Page 1

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

RABU 18 JULI 2012 LANGGANAN RP 60.000

24

MANAGED BY

HALAMAN

Pipi Briptu Doni Koyak ● Terkena Pecahan Peluru ● Demo PTPN Cinta Manis Rusuh ● 1.000 Ha Kebun Tebu Dibakar INDRALAYA, SRIPO — Briptu Doni Carlos, anggota Brimob tak menyadari jika pipinya mengeluarkan darah. Ia terlihat bingung saat teman-temannya melarikan dirinya ke Puskesmas Tanjungraja, Selasa (17/7). Ia menjadi korban tembakan senpi rakitan yang dilepas dari arah kerumunan massa sekitar pukul 16.30. Briptu Doni Carlos menderita luka koyak sedalam 2 sentimeter di pipi akibat pecahan peluru. Beruntung peluru tidak langsung mengenai wajahnya. Anak peluru pecah setelah sempat melobangi tameng dan helm yang dipakai korban. Informasi yang dihimpun, Briptu Doni „ ke halaman 7 TRIBUN SUMSEL/ANDI AGUS TRIYONO

TENTENG SENJATA --- Massa menenteng senjata tajam ketika terjadi bentrok dengan aparat keamanan di areal kebun tebu Rayon III PTPN VII Cinta Manis, OI, Selalsa (17/7).

Rusdi Tahar Bingung INDRALAYA, SRIPO— Anggota DPRD Sumsel, Rusdi Tahar diamankan polisi saat berusaha memukul mundur ratusan massa yang hendak masuk ke pabrik PTPN VII Cinta Manis, Selasa (17/7) sore. Pria yang saat itu memakai kemeja dan celana dasar, diamankan bersama dengan dua orang warga. „ ke

TRIBUN SUMSEL/ANDI

Rusdi Tahar

halaman 7

Beruntung Nyawa Kami tak Melayang PALEMBANG, SRIPO — Melihat dua pencuri meloncati pagar rumah Jenahar, Alimudin (50) dengan nekatnya menghampiri keduanya. Padahal, Alimudin tahu salah satu pencuri membawa senjata api sedangkan pencuri lainnya membawa obeng. “Niat untuk menghentikan mereka muncul secara sepintas. Padahal saya tahu

mereka memegang pistol dan obeng, tapi tetap nekat mencegah mereka kabur,” ujar Alimudin, Selasa (17/ 7). Pencuri yang terkejut dengan kedatangan Alimudin tidak diam saja. Keduanya langsung menyerang Alimudin sehingga terjadi pergulatan antara Alimudin dengan kedua pencuri. Di tengah pergulatan,

peluru karet dari senpi salah satu pencuri mendarat di siku kiri Alimudin. “Tidak lama, menantu saya datang. Saat berusaha menolong saya, ia juga ikut tertembak. Saat itu, kami berfikir nyawa kami sudah melayang,” ujar Alimudin. Meski para pencuri tetap berhasil melarikan diri, apa yang dilakukan Alimudin bersama menantunya seti-

daknya berhasil membuat keempat pencuri ngeper. Buktinya, saat kabur, salah satu motor yang mereka kendarai tertinggal di lokasi kejadian. Boleh jadi, motor itu bisa menunjukkan identitas dan keberadaan salah satu pelaku. “Kami kesal dengan pelaku jadi khilaf membakar „ ke halaman 7

Maltashar Kambuaya Sempat Panik Harga Emas Terjun Bebas ● Satu Suku Hanya Rp 2,8 Juta PALEMBANG, SRIPO — Jelang bulan Ramadan, harga emas kini tak lagi berkilau. Harga emas terjun bebas dari Rp 3,2 juta menjadi Rp 2,8 juta persuku. Penurunan terjadi sejak sebulan terakhir. Seorang pedagang emas di Pasar 16 Ilir, Arif, mengaku harga emas seharus-

nya mengikuti tren harga minyak dunia yang kini mulai stabil. Juga ditentukan dengan harga Dolar terhadap Rupiah. “Jika dulu Dolar capai Rp 9.800, harga emas tembus Rp 3,2 juta, kini harga Dolar Rp 9.200, otomotis

● Menteri Lingkungan Hidup Jadi Penumpang Gar uda TTer er gelincir Garuda ergelincir PEKANBARU, SRIPO — Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 174 dari Jakarta menuju Pekanbaru tergelincir di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Selasa (17/7). Pantauan Tribun di

lokasi kejadian, badan pesawat berada ujung landasan pacu sebelah barat. Menurut keterangan seorang saksi di lokasi, insiden terjadi pada pukul 15.26 WIB dan, proses evakuasi terhadap pe-

numpang yang berada dalam pesawat langsung dilakukan beberapa saat kemudian. Sebanyak

150 penumpang termasuk Menteri Negara Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya sempat panik. Baltashar langsung dievakuasi dari pesawat dengan menggunakan mobil. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. ANT

„ ke halaman 7

Balthasar Kambuaya

„ ke halaman 7

Pilihan Mang Sripo Pisah Sambut GM PT AP2 Palembang PTAP2 SETELAH sempat tertunda, PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang Palembang memastikan menggelar pisah sambut General Manager atau Kepala Cabangnya antara Tengku Said Ridwan ST kepada pejabat barunya Amran Alinuddin di Ballroom Hotel Aston Jl Basuki Rahmat Palembang, Rabu (18/7) pukul 19.00. “Insya Allah Rabu (18/7) malam acara pisah sambutnya kita gelar di Hotel Aston. Sebetulnya acara ini lebih kepada untuk mem-publish ke masyarakat bahwa ada pergantian GM,” ungkap Manager Operation Services PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang Palembang, Agus Maulana Suparman, „ ke halaman 7

Cangkok Ginjal Cukup di RSMH HALAMAN 9

Tukang Sate Angkat Koper HALAMAN 12

Operasi Pol-PP dan BNN Bocor HALAMAN 14


2

SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

SALAM SRIWIJAYA

Pundi Rakyat Dirogoh DALAM satu bulan terakhir ini, masyarakat Sumsel khususnya kota Palembang dibikin pusing tujuh keliling. Ibu-ibu rumah tangga, harus memutar otak dan berpikir keras, bagaimana duit di tangan cukup untuk belanja hingga beberapa hari kedepan. Maklum saja, uang tidak bertambah, sementara sembako di pasaran naik. Benar-benar memusingkan. Namun yang menjadi pertanyaan kita semua, kenapa kenaikan serentak harga sembilan kebutuhan pokok (sembako) dan bahan-bahan kebutuhan hidup sehari-hari menjelang Ramadan dan Idul Fitri dan sepertinya menekan ekonomi rakyat. Anehnya, situasi ini selalu disambut dengan pembenaran dari otoritas perekonomian. Pembenaran dalam arti mewajarkan harga sembako naik karena Ramadan dan Idul Fitri, yang kemudian dijadikan “kambing hitam”. Dari semua itu, tidak ada usaha yang bersifat strategis mencegah kenaikannya. “Kenaikan harga dipicu karena mendekati puasa dan lebaran,” begitu kata Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan (P2K) Palembang H Sudirman Tegoeh menyikapi kenaikan harga daging dan ayam di pasaran dan dibenarkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel Nasrun Umar. Biasanya, setelah kenaikan harganya mencekik rakyat jelata, barulah dilakukan tindakan-tindakan ad hoc atau menghibur seperti operasi pasar (OP) seperti yang dilakukan kemarin, Selasa (17/7) di Kelurahan 35 Ilir, Tanggabuntung oleh Disperindag Sumsel dan Instansi terkait di Pemkot Palembang. Atau malah aksi ini dipakai untuk mencari simpati politik dari rakyat dengan menggelar pasar murah! Kalau itu benar, maka terlalu. Satu hal lagi, aksi OP atau sejenisnya itu tidak diperhitungkan saksama seberapa luas operasi pasar itu bisa menjangkau rakyat yang terimbas kenaikan harga, apalagi pasar murah yang digelar di lingkungan terbatas. Satu fakta lagi dirasakan dan tidak bisa ditutupi dengan kedua mata, yakni perbaikan jalan. Ia tidak berkaitan tetapi ada keterkaitan. Betapa tidak, lagi-lagi momentum Ramadan dan Lebaran dijadikan alasan untuk perbaikan jalan agar arus mudik lancar, tanpa mempertimbangkan akses alur pengiriman barang terganggu dan memicu kenaikan harga. Lagi-lagi rakyat jelata yang dikorbankan. Seharusnya tidak seperti itu! Di negeri yang punya pemerintahan dengan kewajiban mengatur pengadaan dan pencukupan semua kebutuhan rakyat, bahkan hukum pasar penawaran-permintaan yang bisa memengaruhi harga harus bisa diatasinya. “Tapi nyatanya, sarana dan prasarana pendukung untuk kewajiban itu, mulai jalan yang rusak sampai kendali harga pada produsen yang bisa menaikkan sesukanya pada masa-masa tertentu, menunjukkan fungsi pemerintah untuk tidak ada,” tegas Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumsel RM Taufik Husni SH, MH. Lihat saja di lapangan, apakah terlihat upaya pemerintah mengatur dan mengatasi gejolak kenaikan harga? Jauh dari harapan. Padahal, pundi-pundi rakyat telah dirogoh sampai kandas oleh kenaikan harga musiman itu! Tentu kita semua berharap pemerintah bisa dibuatkan jadwal kegiatan untuk mencegah kenaikan harga dari segala segi. Sehingga peluang dan alasan produsen untuk menaikkan harga tertutup rapat. Itu, bisa terjadi jika pemerintah di semua tingkatan benar-benar bekerja dengan benar.

POJOK Jusuf Kalla jadi calon presiden siap dipecat Partai Golkar Kalau kalah toh bisa kembali! Di Musi Banyuasin macan tutul masuk kantor PT Elnusa Kalau tikus masuk kantor... bukan berita lagi! Sean Idol kaget ternyata kota Palembang macet parah Parahnya lagi, aparat tak tahu berbuat apa

Mohon Perbaikan Jalan Sukatani KEPADA Yth Bpk Walikota Palembang. Kami mau menanyakan tentang kenapa Jalan Mr. Sudarman Ganda Subrata/Jalan Sukatani belum ada juga perbaikan oleh pihak oleh pemerintah kota. Jalan tersebut sering sekali terjadi kecelakaan karena banyak lobang di sepanjang jalan Mr.Sudarman Ganda Subrata sampai dengan simpang Sukawinantan.

Kami sebagai warga dan pengguna jalan tersebut memohon kepada Bapak Wako atau Dinas terkait untuk memperhatikan dan merealisasikan keluhan kami ini yang telah lama terpendam. Atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih. M Rizal Warga Jalan MR. Sudarman Ganda Subarata Sukatani Palembang

Akan Jadi Perhatian JAWAB PERLU kami jelaskan pada Saudara bahwa pelaksanaan pembang-unan Kota Palembang ini sesungguhnya tidak ada yang dibedakan dan akan jadi perhatian. Semua pihak terkait di pemkot Palembang, menjadi pelayanan publik dan untuk kepentingan masyarakat banyak. Untuk diketahui Palembang ini jalan-jalannya

banyak yang perlu dibangun dan diperbaiki namun dananya terbatas sehingga ada skala prioritas. Semoga saja jalan yang Saudara maksud sudah masuk dalam anggaran tahun sehingga tinggal menungu pelaksanaanya. (fiz) Drs Sobari Kabag Humas Pemkot Palembang

SRIPO/ZAINI

AMBLES — Trotoar di Jalan Basuki Rahmat Palembang, tak jauh dari Kantor PDIP Sumsel, ambles, dan mengakibatkan dinding saluran air roboh. Sebagian batako dan tanah masuk ke dalam saluran. Gambar diambil Senin (16/7).

RABU 18 JULI 2012 28 SYAKBAN 1433 H

ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 12.09 WIB : ....15.32WIB : ... 18.08 WIB : ... 19.21 WIB

KAMIS 19 JULI 2012 29 SYAKBAN 1433 H SUBUH : 04 .48 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo, DIREKTUR: Ir HM Soleh Thamrin, Bambang Hartono. PEMIMPIN UMUM: Ir HM Soleh Thamrin. . PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391.

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

Samsung Proyektor Masuk Indonesia Unik bernama Galaxy Beam ke Indonesia, Selasa (17/7). Keunikan Galaxy Beam terletak pada bagian atas smartphone, yang dilengkapi dengan proyektor high definition (HD). Gal-

axy Beam d a p a t memproyeksikan foto, video, game ataupun dokumen yang tersimpan di smartphone.Product Marketing Senior Manager Samsung Indonesia Fabiant Kayatmo mengatakan, sinar terang yang diproyeksikan mulai dari 10 inci sampai 50 inci, dengan tingkat keterangan cahaya 15 lumen. “Jika Galaxy Beam diletakkan pada jarak 2 m e t e r, d i a b i s a m e m proyeksi gambar sebesar 50 inci,” jelas Fabiant. Ia mengklaim, Galaxy Beam bisa bertahan antara 4 sampai 5 jam jika digunakan terus-menerus untuk memproyeksi gambar. Hal ini dikarenakan daya tahan Galaxy Beam ditopang oleh baterai berkapasitas 2000mAh. Galaxy Beam diperkuat

dengan pro-

S A M S U N G G A L A X Y B e a m , smartp h o n e dengan p r o yektor y a n g d a p a t memancarkan cahaya hingga lebar 15 inci pada 15 lumen.

Nokia Potong Harga l Lumia 900 Dijual Setengah Harga NOKIA memotong harga smartphone Windows Phone tercanggihnya, Lumia 900, di Amerika Serikat (AS). Baru tiga bulan dirilis di AS, harga Lumia 900 dipotong setengahnya dari 99 dollar AS menjadi 49,99 dollar AS (sekitar Rp 470.000). Lumia 900 yang didiskon itu dijual oleh operator seluler AT&T. Pelanggan yang membeli diharuskan berlangganan layanan seluler AT&T selama 2 tahun. Sistem ini biasa disebut sistem kontrak. “Pemotongan harga adalah bagian dari manajemen siklus hidup kami yang berkelanjutan, yang dilakukan secara bersamasama antara Nokia dan pelanggan operator,” ujar juru bicara Nokia, Keith Nowak, Minggu (15/7). Lumia 900 berjalan de-

ngan sistem operasi Windows Phone 7.5 (Mango) dari Microsoft. Ia diperkuat dengan prosesor single core 1.4GHz, RAM 5 1 2 M B , bentang layar 4,3 inci, memori in-

Fitur lainnya, smartphone ini dilengkapi kamera bersensor 8MP dengan

lensa Carl Zeiss 28 f/2.2 dan kamera depan, serta mendukung jaringan

tern a l 16GB, dan baterai berkapasitas 1.830mAh.

4G LTE. Sayangnya, Lumia 900 yang berjalan dengan Windows Phone 7.5, dipastikan tidak dapat di-update ke sistem operasi Windows Phone 8. Hal ini dikarenakan perbedaan inti program (kernel) an-tarkedua sistem operasi tersebut. Kernel bertugas meng-organisasi jalannya beragam aplikasi agar dapat diakses oleh hardware. Windows Phone 7.5 menggunakan kernel Windows CE, sementara Windows Phone 8 menggunakan kernel Windows NT, sebuah kernel yang juga digunakan di sistem operasi Windows 8 untuk komputer pribadi dan tablet.(KC)

s e s o r dual core 1 GHz, RAM 768MB, bentang layar 4 inci WVGA beresolusi 480x800 piksel, memori internal 8 GB, baterai 2000 mAh, dan berjalan dengan sistem operasi Android 2.3 (Gingerbread). Smartphone ini dibekali kamera 5MP dengan LED Flash dan kamera depan 1,3MP. Dimensinya 64,2 x 124 mm dengan tebal 12,5 mm dan berat 145,3 gram. Untuk konektivitas, tersedia slot MicroSD, MicroUSB, jack audio 3,5mm, Bluetooth, 3G HSPA dan Wi-Fi untuk koneksi internet. Ponsel proyektor besutan vendor Korea Selatan ini dibanderol dengan harga Rp 5 juta rupiah.(KC)

Petani Karet Raih Yaris dari Bank SumselBabel SAIROZI, petani karet asal Desa Mendala, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, berhasil memenangkan sebuah mobil Toyota Yaris dari Bank SumselBabel Cabang Baturaja pada Undian Tabungan Pesirah periode bulan Juli Tahun 2012. Undian Tabungan Pesirah yang dipusatkan di Hotel BIL Baturaja, Selasa (10/7) dilakukan oleh Bupati OKU Drs H Yulius Nawawi. Selain mobil Toyota Yaris, Bank SumselBabel Baturaja juga membagikan 10 unit sepeda motor Honda Supra X pada Undian Tabungan Pesirah Periode Juli 2012, masing-masing 2 motor di Kantor Cabang Baturaja, dan 8 motor untuk empat unit Kantor Cabang Pembantu (Capem). Penabung yang beruntung untuk Kantor Cabang Baturaja, Selasa (10/7) masing-masing, 2 unit motor diraih Yanizi (Baturaja Permai) dan Rusdiana (Jl M Hatta Baturaja), TV LCD 21 Inchi diraih Nurlaili (Gedung Pakuon Lengkiti), Laptop diraih Agustiansyah (Jl S Parman Baturaja), Lemari Es diraih Gunawan (Desa Gunungtiga). Selanjutnya Cabang Pembantu Martapura, Rabu (11/ 7) penabung yang beruntung adalah, untuk sepeda motor dimenangkan Muhammad TR (Martapura) dan Suyanto (Buaymadang), TV LCD 21 Inchi diraih oleh Zaniar (Martapura), Laptop diraih Syarnubi (Negeri Agung OKUT), Lemari Es diraih oleh Nurbaidah (Kotabaru Martapura). Kemudian Cabang Pembantu Muaradua, Kamis (12/7) penabung yang beruntung masing-masing, 2 unit sepeda motor dimenangkan Mansur (Sungaiare Muaradua) dan Jaironi (Negeri Cahya), TV LCD 21 Inchi diraih Hendra Wijaya (Damarpura), Laptop didapat Imron Rosadi (Muaradua), Lemari Es untuk Bety (Sipatuhu Ranau). Sedangkan Capem Ba-tu-

3

marta, Senin (16/7) pe-nabung yang beruntung masing-masing, untuk 2 unit sepeda motor dimenangkan Sulasmi (Gotongroyong Unit II) dan Kalman Hadi (Batumarta II), TV LCD 21 Inchi diraih Sudarti (Ba-tumarta V), Laptop didapat Dwi Hastuti (Batumarta VI), Lemari Es diraih Wasdana (Batumarta V). Kantor Capem Belitang, Selasa (17/7) penabung yang beruntung meriah sepeda motor Waginem (Tugumulyo)danHusni(Ca-hayamas OKI), TV LCD 21 Inchi diraih Garaika Hamzah (Gumawang), Laptop diraih Sugiono (Desa Rantaujaya), Lemari Es diraih Karjionoh(DesaBedilan). Pemimpin Cabang Bank SumselBabel Baturaja, Pasehisman dalam laporannya mengatakan sampai 30 Juni 2012 Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun Rp 1.138.-402.240.385,50, jumlah dana ini meningkat sebesar Rp 374.603.671.729,34 atau 49,05 persen dibandingkan akhir Desember 2011 yang berjumlahRp 763.798.568.6-56,16. Sedangkan penyaluran kredit sampai akhir Juni 2012 mencapai Rp 1.001.-063.321.449,10. Angka ini mengalami peningkatan Rp 122.429.578.070,36 atau 13,93 persen dibandingkan akhir Desember 2011 yang hanya Rp 878.633.743.378,74. Bupati OKU, OKU Timur dan OKU Selatan pada intinya mengatakan, Bank SumselBabel merupakan bank milik Pemerintah Provinsi Sumsel dan Bangka Belitung, Pemerintah Kabupaten/Kota merupakan salah satu pemegang sa-hamnya. Bank SumselBabel sebagai penggerak pembangunan daerah juga merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupa persekot Deviden dan Jasa Giro. Untuk itu Pemkab sangat mendukung misi dan visi Bank SumselBabeluntukmenjadituan rumah di era otonomi daerah dan era globalisasi. (ADV)

Pasehisman

H Herman Deru

H Yulius Nawawi

Normandy Akil

Sobirin

Tetty Herawaty

Arsi Risun

Heriyanto

H Nurdin Bangun

Vikron Usman

HM Rusli AR

ASSISTEN III Pemkab OKU Selatan Drs H Nurdin Bangun MBA didampingi Pemimpin Cabang BSB Baturaja Pasehisman dan Pemimpin Capem BSB Muaradua HM Rusli AR melakukan penekanan tombol hadiah utama Tabungan Pesirah Capem Muaradua, Kamis (12/7).

