Issuu on Google+

SENIN 12 DESEMBER 2011

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

HALAMAN

Wenny Lemah dan Linglung

yang manja namun hormat kepada Gubernur Sumsel itu menarik perhatian. Mantan pasangan duet Anang Hermansyah ini meminta orang nomor satu di Sumsel untuk berduet, terutama saat menyanyikan lagu hit-nya Kau yang Memilih Aku. Sontak seluruh undangan pun tampak larut dalam duet dadakan itu, suara Alex yang terbilang bagus dan memang cocok dengan tembang kenangan dan lagu-lagu hit Syahrini salah satu Kau Yang Memilih Aku membuat para hadirin dan „ ke halaman 7

28

Mahasiswi Unsri Hilang Ditemukan

Syahrini Ajak Alex Duet PALEMBANG, SRIPO — Penyanyi mungil tapi cantik Syahrini tampil apik saat memeriahkan pembubaran dan apresiasi kepada seluruh panitia SEA Games XXVI, di Dining Hall Wisma Atlet, Minggu (11/12) malam. Ia membawa seluruh panitia mulai dari Liaison Officer (LO), Volunteer (VO), dan Work Force (WF) dan atlet yang hadir larut dalam kegembiraan. Bahkan Syahrini menarik Gubernur H Ir Alex Noerdin dan pejabat lainnya seperti Ketua Umum KONI Sumsel H Muddai Madang dan Sekda Pemprov Sumsel Yusri Effendi. Sikap Syahrini

MANAGED BY

ECERAN RP 2.000

Syahrini

Humas Pemprov Sumsel/ Untung Sarwono

INDRALAYA, SRIPO —Wenny sudah hilang sebulan karena Rahmayana (21) mahasiswi diajak kenalannya Raden FKIP Unsri yang dinyatakan Pusaka Ilahi Ningrat alias hilang sejak 25 Oktober lalu, diAjisaka alias Dedek wanita setemukan keluarganya dalam tengah baya yang mengaku keadaan lemah dan linglung di berumur 12 tahun. sebuah rumah di kawasan TaMenurutnya, Wenny ditelang Kerangga, Palembang, mukan keluarga di rumah Sabtu (26/11) lalu. yang diyakni tempat Raden Wartawan baru tahu, Jumat Pusaka di kawasan Talang (9/12) setelah dapat informasi Kerangga sekitar pukul 18.00. dari warga yang tinggal di se“Sekarang Wenny ada di DOK.SRIPO, REPRO kitar rumah Yana (45), bibi kampungnya Muaraenim,” Wenny, di Desa Sakatiga Indra- Wenny Rahmayana ujar Yana seraya menyarankan laya Ogan Ilir (OI). Ketika dicek wartawan untuk menghubungi langsung langsung, Yana membenarkan orangtuanya. informasi tersebut. Ia mengaku Wenny yang „ ke halaman 7

Modal Penting Jamu Persija ■ Hanya 10 Menit SFC Taklukkan PSPS PALEMBANG, SRIPO — Sepuluh menit awal benarbenar dimanfaatkan Keith Kayamba Gumbs dkk untuk menekuk PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Minggu (11/12).

Kemenangan ini, menjadi modal penting untuk meladeni Persija Jakarta di GSJ pada 18 Desember mendatang. Ponaryo dkk sementara naik ke peringkat tiga dari 8 sebelumnya. Sedangkan PSPS turun dua trip ke peringkat 9. Sementara Persi-

Pemenang Kuis SRIWIJAYA FC menang 2-1 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (11/12). Dari 371 penebak, 17 orang yang menebak jitu. Setelah diundi, enam nomor yang beruntung adalah 1. 085838176651, 2. 085268379347, 3. 082176324213 (SFC) (SFC), 4. 085367886902, 5. 081929216449, 6. 085658740058 (SRIPO) (SRIPO). Hadiah jersey SFC dan sponsor Sripo. Kami informasikan, karena stok jersey dari manajemen SFC baru selesai cetak Januari nanti, maka pengambilan hadiah akan diumumkan secara serempak dengan pemenang berikutnya. Terimakasih.

ja memimpin klasemen setelah kemarin menang besar 6-0 atas tuan rumah Persiram Raja Ampat. Instruksi pelatih Kas Hartadi benar-benar mampu diekplorasi para pemain Sriwijaya FC untuk menentukan kemenangan. Laskar Wong Kito mencetak gol cepat di menit pertama melalui aksi brilian Gumbs, kemudian dia juga memberikan assist menuntaskan kerjasama dengan Firman Utina untuk gol kedua SFC, yang dicetak Hilton di menit ke-10. “Seperti lawan Pelita, saya meminta pemain bermain cepat dan mencetak gol cepat. Kemudian bermain konsisten dengan terus menyerang dan tidak boleh kecolongan,” jelas Kas Hartadi usai pertandingan. „ ke halaman 7

Tidur Beralas Kasur Tipis ■ TTaswen aswen tak Ragu Copot Kepala Rutan JAKARTA, SRIPO — Nunun Nurbaetie, istri mantan Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal (purnawirawaan) Adang Daradjatun, menjalani hari pertama di dalam sel Rumah Tahanan Klas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (11/12). Tersangka dalam dugaan kasus penyalur dana suap kepada sejumlah anggota DPR periode 1999-2004 dalam pemilihan deputi senior Gubernur Bank Indonesia itu dijebloskan ke tahanan Minggu dini hari, setelah dijemput dari Thailand. Di dalam sel, dia tidur beralas kasur tipis dan menggunakan kipas angin untuk menyegarkan udara. Gambaran ruang tahanan Nunun selama Mapenaling (Masa Pengenalan Lingkungan), dituturkan seorang petugas jaga mengatakan di blok tersebut hanya terdapat dua petugas. Tidak seperti penjagaan tersangka suap Wisma Atlet, Muhammad Nazarudin ketika di Rutan Mako Brimob. Penjagaan untuk Nunun tidak ketat. Dua sipir berjaga di depan ruang tahanan dengan meja yang telah tersedia. “Tidak pakai senjata laras panjang tapi dijaga di depan ruang tahanan,” kata penjaga tersebut, Ming-

gu (11/12). Penjaga tersebut mengatakan dalam ruangan Edelweis hanya terdapat kasur tipis dan kipas angin. Ia pun sempat melongok istri Adang Daradjatun itu. „ ke halaman 7

SRIPO/ZAINI

RAYAKAN GOL — Pemain Sriwijaya FC Hilton Moreira merayakan gol dengan melakukan salto ketika menjamu PSPS Pekanbaru pada laga lanjutan Liga Super Indonesia, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (11/12). SFC menang dengan skor 2-1.

KLASEMEN ISL 2011/2012 1(6) PERSIJA 2(1) PERSIWA 3(8) SRIWIJAYA FC 4(2) PERSIB 5(3) PERSIPURA 6(4) MITRA KUKAR 7(5) PSMS 8(13) PERSIBA 9(7) PSPS 10(9) PERSISAM 11(10) PERSELA

3 2 3 2 2 2 2 3 3 1 2

2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1

1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0

0 0 1 0 0 0 0 1 2 0 1

7-0 6-2 5-3 4-2 6-4 4-3 2-1 5-6 5-4 2-1 3-3

7 6 6 6 4 4 4 4 3 3 3

Udi Tercebur Bersama Buldozer

Selalu Cepet Puas SRIWIJAYA FC meraih kemenangan perdana dalam partai kandang ISL dengan mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (11/12). Rekan facebooker punya komentar?

■ Kedalaman TTambang ambang 39 M MUARAENIM, SRIPO — Tragis nian Udi Zulistia (40). Karyawan PT PAMA Persada Nusantara itu tercebur bersama buldozer ke dalam kawah eks tambang batubara, Minggu (11/12) dinihari. Diduga korban yang terjebak di dalam buldozer saat ini sudah tewas. Peristiwa itu terjadi di kawasan Tambang Muara Tiga Besar Utama (MTBU), Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Lahat. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di

lapangan, peristiwa itu berawal ketika korban yang menjabat sebagai instruktur alat-alat berat di PT PAMA Tanjungenim, melatih pekerja lain untuk mengendalikan berbagai macam alat-alat berat di tambang. Pada malam kejadian, korban yang berdomisili di BTN PAMA Karang Asem Blok D No 12, Kelurahan Tanjungenim, Kecamatan Lawang Kidul, Muaraenim, masuk kerja shift II (pukul 18.00 sampai pukul 06.00).

buruk.

HENDI SAPUTRA smg menjadi awal yg baik, bukan baiknya yang awal.. Strusnya

ABDULLAHISY SYAKIR main sportif tanpa emosi gue suka, namun di menit2 akhir strategi dan daya serang SFC agak lemas. perlu perbaiki stamina anak SFC LILA S. SILALAHI mantaf itu, lanjutkan perjuanganmu, km bangga pdmu SFC

„ ke halaman 7

ISL AMIEN

KEMAS WAHYU HUMAIDI bagooos bang kas LANJUTKAN SAMPAI JUARA

AZWAR ANAS DEAZ MANTAP.....Kami tgu kemenangan yg lebih besar lagi. ULY AZMI turut senang, semoga,,,di dlm kemenangan,tidak menjadikan sombong,,harus ditingkatkan lg menjadi lebih baik dan baik,, JIMMY SEPRIAN Ngapo penampilan SFC garanglah pas maen tandang?! ARJA DUTA Terlalu cepat puas, baru unggul 2 gol dah mengendurkan serangan ...

Ayah Dapunta Itu Dapat Piala FFI

■ Alex: Bukti Kita tidak Buat Film Sembarangan MATHIAS Muchus, aktor senior kelahiran Tanjung Sakti Pagaralam, berhasil meraih penghargaan Pemeran Pembantu Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia (FFI), Sabtu (10/ 12) malam. Muchus berperan sebagai bajing loncat, ayah Dapunta, dalam film besutan sutradara ternama Hanung Bramantyo. Film

ini khusus dibuat Pemprov Sumsel untuk menyambut SEA Games XXVI 2011. “Cukup terkejut saya bisa menjadi yang terbaik bila melihat para nominatornya. Saya berterima kasih kepada seluruh pecinta film nasional yang telah memilih saya,” ujar artis kelahiran 15 Februari 1957 ini, sesaat namanya terpi-

lih menjadi Aktor Pembantu Terbaik. Sementara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin selaku penggagas film ini kepada Sripo mengatakan, kemenangan Mathias Muchus sebagai bukti Pemprov Sumsel tidak membuat film sembarangan. „ ke halaman 7

IST

MATHIAS MUCHUS


2

SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

SALAM SRIWIJAYA

Piala Citra FFI Versi KPK PENGUMUMAN pemenang Anugerah Piala Citra FFI 2011 usai sudah. Rangkaian Festival Film Indonesia atau FFI 2011 pun berakhir. Ajang ini merupakan bentuk apresiasi bagi insan film Indonesia yang digelar secara rutin tiap tahun. Dan siapa saja yang berhak atas Piala Citra, tentunya akan bersuka cita atas anugrah yang diberikan atas karyanya baik sebagai aktor dan aktris, sutradara, produser dan berbagai lakon sesuai dengan kriteria yang diadakan oleh panitia. Namun demikian pengumunan Anugerah Piala Citra FFI 2011 Sabtu (10/12) itu seakan tenggelam oleh berbagai berita menarik lainnya seperti carut marut persepakbolaan Indonesia yang tidak pernah usai. Dan berita yang paling banyak lainnya yang menyita perhatian masyarakat dengan tertangkapnya Nunun Nurbaeti, buronan tersangka kasus dugaan penyuapan cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom. Istri mantanWakil Kepala Polri Komjen (Purn) Adang Daradjatun itu ditangkap interpol Thailand di Bangkok, Jumat (9/12) meski versi lain menyebutkan penangkapan aktor tanpa Piala Citra justru Rabu (7/12). Versi tersebut menyebutkan Nunun Nurbaetie ternyata bukan tertangkap Jumat, 9 Desember 2011. Tersangka perkara suap pada pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004 itu ditangkap justru Rabu, 7 Desember 2011. Yang cukup menarik dari perkembangan berita yang menghiasi berbagai media cetak, eletronik dan media online selain waktu, tempat pengkapan aktris terbaik versi peraih “Piala Citra” KPK pun berbeda, penangkapan Nunun, menurut Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah, terjadi di dalam pesawat Garuda, setelah pihak Kepolisian Royal Thailand menyerahkan Nunun kepada tim penjemput KPK. Semetara versi lain, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas, justru membenarkan perihal penangkapan Nunun dan menjelaskan Nunun dipastikan ditangkap pihak kepolisian setempat di rumah kontrakannya di Bangkok. Seperti yang dirilis di berbagai media, dijelaskan juga pihak Polisi Bangkok, Thailand, ternyata “menjemput” Nunun Nurbaetie di salah satu rumah kontrakan Jumat, 9 Desember 2011. Informasi yang diperoleh menurut (Tempo-red), dia ditangkap setelah pengadilan Bangkok menjatuhkan putusan terkait permohonan KPK ke Kejaksaan Agung Thailand. Bunyi putusan itu adalah menangkap tersangka cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004 lalu itu. Dari berbagai keterangan yang muncul dari berbagai sumber juga --yang layak tentunya, ada lakon apa lagi yang akan dimainkan oleh para sutradara dan aktor “Film Korupsi” versi KPK Indonesia. Lakon yang dimainkan Nunun karena disangkakan melakukan penyogokan untuk memenangkan Miranda Swaray Goeltom menjadi Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia —dan akhirnya sukses. Ia diduga memberikan cek pelawat sebanyak 480 lembar senilai Rp 24 miliar ke seluruh politikus DPR di Senayan periode 1999-2004. Dan pertanyaan kita pun muncul, kenapa yang selalu dikorbankan justru pemeran pembantu, pemeran pengganti dan aktor, sutradara dan produser dari lakon film ini seakan terlindungi. Akankah sandiwara atau film yang dimainkan pada babak berikutnya bisa memuaskan para penoton --bangsa ini, dengan endingnya, masalah korupsi betul-betul bisa dimusnahkan dari bumi Persada ini. Wallahu a’lam bissawab.

POJOK Palembang tergenang dimana-mana kemarin setelah satu jam hujan, dan berlanjut hingga malam hari Kalau diremehkan Palembang bisa tenggelam?? Nunun, tersangka dana cek perjalanan Deputi Gubernur BI, setelah buron akhirnya bisa ditangkap Asal jangan jadi bagian skenario bobroknya hukum republik ini Mahasiswi Unsri yang hilang, Wenny, ditemukan orangtuanya di sebuah rumah dalam kondisi linglung Kata nenek : Jangan sembarangan bergaul dengan kawan

Bau Sampah di Jalan Sirna Raga Pipareja KEPADA Yth Dinas Kebersihan Kota Palembang. Saya sebagai warga yang setiap hari melintas di Jalan Sirna Raga Kelurahan Pipareja Kecamatan Kemuning merasa kurang nyaman karena bau sampah yang menyengat apalagi sekarang lagi musim penghujan. Seingat saya sebelum SEA Games setiap hari petugas pengangkut sampah datang tapi setelah SEA Games hingga sekarang jarang sekali. Bahkan tidak ada petugas yang datang untuk mengangkut sampah sehingga sampah tersebut menumpuk dan berbau. Mohon untuk segera ditanggapi. Terima kasih. 08981106116

Segera Diambil Langkah Antisipasi Jawab TERIMA kasih atas informasinya. Kami akan cek langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi Saudara. Jika benar akan segera diambil langkahlangkah antisipasi untuk diangkut, agar tidak mengganggu masyarakat sekitar. (mg15) H Zulfikri Simin SH Kadis Kebersihan dan Pemakaman Kota Palembang

Peredaran Narkoba di Pangkalan Lampam KEPADA Yth Kapolda Sumsel. Kami warga di Kecamatan Pangkalan Lampam OKI merasa prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di tempat kami. Hal ini telah kami laporkan ke Polres dan Polsek setempat tetapi belum ada tindak lanjut. Mohon kiranya dapat ditindaklanjuti laporan kami ini. Kepada Sripo kami ucapkan terima kasih. 081972311711

Mohon Partisipasi Masyarakat Jawab TERIMA kasih informasinya. Memang pihak kepolisian sangat berharap meningkatnya partisipasi masyrakat dalam pemberantasan narkoba. Penyelidikan narkoba memang dilakukan tertutup dengan harapan dapat melakukan penangkapan berikut barang buktinya serta jaringan peredarannya. Kita mengimbau semua warga agar menjaga diri dan keluarga untuk tidak terlibat narkoba yang dapat meruSRIPO/ZAINI sak generasi muda, sangat berbahaya bagi kesehatan karena menyerang syaraf pusat. Terima kasih. (mg14)

Mohon Dicek Kualitas Pengecoran Jalan KEPADA Yth. Walikota Palembang dan Dinas PU Kota Palembang. Saya warga Kelurahan Lebung Gajah Kecamatan Borang. Belakangan ini ada pengecoran jalan dan ganggang. Kami sebagai warga sangat berterima kasih jalan dan gang-gang sudah mulus tapi ada yang mau saya tanyakan berapa ketebalan dan lebarnya? Sebab di sekitar tempat saya tinggal pengecorannya bisa dibilang asal jadi. Mana pinggirnya tidak lurus lagi alis kayak ular. Pengawas yang di lapangan mengatakan mau disiram aspal di atasnya namun sampai sekarang belum ada. Kepada kepala PU saya mohon penjelasannya. Kepada Sripo saya ucapkan terima kasih. 081271271529

Segera Turunkan Tim JAWAB TERIMA kasih atas kepedulian Saudara terhadap pembangunan yang kami lakukan. Masukan Saudara akan menjadi catatan kami. Segera mungkin kami akan menurunkan tim untuk menindaklanjutinya. Terima kasih. (saf) Ir Kira Tarigan Kepala Dinas PU Kota Palembang IST

Pembatalan Larangan Parkir Sepanjang Sudirman KEPADA pihat terkait. Saya membaca di Sripo beberapa waktu lalu mengenai pembatalan larangan parkir di sepanjang Jalan Sudirman. Memangnya kenapa, tidak jadi diberlakukan pelarangan parkir tersebut. Mohon penjelasan pihak berwenang. Terima kasih kepada Sripo.

