Issuu on Google+

SABTU 8 SEPTEMBER 2012

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

ECERAN RP 2.000

28 HALAMAN

MANAGED BY

DIKEMAS MIRIP BALON AKAN DISELUNDUPKAN KE CINA

Kontainer Isi Minyak Dibongkar Reskrim 

PALEMBANG, SRIPO — Sebanyak 30 ton minyak mentah yang disimpan di dalam kontainer yang dikemas seperti balon yang mengelembung, gagal diselundupkan. Sementara dua hari sebelumnya, dua kontainer bermuatan 60 ton minyak mentah, berhasil diselundupkan dengan tujuan ke Cina. Sebanyak 30 ton minyak mentah yang hendak diselundupkan ke Cina dengan modus disamarkan mirip limbah oli bekas, digagalkan petugas ketika hendak berangkat di Pelabuhan „ ke halaman 11

Hartati Kejang-kejang HARTATI Murdaya, tersebut. tersangka kasus “Dia (Hartati) dugaan suap mengeluh sakit di penerbitan hak guna bagian pernafasan dan usaha (HGU) di nyeri di bagian Kabupaten Buol, kakinya,” kata Patra Sulawesi Tengah, tidak kepada wartawan, di bersedia memenuhi kantor KPK, Jakarta, panggilan penyidik Jumat (7/9). KPK, Jumat (7/9). Dijelaskan Patra, Sedianya ia diperiksa Hartati mulai masuk dalam kapasitas Rumah Sakit Medistra sebagai tersangka. Jakarta Selatan pada Berbeda dengan Kamis pagi kemarin. pengacara Hartati, Namun, lantaran Tumbur Simanjuntak dianggap perlu dirawat yang mengatakan inap oleh dokter, Hartati mengalami Hartati, kata Patra, TRIBUNNEWS/BIAN penyakit kejangakhirnya mengikuti HARTATI MURDAYA kejang, pengacara langkah tersebut. Hartati lainnya, Patra M Zen justru “Masuknya kemarin pagi langsung menyebutkan bahwa kliennya ke IGD, setelah menjalani perawatan, mengalami gangguan pernafasan. akhirnya dokter menyarankan untuk Hal itu penting untuk diklarifikasi, rawat inap,” kata Patra. lantaran pemberitaan yang sudah Sementara pihak KPK sendiri, berenbanyak beredar tak menyebut secara cana untuk meminta hasil diagnosa dokspesifik penyakit yang tengah dialami bos PT Murdaya Inti Platation „ ke halaman 11

SRIPO/IST

BONGKAR KONTAINER — Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Djoko Julianto ketika membongkar muatan isi kontainer yang ternyata berisi minyak mentah di Pelabuhan Boombaru Palembang, Jumat (7/9).

Atlet Sumsel Diungsikan Geng Pecah Kaca Mobil Operasi di Baturaja

Bandit Beraksi Depan Rumah Dinas Bupati

BATURAJA, SRIPO — Geng pecah kaca beraksi di depan rumah Dinas Bupati OKU Jumat (7/9) pukul 10.15 dalam aksi tersebut pelaku menyikat uang tunai Rp 75 juta milik Achmad Syarifuddin bin H Cik Uti (30) yang diletakkan di jok depan sebelah kiri dalam mobil Nissan Extrail BG 1091 XU (nomor polisi profit). Menurut Achamd, uang senilai Rp 75 juta tersebut baru diambilnya dari salah satu bank swasta di yang beralamat di Jalan A Yani Baturaja di kawasan depan Ramayana Raja Plaza. Saat itu Achmad memang sudah curiga karena ada sepeda motor berboncengan seperti mengikutinya, namun karena tidak terlalu yakin dia tetap melajukan kendaraannya menuju Pasar Lama Baturaja. Achmad lalu memarkir-

PEKANBARU, SRIPO -Kontingen Sumsel yang baru saja tiba di Pekanbaru, Jumat (7/9) sore, mempertanyakan kondisi wisma atlet yang akan ditempati. Pasalnya, banyak fasilitas pendukung yang belum terselesaikan. Rusunawa yang dijadi-

kan Wisma Atlet PON itu kondisinya memprihatinkan, fasilitas kamar belum dilengkapi sprei, lampu, dan bantal, sementara kondisi kabar belum dibersihkan. Begitu juga kamar mandi ada yang bocor. Ketua Kontingen Pem-

berangkatan PON Sumsel, Dhenie Zainal mengungkapkan bahwa, saat ini ratusan atlet yang sudah tiba di Pekanbaru sudah ditempatkan di beberapa lokasi. Kondisi yang memprihatinkan dari wisma atlet, membuat KONI Sumsel memutuskan untuk menyewa 52 kamar di hotel yang berbeda dan satu rumah untuk menampung

cabor-cabor yang penginapannya tidak layak. “Kita sudah mendapatkan info dari tim yang sudah datang lebih awal di Riau. Memang ada beberapa tempat, seperti di Kabupaten Pelalawan kondisi penginapannya sungguh tidak layak. Oleh karena itulah kita putuskan untuk „ ke halaman 11

30 Pasang Pengantin Nikah Massal

Deg-degan Ketika Diarak Ramai-ramai SRIPO/LENI JUWITA

PECAH — Kaca mobil Nissan Extrail BG 1091 XU (BG Provit), tergeletak di atas jok setelah dipecah geng pecah kaca, Jumat (7/9).

kan mobilnya di Jalan HOS Cokroaminoto tepatnya di jalan raya depan rumah dinas bupati OKU. Karena merasa perutnya lapar, Achmad menuju warung Tina yang menyajikan pempek khas Palembang. Tak lama berselang terde-

ngar suara kaca pecah. Korban terkejut dan sempat melihat pelaku kabur dengan berboncengan sepeda motor setelah berhasil mengambil kantong berisi uang Rp 75 juta. „ ke halaman 11

RONA bahagia terpancar dari wajah 30 pasang pengantin yang mengikuti nikah massal di Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, Jumat (7/9). Momen sakral yang difasilitasi Lembaga Kerukunan Antar Suku (Lekas) Daerah Sumsel ini seolah menghadirkan harapan baru bagi mereka untuk membina rumah tangga lebih baik ke depan. Resepsi pernikahan para pengantin ini berlangsung di Jl Jaya, Kecamatan SU II. Meski

DOMPET UNTUK RAHMA-RAHMI

Rekr ut 60 TTenaga enaga Musiman Rekrut DALAM rangka menunjang suksesnya mendukung maskapai Garuda melayani Calon Jemaah Haji (CJH) melalui Bandara International SMB II Palembang, PT Gapura Angkasa (Persero) Palembang sebagai perusahaan groundhandling menyatakan kesiapannya. Pihak Gapura Angkasa pun yang akan memulai melayani keberangkatan haji ini 21 September 2012. “Dengan semua peralatan yang kita miliki, Gapura Angkasa masih bisa melayani untuk keberangkatan dan pemulangan CJH yang melalui SMB II ini,” ungkap General Manager PT Gapura Angkasa (Persero) Palembang I „ ke halaman 11

PEMBACA, kembar siam dempet perut Rahma-Rahmi akan menjalani operasi pemisahan di RSMH. Padahal orangtua Rahma-Rahmi tidak mampu karena itu Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post, siap menampung dan menyalurkan sumbangan untuk Rahma-Rahmi. Dompet ini kami buka hingga 15 September 2012. Salurkan bangtuan Anda ke rekening Dana Kemanusiaan Sripo Tribun Bank BNI Musi no rek 288889888 atau rekening Dana Kemanusiaan Sripo BCA no rek 0212254001. Bisa juga langsung ke kantor Tribun Sumsel di Kompleks Hotel Bumiasih Jl Kapten A Rivai Telp 370485 (Sdri Indah) atau kantor Sriwijaya Post, Jl Basuki Rahmat 1608 B-D Telp 313171 (sdri Ida). Seluruh penyumbang akan dimuat di Tribun Sumsel dan Sripo. Terima kasih atas kepedulian Anda terhadap kesulitan sesama. Saldo 3 September 2012 Rp 6.031.600,4/9 Tunai via BCA R p 1.000.000,4/9 Alosi Nong Beny via BCA Rp 50.000,Saldo 7 September 2012 R p 7.081.600,SIAPA MENYUSUL?

dalam bentuk sederhana, acara resepsi berlangsung ramai dan meriah. Di atas panggung beratap tenda, pasangan pengantin duduk bersanding dengan pakaian adat pernikahan masing-masing. Ada pakaian pengantin adat Jawa, Sunda, Palembang, hingga modern. Sebelumnya mereka berjalan menuju tenda diiringi arak-arakan sekaligus menyambut kedatangan Wakil Walikota Palem„ ke halaman 11

SRIPO/EKO ADIASAPUTRO

BUKU NIKAH — Wakil Walikota Palembang H Romi Herton memperlihatkan buku nikah salah satu pasangan nikah massal, Jumat (7/9).


2

SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012

SALAM SRIWIJAYA

Anak Membunuh Ayahnya GERAM, marah dan sedih dan kesal bercampur baur setelah membaca headline-HL halaman satu harian ini dengan judul “Astaga, Anak Bantai Ayah” dengan Subjudul Karena Sering Dimarahi Orangtua. Peristiwa mengerikan yang terjadi Senin (3/ 9) lalu itu justru bukan di lingkungan perkotaan yang bisa jadi sebagai dampak perkembangan tehnologi informasi dan komunikasi yang bisa saja jadi inspirasi tanpa filterisasi dengan nurani untuk berbuat sesuatu. Adalah Mardian (26) warga Desa Merpang, Kecamatan Buay Runjung, Kabupaten OKU Selatan yang tega membunuh ayah kandungnya sendiri, Soleh (60). Dikarenakan faktor psikologis karena sudah membuat kesalahan besar --kualat-- sama orangrtua, pembunuhan itu tidak terungkap kalau bukan pengakuan Mardian yang merasa terus dihantui arwah ayahnya, sehingga dia menyerahkan diri ke polisi. Keheranan kita, di sebuah desa yang boleh dikatakan jauh dari hiruk pikuk gelamornya kehidupan perkotaan dengan himpitan perekonomian sehingga, hampir setiap hari kita baca di media cetak ada pembunuhan, perampokan, penodongan dan lain sebagainya. Hanya disebabkan tidak terima sering dimarahi orangtua, sehingga Mardian tega membunuh ayah kandungnya yang selama ini membesarkan sang anak, mendidik dan membiayai kehidupannya. Dan lagi itu hanya karena merasa dipermalukan di hadapan orang banyak ketika menghadiri acara selamatan di kediaman adiknya di Desa Merpang. Dalam cacatan kita, September tahun lalu, seorang ibu di Palembang, Sumatera Selatan tewas akibat dianiaya anaknya sendiri. Korban tewas setelah kehabisan darah akibat luka tusukan di sekujur tubuhnya. Dayat, pembunuh ibu kandungnya sendiri berhasil ditangkap aparat kepolisian di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara Palembang setelah melarikan diri usai melakukan pembunuhan. Dayat mengaku membunuh ibu kandungnya karena merasa kesal habis dimarahi. Dari kedua kasus serupa dan latar belakang yang sama -malu dimarahi orangtua, sebenarnya hal itu tidak perlu terjadi kalau kedua pihak menyadari kapasitasnya masing-masing. Anak sebagai pelaku pembunuhan --katanya merasa malu dimarahi, seharusnya menyadari statusnya sebagai anak, meski sudah berumah tangga. Adalah kewajiban orangtua untuk selalu menasehati bukan memarahi si anak kalau dinilai menyalahi nilai-nilai agama dan norma-norma yang berlaku di tengah masyarakat. Bahkan bagi anak laki-laki, adalah kewajiban orangtua untuk “menjewer” si anak kalau dinilai melanggar norma-norma yang berlaku namun harus memperhatikan situasi dan kondisi sehingga berdampak tidak memalukan pada pribadi anak yang mungkin masih berkembang. Namun demikian, si anak pun tidak bisa di salah seratus persen kalau mereka melakukan hal yang berdampak orangtuanya jadi marah karena sejauh mana mereka dibekali dengan nilai-nilai agama baik di tengah-tengah keluarga maupun diajak ke acara majelis-majelis taklim kalau bekal orangtua tentang keagamaan minim. Dan, tentunya ini juga tidak bisa dilepaskan begitu saja pada keluarga karena peran tokoh masyarakat, alim ulama dan untuk sama-sama menciptakan dan menegakan norma-norma keagamaan di manapun dan dalam kondisi apapun.

POJOK Atlet PON 2012 Sumsel terpaksa mengungsi dan pindah hotel karena Wisma Atlet yang disediakan Pemprov Riau tak layak Belajarlah ke Sumsel yang sukses jadi tuan rumah SEA Games 2011 Perampok geng pecah kaca berani beraksi di depan kediaman Bupati OKU Demi uang orang terkadang nekat Rebutan lahan kas desa, antar warga bentrok, 1 tewas 2 luka Mereka tak percaya hukum lagi sehingga main hakim sendiri

Adoke Hujan Buatan BEBERAPA hari ini, Palembang di pagi hari diselimuti asap dan kabut, mata terasa perih dan tenggorokan terasa gatal. Jambi dan Riau secara tidak langsung impor asap karena mengalami kebakaran lahan dan hutan. Begitu juga di Sumsel. Apa komentar facebooker? Adjie Ismail udah jadi tradisi.. musim panas: kebaran dan kabut asap.. musim hujan: banjir dan longsor dimana2.. B o l a k Ballix Daddu h u j a n buatan, meskipun kurang memadai tp ckup merealisasikan tebal y kabut yg smkin tebal,untuk itu harus ad gerik dari pemerintah setempat.. Sulistyo Hd M u s i m kemarau tlah tiba...

Eka Adil Perluny kesadaran dari pemilik lahan untuk tidak membakar lahanny.. Clario Ersi Hoi .. Palembang kami masyarakat sumsel, khusus pedesaan sampe kota minta nian hoi adoke hujan buatan pecak nyambut seagem dulu. Tlnglah oi ngeri nian dgn kebakaran lahan, tambah lagi pencarian pnddk cuma betani , kering galo bak ini hari . Tlng pemda adoke hjn BUATAN. Amisita Se

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

KABUT — Kabut menyelimuti kawasan Jembatan Ampera, Kamis (6/9) pagi.