BUPATI OKU Timur, H Herman Deru SH MM didampingi Pemimpin Cabang BSB Baturaja Pasehisman dan Pemimpin Capem BSB Martapura Normandy Akil menyerahkan sepeda motor kepada Suyanto nasabah Capem Martapura yang beruntung, Rabu (11/7).

PEMIMPIN Cabang Bank SumselBabel Baturaja, Pasehisman foto bersama staf pada Undian Tabungan Pesirah Periode Juli 2012 di Hotel BIL Baturaja, Selasa (10/7).

CAMAT Batumarta Tetty Herawaty SSTP didampingi Pemimpin Capem BSB Batumarta Sobirin menyerahkan sepeda motor kepada Sulasmi nasabah Batumarta yang Beruntung, Senin (16/7).

BUPATI OKU Drs H Yulius Nawawi menyerahkan mobil kepada Pemimpin Cabang Bank SumselBabel (BSB) Baturaja, Pasehisman untuk diserahkan kepada pemenang dari nasabah Kantor Kas Peninjauan.

BUPATI OKU Timur diwakili Camat Belitang, Vikron Usman SE MM selaku salah satu pemegang saham menyerahkan kunci motor kepada Pemimpin Capem BSB Belitang Heriyanto untuk dilakukan pengundian di Capem Belitang, Selasa (17/7).


4

SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

Enak Simpan Duit di Bank Sumsel Babel ● Gelar Undian Pesirah KAYUAGUNG, SRIPO — Jumlah dana pihak ketiga yang berada di Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung yang berhasil dihimpun hingga 30 Juni 2012 lalu, mencapai Rp 481,432 miliar dari sebanyak 44.146 nasabah. Angka ini merupakan angka tertinggi dari seluruh perbankan di Kabupaten OKI yang berhasil menghimpun dana pihak ketiga yang mencapai Rp 1,2 triliun. Tingginya angka dana pihak ketiga yang ada di Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung, sebagai salah satu bukti bahwa keberadaan bank sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan ini semakin dipercaya oleh masyarakat. “Kepercayaan Masyarakat kepada Bank SumselBabel semakin tinggi. Terbukti dari data yang dirilis Bank Indonesia, Bank Sumsel Babel berada di urutan teratas dalam menghimpun dana pihak ketiga, dalam satu semester ini atau dalam waktu 6 bulan kita mampu menghimpun tiga ribu nasabah baru, pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin meningkat,” ungkap Pimpinan Bank SumselBabel Cabang Kayuagung H Zunelfi disela undian tabungan pesirah Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung Periode Juli 2012 di halaman Bank SumselBabel, Selasa (17/7). Untuk itu, menurut Zunelfi, realisasi penghimpunan dana pihak ketiga tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun 2011 lalu sebesar Rp 442,749 miliar atau naik se-

kitar Rp 38,683 miliar, dengan rincian tabungan pesirah Rp 107,415 miliar, jumlah penabung 16.438 nasabah. Tabungan Tasbih Rp 1,772 miliar, dengan jumlah penabung 1.285 penabung. Rincian Tabunganku Rp 900 juta, dengan 2.269 penabung, Tabungan Simpeda sebanyak Rp 58,065 miliar. Dengan penabung sebanyak 23.433 penabung. Sedangkan Jasa Giro sebanyak Rp 281,259 miliar dan Deposito sebanyak Rp 32,019 miliar. “Laba bersih yang berhasil dibukukan hingga 30 Juni 2012, sebesar Rp 25,457 miliar, semua ini tidak mungkin dapat kita raih tanpa dukungan penuh dari pemkab dan masyarakat Kabupaten OKI,” ucap Zunelfi. Zunelfi juga menerangkan, konstribusi bank sumsel Babel terhadap penerimaan asli daerah (PAD) per Juni 2012 dari jasa giro sebesar Rp 3,179 juta, sedangkan pada tahun 2011 lalu konstribusi terhadap PAD Kabupaten OKI, sebesar Rp 12,6 miliar, dari deviden dan jasa giro. Lebih lanjut diterangkannya, untuk penarikan Undian Pesirah periode juli 2012 ini ada beberapa hadiah grand prize dan hadiah utama yang diberikan kepada nasabah baik yang berada di Kantor Cabang Kayuagung maupun di Kantor Cabang Pembantu (Capem) Tugu Mulyo dan Capem Tulung Selapan. Adapun hadiah yang diundi untuk grand prize berupa 1 unit Mobil Toyota Yaris, 2 unit motor Honda

SRIPO/MAT BODOK

TOYOTA YARIS — Wabup OKI H Engga Dewata Zainal SSos menyerahkan kunci mobil Toyota Yaris kepada pemenang undian hadiah Grand Prize Bank Sumsel Babel kemarin.

Supra X 125, 1 unit Televisi Sony LCD 40 inci, 1 unit Laptop Lennovo dan 1 unit Lemari ES LG. Demikian yang berhasil mendapat undian tadi yakni, M Munifsyah warga dusun V Desa Muara Burnai II Lempuing OKI meraih mobil Toyota Yaris, Dwi M Zulkarnain warga Perum OPI Blok A Nomor 41 Jakabaring Palembang, meraih sepeda motor Honda Supra X 125, Hanafiah Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji OKI meraih sepeda motor Honda Supra X 125, Elviyanti Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji OKI meraih TV LCD Sony 40 Inci, Taufik Hasdifa Lingkungan VI Kelurahan Jua-Jua Kayuagung OKI mendapat laptop, Yalila Lingkungan VI Pahlawan Jua-jua Kayuagung OKI mendapat undian lemari es. Sementara itu, Bupati OKI Ir H Ishak Mekki MM

diwakili Wabup H Engga Dewata Zainal SSos mengatakan, agar jumlah nasabah pada Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung terus bertambah setiap tahun, pihak bank ini harus meningkatkan standarisasi pelayanan sehingga warga di Kabupaten OKI tertarik untuk menjadi nasabah. Usia bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung sudah cukup dewasa karena berdiri sejak tahun 1988 silam. “Bank SumselBabel telah bekerjasama dengan Pemkab OKI dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah ini,”ujar dia sembari mengatakan Pemkab OKIpun juga sudah berusaha mengajak warga untuk menjadi nasabah bank tersebut. Namun kata Engga, bank milik Pemerintah Daerah tersebut harus meningkatkan standarisasi pelayanan yang diberikan kepada nasabah.(std)

Mandiri Incar 500.000 Nasabah

● Jalin Kerjasama dengan Citilink JAKARTA, SRIPO — PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bekerjasama dengan maskapai Citilink Indonesia untuk mempermudah memperoleh tiket penerbangan. Dengan kerjasama ini, pemegang kartu kredit Mandiri dapat menikmati harga khusus tiket Citilink untuk pembelian di Sales Office Citilink Indonesia dan Mandiri Travel Center. Executive Vice President Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri Mansyur S Nasution menjelaskan kerjasama tersebut akan memberikan kemudahan bagi target 4 juta pengguna Citilink untuk dapat membeli tiket pesawat. Selain itu pengguna kartu kredit Mandiri juga

akan mendapat promopromo menarik dari kerjasama tersebut. “Kemudahan ini harapannya dapat meningkatkan minat masyarakat melakukan perjalanan udara, baik untuk keperluan bisnis ataupun liburan, sehingga terjadi distribusi ekonomi,” kata Mansyur seusai penandatanganan kerjasama Bank Mandiri-Citilink di Menara Citicon Jakarta, Selasa (17/7). Selain mempermudah pembelian tiket bagi masyarakat dan pelanggan Citilink, kerjasama ini juga akan mempermudah bagi pengguna kartu kredit Bank Mandiri. Saat ini, jumlah pengguna kartu kredit Bank Mandiri sebesar 2,6

juta nasabah. Dengan distribusi pemegang kartu kredit tersebut, maka kerjasama ini juga diharapkan akan mempertahankan pelanggan lama dan meraih pelanggan baru. “Dari kerjasama ini, kami menargetkan dapat memperoleh penjualan tiket sebesar Rp 100 miliar dan memperoleh sekitar 500.000 pelanggan baru kartu kredit,” tambahnya. CEO Citilink Indonesia Arif Wibowo menambahkan saat ini jumlah pelanggan Citilink mencapai 4 juta pelanggan dan penjualan tiket sebesar Rp 2 triliun. Sementara kontribusi penjualan tiket melalui direct selling sekitar 50 persen. (KC)


SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

5

Honda Daftarkan Brio 1.3L ● Untuk Pasar Indonesia

Yamaha di PRJ Lampaui 2011 JAKARTA, SRIPO — Yamaha Indonesia lagi sumringah. Pasalnya, jualannya di Pekan Raya Jakarta (PRJ) naik 12 persen menjadi 4.698 unit dibandingkan event yang sama tahun lalu hanya 4.183 unit. Kenaikan ini ditopang oleh Mio J dengan perolehan 1.524 unit dan Soul GT 1.248 unit. “Kenaikan penjualan di PRJ menjadi layanan konsumen makin baik dan sesuai dengan fokus Yamaha Indonesia. Mio J dan Soul GT merupakan matik baru dengan teknologi injeksi yang diterima baik di Indonesia dan PRJ kali ini,” komentar Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima KompasOtomotif, Selasa (17/7). Model lain juga menyumbang penjualan seperti segmen bebek 455 unit

KC

JAKARTA, SRIPO — Kalau di Thailand, Honda memasarkan Brio bermesin 1.2 Liter, ternyata yang didaftarkan ke perindustrian untuk mendapatkan TPT (tanda pendaftaran tipe kendaraan bermotor) di Indonesia adalah versi mesin 1.3 liter. Honda sudah mendaftarkan Brio sejak minggu lalu dan sekarang masih dalam proses. Empat varian yang didaftarkan terdiri dari Brio S transmisi manual dan otomotik, serta Brio E juga dengan

transmisi manual dan otomatik. ATPM Honda, Honda Prospect Motor (HPM) memang sudah mencanangkan untuk memasarkan Brio menjelang akhir tahun ini, yang diimpor langsung dari Thailand dan nantinya dirakit di Indonesia. Selain, itu pendaftaran ini untuk memperoleh izin Brio dipamerkan di IIMS 2012 September mendatang (sekaligus menarik calon konsumen). Mesin 1.3 L dari keluarga Honda digunakan oleh Fit

(kapasitas asli 1.339 cc) di Jepang dan versi otomatik dipasangkan dengan Continuously Variable Transmission (CVT). Tenaga yang dihasilkan oleh mesin ini adalah 73kW (99PS) @6.000 rpm dan torsi 126 Nm (12,8 kg-m) @4.800 rpm. Bisa jadi perbedaan mesin dengan Thailand, akhirnya Honda memutuskan untuk merakit Brio di Indonesia. Kompetitor Brio yang juga bersiap diluncurkan adalah Mitsubishi Mirage dan sudah memutuskan

akan ditampilkan pada IIMS mendatang. Pemilihan mesin 1.3 Liter merup akan us aha Ho nda menempatkan Brio di posisi lebih tinggi dari kompetitornya, seperti Nissan March, Mitsubishi Mirage, Kia Picanto, Chevrolet Spark, Suzuki Karimun Estilo dan Daihatsu Srion (juga 1.3 Liter). Bahkan juga ada kemungkinan Toyota akan meluncur city car yang bagin dari proyek mobil murah yang diprakarsai pemerintah. (KC)

dan sport 847 unit. V-Ixion seperti biasa masih jadi model sport paling laris dengan 446 unit penjualan. Menyambung pasar sepeda motor sport di Indonesia, Yamaha masih mendominasi dengan 217.190 unit sepanjang semester pertama tahun ini. VIxion jadi penyumbang terbanyak dengan 150.466 unit, diikuti Byson dengan 59.493 unit dan Scorpio 7.231 unit. Untuk Juni saja, kontribusi V-Ixion 37.979 unit, Byson 5.032 unit dan Scorpio 858 unit. Kalau dibandingkan bulan lalu (Mei 2012), jualan V-Ixion naik 6 persen. Di segmen skutik, Yamaha mencatatkan penjualan 703.297 unit, dan bebek 397.236 unit. Total penjualan Yamaha dari Januari sampai Juni 2012 adalah 1.317.723 unit dan di Juni 167.657 unit.(KC)

KC


6

SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

Beras Organik Kualitas Tinggi ● Diminati P asar K ot a Besar Pasar Kot ota ● Kirim k e Jakar ke Jakartta dan Bandung MARTAPURA, SRIPO - Padi organik kini menjadi tanaman pangan yang cukup digandrungi petani. Hingga kini tidak kurang 700 hektare lahan sawah padi organik yang diplot pemerintah dan dikelola oleh Kelompok Tani di Kabupaten OKU Timur, telah beberapa kali panen. Hasilnya sangat dimintai masyarakat, terutama warga yang menginginkana beras berkualitas tinggi. Selain itu ada seluar 25 hektare lahan sawah organik juga dikelola oleh CV Citaku di kawasan Desa Sukosari BK 9, Kecamatan Belitang. Tanaman padi organik ini menghasilkan tiga jenis beras yakni Super, Batangan dan Menir. “Beras berkualitas baik itu dipasarkan hingga ke Pulau Jawa,” kata pengelola CV Citaku, Teguh Wiyono SH.I kepada Sripo, Selasa (17/7). Setiap minggu, CV Citaku mengirim beras organik untuk wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) sebanyak 700

kilogram hingga satu ton dan tiga hingga empat ton perbulan. Sementara untuk Pulau Jawa, CV Citaku mengirimkan beras organik yang sudah dipesan dalam bentuk kontrak sebanyak tiga hingga empat ton setiap bulan. Menurut Teguh, beras organik yang dihasilkan CV Citaku diperoleh dari petani yang masuk dalam mitra binaan CV Citaku dengan lahan sekitar 25 Ha. Dari lahan tersebut kata Teguh, CV Citaku menghasilkan beras organik sebanyak 90 ton Gabah Kering Panen (GKP)setiap musim panen. “GKP ini kita beli dari petani dengan harga Rp 3.700 per kilogram, atau kita naikkan Rp 100 dari hargapasar. Seluruh kebutuhanpenggarapan lahan petanikita biayai, petani hanyabertugas mengolah lahandan menjual hasil- pertaniannya saja,” ungkap Teguh. Petani kata dia, tidak diberikan target ataupun

sanksi jika seandainya terjadi kegagalan panen. Kegagalan panen yang disebabkan oleh alam, tidak ditanggung oleh petani meski pupuk dan biaya perawatan kita berikan secara cumacuma. “Kami beli GKP petani dengan harga Rp 3.700 itu karena semua kebutuhan petani untuk penggarapan kita gratiskan. Petani hanya menggarap saja. kalau semua kebutuhannya petani yang membeli, harganya tentu tidak semurah itu,” jelasnya. Menurut Teguh, CV Citaku menjual beras organik dalam tiga jenis yakni Super, Patahan, dan menir. Harga ketiga jenis tersebut berbeda seperti untuk jenis Beras Organik Super, dijual dengan harga Rp 15 ribu per kilogram. Beras Organik Patahan dijual dengan harga Rp 8.000 per kilogram, dan untuk beras organik menir dijual dengan harga Rp 3.500 per kilogram. “Kami sudah kemas beras or-

Bangun Sektor Pendidikan Hingga S3

SRIPO/ENI

H Garaika Hamzah TGM

INSINYUR H Garaika Hamzah TGM SE MM, pendiri Yayasan Pendidikan Trisna Negara di Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, terus memperjuangan peningkatan jenjang dan kualitas pendidikan yang dikelolanya. Setelah sukses membuka Program Strata 2 (S2) Magister Managemen (MM) dan menelurkan lulusan program S2 sebanyak 400 alumni, kini suami Hj Helsia Mgh Garaikan SH SE MM yang juga Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Trisnanegara itu, sedang

membangun kawasan kampus terpadu. Sebelumya STIE Trisna Negara memiliki tiga kampus (A, B dan C). Kampus C khusus untuk Program S2 yang tempat terpisah-pisah. “Kami akan membangun kawasan kampus terpusat yakni Kampus C di BK 9 dengan gaya bangunan berarsitektur Eropa,” jelas Garika seraya menambahkan, pihaknya juga sedang merancang persiapan membuka Program Doktoral (S3). Kampus terpadu yang akan dibangun di atas lahan seluas 10 hektare lebih yang diberi nama GCC (Garaika Convetion Center) itu, akan dilengkapi pusat perbelanjaan, masjid, dan sarana pendukung lainnya. Dalam rangka persiapan membuka Program S3 ini, kata Garaika, pihak yayasan sudah mengirim enam tenaga dosen STIE Trisna Negara untuk tugas belajar menempuh pendidikan S3 di beberapa perguruan tinggi ternama di Pulau Jawa. Garika didampingi Hj Helsia Mgh Garaika mengatakan, STIE Trisna

Negara yang merupakan satu-satunya Sekolah Tinggi yang berdiri di kecamatan sudah membuka Program S2 dan menelurkan ratusan alumni dengan gelar Magister Managemen (MM). Hebatnya lagi, Sekolah Tinggi Trisna Negara Belitang dalam waktu dekat akan membuka Program S3. “Kami sudah melakukan studi banding ke beberapa Negara antara lain Belanda, Jerman, Belgia, Luxemburg, Prancis, Italia, Vatikan, Turki, Swiss, Dubai, Thailand, Singapure, Malaysia, Brunai Darussalam, Yordania, Palestina dan Saudi Arabia,” kata lelaki kelahiran OKU Timur 16 November 1962 itu. Rabu, 18 Juli 2012 hari ini STIE Trisna Negara akan mewisuda 619 sarjana dan pasca sarjana, dengan rincian 572 Prorgam S1 dan 47 orang Program S2. “Saat ini STIE Trina Negara memiliki mahasiswa Program S1 4.000 orang,” katanya. (leni juwita)

ganik dalam karung 15 kilogram dan siap kirim ke pemesan,” katanya. Teguh menambahkan, saat ini pemasaran beras organik produksi CV Citaku baru untuk wilayah Jakar-

sapi, serta telur ikutan naik. Minyak goreng sudah mencapai Rp 11.500, padahal dua hari lalu Rp 10 ribu per kilogram. Tepung terigu dan sagu sebelumnya Rp 6.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 6.500. Sementara gula pasir naik menjadi Rp 13 ribu, padahal sebelumnya Rp 11 ribu per kilogram. Ayam potong menjadi Rp 33 ribu per kilogram yang sebelumnya Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu. Sedangkan daging sapi naik menjadi Rp 76 ribu, sebelumnya Rp 73 ribu hingga Rp 75 ribu. Yang mengalami kenaikan cukup drastis telur

ayam, kini mencapai Rp 36 ribu per karpet. Padahal empat hari lalu Rp 30 ribu hingga Rp 32 ribu. “Dua hari lalu telur ayam sempat langka. Kami hanya diberi setengah dari jumlah pasokan yang biasa diberikan. Ketika pasokan normal, harganya sudah naik. Ini bukan kami yang menaikkan, tapi langsung dari distributornya,” ujar Roni (47), pedagang di Pasar PTM Serelo Kota Lahat. Kepala Dinas Perin-dustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lahat Drs H Suhirdin MM didampingi Kabid Perdagangan Nur Agung Prasetyo melalui Kasi Pengadaan dan Pe-

ka kantor pemasaran di Palembang, namun masih dalam pengkajian. Biasanya konsumen dari Palembang datang langsung dan mung-

kin juga ada yang menitip. Konsumen dari Palembang biasanya beli 10 hingga 15 kampil sekaligus,” tandasnya. (mg3)

SRIPO/EVAN HENDRA

PADI ORGANIK — Puluhan petani di Desa Sumbersari melakukan panen padi organik seluas 700 hektare. Lahan tersebut sudah diasuransikan untuk mengantisipasi kerugian petani jika terjadi gagal panen akibat bencana.

