Issuu on Google+

SRIWIJAYA POST

KAMIS 16 JUNI 2011

Spirit Baru Wong Kito

MANAGED BY

ECERAN RP 2.000

24 HALAMAN

Timur Dapat Laporan 10 Rekening Gendut ■ Per Hari Lewat PPATK ■ Minta Polisi tidak Korupsi PALEMBANG, SRIPO — Maraknya tindak pidana korupsi di Tanah Air agaknya membuat gerah Kapolri Jendral Polisi Timur Pradopo. Bahkan, Timur mengaku dalam sehari menerima 10 surat dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tentang rekening tidak wajar anggota Polri. Rekening itu dikenal dengan nama rekening gendut. Secara khusus, ia meminta kepada jajarannya untuk tidak melakukan korupsi. Surat itu menyebutkan ada rekening anggota Polri maupun TNI yang memiliki transaksi tidak wajar. ”Pengirim surat minta agar rekening itu diselidiki,”ungkap Timur Pradopo di La-

pangan Mapolda Sumsel, Rabu (15/6). “Kerjalah dengan sungguh-sungguh karena kita bekerja untuk negara dan Allah. Bukan untuk memperkaya diri,”tegas Timur yang berkunjung ke Sumsel bersama Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono. Ia pun mengimbau jajarannya untuk meningkatkan kinerja. Ini mengingat masyarakat banyak mengeluh terhadap kinerja kepolisian belakangan ini. “Buatlah masyarakat mencintai Anda. Salah satunya dengan meningkatkan sis-

Gumbs Cs akan Lumat The Lobster

PALEMBANG, SRIPO — Kemenangan Arema Indonesia atas Persisam Putra Samarinda dengan skor 2-0 kemarin, membuat peluang Sriwjaya FC masuk tiga besar di kalsemen akhir LSI tertutup. Keith Kayamba Gumbs cs pun terlempar dari zona Asian Football Confederation (AFC) Cup. Meski demikian, Laskar Wong Kito tetap menjalani pertandingan lawan Deltras Sidoarjo, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (16/6) dengan penuh gairah. Ada tiga misi yang dikejar SFC khususnya pelatih Ivan Kolev. Pertama menjaga kesempurnaan rekor kandang SFC di ajang LSI. Belum sekalipun SFC mengalami kekalahan di ajang kasta tertinggi di Indonesia ini di kandang, berbeda dengan musim 2009/2010 lalu, SFC pernah mengalami kekalahan 1-2 dari Bontang FC.

„ ke halaman 7

“Saya profesional, masih ada target yang kita kejar yakni posisi empat. Posisi itu sudah lebih baik dari tahun lalu, dan kami harus mampu meraih kemenangan untuk menggeser Semen Padang,” kata Ivan „ ke halaman 7

Kuis Tebak Skor SFC Sriwijaya Post mengadakan kuis tebak skor pertandingan antara Sriwijaya FC versus Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (16/6). Kirim SMS sampai pukul 15.30. Ingat! Satu nomor hanya untuk satu penebak. Penebak jitu akan diundi sebanyak 6 orang untuk mendapatkan suvenir dari SFC, Three dan Sripo. Selamat menebak.

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

SALAM KOMANDO — Dari kiri ke kanan: Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus G Pribadi, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim Irianto didaulat wartawan foto untuk melakukan salam komando seusai penanaman pohon trembesi bersama-sama di kawasan Stadion Garuda Sriwijaya, Km 9, Palembang, Rabu (15/6).

Kita Bisa Tiru China SOAL pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM), Indonesia dalam 15 tahun terakhir ini mendapat pujian di mata dunia internasional. Duta Besar (dubes)dubes kita pun mengaku senang karena tidak dimaki-maki LSM internasional. Namun sayangnya, menurut Ketua Mahkamah Konstitusi Prof Dr Mohammad Mahfud keberhasilan itu tidak diiringi keberhasilan di dalam negeri. Khususnya dalam penegakan masalah hukum. Lebih tepat lagi soal pemberantasan korupsi. “Korupsi justru makin subur. Pejabat penegakan hukum pun tersandera oleh masalah lalu serta masa kekinian,” papar pria kelahiran Sampang (Madura) 13 Mei 1957 saat menjadi pembicara di Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP),

MAHFUD

SRIPO/JACK

„ ke halaman 7

Omega Resmi Sponsori SEA Games XXVI JENEWA, SRIPO — Perusahaan pembuat jam terkenal dunia asal Swiss, Omega, secara resmi memberikan sponsor dan bantuan pelaksanaan SEA Games XXVI di Sumsel. Dukungan dituangkan dalam penandantanganan kerjasama antara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dengan CEO Omega Critophe Berthaud, di Genawa Swiss, Rabu (15/6). Kesepakatan dukungan tersebut disaksikan langsung Presiden RI Susilo „ ke halaman 7

Rosa Akui Kenal Nazar-Neneng enaga Sur ya oyek TTenaga erlibat Kasus Pr ■ TTerlibat Proyek

HUMAS PEMPROV SUMSEL/UNTUNG SARWONO

MOU — Presiden SBY (kiri), menyaksikan penandatanganan MoU antara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin (tengah) dengan CEO Omega/Swiss Timing Mr Christophe Berthaud, di Hotel Intercontinental Genewa, Swiss, Rabu (15/6).

JAKARTA, SRIPO — Sekian lama bungkam dan membantah mengenal Neneng Sri Wahyuni, istri mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M Nazaruddin, tersangka Mindo Rosalina Manulang, akhirnya buka suara. Tersangka kasus suap Rp 3,2 miliar terhadap Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam itu mengaku mengenal Neneng. “Dalam percakapan dengan kami, dia (Mindo

Rosalina Manulang alias Rosa) kenal (Neneng). Tapi, soal kenal dekat, ya tidak,” ujar Djufri Taufik, penasihat hukum Rosa saat ditemui di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (15/6). Djufri mengaku hingga saat ini belum tahu apa hubungan Rosa dengan Neneng. KPK memeriksa Rosa sebagai saksi dalam kasus korupsi pengadaan dan supervisi pembangkit lis-

trik tenaga surya di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Neneng sebenarnya telah dipanggil sebagai saksi oleh KPK, Jumat (10/6) lalu, namun ia tidak muncul karena berada di Singapura mengikuti suaminya. Dalam perkara itu KPK menjaring Kasubag Tata Usaha Direktorat Pengembangan Sarana dan Prasarana Kawasan, Kemena„ ke halaman 7

Keris Ajaib Bisa Berdiri

SRIPO/WILLIEM WIRA KUSUMA

BERDIRI — Omansyah memperlihatkan keris Santan Lanang Betino yang bisa berdiri.

BILA sekilas dipandang keris sepanjang 30 Cm yang memiliki tujuh liku ini tidak begitu berbeda dengan keris pada umumnya. Namun, keris milik Omansyah (28), warga Tebingtinggi, ini memiliki keajaiban. Keris ini bisa berdiri bila tidak dirobohkan. Keris yang diberi nama “Santan Lanang Betino” itu diyakini memiliki kekuatan gaib. Keris ini bisa ditegakkan dengan dua cara, yakni pangkal keris di bawah atau sebaliknya ujungnya pada posisi bawah. Dengan sedikit bantuan pemiliknya itu, keris dapat dengan mudah berdiri di sisi perangko keris yang terbuat dari kayu kemuning itu. Namun, sejauh ini belum diketahui bahan keris bermotif ular itu dibuat. Menurut penuturan Omansyah kepada Sripo, Rabu (15/6), yang bisa mem-

buat keris itu berdiri tidak mesti pemiliknya. Namun diakui harus ada beberapa ucapan sebelum mengeluarkan keris dari perangko. Selain itu juga harus melalui tahapantahapan lainya. Kondisi badan harus dalam keadaan bersih, terutama dari hadas besar. Terbukti ketika beberapa wartawan media cetak mencoba dengan berbagai cara menegakkannya tetap saja keris itu tumbang dan tidak bisa berdiri semudah pemiliknya. Selain ada beberapa ucapan, ada persyaratan lainnya, jadi tidak semua orang bisa membuatnya berdiri. Secara logika, memang tidak mungkin bisa keris yang beratnya 3 ons ini dapat berdiri sendiri. Sebab, ujungnya kecil sedangkan badannya panjang dan pangkalnya lebih be„ ke halaman 7

„ ke halaman 7


2

SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

SALAM SRIWIJAYA

Krisis Integritas Kasus Nazaruddin KASUS dugaan suap di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) proyek Wisma Atlet SEA-Games di Palembang, mau atau tidak mau, lambat laun berimbas ke tubuh Partai Demokrat. Mulai ada suara yang menuntut kongres untuk menggantikan ketua umum partai Anas Urbaningrum. Tuntutan itu wajar. Karena Nazaruddin, salah satu aktor penyuapan, adalah bendahara umum partai. Persoalan semakin membersar, ketika Nazaruddin “melarikan diri” keluar dari wilayah yurisdiksi Indonesia. Tentu saja masalah internal partai ini, bukan sepenuhnya urusan partai. Partai Demokrat ini binaan Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Presiden RI, sekaligus the ruling party bersama partai pendukungnya. Dalam kesempatan ini, bukan untuk mengupas pertanggung jawaban politis kasus tersebut. Sebab sudah jelas, platform partai menjelang pemilihan umum legislatif, diantaranya memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN --juga menjadi jualan ketika SBY mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2009 lalu. Kepada Nazaruddin, sebagai warga negara dan juga anggota DPR RI, kita menuntut tanggung jawab hukum. Negara dituntut menunjukkan bahwa prinsip seluruh kesamaan di muka hukum bagi seluruh warga negara atau prinsip equality before the law, prinsip hukum universal. Bagi orang awam, tentu kasus seperti yang berlaku bagi Nazaruddin ini diterima begitu saja. Karena masyarakat kebanyakan atau katakanlah wong cilik sudah sangat terbiasa memperoleh perlakuan tidak adil dan perbedaan pelakuan (hukum). Apa yang perlu dijelaskan lagi menelisik kasus suap aparatur pajak Gayus Tambunan. Bagaimana polisi, jaksa dan hakim masuk dalam praktik penegakan hukum yang mengabaikan asas keadilan dan menyalah-gunakan kekuasaan di tangannya penegeka hukum. Hukum yang korup, memunculkan istilah “markum” alias makelar hukum atau istilah “markus” alias makelar kasus. Padahal hukum --produk kesepakatan konstitusional-- berwujud undang-undang dan aturan lainnya, meruapakan patokan. Dalam negara-negara modern, hukum merupakan panglima, ukuran seluruh warganya bersikap tindak. Begitupula bagai aparat penegak hukum dan aparatur negara lainnya, pejabat tingkat terendah sampai presiden, berlaku patokan-patokan khusus, selain aturan yang berlaku seluruh warga negara. Di atas itu, ada aturan yang tidak tertulis yang berlaku di semua tempat dalam komunitas masyarakat modern, apa yang dinamakan etika. Kepatuhan dan loyalitas terhadap etika dan hukum yang berlaku secara konsisten --bahasa lain dilaksanakan secara murni dan konsekuen-- merupakan ukuran sederhana melihat integritas seorang penegak hukum, termasuk seluruh aparatur negara.Pejabat, anggota DPR, penegak hukum (polisi, jaksa, dan hakim), dituntut persyaratan tertentu. Bukan hanya kecerdasasan (pengetahuan) yang dituntut, tetapi juga keterampilan menjalankan keahliannya; Ia juga dituntut taat aturan main (loyalitas) dan konsisten. Inilah yang namanya integritas.Integritas, inilah yang tidak dimiliki Nazaruddin. Atau bahkan kita semua berada dalam fase krisis integritas, secara pribadi maupun sebagai bangsa? ****

SRIPO/SYAHRUL

MACET — Sejumlah kendaraan terjebak macet di depan jalan Mapolda Sumsel samping Flyover Simpang Polda, Rabu (15/6/2011). Untuk mengurangi kemacetan karena banyak mobil yang parkir di pinggir jalan tersebut, petugas memindahkan kendaraan karena menghalangi kendaraan yang melintas dari Jalan Basuki Rahmat dan Demang Lebardaun ke arah Jl Sudirman.

Banyak Lubang dan Gelap KEPADA Yth, Bapak Walikota Palembang. Kami sebagai warga pengguna jalan perlu menjelaskan kondisi Jln Sukabangun II tepatnya dari simpang tiga Sukawinatan hingg sekolah YPAC Palembang. Di ruas jalan tersebut banyak sekali

terdapat lubang besar dan dari simpang tiga Sukawinatan sampai simpang tiga Soak lampu jalan hampir tidak ada sama sekali alias gelap gulita. Mohon perhatiannya, terima kasih. 0711-7353179

Cek Lokasi JAWAB

POJOK Mulai mencuat wacana kongres luar biasa Partai Demokrat Luar biasa karena krisis kepercayaan? Jajaran Polda Sumsel mewaspadai teror sianida Waspada boleh... golf jalan terus! 40 persen kendaraan di Palembang tak lolos uji emisi Kok repot, truk keliaran di kota DOK SRIPO

TERIMA Kasih atas informasi yang Saudara sampaikan. Atas laporan tersebut, kita akan mengecek ke lapangan bila memang tidak ada, akan segera kita anggarkan.(mg14) Ir H Taufik Sya’roni MM Kepala Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Palembang.

Warga Kampus Resah Rawan Kejahatan YTH Bapak Walikota Palembang. Kami warga Kampus khususnya jalan Kandis merasa resah sering terjadi tindak kejahatan pada malam hari untuk pejalan kaki. Hal

itu dikarenakan lampu jalan yang ada sudah lama mati dan tidak pernah diperbaiki. Mohon bantuan Bapak walikota, terima kasih. 08127330979

SALAT KAMIS 16 JUNI 2011

Segera Diperbaiki JAWAB TERIMA kasih atas informasinya. Kami akan mengecek ke lokasi dimaksud, jika memang ada yang mati akan segera kami perbaiki. (saf) Ir Taufik Sya’Roni Kepala Dinas Penerangan Jalan dan Pertamanan Kota Palembang

14 RAJAB 1432 H ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 11.59 WIB : ....15.21 WIB :.... 18.00 WIB : ... 19.11 WIB

JUMAT 17 JUNI 2011 15 RAJAB 1432 H SUBUH : 04 .39 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, K Arpan, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Ahmad Naafi, Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Herman Danawi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

3

REI Blacklist Tiga Anggota ■ Tidak Lengkapi Sertifikat Pembangunan ■ 34 Lagi Terancam Dinonaktifkan PALEMBANG,SRIPO—Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestate Indonesia (REI) Sumsel mem-blacklist tiga anggotanya lantaran tidak memenuhi persyaratan keanggotaan dan prosedur pembangunan rumah, yakni tidak menyertakan sertifikat pembangunan rumah dan iuran keanggotaan. “Tahun 2009, lalu ada tiga pengembang yang kita blacklist karena tidak memberikan fotokopi sertifikat rumah yang mereka bangun, padahal ini syarat

mutlak keabsahan untuk konsumen,” kata Sekretaris DPD REI Sumsel, Abdul Rozak , SE di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu. Selain itu, ketiganya hingga tiga tahun berturutturut juga tidak melunasi iuran keanggotaan. Beberapa kali pengurus sudah melampirkan surat peringatan. Namun hingga saat ini belum dipenuhi. Tindakan ini fatal, karena mengacu pada hukum perlidungan konsumen seharusnya sebelum membangun perumahan devel-

oper harus mengantongi sertifikat kawasan tersebut. “Ini yang tidak kita inginkan, alasan developer macam-macam, lagi proseslah, padahal ini penting coba kalau rumah sudah dibangun ternyata tidak ada sertifikat, baik berstatus hak milik atau Hak Guna Bangunan, tentu yang rugi konsumen juga, padahal konsumen sudah bayar mahal” jelas Rozak. Namun Rozak enggan menyebut nama tiga developer itu. Dia mengimbau agar masyarakat lebih jeli

memilih perumahan. Pilih yang developernya bertrack record jelas. Paling tidak, konsumen harus jelas dulu tentang aturan perjanjian sebelum akad kredit. Saat ini, kata Rozak, pihaknya juga mengklaim ada sekitar 34 pengembang lagi yang tidak beritikad baik memberikan syaratsyarat sebagai keanggotaan REI. Pihaknya mendeadline hingga akhir Desember. Jika sampai batas waktu tersebut tak diindahkan, maka 34 pengembang itu akan mengikuti nasib tiga pengembang lainnya yang sudah masuk daftar hitam. “Total anggota REI kita saat ini 118 per-

usahaan,” kata dia. Dia menyebut salah satu pengembang yang dicabut keanggotaannya adalah PT RDP yang berlokasi di By Pass Kelurahan Bukit Baru. “Keanggotaan mereka sudah kita cabut sejak September lalu karena tidak menyerahkan fotokopi sertifikat tanah untuk lokasi kaplingan perumahan serta tidak juga meregistrasi ulang,” kata dia. Pengembang PT RDP bekerjasama dengan investor Singapura dan Pemkot Palembang untuk membangun ribuan rumah, apartemen dan kondominium dengan dilengkapi fasilitas lapangan golf, waterpark,

TELITI SEBELUM MEMBELI RUMAH ☞ Kenali betul profil pengembang yang membangun rumah ☞ Pahami aturan perjanjian sebelum akad kredit ☞ Bagaimana fasilitas rumah ☞ Pengembang wajib memberikan sertifikat tanah/rumah kepada konsumen setelah pembayaran lunas SYARAT MENJADI ANGGOTA REI ☞ Wajib memberikan fotokopi sertifikat kawasan perumahan yang sedang dan akan dibangun ☞ Membayar iuran keanggotaan Rp 2 juta pertahun ☞ Masa keanggotaan berlaku dua tahun jogging track dan lainnya. “Jika banyak yang dirugikan, tentu merupakan tanggungjawab pengem-

bang. Karena mereka (pengembang) bukan lagi sebagai anggota REI,” katanya. (sta)

Naikkan Stok Dua Kali Lipat

■ Mangkuk Cuko dan T oples Toples

Kembangkan RM Minang Berkonsep Modern OSOK anak muda ini nama lengkapnya Franky Nasril Skom MM. Dia adalah owner rumah makan Siang Malam Palembang. Meski termasuk pendatang baru dalam bisnis rumah makan masakan Minang di Palembang, tapi rumah makan Siang Malam sebenarnya adalah pemain lama yang sudah berdiri sejak tahun 1977. RM Siang Malam didirikan Alm H Nailis di jalan lintas Palembang-Prabumulih. H Nailis, tak lain kakak dari H Lismar, pendiri RM Pagi Sore. Sepeninggal Alm H Nailis, Rumah Siang Malam dikelola oleh H Nasril Nailis (orang tua Franky) hingga berkembang, sampai ke Baturaja dan Kalianda Lampung. Kemudian Franky mengembangkan

