Page 1

SRIWIJAYA POST

MINGGU 16 JANUARI 2011

Spirit Baru Wong Kito

PALEMBANG, SRIPO — Sriwijaya FC dituntut mampu mematahkan rekor Persisam saat bermain di Stadion Segiri Samarinda di laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), Minggu (16/ 1). Sebab sepanjang m u s i m kompetisi

2010/2011, Segiri masih begitu angker bagi lawan-lawan Persisam. Tim berjuluk Pesut Mahakam ini belum terkalahkan ketika bertanding di kandang sendiri. Selain itu, Laskar Wong Kito harus membuktikan diri bahwa mereka bukan jago kandang. Kekalahan dari Deltras Sidoarjo 29 September 2010 lalu. Sehingga semangat permainan seperti saat melibas Persib Bandung dengan skor 4-1 Rabu (12/1) lalu, harus dikobarkan Keith Kayamba Gumbs cs saat bermain, di Stadion Segiri.

Duet Diano dan Thierry diharapkan mampu meredam aksi para striker Persisam seperti Pavel Solomin dan Julio Lopez “Kita harus mampu meraih poin maksimal di kandang Persisam. Meski kami tahu, laga ini sangat berat. Karena Persisam selaku tuan rumah akan mendapatkan dukungan dari penontonnya,” jelas Ivan Kolev, Sabtu (15/1). Sebagai pelatih Kolev sadar jika catatan rekor lawatan Sriwijaya FC di kandang Persisam Samarinda terbi-

ECERAN RP 2.000 24 HALAMAN

MANAGED BY

lang buruk. Keith Kayamba Gumbs cs mengalami kekalahan dengan skor 0-1 saat bertanding di Stadion Segiri Samarinda dalam lanjutan LSI 16 Januari 2010 lalu. Fakta lainnya, Tim asuhan pelatih Hendri Susilo itu, belum terkalahkan ketika bermain di kandang. Berdasarkan catatan, bagaimana Pavel Solomin cs mampu mengalahkan juara Liga musim 2009/2010, Arema Malang dengan skor 2-1 pada 29 September 2010 lalu, kemudian Persema Malang, tim yang kini memilih berkompe-

tisi di Liga Primer Indonesia (LPI) juga ditundukkan dengan skor 3-2 pada 3 Oktober. Tradisi SFC dan rekor kandang Persisam ini, menjadi peringatan tersendiri „ ke halaman 7

Pengunjung Saat Liburan Tembus 50 Ribu

Mal Jadi Alun-alun Kota PALEMBANG, SRIPO — Pergeseran budaya sebagai dampak modernisasi membuat masyarakat Palembang tak lagi canggung nongkrong di mal meski kadang tidak belanja. Itu sebabnya pada hari libur di akhir pekan pengunjung mal mencapai 50 ribu orang. Chief Building Operation Mal Palembang Trade Center (PTC), Barri, mengatakan, pengunjung yang datang pada hari biasa antara

7.000 sampai 10.000 orang. N a m u n pada hari libur jumlahnya meningkat lebih r a m a i mencapai 15 ribu pengunjung. Di Mal Palembang Square (PS) jumlah pengunjung pada libur akhir pekan juga di kisaran 15 ribu orang. Sementara pengunjung International

Plaza (IP) menurut Manager Operasinal Hariansyah, kisaran 12 ribu orang pada hari libur. Begitu juga di PIM. Jadi setiap akhir pekan sebanyak 50 ribu orang main ke empat mal besar di Palembang. Jumlah ini lebih banyak dari tempat duduk yang tersedia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sebanyak 40 ribu penonton. „ ke halaman 7

Bnyakin taman wisata cuy.... SRIWIJAYA POST : Di era 1980-an, warga Palembang biasa kumpul di alun-alun kota seperti Taman Ria di Kampus. Sekarang, tiap akhir pekan 50 ribu warga cari hiburan ke mal. Rekan fbers ada komentar?

Nova Aldianova Lah perubhn zaman.. Kix’ Kux’ Ade Pricitiew Bnyakin taman wisata cuy jgn bnyk in mal

KELIRUMULAGI GAYA PLEMBANG

Maskarebet Kembaran KHA Dahlan ? Oleh : H.Muhammad Syubli. LN Di Palembang khususnya, dan Sumsel. umumnya, banyak hal, nama tempat, makanan dan lainnya, yang mulanya disebut asal-asalan, asal bunyi. Atau apa yang disebut pertama kali, itulah yang jadi sebutan seterusnya, walaupun

Menebar Ikan di Jalan Rusak JALAN rusak di lima kab/kota yakni Lahat, Muaraenim, Prabumulih, OI, dan Palembang kian parah akibat angkutan batubara. Pemerintah daerah didesak bertindak tegas. Bahkan untuk menyindir pemerintah, anggota DPRD Prabumulih menyebar ikan hias di jalan rusak. Apakah angkutan batubara ini bisa dihentikan ataukah warga Sumsel harus menempuh waktu lebih lama kalau keluar kota terhambat jalan rusak, simak lapsus Sriwijaya Post, edisi Senin (17/1).

ternyata sebutan itu keliru. Rubrik ini tidak bermaksud menyalahkan siapapun, tetapi bisa jadi kritik Sosial „ ke halaman 7

M Fandy Ardiansah berarti palembang butuh 3 mall baru lagi... Budianto Palit natural dan modern harus seimbang

SRIPO/SYAHRUL

AJANG PAMERAN — Atrium mal menjadi ajang launching produk. Dipastikan akan ramai dan warga pasti antre. Gambar diambil beberapa waktu lalu.

Dokumen Group Bakrie Ikut Disita Dikabarkan Sakit Serius

■ Depkeu Serahkan Berkas Pajak ke Polisi JAKARTA, SRIPO — Departemen Keuangan (Depkeu) menyerahkan 151 berkas dokumen pajak terkait perusahaan yang pernah ditangani Gayus Tambunan, kepada Bareskrim Polri, Sabtu (15/1). Dokumen tersebut termasuk milik tiga perusahaan yang tergabung dalam Bakrie Group. “Jumlah berkas sesuai permintaan, semuanya 151 wajib pajak,” kata Plt Inspektur Jenderal Departemen Keuangan Hadi Rudjito, di Bareskrim Polri, Ja-

karta, Sabtu. Kepala Biro Bantuan Hukum Kementerian Keuangan, Indra Surya menambahkan, adanya penambahan dalam jumlah dokumen pajak perusahaanperusahaan wajib pajak terkait Gayus ini karena adanya permintaan tambahan lima dokumen pajak perusahaan lainnya. “Bareskrim minta (penambahan) lima (dokumen pajak perusahaan wajib pajak terkait Gayus), tapi tiga sudah ada. Sedang yang dua baru belum ada,” jelasnya.

Indra enggan mengungkap secara lengkap lima dokumen pajak perusahaan dimaksud. Dia hanya mengatakan, tiga dokumen pajak perusahaan Group Bakrie yakni PT Kaltim Prima Coal, PT Arutmin, dan PT Bumi Resources, sudah diserahkan. Direktur Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mabes Polri, Brigjen Pol Ike Edwin mengungkapkan, pihaknya telah melengkapi persyaratan yang diminta De„ ke halaman 7

Johni Indo Nyalon Bupati PALEMBANG, SRIPO — Mantan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan yang kini menjadi ustadz, H Johni Indo (62), memiliki cita-cita yang belum tercapai, yakni menjadi bupati khususnya Bupati Garut tempat dia kini berdomisili. “Saya ingin mengabdikan diri untuk ikut menata moral bangsa, meskipun dalam lingkup kecil, di satu kabupaten,” kata Johni In-

do mantan artis film, di sela-sela memberi ceramah agama di Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (15/1) malam. Dia hadir bersama ustadz yang juga mantan preman, H Anton Medan. Persiapan Johni ikut dalam Pilkada Bupati Garut memang tidak main-main karena saat ini dia juga me-

SRIPO/ZAINI

„ ke halaman 7

TAUSIYAH — H Joni Indo memberikan tausiyah di Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (15/1).

JAKARTA, SRIPO — Isu pergantian anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II kian kencang. Satu di antaranya menyangkut posisi Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, yang dikabarkan tengah SRIPO/STS

ENDANG RAHAYU S

„ ke halaman 7

Sriwijaya Post mengadakan kuis tebak skor pertandingan Persisam vs Sriwijaya FC di Samarinda Kalimantan Timur, Minggu (16/1). Kirim SMS Anda mulai pukul 10.00 sampai 15.30. Ingat! Satu nomor hanya untuk satu penebak. Penebak jitu akan diundi sebanyak 6 orang untuk mendapatkan Tshirt dan suvenir dari SFC, Three dan Sripo. Selamat menebak.


2

SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

Guru Harus Kreatif AAT ditemui di rumah orangtuanya Jl Sultan Syahrir Kecamatan Ilir Timur II, ibu satu anak ini ditemani suami, Thomas Sutikna (50) dan Stefani Anindita Waraningtyas (13), anak perempuannya. Wanita berkacamata ini, merupakan dosen ketiga di Universitas Sriwijaya (Unsri) yang mengambil gelar Doktor di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan Program Studi Teknologi Pendidikan. Carut marutnya sistem pendidikan di Indonesia khususnya di Sumsel, membuat Dr LR Retno Susanti MHum sadar betul, perbaikan harus segera dilakukan. Baginya, sistem pendidikan di Sumsel khususnya cara mengajar guru di tingkat SD, SMP dan SMA, sangat memprihatinkan. Kemampuan seorang guru, tidak dibarengi dengan kemajuan teknologi. Sehingga membuat siswanya merasa bosan dengan cara mengajar guru tersebut di sekolah.

S

OLEH: ISW AHYUDI WA Mengapa saat mulai kuliah Anda memilih Sejarah? Sejak kecil saya suka sekali pelajaran Sejarah. Saya kan pernah tinggal di Belitung dari kelas 4 SD. Setiap minggu, sepulang dari misa di gereja, kami sekeluarga menyempatkan diri ke museum. Apakah awal ketertarikan Anda berawal dari melihat museum? Tidak juga, sejak SD kan sudah belajar sejarah dan

sering mengunjungi museum. Dari situ saya bisa belajar banyak mengenai kebudayaan dan kerajaan di Belitung. Tapi memang, sejak masih kecil, saya sering dinina bobokan oleh eyang dengan menceritakan sejarah jaman dulu. Apa yang menyebabkan Anda menjadi dosen? Setamat kuliah, saya sudah menjadi asisten dosen. Terus saya mendapatkan dukungan dari keluarga,

terutama orangtua. Namun yang paling berjasa itu yakni Alm R Harifin. Dialah yang menjadikan saya mau menjadi seorang dosen hingga sekarang. Tanpa beliau, mungkin saya bukanlah seorang dosen. Melihat pelajaran yang disampaikan oleh guru sangat monoton, bagaimana tanggapan Anda? Saya sadari betul itu. Memang beberapa guru belum dapat melakukan

IST

Saat menerima ijasah saat Wisuda Pasca Sarjana S3 UNJ

kreasi-kreasi dalam mengajar. Mereka tidak pernah meng-upgrade ilmu yang mereka miliki. Dalam artian seperti ini, kalau kita memberikan pelajaran sejarah, ada baiknya guru tersebut menyampaikannya dalam visualisasi yang berbeda. Seperti menggunakan proyektor, laptop ataupun komputer. Sehingga pelajaran yang disampaikan tidak monoton. Apakah akan terbentur dengan masalah dana? Kan ada PAKEM, istilahnya pembelajaran aktif, kreatif, enak dan menye-

Atlet yang Jadi Dosen DENGAN postur tubuh yang proporsional, Leonarda Raden Retno Susanti, pernah menjadi atlet lempar lembing, cakram, dan tolak peluru saat berada di bangku kuliah hingga menjadi dosen Unsri. Beberapa kali ibu satu anak ini pernah mendapatkan medali emas dan perak Porseni dan Porda Sumsel. “Waktu itu saya masih kuliah, terus disuruh ke lapangan. Katanya Senat Unsri mau melatih. Semula saya ingin menjadi seorang pelari, karena kan dasar atletik itu lari,” jelasnya sambil tersenyum. Namun pelatih lari yang juga seorang atlet yakni AR Durman, melihat potensi lain dari Retno muda. Mantan pelari 100 meter di PON pertama ini, meminta LR Retno Susanti untuk mendalami cabang atletik lempar lembing, lempar cakram dan tolak peluru. “Kamu enggak usah lari, badan kamu enggak cocok. Kamu itu cocoknya jadi

IST

Bersama keluarga

pelempar. Pak AR Durman bilang begitu. Mungkin postur tubuh saya yang tidak memungkinkan jadi pelari,” ujarnya sambil tertawa. Datangnya AR Durman, dianggap Retno yang masih kuliah sebagai seorang malaikat. Dari tangan pelatih ini, istri dari Thomas Sutikna (50), mendapatkan banyak prestasi. “Waktu

itu kan ada Porseni, tiga kali saya dapatkan medali emas. Terus saya ikut Porda dan dapat satu emas dan perak. Pernah juga ikut Pangdam Cup dan dapatkan emas,” jelasnya. Sehingga tahun 1986-1991, Retno tak pernah terkalahkan dalam cabang olahraga atletik nomor lempar lembing, lempar cakram dan tolak peluru.

“Pak AR Durman itu sangat berjasa sekali bagi saya. Bahkan sampai saya menjadi dosen, Rektor Unsri dulu yakni Pak Amran di tahun 1991, ingin sekali menonton saat saya bertanding pada PORDA ketiga bagi saya,” ujarnya. Namun karena persiapan yang kurang dari seharusnya pelatihan selama tiga bulan, Retno hanya berlatih selama dua minggu. Akibatnya, dalam PORDA tersebut, dia tidak mendapatkan medali satupun. Tidak hanya atlet cabang atletik, rupanya Retno juga pernah menjadi kapten sepakbola sewaktu duduk di bangku SMA Xaverius I. “Dulu kan siswinya putri semua, saya dulu jadi kapten tim IPS dan ngalahin Tim IPA. Tapi, saya lebih kangen untuk turun di lapangan olahraga atletik. Atau paling tidak jadi pengurus PASI Sumsel saja. Rata-rata kan teman saya dulu disana,” harapnya. (Iswahyudi)

nangkan. Seorang guru haruslah kreatif. Bisa saja dengan mengajak mereka memberikan pelajaran yang terkait masalah sejarah seperti guci. Seorang guru haruslah dapat mempraktekkan langsung pembuatan gucinya. Jadi siswa tidak berpikir saja dengan mereka-reka bentuknya. Guru dapat menggambar dengan kapur, ini loh bentuk gucinya peninggalan jaman dulu. Apakah guru sejarah memiliki kualifikasi sejarah? Saya kan sudah tujuh tahun memberikan seminar dan pelatihan sejarah ke guru-guru SMP. Namun prihatinnya, guru-guru sekarang ini mengajari sejarah, namun tidak memiliki kualifikasi FKIP jurusan Sejarah. Sakit hatinya itu, mereka berkilah dapat mengajar Sejarah dengan memberikan catatan-catatan saja, kan beres. Maka,

pelajaran Sejarah itu malah tidak akan disenangi siswa karena monoton dalam hal penyampaiannya. Andakan salah seorang Doktor yang mengambil S3 Teknologi Pendidikan. Apa alasan Anda? Sebelumnya di Unsri kan saya ambil S1 FKIP jurusan sejarah. Kemudian S2 ambil jurusan Arkeologi jurusan Pra Sejarah. Sedangkan S3 ambil teknologi pendidikan. Artinya apa, saat S1, saya sudah belajar secara teori. Sedangkan S2, saya mendapatkan ilmu bagaimana mengumpulkan data. Di S3, saya bisa menggabungkan ilmu teori, pengumpulan data dan mengaplikasikannya ke praktek pengajarannya melalui sebuah teknologi. Saya dengar, Anda dapat menyelesaikan S3 selama tiga tahun. Bagaimana caranya? Iya benar sekali, biasanya

kan normalnya itu lima tahun. Kiatnya enggak ada juga. Palingan cuma memadatkan kuliah yang sudah ada dan belajar dari suami. Keluarga yang mendukung dan anak saya, membuat saya termotivasi untuk menyelesaikan kuliah. Apalagi orangtua saya di Palembang kan sudah sakit-sakitan, jadi harus dijaga. Bolak-balik Palembang-Jakarta kan capek juga. Jadi harus-cepat-cepat selesainya. Bisa ceritakan mengenai keluarga Anda? Bapak saya bernama R Soepono, dulu itu pernah bekerja di PTBA, namun keluar dan mengajar menjadi seorang guru. Sedangkan ibu namanya R Soesilowati, salah seorang pendiri pramuka di Sumsel. Sebagai anak kedua dari lima bersaudara, kehidupan kami boleh dibilang sederhana saja. Kalau tinggal itu sering berpindah-pindah. ***