Pemerintah setempat bersosialisasi pada masyarakat untuk Berhenti bakar hutan ada cara lain tuk menggarap lahan selain membakar.... Pirdaus Thesser Daus Mini sbagai rakyat blh aja bkar lhan ny sndiri Tpi sbagai aparat pmerintah hrus brtindak

tgas.... Jangan cuman bisa makan gaji ny aja... Meli Agustin Mari kita perbaiki.. Bayoe Bae perasaan tiap mlm di ats jm 22.00 da ke-liatan asap2 bertaburan. Mgkn org bkrY d wkt mlm2. Ardian Wira Nata gara2 GLO-

BAL WARMING lha it, GLOBAL WARNING jg gara2 manusio. ujung2 nyo maseh kito thulha yg salah, , it lha manusio . G e n j i Serizawa Izaki Di nikmatin ajalah Pakcik Freddy Henddy Dalam negeri koq impor? Gak tepat ni pemilihan kata2nya. Cb ganti asap kiriman dari riau dan jambi.

SABTU 8 SEPTEMBER 2012 21 SYAWAL 1433 H

ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 12.01 WIB : . ...15.16WIB :.... 18.04 WIB : ... 19.12 WIB

MINGGU 9 SEPTEMBER 2012 22 SYAWAL 1433 H

SUBUH : 04 .42 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo, DIREKTUR: Ir HM Soleh Thamrin, Bambang Hartono. PEMIMPIN UMUM: Ir HM Soleh Thamrin. . PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391.

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


4

SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012

Pasang CCTV Cuma Rp 3,9 Juta ● Promo Akhir Bulan ● Gratis 500 Flashdisk

SRIPO/DEWI HANDAYANI

KARYAWAN – Seluruh karyawan Sarana Solusindo berpose bersama di kantor pelayanan. Foto diambil Jumat (7/9) kemarin.

SRIPO/DEWI HANDAYANI

KAMERA – Branch Manager Sarana Solusindo, Ricky Irawan menunjukkan contoh kamera, perangkat CCTV yang ditawarkan, Jumat (7/9) lalu.

PALEMBANG, SRIPO – PT Sarana Solusindo punya cara khusus untuk menggaet konsumen serta meningkatkan penjualan. Pihaknya membagikan 500 unit flashdisk bagi konsumen yang bergabung melalui website www.saranacctv.co.id “Kita tunggu hingga akhir September ini. Cukup melakukan registrasi melalui web kita, lalu datang ke kantor. tunjukkan bukti registrasi, belanja dan flashdisk-nya langsung kita berikan gratis,” kata Ricky di ruang kerjanya, Jumat (7/9). Menurut Ricky, pihaknya tidak

mewajibkan nilai belanja, meski yang bersangkutan hanya membeli pulpen sekalipun, flash disk tetap akan diberikan secara cuma-cuma. Dikatakan pola ini dilakukan untuk lebih memperkenalkan Sarana Solusindo yang fokus pada penjualan dan pemasangan perangkat CCTV. Jika konsumen sudah melakukan registrasi, lanjut dia, banyak benefit yang didapatkan, seperti program potongan harga dan promo-promo lainnya. Seperti saat ini diberikan promo khusus, yakni paket pemasangan CCTV seharga Rp 3,9

juta. Didalamnya sudah memuat empat unit kamera indoor, DVR, recording satu minggi dan hardisk 250 GB, conector, kabel 100 meter dan gratis pemasangan, termasuk pemasangan instalansi kabel dan kamera. ���Kalau normalnya paket seperti ini bisa sampai Rp 5 juta,” katanya. Selain paket ini, pihaknya menyediakan paket promo pemasangan CCTV murah yang bisa dilihat langsung melalui website. Selama ini, konsumen kebanyakan adalah perkantoran dan perumahan menyusul makin maraknya aksi pencurian. Lama-

nya pemasangan maksimal satu hari. “Saat ini CCTV sudah jadi kebutuhan, makanya target penjualan 300an unit perbulan bisa tercapai,” katanya. Selain menyiapkan teknisi profesional dan sudah berpengalaman, pihaknya juga memberikan jaminan garansi satu tahun, kalau barang rusak langsung ganti baru. “Kita juga kasih survey gratis. Jaminan IC Sony Jepang asli, badan usaha karena pada umumnya misal ada kerusakan bisa langsung kesini, jelas dan langsung ada,” katanya. (why)


SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012

7

Bangun Kedekatan Ayah dan Anak ● Dengan Cara Tidur Bersama UMUMNYA, urusan merawat buah hati mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi di malam hari diserahkan kepada ibu. Sifat keibuan seorang perempuan secara naluriah akan muncul ketika ia memiliki anak. Hal ini pula yang menyebabkan seorang ibu memiliki ikatan yang lebih kuat secara bio-

logis dan lebih memahami kebutuhan anak-anaknya dibandingkan sosok ayah. Namun, hal itu bukan berarti sosok ayah tidak

bisa lebih dekat dengan buah hatinya. Penelitian menunjukkan seorang ayah pun bisa mengalami perubahan biologis terkait kedekatan dengan anak-anaknya. Oleh karena itu pula, seorang ayah juga perlu ikut ambil bagian dalam fase tumbuh

kembang anak. Karena pengasuhan ayah turut mempengaruhi ketahanan dan kepribadian anak. Sebuah penelitian melibatkan 350 responden lakilaki berusia 25 dan 26 tahun yang berstatus ayah menemukan, ayah yang tidur satu tempat tidur bersama anak-anaknya cenderung mengalami perubahan hormon. Penurunan hormon testosteron pada pria saat tidur dengan anak-anak membuat mereka lebih peka dan menjadi orangtua yang lebih baik. Hasil temuan ini mementahkan anggapan umum bahwa secara biologis, hanya ibu yang peka terhadap kebutuhan anak-anaknya. Para peneliti mengka-tegorikan kedekatan para ayah berdasarkan kedekatan mereka dengan anakanaknya saat tidur. Ada ke-

lompok ayah yang tidur sendiri, kelompok ayah yang tidur di kamar sama dengan anak, dan ayah yang tidur di satu tempat tidur bersama anaknya. Kadar testosteron para ayah ini dicek melalui sampel air liur yang dikumpulkan sebelum dan setelah bangun tidur. Hasilnya, kadar testosteron pada ayah yang tidur sendiri dan tidur di ruang yang sama tidak mengalami perubahan. Sedangkan ayah yang tidur di satu tempat tidur bersama anaknya mengalami penurunan hormon sebelum ia terlelap tidur. Untuk Kedekatan Lee Gettler, antropolog dari Universitas Notre Dame dan penulis penelitian mengatakan, secara psikis ayah memiliki kapasitas untuk dekat menanggapi anak-anaknya. Pada

studi sebelumnya menunjukkan, ayah yang bermain dengan anak, menyuapi, membacakan cerita sebelum tidur mengalami penurunan testosteron. Gettler menambahkan, penelitian baru ini ingin menggambarkan bahwa saat malam datang, kadar testosteron menurun ketika ayah mendekat pada anakanaknya. Setelah selama seharian penuh mereka mengerjakan aktivitasnya. “Testosteron adalah hor-

mon yang kerap diwacanakan oleh publik, anggapan bahwa “kejantanan” didorong oleh testosteron selalu mendominasi pembicaraan. Ada bukti bahwa secara psikis pria juga bisa menjadi orangtua, sesuatu yang selama ini dianggap hanya dimiliki para wanita,” ujarnya. Peran aktif ayah dalam mengasuh anak mungkin bukan hal baru. Menurut Gettler, pria telah lama mengambil peran ini. (kc)

IST

Ibu Hamil Takut Olahraga Meskipun latihan selama masa kehamilan telah terbukti memberikan manfaat kesehatan, tetapi masih banyak ibu hamil yang takut untuk melakukannya. Mereka beranggapan, olahraga saat hamil akan menimbulkan risiko yang membahayakan janin. “Meskipun kami sudah

IST

mengatakan hal ini berulang-ulang selama 10 tahun terakhir, ibu hamil masih saja takut melakukannya, karena khawatir akan menyakiti anak mereka,” kata peneliti, Melissa J. Hague, MD, seorang asisten profesor klinis kebidanan dan ginekologi di University of Kansas School of Medicine di Wichita. Dalam peneliti yang melibatkan sekitar 90 wanita hamil, Hague mengungkapkan bahwa banyak wanita yang berhenti melakukan aktivitas fisik setelah hamil.

Beberapa di antara mereka mengaku tidak pernah berpikir untuk melakukan latihan, bahkan untuk aktivitas yang sangat aman seperti berjalan. “Saya sangat terkejut,” ujar Hague yang mempublikasikan temuannya minggu ini pada pertemuan tahunan American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) di San Diego. Pada tahun 2002, ACOG mengeluarkan rekomendasi tentang latihan selama kehamilan. Menurut mereka, ibu hamil tanpa komplikasi saat kehamilan tetap bisa aktif dengan persetujuan dokter. Ibu hamil juga harus memodifikasi latihan mereka sebagai indikasi medis. Meski begitu, wanita yang punya kebiasaan tidak aktif harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memulai program latihan.

Menurut ahli, latihan dalam tingkat moderat selama 30 menit atau lebih, setiap hari selama seminggu aman untuk wanita hamil tanpa komplikasi. Aktivitas yang memiliki risiko tinggi untuk jatuh, olahraga kontak, dan menyelam tidak dianjurkan. Rincian studi Dalam kajiannya, Hague dan rekan melakukan wawancara telepon dengan 90 wanita. Para partisipan diketahui memiliki usia kehamilan 16-30 minggu. Sebelum hamil, hampir setengah dari wanita mengaku terbiasa berolahraga secara moderat setidaknya 90 menit setiap minggu. Setelah hamil, kurang dari 27 persen peserta yang masih melakukan aktivitas fisik. “Mereka mengatakan kalau mereka takut akan menyakiti bayi,” kata Hague.

IST

Dalam analisanya Hague menemukan, sekitar 62 persen dari mereka yang berolahraga selama kehamilan berpikir bahwa olahraga lebih dari 30 menit aman. Hanya 18 persen saja dari mereka yang tidak berpikir begitu. Hague juga menemukan adanya perbedaan sikap atau pandangan pada setiap etnis terkait pengaruh olahraga selama kehamilan. Hampir 89 persen wanita kulit putih mengatakan olahraga jalan cepat merupakan latihan yang aman selama kehamilan, dan 90 persen mengatakan berenang aman. Sementara itu, hanya 60 persen dari kelompok etnis lain yang berpikir bahwa olahraga jalan cepat aman, dan hanya 67 persen yang berpikir renang aman buat ibu hamil. (kc)

Sudahkah Anda Cek Kolesterol? JUMLAH orang dewasa yang mengatakan mereka memiliki kadar kolesterol yang tinggi terus meningkat. Kabar baiknya adalah mengetahui bacaan kolesterol bisa membuat kita menanggapi masalah kolesterol secara lebih serius. Kebanyakan perbincangan mengenai kolesterol selalu berisi angka-angka. Namun tak banyak orang yang mengetahui bahwa kolesterol adalah faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Ketika kolesterol dan lemak berkeliaran melalui sistem peredaran darah, keduanya berulangkali akan berbenturan dengan dinding-dinding arteri. Sebagian akan menempel dan mempersempit arteri sehingga bisa menyumbat aliran darah ke jantung. Pola makan orang di zaman modern ini membuat mereka terlalu banyak mengasup sumber-sumber kolesterol sehingga angka kolesterol mereka tidak sehat. Untuk dinyatakan normal, kadar kolesterol jahat (LDL) Anda idealnya kurang dari 100 dan kadar kolesterol baik (HDL) lebih dari 40. Sementara kadar trigliserida (TGA) sebaiknya kurang dari 150. Kadar kolesterol harus dicek melalui pemeriksaan darah karena kebanyakan tidak bergejala sehingga orang tidak menyadari kolesterol mereka naik. Mengetahui kadar kolesterol adalah langkah awal yang penting untuk melakukan tindakan pencegahan dan penurunan kadar kolesterol sehingga risiko Anda terkena penyakit jantung dan stroke bisa ditekan. (kc)


8

SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012


SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012


10

SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012

Tenang Saja Kereta Api Jauh ● Pengendara Motor Nekat ● TTerobos erobos P alang Pintu R el KA Palang Rel MARTAPURA, SRIPO - Sebagian pengendara sepeda motor nekat melampaui palang pintu pengaman perlintasan rel Kereta Api (KA) di kawasan Kotabaru, Martapura, Kabupaten OKU Timur, Jumat (7/9). Padahal, KA yang akan melintas sudah semakin dekat, namun pengendara motor tetap rebutan menerobos palang pintu melalui celah-celah di bagian sisi. “Tenang saja, masih jauh, tidak akan kena, lagipula bukan hanya kita yang melakukan hal itu, hampir semua pengendara motor melewati pintu plang perlintasan dan hampir mendekati rel setiap KA akan melintas,” ujar Eko (28) pengendara motor tinggal di kawasan Cidawang Martapura. Pengamatan di lapangan, sejumlah pengendara setiap hari terlihat tidak mempedulikan keselamatan mere-

ka dengan sengaja melampaui pintu perlintasan meskipun sudah ditutup dan kereta api sudah membunyikan klakson dengan panjang sejak beberapa ratus meter sebelum tiba di pintu perlintasan. Sejumlah pengendara ketika dimintai komentar mengenai kenekatan mereka melewati pintu perlintasan saat KA akan melintas mengaku tidak khawatir akan terjadi kecelakaan. Mereka beralasan, jarak antara lokasi mereka berhenti dengan KA yang sedang berjalan cukup jauh sekitar satu hingga dua meter. Menurut Eko, kebiasaan pengendara bermotor melewati pintu pembatas setiap kereta akan melintas sudah menjadi pemandangan biasa yang selalu terjadi setiap hari ketika kereta akan melintas. Amir warga yang tinggal

di sekitar perlintasan rel KA, mengaku khawatir setiap kali melihat pengendara menumpuk di sekitar rel dari berjarak kurang lebih satu meter dari KA yang akan melintas. “Yang ditakutkan pengendaranya khilaf dan menarik gas sepeda motornya hingga membentur KA. Terlebih ketika mereka membawa serta anak kecil yang didudukkan di depan. Saya kadang merinding melihat mereka terlalu dekat dengan perlintasan rel KA,” ujarnya. Sebenarnya kata Amir, kesalahan juga terletak pada petugas PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) yang tidak menutup seluruh pintu KA hingga ke ujung jalan. Jika plang penutup pintu perlintasan menutup seluruh jalan tentu tidak akan ada motor yang melintas dan melewati pembatas dengan rel KA itu. (mg3)

SRIPO/EVAN HENDRA

NEKAT — Pengendara sepeda motor nekat melewati palang pintu pengaman perlintasan rel Kereta Api (KA) di kawasan Kotabaru, Martapura, Kabupaten OKU Timur, Jumat (7/9).

