Issuu on Google+

SRIWIJAYA POST

MINGGU 17 JULI 2011

Spirit Baru Wong Kito

MANAGED BY

ECERAN RP 2.000

24 HALAMAN

Sukses SEA Games Prioritas ■ Media Harusnya Redam Berita Kasus Korupsi ■ Alex: Kalau Saya Memang Salah, Saya tidak akan Bisa Lepas PALEMBANG, SRIPO — Pemberitaan dugaan suap kasus Wisma Atlet SEA Games yang merembet ke sejumlah pejabat Sumsel, termasuk di antaranya dituduhkan kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin membikin heboh masyarakat Sumsel dan publik nasional yang saat ini sedang menyorot Sumsel. Pemberitaan itu mengakibatkan persiapan SEA Games itu sendiri tenggelam. Padahal untuk menjadikan Sumsel sebagai tuan rumah SEA Games ke-26 perjuangannya sangat sulit dan panjang. “Seharusnya kalau kita memang warga Sumsel berikan dukungan penuh kepada Pemprov Sumsel. I’m calling all my friend (saya memanggil semua teman saya, Red) untuk mendukung SEA Games. Kita sukseskan SEA Games dulu. Setelah itu terserah bagaimana,” kata Alex Noerdin dalam coffee morning di Venus Karaoke Jl Basuki Rahmat, Sabtu (16/7).

SRIPO/STS

I’m calling all my friend. Kita sukseskan SEA Games dulu. Setelah itu terserah bagaimana...

SRIPO/SYAHRUL

H ALEX NOERDIN Gubernur Sumsel

TINJAU WISMA — Dedi -Miing- Gumelar (tengah) yang dikenal sebagai pelawak dan kini jadi anggota dewan bersama rombongan Komisi X DPR RI meninjau Wisma Atlet Jakabaring Sport City, Sabtu (16/7).

Alex kemarin tampak segar. Wajahnya bersih.

Jangan Usai SEA Games Banyak Masuk Penjara

„ ke halaman 7

PROGRESS REPORT VENUES PER JULI ■ Lapangan tenis 100 persen siap uji coba Kejurnas dan ekshibisi internasional ■ Bola voli indoor di Kampus selesai 23 Juli siap untuk kejuaraan antarklub voli Asia ■ Wisma Atlet 100 persen tinggal merapikan dan memasang pagar ■ Kolam renang 50 persen. Masih menunggu rangka baja dalam perjalanan. Saat datang, persentase jadi 80 persen ■ Kolam renang Lumban Tirta khusus untuk renang sinkronisasi dan polo air selesai CATATAN: Dijadwalkan semua venues selesai September. Oktober masuk tahap conditioning.

PALEMBANG, SRIPO — Komisi X DPR RI akan meminta Presiden RI untuk menerbitkan Keppres Khusus tentang penggunaan anggaran dalam pelaksanaan SEA Games XXVI. Pasalnya, pelaksanaan pesta olahraga se-Asia Tenggara ini sangat mendesak dan luar biasa (extra ordinary) sehingga tidak mungkin memakai UU Ke-

uangan biasa. “Terserah bentuknya seperti apa. Bisa keppres atau apa untuk melindungi pelaksanaan. Yang jelas, jangan sampai selesai SEA Games, kawankawan masuk penjara,” ujar anggota Komisi X DPR RI R. Tubagus Dedi Suwandi Gumelar atau Miing dari Fraksi PDI Perjuangan saat

SRIPO/HUSIN

„ ke halaman 7

GOR — Gedung Olahraga di Kompleks Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Jl POM IX.

Pahri Janji Terapkan Politik Santun PALEMBANG, SRIPO — Sebagai calon incumbent dalam Pilkada Muba yang digelar September mendatang, Ir H Pahri Azhari mengakui cukup berat menjalaninya. Bukan dalam hal hitung-hitungan angka perolehan suara, tapi lebih banyak karena faktor psikologis. “Karena yang menjadi lawan saya dalam Pilkada adalah saudara yang dulunya berjuang bersama-sama. Ada Wakil Bupati, ada mantan Ketua DPRD, ada juga putra mantan Bupati Muba,” katanya dalam

kunjungan ke kantor Sriwijaya Post, Sabtu (16/7). Selain itu yang menjadikan Pilkada Muba memberatkan bagi Pahri, dikarenakan Pilkada Muba merupakan satu-satunya Pilkada yang ada di tahun 2011. Sehingga Pilkada Muba menjadi spesial, karena semuanya tertuju ke Muba. “Juga dilihat dari kandidatnya yang luar biasa,” katanya. Namun Pahri tetap optimis Pilkada Muba akan berlangsung lancar, meskipun saat ini suhu politik „ ke halaman 7

BSRIPO/WELLY

KUNJUNGI SRIPO — Bupati Muba Ir H Pahri Azhari (empat dari kanan) dan rombongan berbincang dengan jajaran pimpinan Sripo yakni PU HM Sholeh Thamrin, Pemred Hadi Prayogo, PP Bambang Hartono, dan Sekred H Salman Rasyidin. Pahri kunjungi kantor Sripo Sabtu (16/7).

Ratusan Penyair Bertarung di Palembang PALEMBANG, SRIPO — Sebanyak 200 penyair Se-Nusantara, kumpul bareng di Palembang dalam rangka Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) V, di Groya Agung Palembang, Sabtu (16/7). Ratusan penyair yang berkumpul dan bakal bertarung, datang dari berbagai negara-negara Asean yang berbahsa melayu. Diantaranya, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darusasalm. Bahkan tiga negara yakni Srilangka, Korea Selatan dan Swedia, mengirimkan delegasinya sebagai peninjau kegiatan PPN ke-V. Tampak juga penyair terkenal Indonesia, DR Taufik Ismail. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang membuka acara tersebut, menyambut hangat kehadiran ratusan penyair di Palembang. “Saya sangat bahagia, karena pertemuan „ ke halaman 7

Sri Mulyani Siap Jadi Capres

Saya Marasa Terhormat Jika...

SRIPO/SYAHRUL

NISFU SYAKBAN Ratusan umat muslim kota Palembang membaca Surah Yasin pada malam Nisfu Syakban di Masjid Agung Palembang, Sabtu (16/7). Pembacaan Yasin bersama ini dilakukan sebanyak tiga kali hingga masuk waktu Shalat Isya, dipimpin KH A Nawawi Dencik Al Hafis Imam Masjid Agung Palembang.

JURNALIS dan presenter televisi senior, Charlie Rose, baru-baru ini mewawancarai mantan Menteri Keuangan yang juga Direktur Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati tentang kondisi Indonesia, Bank Dunia, dan permasalahan ekonomi dunia. Wawancaranya disiarkan Bloomberg TV. 5 Juli 2011 lalu. Dalam wawancara itu Sri Mulyani membeberkan beberapa hal, mulai dari keinginannya menjadi Presiden RI hingga megaskandal Bank Century. Berikut petikan wawancara selama 27 menit yang diawali dengan pertanyaan tentang apakah Sri Mulyani akan kembali ke Indonesia dan maju sebagai presiden seperti dikutip situs srimulyani.net. Anda akan kembali ke Indonesia dan maju

sebagai presiden? Itu pertanyaan yang sering muncul (tersenyum). Sekarang saya menjabat Managing Director Bank Dunia, yang membawahkan lebih dari 70 negara di tiga zona. Saya menikmati pekerjaan ini, namun saya merasa terhormat jika ada orang yang menaruh harapan dan percaya saya bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Bagaimana penilaian Anda tentang Indonesia saat ini? Dari segi ekonomi, Indonesia ada di urutan 16 di forum G20. Kami memang kurang mendapat sorotan media, „ ke halaman 7

SRI MULYANI

DOK.SRIPO

Darsem, Kisah Berliku TKW Lolos Hukuman Pancung (3-Habis)

KELIRUMULAGI GA GAYYA PLEMBANG

Pal Limo, Kota Batu, Tanah Malang Cari Orang Pintar Hingga ke Gunung Dieng Di Palembang khususnya dan Sumsel umumnya, banyak hal, yang terkait dengan nama tempat, makanan dan lainnya yang awalnya disebut asal bunyi. Atau apa yang disebut pertama Oleh: kali, itu pula jadi sebutan H.Muhammad seterusnya, walau ternyaSyubli. LN ta sebutan belakangan diangap keliru. Rubrik ini tidak bermaksud menyalahkan siapapun, tetapi bisa jadi kritik Sosial (Koreksi) buat siapapun yang mungkin berwenang meluruskannya, ayo kita kaji. SEBUTAN Pal barangkali tidak asing lagi bagi masyarakat Palembang, terutama sekali Pal Limo. Sebab, dulunya adalah batas kota Palembang. Dan sekarang Palembang sudah diperluas sampai Pal 13-- masing sering disebut Pal 12 padahal batas kota an-

tara Palembang dan Banyuasin pas pada patok beton 13 Km, masih saja sebutan Pal itu. Tapi dimanakah kita temukan tulisan Pal itu pada mulanya, tidak ada yang tahu. Mungkin yang dimaksud adalah Tapal Batas, yakni tulisan yang sengaja dibuat di atas batu yang dichor pada setiap kilo meter. Kalau itu yang dimaksud ternyata tidak ada tulisan Pal apalagi Tapal Batas, yang ada Cuma tulisan KM (kilo meter), KM 5, KM 8, KM 12 dan seterusnya. Sekarang sudah dimantapkan tulisannya misalnya: Pasar KM 5, Pasar Pagi KM 7, Terminal Alang-alang Lebar KM 12. Bahkan pada „ ke halaman 7

LUAR biasa pengorbanan Dawud Tawar untuk memulangkan Darsem, tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia yang lolos hukuman pancung. Tidak sekadar berjalan kaki keliling Kota Jakarta, Dawud juga sempat melanglang buana hingga Gunung Dieng, Jawa Tengah, guna mencari bantuan.

U

paya pemulangan Darsem dilakukan Dawud sejak tersiar kabar anak bungsunya itu terancam hukuman pancung. Sebuah upaya yang dilakukan nelayan asal Su-

bang, Jawa Barat, itu di antaranya pergi ke Gunung Dieng, Jawa Tengah, untuk mencari orang pintar. “Saya ke mana-kemana cari orang pintar. Tidak hanya ke Gunung Dieng, saya pernah juga ke Kuningan, Jawa Barat, dan banyak tempat lainnya,” ungkap Dawud ketika ditemui di kediamannya, Dusun Truntum, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Subang, Rabu (13/4) malam. “Saya pernah tidur di kuburan dan lain-lain agar Darsem bisa pulang,” lanjutnya menyinggung ritual yang pernah dilakukannya.

Dawud memulai upaya memulangkan Darsem dengan mendatangi pihak-pihak terkait di tingkat daerah,

tidak membuahkan hasil berarti. Ibarat jalan, Dawud „ ke halaman 7


2

SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

Menguasai Bidang Pangan OSOKNYA sederhana bahkan terkesan bersahaja. Mungkin di Sumsel tak banyak mengetahui bahwa dia ini adalah ahli pangan mumpuni, yang sepak terjangnya bukan hanya di kampus-kampus tingkat nasional, tapi juga di mancanegara. Pria kelahiran Cilacap Jawa Barat, 4 Desember 1956 ini, sepanjang 28 tahun mengabdikan dirinya untuk masalah-masalah dan pemanfaat hasil pertanian untuk pangan. Untuk mengetahui sekelumit tentang sang dosen FP Unsri ini, berikut wawancara Wartawan Sriwijaya Post, Arief dengan Prof Tr Ir Rindit Pambayun MP, di tempat tinggalnya Jl Putri Kembang Dadar No 54 A Bukit Lama Palembang, Sabtu (16/7).

S

Sripo: Assalamualaikum, senang ketemu Anda? Rindi: waallaikum salam. Wah senang ketemu dengan Sripo, karena media masa menurut saya adalah mitra yang sangat bersinergi dengan pekerjaan maupun aktifitas lainnya dalam keseharian. (setelah mengetahui Sripo yang datang, Prof yang berusia 55 tahun ini langsung mengajak saya ke ruang kerjanya). Inilah ruangan kerja saya sehari-hari, katanya seraya menunjukkan hasil karyanya (buku-buku). Mungkin belum banyak profesor di Indonesia khususnya Sumsel yang menggeluti maslah pangan. Bagaimana ceritanya sampai Anda tertarik dengan hasil-hasil pertanian dalam hal masalah pangan dan menghabiskan waktu untuk melakukan risetriset hanya untuk pangan? Awalnya saat saya masih kuliah di UGM banyak aktifitas kampus yang saya kerjakan bersama temanteman, dalam hal pengelolaan hasil pertanian, karena menurut saya ini mena-

rik. Dan pada Tahun 1983 saya lulus kuliah di UGM jurusan pengolahan hasil pertanian Fakultas Teknologi Pertanian. Selanjutnya melamar di Unsri tahun 1986 untuk menjadi pengajar dan alhamdulliah diterima menjadi Dosen di Fakultas Pertanian Unsri. Sebelumnya pada tahun 1991-1992 saya berkesempatan sekolah ke Jepang dan berhasil mengambil program Post-graduate Reserch dalam bidang Mikrobiologi pangan dan industri dengan gelar Diplomat di Osaka University, Jepang dan Lulus S2 pada tahun 1996 di UGM pada fakultas pertanian. Ketertarikan lebih lagi terhadap masalah pangan karena pangan menurut saya merupakan bagian yang krusial, terhadap individu dan kehidupan. Maka sangat membanggakan jika kita bisa berpartisipasi akan ikut menghasilkan makanan yang berkualitas, baik, aman, bisa diterima dan juga menyehatkan masyarakat. Pangan adalah hajat hidup orang.

Usai mendapatkan berbagai suntikan ilmu di dalam dan luar negeri, apa yang mulai dilakukan? Selain tugas rutin mengajar di Unsri, membuat karya ilmia (buku), saya pun bersama teman-teman di tingkat nasional yang tergabung pada perhimpunan ahli pangan dan ahli teknologi Indonesia, dan kebetulan aya menjabat sebagai wakil ketua Umumnya. Kami mulai melakukan riset di universitas, seperti pemanfaatan hasil pertanian untuk makanan yang menyehatkan atau bermanfaat bagi hal lain. Selain itu saya juga ikut membina secara langsung lima industri nata di Sumsel, yang sebagian dibiayai oleh program Vucer Ditbinlitabmas Dikti, dan sebagian lain dari instansi pemerintah dan BUMN. Disamping itu membina tidak secara langsung beberapa industri dan calon wirausahawan nata de coco di Jawa Tengah. Beberapa kali memberikan pelatihan nata untuk komunitas dan instansi, seperti PT Pusri, Pemkab Muara Enim, Kanwil Depsos Sumsel, ICM lubuk linggau, BKS_LP5K wilayah Sumsel dan UPBJJ-UT Palembang. Sepanjang pengamatan Anda, sudah maksimalkah pememfaatan hasil pertanian di Indonesia dan Sumsel saat ini? Perlu diketahui, di Indonesia sebenarnya kaya akan hasil pertanian, tetapi hanya baru dimanfaatkan sebagian, dan masih kurang tahunya masyarakat akan hasil pengolaan pertanian tersebut secara baik. Masyarakat Indonesia juga kebanyakan belum bisa menghargai hak atas kekayaan intelektual (HAKI). O-

BIOFILE: Nama TTL Pekerjaan

: Prof Dr Ir Rindit Pambayun MP : Cilacap, Jawa Barat 4 Desember 1956 : Staf pengajar pada jurusan Teknologi Pertanian Teknologi Fakultas Pertanian Unsri. Jabatan : Ketua pusat kajian makanan trdisional (PKMP) Unsri Orang tua : Suparmo ST (Alm) dan Sinta Suparmo (almh) Istri : Dra Rohayati Pambayun Anak : Aldila Din Pangawikan STP MSC Andi Imam Prabowo Rahman Aziz Muta’aliy Achmad Nurimansyah Abiyoso Pendidikan : SDN 4 Cilcap SMPN 1 Cilacap SMAN 1 Cilacap S1 UGM Jurusan pengolahan hasil pertanian Fakultas Teknologi Pertanian UGM yogyakarta, Post-graduate Reserch dalam bidang Mikrobiologi pangan dan industri dengan gelar Diplomat di Osaka University, Jepang. S2 UGM Jururusan Ilmu Teknologi pangan S3 UGM Jurusan Ilmu pangan Hoby : Melukis, Menulis, Dengar musik instrumen dan Klasik Karya Ilmia : Teknologi Pengolahan Nata coco Teknologi Umbi Gandum Teknologi Pengolahan Gambir

melakukan penelitihan, dan membuat karya ilmia (otobiografi) dan membantu dinas-dinas terkait seperti BPOM untuk memberikan masukan terutama dalam hal pengolahan hasil pertanian yang baik. Aktivitas memang padat namun kesehatan juga tetap dijaga seperti olahraga joging pagi. Kalau boleh tahu makanan

Di negara mana Anda paling berkesan melakukan riset dan penelitihan, kapan kita bisa seperti mereka? Menurut saya yang paling berkesan adalah di Jepang dan Jerman, karena alat-alat dan fasilitas yang disediakan mendukung, serta inovatif untuk penelitihan. Untuk kita sendiri secepatnya kalau mau berjuang, insyaallah bisa seperti mereka, minimal tidak terlalu jauh ketinggalan. Karena banyak orang-orang ahli di Indonesia, dan pemerintah juga mendukung dengan APBN untuk pendidikan 20 persen. Sekarang tinggal pemerintah memfasilitasinya saja. Siapa yang Anda anggap paling berjasa dalam hidup Anda hingga berhasil sekarang? Yang pasti Allah dan kedua orangtua saya serta nenek, karena sejak kecil mereka selalu mendor o n g anak-anaknya untuk secara tekun mencar i ilmu

Moto hidup Anda apa sih? Moto saya, sebaik-baiknya manusia bisa bermanfaat terhadap orang lain. ***

IST

Koleksi Musik Klasik

dan jangan lupa ibadah yang sudah melekat dalam keluarga.