Tiga Wisudawan Raih IPK 3,87 BATURAJA, SRIPO - Enam dari 19 wisudawan Akademi Managemen Informatika dan Komputer (AMIK) Akmi Baturaja, meraih predikat pujian dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75 hingga 3,87 pada wisuda Tahun 2012 yang dipusatkan di Gedung Kesenian Baturaja, Kabupaten OKU, Selasa (17/7). Enam wisudawan yang menerima penghargaan itu masing-masing, Jurusan Teknik Informasi predikat pujian 1 atas nama Imam Muslin dengan IPK 3,75, predikat pujian 2 atas nama Asarofi dengan IPK 3,75 dan pujian 3 atas nama Predik Susola dengan IPK 3,75. Sedangkan jurusan Manajemen Informatika predikat pujian 1, 2 dan 3 masing-masing atas nama Efta Marlia Febriatin dengan IPK 3,87, Siti Romlah IPK 3,87, serta Syaifudin IPK 3,82. Direktur AMIK Akmi Baturaja, Nafroni ST SKom mengatakan, sebanyak 144 mahasiswa AMIK Akmi Baturaja yang diwisuda Tahun 2012 ini yakni, 84 mahasiswa jurusan TI dan 60 mahasiswa jurusan MI.Ketua Yayasan AMIK Akmi Baturaja, Putu Putra Yasa menambahkan, dirinya ingin membangun kawasan laboratorium binis terbesar di OKU. (eni)

Stok Telur Sempat Habis LAHAT, SRIPO - Mendekati datangnya bulan Ramadhan, harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Tradisional dalam Kota Lahat terus begerak naik. Beban berat ini mulai dirasakan masyarakat. Salah satu kebutuhan pokok, telur ayam sempat hilang dua hari dari pasaran. Setelah itu harganya naik menjadi Rp 36 ribu per karpet. Pantauan Sripo, Selasa (17/7) di Pasar Tradisional Modern (PTM) Serelo dan Pasar Lematang di Kota Lahat, harga sembako cenderung bergerak naik mendekati tibanya bulan Ramadahan. Tak ketinggalan juga harga ayam potong, daging

ta, Bandung dan Kota Lubuklinggau (Sumsel). Sementara untuk Kota Palembang, biasanya konsumen datang langsung membeli dalam jumlah besar ke Belitang. “Kami berencana membu-

nyaluran Safarudin menuturkan, pihaknya terus memantau pergerakan harga sembako di sejumlah pasar dalam Kota Lahat. “Sejauh ini kenaikan harga sembako masih dinilai wajar,” katanya. Dari Kabupaten Empatlawang dilaporkan, menjelang bulan Ramadhan 1433 H, harga daging di pasaran mengalami kenaikan, antara 5 hingga 10 persen. Termasuk beberapa kebutuhan pokok mulai naik. “Harga daging sapi sudah naik menjadi Rp 75.000 hingga Rp 80.000 per kilogram,” kata Mari (50), penjual daging di Pasar Musi Jaya, Te-bingtinggi. (mg10/st2)

Balita Dua Tahun Lumpuh ● Bupati: Berikan Perawatan Gratis MUARAENIM, SRIPO Deta Puspitasari (4) warga Dusun I, Desa Sukarami, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Muaraenim, tanpa sebab yang jelas menderita lumpuh. “Dulu sekitar umur 1,5 tahun, anak aku ini sudah bisa jalan, bahkan bisa joget. Sejak kena panas tinggi, dia sakit dan lumpuh,” ujar kedua orangtuanya Bangsawan (57) dan Rasmiana (42), Selasa (17/ 7) pukul 15.45. Dihadapan Bupati Muaraenim Ir H Muzakir SS yang mengunjungi pasien RSUD Dr HM Rabain Muaraenim, Bangsawan yang sehari-

hari bertani itu, saat lahir anaknya normal hingga sampai berumur dua tahun. Kemudian anaknya sakit dan kejang-kejang. Karena tidak ada uang, iapun hanya mengobati anaknya kepada orang pintar dan dukun seperti diurut, namun ternyata anaknya menjadi lumpuh. “Saya sangat berterimakasih dibantu Pak Bupati yang telah menggratiskan dan memberikan uang saku untuk makan dan minum,” ungkap Bangsawan yang mengaku menderita sakit asma. Bupati Muaraenim, Ir H Muzakir SS didampingi Direktur RSUD Dr HM

Rabain Dr H Suwandi, Kepala Dinkes dr H Yan Riyadi MARS dan Kepala Distamben Ir Febriansyah berpesan, keluarga korban agar tidak gusar merawat anaknya, sebab seluruh biaya akan ditanggung pemerintah. Mudah-mudahan setelah dirawat Deta dapat pulih kembali. “Dulu sekitar setengah bulan lalu ketika masuk rumah sakit beratnya sekitar 9 kilogram, tetapi sekarang sudah naik sekitar 10,5 kilogram. Mudah-mudahan bisa sembuh normal kembali,” tambah dr H Suwandi. (ari)

SRIPO/ARDANI

KUNJUNGI - Bupati Muaraenim, Ir H Muzakir SS bersama unsur muspida, Selasa (17/7) kunjungi pasien yang dirawat di RSUD Dr HM Rabain Muaraenim.

Hindari Lahan Bersengketa BANYUASIN, SRIPO - Tingginya kasus sengketa lahan yang melibatkan masyarakat dengan perusahaan perkebunan di Banyuasin menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin. Bupati Banyuasin, Ir H Amiruddin Inoed mengingatkan agar perusahaan sedapat mungkin untuk menghindari mengelola lahan yang bersengketa. “Kalau ingin membuka lahan atau mengganti rugi lahan masyarakat, hendaknya dipastikan terlebih dahulu kepemilikan serta surat menyurat lahan tersebut. Misalnya untuk SPH harus ada buku-bukunya yang dicetak oleh Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). Dan mintalah ke Pemkab Banyuasin buku-buku SPH terbitan Peruri, untuk SPH yang tidak ada buku dari Peruri ini tidak akan sah,” tegasnya disela-sela penanaman perdana sawit di PTPN VII

Bentayan, Senin (16/7). Meskipun demikian, dia cukup berbangga dengan keberhasilan PTPN VII dalam perkembangan ekonomi di sektor perkebunan di Bumi Sedulang Setudung ini. Sudah banyak kontribusi yang diberikan perusahaan perkebunan negara ini bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama meningkatkan lapangan pekerjaan. Salah satunya dengan program petani plasma berupa REVBUN PTPN VII (Persero). Manager PTPN VII Unit Bentayan, Ir Gerry Siagian menerangkan, program RevBun PTPN VII (Persero) Unit Bentayan ini dilakukan di dua desa yaitu, Desa Bentayan dan Sidomulyo Kecamatan Tungkal Ilir. Luas areal Unit Usaha Bentayan (UU Beta) adalah 8605,72 hektare, terdiri dari areal tanaman 6534 hektare, sarana umum dan areal lain 2071,72 hektare. (udn)

Besi Pengaman Jembatan Habis ● Dipereteli Kawanan Pencuri

SRIPO/WAWAN SEFTIAWAN

HABIS - Besi pagar pengaman di jalan poros antar desa dalam Kota Pagaralam habis dipereteli pencuri. Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pagaralam, Selasa (17/7) mengecek beberapa jembatan.

PAGARALAM, SRIPO - Sejumlah jembatan antar kecamatan dan desa dalam Kota Pagaralam kini tidak lagi memiliki besi pagar pengaman. Kondisi ini sangat membahayakan pengendara, terutama saat melintas malam hari. Besi pagar pengaman jembatan ini dipereteli pencuri dengan cara menggergaji bagian yang melekat di beton pagar jembatan. Pantauan Sripo di lapangan, Selasa (17/7), tim dari Dinas PU Kota Pagaralam turun ke lapangan melakukan pengecekan beberapa jembatan penghubung antara dusun Pagaralam dengan Bedeng Munir. Jembatan dijalur dua SMP Negeri 2 hingga Perandonan juga didapat tiga jembatan yang besi pengamannya sudah raib. Termasuk di kawasan Dusun Cawang Lama. Plt Kepala Dinas PU Kota Pagaralam, Hariadi melalui Kabid Bina Marga, Tedi Juliastanto mengatakan, dari pengecekan petugas ke lapangan didapat beberapa jembatan yang kondisinya sangat memprihatinkan. Di mana, besi pengaman jembatan hilang bukan karena rusak tapi dicuri dengan cara digergaji. “Petugas kami mengecek beberapa jembatan yang

besi pengamannya hilang. Kondisi ini sangat membahayakan pengendara. Untuk itu kami akan melakukan perbaikan mengganti besi pengaman dengan semen beton bertulang agar tidak hilang lagi,” ujarnya. Besi jembatan yang hilang itu lokasinya jauh dari pemukiman penduduk. Kondisi inilah yang memberi peluang oknum melakukan pencurian. “Lokasinya sepi, jadi dengan mudah pencuri menggergaji besi pengaman jembatan,” jelasnya. Disebutkan, Dinas PU tidak akan melakukan perbaikkan di semua jembatan yang rusak itu. Seperti jembatan yang ada di jalur dua Kelurahan Jurup Jare ke Dusun Selibar. Dinas PU hanya akan memasang papan peringatan agar pengendara berhati-hati saat melintas di jembatan yang tidak lagi memiliki besi pagar pengaman. “Untuk jembatan yang ada di kawasan Kelurahan Curup Jare belum akan diperbaiki, karena jalan tersebut akan dibangun dan jembatannya juga akan diperbesar. Jadi jembatan tersebut hanya akan dipasang papan peringatan saja,” jelas Tedi. (mg16)


SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

Pipi Briptu Doni Koyak „ dari halaman 1 diduga terkena tembakan senpi rakitan dari warga. Ia yang berada di barisan depan dengan membawa tameng, serta pengamanan anti huru hara, terkena tembakan. Tameng dan helm yang dipakainya pun tembus. Menurut keterangan petugas Puskesmas Tanjungraja yang menangani korban, Hendi, Doni mengalami luka diduga terkena serpihan peluru rakitan sedalam 1-2 cm dengan 4 jahitan. “Dia kesini tadi sekitar pukul 16.30. pada saat dibawa kesini, korban sadar dan ketika ditanya mengenai lukanya ia binggung. Sementara, korban sudah baik dan masih sedikit frustasi serta mengalami luka juga ditangan,” katanya yang mengaku untuk sementara anggota polisi yang dibawa ke Puskesmas hanya satu orang saja. 1.000 Hektare Sekitar 1.000 Hektare lahan tebu siap panen milik PTPN VII Cinta Manis Ogan Ilir (OI), terbakar dalam aksi bentrok warga dengan aparat keamanan di Rayon III Desa Sribandung Kecamatan Tanjung Batu, Selasa (17/ 7). Lahan tebu yang terbakar diduga dilakukan warga yang marah karena tuntutan mereka supaya lahan tebu PTPN VII itu dikembalikan ke warga belum juga diserahkan. Selain lahan tebu, satu rumah dan satu alat berat juga terbakar dalam aksi bentrok tersebut. Bahkan informasi semalam diketahui, ada penjarahan pupuk di salah satu kamp. tetapi belum diperoleh keterangan jelas soal penjarahan pupuk tersebut. Manager SDM PTPN VII Cinta Manis, Budi Santoso didampingi Kua-

Rusdi Tahar Bingung „ dari halaman 1 Pantauan Tribun, sebelum Rusdi Tahar diamankan, sudah ada beberapa warga yang ditangkap terkait kerusuhan itu. Ketika Rusdi Tahar ditangkap, ia diapit oleh dua orang polisi yang memegangi dan mengamankannya. Sementara, Rusdi Tahar sendiri, tidak terlihat berontak. Hanya saja dari mulutnya keluar kata-kata kebingungan lantaran ia ditangkap polisi. Anggota DPRD itupun langsung di angkut ke sebuah mobil polisi bersama kedua warga lainnya. Menurut polisi yang mengangkut, warga yang diamankan itu akan dige-

Maltashar Kambuaya Sempat Panik „ dari halaman 1 Kejadian ini diduga karena adanya gangguan dalam pengereman dan saat mendarat landasan juga sedang basah karena diguyur hujan. Berdasarkan keterangan seorang penumpang di hadapan sejumlah wartawan, pesawat ini terbang dari Jakarta pukul 13.30. Keanehan, kata dia sebenarnya sudah terjadi saat pesawat berada di udara. Menurutnya, pesawat sempat berputar-putar. Namun, tidak ada pemberitahuan terkait masalah itu. Pemberitahuan baru didapatkannya setelah pesawat mendarat. Beberapa orang penumpang bertanya kepada pramugari apa yang menjadi penyebab kenapa pesawat sempat berputar. “Ternyata pesawat tergelincir. Saat di atas kami tidak diberikan pemberitahuan,” ujar dia. Tidak adanya pemberitahuan itu, kata dia, cukup masuk akal. Pasalnya, apabila ada pemberitahuan, tentulah semua penumpang akan panik. “Tentu saya juga akan panik apabila mengetahui pesawat yang saya

sa Hukum PTPN VII, Bambang Haryanto SH, kepada wartawan saat jumpa pers semalam mengatakan, saat ini kerugian PTPN VII Cinta Manis belum bisa ditaksir. Menurutnya, kerugian bukan hanya pada pembakaran lahan dan perusakan fasilitas saja tetapi juga terganggunya aktivitas perkebunan dan aktivitas lainnya yang berhubungan dengan gangguan tersebut. “Misalnya karyawan tidak bisa kerja, panen dan produksi terganggu dan ketakutan-ketakutan karyawan untuk beraktivitas,” jelasnya. Dia menyebutkan, kondisi di PTPN VII unit usaha Cinta Manis masih belum kondusif, bahkan masyarakat sudah mendekati pabrik meskipun aparat keamanan dari Polri dan TNI tetap berjaga-jaga di areal pabrik. “Kami sudah mencium dan menduga bakal terjadi aksi anarkis ini, karena warga sudah berusaha sampai ke Jakarta untuk meminta lahan PTPN dikembalikan, tetapi Menteri BUMN dengan tegas menyebutkan itu milik negara dan tidak mungkin dilepaskan ke masyarakat,” tuturnya. Baik Bambang Haryanto maupun Budi Santoso, mengajak masyarakat berpikir jernih. Maksudnya mengajak masyarakat berdialog agar PTPN VII dapat terus berusaha dan masyarakat di seputarnya juga dapat mengambil keuntungan. “Saya sampaikan kepada masyarakat, apa-apa yang bisa dilakukan PTPN untuk saling menguntungkan, tetapi mereka tetap memaksa supaya lahan tebu diserahkan ke warga, itu bukan wewenang PTPN,” ujar Bambang sembari menegaskan, soal HGU itu semua sudah tidak ada masalah, karena PTPN VII milik negara jadi semuanya kembali ke negara. “Kami sudah buat program agar keberadaan

PTPN ini lebih menguntungkan warga, bahkan kami sudah mengusulkan ke direksi agar setiap desa bisa mengajukan ke PTPN apa yang bisa dibantu dengan keberadaan PTPN tersebut. “Tetapi mereka tetap ngotot memaksa mau lahan, jadi kami serahkan ke aparat untuk mengamankan aset negara,” tegas Bambang. Gas Air Mata Ratusan warga menyerbu PTPN VVII pada Selasa, (17/7) sore tepatnya di belakang jalan masuk dari perkebunan menuju pabrik. Dari peristiwa itu, sekitar lima warga diamankan polisi ketika terjadi bentrok. Pantauan Tribun Sumsel, massa mendatangi pabrik dan areal perkantoran mulai Senin (16/7) sore. Ketika itu, warga berjaga-jaga di jalan masuk pabrik. Ini terkait, adanya janji dari pemerintah pusat yang akan memanggil utusan warga dan PTPN VII Cintamanis untuk dipertemukan di Jakarta. Namun dari informasi yang dihimpun, pertemuan itu belum ada kata sepakat. Akhirnya, sore hari pada Senin (16/7) puluhan warga mendatangi pabrik dan sempat melakukan aksi bakar ban di dua titik. Beruntung, aksi warga dapat dicegah satuan polisi yang sudah datang mulai dari jajaran Polres OI hingga Brimob Polda Sumsel. Warga berangsur-angsur membubarkan diri. Menjelang pagi, dari informasi yang didapat, masa juga sudah siap mulai beraksi. Namun, warga yang hanya terdiri dari Desa Lubuk Keliat ini bentrok dan hendak menerobos barikade polisi pagi hingga siang pada Selasa (17/7). Karena ada penjagaan dari personil polisi, warga membakar kebun tebu di belakang pabrik PTPN yang juga menjadi markas warga. Setelah membakar perkebunan tebu yang siap

landang ke Polres OI tanpa terkecuali. Kapolres Ogan Ilir AKBP Denny Dharmapala mengatakan polisi bukan mengamankan Rusdi Tahar. Namun yang bersangkutan hendak dipertemukan dengan Wakapolda Sumsel. “Kami tidak menangkap. Malah kami mempertemukan dia dengan wakapolda. Sebab apa, dia kan pendamping warga. Dengan bertemu seperti itu, diharapkan bersama-sama bisa meredam amarah warga,” katanya ketika dikonfirmasi terkait penangkapan anggota DPRD tersebut melalui telepon, selasa (17/7) malam. Saat ini, anggota DPRD Sumsel itu sudah dipulangkan dan tidak diamankan. Sedangkan menanggapi cara penjem-

putan rusdi Tahar, ia berkomentar, hal itu dilakukan lantaran tidak ingin terjadi hal-hal yang diinginkan terhadap keselamatannya. Kondisi saat ini, menurutnya sudah kondusif. Meskipun ada penambahan personil, warga hanya melakukan bakar-bakar saja dan masih terkendali. Hingga besok, baru bisa diperinci soal akibat peristiwa tersebut. “Kami tetap siaga 1,” katanya Sementara, informasi lain menyebutkan, Rusdi Tahar diamankan di ruang penginapan Wakapolda di sekitar perkantoran PTPN VII Cinta Manis. Sedikitnya 5 anggota polisi luka-luka dan 6 warga turut diamankan dan 1 buah traktor FM dibakar massa pada peristiwa tersebut. (and/tribun sumsel)

tumpangi mengalami masalah,” sambungnya. Sementara, penumpang lainnya, Syahrul kepada sejumlah awak media mengungkapkan, menurut keterangan yang didapatnya, penyebab tergelincirnya pesawat dikarenakan adanya kendala pada sistem pengereman. Senada dengan Siti, Syahrul mengatakan kalau pesawat sempat berputarputar di atas udara Pekanbaru. Namun dia tidak mengetahui secara pasti berapa lama pesawat tersebut berputar. “Sepertinya (pesawat) tiga kali berputar,” ucapnya. Peristiwa ini terjadi pada saat Pekanbaru dilanda hujan lebat. Kala itu, langit Pekanbaru cukup gelap dan hembusan angin cukup kencang. Setelah pesawat mendarat, kata dia, seluruh penumpang pesawat mendapat pemberitahuan dari pilot. Diberitahukan, ujarnya, pesawat telah mendarat sekitar 10 meter melebih run away. Selain itu, pilot juga menyampaikan permintaan maafnya atas kejadian ini. “Walupun sudah mendarat, namun kepanikan sempat terjadi. Sempat terdengar suara yang cukup keras dari dalam kabin,” ucap dia kepada wartawan. Secara terpisah, Senior