SALAT

Masih Dalam Proses Pertimbangan Jawab Hingga kini kita bersama pemerintah Kota Palembang masih terus melakukan pertimbangan terkait larangan parkir di sepanjang jalan Jenderal Sudirman. Tetapi dalam waktu dekat direncanakan akan diberlakukan larangan parkir dari depan Ruman Makan Har hingga Air mancur. Karena pemerintah Kota Palembang juga masih akan melakukan pertemuan kepada pemilik toko dan pengelola parkir agar satu sama lain tidak saling dirugikan.(mg14)

Kombes Pol Sabaruddin Ginting SIk Kabid Humas Polda Sumsel

Masripin Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang

SENIN 12 DESEMBER 2011 16 MUHARAM 1433 H ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 11.56 WIB : ....15.22 WIB :.... 18.04 WIB : ... 19.20 WIB

SELASA 13 DESEMBER 2011 17 MUHARAM 1433 H SUBUH : 04 .23 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER

150 x 7


SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

3

XL Terus Berinovasi ■ Bangun Jaringan Berkonsep IP ■ Lebih Fokuskan Layanan Data PALEMBANG,SRIPO — Untuk menunjang kebutuhan data yang semakin tinggi, XL terus berinovasi membangun kualitas jaringan yang semakin baik. Diperkirakan akhir tahun ini, XL sudah sekitar 70 persen membangun jaringan dengan konsep Internet Protokol (IP) rampung dikerjakan. “Optimis jaringan berbasis IP, akhir tahun sudah selesai sebesar 70 persen,” ujar Riki Witarsa, Jumat (9/ 12) lalu. Menurutnya, pembangunan jaringan berbasis IP ini akan rampung seratus persen pada tahun depan pastinya pada quarter awal. Hal itu dimaksudkan, agar kualitas jaringan terlebih layanan data yang diberikan, semakin lebih baik. Diungkapkan Riki, transformer jaringan ke IP ini,

menurutnya sebagai penunjang jaringan 4G. Dikatakan lebih lanjut, pembangunan kualitas jaringan tersebut menjadi pondasi awal para pelanggan untuk mendapatkan layanan data yang semakin baik. “Kalau layanan data menggunakan 4G, itu sudah sangat baik sekali. Bayangkan saja, dengan menggunakan jaringan 4G, kecepatan internet bisa sampai 100 Mbps. Bandingkan dengan jaringan sekarang yang hanya sampai 3,4 Mbps,” jeasnya. Namun demikian, dalam hal tersebut pihaknya belum jelas tentang regulasi pengaturannya khususnya di Indonesia sendiri. Pembangunan kualitas jaringan yang digagas XL, tak lepas dari peran pengguna setianya. Diungkapkan Riki, layanan data se-

tiap bulan selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Diperkirakannya, peningkatan pengguna layanan data terjadi peningkatan hampir 30 persen setiap bulannya. “Dengan melihat grafik peningkatan seperti itu, pada 2012 peningkatan layanan terus dilakukan terutama pada layanan data yang selalu mengalami peningkatan,” katanya. Untuk tahun 2012, peningkatan layanan data akan semakin tinggi terlebih dengan terobosanterobosan baru yang semakin memudahkan pelanggan untuk mengakses layanan data. Sementara, pada voice dan SMS, diungkapkannya masih stabil. Namun pada voice, dengan semakin tingginya layanan data, layanan tersebut tak terlalu mengalami pening-

Konsep Layanan Hati

mi peningkatan. Mungkin hal ini disebabkan karena orang sudah banyak

menggunakan layanan data,” pungkasnya yang juga menganggap layanan

voice dan SMS masih tetap menjadi prioritasnya. (mg18)

■ Double Cabin Mendominasi

SRIPO/STA

CONSUMER Marketing Manager Bank BRI Syariah, KMS M Affandi Abdullah menunjukan piagam penghargaan service excellence award dari markplus.

layanan dengan hati, itu yang jadi kunci keunggulan kita, bagaimana kita menerapkan senyum, sapa, salam setiap hari dengan siapapun,” kata dia. Affandi juga merinci meski Bank BRI Syariah menerapkan konsep islam dalam menjalani bisnis namun tak jadi hambatan dalam hal pelayanan. Siapapun bisa jadi nasabah tanpa melihat agama, suku maupun ras. Semuanya, kata dia, mendapat perlakuan sama. Mungkin penilaian itu yang membuat penghargaan service Execellence bertahan hingga dua tahun berturut-turut. Dengan penghargaan ini, lanjut dia, Ppihaknya akan terus membangun komitmen spiritual berkelanjutan. Ini diperkuat dengan

katan secara signifikan. “Untuk voice, memang stabil tapi tidak mengala-

Siapkan 2000 Mobil

■ BRI Syariah Raih Ser vice Excellence Service ■ 2012, T ambah 11 Kantor Cabang Tambah PALEMBANG,SRIPO — Konsep pelayanan dengan hati (Service With Heart) kembali menempatkan bank BRI Syariah menjadi salah satu bank peraih penghargaan Palembang Service Excellence Champions. Layanan unggulan itu akan terus dipertahankan sebagai bukti loyalitas kepada nasabah. Hal itu diungkapkan Branch Manager Bank BRI Syariah, Yoseph Cardinal melalui Consumer Marketing Manager, Kms M Affandi Abdulah kepada Sripo di ruang kerjanya, Jumat (9/12) lalu. Penyerahan dilakukan langsung pemimpin Bank Indonesia Palembang, Didi Laksmono disaksikan Wakil Gubernur Sumsel, Eddy Yusuf dan President Markplus Inc, Hermawan Kertajaya. “Ini penghargaan yang kami terima selama dua tahun berturut-turut,” ucap Affandi yang kala itu langsung menerima penghargaan di hotel Horison. Menurut dia, penilaian service Execellence award berdasar hasil survey Markplus Insight terhadap konsumen Palembang. Survey ini mengukur dimensi pelayanan yang meliputi tiga touch point, yakni pelayanan sebelum proses interaksi, selama hingga pasca interaksi. “Konsep

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

SUASANA di Graha XL Sumbagsel, Jl Angkatan 45 Palembang. Gambar diambil beberapa waktu lalu.

perluasan jaringan atau kantor cabang pada 11 kota untuk tahun 2012, mendatang. Masing-masing kantor cabang itu di Palembang, Betung, Sungai Lilin, Belitang, Tugumulyo, Baturaja, Martapura, Muara dua, Muara Enim, Lubuk Linggau dan Prabumulih. “Ini bukti komitmen kita untk terus memperluas layanan dan menjangkau semua wilayah,” katanya. Sementara secara nasional, saat ini BRI Syariah memiliki delapan kantor cabang induk, 28 unit kantor cabang utama, 51 unit kantor cabang pembantu, 10 kantor kas dan 97 unit kerja tersebar di semua wilayah se-Indonesia. “Tahun depan target bisnis kita jadi bank riteil modern,” katanya. (sta)

PALEMBANG,SRIPO — Sebanyak 2000 unit kendaraan, dipersiapkan PT Serasi Autoraya dalam melayani kebutuhan konsumen akan mobil rental. Perusahaan yang bergerak dalam jasa rental mobil dengan nama Trac Astra mencatat pertumbuhan signifikan hingga 99 persen pada akhir tahun 2011 ini. “Penyediaan kendaraan sebanyak itu, mampu mencatatkan pertumbuhan hingga 99 persen pada tahun ini. Dan ini sungguh luar biasa,” ujar Fadli Syahputra, Branch Manager PT Serasi Autoraya Palembang ketika ditemui Sripo, Jumat (11/12) akhir pekan lalu. Menurut Fadli, tumbuhnya mobil rental secara signifikan itu tak lepas dari potensi komoditas di Sumsel yang terus menggeliat. Diungkapkan, potensi jasa rental di Sumbagsel, terutama di daerah-daerah memang sangat prospektif. hal itu pula yang mendorong pihaknya menyiapkan sebanyak 2000 unit kendaraan. Dari total angka kendaraan rental tersebut, sekitar 40 persen merupakan kendaraan double cabin 4x4 dan selebihnya merupakan kendaraan 4x2 dengan beragam merek dan jenis. Dia menambahkan, bila

SRIPO/ZAINI

KENDARAAN dobel Cabin mendominasi jenis kendaraan rental di track Astra.

dibandingkan dengan Kalimantan yang juga memiliki komoditas tinggi, ternyata Sumsel masih lebih unggul. Menurutnya Sumsel potensial untuk terus berkembang “Memang rata-rata, segmen pasar rental Trac Astra lebih didominasi corporate atau perusahaan. Hingga saat ini, total mitra bisnis Trac Astra Rental Palembang telah mencapai 400 perusahaan baik berskala besar maupun menengah,” ujarnya. Dengan tingginya jumlah mitra tersebut, pihaknya terus berkomitmen dan mempunyai konsistensi dalam meningkatkan mutu layanan yang memuaskan terhadap lebih

dari 400 mitra di Sumsel itu. Sementara itu, pada tahun 2012 nanti, pihaknya berencana akan melakukan ekspansi secara besarbesaran dengan meningkatkan kuantitas kendaraan rental hingga 40 persen atau bahkan lebih. Bila melihat prospek bisnis rental di Sumsel tersebut, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk melakukan penambahan unit kendaraan double cabin 4x4 yang masih mendominasi rental. Dari sekian banyak mobil rental yang disediakan, kendaraan Double Cabin masih mendominasi. Tak hanya itu, ditahun 2012 nanti pihaknya berencana merelokasi kantor dari

Jl Demang Lebar Daun ke kantor baru di Jl Soekarno Hatta Palembang. Diakuinya keberadaa kantor baru Trac Astra Rental kendaraan yang lebih representatif dapat semakin mendekatkan diri dengan pelanggan, sekaligus semakin memenuhi solusi transportasi wilayah sumbagsel. “Sumsel memang sangat potenial, sehingga diperlukan kantor baru yang lebih memadai dan representatif dalam melayani jasa rental kendaraan. Dengan luas lahan kantor baru sekitar 7000 meter persegi, diupayakan dapat semakin memantapkan Trac Astra dalam memenuhi kebutuhan akan jasa transportasi,” tutupnya. (mg18)


4

SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

Kredit BNI Tumbuh Pesat ■ Fokus 8 Sektor Unggulan PALEMBANG,SRIPO — Kredit PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Pesero)Tbk mengalami peningkatan pesat. Misalnya produk BNI Griya mengalami pertumbuhan sekitar 49,6 persen dari Rp 10,826 triliun di triwulan III 2010 menjadi Rp 16,201 triliun di triwulan III 2011. Sedangkan untuk transaksi penggunaan kartu kredit BNI tumbuh 38,9 persen, dari Rp 2,49 triliun di triwulan III 2010 menjadi Rp 3,49 triliun di triwulan III tahun 2011. Hal ini dikemukanan Jeffry AM Dendeng CEO PT Bank Negara Indonesia Wilayah Palembang, disela acara Customer Gathering Fun Bike BNI dengan motto Go Green, Gowes, Go Health di depan Kolam Renang Hotel Novotel Palembang, Minggu (11/12). “Pertumbuhan kredit juga terjadi untuk kredit kendaraan (BNI Oto) mencapai 30,5 persen dari Rp 4,698 triliun menjadi Rp 6,130 triliun,” jelas Jeffry. Disamping itu jelas Jeffry, dengan naiknya jumlah kartu kredit diterbitkan dai 1,77 juta kartu triwulan III 2010 menjadi lebih dari 2,27 juta kartu di triwulan III 2011 merdampak baik pada pertumbuhan aset kartu kredit BNI. “Sekarang aset kartu kredit BNI tumbuh 27,6 persen NPL terjaga dengan baik, di bawah industri sebesar 2,1 persen. Industri 3,97 persen,” katanya. Pertumbuhan ini Jelas Jeffry karena Fokus Ekspansi Kredit BNI dari dela-

BSB Target 2 Juta Nasabah

■ Bukukan DPK 10,5 Triliun

SRIPO/HAFIZ

Jeffry AM Dendeng (ketiga dari kanan) goyang line dance bareng karyawati, ibu-ibu darmawanita BNI dan C’LD Confidence di depan Kolam Renang Hotel Novotel Palembang.

pan sektor unggulan seperti Agriobisnis, kominikasi, kelistrikan, pedagangan besar dan eceran, minyak, gas dan pertambangan, konstruksi, makanan dan minuman hingga bahan kimia. Jeffry menegaskan, kedelapan sektor unggulan ini memiliki prospek bisnis yang baik, serta mendukung peran sebagai agen pembangunan. Karena arah penyaluran pembiayaan usaha ini sejalan dengan Masterlplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang dikembangkan oleh kelompok-

kelompok kerja (Pokja) dibentuk pemerintah saat ini. “Sekarang ini, penyaluran kredit BNI tersalur di delapan sektor unggulan tersebut,” katanya, seraya menambahkan untuk rencana di tahun 2012 pihak BNI masih mengajukan Rencana Bisnis Bank (RBB). Gathering Sementara itu guna menjalin keakraban dengan nasabah dan karyawan, BNI menggelar rangkaian acara bertajuk Customer Gathering Fun Bike BNI dengan motto Go Green, Gowes, Go Health di depan Kolam Renang Hotel Novotel Palembang, Minggu kemarin.

Kegiatan yang diikuti lebih dari ratusan nasabah BNI tersebut berlangsung semarak. Acara mulai pukul 05.30 diawali dengan bersepeda bareng keliling Kota Palembang, nasabah BNI berbaur dengan Jeffry AM Dendeng CEO PT Bank Negara Indonesia Wilayah Palembang beserta karyawan/karyawati BNI. Rute sepeda santai ini dimulai dari Novotel Hotel Palembang, Jl Basuki Rahmad, BNI Kanwil Palembang, Jl Veteran, Rajawali, Mayor ruslan, AKBP Cek Agus dan tepat pukul 07.30 kembali ke Novotel Palembang.(mg17)

PALEMBANG,SRIPO — Melihat kesadaran masyarakat Sumsel untuk menabung di perbankan yang semakin besar, Bank Sumsel Babel (BSB) menargetkan tahun 2012 nanti akan menggaet sebanyak 2 juta nasabah. Hal ini dikemukanan Rendra Direktur Operasional Bank SumselBabel, Sabtu (11/12). Menurut Rendra, selama ini untuk meningkatkan jumlah nasabah, pihaknya sudah banyak berkerjasama dengan merchant-merchan diantaranya Indomaret. “Kedepan kita akan coba merangkul corporate seperti, Pusri, Jamsostek dan lain sebagainya,” jelasnya. Disinggung mengenai jumlah merchant BS, dijelaskan Rendra sudah mencapai kurang lebih 300 merchant di Sumbagsel. Untuk kedepan pihaknya akan menambah lebih banyak dengan tujuan memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi. Untuk pertumbuhan BSB dijelaskan, relatif sangat cepat, hal ini terbukti dengan pertumbuhan tabunganku yang melampaui target hingga Rp 14 milyar. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 10,5 triliun dari target Rp 9,7 triliun ditahun 2011. “Pertumbuhan Tabunganku memang tidak

SRIPO/ZAINI

TRANSAKSI — Sejumlah Karyawan Bank Sumsel Babel melayani nasabah yang melakukan transaksi di Kantor Bank SumselBabel di Jalan Kapten A Rivai, (foto diambil beberapa waktu lalu).

terlalu cepat, sifatnya bertahap. Hingga saat ini kita dapat mencatat hingga 14 milyar. Kalau jumlah nasabah kita gabung jadi saya belum tau persih berapaberapa bagiannya,” jelas Rendra seraya menambahkan, kedepan BSB akan terus mengalakkan Tabunganku ini. Dengan harapan masyarakat semakin sadar keuntungan dari menabung. “Dengan kesadaran masyarakat menabung saat ini. Dan dengan didukung fasilitas yang kita sediakan, seperti mobil bank yang keliling melayani nasabah. Tabunganku ini khususnya di Palembang bisa berkembang dengan baik sesuai dengan yang diharapkan pemerintah,” katanya. Terpisah Jeffry AM Dendeng CEO PT Bank Ne-

gara Indonesia (BNI) (Pesero) Tbk mengatakan, sekarang ini pertumbuhan Tabunganku tidak terlalu cepat. Sekarang sifatnya bertahap, sedikit demi sedikit. “Kita juga belum tau mengapa. Mungkin karena jumlah setoran tabungan yang relatif kecil masyarakat sedikit sungkan untuk ke Bank,” jelas Jeffry Minggu, (11/12) menambahkan kedepan untuk sesuai dengan kebijakan BI, Pihaknya akan terus kembangkan untuk mendongrak kesadaran masyarakat untuk menabung. “Kalau jumlah nasabah Tabunganku di BNI, saya tidak hapal. Yang jelas sekarang sudah melai tumbuh secara bertahap,” katanya.(mg17)


SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

5

Volume Penjualan Mobil Naik ■ Mencapai 810.765 Unit JAKARTA,SRIPO — Volume penjualan mobil pada periode Januari - November 2011 meningkat sebesar 21 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Dalam sebelas bulan di tahun ini, volume penjualan mobil sudah mencapai 810.765 unit, dibanding tahun lalu sejumlah 671.769 unit. Pertumbuhan ini terhitung luar biasa, karena pada tahun ini industri otomotif terkena dua bencana cukup besar, yaitu tsunami di Jepang dan banjir Thailand.

Namun, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia(Gaikindo) menunjukkan, khusus untuk penjualan November 2011, penjualan hanya sekitar 67.684 unit, atau merosot 20,7% dibandingkan bulan Oktober yang mencapai 85.425 unit. Ketua Gaikindo Jongkie D Sugiarto menuturkan, walaupun penjualan untuk November turun dibanding bulan sebelumnya, namun secara total industri mobil bertumbuh. Hal ini disebabkan oleh kokohnya perekonomian Indonesia

pada tahun ini. “Lihat saja walaupun Eropa krisis dan Thailand banjir kita tetap bisa stabil,” tuturnya, Minggu (11/12). Menurut Jongkie, dengan melihat total penjualan hingga November, maka target akhir tahun yang dicanangkan sebesar 850.000 unit dipastikan akan bisa segera terlampaui. Adapun, untuk volume penjualan 2012, Jongkie memprediksi, bisa melebihi 900.000 unit dengan syarat perekonomian Indonesia minimal bisa sekuat tahun ini. (KC)

Volume penjualan mobil Januari-November 2011 meningkat 21 persen dibanding periode yang sama tahun 2010. KC

Indonesia tidak Termasuk

■ Recall Nissan Juke

KC

Nissan Juke

JAKARTA,SRIPO — Nissan Motor Indonesia (NMI) menanggapi soal aksi penarikan untuk perbaikan (recall) terhadap 118.000 unit Nissan Juke di seluruh dunia yang dilakukan Nissan Motor Co (NMC). Dalam rilis, Jumat (9/12), Nissan Indonesia mengakui aksi kam-

panye tersebut dan memberi tanggapan. Bahwa aksi recall terhadap Juke memang benar. Langkah tersebut diambil lantaran ditemukannya pengunci pintu (door lock) yang tidak berfungsi dengan baik. Faktor lainnya, adanya kerusakan pada turbocharger.