S

usaha Rumah Makan Siang Malam di Palembang, pertama RM Siang Malam di kawasan Kompleks Polygon, menyusul RM Siang Malam di Jalan MP Mangku Negara, setelah itu hadir RM Siang Malam KM 12 dan tidak lama lagi tepatnya 20 Juni 2011 mendatang akan di-launching RM Siang Malam di Jalan KH Ahmad Dahlan No 76 Bukit Kecil Palembang. Ketika ditanya kiat sukses mengelola rumah makan, Franky kelahiran Bukittinggi 3 Maret 1983, mengatakan tidak punya kiat khusus. “Tetapi kita harus yakin dengan usaha yang kita kelola,” katanya ramah. Pengembangan usaha di Palembang, karena menurutnya prospek bisnis rumah makan di Palembang cukup baik. “Kare-

Franky Nasril SKom MM

SRIPO/FIL

na itu kami hadir di sini,” ujar pemilik klub basket Nr Zoom Basket di Prabumulih. “Dari tiga RM Siang Malam yang sudah ada di Palembang, Alhamdulillah perkembangannya sampai sekarang cukup baik,” pungkas Franky yang hobi basket ini. Menurut Franky, konsep RM Minang yang dikembangkan adalah rumah makan minang modern. Dengan interior yang ditata sebegitu rupa, dengan ruangan VIP. “Begitu masuk pengunjung merasa nyaman,” ujar suami dari Nuning Mulya SH ini. Menurutnya, satu hal prinsip bisnis yang mesti diemban setiap pengusaha yakni memanfaatkan peluang yang ada. “Dan harus berani mengambil risiko, karena risiko sekecil apapun akan menjadikan pengalaman yang yang sangat berharga bagi kita dalam menjalankan bisnis di kemudian hari,” ungkap lulusan Magister Managemen Unsri ini. Selain sibuk mengurus RM Siang Malam, Franky tetap aktif melakukan usaha lain, seperti mengelolal NR Futsal, karaoke, billiar, carwash dan mini market di kota Prabumulih.(zainal piliang)

PALEMBANG,SRIPO — Meski lebaran masih tiga bulan lagi namun sejumlah pelaku bisnis mulai menaikkan stok penjualan. Seperti di Kedaung Table Top saja saat ini mulai menaikkan pasokan hingga dua kali lipat khusus produk kebutuhan lebaran. Tim Leader Kedaung Table Top, Chandrawati menjelaskan ada tiga item yang saat ini pasokannya sudah dinaikkan, yakni mangkuk cuko kecil berdiameter lima cm, toples berbagai ukuran dan perangkat penyimpan irisan kue atau bolu. Khusus tiga item ini, sejak awal Juni sudah dinaikkan hingga dua kali lipat, seperti tempat bolu saja saat ini sudah disiapkan hingga 400 set. Satu paket tempat bolu memuat satu unit piring lempeng berdiameter 13 cm, satu tutup piring yang terbuat dari plastik dan enam pieces piring kecil berdiameter 3 cm. “Perpaketnya kita jual Rp 60 ribu, ini yang saat ini laris manis, meski belum masuk puasa tapi peningkatan item ini sudah ada,”ucap Chandra. Selain itu ada juga tempat paketan es buah, yang terdiri dari mangkuk besar dan 12 unit gelas kecil plus tempat gantungan. Per paket dijual Rp 98 ribu. Ada juga mangkin cuko yang memuat empat pieces seharga Rp 6.500 dan mangkuk cuko porcelen seharga Rp 1.600 per pieces. “Saat ini produk-produk itu yang stoknya kita naikkan, kita prediksi sih awal Juli, nanti

SRIPO/DEWI HANDAYANI

MANGKUK CUKO — Dua orang pengunjung Kedaung Table Top memilih-milih mangkuk cuko yang saat ini penjualannya meningkat, Rabu (15/6).

pesanan akan naik lagi hinggadua empat hari jelang lebaran,” katanya.

Untuk omzet, kata dia, jelang puasa seperti ini sudah naik hampir 50 persen

dan saat puasa jelang lebaran bahkan kenaikan omzet bisa tembus 100 persen. (sta)


4

SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

BSB Launching Kartu Kredit ■ Hadirkan Artis Titi DJ ■ Bidik Tambahan 500 Kartu PALEMBANG,SRIPO — Bank SumselBabel secara resmi akan melaunching kartu kredit, Jumat (17/6) besok. Kegiatan yang dipusatkan di atrium Palembang Indah Mall ini membidik penerbitan 500 unit kartu baru. “Untuk tahap awal, kita siapkan lebih dari 500 aplikasi, bagi yang berminat bisa langsung mengajukan persyaratan aplikasi, seperti KTP dan slip gaji, maka aplikasi langsung diproses,” kata Kepala Satuan Promosi, Iqbal J Permana didampingi Pengelola Promosi, Lin Patralisda di ruang kerjanya, Rabu (15/6). Dia menjelaskan kartu kredit BSB memuat tiga jenis, yakni Platinum, Gold dan Biru. Untuk besaran plafon menyesuaikan dengan bank BNI. “Untuk

kartu kredit kita menyesuaikan dengan plafon dan aturan bank BNI, ini kita co-branding dengan BNI,” jelas dia kepada wartawan. Disebutkan saat launching nanti, pemimpin divisi kartu kredit bank BNI pusat bakal hadir, termasuk pula direktur Utama Bank SumselBabel, Asfan Fikri Sanaf. Pada kegiatan tersebut, kata Lisda, akan dihadirkan artis Titi DJ selaku bintang tamu, dia akan tampil membawakan enam lagu tepat pukul 16.00. Pihaknya juga akan membuka booth untuk pendaftaran aplikasi kartu kredit baru. Disini siapapun bisa mengajukan aplikasi jika berminat. Syarat secara umum, lanjut Lisda sama, diantaranya fotokopi KTP, slip gaji dan surat keterangan kerja. Jika calon konsumen sudah

memiliki kartu kredit lain, tinggal mencopy kartu lamanya saja. “Untungnya disini, semua aplikasi akan langsung diproses minimal satu minggu sudah ada kabar, untuk prosesnya masih dikelola bank BNI,” ucap Lisda. Desain kartu lebih memfokuskan dua logo bank, yakni bank BNI dan bank Sumsel Babel. Soal warna tergantung jenisnya, yakni gold, platinum dan biru. Sementara di pameran Palembang Expo 2011, 16 hingga 21 Juni, mendatang BSB juga membuka stand khusus transaksi, baik tabungan maupun pembukaan rekening baru. Siapapun yang buka akan diberikan souvenir cantik dari BSB untuk semua jenis tabungan. Pembukaan stand, lanjut dia, bekerjasama de-

ngan bank konvensional dan syariah. “Selama pameran, kita juga mengadakan aneka lomba, seperti lomba fotografi, lomba makan mie dan lomba jingle berburu hadiah pesirah. Yang terbaik akan mendapatkan hadiah berupa tabungan dan uang tunai. Di tempat yang sama, BSB juga akan membuka mobil kas keliling. Penempatanya dipusatkan di halaman BKB pada pameran Integrity Fair yang diselenggarakan KPK, 17 hingga 21 Juni, nanti. “Setiap yang buka tabungan kita siapkan paket sekolah anak, berupa kotak pensil, buku, pencil, pena dan penghapus. Paket yang disiapkan lebih dari 200 buah selama tiga hari untuk tiap tabungan,” jelas Lisda. (sta)

SRIPO/DEWI HANDAYANI

KARTU KREDIT — Dua orang tim Promosi Bank SumselBabel, Winda dan Vilda menunjukkan contoh kartu kredit Bank SumselBabel yang akan dilaunching, Jumat (17/6) besok di atrium Palembang Indah Mall. Foto diambil Rabu (15/6) di kantor Cabang BSB Palembang.

IHSG Ditutup Meningkat 20,98 Poin Pajak Sumsel-Babel Rp 2,5 Triliun JAKARTA, SRIPO — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (15/ 6) ditutup meningkat 20,98 poin kembali menuju level 3.800 poin. IHSG ditutup naik 0,56 persen ke posisi 3.794,25. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) juga naik 4,45 poin atau 0,67 persen ke posisi 672,16 poin. Kepala riset Samuel Sekuritas, Christine Salim di Jakarta, Rabu mengatakan, beberapa bursa Asia bergerak menguat dipicu oleh kenaikan bursa AS dan harga komoditas. “Kenaikan yang ini melanjutkan kenaikan yang telah terjadi cukup signifikan kemarin serta kekhawatiran perlambatan ekonomi China,” kata dia. Ia menambahkan, bursa AS yang pada perdagangan kemarin ditutup menguat lebih dari satu persen memfaktorkan data retail sales yang lebih baik dari ekspektasi menjadi 0,2 persen. Begitu juga, kata dia, dengan data output industrial China 13,3 persen YoY memfaktorkan hal yang sama serta penurunan supply dari minyak menjadikan minyak ditutup menguat 2,13 persen. “Sentimen ini berhasil menutupi sentimen negatif dari kenaikan giro wajib mininum perbankan China menjadi

■ Baru Capai 40 Persen

KOMPAS.COM

Pengunjung memantau papan monitor Bursa Efek Indonesia.

21,5 persen akibat inflasi yang berada diluar perkiraan pemerintah,” katanya. Ia menambahkan, saham-saham berbasis komoditas saat ini layak untuk dicermati akibat kenaikan harga komoditas. Sementara, Bursa Regional seperti Indeks Hang Seng masih melemah 152,23 poin (0,68 persen) ke level 22.343,77, Indeks Nikkei225 naik 26,53 poin (0,28 persen) ke level 9.574,32, dan Indeks Straits Times melemah 2,57 poin (0,08 persen) ke level 3.054,82. Perdagangan saham berjalan cukup ramai terjadi transaksi frekuensi mencapai 100.248 kali, pada volume saham yang diperdagangkan mencapai 4,303 miliar lembar saham de-

ngan total nilai Rp3,664 triliun dengan saham yang terangkat sebanyak 128 saham, 104 saham turun, dan 94 saham tidak bergerak harganya.(Ant)

PALEMBANG,SRIPO — Hingga pertengahan Juni 2011 penerimaan pajak Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumsel Babel tembus Rp 2,53 triliun. Meski baru 40 persen dari target namun pihak Kanwil optimis mampu mencapai target 100 persen. “Ini kan baru pertengahan tahun, kita optimis jumlah penerimaan pajak kita akan capai 100 persen dari target yang sudah ditetapkan, tahun lalu saja capaian penerimaan kita malah over hingga 105 persen,” kata Kepala Bidang Dukungan Teknis dan Konsultasi DJP Sumsel Babel, Yulianingsih di ruang kerjanya, Rabu (15/6). Pencapaian itu, kata dia, berasal dari penerimaan pa-

jak 13 KPP Sumsel dan Babel, dengan jumlah penerimaan tertinggi dari KPP Palembang yang capai Rp 1 triliun, sebesar Rp 285 miliar untuk KPP Madya Ilir Timur Palembang sebagai peringkat dua perolehan tertinggi. Sementara untuk penerimaan terkecil, yakni Rp 40 miliar disumbang dari KPP Prabumulih yang ditarget Rp 130 miliar. “Maksudnya ini nilai terendah dalam hal target, artinya untuk ukuran target jumlah itu sudah masuk,” kata dia. Sementara untuk target secara umum, lanjut Yulianingsih, total penerimaan pajak hingga akhir tahun Rp 5,7 triliun. Jumlah tersebut belum termasuk target penerimaan pajak PBB yang pengelolaannya dise-

rahkan dengan pemerintah setempat. Ada-pun target penerimaan pajak jika digabung dengan pajak PBB capai Rp 7,92 triliun. “Artinya untuk target penerimaan PBB sendiri capai Rp 2,53 triliun,” katanya. Nilai itu berasal dari pajak PPh sebesar Rp 1,0629 triliun, pajak PPN Rp 875 miliar, pajak PBB tembus RP 18 miliar dan pajak lainnya capai Rp 39 miliar. “Jadi jika ditotal capai Rp 2,552 triliun,” rinci Yulianingsih. Untuk sektor penerimaan yang paling dominan berasal dari pertambangan, perikanan, pertanian baik sawit dan karet. Saat ini untuk total Wajib Pajak (WP) di Sumsel Babel meningkat 50 ribu dibanding tahun 2010, lalu sebesr 510 ribu WP. “Hingga Juni, WP yang tercatat di kita ca-

Mandiri Tingkatkan Pengamanan

■T ransaksi Kar tu Kr edit Transaksi Kartu Kredit JAKARTA, SRIPO — Bank Mandiri menggandeng Visa, Asosiasi Kartu Kredit Indonesia, dan Infinitium Solution untuk meluncurkan fitur pengamanan transaksi “online Verified by Visa”. Peluncuran fitur pengamanan terbaru dengan 3D Secured Dynamic PIN dalam layanan perbankan di Indonesia itu di-

lakukan oleh Executive Vice President Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri Mansyur S Nasution di Jakarta, Rabu. Dengan peluncuran ini, kartu kredit Mandiri Visa telah diperkaya dengan fitur “Verified by Visa dengan 3D Secured Dynamic PIN”, sebuah platform verifikasi online yang menggunakan one-time password yang dikirimkan

melalui SMS ke pemilik kartu melalui ponsel yang telah terdaftarkan. Melalui fitur pengaman berlapis ini, pemegang kartu kredit Mandiri tidak perlu khawatir dalam melakukan transaksi di internet di website berlogo Verified by Visa. EVP Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri, Mansyur S Nasution, mengatakan Bank Mandiri terus mengembangkan layanan kartu kredit termasuk peningkatan keaman-

an transaksi belanja secara online, terlebih transaksi online melalui internet saat ini sudah menjadi tren global dan kartu kredit telah menjadi pilihan utama sebagai alat pembayaran. “Bank Mandiri adalah bank pertama di Indonesia yang mengimplementasikan fitur pengamanan ini. Kami berharap langkah progresif Bank Mandiri dapat memenuhi kebutuhan nasabah dan meningkatkan kepuasan nasabah dalam me-

pai 560 wp,”katanya. Disinggung mengenai capaian ini, menurut Yuli pihaknya optimis akan mencapai target hingga 100 persen di akhir 2011, nanti. Saat ini pihaknya telah melakukan sejumlah gebrakan untuk menaikkan tingkat kepatuhan WP dalam membayar pajak. Gebrakan itu diantaranya dengan menyebar Account Repre-sentatif (AR) yang tersebar di setiap KPP. Mereka secara aktif langsung mendatangi WP, baik itu perorangan maupun badan dengan pendekatan personalisasi yang intens. “Malah kita berupaya menciptakan keseragaman sistem keuangan di sejumlah perusahaan dalam penghitungan pajak yang wajib dibayarkan, pola ini yang saat ini gencar dipromosikan AR kita,” jelas Yulianingsih. (sta) lakukan transaksi,” ujarnya. Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Ellyana Fuad, mengatakan program ini merupakan inovasi yang ditujukan untuk memberikan keamanan, kenyamanan dan ketenangan dalam pembayaran elektronik di Indonesia. “Verified by Visa dengan 3D Secured Dynamic PIN adalah inovasi terbaru kami yang memadukan platform ecommerce dan pengamanan. Kami senang dapat menawarkannya kepada nasabah Bank Mandiri,” katanya. (Ant)


SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

5

Gratis Internetan Tiga Bulan ■ Beli Modem AdvanJetz Bundling TelkomselFlash JAKARTA, SRIPO — Dalam upaya menyediakan layanan mobile broadband berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau, Telkomsel berkolaborasi dengan Advan meluncurkan paket bundling modem AdvanJetz. Paket modem Advan seri DT8 yang memberikan unlimited akses internet TelkomselFlash secara gratis selama 3 bulan ini dapat diperoleh hanya dengan harga Rp 369.000. Tahun ini Telkomsel menyediakan sekitar 20 jenis paket bundling modem internet dengan berbagai pilihan harga yang sangat terjangkau. Tersedianya beragam pilihan paket bundling modem ini direspon positif oleh masyarakat, di mana penjualan paket modem TelkomselFlash mencapai 70.000 paket perbulan atau melonjak sekitar 250 persen dibandingkan penjualan tahun lalu. Saat ini dari 5,3 juta pelanggan TelkomselFlash, 1

juta di antaranya mengakses internet TelkomselFlash menggunakan modem. GM Device Bundling Management Telkomsel Heru Sukendro mengatakan, Telkomsel memahami kebutuhan masyarakat dalam mengakses internet. “Kami akan terus menyediakan berbagai pilihan paket bundling modem TelkomselFlash dengan harga yang semakin terjangkau,” katanya dalam siaran pers yang diterima Sripo, Rabu (15/6). Modem AdvanJetz DT8 memiliki kemampuan mengakses internet dengan kecepatan hingga 3,6 Mbps. Masyarakat bisa memperoleh paket modem yang di-bundle dengan perdana Flash Unlimited ini di seluruh jaringan distribusi dan layanan purna jual Advan yang tersebar hingga tingkat kecamatan di 28 kota di Indonesia. “Kami harapkan mampu memberikan keuntungan lebih bagi pelanggan beru-

pa layanan berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau,” ungkap Chandra Tansri, Head of Channel Distribution Advan. Setelah gratis unlimited internet berakhir, pelanggan dapat menikmati layanan internet berkualitas dengan kecepatan akses hingga 512 kbps melalui beragam paket unlimited TelkomselFlash mulai dari Rp 5.000 perhari. Di samping itu, tersedia pula paket Fun Night Unlimited seharga Rp 25.000 dan Rp 50.000 ADVAN bagi pelangMODEM T8 gan yang SERI D h gemar berinselFlas Telkom g n li 69 ternet di mad 3 n ✒ Bu erol Rrp diband lam hari pada a rg a ✒ H pukul 00:01 ulan ribu tan 3 b hingga pukul interne s ti anya ra h ✒ G eroleh . 05:59. Seluruh apat dipa Rp 369.000 d i in ✒ harg paket TELs e s k a dengan epatan KOMSELFlash ati kec kbps m ik N ✒ 512 tersebut bisa diil ih hingga b is a p peroleh dengan g ra ti s , mulai Rp h la te e d S e it ✒ nlim menghubungi paket uari *363#. (Rel/lis) 5.000/h

BROWSING — Seorang pelanggan Telkomsel menikmati browsing menggunakan modem AdvanJetz Telkomsel. Modem ini hanya dibanderol Rp 369 ribu.

Cross CB 96T

Cocok buat Penggemar Games Game yang berada di ponsel masih menjadi salah satu pilihan yang utama bagi para calon pengguna ponsel maupun yang hendak menambah koleksi ponsel mereka. Selama tahun 2008 hingga 2011 industri ponsel khususnya mobile game meningkat cukup tajam. IST

GAMES — Cross CB96 T, ponsel games yang bisa dimodifikasi layaknya play station.

