Issuu on Google+

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

KAMIS 11 OKTOBER 2012 ECERAN RP 2.000

24 HALAMAN

MANAGED BY

Penonton Panik Cari Selamat � 3 Motor Dibakar 3 Dirusak � Saat Uji Tanding SFC � Panitia tak Minta Bantuan Polisi PALEMBANG, SRIPO — Suasana panik dan mencekam terjadi di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (10/ 10) pukul 16.30. Para penonton berhamburan keluar stadion, menyusul asap hitam membumbung tinggi dari tribun utara dan selatan stadion. Sebagian besar penonton mengira terjadi kerusuhan.

Belakangan diketahui asap hitam berasal dari tiga unit sepeda motor milik suporter Sriwijaya FC hangus dibakar oleh orang tidak dikenal pada saat berlangsungnya Laga Uji Tanding, Sriwijaya FC melawan PS Bank Sumsel Babel. Tiga unit motor penonton yang disengaja dibakar tinggal kerangka, adalan dua unit motor Yamaha Jupiter Z dengan plat nopol BG 4899 IE dan AA 4640 AK yang dibakar di parkiran tribun utara. Se„ ke halaman 7

TRIBUN SUMSEL/FADJRI

DIBAKAR — Warga menyaksikan sebuah sepeda motor milik suporter yang diduga dibakar orang tak dikenal di tempat parkir Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (10/10).

Ini Janji Saya � Ketua KONI Mundur � Per 1 Januari 2013

Neneng Cemburui Angie JAKARTA, SRIPO — Tersangka korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Neneng Sri Wahyuni merasa diperlakukan tidak adil Komisi Pemberantasan Korupsi. Istri M Nazarudin ini merasa cemburu terhadap terdakwa Angelina Sondakh. Hal itu dia ungkapkan lantaran keinginan pindah tahanan ke Rutan Pondok

Bambu, Jakarta Timur dari Rutan KPK ditolak KPK. Padahal ketika Angie memintan pindah dua bulan lalu, KPK mengabulkan. “Saya mau pindah ke Pondok Bambu tidak dikasih sama sini (KPK). Masa saya tidak, tapi Angie boleh,” kata Neneng Sri Wahyuni usai diperiksa KPK, Jakarta Selatan, Rabu (10/ 10). Neneng menumpang mobil tahanan KPK, tiba

sekitar pukul 15.00 WIB. Saat turun dari mobil tahanan, Neneng mengenakan kerudung berwarna biru bergaris lengkap dengan cadar dan berkacamata hitam lebih banyak menunduk. Wajah Neneng terlihat segar walau agak sedikit terlihat gugup karena telah diadang puluhan wartawan yang sejak siang tadi menunggu kedatangannya. Sendirian tanpa ka-

walan berarti Neneng tidak mengucapkan satu patah katapun saat diberondong pertanyaan wartawan, hingga akhirnya Neneng berhasil menerobos kepungan wartawan dan masuk ke gedung KPK Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan KPK berencana melimpahkan berkas tersangka korupsi proyek Pembangkit Listrik Te„ ke halaman 7

Seperti Mayat Belum Dikubur KATA-kata nyeleneh Menteri BUMN Dahlan Iskan masih terus berlanjut. Setelah muncul kata-kata BUMN Dhuafa, Dahlan kembali mengeluarkan kosa kata baru, yakni BUMN seperti ‘Mayat yang Belum Dikubur’ bagi perusahaan plat merah yang merugi atau tergolong tidak sehat. Terdapat 31 BUMN yang menyandang predikat ‘Mayat yang Belum „ ke halaman 7

Bocah Penderita TTumor umor Otak

Aldo tak Sempat Nikmati Kue Ultah RAHMAT Aldo (6) kini terbaring lemah di sal anak Ruang Peduli Kasih RSMH Palembang saat Ketua Yayasan Bunda Eva, Eva Santana Putra, Rabu (10/10) membesuknya. Di hidungnya terpasang selang oksigen atau alat bantu pernapasan dan selang infus yang langsung terhubung ke paru-

parunya. Bocah ini dinyatakan menderita tumor otak stadium akhir. Aldo sempat membuka sedikit matanya, lalu mengedip dan kembali terpejam. Bagian tubuh sebelah kanan sudah tidak bisa digerakkan lagi. Hanya kaki kirinya yang tampak terlipat ke sisi „ ke halaman 7 SRIPO/DEWI HANDAYANI

KOMA — Aldo siswa Kelas I Sekolah Dasar, penderita tumor otak terbaring lemah saat dikunjung Ketua Yayasan Bunda Eva, Eva Santana Putra di sal Anak Ruang Peduli Kasih RSMH, Rabu (10/10).

PALEMBANG, SRIPO — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel, Muddai Madang berencana untuk mengundurkan diri dari jabatannya pada 1 Januari 2013 mendatang. “Ini sudah janji saya sebelum Kontingen Sumsel berangkat, apabila kita tidak mencapai target maka

saya akan mengundurkan diri,” katanya dalam acara talk show di stasiun televisi lokal, Rabu (10/10). Muddai berujar pilihan mundur dari Ketua KONI Sumsel ini bukan dikarenakan marah dan ingin lepas dari tanggung jawab. Oleh karena itulah rencana „ ke halaman 7

Fokus Urusi Bisnis BERGELUT dengan dunia olahraga bagi Muddai Madang bukanlah hal baru. Sejak tahun 1977, ia mengaku sudah berkecimpung dengan dunia olahraga. Kesehariannya sebagai pengusaha sukses tidak menghalanginya untuk dapat berkontribusi lebih bagi kemajuan olahraga. Termasuk, ketika janjinya „ ke halaman 7

MUDDAI MADANG

Sutarman Curhat di Senayan JAKARTA, SRIPO — Mencurahkan isi hati tak mengenal tempat. Begitulah yang terjadi pada Kepala Bareskrim Polri Komjen Sutarman, yang menumpahkan curahan hatinya di tengah rapat antara Polri dan Kejaksaan dengan Tim Pengawas Century DPR RI, Rabu (10/10). Curhatannya berawal ketika salah satu anggota Timwas meminta Sutarman menjelaskan perkembangan penanganan kasus tindak pidana yang berkaitan dengan Century, perburuan para tersangka yang berstatus DPO sampai ke luar negeri, hingga pengembalian aset Bank Century. Saat itu, muncul pertanyaan anggota apa mungkin Polri mengambil alih kasus Century dari Komisi Pemberantasan Korupsi,

Ini ambil kasus korupsi simulator aja susah, apalagi kasus korupsi Century

KOMJEN POL SUTARMAN Kabareskrim Polri menyusul penetapan tersangka oleh korps baju cokelat hanya menyasar kalangan swasta, tapi belum kalangan internal Bank In-

donesia atau pejabat negara. Mendengar hal itu, „ ke halaman 7


2

SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

SALAM SRIWIJAYA

Niat Ibadah Ternodai Oknum Penipu SUNGGUH memprihatinkan peristiwa yang dialami 114 calon jemaah umroh yang batal berangkat karena uang yang sudah disetorkan Rp 13 juta per orang dibawa kabur Direktur KBIH yang menangani pemberangkatan mereka. Ironisnya, setelah menunggu selama 9 bulan dari penyetoran uang ternyata masih belum berangkat juga. Berkaca dari peristiwa kali ini bahwa fakta yang terjadi adalah bahwa uang senilai Rp 1,5 miliar dibawa kabur Direktur KBIHnya. Fakta bahwa keberadaan kantor KBIH yang menamakan diri Kubah Suci itu beralamat di Jakarta yang notabene jauh dari Palembang atau Sumsel. Fakta bahwa masing-masing calon jemaah menyetor Rp 13 juta per orang. Fakta bahwa uang yang harus disetor ke oknum yang mengatasnamakan dirinya Direktur PT Kubah Suci dengan mempergunakan referensi bank yang cukup ternama di Indonesia bahkan fakta pula dengan embelembel gelar haji di depan namanya, sang direktur ini tak segansegan memakai gelar H di depan namanya. Berdasarkan beberapa fakta di atas yang berbuntut pada beberapa asumsi atau berujung pada opini bahwa keberadaan KBIH Kubah Suci memang ada. Bahwa biaya yang ditawarkan jauh lebih murah. Bahwa sudah ada contoh jemaah lain yang sudah pernah diberangkatkan oleh KBIH ini. Bahwa dengan embel-embel gelar haji di depan namanya sehingga oknum ini begitu mudah menarik simpati orang yang tidak bersalah. Orang yang betulbetul berniat ingin melaksanakan ibadah umroh inilah yang menjadi sasarannya. Peristiwa seperti ini sebetulnya bukan kali pertama. Tercatat di Palembang saja dalam dekade beberapa tahun terakhir juga terjadi peristiwa yang sama. Modusnya hampir sama yaitu biaya yang diminta per orang lebih murah dari akumulasi biaya yang diminta oleh KBIH lain yang jelas-jelas sudah teruji kreadibilitas dan eksistensinya baik di Palembang maupun di Sumsel. Bukan berarti KBIH di luar Sumsel atau Palembang tidak memiliki kreadibilitas namun alangkah baiknya jika niat suci menunaikan ibadah haji atau umroh harus dibarengi dengan sikap dan tindakan yang penuh dengan kehati-hatian dan waspada. Musibah ini harus dipetik hikmahnya. Niat melaksanakan ibadah umroh meski baru sebatas niat tentu sudah dicatat malaikat dan disampaikan kepada Allah Swt sebagai sebuah ibadah yang hanya Allah Swt yang bisa menilainya. Meskipun pada kenyataannya batal berangkat dan uang sampai saat ini belum ada kejelasan bisa diterima kembali atau tidak. Musibah ini kita harapkan tidak terulang kembali kepada para calon jemaah lain baik yang ingin melaksanakan umroh ataupun haji. Sekadar mengingatkan bahwa ketika niat tulus kita sudah terbersit alangkah lebih bijaksana bila dibarengi dengan langkah-langkah super hati-hati dalam realisasinya. Pilihlah KBIH yang sudah jelas-jelas teruji selama puluhan tahun di Sumsel atau Palembang karena jauh di mata jauh di hati. Dekat di mata, dekat di hati. Kantornya jelas, pengurusnya juga jelas dalam arti sudah teruji juga selama puluhan tahun. Soal biaya yang jauh lebih murah, bisa jadi perenungan kita. Kepalang berniat ingin ibadah, lebih bijak pilih yang pastipasti saja meski biaya lebih mahal sedikit atau memang biaya rata-rata seperti itu. Insya Allah, berapa pun uang yang dikeluarkan akan diganti Allah dengan berlipat ganda sesuai dengan janji Allah Swt. Amin….ya Robbal alamin….

POJOK

Ketua KONI Sumsel Muddai Madang konsisten akan mundur dari jabatan, Januari depan karena gagal pada PON di Riau Salut, seharusnya pejabat punya target dan siap mundur Lagi, bentrok suporter laskar wong kito Dicari : Tokoh yang bisa damaikan mereka Jokowi digugat warganya karena mundur dari Walikota Solo dan memangku jabatan Gubenur DKI Biasa kan demokratis

Ulah Oknum Pol PP KEPADA Yth Bapak Aris Saputra selaku Kasat Pol PP kota Palembang. Kami dari PKL-PKL 16 Ilir dan sekitarnya merasa sangat dirugikan selama ini oleh ulah oknum Pol PP karena sudah bertahun-tahun memungli kami dengan cara

kalau mau buka cepat kurang dari jam tiga siang kami harus bayar Rp 30.000,- setiap orang. Nah hal seperti ini harus ditindak supaya jangan sampai memalukan bapak Kasat, terima kasih. 085269726372

Akan Ditindak JAWAB

KAMI pasti akan langsung menindak jika anggota Sat Pol PP Palembang ditemukan berbuat demikian di lapangan. Namun, hingga saat ini, kami masih belum menemukan adanya kenakalan di anggota kami. Untuk informasi Saudara, kami ucapkan terima kasih.(cw6) Drs Aris Syahputra Kasat Pol PP Palembang DOK/SRIPO

SRIPO/ZAINI

PECAH — Halte Transmusi di Jalan Abdul Rozak depan Komplek Kedamaian Permai kaca sampingnya pecah, Warga sekitar tidak mengetahui persis kaca tersebut pecah tetapi lebih kurang 3 bulan lalu, Rabu (10/10)

KAMIS 11 OKTOBER 2012 25 ZULKAIDAH 1433 H

ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 11.51 WIB : ....14.56 WIB : ... 17.56 WIB : ... 19.04 WIB

JUMAT 12 OKTOBER 2012 26 ZULKAIDAH 1433 H SUBUH : 04 .28 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo, DIREKTUR: Ir HM Soleh Thamrin, Bambang Hartono. PEMIMPIN UMUM: Ir HM Soleh Thamrin. . PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391.

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

3

Samsung Rilis Tablet Windows 8 l Masuk Indonesia November 2012 JAKARTA,SRIPO — Microsoft akan merilis sistem operasi Windows 8 untuk komputer dan tablet pada 26 Oktober mendatang. Setelah itu, para produsen komputer siap memasarkan produknya yang telah menggunakan Windows 8. Samsung tak ingin ketinggalan jadi yang pertama memasarkan produknya di Indonesia. Komputer tablet keluarga Ativ dari Samsung, yang menggunakan Windows 8, bakal dipasarkan secepatnya setelah 26 Oktober. Direktur Bisnis Teknologi Informasi Samsung Indonesia Sung Khiun, mengatakan, tablet Ativ paling lambat masuk Indonesia pada awal November. “Kita ingin jadi yang pertama memasarkan tablet Windows 8 di Indonesia,” katanya. Samsung sendiri mengeluarkan 3 model tablet Ativ. Pertama, tablet Ativ Tab yang menggunakan prosesor berarsitektur ARM. Kedua, Ativ Smart PC yang menggunakan prosesor Intel Atom. Ketiga, Ativ Smart PC Pro yang menggunakan prosesor Intel Core i5. Khusus Ativ Smart PC dan Ativ Smart PC Pro, dibekali dengan dock papan ketik (keyboard) dan pena digital yang diberi nama SPen. Jika tablet dipasangkan pada dock keyboard, maka ia “berubah wujud” menjadi notebook. Ya, produk ini merupakan hasil perpaduan tablet dan notebook. Pada acara Galaxy Note II World Tour 2012 di Jakarta, Rabu (10/10), Samsung memamerkan Ativ Smart PC dan Ativ Smart PC Pro kepa-

da wartawan. Keduanya berukuran 11,6 inci. Layarnya dapat merespon

multisentuhan hingga 10 jari. Pengguna bisa melakukan cubitan (pinch), memutar gambar, atau menggulirkan layar. Untuk konektivitas, keduanya dibekali slot Micro-HDMI, MicroSD, USB, bluetooth, serta Wi-Fi, 3G dan 4G untuk koneksi internet. Lalu, di mana letak perbedaan Smart PC dan Smart Pro? Perbedaannya terletak pada spesifikasi hardware. Smart PC dibekali prosesor Intel Atom kode nama Clover Trail, RAM 2GB, resolusi layar 1.366 x 768 pixel HD, flash drive 128GB, kamera belakang 8MP dengan flash dan kamera depan 2MP. Baterainya dapat bertahan hingga 13,5 jam. Pihak Samsung mengatakan, Ativ Smart PC yang masuk ke Indonesia adalah versi memori internal 64GB, dijual sekitar Rp 7 juta. Sedangkan Smart PC Pro, hanya memiliki kapasitas baterai yang kuat 8 jam, kamera depan 2MP, dan kamera belakang 5MP tanpa flash. Namun, pengguna mendapatkan spesifikasi hardware lebih kencang, seperti prosesor Intel Core i5, RAM 4GB, resolusi layar 1.366 x 768 pixel full HD, dan media pe-

nyimpanan data solid state drive (SSD) 256GB. A t i v

versi 128GB dan dijual di kisaran harga Rp 11 juta.(KC)

Smart PC Pro yang masuk Indonesia adalah

Galaxy Kamera Bersistem Android l Berbekal 3G dan WiFi JAKARTA,SRIPO — Samsung memamerkan perangkat kamera bersistem operasi Android dengan koneksi 3G dan WiFi di Jakarta, Rabu (10/10). Perangkat tersebut bernama Galaxy Camera, yang rencananya bakal dipasarkan di Indonesia bulan November mendatang. Vice President Mobile Business Samsung Indonesia Andre Rompis mengatakan, Galaxy Camera menghadirkan fitur dan kemampuan kamera yang tidak ditemukan di smartphone. Kameranya bersensor 16MP BSI CMOS. Lensanya 23mm sudut lebar dengan kemampuan zoom optik 21x. ISO bisa diatur dari 100 hingga 3200. Untuk kemampuan video, Galaxy Cam-

era bisa merekam video full HD 1920x1080p. Bentang layar Galaxy Camera sebesar 4,8 inci, menggunakan teknologi HD Super Clear LCD dan memiliki kepadatan pixel 308 pixel per inci (ppi). Produk ini berdimensi 128,7 x 70,8 x 19,1mm. Galaxy Camera dibekali dengan spesifikasi perangkat keras yang mumpuni. Diperkuat dengan prosesor quad core 1,4GHz, RAM 1GB, memori internal 8GB, baterai 1.650mAh, dan berjalan dengan sistem operasi Android versi 4.1 alias Jelly Bean. Galaxy Camera mendukung koneksi Bluetooth, WiFi dan 3G HSPA, yang memudahkan perangkat ini untuk berbagi foto di situs jejaring sosial. (KC)


4

SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

Bank Mandiri Serap 2.500 Nasabah BEI Berharap Investor Meningkat ● Dengan Sistem Online Trading JAKARTA, SRIPO – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan sistem layanan perdagangan saham melalui internet (online trading) dapat meningkatkan jumlah investor di pasar modal. Direktur Perdagangan BEI Samsul Hidayat di Jakarta, Rabu (10/10) mengatakan, dengan adanya sistem perdagangan melalui “online” diharapkan ke depannya dapat mendorong jumlah investor saham domestik. “Online trading’ merupakan revolusi mekanisme perdagangan di bursa efek dalam negeri. Dengan implementasi ‘online trading’ diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan investor,” ujar dia di sela peluncuran sistem “online trading” PT Sucorinvest Central Gani yakni SPOT (Sucorinvest Personal Online Trading). Ia menambahkan, hingga kini ada 61 anggota bursa yang telah memiliki layanan “online trading”. Dengan layanan itu diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan transaksi dalam perdagangan saham. Direktur PT Sucorinvest Central Gani, Yuliawaty menambahkan, perusahaan akan menggenjot nasabah ritel untuk bertransaksi saham di pasar modal dengan mengembangkan layanan “online trading” dan penambahan cabang. Dikatakan dia, saat ini jumlah nasabah Sucorinvest Central Gani mencapai 2.300 nasabah. Hingga akhir 2012, jumlah nasabah diharapkan dapat mencapai 3.000 nasabah. Sementara untuk tahun berikutnya diharapkan ada pertumbuhan 1.500 nasabah baru. “Perseroan sedang fokus ke ritel. Strategi yang kami lakukan dengan penambahan cabang dan online trading,” ujar dia. Ia mengemukakan, pihaknya telah berinvestasi sekitar Rp10 miliar untuk mengembangkan teknologi informasi. Dana yang telah direalisasikan untuk online trading itu mencapai Rp3 miliar. “Kontribusi ‘online trading’ diharapkan sekitar 30 persen dari total rata-rata transaksi harian sekitar Rp50 miliar sekarang,” katanya. Saat ini, kata Yuliawaty, perusahaan telah memiliki satu kantor utama dan empat cabang. Pihaknya akan menambah cabang menjadi 20 cabang pada 2014 di seluruh Indonesia.(Ant)

● Melalui Mandiri Belanja Untung PALEMBANG,SRIPO – Bank Mandiri mampu menyerap hingga 2.500 nasabah baru melalui program Mandiri Belanja Untung. Adapun tambahan nasabah itu didominasi kalangan pedagang yang bertransaksi menggunakan semua layanan Bank Mandiri. Area Manager dan Cluster Koordinator Pasar 16 Ilir, Agus Salim mengatakan sebanyak 2.500 nasabah itu otomatis masuk dalam peserta program Mandiri Dagang Untung. Program ini merupakan apresiasi kepada semua nasabah, terutama dari kalangan pedagang yang selama ini bertransaksi dagang menggunakan tabungan Bank Mandiri. Tiap transkasi, baik setor tunai, tarik tunai melalui EDC maupun ATM hingga kliring akan mendapatkan poin. “Masing-masing ini, dikumpulkan, lalu bisa ditukar hadiah. Program ini ternyata sangat direspon nasabah, hingga saat ini tercatat ada 2.500 nasabah yang masuk dalam program ini,” kata Agus disela-sela kegiatan Lelang Poin di halaman Kantor Cabang Pembantu Mesjid Lama, Rabu (10/10). Dikatakan, masing-masing pusat dagang dibagi dalam cluster dan khusus di Palembang, cluster dipusatkan di pasar 16 Ilir yang memiliki lima cabang, yakni cabang Atmo, Mesjid Lama, Tengkuruk, Pusat dagang atau TP Rustam Effendi dan pasar 16 Ilir. “Ini tahun kedua, kalau tahun lalu kita libatkan kon-

SRIPO/DEWI HANDAYANI

HADIAH – Managemen Bank Mandiri menyerahkan hadiah berupa voucher belanja senilai Rp 500 ribu kepada nasabah yang hadir dalam lelang poin program Mandiri Belanja Untung di Kantor Cabang Mesjid Lama, Rabu (10/10).

sumen atau pembelinya, sekarang kita fokus pada pedagangnya,” kata dia. Untuk perhitungan poin, lanjutnya, tergantung dari transaksi yang dilakukan nasabah, diantaranya setor tunai minimal Rp 1 juta dapat satu poin, transaksi menggunakan EDC dapat tiga poin maupun buka rekening baru yang langsung

dapat 10 poin. Masing-masing poin dikumpulkan untuk ditukarkan dengan hadiah melalui sistem lelang. Tiap tahun dilakukan empat kali lelang, dan ini, kata Agus, adalah lelang kedua dengan pilihan hadiah, ponsel Blackberry Dakota dan Belagio, Samsung Galaksi Tab, LED, Home Theater dan kamera Canon.

