Page 1

SRIWIJAYA POST

SELASA 7 SEPTEMBER 2010

Spirit Baru Wong Kito

24 HALAMAN

IKON BARU SFC KEPERGIAN Zah Rahan Krangar dari Sriwijaya FC ke Persipura nampak terobati dengan kehadiran Oktovianus Maniani. Pemain asal Papua ini kini menjadi idola baru publik Sumsel, bahkan bisa jadi ikon baru Laskar Wong Kito. Skill-nya ditunjukkan dalam pertandingan Inter Island Cup (IIC), terutama saat melawan Persiwa Wa m e n a , Mingg u (5/9) lalu. PelatihM a najer SFC Ivan Kolev pun mengakui, bakat pria usia 20 tahun itu membuatnya jatuh hati, ketika pertama kali diturunkan lawan Persiba Balikpapan. Ciri khas permainan Okto yang keras, cepat, dan mampu melewati satu dua pemain dan tidak segansegan berduel satu lawan satu dengan pemain lawan membuatnya langsung meminta manajemen SFC untuk mengontraknya. “Dia masih muda dan berbakat, SFC butuh pemain seperti dia,” kata Kolev. Okto memang menjadi pujaan baru, setiap gerakannya ketika menyentuh bola selalu mendapatkan aplaus dari penonton dan suporter. Setiap sentuhannya selalu memberikan warna permainan SFC. Hal itu dibuktikannya lewat dua gol dan satu asist saat SFC bertanding melawan Persib Bandung di laga penentuan, Rabu (1/9). Sedangkan di final ICC lawan Persiwa, Minggu (5/9) Okto juga memberikan kontribusi atas gol pertama SFC dan kerap merepotkan lini belakang Persiwa. SRIPO/ZAINI Pemilik tinggi 160 cm inipun sadar dengan harapan publik Sumsel. „ ke halaman 7

REDAKSI 0711-313171 SIRKULASI: 0711-310345 IKLAN:0711-311888

MANAGED BY

Arus Mudik Turun Tajam PALEMBANG, SRIPO — Arus mudik tahun ini diperkirakan turun tajam, diperkirakan karena Lebaran berekatan dengan tahun ajaran baru, selain kesulitan ekonomi masih mendera sejumlah masyarakat sehingga mereka mimili tidak pulang kampung. Hari Raya Idul Fitri tinggal empat hari lagi, tapi Terminal Karyajaya dan Terminal Alangalang Lebar masih sepi aktivitas pemudik. Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Masripin Toyib SE MSi, mengatakan, arus mudik lengang tidak hanya di dua terminal itu saja. “Juga di pelabuhan. Mungkin

arus mudik akan padat pada saat liburan anak sekolah dan PNS,” katanya. Sejumlah warga mengakui terpaksa tidak mudik karena kesulitan keuangan “Tabungan kemarin buat beli pakaian sekolah anakanak. Tidak enak mudik tak bawa uang, malu sama keluarga. Teman-teman banyak juga yang tidak mudik ke Jawa,” kata Rismanto (43), perantau asal Pati,

Jawa Tengah yang menetap di 3 Ilir. Sementara pantauan di Pelabuhan 35 Ilir pada H-4 Lebaran, Senin (6/9), lima kapal tujuan Bangka yakni Jembatan Musi I, Setya Kencana, Jembatan Musi II, Kakap, dan Mulya Nusantara hanya memberangkatkan 29 truk, 34 mobil, 6 motor, dan 29 penumpang. „ ke halaman 7

Kolom AL FITRI Pengamat Sosial Unsri

O O KK TT O O VV II A A N N UU SS M M AA N N II A A N N II

Ekonomi Lesu FENOMENA mudik musim lebaran tidak bisa dipisahkan dengan situasi ekonomi yang sedang terjadi. Termasuk pada tahun ini, yang sebagian orang sepakat sepi dan atau paling tidak terjadi penurunan. Karena memang aktivitas mudik atau mengunjungi keluarga tentu tidak terlepas dari berbagai hal yang harus dipersiapkan. Salah satunya biaya. Sementara biaya itu, akan sangat tergantung „ ke halaman 7

Alhamdulillah, Marzuki Alie Tunda Gedung Baru DPR JAKARTA, SRIPO — Alhamdulillah! Ketua DPR RI Marzuki Alie memutuskan untuk menunda pembangunan gedung baru DPR RI. Pembangunan gedung baru berlantai 36 itu dianggarkan menelan biaya Rp 1,8 triliun. Usai rapat pimpinan di Gedung DPR/MPR Jakarta, Senin (6/9), Marzuki mengemukakan, akan dilakukan kajian mendalam terhadap rencana pembangunan gedung itu. Kajian akan dilakukan oleh tim teknis yang dibentuk pimpinan DPR. Ditegaskan Marzuki, anggota DPR adalah orangorang politik yang tidak mengerti pekerjaan teknis pembangunan.

HARGA ECERAN RP 2.000

Ini menjadi citra buruk bagi DPR. Karena itu, disepakati untuk ditunda dulu, dilakukan kajian ulang

MARZUKI ALIE Ketua DPR RI

DOK.SRIPO

“Itu bukan domain anggota DPR. Anggota DPR yang diwakili BURT hanya menyampaikan bahwa kami ingin gedung untuk tingkatkan kinerja DPR dengan baik, intinya itu,”kata Marzuki di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta. Kajian ulang dilakukan untuk lebih memastikan mengenai desain dan bia-

RENUNGAN RAMADAN

Milik Orang Lain Oleh USTAZ JEFFRY AL BUCHORI ZAKAT adalah salah satu dari rukun Islam yang lima. Ia bukan hanya sebagai perintah wajib, tetapi dengan ketetapan itu berarti zakat juga merupakan dorongan dan daya penggerak agar seorang berikhtiar mencari rezeki dengan caracara yang halal. Salah satu ciri dan watak manusia adalah sangat cinta pada harta kekayaan. Karena itu pula, syariat Islam mengatur kewajiban berzakat bagi umat Islam atas beberapa jenis harta yang mereka miliki setelah mencapai batasan tertentu (nisab). Tujuannya, untuk membersihkan manusia dari sifat kikir dan cinta yang berlebihan terhadap harta benda. „ ke halaman 7

ya pembangunannya. “Ini menjadi citra buruk bagi DPR. Karena itu, disepakati untuk ditunda dulu, dilakukan kajian ulang,” kata Marzuki. Selain besarnya biaya dan desain gedung yang dikaji ulang, kata Marzuki, tender yang sudah dibuka „ ke halaman 7

SRIPO/ZAINI

SEPI PENUMPANG — Seorang penumpang kapal ferry melintas di ruang tunggu yang sepi penumpang usai membeli tiket di Pelabuhan Penyeberangan Ferry 35 Ilir Palembang, Senin (6/9). rumah mintak lamar pulo.. jadi nambah semangat ngumpuli duit di kota uwong,tuk wong rumah di plembang..

lencir MuBA prbtasan SUMSEL - JAMBI. Doake be mang lancar2.

INGIN GABUNG KLIK www.sripoku.com, On Facebook. Lebaran sebentar lagi, hari yang dinanti-nanti. Rekan Fbers, ada yang tidak mudik ke kampung halaman? Rekan FBers ada komentar?

Ongkos Mahal, Duet Katek... FEBIE JEMPOL’Z DAYANA pinginnya sih pulang kekaampung halaman,kumpul sama keluarga, tapii terhalang : karnaa waktunyaa liburnya singkat,sedangkan perjalanan lumayan jauh..dan juga mengeluarkan biaya yang ga sedikit. :) JULIANTO LUFALL Aku pck mang, tp nak dekat lebaran skr lg jago posko simp. Raya desa Sukajaya kec.bayung

IPUL JUVENTINI Idak mudik,,ktek duet,,!! Bgaimana mnrut anda..??

FITRI YENNI Kami dak mudik lur,, karno kami katek kampung, cuma ado halaman....

MALYADI ARBA SIRAJA ALAM Jarak yang jauh, ongkos mahal, duet katek..... MUHAR JAYA lg buntu mangcek.! bnyk urusan pl hehehehe ! CRISTIAN EDO RONALDO karno dak katek yang bayari.lebih baek di rmh.nyantai nak pulang kmpng jauh di amerika sana

NYIMAS MILA JAMIL HAMID sbnrny men jingok arus mudik yg ramai dan pnumpang trnsportsi yg pdat(krta) jd mls nak mudik. Tp..oleh ny lbran idul fitri cm sthn skli, aq bela2i nak blk. Msti sungkem sm ebok sm uwak2, nyai dlur2 pkkny. FERRY ARDIANSYAH Sbnrny nk pulkam tp duitny la abis di blnjke td. . .

ANXEN CARNAVAL dak dapet cuti mang..Mano uwong

Giliran AL Jadi Panglima unggal tono Calon TTunggal ■ Laksamana Agus Suhar Suhartono JAKARTA, SRIPO — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajukan satu nama calon Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono (55) per tanggal 3 September 2010 kepada DPR RI. Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso, mengungkapkan Presiden SBY sudah menyurati DPR dan menyodorkan nama calon Panglima TNI. “Baru saja kami menerima surat dari Presiden terkait nama calon panglima TNI. Presiden hanya mengajukan satu nama,” kata Priyo saat ditemui di Gedung Nusantara III lantai 3

DPR RI Jakarta, Senin (6/ 9). Laksamana Agus Suhartono saat ini menjabat Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). “Satu nama inilah yang diajukan presiden dan itu yang kami bicarakan dengan pimpinan saat ini. Dalam waktu yang tidak lama akan kita bahas hal tersebut,” ujarnya. Selain itu menurut Priyo, karena waktu yang tidak memungkinkan, kemungkinan besar tidak lanjut tersebut tidak akan dibicarakan di Bamus, tetapi akan dibicarakan dalam pertemuan pengganti dengan

fraksi-fraksi. “Karena waktunya tidak memungkinkan saat ini untuk dibahas, maka nanti pada tanggal 21 September baru akan diumumkan secara terbuka dalam paripurna,” jelas Priyo. Penunjukan KSAL Laksamana TNI Agus Suhartono sebagai kandidat Panglima Tentara Nasional Indonesia bergayung sambut. Sejumlah politisi Senayan menyambut baik langkah „ ke halaman 7

Agus Suhar tono

ANTARA

Zarkasih-Hatta Terpukul ahun Langsung Banding ■ Divonis 2 TTahun PALEMBANG, SRIPO — Profesor dr Zarkasih Anwar dan dr Hatta Ansyori tampak terpukul. Harapannya untuk bebas dari jeratan hukum ternyata tidak terwujud. Kedua dokter senior itu justru divonis 2 tahun penjara ditambah denda Rp 100 juta subsidair 2 bulan kurungan. Atas vonis ini, kedua terdakwa langsung menyatakan banding melalui tim pengacaranya, Nazori Ahmad Doak SH. “Kami langsung banding. Tak perlu pikir-pikir

lagi,” kata Doak usai persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang, Senin (6/9). Doak menegaskan, tak perlu berpikir lama menanggapi vonis hakim tersebut karena menurutnya majelis hakim tidak mempertimbangkan seluruh fakta persidangan. Misal, keterangan saksi bahwa sesuai edaran Menteri Pendidikan bahwa sistem pendidikan nasional tidak mengatur pendidikan profesi. “Aturan itu tegas menye-

SELASA 7 SEPTEMBER 2010

butkan bahwa pembiayaan boleh dibebankan sendiri untuk pendidikan profesi. PPDS masuk dalam pendidikan profesi. Perlu diingat bnahwa PNBP itu tindak pidana khusus bukan tindak pidana korupsi,” kata Doak yang pada persidangan ini didampingi Lina Zahara SH dan Hatta Nachrowie SH. Prof Zarkasih yang selama persidangan terlihat sangat tegang bersama dr Hatta Ansyori, usai persidangan pun jelas terlihat „ ke halaman 7