*** DALAM sebuah survei

yang dilakukan oleh Popcap games terhadap 814 responden di Inggris dan Amerika pada 25 Januari sampai 31 Januari 2011 menunjukan bahwa 90 persen responden memainkan game untuk kesenangan semata. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen ponsel akan jenis permainan , vendor ponsel Cross meluncurkan Cross CB 96 T bagi pecinta game tidak perlu lagi untuk bingung harus kemana saat akan menghabiskan waktu. Karena dalam ponsel tersebut sudah tersedia banyak permainan yang menarik dan pastinya bertujuan menghibur. Bukan hanya itu, agar bervariasi ponsel Cross CB

96 T sengaja menghadirkan ratusan jenis permainan. “Kami sengaja menghadirkan ribuan game di dalam satu ponsel agar pemiliknya tidak merasa bosan. Selain itu, untuk memudahkan permainan kami juga menyediakan gamepad,” Hery Pradityo selaku Marketing Manager dari Cross Mobile Phone. Dukungan gamepad ini tentunya sangat menunjang kemudahan dalam memainkan game di Cross CB 96 T. Jari-jari pun tidak sulit untuk menjangkau keypad dengan adanya gamepad itu. Terlebih didukung dengan layar dan kualitas suara yang bagus. Game-game yang diha-

dirkan pun bukanlah game yang sulit untuk dimainkan, karena Cross sengaja melakukan pemilihan game sebelum menanamkannya di Cross CB 96 T. Maka tujuan adanya game pada sebuah ponsel untuk sarana hiburan bisa terpenuhi. Konsumen pun tentunya tidak perlu khawatir tentang kualitas dari produk-produk Cross, karena Cross telah melalui sertifikasi standar Eropa (CE). Bukan hanya game, tapi dalam ponsel tersebut juga banyak kelebihan lainnya. Seperti televisi, modem, radio, MP3, MP4, kamera 1,3 MP, webcam, Bluetooth, mobile banking dan masih banyak kelebihan lain dari CB 96 T. (TC)


6

SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

Obama Sempat Menyerah

AP/CAROLYN KASTER

Barack Obama

PEMILIHAN presiden Amerika Serikat akan dilangsungkan tahun depan. Partai Republik sudah mulai menggelar debat calon presiden mereka. Bagaimana dengan Presiden Barack Obama? Dalam beberapa jajak pendapat, buruknya perekonomian dan tingginya angka pengangguran merupakan penyebab terus turunnya popularitas Obama di mata calon pemilih. Bahkan dia sempat menyerah untuk satu periode saja. Ternyata Michelle Obama serta kedua anak mereka tidak begitu peduli apakah Obama akan mengejar masa jabatan kedua atau tidak. “Michelle dan anak-anak oke-oke saja kalau saya bilang ‘Saya ingin melakukan sesuatu yang berbeda’. Mereka terpaku pada ‘ayah menjadi presiden atau suamiku menjadi presiden’. Namun, mereka yakin pada yang kami lakukan,” aku Obama dalam wawancara dengan Ann Curry untuk program televisi “Today Show” yang ditayangkan di NBC, Selasa (14/6). Obama juga mengaku kadang-kadang ingin berhenti. “Pasti ada kalanya sa-

ya bilang satu kali masa jabatan sudah cukup,” kata presiden ke-44 AS itu. Namun, imbuhnya, yang membuatnya bertahan adalah masih banyak tugas yang belum rampung, terutama soal energi, pendidikan, dan beberapa isu lain. Yang penting baginya, jika keluarganya bahagia, dia pasti bahagia. “Jika keluarga saya baikbaik saja, jika Michelle tidak mengeluh, saya masih memiliki energi untuk melanjutkan yang saya kerjakan saat ini,” tegasnya. Calon-calon lawannya dari Partai Republik meminta rakyat AS menjadikan Obama “presiden satu masa jabatan”. Salah satunya Mitt Romney yang menyebut kegagalan Obama dalam hal jaminan kesehatan. “Obamacare merupakan undang-undang yang buruk, kebijakan yang buruk, dan buruk bagi keluarga Amerika. Itulah alasan Presiden Obama akan menjadi presiden satu masa jabatan,” katanya kepada pendukungnya di New Hampshire. Dalam debat calon presiden Republik, Senin (13/6), anggota Kongres, Michele Bachmann, mendapat tepuk tangan ketika menyerukan, “Presiden Obama akan menjadi presiden satu masa jabatan”. Dalam beberapa jajak pendapat, buruknya perekonomian dan tingginya angka pengangguran merupakan penyebab terus turunnya popularitas Obama di mata calon pemilih. Hasil jajak pendapat Universitas Quinnipiac yang dirilis pekan lalu menunjukkan, popularitas Obama sempat melesat naik setelah terbunuhnya Osama bin Laden. Namun, popularitasnya jeblok lagi. (kc)

Mahfud: Kasus Andi Nurpati Bisa Menjadi Bola Liar DALAM pemilu orang berjuang mati-matian untuk terpilih. Ketika hasilnya dibalik dengan sebuah surat palsu sehingga yang menang jadi kalah dan yang kalah jadi menang, maka tindakan itu jahat sekali

MOH MAHFUD MD Ketua MK

PALEMBANG, SRIPO — Pemalsuan surat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang diduga melibatkan mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Andi Nurpati, dinilai Ketua MK Prof Dr Mohammad Mahfud MD adalah kejahatan terhadap konstitusi. Untuk itu, Polri diminta cepat menyelidiki perkara ini sebelum menjadi bola panas di DPR yang saat ini sudah membentuk Panitia Kerja (Panja). Usai menjadi pembicara pada Seminar Hukum dan Demokrasi dalam rangka HUT Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Rabu (15/6) kepada wartawan, Mahfud menyambut baik upaya yang dilakukan Polri dan sudah bekerja dengan tepat. “Dalam artian, dahulu surat pengaduan dari MK diendapkan dahulu oleh Polri. Kini, dibuka kembali oleh Pak Timur Pradopo. Artinya, itu kemajuan dan Pak Timur Pradopo bekerja secara profesional, begitu mendengar laporan MK,” katanya.

SRIPO/ZAINI

HUKUM DAN DEMOKRASI — Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Prof Dr Mohammad Mahfud MD, SH, MH (kiri) berbicara Seminar Hukum dan Demokrasi, di Kampus Universitas Muhammadiyah Palembang, Rabu (15/6).

Dikatakan, keinginan Polri mengusut kasus Andi Nurpati dinilai terlambat karena masalah ini sudah masuk ke ranah politik. Dan kemarin, DPR sudah membentuk Panitia Kerja (Panja). Kalau sudah begitu, ungkap Mahfud, maka risikonya akan ada bola liar. “Saya khawatir, bukan lagi soal surat MK yang dibahas, tetapi mungkin saja kecurangankecurangan di berbagai daerah yang tidak menjadi perkara di MK akan mencuat di Panja,” papar Mahfud, sembari menambahkan, kendati harus dibuktikan, namun

kasus jual beli suara dari Panitia ke Caleg, bukan rahasia umum lagi. Dikatakan, kalau saja aparat kepolisian memroses masalah Andi Nurpati secara cepat, maka diyakini Panja tidak akan terbentuk. Sekarang sudah ada dua, yakni Polisi bekerja dan Panja bekerja. Keduanya harus dikelola dengan baik agar nanti tidak menjadi bola liar yang mempersoalkan hasil pemilu secara keseluruhan. “Jika itu terjadi, maka akan bahaya. Kalau saya boleh menyarankan Panja agar bekerja sesuai dengan

batasan-batasan tertentu dan tidak menjadi liar,” katanya. Kalah jadi Menang Dikatakan, dalam pemilu orang berjuang mati-matian untuk terpilih. Ketika hasilnya dibalik dengan sebuah surat palsu sehingga yang menang jadi kalah dan yang kalah jadi menang, maka tindakan itu jahat sekali. “Jahat terhadap konstitusi, jahat terhadap negara, jahat terhadap masyarakat,” tegasnya. Karena itu, MK menyambut gembira pembentukan panitia kerja (panja) oleh Komisi II DPR untuk menuntaskan kasus ini. Dia dan jajaran MK siap memberikan semua keterangan yang dibutuhkan panja. Mahfud mengaku mengantongi berbagai fakta dan bukti dari hasil investigasi internal yang dilakukan saat kasus ini muncul pada 2009. Hasil investigasi merekomendasikan bahwa Andi Nurpati terindikasi kuat terlibat dalam pemalsuan surat MK bersama bebera-

pa nama lain. Andi yang saat ini Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, menerima surat asli dari MK, tetapi tidak menggunakannya. Sebagai komisioner KPU yang berwenang, Andi saat itu justru menggunakan surat palsu untuk membuat KPU menetapkan caleg Partai Hanura dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan I Dewie Yasin Limpo sebagai caleg terpilih DPR. Setelah kasus ini mencuat, KPU menganulir keputusannya dan mengembalikan kursi DPR kepada pemilik sah, Mestariyani Habie dari Partai Gerindra. Mahfud berharap Polri dapat meningkatkan kasus ini menjadi perkara hukum pidana melalui proses penyelidikan dan penyidikan. Laporan MK ke Mabes Polri sejak 12 Februari 2010 hingga kini belum ditindaklanjuti. Saat itu surat laporan MK ditujukan kepada Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol Ito Sumardi. (sin)


SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

Ba’Asyir Tahu Divonis Bersalah JAKARTA, SRIPO — Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Abu Bakar Ba’asyir, mengaku sudah mengetahui vonis yang akan dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari ini, Kamis (16/6). Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, tersebut menyebut dirinya akan dinyatakan bersalah dan dihukum terkait dengan tuduhan terlibat dalam kasus terorisme. “Ustad (Abu Bakar Ba’asyir) baik-baik saja dan menjalankan kegiatan seperti biasa, baca Al-Quran dan zikir,” kata Abdulah Hasyim, kerabat Ba’asyir, saat di Jakarta, Rabu (15/6). Hasyim mengatakan istri Ba’asyir, Umi Aisyah dan dua anak laki-lakinya, Abdul Rosyid dan Abdul Rochim, direncanakan hadir

pada persidangan pembacaan vonis pada hari ini. “Kemarin (Selasa) ustad cerita bahwa vonis pengadilan itu sudah ditentukan, tapi tidak tahu dibandrol berapa,” kata Hasyim yang seharinya-hari melayani kebutuhan Ba’asyir selama ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Badan Reserse dan Kriminal Polri, Jakarta. Mengenai maraknya pesan singkat (SMS) menjelang putusan vonis Ba’asyir yang menyebutkan ada 36 bom di seluruh Indonesia akan meledak bersamaan vonis Ba’asyir, Hasyim menyampaikan komentar Ba’asyir bahwa SMS itu merupakan kerjaan oknum aparat. “Ustad mengatakan itu kerjanya intelijen saja,” kata Hasyim. Abdul Rochim, anak kan-

dung Ba’asyir membenarkan ia bersama kakaknya Abdul Rosyid Ridho dan sang ibu akan bertolak dari Solo ke Jakarta untuk menghadiri sidang ayahnya. “Ini saya juga mau berangkat,” katanya saat dihubungi lewat telepon. Pasrah Terkait vonis yang akan dihadapi ayahnya, ia dan keluarga mengaku pasrah. Pria yang akrab disapa Iim ini sangat berharap hakim bisa membuat putusan yang seadil-adilnya. “Kalau memang ayah saya nanti divonis hukuman penjara, kami akan tetap ridho. Tapi kami tetap berkeyakinan sidang itu hanyalah rekayasa (pemerintah). Kami hanya mengharapkan keadilan dari Allah di akhirat nanti. Biar Allah nanti yang membalas semua,” katanya.

Ia mengaku terheranheran atas rencana pengamanan yang dilakukan Polri hingga melibatkan ribuan personel. Sikap itu menurutnya adalah sebuah bentuk paranoid dari pihak keamanan. “Saya kira pengamanan sangat berlebihan. Seolaholah ayah saya ini seorang yang sangat berbahaya hingga harus diberlakukan seperti itu. Ini adalah satu sikap paranoid dari pihak kepolisian,” kata Iim. Ba’asyir ditangkap polisi di Banjar, Jawa Barat, 9 Agustus 2010, sekitar pukul 08.15. Ia ditangkap dengan tuduhan terlibat pelatihan kelompok teroris di Aceh dan rencana peledakan bom di Indonesia. Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan tuntutan hukuman penjara seumur hidup. (adi)

Timur Dapat Laporan 10 Rekening Gendut

tang, dengan pengamanan yang sudah disiapkan antara Polda Sumsel dan Kodam II Sriwijaya. “Insya Allah semua pengamanan berjalan baik. Termasuk penyelesaian yang berkaitan dengan masalah pembangunan akan lebih cepat selesai. Saya harapkan pelaksanaannya dan pengamanan sukses diiringi prestasi Indonewia juga,” kata Kapolri. Dengan kunjungan ini menurut Kapolri dapat terjalin sinergitas bukan hanya TNI, Polri dan lembaga lain. Tanggung Jawab Bersama Menyinggung pemberantasan teroris, ia menegaskan hal itu bukan tugas pihak kepolisian dan TNI

semata. Semua lapisan masyarakat harus ikut berperan. “Teroris tidak langsung timbul ke permukaan. Karena itu masyarakat juga diharapkan ikut terlibat di dalamnya. Paling tidak bagaimana melakukan pencegahan kemudian meresponnya, bukan menuntaskannya,”ucapnya. Jadi diharapkan kepada masyarakat untuk memberi informasi secepat mungkin jika ada warga sekitar yang mencurigakan. Warga bisa langsung melaporkan ke Polsek, Koramil, Lurah, RW, atau RT terdekat agar ditindaklanjuti. “Sehingga dengan begitu tidak ada celah terbuka yang dimasuki para teroris

dan dapat diselesaikan dengan baik,” kata Timur Pradopo. Menanggapi adanya ancaman SMS menjelang keputusan Ustad Abu Bakar Baasyir hari ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu resah, karena ancaman tersebut menurutnya hanya perbuatan orang iseng dan tidak bertanggung jawab. Mengenai adanya isu penyudutan suatu agama, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing. “Yang melakukan oknum. Bukan agamanya karena agama tidak mungkin mengajarkan kita berbuat jahat,”tegasnya.(mg15)

Kita Bisa Tiru China Rabu (15/6). Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2011 dan Hakim Konstitusi periode 2008-2013 ini, menyarankan seharusnya pemerintah meniru Cina dalam pemberantasan korupsi yang memakai sistem memaafkan. “Orang terlibat korupsi

masalah lalu dimaafkan. Tapi, kalau masih melakukan akan dikenakan hukuman mati,” katanya. Terbukti, selama beberapa tahun di China sudah 4.400 orang pejabat dihukum mati. Jika tidak mau meniru China, lanjut Mahfud, kita bisa meniru Bolivia yang melakukan pemangkasan satu generasi. Mahfud yang berbicara dengan gaya santai namun blak-blakan itu mengatakan, sistem ini bisa dipakai jika ada ketegasan seorang

pemimpin. “Presiden wajib melakukan intervensi proses hukum. Tetapi, jika sudah masuk ke peradilan, maka presiden dilarang melakukan intervensi putusan pengadilan,” katanya. Namun mantan Menteri Pertahanan era Presiden KH Abdurrahman Wahid itu menolak pertanyaan soal kasus Antasari Azhar. “Itu persoalan lain,” jawab Mahfud, seraya bergegas menuju kendaraannya dan meninggalkan Komplek UMP. (sin)

ra, Nazaruddin memiliki 324 ribu lembar saham perusahaan itu. Sedangkan Nasir memiliki 99,6 ribu lembar saham. Namun, sejak 2009, mereka tidak lagi tercatat sebagai pemilik saham dan komisaris di PT Mahkota Negara. Panggil Paksa KPK terus mengendus keberadaan M Nazaruddin dan Neneng. Berdasarkan informasi yang diterima KPK dari seorang informan, Nazaruddin dan istrinya memang tengah berada di Singapura. “Tapi kami nggak tahu persisnya di mana,” ujar Ketua KPK, Busyro Muqoddas. KPK berencana memanggil paksa Nazaruddin, setelah dilayangkan surat panggilan keduatetap tidak digubris. “Kedua tidak datang, ketiga akan dipanggil paksa,” ujar Busyro. Menurut Busyro, pihaknya juga akan mempertimbangkan melakukan penjemputan ke Singapura setelah pemanggilan kedua dilakukan. “Jemput atau tidak sedang dipertimbangkan setelah pemanggilan kedua,” jelas Busyro. Lebih jauh Busyro men-

jelaskan, upaya KPK untuk melakukan pemanggilan sudah jelas dengan mengirimkan surat. Mereka juga mengaku sudah bekerja semaksimal mungkin dan pemanggilan kedua telah pula dilakukan. “Sudah dikirim dan dilakukan pemanggilan kedua ke Fraksi Partai Demokrat DPR. Ke rumah yang bersangkutan lewat Ketua RT setempat. Kami nggak peduli, akan terus dilakukan semaksimal mungkin, tak peduli,” katanya. Ketua Departemen Perencanaan Pembangunan Nasional DPP Partai Demokat Kastorius Sinaga pesimistis M Nazaruddin bakal memenuhi panggilan KPK. “Tampaknya tidak ada. Semuanya tergantung KPK,” ujar Kastorius. Ia juga menjelaskan Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya kasus Nazaruddin kepada KPK. “Karena ini sudah ranah hukum, Partai Demokrat menyerahkan masalah ini sepenuhnya pada KPK,” tegas Kastorius. Sedang anggota Fraksi Partai Demokrat DPR, Sutan Bathoegana, mengatakan kasus-kasus hukum

yang melibatkan Nazaruddin merupakan urusan pribadi. “Itu kan pribadi orang, tak ada kaitan dengan partai, “ujar Sutan. Sutan juga dengan tegas membantah ada aliran uang yang masuk ke Partai Demokrat dari usaha milik Nazaruddin. “Itu bisnis orang, tak ada yang masuk ke partai,” jelasnya. Sementara Ketua Departemen Perencanaan Pembangunan Nasional DPP Partai Demokat Kastorius Sinaga menjelaskan Partai Demokrat tidak dapat menjamin Nazaruddin memenuhi pemanggilan KPK. “Tampaknya tidak ada. Semuanya tergantung KPK,” ujar Kastorius, Jakarta, Rabu. Kastorius juga menjelaskan Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya kasus mantan bendahara umumnya kepada KPK. “Karena ini sudah ranah hukum, PD menyerahkan masalah ini sepenuhnya pada KPK,” tegas Kastorius, Guru Besar Universitas Indonesia dan Penasihat Ahli Kapolri. (tribunnews/ wil/mal/yog)

format Liga Super Indonesia (LSI). “Musim 2008/2009 kita finish di peringkat 5 dan 2009/2010 di peringkat 7. Sementara musim ini kami masih memiliki kesempatan untuk finish satu peringkat lebih baik,” jelasnya. Kolev akan menurunkan skuad terbaiknya di lini belakang dengan mengandalkan Ferry Rotinsulu sebagai kiper, menurunkan center bek Thierry Gathuessi dan Claudiano Alves dos Santos yang akan didampingi M Ridwan di kiri dan Supardi di kanan. Sementara lini tengah akan diisi Ponaryo Astaman, Lim Joon Sik, Mahyadi Panggabean dan Arif Suyono. Khusus untuk lini serang, Kolev memiliki pilihan yakni menurun Budi Sudarsono atau Rudi Widodo yang akan mendampingi Gumbs. Tampilnya Kayamba di lini

depan membuat lini depan SFC lebih bertenaga. “Kembalinya Kayamba akan membuat kami lebih memiliki variasi dalam melakukan serangan,” jelas Kolev. Deltras Belum Gajian Sementara itu, karena perjalanan cukup jauh dan terganggu macet di kawasan Jl Kol H Burlian, Deltras Sidoarjo memutuskan tidak menjajal lapangan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (15/6) sore. Pelatih Deltras Nus Yadera mengatakan, para pemainnya sudah terlalu letih untuk menjajal lapangan, karena baru saja tiba di Hotel Princes pukul 15.49. “Jadi kita putuskan untuk istirahat dan tidak menjajal lapangan, sebab bagi kami lapangan Stadion Gelora terlalu bagus,” jelas Nus Yadera. Menurut Nus sapaannya, meski didera kelelahan anak asuhnya tetap bersemangat.