SEJAK kuliah Tr Ir Rindit Pambayun MP menyukai musik-musik klasik, selain menulis dan menggambar. Mendengar musik klasik disenangi karena musik itu adalah keindahan, dan sangat menghibur hati, apalagi musiknya diiringi syair dan instrumen yang indah. Setiap keluar negeri ataupun luar kota, dirinya pasti menyempatkan untuk memburu kaset musik klasik, dan mendengarkannya saat di rumah ataupun di dalam mobil. Koleksi kaset VCD Andy Williams yang menurutnya paling berkesan, karena merupakan pemberihan dari anak didiknya, dan dikirim langsung dari Jerman, karena anak didiknya sedang menempuh ilmu disana, dan kebetulan di Indonesia tidak ada jualannya. Menurut Rindit, musik Andy sangat bagus dan vokalnya enak sekali didengar. VCD tersebut sekarang masih dikoleksi dilemari kerjanya. Selain itu dirinya juga menyukai menggambar dan menulis, karena baginya menggambar dan menulis memberikan kepuasan dalam hati. (mg15)

Prof Dr Ir Rindit Pambayun MP bersama keluarga

rang di Indonesia kebanyakan ingin berhasil tapi tanpa perjuangan, kesabaran. Jika hasil penelitian itu diambil orang atau negara lain baru berteriak. Sehingga perlu ditingkatkan lagi penghargaan atas ide-ide Haki tersebut. Baru-baru ini, kami berhasil mengola buah gambir untuk kesehatan, pengawet makanan dan yang bermanfaat lainnya. Sebentar lagi, hasil karya ilmia tersebut sudah mulai dipatenkan negara tetangga kita Malaysia.

kesukaan Anda apa? Saya menyukai makanan pindang meranjat khususnya ikan paten, lalapan dan sambal tempoyak, karena enak dan bermanfaat. Tempoyak memiliki senyawa asam animo untuk menyehatkan tubuh.

Cita-cita Anda dulu sejak kecil ingin jadi apa? Kalau mengenai cita-cita tidak jauh berbeda dengan sekarang, dulu waktu kecil bercita-cita ingin jadi insinyur di perkebunan atau Sinder (kepala Adm perkebunan). Tetapi ibu saya saat itu ingin anaknya menjadi guru, karena dianggap dapat menyebarkan ilmu ke orang lain. Dan ternyata jadi dosen yang fungsinya sama dengan guru. Waktu Anda dihabiskan dengan menggeluti pengolahan hasil pertanian, lalu bagaimana dengan keluarga dan kesehatan Anda? Wah saya mas i h bisa berkump u l dengan keluarga, karena pada Sabtu dan Minggu l i b u r. Empat anak saya pun bisa saya pantau, mengenai pendidikan dalam k e luarga. Sebagai orangtua tidak m e maksakan anak saya dalam hal m e ngenyam pendidikan, biark a n anak menentukannya dan akan terus suport, dengan cara menerapkan disiplin dan pat u h terhadap orangtua serta taat b e r agama dalam keseharian. Keseharian saya mengajar,

Prof Dr Ir Rindit Pambayun MP

SRIPO/ARIEF

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, K Arpan, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Ahmad Naafi, Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Herman Danawi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Heroe Baskoro, Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI: Zulkarnain Tarmizi ( ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D , Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WAR TAWAN SRIWIJA YA POST SELALU DIBEKALI T ANDA PENGENAL DAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINT A AP A PUN DARI NARA SUMBER WART SRIWIJAY TANDA MENERIMA/MEMINTA APA


SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

3

Aksi Kayamba Kecil Mengejar Mimpi ■ Komunitas Anak-Anak Pecinta SFC POPULARITAS Sriwijaya FC tidak hanya menjadi perhatian dunia sepakbola dan promosi nama daerah semata, namun merasuk ke semua lapisan penggila bola, tidak memandang usia atau kalangan, bahkan status. Karena SFC ada, suporter pun ada. Bahkan belakangan, muncul anak-anak pecinta Laskar Wong Kito. Kecintaan mereka kemudian membentuk sebuah komunitas. Meski tidak setenar Bela Armada Sriwijaya (Beladas) dan Singa Mania, anak-anak pecinta SFC ini, selalu tampak dalam ekspresi mereka, baik ketika mendukung tim bertanding maupun dalam keseharian. Oleh: Hendra Kusuma T I D A K h a n y a mewujudkannya dengan mendukung ketika SFC bermain, mereka pun bercita-cita ingin memperkuat klub asal Sumsel itu, dengan masuk ke sekolah sepak bola (Ssb) yang tersebar di Palembang dan sekitarnya. Adapula yang rela menjadi anak gawang, demi melihat para pemain SFC dari dekat. Atau pun rela nongkrong seharian di mess, menjadi pengantar minuman buat pemain-pemain SFC. Mereka pun kerap meniru aksi sang idola seperti Kayamba Gumbs, Thierry Gathuessi, Ponaryo, Supardi atau Ferry Rotinsulu. Seperti yang dilakukan Saputera, Pelajar kelas II SMPN 9 Palembang yang lolos seleksi AC Milan Junior Camp di Palembang, 28-29 Mei 2011 lalu. Bermula dari kecintaannya akan SFC, kemudian tumbuh semangatnya untuk meniru para pemain yang ia idolakan. Tidak mudah menyisihkan ratusan peserta dari berbagai daerah yang rata-rata memiliki skill menawan. Jika tidak ada semangat dan Saputera mampu menyisihkan pesaingnya, karena bermula dari kecintaannya akan SFC. Saputra menuturkan, bermula dari kesempatan menjadi anak gawang (pemungut bola saat tim berlatih) Sriwijaya FC karena bertempat tinggal di lingkungan mess pemain.”Saya banyak mengenal pemain Sriwijaya FC, mereka sering menyuruh saya mengerjakan banyak hal seperti membeli makanan, membeli pulsa, dan membersihkan kamar. Terkadang, setelah melakukan hal itu, saya diberikan imbalan,” kata Saputera. Menurut dia, kedekatannya dengan beberapa pemain Sriwijaya FC itu, menumbuhkan semangat untuk menjadi pesepakbola profesional. Ia mengakui, bermain bola sejak kelas empat SD, dan hingga saat ini masih sering berlatih. Setiap hari dia memiliki mimpi menjadi pemain profesional.”Beberapa pemain Sriwijaya FC seperti Arif Suyono sering memberikan semangat kepada saya untuk rajin berlatih,” ujar pemain yang mengidolakan Supardi dan Arif Suyono ini. Maklum saja, Saputra berhasil terpilih bersama lima pesepak bola lainnya untuk menjalani pelatihan di Bali, Juni-Juli 2011. Artinya, kesempatan untuk mengikuti pelatihan langsung ke camp AC Milan di Italia, pada Oktober nanti menjadi terbuka lebar bagi Saputra dkk. Bagi Saputra, meskipun belum tentu mendapatkan tiket ke Italia, tapi keberhasilan awal ini sudah sangat membanggakan dirinya dan keluarga. Sebab ia sendiri menyangka bisa mengikuti pelatihan di Bali. “Pada-

hal saya hanya coba-coba saja. Lihat saja, saya sudah melepas kostum seleksi dan hanya duduk di tribun saat pengumuman karena merasa tidak akan terpilih,” ujar pesepak bola usia 13 tahun ini. Pengalaman Saputera adalah contoh kecil bagaimana cintanya anak-anak antara usia 7-15 tahunan akan SFC. Bentuk kecintaan anak-anak pun, terlihat dengan banyaknya siswa sekolah sepakbola yang ada di Sumsel. Contohnya, Akademi SFC yang memiliki 8 kelas dengan kelompok usia 7-11 tahun, 11-13 tahun dan 1315 tahun serta tim U-19. Jumlah siswa pun mencapai 600 siswa. Semuanya bermula dari kecintaan mereka sehingga rela berpanas-panas, menyampingkan tidur siang demi latihan dan mendapatkan cara olahbola yang baik dan benar. “Ini bentuk dari kecintaan saya, saya hanya seorang penjual koran dan sesekali menjadi anak gawang klub sepak bola asal Sumsel Sriwijaya FC. Sejak kecil saya mencari uang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup karena sudah tidak punya orang tua lagi. Saya hanya hidup menumpang dengan kerabat yang hanya seorang buruh cuci,” lanjut Saputera. Direktur Akademi AS SFC Hendri Zainudin melihat, fenomena ini tidak lepas dari prestasi SFC yang meraih banyak gelar seperti 1 gelar LSI, 3 Piala Indonesia, gelar Inter Island Cup dan Community Shield. Popularitas SFC pun

tidak hanya sebatas itu saja.”Tetapi menjadi inspirasi banyak orang, ketika kita buka AS SFC ini, peserta langsung membludak. Kini anak-anak ini, giat berlatih dan menempah diri,” jelas Hendri. Faktanya, banyak pula Siswa AS SFC yang lolos mengikuti seleksi Garuda Muda beberapa waktu lalu. Mereka mampu bersaing dan menyisihkan ribuan peserta.”Semua itu, berkat latihan keras dan motivasi dari diri mereka untuk menjadi yang terbaik,” jelas Hendri. Yasinan-Doa Bersama Simbol dan geliat anak pecinta SFC, tidak hanya sebatas masuk Ssb, menonton pertandingan SFC, memakai jersey, syal atau topi semata, tetapi ada pula cara unik yang dilakukan anakanak atas dasar kecintaan mereka akan SFC. Anak Panti Asuhan Darul Hijrah KM 9 Palembang dan santri Ponpes Auliya Cendekia misalnya, kerap menjadi langganan undangan jajaran manajemen, pelatih, dan pemain Sriwijaya untuk menggelar doa bersama. Doa digelar agar memberi spirit sebagai persiapan SFC selama mengikuti kompetisi. Puluhan anakanak usia 8-12 tahunan itu, kerap hadir dalam moment penting dengan khusyu’

membacakan ayat demi ayat dalam surat Yasin. “Semoga SFC juara, amin...,” ujar Febriansyah usai membaca surat Yasin dan doa bersama beberapa waktu lalu. Kini bocah usia 10 tahun ini mengaku, tetap berdoa agar SFC juara musim 2011/2012 mendatang. Ia mengakui, sudah tahun keempat dia dan rekan-rekannya diundang ke markas para pemain SFC untuk membaca yasin dan doa bersama. Baginya, doa bersama merupakan sebuah kehormatan apalagi dia sangat mengidolakan SFC.”Kami sangat senang, ketika hampir setiap bertanding kami selalu membaca surat Yasin untuk SFC,” ungkap Febri. Septa Pratama menambahkan, usai Yasinan bersama di Mess, seperti biasanya mereka kembali menggelar Yasinan di Darul Hijrah setiap menjelang SFC akan menggelar pertandingan. Mereka pun akan membaca doa dan Surat Yasin sembari menonton SFC jika disiarkan secara langsung.”Kami mengidolakan SFC dan pemainnya. Di sana ada Budi, Diano, Ferry, Arif yang kami idolakan,” urai Septa dengan mata berbinar. Sementara Eko Prata-

FOTO-FOTO:SRIPO/SYAHRUL

DOA BERSAMA — Pemain Sriwijaya FC bersama anak Panti Asuhan Darul Hijrah, Sukarami membaca Surat Yasin dan doa bersama di Aula Mes Pertiwi, beberapa waktu lalu.

ma mengaku senang dengan adanya undangan doa bersama SFC, lantar-

an dia bisa langsung bertatap muka dan bertemu dengan pemain

idolanya.”Saya suka Thierry dia pemain yang kuat,” katanya. ***

KOMENT AR KOMENTAR Penyemangat Latihan Indra Wijaya Manajer AS SFC U-15 KALAU kita mau melihat dari dekat, sangat banyak anak-anak Sumsel yang berbakat, tetapi kadang-kadang mereka kurang bersemangat berlatih dan olah kemampuan. Keberadaan SFC dan kini memiliki Akademi Sepakbola SFC (AS-SFC), merupakan sebuah solusi untuk mengasah kemampuan anak dan kecintaan mereka akan sepakbola. Saya pikir komunitas anak pecinta SFC adalah mereka yang tergabung dalam AS SFC, sekolah sepakbola (Ssb) dan gerak-gerak kesehariannya mereka seperti rela menjadi anak gawang ketika SFC bertanding. Komunitas ini, selalu ada karena SFC terus eksis. Mereka ada karena SFC ada, sebagai sumber inspirasi anak-anak Sumsel dan penyemangat latihan.(ndr)

Perlu Dikoordinir Rusdi Alam Kabid Pembinaan Usia Muda PSSI Sumsel SAYA lihat semacam komunitas, tetapi lebih dari itu mereka adalah potensi-potensi untuk menjadi pesepabola hebat di masa mendatang. Makanya perlu dikoordinir dengan baik. Anakanak yang tergabung dalam Akademi Sepakbola, Ssb dan kemudian ada anak gawang yang sebenarnya berada dalam pembinaan PSSI Sumsel, juga bagian dari komunitas. Tentunya, saya pikir mereka perlu dikoordinir menjadi sebuah kelompok suporter yang baik dan perkaderan suporter SFC di musim depan. Jika kemudian ada yang berbakat menjadi pesepakbola handal, maka mereka akan dengan mudah dibina dan rekrut untuk dididik dengan baik.(ndr)


4

SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

SFC Panggil Putra Daerah PALEMBANG, SRIPO— Sriwijaya FC kerap dibebani target besar sehingga melupakan talenta lokal yang dianggap tidak mampu bersaing. Laskar Wong Kito pun lebih suka memakai pemain luar Sumsel yang telah matang. Kondisi ini, bukannya tidak menjadi pemikiran manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) sebagai pengelola SFC. Sehingga musim kompetisi 2011/2012 mendatang, manajemen akan memberikan tempat lebih kepada talenta lokal yang sudah matang diperantauan sebut saja, M Sobran alias Obong, Jarot, Fauzi Toldo dan Amirul Mukminin. “Memang kami memiliki rencana untuk itu, tidak ada seleksi bagi mereka yang paling penting pemain lokal itu sudah berpengalaman, contohnya Supardi yang menjadi tulang punggung SFC,” jelas Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainudin, Sabtu (16/7). Menurut Hendri, pada musim lalu upaya pemanggilan para pemain yang telah matang diperantauan

IST

STS

Jarot

Fauzi

pun telah dilakukan. Namun, dalam seleksi yang dipimpin pelatih Ivan Kolev, kala itu tidak satupun pemain seperti, Jarot dan M Sobran serta Tinton Su-

harto diambil sebagai pemain. Untuk itu, selain memanggil para pemain yang telah matang di perantauan, SFC juga beren-

Sriwijaya Siap Ladeni 3 Raksasa ■ Liga Futsal Indonesia (LFI)

cana melihat para pemain SFC U-21 untuk dipromosikan di SFC senior. Bagi manajemen pemain muda ada priortias.”Tetapi tetap kita lihat kualitas dan kematangannya,” jelas Hendri. Ia memberikan contoh seperti Jeki Arisandi yang sudah cukup matang bersama SFC. Meski hanya satu kali diturunkan ketika Laskar Wong Kito melawan TSW Pegasus dan menang 2-1 pada Maret lalu, namun kemampuan Jeki di pandang sudah meningkat. ”Kemampuan Jeki sudah maju pesat, namun bukan berarti dia akan menjadi starter, tetapi perlu dipoles untuk dipersiapkan menjadi pemain berkualitas,” kata Hendri. Secara terpisah pelatih Kas Hartadi mengatakan, talenta lokal memang perlu dipoles dan diberikan porsi lebih. Meski dia tidak menjamin akan menjadi starter, namun pemain lokal akan diberikan kesempatan.”Seperti Jeki yang terus berkembang, mudahmudahan bermunculan Jeki-Jeki yang lain,” jelas Kas. (ndr)