ZUHUR 12.03

28 RAMADAN 1431 ASHAR MAGHRIB 15.14 18.03

RABU 8 SEPTEMBER 2010 29 RAMADAN 1431 Imsak: 04.31 Subuh: 04.41

ISYA 19.11


2

SRIWIJAYA POST Selasa 7 September 2010

SALAM SRIWIJAYA

Jadikan Ramadan Sepanjang Tahun TAK terasa, Ramadan akan segera berlalu. Tiga puluh hari serasa begitu cepat berlalu. Umat muslim dengan sabar dan tawakal melaksanakan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya. Rela bangun malam dan menjelang fajar untuk melaksanakan sahur, SalatTarawih hingga tadarus Alquran juga dilakukan tanpa rasa lelah. Sangat menyentuh bagi mereka yang benar-benar melakukannya dengan hanya mengharap ridho Allah SWT. Di penghujung Ramadan, Islam juga mewajibkan umat muslim untuk mengeluarkan zakat fitrah yang umumnya berupa beras sebesar 2,5 kg serta zakat mal (zakat harta). Zakat ini diberikan kepada kaum duafa. Tujuannya selain membantu agar mereka dapat berhari raya seperti masyarakat yang mampu juga untuk (sedapat mungkin) memerdekakan mereka dari kemiskinan. Lalu apa sebenarnya yang diinginkan Allah atas segala amalan yang kita laksanakan selama Ramadan? Dalam Alquran Surat Al Baqarah ayat 185 disebutkan: Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa seperti yang diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa. Ya, Allah menginginkan kita untuk menjadi orang-orang yang bertakwa lewat proses ujian puasa. Apa saja ujian berpuasa? yakni menahan lapar dan haus, dan merasakan bagaimana tak enaknya tidak makan dan minum seperti yang sering dirasakan kaum duafa. Ujian lain yakni menahan amarah, menahan nafsu, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa. Sementara faktor pendukung yang tak kalah penting agar lulus dalam proses berpuasa, yakni mengeluarkan sebagian harta, peduli dengan orang lain. Subhanallah, kalau kita melihat umat muslim sebagian besar sudah melaksanakan hal itu. Mudah-mudahan Allah meridhoi apa yang telah kita perbuat selama melaksanakan ibadah puasa. Tetapi ujian ternyata tidak selama puasa saja. Ujian lebih besar lagi sesungguhnya adalah mempertahankan apa yang telah rutin kita lakukan di bulan Ramadan, agar tetap bersemi di luar bulan Ramadan. Inilah yang sebenarnya diinginkan oleh Allah SWT. Firman Allah dalam Alquran Surat Ali Imran 133-134 yang berbunyi: Orang yang bertakwa adalah orang yang selalu memohon ampun kepada Allah, sedekah dalam sempat dan sempit, menahan amarah, memaaafkan orang lain dan berbuat baik. Ini berarti Allah menginginkan kita terus menerus melakukan kebaikan setiap saat, setiap waktu, selama nafas masih ada. Teruslah berbuat baik, melakukan ritual-ritual ibadah di 11 bulan selain bulan Ramadan. Anggaplah Ramadan ada terus sepanjang waktu. Tetaplah untuk memberikan sebagian rezeki kita kepada kaum duafa, terutama tetangga-tetangga dekat kita.Teruslah untuk menahan nafsu, menahan amarah, memaafkan orang lain. Karena itulah jalan untuk menjadi orang yang bertakwa. Bulan Ramadan memang akan segera berlalu. Mudah-mudahan tahun depan Allah kembali mempertemukan dengan bulan penuh ibadah tersebut. Semoga kita menjadi orang-orang pilihannya.

POJOK Anggota DPR butuh staf ahli bukan gedung baru Maksudnya biar lebih peduli rakyat! ICW menilai Indonesia surga bagi koruptor Kabarnya, surga itu memang enak! Sriwijaya FC penuhi janji rebut gelar juara IIC Gelar pemanasan menuju gelar sebenarnya!

Rawan Kejahatan YTH Bapak Walikota Palembang. Kami warga Griya Harapan Kenten mohon dipasang lampu jalan dari simpang jalan Siaran masuk ke Perumahan sangat gelap dan rawan kejahat-

an. Kami atas nama Rt 40 telah mengajukan permohonan setahun yang lalu tapi belum ditindaklanjuti, mohon perhatian dan tindak lanjutnya. 081368168145

Akan Jadi Perhatian JAWAB

DOK SRIPO

TERIMA kasih atas masukan yang Anda sampaikan. Pemasangan lampu jalan dibutuhkan

anggaran, sementara Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman sedang melakukan penghematan dengan mengurangi penerangan, tanpa mematikan seluruh lampu jalan. Namun demikian kami tetap memperhatikan masukan yang Anda sampaikan. Mudah-mudahan dalam tahun anggaran tahun depan, jalan yang Anda masuk bisa dipasang lampu jalan. (sep) H Taufik Sya’roni, Kadis Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman SRIPO/ZAINI

Beli Paket Jagoan Serbu KEPADA Yth Telkomsel. Saya mau tanya, biasanya saya bisa beli paket jagoan serbu kenapa sekarang nggak bisa dengan jawaban tidak bisa beli paket serbu

malam padahal saya daftar jam 2 pagi sampai 11 siang. Apa paket tsb tidak berlaku lagi? Buat Sripo terima kasih. 085266677511

Bisa Lihat Jadwalnya JAWAB TERIMA kasih atas informasi dan pertanyaannya. Program Paket Serbuuu masih ada. Bagi pelanggan yang akan membeli paket serbuu malam proses pendaftaran dimulai dari jam 17.00 s/d 22.00 dengan waktu penggunaan paket serbuu malam tersebut dari jam 17.00 s/d 23.59 dengan tarif Rp. 1.000 untuk bonus bicara selama 30 menit (1800 dt) tidak termasuk Video Call. Dan bagi pelanggan yang

ingin mengaktifkan paket serbuuu siang pendaftaran dimulai dari jam 00.00 s/d 15.00 dengan masa penggunaan dari jam 00.00 s/d 16.59 dengan tariff Rp. 1.000 dengan bonus bicara 70 menit (4200 dt). Untuk memeriksa bonus pelanggan dapat mengetahuinya dengan cara ketik *889# Agus Winarto Corcomm Telkomsel Sumbagsel

AMBLES --- Sejumlah pengendara berjalan hati-hati ketika melintas dekat badan Jalan Pangeran Ayin Palembang yang ambles, Senin (6/9). Badan jalan ini ambles sejak sekitar dua minggu lalu. Menurut warga sekitar amblesnya badan jalan ini diduga karena tak kuat menahan beban kendaraan bertonase tinggi.

Dua Kali Kabel Listrik dan Daun Pisang Mati Semalam KEPADA Yth Bapak Kepala PLN kota Palembang. Kami sudah melapor beberapa kali ke PLN tetapi sampai sekarang tidak ada tanggapan. Tolong di-tebang pohon pisang yang mengenai kabel listrik dijalan Mayor Ruslan Lorong Mandala karena mengeluarkan api kalau hujan. Sekali lagi mohon perhatiannya, terima kasih. 081367933494

Cek ke Lapangan JAWAB TERIMA kasih atas informasi yang Anda sampaikan. Kita akan melakukan pengecekan ke lokasi. Jika benar, akan kita tebang segera. (mg4) BUDIONO Asisiten Manager Distribusi PLN Palembang

YTH Pimpinan PLN. Kenapa lampu di daerah Sapta Marga selalu mati.Kadangkadang 2 kali dalam semalam ini sangat mengganggu apalagi waktu makan sahur. Mohon perhatiannya, terima kasih. 081278740768

Gangguan Sistem Sinkronisasi PLTMG JAWAB Kami minta maaf atas ketidaknyamanan pelanggan didaerah Sapta Marga. Beberapa hari yang lalu memang sempat terjadi gangguan pada sisten Sinkronisasi PLTMG Sako. Namun saat ini PLTMG Sako sudah beroperasi normal dan aliran listrik sudah dapat anda nikmati kembali. Terima kasih. (mg10) Slamet DS Deputi Manager PLN Wilayan S2JB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, K Arpan, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Ahmad Naafi, Vanda Rosetiati, Arsep Pajario, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Herman Danawi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D , Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WAR TAWAN SRIWIJA YA POST SELALU DIBEKALI T ANDA PENGENAL DAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINT A AP A PUN DARI NARA SUMBER WART SRIWIJAY TANDA MENERIMA/MEMINTA APA


SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

3

Diskon Lebaran Hingga 80 Persen ■ Transaksi dengan Kartu Debit Bank SumselBabel PALEMBANG, SRIPO — Meski Bank SumselBabel menutup layanannya selama cuti bersama dan lebaran, tidak berarti bank plat merah milik daerah ini tidak memperhatikan nasabahnya. Bank SumselBabel tetap melayani kebutuhan keuangan via ATM serta memanjakan nasabahnya lewat program Diskon Lebaran. Program tersebut menawarkan diskon lebaran hingga 80 persen bagi nasabah yang menggunakan kartu debit Bank SumselBabel di empat merchant yang bekerja sama dengan Bank SumselBabel. Diskon lebaran ini berlaku hanya lima hari yakni dari tanggal 9 September hingga 13 September atau selama cuti bersama dan lebaran. Pemimpin Satuan Pemasaran H Iqbal Permana didampingi Pengelola Pemasaran Bank Sumsel Babel, Hidayat, Senin (6/9) mengatakan Diskon Lebaran berlaku di empat tempat, yakni Selebriti Cafe & Restaurant, Dapur Kantin Jl Mayor Ruslan, Hotel Budi dan Hotel Princess. “Setiap transaksi dengan menggunakan kartu debit Bank SumselBabel di empat merchant ini, akan langsung mendapat diskon hingga 80 persen,” kata Iqbal.

SRIPO/SYAHRUL

Iqbal Permana

Program ini lanjutan dari Program Diskon Ramadan yang sebelumnya sudah digelar selama Ramadan di puluhan merchant yang berlokasi di Sumsel dan Babel.

“Saat lebaran pun kita tetap berikan diskon, khusus untuk di empat merchant itu saja,” tambah Hidayat. Selain Diskon Lebaran, sehari sebelumnya yakni Kamis (9/9) digelar Diskon Hari Bermasak-masak. Program ini memberi kesempatan nasabah Bank SumselBabel yang belanja di Supermarket PD Permai di Kawasan Kenten, menikmati cash back Rp 100.000 setiap belanja senilai Rp 300.000 di supermarket tersebut. Tentu saja, kata Iqbal, transaksi harus menggunakan kartu debit Bank Sumsel Babel, hanya pada hari Kamis (9/9) mulai pukul 12.00-18.00. “Lewat dari waktu itu, program tidak berlaku,” kata Iqbal. Program ini memanjakan nasabah Bank SumselBabel untuk berbelanja hemat, satu hari menjelang hari raya. “Pokoknya jangan lewatkan kesempatan ini,” imbuh Hidayat.(lis)

DISKON LEBARAN (Berlaku 9-13 September) ☞ Selebriti Cafe & Restaurant ☞ Hotel Princess ☞ Dapur Kantin Jl Mayor Ruslan ☞ Hotel Budi CASHBACK HARI BERMASAK-MASAK ☞ Berlaku 9 September pukul 12.00-18.00 ☞ Di Supermarket PD Permai