Memang diakuinya beberapa pertandingan lalu, para pemain sempat drop karena gaji belum dibayar dan masalah internal lainnya, sehingga berpengaruh kepada penampilan the Lobster julukan Deltras. Namun belakangan pemain kembali bersemangat. “Semangat itu seperti saat kami mengalahkan SFC 3-1, dan dengan semangat yang sama kami akan menghadapi SFC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring,” katanya. Diakui Nus, gaji pemain Deltras selama empat bulan memang belum dibayar. Namun tidak mengurangi semangat tempur para pemain, motivasi tinggi tetap diusung. “Beberapa waktu lalu pemain sempat ngambek, tetapi mereka sadar dan menyesal, kini keterlambatan gaji tidak ada masalah,” jelasnya. (ndr)

„ dari halaman 1 tem kerja sebagai penegak hukum dan menuju pelayanan yang prima. Dengan demikian negara kita ini aman,” tegasnya. Timur juga mengeluhkan lambatnya reaksi dari anggota Serse karena 80 persen laporan banyak belum terselesaikan. Padahal tuntutan masyarakat sangat tinggi kepada kepolisian. Optimistis Sementara itu, Timur juga menyatakan optimistis akan pengamanan eveneven besar di Sumsel akan berjalan lancar. Khususnya untuk pengamanan SEA Games XXVI November mendatang. Timur yakin dengan program yang telah disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Hasyim Irianto dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen Agus Gunaedi Pribadi dalam persiapan pengamanan menyambut SEA Games XXVI. Menurutnya, Sumsel siap jadi tuan rumah SEAG XXVI 2011 yang akan da-

Rosa Akui Kenal NazarNeneng „ dari halaman 1 kertrans, Timas Ginting. Menurut Djufri, wajar saja jika Rosa mengenal Neneng. Alasannya, Rosa bekerja sebagai Direktur Pemasaran PT Anak Negeri, sebuah perusahaan yang dimiliki M Nazaruddin. “Jadi wajar kalau pernah bertemu,” katanya. Selain Rosa, KPK juga memeriksa Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Matondang. Menurut informasi, Marisi memiliki hubungan dekat dengan M Nazaruddin. PT Mahkota Negara diketahui dimilik Nazaruddin dan sepupunya, Muhammad Nasir, yang kini menjadi anggota Komisi III DPR. “Marisi Matondang selaku Direktur PT Mahkota Negara diperiksa sebagai saksi,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP. Saat menjadi Komisaris Utama PT Mahkota Nega-

Gumbs Cs akan Lumat The Lobster „ dari halaman 1 Kolev, Rabu (15/6). Kedua, mengejar papan atas dan memperbaiki peringkat untuk melampaui prestasi dari musim sebelumnya, mengingat 2009/ 2010 lalu SFC hanya finish di peringkat ketujuh dan musim 2008/2009 finish di peringkat kelima. Ketiga membalas sakit hati atas kekalahan 3-1 dari tim tamu Deltras. Kolev ingin lebih baik dari prestasi yang ditorehkan pelatih sebelumnya, Rahmad Darmawan sejak keikutsertaan SFC pada perhelatan kasta tertinggi sepakbola di Indonesia yang ketika itu, berganti

„ dari halaman 1

7

Pangeran Ali Tolak Jamuan Makan Menpora JAKARTA, SRIPO — Wakil Presiden FIFA Pangeran Ali bin Al Hussein sempat menolak tawaran makan Menpora Andi Alfian Mallarangeng. Pangeran Jordania tersebut, telah membuat janji makan siang dengan seseorang, sebelum Menpora menjamunya. Bisa dimaklumi, lantaran dalam kunjungannya yang singkat kemarin, Ali harus bertemu dengan beberapa pihak di sejumlah tempat berbeda. Padatnya agenda dalam kunjungan singkat ke Indonesia membuat Wakil Presiden FIFA yang bertanggungjawab penuh di kawasan Asia tersebut memaksanya menolak jamuan makan siang Menpora. “Beliau mengatakan kepada saya, akan bertemu

pihak-pihak lain. Saya mengajak makan siang, tapi katanya beliau ada makan siang dengan yang lain,” ujar Menpora Andi Mallarangeng. Dalam kunjungan sehari semalam di Indonesia, Pangeran Ali bertemu selaku Wakil Presiden FIFA bertemu dengan beberapa pihak. Antara lain dua kandidat Ketua Umum PSSI yang didepak PSSI kubu Nurdin Halid yakni George Toisutta yang segera pensiun dari jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, dan Arifin Panigoro pengusaha nasional dan penggagas Liga Primer Indonesia. Ali bin Al Hussein meninggalkan Jakarta Selasa malam setelah bertemu dengan para pemilik suara

PSSI pendukung George Toisutta-Arifin Panigoro atau yang biasa disebut kelompok 78. Pelarangan sejumlah nama dalam daftar Ketua Umum PSSI oleh kubu mantan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid masih dipertanyakan Arifin Panigoro, salah satu figur yang ditolak. Menurut bos Medco Group tersebut, sampai saat ini, ia tak pernah mengerti dan memahami alasan mengapa FIFA melarangnya ikut serta memajukan sepakbola nasional. Menurut Arifin Panigoro, itulah alasan utama hingga saat ini pula para pengusungnya masih berkeras mencalonkannya menjadi pengurus PSSI. (tribunnews/ali)

Keris Ajaib Bisa Berdiri

yar mahar Rp 175 ribu,” ungkapnya sembari memperagakan menegakkan keris tersebut. Menurut Omansyah, keris tersebut mempunyai kekuatan gaib, yakni bisa meredam emosi. Bila ada orang bersitegang dan bila ada binatang buas maka situasi akan normal dan binatang itu akan lari. Ditambahkan, keris itu masih punya banyak khasiat lain. Karena keris tersebut dijaga oleh Puyang Rajo Nyawo dan Dinding Nyawo. Kedua puyang yang menjaga keris tersebut adalah ibu dan anak perempuannya. Oleh karena itulah namanya Santan Lanang Betino. Keris ini semestinya sepasang.

“Tapi saya tidak tahu di mana pasangannya,” sesalnya. Lebih jauh Omansyah mengatakan, keris ini bisa dimiliki orang tertentu. Setidaknya ia anak bungsu dari 7 bersaudara itu dipilih uwaknya untuk merawat keris tersebut. Keris ini tidak bisa dimiliki oleh sembarang orang. Keris itu juga perlu perawatan. Setiap malam tanggal 1 Muharram keris dimandikan kembang tujuh warna dan minyak istambul atapun minyak jafaron (sejenis minyak dari Arab). Bila syarat itu tidak dilaksanakan kata Omansyah maka akan terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. (wiliem wk)

“Di samping itu nanti ada broadcasting solution dan seluruhnya,” sambungnya. Menurut Alex, Omega/ Swiss Timing tertarik menjadi sponsor karena melihat SEA Games Palembang sebagai potensi pembinaan pusat olahraga regional Asia Tenggara. Fasilitas yang ada juga sangat mumpuni karena menggunakan standar internasional yang berkualitas maksimal. “Kolam renang kita jadi salah satu terbaik di Asia. Kolam renang tidak pakai porselen tapi stainless steel pool teknologi dari Italia. Di dunia ini hanya ada swimming pool Beijing dan Jakabaring,” jelasnya. Nilai sponsorship Omega/Swiss Timing di acara ini mencapai 3 juta dolar AS. Angka itu berupa diskon untuk produk-produk Omega plus biaya pelatihan. “Kita beli tapi sebagian, dia berikan harga khusus tidak 100 persen. Tim dari mereka yang meng-handle sistem ini dan melatih kita. Mereka sudah beberapa kali datang,” tutupnya. Investasi Seperti diketahui, selama di Swiss, SBY berturut-turut menerima dua pimpinan perusahaan multinasional di Hotel Intercontinental, Jenewa, Swiss.

Dimulai dengan menerima Deputi Executive Vice President Nestle Nandu Nandkishore, setengah jam kemudian dengan CEO Omega Critophe Berthaud. Kedua pertemuan tersebut membahas investasi di Indonesia. Pada pertemuan dengan pimpinan Nestle dibahas rencana peningkatan produksi susu dari pabrik yang ada di Jawa Timur. Juga kemungkinan mengalihkan impor kakao perusahaan makanan dan susu itu dari Pantai Gading ke Indonesia. Pertemuan diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Nandu Nandkishore dengan Gubernur Jatim Soekarwo. MoU itu berisi kesepakatan peningkatan produksi susu dari 650 ton menjadi 1.000 ton sampai tahun 2015. Nilai investasinya sekitar 198 juta dolar AS dengan penyerapan tenaga kerja selama ini lebih dari 33 ribu orang. Sebelumnya, pukul 13.00 waktu setempat atau 18.00 WIB, Presiden bertemu Dirjen Organisasi Perburuhan Internasional atau ILO Juan Somavia. Pembicaraan dalam format makan siang bersama ini berlangsung di markas ILO, di tepi Danau Leman, Jenewa. (sin)

„ dari halaman 1 sar. Menurut Omansyah, keris tersebut didapatnya dari kakak orangtuanya sekitar lima tahun lalu. Ia tidak mengetahui dengan jelas dari mana uwaknya itu mendapatkan keris. Menurut sejarah, keris tersebut adalah keris peninggalan zaman Sriwijaya yang saat itu dipegang oleh pesirah dari Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat. “Saat menerima keris itu saya cuma diminta memba-

Omega Resmi Sponsori SEA Games XXVI „ dari halaman 1 Bambang Yudhoyono (SBY), Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menseskab Dipo Alam, dan Kepala Badan Kerjasama Penanaman modal (BKPM) Gita Wirjawan. Usai acara itu, Alex Noerdin kepada wartawan menjelaskan, kerjasama dengan Omega dan kesediaan menjadi sponsor di pesta olahraga Asia Tenggara adalah yang pertama kali dilakukan. “Selama ini Omega hanya mau mensponsori kegiatan olahraga level Asia dan dunia. Ini sesuatu yang luar biasa bagi Sumsel karena baru kali ini pihak Omega mau turun ke tingkat Asia Tenggara,” kata Alex. “Omega untuk dua venues dari induk cabang olahraga kolam renang dan atletik dan meng-handle seluruh sistem dari manajemen pertandingan ini. Jadi bukan hanya sebagai official timer tapi juga menunjukkan services,” kata Alex.


8 SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

Terlempar Dari Zona Asia PALEMBANG, SRIPO — Harapan Sriwijaya FC masuk tiga besar Liga Super Indonesia (LSI) atau masuk zona Asian Football Confederation (AFC) Cup tertutup, usai pesaing terdekatnya Arema Indonesia menundukkan Persisam Putra Samarinda dengan skor 20 Rabu (15/6). Klub asal kota Malang itu, mengantongi total 49 poin atau melampaui perolehan poin maksimal SFC. Sekalipun Laskar Wong Kito yang kini berada di peringkat kelima dengan mengantongi 42 poin, menyapu bersih dua laga sisa lawan Deltras Sidarjo, Kamis (16/6) dan Perselatan Lamongan, Minggu (19/6), perolehan poin maksimal pun hanya 48 poin. Jika melihat perolehan poin para pesaing, lebih realistis klub asal Sumsel ini, mengejar posisi 4 besar. Prak-

tis tempat kedua dan ketiga akan menjadi milik Persija atau Arema. Namun pelatih Ivan Kolev tidak ingin terganggu dengan hasil pertandingan tim-tim lain. Baginya, fokus kepada dua pertandingan akhir dan mengejar happy ending lebih penting. “Saya pelatih profesional, apapun hasil tim lain dan terkait peringkat, saya akan membawa SFC meraih enam poin di dua laga akhir dan saya akan memberikan SFC meraih posisi terhormat di LSI,” jelasnya. Dipastikan Persija yang menghadapi PSPS Pekanbaru, Minggu (19/6), akan meraih kemenangan mudah dan mengantongi 52 poin maksimal. Sementara Arema yang mengantongi 49 poin diprediksi akan mengalahkan Bontang FC Minggu (19/6) dan meraih poin maksimal 52.

Ulasan Pelatih Jaga Ritme Permainan IVAN KOLEV Pelatih SFC DELTRAS adalah tim profesional yang diperkuat para pemain berkualitas, terutama tiga pemain asingnya. Namun, mereka juga kerap memeragakan permainan keras dan hal ini bisa saja memancing para pemainnya untuk bermain lebih keras. Makanya, saya sejak awal meminta pemain untuk menjaga ritme permainan, tetap fokus, meDOK.SRIPO ngutamakan koordinasi dan berkonsentrasi, serta yang paling penting tidak terprovokasi permainan Deltras. (ndr)

Turunkan Skuad Terbaik NUS YADERA Pelatih Deltras SRIWIJAYA FC tim yang berkualitas dengan skill individu para pemainnya di atas rata-rata. Beberapa pemain seperti Kayamba salah pemain yang patut kami waspadai. Jika dibiarkan atau lepas dari penjagaan, maka dia akan mencetak gol. Begitu juga beberapa pemain lainSRIPO/NDR nya yang juga patut diwaspadai. Maka, dalam pertandingan ini saya akan menurunkan skuad terbaik untuk meredam permainan cepat tuan rumah seperti ketika kami mengalahkan mereka 3-1 pada 29 September 2010 lalu.(ndr)

Berbeda dengan nasib Semen Padang yang berada di posisi empat, akan menghadapi laga berat karena melawat ke Papua melawan Persiwa Wamena dan Persipura. Bisa jadi skuad asuhan Nilmaizar ini, akan kehilangan 6 poin di dua laga sisa mengingat Persiwa sangat bernafsu menutup akhir laga dengan kemenangan, sementara Persipura yang sudah mengunci gelar juara ingin menyempurnakan pestanya di Papua. Diprediksi Kabau Sirah akan mengantongi 46 hingga 48 poin. Menanggapi peluang masuk tiga atau empat besar, Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainudin mengatakan, tidak ingin melihat perolehan poin atau posisi tim lain di Liga Super Indonesia. Baginya yang terpenting Laskar Wong Kito mampu menyapu bersih dua laga sisa. (ndr)

PONARYO dkk terus berlatih keras untuk memenangkan dua laga sisa SRIPO/SYAHRUL

Happy Ending Bersama Suporter Kim Tertekanan PALEMBANG, SRIPO — Meski tiga besar lepas, pemain Sriwijaya FC berharap pendukung dan suporter tetap memadati Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, saat SFC menjamu Deltras Sidoarjo, Kamis (16/6). Baginya, keberadaan suporter tetap membangkitkan gairah bagi dirinya rekan-rekannya dalam bertanding. Meski target tiga besar tidak bisa dicapai, masih ada yang patut dikejar yakni peringkat empat. Kini, Laskar Wong Kito masih bersaing dengan Semen Padang untuk meraih posisi empat. Bek Claudiano Alves dos Santos pun mengatakan, dukungan suporter dan penonton akan membuat mereka terus bergairah mengejar happy ending. “Happy ending patut kami

SRIPO/ZAINI

Claudiano

raih di akhir musim ini, menuntaskan dua laga dengan kemenangan juga merupakan sesuatu yang luar biasa. Sementara itu, manajemen dan pengelola tiket pertandingan Sriwijaya FC memberikan diskon 10 persen kepada para pembeli tiket pertandingan SFC vs Deltras, Kamis (16/6) di bawah pukul 12.00. Diharapkan stadion dipadati para pendukung di dua laga akhir

Laskar Wong Kito. “Diskon 10 persen tetap diberikan seperti biasanya kepada pendukung SFC. Kami harapkan suporter dan penonton memadati stadion di akhir sisa laga,” kata Pengelola Tiket SFC, Yuliana ST, Rabu (15/6/2011). Selain memberikan diskon, Yuli juga menyiapkan doorprize seperti biasanya kepada penonton yang beruntung dengan hadiah satu televisi 14 inci, magic com, dispenser dan lemari es. Ada pun harga tiket yakni, tiket VIP merah Rp 50 ribu, VIP biru Rp 40 ribu. Tribun barat atas Rp 25 ribu, timur 20 ribu, utara-selatan Rp15 ribu. “Tiket bisa didapatkan di sekretariat SFC di komplek PS atau di langsung di loket Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring,” jelasnya.(ndr)

GELANDANG Kim Yong Hee dikabarkan demam dan harus absen saat Sriwijaya FC menghadapi Deltras Sidoarjo, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (16/6) petang. Pelatih Ivan Kolev justru memberikan penyataan mengejutkan dengan menyebut Kim demam baik secara fisik maupun psikologis. “Kim dalam kondisi tidak bagus, karena kurang fit, selain itu dia mengalami tekanan secara psikologis,” ungkap pelatih Ivan Kolev, Rabu (15/6). Menurut coach asal Bulgaria ini, tekanan psikologis memang dialami Kim lantaran pemain plontos itu, tidak merasa nyaman bersama SFC. Dalam curhatnya kepada sang pelatih, pemain asal Korea Se-

latan mengaku tidak puas karena jarang diturunkan Kolev dalam beberapa pertandingan terakhir. “Dia mengaku tidak puas dengan prestasi dia bersama SFC. Merasa tidak bisa melaksanakan tugas dengan baik, sehingga mempengaruhi kondisinya,” jelas Kolev. Kim sempat menghiasi skuad utama dalam dua pertandingan Laskar Wong Kito. Namun, dalam lima pertandingan terakhir, namanya bahkan tidak masuk dalam cadangan. Terakhir, dia hanya bermain sebagai pemain cadangan. Menurut Kolev secara kualitas Kim memiliki kemampuan, tetapi tidak fisik. Kim hanya mampu bermain 6070 menit. Padahal sebagai pemain asing dia diharapkan tampil full time.(ndr)