“Itu hadiah lelang yang kita bagikan, kita juga berikan doorprice berupa satu unit motor dan voucher belanja kepada peserta yang hadir,” katanya. Untuk lelang tahap ketiga, dilaksanakan November mendatang dengan hadiah utama diantaranya satu unit motor dan puncaknya pada Januari, mendatang diberikan hadi-

ah satu unit Avanza. “Makanya poin bisa dikumpulkan dan diakumulatifkan sebanyak mungkin, siapa tahu bisa beruntung dan bisa ditukar dengan mobil,” katanya. Selama program berlangsung, kata Agus, transaksi tertinggi adalah setor tabungan, EDC dan transfer. “Itu yang paling banyak,” katanya. (why)


SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

5

Indosat Luncurkan Cloud ďż˝ Solusi Telekomunikasi dan IT JAKARTA, SRIPO – Indosat meluncurkan layanan Indosat Cloud, sebuah solusi total komputasi awan yang secure (aman), flexible (fleksibel) dan global (dimana Indosat Cloud merupakan bagian dari jaringan cloud global dengan data center di Indonesia sesuai peraturan pemerintah tentang layanan ICT). “Peluncuran Indosat Cloud, dengan layanan pertama Public dan Private Infrastructure as a Service, merupakan langkah awal dari rangkaian lengkap layanan komputasi awan yang ditujukan bagi bisnis di Indonesia. Layanan ini memberikan kemudahan dan kecepatan instalasi bagi perusahaan skala kecil dan menengah yang membutuhkan dukungan IT untuk percepatan kemajuan bisnis,â€? kata Direktur & Chief Wholesale & Infrastructure Indosat, Fadzri Sentosa dalam keterangan persnya, Rabu (10/10). Dengan diluncurkannya Indosat Cloud, Indosat terus berinovasi untuk terus berada di jalur terdepan sebagai penyedia solusi telekomunikasi dan solusi teknologi informasi yang terintegrasi. Layanan Indosat Cloud dijalankan dengan Jaringan Indosat yang didukung oleh perangkat, teknologi dan sistem operasi terkini yang menjamin kehandalan dan kecanggihan dalam operasionalisasinya. Layanan Indosat Cloud yang ditawarkan dapat menjawab kebutuhan solusi teknologi informasi bagi berbagai macam industri, seperti keuangan dan perbankan, manufaktur, pertambangan dan perminyakan, pelayanan publik, maupun industri kreatif dari skala kecil, menengah, maupun skala enterprise. Bagi perusahaan kecil dan menengah, solusi Indosat Cloud akan memberikan kemudahan instalasi perangkat keras atau lunak sehingga perusahaan dapat

SRIPO/SYAHRUL

GEDUNG Indosat Palembang yang terletak di Jl Angkatan 45, Palembang.

menikmati keuntungan percepatan bisnis. Bagi perusahaan besar, yang pada umumnya telah memiliki infrastruktur teknologi informasi sendiri, solusi Indosat Cloud menawarkan fleksibilitas infrastruktur dan penurunan biaya yang signifikan, yang pada akhirnya membuat perusahaan

lebih leluasa bergerak untuk terus fokus pada dinamika bisnis tanpa terhalang oleh permasalahan IT. Sedangkan dalam aspek keamanan, solusi Indosat Cloud memberikan keamanan berlapis bagi para penggunannya. Indosat Cloud Infrastructure as a Service (IaaS) adalah laya-

nan komputasi awan pertama yang ditawarkan, yang merupakan langkah awal dari rangkaian solusi komputasi awan yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini. Dengan pola sewa, perusahaan tidak perlu lagi biaya investasi dan biaya lisensi yang tinggi.

Setiap Pembelian Motor Bajaj Pulsar

Bonus Boks dan Diskon Rp800 Ribu

SRIPO/WELLY HADINATA

TIGA TIPE PULSAR – Tiga tipe kendaraan Pulsar yang dipamerkan di Dealer Bajaj PT SPW Jl Basuki Rahmat No 6-9 Palembang, Rabu (10/10).

PALEMBANG, SRIPO – Dalam rangka memanjakan konsumen di wilayah Palembang, PT Sugih Perdana Wisesa (SPW) sebagai main dealer Bajaj, memberikan promo khusus untuk setiap pembelian kendaraan Pulsar Bajaj, berupa hadiah boks motor dan diskon Rp 800 ribu. Network Manager PT SPW Area Sumbagsel Undang Sumbaga, Rabu (10/ 10), mengatakan, promo ini berlaku selama bulan Oktober dan khusus di wilayah Palembang. Boks motor yang diberikan secara langsung kepada pembeli, merupakan boks motor buatan Spanyol yang harganya

       

         

 

         

  

berkisar Rp 700 - Rp 800 ribu. Saat ini PT SPW menyediakan tiga tipe kendaraan Pulsar Bajaj yang ditawarkan kepada masyarakat. Tipe pertama yakni Pulsar 135LS yang dijual dengan harga Rp 16.400.000. Tipe kedua yakni Pulsar 180 yang ditawarkan dengan harga Rp 17.700.000. Sedangkan untuk tipe Pulsar 220 yang merupakan tipe terbaru, ditawarkan dengan harga Rp 20.500.000. “Berbicara tentang target, kendaraan Bajaj Pulsar menargetkan angka persentase sekitar delapan persen dari seluruh motor sport untuk di wilayah area Palembang,� ujar Undang. (mg19)

Dengan layanan ini pula, perusahaan tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk melakukan proses pengadaan, proses instalasi, dan proses integrasi infratrusktur. Layanan Indosat Cloud IaaS mempunyai fitur pengaturan secara swalayan dan instant, sehingga pelanggan dapat mengelola administrasi infrastruktur IT nya sendiri. Untuk mengetahui lebih jauh layanan Indosat Cloud, silakan akses http:// solution.indosat.com/cloud. Indosat Cloud Public Infrastructure as a Service menghadirkan fitur terbaik, yaitu: ďż˝ On-demand provisioningdengan pengaturan server, memory dan storage ďż˝ Biaya dikenakan atas sewa bulanan ataupun perjam ďż˝ Akses mudah melalui aplikasi web ďż˝ Dukungan 24x7 dengan SLA ďż˝ Keamanan jaringan yang didukung oleh VPN, VLAN, firewall dan load balancing. Layanan Indosat Cloud juga merupakan solusi bagi perusahaan besar yang sangat tergantung oleh IT namun menghadapi kompleksitas IT dan biaya yang IT yang semakin meningkat. Didukung dengan jaringan backbone carrier ethernet dan IP/MPLS yang handal dalam bentuk layanan Virtual Private Network (VPN) for private cloud, International IP Transit (INP) dan Domestic IP Transit (INIX) serta ditempatkan dalam Data Center Indosat bersertifikasi ISO27001, solusi Indosat Cloud dapat memberikan jaminan keamanan bagi kontinuitas bisnis pelanggannya. Seperti tema peluncuran ini, Explore New Possibilites, dengan Indosat Cloud pelanggan dapat menjalankan peluang-peluang bisnis baru yang selama ini mungkin belum dapat dilaksanakan. (Tribunnews)

Pesan Makanan Pake Ipod PALEMBANG, SRIPO – Pelayan restoran cenderung tampaknya tidak perlu lagi repot melakukan pencatatan pesanan menu dengan alat tulis konvensional pena dan kertas. Setidaknya di D’Cost Seafood yang berlokasi di lantai 3 PS, mereka memanfaatkan Ipod. “Begitu tamu duduk, nanti ada petugas yang mendekati, semua menu akan dipesan melalui Ipod yang digantungkan di leher waitress,� kata Manager Operasional D’Cost Seafood Cabang PS, Febriyadi kepada Sripo di ruang kerjanya, Rabu (10/10). Ipod adalah alat komunikasi menyerupai ponsel yang sengaja digantungkan di leher masing-masing waitress. Para waitres tinggal mengetik nomor meja, lalu mengklik pesanan tamu berdasarkan daftar urut dalam sistem. Pola penggunaan, katanya, bukan sistem tulis namun langsung gesera atau layar sentuh (touscreen). Begitu pesanan sudah selesai, waitress akan mengklik tombol OK, maka pesanan langsung terkoneksi pada lima tempat, yakni bagian dapur, casier, gudang, keuangan atau akuntasi cabang hingga bagian keuangan di kantor pusat di Jakarta. Artinya, kata Febri, semua dilakukan secara cepat dan jelas. “Jadi semuanya bisa terpantau, stok ada, kasir ada dan dapur pun langsung tercetak,�kata Febri sambil menunjukkan contoh print out hasil ipod. Dengan kondisi ini, semuanya akan terawasi dan terkoneksi secara cepat. Meja-meja mana yang kosong dan stok makanan mana saja yang perlu ditambah. “Kita memang menghilangkan sistem tulis dan catat. Jadi semuanya kita integrasikan dengan teknologi yang ada,� kata dia. Untuk lamanya pesanan, kata Febri, targantung menu. Jika tidak ribet maksimal lima hingga 15 menit. “Yang jelas kita berupaya secepatnya, terutama untuk pengantaran minuman,� katanya. Dicabang D’Cost disiapkan 20 ipod untuk 20 waitress. Ipod ini beda dengan ponsel karena sistem didalamnya sudah dibenamkan kode-kode menu makanan yang ada di restoran. Sementara dihari pertama pembukaan, restoran ini dipenuhi pengunjung. Bahkan pengunjung antri didepan pintu masuk. “Kita terpaksa menerapkan sistem waiting list, karena memang jumlah pengunjungnya tinggi,� katanya. Kebanyakan menu yang dipesan adalah Gurami Bakar dan sayur kacang Singapura. “Dua menu ini yang paling laris,� katanya. (why)

SRIPO/SYAHRUL

PAKAI IPOD – Waitres D'Cost dengan menggunakan IPod mencatat pesanan menu pengunjung pada hari pertama dibukanya D'Cost Resto di Palembang Square lantai III, Rabu (10/10).

XL Investasi Lebih Rp 50 Triliun JAKARTA, SRIPO – PT XL Axiata Tbk menginvestasikan dananya tidak kurang dari Rp 50 triliun sejak perusahaan telekomunikasi tersebut hadir di Indonesia pada 16 tahun lalu. XL ingin memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat. Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi menjelaskan, sebagian besar dari investasi diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur jaringan ke seluruh penjuru negeri. Saat ini XL telah memiliki backbone fiber optic sepanjang lebih dari 17 ribu km yang menghubungkan Jawa, Sumatera, Bali, Lombok, Sulawesi - Kalimantan, bahkan juga tersambung dengan jari-

ngan internasional. Total BTS XL mencapai 33.737 BTS, dengan 8.788 di antaranya merupakan BTS 3G. “XL akan terus meningkatkan investasi untuk infrastruktur jaringan telekomunikasi sesuai dengan kebutuhan, seiring dengan peningkatan trafik komunikasi masyarakat, bertambahnya pelanggan, kemajuan teknologi, serta dukungan kepada pembangunan di daerah terpencil,� kata Hasnul dalam rilis tertulisnya. Saat ini XL telah melayani lebih dari 45 juta pelanggan dan masyarakat Indonesia di 33 propinsi, 498 kabupaten, dan 3.785 kecamatan. Untuk jangkauan layanan,

XL saat ini telah mencapai lebih dari 90% populasi nasional, termasuk meliputi wilayah perbatasan dengan negara lain, di antaranya Sabang, Natuna, Simeulue, Entikong, Nunukan, Pulau Sebatik, Biak, dan Merauke. XL juga selalu memberikan kontribusi bagi negara melalui pembayaran pajak, BHP (Biaya Hak Penyelenggaraan), dan kegiatan USO (universal service obligation). Di tahun 2011, XL telah memberikan kontribusi sebesar Rp 1,5 triliun untuk BHP dan USO. Di tahun yang sama pula, XL juga memberikan kontribusi kepada negara berupa pajak penghasilan sebesar Rp 1,2 triliun. (Tribunnews)


6

SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

Enam Bintara Polisi Dikurung ● TTerbukti erbukti K onsumsi Nar koba Konsumsi Nark ● Membantu Pencurian Minyak BANYUASIN, SRIPO - Sebanyak enam bintara di jajaran Polres Banyuasin terbukti melakukan pelanggaran disiplin. Pada sidang pelanggaran disiplin Polri di Polres Banyuasin, Rabu (10/10), dari enam bintara muda ini, dua di antaranya yakni Briptu Suhirno dan Briptu Randi Lukman dijatuhi hukuman kurungan 21 hari. Sedangkan empat bintara lainnya mendapat hukuman 14 hari kurungan. Briptu Suhirono, Anggota Polsek Rantau Bayur ini terbukti mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Sementara Briptu Randi Lukman anggota Sabhara Polres Banyuasin dihukum penempatan tempat khusus 21 hari dan penundaan pendidikan satu periode karena terbukti melanggar disiplin sesuai pasal 5 huruf a Peraturan Pemerintah No.2 Tahun 2003 dengan dugaan turut serta membantu aksi pencurian minyak dan mengeluarkan tembakan tidak sesuai prosedur.

Sedangkan, empat bintara lainnya Bripka Rudi Hidayat (Kanit Sathatkam Sat Polair Polres Banyuasin) ,Bripda Joko Susilo (Banit Patroli Sat Polair), Briptu M Asri (Brigadir Sium Polres Banyuasin), dan Bripda Hendra Rinaldi (Sat Intelkam Polres Banyuasin) masing-masing dijatuhi kurungan tempat khusus selama 14 hari. Sidang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Basani R Sagala, dengan pendamping Kompol Doni S Sembiring dan Kompol Edy Nugroho. Selain menghadirkan para terperiksa, juga dihadiri Kasi Propam sebagai penuntut Iptu Noprizal DY, dan para pendamping terperiksa Kapolsek Rantau Bayur AKP Samsu Rizal, Kasat Intelkam AKP Mizon Bahri, Kasat Polair AKP Desbin, Kasat Narkoba Iptu Al Gadapi, dan Kasat Sabhara AKP Suarno. Sidang berjalan alot, para bintara dalam sidang ini ada yang langsung mengakui ke-

Dinkes Kerahkan 200 Paramedis LAHAT — Dalam rangka mendukung kegiatan Festival Sriwijaya XX di Kabupaten Lahat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lahat menyiagakan tenaga 200 tenaga kesehatan, yang akan bertugas selama acara berlangsung. “Selain itu juga diterapkan sistem food security, sehingga peserta atau pengunjung bisa terhindar dari gangguan kesehatan,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Lahat, dr H Muzakir SH MKes, Rabu (10/10). Menurutnya, Dinkes mendapat tugas memberikan SRIPO/MG10 pelayanan kesehatan selama penyelenggaraan Festival Sriwija- dr H Muzakir SH ya XX. Baik untuk peserta dari dalam dan luar negeri, serta, maupun pengunjung yang diperkirakan mencapai ribuan orang. “Dinkes menyiagakan petugas 24 jam di beberapa titik dan posko kesehatan,” kata Muzakir seraya menambahkan, termasuk menyiapkan dua rumah sakit untuk penanganan kesehatan lebih intensif, yakni RSUD dan RS DKT Lahat. Lima puskesmas juga disiapkan, yakni Puskesmas Bandar Jaya, Perumnas, Slawai, Bandar Agung, dan Pulau Pinang. (mg10)

Bahri meminta terperiksa diringankan, karena Briptu Hendra Renaldi masih mudah, belum pernah melaku-

salahan, namun ada juga yang membantah melakukan pelanggaran. Setelah mendapat penjelasan dan bukti-bukti, para bintara muda ini mengerti dan memahami pelanggaran disiplin yang telah mereka lakukan. Kasi Propam Iptu Noprizal dalam amar tuntutannya mengatakan, enam bintara ini terbukti melakukan pelanggaran disiplin berdasarkan bukti dan saksi-saksi. “Sesuai Peraturan Pemerintah No.2 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Polri, enam bintara ini terbukti melakukan pelanggaran, maka dituntut hukuman 21 hari dan diantaranya penundaan kenaikan pangkat satu periode serta tunda pendidikan satu periode,” katanya. Para pendamping terperiksa yang mendapat kesempatan pembelaan dari pimpinan sidang, meminta diringankan hukuman bagi para terperiksa. Seperti Kasat Intelkam AKP Mizon

kan pelanggaran, dan masih bisa dibina, sehingga jika dijatuhi hukuman 21 hari akan mengganggu

SRIPO/SYAIFUDDIN

10/2012). Menurutnya, hewan yang akan dikurbankan diperiksa kesehatan dan kelayakannya. “Setelah penyembelihan, petugas juga melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan hewan yang disembelih aman dan layak dikonsumsi,” katanya seraya menambahkan, umumnya hewan kurban di OKU Timur hasil peternakan lokal. Tahun 2012 ini diperkirakan jumlah hewan kurban sapi yang akan disembelih 1.150 ekor, kambing dan

domba 2.850 ekor, dan kerbau 8 ekor. “Stok di OKU Timur tahun ini 7.600 ekor,” jelasnya seraya menyebutkan, sebagai perbandingan Tahun 2011 lalu jumlah hewan kurban yang disembelih 1.002 ekor sapi, kambing dan domba 2.631 ekor, dan kerbau 4 ekor. Menyinggung sapi ternak peliharaan warga, Nandang menyebutkan, populasi sapi di OKU Timur saat ini sebanyak 72.571 ekor, kambing 24.757 ekor, domba 5.672 ekor, dan kerbau 2.371 ekor. (mg3)

Bapak Satu Anak Gantung Diri KAYUAGUNG — Hendra Jaya alias Cahye bin Zakaria (22) ditemukan gantung diri dengan kain sarung di atap rumah mertuanya di LK II RT 03 Kelurahan Mangunjaya Kecamatan Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Korban yang memilili satu istri dan satu anak ini, diduga mengakhiri hidupnya karena banyak persoalan. “Zakaria ini sehari-hari sopir dan sudah dua minggu dia tidak bekerja,” ucap tetangga korban, Andi. Korban ditemukan dalam posisi leher terjerat kain sarung Selasa (9/10) pukul 23.00 di kediaman mertuanya Lingkungan II RT 03 Mangunjaya Kota Kayuagung. Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya yang baru pulang bekerja di Parai Lake & Resort Teluk Gelam. Kapolsek Kota Kayuagung, AKP Karimun Jaya SH beserta personilnya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) bersama Unit Pidum dan Tim Inafis Polres OKI. Petugas menurunkan jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kayuagung untuk visum. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. (std)

Prajurit TNI Bersihkan Pasar PAGARALAM - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-67, jajaran Kodim 0405/Lahat menggelar berbagai kegiatan bhakti sosial, Rabu (10/10/2012). puluhan anggota TNI dari Koramil Kota Pagaralam menyisir kawasan Pasar Terminal Nendagung, melakukan bhakti sosial pembersihan kawasan pasar. Kegiatan ini digelar anggota Koramil Pagaralam bersama sejumlah masyarakat yang peduli lingkungan. Selain pihak TNI juga melibatkan beberapa instansi untuk gotongroyong membersihkan kawasan pasar dan terminal. “Ini kegiatan bhakti sosial dalam rangka memperingati HUT TNI ke-67. Kegiatan ini sebenarnya sudah menjadi kegiatan rutin TNI bersama masyarakat. Selain membersihkan kawasan pasar kami menggelar bhakti sosial lagi beberapa hari ini,” ujar Perwira Penghubung Kodim 0405/Lahat, Mayor Inf Haryo Mustoko disela-sela bhakti sosial. Hal itu juga sebagai wujud kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan. (mg16)

Bukit Sulap Terus Ditata ● Pemkot Bangun Infrastr uktur Infrastruktur LUBUKLINGGAU, SRIPO Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau tengah mengembangkan potensi wisata di kawasan Bukit Sulap, yang lokasinya berada tepat ditengah-tengah kota yang dilalui poros jalan lintas Sumatera (Jalinsum) itu.