Telkomsel Lacak

Tahu Fasilitas Umum Saat Mudik JAKARTA, SRIPO — Telkomsel meluncurkan inovasi layanan info lokasi mobile pertama di Indonesia bernama Telkomsel Lacak. Dengan mengakses layanan ini langsung dari ponsel, pelanggan dapat mengetahui lokasi fasilitasfasilitas umum terdekat dengan lokasinya pada saat itu. Seringkali pengguna ponsel mengalami kendala dalam mencari lokasi fasilitas umum yang terdekat dengan lokasinya. Terutama pada musim mudik Lebaran ini, di mana para pemudik sangat membutuhkan informasi lokasi rumah makan, tempat ibadah, ATM, atau SPBU terdekat ketika dalam perjalanan. Deputy VP Product Life-

cycle Management Telkomsel Ririn Widaryani mengatakan, pelanggan bisa mengetahui lokasi pada saat ini dan juga fasilitas-fasilitas umum yang ada di sekitarnya, serta melihat peta dari lokasi tersebut. “Telkomsel Lacak merupakan solusi tepat bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lokasi secara cepat dan mudah ketika sedang mobile,” kata Ririn dalam keterangan persnya. Telkomsel Lacak menampilkan tempat-tempat menarik yang terdekat dari posisi di mana kita berada. Dengan teknologi Location Based Service, aplikasi Telkomsel Lacak dapat mengetahui posisi kita berada, bahkan ketika GPS (Global Posi-

tioning System) sedang tidak aktif. Secara otomatis Telkomsel Lacak memanfaatkan informasi dari BTS (Base Transceiver Station) terdekat. Selain itu, Telkomsel Lacak memanfaatkan aplikasi Google Maps untuk memudahkan pencarian alamat secara visual. Selain menampilkan lokasi di mana kita berada saat ini, Telkomsel Lacak juga menampilkan tempat-tempat menarik atau point of interest (POI) di sekitar lokasi kita. Saat ini Telkomsel Lacak menyediakan informasi lebih dari 200.000 POI. Untuk mengaktifkan layanan ini, cukup tekan *123*55# lalu OK/yes, kemudian pilih menu ‘download’. Pelanggan akan memperoleh SMS notifikasi

Wow, Baju Gamis pun Inden NDEN mobil atau motor mungkin sudah biasa, lalu bagaimana kalau ada inden pakaian, khususnya model-model gamis baik untuk pria maupun wanita? Nah, ini mungkin terdengar aneh, tapi nyata. Setidaknya kondisi itu terjadi mendekati lebaran di sejumlah toko pakaian. Seperti di Shafira Collection yang terletak di lantai satu PIM. Counter busana yang khusus menyajikan pakaian gamis ini kebanjiran order inden baju wanita muslim. “Khusus untuk baju inden, memang spesifikasinya dibuat terbatas dengan bentuk dan desain yang mewah,” kata Chief Operation Shafira Cabang Palembang, Rina Utami kepada Sripo di ruang kerjanya, Senin (6/9). Baju gamis inden termasuk pakaian ekslusif yang harga di atas Rp 2,5 juta. Seperti baju gamis Evening yang terbuat dari bahan ekspor Cina dihiasi manik-manik di seputaran leher dan dada. Dari sisi cutting spesial menyesuaikan dengan bentuk tubuh pemakai. “Baju inden khusus untuk pakaian yang dibuat terbatas. Misal baju evening seharga Rp 5,2 juta hanya dibuat 35 potong untuk seluruh cabang Shafira, di Palembang hanya kebagian dua potong itupun harus menunggu alias inden seminggu dulu,” kata Rina. Model pakaian inden

I

berisi link untuk mengunduh aplikasi Telkomsel Lacak. Khusus untuk ponsel Android, Telkomsel Lacak juga dapat diunduh di Android Market pada menu Lifestyle. Setelah proses pengunduhan, selanjutnya pilih paket harian Rp 1.000 per hari atau paket mingguan Rp 5.000 untuk pemakaian 7 hari. Biaya tersebut sudah termasuk unlimited layanan data untuk mengakses aplikasi Telkomsel Lacak. (ewa)

Transaksi Tembus Rp 1,2 M

■ Perputaran Uang di PIM Palembang PALEMBANG,SRIPO— Tiga hari menjelang lebaran peredaran atau siklus transaksi pada 120 tenant di Palembang Indah Mall tembus hingga Rp 1,2 Miliar perhari. Nilai ini meningkat dibandingkan tahun lalu berkisar di Rp 800 hingga 900 juta dengan produk penjualan tertinggi adalah fesyen dan barang-barang di supermarket. Kepala Promosi PIM Palembang, Aki Redo kepada Sripo di ruang kerjanya, Senin (6/9) menjelaskan dibanding kondisi normal terjadi lonjakan hampir 60 persen, atau senilai Rp 500 hingga 600 juta perhari. “Untuk perputaran uang

kita rata-ratakan satu tenant bisa mengantongi omzet Rp 100 hingga Rp 150 jua dan jika ditotal mencapai Rp 1,2 Miliar, dengan transaksi tertinggi adalah produk fesyen dengan presentase 70 persen,” jelas Aki. Jumlah ini, dikatakan Aki, belum mencapai puncak lonjakan karena diperkirakan transaksi akan terus meningkat hingga H-1 jelang lebaran. Dia berani memprediksi pada puncaknya nanti perputaran uang di PIM bisa tembus lebih dari Rp 1,5 Miliar atau melonjak hingga 80 persen. Sedang dibanding tahun lalu, perputaran transaksi mening-

kat 20 persen saat H-3 lebaran. “Kalau dulu kan perekonomian kita masih krisis, makanya transaksi yang terjadi tidak terlalu besar, berbeda saat ini kondisinya memang sedang bagus-bagusnya. THR karyawan juga ratarata sudah cair,” kata Aki. Tingginya transaksi juga diimbangi naiknya jumlah pengunjung. Memasuki H-3 lebaran tingkat kunjungan di PIM pun melonjak dari kondisi normal sebesar 20 ribu orang untuk hari libur meningkat menjadi 35 ribu perhari. Padahal di PIM sendiri belum memberlakukan penambahan jam operasional. Mana-

gemen tetap mall sejak pukul 10.00 hingga 22.00 setiap hari. Hanya Hypermart saja yangs aat ini sudah memberlakukan perpanjangan waktu tutup toko, yang biasa tutup pukul 22.00 menjadi pukul 24.00 setiap hari hingga Rabu (8/9) nanti. Khusus pengunjung Hypermart yang bertransaksi malam hari, disediakan pintu parkir khusus di lower ground agar tidak mengganggu tempat lain. “Untuk pengunjung Hypermart yang belanja malam-malam, kita siapkan pintu parkir di lower ground khusus. Sedang di pintu parkir lain ditutup pukul 22.00,” jelas Aki.(sta)

SRIPO/DEWI HANDAYANI

INDEN — Karyawati Shafira Collection memperlihatkan contoh busana yang sampai inden oleh pelanggannya, Senin (6/9).

lainnya seperti gamis Hongkong yang perunitnya Rp 2,8 juta. Keistimewaan busana ini terletak pada manik-manik dan hiasan yang dibuat dengan tangan sendiri tanpa mesin (hand made), dari mulai model jahitan, perlekatan manikmanik atau bordir hingga pemasangan payet dan hiasan renda. “Semuanya hand made, makanya kita sebut pakaian ekslusif. Selain sisi pakaian yang dibuat terbatas, modelnnya pun mewah dengan buatan tangan tan-

pa mesin,” kata Rina seraya memperlihatkan contoh pakaian gamis ekslusif. Khusus di Shafira Cabang Palembang untuk gamis ekslusif hanya kebagian lima pieces dan semuanya sudah dipesan konsumen sejak seminggu lalu. “Untuk pakaian inden sudah habis, saat ini yang tersedia hanya pakaian ready stok,” katanya seraya mengakui soal harga dari Rp 199 ribu hingga Rp 399 ribu perpieces. Tak hanya kebanjiran

order busana inden, pihaknya juga menyediakan model-model busana Sarimbit atau busana satu set untuk keluarga, baik pakaian anak, orang tua hingga kakek nenek. Model pakaian ini didesain sama dengan mengandalkan warna-warna natural namun untuk ukuran model tetap disesuaikan antara laki-laki dan perempuan. “Untuk pakaian paket atau Sarimbit, lima pieces pakaian dipatok Rp 3 jutaan,” katanya. (dewi handayani)


4

SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

Total Uang Beredar Rp 302 Triliun ■ Menjelang Hari Raya Idul Fitri ■ Terhitung Sampai 2 September 2010 JAKARTA,SRIPO — Peredaran uang menjelang Hari Raya Idul Fitri melonjak. Bank Indonesia (BI) mencatat, sampai 2 September 2010, total uang yang diedarkan bank sentral mencapai Rp 302 triliun. Artinya, dalam rentang hampir tiga pekan, peredaran uang meningkat Rp 22 triliun. Padahal, pada per 19 Agustus lalu, total uang beredar di seluruh Indonesia mencapai Rp 280 triliun. “Uang beredar saat ini sebesar Rp 302 triliun, terdiri atas uang pecahan besar senilai Rp 274 triliun dan uang pecahan kecil sebesar Rp 28 triliun,” ujar Kepala Biro Humas BI Difi A

Johansyah, Senin (6/9). Konsentrasi peredaran uang terbesar masih di Pulau Jawa, khususnya di kawasan Jabodetabek. Selebihnya baru di luar Jawa. Sayang, BI tidak memaparkan detail persebaran di tiap daerah. Melonjaknya nilai uang beredar ini tak lain karena kian dekatnya perayaan Idul Fitri. BI mencatat, selama Ramadhan ini atau sejak pekan kedua Agustus, total uang keluar alias realisasi outflow nasional mencapai Rp 31 triliun. Perinciannya, sebesar Rp 26 triliun uang pecahan besar dan Rp 5 triliun uang pecahan kecil. Khusus

Jabodetabek, nett outflow mencapai Rp 13,8 triliun. 13 Triliun Kebutuhan uang tunai masyarakat selama bulan puasa terbukti sangat besar. Bank Indonesia mencatat, penarikan uang kartal pecahan besar dan kecil oleh perbankan dari kantor BI selama bulan puasa ini mencapai Rp 13 triliun. Angka itu berlaku untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) saja. Kepala Biro Humas BI Difi A Johansyah, kepada Kontan, menjelaskan, tahun ini BI memperkirakan total duit yang ditarik perbankan di kawasan vital ini

bakal mencapai Rp 20 triliun. “Tahun lalu realisasi penarikan mencapai Rp 17 triliun, makanya untuk tahun ini kami perkirakan naik menjadi Rp 20 triliun,” ujarnya. Adapun perkiraan total uang yang ditarik oleh perbankan dan masyarakat di seluruh kawasan di Indonesia selama puasa dan Lebaran diproyeksikan mencapai Rp 49,56 triliun. Terdiri atas uang pecahan kecil sebesar Rp 5,51 triliun dan uang pecahan besar senilai Rp 44,05 triliun. Sekadar tambahan informasi, BI menyiapkan uang kartal nasional menjelang Idul Fitri 2010 ini sebesar Rp 139,61 triliun, terdiri atas uang pecahan besar senilai Rp 126,67 triliun dan uang pecahan kecil Rp 12,94 triliun. (KC)

Sepekan Bagikan Sembako

■ Pr ogram Ar tha Graha Per duli ■ Ser entak di Selur uh Indonesia Program Artha Perduli Serentak Seluruh PALEMBANG,SRIPO — Bank Artha Graha Palembang melalui program Artha Graha Perduli membagikan ratusan paket sembako kepada warga lingkungan. Program kepedulian bagi orang tidak mampu yang gelar selama sepekan ini berlangsung serentak pada semua jaringan Artha Graha di Indonesia. Branch Manager Bank Artha Graha Cabang Palembang, Lius Sandy mengungkapkan kegiatan ini bagian dari program bakti Sosial selama Ramadan, melalui Artha Graha Perduli dengan tema Sepekan Berbagi Nikmat dan Berkah Ramadan yang menjadi pilar sosial dan sebagai bentuk kepedulian ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan pula program ini, turut mendorong tumbuhnya kepedulian untuk mengentaskan kemiskinan dengan cara sederhana.

SRIPO/SYAHRUL

BAGI SEMBAKO — Puluhan kaum dhuafa antre rapi di depan Kantor Bank Arta Graha, menerima paket sembako pada gelar Arta Graha Peduli, Sabtu (4/9).

“Diharapkan pula bisa menyentuh masyarakat lapisan bawah sekalipun,” katanya disela-sela pembagian sembako, Sabtu (4/9) di kantor Bank Artha Graha komplek Ruko Taman Mandiri A Rivai. Distribusi atau pembagian sembako dilakukan selama sepekan dari tanggal 30 Agustus hingga 5 Sep-

tember disemua jaringan Artha Graha di Indonesia. Khusus di Palembang, dipusatkan di kantor A Rivai dengan menerjunkan beberapa personil kepolisian. Paket-paket sembako diberikan kepada anak yatim piatu, janda miskin dan kaum duafa yang bermukim diseputaran kantor melalui sistem kupon.