C M Y K

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

KAMIS, 16 JUNI 2011

Pengembang Banyak Ingkar Janji ■ Pengaduan Konsumen ke Disperindag PALEMBANG, SRIPO — Sejak dibuka layanan pengaduan konsumen di Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Sumsel, pengaduan masyarakat didominasi masalah perumahan (properti). Pengembang ada yang tak menyediakan fasilitas yang dijanjikan di awal kesepakatan jual-beli. “Ada petugas khusus yang melayani pengaduan konsumen, jika mereka telah dirugikan,” kata Kepala Disperindag Sumsel H Eppy Mirza, Rabu (15/6). Dari hasil evaluasi tentang keberadaan Pos Peng-

ADA pengaduan yang menyebutkan pengembang sebuah perumahan tak menepati janji, tak membangun fasilitas umum dan sosial

H EPPY MIRZA Kepala Disperindag Sumsel aduan Konsumen, ternyata hasilnya efektif dan banyak dimanfaatkan warga. Terbukti ada 49 kasus pengaduan konsumen, dan ada beberapa di antaranya diajukan sampai ke pengadilan. Banyak kasus pengaduan akibat ketidakpuasan

konsumen, seperti banyak diadukan masalah properti, ada juga tentang tabung gas termasuk kaitannya dengan produk menggunakan label Standar Nasional Indonesia (SNI). „ Bersambung ke hal 15

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

Jangan Sampe Seperti Beli Kucing dalam Karung

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan Kapolri Jenderal Timur Pradopo menyiram pohon trembesi dan beringin pada acara penanaman pohon lindung di kawasan Stadion Garuda Sriwijaya, KM 9, Palembang, Rabu (15/6)

SRIWIJAYA POST : Sejak dibuka layanan pengaduan konsumen di Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Sumsel, pengaduan masyarakat didominasi masalah perumahan (properti). Pengembang, ada yang tak menyediakan fasilitas yang dijanjikan di awal perjanjian jual beli. Komentar Fbeers? Suryaningsih Ferdinan Beli property jangan sampe spt beli kucing dalam karung ... Konsumen cuma terbuai promo dari tim marketing, pas sdh ditempati, cuma janji gombal ... Itulah maknanya YLKI harus lebih serius merespon hal ini ...

Pohon Pelindung dari Panglima dan Kapolri

Rendy Woennggkittogalloo Zaman sekarang banyaklah bohongnyo dari pado jujurnyo...jangan be pengaduan tinggal pengaduan,,gek lamo2 ilang dewek masalahnyo..

SUASANA cair dan akrab terlihat di Stadion Garuda Sriwijaya (SGS), Rabu (15/6). Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono SE dan Kapolri Jenderal Drs Timur Pradopo, sekitar pukul 10.30 melakukan penanaman beberapa pohon pelindung di kawasan stadion yang berada di Jl Tanjung Api Api Km 9 Palem-

bang. Panglima TNI dan Kapolri masing-masing secara simbolis menanam dua pohon, antara lain pohon jenis Beringin berusia sekitar 15 tahun dan jenis Trembesi berusia sekitar 6 tahun. Penanaman dan penyiraman simbolis ini juga disaksikan Pangdam II Sriwijaya Mayjen Agus Gunaidi dan Ka-

polda Sumsel Irjen Hasyim Irianto. “Ya saya siram di sini...,” kata Agus Suhartono sambil tertawa saat menyiramkan air di gayung ke tanaman beringin besar. Timur Pradopo pun mendampingi Agus Suhartono dalam momen yang diliput „ Bersambung ke hal 15

Suka Ambal karena Tukul September Target Penyempurnaan MENINGKATKAN pelayanan umum serta menyukseskan penyelenggaraan SEA Games November mendatang, PT Angkasa Pura II, melakukan pengerjaan sembilan program kegiatan perbaikan dan penyempurnaan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II. Menurut Yon Sugiono General Manager PT Angkasa Pura II, sembilan program ini di antaranya Interchange Transportation Mo-

de, dalam hal pembuatan Halte Trans Musi, pengoperasian Bus Trans Musi, dan Taxi. Terminal Comfort and Cleanliness mencakup perbaikan dan peningkatan kebersihan gedung terminal penumpang, kebersihan toilet terminal sampai perbaikan pendingin ruangan. Sedangkan untuk make over Terminal Building Area, mencakup pembuatan design interior, pelaksa„ Bersambung ke hal 15

MBAL atau karpet penutup lantai diperlukan agar sebuah ruangan enak dipandang. Ambal yang dijual di pasaran sangat bervariasi, mulai dari ambal berbahan kayu, ambal berbahan anyaman bambu hingga ambal yang terbuat dari benang wol yang tebal. Ambal berbahan wol atau serat buatan manusia seperti polyropylene, satu di antara jenis ambal yang saat ini tengah digemari. Biasanya terdiri dari lilitan rumbai yang acapkali dipanaskan untuk mempertahankan struktur kelembutannya. Soal ukuran banyak pilih-

A

an, tergantung keperluan. Nama ambal ini disebut Ambal Tukul. Nama unik ini konon karena ambal ini pertama kali dipakai Tukul dalam acara talkshow di sebuah stasiun televisi swasta. Ambal Tukul, banyak dipasarkan baik itu di pasar tradisional, mal hingga pinggiran jalan. Pantauan Sripo, baru-baru ini di pinggiran Jl Hangtuah depan Kolam Garuda Palembang, terlihat sejumlah pedagang dengan pajangan ambal Tukul. Ari (28) pedagang ambal mengatakan, ambal yang ia jual diambil langsung dari daerah Tanggerang.

SRIPO/RETNO W

„ Bersambung ke hal 15

SUSUN AMBAL — Ari (28) pedagang ambal menyusun ambal Tukul yang saat ini digemari warga Palembang.


10

SRIWIJAYA POST Kamis 16 Juni 2011

24 Pembuang Sampah Bakal Disidang n Razia Pol PP di Empat Penjuru n Sidang Digelar 17 Juni PALEMBANG, SRIPO — Berdasarkan hasil razia Pol PP selama satu minggu ini terhadap pengguna jalan yang berprilaku sembarangan, sebanyak 24 orang terjaring. Meski tidak langsung ditahan, namun KTP diminta, identitas dicatat dan akan disidangkan, Jumat (17/6). “Selama satu minggu razia, hasilnya ditangkap tangan terbukti membuang sampah sembarangan. Kita minta KTP, dicatat identitas dan Jumat disidang di kantor Pol PP,” kata Kepala Pol PP Kota Palembang, Herman AS, Rabu (15/6). Menurut Herman, tindakan tegas aparat Pol PP ini sesuai dengan peraturan dae-

Herman AS

SRIPO/SYAHRUL

rah (Perda) No 44 Tahun 2004. Adapun beberapa titik yang dilakukan razia antara lain seperti Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Polda, Jalan Demanglebar Daun, Jalan Angkatan 45, Jalan Radial, dan Simpang Charitas. Herman menambahkan

akan diberikan sanksi maksimal denda Rp 50 juta atau 3 bulan kurungan. Atau sesuai keputusan hakim ketika disidang nanti. Adapun kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan oleh 24 orang ini menurut Herman, kebanyakan buang sampah dari kendaraan, buang puntung rokok dari dalam mobil atau kendaraan, tisu, kertas, botol bekas air mineral, dll. “Namun ketika ditanya, apa alasan membuang sampah sembarangan, mereka beralasannya tidak tau,” kata Herman seraya menambahkan pihaknya akan melakukan rutin supaya masyarakat jera tidak buang sampah sembarangan.

Terpisah, Kepala Dinas Kebersihan Kota (DKK) Kota Palembang, Zulfikri Simin membenarkan bahwa kesadaran masyarakat memang perlu ditingkatkan karena tugas pasukan kuning berat. “Barulah dibersihke sudah ada sampah lagi, kadang pasukan kuning masih ditempat, masyarakat buang disitulah. Kesan tidak manusiawi. Jadi diminta kesadaran masyarakat apolagi sudah dapat adipura harusnya lebih ditingkatkan lagi,” kata Zulfikri. Sejak awal Juni lalu, aparat Pol PP diterjunkan untuk memantau prilaku masyarakat yang sembarangan membuang sampah. (saf)

Berobat Sambil Bersedekah Jumat PNS Pakai n Sebarkan Cendawan TTeh eh Ajaib PALEMBANG, SRIPO — Ustaz Masagus Fauzan Alhafiz, pengasuh Rumah Tahfiz Quran Kiai Marogan mengajak masyarakat Sumsel untuk berobat sambil bersedekah bersama Cendawan Teh Ajaib. Obat ini tidak ada di toko. Pengobatan ini berasal dari Yayasan Pesantren Al Fateh (Madrasah Tahfizil Quran AlFateh dan Yayasan Yatim Piatu) Pimpinan Prof DR KH Mohd Sholihan PAB di Teluk SRIPO/HAFIZ Mata Ikan, Nongsa, Pu- CENDAWAN — Ustaz Yayan dan Pakcik Usamah memperlihatkan lau Batam. “Di Palembang dipa- Cendawan Teh Ajaib, Rabu (15/6) sarkan melalui rumah Pulau Batam, Rabu (15/6). tahfiz Kiai Marogan. Dua hari Menurut Yayan, hasil penini kita mengadakan konsuljualan Teh Cendawan ini untasi dan tetes mata gratis sekatuk membiayai operasional ligus menjual Cendawan Teh anak-anak penghapal Ajaib. Insya Allah dengan obat Alquran di Al Fateh dan ruini, kita berobat sekaligus bermah tahfiz Kiai Marogan. sedekah kepada Allah, seba“Untuk pemesanan di rugaimana hadits Rasul obatilah mah tahfiz Kiai Marogan penyakit kalian dengan sedekah,” Kertapati. Bisa menghubuungkap Ustaz yang biasa ngi 081388348164, 0711disapa Yayan didampingi 514152, 081372726000,” tanPakcik Usamah asal Malaysia, dasnya. (fiz) santri dari Pesantren Al Fateh

Teluk Belango PALEMBANG, SRIPO — Walikota Palembang, H Eddy Santana Putra mengusulkan agar setiap Jumat, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Laki-laki di Pemkot Palembang memakai seragam Teluk Belango. Pakaian ini menunjukkan ciri khas Kota Palembang. “Ini kan pakaian adat khas Palembang. Dengan begitu kita juga sudah melestarikan pakaian adat khas Palembang,” kata Eddy usai membuka Rapat Kerja Dewan Pembina dan Pemangku Adat di Ruang Parameswara Kota Palembang, Rabu (16/6). Meskipun baru usulan namun menurut Eddy, jajaran Pemkot Palembang harus menjadi menjadi pioner untuk hal-hal yang positif seperti pelestarian adat budaya. “Kalau memang dari pemangku adat setuju dan ada juga usulan dari dewan adat akan kita jalankan,” kata Eddy seraya menambahkan dalam rapat tersebut juga membahas hal adat lain agar tidak rancu misalnya,

cara melipat tanjak (topi untuk teluk belango) dan kain. Dewan Adat Kota Palembang, Kgs H Roni Hanan mengungkapkan, rapat kerja diagendakan setahun dua kali. Anggota dewan adat baru dilantik sekitar 27 Desember 2010 dengan dikoordinir oleh kecamatan masing-masing kelurahan. Menurut Roni, tujuan rapat kerja ini adalah agar adanya penerapan adat melalui adat. Ini disesuaikan dengan buku dan pemangku adat. Seperti acara perkawinan, nimang bunting, gunting rambut (nyukur), sunatan, perkawinan, mabid sampai beratib. Untuk acara perkawinan misalnya, adat perkawinan Palembang biasanya sampai 7 hari 7 malam. Dimulai dari Hari Kamis biasanya disebut “kocek bawang”. “Pengantennya baru boleh Kamis depan bertemu. Ini yang hendak kita bangkitkan,” kata Roni seraya menambahkan pihaknya juga akan kembali mengangkat budaya Palembang. (saf)

SRIPO/ZAINI

ECENG GONDOK — Sejumlah warga, pengurus, dan anggota DPP Forum Rakyat Reformasi (F2R) serta Dinas Kebersihan Kota Palembang mengangkut sampah dan gulma eceng gondok menggunakan perahu ketek pada acara bersih-bersih Sungai Musi, di depan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Rabu (15/6).

Ramai-ramai Bersihkan Sungai Musi PALEMBANG, SRIPO — Walikota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT mengajak seluruh masyarakat kota Palembang untuk membersihkan Sungai Musi. “Sungai Musi tak setiap saat bersih. Apalagi dari berbagai arah masuk ke jalur sungai ini. Untuk itulah, kita mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama membersihkan Sungai Musi yang

waktunya serentak, tanggal 28 Mei nanti,” kata Eddy usai melaksanakan bersihbersih Sungai Musi di kawasan sekitar depan Benteng Kuto Besak (BKB), Rabu (15/6). Eddy mengakui ide dari F2R untuk menjadi koordinator bersih-bersih Sungai Musi ini sangat positif. Mengingat masyarakat tak bisa hanya mengandalkan petugas saja yang member-

sihkan Sungai Musi. Di sisi lain, keberadaan Sungai Musi sangat vital dalam rangka mendukung berbagai hal seperti dukungan suplai air ke PDAM dan lain-lainnya. Aktivitas bersih-bersih pun diakui Eddy hanya pada bagian permukaan sungai seperti membersihkan dari sampah, enceng gondok dan kotoran lainnya. (saf)


11 SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

RTJ Paling Banyak Ditonton n 2.000 Pelajar Meriahkan HUT Palembang PALEMBANG, SRIPO — Dirjen Nilai Benda Seni dan Film Kementerian Pariwisata RI akan memberikan penghargaan atas keberhasilan Kota Palembang yang menjadi penonton terbanyak dari kalangan pelajar untuk Film Rumah Tanpa Jendela (RTJ). “Piala tersebut akan diserahkan langsung kepada Walikota Palembang oleh Menteri Pariwisata RI, Jero Wacik. Penonton RTJ di kota Palembang untuk pelajar mencapai 10.000 siswa,” kata Ayu, Direktur PT Smile Indonesia Creative Palembang, Rabu (15/6). Ayu mengemukakan penghargaan tersebut akan diberikan pada perayaan hari jadi Kota Palembang ke-1328 pada malam puncak ramah tamah yang digelar Minggu (19/6) pukul 07.30 WIB. Sebanyak 2.000 siswa

“PENONTON RTJ di kota Palembang untuk pelajar mencapai 10.000 siswa.” AYU Direktur PT Smile Indonesia Creative Palembang SRIPO/STS

dari SMP sampai SMA ikut memeriahkan acara tersebut. Dari 2.000 pelajar ini rencananya akan membentuk konfigurasi yang bertuliskan angka 1328 sesuai dengan Hari Ulang Tahun Kota Palembang yang ke1328. “Kita libatkan ribuan pelajar dalam rangka ikut serta memeriahkan HUT Kota Palembang. Ini bagian dari partisipasi generasi bangsa di kota ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Riza Fahlevi.

Menurutnya, para pelajar dipilih dari 50 sekolah yang ada di kota Palembang. Masing-masing sekolah diminta mengirim 25 pelajar untuk ikut kegiatan pelajar berbagi kasih. Riza juga menambahkan kegiatan ini diharapkan bisa menambah kekompakan dan kebersamaan bagi para pelajar. Selain itu juga akan menambah pengetahuan pelajar tentang hari jadi Kota Palembang, karena masih banyak pelajar yang belum tahu tentang Hari Jadi Kota Palembang. (saf/mg18)

Honda Cari Ikon Wirausaha Muda n Gelar Kontes Mencari Bakat PALEMBANG, SRIPO — Kolaborasi Astra Honda Motor Indonesia, Marketers serta MarkPlus akan menyelenggarakan kontes pencarian bakat ikon wirausaha muda pemula. Acara ini dilaksanakan di Hotel Horison Jumat 17 Juni 2011 mendatang mulai pukul 09.30 - 18.00. Metha, Business Executive MarkPlus Palembang mengatakan, Audisi Honda Youth Startup Icon ini dilaksanakan di 11 kota besar di Indonesia. “Kota-kota besar yang ikut Jakarta, Surabaya, Ban-

dung, Medan, Semarang, Denpasar, Palembang, Pekanbaru, Banjarmasin, Makassar dan Manado,” jelas Metha pada Sripo, Rabu (15/6). Acara ini gratis. Informasi pendaftaran dapat menghubungi 0711363711 atau 085220006766. “Peserta dan masyarakat yang hadir akan mendapatkan makan siang gratis, games seru, riding test by honda, door prize menarik salah satunya ada 1 unit blackberry,” ujarnya. Hadiah utama tingkat lokal Palembang Gelar Hon-

da Youth Startup Palembang dipersembahkan Astra Honda Motor dan satu unit sepeda motor Honda Revo Fit persembahan FIF. Hadiah tambahan domain selama 1 tahun persembahan dari Telkomsel dan menjadi Icon Business Connect Telkomsel Palembang. “Bagi pemenang pertama tingkat lokal akan mewakili Palembang untuk ke tingkat nasional. Jika menang di nasional akan mewakili Indonesia untuk tingkat Asia,” pungkasnya.(mg17)

Strategi Mencapai Posisi Puncak n W orkshop Karier Femina untuk W anita Workshop Wanita PALEMBANG, SRIPO — PT Gaya Favorit Press akan menyelenggarakan Workshop Karier Strategi Menuju Puncak, Sabtu (18/6) pukul 08.OO hingga selesai di Hotel Horison Palembang. Workshop ini menjadi panduan yang menunjang wanita karier yang ingin sukses. “Ada sejumlah narasumber yang akan berbagi dengan peserta workshop tentang kiat-kiat mencapai kesuksesan dalam karier,” kata Priayuda Santika, Promotion Executive Femina Magazine, Rabu (15/6). Pembicara di antaranya Rene Suhardono, Career Coach Passion Outloud, Erwin Parengkuan dan MC Presenter and Founder of TALKinc. “Workshop ini juga akan share tentang cara menyempurnakan penampilan ke kantor serta gesture yang meng-