Pelajar OKI Puji Ishak Mekki KAYUAGUNG —Pelajar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memuji kebijakan Bupati OKI, Ir H Ishak Mekki MM dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah Bumi Bende Seguguk. “Sarana dan prasarana sekolah kami lengkap dan modern, membuat kami betah dan rajin belajar, belum lagi program sekolah gratis membuat orang tua kami tidak repot. Kami mengucapkan terimakasih kepada bupati H Ishak Mekki,” kata Septi Dika Damayanti, pelajar SMAN 3 Unggulan Kayuagung mewakili rekan-rekannya pada acara temu awal tahun pelajaran TK, SD, SMP, SMA dan SMK se Kecamatan Kota Kayuagung di Ponpes Bait Quran Kayuagung, Rabu (10/10). Kegiatan ini juga dihadiri guru TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Data di Diknas OKI, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten OKI lima tahun terakhir terus meningkat dari 69,03 pada Tahun 2006 menjadi 70,61 pada Tahun 2010. Sedangkan penurunan angka buta hurup masyarakat OKI dari 2,2 persen Tahun 2004 menjadi 5,7 persen Tahun 2010. (rel/std)

polsek Rantau Bayur AKP Samsu Rizal agar terperiksa dihukum seringan-ringannya. (udn)

SIDANG —Wakapolres Banyuasin, Kompol Basani R Sagala yang memimpin sidang kode etik, Rabu (10/10) menunjukkan bukti hasil laboratorium kepada Briptu Sukirno yang terbukti mengkonsumsi narkoba.

Hewan Kurban Harus Steril MARTAPURA, SRIPO - Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten OKU Timur menurunkan tim untuk mengawasi dan memeriksa hewan kurban yang beredar di OKU Timur menjelang Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriah. “Tim didampingi tiga dokter dan 20 petugas lapangan maupun paramedis siap memeriksa semua jenis hewan kurban sapi, kambing, kerbau dan domba di daerah ini,” kata Kabid Kesehatan Hewan dan Feteriner pada Disnakkan OKUT, Nandang Setiadi, Rabu (10/

tugas pokok intelkam yang dilakukannya. Hal yang sama disampaikan Kasat Polair AKP Desbin dan Ka-

ditangani dinas terkait,” katanya. Jamal (34) warga di sekitar kawasan Bukit Sulap menyebutkan, setiap hari kawasan itu banyak didatangi pengunjung yang sebagian besar kaula muda, sehingga sayang jika tidak

Bukit Sulap ini sudah menjadi ikon daerah, orang tahunya kalau di Lubuklinggau ada Bukit Sulap yang berada di tengah-tengah kota. FOTO/IST

DIDUGA TERCEMAR — Sungai Ogan di wilayah Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten OKU, diduga tercemar oleh aktivitas pertambangan oleh PT Pertamina Geothermal Energy di wilayah Muaraenim. Dampaknya lima desa yakni, Gunungtiga, Pedataran, Kelumpang, Ulaklebar dan Sukaajdi tidak bisa memanfaatkan air sungai ini.

Anggota DPRD Soroti Pencemaran Sungai Ogan BATURAJA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mendesak Pemkab segera menindak lanjuti kasus pencemaran Sungai Ogan yang diduga akibat aktivitas pertambangan PT Pertamina Geothermal Energy. Hal itu terungkap dalam paripurna Pandangan Umum membahas APBD Perubahan Tahun Anggaran 2012, Rabu (10/10). Juru bicara Fraksi Bintang Reformasi, Medi Idris mengatakan pihak terkait harus

segera turun ke lapangan mengecek keluhan warga di lima desa dalam Kecamatan Ulu Ogan yang mengalami kulit gatal-gatal setelah beraktivitas di Sungai Ogan. Pandangan serupa juga disampaikan Fraksi Madani, yang mendesak agar Pemkab mengusulkan pengadaan sarana perahu karet pembersihan sampai di Sungai Ogan. Hal ini untuk mempercepat proses pembersihan dari pencemaran, baik akibat sampah maupun limbah pertambangan. Kepala Distamben Kabu-

paten OKU, Ir H Nasir Yazid MT menjelaskan, melihat peta lokasi geothermal tidak masuk wilayah OKU. “Itulah sebabnya tim harus turun ke lokasi,” katanya. Sedangkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten OKU Ir Arman MSi sebelumnya menyampaikan, tim terpadu terdiri dari BLH, Distamben, Dishutbun, serta Dinas Kesehatan akan bertemu dengan managemen PT Pertamina Geothermal Energi untuk membicarakan limbah yang diduga mencemari Sungai Ogan itu. (eni)

“Untuk mendukung pengembangan potensi pariwisata Bukit Sulap, Pemkot Lubuklinggau tahun ini telah menganggarkan dana Rp 3 miliar melalui APBD Perubahan 2012, untuk pembangunan areal parkir, kios pedagang souvenir dan beberapa bangunan lainnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU) Kota Lubuklinggau, Hartono Djunaidi, Rabu (10/10). Pengerjaan pengembangan kawasan wisata Bukit Sulap itu, jelas Hartono, ditangani Dinas PU karena berkaitan dengan pembangunan fisik yakni bidang Cipta Karya dan Bina Marga. “Tahun sebelumnya Dinas PU juga telah membangun jalan aspal sepanjang tiga kilometer, tugu dan pos jaga, sedangkan untuk teknis pengeolaan

dikelola dengan baik. “Bukit Sulap ini sudah menjadi ikon daerah, orang tahunya kalau di Lubuklinggau ada Bukit Sulap yang berada ditengah-tengah kota. Tidak hanya saat hari liburan saja, pada hari biasa kawasan ini banyak dikunjungi warga,” ucapnya. Bukit Sulap berada di tepian Sungai Kelingi, merupakan titik nol kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) untuk wilayah Sumsel, dengan ketinggian 980 diatas permukaan laut (dpl) terletak dalam wilayah tiga kecamatan, yakni Lubuklinggau Utara I dan II serta Lubuklinggau Barat I. Selain menjadi tempat wisata kawasan ini juga kerap dijadikan objek penelitian oleh mahasiswa dan ilmuan dari dalam maupun luar negeri. (bar/ant)

Tagihan Listrik Membengkak

●W ar ga Ancam Demo PLN War arga

SRIPO/EVAN HENDRA

MEMBENGKAK — Salah satu pelanggan menunjukkan rekening tagihan listrik bulan September. Sedanglan Oktober rekening tagihan listrik membengkak hingga Rp 118 ribu.

MARTAPURA, SRIPO - Ratusan pelanggan listrik PLN Rayon Martapura, Kabupaten OKU Timur, mengeluhkan peningkatan rekening tagihan bulanan hingga naik 200 persen dari bulan sebelumnya. Rekening tagihan terjadi pembengkakan antara Rp 400 ribu hingga Rp 1 juta. Pelanggan kemudian mendatangi kantor PLN di kawasan Pasar Martapura, Rabu (10/10) untuk mempertanyakan pembengkakan rekeing tagihan bulanan. Yani (33) salah satu pelanggan di wilayah Bungmayang mengatakan, bebe-

rapa bulan sebelumya, rekening tagihan listrik bulanan di rumahnya berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Namun sejak dua bulan terakhir, rekening tagihan listrik di rumahnya membengkak menjadi Rp 400 ribu hingga Rp 1 juta. “Saya tidak pernah telat membayar rekening listrik bulanan. Selama ini tagihan bulanan tidak pernah lebih Rp 100 ribu. Namun dua bulan terakhir saya kaget karena tiba-tiba tagihan yang harus saya bayar membengkak menjadi Rp 400 ribu,” jelas Yani. Menurutnya, pemakaian listrik di rumahnya tidak

ada perubahan dari bulanbulan sebelumnya. Selain untuk lampu penerangan, dia sesekali menghidupkan televisi. Dia mengaku di wilayahnya tidak bisa menggunakan beban listrik terlalu besar, karena setiap hari terjadi byar pet. “Saya kaget melihat rekening tagihan bulan ini. Ketika saya komplain kepada pihak PLN, mereka mengatakan tagihan yang tertera di kwitansi itu sesuai dengan KwH-nya,” ujarnya. Keluhan serupa diungkapkan Aliyah. Menurutnya, pembengkakan rekening tagihan listrik PLN di rumahnya sangat jauh. “Biasanya tagihan bulanan rata-

rata Rp 30 ribu, namun bulan ini membengkak menjadi Rp 346.035. Bagaimana cara petugas menghitungnya,” tandasnya. Awang, pelanggan di wilayah Dusun Kumpulsari mengaku emosi ketika menerima tagihan listrik yang membengkak luar biasa. Dia berencana akan menggalang massa untuk mendemo kantor PLN guna mengetahui penyebab membengkaknya tagihan rekening listrik dua bulan terakhir. Kepala PLN WS2JB Rayon Martapura, Nelson S melalui Yunior Analis Pelayan Pelanggan, Syamsuri mengatakan, tagihan pelanggan yang tertera di

kwitansi pelanggan sudah sesuai dengan jumlah pemakaian bulanan. “Petugas mencatat meteran sesuai yang tertera di KwH meteran. Kalaupun tagihan bulan ini mengalami pem-bengkakan hal itu disebabkan karena stand tumpuk. Artinya, konsumen pelanggan masih terhutang beban pemakaian dengan PLN,” jelasnya. Menyinggung mengapa sampai terjadi stand tumpuk, padahal setiap bulan konsumen rutin melunasi rekening tagihan listrik, Syamsuri mengatakan hal itu karena kesalahan masa lalu yang disebabkan oleh pihak rekanan.(mg3)


SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

Penonton Panik Cari Selamat „ dari halaman 1 dangkan satu unit motor Honda Revo Absolut dengan plat nopol BG 2809 IR, dibakar di parkiran tribun selatan. “Motor baru kutinggalkan. Tak sampai lima menit ditanggalkan, tiba-tiba motor aku sudah terbakar,” ujar Rian (15), pemilik motor Jupiter AA 4640 AK. Sama hal juga dirasakan Suhendra (14), yang tercatat sebagai warga Jl Taqwa Mata Merah Kel Sei Lais Kec Kalidoni. Sepeda motornya dengan plat nopol BG 4899 IE, terbakar dengan cepat padahal hanya ditinggal sebentar untuk masuk ke dalam tribun stadion. “Aku lagi menemani teman nonton di dalam (Stadion), tiba-tiba ada kepulan asap. Motor yang dibakar itu punya orangtua aku,” ujar Rijan (15), pemilik motor Honda Absout Revo BG 2809 IR. Sementara itu, tiga motor penonton lainnya juga ikut dirusak. Ketiga unit motor yakni Honda Supra X 125 warna hitam nopol BG 4535 JI, Supra Fit BG 4591 LO hitam dan motor

Neneng Cemburui Angie „ dari halaman 1 naga Surya (PLTS) Kemennakertrans, Neneng Sri Wahyuni, ke penuntutan (P21). “Di informasikan bahwa kasus PLTS dengan tersangka NSW (Neneng Sri Wahyuni) hari ini direncanakan tahap 2 atau P21,” ujar Johan Budi. Sejak sempat kabur ke luar negeri bersama Nazaruddin, Mei 2011. Ia menjalani pemeriksaan perdana, Neneng hingga akhirnya

Ini Janji Saya „ dari halaman 1 pengunduran dirinya ini akan ditunda beberapa waktu. Sebab masih persoalan-persoalan yang mesti dilaksanakan dan yang terutama ia ingin melakukan perbaikan di tubuh kepengurusan KONI. “Saya sudah ada diskusi dengan Bapak Gubernur dan dia pun sebenarnya melarang saya mundur. Kalaupun mau mengundurkan

Fokus Urusi Bisnis „ dari halaman 1 untuk mengundurkan diri sudah terpenuhi ia akan tetap berjanji akan mendukung kemajuan olahraga di Sumsel. Berikut wawancara Sripo yang melalui sambungan telephone seluler, Rabu (10/10). Sripo: Bapak berjanji akan mengundurkan diri pada 1 Januari 2013. Andai janji ini benar terealisasi, lalu apa rencana Bapak kedepan? MD: Saya di dunia olahraga ini bukan baru, jadi saya sudah terbiasa mengurusi olahraga. Sebelum saya menjabat ketua KONI Sumsel ini saya pernah menjabat Ketua PB Percasi dan jabatan lainnya. Maka kalaupun saya sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua KONI Sumsel, keinginan saya untuk dapat terus membantu perkembangan olahraga di Sumsel jelas akan terus ada. Namun memang, kemungkinan intensitasnya saja tidak akan seintensif dulu ketika saya menjabat Ketua KONI Sumsel. Pasalnya, saya selaku pengusahan juga jelas banyak perusahaan yang harus saya urusi. Kurang lebih ada 2000-an karyawan saya yang menggantungkan hidup dari bisnis saya ini. Maka sudah pasti saya akan lebih fokus ke perusahaan-perusahaan yang ada. Segala sesuatu itu harus pasti ada aturan, saya tidak bisa berkehendak sesuka hati untuk mengajukan pengunduran diri. Dalam hal ini jelas pimpinan saya adalah Pak Gubernur (Alex

Vega R plat nopol BG 5210 AU warna biru. Menurut kesaksian dari Ketua Sriwijaya FB Community, Aan Ariadin yang turut menyaksikan laga ini, pembakaran berlangsung pada saat jeda babak pertama usai. Waktu itu penonton dikagetkan dengan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi yang berasal dari belakang tribun utara dan selatan. “Ternyata setelah dicek di lokasi kejadian, kita kaget lihat asap hitam dari belakang stadion, jadi sontak para penonton yang laga menyaksikan pertandingan berhamburan keluar untuk melihat apa yang terjadi. Pertandingan pun tidak dilanjutkan lagi karena kejadian ini,” katanya. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol DJoko Julianto yang turun ke TKP, membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban pengerusakan tiga unit motor yang dibakar. “Petugas ke TKP sudah mendapatkan tiga unit motor sudah terbakar. Sementara ini petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari pelaku yang melakukannya dan apa indikasinya,” ujarnya. Sementara Direktur Teknik dan SDM SFC,

Hendri Zainudin mengaku sangat menyesalkan dan kecewa atas kejadian ini. Menurutnya, tragedi pembakaran itu benar-benar tidak perlu terjadi, karena niatan awal manajemen menyelenggarakan laga uji tanding ini semata-mata untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. Namun, malah nyatanya moment ini malah dijadikan untuk ajang untuk membuat keonaran. “Kita tidak tahu siapa pelakunya, namun yang jelas ini adalah tindakan kriminal dan kita serahkan kepada pihak kepolisian. Kita belum bisa pastikan apakah manajemen akan mengganti motor korban atau tidak sebab permasalahannya juga belum jelas,” katanya. Terpisah, Sekretaris SFC, Faisal Mursyid mengatakan laga antara SFC melawan Bank SumselBabel ini hanya laga persahabatan biasa. Oleh karena itulah, dari pihak manajemen tidak melakukan koordinasi dengan pihak keamanan dalam hal ini kepolisian. Selayaknya, latihan biasa yang tidak pernah ada penjagaan khusus dari kepolisian selama ini berlangsung aman dan tertib. Makanya manajemen benar-benar tak menyangka bakalan terjadi peristiwa pembakaran motor.

“Saya yakin ini adalah ulah dari oknum-oknum yang memang ingin memperkeruh suasana, dan memang perseteruan antar suporter ini sudah menjadi masalah klasik. Berbagai upaya kita untuk mendamaikan sudah kita lakukan, namun hasilnya selalu dimentahkan oleh para kelompok supeter ini sendiri,” katanya. Meski hanya berstatus uji tanding, Faisal mengakui bahwa dari pihak manajemen memang tetap memberlakukan pembelian tiket bagi para penonton. Setiap penonton dipukul rata harus membayar Rp 5000 untuk menyaksikan laga ini dari Tribun Barat, sedangkan Tribun Timur, Selatan dan Utara sengaja tidak dibuka. Tujuannya tidak lain adalah untuk membatasi para penonton ini dapat masuk dengan tertib dan tidak terlalu membludak. “Kita tahu antusias masyarakat untuk menyaksikan pertandingan ini sangat besar. Makanya kita inisiatif untuk memberlakukan tiket sebesar Rp 5000 untuk membayar petugas kebersihan yang ada di stadion. Kita tahu kalau SFC usai tanding pasti sampahsampah akan bertebaran dan uang inilah untuk diberikan kepada petugas stadion,” akunya. (mg19/cw2)

menghuni tahanan KPK, 14 Juni 2012. Neneng tidak pernah sekalipun mau berbicara. Meski sudahdicecar banyak pertanyaan para wartawan. Ketika berkas pemeriksaannya dinyatakan rampung, Neneng akhirnya berkomentar. Usai menandatangani berkas pemeriksaan, Neneng juga mengaku rindu kepada anaknya. “Saya cuma pengen ketemu sama anak-anak saya,” kata Neneng. Kemarin, KPK melimpahkan berkas Neneng ke penuntutan. “Hari ini, berkas NSW masuk tahap 2 atau P21,” kata Johan Budi. Selain Neneng, berkas dua warga Malaysia, MH bin KH dan RA bin MY, juga akan dilim-

pahkan ke penuntutan. Mereka disangka telah menghalang-halangi KPK dalam menyidik kasus Neneng. Dalam kasus PLTS Kemennakertrans, Neneng diduga berperan sebagai perantara proyek atau broker. KPK mencium ada kerugian negara Rp 3,8 miliar yang dididuga dilakukan istri terpidana suap WismaAtlet tersebut. Selebihnya Neneng memilih untuk cepat pergi, lantaran ada sejumlah elemen masyarakat yang kebetulan tengah menggelar aksi unjuk rasa di halaman dan depankantor lembaga superbody tersebut. Masih terkait kasus korupsi yang diduga berada dalam pusaran Partai Demokrat, dengan aktor uta-

ma mantan Bendahara Umum M Nazaruddin, Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana menegaskan partainya mendorong KPK untuk menuntaskan semua masalah korupsi termasuk kasus dugaan korupsi proyek sarana olahraga Hambalang. “Biarkanlah KPK bekerja apa adanya bukan ada apanya, Demokrat tentunya akan berdiri bersama rakyat untuk mendukung KPK dalam menuntaskan masalah korupsi ini,” kata Bhatoegana. Bhatoegana dimintai tanggapan terkait pernyataan Ketua KPK Abraham Samad kemarin yang menyebut akan ada perkembangan baru berupa tersangka baru. (tribunnews/edf/aco)

diri, Pak Gubernur minta menundanya, karena ada dua kondisi yang harus lebih diutamakan,” terangnya. Kedua kondisi ini, lanjutnya, adalah pengelolaan wisma atlet yang dirasa masih perlu ada yang mengurusinya. Ia selaku Direktur Utama Wisma Atlet, jelas harus bertanggungjawab dengan keberlangsungan penginapan ini. Jangan sampai wisma Eks SEA Games ini terbengkalai dan tidak difungsikan sesuai dengan yang diharapkan. Kemudian, adanya kondisi rencana

Pengrov Sumsel yang akan membangun Institut Olahraga di Jakabaring. “Ini jelas perlu perhatian yang serius. Apalagi rencananya institut ini akan segera dibangun karena sudah mendapatkan persetujuan dari Pak Presiden. Mudahmudahan, pada AgustusSeptember tahun depan institut ini sudah bisa menerima mahasiswa baru,” katanya. Usai menyelesaikan tugas ini, Muddai sekali lagi menegaskan pasti akan mengundurkan diri. Meski

banyak pihak, mulai dari gubernur, kepengurusan KONI, atlet, dan pengamat olahraga yang mengharapkan supaya tidak mundur, namun ia akan tetap akan menepati janjinya tersebut. “Saya berterima kasih atas apresiasi dari semua pihak yang berharap supaya saya tetap jadi Ketua KONI. Namun inikan hanya ungkapan perasaaan saja, dan ini tidak boleh dijadikan alasan untuk mengingkari janji saya mengundurkan diri,” tegas owner Hotel Swarna Dwipa. (cw2)

