitannya dengan unsur ghaib. “Dalam istilah medis, kelainan itu disebut paraphimosis,” jelasnya. (mg16)

Dalam menjalankan fungsinya sebagai organisasi kemasyarakatan tambah Deru, Nasdem merupakan kekuatan penyeimbang. Layaknya DPRD yang merupakan kontrol bagi pemerintah, dan DPRD tentunya membutuhkan kontrol sosial juga. “Disinilah fungsi Nasdem yang bisa mengontrol kinerja anggota dewan,” kata Deru. Pelantikan pengurus Nasdem OKU Timur dihadiri pula oleh Feri Mursidan Bardan, Wakil Sekjen Nasdem Irma Chaniago, anggota DPD RI asal Sumsel Hj Percha Leanpuri Bbus MBA, Tobroni HS, Sekretaris Nasdem Sumsel Noviarman Kailani, sejumlah pejabat dan undangan. (mg3)

SRIPO/MG3

LANTIK—Ketua Nasional Demokrat (Nasdem) Provinsi Sumsel H Herman Deru (kanan) Saat melantik ketua Nasdem Kabupaten Faisal Habibur SH di Desa Kurungan Nyawa Selasa (21/6).

MO Serius Soal Amdal ■ Buka Kebun di Semidangaji ■ Sejumlah Kades Mendukung BATURAJA, SRIPO - Sejumlah kepala desa di Kecamatan Semidangaji, Kabupaten OKU, mendukung kehadiran PTP Mitra Ogan yang akan membuka areal perkebunan sawit dan karet di daerah itu. PTP Mitra Ogan sejauh ini telah mengantongi izin pengelolaan lahan seluas 9.650 hektare, dengan sistem kemitraan pola inti dan plasma. Hanya saja beberapa kepala desa yang menghadiri paparan PTP Mitra Ogan dihadapan Komisi Penilaian Amdal Kabupaten OKU dipusatkan di Hotel BIL Baturaja Selasa (21/6), memberi catatan dan saran. Seperti Kades Tebingkampung, menyarankan tempat-tempat pemakaman puyang dan daerah aliran sungai, di sekitar areal perkebunan agar ditandai, termasuk saat pengukuran lahan harus melibatkan pemerintah-

an desa setempat. Pendapat lainnya disampaikan Kades Tubohan, menyatakan terima kasih kepada PPTP Mitra Ogan yang akan berinvestasi di wilayah Semidangaji. Menurut Kades Tubohan, selama ini lahan di desanya merupakan lahan tidur, dan bBelum ada investor yang berminat menggarap lahan tidur itu menjadi lahan produktif. “Sebagian warga telah menyerahkan lahannya melalui perangkat desa untuk dimasukkan dalam areal garapan PTP Mitra Ogan, dan sejauh ini tidak ada masalah,” kata Kades Ulakpandan seraya mengharapkan gua sarang burung walet supaya tetap dilindungi. Sementara Ir Parlin Silaban menekankan, Komisi Amdal harus selektif, dan kajian lingkungan amdal

SELAMA ini lahan tidur di Desa Tubohan belum ada investor yang berminat menggarapnya. harus benar-benar mempertimbangkan dampak yang timbul akibat aktivitas perusahaan. “Kajian amdal memang lama sebab dampaknya juga puluhan tahun,” kata Parlan. Rapat komisi pembahasan Amdal RKL dan RE kegiatan pembangunan kebun kelapa sawit dan karet inti plasma PTP Mitra Ogan di Kecamatan Semidangaji itu, dihadiri Kepala BLH OKU Drs Zandi Soleh MM, Site Manager PTP Mitra Ogan di Kecamatan Semi-

dangaji Khiarul Aman SP, Asisten Umum PTP Mitra Ogan Semidangaji Hengky, Camat Semidangaji Tampun, para kades di wilayah Semidangaji, Dinas PU dan pihak terkait. Konsultan Amdal PTP Mitra Ogan, Prof Dedik Budianta menjelaskan, rapat komisi pembahasan dokumen Amdal kegiatan pembangunan kebun kelapa sawit dan karet PTP Mitra Ogan ini sudah yang ketiga kali atau terakhir. Dike-sempatan ini juga peserta rapat komisi amdal diminta memberikan saran untuk perbaikan dokumen amdal sebelum diterbitkan izin Amdal. Seperti dibertikan, izin amdal PTP Mitra Ogan sudah hampir keluar. Lahan yang telah dilakukan pembersihan sekitar 1.000 hektare dari 9.650 Ha izin yang didapat. Pola kerjasama kemitraan dengan masyarakat pemilik lahan, dengan sistim 50 persen kebun plasma dan 50 persen kebun inti. (eni)