TIKET BOKS lHarga Tiket Rp 125.000. Peserta mendapat 3 modul, seminar kit, rehat dan makan siang serta suvenir lTiket dapat dibeli di Harian Umum Sriwijaya Post (Rini dan Sherly) telp 0711310088, Sonora (0711-379026), Adistya (085838260184), Ida Satriani (0811781272), Ayu (081377882030), Emi (08127394616). hambat kesuksesan karier,” jelas Priayuda. Acara workshop ini hanya untuk dua kelas dan masing-masing diikuti 50 peserta. Peserta juga disarankan mengenakan dress code smart casual with touch of green.(mg17/rel)


12

SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang

Tutup Saja PPT Merapi ■ Tak Mampu Filter Kendaraan ■ Dinilai Ajang Pungutan Siluman ■ Buntut Intimidasi Oknum PPT Kepada Media LAHAT, SRIPO -- Beberapa anggota DPRD Kabupaten Lahat mengecam tindakan oknum yang diduga anggota Pos Pemeriksaan Terpadu (PPT) di Merapi Barat yang mengintimidasi dan mengancam beberapa wartawan yang hendak meliput. Para anggota dewan berkeyakinan, ada sesuatu yang disembunyikan sehingga melarang aktivitas PPT dilarang untuk publli-

kasikan bahwa mengintidasi dengan perkataan atau membawakan benda untuk menakuti. Dewan mendesak pihak terkait melakukan penyelidikan. Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lahat Sri Marheini ketika dibincangi Sripo Rabu (15/6) mengatakan, pihaknya mengecam tindakan arogan oknum di PPT Merapi Barat. Semestinya wartawan diperbolehkan me-

ngambil gambar dan me-rekam aktivitas di PPT agar masyarakat luas mengetahui kegiatan yang terjadi di sana. Selama ini yang muncul adalah tudingan PPT tak berfungsi dengan baik sebagai filter kendaraan yang menyalahi aturan. Sri menduga ada sesuatu yang disembunyikan di PPT karena untuk mengabadikan kegiatan di sana pun tidak diperbolehkan. “Logi-

kanya kalau di sana tidak terjadi sesuatu, kenapa mesti takut dan berlarian melihat wartawan. Bahkan sampai mengancam dan mengajak berkelahi. Sejak awal DPRD Lahat sudah merekomendasikan agar PPT ditutup saja,” ujar Sri. Hal yang sama dinyatakan Wakil Ketua II DPRD Lahat Farhan Berza. Ia mendukung rencana DPRD Sumsel beberapa waktu lalu

Logikanya kalau di sana tidak terjadi sesuatu, kenapa mesti takut dan berlarian melihat wartawan

SRI MARHAENI

Wakil Ketua DPRD Lahat untuk merekomendasikan penutupan Pos Pemeriksaan Terpadu (PPT) di Sumsel. Alasannya PPT tidak berjalan sesuai fungsinya untuk mencegah truk bermuatan melebihi tonase yang ditentukan melintasi jalan raya. Ia menduga, PPT selama

ini cenderung menjadi praktik pungutan siluman siluman karena tidak jelas truk yang kedapatan melanggar akan dikenakan sanksi seperti apa. “Apakah muatannya diturunkan, mobilnya ditahan, trayek dihentikan atau hanya dike-

nai denda dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan,” kata Farhan. Ia pernah mengusulkan agar ada petugas Dishub Lahat, yang ditempatkan di PPT. Tujuannya agar bisa mengawasi dan mengetahui berapa truk yang melintas, jumlah pelanggar atau denda yang di dapat. Namun ditolak Dishub Provinsi Sumsel dan hingga kini seluruh petugas PPT berasal dari Palembang. “Kalau lebih banyak mudoratnya, lebih baik ditutup saja. Fungsi PPT tidak jelas, malah truk bertonase melebihi ketentutan, tetap terlihat melintas,” ujar Farhan Berza. (mg10)

Air Tanah Prabumulih Rusak PRABUMULIH, SRIPO — Tingkat kesadaran dampak lingkungan dari para pengusaha di Prabumulih minim. Dari ratusan jenis usaha yang ada, baru 20 pengusaha yang mengajukan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPLH). Kabid Pengkajian dan Pengendalian Dampak Lingkungan, DinasPertambangan Energi dan Lingkungan Hidup (DPELH), Dwi Kuryanadi dampingi Kasi Dokumen Lingkungan, Amdal dan UPL, Hindun Wahidah, Rabu (15/6) mengatakan, sesuai UU No 32 Tahun 2009 setiap jenis usaha baik kecil maupun besar harus mengantongi SPPLH. Pembuatan surat itu dilakukan satu kali selama usaha itu berjalan. Pembuatan SPPLH merupakan pernyataan kesanggupan dari pemilikusaha untuk mengelola dampak lingkungan yang terjadi aki-

bat usaha yang dilakukan. Dampak lingkungan yang dimaksud seperti dampak air, udara hingga lingkungan sekitar. Dari ratusan jenis usaha yang ada, baru 20 pemilik usaha yangmengajukan SPPLH itu. Selain itu ratarata pemilik usaha banyak yang tidak mengantongi Amdal ataupun Dokumen PemantauanLingkungan Hidup (DPLH). Akibatnya, dampak negatif lingkungan yang berada disekitar usahakurang terpantau. Pengusaha banyak yang tidak menyadari bahkanterkesan cuek terhadap dampak tersebut. Dari beberapa dampak yang ditimbulkan, kerusakan air tanahmendominasi. Banyak sumur warga yang tercemar terutama di dekat usaha pengelolaan makanan. “Seperti pabrik tahu. Banyak keluhan yang masuk,” ujar Dwi Kuryana.

Kerusakan air tanah tidak hanya terjadi pada air sumur saja. Kerusakan air tanah bisa mengakibatkan tercemarnya air sungai. Dari ratusan jenis usaha yang ada, kurang dari 100 usaha yang rentan menyebabkan kerusakan air tanah tersebut. Para pemilik usaha bakal diminta untuk mengantongi SPPLH agar kepedulian terhadap lingkungan dapat terjaga. Dijelaskan, pengusaha bisa dikenakan sanksi kurungan minimal tiga tahun penjara plus denda maksimal Rp 10 miliar jika limbah yang dihasilkan membahayakan kesehatan. Tidak hanya itu, sanksi terhadap limbah yang membuat manusia meninggal dunia semakin berat. Pengusaha bakal dikurung minimal lima tahun penjara plus denda Rp 15 miliar. “Kita akan jemput bola untuk pembuatan SPPLH tersebut,” ujarnya. (cr2)

Warga Eksodus untuk Bertahan Hidup ■ 50 Persen Warga Meringang ke Lahat ■ Menjadi Buruh Tani Karet PAGARALAM, SRIPO -- Sebagian dari warga Dusun Meringang, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, kini sudah hijrah ke Kabupaten Lahat, Empatlwang dan Muarenim. Penyebabnya, dari 70 hektare sawah di dusun tersebut hanya 40 persen yang bisa digarap meski tak maksimal produksinya. Dari 1.300 Kepala Keluarga (KK) yang ada ditiga dusun dikawasan tesebut, separuhnya kini menjadi buruh tani dibeberapa kabupaten tetangga. Hal tersebut telah berlangsung setahun terakhir. Pantauan pada Rabu (15/ 6), Dusun Meringang memang tampak sepi dan hanya terlihat beberapa orang saja yang berkeliaran didu-

sun tersebut. Ada beberapa lokasi persawahaan yang tidak digarap karena kering. Fahuri (71), tokoh masyarakat Dusun Meringang mengatakan, oleh karena gagal panen maka warga mencoba bertahan hidup dengan bekerja ditempat lain dengan menjadi buruh tani. “Kalian lihat saja saat ini dusun sepi, karena hampir separuh penduduk dusun ini pergi. Mereka semua hijrah ke kota tetangga untuk mencari kerja sebagai buruh tani karet,” ujar Fahuri. Dijelaskan, warga dusun hampir 90 persen adalah petani. Bila lahan pertanian yang ada tak bisa digarap karena tak cukup suplai air, terpaksa warga mencari cara lain untuk bertahun hidup. Salah satu jalan adalah

bekerja di daerah lain. Menurut Fahuri, para petani di dusun bergantung apda irigasi Palak Tinggi. Namun karena terjadi kerusakan sejak dua bulan lalu, debit air menjadi menurun dan tak mencukupi mengalisi seluruh sawah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hultikultura, Jumaldi Jani, mengatakan, pihaknya akan melakukan pendataan kawasan mana saja yang mengalami kekeringan. “Kita akan segera melakukan pendataan kawasan sawah mana saja yang tidak mendapat suplay air. Dan kita akan berkoordinasi kepada dinas terkait untuk dapat segera melakukan langka untuk memperbaikki irigasi yang jebol tersebut,” ujarnya. (mg16)

SRIPO/ARDANI ZUHRI

LIMBAH MINYAK — Edi bin Tamrin, seorang pemilik kebun sawit di Desa Benakat Minyak, Muaraenim, menunjukkan batang sawit yang mati akibat tercemar minyak PT Pertamina. Foto diambil Rabu (15/6).

Kompensasi Pertamina Dinilai tak Manusiawi ■ Pertamina: Bukan Ganti Rugi tetapi Uang Kepedulian MUARAENIM, SRIPO -- Beberapa warga Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talangubi, Muaraenim, mengeluhkan uang kompensasi yang disebut uang kepedulian dari PT Pertamina E&P Pendopo yang dinilai tak manusiawi. Alasannya, tanam tumbuh warga yang bernilai ratusan juga ternyata dihargai Rp 27 juta rupiah. “Masalah aturan pemerintah tidak mau ambil pusing, tetapi yangpasti posisi kami sudah dirugikan. Terlepas apakah pipa bocor akibat perbuatan kriminal atau tidak, sengaja atau tidak, tetapi tanam tumbuh kami sudah mati. Jika dikalkulasi ke-

rugiannya mencapai ratusan juta rupiah,” tegas Edi, pemilik kebun sawit yang mewakili Tamrin ayahnya didampingi kades Benakat Minyak Toni, Rabu (15/6) di Muaraenim. Menurut Edi (34), pencemaran tersebut terjadi pada tanggal 8 Mei2011. Akibat pencemaran minyak dari PT Pertamina Pendopo tersebut, lahan kebun rusak dan tanaman sawitnya sebanyak 70 batang yang telah berumur sekitar enam tahun dan sudah berproduksi menjadi mati. Sedangkan Rasiman (30), warga Desa Benakat Minyak mengataka, ia juga hanya di-

berikan uang kepedulian sebesar Rp 7 juta dari Pertamina. Namun ia belum ambil sebab dinilainya benar-benar tidak manusiawi. Alasannya, akibat limbah Pertamina tersebut, kebun karetnya mati sebanyak 60 batang dengan usia 12 tahun dan telah menghasilkan. Kepala Layanan Operasi Pertamina E&P, Yossi Ardila, membenarkan kejadian tersebut dan permasalahan tersebut telah dilaporkannya ke Polsek Talang Ubi. Dari hasil pemeriksaan dilapangan, diduga kuat disengaja dan akibat tindakan krimimal. Jika akibat kriminal sesuai

dengan aturan tidak ada kewajiban Pertamina untuk melakukan ganti rugi. Namun pihaknya tidak lepastangan makanya diberikan uang kepedulian. Dari hasil pendataan serta pertimbangan, pihaknya masingmasing memberikan uang kepedulian untuk Rasiman dan Tamrin sebesar Rp 7 juta, Usman Rp 4 juta, Sujarmi dan Jamal Rp 3 juta serta Unus Rp 2 juta. “Jadi kita hanya menunggu saja, jika masyarakat setuju kita siapberikan uang kepedulian tersebut,” ujar Yossi singkat yang mengaku sedang mengikuti kegiatan workshoop. (ari)


SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

13

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua

Polisi OKUT Panggil Kacapem BRI Gumawang MARTAPURA, SRIPO Kepala Cabang Pembantu (Capem) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Gumawang, Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) Januar Arifin melalui Pejabat sementara (Pjs) Hardi, akan dipanggil penyidik Polres OKUT, Kamis (16/6) ini. Demikian dikatakan Kapolres OKUT AKBP Kristiono Sik MSi didampingi Kasat Reskrim AKP

Fitriadi Asnawi melalui Kanit Pidek Aipda Erwansyah. “Oleh karena Kepala Capem BRI Gumawang Januar Arifin masih berada di Jakarta untuk mengikuti pendidikan, kita akan memanggil Hardi yang diserahi tugas sebagai Pjs. Panggilan kita direncanakan pada pukul 10.00 Kamis besok,” kata Erwansyah, Rabu (15/6). Pemanggilan Kacapem BRI Gumawang itu terkait asal uang palsu (upal) seba-

nyak 42 lembar pecahan Rp 100 ribu senilai Rp 4,2 juta. Uang itu diakui Juned (52), warga Desa Sumber Agung Kecamatan Belitang Jaya, berasal dari hasil transaksinya di BRI Gumawang, Jumat tanggal 3 Juni 2011. Juned, kala itu mengambil uang senilai Rp 1,2 miliar dengan pengawalan dua anggota kepolisian dari mapolsek dan satu anggota Brimob. Dari hasil rekonstruksi penyidik di Mapolres OKUT, di-

ketahui bahwa Juned mengambil uang senilai Rp 1,2 miliar itu diserahkan langsung oleh Kepala Cabang BRI Gumawang, Januar Arifin. Sementara itu orang-orang yang memiliki upal, masing-masing Tahan Uji (45), Ahmad Rofii (41), Sudio (42) Markum (48), dan Juned (52) masing-masing warga Desa Sumberagung Kecamatan Belitang Jaya masih berstatus sebagai saksi dan kini dilepas. “Mereka sudah

dilepaskan karena pasal 245 tidak terpenuhi. Mereka memiliki uang itu tanpa sepengetahuan mereka. Jadi hingga kasus ini jelas, mereka masih berstatus sebagai saksi,” ujar Erwansyah. Kepala Capem BRI Gumawang Januar Arifin yang dikonfirmasi mengaku masih berada di Jakarta. Namun dirinya sudah mengetahui prihal pemanggilan itu. “Saya memang sudah mendengar rencana pemanggilan itu, namun

saya belum melihat langsung suratnya,” ujarnya. Terungkapnya upal senilai Rp 4,2 juta itu berawal dari kecurigaan leasing (pembiayaan sepeda motor,red) saat Tahan Uji (45) membayar angsuran sepeda motornya. Leasing yang curiga langsung melapor kepada pihak kepolisian hingga akhirnya polisi menangkap Tahan Uji dan mengetahui upal tersebut berasal dari Ahmad Rofii.

Kemudian Ahmad Rofii mengaku mendapatkan Upal dari Sunarno, Sunarno mengaku mendapatkan upal Sudio, lalu Sudio mengaku mendapatkan upal dari Markum dan markum mengaku mendapatkan upal dari Juned. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Juned, diakuinya upal tersebut diperolehnya dari hasil transaksinya di BRI Cabang Gumawang pada Jumat (3/6) lalu sebesar Rp 1,2 miliar. (mg3).

Pengusaha Batu Kapur Terlilit Utang ■ PTBA-PG Cinta Manis Beli Kapur dari Luar BATURAJA, SRIPO -- Belasan pengusaha batu kapur di kawasan Bukit Kapuran Karangsari Baturaja, OKU saat ini kolaps. Sejak enam bulan terakhir, pihak Pabrik Gula Cinta Manis dan PTBA Tanjungenim tidak lagi membeli batu kapur tohor dari OKU. “Sejak tahun 2011 kami tidak lagi bekerja, padahal batu kapur ini satu-satunya tempat kami menggantungkan hidup,” keluh Surip (54) yang sudah bekerja 30 tahun sebagai pengusaha batu kapur.

Surip kini terpaksa kerja serabutan untuk mengisi perut ini mengaku tidak tahu persis kenapa perusahaan Pabrik Gula Cinta Manis dan PTBA tidak lagi membeli batu kapur dari Baturaja. Namun dari informasi yang ia peroleh, dua perusahaan yang selama ini menyerap batu kapur dari pengolah kapur di Baturaja kini lebih memilih membeli batu kapur dari luar Sumsel sejak awal 2011. “Dak tau Bu, ngapo nak mbeli di Padang nian. Padahal di Baturajo ado

dan sudah 30 tahun ini duo pabrik itu beli disini,” keluh Suparlan. Sementara menurut Karman, biasanya setiap bulan sekitar 400-500 ton batu kapur disuplai dari Baturaja ke PG Cinta Manis dan PTBA. Harga batu kapur tohor Rp 600 perkilogram. Namun kini pengusaha batu kapur di Baturaja sudah kehilangan lahan pekerjaan. Menurutnya, belasan penambang batu kapur di Bukit Kapuran, Karangsari Baturaja kini terlilit hutang

untuk memenuhi tuntutan perut. Satu persatu perabotan rumah tangga mulai dijual untuk membeli beras, termasuk menggadaikan sepeda motor yang selama ini didapat dari hasil menjual batu kapur. Disisi lain, anak-anak dari pengusaha kapur terancam putus sekolah. Alasannya tidak ada lagi biaya untuk membayar uang sekolah. Para pengusaha batu kapur di Baturaja berharap kepedulian pihak terkait agar kembali membeli batu kapur asal OKU. (eni)

SRIPO/MAT BODOK

HOME STAY — Salah satu rumah persinggahan atau homestay yang hingga kini belum ada pemesannya yang terletak 8 Kilometer atau 5 menit dari lokasi perkemahan Danau Teluk Gelam, OKI. Foto diambil Rabu (15/6).