Manager Public Relations Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan, membenarkan adanya insiden itu. “Tapi kami baru mengetahui informasi awal sekitar 20 menit pancakejadian,” katanya. Yang terpenting menurutnya adalah semua penumpang selamat dan berhasil dievakuasi dengan baik. Karena peristiwa ini, seluruh penerbangan dari dan ke Pekanbaru ditunda. Ratusan penumpang terlantar menunggu kepastian kapan mereka akan diterbangkan. Juwati, penumpang Lion Air tujuan Jakarta yang seharusnya terbang pukul 17.00, belum mengetahui kapan dirinya akan diberangkatkan. Bersama kerabatnya, dia tampak kebingungan menunggu kepastian mengenai keberangkatannya.

dipanen, bentork akhirnya terjadi pada siangnya. Namun, itu tidak berlangsung terlalu lama. Massa yang masih berjumlah puluhan orang ini hanya sesekali melakukan aksi seperti melempar gumpalan tanah, tebu bahkan membawa senjata tajam seperti parang dan arit. Hingga menjelang sore sekitar pukul 14.30 an, massa mundur dan menyusun strategi ke jalan perkebunan. Barulah, sekira pukul 16.00 an, warga kembali beraksi dengan jumlah massa yang banyak sekitar ratusan warga. Dengan persenjataan yang sama yakni senjata tajam, lemparan gumpalan tanah dan tongkat. Mendapat perlawanan dari warga yang bertambah jumlahnya, polisi yang sebelumnya hanya puluhan, tak bisa berbuat apa-apa. Polisi mundur. Sontak, warga yang tinggal di sekitar PTPN VII yang menyaksikan menjadi kocar-kacir bersama polisi. Ketika polisi terdesak, seluruh polisi dikerahkan untuk menghadang massa yang hendak menerobos penjagaan polisi. Ratusan polisi yang berkumpul, akhirnya mampu memukul mundur massa. sesekali menembakkan gas air mata, massa mundur. Namun demikian, pada aksi tersebut sekitar lima warga yang menjadi profokator diamankan dengan lukaluka dan langsung digelandang ke polres Ogan Ilir. Pada peristiwa bentrok sore hari, beberapa polisi mengalami luka akibat lemparan tongkat dan senjata warga. Sementara, warga yang semakin terdesak, akhirnya berhasil dipukul mundur lagi oleh polisi. Ternyata, massa yang kocar-kacir menghimpun massa lagi. Mulai sore hari, warga yang sebelumnya hanya berjumlah puluhan dari desa lubuk keliat, mendapat bantuan dari desa-desa lain. Informasi yang dihimpun, massa kembali bergerak dengan jumlah yang besar ketika magrib. Rencananya, mereka akan membakar perumahan pekerja yang berada di pabrik dan perkantoran PTPN VII Cinta Manis. Sementara itu, Polda Sumsel mengirim anggota polisi sebanyak 9 mobil untuk menambah pengamanan dan keamanan di tempat tersebut. HIngga malam ini, kondisi PTPN VII Cinta manis masih mencekam. Polisi disetia sudut diperjagakan. Bahkan, titik-titik pusat aksi massa melakukan aksi, diperkuat baik dari Polsek, Polres OI, hingga Polda Sumsel. Wakapolda Sumsel, Polres Ogan Ilir dan semua jajaran polisi turun ke lapangan. (trs/and/tribun sumsel)

Dari informasi yang diterimanya, dia akan diberangkatkan pada tengah malam ini. Namun hal itu baru sebatas informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Kepada Tribun dia menyatakan kalau dirinya sudah chek in. “Saya akan menunggu kepastian kapan akan diberangkatkan. Kalau meninggalkan Bandara, saya khawatir juga seandainya ketinggalan pesawat,” katanya. Pantauan Tribun hingga sekitar pukul 19.30, semua penerbangan masih ditunda. Ratusan penumpang juga masih menanti kepastian di bandara SSK II. Meskipun tidak sederas ketika peristiwa nahas itu terjadi, hujan rintik masih mengguyur di sekitar bandara yang baru saja diresmikan. (gap)

KRONOLOGI VERSI PENUMPANG 1. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 174 terbang dari Jakarta menuju Pekanbaru pada pukul 13.30 2. Sekitar pukul 15.00, pesawat yang membawa 150 penumpang dan 12 kru berputar-putar di udara. 3. Sekitar pukul 15.26, pesawat mendarat. 4. Setelah mendarat, pilot menyampaikan permintaan maafnya dan menyatakan kalau pesawat mendarat 10 meter melebihi run away.

Harga Emas Terjun Bebas „ dari halaman 1 harga emas juga ikutan turun atau mengalami penyesuaian,” kata pemilik Toko Emas Arif, tersebut, Selasa (17/7). Kondisi ini diperparah dengan sepinya transaksi. Rata-rata warga Palembang disibukkan dengan mempersiapkan kebutuhan jelang puasa, ketimbang membeli perhiasan. “Tiga faktor itu yang memicu penurunan harga emas,” kata Arif. Dikatakan penurunan harga terjadi sejak awal Juli lalu. Sebelumnya harga emas tembus Rp 3,2 juta persuku, dimana pergramnya capai Rp 550 ribu, kini harga emas pergram Rp 420 ribu dengan kadar 80 hingga 95 persen. Sedang untuk emas yang kadarnya 99 persen capai Rp 2,9 juta persuku. Harga ini sudah termasuk upah. “Itu sudah termasuk upah, karena memang kita jualnya sepaket. Makanya banyak yang lebih suka beli di sini,” beber Arif berpromosi. Umumnya, lanjut Arif, penjualan emas diprediksi melonjak pada pertengahan puasa. Kebanyakan ma-

Beruntung Nyawa Kami tak Melayang „ dari halaman 1 motor itu. Semoga saja, motor itu bisa memberi kejelasan terkait identitas dan keberadaan pelaku. Kami srahkan itu kepada polisi,” tutup Alimudin. Tetangga Teriak Selasa (17/7) pukul 10.00, Alimudin (50) lagi fokus-fokusnya mengecat pagar rumah menantunya, Mahmudin (34). Tiba-tiba, Wati (tetangga Alimuddin) berteriak rumahnya baru saja dibobol maling. Mengecat pun ditinggalkan Alimudin yang langsung pergi ke rumah Wati. Sesampai di sana, Ketua RT 12 ini melihat dua pria meloncati pagar rumah yang ada di seberang rumah Wati. Dengan nekatnya, ia mendekati kedua pencuri dan terjadi pertikaian antara pencuri dengan dirinya. Salah satu pencuri yang membawa senapan rakitan menembakkan pistolnya ke arah rusuk kiri Alimudin Mendengar suara tembakan, Mahmudin keluar rumah dan mendapati Alimudin sedang bergulat dengan dua pencuri. Ia pun berusaha menolong sang mertua, yang membuat satu peluru karet mendarat di bagian dadanya. Barulah keempat pencuri ini melarikan diri. “Yang kami lawan ada dua pencuri. Mereka menggunakan senjata api rakitan dan obeng. Dua lagi hanya mengawasi di sekitar kejadi-

7

syarakat membeli emas untuk dipakai saat Lebaran atau bersilaturahmi ke tempat sanak saudara. Usai Lebaran, warga justru ramairamai menjual kembali. “Ini sudah menjadi tren di masyarakat. Sekarang memang penjualan sedang lesu,” kata Arif yang hanya bisa menjual tak lebih dari dua suku emas perhari. Malah pernah satu hari tidak ada transaksi sama sekali. Sementara Susi, karyawan di Toko Emas Cantik, Beringin Janggut, mengaku kaget dengan penurunan harga emas. Pihaknya mengaku merugi karena stok emas di toko kebanyakan stok lama yang dibeli saat Dolar naik. “Dulu kami beli di agen saat Dolar Rp 9700, jadi rugilah. Tapi mau bagaimana

lagi,” kata Susi. Namun pihaknya tidak bisa apa-apa dan terpaksa mengikuti pasar. Untuk harga jual rata Rp 2,9 juta untuk kadar 99 persen. Harga itu belum termasuk upah, Rp 50 hingga Rp 100 ribu tergantung motif. Makin ribet dan detail motifnya maka upah semakin mahal. “Tapi kalau motifnya polos, kita jual Rp 2,9 juta, tapi kalau motif kembang seperti untuk cincin atau motif ular untuk anting-anting bisa Rp 2,950 juta,” kata Susi. Berbeda untuk emas putih. Harga emas jenis ini masih stabil. Pergramnya capai Rp 435 ribu sudah termasuk upah. Umumnya penjualan untuk emas putih ramai saat akhir pekan. Penggunanya kebanyakan adalah pasangan atau untuk cincin kawin. (why)

Pisah Sambut GM PTAP 2 Palembang Selasa (17/7). GM yang lama Tengku Said Ridwan ST MM kini menjalankan tugas barunya menjadi GM PTAP2 Bandara Polonia Medan. Sementara GM PTAP2 Pa-

lembang yang baru Amran Alinuddin sebelumnya menjabat Vice President Aviation Business PTAP2. Agus menjelaskan rencana ‘Pisah Sambut GM PTAP2 Palembang’ sempat mengalami penundaan. “Memang sudah merencanakan pisah sambut 12 Juli 2012. Terkait adanya kegiatan yang mendesak para direksi Shadow Operation di Pekanbaru, maka ditunda,” Agus Maulana Suparman. (fiz)

an. Mereka masing-masing membawa satu senapan angin,” ujar Alimudin. Saat kabur, pencuri ini tidak sempat melarikan salah satu motor milik mereka. Warga yang sudah ramai mendatangi lokasi kejadian langsung membakar sepeda motor milik pencuri yang terparkir tepat di tengah jalan perumahan tersebut. Dengan mencabuti bagian atas pagar rumah milik Jenahar (49), beberapa warga memukuli motor itu. Di saat motor hampir habis terbakar, beberapa polisi datang ke lokasi kejadian. Api dari motor langsung dipadamkan sebelum polisi kehilangan salah satu petunjuk terkait identitas dan keberadaan pencuri. Mulanya, diceritakan Alimudin, pencuri beraksi saat Wati berbelanja ke warung. Merasa hanya sebentar meninggalkan rumah, Wati lupa mengunci pintu rumahnya. Sepeninggal Wati, rumah benar-benar kosong karena suami dan anak-anak Wati sedang sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Suaminya, Yanto, sedang berada di dalam truk untuk menunaikan tugasnya sebagai sopir. Sementara dua anak Wati berada di kantor mereka masing-masing. Merasa Wati sudah cukup jauh dari rumahnya, dua dari empat pencuri beraksi. Mereka membuka pintu bagian depan rumah Wati yang memang tidak terkunci. Di dalam rumah, mereka mengambil uang Rp 5 juta dan beberapa perhiasan yang berada di kamar Wati. Setelah beberapa menit di sana, dua pencuri

ini pindah ke rumah yang ada di seberang rumah Wati, yang ditempati Janehar. Rumah yang ditempati Janehar bersama istri dan seorang anaknya itu memang selalu dibiarkan sepi pada pagi hingga sore hari. Sebagai tenaga pengajar di salah satu SMA swasta yang ada di Jl Kolonel H Burlian, Janehar masih berada di sana. Sementara istri dan anaknya juga masih sibuk di kantor mereka masing-masing. Dua kawanan pencuri masuk lewat jendela kamar Janehar dengan cara mencongkel jendela tersebut. Begitu daun jendela terbuka, salah satu dari dua pencuri menendang terali besi yang menutupi kamar. Kebetulan, kayu tempat tertancapnya terali sudah lapuk sehingga membuat kedua pencuri tidak kesulitan merusak terali itu. Dengan leluasa, kedua pencuri mencari harta benda milik Janehar. Namun, kedua pencuri ini hanya berhasil membawa satu laptop dan satu handphone. Pencuri keluar dari rumah Janehar lewat jalan yang sama sewaktu mereka masuk. Saat melompat pagar, keduanya langsung dihadang oleh Alimudin sehingga ketiganya bergulat. Mahmudin, yang menyusul mertuanya, ikut terlibat dalam pergulatan tersebut. Keduanya baru menyerah begitu pencuri menembakkan senjata angin mereka ke arah Alimudin dan Mahmudin. Kapolsekta Talang Kelapa, Kompol Tukino, melalui Kanit Reskrim, Iptu Nazirwan, membenarkan peristiwa tersebut. (cw6)

„ dari halaman 1


8 SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

Pawang Taklukkan Macan Tutul ● Butuh Waktu Empat Jam ● Sajikan Sesajen di Semak ● Mat Yusuf Asal Pedamaran BANYUASIN, SRIPO — Macan tutul yang dua hari lalu, masuk ke kantor PT Elnusa Tbk, perwakilan Pangkalan Balai, Banyuasin, akhirnya berhasil ditangkap, Selasa (17/7). Hewan yang berekor panjang tersebut, berhasil ditaklukkan oleh pawang asal Pedamaran, OKI, Mat Yusuf. Setelah melalui pergumulan panjang selama empat jam, Mat Yusuf akhirnya berhasil memasukkan hewan buas tersebut ke dalam kerangkeng. Sebelum penangkapan tersebut, Mat Yusuf melakukan ritual sesajen untuk menjinakan macan tutul yang ada di kantor Elnusa. Bapak 13 anak ini meletakan sesajen berupa ayam hitam panggang, pisang emas, ketan hitam dan opak yang diletakkan ke dalam satu piring. Sesajen ini setelah diramu, dibacakan doa dan mantra, kemudian diletakkan di semak belukar

Sudah kita kasih ayam, tapi tidak dimakannya. Mungkin lagi puaso dio

MELKI sopir PT Elnusa TBK Perwakilan Pangkalanbalai di samping areal kantor PT Elnusa Tbk. Setelah sesajen diletakan, Mat Yusuf nampak berdiam diri sambil membaca mantra dan doa. Ritual ini ditutup dengan membakar rumput yang ada di sekitar. Setelah api sedikit menyala, langsung dimatikan dengan kaki oleh Mat Yusuf. Kakek berusia 72 tahun itu lalu masuk ke kantor PT Elnusa, tempat macan tutul itu bersembunyi. Warga yang melihat aksi menantang maut ini, sempat dibuat takut dan tidak yakin

kakek 26 cucu ini bisa menjinakkan hewan buas tersebut. Namun, setelah bergumul selama empat jam, macan tutul yang semula nampak berontak dan beringas akhirnya berhasil dijinakkan. Hewan yang sempat membuat warga dan awak media yang berada di lokasi penangkapan lari kocar-kacir, akhirnya berhasil dimasukkan ke dalam kerangkeng besi ukuran 1,3 Meter x 70 Cm X 60 Cm. Puasa Makan Ada kisah menarik hewan buas yang sudah dua hari berada di dalam kantor Elnusa ini. Ternyata hewan ini puasa makan. Sebab, seekor ayam yang diberikan pegawai PT Elnusa, hanya dilihat dan sesekali disentuh tapi tidak dimakan oleh binatang buas ini. “Sudah kita kasih ayam, tapi tidak dimakannya. Mungkin lagi puaso dio,” ujar Melki, sopir PT Elnusa. (udn)

Ini Macan Tutul Asli MAT Yusuf (72), pawang harimau yang didatangkan dari Desa Menangraya, Kecamatan Pedamaran Ogan Komering Ilir menyatakan jika macan tutul ini merupakan macan tutul asli. Bukan jadi-jadian. “Dari hasil terawangan saya, ini macan asli,” kata Mat Yusuf saat dibincangi Sripo di kantor PT Elnusa Tbk, Perwakilan Pangkalan Balai, Selasa (17/7). Suami dari Rusma yang memiliki 13 anak, 26 cucu dan satu cicit, ini sudah sejak taMat Yusuf hun 1960 menjadi pawang harimau. Ia mengatakan jika untuk memisahkan macan tutul harus sedekah sesajen. “Dari terawangan saya, macan tutul ini minta sajen ayam hitam, ketan hitam, opak dan pisang emas. Biasanya sesajen harimau ini tidak sama, tergantung hasil terawangan,” katanya. Kedatangan macan tutul ke kantor ini menurut Mat Yusuf karena marah karena

pegawai dan keberadaan PT Elnusa yang berkantor di lokasi ini tidak meminta izin menempati lokasi tersebut. “Jadi untuk membujuk kita harus sedekah sesajen dengan pola alam gaib, dan jangan ada yang ganggu agar macan ini dapat dikembalikan ke habitatnya,” katanya. Mat Yusuf yang tinggal di Jl Depati H Husin RT 2 RW 1 Desa Menangraya, Kecamatan Pedamaran, OKI, ini mengaku menjadi pawang melalui mimpi dan bukan SRIPO/UDN karena faktor keturunan. “Kalau bunuh harimau belum banyak, tetapi misahkan agar tidak mengganggu sudah lumayan banyak. Seingat saya sudah lima kali. Yakni tahun 1941 di Bakuredo Jambi,Aceh tahun 1942 dan Sambas Kaltim tahun 1943,” terangnya. Untuk menjinakan hewan buas ini, trik yang dipakai yakni pendekatan dengan menggunakan sesajen dan sesajen yang disediakan tergantung penerawangan. (udn)

SRIPO/SYAIFUDDIN

TONTON — Sejumlah warga nampak menonton macan tutul yang berhasil dijinakan dan dimasukan ke dalam kerangkeng besi, Selasa (17/7) siang.

BKSDA Pasang Tarif Rp 12 Juta BANYUASIN, SRIPO — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Provinsi Sumatera Selatan sebagai instansi yang berwenang dalam menangani satwa yang dilindungi, hingga hari kedua belum juga mendatangi kantor perwakilan PT Elnusa Tbk Divisi Oil Field Service yang berada di KM 52 Kelurahan Seterio, Kecamatan Banyuasin 3, Banyuasin untuk menjinakkan seekor macan tutul yang masuk kantor perusahaan tersebut.

Informasi yang dihimpun dari pihak PT Elnusa, jika petugas BKSDA sudah dihubungi, namun mereka pasang satif sebesar Rp 12 juta untuk menurunkan tim guna menangkap binatang buas tersebut. Sementara pihak PT Elnusa mengaku keberatan dengan besarnya dana yang diminta. General Adm & Operation Support PT Elnusa Tbk Eddy Suryadi saat dihubungi Sripo, Selasa (17/7) mengatakan pihaknya secara

prosedural sudah melapor ke pihak kepolisian dan BKSDA Sumsel. Dari hasil koordinasi yang pihaknya lakukan jika petugas BKSDA akan melakukan penembakan bius untuk menjinakkan macan tutul tersebut. “Mereka kehabisan obat bius, sehingga dari hasil kesepakatan pertama, untuk satu serum satu kali tembak mereka minta biaya Rp 200 ribu. Dan serum yang akan digunakan untuk melumpuhkan macan ini 2-3

serum. Artinya dananya Rp 600 ribu,” katanya. “Namun sekitar pukul 12.00 kemarin, pimpinan BKSDA menghubunginya dan berbicara dengan supervisor PT Elnusa Tbk Makmun SY, dan menyatakan jika untuk menurunkan tim guna menjinakkan macan tutul mereka minta biaya Rp 12 juta. Ini sangat menakjubkan dan tidak masuk akal. Kita tidak sanggup. Padahal ini merupakan tugas mereka,” terangnya. (udn)


C M Y K

RABU, 18 JULI 2012

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

Borong Mukena dan Koko ● Pasar 16 Ilir Membeludak ● Siap Baju Lebaran PALEMBANG,SRIPO — Mukena dan baju koko laris manis jelang puasa. Pedagang pun kerepotan hingga harus menyiapkan stok hingga dua kali lipat dari kondisi normal. Koko dan mukena bordir justru jadi primadona. “Mulai ramai sejak kemarin. kita saja sampai kewalahan,” kata Dede Yusuf, salah satu pedagang kepada Sripo di kiosnya di Pasar 16 Ilir Palembang, Selasa (17/ 7) siang. Menurutnya, untuk koko kini lebih bervariasi, motif bordir menjadi primadona. Begitupun untuk mukena, rata-rata sudah banyak dipesan. Soal harga diakui bervariasi, mulai dari Rp 80 ribu hingga Rp

300 ribu untuk jenis bordir. Begitupun mukena, yang dibanderol dari Rp 110 ribu hingga Rp 450 ribu per unit. Harga tersebut memuat satu paket, seperti mukena yang disediakan lengkap dengan tas. Begitupun koko juga dijual bersama satu set tasbih atau kopiah. “Kalau kita hitung sudah capai ratusan unit-lah yang sudah keluar. Kalau stoknya kita siapkan lebih dari 1000an piace,” kata dia. Pantauan Sripo suasana gedung Pasar 16 Ilir ramai, terutama di lantai satu, dua dan basement. Pengunjung bahkan harus berdesak-desakan satu sama lain. Mereka harus jalan melambat sambil memiringkan ba-

dan. Pegawai toko pun kewalahan melayani pembeli. Udara berasa begitu panas dan sesak. “Nah, ramai nian padahal belum puasa, gimana jelang lebaran gek,” kata Mirna, pengunjung yang kerepotan menuntun dua anaknya. Wanita yang mengaku tinggal di Perumnas ini berniat belanja kain dan mukena buat Salat Tarawih. Namun sesampainya di gedung pasar 16 Ilir, dia kaget karena kondisinya sudah sesak. Bahkan dia harus berdesak-desakan dengan pengunjung lain ketika menerobos masuk di pintu lantai satu gedung. z Bersambung ke hal 10 SRIPO/ZAINI

BEREBUT SEMBAKO MURAH — Warga berebut sembako murah di pasar murah yang digelar di 35 Ilir Palembang, Selasa (17/7). Pasar ini digelar Pemprov Sumsel dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

Nenek Renta pun Antre Sembako NTUK sekadar meringankan beban ekonomi warga di tengah lonjakan harga jelang Ramadan, Pemrov Sumsel bekerjasama dengan PKK dan Dharma Wanita Provinsi Sumsel meluncurkan program Pasar Murah di Pelabuhan 35 Ilir Palembang, Selasa (17/ 7). Empat ribu paket sembako masing-masing berisi 2 Kg beras premium, 2 Kg gula pasir dan 2 liter mi-

U

SRIPO/DEWI HANDAYANI

KOKO — Seorang pedagang menunjukkan deretan baju koko dan mukena yang dipajang di kiosnya lantai I Pasar 16 Ilir. Jenis ini diakui mulai diburu sejak dua hari terakhir. Foto diambil Selasa (17/7).