14

SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

Banyuasin, Musirawas, Lubuklinggau

Sengketa Lahan Ulayat Memanas ■ Warga Sandera 9 Truk PT GPI ■ Aksi Demo Sudah Tiga Hari SEKAYU, SRIPO - Sengketa lahan warga di tujuh desa dalam Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dengan PT Guthrie Pecconina Indonesia (GPI) kian memanas. Ratusan massa yang melakukan unjuk rasa sejak tiga hari lalu mulai mengarah pada pemblokiran dan menghentikan sembilan (9)

truk sawit perusahaan yang akan beroperasi. Aksi unjuk rasa menuntut pengembalian lahan ulyat yang dituding dikuasai GPI, dilakukan sudah sejak lama. Namun tiga hari terakhir, massa terus mendatangi perusahaan dan menuntut GPI memenuhi tuntutan warga. Hingga Selasa (21/6), aksi unjuk rasa terus mendapat-

kan penjagaan ketat dari petugas Polres Muba. Namun tetap tidak menyurutkan langkah massa untuk terus berunjuk rasa. Bahkan koordinator aksi, Firdaus mengatakan, aksi ini dilakukan karena sudah kecewa dengan mediasi yang dilakukan pemerintah daerah (Pemda) dan perusahaan yang tidak kunjung menemu-

kan jalan keluar yang memuaskan. Pihaknya mengaku sudah gerah, sebab sudah 11 tahun persoalan sengketa lahan ini tidak selesai juga. “Ini seharusnya sudah menjadi perhatian Pemda dan perusahaan. Sebab jangan sampai masyarakat hilang kesabaran dan melakukan hal-hal di luar batas kewajaran, katanya. Hal senada diungkapkan Kades Karang Anyar, Kurnia. Menurutnya, sudah banyak upaya yang dilakukan warga untuk menuntut hak mereka dengan

melapor ke Pemda. Bahkan sebelumnya, warga Desa Karang Anyar yang berjumlah 415 KK atau 1.686 jiwa dijanjikan untuk menjadi peserta plasma, tapi janji tersebut tidak pernah direalisasikan perusahaan perkebunan sawit itu. Dikatakan, sejauh ini tidak ada kontribusi PT GPI terhadap Desa Karang Anyar yang menguntungkan masyarakat. Sebaliknya justru merugikan, di mana sawah petani selalu gagal, akibat sering terendamnya padi yang disebabkan jebolnya

parit milik PT GPI. “Kejamnya lagi, warga tidak pernah menerima ganti rugi dari perusahaan ini,” ujarnya. Humas PT GPI, Ahmad Yani ketika dikonfirmasi, mengaku telah berupaya mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah itu. Pihaknya berencana melakukan upaya hukum, sehingga ada kejelasan dan berkekuatan hukum tetap. “Tidak benar jika kita mengabaikan apa yang menjadi tuntutan masyarakat. Tapi semua tentu perlu pro-

ses dan kita masih mengupayakan, ujarnya. Kendati demikian, tambah A Yani, pihaknya tidak terima dengan aksi pemblokiran jalan dan penyetopan sembilan truk perusahaan yang membawa sawit sehari lalu. PT GPI pun melakukan langkah tegas dengan melaporkan Firdaus, Hasbullah dan Juarsyah ke Polres Muba, Senin (20/6). Sebab ketiganya dianggap dalang yang menyebabkan kerugian perusahaan hingga mencapai Rp 172,8 juta. (mg1)

Punai Hasil Berburu di Hutan Bentayan

SRIPO/TOMMY SAHARA

SIDAK — Tim gabungan Pemkab Lahat mengambil sampel tahu yang dijual pedagang di Pasar Tradisional Modern (PTM), Selasa (21/6).

Sampel Makanan Diteliti ■ Tim Gabungan Pemkab Lahat LAHAT, SRIPO - Tim gabungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perindustiran dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pengolahaan Pasar, Kebersihan, Pertamanan dan Keindaan Kota, serta Pol PP Kabupaten Lahat, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di dua pasar tradisional dalam Kota Lahat, Selasa (21/6). Tujuannya memantau bahan makanan yang beredar di pasaran, yang diduga mengandung bahan pengawet. Beberapa sempel bahan makanan dibawa oleh

tim ke laboratorium untuk diteliti. Pantauan Sripo, tim gabungan pertama kali menyambangi Pasar Tradisional Modern (PTM). Berapa jenis makanan yang diduga mengandung bahan pengawet seperti formalin diambil sampelnya. Seperti tahu, ikan asin, serta mi. Sekitar satu jam kemudian, tim gabungan mendatangi Pasar Lematang yang letaknya sekitar 1 KM dari PTM. Petugas juga mengambil beberapa contoh bahan makanan, untuk diteliti lebih

lanjut di laboratorium. “Saya beli dari pedagang lain pak. Jadi saya tidak tahu proses pembuatan ikan asin ini bagaimana,” ujar seorang pedangang ikan asin kepada tim gabungan. Kepala Dinas Kesehatan Lahat, dr H Muzakir didampingi Kepala Disperindag menjelaskan, sidak sengaja dilakukan untuk memastikan keamanan bahan makanan yang dikonsumsi masyarakat. Sebelumnya memang tidak ada laporan dari warga mengenai keluhan terhadap bahan makanan yang diduga mengandung formalin. Namun

langkah yang diambil sebagai tindakan antisipasi. Muzakir mencontohkan, ciri-ciri makan mengandung bahan pengawet dapat terlihat secara kasat mata. Pada ikan asin, tidak ada lalat yang hingap serta ketika diiris tidak hancur. Sementara untuk tahu jika dipegang kenyal, sedangkan mi sifatnya bercerarai tidak lengket. “Sempel bahan makanan yang diambil akan dibawa ke laboratorium untuk diteliti. Jika ditemukan indikasi mengandung bahan pengawet, makan kita tindaklanjuti kembali,” ujar Muzakir. (mg10)