Noerdin), maka niatan saya ini biarlah Pak Gubernur yang menanggapinya. Apakah diizinkan atau tidak, semuanya akan diserahkan kembali dengan kebijakan Pak Gubernur. Kalaupun Pak Gubernur meminta kepada saya untuk menunda pengunduran diri saja ini, tentu saya harus patuh dan menuruti kehendak Beliau. Namun yang pasti saya akan tetap penuhi janji saya untuk mengundurkan diri ini. Tinggal lagi menunggu waktu yang tepat untuk merealisasikannya, sebab masih ada beberapa prioritas pekerjaan yang mesti diselesaikan terlebih dahulu. Sripo: Apakah sudah ada rencana khusus dari Bapak, langkah apa yang akan diambil usai melakukan pengunduran diri ini! Apakah akan beralih fokus ke SFC sebab Bapak juga selaku Komisaris Utama atau ada rencana lainnya? MD: Kalau masalah itu lihat nanti saja lah. Pastinya saya akan tetap membackup olahraga di Sumsel. Saya tidak akan lepas tangan begitu saja. Pasalnya saya tahu betul perkembangan olahraga di Sumsel masih membutuhkan dukungan dari semua elemen. Pengalaman saya sebagai orang yang sudah lama mengurusi olahraga, perkembangan Sumsel ini masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Meski sejauh ini perkembangannya sudah cukup baik, namun memang masyarakat di Sumsel ini belum bisa dikatakan benarbenar mencintai olahraga. Ini dibuktikan ketika kita menyelenggarakan eventevent setingkat nasional maupun internasional, ternyata antusias masyarakat

untuk menyaksikan pertandingan ini masih sepi. Dengan demikian, bagaimana kita mau berharap untuk menjadi daerah yang memiliki prestasi yang disegani di Republik (Indonesia) ini. Sripo: Bapak sudah paham betul dengan permasalahan olahraga yang ada di Sumsel, lantas apakah Bapak menyakini ada sosok yang bakalan lebih memahami seluk-beluk olahraga di Sumsel? MD: Saya yakin ada sosok yang lebih baik dari saya. Nanti akan kita cari pengganti yang lebih mumpuni untuk mengurusi olahraga ini. Lagipula tanggung jawab mengurusi olahraga ini bukan tanggung jawab dari Ketua KONI semata, melainkan semua pihak termasuk rekan-rekan Media. Peran pers ini sangat efektif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat. Sripo: Apa yang menjadi prioritas utama Bapak yang harus dikerjakan, sebelum janji mengundurkan diri ini terlaksana? MD: Pastinya saya akan memberesi semua apa-apa yang belum terselesaikan di tahun 2012. Saya masih akan membuat laporan-laporan dari kegiata yang sudah dilakukan selama 2012. Kemudian rencana kedepan untuk tahun-tahuh selanjutnya harus mulai diprogram. Kemudian dari kepengurusan KONI Sumsel sendiri yang jelas pastinya akan ada perampingan, sebab saya nilai pengurus yang ada sekarang terlalu gemuk dan kurang efektif. Paling tidak akhir tahun ini rencananya akan saya lakukan. Sripo: Bagaimana harapan Bapak dengan perkembangan olahraga di Sumsel ini?

MD: Saya menginginkan kan supaya setiap lapisan masyarakat ini mulai menyadari dan mencintai betapa pentingnya olahraga. Kalau sekarang kita harap, ada orang tua-orang tua yang mulai berani untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah khusus olahraga, di Sumsel sudah ada Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) dan ini harus dimaksimalkan. Selama inikan sudah untuk mencari bibit-bibit muda yang mau belajar di sekolah olahraga ini. Kepala Sekolah SONS, Pak Mitrisno sendiri mengakui betapa susahnya mencari bibit-bibit potensial. Bahkan, ia harus terjun langsung ke daerah-daerah untuk mencari bakat-bakat ini yang mau didik lebih lanjut di sekolah khusus olahraga. Padahal secara kurikulum pun sebenarnya sama dengan sekolah umum lainnya. Namun memang konsekuensinya waktu dari anak-anak ini akan lebih terfokuskan pada latihan dan latihan. Maka dari itu, program kita untuk melakukan pembelian atlet-altet dari luar ini akan tetap dijalankan. Ini tujuannya supaya dapat menjadi motor penggerak dari cabor-cabor yang belum berkembang di Sumsel. Diharapkan dengan adanya atlet berprestasi yang kita beli dari daerah lainnya, atlet-atlet lokal lainnya dapat terpacu dan termotivasi serta belajar untuklebih berkembang lagi. Namun memang program ini hanya jangka pendek, setelha kita menilai Sumsel sudah mampu menelurkan atlet yang berprestasi maka program ini akan distop. (darwind)

Sutarman Curhat di Senayan „ dari halaman 1 Sutarman yang mewakili Kapolri tak langsung menjawab. Ia terlebih dahulu menyinggung soal perkara dugaan korupsi simulator mengemudi roda dua dan empat di Korps Lalu Lintas Mabes Polri. “Ini ambil kasus korupsi simulator aja susah, apalagi kasus korupsi Century,” kata Sutarman. Sontak saja, jawaban jenderal bintang tiga ini membuat banyak anggota Timwas dan peserta rapat tersenyum simpul. Sutarman kembali melanjutkan penjelasan mengenai Century, tapi diminta politisi Demokrat mengulangi pernyataannya. “Kasus simulator kami menangani. Itu pun diambil alih KPK, Pak. Apalagi kasus ini (Century) diambil alih,” timpal Sutarman, mantan Kepala Polda Metro Jaya. Sutarman lanjut menumpahkan curhat terkait pembagian tugas penegak hukum dalam penanganan Century, di mana Polri sudah menangani pidana perbankan, pencucian uang, dan pidana umum. Sedang KPK menangani

Aldo tak Sempat Nikmati Kue Ultah „ dari halaman 1 samping. “Beginilah keadaan Aldo, dia baru saja menjalani operasi penyedotan cairan di bagian kepalanya. Setelah operasi sempat sadar, namun langsung koma seperti ini,” ujar Aliman, ayah dari Aldo. Eva Santana tersentuh menyaksikan itu. Ia menitikan air mata. Dia peluk Aldo dan menguatkan orang tuanya. “Ya Allah, sabar ya nak. Saya jadi ingat Zavy, anak saya, umurnya sama persis dengan Aldo,” ucap Eva Santana sambil mengusap air mata. Dia spontan memanggil dokter jaga dan seluruh perawat di ruangan tersebut. Dia tidak tega melihat pen-

Seperti Mayat Belum Dikubur „ dari halaman 1 Dikubur’, dari total 141 perusahaan negara yang kini beroperasi. Namun sayangnya Dahlan tidak menerangkan lebih rinci siapa sajakah mereka. “Kami mengelompokkan BUMN yang ada 141 perusahaan, 110 perusaha-

Aldo tak Sempat Nikmati Kue Ultah „ dari halaman 1

7

korupsi penyelenggara negara, dan Kejaksaan menangani korupsi di luar penyelenggara negara. “Mestinya kalau dipanggil tiga-tiganya. Kita lihat progres masing-masing sesuai kesepakatan. Kita siap terus dimarahi, Pak. Tapi yang lain tidak dimarahi,” katanya sambil melempar senyum ke anggota yang duduk di sisi sebelah kanan, tanpa menjelaskan pihak lain yang dia maksud. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hendrawan Supratikno menghargai laporan terbaru Kejaksaan Agung dan Polri dalam penanganan kasus Bank Century. “Tapi sepi prestasi,” ujarnya. Menurut anggota Tim Pengawas Kasus Bank Century DPR RI, laporan yang dibuat Kejaksaan Agung dan Polri tidak ada yang baru. Semuanya sudah pernah dilaporkan sebelumnya, tak terkecuali upaya Tim Pemburu Koruptor yang menangani aset Century. “Tiga kata yang sering diulang (Polri dan Kejaksaan Agung), tetap berupaya, tetap berkonsentrasi, dan tetap berkomitmen. Tapi hasilnya dari semua itu tetap di atas kertas,” sindir Hendrawan. Kesimpulan rapat, ada lima poin yang diminta Timwas skandal penalangan Rp 7,6 triliun dana ke Bank

Century, salah satunya agar Polri dan Kejaksaan Agung menyelesaikan secara tuntas proses hukum tindak pidana umum, tindak pidana perbankan dan tindak pidana pencucian uang yang belum selesai ditangani. “Juga menemukan dan menangkap para tersangka yang telah melarikan diri dan masuk dalam DPO agar segera dapat dilakukan proses hukum terhadap tersangka dimaksud,” ujar pimpinan rapat Marzuki Alie yang menjabat Ketua DPR. Laporan mutakhir yang disampaikan Polri dan Kejaksaan Agung terkait penanganan perkara kasus Bank Century mendapat banyak sindiran dari anggota Tim Pengawas Kasus Bank Century DPR RI, salah satunya politisi PPP Ahmad Yani. Yani mempertanyakan mengapa Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung baru menjerat tersangka dari unsur swasta, sementara dari lingkaran dalam Bank Indonesia sama sekali tak tersentuh. “Dari sisi Bank Indonesia seperti Deputi Pengawasan belum tersentuh. Karena tanpa pengawasan yang baik, uang negara jebol,” ungkap Yani sambil menambahkan banyak fakta lain internal Bank Indonesia. (tribunnews/yog)

deritaan anak kecil yang penuh selang infus di sekujur tubuhnya. Napas Aldo tersengal-sengal. Air oksigen diatas tabung terus mengeluarkan busa. Dadanya membiru. Tanpa sungkan, istri Walikota Palembang ini terus memegang tangan Aldo. Dia terus memanggil-manggil nama Aldo. “Aldo, ini bunda nak. Ayo sadar. Bunda jagaian Aldo disini. Aldo harus semangat,” ujar Eva berurai air mata. Eva langsung meminta dokter melakukan pengawasan intensif, bila perlu memindahkan Aldo ke ruang ICU yang layak sehingga kondisinya bisa membaik. “Kenapa harus menunggu-menunggu operasi lanjutan, kalau memang terganjal soal biaya, nanti kita semua yang tanggung,” kata Eva. Menanggapi itu, Dr Comte, spesialis penyakit dalam merinci kondisi Aldo tidak bisa dioperasi karena terus menurun. Dia menderita tumor otak, dimana su-

dah menjalar hingga ke batang Otak. Ini yang membuat banyak syaratnya tidak berfungsi baik. “Kami intensif terus mengawasi pasien, kita tidak bisa melakukan tindakan karena kondisinya terus menurun,” katanya. Sementara Debi dan Aliman, orang tua Aldo mengaku sudah pasrah. Usai operasi penyedotan cairan di kepala, anaknya sempat sadar. Bertepatan dengan hari UIang tahunnya yang ke enam pada 6 Oktober lalu, Aldo sempat minta dibelikan kue ulang tahun. “Tapi pas neneknya beli ke pasar, pulang dari sana Aldo sudah koma, hingga saat ini dia belum sadar,” ujar Devi sambil menghapus air mata. Dia mengaku Aldo tidak pernah mengeluh sakit apaapa. Namun begitu pulang sekolah, langsung pingsan dan dibawa ke rumah sakit. “Ternyata dokter mendiagnosisnya sakit tumor otak, sudah empat hari Aldo koma,” katanya. (why)

an (sehat). Sisanya tinggal mayat cuma belum dikubur,” kata Dahlan di Yogyakarta, Rabu (10/10). Namun di depan Presiden SBY, Dahlan menambahkan, ada beberapa BUMN yang masuk kategori ‘Mayat yang Belum Dikubur’ ini telah mengalami perbaikan kinerja. Khususnya paska pergantian manajemen. “Kami bersyukur juga tidak semua manyat BUMN dikubur, PT IKI (PT Industri Kapal Indonesia) di Makassar sudah dua tahun tidak

beroperasi. Sekarang sudah diperbaiki manajemennya. Pabrik Kertas Leces juga sama,” pungkasnya. Jika merujuk pada data Kementerian BUMN, hingga akhir 2011, ada beberapa perusahaan persero yang masih merugi. PT PAL Indonesia mencatat rugi bersih terbesar sepanjang 2011. Perusahaan galangan kapal ini mencatat rugi Rp 1,32 triliun. Sedangkan BUMN yang mengalami kerugian terkecil adalah PT Inhutani III, senilai Rp 58 juta. (dtc)


8

SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

JELANG

DEADLINE

Peringatan Bom Bali Diteror CANBERRA, SRIPO--Wakil Kepala Kepolisan Daerah Bali mengukuhkan kepada media Australia, Fairfax Media, mengenai adanya kelompok teroris yang akan mengancam perayaan 10 tahun peringatan bom Bali. Oleh karenanya, polisi akan memberi prioritas guna mengamankan peringatan peristiwa tersebut. Ancaman tersebut muncul pada Rabu (10/10) pagi menjelang kedatangan Perdana Menteri Australia Julia Gillard dan mantan Perdana Menteri John Howard guna memperingati 10 tahun bom Bali, Jumat (12/10) besok. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga akan hadir dalam peristiwa ini. “Tentu akan ada penjagaan keamanan meliputi mereka yang hadir, peristiwa, dan lokasinya,” kata Wakapolda

Bali Brigjen (Pol) Ketut Untung Yoga Ana kepada Fairfax. Wakapolda menambahkan, TNI dan penduduk setempat juga akan dikerahkan untuk mengamankan peringatan tersebut. Brigjen (Pol) Ketut Untung Yoga Ana menolak memberi komentar mengenai kemungkinan sasaran maupun kelompok teroris mana yang mengeluarkan ancaman. “Dari informasi yang kami kumpulkan, ada indikasi mengenai gerakan teroris yang berencana menyerang VIP yang hadir,” kata Wakapolda. “Kami sudah siap siaga menghadapi ancaman seperti ini, dan kami masih mengejar mereka yang mungkin terlibat. Kami yakin akan bisa mengamankan upacara nanti.” kata Yoga Ana, seperti juga dilaporkan

kantor berita Australia AAP. Pernyataan Yoga Ana ini menurut AAP berbeda dengan pernyataan sebelumnya yang dikeluarkan oleh Gubernur Bali I Made Pastika. Made Pastika mengatakan, ancaman yang ada tidak lebih “serius” dari yang ada. Ketika ditanya apakah peringatan perjalanan oleh Australia ke Indonesia dalam tingkat “ancaman tinggi terhadap serangan teroris” merupakan hal yang wajar, Pastika menjawab “tidak”. Namun, menurut laporan korespoden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, Pastika juga mengatakan bahwa untuk pulau seperti Bali banyak sekali pintu kedatangan, tidak mungkin bisa mengamankan pulau ini sepenuhnya, bahkan oleh pasukan keamanan terbaik di dunia sekalipun.(kc)

KOMPAS/ L SASTRA WIJAYA

PM Australia Julia Gillard akan menghadiri peringatan 10 tahun bom Bali.

Jokowi Ditantang Dua Warga Solo ● Tolak Berdamai di Luar Pengadilan ● Gara-gara Tinggalkan Jabatan Walikota SOLO, SRIPO — Dua orang warga Solo yang menggugat perdata terhadap mantan Wali Kota Joko Widodo alias Jokowi tidak mau mundur, dan berdamai. Mereka ngotot menyeret Jokowi ke pengadilan karena dianggap telah ingkar janji

atau wanprestasi terhadap rakyat Solo, berhenti di tengah jalan dan maju sebagai Gubernur DKI Jakarta. Hakim Pengadilan Negeri Solo sudah terlibat sebagai mediator. Waktu pun telah dilewatkan dua pekan, namun usaha memediasi

kedua belah pihak di Pengadilan Negeri Solo, Rabu (10/10), tidak menemui kata sepakat. Pihak penggugat ngotot ingin bertemu Jokowi di Pengadilan. Gugatan diajukan dua orang warga, yakni Paidi, warga Kelurahan Kan-

Dukung KPK Berantas Korupsi

Ki Kusumo “Dalang” Demo Artis JAKARTA, SRIPO – Siapa ‘dalang’ di balik serbuan puluhan artis ke markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (10/10) siang? Ki Kusumo rupanya orangnya. Di bawah Komando Ki Kusumo dengan nama ‘Komando Pejuang Merah Putih’ (KPMP), sederet artis digerakkan antara lain Five Vi, Kiki Amalia, Gogon (Srimulat), Misye Arsita, Agus Leo, Dea Imut, Super Emak, Chepy Chandra, David Hofman, Verly, Omas, Malih, Krisna Mukti, Tigor, Reny Djayusman, dan Ane J Kotto. Semuanya mendatangi Gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/10) pukul 15.30 WIB. “Kita datang mendukung semangat KPK memberantas korupsi di negeri ini, agar tidak menjadi lemah lantaran polemik yang terjadi dengan Polri,” ujar Ki Kusumo

dangsapi, Kecamatan Jebres, dan Aris Setiawan warga Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Solo. Kemarin merupakan sidang kali kedua Kuasa hukum penggugat, Srihadi Fahrudin dan kuasa hukum Jokowi, Suharsono yang ditengahi hakim Bintoro mengadakan pertemuan tertutup. Setelah bertemu sekitar setengah jam, kedua belah pihak meninggalkan ruang rapat dengan raut muka datar. Kuasa hukum Jokowi, Suharsono mengatakan, setelah melakukan mediasi, belum ada kesepakatan bersama. “Pengguggat tetap meminta bertemu dengan Pak Jokowi selaku ter-

gugat di PN untuk melakukan pembicaraan,” katanya. Sebenarnya Jokowi sendiri bersedia berbicara langsung dengan para penggugat. Namun Jokowi meminta tempat pertemuan jangan terbatas di Pengadilan Negei. Sebab ada tempat lain yang bisa digunakan misalnya kediaman Jokowi. “Pak Jokowi kan sibuk, agak sulit untuk bisa datang. Beliau menawarkan pembicaraan dilakukan di lokasi lain saja,” katanya. Suharsono mengaku sempat terjadi perdebatan sengit saat proses mediasi. Bahkan jalannya pembicaraan berakhir dead lock, buntu. Hingga berakhirnya

mediasi, belum ada kesepakatan apakah gugatan tetap berlanjut atau diakhiri dengan perdamaimaian. “Kami diberi waktu 2 minggu lagi dari hakim untuk melakukan mediasi,” kata Suharsono. Kuasa Hukum dua penggugat, Srihadi Fahrudin mengatakan, pihaknya sebenarnya tak menginginkan adanya mediasi. Sebab tujuan akhir yang ingin didapatkan adalah putusan dari hakim apakah gugatan dikabulkan atau tidak. “Kami ingin ada putusan hakim. Jika menang, kami berharap putusan itu akan menjadi pelajaran bagi pemimpin daerah lainnya,”

katanya. Gugatan itu dilayangkan dua warga karena mengnggap Jokowi telah ingkar lantaran mencalonkan diri jadi gubernur DKI. Sidang gugatan perdata yang diajukan dua warga Solo kepada Jokowi kali kedua digelar di Pengadilan Negeri Solo, dengan agenda mediasi kedua belah pihak yang ditengahi hakim. Jokowi digugat warganya karena dianggap telah inkarjanji atau wanprestasi atas langkahnya maju dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta, padahal dia seharusnya memimpin Solo sampai 2015. (tribun jogja/dik)

Gedung Dijaga Ketat Luar-Dalam TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA

BELASAN selebritis di antaranya Dhea Imut, Five Vi, Kiki Amalia, Anne J Kotto, Ki Kusumo, Jane Shalimar, Gogon, Misye Arsita dan sejumlah artis yang sudah sering melalang melintang di dunia hiburan. mengenakan seragam bermotif loreng merah, hitam dan putih saat mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jln. HR Rasuna Said Kav C-1 Jakarta Pusat, Rabu (10/10).

dengan lantang, di halaman Gedung KPK, Rabu, (10/10). Terlihat seluruh pasukan Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) berseragam lengkap motif loreng berwarna merah putih turut melebarkan spanduk bertu-

liskan semangat untuk KPK memberantas Korupsi. “Kami langsung memberikan dukungan ke KPK di dalam,” pungkas Ki Kusumo yang terkenal sebagai paranormal tersebut. (tribunnews)