Warga Diminta Hemat Daging

terbiasa, tanpa komando mereka berbaris di belakang sebuah mobil truk yang membawa sembako tersebut. Awalnya antrean masih tertib dan tampak rapi berjejer ke belakang. Namun setelah acara dimulai dan bak mobil dibuka, para pengantre berebut ke bagian depan. Kendati demikian, jual beli sembako tersebut tetap dalam kondisi lancar dan

PASAR murah yang digelar Pemprov Sumsel di Pelabuhan 35 Ilir Palembang tidak hanya menjual sembako. Masih dalam lokasi acara, anggota PKK dan Dharma Wanita Sumsel juga menyediakan stok pakaian layak pakai dengan harga Rp 1.000-Rp 5.000. Jenis pakaian cukup beragam, baik untuk pria maupun wanita, anak-anak dan remaja, hingga pakaian sekolah. Semua pakaian ini berasal dari

z Bersambung ke hal 10

z Bersambung ke hal 10

Cangkok Ginjal Cukup di RSMH

● Dalam Waktu Dekat

Sebab, tidak banyak yang bisa dilakukan pemerintah untuk menekan harga, apalagi lonjakan hampir terjadi di seluruh tanah air. “Apa yang bisa kita perbuat untuk menekan harga daging. Ini terjadi di seluruh Indonesia, bukan di Sumsel saja. Mau impor,

SRIPO/ZAINAL PILIANG

PALEMBANG, SRIPO — Bagi Anda penderita penyakit ginjal, tak lama lagi tidak perlu lagi melakukan tindakan cangkok (transplantasi) ginjal jauh-jauh ke Jakarta atau Singapura. Cukup datang ke RSMH Palembang, dokter rumah sakit pelat merah Bumi Sriwijaya ini sudah siap. Untuk itu, kemarin diresmikan instalasi hemodialisa di RSMH, yang dilakukan langsung oleh Dirjen Bina

z Bersambung ke hal 10

DIRJEN Bina Upaya Kesehatan RI, dr Supriyanto disaksikan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menandatangani prasasti.

z Bersambung ke hal 10

● Palembang Habis 13 Ton/Hari PALEMBANG, SRIPO — Semakin mendekati bulan Ramadan, harga daging sapi terus meningkat. Jika sebelumnya, harga normal Rp 70 ribu-Rp 75 ribu/kg, saat ini mencapai Rp 85 ribu-Rp 90 ribu/kg. Menanggapi hal ini, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengajak masyarakat untuk mengurangi konsumsi daging.

nyak goreng dijual seharga Rp 39 ribu. Tanpa mempedulikan cuaca terik, warga yang sudah mendapat kupon rela berdesak-desakan untuk mengambil jatah pembelian. Begitu antusiasnya warga ingin segera mendapatkan paket sembako murah ini, membuat sebagian besar mereka rela datang lebih awal. Meski penjualan baru dibuka pukul 09.30, mereka sudah datang sejak pukul 07.00. Seolah sudah

Harga Pakaian Rp 1.000

JM Diskon Produk Branded PALEMBANG,SRIPO — Jelang puasa dan lebaran tidak disia-siakan Grand JM Palembang Square. Disiapkan promo diskon hingga 70 persen untuk 60 produk-produk bermerk. Bahkan promo dikemas hingga meluas ke atrium Palembang Square. General Affair JM Grup,

Goti Situmorang usai mengundi 30 pemenang Notebook program Back To School, Selasa (17/7) di Grand JM PS merinci khusus di Grand JM PS sudah disiapkan program-program belanja murah menjelang bulan ramadan. Progz Bersambung ke hal 10


10

SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

Borong Mukena dan Koko ■

dari halaman 9

“Paling ramai di bagian depan, tapi kalau kita ke tengah tidak terlalu padat,” katanya sambil mengelap keringat. Sudah Naik Senada diungkapkan Intan, warga Plaju. Dia mengaku sudah keliling mengitari lantai satu dan basement, namun belum mendapatkan mukena yang dicari. Menurutnya harga mukena yang ditawarkan pedagang sudah naik. “Padahal dua hari lalu kami ke sini, harga mukena biasa Rp

Nenek Renta pun Antre Sembako ■

dari halaman 9

kondusif. Meski sempat berdesak-desakan, warga yang ikut antre tidak terlibat percekcokan ataupun ada yang pingsan. Ini juga tidak terlepas dari kesigapan panitia yang langsung menambah satu unit truk lagi untuk memecah antrean yang sebelumnya sudah menumpuk panjang. Yani, salah seorang pengantre mengaku sangat senang mendapat jatah pembelian sembako murah ini. Dengan uang Rp 39 ribu yang digenggam di tangan ia rela antre di bawah teriknya sinar matahari. Menurutnya, 2 Kg beras, 2 Kg gula pasir dan 2 liter minyak goreng sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga hingga dua minggu ke depan. “Siapa yang tidak mau membeli sembako murah? Apalagi

Harga Pakaian Rp 1.000 ■

dari halaman 9

sumbangan para nggota PKK dan Dharma Wanita Sumsel yang sebelumnya dikumpulkan. Jual beli pakaian bekas yang

50 ribu, sekarang tidak dapat lagi. Kualitas paling standar saja capai Rp 110 ribu,” katanya. Begitupun untuk baju koko. Meski awalnya tidak berniat membeli baju koko, namun wanita paruh baya ini terpengaruh juga ketika ditawari pedagang. Dia membeli baju koko untuk suami dan anaknya. “Mending beli sekarang, takutnya nanti harganya naik lagi,” katanya sambil menunjukkan empat baju koko jenis bordir warna putih. Baju ini diakui akan dipakai saat salat Idul Fitri. Sementara Asni, pedagang mengaku sejak Senin lalu pembeli mulai ramai. Kebanyakan warga mulai membeli pakaian buat ke-

perluan salat Tarawih hingga keperluan lebaran. Kondisi ini hampir terjadi tiap tahun. Nanti diprediksi awal puasa, penjualan akan kembali turun dan diperkirakan mulai melonjak lagi saat pertengahan puasa. Puncak penjualan akan terjadi seminggu sebelum lebaran. Wanita yang tinggal di Kertapati ini, jauhjauh hari mengaku sudah menyiapkan stok dua kali lipat dari kondisi normal. Namun dia enggan merinci berapa jumlah unit pakaian yang disiapkan. “Ini barangnya kebanyakan dari Tanah Abang. Saya stok sejak sebulan lalu, untung harganya masih murah. Sekarang sudah banyak yang naik,”katanya. (why)

ini dua kali lipat lebih murah di banding harga di pasar. Kami orang susah jelas senang,” ujar Yani. Menurut Yani, memang tidak semua warga menengah ke bawah yang beruntung mendapat sembako murah ini. Ia sendiri mendapatkan kupon pembelian dari RT setempat, dan masing-masing RT hanya ada jatah untuk 10 warga. Masih banyak tetangganya, yang berkebutuhan sama seperti dirinya. Karena itu, kesempatan belanja dengan harga murah ini pun harus dimanfaatkan meski harus berdesak-desakan di tengah cuaca panas. “Tak apalah panas. Sudah biasa kepanasan. Yang penting kebagian,” katanya. Usaha mendapatkan jatah sembako murah ini juga dilakukan Mardiah (56). Nenek yang sudah kelihatan renta ini tak gentar harus bersaing dengan warga yang lebih muda darinya dalam antrean sembako murah. Dengan sebuat selendang untuk menutup

kepala, ia berdiri di tengahtengah antrian sambil menggenggam uang Rp 39 ribu beserta kupon pembelian. “Kalau tidak begini, mana bisa cepat dapat. Biarin panas-panas, paling-paling pingsan,” seloroh sang nenek. Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang langsung meluncurkan program Pasar Murah ini mengatakan, pembagian sembako kemarin hanya bersifat simbolis. Sebab pasar murah tersebut juga akan digelar di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel dan diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Dikatakan, 118.652 paket sembako sudah disiapkan untuk meringankan beban masyarakat di tengah lonjakan harga saat ini. “Selain provinsi, masing-masing kabupaten/kota juga kita harapkan menggelar program serupa minimal selama Ramadan. Dengan begitu, beban masyarakat kita paling tidak bisa berkurang,” katanya. (eko)

masih terlihat bagus ini pun tidak kalah heboh. Bak Pasar 16, begitu dibuka stan pakaian ini langsung diserbu warga yang datang untuk membeli sembako. Ada yang membeli tiga sekaligus, bahkan ada pula yang membeli hingga tujuh helai pakaian sekaligus. Pembeli tinggal memilih dan menyesuaikan ukuran pakaian yang diminati. Mirna, salah seorang warga 35

Ilir Palembang tampak sibuk memilih pakaian tersebu di tengah kerumunan warga lainnya. Ia bahkan tidak sungkan mencoba pakaian yang diminatinya satu-persatu, hingga mengundang tawa warga di sekitarnya. Belanja pakaian super murah ini, sekaligus menjadi hiburan bagi warga yang kepanasan karena antre sembako tidak jauh dari tempat itu. (eko)

Warga Diminta Hemat Daging ■

dari halaman 9

impor dari mana? Karena itu saya mengajak masyarakat untuk mengurangi makan daging. Puasa itu ngurangi makan, bukan memperbanyak makan,” ujar Alex saat dibincangi usai peluncuran Pasar Murah di Pelabuhan 35 Ilir, Palembang, Selasa (17/7). Alex mengatakan, sudah menjadi tradisi atau kebiasaan ketika menjelang bulan puasa harga sembako naik. Karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah untuk menekan lonjakan harga. Penekanan harga dimaksud, sejauh ini baru bisa dilakukan untuk ko-

Cangkok Ginjal Cukup di RSMH ■

dari halaman 9

Upaya Kesehatan RI, dr Supriyanto dan disaksikan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Dalam waktu dekat pihak RSMH dan Depkes RI akan berusaha menyediakan pelaran untuk cangkok ginjal. “Dengan cangkok ginjal, maka pasien tidak perlu lagi berulang kali menjalani cuci darah,” demikian Direktur Utama RSMH Palembang dr H Yanuar Ha-

JM Diskon Produk Branded ■

dari halaman 9

ram tersebut dikemas dalam Ramadhan Sale dengan diskon hingga 70 persen untuk 60 produk branded atau bermerek, baik itu pakaian anak, dewasa dan orang tua. “Semuanya lengkap kita hadirkan untuk melayani kebutuhan fashion jelang lebaran,” kata Goti. Adapun merek-merek yang dipastikan ikut, diantaranya Cubitus, Snoopy, Popeye,

moditi tertentu seperti sembako atau bahan kebutuhan pokok. Salah satunya dengan menggelar operasi pasar atau pasar murah. Sementara untuk daging, karena lonjakan harga sudah terjadi di mana-mana, sulit untuk menambah pasokan. “Jadi tidak ada cara lain, kurangi makan daging. Kita makan yang lain saja,” tandasnya. Belum OP Naiknya harga daging yang terus terjadi jelang Ramadan ini diakui sejumlah pedagang karena permintaan yang juga meningkat. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang, Sudirman Tegoeh. Ia mengatakan, dalam dua minggu ini lonjakan permintaan daging sapi cukup drastis. Setidaknya,

dalam satu hari menghabiskan sekitar 13 ton daging sapi. Padahal, biasanya kebutuhan daging di Palembang hanya sekitar 8 ton. “Memang tidak bisa dipungkiri permintaan daging saat ini meningkat. Apalagi banyak orang menggelar hajatan dan biasa memasak daging. Kalau permintaan tinggi ya otomatis harga naik,” katanya. Menurut dia, bukan saat yang tepat untuk mengelar operasi pasar khsus daging saat ini. Itu baru akan dilaksanakan jika memang harga daging sudah melampaui daya beli masyarakat. Pihaknya berharap, harga daging tidak sampai menyentuh angka Rp 100 ribu/kg. Pihaknya pun akan melakukan pemantauan secara berkala ke sejumlah pasar tradisional. Tentu saja

dengan harapan, harga akan kembali turun setelah satu pekan Ramadan. “Kami sangat berharap masyarakat tidak panik dengan kenaikan harga daging saat ini. Biasanya, ini tidak akan lama. Seminggu puasa, harga biasanya sudah kembali turun. Ya mudah-mudahan tidak sampai seminggu,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat tidak membeli daging dalam skala besar. Terpenting lagi, tetap waspada dan teliti jika memang harus membeli. Sebab dalam kondisi seperti saat ini, terbuka peluang oknum pedagang untuk berlaku curang. “Perhatikan seratnya, warnanya, baunya, dan jangan lupa daging segar tidak banyak mengandung air,” pungkasnya. (mg1)

mid Sp PD Mars. Menurut pria yang juga pernah cangkok ginjal ini, alat cangkok ginjal yang dipakai sekarang adalah laparoskopi, dengan teknik operasi menggunakan alat-alat berdiameter 5-12 mm untuk menggantikan tangan dokter bedah dalam melakukan prosedur bedah di dalam rongga perut. Peresmian Instalasi Hemodialisa RSMH Palembang dilakukan Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI Dr Supriyantoro Sp.P Mars disaksikan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, ditandai pengguntingan pita dan menan-

datangani prasasti. Dikatakan Direktur, kini di Instalasi Hemodialisa RSMH ada 43 alat cuci darah dan sebelumnya RSMH hanya mempunyai 23 alat, sehingga penderita penyakit ginjal tidak terlayani. Umumnya penderita sakit ginjal yang berobat ke RSMH Palembang, menggunakan asuransi kesehatan, seperti Jaminan Kesehatan Sosial Masyarakat (Jamsoskes), Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Askes dan asuransi kesehatan lainnya. “Pasien yang menggunakan asuransi kesehatan satu sen pun tidak di-

minta biaya,” katanya. Bina Upaya Kesehatan Kemenkes Dr Supriyanto, mengakui sampai sekarang ini di Indonesia banyak keluhan terhadap pelayanan rumah sakit. Sehingga masyarakat lebih percaya berobat ke luar negeri dari pada dalam negeri. Walaupun kualitas dokter kita tidak kalah. “Dari hasil survei, yang dikeluhkan masyarakat di antaranya adalah pelayanan kecepatan waktunya, beberapa petugas belum memberikan pelayanan dengan baiknya dan tidak komunikatif,” katanya. (fil)

Cool, Cardinal, H&R, Donita, Twist, Rodeo, Yongky Komaladi, Sorella, Felancy, Harry and Martin, Point One, Leggs dan Logo. Goti memastikan bahwa produk yang dijual tak hanya branded, namun juga produk terbaru. Bahkan saat ini stoknya sudah ada di gudang dan siap dipasarkan saat program dibuka. “Kita pastikan semuanya produk branded dan terbaru. Promo ini hanya berlaku di Grand JM PS saja,” katanya. Program, lanjut dia, dibuka dalam dua sesi, yakni Ramadhan Sale Instore yang dimulai sejak 29 Juni

hingga 2 September dan Ramadhan Sale atrium, yang dibuka sejak 7 hingga 18 Agustus. “Jadi silahkan pilih produk sepuaspuasnya dengan harga murah dan bekwalitas,” kata dia. Selain di atrium PS, di cabang JM lainnya juga digelar program belanja murah, namun produk yang disajikan berbeda-beda. “Karena untuk produk branded memang hanya di grand JM PS, cabang lainnya kita gelar program belanja Hemat Ramadhan saja,” kata Goti. Belanja murah yang dimaksud Goti adalah program harga spe-

sial untuk produk-produk yang ditentukan. Besarannya bisa sampai 40 persen. Tak kalah hebat dilangsungkan pula program rezeki nomplok berhadiah uang sebesar Rp 100 juta untuk satu pemenang dan voucher belanja Rp 100 juta untuk 10 pemenang. Program ini berlaku untuk semua transaksi disemua cabang JM Grup, mulai 18 Juli hingga 31 Agustus. “Jadi mulai hari ini, silahkan belanja sebanyak-banyaknya, tiap belanja Rp 200 ribu di JM departemen Store dan Rp 300 ribu di Supermarket Store akan mendapatkan satu kupon. (why)


SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

Baru Disebar 30 Persen PLAJU --Pendistribusian Elektronik Kartu Tanda Penduduk (EKTP) di Kelurahan Tanggatakat, Plaju masih lamban. Hampir dua bulan, jumlah yang terdistribusi baru mencapai 30 persen. Lurah Tanggatakat Ansyar, Sabtu (14/7) lalu mengatakan, keterlambatan diakibatkan karena penyebaran dari kecamatan dilakukan secara bergantian setiap kelurahan. Akibatnya, untuk Tanggatakat baru tersebar 30 persen. Namun dibandingkan dengan Kelurahan lain di luar Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, umumnya masih minim. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa karena sistemnya seperti itu,” katanya. Ansyar pun mengatakan, dari 300 yang didistribusikan setiap harinya, cuma 100 jatah lembar KPT warga Tanggatakat. “Inilah yang membuat distribusi KTP ke warga lamban,” katanya. (sta)

Operasi Pasar LPG 3 Kg SEBERANG ULU --DPC Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswanamigas) Palembang, Selasa (17/7) menggelar operasi pasar (OP) gas LPG 3 Kg di kawasan Seberang Ulu dan di KM 32. Pasalnya, di daerah ini harga gas 3 Kg sangat tinggi. Untuk OP kali ini, setidaknya 1800 tabung dilepas dengan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 2.750/tabung. Menurut Sekretaris DPC Hiswamanigas Palembang Hj Nina Hikmah, OP dilakukan untuk menetralisir kenaikan harga. “OP ini bentuk intervensi pasar agar harga tidak naik dan stabil,” katanya. Dikatakan Hiswanamigas bersama Pertamina akan melakukan intervensi rutin, jika ada informasi dari Media atau masyarakat yang mengeluhkan kenaikan harga dan kekosongan stok. (sin)