Riwayat Hidup : Nama : Dr LR Retno Susanti M.Hum Lahir : Tanjung Enim, 2 Mei 1963 Suami : Thomas Sutikno M.Hum Anak : Stefani Anindita Waraningtyas (SMP) Pendidikan: SD : Regina Pacis Tanjung Pandan Belitong SMP : SMP Xaverius III SMA : SMA Xaverius I S1 : FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) Jurusan Sejarah S2 : Universitas Indonesia (UI) Jurusan Arkeologi (Prasejarah) S3 : Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jurusan Teknologi Pendidikan Agama : Katholik Moto : “Pantang Menyerah dan Tetap Harus Berjuang” Hobi : Membaca

IST

Pengalaman Kerja: ☞ Asisten dosen FKIP Unsri ☞ Mengajar di SMA Xaverius I dan SMA Xaverius III (19871988) ☞ Staf Pengajar FKIP Unsri jurusan Sejarah (1988-sekarang)

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, K Arpan, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Ahmad Naafi, Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Herman Danawi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Heroe Baskoro, Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI: Zulkarnain Tarmizi ( ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D , Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WAR TAWAN SRIWIJA YA POST SELALU DIBEKALI T ANDA PENGENAL DAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINT A AP A PUN DARI NARA SUMBER WART SRIWIJAY TANDA MENERIMA/MEMINTA APA


SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

3

Geliat Penjual Emas

Buka Internet dan Indeks Saham S

ECARA struktur, pedagang emas di Palembang tidak memiliki organisasi resmi yang menjadi tempat mereka “Kongkowkongkow”, tetapi komunitas ini banyak dijumpai di kawasan Jl Beringin Janggut I dan II, Jl Kol Atmo. Sedangkan pedagang dalam jumlah kecil tersebar di hampir semua pasar tradiosional dan kawasan mal, akan tetapi komunikasi “tak resmi” antar mereka sering terjadi. Untuk mengetahui lebih dalam soal aktivitas mereka ini, memang agak sulit karena pedagang emas sangat berhati-hati dan tidak mudah memberikan keterangan menyangkut dinama, dan kapan mereka ngumpul. “kami tidak punya perkumpulan dan organisasi seperti pedagang lain,” ujar Idris, salah penjual emas di Pasar 16 Ilir. Namun kalau diamati, komunitas ini membuka hubungan, terkait soal harga terkini emas. Namun dari sisi usaha, umumnya merupakan orang pribadi yang

melakukan kegiatan usaha penjualan berdasarkan pesanan maupun penjualan langsung. Dan emas perhiasan yang ada didapatkan baik produksi sendiri maupun pihak lain; yang memiliki karakteristik pedagang eceran. Dalam penjualan, transaksi termasuk semua biaya yang diminta atau seharusnya diminta oleh Pengusaha Toko Emas Perhiasan karena penyerahan emas perhiasan, tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dipungut dan potongan harga yang dicantumkan dalam Faktur Pajak. Sedangkan menyangkut soal harga jual dan beli, mereka biasa aktif dan proaktif memantau perkembangan harga emas secara internasional melalui beberapa website setperti www.kitco.com atau www.goldprice.org. Ada juga mengakses www.kitco gold index, dan www.bloomberg.com di website ini, selain menampilkan harga emas terbaru, keempat website itu juga menampilkan perkembangan harga

SRIPO/SYAHRUL

Toko Emas Anda Jl Rustam Effendi

SRIPO/SYAHRUL

Pedagang emas di Toko Emas Apollo.

emas dalam bentuk grafik, mulai dari sebulan, 6 bulan, setahun, 2 tahun, bahkan 10 tahun terakhir. Untuk harga emas di Indonesia, pedagang emas di Palembang sangat memantau melalui website unit logam mulia PT Aneka Tambang dengan alamat www.logammulia.com. Melalui website ini pedagang dapat mengetahui berapa harga dari tiap-tiap satuan emas batangan yang diproduksi PT Aneka tambang. “Kami cari tahu harga

emas dari internet, bukan dari sesama pedagang karena kami tidak ada perkumpulan,” kata Aming, penjaga Toko Emas di Beringin Janggut. Menurut Aming, yang mempengaruhi fluktuasi harga emas per hari adalah perubahan kurs, situasi politik dunia, suplai dan permintaan, situasi ekonomi global dan suku bunga. “Terkadang kurs dolar turun, kami jual emas dengan harga tetap yang

berlaku di hari sebelumnya,” kata Aming. Dari pengamatan di kalangan pedagang emas ini, umumnya aktivitas seharian mereka, umumnya membuat dan atau menjual emas perhiasan, membuat emas perhiasan berdasarkan pesanan, menyuruh orang lain untuk membuat emas perhiasan yang akan dijual, jual beli emas perhiasan, jual beli emas perhiasan dengan batu

permata, memperbaiki dan memodifikasi emas perhiasan, jasa-jasa lain yang berkaitan dengan emas perhiasan. Untuk itu tidak aneh, kalau di setiap toko emas, pasti ada kotak kaca khusus yang menjadi tempat pembuatan dan perbaikan emas yang dirancang untuk perhiasan lalu dijual. “Ada pembeli memesan dengan motif sendiri, sehingga harus dikerjakan. Misalnya, membuat nama bagi

calon pengantin dan lainlain,” kata Hasan (45), pedagang emas lainnya. Kendati tidak ada organisasi resmi, tetapi sesama pedagang, mereka sangat kompak satu sama lainnya. Kendati soal harga terkadang bedabeda tipis. Misalnya, posisi harga emas kemarin, Sabtu (14/1) dijual Rp 2,4 juta/suku. Namun, ada juga yang menjual Rp 2,3 juta/suku bahkan ada yang Rp 2,5 juta/suku. (sin)

Apa Untungnya Investasi Emas? PADA umumnya orang memilih berinvestasi dalam bentuk emas untuk memperoleh keuntungan dalam jangka panjang. Hal ini disebabkan pertambahan nilai dari emas dinilai tidak terlalu besar dalam jangka pendek dibandingkan dengan investasi di bursa saham misalnya. Berikut ini beberapa keuntungan dari memilih emas sebagai sarana investasi: 1. Tidak Ada Counterparty Risk Dalam Emas. 2. Konsistensi Daya Beli. 3. Tidak Tergantung Pada Keputusan Pemerintah. 4. Asset Yang Berada Di Luar Sistem Perbankan. 5. Perlindungan Nilai Asset 6. Sarana Menabung Paling Efektif Untuk Tujuan Tertentu. 7. Emas gampang diperoleh dan sangat liquid. (sin)

SRIPO/SYAHRUL

Toko Emas Anda Jl Rustam Effendi

Harga Jual-Beli Emas Dipengaruhi ■ ■ ■ ■ ■

Perubahan kurs Situasi politik dunia Suplai dan permintaan Situasi ekonomi global Suku bunga bank

SRIPO/ZAINI

Toko emas Sinar Baru 16 Ilir.

SRIPO/ISWAHYUDI

Toko Emas Intan, Jl Jenderal Sudirman Km 5 Palembang


4

SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

Penjebol Gawang Persisam SOSOK Keith Kayamba Gumbs selalu menjadi sorotan dalam setiap pertandingan Sriwijaya FC. Selain menjadi motivator tim, dia kerap menjadi penentu hasil pertandingan Laskar Wong Kito. Saat menghadapi Persisam Samarinda dalam lanjuta Liga Super Indonesia (ISL), di Stadion Segiri, Minggu (16/1) nanti Gumbs kembali menjadi perhatian. Sebab, hanya dia satu-satunya punggawa SFC yang mampu menjebol gawang Persisam. Pemain asal St Kitts-Nevis ini, mencetak dua ke gawang tim berjuluk Pesut Mahakam ini, ketika SFC mengalahkan Persisam 3-0 dalam pertandingan di Stadion Gelora Jakabaring, 16 Februari 2010 lalu. Satu gol lainnya, dicetak Rahmat Rivai yang kini pindah ke Persipura. “Kayamba selalu kita andalkan, termasuk saat menghadapi Persisam nanti, dia pemain bagus karena bisa berposisi di manapun sesuai dengan kebutuhan tim, dia mampu memotivasi rekan-rekannya,” jelas Kolev, Sabtu (15/1). Seperti diketahui Kayamba sempat mengalami cedera karena tekel keras bek Persib Bandung Nova Arianto dalam pertandingan kandang, Rabu (12/1) dan diragukan untuk tampil. Tetapi menjelang pertandingan pemilik postur 178 cm/70 kg ini bisa dimainkan. “Dia sudah bisa diturunkan bersama pemain lainnya Diano yang juga sempat mengalami cedera,” urai Kolev. Ditambahkan Wakil Manajer SFC Jamaludin, kondisi Gumbs sudah siap tampil. Dalam latihan terakhir saat menjajal Stadion Segiri, pengoleksi 14 gol untuk SFC di ajang ISL musim 2009/2010 ini sudah berga-

bung dalam skema latihan persiapan Ivan Kolev. “Dia mengaku suah siap

untuk diturunkan menghadapi Persisam nanti,” urai Jamal. (ndr)

Keith Jerome Gumbs SRIPO/STS

Biodata: Nama : Keith Jerome Gumbs TTL : Saint Kitts-Neviss, 11 September 1972 Postur : 178 cm/70 kg Posisi : Penyerang Klub: 1989-1998 Nowton United 1999 Oldham Athletic 2000 Hull City 2001 Palmires 2001 San Jua Jabloteh 2001-2003 Happy Valley 2003-2004 Sabah FA 2004-2007 Kichee 2007-Sekarang SFC Timnas 1989-Sekarang Timnas Saint Kitts N Nevis

Arifin Panigoro:

Tak Ada Urusan dengan Sanksi FIFA FIFA mengancam akan menjatuhkan sanksi karena Liga Primer Indonesia (LPI) jadi digelar. Lewat sang penganggas Arifin Panigoro, mereka kembali menegaskan bahwa mereka tidak gentar. Isu ini sebelumnya sudah ditanggapi oleh Jubir LPI, Abi Hasantoso. Ia mengatakan kalau ancaman itu justru hal baik karena malah membukakan kesempatan bagi LPI untuk berbicara langsung dengan induk sepakbola dunia itu. Arifin mengomentari kabar ini dengan cukup keras. “Nggak ada urusan (dengan ancaman sanksi FIFA),” ucap Arifin kepada wartawan saat menghadiri laga perdana antara Solo FC versus Persema Malang. “LPI tetap berjalan,” ujarnya sambil berlalu. Pelatih Persema Timo Scheunemann turut memberikan reaksi keras terkait kabar ancaman sanksi dari FIFAitu. “Jadi kalau kita di luar FIFA mana mungkin FIFA menghukum LPI? Nggak masuk akal itu. Kalaupun dihukum, mungkin PSSI-nya, bukan LPI. Harusnya PSSI yang kebakaran jenggot,” cetus pelatih asal Jerman itu. Sebelumnya, pemerintah yang diwakili Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng juga tidak risau dengan kabar ancaman sanksi PSSI tersebut. “Kita kan memiliki aturan tersendiri yang lebih kuat dari sanksi atau aturan di FIFA itu,” ujar Andi di Restoran Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (8/1/2011). “Kita me-

ANTARA/R. REKOTOMO

LPI — Pemain Semarang United, Ikwan (tengah), berupaya menahan laju pergerakan pemain Tangerang Wolves, Aziz Harahap (kiri), pada pertandingan sepakbola Liga Primer Indonesia, di Stadion Jatidiri Semarang, Jateng, Sabtu (15/1). Semarang United menang 1-0.

rujuk saja pada UUD 45, dan peraturan di bawahnya sampai ke peraturan Menpora. BOPI juga menyetujuinya.” Orang FIFA yang melontarkan ancaman sanksi ter-

sebut adalah Thierry Regenass, direktur asosiasi dan pengembangan FIFA. Regenass adalah perwakilan FIFA yang menyetujui ratifikasi statuta PSSI pada Mu-

naslub April 2009 di Ancol, yang sekaligus melanggengkan Nurdin Halid sebagai ketua PSSI walaupun pernah menjadi narapidana kasus korupsi. (detiksport)

Partono-Rico Diandalkan Sabet Emas Pesilat Sumsel Seleknas SEAG ■ Batanghari Nine Ball PALEMBANG, SRIPO — Batanghari Nine Ball Open Tournament yang diselenggarakan di Batanghari Jambi, 1619 Januari mendatang diikuti atlet-atlet terbaik di Indonesia termasuk atlet pelatnas SEA Games. Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumsel optimis tiga atlet andalannya Partono, Rico dan Chandra mampu bersaing meraih emas. “Kita mengirim tiga atlet

kita Partono dan Rico keduanya merupakan atlet potensial yang kita andalkan meraih emas di ajang ini,” kata Pelatih Biliar Sumsel, Husien Adhan, Kamis (13/1). Menurut Husein, selain Partono-Rico, pihaknya juga mengirim Chandra atlet senior yang juga sangat berpengalaman di ajang kompetisi terbuka. Tujuannya di kirimnya ketiga atlet ini, untuk menyeleksi atlet menjelang pra PON 2012.

“Mereka atlet potensial untuk mendulang medali di ajang PON nanti,” jelas Hussien. Sebab POBSI Sumsel menurut Hussien, dibebani meraih tiga emas di ajang PON dan ini dianggap sebagai tantangan untuk mewujudkannya.”Apalagi kita memang dibebani untuk meraih tiga besar di PON 2012 mendatang,” jelas Hussien. Menurut dia, biliar merupakan cabang potensial untuk meraih emas, sejauh ini, atlet-atlet yang dimiliki te-

rus berlatih. Khususnya Hekta dan Herlin serta baru-baru ini Agus Suhaimi dipanggil mengikuti Pelatnas SEA Games di program Indonesia Prima. Adapun hadiah tournament ini, terdiri atas trofi dan uang pembinaan total Rp45,6 juta. Menurut Hussien, pengiriman atlet ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung High Performance Program (HPP) yang digalakkan KONI Sumsel, di mana tiga program terdahulu Sumsel Bangkit. (ndr)

PALEMBANG, SRIPO — Pesilat andalan Sumsel, Desi Rosdiana dan Deni Aprisani dipanggil untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas). Keduanya memiliki peluang masuk tim SEA Games. “Keduanya memiliki peluang besar untuk masuk Tim SEA Games. PB IPSI memangil mereka untuk mengikuti Seleknas pada 29-30 Januari nanti,” jelas Ketua Harian Pengprov IPSI Sumsel, M Akib, Sabtu (15/1).