DESA Bentayan Kecamatan Tungkalilir, Kabupaten Banyuasin, masih cukup kaya fauna seperti rusa dan burung. Tidak salah jika desa eks transmigrasi di wilayah perbatasan Kabupaten Muba dan Banyuasin, atau sekitar empat jam perjalanan dari Pangkalanbalai itu, menjadi lokasi tujuan bagi mereka yang hobi berburu satwa. Desa yang dibagi dalam empat dusun ini sempat menjadi sorotan, karena sebagai lokasi berburu rusa, hewan langka yang dilindungi. Namun nama Bentayan kembali tenar dalam sepekan ini, menyusul munculnya sejumlah penjual burung punai di kawasan Kota Betuah Pangkalanbalai. Pantauan Sripo, tiga titik lokasi tempat jualan burung punai, yakni Pasar Pangkalanbalai, di sekitar Kantor Disparbud dan Olahraga, serta kawasan Desa Plaju Ulu Banyuasin III. Burung punai sejauh ini tidak termasuk hewan langka yang dilindungi, berbeda dengan rusa yang dutetapkan sebagai hewan langka. Yanti, pedagang burung punai ketika dibincangi Sripo, Selasa (21/6) mengaku, dia mendapat pasokan burung punai itu dari warga di kawasan Bentayan Tungkalilir,

Candra Bebas APBD 2010 Bersisa Rp 339,6 M dari Pasungan EMPATLAWANG, SRIPO - Setelah lebih dari tiga tahun dipasung, Candra (28) warga Desa Tanjungkupang, Kecamatan Tebingtinggi, akhirnya dikirim ke Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang, Selasa (21/6). Anak dari Jaki Udin yang sebelumnya diberitakan mengalami kelainan jiwa ini, pengobatannya akan dibiayai Pemkab Empatlawang secara penuh hingga dinyatakan sehat kembali. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empatlawang, Syamsurijal didampingi Kepala Dinsosnakertrans Empatlawang, Januarsya Hambali mengatakan, bila ada warga yang mengalami gangguan jiwa jangan takut melapor. Karena memang sekarang ini sudah dicanangkan program berobat gratis. Sebelumnya tim kemanusiaan Pemkab Empatlawang turun ke lokasi tempat dipasungnya Candra. “Pembiayaannya diupayakan dari Jamkesmas, ataupun anggaran lainnya. Insyaallah Pemkab Empatlawang akan membantu biayanya hingga pasien tersebut sembuh,” ujarnya. Ditambahkan Januarsya selaku instansi yang menangani masalah sosial, pihaknya segera menyampaikan ke Pemkab Empatlawang melalui Dinas Kesehatan bila ada laporan dari masyarakat. (st2)

DOK:SRIPO

H Pahri Azhari

SEKAYU, SRIPO - Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Pahri Azhari menyebutkan, tahun anggaran 2010 terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) sekitar Rp

399,6 miliar dari Rp 1,8 triliun APBD. “Secara umum anggaran yang diserap 48 SKPD cukup terealisasi dengan baik, hingga pencapainnya di atas 90 persen. Tentu masih ada beberapa SKPD yang di bawah pencapaian itu, dan akan menjadi bahan evalusi untuk ke depan lebih baik,” kata Bupati Muba H Pahri Azhari dalam siding paripurna DPRD Muba, Selasa (21/6). Menurut Pahri, penyampaian laporan keungan atau laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) ini sudah menjadi kewajiban kepala daerah, sesuai peraturan perundang-undangan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui realisasi seluruh transaksi yang telah dilakukan Pemkab Muba

selama setahun anggaran dari 1 Januari hingga 31 Desember 2010 lalu. Menyinggung besaran nilai Silpa Tahun 2010, Pahri menganggap suatu hal yang wajar. Sebab tidak semua target belanja sesuai dengan nilai yang semestinya. Karena itu, lanjut bupati, tidak benar jika besarnya Silpa dikaitkan dengan banyaknya proyek yang tidak tercapai. “Memang Silpa kita tergolong besar, tapi bukan berarti banyak program atau proyek yang tidak tuntas. Ibaratnya, sebuah harga tidak selalu harus kita bayar dengan target budget yang ada, bisa saja bersisa,” jelasnya.Sidang akan dilanjutkan kembali Kamis (23/ 6), dengan agenda pemandangan umum fraksi. (mg1)

termasuk dari Pulaurimau. “Burung punai ini dibeli dari warga yang mengantar ke sini,” katanya. Menurut Yanti, dalam tiga hari paling sedikit 300 ekor burung punai yang diantar oleh warga asal Desa Bentayan ke rumahnya, dan burung itu dijualnya di sekitar jalintim, termasuk sebagian dijual di Desa Plajau. “Satu ekor punai saya jual Rp 10.000,” kata Yanti seraya menyebutkan, dia membeli dari warga Rp 8.500 per ekor. Disebutkan, pembeli burung punai ini cukup banyak baik dari Pangkalanbalai, PNS mau pun warga dari daerah lain