309 PPeser eser esertt a USM Absen PALEMBANG, SRIPO —Dari 5.509 peserta Ujian Saringan Masuk (USM) Unsri, tercatat 309 orang peserta yang tidak hadir. Selanjutnya, pengumuman kelulusan akan disebarkan 25 Juli mendatng secara online dan peserta bisa mengakses www.usm,unsriac.id. Pantauan Sripo, Selasa (17/7) secara keseluruhan USM berjalan lancar dan kondusif. Ujian tertulis dilaksanakan pukul 08.00 dan berakhir pukul 16.00. Masing-masing peserta sudah mengantongi nomor registrasi melalui online sejak pukul 07.00 sudah berada di lokasi ujian, seperti di Kampus Unsri Bukit, Polsri, Pasca sarjana Unsri, SMAN 1 Palembang, SMKN 3 Palembang, dan SMA Srijaya Negara. Pukul 08.00, peserta sudah memasuki ruangan mengikuti verifikasi data peserta. Pukul 09.00, barulah ujian tertulis dimulai dengan materi tes potensi akademik. Mirna, salah seorang peserta asal Indralaya mengaku cukup tegang selama ujian. Puluhan soal yang harus dijawab, benar-benar menguras energy dan pemikirannya. Belum lagi rasa tegang hilang, bayangan kompetitor untuk memperebutkan sekitar 1.750 kuota penerimaan, semakin membuat ia gugup. “Boleh dibilang saya gugup. Saya sudah gagal di SNMPTN dan berusaha untuk tidak gagal lagi,” katanya. Perasaan serupa juga dialami, Hendra salah seorag peserta asal Musi Rawas. Ia yang sudah berada di Palembang sejak beberapa hari lalu, mengaku tak pernah berhenti memikirkan ujian tersebut. Tiga hari menjelang USM dilaksanakan, ia sudah banyak bertanya dengan temantemannya yang sudah berpengalaman. Pembantu Rektor I Unsri, Anis Saggaf mengatakan, Unsri sudah maksimal melaksanakan USM dengan jujur, dan transparan. Jika ada peserta yang merasa galau saat mengikuti ujian, itu hal biasa. Apalagi mereka dihadapkan dengan persaingan yang cukup ketat. (mg1)

11

Warga Keluhkan Pengelola Parkir PALEMBANG, SRIPO -Tanggungjawab pengelola parkir mall dan pusat kegiatan masyarakat, ternyata paling banyak dikeluhkan warga kota Palembang. Mulai dari lahan parkir yang sempit hingga kehilangan barang dan sepeda motor menjadi topik hangat dalam Seminar sehari kemarin, Selasa (17/7). “Ada konsumen yang parkir di PTC, kuncinya tertinggal beberapa menit. Begitu kembali, motornya hilang. Pengelola tidak bersedia mengganti,” kata Ketua YLKI Sumsel RM Taufik Husni SH, MM ketika menjadi pembicara di Seminar Perlindungan Konsumen yang digelar Direktorat Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan RI di Jayakarta Hotel. Penjelasan Taufik ini, terkait 13 pertanyaan sekaligus keluhan yang disampaikan peserta. Dimana semuanya mengeluhkan penerapan tarif progresif, fasilitas yang disediakan hingga kehilangan barang. Termasuk mencuat keluhan droping keluarga di Bandara SMB II dikenakan tarif parkir. Pada-

hal, kendaraan tidak parkir tetapi hanya mengantarkan tamu/keluarga. “Untuk kehilangan barang di lokasi parkir, seperti di Mall, jelas tanggung jawab pengelola. Mereka mengambil uang kita, masa ketika hilang tidak mau ganti,” katanya. Sementara Tri Wendi dari Direktorat Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan RI dalam hal produk makanan, minuman dan jasa, konsumen harus cerdas dalam menentukan pilihan. Hal utama harus diperhatikan ketika akan membeli produk adalah kelayakan konsumsi. Menurutnya, konsumen berhak menolak atau komplain ketika makanan atau minuman yang mereka beli tidak sesuai standar. Ketentuan standar yang harus dipenuhi minuman waktu kedaluwarsa, kemasan dalam kondisi baik dan registrasi dari Balai POM barang itu. “Kalau tidak cerdas memilih tentu saja dampaknya akan sangat luar biasa pada kesehatan tubuh manusia,” katanya. Terkait rendahnya tang-

SRIPO/ZAINI

Suasana Parkir kendaraan di Kompleks PS.

gungjawab jasa layanan parkir, Tri Wendi menyarankan agar pemerintah daerah harus ikut pengawasi perusahaan jasa parkir dan tidak memberikan izin jika memang telah merugikan konsumen. “Kalau untuks seng-

keta, silahkan adukan ke Badan penyelesian Sengketa Konsumen,” sarannya. Disisi lain, Taufik Husni minta agar konsumen harus cerdas dan ketika da masalah, sebaiknya melaporkan ke Badan Penyelesaian

Sengketa Konsumen (BPSK). Lembaga tersebut wajib menerima dan menindaklanjuti laporan terkait dengan masalah konsumen dari berbagai bidang baik jasa, perdagangan maupun kasus lain. (sin)

Data E-KTP tidak Sama PALEMBANG, SRIPO —Setidaknya ada 300 ribu data wajib Elektronik KTP di kota Palembang, berbeda dengan data yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri. Perbedaan data ini menjadi sorotan dan pertanyaan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang berkunjung ke Dinas Kependudukan dan Catatanb Sipil Palembang.

Anggota DPD RI asal Sumsel Percha Leanpuri, Selasa (17/7) ketika berkunjung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Palembang sengaja mengecek kebenaran jumlah wajib KTP elektronik (e-KTP). Menurutnya, berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang, terdapat selisih 300 ribu data wajib eKTP antara Kementerian Da-

lam Negeri (Kemendagri) RI dengan Dukcapil Palembang. “Ini perlu kita singkronkan. Sebab dari data Kemendagri,” katanya. Dikatakan, dari jumlah wajib e-KTP Palembang mencapai 1,2 juta jiwa, sementara di Dinas Dukcapil Palembang hanya 980 jiwa. Padahal, data wajib E-KTP ini sangat penting karena akan menjadi acuan Pemi-

lukada tahun depan. Percha berkeyakinan, kemungkinan besar selisih jumlah tersebut tidak akan sampai 300 ribu jiwa karena sejauh ini masih banyak terdapat kesalahan seperti data ganda, dan data tidak sesuai dengan pemilik wajib e-KTP. Sementara untuk e-KTP yang rusak diprediksi sekitar 1.200 jiwa. “Kalau dibanding dengan

warga yang sudah merekam e-KTP sebanyak 900 ribuan, jumlah ini masih sedikit,” terangnya. Percha berpendapat, adanya kesalahan data e-KTP ini masih bisa dimaklumi. Sebab saat proses perekaman data jumlah operator masih sedikit. Apalagi dalam setiap kecamatan hanya difasilitasi dua orang operator.(mg1)


Tukang Sate Angkat Koper tusuk sate atau setidaknya membutuhkan 2-3 Kg daging ayam. Dalam satu kilo daging ayam, setidaknya menghasilkan 60 tusuk. Dari 60 tusuk itu, jika terjual semua, uang yang terkumpul Rp 66.000. Sementara harga daging ayam Rp 35.000/Kg. Jumlah uang itu belum termasuk biaya membeli kacang, arang dan lain-lain. Alhasil, untung

yang diraih Rp 10.000. Itu artinya, jika sate ayam terjual habis, untung yang diraih hanya Rp 20.000. “Kalau tidak habis, dipastikan merugi,” katanya. Kulit Ayam Dalam situasi sulit ini, berbagai cara dilakukan pedagang sate agar tetap eksis. Kendati cara berjualan yang dilakukan keliru karena “menipu” pembeli.

Hasil penelusuran sripo, beberapa pedagang sate terpaksa membeli kulit ayam (sampah) yang dijual Rp 10.000/Kg. Nah, kulit inilah yang menjadi tambahan susunan dari komposisi sate yang disantap pembeli. “Kulit ayam ini dibeli tukang sate, untuk campuran,” jelas seorang penjual ayam potong di Pasar Km 5.(sin)

Potongan Daging Dikecilkan

H H

ARGA ayam po tong satu bulan terakhir ini benarbenar terbang tinggi. Jika sebelumnya hanya Rp 28 ribu/Kg kini Rp 35 ribu/Kg bahkan sempat berada di posisi puncak Rp 45.000/ Kg. Bahkan kemarin, Selasa (17/7) harga jual mencapai Rp 36 ribu/Kg. Kenaikan ini dinilai merasahkan, wajar saja banyak penjual sate angkat koper dan memilih untuk pulang kampung ke Madura lantaran tidak bisa berjualan. Berdasar data dari perkumpulan penjual sate Madura di Palembang, saat ini ada 350 lebih pedagang sate. Dari angka ini, 75 persen penjual sate, merupakan pedagang keliling dengan gerobak dorong, dan mangkal di jalan. Sedang-

kan sisanya, sudah permanen lantaran memiliki usaha sendiri dan tidak berpindah. Kenaikan harga juga terjadi di harga daging sapi, yang kini sudah berada di level Rp 90 ribu/kg. Naiknya harga ayam potong saat ini, diakui banyak pihak belum pernah terjadi selama 2011-2012 sehingga, membuat pedagang sate kelimpungan. Selain harga jual di pasar Rp 35 ribu/Kg, postur ayam yang dijual kecil dan tidak besar. Jika sudah kecil, sulit bagi penjual sate untuk memilih dan memilah menjadi susunan dan potongan daging di tusukan sate yang ideal. Padahal, harga daging ayam potong sebelumnya Rp 28 ribu/Kg. “Harga daging ayam masih mahal, terkadang

ukuran ayamnya kecil. pedagang sate tidak mau membali ayam yang kecil,” kata Syahrir (23), pedagang ayam potong di Pasar 26 Ilir, seraya menambahkan, harga perkilo ayam kondisi hidup Rp 20.000. Namun saat dipotong dan dibuang isinya terjadi penyusutan. “Pasokan ayam berkurang. Kalau ada banyak kecil, itu pun tukang sate menolak membelinya,” katanya. Asnawi (34), salah satu pedagang sate di Simpang Masjid Takwa, lebih memilih untuk tetap berjualan. Kendati ada teman-temannya yang memilih tidak berjualan dan pulang kampung ke Madura. Jual sate kali ini dirasakan berat dan terpaksa mengecilkan potongan daging ayamnya. Bahkan, komposisi dan susunan sate

pun dari empat menjadi tiga baris. Baris pertama daging ayam, baris kedua lemak dan kulit ayam dan lapisan ketiga baru daging ayam kembali. Bagaimana untuk harga jual? harga jual pun disesuaikan. Untuk satu porsi sate (isinya 10 batang sate plus lontong) biasanya dijual Rp 10.000, kini dijual Rp 13.000/porsi. “Mau gimana, kalau dibesarkan dagingnya, kita rugi. Terpaksa dicampur susunan isi sate,” katanya. Sementara Rusman (24), pedagang sate yang biasa mangkal di Jl Radial memilih untuk “angkat koper” sementara. Jika memilih tetap berjualan sangat berat. Dengan gerobak dorongnya, setiap hari bisanya hanya bisa menjual 100-150

AJJA Syarifah (55), termasuk pe dagang sate ayam asal Madura yang tergolong senior dan sukses. Bahkan, penjual sate lainnya di Kota Palembang menjadikan dirinya sebagai kiblat dalam penentuan harga jual. Ditemui di tempat usahanya di Jl Ratna, Hj Syarifah tengah sibuk dengan karyawannya membuat sate dengan daging yang telah dipotong. Setidaknya, ada 30 Kg daging ayam yang sudah dipotong dan siap dijadikan sate. Maklum, Hj Syarifah sudah puluhan tahun bergelut menjual sate dan tergolong besar di Palembang. Ia menjual sate di depan rumahnya sendiri, disamping itu, ia juga memiliki pedagang sate gerobak yang mengambil sate darinya. Lantas, bagaimana komentarnya dengan situasi harga ayam potong yang fluktuatif saat ini? Hj Syarifah hanya geleng-geleng kepala. Ia mengaku beruntung bisa membeli daging ayam di bawah harga Rp 35 ribu/Kg karena sudah ada langganan tetap dan membeli dalam jumlah banyak. “Kalau beli satu atau dua ayam potong, mungkin berat juga,” katanya. Lantaran menjadi pusat acuan harga bagi pedagang sate lainnya, Syarifah

sangat berhati-hati dalam menaikan harga. “Saya binggung mau menaikan harga. Kalau dinaikan, pedagang lain akan ikut naikan harga juga,” katanya. Makanya, ungkap Syarifah, satu-satu cara yang dilakukan agar tidak kehilangan pelanggan dengan mengecilkan potongan daging ayam. “Mau tidak mau, orang nasi rendang saja kini potongan dagingnya kecil-kecil,” katanya. (sin)

Hj Syarifah

sripo/sin


  

  

  

KEHADIRAN wanita bertubuh mungil ini di perkoperasian, memang sepertinya asing. Betapa tidak, di tengah banyak wanita muda lebih tertarik ke perbankan, sekretaris dan salles promotion girl (SPG), wanita yang kini di semester akhir di Fakultas Ekonomi Unsri ini memilih koperasi untuk mengembangkan semangat dan jiwa intrepreneur dalam berwirausaha. Kemarin ia tampak sibuk, karena maklum saja sedang menggelar kegiatan Lomba

Sri Ria Novariani

SRIPO/SIN

Cerdas Cermat Koperasi antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Palembang. Tiga finalis yang tampil dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Mahasiswa STIM Amkop Palembang dan IAIN Raden Fatah. Dimana wakil STIM Amkop keluar sebagai juara I dengan hadiah Rp 2,5 juta dari Bank Sumsel dan IAIN Raden Fatah juara II berhak Rp 1,5 juta dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan UMP sebagai juara III dengan hadiah Rp 900 ribu. Bernama lengkap Sri Ria Novariani (22), ia mengaku kalau koperasi yang dahulunya menjadi soko guru perekonomian Indonesia, lambat laun mulai hilang dan terasa asing. Dan ia siap melayani untuk membangun jaringan koperasi. “Koperasi memiliki semangat kebersamaan dan gotong royong,� katanya. Sebagai mahasiwa, ia pun ingin membangun jaringan koperasi melalui gerakan ke kampus. Pasalnya, di kampus ada namanya Koperasi Mahasiswa (Kopma) yang bisa digerakkan dihidupkan kembali sehingga tidak hanya menjadi pusat transaksi bisnis bagi mahasiswa tetapi menjadi wadah pelatihan mendidik mahasiswa untuk menjadi pengusaha dan pelaku bisnis. “Tujuan akhirnya, mahasiswa begitu selesai kuliah sudah bisa mandiri dan bisa menjadi pengusaha. Bukan mencari kerja, tetapi usaha yang mencarinya,� kata wanita lajang yang beralamat rumah di Jl Serda M Syahrani No 1387 RT 19 ini menutup pembicaraan. ( )



        

%45*6&7.3)43* 7.& *045.3 %.1&<&&)&1&- 46,&3.7&7. ,*6& 0&3045*6&7.<&3,'*689,&72* 3&2593, 2*2'&-&7 )&3 2* 3<&1960&3&75.6&7.,*6&0&304 5*6&7. 7*1&.3 .89 '*65*6&3 /9,& )&1&22*3,*2'&3,0&3/&6.3, &304293.0&7.)&3'.73.77*68& 2*3.3,0&80&3 09&1.8&7 "92'*6 &<& &397.& " 2*1&19. 5*3).).0&3)&35*1&8.-&35*604 5*6&7.&3 '&,. &3,,48& )&3 2&7<&6&0&8 &-09&1.8&7"&)&1&-7&1&7&89 5*674&1&3 8*6'*7&6 <&3, ).-&)&5.41*-,*6&0&3045*6&7. ).#&3&-.63.'.7&).1.-&8)&6. 6*3)&-3<& 5&68.7.5&7. &3,,48& 8*6-&)&5 045*6&7.3<& 3).0& 8463<& '.7& ).1.-&8 )&6. 0*8*61. '&8&3)&30*&08.+&3&3,,48&)& 1&2 2*2'*6.0&3 04386.'97. 24)&1 2*2&3+&&80&3 5*1&<& 3&397&-&<&3,).7*).&0&35&)& 6&5&86&5&8 &3,,48& 0*142 5402*3,&;&7.5*3,9697)&3 2&3&/*2*3 )&1&2 2*3,*141& 045*6&7. 2*3&3,,93, 6.7.04 '.1&8*6/&).0*69,.&3 $3890 2*3)9093, 89,&789 ,&7 8*67*'98 2&0& !&5&8 .2 5.3&3 *045.3 8&-93   ). &0&68& 2*298970&3 93890 2*2'*3890 1*2'&,& <&3, 0-9797 2*3&3,&3. 5*3).).0&3 )&35*1&8.-&3<&03.&5*3045

 Dekopinwil Sumsel dan Lapenkop dan komunitas koperasi lainnya foto bareng usai acara lomba cerdas cermat koperasi, Selasa (17/7) di Arista Hotel. SRIPO/SIN

*2'&,& *3).).0&3 *6045* 6&7.&3 *2'&,& .3. &)&1&1*2'&,&4843422.1.0,*6&0&3 045*6&7.3)43*7.& &1&2 5*0*6/&&3<& &5*3 0452*3,,93&0&3/&6.3,&3,* 6&0&3045*6&7.<&3,79)&-&)& >&5*30458.)&0-&3<&2*3). ).0&3,,48&045*6&7.8*8&5./9,& 5*3,9697045*6&7.?0&8&"6.!.& 4:&6.&3.

7*1&09*89&& 5*3045"927*1 $38902*3,*2'&3,0&3" 45*6&7. &5*3045 "927*1 <&3,).5*39-.0&;91&29)&.3. 2*3(4'&2&7900*/&/&6&30&2

597)&32*1.'&80&32&-&7.7;& <&3,)./&).0&3'&,.&3)&6.564 ,6&2 0&)*6045*6&7.<&3, ).193(960&3-&6..3.!&'9   5&)& 5*6.3,&8&3 &6. 45* 6&7.<&3,).597&80&3).&<9& ,93, &1&2 5*1&8.-&3 .89 &5*3 045;.1&<&-'*68&3,,93,/&;&' 8*6-&)&55*1&07&3&&35*1&8.-&3 5*1&8.- 5*3).).0&3 5*3,9697 5*3,&;&7 )&3 140&0&6<& &5*3045 )&*6&- '*68&3,,93, /&;&' 5*3<*1&3,,&6&&3 5*3). ).0&3&3,,48&)&3140&0&6<& &1&2 2*3/&1&30&3 &07.3<&

0*19&6,&'*7&6&5*3045'*5* )42&30*5&)&:.7.2.7.89/9&3 786&8*,. 564,6&2 )&3 '9)&<& 0*6/&<&3,7&2& *3,9697)&3&3,,48&).04 293.8&7.3.'*60*6*&7.)&3'*6 '&,. .129 8*38&3, 5*6045*6& 7.&3&31*'.-2&8&3,1&,.& 5*3045 '*6-&7.1 2*2'&3,0.8 0&3 0*2'&1. ,&.6&- 045*6&7. <&3, 8&35& ).7&)&6. 79)&- 8*6 ,*697 41*- =&2&3 >#*2&38* 2&3).&5*3045.3,.3045*6&7. 2*3/&).'&,.&3)&6.5647*75*2 '*1&/&6&3'.73.7'&,.2&-&7.7;& )&35*29)&?0&8&"6. 


14

SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

Operasi Pol-PP dan BNN Bocor SRIPO/EKO

RAZIA narkota gabungan Pol PP Pemprov Sumsel BNN dan Polda Sumsel di tempat hiburan di Palembang.

