Issuu on Google+

SELASA 14 AGUSTUS 2012

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

ECERAN Rp 2.000

MANAGED BY

24 HALAMAN

Dodi Rela Jual Rumah � TTutupi utupi Biaya SFC � Butuh Rp 35 Miliar � Gandeng BUMN-Pengusaha PALEMBANG, SRIPO — Ditengah kondisi keuangan klub yang sudah tidak ditopang lagi oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Sriwijaya FC mulai bergerak cepat dengan berusaha menggandeng tiga stakeholder (pemangku kepentingan), yakni Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pengusaha karet dan pengusaha batubara yang ada di Sumatera Selatan. Paling tidak Laskar Wong Kito membutuhkan dana segar sekitar Rp 35 miliar untuk mengarungi kompetisi musim depan, dan itupun belum termasuk dengan perhitungan biaya untuk bermain di Liga Champion Asia (LCA). Presiden Klub SFC, Dodi Reza Alex mengungkapkan akan berusaha mendo-

TANPA APBD, Sriwijaya FC butuh Rp35 miliar untuk menghadapi musim kompetisi 2012/2013. Bahkan jika berlaga di LCA, perlu tambahan sebesar Rp5 miliar, dengan total Rp40 miliar. Presiden Klub H Dodi Reza Alex mengatakan, sekitar Rp17,5 miliar untuk anggaran belanja pemain, sisanya untuk operasional, akomodasi, bonus dan keperluan lainnya. Manajemen kini terus bergerilya mencari sponsor. Apa koment Fbers?

Daripada Korupsi Mending Hibur Rakyat

„ ke halaman 7

Budi Ismadi, Daripada korupsi miliar2an bikin sengsaro rakyat, keruan sponsori SFC biso ngibur rakyat..!

Bunyamin Ahmad, demi kemajuan, mga tambah sukses Sriwijaya fc Tanto Hank, Caban lanjutke ... Bima Ronaldo Beladas, BLc Mintak Tambahi PTBA Hery Husni Amri, yg penting gaji pemain jangan telat !!!!! s u p a y o smangat terusss maennyo....... Reza Fahlepi, kalau dengan dana segitu bisa membuat sriwijaya FC menjadi juara di seluruh kompetisi, tidak ada salahnya kan ? :)

SRIPO/SYAHRUL

MACET — Aktivitas warga di luar rumah dalam rangka memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri meningkat, Senin (13/8). Ini dibuktikan ruas jalan di sejumlah jalan protokol Kota Palembang padat, dan arus lalu lintas pun jadi macet.

Terjebak Macet Pengendara Saling Maki PALEMBANG, SRIPO — Areal mall dan pasar tradisional di Kota Palembang,

kini menjadi lokasi terpadat yang diserbu warga untuk belanja kebutuhan Lebaran. Peningkatan aktivitas ini mengakibatkan kemacetan hampir di semua ruas

kendaraan. Seorang perempuan paruh baya yang terjebak macet di simpang tiga Jl Dwikora dan Jl Mayor Ruslan, Senin (13/8) tiba-tiba

berteriak dan memaki beberapa pengendara mobil lainnya. Sepertinya dia sangat kesal karena satu sama „ ke halaman 7

Sekali Sedot Untung Rp 100 Juta � Pipa Minyak Kembali Dibobol � 100 Meter dari Kantor Polisi � Dijual ke Penadah di Palembang

Buya Menjawab

BANYUASIN,SRIPO — Meski telah beberapa kali digerebek, namun aksi pembobolan minyak mentah terus terjadi. Kali ini, sebanyak 9.000 liter minyak mentah milik PT Pertamina yang didistribusikan oleh PT Elnusa Tbk dicuri enam kawanan spesialis minyak mentah, Senin (13/8) sekitar pukul 01.00. Sekali beroperasi mereka bisa mendapatkan keuntungan Rp 100 juta. Aksi para pelaku diketahui petugas keamanan perusahaan dan polisi berhasil mengamankan dua dari enam pelaku pencurian yakni

BUYA Drs H SyariduddinYakub MHi siap menjawab pertanyaan soal ibadah puasa. Kirim pertanyaan ke Sripo Jl Jend Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang faks 312888, SMS ke 0811710188, E-mail: sriwijayapost@yahoo.com atau facebook: sriwijayapost

Afdhal Mana Uang atau Beras? Assalamu’alaikum Wr Wb Buya, mana yang lebih afdhal, memberikan zakat fithrah dengan beras atau dengan uang? Mohon penjelasannya Buya. Terima kasih Wassalam Wr Wb 0812 780 XXXX Wassalamu’alaikum Wr Wb Zakat fithrah diwajibkan pada tahun kedua Hijriah, di tahun diwajibkannya berpuasa Ramadan. Dalilnya adalah kabar Ibnu Umar, sebagaimana diriwayatkan oleh Jama’ah kecuali Ibnu Majah: “Rasulullah Saw telah mewajibkan zakat fithrah bulan Ramadan kepada manusia sebanyak satu sha’ kurma, satu sha’ gandum, atas setiap orang merdeka atau budak, laki-laki maupun perempuan dari kalangan kaum Muslimin.” Fungsi zakat fithrah tersebut, menurut kabar dari iIbnu „ ke halaman 7

„ ke halaman 7

KARENAMU INDONESIA PEMBACA yang budiman, Sriwijaya Post edisi 17 Agustus 2012 akan terbit bernuansa hari kemerdekaan untuk ikut merayakan HUT ke 67 Kemerdekaan RI. Kami akan mengungkap kisah heroik pejuang Palembang dan Sumsel, visi dan figur bakal calon Gubernur Sumsel 2013 juga akan kami kupas pada edisi itu. Selain itu juga ada wawancara imajiner dengan Bung Karno: Aku Benci Negeriku Disorientasi. Kami mengundang para penulis untuk mengupas 67 Tahun Kemerdekaan RI, silakan kirim ke Email: sriwijayapost@yahoo.com, juga para facebooker untuk meneriakkan semangat kemerdekaan melalui Facebook: Sriwijaya Post. Dirgahayu Negeriku. Redaksi.

JK: Rohingya Mirip Ambon-Poso JAKARTA, SRIPO — Kondisi warga etnis Rohingya, Myanmar sudah cukup kondusif. Namun sebagian besar korban yang rumahnya hangus dibakar belum berani kembali. Mereka memilih bertahan di pengungsian. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla yang telah meninjau tempat pengungsian etnis Rohingya, Myanmar.

Saat ini PMI bersama negara-negara yang tergabung dalam OKI sedang mempersiapkan bantuan untuk Rohingya. Rencananya, bantuan itu akan dikirimkan setelah lebaran. “Kita akan mengadakan operasi bantuan besar-besaran setelah lebaran. Nanti kita memberangkatkan relawan dari sini juga bersama relawan dari negara-ne„ ke halaman 7

Jusuf Kalla

IST

Dipadati Lima Ribu Mobil

SELASA 25 RAMADAN 1433H/14 AGUSTUS IMSAK SUBUH DZUHUR ASHAR 04.38 04.48 12.08 15.28

MAGRIB ISYA 18.09 19.19

SELAMA menjelang Lebaran Idul Fitri 1433 H/2012 M mulai terjadi lonjakan hingga 5.000 lebih kendaraan yang parkir masuk ke Bandara International SMB II. “Sejak Sabtu (11/8) sudah ada pergerakan (bertambah). Prediksi seperti tahun lalu ini akan berlangsung selama seminggu hingga Sabtu (18/8),” ungkap M Andi Mardiansyah, Supervisor EZ Parking Bandara International SMB II Palembang. Menurut Andi, dari sisi kuantitas ada sebanyak 3.000 kendaraan parkir di hari biasanya. Sekarang ini jelas „ ke halaman 7


2

SRIWIJAYA POST Selasa 14 Agustus 2012

SALAM SRIWIJAYA

Tiga Tantangan SFC TAK terbantahkan bahwa Sriwijaya FC tahun 2012 merupkan klub paling bersinar di Indonesia Super Leage (ISL). Di tengah banyak klub yang terbelit persoalan gaji pemain, klub kebanggan wong kito ini malah relatif aman. Para pemain tetap menerima gaji, walaupun mungkin tak selalu tepat waktu. Keberhasilan manajemen mengorganisir klub, terbayarkan dengan menjadi juara ISL, menyingkirkan klub-klub besar lainnya. Atas keberhasilan itu euforia masyarakat Sumsel masih terasa sampai sekarang. Prestasi ini patut mendapat acungan dua jempol, mengingat apa yang diraih itu merupakan buah kerja keras semua pihak. Tak terbantahkan bahwa pada awal keberadaan Sriwijaya FC --yang dibeli dari Persijatim-- diragukan dapat mengangkat nama baik sepakbola Sumsel. Bahkan tak jarang yang mencibir bahwa kebijakan membeli klub sepakbola tersebut hanyalah tindakan menghambur-hamburkan uang daerah. Mereka pesimis akan prestasi yang akan diraih. Sejalan dengan perjalanan waktu, ternyata manajemen mampu menghapus rasa pesimistis tersebut, sekalipun manajemen lama pun sudah berganti dengan yang baru. Kini SFC justru dapat memberikan kebangaan bagi Provinsi Sumsel, bukan hanya bagi manajemen, tapi juga masyarakat luas. Kita patut bersyukur dan bangga bahwa provinsi ini dapat menjadikan klub sepakbola yang sebelumnya nyaris bubar karena tak kunjung berprestasi, menjadi klub yang disegani. Kini SFC sudah merengkuh juara, lalu mau dibawah ke mana klub ini ke depan. Bagaimana dengan olahragawan (bibit pesepakbola) lokal? Bagaimana dengan pendanaan? Dan bagaimana dengan masih terpecahnya PSSI? Kini manajemen pun sudah memutuskan bahwa Kas Hartadi masih melatih, sementara sejumlah pemain masih dipertahankan, terutama para pemain pilar. Tiga petanyaan sekaligus tantangan tersebut mendi pekerjaan rumah (PR) kita semua, terutama manajemen SFC. Pembinaan Lokal Prestasi klub tentu sangat diharapkan, namun prestasi atas efek kejayaan klub tersebut harus pula diperhatikan, terutama bagaimana mencetak pesepakbola lokal. Sehingga ke depan diharapkan Sumsel dapat menjadi daerah yang menelurkan bibit-bibit pemain sepakbola nasional. Sementara PR yang tak kalah beratnya adalah persoalan pendanaan klub, bagaimana caranya menggalang dana untuk membiayai Sriwijaya FC tersebut. Melihat perkembangan dunia sepakbola sekarang ini, maka tak ada solusi yang paling baik kecuali menjadikan sepakbola tersebut sebagai industri. Manajemen tentu harus pintar-pintar memanfaatkan nilai jual klub dan pemain, sehingga diharapkan memberikan kontribusi dana bagi regulasi organisasi klub. Apalagi Sumsel secara bisnis cukup potensial, sehingga ketenaran SFC bisa dimanfaatkan oleh kalangan bisnis untuk sarana promosi. Terakhir tatangan yang juga sangat berat, dimana sampai sekarang organisasi yang menaungi klub-klub ini masih terpecah. PSSI terus gontok-gontokan, bahkan kepengurusan menjadi dua versi, sehingga kemungkinan tahun depan masih ada dua versi liga. Hal ini tentu saja berdampak serius ke klub. Kondisi ini harus disiati dengan baik oleh manajemen, dan yang terpenting juga kekompakan pemain. Sehingga kondisi yang tidak baik tersebut jangan sampai terlalu besar dampaknya kepada keutuhan klub. **

Harapan Warga Talang Jambe pada Wako KEPADA Yth Bapak walikota Palembang. Kami warga Talang Jambe Sukarami mohon dengan sangat kepada Bapak agar jalan Amd Talang Jambe Sugih Waras segera diperbaiki karena jalannya

berlobang dalam dan berdebu tebal. Kondisi jalan ini kalau musim hujan, jalan akan licin sehingga banyak pengendara motor terutama anak sekolah yang jatuh dan terjadi kecelakaan. Kami atas nama

warga Talang Jambe mohon dengan sangat agar Bapak Wako dan dinas terkait agar segera merealisasikan keluhan kami. Atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih. 085273364148

Dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2013 JAWAB Kami ucapkan terima kasih atas informasi yang Saudara beritahukan. Menanggapi kerusakan jalan ini tentu kami selaku dinas terkait akan selalu berupaya untuk memberikan kenyamanan dengan selalu rutin melakukan perbaikan-perbaikan.

Hanya saja melihat penjelasan Saudara, sepertinya jalan yang dimaksud mengalami kerusakan parah. Oleh karena dengan adanya laporan Saudara ini kita bisa melakukan pendataan untuk dilakukan perbaikan pada tahun depan dengan menggunakan anggaran APBD 2013. Namun kita juga akan te-

tap melakukan pengecekan di lapangan, andaikata rusaknya bisa diperbaiki segera tentu akan secepatnya kita tangani dengan menggunakan dan pemeliharaan rutin. (cw2) Dharma Budi Kepala Dinas PU Bina Marga Kota Palembang

Raskin Belum Dibagikan ASSWW, Bapak Walikota YTH. Mengapa hampir mendekati Idul Fitri tahun ini beras raskin di Rt 20 Rw 005 Kelurahan Silaberanti

belum dibagikan untuk Juni dan Juli. Mohon diberika kami penjelasan dan kepada Redaksi Sripo terima kasih. 07119183466

Sudah Didistribusikan JAWAB TERIMA kasih atas pertanyaan yang Saudara ajukan. Perlu kami beritahukan bahwa saat ini beras raskin sudah kami cairkan sejak dua minggu lalu. Kemungkinan saat ini semua beras sudah didistribusikan ke ma-

sing-masing wilayah. Kalaupun belu tiba, kemungkinan dis-tri-businya saja yang terlambat, kami minta anda bersabar. (why) Irwan Destra Kabag Perekonomian Pemkot Palembang

POJOK Alex Noerdin akan mencalonkan lagi pada Pilgub 2013 Mau apa lagi... Cagub DKI gagal! Kebakaran lahan semak di KM-20 tak ada yang peduli Siapa peduli kalau bukan proyek... Hasil survei Letjen (Purn) Prabowo paling pantas jadi presiden Kalau kurang, lama-lama pantas juga!

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo, DIREKTUR: Ir HM Soleh Thamrin, Bambang Hartono. PEMIMPIN UMUM: Ir HM Soleh Thamrin. . PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391.

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

3

Ponsel Android LTE Pertama l Xperia Ion Dari Sony JAKARTA,SRIPO — Xperia Ion adalah salah satu model smartphone kelas atas terbaru Sony yang diperkenalkan bulan Juni lalu di Indonesia. Salah satu keunikan smartphone yang menurut rencana akan dirilis bulan September ini terletak pada konektivitas 4G LTE yang dimilikinya. Jelas, fitur tersebut belum bisa dimanfaatkan di Indonesia, akan tetapi Xperia Ion memiliki banyak kemampuan lainnya yang bisa menjadi bahan pertimbangan calon peminat. A p a saja? H a l pertama y a n g akan segera men a r i k perhatian dari S o n y Xperia I o n mungkin adalah ukurannya yang cukup besar dengan layar berukuran 4,55 inci. Layar tersebut terbingkai dalam tubuh plastik glossy berwarna hitam. Adapun bagian belakangnya dibuat dari bahan brushed metal yang membuat ponsel ini tampak mahal. Kesan tersebut diperkuat dengan tambahan bahan karet berwarna senada di ujung atas dan bawah Xperia

Ion. Di sisi m u k a Xperia I o n , terdapat

deretan soft keys yang mewakili fungsi menu, home, return, dan search. Sementara di bagian belakang ada unit kamera dan grill yang menyembunyikan unit speaker. Cover belakang Xperia Ion tak bisa dibuka, jadi baterainya pun tak dapat diganti. Kompartemen SIM dan Micro SD card tersembunyi di balik penutup berlapis karet di bagian atas. Untuk membukanya di-

perlukan sedikit usaha dan kejelian karena tak ada kait/ tuas khusus untuk melakukan hal ini. Berdekatan dengan lokasi kompartemen SIM dan Micro SD itu, di bagian atas, ada port untuk jack audio stereo 3,5". Port mini-HDMI untuk keluaran display ke monitor/ TV terdapat di sisi kiri, berdampingan dengan port USB. Seperti sejumlah ponsel Sony lainnya, Xperia Ion mendukung USB On-the-Go (OTG) sehingga bisa langsung dihubungkan ke perangkat flashdrive untuk keperluan transfer data.Sisi kanan ponsel ini memuat tombol power,

tombol pengatur volume, serta tombol kamera. Dengan ketebalan sekitar 11 mm, Xperia Ion tidak terlihat tebal. Itu antara lain disebabkan oleh bentuk bagian belakangnya yang sedikit melengkung ke arah luar. Saat digenggam, sudutsudut yang tegas dari ponsel berbentuk kotak ini terasa sedikit “menusuk” ke telapak tangan sehingga memberikan kesan kurang nyaman dan tidak mantap dipegang. Kemasan dan Paket Penjualan Xperia Ion datang dalam kemasan tipis berdesain minimalis. Di dalamnya dapat ditemukan aksesori-aksesori pelengkap seperti adaptor, kabel USB, serta tak lupa sejumlah dokumentasi tertulius untuk membantu pengguna dalam memakai

ZTE Tembus Pasar Android

MENCOBA bersaing di pasar ponsel Android, perusahaan ZTE Indonesia secara resmi melepaskan ponsel ZTE Skate di pasaran Indonesia, Senin (13/8) sore. Ponsel ini secara global sudah diluncurkan setahun lalu di Beijing, China.

JAKARTA,SRIPO — Ponsel bersistem operasi Android diikuti banyak perusahaan ponsel dunia. Salah satunya ZTE Indonesia, anak perusahaan global ZTE Corporation penyedia perangkat telekomunikasi dan solusi jaringan Senin petang ini secara resmi meluncurkan ponsel Android ZTE Skate. “Kesempatan kali ini me-

rupakan strategi baru kami dengan meluncurkan ponsel pintar terbaru dan harga terjangkau. Skate sudah mencapai 5 juta unit dan kami yakin juga akan diterima di Indonesia,” kata He Shiyou, Executive Vice President ZTE Corporation dalam sambutannya di Jakarta, Senin (13/8) petang.

Sebenarnya Skate secara resmi sudah diluncurkan secara global di Beijing tahun 2011 lalu yang hingga kini sudah terjual sekitar 5 juta ponsel di seluruh dunia. Menurut pihak ZTE telah lulus uji kualitas di lebih dari 15 negara, termasuk Amerika, Jepang, Eropa, sebelum akhirnya di Indonesia.

Ponsel dengan layar selebar 4,3 inci ini dengan luas 800 x 480 pixel masih menggunakan sistem operasi Gingerbread karena menurut ZTE sistem operasi ini yang paling stabil. Sementara perusahaan besar lainnya sudah menggunakan versi di atasnya yakni Ice Cream Sandwich. Meski demikian, ZTE Skate menggunakan chip grafis Adreno 200 yang memungkinkan pengguna bisa menyaksikan ta-yangan berdefinisi tinggi HD. “Kami optimis ZTE Skate akan lebih populer dari pendahulunya. Selain kecanggihannya, juga bodinya tipis dan enak digenggam. Desains terinspirasi bentuk skate board dengan sudut kemiringan pada sisi bawah membuat tampilannya lebih dinamis,” kata Susanto Sosilo, Direktur Devisi Terminal ZTE Indonesia. Ponsel baru ini nanti akan didistribusikan secara eksklusif oleh PT Synnex Metrodata Indonesia. Pihak ZTE Corporation dalam kesempatan peluncuran itu juga menandatangani kemitraan dengan SMI.(KC)

Sony Siapkan Tablet Xperia SONY diam-diam sedang menyiapkan komputer tablet di bawah merek dagang Xperia. Pada Kamis kemarin (9/8), fotofoto tablet Xperia itu beredar di internet, diunggah oleh seorang anggota forum XDA-Developers. Foto-foto itu menunjukkan bahwa Sony mulai meninggalkan desain Tablet S, yang punya ukuran lebih tebal di bagian belakang. Tablet Xperia yang baru didesain lebih ramping dan tipis. B e r e d a r kabar Sony akan merilis t a b l e t Xperia pada pameran produk elektron i k i n ternasional IFA di Berlin, Jerman, pada

akhir Agustus mendatang. Sebelumnya, dokumen tentang rencana pembangunan tablet Xperia juga beredar di internet. Di s a n a

ada keterangan bahwa ketebalan tablet Xperia hanyalah 8,8mm. Ia juga dibekali layar berukuran 9,4 inci beresolusi 1280x800 pixel,

TABLET XPERIA DARI SONY

kamera 8MP, baterai 6000mAh, dan akan berjalan dengan sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Tablet Xperia rencananya bakal tersedia dalam 3 pilihan memori internal, y a k n i 16GB, 32GB dan 64GB. Menurut slide presentasi itu, masing-masing model akan dihargai 450 dollar AS, 550 dollar AS, dan 650 dollar AS. Sony juga akan membuat aksesori pendukung, seperti penutup (cover) sekaligus keyboard, dock, dan tas.(KC)

smartphone ini. Sony menyertakan sebuah headset tipe in-ear berkualitas cukup bagus yang bisa dipakai untuk mendengar lagu melalui port audio 3,5" milik Xperia Ion. Sebanyak tiga bu-ah cap he-adphone dengan ukuran berbedabeda dapat ditemukan dalam kemasan. Dua aspek ini merupakan keunggulan Sony Xperia Ion yang dilengkapi layar 4,55 inci ber-

resolusi 1280x720 (HD) dengan lapisan kaca antigores dan unit kamera 12 megapixel. Tampilan layarnya terbilang jernih dan tajam, dengan tingkat kepadatan pixel 323 ppi. Apalagi ketika fitur “BRAVIA Engine” diaktifkan. Fitur yang satu ini tampaknya meningkatkan kontras dan ketajaman layar sehingga warna-warna tampil cerah dengan saturasi tinggi. Layar Xperia Ion cukup besar dan tajam untuk bisa menikmati film HD dalam resolusi aslinya (1280x720), tetapi film fullHD akan mengalami downscaling. Beberapa aplikasi seperti Angry Birds yang dijalankan di Xperia Ion mengalami sedikt keanehan berupa tampilan

icon antarmuka yang lebih kecil dibandingkan pada ponsel lain. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh resolusi layar yang tinggi. Lalu, bagaimana dengan kameranya? Sony menanamkan unit kamera dengan resolusi setinggi 12 megapixel pada Xperia Ion sehingga ponsel ini dapat merekam detail gambar dengan cukup baik. Di bagian muka, ada kamera kedua dengan resolusi 1,3 megapixel. Mengenai kualitasnya, kamera pada Xperia Ion termasuk lumayan bagus untuk ukuran kamera ponsel, terutama ketika digunakan mengambil gambar dalam kondisi cahaya ideal.(KC)