Menpora Cari 7 Olahragawan Prestasi PALEMBANG, SRIPO— Ada tujuh kategori insan olahraga yang akan mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari Kementrian menterian Pemuda dan Olahraga. Penghargaan akan diberikan kepada insan dan pelaku olahraga pada Hari Olahraga Nasional (Haornas), 9 September 2011 mendatang. “Pemberian penghargaan ini masuk dalam program asisten Deputi Pengembangan Penghargaan dan Promosi Kemenpora. Pemberian penghargaan sudah berjalan sejak lama sebagai bantuk apresiasi kepada sumbangsih dan prestasi para olahragawan,” kata Wakil Ketua Biro Hubungan Masyarakat (Humas) KONI Sumsel, Asdit

Abdullah, Sabtu (16/7). Adapun tujuh kategori atlet berprestasi yang berhak menerima penghargaan yakni, pelatih, wasit, guru pendidikan jasmani, masseur olahraga, penggerak olahraga, dan pembina olahraga. “Kami juga akan menginformasikan hal ini kepada pengurus cabang-cabang olahraga, selain juga mencari dan dan mendata sendiri siapa saja yang layak menerima penghargaan,” kata Asdit. Menurut mantan Ketua PWI Sumsel ini, Kemenpora menentukan atlet dan olahragawan berprestasi berdasarkan persyaratan standar. Sehingga siapa pun terpilih dan menerima anugerah ini merupakan

yang terbaik dan pantan mendapatkan penghargaan. Untuk olahragawan berprestasi setidaknya berhasil meraih medali pada ajang tingkat internasional yakni minimal tingkat Asia Tenggara. Sementara pelatih, telah terbukti berhasil membimbing atlet berprestasi tingkat internasional. ”Tidak semua insan olahraga bisa mendapatkan penghargaan Haornas, mungkin dari seribu atlet hanya satu yang menerima,” kata dia. Seperti diketahui, Tahun lalu, tokoh olahraga yang terpilih adalah H Muddai Madang (Ketua KONI Sumsel), dan sebelumnya H Dodi Reza Alex Noerdin (Presiden SFC dan Ketua Umum Perbasi Sumsel). (ndr)

SRIPO/STS

Asdit Abdulah

FOTO

Haslani Haris

PALEMBANG, SRIPO—Sriwijaya United, menjadi satu-satunya klub futsal asal Sumatera yang berlaga di final four Liga Futsal Indonesia (LFI), di Senayan Jakarta, 19-21 Juli 2011. Pasalnya, tiga klub futsal Pelindo, JICT, dan Electric PLN semua berasal dari Jakarta. Namun Sandy Gempur cs, siap meladeni 3 klub raksasa futsal Indonesia di Final Four (LFI). Tim asuhan Abu Bakar ini siap tampil habis-habisan demi target juara LFI 2011. “Kita siap bersaing dengan 3 klub besar futsal yakni Jakarta Pelindo, Jakarta Electric PLN, dan JICT, yang masuk final

four,” jelas pelatih Sriwijaya United, Abu Bakar, Jumat (15/7). Menurut Abu Bakar, saat ini dia dan pemainnya fokus kepada pematangan startegi dan taktik. Ia akan mengutak-atik formasi untuk menghadapi ketiga tim yang memiliki karakter berbeda. “Ketiga tim lawan memiliki karakter permainan berbeda, sehingga saya menyiapkan rotasi para pemain untuk menghadapi final four LFI nanti,” jelas Abu Bakar. Sementara itu, Manajer Sriwijaya United, Islah Taufik mengatakan, tim akan be-

rangkat ke Jakarta pada Minggu (17/7) untuk menjajal lapangan tempat final four di kawasan Pancoran Jakarta Selatan, pada 19 Juli. “Selanjutnya Semifinal dan final akan digelar di Istora Senayan pada 20-21 Juli, agar tim kita lolos ke semi final dan final, kepada masyarakat Sumsel mohon doa dan dukungann y a , ” u j a r Islah. (ndr)

4 tim yang masuk final four LFI ☞ Jakarta Electric PLN ☞ Jakarta Pelindo ☞ Sriwijaya United ☞ JICT Jadwal ☞ Final Four Selasa (19/7) ☞ Semifinal Rabu (20/7) ☞ Final Kamis (21/7)

Beladas Sayangkan Pemecatan Riedl PALEMBANG, SRIPO—Kelompok suporter Bela Armada Sriwijaya (Beladas) menyayangkan sikap kepemimpinan Djohar Arifin yang tiba-tiba memecat pelatih Alfred Riedl. Menurut dia, Beladas tidak mempermasalahkan pergantian komposisi di manajemen BTN, tetapi jangan memecat Riedl. “Pemecatan Riedl itu sebuah blunder, apalagi Timnas dalam rangka persiapan menghadapi Turkmenistan dan SEA Games. Tim yang telah terbentuk akan kesulitan beradaptasi dengan pelatih baru nantinya,” jelas Ketua Beladas Korwil Simanis Qusoy, Sabtu (16/7). Menurut Qusoy, Riedl cukup mampu membentuk karakter tim, memoles pemain-pemain muda menjadi lebih bersinar. Sebut saja Ahmad Bustomi, Oktovianus Maniani, Zulkifli Syukur dan beberapa pemain baru lainnya. Munculnya muka-muka baru itu, menunjukkan Riedl mampu mengkader pemain yang selama ini kerap dihiasi muka-muka lama seperti Bambang Pamungkas cs. “Kami sangat menyayangkan kondisi ini, kalau kami mau menyarahkan ambil lagi Riedl dan berikan kesempatan hingga laga melawan Turkmenistan,” jelas Qusoy. Untuk itu Beladas akan mengirim surat kepada Ketum PSSI Djohar agar mempertimbangkan lagi pemecatan terhadap Riedl. Sebab pemecatan itu seperti emosi sesaat, karena Riedl dianggap warisan kepengurusan PSSI yang lama.”Kami akan menyurati beliau dan menyatakan keberatan akan pemecatan itu,” jelasnya.(ndr)

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Alred Riedl


SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

Klinik Arsitektur BAGI Anda yang ingin memanfaatkan rubrik ini dapat langsung mengajukan pertanyaan ke Klinik Arsitektur STT Musi. Konsultasi dapat disampaikan melalui: Jurusan Arsitektur STT Musi, Jl Bangau No 60 Palembang telp dan faks 0711-366326: Agustinus Susanto ST Telp 08127397697 atau ke agustinussusanto@yahoo.com: atau langsung ke kantor Sriwijaya Post, Jl Basuki Rahmat No 1608 Palembang.

TIPS Menata Kamar Mandi Mungil PADA perumahan di perkotaan, jarang sekali terdapat kamar mandi berukuran besar. Kecuali rumah yang memang berdiri di lahan yang cukup luas. Kamar mandi kecil bukan sebuah kekurangan, yang penting kamar mandi tersebut harus tetap fungsional dan nyaman. Kamar mandi berukuran kecil memang sering dianggap kurang nyaman, padahal seharusnya ukuran besar maupun kecil, tetap harus fungsional dan nyaman. Untuk tetap dapat menata kamar mandi yang mungil, perhatikan tipstips berikut: Tentukan Tema Tema yang jelas akan memudahkan Anda mencari kebutuhan untuk ruangan tersebut. Karena ruangannya yang kecil, cukup tentukan satu ornamen yang menjadi tema, misalnya satu tembok dengan keramik bermotif, atau cermin dengan lampu yang indah. Cermin berukuran besar tanpa frame dapat pula ditempatkan di dinding untuk memberi efek ruang yang lebih lega. Tentukan Dekorasi Menentukan dekorasi kamar mandi dimulai dengan menentukan warna apa yang anda pilih. Kamar mandi yang kecil, tidak kami sarankan dicat dengan warna gelap. Warna-warna terang akan membuat ruang tampak luas. Jangan menyimpan handuk dan pakaian kotor dalam kamar mandi. Siapkan tempat untuk menyimpan semua hal tersebut. Kamar mandi yang rapi akan membuat kamar mandi tampak lebih indah. Pilih Penerangan Yang Sesuai Cara lain untuk memperindah kamar mandi adalah dengan penerangan yang tepat. Pilih lampu yang tidak terlalu terang, namun bukan remangremang. penerangan yang terkesan natural akan menciptakan suasana yang nyaman di dalam kamar mandi. Wewangian Jika ruangan sudah tertata, peneranganpun sudah tepat, maka tak ada salahnya Anda menambahkan wewangian segar di kamar mandi. Wewangian akan memberi efek yang menenangkan dalam kamar mandi Anda.

5

Fungsi Ganda Pilar T

AK heran bila setiap orang yang melintas, secara tak sadar akan menoleh dan terpesona dengan kemegahan serta keindahan sebuah pilar (tiang) teras yang terpancang pada suatu bangunan rumah. Yah, dengan penempatan, pemilihan jenis varian, dan tampilan yang tepat, sebuah pilar dapat menjadi kekuatan tersendiri dalam mempercantik dan memperindah hunian rumah Anda. Memang fungsi standar sebuah tiang teras rumah hanyalah sebagai penopang dan memperkokoh bangunan saja. Namun, jika dibuat dan direncanakan dengan baik, penopang rumah ini tak hanya berfungsi sebagai penopang bangunan saja. Ia bahkan dapat menjadi satu kekuatan dan keunikan tersendiri dari suatu bangunan, baik itu rumah, gedung, ataupun bangunan lainnya. Dan tentunya, tiang pilar tersebut bisa menjadi ciri khas dari suatu bangunan itu sendiri. Salah satu ketentuan

yang harus diperhatikan dalam penanganan pilar teras, yakni pemilihan warna, ukuran, dan keseragaman dengan rumah. Hal itu menjadi ketentuan agar pilar yang terpasang dapat menimbulkan kesan dan memberikan warna tersendiri bagi rumah, hunian yang nyaman. Tentunya, bukan hanya sekadar sebagai penopang teras saja. Rumah bertingkat dua dengan warna merah muda milik H Madrol misalnya, terlihat gagah dan megah. Tak hanya itu, kesan elegan dan kebesaran juga tersemat di bangunan yang terletak di Jl Jaya Indah Lr Raflesia II RT 21 RW 08 Kelurahan 10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I ini. Pastinya, setiap orang yang melintas di depan rumah berpagar tersebut,

akan selau menoleh sejenak hanya untuk melihat keindahan dan kemegahan yang terpancar dari rumah tersebut. Tentunya, yang menjadi daya tarik tumah itu terletak pada pilar penyangga teras rumah tersebut. Empat pilar besar berdiameter kurang lebih 50 cm dan panjang sekitar 6 meter yang berjejer rapi di depan pintu masuk hunian tersebut, terlihat gagah. “Memang banyak orang yang komentar seperti itu, katanya yang buat unik dan megah itu tiang terasnya yang terlihat menjulang kokoh,� ujar Dolsi, salah satu penghuni rumah. Menurutnya, warna dan bentuk pilar pun sesuai dengan bangunan rumah yang ditempatinya tersebut. Jenis pilar yang terpajang itu, berbentuk pilar

FOTO-FOTO: SRIPO/ZAINI

langsung, yakni tinggi, menjulang, dan bermotif polos, Saking terlihat megah dan berkesan elegan, banyak para pecinta rumah lainnya datang ke tempat tersebut hanya untuk meihat dan ingin meniru ba-

ngunan tersebut. “Kalau tiang teras rumah itu dak katek, kuraso dak katek yang istimewa lagi,� tambahnya. (andi agus t)


6

SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

Bukan Unjuk Gagah-gagahan Masa Orientasi Siswa EUPHORIA selepas pengumuman hasil penerimaan siswa baru tentunya sedang dirasain oleh abu-abuers yang baru beranjak untuk masuk ke fase Sekolah Menengah Atas. As we know, MOS (Masa Orientasi Sekolah) atau tradisi tahunan yang merupakan kegiatan rutin adalah pembuka tahun junior kita di sekolah. Nah, Minggu ini Lepass memberikan mandatnya kepada Lara Nika Anjani, Nadya Safira Utari, and also Wahyunni Eka Putri untuk mengusut fenomena pelaksanaan masa orientasi di sekolah. Let’s check this out!

18

Memasuki tahun ajaran baru, pastinya Lepass-mania lagi pada sibuk-sibuknya mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan sekolah. Especially, buat abu-abuers yang baru aja terdaftar sebagai salah satu pelajar di sekolah pilihan. Coz, kalian akan disambut sama kegiatan pembuka awal tahun di sekolah dengan kegiatan yang biasa disebut MOS. MOS atau Masa Orientasi Sekolah dianggap sebagai pijakan awal kita sebelum melewati tahun-tahun kita di masa SMA. Hal ini dikarenakan hampir setiap kegiatan yang mengisi jadwal MOS berhubungan dengan pengenalan antarsiswa and lingkungan sekolah barunya. MOS adalah kegiatan yang disusun pihak sekolah yang bekerja sama dengan anggota OSIS untuk menyambut kedatangan siswa-siswi baru sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolah. “Kegiatan MOS merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pihak sekolah itu sendiri yang turut dibantu oleh para anggota OSIS-nya guna menyambut kedatangan siswa-siswi baru sebagai bentuk pengenalan antarsiswa dan lingkungan sekolah barunya,” jelas Dra Hj Endah Kesuma Dewi, Plt Kasi Sarana dan Manajemen Pendidikan SMP/SMA/ SMK Disdikpora Kota Palembang yang ditemui crew Lepass pada Kamis (14/7) lalu. Kegiatan MOS ini idealnya dilaksanakan selama

tiga hari. But, ada beberapa sekolah yang sengaja mengadakan kegiatan MOS di sekolah mereka lebih lama. Nggak salah memang, karena kegiatan MOS sebenernya emang tergantung sama kebijakan di tiap sekolah. Selain untuk menghindari rasa jenuh and menghindari kegiatan MOS yang dirasa nggak proposional, jangka waktu yang digunakan untuk masa MOS emang sebaiknya nggak terlalu lama. “Takutnya nanti siswa-siswinya keburu bosen kalo waktu MOSnya terlalu lama. Selain itu, nanti kegiatan MOS juga jadi nggak proposional,” tambahnya. Kegiatan MOS biasanya dilakukan secara hebohhebohan di berbagai sekolah. Kalo dulu MOS masih bersifat kaku, artinya rangkuman kegiatan MOS lebih kepada pemberian didikan kedisiplinan dan simulasi persiapan sekolah dengan berbagai macam aturannya. Kini MOS lebih berperan sebagai usaha menyatukan paradigma sekolah dengan kehidupan remaja sesungguhnya. Dilengkapi dengan berbagai atribut pendukung kegiatan MOS seperti, tas yang terbuat dari kantung plastik, topi dari karton, kalung dari permen, kunciran untuk para siswi yang jumlahnya begitu banyak, dan pernak-pernik lain yang lebih heboh pastinya, kegiatan MOS dibuat sedemikian rupa biar atmosfer kehebohannya makin berasa. On the other hand, MOS juga berperan dalam pem-

bentukan perilaku serta karakter siswa baru. Coz of that, ada beberapa sekolah yang membubuhkan skill dari segi IMTAQ maupun IPTEK di dalam kegiatan MOS-nya. Hal tersebut diungkapkan oleh Redi Endika, Ketua OSIS SMA Negeri 2 Palembang. “Dalam kegiatan MOS, sebaiknya lebih mengutamakan pembentukan perilaku dan karakter melalui kegiatan yang nggak hanya sekedar sosialisasi semata. Mereka harus ditempa dengan adanya kegiatan yang bermanfaat dan terjadwal baik dalam bidang IMTAQ maupun IPTEK,” jelas Redi. Bukan Balas Dendam SELAIN untuk memupuk rasa kekeluargaan and kekompakan antara junior dan senior, kegiatan MOS juga bertujuan untuk menggali potensi or bakat yang ada dalam diri setiap siswa-siswi baru dan memupuk rasa kepercayaan diri mereka. Misalnya aja pada saat perkenalan di depan teman-teman barunya yang kemudian disuruh oleh para seniornya untuk menunjukkan bakat atau kemampuan mereka. Disinilah mulai terlihat bakat apa aja yang dimiliki oleh para siswa-siswi baru untuk kemudian mereka akan disalurkan ke ekstrakulikuler yang ada disekolah tersebut. “Melalui kegiatan inilah kita selaku senior bisa melihat bakat-bakat apa aja yang dimiliki oleh junior kita untuk kemajuan sekolah kita kedepannya. Nggak hanya itu, tugas kita sebagai senior pastinya membimbing mereka dalam memilih bidang ekstrakurikuler yang sesuai dengan pilihan dan potensi junior kita,” ujar Rara Zahira selaku panitia pelaksana MOS di SMA Negeri 3 Palembang. Kegiatan MOS yang kerap kali diidentikkan dengan ajang balas dendam

IST

Peserta MOS sedang mengikuti kegiatan baris-berbaris

oleh beberapa kalangan sebenernya salah banget. MOS sebenernya ialah suatu kegiatan dengan tujuan biar para murid bisa menjadi lebih dekat satu sama lain, and lebih mengetahui seluk beluk tempat mereka akan menimba ilmu. Sebenarnya ungkapan tersebut lebih sebatas cara senior mengakrabkan diri dengan para juniornya. Coz, nggak semua panitia MOS ngelakuin kegiatan itu. “Semua kegiatan MOS kita buat have fun biar junior kita lebih cepat membaur satu sama lain, termasuk juga sama seniornya. Memang kesannya balas dendam antarangkatan, tapi sebenernya nggak juga sih. Kita cuma mau bikin kegiatan MOSnya lebih berkesan aja kok,” lanjut Rara. Bahkan di beberapa sekolah, kegiatan MOS kerap diakhiri dengan acara jalan-

jalan bersama para guru di sekolah tersebut. Hal ini juga terkait dengan kebijakan masing-masing sekolah. Nggak lain dan nggak bukan tujuan masih sama, untuk memupuk rasa kekeluargaan and kekompakan antarsiswa dan menjalin keakraban dengan guru-guru baru mereka kelak. Mengadakan kegiatan outbound, mengunjungi museum, atau tempat-tempat bersejarah lainnya menjadi salah satu pilihan bagi beberapa sekolah. “Adanya kegiatan sehari diluar lingkungan sekolah bikin kegiatan MOS makin asik aja pastinya. Kita juga bisa jadi tambah deket sama senior dan guru-guru disekolah baru nantinya,” komentar salah satu peserta MOS SMA Negeri 3 Palembang, Aidina Helda. But, kegiatan apapun yang dilakukan di Masa

Narasumber Dra Hj Endah Kesuma Dewi Plt Kasi Sarana dan Manajemen Pendidikan SMP/SMA/SMK KEGIATAN MOS merupakan kegiatan yang dilakukan pihak sekolah itu sendiri yang turut di bantu oleh para anggota OSIS-nya guna menyambut kedatangan siswa-siswi baru sebagai bentuk pengenalan antarsiswa dan lingkungan sekolah barunya.