Berhadiah Motor dan Umroh BKB-Malam puncak Festival Palembang Darussalam yang akan berlangsung 6 Agustus mendatang, sepertinya menjadi momentum berbagi rejeki. Pasalnya, penitia menyiapkan door prize sepeda motor dan tiket gratis perjalanan umrah ke tanah suci. Ketua KKP Cabang Palembang Ir Bambang Gunawan, Selasa (17/7) mengatakan, masyarakat yang memberikan support terhadap kegiatan fertival, berhak juga mendapatkan hadiah. Hanya saja, hadiah yang akan diberikan tidak setiap pengunjung tetapi berdasarkan door prize sehingga siapa yang beruntung. “Siapa yang beruntung, itu sudah rejekininya,” kata Bambang. Dikatakan, di samping hadiah door prize sepeda motor dan umrah, ada juga hadiah menarik lainnya sehingga masyarakat tidak datang sia-sia. Untuk malam pembagian hadiah nanti akan disemarakkan lomba kendaraan hias dan lomba perahu hias di Sungai Musi depan Pelataran BKB. “Lomba perahu hias pada malam hari selama ini belum pernah,” katanya. Pelaksanaan kegiatan digelar setelah salat tarawih, yang diawali arak-arakan lomba kendaraan hias. Setelah masyarakat melihat mobil hias, beralih pandangan kita ke Sungai Musi. Penampilan perahu hias ini akan ada pertunjukan permainan kembang api. (fiz)

PALEMBANG, SRIPO — Tim gabungan yang terdiri dari Polda Sumsel, Satpol-PP Sumsel dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel, Selasa (17/7) dini hari menggelar razia di sejumlah tempat hiburan dan kos-kosan dalam wilayah Kota Palembang. Razia tersebut diduga bocor, karena beberapa lokasi yang didatangi tampak sepi. Tim gabungan hanya mendapat satu butir ekstasi, satu paket sabu berukuran kecil bersama sang pemilik, Novi

Susanti (28), Lorong Jambi RT 16 RW 6 Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II Palembang. Kepala Sat PolPP Provinsi Sumsel, Riki Junaidi mengatakan, razia ini merupakan komitmen pemerintah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat secara keseluruhan. Apalagi dalam waktu dekat masyarakat muslim akan menunaikan ibadah puasa di Bulan Ramadan. Tidak hanya untuk dua alasan ini, razia juga dilakukan untuk

TKI Sumbang Negara Rp 60 T PALEMBANG, SRIPO -Ternyata kontribusi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mencari nafkah di negara orang, tenryata memberikan sumbangan devisa ke negara Rp 60 triliun. Namun sayangnya, TKI sering menjadi korban dan perhatian pemerintah sangat kurang. berdasarkan data, ada 5 juta orang Indonesia yang menjadi TKI dengan 3,5 juta TKI legal dan dan sisanya TKI ilegal. Dan angka ini dibenarkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, ketika hadir di acara Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Asrama Haji Palembang, Selasa (17/7).

Menurutnya, TKI banyak memilih di Timur Tengah dan Asia Tenggara, dengan besaran devisa yang disumbangkan untuk negara sangat besar dan bernilai. “Selayaknyalah para TKI itu dilakaukan moratorium bersama antara negara asal TKI dan negara tujauan TKI,” katanya. Hal itu dilakukan untuk menghindari tindakan kekerasan yang sering menimpa para TKI. Dan moratorium ini dilakukan untuk seluruh negara tujuan TKI. Ditanya soal banyaknya masalah yang dialami para TKI di Arab Saudi, Muhaimin mengaku, saat ini pemerinatah memberikan kesempatan bagi lebih lanjut Muhaimin mengata-

kan jika Arab Saudi mau memperbaiki sistem mereka tentang tenaga kerja asing, maka Pemerintah RI akan mengizinkan pengiriman TKI ke Timur Tengah khususnya ke Arab Saudi. Dia menyebutkan dari total tenaga kerja Indonesia yang berjumlah 117 juta orang 30 persen diantaranya bekerj di sektor formal dan 10 persennya sektor informal. “Membanggakan kita semua, 50 persen SDM kita sudah mampu bersaing di luar karena sudah berpendidikan strata S1,” katanya sembari menerangkan krisis ekonomi global di Eropa membuat negaranya terpuruk sehingga persaingan tenaga kerja akan semakin ketat. (trs)

menekan angka penyalahgunaan Narkoba di kalangan masyarakat. “Razia yang dilakukan lebih fokus penyalahgunaan Narkoba. Kita datangi tempat hiburan dan lakukan tes urin. Sementara dari sejumlah orang yang ditemui dam dites, hasilnya negatif,” ujar Riki. Razia tersebut kata Riki, dilakukan dengan berkoordinasi dengan Sat PolPP Kota Palembang. Sebab di saat yang sama, Sat PolPP Palembang juga menggelar razia. Dalam pelaksanaanya, tim

gabungan dibagi ke dalam duan kelompok. Kelompok pertama menyisir kawasan Jalan Soekarno Hatta dan Kol H Barlian . Tim lainnya, melakukan razia dengan mendatangi tempat hiburan di Jl Veteren, Radial dan lainnya. “Hasil hari ini minim. Sebab tim hanya mendapatkan barang bukti satu butir ekstasi dan sepaket sabu dalam bungkusan kecil milik Novi di Paragon. Yang bersangkutan kita serahkan ke Polda untuk ditindaklanjuti,” katanya. (mg1) BIS KOTA - Dua bus kota melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Palembang, beberapa waktu lalu. SRIPO/ SUDARWAN

Bus Kota Mogok Jadi Masalah SUKARAME-Masyarakat yang melintas di lampu merah simpang Tanjung Api-Api (TAA), Selasa (17/7) pukul 07.00 tampak kesal lantaran mobil buskota Nopol BG 360 AU ditinggalkan begitu saja oleh pengemudinya lantaran mogok. Keberadaan buskota Trayek Plaju dan Alang-Alang Lebar ini menghadang lajur kiri sehingga menghambat kendaraan yang akan maju. Akibatnya, antrean kendaraan menuju simpang TAA bergerak perlahan. Dari sisi tampilan buskota, sepertinya sudah tidak layak lagi diizinkan operasi karena bagian depan kanan, kaca bus sudah ada terpasang lagi. “Harusnya, kalau mogok langsung disingkirkan dari jalan,” kata seorang warga. (sin)


SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

15

Saya Nyabu Pulihkan Stamina PALEMBANG, SRIPO — Berdalih untuk memulihkan staminanya usai bertugas mengantar majikan bolak-balik Palembang-Jakarta, Maslan (35) pun mengkonsumsi sabu-sabu. Namun, baru dua minggu mengisap bubuk putih itu, pria yang menetap di rumah majikannya di Jl Tanjung Rawo Seluman Dayung Kelurahan Bukit Lama, Palembang, ditangkap Unit I Subdit I Direk-

torat Narkoba Polda Sumsel pimpinan AKP Rusdiansyah, Senin (16/7) sore. Saat ditangkap, Bapak dua anak ini sedang lelapnya tertidur. Rupanya, ia baru saja usai menjalankan tugasnya mengantar majikan. Tubuhnya langsung diperiksa dan polisi berhasil menemukan satu paket sabu-sabu seberat 0,30 gram di saku kiri celananya. Maslan langsung digiring ke Direktorat Narkoba Pol-

da Sumsel untuk diperiksa. Ia pun mengakui, sabu-sabu itu miliknya dan akan dikonsumsi untuk dirinya sendiri. “Sabu itu rencananya mau saya pakai sendiri. Biar nanti sewaktu mengemudikan truk saya tidak mengantuk,” ujar pria yang kerjanya memang sebagai sopir pribadi ini, saat dijumpai Selasa (17/7). Maslan melanjutkan, ia membeli sabu-sabu itu dari seorang temannya yang

berinisial Ris. Per paketnya, Maslan diwajibkan membayar sebesar Rp 200 ribu. Ia sendiri sudah mengkonsumsi sabu sejak dua minggu silam. “Awalnya ikut teman dan malah ketagihan. Tidak tahu mengapa, usai mengkonsumsi sabu, stamina saya kembali fit lagi usai bertugas mengantar majikan bolak-balik Jakarta-Palembang,” ujarnya. Saat membeli sabu-sabu, Maslan mengaku bertran-

Kasus Solar Terus Berliku

kup memakan waktu. Mulai dari modus yang dilakukan Risdan sehingga bisa mengumpulkan solar dalam jumlah yang sangat banyak, kepada siapa saja solar itu dijual, dan apakah usaha yang dijalani Risdan adalah legal, semuanya masih belum menemui titik terang. Sebab itu, tersangka belum bisa ditetapkan. “Jika nantinya clear, mereka yang terbukti mengijinkan pemilik perusahaan ini membeli solar dengan cara yang salah dan mereka yang terbukti membeli solar dari pemilik perusahaan ini, juga akan ditetapkan terlibat kasus penimbunan solar,” kata Siswanto. Selain Risdan, Irwansyah, istri dan adik Risdan, ada beberapa saksi lainnya yang masih diperiksa. Saksi yang diperiksa di Polda Sumsel ada sekitar 21 orang, sementara saksi yang diperiksa Kodam II Sriwijaya ada sekitar 14 orang. Nantinya, para saksi akan diperiksa secara bergantian. Dengan kata lain, mereka yang diperiksa di Polda Sumsel juga akan diperiksa di Kodam II Sriwijaya, dan sebaliknya. “Kami yakin begitu saksi-saksi itu sudah diperiksa di Kodam dan Polda Sumsel, siapa yang dijadikan tersangka akan ditetapkan. Namun, itu masih memerlukan waktu yang kami belum bisa jamin kapan ke-

pastiannya,” ujar Siswanto. Selaku tim pengawas dari kasus penimbunan solar ini, Siswanto berjanji untuk tidak lepas tangan. Bersama dengan BPH Migas Pusat, Mabes TNI, Polhukam, Kejagung RI,KESDM, dan Bareskrim Polri, Mabes Polri berjanji untuk terus mengawasi dan memfasilitasi proses pemeriksaan dan penyelidikan kasus ini. Mereka tidak ingin kasus ini berlalu begitu saja tanpa ada satu pun pihak yang bertanggung jawab. “Perbuatan ini sudah sangat merugikan masyarakat banyak. Tentunya, kita sama-sama tidak ingin para pelaku tertawa lepas menikmati apa yang sudah mereka lakukan. Namun, mewakili tim penyidik, kami meminta sedikit waktu untuk

lebih mengembangkan kasus ini,” ujar Siswanto. Terkait ratusan ton solar yang masih diamankan di lokasi penemuan, Siswanto mengatakan barang bukti itu nantinya akan dilelang. Tindakan ini sudah dirembuk oleh banyak tim demi faktor keselmatan masyarakat setempat dan pemanfaatan solar yang dirasa sangat sayang jika tidak digunakan oleh rakyat banyak. “Namun, proses pelelangannya akan dilakukan jika tersangka sudah ditetapkan. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium pusat terkait keadaan solar yang ada di sini. Jika semuanya sudah clear, barang bukti ini akan kami lelang kepada masyarakat luas,” kata Siswanto. (cw6)

Ketika Ibu-ibu Gunakan Jurus Macan

duanya tidak mengenal terlalu dalam satu sama lainnya. “Sebelum masalah ini, saya tidak punya masalah dengan dirinya. Saya benar-benar heran mengapa ia membongkar pagar rumah saya dengan cara menyuruh tukang bangunan,” kata Sri. Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP Djarot R Padakova, telah menerima laporan korban. Nantinya, pihaknya akan memintai keterangan beberapa saksi dan tentunya terlapor sendiri. “Laporan sudah diterima dan akan kami proses. Pastinya kami akan memanggil terlapor untuk dimintai keterangan,” ujar Djarot. (cw6)

n dari halaman 16 yang mewakili tim penyidik, 100 persen beda dengan pernyataan tim pengawas kasus ini dari Jakarta. Seakan meralat, tim pengawas mengatakan, belum ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka, bahkan Risdan dan Irwansyah sendiri. Dijumpai saat jumpa pers di lokasi penimbunan solar yang ada di Perumahan Raflesia Selasa (17/ 7) siang, tim pengawas yang diwakilkan oleh Brigjen Pol Sisawanto dari Mabes Polri mengatakan Risdan dan Irwansyah memang sudah ditahan. Keduanya ditahan di tahanan Kodam II Sriwijaya. Namun, status keduanya barulah sebagai saksi kunci, bukan sebagai tersangka seperti yang sudah ramai diberitakan di seluruh media lokal dan nasional. “Mereka salah satu saksi dari sekian banyak saksi lainnya. Mereka belum ditetapkan sebagai tersangka karena tim penyidik masih harus melakukan berbagai pemeriksaan,” ujar Siswanto. Adapun berbagai pemeriksaan yang harus dijalani untuk menentukan tersangka, lanjut Siswanto, cu-

n dari halaman 16 di hadapan suami dan anaknya.Yang buat saya tidak habis pikir, mengapa anak dan suaminya tidak mencoba memisahkan keributan,” ujar Sri. Sri mengaku memang tidak terlalu dekat dengan Sus. Mereka hanya bertegur sapa karena rumah mereka yang berdekatan. Namun, ke-

saksi dengan Ris hanya melalui telepon selular. Begitu usai memesan, Ris selalu menyuruh seorang kurir untuk menemui Maslan dan menyerahkan barang pesanan. Sebab itu, Maslan mengaku tidak mengetahui di mana Ris pastinya tinggal. Direktur Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Teguh Prayitno, membenarkan telah menangkap Maslan. Saat ini, Maslan sudah ditangkap untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Kami dapat informasi dari warga sekitar rumahnya bahwa pria ini sering mengkonsumsi sabu-sabu. Begitu didatangi, laporan itu benar adanya dan dia kami tahan untuk dimintai keterangan,” kata Teguh. (cw6)

Tertangkap ”Ngencingi” BBM n dari halaman 16 Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Muaraenim. Ketika tersangka sedang menyedot BBM dari tangki mobil yang dikemudikannya, petugas langsung menyergapnya. Dari lokasi penangkapan, petugas berha-

Tunggu Pelanggan di Kamar Hotel n dari halaman 16 Sat Pol PP. “Saya tidak punya KTP pak. Asal saya dari Bandung,” ujar salah seorang wanita yang terjaring razia. Kasat Pol PP Pemkab La-

wartawan lainnya, yang mengaku kecewa dengan sikap Kasi Pidum Kejari Baturaja. Menurutnya, seharusnya barang bukti yang sudah dimusnahkan sudah diinformasikan kepada publik karena bukan rahasia lagi. Terpisah, Wakil Ketua DPRD OKU Drs Johan Anuar SH MM mengaku prihatin atas sikap pejabat Kejari Baturaja tersebut. “Baru kali ini saya mendengar kalau acara pemusnahan barang bukti ti-

dak boleh menyebutkan jumlah yang dimusnahkan,” sesal Wakil Ketua DPRD OKU. Sementara Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Ikeu Baktiar, SH menjelaskan, pada prinsipnya informasi-informasi perkara yang sudah putus persidangan, masyarakat boleh mengetahui hal tersebut. Dikatakan, di era keterbukaan sekarang ini, masyarakat boleh mengetahui seputar aktivitas pemusnahan BB yang dilakukan Kejari Baturaja. Menurutnya, mungkin pihak Kejari Baturaja belum siap datadata mengenai barang bukti yang dimusnahkan, sehingga tidak berani untuk menyampaikan kepada publik karena takut salah. (eni)

sil mengamankan tujuh jeriken solar berukuran 20 liter. Tersangka Edi di depan penyidik petugas, menyangkal jika seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya, ia hanya mengakui dua jeriken yang merupakan miliknya. Rencananya memang akan dijual seharga Rp 3.000 ribu per liter. Ia nekat menjual BBM milik PTBA tersebut karena terhimpit masalah ekonomi. “Aku sudah dipecat pak dari perusahaan, karena

kasus ini. Aku bingung Pak nak cari tambahan untuk anak dan bini lagi,” ucap Edi yang sebelumnya pernah bekerja di perusahaan tambang juga di Tanjungenim. Ketika dikonfirmasi ke AKBP Budi Suryanto melalui Kapolsek Lawang Kidul Iptu John Luis Letedara, membenarkan telah mengamankan tersangka berikut barang buktinya di Polsek Lawang Kidul. Pihaknya kini akan mengembangkan kasusnya guna mengungkap penadah BBM tersebut. (ari)

hat Abdul Haris menjelaskan, razia tersebut sengaja dilakukan untuk menyambut datangnnya bulan Ramadan. Selain itu juga merespon laporan masyarakat, yang resah dengan keberadaan cafe remang-remang di kawasan Terkol. Surat imbauan sudah diberikan kepada semua pemilik cafe, untuk tidak beroperasi selama bulan puasa. Dari hasil operasi yang dilakukan, diamankan tu-

juh orang wanita. Empat orang beroperasi di sebuah hotel, sedangkan sisanya di cafe di kawasan Terkul. Mereka diwajibkan membuat perjanjian, untuk tidak mengulang perbuatannya lagi. Jika tertangkap lagi maka akan diserahken ke pengadilan. “Kegiatan seperti ini akan rutin kami laksanakan, untuk menjaga kekhusukan umat islam beribadah,” imbuh Abdul Haris. (mg10)

Oknum Jaksa Tutupi BB Tindak Pidana n dari halaman 16


16

SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

Ketika Ibu-ibu Gunakan Jurus Macan PALEMBANG, SRIPO — Dalam ilmu bela diri, sering kita dengar berbagai jurus tendangan dan pukulan untuk melumpuhkan mu-

Oknum Jaksa Tutupi BB Tindak Pidana BATURAJA, SRIPO — Sejumlah waratwan yang meliput pemusnahan barang bukti kejahatan di Kejaksanaan Negeri Baturaja, Selasa (17/7), kecewa dengan oknum Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Baturaja, YI. Dia terkesan tidak terbuka saat pers konfirmasi seputar barang bukti (BB) tindak pidana yang dimusnahkan. Saat ditemui usai acara pemusnahan barang bukti, YI menolak menjawab seluruh pertanyaan wartawan. Seperti dikeluhkan Hendra Gunawan (27), wartawan harian lokal, wartawan sudah mengikuti prosedur dan etika jurnalistik, dengan mengenalkan diri dan bersikap sopan. Namun YI terkesan kurang menanggapi wartawan yang menanyakan data jumlah barang bukti dimusnahkan. YI mengatakan tidak bisa memberitakan data yang diminta wartawan seputar pemusnahan BB, sebab data baru akan diinformsikan saat HUT Adhyaksa ke-52, 22 Juli 2012 mendatang. Keluhan serupa juga disampaikan Ibrahim Arsyad (30), „ ke halaman 15

SRIPO/TOMMY SAHARA

DIAMANKAN — Empat orang wanita diamankan di markas Sat Pol PP PEmkab Lahat, setelah terjaring razia di sejumlah hotel dan cafe remang-remang, Senin (16/7) malam.

Tunggu Pelanggan di Kamar Hotel ● 7 Wanita Diamankan Pol PP LAHAT, SRIPO — Saat sedang menunggu pelanggan datang, tujuh wanita terjaring razia anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Pemkab Lahat, Senin (16/7) sekitar pukul 23.00. Mereka dijaring di sejumlah penginapan melati, serta cafe remang-remang yang ada di kawasan Kota Lahat. Pengamatan sripo, razia yang dilakukan sekitar 21 anggota Sat Pol PP Pemkab Lahat tersebut, sempat menyita perhatian pengendara yang melintas. Mereka awalnya mendatangi beberapa

penginapan melati, yang ada di pusat Kota Lahat. Seperti Penginapan Simpang, Losmen simpang Lematang, serta Hotel Permata. Dari hasil penggeledahan di dalam sebuah kamar Hotel PT, petugas mendapati empat orang wanita. Mereka berdandan mencolok dan mengenakan pakaian seksi. Saat diperiksa semuanya tidak bisa menunjukan tanda pengenal apapun, termasuk kartu tanda penduduk (KTP). Keempatnya wanita tersebut mengaku berasal dari

Provinsi Jawa. Mereka sedang menunggu tamu datang di dalam kamar hotel tersebut. Semuanya kemudian dibawa paksa anggota Sat Pol PP ke dalam truk yang disiapkan, untuk didata dan dimintai keterangan. Razia kemudian dilanjutkan kembali ke cafe remang-remang, di kawasan Terkul di desa Lekuk Daun Kota Lahat. Dari sana hanya diamankan tiga wanita. Selain itu mereka juga tidak bisa menunjukan tanda pengenal, hingga langsung diamankan anggota „ ke halaman 15

Kasus Solar Terus Berliku

SRIPO/ZAINI

BERI PENJELASAN — Brigjen TNI Siswanto dari Mabes TNI (kiri) bersama Brigjen TNI Media Riska (ke dari kiri) beserta Jajaran dari Mabes Polri, Bareskrim Polri, Kejagung RI, Ditjen Migas dan BPH Migas, memberikan keterangan Pers kepada Media cetak dan Eleltronik lokal dan Nasional soal Penimbunan BBM beberapa waktu di Jalan HBR Motik Komplek Perumdan Rt.24 Rw.07 KM 7, Selasa (17/7).