KEKURANGAN *KONEKSI LTE BELUM BISA DIPAKAI DI INDONESIA *SISTEM OPERASI MASIH ANDROID VERSI 2.3.7 (GINGERBREAD) *KURANG NYAMAN DI TANGAN KARENA BERBENTUK KOTAK SPESIFIKASI *PROSESOR: QUALCOMM “DUAL CORE” MSM8260 SNAPDRAGON (S3) *PEMROSES GRAFIS: ADRENO 220 *RAM: 1 GB *STORAGE INTERNAL: 16 GB *STORAGE EKSTERNAL: MICROSD HINGGA 32 GB *LAYAR: 4,55 INCI, 1280X720 (323 PPI) *KAMERA: 12 MEGAPIXEL DENGAN LED FLASH (BELAKANG), 1.3 MEGAPIXEL (DEPAN) *BATERAI: 1.900MAH *KONEKTIVITAS: 3G HSDPA; HSUPA; LTE, W-LAN 802.11 B/G/N, DLNA, BLUETOOTH 2.1, NFC, USB 2.0 OTG, HDMI, AUDIO 3,5 MM. *PILIHAN WARNA: HITAM ATAU PUTIH *DIMENSI: 133 X 68 X 10.8 MM *BOBOT: 144 GRAM. *HARGA: RP 5,5 JUTA


4

SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

Asuhan: BURSA EFEK INDONESIA (BEI) Kepada pembaca yang ingin menanyakan persoalan seputar Pasar Modal dipersilakan mengirimkan pertanyaan melalui Fax: 0711-312888 atau sriwijaypost@ yahoo.com

Meminta Nasihat investasi Kepada Broker Dengan Hormat Dalam aktivitas investasi di bursa saham, saya seringkali menemukan masalah yang sulit saya pecahkan. Misalnya, untuk memilih di antara dua jenis saham yang kinerjanya kurang lebih sama. Saya kadang ragu untuk mengambil keputusan apakah memilih saham A ataukah saham B. Dalam kondisi seperti itu, saya lebih banyak berspekulasi saja dalam mengambil keputusan. Pertanyaan saya, apakah saya bisa bertanya ke perusahaan broker untuk mencari solusi seperti yang saya sebutkan di atas? Terima kasih atas penjelasannya. Ramon.ks62@gmail.com Jawab Dalam aktivitas sehari-hari di bursa, cukup banyak investor yang menghadapi masalah yang sama seperti Anda. Ia mengalami kebingungan dalam mengambil keputusan investasi. Jenis persoalannya bisa bermacam-macam. Ada investor yang ragu dalam mengambil keputusan untuk menjual sahamnya atau mempertahankannya, ada yang mengalami masalah yang Anda alami, yaitu kesulitan untuk memilih di antara dua saham, ada juga yang mengalami kebingungan ketika mau mengganti saham dengan saham lain, dan sebagainya. Dalam kondisi seperti itu, investor seharusnya tidak perlu bingung dalam mencari solusi. Caranya, investor bisa meminta nasihat investasi ke perusahaan broker dimana investor membuka rekening efek dan melakukan transaksi. Sebab, pada dasarnya peran dan fungsi perusahaan broker tidak sekedar meneruskan order ke dan dari nasabah, tetapi juga berperan dalam memberikan masukan, input, dan nasihat investasi yang dibutuhkan oleh nasabah. Investor bisa meminta nasihat investasi ke perusahaan broker. Misalnya ketika investor mengalami kesulitan dalam memilih di antara dua saham yang sejenis. Perusahaan broker bisa memberikan pertimbangan dengan memberikan data-data tentang fundamental dua jenis saham yang akan dipilih oleh investor tadi, misalnya dari sisi Price Earning Ratio (PER), nilai buku (book value), likuiditas saham, dan sebagainya. Perusahaan broker bisa dimintai nasehat atau input, sedangkan keputusan investasi tetap di tangan investor. Peran broker ini cukup penting bagi investor. Untuk beberapa investor, kadangkala keberhasilan investasinya juga ditentukan oleh peran perusahaan

broker. Bagaimana hubungan yang terbentuk antara perusahaan broker dengan investor atau nasabahnya, bagaimana intensitas komunikasi antara keduanya, seberapa besar perusahaan broker mengenal dan memahami karakter nasabahnya, dan û yang terpenting û seberapa jauh bentuk pelayanan yang diberikan perusahaan broker terhadap nasabahnya. Apakah pelayanan yang diberikan sekedar sebagai broker dealer dan hanya menyampaikan order transaksi semata, ataukah service yang diberikan menyangkut banyak hal termasuk hasil riset, rekomendasi, bahkan komunikasi sebagai sarana diskusi investasi. Hubungan antara investor dengan perusahaan broker sudah semestinya berlangsung harmonis, saling mengisi dan saling membutuhkan. Perusahaan broker membutuhkan investor agar bisa memperoleh pendapatan dari fee transaksi, sebaliknya investor membutuhkan perusahaan broker lebih dari sekedar penerus order. Apalagi, jika diingat, bisnis di pasar modal pada dasarnya adalah bisnis yang mengandalkan kepercayaan. Oleh karena itu, antara investor dan broker harus terbentuk sikap saling percaya dan menjaga kepercayaan. Di saat pasar sedang lesu (bearish) misalnya, perusahaan broker selayaknya memberikan motivasi, penjelasan, dan nasihat investasi yang dibutuhkan oleh investor. Lalu, di saat pasar sedang bullish, broker juga harus bisa mengendalikan dan memberikan nasihat investasi agar investor tidak terlalu bernafsu berbelanja saham tanpa perhitungan. Jika ada peluang meraih keuntungan di pasar, sudah selayaknya perusahaan broker memprioritaskan kepentingan nasabah. Dengan begitu, investor akan betah dan loyal yang pada gilirannya akan berdampak positif bagi peningkatan pendapatan broker itu sendiri. (Tim BEI)

BTN Gelar Bussines Gathering & Nuzul Qur’an ● Peringatan Nuzurul Quran 1000 Ketupat ● Kenalkan Program Terbaru PALEMBANG, SRIPO – Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Palembang, menggelar Bussines Gathering & Nuzull Qur ’an bertajuk 1.000 ketupat. Acara dengan diisi buka bersama berlangsung di Balroom Hotel Aston Palembang, Senin (13/8). Hadir ratusan undangan mitra BTN, seperti REI, Asosiasi Perumahan dan Pemukiman (APERSI), PT Pusri, PTBA, dan puluhan anak panti asuhan Dompet Peduli Umat Darul Tauhid Palembang. Acara berlangsung khidmat diisi dengan tausyiah bersama ustad H Nawawi Dencik, dengan materi tentang Al-quran. Dalam acara itu Branch Manager PT BTN Cabang Palembang Ade Prawita menyerahkan sebanyak 40 paket sembako dan ua-ng satunan kepada anak panti asuhan. Ade didampi-ngi Morgage Customer Loan Head Uka Tisna War-dhana usai berbuka, me-ngatakan acara tersebut bertujuan bersilaturahmi dengan mitra dan nasabah BTN. Selain itu BTN memperkenalkan program terbaru yaitu KPR Sejahtera Tapak atau FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayan Perumahan).”Kalau sebe-

Sripo/Zainal Piliang

BRANCH MANAGER PT Bank Tabungan Cabang Palembang Ade Prawita tengah memberikan sembako dan santunan kepada anak panti asuhan

lumya pinjaman hanya sampai Rp 70 juta sampai 15 tahun.Dengan program baru FLPP ini pinjaman KPR menjadi Rp 88 juta, masa pinjaman selama 20 tahun, dan bunga hanya 7,25 persen selama jangka waktu kredit,” ujarnya. Dijelaskan Uka Tisna, sebagai Bank yang terkemuka dalam pembiayaan perumahan, tambah Ade Prawita BTN mempersembahkan KPR BTN Platinum sebagai solusi bagi Keluarga Indonesia untuk

memiliki rumah idaman. “KPR BTN Platinum non subsidi ini adalah kredit pemilikan rumah dari Bank BTN untuk keperluan pembelian rumah dari developer ataupun non developer, baik untuk pembelian rumah baru atau second, pembelian rumah belum jadi (indent) maupun take over kredit dari Bank lain.” ujarnya. Suku bunga untuk KPR Rp 25O juta bunga 9,75 persen selama dua tahun. Sedangkan pijaman diatas

Rp 25O juta bunga 7,49 persen dalam jangka dua tahun, setelah itu bunga sesuai pasar. Proses cepat dan mudah.”Jangka waktu sangat flexible sampai 25 tahun.” kata Uka. Program lainnya Tabungan Batara Bunga Berbunga, program ini memberikan bonus bunga bagi nasabah yang rekening atau top up dana melakukan pembukaan dan bersedia mengendapkan dananya selama jangka waktu tertentu.(fil)


SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

AXIS Kenalkan Voice Morphing

● Hanya Dengan Rp 1.100 per menit JAKARTA, SRIPO – Pernahkah membayangkan bagaimana bunyi suara Anda apabila menjadi orang lain. AXIS, brand yang mengacu pada layanan dan produk yang inovatif, simpel, dan terjangkau, hari ini memperkenalkan peluncuran fitur voice morphing. Fitur baru ini memungkinkan pelanggan AXIS untuk mengubah suara asli mereka dengan menggunakan efek digital dan berbagi keseruan dengan merubah suara mereka. Hanya dengan Rp1.100 per menit dari panggilannya, pelanggan dapat merubah suara asli mereka menjadi

suara pria atau chipmunk selama 40 detik pertama panggilan mereka. Fitur voice morphing ini dapat digunakan di semua jenis ponsel. Chief Marketing Officer AXIS, Daniel Horan mengatakan, selalu menyenangkan mendengarkan suara lucu seseorang. Di awal peluncurannya, fitur voice morphing tersedia dengan suara pria dan suara chipmunk. Nantinya, akan diikuti dengan serangkaian versi baru untuk dicoba semua pelanggan. “Keseruan ini bisa dinikmati dengan mudah, dengan menggunakan fitur voice morphing,” katanya.

Daniel melanjutkan, AXIS adalah operator GSM pertama yang menghadirkan fitur voice morphing di Indonesia. Ini merupakan bagian dari inovasi AXIS untuk memberikan nilai lebih dari sebuah layanan komunikasi seluler, tak hanya layanan dasar seperti menelepon, SMS, dan data namun juga hiburan û bagi semua orang di Indonesia. Hanya dengan Rp 1.100 per menit dari panggilannya, pelanggan dapat merubah suara aslinya menjadi suara lain selama 40 detik pertama, dan selanjutnya akan kembali ke suara asli.(az/rel)

5

Batavia Borong 88 Ribu Kursi ● Penerbangan Tambahan Mudik Lebaran

Honda Bebek Pilihan Favorit

● Permintaan Tumbuh 12,8 Persen

PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan Honda Supra X 125 Helm in PGM-FI dengan striping dan warna baru

JAKARTA, SRIPO – Jelang Lebaran Idul fitri, sepeda motor Honda bebek terbukti menjadi pilihan terfavorit masyarakat untuk menemani beraktivitas selama liburan. Hal ini

terbukti dari tingginya penjualan Honda bebek pada bulan Juli yaitu sebanyak 82.927 unit atau tumbuh 12,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 73.521 unit.

Pertumbuhan penjualan sepeda motor Honda bebek tterjadi di semua segmen. Hal ini menunjukkan minat dan kepercayaan masyarakat terhadap Honda bebek juga merata terjadi di hampir semua segmen. Di segmen bebek kelas atas, penjualan Honda Supra series melonjak 30,4 persen dari 31.117 unit pada bulan Juni menjadi 40.563 unit pada bulan lalu. Sementara itu, di segmen bebek kelas menengah bawah, Honda Revo series membukukan kenaikan penjualan 20,1 persen dari 28.825 unit pada bulan Juni menjadi 34.617 unit di bulan lalu dan volume penjualan Honda Blade juga cukup besar yaitu sebanyak 7.747 unit.(KC)

JAKARTA, SRIPO – PT Metro Batavia Airlines sepertinya tidak mau kehilangan momen dalam masa puncak mudik Lebaran 2012 ini. Maskapai nasional tersebut memborong sebagian besar kursi penerbangan tambahan untuk melayani para pemudik. Dalam data Kementerian Perhubungan disebutkan, dari 189.528 kursi penerbangan tambahan yang disetujui oleh pemerintah, Batavia memborong sebanyak 88.167 kursi untuk penerbangan tambahan mulai dari H-9 hingga H+7, atau

hampir separuh dari seluruh penerbangan tambahan yang diajukan maskapai. Batavia benar-benar ingin mendapatkan penumpang secara maksimal, bahkan untuk dua rute maskapai tersebut bakal menyediakan penerbangan yang cukup banyak dengan pesawat berkapasitas besar yaitu untuk rute Jakarta-Medan dan Jakarta-Semarang. Untuk Jakarta-Medan, Batavia Air menyiapkan 16.328 kursi. Ini adalah rute dengan kapasitas tambahan terbesar. Untuk melayani kapasitas tersebut, maskapai tersebut menyediakan pesawat super be-

sar, Airbus A330 dengan kapasitas 314 orang. Pesawat tersebut bakal melayani rute tersebut sebanyak 26 frekuensi. Sedangkan rute kedua yang mendapat perhatian khusus Batavia adalah Jakarta-Semarang, Untuk rute tujuan ibukota Jawa Tengah tersebut, Batavia menyediakan pesawat Airbus A320 dengan kapasitas 180 penumpang. Kapasitas tambahan yang disediakan untuk rute ini adalah 14.040 penumpang. Direktur Komersial Batavia Air, Sukirno Sukarna saat ditanya mengenai hal ini mengatakan, tidak menya-

Empat Outlet Raih Motor ● Pemenang Program Prima dan Adinda ● Mitra Outlet Indosat PALEMBANG,SRIPO—PT Indosat akhirnya mengumumkan pemenang Program Adinda dan program Prima 2012. Empat mitra outlet, yakni Getabasa cell, Reza cell, Cahaya Terang dan Morita Tronik berhasil membawa pulang Honda Spacy sebagai hadiah utama. Hadiah diserahkan langsung Head of Area Southern Sumatra, Soejanto Prasetya didampingi Head of Sales Area Palembang, Nazwir Episka Lubis saat pelaksanaan buka puasa bersama mitra outlet bebe-

rapa waktu lalu di hotel swarna Dwipa. ôKami mengucapkan selamat kepada pemenang , ketika Program Ini kami selenggarakan kami mengajak serta Outlet untuk terus meningkatkan Insentifnya dan program ini juga merupakan Program Reward untuk Channel Distribusi Outlet agar terus dapat meningkatkan penjualan,”kata Head of Area Southern Sumatra, Soejanto Prasetya kepada Sripo, Sabtu (11/8) kemarin. Menurutnya, outlet adalah ujung tombak

memperkuat Penestrasi Pasar sehingga kedepan program seperi ini, lanjutnya, akan terus dikembangkan. Dia merinci, program Adinda 2012 merupakan program Aktivasi dan reload Indosat berhadiah. Untuk mengikutinya, outlet sebelumnya wajib bergabung dalam Indosat Outlet Community (IOC) di beberapa tempat tergantung lokasi outlet berada, yakni Ilir Barat,Ilir Timur, Seberang Ulu,Sungai Lilin dan Kayu Agung. Program ini juga dibagi menjadi 3 Kategori yaitu

Gold,Silver,dan Platinum yang masing-mempunyai target Aktivasi Reload yang berbeda. Pengumpulan poin aktivasi dilakukan sejak pertengahan tahun 2011, lalu dan pada Kamis (9/8) lalu diundi dan didapatkan empat pemenang mewakili tiap kawasan IOC. Pengumuman pemenang program prima, lanjut Soejanto, dilakulan bersamaan dengan pengundian program Adinda. Tidak hanya emapt unit motor, berhadiah pula tiga ipad, 12 unit ponsel Blackberry Orlando dan enam BB Gemini 3G. “Melalui program ini, kami berharap ada kedeka-

SRIPO/DEWI HANDAYANI

PEMENANG—Para pemenang hadiah utama program Adinda dan Prima berpose bersama managemen Indosat. Foto diambil Kamis (9/8) lalu di hotel Swarna Dwipa Palembang.

tan emosional yang cukup kuat antara Indosat dan para mitra outlet,”kata Soejanto. Sementara Head of Sales Area Palembang, Nazwir Episka Lubis mengatakan

sejak dilakukan dua program ini, pihaknya mengakui terjadi peningkatan reload pulsa, capai 20 persen. Makanya kedepan, program akan terus dilaksa-

ngka kalau Batavia paling ekspansif. Meski demikian, jelasnya, angka tersebut sebenarnya masih bisa turun. “Misalnya saja untuk rute Jakarta-Medan, penerbangan yang ada adalah pesawatnya diganti dengan kapasitas yang lebih besar, jadi bukan penambahan frekuensi. Karenanya seolah-olah jadi lebih besar,” ujarnya. Sukirno menjelaskan, pada masa Lebaran ini permintaan memang cukup tinggi, karenanya, Batavia ingin memberikan layanan kepada penumpang secara maksimal.(KC) nakan secara kontinue. Tidak hanya Adinda dan Prima, selama Ramadhan, Indosat Juga mengeluarkan program Gratis 3 Hari 3 Malam ++ yang merupakan kelanjutan program Ramadhan penuh berkah. Jika dalam program sebelumnya setiap isi ulang akan mendapat GRATIS Nelpon, maka Gratis 3 Hari 3 Malam ++ tidak saja memberikan GRATIS NELPON tetapi juga memberikan Gratis SMS dan INTERNETAN sampai 3 Hari 3 Malam setelah isi ulang untuk pelanggan prabayar Indosat (IM3, Mentari dan Indosat Mobile). Program ini, kata Nazwir, berlaku sejak, 20 Juli 2012, Untuk mendapatkan bonus tersebut, pelanggan wajib registrasi ke *123*1*1# (gratis) sebelum melakukan isi ulang pulsa.(why)


6

SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

Mudik Pilih Mobil Berstiker ● Angkutan Lebaran Resmi ● Jalinteng Terasa Nyaman MUARAENIM, SRIPO — Warga yang akan mudik lebaran ke kampung halaman menggunakan moda transportasi umum, dianjurkan agar memilih bus atau minibus yang telah ditempel stiker Angkutan Lebaran 2012. Kendaraan yang memakai stiker ini telah melalui penelitian oleh petugas yang dinyatakan laik jalan. “Saya sarankan pemudik naik bus yang berstiker dari Dishub,” pesan Bupati Muaraenim, Ir Muzakir Sai Sohar saat melakukan inspeksi kesiapan lebaran dan sekaligua menempel stiker secara simbolis kepada beberapa bus di Terminal Kota Muaraenim, Senin (13/8). Muzakir berharap, selama H-7 hingga H+7 Hari

Raya Idul Fitri 1433 H, lalu lintas pulang kampung di wilayah Kabupaten Muaraenim dan sekitarnya dapat berjalan aman dan lancar. Apalagi selama masa angkutan lebaran itu, truk barang non sembako termasuk truk angkutan batubara dilarang melintas di jalan raya, sehingga bisa menambah kenyamanan pemudik. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muaraenim, Drs Fathurrahman menjelaskan, kendaraan yang mendapat stiker adalah kendaraan yang telah memenuhi standar kelayakan sebagai angkutan lebaran resmi, seperti memiliki dokumen lengkap, sopir yang diperkerjakan bukan sopir tembak, kendaraan yang dipakai adalah kendaraan yang su-

dah memenuhi syarat lulus cek mekanik dari bengkel. “Guna kelancaran angkutan lebaran ini, dari Muaraenim tujuan Palembang disediakan 40 unit bus, enam PO dan enam unit armada cadangan termasuk bus sekolah,” katanya seraya menambahkan, harga tiket tidak ada kenaikan hanya menetapkan batas bawah dan batas atas. Jalinteng Nyaman Pengamatan Sripo, Senin (13/8) poros jalan lintas tengah (Jalinteng) Sumatera di wilayah Kabupaten Lahat pada H-6 mejelang Idul Fitri 1433 H, arus kendaraan masih lengang. Belum terjadi peningkatan volume kendaraan pemudik, apalagi truk angkutan batubara sudah berhenti beroperasi. “Sekarang lebih nyaman

melintas di Jalinteng Lahat ke Muaraenim, karena tidak adanya konvoi angkutan batubara, sehingga mempercepat waktu tempuh,” kata Sobri (34), pengendara yang sedang mengisi BBM di SPBU Muaralawai Kecamatan Merapi Timur. Kepala Dishub dan Kominfo Kabupaten Lahat, Chairudin dan Kasat Lantas Polres Lahat AKP Ary Sudrajat menjelaskan, dari pantaun di lapangan arus kendaraan saat ini masih normal. Kendaraan pemudik yang melintas belum terjadi lonjakan yang berarti. Diperkirakan, puncak arus mudik di Kabupaten Lahat yang lewat Jalinteng pada H-2, atau Jumat (17/ 8). (ari/mg10/st2)

Masih Didominasi Plat Hitam

Fokus Wilayah Rawan

●T ravel Mar tapura-Palembang Travel Martapura-Palembang MARTAPURA, SRIPO — Sejumlah travel jurusan Martapura-Palembang dan sebaliknya terancam tidak mendapat stiker Angkutan Lebaran 2012 dari Dinas Perhubungan (Dishub). Penyebabnya, karena sebagian besar travel yang beroperasi di OKU Timur ini menggunakan plat hitam. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten OKU Timur, Mulyanto SH MM, Senin (13/8) mengatakan, pihaknya masih mengupayakan angkutan lebaran jurusan Martapura-Palembang dan sebaliknya dengan cara melakukan koordinasi kepada Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel. “Untuk angkutan lebaran jurusan Martapura-Palembang, hingga kini belum ada. Bus juga tidak ada, sementara armada berupa travel sebagian besar masih plat hitam. Kendaraan plat hitam ini tidak mungkin ditempel stiker angkutan lebaran,” jelasnya.