Orientasi Siswa haruslah senantiasa mempunyai manfaat, mendidik, tidak mengandung unsur kekerasan, and pastinya bakal ada hasil yang memuaskan untuk kedepannya. Dari Lepass: BANYAK banget siswa baru yang takut akan adanya “tekanan” pada saat MOS. Padahal MOS itu nggak selalu diidentikkan dengan “tekanan”. Banyak hal yang bisa dijadikan pe-

lajaran dan pengalaman berharga untuk menjadi pelajar yang lebih baik ke depannya. Kepercayaan diri haruslah tinggi biar kita bisa berprestasi dan membanggakan keluarga, sekolah, dan orang-orang terkasih. Coz, untuk menjadi sukses haruslah berani melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. So guys, keep spirit and stay tune on Lembaran Pelajar Sumatera Selatan ya!

Cari yang Berkesan LIBURAN sekolah akan segera berakhir, saatnya bersiap-siap buat kembali menggunakan seragam putih abu-abu. Nah, setiap pergantian tahun ajaran, pasti tiap sekolah bakalan kedatangan murid baru dan wajib melewati masa

orientasi. Well, kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa) ini udah nggak tabu lagi didenger di kalangan abu-abuers. Kegiatan tahunan tersebut emang sudah menjadi tradisi bagi setiap siswa baru untuk masuk ke jenjang yang lebih tinggi. Yups, hal ini menimbulkan opini tersendiri bagi bintang Lepass edisi ini, Hardiyanti. Nowadays, MOS merupakan salah satu kegiatan yang pasti diadakan oleh setiap sekolah baik SMP maupun SMA. Nah, tentu aja dari kegiatan tersebut mengandung tujuan sendiri. Menurut Hardiyanti, MOS diadakan dengan tujuan agar siswa yang baru masuk di sekolahnya bisa cepat beradaptasi dengan kakak-kakak kelas and teman barunya. “Kegiatan MOS merupakan suatu agenda buat siswa/siswi baru agar mengenal apa saja yang ada disekoalah tersebut dan juga untuk menjalin keakraban antarsesama mereka yang berasal dari daerah-daerah berbeda,” ujar cewek manis yang akrab disapa Anti ini. Doi juga nambahin kalo kegiatan yang identik dengan perlengkapan unik ini banyak mempunyai dampak positif lain yang bakal ngelatih siswa baru, agar dapat bersosialisasi dengan orang-orang di sekitarnya. “Walau terkadang atribut MOS yang unik dan aneh-aneh menghiasi mereka, tetapi di dalam MOS ada suatu tujuan yang harus dicapai yaitu menjalin keakraban dan bersosialisasi dengan lingkungan baru. Cari yang berkesanlah,” tambah cewek yang maniak dengan film India ini. Tak ayal, cewek yang luwes menari ini juga berpendapat bahwa MOS bukan hanya sekedar kegiatan rutin tahunan aja, bahkan kegiatan yang diadakan di awal masuk sekolah ini bakal memberi kesan tersendiri bagi siswa yang mengikutinya. “Di dalam agenda MOS ini nggak hanya mengenalkan sekolah dan warganya, tetapi kegiatan ini juga melatih kebersamaan dan kekompakan sesama peserta MOS,” tutupnya dengan semangat. At last, buat Anti tetep kembangin terus yah prestasimu!(moy/win/nzu/zti) BIODATA Nama Asal Sekolah TTL Alamat Nama Ortu Ayah Ibu E-mail

:Hardiyanti : SMA Negeri 2 Sekayu : Palembang, 19 Januari 1995 : Jln. Letnan H Nur LK 7 Sekayu : Suharto : Mardianah : deanmutss@yahoo.com

Prestasi # Juara 1 Tari se-Muba Tahun 2011 # Juara 3 Tari Panca Lomba PMR Tingkat Sumatera SelatanTahun 2011 # Juara 3 Umum G-AKSI Indonesia Tahun 2011 # Peserta G-AKSI Indonesia mewakili Sumatera Selatan Tahun 2011 # Sekretaris 1 Osis SMA Negeri 2 Sekayu Tahun 2010/2011

Ajang Pengakraban Diri Jangan Disalahartikan Annisa Rizqona Hanifah SMA Plus Negeri 17 Palembang MENURUT aku MOS ada segi positif dan negatifnya. Dari segi positifnya, calon siswa dapat mengenal kebersamaan, kedisiplinan dan tentunya dapat bersosialisasi dengan teman baru. Kalo dari segi negatif, terkadang MOS disalah artikan untuk ajang balas dendam para senior. Sehingga, pihak sekolah sebaiknya mengontrol pelaksanaan MOS agar terjalin silaturahmi dan memupuk persahabatan serta kebersamaan dengan siswa lain.(dhe/fal) Mecy Agusmin SMA Muhammadiah 1 Palembang MOS merupakan langkah awal aacalon siswa dalam mengenal lingkungan sekolah dan beradaptasi dengan teman-teman baru maupun warga sekolah. Keagiatan MOS banyak hal yang disalah artikan oleh seniornya kadang itu sebagai ajang balas dendam. Tapi MOS juga memiliki positifnya seperti ajang pengakraban antara senior maupun antar junior. Dan juga untuk tempat beradaptasi calon siswa.(alf/key)

Lembaran Pelajar Sumatera Selatan Happy birthday to kak Nurdinawati Kudus dan Kak Jesica Pratiwi. Wish you all the best. :) Nur’ Annisa Winadia Happy born day buat my mother Nina Aksari. I hope Allah give long age and always healthy in every time. from Nadia and Vidya.... love you mom :* Saski Hff F : Saski T : Kak Andre M : Semoga LULUS di Poltek Unsri ya !!! amiin Evha Sukocoh Monicha hutagalung’Pebradinata Salam buat Seluruh WARGA SMKN3 PLG saya KANGEN kalian SEMUA :D makasih [÷_÷] Dhie Cwekiianhruz Smngatcelalu kirim slam bt smua shbt aq yg uda support aq trs saat aq sedih.. bt dian,, mksi da nyakitin aq,, semoga km bhgia dg kputusn mu skrg,, mksi lepas,,,

By: M. Efran Sepriansyah MULAINYA tahun ajaran baru berarti setiap sekolah akan merekrut siswa-siswi baru. Setiap siswa-siswi baru sebelum ditetapkan secara sah sebagai anggota sekolah itu, maka diharuskan untuk mengikuti Masa Orientasi Siswa. Tetapi MOS ini, banyak disalahartikan oleh panitia MOS. Sering kita mendengar adanya kekerasan, hukuman yang terlalu berat, ataupun kematian diakibatkan oleh diadakannya Masa Orinteasi Siswa ini. MOS yang baik adalah pelaksanaannya dilakukan secara santai, have fun, bahkan dapat dianggap sebagai berbagi cerita atau informasi dari panitia MOS kepada peserta MOS tersebut. Jika pada saat MOS terjadi kekerasan berarti panitia MOS tersebut telah salah dalam aturan yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Indonesia. Bukan kegiatan-kegiatan di MOS yang penting, tapi yang terpenting pada saat MOS ada semangat sama-sama membangun kembali pendidikan karakter yang kokoh, di mana datang dari keinginan murid, guru, tenaga kependidikan dalam membentuk budaya sekolah yang sangat kondusif untuk bertumbuhnya karakter-karakter yang dicontohkan nilai-nilai utama pada Tut Wuri Handayani. Lepass-mania, kegiatan Masa Orientasi ini juga merupakan kegiatan positif untuk saling berkenalan antar siswa baru. Selain itu masa orientasi siswa juga bertujuan agar siswa baru lebih mengenal lingkungan barunya, atau sekolahnya. Pada saat masa orientasi juga peserta MOS dapat mencari ekstrakurikuler yang akan mereka dalami selama 3 tahun tersebut. Buat panitia MOS sebaiknya dari sekarang bersamasama untuk memutuskan rantai kekerasan yang sering terjadi dan juga menyambung rantai kekeluargaan dengan bersamasama menjadikan MOS, sebagai kegiatan yang dapat mendidik tanpa adanya kekerasan, Buat Lepass-mania tetap tongkrongin lembaran yang anzahl ein ini ya! (Follow me @EfrandMyStriker)


SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

Sukses SEA Games Prioritas ! dari halaman 1 Berpakaian batik dipadu celana hitam, Alex mengaku akan menghadapi banyak agenda kemarin. Di antaranya mengantar anggota DPR RI Komisi 10 ke Wisma Atlet Jakabaring. Hadir pada kesempatan itu seluruh unsur pimpinan media massa di Sumsel dan kepala biro/koresponden koran nasional di Sumsel. Dari Sriwijaya Post hadir Pemimpin Redaksi Hadi Prayogo. Acara itu dimoderatori Redpel Sripo Hj L. Weny Ramdiastuti. Sebelumnya sebagai pengantar pertanyaan, moderator mengemukakan, belum pernah ada dalam sepanjang sejarah penyelenggaraan SEA Games tuan rumah mengalami hal seperti sekarang ini. Yakni, persiapan penyelenggaraan justru kalah gaungnya dari kasus korupsi. Dan hal itu sedikit banyak mengganggu konsentrasi seluruh unsur di daerah yang sedang bekerja. Padahal, media massa lokal khususnya sudah berupaya memberi ruang yang besar pada persiapan SEA Games. Baik dari sisi venues, kegiatan, dan atlet-atletnya. Menjawab hal itu, Alex setuju. Ia sependapat berita tentang dugaan suap itu bukanlah seperti pepatah nila setitik rusak susu sebelanga. “Karena belum tentu ini nila. Belum tentu terbukti. Yang jauh lebih penting sebenarnya adalah upaya kita dan perjuangan kita menjadi tuan rumah,”katanya. Ia mengajak yang hadir untuk ikut membayangkan bagaimana menyulap lahan 325 hektare menjadi kawasan sport city hanya dalam waktu singkat. Belum tentu semua provinsi bisa. Belum lagi, kesulitan tiang pancang sampai harus cari ke Surabaya. Tiang pancang itu dibawa pakai tronton. Tapi, terhalang di Merak. Akhirnya tidak melalui Selat Sunda tapi

Ratusan Penyair Bertarung di Palembang ! dari halaman 1 ini bagi kita adalah semacam reuni besar keluarga terdahulu pada masa Sriwijaya dalam satu kebersamaan yang utuh,” sambutnya. Dalam acara tersebut, buku berjudul “Akulah Musi” resmi diluncurkan. Buku berisikan 1.000 puisi hasil karya dari ratusan penyair

Jangan Usai SEA Games Banyak Masuk Penjara ! dari halaman 1 meninjau venues SEA Games XXVI di Jakabaring, Palembang, Sabtu (16/7). Kalau melalui proses tender, lanjut Miing, butuh waktu lama. Paling tidak satu bulan lebih, belum lagi ada masa sanggahan dan komplain, maka butuh waktu lagi. Seperti pekerjaan sewa mobil, pengisian acara. Makanya harus dipakai pola Penunjukan Langsung (PL) dengan syarat dan standar kualifikasi yang ditetapkan dan dicantumkan dalam Kepress tersebut.

Pal Limo, Kota Batu, Tanah Malang ! dari halaman 1 setiap Bus Kota jurusan KM 12 pun tertulis “KaryajayaKM 12, Plaju- KM 12”. Kendatipun begitu, masih saja ada orang keliru menyebut Pal 5, Pal 9, Pal 11 dan seterusnya, terutama orang-orang tua yang masih ada di Palembang. Kota Batu, terbayang oleh kita Kota yang berbatu-batu, padahal itu nama sebuah Kampung pengembangan dari kampung 8 Ilir. Yang sebetulnya adalah “Kuto Batu” mungkin diambil dari nama Pasar Kuto. Ini masih

dibawa lewat Boom Baru. “Bagaimana kita menimbun rawa. Ratusan ribu kubik tanah merah diambil dari berbagai tempat. Bagaimana kita menghadapi komentar politisi yang macam-macam,” ujarnya. “Saya terpukul. Tapi, saya yakin semua ini ada hikmahnya. Saya jadi tahu siapa yang sahabat, siapa yang purapura. Tapi, lupakan semua itu,” tambahnya. “Kalau saya memang salah saya tidak akan bisa lepas. Kalau saya terima gratifikasi pasti akan ketahuan kemudian. Karena apalah artinya saya yang hanya seorang gubernur,”ujar Alex sambil menyebut pejabat di atas gubernur banyak yang dijerat KPK. “Kalau saudara menyimak dakwaan jaksa ada kesepakatan internal PT DGI yang saya tidak ketahui. Untung itu belum diterima. Kalau diterima lain ceritanya. Tapi, tolong jangan dibunuh dulu karakter saya,” pintanya. Alex lalu mengajak semua pihak untuk berpikir positif. “Belum tentu ini semua benar. Ini kesempatan pertama dan terakhir. Kalau SEA Games sukses kita bisa jadi tuan rumah Asian Games. Kita sudah punya modal dasar. Tinggal tambah delapan blok lagi (di Wisma Atlet, Red),”ujarnya. Ini semua, kata Alex, bukan demi keuntungan pribadi. Karena apabila gagal, kata Alex, kemana muka republik ini akan dipertaruhkan. “Jangan kita rusak sendiri. Padahal orang lain ikut bangga. Ikut kagum. Ini tidak akan terulang lagi,” katanya. Tentang stafnya di lingkungan Pemprov Sumsel yang disebut-sebut menerima suap, Alex memilih tidak mau berkomentar. Biarlah, katanya, berjalan di ranah hukum. Triliunan Rupiah Ditambahkan, gara-gara SEA Games ke Sumsel sudah masuk triliunan rupiah. Angka itu didapat antara lain dari investasi perluasan bandara internasional, ruang terbuka hijau, pembuatan lintasan rel kereta

api dan lain-lain. Soal tuduhan suap Alex mengaku tidak risau karena ia memang tidak terima. Ia juga tidak risau dengan pengerjaan venues secara fisik. Alex justru merisaukan pelaksanaan SEA Games yang langsung dikomandoi pusat. Maksud Alex, dalam hal ini, soal acara pembukaan. Ada 3.500 penari yang akan terlibat namun sampai sekarang belum ada koordinasi yang jelas. Untuk itu, diputuskan sejak tiga bulan terakhir penari lokal latihan sendiri secara terpisah-pisah karena dananya belum keluar. “Kita harus jauh lebih hebat dari Laos (penyelenggara SEA Games ke-25, tahun 2009, Red),”tandasnya. Menjawab usul apakah perlu ada statamen dari Menpora atau bahkan Presiden SBY tentang pelaksanaan SEA Games tetap akan berlangsung di Palembang, Sumsel, Alex mengaku tidak bisa meminta demikian. “Bila dinyatakan seperti itu oleh beliau-beliau syukur tapi saya tidak mungkin meminta. Yang pasti, setuju atau tidak setuju, SEA Games akan tetap berlangsung di Palembang. Ia juga setuju dengan usulan ada city tour untuk berbagai lapisan masyarakat yang meninjau venues setiap hari. Dengan demikian, masyarakat Sumsel tahu dan mendukung SEA Games di daerahnya. Progress Report Pada kesempatan itu, Alex juga menjawab laporan maju per venues. Juga termasuk rencana kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada final bola voli antarklub se-Asia pada 30 Juli mendatang. Sebelumnya tanggal 28 Juli dijadwalkan akan meninjau Jakabaring. Alex juga menjawab soal Siloam, soal rencana pembuatan jalan tol tahap I (Kayuagung-Jakabaring) sepanjang 32 km. Pengerjaannya direncanakan 1,5 tahun. Investornya dari Malaysia. Peresmiannya juga akan dilakukan Presiden SBY bersamaan dengan pembukaan SEA Games,