Mengenai pengunci pintu itu, kemungkinan adanya tetesan air pada sambungan antara door lock dan kabelnya. Benda cair itu akan membeku akibat suhu rendah saat cuaca dingin, mengakibatkan pintu tak bisa dibuka. Dan, komponen dalam sistem pintu Juke memiliki spesifikasi yang sama di seluruh dunia. Aktivitas recall terkait itu

hanya berlaku di negara yang memiliki suhu dingin, seperti Jepang, Amerika, Kanada, dan beberapa negara Eropa. Sedangkan Indonesia tidak menjadi subyek recall. Begitu juga gangguan pada turbocharger. Dalam kasus ini, yang terkena jantung pacu model MR16DDT, sedangkan di Indonesia menggunakan kode HR15DE. (KC)


6

SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

Poster ’Ical Penipu’ di Situs Bakrie Life ■ Diduga Dibobol Hacker JAKARTA, SRIPO — Pada situs web perusahaan Asuransi Bakrie Life tiba-tiba terpampang gambar Aburizal Bakrie alias Ical, Minggu (11/12). Namun gambar tersebut tampak menyudutkan Ical karena terdapat poster Ical dan tulisan “BAKRIE Penipu dan Pembohong”. Gambar tersebut dimuat dalam ikon Produk & Distribusi Bakrie Life dengan judul ‘Kembalikan Dana Masyarakat’. Di bagian bawah foto poster Ical terdapat keterangan tertulis, “Kembalikan Dana Nasabah Bakrie Life”. Ikon yang menuju gambar tersebut sangat mudah ditemukan di situs bakrielife.com karena terpam-

pang di halaman utama. Belum ada keterangan apapun dari pihak Grup Bakrie maupun asuransi Bakrie Life yang menjelaskan apakah gambar yang terkesan menyerang tersebut sengaja dipasang oleh administratur web ataukah ulah para hacker alias peretas di dunia maya. Link internet tersebut disebar seseorang melalui twitter pada Minggu (11/ 12) sekitar pukul 18.30 WIB dengan posting atau komentar tertulis “Kekecewaan Masyarakat Terhadap #Bakrie”. Sekilas tak ada yang aneh dalam situs Bakri Life. Kolom-kolom lain dalam situs tersebut tampak normal la-

yaknya situs sebuah korporasi. Pada bagian lain tertulis paparan tentang laporan keuangan, penerimaan penghargaan hingga sejarah dan visi misi perusahaan. Dalam keterangan di situs disebutkan sekilah sejarah asuransi Bakrie Life yang berbadan hukum dengan nama PT Asuransi Jiwa Bakrie berdiri tahun 1996 berkedudukan di Jakarta. Bakrie Life tergabung dalam Bakrie Group, salah satu kelompok usaha berskala multi-nasional di Indonesia, didirikan pada tahun 1942 oleh seorang pengusaha nasional, H Achmad Bakrie (alm). Di bawah naungan Bakrie Group tercatat sebanyak 40 perusahaan lebih yang bergerak di berbagai bidang usaha. (tribunnews.com)

Hatta Rajasa Capres PAN ■ Karena Pernyataan SBY JAKARTA, SRIPO — Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Taufik Kurniawan mengatakan keputusan partai mendeklarasikan Hatta Rajasa sebagai Calon Presiden 2014

tak lepas dari kerja keras dan aspirasi seluruh masyarakat dan kader di tubuh PAN. Sesuai konstitusi pemilu 2014, ia percaya bahwa PAN adalah partai penerima estafet kepemimpinan nasional.

TRIBUNNEWS.COM/IWAN TAUNUZI

Ketua Umum Hatta Rajasa yang didukung menjadi satu-satunya Calon Presiden 2014 dari Partai Amanat Nasional (PAN) duduk lesehan dan makan nasi kotak bersama sesepuh sekaligus pendiri partai Amien Rais di emperan depan Hall C, PRJ, Kemayoran, Minggu (11/12).

“Jadi itu, kenapa PAN berani putuskan Capres 20142019 lebih awal,” katanya di sela-sela Rakernas PAN 2011 di PRJ, Kemayoran, Minggu (11/12). Yang menambah keyakinan partai berlambang matahari terbit itu adalah pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut bahwa PAN adalah anak kandung reformasi, sehingga memiliki potensi yang sama untuk memimpin bangsa. Tak hanya itu, PAN menilai Hatta Rajasa sebagai Ketua Umum memiliki freecard untuk maju sebagai Calon Presiden, selayaknya Ketua Umum di Partai lain. “Harapan kami PAN melakukan ijtihad politik,” sergahnya. Selain itu PAN juga merasa yakin akan mendapat dua digit (10 persen ke atas) perolehan suara dalam pemilu Legislatif 2014. (tribunnewes.com)

Banyuasin Lima Besar Nasional Penerima IOSA 2011 ■ Penghargaan Penerapan Open Sources Software ■ Dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI

M

MESKIPUN Pemerintah Kabupaten Banyuasin tergolong masih sangat muda di dalam menerapkan e-government, yaitu dimulai sejak Tahun 2009, tetapi Pemkab Banyuasin mampu menjadi yang terbaik. Terbukti di dalam penghargaan IOSA 2011 (Indonesia Open Source Award) Kabupaten Banyuasin mendapat Peringkat 5 besar Nasional dengan kategori Penghargaan Khusus “Program Pengembangan Kompentensi Open Source Sofware di Pemerintah Daerah”. Penghargaan IOSA dari Kementerian Kominfo RI berkerjasama dengan Kementerian Aparatur Negara, Kementerian Ristek dan Universitas Gunadharma, merupakan sebuah penghargaan yang diberikan kepada seluruh pemerintah, baik pusat, provinsi, dan kabupaten/kota yang dinilai berhasil serta maju dalam menerapkan e-government, terutama pemanfaatan Open Source di lingkungan pemerintah. Penghargaan diberikan oleh Menkominfo, Tifatul Sembiring diwakili Dirjend Aplikasi Informatika Aswin Sashongko

itu, diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Kabupaten Banyuasin, Supriadi SE MStr didampingi Kabid Kominfo Erwin Ibrahim ST MM MBA yang mewakili Bupati Banyuasin Ir H Amiruddin

Tifatul Sembiring

Inoed di Hotel Grand Sahid Jakarta, Kamis (8/12). “Prestasi yang luar biasa ini tidak lepas dari dari kesungguhan Bupati Banyuasin H Amiruddin Inoed dengan Menerbitkan Peraturan Bupati No.5 Tahun 2009 sebagai media percepatan penerapan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di dalam mendukung e-government di lingkungan Pemkab Banyuasin,” kata Kabid Kominfo Erwin Ibrahim. Untuk kabupaten/kota, peringkat umum I terbaik diberikan kepada Pemkot Pekalongan menggeser Kabupaten Jembrana (Bali) sebagai peringkat I Bertahan Tahun 2010 dan di tahun 2011 ini meraih peringkat II disusul oleh Pemkot Surabaya sebagai peringkat III nasional. Sedangkan peringkat 4 dan 5 besar disebut Penerima Penghargaan Khusus, ketiga nama besar diatas

H Amiruddin Inoed

Supriadi

merupakan langganan penerima penghargaan nasional, karenakan pemanfaat TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) dalam mendukung electronic government (e-government) sudah diseluruh lini administrasi pelayanan kepemerintahan, bahkan masyarakatnya pun sudah cerdas teknologi. “Dan yang membanggakan, penghargaan ini untuk wilayah Sumatera hanya Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Aceh Tengah yang masuk peringkat 10 besar nasional,” katanya. Dengan diterimanya penghargaan ini, diharapkan sebagai modal awal untuk meningkatkan pelayanan masyarakat berbasis TIK sebagai media menghilangkan birokrasi yang panjang dan berbelit. (ADV)

Erwin Ibrahim

PENYERAHAN penghargaan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring diwakili Dirjend Aplikasi Informatika Aswin Sashongko, kepada Bupati Banyuasin diwakili Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Supriadi SE M.Str didampingi Kabid Kominfo Erwin Ibrahim ST MM MBA.

Telkomsel Raih The Best Of Palembang Service Excellence Champion

T

ELKOMSEL meraih Penghargaan The Best Of Palembang Service Excellence Champion untuk kedua kalinya dalam kategori Mobile Telecommunication. Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan Telekomunikasi yang berupaya terus selalu meningkatkan kepuasan pelanggan di kota Palembang khususnya dan Sumsel umumnya. Telkomsel mendapatkan posisi puncak sebagai perusahaan yang memberikan tingkat pelayanan yang prima dan lebih bagi pelanggannya. Dalam penghargaan tersebut, Telkomsel masuk dalam kategori perusahaan operator sellular di Kota Palembang dengan meraih penghargaan dari MarkPlus.Inc, salah satu lembaga riset independen yang berkantor cabang di Kota Palembang. Penghargaan tersebut merupakan bagian dari barometer Telkomsel yang nantinya akan senantiasa lebih meningkatkan kepuasan pelanggan dari berbagai kebutuhan baik produk maupun layanan. Tahun ini, survey dilakukan dengan melibatkan lebih dari 1000 responden dari berbagai kalangan pekerja dan kategori usia.

Manager Branch Palembang, Riki Agus Setiawan mengatakan prioritas pelayanan yang sangat prima kepada pelanggan merupakan kekuatan Telkomsel disamping tarif murah dan jangkauan yang luas serta berkualitas. “Kami berterimakasih kepada pelanggan Telkomsel yang terus memilih dan tetap menggunakan layanan Telkomsel. Kami akan tetap berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik dengan didukung oleh jaringan yang luas, sinyal yang kuat, tarif yang murah dan terjangkau,” katnya dalam rilis. Penghargaan The Best Of Palembang Service Excellence Champion yang di raih Telkomsel itu, merupakan penghargaan untuk yang kedua kalinya diterima Telkomsel. Penilaian dilakukan oleh MarkPlus sebagai lembaga riset independen dimana terdapat kategori penilaian lainnya

DOK TELKOMSEL

PENGHARGAAN — CEO Wisdom M Jusuf Kalla (kiri) memberikan penghargaan Indonesia Most Admired CEO kepada Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno di Jakarta, Selasa (6/12).

untuk perusahaaan yang berada di Kota Palembang, seperti kategori Bank Konvensional dan Syariah, Asuransi, Shoping Mall, Lokal Restaurant dan lainnya, untuk Kategori Operator Selular Telkomsel dinobatkan sebagai Operator Terbaik untuk Keunggulan Layanan. Keberhasilan meraih predikat The Best Of Palembang Service Excellence Champion pada kategori mobile telecommunication membuat Telkomsel semakin berupaya untuk lebih memenuhi kebutuhan pelanggan. Saat ini, Telkomsel telah dipercaya melayani lebih dari 3,9 juta pelanggan

yang ada di Branch Palembang. Tingginya kepercayaan para pengguna ponsel terhadap layanan Telkomsel dengan produknya yang relatif dapat memenuhi 5 parameter kebutuhan pokok, yakni: cakupan yang luas, kualitas jaringan yang handal, inovasi produk, pelayanan pelanggan berstandar ISO, dan tarif yang semakin murah dan terjangkau bagi pelanggan. Survey yang dilakukan MarkPlus sebagai lembaga riset independen yang dilakukan langsung ke masyarakat sebagai pemilih menjadikan penghargaan di bidang mobile telecommunication

sebagai representasi kenyataan di lapangan. Dengan di raihnya The Best Of Palembang Service Excellence Champion yang diadakan untuk kedua kalinya di Kota Palembang, menggambarkan konsistensi Telkomsel dalam upaya memberikan manfaat yang lebih dibandingkan produk-produk sejenis di pasaran. “Penghargaan ini merupakan wujud keseriusan Telkomsel dalam memberikan Layanan yang Prima bagi pelanggannya yang mendasari kami untuk terus berinovasi menghadirkan layanan yang baik produk atau pelayanan bagi pelanggan,” tambah

Riki. Penghargaan The Best Of Palembang Service Excellence Champion untuk kategori mobile telecommunication diukur berdasarkan beberapa parameter diantaranya Layanan sebelum pembelian, Layanan pada saat pembelian dan Layanan setelah pembelian (saat konsumsi/menggunakan). Dalam melakukan survey secara independen, MarkPlus membantu memperkenalkan para local champions yaitu perusahaan atau brand yang bagus di setiap daerah pada masyarakat luas. Dalam hal ini pastilah Telkomsel diharapkan untuk dapat menginspirasikan kemajuan perekonomian di wilayah Palembang dari sisi telekomunikasi. Untuk lebih memberikan kemudahan layanan bagi pelanggannya, Telkomsel Branch Palembang memiliki kantor layanan berupa GraPARI sebagai kantor layanan yang beralamat di Jl Veteran Palembang, dan sebagai perpanjangan layanan di Branch Palembang, Telkomsel juga memiliki GraiHALO. Untuk Kota Palembang sendiri memiliki lima kantor pelayanan yang sama dengan pelayanan di graPARI. (ADV/mg18)


SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

Udi Tercebur Bersama Buldozer ! dari halaman 1 Saat masuk jam istirahat, korban menghentikan sesi latihan. Ia menyuruh para pekerjanya istirahat. Saat akan istirahat, korban melihat masih banyak tumpukan tanah timbunan (disposal) yang belum diuruk ke

Modal Penting Jamu Persija ! dari halaman 1 Bagi Kas, kemenangan ini modal menghadapi lawan tangguh Persija. Bambang Pamungkas dkk adalah tim dengan karakter berbeda dan perlu strategi berbeda dari biasanya. “Perlu strategi khusus dan kami harus fight lawan Persija,” urai Kas. Sementara itu Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainudin mengucapkan terimakasih atas dukungan dan motivasi dari para suporter dan masyarakat Sumsel yang hadir langsung ke stadion Gelora Jakabaring. Diperkirakan hampir 20 ribu pendukung memadati stadion. “Kekuatan dukungan suporter dan juga menjadi penentu, kami ucapkan terimakasih. Pemain hari ini tampil luar biasa dan ini modal melawan Persija Jakarta,” jelasnya.

Syahrini Ajak Alex Duet ! dari halaman 1 tamu undangan dan para ibu-ibu pejabat turut bernyanyi. Sebelumnya Syahrini juga membawakan Sesuatu dan Aku tak Biasa. Acara ini digelar sebagai tanda perpisahan sekaligus pembubaran acara. Sebelumnya diberikan penghargaan bagi 17 atlet asal Sumsel yang berlaga di SEA Games. Khususnya atlet yang meraih medali mendapatkan bonus dari Gubernur Sumsel. Adapun bonus diberikan kepada atlet peraih emas

Tidur Beralas Kasur Tipis ! dari halaman 1 “Tadi saya nengok masih tidur, nggak berani melihat lama, soalnya mantan pejabat Polri sih,” ujarnya. Kemenkumham menegaskan tidak akan memberikan fasilitas khusus kepada tersangka kasus suap cek pelawat Nunun Nurbaetie. Kakanwil Kemenkum HAM DKI Jakarta, Taswem Tarif bahkan menyatakan dia tidak akan ragu-ragu mencopot Kepala Rutan Pondok Bambu bila terbukti memberikan fasilitas kepada istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu. “Kalau itu tidak ada yang aneh-aneh, kalau ada yang aneh-aneh saya akan copot. Ya benar saya tidak akan ragu-ragu. Tidak ada keraguan bagi saya untuk copot siapapun juga,” ujar Taswen didampingi Karutan Pondok Bambu Herlin Candrawati di Rutan Pondok Bambu. Ia pun mengatakan bila hari ini tidak ada jadwal kunjungan tahanan. Taswen mengaku hanya penyidik dari KPK yang mengantarkan Nunun ke Rutan Pondok Bambu. “Tidak ada (keluarga), saya subuh-subuh sudah ke sini,” katanya. Kemarin, keluarga Nunun Nurbaetie berusaha menjenguk tersangka kasus dugaan penyalur dana cek perjalanan tersebut ke Rutan, namun tidak berhasil. Dua orang lak-laki membawakan roti untuk penganan Nunun termasuk barang-barang kebutuhan Nunun. Pantauan Tribunnews.com, dua pria keluar dari mobil Toyota Kijang Innova Hitam bernomor B 289 MA tiba sekitar 17.10 WIB. Satu pria menggunakan kaos hitam sambil menenteng tas plastik berwarna merah marun bertuliskan Giordano membawa

dalam eks tambang batubara sedalam 39 meter. Kemudian korban berinisiatif membantu temannya dengan mencoba mengoperasikan Buldozer D 155 dengan nomor seri DZ 1011. Saat menguruk tanah, tiba-tiba tanah yang dibuldozer terhempas ke bawah. Dalam hitungan detik, ayah tiga anak itu bersama buldozernya langsung tenggelam ke dalam timbunan tanah yang sudah menjadi lumpur. Hingga saat ini mayat korban be-

lum ditemukan. Menurut Warau, salah seorang instruktur PT PAMA, kedalaman lumpur tersebut memang cukup dalam namun dari hasil pengecekan sementara di lapangan dengan menggunakan besi behel, alat berat itu berada pada kedalaman sekitar 12 meter. “Kami masih terus melakukan upaya evakuasi. Namun untuk kronologis kejadian saya kurang tahu pasti. Saya di sini cuma disuruh mewakili perusahaan untuk

mendatangi rumah keluarga korban,” tukas Warau. Kapolres Muaraenim melalui Kapolsek Lawang Kidul AKP Tommy S sudah mendata dan menemui keluarga korban. Namun saat ini, korban masih terus dilakukan pencarian. Sementara Humas PT PAMA Zulkifli belum dapat dikonfirmasi tentang peristiwa itu. Ponselnya tidak aktif. Sedangkan istri korban Nur Kamla masih syok. Ia belum dapat diwawancara. (ari)

Gumbs-Hilton Performa Sriwijaya SF di partai kandang pertamanya layak diacungi jempol. Tiga point berhasil diraup. Bertanding di depan puluhan ribu para pendukung fanatik di Jakabaring, Gumbs mampu memaksa kiper PSPS, Fance Haryanto memungut bola dari gawangnya pada menit pertama. Sementara gol kedua dicetak oleh Hilton Moreira pada ke 10. Sedangkan PSPS sendiri memperkecil ketertinggalan melalui gol Herman Dzumafo Efendi menjelang akhir pertandingan. Gol Kayamba bermula dari tendangan kick off pemain PSPS, namun berhasil dipotong barisan pertahanan SFC. Bola kemudian diteruskan kepada Kapten SFC, Ponaryo Astaman selanjutnya diumpan kepada M Ridwan di sayap kanan. Lalu umpan matang kepada Gumbs. Dengan tenang pemain usia 40 tahun ini mampu melesakkan tendangan keras dan terarah ke sisi kiri gawang Fance. Memimpin satu angka,

para pemain SFC belum puas untuk membombardir barikade pertahanan PSPS. Ambrizal dkk berusaha sekuat tenaga melakukan perlawanan. Apa daya, serangan sporadis kerjasama Firman dan Kayamba mampu menggandakan keunggulan, Hilton Moreira dengan tenang menyambut umpan Gumbs di menit ke-10 itu. Tertinggal 2-0, PSPS mengambil inisiatif untuk mencetak gol balasan, beberapa kali tendangan dari striker Dzumafo mampu merepotkan pertahanan SFC. Beruntung kesigapan Ferry Rotinsulu dapat menggagalkan peluang-peluang itu. Begitupun SFC yang masih terus bernafsu, melalui Hilton pada menit ke-23 nyaris menambah keunggulan lewat sundulannya, yang bermula dari tendangan pojok Supardi. Memasuki babak kedua, dengan komposisi pemain yang tak berubah, barisan pertahanan SFC terlihat lebih rapuh sedikit rapur. Dzumafo mencoba keberuntungannya dari tendangan

bebas yang berada dekat dari kotak penalti, bola mengarah tepat kepada Ferry dan nyaris berbuah gol sebelum Ferry menepis ke atas. Memasuki menit ke62 Firman Utina digantikan oleh Syamsul Khairuddin untuk memperkokoh pertahanan SFC. Pada menit ke-67 sundulan Theirry nyaris berbuah gol, begitupun sesaat kemudian Hilton juga kembali mengancam gawang Fance. Keluar dari tekanan, PSPS melancarkan serangan balasan yang digalang oleh pemain asingnya Ali Khadafi. Terbukti pada menit ke-73 tendangan keras Ali memaksa Ferry harus jatuh-bangun. Bola yang masih di wilayah pertahanan SFC kembali ditendang Zainal Arif dan memaksa Ferry harus terbang menyelamatkan gawangnya. Akhirnya usaha PSPS menciptakan gol tercapai lewat tendangan keras Dzumafo di dalam kotak pinalti pada menit ke-87. Namun usaha PSPS menyamakan kedudukan tak berhasil. (cw2/ndr)

sebesar Rp 50 juta, perak Rp35 juta, perunggu Rp25 juta, sementara pelatih yang atletnya meraih emas mendapatkan Rp35 juta, perak Rp25 juta, perunggu Rp15 juta. Bonus dan penghargaan secara simbolis diterima oleh perwakilan atlet Sumsel, Peter Taslim, Maharani Ardhi dan Jauhari Johan yang memberikan medali bagi Indonesia. Acara yang berlangsung di Dining Hall Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, itu juga dihadiri Ketua Indonesia SEA GAMES Organizing Committee (Inasoc) daerah sekaligus Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel Muddai Madang, Direktur Wisma

