Issuu on Google+

ECERAN RP 2.000

MINGGU 18 MARET 2012

Spirit Baru Wong Kito

24

MANAGED BY

HALAMAN

Sundulan Mematikan Hilton Moreira

SRIPO/SYAHRUL

GOL HILTON — Penyerang Sriwijaya FC Hilton Moreira berhasil membobol gawang Persiram Raja Ampat pada laga terakhir Putaran I, Liga Super Indonesia, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (17/3). SFC berhasil mengalahkan Persiram dengan skor 1-0.

PALEMBANG, SRIPO-Tanpa bomber Keith Kayamba Gumbs, Sriwijaya FC menjalani 71 menit penuh ketegangan ketika para Hilton Moreira dkk gagal menyelesaikan banyak peluang ke gawang tim tamu Persiram Rajaampat pada Indonesian Super League (ISL) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (17/3). Beruntung Hilton akhirnya mampu memecahkan kebuntuan dengan mencetak gol di menit ke-72 lewat tandukannya, usai memaksimalkan umpan crossing Supardi. Juga,

sekaligus membawa Laskar Wong Kito melepas ketegangan sekaligus meraih happy ending di akhir musim putaran pertama ISL. Gemuruh sorakan puluhan ribu suporter dan penonton menggema ketika kiper Kurniawan memungut bola dari dalam gawangnya. Selebrasi pun menjadi begitu bermakna ketika Hilton mengajak rekanrekannya merayakan gol. Meski sedikit “hambar” lantaran Super “Papa” Gumbs tidak turut serta. Padahal, sang profesor ! ke halaman 7

Djuli Sempat Beli Kafan ■ Wartawan Senior TVRI Ditembak JAKARTA, SRIPO — Sekitar dua pekan sebelum tewas, Djuli Elvano sempat menunaikan umroh bersama ketua DPR RI Marzuki Alie. Pada kesempatan tersebut, Djuli membeli dua kain kafan untuk digunakan membungkus jenazahnya jika ia meninggal dunia. Djuli seakan tahu bakal

segera berpulang ke rahmatullah. Kepada putranya, Djule, panggilan akrab Djuli, menceritakan maksudnya memberi dua lembar kain kafan dari Arab Saudi. “Dia saat pulang umroh membeli dua kain kafan. Katanya, kalau meninggal, kain tersebut untuk dia sebagai kafan,” ucap anak pertama Djule, Jelang Ra-

madhan (17), di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (17/3). Meski begitu, Jelang tidak mengetahui itu menjadi pertanda ayahnya akan dipanggil Sang Khalik. “Tidak ada firasat apa pun,” tukas Jelang. Dikatakan Jelang, ayahnya memang taat beriba! ke halaman 7

Mama Gelisah Sebelum Penembakan SEBAGAI istri, Rika Setiawati punya ikatan batin yang kuat terhadap suaminya, Djuli Elvano. Beberapa hari terakhir, Rika mengaku selalu sulit tidur malam. “Kalau saya tidak ada firasat, tapi mama saya enggak bisa tidur setiap malam,” ungkap anak pertama Djuli, Jelang Ramadhan (17), saat ditemui di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (17/3). Menurut Jelang, jam tidur ibunya tidak stabil, terkadang bisa sangat larut. “Mama seperti enggak ! ke halaman 7

Saatnya Beli Kendaraan ■ DP Bakal Naik 30 Persen ■ Berlaku 15 Juni Mendatang JAKARTA, SRIPO — Pemerintah mulai bergerak menghalau laju pertum-

DP ATURAN BARmU2

70 ● Rumah tipe keatas untuk KPR ● Tak berlaku persen 25 or ● DP mot on (n il ob ● DP m Persen produktif) 30 roduktif) (p ● DP mobil en 20 pers

buhan penjualan kendaraan dan perumahan di Indonesia dengan menaikkan ambang batas down payment (DP) kendaraan bermotor. Namun, aturan ini baru berlaku pada bulan Juni dan produsen motor pun menyarankan konsumen segera membeli motor sebelum aturan ini dilaksanakan. Ketua Bidang Komersil Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia Sigit Kumala mengatakan bahwa masih ada kesempatan untuk menggenjot pen-

Saatnya United Tekan City Manchester United sudah meninggal- Wolves vs Man United kan Manchester Ci- Live on Global TV ty dalam persaing- Minggu (18/3) an meraih trofi jua- Pukul 20.00 WIB ra Liga Primer Inggris dengan selisih satu poin. Perbedaan poin yang sangat tipis itu tentu belum cukup aman buat United dengan jumlah pertandingan yang masih tersisa 10 laga menuju akhir musim. The Red Devils memiliki kesempatan emas meninggalkan The Citizens dengan empat angka asalkan mereka bisa ! ke halaman 7

jualan 3 bulan ke depan sebelum aturan resmi diberlakukan. “Masih ada kesempatan, ini kan berlakunya Juni, jadi kalau konsumen mau DP rendah, beli motor secepatnya,” ujar Sigit. Sigit menegaskan kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan ini sangat memukul industri otomotif yang tengah berkembang. Dia bahkan memprediksi akan ada penurunan ! ke halaman 7

SRIPO/SYAHRUL

FISHING TOURNAMENT — Ratusan peserta lomba mancing Eddy Santana Putra Cup, Kambang Iwak Fishing Tournament. Juara pertama diraih Ade Saputra mendapatkan sebuah sepeda motor. Selain mancing digelar juga Bazar Kuliner dibuka Ny Eva Ajeng Santana Putra, Sabtu (17/3).

Satu Ikan Boyong Motor ADE Saputra (19) benar-benar tidak menyangka dirinya bakal menjadi juara pertama lomba mancing “Eddy Santana Putra Cup” yang digelar Pemkot Palembang-Sripo di Kambang Iwak. Selama mancing empat jam, Ade hanya mendapat satu ekor ikan patin. Namun bukan sembarang ikan patin karena bobotnya 1,4 Kg dan merupakan ikan terberat diantara ikan pancingan 300 peserta lainnya. Karena itu dia berhasil mendapatkan hadiah pertama, satu sepeda motor.

“Tidak ada mimpi apapun bakalan mendapatkan motor. Bahkan dari sore (16/3) sampai jam empat subuh tidak tidur. Bangunnya juga kesiangan dan langsung buru-buru pergi ke Kambang Iwak. Benar-benar tidak ada firasat apapun, hanya sebelum berangkat hanya baca Bismillah saja,” ungkapnya kepada Sripo, Sabtu (17/3). Tidak hanya itu, yang lebih mengejutkan lagi adalah lomba ini merupakan lomba pertama

KELIRUMULAGI GA GAY YA SUMSEL

Kau Ni, Budak dari Mane Di Sumatera Selatan umumnya banyak hal, nama tempat, makanan, bahasa dan lainnya, mulanya disebut asal bunyi. Atau apa yang disebut pertama kali, itu pula jadi sebutan seterusnya, walau ternyata sebutan itu keliru. Rubrik ini tidak bermaksud menyalahkan siapapun, bisa jadi sejarah yang tak boleh dilupakan. Kita lanjut ke daerah yang dekat Palembang, Kabupaten Ogan Ilir (OI);

OLEH H. Muhammad Syubli. LN

SUATU hari seorang teman dari Aceh amat berang kepada seorang teman dari Sumatera Selatan, sehingga hampir

terjadi baku hantam di antara mereka. Ketika diusut ternyata teman dari Aceh itu tersinggung karena dia ditanya dengan sebutan “budak”. “Kau ni budak dari mana, heh”. Dia merasa kecil sekali dan juga merasa terhina kalau disebut “budak” itu. Sebab di Aceh anak yang masih kecillah yang disebut “budak”. Lain lagi dengan teman kita yang dari Jawa, ketika dia mendengar kata “budak”, dia merasa bahwa kita ini tidak lagi ! ke halaman 7

kali yang diikuti Ade Saputra dan beruntung sekali ia langsung dapat hadiah utama. Hadiah motor tersebut, dikatakan Ade, tidak akan dijual dan akan dipakai sendiri, sebagai kenang-kenangan dari Walikota Eddy Santana Putra dan Sriwijaya Post. “Alhamdulillah, namanya orang ! ke halaman 7


2

SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

Berusaha KerasSegala Kerja Ikhlas Mudahkan T Urusan

IDAK selamanya perjalanan hidup itu mulus. Selalu ada hambatan dan tantangan dalam setiap usaha yang dilakukan. Namun jika dijalani dengan ikhlas dan penuh perhitungan, mudah-mudahan sukses di masa depan. Demikian pesan singkat yang tercermin dalam perjalanan hidup General Manager RU III, Teuku Khaidir. Di balik sosok kalem dan penampilannya yang sederhana, pria kelahiran Banda Aceh, 13 Mei 1960 ini menyimpan ketangguhan dan keteguhan hati untuk mewujudkan segala keinginannya. Sebagai ayah ia menjadi kebanggaan bagi anak-anaknya. Sebagai suami, ia segalanya bagi sang istri. Dan sebagai atasan, ia layak menjadi isnpirasi atau panutan bagi bawahan. Untuk mengenal lebih dekat sosok Teuku Khaidir, wartawan Sripo Eko Adiasaputra didampingi Sekretariat Redaksi Salman Rasyidin bertamu ke ruang kerjanya di komplek Pertamina Plaju. Perbincangan diawali dengan memberitahukan maksud dan tujuan bertemu. Maaf dari nama, sepertinya Anda dari Aceh? Iya benar (sambil terseyum). Saya lahir dan dibesarkan di Aceh. Karena tuntutan pekerjaan, saya berkesempatan melalang buana ke luar Aceh, hingga akhirnya sampai ke kota wong kito galo (Palembang). Boleh diceritakan sedikit seperti apa masa kecil Anda di Aceh? Oo ya tentu. Saya dilahirkan ibu saya, namun dibesarkan kakek dan nenek saya. Begitu buka mata, saya udah diurus nenek dan kakek. Saya tidak pernah merasakan kasih saying secara langsung dari kedua orangtua saya. Malah kakek saya panggil ayah, meski nenek tetap nenek. Saat besar, saya pernah ditegur sama om (paman) saya lantaran memanggil kakek dengan sebutan ayah.

Lalu bagaimana dengan orangtua kandung Anda? Meskipun saya tinggal bersama kakek dan nenek saya, hubungan saya dengan kedua orangtua serta saudara-saudara saya tetap seperti biasa. Hangat dan

terasa sangat harmonis. Karena memang cerita yang saya dapat, orangtua saya banyak anak. Makanya nenek mengambil saya. Saya anak ketiga dari sembilan saudara.

Apa kegiatan anda di masa kecil? Ya seperti kebanyakan anak seusia saya, waktu itu saya sekolah. Tapi kebetulan kakek saya itu guru ngaji. Jadi selain sekolah saya juga ikut ngaji. Alhamdulillah, saya bisa jadi qari. Waktu itu, saya sudah cukup bangga karena selalu berhasil meraih juara saat musabaqah di tingkat kecamatan atau pun kabupaten. Tapi kemampuan membaca qura’an dengan lagu itu tidak begitu saya fokuskan. Karena harus diseimbangkan dengan porsi sekolah. Saat SMA saya mulai mengembangkan minat atau potensi yang saya miliki. Kebetulan waktu itu saya sangat hobi main sepakbola. Tapi tidak sekadar main. Saya benar-benar belajar serius hingga menjadi pesepakbola profesional dan ikut klub. Di sekolah saya juga ada klub sepakbola, dan saya bersama kakak saya juga bergabung. Tapi karena keasyikan main bola, waktu belajar saya cenderung tersita. Setiap hari saya main bola. Habis main bola saya ngaji. Jadi tidak ada lagi waktu untuk belajar. Sejenak, saya terpikir kalau cita-cita pendidikan saya tidak bisa tercapai jika terus main bola. Akhirnya saat saya kelas tiga, saya memutuskan berhenti main bola. Kalau saya ikut klub, pertandingan sangat banyak. Walaupun sebenarnya guru saya memastikan nilai besar bagi siswa yang main bola. Bagi saya itu penghargaan, tapi otak saya kosong. Saya juga sudah menghitung-hitung. Maklum waktu itu kan, nasib pemain bola tidak seperti sekarang. Kalau kondisinya seperti saat ini. Saya pasti pilih bola. Singkat cerita, saya menyelesaikan sekolah dan melanjutkan pendidikan di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Sebelumnya saya mengambil jurusan Teknik Mesin. Tapi berjalan satu semester, USU buka Teknik Kimia. Akhirnya saya pindah ke Teknik Kimia sesuai dengan keinginan saya. Jadi hingga kuliah, Anda tidak lagi bermain bola? Ya begitulah. Justru beda

IST

lagi olahraga yang saya tekuni. Waktu kuliah saya sering sekali jadi bahan ledekan teman-teman saya. Mereka berani karena badan saya kecil, mana datang dari jauh pula. Akhirnya saya ikut bela diri di Merpati Putih. Saya latihan sungguh-sungguh hingga mendapat balik satu, setelah melewati beberapa tingkatan. Saya tidak lagi main bola, tapi ikut latihan bela diri. Sampai akhirnya saya selesai kuliah, dan diterima kerja di Cilacap. Kebetulan di tempat saya kerja juga ada perguruan silat ini. Jadi saya ikut dan sampai sekrang masih aktif. Tapi di sini (Palembang) saya belum terdengar ada perguruan Merpati Putih, saya masih cari-cari. Malah saya ada rencana mau mendirikan perguruan saja di sini. Sepertinya Anda sangat berminat kuliah mengambil Teknik Kimia. Apa sebetulnya yang memotivasi Anda? Sebetulnya pilihan saya, tidak terlepas dari keinginan atau cita-cita saya. Terus terang saja, cita-cita saya itu banyak. Dari sisi pendidikan, saya ingin sekali jadi

insinyur pertambangan. Waktu itu saya suka pertambangan, karena sering lihat asa merah yang waktu itu sangat aktif di tempat saya. Saya melihat orang-orang pakai topi, seragam khusus, dan ngebor. Dalam pikiran saya mereka itu pasti insinyur, makanya saya ingin seperti mereka. Saya tidak pernah berpikir kalau ternyata mereka itu hanya tamatan SMA (sambil tertawa). Dari sisi religi, saya ingin sekali mendalami potensi tilawah saya. Saya sempat mencitata-citakan menjadi qari nasional. Tapi lagi-lagi saya harus memilih. Di Cilacap, saya masih mendapat juara saat musabaqah tingkat provinsi antar karyawan Pertamina. Di balik kesuksesan Anda saat ini, tentu ada peran keluarga di sana. Apa kesan Anda tentang pendidikan keluarga? Begini, jadi waktu saya kecil, di Aceh sana banyak orang kaya. Tapi kami termasuk keluarga yang sederhana. Kaya enggak, miskin juga tidak. Nah, paman-paman saya orang sekolahan. Menurut saya