Menurut M Akib, keduanya merupakan atlet potensial, seperti Desi misalnya yang turun di kelas E putri merupakan atlet peraih emas untuk cabor pencak silat di PON 2008 lalu, sementara Deni atlet potensial Sumsel yang diturunkan kelas B putra. “Kedua memiliki peluang besar untuk meraih hasil positif dalam seleknas nanti,” jelasnya. Ditambahkan Wakil Sekum IPSI Sumsel M Darlis, selain berpeluang masuk

Tim SEA Games, ajang Seleknas ini sangat bagus bagi keduanya untuk meningkatkan kemampuan dan performa terbaiknya. Terutama dalam persoalan untuk meningkatkan mental bertanding. “Pesilat kita sebenarnya sangat potensial, mereka kalah bersaing lantaran persoalan mental saja. Seleknas ini diharapkan membuat mereka mampu meningkatkan kemampuan terutama mental bertanding,” jelas Darlis. (ndr)


SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

5

Asri dengan Pot Bunga S

ETIAP orang memiliki cara masing-masing dalam me nata rumah, baik penataan dalam maupun luar ruangan. Kebanyakan pemilihan desain terutama mengenai perabotan, aksesoris serta dekorasi yang dipilih,

disesuaikan dengan cara penataan yang akan ditentukan. Tentunya berdasarkan selera individu masing-masing pemilik rumah. Sebagian orang yang ingin rumahnya agar cantik dan teduh, menata beberapa sudut ruangannya dengan menggunakan pot kembang. Tak hanya ruang di dalam ruangan seperti ruang tamu, teras rumah pun akan tampak cantik dengan hiasan pot. Pot pun tak melulu berisi bunga, namun dapat di isi dengan tanaman hijau lainnya. Selain menambah unsur keinda-

han dan keasrian. Tanaman dinilai memiliki kekuatan untuk memberi ketenangan dan keteduhan bagi yang memandangnya. Warna hijau ataupun warna-warni bunga dan buahnya membuat ruangan terasa lebih segar dan sejuk. Sehingga tidak hanya tak hanya memberikan rasa nyaman kepada penghuninya, Namun juga pada pada tamu yang datang berkujung. Berbagai jenis tanaman dapat diletakan di dalam pot. Baik tanaman buah, bunga ataupun tanaman yang berupa daun. Pemilihan pot juga bervariasi, karena tersedia berbagai macam bentuk dan ukuran. Namun soal ukuran tetap harus diperhatikan, harus disesuaikan dengan ukuran tanaman. Jangan sampai terkesan tidak seimbangan, hingga tidak sedap dipandang mata.Selain itu, bahan pembuat pot juga perlu diperhatikan. Sebaiknya memilih bahan yang kuat dan tidak mudah retak jika Anda ingin si tanaman terus tumbuh subur. Bahan pot yang bisa dipilih ada yang terbuat dari tanah liat, plastik, semen, atau ban bekas. Seperti yang dilakukan Sri Rahayu Suroso, di rumahnya yang berada di Jl Dharmapala No 33 Palembang. Ia menata ruang tamu, teras rumah dengan menggunakan pot yang berisi berbagai jenis tanaman. Sehingga rumah miliknya yang bertema klasik tradisonal, tampak lebih asri dan segar di pandang. Menurut Sri Suroso, ia sengaja menggunakan pot terutama di ruang tamu dan teras rumah. Karena selain dapat menyalurkan ho-

binya, di rumahnya pun lebih fres. Jejeran Pot bunga di teras dan di atas meja, menjadi sajian bagi tamu yang kebanyakan lebih memilih duduk di teras rumah. Pot dipandang cukup menonjolkan kesan kesederhana, namun memiliki nilai keindahan. Mata pun lebih terasa nyaman, karena disuguhi bergagai warna denga kesejukan alami. “Terlihat lebih simple, namun suasana terasa lebih sejuk dan segar,� ujar ibu lima orang anak ini. Tambahnya yang terpenting dalam penggunaan pot adalah penempatan atau tata letak, serta perawatan. Di dalam penempatan bunga, ada baiknya tidak diletakan sembarangan. Pilih sudut yang dianggap pas, dan enak di pandang mata. Memang tidak ada aturan yang mengikat, karena tetap disesuaikan dengan selera pemilik rumah. Namun yang terpenting jangan sampai pot mengganggu kenyamanan dan aktivitas yang sedang dilakukan. Selain itu perawatan juga tidak kalah penting. Siram dan bersihkan pot bunga, secara berkala. Agar tidak layu dan terlihat kusam. Daun nya pun harus di tata lebih rapi, karena setelah berapa lama ukurannya daun tidak beraturan. Hingga terlihat tidak rapi dan acak-acakan. “Perawatan dan tata letak cukup penting. Agar pot lebih tertata rapi dan sesuai dengan fungsi yang kita inginkan,� imbuh istri dari Prof dr Suroso ini. (Tommy Sahara)

FOTO-FOTO: SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

7 x 215


6

SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

Jam Monol Bukan Hanya Petunjuk Waktu AKSESORIS sepertinya sudah jadi atribut wajib buat Lepass-mania, especially abuabuers. Salah satunya, jam monol yang sekarang lagi nge-booming and pastinya udah nggak asing lagi di kancah kehidup45 an kita. Apa sih yang bedanya dengan jam biasa? Apa kelebihannya? Apakah hanya untuk kaum hawa saja or not? Coz of that, Lepass udah nurunin ketiga fashionistanya. They’re Lisa Fitryani, Adam Nurahman, and also Wahyunni Eka Putri yang siap buat mengupas tuntas tanda tanya besar di dalam benak Lepass-mania. Let’s searching with us! UNIK, bervariasi, and menggemaskan. Tiga kata yang pas banget buat mendeskripsikan jam monol. Yups, dengan warna-warninya yang menarik dan desainnya yang simple ngebuat kawula muda jatuh cinta dengan ke-khasan jam yang mulai nge-booming sejak dipake oleh para artis favorit abu-abuers. Menurut Lisa, salah satu owner watch shop di mall PTC (Palembang Trade Center), penggunaan jam monol itu sebenarnya dimulai dari kalangan artis lokal. “Jam monol ini mulai nge-booming sejak selebritis yang sering memakainya lewat sinetronsinetron. Begitulah awal mula pelopor pemakai jam monol ini,” jelasnya. Nowadays, setiap barang asli pasti ada barang “keduanya”, nggak terke-

cuali dengan jam monol satu ini. Ternyata udah banyak banget versi monol yang pastinya harus ditanya keasliannya. Dengan budget yang jauh lebih murah and bentuknya sangat menyerupai dengan aslinya, coz of that banyak sobat Lepass yang lebih milih buat pake yang palsu ketimbang yang aslinya. Berdasarkan ciri-ciri keasliannya, Lepass berhasil mendapatkan beberapa tips untuk membedakan mana jam yang asli mana yang bukan. Berikut ciri-cirinya. l Kaca soft alas burem tetapi kelihatan lBack panel embos/ ukiran monol rapi dan tidak acak-acakan l Pemutar jam menjorok ke dalam l Lubang tali ada 11 buah l Bahan tali jam halus dan lentur l Tahan air.

Secara sederhana, begitulah perbedaan yang sangat mencolok pada monol asli dan yang palsu. Bagi Lepass mania yang memiliki jam monol, mesti kudu periksa apakah jam monol kalian original or not. Tak Cuma Cewek SEIRING dengan pesatnya kemajuan style, keunikan jam monol ternyata nggak cuma disukai oleh kaum hawa, ternyata kaum adam pun juga turut menjadi user jam monol. Dengan desain yang lebih cool dan gagah, jam ini menjadi sangat cocok untuk digunakan oleh cowok sekalipun walaupun dengan variasi warna-warni yang mencolok sehingga bisa juga dipakai oleh kaum hawa. Menurut salah satu siswa, jam monol nggak cuma identik dengan aksesoris buat cewek saja melainkan cowok juga bisa. “Aku juga pakai jam monol, jadi jangan heran kalo cowok juga bisa jadi pengkoleksi jam monol,” ujar Rikky saputra, siswa SMA Negeri 14 Palembang. Beside that, jam monol juga jadi salah satu aksesoris jam tangan mampu membuat para peminatnya semakin tertarik dengan jam yang satu ini. Menurut pendapat Meilinda Tri Permata,

IST

siswi SMA Xaverius 3 Palembang, jam monol ini juga dipakai oleh teman-teman laki-lakinya. “Di sekolah saya, banyak banget cowok yang menggunakan jam monol. Walaupun memang jam monol ini awal mulai trend-nya dari versi

Trendy dengan Monol SIMPLE and menarik, dua kata ini emng udah jadi satu prinsip abu-abuers dalam memilih aksesoris. And then, sama halnya dengan bintang kita edisi kali ini, yang doyan banget menggunkan jam monol sebagai hiasan di tangannya. Dara cantik bercita-citakan designer ini mengungkapkan kekagumannya akan keunikan jam monol. “Jamnya minimalis dan unik, ditambah lagi sama aneka ragam warna yang disediakan makin menarik minat pelajar,” ujar siswi bernama lengkap Rosmarina Elisa ini. Lisa, begitu sapaannya juga nambahin kalo jam monol sebenernya nggak memiliki banyak perbedaan sama jam tangan lain.” Perbedaan dari jam monol cuma bentuknya aja yang mungil dan slim, jadi terlihat makin lucu.” tuturnya antusias. Keberadaan jam monol yang semakin marak tetep nggak menggoyahkan abu-abuers untuk jadi konsumen setianya. Hal tersebut disetujui oleh gadis manis ini. “Walaupun jam monol udah banyak di pasaran, tetep aja pe-de karna semua balik ke pemakainya itu sendiri,”jawabnya. Siswi kelahiran Muaraenim ini mengungkapkan pendapatnya mengenai aneka bentuk jam monol yang sangat memikat hati, khususnya kaum hawa. “ bentuk-bentuknya lucu-lucu, nggak cuma bulet tapi, ada juga yang berbentuk segitiga dan persegi.”ujarnya. Nah, bagi Lepass-mania jangan lupa tongkrongin Lepass terus yah and buat Lisa keep spirit aja.(art/zha) Biodata : Nama lengkap Asal Sekolah TTL Alamat Nama Ortu Fb Prestasi * Juara * Juara * Juara * Juara

1 1 2 1

: : : :

Rosmarina Elisa SMA Bina Warga 2 Palemabang Muara Enim, 11 Maret 1994 Jln. Pangeran Ayin Komp. Puspa Sari D 12, Kenten palembang

: l Ayah : Helmi Asnawi l Ibu:Tri Lisvana : Rosmarina Elisa : Yel-Yel Competition 2010 Pop mie Cheerleader 2010 Cheerleader Honda DBL 2010 Kompas Gramedia Fair 2010

Klipss

Takut By: Vierra HALLO Lepass-mania yang masih aja stay tune di lembaran pelajar nomor eins and selalu terdepan di Sumsel ini. Lepass ngasih solusi buat kamu yang mau ngirim salam or ucapan buat temen, keluarga, pacar, ataupun special person . Lemparin deh sms kamu ke nomor Lepass yang satu ini, 085764381995. Hurry up! Coz , sms tercepat yang bakal ditampilin tiap minggunya! Fr : yuu To : SB Uc : I.M.U I.N.U I.L.U wkwkwk :p Fr : Yah To : Ndah Uc : Met 2 Bulan aja :)

Ku tahu kamu bosan, ku tahu kamu jenuh Ku tahu kamu tak tahan lagi Ini semua salahku, ini semua sebabku Ku tahu kamu tak tahan lagi Jangan sedih, jangan sedihaku pasti setia) *Reff: Aku takut kamu pergi Kamu hilang, kamu sakit Aku ingin kau di sini Di sampingku selamanya Jangan takut, jangan sedihaku pasti setia) *repeat reff

Fr : Lepass 16 To : Agdes.zha Uc : selamat atas meraihnya juara 1 karya tulis pengalaman pakek simpati freedom Fr : dia To : kk2 lepass16 Uc : moga jadi wartawan yang sukses and dapet menjadi kebanggan keluarga

Aku ingin kau di sini Di sampingku selamanya Aku takut (jangan takut) kamu pergi (takkan pergi) Kamu hilang (wooo), kamu sakit Aku ingin (aku juga) kau di sini (bersamamu) Di sampingku (di sampingmu) selamanya(din/isn).

ceweknya, ternyata versi cowoknya sangat memukau dan kesannya ‘cowok banget’,” tuturnya antusias. Dari Lepass : RASANYA sudah menjadi “kewajiban” bagi para abu-abuers khususnya para

cewek untuk selalu mengikuti trend. Apalagi misalnya trendsetter-nya bermula dari artis idola kita. Kita pasti berlomba-lomba untuk mengikuti new style layaknya artis kesayangan kita itu. But, ternyata nggak

hanya untuk kaum hawa saja, ternyata kaum adam tak mau ketinggalan. Dengan desain yang nggak kalah keren dari “versi cewek” jam monol ini nggak kalah gencarnya menghiasi tangan para abu-abuers cowok.

Lebih Gaya YUDI PRANATA SMA Patra Mandiri 1 Palembang BENDA yang akhir-akhir ini kian populer dikalangan teenager dan harganya bisa dijangkau oleh abu-abuers. Ternyata aksesoris yang satu ini juga bukan hanya digunakan oleh kaum hawa, but juga digunakan oleh kaum adam.(Ran) ARGAYUDHA SOLEH SMK Negeri 2 Palembang AKU suka jam monol coz, nih, jam emang unik and, nggak kalah modis dengan jam tangan lain, yang pasti menurut aku sih jam monol, emang disiain khusus buat abu-abuers dah.(Sai)

Asyik Mojok

Jangan Tertipu By : Dewi Sartika VARIASI jam beragam disesuaikan dengan kebutuhan konsumen serta inovasiinovasi dari produsen membuat berbagai perusahaan jam berlomba dalam menciptakan produk yang menjanjikan. Salah satu perusahaan jam ternama yang kini men-

ciptakan produk barunya yaitu jam monol. Kali ini dengan pangsa pasar remaja jam monol mulai menghadirkan jam tangan yang salah satu keunggulannya yaitu tahan air. Namun kini akibat dari tingginya minat konsumen terhadap jam merk ini, tumbuh tangan-tangan jahil yang mencoba memalsukannya. Jam monol terdiri dari beragam variasi baik bentuk maupun warna, yang sekarang ini sedang booming di kalangan pelajar yaitu dengan bentuk bulat, berbentuk persegi dan untuk yang pria dengan bentuk bulat bertali stainless plus dengan warna-warna yang menarik. Emang terbilang keren dan pas banget buat kantong pelajar, mulai dari kisaran Rp 60 ribuan hingga ratusan ribu rupiah. Nah buat Lepass-mania supaya nggak ketipu dengan jam monol yang palsu, secara sederhana jam ini memiliki ciri-ciri ukiran monol ditulis dengan warna mas yang cukup terang, kaca soft terlihat sedikit buram namun tetap kelihatan dan back panel embos/ukiran Monol rapi. Serta Lepassmania juga bisa membedakannya dengan menguji ketahanan jam tersebut didalam air. Karena telah dijelaskan bahwa jam ini anti air, jika jam yang Lepass-mania punya ternyata nggak anti air udah jelas kalo jam tersebut bisa dibilang bukanlah jam monol yang asli. Alhamdulillah, waktu yang cukup panjang selama dua tahun bisa gabung dengan Sriwijaya Post di halaman Lepass. Terasa menyenangkan dan ini semua merupakan karunia terindah yang Allah SWT. Terima kasih banyak untuk Sripo yang udah mau menampung bakat sederhana ini, semoga Sripo khususnya Lepass dapat terus berjaya dan mencapai puncak dalam pencapaian cita. Buat Lepass-mania, terus baca Lepass yah!


SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

SBY Layak Resah

Mal Jadi Alunalun Kota

JAKARTA, SRIPO — Pakar psikologi Politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk menilai Presiden SBY layak resah atas tuduhan para tokoh lintas agama yang menyatakan pemerintah telah melakukan kebohongan. “Saya kira itu sangat serius, dan tidak ada seorang pun di muka bumi ini akan merasa nyaman dikatakan anda pembohong,” jelas dia dalam diskusi politik, di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (15/1). Namun demikian, Hamdi memahami yang dimaksud para tokoh lintas agama bukan dalam pengertian sebuah karakter. Tetapi, lebih kepada sebuah kelompok yakni pemerintahan SBY. “Yang dituduhkan bukan orang per orang, tapi sebuah sistem bernama

pemerintahan. Yang dituduh terlalu banyak melakukan perbuatan yang bisa dikategorikan pembohongan publik,” jelasnya. Menurut dia, berbohong atau sifat bohong adalah basis integritas dan basis moralitas dari manusia. “Dalam bahasa psikologi disebut dengan personal redeposisi, menyangkut karakter, menyangkut sifat,” jelasnya. Tuduhan terhadap seseorang sebagai pembohong atau suka berbohong, bisa meruntuhkan pertahanan moralitas dan integritas diri orang tersebut. Hamdi mencontohkan seorang psikopat, yang karakter dasarnya suka berbohong. Bagi seorang psikopat, berbohong telah menjadi bagian dari kepribadiannya, dimana dia menikmati berbo-

hong, memanipulasi dan menipu orang. “Bahkan seorang psikopat pun dituduh pembohong marah juga. Apalagi pada orang normal. Jadi itu yang harus kita garisbawahi bahwa tentunya seseorang tidak merasa nyaman dituduh punya karakter berbohong,” urai Hamdi. Tuduhan berbohong itu, lanjut dia, tetap mengarah pada karakter, bukan kinerja serta terasa menyakitkan. “Pada hakekatnya orang ini atau sistem ini suka berbohong, tuduhannya pada tuduhan karakter dan ini memang menyakitkan. Kalau gagal lebih pada kinerja dan orang bisa mengatakan, kalau pun gagal kan belum tentu karena faktor personal saja,” tandasnya. (tribunnews/wil)

Atraksi Trisula Maut

thuessi yang didampingi Supardi di kanan dan M Ridwan di kanan. Sementara itu kiper dipercayakan kepada Ferry Rotinsulu. Untuk lini tengah, Kolev diperkirakan akan menurunkan trio Firman Utina dan Dirga Lasut yang akan dilapis Mahyadi Pangabean menggantikan Ponaryo yang hingga tadi malam belum fit. Ketiga pemain ini, dianggap memiliki naluri bertahan. Hanya saja dalam pertandingan kali ini, Firman ditugaskan bermain lebih ke depan. Sementara lini depan Kolev lebih mengandalkan trio trisula maut Rudi Widodo, Kayamba dan Budi Sudarsono. Ketiganya--dengan atraksi permainan bola yang cantik--diharapkan mampu membobol gawang Hendrawan, kiper Persisam yang terkenal tangguh di bawa mistar gawang. Sementara itu, duet Diano dan Thierry diharapkan mampu meredam aksi para striker Persisam seperti Pavel Solomin yang mantan pemain SFC dan Julio Lopez yang sangat tajam

dan pandai melindungi bola dengan baik ketika memasuki areal pertahanan lawan.”Kami harus bekerja keras menghadapi Persisam, sebab mereka memiliki penyerang-penyerang berkualitas. Salah atau lengah berakibat fatal bagi tim,” jelas Kolev. Secara terpisah pelatih Persisam Hendri Susilo mengakui, permainan SFC sangat berbeda. Gumbs cs memiliki permainan cepat ketika menyerang dan kuat dalam bertahan. Dia pun tetap konsisten dengan strategi 3-4-3 untuk menahan gempuran para penyerang SFC. “SFC jauh berubah, mereka bermain sangat cepat dan kuat dalam bertahan,” jelas Hendri. Namun ia optmis Persisam mampu meraih poin sempurna di kandang sendiri. Apalagi seluruh pemainnya sangat termotivasi untuk meraih kemenangan untuk mejauhi zona degradasi. “Kami tentunya tidak ingin terpuruk di zona degradasi dan bertekad memenangkan laga ini,” jelasnya. (ndr)

ngan sama sekali dengan Jaka Baring yang sudah kita bahas sebelum ini. Tetapi belakangan muncul “seloroh” masyarakat sekitar “Mas Karebet” bahwa panggilan “Mas” biasanya untuk orang Jawa, yang berarti “kakak atau abang”. Sedangkan warga yang menetap di Komplek Mas Karebet itu mayoritas adalah orang “Musi” dan beberapa suku warga lainnya. Kebanyakan orang Musi menyebut kakak/ abang dengan panggilan “Kuyung”. Karena itulah ada yang iseng menyebut “Kuyung Kerebet”. Hm... ada-ada saja. Yang pasti adalah, daerah yang populer disebut “Mas Karebet” itu berada di Kecamatan Alang-alang Lebar masuk dalam Kelurahan Talang Kelapa. Untuk ke sana, ada tiga jalan masuk, jika dari Jl. Kol.H.Barlian masuk dari samping MAPOLSEKTA VIII. Jika dari Jl. Sukarno Hatta masuk dari samping RM Palapa Indah,

bisa juga lewat jalan baru yang menuju Kantor Camat AAL. Di sana ada jalan bernama HA. Dahlan HY (yang dimaksud adalah Drs. HA. Dahlan HY, Mantan Walikota Palembang tahun 1980an). Nah sering terjadi kekeliruan yang sangat prinsip, masyarakat menyebut nama jalan HA. Dahlan HY itu dengan sebutan/tulisan KHA. Dahlan tanpa “HY”. Sedangkan nama jl. KHA. Dahlan itu adanya di Kelurahan Talang Semut Kec. Bukit Kecil. Ironisnya, sebuah terbitan yang beralamat disana (Jl.HA.Dahlan HY) itu menuliskan alamat Kantor mereka di Jl. KHA. Dahlan. Padahal Kantor Pusatnya ada di Jl. Diponegoro Baru, yakni jalan yang memotong Jl. KHA. Dahlan dari arah RUSUN Jl. Radial. Jadi tidak ada silsilahnya Mas Karebet itu “kembaran” KHA.Dahlan. Pembaca tidak usah ikut keliru dengan judul di atas. Dari jalan KHA. Dahlan

(Kelurahan Talang Semut Kec. Bukit Kecil), ada jalan tembus ke jalan Merdeka yang diberi nama jalan. KH. MASYHUR AZHARI, yang memang pernah “masyhur/ terkenal” di era tahun ‘1970-an. Tapi entah siapa yang punya kerja, membuat papan nama jalan itu, kenyataannya tertulis Jl. KH. MANSYUR Azhari. Masyarakat Sumsel kenal dengan tokoh KH. Masyhur Azhari, tidak ada nama KH. Mansyur Azhari sebagaimana terpasang di muara jalan yang persis berhadapan dengan rumah kediaman Gubernur Sumsel sekarang (Alex Noerdin). Harap dimaklumi jikalau apa yang saya ungkapkan disini ada yang keliru, wajar saya manusia biasa yang tidak lepas dari salah dan keliru, boleh kok anda memperbaiki keliru-keliruku itu. Sebab keliruku, kelirumu juga dan bahkan keliru kita semua. Penulis, H. Muhammad Syubli. LN

po ke DPR sebagai pengganti Bambang Hendarso Danuri. Terkait ada tidaknya reshuffle, Mubarok menandaskan bila memang terjadi pasti karena faktor kinerjanya dinilai tidak baik. Kinerja tidak baik, katanya, bisa saja karena faktor alam. “Kalau ada yang saat ini sakit, masak mau dipakai terus, kan bisa terganggu. Saya dengar (Menkes) sakit dari pembicaraan orang saja. Agak beberapa lama lah, saya mendengar dia sakit,” ujarnya. Mantan Menkes yang kini anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Fadilah Supari juga mengaku mendengar mengenai kondisi kesehatan Endang. “Saya mendengar itu, tapi saya tidak berani dan tidak tega mengkonfirmasikan kepada Ibu Endang. Saya mendengar dari beberapa kolega, dan saya termasuk terlambat mendengar kabar ini. Para dokter juga sudah tahu kok,” kata Siti Fadilah Supari menjawab Tribunnews, Sabtu. Dari kabar yang sampai kepadanya, Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih sempat berobat ke Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta. “Nah, pada saat Obama ke Indonesia, saya dapat kabar, Bu Endang ke China untuk berobat. Kebetulan, teman saya mengantarkan anaknya berobat kanker ke China,dan kebetulan ber-

samaan dengan Bu Endang,” tuturnya. Fadilah mengaku kabar itu sudah cukup lama santer terdengar. “Kabar ini saya dapat dari sumbersumber yang bertebaran lho. Apalagi yang sakit orang penting, pasti ke mana-mana,” kata Siti Fadilah. Raker Tak Ditunda Endang tidak bersedia ditemui ketika Tribunnews bertandang ke rumah pribadi di Jalan Pendidikan Raya III, Blok J-55 Kompleks IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur. Saat itu Menkes baru tiba dari menghadiri kondangan menumpang mobil dinas Toyota Super Saloon hitam B 1974 RFS. Mengenakan baju kebaya warna hijau, Menkes Endang hanya berlalu masuk kediaman pribadi. Menkes menolak ditemui dengan alasan sibuk menjalani acara keluarga. “Ibu tidak bisa diwawancara karena ada acara dengan keluarga,” ucap Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan, Murti Utami. Penelusuran Tribunnews, Menkes Endang sehari sebelumnya baru tiba dari negeri Tirai Bambu, China. Menkes berada di negeri itu selama tiga hari. “Ibu baru pulang dari China Jumat sore,” kata seorang petugas keamanan di rumah pribadinya. Mengenai kepergian ke China,

Murti Utami mengatakan untuk keperluan menjalin kerja sama dengan pemerintah negeri tersebut. “Menkes ke China dalam rangka penjajakan kemungkinan kerjasama untuk pengembangan imunologi kanker,” katanya seraya mengaku tidak mengetahui perihal informasi mengenai penyakit yang diserita Menkes. Ia juga menyangkal informasi yang menyebut Menkes mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden SBY. “Tidak benar bila ada surat pengunduran diri dari kabinet,” katanya. Anggota DPR dari Komisi IX DPR (membidangi masalah kesehatan) Ribka Tjiptaning dan Irgan Chae– rul Mahfiz, mengaku belum mendapat kabar terkait isu yang mengatakan Menkes menderita sakit serius. Ribka hanya memastikan, komisi yang dipimpinnya akan mengadakan raker dengan Menkes, Selasa (18/1). “Kami mendapat kepastian Bu Menkes akan datang. Oleh karena itu kami kemudian agendakan Selasa diadakan raker. Kalau memang sakit, pasti kami sudah diberitahu untuk diminta penundaan. Akan tetapi sampai sekarang rencana itu belum dibatalkan. Saya juga belum tahu, kalau bu menkes sakit atau tidak,” kata Irgan. (ade/yat)

„ dari halaman 1 bagi Kolev dan anak asuhnya untuk waspada. Dia pun membenahi persoalan mental anak asuhnya agar melupakan keangkeran stadion Segiri.”Sejauh ini anak-anak sudah mampu melewati pertandingan berat, ketika kita menang 1-0 lawan PSPS meski bermain dengan 10 orang dan menahan Persija 0-0 padahal main di Gelora Bung Karno,” jelas Kolev. Trisula Gumbs-BudiRudi Dalam lawatan ini Kolev tidak akan bermain bertahan, baginya keseimbangan permainan menjadi taktik utama. Dia tetap setia menggunakan pola 4-3-3 yang dikonversi menjadi 42-3-1 yang selama ini sangat konsisten sepanjang pertandingan. Kolev kembali memasang bek Claudiano Alves dos Santos dan Thierry Ga-

Maskarebet Kembaran KHA Dahlan ? „ dari halaman 1 (Koreksi) buat siapapun yang mungkin berkewenangan meluruskannya, mari kita kaji “MASKAREBET” adalah nama Perusahaan/Pemborong/Developer yang membangun Komplek Perumahan yang terletak di Kawasan KM 9. Perumahan yang dibangun adalah Perumahan “Talang Kelapa Indah”. Tetapi karena yang sering menonjol adalah sebutan “Maskarebet”, maka sebutan itulah yang populer. Sebetulnya tulisan yang benar adalah “Mas Karebet”, sebab itu adalah nama kecil tokoh Ksatria dari Kerajaan Demak yang kadang disebut juga “Jaka Tingkir”. Jaka Tingkir atau Mas Karebet jelas tidak ada hubu-

Dikabarkan Sakit Serius „ dari halaman 1 menderita sakit cukup serius. Anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat, Achmad Mubarok, mengakui mendengar kabar Menkes menderita sakit. Namun Mubarok belum mengkonfirmasi kepada yang bersangkutan. “Iya, saya mendengar kabar Bu Menkes sakit. Saya mendengarnya juga dari orang beberapa waktu lalu. Sakitnya apa, saya tidak tahu karena belum tanya langsung,” kata Mubarok memjawab Tribunnews ketika dihubingi di Jakarta, Sabtu (15/1). Mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini kemudian menegaskan, dirinya tidak dapat memastikan apakah Menkes Endang Rahayu termasuk yang bakal diganti. Ia menegaskan, setiap akan terjadi reshuffle (pergantian) kabinet, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selalu membuat publik terkejut. Mubarok mencontohkan, saat pergantian Kapolri, ternyata nama yang kerap disebut-sebut oleh publik tidak dipilih SBY. Presiden justru mengajukan Jenderal Pol Timur Prado-

„ dari halaman 1 Bandingkan dengan era 1980-an warga biasanya kumpul di alun-alun kota atau ruang terbuka publik seperti Taman Ria di kawasan Kampus dulu. Namun saat ini karena alun-alun sudah ditukarguling dengan pusat bisnis, maka warga mencari hiburan ke mal. Pengamat Sosial Unsri, Prof Slamet Widodo, mengatakan, kondisi itu dipengaruhi populasi penduduk di Palembang yang meningkat sangat cepat, sehingga tempat-tempat hiburan yang sudah ada terasa kurang. “Gaya hidup masyarakat mengiringi kemajuan kota metropolitan, membuat mereka haus akan hiburan,” katanya. Lalu, masyarakat yang jenuh dengan aktivitas keseharian coba mencari alternatif tempat hiburan di mal. Imbasnya masyarakat cenderung menjadi konsumen. Senang berkunjung ke mal membuat orang suka berbelanja meski hanya sedikit. “Ini telah terlihat sejak

Dokumen Group Bakrie Ikut Disita „ dari halaman 1 partemen Keuangan, untuk mendapatkan dokumen perusahaan yang pernah ditangani Gayus. “Satu di antara syaratnya yaitu surat dari Kapolri,’’ ujar Direktur Tipikor Bareskrim Polri Brigjen Ike Edwin, di kantor Departemen Keuangan, Jakarta. Berkas-berkas tersebut dimasukkan ke dalam kadus berwarna cokelat. Berkasberkas tersebut selanjutnya diangkut sebuah mobil yang diikuti sekitar 5