Punya Jaringan Internet ■ Salah satu Homestay untuk Jamnas ■ Dipatok Sekitar Rp 1,5 juta/hari KAYUAGUNG, SRIPO - Salah satu rumah warga yang dijadikan homestay (rumah

singgah) untuk peserta Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka di Bumi Danau Teluk Gelam, Kabupaten OKI, 2-9 Juli 2011, menjanjikan tempat tinggalnya layak ditempati pemesan. Rumah milik Jumadi (42), warga lingkungan V Desa Pedamaran 6 Kecamatan Pedamaran yang dikunjungi Rabu (15/6), layak danpantas untuk dijadikan rumah singgah. Dilihat dari fisik bangunan dan fasilitas di dalam ruangan bisa menampung puluhan orang di dalamnya. Rumah itu memiliki 3 kamar berukuran 4x4 meter, kamar mandi ada 2ruangan, WC ada 3 ruangan, kipas angin dan ruangan sangat nyaman karena luas. Tempat parkir tersedia dan lingkungan rumah di pagar teralis besi keliling. Sementara untuk air bersih diambil dari sumber sumur yang dihisap melalui mesin listrik. Hebatnya, rumah milik Jumadi ini dilengkapi dengan internet serta jual beli

voucher dan ponsel. Selain itu disekitar tempat tinggalnya ada Poskesdes yang disiapkan 1x24 jam di desa ini. “Rumah saya ini sudah saya daftarkan kebagian panitia. Namun, hingga kini belum ada informasi selanjutnya oleh panitia,” kata Jumadi seraya berucap kediamannya terkenal dengan sebutan rumah berbubungan 12. Untuk lantai dan kamar mandi memakai lantai kera-mik. Untuk sarapan dan makan tergantung pesanan, mau dimasak masakan Pedamaran atau masakan- lainnya. Mengenai harga sewa rumah, Jumadi menawarkan dengan harga Rp 1,5 juta untuk per hari. Rumah itu bebas mau diisi orang berapa saja. Jumadi juga menyediakan kendaraan bermotor dan mobil apabila dibutuhkan oleh penginap. Ditanya harga, menurut Jumadi bisa nego baik itu sewa rumahmaupun fasilitas lainnya termasuk cuci pakaian.(std)


14

SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

Belum Pernah Merasakan Listrik

■ Warga Desa Rantautelang Gunakan Teplok MUSIRAWAS, SRIPO — Sebagian besar warga Desa Rantautelang, Kecamatan Karangjaya, sampai saat ini masih menggunakan lampu teplok untuk penerangan malam hari. Sedangkan sebagian lainnya, menggunakan mesin listrik kecil (genset) untuk menghidupkan lampu. Kondisi di Desa Rantautelang itu terjadi karena sampai saat ini, aliran listrik belum masuk ke desa tersebut. Padahal jaringan sudah terpasang sejak beberapa tahun lalu. “Masih ada sebagian yang menggunakan lampu teplok, sedangkan sebagian lainnya menggunakan genset. Tetapi yang pakai genset juga hanya dihidupkan sampai menjelang tidur atau sekitar pukul 22.00-23.00. Kalau sudah mau tidur, genset dimatikan dan mereka kembali pakai tep-lok, untuk menghemat bahan bakar,” ujar Fauzi (35), salah seorang warga setempat.

Menurutnya, warga yang menggunakan lampu teplok, mendapatkan bahan bakar minyak tanah dari penjual keliling yang biasa masuk ke desa tersebut. Sedangkan, warga yang pakai genset, biasanya beli bensin eceran yang juga tersedia di desa tersebut. “Satu liter bensin yang sudah dicampur untuk bahan bakar gen-set harganya Rp 7.000 per liter. Sedangkan, jika menghidupkan genset dari Maghrib sampai pukul 23.00, itu menghabiskan bensin sekitar dua liter,” katanya. Kepala Seksi Perizinan Pengawasan Kelistrikan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Pemkab Musirawas, Anwar Sadat saat dikonfirmasi Sripo, Rabu (15/6) mengakui, jika saat ini masih ada beberapa desa di Musirawas yang belum menikmati listrik. Berdasarkan data di Distamben setempat, rasio desa berlistrik sampai de-

ngan Mei 2011 ini baru sekitar 72.92 persen, atau sebanyak 202 desa dari 277 desa yang ada di Musirawas. Artinya, masih 75 desa yang belum menikmati listrik. “Dari 75 desa yang belum berlistrik itu, 36 desa diantaranya sudah terpasang jaringan tapi belum operasi. Sedangkan 39 desa memang sama sekali belum ada jaringan,” katanya. Dijelaskan, untuk 36 desa yang sudah ada jaringan tapi belum beroperasi, dalam waktu dekat ini akan segera dialiri api. Menurutnya, direncanakan Juni-Juli, sebanyak sembilan desa diantaranya segera dioperasikan. Sisanya secara bertahap hingga akhir tahun 2011. “Sedangkan 39 desa yang sama sekali belum terpasang jaringan, pada tahun anggaran 2011 ini, akan dipasang jaringan sebanyak sembilan desa yang tersebar dibeberapa kecamatan. Sisanya akan dilakukan secara bertahap,” ujarnya. (zie)

SRIPO/EKO ADIASAPUTRA

AMBLES — Akibat hujan deras beberapa hari lalu, bagian dinding drainase di RT 24 RW 1 Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu ambles sekitar 20 meter. Foto diabadikan, Rabu (15/6).

Dinding Drainase Ambles ■ Tak Kuat Menahan Genangan Air SEKAYU, SRIPO — Diduga tidak kuat menahan genangan air akibat hujan deras beberapa hari lalu, bagian dinding drainase di RT 24 RW 1 Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu ambles sekitar 20 meter. Hingga saat ini belum ada upaya penanggulangan dari dinas terkait, sehingga dikhawatirkan warga mempengaruhi dinding yang lain. Pantauan Sripo, Rabu (15/ 6), drainase tersebut berada sekitar lima meter dari rumah warga. Hingga kemarin runtuha semen dan batu bata masih berserakan di dalam drainase. Tidak diketahui pasti kapan drainase itu

ambles, namun warga memperkirakan itu terjadi malam hari karena pengaruh hujan lebat yang terjadi beberapa hari belakangan ini. “Kami juga kurang tahu kapan dinding dam ini terbis (ambrol). Tapi setahu kami tiga hari lalu masih utuh. Wajar sih, soalnya di bagian samping dinding juga sering tergenang air yang cukup besar saat hujan deras. Nah waktu panas, tanah jadi merekah dan membuat runtuh dindingnya,” ujar Hj Zainun, salah seorang warga terdekat dengan drainase tersebut. Menurut Zainun, rumahnya merupakan bangunan

yang terdekat dengan dinding drainase tersebut. Ia mengakui sejauh ini tidak beesar pengaruhnya terhadap bangunan yang ditinggalinya, namun jika dibiarkan, bukan tidak mungkin semakin bertambah panjang. Dikonfirmasi terkait hal ini, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK) Kab Muba, Ali Badri mengatakan timnya baru saja mengecek kelokasi dan sudah melihat langsung drainase tersebut. Untuk sementara pihaknya belum bisa memastikan kapan akan memperbaikinya, namun besar kemungkinan akan dianggarkan pada tahun depan.(mg1)

Pahri: Siap Kembalikan Suban IV SEKAYU, SRIPO -- Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Pahri Azhari mendukung sepenuhnya upaya DPRD Muba menggunakan Hak Angket dalam penyelesaian Suban IV. Hal ini diungkapkan saat menghadiri rapat paripurna lanjutan yang berlangsung, Rabu (15/6) pukul 10.00. “Kita siap berusaha agar Suban IV kembali menjadi bagian Muba. Dengan begitu diharapkan bisa menambah pendapatan daerah untuk mensejahterakan rakyat kita,” kata Pahri. Pahri pun mengaku senang fraksi di DPRD Muba

sudah menyatakan persetujuan terhadap penggunaan hak angket ini. Ia berharap dengan semangat juang anggota dewan yang peduli hak rakyat Muba, masalah ini bisa terselesaikan hingga tuntas. Seperti diberitakan sehari lalu, DPRD Muba menggelar rapat paripurna untuk menyetujui penggunaan hak angket. Pada rapat pertama yang berlangsung, Selasa (14/6) tidak ada anggota yang menyatakan keberatan terhadap langkah ini. Pada rapat kedua kemarin, kesepakatan hak angket ini sudah disahkan dengan penanadatanganan.

Anggota DPRD Muba sekaligus Ketua Fraksi PDIP, Darwin AH menegaskan, kesepakatan dewat terkait penggunaan hak angket ini menjadi langkah awal yang baik untuk mengusut kasus Suban IV yang merugikan Muba. Pihaknya yakin, bersama Pansus yang akan dibentuk nantinya bisa merealisasikan harapan seluruh masyarakat Muba. “Kita tahu ada saja yang meragukan keseriusan kita. Tapi yakinlah dengan niat tulus dan kebersamaan, kita akan cari tahu akar permasalahannya dan mengembalikan Suban IV,” ujarnya. (mg1)

Hj Tartila Puji Masakan Peserta Lomba ■ Teluk Gelam Juara I Lomba Memasak Menu 3B UNTUK meningkatkan pola konsumsi memasak menu beragam, bergizi dan berimbang (3B), Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Ogan Komering Ilir (OKI) Hj Tartila Ishak Mekki bekerjasama dengan Kepala Badan Ketahanan Pangan OKI, Ir Mun‘im MM membuka lomba antar 18 kecamatan yang ada di wilayah Bumi Bende Seguguk, Rabu (15/6). Acara ini dilaksanakan setahun sekali yang dimeriahkan berbagai masakan khas daerah kecamatan masing-masing dan juga salah satu bagian dari kegiatan TP PKK OKI. Masak memasak ini dilombakan untuk mempercepat diversifikasi pangan. Meningkatkan pola konsumsi 3B ini diharapkan penduduk OKI akan menjadikan masyarakat yang berkualitas, pintar, beriman dan berakhlak mulia serta meningkatkan umur harapan hidup masyarakat. Untuk itu, Tartila berharap ibu-ibu PKK kecamatan dan

PARIWARA dasawismanya dapat memasyarakatkan pola konsumsi 3B ini agar diterapkan dilingkungan masyarakat Untuk itu, masyarakat OKI terhindar dari kekurangan gizi buruk dan segala macam penyakit yang dapat menyerang karena masalah gizi. Dengan berbagai menu 3B bisa diterapkan dilingkungan desa dan kecamatan masing-masing. Ketua panitia pelaksana Ir Mun‘im MM yang juga sebagai Kepala Badan Ketahanan Pangan OKI mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi dan berimbang yang disebut 3B.

PARIWARA

Kepala Badan Ketahanan pangan Provinsi Sumsel Ir H Syamuil Chotib, MM mengajak, untuk meni-

ngkatkan konsumsi selain beras seperti umbi-

umbian, buah-buahan dan sayur-sayuran untuk menunjang kebutuhan gizi masyarakat. Memalui lomba 3B ini diharapkan dapat memasyarakatkan pola hidup dan pola makan yang sehat. Pemenang lomba cipta masak menu 3B yakni, Juara I Kecamatan Teluk Gelam, Juara II Kecamatan Tanjung Lubuk, Juara III Kecamatan Lempuing Jaya, harapan I Kecamatan Pampangan, harapan II Kecamatan Pangkalan Lampam, harapan III Kecamatan Mesuji Raya. (adv)

Hj Tartila Ishak Mekki

Mun‘im MM

Hj Nariman Kiptiah

H Syamuil Chotib

Kami Bisa Bekerja dengan Aman ■ Pasca Penangkapan 20 Anggota FSPTI BANYUASIN, SRIPO - Pasca diamankannya 20 orang anggota Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI) oleh anggota polisi di Banyuasin, beberapa sopir truk angkutan batu bara merasa aman saat melintas di Tanjung Api-api. “Kini kami sudah dapat bekerja dengan rasa aman, karena tidak ada lagi pungli di jalan,” kata Ujang mewakili para sopir kepada Sripo, Rabu (15/6).

Mewakili ratusan sopir truk batubara yang melintasi ruas jalan Negara itu, Ujang menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres Banyuasin AKBP Drs Ahmad Zaenudin dan jajaran Polres Banyuasin yang sudah merespon tuntutan mereka dengan sigap dan cepat. Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Drs Ahmad Zaenudin didampingi Kasat Rsekrim AKP Edi Suwarno kepada Sripo menegaskan,

tindakan yang dilakukan pihaknya hanya sebatas menetralisir untuk mengamankan situasi. Oleh karena itu para oknum anggota FSPTI tidak ditahan tetapi hanya diberi pengarahan dan membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi lagi. “Jadi apa yang kita lakukan bukan dalam penyidikan, tapi hanya menetralisir saja sehingga tidak terjadinya keributan antara kedua belah pihak,” katanya. (udn)

Camat Pangkalan Lampam berrfose bersama ibu PKK Kecamatan yang mendapatkan juara harapan II.

Ketua TP KK OKI Hj Tartila Ishak Mekki meninjau masakan menu 3B dari Kecamatan Teluk Gelam yang meraih juara


SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

Direktur IP Resmi Ditahan „ dari halaman 16 gugat Kapolresta Palembang Kombes Pol Agus Sulistiyomo dengan mempraperadilankan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (15/6). Permohonan gugatan secara praperadilan diajukan kuasa hukum Titis Racmawaty SH yang diterima Panitera Muda Hasan Boenyamin SH. Permohonan praperadilan didaftarkan dengan nomor perkara no:05/ pra.per/PN Palembang. “Intinya permohonan praperadilan yang diajukan, menyatakan surat penangkapkan terhadap klien kami tidak berdasarkan hukum

Pembunuh Anak Karyawan Pertamina Tertangkap „ dari halaman 16 sul Eman dan Yogi. Sayangnya pelaku saat itu terjebak dengan korban di dalam ruang tengah, sehingga menusukkan pisau keperut korban. “Saat itu saya kehabisan akal, korban berbadan besar siap menghabisi saya sedangkan saya tidak ada jalan keluar kecuali di depannya, karena kepepet saya menusukkan pisau yang saya bawa ke korban,” terang tersangka kepada sejumlah wartawan yang me-

Tauke Karet Diacungi Senpi „ dari halaman 16

perampokan tersebut setelah mendengar suara tembakan, namun tidak berani keluar rumah karena takut menjadi korban. Damid kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Kikim Timur. Saat dimintai keterangan Damid mengaku, kejadian tersebut berlangsung sekitar 15-20 menit. Pelaku yang jumlahnya sekitar 8 orang tiba-tiba saja sudah berada di dalam rumah dan

dan tidak sesuai dengan ketentuan KUHAP,” ungkap Titis. Dikatakan Titis, ditangkapnya klienya M Nasir oleh pihak kepolisian berdasarkan surat perintah penangkapan No.Pol: SP.KAP/289/VI/2001/Reskrim tanggal 14 Juni, menjadi tanda tanya besar. Dikarenakan klienya selalu bersikap koperatif setiap dipanggil penyidik dan dinilai bukan kasus tindak pidana. Jika pun surat penahanan juga sudah dikeluarkan oleh pihak penyidik, maka surat penahanan tersebut akan dipraperadilkan. “Perlu diketahui, kasus yang menimpa klien kami M Nasir dinilai terlalu prematur jika dijadikan kasus pidana, karena ini masalah saham perusahaan keluarga antara klien kami de-

ngan pelapor. Dan kami sesalkan, penyidik seperti tidak begitu mengerti soal saham perusahaan milik keluarga,” ujar Titis. Kapolresta Palembang Kompol Pol Agus Sulistiyono melalui Kasat Reskrim Kompol Frido Situmorang mengatakan, tidak masalah adanya gugatan prapedilan yang diajukan tim kuasa hukum M Nasir dikarenakan hal tersebut adalah hak semua orang. “Berdasarkan KUHAP, yang boleh dipraperadilkan ada tiga, yakni salah tangkap, salah tahan dan penghentian penyidikan. Apakah kami selaku penyidik melakukan ketiga hal tersebut, karena yang bersangkutan (M Nasir) memang benar yang dilaporkan dalam kasus tersebut,” ungkap Frido. (mg4/mg19)

wawancarainya. Dihari itu juga, anggota Pidum Polresta Palembang juga langsung menggelar Pra Rekontruksi atas pembunuhan yang menimpa korban. Dalam 23 adegan yang diperankan tersangka. Nampak jelas tersangka saat mengeksekusi korban dengan sajam jenis pisau yang dibawa. Kapolresta Palembang, Kombes Pol Drs Agus Sulistiyono MSi melalui Kasat Reskrim, Kompol Frido Situmorang SIk SH membenarkan penangkapan dan dilaksanakannya Pra Rekontruksi pembunuhan itu. “Tersangka sudah kami periksa, berkasnya tinggal kami lengkapi dan kembangkan, Pra rekon ini kita lakukan tujuannya menco-

cokan keterangan saksi dan tersangka, serta memperjelas berkas perkara yang nantinya akan kita serahkan ke Kejaksaan,” tandas Frido. Dalam Pra rekon tersebut terdapat beberapa ketidak cocokan, hal ini menurut kasat karena keterangan dari istri korban saat di BAP penyidik saat itu sedang panik sehingga banyak tidak bisa menggambarkannya, tetapi pada intinya hampir sama, sedangkan untuk dua tersangka lain pihaknya masih melakukan pengejaran. “Hampir persis rekon ini meskipun ada sedikit perbedaan dan akan di perbaiki, untuk dua tersangka masih dikejar karena identitsanya sudah diketahui,” pungkasnya. (mg15)

mengacungkan senjata api. Mereka mendobrak pintu bagian belakang dengan balok kayu, hingga membuat kami yang sedang tidur langsung terbangun. Bersama dua keponakannya, Damid sempat hendak melawan. namun pelaku langsung menembakan senpi ke atap berkali-kali hingga membuat mereka ketakutan. Ia bahkan sempat ditendang salah seorang pelaku berbadan tegap di bagian kepala, hingga mengalami memar dan sempat ambruk ke lantai. Dengan ancaman senpi di kepala serta tak ingin anggota keluarganya terluka, dengan sangat terpaksa ia kemudian

menunjukan tempat menyimpan harta bendanya. “Mereka menembak lebih dari sepuluh kali ke atap, saya yakin warga sekitar mendengarnya Setelah mengikat tangan dan kaki kami, pelaku langsung kabur dengan membawa tiga sepeda motor milik saya,”ujar Damid. Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Kapolsek Kikim Timur Iptu Heri Sutrisno didampingi Kanitreskrim Bripka Aris Purwanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, setelah mendapat laporan anggotanya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (mg10)

Tiga Rantai Pemasok Dibekuk „ dari halaman 16 gram dengan nilai Rp 3 juta. Penangkapan lainnya terhadap pengedar sekaligus pemakai sabu, M Amin Afrizal alias Amin (38) warga Jalan Dr M Isa Kelurahan Kuto Batu IT II berhasil dibekuk anggota Res Narkoba Polda Sumsel, Selasa (14/6) sekitar pukul 18.30 saat sedang santai di kediamannya.

Pengembang Banyak Ingkar Janji „ dari halaman 9 “Ada pengaduan yang menyebutkan pengembang sebuah perumahan tak menepati janji, tak membangun fasilitas umum dan sosial,” katanya. Terhadap pengaduan masalah ketidakpuasan konsumen tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan hanya selaku penghubung antara konsumen dan produsen. Permasalahan yang disampaikan konsumen dicarikan jalan agar dapat sele-

Pohon Pelindung dari Panglima dan Kapolri „ dari halaman 9 hampir semua media lokal dan nasional yang ada di Palembang. Kodam II Sriwijaya total menanam 24 batang pohon di SGS. Terdiri dari Beringin 2 batang, Trembesi 2 batang, Sawo Keok 4 batang, Tabe Buya 4 batang Sosis Bima 4 batang, dan Beringin Karet 8 batang.