mereka itu luar biasa. Mereka berupaya menempuh cara apapun untuk mewujudkan keinginan mereka, termasuk untuk bisa sekolah. Hasilnya, mereka semua sukses lebih dari saya sekarang ini. Mereka juga yang jadi panutan sekaligus menginspirasi saya. Kemudian pendidikan keluarga. Keluarga saya sangat menekankan pentingnya akhlak dan kemauan kerja keras pada anakanaknya. Ibadah harus kuat, dan sekolah harus rajin. Saya melihat tetangga cukup banyak yang kaya tapi anak-anaknya tidak berpendidikan atau tidak mau sekolah. Sebaliknya, kami dari keluarga yang sederhana berusaha maksimal untuk mewujudkan cita-cita. Alhamdulillah, ini semua karena ridha Allah. Prisipnya begini, setiap manusia diciptakan hanya untuk menyembah-Nya. Tentu saja apa yang kita lakukan tidak boleh jauh dari itu. Saya selalu berusaha menjadi orang yang banyak berguna atau bermanfaat bagi orang lain, Semua orang boleh jadi kepingin kaya dan banyak uang. Tapi untuk apa kalau tidak berkah. Hidup memang tak selalu mulus. Banyak tantangan dan rintangan menghadang. Tapi tetap harus istiqamah, sanmbil berusah keras. Anda dan istri memegang jabatan tinggi di Pertamina. Tentu cukup banyak waktu tersita untuk pekerjaan. Bagaimana Anda dan istri membagi waktu untuk keluarga? Alhamdulillah, keadaan tidak seekstriem yang dibayangkan. Terus terang,

saya sangat salut dengan istri saya, juga karyawatikaryawati saya. Meski sangat sibuk bekerja, dia tidak pernah melupakan tanggung jawabnya untuk mengurus anak-anak. Kebetulan saya memiliki anak kembar (putra-putri). Bahkan banyak teman-temannya yang tidak begitu sibuk banyak belajar dari istri saya mengenai cara mengurus dan mendidik anak. Padahal istri saya juga cukup sibuk bekerja di Pertamina sama seperti saya. Tanpa terasa, saat ini anak-anak saya sudah beranjak dewasa, dan sudah lulus sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB). Saya lihat anak saya cukup patuh. Saya bangga dengan mereka. Saya berikan kebebasan kepada mereka, dan insyaallah, tidak akan mempermalukan keluarga. Saya percaya kepada keduanya. Begitu juga soal uang. Anak-anak saya cukup baik dalam pengelolaan uang, dan mereka cenderung jajan sesuai kebutuhan. Pernah sewaktuwaktu mereka saya kasih uang lebih, tapi sisanya malah dikembalikan ke saya. Itulah anak-anak saya. Tapi saya tidak juga memanjakan mereka. Lalu

bagaimana ceritanya Anda bisa bertugas di Palem-

bang? Filosofi hidup itu, kerja harus ikhlas. Saya tidak terlalu mengejar-ngejar job atau jabatan tertentu. Sebab dalam AlquÆan juga Allah sudah menjelaskan ôAku akan memberikan pada yang kusuka, dan sebaliknya mencabutnyaö. Artinya kita hanya bisa berusaha, dan yang menentukan hanya Allah. Nah, saya bekerja pertama di Cilacap 19 tahun. Dipindah ke Jakarta, kemudian tidak lama kembali lagi ke Cilacap. Tapi itulah hikmahnya. Ketika kita dipindah ke situ ke situ, memang ada perasaan tidak enak. Tapi kalau kita jalani dengan ikhlas, pasti akan mendapatkan sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Saya tidak pernah menolak pekerjaan. Apapun yang ditugaskan atasan selalu saya kerjakan. Memang terkadang menyita waktu di luar kewajiban kita. Tapi yak arena berusaha ikhlas, dan saya yakin yang sulit dimudahkan, Ya mungkin lantaran itu, saya akhirnya sampai ke Sumsel ini. Bagaimana Anda memandang problem yang ditimbulkan oleh bawahan Anda? Apapun bentuk masalahnya, besar atau kecil harus segera diselesaikan. Itu kuncinya. Kalau bisa diselesaikan tanpa harus marah, mengapa kita harus marah. Menjadi pemimpin tidak harus bisa marah. ***

Biofile Nama : Teuku Khaidir TTL : Banda Aceh, 13 Mei 1960 Jabatan: GM Refenery Unit III Plaju Agama : Islam Pendidikan Formal : ☞ Idi, Aceh SD (1966-1972), ☞ Idi, Aceh SMP (1973-197h5). ☞ Idi, Aceh SMA (1976-1979). ☞ S1 Teknik Kimia, USU (1979-1986). ☞ S2 Univ Jend. Soedirman, Purwokerto (2003-2005).

Teuku Khaidir

SRIPO/EKO

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391.

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


4

SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

Bank Sumsel Babel Raja Paruh Musim ■ Sapu Bersih 7 Kemenangan PALEMBANG, SRIPO — Superioritas pemain volley Bank Sumsel Babel terus berlanjut. Sang juara bertahan menjadi raja paruh musim usai menggasak rival beratnya Semarang Bank Jateng 3-0 (2516, 25-19, dan 25-20) dalam laga terakhir putaran pertama Proliga, di GOR Amongrogo Yoyakarta, Sabtu (17/3). Mereka juga mampu mempertahankan rekor tidak terkalahkan dari tujuh pertandingan di putaran pertama. Si Bayi Ajaib mampu mengemas 19 poin, sementara Semarang Bank Jateng tetap membayangi di peringkat kedua dengan poin 14. Dengan kemenangan ini, mereka berhak atas uang pembinaan Rp10 juta.”Tetapi kami tidak boleh terlalu euforia karena akan menjalani laga putaran kedua lawan Jakarta Electric PLN,” jelas pelatih, Nandi Nata. Sementara itu, Manajer Teknik Tim Voli Bank Sumsel Babel, Abas Akbar mengatakan, meski dibawah tekanan ribuan suporter tuan rumah, tidak membuat Igor Braz dkk gentar, justru tim asuhan Nandi Nata makin tertantang dan terbakar.”Ini pertandingan paling berat yang kami rasakan, karena Semarang Bank Jateng sangat berambisi dan terus melakukan tekanan,” jelas. Namun pemain tampil penuh semangat dan tidak terpengaruh dengan tekanan para suporter tuan rumah.”Alhamdulillah pemain tampil kompak dan penuh semangat sehingga meme-

Sirnas Bulutangkis Tandingkan 720 Partai

ANTARA

IGOR melakukan smash mematikan dalam laga melawan Semarang Bank Jateng.

nangkan laga ini,” jelas Abas. Ditambahkan Nandi, Semarang Bank Jateng merupakan lawan terberat yang pernah mereka hadapi. Namun Andre dkk mampu keluar dari tekanan meski pada awal set pertama sempat kalah start. ”Namun kami mulai menguasai jalannya pertandingan dan terus mengamankan semua poin di set kedua dan ketiga. Saya akui ini laga terberat yang kami hadapi, setelah ini saya tetap evaluasi untuk persiapan laga berikutnya pada Minggu sore,” urai Nandi. (ndr/cw2)

7 7 7 6 6 6 6 6

7 5 3 3 3 2 2 1

0 2 4 3 3 4 4 5

maupun pelayanan terhadap atlet,” tegas Ketua PBSI Sumsel, Ir H Robert Heri. Persiapan menghadapi kejuaraan yang pertama kali digelar di Sumsel ini, sudah siap 95 persen. Mulai kemarin lapangan sudah disterilkan. Karena jumlah partai yang dipertandingkan jauh lebih besar yang diperkirakan, maka pertandingan selain digelar di GOR Dempo, juga GOR Ranau. “Jumlah atlet, offisial dan penggemar bulutangkis yang sudah memasan kamar di wisama atlet sudah lebih dari 1000 orang. Kita sudah kapling dua blok wisma atlet,” tambah Apriadi, Ketua Penyelenggara didamping Ketua Pelaksana Pertandingan, Densyah. (ust)

14 Negara Asia-Pasifik ”Serbu” Sumsel

JAWAL MINGGU 18-MARET 13.00 PA Bank SumselBabel vs Jakarta Electric PLN 15.00 PA Yogya Yuso Gunadarma vs Jakarta Sananta 17.00 PI Gersik Petrokimia vs Bontang LNG Badak 19.00 PA Surabaya Samator vs Jakarta BNI 46 Klasemen BSI Proliga 1. BSSB 2. Semarang Bank Jateng 3. Jakarta BNI 46 4. Jakarta Pertamina 5. Jakarta Sananta 6. Jakarta Electrik PLN 7. Jogya Yuso Gunadarma 8. Surabaya Samator

PALEMBANG, SRIPO — Undian kejuaraan bulutangkis Djarum Sirnas Sumsel Open 2012, sudah dilakukan di Jakarta empat hari lalu. Sebanyak 720 partai akan dipertandingkan dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut, dengan 620 atlet, termasuk empat pemain putri Jepang. Pembukaan Sirnas bulutangkis tersebut akan dilakukan Senin (19/3) pukul 19.30 di Dining Halla, Wisma Atlet, Jakabaring. Pembukaan akan dilakukan langsung Gubernur Sumsel, dihadiri pengurus PB PBSI. “Insya Allah kejuaraan ini akan berlangsung seru dan ramai. Target kita menjadi Sirnas terbaik di Indonesia, baik kualitas pertandingan

19 14 11 8 8 7 6 5

PALEMBANG, SRIPO — Usai perhelatan SEA Games 2011 lalu, Sumsel terus dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan internasional.Kali ini sebanyak 14 negara peserta dari Asia-Pasifik akan “menyerbu” Sumsel mengikuti Governor Beach Volleyball International Tournament pada 18-22 April mendatang. Demikian diungkapkan Sekum KONI Sumsel Harus Alrasyid, Sabtu (17/3/

2012). Menurut ke-14 negara ini sudah bersedia dan tengah dikonfirmasi lebih lanjut untuk kepastiannya pada awal April nanti. “Hal itu telah dibahas dalam rapat yang diikuti Koordinator PB Voli Pantai Slamet, kemudian dari pihak Djarum diwakili Gunawan, dan Pemprov Sumsel diwakili oleh H Faisol Dulhai, kemudian dari KONI Sumsel langsung dihadiri H Muddai Madang,” jelas Ha-

run. Menurut Harun kegiatan internasional ini, merupakan rangkaian dari super series. Sebab seri pertama sudah digelar dari di Australia dan Sumsel adalah tempat kegiatan yang kedua. “Kita mempersiapkannya dalam waktu satu bulan lagi, dan kita memiliki banyak waktu untuk menyukseskan ajang besar ini,” jelas Harun. (ndr/cw2)


SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

5

Memaksimalkan Fungsi Ruang n Posisi Tangga di Ruang Tamu TANGGA menjadi bagian penting dalam penyusunan rumah. Seringkali posisinya diletakkan di sudutsudut ruang agar luasnya tetap maksimal. Namun lain halnya bagi Sari Elya Rasidah. Warga jalan Macan Kumbang IV No 3777A ini justru memposisikan tangga ditengah-tengah rumah. Tangga terbuat dari kayu jati itu melingkar di dekat ruang tamu, penghubung lantai satu dan II. Sekilas, tamu secara leluasa bisa langsung melihat aktifitas pemiliknya. “Memang untuk konsep pembuatan tangga sejak awal kita letakkan ditengah rumah, persisnya sisi kanan ruang tamu. Begitu ada yang datang, baik dari lantai bawah maupun atas bisa melihat tamu. Kesannya juga lebih akrab tanpa jarak,” kata Sari ketika Sripo berkunjung ke kediamannya beberapa waktu lalu. Tak hanya di ruang tamu, tangga kecil juga disebar deket pintu

masuk. Lantai depan dibuat bertingkat, jadi antara teras dengan ruang tamu dibatasi tangga dengan lima anak tangga. “Lantainya memang dibuat bertingkat agar kesan ruang tamu lebih luas,” ucapnya. Selain anak tangga yang juga dari kayu jati, dinding bagian atas memuat delapan ventilasi, berukuran 30x30 sentimeter. Ventilasi ini, kata Sari yang juga pegawai swasta ini, berfungsi untuk penukaran udara dan berasa lebih dingin. “Ini karena kami tidak menggunakan AC, udara yang masuk memang mengandalkan sirkulasi ventilasi ini,” katanya. Selain itu, di lantai dua ibu empat anak ini juga mendesain bak penampung air, bukan bak besar plastik tedmon umumnya. “Dingin juga berasal darti bak atas. posisinya bak persis deket kamar anak-anak, jadi udaranya mengiap makanya ruang disini lebih dingin,”katanya. (dewi)

FOTO-FOTO: SRIPO/ZAINI


6

18 SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

Quantum Learning Gapai Masa Depan SEIRING bertambah usia seseorang, semakin banyak pula pemikiran cerdas untuk menggapai masa depan yang gemilang. Sebagian abu-abuers yang bakalan melepas putih abu-abu, ada yang ingin melan01 jutkan ke perguruan tinggi, bahkan ada juga yang ingin langsung bekerja dengan alasan agar lebih mandiri. Nah, itu hanya segelintir pendapat yang pasti akan dirasakan oleh Lepassmania. But , rancangan seperti apa yang seharusnya dipikirkan oleh Lepass-mania untuk masa depan? Metode apa yang diterapkan oleh Lepass-mania dalam mengembangkan potensi yang ada? Pada edisi pertama ini, Lepass udah nurunin semua crew-nya yang bakal ngupas tuntas tentang masa depan kita. So, let’s check this case ya! BANYAK pertimbangan yang harus diperhatikan oleh Lepass-mania dalam menentukan masa depan. Baik pertimbangan secara rohani maupun jasmani. Pertimbangan secara rohani berupa kesadaran dari Lepass-mania dalam menentukan langkah yang tepat untuk masa depan yang cerah. Sedangkan pertimbangan secara jasmani berupa kerja keras yang dapat menjadi tolak ukur dalam menentukan masa depan. Sifat dan watak setiap orang pasti berbeda. Kita harus mempunyai sifat dan watak yang positif. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Enny Bariyani, S.Psi, seo-

rang psikolog umum. “Kunci masa depan yang baik adalah dengan mempersiapkan segala sesuatunya dari awal terutama dalam hal disiplin waktu dan belajar. Tidak hanya itu saja, kedisiplinan juga harus kita terapkan pada saat kita menaati aturan yang berlaku. ” ujarnya saat diwawancarai oleh crew Lepass 18. Minat Lepass-mania dalam memilih perguruan tinggi ataupun bekerja sebagai tolak ukur masa depan merupakan hal yang wajar. “Tujuan dari SMA berbeda sekali dengan tujuan di SMK. Kalau SMK targetnya langsung ke dunia kerja, tapi kalau SMA menargetkan setelah lulus

sekolah siswa mampu meneruskan ke perguruan tinggi. Di sekolah siswa dilatih agar baik secara kualitas maupun kuantitas,” ujar Drs. Janson Liberty, Kepala SMA Negeri 10 Palembang. Alternatif Belajar Beragam alternatif yang bisa digunakan untuk mengetahui cara belajar kita, agar apa yang dirancang di masa depan dapat kita raih sesuai dengan skill yang kita miliki. One of them adalah Quantum Learning. Quantum Learning merupakan metode yang memberikan kiat-kiat, petunjuk untuk mempertajam pemahaman dan daya ingat, serta menjadikan belajar sebagai proses yang menyenangkan dan bermanfaat. Salah satu kiat yang ada dalam Quantum Learning adalah dengan menyadari gaya belajar para Lepass-mania. Jika kita sudah akrab dengan gaya belajar kita sendiri, maka secara tidak langsung hal itu termasuk langkah-langkah penting untuk membantu Lepass-mania dalam belajar. Pada dasarnya gaya belajar yang dimiliki para pelajar itu berbeda. Well, ada

tiga gaya belajar yang utama dan mendominasi seseorang dalam belajar yaitu visual, auditorial, dan kinestetik. Gaya belajar visual merupakan cara belajar melalui apa yang dilihat. Seseorang yang sangat visual mempunyai ciri, seperti teratur dan menjaga penampilan, mengingat dengan gambar dan asosiasi visual, biasanya tidak terganggu oleh keributan, serta pembaca cepat dan

tekun. Gaya belajar auditorial yaitu cara belajar melalui apa yang didengar. Cirinya, seperti perhatiannya mudah terpecah, berbicara dengan pola berirama, pembicara yang fasih, suka berbicara, berdiskusi bahkan menjelaskan sesuatu dengan panjang lebar. Lain halnya dengan gaya belajar kinestetik, gaya belajar yang modalitasnya melalui gerakan serta sentuhan

jar yang baik untuk Lepassmania terapin, karena semuanya dapat membantu kita menggapai masa depan yang baik. Tidak hanya itu saja, kita juga seharusnya meningkatkan cara belajar kita sehingga ilmu yang kita peroleh dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. So, Lepass-mania tetep pantengin Lembaran Pelajar Sumatera Selatan yang numero uno ini ya!