7

dua atau tiga tahun terakhir ini,” ujar Slamet. Fenomena ini didukung keberadaan mal di berbagai lokasi seperti Palembang Square (PS), PTC, dan Palembang Indah Mall (PIM) melengkapi International Plaza (IP) dan Ramayana yang lebih dulu ada. Di Mal PTC rata-rata tenant buka pukul 10.00 dan mulai ramai sekitar pukul 11.30. Pengunjung didominasi satu keluarga, suami, istri, dan anak yang hendak belanja kebutuhan sambil jalan keliling mal. Oji (45), salah seorang pengunjung asal Plaju yang sedang menunggu keluarga berbelanja mengaku ke mal sebulan dua kali untuk beli pakaian dan keperluan sehari-hari. “Tempat hiburan kita masih kurang, jadi balikbalik ke mal. Paling lama dua sampai tiga jam di sini, selesai belanja, makan, setelah itu pulang,” katanya. Remaja Lebih Modis Pergeseran budaya juga terlihat dari penampilan para remaja. Celana pendek dipadu kaos tanpa lengan sudah jadi tren fashion ABG perempuan kita. Seperti Wati (17), pengunjung mal PS yang terlihat cantik dan menarik mata setiap orang

untuk melirik. Pakaian yang dikenakan sangat modis dengan usianya. Gadis SMA swasta di kawasan Plaju ini mengungkapkan, setiap akhir pekan, dia bersama temannya pasti hang out ke mal. “Refreshing, kak, enggak ada kerjaan di rumah. Suntuk juga setelah belajar terus seminggu ini,” ujarnya dengan gaya centil. Keinginannya ke mal membuat gadis ini harus menabung selama beberapa hari sebagai persiapan. Paling tidak untuk uang makan selama berleha-leha di mal. “Pegang dua puluh ribu jadilah, kak, untuk ongkos,” ujar dia. Layaknya di Jakarta, Surabaya, dan Bandung kehidupan ABG Palembang yang konsumtif terlihat je-

las manakala ada diskon produk di mal. Mereka nampak antusias bertanya dan membeli pakaian yang menarik minat. Tempat permainan anak dan uji ketangkasan juga penuh pengunjung. Di tempat ini kebanyakan anakanak yang ditemani orangtuanya. Mereka asyik main dengan uang Rp 2.000 atau Rp 5.000 untuk satu game. David (35), warga Lemabang, mengatakan, anaknya minta diajak liburan ditawari hutan wisata di KM 7 menolak. “Dia tidak mau. Malah minta di main di mal. Jadi saya ikutin saja. Karena dekat dan banyak permainan anak,” kata David yang menemani istri dan dua anaknya bermain tembak-tembakan. (mg4/mg14/mg15/mg17)

mobil lainnya dari Departemen Keuangan. Pejabat dari Departemen Keuangan yang ikut mengantarkan berkas tersebut adalah Kepala Biro Humas Yudi Pramadi, dan Kepala Biro Bantuan Hukum, Indra Surya. Indra menjelaskan Departemen Keuangan tidak bermaksud mempersulit penyidikan kasus mafia pajak. “Kami hanya minta waktu saja, karena berkasnya begitu banyak. Kan bukan satu fotokopi saja. Kami kumpulkan dulu, setelah lengkap baru kami serahkan kepada Bareskrim,” ujar Indra Surya. Menurutnya, Departemen Keuangan sangat berhasrat membantu Polri dalam mengusut kasus suap dan mafia pajak perusahaan-perusahaan terkait Gayus. “Buktinya, bukan hari kerja, kami mau menyerahkan. Ini supaya pada Senin nanti pihak kepolisian dapat bekerja,” katanya. Saat ditanya apa saja ben-

tuk dokumen yang diserahkan kepada Polri hari ini, Indra mengaku kurang mengetahuinya. “Saya hanya mengawasi saja. Semua di susun rapih dikardus itu,” ujarnya. Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Ito Sumardi menyatakan dokumen-dokumen itu akan digunakan untuk melengkapi berkas perkara gratifikasi dan pencucian uang puluhan miliar rupiah dengan tersangka Gayus. “Dokumen ini untuk kepentingan memenuhi petunjuk jaksa. Kasus ini sudah mendekati P-21 (lengkap). Tapi, untuk meyakinkan tentu pihak kejaksaan akan berjuang untuk menyusun rencana dakwaan,” katanya. Pesan serius Langkah yang dilakukan jajaran Polri tersebut terkait dengan rapat mendadak yang digelar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo dan Jaksa

Agung Basrief Arief di ruang VIP Bandara Halim Perdana Kusuma, sepulang dari Surabaya, Jumat. “Pertemuan itu sendiri saya kira simbol yang sangat jelas bahwa Presiden memberikan perhatian yang memenuhi prinsip kesegeraan, urgensi, tetapi juga mendesak agar langkah-langkah konkret itu muncul dan diketahui publik, dirasakan publik, dan dilihat memang betul nyata,” ujar Staf Ahli Presiden Bidang Politik, Daniel Sparingga saat ditemui usai acara diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu. Menurut Daniel, pesan itu sendiri sangat nyaring dan melengking, bahkan hampir seperti akan memecahkan kaca-kaca rumah. Reaksi Presiden, lanjut Daniel sebenarnya sudah dilakukan berulang-ulang tetapi untuk membuatnya kelihatan dari luar, dilakukan rapat di Bandara Halim Perdana Kusuma itu. (Tribunews/roy/wil)

Johni Indo Nyalon Bupati

masih memiliki Allah,” jelasnya serius. Dia percaya kalau mengikui pilkada niatnya baik pasti ditolong Allah SWT. Tablig Akbar Semalam Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho memang menyelenggarakan Tablig Akbar dengan tema Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba. Johni Indo dan Anton Medan diundang ceramah pada jemaah masjid itu. Tampak hadir Staf ahli Sosial, Kemasyarakatan dan SDM Kota Palembang Ir Fatoni Sarif, Kapendam II Sriwijaya Letkol Muhammad Nur, dan Polda Sumsel diwakili AKBP Muhammad Toha. Selain hadir juga seribuan jemaah masjid. Dalam kesempatan tersebut, dua ustadz membe-

rikan motivasi kepada pendengar untuk menjauhkan Narkoba, baik itu keluarganya atau orang lain. Johni berharap anak muda Indonesia, jangan mengikuti tingkahnya dulu yang salah jalan. “jangan sampai tersesat seperti saya dulu, jadi kalau tidak dibimbing nanti payah,”beber pemilik nama asli Yohanes Hubertus Eijkenboom. Ditambahkan, diperlukan kesadaran, tenggang rasa, mawas diri, serta menghormati dan menghargai diri sendiri supaya tidak terjebak ke dunia hitam. Gedung masjid bertingkat dua tersebut dihadiri sekitar seribu jemaah, baik dari komunitas Arab, China ataupun Indonesia muslim kota Palembang. (mg15)

„ dari halaman 1 nempuh kuliah Fakultas Hukum di sebuah universitas di Jakarta, tinggal dua semester lulus. “Saya juga bertanya ke sejumlah pakar, apakah di usia 62 tahun ini masih boleh mengikuti pilkada. Dan jawaban yang saya peroleh mengatakan usia saya masih bisa mengikuti pilkada,” jelasnya. Keinginan Johni Indo ini disambut positif sejumlah sahabat dan bahkan ada yang memberi saran, biaya mengikuti Pilkada Bupati minimal Rp 20 miliar. “Saya kalau uang sebanyak itu jelas tidak punya. Tapi saya

RALAT BERITA Pembaca yang budiman ada kekeliruan data pada berita “Tawarkan Perumahan Minimalis dan Tropis” yang dimuat di Harian Sriwijaya Post edisi 15 Januari 2011 halaman 4. ......saya diajak teman ke Palembang, untuk membangun pasar tradisional modern di Sumatera dengan membangun Pasar Plaju bekerjasama dengan Koperasi Melati. Yang benar adalah Pasar Plaju dibangun oleh PT Putra Palembang. Demikian kekeliruan diperbaiki. Redaksi


SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

Awas Tertipu Hadiah Mobil ■ Kupon Undian Palsu ■ Warga Harus Waspada PALEMBANG, SRIPO — Kupon undian palsu mendompleng produk kopi sachet, terus beredar di Kota Palembang. Dua warga yang membeli kopi sachet itu menjadi korban. Keduanya tergiur hadiah mobil. Setelah uang administrasi dan pajak undian dikirimkan, hadiah mobil yang ditunggu pun tidak kunjung datang. Itulah yang dialami oleh Nge Yok Fat (53) dan Munawita (46). Kisahnya, pada Jumat (14/1) pagi, Nge Yok Fat membeli kopi sachet di warung tak jauh dari rumahnya di Jl Kebun Bunga RT 29 RW 22 Sukarami Palembang. Tanpa sengaja dia menemukan kupon undian di dalamnya. Di kupon itu tertulis dia berhak mendapatkan hadiah mobil Nissan Grand Livina dari kopi ABC. Untuk mengambil hadiah itu, dia diminta menghubungi telepon

(021) 5064-6667 yang tertera di dalam kupon. Nge Yok Fat dengan perasaan senang bergegas menghubungi nomor telepon itu. Seorang lelaki yang mengangkat telepon mengucapkan selamat, lalu meminta data dirinya. Setelah itu dia diminta mengirimkan sejumlah uang, sebagai syarat administrasi pengambilan hadiah dan pajak yang harus ditanggung pemenang. Tanpa curiga Nge Yok menuju Bank BRI di Jl Kol H Barlian KM 5 Palembang. Pedagang ini mentransfer uang ke rekening yang diberikan pelaku sebesar Rp 2,9 juta. Setelah uang terkirim, korban menghubungi lelaki yang mengaku dari perusahaan kopi ABC itu. Namun telepon yang dihubungi tak tersambung lagi. Sadar telah tertipu, Nge Yok melapor ke Siaga Ops Polda Sumsel. Hal sama juga dialami

Munawita, yang tinggal di Jl Mayor Zen Lorong Lwari I RT 33 Kalidoni Palembang. Dia juga mendapat kupon undian dari dalam bungkus kopi ABC yang dibelinya, Kamis (13/1). Sama seperti Nge Yok, Ny Munawita diminta mengirimkan uang, dan korban mentransfer uang Rp 1,7 juta kepada pelaku. Bahkan korban juga diminta mengirimkan voucer pulsa senilai Rp 200 ribu. Namun setelah uang dikirim, pelaku tidak bisa dihubungi lagi. Korban kemudian melaporkan kasus ini ke SPK Polresta Palembang. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sabaruddin Ginting SIk ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penipuan dengan modus kupon undian yang diletakan di dalam bungkus kopi sachet. “Kasus ini dalam penyelidikan,” kata Sabaruddin seraya mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati jika menemukan kupon undian berhadiah, jangan cepat tergiur. (mg10)

Sambar Lalu Tancap Gas

SRIPO/MG14

PALEMBANG, SRIPO — Truk pengangkut minuman dalam kemasan berbagai merk, Sabtu (15/1) sekitar pukul 07.00 terjungkal ke semak pinggir jalan raya Palembang-Indralaya. Truk BG 8791 RS yang dikemudikan Wanto (32) ini meng-

hindari tabrakan dengan kendaraan pribadi jenis Kijang yang diduga mengambil jalur terlalu ke kanan. “Aku melihat mobil Kijang itu mau menabrak truk yang datang dari arah Indralaya itu, tapi saya lihat truk itu banting stir ke kiri

hingga terjungkal,” tutur Yudi (28) warga sekitar yang sempat menyaksikan kejadian itu. Sopir truk, Wanto yang tinggal di kawasan Sekip Kemuning ini melaju dari arah Indralaya Kabupaten Ogan Ilir hendak ke Kota

bang mengatakan, dia baru keluar dari kantor pegadaian di Jl Merdeka, menebus barang gadaian berupa emas lempengan 25 gram. Emas itu kemudian disimpannya dalam tas sandang warna coklat yang dibawanya. Begitu keluar kantor pegadaian, Ny Zilliyah berjalan di trotoar dan menunggu mobil angkutan kota hendak pulang ke rumahnya di kawasan 8 Ulu. Tiba-tiba dari arah belakang korban, datang dua lelaki mengendarai satu motor langsung menyambar dan menarik tas korban. Bahkan korban sempat terjatuh. Tas warna coklat itu pun berpindah tangan, dan pelaku langsung kabur tancap gas. Korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 8 juta. “Ka-

Aksi Jambret Bermotor ● Dua lelaki pakai motor ● Beraksi di Jl Merdeka Sabtu (15/1) ● Korban Ny Ziliyah (40) ● Kerugian sekitar Rp 8 Juta

PA L E M B A N G , SRIPO — Kawanan jambret bermotor dalam aksinya tidak lagi mengenal waktu dan tempat. Di mana ada kesempatan, kawanan jambret ini pun langsung beraksi. Sasaran kawanan jambret ini sebagian besar wanita yang membawa tas sandang. Seperti dialami Ny Zilli-

Hindari Tabrakan Truk Terjungkal

TERBALIK — Truk bermuatan minuman Kaleng yang dikemudikan Wanto terbalik di Jl Palembang-Indralaya, Sabtu (15/1).

8

Palembang mengantarkan minuman kaleng pesanan agen. Saat melintas di tempat kejadian, truk itu menurut Wanto melaju tidak terlalu kencang. Tiba-tiba dari arah Palembang datang mobil Toyota Kijang melaju dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur kanan, spontan truk banting setir ke kiri menghindari tabrakan. Setelah truk terjungkal ke semak, mobil Toyota Kijang yang mengambil jalur kanan itu langsung tancap gas melarikan diri dari tanggungjawab. “Sopirnya ada tadi, tapi sepertinya syok. Sebab dari tadi diam saja,” tambah Yudi. Truk yang terguling ini menjadi tontonan masyarakat setempat, termasuk pengendara yang melintas. Sementara minuman dalam kemasan yang berada dalam bak truk berserakan. Poros jalan Indralaya-Palembang pun sempat macet beberapa saat. (mg14)

JL. Merdeka yah (40). Ibu rumah tangga yang tinggal di Jl Bungaran Kelurahan 8 Ulu Palembang itu tas sandang yang dibawanya ditarik oleh dua lelaki bermotor, ketika korban se-

grafis:erwan

dang menunggu mobil angkutan kota di kawasan Jl Merdeka Palembang, Sabtu (15/1) sekitar pukul 11.00. Ny Zilliyah yang melapor ke Polresta Palem-

sus jambret ini masih dalam penyelidikan,” kata Kapolresta Palembang, Kombes Pol Cahyo Budisiswanto melalui Kasat Reskrim Kompol Anisullah M Ridha. (mg18)

Motor Profit Digasak Rampok EMPATLAWANG, SRIPO — Melly (17) dan teman sekolahnya Repi, menjadi korban perampokkan, Jumat (14/1) sekitar pukul 16.00. Motor Revo profit yang sedang dikendarai Melly, dirampas oleh perampok di kawasan jalan lingkar Desa Terusanlama yang di sekelilingnya berupa perkebunan karet. Informasi yang dihimpun, Melly yang tinggal di Terusanlama Kecamatan Tebingtinggi ini bersama temannya Repi baru pulang dari sekolah di SMK Tebingtinggi. Saat melintas di kawasan jalan lingkar Desa Terusanlama daerah perkebunan karet, motor yang dikendarai Melly dihentikan oleh tiga lelaki tak dikenal yang mengendarai satu motor.