Paket itu, lanjut Lius, berisi beras, gula, kopi, susu kaleng, mie instan dan biskuit. “Walaupun pembagian sembako ini bersifat sederhana namun manajemen Artha Graha Perduli berharap penerimanya bisa merayakan lebaran bersama keluarga dan teman-temannya dengan sukacita dan syukur,” katanya. Dikatakan Artha Graha perduli merupakan wadah pelaksana kepedulian sosial dari perusahaan-perusahaan yang berada dalam jaringan usaha Artha Graha Network. Adapun pilar Artha Graha Perduli adalah kepedulian lingkungan hidup, kepedulian pendidikan, kesehatan dan kebudayaan, kepedulian ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat, kepedulian penanganan bencana alam serta kepedulian manusia dan relasi antar institusi.(sta)

KOMPAS.COM

MELONJAK — Pegawai Bank Indonesia menyusun uang rupiah. Memasuki lebaran peredaran uang melonjak hingga mencapai Rp 302 triliun.

Ekspor Sumsel ke Malaysia Lancar PALEMBANG,SRIPO — Memanasnya hubungan antara Indonesia dengan Malaysia akhir-akhir ini tidak mempengaruhi ekspor impor dari Sumsel ke Malaysia. Bahkan nilai ekspor ke negeri jiran itu mendominasi dibanding negara lain sebesar 70 persen. Kepala Disperindag Sumsel, Eppy Mirza melalui Kabid Perdagangan Luar Negeri (PLN), Heri Sudarmono menjelaskan mengacu pada neraca perdagangan antara Sumsel dan Malaysia cenderung aman dan terkendali, dengan ekspor tertinggi disumbang dari komoditi sawit, karet, batubara dan kopi. Sedang untuk impor berasal dari Malaysia disumbang dari mesin-mesin mekanik dan industri. “Untuk peran total impor dari Malaysia hingga Juli mencapai 7,6 persen pertahun dari alokasi devisa impor ke negara lain,” katanya, Senin (6/9). Nilai persentase ekspor ke Ma-

laysia dibandingkan ke negara lain, seperti Eropa, Cina dan India mencapai 70 persen. Dengan data ini, lanjut Heri, sejumlah aksi yang dilakukan pelbagai daerah, termasuk Palembang yang menentang keras tindakan pelecehan hingga penganiayaan yang dilakukan negara Malaysia terhadap warga Indonesia tidak memberikan efek negatif terhadap perkembangan perekonomian di Sumsel. Namun dia tidak bisa memastikan apakah kestabilan ini bakal bertahan lama atau tidak. “Harapan kita gonjang ganjing apapun tak mempengaruhi perekonomian kita,” katanya. Apalagi selama ini, hubungan perdagangan antara Sumsel Indonesia dengan malaysia terjalin baik. Kondisi ini juga diperkuat dengan perjanjian atau kesepakatan 10 negara di ASEAN yang membebaskan bea masuk perdagangan ke 10 negara Asean. “Ter-

masuk Malaysia dan Sumsel Indonesia, tanpa ada bea masuk lagi ke 10 negara ASEAN lainnya,” katanya. Sementara berdasarkan data hingga akhir semester yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, tercatat nilai impor dari beberapa negara ke Sumsel mengalami penurunan signifikan atau sebesar 66 persen dibanding nilai impor, Mei tahun lalu. “Hingga Juni total impor mencapai 15,04 juta dolar. Cina merupakan negara dengan kontribusi penyumbang terbesar atau mencapai 2,17 juta dolar atau setara 14,45 persen dari total impor untuk barang non minyak,” kata Kepala BPS Sumsel, Haslani Haris. Dikatakan, penurunan impor disebabkan tujuh dari 10 golongan barang mengalami penurunan, diantaranya pesawat mekanik atau mesin-mesin sebesar 20,62 juta dolar atau dari 22,81 juta menjadi 2,19 juta dolar. (sta)


SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

5

Epa Star Bantu Angkutan Lebaran ■ Beroperasi Kembali 15 September PALEMBANG, SRIPO — Empat hari menjelang lebaran, Seluruh angkutan baik laut, udara dan darat mulai mengalami lonjakan penumpang. Hal serupa juga terjadi pada Bus Pariwisata Epa Star yang berkantor di Komplek PTC Blok G No 38 Palembang. Bus pariwisata Epa Star pada hari normal melayani sewa angkutan darat yang dipesan pihak swasta maupun pemerintahan, namun menjelang lebaran bus Epa Star diminta Dinas Perhubungan Sumsel untuk diperbantukan dalam angkutan lebaran 2010.

Menurut Afrinaldy Direktur Utama Bus Pariwisata Epa Star, sebanyak 11 bus Epa Star diperbantukan untuk angkutan lebaran 2010 dengan tujuan Yogyakarta, Bandung, Jakarta. “Kita diminta bapak Sarimuda untuk membantu angkutan lebaran tahun ini, karena adanya lonjakan penumpang menjelang lebaran, “ujar Afrinaldi saat ditemui di kantornya. Lonjakan penumpang yang akan terjadi pada 6 September hingga 8 September.”Kita tidak menjual tiket secara langsung, tetapi tiket dijual pihak yang meminta bantuan kepada

kita, “tambahnya. Bus Pariwisata Epa Star tidak beroperasi selama lebaran dan akan kembali beroperasi kembali pada 15 September. Bus pariwisata Epa Star tidak lagi melayani angkutan lebaran, seluruh bus pariwisata Epa Star kembali pada fungsinya semula melayani angkutan city tour dan booking yang telah masuk dengan tujuan Bandung, Yogyakarta, Bali dan lombok yang datang dari instansi pemerintah maupun swasta. Bus pariwisata Epa Star berkantor di Komplek PTC Blok G No 38, Telp. 0711-376288. (mg14)

KC

MUDIK — Direktur Perhubungan Darat Kemenhub Soeroyo Alimoeso didampingi jajaran direksi Honda melepas pengangkutan motor pemudik di markas AHM.

Honda Lepas 800 Motor Pemudik

SRIPO/ARDIANSYAH

Mobil Pariwisata Epa Star.

Mengatur Bawaan di Mobil Kala Mudik INGGU ini menjadi awal dari perjalanan mudik Lebaran dengan kendaraan sendiri. Dengan menggunakan mobil, baik jenis sedan, multi purpose vehicle (MPV), maupun sport utility vehicle (SUV), masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Terutama dalam membawa barang dan penumpang. Seperti sedan, paling enak bawa barang karena tersedia bagasi. Tapi, tidak bisa membawa penumpang lebih dari 5 orang. Sementara MPV mampu mengangkut lebih dari 5 o-

M

rang, hanya kerepotan menjejalkan koper dan barang lainnya. Inilah langkah-langkah yang harus diperhatikan kala menyusun barang di bagasi. ● Untuk mobil jenis SUV atau MPV, bagasi bisa dikasih cargo net untuk mencegah barang jatuh saat membuka pintu. Harganya Rp100.000 sampai Rp 200.000. ● Pastikan tidak membawa koper besar-besar atau ukurannya sama semua. Sebaiknya, masing-masing memiliki ukuran berbeda (ukurannya mengecil).

Koper paling besar masuk lebih dulu, kemudian diikuti yang ukurannya lebih kecil. Tas yang sering diambil sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah terjangkau. Jangan sekali-sekali meletakkan barang di atas mobil jika tidak punya tempat khusus seperti roof rack atau bagasi tambahan. Karena kena hujan akan hancur (kardus), mengurangi kestabilan, dan bensin boros. Kalau memang barang bawaannya banyak, sebaiknya sebagian dikirim lewat paket pengiriman. (KC)

JAKARTA, SRIPO — PT Astra Honda Motor (AHM) melepas 800 unit sepeda motor pemudik dari Jakarta sebagai kegiatan corporate social responsibility (CSR), yang diangkut menggunakan 20 truk melalui rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Yogyakarta. Selain Jakarta, AHM juga memberangkatkan 200 unit dari Surabaya menuju Semarang dan Yogyakarta. Kepala Divisi Honda Customer Care Center (HC3) AHM Istiyani Susriyati mengatakan, tahun ini Honda menghapuskan mudik konvoi dan menggantikannya dengan menyiapkan armada angkut mulai

dari bus untuk pemudik dan truk untuk sepeda motor. “Kami melakukan ini sesuai himbauan pemerintah sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan pemudik,” ujar Istiyani di sela pelepasan rombongan di Kantor Pusat AHM Sunter, Jakarta, Senin (6/9). Sementara para pemudiknya (pemilik sepeda motor) akan dilepas Selasa (7/9) pagi dengan jumlah 1.600 orang dengan rute sama. Untuk mengikuti kegiatan ini, setiap unit sepeda motor dikenai biaya Rp50.000 sebagai biaya angkut dan dua orang menggunakan bus. “Sebenarnya biaya ini hanya se-

kedar pengikat komitmen saja. Seluruhnya kita kembalikan ke konsumen untuk biaya asuransi motor dan pemudik, snack dan jacket,” jelas Istiyani. Direktur Perhubungan Darat Kemenhub Soeroyo Alimoeso mengatakan, upaya AHM dalam melaksanakan mudik tanpa konvoi merupakan hal baik. Kondisi ini, dinilainya sebagai upaya pengurangan kecelakaan yang terjadi selama mudik. “Kami senang AHM bisa menerima himbauan pemerintah dengan baik,” ujar Soeroyo yang turut melepas rombongan motor pemudik. (KC)

Mobil Hibrida Toyota Masuk 2011 GRMN Sport Hybrid, mobil sport hibrida konsep berukuran mungil yang tampil di ajang Tokyo Auto Salon 2010, Januari lalu, telah men-

dapat lampu hijau untuk segera diproduksi oleh Toyota. Inilah tantangan bagi Presiden Toyota Motor Corp Akio Toyoda untuk me-

KC

GRMN Sport Hybrid produksi Toyota

ngembalikan antusiasme berkendara di balik kemudi mobil-mobil produksinya. Penerus MR2 ini akan diwujudkan dengan harga lebih terjangkau. Keputusan mengenai harga itu dipilih untuk menjawab tantangan fakta bahwa anakanak muda di Jepang tak memiliki ketertarikan tinggi terhadap mobil. GRMN yang dikembangkan bersama Gazoo Racing ini memiliki mesin V6 3,3L dengan posisi di tengah dan berfungsi menggerakkan roda belakang. Dipadukan dengan sebuah

mesin listrik yang menggerakkan roda depan, total tenaga kombinasinya adalah 392 hp. Untuk efisiensi, di tengah kota, mobil ini dapat dikendarai hanya dengan mesin listrik. Pengembangan proyek dilakukan oleh divisi manajemen mobil sport yang baru dibentuk bulan Januari 2010. Divisi tersebut selanjutnya akan bekerja untuk semua perencanaan modelmodel baru Toyota. Ajang Tokyo Motor Show 2011 dipastikan akan menjadi ruang pamer bagi mobil sport murah ini. (KC)


6

SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

Arafat Peluk Mesra Istri ■ Usai Dituntut 4 Tahun Penjara JAKARTA, SRIPO — Kemesraan tidak menghilang dalam diri Kompol Mohd Arafat Enanie usai dituntut jaksa penuntut umum empat tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/9). Sekeluarnya dari gedung pengadilan, Arafat yang terus dicecar oleh wartawan berbagai media, langsung mendekap tubuh Hasni yang berada di sampingnya. Arafat pun tanpa putus menimpali pertanyaan wartawan. Bahkan beberapa kali Arafat harus berhenti sesaat, hanya menjawab pertanyaan mereka. Sementara itu, Hasni tak nampak berada di ruang persidangan selama jaksa penuntut

umum membacakan tuntutan jaksa penuntut umum. Namun, Hasni hanya mendengar di luar sidang, berdiri di belakang deretan bangku kuasa hukum suaminya. Terkait tuntutan jaksa penuntut umum yang dinilai suaminya terlalu berat, Hasni hanya diam. Ia nampak terpukul. Arafat sepertinya tahu apa yang dirasakan Hasni. Ia pun tak melepas rangkulannya dari tubuh Hasni yang kecil. Arafat pula yang membukakan pintu tahanan yang menjemputnya. Dan Arafat mempersilakan istrinya lebih dulu masuk ke dalam mobil kijang berwarna biru dongker dengan cat sudah terkelupas. Mobil tahanan pun menuju rutan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, tempat Arafat dititipkan sementara. (tribunnews.com)