Transformasi Pendatang Baru Raden Innu Romi Vahlevi (riv) SMA Negeri 14 Palembang INNU adalah sapaan akrab cowok yang dinobatkan menjadi Koordinator Lepass 18. Cowok yang memakai kacamata hitam and asli wong Palembang ini mempunyai hobi fotografi and nge-beatbox. Jaket cokelat yang tak pernah lepas dari badannya menjadi ciri khas yang membuat doi percaya diri di depan narasumber. (follow me @innuRV)

Alfian (alf) SMK Xaverius 1 Palembang CEKATAN dan kreatif pantes banget disandang oleh cowok keturunan Tionghoa satu ini. Pastinya Lepass-mania nggak asing lagi sama cowok yang pernah menjabat sebagai layouter 1 Lepass 17 ini. Mojang yang hobby nge-dance ini bakalan nemenin Lepass-mania sebagai pembimbing Lepass 18. Doi juga aktif di organisasi siswa sebagai Ketua OSIS di sekolahnya. So, buat Lepass- mania tetep pantengin new edition Lepass ya!.(go follow @alfthesinodis)

SRIPO/LEPASS

memiliki ciri yaitu mengingat sambil berjalan dan melihat, banyak menggunakan isyarat tubuh, dan tidak dapat diam dalam waktu lama. Semua cara belajar yang tertulis di atas adalah cara belajar yang dilakukan oleh Lepass Angkatan XVIII dalam meningkatkan kinerja mereka. Dari Lepass: VISUAL, auditorial, dan kinestetik adalah cara bela-

Aulia Repa Aletria (ree) MA Negeri 2 Palembang REE begitu nama jabrik cewek yang paling tinggi di antara Lepass 18 ini, suka banget dengan yang namanya dunia jurnalistik. Luwes, teguh pendirian, and also loyal dengan apa yang digelutinnya ngebuat pink lovers ini dipercayai untuk menjabat sebagai sekretaris Lepass 18. Doi yang aktif di ekskul KIR ini juga mahir banget di bidang story telling. (go follow @reeARENBI)

Muhammad Hidayat (day) SMA Srijaya Negara Palembang COWOK yang ikut ekskul paskibra ini bisa dibilang nggak banyak omong dan susah ditebak. But, doi asyik banget buat diajak ngobrol, apalagi dengan perawakannya yang gokil. Coz of that, doi dikenal sebagai pencair suasana crew Lepass 18. Dia juga orang yang kreatif. Nggak salah kalo doi dinobatkan menjadi layouter 1 Lepass 18. (go follow @DayatMamadd)

Muhammad Zahir Fisabilillah (fis) SMA Negeri 14 Palembang KACAMATA yang selalu menghiasi penampilannya menjadi ciri khas cowok yang lahir pada Hari Pahlawan ini, tepatnya 10 November 1996. Di balik kelucuannya yang sering membuat gelak tawa, cowok yang banyak mempunyai ide kreatif ini juga mempunyai hobi di bidang fotografi sehingga nggak heran doi dipilih menjadi fotografer di crew Lepass 18. (go follow @zahirZF)

Nur’ Annisa Winadia (win) SMK Negeri 3 Palembang MELIHAT cewek tomboy satu ini, pasti Lepass-mania nggak asing lagi, bukan? Doi yang suka dengan dunia olahraga especially pencak silat, sebelumnya pernah menjabat sebagai photographer di Lepass angkatan 17. Yupz, cewek yang hobby makan cimol ini bakalan bergabung lagi di Lepass angkatan 18 dengan penampilan yang berbeda. So, tungguin edisi Lepass yang baru and tentunya dengan pengurus yang baru ya! (go follow @annisaadia)

Suasana pisah sambut lepass 17 dan 18 di hadiri supervisor lepass, Rustam Imbron.

TSC (Telkomsel School Community)

Tingkatkan Kualitas Edukatif BERBAGAI media komunitas emang udah menjamur di kalangan remaja. Especially, bagi komunitas yang mementingkan peningkatan mutu pelajar. Nah Lepassmania, salah satu komunitas yang cukup digemari pelajar saat ini yaitu TSC (Telkomsel School Community). Komunitas yang fokus pada kegiatan berkonsep edukasi untuk meningkatkan kualitas prestasi siswa tanpa melupakan sisi entertainment. Selain di bidang edukasi, banyak manfaat lain yang bisa kita dapat apabila tergabung dalam TSC. “Dengan menjadi anggo-

ta TSC, kita bisa join di berbagai event Telkomsel yang bisa menambah wawasan,” kata Arif Ridwan Hakim, ambassador TSC SMA Negeri 14 Palembang. TSC juga menyajikan berbagai benefit yang merupakan sebagai bagian untuk membantu komunikasi antar pelajar. “Komunikasi dengan teman jadi tambah lancar, apalagi dengan tarifnya yang murah,” katanya dengan senyuman. So, buat abu-abuers yang ingin merasakan manfaat amazing-nya buruan join di TSC, komunitas sekolah terbesar di Indonesia!(ell\riv)

Nurwiji Synta Dewi (izy) SMK Xaverius 1 Palembang DARA cantik berambut panjang ini merupakan pimpinan personalia Lepass 18. Selain hobi dengerin musik, doi juga setia mendengarkan cerita temen-temennya. Cewek yang akrab dipanggil Wiji ini juga punya bakat menggambar yang patut diacungin jempol. Nggak ketinggalan perawakannya yang santai ikut mewarnai Lepass 18.

Bayu Anugerah (bye) SMA PGRI 2 Palembang SENYUM dan tawa selalu menghiasi wajah cowok berkulit hitam manis satu ini. Terkadang doi yang biasa disapa Bayu ini sering bertingkah aneh, yang ngebuat kita jadi tertawa. But, doi juga bisa bersikap serius. So, nggak salah kalo cowok kreatif satu ini dinobatkan sebagai layouter 2 di Lepass 18. (follow @bayuanugerahEP)

Chusniah (cus) SMA Negeri 13 Palembang CEWEK yang lemah lembut ini punya jiwa enterpreneurship yang tinggi. Keahliannya dalam bidang menggambar, membuat doi ditunjuk untuk menyandang jabatan ilustrator Lepass 18. Aliran kartun menjadi favorit dara manis satu ini dalam mengilustrasikan bentuk imajinasinya. Doi bakal selalu memberikan karya yang istimewa untuk Lepass-mania, sesuai dengan motto hidupnya yaitu menjadi yang istimewa. (go follow @coes_fibonnaci)

Gabrella Juli Andani (ell) SMA Negeri 10 Palembang JILBAB and braces merupakan style yang nggak pernah lepas dari cewek kelahiran Palembang ini. Cewek tinggi yang selalu tersenyum ini, aktif di ekskul paskibra. Gabeng, begitu sapaan akrab doi yang excited dengan segala jenis novel ini. Dara manis yang menjabat sebagai editor 2 di Lepass 18 ini terkadang sedikit cuek. But, doi tetep care dengan lembaran pelajar yang terdepan ini. (go follow @gabengJA)

Muhammad Fadil (dil) SMA Negeri 4 Palembang MURAH senyum adalah salah satu sifat cowok yang akrab dipanggil Fadil ini. Cowok yang berdomisili di Plaju ini aktif dalam organisasinya, yaitu PASKIBRA. Dia juga pinter di bidang akademik. Nggak heran kalo dia sering banget dapet ranking 1 di sekolahnya. Doi yang identik dengan dunia musik ini juga pinter nge-design. Coz of that, dia dinobatkan as a layouter 3 in Lepass 18. (go follow @ail_fadil)

(go follow @NurwijiEsDe)

Rafiniati (fia) SMA Negeri 3 Palembang ALWAYS do the best adalah motto hidup cewek manis berjilbab ini. Doi yang akrab dipanggil Rafi ini berbakat banget nulis cerpen. So, dia nyalurin bakatnya itu di salah satu eksul berbasis jurnalistik di sekolahnya, yaitu Paramita. Cewek berzodiak Cancer yang kini menjabat sebagai editor 1 Lepass 18 ini, bakal nunjukin keahlian nulisnya yang oke banget. (go follow @rafiniati)

Riska Nurhayati (ska) SMA Negeri 6 Palembang DIA bendahara Lepass 18. Riska, sapaan akrab cewek yang aktif Pramuka dan KIR di SMA Negeri 6 Palembang ini identik dengan kacamatanya. Doi seneng banget yang namanya tulis menulis, especially for karya tulis ilmiah. If you wanna see butterfly, you have to endure caterpillars. Yups, itulah motto hidup dara manis kelahiran Semarang, 7 mei 1996 ini. (go follow @ris_ska) Rizky Wiranata (ant) SMA Negeri 2 Palembang COWOK yang akrab sama Android ini ahli banget kalo bergaya sekaligus ngedit foto. Di kesehariannya, dia adalah orang yang seru, lucu, dan pastinya sering ngehibur orang. But, dia paling nggak suka dengan sesuatu yang berlebihan sehingga cara berbicaranya menjadi blak-blakan. Cowok yang menjabat editor 3 ini juga update tentang dunia IT. (go follow @wiranatasoepard)


SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

7

Satu Ikan Boyong Motor ADE Saputra (19) benar-benar tidak menyangka dirinya bakal menjadi juara pertama lomba mancing “Eddy Santana Putra Cup” yang digelar Pemkot Palembang-Sripo di Kambang Iwak. Selama mancing empat jam, Ade hanya mendapat satu ekor ikan patin. Namun bukan sembarang ikan patin karena bobotnya 1,4 Kg dan merupakan ikan terberat diantara ikan pancingan 300 peserta lainnya. Karena itu dia berhasil mendapatkan hadiah pertama, satu sepeda motor. “Tidak ada mimpi apapun bakalan mendapatkan motor. Bahkan dari sore (16/3) sampai jam empat

subuh tidak tidur. Bangunnya juga kesiangan dan langsung buru-buru pergi ke Kambang Iwak. Benarbenar tidak ada firasat apapun, hanya sebelum berangkat hanya baca Bismillah saja,” ungkapnya kepada Sripo, Sabtu (17/3). Tidak hanya itu, yang lebih mengejutkan lagi adalah lomba ini merupakan lomba pertama kali yang diikuti Ade Saputra dan beruntung sekali ia langsung dapat hadiah utama. Hadiah motor tersebut, dikatakan Ade, tidak akan dijual dan akan dipakai sendiri, sebagai kenang-kenangan dari Walikota Eddy Santana Putra dan Sriwijaya Post.

“Alhamdulillah, namanya orang baru pertama kali ikut lomba mancing terus langsung dapat hadiah tentu rasanya senang sekali. Mungkin ini berkat doa orang tua. Mulanya ibu tidak tahu saya ikut lomba, terus pada waktu pulang pun ibu saya terkejut ketika saya membawa motor hadiah ke rumah,” cerita anak bungsu dari lima saudara ini. Ade mengungkapkan memang sejak kecil sudah suka memancing yang bermula dari ajakan kakaknya, hingga sampai sekarang ia menjadi ketagihan. Dia ikut Lomba mancing inipun karena diberitahu kakaknya tersebut, kemu-

dian Ade mendaftar ke kantor Sripo pada 6 Maret dengan uang tabungannya sendiri. “Kakak saya tidak ikut, jadi saya datang sendirian ke Kambang Iwak. Tapi ketika saya dapat hadiah utama, baru saya telpon kakak saya,” ujar alumni SMK Bistek Palembang ini. Ketika ditanya umpan apa yang dipakai? Ade hanya berkata memakai umpan cacing dan pelet. “Bedanya pelet tersebut saya kasih terasi,” ucap Ade membongkar rahasianya seraya berkata akan mengikuti lomba serupa jika memiliki waktu dan tidak ada halangan. (darwind)

Semarak Lomba Mancing di Tengah Kota

dari berbagai Instansi, seperti Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, dan lainnya. Eddy mengungkapkan tujuan dari lomba ini juga untuk mengurangi jumlah ikan di Kolam kambang iwak yang sudah over populasi dari berbagai spesies ikan, seperti patin, gurame, emas, dan nila. Jadi jumlah ikannya sangat banyak karena selama ini kolam kambang iwak ini dilarang untuk memancing, tidak heran masyarakat sangat antusias mengikuti lomba mancing ini. “Kita akan bekerjasama dengan semua pihak untuk menyebarkan bibit ikan setiap tahunnya baik di danau, kolam maupun sungai. Targetnya satu juta ekor akan dilepas baik itu bibit ikan patin, baung, nila dan terutama belida yang sudah sedikit populasinya,” ungkap Eddy yang didampingi Eva Santana Putra ini. Selain lomba mancing yang dibuka Eddy, Eva melakukan gunting pita pameran kuliner yang berbahan ikan. “Diharapkan ke depan

lomba mancing ini menjadi titik tolak untuk persiapan lomba mancing yang lebih besar lagi, yaitu Lomba Mancing Semarak Musi yang akan diadakan sekitar bulan Juni nanti. Sekarang kita sudah mulai mempromosikannya, jadi sasarannya tidak hanya peserta Nasional tapi juga Internasional, seperti Malaysia, Singapura dan lainnya,” kata Eddy. Patenkan Kekayaan Sumsel Sementara itu, Yayasan Insan Peduli Nusantara Sriwijaya (YIPNS) memuji gagasan Eddy Santana dalam hal ini Pemkot Palembang dan Sripo. Sebab selain mengikuti lomba, para pengurus juga turut dalam pergelaran melakukan pameran. Kali ini, mereka menampilkan berbagai jenis produk pempek yang menjadi tema untuk diperjuangkan hak patennya. “Acara mancing ini memiliki banyak makna dan menjadi simbol untuk mempertahankan keberagaman Sumsel di mata nasional maupun internasional,” jelas Dewan Penasehat YIPNS, Herman Robain

Siroj. Salah satunya khas kuliner dan keberadaan Kambang Iwak dan tradisi memancing di tempat ini. Sebab ini simbol Palembang. Khusus kuliner YIPNS mendorong agar hak paten Pempek didapatkan, memang perjalanannya cukup berat, pempek diharapkan menjadi pembuka bagi kita untuk juga mempertahankan beberapa produk kuliner khas Sumsel. “Kita semua yakin bisa mengatasi persoalan hak paten ini, agar keberagaman Sumsel tidak keburu diklaim negara atau daerah lain,” katanya. Menurut Herman, selain pempek, masih banyak kuliner lain yang perlu diperjuangkan seperti lempok durian dan kopi Semende. Sebab Sumsel kaya akan kuliner khas yang memang perlu dilestarikan agar terus ada. Kemudian tradisi dan ciri khas lainnya dari Sumsel “Jika dilestarikan dan menjadi tradisi, maka dengan sendirinya akan menjadi lahan penghasilan bagi warga Sumsel,” jelasnya. (cw2)

„ dari halaman 1 sebagai upaya konservasi lingkungan. Hal itu karena usai dipancing kolam tersebut rencananya akan dibersihkan dan diganti dengan bibit ikan lagi. “Mancing ini juga sebagai upaya mengajarkan kepada masyarakat bahwa mencari atau menangkap ikan tidak harus dengan meracun, menyentrum atau mengebom, karena hal ini dilarang. Di beberapa kawasan sudah dipasang tanda larangan tersebut, terutama daerah Gandus yang masih sering melanggar,” ucapnya dalam sambutan acara lomba yang bertajuk “Eddy Santana Putra Cup Kambang Iwak Fishing Tournament 2012” di Kolam Kambang Iwak. Turut hadir juga beberapa Pejabat Kota Palembang

SRIPO/SYAHRUL

SATU UNIT MOTOR — Juara pertama lomba mancing Eddy Santana Putra Cup Ade Saputra menerima satu unit sepeda motor dari Asisten IV Wako Palembang, H Apriadi Busri CES didampingi Pemimpin Perusahaan Sripo, Bambang Hartono (kiri), Sabtu (17/3).