yang kebetulan melintas. “Sehari bisa laku 50 ekor hingga 100 ekor punai,” katanya. Kades Bentayan, Mirja membenarkan jika di wilayahnya cukup banyak jenis burung termasuk punai yang saat ini menjadi sasaran tangkap warga. “Burung punai ini sifatnya musiman, jika panas seperti sekarang punai muncul, jika sudah musim penghujan punai menghilang,” katanya. Warga menangkap punai dengan cara memasang pulut sejenis lem serta menggunakan jaring. (udn)

SRIPO/SYAIFUDDIN

BURUNG —Yanti, pedagang burung punai di pinggir Jalintim Pangkalanbalai, Kabupaten Banyuasin, Selasa (21/6).

20 Persen Ibu Hamil Risiko Tinggi BANYUASIN, SRIPO - Faktor kematian ibu melahirkan dengan risiko pendarahan, infeksi akibat jarak anak terlalu rapat atau terlalu jarang, dan usia ibu terlalu tua atau terlalu muda, masih cukup tinggi mencapai 20 persen. Sehingga untuk menekan risiko itu, Selasa (21/6) Dinas Kesehatan (Dinkas) Banyuasin mensosialisasikan Kelas Ibu Hamil. Kepala Dinkes Kabupaten Banyuasin, dr Hj Ayuhana Awam MKes mengatakan, kelas ibu hamil ini salah satu upaya untuk menurunkan persentase risiko tinggi terhadap ibu hamil. Risiko tinggi dimaksud antara lain pendarahan, infeksi, jarak anak terlalu rapat atau terlalu jarang, dan usia ibu terlalu tua atau terlalu muda. Dengan faktor inilah angka kematian ibu melahirkan terbilang menjadi salah satu upaya pihaknya untuk meminimalisir sekecil mungkin. “20 persen ibu hamil bisa terjadi komplikasi baik itu pada saat mengandung ataupun pada saat persalinan. Jika masalah komplikasi ini terjadi dan ada kasusnya, tentunya bidan desa harus segera melakukan rujukan ibu hamil. Karena bidan tidak bisa melakukan tindakan jika memang ada komplikasi,” jelas Ayuhana, diwawancarai usai memberikan materi kepada bidan desa peserta sosialisasi. Ayuhana menambahkan, agka kematian ibu melahirkan di Banyuasin di bawah angka nasional, yakni 116 per 100.000 kelahiran. Sementara Banyuasin tahun 2011 ini baru 16 per 100.000 kelahiran. (udn)


SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

Pemalak Setor Rp 200 Ribu „ dari halaman 16 Ternyata, pemalak ini juga menyetorkan ke seseorang sebesar Rp 200 ribu setiap hari dan diselidiki oleh petugas. Pemalak tersebut melakukan aksinya dengan mengatur lalu lintas kendaraan yang masuk dan keluar

Kantor BPBD Empatlawang Nyaris Terbakar „ dari halaman 16 bakaran itu, namun kondisi dilapangan cukup menghawatirkan apalagi api membesar yang bisa menjalar rumah

Keponakan Bunuh Pensiunan PNS Kodam „ dari halaman 16 dha melalui Kasat reskrim AKP Fitriadi Asnawi. Dalam surat yang disebarkan polresta Palembang tersebut lanjut Asnawi, diketahui bahwa yang melapor-

Setengah Juta Warga Kunjungi Expo „ dari halaman 9 memang akan lebih menggiatkan berbagai even seperti pameran tanama hias (Agri Expo) dan kegiatan lain. Palembang yang akan menjadi tuan rumah SEA Games dalam beberapa bulan lagi, sudah harus menggaungkan diri dengan berbagai kegiatan sebelum SEA Games. Ade Jaya Martin, mewakili Ketua Panitia Pelaksana Palembang Expo saat penutupan melaporkan pengunjung membludak pada jam-jam tertentu yaitu mulai pukul 19.00 -

di empat titik tersebut. Setiap supir wajib menyetorkan uang Rp 1000 sampai Rp 2000. Salah seorang pemalak, Yudi (35), menuturkan, ia melakukan aksi tersebut karena tuntutan ekonomi. Menurutnya, ia tidak memiliki pekerjaan lain. Setelah diberikan pengarahan oleh Kapolsek, pemalak diambil sidik jarinya dan dicatat identitas. Hal tersebut dilakukan bertujuan jika ada tindak kriminal di tempat terse-

but, Polsek dapat langsung mengetahui kelompok mana yang beraksi. Setelah data dan sidik jari diambil, mereka dilepaskan. “Biar mudah pelacakan nantinya kalau sidik jari sudah kita ambil. Kita menertibkan pemalak ini juga untuk mengurangi dan mencegah tindak kriminal saat SEA Games nanti dan menghilangkan imej Kertapati yang rawan tindak kriminalnya,” jelas Sukri yang baru satu bulan menjabat. (mg4)