Pelaku kemudian mengacungkan senjata tajam ke arah Melly dan memaksa agar menyerahkan motornya. Melly sempat bertahan, namun setelah terkena sabetan senjata tajam bagian tangan, Melly terpaksa menyerahkan motornya kepada perampok. Korban terkena dua sabetan sajam di bagian belakang telapak tangan kiri, sehingga mendapat 6 jahitan di Puskesmas Tebingtinggi. Kapolsek (Urban) Tebingtinggi, AKP Suparlan ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan aksi perampokkan motor pelajar itu. “Anggota kita sudah bergerak melakukan penyisiran, mudah-mudahan kasus ini segera terungkap dan pelakunya dapat dibekuk,” katanya. (st2)

Beruntung Motor tak Hilang ■ Kontrakan Dibobol Pencuri PALEMBANG, SRIPO — Harlis Bahroni (23) kaget bukan kepalang saat pulang ke rumahnya di Jl Bungaran IV Kelurahan 8 Ulu, Sabtu (15/1) pukul 12.00. Harlis kaget ketika hendak membuka pintu rumahnya ternyata sudah tidak terkunci lagi. Setelah ditelusuri, ternyata laptop dan beberapa dokumen penting dalam kamar rumah kontrakannya itu telah raib. “Beruntung motor di dalam rumah tidak sampai dilarikan pencuri,” kata Harlis yang melapor ke Polresta Palembang. Dia mengisahkan, saat itu dia kedatangan teman, dan bersama temannya itu Halis pergi ke rumah teman mereka yang lain. “Kami

pergi pakai motor saya. Sedangkan motor teman ditinggalkan di rumah. Ketika pulang pintu rumah yang sebelumnya terkunci, ternyata sudah terbuka,” tuturnya. Sementara itu Ari alias Stw (22) tertangkap tangan ketika hendak mencuri di rumah Khalik (53) di Jl Ki Gede Ing Suro RT 05 Kelurahan 29 Ilir, Jumat (14/1) pukul 01.15 dini hari. Tersangka Ari yang tinggal di Lr Batu RT 9 Ilir Barat II yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di Pasar 16 Ilir itu masuk dari pintu belakang. Aksi tersangka ini dipergoki oleh korban, yang berteriak dan warga pun datang membekuk Ari sebelum digelandang ke Polsek Ilir Barat II Palem-

bang. Aksi pencurian lainnya dilakukan Jepran alias Kiki (18). Pemulung ini tertangkap tangan oleh Torus Homonangan, karyawan Sahabat Motor ketika pelaku memotong kabel genset milik perusahaan itu di Jl Veteran Palembang, Jumat (15/1) pukul 17.00. “Yang motong kabel itu Nawer (buron), aku cuma nunggu melihat situasi di sekitar kantor itu,” kata Jepran yang diamankan di Polsek Ilir Timur I Palembang. Kapolresta Palembang Kombes Pol Cahyo Budisiswanto melalui Kasat Reskrim Kompol Anisullah M Ridha mengatakan, tiga kasus pencurian ini masih dalam pengusutan. (mg18/mg14)


MINGGU, 16 JANUARI 2011

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

Ikutan Koleksi Gelang PB

M

ESKI banyak orang mengenakan gelang Power Balance un tuk kesehatan, namun tidak bagi Donna Purnama Sary. Jus tru dia lebih suka karena unsur gaya. “Kalau fungsi kese hatannya belum terbukti. Lebih asyik untuk gaya,” ucap runner up Puteri Sumsel 2010 yang dibincangi Sripo dua hari lalu. Dia menyebut bentuknya simpel, ringan saat dipakai karena terbuat dari plastik. Tak kalah penting, mengenakannya juga tidak meninggalkan iritasi. Soal warna juga beraneka ragam. Tak heran bagi gadis berkulit sawo matang ini, mengoleksi gelang PB tidak rugi. “Tua muda semuanya pakai, digunakan juga enak dan simpel harganya pun terjangkau,” kata Donna, sapaan akbrabnya. Gadis yang saat ini menetap di Sekayu, mengaku tak ketinggalan informasi tentang khasiat gelang PB. Ini diketahui ketika dia membeli pertama kali di Palembang. “Tidak tahu asli atau tidak, yang jelas saat beli dulu penjualnya bilang gelang ini mampu menyembuhkan penyakit,” katanya. Unsur elektromagnetik di dalamnya itu yang dianggap mampu menyembuhkan penyakit. Meski begitu Dona berpesan konsumen juga harus pandai memilih, karena tidak semua gelang PB di pasaran asli. Banyak juga yang palsu meski dijual dengan harga yang sama. “Harga di pasaran juga bervariasi dari jutaan hingga ratusan ribu. Kalau ada yang jual di bawah harga pasaran, itu yang biasanya palsu,” katanya. (dewi handayani)

Donna Purnama Sary Nama TTL

: :

Donna Purnama Sary Musi Banyuasin, 25 November 1990 Alamat : Dusun I Desa Lumpatan 2 Kecamatan Sekayu, Muba Status : Mahasiswi Semester III Stiker Sekayu Orang Tua : Ayah : Thamrin Ceknang Ibu : Ismawati Prestasi : 1. Tim Paskibraka Tingkat Provinsi Sumsel 2007 2. Kupek Muba 2009 3. Runner Up I Puteri Sumsel 2010 4. Finalis 10 besar Miss Celebrity 2009.


10

SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

Gelang Power Balance Marak

Soal Khasiat Belakangan A

RIS, pelajar SMP Negeri 9 Palembang tampak gagah dengan sebuah gelang warna putih yang melingkar di tangan kirinya ketika sedang berlari ke sana ke mari memainkan bola basket bersama timnya, Sabtu (15/1) sore. Bagi remaja satu ini, keberadaan gelang yang dipakainya dirasakan sebagai sebuah daya tarik tersendiri karena gelang tersebut sedang tren di kalangan anak muda. “Wah... saya pakai gelang power balance (PB) ini baru sekitar tiga bulan yang lalu. Gelang ini tidak beli tapi dikirim tante dari Jakarta,” kata Aris yang ditemui ketika sedang bermain basket di Raja Sport Center Kompleks PTC Mall Palembang, Sabtu (15/1). Gelang PB yang dipakainya ini diakui Aris hanya ikutan tren saja. Sebaliknya, khasiat yang dikandung gelang ini justru Aris sempat mengerutkan alis alias tidak tahu. “Sejak memakai gelang ini, saya tak merasakan khasiat apa-apa tuh. Tapi yang penting bagi saya, ya itu tadi hanya ikutikutan saja kok,” kata Aris yang juga mengaku mengetahui beberapa lokasi tempat gelang ini dijual. Hal senada diakui M Husin dan Evan. Dua mahasiswa IAIN Raden Patah Palembang ini mengaku sempat sekitar satu bulan memakai gelang ini karena meyakini ada khasiatnya. Namun setelah dipakai ternyata tidak merasakan apaapa. “Tapi kita tidak menyesal kok memakai gelang PB karena memang sedang

tren. Kita ikut tertarik untuk membeli soalnya harganya tidak terlalu mahal hanya berkisar Rp 20 ribu,” kata Husin, Sabtu (15/1). Evan pun membenarkan bahwa dirinya sempat memakai gelang PB berwarna hitam karena awalnya meyakini gelang PB warna hitam memiliki khasiat lebih dibanding warna-warna lain. Informasi mengenai gelang PB pun didapat Evan dari berbagai sumber termasuk media massa cetak dan elektronik termasuk informasi mengenai khasiatnya. “Ternyata belakangan ada informasi bahwa gelang PB tidak ada khasiat apa-apa. Tapi tak apalah, yang penting ikuti tren sajalah,” kata Eva. Beda dengan Nela (mahasiswi STMIK MDP Palembang) mengakui mengetahui keberadaan gelang PB dari berbagai sumber. Meski tak memakainya namun diakui Nela, adik dan beberapa saudaranya memakai gelang ini. “Saya tahu gelang ini dari berbagai sumber. Di lingkungan keluarga, ada adik yang memakai gelang ini. Dulunya sa-

ya percaya kalau gelang ini ada khasiatnya tapi setelah informasi terakhir ini ternyata gelang ini tak ada khasiatnya,” kata Nela, Sabtu (15/1). Menurut Nela, gelang yang dipakai para atlet di luar negeri ini dijual dengan harga bervariasi. Untuk yang asli disebutkan Nela seharga Rp 316 ribu dan untuk yang palsu dan dijual bebas di banyak tempat dijual dengan harga berkisar Rp 20 ribu sampai Rp 75 ribu. Variasi Jualan Ana (21) penjual aneka gelang PB di Kompleks PTC Mall Palembang mengaku aneka gelang PB yang dijual di konternya terdiri dari beragam harga dengan harga termurah Rp 25 ribu. Menurutnya, berdasarkan brosur yang ada di pembalut kemasan gelang disebutkan gelang PB mempunyai khasiat bermacam-macam seperti mengandung ion yang bisa membuat tubuh menjadi balance, strength and flexibility. Namun untuk pembeli diakui Ana tidak terlalu banyak yang mencari sehingga stok pun dijual di konter ini dengan jumlah terbatas. “Kita sediakan gelang PB ini hanya untuk menambah variasi jualan saja. Pembeli tidak terlalu banyak yang menanyakan gelang ini. Ada sih tapi tertentu saja. Kemasannya tertulis ada khasiat, soal bukti nyata ya saya enggan memberikan komentarnya,” kata Ana. (safta)

SRIPO/SYAHRUL

MUDAH DICARI — Gelang Power Balance tidak susah dicari. Hampir di setiap tenant di mal akan mudah kita dapatkan.

Komentar EVAN (mahasiswa IAIN Raden Patah) SRIPO/SYAHRUL

LEBIH PD — Haris, pebasket bertambah pede (PD) saat mengenakan gelang Power Balance, di Lapangan Basket Raja Sport Center, Sabtu (16/1).

Apa Itu Gelang PB GELANG keseimbangan dengan merek tertentu tersebut mengklaim dirinya dapat menghasilkan ekstra tenaga, keseimbangan, dan fleksibiltas bagi para penggunanya secara instan. Pertentangan terjadi, kubu yang percaya dan tidak percaya terus beragumen tentang kebenaran fungsi gelang-gelang ini. Lantas apakah gelang seperti ini memang mampu menghasilkan efek yang mereka janjikan? Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) memutuskan untuk melakukan intervensi terhadap Power Balance, salah satu merk gelang kesimbangan yang paling terkenal dan meminta mereka untuk menarik semua produk mereka dari pasaran dan menawarkan pengembalian uang bagi para konsumen yang sudah membelinya. Power Balance sebelumnya menyatakan bahwa mereka berhasil memasukkan teknologi frekuensi 7,83 Mhz ke dalam sebuah hologram yang akan membuat penggunanya merasa

lebih kuat, lebih fleksibel, dan lebih seimbang. Kepala ACCC, Graeme Samuel menyatakan bahwa apa yang ditawarkan oleh Power Balance sama sekali tidak terbukti. Pertanyaan yang paling mendasar untuk mendukung hipotesa ini sebenarnya adalah bagaimana caranya memasukkan sebuah frekuensi yang konsisten dalam sebuah hologram yang tampak begitu biasa? ACCC menyatakan bahwa tidak ada bukti secara ilmiah bahwa hal tersebut dapat dilakukan, dan gelang keseimbangan ini tidak ubahnya sebuah gelang karet biasa. Yang terjadi adalah permainan pikiran dan strategi marketing dari pihak manufaktur yang berhasil menjual ide tersebut. Jadi buat Anda yang sudah menghabiskan uang Rp. 300.000,- untuk gelang karet original ini, bersiaplah untuk sedikit kehilangan keseimbangan. Belum ada penjelasan tentang mekanisme refund dari power balance yang sudah terjual, namun yang pasti sang manufaktur memikirkan

ulang kampanye marketing mereka, dengan pernyataan iklan yang lebih tepat dan mengubah bentuk packaging mereka. Jika jawaban tentang berbagai pertentangan ini sudah jelas, kita mungkin harus lompat ke pertanyaan selanjutnya. Apakah mungkin menambahkan ekstra oksigen di dalam air minum? (safta/OKEZONE/ berbagai sumber)

Pilih Warna Hitam GELANG PB sedang tren di kalangan anak muda jadi tidak salahnya ikutan memakai. Bentuknya juga unik dan sesuai SRIPO/SYAHRUL selera anak muda. Soal khasiat, belum jelas buktinya tapi tak apalah. Pilihan warna hitam karena katanya lebih mempunyai khasiat. (saf)

M HUSIN (mahasiswa IAIN Raden Patah)

SRIPO/SYAHRUL

MEMAKAI gelang PB juga karena ikut-ikutan teman dan lihat tren yang sedang berkembang di kalangan remaja. Beli gelang PB seharga Rp 75 ribu waktu pertama kali ada di kota Palembang. Sekarang sudah jarang dipakai karena sepertinya tak ada manfaatnya. (saf)

IST

INDAH (mahasiswa Unsri)

Berbagai warna gelang Power Balance.

GELANG PB cocok bukan saja anak remaja tapi untuk dewasa juga tak masalah karena terlihat sportif ketika sedang melakukan aktivitas olahraga. Namun soal khasiat, itu perlu pembuktian lebih dalam. (saf) SRIPO/SYAHRUL

NELA (mahasiswa MDP Palembang)

IST

GELANG PB — Power Balance (PB) sebelumnya gencar mempromosikan gelang berbahan silikon disertai hologram ini dapat meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan fleksibilitas tubuh. Jutaan orang dari 30 negara telah merasakan manfaat gelang itu.

SRIPO/SYAHRUL

AWALNYA juga percaya bahwa gelang PB punya khasiat untuk kesehatan tubuh. Namun belakangan diperoleh informasi bahwa gelang ini tak ada khasiat berarti terutama untuk menyehatkan tubuh. Untuk penampilan, rasanya tak ada masalah. (saf)


SRIWIJAYA POST Minggu,16 Januari 2011

11

Sensasi Pedas Gulai Kepala Kakap LAHAN masakan Ikan Kakap sangat populer hampir di seluruh penjuru nusantara termasuk di kota Palembang dan sekitarnya. Jenis Ikan dasar yang menempati Karang yang sedikit berlumpur ini, sangat mudah diolah dan dijadikan beberapa olahan mulai dari gulai hingga di bakar. Ada beberapa jenis olahan kakap yang cukup familier dan sangat digemari masyarakat di Palembang yakni, gulai kepala kakap. Masakan khas Padang ini, lebih dominasi gulai santan yang dipadu dengan aroma pedas-asin yang sangat mengugah selera. Adapula gulai kakap khas Semarang. Hampir semua rumah

O

makan Padang di Palembang menyedikan gulai kakap. Bahkan beberapa rumah lainnya yang bukan khas Padang pun menjadikan Kakap sebagai menu andalan. Bahkan dapur Sriwijaya FC pun menyediakan masakan berbahan dasar ikan kakap mulai dari yang dibakar hingga digulai. Adapula gulai kepala Kakap Merah yang berbahan dasar ikan Kakap Merah. Gulai berbahan santan encer, bercampur rempah berbahan asam kandis, daun jeruk, daun salam, jahe, lengkuas, serta cabai merah itu sangat nikmat. Selain gulai kakap, ada pula gulai kakap Pedas. Maklum, bahan dasar utamanya yakni cabe lebih diperbanyak dalam penganan ini. Jika sudah mencicipi dan merasakannya, maka banyak penikmat dan penyuka makan

bersantan berbahan utama kakap akan ketagihan akan pedasnya. Sementara olahan kakap bakar lebih mengutamakan kelunakan daging Kakap yang mudah diolah. Jika Padang terkenal dengan gulai kakap super pedas, makanya olahan kakap ala Solo memilih membakar ikan jenis ikan perairan dalam ini menjadi kakap Bakar asam manis. Adapula Kakap bakar ala Jogja. Olahan Ketumbar secukupnya, dengan 5 siung bawang putih, jeruk nipis (untuk menghilangkan bau amis), dan dicampur gula jawa merah yang kemudian dibakar itu akan terasa aroma asam manisnya. Adapula kakap bakar saus Kemangi dan sambal menta. Selamat mencoba...(ndr/kcm/ berbagai sumber) FOTO-FOTO:KCM

RESEP GULAI KAKAP BAHAN: 1 kg kepala ikan kakap, 1 liter santan dari 1/2 butir kelapa, 5 cm lengkuas, 3 lembar daun salam, 1 lembar daun kunyit, 3 lembar daun jeruk purut, 2 batang serai, memarkan, 2 buah cabai merah, belah 2, 2 buah cabai hijau, belah 2, 2 buah tomat, iris-iris. BUMBU HALUS: 5 siung bawang putih, 6 butir bawang merah, 4 cm kunyit, 4 cm jahe, dan Garam secukupnya. Cara membuat:1.Kepala ikan diberi garam dan air jeruk. Diamkan 10 menit. 2. Bawang, kunyit, jahe dihaluskan. Campur dengan ikan. Beri 1 liter santan. dan 3. Masukkan lengkuas, salam, daun kunyit, daun jeruk, serai, cabai, tomat. Masak sampai meresap.