SRIPO/EVAN HENDRA

ARUS MUDIK — Pada H-6 Idul Fitri 1433 H, Senin (13/8) arus mudik yang melalui Jaliteng wilayah OKU Timur mulai meningkat.

Khusus untuk bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), kata Mulyanto, yang terdata sudah ditempeli stiker angkutan lebaran 2012 sebanyak 65 bus. “Kami menurunkan tim untuk mendatangi poolpool bus yang ada. Pengelola bus dan sopirnya diberikan pengarahan agar mengutamakan pelayanan penumpang selama arus mudik dan balik,” jelasnya. Pengamatan di lapangan, Senin (13/8), arus kendaraan yang melintas jalan lintas tengah (Jalinteng)

Sumatera di wilayah Kabupaten OKU Timur pada H6 menjelang Idul Fitri 1433 H, mulai meningkat. Kapolres OKU Timur, AKBP Kristiyono melalui Wakapolres Kompol Anissullah M Ridha yang melakukan peninjauan kesiapan Pos Pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan mudik didampingi Wakil Bupati HM Kholid Mawardi SSos dan Sekda H Syamsu Sugianto mengatakan, puncak arus mudik di wilayah OKU Timur diprediksi terjadi pada H-3 atau Kamis (16/8). (mg3)

PTSB Bantu Delapan Masjid BATURAJA, SRIPO — Managemen PT Semen Baturaja (PTSB) membantu delapan unit masjid di wilayah Ring I. Total dana bantuan yang dialokasikan Rp 80 juta. Bantuan dana itu disampaikan pada acara Safari Ramadan 1433 H selama delapan hari, 8-15 Agustus. “Dengan bantuan dana ini diharapkan seluruh masjid di Ring I PTSB dapat merasakan perhatian dari PTSB,” kata Ketua Bina Lingkungan PTSB, Ardi SE didampingi staf humas Gili Aprial Braja kepada Sripo, Senin (13/8). Pengurus dan jamaah masjid yang berada di Ring I PTSB memanjatkan doa bersama untuk kemajuan pabrik semen ini agar senantiasa menjadi perusahaan yang tumbuh berkembang besar dengan baik dan menjadi kebanggaan warga OKU khususnya dan warga Sumsel umumnya.

FOTO/IST

BANTUAN — Kepala Bina Lingkungan PT Semen Baturaja (PTSB), Ardi SE menyerahkan bantuan dana untuk Masjid Nurul Fallah Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur.

Tim safari ramadan PTSB dipandu Marsidi Marsono (Kepala Departemen Operasi), Kepala Biro Umum M Muammar Syah Reza, Kabag Kemitraan dan Bina Lingkungan Ardi, Kepala Keamanan AKP Yose Rizal dan staf humas Gili Aprial Braja berkunjung ke delapan masjid di Ring I.

Disebutkan, masjid yang dikunjungi oleh managemen PTSB selama Safarai Ramadan 1433 H antara lain Masjid ArRuhama Kelurahan Air Gading. Masjid yang dikunjung tim safari ramadan PTSB mendapat bantuan dana masing-masing Rp 10 Juta per masjid. (eni)

Medco Berbagi Bersama Yatim MUARAENIM, SRIPO — PT Medco E&P Indonesia Area Lematang, menyantuni Panti Asuhan dan Pondok Pesantren (Ponpes) Darutta’lim di Lubukbata, Desa Pinang Belarik, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muaraenim, Senin (13/8). Manager Operasi PT Medco Lematang, Asep Bunawan di sela-sela buka puasa bersama mengungkapkan, setiap ramadan pihaknya memberikan bantuan untuk panti asuhan di Muaraenim. “Ini tahun ketiga menyantuni Panti Asuhan di Muaraenim,” ujar Asep di dampingi Humas PT Medco, Yulianto.

Bantuan ini, kata Asep, nilainya kecil dan tidak seberapa, namun nilai keikhlasannya dalam menjalin silaturahmi dengan warga sekitar. Ke depan, Medco siap memberi bantuan sesuai kemampuan perusahaan bagi Ponpes dan panti asuhan. Ketua Yayasan Darut Taklim, Umar Rasyid didampingi Pengurus Ponpes, Cik Somad mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kunjungan yang dilakukan managemen PT Medco Lematang. “Semoga silaturahmi ini terus berlanjut dan bermanfaat bagi anak-anak di ponpes dan panti asuhan Darut Taklim,” katanya. (ari)

SRIPO/ARDANI

STIKER — Bupati Muaraenim, Ir Muzakir SS (berpeci) menempel stiker di salah satu kaca bus angkutan lebaran di Terminal Kota Muaraenim, Senin (13/8).

SRIPO/MG16

AKBP Abi Darrin

SEBAGAI antisipasi segala bentuk kejadian di wilayah Kota Pagaralam menjelang Idul Fitri 1433 H, jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kota Pagaralam melakukan pemetaan sejumlah titik rawan, baik rawan kriminalitas, kecelakaan lalulintas (Lakalantas), termasuk kawasan rawan longsor terutama pada jalur mudik. Hal ini dilakukan, karena ada beberapa lokasi di sepanjang jalur Lahat-Pagaralam yang dinilai rawan kriminal, kecelakaan dan tanah longsor. Namun jalur Pagaralam-Lahat merupa-

kan kawasan yang paling rawan longsor, karena beberapa titik jalan berada di bawah tebing cadas. “Kami sudah melakukan pemetaan wilayah rawan. Hal itu dilakukan untuk mempermudah gerak dan tindakan cepat oleh petugas bila suatu waktu terjadi tindak kriminal, lakalantas, atau bencana alam,” kata Kapolres Pagaralam, AKBP Abi Darrin, Senin (13/8). Diakui, kawasan rawan kriminalitas yang patut diwaspadai, seperti kawasan objek wisata Gunung Dempo, akses jalan sepi

yang jarang dilewati pengemudi kendaraan. Begitupun, pusat keramaian yaitu pasar biasanya rawan aksi jambret ataupun copet. Sedangkan, rawan lakalantas di kawasan Liku Endikat dan Lematang. “Petugas foksu di daerah-daerah yang dinilai rawan,” kata AKBP Abo Darrin. Kabag Ops Polres Pagaralam, AKP Erlangga menambahkan pihaknya mengerahkan 115 personil gabungan untuk melakukan pengamanan di sejumlah wilayah rawan itu. (mg16)

RSUD Banyuasin Siaga 24 Jam BANYUASIN, SRIPO — Guna memberikan pelayanan bagi masyarakat dan pemudik yang akan melintas di ruas Jalintim wilayah Banyuasin, tidak perlu khawatir. Selain sudah ada beberapa Pos Kepolisian untuk pengamanan, juga pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuasin siaga 24 jam dalam memberikan pertolongan kepada para pasein. “Selain menyiagakan dua dokter dan para medis setiap harinya, juga disiagakan tiga unit ambulance,” kata Direktur RSUD Banyuasin, dr Syaumariadi MEpid kepada Sripo, Senin (13/8). Menurutnya, petugas disiagakan untuk berjagajaga mengantispasi kemungkinan adanya korban kecelakaan lalulintas (Lakalantas), termasuk pemudik yang kemungkinan mengalami diare, maag dan penyakit kejang pencernaan (colik), yang

biasanya mendominasi penyakit yang dialami warga setiap lebaran. Disebutkan, RSUD Banyuasin menyiagakan pertolongan terhadap pasien lakalantas di Instalasi Gawat Darurat (IGD). “Kami tetap fokus pada kasus emergency sepanjang arus mudik dan balik lebaran, sementara untuk mendukung hal itu telah disiagakan 3 unit ambulan dan 1 unit mobil jenazah,” jelasnya. Ditambahkan, tim yang telah dibentuk akan siaga 24 jam untuk kasus-kasus emergency. Setidaknya dalam satu tim terdiri dari dua dokter, perawat, bidan, tenaga administrasi dan portir. Dalam satu hari tim dibagi dua shift kerja. “Semua fasilitas untuk menampung pasien korban lakalantas dinilai sudah cukup, misalnya bed, dan kami yakin bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien,” katanya.

SRIPO/SYAIFUDDIN

SIAGA — Sejumlah pasien saat mendaftar di RSUD Banyuasin, Senin (13/8). RSUD ini siaga 24 jam dan siap melayani pemudik.

Bupati Banyuasin, Ir H Amiruddin Inoed mengimbau pemudik agar memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama dalam perjalanan. Jika mengalami keletihan, sebaiknya istirahat melepas lelah di tempat peristirahatan yang bisa ditemukan di setiap pos ter-

padu di sepanjang ruas Jalintim Palembang-Betung, yakni di Sukajadi, Pos Musi Pahit, Kecamatan Talang Kelapa, Desa Lalang Sembawa Kecamatan Banyuasin III, di depan gerbang Kayuara Kuning dan Pasar Betung Kecamatan Betung. (udn)

Rebana Semarakkan Ramadan 1433 H KAYUAGUNG, SRIPO — Menyemarakkan bulan suci Ramadan 1433 H dan menyambut HUT Kemerdekaan ke-67 RI dilakukan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Seperti yang dilakukan masyarakat bersama Pemerintahan Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI, menggelar Lomba Rebana dan Busana Muslim, Senin (13/8). Ketua Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Cabang Kabupaten OKI, Hj Tartilah Ishak Mekki mengatakan, rebana adalah kesenian yang bernapaskan Islam, karena lantunan syairnya

mensyiarkan Islam. “Saya merasa bangga dengan ibu-ibu yang begitu antusias mengikuti lomba rebana dan memersiapkan perayaan Hari Raya Idul Fitri,” ucap Hj Tartila. Asisten II Pemkab OKI, Drs H Edwar Candra yang mewakili Bupati H Ishak Mekki mengatakan, Pemkab OKI menyambut baik kegiatan lomba rebana ini. “Pemda bangga kepada pemerintah kecamatan dan masyarakat Lempuing yang telah menyeramarakkan bulan suci Ramadan dengan berbagai lomba bernafaskan Islam, serta menggelar kegiatan menyambut Hut Kemerdekaan RI 2012 ini,” ujar Edward. (std)

SRIPO/STD

Hj Tartilah Ishak Mekki

Ikan Gabus Giling Diminati

● Satu Kilogram Rp 60 Ribu IKAN GILING — Ikan gabus giling yang dijual pedagang di Pasar Pangkalanbalai cukup diminati warga. Salah seorang pedagang menunggu calon pembeli Senin (13/8). SRIPO/ SYAIFUDDIN

MENJELANG Hari Raya Idul Fitri 1433 H yang tinggal beberapa hari lagi, harga ikan gabus dan tenggiri yang menjadi bahan baku utama pembuatan pempek, langsung mengalami kenaikan cukup siginifikan. Seperti di Pasar Pangkalanbalai, harga ikan gabus tembus Rp 40 ribu dari sebelumnya Rp 32 ribu per kilogram.

Khusus ikan gabus giling sudah menyentuh Rp 60 ribu, dari sebelumnya seharga Rp 35 ribu perkilogram. Sedangkan ikan tenggiri giling mencapai Rp 25 ribu dari hari biasa hanya Rp 18 ribu per kilogram. Sapik (35) pedagang ikan kepada Sripo, Senin (13/8) mengatakan, naiknya harga ikan gabus dan ikan

tenggiri karena tingginya permintaan ikan untuk bahan baku pembuatan pempek itu. Sedangkan stok ikan gabus di pasaran sangat terbatas. “Selama puasa ini kami kesulitan mendapat pasokan ikan gabus,” katanya. Dengan terbatasnya stok ikan gabus di pasaran ini, otomatis meningkatkan harga jual, apalagi

permintaan masyarakat akan ikan gabus ini mengalami kenaikan hingga 60 persen dari hari biasanya. “Permintaan ikan gabus cukup tinggi, terutama ikan gabus giling,” timpal Yus (40) pedagang ikan lainnya seraya menyebutkan, lebaran tahun lalu ikan gabus dan tenggiri tembus Rp 70 ribu per kilogram. (syaifuddin)


SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

Dodi Rela Jual Rumah „ dari halaman 1 rong supaya ketiga unsur dari stakeholder ini mau berkontribusi untuk kemajuan SFC kedepan. Memang diakui musim 2011/ 2012 lalu, SFC bisa dibilang belum sepenuhnya berhasil menutupi keuangan klub, karena masih kurangnya sponsor yang mau bekerjasama. “Bahkan selaku presiden klub, saya harus merelakan harta benda, yakni rumah dan sejumlah uang tabungan pribadi untuk menutupi keuangan SFC musim lalu. Oleh karena itulah, untuk memulai kompetisi 2012/ 2013 ini kita mulai bergerak cepat mendapatkan sponsor-sponsor baru,” jelasnya, Senin (13/8). Dikatakan Dodi, memang untuk saat ini sponsor yang baru menyatakan deal dengan SFC adalah Bank Sumsel Babel dan PT BA (Bukit Asam). Keduanya adalah sponsor lama yang sudah bekerjasama dengan SFC sejak musim lalu. Kemudian Yamaha PT Thamrin Brother masih dalam tahap negosisiasi untuk memperpanjang kon-

Sekali Sedot Untung Rp 100 Juta „ dari halaman 1 Yopi Mardiyanto (39), warga Palembang dan Subaruddin (35) warga Jambi. Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti, berupa satu unit tangki yang dimodifikasi bersama truk berwarna kuning dengan nomor polisi (nopol) B 9706 TC yang berisi 9.000 liter minyak mentah. Informasi yang dihimpun, jika aksi pencurian tersebut terjadi di pipa utama distribusi penyaluran di Km 78 Kelurahan Rimba Asam Banyuasin,sekitar 100 meter dari Mapolsek Betung. Petugas unit pemeriksa tekanan minyak pada saluran distribusi utama sekitar pukul 00.00 curiga terjadi sesuatu karena berdasarkan laporan alat pengukur tekanan gas, telah terjadi penurunan volume minyak mentah berangsur-angsur. Tekanan gas turun dratis pada pukul 00.30 yakni dari 139 menjadi 77 derajat tekanan. Saat anggota mulai menyelidiki, bersama petugas menemukan truk yang di-

JK: Rohingya Mirip Ambon-Poso „ dari halaman 1 gara anggota OKI lainnya,” kata Jusuf Kalla di sela-sela meninjau posko relawan PMI di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (13/8). Jusuf Kalla menilai kasus Rohingya hampir sama dengan konflik yang membakar Ambon dan Poso beberapa tahun silam. “Hampir sama dengan konflik di Ambon dan Poso. Itu konflik antarorang kemudian menjadi konflik komunal yang akhirnya merembet ke masalah agama,” ungkapnya. Sebenarnya daerah di mana mereka tinggal merupakan kawasan yang subur dan penghasil beras yang produktif. Tapi di saat sulit, mereka tetap memerlukan bantuan. “Daerahnya subur, tetapi mereka lagi konflik. Kita harus bantu mereka

Afdhal Mana Uang atau Beras? „ dari halaman 1 Abbas: “Rasulullah Saw telah mewajibkan zakat fithrah sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa dari lalai dan dosa lisan. Juga sebagai wahana memberi makan kepada orang-orang miskin. Barang siapa menunaikannya sebelum salat, maka zakatnya dapat diterima. Dan barang siapa menunaikannya sesudah salat maka itu merupakan sedekah biasa.” (HR.Abu Dawud dan Ibnu Majah-

trak kerjasamanya. “Namun sinyal kesepakatan untuk melanjutkan kontrak tampaknya sudah mulai terlihat, tinggal lagi menunggu nominal angka berapa besar sumbangan yang akan diberikan,” jelasnya. Dodi mengungkapkan untuk mencapai target Rp 35 miliar ini, manajemen akan melakukan audensi bersama Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. Jadi semua BUMN yang ada di Sumsel, pengusaha karet dan pengusaha batubara ini akan diundang untuk bertatap muka langsung, untuk membicarakan kerjasama dengan SFC untuk mengarungi kompetisi musim depan. “Sekarang ini kan pembiayaan SFC bebannya begitu berat, kita sekarang disuruh cari sumber pendanaan sendiri. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang masih ditopang oleh APBD. Namun musim ini kita patut berbangga karena bisa meraih double winner, tanpa menggunakan uang rakyat,” ujarnya. Oleh karena itulah, Dodi berupaya keras mengajak setiap masyarakat Sumsel untuk berkontribusi lebih demi kemajuan SFC. Inilah saatnya kalau memang

mau berperan aktif untuk memajukan persepakbolaan daerah khususnya di Sumsel, yakni melalui SFC. Apalagi musim depan beban SFC untuk mempertahankan eksistensi dan prestasi tentu akan lebih berat lagi. “Untuk biaya perekrutan dan kontrak pemain saja bisa mencapai Rp 17,5 miliar sementara sisanya adalah untuk biaya operasional, akomodasi dan transportasi. Beruntung musim ini kita lalui dengan lancar, dibandingkan dengan klub-klub lainnya, yang ternyata banyak kolaps akibat tidak sanggup mendanai keungan klub tanpa adanya topangan APBD,” ulas anggota DPR RI ini. Sementara Direktur Keuangan SFC, Augie Bunyamin mengungkapkan saat ini sudah mengumpulkan sekitar 50 persen dari dana Rp 35 miliar yang dibutuhkan. Kerjasama akan terus ditingkatkan, tidak hanya dalam bentuk jasa melainkan sumbangan dalam bentuk uang juga. “Misalnya saat ini manajemen sedang menjajaki kerjasama dengan apparel, yang menyediakan peralatan-peralatan pemain supaya bisa juga menyumbangkan nominal uang,” ucapnya. (cw2)

parkir ditepi Jalintim Banyuasin. Saat ditelusuri didapati enam kawanan telah menyalurkan minyak mentah dengan menggunakan selang panjang mencapai 100 meter. Lalu saat dilakukan pengerebbekan, empat kawanan berhasil melarikan diri dengan menggunakan mobil pribadi jenis avanza yang belum diketahui identitasnya. Dua pelaku, Yopi dan Siparuddin diamankan ketika duanya berusaha melarikan diri ke arah hutan. Dihadapan petugas Polsek Betung, kedua pelaku mengaku memang spesialis melakukan aksi pencurian minyak mentah di wilayah Banyuasin dan Muba. Hasil pencurian berupa minyak mentah dibawah ke penadah di kota Palembang. “Aku dikenali dengan Ad, dia yang ngajak aku mencuri minyak. Katanya minyak itu, bakal dijual di Palembang,”kata Yopi. Terpisah, Kapolres Banyuasin AKBP Agus Setiawan didampingi Kabag Ops Kompol Doni S Sembiring membenarkan jika anggotanya bersama dengan petugas keamanan PT Elnusa telah mengamankan dua pelaku aksi pencurian minyak mentah dengan mengamankan satu unit truk yang berisi tangki bermodifikasi.