penduduk di sekitarnya. Kepala BPBD Empatlawang, mengatakan saat itu pihaknya melihat adanya kepulan asap, dan langsung menurunkan tim dengan dua unit PBK. Titik api sudah bisa kuasai dalam satu jam, dipastikan tidak akan melalap ke pemukiman warga ataupun kantor Pemkab Empatlawang. “Kita belum mendapatkan kejelasan apa penyebab

terjadinya kebakaran lahan itu, namun dalam kondisi ini harus segera diatasi agar tak melalap bangunan disekitarnya. Tim juga akan stanby di lokasi hingga api padam, setelah dilakukan secara manual sisa bara api pun akan kami semprot agar tak menyambar lagi. Diperkirakan dua hektar padang ilalang itu rata dengan tanah,” ujarnya. (st2)

kan kejadian tersebut adalah salah satu keluarga Ayib Toha bernama Suharto (67) yang melapor ke Polsekta Ilir Timur (IT) II Palembang. “Tersangka sudah kita amankan di Mapolres OKUT, mungkin dalam beberapa hari akan segera kita kirimkan ke Palembang. Dari tangan tersangka kita berhasil mengamankan dua giwang dan satu kalung. Sementara uang yang diambil tersangka diakuinya sudah di

tabungnya,” ungkap Kasat. Tersangka Jauhari yang berhasil diwawancarai usai penangkapan mengaku membunuh pamannya karena kesal pamannya pelit. Selain itu, sebelum peristiwa tersebut, pamannya menunjukkan uang sebanyak Rp 50 juta kepada Jauhari tanpa memberi Jauhari. “Aku kesal kesal dia pelit. Sejak kecil belum pernah diberinya uang,” katanya. (mg3)

22.00 WIB. Palembang Expo yang digelar merupakan gabungan dari pameran UKM, BUMD/ BUMN, swasta, pemerintah dan dibarengi dengan kegiatan pameran Integritas Fair. Enam stan terbaik dipilih panitia yaitu untuk kategori stan dinas, Juara I Disdikpora Kota Palembang, Juara II PU Cipta Karya dan Juara III Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Selanjutnya, stan BUMN/swasta terbaik I Bank Sumsel Babel, Juara II Perum Pegadaian dan terbaik III PT Gas Negara. Kepala Cabang (Kacab) Perum Pegadaian Syariah Simpang Patal, Ramlan Kholil mengatakan stannya bertransaksi 300 keping emas batangan dengan total berat 1.520 gram. (saf)

Mengudara Bersama Skateboard „ dari halaman 9 PSI, sebagai wadah persatuan para penggemar dan penggila skateboard di Palembang, menggelar empat game yakni game of box, game of skate, longest ollie, dan highest ollie. “Acara ini untuk memperingati hari skateboard se dunia. Jadi, inisiatif bersama, kita mengadakan perlombaan saja,” ujar Ketua PSI, Tio Pratama. Selain sebagai ajang mempertunjukkan kemahiran memainkan aksi-aksi di atas skateboard, ajang tahunan ini juga menjadi tempat dan sarana kumpul-kumpul atau reuni penggemar skateboard se kota Palembang. (andi a)

Terdakwa Ngamuk Difoto Bapak Korban „ dari halaman 16 dinding mobil. Terdakwa pun berteriak-teriak yang diarahkan kepada Wasimin, mobil tahanan pun diperintahkan JPU Arif untuk secepatnya meninggalkan lingkungan pengadilan. Sedangkan Wasimin bapak korban yang mengam-

Truk Muatan Kayu Terjun Bebas „ dari halaman 16 jalur ini,” jelasnya. Saya masih trauma, lanjutnya, sementara motor tadi sempat menyenggol truk saya. “Motor dan hardtop tadi justru kabur, saya tidak tahu kenapa dia langsung kabur,” tandasnya. Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Agus F SIk melalui Kasat Lantas AKP Gusti

Daftar Sekolah Tanpa Biaya Apapun „ dari halaman 9 dituju, mulai 27 Juni hingga 30 Juni. Lebih cepat sehari dibanding pendaftar lintas rayon. Setelah siswa memenuhi syarat atau lulus administra-

Kesan Pertama yang Menentukan „ dari halaman 9 jaga. “Ternyata, orang yang menyapa saya tadi di luar itulah dokternya,” kata Ira dengan senyum. Ira tak menyangka pria itu dokter. Menurutnya seorang dokter dalam persepsinya berpakaian rapih, bersih dan memberikan kesan cakap akan pekerjaannya. “Saya lalu berpikir, apakah