Atlet Jakabaring Augie Bunyamin, Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Sumsel Muslimin dan pejabat terkait lainnya. Dalam pidatonya, Alex mengatakan, syukuran digelar karena semua pihak yang terkait telah sukses menyelenggarakan SEA Games XXVI.”Atas nama pribadi, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh LO, VO, dan WF SEA Games XXVI yang telah menjadikan SEA Games XXVI di Sumsel menjadi SEA Games terbaik sepanjang masa,” katanya. Dikatakan, acara ini juga sebagai bentuk apresiasi Pemprov Sumsel kepada para LO, VO, dan WF SEA

Games XXVI di Palembang. Tanpa dukungan dan bantuan yang baik di lapangan maupun di balik layar, SEA Games XXVI 2011 belum tentu akan sukses. Dengan kesuksesan itu, ungkap Alex, Pemprov Sumsel saat ini sedang membidik untuk menjadi tuan rumah atau penyelenggara Asian Games 2018 mendatang. “Ada tujuan yang lebih besar pada 2018 yaitu menjadi tuan rumah Asian Games dan saat ini, itu yang lagi kita persiapkan yaitu untuk menjadikan Provinsi Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games pada 2018 nanti,” jelasnya. (sin/ndr)

perlengkapan sehari-hari Nunun. Pria lainnya mengenakan pakaian lengan panjang merah kotak-kotak membawa dua kotak roti yang dibungkus dengan tas plastik putih. Ketika ditanyakan apakah barang tersebut dibawa untuk tersangka kasus cek pelawat, Nunun Nurbaeti, mereka membantahnya. “Bukan,” ujar salah seorang pria berkaos hitam. Keduanya hanya sebentar berada di dalam Rutan Pondok Bambu, kurang lebih 15 menit. Kemudian keluar kembali. Saat ditanya apakah menjenguk dan membantah membawa barang untuk Nunun Nurbaetie, keduanya membantah. “Tidak, tidak,” ujar pria tersebut. Petugas Rutan Pondok Bambu, Makmun, ia membenarkan kedua orang merupakan keluarga Nunun Nurbaetie. “Iya, itu keluarga Bu Nunun, tadi bawa makanan untuk Bu Nunun,” kata Makmun. Namun ia menolak memberi tahu identitas penjenguk Nunun. Makmun pun mengatakan kedua pria itu tidak bertemu Nunun, karena mereka datang di luar jadwal besuk tahanan. “Kalau kasih makanan boleh, tapi enggak bertemu, mereka hanya sampai ruang portir,” katanya. Barang bawaan itu, kata Makmun, akan digeledah terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa masuk ke dalam rutan. “Kita periksa di ruang penggeledahan,” imbuhnya. Meski diyakini benar keluarga Nunun telah datang ke Rutan , namun dipastikan sang tamu tidak dapat menemui Nunun. “Hanya sampai ruang portir Rutan, lalu bawaannya diambil oleh Paste (petugas bimbingan masyarakat yang bertugas) di ruang portir untuk diserahkan kepada pemilik titipan,” ujar Petugas Rutan Pondok Bambu, Makmun.

Apalagi pihak keluarga tersangka kasus suap cek pelawat tersebut, datang bukan untuk menjenguk Nunun, namun hanya mengantarkan makanan dan perlengkapan sehari-hari. “Hanya roti dan perlengkapan sehari-hari, bukan jenguk tapi hanya mengantarkan makanan,” ujar Makmun menjelaskan. Nunun menjadi buronan KPK sejak tahun lalu. Dia ditangkap otoritas Thailand pada Rabu 7 Desember 2011 berdasarkan datadata dan informasi yang disebar Interpol. Awal upaya penangkapan, KPK berkoordinasi dengan pihak penegak hukum Thailand pada semester pertama tahun 2011. Sejak Nunun ditetapkan sebagai tersangka, KPK mengirimkan red notice atau daftar buron kepada Interpol lewat Mabes Polri. Dari Interpol lalu diteruskan ke semua begara di seluruh dunia, termasuk Thailand. Setelah ada kabar Nunun ditangkap di Negeri Gajah Putih itu, KPK mengajukan permohonan ekstradisi lewat KBRI di Thailand. Nunun terbilang lihai dalam pelariannya di luar negeri sehingga sulit tertangkap kendati namanya sudah masuk daftar buronan di 188 negara anggota Interpol. Bahkan, Ketua KPK Busjro Muqoddas menyebut Nunun dilindungi kekuatan besar sehingga sulit tertangkap. Sabtu (10/12) sore, Nunun Nurbaeti tiba di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 18.45 WIB menggunakan pesawat Garuda nomor penerbangan GA867 melalui terminal 2E. Ubah Penampilan Nunun seorang tersangka kasus suap cek pelawat yang dikenal sering menggunakan pakaian mewah dan menyukai barang-barang bermerek, kini tampak berubah. Seperti yang diungkapkan pengacara, Nunun, Ina Rachman, Minggu (11/12). Ina mengatakan, seiring-

nya penyakit yang menjalar ke tubuh Nunun saat ini, Nunun sudah tidak lagi memikirkan soal penampilan. “Boro-boro mikirin begituan, hidupnya saja tergantung obat. Tas biasa itu warna merah, semalam tidak bawa tas hanya dompet kecil yang dipakai ke mana-mana,” cerita Ina saat ditanyai tanggapannya mengenai tas yang diantarkan keluarga untuk Nunun ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta, kemarin. Hal serupa juga disampaikan Wakil Menkumham, Denny Indrayana saat Nunun digelandang penyidik KPK masuk ke dalam Rutan Pondok Bambu Klas IIA, Jakarta Timur, Minggu (11/12) dini hari. Dikatakan Denny, Nunun hanya membawa sebuah pakaian dan obat-obatan. “Info yang saya dapat dari Karutan Pondok Bambu, yang bersangkutan (Nunun) datang hanya membawa baju dan tas merah serta obat-obatan,” ujar Denny kepada tribunnews.com. Semula ada kabar beredar menyebut Adang Darajatun bersama anak-anaknya telah menemui Nunun di Rutan Pondok Bambu. Mengenai ada informasi menyebut anggota Komisi III DPR Adang Daradjatun menjeguk Nunun, istrinya, ditampik Denny Indrayana. Ia memastikan Nunun tidak dapat dikunjungi siapapun hari ini lantaran peraturan Rutan Pondok Bambu. “Ibu Nunun belum dapat dikunjungi pihak keluarga karena Minggu bukan jadwal kunjungan tahanan,” ujar Denny. Petugas Rutan Pondok Bambu Klas IIA Jakarta Timur, Nein, pun membantah informasi tersebut. “Belum ada yang kunjungi dia (Nunun) hari ini, baik dari pihak keluarga maupun pengacaranya,” ujar Nein kepada wartawan di depan Rutan Pondok Bambu. (tribunnews/ fer/roy/edf)

7

Klub-klub Anggota PSSI Serukan KLB ■ Rapat Akbar 17-19 Desember SURABAYA, SRIPO — Sebanyak 40 klub anggota PSSI di Jawa Timur mendukung digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Langkah ini dianggap penting melihat banyaknya kebijakan PSSI pusat yang melenceng dari aturan organisasi. Ketua PSSI Jatim yang sekaligus anggota Exco PSSI, La Nyalla M Mattalitti menjelaskan, rapat akbar akan digelar di Istora, Senayan, Jakarta. Ada tiga agenda penting yang akan dibahas, yakni permintaan agar Djohar Arifin melakukan rekonsiliasi. Kedua adalah pelanggaran statuta yang dilakukan PSSI selama ini harus diakhiri. Sedangkan yang ketiga adalah seruan KLB. “Jika PSSI tetap menolak menggelar KLB untuk membahas perubahan statuta,

tak ada jalan lain kecuali meminta FIFA untuk membentuk Komisi Normalisasi (KN). Bukan mustahil agenda KLB akan menjadi ajang melengserkan ketua umum PSSI,” jelasnya. Rencananya rapat akbar ini akan dihadiri oleh 493 perwakilan klub anggota PSSI. Lewat rapat ini, klubklub anggota akan mendesak PSSI untuk menggelar KLB dan mengubah statuta PSSI. Nyalla tidak berjuang sendirian dalam memperjuangkan usulan ini. Bersama tiga anggota Exco PSSI lainnya, Robertho Rouw, Erwin Dwi Budiawan, dan Tony Apriliani, La Nyalla mengaku siap berkorban bagi terwujudnya KLB nanti. Keinginan menggelar KLB ini muncul dalam rapat Pengprov PSSI Jatim di

Hotel Elmi Surabaya, Jawa Timur, Minggu, (11/12). Dalam rapat ini juga tercetus keinginan membentuk Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). “Bukannya kami mendukung salah satu pihak. Tetapi ini upaya untuk selamatkan sepakbola nasional agar tidak semakin melenceng dari statuta PSSI maupun FIFA,” kata R Abdul Mukti dari Persepam Pamekasan usai rapat. Rapat dihadiri 40 perwakilan klub dari level ISL sampai Divisi III. Hampir semua peserta mendukung untuk segera mengadakan KLB. Hal itu terlihat dari surat pernyataan yang diedarkan. “Surat pernyataan ini bisa diserahkan ke Korwil Barat, Timur dan Selatan,” ujar Rosid Mardani dari PSSI Jatim. (vvn)

Ayah Dapunta Itu Dapat Piala FFI

nar-benar anugerah dari Tuhan,” ujar pria yang juga membintangi beberapa film sukses lainnya seperti Petualangan Sherina, Laskar Pelangi, dan Sang Pemimpi ini. Film Pengejar Angin yang dibiayai APBD Sumsel sebesar Rp 9 miliar. Rp miliar berlokasi di Kabupaten Lahat. Keindahan alam tanah Lahat mengantarkan dua nominasi untuk penyunting gambar terbaik Wawan I Wibowo dan pengarah sinematografi terbaik atas nama Faozan Rizal. Hanung Bramantyo mengaku bangga telah dipercaya untuk menggarap film tersebut. Menurut Hanung, keterlibatannya dalam membuat film Pengejar Angin (Dapunta) merupakan bentuk kepedulian untuk mengangkat potensi daerah. Karena itu, diharapkan melalui film ini dapat memberikan dampak positif bagi dari Sumsel. (sir) Selain Mathias, film Pengejar Angin juga dibintangi oleh beberapa bintang film terkenal, seperti Wanda Hamidah, Agus Kuncoro, dan Lukman Sardi.

“Sumsel dipilih karena alasan SEA Games yang dilaksanakan di Palembang. Film ini diharapkan bisa menjadi motivasi para atlet. Khususnya atlet Sumsel untuk berprestasi. Buktinya Indonesia juara umum kan,” ujar Mathias. Film ini mengisahkan perjuangan Dapunta, seorang remaja di Lahat, yang akan lulus SMA dan harus menentukan ke mana masa depannya harus melangkah Ibu Dapunta ingin agar Dapunta yang cerdas melanjutkan pendidikannya ke jenjang kuliah tapi sang ayah menentangnya. Ayahnya itu lebih menginginkan Dapunta yang dikenal sebagai “Pengejar Angin”, julukan bagi pelari tercepat di kampung itu, untuk melanjutkan jejaknya sebagai pemimpin dari para Bajing Loncat di Kampung mereka. Di sinilah konflik dibangun sampai Dapunta menjadi atlet terkenal. Film ini mulai digelar di Palembang Indah Mall sejak 3 November. (cw6/KC/republika.co.id)

kebingungan ketika kami masuk rumah,” ungkap Mulyana. Saat mereka datang Raden Pusaka Illahi alias Ajisaka alias Dedek yang mengajaknya pergi tidak ada di rumah. Menurut Mulyana, setelah menemukan Wenny, mereka langsung berangkat ke Muaraenim dan memeriksakan kondisi Wenny ke bidan di kampungnya. “Alhamdulillah tidak ada tanda-tanda kekerasan, menurut bidan tubuhnya lemah karena pola makannya tidak teratur selama melarikan diri,” tutur Mulyana seraya mengaku belum hilang sedihnya karena Wenny seperti orang linglung hanya diam dengan pandangan kosong. Untuk memulihkan kondisinya, pihak keluarga belum membolehkan Wenny kuliah. “Takut terjadi apa-

apa lagi,” katanya. Pembantu Dekan (PD) II FKIP Unsri Made Sukaryawan, mengaku ikut bersyukur atas kembalinya Wenny setelah sempat menghilang beberapa waktu lalu. Made Sukaryawan memaklumi selama sebulan Wenny tidak masuk kuliah karena kondisinya. Seperti diberitakan sebulan lalu, Wenny Rahmayana ini hilang saat ditemani ibunya ke Perpustakaan Unsri Indralaya, 25 Oktober 2011. Ketika itu Wenny sendirian masuk pustaka dan ibunya menunggu di luar. Tetapi hampir tiga jam, Wenny tidak keluar dari pustaka sehingga ibunya kebingungan dan mencarinya kemana-mana. Tidak lama kemudian Wenny mengirim SMS ke ibunya dengan ini agar ibunya tidak usah mencari. (trs)

! dari halaman 1 “Kita akan membuat film lagi untuk tahun depan. Film yang bertujuan mempromosikan Sumsel,” katanya, Minggu (11/12) malam. Muchus, suami sutradara terkenal Mira Lesmana itu, berhasil mengalahkan beberapa aktor terkenal lainya yang menjadi pesaingnya untuk menjadi yang terbaik di Pemeran Pembantu FFI 2011. Mereka adalah Agus Kuncoro (dalam film Tanda Tanya dan Tendangan dari Langit), Hendro Djarot (Sang Penari), dan Landung Simatupang (Rindu Purnama). Mathias sendiri bermain di film Pengejar Angin sebagai ayahnya Dapunta. “Para nominator lainnya semuanya adalah aktor hebat. Apalagi Agus Kuncoro menjadi partner saya di film Pengejar Angin. Ini be-

Wenny Lemah dan Linglung ! dari halaman 1 Mulyana, ibunda Wenny ketika dihubungi, mengaku bersyukur anaknya sudah berkumpul kembali kepada keluarga Mulyana menyebutkan, mereka tahu keberadaan Wenny dari informasi warga yang melihatnya di koran. “Waktu dapat infrormasi itu kami langsung berangkat ke Palembang mengeceknya, ternyata benar Wenny di sebuah rumah di kawasan Talang Kerangga” ujarnya seraya menambahkan saat itu Wenny hanya memakai pakaian tidur dan berjilbab. “Waktu itu kondisinya lemah dan linglung bahkan


8

SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

Gol Cepat Untuk Nayaka! Komentar Pelatih

SRIPO/ZAINI

TUKAR ATRIBUT — Ketua Sriwijaya Mania Sumsel Edi Ismail (kedua dari kiri) disaksikan Ketua Suporter Simanis Qusoi (kiri) bertukar atribut berupa Sal dengan perwakilan Suporter PSPS Pekanbaru sebellum pertandingan Sriwijaya FC dan PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (11/12).

SRIPO/ZAINI

SAPA SUPORTER — Pemain Sriwijaya FC Keith Kayamba Gum dan Kiper Ferry Rutinsulu (tengah) menyapa suporter usai pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia Sriwijaya FC VS PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (11/12). Hingga peluit berakhir Tim Sriwijaya FC unggul 2-1 meski di babak kedua PSPS Pekanbaru melakukan gencar serangan balik.

Klasemen (main, menang, seri, kalah, selisih gol, poin): 1(6) PERSIJA 2(1) PERSIWA 3(8) SRIWIJAYA FC 4(2) PERSIB 5(3) PERSIPURA 6(4) MITRA KUKAR 7(5) PSMS 8(13) PERSIBA 9(7) PSPS 10(9) PERSISAM 11(10) PERSELA 12(11) DELTRAS 13(12)PELITA JAYA 14(18) GRESIK UNITED 15(14) PERSIDAFON 16(15) PERSIRAM 17(16) PSAP 18(17) AREMA

3 2 3 2 2 2 2 3 3 1 2 2 2 3 2 4 2 2

HASIL ISL 2011-2012, Sabtu (10/12); Persiba vs Arema 2-1 Gresik United vs Persela 3-2 Jadwal Minggu (11/12): Sriwijaya FC vs PSPS 2-1 Persiram vs Persija 0-6 Jadwal Senin (12/12): Persidafon vs Pelita Jaya Deltras vs Persib

2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0

0 0 1 0 0 0 0 1 2 0 1 1 1 2 1 4 2 2

7-0 6-2 5-3 4-2 6-4 4-3 2-1 5-6 5-4 2-1 3-3 1-1 3-4 6-9 1-4 3-11 3-5 1-3

7 6 6 6 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 1 0 0 0

DUKUNGAN dan teriakan orang tersayang merupakan kekuatan besar bagi seseorang, tidak terkecuali bagi Keith Kayamba Gumbs. Pemain yang dikenal memiliki kecepatan dan fisik prima itu tampil menggila dengan torehan gol dan assist yang membawa kemenangan bagi SFC atas PSPS Pekanbaru dengan skor 20, Minggu (11/12). Teriakan Nayaka, putra semata wayangnya dan kehadiran Laurencia, istrinya di tribun penonton, membuat Gumbs onfire. Si family man, begitu sang istri menjulukinya, selalu melambaikan tangan memanggil nama Nayaka yang duduk bersama Laurencia di bangku VVIP Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) sebelum laga dan sesudah laga, sementara bocah 3 tahun balik melambaikan tangan. Dedikasi gol pada detik ke-30 itu pun langsung diperuntukkan sang pelatih fisik Laskar Wong Kito itu, untuk Nayaka dan Laurencia. Sebab usai pertandingan, Gumbs yang melepaskan baju langsung menuju arah Tribun VVIP, memanggail “Nayaka!!!. “It’s goal for me,” balas Nayaka, bocah berambut kriwil yang mulai mengerti bola ini menyanjung Kayamba sebagai ayah yang hebat. Pelatih Kas Hartadi pun memuji Kayamba sebagai pemain yang mampu menjaga menjaga moral tim, menjadi contoh dan panutan pemain muda. Apalagi di usianya yang sudah memasuki kepala empat, Gumbs seperti pemain berusia muda. Kas yang juga mantan pemain mengakui, kehadiran istri dan anak menjadi kekuatan begitu juga dengan Kayamba. “Merupakan motivasi, pemain akan lebih nyaman dan tenang, menjadi kekuatan bagi Kayamba, disamping dia memang pemain yang selalu memiliki kemampuan melakukan itu,” Kas memuji asistennya. (ndr/cw2)

Berkat Gol Cepat Kas Hartadi Pelatih SFC KAMI bermain cepat di menit awal, mampu mencetak dua gol. Namun PSPS juga bermain cantik. Kami mampu menguasai pertandingan. Memang di babak kedua sedikit ada perubahan sejak Firman keluar. Namun barisan pertahanan saya instruksi menjaga Dzumafo dan mereka lakukan dengan baik. Meski hanya beberapa detik kami lengah hingga dia mencetak gol, yang pasti pemain kami bermain luar biasa. (ndr/cw2)

SRIPO/AFI

Kecolongan 10 Menit Awal Mundari Karya Pelatih PSPS SEBENARNYA kami bermain cantik dan mampu mengimbangi SFC, hanya saja kami kecolongan di menit-menit awal. Saya meminta anak-anak konsentrasi untuk menghadapi tim seperti SFC, namun di menit awal pemain belum adaptasi sehingga kurang sedikit konsentrasi di 10 menit awal. SFC langsung menekan dan membuat 2 gol. (cw2/ndr) SRIPO/AFI

SRIPO/ZAINI

SFC MENANG — Pemain Sriwijaya FC Keith Kayamba Gum melakukas selebrasi usai memasukkan bola kegawang PSPS Pekanbaru pada menit ke 1, Pada pertadingan lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (11/12). Hingga peluit berakhir Tim Sriwijaya FC unggul 2-1 meski di babak kedua PSPS Pekanbaru melakukan gencar serangan balik.