Di dalam tangki tersebut tedapat lebih dari 9.000 liter minyak mentah siap angkut. Atas dasar penyelidikan, maka kedua pelaku masih dilakukan penahanan di Mapolres Banyuasin. “Kedua pelaku masih diamankan, untuk dilakukan pengembangan atas empat yang masih dicari. Kedua pelaku diduga bagian dari jaringan pencurian minyak mentah yang sudah sering melakukan aksinya di Banyuasin dan sekitarnya,” jelas Agus. Ditambahkan Perwakilan PT Elnusa Tbk, Tradan F Fikri, jika pihaknya telah sering mengalami aksi pencurian. Pencurian kali ini, modusnya hampir sama dengan beberapa aksi pencurian sebelumnya yakni dengan menggunakan truk yang dimodifikasi berisi tangki. Untuk kerugian atas aksi ini, Fikri mengaku belum dapat menghitung, karena pihaknya masih melengkapi upaya menetralisasi lokasi kebocoran yang dilakukan pencuri. “Tidak terjadi pencemaran, namun kerugian belum dapat ditafsir secara pasti, kalau menghitung jumlah minyak yang sudah berhasil disedot, kerugian bisa mencapai Rp 100.000.000, “ tandasnya. (udn)

lain berebut saling mendahului dan tidak mau mengalah, sehingga jalan tersendat cukup lama. “Tidak motor, tidak mobil semua tak ada yang mau mengalah. Sudah tahu macet begini masih juga nyerobot masuk,” ujar sang perempuan berteriak sambil membuka kaca sedan Vios-nya. Tak sekadar mengomel, perempuan tersebut juga nampak melambai-lambaikan tangan dan mengarahkan pengendara lain agar mengosongkan jalan yang akan dilaluinya. Ia pun sempat menyatakan keheranannya kepada watak masyarakat yang sering sekali menyerobot jalan yang seharusnya bukan jalurnya. “Sudah tahu ini jalur kiri untuk kendaraan menuju arah sana. Eh, malah diisi kendaraan yang mau ke sini (berlawanan arah, Red). Itu kan gak ada otak namanya,” cetusnya. Tak kalah seru, perang klakson terdengar di belokan di Jl Angkatan 45 menuju PSCC. Di sini, selain pengendara berebut ingin lebih cepat ke arah Jl POM

sekarang,” tegas Jusuf Kalla. Minta Bantuan Etnis muslim Rohingya di Provinsi Arakan, Myanmar, meminta bantuan kemanusiaan kepada pemerintah dan parlemen Republik Indonesia (RI). Selain itu, pemerintah dan parlemen Indonesia diminta melakukan intervensi kepada pemerintah Myanmar agar bantuan kemanusiaan bisa masuk dan diterima warga Rohingya. Hal itu diungkap dalam pertemuan antara Komisi I DPR dengan warga Rohingya yang diwakili Lukman Hakim Presiden Burmese Rohingya Association in Japan, Nurul Islam Presiden Arakan Rohingya National Organisation, Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya-Arakan (PIARA), dan para aktivis kemanusiaan Indonesia di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Senin (13/ 8). Dalam pertemuan itu diceritakan berbagai perlakukan diskriminasi, keke-

rasan, hingga pembunuhan yang dilakukan pemerintah Myanmar kepada etnis Rohingya. Pemerintah disebut tidak mengakui etnis Rohingya sebagai bagian dari 136 etnis yang diakui di Myanmar. Padahal, enis Rohingya telah ada di Arakan sejak abad 7 Masehi. Akhirnya, warga etnis Rohingya menghadapi dua pilihan, antara bertahan dengan perlakuan pemerintah atau keluar dari Myanmar. Tak dapat dipastikan berapa jumlah warga Rohingya yang telah keluar dari Myanmar. Mereka memperkirakan antara 1,5 juta sampai 3 juta warga Rohingya yang telah berpencar ke berbagai negara. Para relawan dari ACT dan PKPU yang mengirimkan tim ke Myanmar juga memaparkan temuan di sana. Menurut mereka, sangat sulit menembus sampai ke titik konflik lantaran adanya kebijakan pemerintah Myanmar. Pengalaman selama ini, sangat sulit untuk menda-

patkan visa ke Myanmar. Kalaupun visa didapat hanya untuk beberapa hari. “Di sana ada tekanan untuk tidak membantu pengungsi. Ada tiga NGO dari negara lain yang kegiatannya dibekukan. NGO lokal juga sulit membantu,” kata salah satu relawan ACT. Pihak PIARA meminta kepada pemerintah Indonesia mengakomodasi para pengungsi Rohingya yang terdampar di Indonesia dengan memberikan pelayanan yang sesuai standar kemanusiaan. Pemerintah juga diminta tidak mengembalikan mereka ke Myanmar apabila kondisi keamanan belum kondusif. Para politisi Komisi I meminta kepada pemerintah Indonesia untuk membawa masalah Rohingya ke tingkat internasional. Salah satu agenda terdekat yakni sidang Sidang darurat OKI (Organisasi Negara-negara Islam) pertengahan Agustus 2012. (kompas.com)

Nailul Authaar:4/184) Apakah yang lebih afdhal mengeluarkan zakat fithrah dengan beras atau dengan uang, para Ulama Fiqh berpedapat; Hanafiyah menyatakan, seseorang boleh mengeluarkan zakat fithrah dengan harganya; dirham, dinar, uang atau apa saja yang dia kehendaki. Karena hakikatnya yang wajib adalah mencukupkan orang fakir miskin dari meminta-minta sebagaimana dinyatakan Rasulullah Saw: “Cukupkanlah mereka dari meminta-minta di dalam hari seperti ini.” Mencukupkan orang fakir miskin dari memintaminta dapat tercapai dengan memberikan harga-

nya (qimmah). Jumhur Ulama termasuk Syafi’iyah, zakat fithrah dapat ditunaikan dari biji-bijian dan buah-buahan yang dapat dijadikan makanan pokok (Kutul balad). Makanan pokok yang dimakan oleh mayoritas penduduk dan yang berkualitas baik, misalnya gandum lebih baik dari kurma, sedangkan kurma lebih baik daripada anggur. (Asy-Syarh as-Shagir:1/675). Tentu tidak sama masing-masing daerah yang dijadikan makanan pokok, sebagaimana hadits dari Abu Said al-Khudri: “Ketika masih ada Nabi Muhammad Saw dulu, kami mengeluarkan zakat fithrah dengan satu sha’

kurma, satu sha’ anggur dan satu sha’ keju.” (HR. Daruquthni dan Malik bin Anas). Maka menurut Jumhur tidak sah menunaikan zakat dengan harganya. Pendirian Jumhur Ulama ini mengacu kepada perkataan Umar Ibnul Khaththab: “Rasulullah Saw mewajibkan zakat fithrah sebanyak satu sha’ kurma dan satu sha’ gandum.” (HR. JamaÆah-Nailul Authaar: 4/179). Jika berpaling dari ketentuan itu maka dia telah meninggalkan kewajiban. (Wahbah az-Zuhaili, Al-Fiqhul Islam Waadillatuhu, Vol.III hlm.354) Demikian jawaban Buya. Wassalam Wr Wb.

7

ANTARA/YUDHI MAHATMA

MUDIK LEBARAN — Calon penumpang berjalan menuju KM Dobonsolo yang mengangkut ke sejumlah tujuan ke Indonesia Timur di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (13/8). Kementerian perhubungan memperkirakan puncak arus mudik dengan armada kapal akan terjadi pada Rabu (15/8) mendatang.

Terjebak Macet Pengendara Saling Maki „ dari halaman 1

IX (depan DPRD Sumsel), juga sebagian ada yang memutar balik meski ada tanda dilarang. Ini terjadi lantaran, belokan yang persis di depan undermall Palembang Square ditutup. Salah seorang pengendara sepeda motor, nyaris saja terpancing emosi dan memukul kaca pintu mobil milik salah seorang pengendara. Ini berawal dari bunyi klakson yang mengganggu pendengaran, padahal kendaraan di bagian depan memang tidak bisa jalan lantaran macet. “Dia pikir cuma dia saja yang pengen cepat. Gak perlu pakai klaksonlah bising telinga,” ujar Adi menggerutu. Tidak dipungkiri, beberapa hari terakhir jumlah kendaraan di jalan raya terlihat sangat ramai dari biasanya. Apalagi jika memasuki kawasan pertokoan atau pusat perbelanjaan seperti swalayan atau mal. Antrean kendaraan begitu banyak, sehingga kerap menimbulkan kemacetan. Pemandangan serupa juga terjadi di Jl Jendral Sudirman. Khusus jalur dari arah Km 12 menuju pusat kota terlihat padat merayap. Namun sebaliknya dari pusat kota menuju Km 12 cukup lengang. Padat Selain di Palembang Ilir, Kota Palembang seberang Ulu pun dipadati wong kito. Pantauan Sripo, kemarin, kendaraan padat merayap

di Jalan DI Panjaitan. Persis di depan JM mall Plaju terjadi penumpukan karena arus keluar masuk parkir kendaraan. Ini menghambat laju kendaraan lainnya. Akibatnya terjadi macet panjang kearah Jalan A Yani dan melebar hingga pangkal jembatan Ampera. Hingga jembatan Ampera, laju kendaraan juga melambat karena kondisi jalan diatasnya dalam perbaikan. Kondisi jalan terkikis bercampur dengan sedikit pasir dan bebatuan. “Wah, macet nian. Kalau lewat jembatan juga tidak bisa ngebut karena kondisi jalan masih diperbaiki. Kalau kita ngebut nanti jatuh. Ini jadi bikin tambah macet,” kata Anwar, mahasiswa. Kemacetan melebar hingga pangkal Ampera menuju Bundaran Air Mancur. Kendaraan kembali merayap lantaran aktivitas di seputaran pasar 16 Ilir yang padat. Polisi bahkan harus bersiaga di dekat Bundaran Air Mancur mengatur arus. “Ini banyak mobil dari pasar yang keluar ke arah Jalan Sudirman, makanya macet seperti ini,” ucap AKP Suyanto dari Satlantas Polresta Palembang. Menurutnya, saat ini muncul titik kemacetan baru, yakni di Bundaran Air Mancur menuju Jalan Merdeka dan Jalan Sudirman. Diakui saat ini volume kendaraan meningkat. Banyak

mobil dari luar Palembang, masuk, tujuannya ke Pasar 16 Ilir. Akibatnya terjadi penumpukan di seputaran Bundaran Air Mancur, pertemuan kendaraan dari pasar ke arah Sudirman dan Merdeka penyebabnya. “Ini yang mengakibatkan macet,” katanya. Titik lainnya terjadi di depan International Plaza. Beberapa badan jalan dibuat parkir dadakan. Bahkan jika sore dibuat empat lapis. “Kita maklum, tapi kalau macet seperti ini pengelolanya tetap kita peringati,” katanya. Dikatakan secara umum kemacetan seperti ini terjadi hampir setiap tahun dan puncaknya diprediksi terjadi pada H-2 lebaran. Titik yang paling diserbu, lanjut dia, yakni areal mall dan pasar tradisional. “Makanya kita sudah tempatkan posko siaga disana termasuk tambahan personil untuk pengatur lalu lintas,” urai dia. Sementara Pengelola International Plaza, Rihansyah mengaku terjadi peningkatan pengunjung. Perhari bisa lebih dari 30 ribu pengunjung, jauh melonjak dibanding sebelumnya, dikisaran 10 hingga 15 ribu. Pihaknya jauh-jauh hari sudah menyediakan lahan parkir yang menampung lebih dari 5000aan kendaraan dengan sistem parkir progresif. Soal parkir di bahu jalan, dia mengaku tidak tahu karena tidak dikelola langsung. (mg1/why)

Dipadati Lima Ribu Mobil

arus kendaraan ini enggak masalah. Tapi kalau ada yang flight di luar schedule (tiba berbarengan), terpaksa kita antisipasi perpanjang jam kerja petugas kita. Dari yang biasanya delapan jam menjadi double shift 16 jam,” ujar Andi. Sementara untuk standar mengantisipasi kema-

cetan, selain memberlakukan sistem komputerisasi juga penarikan manual. “Kayak jemput bola seperti di pintu tol, petugas menghampiri konsumen. Contoh, lima kendaraan yang pake komputerisasi, lima lagi ditarik secara manual,” jelas alumni SMEA Karya Abadi Palembang. (fiz)

„ dari halaman 1 arus mudik lebaran, kendaraan pun ikut melonjak mencapai lebih dari 5.000 kendaraan. “Kalau pesawat normal,


8 SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

1600 Buku Khutbah Disebar ● Dicetak Kanwil Kemenag Sumsel PALEMBANG, SRIPO — Sebanyak 1600 buku khutbah Idul Fitri 1433 H terbitan Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel dibagikan ke masjid-masjid dan Kantor Kemenag Kabupaten dan kota. Buku setebal 15 halaman ini diharapkan menjadi referensi sekaligus acuan dalam pelaksanaan khutbah. Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Khaitami MM melalui Kabid Pendidikan Agama Pada Masyarakat dan Pemberdayaan Masjid (Penamas) Drs HM Toha, Selasa (13/ 8) mengatakan, Kemenag setiap tahun menganggarkan pencetakan buku khutbah dua hari raya secara rutin, yang bertujuan agar masyarakat bisa memiliki acuan untuk melaksanakan khutbah. Selain itu, meteri khutbah bebas/bersih dari unsur SARA, mengajarkan masyarakat untuk peka/pedu-

li terhadap lingkungan dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada AllAh SWT. “Buku khutbah ini dicetak dan dibagikan untuk membantu masyarakat agar tidak repot lagi membuat khutbah,” kata Toha. Kehadiran buku khutbah bisa jadi menjadi bahan atau referensi bagi masyarakat sehingga materi khutbah yang disampaikan lengkap dan aktual sesuai dengan kondisi sosial yang terjadi. Seperti untuk edisi Idul Fitri 1433 H kali ini, materi khutbah ditulis Dr Muhammad Adil MA, yang menyampaikan pesan sosial Ramadan mubarak. “Materinya aktual dan sarat dengan pesan kepedulian terhadap alam dan lingkungan,” katanya. Pantauan sripo di Kanwil Kemenag Sumsel, khususnya di Lantai III ruang Penamas, setidaknya ada 382 pengurus masjid dan mu-

sallah meminta dan mengambil buku khutbah. Bahkan, satu pengurus mewakili masjid lain yang ada di sekitarnya dan buku tersebut diberikan secara gratis. Selain memenuhi kebutuhan masjid/musallah yang ada di Palembang, Kabid Penamas Kanwil Kemenag Sumsel juga mendistribusikan buku khutbah tersebut ke 15 kabupaten yang ada. Bahkan, setiap daerah dikirim 50-100 buku. Kasubag Humas Kanwil Kemenag Sumsel Saefudin Latief SAg sedikit menjelaskan isi dan gambaran materi khutbah yang ditulis Dr Muhammad Adil MA, yang memuat tentang puasa dan hubungannya dengan kesalehan sosial, Islam dan fakir miskin, Islam dan silaturahi, Islam dan keberuntungan. “Isinya aktual dan benar-benar menggambarkan Islam itu sebagai rahmat bagi alam semesta,” katanya. (sin)

Putaran Akhir Ramadan H Ahmad Nasuhi (Ustadz Choiy) Kankemenag Kabupaten Muara Enim

Allah berfirman: “Dan janganlah kamu campuri mereka (isteri), sedang kamu beritikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa,” (QS Al-Baqarah: 187). Segala pujian dan sanjungan hanya milik Allah, Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada junjungan dan teladan kita Nabi Muhammad SAW, seorang hamba

yang diutus Allah sebagai rahmat bagi alam semesta. Dengan tulisan singkat ini kita mengharapkan agar dapat memberi manfaat. Mudah-mudahan Allah SWT, menjadikan seluruh amalan kita saksi pemberat timbangan kebaikan di akherat nanti, amin ya rabbal ‘Alamin. Ramadan adalah bulan dimana tempat kita dilatih dengan berbagai macam latihan, termasuk didalamnya itikaf. Maka dalam sepuluh terakhir di bulan Ramadan ini, kaum muslimin sangat dianjurkan (disunnahkan) melakukan itikaf. Sebagaimana Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah SAW biasa beritikaf pada setiap Ramadan selama 10 hari (HR. Bukhari) Lalu apa sesungguhnya makna itikaf, hukum itikaf, keutamaan, serta bagaimana tatacara pelaksanaan itikaf? Makna itikaf Itikaf berasal dari akar kata ‘akafa - ya’kifu - i’tikaf, yang secara

bahasa bermakna al mulaazamah, yaitu menyertai terus, menetap atau tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Secara syara, itikaf adalah tinggal atau berada dalam masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT, atau selalu menyertai ketaatan yang khusus, di waktu yang khusus, menurut syarat yang khusus, di tempat yang khusus (At Tafsir Al Munir, Prof Dr Wahbah Az Zuhaili). Imam Ibnul Qayyim berkata, Maksud itikaf adalah menghubungkan ruh dan hati orang yang beritikaf itu dengan Dzat Allah SWT. yang Maha Suci yaitu memutuskan seluruh hubungannya dengan selain Allah SWT, memusatkan perhatiannya hanya kepada Allah, dan mengalihkan kesibukannya dari selain Allah SWT, kepada Dzat-Nya yang Maha Suci serta sambil memutuskan seluruh perhatian kepada selain Allah SWT, menjadikan seluruh pikiran dan angan-angannya semata-mata un-

Empat Kelompok Manusia Dirindukan Surga

● Haul Keenam Hj Nyimas Ningayah ● Di Kediaman H Halim PALEMBANG, SRIPO — Ratusan warga dan anak yatim, Senin (13/8) sore menghadiri haul ke-6 almarhuma Hj Nyimas Ningayah binti Kms Syafrudin dan almarhum H Ali. Keduanya merupakan orangtua dari H Halim, tokoh masyarakat dan pengusaha ternama Sumsel. Kegiatan haul dan buka puasa bersama digelar di kediaman H Halim, Jl dr M Isa, Palembang. Setelah acara yasinan bersama, takziah, dan buka puasa bersama, acara yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama tersebut, dilanjutkan dengan sholat Isya’ dan tarawih bersama yang dihadiri Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Nugroho Widyitomo, dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dikdik Maulana Arief Mansyur. Menjelang berbuka puasa bersama, ustaz Drs KH Adib Kailani memberikan tauziah, yang menjelaskan tentang empat kelompok manusia (muslim) yang dirindukan oleh syurga. Keempat kelompok tersebut, pertama orang yang suka membaca Alquran, kedua orang yang pandai menjaga lidah dan mulutnya. Lalu ketiga, orang tuk mengingat-Nya dan menumbuhkan kecintaan kepadaNya, sehingga tumbuhlah kecintaan yang mendalam kepada-Nya sebagai pengganti kecintaannya kepada makhluk. Kecintaan seperti inilah yang akan bermanfaat di tengah keganasan di dalam kubur, kepiluan dipadang mahsyar kepedihan siksaan api neraka, yang pada hari itu tiada seorang pun dari yang kita cintai bisa memberi pertolongan selain Allah SWT. Apabila hati ini telah mencintaiNya, maka betapa indah dan nikmatnya waktu yang akan berlalu bersamaNya. Apabila itikaf dikerjakan dengan niat yang ikhlas, maka ia adalah ibadah yang paling utama. Keistimewaan-keistimewaannya tidak terbatas, yaitu membersihkan hati dari kecintaan dan ketergantungan kepada dunia dan seisinya, menyerahkan jiwa kepada Allah SWT dan bersimpuh di hadapan Allah SWT. Dan paling utama adalah beritikaf pada hari terakhir di bulan Ramadan. Aisyah radhiyallahu anha mengatakan “bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam biasa beritikaf pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan sampai Allah azza wa jalla mewafatkan beliau.” (HR Bukhari dan Muslim). Itikaf merupakan sarana muhasabah (evaluasi diri), mengingat Allah dalam tafakkur (kontemplasi) dan tadabbur yang sangat efektif bagi seorang Muslim dalam rangka memelihara dan meningkatkan kualitas keislamannya, khususnya di era globalisasi

SRIPO/RUSTAM

SUASANA buka puasa bersama di rumah Kemas H Halim dihadiri Gubernur Sumatera Selatan dan unsur Muspida.

yang suka memberi makan orang-orang yang kelaparan, dan keempat orang yang berpuasa di bulan Ramadan. Keempat kelompok manusia ini insya Allah akan masuk syurga. Lebih lanjut ustaz mengatakan, di dunia ini kita cuma ada dua pilihan, berbuat baik atau berbuat jahat. Jika kita menginginkan di akhirat nanti mendapat kesenangan dan masuk syurga, maka jalannya adalah berbuat baik dan

menjalankan perintah Allah dengan baik pula. Sebaliknya, kalau kita mau masuk neraka, maka artinya memilih berbuat jahat dan tidak mengindakan perintah Allah. Lanjut uztaz Adib, di akhirat nanti amal kebaikan itulah yang akan menemani kita dengan berbagai kenikmatannya. Sebelum berbuka puasa bersama, dilantunkan ayatayat suci Alquran oleh qori Lukmanul Hakim, dilanjutkan dengan doa oleh Drs

KH Zainal Abidin Hanif. Ketika diawancarai wartawan usai berbuka puasa bersama, H Halim mengatakan kegiatan berbuka puasa bersama sudah menjadi agenda rutin keluarganya selama Ramadan. Namun khusus kemarin, bersamaan dengan Haul meninggalnya ibundanya Hj Nyimas Ningayah binti Kms Syafrudin. “Insya Allah kegiatan ini mendapat berkah dari Allah SWT,” katanya. (rustam)

yang canggih saat ini. Dari ‘Amir bi Abd Qais, ia berkata: Aku mendengar banyak dari Sahabat, Nabi SAW mengatakan, “Sesungguhnya cahaya iman itu tafakkur.” Hukum Itikaf Para ulama sepakat bahwa hukum dari itikaf adalah sunnah, sebab Rasulullah SAW senantiasa melakukannya tiap tahun untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon pahala. Terutama pada hari-hari memasuki sepuluh hari terakhir pada bulan suci Ramadhan. Tapi itikaf akan menjadi wajib hukumnya, jika disebabkan nadzar, seperti perkataan seseorang, “Apabila pekerjaan saya terpenuhi, maka saya akan melaksanakan itikaf sekian hari.” Dan wajib atasnya untuk menunaikan nadzarnya sebanyak hari yang telah dia niatkan. Sementara amalan selama itikaf adalah disunnahkan memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya untuk berdzikir, membaca Alquran, mengerjakan shalat sunnah (terkecuali pada waktu-waktu terlarang), serta memperbanyak tafakur tentang keadaannya yang telah lalu, hari ini dan masa mendatang. Juga banyak-banyak merenungkan tentang hakikat hidup di dunia ini dan kehidupan akhirat kelak. Hal-hal yang harus dihindari dalam itikaf Orang yang sedang itikaf dianjurkan untuk menghindari perkara-perkara yang tidak bermanfaat seperti banyak bercanda, mengob-

rol yang tidak berguna sehingga mengganggu konsentrasi itikafnya. Karena itikaf bertujuan mendapatkan keutamaan bukan malah menyibukkan diri dengan hal-hal yang tidak disunnahkan. Ada sebagian orang yang beritikaf namun dengan meninggalkan tugas dan kewajibannya. Hal ini tidak dapat di benarkan karena sungguh tidak proporsional seseorang meninggalkan kewajiban untuk sesuatu yang sunnah. Oleh karena itu orang yang itikaf hendaknya ia menghentikan itikafnya jika memiliki tanggungan atau kewajiban yang harus dikerjakan. Manfaat itikaf Itikaf memiliki hikmah yg sangat besar yakni menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dan menghidupkan hati dengan selalu melaksanakan ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT. Sedangkan manfaat itikaf di antaranya: 1. Mendidik diri kita lebih taat dan tunduk kepada Allah 2. Untuk merenungi masa lalu dan memikirkan hal-hal yang akan dilakukan di hari esok 3. Mendatangkan ketenangan, ketentraman dan cahaya yang menerangi hati yg penuh dosa 4. Mendatangkan berbagai macam kebaikan dari Allah SWT. Amalan-amalan kita akan diangkat dengan rahmat dan kasih sayangNya 5. Orang yang beritikaf pada sepuluh hari terkahir akhir bulan Ramadan akan terbebas dari dosadosa karena pada hari-hari itu salah satunya bertepatan dengan

Lailatul Qadar. 6. Tempat dan saat yang baik untuk menjemput datangnya Lailatul Qadar. 7. Itikaf adalah salah satu cara untuk meramaikan masjid. 8. Dan ibadah ini adalah salah satu cara untuk menghormati bulan suci Ramadan. Cara beritikaf 1. Niat beritikaf karena Allah. Misalnya dengan mengucapkan: Aku berniat itikaf karena Allah ta’ala. 2. Berdiam diri di dalam masjid dengan memperbanyak berzikir, tafakkur, membaca do’a, bertasbih dan memperbanyak membaca Alquran 3. Diutamakan memulai itikaf setelah shalat subuh, sebagaimana hadist Rasulullah SAW. “Dan dari Aisyah, ia berkata bahwasannya Nabi saw. apabila hendak beritikaf beliau shalat subuh kenudian masuk ke tempat itikaf. (HR. Bukhari dan Muslim) 4. Menjauhkan diri dari segala perbuatan yang tidak berguna. Dan disunnahkan memperbanyak membaca: “Allahumma innaka‘afuwwun tuhibbul afwa fa’fu anni” (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku). (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah) 5. Memperbanyak Istighfar. Selain sebagai waktu yang tepat untuk berdoa kepada Allah, lailatul qadar juga merupakan saat tepat untuk memohon ampunan kepadaNya. Allahu a`lam Bisshowab.