ANTARA/PUSPA PERWITASARI

Nanan-Imam Calon Kapolri JAKARTA, SRIPO — Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri rupanya telah menyerahkan namanama calon penggantinya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Sudah dikirim,” kata Kabid Penum Polri Kombes Pol Marwoto Soeto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (6/9). Kapolri menyerahkan nama-nama calon Kapolri penggantinya itu sejak pekan lalu. Ada dua nama yang diajukan Kapolri kepada Presiden untuk menjadi penggantinya. “Yang dua itu. Pak Komjen Pol Nanan Sukarna dan Pak Irjen Pol Imam Sudjarwo,” tuturnya. Nama Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno gagal masuk karena masih berstatus jenderal bintang dua. Jabatan Kepala Badan Pembi-

PN/HERUDIN

BANGKA POS

Irjen Pol.Nanan Sukarna

Irjen Pol Imam Sudjarwo

naan dan Keamanan Polri (Kababinkam) Polri yang merupakan jalur satu-satunya tersisa untuk Oegroseno naik pangkat menjadi bintang tiga dalam waktu dekat, baru akan mengalami pergantian setelah Kapolri berganti. “Pak Iman Haryatna (Kababinkam) kan pensiunnya sama dengan Pak Kapolri, baru 10 Oktober. Jadi mungkin dia diganti se-

telah (tanggal itu) itu. Sementara Kapolri harus berganti sebelum tanggal (pensiun) itu,” tutur Marwoto. Adapun Imam Sujarwo segera naik pangkat menjadi bintang tiga sesuai struktur organisasi Polri yang disetujui Presiden SBY bulan lalu, Imam sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. (tribunnews/roy/coz/yon)

Pertemuan Hanya Buka Puasa Bersama ■ Malaysia Janji tak Tangkap Petugas RI JAKARTA, SRIPO — Pertemuan antara Menlu RI Marty Natalegawa dengan Menlu Malaysia Dato’ Sri Anifah bin Haji Aman, di Kinibalu, Malaysia, berlangsung singkat, tidak lebih dari empat jam. Dialog kedua wakil pemerintahan itu hanya pertemuan rutin tahunan, tidak membahas hal-hal yang substansial mengenai perundingan batas wilayah. “Sumber saya di Kinabalu mengatakan pertemuan hanya berlangsung sekitar empat jam saja,” ujar anggota Komisi I DPR TB Hasanudin di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/9). Berdasar keterangan, sebut politisi PDI Perjuangan itu, pertemuan hanya berisi perkenalan tim delegasi kedua negara, membahas jadwal-jadwal pertemuan yang akan dibahas tahun depan, dan menyampaikan nota protes dari kedua negara. “Perkenalan dilakukan karena tim yang dibentuk Malaysia baru. Itu merupakan politik Malaysia yang biasa dilakukan seperti itu,” kata Hasanudin.

Dengan kata lain, lanjut dia, tidak ada yang menarik yang dihasilkan dari pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam tersebut. “Pertemuan selebihnya menunggu berbuka puasa. Jadi di sana hanya acara buka bersama di Kinabalu,” cetusnya. Meski belum membahas hal-hal yang substansial, dalam pertemuan di Kinibalu, Malaysia berjanji tidak akan mengulangi menangkap petugas Indonesia. Hal itu disampaikan Menlu Malaysia kepada Menlu Marty Natalegawa. Demikian salah satu butir dari perundingan di Kinibalu Menlu Malaysia Dato’ Sri Anifah memutuskan, ke depan prosedur penahanan tidak akan diberlakukan kepada petugas Indonesia. Insiden 13 Agustus 2010 lalu, sangat mengecewakan Indonesia. “Menlu RI telah menyampaikan keprihatinan mendalam pemerintah Indonesia atas penahanan dan informasi mengenai perlakukan tidak layak kepada ketiga petugas KKP,” kata Kemenlu RI dalam ri-

lisnya, kemarin. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso meminta tim perunding Indonesia dipimpin Menlu Marty Natalegawa di Kinabalu, tidak merasa inferior. “Hendaknya kita bertahan dan tidak kompromi tentang suatu hal yaitu kepentingan nasional dan maritim,” katanya. Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, yakin peemasalahan perbatasan Indonesia-Malaysia cukup dibicarakan dalam perundingan bilateral, tidak perlu dibawa ke Mahkamah Internasional. “Karena koordinatnya sudah jelas, jadi tidak perlu dibawa ke Mahkamah Internasiona,” ujarnya. Jangan Berharap Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan tak perlu berharap banyak pertemuan tingkat menteri antara Indonesia dengan Malaysia mengenai perundingan perbatasan kedua negara di Kinabalu. Pasalnya, pertemuan itu merupakan pertemuan biasa tingkat menteri kedua negara. (tribunnews/adi/yat)

ANTARA/ADI LAZUARDI

PERTEMUAN BILATERAL — Menlu RI Marty Natalegawa (kiri) dan mitranya dari Malaysia Anifah Aman melakukan jumpa pers bersama setelah delegasi Indonesia-Malaysia bertemu di Kota Kinabalu, Sabah, Senin (6/9). Pertemuan membahas masalah perbatasan laut yang sengketa dan insiden perairan Bintan tanggal 13 Agustus 2010 yang membuat ketegangan dua negara.

6.845 WNI Huni Penjara Malaysia PRIHATIN! Demikian ungkapan artis yang kini menjadi politisi di Senayan Rieke Dyah Pitaloka ketika mengetahui nasib warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia. Betapa tidak, sebanyak 6.845 warga Indonesia kini meringkuk di dalam penjara di negara jiran tersebut. Banyaknya WNI yang

menghuni penjara di negara asing, menurut Rieke merupakan bentuk ketidakpedulian pemerintah Indonesia terhadap rakyatnya. “Pidato Presiden SBY kemarin hanya pepesan kosong saja,” cetus politisi PDI Perjuangan itu, di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (6/9). Rieke mengaku heran ada

negara yang warganya banyak di penjara negara lain. “Negara mana yang warga negaranya sampai ribuan seperti itu di penjara di negara lain?” tanyanya. Dia mengaku memperoleh data 6.845 WNI yang ditahan itu ketika melakukan kunjungan ke Malaysia untuk mengetahui tenaga kerja Indonesia (TKI) di-

mana sebanyak 177 WNI terancam hukuman mati. Dari hasil berkeliling dan bertemu dengan parlemen Indonesia, ternyata faktanya ada ribuan WNI menjadi penghuni tahanan di negara Malaysia. “Ini ironi sekali. Kita prihatin ketika mengetahui hal itu,” tutur Rieke. (tribunnews/adi)

Keluarga Lepas Widodo di Lido ■ Pesawat Jatuh saat Pantau Arus Mudik

TRIBUNNEWS/M ISMUNADI

HISTERIS — Herlina, istri Renny Widodo, menangis histeris di pelukan ibunya saat tiba di rumah duka, Kompleks Bulak Kapal Permai, Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/9).

JAKARTA, SRIPO — Perjalanan menuju Lido, Sukabumi menjadi kenangan terakhir Yudi dan Citra Wahyuni terhadap ayahnya, Reni Widodo. Kendati belum puas melepas rindu, bersaudara kembar itu harus kehilangan ayahnya menghadap Yang Maha Kuasa. Reni tewas dalam kecelakaan pesawat kecil bermesin tunggal di Desa Wates Jaya, Cigombong, Bogor, Jawa Barat, Senin (6/9). “Mereka ikut ngantar ayahnya ke Lido. Pas mau

pulang dari Lido, masih di tol, mereka mendapat kabar kalau ada musibah,” ungkap Tri, tetangga Reni, saat ditemui Tribunnews di rumah duka, Kompleks Bulak Permai, Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (6/9). Pesawat diduga karena terpaan angin keras. Tri mengatakan Yudi dan Citra adalah anak kembar Reni. Mereka kini tengah menempuh pendidikan SMA di Cibiru, Bandung, Jawa Barat. Sedangkan anak tertua Reni, Erwin, kuliah di Sekolah

Tinggi Intelijen Negara di Jakarta. “Karena libur mau Lebaran, mereka pulang Minggu kemarin. Baru beberapa jam di rumah, terus mengantar ayahnya ke Lido bareng ibu dan kakaknya,” ujar Tri. Menurut Tri, keberangkatan Reni ke landasan pesawat kecil di Lido dalam rangka menjalankan kontrak dengan salah satu televisi swasta untuk memantau arus mudik Idul Fitri 1431 H dari udara. Pekerjaan itu sudah ditekuni

Reni selama kurang lebih 3 sampai 4 tahun belakangan. “Mereka berangkat dari sini jam 05.00 WIB. Karena kebetulan pada libur, jadi semua ikut mengantar,” ungkap Tri. Saat ini jenazah Reni belum tiba di rumah duka. Beberapa karangan bunga ungkapan bela sungkawa berdatangan dan menghiasi halaman rumah yang sudah dipasangi tenda. Kerabat almarhum pun mulai berdatangan. Sementara istri dan tiga anak almarhum dikabarkan masih dalam perja-

lanan menuju rumah duka. “Rencananya jenazah dimakamkan besok di TPU Kampung Cerewet, Bekasi Timur,” kata Reni. Kesedihan pun tergambar jelas di raut wajah Erwin, anak tertua Reni Widodo. Dengan mata yang sembab, Erwin bersedia diajak berbicara tentang ayahnya. ia mengaku tidak menyangka kepergiannya bersama ayahnya, Reni ke Lido akan menjadi kenangan terakhir. Ayahnya tidak menunjukkan ‘keanehan’ apapun. (tribunnews.com)


SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

Zarkasih-Hatta Terpukul ! dari halaman 1 sangat terpukul. Bahkan istrinya, Ny Zarkasih yang selalu setia menemani Zarkasih di setiap persidangan terlihat menangis tersedu-sedu. Beberapa kolega dan kerabat tampak menenangkan Ny Zarkasih. Sementara wartawan foto, yang mengambil gambar Nyonya Zarkasih, sempat terlibat adu mulut dengan anak Zarkasih. Putranya itu tidak mengizinkan wartawan dan kameraman menyorot adegan kesedihan itu. “Jelas sangat kecewa. PPDS itu adalah pendidikan profesi bukan akademi yang dikelola tiga lembaga. Kalau yang dipermasalahkan kewajiban kami terhadap universitas maka itu sudah kami laksanakan semua kewajiban PNBP itu,” kata Zarkasih. “Kalau kami dianggap melanggar aturan, maka aturan yang mana yang kami langgar itu?” kata Zarkasih. Habis Masa Tahanan Ada yang menarik dari putusan majelis hakim, ke-

Alhamdulillah, Marzuki Alie Tunda Gedung Baru DPR ! dari halaman 1 dihentikan sementara dan ditunda sampai ada kajian yang tuntas dilakukan tim teknis. Menurut Marzuki, desain gedung baru harus menjauhkan kesan mewah agar tidak menimbulkan prokontra di masyarakat. Jika desainnya mewah, maka publik akan menolaknya. Marzuki menyayangkan rencana pembangunan gedung baru itu yang sudah memasuki tahap sosialisasi dan tender “diwarnai” halhal yang sebenarnya di luar rencana dan desain gedung. Misal, ada informasi bahwa di gedung baru akan ada fasilitas kebugaran dan relaksasi, seperti spa. “Padahal tidak ada,” katanya.