JAKARTA, SRIPO— Aksiaksi unjuk rasa terkait pasangan Gubernur DKI Jakarta terpilih Joko Widodo (Jokowi) - Basuki Tjahaja Purna (Ahok), akhir-akhir rupanya mengkhawatirkan pihak keamanan. Karena itu, pengamanan pelantikan di Gedung DPRD DKI Jakarta, 15 Oktober 2012, akan dilakukan secara ketat dengan mengerahkan 2.004 personel gabungan Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja akan dilibatkan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan hal itu, Rabu (10/10). “Rinciannya, 1.134 personel dari Polda Metro, 300 personel dari Polres Jakarta Pusat dan 570

dari Pemda DKI,” kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya. Rikwanto mengatakan, 2.004 personel tersebut akan ditempatkan di beberapa titik baik di dalam gedung DPRD maupun di luar gedung. “Penempatannya tersebar. Tapi kalau memang dibutuhkan pengamanan nanti akan ditambah sesuai dengan situasi dan kondisi di lapangan,” kata Rikwanto. Menjelang pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih periode 2012-2017, Jokowi-Ahok, DPRD DKI terus berbenah untuk menyiapkan acara pelantikan orang nomor satu dan nomor dua di Ja-

karta tersebut. Hal utama yang menjadi perhatian DPRD DKI adalah soal keamanan. Walaupun yang disebar hanya 2.000 undangan, dikhawatirkan jumlah yang datang melebihi jumlah undangan. Selain itu, unjuk rasa massa terjadi menyoroti pasangan ini. Di bagian lain, Jokowi, diharapkan melanjutkan program pembangunan yang dicanangkan mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo. Satu di antaranya, adalah persoalan transportasi di Jakarta. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI, Sarwo Handayani, mengatakan program trans-

portasi di Jakarta seperti transportasi publik Mass Rapid Transit (MRT), Bus Rapid Transit (Busway), dan rencana pergantian monorail dengan busway layang di kawasan greenline. Kemudian ada rencana penambahan rasio jalan dengan membangun enam ruas jalan tol dalam kota Jakarta sepanjang 69,8 kilometer, pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road West 2 North (JORR W2N), JORR 1 akses Tanjung Priok sepanjang 16,6 kilometer, Electronic Road Pricing (ERP), dan loopline. Serta dilakukan manajemen lalu lintas melalui lembaga otoritas transportasi Jabodetabek. (tribunnews/thf/dgs)


C M Y K

KAMIS, 11 OKTOBER 2012

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

Pedagang Direlokasi ke Lahat ● Hanya Bersifat Sementara ● Pembangunan Pasar Cinde PALEMBANG, SRIPO –– Rencana pembangunan kembali Pasar Cinde mendekati kenyataan. Perusahaan Daerah (PD) Pasar Palembang Jaya telah menyiapkan alternatif untuk relokasi pedagang pasar bersejarah tersebut. Lokasi yang dipilih adalah kawasan Lapangan Hatta (Lahat). Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya, Syaifuddin Azhar mengungkapkan, dipilihnya Lapangan Hatta karena lokasi tersebut luas dan mampu me-

Oknum Perwira Hunus Pedang

● Halangi Eksekusi Tanah

nampung lebih dari 700an pedagang. Selain itu, karena juga masuk aset Pemkot, sehingga pengurusannya lebih mudah dan tidak ribet. “Terus terang kami kesusahan mencari alternatif untuk relokasi pedagang, memang dulunya niat kita pedagang akan kita pindahkan sementara di eks bioskop cineplek. Tapi ternyata lahan di sana sudah dimiliki swasta, makanya kita pilih Lapangan z Bersambung ke hal 10

SRIPO/ZAINI

DIJAGA KETAT –– Sejumlah petugas Polresta Palembang dan anggota TNI Kodam II Sriwijaya menjaga ketat jalannya eksekusi lahan yang di Klaim milik keluarga Kariogiman di Jalan A Rozak Kelurahan 8 Ilir, Rabu (10/10). Eksekusi ditunda oleh pengadilan negeri menunggu kondisi yang kondusif.

PALEMBANG, SRIPO – – Eksekusi lahan yang dijalankan oleh panitera Pengadilan Negeri (PN) Palembang atas tanah seluas 2 ha di Jl Residen H Abdul Rozak, 8 Ilir Palembang, Rabu (10/ 10), tidak berjalan mulus. Selain ditentang keluarga penguasaan tanah, juga ikut menghalangi oknum TNI AD, yang mengakui menempati tempat tersebut. Eksekusi itu sendiri menjalankan putusan majelis hakim Mahkamah Agung (MA) yang sudah berkekuatan hukum tetap. Putusan itu memenangkan penggugat Tamrin, dengan tergugat almarhum Karyodiman. Dengan masih mengenakan seragam loz Bersambung ke hal 10

Penggemar Ariel Siapkan Kado Sky Aviation Disambut Semburan Air

● Ariel NOAH Tiba Malam Ini ● Meet and Great di MDP PALEMBANG, SRIPO –– Akhirnya, penantian panjang Sahabat NOAH di Palembang akan segera berakhir. Sebab, Ariel (vokal), Lukman (gitar), David (keyboard), Uki (gitar), dan Reza (drum) akan tiba di bandara Sultan Mahmud

Badaruddin (SMB) II Palembang, pukul 19:55, Kamis (11/10) malam ini. “Personel NOAH berangkat dari Padang dan dijadwalkan tiba di bandara SMB II Palembang pukul 19:55,” kata Koordinator Promotor InProduction,

Andri, melalui Ketua Sahabat Palembang Febri, Rabu (10/10) malam. Menurutnya, Ariel akan langsung dibawa menuju hotel setelah mendarat dan bertemu sejenak dengan para fans di bandara. Tak ada jadwal kegiatan untuk malam ini, dengan alasan para personel kecapaian z Bersambung ke hal 10

● Terbang Perdana Batam-Palembang

SRIPO/ABDUL HAFIZ

ROMBONGAN penerbangan perdana berfoto bersama.

Talang Betutu Dibangun Taman Buah PALEMBANG, SRIPO –– Untuk mengurangi impor buah, Pemkot Palembang berinisiatif menjadikan kawasan Talang Betutu dan Talang Jambi sebagai sentra buah. Ribuah pohon atau bibit buah pun sudah dikembangbiakkan di daerah ini, termasuk 1.000 pohon

yang ditanam Walikota Palembang H Eddy Santana, Rabu (10/10). Bersama anggota DPR RI, Nazaruddin Kiemas dan Kepala Pusat Pengolahan Ekoreagen Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI, Ir M Ilham Msc dan sejumlah kepala dinas,

Eddy menanam pohon manggis, sirsak, sawo, mangga, rambutan, pisang dan berbagai jenis buahbuahan lainnya. “Sudah banyak bibit buah yang kita tanam. Harapan kit, nanti kawasan ini jadi sentra buah Palembang. Kalau kita sudah ba-

nyak buah, tentu tidak perlu impor lagi,” kata Eddy. Dia mengatakan, sebelumnya Pemkot Palembang sudah menanam sejumlah tanaman buah seperti pepaya dan jambu air yang saat ini sudah berkembang cukup z Bersambung ke hal 10

JCH Diimbau Banyak Minum

● Cuaca di Mekkah 49 Derajat

PALEMBANG, SRIPO –– Cuaca di Kota Mekkah dan Madinah saat ini mencapai 49 derajat celcius. Karenanya, para jemaah calon haji (JCH), khusussnya yang masih berada di tanah air, disarankan untuk memperbanyak minum air putih. Dari 6.620 jemaah calon haji (JCH) Sumsel, sudah

PALEMBANG, SRIPO –– Ada yang lain dari penyambutan penerbangan perdana Sky Aviation Boeing 737-300 dari Batam. Begitu tiba di Bandara International SMB II Palembang, Rabu (10/10), pesawat disemburkan air. Enam petugas Dinas Pertolongan Kecelakaan Pe-

4.465 JCH yang sudah diberangkatkan ke tanah suci, Mekkah untuk menunaikan rukun Islam ke lima tersebut. Kepastian itu disampaikan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah, Yusri Effendi saat melepas kebez Bersambung ke hal 10

z Bersambung ke hal 10


10

SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

Pedagang Direlokasi ke Lahat ■

dari halaman 9

Hatta,” katanya, Rabu (10/ 10). Dia mengaku bingung mencari alternatif yang lain karena hampir semua lahan di areal sana sudah dimiliki orang lain. Itupun kepemilikannya tidak lebar atau luas. “Kalaupun kita ingin luas, berarti banyak orang yang harus kita tangani dalam hal perjanjian sewa lahan. Satu pihak dengan pihak lainnya mungkin tidak sama. Itupun membutuhkan dana yang tidak sedikit,” katanya. Makanya, lanjut dia, akhirnya setelah melalui pertimbangan kesetrategisan atau lokasi terdekat, makanya pihaknya mengajukan alternatif lapangan Hatta. “Kita juga sudah melakukan pengecekan ke sana, kita lihat juga sangat strategis. Tempatnya lebar dan luas. Nanti sebelum pedagang kita relokasi, akan kita buatkan petak-petak seperti di pasar Cinde,” kata Syaifuddin. Dia merinci, mau tidak mau memang harus pedagang dipindah selama pembangunan jalan. Relokasi menurutnya hanya bersifat sementara. Paling lama satu tahun. “Karena untuk pembangunan, kita targetkan bisa makan waktu hingga satu

Penggemar Ariel Siapkan Kado ■

dari halaman 9

usai menggelar konser di Padang. “Kami pun menanyakan hal yang sama, soal jadwal malam besok (malam ini-red), tapi menurut promotor semua personel NOAH harus istirahat. Maklum, mereka habis konser di Ballroom Rocky Plasa Hotel Padang, pada Rabu malam,” ungkapnya. NOAH dijadwalkan konser pada Sabtu (13/10) di Palembang Sport Convention Center (PSCC). Bagi yang berminat menonton konser, bisa membeli tiket di Radio Momea, Kampus, Palembang. Harga tiket Rp 150 ribu sampai Rp 1,5 juta. Namun sebelum naik ke pentas panggung, mereka

tahun, investor juga sudah siap,” katanya. Dia merinci, dalam waktu dekat akan langsung menemui Walikota untuk melakukan pemaparan dan permohonan izin relokasi wilayah bersama investor. “Kalau pada pertemuan pertama, Walikota sudah memberikan lampu hijau, nah soal relokasi ini terus terang belum kita kemukakan dengan pak Wali, kalau Pak Wali setuju dan investor juga setuju, pembangunan akan kita mulai,” katanya. Jika izin sudah dikantongi, baru dilakukan sosialisasi dengan pedagang. Diakui, rencana pembangunan pasar Cinde memang sudah lama didengungkan. Bahkan sejak tahun 2001 sudah dibuat maket untuk desain dan master plan gedung. Empat investor bahkan sudah mengajukan siap mendanai. Namun dulu, dia mengaku banyak kendala di antaranya tentang pemahaman warga

keturunan yang tidak mau makam di belakang pasar Cinde di bongkar, termasuk pandangan sejumlah budayawan tentang pasar Cinde yang masuk dalam lokasi kawasan Heritage. “Kita butuh waktu untuk menjelaskan itu. Setelah kita lakukan pendekatan, akhirnya kendala itu bisa terpenuhi dan target kita akhir tahun ini pembangunan sudah dimulai,” katanya. Sudah ada investor dari asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (Asperindo) yang siap berkerjasama. Dan pihaknya siap berinvestasi hingga Rp 120an miliar. Pasar Cinde rencananya akan dibangun semi mal pasar Tradisional. Dua lantai, yakni lantai satu dan tiga akan tetap menjadi pasar tradisional dan lantai tiga gedung parkir. Untuk lantai empat dan lima akan dijadikan pasar grosir semi mall. Termasuk pembuatan pusat jajanan atau pasfood modern di lantai lima. (why)

Susah Dijangkau MENANGGAPI rencana relokasi di kawasan Lapangan Hatta, sejumlah pedagang mengaku tidak tahu sama sekali. Kalaupun itu terjadi, mereka kebanyakan enggan pindah karena akses ke lapangan Hatta sulit dijangkau dengan kendaraan umum. “Di sana memang ramai, tapi banyak yang olahraga, ratarata orang kesana pakai mobil semua, tidak ada akses angkot disana. Kami khawatir sepi,” ungkap Alung, pedagang kain di Pasar Cinde. Menurutnya, beda dengan kawasan Cinde sekarang yang aksesnya dilalui hampir semua trayek. Karena rata-rata konsumen pasar Cinde kebanyakan warga yang naik angkot. “Paling cuma mobil Lemabang, itupun tidak berhenti depan lapangan Hatta, harus jalan kaki kedalam, jauh lagi,” keluhnya. (why)

akan menghadiri Meet and Great NOAH di kampus utama MDP jalan Rajawali, pukul 14.00 WIB, yang digelar oleh Toko Buku (TB) Gramedia Palembang. “Hanya dengan menunjukkan buku ‘Kisah Lainnya’, Sahabat NOAH gratis masuk saat acara di kampus MDP. Kami akan melepas kerinduan fans Ariel ataupun NOAH. Makanya, jangan sia-siakan kesempatan Meet and Greet, kapal lagi bisa ngobrol bareng, dengar kisah Ariel, dan menyaksikan Acoustic Performance mereka,” ujar Store Manager TB Gramedia Palembang, Yohanes Beda, Selasa (9/10) lalu. Rencana kegiatan sudah disiapkan oleh Sahabat NOAH Palembang. Thia (25) misalnya, sudah menyiapkan spanduk berukuran 160x60 sentimeter, dan menyambut sang idola di bandara. Bila ada kesempatan bertemu langsung, bendahara Sahabat NOAH

Palembang yang mengaku pernah membesuk Ariel di penjara ini akan memberikan kado spesial. “Saya dan 60 anggota resmi Sahabat NOAH Palembang lainnya akan berkumpul di Kambang Iwak, lalu konvoi menuju bandara untuk menyambut Ariel dkk. Kami sudah siapkan spanduk dan lagu untuk dinyanyikan saat Ariel keluar dari pintu Arrival. Saya juga sudah siapkan kado untuk diberikan ke Ariel saat ketemu langsung,” bebernya. Thia berharap selama Ariel dkk menjalani rangkaian kegiatan di Palembang, fans berlaku tertib dan disiplin. “Kepada Sahabat NOAH atau fans Ariel lainnya agar disiplin. Kalau sejak awal kita menunjukkan kesan jelek, maka Palembang juga dipandang jelek. Bukan hanya NOAH yang malas untuk datang ke Palembang lagi, bandband lain pun bisa berpikir dua kali,” imbaunya. (Mg5)

JCH lagi yang belum diberangkatkan. Semuanya dalam kondisi sehat. Namun kita dapat kabar duka, satu jemaah haji kita asal Palembang dengan nama Saifullah Sarnubi, meningga dunia pada Sabtu (6/10) malam waktu Arab Saudi di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), Madinah,” jelas Yusri. Karenanya, ia berpesan kepada semua JCH asal Sumsel untuk menjaga kesehatannya.

Kloter 15 yang diberangkatkan hari ini (kemarinred), terdiri dari 360 calon haji, yang berasal dari Kabupaten Banyuasin sebanyak 134 JCH dan 114 JCH dari Pagaralam ditambah 104 JCH dari KBIH Al Mabrur serta 10 JCH dari KBIH Mandiri dengan didampingi 5 petugas haji. “Kita berharap mereka pulang ke tanah air, dengan menjadi haji mabrur,” kata Yusri. (rel/ust)

Oknum Perwira Hunus Pedang ■

rengnya, oknum yang berinisial Kapten ES tersebut tampak berdiri tegap di depan tanah yang akan dieksekusi. Sembari membawa pedang panjang, oknum yang tengah tugas di Bengkulu tersebut, terlihat sangat bersiaga mengawasi lahan yang ia tempati bersama istrinya, Sri. “Orangtua saya sudah menjadi pemilik tanah ini sejak tahun 1970. Dulunya seluas 10 ribu meter persegi. Namun, sekarang sudah tersisa tujuh ribu meter persegi karena ada yang kami jual dan dipakai untuk jalan. Kami sudah menempatinya sejak 17 tahun yang lalu. Kami punya bukti kepemilikan tanah. Jadi, kami minta pihak PN Palembang membatalkan eksekusi ini,” ujar Sri sembari terus berorasi di pinggir jalan. Sri yang terus berorasi seorang diri menjadi perhatian tersendiri bagi pengemudi yang melintas di sepanjang Jl Residen H Abdul Rozak. Dengan memegang alat pengeras suara dipadu dengan kostum serba hitam, ibu empat anak ini tidak peduli meski disekelilingnya banyak petugas keamanan. Ia pun didampingi oleh enam Polwan

Sky Aviation Disambut Semburan Air ■

dari halaman 9

rangkatan 360 JCH Sumsel dari kelompok terbang (kloter) 15, Embarkasi Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Palembang, kemarin. “Artinya tinggal 2.115

dari halaman 9

nerbangan & Pemadaman Kebakaran (PK-PPK) PT Angkasa Pura II (Persero) Palembang dengan dua unit foam tender menyemburkan air ke udara dari dua arah yang berlawanan di apron. Sehingga membuat lengkungan seperti terowongan yang dilewati sampai dengan parkirnya pesawat Sky tersebut. “Ini namanya water so-

Talang Betutu Dibangun Taman Buah ■

JCH Diimbau Banyak Minum

dari halaman 9

dari halaman 9

baik. Rasanya manis, tidak kalah dengan buah impor. “Nanti, akan dikembangkan lagi. Jika sudah berkembang, saya harapkan kawasan tersebut bisa jadi kawasan wisata buah,” ujarnya. Eddy pun berharap, program penanaman pohon atau bibit buah ini tidak hanya sekadar seremoni. Masyarakat diharapkan bisa

yang menghadang lajunya untuk berorasi di tengah jalan. Jika tidak bisa dibatalkan, Sri meminta PN Palembang setidaknya membatalkan eksekusi tersebut. Alasannya, perkara tanah yang ia tempati belum sepenuhnya selesai. Ini terjadi karena tanah itu diklaim dimiliki oleh tujuh pemilik. “Yang gugat saya hari ini atas nama Tamrin. Padahal masih banyak yang urusannya belum selesai. Sebab itu, kami minta eksekusi ini ditunda hingga perkara semuanya selesai,” ujarnya didampingi oleh penasehat hukumnya. Saat berorasi, Sri tidak berhenti untuk minta dikasihani oleh warga sekitar. Usahanya ini berhasil karena cukup banyak warga yang mendampinginya berorasi. Setiap kali dia bertakbir, warga mengikuti ucapannya. Mereka juga kompak mengenakan pita hijau di pergelangan tangan kiri mereka. “Ibu Sri ini sudah 12 tahun tinggal di sini. Kalau memang bermasalah, mengapa tidak dari dahulu dipermasalahkan. Sekarang kan sudah ada rumah makan. Kan kasihan kalau dia digusur,” ujar seorang warga. Usaha Sri, yang berorasi hampir setengah hari penuh tanpa henti, berhasil membuat PN Palembang menunda jalannya eksekusi terhadap rumah yang ia tempati. Meski demikian, pihak PN Palembang tetap melakukan eksekusi tepat di belakang rumah Sri. Adapun jumlah lahan yang

dieksekusi oleh pihak PN Palembang setengah dari lahan yang dipermasalahkan. “Kami sudah memasang seng tanda tanah itu tidak boleh ditempati. Memang ada tiga rumah, namun mereka yang menempatinya berjanji akan menghancurkan dan meninggalkan rumah itu dalam waktu satu minggu,” ujar Humas PN Palembang, Posma Nainggolan, yang dijumpai di PN Palembang. Dikatakan Posma, eksekusi terhadap tiga rumah yang berada di belakang rumah berjalan lancar. Pemiliknya sadar bahwa tanah yang mereka tempati bukanlah hak mereka. Saat dieksekusi, beberapa barang tampak sudah dipindahkan oleh si pemilik rumah yang terbuat dari kayu tersebut. Terkait pembatalan terhadap eksekusi tanah yang ditempati Riri, Posma mengaku yang membatalkan tersebut adalah petugas keamanan. Dengan dalih tidak ingin ada korban, petugas keamanan meminta PN Palembang untuk tidak melakukan eksekusi pada saat itu. “Melihat oknum TNI, ES terus memegang pedangnya, petugas keamanan tidak mau ambil resiko. Jadi, kami menurut saja. Pelaksanaan eksekusi akan terus berjalan karena vonis akan tanah tersebut sudah inkrah. Jadi, tidak akan ada pembatalan,” ujar Posma. Yang membuat Posma tidak habis pikir adalah,