Saatnya Beli Kendaraan „ dari halaman 1 penjualan motor hingga 30 persen akibat masalah yang timbul dari tingginya DP kendaraan. “Kita semua (produsen motor) lagi pada pusing. Dikasih hadiah mengagetkan,” tukasnya. Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi PDIP, Arif Budimanta, menyatakan aturan Bank Indonesia tentang batas minimum uang muka atau down payment (DP) kredit kendaraan dan rumah akan membebani masyarakat menengah ke bawah. “Mungkin itu bagus dari aspek kehati-hatian, tetapi

Kesempatan United Tekan City „ dari halaman 1

Kau Ni, Budak dari Mane „ dari halaman 1 dalam masa perbudakan, yang terjadi masa penjajahan dulu. Jadi rasanya tidak enak juga disebut “budak” itu. Lalu ketika sebutan “budak” itu didengar oleh teman dari Arab dia pasti mengatakan “zaman ini tidak ada perbudakan lagi, itu cuma ada dizaman Nabi.Tetapi sesudah Nabi tidak ada lagi hal itu sudah dihapus”. Memang teman kita dari Aceh itu tidak keliru dalam hal memahami kata “budak”, begitu juga teman kita dari Jawa dan Arab, tetapi

Sundulan Maut Hilton Moreira „ dari halaman 1 Reza Alex mengatakan, SFC kini kokoh di puncak klasemen dengan nilai 36, meski posisi SFC sangat rawan tergusur oleh Persipura yang kini mengantongi nilai 31 dan menyimpan dua laga sisa. Namun kans SFC untuk tetap bertahan klasemen tetap terbuka lantaran, Persipura akan melawat ke kandang Arema ISL dan Persela Lamongan pada 24 dan 27 Maret nanti. Jika tim ini terpeleset di dua laga itu maka SFC tetap menjadi penguasa Klasemen. “Tetapi kita tidak perlu memikirkan poin tim lain yang penting bagaimana pemain sudah menunjukkan determinasi dan spirit tinggi untuk memenang-

Djuli Sempat Beli Kafan „ dari halaman 1 lebih dulu di luar sedang diutak-atik orang tak dikenal. Dia langsung berteriak. Ancaman pelaku pun tidak dipedulikan. Akhirnya Djule ditembak. Menurut saksi mata, Fadli (17) sesaat setelah kejadian dia melihat ada motor matic berwarna hitam berpenumpang dua orang kabur dari depan rumah korban. “Ada dua pengemudi menggunakan topi, yang dibonceng berbadan tegap dan berambut gondrong.

mereka keliru memahami bahwa di Sumatera Selatan ini, penyebutan kata “budak” itu biasa, terutama bila tertuju kepada orang yang belum dikenal. Dan orang Sumatera Selatan juga tahu, bahwa kata “budak” itu biasanya ditujukan kepada anak kecil, bahkan para guru SD, SMP dan SMA juga kadang-kadang menyebut anak-anak itu dengan kata “budak-budak” walaupun bukan sebagai panggilan formal. Ucapan atau istilah “budak” itu agaknya sudah lama membudaya di lidah orang Sumatera Selatan, tidak hanya di Ogan Ilir, tetapi juga di OKI, Banyuasin, Musi Banyuasin, Palembang dan sebagainya.

Malah di salah satu daerah di OKI sebutan “budak” juga tertuju kepada orangtua yang jumlahnya banyak, sehingga tidak bisa disebutkan satu persatu. Pada judul di atas ada contoh kata “kau”, jangan sampai kita keliru memahami, jika Anda berjumpa dengan orang Ogan Ilir khususnya orang Pemulutan di perantauan, atau orang Sumatera Selatan umumnya, dia terlanjur mengucapkan kata “Kau” kepada Anda yang lebih tua, bukan berarti dia tidak sopan, tetapi justru itulah penghormatan untuk Anda. Coba Anda sehari saja datang ke Pemulutan, misalkan pada hari Kalangan, Anda akan tahu banyak tentang adat istiadat orang

Pemulutan, salah satunya adalah cara mereka berdialog atau berkata-kata. Tapi dalam sapaan yang lebih hormat (mungkin karena usia ataupun jabatan) diperguna-kan kata “Kamu”. Hal ini berbeda dengan bahasa Indonesia pada umumnya yang menggunakan istilah “Kamu” untuk lawan bicara yang setara ataupun yang lebih muda. Tetapi kurang sopan kalau menyebut “Kau” terhadap yang lebih tua. Jika ungkapan ini ternyata keliru mohon dimaklumi, saya manusia biasa tidak lepas dari salah, keliru. Bolehlah anda memperbaiki keliruku itu. Sebab keliruku kelirumu juga, bahkan keliru kita semua.

kan pertandingan. Setelah ini kami akan melakukan evaluasi dan pembenahan tim di putaran kedua, kita memiliki waktu satu bulan,” jelas Dodi. Terkait dengan kondisi Kayamba, Dodi menjelaskan lantaran dianggap masih bermasalah dengan pihak keimigrasian, maka untuk mengambil jalan aman, Gumbs tidak diturunkan. ”Hal ini semata kami lakukan untuk menjaga Gumbs dan SFC dari gangguan pihak yang ingin memperkeruh suasana, sehingga kita putuskan dia tidak masuk line up,” jelasnya. Sementara pelatih Kas Hartadi mengatakan, SFC meraih kemenangan di laga terakhir dan ini sangat luar biasa. Diakuinya Persiram bermain baik dan rapi sehingga sulit mencetak gol. Kayamba lanjut Kas, memang tidak diturunkan atas saran dari Presiden

Klub H Dodi Reza dan manajemen serta diskusi dengan pelatih. ”Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan gantinya adalah Ilham yang masuk line up. Hari ini pemain bermain sangat luar biasa dan menang dengan raihan tiga poin penting di laga penutup putaran pertama,” jelas Kas. Aksi Hilton Tampil dominan sejak menit awal membuat Sriwijaya FC menciptakan banyak peluang, namun gagal diselesaikan Hilton Moreira dan M Ridwan serta Firman yang mendapatkan peluang matang. Sementara Persiram juga banyak mendapatkan peluang lewat tendangan kejutan dari Jean Boumsong ataupun Jeon Sung. Memasuki menit akhir babak pertama SFC bahkan mendapatkan penalti setelah Kubai Quaiyan menjatuhkan Hilton di kotak pe-

nalti di menit 44. Sayang Hilton yang menjadi eksekutor gagal menyelesaikan laga setelah ditepis Kurniawan, bahkan bola sempat rebound namun tendangan Ponaryo membentur mistar gawang Persiram. Kedudukan 0-0 bertahan hingga turun minum. Pada babak kedua, permainan kembali berlanjut, kedua tim silih berganti menyerang. Meski bola lebih dikuasai SFC, tetapi Boumsong dkk kerap menyulit Thierry dkk lewat serangan balik cepatnya. Sriwijaya FC akhirnya unggul lewat sundulan Hilton Moreira di menit 72. Bermula dari umpan terobosan dari M Ridwan, bola kemudian dikuasai Su-pardi, dengan cepat wing bek SFC ini memberikan umpan crossing yang disambut tandukkan keras Hilton untuk menundukkan kiper Kurniawan. (cw2/ndr)

Namun saya tidak lihat nomor polisinya,” kata Fadli saat dimintai keterangan petugas polisi. Fadli mengatakan, korban tergeletak di jalan bersimbah darah dengan sepeda motor Suzuki Satria 6481 WET di sampingnya. Keluarga langsung membawa korban ke Rumah Sakit EMC Bintaro, namun nyawanya tak tertolong. Kapolsek Ciputat, Komisaris Polisi Alip mengungkapkan, belum bisa memastikan motif atas kematian korban. Polisi masih mengumpulkan informasi dari keluarga dan saksi mata. “Korban tewas akibat luka tembak, namun belum bisa dipastikan apakah mo-

tif perampokan atau motif lain. Kami masih menyelidiki kasus ini,” kata Alip. Saat ini jenazah korban sudah berada di RS Fatmawati untuk diotopsi. Salah satu rekan kerja korban mengaku kaget atas kejadian ini. Sebab pagi tadi korban masih bekerja. Djule meninggalkan satu istri dan dua orang putra. “Orangnya baik, ramah, suka membantu yunior,” ucapnya. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Ciputat Ajun Komisaris Syamsuddin ketika ditemui di instalasi jenazah RS Fatmawati mengatakan bahwa penembakan yang menewaskan korban terjadi sekitar pukul 13.30. “Pelaku ada dua orang dan membawa sepe-

da motor,” ujar Syamsuddin. Dia menambahkan, berdasarkan keterangan saksi mata, pada awalnya pelaku hendak mencuri sepeda motor milik korban yang diparkir di depan rumah. “Belum sempat mengambil motor, pelaku kepergok oleh korban,” kata Syamsuddin. Syamsuddin mengatakan, polisi masih menyisir lokasi kejadian dan belum menemukan selongsong peluru yang digunakan pelaku. “Untuk mengetahui senjata api yang digunakan, kami harus melihat proyektil di tubuh korban. Oleh karena itu akan dilakukan otopsi,” ujar Syamsuddin. (tribunnews)

bisa mengamankan tiga poin kandang saat menjamu Wolverhampton Wanderes pada pekan ke-29 Liga Primer di Stadion Molineux, Minggu (18/3) malam. Jika United mampu memenangkan laga ini paling tidak bisa memberi tekanan psikologis terhadap City yang baru akan menjalani pertandingan pada 22 Maret nanti. City akan berhadapan dengan lawan cukup berat, Chelsea, yang sedang bangkit dari keterpurukan. Winger United Ashley Young pun mengajak seluruh rekan-rekannya agar segera melupakan kejadian tengah pekan saat mereka terlempar dari kompetisi Liga Europa setelah kalah dari Athletic Bilbao. Young yang belakangan tampil impresif sangat yakin United akan tetap maksimal di Liga Inggris setelah hasil memuaskan dengan mengalahkan sejumlah tim besar di antaranya Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.

tentu saja itu menyakitkan bagi rakyat, terutama rakyat yang memiliki keterbatasan dalam menyiapkan modal awal atau uang muka kredit motor atau rumah,” kata Arif di Jakarta, Sabtu (17/3). Menurut Arif, aturan itu kurang tepat mengingat aturan itu berimbas pada masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan sebagai konsumen dua produk tersebut. Rata-rata masyarakat yang mengambil kredit rumah dan motor adalah masyarakat menengah ke bawah dengan kisaran pendapatan Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. “Rata-rata orang yang mendapatkan rumah itu, rumah pertama, pendapatannya pas-pasan. Kemudian motor yang tadinya DP kreditnya Rp 500 ribu itu

juga pendapatannya paspasan. Golongan menengah Indonesia itu 20 sampai 30 dolar AS pengeluarannya per hari dan itu sangat banyak,” paparnya. Arif menilai aturan BI yang satu ini baik dari aspek kehati-hatian, tetapi tidak didasari dengan realitas sosial ekonomi masyarakat. Ia menyarankan BI untuk mempertimbangkan kembali aturan tersebut. “Mereka yang kredit motor itu kan ingin segera sampi ke tempat kerjanya. Sedangkan gajinya cuma Rp 2 juta. Itu juga yang harus dipertimbangkan oleh BI. Aspek kehati-hatian dalam rangka untuk perbankan memang perlu. Tapi, masalah kemampuan masyarakat juga harus dipertimbangkan,” tandasnya. (tribunnews)

“Kebanyakan orang tidak berpikir bahwa kami saat ini telah berada di depan City. Tapi kami harus tetap yakin selama kami bisa memenangi pertandingan maka City akan terus tertekan. Tekanan kini berada pada mereka,” kata Young dilansir themirror.co.uk, Sabtu (17/3). United memang masih akan berhadapan dengan City pada derby Manchester jilid kedua musim ini pada akhir April nanti. Laga itu bisa meringankan United jika mereka memiliki deposit poin yang lebih banyak dibanding tim tetangganya itu. “Kami akan berkata bahwa jika kami memenangkan sejumlah pertandingan maka kami akan beristirahat untuk sementara waktu. Kami akan mengatur ulang strategi sebab laga tandang dan kandang kini jadi pertandingan kunci,” tambah Young. Pernyataan Young memang benar, United harus segera mereorganisasi permainannya setelah kekalahan mengecewakan di pentas Liga Europa. Hal itu ternyata sudah disadari lebih dulu oleh Manajer Sir Alex Ferguson yang menegaskan pentingnya United kembali ke jalur kemenangan. “Memang ada beberapa

kekecewaan kami rasakan setelah gagal di Eropa. Tapi kami akan melakukan analisis untuk kembali mendapatkan performa terbaik. Saya tegaskan pertandingan pada akhir pekan ini jadi sangat penting,” ujar Fergie. Striker Wayne Rooney diharapkan tidak mendapat masalah serius setelah dikabarkan mengalami cedera ringan usai laga melawan Bilbao. Andai kata Rooney tidak fit, United masih memiliki senjata ampuh lainnya dengan adanya Javier Hernandez, Danny Welbeck, dan Dimitar Berbatov. Gelandang veteran Paul Scholes juga bisa kembali ke dalam skuad setelah absen saat melawan Bilbao. Dia bisa bergantian dengan Tom Cleverley yang diproyeksikan jadi suksesor Scholes untuk masa yang akan datang. Kabar gembira juga datang dari Phil Jones yang telah sembuh dari flu. Hadirnya Jones setidaknya bisa jadi solusi solidnya lini belakang United yang terlihat rapuh saat melawan Bilbao. Jones bisa bertandem dengan Chris Smalling yang dimainkan setengah babak di San Memes. (Tribunnews.com/cen)