15

bil foto para terdakwa, tampak santai dan tidak begitu menghiraukan dengan teriakan terdakwa. “Saya hanya mau ambil fotonya saja, karena mereka memang betul terdakwanya. Saya ini bapaknya korban dan saya tidak takut sama sekali,” ujar Wasimin. Delapan nara pidana (napi) yang menjadi terdakwa kasus pembunuhan dengan cara memutilasi, masingmasing dituntut hukuman 17 tahun penjara. Dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arif Sya-

frianto SH, menilai perbuatan delapan terdakwa telah melanggar pasal 340 jo pasal 55 (1) KUHP, sesuai dengan dakwaan primair kesatu. “Hal-hal yang memberatkan yakni perbuatan para terdakwa terhadap korban sampai meninggal dunia dinilai tidak manusiawi. Dan juga perbuatan terdakwa dilakukan ketika masih dalam menjalankan hukuman,” ujar JPU Arif di hadapan majelis hakim. Sepanjang mendengarkan tuntutan jaksa, ekspresi kedelapan terdakwa tampak santai dan tenang. Ke-

Maychandra L SH SIk membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang mengakibatkan kendaraan truk colt diesel harus terjun bebas ke sawah. Untung saja sawah warga itu sekarang ini sudah kering. Kecelakaan ini terjadi karena sopir berusaha menghindari tabrakan dengan sebuah motor. Sementara Kailani (45) warga Jl Miritai Blok F Kecamatan Rambutan Banyuasin tewas dalam perjalanan menuju RS Myria Palembang dengan luka robek di wajah, memar di dada dan

patah kaki kiri akibat membentur bak mobil truk, setelah sepeda motor Honda supra nopol BG 4235 BE yang dikemudikannya menabrak truk Mitsubishi BM 9634 TG yang dikemudikan Markoni (29) warga Jl Sukawinatan Lr Buntu Rt 71 no 61 Sukakarya Sukarami Palembang. Kuatnya benturan membuat Korban Kailani terlempar terbang membentur bak truk dan akhirnya jatuh ke aspal dengan darah segar mengucur dari bagian wajah yang mengalami luka robek. (std/udn/mg14)

Penipuan dilakukan terdakwa di sepanjang tahun 2010, terhadap korban Siti dengan kerugian mencapai Rp199 juta. Penipuan dilakukan terdakwa dengan kedok bisa meluluskan anak dan menantu korban diterima menjadi PNS, terdakwa pun meminta sejumlah uang kepada korban. Sepanjang tahun 2010, korban telah melakukan 22 kali transfer ke rekening terdakwa yang mencapai Rp199 juta. (mg19)

si, dan sudah disusun rekap jumlah calon siswa peserta, maka calon siswa akan mengikuti tes tertulis pada 7 Juli. “Hasilnya akan diserahkan ke panitia kota, sehingga akan diketahui peringkat hasil tes dan daya tampung dari setiap sekolah. Pengumuman penerimaan pada 12 Juli,” kata Riza. Pendaftaran ulang calon siswa yang diterima di sekolah rayon yang dituju dilaksanakan 13 dan 14 Juli.

Sementara untuk calon SMA yang mendaftar sesuai dengan rayon dari asal sekolah, penerimaan berkas pendaftaran ke pihak yang dituju, mulai dibuka 27 - 29 Juni. Untuk lintas rayon penerimaan pendaftaran calon siswa 27 Juni - 1 Juli. Setelah dinyatakan lulus administrasi calon siswa, akan mengikuti tes tertulis 6 Juli, hasilnya diserahkan ke Panitia Kota yang akan merekap nilai

hasil tes. Hasilnya diumumkan pada 12 Juli. “Pendaftaran ulang bagi calon siswa yang diterima akan dilaksanakan pada 13 - 15 Juli,” katanya. Pembagian raport bagi siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/ MA/SMK, serempak dibagikan 2 Juli mendatang. Sekolah menentukan apakah yang bersangkutan naik kelas atau tidak, dan siswa akan libur panjang 4 - 16 Juli serta masuk sekolah lagi 18 Juli. (mg15)

dokter ini cakap dalam profesinya sebagai dokter?” kata Ira yang setelah itu tak terpikir lagi kembali berobat ke dokter yang ia ceritakan. Ira menekankan penampilan di kantor juga mestinya mencerminkan kecakapan dan keahlian seseorang. “Padu padan busana dengan serasi, rapih dan bersih,” itulah kuncinya. Ira juga menekankan pentingnya make up, untuk wanita pekerja. “Make up menunjang kesegaran wajah, tentunya yang pantas dan tidak menor,” kata Ira. (ray)

Ukiran Kayu Menarik dengan Batik

cuma bawa satu kardus dan satu koper barang kerajinan saja,” tambahnya. Kerajinan batik kayu menggunakan bahan kayu sengon, mahoni, kayu nangka. Ketiga kayu tersebut selain mudah diukir juga mudah dalam pembatikan. Sedangkan untuk pembatikannya menggunakan malan dan pewarna nafton, yang dibatik dengan menggunakan kaleng batik. “Aku tadi awalnya tidak ada rencana mau beli. Namun setelah lihat kerajinan batik kayu ini bagus dan unik jadi aku beli,” ungkapnya. (retno w)