baik Sri dan suaminya sebenarnya tidak punya hak untuk menentang eksekusi tersebut. Pasalnya, yang tergugat adalah orangtua Sri, Karyogiman. Meski Sri mengaku sebagai anak kandungnya, ia tetap tidak berhak membatalkan jalannya eksekusi. “Kami juga belum memiliki bukti apakah Sri dan suaminya memang punya ikatan keluarga dengan tergugat yang sudah meninggal,” ujar Posma. Salahi Aturan Kolonel Arm Jauhari Agus Suraji, Kapendam II Sriwijaya mengatakan, seorang anggota TNI AD tidak diperkenankan untuk menghadang atau mengganggu jalannya tindak eksekusi. Alasannya, langkah eksekusi diambil karena sudah adanya keputusan yang berkekuatan hukum terhadap konflik yang dihadapi tergugat maupun penggugat. “Sudah seharusnya untuk menghormati keputusan pengadilan. Jadi, secara hukum, petugas keamanan tidak diperkenankan untuk menghalangi tindak eksekusi yang dilakukan oleh pihak pengadilan,” ujarnya saat dihubungi via telepon selulernya Rabu (10/10) malam. Ditanya apakah ada hubungan keluarga antara ES dengan almarhum Karyogiman, Jauhari mengaku masih akan mencari kebenarannya. Bisa jadi, ES hanya menjadi pelindung seseorang atau pun suruhan seseorang. (cw6)

lut. Atraksi kita menyemburkan air untuk eksyen wujud penyambutan terhadap penerbangan perdana Sky Aviation ini. Ini pertama kali ini kita lakukan untuk penyambutan. Eksyen seperti ini banyak dilakukan di luar negeri. Karena sifatnya eksyen, jadi yang disemburkan tadi air, bukan foam yang khusus safety pesawat,” ungkap Kadis PK-PPK PTAP2 Palembang, H Wagimin SSos. Rombongan yang membawa penumpang dan wartawan dari Jakarta dan Batam juga Dirut Sky Aviation Krisman Tarigan didampingi General Manager Marketing Sutito Zainudin, disambut pengalungan bunga oleh GM PTAP2 Palem-

bang H Amran Alinudin. “Saya ngerasa naiknya tadi nyaman. Kita diajak ini rute tadi Jakarta-PekanbaruBatam-Palembang,” ujar Eka Mukhlis dari Tabloid Penerbangan AVIASI Jakarta yang ikut penerbangan inagurasi. Capt Pilot Mahmudin dan Co Pilot Moses H Karyadi yang menerbangkan pesawat menyatakan kebanggaan bisa melayani pada penerbangan perdana ini. Sementara Amran sendiri menyambut baik dengan bertambahnya rute yang dilakukan Sky di dunia penerbangan tanah air, khususnya Palembang. Dirut Sky Aviation Krisman Tarigan didampingi General Manager Market-

ing Sutito Zainudin mengaku binis di Sumatera tidak stag. “Sebetulnya Sumatera cikal bakal Sky. Pertama dengan pesawat Sky baru terutama dengan daerah terpencil selain itu Sumatera cukup luas. Kenapa Palembang, sebab Palembang ibukota provinsi kita lihat perkembangan Palembang. Kami juga memberikan perlindungan program asuransi kecelakaan penumpang sejak beli tiket,” jelas Krisman. Sky Aviation ini melayani penerbangan dengan tujuan Palembang-Tanjungpandan PP (setiap Selasa, Kamis, Jumat dan Minggu), Palembang-Batam PP (setiap hari). (fiz)

merawat dan menjaga tanaman tersebut sehingga bisa tumbuh subur dan menghasilkan buah yang diharapkan. “Kita akan awasi, jangan sampai setelah acara, tanaman malah mati. Akibatnya, penghijauan tetap saja tidak berkembang,” katanya. Harapan serupa juga diungkapkan Kepala Pusat Pengolahan Ekoreagen Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI, Ir M Ilham Msc. Menurut dia, untuk penghijauan sebaiknya tidak hanya memakai pohon-pohon pelindung tapi juga pohon yang menghasilkan atau semacam buahbuahan. Ia berpendapat, penghijauan di Palembang

sudah ada kemajuan. Ini terbukti dengan keberhasilan Palembang meraih Piala Adipura enam kali berturutturut. Namun, memang harus lebih ditingkatkan lagi. Salah satunya dengan kegiatan penanaman pohon bersama masyarakat. “Tidak kalah penting, setelah ditanam harus ada pengawasan. Ajak masyarakat untuk sama-sama menjaga. Kalau tidak ya percuma,” kata Ilham. Kepala Badan Lingkungan Hidup Palembang, Agung Noegroho menambahkan, untuk penghijauan ini BLH terus mencari lokasi lahan tidur, untuk diberdayakan. Menurut dia, Talang Betutu salah satu ka-

wasan yang tepat karena masih banyak lahan kosong. “Kami bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup melakukan penanaman pohon ini. Ya mudah-mudahan tidak siasia,” ujarnya. Selain itu, lanjutnya, setiap rumah yang ada di Kelurahan Talang Betutu ini, juga diberikan bibit buah-buahan untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing. Ini juga akan diterapkan di semua titik kawasan di Palembang secara bertahap. “Maunya kita, jika memungkinkan setiap rumah ada tanaman buah. Coba bayangkan, selain sejuk pasti akan indah kelihatannya,” kata Agung. (asa)


Bunda Eva Penuhi Janji ESP lSerahkan Bantuan Masjid Rp 100 Juta, 4 Umroh, Doorprize

SERAHKAN BANTUAN – Ketua Yayasan Bunda Eva Santana, saat menyerahkan bantuan berupa uang Rp 100 juta, Doorprize dan uang jutaan rupiah, di Desa Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Selasa (9/10).

J

ANJI memberikan bantuan yang dilontarkan H Eddy Santana Putra (ESP) dalam rangkaian safari Ramadhan belum lama ini dipenuhi oleh sang istri, Hj Eva Santana, Selasa (9/10). Sumbangan sebesar Rp 100 juta, umroh kepada 4 orang masyarakat Banyuasin, doorprize dan bantuan tambahan Rp 10 juta diserahkan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jumhuriyah Desa Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin dihadiri ribuan ibu-ibu pengajian yang berasal dari 5 kecamatan. Dalam sambutannya Ketua Yayasan Bunda Eva, Hj Eva Santana mengatakan kehadirannya di hadapan masyarakat Banyuasin untuk memenuhi janji sang suami yang sebelumnya melakukan kunjungan lebih dahulu. "Saya hadir untuk bertemu dan melepas rindu dengan masyarakat Banyuasin, selain itu suami saya (ESP) pernah berjanji untuk memberikan bantuan, kali ini saya sebagai istri ditugaskan untuk memenuji janji itu," ungkap istri Calon Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2013-2018 tersebut. Terlebih istri Walikota Palembang itu menambahkan, dia juga meminta dukungan kepada masyarakat untuk mendoakan suaminya, ESP menuju Sumsel Satu (Gubernur). "Saya mohon doa dan dukungan untuk suami saya, agar bisa meneruskan kesuksesan yang sudah dibuat di Palembang selama dua periode. Caranya dengan mendukung beliau menjadi Gubernur Sumsel

periode 2013-2018," pinta Bunda Eva di hadapan ibu-ibu pengajian. Wanita yang fasih berbahasa Arab dan Inggris itu mengimbuhkan, jika selama ini masyarakat Banyuasin kesulitan mendapat air bersih. Maka kedepan tidak perlu lagi dirasakan, pasalnya Kota Palembang memiliki sistem air bersih PDAM yang sudang dinikmati 95 persen masyarakat Palembang. "Sebenarnya mudah bagi kami untuk meneruskan sistem air bersih ini ke seluruh daerah, tinggal sambung kran dan ngucur airnya. Tapi, keinginan itu tidak bisa terjadi sebab APBD Kota Palembang tidak boleh merambah daerah lain. Tapi jika suami saya dipercayakan menjadi Gubernur, maka air bersih sudah pasti menjadi prioritas," tambahnya. Kesuksesan lain yang dicapai ESP yakni sistem transportasi yang baik, listrik 100 persen, infrastruktur yang memadai, serta kota Palembang yang bersih dan berkali-kali mendapatkan piala Adipura. TJA/ADV

H Eddy Santana Putra

Hj Eva Santana


12

SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

Wisatawan Minat Khusus

T

IDAK bisa dipungkiri sebagian masyarakat di Dunia ini mengatakan bahwa “Indonesia” dengan keindahan dan kekayaan alam yang dimiliki sering di sebut sebagai “Paradise in the wold” -surganya dunia bagi para pelancong (wisatawan). Hal ini karena Indonesia memiliki berbagai destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Untuk itulah pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berusaha untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik dari lokal (domestik) maupun dari luar negeri (mancanegara). Berbagai event yang atraktif dilakukan di setiap destinasi dan ini tidak lain adalah dalam upaya untuk menarik minat wisatawan agar mau berkunjung ke destinasidestinasi wisata yang tersebar di negara Indonesia yang tercinta ini. Di samping itu, program-program yang dibuat tidak terlepas dari tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan kreatifitas yang dimiliki oleh setiap daerah destinasi dalam berbagai aspek. Dengan kekayaan sumber daya alam dan ragam budaya daerah ditambah dengan fasilitasnya yang sudah dimiliki

di berbagai daerah, Indonesia yakin akan dipercaya menjadi salah satu negara tujuan wisata minat khusus terbesar di dunia. Negara yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, dan garis pantai no 2 terpanjang di dunia, dilintasi dengan garis khatulistiwa dan hanya memiliki 2 (dua) musim, Indonesia relatif sepanjang tahun mendapat sinar matahari yang hangat sepanjang tahun, tentunya menjadikan Indonesia sebagai destinasi yang dapat dijual hampir sepanjang tahun. Bicara masalah wisatawan minat khusus, sejalan dengan salah satu jurus yang diterapkan oleh DR. Mari Elka Pangestu selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, adalah melalui pengembangan program wisata Minat khusus, diantanya adalah : 1. Wisata berbasis Sejarah dan Budaya 2. Wisata berbasis belanja atau kuliner 3. Wisata berbasis alam dan ekowisata 4. Wisata berbasir olah raga dan rekreasi 5. Kapal Pesiar 6. Kebugaran dan Kesehatan 7. Dan MICE ( Meeting - Incentive - Convention, and Exhibition ).

AUFA S SARKOMI, SP,M,SC

Dari ke 7 (tujuh) katagori wisata minat khusus di atas beberapa diantaranya telah dimiliki oleh Provinsi Sumatera Selatan umumnya dan Kabupaten Ogan Komering Ulu khususnya. Dari segi Sejarah dan Budaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memiliki beragam budaya yang tersebar di 12 Kecamatan, diantaranya adat-istiadat budaya Suku Ogan, Suku Komering dan Suku Daye yang masih exist dan sangat kental terasa. Kemudian untuk wisata alamnya, Kabupaten OKU memiliki banyak sekali Objek wisata alam yang exotic, antara lain; Goa Putri yang terkenal dengan Legenda “ Sipahit Lidahnya”, kemudian Goa Silabe yang sangat indah dengan kemolekan exotisme Stalaktit dan Stalagmitnya

yang menghias disetiap sudut ruang Goa, lalu Goa Harimau yang berhasil menguak sejarah peradapan manusia dengan ditemukannya kerangka Manusia Pra Sejarah yang diperkirakan berusia 3000 tahun dengan ras Neo- Mongolite oleh para Archeolog Nasional, Air terjun Kambas dan Sumber air Panas Gemuhak di Ulu Ogan serta Lesung Bintang dan Danau Rantau Kumpai, dan banyak lagi objek wisata lainnya, kesemuanya ini menjadikan Kabupaten OKU layak untuk dijadikan salah satu destinasi unggulan wisata minat khusus di Sumatera Selatan. Melihat dari potensi wisata yang dimilki oleh Kabupaten OKU, tentunya bukanlah hal yang mustahil bahwa sektor pariwisata akan menjadi primadona dan penyumbang devisa yang cukup tinggi bagi Kabupaten OKU melalui sektor pajak Hotel, restouran

Bukan Urusan Polisi Saja PALEMBANG, SRIPO – Menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) bukan urusan polisi saja. Masyarakat pun diminta penuh terlibat menjada lingkungan tempat tinggalnya. Inilah yang menjadi terget dari Kecamatan Seberang Ulu (SU) II. Menurut Camat Seberang Ulu II, Heri Aprian, Rabu (10/10), keterlibatan masyarakat dalam menjaga kamtib adalah melalui pembangunan dan pemanfaatan Pos Keamanan Lingkungan atau Poskamling. “Kita sudah terima surat edaran dari Pak Walikota, agar berkoordinasi dengan Polsek SU II untuk meningkatkan fungsi Poskamling. Kita pun berkoordinasi dengan Lurah, RT dan RW dalam menjalankan Poskamling. Dengan begitu, kamtib di lingkungan sekitar warga dapat terjamin,” katanya. Dijelaskannya, Poskamling di dua kelurahan, yakni Kelurahan Tanggatakat dan 13 Ulu telah mendapatkan predikat Poskamling terbaik dari Polda Sumsel dari 20102011 dan 2011-2012. “Dua Poskamling itu masih berjalan hingga sekarang. Bahkan bisa jadi percontohan untuk

dan barang jasa lainnya. Kemudian peningkatan arus kunjungan wisatawan ke Kabupaten OKU tentunya juga akan berdampak pada perekonomian bagi masyarakat disekitar objek wisata melalui pengembangan sektor home industri. Namun demikian satu hal yang patut menjadi perhatian utama, tingginya motivasi wisatawan berkunjung ke suatu daerah tujuan wisata adalah sangat dipengaruhi oleh faktor aksesibilitasnya, fasilitas infrastruktur dalam hal ini jalan dan pendukung lainnya haruslah tersedia dengan baik. Satu hal yang juga patut menjadi perhatian bahwa, kemudahan-kemudahan yang diperoleh para wisatawan saat berkunjung ke sebuah daerah tujuan wisata akan berdampak terhadap peningkatan arus kunjungan wisatawan ke daerah tersebut disamping faktor keamanan dan hospitality dari masyarakat setempat. Selain itu efisiensi birokrasi dari pemangku kepentingan hendaknya perlu dikedepankan sehingga diharapkan akan memotivasi para investor untuk menanamkan investasinya dibidang pariwisata pada daerah-daerah yang memiliki potensi wisata

minat khusus seperti yang dijelaskan di atas. Penghargaan “Travel Club Tourism Award 2012 “ merupakan salah satu bukti dan pengakuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan para pelaku Pariwisata, bahwa Kabupaten OKU adalah daerah yang layak untuk dijadikan salah satu destinasi unggulan wisata minat khusus, ditambah lagi dengan telah dimasukannya objek wisata Goa Putri sebagai salah satu Objek Wisata Alam (Nature Tourism Destination) yang diunggulkan dalam “workshop Tourism Forum of IndonesiaMalaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT)” di Pangkal Pinang bulan Agustus 2012 yang lalu. Penulis berharap, dengan potensi wisata minat khusus yang dimiliki oleh Kabupaten OKU ini, baik Pemerintah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untuk tidak jenuh-jenuh senantiasa berupaya memperbaiki dan meningkatkan potensi yang ada, baik potensi wisata maupun potensi-potensi lainnya demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Ogan Komering Ulu.

Satu Desa Dijatah Rp 25 Juta

� Pemprov Kucurkan Dana Rp 48 -M Lebih � Bantuan untuk Desa

Sripo/Deryardli

POSKAMLING – Poskamling di Kelurahan 13 Ulu yang mendapat predikat terbaik dari Polda Sumsel tahun 2011-2012. Kecamatan SU II terus menggalakkan Poskamling sebagai salah satu bentuk menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib).

Kelurahan lainnya di SU II atau di Palembang,” ujarnya. Menurut Heri, itu merupakan bukti nyata dari penggalakan Poskamling. Membentuk kelompok kamtib skala kecil di lingkungan masyarakat efektif menekan tindak kriminal. “Poskamling dibentuk oleh masyarakat dan untuk

masyarakat itu sendiri. Lebih efektif,” katanya. Diakui Heri, pihak kecamatan sedikit membantu dalam pembuatan dan pemanfaatan Poskamling. Sebab menurutnya, masyarakat telah mengambil inisiatif sendiri. “Memang kita bisa bantu, seperti jam malam atau yang

lainnya. Kita hanya membantu sosialisasi. Tapi selama ini masyarakat tersebut lah yang menggalakkannya. Mungkin sudah jadi kebutuhan mereka. Namun kami mengarahkan Poskamling semakin bertambah agar kamtib semakin kondusif,” tukasnya. (mg5)

PALEMBANG, SRIPO – Pemerintah Provinsi Sumsel pada tahun 2013 nanti akan mengucurkan bantuan untuk desa sebesar Rp 48,460 miliar Satu desa akan dijatahi Rp 20 hingga Rp 25 juta. Kepala Biro (Karo) Pemerintahan Pemprov Sumsel H Mulyadin Roham dalam rapat membahas rencana bantuan desa di ruang Bina Praja Sumsel, Rabu (10/10) mengatakan, bantuan desa (Bandes) tersebut telah dianggarkan di APBD Sumsel. Menurutnya, di Sumsel ada sekitar 2.814 desa yang terbagi dala kategori desa sangat tertinggal, desa tertinggal dan desa maju. Untuk desa sangat tertinggal ada 237 desa, tertinggal sebanyak 776 desa dan desa maju sebanyak 776 desa. “Untuk desa sangat tertinggal dianggarkan bantuan Rp 25 juta per desa dan desa tertinggal Rp 20 juta per desa

serta desa maju Rp 15 juta per desa,” ujar Mulyadin. Ia menyebutkan bantuan tersebut diperuntukkan bagi desa supaya mempercepat pembangunannya. Bantuan ini, lanjutnya juga bida digunakan untuk kegiatan PKK, karang taruna dan kegiatan desa lainnya. Selain bantuan desa tambah Mulyadin, Pemprov Sumsel juga akan mengalokasi dana untuk meningkatkan insentif pada kepala desa (Kades). Insentif Kades ditingkatkan karena Kades merupakan ujung tombak pemerintahan ditingkat paling dasar. “Selama ini gaji Kades itu masih dirasakan sangat kecil tidak sebandng dengan tanggungjawabnya sebagai pelaksana roda pemerintahan tingkat dasar,” ujar Mulyadin. Ia menegaskan, alokasi peningkatan insentif Kades ini juga diberikan pada tahun 2013. (trs)


SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

13

17 Retensi Siap Menanti Hujan ● Idealnya 21 Kolam

Biopori Jadi Solusi BIOPORI merupakan lubang berdiameter sekitar satu meter dengan kedalaman sektiar satu sampai dua setengah meter. Di dasar sumur ini dilapisi semacam alas yang terbuat dari berbagai material seperti pasir atau bebatuan dan sabut ijuk yang berfungsi sebagai penyerap air agar meresap ke dalam tanah. Sumur ini, selain berfungsi sebagai sumur resapan air saat hujan, juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah organik seperti bekas buah-buahan dan sayur-sayuran. Sampah organik tersebut

PALEMBANG, SRIPO Tujuh belas kolam retensi di Kota Palembang disiapkan untuk menampung air hujan jika musim hujan tiba yang diperkirakan akhir Oktober ini. Pemkot Palembang juga mengkombinasikan dengan program biopori atau sumur resapan. Kepala Dinas PU Bina Maga dan Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Kota Palembang Darma Budhy mengatakan, selama kemarau tahun ini pihaknya berupaya menormalisasi saluran dan pengerukan beberapa kolam retensi. Dengan demikian ke-17 kolam retensi yang ada sanggup meminimalisir genangan air saat turun hujan.

“Idealnya di Palembang ini ada 21 kolam retensi. Tapi tentu tidak mudah bagi kita untuk membuat atau menambahnya. Selain butuh dana, kita juga perlu lahan yang cocok,” kata Budhy, Rabu (10/10). Menurut dia, Pemkot Palembang sebenarnya bisa saja menambah kolam retensi sesuai kebutuhan. Namun dalam praktiknya hal itu tidak selalu berjalan sesuai keinginan pemerintah. Tidak semua masyarakat di kota ini mendukung upaya tersebut. Salah satunya, di kawasan 13 Ilir yang menolak dibuatkan kolam retensi karena takut mengganggu kahidupan mereka. “Jadi selain kemauan pemerintah, kita juga butuh dukungan masyarakat untuk membuat kolam retensi itu. Kalau masyarakat tidak mendukung jelas tidak bisa

jalan,” tandasnya. Selain kolam retensi, Pemkot Palembang juga merealisasikan program pembuatan sumur resapan dan biopori disetiap pemukiman. Sumur resapan dan biopori merupakan inisiatif yang dikonsep Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang, dan saat ini sudah mulai diterapkan di beberapa kecamatan. Diharapkan, masyarakat Palembang bisa berpartisipasi untuk membuat sumur resapan ini, yaitu sebuah lubang berdiameter sekitar satu meter dengan kedalaman sekitar satu sampai dua setengah meter. Masing-masing rumah warga, dianjurkan memiliki paling tidak satu atau dua sumur resapan ini untuk membantu mengatasi problem banjir di Kota Palembang. (asa)

akan memicu datangnya para cacing tanah dan secara tidak langsung akan menciptakan pori-pori berupa lubang kecil sebagai tempat mengalirnya air. Biopori dapat berupa lubang berdiameter 10 sentimeter dengan kedalaman sekitar satu hingga dua meter dengan fungsi yang sama. Di dalam lubang diisi dengan kompos, sebagai daya tarik senyawa atau cacing tanah untuk membantu menyebarkan lubang-lubang kecil sebagai penyerap air dari hujan. (asa)

SRIPO/SYAHRUL

BERSIHKAN KOLAM —Petugas membersihkan kolam retensi RSI Siti Khadijah, Jl Demang Lebardaun. Akitivitas ini adalah rutin dilaksanakan untuk menciptakan retensi bersih dari sampah terutama di musim hujan yang tidak menentu ini.