C M Y K

SELASA, 14 AGUSTUS 2012

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

Guru Gelisah Tunggu Dana Sertifikasi ● Tunjangan April-Juni Belum Cair ● Pemkot Palembang Siapkan Rp 35,7 M PALEMBANG, SRIPO — Sejumlah guru mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang untuk menanyakan langsung kapan tunjangan sertifikasi bulan April-Juni 2012 dicairkan. Sebab info yang diterima, tunjangan tersebut akan dicairkan Jumat (10/8) lalu, namun hingga saat ini belum terealisasi dan tanpa kejelasan. “Saya sudah coba tanyakan pada pihak Diknas.

Mereka bilang besok (hari ini, Red). Mestinya Jumat lalu, tapi karena masih ada yang kurang jadi dicukupi dulu,” ujar Martini, salah seorang guru SMP Negeri di kawasan Bukit Besar saat dibincangi Sripo di halaman Kantor Disdikpora Kota Palembang, Senin (13/8). Martini berharap, uang senilai satu kali gaji pokok untuk tiga bulan tersebut segera dicairkan. Sebab uang itu akan digunakan untuk keperluan lebaran, terma-

suk buat kue, dan biaya perjalanan mengunjungi keluarga dan sanak familinya di Kota Pagaralam. Ia pun sudah merencanakan akan menggelar syukuran pada tanggal 25 Agustus mendatang. Karena itu uang dari tunjangan sertifikasi sangat dibutuhkan saat ini. “Kebetulan lebaran tahun ini kita libur seminggu sebelum dan sesudah lebaran. Nah uang sertifikasi itulah yang diharapkan untuk

biaya mempersiapkan lebaran ini. Kalau tidak cair sebelum lebaran, dikhawatirkan akan tertunda lagi,” tandasnya. Dia merujuk daerah (kabupaten) lain sudah cair. Harapan besar tidak hanya disampaikan Martini. Nurdiana, salah seorang guru SMA di wilayah Plaju mengaku sudah lama menantikan tunjangan sertifikasi tersebut. Kendati demikian, ia enggan menyebutkan berapa besar nilai tun-

jangan yang ia terima untuk April-Juni ini. “Tidak terlalu besar. “Cukuplah untuk buat kue lebaran dan ongkos anak-anak liburan,” kata Nurdiana. Menurut dia, selama beberapa tahun berjalan pencairan dana sertifikasi memang sering mengalami kendala. Sehingga tidak ada tanggal pasti kapan uang tersebut bisa diterima para guru. Ini pula yang diz Bersambung ke hal 10

Pengganti THR Cair DISAMPING menunggu tunjangan sertifikasi, sejumlah guru juga kerap menanyakan kapan Tambahan Penghasilan Rp 300 ribu dibagikan sebagai pengganti THR. Menanggapi hal ini, Imran mengatakan uang tambahan penghasilan tersebut berasal dari Pemkot Kota Palembang dan akan segera dibagikan hari ini, Selasa (14/8). Sistem pembagiannya tidak dilakukan secara langsung kepada penerima, melainkan cukup diwakili bendahara sekolah saja. Kendati demikian, pihaknya juga belum bisa memastikan kapan waktunya. Sebab uang tersebut masih di Bank Sumsel-Babel pembagian sangat tergantung kapan penyerahan dilakukan bank ke Disdikpora Kota Palembang. “Besok (hari ini, Red) bendahara sekolah akan mengambil uang tambahan penghasilan tersebut ke Disdikpora ini. Mengapa perwakilan? Karena tidak mungkin seluruhnya ke sini, sebab guru kita jumlahnya lebih dari 12 ribu,” jelasnya. (mg1)

Begitu Dibuka Langsung Diserbu ● Pasar Murah di Rusun PALEMBANG, SRIPO — Pasar murah yang digelar di kawasan rumah susun (Rusun) Blok 17 dan 23 Kelurahan 24 Ilir, Bukit Kecil Palembang, Senin (13/8), memberikan subsidi Rp 25 ribu untuk satu paket sembako. Pasar murah yang dibuka langsung Gubernur Sumsel H Alex Noerdin ini, menyediakan 2.000 paket sembako dan langsung diserbu masyarakat tidak lama setelah resmi dibuka. Pengadaan pasar murah Pemprov Sumsel ini didukung langsung Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Disperindag dan Biro Kesra Provinsi Sumsel. Alex Noerdin mengatakan, diselenggarakannya pasar mu-

rah Pemprov ini bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka menjelang Lebaran Fitri 1433 H. “Ini bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap rakyat yang kurang mampu,” katanya seraya menyebutkan selain itu juga untuk mengantisipasi kenaikan harga-harga bahan kebutuhan pokok di pasaran. Menurut Alex, pasar murah Pemprov Sumsel ini tidak hanya digelar di Palembang saja, tetapi juga di setiap daerah kabupaten/kota yang masuk dalam provinsi Sumsel. Untuk pasar murah selama bulan suci Ramadan,

SRIPO/ZAINI

z Bersambung ke hal 10

REBUTAN SEMBAKO MURAH — Ratusan warga sekitar rumah susun (Rusun) berebut sembako murah yang di gelar Pengprov Sumsel di lapangan Rusun Kelurahan 24 Ilir, Senin (13/8). Paket sembako tersebut sudah disubsidi di hargai 50 ribu perpaket.

Pemudik Bangka Padati Boombaru PALEMBANG, SRIPO — Memasuki H-6 jelang Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Senin (13/8), arus mudik lebaran di Dermaga Penyeberangan Boombaru Palembang-Bangka (Babel) masih sepi. Namun, pemudik dari Bangka justru memadati pelabuhan. Bahkan, Palembang hanya menjadi areal transit. Berdasarkan catatan kedatangan pemudik, jumlah pendatang dari Bangka lebih dominan berada diangka 1.950 orang. Mereka umumnya buruh perke-

Oknum Dewan Diperiksa Polisi

● Diduga Palsukan Tandatangan Walikota PALEMBANG, SRIPO — Siapa menabur angin, akan menuai badai. Mungkin pepatah usang itulah yang cocok dialamatkan kepada RMD, oknum anggota DPRD Kota Palembang. Garagara dugaan pemalsuan tanda tangan dan pencemaran nama baik Walikota Palembang H Eddy Santana Putra, Senin (13/8) kemarin dia diperiksa penyidik Polda Sumsel.

“Penyidikan sudah berjalan, hari ini BAP perdana bagi terlapor,” kata Kasubdir I Ditreskrimum AKBP Syafei Yahya saat ditemui di ruang kerja, kemarin. Sebelumnya. pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan kepada tersangka seminggu sebelum hari pemeriksaan. Surat tersebut diterima langsung oleh ayah tersangka, SD, mantan pejabat Lahat.

RMD tidak ditahan lantaran ada sejumlah berkas yang masih harus dilengkapi oleh penyidik. “Dia juga mendapat jaminan dari ayahnya yang saat ini sebagai anggota DPRD Sumsel. Ia mendapatkan jaminan dari ayahnya sendiri, tidak ditahan,” ujarnya. Sesuai dengan prosedur pemeriksaan pejabat z Bersambung ke hal 10

bunan sawit yang akan ikut berlebaran bersama keluarga yang ada di Jawa. Tidak hanya itu, bahkan kedatangan mereka sudah dijemput Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan langsung melanjutkan perjalanan menuju Jawa. Hal ini diakui Dirut PT Sakti Inti Makmur (SIM) selaku operator Kapal Cepat Ekspress Bahari, Kurmin Halim SH. Ia mengerahkan tiga kapal, yakni KM Ekspress Bahari 3 kapasitas 180 tempat duduk (seat), Ekspress Bahari 5 (250 seat) dan

Ekspress Bahari 8 (320 seat). Dari tiga kapal tersebut, Ekspress Bahari 5 dan 8 yang PP. Begitu sampai di Boombaru, keduanya langsung melaut kembali ke Bangka sehingga dalam satu ada 4-5 kali perjalanan. “Kalau penumpang Palembang ke Bangka masih sepi. Sementara dari Bangkanya yang ramai,” katanya. Untuk saat ini pelayaran. khususnya gelombang laut masih normal dan aman untuk dilintasi kapal cepat. “Gelombang masih bersahabat,” katanya.

Kurmin memprediksi, arus penyeberangan Palembang-Bangka baru terlihat ramai di H-3 jelang lebaran karena sebagian besar pegawai sudah mulai libur. Namun untuk arus baliknya, Boombaru akan tetap ramai karena orang yang bekerja di Bangka pulang semua. Palembang Macet Bagi warga kota Palembang yang ingin keluar rumah dengan menggunakan kendaraan roda emz Bersambung ke hal 10

Bunga Kayu Pernik Lebaran ENCARI pernak-pernik buat hiasan lebaran sudah menjadi kesibukan sebagian besar para ibu-ibu Kota Palembang, mulai dari membeli pakaian lebaran, kue, hingga berbagai hiasan rumah tangga. Bunga kayu, bunga hiasan yang berbahan dasar kayu dicampur dengan ragam

M

tanaman hutan, seperti tangkai rotan dan bunga rotan, buah jambe, dan tanaman hutan lainnya, bisa menjadi salah satu pilihan bagi ibu-ibu yang ingin mempercantik ruangan rumah saat hari Raya Idul Fitri nanti. “Ini bunga kayu, bahannya semua terbuat dari kayu, dari mulai pot, baz Bersambung ke hal 10


10

SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

25 Balita Terkena Diare ● Penuhi Ruang Rawat Charitas PALEMBANG, SRIPO — Bagi orang tua yang memiliki bayi usia di bawah lima tahun (Balita), sepertinya harus ekstra perhatian. Pasalnya, saat ini ruang rawat anak-anak (Theresia) RSK Charitas dibanjiri pasien diare. Bahkan dari 50 anak, kini yang dirawat terisasa 25 orang Balita lagi. Pantauan Sripo, Senin (13/8) dari 7-8 ruang rawat yang ada di Theresia I RS RK Charitas, setidaknya ada satu balita yang terjangkit penyakit diare. Bahkan, di kamar ketujuh, mayoritas balita penderita diare. Bahkan menurut perawat jaga, kemarin siang itu ada lima Balita sudah dibolehkan pulang ke rumah. Sementara 20 Balita yang masih dirawat secara intensif. Irmawati, salah satu perawat mengatakan, sejak satu bulan terakhir, Balita yang terjangkit penyakit diare jumlahnya tidak banyak lagi karena sudah sebagian pulang. Diperkirakan, jumlah akan kembali meningkat setelah Hari Raya Idul Fitri. Saat Sripo berkunjung, kondisi Balita terlihat sudah

Guru Gelisah Tunggu Dana Sertifikasi ■

dari halaman 9

khawatirkan terjadi pada pembayaran kali ini. Ia sendiri sangat mengharapkan uang tersebut bisa dicairkan. Agar dapat digunakan untuk keperluan lebaran dan persiapan anak-anak masuk sekolah setelah libur lebaran nanti. “Ya namanya uang jelas sangat dibutuhkan. Orang bisa saja bilang, bisa pakai uang lain. Tapi banyak yang tidak tahu apa kebutuhan atau keperluan kami guru ini,” tandasnya. Tunggu Keuangan Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Pendidik Tingkat SMP/SMA/SMK

Begitu Dibuka Langsung Diserbu ■

dari halaman 9

Pemprov Sumsel menyiapkan 120 ribu paket sembako, yang hari ini berjumlah 2000 paket sembako. Subsidi yang dibantu Pemprov

cukup membaik. Satu per satu dari mereka sudah bisa menyantap makan dengan lahap. Raut muka dari orangtua mereka juga terlihat cukup berseri-seri, tetapi tubuh mereka masih terlihat lemas. Bahkan ada juga yang masih diinfus. Dikatakan Irmawati, usia perawatan terhadap balita penderita diare bermacam-macam. Semuanya tergantung dengan parah atau tidaknya diare yang diderita mereka. Selain itu, keterlambatan orangtua dalam membawa anaknya ke rumah sakit juga ikut berpengaruh. “Mereka yang ada di sini rata-rata sudah dirawat sejak tiga hingga empat hari yang lalu. Pastinya, satu bulan terakhir tiap minggunya RS RK Charitas kedatangan balita diare,” kata Irmawati, seraya menambahkan. Kebanyakan dari balita yang menderita diare juga disertai dengan muntahmuntah. Dikatakan Irma, lebih dari 50 persen mereka yang dirawat menderita diare dengan disertai muntah-muntah. Menurutnya, ini masih

wajar asalkan diberikan pertolongan secepatnya. Eko, salah satu orangtua balita menderita diare, mengatakan anaknya sudah dirawat di RS RK Charitas sejak satu minggu lalu. Adapun penyebab, Eko mengaku tidak terlalu paham. “Kata dokter disini, anak kami kurang cairan. Namun, saya tidak tahu apa artinya. Yang pasti, makanan yang kami berikan bersih dan sehat,” ujar warga Sekip ini. (cw6/mg2)

Disdikpora Kota Palembang, Drs H Imran MM menjelaskan, memang benar jika saat ini tunjangan sertifikasi guru untuk April-Juni belum diterima yang bersangkutan. Tapi, kata Imran, pihaknya sudah menyerahkan semua data dan jumlah usulan ke Pemkot Palembang melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. “Semua tahapan dan proses pencairan sudah kita selesaikan semua. Bahkan uang yang disiapkan sudah di setor ke Bank Sumsel Babel. Nah kemungkinan dua atau tiga hari ini sudah ditransfer ke rekening masing-masing guru,” jelas Imran. Menurut Imran, ada ribuan guru bersertifikat yang berhak menerima tunjangan April-Juni tahun ini. Total uang yang disiapkan untuk membayar tunjangan tersebut pun ti-

dak kurang dari 35,7 miliar. Semua berasal dari pusat, lalu diberikan kepada penerima sesuai gaji dan golongannya melalui BPKAD Kota Palembang. Sedangkan Disdikpora statusnya hanya menyiapkan data guru dan mengusulkan berapa jumlah tunjangan yang akan dibayarkan. Hal senada dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Drs H Husni Tamrin MM. Kepada Sripo, Husni mengatakan, tidak ada masalah dengan pencairan tunjangan sertifikasi. Saat ini, kata dia, uang tersebut dalam proses pencairan dan dalam beberapa hari ini akan segera ditransfer ke rekening masing-masing. “Insya Allah tidak ada masalah. Besok atau lusa mungkin sudah bisa dicek ke rekening masing-masing,” ujarnya. (mg1)

untuk bahan pokok itu di setiap daerah beda, kalau di Palembang subsidi Rp 25 ribu, di Banyuasin Rp 32 ribu dan lainnya. Alex menambahkan, kegiatan pasar murah ini akan juga dilakukan setelah hari raya idul fitri. “Habis hari raya nanti kegiatan ini akan kembali kita lakukan, hal ini untuk menstabilkan harga dan mengurangi beban masyarakat,” terangnya.

Kepala Dinas Koperasi (UKM) Provinsi Sumsel, Drs H Abdul Shobur SH MM menambahkan bahan pokok yang digelar di pasar murah terdiri dari beras 5 kg, gula 1 kg, minyak 1 liter dan dua bungkus mie instan senilai Rp 50 ribu per paket. “Harga tersebut sudah kami subsidi sebesar Rp 25 ribu dari harga normalnya,” terang Abdul Shobur. (trs)

SRIPO/ANDY

PENDERITA pasien diare dirawat di RS Charitas, Senin (13/8).

Pemudik Bangka Padati Boombaru ■

dari halaman 9

pat atau angkutan umum, sebaiknya berpikir dua kali. Pasalnya, boleh jadi An-

Oknum Dewan Diperiksa Polisi ■

dari halaman 9

publik, penyidik telah mendapat izin dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang ditandatangni akhir Juli lalu, untuk melakukan BAP terhadap anngota oknum Dewan Palembang itu. Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, Walikota Palembang Eddy Santana Putra, melalui kuasa hukumnya Nazori Do’ak Achmad, SH, melaporkan

Bunga Kayu Pernik Lebaran ■

dari halaman 9

tang, daun hingga bunga. Bahannya kami datangkan dari Jogya, jadi di sini tinggal kami rangkai untuk dimasukkan ke dalam pot,” ujar Nabila (35), pemilik Butik Syafa yang juga menjual bunga kayu yang ditemui di Palembang Trade Center (PTC), Senin (13/8). Menurut Nabila, ia

Terkena Infeksi Virus DOKTER Msy Rita Dewi Arifin SpA (K) saat diminta komentarnya, ia mengatakan, diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria. Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan mencukupi dan air tersedia, pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam beberapa hari dan paling lama satu minggu. “Diare dapat menjadi gejala penyakit yang lebih serius, seperti disentri, kolera atau botulisme, dan juga dapat menjadi indikasi sindrom kronis seperti penyakit Crohn,” ujarnya. Ia mengatakan, meskipun penderita apendisitis umumnya tidak mengalami diare, diare menjadi gejala umum radang usus buntu. Diare juga dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan, terutama dalam seseorang yang tidak cukup makan. jadi apabila mau mengkonsumsi alkohol lebih baik makan terlebih dahulu. “Gejala yang biasanya ditemukan adalah buang air besar terus menerus disertai dengan rasa mulas yang berkepanjangan, dehidrasi, mual dan muntah. Tetapi gejala lainnya yang dapat timbul antara lain pegal pada punggung,dan perut sering berbunyi,” katanya Ditambahkannya, Beberapa cara penggulangan diare antara lain, Jaga hidrasi dengan elektrolit yang seimbang. Ini merupakan cara paling sesuai di kebanyakan kasus diare, bahkan disentri. Mengkonsumsi sejumlah besar air yang tidak diseimbangi dengan elektrolit yang dapat dimakan dapat mengakibatkan ketidakseimbangan elektrolit yang berbahaya dan dalam beberapa kasus yang langka dapat berakibat fatal (keracunan air). “Mencoba makan lebih sering tapi dengan porsi yang lebih sedikit, frekuensi teratur, dan jangan makan atau minum terlalu cepat,” tandasnya (mg2/cw6)

da tidak akan sampai ke tujuan atau paling tidak terlambat selama beberapa jam. Pasalnya, arus lalu lintas di Palembang sebagian besar macet. Kendaraan dari berbagai merek dan plat luar kota, semua keluar khususnya pukul 11.00-13.00 dan pukul 14.00-18.00. Terlebih lagi jika Anda

berniat akan masuk ke kawasan Pasar 16 Ilir dan sekitarnya. Tidak mampunya Pemkot Palembang menyiapkan lahan parkir bagi kendaraan pribadi, menyebabkan pemilik parkir parkir di jalan. Bahkan Halte Transmusi pun ditutupi sejumlah kendaraan yang parkir. Katakan saja, halte di Pasar Cinde dan Balayudha.