5.038 Eksemplar Soal Disegel

Tangani 76 Kasus DBD ● Sepanjang TTahun ahun 2012 PAGARALAM, SRIPO Kota Pagaralam merupakan salah satu kawasan yang bukan daerah Endemik penyebaran nyamuk Aides Aigepty. Hal ini disebabkan Kota Pagaralam bercuaca dingin. Namun sepanjang Tahun 2012 ini, pasien yang menderita penyakit Demam Berdarah Denque (DBD) meningkat. Data yang dihimpun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah Kota Pagaralam, Agustus 2012 sedikitnya pasien suspect DBD mencapai 76 orang. Sedangkan saat lebaran lalu ada 14 pasien DBD.

Jumlah ini meningkat dibandingkan Juli 2012 lalu yang hanya 9 pasien. Direktur RSUD Besemah, dr Eddy Kenedi didampingi Kasi Rekam Medik Ermiza mengatakan, umumnya pasien yang menderita DBD adalah orang dewasa. “Kebanyakan pasien terkena adalah dewasa bukan anak-anak. Pasien penderita DBD ini umumnya menjalani rawat inap hingga enam hari,” ujar Ermiza. Jumlah pasein DBD ini merupakan pasien dari warga yang berdomisili di Kota Pagaralam. Sementara pa-

sien dari warga yang berdomisili di kawasan Kabupaten Lahat dan Empat Lawang tidak terlalu banyak. Data Kasus DBD sepanjang Tahun 2012, Januari 11 kasus, Februari 7, Maret 14, April 4, Mei 4, Juni 13, Juli 9, Agustus 14 kasus. Sedangkan Tahun 2011, Januari hingga April nihil, Mei dan Juni 1 kasus, Agustus dan September 3 kasus, Oktober 19, November 4 kasus, Desember 1 kasus. “Jika dibandingkan jumlah pasien DBD untuk Tahun 2011 dan 2012 sangat terlihat peningkatannya. Karena selama 2012 ada 76 kasus, sedangkan 2011 hanya

32 kasus. Jika dilihat dari angka tersebut peningkatan kasus DBD lebih dari 100 persen,” jelasnya. Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pagaralam, Hermawan melalui Kasi Pengendalian Penyakit, Nusa Indah mengungkapkan pihaknya belum berani memastikan jumlah pasien yang menderita DBD positif. Karena untuk mengetahui jumlahnya harus dilakukan pengujian laboratorium dari sampel kasus suspect DBD yang diterima Dinkes. “Untuk keperluan itu harus melakukan pengujian sampel darah ke Palembang,” jelasnya. (mg16)

Bangun Madrasah Yahya Al-Haq

DOK.SRIPO

H Mawardi Yahya

INDRALAYA, SRIPO - Bupati Ogan Ilir (OI), H Mawardi Yahya, Jumat (7/9) resmi membuka Madrasah Yahya Al Haq, Yayasan Yahya Al Haq di Desa Sukaraja, Kecamatan Tanjungraja. Pendirian madrasah ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui bidang keagamaan. Apalagi Kabupaten Ogan Ilir sebagai lumbung pendidikan. “Pendidikan agama merupakan salah satu elemen yang sangat penting dan strategis bagi pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini disebabkan karena pendidikan agama, di samping sebagai wadah bagi transformasi ilmu pengetahuan agama, juga merupakan sarana yang paling efektif dalam penanaman nilai-nilai moral spiritual dan sosial keagamaan,” kata Mawardi Yahya.

Menurut Mawardi, Pemerintah Daerah (Pemda) OI selama ini telah melakukan berbagai upaya dan terobosan guna menjadikan pendidikan agama di Kabupaten OI sebagai pendidikan yang berkualitas dan bermutu tinggi, sesuai dengan harapan masyarakat. “Selama saya menjabat Bupati OI dua periode, berbagai program serta bantuan dan terus akan dilakukan Pemda OI dalam upaya meningkatkan layanan kependidikan agama,” ucapnya. Mawardi menambahkan, Madrasah Yahya Al Haq tahap awal ini dibuka untuk sekolah tingkat TPA/Diniayah dengan tenaga pengajar yang sangat berkualitas. Madrasah Yahya Al Haq ini didirikan atas wasiat alm H Yahya Bin Achmad, yang bercita-cita untuk membangun madrasah. Madrasah ini sepenuhnya diniatkan oleh alm H Yahya Bin H Achmad. (std)

Tubuh Rogaya Tertimbun Koral

● Dumptr uk Pecah Ban TTer er guling Dumptruk erguling LUBUKLINGGAU, SRIPO Rogaya (42) yang tinggal di Jalan Kenanga II Lubuklinggau Utara melintas perlahan menyusuri trotoar di kawasan Jalan Ahmad Yani Lubuklinggau, Jumat (7/9) sekitar pukul 08.00 pagi, sambil menenteng “sangkek” dagangannya. Di saat bersamaan, ada dumptruk BG 4103 ML penuh muatan koral parkir di pinggir trotoar itu. Sopir dan kernet dumptruk sedang menambal ban bagian belakang yang pecah di tempat tambal ban. Disaat itulah, tanpa diduga dongkrak penahan dumptruk bergeser, sehingga dumptruk itu oleng dan terguling ke kiri. Muatan koral dalam bak dumptruk itu pun tumpah. Rogaya, yang saat itu berjalan persis disisi kiri bak

dumptruk sontak kaget dan terpekik ketakutan melihat dumptruk terguling kearahnya. Reflek, pedagang makanan keliling itu meloncat dan mepet kearah pagar tembok rumah makan agar tidak tertimpa dumptruk. Meski berhasil menghindar dan tidak terhimpit dumptruk, namun tak urung, tumpahan koral masih mengenai tubuhnya. Koral dari dalam bak dumptruk itu tumpah sangat cepat, sehingga menimbun lebih dari separuh bagian tubuhnya. Untunglah bagian kepalanya tak tertimbun koral, sehingga ia masih bisa bernafas dan berteriak minta tolong. Sedangkan, sopir dan kernet dumptruk kabur melihat kejadian tak terduga itu. Peristiwa itu kontan me-

SRIPO/AHMAD FAROZI

TERGULING —Dumptruk penuh muatan koral terguling saat akan mengganti ban yang pecah di kawasan Jl A Yani Lubuklinggau, Jumat (7/9).

narik perhatian warga sekitar. Melihat korban tertimbun koral, mereka pun segera berdatangan memberikan pertolongan. Untuk mengeluarkan korban dari dalam timbunan, warga menggunakan tangan, karena khawatir jika menggunakan cangkul atau sekop bisa melukai korban. “Kejadiannya cepat sekali. Saat itu, dumptruk ini pecah ban, dan didongkrak. Mungkin karena dongkraknya bergeser, truk jadi oleng dan muatannya tumpah. Kebetulan ibu penjual makanan keliling itu lewat, jadi tertimbun tumpahan koral. Untung banyak warga, jadi cepat ditolong,” ujar Anto, salah seorang warga yang ada didekat lokasi kejadian. Setelah berhasil dikeluarkan dari timbunan koral, korban sangat syok dan sulit bernafas. Ia pun kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun, karena cederanya dianggap tak terlalu parah, beberapa jam kemudian ia diperbolehkan pulang. “Hanya bagian kaki kirinya yang luka sedikit, mungkin tergores koral yang tajam. Awalnya ia sulit bernafas jadi diberi oksigen. Karena kondisinya agak mendingan, maka diperbolehkan pulang. Cuma kakinya masih agak lemas dan belum kuat berjalan,” ujar Camay, salah seorang keponakan korban kepada Sripo, Jumat (7/9). (zie)

ta TTes es CPNS ● 3.133 Peser Peserta BANYUASIN, SRIPO - Sebanyak 5.038 eksemplar soal tes uji kompetensi dasar (UKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Banyuasin yang telah digandakan di Balitek Unsri, Jumat (7/9) diserahterimakan kepada Pemkab melalui BKD Banyuasin. Naskah soal tes CPNS itu dikemas dalam 46 kotak yang disegel dan disimpan di tempat khusus dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Pengamatan Sripo, penyerahan soal disampaikan perwakilan Balitek Unsri kepada Kepala BKD Meldi Sartono, Jum’at (7/9) sore disaksikan Ketua DPRD H Agus Salam, Inspektorat Ir Supriono, Kasat Intelkam Polres Banyuasin AKP Mizon Bahri, Kajari Pangkalanbalai dan beberapa LSM. Dalam penyerahan naskah soal-soal tes CPNS itu juga dilakukan penandatangan berita acara penyerahan. Kepala BKD Banyuasin, Drs Meldi Sartono mengatakan, naskah soal yang diterima dari Balitek Unsri itu ada 5.038 eksemplar. Rinciannya naskah tes untuk S1 sebanyak 2.750 eksempar, D II dan D III 2.090 eksemplar, untuk peserta SLTA 198 eksemplar. Soal ini berada di dalam 25 kotak untuk soal S1, 19 kotak DIII dan dua kotak untuk soal SLTA.

“Soal yang diterima ini sudah termasuk 10 persen cadangan, sedangkan untuk lembar jawaban komputer (LJK) ada 5.038 eksemplar termasuk 10 persen cadangan,” kata Meldi Sartono seraya menyebutkan dalam setiap kotak berisi 10 amplop soal. Selanjutnya, soal ini disimpan di ruang khusus yang dijaga aparat kepolisian dengan pintu ruangan digembok dan disegel. “Tepat pukul 06.00 ruangan baru dibuka dengan disak-

sikan berbagai pihak untuk selanjutnya dilakukan proses pendistribusian kepada petugas yang berada di 15 lokasi tes CPNS,” jelasnya. Kapolres Banyuasin, AKBP Agus Setiyawan melalui Kasat Intelkam AKP Mizon Bahri mengatakan, pihaknya menugaskan anggota Sabhara untuk menjaga keberadaan naskah soal tes CPNS itu. “Ada lima petugas dengan senjata lengkap ditambah anggota Intelkam yang menjaga lokasi penyimpanan soal-soal untuk tes CPNS itu. Petugas diinstruksikan tidak boleh lenga sedikit pun,” katanya. (udn)

SRIPO/SYAIFUDDIN

TANDATANGAN — Ketua DPRD Banyuasin, H Agus Salam disaksikan Kepala BKD dan Inspektorat menandatangani kertas segel ruangan tempat penyimpanan naskah soal-soal tes CPNS, Jumat (7/9).

SPBU Kehabisan Stok Solar

● Antr ean T Antrean Trr uk 1,5 KM LAHAT, SRIPO - Dibolehkannya angkutan batubara membeli solar bersubsidi, membuat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)

di Kabupaten Lahat dipadati truk besar, Jumat (7/9). Antrean truk tidak terhin-darkan, karena persediaan solar yang dimiliki SPBU tidak

SRIPO/TOMMY SAHARA

ANTRE — Antrean truk batubara yang hendak membeli solar di SPBU Bandarjaya mengular hingga 1,5 KM di Jl RE Martadinata Kota Lahat, Jumat (7/9/).

cukup memenuhi ratusan kendaraan yang antre. Dampaknya, truk tergolong angkutan industri berjejer di tepi jalan hingga panjangnya mencapai 1,5 kiometer. Pengamatan Sripo, an-trean truk angkutan batubara terlihat di semua SPBU di Kota Lahat. Berbeda dengan sehari sebelumnya, kali ini jumlah truk jauh lebih banyak. Bahkan mencapai ratusan unit, dan berjejer di tepi jalan hingga 1,5 KM. Truk bahkan sudah antre sejak subuh agar mendapatkan solar bersubsidi. Namun hingga sore sebagian truk batubara tidak kebagian, karena persedian solar di SPBU habis terjual. SPBU Kota Raya di kawasan Desa Kotaraya Kecamatan Kota Lahat, terjadi antrean truk batubara hingga 100 meter sejak pagi.