Suka Ambal karena Tukul „ dari halaman 9 “Ambal ini lebih dikenal sebagai ambal Tukul,” jelas Ari, sambil memegang ambal yang dipajangnya. Ari menawarkan beraneka macam ukuran ambal, mulai dari ukuran 1x2 meter,

15

Dari tangan tersangka aparat berhasil mengamankan, satu buah alat isap (bong) dari botol, satu timbangan digital bertuliskan “CHQ Pocket Scale”, dan satu paket hemat narkoba jenis sabu-sabu (SS) dalam plastik klip transparan. Dir Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Teguh Prayitno mengatakan Amin merupakan salah target, dan berhasil diringkus di rumahnya bersama barang bukti sepaket sabu serta bong terbuat dari botol plastik. (mg18/udn/mg15)

belum pihak PBK Kota Palembang datang ke lokasi. Api diketahui setelah tetangga korban, Tini curiga melihat banyak asap yang keluar melalui fentilasi dari dalam rumah, sehingga langsung berteriak minta tolong. “Aku baru berbelanja kepasar dan anak aku lagi tidur jadi tidak mengetahuinya,

tapi untung bae tetangga mengetahuinya di dalam rumah ada terbakar, dan langsung cepat dipadamkan,” pungkasnya. Kebakaran sendiri diduga akibat arus pendek listrik, pada colokan kabel TV yang mengeluarkan percikan api dan langsung menjalar kebagian lain. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian yang ditaksir sekitar Rp 15 juta. Kapolsek SU II AKP Amran Rudi mengatakan kebakaran diduga murni karena arus pendek listrik, dan akan diselidiki lebih lanjut. (mg15)

sai dan ada solusi yang berpihak kepada konsumen. Sementara itu Sekum DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Selatan, Rozak mengatakan REI Sumsel belum menerima laporan dari konsumen mengenai adanya pengembang yang ingkar janji. “Menurut saya, pengembang tersebut belum membuat beberapa fasilitas umum dan fasilitas sosial dikarenakan berbagai faktor. Salah satunya faktor penjualan perumahan tersebut,” katanya kepada Sripo kemarin. Kalau penjualannya cepat, menurut Rozak, pengembang akan membuat

fasilitas yang sesuai dengan perjanjian akad penjualan dengan konsumen. Kalau penjualannya agak lama dan memakan waktu bertahun-tahun, maka fasilitas yang dijanjikan mungkin akan tersendat. Lalu dikarenakan dengan kemampuan pendanaan dari pengembang itu sendiri. Biasanya untuk pengembang yang sudah berpengalaman dan memiliki modal yang kuat, akan membangun fasilitas umum dan fasilitas sosial terlebih dahulu, baru diikuti pembangunan perumahannya. “Tapi untuk pengembang yang masih baru dan tidak ada dana yang cu-

kup, dipastikan akan tersendat. Biasanya pengembang pasti memiliki dana cadangan. Tetapi dana tersebut tertahan oleh bank karena berbagai faktor,” katanya. Namun, sebelum membuat perumahan, pengembang akan ditanya oleh pihak perbankan serta pemerintah yakni Dinas Tata Kota dan Bappeda (Badan Perencana Pembangunan Daerah). Pengembang akan membuat perencanaan pembangunan sesuai dengan apa yang telah dibicarakan dengan pihak terkait tadi yakni perbankan, Bappeda dan Dinas Tata Kota. (sin/mg4)

Kedua jenderal datang bersamaan dari Bandara Internasional SMB II Palembang pukul 08.00 disambut Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf. Rombongan langsung menuju Asrama Haji, Km 10, Jl Soerkarno Hatta untuk memberikan pengarahan kepada perwira TNI Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel. Di sini keduanya melakukan pertemuan internal dan tertutup untuk pers. Menurut Panglima TNI, kunjungan kerja ke Palembang dalam rangka silaturahmi dengan para Prajurit TNI ataupun Anggota Polisi di

Sumsel. Keduanya meninjau lebih dekat pelaksanaan tugas masing-masing lembaga TNI dan Polisi dengan terjun ke daerah, dan ingin mencari masukan dari daerah sebagai pertimbangan untuk kebijakan yang akan datang. Selepas melakukan penanaman pohon di SGS Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono beserta rombongan langsung menuju ke Makodam II Sriwijaya untuk memberikan arahan ke bawahannya. Sedangkan Kapolri beserta rombongan juga langsung menuju ke Mapolda Sumsel untuk memberi arahan. (arif br)

September Target Penyempurnaan

2x3 meter hingga 3x4 meter. Gambar ambal bervariasi mulai dari gambar hewan, bunga, dan motif klasik. “Warnanya ada banyak namun yang kita jual ada warna coklat, merah, dan hijau. Harga mulai Rp 150 ribu hingga Rp 400 ribu,” ungkapnya. Ambal Tukul cukup diminati di Palembang. Dalam satu hari saja Ari rata-rata menjual 15 hingga 20 helai ambal.

“Peminatnya umum tidak tergantung dengan golongan. Yang banyak beli kebanyakan ibu-ibu,” ungkapnya. Sana (35), pengunjung dagangan Ari, menilai Ambal Tukul beda dengan ambal pada umumnya. Bulu ambal yang halus membuat nyaman saat diduduki. “Ambal model ini mudah dibersihkan karena kotoran tidak mudah melekat,” ujarnya. (retno w)

Ditinggal Belanja Rumah Terbakar „ dari halaman 16

„ dari halaman 9 naan pekerjaan interior, pemeliharaan dan pemeliharaan tanaman indoor serta pengecatan gedung terminal. Terminal Building Signal mencakup pembuatan design signal, pelaksanaan pekerjaan. Bandara juga akan menambah hotspot. “Semua program direncanakan selesai sebelum SEA Games. Minimal September mendatang,” jelas Yon Sugiono Sripo, Rabu (15/6). Yon menambahkan, dari semua program ada beberapa yang sudah dilakukan, ada dalam pengerjaan serta ada pula yang akan dilakukan. “Yang sudah dikerjakan seperti soal kebersihan, dan fasilitas hotspot,” kata Yon. Yon mengharapkan, untuk menyukseskan program kerja, masyarakat mematuhi peraturan yang ada di bandara di antaranya membuang sampah pada tempat yang disediakan. (retno w)


16

SRIWIJAYA POST Kamis, 16 Juni 2011

Direktur IP Resmi Ditahan ■ Praperadilankan Kapolresta PALEMBANG, SRIPO — Direktur PT Indah Plaza International, Muhammad Nasir (57), ditahan oleh Satuan Reskrim Polresta Palembang, Rabu (15/6). Warga Jl KH A Dahlan Lrg Soak Bato Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil ini diduga telah memalsukan data mengenai saham di PT Indah Plaza International.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Agus Sulistiyono melalui Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Frido Situmorang membenarkan hal tersebut. Menurutnya, M Nasir ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan. “Setelah kita lakukan penyidikan, saksi-saksi sudah kita periksa dan buktinya

IST

DIPERIKSA — M Nasir saat diperiksa petugas Polresta Palembang, Rabu (15/6).

sudah lengkap. Mulai hari ini tersangka kita tahan,” ujar Frido. Menurut Frido, tersangka diperiksa sejak Selasa (14/6) sore. Setelah diperiksa oleh penyidik, tersangka langsung akan ditahan. Penahanan tersangka menindaklanjuti laporan dari korban Elin Rosliana (38) yang melapor ke Polresta Palembang Rabu (12/1). Pada laporan tersebut, tersangka diduga telah memalsukan data. Rosliana dalam laporannya menceritakan, pemalsuan data tersebut baru diketahui bulan September 2010 pukul 15.00 di kediamannya. Sedangkan pelakunya tak lain Direktur PT Indah Plaza Internasional bernama Muhammad Nasir. Mulanya Muhammad Nasir berkerja di IP selaku Komisaris. Tahun 1989 korban bersama ahli waris lainnya, memberikan kuasa kepada pelaku untuk mewakili para ahli waris sebagai pemegang saham di PT Indah Plaza Internasional. Saham yang diwakilkan kepada pelaku terdiri dari 90 saham seri A dan 360 sa-

ham seri B. Kemudian Tahun 1999, kuasa yang diberikan kepada pelaku dicabut kembali oleh seluruh ahli waris termasuk pelapor. Kecurangan pelaku baru diketahui Tahun 2010. Ketika itu pelapor mendapatkan laporan hasil salinan berita acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2009. Dalam berita acara itu diketahui kalau pelaku telah menjadi pemilik saham PT Indah Plaza Internasional. Apalagi Rosliana beserta ahli waris lainnya tidak pernah memberi izin kepada pelaku, yang juga salah satu pemilik 90 saham seri A dan 360 saham seri B dengan nilai berkisar Rp 2,2 miliar tersebut. Sementara itu tersangka M Nasir saat ditemui di ruang riksa unit Pidum sat Reskrim Polresta Palembang, tersangka tidak mau berkomentar banyak dan meminta bertanya kepada pengacaranya saja. Sementara penahanan ini menuai protes dari pengacara tersangka meng„ ke halaman 15

Tiga Rantai Pemasok Dibekuk

■ Sabu Rp 3 Juta Digagalkan PALEMBANG, SRIPO — Teri Setiawan (30), M Solikin (30), dan Herianto (27), berhasil diringkus jajaran Polsek Ilir Barat I di tempat yang berbeda. Ketiga rantai pemasok itu diduga mulai dari bandar, pengedar, hingga kurir sabu-sabu. Pertama kali, polisi menangkap M Solikin di Jl Dwikora II, Selasa (14/6) pukul 13.00. Dari pengembangan penangkapan sang pengedar, tak beberapa lama polisi berhasil menangkap sang kurir, Herianto di tempat yang sama. Sedangkan Bandar, Teri Setiawan, ditangkap di sebuah hotel yang sedang menunggu pembeli. penangkapan bandar, merupakan pengembangan dari

penangkapan dua pelaku sebelumnya. Dari penangkapan ketiga pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu paket sabu seharga Rp 250 ribu, dua timbangan digital, dua potong pipet warna putih, alat isap bong, satu buah jarum, dua buah korek gas, dan 1 buah ponsel milik M Solikin warga Jl Kemang Manis Lr Rawa Sari Kelurahan Kemang Manis Kecamatan IB II. Sementara sabu seberat 1,075 gram dengan nilai Rp 3 juta gagal beredar, setelah Adul Ramlan Aladin (29) warga Jalan Simanjutak Rt 15 No 915 Kecamatan Kemuning Palembang dibekuk jajaran satuan narkoba Polres Banyuasin keti-

Ditinggal Belanja Rumah Terbakar

SRIPO/MG15

DIDATANGI WARGA — Rumah milik Emot yang nyaris ludes terbakar didatangi warga sekitar, Rabu (15/6).

PALEMBANG, SRIPO — Ahmad Bujang Nata alias Emot (54) PNS di Kelurahan 14 Ulu, tidak menyangka rumah miliknya yang berada di Jl Telaga Swidak, No 872 RT 20 RW 05 Kelurahan 14 Ulu SU II, nyaris terbakar, Rabu (15/6) sekitar pukul 15.15. Padahal menurut istrinya, Suheni rumah baru ditinggalkan sekitar tiga puluh menit ketika pergi berbelanja ke Pasar, diduga kelalaian pemilik rumah da-

lam mencolokkan listrik terlalu banyak, Meskipun tidak ada korban jiwa, akibat kebakaran tersebut lemari, televisi dan surat-surat berharga miliknya yang berada di ruangan tamu sebagian hangus terbakar. Sebelum api menjalar ke bagian lain, api dapat dipadamkan warga sekitar lebih kurang sepuluh menit, dengan menyiramkan air secara gotong royong, se„ ke halaman 15

SRIPO/ARIEF BR

DIGIRING — Tersangka Pahrul Rozi saat digiring petugas kepolisian di Mapolresta Palembang, Rabu (15/6).

Pembunuh Anak Karyawan Pertamina Tertangkap ■ Tewas Pergoki Aksi Pencurian

SRIPO/ANDI AGUS

TERSANGKA — Tiga tersangka pemasok sabu.

ka akan melakukan transaksi sabu-sabu di depan Penginapan Twin Star Kelurahan Tanahmas Kecamatan Talangkelapa Kabupaten Banyuasin, Selasa (14/ 6) sekitar pukul 17.30.

Dari tangan tersangka yang dikenal sebagai kurir ini, polisi berhasil mengamankan satu paket sedang sabu-sabu seberat 1,075 „ ke halaman 15

PALEMBANG, SRIPO — Anggota Unit Pidana Umum Reskrim Polresta Palembang pimpinan AKP Anthoni Adhi SH berhasil meringkus pembunuh anak karyawan Pertamina, Pahrul Rozi (29), Rabu (15/6) pukul 01.00. Warga Jalan Kapten Robani Kadir Lorong H Husin RT 29 RW 08 Kelurahan Talang Puteri Kecamatan Plaju ditangkap beserta satu bilah pisau yang digunakan untuk kejahatan. Buruh bangunan ini diamankan karena telah membunuh Nugroho Adi K (25) warga Komplek Pertamina Jalan Permai No 226 Plaju Palembang pada Jumat (27/5), sekitar pukul 17.00 hingga menyebabkan korban tewas dengan luka tusuk di bagian perut. Peristiwa berdarah ini diawali dengan kepergoknya tersangka saat mencuri di

rumah korban. Tak dapat berkelak, tersangka nekat menghabisi korban dengan sebilah pisau yang diambil dari dapur rumah korban. Dihadapan petugas, ayah dua anak ini mengaku menjalani aksi kejahatannya dibantu dua temannya, Eman (DPO) dan Yogi (DPO). Menurutnya waktu itu dirinya janjian ketemu dengan kedua temannya tersebut, lalu disepakati untuk mencuri di rumah korban yang kebetulan sedang kosong. sebelum melakukannya mereka sempat membunyikan bel berapa kali di rumah orang tua korban, tapi tidak ada sahutan. Dengan modal sebuah obeng, pelaku berhasil membedat pintu rumah, disu„ ke halaman 15

Merasa Nyawanya Terancam

■ Wartawan MNC Group Lapor Polisi LAHAT, SRIPO — Buntut pengancaman yang dilakukan oknum petugas Pos Pemeriksaan Terpadu (PPT) atau yang lebih dikenal dengan jembatan, Budiman (28) reporter MNC group (RCTI, Global TV dan Sun TV) memilih melapor ke Mapolres Lahat, Rabu (15/6). Ia mengaku merasa terancam karena oknum petugas Dishub tersebut mengajak berkelahi sambil memegang martil. Padahal ia mengambil gambar di tepi Jalan raya, yang merupakan ruangan

publik. Menurut keterangan Budiman, sebelum insiden tersebut terjadi ia bersama rekan-rekannya hendak menemui Zaidir Kepala PPT dengan tujuan wawancara. Namun tidak ada, hingga hanya ditemui seorang staf yang tidak bisa memberikan statemen. Namun saat hendak meminta izin mengambil gambar di seputar area PPT Merapi Barat Kabupaten Lahat, ia tidak diperbolehkan. Dengan alasan harus ada izin dari atasan mereka, yakni Kadishub Provinsi Sumsel Sarimuda. Karena

sudah berusaha menghubungi Sarimuda tapi tidak berhasil, akhirnya ia memilih pergi dan mengambil gambar dari seberang jalan, yang bukan merupakan wilayah tetorial PPT lagi. Karena area tersebut area publik dan siapapun bebas untuk berdiri di sana dan mengambil gambar. Namun anehnya saat ia mengarahkan kamera ke PPT, seluruh petugas malah kocarkacir berlarian, bahkan ada yang sembunyi di balik gedung dan pepohonan. Tak lama datang seorang pria yang menantang berkelahi,

sambil membawa martil. “Pria tersebut melarang saya mengambil gambar, dan menantang saya berkelahi. Pria tersebut juga memainkan martil yang ia pegang, seperti hendak menakut-nakuti. Untuk apa takut diambil gambar, jika di sana tidak terjadi sesuatu,” ujar Budi, kepada anggota Polres Lahat. Meski tidak terjadi bentrok, namun ia tetap merasa terancam. Baik dari kata-kata kasar yang menjurus mengajak berkelahi, disertai martil yag dipegang oknum tersebut. Sehingga ia memutuskan melapor ke sentra

pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polres Lahat, untuk meminta keadilan. Sementara Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Kasat Reskrim AKP Syahril ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, pihaknya akan segera mengumpulkan bukti serta keterangan saksi mengenai dugaan pengancaman tersebut. Oknum anggota Dishub yang bertugas di PTT juga akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan. “Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti,” ujar AKP Syahril. (mg10)

Tauke Karet Diacungi Senpi

■ Gasak Rp 30 juta dan 7 Suku Emas LAHAT, SRIPO — Saat sedang tidur siang, Damid (37) warga di SP II Trans Bumi Lampung Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, didatangi delapan orang perampok, Rabu (15/ 6) sekitar pukul 15.00. Pelaku masuk dengan cara mendobrak pintu belakang, dan menembak ke atap rumah untuk menakuti penghuni rumah. Selain me-

ngalami penganiayaan, ia juga harus kehilangan emas sebanyak 7 suku, serta uang Rp 30 juta rupiah. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Kikim Timur. Sebelum kejadian, Damid bersama istrinya Cucianti (30), Dike (6) anaknya, serta dua orang keponakannya, sedang berada di dalam rumah. Saat itu mereka sedang istirahat tidur si-

ang, setelah kecapekan bekerja seharian. Tiba-tiba dari arah belakang terdengar suara dentuman keras, seperti benda dihantam. Ia kemudian terbangun dan memutuskan memeriksa, namun ternyata perampok sudah berada di dalam rumah dan langsung mengacungkan senjata api. Damid bersama Juli (28) dan Udin (30) keponakannya, sempat hendak melakukan perlawanan. Namun

pelaku langsung menembakkan senpi ke atas, untuk menakuti mereka. Bahkan Damiv sempat di tendang pada bagian kepala, hingga ia tersungkur ke lantai. Pelaku kemudian memaksanya untuk menunjukan tempat menyimpan barang berharga, sambil menempelkan senjata api ke bagian kepala. Dengan sangat terpaksa, Damid menyerahkan uang Rp 30 juta, emas 7 suku, sa-

tu unit handycam, serta dua unit ponsel. Setelah mendapatkan barang yang diincar, pelaku kemudian mengikat kaki dan tangan seluruh anggota keluarga Damid dan meninggalkannya begitu saja. Saat hendak pergi, pelaku sempat membawa tiga unit sepeda motor milik tauke karet ini, namun entah mengapa pelaku meninggalkannya tak jauh dari tempat kejadian. Warga sebenarnya mengetahui aksi „ ke halaman 15


Sriwijaya Post Edisi Kamis 16 Juni 2011