MINGGU, 18 MARET 2012

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

Lewat Tele

Bidik Alam Liar AWALNYA, Masayu Hebrina tidak terlalu berminat dengan dunia fotografi. Namun semakin jauh dengan aktivitasnya sebagai modeling membuatnya mengenal dunia unik ini secara otodidak. Jika seorang model lebih suka dibidik, maka kebalikannya, seorang fotografer justru suka membidik. Dua sisi yang bertolak belakang ini, membuat Rina, sapaanya, tertantang. Maka tak heran jika kerap menenteng kamera bahkan dengan ukuran dan kapasitas lensa yang spesifik. Dalam pemahamannya, lensa tele diartikan lensa dengan panjang fokal dan jangkauan bidang gambar yang jauh dari kamera. Manfaatnya jelas, bisa memotret sesuatu tanpa harus mendekat. Diakui karyawan Bank Sumsel Babel ini, bahwa dia suka objek pemandangan alam dan sesuatu objek yang spesifik seperti binatang dan alam liar dan kehidupannya. Itu butuh kamera tele. Jika lensa wide punya angle-of-view lebar sehingga bisa memasukkan objek dan lingkungan sekitarnya, maka lensa tele sebaliknya. “Dengan lensa tele, berkat kemampuan pembesaran lensanya, kita seakan dimudahkan untuk mengisolasi objek dari lingkungannya,” jelas Rina. Pada dasarnya, pemilik tinggi 186 cm ini mengatakan, lensa tele itu, memiliki panjang fokal tertentu (seperti 200mm, 300mm dsb) yang mewakili angle-of-view tertentu juga. Semakin panjang fokal lensanya maka semakin sempit area yang dicover dan semakin tinggi pula kemampuan pembesaran lensa itu. “Ketika liburan di Thailand acara Bank SumselBabel, teman-teman dari media sering foto-foto, kemudian mereka pengen foto bareng dan saya kerap menjadi fotografer bagi mereka dan itu yang membuatku menilai fotografi itu sangat menarik dan unik,” jelas Rina. (Hendra Kusuma) Nama TTL Postur Hoby Pekerjaan Fotografer Lokasi

Masayu Hebrina

: : : : : : :

Masayu Hebrina Palembang, 18 Desember 168 cm/53 kg Traveling dan fotografi Karyawan Bank Sumsel Babel Syahrul Hidayat Kambang Iwak


10

SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

Menggunakan Kamera Tele

Sudut Jepretan yang Beda MENGGUNAKAN kamera untuk berfoto, memang sudah biasa di semua kalangan. Banyak masyarakat memanfaatkan kamera handphone, kamera digital hingga kamera dengan lensa yang berharga jutaan, digunakan masyarakat untuk mengekspresikan keinginannya dalam berfoto. Bahkan, saat ini masyarakat biasa tengah menggandrungi kamera tersebut. Padahal notabene harga kamera tersebut di atas puluhan juta. Berbagai ungkapan dan alasan melandasi semuanya tentang kepemilikan kamera tele yang memang tidak murah tersebut. Namun dari itu semua, kebanggaan dan prestise seseorang pada saat menggunakan kamera sangat kental terasa. Ada perasaan bangga, keren, dan meningkatkan kelas sosial seseorang bila menggunakan alat potret tersebut. Tak hanya itu, kualitas gambar juga menjadi tujuan yang tidak dilupakan. Seperti yang diungkapkan Yohanes Kurniawan, kepala Wilayah Honda Sumsel ketika berbincang-bincang de-

ngan Sripo. Ia memiliki kamera tipe D60 bukan hanya sekadar hobi saja tapi lebih dari itu. Menuangkan suatu objek ke dalam jepretan foto pada sudut pandang yang berbeda, menjadi alasan utama kenapa pria tersebut sangat menggemari bidang ini. “Landasaannya memang Hobi. Selain itu, ada alasan lain kenapa saya ingin membeli barang tersebut. Ada kepuasan tersendiri bila foto hasil jepretan ada sedikit berbeda dengan yang lain dan menunjukkan berbagai sisi,” katanya. Bila sudah memahami pengaturan tentang pengambilan gambar, hasil yang yang akan didapat pun semakin baik. “Aku senang foto semua objek, baik itu pe-

mandangan, bersifat human dan lain-lain. Nah dari itu, setidaknya kita harus tahu dan memahami pengaturan pada saat mau ambil gambar. Bagaimana sudut pandang atau angle nya, ISO, WB dan lain-lain,” ujarnya. Ham-

pir sama juga diungkapkan Rendra. Pria yang tengah

duduk di bangku kuliah ini mengekspresikan hasil jepretannya dengan menggunakan kamera tele. Diungkapkan dia, bila membawa dan menggunakan kamera tersebut, bukan hanya akan mendapatkan hasil yang bagus, tapi juga rasa bangga dan percaya diri. “Jujur kalau bawa kamera ini, pede lah pokok-

nya. Apalagi kalau waktu ngambil gambarnya, kita bisa agak sedikit bebas berkreasi. Yang jauh bisa didekatkan,” papar pria yang senang mengambil objek keramaian seperti konser musik, acara di mall dan lain-lain. Bangga Selain itu, ada hal yang membuatnya rela mengeluarkan biaya sedikit dalam untuk membeli kamera dan lensa. Selain dari prestise dan bangga, ia bisa leluasa mendapatkan tipe gambar yang diinginkan. “Memfoto suatu benda, itu kan banyak versinya. Ada yang pakai background dan lain-lain. Nah, dengan tele yang kita gunakan, kita bisa mengekspresikan dari sudut mana kita akan ambil. karena, dengan angle yang

berbeda, akan menambah seni foto itu,” ujarnya yang mengatakan untuk membeli lensa tele tersebut, dibutuhkan biaya sekitar Rp 15 jutaan. Iia mengatakan, meski kamera akan terasa berat bila menggunakan lensa tele, kekampuannya menjangkau bidang gambar yang jauh dari kamera, sangat bisa dilakukan. “Berat sudah pasti. Asyiknya, bisa foto objek dari jarak yang jauh tanpa harus mendekat. Sekali zoom, dari jarak beberapa puluh meter, masih bisa didapat dengan jelas,” katanya. Sementara, salah satu toko penyedia kamera dan lensa tele, Afen yang terletak di Palembang Square mengatakan, banyak yang tengah menggandrungi barang tersebut. Mulai dari pelajar hingga orang dewasa, berburu kamera dan lensanya. “Semua umur dan memiliki uang, mereka tidak sayang untuk membeli barang ini. Bila dibandingkan, baik kamera maupun lensanya, perbandingan masih 60 persen untuk merek Nikon dan 40 persen untuk Canon,” ujar karyawan Afen, Anang pada Sripo. (andi agus t)

IST

IST

IST


SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

11

Oleh: Sutrisman Dinah, Leni Juita, Evan Hendra

Menyusuri Silsilah dan Peradaban IBAN selibah niru// pinang sebesak gurin// gambih pecahan kawah// gading gajah emas... (sirih selebar niru// pinang sebesar guci// gambir seukuran kawah penggorengan// gading emas). Permintaan Puteri Balian ini dipenuhi oleh Serunting Sakti. Tak sebatas itu, permintaan puteri agar Serunting disunat pun dipenuhi. ONON. Puteri Balian yang hidup di dalam gua, tak lain adalah Puteri Dayang Merindu. Kecantikannya begitu termasyhur, membuat jatuh hati Se-runting Sakti. Serunting siap menyunting Sang Puteri. Sepenggal legenda tentang Gua Puteri terus hidup dan akrab di telinga masyarakat Ogan, masyarakat yang hidup di sepanjang aliran Sungai Ogan yang bermuara ke Sungai Musi. Cerita ini dikisahkan dalam sastra tutur lokal, dina-makan tadut (cerita tutur tanpa diiringi alat musik) dan jelihimam cerita yang biasanya diiringi tetabuhan musik); Maupun pentas tari. Akhir kisah. Keinginan Sang Puteri kandas. Hubungan tak direstui orangtuanya. Serunting Sakti, yang tak lain adalah Si Pahit Lidah yang sakti, kecewa dan murka karena Puteri Dayang Merindu kembali ke Kayangan. Syair ini dituturkan oleh pegawai Kantor Dinas Kebudayaan Ogan Komering Ulu (OKU),

K

SRIPO/ZAINI

MASUK MULUT GOA HARIMAU — Tim Jelajah Goa Sripo memasuki mulut Gua Harimau yang masih misteri. Salah satu objek wisata ini terletak bersebelahan dengan Gua Putri di Desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sabtu (17/2). Objek wisata ini bisa dikunjungi melalui jalan darat dari Palembang - menuju Baturaja sekitar 4 jam dan Gua Putri, berjarak 35 km dari pusat kota Baturaja.

Firdaus SE, yang menyertai Tim Ekspe-disi Gua Harimau, selama sepekan pertengahan bulan Februari lalu. Ia pula yang mendampingi selama tim menyusuri tiga gua, Gua Puteri, Gua Harimau dan Gua Silabe, yang terletak di wilayah Desa Padangbindu, Kecamatan Semidangaji (sebelumnya bagian dari Kecamatan Pengandonan, sekitar 300 kilometer barat Palembang) OKU. Legenda kehidupan penghuni Gua Puteri nyaris tak berubah, ketika pertama kali mengunjungi Gua Puteri, sekitar 20 tahun lalu. Bedanya, kawasan gua ini sudah dijadikan tempat wisata yang terus ditata rapi. Halaman parkir sudah dipasangi batubata

semen (konblok), di kawasan ini sudah dibangun museum permanen yang segera diisi replika temuan kerangka manusia purba berusia 4.000 tahun yang menghuni Gua Harimau. Legenda Gua Puteri, ditemukan kerangka manusia di Gua Selabe sebelumnya, dan temuan tim arkeolog dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional (Puslibang Arkenas), membuktikan berlangsungnya perdaban manusia ribuan tahun lalu di gua-gua. Secara geografis, ketiga gua yang terletak sekitar satu kilometer dari aliran Sungai Ogan. Sungai yang berhulu di sebelah timur Bukit Barisanûgugusan perbukitan yang mem-

bentang dari dari utara ke selatan Pulau Sumatera. Sungai Ogan merupakan satu dari sembilan batanghari (sungai) yang bermuara ke Sungai Musi (terpanjang di Sumatera, . pgua Dari sisi tata ruang, baik Gua Puteri, Gua Silabe, maupun Gua Harimau, cukup ideal untuk dijadikan tempat hunian. Mulut gua yang tersebar, dan aliran sungai yang membelah gua, memungkinkan sirkulasi udara berlangsung cukup baik. Batuan kars, batu kapur, yang menjadi karakteristik perbukitan di kawasan ini, memungkin gua-gua terbentuk secara alami. Ruang yang terbentuk bahkan hingga 500 meter dan ketinggian variatif hingga 200 meter, memberikan ruang yang cukup

untuk masuknya sinar matahari dan relatif terlindung dari cuaca ekstrem di luar. Aliran sungai di dekatnya dimanfaatkan dan dianggap layak menjadi hunian manusia. Pada bulan Oktober 2005, tim dari Balai Arkeologi (Balar) Palembang dan temuan arkeolog sebelumnya, menemukan jejak kehidupan manusia. Di Gua Puteri terdapat pecahan gerabah, tulang binatang, tulang manusia, beragam alat batu seperti batu pukul, batu pahat, batu kapak dan lain-lain, disimpulkan bahwa di sini berlangsung dan dijadikanhunian manusia pada masa lalu.

■ Bersambung ke hal 12

Situs Kerangka di Jalur Lintas Peradaban

S

ITUS kerangka manusia purba di wilayah Desa Padangbindu, Kecamatan Semidangaji, berada di jalur lintas Sumatera, sebenarnya sudah sejak lama masuk dalam peta dunia. Letaknya yang setrategis dan merupakan lalu lintas jalur perdagangan yang biasa dilewati pedagang dari Cina, India maupun Arab. Asumsi ini terlihat dari hasil temuan tim arkeologi yang dipimpin Prof Dr Truman Simanjuntak (Arkeolog dari Balai Penelitian Arkenas) yang menilai situs Padangbindu sangat padat dan komplit baik orientasi kubur maupun sisa artefak buatan manusia. Di situs Padangbindu ini ditemukan alat yang sangat tua (kapak perimbas) yang berusia ratusan ribu tahun di daerah aliran sungas (DAS), juga ditemukan batu rejang (chirt) atau batu kersikan. Batu berkualitas baik, karena memiliki kandungan silica yang tinggi. Batu jenis berasal dari peradaban Paleolitik ini, dibawa ke Gua Harimau. Arkeolog dari Puslitbang Arkenas juga menemui batu vulkano, batu kuarsa, logam dan perunggu yang didatangkan dari Vietnam. Kapak corong perunggu (awal Masehi 2000 tahun yang lalu). Sehingga tim menyimpulkan, kehidupan komunitas di

■ Bersambung ke hal 12


12

SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

Gua Ada Sebelum Penghuninya ■ Jejak-jejak Banjir dan Bencana ■ Tim Temukan Ruang Besar LEGENDA Gua Puteri dan temuan kerangka manusia purba di Gua Harimau, membuktikan adanya peradaban dan budaya yang berlangsung ribuan tahun lalu di Pulau Sumatera. Perjalanan jurnalistik dalam Ekspedisi Gua Harimau kali ini, merupakan rangkaian liputan bertajuk ôJelajah Pasemahö. Perjalanan yang menyusuri peradaban manusia pendahulu yang hidup diawal dari kawasan dataran tinggi Bukit Barisan. Dataran atau kawasan yang membentang relatif lebih datar dibandingkan perbukitan dan lembah, yang memungkinkan manusia yang mulai mengenal budaya bercocok tanam lebih mudah beraktivitas. Masa prasejarah yang mulai mengenal bercocok tanam. Sejumlah penemuan kehidupan ribuan tahun lalu, sebelumnya masih berlangsung turuntemurun dan sebagian lagi menjadi tradisi yang terus hidup hingga sekarang. Kehidupan masa lalu ini terbukti masih dikenal dan terus berlangsung. Tim Ekspedisi hanya mampu menyusuri tiga gua yang sebenarnya berada dalam satu kawasan dataran tinggi yang terdiri dari perbukitan batu kars. Batukapur yang tersebar membentuk dinding cadas. Tiga gua alam, Gua

Puteri, Gua Selabe dan Gua Harimau, bila diambil titik koordinat dan gambaran di atas peta topografi, membentang dalam radius kurang dari tiga kilometer. Tiga gua yang paling sering disebut dan dimasuki wisatawan dalam 20 tahun terakhir, termasuk penjelajahan gua yang dilakukan kelompok pencinta alam, merupakan bagian kecil. Secara geologis, gua alam memang lebih banyak ditemukan di perbukitan batuan kars, atau batu kapur. Darmadi (29), penjaga malam di kawasan Gua Puteri dan bermukim di sana bersama isteri dan empat anaknya, menyebutkan belasan gua-gua berukuran besar. Masih ada puluhan gua berukuran kecil dan besar yang belum pernah disentuh, karena berada di ketinggian lereng bukit batu yang sulit dijangkau. Gua Puteri yang lebih dulu populer, relatif lebih mudah dijangkau dari Desa Padangbindu, Kecamatan Semidangaji (eks-wilayah Kecamatan Pengandonan), Kabupaten Ogan Komering Ulu. Dari desa, sudah dibangun jembatan berkonstruksi Baja Australia. Jalan sepanjang hampir satu kilometer, sudah beraspal hot-mix hingga ke mulut Gua Harimau. Tim memulai penjelajahan dengan memasuki Gua Puteri,