Meskipun persedian solar belum datang dari Pertamina, tapi sopir truk sudah antre di luar SPBU. Namun persediaan yang dipasok pertamina dalam hitungan jam ludes, hingga sebagian truk tidak kebagian. Sehingga mereka memilih tetap antre, dan berharap pasokan datang lagi. Agus (32) operator SPBU Bandar Jaya menjelaskan, persedian solar yang masuk ke SPBU itu mengalami pengurangan dari Pertamina. Biasanya sehari dipasok hingga empat kali menggunakan tanki kapasitas 5.000 liter, namun kali ini hanya sekitar dua hingga tiga kali saja pasokan datang. “Setelah stok solar masuk paling 3 jam sudah habis terjual. Truk yang antre dan belum kebagian harus menungu suplai selanjutnya,” ujar Agus. (mg10)

Ratusan e-KTP Salah Cetak TEBINGTINGGI, SRIPO Petugas di Kantor Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Empatlawang, menarik kembali kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) salah cetak yang terlanjur dibagikan kepada wajib KTP. Petugas kecamatan juga menghimbau wajib KTP yang sudah menerima eKTP agar mengecek data yang tertera di KTP apakah sudah benar atau ada kesalahan. “Jika datanya tidak cocok, silakan e-KTP dikem-

balikan kepada petugas kecamatan,” kata Camat Tebingtinggi, Alhumaidi Saman saat ditanya Sripo, Jumat (7/9). Pihaknya melakukan penarikan e-KTP yang sudah dibagikan kepada warga namun ada kesalahan. Disebutkan, jika ada perbedaan data seperti tanggal dan tahun kelahiran, agar segera melapor ke kantor kecamatan untuk dilakukan penarikan. “Tidak bisa dipungkiri memang banyak e-KTP yang calah cetak dan berubah datanya, seperti

tanggal dan tahun kelahiran,” jelas camat. Menurutnya, dari sekitar 8.000 KTP yang sudah dibagikan di wilayah Tebingtinggi, pihaknya sudah menerima ratusan lembar KTP yang mengalami kesalahan data. e-KTP yang salah data ini akan ditarik kembali. “Kesalahan cetak itu umumnya soal data. Agar tidak ada permasalahan ke depan, maka kesalahan itu akan diperbaiki kembali,”urainya seraya menambahkan, penarikan e-KTP salah cetak itu berdasarkan surat edaran Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Empatlawang. Hal senada diungkapkan Camat Lintangkanan, Rahmat Riyandi. Menurutnya, sebagian eKTP yang dibagikan kepada warganya terjadi kesalahan cetak. Kepala Disdukcapil Empatlawang, Choiri Badri mengakui, surat edaran mengenai penarikan e-KTP yang salah cetak sudah disampaikan ke seluruh camat di wilayah Empatlawang. (st2)


SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012

11

Dua Air Terjun Satu Muara � Ditemukan di Desa Pandandulang

SRIPO/ZAINI

PINDAH — Sejumlah atlet anggar Sumsel yang menginap di Rusunawa Kompleks Unversitas Lancang Kuning, Jumat (7/9), membawa perlengkapannya, pindah ke tempat lain karena fasilitas dan kamar Rusunawa tidak layak huni.

Atlet Sumsel Diungksikan „ dari halaman 1 meng-cancel penginapan ini, dan akan mempertanyakan teknis pengembalian uangnya,” katanya, Jumat (7/9). Dikatakannya, sebenarnya seluruh biaya untuk penginapan para atlet ini sudah disetor ke PB PON Riau. Hanya saja, melihat kondisinya yang sangat tidak memenuhi standar, makanya KONI Sumsel memilih untuk membatalkannya dan memutuskan untuk menginap di hotel. Padahal awalnya, penginapan di hotel ini diperuntukkan bagi official, supervisor dan panitia pendamping setiap cabang olahraga. “Oleh karena itulah, saat ini kita sedang berusaha

Kontainer Isi Minyak Dibongkar Reskrim „ dari halaman 1 Boombaru dengan menggunakan kapal kargo, Jumat (7/9). Petugas belum bisa memastikan, apakah muatan dalam kontainer limbah oli bekas atau minyak mentah. Namun ketika dicek labotorium dan sudah diketahui hasilnya, dipastikan muatan kontainer adalah minyak mentah. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol Djoko Julianto mengatakan, setelah dicek labor dan dibongkar di hadapan pihak Pelindo, Pabean Bea Cukai dan KPLP Pelabuhan, muatan kontainer positif minyak mentah. Bisa digagalkannya penyeludupan minyak mentah ini, berkat dari laporan masyarakat. “Modus penyeludupan ini, bisa dikatakan modus terbaru dari marak-maraknya penyeludupan minyak mentah. Dipastikan minyak mentah yang sudah dikemas dalam kontainer, didatangkan dari kawasan Muba dan Banyuasin. Informasi dari masyarakat, aktivitas penyeludupan ini hampir berjalan satu tahun,” ujarnya. Dikatakan Joko, pihak perusahaan yang melakukan penyelundupan ini yakni PT Bintang Sampoerna Mas (BSM). Dalam surat izin usahanya, PT BSM sebagai perusahaan pengiriman limbah oli bekas. Petugas sudah mengaman-

Deg-degan Ketika Diarak Ramai-ramai „ dari halaman 1 bang H Romi Herton. Zaini dan Nurwana, salah satu pasangan pengantin, mengaku sangat bahagia bisa duduk bersanding dengan pasangan masingmasing. Meski ada perasaan malu karena harus menjalani prosesi nikah dan resepsi yang tak biasa, namun keduanya merasa bersyukur akhirnya bisa hidup serumah dan halal setelah menikah. “Tadinya saya agak degdegan karena banyak sekali warga yang mengarak kami. Tapi sekarang tidak lagi. Malah kami sangat bahagia banyak yang menyaksikan kalau kami sudah menikah,” ujar Zaini. Acara resepsi pernikahan

mencari lokasi penginapan kembali yang lebih layak untuk menampung seluruh kontingen Sumsel baik itu atlet maupun official pendukung,” ujarnya. Dhenie mengeluhkan kinerja dari Panitia PB PON yang terlihat tidak siap untuk mengatasi persoalanpersoalan yang ada saat ini. Selaku penyelenggara, seharusnya panitia bisa lebih profesional, dan bersikap tanggap karena dari awal permasalahan ini, memang sudah menjadi sorotan nasional. Terlebih lagi, jadwal pembukaan PON yang sudah tidak akan lama lagi digelar yakni pada Minggu (9/9) mendatang. “Kita juga lihat para atlet dari daerah lain pun sudah mulai berdatangan, dan tampaknya pun mereka lebih memilih untuk menginap di hotel dibanding di wisma atlet yang telah disediakan. Meski fasilitas penginapan ini kita hanya

bayar separuhnya saja, namun apabila kondisinya begini (tidak layak) tentu lebih baik jika kita keluar dan menginap di hotel saja sekalian,” ucap Wakil Ketua V KONI Sumsel ini. Senada dengan apa yang disampaikan Dhenie, salah satu atlet anggar Sumsel, Dolly Rosana mengungkapkan bahwa, faktanya memang kondisi wisma atlet yang ditempatinya bisa dibilang sangat banyak kekurangan. Ia bersama atlet lainnya dan jajaran pelatih yang menginap di Rusunawa Universitas Lancang Kuning malah memutuskan untuk minta dicarikan penginapan lain yang lebih layak. “Semuanya masih belum tertata, lampu, bantal, sprei semuanya belum dipasang. Bahkan kamar pun belum dibersihkan, sementara kita yang ingin membersihkannya sapu pun tidak ada. Janjinya mereka baru akan

membenahi ini semua pada malam harinya. Sementara kita tunggu dahulu realisasinya,” keluh Dolly. Seperti diketahui, ratusan kontingen PON dari Sumsel sudah tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, Jumat (7/ 9). Sambutan hangat diberikan oleh tuan rumah PON XVII Riau 2012 dengan tarian khas setempat. Ketua Kontingen PON Sumsel, Dhenie Zainal mengatakan, setiba di Pekanbaru, Riau, tim akan mulai ditempatkan di penginapan masing-masing. Bagi cabor yang bertanding di Kabupaten Siak (balap sepeda dan sepatu roda) dan Kabupaten Palalawan (tinju), akan disiapkan mobil khusus untuk menuju ke lokasi. “Begitu pun dengan media diharapkan bisa berkelompok dan jangan terpisah-pisah,” jelasnya sesaat setelah tiba di Pekanbaru. (cw2)

kan dua pegawai perusahaan, yakni DO dan DI ketika berada di TKP. Sementara ini keduanya masih berstatus sebagai saksi untuk dimintai keterangan. “Terkait bisa lolosnya minyak mentah yang diselundupkan, secara protapnya bukan ranah petugas penyidik. Dalam kasus ini pihak Pelindo, Pabean Bea Cukai dan adminitrasi pelabuhan setempat, juga merasa tertipu. Tapi pihakpihak ini akan segera juga diperiksa petugas penyidik,” ujar Djoko. Modus penyelundupan minyak mentah melalui akses laut, Djoko mengatakan modusnya tergolong sangat berbahaya. Minyak mentah yang mudah terbakar, hanya dilapisi terpal seperti balon seukuran kontainer. “Jika suhunya panas atau ada percikan api sedikit saja dekat kontainer, bisa jadi ada ledakan. Apalagi jika kontainer diangkut pakai mesin dan tentunya minyaknya terguncang,” ujar Djoko. Ketika ditanyai apakah penyelundupan ini melibatkan oknum-oknum tertentu seperti aparat dan dinas pemerintah, Djoko mengatakan, pastinya kasus penyelundupan minyak mentah yang merugikan negara ratusan juta ini tetap akan diselidiki. Smentara petugas akan mengenakan undang-undang Migas terhadap pihak perusahaan yang melakukan penyeludupan. Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova ketika ditemui di ruang kerjanya membenarkan polisi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minyak mentah. “Kita mendapatkan laporan dari warga

dan langsung mendatangi TKP,” katanya Ditambahkan, setelah dilakukan mengecekan di Labfor Polda Sumsel, muatan kontainer memang benar minyak mentah. Minyak ini dikirim dari Sungaililin yang akan dikirim ke Cina. Diduga penyelundupan minyak mentah yang berasal dari Sungaililin Muba Milik PT BSM. Digerebek saat diletakkan di pelabuhan peti kemas Boombaru Palembang. Depot Terapung Di tempat terpisah, petugas Sat Polair Polresta Palembang berhasil menggrebek kapal tongkang yang dijadikan depot terapung menjual minyak mentah. Tercatat hampir satu bulan beroperasi tanpa dilengkapi izin resmi, kapal tongkang milik Mulyadi (35), dijadikan depot terapung yang menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal. Kapal tongkang yang berkedok seperti kapal angkutan barang ini pun, diamankan petugas ketika beroperasi di perairan Sungai Musi bawah Jembatan Ampera Palembang, Jumat (7/8) pukul 11.00. Dari hasil penggrebekan petugas Sat Polair Polresta Palembang, di dalam kapal tongkang ditemukan puluhan drum dan puluhan jeriken ukuran 35 liter. Sebanyak 15 drum dan empat jeriken terisi penuh BBM ilegal yang totalnya mencapai tiga ton BBM ilegal jenis minyak tanah, bensin dan solar. “Kalau solar dijual Rp 5.500 perliternya, minyak tanah Rp 6 ribu dan bensin Rp5.500. Memang hampir sebulan kami jual minyak di sini (di bawah Jembatan Ampera) dan kami tidak menimbun minyak. Minyak dijual dengan kapalkapal ketek dan tongkang

yang melintas,” ujar Iwan (28), salah satu anah buah Mulyadi, pemilik kapal. Dikatakan Iwan, BBM ilegal didapatnya dari orang lain yang mengantarkan langsung ke kapal tongkang yang dijadikan depot terapung. Kalau beli dari jalur air, perliter dibelinya dengan harga Rp 4.700. Sedangkan dari jalur darat, perliter minyak dibeli seharga Rp 4 ribu. “Kami tahu jualan minyak seperti ini melanggar aturan, tapi cara seperti inilah kami mencari uang untuk keluarga,” ujar Iwan yang juga memiliki hubungan keluarga dengan Mulyadi, pemilik kapal. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Polair Kompol M Haris mengatakan, kapal tongkang berisi BBM ilegal terpaksa dihentikan operasionalnya. Pemilik kapal tidak bisa menunjukkan dokumen lengkap dan surat izin operasional penditribusian BBM. “Indikasinya BBM berasal dari kawasan Sungai Angit Bayung Lincir. Yang didapatkan pemilik kapal langsung dari pihak pengelola tanpa melalui distribusi pihak Pertamina,” ujarnya. Mengenai perbuatan pemilik kapal, Haris mengatakan perbutannya dikenakan pasal 53 huruf D Undang-undang nomor 22 tahun 2011 tentang Migas, yakni pengakutan dan niaga tanpa dilengkapi dokumen yang sah. “Pemilik kapal Mulyadi masih menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan. Ancaman hukuman atas perbuatannya yakni dikenakan hukuman pidana maksimal tiga tahun penjara,” ujar Haris. (mg2/mg19)

tersebut berlangsung cukup singkat. Sempat diisi hiburan berupa tari-tarian khas Palembang, kemudian sambutan-sambutan, termasuk sambutan Wakil Walikota Palembang, doa dan terakhir santap siang bersama. Sebelumnya, wakil walikota Palembang sempat menyerahkan buku nikah berikut bingkisan sebagai kado pernikahan kepada para pengantin. Pada kesempatan itu Romi mengatakan, pernikahan massal bukan suatu hal yang harus dihindari. Sebab di banyak tempat, pernikahan yang dilaksanakan bersama-sama ini banyak terjadi dan memiliki keunikan tersendiri. Ini juga merupakan bagian dari bentuk perhatian masyarakat di sekitar. Sehingga masyarakat yang kurang mampu untuk melaksanakan kewajiban ini bisa terbantu, meski dalam konsep yang sederhana. Romi mengimbau agar

masyarakat tidak sungkan jika memerlukan bantuan terkait kebutuhan semacam ini. Terutama, bagi warga yang tidak mampu, pihaknya siap mengupayakan atau memfasilitasi. Tak lupa dirinya juga memberikan apresiasi kepada Lekas, sebagai organisasi sosial yang sudah memfasilitasi pernikahan massal ini. Menurutnya, ini salah satu bentuk kegiatan positif yang sangat membantu pemerintah dan masyarakat yang memerlukan. “Jadi jangan khawatir bagi yang merasa tidak mampu untuk menikah. Laporkan kepada kami, dan Insya Allah kami upayakan,” tegas Romi. Sementara itu, Hj Sri Agustina, Ketua Panitia Pernikahan Massal ini mengatakan, kegiatan ini bagian dari program kerja Lekas Daerah Sumsel yang memang rutin dilakukan setiap tahun. Kali ini pihaknya mendapatkan 30 pa-

sang pengantin dari beberapa kelurahan. Antara lain dari Kelurahan Tanggatakat, Talangputri dan 16 Ulu. Ia menjelaskan, akad nikah atau ijab kabul sudah dilakukan sehari sebelumnya di Balai Nikah KUA Kecamatan SU II, dan kemarin tinggal resepsi saja. Dikatakan, para pengantin yang mereka fasilitasi umumnya sudah cukup dewasa, dalam arti pasangan termuda berusia 27 tahun. Sementara lainnya lebih dominan pasangan berusia 40 tahun. Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap bisa sedikit membantu meringankan beban masyarakat. Apalagi umumnya para pengantin ini bekerja sebagai buruh harian lepas. “Kita hanya berusaha untuk membantu mereka. Tidak ada paksaan atau iming-iming apa pun. Ini memang sudah rutin kita laksanakan, melalui organisasi kita,” jelasnya. (eko)