„ dari halaman 9 nir gantungan kunci, sandal, topeng, wayang Rama dan Shinta hingga nampan cangkir. “Yang kita bawa saat ini hanya ukuran kecil saja. Namun di tempat kami masih banyak barang-barang yang berukuran jumbo. Sengaja tidak kita bawa karena ongkosnya mahal, ini saja kami

delapannya yakni Heru (20), Andri (22), Aji (18), Iskandar (22), Dedi (20), Ahmad Habibi (19), Prayitno (19) dan Fitriansyah (19). Meskipun di deretan bangku pungunjung hanya tampak dua wanita yang merupakan ibu dari para terdakwa, persidangan dijaga ketat oleh empat petugas keamanan pengadilan dan dua petugas kepolisian Polresta Palembang dengan senjata api laras panjang. (mg19)

Oknum Pengacara Divonis 2,5 Tahun „ dari halaman 16


16

SRIWIJAYA POST Rabu, 22 Juni 2011

Keponakan Bunuh Pensiunan PNS Kodam ■ Ambil Rp 50 Juta dan 20 Suku Emas ■ Ditangkap Saat Konsumsi Ekstasi

SRIPO/ISWAHYUDI

PEMALAK — Kapolsek Kertapati AKP Sukri A Rivai (kanan), menanyai pemalak yang ditangkap dan diamankan di Polsek Kertapati (21/6).

Pemalak Setor Rp 200 Ribu PALEMBANG, SRIPO — Sebanyak 20 pemalak yang melakukan aksinya di kawasan Kertapati, ditangkap anggota Polsek Kertapati, Selasa (21/6) pagi. Mereka sangat meresahkan warga terutama para sopir kendaraan yang melintas. Penangkapan berawal dari diterimanya aduan masyarakat melalui pesan singkat (SMS) ke Polsek Kertapati. Tidak hanya itu saja, para pemalak sering meminta paksa uang ke se-

tiap sopir dengan cara kekerasan dan tidak segan menggunakan senjata tajam. Selain itu, antara kelompok juga sering bentrok dan terlibat adu fisik. Akhirnya, Kapolsek Kertapati, AKP Sukri A Rivai, yang mendapatkan laporan tersebut langsung memerintahkan Unit Reskrim menangkap seluruh pemalak. Mendapatkan perintah tersebut, sebanyak 20 pemalak ditangkap hasil operasi di beberapa titik seper-

ti simpang Tempat Pembuangan Akhir (TPA), simpang Sungki, simpang Nila Kandi dan terminal Karya Jaya. Anggota Reskrim Polsek Kertapati melakukan penangkapan sejak Senin malam hingga Selasa pagi. “Mereka ini melakukan aksinya dari pagi sampai pagi lagi. Dalam satu hari bisa terkumpulkan uang Rp 200 ribu,” jelas Sukri. „ ke halaman 15

MARTAPURA, SRIPO — Setelah sempat buron selama beberapa minggu, Jauhari (32) warga Desa Minanga Besar, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) akhirnya berhasil ditangkap jajaran resmob Polres OKUT pimpinan AKP Fitriadi Asnawi Senin (20/6) sore. Tersangka pencurian dengan kekerasan disertai pembunuhan terhadap pamannya ini terpaksa dilumpuhkan dengan dua tembakan di kaki kanannya karena berusaha melawan polisi saat akan ditangkap. Tersangka berhasil ditangkap saat mengkonsumsi narkoba jenis ekstasi di sebuah panggung orgen tunggal di wilayah Minanga Besar. Tersangka yang merupakan buronan Polresta Palembang ini untuk sementara masih diamankan di Mapolres OKUT, yang rencananya akan segera dikirimkan ke Palembang. Menurut polisi, curas yang dilakukan tersangka Jauhari terjadi pada hari Rabu (25/5/2011) lalu di kediaman pamannya sendiri Ayip Toha (69) warga Komplek Garuda Putih II No B1, RT20/RW04, Kelurahan 8 Ilir, Palembang. Kejadiannya sendiri lanjut

polisi terjadi pukul 13.00 siang. Tersangka memasuki rumah pamannya dan mengambil uang sejumlah Rp 50 Juta dan emas sebanyak 20 Suku. Karena pamannya yang merupakan pensiunan PNS Kodam ini melawan, tersangka akhirnya menghantam pamannya menggunakan linggis berkali-kali hingga meninggal. Setelah berhasil mengambil harta dan membunuh pamannya, tersangka akhirnya kabur ke wilayah Rawajitu Provinsi Lampung selama beberapa minggu hingga kemudian berhasil ditangkap jajaran Resmob Polres OKUT berkat koordinasi dengan pihak polresta Palembang. “Polresta Palembang menyebarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang tembusannya ke setiap mapolres yang ada di Sumatera Selatan dengan nomor laporan LP/B-25/V/ 2011/Sumsel/Resta.PLB/Polsek IT II pada akhir Mei 2011 lalu. Setelah kita terima, kita langsung melakukan pengintaian,” ujar Kapolres OKUT AKBP Kristiyono Sik Msi didampingi Wakapolres Kompol Anissullah M Ri„ ke halaman 15