Situs Kerangka di Jalur Lintas Peradaban

■ Dari hal 11 Gua Harimau sudah sangat komprehensif, masuknya budaya luar sudah bisa diterima sudah maju dan sudah bisa berinteraksi dengan dunia luar. Padahal Gua Harimau merupakan daerah pedalaman yang sulit dijangkau. Contoh barang yang berasal dari luar wilayah Nusantara, menjadi simbol status. Boleh jadi pemimpin komunitas Gua Harimau orang yang cukup berpengaruh sehingga bisa mendatangkan barang-barang impor dengan sistim tukar menukar barang ke dalam gua di pedalaman yang sulit dijangkau. Barang impor seperti yang ditemukan di Gua Harimau biasanya selama ini hanya ditemukan di daerah pantai. Jejak hunian di situs Padangbindu ini, bahkan lebih tua dari masa keemasan Kerajaan Sriwijaya (abad ke-6 hingga ke-9 Masehi). Situs Padangbindu, termasuk temuan di Gua Harimau ininpula diharapkan mampu menjawab pertanyaan besar kalangan arkeolog tentang kekosongan sejarah di Sumatera (kosong data) pada periode 60.000 sampai 10.000.000 tahun yang lalu. Padahal Sumatera merupakan pintu masuk dari Singapura, Malaysia, Cina dan lain-lain. Mestinya sudah ada hunian manusia pada priode itu. Temuan di lapangan yang memberikan petunjuk. Bila kekosongan sejarah priode itu bisa dijawab. Sehingga bukan sekadar mengisi sejarah lokal, temuan itu diharapkan mampu menjelaskan sejarah regional dan nasional. Para arkeolog, untuk kepentingan ilmiah, berharap penelitian lanjutan yang memperoleh dukungan memadai dari berbagai pihak di perintahan ini. Dengan penelitian lanjutan itu, gambaran sejarah dan budaya masa lalu dapat dijelaskan. Dan dibutuhkan penelitian sampai lima tahap lagi. ***

gua alam horizontal. Mulut gua cukup besar sehingga dapat dilalui kendaraan truk besar, telah dijadikan gua wisata. Sebagian besar sudutsudut tertentu sudah dilengkapi penerangan lampu listrik, bahkan di bagian tertentu sudah dibuat tangga lengkap. Di bagian tertentu, dipasangi pagar besi. Di bagian bawah merupakan aliran Sungai Semuhun, yang diyakini memiliki khasiat awet muda dan dipercaya dapat mengobati penyakit tertentu. Bahkan tim sempat memasuki celah sempit yang jarang dimasuki pengunjung. Cerita mistis Gua Puteri dan aliran air di dasar gua, sebenarnya memberikan daya tarik tersendiri. Aliran sungai mengalir hingga ke mulut gua, sebenarnya berhulu ke belantara di utara bukit kars ini. Stalagtit (pilar dari langit-langit gua) dan stalagmit (dari dasar gua), terbentuk dari tetesan air yang merembes dari atas bukit yang ditumbuhi pohon-pohon besar. Kikisan aliran sungai inilah, secara teori speleologi (ilmu tentang keguaan), membentuk liang-liang alam yang disebut gua tersebut. Sungai Semuhun bermuara ke Sungai Ogan ini, di bagian hulunya merupakan gabungan sejumlah anak sungai. Diperkirakan, sungai mengikis batuan dan membentuk gua. Kikisan

SRIPO/ZAINI

NAIKI TANGGA — Tim Jelajah Sripo menaiki tangga Gua Harimau yang memilik ornamen stalakmit unik Sabtu (18/2) Tangga gua ini dibangun Dispora Budpar Kabupaten OKU sejak beberapa bulan lalu. Gua ini tidak jauh dari Gua Putri atau terletak sekitar 1,3 km dari Desa Padangbindu Kecamatan Semidangaji.

air sungai ini mencapai ketinggian hingga 20 meter dari lantai gua, dan menembus badan bukit sekitar 300 meter dan berkelok-kelok. Sekitar 200 meter dari mulut Gua Puteri, Sungai Semuhun menembus bukit membentuk Gua Gerim. Belum ada tim penelusur yang melalui gua tersebut. Walaupun menurut Darmadi (29) dan Hendri (47), petugas di Gua Puteri, mereka pernah masuk mengikuti aliran sungai. Mereka

Menyusuri Silsilahdan Peradaban Puncak pencapaian para arkeolog, tentu saja temuan di Gua Harimau. Mulut gua yang terletak di lereng perbukitan dengan sudut kemiringan sekitar 60 derajat, sekitar 50 meter dari aliran Aek Raman, sungai kecil yang bermuara ke Sungai Ogan. Titik koordinat di alat GPS (global positioning system) menunjukkan Gua Harimau berada sekitar 900 meter sebelah barat laut Gua Puteri. Di pelataran mulut gua di ketinggian 126 meter dari permukaan laut (mdpl di mulut Gua Harimau inilaah ditemukan 35 kerangka fosil manusia. Diperkirakan, kerangka itu berasal dari peradaban neolitikum (3500-2000 tahun sebelum masehi). Arkeolog dari Puslit Arkenas, Prof Dr Truman Simanjuntak, membuat kesimpulan sementara bahwa lokasi mulut gua ini merupakan kuburan

■ Dari hal 11

masal. Fosil manusia pra sejarah ini menunjukkan bahwa gua ini pernah dihuni oleh manusia ras mongolid. Temuan paling akhir, pada penggalian tahun 2011 lalu ditemukan jejak ûjejak hunian Austronesia 3000 tahun lalu. Tidak berhenti sampai di sini, temuan lukisan di dinding gua (utara dan selatan), seolah memecahkan paradigma arkeolog. Ini menjadi temuan sepekta-kuler di dunia arkeologi. Selama ini, diyakini bahwa di Indoensia Bagian Barat tidak tersentuh oleh tradisi lukisan gua. Pardigma ini terpatahkan, ternyata di Pulau Sumatera sudah mengenal tradisi lukisan. Temuan lukisan di dinding Gua Harimau ini menjadi sangat penting bagi dunia arkeologi. Lukisan ini merupakan temuan pertama di

tidak menyarankan masuk gua ini pada musim penghujan. Di tengah bukit batu padas ini pula terdapat liang vertikal, dan dibawahnya aliran sungai dari Gua Gerim. Aliran ini menghilang lagi di bawah permukaan tanah. Di sinilah bagian hulu Sungai Semuhun yang menembus bukit dan membentuk Gua Selabe. Gua Selabe ini relatif baru diperkenalkan, dibandingkan Gua Puteri. Tentu cerita beraroma

mistis tak kalah menariknya. Ruang-ruang besar yang masih menyisakan jejak gerus aliran air Sungai Semuhun. Di bagian lainnya, ruangruang gua terbentuk akibat longsornya batu ratusan ton, telah ditumbuhi stalagtit dan stalagmit. Anggota tim sempat menyusuri pecahan aliran Sungai Semuhun yang membentuk ôgua baruö. Pertemuan arus utama Sungai Semuhun ini, mengalir dan membentuk

Sumatera, sekaligus memberikan gambaran zona sebaran lukisan prasejarah di kawasan Asia Tenggara. Bentuk guratan yang terpusat di pojok Timur Laut Gua Harimau memang masih sangat sederhana hanya berupa garis-garis datar sejajar, vertical atau gabungan keduanya sehingga saling silang dan ada pula berupa lingkaran konsentris bersusun tiga (mirip crub sircle), beberapa diantaranya berbentuk seperti jala ataupun menye-rupai anyaman tikar, disebutsebut berhubungan dengan cika bakal seni ke-rajinan songket Palembang. Lukisan ini tampak menyebar di bidang datar pada dinding dan langitlangit pojok Timur Laut gua. Lukisan berwarna merah kecokelatan, ini dibuat menggunakan oker dari campuran butiran hematit dan tanah merah yang banyak terdapat di sekitar gua. Lukisan di dinding batu cadas ini masih misteri, bentuk

guratannya belum ada gambar yang secara jelas atau tegas bisa diidentifikasi sebagai wujud hewan atau aktivitas manusia. Keberadaan gambargambar di dinding gua ini diperkirakan, berterkaitan dengan ritual. Indikasi ini tergambar dari letak dan keberadaan temuan kerangka manusia lantai mulut Gua Harimau. Masyarakat pra sejarah penghuni Gua Harimau belum mengenal konsep huruf dan tanda baca, seperti dikenal saat ini. Sejarah kuno peradaban manusia, mengenal tanda baca pada 4.000-3000 Sebelum Masehi seperti yang ditemukan pada perdaban manusia di kawasan Sungai Eufrat dan Tigris (negara bagian Irak dan Iran, saat ini). Gambar cadas merupakan simbol penyampaian pesan. Lukisan di dinding gua memiliki pola berulang, dimaknai sebagai pola informasi manusia prasejarah masa itu dan memiliki pesan tertentu.***

gua di bagian yang lebih rendah dan mengalir hingga keluar gua. Tinggi langit-langit gua dengan beragam stalagtit berbagai bentuk, menunjukkan betapa tingginya permukaan air pada waktu awal terbentuknya gua tersebut ribuan tahun lalu. Langit-langit ditumbuhi lumut sejenis jamur, berwarna keemasan. Pemandangan eksotis ini, tentu tak terlewatkan rekaman kamera digital yang disertai penerangan tambahan khusus. Gua Harimau, tentu menjadi menu utama tim ekspedisi kali ini. Setelah menyusuri jalan berbatu menggunakan kendaraan, untuk sampai ke mulut gua harus berjalan sekitar 30 menit menyusuri jalan setapak dan mendaki. Gua yang meninggalkan pesan dan memberikan jejak peradaban manusia ribuan tahun lalu, menjadi museum alam yang menarik untuk terus dikaji. Cukup bukti, sudah ada manusia hidup di sini ribuan tahun lalu. Tidak cukup di pelataran mulut gua, yang masih terlihat bentangan tali sebagai penanda bahwa ini wilayah kerja tim arkeologi yang telah melakukan ekskavasi 35 kerangka manusia purba. Jurupelihara situs Gua Harimau Balai Pemeliharaan Peninggalan Purbakala, Roli Candra Saputra (24), dengan hati-hati merapikan tali pembatas. Ia dengan cermat menunjukkan areal yang boleh dilalui agar tidak merusak bekas galian.***


13

SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

Tradisi yang Tak Lekang Oleh Waktu ENI budaya dan adat istiadat yang masih tetap lestari di OKU antara lain tari tradisional dan tembang daerah, sastra tutur, hadrah, bedzikir, njang panjang (jelihiman); Tentu saja adat dan tradisi meminang gadis dan pernikahan, prosesi perkawainan dan penyambutan tamu kehormatan. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kabupaten OKU Aufa Sarkomi SP MSc didampingi stafnya Firdaus SyafeÆi SE, budaya dan adat istiadat itu masih berlangsung. Tari Sambut Sebimbing Sekundang untuk menyambut pengantin atau tamu kehormatan. Kemudian arak-arakan yang disertai dengan tetabuhan menggunakan terbangan yang kadangkadang dilengkapi atraksi pencak silat dipentaskan saat mengarak pengantin ataupun menyambut tamu kehormatan. Lalu tari akai-akaian (tari yang dibawakan pasangan orangtua pengantin ). Budaya menyelimut pengantin, di desa-desa khususnya kawasan Kecamatan Semidangaji, Pengandonan, Uluogan dan Muarajaya masih dipertahakan. Tradisi

S

BUKAN hanya tiga gua yang berlokasi di Desa Padangbindu Kecamatan Semidangaji Kabupaten OKU saja yang dijelajahi Tim ekspedisi Gua Harimau Sripo. Tim juga memasuki tiga gua yang berlokasi di Kota Baturaja. Tiga gua yang salah satunya diyakini warga OKU tembus di bawah Kota Baturaja tersebut hingga kini belum memiliki nama. Menurut warga sekitar, belum ada warga yang mampu menelusuri ujung dari gua tersebut. Namun menurut cerita dari sejumlah tokoh masyarakat, salah satu gua yang berlokasi di Kota Baturaja itu mengelilingi Kota Baturaja. “Belum ada yang tahu dan mampu menembus gua itu. Namun kabarnya gua tersebut berkelilingkeliling di pusat Kota Baturaja ini,” ujar Kabid

selimut pengantin tata caranya dengan menyiapkan kain-kain panjang yang masih baru atau kain simpanan warisan nenek moyang untuk diselimutkan kepada pasangan pengantin saat acara resepsi. Sebelum acara selimut dimulai orang tua pegantin sudah menyiapkan kain sebanyak-banyaknya sesuai dengan jumlah anggota keluarga uwak, mamak (paman dan bibi) serta nenek atau orang yang dihormati yang akan menyelimuti pengantin. Sebelum menyelimuti pengantin diawali dengan menyanyikan tembang daerah yang menceritakan tentang kegembiraan keluarga karena anak atau kemenakan atau cucuk mereka sudah mendapat jodoh. Aai.. enndeng beringin di lubukbatang, rami musik tabuhan jawe. Enndeng kn undang kepingin baru datang mai lah tulan gusti nyawe. Ai enndeng ini seiring pule lagi, terkuku terbang endap, titiran terang tinggi, Enndrng sangkan dituju burung alap, alap pengikar kampung kami. Ai enndeng ini kutegur pade dengan banyakbanyaklah menanam pedas mangke jadi ramuan gulai.

Enndeng ini kupesan pade dengan banyakbanyaklah menahan tedas mangke jadi penunggu jurai. (Artinya: Semua keluarga pihak mempelai laki-laki sangat bersyukur dan menerima segenap hati kedatangan menantu gadis belahan hati. Keluarga mempelai pria mengibaratkan kehadiran sang menantu baru akan mengangkat harkat dan mertabat dalam keluarga pria. Pihak keluarga juga menitipkan pesan kepada mempelai wanita agar pandai-pandai menyimpan perasaan atau rahasia keluarga supaya bisa menjadi ratu rumah tangga tangga penerus keturunan yang bisa diandalkan). Kesenian tradisional bujang gadis Ogan bernama bedikir juga masih berlaku, kesenian yang dilengkapi alat-alat tetabuhan seperti terbangan , wak tawak (gong) ini biasanya dimainkan oleh sepuluh anggota terbangan dan satu pemukul gong. Syairnya mengambil kalimat-kalimat dalam kitab Barsanji seperti (Tabba, RuÆatqullu, Waman Taqqun dan Yaummun) . setelah diawali dengan melantunkan barsanji kemudian disusul dengan

SRIPO/ZAINI

TIM Jelajah Gua Sriwijaya Post saat memasuki Gua Putri.

tembang daerah. Budaya jelihiman (njang panjang) yang merupakan cerita turun temurun cerita dari nenek moyang jelihaman ini sering didapat saat memijat nenek atau orang tua. Setiap hari mendapat cerita bersambung sampai cerita nya hapal. Cerita sambung menyambung ini bisa dikisahkan sampai dua hari dua malam, cerita ini biasanya dipentaskan pada acara orang sedekah atau dalam istilah setempat malam panjang (malam begadang) sambil menemani gadis-gadis membikin kue setelah dialawi nutuk khebuk (numbuk beras untuk dijadikan tepung). Pada malam panjang itulah untuk menghibur gadisgadis memasak kue hadir penjelihim. Peralatan penjelihim satu buah sambang (bamu yang sudah dibolongi yang biasa dipakai mengambil air jaman dahulu) gunanya untuk pantulan

suara, ayakÆan padi yang diibaratkan menembus sebuah cerita bila direnungkan. Penjelihim mulai start dari tengah malam hingga pagi. Bermacam cerita yang diceritakan. Seperti contoh alkisah cerita Puteri Dayang Merindu (anak raja Balian) yang akan dipersunting oleh Si Pahit Lidah. Puteri Dayang Merindu mengajukan syarat yang sangat sulit untuk dikabulkan seperti minta buah pinang sebesar guren (guci kecil). sirih selebar nihu (alat untuk membersihkan beras yang terbuat dari anyaman bambu) , gambir /getah sebesar pecahan kawah dan gading emas. Setelah semua persyaratann terpenuhi puteri Dayang Merindu melaporkan kepada orang tuanya. Rupanya masih ada satu syarat lagi yakni Si Pahit Lidah harus dikhitan dahulu, itupun dituruti oleh Si Pahit Lidah. Tapi apa daya karena orang

tua Puteri Dayang Merindu memang tidak merestui akhirnya puteri Dayang Merindu diancam bila menikah dengan si Pahit Lidah maka tidak akan bisa lagi kembali ke kayangan. Akhirnya Puteri Dayang Merindu menuruti perintah orang tuanya dan kembalilah dia ke kayangan, sehingga hanya tersisa sebagian sanggulnya (mahkotanya) di muara Sungai Si Muhun di Sungai Ogan Desa Padangbindu. Karena si jejaka sudah patah hati lalu menuturkan kepedihan hatinya melalui jelihiman seperti ini, dek embing satang kacang perahu kaki dek berantai-rantai, tahan di tetak tahan dipancung tahan dicungkil ijat mate tahan dikikir bukul lali. Betepuk milu rami bebaris manjangi iritan, belum sembuh sunat bini mati,(Si Pahit Lidah dikisahkan sebagai jejaka yang sangat mencintai Puteri Dayang Merindu semua permintaan sang puteri sudah dituruti.