KEAJAIBAN alam ditemukan di Desa Pandandulang, Kecamatan Semidangaji, Kabupaten OKU. Dua air terjun berlawanan arah namun bertemu di satu muara atau yang dikenal dengan nama Air Terjun Sungsang, secara tidak sengaja ditemukan warga setempat dan mahasiswa KKN Unbara 2012. Temuan kedua air terjun dengan ketinggian masingmasing 15 Meter dan 4 Meter, langsung direspon oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten OKU, Aufa S Sarkomi SP MSc. Dipandu oleh Kepala Desa Pandandulang Mersi Egenom, Aufa dan rombongan langsung menuju obyek wisata air terjun yang baru ditemukan tersebut. Turut serta dalam rombongan mahasiswa KKN Unbara dan warga yang sudah ikut merintis jalan menuju obyek wisata yang hanya berjarak sekitar 250 Meter dari jalan raya (Jalan Lintas Sumatera). Dua air terjun ini letaknya berdekatan dan bermuara ke satu tempat. Air terjun ini cukup unik dan menarik karena dua air terjun itu mengalir berlawanan arah namun akhirnya bertemu di satu muara. “Mungkin fenomena berla-

SRIPO/ENI

TINJAU — Kadin Disporabudpar, Aufa S sarkomi SP MSc meninjau langsung ke lokasi Air Terjun Sungsang di Desa Pandandulang Kecamatan Semidangaaji OKU, Kamis (6/9).

wanan arah inilah akhirnya warga menyebutkan sungsang alias terbalik,” terang Aufa saat meninjau obyek wisata Air Terjun Sungsang, Kamis (6/9) sore. Aufa optimis obyek wisata ini bisa cepat berkembang. Pertama, lokasinya mudah dijangkau, kemudian dukungan masyarakatnya yang sangat welcome. Untuk tahap awal ini, kata Aufa, akan dibuat jalan setapak menuju obyek wisata, sehingga bisa dikunjungi dan dilakukan sosialisasi. Perjalanan menuju obyek wisata Air Terjun Sungsang, bisa dijangkau dengan ber-

jalan kaki melewati hutan kecil yang sejuk dan teduh. Panorama menuju Air Terjun Sungsang juga cukup menarik apalagi ada anak sungai mengalir jernih dilengkapi dengan bebatuan besar. Di kesempatan itu Kadin Disporaudpar mengatakan untuk lebih memajukan kawasan Air Terjun Sungsang, masyarakatnya harus lebih terbuka dan memiliki keinginan yang kuat untuk kemajuan daerah. Sehingga ke depan dalam pengembangan yang akan dilakukan oleh pemerintah tidak akan ada kendala. (eni)

Paket Obat-obatan Dikira Bom

Anak Sulung Herupati Meninggal karena DBD LUBUKLINGGAU, SRIPO — Rumah sang pengirim paket yang dikira bom untuk Direktur RS Sobirin, Lubuklinggau, nampak lengang Jumat (7/9). Ketika Tribun (Grup Sripo) mendatangi rumah Muhammad Herupati (41) pengirim paket obat obatan di Jalan Kelapa Gading 1 RT 7, Kelurahan Waterpang, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, tersebut hanya ada dua orang yang mengaku saudara pemilik rumah menunggu rumah bercat biru itu. Seorang diantaranya menyampaikan bahwa Herupati dan istrinya Weni Anggraini (30) sedang berada di rumah orangtua istrinya untuk menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Ketua RT 07, Zulkarnaen (25), menyampaikan menurut pengamatannya keluarga Herupati tergolong keluarga cukup bersosialisasi dengan tetangga-tetangga. Bahkan sosok Herupati sangat aktif dalam kegiatan bermasyarakat, apalagi bila ada hajatan pasti

Bandit Beraksi Depan Rumah Dinas Bupati „ dari halaman 1 Menurut penuturan Achmad warga Desa Wanarata eks Trans Batumarta Unit II, Kecamatan Lubukraja Kabupaten OKU, pelaku menggunakan sepeda motor Suzuki Satria warna biru yang plat polisinya ditutupi dengan kantong plastik warna hitam. Tauke karet Batumarta ini mampir ke warung pempek namun tidak tahu ada sepeda motor yang membuntutinya. Achmad yang tauke karet ini baru sadar setelah terdengar bunyi kaca mobil pecah. Bersamaan itu uang tunai Rp 75 juta yang diletakkan di jok depan sebelah kiri sopir sudah berpindah ta-

Hartati Kejangkejang „ dari halaman 1 ter yang menangani Hartati. Terkait pemeriksaan, Hartati akan dipanggil kembali pada tanggal 12 September 2012. “KPK akan menjadwalkan ulang pemanggilan SHM sebagai tersangka pekan depan. Sementara ini informasi yang berhasil dihimpun adalah tanggal 12 September 2012,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi di Kantor KPK, Jakarta, kemarin. (tribunnews.com)

ikut berpartisipasi. “Ia sering mengungkapkan gagasan-gagasannya dalam rapat di lingkup Rukun Tetangga (RT),” ungkapnya. Ia menambahkan keduanya sehari-hari bekerja sebagai pegawai negeri sipil tergolong keluarga yang cukup harmonis. Namun musibah yang menimpa keluarganya terjadi pada hari Jumat dini hari pekan lalu, sekitar pukul 02.00 WIB. “Saya waktu itu berada di luar kota, mendapat kabar bahwa anak pertama Herupati meninggal dunia

karena DBD,” imbuhnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan, kehilangan anak sulung pastinya akan sangat berpengaruh pada mental pasangan Herupati-Weni. “Ia menjadi lebih pendiam dan berbicara seperlunya,” jelasnya. Masih menurut Zulkarnaen, mulai awal puasa hingga menjelang Lebaran RT 07 ini sedang terjangkit wabah Demam Berdarah (DBD). “Banyak warga kami yang terkena wabah DBD. Menurut catatan ada lima warga kami yang terjangkit DBD waktu itu, dua diantaranya tidak lain adalah anak dari Herupati,” ujarnya. Disinggung mengenai paket menghebohkan yang dikirimkan warganya tersebut, ia menjawab sama sekali tidak mengetahuinya. Menurutnya itu merupakan pesan moral yang disampaikan dan tidak mengandung ancaman sedikitpun. “Mungkin itu murni kekecewaan terhadap pelayanan rumah sakit,” pungkasnya. (TS)

ngan. Uang tersebut rencananya untuk transaksi pembayaran getah karet petani di Batumarta, namun apesnya uang untuk pembayaran getah karet ini digondol bandit. Achmad pun langsung mengejar kedua pelaku yang memakai helm dan jaket hitam yang salah satunya bertubuh gemuk. Namun Achmad kehilangan jejak dan tidak berhasil menemukan pelaku yang kabur ke arah Pasar Pucuk Baturaja. Korban langsung melaporkan kasus ini ke Mapolres OKU, mendapat laporan itu petugas piket SPK Polres OKU bersama korban langsung melakukan pengejaran dan menyisir Kota Baturaja. Kapolres OKU, AKBP Azis Saputra melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Median Utama didampingi Kasubag Humas, AKP Maman Sumatri mengatakan pihaknya sudah melaku-

kan pengejaran. Polisi juga sudah melakukan penyisiran di seputar Kota Baturaja dan menutup pintu-pintu keluar dari Kota Baturaja. “Kita sudah mengerahkan anggota buru sergap dan resmob untuk mengejar pelaku, namun belum ada titik terang,” jelas Kapolres seraya menambahkan kasus ini akan terus diselidiki. Di kesempatan itu Kapolres OKU menghimbau masyarakat yang akan melakukan transaksi atau membawa uang dalam jumlah banyak baik untuk disimpan di bank atau mengambil di bank agar meminta bantuan pengawalan dari petugas kepolisian. Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Masyarakat jangan sungkan-sungkan minta pengawalan tidak dipungut biaya,” ujar Azis Saputra. (eni)

Rekrut 60 Tenaga Musiman

wat situs internet www.hajiga.com. Nggak perlu sibuksibuk melihat kloter kapan tibanya,” ujar Deddy. Menurutnya, untuk penanganan pelayanan haji ini, pihaknya mendapat bantuan tenaga mekanik GSE (Grounhandling Service Equipment) sebanyak dua orang, tenaga operator GSE 1 orang. “Kita juga merekrut tenaga musiman porter passenger handling and document handling sebanyak 60 orang. Sementara tim inti kita ada 10 orang. Nantinya kita tunjuk koordinator seperti ditempatkan di Asrama Haji dan di operation,” jelasnya. (fiz)

Zulkarnaen

TRIBUN/SUMSEL

„ dari halaman 1 Ketut Deddy Haryanto usai timnya mengikuti persiapan haji, Kamis (6/9). Tim Haji HLPCH Garuda Pusat hadir Bandara International SMB II Palembang melakukan sosialisasi sistem baru manajemen haji Homes (Hajj Operation Managemen System). “Dengan sistem baru Homes ini data detil bisa dilihat keluarga Calon Haji le-


12

SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012

Masih Terima Gaji Rp 16 Juta

KOMPAS IMAGES

Angelina Sondakh

JAKARTA, SRIPO – Badan Kehormatan (BK) DPR RI telah memberhentikan sementara Angelina Sondakh dari keanggotaan DPR RI menyusul status terdakwa kasus korupsi pada dirinya pada Kamis (6/9) lalu. Meski begitu, Angie, sapaan Angelina, masih berhak mendapatkan gaji pokok Rp 16 juta per bulan. “Angie sudah tidak aktif, tapi dia masih anggota DPR. Nanti kalau SK pemberhentian sementaranya keluar, dia hanya akan menerima gaji pokok, kalau tunjangan-tunjangan seperti anggota DPR yang aktif, dia tidak dapat. Gajinya setiap bulan Rp 16 juta. Kalau total tunjangannya saya lupa, bisa ditanya ke kesetjenan ,” ujar Prakosa saat dihubungi, Jumat (7/9). Prakosa menjelaskan bahwa gaji Rp 16 juta itu masih bisa diterima oleh Angie karena dia belum diberhentikan secara permanen dari keanggotaan DPR. Pemberhentian tahap akhir itu baru bisa dilakukan bila Angie telah divonis bersalah oleh pengadilan dan keputusannya bersifat tetap atau incraht, sebagaimana diatur dalam Undangundang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memblokir aset milik Angelina Sondakh. Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, aset Angelina yang dibekukan di antaranya, simpanan dalam rekening dan sebuah bangunan milik Angelina.(tribunnews.com/kompas.com)

Ramon T ersangka Penggelapan A TM Tersangka ATM

Tarik Uang Ade Namnung JAKARTA, SRIPO - Ramon Papana ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat. Ia dijadikan tersangka karena terkait dugaan penggelapan sejumlah uang yang diambil menggunakan kartu ATM milik almarhum Ade Namnung. “Jadi Ramon Papana sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jabar. Sekarang berkasnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan (Bandung),” ucap Sunan Kalijaga, pengacara keluarga Ade, Jumat, (7/9), di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polda Jawa Barat, lanjut dia, menyampaikan informasi itu kepadanya sekitar Agustus 2012, lalu. Ramon kemudian ditetapkan sebagai tersangka setelah Rizal Prasetyo, adik kandung Ade, melaporkannya de-

TWITTER

Ramon Papana

ngan tuduhan penggelapan duit dari ATM. “Ade meninggal pada tanggal 31 Januari. Tanggal 3 (Februari) ada penarikan tunai melalui ATM sebesar Rp 5 juta. Waktu di Polsek Sentul, Ramon mengakui ATM Ade ada padanya,” terang Sunan. Berangkat dari situlah kecurigaan Rizal

muncul dan melaporkan Ramon ke pihak berwajib. Sunan belum mengetahui kapan Ramon akan menjalani sidang perdananya. “Kita tunggu dari kejaksaan. Kalau sudah dinyatakan P21, akan langsung dibuatkan jadwal sidang,” ucapnya. Memang Ramon dan keluarga Ade sudah sepakat berdamai. Konflik yang melibatkan keduanya sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Tetapi, ibu dari almarhum komedian bertubuh tambun itu, meminta pihak kepolisian meneruskan kasus hukumnya. “Soalnya ini bukan soal nominalnya. Tapi untuk membersihkan nama baiknya saja. Keluarga Ade minta namanya direhabilitasi,” tandasnya. (kompas.com)

Bawa Kepala si Pemerkosa ke Alun-Alun ● Nevin Tembak dan Penggal Pemerkosa ISTANBUL, SRIPO – Korban pemerkosaan yang sedang hamil menembak dan memenggal pelaku pemerkosaan itu lalu membawa kepala yang sudah dipenggal ke alun-alun desa. Nevin Yildirim (26) kini sedang menunggu persidangan setelah membunuh seorang pria di rumahnya di Yalvac, di Turki barat laut, pekan lalu. Ibu dua anak itu tengah hamil lima bulan. Menurut pengakuannya, janin dalam kandungannya itu adalah anak dari si pemerkosa itu. Dia menuntut pemerintah agar mengizinkannya untuk melakukan aborsi meskipun usia kandungannya sudah lewat dari batas waktu yang ditentukan Turki. Yildirim mengatakan, pria itu, Nurettin Gider, mulai memerkosa dirinya beberapa hari setelah suaminya meninggalkan rumah mereka pada Januari lalu untuk bekerja sebagai pekerja musiman di kota lain. Dia mengklaim, pria itu mengancamnya dengan sebuah pistol dan mengatakan bahwa ia akan membunuh anak-anaknya, yang berusia dua dan enam tahun, jika dia membuka mulut, lapor CNN.com, Kamis (6/9). Pemerkosaan terus berlanjut selama delapan bulan hingga 28 Agustus, ketika Yildirim memutuskan bahwa semuanya harus berakhir. Pada hari itu dia menembak Gider setelah pria