Oknum Pengacara Divonis 2,5 Tahun

Andi Sri Mulyati

SRIPO/MG19

PALEMBANG, SRIPO — Terbukti melakukan tindak pidana penipuan, Andi Sri Mulyati (45) berprofesi sebagai pengacara divonis hukuman dua tahun enam bulan penjara, saat sidang di PN Palembang, Selasa (21/6). Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Ahmad Yunus SH, menilai perbuatan terdakwa terbukti secara sah melanggar pasal 378

KUHP. Vonis hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jumiati SH yakni hukuman tiga tahun penjara. Didampingi Kuasa Hukum Lisa Merida SH dan Eva De Russel SH, terdakwa menyatakan pikir-pikir atas putusan vonis yang diberikan majelis hakim. „ ke halaman 15

Terdakwa Ngamuk Difoto Bapak Korban ■ Mutilasi Napi Dituntut 17 Tahun SRIPO/WELLY

DENGARKAN TUNTUTAN — Delapan terdakwa kasus mutilasi terlihat santai ketika sedang mendengarkan tuntutan yang dibacakan JPU Arif Syafrianto SH saat sidang di PN Palembang, Selasa (21/6).

■ Kailani Tewas Bentur Bak Truk

EMPATLAWANG, SRIPO — Akibat terbakarnya lahan semak belukar di sekitaran perkantoran Pemkab Empatlawang, kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empatlawang nyaris ikut terbakar, Selasa (21/6) sekitar pukul 16.15. Beruntung kebakaran ini bisa dipadamkan petugas BPBD Empatlawang dengan menggunakan 2 armada PBK yang stanby di kantor tersebut, sehingga tidak menjalar ke perkantoran. Informasi yang dihimpun, setidaknya hampir dua hektar

KAYUAGUNG, SRIPO — Truk colt diesel Nomor polisi BE 9648 TD yang membawa balok kayu jadi terjun bebas ke persawahan warga Desa Muara Baru Kecamatan Kayuagung OKI. Kecelakaan tunggal tersebut disebabkan sopir mobil menghindari tabrakan dengan sebuah motor dari arah berlawanan. Akibat kecelakaan tersebut, mobil tergelempang dan kayu balok berserakan. Dari kejadian tadi tidak ada korban jiwa, Selasa (21/6) sekitar pukul 14.00.

„ ke halaman 15

PALEMBANG, SRIPO — Salah seorang terdakwa mutilasi napi saat akan dimasukkan ke dalam mobil tahanan usai persidangan PN Palembang mengamuk ketika Wasimin, bapak korban mengambil foto, Senin

(21/6). Meskipun berada di dalam mobil tahanan, terdakwa yang tidak senang dirinya difoto mengamuk dengan cara memukul-mukul „ ke halaman 15

Truk Muatan Kayu Terjun Bebas

Kantor BPBD Empatlawang Nyaris Terbakar semak belukar di sekitaran Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera KM 3,5 tepatnya Desa Tanjungkupang Kecamatan Tebingtinggi dilalap si jago merah. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran itu. Peristiwa itu menghebohkan warga karena posisi kebakaran berada tak jauh dari pemukiman penduduk, kantor BPBD, bahkan Pemkab Empatlawang. Tak ada korban jiwa ataupun rumah penduduk yang dilalap api dalam ke-

SRIPO/EVAN HENDRA

TANGKAP — Jajaran Resmob Polres OKUT tiba di Mapolres OKUT Senin (20/ 6) malam usai menangkap Jauhari yang sempat menjadi buron beberapa minggu dan menjadi DPO Polresta Palembang.

Hanya saja terjadi kemacetan, karena para sopir dan kendaraan motor ingin melihat dari jarak dekat adegan terjun bebas truk mengangkut kayu dari Kecamatan SP Padang tujuan ke Jakarta. Menurut Bolot (41) supir truck warga SP Padang, truknya terjerembab masuk ke lahan sawah lebak kering karena menghindari tabrakan dengan motor yang hendak mendahului mobil depannya. Sebab itu, terpaksa setir mobil diarahkan menuju pinggir jalan.

Namun, tidak terkendali lagi ketika ban mobil sudah berada di bahu jalan. “Kecelakaan ini karena saya menghindari menabrak motor yang ada di depannya. Waktu itu ada sebuah hardtop yang sedang mogok di dekat jalan masuk Komplek Kuda Mas. Tiba-tiba muncul motor yang menyalip hardtop tersebut. Karena kaget terpaksa saya banting stir ke kiri dan tidak menyangka justru terbalik,” katanya masih dalam keadaan cemas. Bolot mengatakan, truk ini rencananya akan menuju Jakarta dari Palembang. “Karena kecelakaan ini ya gak tahu lagi harus bagaimana,” terangnya. Saat disinggung apakah laju truknya kencang, Bolot

SRIPO/MAT BODOK

TERJUN — Truk Colt Diesel BE 9648 TD terjun bebas ke lebak kering milik warga, karena menghindari tabrakan maut dengan sepeda motor.

mengatakan, truk yang dibawanya ini dengan kecepatan tidak kencang di bawah 60 Km/jam. “Mana mungkin saya ba-

wa truk kencang dengan kondisi jalan di sini lagi ada pengaspalan dan padatnya „ ke halaman 15

Sriwijaya Post Edisi Rabu 22 Juni 2011  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you