“Kalau mau masuk pasar 16 Ilir, ampun sulit. Manusia dan kendaraan padat. Tidak ada lagi lokasi parkir dan lokasi parkir yang dijadikan pemerintah, seperti wacana parkir bertingkat yang tidak kunjung ada,” kata Kms Muhammad Ali, yang terpaksa membatalkan niatnya untuk ke Jl Kol Atmo dan Pasar 16 Ilir. (sin)

anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi Partai Hanura, RMD ke Sentra Pelayanan Terpadu (SPKT) Siaga Ops Polda Sumsel. Dia diduga memalsukan tanda tangan dan pencemaran nama baik walikota. Nazori mengatakan, laporan ini didasarkan tindakan RMD, yang menjabat sebagai Wakil Ketua BK DPRD Palembang ini, telah mengedarkan surat yang ditandatangani oleh Walikota. Isinya, tentang penerimaan CPNS Pemkot tahun 2010. “Padahal sejak tahun 2010 lalu tidak ada penerimaan CPNS baru,” bebernya. Kemudian pada tahun 2012 ditemukan beberapa

surat palsu yang juga mengatasnamakan Walikota terkait penerimaan CPNS tersebut 2011 lalu. Namun kenyataannya tidak pernah ada. Adapun suratsurat yang dipalsukan tersebut di antaranya lanjut Nazori, surat tanggal 3 Februari 2011, perihal pemberitahuan/undangan terbatas kepada RMD. 18 Februari 2011 Pemberitahuan/undangan kepada pimpinan DPRD Kota Palembang. Kemudian tanggal 19 April 2011 pengumuman daftar peserta tes CPNSD Pemkot yang dinyatakan lulus sesuai formasi tahun 2011. “Itu semua tidak benar

dan itu adalah modus terlapor untuk melakukan penipuan terhadap CPNS. Ada belasan korban yang sudah ditipu oleh terlapor,” jelasnya. “Ketahuannya setelah salah satu korban Ernawati melaporkan kejadian itu ke Walikota dengan menyatakan lulus CPNS dengan kerugian korban Rp 50 juta. Baru satu yang melapor dan masih ada korban lainnya,” ungkap Nazori. Sementara Walikota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, tindakan tersebut sudah merugikan dia. (mg2)

mendapat inspirasi untuk menjual bunga ini setelah ia melakukan perjalanan ke kota kembang Bandung. “Inspirasi untuk menjual bunga ini saya dapat ketika jalan-jalan ke kota bandung, saya liat bunganya cantik dan belum ada yang jual di Palembang. Makanya saya tertarik untuk menjualnya di sini, kebetulan di sana ada yang kenal jadi untuk mengirim bahannya dari sana gak sulit.” ungkap wanita berdarah Arab ini. Selain itu ia juga menje-

laskan bahwa ia sengaja menjual bunga ini hanya khusus untuk momen Ramadan dan menjelang lebaran saja. “Saya sengaja menjualnya hanya untuk bulan ramadan dan menjelang lebaran saja,kalau nanti setelah lebaran saya gak jual lagi, karena saya harus ngurusi butik dan harus lebih konsen kebutik,” lanjutnya. Bunga-bunga cantik inipun dibandrol dengan harga yang bervariasi tergantung ukuran yang diinginkan. “Kalau yang pa-

ling besar itu harganya Rp 300 ribu, kalau yang kecil cuma Rp 100 ribu,” ucap Nabila. Karena keunikan dan kecantikan bunga inipun banyak mendatangkan konsumen, Anima(42) misalnya, warga Perumnas Sako Kenten ini tampak sangat tertarik dan membeli bunga ini dengan ukuran yang besar. “Bunganya cantik, bagus di letakkan di sudut ruangan, apalagi pas banget dengan moment lebaran. Makanya saya beli,” ungkap Anima. (sripo.tribun)


SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

Jangan Gunakan Sepeda Motor

SRIPO/ZAINI

Didik M Arief Mansur

SUDIRMAN --Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel mengimbau warga tidak menggunakan sepeda motor untuk mudik ke kampung halaman merayakan lebaran. Pasalnya, sebagian besar kecelakaan mudik lebaran di 2011 lalu karena pengunaan sepeda motor. “Warga yang mau pulang kampung dengan sepeda motor sebaiknya tidak usah. Lebih baik melapor ke polisi daerah setempat agar dikoordinir menggunakan kendaran roda empat,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Didik M Arief Mansur di Palembang, Senin

(13/9). Sepeda motor tidak dirancang untuk jarak jauh dan membawa barang-barang berlebih karena imbuaan yang disampaikan agar menjadi perhatian warga. Selain itu, juga diingatkan warga yang akan meninggalkan rumah selama beberapa waktu agar ada perlakuan khusus. Seperti menambah kunci pengaman. Dikatakan, Operasi Ketupat kali ini Polda Sumsel menggelar 61 posko yang tersebar di Palembang, Jambi, Lampung, dan Bengkulu. Untuk Palembang saja ada 16 posko yang bertugas dari tanggal 16-27 Agustus di titik-titik strategis seperti pelabuhan, stasiun, pusatpusat keramaian. (ant)

Askes Raih Tingkat Kepuasan R SUKAMTO --PT Asuransi Kesehatan (Askes) Cabang Palembang meraih angka tingkat kepuasan peserta mencapai 89,0 berdasarkan survei terbaru di lima kabupaten dan kota Sumsel. Sementara perhitungan secara nasional di angka 87,1. Senior Manajer PT Askes Cabang Palembang Handaryo, Senin (13/8) mengatakan, hasil survei dapat dijadikan acuan karena dilakukan lembaga komersial asal Amerika yang bekerja secara profesional dengan menjelajah seluruh wilayah di bawah naungan PT Askes Cabang Palembang. Lima kabupaten/kota itu yakni Palembang, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, dan Banyuasin. Meski mendapatkan penilaian terbaik secara nasional, tapi perusahaannya tidak berpuas diri mengingat akan beralih menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bidang kesehatan pada 1 Januari 2014 yang memiliki tanggung jawab lebih besar. (ant)

Harga Minyak Sawit Mentah Turun SUDIRMAN --Harga minyak sawit mentah di Sumsel, Senin (13/8) tercatat Rp 7.430/kg atau turun dibanding harga sebelumnya Rp 7.489/Kg. Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Dinas Perkebunan Sumsel, Minarsih mengatakan harga minyak sawit mentah (CPO) saat ini turun tipis dibandingkan sebelumnya, karena pengaruh pasaran di luar negeri. Menurutnya, harga CPO selain menyesuaikan dengan pasaran di luar negeri, juga ditetapkan melalui rapat rutin setiap bulan dua kali antara dinas terkait dengan sejumlah pengusaha perkebunan kelapa sawit. Selain CPO, juga ditetapkan harga patokan pembelian buah sawit dalam bentuk tandan buah segar (TBS). Harga TBS sekarang ini kisaran Rp 1.495/Kg, juga turun dibandingkan sebelumnya Rp 1.521/Kg. Berdasarkan data di Dinas Perkebunan setempat, harga CPO maupun TBS dalam beberapa bulan berfluktuasi, perubahan tersebut tergantung kondisi pasar, namun cenderung menurun. Penetapan harga CPO menyesuaikan dengan pasaran di luar negeri, karena sebagian besar hasil komoditas diekspor. Hanya sebagian saja dijual di dalam negeri setelah diolah menjadi minyak goreng curah. (ant)

11

Pol-PP Sita 1000 Botol Miras ● Hasil Razia Selama Ramadan PALEMBANG, SRIPO --Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) dan Linmas Palembang, ternyata telah memetakan lokasi pesta Minuman Keras (Miras) kota ini. Lebih jauh lagi, instansi ini berhasil menyita 1000 botol Miras selama razia Ramadan. Ribuan Miras ini, selanjutnya akan di serahkan ke pengadilan dan akan dimusnahkan. Jika komulasikan hasil sitaan Maret-Agustus, mungkin jumlahnya mencapai 8.000-an botol Miras. Belum ditambah tuak puluhan jeriken. Kepala Satpol-PP dan Linmas Kota Palembang Aris Saputra, Senin (13/8) mengatakan, minuman keras atau tuak yang disita masih di kawasan pemukiman di tengah kota. “Untuk pemukiman bagian pedalaman, belum terjangkau karena keterbatasan petugas,” katanya. Beberapa tempat yang

disebutkan Aris menjadi langganan tempat pesta minuman keras, antara lain Jl Angkatan 45 (depan TVRI). Selanjutnya Km 3,5 (Pahlawan atau Ariodila), Jl Soekarno Hatta, Masjid Lama,Tengkuruk, Tanjung Api-Api (TAA), 7 Ulu, Jakabaring, Alang-Alang Lebar dan Tugu KB Kertapati. Beberapa tempat ini sering menjadi langganan razia dan terjaring puluhan botol Miras. Untuk lo-

kasi ini, akan terus dirazia dan Pol-PP akan berupaya menjalankan tugas untuk melakukan penertiban dalam wilayah Kota Palembang. Namun, ia juga mengakui keterbatasan personil dan fasilitas penunjang. Dikatakan, untuk mobil patrol saja, saat ini PolPP Kota Palembang baru punya empat unit. Padahal untuk mengawasi masyarakat di bumi seluas lebih kurang 400 ribu meter

persegi ini paling tidak dibutuhkan 16 mobil patrol. “Itu hanya bicara ideal. Pada prinsipnya kita akan berusaha maksimal memberi rasa aman dan nyaman masyarakat,” jelasnya. Amankan Lebaran Menghadapi momen lebaran Idul Fitri, Pol PP tak mau ketinggalan. Sekitar 40 personil akan dikerahkan untuk membantu Polresta dan Dinas Perhubungan (Dishub) Palem-

bang menjaga ketertiban selama lebaran. Sementara empat unit mobil patrol juga akan disiagakan secara bergantian selama 24 jam. “Kami akan berkeliling memantau titik-titik rawan. Menertibkan pedagang liar, anak jalanan dan menanggapi pengaduan masyarakat terkait hiburan malam atau minum-minuman keras. Mudah-mudahan kita bereskan,” tegasnya. (mg1)

Telkomvision Tutup Paket Family ● Pergeseran Segmen Menengah Keatas PALEMBANG,SRIPO--Telkomvison awal September mendatang siap merubah segmentasi pelanggan seba-gai TV kabel yang memindik kalangan menengah keatas (middle up). Migrasi ini dimulai dengan menghapus dua paket berharga ekonomis. General Manager Telkomvision Cabang palembang, Andri Priambodo mengatakann dua paket yang ditutup adalah paket berlangganan Family seharga Rp 55 ribu dan paket

Entertainment seharga Rp 90 ribu perbulan. Penutupan ini berlaku awal September mendatang. Namun kini pihaknya sudah mensosialisasikan kepada calon pelanggan. “Artinya kita bukan menutup total, yang pelanggan lama tetap kita layani, tapi dua paket ini tidak lagi kita layani untuk pelanggan baru, paketnya sudah tidak kita buka lagi dan sekarang harga paket berlangganan minimal Rp 150 ribu perbulan, urai Andri di ruang kerjanya, Se-

nin (13/8) kemarin. Andri mengakui saat ini hampir 70 persen pelanggan Telkomvision adalah kalangan middle low (menengah kebawah), selebihnya segmentasi di kalangan menengah keatas. Porsi ini, kata dia, yang siap dibalikkan. Dia menargetkan diakhir tahun kondisinya bisa berbalik, 70 persen middle up dan selebihnya kalangan menengah. Dia sama sekali tidak khawatir dengan keputusan ini berimbas pada mengikis-

nya pertumbuhan pelanggan. Malah dia optimis pergeseran akan membuat citra telkomvision sebagai TV berlangganan untuk middle up makin kuat. “Bukan berarti kita akan mengabaikan pelanggan middle low yang selama ini sudah ada, tetap akan kita layani, namun porsi pertumbuhannya saja yang kita perkecil dengan menutup paket yang harga dibawah Rp 100 ribu. Itu saja. Artinya kedepan kualitas tayangan kita akan ditambah dengan chanel-chanel yang lebih banyak,” kata dia. Namun

Andri enggan merinci promo paket apa saja, serta kemasan apa yang dipoles menuju segmentasi baru ini. “Untuk paketnya masih kita rancang, secepatnya akan kita umumkan, yang jelas secara kualitas akan kita tingkatkan jauh lebih baik,” katanya. Saat ini jumlah pelanggan Telkomvision capai 70 ribu pelanggan dan ditarget akhir tahun mendatang bisa tembus 120 ribu pelanggan baru. Dia optimis jumlah ini tercapai seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tontonan menarik.(why)

Semangat Anak Hebat

KMS HM SOLEH, pemilik hotel Duta dan Grand Duta Syariah, saat membagikan paket sembako

SRIPO/DEWI

KMS HM SOLEH, pemilik hotel Duta dan Grand Duta Syariah menitikkan air mata ketika ratusan anak mengerubutinya. Dia sigap mengambil paket sembako berisi, beras, gula, kue kering, pakaian dan uang tunai dan langsung membagikan kepada anak-anak. Sesekali dia menyeka air matanya. Lalu kembali merentangkan tangan. Seolah tak kalah sigap, pria berusia kepala enam seolah berada dilautan anak-anak. Dia memposisikan diri di bagian tengah dan dikelilingi anak-anak yang terus merentangkan tangan

meminta bagian. Peluh menetes dengan baju basah oleh keringat tidak dihiraukan. Dia terus membagikan paket hingga habis ke anak-anak dan para orang tua. Pembagian paket sembako, merupakan tradisi keluarga Kms HM Soleh sejak puluhan tahun lalu. Kegiatan kemarin dipusatkan di ballroom hotel Grand Duta Radial, Minggu (12/8) lalu “Mungkin ini sudah hampir 50 kali, kami membagikan sembako. Saya ingat zaman dulu, belum ada hotel duta maupun Grand Duta, kami bagikan langsung di Masjid Agung,” ucap Mamat. Sekitar 300

paket dibagikan dan secara umum pembagian berlangsung tertib. “Terharu melihat anak-anak, semangatnya berlebaran sangat tinggi,” ucapnya dengan mata memerah. Anak, lanjut dia, masih polos. Mereka tidak mau tahu, bagaimana kesulitan orang tua mencari makan, yang penting lebaran punya baju baru, makan enak dan dapat duit. “Itu pikiran anak-anak. Makanya pas tadi membagikan paket, mereka bersemangat sekali. Naluri dan keinginan mereka berlebaran sangat tinggi. Ini yang membuat saya terharu,” ujarnya.

Mamat, masih tampak bugar. Mengenakan pakaian serba putih, dia bersemangat membagikan paket langsung tanpa diwakilkan. Bagian ini, menurutnya adalah sarana penggembira yang bisa diberikan untuk anak-anak. Paling tidak ini bisa membuatnya bangga. Rasa capek seakan hilang, begitu melihat senyum anak-anak tersungging mendapati dapat baju baru, kue lebaran hingga uang buat berlebaran. “Semangat anak-anak ini yang membuat saya haru,”katanya. (Dewi handayani)


12

SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

Bara dalam Sekam ● Konflik Petani OI vs PTPN VII PENDIRIAN Perkebunan Tebu dan Pabrik Gula Cinta Manis oleh PTP XXI-XXII (VII) berdasarkan SK Mentan No. 076/Mentan/I/1981 tanggal 2 Februari 1981, tentang izin prinsip pendirian perkebunan tebu dan pabrik di Sumatera Selatan, merupakan upaya pemerintah memenuhi Swasembada gula dalam negeri pada waktu itu. Awalnya lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut mencapai 21.358 Ha. Penyediaan lahan dilakukan melalui SK Gubernur KDH tingkat I Sumatera Selatan No. 379/ I/1981 tanggal 16 November 1981. Lahan yang disediakan pemerintah provinsi seluas 21.358 Ha, dibagi menjadi enam satuan hamparan atau rayon. Rayon I dan II terletak di Desa Burai dan sekitarnya (60 Km dari pabrik) dengan topografi rata sampai landai. Rayon III, IV dan V berada di wilayah Desa Ketiau, Seri Bandung, Seri Kembang dan sekitarnya. Rayon VI berada di Desa Rengas dan sekitarnya (25 Km dari Pabrik) bertopografi landai sampai berbukit kecil, (Profil PTPN VII). Pendirian perkebunan tebu dan pabrik gula tersebut, merupakan bagian dari proyek industrialisasi pada masa orde baru, ketika ideologi pembangunan (developmentalisme) bertengger kokoh dengan dukungan hampir semua elemen negara. Penyulapan lahan pertanian menjadi ranjang industri perkebunan dengan alibi untuk kepentingan masyarakat banyak, hanyalah akalakalan negara demi akumulasi modal yang sebesar-besarnya. Menurut hasil riset (tesis) yang dilakukan selama satu tahun di OI, bahwa Lahan tersebut dibebaskan secara paksa, ganti rugi hanya 25 rupiah/meter persegi, penggusuran dan peminggiran rakyat petani dari lahan mereka dilegalkan melalui surat keputusan pemerintah. Kondisi tersebut merupakan salah satu bentuk arogansi negara terhadap masyarakat sipil diwaktu itu. Realitas inilah

yang dirasakan masyarakat pada saat berdirinya PTPN VII Cinta Manis hingga kini masih terekam dengan jelas “bara dalam sekam masih tersemai”. Perlawanan Petani OI Kebencian petani pada perusahaan dan aparat negara yang bertindak tidak adil pada waktu ganti rugi merupakan bara dalam sekam, akhirnya melahirkan gerakan fase perlawanan yang panjang dari masyarakat. Berdasarkan hasil studi pendalaman kasus tercatat empat gelombang perlawanan petani sebagai upaya untuk merebut kembali penguasaan atas tanah. Gelombang pertama tahun 1981-1990 fase ini gerakan dilakukan secara personal, dilakukan dalam lingkup keluarga kecil, tidak terlalu frontal, dan belum sistematik. Isu pada fase ini yaitu ganti rugi yang tidak seimbang, serta tindakan represif aparat. Gelombang kedua tahun 1991-2000, fase ini gerakan dilakukan secara berkelompok, melalui lobi dan proses litigasi, bahkan tahun 1996 kelompok dari masyarakat Desa Rengas memenangkan gugatan di tingkat MA. Isu fase ini hampir sama dengan fase pertama, serta dipicu juga oleh meninggalnya salah satu warga akibat dianianya aparat pada waktu itu. Gelombang ketiga tahun 2001-2009 fase ini gerakan dilakukan secara kolektif dan lebih frontal, puncak perlawanan tersebut pada 4 Desember 2009 saat terjadi penembakan 12 petani oleh anggota SAT BRIMOB POLDA SUMSEL. Akhir dari gelombang ketiga inilah masuknya kerja avokasi yang dilakukan oleh berbagai aktivis NGO. Masuknya NGO memberikan efek positif bagi perjuangan masyarakat diantaranya; mampu menguatkan kapasitas masyarakat sipil, hal ini ditandai dengan adanya respon dari pengambil kebijakan, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan demokrasi lokal, serta bisa diantisipasinya kriminalisasi terhadap

Abdul Kholek, S.Sos. MA (Direktur South Sumatra Recources Institute)

petani. Kerja advokasi yang dilakukan oleh kalangan masyarakat sipil dalam konflik pertanahan petani OI versus PTPN VII Cinta Manis, merupakan upaya untuk mengawal dan memberikan dukungan pada masyarakat marginal. Pola hubungan konflik yang tidak seimbang dikarenakan adanya kedudukan dan kekuasaan yang tidak sama, berakibat upaya pelemahan secara sistemik oleh kelompok yang dominan dalam hal ini negara. Penembakan dan upaya kriminalisasi merupakan bagian dari intervensi negara terhadap perlawanan petani OI.

Fase keempat tahun 2010 hingga sekarmng, perlawanan petani semakin memanas, hingga JumÆat 27 Juli 2012 di Desa Limbang Jaya kembali jatuh korban dari masyarakat lema, akibat arogansi negara melalui aparatnya. Dan sangat wajar jika konflik pertanahan dimanapun dan kapanpun akan tetap ada karena memang dibiarkan dan diabaikan oleh pengambil kebijaka. Hadirnya unsur masyarakat sipil kedalam wilayah konflik dengan asumsi untuk mentransformasikan pola huhungan yang seimbang, kondisi ini akan sangat bermanfaat bagi pihak yang lemah dalam hal ini

petani OI. Tetapi dilain pihak secara jujur harus kita akui bahwa pola hubungan konfrontasi dengan negara dalam hal ini pemerintah tidak selamanya merupakan jalan yang positif, karena akan berakibat pada distrust atau ketidakpercayaan dan bahkan pembangkangan yang terus menerus dari masyarakat, gejala tersebut mulai terlihat akhir-akhir ini.Akhirnya, perang brutal antara petani versus aparat bersenjata berulang lagi, kemarin, hari ini dan mungkin esok...!!! Menggugat Peran Negara Konflik pertanahan petani Rengas versus PTPN VII Cinta Manis yang mengakibatkan aksi kekerasan dan penembakan terhadap 12 petani Rengas 4 Desember 2009, seharusnya tidak terulang lagi di Ogan Ilir. Upaya preventif, mediasi yang adil seharusnya dilakukan oleh pemerintah dalam mencegah perulangan konflik kekerasan. Tapi sayangnya

ada kesalahan logika negara dalam menghadapi persoalan konflik pertanahan yang cukup pelik ini. Mereka membiarkan fase krisis dan pasca konflik sebagai fase yang kondusif padahal inilah “Bara Dalam Sekam”. Balajar dari pengalaman kasus Rengas dan penembakan petani Limbang Jaya OI, pemerintah dalam hal ini provinsi Sumatera Selatan seharusnya lebih tanggap dalam upaya penyelesaian konflik pertanahan yang cukup banyak terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Kriminalisasi terhadap petani dan tindakan represif bukanlah alternatif yang terbaik untuk meredam konflik, tindakan demikian malah membuat konflik semakin keras, berlarut-larut dan akhirnya berujung kekerasan yang sistemik. Konflik yang berujung pada kekerasan tersebut menjadi pekerjaan rumah khususnya pemerintah daerah untuk lebih banyak belajar dari pengalaman. Hal ini

dikarenakan pertama, tidak adanya peran yang jelas diambil oleh pemerintah daerah dalam memediasi konflik pertanahan secara lebih adil dan berpihak pada masyarakat kecil (petani), kedua adanya kesan pembiaran konflik oleh pemerintah pusat maupun daerah; tim yang dibentuk lebih condong pada formalitas dan mengarahkan penyelesaian melalui proses litigasi tidak memberikan alternatif yang lebih menguntungkan masyarakat, ketiga, perspektif pemerintah yang kurang tanggap terhadap isu-isu yang sensitif, dan bahkan bergerak setelah ada kejadian bukan melakukan antisipasi atau upaya pencegahan terhadap suatu kejadian. Jika ketiga kekeliruan ini akan terus dipakai dalam logika dan nalar pengambil kebijakan, tentunya ketidakmerdekaan petani akan terus berlanjut dan korban akan terus berjatuhan...!!!

SRIPO/SYAHRUL

DOA BERSAMA – Ratusan warga Ogan Ilir yang mendatangi Mapolda Sumsel beberapa waktu lalu menggelar shalat maghrib dan doa bersama.


SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

Suasana tausyiah pada Program Kampung Ramadan di Masjid Al Ikhlas Senin (13/8).

13

Seluruh peserta lomba berpose bersama pengurus masjid dan pihak penyelenggara pada Program Kampung Ramadan di Masjid Al Ikhlas Senin (13/8).

Anak-Anak Antusias Ikuti Lomba PALEMBANG, SRIPO-Program Kampung Ramadan, yang diadakan Bank Mandiri bersama Harian Umum Sriwijaya Post (Sripo) dan Harian Pagi Tribun SUmsel, berlanjut ke Masjid Al Ikhlas di wilayah Sukawinatan Kelurahan Sukajaya Sukarami Senin (13/8). Roadshow Ramadan kali ini mamasuki 11 Masjid yang dikunjungi. Seperti penyelenggaraan sebelumnya, lomba-lomba yang diadakan pihak penyelenggara disambut antusias oleh santri-santri di sekitar masjid. Terhitung, lebih dari 20 anakanak mengikuti lomba

adzan dan lomba hafalan surat-surat pendek Al Quran. Demi tampil sebaik mungkin di depan dewan juri, para peserta lomba tampak begitu khusyuk mengikuti jalannya lomba. Namanya juga anakanak, tidak seluruh peserta terlalu serius saat tampil. Terkadang, di tengahtengah penampilan mereka, beberapa peserta tidak kuasa untuk menahan tawanya. Ini terjadi karena mereka merasa apa yang mereka lafaskan salah. Sebab lainnya adalah karena terpengaruh tawa dari teman mereka yang menonton langsung perlombaan ini.

“Mereka yang tampil adalah anak-anak di sekitar masjid ini. Sebagian mereka juga didikan dari guru mengaji masjid ini,” kata Ketua Masjid Al Ikhlas, Aswar Haris. Dikatakan Aswar, mewakili pihak Masjid Nurul Iman, acara-acara seperti ini sebisanya dilakukan sesering mungkin. Maklum, dengan adanya acara yang bersifat perlombaan ini, mereka yang masih anakanak merasa tersengat semangatnya untuk mempelajari ilmu agama. Padahal, hadiah-hadiah yang ditawarkan jauh dari kata mewah.