Gua Ditengah Kota Baturaja T emukan Batu T upai, Batu Ular Temukan Tupai, Ular,, Batu Kodok, dan Batu Bintang

SRIPO/ZAINI

TIM Jelajah Gua Sriwijaya Post saat memasuki Gua Putri.

Kebudayaan Disporabudpar Kabupaten OKU Firdaus SE yang menemani tim eksedisi. Tim ekspedisi Gua Harimau Sripo yang

sempat memasuki tiga gua yang berlokasi di Kota Baturaja tersebut menemukan puluhan kelelawar yang menghuninya. Ruangan gua

juga terasa pengap. Selain itu, terdapat juga aliran sungai di dalam gua tersebut. Selain tiga gua itu, terdapat juga sebuah gua yang menurut warga dinamakan Gua Naga yang diyakini merupakan sebuah lokasi dimana ular naga bersembunyi. “Ada juga gua naga yang berlokasi di Saungnaga. Gua tersebut berlokasi di dalam air. Jika diperhatikan terlihat jelas ada air yang masuk ke dalam gua tersebut,” ujar Firdaus. Usai menelusuri gua yang berlokasi di Kota Baturaja, Tim ekspedisi melanjutkan perjalanan ke Dusun Baturaja. Dilokasi tersebut, tim

menemukan sebuah batu yang diyakini warga merupakan batu ular dan batu kodok yang merupakan buruan dari seorang raja dari daerah Lampung yang ikut dikutuk oleh Sipahit Lidah. Sebelumnya, Tim juga menemukan sebuah batu yang bernama Batu Tupai yang masih berkaitan dengan batu ular dan batu kodok. “Batu tupai, Batu Ular dan Batu kodok merupakan buruan seorang raja dari Lampung. Namun karena Raja tidak menyahut ketika ditegur seorang pengembara yang tidak lain adalah Sipahit Lidah, maka raja, pengawal, serta semua buruannya berubah

menjadi batu,ö jelas Firdaus. Dalam perjalanan itu, tim ekspedisi juga mengunjungi sebuah rumah tua milik Ismail Z Arifin yang diperkirakan berusia sekitar 250 tahun yang saat ini dihuni oleh generasi ke-14 yakni Hj Herani. Meski sudah berusia ratusan tahun, namun rumah dengan motif ukiran kangkung tersebut masih terlihat gagah dan belum terdapat banyak perubahan. “Saya tidak tahu pasti berapa umur rumah ini. Namun bayangkan saja. Saat ini usia saya sudah 65 tahun dan saya adalah generasi ke-14 yang mengurus rumah ini. Kemungkinan usia rumah ini sudah 250 tahunan.

Bahkan sang jejaka rela diambil paksa biji matanya, dipancung dan kikir mata kakinya demi mendapatkan cinta sang gadis. Tapi apa daya setelah permintaan terakhir puteri dituruti puteri Dayang Merindu malah pergi untuk selama-lamanya. Selain adat istiadat yang masih lestari masih banyak tradisi Ogan yang masih bertahan seperti tradisi mandi di sungai meskipun saat ini air sudah bisa langsung disalurkan ke rumahrumah karena listrik sudah masuk. Kemudian tradisi ibu-ibu pergi ke kebun atau ladang dengan membawa berunang (bake ûbahasa setempat). Seperti yang sempat terekam kamera tim ekspedisi Sripo sejumlah ibu-ibu dan gadis-gadis remaja sanggup membawa berunang berisi durian bahkan sambil ber-SMS ria saat pulang dari kebun durian. (Leni Juita/Evan Hendra) Belum pernah ada perehaban yang berarti dari rumah ini,” ujarnya. Usai mengunjungi rumah tua, batu ular dan batu kodok, tim ekspedisi Gua harimau sripo kembali melanjutkan perjalanan menuju Desa Laya Kecamatan Baturaja Barat untuk melihat sebuah batu bernama Batu Bintang. Dari pengamatan, Batu Bintang terlihat memiliki segi delapan dengan sebuah lubang ditengahnya. Selain itu, beberapa meter dari lokasi Batu Bintang, terdapat hamparan batu yang diperkirakan merupakan sebuah peta. “Ini baru gambaran atasnya. Bisa jadi ini merupakan sebuah candi. Namun belum ada yang berusaha untuk menggalinya untuk memastikannya,” ujar Firdaus.***


SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

Steak Yogja Goyangkan Lidah J

IKA sudah menyan tap steak, pasti dagingnya menjadi perhatian khusus bagi penikmatnya. Beef Steak dan Blacpepper, merupakan dua menu spesial dari Waroeng Steak & Shake yang beralamat di Jalan Diponegoro, dekat Kedaung Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II Palembang. Kenikmatan Beef Steak dan Blackpepper yang merupakan steak asal Yogja, ternyata tidak kalah nikmat dan lezatnya dengan steaksteak buatan lain. Daging sapi pilihan yang menjadi bahan utama steak, terasa empuk dan lezat di lidah penikmatnya. Selain daging sapinya

yang empuk, kenikmatan yang berbeda dari steak Yogja

yakni terletak pada kuah sajiannya. Kuah steak yang kental,

memiliki aroma yang khas dengan bumbubumbu asli Indoensia.

Bahan Beef Steak dan Blacpepper ■ Daging sapi pilihan ■ Kentang, Buncis dan Wortel ■ Loncang atau daun bawang ■ Merica ■ Jamur Marsum (khusus Beef Steak) ■ Bawang Bombay ■ Bumbu-bumbu lainnya seperti garam, gula dan kaldu

CARA MEMBUAT STEAK Siapkan daging sapi pilihan yang sudah ditaburi dengan garam, perasan lemon dan merica secukupnya. Kemudian daging didiamkan kurang lebih lima menit. Selanjutnya panggang daging dengan pemanggang khusus steak. Panggang daging hingga berwarna coklat keemasan, daging lalu dibalik dan jangan sampai kematangan agar tidak mengubah cita rasanya. Kalau sudah matang angkat daging dan sajikan dan disiramkan dengan kuah bumbu yang sudah di racik sebelumnya. (mg19)

Daging steak disajikan dengan kematangan yang sesuai dengan selera penikmatnya. Serat-serat daging steak dari menu Beef Steak

dan Balckpepper, mudah dipotong-potong tanpa harus mengeluarkan tenaga lebih ketika menyantapnya. Seperti menu Beef

15

Steak, perbedaan dengan steak lainnya terletak pada rasa kuah dan aroma kuahnya. Rasa kuahnya terasa hangat disedu dengan daging. Aroma rasa bumbu Beef Steak didominasi diperbanyak merica ketika di lidah. Selain itu, sajian Beef Steak dilengkapi dengan Jamur Masrum yang memiliki nilai gizi tinggi. Sedangkan untuk menu Blacpepper, steak satu ini memang tidak jauh berbeda dengan Beef Steak. Tapi Blackpepper merupakan menu steak yang sangat cocok untuk kalangan penikmat yang suka dengan rasa sedikit pedas. “Pelanggan tidak perlu menunggu lama untuk memesan satu menu steak. Karena butuh waktu sekitar lima menit sampai 10 menit, menu steak sudah bisa disajikan,” ujar Mungin, cheff Waroeng Steak & Shake. Untuk kedua menu spesial ini, harganya sangat terjangkau bagi kalangan masyarakat siapa saja. Beef Steak dan Balckpepper, harganya cuma Rp 17 ribu perporsi. Jadi masyarakat Palembang tak perlu pusing untuk mencari steak yang merupakan makanan khas asal negara-negara di Eropa. Dikarenakan Waroeng Steak & Shake sudah hadir di Palembang sejak empat bulan lalu. (welly hadinata)

FOTO-FOTO:SRIPO/MG19


18

SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

LIVERPOOL

VS

STOKE

Kuyt Rindu Crouch

LIVERPOOL mengincar gelar ganda. Setelah menjuarai Piala Liga, sekarang The Reds mengincar trofi Piala FA. Memenangi kejuaran paling tua di Inggris tersebut memberi arti istimewa sebagai penegasan bahwa si Merah masih perkasa dan punya kuasa. Kini tim asuhan Kenny Dalglish sudah melaju ke fase perempat final. Tim yang akan dihadapi kali ini cukup berat yakni sesama rival di kompetisi Premier League, Stoke City, yang akan dijamu di Stadion Anfield, Minggu (18/3).

Dirk Kuyt AFP PHOTO

Dirk Kuyt yang menjadi inspirator Liverpool menjuarai Piala Liga mengaku kembali bergairah ingin merasakan kembali atmosfer fantastis yang akan dirasakan di Stadion Wembley London. Babak semifinal dan final Piala FA keduanya akan dihelat di Wembley. “Ini adalah peluang lain yang kami dapatkan untuk bisa tampil di Wembley. Kejuaraan ini sangat terkenal di Inggris tapi juga trofi yang sangat spesial di Belanda,” kata Kuyt yang berasal dari Belanda seperti dilansir Liverpoolfc.com, Sabtu (17/3). Kuyt menyebut kejuaraan FA memiliki magnet tersendiri meski bukan salah satu trofi mayor di level Eropa. “Sebagian besar pertandingan FA Cup disiarkan langsung televisi. Di Belanda jadi hal yang spesial,” ujar Kuyt. Berbicara tantang kekuatan lawan, Kuyt menyebut Stoke bukan lawan mudah. Menurutnya, kekuatan Stoke terletak pada power dan koletivitas skuadnya. Kuyt juga mengomentari keberadaan Peter Crouch, mantan pemain Liverpool yang kini membela The Potters. “Ini akan jadi hal hebat bermain bersamanya. Dia adalah pemain besar, mencetak gol-gol indah, dan pria yang selalu nyaman saat di ruang ganti dan lapangan. Kami selalu merindukan Crouch,” kata

Mallorca

vs

Atlético

PIALA FA

Bilbao

vs

Valencia

Real Madrid

vs

Málaga

Cesena

Chelsea

vs

Leicester

Liverpool

vs

Stoke City LIG A IT ALIA LIGA ITALIA

LIGA INGGRIS

Cagliari

vs

Wolves

vs

Man United

Bologna

vs

Chievo

Newcastle City

vs

Norwich

Catania

vs

Lazio

Inter Milan

vs

Atalanta

Lecce

vs

Palermo

LIGA SPANYOL Levante

vs

Villarreal

Siena

vs

Novara

Udinese

vs

Napoli

Dua Per temuan TTerakhir erakhir Pertemuan 14/01/12 Liverpool 0-0 Stoke City 27/10/11 Stoke City 1-2 Liverpool

Prakiraan Pemain Liverpool (4-3-3): Reina; Kelly, Skrtel, Carragher, Enrique; Adam, Gerrard, Spearing; Kuyt, Carroll, Suarez Cadangan: Doni, Aurélio, Coates, Bellamy, Maxi, Henderson, Downing Absen: Johnson, Agger, Lucas (cedera) Pelatih: Kenny Dalglish Stoke City (4-4-2): Sorensen; Wilkinson, Huth, Shawcroos, Wilson; Shotton, Whelan, Whitehead, Etherington; Crouch, Walters Cadangan: Nash, Begovic, Woodgate, Palacios, Pennant, Upson, Delap Absen: Sidibe (cedera), Fuller (sanksi) Pelatih: Tony Pulis

kandang. Namun mereka harus mewaspadai Crouch, alumni Liverpool yang pernah jadi pujaan di Anfield. Bagaimana pun Crouch masih tajam dalam urusan menjebol gawang lawan. Pelatih Stoke Toni Pulis mempersiapkan khusus Crouch untuk pertandingan melawan Liverpool dengan menyimpannya saat Stoke bertemu Chelsea pekan lalu. Pulis meyakini Crouch akan memiliki dampak siginifikan saat dimainkan di Anfield. “Penting bagi kami untuk mengistirahatkannya. Crouch telah kembali berlatih bersama kami. Dia seperti pemain yang masih berusia 15 tahun. Antusiasmenya untuk memenangi laga melawan Liverpool juga sangat besar,” kata Pulis dilansir dailymail.co.uk. Kehadiran Crouch memang tidak hanya akan jadi reuni dengan mantan rekannya termasuk Kuyt dan Gerrard. Di balik itu semua Crouch tentu ingin membawa Stoke melaju ke semifinal meninggalkan Liverpool. (Tribunnews.com/cen)

Ulasan Dalglish

Jadwal Pertandingan Minggu (18/3)

pemain senior yang sudah memperkuat The Reds sejak 2006. Kuyt sebenarnya bukan pilihan utama dalam skuad Liverpool musim ini. Dia lebih banyak memulai pertandingan dari bangku cadangan dengan kehadiran pemain-pemain anyar dalam skuad The Reds. Di lini depan Liverpool saat ini ada Andy Carrol dan Luis Suarez yang biasa jadi pilihan starter. Ini belum lagi ditambah dengan kehadiran Craig Bellamy yang dikabarkan kembali berada dalam kondisi fit setelah sembuh dari cedera. Steven Gerrard yang jadi aktor utama kemenangan Liverpool pada derby Merseyside melawan Everton pekan lalu juga tengah on fire. Tapi itu takkan mengurangi peranan penting Kuyt yang biasa muncul di saat-saat genting. Liverpool memiliki kans besar lolos ke semifinal karena tampil di

Berjalan Sulit KAMI tahu pertandingan nanti akan berjalan sulit. Stoke bermain dengan sangat terorganisir. Dan mereka tahu bagaimana caranya men set up pertandingan menjadi bahaya bagi kubu lawan. Di beberap pertandingan sistem Toni Pulis mendapat kritikan tapi kami

Live on Minggu (18/3) pukul 22.30 WIB

Peter Crouch AP PHOTO

Ulasan Pulis

Gerrard Starter tak mengkritiknya. Mereka bermain dengan cara mereka sendiri, itu adalah sebuah kredit dalam sepakbola. Musim lalu mereka ke final FA, lolos ke perempat final FA itu artinya mereka menjalani musim kompetisi yang sangat (cen) fantastis.(cen) *) Kenny Dalglish, Pelatih Liverpool, dilansir liverpoolfc.com

SA YA pikir Steven Gerrard akan SAY main di pertandingan nanti, mereka adalah pemain besar klub. Minggu akan jadi pertandingan besar. Pergi ke Liverpool seper ti memasukkan air ke mulut kami. Kami tahu ini akan jadi pertandingan sulit. Liverpool bermain sangat bagus terutama di kandang.