Resep Ikan Kakap Bakar Bahan:1 kg ikan kakap Bumbu:Ketumbar secukupnya, 5 siung bawang putih, jeruk nipis (untuk menghilangkan bau amis), gula jawa merah Cara Memasaknya: Haluskan bumbu tersebut, masukkan bumbu beserta gula merah ke dalam wajan dengan ditambahkan air. Bubuhkan jeruk nipis. Tunggu hingga air habis. Panggang dan siap dihidangkan


12

SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

Acer Luncurkan Notebook untuk Pelajar ERUSAHAAN teknologi informasi Acer bekerja sama dengan Advanced Micro Devices dan Microsoft meluncurkan notebook Acer Aspire 4253 yang didesain khusus untuk menjawab kebutuhan pelajar dalam belajar dan bermain. Harganya bersaing. “Program itu merupakan wujud komitmen bersama Acer, Advanced Micro Devices (AMD), dan Microsoft untuk mendukung kemajuan sektor pendidikan di Indonesia, khususnya dalam memperluas akses teknologi bagi pelajar,” kata Head of Marketing Communications Department Acer Group Indonesia Helmy Anam, Kamis (13/1/2011) di Yogyakarta. Pada peluncuran notebook Acer Aspire 4253, dia

P

mengatakan, produk ini merupakan notebook berkualitas, berbasis teknologi terkini, lengkap dengan peranti lunak asli Microsoft dan media pembelajaran asli dengan harga terjangkau. Produk itu merupakan notebook pertama bagi pelajar yang dilengkapi dengan peranti lunak asli Windows 7 Starter, Office Starter 2010, media pembelajaran yang berlaku seumur hidup. Produk ini menawarkan kenyamanan bagi pengguna karena terdapat fitur lengkap dalam satu produk. Prosesor AMD Fusion ESeries memungkinkan notebook beresolusi tinggi tersebut memiliki kemampuan hiburan yang tidak terlupakan bagi pengguna. “Acer selalu berupaya menjadi yang terdepan dalam mengadopsi teknologi

terbaru dengan merancang produk yang mengutamakan kenyam a n a n

dan kemud a h a n bagi pengguna,” katanya. Brand Manager Marketing Division Acer Group Indonesia Riko Gunawan mengatakan, dalam peluncuran produk baru Acer ini pihaknya sengaja memilih Yogyakarta. Sebab, Yogyakarta merupakan kota pendidikan yang memiliki ratusan perguruan tinggi dan sekolah menengah yang menjadi barometer Indonesia.

“Yogyakarta sebagai kota pendidikan sangat tepat dan sesuai dengan segmen peluncuran produk itu. Kami berharap peluncuran produk seharga Rp 4.099.000 ini mampu meningkatkan penyerapan Acer di pasar, yang kini

ISTIMEWA

mencapai 26,7 persen di Indonesia,” katanya. (KC)

Peluang Baru Pengembang BlackBerry

A IST

Virus Serang Android di China SATU jenis virus yang menyerang telepon genggam yang menggunakan sistem operasi Android buatan Google dilaporkan terjadi di China. Kelemahan ini memungkinkan peretas (hacker) memperoleh akses ke data pribadipemilik ponsel pintar dari jarak jauh. Laporan yang dilansir Lookout Mobile Security menyatakan virus baru jenis Trojan yang menyerang perangkat Android telah dijuluki “Geinimi”. Infeksi virus ini dapat menghimpun data pribadi yang sangat banyak di telepon pengguna serta mengirimnya ke server mana saja secara otomatis. Perusahaan tersebut bahkan menyebut virus tersebut sebagai malware (malicious software) Android

yang paling canggih saat ini. “Segera setelah perangkat jahat tersebut terpasang di telepon pengguna, malware itu memiliki kemampuan untuk menerima komando dari server terpencil yang memungkinkan pemilik server itu untuk mengendalikan telepon tersebut,” kata Lookout. Pencipta Geinimi juga telah meningkatkan kecanggihan virus tersebtu agar tidak terlalu mencolok. Virus itu bekerja dengan teknik yang tidak mudah terdeteksi. Belum diketahui motif di balik virus tersebut. Namun, kelemahan itu dapat digunakan untuk apa saja mulai dari menyebarkan jaringan iklan jahat sampai upaya untuk menciptakan botnet di ponsel Android. (KC)

JANG BlackBerry Developer Conference Asia 2011 di Nusa Dua, Bali,13-14 Januari 2011, dimanfaatkan Research In Motion (RIM) untuk meluncurkan beberapa produk barunya. Tapi, bukan produk untuk konsumen tentunya, melainkan perangkat-perangkat pengembangan aplikasi buat para developer. Selama 2 hari, sekitar 500 pengembang dam peserta dari berbagai negara mendapatkan informasi langsung dari para pakar RIM. Dalam ajang tersebut juga dilakukan hands on di mana pengembang bisa langsung mencoba tool pengembangan yang baru dan penjelasan langsung dari ahlinya. Apa saja tools baru yang bisa digunakan para pembuat aplikasi itu? Pertama adalah BlackBerry WebWorks SDK for Tablet OS. Ini merupakan perangkat pengembangan atau software development kit (SDK) untuk membuat aplikasi berbasis web di BlackBerry PlayBook dan smartphone BlackBerry dengan BlackBerry OS 6. Dengan perangkat ini, pengembang aplikasi web dan mobile dapat memanfaatkan teknologi rendering engine WebKit yang mendukung standar web seperti HTML5, CSS, dan

JavaScript. Beberapa kemudahan pengembangan aplikasi tersedia seperti command line tool yang sederhana dan alat untuk mengubah W3C Widget langsung ke WebWorks Package. Kedua, RIM untuk pertama kalinya memperkenalkan PlayBook di kawasan Asia dan memberi kesempatan para pengembang untuk menjajal langsung. Para pengembang pun berkesempatan mendapatkan perangkat tersebut secara cuma-cuma dengan cara membuat aplikasi dan mendaftarkan kepada RIM. Batas waktunya diperpanjang menjadi 15 Maret 2011 dari tenggat sebelumnya Januari ini. Pengembang yang lolos kualifikasi akan mendapat hadiah tersebut. Ketiga, RIM meluncurkan BlackBerry Payment Service SDK versi Beta. Ini merupakan model transaksi dalam aplikasi yang ditawarkan RIM kepada pengembang sehingga bisa mendapatkan keuntungan tidak hanya dengan pola pembayaran setiap kali pengguna men-download aplikasi saja. Dengan mengimplementasikannya, pengembang dapat menerapkan cara pembayaran melalui model bisnis langganan, bisa melakukan unlocking dalam aplikasi, dan pembayaran sesuai pema-

kaian. RIM juga melakukan update BlackBerry Push Service SDK v.1.0.1 dan BlackBerry Java Plug-in for Eclipse versi 1.3 agar developer

dapat membuat aplikasi lebih produktif. Dalam kesempatan ini, RIM juga mengumumkan bahwa API BlackBerry Messenger versi beta sudah tersedia

dan akan menbukanya secara penuh dalam beberapa bulan ke depan sehingga aplikasi bisa langsung terhubung ke komunikasi melalui BBM. (KC)

IST


SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

13

Obat Generik Menjangkau Masyarakat

SRIPO/SIN

TIM kesehatan OBG Dexa melakukan aksi sosial dengan masyarakat Palembang, Minggu (9/1) lalu di RSMH Palembang.

PALEMBANG, SRIPO — OBAT Generik Bermerek (OBG) dihadirkan pemerintah, ternyata memenuhi kebutuhan masyarakat. Tentu dengan kualitas terjamin karena setiap produsen OGB harus memiliki sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) yang diterbitkan Kementerian kesehatan. Ketua IDI Sumsel Dr dr HM Alsen Arlan SpB-KBD, Sabtu (15/1) pada sosialisasi OBG mengatakan, setiap obat memiliki spesifikasi yang sama, baik obat paten, obat bermerek maupun OGB, yaitu berdasarkan farmakope, baik yang diterbitkan oleh DepKes RI, atau farmakope-farmakope lainnya, misalnya Farmakope Amerika Serikat (United States Pharmacopoeia), Farmakope Jepang (Japan Pharmacopoeia), Farmakope Inggris (British Pharmacopoeia), atau farmakope-farmakope yang diakui lainnya. Farmakope ini, menga-

tur mulai dari standar mutu bahan baku sampai dengan mutu obat jadi. Sehingga baik obat paten, obat bermerek, maupun OGB memiliki standar mutu yang sama, yaitu mulai dari pemilihan bahan baku sampai diproses menjadi obat jadi. “Untuk memenuhi persyaratan CPOB tidak mudah, karena persyaratan terus diperbaharui BPOM, dan setiap pabrik harus mengikuti ketentuan terbaru untuk mempertahankan sertifikat CPOB,” katanya. Dengan mempertimbangkan biaya produksi yang wajar dengan tetap mempertahankan mutu produk, ungkap Alsen, maka pemerintah yang mengendalikan harga jual sehingga OBG menjangkau masyarakat. Alasan lain OBG murah karena diproduksi dalam jumlah yang besar sehingga efisien. Selain itu, kemasan OGB selalu dibuat sederhana dan baik se-

hingga desain kemasan yang sederhana, dapat menurunkan biaya produksi. “Depkes menetapkan harga OGB terjangkau dengan tetap menjamin mutu,” katanya, seraya menambahkan, saat ini terdapat 450 jenis OGB yang diproduksi oleh berbagai produsen farmasi yang terpercaya. Lebih dari 80 persen jenis obat yang beredar telah ada OGB-nya, mulai dari analgesik (anti nyeri), antipiretik (penurun panas), antibiotika, anti inflamasi (anti radang), anti jamur, anti hipertensi, anti kolesterol, anti mual, kortikosteroid, anti histamin dan lain-lain. Sosialisasi Produk Terpisah Head Marketing and Sales OGB Dexa, Tarcisius T Randy saat menggelar aksi sosial di Plaza BKB, mengatakan, Dexa Medica sebagai salah satu perusahaan pertama di Palembang yang memperoleh sertifikat CPOB di tahun 1990, langsung ikut berpar-

tisipasi dalam program OGB yang dicanangkan pemerintah pada tahun 1990, dengan memulai produksi OGBdexa pada tahun 1991. Saat ini OGBdexa memiliki lebih dari 90 item OGB yang terdiri dari berbagai jenis, seperti oral (tablet, kapsul, dan sirup), injeksi (ampul, vial, dan infus) dan topikal (krim), dengan jangkauan penyakit mulai dari anti nyeri, anti radang, antibiotika, anti kolesterol, anti diabetes melitus, anti hipertensi, kortikosteroid, anti mual, anti virus, anti jamur, dan sebagainya. “Kami senantiasa memperbaharui produknya dengan menambah produkproduk yang dibutuhkan masyarakat,” katanya. OGBdexa terus memberikan edukasi ke warga dengan aktif memberikan penyuluhan ke masyarakat melalui media cetak, media radio, talkshow, bakti sosial, penyebaran brosur edukasi. (sin)

Merokok Bisa Kanker Usus Antibiotik Picu Risiko Asma pada Bayi PALEMBANG, SRIPO —sejauh ini, penyebab kanker usus besar memang belum diketahui secara pasti. Hanya saja, ada beberapa hal yang diduga kuat berpotensi memunculkan penyakit ganas ini, yaitu: cara diet yang salah (terlalu banyak mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan protein, serta rendah serat), obesitas (kegemukan), pernah terkena kanker usus besar, berasal dari keluarga yang memiliki riwayat kanker usus besar, pernah memiliki polip di usus, umur (risiko meningkat pada usia di atas 50 tahun), jarang melakukan aktivitas fisik, sering terpapar bahan pengawet makanan maupun pewarna yang bukan untuk makanan, dan merokok. Dokter Bedah Usus RSMH Palembang Dr dr HM Alsen Arlan SpB-KBD, Jumat (7/1) mengatakan, meskipun penelitian awal tidak menunjukkan hubungan merokok dengan kejadian kanker usus besar, namun penelitian terbaru menunjukkan, perokok jangka lama (30-40 tahun) mempunyai risiko berkisar 1,5-3 kali. Misalnya di Amerika, menunjukkan merokok berhubungan dengan kenaikan risiko terbentuknya potensi kanker usus besar. Karena itu untuk mencegah kejadian kejadian kanker usus besar dianjurkan untuk tidak merokok. “Salah satu ciri terkena

IST

Merokok

kankes usus, antara lain turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas. Ada rasa sakit diperut atau bagian belakang dan perut terasa penuh, kendati sudah lakukan BAB,” ungkap dr Alsen Arlan, sebelum melakukan operasi Kanker Usus dengan tehnik Laparoscopy terhadap pasien bernama Husin (64), warga Singai Batang. Untuk menangani kanker usus besar, terapi bedah merupakan cara yang paling efektif, utamanya bila dilakukan pada penyakit yang masih terlokalisir. Namun, bila sudah terjadi metastasis (penyebaran), penanganan menjadi lebih sulit. Tetapi, dengan berkembangnya kemoterapi dan radioterapi pada saat ini, memungkin-

kan penderita stadium lanjut atau pada kasus kekambuhan untuk menjalani terapi adjuvan. Terapi adjuvan adalah kemoterapi yang diberikan setelah tindakan operasi pada pasien kanker stadium III guna membunuh sisa-sisa sel kanker. Mencegah jauh lebih baik ketimbang mengobati. Hal itu juga berlaku pada kanker usus besar. Agar tak sampai terjamah penyakit mematikan ini, lakukan upaya pencegahan. Misalnya, hindari makanan tinggi lemak, protein, kalori, serta daging merah. Jangan lupakan konsumsi kalsium dan asam folat. Makan buah dan sayuran setiap hari.(sin)

PALEMBANG, SRIPO — Peresepan obat-obatan pembunuh kuman atau antibiotik pada bayi sebelum mencapai usia enam bulan ternyata dapat mengundang risiko. Sebuah penelitian di AS menyebutkan, bayi yang mendapat antibiotik berisiko 70 persen lebih tinggi menderita asma pada masa kecilnya. Para peneliti di Universitas Yale mengindikasikan, bayi menghadapi peningkatan risiko asma hingga 40 persen bila mendapat resep antiobiotik untuk sekali pengobatan di bulan-bulan awal kelahirannya. Risiko akan naik menjadi 70 persen bila mereka mendapat resep kedua untuk mengobati infeksi yang sulit disembuhkan. Kajian para ilmuwan ini adalah serangkaian temuan terbaru dalam ilmu obatobatan yang berkaitan dengan asma pada anakanak. Para ahli terbagi pendapatnya mengenai dampak antibiotik ini. Ada yang meragukan apakah memang antibiotik menjadi penyebab, ataukah bayi yang dilibatkan dalam studi sudah memiliki bakat mengidap asma. Meski demikian, dalam laporan terbaru yang bakal dimuat American Journal

of Epidemiology, para ilmuwan menyimpulkan bahwa hubungan tersebut memang kuat. Bahkan setelah memperhitungkan faktor lainnya seperti riwayat asma dalam keluarga. Dalam risetnya, para ilmuwan di Universitas Yale memantau 1.400 anak untuk melihat apakah peresepan antiobiotik pada usia dini menyebabkan kasus asma lebih tinggi pada usia enam tahun. Anak-anak yang dilibatkan adalah mereka yang diberi resep antibiotik sebelum usia enam bulan untuk masalah infeksi di luar infeksi bagian dada yang identik dengan gejala asma. Peserta juga termasuk anak-anak yang dilahirkan dari orangtua yang tidak memiliki riwayat asma. Hasilnya, menunjukkan peningkatan besar risiko terserang asma pada anakanak yang diberi antibiotik sebelum usia mereka enam bulan meskipun anak tersebut tak punya riwayat asma. “Menggunakan antibiotik, khususnya dalam spektrum yang luas, dapat mengubah flora mikroba dalam usus anak. Hal itu menimbulkan ketidak-