November mendatang. Jalan tol tahap kedua dari Jakabaring-Alang-alang Lebar-Betung sejauh 100 km. Jalan tol itu akan menjadi jalan tol terpanjang pertama di luar Jawa. Dengan demikian diharapkan bottle neck traffic akan teratasi. Selain juga sedang dirintis jalan darurat khusus untuk angkutan batubara. Dimulai dari Lahat ke atas. Khususnya lewat perkebunan. Dengan percepatan-percepatan itu, Alex menargetkan dapat melipatgandakan APBD sampai 4,3 triliun rupiah. Sementara dulu semasa baru menjabat (2008), APBD Sumsel Rp 2,1 triliun. “Insya Allah kita akan bisa menyusul Riau dan Kaltim. Artinya kalau dana untuk pembangunan tercapai maka akan mudah membawa Sumsel melompat jauh ke depan,”harapnya. Menjawab Siloam Menjawab soal pembangunan RS Siloam, Alex mengaku tidak mengerti mengapa orang tidak setuju. “Mereka menang tender,” katanya. Kalau dirinya disebut menerima banyak dari Siloam, ia mengaku. Namun yang dimaksud menerima itu halhal menguntungkan untuk Sumsel. “Kita dapat lapangan kerja, dapat rumah sakit internasional dan lain-lain,” katanya. Diungkapkan ada lima poin dalam kontrak yang harus dipenuhi pemenang tender. Harus bangun sekolah internasional, membangun undermall, membangun kolam renang, merenovasi indoor basket, dan 30 tahun kemudian semua itu kembali jadi milik Pemprov Sumsel. “Setelah itu per tahun kontribusinya masuk untuk daerah,” kata Alex. Ia juga sudah mensyaratkan pihak Siloam tidak boleh memakai salib, membolehkan karyawan pakai jilbab, tidak ada misi agama, dan boleh pakai tenaga lokal. “Kalau setelah semua syarat itu dipenuhi tapi masih ditolak juga saya harus mempertanyakan ada apa,” katanya. (wen/hdp)

Se-Nusantara. Palembang merupakan tempat penyelenggaraan yang ketiga di Indonesia, sebelumnya pernah diadakan di Medan dan Kediri. Serta pernah di luar negeri di Malaysia dan Brunei. Ketua Dewan Kesenian Sumsel Dr Zulkhair Ali mengatakan, PTP ke-V digelar mulai 16-19 Juli. Berbagai kegiatan akan diadakan, seperti seminar internasional, aspresiasi pengenalan puisi dari penyair, dan tarung (maksudnya lomba, Red) antar penyair. Dalam kegiatan aspresiasi puisi, terdapat 13 lokasi yang akan didatangi pe-

nyair. Diantaranya sembilan sekolah menengah, tiga perguruan tinggi dan di depan Kantor Dewan Kesenian Sumsel. “Apresiasi puisi penyair, akan diadakan Senin nanti (18/7). Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak generasi muda untuk tetap menjaga kelestarian puisi dari nusantara,” ungkapnya. Sedangkan dalam acara tarung penyair, direncanakan akan diadakan di Kambang Iwak. Para penyair nantinya saling bertarung puisi dengan gaya-gaya khas dari penyair itu sendiri. “Sebelumnya para pe-

nyair diajak ke Kampung Kapitan, disana penyair akan berinsipirasi untuk membuat syair puisi yang akan ditarungkan. Penilainya adalah penonton yang hadir dalam acara tersebut,” ungkapnya. Ahmad Md Tahir,penyair asal Negara Singapore mengungkapkan, kegiatan PTP merupakan kegiatan silatuhrahmi antar penyair dari seluruh nusantara. Karena Nusantara bukanlah sebuah negara kesatuan, melainkan sebuah kesatuan. Jika diibaratkan, nusantara merupakan belanga (wadah) bagi negara-negara melayu. (mg19)

Menurutnya, Presiden harus mengambil langkah cepat untuk melindungi pelaksana dan pekerja di lapangan. “Saya sepakat dengan usul Pak Gubernur, kita semua harus duduk satu meja dengan KPK, BPK, kejaksaan dan kepolisian dalam penggunaan anggaran. Jangan sampai, selesai SEA Games akan banyak orang masuk penjara, jika menggunakan UU Keuangan biasa,” katanya. Misalnya dalam pelaksanaan penyelengaraan, jelas Miing, perlu perhatian khusus lantaran butuh 5.000 penari, LO dan tenaga-tenaga voluntir. Mereka butuh latihan, pendidikan kepribadian dan mental. Makanya, pengurus Inasoc Pusat harusnya sudah mendelegasikan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) ke

pengurus Inasoc daerah. Apalagi sudah satu tahun lebih para LO dan Volunter yang direkrut belum diberikan honor. Menurut Miing, dari sisi pembangunan fisik bangunan, ia mengaku tidak khawatir lagi tetapi justru dikhawatirkan pada tahapan pelaksanaan. Makanya, Presiden harus mengambil langkah. Panasonic Tanggung Mebeler Sementara Ketua Komisi X DPR RI Prof H Mahyudin Ns menjawab kerisauan Pemprov Sumsel soal usulan tambahan dana Rp 50 miliar khusus untuk pengadaan sarana wisma atlet, seperti kebutuhan mebeler dan sarana pendukungnya. Dikatakan Mahyudin, untuk kelengkapan wisma atlet seperti 100 TV, 1.000 unit AC, lemari es di setiap

ruangan sudah ditanggung Panasonic dari Muhammad Gobel. Sedangkan untuk tempat tidur, meja dan kursi di setiap kamar, alokasi dananya disiapkan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora) sebesar Rp 30 miliar. “Saya, pikir persoalan Wisma Atlet selesai dan cukup. Dengan begitu, Pemprov Sumsel tidak perlu lagi khawatir,” katanya. Mengenai biaya penyelenggaraan, Mahyudin mengatakan, antara DPR dan pemerintah sudah membahas soal dana penyelenggaraan sebesar Rp 998 miliar atau paling amannya Rp 1,1 triliun. “Insya’allah, Senin atau Selasa malam nanti sudah ada keputusannya karena DPR dan pemerintah akan memutuskan,” katanya. (sin)

lumayan kalau orang menyebut “Kuto” masih relevan dengan tempat tinggal mereka. Tapi bagi mereka yang jauh dari Pasar Kuto dan masih masuk kampung “Kuto Batu” tentu akan keliru bila menyebut “Kuto” saja. Kalaupun disebut “Kuto Batu” lengkap, lawan bicara masih akan bertanya, “di mana itu?” orang masih perlu menjelaskan, misalnya nama jalan yang dikenal. Atau orang masih menyebut “kampung 8 Ilir, dulu” orang akan “Oooh”. Generasi muda zaman sekarang pasti akan melongo keheranan bila disebut kampung “Tanah Malang”, dan pasti mereka akan balik bertanya, “di mana itu?”. Sebenarnya wilayah Tanah Malang itu bukanlah kam-

pung, melainkan masuk wilayah Keramasan sekarang berada di Kecamatan Kertapati. Orang dahulu kala menyebut tanah malang itu mungkin suatu kekeliruan. Tidak ada secara fisik tanah yang malang itu, entah kalau itu kiasan. Sebetulnya bila dilihat sekarang ini, setelah adanya jembatan Musi II, ternyata wilayah yang dikatakan tanah malang itu berada di ujung “Pulau”. Disebut Semenanjung juga tidak tepat, karena tanah itu diapit oleh dua sungai yakni Sungai Musi dan Sungai Keramasan. Kalau sungai Musi terus kehulu, bisa jadi sungai Keramasan adalah anak sungai Musi juga, namun terbilang pendek. Sungguh, enak tidak enak tinggal di ujung pulau seperti penduduk “Tanah Ma-

lang” itu, enaknya karena mereka tidak kesulitan air. Tidak enaknya, bila air pasang, mereka akan kebanjiran, satu-satunya jalan adalah membuat rumah bertiang dan tinggi. Tidak heran bila dari rumah ke rumah masih ada yang dihubungkan dengan jembatan kayu. Entah walikota atau wakil walikota dan anggota dewan sudah pernah atau belum ya, menginjakkan kakinya ke “Tanah Malang” itu? Harap dimaklumi jikalau apa yang saya ungkapkan di sini ada yang keliru, wajar saya manusia biasa yang tidak lepas dari salah dan keliru, boleh kok anda memperbaiki keliru-keliruku itu.Sebab keliruku bisa jadi kelirumu juga dan keliru kita semua.

Cari Orang Pintar Hingga ke Gunung Dieng ! dari halaman 1 melalui lokasi gelap gulita. Kemudian Dawud memberanikan diri menyambangi Jakarta. Di kota yang menjadi pusat pemerintahan Indonesia ini, ia mendatangi berbagai instansi terkait. Dengan keinginan kuat memulangkan Darsem, Dawud tidak segan-segan berjalan kaki. Apalagi isi kantong Dawud yang tidak memungkinkannya membayar ongkos bus apalagi taksi. “Ka-

Saya Merasa Terhomat Jika... ! dari halaman 1 sehingga tak banyak orang yang mengerti kondisi negara ini sebenarnya. Mengapa? Karena saya pikir, Indonesia kurang artikulatif, meskipun kami adalah negara yang sangat menarik, baik dari segi luas wilayah dengan jumlah penduduk lebih dari 220 juta jiwa, mayoritas muslim, dan demokratis. Pada era 30 tahun pemerintah Soeharto, kami berhasil mengurangi angka kemiskinan. Namun kami juga belajar bahwa meningkatkan angka pertumbuhan dan mengurangi kemiskinan saja tidaklah cukup. Rakyat menginginkan transparansi, partisipasi, akuntabilitas, pemerintah yang bersih, dan antikorupsi. Ini menjadi hikmah yang bisa kami ambil. Dengan biaya besar, sekitar 75 persen dari PDB (product domestic brutto) digunakan untuk menyelamatkan sistem perbankan yang kolaps akibat krisis eksternal, dan

Pahri Janji Terapkan Politik Santun ! dari halaman 1 makin panas. “Memang tidak menutup kemungkinan nantinya akan ada kendala, namun saya sudah berjanji akan menerapkan politik santun pada diri saya dan timses,” jelas Pahri yang saat berkunjung didampingi Kabag Humas Pemkab Muba H Soleh Naim dan sejumlah anggota timses. Rombongan Pahri diterima jajaran pimpinan Sripo antara lain Pemimpin Umum H Sholeh Tamrin, Pemimpin Redaksi Hadi Prayogo, Pemimpin Perusahaan Bambang Hartono, dan Sekretaris Redaksi H Salman Rasyidin. Sikap positive thinking tetap menjadi bagian jati dirinya, meskipun ada pihak-pihak lain yang menjelek-jelekan dirinya. “Pastinya hal tersebut disikapi bijaksana,

7

dang saya nyetop mobil apa saja yang searah dengan jalan saya. Entah itu mobil bak terbuka atau truk. Kalau mereka berhenti saya ikut, kalau enggak saya jalan terus,” tuturnya. Jalan Dawud sedikit terang seiring pemberitaan media massa, terutama televisi, yang membuat nama Darsem menjadi perhatian publik. Pemberitaan setidaknya meringankan beban biaya perjalanan Dawud untuk hilir mudik ke sejumlah tempat. Tidak jarang, Dawud tidak dipunguti ongkos saat menumpang bus. “Keneknya jadi kenal wajah saya. Karena peduli, mereka tidak narik ongkos dari saya. Padahal saya mau bayar. Tapi mereka bilang, tidak usah,” kata Dawud.

Sedikit sinar menerangi jalan bukan berarti semua halangan terlampaui. Dawud malah tertipu seseorang yang disebut-sebut bisa memulangkan Darsem. Dia harus merelakan sejumlah gaji Darsem dikantongi orang yang hingga kini belum menunjukkan tanggung jawabnya. Jumlah uang itu pun tidak sedikit. Dawud menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta sebagai syarat untuk memulangkan Darsem. “Setelah sekarang Darsem sudah pulang, saya belum tahu apakah akan menuntut orang itu atau tidak. Kalau saran Pak Elyasa (penasihat hukum Dawud), nanti saja kalau semua urusan sudah beres,” tegasnya. (didit/yogi gustaman)

internal. Jadi, Indonesia mendapat banyak pelajaran berharga, sangat beragam, namun banyak pula pencapaiannya. Dari bidang pembangunan, banyak hal yang bisa dipelajari dari negara ini. Terkait dengan Arab Spring, banyak orang bertanya, siapa yang menjadi model? Ada yang mengatakan Turki, ada yang mengatakan Indonesia, bagaimana Anda menangani ekonomi setelah Soeharto jatuh? (Arab Spring adalah istilah untuk menggambarkan gelombang protes dan demonstrasi menuntut demokrasi dan pemerintahan bersih yang terjadi di dunia Arab sejak 18 Desember 2010. Dimulai dari Tunisia, Mesir, Libya, Bahrain, Suriaah, Yaman, Aljazair, dan beberapa negara lain) Itu bukan hal yang mudah. Kita bicara soal Indonesia setelah 12 tahun masa transisi, periode yang menyakitkan. Sebuah pengalaman yang sangat berharga, mengubah sistem dari sentralisasi menjadi desentralisasi, dari masyarakat yang tertutup menjadi terbuka, dari otoritarian menjadi demokratis, dan itu semua dialami oleh negara

sebesar Indonesia. Banyak yang berpikir bahwa saat itu Indonesia akan terpecah menjadi negara-negara kecil. Masamasa yang sulit bagi kami. Namun di masa kritis tersebut kami mengadopsi apa yang disebut front-loaded reform untuk memastikan kami akan berubah, meninggalkan masa lalu, dan membuang praktik lama. Kami menyusun UndangUndang Anti Korupsi yang lebih bergigi, dan mendirikan lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi. Pemerintah melakukan perubahan besar dalam hal keuangan negara. Banyak hal yang tak mampu dicapai dalam reformasi ini. Harapan rakyat sangat tinggi di masa transisi, apalagi setelah 30 tahun di bawah Orde Baru. Mereka ingin perubahan sekarang juga, secepatnya. Jadi kadang-kadang rintangan muncul, dan harus diatasi oleh pemerintahan transisi. Yang juga penting adalah, munculnya kelompok kepentingan, yang mencoba mengambil keuntungan dari proses tersebut. (Tribunnews/ade)

dengan kepala dingin dan hati yang sejuk,” ujar Pahri yang memang tampak low profile ini. Ketika ditanya tentang pelayanan untuk masyarakat Muba di tengah situasi politik yang memanas, Pahri dengan tegas mengungkapkan pelayanan masyarakat adalah prioritas. “Pelayanan masyarakat tidak boleh terbengkalai. Para PNS apalagi pejabat juga tidak boleh berpolitik praktis. Kalau berpolitik silakan mundur,” jelasnya. Untuk itu di sela-sela kesibukannya mempersiapkan diri dalam Pilkada, Pahri menyempatkan diri membuat program berkantor sehari di kecamatan. “Saya bisa tahu langsung kebutuan masyarakat di desa, sembari memberi arahan pada aparat paling bawah,” kata Pahri. Kepada jajaran Sripo, Pahri mengatakan tujuan kunjungannya adalah sebagai silahtuhrahmi dan meminta doa restu menghadapi Pilkada Muba mendatang. Menurut Pahri, Sripo merupakan salah satu media yang ikut serta memaju-

kan Kabupaten Muba selama tiga tahun dirinya memimpin. Sedangkan Hadi Prayogo dalam kesempatan itu mengungkapkan tentang profil Sriwijaya Post yang tergabung dalam Tribun Network di bawah Kompas Gramedia. “Selain media cetak kami juga mengembangkan media online dengan nama sripoku.com,” jelasnya. Adapun sripoku.com dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mendapatkan berita secara cepat. “Tidak perlu menunggu koran besok pagi, berita terkini sudah bisa didapat dengan memencet handphone, ke situs http/ /m.sripoku.com,” jelasnya. Hadi juga mengungkapkan sebagai media, Sripo akan tetap menjaga netralitasnya dalam Pilkada Muba. “Bagi Sripo siapa yang terpilih menjadi Bupati Muba dalam Pilkada Muba mendatang dialah yang terbaik bagi rakyat Muba,” tegas Hadi. Kunjungan Pahri dan rombongan diakhiri dengan saling tukar cendera mata. (mg19)


SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

8

Terungkap Setelah Hamil Enam Bulan ■ Kakak Perkosa Adik Kandung ■ Pelaku Sudah Ditahan Polisi BATURAJA, SRIPO — Kasus perkosaan terhadap X (28) seorang gadis tinggal di Dusun II Desa Kedaton Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU, baru terungkap setelah X hamil enam bulan. Usut punya usut, pelakunya tidak lain kakak kandung X sendiri, yakni SD (31). Begitu mengetahui pelakunya adalah SD, ibu korban langsung melaporlan perbuatan bejat SD itu ke Polsek Sinar Peninjauan. Begitu mendapat laporna itu, Kapolsek Iptu Adi Safril bersama Kanit Reskrim Aipda Bustomi memburu pelaku. SD dibekuk saat sedang berkumpul bersama teman-temannya di Desa Kedaton, Jumat (15/7) sekitar pukul 00.00. Kepada petugas yang memeriksanya, SD meng-

akui perbuatannya. Menurut SD dia memperkosa adiknya X itu sebanyak dua kali pada Januari 2011 lalu. Sedangkan X mengaku, mulutnya disumbat oleh kakak kandungnya itu sebelum diperkosa. X mengaku diancam oleh SD supaya tidak membocorkan aib ini kepada orang lain. Korban X yang di bawah tekanan kakaknya itu mencoba menutupi aib tersebut serapat-rapatnya, namun bulan ke enam perut X semakin membuncit, sehingga ibunya curiga, dan mengorek apa yang terjadi. Terungkaplah perbuatan bejat SD terhadap adik kandungnya X itu. SD pun dilaporkan ke kantor polisi dan kemudian ditangkap pada Jumat (15/7) dini hari. (eni)

Aku Sedang Ngamen Dipukul PALEMBANG, SRIPO — Angga (23) tidak menduga jika dirinya bakal masuk penjara. Masalahnya, pengamen yang tinggal di Lr Mataram RT 17 Sukarame Palembang ini terlibat kasus penikaman terhadap M Deni ketika berada di Simpang Dogan Sako Palembang. Angga dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Sako di kawasan Simpang Patal. Menurut Angga, dia menikam M Deni ketika berada di Simpang Dogan Sako, Jumat (15/7) pukul 17.00. “Aku sama istri sedang mengamen, tiba-tiba mereka berdua (korban M Deni, Red) datang dan langsung memukul aku. Tidak terima aku langsung menusuk dia,” ujar Angga.

Korban Deni mengalami luka tikam sebanyak lima lubang di bagian perut. Korban dirawat di RS Hermina Palembang. Setelah menikam Deni, Angga mengaku langsung kabur bersama istri. Namun tidak berapa lama, Angga dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Sako. “Aku sedang duduk-duduk di Simpang Patal baru selesai mengamen, langsung ditangkap polisi,” ujar bapak dua anak ini. Kapolsek Sako, Kompol Lisbeth melalui Kanit Reskrim Iptu Kasmini Darda menuturkan, tersangka berhasil ditangkap setelah mendapat laporan dari keluarga korban. (mg14)

SRIPO/EKO ADIASAPUTRA

SERBU KPU — Ratusan massa menggelar aksi demo dan mendatangi KPU Muba. Massa membakar ban bekas serta melempari aparat kepolisian yang berusaha memblokir pergerakan massa. Aksi massa ini merupakan Simulasi Pra Operasional Pengamanan Pilkada Muba oleh aparat Polres Muba, Sabtu (16/ 7). Wakapolres Muba, Kompol Rade Sinambela mengatakan, simulasi ini dimaksudkan untuk memantapkan kesiapan personil kepolisian dalam tugasnya mengamankan Pilkada Muba 2011 ini.

Briptu F Nyabu di Rumah MUARADUA, SRIPO — Aparat Reskrim Polres OKU Selatan membekuk Briptu F alias Boyik ketika sedang nikmati sabu-sabu alias nyabu di rumahnya Perumahan Griya II Kecipung, Muaradua, Jumat

(15/7) sekitar pukul 01.00 dini hari. Petugas yang melakukan penyergapan du kediaman F ini menemukan dan menyita satu paket kecil sabusabu. “Penangkapan oknum bintara yang bertuhas

di Polsek Kota Muaradua ini berdasarkan informasi dari masyarakat setempat,” kata Kapolres OKU Selatan, AKBP Drs Azis Saputra seperti dirilis oleh Wakapolres Kompol Imam Anshori SSos, Sabtu (15/7).

Imam menambahkan, peran serta dan informasi dari masyarakat sangat membantu petugas dalam mengungkap serta memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di daerah yang berbatasan

langsung dengan Provinsi Lampung dan Bengkulu itu. “Kami tidak akan mentolerir dan tidak pandang bulu dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya. (mg3)


HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

MINGGU, 17 JULI 2011

Berteman dengan Alarm IAPA PUN tahu apa itu alarm, media yang berfungsi untuk memberitahu atau mengingat banyak orang ketika bahaya mendekat. Namun, banyak pula yang menyepelekan si cerewet itu di kala lelap. Bagi Intan Dian Pratiwi, alarm bukan sekadar tanda bahaya, juga untuk mengatur jadwal bagi mereka yang sibuk. Gadis kelahiran Palembang, 12 Januari 1995 ini mengatakan, alarm tidak sekadar dipasang untuk tempat-tempat tertentu, rumah, atau mobil, tetapi alat yang terkenal sensitif ketika ada getaran-getaran asing itu, berfungsi mengingatkan seseorang akan tugas dan kewajibannya. Juara fotogenik Gadis Palembang 2011 ini, memberikan contoh dirinya yang memang sibuk dengan sekolah, les, dan kegiatannya sebagai model. Belakangan juara dua model busana daerah tradisional ini pun, diminta radio swasta untuk menjadi host. Tentunya, jadwal pun terasa cukup padat, butuh energi dan ketepatan waktu. Maka setting alarm pada ponsel pun kerap dipasang jika kegiatan dirasa penting. “Semacam pengingat pemiliknya, kemudian standar keamanan bagi pemilik kendaraan dan tempat hunian atau rumah tempat tinggal ataupun kantor,” jelas pemilik tinggi 170 cm ini. Diakui siswi SMA N 18 Palembang ini, rumah memang perlu alaram untuk keamanan. Bukan berarti si pemilik rumah fobia, tetapi untuk sebuah pencegahan. Putri sulung pasangan Dwi S dan Dini yang berniat mengikuti Putri Sumsel 2012 ini, mengingatkan agar tidak meremehkan fungsi alaram. “Jangan remehkan hal-hal yang kecil, karena apapun itu, pasti ada fungsinya termasuk alarm,” jelas Intan. (hendra kusuma)

S

BIOD ATA : BIODA Nama : Intan Dian Pratiwi TTL : Palembang, 12 Januari 1995 Alamat : Kalidoni Yuka I Palembang Postur : 170cm/63kg Status : Siswi Kelas II SMAN 18 Palembang Hoby : Tari dan foto Fotografer : Syahrul Hidayat Prestasi: 1. Fotogenik Gadis Palembang 2011 2. Juara 2 Model Busana Daerah Tradisional Jakarta

INTAN DIAN PRATIWI


10

SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

Rumah Kemalingan HP Anda Berdering ■ Alarm Anti Maling NTUK mengantisipasi terjadinya pencurian di rumah maupun di kantor saat ditinggal, saat ini di Palembang telah hadir alarm dan kunci anti maling penemuan baru dari Jepang. Alat canggih ini, menggunakan alarm panel, perangkat sensor infra merah bagi penyelundup, kontak pintu nirkabel dan remote kontrol.

U

Manager Marketing Cofig Serasi Edy Phang mengatakan, alarm dan kunci anti maling ini dapat dihubungkan dengan ponsel pribadi sehingga setiap saat dapat dilakukan pengecekan dimanapun dan saat apapun. “Fungsi utama dari alarm dan kunci anti maling ini adalah alarm panel yang memiliki beberapa keunggulan seperti delapan wireless zone yang dapat disatukan dalam satu tombol. Selain itu bila ada seseorang yang masuk dalam rumah atau kantor yang bukan pemilik secara otomatis langsung tersambung dengan hp kita,” ujarnya. Sistem kerja alarm dan kunci anti maling ini sendiri menggunakan remote kontrol yang dapat diperbanyak sesuai jumlah ang-

gota keluarga yang ada di rumah, kartu yang dapat diperbanyak hingga 2000 lembar, kunci yang berbeda dari kunci pada umunya. Untuk kartu, akan dibuat pin yang hanya bisa digunakan bila memegang kartu tersebut. Begitu halnya remote kontrol, yang langsung tersambung dengan mesin alarm dan kunci anti maling. “Bagi para penggunanya tidak perlu takut akan henk, karena bila terjadi hal tersebut matikan saja dan akan langsung aktif lagi. Kalau kita meninggalkan rumah, kita juga tidak perlu takut mati lampu atau saat maling masuk dan mematikan lampu. Karena alarm dan kunci anti maling ini bisa tahan hingga tiga hari tanpa di cas,” ungkapnya. Sehingga para

penghuni rumah dan kantor tidak perlu khawatir untuk meninggalkan rumah atau kantor ketika akan pergi. Selain sudah terjamin dan telah diuji coba para ahli Jepang, sewaktu-waktu dapat dikontrol menggunakan handphone pribadi. Adapun fungsi utama dari alarm dan kunci maling ini sendiri memiliki delapan wireless zona, satu tombol operasi menggunakan program sms yang sewaktuwaktu dapat mengecek dan menerima informasi, mengaktifkan dan menonaktifkan jarak jauh cukup menggunakan sms, mengirim pesan darurat menggunakan sms. “Ini baru yang pertama di Palembang dan memang belum ada di tempat lain. Di Palembang sendiri sudah banyak yang menggunakan alar dan kunci anti maling, terutama perkantoran yang bisa dibilang bonafit,” ujarnya. Cukup dengan Rp 1,7 Juta untuk kunci anti maling dan Rp 3,5 juta, rumah maupun kantor sudah aman dari pencurian yang sekarang ini mulai marak. Selain itu Copig Serasi juga memperkenalkan produk baru yang fungsinya sama dengan alarm anti maling. Hanya dengan Rp

SRIPO/ARDHI/SYAHRUL

ALARM — Alarm berfungsi memberitahukan lebih dini apabila terjadi bahaya dan kerusakan pada jaringan melalui sinyal sehingga memberikan peringatan secara jelas agar dapat diantisipasi.

980 ribu rumah kita telah aman dari ancaman maling yang akan masuk ke dalam rumah. Bila tidak saat promo harga yang biasa ditawarkan Rp 1,250 ribu. (ardiansyah)

Tak Selalu Was-was MARAKNYA aksi pencurian yang sering terjadi di rumah maupun di tempat usaha, membuat Pengelola Apotek Mashito yang terletak di jalan Pangeran Ayin Komplek Ruko Kenten Sejahtera Kelurahan Sukamaju Sako, Fani Perdana Reza memilih memasang Alarm anti maling di setiap pintu dan jendela yang ada di apotek yang dikelolanya. “Saya sudah dua bulan memakai alat tersebut sebagai pengamanan di dalam apotek selain tenaga jaga malam yang ada di

sekitar apotek. Dengan memasang alat ini, rasa was-was tak selalu muncul ketika ada di rumah,” ujarnya. Terlihat di setiap pintu, jendela maupun rolling door depan apotek tersebut semuanya dipasangi dengan alat sensor gerak yang berfungsi memberi isyarat apabila dibuka secara paksa. Dengan demikian pemilik rumah, toko maupun tempat usaha tidak perlu khawatir bila akan meninggalkan toko miliknya. “Saya juga bisa

mengontrol melalui hp yang saya pegang, dan sewaktu-waktu dapat tahu bila ada orang yang tidak dikenal masuk ke apotek,” tambahnya. Selama apoteknya menggunakan alat alarm anti maling, tidak ada masalah terhadap alat yang digunakan. Karena setiap satu bulan sekali pihak Copig Serasi datang untuk selalu mengecek secara langsung alat yang dipasang disetiap sudut pintu, jendela dan rolling door yang ada di apotek Mashito. (ardiansyah)


SRIWIJAYA POST Minggu,17 Juli 2011

11

Pindang Jelawat Rumah Makan ASRI “lapar, rasanyo dak sabar lagi nak makan,”ujar salah seorang pelanggan yang menjadikan pindang ikan jelawat sebagai menu favorit makan malam di Rumah Makan Asri yang beralamat di Jalan DR Sutomo Kelurahan Sukajadi, Baturaja Barat. Pindang ikan jelawat memang memiliki kekhasan dalam tekstur dan cita rasa. Kuahnya yang berwarna merah kecokelatan jika dipanaskan diatas api akan menghadirkan aroma yang sangat menantang. Jangan lupa pindang ikan jelawat ini harus segera disantap selagi hangat agar tidak kehilangan kenikmatan yang tiada tara. Satu lagi keistimewaan pindang jelawat di rumah makan Asri meskipun kuahnya warnanya cukup menantang, namun jangan khawatir rasanya tidak terlalu pedas dan aman bagi pencernakan. Bahkan anakanakpun bisa ikut menikmati menu andalan di rumah makan Asri ini. Seperti dituturkan sejumlah gadis remaja yang sedang menikmati masakan

khas pindang jelawat di RM Asri. Menurut Fathia (18), bumbu pindang ikan jelawat sangat cocok engan lidahnya, sehingga membuat dia dan temantemannya ketagihan makan di RM Asri. Apalagi pindang ikan jelawat memang selalu teredia setaip hari, sehingga pelanggan merasa puas karena yang dicari selalu tersedia. Pelanggan juga bisa memilih jika doyan kepala ikan jelawat harganya Rp 45.000 /porsi, untuk badan ikan jelawat harganya Rp 35.00/porsi. Pelaku mengaku maklum meskipun tarifnya lumayan tinggi, namun karena jenis ikan jelawat ini termasuk langka dan sudah sulit dicari sehingga per kelogramnya saja mencapai Rp 100 ribu. Selain mengandalkan pindang ikan jelwat sebagai menu special, Rumah Makan Asri yang berada ditepian Sungai Ogan ini juga memiliki menu andalaan lain yakni sambal belut, daging sapi penyet saus tiram, daging sapi penyet cabe hijau,

gurame bakar yang juga menjadi menu favorit pengnjung ramah makan Asri. Dilengkapi juga capcai, ayam goreng, ayam bakar dan aneka jus. Sehingga tak heran kalau Rumah Makan yang berlokasi di Jalan DR Sutomo Nomo 300 B ini tak pernah sepi pengunjung. Pemilik Rumah Makan nampaknya benarbenar menjaga kenyamanan pengunjungnya. Interoirnya Rumah Makan Asri yang dirancang dengan mengutamakan keindahan dan keasrian, menurut Ardi Marzuki SE pemilik rumah makan , selain menawarkan cita rasa yang lezat yang paling utama adalah menjaga kebersihan. Sebab dia tidka ingin ada kesn jorok sehingga menggangu selesa makan pengunjung, itulah sebabnya sebagian diding rumah makan Asri berbahan keramik sehingga bila kena tumpahan kuah atau sambal bisa dengan cepat dibersihkan tanpa meninggalkan noda. Untuk meja dan kursi juga semua terbuat dari kayu berkelas (kayu jati) alasan Ardi supaya pengnjung bisa

duduk nyaman tanpa harus khawatir kursi patah dan sebagainya. (eni)

RESEP PINDANG IKAN JELAWAT BAHAN : 2 Ons daging/kepala/ekor ikan jelawat dicuci bersih , satu potong nanas diiris dadu . REMPAH YANG DIKOPROK : Kunyit sebesar ibu jari, Serai sebesar ibu jari, laos, sebesar ibu jari, jahe sebesar ibu jari BUMBU DIGERUS KASAR : Cabai merah enam buah, empat siung bawang merah, empat siung bawang putih. , Tambahkan sendok makan terasi, sendok garam halus, sendok makan gula dan penyedap rasa secukupnya, air liter. CARA MEMBUATNYA Cuci bersih ikan jelawat lalu tiriskan, didihkan air , masukan bumbu yang sudah dikoprok dan diiris lalu masukan ikan jelawat. Masukan potongan nanas , Setelah matang masukan kedalam mangkuk/wadah saji tambahkan irisan daun bawang, daun kemangi dan siap disajikan.