Stok BBM Aman Sampai Akhir Tahun

● Konsumsi Sumsel Lebihi 5 Persen ● Palembang TTer er tinggi Konsumsi BBM ertinggi

CCTV Bandara Pantau Orang Bukan Barang PALEMBANG, SRIPO - Kepala Dinas Pengamanan Bandara PT Angkasa Pura II (Persero) Palembang, Sudarso menegaskan CCTV (Closed Circuit Television) tidak bisa dijadikan acuan untuk memantau orang yang hendak berbuat jahat ataupun hilangnya barang. Sistem tersebut hanya untuk memantau pergerakan setiap orang di wilayah itu. “Ada 25 CCTV yang ada di terminal bandara ini untuk memantau pergerakan setiap orang di wilayah itu. Bukan memantau hilang tidaknya barang orang. Kita juga tidak bisa melihat orang itu baik semua. Untuk itulah perlu dituntutnya kewaspadaan operator yang memonitor CCTV tadi,” tegas Sudarso saat menggelar barang-barang yang diduga milik calon penumpang pesawat tercecer selama ini di bandara, Rabu (10/10). Darso mengakui adanya barang yang tertinggal yang kebanyakan diletakkan di ruang check-in maupun di ruang tunggu. Padahal pihaknya sudah mengumumkan melalui an-

nouncer dengan pengeras suara. “Barang tadi begitu kita temukan dan setelah diumumkan tidak ada pemiliknya datang h i n g g a operasional bandara selesai, maka kita simpan

di ruangan sekuriti yang ada di terminal. Masih juga tiga hari kemudian tidak ada juga yang mengambilnya, barulah Danru Avsec membikin laporan untuk kemudian barang dipindahkan dan disimpan di kantor sekuriti ini. Harapan kita agar kalau setiap hari ada pemiliknya yang datang mau mengambil bisa dilayani,” jelas Darso.(fiz) SRIPO/SDW

Eddy Hermanto Asisten II Bidang Ekonomi Pemprov Sumsel

SRIWIJAYA POST/ABDUL HAFIZ

BARANG TERCECER —Petugas Avsec (Aviation Security) memperlihatkan sejumlah barang yang diduga milik calon penumpang pesawat yang tercecer dan kini diamankan di kantor sekuriti Bandara International SMB II Palembang, Rabu (10/10).

PALEMBANG, SRIPO Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga September 2012 sudah melebih kuota yang ditentukan. Namun demikian stok BBM aman hingga akhir tahun. Eddy Hermanto, Asisten II Bidang Ekonomi, Ke-

uangan dan Pembangunan Provinsi Sumsel, Rabu (10/ 10) di ruang kerjanya mengatakan, hingga akhir September 2012 pemakaian premium di Sumsel sudah mencapai 621.995 kiloliter (KL) atau lebih 5 persen dari kuota yang ditetapkan pemerintah pusat. Meskipun begitu kata Eddy, masyarakat tidak perlu khawatir karena seperti biasa setiap perayaan lebaran Idul Fitri, pemakaian BBM akan meningkat. Berdasarkan laporan yang masuk ke Pemprov, tercatat konsumsi BBM bulan September lalu untuk premium sebesar 67.961 KL atau lebih

5 persen dari kuota yang ditentukan sebesar 64.845 KL. Sedangkan pemakaian solar pada Sep-tember lalu sebesar 50.284 kl mengalami kelebihan sebesar 2 dari kuota yang ditetapkan hanya 49.798 KL. Lebih lanjut Eddy menerangkan, daerah yang paling besar pemakaian premium adalah Kota Palembang sebesar 21.949 KL. Sedangkan yang paling rendah pemakaian premiumnya adalah Kabupaten Empat Lawang yakni hanya 705 KL dari target yang terpasang sebesar 1.044 KL. “Sedangkan penyerapan BBM Solar, tertinggi juga dari Kota Palembang sebe-

sar 19.863 KL. Jumlah tersebut sudah melebih target yang ditetapkan sebesar 15.636 KL,” jelas Eddy Hermanto seraya menambahkan penggunaan solar terendah masih diraih Kabupaten Empat Lawang. Untuk mendapatkan realisasi penggunaan BBM yang tepat kata Eddy Hermanto, sebaiknya daerah mengajukan kuota BBM sendiri ke pemerintah pusat. “Sumsel tahun depan akan mengajukan kuota lebih tinggi 5 persen dari tahun 2012. Ini dilakukan untuk mengimbang kebutuhan akan BBM yang semakin meningkat,” jelasnya. (trs)


14

SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

Maria Histeris Kusen Rumahnya Hilang lYakin Ulah Oknum TNI AU lWarga Yakin Tanah Sah Milik Mereka PALEMBANG, SRIPO – Maria (42), warga RT 27 Kelurahan Sukodadi histeris meluapkan kekesalannya saat menjumpai kusen rumahnya roboh dan teralinya hilang pada Rabu (10/ 10) pagi. Ia meyakini pihak yang berupaya merobohkan itu oknum TNI AU Lanud Palembang yang selama ini telah memperingatkannya. “Tidak mungkin masyarakat di sini yang mau mencuri. Ada warga yang mendengar suara mereka merobohkan kusen ini jam 12 malam. Cuma warga tidak berani keluar dan tidak melihat siapa yang menjebolnya,” kata Maria. Menurut tetangga yang juga pekerja bangunan Imron dan Suyatmo, mereka sudah berusaha sabar untuk mengerem sementara tidak meneruskan pengerjaan bangunan hingga permasalahan sengketa lahan dengan AURI jelas. “Kita istirahat sejak Jumat (5/10) sekitar pukul 15.30 dua anggota AURI datang. Mereka bilang kalau diteruskan kerja, bangunan ini kami robohkan. RT, AURI, kami patuhi, kami tutup kusen pintu dengan palang kayu silang biar sebagai tanda kita tahan tidak mengerjakan bangunan ini,” kata Suyatmo. Musthofa (58) mengaku sudah banyak hutang yang tertanam untuk mendirikan bangunan rumah ba-

agar mener” ISINYA tibkan bangunan yang telah berdiri dan mencegah bertambahnya bangunan baru atau liar yang didirikan masyarakat dalam Borders Lanud Palembang.

KAPTEN SUS M IKHWANUDIN Kepala Hukum TNI AU Lanud Palembang tako berukuran 21X15 meter yang menelan biaya hingga Rp 58 juta. Ia pun menyatakan berani membangun rumah karena di atas tanah yang surat kepemilikan dimilikinya. Menanggapi tudingan warga ini, Kepala Hukum TNI AU Lanud Palembang Kapten SUS M Ikhwanudin yang juga Pjs Kepala Penerangan dan Perpustakaan membantah robohnya bangunan ini ulah perbuatan anggota AURI. “Itu saya yakinkan tidak benar. Kita selama ini lisan. Tidak benar dilontarkan ke kita itu kebohongan publik dan pencemaran nama baik,” tegas Ikhwanudin.

SRI PO/ABDUL HAFIZ

KUSEN ROBOH – Maria (42), warga RT 27 Kelurahan Sukodadi kesal saat menemukan kusen rumahnya dirobohkan dan terali hilang, Rabu (10/10). Peristiwa tersebut diduga oleh Maria sebagai buntut dari perseteruan warga dengan TNI AU.

Namun Iwan mengaku pihaknya memang sudah memperingatkan pemilik bangunan liar selama ini yang berada di atas wilayah yang diklaim borders Lanud Palembang. Menurut-

Sumsel Incar Triliunan Rupiah dari AS lDiplomat Amerika-Eropa ke Sumsel PALEMBANG, SRIPO – Sumsel mengincar dana investasi dari Amerika Serikat senilai Rp 3 triliun dari rencana investasi beberapa perusahaan negara adikuasa tersebut di Indonesia senilai Rp 6 triliun. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel, Yohannes H Toruan, Rabu (10/10) mengatakan beberapa diplomat dan duta besar negara-negara di kawasan Amerika dan Eropa seperti Amerika, Kanada ,Ekuador, dan Turki datang untuk meninjau langsung potensi investasi yang ada di Sumsel. Bahkan para diplomat dan duta besar tersebut sudah diajak mengunjungi Kabupaten Ogan Ilir untuk melihat potensi perikanan. Selain itu Sumsel juga menawarkan kerjasama bidang pengelolaan SDA seperti gas, batubara, panas bumi, perkebunan dan pertanian. Menurutnya, potensi SDA yang melimpah di Sumsel yakni batubara, sebesar 48,5 persen cadangan batubara Indonesia ada di Sumsel dengan jumlah 47 miliar ton. Sedangkan potensi gas Sumsel menduduki peringkat kedua di Indonesia. “Potensi seperti geothermal atau panas bumi, Indonesia memiliki 40 persen cadangan Geothermal dunia. Dari 40 persen tersebut sebesar 70 persennya ada di Sumsel, artinya 28 persen cadangan geothermal dunia ini ada di Sumsel,” jelasnya. Yohanes juga menyebutkan Sumsel juga menawarkan kemungkinan Amerika untuk meninvestasikan dananya di bidang infrastruktur seperti membangun jalan tol dan jalan lingkar

“POTENSI seperti geothermal atau panas bumi, Indonesia memiliki 40 persen cadangan Geothermal dunia.”

nya perintah untuk penertiban bangunan liar tersebut berdasarkan Radiogram Pangkoop AU 1 tertanggal 12 Agustus 1999. “Isinya agar menertibkan bangunan yang telah

berdiri dan mencegah bertambahnya bangunan baru atau liar yang didirikan masyarakat dalam Borders Lanud Palembang. Selain itu dalam pertemuan dengan Forum Masyarakat

Bersatu Perduli di Lanud lebaran 2011 lalu, warga minta kita dicarikan solusi bangunan yang telah mereka bangun. Mereka menyanggupi tidak akan ada bangunan baru.

Ternyata makin banyak bangun. Makanya ketika mereka datang lagi ke sini kita tagih. Forum itu kan perwakilan mereka dan bisa mengawasi,” jelas Iwan. (fiz)

Sumsel Datangkan 400 Ekor Hewan Kurban lJaga Stok Jelang Idul Adha

SRIPO/ZAINI

YOHANES TORUAN Kepala Bappeda Sumsel Timur. Untuk mewujudkan investasi dari negara di kawasn Amerika ini, lanjut Yohanes, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin akan menjemput bola dengan terbang langsung ke Amerika untuk penjajakan lebih lanjut. Namun, Yohanes tidak menyebutkan perusahaan yang berminat berinvestasi di Sumsel tersebut. Kepala Badan Promosi dan Perizinan Penanaman Modal (BP3M) Sumsel, Permana menambahkan, pihaknya telah menjejajaki peluang kerjasama yang mungkin terjadi dengan negara-negara di kawasan Amerika tersebut. “Rencananya Kamis (hari ini, red) kami akan ajak duta dan diplomat Amerika, Kanada, Equador, dan Turki tersebut untuk mengunjungi PTBA dan PT Pusri,” ujarnya. (trs)

PALEMBANG, SRIPO – Sebanyak 400 ekor hewan potong baik sapi dan kambing didatangkan ke Provinsi Sumsel. Hal tersebut untuk mengantisipasi kelangkaan hewan kurban saat Idul Adha 1433 H mendatang. Kepala Dinas Peternakan Sumsel, Asrilazi, Rabu (10/ 10) mengatakan, stok hewan kurban di Sumsel diperkirakan cukup untuk menyambut pelaksanaan lebaran Idul Adha 1433 H. Namun seiring peningkatan permintaan, telah diambil langkah antisipasi untuk mengamankan stok hewan potong. “Untuk antisipasi kemungkinan meningkatkan permintaan hewan potong ini, kita akan siapkan cadangan dengan mendatangkan sapi 200 ekor dan kambing 200 ekor dari luar daerah,” katanya. Dia memastikan, hewan yang akan didatangkan tersebut harus benar-benar sehat sehingga pemeriksaan kesehatan hewan akan dilakukan sejak dari asal daerah hingga sampai tujuannya. Sementara itu menjelang Idul Adha, pedagang hewan di Palembang, Sumsel

KITA akan siapkan cadangan dengan mendatangkan sapi 200 ekor dan kambing 200 ekor dari luar daerah.

ASRILAZI Kepala Dinas Peternakan Sumsel sudah mulai menyiapkan kios untuk berjualan sapi dan kambing yang akan dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1433 Hijriah atau bertepatan 26 Oktober 2012. Sejumlah pedagang hewan ternak sapi dan kambing di Palembang mengatakan, saat ini masyarakat

sudah mulai mencari hewan kurban, sehingga perlu dibuat kios-kios di sekitar permukiman penduduk dan daerah strategis di pinggir jalan kawasan tertentu yang mudah dijangkau. Menurut Damiri, seorang pedagang hewan kurban yang membuka kios di kawasan permu-

kiman Perumnas Kenten Sako, setiap tahun dia bisa menjual puluhan sapi dan kambing. Hewan kurban itu dijual dengan harga bervariasi tergantung ukuran dan beratnya. Untuk kambing dijual dengan harga paling rendah Rp 1,5 juta per ekor sedangkan sapi dijual dengan harga paling murah Rp 9 juta per ekor. Harga jual sapi dan kambing tersebut sudah termasuk ongkos angkut atau biaya pengantaran sampai di tempat pembeli, kata pedagang hewan kurban yang telah menekuni usahanya selama lima tahun itu. (trs/ant)


SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

Tanam Ganja untuk Lalapan ● Disimpan di Kandang Bebek PALEMBANG, SRIPO – Usman Umar (29), peternak bebek, kedapatan memiliki tanaman ganja sebanyak delapan pot yang berumur sekitar delapan bulan. Selama bercocok tanaman ganja, dia sudah enam kali memetik daun ganja dan digunakannya untuk diisap seperti rokok dan dicampur untuk makanan. “Daunnya tidak aku jual, cuma diisap dan dijadikan lalapan untuk makanan nasi dan mie instan. Tanaman ganja ini sewaktu pagi di letakan di bawah sinar matahari, sedangkan siang sampai malamnnya disembunyikan di dalam kandang bebek,” ujar Usman, ketika rilis perkara di Sat Reskrim Narkoba Polresta Palembang, Rabu (10/10) kemarin. Usman dibekuk petugas pimpinan Kanit III Ipda Deli Haris, di rumahnya Jl KH Azhari Lrg Jaya RT 26 RW 17 Kel 14 Ulu Kec SU I, Selasa (9/10) pukul 13.00. Ketika itu Usman sedang memberi makan ternak bebek dan ayam. Di dalam kandang bebek, petugas menemukan delapan pot tanaman ganja yang ukurannya sudah setinggi antara 20-50 cm. “Memang tanaman ini sudah empat bulan ditanam. Bibit ganja dibeli dari seseorang bernama Rudi, tapi orangnya sudah di-

Malia Histeris Dipukul Anak-Mantu „ dari halaman 16 dan Anak (PPA) Polres Banyuasin, kemarin (10/10). Diceritakan Zaili, penganiayaan tersebut terjadi pada 26 September 2012 lalu sekitar pukul 10.00 di rumah korban. Dimana terlapor, yakni Bani dan Samsiah merasa kesal, setelah ditagih uang penghasilan penjualan salah satu rumah milik ibunya tersebut. “Awalnya, anak dan menantu korban ini menjual rumah korban sebesar Rp 17 Juta. Karena itu korban meminta uang tersebut dikembalikan. Tapi tidak per-

SRIPO/WELLY HADINATA

DIAMANKAN – Usman Umar (29) beserta barang bukti tanaman ganja miliknya ketika diamankan petugas di ruang Sat Reskrim Narkoba Polresta Palembang, Rabu (10/10).

tangkap polisi sekitar lima bulan lalu. Waktu itu aku beli satu paket ganja Rp10 ribu, daunnya diisap dan bijinya ditanam,” ujar Usman yang mengaku menanam ganja lantaran hanya iseng. Diakui pemuda tamatan SMA yang dulunya penjual daging, ia memang sempat dilarang pihak keluarganya karena telah menanam ganja, tapi Usman tak menghiraukan larangan keluarganya. “Pernah ada keluarga yang menanyakan tanaman apa itu, lalu aku jawab cuma tanaman jenis cabe Jepang. Aku menyesal karena ingat sama keluarga,” ungkapnya. Kapolresta Palembang

Kombes Pol Sabaruddin Ginting didampingi Kasat Narkoba Kompol FX Irwan Arianto mengatakan, terungkapanya berkat laporan infromasi masyarakat. Penangkapan dengan barang bukti tanaman ganja, merupakan yang pertama kalinya di wilayah Palembang. Biasanya tanaman ganja bisa tumbuh di daerah pegunungan dengan cuaca yang dingin. “Dari barang bukti yang diamankan, tersangka diancam hukuman pidana lima tahun penjara. Perbuatan tersangka telah melanggar pasal 111 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” ujarnya. (mg19)

nah diberikan oleh kedua terlapor ini,” jelas Zaili di depan penyidik, Rabu (10/ 10). Karena kesal terus ditagih, kedua terlapor ini mendatangi korban yang sedang sendirian. Ketika sampai, Bani langsung menendang korban dan memukulnya menggunakan kayu. Korban yang menjerit kesakitan mendapat respon dari masyarakat sekitar yang langsung melerai pengoroyokan tersebut. Usai kejadian, keduanya suami istri durhaka tersebut langsung melarikan diri. “Korban sampai sekarang kesakitan, sampai seluruh badannya bengkak karena dipukul anak dan menantunya sendiri. Korban juga sempat diancam akan dibunuh, tapi beruntung tetangga langsung melerai

kejadian tersebut,” ucap Kadus II Desa Terentang ini. Korban yang mengalami luka memar langsung dibawa ke RSUD Banyuasin untuk mendapatkan perawatan dan mengambil hasil visum. “Awalnya ini kan hanya masalah anak dan ibu, bisa diselesaikan dengan damailah, tapi kami sayangkan tidak ada itikad baik dari anak dan mantu korban ini. Setelah ditunggu-tunggu beberapa hari tidak ada juga responnya, jadi kami laporkan saja ke Polres Banyuasin,” terangnya. Kapolres Banyuasin AKBP Agus Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin SH membenarkan adanya laporan korban. “Hasil visum sudah ada, kami segera melakukan penangkapan terhadap terlapor,” pungkasnya. (udn)

15

Mengamuk Usai Divonis 10 Tahun PALEMBANG, SRIPO – Terbukti bersalah mengeroyok hingga mengkibatkan nyawa Alamsyah melayang, Hajeri (26) divonis 10 tahun penjara oleh majelis hakim yang diketuai oleh Besmen SH MH di PN Palembang, Rabu (10/10). Begitu usai divonis, terhukum mengamuk dengan menendang kursi, bahkan dengan nada mengancam menunjuknunjuk keluarga korban yang masih berada di dalam ruang sidang. Aksi Hajeri itu memancing emosi dari ayah dan ibu Alamsyah. Tidak ingin yang buruk terjadi, Hajeri langsung mendapat pengawalan ketat petugas polisi dan jaksa menuju ruang tahanan PN Palembang. Sebagian dari petugas menghadang laju orangtua Alamsyah. Meski langkahnya terhenti, ayah dan ibu Alam-

syah tidak diam saja. Mereka mencoba masuk ke halaman sidang PN Palembang melalui pintu depan. Sayangnya, usaha mereka keburu digagalkan oleh petugas keamanan PN Palembang, yang sudah terlebih dahulu berhasil mengunci pintu masuk PN Palembang. “Kalu kau berani nian, sini kito begoco. Jangan kau berani nantang kami di depan polisi bae,” teriak ayah Alamsyah dari halaman luar PN Palembang, yang diikuti oleh teriakkan istrinya. Meski masih terbawa rasa emosinya, ayah dan ibu Alamsyah akhirnya mau pulang ke rumah mereka. Sang ayah yang masih terlihat kesal beberapa kali memainkan gas motornya. Informasi yang beredar, Hajeri tidak senang begitu ibu korban berteriak bersyukur dirinya dipenjara 10

tahun. Saat itu, ibu korban berteriak di saat terhukum masih berada di dalam ruang sidang. Tidak senang mendengar teriakkan ibu korban, Hajeri menendang kursi sidang dan menunjuk orangtua korban sambil menatap tajam. Sebelumnya, Hajeri dituntut 11 tahun penjara oleh jaksa, Rini Purnamawati SH. Ia dinilai telah melanggar pasal 170 ayat (2) ke -3 KUHP karena sudah melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan nyawa seseorang melayang. Tindak pidana yang dilakukan Hajeri terhadap Alamsyah berlangsung di kawasan Simpang Empat Jakabaring Palembang, pada 22 April 2012 pukul 18.30. Waktu itu, Hajeri dan Jeri (DPO) yang sedang menumpang bus jurusan Pusri-Kertapati didatangi korban seorang diri.