Ikon Baru SFC ! dari halaman 1 Makanya dia selalu bermain maksimal ketika diturunkan. Baginya suasana kekeluargaan, sambutan hangat pelatih dan manajemen membuatnya betah. “Satu lagi penonton dan suporter adalah pemain ke12 yang selalu membantu kami,” ujar Okto. Menurut mantan pemain PSMS Medan ini, SFC tim yang solid dan enjoy. Seluruh pemain sangat bersahabat seperti Park Jung Hwan, Budi Sudarsono dan pemain lainnya. “Ketika saya baru gabung, mereka langsung menyambut dan menerima saya,” urainya. Okto memang layak disejajarkan dengan Zah Rahan, namun menurut dia Zah sudah membuktikan kualitasnya dan memberikan 4 gelar untuk SFC, sementara dia baru berjuang bersama SFC. “Saya baru memulai, tetapi bersama teman-teman dan pelatih Ivan Kolev, saya harap ambisi SFC terwujud,” urainya. Okto memang terlihat enjoy bersama SFC, usai men-

Milik Orang Lain ! dari halaman 1 Selain untuk mensucikan harta benda, zakat juga bertujuan untuk mensucikan hati seseorang dari sifat-sifat yang tercela. Allah SWT berfirman, “Ambillah sedekah dari sebahagian harta mereka, dengan sedekah itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.” (QS 9:103) Zakat adalah milik atau bahagiannya para penerima zakat. Maka, sebelum dikeluarkan zakatnya, berarti harta kekayaan seseorang masih bercampur baur antara milik pribadi dan milik orang lain. Dan hanya dengan mengeluarkan zakat tersebutlah harta dan diri kita dapat disucikan.

dua terdakwa tidak diperintahkan untuk segera ditahan meskipun vonisnya hukuman 2 tahun penjara ditambah denda Rp 100 juta subsidair 2 bulan kurungan. Humas PN Palembang, Usaha Ginting SH, menjelaskan masa tahanan kedua terdakwa sudah habis pada 25 Agustus lalu sehingga majelis hakim menyatakan keduanya lepas demi hukum. “Ada pertimbangan majelis hakim dalam putusannya untuk tidak menyebutkan kedua terdakwa ditahan. Itu otoritas penuh majelis hakim yang tidak bisa dinilai. Sekarang sudah beralih kewenangan ke pengadilan tinggi, kata Usaha Ginting. Sebaliknya, tim jaksa penuntut umum (JPU) Asnawi SH dan Jamiah SH usai persidangan menyatakan, sejak awal timnya sudah yakin bahwa dakwaannya akan diterima majelis hakim. “Sejak awal kami sudah yakin bahwa dakwaan kami akan diterima majelis hakim,” kata Jamiah. Tim JPU pada persidangan sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan tuntutan hukuman penjara selama 4 tahun 6 bulan ditambah harus membayar

Arus Mudik Turun Tajam ! dari halaman 1

SRIPO/ZAINI

MENANGIS — Evi (ketiga dari kiri) istri terdakwa Zarkasih Anwar menangis mendengar vonis yang dibacakan hakim Kharlison Harianja di PN Palembang, Senin (6/9).

uang pengganti sebesar Rp 2,4 miliar. Sidang vonis terdakwa Zarkasih dan Hatta yang seyogianya dimulai pukul 09.00 diundur sampai pukul 14.05 sidang baru dimulai. Majelis hakim yang diketuai Kharlison Harianja SH dibantu hakim anggota Arnelia SH dan HM Yunus SH. Majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan dakwaan primair tidak terbukti. Sebaliknya, majelis hakim menjerat kedua terdakwa dengan dakwaan subsidair. Menurut majelis hakim, berdasarkan Pasal 2 ayat 1 Junto Pasal 18 UU No 31 Ta-

hun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 Jo Pasal 64 ayat 1 ke 1 KUHP bahwa untuk setiap orang melawan hukum sudah terbukti. Unsur melawan hukum disebutkan hakim bahwa sesuai SK Rektor Tahun 1989 tentang peraturan PPDS dan berdasarkan audit BPKP bahwa PNBP PPDS FK Unsri sejak 2006 sampai 2008 menyimpang dari UU No 20, PP No 73 dan Kepmenkeu No 115. (saf)

Pimpinan DPR-RI menggelar rapat khusus membahas kelanjutan rencana pembangunan gedung baru DPR yang menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Rapat juga mengundang para konsultan yang terlibat dalam rencana pembangunan gedung itu. Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, konsultan ditanya apakah benar ada rencana membangunan fasilitas-fasilitas khusus seperti tempat spa dan lain-lain. “Jika memang tidak ada rencana itu, lalu siapa yang selama ini menyebarkan kabar bahwa di gedung baru itu akan ada fasilitas spa,” kata Marzuki. Mengenai kolam renang Marzuki menyatakan rencana itu memang ada. Ide teknis awalnya adalah membuat penampungan air untuk kepentingan pemadam kebakaran. Karena untuk memompa air dari bawah ke lantai teratas, yakni lantai 36 tidak memungkinkan, sehingga disarankan membuat bak penampungan air di lantai te-

ngah gedung. Rencana pembangunan gedung baru DPR RI yang diumumkan tepat pada HUT ke-65 DPR RI pada 30 Agustus menggemparkan masyarakat. Bukan saja karena berlantai 36, tetapi juga karena diumumkan tiba-tiba dan langsung diadakan tender serta biayanya yang ditaksir mencapai Rp 1,8 triliun. Kebanggaan Gedung baru DPR RI bila benar-benar terwujud maka akan menjadi maha karya para arsitek yang akan menjadi kebanggaan engineering Indonesia. Kenapa bisa menjadi kebanggaan? Hal tersebut dikarenakan gedung baru tersebut murni merupakan hasil pemikiran para arsitek Indonesia. “Perhatikan gambarnya, seperti gerbang. Itu yang dilaksanakan setelah dikaji, bangunan paling sulit dilaksanakan di daerah gempa, tapi kalau itu berhasil maka itu akan menjadi kebanggaan bagi para insinyur Indonesia,”jelas Ketua Tim Teknis Pembuatan Gedung

Baru, Budi Asdar Sukada, saat ditemui di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Senin (6/9). Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan gedung tersebut bukan untuk membuat sesuatu yang hebat. “Tapi unggul dalam teknologinya, siapa yang bangga. Kami arsitek yang bangga, kami persembahkan untuk negara,” ujarnya.(tribunnews/yat)

SBY ini. “Saya pikir apa yang menjadi usulan itu sudah dianalisa secara cermat. Baik dianalisas profesionalisme, dan kualitas yang bersangkutan memang mempuni,” ucap Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat Mayjen (Purn) Yahya Sacawirya. (tribunnews/ade)

dapatkan gelar IIC, ia terlihat masih bercanda dengan Park Jung Hwan dan pemain lainnya, dengan pelatih Ivan Kolev bahkan dengan offisial sekalipun. Bek Claudiano Alves dos Santos pun sempat menggendongnya. Diakui pria satu anak ini, sebelumnya sempat bergabung dengan Arema dan hampir tandatangan kontrak. Namun sebelum itu, pelatih Ivan Kolev mengundangnya datang dan memintanya seleksi di SFC. “Waktu itu dia bilang, saya tidak begitu tahu dengan permainan kamu, tetapi teman saya bilang kamu pemain

bagus dan saya ingin lihat permainan kamu,” ujar Okto menirukan ucapan Kolev. Maka tanpa berpikir panjang, Okto pun berangkat ke Palembang dan bersedia mengikuti seleksi. Tidak butuh waktu lama ia berhasil menarik perhatian Kolev, bahkan mampu menyingkir sejumlah nama beken diantaranya Rudi Widodo, Khusnul Yakin dan Rinto Ali.”Saya tahu SFC tim bagus dan manajemen bagus,” katanya. Seperti diketahui mantan pemain Persitara ini, adalah pesepakbola berbakat asal Papua, menjadi pemain

Timnas Indonesia untuk pelajar 17 tahun pada tahun 2005-2006. Setelah itu pemain kelahiran 27 Oktober 1990 ini, bergabung dengan PSMS Medan tahun 2008-2009 dan mencetak dua gol, sempat memperkuat Persidafon klub Divisi utama. Dari sekian banyak kejuaraan yang diikutinya, ternyata ada satu pengalaman yang sampai sekarang tidak bisa dilupakannya yakni, ketika Papua kalah 0-1 dan mendapatkan juara II karena gol yang dicetak lawan sangat menyakitkan buat Okto. (vera sepriana)

Ekonomi Lesu pendapatan masyarakat juga. Sedangkan saat ini bisa dimaklumi ekonomi kita boleh dikatakan sedang lesu. Akibatnya masyarakat juga kurang bergairah untuk melaksanakan imigran tahunan ini. Dengan begitu dapat difahami kalau daya beli pun saat ini menurun, seiring dengan tingkat pen-

dapatan yang juga sedikit. Hal itu, jelas ada kaitannya dengan ketimpangan yang terjadi dalam persaingan usaha belakangan ini. Dimana akhir-akhir ini usaha ritel kian menjamur dan secara tidak langsung mengancam tumbuh kembangnya usaha menengah kebawah. Jika demikian, bagaiman warga mau merencanakan mudik, kalau pendapatan sangat terbatas. Selain itu, saya pikir terjadinya penurunan volume

arus mudik saat ini juga dipengaruhi momen anakanak yang baru masuk sekolah, kendati tidak secara signifikan. Tetapi, kecil kemungkinan itu terjadi. Sebab biasanya, walaupun para orangtua harus hitung-hitungan saat mengeluarkan biaya sekolah untuk anaknya, ketika itu selesai mereka tetap saja akan mudik. Intinya, arus sepinya pemudik tahun ini menurut saya lebih dipengaruhi lesunya ekonomi kita. (mg1)

Di dalam harta orang kaya terdapat hak orang-orang miskin yang harus dikeluarkannya, apakah si miskin tersebut meminta atau tidak meminta. Allah SWT berfirman, “Dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu bagi orang (miskin) yang meminta dan bagi orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta).” (QS 70: 24-25) Mengeluarkan zakat berarti menunaikan kewajiban terhadap Ilahi dan sekaligus terhadap sesama manusia. Dan mereka yang menerima, adalah menerima hak mereka sendiri, bukan lantaran hutang budi. Oleh karena itu ia tidak perlu berkecil hati dan merasa hina menerimanya. Karena, dalam kewajiban zakat, antara tangan yang memberi dan tangan yang menerima, adalah dua ta-

ngan yang sama-sama terhormat dalam pandangan Allah SWT. “Yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya, padahal tidak ada padanya budi seseorang yang patut dibalasnya. Tetapi (dia memberi itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya Yang Maha Tinggi.” (QS 92: 18-21) Zakat itu merupakan ibadah yang mampu mempererat tali silaturahim di antara sesama muslim. Silaturahim akan menimbulkan sikap tanggung jawab dan keinginan membantu saudaranya yang menderita. Islam juga menempatkan zakat sebagai cara untuk memeratakan keadilan. Tujuannya, agar jangan sampai harta kekayaan hanya tertumpuk pada tangan tertentu. Cara ini diharapkan

mampu menghilangkan kepincangan-kepincangan dan perbedaan-perbedaan antara orang kaya dan orang yang menderita. Dengan demikian maka zakat merupakan sarana pembinaan masyarakat yang untuk pelaksanaannya tidak terlepas dari mutu pribadi masing-masing. Karena, pada akhirnya memang bukan terletak pada rumusan-rumusan yang merupakan sendi-sendi utama bagi kehidupan masyarakat, tetapi terletak pada kualitas pribadi manusianya, apakah ia mau mentaati rumusan-rumusan itu. Sebagai seorang muslim beriman, orang yang kaya hendaknya rela hati menilai kekayaannya. Kemudian dikeluarkan sebagian hartanya dengan penuh kesadaran dalam bentuk zakat, di samping infak biasa dan lain sebagainya. (*)