IST

Bayi akan rewel bila sedang sakit.

seimbangan dalam sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan buruknya respons alergi,” papar Dr Kari Risnes, pemimpin penelitian. Risnes mengharapkan

hasil penelitian ini menjadi motivasi khusus bagi dokter agar menghindari penggunaan antibiotik yang tidak perlu, terutama pada anak-anak berisiko rendah. (sin/KC)


14

SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

Berkunjung ke Gua Betangkop P

AGARALAM memang merupakan kota yang kaya akan peningalan se jarah. Hal ini terbukti dari penemu an warga Dusun Tanjung Taring, Kelurahan Burungdinang, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam yang menemukan gua batu yang biasa disebut warga setempat Batu Betangkop. Gua yang hanya memiliki satu ruangan tersebut dengan ketinggian 20 meter dan lebar dua meter serta kedalaman sekitar 15 meter. Bagi Anda yang datang ke Pahgaralam, rugi rasanya bila tidak menyempatkan waktu datang ke gua ini. Wisata Anda lebih lengkap bila sudah mengunjungi gua bersejarah tersebut. Gua yang berada di kawasan tebing terjal dan hutan rimba serta perkebunan ini hanya memiliki satu pintu masuk. Di sekitar gua batu ini juga memilki keanehan yaitu saat berada di pintu gua tercium bau kapur barus, namun sekali-kali tercium bau mayat. Saat ini kondisi ruangan gua sudah menyempit akibat tertimbun longsoran tanah, ditambah kondisi dindingnya yang sudah tertutup lumut. Di lokasi tersebut tidak ditemukan ada tan-

da penunjang lain yang mengindikasikan gua batu ini pernah dihuni, karena sebagian sudah mengalami perubahan akibat kondisi alam. “Batu Betangkop ini sudah lama ditemukan oleh warga, namun baru diketahui kembali saat Sauri (45) pemilik kebun ini kembali memperluas lahan kebun kopinya. Namun selama ini warga takut untuk masuk ke dalam gua karena saat hendak masuk di pintu gua tercium bau mayat atau bau kapas barus,” ujar Anharudin (40), Ketua RT 02 RW 03 Dusun Tanjungtaring, saat menemani koran ini, Kamis (6/1). Dikatakannya, tempat penemuan gua batu tersebut berada di lokasi perkebunan kopi, dan berdekatan dengan penemuan batu besar mirip dengan Bukit Telunjuk di Kabupaten Lahat. Sebetulnya gua tersebut dahulunya cukup bagus dan semua ruangan masih dapat dimasuki hingga kedalaman 20 meter. “Di sekitar gua ini cukup banyak ditemukan bebatuan cadas dan hutan rimba yang masih alami sehingga tidak banyak warga yang mendatangi kawasan ini. Apalagi daerah ini cukup jauh dari permukiman warga,” jelasnya. Batu Betangkop ini menurut cerita warga setempat dahulunya diduga pernah dihuni manusia pur-

SRIPO/WAWAN SEFTIAWAN

GUA BATU — Warga Dusun Tanjung Taring Kelurahan Burung Dinang Kecamatan Dempo Utara saat berada di Gua Batu yang biasa disebut warga Setempat Batu Betangkop, Kamis (6/1).

ba untuk menjadi tempat tinggal. Namun akibat perubahan alam dan kurang terawat sehingga kondisinya menjadi rusak. “Kita sebenarnya ingin mengatahui jelas tentang gua ini. Namun untuk mengetahuinya kita membutuhkan orang yang ahli karena kami tidak berani masuk ke dalam ruangan, selain sebagian sudah tertimbun tanah dan suasana di pintu gua juga sudah menimbulkan bau kapur barus, kita juga tidak mengerti akan penemuan ini,” katanya. Kalau melihat kondisi fisik bebatuan yang ada di perbukitan ini tidak mungkin sekali jika kondisi gua tersebut terjadi dengan sendiri akibat faktor alam. Selain pintu masuknya yang cukup rapi dan terbuka lebar. “Sebetulnya di daerah ini cukup banyak peninggalan sejarah puyang atau nenek moyang dahulu tapi karena warga tidak faham sehingga dibiarkan dan hanya menjadi cerita unik saja. Baru setelah diungkap lewat media jika hal ini tenyata memiliki nilai sejarah cukup tinggi baru warga mulai memperhatikan lagi. kami juga berharap dalam waktu dekat ini ada pihak yang akan melakukan penelitian lebih lanjut,” harap Anharudin. (wawan septiawan)

Perlu Diteliti Lebih Lanjut TERPISAH petugas Balai Arkeologi (Balar) Palembang, Kristantina Indriastuti, mengatakan penemuan itu cukup bagus dan menghebohkan. Karena selama ini hunian masa paleollitiic hanya ada di daerah Kecamatan Kikim, Lahat dan Mesolitic ada di gua Kabupaten OKU. “Jika di kawasan penamuan gua tersebut kuntur tanahnya darat dan di dekat gua ada aliran air atau sungai bisa saja gua tersebut memang dahulunya dihuni. Selain itu biasanya dalam gua jika dilakukan penggalian akan ditemukan berbagai alat seperti gerabah dan kapak batu yang biasa digunakan manusia purba dahulu,” jelasnya. Namun untuk kepastiannya masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, untuk menemukan lapisan budaya dan apakah ada aktivitas pendukung untuk membuktikan adanya kehidupan di gua tersebut pada masa lalu. “Jika di gua tersebut terdapat sisa-sisa arang, subsistensi (makanan), aktivitas penguburan, aktivitas perbengkelan, pembuatan alat batu, dan peralatan manusianya berupa alat-alat lithic. Kemudian termasuk perlatan alat beberapa kapak batu, serpih dan serut gua tersebut baru bisa dikatakan gua peningalan zaman purba,” katanya saat dihubungi koran ini. (Wawan septiawan)


SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

15

Mengajarkan Optimisme pada Anak

O

PTIMISME pada anak, khususnya yang beranjak dewasa mampu mengusir depresi dan melindunginya dari masalah emosional. Dalam studi terhadap 5.600 anak praremaja di Australia, ditemukan bahwa pikiran yang optimis bisa membantu melindungi anak dari masalah emosional, seperti sikap antisiosial, penggunaan narkoba, depresi, dan lainnya. Optimisme adalah hal penting dalam kesehatan anak dan diperlukan untuk membuatnya menghadapi permasalahan hidup yang menekan. Menurut dr Leslie Walker, Kepala Bagian dari Rumah Sakit Anak di Seattle, sifat semacam ini bisa dibentuk. Namun, me-

nurutnya, untuk hal ini, yang terpenting adalah contoh dari orangtua. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat anak lebih optimis: Mendengar dengan Seksama Kunci untuk mendapatkan rasa percaya dari anak

adalah dengan membiarkannya mengutarakan apa yang ingin ia ungkap, dan Anda sebagai orangtua harus mendengar tanpa menghakimi. Menurut Walker, anak-anak memiliki perasaan yang kuat tetapi tak memiliki kata-kata untuk mengekspresikannya. Cerita yang ia utarakan pun merupakan bagian dari pembelajaran proses berpikir mereka. Mereka bisa saja bilang, “Saya benci Matematika!” padahal apa yang sebenarnya ingin mereka sampaikan adalah “Bagaimana caranya saya bisa belajar Matematika dengan lebih baik?” Tugas para orangtualah untuk mencari tahu apa yang ingin mereka ucapkan. Hindari pelabelan Sadar atau tidak, anak-

TEROPONGKU.CO.CC

Belajar dan mengajarkan pada anak mengenai masalah lingkungan.

anak akan berusaha memenuhi atau melawan segala ekspektasi orangtuanya. Jadi, setiap kali Anda mengatakan, “Anak kedua saya adalah anak saya yang paling pemalu,” dan itu didengar oleh si kecil, maka hal itu akan menjadi identitas permanen dalam dirinya. Pelabelan negatif pada anak bisa membahayakan konsep diri anak, dan membuat orangtua menghadapi hal yang tak ia sukai dalam diri anak terus menerus.

Bentuk ulang, jangan dihindari Anak remaja ingin ditangani dan dimengerti dengan serius. Untuk melakukan hal tersebut, orangtua harus menghadapi keadaannya. Contoh, jika si anak menyatakan mereka tidak suka pergi ke sekolah, bukan hal yang realistis untuk menjawab dengan kata-kata normatif dan klise, seperti, “Tenang saja, semua akan baik-baik saja, kok.” Ta-

Agar tidak Jadi Hyper Parenting HYPER parenting terjadi karena orangtua merasa tidak puas dengan pola asuh yang mereka dapatkan semasa kecil. Bisa jadi mereka tidak puas dengan karir atau kehidupan mereka secara keseluruhan. Akibatnya semua obsesi plus ketidak beruntungan itu dibebankan kepada anak. Orangtua berharap anakanak bisa memberikan dan mendapatkan apa yang mereka tidak dapatkan. Padahal belum tentu hal ini sesuai dengan kebutuhan, keinginan, minat dan bakat anak. Orangtua yang hyper kerap tak menyadari bahwa upaya yang mereka lakukan justru bisa menjadi bumerang bagi anak. Bisa juga anak yang penurut akibat gaya pengasuhan hyper parenting bisa menjadi pemberontak. Kita suka lupa bahwa anak mempunyai kehidupan dan perkembangan sendiri. Kita hanya melihat anak sebagai objek untuk meraih sesuatu. Di bawah ini adalah bebe-

rapa saran agar terhindar dari jebakan hyper parenting : 1. Menyempatkan waktu bersama anak-anak. Tak ada kesempatan lebih efektif selain bersamanya. Ketahuilah masa kanak-kanak berlalu begitu cepat, tanpa kita sadari tiba-tiba mereka akan sibuk dengan teman sebayanya, pekerjaan dan akhirnya “meninggalkan” kita. 2. Belajar menjadi pendengar apa yang diinginkan anak. Kita sering menuntut mereka agar mendengarkan perintah dan nasehat kita tapi tidak adil jika kita tidak mau mendengar suara hati mereka. Dengan mendengar orang tua akan peka isyarat anak sekaligus memahami ritme alami anak. Orangtua akan mengetahui mana kegiatan pengayaan yang dibutuhkan anak dan mana yang tidak. Dan tanyakan terlebih dahulu apakah anak menyukai kegiatan tertentu atau tidak. 3. Sadari dimensi anak.

IST

lihannya sendiri. 4. Biarkan sesekali anak tidak produktif. Orangtua kerap gerah melihat anak bersantai tanpa kegiatan produktif. Waktu tak produktif diperlukan anak untuk merangsang menciptakan sendiri kesenangannya. 5. Tidak membandingkan dengan anak lain atau

nai sisi baik dan sisi buruk dari setiap situasi yang ia hadapi, dorong ia untuk melihat sisi terangnya. Saat si kecil merasa sedih dan melihat dunia sebagai tempat yang sangat buruk untuk ditinggali, Anda bisa merespon dengan kata-kata bahwa dunia butuh keseimbangan dan hal-hal buruk bisa terjadi. Karena ada hal-hal buruk itulah ia bisa melihat hal-hal baik dan menghargainya lebih baik. (van/mnsbc)

Bayi 6 Bulan Bisa Bedakan Baik dan Jahat

Mencari cara untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak-anak

Hindari menilai anak dari semua aspek kehidupannya. Masa kanak-kanak adalah masa persiapan, bukan tempatnya menetapkan standar kita kepada anak. Anak juga berhak gembira, bersenang-senang, beristirahat dan mempunyai waktu luang yang mereka isi sesuai pi-

nyakan lebih lanjut apa yang mengganggunya dan membuatnya tidak nyaman pergi ke sekolah, dan carilah halhal yang ia sukai di sekolah. Fokuskan pada hal itu dan bantu ia menghadapi masalah yang membuatnya enggan pergi ke sekolah. Cari tahu pula apakah ini hasil dari orang yang mengganggunya (bullying). Melihat sisi terang Menurut Walker, amat penting untuk menunjukkan kepada si kecil menge-

membandingkan masa kanak kita dengan masa kanak anak sekarang. Allah Sang pencipta telah memberi setiap anak keistimewaan dan keunikan masing - masing, maka hargailah keistimewaannya dengan tidak membandingkan dengan anak lain. (van/perempuan.com)

BAYI di usia 6 bulan belum bisa duduk tegak dengan sendirinya. Ia masih butuh dibantu oleh orangtuanya. Namun, menurut para psikolog, bayi di usia tersebut sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat. Untuk mendapatkan hasil ini, para psikolog melakukan sebuah eksperimen yang melibatkan beberapa bayi mengatakan bahwa mereka sudah bisa merasakan moralitas sejak usia dini. Salah satu eksperimen yang melibatkan bayi dengan dua boneka, yang satu bertingkah baik, dan yang satunya lagi bersikap jahat. Si bayi pun lebih memilih bermain dengan boneka yang berkarakter baik. Pemimpin proyek penelitian ini, Profesor Paul Bloom, psikolog di Yale University mengatakan, “Hasil penelitian menyatakan bahwa manusia sudah memiliki sense terhadap apa yang baik dan tidak sejak usia dini.” Dalam sebuah eksperimen lain, para bayi diminta menonton sebuah sandiwara boneka kucing yang bermain dengan dua boneka kelinci. Ketika si kucing melempar bola ke kelinci pertama, si kelinci kembali mendorong ke kucing. Ketika si kucing mendorong bola ke kelinci kedua, si kelinci malah membawa lari bolanya. Dalam studi itu, si bayi lebih memilih kelinci yang pertama. Ketika tes ini kembali dilakukan pada bayi berusia 21 bulan, mereka diberi kesempatan untuk memberikan makanan kepada kelinci. Kebanyakan bayi menghukum kelinci kedua dengan menarik makanan dari kelinci itu, bahkan ada bayi yang memukul kelinci kedua karena nakal. (van/thebabywebsite)


16

SRIWIJAYA POST Minggu, 16 Januari 2011

Gaul dengan Mini Jins IMPEL dan seksi, kesan itu yang coba ditonjolkan Fashion House dalam rancangannya kali ini. Gayagaya santai ala anak muda gaul pun diungkapkan lewat perpaduan celana jins mini dengan ragam kaos kasual warnawarna gelap.

S

Eits, ini bukan sembarang jins, karena perancang memadukan posisi kantong celana

dengan hiasan reitsliting menyamping. Ini yang membuat celana jins tampak berbeda. Ada juga pilihan tiga

Koleksi Busana : Fashion House PIM Palembang Model : Siswa Stage Managemen Lokasi : Atrium PIM Palembang Tatarias : Faril Salon Fotografer : Zaini

kantong di bagian depan yang dibuat berjejer lengkap dengan kancing membesar. Bagi yang ingin lebih gaul, perancang memadukan gaya belel anak muda dengan tonjolan benang mengelupas atau keluar. Untuk gaya seperti ini lebih cocok bagi pemilik kaki jenjang alias tinggi.

Diberikan juga pilihan lain bagi yang ingin mempertegas keseksian dengan mini dress hitam. Bagian bawahnya dibuat menyempit dengan aksen kancing besar-besar. Model pakaian seperti ini sangat cocok untuk acara-acara santai yang tidak mengutamakan unsur formalitas. (dewi handayani)

Sriwijaya Post Edisi Minggu 16 Januari 2011  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you