Kami menyaksikan mereka beberapa pekan lalu. Saya juga menyaksikan bagaimana mereka menang di derby. Tapi sepakbola selalu berbicara tentang kualitas sebuah tim secara (cen) keseluruhan.(cen) ony Pulis, *) TTony Pelatih Stoke, dilansir liverpoolfc.com

Kondisi Tim „ Liverpool punya masalah di lini belakang dengan cedera Daniel Agger dan Glen Johnson. Sementara Maxi Rodriguez, Craig Bellamy, dan Dirk Kuyt akan kembali dimasukkan ke dalam skuad setelah sebelumnya absen. „ Ricardo Fuller definitif akan absen setelah mendapat kar tu merah usai Stoke melawan Chelsea. Sidibe mengalami cedera lutut yang memaksanya harus absen. Sementara Peter Crouch yang diistirahatkan saat melawan Chelsea akan kembali ke dalam skuad. (cen)


SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

19

Lomba Mancing Spektakuler Sukses LOMBA mancing spektakuler ‘Eddy Santana Putra Cup Kambang Iwak Fishing Tournament 2012’ kerja bareng Pemkot Palembang dan Sriwijaya Post, berakhir. Dimeriahkan 300 peserta bukan saja dari Palembang dan Sumsel, bahkan juga dari Lampung, Jakarta, dan Bandung. Lomba mancing spektakuler ini baru pertama kali dilakukan sejak kurang lebih 10 tahun ini dengan hadiah utama satu sepeda motor. Walikota Palembang, Eddy Santana Putra mengungkapkan tujuan dari lomba ini juga untuk mengurangi jumlah ikan di Kambang Iwak yang sudah over populasi dari berbagai spesies ikan, seperti patin, gurame, emas, dan nila. “Jadi jumlah ikannya sangat banyak karena selama ini kolam kambang iwak ini dilarang untuk memancing, tidak heran masyarakat sangat antusias mengikuti lomba mancing ini,” ucapnya, Sabtu (17/3). Sementara itu, Ketua Harian FORMASI (Federasi Olahraga Mancing Seluruh Indonesia) Pusat, Ir Bachder Sitepu, mengatakan sangat kagum dengan Kota Palembang yang mampu menyelenggarakan lomba mancing di tengah kota, seperti di Kambang Iwak Palembang ini. Mudah-mudahan antusias masyarakat untuk olahraga memancing ini semakin bertambah, dengan semakin banyaknya event-event serupa. “Saya ucapkan selamat buat kepengurusan yang baru, dan kami siap membantu jika ada kegiatan seperti turnament mauoun konsevasi lingkungan di laut maupun Sungai Musi,” katanya. Sementara, Pemimpin Redaksi Sripo, Hadi Prayogo mengungkapkan selaku media di Kota Palembang, Sripo akan selalu berusaha menjadi media yang peduli dengan masyarakatnya, termasuk dengan masalah lingkungan ini. Bahkan kelompok bisnis Sinar Mas Group telah menawarkan jika ikan di kambang iwak habis karena dipancing peserta, Sinar Mas bersedia sebagai sponsor untuk penyebaran benih ikan di kambang iwak. “Selain itu dengan adanya lomba mancing ini juga semakin mengenalkan lokasi pariwisata di Kota Palembang ini, khususnya Kambang Iwak, karena peserta yang datang ini tidak hanya dari Palembang saja namun ada juga yang berasal dari Pulau Jawa dan kota lainnya,” jelas Hadi. Ditambahkan Sekretaris Redaksi Sripo, Salman Rasyidin, ke depan Sripo sudah memulai ancang-ancang untuk kegiatan lainnya, yaitu lomba taman dan toilet bersih untuk sekolah dan perkantoran, lomba kampungku bersih tahun ke-II. “Event-event ini nantinya masih akan bekerjasama dengan Pemkot Palembang dan BUMN/BUMD di Kota Palembang. Saat ini sudah dibicarakan. Mungkin Senin (19/ 3) mendatang akan ada pembicaraan lebih lanjut lagi,” jelasnya. (cw2) (cw2).

FOTO-FOTO SRIPO/SYAHRUL/ZAINI

Ketua FORMASI Sumsel H Eddy Santana Putra dan Ny Eva Ajeng Santana dan Ketua Harian FORMASI Pusat Bachder Sitepu foto bersama pengurus FORMASI Sumsel.

Juanda, juara terberat kedua zona I, kategori ikan patin.

Yudi, juara terberat ketiga zona I, kategori ikan patin.

Intoni, juara pertama spesies ikan gurame, zona G.

Joko Sumarto, juara pertama kategori ikan mas.

Taufik H, juara hiburan kategori ikan nila terbanyak.

Juara ketiga zona eksekutif, kategori ikan gurame.

Iqbal, juara pertama zona eksekutif, kategori ikan patin.

Juara keempat zona eksekutif, kategori ikan gurame.

Para juara Kambang Iwak Fishing Tournament 2012 Eddy Santana Cup foto bersama dengan Asisten IV H Apriadi Busri CES.

Ali Nurdin, juara pertama Spesies ikan patin, zona A.

Yayasan Insan Peduli Nusantara Sriwijaya foto bersama.

Peserta lomba mancing Eddy Santana Putra Cup Kambang Iwak Fishing Tournament 2012.

Ny Eva Ajeng Santana Putra didampingi Eddy Santana Putra cicipi pempek di stan Yayasan Insan Peduli Nusantara Sriwijaya.


SRIWIJAYA POST Minggu, 18 Maret 2012

23

Jadi Kiper di T im Pria „ Cita-cita Hope Solo yang Belum Tercapai HOPE Solo sudah menggapai segalanya. Kiper tim putri Amerika Serikat ini turut mengantar timnya meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Ia juga jadi faktor penentu di balik keberhasilan AS meraih medali perak di Piala Dunia Putri 2011. Popularitasnya pun melambung tinggi hingga didapuk sebagai salah satu atlet putri terpopuler di negara Paman Sam. Namun, ia masih menyimpan cita-cita yang sepertinya sulit untuk diwujudkan lantaran adanya perbedaan gender. Cita-cita apakah itu? Kabar duka tentang bakal terhentinya untuk sementara liga sepak bola profesional putri di AS untuk tahun 2012 ini membuat sejumlah pesepak bola putri AS gigit jari. Faktor krisis ekonomi, dan konflik internal menjadi penyebab. Banyak di antara para pesepak bola putri AS yang kemudian memilih hengkang untuk mencoba peruntungan di liga putri negara lain. Kondisi ini

HOPE SOLO

membuat prihatin Hope Solo. Ia sendiri bersama sejumlah rekannya di timnas putri masih terbilang beruntung lantaran saat ini menjalani pemusatan latihan untuk Olimpiade 2012 di London pada Juli nanti. Lantas, setelah olimpiade usai, apa yang akan dilakukannya? Apakah ia akan mengikuti jejak pemain putri lainnya yang hengkang untuk ikut kompetisi di negara lain? Kata perempuan yang baru saja mempertontonkan tubuh indahnya di majalah ESPN ini, ia akan mencoba jalan lain yang sangat terjal. Hope Solo berharap bisa berkiprah menjadi kiper di tim pria! Sebuah cita-cita berani yang sangat kontroversial. Tapi mungkinkah itu terwujud? Di situlah masalahnya. Ada aturan di liga sepak bola AS, dan juga FIFA yang dengan jelas menyebutkan larangan pesepak bola putri untuk berkiprah di tim putra. Demikian juga sebaliknya. Aturan inilah yang ingin dilawan oleh kiper cantik tersebut. “Saya berpikir untuk pindah ke tim pria ketika liga putri macet di negeri ini,” ujarnya dalam pembicaraan dengan situs Goal. Tentu saja, Hope Solo cukup realistis. Kemampuannya sebagai penjaga gawang putri memang tak terbantahkan. Ia nomor satu di negerinya, dan mungkin juga di dunia. Namun, untuk berkiprah di level Major League Soccer (MLS) yang merupakan kasta tertinggi divisi

Biofile Nama lengkap: Hope Amelia Solo Tanggal lahir: 30 Juli 1981 (30 tahun) empat Tem pat lahir: Richland, Washington, Amerika Serikat Tinggi: 1.75m Posisi: kiper Klub: Seattle Sounders Women Karier yunior 1996-1999 Richland High School 1999-2002 Washington Huskies Karier senior 2003 Philadelphia Charge 8 (0) 2004 Kopparbergs/Göteborg 19 (0) 2005 Lyon 20 (0) 2009-2010 Saint Louis Athletica 23 (0) 2010 Atlanta Beat 16 (0) 2011 magicJack 4 (0) 2012 Seattle Sounders Women 0 (0)

Tim Nasional Amerika Serikat U-16

Sue Bird

Amerika Serikat U-19 Amerika Serikat U-21 2000- Amerika Serikat 112 (0)

z Menengok Gaya Rambut Cristiano Ronaldo

Dari Metro Mullet sampai Caesar Cut SIAPA bisa membantah bahwa Cristiano Ronaldo adalah pesepak bola terpopuler saat ini. Prestasinya mungkin masih kalah dengan Lionel Messi yang meraih gelar pesepak bola terbaik sejagat tahun lalu, namun tak bisa dibantah gaya hidup dan glamoritas winger asal Portugal ini juga membuat popularitasnya meroket lebih jauh dari sekadar di lapangan hijau. Tengok saja misalnya gaya rambut Ronaldo, yang selalu berganti-ganti semudah ia berganti-ganti kekasih. Gaya rambut Ronaldo yang selalu menarik perhatian bahkan sudah menjadi ciri khasnya, dan jadi tren tersendiri. Ia menjadi salah satu pelopor pesepak bola metro seksual dekade ini. Ronaldo seakan ingin menghapus citra lama bahwa pesepak bola identik dengan rambut kusut, dan badan yang bau oleh keringat. Dengan gayanya sendiri ia tampil ke lapangan dengan rambut kelimis, badan yang wangi, bahkan tak segan memakai sedikit make up di wajah! Jika ditelusuri lebih jauh, sifat pesolek Ronaldo mulai terlihat sejak kecil. Namun, mendapatkan tempatnya untuk berkembang lebih jauh saat ia berkiprah di Manchester United. Di Old Trafford ia mulai berkenalan dengan gaya rambut yang disebut Metro Mullet. Gambarannya, ini gaya rambut yang memakai gel, bagian tengah dibikin acak-acakan, sedang bagian samping disisir rapih, dan bagian belakang dibiarkan agak panjang. Saat itu, ia sebenarnya meniru seniornya, David Beckham yang lebih dulu merombak rambutnya dengan gaya Metro Mullet ini dan menjadi cover di majalah Vogue. Gawatnya, Ronaldo pernah coba membuat eksperimen rambut yang kerap pula ditertawakan para pengamat

rambut. Misalnya saja ia pernah memasang gaya metro mullet tapi kedua bagian sampingnya dicukur habis hingga oleh para pengamat rambut disebut sebagai potongan rambut badut! Saat bergabung di Real Madrid, ia mengubah gaya rambutnya dengan gaya Faux Hawk. Gaya rambut ini sedikit lebih sopan dari sebelumnya, dan mengingat usianya sudah beranjak 27 tahun, maka setelan rambut ini lebih cocok untuknya. Prinsipnya gaya rambut faux hawk ini hampir sama dengan metro mullet. Bedanya, bagian tengah rambut ditarik ke atas, tak acak-acakan, dan bagian belakang rambut dipotong pendek, seimbang dengan bagian lain secara keseluruhan. Gaya rambut lain yang jadi favorit Ronaldo adalah yang dinamakan the high and tight. Kalau di Indonesia mungkin bisa dibilang sebagai gaya rambut cepak. Gaya rambut ini jauh lebih praktis, dan perawatan rambutnya pun pastinya tak terlalu ribet. Ronaldo juga pernah terlihat memakai gaya rambut Caesar Cut. Ini nama aliran rambut klasik. Rambut dipotong pendek dan rapi, tapi bukan dicepak. Rambut juga bebas tanpa gel, dan tanpa disisir hingga “jatuh” dengan alami. Gaya rambut ini dipopulerkan aktor George Clooney. Satu hal pasti, seperti apa pun gaya rambut Ronaldo, hal itu tak memengaruhi gayanya bermain bola. Ia tetap dikenal sebagai salah satu penyerang terganas, dan atraktif di kolong jagat. Karena itu pula, meski sedikit centil dengan gel di rambut dan make up di wajah, ia tetap dipuja. Lain hal jika pesepak bola terlalu sibuk mengurus rambut, dan melupakan tugas utama untuk bermain bola dengan maksimal. (Tribunnews)

Cristiano Ronaldo ISTIMEWA

BEDA GAYA- Christiano Ronaldo tampil di berbagai acara dengan gaya rambut dan pakaian yang berbeda-beda.

Gaya-gaya rambut Ronaldo

sepak bola di AS, ia masih belum kompeten. Karena itulah, dengan penuh kesadaran ia hanya membidik bermain di divisi dengan kasta rendah, mungkin divisi dua atau tiga. “Saya berpikir bisa bermain di divisi bawah dengan bergabung tim ST Louis. Saya sangat percaya saya bisa diandalkan di sana, dan bisa menjaga diri. Saya sudah mengukur diri saya, dan saya percaya kualitas permainan di divisi tersebut tak beda jauh dengan kemampuan saya,” katanya. Harapan hanyalah harapan. Nyatanya, tekad dan cita-cita Hope Solo terbentur pada aturan dari FIFA. Alhasil, ia pun masih terikat kontrak dengan tim Seattle Sounders bersama rekannya di timnas yakni Alex Morgan, dan Sydney Leroux. Sounders sendiri adalah klub yang berkiprah di ajang profesional-amatir W League. “Sangat disayangkan sekali ada aturan yang membelenggu dari FIFA. Aturan yang jelas sangat merugikan kaum perempuan. Aturan tersebut menunjukkan FIFA tak punya kepedulian pada isu persamaan gender,” ujarnya berapi-api. Hope Solo lantas merujuk pada dunia balap mobil NASCAR yang jadi balapan nomor satu di negara Paman Sam. “NASCAR jauh lebih maju dibandingkan FIFA. Mereka percaya, pada dasarnya kemampuan wanita

tak jauh dengan pria. Mereka memberi izin pembalap putri untuk bersaing dengan pembalap putra. Lihatlah Danica Patrick. Berkat kehadirannya, NASCAR sekarang lebih semarak, dan berwarna,” ujar Hope Solo. Kiper berusia 30 tahun kelahiran Richland, Washington ini sangat menyayangkan sikap diskriminatif FIFA terhadap para pesepak bola putri. “Sebagai perempuan, kami berhak mendapat tempat untuk bermain (di liga putri, Red), sayangnya kesempatan itu terbatas. Karenanya, kami berhak juga mendapat tempat lebih luas dengan bermain di liga putra. Sepanjang kita pantas, dan punya kemampuan, serta bukan semata untuk mencari sensasi, rasanya sejumlah pesepak bola putri kita pantas bermain di tim putra,” katanya. Terlebih, ia merujuk pada perkembangan pesat sepak bola di negara Paman Sam. Saat ini, katanya, sepak bola menjadi olahraga nomor dua terpopuler setelah bola basket NBA, dan mulai mengalahkan sepak bola Amerika alias rugbi. “Jadi saya pikir, izin bagi pesepak bola putri untuk berkiprah di tim putra layaknya segara dikeluarkan. Ini tak hanya akan menjadi sebuah keadilan gender dalam olahraga, tapi juga akan menjadikan sepak bola lebih berwarna, dan menarik,” ujarnya berharap. (Tribunnews/den)



Sriwijaya Post Edisi Minggu, 18 Maret 2012