! dari halaman 1

Giliran AL Jadi Panglima ! dari halaman 1

Pada pemberangkatan Jembatan Musi II hanya berisi dua truk, empat mobil, seorang penumpang, dan tidak ada motor. Sementara kapal Kakap mengangkut lima truk, empat mobil, tidak ada motor, dan tiga penumpang. Tahun lalu, penumpang dan truk angkutan barang banyak yang antre giliran menyeberang. Syaiful Anwar, operasional pelabuhan, mengatakan, tidak ada lonjakan kendaraan dan penumpang di pelabuhan sejak H-7 Lebaran lalu. “Di banding tahun lalu ada penurunan arus mudik dari Palembang, sekarang konsentrasi lebih pada arus mudik dari Bangka,” katanya. Sementara di Stasiun KA Kertapati, setelah sempat mengalami lonjakan penumpang pada Sabtu dan Minggu lalu, pada H-4 kemarin ada penurunan penumpang KA Serelo tujuan Lubuklinggau dari 737 penumpang jdi 630 penumpang. “Berdasarkan pengalaman tahun-tahun lalu, lonjakan penumpang kita perkirakan terjadi pada H-2 Lebaran nanti,” kata Drs As’ad Sayuti, Humas PT KA Divre 1 Sumsel. Arus mudik Lebaran di Palembang lebih sepi dibanding kota-kota di Jawa. Menurut Nita (24), pegawai di Rico Travel, penumpang

masih sangat sepi sampai sekarang. Padahal tahun lalu, dua atau tiga minggu sebelum lebaran penumpang sudah mulai ramai. “Hari Rabu (1/9) lalu penumpang kami hanya tujuh, bahkan hari sebelumnya kami cuma punya dua penumpang. Padahal kita harus ada uang sangu Rp 1,85 juta setiap harinya. Ini tekor namanya,” kata Gundul, pengelola Rico Travel. Pengelelola bus AKAP Ramayana tujuan Yogyakarta juga mengeluhkan sepinya penumpang mudik lebaran ke Jawa. Di Terminal Alangalang lebar, jumlah penumpang mudik Lebaran dilaporkan belum ada peningkatan. Bus-bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) antre berjam-jam menunggu penumpang. Di Terminal Karyajaya, aktivitas mudik ke luar Kota Palembang masih sepi. Yang mulai terlihat justru pemudik dari luar daerah ke Palembang. Petugas setempat mengatakan, arus mudik kemungkinan mulai ramai pada H-3 Lebaran. Sementara Kepala Terminal Alang-alang Lebar, Robert Hutahea, mengatakan, belum ada perubahan yang signifikan jumlah penumpang dibanding hari biasa. “Mungkin nanti mulai H-4 mulai ada peningkatan, tapi secara umum mudik Lebaran tahun ini kita prediksi tidak terlalu ramai,” katanya. Situasi serupa di sejumlah loket agen perjalanan AKAP. Belum terlihat peningkatan aktivitas, bah-

7

kan terkesan lengang. Sejumlah pengemudi bus AKAP mengeluhkan minimnya penumpang itu. “Penumpang masih kurang Mas, bahkan H-7 ini masih sepi kisaran penumpang 10 orang ,” ujar Atang, sopir Bus Pahala Kencana tujuan Bandung. Hal senada dikatakan Syukur (45), pengola bus AKAP Laju Prima di kawasan Kol H Barlian No 127 KM 9. Menurutnya, tahun ini jumlah penumpang turun drastis dibandingkan tahun lalu. Biasanya H-7 bisa memberangkatkan tiga sampai lima bus, tapi tahun ini hanya dua bus jurusan Jakarta, itu pun tidak penuh. “Tahun ini penumpang drastis turun, padahal sampai hari ini kami belum menaikan harga tiket,” katanya. Sementara itu, tuslah tiket mulai naik pada 3 September untuk transportasi laut, darat, dan udara. Seperti pesawat terbang harga promo sudah ditiadakan lagi. Pesawat untuk ke Jakarta dan ke Bangka harga tiketnya bisa sampai Rp 900 ribu. Untuk bus tujuan Jakarta Rp 375 ribu, sedangkan untuk bus tujuan Jawa Rp 450 ribu. Kapal cepat tujuan bangka Rp 160 ribu untuk ekonomi dan Rp 190 ribu untuk eksekutif. Kenaikan harga tersebut akan berlangsung sampai 19 September. “Berdasarkan tarif penyesuaian H-7 dan H+7 yang ditetapkan pemerintah,” kata Christina (50), pengelola bus Ramayana dan BSI di Jl Kolonel Atmo. (ahf/mg1/mg11/mg12)

Tak Cukup Bawa Uang Rp 2 Juta MARNO (45) tersenyum tipis melepas tiga tetangganya naik angkot Sekip di depan Lr Rantau Jl Mayir Salim Batubara, Sekipjaya, Jumat (3/9) siang. Angkot itu menjemputi pemudik tujuan Pati, Jawa Tengah, untuk diantar ke rumah makan dekat Jembatan Musi II tempat Bus P Putra tujuan Jawa menunggu. Tiga keluarga di Lr Rantau merupakan penumpang terakhir setelah sebelumnya angkot itu menjemputi warga perantauan asal Pati yang bermukim di kawasan Lemabang dan Sukarami. Tetapi Marno, pedagang bakso keliling ini tidak ikut mudik. “Tidak punya uang buat mudik, mungkin Oktober nanti atau Lebaran tahun depan saja kami mudik sekeluarga. Tidak cukup bawa uang Rp 2 juta mudik ke Jawa,” katanya. Istrinya menganggukkan kepala. Marno tidak begitu sedih tak ikut mudik bareng ke Pati karena tetangganya banyak yang tidak mudik Lebaran juga. Dari sebanyak 90 kepala keluarga di RT 09 RW 03, hanya tiga keluarga itu yang mudik. Begitu juga yang tinggal di RT 8. Ketua RT 09, Mari, mengatakan, selain karena terkendala dana, sejumlah warga sudah punya keluarga besar di Palembang. “Keinginan bersilaturahim dengan keluarga di Pati di-

pendam dulu saat ini,” katanya. Warga Pati yang bermukim di Lr Rantau merupakan potret kehidupan perantau yang berjuang mengubah nasib di Palembang. Kampung yang letaknya dekat Pasar Kebon Semai ini terbentuk sekitar tahun 1960-an. Alm Lik Enjin, mertua Mari termasuk perintis kampung itu. Para perantau itu mencari uang dengan jualanan pempek keliling pakai sepeda, jual mi tektek, bakso, kue, dan es krim. Beberapa berhasil mengubah nasib dan jadi pengusaha di Pati. Mari menyebut nama Sutopo, pedagang pempek keliling yang sukses jadi pemilik kios minyak di Pati. Ada juga Sukadi yang sekarang punya toko yang menjual bahan bangunan, kemudian Supadi yang jadi pengusaha furniture. “Masih ada beberapa lainnya. Mereka hidup susah di sini tapi tetap menabung dan menerapkan pengalaman berdagang ke Pati, hingga jadi bos seperti sekarang ini. Itu rumah yang ditempati Sutopo dulu,” katanya. Mari menunjuk rumah kecil sisi kiri lorong. Bangunan rumah warga Pati di kawasan ini padat berjejer sepanjang lorong, nyaris tidak ada celah karena hanya dipisahkan dinding-dinding saja. Halaman dengan ru-

mah langsung ketemu badan jalan. Mari bercanda menyebutnya apartemen. Pemukiman terbentuk dengan kekeluargaan dan solidaritas tinggi. Misalnya ada kerja bakti, tak perlu diingatkan berulang kali warga sekarela bahkan dengan membawa makanan yang dijual sehari hari. Bila perlu aktivitas dagang diliburkan dua hari. Mari juga tergolong sukses karena punya warung besar di muka lorong yang menyediakan seluruh perlengkapan warga, terutama bahan membuat dagangan. Sistem pembelian bisa cash atau utang dulu dan dicicil begitu dapat uang. Sama seperti sebagian besar masyarakat lainnya, mudik Lebaran bagi warga di sini juga perlu perjuangan berat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka harus berjibaku melewati berbagai keruwetan seperti berjubel naik bus, kelelahan atau menempuh perjalan panjang. Tradisi mudik bareng ke Pati terjaga sejak lama. Jelang Lebaran bus carteran menjemput setiap Senin dan Jumat. Abubakar, perantau Pati yang tinggal di Jl Naskah 4 RT 37 Sukarami, mudik bersama anak dan istrinya. Mereka membawa banyak barang isi pakaian dan satu kardus besar makanan seperti kue, pempek, dan kempelang. (ahf)


8

SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

Mengenal Skuad SFC

Sudah Siap Bersaing SEBELUMNYA publik Sumsel merasa sangat asing dengan sosok Rendy Siregar. Maklum, meski berstatus sebagai mantan Timnas U-23, pemuda kelahiran Makasar ini memang belum populer. Bersama PSM pun ia hanya menjadi pelapis. Bakat besarnya seolah kalah tenar dengan namanama lawas di dim ayam Jantan dari Timur itu. Namun anak muda berambut kriwil ini tetap mendapatkan tempat reguler. Suasana berbeda ketika ia memutuskan bergabung bersama Sriwijaya FC. Sikap masyarakat Palembang yang bersahabat dan selalu berusaha mengenal pemain baru membuatnya cepat dikenal. Ditambah pula dengan penampilan taktisnya ketika mengalahkan Persib Bandung dengan skor 6-0 dalam laga Inter Island Cup (IIC) Rabu (1/9). “Saya berusaha keras memberikan yang terbaik bagi klub jika diberikan kepercayaannya,” begitu janji Rendy, Jumat (3/9). Ketika disinggung faktor pemain yang mengidolakan Carlos Puyol ini ber-

ngan jelas, yakni mempertahankan gelar Piala Indonesia dan meraih gelar Liga Super. Sebagai pemain kami memandangnya bukan menjadi beban, tapi sebuah tantangan,” kata dia. Dia pun siap bersaing dengan beberapa pemain inti yang juga mengisi lini belakang SFC.”Saya profesional saja dan siap bersaing.Yang jelas saya memiliki target untuk menjadi pilihan utama Kolev,” ujar dia. Rendy pun mengaku betah di Palembang karena masyarakatnya sangat bersahabat dan suporter begitu kuat memberikan dukungan. “Hal inilah yang membuat saya sangat ingin bergabung,” ujar Rendy. Rendy sengaja meninggalkan PSM karena ingin mencari tantangan baru. Ia pun bersedia mengikuti seleksi yang digelar Kolev demi ambisinya. Setelah tiga pekan berjuang, Rendy akhirnya resmi bergabung dan menandatangani kontrak bersama manajemen SFC untuk satu musim 2010/ 2011.(ndr)

sedia menjadi bagian skuad “Laskar Wong Kito” musim kompetisi 2010-2011, demi memenuhi ambisi meraih gelar juara. Menurut dia, Sriwijaya FC dikenal sebagai klub banyak meraih gelar, dan setiap musim memiliki target yang jelas. “Inilah yang membuat saya mau bergabung dengan Sriwijaya FC,” ungkapnya. Selain itu, dia memutuskan merumput di SFC karena ingin mendapatkan suasana baru setelah satu musim bersama PSM Makassar. “Saya ingin suasana baru sebuah klub baru, teman baru, dan pelatih yang baru. Saya berharap jadi lebih termotivasi dan semangat untuk berprestasi,” kata skuat merah putih SEA Games Laos 2009 lalu. Ditanya mengenai target, Rendy pun optimistis dapat memberikan yang terbaik untuk SFC. Terlebih, SFC diarsiteki mantan pelatih Timnas Indonesia tahun 2003, Ivan Kolev. “Manajemen telah menyampaikan targetnya de-

Biodata: Nama : Rendy Siregar Lahir : Makasar 14 Sepember 1986 Posisi : Bek sayap Karir PSM Makasar 2008-2010 Sriwijaya FC 2010-sekrang Timnas Timnas U-23 2009