GURAME BAKAR BAHAN : 8 ons ikan gurame segar, siung bawang putih, empat siuang bawang merah. 3 buah cabai merah, , ,1/2 sendok makan garam halus, semua bumbu digerus halus tambahkan penyedap rasa secukupnya.

SAMBAL BELUT BAHAN : 2 ons belut segar dipotong 3 cm lalu dicuci bersih, dua bawang putih, empat siuang bawang merah , Lima butir cabai merah tambah cabai rawit, sendok makan garam. Semua bahan digerus setengah halus .

CARA MEMBUATANYA : Cuci hingga bersih ikan gurame lalu tiriskan, sampai kering betul. Selanjutnya dibakar. Setelah setengah matang dibaluri dengan mentega. Setelah mengering dibaluri dengan bumbu yang sudah digerus disajikan dengan sambal terasi.

Cara membuatnya : Belut yang sudah ditiriskan lalu digoreng sampai garing lalu ditiriskan, kemudian tumis bumbu-bumbu yang sudah digerus setelah harum lalu tambahkan belut belut yang sudah digoreng diaduk hingga rata tambahkan peneydap rasa secukupnya. Selanjutnya tambahkan daun kemangi lalu siap disajikan.

Jangan Menunda Lapar

ARDI MARZUKI, SE, terinsfirasi melirik bisnis kuliner karena sering bepergian keluar kota. Maklum pemilik Rumah Makan Asri yang juga tercatat sebagai anggota DPRD OKU dari Fraksi PAN sudah dua priode duduk di kursi legislative. Saat melakukan perjalanan dinas Ardi mengaku sering mencari rumah khas di dearh yang dikunjungi karena bosan dengan menu-menu yang sudah itu-itu saja serta siap saji. Setiap melakukan perjalanan dinas, biasanya akan mencari rumah makan yang cocok dengan lidah. Banyak singgah di rumah makan dengan berbagai gaya dan konsep rumah makan di tanah air sedikit banyak sudah bisa dijadikan perbandingan untuk mendirikan rumah makan di Kota Baturaja. Ide mendirikan Rumah Makan juga terinsfirasi dari filosofi tidak ada orang yang menunda lapar karena makan itu kebutuhan

yang sangat mendasar. Setiap orang yang masuk rumah makan pasti lapar dan mau makan atau setidaknya minum, ôBerbeda dengan toko pakaian, kadang-kadang orang lihat-lihat barang dulu mencari busana yang diinginkan, karena belum ada yang cocok calon pembeli berlalu tanpa membeli apapun. Tak heran kalau Ardi banyak tahu berbagai hal berhubungan dengan bisnis sebab Ardi memang dibesarkan dilingkungan keluarga pebisnis baik itu toko pakaian, maupun bisnis kuliner. Bersama isteri tercinta Sriyanti yang tercatat sebagai PNS (Guru) di Kabupaten OKU Ardi lalu mengagas pendirian rumah makan di Kota Baturaja yang mulai oprasional tanggal 20 Mei 2011. Rumah makan diberi nama ASRI (singkatan dari Ardi dan Seriyanti) ber-

makna juga konsep rumah makan yang memang tetap memprtahankan keasrian/ keindahan yang alami. Memang Rumah Asri ini desain interiornya Asri dan dilengkapi dengan perlengkapan makan yang memadukan konsep tradisional dan modern. Seperti wadah nasi dan tempat lalapan menggunakan bakul yang

FOTO-FOTO:SRIPO/ENI

Santap malam di RM Asri Baturaja dipinggir sungai Ogan

terbuat dari anyaman bambu sedangkan piring dan cangkir sudah menggunakan bahan berkelas yang sedang trend saat ini. Begitu juga kursi dan meja makan terbuat dari kayu berkelas (kayu jati). Ayah dua anak masing-masing Fatmaolina (19) dan A Wigo Prasetya (12) ini beralasan untuk sebuah rumah makan perlu menjaga cita rasa masakan. Sangat penting pula menjaga kenyamanan pengunjungnya. Jangan heran bila masuk ke rumah makan ini, kita tidak akan menemukan yang namanya peralatan di meja makan yang terbuat dari pelastik. Pemilik rumah makan mengaku rela berburu peralatan makan di sejumlah kota demi untuk memanjakan pengunjungya. Untuk pembangunan rumah makan berikut semua perlengkapannya menghabiskan dana Rp 300 juta. Rumah makan yang dibagun ditepian Sungai Ogan ini

dipercayakan kepada puteri sulungnya Fatmaolina dibantu kelurga lainnya, begitu juga juru masaknya Samino juru masak Rumah MAkan ASRI memang orang kepercayaan pemilik rumah makan. Para egawai-pegawai rumah makan juga banyak gadis remaja sebaya puteri pemilik rumah makan yang juga masih memiliki ikatan keluarga. Sedangkan Ardi bersama isterinya tetap aktif sebagai di tempat tugas masing-masing dan sesekali mengontrol rumah makan yang beromzet sekitar Rp 3 juta/hari ini. Sesuai namanya Rumah Makan indah namun tetap alami sehingga pngunjung rumah makan akan merasa nyaman dan betah berlama-lama di rumah makan yang disekelilingnya masih banyak pohon-pohon hijau.. Bahkan pemilik rumah makan sengaja tidak memasang jam dinding di rumah makan berukuran sekitar 10 X 10 M ini, tujuannya agar pengunjung bisa menikmati hidangan dengan releks tanpa harus merasa diburu-buru waktu.(eni)


12

SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

Splash, untuk Anda yang Dinamis S

RIPO berkesempatan menjajal Suzuki Splash oleh PT Nusa Sarana Citra Bakti, dealer mobil Suzuki, yang berada di Jl May Santoso, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sabtu (16/ 7) pukul 13.00. Walaupun hanya dijajal Sripo melalui rute pendek, mobil Splash berwarna coklat tersebut cukup nyaman. Boleh dibilang, tampilannya yang enak dimata (eye catching), sangat pas bagi konsumen yang merasa tidak bisa membeli kendaraan hatchback seperti Suzuki Swift, Toyota Yaris, atau Honda Jazz, lantaran terlalu mahal. Untuk tipe standar, Splash ini dibanderol Rp 143,3 juta. Splash juga jauh lebih murah ketimbang hatchback yang disebut di atas. Adapun tipe GL-nya dihargai Rp 149,4 juta. Kedua harga itu on the road untuk di Palembang. Mobil Splash, memiliki daya tarik pada penampilannya. Karakter desainnya mengarah ke mobil Eropa. Tetapi, posturnya hatchback. Namun, dari Suzuki sendiri, Splash dikategorikan dalam mini MPV (multi purpose vehicle). “Ini termasuk juga dalam klasifikasi city car,” jelas Andry Ardilla, Sales Manager PT Nusa Sarana Citra Bakti. Pada ruang interiornya cukup lega karena menggunakan wheelbase 2.360 mm atau sama dengan Karimun Estilo. Bagian dalam mobil ini bisa lega lantaran platform Splash diambil dari Suzuki Swift. Menariknya, posisi takometer berada di atas dasbor. Selain itu, seluruh instrumen indikator terpusat berada di sisi penunjuk kecepatan. Tuas perseneling menyatu dengan konsol boks tengah dan hal ini menambah kesan elegan. Untuk mendengarkan lagu, Splash memiliki radio dan CD player dengan 4 speaker. Ada juga tempat USB dan koneksi iPOD. Untuk mesin, tenaganya saat digeber pada putaran

bawah, boleh dibilang cukup besar. Mini MPV ini menggendong mesin K12M DOHC 4 silinder segaris injeksi berkapasitas 1.197 cc. Dapur pacu ini berbahan aluminium. Mesin 1,2 liter. Splash berada antara Swift dan Karimun Estilo. Ia menggunakan mesin K-Series atau K12 berkapasitas 1,2 liter, DOHC dan VVT. Mesin K12 menghasilkan tenaga 85 PS @ 6.000 rpm dan torsi maksimum 113 Nm @ 4.500 rpm. Ukuran ban yang digunakan yakni 185/70R14. Kendati menggunakan keluarga mesin yang sama dengan Karimun Estilo (KSeries), torsi Splash yang lebih besar diperoleh pada putaran lebih tinggi. Estilo 90 Nm @ 3.500 rpm sehingga lebih efisien dan irit. Kalau Estilo dirancang sebagai mobil kota, Splash adalah kompromi antara mobil kota dan luar kota. Dimensi. Dimensi mobil ini, panjang 3,715 mm, lebar 1,689 mm, tinggi 1,570 mm, jarak sumbu roda 2,360 mm, dan bobot 1.050 kg. Ia sedikit lebih besar dari Estilo, tetapi dengan jarak sumbu roda yang sama. Jika dibandingkan dengan Swift, ukurannya lebih kecil. Saat dicoba oleh fotografer Sripo, Zaini, ketika entakan gas, tenaga yang muncul begitu besar. Namun, karena tak bisa mendapatkan kecepatan maksimum dengan rute test drive yang pendek, Splash cukup stabil dan lincah. Andry Ardilla menuturkan, penjualan Suzuki Splash cukup baik yakni 25 unit per bulan untuk propinsi Sumsel. “Kita juga

FOTO-FOTO SRIPO/ZAINI

DATA SPESIFIKASI : stock lagi kurang. Tinggal yang satu ini saja,” jelasnya menunjukkan mobil Splash

coklat yang dicoba Sripo. Ada lima pilihan warna yang ditawarkan yakni fire-

brick red, midnight black, blue blaze, silky silver dan baker chocolate. (iswahyudi)

Tips Mengemudi Irit BBM ala GM DETROIT, SRIPO — Harga minyak yang terus naik membuat pemilik mobil ikut pusing. Pasalnya, harus merogoh kocek lebih dalam lagi. Ternyata kondisi tersebut juga menjadi kekhawatiran produsen mobil. General Motors, misalnya, membuat artikel khusus, yaitu mengemudi irit bensin. Produsen mobil terbesar di Amerika Serikat tersebut memberikan langkah-langkah sederhana yang mungkin sering kita hiraukan pada kondisi harian. Padahal, jika dilakukan dengan benar, bisa mengirit bensin dan tentu saja ikut mengurangi emisi karbon. Berikut 10 tips hemat berkendara ala GM ✔ Pastikan mesin mobil terawat dengan baik. Sensor oksigen dan saringan udara yang bersih bisa menghemat konsumsi bahan bakar hingga 4 persen. ✔ Perhatikan tekanan ban! Mesti harus sesuai dengan produsen mobil. Biasanya tertera pada stiker di dalam pintu depan. Jika dilakukan dengan baik, bisa menambah jarak tempuh sampai 3,3 persen

dari 1 liter bensin. ✔ Kurangi bawaan di dalam mobil. Setiap pengurangan bobot 45,3 kilogram menghemat konsumsi bensin 2 persen. ✔ Jangan kebut-kebutan, kalau bisa berkendara dengan kecepatan di bawah 85 per jam (kpj). Pasalnya, setiap kecepatan naik 10 kpj di atas 100 kpj akan membutuhkan bensin tambahan yang berarti juga biaya tambahan. ✔ Jangan menghidupkan mesin saat ketika berhenti. Karena setiap 15 menit stasioner, mesin akan membakar sekitar 100 cc bensin secara cuma-cuma. ✔ Jangan berakselerasi dan mengerem secara mendadak. Kalau cara ini dilakukan, bisa berhemat bensin sampai 33 persen di jalan tol dan 5 persen di jalan perkotaan. ✔ Matikan penyejuk udara (AC) bila udara di luar segar. ✔ Gunakan oli mesin yang direkomendasikan pabrik, menghemat 1-2 persen. ✔ Hindari jalan-jalan padat lalu lintas. (KC)

Panjang .................................................. 3.715 mm Lebar ...................................................... 1.680 mm Tinggi ..................................................... 1.618 mm Jarak Sumbu Roda ................................... 2.360 mm Radius putar ............................................ 4.700 mm Mesin ................................................. K12M DOHC Silinder ..................................................... 4, in-line Jumlah katup ...................................................... 16 Tenaga Maks ............................................ 10.0 : 1 Torsi Maks ............................... 85 PS @ 6.000 rpm Putaran maksimal ................... 113 Nm @ 4.500 rpm Setir .................................. Electronic Power Steering Suspensi : Depan ..................... MacPherson Strut & Coil Spring Belakang ...................... Torsion Beam & Coil Spring Rem: Depan ............................................... Ventilated disc Belakang ....................................................... Drum Ban: Tipe Std ...................................... 165/80R14 (steel) Tipe GL ...................................... 185/60R15 (alloy) Kapasitas: Tempat duduk penumpang ................... 5 penumpang Kapasitas tanki ............................................ 43 liter


SRIWIJAYA POST Minggu,17 Juli 2011

CD Kumpulan Puisi Sedangkan Pulun Buaye cerita dari Pumulutan. Judul CD The Sibirian Flight kata Iqbal, diambil dari nama sebuah pulau di sana banyak hidup burung bangau, kalau di Sumsel yaitu Taman Nasional Sembilang. Pembacaan puisi yang diiringi irama musik Batang Hari Sembilan dan musik blues. “Tidak menghilangkan roh puisi tersebut.” ujar Iqbal. Musik iringan Orkes Rejung Pasirah dengan personil Vebri Al Lintani, Iir Stoned, Ayik Blues,Vito, Syawal, Pinasti Zuhri. dan PuisiPuisi tersebut dibacakan oleh M Iqbal J Permada dan Pinasti Zuhri. Adapun kelima puisi tersebut Cicirua, Kebun Rempangan Nineng, Kemang Belaju, Orang-Orang Lebak dan Pulun Buaye yang diambil dari kumpulan puisi M Iqbal J Permana Seluang Poetica, (zainal piliang)

M IQBAL J Permama, yang sehari-hari kepala bagian promosi Bank SumselBabel, selain bankir ia juga salah seorang seniman. Dalam mengatualisasikan seninya, pria kelahiran Palembang 17 Juni ini melahirkan sebuah CD Musikalisasi bertajuk The Siberian Flight. CD tersebut diproduksi oleh Studio Ad Jemmi Delfian, Rejung Pasirah, pimpinan Vebri AL Lintni. Tampaknya Iqbal sadar betul bahwa sekarang zaman terus berubah, sehingga media seni pun harus me-

13

PUISI-PUISI Bambang Sukmadji Negeri Tiwul Entah memang kita pandai bermimpiàatau telah habis mimpi kita Biar disemai saja dalam haribaan “Archipelago” Yang bermanik Merapi, Krakatau atau Bromo, Kita memang tidak pandai lagi, dalam merajut bunga bunga wangi Dalam karangan yang bertepi Jaya Wijaya dan Semenanjung Malaka Ataukah hanya deru dan debu prosaà.. Yang sarat dengan tema ôkaki ilalang”, yang menepi’ Diantara buritan yang hendak mengencangkan layar Melaju di birunya perdebatan kata hatiàà Sang bunga bangsa yang telah lenyap separo hatinya Kita hanya mampu belajar dari sesuap tiwul Yang menyergap hidung, mulut dan tenggorokan kita Hingga menyampakan tuang tulang iga yang kini telah menusuk dada kita sendiri Kita tidak lagi berseloroh dengan rayuan pulau kelapa Kala anak anak kita bertelanjang kaki Di pagi penuh halimunàà. Untuk menyuapi asa pada serumpun kembang taman Ini adalah nanar pandang mata dengan lengan kecil Meluruh, tak lagi mampu memaksakan kepalan tangan Negeri ini telah bermandi air bunga surga Saat bunga bangsa memerahkan mawar dengan darahnya sendiri Melatipun memutihkan dinding hati mereka Hingga kenanga dan anyelir tetap saja menerjangkan mereka

Pahlawan Pahlawan T ak Tak Bersayap Tak seberapa berat jubah jubah hitam, yang kau kenakan, Harusnya pada bunga kau sebarkan perawan perawanàsang penunggu kebun bunga Hingga “sang putik yang semi” mampu menyeringai pakaianmu Mampukah kau terbang ke awan-awan yang menyimpan butir air Yang mampu membersihkan nama yang kau usung Sebagai pahlawan tanpa mustika yang menjerat leherà ngikuti zaman. Jumat (15/7) kemarin sebanyak 50 CD tersebut diserahkan Iqbal kepada Seketaris Dewan Kesenian Sumsel Anwar Putra Bayu di Sekretariat Dewan Kesenian Jalan Amri Yahya Jakabaring. Menurut Anwar Putra Bayu, CD tersebut nantinya akan dibagibagikan pada acara Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) VI di Palembang, dari 16-19 Juli 2011. “Pertemuan seniman itu akan dihadiri 200 seniman, serta seniman dari Thailan, Singapura, Malaysia, dan Berunai

Darussalam,” ujar Anwar. Selain itu kata Anwar Putra Bayu, CD ini akan kami bagi-bagikan kepada dewan kesenian di kota dan Kabupaten di Sumsel. Memurut Iqbal, CD The Siberian Flight ini berisikan lima puisi masing-masing puisi itu warna lokal bercerita tentang orang dusun. Seperti puisi Kebun Rempangan Nineng bercerita tentang kebun yang ditinggalkan pendahulu kita untuk anak cucunya di didusun. Tapi kini kata Iqbal, Rempangan sudah banyak yang terjual.