Selain menyuntik semangat anak-anak, acara seperti ini menjadi ajang yang tepat untuk anakanak meningkatkan rasa percaya diri mereka saat tampil di depan orang banyak. Tidak menutup kemungkinan, di masa yang akan datang, anakanak ini menjadi seorang ustadz atau pun penceramah yang terkenal. “Anak-anak kan terkadang malu untuk tampil di depan orang banyak, apalagi jika berbicara tentang ilmu keagaam. Dengan adanya acara ini, mental mereka bisa menjadi lebih terlatih,” kata Purwanto.

Di pihak penyelenggara, yang diwakilkan oleh Slamet Haryono, mengaku berterima kasih dengan sambutan yang luar biasa dari pengurus Masjid Al Ikhlas. Ia meminta para pengurus masjid dan warga sekitar untuk mendoakan agar para pihak penyelenggara terus bisa menyelenggarakan acara bernafaskan Islam ini. “Ini masjid yang keenambelas dari total 16 masjid yang terpilih menyelenggarakan Program Kampung Halaman. Kami berharap, acara kami ini bisa disambut positif oleh pihak masjid,” ujarnya.(cw6)

Seorang peseta lomba saat mengikuti lomba pada Program Kampung Ramadan di Masjid Al Ikhlas Senin (13/8)

Prosesi penyerahan hadiah kepada para pemenang pada Program Kampung Ramadan di Masjid Al Ikhlas Senin (13/8).

Prosesi penyerahan hadiah kepada para pemenang pada Program Kampung Ramadan di Masjid Al Ikhlas Senin (13/8). Suasana tausyiah pada Program Kampung Ramadan di Masjid Al Ikhlas Senin (13/8).

Seorang peseta lomba saat mengikuti lomba pada Program Kampung Ramadan di Masjid Al Ikhlas Senin (13/8).

Para peseta sagnat antusias menjawab pertanyaan dari ustdadzah saat mengikuti lomba pada Program Kampung Ramadan di Masjid Al Ikhlas Senin (13/8).

-Para pemenang berpose bersama pengurus masjid dan pihak penyelenggara pada Program Kampung Ramadan di Masjid Al Ikhlas Senin (13/8).


14

SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

Selimut Buat Lebaran

● Cuma Tiduran di Panti Jompo

R

USMINA (96), salah satu penghuni Panti Jompo Trisna Jalan Sosial ini tersenyum ketika disodori tas berisi paket selimut. Dia mengulurkan tangan seraya berucap terima kasih. Berkali-kali dia ungkapkan itu usai menerima bantuan pakat selimut dan Sembako dari Anifa Butik, Senin (13/8) kemarin. “Terima kasih ya bu, semoga rezeki ibu makin lancarnya,” ucap nenek lima cucu yang mengaku ditinggal seluruh keluarganya ke Jawa sejak tahun 2009, lalu. Nenek Rus, biasa dia disapa lalu memeluk bungkusan paket tersebut sambil menimang-nimang dipangkuannya. “Lumayan, ini buat selimut lebaran,” katanya lagi sambil tertawa. Rus mengaku tahun ini melewati lebaran hampir sama dengan lebaran sebelumnya. Tetap berkumpul de-

ngan 40 orang yang senasib dengannya. “Kalau kami tinggal nunggu umur be disini. Keluarga sudah tidak ada lagi, semua sudah kabur ke Jawa, jadi lebaran dan lebaran sama saja,” katanya. Namun lebaran tahun ini dia mengaku sangat berbeda. Dirasakan fisik dan pengliatannya sudah kurang. Terpaksa tidak bisa melewatkan sholat Idul Fitri di Mesjid seperti yang biasa dia lakukan setiap tahun. Namun untuk puasa, tetap dijalankan nenek Rus. “Puasa-lah insya allah, paling lebaran nanti cuma tidurtiduran saja pakai selimut baru ini,” katanya lagi. Sementara Store Manager Anifa Butik, Evi mengatakan tahun ini Anifa butik mengemas acara berbeda. Jika selama ini lebih kepada mengajak anak panti makan-makan di mall lalu memberi bantuan, tapi tahun ini pihaknya langsung mengunjungi panti untuk melihat langsung kondisi orangorang disana sambil memberikan bantuan berupa sembako dan

SRIPO/FIL

Salah Bus di Yoanda Prima yang digunakan untuk mudik lebaran ke Padang.

Yoanda Prima Siapkan Marcedez PALEMBANG --Bagi yang ingin pulang kampung ke Padang, Sumbar, Bus Yoanda Prima siapkan armada Bus Marcedez OH 1520 Elegant Class Euro 4 tahun 2012, hanya dengan tarif Rp 235 ribu/orang. Bus ini berangkat setiap hari mulai pukul 10.00-13.00. Demikian dikatakan Direktur Utama PT Yoanda Prima H Jhon Samti ketika ditemui diruang kerjanya Senin (13/8). Menurut Jhon panggilan akrabnya, Armada bus Mercedez OH Auro 4 Exekutif ini dilengkapi AC, LCD, Area Smoking dan Toilet dan Fasilitas lainnya bangku 22 isi bus 40 orang. “Kalau penumpang dibawah 30 orang kita berngkatkan mobil ukuran mediun fasilitas sama,” katanya. Tarif Rp 235 ribu ini jelas Jhon berlaku sejak 1130 Agustus 2001 mendatang. Sedangkan mobil non ac kelas ekonomi tarif hanya Rp 185 ribu per-orang. Mobil Marcedez Euro 4 jelas Jhon adalah bus wisata eksklusif disiapkan untuk kenyamanan penumpang pulang kampung. Berbicara tentang arus mudik, kata Jhon, sejak dua hari belakangan ini sudah terjadi peningkatan penumpang biasa kita memberangkatkan dua mobil kini memberangkat empat armada.(fil)

SRIPO/SYAHRUL

RUSMINA (96), salah satu Penghuni Panti Jompo Trisna Jalan Sosial ini tersenyum saat menerima paket selimut dari Anifa.

selimut. Di panti, yakni panti jompo Trisna dan Panti asuhan remaja didatangi langsung. “Ini wujud kepedulian kita terhadap sesama saja,” katanya. Sementara Kepala Panti Jompo, Edayati mengatakan

jelang lebaran, beberapa lembaga sudah banyak yang memberikan bantuan. Dan dalam dua hari terakhir, bantuan berupa dana lebaran Rp 15 hingga 20 juta akan diberikan pula oleh pemerintah. Biaya ini

dipakai untuk membeli pakaian dan kebutuhan lebaran para penghuni panti. Tercatat saat ini, sekitar 70 prang menginap disini, mereka terdiri dari 30 kakek dan 40 nenek yang rata-rata bernasib sama.(dewi handayani)

60 Ribu Kartu Lebaran Disebar

● Selama Tiga Minggu

SRIPO/DEWI HANDAYANI

KARLEB—Petugas PT POS Indonesia Cabang Palembang menunjukkan salah satu contoh kartu lebaran pesanan. Foto diambil Sabtu (11/8) kemarin.

P A L E M BANG, SRIPO —Usaha PT POS Indonesia membangkitkan kembali aktivitas pengiriman kartu lebaran (Karleb) melalui layanan gratis tidak sia-sia. Tercatat hampir tiga minggu ini volume pengiriman tembus 60 ribu lembar ke berbagai daerah. Hal ini diungkapkan Kepala Cabang PT Pos Indonesia, Dino Ariyadi didampingi Humasnya, Wahyu Suwardhana kepada Sripo di ruang kerjanya, Senin (13/ 8). Menurut Dino, awalnya PT Pos menggratiskan kartu lebaran yang bisa dikirimkan warga. Tahap awal disiapkan 10 ribu unit di Kantor Pos Palembang. Ter-

nyata, hanya dalam waktu dua minggu, Karleb gratis ini ludes diambil. “Warga yang datang ke kantor pos, langsung ambil gratis. Umumnya mereka langsung kirim, hanya dengan menambahkan perangko saja,” katanya. Langkah ini, ungkap Dino, dilirik salah satu kandidat Gubernur yang menjadikan Karleb sebagai sa-rananya menyapa warga Sumsel. Balongub tertarik dan memesan lebih dari 50 ribu unit Karleb dan minta dikirimkan langsung melalui PT POS. “Dia tertarik dan minta dibuatkan edisi Karleb khusus dan minta dikirimkan langsung kepada warganya,” kata Dino. Jika ditotal, hingga saat ini PT Pos telah mendistribusikan lebih dari 60 ribu Karleb selama dua minggu. Ini bukti kehadiran Karleb jelang lebaran masih direspon positif. “Artinya budaya pengi-

riman kartu lebaran itu tidak luntur,” ungkapnya. Karleb akan sangat berbeda nilainya, jika seseorang itu mendapat ucapan lebaran dari Karleb ketimbang pesan singkat (SMS). “Contohnya kalau SMSitu bisa saja terhapus, tapi kalau karleb tidak,” katanya. Apalagi seperti nilai Karleb yang dikirimkan pejabat atau orang penting ke masyarakat yang kurang mampu, tentu akan ada kebanggaan tersendiri penerimanya. Misal ada tukang sapu yang menerima Karleb dari presiden atau walikota saja, pasti tukang sapu itu akan bangga minta ampun atau bahkan karleb yang dikirim tadi diperlihatkan pada orang lain. Kehadiran Karleb bisa dipakai untuk sarana kampanye salah satu kandidat. Dia mengirimkan ke ratusan orang, yang dibidik adalah kalangan kurang mampu. (Why)

SRIPO/DOK

Lapangan Tembak Jakabaring yang pernah digunakan saat SEA Games XXVI 2011 lalu di Palembang.

Utang Pembangunan Venues Dibayar JAKABARING —Utang dana pembangunan tiga arena pertandingan atau venues yang digunakan pada SEA Games XXVI 2011 segera dibayar di anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan 2012. “Dana pembangunan tiga venues SEAG akan dibayar di APBD perubahan 2012,” kata Ketua DPRD Sumatera Selatan Wasista Bambang Utoyo di Palembang, Senin (13/8). Menurut dia, anggaran dana untuk pembayaran tiga venues itu sudah dicadangkan pada APBD 2012 sehingga menjadi sisa lebih penghitungan anggaran (silpa). Sebagaimana diketahui pembangunan tiga venues yang digunakan pada SEAG lalu belum dibayar yakni lapangan tembak, lapangan atletik dan kolam renang. Sehubungan dengan itu maka untuk pembayarannya dicadangkan anggaran sebesar Rp 324 miliar. Untuk pembayaran tiga venues ini dihibahkan dan dibayar di APBD perubahan 2012 setelah ada hasil audit. “Kita tunggu, kalau hasil auditnya sudah dari BPK dan semuanya selesai, maka akan dibayar,” katanya. Mengenai berapa yang harus dibayar apakah sesuai dengan dana yang dicadangkan Rp 324 miliar, ia menuturkan, hingga kini belum mengetahuinya, tetapi pembayarannya sesuai dengan hasil audit yang dilakukan oleh BPK. (ant)

SRIPO/SIN

ZAKAT —Hj Aminah, istri Kemas H Halim, Senin (13/8) memberikan dan menyalurkan zakat kepada 800 anak yatim dan dhuafa di kota Palembang yang sengaja diundang di rumah Kediamannya Jl Dr M Isa No 1 untuk berbuka puasa.


SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

Timses Cawako Lapor Balik lKasus Penyerangan Kantor Camat PALEMBANG, SRIPO – Adanya penyerangan yang diduga dilakukan oleh oknum salah satu tim sukses bakal calon Walikota Palembang, terhadap aparat Kecamatan Ilir Barat I, terus berlanjut. Hingga sekarang salah seorang diduga pelaku, HR diamankan di Polsekta setempat. Namun menurut pihak Polsek yang bersangkutan belum tersangka, baru sebatas dimintai keterangan. Belum tuntas kasus penyerangan tersebut, malah Timses bakal calon diamksudh melapor balik ke petugas SPKT Polresta Palembang. Menurut versi Zakaria, SH, Ketua DPD MD Centre, pihaknya melaporkan pihak Kecamatan IB I, yang dalam laporan nomor LP/B-2129/ VIII/2012/SUMSEL/RESTA, pihaknya merasa telah dirugikan pihak Kecamatan IB I dengan dicabut dan dirusaknya banner. Aksi pencabutan dan pengerusakan banner milik cawako MD terjadi di sepanjang Jl Parameswara Kel Bukit Baru, IB I, Jumat (11/8) pukul 21.30. Adanya aksi penyerangan kantor kecamatan tersebut, Senin (13/8) dibenarkan pihak Camat IB I, Kurniawan. Melalui Sekretaris Kecamatan, Gia Vermascu, mereka sepenuhnya meneyerahkan

kasus ini kepada pihak Polsekta. “Beberapa petugas dari kecamatan ini menjadi korban penyerangan. Alhamdulillah, yang menjadi korban tidak terlalu serius lukanya, meski kami dipukuli dengan senjata tumpul,” kata Gia. Dilanjutkan Gia, pihaknya tidak ada niat sama sekali untuk menarik laporan tersebut. Ia berharap, mereka yang terlapor bisa diusut secara hukum dan aturan yang berlaku. Maklum, mereka dirasa sudah mencegah pihak kecamatan dalam menjalan aturan dari walikota terkait pemasangan baliho dan spanduk. Gia juga mengatakan, pihak kecamatan tidak pernah tebang pilih dalam mencabut baliho yang dianggap dipasang pada tempat yang tidak semestinya. Jika ada pihak menganggap pihak kecamatan hanya melepas baliho dan spanduk mereka, maka pernyataan tersebut tidaklah benar. “Kami mengumpulkan baliho dan spanduk yang sudah dilepas di belakang kantor kecamatan ini. Jika tidak percaya, silahkan lihat sendiri,” kAta Gia. Sementara itu, Kapolsekta IB I, Kompol Sonny Trianto, membenarkan telah memeriksa seorang oknum tim sukses salah satu balon Wako. Pi-

Aparat Gabungan Gigit Jari

“Ini sudah berjalan berbulan-bulan dan masyarakat baru mengetahui, karena curiga tamu banyak yang datang,” ucapnya.

dari halaman 16

kan satu regu pasukan sekitar 20 orang gabungan petugas POM AD dan Garnizun serta polsek IB I, sekitar pukul 15.00, di lokasi arena judi milik tersangka Hakim (DPO) yang posisinya terletak di kebun rumah milik tersangka. Selama ini arena judi tersebut tidak terdeteksi oleh aparat, dikarenakan kondisinya yang jauh dari lingkungan warga, juga pagar rumah tersangka terbuat dari seng selalu tertutup rapat.

Digerebek Polisi �

dari halaman 16

mukiman penduduk. Jaraknya sekitar 4 Km dari rumah warga dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki, karena melewati sungai dan perbukitan berupa kebun kopi. Saat mengetahui kedatangan polisi, sekitar 150 pemain sabung ayam langsung tungganglanggang berlarian. Meski panik dan takut ditangkap, namun sebagian besar masih tetap berusaha membawa ayam jago mereka. Semua lari ke arah perbukitan menghindari kejaran polisi, yang jumlahnya kalah jauh di banding target yang akan

Sementara itu Kapolsek IT II Kompol Hans Rachmatullah membenarkan adanya penggerbekan arena judi dadu guncang tersebut. Namun pihaknya hanya membantu pihak Pomdam, karena tidak ada tersangkanya dan akan terus dilakukan penyidikan. “Benar ada pengerbekan tersebut, namun semuanya ditangani pihak Pomdam II Sriwijaya,” ungkapnya singkat. Pantauan di lapangan, area judi tersebut cukup luas dan dipagari seng sehingga penglihatan dari luar tertutupi. (sripo.tribun) ditangkap. Polisi berhasil menangkap Hari (50) salah satu pemain, yang tak sempat melarikan diri. Selain itu juga diamankan 14 ekor ayam aduan, puluhan pisau kecil yang digunakan sebagai senjata saat bertarung sampai mati, serta uang taruhan Rp 650 ribu. Pelaku dan barang bukti kemudian di bawa ke Mapolres Lahat untuk dimintai keterangan. Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Kasat Resrim AKP G Parlarso menjelaskan, arena sabung ayam yang digerbek sudah dibuat permanen oleh pelaku. Selain itu operasionalnya tiga hari dalam seminggu, dengan para pemain datang dari berbagai daerah. Selain dari berbagai Kabupaten Kota di Sumsel, juga datang dari beberapa kota di Bengkulu.(mg10)

haknya juga sudah memanggil tiga saksi dari pihak kecamatan. “Satu orang yang kami periksa belum tersangka karena perkaranya masih sidik. Namun, untuk sementara, ia kami tahan,” kata Sonny, melalui SMS. Diselesaikan Baik-baik Kisruh antara pihak tim sukses dengan Pemerintahan Kecamatan IB I seharusnya bisa diselesaikan dengan baikbaik. “Saat ini kita menjalani ibadah puasa, jadi masalah ini seharusnya bisa diselesaikan dengan baik-baik, tanpa adanya penyelesaiannya hingga ke kantor polisi,” ujar MD, saat mendamingi kuasa hukumnya melapor ke Poltabes. Diakui MD, salah satu anggota timsesnya saat ini memang masih ditahan petugas kepolisian Polsek IB I. Ia sama sekali tidak mengetahuinya secara pasti dan detail. “Saya juga tidak tahu, sehingga masalah ini saya serahkan kepada tim advokasi dan pengurus MD Centre. “Itulah tadi seharusnya dapat diselesaikan dengan baik-baik,” ujarnya. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting didampingi Kasat Reskrim Djoko Julianto sebelumnya pernah mengatakan, terkait kisruh yang dimaksud, petugas kepolisian tetap akan memproses kasus yang dilaporkan. “Tentunya polisi bersikap secara profesional dan menjalani tugas sesuai aturan. Pastinya petugas kepolisian posisinya ada di tengah-tengah,” tegas Ginting. (mg19)

Kami Mau Tinggal Dimana �

dari halaman 16

Selain rumah Ningju, satu rumah lainnya yang ikut hangus terbakar diketahui ditempati oleh Wak Basri. Malah, api diduga berasal dari rumah Basri, yang letaknya tepat di depan rumah Ningju. Saking cepat dan bosaran kobaran api, warga sekitar tidak bisa menyelamatkan rumah Basri dan Ningju. “Namun, kami belum tahu apa penyebab munculnya api dari rumah Wak Basri. Begitu meliht api, kami langsung mencoba menyelamatkan

Oknum Pejabat Diduga Hamili Ponakan �

dari halaman 16

lindungan Perempuan dan anak (PPA), menyebutkan bahwa perbuatan bejat pamannya itu terjadi pada November 2011 di Kelurahan Sukadana Kecamatan Kayuagung OKI. Saat itu, korban masih duduk dibangku kelas III

15

Tersangka Penimbun Solar Segera Disidangkan PALEMBANG, SRIPO – Dengan memakai baju tahan berwarna kuning dan kepala plontos, Sertu Risdan dan Serma Irwansyah, tersangka kasus penimbunan BBM 350 ton solar, keluar dari mobil tahanan Polisi Militer Pomdam dan dikawal dua anggota POM menuju ruang tahanan Oditural Militer 1-04 Palembang, Senin (13/8) sekitar pukul 10.00. Serma Irwansyah dijerat melanggar pasal 53 huruf C UU RI No 22 tahun 2001. Sedangakan Sertu Risdan melanggar pasal 53 huruf C dan pasal 55 UU RI NO 22 tahun 2001. Risdan terlihat masih bisa tersenyum meski dikawal POM dan petugas yang lain. Petugas menggiringnya menuju ruang tahanan. Sedang Serma Irwansyah yang berada di belakangnya hanya terdiam dan menundukkan kepalanya, terlihat lemas. Berkas kedua tersangka diserahkan langsung Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Jauhari As kepada Kaut Mil Oditural Militer 104, Kolonel Zulkifli Muis di ruang Oditural Militer 1-04 Palembang. Penyerahan berkas kedua tersangka disaksikan penyidik dari

Mabes TNI Kolonel CPM Bambang S. Kapendam mengatakan, berkas yang diserahkan ini untuk dilanjutkan proses persidangan. “Hari ini, semua berkas kami serahkan dan kedua tersangka untuk ditindaklanjuti sesuai hukum di TNI dan akan terus dikawal hingga tuntas. Kasus ini juga terbuka dan dapat diketahui publik,” katanya. Sedangkan penyidik dari Mabes TNI, Kolonel CPM Bambang S mengatakan, saat ini pihaknya telah memeriksa sebanyak 24 saksi, 16 di antaranya

anggota dan sisanya warga sipil. “Saat ini kami juga masih memeriksa tiga orang oknum dari TNI yang diduga terlibat. Secepat mungkin akan diselesaikan dan bila memang terbukti bersalah akan ditetapkan sebagai tersangka,” ungkapnya. Sementara itu di tempat yang sama, Kaut Mil Oditural Militer 1-04, Kolonel Zulkifli Muis juga mengatakan, berkas yang diterima dari penyidik akan dilakukan pemeriksaan dan melakukan kross cek di lokasi tempat penimbunan sehingga

dapat menentukan hukuman yang akan dikenakan kepada kedua tersangka. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP R Djarod Padakova ketika diwawancarai mengatakan, TNI dan Polri hingga saat ini terus berkoordinasi untuk menuntaskan kasus penimbunan BBM jenis solar itu. “Untuk dari sipil sudah ditetapkan satu orang berinisial SN. Namun itu bisa bertambah karena proses penyelidikan masih terus dilakukan,” tandasnya. (mg2)

diri dan harta benda,” kata Joni Abdul Rahman, anak ketiga dari Ningju. Sayang, usaha Joni dan keluarga dari Basri gagal. Api yang sudah keburu membesar membuat Joni dan rekan-rekan memilih menyelematkan diri mereka sendiri. Akibatnya, bendabenda elektronik macam televisi, kulkas, dan pemanas nasi, tidak bisa diselamatkan. Mereka sedikit beruntung karena peristiwa ini tidak menghasilkan korban satu nyawa pun. “Kami hanya bisa menyelamatkan bendabenda kecil seperti rak piring dan pakaian. Sementara televisi dan kulkas tidak mampu kami selamatkan,” kata Joni, yang mengaku belum mengetahui pasti berapa kerugian yang ia

derita dari peristiwa ini. Benda-benda elektronik milik Joni yang ludes dilalap api cukup banyak. Mulai dari soundsystem beserta orgen tunggal miliknya ludes terbakar. Rumah dua tingkat yang tepat berada di samping rumah Ningju juga ikut terkena kobaran api. Namun, rumah itu tidak terlalu mengalami kerusakan yang berarti. Hanya bagian belakang rumah yang tersambar api. “Rumah itu sebenarnya milik Wak Basri juga. Namun ia mempercayakan dua tetangga kami untuk menempati rumah tersebut. Wak Basri sendiri memilih tinggal di rumah yang berada di belakang rumah ibu,” kata Joni. Api tidak hanya me-

nyambar rumah yang berdekatan dengan rumah Wak Basri. Dua rumah yang letaknya sekitar lima tiga meter dari rumah Wak Basri juga ikut terbakar. Hanya saja, api hanya mengenai dinding rumah tersebut. Ditengarai, banyaknya rumah yang ikut tersambar api karena kurangnya persediaan air di lingkungan sekitar. Ini ditambah dengan terlambatnya kedatangan tiga mobil PBK karena lokasi yang cukup jauh. Dikatakan Joni, peristiwa kebakaran yang menimpa rumah ibunya adalah peristiwa kebakaran keempat yang terjadi di lingkungan tersebut. Hebatnya, seluruh peristiwa kebakaran itu selalu melibatkan keluarga besar Wak Basri. Apakah ini

ada kaitannya atau tidak, Joni enggan menjawabnya. “Tiga kebakaran terdahulu sampai sekarang belum tahu apa sebabnya. Begitu juga dengan yang barusan terjadi. Penyebab kebakarannya selalu misterius,” ujar Joni. Kapolsekta IT II, Kompol Hans Rahmatullah, membenarkan peristiwa tersebut. Dugaan sementara, api muncul karena terjadinya korsleting listrik dari salah satu rumah warga yang terbakar. “Kami masih akan menyelidiki penyebab kebakaran. Untuk smeentara, berdasarkan olah TKP{ dan keterangan dari warga, dugaan api muncul karena korsleting listrik dari rumah Wak BAsri,” kata Hans. (cw6)