DAILY MAIL

NEVIN Yildirim (26 tahun) sedang menunggu persidangan setelah membunuh seorang pria di rumahnya di Yalvac, di Turki barat laut, pekan lalu.

itu memanjat dinding belakang rumahnya dan kemudian menembaknya lagi ketika pria itu berusaha meraih pistolnya. Yildirim berkata, “Saya mengejarnya. Dia jatuh ke tanah. Dia mulai menyumpahi saya. Saya menembak organ seksualnya saat itu. Dia lalu diam. Saya tahu dia sudah mati. Saya kemudian memenggal kepalanya.” Secara total, Yildirim menembaknya sepuluh kali, termasuk beberapa kali ke wilayah pangkal pahanya. Dia juga dilaporkan menikam perut pria itu setelah ia tembak. Dia lalu membawa kepala pria itu, yang meneteskan darah, dengan memegang rambutnya ke alun-alun desa di Yalvac, kata para saksi mata. Kepada orang-orang yang terkejut ketika sedang

duduk di luar kedai kopi, perempuan itu berkata, “Jangan bicara di belakangbelakang, jangan mempermainkan kehormatan saya. Ini adalah kepala pria yang mempermainkan kehormatan saya.” Diduga si pemerkosa itu memeras Yildirim. Perempuan itu mengatakan, pria itu telah mengambil foto bugil dirinya yang sedang hamil setelah orang itu menyelinap ke kamar tidurnya pada malam hari. Dia mengancam untuk mengirim foto-foto itu ke orangtuanya, kecuali dia terus tidur dengan dia, katanya. “Dia selalu bilang bahwa dia akan memberitahu semua orang tentang pemerkosaan itu,” demikian Yildirim dalam kesaksiannya. “Putri saya akan mulai se-

kolah tahun ini. Semua orang akan menghina anakanak saya. Sekarang tidak ada yang bisa. Saya menyelamatkan kehormatan saya. Mereka sekarang akan memanggil anak-anak ini sebagai anak-anak dari perempuan yang menyelamatkan kehormatannya.” Menurut sumber yang dikutip CNN, Yildirim mengatakan, “Saya sempat berpikir untuk melaporkan dia ke polisi militer dan jaksa, tapi itu akan membuat saya sebagai seorang perempuan murahan. Ketimbang saya akan mendapat reputasi buruk, saya memutuskan untuk membersihkan kehormatan saya dan membunuhnya. Saya sering berpikir untuk bunuh diri, tetapi (saya) tidak bisa melakukannya.” (kompas.com/cnn)


SRIWIJAYA POST 8 SEPTEMBER 2012 HALAMAN 13

Pingin Nikah Muda

EPERTI halnnya kebiasaan masyarakat Indonesia, Rizky Ramadhani, mahasiswi STMIK MDP, mengaku kalau memang sudah jodoh, tak keberatan bila harus menikah di usia muda. Paling tidak di usianya 23 tahun mendatang, sudah berumah tangga dengan dan membina keluarga kecil.

S

“Tidak masalah nikah muda, malah lebih asyik. Banyak hal yang bisa dilakukan bareng-bareng. Prinsipnya sama-sama saling memahami saja,” kata Kiki, sapaan akrabnya saat dibincangi Sripo, Jumat (7/9) kemarin. Menurutnya, keberhasilan suatu pernikahan sebetulnya tidak tergantung ukuran kedewasaan seseorang, banyak juga pasangan yang usianya sudah cukup namun tetap gagal saat menjalani pernikahan. “Karena bagi saya bukan tergantung umur, balik lagi ke jodoh. Tua atau mudah, yang penting bagaimana kita meramu dan komitmen menjalani hubungan, itu saja,” urai gadis berambut panjang ini serius. Dia bercerita saat ini memang sudah memiliki pacar. Meski hubungan yang dijalankannya baru seumur jagung, namun dia berkomitmen serius untuk hubungannya ke depan. “Yach kembali lagi ke jodoh,” katanya malumalu. (dewi handayani)

KONTAK JODOH Sripo membuka bagi yang belum menemukan pasangan dalam rubrik kontak jodoh. Silahkan kirim data lengkap melalui email dewi_sripo@yahoo.co.id atau facebook lajang kito.

Ponco Musharyanto

Gadis tak “Matre” Saya ingin mencari cewek/pasangan hidup yg bisa di ajak serius, setia, pengertian, jujur and yang bsa menerima saya apa ada nya. “Tdk MATRE”. Kalau Anda ssudah bisa menerima saya silakan hub 082269321291 / 085769466917.

Biofile

i adhan y Ram , 9 M a r e t k iz R : g mban Nama : P a le TMIK 1994 TTL wi S s i s a : Mah a ng, Griy MDP Status Sigunta bang it k u B m : Jl a I Pale t Mutiar inggi 160 cm Alama g. T arma : 46 k anto dan Dh Y t i a r r a e B : S na tua Agusti Orang

a v e i R i t Si a r i a m Hu Rizky Ramadhani


14

SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012

Pesantren Dapat Rp 3 M PALEMBANG, SRIPO –– Pemprov Sumsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk bantuan operasional Pondok Pesantren (Ponpes). Dari 350 lebih Ponpes yang ada, baru 250 yang mengajukan proposal dan akan segara dilakukan verifikasi. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Sumsel, Richard Chahyadi, Kamis (6/9) lalu kepada wartawan mengatakan, dana Rp 3 miliar dianggarkan dari APBD dan APBD Perubahan 2012. Dan jumlah dana yang disiapkan sama dengan tahun-tahun sebelumnya. “Ada kriteria dan syarat bagi Ponpes untuk dapat bantuan. Syarat itu direkomendasikan oleh Kemen-

terian Agama dan pengurus Forum Pondok Pesantren Sumsel,” katanya. Beberapa kriteria yang harus dipenuhi, seperti tersedianya Mudir (kepala sekolah) kiai dan ustaz, ada santri baik yang mondok atau tidak mondok, tersedianya fasilitas masjid atau musala, asrama santri dan santriwati serta ruang belajar. Setelah semuanya beres, lanjutnya maka bantuan dapat digulirkan sesuai proposal yang diajukan dan pertimbangan dari Tim Penyalur dana bantuan. “Bagi yang tidak memenuhi kriteria tersebut tidak akan mendapat bantuan,” kata Richard. Terpisah Kasubag pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga Biro Kesra Provinsi Sumsel Zahara, me-

nyebutkan dari 350 Ponpes yang terdata di Kementerian Agama Sumsel, terdapat 250 ponpes yang mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan. “Ponpes yang memenuhi kriteria akan diajukan ke gubernur untuk ditindaklanjuti dengan surat keputusan Gubernur,” paparnya seraya menambahkan, bantuan operasional untuk Ponpes ini sudah digelontorkan Pemprov sejak tahun 2004 hingga 2012. Disinggung besarnya dana yang akan diberikan kepada masing-masing Ponpes, Zahara mengaku masih melakukan penghitungan. Namun yang jelas, dana tersebut akan dibagi rata kepada semua Ponpes penerima bantuan. (trs)

Kuota Haji tidak Terpenuhi KOL BARLIAN –– Hingga hari terakhir pelunasan Tahap II kemarin, Jumat (7/9), total jumaah haji Sumsel yang melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sebanyak 6.194 orang dari kuota porsi haji 6.300 jemaah. Itu artinya, masih tersisa 166 nomor porsi haji yang tidak terisi. Kabid Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumsel Drs H Udin Djuhan MM kepada sripo mengatakan, sisa kuota yang tidak terisi tidak bisa diberikan kepada jemaah haji lainnya karena secara otomatis diambil nasional. “Kita tidak tahu, dan belum ada informasi dari Jakarta, apakah sisa kuota dikembalikan lagi ke Sumsel atau stop sama sekali,” katanya. Mengenai penyebab kuota haji Sumsel tidak terpenuhi, Udin Djuhan mengaku tidak tahu pastinya. Namun diperkirakan, masalah mental,

keuangan dan kesiapan jemaah haji sendiri. Pasalnya, saat Tahap I ditutup, ada 404 kuota yang tersisa. Dan sisa itu diberikan kepada jemaah haji dengan nomor porsi berikutnya. “Mungkin calon jemaah haji tidak siap dana dan kurang persiapan, begitu nomor porsinya dimajukan,” jelasnya. Kepada calon jemaah haji yang sudah melunasi BPIH, diimbau untuk segera menyerahkan bukti setor ke Kemanag kota/kabupaten setempat, membuat paspor dan periksa kesehatan. “Pemberangkatan jemaah haji sudah di ambang pintu. Jadi semua harus siap,” kata Udin Djuhan. Sementara di Dinkes Palembang Jl Merdeka, beberapa jemaah haji mengambil Buku Kesehatan, bahkan ada yang minta dituliskan nama obat ke dalam buku kesehatan haji. (sin)

PKB Serahkan Bekas ke KPU KAMBOJA –– Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC-PKB) Palembang, Kamis (6/9) menyerahkan berkas ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang untuk dilakukan verifikasi sebagai peserta Pemilu 2014. Ketua DPC PKB Palembang Sutami Ismail setelah menyerahkan berkas di Palembang mengatakan, partainya melakukan pendaftaran secara serentak mulai dari pusat sampai ke daerah-daerah, karena sesuai peraturan KPU diwajibkan mendaftar. “Untuk kartu tanda anggota diserahkan sebanyak 1.500 anggota yang selanjutnya akan terus dilengkapi,” katanya.

Dikatakan, berkas yang diserahkan ke KPU Palembang itu antara lain SK DPP tentang pengurus DPC, akta pendirian PKB, akta sewa kantor, buku rekening partai, AD/ART dan keterangan domisili. Sementara berkas yang belum lengkap akan disusulkan karena masih ada waktunya hingga 29 September mendatang. Ketua KPU Kota Palembang, Eftiyani didampingi anggota KPU lainnya mengatakan, untuk KTA jumlahnya harus 1.500 anggota karena sesuai dengan jumlah penduduk di Kota Palembang. Hingga saat ini jumlah partai politik yang telah menyerahkan sebanyak 10 partai. (ant)

SRIPO/EKO

TAMAN KOTA –– Sebagian besar taman kota mengalami kekeringan akibat kemarau yang terjadi di Palembang.

Taman Kota Dipertahankan Hijau

● DPJPP Lakukan Penyiraman PALEMBANG, SRIPO –– Untuk mempertahankan taman kota agar tetap hijau dan tidak kering selama kemarau, Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) Palembang meningkatkan itensitas penyiraman dari tiga kali menjadi lima kali sehari. Pantauan Sripo, Jumat (7/ 9) beberapa Ruang Terbuka Hijau (RTH) di ruas jalan protokol, seperti Jl Jenderal Sudirman atau beberapa taman kota seperti Kambang Iwak, Taman Nusa Indah (bawah Jembatan Ampera) dan Taman Simpang

Polda mengalami kekeringan karena kurang pasokan air. Sementara berdasarkan prediksi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Kenten Palembang, musim hujan baru terjadi akhir Oktober mendatang. Kondisi ini mau tidak mau menuntut perhatian lebih dari dinas terkait. Sehingga intensitas penyiraman taman tersebut harus ditambah agar tidak mati. Apalagi di beberapa taman yang diproyeksikan sebagai kawasan hijau seperti Kambang Iwak (KI)

dan taman-taman lainnya. “Kita sadari betul kondisi ini. Makanya disiapkan armada water tank untuk penyiraman. Seluruh tanaman kota sejak pagi hingga malamnya disiram,” ujar Kabid Pertamanan di DPJP Kota Palembang, Komaruddin. Menurut Komarudin, peningkatan intensitas penyiraman sudah dimulai sejak April lalu. Bahkan, khusus tanaman yang tidak tahan cuaca panas, penyiram bisa dilakukan hingga lebih dari lima kali sehari. Penyiraman tersebut akan terus dilakukan hingga musim penghujan tiba. Mengenai intensitasnya, akan disesuaikan dengan kebutuhan

tanaman. “Biasanya, di akhir musim kemarau, penyiraman dipukul rata. Bisa dilakukan tiga kali sehari. Ini harus rutin dilakukan. Jika tidak tanaman kita bisa mati,” katanya. Untuk memenuhi pasokan air untuk melakukan penyiraman, Komaruddin mengaku petugas penyiram menyedot air dari beberapa kolam retensi yang ada. Termasuk dari kawasan anak sungai di sekitar PT Pusri. “Sejauh ini tidak ada masalah soal air. Tinggal mengatur waktu agar lebih konsisten melakukan perawatan tanaman,” katanya. (mg1)


SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012

15

Billboard Gratis untuk Cawako PALEMBANG, SRIPO – Pilkada Palembang belum dimulai, konflik horizantal rawan terjadi, terutama dalam hal penurunan atribut media sosialisasi bakal calon Walikota Palembang. Untuk menekan konflik, Kesbangpol akan membangun billboard mini yang tersebar di 100 titik. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Palembang H Shinta Raharja, Jumat (7/ 9), mengatakan, institusinya memfasilitasi sosialisasi bakal calon dengan menyediakan mini billboard 100 titik. Hal ini dilakukan meminimalisir penyebaran spanduk, baliho atau famplet yang selama ini dinilai semrawut dan merusak pemandangan kota. “Agar kota terlihat bersih dan rapi,” katanya. Penyediaan mini billboard diusulkan di APBD Perubahan 2012 dan besarnya dana belum dipastikan, tetapi perkiraan di bawah Rp 1 miliar. “Sekarang masih diba-

has dan menunggu. Begitu disetujui, segera direalisasikan,” katanya Rencananya ada sekitar 100 titik kawasan yang akan dipasang mini billboardt. Beberapa di antaranya, di Jl Angkatan 45, Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Plaju, Tanjung Api-Api dan sejumlah lokasi strategis lainnya. Secara keseluruhan mini billboard tersebut dibuat dengan lebar 60 Cm dan panjang 4 meter. Mini billboar itu didesain memiliki lima ruang yang bisa dimanfaatkan untuk masang spanduk secara gratis, meskipun tetap mendapat izin terlebih dahulu. Parpol ataupun balon walikota yang ingin menggunakan billboard ini tanpa dipungut biaya, namun tetap harus mengantongi izin. Ketentuan lain, dalam satu kawasan akan dipasang tiga atau empat titik billboard. Lebih lanjut dijelaskan, penyediaan billboard ini semata-mata untuk memfasi-

litasi sosialisasi para bakal calon kepala daerah dalam wilayah kota Palembang. Sebab, meski pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kota Palembang periode 2013-2018. Namun, sejumlah bakal calon sudah mulai melakukan sosialisasi. Pemasangan spanduk ini pun sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan Walikota (Perwali) 9/2009. Dalam Perwali ini disebutkan ada 23 titik kawasan yang dilarang untuk dipasang spanduk non komersial. Kawasan larangan tersebut termasuk di jalan nasional, persimpangan jalan dan lainnya. Meski tidak ada ajakan untuk mencoblos, adanya spanduk itu sebenarnya sudah merupakan bentuk sosialisasi atau perkenalan kepada masyarakat. Jika seperti itu, wajib mengantongi izin Kesbangpol. “Izin pemasangan spanduk diberikan jika sesuai dengan penataan dan kekuatan rangka spanduk,” katanya. (mg1)

Eva Janjikan Rumah Murah

SRIPO/SYAHRUL

SERAHKAN BANTUAN – Pengurus Gereja YHS Ministry dan Yayasan Bunda Eva menyerahkan bantuan korban kebakaran 8 Ilir, Jumat (7/9).