M Iqbal J Pemana tengah menyelaskan CD nya

Namun bila kau mampu menjangkau tepi malam Yang tak pernah berujung fajar, maka kaupun tak akan Mampu melihat putik putik bunga berseri wajahnya di pagi Lantaran tidak mampu kau genggam arah angin Yang menawarkan sari sari’ bila putik telah bergelora. Ataukah memang kau mengumpat pada rumah bambumu Yang sebenarnya berona ribuan warna cat minyak Mengapa lantaran mata yang kau pincingkan, mereka hanya à. Terlihat suram kapur dinding, yang menyudutkan segenap Ilustrasimu, yang kau benamkan jauh di sudut jantungmu Tentang tanaman melati dan kenanga Yang tumbuh di vas hatimu Jangan lagi kau ajak tersenyum ceria jubah jubah hitam Karena mereka adalah dihardik dari ônegeri sengsaraö Yang tak patut kau tempati Selamat pagi pahlawanku, biar kau kenakan sayap putih Agar kau mampu memetik bintang

SRIPO/ZAINAL PILIANG


14

SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

Tawarkan Keindahan Kepulauan Seribu K

epulauan Seribu berada di laut Jawa, Indonesia. Hanya 75 menit dengan menggunakan speed boat dari Jakarta, sudah bisa berlibur ke pulau impian itu. Ada beberapa pulau yang dapat disinggahi, seperti Pulau Ayer, pulau ini merupakan salah satu pulau di “Kepulauan Seribu” yang mempunyai sumber air tawar. Ada beberapa pengelola di pulau ini yang menawarkan beberapa fasilitas, seperti ruang meeting, restoran, dermaga pancing, kolam renang, arena bermain anak, karaoke room, water sport (jetsky, banana boat, canoe), mini market / market art, fun bike, volley pantai dan basket. Pulau Ayer dapat dikelilingi dengan berjalan kaki, atau dengan menggunakan sepeda. Lalu, ada juga Pulau Bidadari, merupakan pulau sebagai tempat singgah para wisatawan bahari dalam menjelajahi “kepulauan seribu”. Beberapa cottage dibangun diantara pepohonan yang menghadap ke lautan, membangkitkan nuansa romantis. Dikarenakan jarak dekat dari Jakarta tidak bisa untuk snorkeling. “Pulau Pantara”, mengandalkan air lautnya yang bening dan pulau karang yang indah. Olahraga yang menarik dilakukan di Pulau Pantara adalah scuba diving. Pulau Pantara menye-

diakan berbagai macam facilitas yang dapat disewa dari snorkeling, diving, banana boat and banyak lagi. Fasilitas yang disediakan pengelola di pulau ini yakni cottages, pool, bar, meeting room, discotheque and banyak fasilitas hiburan lainnya yang dapat dinikmati disini. Lalu Pulau Alam Kotok yang menawarkan sebuah karakteristik, tradisional, dan lingkungan tropis yang alami. Keunikan welcome drink jus kelapa menyambut anda disaat menginjakan kaki di sana. Pohon-pohon bakau besar tumbuh dengan kokoh dari akarnya didalam hamparan pasir putih, sebuah kekayaan bahari, kicauan burung, biawak yang jinak,semua menunggu disana. Pulau Kotok tempat yang cocok untuk pasangan yang mencari suasana romantis dan sepi. Salah satu resor di Indonesia yang memiliki Undersea Aquarium adalah Resor Pulau Putri di Kepulauan Seribu. Bukan cuma itu, akuarium mini dan kolam yang menyatu dengan laut juga melengkapi resor ini. Fasilitas pulau ini dilengkapi dengan kolam renang, lapangan tenis, aktivitas air (water bee, kano, banana boat). Pulau Sepa mempunyai pantai dan ekosistem bawah laut yang indah. Pulau Sepa menjadi tempat favorit bagi para diver, karena diving dan snorkeling

merupakan kegiatan utama di pulau ini, selain itu Pulau Sepa tempat yang mengasyikkan untuk aktivitas memancing. Fasilitas wisata untuk para tamunya yaitu Marine Walk. Kita akan dapat berjalan-jalan dengan leluasa di dasar laut tanpa perlu bermacam alat selam. Pulau Pelangi yang disebut juga Petondan Barat adalah sebuah pulau kecil

yang merupakan bagian dari Kepulauan Seribu. “Pulau Pelangi” ditumbuhi dengan pepohonan yang rindang dan lebat. Fasilitas yang ditawarkan antara lain penginapan, diving, snorkeling, memancing, lapangan tenis, toko, klinik kesehatan, dan berbagai

fasilitas lainnya yang menunjang kegiatan wisata Anda. Pulau Pramuka memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Pulau yang berada di gugusan taman nasional laut “Kepulauan Seribu” memiliki banyak panorama yang menarik.

Lautnya yang biru serta berdekatan dengan Taman laut memungkinkan para penggemar selam maupun snorkeling menjadikan Pulau Pramuka sebagai tempat singgah yang ideal. Pulau tidung salah satu pulau terbesar di gugusan kepulauan seribu dengan panorama bahari yang asri

dan ekosistem yang masih terjaga ke asriannya, menjadikan tidung sebagai tujuan wisata alternatif dengan harga yang terjangkau. Segala aktivitas refreshing bisa anda lakukan di pulau tidung diantaranya snorkeling, sepeda santai, diving, memancing, fotografi, maupun berkemah. (wisatapulauseribu.com)

IST

Kepulauan Seribu.


SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

15

Seks tak Tabu Bagi Anak TK ARI keseluruhan perkembangan anak, biasanya kesulitan terbesar akan dihadapi para orangtua ketika harus memberikan pendidikan seks pada anak remajanya. pada tahap tersebut, mereka mulai berpikir kritis dan mempertanyakan sebagai bentuk dari kekritisan dan keingintahuan mereka. Sebagai orangtua, sebenarnya kita tak harus menunggu hingga anak remaja untuk membicarakan seks. Pendidikan seks bisa diberikan sejak anak masih usia dini. Namun, materinya disesuaikan tingkatan usia Dilansir dari Dailypsychology, berikut ini panduan umum pendidikan seks yang sebaiknya orang tua berikan pada anak yang masih dalam tahapan usia dini atau jenjang pendidikan Taman Kanakkanak (TK). Dalam usia ini, cukup se-

D

ring kita mendapati anak yang bertanya pada orangtuanya atau guru, “Aku itu datengnya dari mana?” atau “Bayi itu dari mana sih?” Yang bila dijawab oleh orangtua dengan perkataan seperti “Dari perut mama..” anak biasanya akan melanjutkan pertanyaan dengan “Kok bayi bisa ada di perut mama?” Materi pertama yang sebaiknya diajarkan kepada anak di usia dini adalah tentang asal muasal bayi. Anda tidak perlu menjelaskan secara teknis bagaimana bayi bisa ada di perut ibu. Anak Anda juga belum mengerti bila Anda menjelaskan secara teknis. Cukup berikan penjelasan seperti “Mama dan papa saling menyayangi dan mencintai, dan ingin ada kamu di tengah-tengah kita untuk bisa berbagi rasa sayang itu. Jadi, papa meletakkan kamu di perut mama.” Respon yang sangat mungkin untuk muncul dari anak adalah ia akan mempertanyakan masalah

ukuran, seperti “Masak aku segede ini bisa muat di perut mama?” Nah, untuk meresponnya, Anda bisa saja menjawabnya dengan mengatakan “Awalnya kamu tidak sebesar ini sayang. Keciiil sekali. Tapi karena mama dan papa saling menyayangi satu sama lain, kamu yang kecil akhirnya tumbuh dan berkembang sampai sebesar sekarang.” Pilihan kata bisa dimodifikasi sesuka Anda, namun tekankan bahwa anak adalah hasil kasih sayang dan cinta kedua orangtuanya. Istilah Ilmiah Materi berikutnya, adalah tentang perbedaan anak laki-laki dan perempuan. Berikan pemahaman kepada mereka bahwa lakilaki memiliki penis dan perempuan memiliki vagina. Sekali lagi, untuk memudahkan Anda nantinya memberikan pendidikan seks pada anak usia remaja, sebaiknya biasakan sejak dini untuk mengguna-

ARSIPBERITA.COM

kan istilah ilmiah, seperti penis, vagina, dan payudara. Kebiasaan dari kecil untuk mengganti istilah terse-

8 Aturan Membeli Baju Hamil HAL yang sering terjadi pada para ibu hamil, terutama yang hamil anak pertama, adalah terlalu banyak membeli baju hamil. Padahal, sebenarnya hal ini tidak perlu mengingat setelah Anda melahirkan baju ini tidak akan digunakan lagi. Untuk itu, Anda perlu tahu cara bijak untuk memilih koleksi baju hamil. Coba ikuti delapan aturan berikut ini:

1

. Mulai koleksi Anda dengan beberapa jenis pakaian dulu, kemudian barulah ditambah sedikit demi sedikit. Sebaiknya, belilah satu atau dua koleksi baru setiap bulan selama kehamilan agar Anda dapat tampil dengan busana yang nyaman dan menarik.

2

. Untuk busana bekerja, belilah beberapa pakaian hamil dengan bahan dan potongan yang cenderung netral, kemudian tambahkan aksesori berupa scarf atau perhiasan agar terlihat lebih menarik.

3

. Jangan menolak bila ada teman atau saudara Anda yang menawarkan koleksi baju hamilnya dulu, karena ini akan cukup menghemat pengeluaran. Apalagi bila ternyata yang ingin mewariskan bajunya ini memiliki selera yang sama dengan Anda. Setidaknya, baju-baju warisan itu bisa Anda pakai di rumah, sehingga Anda hanya tinggal menambah koleksi dengan pakaian untuk dipakai keluar maupun ke kantor.

4

. Utamakan kenyamanan dalam memilih pa-

RADIUS IMAGES/CORBIS

kaian. Sesuaikan dengan selera Anda pribadi. Jika memang Anda tidak merasa nyaman mengenakan baju terusan panjang pada saat sebelum hamil, tidak perlu memaksa diri untuk membeli baju seperti itu hanya dengan anggapan bahwa semua ibu hamil mengenakannya.

5

. Belilah pakaian yang terasa nyaman saat dikenakan dan memiliki bahan yang berkualitas. Ingat, koleksi baju hamil Anda tidak akan sevariatif baju biasa, jadi Anda akan sering mengenakannya. Untuk itu, tidak masalah ke-

luar uang lebih banyak untuk satu baju, daripada akhirnya Anda harus membeli beberapa baju lagi karena yang sebelumnya terasa kurang nyaman.

nya tidak terlalu dibutuhkan. Anda cukup membeli beberapa celana dengan bahan yang nyaman dipakai dan dengan ukuran yang lebih besar.

. Jangan lupa untuk membeli dua buah bra yang akan dipakai khusus selama kehamilan dan menyusui. Bersiap-siaplah juga untuk membeli bra baru beberapa bulan setelahnya karena ukuran payudara cenderung akan bertambah besar seiring dengan usia kehamilan.

. Perhatikan juga sepatu Anda. Kehamilan dapat membuat keseimbangan Anda menjadi kurang baik dan tubuh akan cenderung condong ke depan. Jadi, menggunakan sepatu dengan hak yang terlalu tinggi dapat berbahaya dan juga tidak nyaman. Lebih baik beli sepatu datar atau yang haknya pendek. (van/kompas.com)

6

7

. Celana dalam khusus untuk ibu hamil sebenar-

8

but dengan sebutan yang imut, seperti burung untuk pengganti penis, hanya akan membiasakan diri

Anda sendiri untuk tidak nyaman berbicara seks dengan anak. Dan juga ajarkan kepada

anak bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan seks tidak boleh disebut. (van/perempuan.com)

4 Langkah Efektif Menegur Anak SETIAP hari, hidup Anda tidak jauh dari meminta anak mematikan televisi, membereskan mainan, hingga menyuruhnya mandi. Dan permintaan ini seringnya tidak hanya diucapkan sekali, melainkan harus berkali-kali. Tak heran juga bila Anda juga kerap harus setengah menjerit agar anak mau mendengar dan melakukan apa yang diminta. Faktanya: Ketika Anda berteriak, “Ayo dong, kamu dengar ibu, tidak?”, sebenarnya anak Anda mungkin memang tidak mendengar. Bukan karena suara Anda kurang keras, tetapi karena cara menegur kita kurang efektif. Hasilnya sama saja dengan ketika Anda mengomel panjang-pendek kepada pasangan atau customer service di mal -hanya diiyakan tapi tidak dilakukan. Jadi, bagaimana supaya Anda tidak perlu “tarik urat” setiap kali meminta anak melakukan sesuatu? Coba terapkan 4 tips ini: 1. Jangan bersaing dengan layar televisi, video games, dan suara musik. Percuma saja Anda bicara ketika mereka sedang fokus ke arah lain, karena mereka tidak akan mendengarkan. Matikan televisi dan musik, atau minta anak meletakkan game-nya sebentar, barulah bicara dengannya. 2. Minta dia menatap Anda. Anak-anak akan merasa Anda serius kalau mereka diminta melihat ke arah Anda. Jadi, ketika sekali Anda bicara dan dia tidak dengar, katakan padanya,

IST

“Coba kamu lihat ke sini. Ibu lagi ngomong, nih.” Setelah matanya menatap Anda, barulah ulangi permintaan Anda. 3. Jangan menjerit. Di satu sisi, menjerit dapat memuaskan rasa jengkel Anda karena tidak diperhatikan. Namun, di lain pihak, jeritan Anda dianggap anak sebagai tanda bahwa Anda marah. Dia tidak akan memahami lagi bahwa yang Anda inginkan adalah dia membereskan mainannya. Tidak heran kalau bukannya beranjak, dia malah akan duduk manis tapi tidak melakukan apa yang Anda minta. Utarakan keinginan Anda dengan sua-

ra yang tenang dan tegas, maka pesan Anda akan segera diterima dengan baik. 4. Kalimat retoris tidak akan mempan. Mungkin saja anak tidak akan menanggapi saat Anda mengomel, “Berapa kali, sih, Ibu harus beritahu kamu supaya menaruh baju kotor di keranjang?” Tapi pesan ini tidak akan sampai ke benaknya dan ia akan tetap meninggalkan baju kotornya di kamar. Jadi, daripada buang waktu dan tenaga dengan kalimat-kalimat retoris seperti ini, lebih baik katakan langsung apa yang Anda inginkan, “Taruh baju kotormu di keranjang. Sekarang.” (van/shine)


16

SRIWIJAYA POST Minggu, 17 Juli 2011

Lebih Modis Tabrak Warna

W

ARNA-warna berani alias mencolok ternyata memiliki daya pikat sendiri. Lihat saja tampilan Chica, Dita dan Novi yang berani memadupadankan terusan orange dengan stoking biru menyala. Ada juga rok mini jeans hijau yang dipadu atasan merah jambu plus cardigan merah. Ekspresi terlihat lebih segar dan muda. Setidaknya itu diungkapkan pemilik sekaligus perancang, Elin disellasela pelaksanaan HUT

Novi ita, Chica, Model : D ) agemen (Stage Man Jalan rensa Butik, Koleksi : Ke C1 k lo ampus B Marathon K badi Perias : Pri all Parkir PTC M ll a H : si ka Lo Zaini Fotografer :

Gebyar Sriwijaya TV di hall PTC mall beberapa waktu lalu. “Dengan warna berani pemakainya

terlihat lebih muda dan segar. Ekpresi jiwa mudanya sangat keluar, lihat saja,� kata dia. Menurutnya, selama ini orang takut pakai warna orange karena tampak ngjreng akibatnya selalu jadi pusat perhatian. Justru disanalah sensasi yang ditonjolkan Elin. Dengan warna seperti ini pemakainya akan selalu jadi pusat perhatian. Yang terpenting adalah

bagaimana dia memadupadankan warna tersebut dengan kombinasi aksesoris berwarna soft. Ini agar tampilan lebih seimbang. Namun dari sisi ukuran, dia menganjurkan aksesoris harus besar agar pandangan orang tidak kalah dengan warna busana yang serba menyala. Bagaimana Anda berani? (dewi handayani)


Sriwijaya Post Edisi Minggu 17 Juli 2011