C M Y K

RABU, 14 SENIN, 12 SEPTEMBER DESEMBER 2011

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

Tahun Depan Bangun Monorel ■ Lengkapi Transportasi Kota ■ Pembangunan Sistem BOT PALEMBANG, SRIPO — Sukses membuka layanan transportasi umum bus transmusi, kini Palembang bersiap membangun monorel yang direncanakan mulai pertengahan tahun 2012. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palembang, M Faisar, di ruang kerjanya, mengatakan, Pemkot Palembang siap menjajaki kerjasama dengan swasta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI. “Mereka yang akan berinvestasi untuk angkutan massal ini,” kata dia. Kerjasama siap direalisasikan pada tahun 2012 hingga tahun 2013 mendatang. Pembangunan monorel yang diperuntukkan untuk angkutan massal, tambah Faisyar, akan menjadi tempat percontohan pembangunan monorel di Indonesia. Saat ini sedang berjalan pembangunan monorel di Ujung Pandang, Makassar. Setelah itu ada kota lain yakni Surabaya, Bandung, Semarang, dan Palembang antre untuk membangun monorel. “Kita sangat ingin setelah pembangunan di Ujung Pandang, akan dibangun di Palembang. Untuk itu dalam waktu dekat kami akan berangkat ke Jakarta guna pembahasan lebih lanjut,” kata dia. Dana pembangunan monorel itu, kata Faisar, murni dari pihak swasta yakni investor berasal dari dalam negeri. Kerja„ Bersambung ke hal 15

Sungai Pasang Mulai Subuh

SRIPO/ZAINI

BANJIR — Sejumlah kendaraan bermotormenerobos jalan banjir di Jalan Jendral Sudirman KM 4,5, Minggu (11/12).

PALEMBANG, SRIPO — Musim pasang mulai melanda wilayah Palembang, terutama wilayah yang berdekatkan langsung dengan aliran-aliran Sungai Musi, terutama di wilayah Seberang Ulu. Seperti permukiman penduduk di kawasan Jl Ki Merogan Kecamatan Kertapati, Minggu (11/12). Sungai kecil di situ tampak

meluap, bahkan ada sebagian jalan sudah digenangi air sungai pasang. “Sudah tiga hari ini air aliran sungai dekat pemukiman kami meluap karena saat ini sedang musim pasang,” kata Zainal (41) warga Jl Ki Merogan yang tinggal di kawasan perbatasan Palembang-Ogan Ilir. „ Bersambung ke hal 15

Pasang Baru Listrik Berhadiah PALEMBANG, SRIPO — PLN akan melakukan pemasaran pasang baru listrik ke masyarakat secara langsung dengan melakukan sosialisasi dan memberi hadiah pasang baru, khususnya listrik prabayar, sebelum tahun 2011 berakhir. PT PLN (Persero) Wilayah S2JB sekarang sedang dikejar target. Tahun 2011

tinggal 20 hari lagi, sementara layanan pasang baru listrik yang diprogramkan 372.500 pelanggan hanya terealisasi 205.912 pelanggan. Deputi Manager Komunikasi PT PLN (Persero) Wilayah S2JB Selamat Ds, Minggu (11/12), mengatakan, dari data penjualan Cabang Palembang diharapkan terpasang 110.173 sam-

bungan, tapi realisasinya 57.561 pelanggan. Begitu juga di daerah lain. Tidak hanya itu, realisasi listrik prabayar juga masih rendah dari target pemasaran 100.000 pelanggan, baru tercapai 13.924 pelanggan. Dia mengaku belum mengetahui penyebab tidak „ Bersambung ke hal 15

Pasang Baru ◗ PLN Cabang Lahat target 292.380, realiasasi 61.125 ◗ PLN Cabang Jambi target 43.038, realisasi 29.993 ◗ PLN Cabang Babel target 38.700 realisasi 24.347 ◗ PLN Cabang Bengkulu target 51.209, realisasi 31.885 ◗ Listrik prabayar target 100.000 pelanggan, tercapai 13.924 pelanggan

PEMBACA budiman, Sriwijaya Post bekerjasama dengan H Mil Benny SH MH, Managing Partners Law Office Mil Benny SH MH & Associates Jl Jend Sudirman No 721 A Palembang, telp 0711-353839 dan 0711-372592, membuka rubrik Ayo Melek Hukum! yang terbit setiap Senin. Pembaca dapat mengirimkan pertanyaan seputar permasalahan hukum melalui SMS ke 0811710188, atau email: sriwijayapost@yahoo.com atau facebook Sriwijaya Post.

Mengurus SITU YTH pengasuh Rubrik Ayo Melek Hukum, SAYA memiliki usaha toko makanan kecil. Bulan ini memasuki bulan kelima saya berdagang. Sampai saat ini saya belum pernah mengurus surat ijin usaha atau surat-surat lainnya.Yang ingin saya tanyakan apakah seorang pedagang makanan kecil seperti saya juga perlu membuat semacam surat ijin tempat usaha (SITU)? Toko yang saya tunggu milik orangtua saya yang telah uzur. Beberapa tahun sebelumnya toko ini disewakan. Jika perlu mengurus SITU kemana saya mesti mengurusnya? Terimakasih atas jawabannya. Jawaban : SEBELUM menjawab pertanyaan yang saudara sampaikan terlebih dahulu perlu saya jelaskan perihal izin tempat usaha tersebut. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 3 Tahun 2006 tentang „ Bersambung ke hal 15

Bertambah 772 Bangunan Baru

■ Sektor Perdagangan Maju Pesat

Tidak Parkir Tetap Bayar ETRIBUSI parkir di gerbang Bandara Internasional SMB II Palembang dirasa membe-

R

ratkan masyarakat yang hanya mengantarkan penumpang tanpa menggunakan fasilitas dan layanan parkir. Terkait hal itu, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumsel, Taufik Husni RM, mengatakan, banyak keluhan manyarakat yang diterima pihaknya sehingga berencana melayangkan somasi keberatan masyarakat. „ Bersambung ke hal 15

SRIPO/HAFIZ

POS PARKIR — Pengendara yang masuk ke Bandara Internasional SMB II Palembang melalui pos parkir untuk mengambil karcis parkir.

SRIPO/STS

SADRUDIN HAJAR

PALEMBANG,SRIPO — Sepanjang 2011 pertumbuhan bisnis atau kelompok usaha baru di Palembang meningkat pesat. Berdasarkan data rekapitulasi di Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Palembang, hingga November telah diterbitkan sebanyak 3.880 unit surat izin usaha. Kepala KPPT Kota Palembang, Sadruddin Hadjar MSi, kepada Sripo di ruang kerjanya, mengatakan, kelompok izin usaha bisnis baru didominasi sektor perdagangan, mulai

dari daftar ulang SIUP, SIUP besar, SIUP Kecil, Menengah, dan Mikro. Serapan dana Rp 4,1 juta. “Izin ini yang paling mendominasi dibanding bidang lain,” ungkap Sadruddin. Posisi kedua adalah sebanyak 2.654 surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan spesifikasi 772 unit untuk bangunan, dua unit pagar, dan 1880 unit pemutihan. Dana masuk dari pelayanan ini senilai Rp 38.320.888.800. Selain IMB dan SIUP, penertiban lainnya adalah izin pemakaman dan „ Bersambung ke hal 15

We Love Evie Tamala DAPAT berjumpa dengan idola, tentu hal yang menyenangkan. Apalagi dia artis pujaan remaja, Ayu Ting Ting misalnya. Lantas bagaimana kalau idola itu artis lawas seperti pedangdut Evie Tamala. Oleh Abdul Hafiz SRIPO/HAFIZ

KETEMU IDOLA — Evie Tamala bernyanyi barsama Evieta Lovers di ruang Multipurpose RRI Palembang, Sabtu (10/12) malam.

Mengenakan baju muslim merah garis-garis dipadu dengan jilbab abu-abu, dia tetap terlihat cantik.

Evie Tamala tiba di Bandara SMB II, Sabtu (10/12) pukul 20.45. Dia datang untuk memenuhi undangan pejabat di Ogan Ilir yang menggelar hajatan, Minggu (11/ 12). Sebelum ke sana, pelantun tembang ‘Selamat Malam’ ini mampir bertemu Evieta Lovers di ruang Multipurpose RRI Palembang. Dominasi penggemar tentu saja bukan dari kalangan remaja, dan tidak hanya wanita. „ Bersambung ke hal 15


10

SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

Cadangan Minyak Menipis PALEMBANG, SRIPO — Minyak mentah (crude) yang ada di perut bumi Sumsel, sudah mulai menurun. Untuk memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti premium, solar, pertamax dan avtur di Sumbagsel plus Pontianak, PT Pertamina (Persero) Refineri Unit (RU) III Plaju mendatangkan minyak mentah dari luar. GM PT Pertamina (Persero) RU III Plaju Irwan, Minggu (11/12) saat ditemui di Friendly Golf Tournament dalam rangka HUT PT Pertamina ke-54 di Bukit Golf Kenten mengatakan, dari total minyak mentah yang diolah Kilang Plaju, sekitar 57 persen dari Sumsel. Sisanya berasal dari luar yang diangkut melalui kapal. “Crude di Sumsel saat ini semakin menurun,” katanya. Setiap hari, Kilang Plaju hampir rata-rata mengolah 998.000 barel. Minyak mentah dari Sumsel

melalui jalur pipa (pipeline) hanya 57 persen. Sisanya dari luar melalui jalur laut dan sungai. Untuk jalur sungai, saat ini kendala kedangkalan kedalaman sungai sehingga kapal besar tidak bisa masuk. Sebagai solusinya, Pertamina memasang Boarding Storage Oil di selat atau Tanjung Ulat berkapasitas 600 MB. Dari lokasi ini, Pertamina menggunakan kapal tangker kecil kapasitas 70 MB atai 70.000 barel ke Dermaga Plaju, yang selanjutnya diolah. “Maunya kami, kapal kapasitas besar bisa langsung merapat ke Plaju tetapi tidak bisa karena terhalang kedangkalan,” katanya. Proses ini membutuhkan biaya (cost) yang tidak kecil, tetapi untuk bisa masuk langsung kapal besar tidak bisa. Seperti kapal tangker Gunung Kemala, yang mengambil minyak mentah dari mana-mana, lalu dimasukan

ke Tanjung Ulat. Sementara untuk membangun jalur pipa dari Tanjung Ulat ke Plaju, biaya investasinya masih mahal. Berbeda jika suatu saat Pelabuhan Tanjung Api-Api Selesai, baru bisa menggunakan pipeline, yang setelah ada kajian lebih lanjut, akan dianalisa mana yang menguntungkan. Over Produksi Dari sisi produksi di 2011, RU III Plaju sudah over dari target produksi premium, solar dan avtur yang diharapkan. Bahkan untuk meningkatkan daya dukung produksi, Pertamina mempunyai program yang akan digulirkan di 2014 dengan memperkuat kilang yang ada. Kini sedang dilakukan proses dan tahap perencanaan dan proses konstruksi di 2012 sehingga di 2014 sudah running. Menurut Irwan, pekerjaan yang dilakukan repamping kilang lama dan menaikan kapasitas. Hal ini terkait dengan crude di Sumsel saat ini semakin menurun sehingga dilakukan repamping kilang sehingga kapasitasnya yang sama. Hanya saja menghasilkan produksi yang lebih layak dan baik. Saat ditanya kemungkinan ada relokasi kilang di Plaju ke TAA, Irwan mengatakan, “Realokasi harus melalui kajian. Belum dapat dipastikan. Apakah kita tarik pipa dari tanjung ulat ke Plaju atau justru kita pindahkan kilang ke Tanjung apiapi.”(sin)

SRIPO/ZAINI

TERUS DIKERJAKAN — Pambangunan Undermall dan RS Siloam di areal parkir Stadion Bumi Sriwijaya terus dikerjakan, di beberapa bagian gedung berlantai 7 hampir rampung, Minggu (11/12).

Hipnotis Penggemar

Achmad Albar SRIPO/FIL

PENAMPILAN Achmad Albar atau akrab disapa Iyek menghipnotis penggemarnya di S-Lounge Selebriti, Jumat (9/12) malam. Achmad Albar membawakan lagu-lagunya yang hits di era 1980-an seperti Kehidupan, Bis Kota dan Rumah Kita yang menghangatkan para penontonnya. Menurut Iyek, Kota Palembang sudah maju dalam industri musiknya meski baru bertahap. “Saya sangat senang berada di Palembang, saya ke sini bersama dengan anak saya Fahri Albar yang bermain drum untuk mengiringi saya,” jelasnya.

7 x 200

Di tengah-tengah konser lagu yang diciptakan tahun 1970-an Panggung Sandiwara menambah hangat suasana. Beri (23) salah seorang penonton berkomentar, penampilan Iyek mewakili rasa kangen wong Palembang. Konser Achmad Albar bertajuk The Legend Classic Rock on Desember yang digelar Planet Enterprise dan Forum Silaturahmi Pemuda (FSP) Sumsel. Konser ini dihadiri ratusan pengunjung di antaranya Bupati OKU Timur Herman Deru, dan beberapa anggota DPRD dari Kota Palembang dan Sumsel, seperti Iwan Darmawan, Iskandar Samwel dan lainnya. Sebelum Achmad Albar tampil, penyanyi kawakan Conny Constantia juga membawa penonton larut dalam lagu hits lawas seperti Bed Of Roses dari

Jon Bon Jovi, Nothing Compares, When I See You Smile, Cat Size, Simply The Best dan launching lagu barunya Dua Apel. Penyanyi kelahiran Manado 23 Januari 1963 ini antusias jiwa rocker Palembang begitu kentara sehingga lagu-lagu lawas yang melegenda fasih dilantunkan. Conny terlihat sexy dibalut busana hitam dan rok pendek petakpetak sepatu boot merah dengan rambut diponi. Meski usianya sudah 47 tahun wanita berkulit putih ini awet muda. Bagi Conny kehadirannya ke Palembang, seperti pulang kampung, karena suaminya dulu adalah wong Palembang. Konser yang dimulai pukul 20.00 berakhir pukul 23.30. (zainal piliang/tommy)


SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

11

Ironi Pasar 16 Ilir ■ Pusat Grosir yang Memprihatinkan

PALEMBANG, SRIPO — Kondisi Pasar 16 Ilir makin memprihatinkan. Sejak pengelolaannya diambil alih PD Pasar Palembang Jaya setahun terakhir dari PT Prabu Makmur, pusat grosir terbesar di Sumsel ini belum mengalami perubahan signifikan. Secara fasilitas dan kondisi bangunan hampir sama namun tampilan luar saja yang berbeda. Perbedaan mencolok terlihat dari gemerlap pasar di waktu malam, lampu-lampu bersinar terang dari atas Jembatan Ampera. Menurut beberapa pedagang, pengelola yakni PD Pasar baru mengubah plafon atap lantai lima bagian samping menghadap Jembatan Ampera saja, termasuk pula mengecat bagian luar ke arah Jembatan Ampera. “Setahu kami cuma itu, kalau penanganan banjir di basement, sampah, plafon dan atap rusak di lantai lima bagian dalam belum ada. Hanya polesan depan saja yang berubah, itupun direhab jelang SEA Games lalu,” ungkap Andi, pedagang pakaian yang berjualan sejak 10 tahun lalu. Menurut Andi, untuk lantai dua hingga empat ti-

dak ada masalah karena memang ramai diserbu pengunjung. Justru dia kasihan dengan pedagang di lantai basement. Setiap hari mereka harus berjibaku dengan genangan air. Jika dalam kondisi normal genangan setinggi mata kaki orang dewasa, namun begitu masuk musim penghujan atau air Sungai Musi pasang, genangan bisa tembus 15 hingga 20 centimeter. Air merembes melalui parit-parit atau saluran air yang mengelilingi toko. Karena ukurannya kecil tak mampu tertampung hingga air meluber. “Saya kasihan dengan sesama pedagang d isana, kalau sudah setinggi itu bukan genangan lagi namanya tapi banjir musiman,” ucap pria keturunan Sumatera Barat. Ketika Sripo berkunjung ke basement, pagi Sabtu (10/12) puluhan pedagang sibuk membersihkan gena-

ngan air. Ada yang menimba air menggunakan ember, mengambil air dari lantai, memasukkan ke ember lalu air ember dibawa keluar lalu dibuang. Ada juga pedagang yang hanya mengepel lantai karena letak toko di depan. “Kalau di sini tidak terlalu parah, tapi yang parah itu toko belakang menghadap Sungai Musi, itu yang paling tinggi terus toko yang ada parit-paritnya,” ungkap Risma pedagang lainnya. Menurut dia, banjirnya basement terjadi sejak dua tahun lalu. Namun dulu airnya tidak setinggi ini. “Kalau dulu hanya merembes dikit-dikit saja kalau kita taruh lap sudah kering, tapi ini dak mempan lagi. Kita harus timba pakai ember dulu baru kering,” ungkap dia. Kerepotan yang sama juga terjadi saat hujan siang hari. Kembali air tergenang. Tinggi air tergantung besarnya hujan. (sta)

Kolom: Syarifuddin Azhar Direktur PD Pasar Palembang Jaya

Belum Dilirik Investor REHABILITASI Pasar 16 ilir dilakukan bertahap karena anggaran pengelolaan yang tinggi. Hingga saat ini masih mencari investor untuk pengembangan pasar. Belum ada investor yang merespon. Pemkot berharap investor bisa membangun menjadi pusat pasar grosir terlengkap di Sumatera dengan bangunan delapan hingga 10 lantai. Kebutuhan investasi mencapai Rp 150 miliar. Sumber kita kan bukan APBD. DOK SRIPO Kita menargetkan pembangunan secara utuh mulai tahun 2012, mendatang. Itu untuk di lantai lima. Namun di basement, sejak awal konstruksi bangunannya sudah salah, makanya air merembes terus, kita juga sebenarnya bingung. Kalau mau direhab total berarti pasar harus ditutup dulu lebih dari sebulan, tapi pedagang tidak mau. Sementara waktu disiagakan empat pompa dulu. (sta)

SRIPO/DEWI

BOLONG — Plafon di lantai lima Pasar 16 Ilir sebagian terlepas dan bolong, sehingga membuat pemandangan yang tak nyaman bagi yang melihatnya. Foto diambil Sabtu (10/12).