ILIR TIMUR – Korban kebakaran empat kelurahan, yakni 8 Ilir, 13 Ilir dan 14 Ilir bisa bernapas lega. Pemkot Palembang akan membantu membangun rumah korban melalui program rumah murah berkerjasama dengan

Kementrian Perumahan RI. “Kami minta warga disini tidak usah sedih lagi karena saat ini Pemkot sedang mengupayakan pembangunan rumah dikawasan kebakaran dengan program rumah murah. Semua data korban disini sudah kita verifikasi,” kata Eva Santana Putra yang menjanjikan akan membantu warga korban kebakaran usai menyerahkan bantuan di kelurahan 8 Ilir Palembang, Jumat (7/9). Istri Walikota Palembang merinci beberapa lokasi kebakaran akan diikutkan dalam program rumah murah, seperti di kawasan 9-10 Ulu. Menurutnya, pemerintah bekerjasama dengan Kementerian Perumahan akan mengupayakan renovasi kembali kawasan kebakaran. Semua rumah yang hangus akan dibangun kembali termasuk penambahan sarana umum, seperti pembuatan taman dan ruang terbuka hijau. Tapi ini tidak gratis. Eva menjelaskan warga tetap wajib membayar tapi polanya melalui cicilan harian. Besaran cicilan Rp 10 hingga Rp 13 ribu perhari. (sta)

DPRD Minta Aset SEA Games POM IX –DPRD Sumsel berharap aset-aset eks SEA Games ke-26 di Jakabaring Sport City (JSC) segera diserahkan ke Pemprov Sumsel sehingga bisa dianggarkan dana untuk pemeliharaannya. “Kita berharap, asetaset eks SEA Games segera dihibahkan ke pemerintah provinsi ini,” kata Wakil Ketua DPRD Sumsel HA Djauhari ketika dihubungi di Palembang, Jumat (7/9). Terkait dengan aset-aset itu, DPRD Sumsel berharap kepada pihak kementerian terkait seperti Kementerian Keuangan dan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk segera memproses penyerahan aset karena sejumlah aset itu

sampai sekarang ini belum dihibahkan sehingga belum ada anggaran untuk pemeliharaan. Untuk pemeliharaan aset eks SEA Games itu selama ini diserahkan kepada satuan kerja pemerintah daerah (SKPD). Jika aset itu belum diserahkan ke Sumsel maka anggaran untuk pemeliharaannya belum bisa dianggarkan dalam APBD. Ia menuturkan, pada APBD 2012 ini belum ada anggaran dana untuk pemeliharaannya aset tersebut. “Dengan belum adanya anggaran untuk pemeliharaan aset-aset itu tentunya pemeliharaannya juga belum maksimal,” katanya. (trs)

sripo/cw6

Komunitas Maxio foto bareng bersama anak-anak panti asuhan.

Bisa Ajak Keluarga Kumpul D

ENGAN ukurannya yang besar dan tenaga yang sangat jauh dari mobil-mobil mewah lainnya, mobil Daihatsu Luxio bisa dibilang bukanlah pilihan yang bagus untuk ajang kumpul. Namun, bagi komunitas Maxio selaku pecinta mobil jenis seperti ini, mobil Luxio mempunyai nilai lebih tersendiri. Salah satunya adalah bisa mengajak keluarga kumpul bersama anggota komunitas. “Jadi, kami tidak hanya kumpul dan ngobrol bersama sesama anggota Maxio. Kami yang semuanya sudah bekeluarga bisa mengajak keluarga untuk kumpul bersama anggota komunitas,” ujar Didik, salah satu anggota klub Maxio yang dijumpai di KFC Demang, Jumat (7/9). Komunitas Maxio, sebenarnya terbentuk di Jakarta Pusat 2008 silam. Namun, berkat kerja keras Magdi --Ketua Komunitas Maxio --komunitas ini bisa terbentuk di Palembang di akhir 2011. Magdi sendiri terpilih menjadi koordinator komunitas yang sering kumpul di KFC Demang pada malam Jumat

ini. “Di daerah juga sudah ada komunitas Maxio. Untuk nasional, komunitas ini sudah berjumlah 200 anggota yang menyebar di beberapa kota di Indonesia. Untuk di Palembang, baru ada tiga anggota yang sudah resmi dan dua anggota yang belum resmi,” ujar Didik. Selain berkumpul bareng, komunitas yang anggotanya rata-rata adalah pengusaha ini juga pernah mengadakan kegiatan sosial. Paling anyar, komunitas ini mengadakan Bakti Sosial dengan menyantuni anak-anak panti asuhan pada bulan puasa tahun ini. Dalam waktu dekat, bakti sosial seperti ini akan kembali diadakan. Dinamakan Maxio, lanjut Didik, karena kebanyakan anggota dahulunya menggunakan mobil Daihatsu Grand Max. Namun, karena mobil itu tidak diproduksi lagi dan berganti nama menjadi Daihatsu Luxio, nama komunitas pun diubah menjadi Maxio. “Sebab itu, mobil anggotanya terdiri dari Grand Max dan Luxio,” ujar Didik. (refly permana)

Malah Lebih Enjoy

Leny Marlina

Daihatsu Luxio bisa dianggap bukanlah mobil yang matching dipakai oleh seorang wanita. Maklum, ukuran dan body mobil ini lebih layak dipakai untuk berbisnis. Namun, jangan pernah mengutarakan pendapat tersebut di depan Leny Marlina. Pasalnya, cewek yang tepat berusia 30 tahun pada hari ini sangat nyaman mengendarai mobil Daihatsu Luxio. “Saya sering mengendarai mobil ini sewaktu hendak berangkat kerja. Rasanya, mengendarai mobil ini sama saja dengan mengendarai mobil mewah lainnya. Malah lebih asyik karena bisa mengajak keluarga,” ujar cewek berkulit putih ini. Diungkapkan, ia mulanya tertarik membeli mobil jenis ini karena hendak menjalani suatu bisnis bersama suaminya. Namun, lama kelamaan, setelah mengendarai mobil tersebut niat itu berubah. Leny malah semakin enjoy mengendarai mobil Daihatsu Luxio bersama anggota Maxio yang lain. “Malah, sampai sekarang, bisnis yang hendak saya jalani dengan menggunakan mobil ini belum kesampaian. Namun, mobilnya tetap saya pakai karena saya sudah keburu suka,” ujarnya.(refly permana) SRIPO/CW6


18

Pembangunan Madrasah Wasiat dari Alm H Yahya

SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012

lSebagai W adah T ransfor masi Ilmu Agama Wadah Transfor ransformasi

B

SRIPO/SYAHRUL

Joko bocah menderita tumor tertidur di gendongan ibunya saat berkunjung ke Sripo, Jumat (7/9).

Tiga Hari belum Dapat Kamar PALEMBANG, SRIPO – Nama lengkapnya Joko Asmara, usianya 13 bulan tetapi cobaan yang dihadapinya sungguh berat dan tidak sebanding dengan keadaanya yang masih Balita. Ia terus menangis di dekapan ibunya Maimunah (40). Sudah tiga hari di Palembang, Maimuhan bersama Joko berada di Palembang, tapi belum bisa masuk rumah sakit untuk diopname (rawat inap). “Kami ini kehabisan uang, jadi kami tidak tahu harus kemana. Masuk rumah sakit belum bisa, katanya kamar lagi penuh,” ujar Maimunah ketika mengunjungi Kantor Sripo,

Jumat (7/9) malam. Maimunah datang ke Palembang untuk berobat ke RSMH Palembang, atas rujukan dokter RS Ibnu Soetowo Baturaja. Maimunah, warga Desa Tanjungbaru, Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU Induk. Sejak lahir di hidung Joko terdapat benjolan seperti kacang di dalam batang hidungnya. Setelah berumur lima bulan, Joko pun diajak berobat ke dokter. “kata dokter tunggu umur Joko satu tahun baru bisa dioperasi,” jelasnya. Joko anak bungsu dari empat saudara pasangan Maimunah dan Paiman (45). dimana ayahnya ha-

nya buruh bangunan dan tidak bisa menemani ke Palembang. “Kalau biaya operasi dan menginap di kamar, kami pakai program Pak Alex Noerdin. Tapi yang susahnya untuk biaya seharihari di Palembang karena kami tidak ada keluarga,” ujar Maimunah Sementara itu, Kepala Instalasi Humas RSMH Palembang Dra Hj Emma Khuzaimah M.Kes mengatakan, saat ini ruang kelas III yang tersedia sudah penuh, begitu juga ruang peduli kasih. Untuk pasien Joko, seharusnya didaftarkan ke Instalasi Rawat Darurat dan menunggu kamar perawatan. (mg19)

UPATI Ogan Ilir (OI), H Mawardi Yahya, Jumat (7/9) resmi membuka Madrasah Yahya Al Haq Yayasan Yahya Al Haq di Desa Sukaraja Kecamatan Tanjungraja, Kabupaten OI. Peresmian madrasah tersebut bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui bidang keagamaan. Apalagi OI sebagai lumbung pendidikan “Pendidikan agama merupakan salah satu elemen yang sangat penting dan strategis bagi pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini disebabkan karena pendidikan agama, disamping sebagai wadah bagi transformasi ilmu pengetahuan agama, juga merupakan sarana yang paling efektif dalam penanaman nilai-nilai moral spiritual dan social keagamaan,” kata Mawardi. Untuk itu, menurut Mawardi, tinggi rendahnya kualitas pendidikan agama merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai stake holder pendidikan. Pemerintah bersama segenap elemen masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan keagamaan berkewajiban untuk membangun sinergisitas pembangunan pendidikan yang berkualitas. Menurut Mawardi, Pemerintah Daerah (Pemda) OI selama ini telah melakukan berbagai upaya dan terobosan guna menjadikan pendidikan agama di Kabupaten OI sebagai pendidikan yang berkualitas dan bermutu tinggi sesuai dengan harapan masyarakat. “Selama saya menjabat sebagai Bupati OI dua priode berturut-turut berbagai macam program serta bantuan dan terus akan dilakukan Pemerintah Kabupaten OI dalam upaya meningkatkan layanan kependidikan agama,” lanjut Mawardi seraya berucap Madrasah Yahya Al Haq untuk sementara di buka untuk sekolah tingkat TPA/Diniayah dengan tenaga pengajar yang sangat berkualitas. Peresmian Madrasah Yahya Al Haq Yayasan Yahya Al Haq akan dimulai, Senin (10/9) ditandai dengan pemukul gong. Ketua panitia mengatakan, Madrasah Yahya Al Haq terletak di Desa Suka Raja Lama Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten OI. Yang merupakan salah satu wadah untuk mencerdaskan generasi bangsa khususnya OI. Luas bangunan madrasah tadi seluas2 hektar dengan sumber dana dari wakaf alm H Yahya Bin H Ahmad. Untuk itu, Madrasah Yahya Al Haq didirikan atas wasiat alm H Yahya Bin Achmad yang bercita-cita untuk membangun madrasah. Madrasah ini sepenuhnya diniatkan oleh alm H Yahya Bin H Achmad. (ADV)

Bupati Ogan Ilir, Ir H Mawardi Yahya meresmikan Madrasah Yahya Al Haq Yayasan Yahya Al Haq dengan memukul gong.

Bupati Ogan Ilir, Ir H Mawardi Yahya menyampaikan kata sambutan mengenai pembangunan Madrasah Yahya Al Haq Yayasan Yahya Al Haq.

Suasana masyarakat dan para wali madrasah yang menyaksikan dari dekat peresmian Madrasah Yahya Al Haq Yayasan Yahya Al Haq oleh Bupati OI Ir H Mawardi Yahya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OI, Hj Fauzia Mawardi Yahya bersama ibu-bu pengajian hadir diacara peresmian Madrasah Yahya Al Haq Yayasan Yahya Al Haq.