SMA di Kayuagung, dan berniat untuk meminta bantuan uang Rp 500 ribu kepada pelaku untuk biaya sekolah. “Sekitar pukul 09.00 pelaku menyuruh saya untuk menemuinya di depan Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung,” kata Surachman yang menirukan perkataan korban. Meneurut Surachman, untuk masalah seperti ini untuk pembuktiannya nanti akan lakukan tes DNA. “Jika terbukti maka pelaku kita jerat undangundang perlindungan anak,” ujarnya. Ditambahkan korban, sesampainya di depan PN Kayuagung, pelaku menyuruh korban masuk ke

dalam mobilnya, dijanjikan akan diberi uang tersebut. Tetapi disuruh menemaninya ke Palembang. “Dia mengajak saya ke Palembang, dalam perjalanan masih di dalam Kota Kayuagung, saya diberi minuman air dalam botol,” terang korban di hadapan polisi. Setelah meminum air pemberian pelaku, korban merasa pusing dan mulai tidak sadarkan diri. Sekita pukul 13.00, korban baru sadar kalau dirinya sudah terbaring dalam keadaan bugil tanpa busana di dalam salah satu kamar hotel di Palembang. “Saya melihat paha saya

mengeluarkan darah,” jelasnya seraya merundukan kepala dan berderai air mata. Selanjutnya korban diantar pelaku sampai di Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI), kemudian pelaku menaikkan korban dengan mobil lain untuk pulang ke Kayuagung. “Dia mengancam saya agar tidak bilang dengan orangtua, jika saya mengadu maka orangtua saya akan ditembak,” tutur korban di hadapan penyidik. Takut dengan ancaman, hingga korban hamil dan melahirkan. Sebelumnya, korban terus berupaya untuk menutupi aibnya, dengan cara

menutupi tubuhnya dengan berpakaian serba besar dan mengenakan jilbab. Namun, aib itu tak bisa ditutupi, karena korban terkadung melahirkan bayi laki-laki dari hasil pamannya sendiri. Orangtua korban, berinisial L (48), sempat terkejut ketika membawa anaknya ke bidan dan melahirkan seorang bayi. Setelah mendengar cerita korban, L langsung menelpon pelaku untuk dimintai pertanggung jawaban. “Saat kami hubungi pelaku tidak ingin dikait-kaitkan masalah ini dengan dirinya, dan mengancam akan menembak salah satu kelurga kami,” jelasnya. (std)

DISERAHKAN – Tersangka penimbunan BBM jenis solar Sertu Risdan dan Serma Irwansyah diserahkan ke Oditural Militer 1-04 Palembang, Senin (13/8). SRIPO/SYAHRUL


16

SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

Kami Mau Tinggal Dimana

lKorban Kebakaran Histeris

SRIPO/TOMMY SAHARA

Kasat Reskrim Polres Lahat AKP G Parlarso, memperlihatkan pisau kecil sebagai senjata ayam aduan saat bertarung sampai mati, Senin (13/8).

Digerebek Polisi

lArena Sabung Ayam Antar Provinsi LAHAT, SRIPO — Anggota Pidana Umum (Pidum) Reskrim Polres Lahat menggerbek arena sabung ayam beromset ratusan juta, di Desa Gunung Raya Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat, Minggu (12/8) sekitar pukul 16.30. Ratusan pemain dari berbagi daerah di Sumsel dan Bengkulu koncar kacir melarikan diri, agar bisa lolos dari sergapan petugas. Polisi kemudian mengamankan Hari (50) salah satu pemain, 14 ekor ayam jago, serta uang tunai Rp 1,6 juta. Dari informasi yang berhasil dihimpun, awalnya anggota Pidum Polres Lahat mendapat laporan dari masyarakat, tentang adanya arena sabung ayam di Desa Gunung Raya Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat. Warga mengaku resah dengan keberadaan arena yang sudah dibuat permanen tersebut, hingga meminta polisi mengambil tindakan. Anggota Reskrim Polres Lahat yang dipimpin KBO Reskrim Iptu Yusuf Solehat dan Kanit Pidum Iptu Liswan lansung menyambangi lokasi, yang jaraknya sekitar 2,5 jam perjalanan dari kota Lahat. Polisi sedikit kesulitan mencapai medan, karena lokasinya cukup jauh dari pe„ Bersambung ke hal 15

Oknum Pejabat Diduga Hamili Ponakan KAYUAGUNG, SRIPO – Oknum mantan Kasat Pol PP Kota Lubuk Linggau, AH (60) warga Bandung Kanan Kota Lubuk Linggau, dilaporkan oleh keponakannya berinisial RB (18), warga Kelurahan Sidakersa Kayuagung Kabupaten OKI. Abu dilaporkan telah memperkosa korban hingga melahirkan anak. Menurut informasi dari kepolisian, pensiunan PNS Kota Lubuk Linggau tersebut telah melakukan hubungan suami istri dengan salah seorang keponakan yang baru tamat dari bangku SMA. Dari perbuatan terlapor selama ini, Senin (6/8/2012) lalu, pelapor melahirkan anak laki-laki.

Setelah melahirkan anak tadi, pelapor minta pertanggungjawabannya. Namun, terlapor tak menggubrisnya hingga sempat mengancam akan menembak apabila tetap memaksa minta bertanggungjawab. “Ya, tidak ada niat baik dari pamannya yang sebagai terlapor itu, maka korban mendatangi kantor polisi dengan laporan,” kata Kapolres OKI AKBP Agus F SH SIk melalui Kasat Reskrim AKP H Surachman SH, Senin (13/ 8). Menurut Surachman, keterangan korban di hadapan penyidik Unit Per„ Bersambung ke hal 15

PALEMBANG, SRIPO – Dua unit rumah yang berlokasi di Jl Slamet Riyadi Kelurahan Lawang Kidul Darat Palembang ludes dilalap si jago merah, Senin (13/8) sekira pukul 14.00. Selain memluluhlantakkan dua rumah, tiga rumah yang berada di sekitar kejadian juga ikut disambar api, meski tidak ikut habis terbakar. Raut kesedihan begitu tampak dari wajah Ningju, salah satu si pemilik rumah. Sembari duduk di salah satu kursi milik tetangganya, wanita yang rambutnya sudah dipenuhi uban ini tidak henti-hentinya menangis. Sesekali tangisnya berhenti. Namun, begitu tatapannya kembali tertuju pada rumahnya yang sudah menjadi kayu bakar, ibu lima anak ini kembali menangis. “Mau tingga dimana saya nanti. Rumah itu satu-satunya peninggalan almarhum suami saya,” ujar Ningju, sembari mengusap rambutnya yang menutupi maanya yang sudah membasah. Tidak ingin melihat sang ibunya larut dalam kesedihan, salah satu adik Joni merangkul sang ibu. Bukannya menghibur ibunya, pria tersebut malah ikutikutan menangis. Sembari berjalan menuju rumah mereka yang berukuran sekitar 15x10 meter persegi tersebut, keduanya terus berpelukan satu sama lainnya. “Kita lihat saja

SRIPO/REFLY

Puing-pungin rumah korban kebaran.

kembali bu rumah kita. Siapa tahu ada yang bisa kita selamatkan,” kata adik Joni. Untuk sementara, Joni yang sebenarnya sudah tidak tinggal satu rumah lagi dengan ibunya, terpaksa memikirkan nasib sang ibu ke depannya. Hal utama yang harus ia lakukan adalah mencari tempat tinggal sementara untuk

sang ibu. “Untuk beberapa hari ini, ibu dan adik-adik untuk sementara tinggal di rumah saudara kami yang tidak jauh dari rumah yang terbakar ini. Tentunya, kami masih akan mencoba mencari rumah baru,” ujar pria yang berprofesi wiraswasta ini. „ Bersambung ke hal 15

Aparat Gabungan Gigit Jari lGerebek Arena Dadu Guncang lDiduga Penggerebekan Bocor

PALEMBANG, SRIPO – Aparat gabungan Polisi Militer dan Garnizun Kodim 0481 Palembang, Kodam, serta Kepolisian, berhasil membongkar judi dadu guncang yang beromzet ratusan juta setiap harinya, Senin (13/8) di Jl

Abdul Rozak Kel Duku Palembang. Ironisnya, lokasi judi tersebut tepat berada di belakang sekolah SMP dan SMA Kesuma Bangsa. Informasi penggerbekan tersebut diduga sudah bocor terlebih dahu-

lu. Sehingga arena judi yang diduga dibekingi oknum TNI dan oknum polisi tersebut, pihak Pomdam dan Garnizun serta polisi hanya berhasil mengamankan empat sepeda motor milik pelaku, dan beberapa identitas diri (KTP dan SIM C) yang diamankan ke markas Pomdam. Namun tidak berhasil mengamankan pemilik dan tersangkanya. “Kita duga informasi sudah bocor sebelum kita ke lapangan, sehingga para pelaku sudah kabur terlebih dahulu sebelum kita datang,” kata Kapendam II Sriwijaya, Kol Arm Jauhari AS, Senin (13/8) petang. Menurut Jauhari, penggerbekan sendiri dilaku„ Bersambung ke hal 15

SRIPO/REFLY

Wak Basri hanya bisa memandangi rumahnya yang sudah hangus terbakar.


SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

Tanpa Popon cs Nil Tetap Optimis z Capai Hasil Maksimal di AFF JAKARTA, SRIPO – Pelatih Tim Nasional Senior Indonesia, Nil Maizar, menungkapkan rasa optimisnya untuk bisa meraih yang terbaik di Piala AFF 2012, pada November-Desember, di Malaysia dan Thailand. Dengan materi pemain yang ada sekarang, Mantan Pelatih Semen Padang itu yakin Indonesia bisa mencatat hasil maksimal di Piala AFF 2012. Indonesia di kejuaraan dua tahunan itu, berada di Grup B, satu grup dengan tuan rumah Malaysia, Singapura, dan peringkat dua babak play off Piala AFF. “Sebagai manusia, saya harus yakin. Namun, saya tidak bisa memastikan, karena kepastian hanya milik tuhan,”tutur Nil Maizar. Pemusatan latihan Timnas Senior

Indonesia jelang berlaga di Piala AFF 2012, dibagi menjadi tiga tahap, tahap pertama mulai 6-15 Agustus, tahap kedua 25 Agustus30 September, dan terakhir pada 7 Oktober-keberangkatan ke Piala AFF, NovemberDesember mendatang. Sejak mulai digelar 1996, Indonesia belum sekalipun mampu menjadi juara Piala AFF. Prestasi terbaik Indonesia di Piala AFF 2010, sebelum dikalahkan Malaysia dalam partai final. Pada pertandingan final pertama di Kuala Lumpur, 26 Desember 2010, Indonesia menyerah 0-3 dari Malaysia. Kemudian dalam pertandingan final kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 29 Desember 2010, Firman Utina dan kawan-kawan hanya mampu menang 2-1. Hasil ini cukup mengejutkan, karena sebelumnya pada penyisihan grup, Indonesia membantai Malaysia 5-1. Thailand dan Singapura adalah negara tersukses di Piala AFF dengan tiga kali jadi juara. Sementara Malaysia sekali juara 2010.”Kita harus

mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kemudian berjuang keras di Malaysia untuk mencapai hasil terbaik,” papar Nil Maizar optimis. Seperti diketahui, sejumlah pemain ISL yaitu Bambang Pamungkas, Firman Utina, Ponaryo Astaman, M. Ridwan dan Ahmad Bustomi telah meninggalkan training

camp sejak Kamis lalu. Mereka memilih hengkang karena tetap tidak mendapatkan izin dari klub-klubnya. “Tanpa pemain ISL, TC tetap jalan. Toh, timnas dengan pemain ISL juga tidak langsung menjadi bagus. Namun untuk menggantikan pemain ISL, saya serahkan ke pelatih,” ujar Koordinator Timnas Bob Hippy di Jakarta, Senin (13/8). (cw2/ tribunnews)

Ponaryo Astaman SRIPO/SYAHRUL

18

Berbagi Kasih SFC Gelar Pasar Murah PALEMBANG, SRIPO – Memanfaatkan moment Ramadan, dengan tajuk Sriwijaya FC peduli dan berbagai kasih, jajaran manajemen dan pemain menggelar operasi pasar murah, di dua titik pada Selasa (14/8). Pemain akan dilibatkan dalam operasi ini bersama jajaran manajemen. Karena, selain operasi pasar, Laskar Wong Kito juga menggelar foto bersama bareng para pemain. Adapun tempat operasi digelar di tiga titik titik yakni di kawasan Kelurahan 3/4 Ulu Laut dekat klinik Yan Hadi mulai pukul 09.0012.00. Kemudian di Jl Sukarela dekat lapangan Perisai mulai pukul 10.00-13.00. Kemudian di kawasan Jakabaring. “Khusus untuk Jakabaring, bukan operasi pasar murah, tetapi membagikan sembako kepada 400 personel Jakabaring Sprot City. Ini sebagai bentuk rasa syukur kita karena berhasil memenangi juara ISL dan Perang Bintang,” jelas Presiden Klub H Dodi Reza Alex Minggu (12/8). Sementara, di dua titik memang akan dijadikan operasi pasar murah. Ditambahkan Augie, pemain akan dilibatkan, pihaknya menyiapkan bingkisan di dua titik ini masing-masing 1.800 paket.”Nanti akan dipajang juga Piala ISL dan Perang Bintang, dan pemain turut berjualan,” jelas Augie. Menurut dia, paket ini sendiri dijual dengan harga Rp40 ribu dengan 2 kg gula pasir, 2 kg beras, 2 liter minyak goreng dan lainnya. “Jika ditotalkan dengan harga asli berkisar Rp70 ribuan perpaket. Pembeli juga bisa foto bareng pemain di dekat Piala yang nanti kita pajang,” jelas Augie. (cw2)

zPersiba Utamakan Pemain Lokal

Hendri Zainudin SRIPO/SYAHRUL

BALIKPAPAN, SRIPO – Persiba Balikpapan mulai menata skuadnya. Tim berjuluk Beruang Madu mempertahankan pemain lokal. Sementara Laskar Wong Kito tetap mempertahankan skuad lama. Dengan demikian SFC tetap mengandalkan pemain matang berpengalaman, sebab, mereka melepas enam pemain, dua diantara pemain muda potensial Risky Novriansyah dan Seftihadi dilepas. “Kita lepas enam pemain dan memburu 19 pemain, tentunya pemain muda dan matang akan kita kombinasikan untuk musim kompetisi 2012/2013,” jelas Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainudin, Senin

(13/8). Sementara Persiba menegaskan, ada 10 pemain lokal rencananya akan dipertahankan. Menurut Manajer Persiba, Jamal Al Rasyid, saat ini timnya sedang melakukan pendekatan terhadap beberapa pemain, seperti Sultan Samma, I Made Wirawan, Absor, Asri Akbar, dan Hamid Monny. Mereka merupakan pemainpemain yang diprioritaskan untuk diperpanjang kontraknya.”Itu hasil rapat manajemen. Secepatnya akan kami bahas dengan manajemen,” kata Al Rasyid, Minggu, 12 Agustus 2012. Jamal menambahkan Persiba memang mengutamakan memperpanjang kontrak

pemain muda potensial. Sultan Samma, Hamid Monny dan Absor masuk dalam kerangka tim musim depan. Mereka dipersiapkan berada dalam skema yang disusun pelatih. Sedangkan, Asri Akbar dan Made Wirawan mengacu pada kiprah mereka di musim lalu. Niat Persiba untuk memperpanjang kontrak pemain-pemain tersebut tak bisa ditunda-tunda lagi. Pasalnya, beberapa nama seperti Sultan Samma, Asri Akbar, dan Made Wirawan sudah masuk dalam radar timtim besar yang akan bertarung di pentas ISL musim depan. Sultan kabarnya tengah dibidik Sriwijaya FC. Sedangkan Mitra Kukar dikabarkan sedang membidik Asri Akbar dan Made Wirawan.(cw2/ndr/viva)

H Dodi Reza Alex

SRIPO/SYAHRUL

SFC Incar 19 Pemain


SRIWIJAYA POST Selasa, 14 Agustus 2012

19

Katie Taylor

Petinju Wanita Pertama z Peraih Emas Olimpiade USAI sudah perhelatan di Olimpiade, namun masih ada kisah menarik yang bisa dilihat. Mulai dari diskualifikasi peraih medali dan para atlet bulu tangkis Indonesia. Namun tidak hanya sisi kontroversial yang menarik diperhatikan. Ada hal yang unik di Olimpide London 2012

ini. Komite Olimpiade memutuskan untuk menambah satu cabang lagi, yaitu tinju wanita. Tanggapannya pun beragam, ada yang setuju dan ada yang menentangnya. Yang jelas cabang yang dimainkan di ExCeL Arena ini menjadi salah satu cabang favorit. Banyak penonton yang

amunisi baru untuk bisa memdongkrak penjualan Yamaha yang sedang menurun. Menurut Dyon penurunan itu tidak terlepas dari kebijakan kenaikan ambang batas uang muka kredit kendaraan bermotor hingga penetresi pasar yang belum maksimal, terutama kehadiran generasi terbaru Mio. “DP memang mempengaruhi pelaku industri otomotif, bukan cuma Yamaha. Sebab konsumen DP rendah memang masih dominan, di Jakarta saja 80 persen pembeli pakai kredit DP rendah,” kata dia. (vivanews/kcm)

DIBORONG.COM

Ancaman Valentino Rossi VALENTINO Rossi kembali ke tim balap Yamaha di MotoGP. Hal ini menjadi angin segar bagi Yamaha di Indonesia. The Doctor, julukan Rossi diharapkan bisa mendongkrak penjualan produsen berlambang garpu tali itu yang sedang mengalami penurunan. “Ya pasti kita senang Rossi kembali bergabung. Tentu balapan MotoGP akan semakin seru kembali. Rossi juga bisa dimanfaatkan untuk menarik minat masyarakat Indonesia, Kita usaha kembali bawa dia ke sini,” kata Executive vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Dyonisius Beti. Di sisi lain, Rossi menjadi

FOTO: IST, VIVANEWS.COM

ingin menyaksikan secara langsung cabang yang baru pertama kalinya dimainkan di Olimpiade ini. Berbeda dengan tinju pria, tinju wanita hanya dimainkan tiga nomor saja yaitu kelas 51kg, 60kg dan 75kg. Lalu siapa sajakah yang berhasil mendapatkan emas di cabang bersejarah ini? Berikut tiga nama yang akan selalu menjadi catatan sejarah Olimpiade ini. (viva)

VALENTINO ROSSI

AS Juara Umum Olimpiade z Indonesia Terpuruk SRIPO – Olimpiade 2012 yang digelar di London Inggris, resmi ditutup pada Minggu (12/6/2012) atau Senin (13/6/2012) pagi Wib. Berakhirnya pesta olahraga empat tahunan itu ditandai dengan perebutan medali terakhir di cabang pentathlon, yang dimenangkan oleh atlet Lithuania, Laura Asadauskaite. Dengan berakhirnya cabang pentathlon, maka berakhir pula perebutan medali di semua cabang yang di pertandingkan. Kontingen AS akhirnya memastikan diri menjadi juara umum Olimpiade

London 2012, menggeser China yang menjadi juara di olimpiade sebelumnya. Kontingen AS berhasil mengumpulkan 104 medali, yang terdiri dari 46 emas, 29 perak, dan 29 perunggu. Sementara China harus puas di posisi kedua dengan 38 emas, 27 perak dan 22 perunggu. Sementara itu, tuan rumah Inggris Raya menyodok ke peringkat ketiga dengan 29 emas, 17 perak, dan 19 perunggu. Inggris Raya mengungguli Rusia yang berada di posisi empat, dengan 24 medali emas, 25 perak dan 33 perunggu.

Bagaimana dengan kontingen Indonesia? Di banding sebelumnya sejak olimpiade 1992, Indonesia mengalami penurunan drastis. Indonesia hanya berada di urutan 63-69, dengan “hanya” meraih 1 perak dan 1 perunggu. Hasil ini sama dengan yang diperoleh Bulgaria, Estonia, Malaysia, Puerto Riko dan Taiwan. Di antara negara-negara ASEAN, Indonesia dan Malaysia berada di bawah Thailand yang mengumpulkan 2 perak dan 1 perunggu di peringkat 57, namun di atas Singapura yang mengumpulkan 2 perunggu di peringkat 75. (cw2/tribunnews)



Sriwijaya Post Edisi Selasa 14 Agustus 2012