Lantai Lima Plafon Rusak KONDISI tak kalah memprihatinkan di lantai lima gedung Pasar 16 Ilir. Hampir 70 persen plafon rusak. Tiang-tiang penyangga dibiarkan terkelupas. Suasana gelap karena penerangan hanya tergantung sinar matahari. Namun tidak membuat hampir 50 pedagang pakaian bekas (BJ) terganggu. Mereka biasa dengan situasi seperti ini. Malah ada beberapa petak pedagang yang plafonnya menjuntai ke bawah. “Dak takutlah, kalau kami sudah biasa seperti ini,” ucap Wati, pedagang BJ sambil menunjukkan pla-

fon-plafon rusak di atas kepalanya. Wati berjualan di petak itu gratis, mereka hanya ditarik retribusi kebersihan dan keamanan saja. “Idak nyewa petak cak di lantai bawah, barang yang kami jual pun barang bekas, jadi segmennya nyambung. Coba kalau baju-baju baru pasti dak galaklah wong belanja ke sini,” ucap dia. Kondisi ini sangat ironis. Pasar 16 Ilir salah satu pasar terbesar di Palembang. Mengacu data, lebih dari 750 pedagang dengan transaksi menyentuh angka di atas Rp 1 miliar per hari. Konsumen pun tak hanya

warga Palembang, banyak juga warga daerah pinggiran Palembang yang belanja secara grosir. Bahkan dari luar provinsi Sumsel. Beberapa kalangan bahkan mengkategorikan Palembang sebagai pusat grosir terlengkap. “Sehari kita bisa jual lebih dari 500 piece pakaian, kalau transaksinya di atas Rp 100an juta,” ungkap pengelola toko grosir jilbab, Ray. Dia berharap kondisi maupun fasilitas diperbaiki agar geliat orang belanja makin tinggi. “Harapan kita supaya kondisi pasar ini segera diperbaiki,” katanya. (dewi)


12

SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang

SMAN 2 Unggulan Talangubi Borong Juara

SRIPO/ARI

FOTO BARENG — Tiga siswa SMAN 2 Unggulan Talangubi berfoto dengan guru pembimbing setelah berhasil meraih juara pada penulisan artikel yang digelar PT Pertamina Region Sumatera, Sabtu (10/12).

MUARAENIM, SRIPO — Tiga siswa SMA Negeri 2 Unggulan Talangubi Kabupaten Muaraenim meraih juara lomba penulisan artikel antar siswa SMA dengan tema “Kontribusi Perusahaan Migas bagi Pembangunan Daerah Saya”. Kegiatan diikuti 141 siswa dari Kabupaten Muaraenim, Kota Prabumulih, Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Musirawas yang diselenggarakan PT Pertamina EP Region Sumatera, Sabtu

(10/12) di Gedung Patra Ria Pertamina EP Region Sumatera Prabumulih. Adapun ketiga siswa SMAN 2 Unggulan itu adalah Eni Permata Sari (siswa Kelas XI IPS) sebagai Juara I dengan judul Pertamina Membuka Gerbang Daerah Pelosok , Ari Wijaya (Kelas XI IPA) sebagai Juara Harapan I dengan judul Kontribusi Perusahaan Migas bagi Kemajuan Daerahku dan Yuni Sari (Kelas X.3) sebagai Juara

Harapan III dengan judul Perusahaan Migas Pacu Pembangunan Daerah Saya. Eni Permata Sari, juara I dalam lomba artikel didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Irwansyah SPd dan Pembina Karya Ilmiah Remaja (KIR) Dewi Mardaleni, SPd mengatakan ia sangat berterimakash atas dorongan kepala sekolah. “Sebab atas dorongan bapak kepala sekolah dan saya memberanikan diri mengikuti lomba ini,” kata Eni

Permata Sari yang artikelnya berisi tentang kontribusi PT Pertamina dalam membangun akses jalan sepanjang 20 kilometer di desa asalnya. Sedangkan Juara II diraih Fasisca (SMAN Muara Beliti), Juara III Gita Puri (SMA YKPP Pendopo) dan harapan II Ilham (SMAN 3 Prabumulih). Pemenang mendapat piagam dan uang pembinaan, masing-masing Rp 3 juta untuk Juara I, Rp 2,5 juta untuk Juara II, dan 2 juta

untuk Juara III dan Rp 1 juta untuk pemenang harapan. General Manager PEP Region Sumatera Achmad Mursiji yang menyampaikan sambutan Dirut PT Pertamina Persero mengatakan di tengah kondisi global yang sulit Pertamina mampu menunjukkan prestasi cukup baik dengan jumlah laba perusahaan per September 2011 mencapai 19,46 triliun. Prestasi itu tak lepas dari kinerja pekerja termasuk anak perusahaan.(ari)

Kami Khawatir Dirampok n Jalan Lintas Lahat-Bengkulu Rusak Parah TEBINGTINGGI, SRIPO — Kerusakan di jalan lintas provinsi Lahat-Bengkulu membuat warga khawatir. Selain kecelakaan karena kondisi jalan yang buruk, warga juga mengkhawatirkan mereka menjadi korban aksi kriminal saat melintas di jalan yang perbaikannya belum setahun tersebut. Pantauan Sripo, Jumat (9/ 12) lalu memasuki Kecamatan Pendopo-SikapdalamUlumusi sudah banyak terlihat kerusakan. Beberapa titik kerusakan jalan ini nyaris memutuskan badan jalan. Material pun berhamburan menutupi badan jalan sehingga bisa menyebabkan kendaraan tergelincir. Hal ini sangat menghambat arus lalu lintas, padahal kendaraan yang melewati poros jalan tersebut cukup ramai karena selain kenda-

raan lintas provinsi juga angkutan lintas kecamatan. Sejumlah kendaraan baik motor ataupun mobil tampak ekstra hati-hati saat melalui jalan yang banyak lobang tersebut karena bisa menyebabkan kendaraan tergelincir bahkan bisa terjungkal di lobang yang amblas. “Jalan yang rusak ini otomatis menyebabkan laju kendaraan terpaksa lambat. Hal inilah dimanfaatkan kawanan perampok melakukan aksinya sehingga kami merasa khawatir dan was-was saat melintas, takut dirampok,” kata Juhan (53), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Sikapdalam. Masih kata Juhan, aksi perampokan di jalan lintas Lahat-Bengkulu ini sudah banyak terjadi. Baik kendaraan roda dua, roda empat juga bus Antar Kota Antar

Provinsi (AKAP). Hasrun, pengendara yang melintas mengatakan kondisi kerusakan jalan cukup parah. Diharapkan Pemprov Sumsel atau instansi terkait selaku penanggungjawab pemeliharaan jalan ini melakukan perbaikan kembali. “Kita pengendara kesulitan melintas kalau jalan dibiarkan rusak parah seperti ini,” katanya. Kepala Dinas PU Bina Marga, Fauzi Ahmad dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan pihaknya memang mendapat informasi perbaikan jalan dilakukan tahun anggaran 2011 hingga perbatasan Bengkulu. “Tapi itu bukan wewenang kita, karena jalan provinsi tanggungjawab pihak pemerintah provinsi. Kita hanya sebatas menyampaikan laporan bila ada kerusakan,” katanya. (st2)

SRIPO/WILIEM WIRA KUSUMA

JALAN RUSAK — Seorang pengendara motor menghentikan kendaraannya di jalan lintas provinsi Lahat-Bengkulu sembari ia memerhatikan bus AKAP yang berjalan perlahan karena kondisi jalan yang rusak. Foto diambil Jumat (9/12).

Setiap Urusan Wajib Lunas PBB n Di Kecamatan Kota Lahat LAHAT, SRIPO — Hingga akhir 2012 diperkirakan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Kota Lahat hanya tercapai maksimal 60 persen. Hal ini disampaikan Camat Kota Lahat Drs Yusri, Minggu (11/12). Menurut Yusri, pihaknya terus berupaya agar masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Lahat segera membayar PBB. Namun dari analisa, pencapaian terget hingga 100 persen sangat sulit di raih. Masih kata Yusri, ia sudah mengintrusksikan seluruh kelurahan di wilayah Kecamat-

an Kota Lahat untuk gencar melakukan sosialisasi. Tujuannya agar semua wajib pajak segera membayar kewajibannya yang belum dipenuhi. Beberapa di antaranya se-

ngaja membentuk tim untuk meningkatkan jumlah pembayaran PBB di wilayahnya. “Bahkan setiap ada urusan di Kelurahan diminta menunjukan tanda lunas PBB,” kata Yusri.

Namun upaya yang sudah dilakukan tidak berpengaruh signifikan terhadap pembayaran PBB. Bahkan penagihan yang langsung dilakukan, pencapaiannya masih rendah. Sehingga tidak terlalu berpengaruh pada persentase secara keseluruhan terutama dalam upaya mencapai target yang sudah ditentukan. (mg10)

Sekali Masuk Bayar Rp 15.000 n Saat Masuk Obyek Wisata n Disbudpar Jelaskan untuk Retribusi PAGARALAM, SRIPO — Praktik pungutan di sejumlah obyek wisata di Pagaralam menimbulkan keluhan dari para wisatawan. Besarnya pungutan tanpa karcis ini bervariasi Rp 10.000-Rp 15.000 untuk kendaraan pribadi. Rendi (25) salah satu wisatawan asal Provinsi Bengkulu mengatakan, ia berkunjung ke Kota Pagaralam tujuan utamanya ke Gunung Dempo. Namun, di pintu masuk mereka harus membayar uang masuk yaitu Rp 10.000 untuk mobil dan satu orang penumpang mobil harus membayar Rp 2.000 perkepala. “Kami sudah sering berkunjung ke Gunung Dempo ini, dan biasanya kami masuk lewat pintu gerbang utama dan hanya memba-

yar Rp.10 ribu per mobil dan mendapat karcis tanda bukti pembayaran. Namun saat kami masuk lewat lewat pintu dari arah Tanjung Sakti kami harus membayar dua kali lipat dan tidak mendapat karcis,” ujarnya. Masih kata Rendi, mereka juga harus membayar saat berkunjung ke kawasan Air Terjun yang lokasinya berada di kawasan Gunung Dempo. Novrizal (33) warga Gunung Dempo mengatakan, jangankan para wisawatan warga yang tinggal di Gunung Dempo juga kadang harus membayar saat masuk ke kawasan tersebut. Hal ini kerap terjadi pada hari libur. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pagaralam H Sukaimi melalui Kasi Perizin-

an dan Pariwisata mengatakan, memang ada beberapa pintu masuk ke kawasan Objek Wisata Gunung Dempo. Setiap pintu masuk dijaga petugas Dinas Pariwisata. “Setiap pintu masuk memang wisatawan dipungut retribusi sesuai dengan yang tertera dikarcis. Pungutan retribusi tersebut sudah ditetapkan pemerintah dan hasil dari pungutan tersebut akan menjadi Pendatapan Asli Daerah (PAD) untuk Kota Pagaralam,” jelasnya. Pantauan Sripo di beberapa kawasan objek Wisata Gunung Dempo ada beberapa pintu masuk yang dijaga warga. Saat wisatawan masuk dipungut biaya tetapi tidak diberi karcis tanda terima. (mg16)

Gedung Kesenian Truk Batubara di Areal PT KAI Sebabkan Jalan Berlumpur

3 x 160

PRABUMULIH, SRIPO — Rencana Pemkot Prabumulih membangun Gedung Kesenian di belakang lapangan tenis, Kecamatan Prabumulih Barat itu terkendala masalah lahan yang status kepemilikannya sebagian milik PT Kereta Api Indonesia. Hal itu diakui Kepala Stasiun Kereta Api (KA) Prabumulih, Nafrizal, Jumat (9/12) lalu. Nafrizal mengatakan, lahan tersebut telah terdokumentasi di bagian aset stasiun Kertapati Palembang. “Coba hubungi saja di sana,” katanya seraya menambahkan bahwa dirinya saat ini sedang cuti. Walikota Prabumulih, H Rachman Djalili mengatakan, pihaknya berencana membangun gedung kesenian di Kota Prabumulih. “Rencananya akan kita bangun gedung kesenian sehingga para pencinta kesenian mempunyai tempat berkumpul,”jelasnya. Jika sudah memiliki gedung kesenian, pihaknya berharap pencinta kesenian atau yang memiliki jiwa seni bisa menggunakan gedung tersebut sebaik-baiknya.”Bahkan kalau bisa berekspresi sebebas-bebas hingga

“Kita akan survei dulu dimana lokasi yang cocok buat pembangunan gedung kesenian”

DOK.SRIPO

H RACHMAN DJALILI Walikota Prabumulih memiliki prestasi baik itu nasional maupun internasional,” ujar Rachman. Akan tetapi, pihaknya akan melakukan inventarisasi lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan gedung kesenian. “Kita akan survei dulu dimana lokasi yang cocok buat pembangunan gedung kesenian,” katanya. Rachman mengungkapkan belajar dari pengalaman sebelumnya ia mengungkapkan lokasi lahan yang akan dijadikan tempat pembangunan gedung kesenian harus clear sehingga tidak menemukan hambatan. Seperti lahan RSUD lama yang menjadi SMAN 7 yakni sang pemilik ahli waris Alamsyah Dumlah dan Temanuludin, warga Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur tidak setuju kalau lahan RSUD lama menjadi SMA Negeri 7. (cr2)

LAHAT, SRIPO — Selain menyebabkan kerusakan jalan, angkutan batu bara juga sering membawa kotoran berupa tanah ketika keluar dari area pertambangan. Sehingga tanah dalam jumlah banyak yang tertinggal di badan jalan menjadi lumpur jika turun hujan. Akibatnya badan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lahat Muaraenim dipenuhi lumpur. Pantauan Sripo, Sabtu (10/12) dan Minggu (11/ 12) siang, beberapa ruas Jalinsum Lahat-Muaraenim dipenuhi lumpur. Lumpur tersebut berasal dari tanah di area pertambangan yang dibawa dump truk angkutan batubara. Lumpur tebal terlihat menutupi badan jalan. Pengendara yang melintas pun terpaksa memperlamban laju kendaraan karena tidak ingin kehilangan kendali. Pemandangan seperti ini sangat mudah dijumpai di sepanjang Jalinsum, terutama di pintu gerbang menuju kawas-

an pertambangan batubara. Beberapa perusahaan memang sudah ada upaya dengan menyiram jalan tetapi tidak terlalu efektif. Menurut beberapa pengendara sepeda motor, mereka cukup khawatir jika melintas di depan pintu masuk area pertambangan batubara. “Kalau saya tidak tahan dengan debunya. Pernapasan sering terganggu dan mata pedih jika melintas,” ujar Deflie warga Kota Lahat, yang hendak menuju Muaraenim. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat Ir Misri melalui menjelaskan, pihaknya sudah menyebarkan intruksi pada perusahaan pertambangan agar memperhatikan lingkungan sekitar. Di antara instruksi itu adalah membuat jalan aspal 500 meter sebelum memasuki Jalinsum dan membersihkan mobil angkutan batubara dari kotoran. (mg10)


SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

13

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua Pemeliharaan Rutin Jalan

Puskesdes di Setiap Desa

Masih Butuh 1.442 CPNS

MARTAPURA — Pemkab OKU Timur pada Tahun Anggaan 2012 memprioritaskan pemeliaraan dan perbaikan jalan poros. Demikian diungkapkan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten OKU Timur, Ir Agus Sunaryo Msi dikonfirmasi, Minggu (11/12). Menurutnya, lokasi jalan yang diprioritaskan untuk perbaikan dan pemeliharaan adalah jalan yang digunakan warga untuk mengangkut hasil bumi dan hasil pertanian. “Kemungkinan kerusakan jalan lebih cepat jika sering dilalui kendaraan berat, sehingga dibutuhkan pemeliharaan intensif. Karena itu Tahun 2012 kita prioritaskan memperbaiki dan memelihara jalan,” jelas Agus seraya menambahkan, jalan poros yang menjadi perhatian untuk perbaikan adalah jalan menuju wilayah Kecamatan Jayapura, Desa Petanggan dan jalan poros menuju wilayah Belitang. Diperkirakan jalan yang akan diperbiki mencapai 220 kilometer (KM). Selain jalan, Dinsu PU juga melakukan pemeliharan sejumlah jembatan. (mg3)

MARTAPURA — Guna menciptakan pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat di Kabupaten OKU Timur, pemerintah melalui Dinas Kesehatan mencanangkan pembentukan 100 persen Pos Kesehatan Desa (Poskesdes). “Gerakan ini kita lakukan untuk mencapai pemerataan pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan cerdas,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Timur melalui Sekretaris Dinkes, Mirwansyah SKM MKes, Sabtu (10/12). Menurutnya, hingga kini sudah berdiri 190 unit Poskesdes tersebar di sejumlah desa di OKU Timur. “Target kita, Tahun 2015 semua desa harus sudah memiliki puskesdes. Saat ini sudah lebih dari 50 persen jumlah puskesdes telah terpenuhi,” kata Mirwansyah seraya menyebutkan, ke depan pihaknya akan melakukan pengadaan puskesdes secara bertahap hingga target mencapai 100 persen. (mg3)

MUARADUA — Guna menjamin kelangsungan pendidikan di Kabupaten OKU Selatan berjalan maksimal, Pemkab OKU Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masih merencanakan penerimaan 1.442 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), yang mana 1.036 di antaranya adalah tenaga guru. Kepala BKD Kabupaten OKU Selatan, Hj Lamtana melalui Sekretaris BKD Bahdozen mengatakan, sesuai pendataan yang telah dilakukan, OKU Selatan masih butuh 1.442 CPNS. Rinciannya, 5 guru TK, 696 guru SD, 165 guru SMP, 135 guru SMA, 35 guru SMK, 306 tenaga kesehatan, dan 100 tenaga teknis. “Kita masih perlu banyak PNS, yang paling banyak dibutuhkan adalah guru, khususnya guru SD yang akan ditempatkan di pedesaan masih sangat sedikit,” ujarnya. Kebutuhan guru di OKU Selatan paling diutamakan adalah guru geografi, matematika, fisika dan bimbingan penyuluhan (BP). “Kami berharap ada penerimaan CPNS lagi tahun mendatang, sehingga kekurangan CPNS dapat terpenuhi bertahap,” katanya. (cw1)

Warga Jaga Siang Malam ■ Empat Gajah Masuk Desa ■ Pemerintah Diam Saja MUARADUA, SRIPO — Empat ekor gajah liar yang sebelumnya masuk perkampungan dan merusak rumah warga di Dusun II Talangbaru, Desa Sidodadi, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, kini kawanan gajah liar itu terus bergerak hingga masuk perkampungan Dusun V Desa Sidodadi. Warga terus melakukan patroli dan berjaga secara giliran siang dan malam. Sripo yang mengikuti warga menelusuri jejak arah gajah liar itu, Minggu (11/12), menemukan tapak gajah yang sebelumnya merusak empat rumah dan kebun serta sawah, terus bergerak beralih ke tempat lain di kawasan Dusu V, dari sebelumnya bercokol di kawasan Dusun II. Gajah liar ini baru meninggalkan desa saat siang hari, dan kembali memasuki perkampungan serta ke-

bun warga pada malam hari. “Kami tidak berani ke kebun. Kami terpaksa berjaga-jaga dan patroli bergantian di sekitar desa. Gajah liar itu masih berkeliaran di hutan tak jauh dari desa,” kata beberapa warga Desa Sidodadi. Kepala Desa (Kades) Sidodadi, Sarki mengatakan, empat gajah liar itu masih berada di hutan sekitar desa. Hal itu terlihat dengan adanya jejak gajah yang beberapa kali kembali ke sekitar desa. “Gajah masih di sekitar kebun desa, terlihat beberapa kali mendatangi batang mangga di kebun milik Sekdes. Gajah itu datang sudah dua kali ini ke batang mangga. Mungkin gajah itu makan mangga, terlihat juga banyaknya kotoran bekas gajah di sekitar batang mangga itu,” ujar kades. Masuknya gajah liar ke Talang Baru Dusun II Desa

SRIPO/EDISON

RUSAK — Jejak gajah yang merusak sawah dan kebun warga di kawasan Desa Sidodadi, Kecamatan Buay Pemaca, OKU Selatan.