“Saat dia mengamen di dalam bus yang kami tumpangi, ucapannya ada yang menyinggung perasaan Jeri. Jeri jadi emosi dan memukuli dirinya. Karena teman saya terlibat, saya juga ikut mukul saat kami masih berada di dalam bus,” ujar Hajeri. Di tengah perkelahian, Jeri menusukkan pisau ke arah dada Alamsyah satu kali. Selanjutnya, terhukum ikut melayangkan pisau. Meski bermandikan darah, Alamsyah berhasil turun dari bus dan merebut pisau yang dipegang oleh terdakwa. “Kami juga ikut turun dan menghajarnya di luar bus. Usai melakukan itu, kami kembali naik bus,” kata Hajeri. Alamsyah tewas setelah dirawat di RSMH Palembang. Ia tewas dengan menderita luka tusuk dibeberapa bagian tubuh serta luka memar dan lebam di wajah. (cw6)

Duda ”Kebelat” Perkosa Gadis BATURAJA, SRIPO – AR alias PR (24) ditangkap polisi karena dituduh telah memperkosa Sinta (nama samaran) yang baru saja dikenalnya. Pria bersatus duda ini diserahkan ke polisi saat mengantar korban ke Lubukbatang, Kabupaten OKU, Selasa (9/10) siang. Sinta yang ditemui di Mapolsek Lubukbatang kemarin (9/10), menceritakan Jumat (5/10) lalu diajak temannya Ani (20) dari Desa Merbau Kecamatan Lubukbatang untuk menemui pacar Ani bernama Bayu. Sinta dan Ani lalu pergi berboncengan naik sepeda motor. Sampai di lokasi, Sinta dikenalkan dengan teman Bayu bernama AR alias PR (24),

warga Pagardewa, Muaraenim. Akhirnya mereka pun pergi jalan-jalan ke Way Kanan, Lampung. Setelah menempuh perjalanan cukup jauh dan hari mulai turun hujan, ditambah lagi listrik mati, empat muda mudi ini langsung menginap di salah satu rumah keluarga AR di Way Kanan. Setelah pukul 20.00 pelaku memaksa korban melakukan hubungan layaknya suami istri. Awalnya korban mencoba berontak, namun pelaku terus memaksa, akhirnya malam itu mahkota korban dirampas oleh pria hidung belang tersebut. Musibah yang baru menimpanya diceritakan korban kepada temannya Ani

dan berharap Ani membantunya. Namun korban harus menalan kecewa, karena sahabatnya Ani malah menyarankan agar korban menikah saja dengan pelaku. Korban langsung minta diantar pulang, namun sampai di kawasan OKU Timur, AR mengajak Sinta jalan-jalan lagi ke Martapura dan Belitang OKU. Sedangkan Ani dan pacarnya Bayu sudah berpisah meninggalkan korban dan pelaku berdua saja. Ani dan pacaranya berdalih mau menjual motor untuk membantu biaya pernikahan korban dan pelaku. Namun setelah tiga hari kemudian, Ani dan Bayu belum juga tampak batang hidungnya. Hingga akhirnya AR

mengantarkan Sinta pulang ke Baturaja. Di sisi lain keluarga korban yang ada di Lubukbatang mulai khawatir karena anak gadisnya sudah tiga hari tak pulang-pulang. Keluarga korban akhirnya melaporkan kasus ini ke ke Polsek Lubukbatang. Tak lama berselang keluarga korban mendapat informasi AR akan datang menemui korban. Keluarga korban lalu minta bantuan warga untuk mengamankan pelaku untuk diserahkan ke polisi. Kapolsek Lubukbatang AKP M Soleh didampingi Kaur Humas Aiptu Wayan Sudhana mengatakan, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Lubuklabtang untuk pemeriksaan lebih lanjut. (eni)

Remaja Tewas dengan 17 Tusukan

di rumah ketimbang mendatangi langsung kamar mayat. Yang datang hanyalah paman, teman, dan tetangga di sekitar rumah Yayan. “Saya masih melihatnya duduk di pos yang ada di depan Pasar Malam di Jl MP Mangkunegara Rabu dini hari. Motornya juga terparkir di depan pos. Karena saya harus pulang, saya tidak tahu lagi kelanjutannya,” ujar seorang warga di lokasi penemuan jenazah. Warga yang rupanya masih rekan kerja Yayan itu mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban sudah terlebih dahulu berhenti dari tempat kerjanya sebagai karyawan Pasar Malam. Diceritakan Efendi, Yayan terkahir kali terlihat di rumah orangtuanya pada Selasa (9/10) malam. Tanpa pamit, Yayan pergi dengan

mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion miliknya. “Motor itu ia beli secara kredit. Dia memakainya baru dua bulan ini,” kata Efendi. Dilanjutkan Efendi, ia menduga peristiwa ini dilakukan oleh orang yang dikenal Yayan. Adapun modus yang diduga dilakukan oleh pelaku adalah mencuri motor. Dikarenakan Yayan kenal dengan orangnya, pelaku memilih menghabisi nyawa Yayan untuk menghilangkan jejak. “Mungkin akan dikuburkan di desanya, yakni Sungai Pinang, OKI,” kata Efendi. Kapolsekta IT II Palembang, Kompol Hans Irawan, melalui Kanit Reskrim, Iptu Sabur, membenarkan peristiwa penemuan jenazah itu. Saat ini, pihak keluarga sudah membuat laporan terkait dugaan Wayan tewas karena dibunuh. “Dilihat da-

ri kondisi tubuhnya, ia tewas dibunuh. Apalagi motornya hilang. Kami masih akan menyelidiki peristiwa ini,” ujar Sabur. (cw6)

„ dari halaman 16 Yayan tidak mengetahui identitas dari jenazah. Pasalnya, tidak ditemukan satu pun identitas dari jenazah itu. Belum lagi, warga sekitar belum pernah melihat wajah dari yang hingga ia tewas masih berstatuskan bujangan ini. Namun saat petugas kepolisian dan Tim Forensik Polresta Palembang mendatangi lokasi, salah satu warga ada yang mengenal dengan mayat itu. Warga itu lalu menghubungi keluarga Yayan yang berada di Jmabi. Karena takut untuk melihatnya, kedua orangtua Yayan memilih untuk menunggu

Mahasiswa Tewas Mulut Berbusa „ dari halaman 16 kan pihak keluarga menolak untuk autopsi, jadi petugas hanya bisa menyelidikannya dari kondisi fisik luar korban. “Dipastikan korban meninggal bukan bunuh diri atau tindakan kekerasan lainnya. Dikarenakan di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dari keterangan orangtuanya, sepertinya korban memang pemakai narkoba lantaran sudah sering dinasehati oleh orangtuanya,” ujarnya. (mg19)


16

CRIME

SRIWIJAYA POST Kamis, 11 Oktober 2012

STORY

34 Hektar Lahan Digusur Ekskavator PALEMBANG, SRIPO – Sebanyak 19 petani di Desa Bunga Karang Kecamatan Tanjunglago, Banyuasin KM 46-KM 47, urung bercocok tanam. Pasalnya sang pemilik lahan Ir H Frency Amin, mengaku tanah hampir 34 hektare yang selama ini dimanfaatkan para petani, kini diobrak-abrik pengusaha berinisial Saminjo Arief Soegondho dan TNI. Ironisnya, aksi penguasaan tanah tersebut diduga memanfaatkan oknum TNI. “Tanah itu saya beli dari 17 petani setempat tahun 1996. Saya ada kwitansinya dan SPH (Surat Pengoperan Hak). Selama ini diusahakan oleh petani yang numpang. Tahu-tahu tanggal 22 September ini dengan dikawal tentara, mereka memaksakan masuk eskavator. Lalu mengobrak-abrik pondok dan memutuskan jalan masuk,� kata Frency Amin. Menurutnya, patok-patok beton batas tanah dihancurkan dan papan plang merek tanah juga dirobohkan. Hingga kini alat beratnya masih mengacak-ngacak lahan saya. Ke-17 petani pemilik tanah yang dibeli Frency, antara lain Durhakim, Andi Noni, Ranto, Wadiri, Tawak, Rajak, Andi Maduk, Andi Galigo, Parto, Mujiono, Andi Takuk, Karsum, Baco, Andi Umu, Andi Mulak, Supomo dan Jalaludin. Frency yang juga PNS Inspektorat

kekuasaan miProvinsi Sumsel liter. Seharusmenyayangkan nya, TNI itu metanahnya yang rakyat. Saya susekarang berdah lapor ke sengketa deDenpom II Sringan Saminjo wijaya,� ujar Arief SoegonFrecy seraya dho dan Toni, memperlihatseharusnya dikan foto-foto status quo, maaktivitas ekskalah diduki okvator di lahan num TNI. REPRO/SRIPO/ABDUL HAFIZ Tanah ter- SEBUAH eskavator menggarap lahan di Desa Bunga Karang Kecamatan sengketa. Sementara sebut sekarang Tanjunglago Kabupaten Banyuasin KM 46-KM 47yang disengketakan. kuasa hukum memang daSaminjo Arief Soegondho dan Toni, Ahmad Rusdi, lam sengketa di PTUN, karena sertifikat yang SH membenarkan saat ini lahan tersebut dalam dimiliki Saminjo dan Toni dinilai bermasalah. penguasaan kliennya. Namun ia membantah jika Gugatan pembatalan sertipikat yang dikeluarkan disebut dibekingi tiga oknum TNI, Serma Li, Koptu BPN Banyuasin atas nama Saminjo Arieff MY, dan Kopda Ha. “Sekarang tentunya dalam peSoegonho dan Toni (tergugat II). Gugatan ini nguasaan kami, karena kita ada sertifikatnya. Tidilayangkan Ir H Frency Amin, PNS Inspektorat dak ada kita bawa tentara masuk ke sini. Kita tahu Provinsi Sumsel No: 19/6/2012/PTUN PLG ter tanggal 11 September 2012. hukum, sesuai prosedur. Justru tanggal 1-2 OKtober “Harusnya ditindak tegas, di zaman demokrasi ini tadi mereka datangkan anggota Denpom II/ SWJ untuk menyetop alat kita dan minta status dan reformasi saat ini masih menggunakan

quo-kan. “Kami menolak gugatan tersebut, karena penerbitan sertifikat tahun 2009 yang dibeli dari warga sesuai prosedur PPP No 24 1997 serta telah memperhatikan asas-asas umum pemerintahan yang baik (AAUPD). Tidak benar dia beli dari masyarakat tahun 1996, dia miliki baru tahun 2011. Sidang lapangan 1 Oktober kemarin itu ada warga yang mengatakan Frency itu beli, tapi dak bayar,� beber Rusdi. Menanggapi disebut-sebut ada dugaan oknum anggota Denmadam II/SWJ, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II Sriwijaya Kol Arm Jauhari AS menegaskan tidak bisa anggota TNI terlibat di lapangan tanpa izin Pangdam II Sriwijaya.�Tidak bisa begitu, itu melanggar aturan. Harus prosedur membawa eskkavator ke lahan pribadi. Walaupun diminta, pengerahan pasukan harus izin Panglima. Itupun ada prosedur, tahapan,� katanya. Menurut Jauhari, pengerahan tidak bisa permintaan perorangan. “Terima kasih atas informasinya, akan kita tindaklanjuti. Jika terbukti akan kita proses. Kecuali itu permintaan institusi aset nasional yang memang ada MoU-nya dengan kita,� tegas Jauhari. (fiz)

Malia Histeris Dipukul Anak-Mantu Mahasiswa Tewas Mulut Berbusa

BANYUASIN, SRIPO – Air susu dibalas air tuba, mungkin itulah kata kiasan yang pas untuk menggambarkan apa yang dialami Malia (60), warga Jalan Balai Juang RT 09 Dusun II Desa Tanjung Beringin Kecama-

tan Banyuasin III. Ibu yang sudah renta itu bukannya mendapat perlakuan baik anaknya, malah dihajar oleh si anak durjana tersebut, Bani (30). Perlakuan “si malin kundang� itu tidak sendiri, dia

tega menganiaya ibu kandungnya sendiri bersama istrinya Samsiah (28), juga warga yang sama. Akibatnya, Ny Malia mengalami luka memar di sekujur tubuh. Ironisnya lagi, korban diancam akan dibunuh oleh

anaknya sendiri. Atas kejadian itu, salah satu keluarga korban, Zaili (45) melaporkan ulah Bani dan istrinya tersebut ke Perlindungan Perempuan „ ke halaman 15

PALEMBANG, SRIPO – Erga (20), mahasiswa semester V Fakultas Hukum UMP, ditemukan terbujur kaku sudah tak bernyawa lagi di rumahnya Jl Taman Pinang Indah Blok A, Tegal Binangun, Rambutan, Banyuasin, Selasa, (9/10) sekitar 19.30. Jasadnya pertama kali ditemukan Rido (23), teman satu kos korban. Ketika itu, Rido kaget melihat Erga sudah tak bernyawa lagi dengan kondisi mulut mengeluarkan busa di dalam kamar. “Aku terakhir bertemu dengan Erga, hari Senin pagi sekitar pukul 08.00. Waktu itu aku lihat dia sedang tidur di kamar, jadi aku tinggalkan,� ujar Rido ketika di kamar jenazah RSMH Palembang. Rido yang menemukan temannya sudah tak bernyawa, langsung melapor ke tetangga. Kemudian melaporkan kejadiannya ke petugas kepolisian dan membawa jasad Erga ke kamar jenazah RSMH Palembang. Dari olah TKP petugas, Erga diduga meninggal dunia akibat over dosis. “Yang aku tahu, Erga orangnya pendiam dan

SRIPO/WELLY HADINATA

JASAD ERGA – Jasad Erga (20), mahasiswa FH UMP yang ditemukan tewas dengan kondisi mulut keluar buih busa ketika di kamar jenazah RSMH Palembang, Selasa (9/10) malam.

tak banyak ulah. Memang aku dan Erga jarang bertemu karena sibuk dengan aktivitas masing-masing. Erga mahasiswa FH UMP dan aku mahasiswa di Bina Darma. Kami baru satu bulan tinggal bersama dan rumah adalah milik keluarga Erga,� ujar Rido. Tak lama berada di kamar jenazah RSMH, jasad Erga langsung dibawa oleh pihak keluarganya ke Prabumulih. Suryadi (42), orangtua Erga, tampak pasrah dengan kepergian anaknya. Kepada petugas kepolisian, Suryadi menolak jasad anaknya untuk

dilakukan autopsi. “Erga memang anak saya dan malam ini (kemarin) akan di bawa ke Prabumulih,� ujar Suryadi yang enggan berkomentar lantaran masih tampak sedih. Kapolsek Rambutan AKP Basarudin melalui Reskrim Ipda Aidil Fitri yang berada kamar jenazah RSMH Palembang mengatakan, setelah olah TKP petugas penyidik yang dibantu tim Polresta Palembang, korban meninggal dunia dikarenakan over dosis. Dikarena„ ke halaman 15

Hunus Pedang Perampok Hadang Mobil

â—? Sempat Tarik Menarik Tas â—? Korbannya Istri Ketua YLKI

 “JALAN MABRUR�

UMROH 2013

HAJI PLUS  

 

          

    ! 

 

PALEMBANG, SRIPO – Sri Puji Astuti (40), warga Jl Demang Perumahan Demang Griya Indah Kelurahan Lorok Pakjo IB I, dirampok oleh dua pria yang tidak ia kenal, Rabu (10/10) pukul 09.00 di sekitar rumahnya. Akibat peristiwa itu, istri pengacara sekaligus Ketua YLKI Sumsel, Taufik Husni itu kehilangan uang senilai Rp 800 ribu, satu unit handphone, dan satu lembar kartu ATM. Diceritakan Sri, kejadian bermula saat ia pulang dari Pasar Cinde. Korban yang mengendarai mobil Honda Jazz All New dihentikan secara tiba-tiba oleh kedua pelaku yang mengendarai motor Yamaha Jupiter MX. “Pelaku menghentikan motor mereka di depan mobil saya yamg sedang berjalan. Tidak mungkin kan saya menabrak mereka karena saya belum tahu mereka akan merampok saya,� ujar Sri yang dijum-

SRIPO/REFLY

TUNJUK – Sri menunjukkan bagian pintu mobil Honda Jazz All New yang dimasuki oleh salah satu pelaku perampokan Rabu (10/10).

pai di rumahnya. Begitu mobil dihentikan, seorang pelaku turun dan langsung membuka pintu sebelah kiri mobil Sri. Saat pintu terbuka, si pelaku langsung mencoba mengambil tas yang ada di atas kursi mobil. “Saya sempat tarik-tarikan dengan pelaku. Namun, karena dia mengeluarkan golok, saya akhirnya kalah,� ujar Sri.

Sri lalu berteriak hingga warga sekitar keluar. Namun, tidak satu pun warga yang berani menghentikan pelaku karena kedua pelaku mengarahkan golok mereka ke arah warga. Kedua pelaku pun bisa meloloskan diri ke arah Jl Demang Lebar Daun. Menanggapi kejadian yang menimpa istrinya, Taufik meminta kepada pi-

hak keamanan untuk kembali menghidupkan sistem keamanan masyarakat. Menurutnya, jika sistem keamanan masyarakat hidup selama 24 jam, peristiwa yang menimpa isterinya tidak akan terjadi. “Polisi kan sifatnya datang sesudah menerima laporan. Menurut saya, yang efektif itu adalah mencegah datangnya peristiwa seperti ini. Untuk mencegahnya, keamanan masyarakat, seperti Poskamling ataupun Pamswakarsa, bisa dihidupkan kembali,� tegas Taufik. Kapolsekta IB I Palembang, AKP IKhsan, melalui Kanit Reskrim, Iptu Sembiring, telah menerima laporan korban. Kasus ini akan terus diselidiki oleh mereka. “Kami sudah memintai keterangan korban dan saksi. Dari informasi mereka, kami akan berusaha mencari keberadaan pelaku,� ujar Sembiring. (cw6/mg19)

Remaja Tewas dengan 17 Tusukan PALEMBANG, SRIPO – Yayan (18), ditemukan tewas terlentang di kawasan Jl MP Mangkunegara, tepatnya di depan Perumahan Kenten Permai, Kelurahan IT II Palembang, Rabu (10/10) pagi. Warga SU I Palembang ini diduga tewas dibunuh karena didapati 17 lubang luka tusuk di sekujur tubuhnya. Dari lokasi penemuan, jenazah langsung dibawa ke Kamar Mayat RSMH untuk divisum. Pihak keluarga pun langsung mendatangi kamar mayat RSMH, sehingga isak tangis pun pecah. “Kami benar-benar tidak ada firasat akan jadi seperti ini. Kami mengetahui kabar ia sudah meninggal dari keluarga kami yang berada di Jambi,� ujar Efendi, paman Yayan. Melihat jenazah dengan kondisi luka yang cukup parah, warga tidak berani mendekat. Padahal, warga saat itu cukup banyak yang melihat jenazah Yayan. Mereka lebih memilih untuk menghubungi petugas kepolisian. Sebelumnya, warga di sekitar lokasi penemuan jenazah „ ke halaman 15

SRIPO/ZAINI

DIEVAKUASI – Petugas mengevakuasi jenazah Yayan (18), warga Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, SU I yang tewas dengan luka tusukan di wahana permainan Jevony Ria Jalan MP Mangkunegara, Rabu (10/10).


Sriwijaya Post Edisi Kamis 11 Oktober 2012