Muzakir Raih Penghargaan Bidang Olahraga S

EBAGAI bukti tingginya perhatian Pemkab Muaraenim terhadap kemajuan dunia olahraga di Indonesia, Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar, berhasil mendapatkan penghargaan di bidang Insan Olahraga, Berdedikasi dan Berprestasi Tahun 2012. Penghargaan tersebut berupa piala dan piagam diberikan secara langsung oleh Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin, pada kegiatan memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-28 tingkat provinsi sekaligus pelepasan kontingen PON Sumsel ke Provinsi Riau, di Lapangan Tembak Jakabaring, Palembang, Jumat (6/9). Menurut Muzakir, dengan didapatnya penghargaan tersebut, ini merupakan salah satu sebuah bukti nyata Pemkab Muaraenim terhadap kemajuan dunia olahraga khususnya di Kabupaten Muaraenim dan Sumsel pada umumnya hingga telah mengharumkan nama daerah bahkan bangsa di tingkat dunia. Untuk kedepan secara umum setiap cabang olahraga akan terus ditingkatkan dengan mulai melakukan seleksi mencari bibit-bibit atlit mulai dari usia dini yakni SD hingga SMA. Dan untuk memberikan motivasi, kedepan perhatian Pemkab Muaraenim terhadap nasib atlit akan lebih di perhatikan. “Salah satu cabang olahraga yang telah mengharumkan nama Kabupaten Muaraenim baik di tingkat regional, nasional bahkan internasional seperti sepaktakraw, balap motor, tinju dan lain-lain. Penghargaan ini adalah untuk masyarakat Kabupaten Muaraenim, sehingga kedepan bisa memacu para atlit dari daerah untuk maju,” ujar Muzakir. (ADV/ari)

Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar, memegang piala dan piagam atas prestasi di bidang olahraga.

Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar menerima penghargaan sebagai Insan Olahraga, Berdedikasi dan Berprestasi Tahun 2012, dari Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin, pada kegiatan memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-28 tingkat provinsi sekaligus pelepasan kontingen PON Sumsel ke Provinsi Riau, di Lapangan Tembak Jakabaring, Palembang, Jumat (6/9).

Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar foto bersama dengan Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin dan penerima perhargaan lainnya, pada kegiatan memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-28 tingkat provinsi sekaligus pelepasan kontingen PON Sumsel ke Provinsi Riau, di Lapangan Tembak Jakabaring, Palembang, Jumat (6/9).


SRIWIJAYA POST Sabtu, 8 September 2012

Ahsanul Tewas Dilindas Truk PALEMBANG, SRIPO – Ahsanul Mukhlis (23), warga Kel Tangga Takat Kec SU II Palembang tewas di RSMH Palembang, Jumat (7/9), kemarin, Akibat kecelakaan yang dialaminya. Peristiwa bermula saat Ahsanul sedang mengendarai sepeda motor miliknya hendak mendahului sebuah motor yang dikendarai seorang wanita yang diduga korban kenal. Posisi motor korban hendak melaju ke arah lampu merah simpang sekip. Namun, motor yang dibawanya itu justru terserempet kendaraan motor wanita tersebut. Kemudian, korban ini terpelanting ke arah kanan. Ketika ia jatuh ke sisi kanan, tiba-tiba datang dari arah belakang sebuah

Jungkir Balik Lalu Masuk Jurang „ dari halaman 20 menuju Lahat. Kendaraan tersebut mengangkut tujuh penumpang, dari Bandar Lampung menuju Kota Lubuklinggau. Sejak berangkat para penumpang sudah mengingatkan sopir agar pelan-pelan, karena ia menyetir cenderung ugal-ugalan. Saat melintas di tikungan tajam di Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat, sopir diduga kehilangan kendali karena mengantuk. Sehingga laju mobil keluar dari aspal jalan, dan kehilangan keseimbangan. Amir diduga sempat

Penumpang Sudah Ingatkan Sopir „ dari halaman 20 terjadi kecelakaan, karena sopir bernama Amir tersebut membawa mobil ugalugalan. Namun tetap tidak dihiraukan, hingga penumpang hanya pasrah saja. Rupanya kecemasan mereka terbukti, setelah mobil kehilangan kendali saat melewati tikungan tajam di Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat. Saat itu semua penumpang dalam keadaan terlelap tidur, hingga tidak menyadari jika kecelakaan. Saat terjadi guncangan tangan Sumiah tanpa sengaja keluar dari pintu, hingga terseret dan terlindas badan mobil yang jungkir balik. “Mobil jungir balik sekitar empat kali. Tangan saya

mobil pembawa gas elpiji. Kepala korban terlindas ban belakang mobil tersebut. Akibatnya, korban yang mengendarai motor Mega Pro BG 3052 UU dilindas sebuah mobil truk pengangkut elpiji BG 8393 MO yang dikendarai Herry Irawan, warga Jl Ki Merogan Lr Al Falah No. 2453 RT 41 RW 8 Kelurahan Karang Agung Kecamatan Kertapati Palembang. Kecelakaan maut ini terjadi di Jl Mayor Salim Batubara, depan Visicom Sekip sekitar pukul 09.30 Wib. Karena luka yang dialami korban parah, sekitar pukul 09.00, korban menghembuskan nafas terakhir. korbon pun langsung dibawa ke kediamanny. (mg2)

menginjak rem, namun justru membuat kendaraan B 1158 US jungkir balik di badan jalan dan menggelinding ke dasar jurang. Sehingga membuat sebagian badan mobil hancur. Para penumpang yang saat kejadian sedang tertidur lelap, tak menyadari kecelakaan tersebut. Mereka baru terbangun setelah mengalami guncangan keras, ketika mobil jungkir balik dari badan jalan ke dasar jurang. Tiga dari tujuh orang penumpang mengalami luka cukup parah, akibat benturan keras yang terjadi. Warga dan pengendara yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan, dan membawa penumpang yang terluka ke IGD RSUD Lahat. Sementara peristiwa kecelakaan itu kemudian dilaporkan ke Sat Lantas

Polres Lahat. Empat orang penumpang yang mengalami luka ringan sudah diperbolehkan pulang, dan memilih langsung melanjutkan perjalanan. Sementara tiga orang yang terluka parah, terpaksa dirawat di RSUD Lahat. Mereka adalah Sumiah mengalami remuk pada tangan kiri, akibat terlindas mobil saat jungkir balik. Warga Desa Lui Munding Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat ini duduk di pinggir kiri, dan tanpa sangaja tangannya keluar dari pintu. Korban lain adalah Sadam (39) juga dari Majalengka, mengalam luka di bahu dan tangan kanan. Sementara Usman Kamarudin (31) juga warga Majalengka mengalami robek pada pelipis dan lecet di tangan dan kaki. (mg10)

yang keluar dari pintu terseret, dan terlindas mobil sebelum masuk jurang,” imbuh Sumiah, di temui Sripo di IGD RSUD Lahat. Anggota Sat Lantas Polres Lahat yang mendapat laporan, kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengetahui kronologis kejadian. Dari analisah yang dilakukan, kendaraan diduga kehilangan kendali saat melewati tikungan. Ada bekas goresan besar di aspal jalan, yang menandakan mobil sempat terseret dan terguling di badan jalan. Polisi juga sudah mendatangi pihak travel Regintan yang ada di Talang Jawa Kota Lahat, untuk meminta keterangan pemiliknya. Namun Amir sang sopir hingga kini belum diketahui keberadannya, dan diduga langsung melarikan diri beberapa saat setelah kecelakaan. “Kasus ini

masih kami tangani, dan meminta keterangan beberapa saksi. Korban yang terluka sudah dirawat di IGD RSUD Lahat,” ujar Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Kasat Lantas AKP Ary Sudrajat didampingi Kanit Laka Aipda Rudi W. (mg10)

Soal Warisan Kakak Tembak Adik „ dari halaman 20 Karena tidak terima atas perlakuan kakaknya itu, Rum mendatangi Polda Sumsel utuk melaporkan Daud atas tindak penganiayaan. Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Djarod Pradakova saat di mintai keterangan, membenarkan kalau adanya laporan tentang penganiayaan yang mengunakan senjata Jenis Air Soft Gun. “Laporan korban sudah diterima, kita akan melakukan selidki untuk proses lebih lanjut” tandas Djarod. (mg2)

19

Urung Nikmati Hasil Jambret LAHAT, SRIPO – Setelah sukses menjambret gelang emas milik Mastama (32) di Kota Muaraenim, Juliansyah (29) melenggan menuju kota Lahat untuk menikmati hasil kerja kerasnya, Jumat (7/9). Namun tanpa disadarinya polisi sudah mengintai dan melakukan penyergapan, saat ia melintas dengan sepeda motor di depan Mapolsek Merapi Barat. Pelaku rupanya melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri ke dalam hutan, kedua kakinya terpaksa ditembak. Dari informasi yang berhasil dihimpun, Juliansyah sebelumnya berhasil menjambret Mastama warga Kota Muaraenim. Saat itu korban yang mengendarai sepeda motor, hendak pulang ke rumahnya di Kelurahan Talang Jawa Kota Muaraenim. Dari arah belakang pelaku datang juga dengan sepeda motor, dan langsung mengambil gelang emas yang ada di tangannya. Meski sudah ber-

Paket Kue Bolu Dikira Bom „ dari halaman 20 milih untuk melapor ke Polsekta IT II. Begitu pihak kepolisian melihat wujud dari keempat paket misterius tersebut, mereka tidak berani untuk melihat isi dalam paket. Sebab itu mereka meminta bantuan tim Gegana Polda Sumsel untuk membuka paket. Dengan menggunakan jaket anti bom, pasukan Gegana membuka satu per satu kotak tersebut dan diketahui bahwa isinya hanyalah beberapa unit kue

Warga Tuntut Kapolres OI „ dari halaman 20 sanksi yang berat kepada Kapolres OI dan Brimob,” ungkapnya. Para korban berharap agar Kapolres OI dan anggota Brimob yang melakukan penembakan mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya, bukan hanya teguran tertulis.

teriak namun warga tetap tak berhasil menangkap pelaku, yang berhasil melarikan diri. Juliansyah yang sukses menjalankan aksinya, langsung tanjam gas di jalan lintas sumatera (Jalinsum) Lahat-Muaraenim menuju Kota Lahat. Ia sudah tak sa-

bar, ingin secepatnya menikmati hasil kejahatannya tersebut. Namun pria yang tinggal di Perumnas Kapling Kelurahan Bandar Jaya Kota Lahat ini tidak menyadari, jika anggota Polsek Merapi Barat sudah menunggunya di depan Mapolsek. Karena polisi mendapat

laporan dari anggota Polres Muaraenim, yang memperkirakan pelaku jambret kabur ke arah Kota Lahat. Ketika melintas di depan Mapolsek Merapi Barat, Juliansyah pun gugup melihat polisi berdiri di tepi jalan. Karena panik ia langsung meninggalkan sepeda motornya, dan memilih berlari ke hutan setelah melewati perumahan warga. Anggota Polsek Merapi Barat dipimpin Kanit Reskrim Ipda Maman dengan sigap mengejarnya, dan melepaskan tembakan peringatan agar ia menyerah. Namun tetap tak diindahkan, hingga polisi menembak kedua kakinya. Kapolres Lahat AKBP Benny Subandi melalui Paur Humas Ipda Joko ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku. Menurut Joko, Juliansyag memang sudah diintai setelah ia menyambret gelang emas milik warga Muaraeni di Kelurahan Talang Jawa Kota Muaraenim. (mg10)

bolu. “Kami langsung datang begitu mendapat laporan adanya empat paket misterius ini. Karena tidak diperlengkapi bahan anti ledak, kami meminta Gegana untuk membuka keempat paket tersebut,” ujar Kapolsekta IT II, Kompol Hans Irawan. Diakui Nana, keempat paket bom itu pertama kali diterima oleh pembantu rumah tangganya. Sang pembantu sebenarnya sudah tidak berniat untuk menerima keempat paket yang bagian atasnya tertera alamat pengirim paket. Karena diberitahu keempat paket itu pesanan atasannya, pembantu Nana memilih untuk membawa masuk keempat

paket tersebut. “Lalu dia menghubungi saya yang saat sedang bertugas. Tentu saja saya terkejut karena saya tidak merasa pernah memesan paket,” ujar Nana. Takut terjadi apa-apa, Nana langsung memilih meninggalkan kantornya dan menuju rumahnya. Begitu melihat keempat paket tersebut, Nana langsung memerintahkan pembantunya untuk menaruh keempat paket di teras rumah. Selanjutnya, ibu rumah tangga berkulit putih ini menelepon Polsekta IT II Palembang. “Saya tidak berani membukanya. Takutnya itu paket nyasar dan sengaja dikirimkan kepada

kami,” ujar istri perwira polisi di Direktorat Polisi Air Polda Sumsel ini. Adanya empat paket misterius berada di rumah Nana memancing warga sekitar untuk melihat. Mulanya, mereka takut untuk mendekat karena takut paket-paket itu akan meledak. Namun, begitu tahu isinya hanya kue bolu, para warga ini langsung berhamburan mendekat. Keempat paket yang berisikan kue bolu itu saat ini sudah diamankan pihak Polsekta IT II Palembang. Meski tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan, pihak kepolisian tetap berinisiatif untuk memeriksa keempat paket tersebut. (cw6)

“Saya mewakili keluarga yang telah menjadi korban hingga tangannya harus diamputasi meminta keadilan, karena adik saya saat ini belum bisa memberi nafkah karena tangannya yang diamputasi. Apakah itu sebanding dengan hilangnya tangan adik saya itu,” ujar kakak Rusman yang mendampingi Rusman saat di SPKT Polda Sumsel. Sementara itu, Rusman enggan memberikan keterangan ketika dimintai ala-

san melapor ke Polda Sumsel. Namun intinya, dari semua korban yang datang melapor merasa tidak puas dengan tuntutan teguran tertulias yang diberikan kepada Kapolres OI. Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP R Djarod Padakova ketika ditemui di ruang kerjanya menuturkan, sejak terjadi bentrok antara warga dan Brimob di Desa Limbang Jaya, polisi telah melakukan olah tempat kejadian untuk mengungkap

kebenarannya. Sehingga dapat diketahui faktor penyebab meninggal korban Angga dan luka tembak yang dialami Rusman serta luka-luka yang dialami korban lain. “Saat ini penyidik masih terus melakukan penyelidikan untuk mencari fakta kebenarannya. Masalah pelaporan itu hak korban, laporannya juga telah diterima dan akan diproses sesuai prosedur yang berlaku,” tandasnya. (mg2)

SRIPO/TOMMY SAHARA

INTEROGASI – Juliansyah diintErogasi Kanit Reskri Polsek Merapi Barat Ipda Maman, di IGD RSUD Lahat, Jumat (7/9).



Sriwijaya Post Edisi Sabtu 8 September 2012