Sidodadi itu terjadi sejak awal Desember 2011. Gajah itu setiap tiga bulan melintasi daerah tersebut. Gajah biasanya hanya lewat dan tidak merusak, dan tidak pernah mengejar warga. Tetapi kali ini gajah liar itu merusak rumah dan sawah serta kebun warga. Tidak kurang empat rumah warga rusak dan setengah hektare kebun milik 19 orang warga porak-poranda. Masrawi (48) yang rumahnya dirusak gajah liar mengatakan, saat kejadian Rabu (7/12) sekitar pukul 22.00, dia sedang duduk di rumahnya, tiba-tiba terdengar ada kawanan gajah makan rumput di halaman rumahnya. Karena penasaran dia mengambil senter lalu mengarahkan kepada gajah, tetapi gajah liar itu malah mengejar hingga dia berlari mencapai 20 kilometer ke arah hutan. “Gajah itu tidak lagi bersahabat, sekarang mengejar manusia. Saya hampir mati dikejar gajah itu,” kisah Masrawi. Informasi yang dihimpun, empat gajah yang menyerang pemukiman warga di Desa Sidodadi itu merupakan sisa gajah yang pernah ditangkap BKSDA sejak Tahun 1985 lalu. Empat gajah itu sengaja tidak ditangkap, dengan tujuan untuk dilestarikan. Tahun 1985 di Kecamatan Buay Pemaca ada 60 gajah, Tahun 2005 berkurang menjadi 16 ekor, dan saat ini hanya tersisa empat ekor gajah lagi. Empat gajah yang berkeliaran itu semuanya berjenis kelamin betina. Perangkat desa Sidodai berharap bantuan dari pemerintah untuk menangkap gajah liar itu, sehingga warga akan merasa aman beraktivitas di kebun. “Kami minta bantuan pemerintah untuk mengatasi keresahan warga akibat gajah liar yang masuk perkampungan itu. Warga tidak berani beraktivitas di kebun takut diamuk gajah liar itu,” kata kades didampingi sekdes dan beberapa kadus. (cw1)

SRIPO/EDISON

DIBIARKAN — Tiang listrik PT PLN yang patah di kawasan Desa Tekana Kecamatan Muaradua, hingga kini dibiarkan dan belum ada tanda-tanda akan diganti.

Tiang Listrik Patah Dibiarkan MUARADUA, SRIPO — Tiang listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) di Kabupaten OKU Selatan, yang patah menimpa badan jalan di kawasan Desa Tekana Kecamatan Muaradua, hingga Minggu (11/12) kemarin masih dibiarkan begitu saja. Informasi yang dihimpun, tiang listrik yang patah disebabkan karena angin kencang disertai hujan deras pada Minggu dini hari kemarin. Perbaikan alakadarnya dilakukan oleh warga setempat. Edi (28) warga Desa Tekana mengatakan, robohnya tiang listrik diketahui setelah adanya pengendara yang memutar arah kendaraan dan memberitahu warga. “Saat itu ada kendaraan yang melintas dan kembali memutar minta tolong warga. Kebetulan tiang listrik yang pa-

Saya Diundang Resepsi Pernikahan BARU pertama kali datang dan menginjakkan kakinya di “Bumi Bende Seguguk” Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ayu Rosmalina yang lebih dikenal dengan nama Ayu Ting Ting, merasakan betapa ramahnya penduduk OKI khususnya warga Kota Kayuagung. “Ayu datang ke OKI dalam rangka menghadiri undangan pernikahan. Kabupaten OKI sangat bersih dan bagus, penduduknya ramah-ramah,” ucap Ayu Ting Ting ketika disambangi Sripo di Kayuagung, Sabtu (10/12). Ayu pelantun “Alamat Palsu” itu tampil menghibur tamu dan undangan pada resepsi pernikahan H Muchendi Mahzareki SE dengan Nyayu Ike Meilina SE. Resepsi digelar di Kayuagung, Sabtu (10/12). Penyanyi yang memiliki ciri khas potongan rambut poni dicat coklat kepirangan itu tak hentinya menyunggingkan senyum dari atas panggung kehormatan. Ayu membuka lagu pertama berjudul Empat Mata, dilanjutkan lagu kedua Arjuna, dan lagu ketiga Pacar Lima Langkah. Menyanyikan tiga lagu berturut-turut disertai goyangan khasnya, tidak membuat Ayu kelelahan. Namun, dia sempat ke belakang panggung sejenak masuk ruangan lobby kabupatenan. Begitu tampil kembali di panggung, penyanyu kelahiran 20 Juni 1992 ini membawakan lagu ke empat berjudul Keong Racun. Tak pelak lagi, anggota Sat Lantas yang hadis spontan bergoyang. Penyanyi yang namanya sedang naik daun itu kembali melanjutkan lagu kelima, berjudul Ting Ting. Sebelum ditutup dengan lagu pamungkas yang ditunggu-tunggu oleh undangan, yakni Alamat Palsu. Sontak undangan ikut bernyanyi sambil menggoyang-goyangkan kepala. Mengiringi dayang-dayangnya ikut bergoyang, sang pengantin pun didaulat ikut bernyanyi dengan lirik lanjutan, lama tak datang ke rumah. Penampilan Ayu Ting Ting benar-benar menghibur sekaligus memuaskan tamu dan undangan yang hadir. (matbodok)

Ayu Ting Ting SRIPO/STD

tah itu terletak di ujung desa. Hingga saat ini (Minggu siang kemarin,Red) belum ada petugas PLN yang datang memperbaikinya,” kata Edi. Menurutnya, patahnya tiang selain akibat hujan juga disebabkan semen

tiang yang telah rapuh, yang diduga telah berusia puluhan tahun. “Kejadian patahnya tiang listrik itu biasanya menyebabkan Kabupaten OKU Selatan gelap gulita dalam waktu lama. Hal itu sudah menjadi kebiasaan PLN di OKU

Selatan ini lamban menangani kerusakan yang terjadi. Apalagi kejadiannya saat hari libur, Minggu,” timpal Sukur. Direktur Distribusi PT PLN Muaradua, Marjani yang dihubungi melalui ponselnya tidak ada jawaban. (cw1)

Listrik Kami Padam Terus MARTAPURA, SRIPO — Warga Kabupaten OKU Timur sejak beberapa bulan terakhir terus dihantui pemadaman aliran listrik, yang hampir terjadi setiap hari. selain pemadaman, kondisi byar pet yang diikuti kerlap kerlip lampu juga membuat warga khawatir dengan peralatan elektronik yang digunakan. Jumat (9/12) misalnya,

pemadaman terjadi dari pukul 14.45. Pemadaman juga terjadi satu malam sebelumnya, selama beberapa menit. Meski tidak terlalu lama, namun pemadaman yang tidak menentu, serta jaringan yang terkadang tidak kuat menyalakan lampu 5 watt membuat warga khawatir akan kerusakan barang elektronik di rumah mereka. “Kami bingung listrik

padam terus. Kami khawatir pemadaman yang tidak menentu ini mempercepat kerusakan peralatan elektronik kami. Padam kemudian hidup mendadak dapat menyebabkan peralatan elektronik rusak. Sejak beberapa bulan ini, bola lampu kami sudah puluhan yang rusak akibat pemadaman mendadak,” ujar Dika (25), warga Martapura. (mg3)


14

SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

Musirawas, Banyuasin, Lubuklinggau

SPBU Rupit Melanggar ■ Pertamina Stop Suplai BBM ■ Dengan Mengakses dari Mesin Pencari MUSIRAWAS, SRIPO Pertamina Lubuklinggau menghentikan suplai bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Muararupit. Untuk sementara waktu, Pertamina hanya menyuplai BBM jenis pertamax ke SPBU itu. SPBU Rupit terbukti melanggar ketentuan, karena melayani pengisian jeriken di atas mobil yang antre. Operation Head (OH) Terminal BBM Pertamina Lubuklinggau, Wahid Maulana mengatakan, penghentian suplai terhadap SPBU Rupit diberlakukan, karena SPBU itu melanggar ketentuan, yaitu melayani pembelian BBM menggunakan jeriken kepada pemilik kendaraan.

SRIPO/ZIE

Wahid Maulana

“SPBU Rupit itu diberikan skorsing, dengan cara tidak disuplai lagi premium dan solar. SPBU itu tertangkap tangan oleh polisi saat mengisi jerigen dalam kendaraan yang antre. Itu melanggar ketentuan, sehingga terpaksa diskorsing,” ujar Wahid Maulana di sela-

sela peringatan HUT Pertamina ke-54, Sabtu (10/12). Dijelaskan, skorsing diberlakukan selama satu bulan, mulai Senin (12/12). Selama masa tersebut, Petamina akan melakukan penilaian terhadap SPBU itu, apakah masa skorsing dilanjutkan ataukah dihentikan. “Skorsing ini merupakan peringatan pertama, kita lihat progresnya, apakah ada perubahan atau tidak,” tegasnya. Dikatakan, selama ini Pertamina menyuplai BBM jenis premium sebanyak 16 ton atau setara 16.000 liter dan solar 10 ton per hari ke SPBU Rupit itu. Dengan adanya penghentian suplai premium dan solar selama satu bulan ke depan, maka warga sekitar yang memiliki kendaraan diperkirakan

akan kesulitan membeli BBM. Untuk mengatasi hal itu, Pertamina menambah pasokan ke SPBU terdekat yaitu SPBU Bukit Beton di Terawas dan SPBU Sungai Jauh. Masyarakat yang selama ini mengisi BBM ke SPBU Rupit bisa membeli ke SPBU Bukit Beton dan SPBU Sungai Jauh. Ditambahkan, kebutuhan premium untuk wilayah Musirawas Lubuklinggau setiap harinya mencapai sekitar 320 kiloliter dan solar sekitar 140 kiloliter. Dia menjamin, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, stok yang ada di Pertamina cukup. Stok stand by yang ada di Pertamina 1.200 kiloliter premium dan 1.600 kiloliter solar. “Stok stand by ini untuk antisipasi misalnya ada keterlambatan kereta pengangkut minyak, maka bisa diambil dari stok itu. Sementara untuk sehari-hari kita dipasok dari Palembang,” tandasnya. (zie)

Banyuasin Tambah Rp 5 M ■ Saham di Bank SumselBabel BANYUASIN, SRIPO — Pemkab Banyuasin memastikan Tahun 2012 menambah jumlah sahamnya di Bank SumselBabel sebesar Rp 5 miliar. Dengan demikian jumlah saham Pemkab Banyuasin di bank pembangunan daerah ini menjadi Rp 16,4 miliar, dari posisi saham tahun 2011 sebesar Rp 11,4 miliar. Dengan bertambahnya jumlah saham tersebut, maka pendapatan asli daerah

(PAD) dari dividen Bank SumselBabel dipastikan juga bertambah, melebihi angka Rp 700 juta seperti yang diterima selama ini. Wakil Ketua Komisi II, M Hadi Solekhan menjelaskan, usulan Pemkab Banyuasin pada RAPBD 2012 yang telah dibahas sebelumnya, mengajukan dana bagi penyertaan modal di Bank SumselBabel Tahun 2012 ditambah Rp 1 miliar. “Namun kita melihat dengan semakin

berkembangnya Bank SumselBabel ini, dan tingkat kepercayaan masyarakat semakin membaik, makanya usulan eksekutif yang hanya Rp 1 M itu kita rekomendasikan agar Pemkab menambah Rp 4 M, sehingga total tambahan penyertaan modal pada Tahun 2012 menjadi Rp 5 miliar,” ungkap Hadi, Jumat (9/12). Usulan dewan ini setelah memastikan adanya saving sebesar Rp 12.401.468.417 pada RAPBD 2012 lalu, yakni dari SKPD di Komisi II

sebesar Rp 2.620.468.417, belanja hibah Rp 6,485 M, belanja bansos Rp 3,296 M. Kepala Bank SumselBabel Cabang Pangkalanbalai, Teddy Kurniawan SE ketika dimintai komentarnya mengatakan, jika benar Pemkab Banyuasin akan menambah dana penyertaan modal, tentu menjadi kabar baik bagi Bank SumselBabel. “Artinya ini adalah sebuah kepercayaan yang diberikan kepada Bank SumselBabel,” katanya. (udn)

SRIPO/EKO AS

PARAH — Poros jalan Betung-Sekayu di kawasan Kecamatan Lais, kini rusak parah. Kondisi serupa terjadi pada poros jalan Keluang-Babatsupat.

Selesai Perbaikan Rusak Lagi LAIS, SRIPO — Belum setengah tahun diperbaiki, jalan lintas Betung-Sekayu di wilayah Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali rusak. Di beberapa titik ruas jalan terdapat lubang besar yang berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi kendaraan yang melintas. “Seingat saya jalan ini baru diperbaiki beberapa bulan lalu. Tapi kini sudah rusak lagi,” ujar Mulhan, warga Lais. Pengamatan Sripo, Minggu (11/12), kondisi jalan lintas Betung-Sekayu itu dua bulan menjelang Pilkada Muba 27 September lalu, diperbaiki hingga mulus dan nyaman dilintasi. Tapi saat ini jalan tersebut dipenuhi lubang. Kerusakan terparah ter-

jadi di kawasan Desa Lumpatan, Bailangu, Epil dan Lais. Termasuk aspal di Jembatan Teluk menuju turunan arah Sekayu dan dekat gerbang perbatasan Betung-Lais. Pada 21 Maret 2011, di Desa Serekah, Kecamatan Babattoman, Gubernur Sumsel pernah mencanangkan perbaikan jalan lintas tengah Betung-Sekayu hingga perbatasan Musi Rawas (Mura) dengan anggaran Rp 40 miliar. Lama perbaikan direncanakan enam bulan untuk 222 kilometer (KM) jalan mulai dari Betung-Sekayu-Muarabeliti. Namun faktanya, perbaikan hanya berlangsung di beberapa bagian saja. Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pembangunan

Wilayah I Sumsel, Junaidi mengakui, belum maksimalnya perbaikan yang dilakukan selama ini. Dia mengatakan, perbaikan jalan Betung-Sekayu hingga Desa Mangunjaya dan perbatasan Mura tidak bisa dilakukan sesuai rencana, karena anggaran Tahun 2011 tidak sebanding dengan tingkat kerusakan yang ada. Menurutnya, khusus jalan lintas Betung-Sekayu tingkat kerusakan berat mencapai 12 KM, namun hanya efektif 3 KM yang diperbaiki. Sementara 9 KM sisanya baru ditangani secara fungsional. “Mudah-mudahan Tahun 2012 ini kita melakukan perbaikan secara efektif, termasuk beberapa titik jalan yang longsor,” ujarnya. (mg1)

Aktifkan Siskamling Ciptakan OKU TIMUR Aman ■ Launching Gerakan Seribu Kentongan ALAM rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten OKU TIMUR bekerjasama dengan jajaran Polres setempat melaunching Gerakan Seribu Kentongan. Gerakan mendukung terciptanya OKUT Aman itu ditandai dengan pemukulan kentongan secara serentak oleh Bupati OKU TIMUR, H Herman Deru SH MM dan unsur muspida, disaksikan juga oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Drs Achmad Iskandar Nasution MM, Jumat (9/12). Launching Seribu Kentongan ini melibatkan seribu orang lebih warga dan tokoh masyarakat dari berbagai elemen dalam Kabupaten OKUT. Dikesempatan yang sama juga dilakukan peresmian penggunaan Gedung Satuan Lantas, peletakan batu pertama pembangunan Gedung Reskrim Narkoba dan Reskrim Umum Polres OKUT yang dilakukan langsung oleh Wakapolda Sumsel, Bupati OKU TIMUR dan unsur muspida. Dilanjutkan dengan penyerahan pinjam pakai satu unit mobil dan 10 unit sepeda motor operasional bagi anggota Polres OKUT dan penandatanganan (MoU) Police Goes to School. Menurut Herman Deru, kentongan merupakan alat komu-

D

nikasi yang identik dengan masalah kemanan yang terkenal sejak zaman dulu. Mendengar suara kentongan ditabuh, seseorang mengerti pesan yang disampaikan. Suara kontongan yang didengar tidak lain adalah tanda bahaya atau tanda waspada. “Meskipun kentongan sederhana namun jangkauan suaranya masih bisa menjadi penyampai pesan yang efektif bagi masyarakat kita,” jelasnya. Dijelaskan Herman Deru, luas wilayah OKU TIMUR 3.370 KM persegi dengan 20 kecamatan 7 kelurahan dan 291 desa yang didiami lebih kurang 609.715 jiwa penduduk yang terdiri dari berbagai suku merupakan asset yang paling berharga dalam membangun OKU TIMUR ke depan. “Untuk men-

ciptakan rasa aman tersebut Pemerintah Daerah telah membentuk Pos Keamanan Terpadu dalam rangka menekan tindak kriminalitas. Di samping itu kita galakkan kembali Siskamling yang dilengkapi dengan alat komunikasi baik modern maupun tradisional seperti kentongan ini,” jelas bupati. Sementara itu Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Drs Achmad Iskandar Nasution MM memberikan apresiasi terhadap dukungan yang telah diberikan Pemkab OKU TIMUR kepada Polri dalam rangka pelaksanaan tugas di lapangan. “Harapan saya ke depan OKUT bisa menjadi contoh bagi kabupaten lainnya dalam hal keseriusan mendukung kerja kepolisian sebagai pengayom masyarakat,” tandasnya. (ADV)

Wakpolda Sumsel, Brigjen Pol Drs Achmad Iskandar Nasution MM (tiga dari kiri), Bupati OKU TIMUR H Herman Deru SH MM (empat dari kiri) dan unsur muspda sepakat mendukung terciptanya kemanan di OKU TIMUR.