PALEMBANG, SRIPO — Walaupun Serma Risdan dan Sertu Irwansyah, oknum TNI yang terlibat aksi penimbunan 350 ton solar bersubsidi, sudah ditahan pihak Pomdam. Namun hingga sekarang belum ada tersangka yang ditetapkan penyidik, termasuk oleh penyidik Polda Sumsel. Beberapa hari yang lalu, AKBP Djarot R Padakova, Kabid Humas Polda Sumsel mengatakan telah memastikan adanya dua tersangka baru terhadap kasus penimbunan 356 ton solar, yakni istri Risdan dan pemilik salah satu perusahaan solar. Namun, pernyataan Djarot „ ke halaman 15

Tertangkap ”Ngencingi BBM” MUARAENIM, SRIPO — Apes nasib Edi Hendrawan (47), warga Muaraenim. Baru empat bulan bekerja sebagai sopir di PT Ulimanitra (UN), ia terpaksa harus mendekam di penjara, karena tertangkap tangan ketika akan menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dari dump truk BG 8926 UF yang dikemudikannya, Selasa (17/7) di Tanjungenim. Dari informasi yang berhasil dihimpun, terungkapnya aksi pencurian dengan cara “kencing” BBM ini, berawal dari kecurigaan

Edi Hendrawan

SRIPO/ARI

petugas keamanan PTBA dengan ulah beberapa so-

pir dumptruk tambang PT UN, yang merupakan sub kontraktor di bidang angkutan di dalam tambang. Mereka diduga sering “ngencing” BBM di tengah perjalanan di areal pertambangan. Atas kecurigaan tersebut, lalu security bersama petugas Polsek Lawang Kidul melakukan pengintaian. Ternyata di lokasi tempat “kencing” BBM, petugas melihat tersangka parkir di pinggiran Sungai Enim, di seberang Desa „ ke halaman 15

suh. Salah satunya yang terkenal adalah jurus macan, yakni pukulan dengan mengandalkan cakaran kuku. Mungkin jurus macan inilah yang digunakan Sus, ibu rumah tangga di Jalan Kemang Manis Lr Bakti Palembang, Selasa (17/7) pagi. Dengan sekelabat wanita yang mulai beranjak senja ini mencakar muka dan sejumlah bagian tubuh tetangganya Sri Hartaty (36). Akibatnya, ibu setengah baya ini terluka cakar dan lebam, sehingga harus mendapat perawatan. Tak terima dengan pukulan jurusan macan Sus, korban pun melaporkan tetangganya itu ke SPKT Polda Sumsel, beberapa jam usai peristiwa tersebut terjadi. Tertera dalam laporannya, awalnya Sri melihat beberapa pria tanpa sebab apa-apa membongkar pagar rumah rumah-

nya. Begitu didekati, salah satu pria mengatakan membongkar pagar rumah Sri atas perintah dari Sus, yang merupakan tetangga sendiri. “Mendengar itu, saya langsung mendatangi Sus untuk menanyakan apa sebabnya ia menyuruh orang membongkar pagar rumah saya. Padahal, saya tidak merasa telah berbuat sesuatu kepada dirinya,” kata Sri, kepada petugas. Pertanyaan Sri ditanggapi sinis oleh Sus. Akibatnya, terjadilah cek cok mulut antara dua ibu rumah tangga itu. Di tengah percekcokan, Sus melayangkan jurus macannya, sehingga bogem dan cakarnya mengenai wajah Sri. Sri pun tak kuasa dan langsung melarikan diri ke rumahnya dengan wajah lebam dan penuh luka gores. Apalagi saat itu dekat kejadian ada suami dan anak terlapor, Sus. “Ia menganiaya saya „ ke halaman 15


      



  

    z        !,'$.+$1;$ 4,9,-$;$ ;$1*07/$,0(/,56,1* 1$0$1$0$ 3(0$,1 0$1$-(0(1/7%,64$ 76$,$46$1(*$4$5$16(4 ',.$%$4.$1 0(1*,1&$4 *(/$1'$1*$5$/4*(16,1$ 756$82$%,$123(< ;$1*0(1-$',$1'$/$+6,0 (45(/$$021*$1', 075,0     (3(46,',/$15,4'$4,   0$16$13(0$,1

,8(4/$6(0(1*$.7 ',+7%71*,%(%(4$3$./7% (-$.0(0%(/$6,0 %(4-7/7.$5.$42.2 !,1*.,43(0$,1%(412024 371**71*0(0,/,.,5.,// ,1',8,'70(121-2/'$18,5, %(40$,1 ;$1* 0(0%7$6 ./7%./7%.(3,1&76 3$/$*,5(-$.,$',$57+

2/(+3(/$6,+,425/$8$17 (45(/$$021*$10$037 %(46(1**(4',7476$1 (03$6%(5$46,03$3$1$6$5 ',./$5(0(1      ,4(.6743(4$5,21$/ ,64$7.$4 79$1625$$6 ',.21),40$5,52$/47024 6(46$4,. 0(1'$6$1*.$1 23(<.(,64$7.$4 6,'$. 0(0%$16$+1;$ $071 79$162 0(1-(/$5.$1%(/70$'$ .$6$5(3$.$6'(1*$1 *(/$1'$1*%(475,$  6$+71$1;$ 0(174761;$ %(%(4$3$

+$4,/$/7,$5(03$6%(46(07 '(1*$1756$8223(< (46(07$1,67/$1-76 79$1625(%$6$5 3(4.(1$/$1 =(%(67/$15$;$ 0(1'$03,1*,$.4, ,4(.674(7$1*$1,64$ 7.$49$.67%(46(07 '(1*$1',$23(< %(%(4$3$+$4,/$/767&70$ 3(4.(1$/$1>&(675 79$162 (/$5$     (0(16$4$,67 -7*$ 07/$,0(/$.7.$1(8$/7$5, '$15(.,6$46,*$+,1**$ (03$63(0$,1$.$15(*(4$

',/(3$5 (%$*$,*$16,1;$ 0(4(.$-7*$6(/$+ 0(/,56,1*%(%(4$3$1$0$ %(.(1>!(6$3,5(-$7+,1, 0$5,+',4$+$5,$.$1-(/$5 .,6$0(1*,1&$43(0$,1 $5,1*',325,5,564,.(4'$1 '()(1'(47167.075,0 '(3$1>-(/$5,4(.674 !(.1,.'$1 !  (1'4,#$,17',1 

   sripo/zaini

sripo/sahrul

     



  

     (46$1;$$1%$*$,0$1$1$5,% 1'21(5,$ 73(4($*7(3$'$ 075,0'(3$1$3$.$+%(4/$1-76 $6$76,'$.',6(1*$+.21)/,. ;$1*6(4750(/$1'$',67%7+  .,1,6(4-$9$%57'$+"5$, 376$4$1075,0      ,1,',3$56,.$1$.$16(475 ',/$1-76.$13$'$376$4$1 075,0     (0(16$4$ ,673,+$. 4,9,-$;$-7*$ ;$.,1$.$1%(4/$*$',,*$ +$03,2155,$  

  4(5,'(1/7% 2', (<$/(: (/$5$   0(1*$6$.$1 '(1*$1 .(0(1$1*$1'$/$0$*$ (4$1*,16$1*,1,0$.$ 5(0$.,1/(1*.$3/$+*(/$4-7$4$ ',075,0,1,$+.$14(.24 %$476(4&,36$;$,67'(1*$1 0(1-$',5$675$671;$6,0;$1*

%(4+$5,/0(1*$9,1.$1*(/$4  '(1*$1*(/$4(4$1* ,16$1*$5,/;$1*/7$4%,$5$ 0(1*,1*$63$'$075,0,1,  6,'$.',623$1*/$*,2/(+'$1$  =,6$5$1*$6%$1**$'(1*$1 34(56$5, 3$'$075,0,1, 2/(+.$4(1$,67/$+.,6$5$1*$6 ;$.,1 0$0370(9$.,/, 1'21(5,$3$'$ ,*$+$03,215,$7167. -$6$+6$+71'(3$1 $;$57'$+ 0(1;$03$,.$10$5$/$+,1,.( $.$;$/$6(4.$,65(07$,67 '$1%(/,$70(4(5321%$,.> 74$,1**26$,1, (0(16$4$(67$7070  8(45,20,6((1;(/$0$6 (3$.%2/$1'21(5,$ $ ;$//$$66$/,66,0(1*$6$.$1  $'$/$+57$67.(-7$4$$1 ;$1*6(/$+6(47-,'$1 %(4.7$/,6$50(5.,3$'$

$9$/1;$%$1;$.0(1*$/$0, .(1'$/$'$/$0 3(1;(/(1**$4$$1',075,0 6$+71,1,(4$.+,41;$075,0

   ,1,0(0%7.6,.$1 %$+9$ $'$/$+.(-7$4$$1 ;$1*0(0,/,.,.7$/,6$56(4%$,. ',1'21(5,$ =,6$5(07$6$7%$+9$  $'$/$+5(%7$+.(-7$4$$1;$1* %(4.7$/,6$5'$16(475$.$1.,6$ /$1-76.$13$'$075,0 %(4,.761;$>.$6$1;$75$, 0(1;$.5,.$1$*$(4$1* ,16$1*',$/(0%$1* ,1**70$/$0   $;$/$0(1*$6$.$1,$/$      6(/$+%(4*7/,4 '$1 5(%$*$,3(0(*$1* -7$4$57'$+',3$56,.$1$'$/$+ 5(%$*$,!,0;$1*$.$1 0(9$.,/,1'21(5,$', (-7$4$$1"167.5$$6,1, 6,'$.3(4/7%$1;$.

3(4'(%$6$10(1*(1$,$3$.$+ $'$6,0/$,1;$1*-7*$$.$1 0(9$.,/,1'21(5,$',.(-7$4$$1 ,16(41$5,21$/0(1'$6$1*;$1* -(/$5 $'$/$+6,06(4%$,. 075,0,1,!,'$.$'$,671'21( 5,$4,0,(4($*7(;$1*$'$ +$1;$/$+1'21(5,$ 73(4 ($*7( =(4+$5,/1;$ 3(1;(/(1**$4$$1 3$'$ 075,0,1,+$475',$34(5,$5, 5$&$4$/7$52/(+5(07$3,+$. $*$,0$1$6,'$.',6(1*$+&$476 0$4761;$3(1*7475$15(3$.1 '21(5,$5$$6,1,6(41;$6$  0$5,+%,5$%(4-$/$15(&$4$ 0$.5,0$//(+.$4(1$1;$ .(0$1',4,$15(%7$+.(-7$4$$1 5(.(/$5 +$4756(6$3 ','7.71*'$1+$4756(6$3 %(4-$/$1'(1*$1/(%,+%$,.3$'$ 075,0'(3$1>-(/$51;$ 


SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

19

Thierry “Diserbu” Warga Betung PEMAIN Sriwijaya FC menjadi magnet bagi para pendukungnya. Selepas menjadi juara Indonesian Super League (ISL) 2011/ 2012 dan Perang Bintang, para pemain dan pelatih menjadi buruan warga dimanapun mereka berada. Salah satunya saat pemain Thierry Gathuessi dan pelatih Kas Hartadi yang datang bersama Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin serta Wakil Manajer Jamaludin di perhelatan Liga Sepakbola Betung, memperebutkan tropi H Askolani, di lapangan sepak bola PTPN 7 Betung, Selasa (17/7). Tulang punggung Laskar Wong Kito ini, menjadi perhatian warga Betung. Bahkan, saat baru saja kedua turun dari bus, para ibu-ibu dan para remaja pun berebut untuk sekedar bersalaman ataupun foto bersama. Karena banyaknya warga yang ingin foto bersama dengan defender yang telah mengantarkan SFC juara ini, pihak keamanan pun harus bekerja keras

SRIPO/SYAIFUDIN

Dari Kiri H Askolani, pemain Sriwijaya FC Thierry Gathuessi, pelatih Kas Hartadi, dan Dirtek dan SDM PT SOM Hendri Zainudin bersama warga.

dan sedikit kewalahan.”Selama ini, kami melihat mereka dari layar televisi saja, ini langsung ketemu orangnya,” jelas salah seorang warga. Tidak hanya Thierry, pelatih Kas Hartadi juga menjadi ajang foto-foto bersama. Acara ini, seperti jumpa fans bagi pelatih yang telah membawa

Laskar Wong Kito menjadi juara ISL 2011/ 2012.”Ternyata tidak hanya di Palembang, di sini mereka juga kenal saya dan SFC, ini luar biasa,” jelas Thierry singkat. H Askolani dalam sambutanya mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Betung dan

sekitarnya dalam memeriahkan liga sepak bola betung yang memperebutkan tropi dirinya.”Kegiatan liga ini selain untuk mencari bibit pemaian sepak bola yang berkualitas dan handal, juga sebagai bentuk perhatian dirinya dalam mendukung dan memajuhkan olah raga sepak bola khususnya di

Kabupaten Banyuasin ini,” kata balon Bupati Banyuasin ini. Seperti Jumpa Fans Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin mengatakan, sambutan warga sangat luar biasa untuk pemain SFC. Kegiatan ini bagian dari program Sriwijaya FC. Diakui Hendri pihak panitia meminta manajemen membawa pemain SFC dan kemudian langsung direspon.”Kita merespon permintaan masyarakat,” jelas Hendri. Menurut Hendri kebetulan hampir semua pemain tidak ada di Palembang, karena sudah pulang kampung sehabis laga Perang Bintang.”Thierry dan pelatih Kas Hartadi masih ada di Palembang dan kita bawa langsung ke Betung, sekarang kami lagi di Betung, ini bagian dari apresiasi kami untuk warga Sumsel yang telah memberikan dukungan kepada SFC,” ujar bakal calon Wakil Bupati Banyuasin ini.(udn)

SRIPO/ZAINI

Pemain Gresik Gaston berusaha menyundul bola.

Tekuk PSIM 3-1, Gresik Tetap di ISL PALEMBANG, SRIPO – Gresik United tetap tampil di ajang Indonesian Super League (ISL) untuk musim kompetisi 2012/2013 mendatang, setelah menundukkan PSIM Yogyakarta 3-1, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (17/7) sore. Gresik yang tampi lebih agresif, mampu memanfaatkan peluang-peluang matang. Hasilnya Gaston Castano mencetak gol pembuka pada menit ke-27, kemudian Gustavo Chena memborong dua gol menit 58 dan 78. Sedangkan gol balasan dari PSIM Yogya dilesakkan Lukman di menit 84. Pelatih Joko Sulilo pun bisa bernafas lega lantaran mampu mencapai target yang dibebankan kepada dengan meloloskan Gresik dari jerat degradasi.”Target telah tercapai, ini sangat luar biasa. Anak-anak mampu menunjukkan permainan terbaiknya sepanjang pertandingan,” jelas Joko. Disinggung mengenai masa depannya bersama Gresik, Joko menolak berkomentar.”Itu semua terserah manajemen, sejauh ini saya sudah menjalan tugas dan target,” jelasnya.(ndr/cw2)


SRIWIJAYA POST Rabu, 18 Juli 2012

24

Ni Putu Desi Raih 2 Besar z Jabar Open

SRIPO/Abdul Hafiz

Ketua KKP Cabang Palembang Ir Bambang Gunawan membuka Festival Pencaksilat Palembang Darussalam.

FPD Jadi Agenda Tetap z Ajang Ujicoba Pesilat Junior PALEMBANG, SRIPO – Sebanyak 220 pesilat unjuk kebolehan di Festival Palembang Darussalam (FPD) Pencak Silat 2012 pada 1618 Juli 2012, di Taman Purbakala Situs (TPKS) Karanganyar Palembang. Kegiatan ini, berjalan sukses dan akan menjadi kalender tetap. “Untuk laga pra remaja ini baru kita ini yang gelar. Memang belum pernah di kelompok usia, tetapi sudah ada wacana akan digelar,” kata Ketua Panitia Drs HM Akib A MSi didampingi Sekum IPSI Sumsel, Drs Darlis Selasa (17/7). Menurut Akib, even ini cukup bagus karena cikal bakal potensi petarung. Sementara untuk seni diberikan kesempatan untuk berkreativitas masing-masing perguruan.”Bukan pola baku. Tapi penilaian mengacu peraturan IPSI,” ungkapnya. Sementara Ketua KKP Cabang Palembang Ir Bambang Gunawan mengatakan, even ini dalam

rangka HUT KKP (Kerukunan Keluarga Palembang) ke-14 Tahun 2012, menyambut Ramadhan. Sementara pembagian hadiah merupakan puncak malam penutupan yakni, Senin (6/8) malam di BKB. Even ini diikuti 11 seperti diantaranya HIMSSI, Jari Sakti, Dikapasita, Merah Panca Warna, Tunas Harapan, JPC, Paku Bumi, PSHT, Bunga Rampai, Tapak Suci, Naga Mas. Adapun yang dipertandingkan yakni, usia 14-17 tahun perorangan putra dan putri, berpasangan putra dan putri, dan berkelompok. Kategori tanding tingkat pra remaja usia 12-14 tahun meliputi kelas A (30-32kg) putra dan putri, kelas B (32-34kg) putra dan putri, kelas C (34-36kg) putra dan putri. “Pada malam pembagian hadiah disemarakkan lomba kendaraan hias dan eksebishi perahu hias di Sungai Musi depan Pelataran BKB,” jelas Bambang.(fiz)

PALEMBANG, SRIPO – Sumsel finish di peringkat kedua dengan meraih dua emas, tiga perak, dan tiga perunggu di ajang Jabar Open 7-8 Juli lalu. Keberhasilan ini, menjadi tolokukur Sumsel mempersiapkan Ni Putu Desi dkk, agar bisa bersaing di PON Riau Setember 2012 mendatang. “Ini gambaran yang jelas dan prospek bagi kita semua, bahwa peluang Sumsel untuk mendapatkan lebih dari dua emas bisa tercapai,” jelas Sekretaris PASI Sumsel, Zulfaini M Rofi, Selasa (17/7). Pada kejuaraan ini, peringkat satu diraih Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan 8 emas dan 1 perunggu. Kemudian peringkat kedua diraih Sumsel. Selanjutnya peringkat ketiga diraih Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Untuk peringkat keempat diraih Maluku dengan 2 emas dan 1 perunggu, di peringkat kelima Jatim dengan 1 emas dan 4 perunggu. Adapun Sumsel yang berhasil meraih dua besar, medalinya disumbangkan atlet-atlet andalan atas nama, Sri Mayasari (400 meter putri) dan Ni Putu Desi (lompat jauh), Sementara, perak dipersembah Ratna Dewi (10 ribu meter) dan 4 x 4 meter putri. Selanjutnya perunggu dipersembahkan Marwan (5000 meter putra), Ong Kok Hin (Lontar Martil), estafet 4 x 400 meter putra.”Kami dari PASI Sumsel terus membuat persiapan semaksimal mungkin untuk terus meningkatkan performa puncak saat PON nanti,”jelasnya.(ndr)

Ni Putu Desi

NET


Sriwijaya Post Edisi Rabu 18 Juli 2012  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you