Bupati OKU TIMUR, H Herman Deru SH MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Reskrim Narkoba dan Reskrim Umum Polres OKUT.

Wakpolda Sumsel, Brigjen Pol Drs Achmad Iskandar Nasution MM secara simbolis menyerakan pakaian seragam dan kentongan bagi Polmas.

Bupati, Wakapolda dan unsur muspida mencoba sepeda motor bantuan Pemkab OKUT untuk operasional anggota Polres OKUT. Penyerahan kendaraan bermotor dari Pemkab OKU TIMUR kepada Polres yang ditandai dengan penyerahan kunci.

Ribuan masyarakat yang hadir.

Wakapolda Sumsel meresmikan penggunaan ruangan Satlantas Polres OKUT.

Launching Gerakan Seribu Kentongan secara serentak oleh bupati, unsur muspida dan Wakapolda Sumsel, diikuti oleh seribu lebih masyarakat yang hadir.


16

SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

Johan Ditusuk dari Belakang

Air Mendidih Kena Muka

Sudirman Terkapar tak Bernyawa

PALEMBANG — Dua hari tidak membayar utang Rp 5.000, Johan (37), pedagang di Pasar Kuto, ditusuk penagih utang, Sabtu (10/12) siang. Warga Talang Keramat. Kecamatan Talang Kelapa ini terluka dua luka tusukan di punggung dan masih dirawat di RSMH Palembang. Johan mengaku terpaksa menunda bayar utang karena sakit. “Lagipula uang tagihanya tidak besar. Cuma lima ribu per hari,” ujar Johan, Minggu (11/12). Namun, begitu Johan kemballi berdagang si penagih langsung membentak sampai berkelahi. Si penagih lantas pergi, tapi datang kembali langsung menusuk Johan dari arah belakang. (cw6)

PALEMBANG — Mariana (41), warga Jl Sultan Agung Lr H Umar, mengalami luka bakar di bagian wajah saat memasang air di dapur rumahnya, Minggu (11/12) siang. Menurut keterangan anaknya, Firdaus, dia kehilangan kendali saat penyakit epilepsi kambuh. Ketika sedang memasak air, tiba-tiba Mariana memasukkan wajahnya ke dalam panci air yang sedang mendidih. Mariana langsung ditolong tetangganya yang mendengar jeritan dari rumah itu. Ia dibawa ke puskesmas setempat. Namun, ia dipindahkan ke ruang Emergency RSMH Palembang pukul 15.00. (cw6)

SUNGAILILIN — Sudirman (40), warga Jl Puskesmas, Sungaililin, Musi Banyuasin (Muba) ditemukan tewas di Jl Hindoli RT 16 RW 04 Sungaililin, Minggu (11/12) sekira pukul 09.00. Pada bagian punggungnya terdapat luka tusuk yang tembus ke bawah ketiak kiri, satu lagi di bagian ketiak kanan. Belum diketahui penyebab kematian korban. Namun melihat luka pada tubuhnya, diduga kuat dia sengaja dibunuh. Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Sungaililin Burnani mengatakan, pihaknya masih menyelidiki motif pembunuhan itu. Dari keterangan saksi, kasus itu dilatarbelakangi dendam pribadi. (mg1)

Rita Diburu di Lokalisasi ■ Gembong Sindikat Penggelapan Mobil Rental PAGARALAM, SRIPO — Gembong sindikat penggelapan mobil rental lintas provinsi mulai terkuak. Tersangkanya ternyata ibuibu. Jajaran Polres Kota Pagaralam berhasil menangkap Rita (40) di Kecamatan Merasi Kebupaten Musi Rawas, Minggu (11/12). Sementara Polsek Urban Tebingtinggi mengamankan satu unit mobil jenis Daihatsu Xenia merah maron plat Nopol B 1443 NFG, saat parkir di depan salah satu rumah makan di kawasan Pasar Tebingtinggi,

Rita

SRIPO/MG16

Sabtu (10/12) pagi. Mobil itu digelapkan oleh Endang

(42) warga Palembang pada awal Oktober lalu. Selain Rita (40), warga Dusun Nendagung Kelurahan Nendagung, polisi juga menangkap Ahmad Yani (30), warga Dusun Tebat Baru Kelurahan Tebat Giri Indah Kecamatan Pagaralam Selatan. Dari penangkapan kedua tersangka ini polisi berhasil mengamankan tiga unit mobil yang diduga hasil penggelapan. Tiga mobil tersebut yaitu Mobil Luxio „ ke halaman 15

Dua Tahun Sembunyi di Rumah KELUANG, SRIPO — Hampir dua tahun buron, Hasbullah (26), warga Desa Sridamai, Kecamatan Keluang, Kabupaten Muba, dibekuk petugas Polsek Keluang di tempat persembunyiannya di Kecamatan Sungaililin, Minggu (11/12) sekira pukul 06.00. Hasbullah ditangkap lantaran disangka telah menganiaya Ujang (30) dengan senjata tajam hingga menyebabkan luka robek di bagian kepala, wajah, dan tangan pada 4 Februari 2009 lalu. Kapolsek Keluang Iptu A Jauhari SH mengatakan,

kronologis penganiayaan berawal saat pelaku menemui korban yang sedang memancing di sungai tidak jauh dari desa mereka. Setelah bertemu, pelaku dengan sebilah parang di tangan langsung menanyakan kepada korban siapa yang merusak pagar dan mengambili tanaman di kebunnya. Karena merasa tidak tahu apa-apa mengenai pertanyaan pelaku, korban pun membela diri. Lantaran tidak puas dengan jawaban korban, tanpa pikir panjang pelaku langsung mengayunkan parangnya

SRIPO/EKO

BURONAN — Dua tahun menjadi buronan, Hasbullah (26), pelaku penganiayaan ditangkap petugas Polsek Keluang, Minggu (11/12).

hingga mengenai bagian kepala, wajah dan muka korban. Melihat Ujang terkapar tak berdaya, Hasbullah langsung melarikan diri. “Jadi, sudah hampir dua tahun pelaku buron, dan pagi tadi dia baru bisa kami tangkap di rumahnya. Kami akan proses sesuai aturan,” ungkap Jauhari. Di lain tempat, kata Jauhari, pihaknya juga berhasil mengamankan tiga tersangka kasus pencurian motor Yamaha Vega atas nama Ardiansyah (18), Sandah (18), dan Yogi (18) di wilayah hukum Polsek Sungaililin. Saat itu petugas tengah melakukan patroli rutin, dan melihat tiga tersangka dengan gerak gerik mencurigakan. Setelah diminta menunjukkan surat motor yang dibawa, ketiga pria ini tidak punya. Petugas pun melakukan penggeledahan, dan mendapati sebilah pisau di saku jaket Ardiansyah. “Ketiganya sudah kami amankan karena sudah mengakui telah mencuri motor warga Sungaililin. Perkara ketiganya diserahkan ke Mapolsek Sungaililin,” ujarnya. (mg1)

SRIPO/TOMMY SAHARA

LIHAT — Beberapa warga melihat jasat Mr X, yang ditemukan mengambang di sungai Lematang Kota Lahat, Minggu (11/12).

Mayat Mengapung Dikira Boneka LAHAT, SRIPO — Warga Kelurahan Bandar Agung Kota Lahat sempat geger, Minggu (11/12) sekitar pukul 09.30. Sejumlah anak yang sedang bermain di tepian Sungai Lematang menemukan sesosok mayat pria mengambang di air. Belum diketahui apakah jasad tersebut korban penganiayaan. Dari mulutnya tercium bau aibon. Jasad pria tanpa identitas tersebut langsung dibawa ke RSUD Lahat untuk dilakukan otopsi. Mayat tersebut ditemukan Bimbim (11) dan teman-temannya. Awalnya mereka hendak pulang ke rumah di Kelurahan Bandar Agung setelah puas bermain di kawasan benteng. Agar lebih cepat sampai di rumah, enam sahabat ini memutuskan lewat tepian sungai dari pada lewat jalan umum. Saat sedang asyik menyusuri tepian sungai itu, pandangan Bimbim tertuju aliran air sungai Lematang. Karena ia melihat sesosok tubuh

manusia, yang mengapung di tepi sungai. Namun karena bentuknya mirip boneka, ia awalnya tidak terlalu memedulikan. Namun beberapa temannya malah penasaran dan mengajaknya untuk melihat lebih dekat. Ternyata ketika sudah dekat tubuh yang mereka kira boneka, ternyata manusia. Sontak enam bocah yang masih duduk di bangku SD ini ketakutan. Mereka berlarian menuju pemukiman penduduk dan memberitahukan penemuan tersebut kepada warga. Dalam hitungan menit puluhan warga RT 01/01 Kelurahan Bandar Agung langsung berkumpul di tepian sungai, untuk melihat jasad yang ditemukan. “Anak kecil yang menemukannya, tapi bukan warga sini Bandar Agung,” ujar Agus Iskandar, Ketua RT 1 Kelurahan Bandar Agung. Petugas tak mendapati kartu identitas, hanya ada uang Rp 7.000

di dalam saku celana. Sementara di bagian pelipis kanan terdapat luka, yang diduga akibat benturan. Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Kasat Reskrim AKP Syahril didampingi Kanit Identifikasi Brigpol L Diaz T menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian Mr X tersebut. Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, diharap segera melapor kepolisian terdekat atau ke Mapolres Lahat. (mg10)

CIRI-CIRI ) Tinggi 170 cm ) Rambut pendek dan kulit sawo matang ) Baju kemeja coklat ) Kaos oblong putih ) Celana jins biru ) Sepatu putih kaos kaki hitam


16

SRIWIJAYA POST Senin, 12 Desember 2011

Johan Ditusuk dari Belakang

Air Mendidih Kena Muka

Sudirman Terkapar tak Bernyawa

PALEMBANG — Dua hari tidak membayar utang Rp 5.000, Johan (37), pedagang di Pasar Kuto, ditusuk penagih utang, Sabtu (10/12) siang. Warga Talang Keramat. Kecamatan Talang Kelapa ini terluka dua luka tusukan di punggung dan masih dirawat di RSMH Palembang. Johan mengaku terpaksa menunda bayar utang karena sakit. “Lagipula uang tagihanya tidak besar. Cuma lima ribu per hari,” ujar Johan, Minggu (11/12). Namun, begitu Johan kemballi berdagang si penagih langsung membentak sampai berkelahi. Si penagih lantas pergi, tapi datang kembali langsung menusuk Johan dari arah belakang. (cw6)

PALEMBANG — Mariana (41), warga Jl Sultan Agung Lr H Umar, mengalami luka bakar di bagian wajah saat memasang air di dapur rumahnya, Minggu (11/12) siang. Menurut keterangan anaknya, Firdaus, dia kehilangan kendali saat penyakit epilepsi kambuh. Ketika sedang memasak air, tiba-tiba Mariana memasukkan wajahnya ke dalam panci air yang sedang mendidih. Mariana langsung ditolong tetangganya yang mendengar jeritan dari rumah itu. Ia dibawa ke puskesmas setempat. Namun, ia dipindahkan ke ruang Emergency RSMH Palembang pukul 15.00. (cw6)

SUNGAILILIN — Sudirman (40), warga Jl Puskesmas, Sungaililin, Musi Banyuasin (Muba) ditemukan tewas di Jl Hindoli RT 16 RW 04 Sungaililin, Minggu (11/12) sekira pukul 09.00. Pada bagian punggungnya terdapat luka tusuk yang tembus ke bawah ketiak kiri, satu lagi di bagian ketiak kanan. Belum diketahui penyebab kematian korban. Namun melihat luka pada tubuhnya, diduga kuat dia sengaja dibunuh. Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Sungaililin Burnani mengatakan, pihaknya masih menyelidiki motif pembunuhan itu. Dari keterangan saksi, kasus itu dilatarbelakangi dendam pribadi. (mg1)

Rita Diburu di Lokalisasi ■ Gembong Sindikat Penggelapan Mobil Rental PAGARALAM, SRIPO — Gembong sindikat penggelapan mobil rental lintas provinsi mulai terkuak. Tersangkanya ternyata ibuibu. Jajaran Polres Kota Pagaralam berhasil menangkap Rita (40) di Kecamatan Merasi Kebupaten Musi Rawas, Minggu (11/12). Sementara Polsek Urban Tebingtinggi mengamankan satu unit mobil jenis Daihatsu Xenia merah maron plat Nopol B 1443 NFG, saat parkir di depan salah satu rumah makan di kawasan Pasar Tebingtinggi,

Rita

SRIPO/MG16

Sabtu (10/12) pagi. Mobil itu digelapkan oleh Endang

(42) warga Palembang pada awal Oktober lalu. Selain Rita (40), warga Dusun Nendagung Kelurahan Nendagung, polisi juga menangkap Ahmad Yani (30), warga Dusun Tebat Baru Kelurahan Tebat Giri Indah Kecamatan Pagaralam Selatan. Dari penangkapan kedua tersangka ini polisi berhasil mengamankan tiga unit mobil yang diduga hasil penggelapan. Tiga mobil tersebut yaitu Mobil Luxio „ ke halaman 15

Dua Tahun Sembunyi di Rumah KELUANG, SRIPO — Hampir dua tahun buron, Hasbullah (26), warga Desa Sridamai, Kecamatan Keluang, Kabupaten Muba, dibekuk petugas Polsek Keluang di tempat persembunyiannya di Kecamatan Sungaililin, Minggu (11/12) sekira pukul 06.00. Hasbullah ditangkap lantaran disangka telah menganiaya Ujang (30) dengan senjata tajam hingga menyebabkan luka robek di bagian kepala, wajah, dan tangan pada 4 Februari 2009 lalu. Kapolsek Keluang Iptu A Jauhari SH mengatakan,

kronologis penganiayaan berawal saat pelaku menemui korban yang sedang memancing di sungai tidak jauh dari desa mereka. Setelah bertemu, pelaku dengan sebilah parang di tangan langsung menanyakan kepada korban siapa yang merusak pagar dan mengambili tanaman di kebunnya. Karena merasa tidak tahu apa-apa mengenai pertanyaan pelaku, korban pun membela diri. Lantaran tidak puas dengan jawaban korban, tanpa pikir panjang pelaku langsung mengayunkan parangnya

SRIPO/EKO

BURONAN — Dua tahun menjadi buronan, Hasbullah (26), pelaku penganiayaan ditangkap petugas Polsek Keluang, Minggu (11/12).

hingga mengenai bagian kepala, wajah dan muka korban. Melihat Ujang terkapar tak berdaya, Hasbullah langsung melarikan diri. “Jadi, sudah hampir dua tahun pelaku buron, dan pagi tadi dia baru bisa kami tangkap di rumahnya. Kami akan proses sesuai aturan,” ungkap Jauhari. Di lain tempat, kata Jauhari, pihaknya juga berhasil mengamankan tiga tersangka kasus pencurian motor Yamaha Vega atas nama Ardiansyah (18), Sandah (18), dan Yogi (18) di wilayah hukum Polsek Sungaililin. Saat itu petugas tengah melakukan patroli rutin, dan melihat tiga tersangka dengan gerak gerik mencurigakan. Setelah diminta menunjukkan surat motor yang dibawa, ketiga pria ini tidak punya. Petugas pun melakukan penggeledahan, dan mendapati sebilah pisau di saku jaket Ardiansyah. “Ketiganya sudah kami amankan karena sudah mengakui telah mencuri motor warga Sungaililin. Perkara ketiganya diserahkan ke Mapolsek Sungaililin,” ujarnya. (mg1)

SRIPO/TOMMY SAHARA

LIHAT — Beberapa warga melihat jasat Mr X, yang ditemukan mengambang di sungai Lematang Kota Lahat, Minggu (11/12).

Mayat Mengapung Dikira Boneka LAHAT, SRIPO — Warga Kelurahan Bandar Agung Kota Lahat sempat geger, Minggu (11/12) sekitar pukul 09.30. Sejumlah anak yang sedang bermain di tepian Sungai Lematang menemukan sesosok mayat pria mengambang di air. Belum diketahui apakah jasad tersebut korban penganiayaan. Dari mulutnya tercium bau aibon. Jasad pria tanpa identitas tersebut langsung dibawa ke RSUD Lahat untuk dilakukan otopsi. Mayat tersebut ditemukan Bimbim (11) dan teman-temannya. Awalnya mereka hendak pulang ke rumah di Kelurahan Bandar Agung setelah puas bermain di kawasan benteng. Agar lebih cepat sampai di rumah, enam sahabat ini memutuskan lewat tepian sungai dari pada lewat jalan umum. Saat sedang asyik menyusuri tepian sungai itu, pandangan Bimbim tertuju aliran air sungai Lematang. Karena ia melihat sesosok tubuh

manusia, yang mengapung di tepi sungai. Namun karena bentuknya mirip boneka, ia awalnya tidak terlalu memedulikan. Namun beberapa temannya malah penasaran dan mengajaknya untuk melihat lebih dekat. Ternyata ketika sudah dekat tubuh yang mereka kira boneka, ternyata manusia. Sontak enam bocah yang masih duduk di bangku SD ini ketakutan. Mereka berlarian menuju pemukiman penduduk dan memberitahukan penemuan tersebut kepada warga. Dalam hitungan menit puluhan warga RT 01/01 Kelurahan Bandar Agung langsung berkumpul di tepian sungai, untuk melihat jasad yang ditemukan. “Anak kecil yang menemukannya, tapi bukan warga sini Bandar Agung,” ujar Agus Iskandar, Ketua RT 1 Kelurahan Bandar Agung. Petugas tak mendapati kartu identitas, hanya ada uang Rp 7.000

di dalam saku celana. Sementara di bagian pelipis kanan terdapat luka, yang diduga akibat benturan. Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Kasat Reskrim AKP Syahril didampingi Kanit Identifikasi Brigpol L Diaz T menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian Mr X tersebut. Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, diharap segera melapor kepolisian terdekat atau ke Mapolres Lahat. (mg10)

CIRI-CIRI ) Tinggi 170 cm ) Rambut pendek dan kulit sawo matang ) Baju kemeja coklat ) Kaos oblong putih ) Celana jins biru ) Sepatu putih kaos kaki hitam


Sriwijaya Post Edisi Senin, 12 Desember 2011