Rendi Siregar SRIPO/ZAINI

Songket Senjata Ampuh Lawan Arema n Community Shield 25 September PALEMBANG, SRIPO — Songket dengan motif berantai rakamnya akan disertakan pada jersey skuad Sriwijaya FC saat menghadapi Arema Malang di ajang Community Shield atau turnamen pra musim, 25 September mendatang. “Saat kita menghadapi Arema di Community Shield nanti, motif songket sudah dikenakan,” kata Direktur Teknik dan SDM, Hendri Zainudin, Senin (6/ 9). Menurut Hendri, motif Songket Berantai Rakam sebenarnya hendak dikenakan di Inter Island Cup (IIC), namun belum terlaksana karena Specs selaku pihak sponsor yang khusus menyedikan kostum untuk SFC, membutuhkan waktu dua bulan. Kini Songket sudah siap dikenakan. “Makanya kita putuskan motif songket dipakai berbarengan dengan pemasangan logo sponsor SFC seperti Bank SumselBabel, PTBA, dan PT Pusri,” jelas Hendri. Seperti diketahui, motif songket memang identik dengan SFC sejak musim 2006/2007. Specs yang bertindak sebagai sponsor memang menyanggupi menyertakan motif khas Palembang itu, bahkan pada musim 2007/2008 motif songket dalam perjalanannya bersama SFC menjadi simbol kekuatan Laskar Wong Kito untuk meraih double winner, kemudian mempertahankan gelar Piala Indonesia musim

Kolev Pelajari Rekaman Tanding SFC n Punggawa SFC Liburan 1 Pekan PALEMBANG, SRIPO—Pelatih Ivan Kolev tampak menarik nafas panjang pertanda lega karena melewati ujian pertamanya dengan membawa Sriwijaya FC menjuarai Inter Island Cup (IIC) 2010, Minggu (5/9). Namun bagi pelatih asal Bulgaria ini, gelar itu baru permulaan, tugas lebih berat di ajang Community Shield dan Liga Super Indonesia (ISL) sudah menanti. Makanya, Kolev pun tidak ingin berleha-leha meski diberikan waktu liburan selama satu minggu oleh klub. Ia tetap bekerja dengan mempelajari 3 rekaman pertandingan SFC. Uniknya 3 pertandingan ini dipelajarinya saat berlibur ke Singapura.”Pemain akan diberikan liburan selama satu minggu. Saya gunakan untuk mempelajari 3

pertandingan SFC lawan Persiba, Persib dan Persiwa,” jelas Kolev yang segera bertolak ke Singapura, Senin (6/9) pagi. Seperti dijelaskan Direktur Teknik dan SDM Hendri Zainudin, Laskar Wong Kito memang menyiapkan tim khusus yang bertugas merekam setiap pertandingan SFC. Tujuannya agar pelatih bisa mempelajari letak kesalahan dan kelemahan timnya, baik penempatan posisi pemain maupun pilihan formasi yang diturunkan. Untuk itu 3 pertandingan SFC yakni menghadapi Persiba Balikpapan, Persib Bandung dan Persiwa Wamena juga diabadikan. Kolev mempelajari 3 rekaman pertandingan itu, untuk memantapkan tim dan menempatkan pemain meng-

hadapi Community Shield dan ISL. Sementara itu Asisten Manajer SFC, Jamaludin menjelaskan, seluruh pemain SFC sudah pulang kampung, Senin (6/9) pukul pagi. Mereka sudah tak sabar menikmati liburan se-

lama satu minggu bersama keluarga besar. “Semua pemain sudah pulang, kecuali Ferry Rotinsulu, dan Mahyadi Pangabean yang tidak mudik. Mereka liburan bersama keluarga di Palembang,” jelas Jamal. (mg11/ndr)

GRACENEW.COM

SERAGAM BARU — Musim kompetisi 2010-2011 Sriwijaya FC akan menggunakan Jersey bermotif songket.

2008/2009. Namun songket sempat ditinggalkan musim 2009/ 2010, setelah SFC “bercerai” dari Specs dan menggandeng Reebok. Dengan alasan terkendala aturan internasionalnya, Reebok tidak bisa memasang motif itu. Tanpa motif songket itu, SFC kehilangan ciri khasnya. SFC sempat kehilangan moment untuk mengulang sukses meraih double winner dan tersingkir di babak 16 besar Asian Football Confederation (AFC). Namun tetap mendapatkan gelar Piala Indonesia. Makanya bersama song-

ket ini, SFC sudah kembali dan siap dijadikan senjata ampuh menghadapi Arema, juara ISL. SFC yang menjadi juara Piala Indonesia akan menghadapi juara bertahan Liga Super Indonesia (ISL) di Community Shield. “Pertandingan akan dilangsungkan di Malang tempat Arema,” tandas Hendri. Hendri mengungkapkan, pembuatan kostum motif songket ini dibantu oleh tiga BUMN, yakni Bank SumselBabel, PTBA dan PT Pusri. Total dana yang telah disumbangkan masing-masing BUMN, untuk Bank SumselBabel se-

nilai Rp 5 miliar. PTBA menyumbangkan dana sebesar Rp 3 miliar, sedangkan PT Pusri menyumbangkan dana pembuatan kostum bermotif songket sebesar Rp 1,5 miliar. Yang menyumbangkan dana untuk pembuatan kostum tersebut bukan hanya ketiga BUMN itu, tetapi ada beberapa daerah yang ikut menyumbang dana. Asrifin Tasrip, Direktur utama PT Pusri, Dewan pembina SFC, Pemilik Petrokimia Gresik. Selain itu kabupaten OKU Selatan, Prabumulih, Muaradua juga masih tetap membantu tahun ini. (ndr/mg11)


C M Y K

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

SELASA, 7 SEPTEMBER 2010

Angkot Bebas Masuk Sudirman-BKB ■ Pasca Dibuka Portal ■ Untuk Lima Rute YANG paling penting tidak terjadi kemacetan menjelang lebaran ini. Arus kendaraan dapat diurai melalui BKB

EDDY SANTANA PUTRA Walikota Palembang DOK SRIPO

PALEMBANG, SRIPO — Pasca dibukanya portal Plasa Benteng Kuto Besak (BKB), pemerintah kota melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberi kebebasan Angkutan Kota (Angkot) melewati kawasan itu dan Jalan Jenderal Sudirman. Kelima Angkot tersebut Ampera-Plaju, Ampera-Kertapati, Ampera-Bukit, Ampera-Pakjo, dan Ampera-Tanggabuntung. Tujuannya untuk memecah arus padat sehingga kemacetan berkurang. “Sopir angkot lima jurusan tadi boleh memilih, mau lewat Sudirman maupun lewat plasa BKB. Sampai saat ini belum ditetapkan apakah dikembalikan seperti semula atau tidak. Yang paling penting tidak terjadi kemacetan menjelang lebaran ini. Arus kendaraan dapat diurai melalui BKB,” jelas Walikota Palembang, Eddy Santana

Putra, Senin (6/9). Eddy mengatakan, setiap ada kebijakan baru selalu dievaluasi. Jika kebijakan tersebut menghambat tentu dibatalkan, tapi bila baik maka akan dilanjutkan termasuk penutupan kawasan BKB dari kendaraan bermotor. Ternyata penutupan itu menjadikan kawasan Sudirman dan Bundaran Air Mancur semakin macet, sehingga terpaksan portal dibuka kembali. Sedangkan pelaksanaan unmotorized area hanya berlaku untuk Sabtu dan Minggu saja. Pantauan Sripo, arus kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat serta becak yang melewati BKB baik yang mau ke arah 16 Ilir maupun sebaliknya semakin ramai. Amri (40), pedagang yang berjualan di kawasan Tengkuruk meng-

SRIPO/SYAHRUL

ANTRE TIKET — Calon penumpang antre membeli tiket di loket tiket Stasiun KA Kertapati Palembang, Minggu (5/9). Antrean ini mendapat kawalan ketat petugas Brimob Polda Sumsel.

„ Bersambung ke hal 15

UPDATE status Facebooker Ramadan disampaikan Aldyn Syarifudin, setiap hari pukul 17.30 di dinding FB Sriwijaya Post. Rekan Fbers silakan komentari atau sampaikan pertanyaan.

Tanamkan Kebiasaan Positif KESUKSESAN tdk akn diraih hanya dgn berpangku tangan, ada perjuangan, kerja keras, pengorbanan yg hrs dilalui. Upaya yg hrs dilakukan adlh melakukan kebiasaan2 baik secara konsisten&persisten. Shakespeare,mengtkn “pd mulanya qtlah yg membuat kebiasaan, setelah itu kebiasaan2lah yg membentuk kita.” Kebiasaan baik tentu tdk dibentuk sekejap mata,untk menjdi sbuah karakter perlu sebuah proses.Ramadhan adlh momentum yg tepat untk melkkn kebiasaan positif. Qt diwajibkan berpuasa selama sbln penuh, dianjurkan bersedekah, membaca quran& meningkatkan amal ibadah dgn imbalan pahala berlipat ganda. Suatu pelatihan luar biasa yg disediakan Alloh bagi org yg mau memanfaatkaannya. Sebuln penuh qt dikondisikan untk sabar, jujur, disiplin & peduli. Jk setiap org berpuasa, melakukan nilai2 kebaikan pd sebelas bulan lainnya niscaya bangsa ini akn bangkit menjdi bangsa yg bermartabat.

Noven Alhussein Beno2. betul2. aou2 setuju2 :-D... ganyang koruptor, gantung koruptor Aby Randolph Scott Bethul.. Aku nak sukses. Lerry Triandana Betul bngt. setuju dech. INi Tommy Ajah amin ya rob

Banx Chad Sbnerny idak cak itu..Qt kan presidensil..Percuma qt triak2‘ganyang malaysia’,or‘selamatkan SDA’,tp presiden qt lempem cak kemplang masok kuah model..Jd yg bnr thu,pilih (next) presiden yg ngerti diri sbg presiden..Jgn cma triak lanjutkan’.. Apaan? Memalukan..!!

Palembang Jadi Kota Entrepreneur

■ Masuk ke Kurikulum PALEMBANG, SRIPO — Pemerintah kota berupaya untuk memperkenalkan Palembang di tingkat nasional maupun internasional melalui berbagai even. Termasuk kesejahteraan warga dengan mencipta-

kan lapangan kerja dan mewiraswatakannya melalui program entreprenuership bersama dengan Universitas Ciputra Entreprenuership Center (UCEC). Walikota Palembang, Eddy Santana Putra didam-

pingi President Director UCEC, Antonius Tanan usai penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) menjelaskan, entreprenuer sangat penting bagi perkembangan masa depan Palembang dan Indonesia. Bila suatu daerah atau kota ingin berkembang seperti Singapura harus

memperbanyak wiraswastawan. “Jiwa kewiraswastaan harus ditanamkan sejak usia dini agar generasi muda tidak bercita-cita untuk bekerja sebagai PNS,” ungkap Eddy, Senin (6/8). Setelah penandatangan „ Bersambung ke hal 15

Berbagi Kasih di Bulan Ramadan E S E M PAT A N berbagi kasih di bulan Ramadan nan penuh berkah, tidak dilewatkan Ikatan Keluarga Besar Bangau Pagi (IKBBP) 84 Xaverius 1 Palembang. Dengan partisivasi lebih dari 500 anggotanya, mereka mengumpulkan dana untuk menyantuni para guru yang banyak berjasa dalam karir dan kehidupan mere-

K

ka. Bahkan tidak hanya itu, Senin, (6/9) alumnus angkatan 1984 ini pun menyantuni enam panti asuhan yang ada di Kota Palembang. “Kita hanya ingin berbagi. Terutama pada para guru dan anak-anak panti yang memang ikut melaksanakan ibadah puasa dan akan merayakan lebaran,” „ Bersambung ke hal 15

IST

Anggota IKBBP 84 SMA Xaverius 1 Palembang berfoto bersama usai menyerahkan paket sembako ke sejumlah panti asuhan, Senin (6/9).


10

SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

Puskesmas Tutup Dua Hari n Tim Medis Siap Dipanggil n Stok Obat Aman PALEMBANG, SRIPO — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palaembang menginstruksikan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) maupun Puskesmas Pembantu (Pustu) selama dua hari setelah Hari Raya Idul Fitri atau H+2 tidak beroperasi. Namun pada 13 September nanti Puskesmas buka kembali meski tidak terlalu penuh, tetapi tim medis siap dipanggil bila dibutuhkan secara mendadak. Kadinkes Kota Palembang, dr Gema Asiani menjelaskan, keputusan tidak beroperasi atau cuti bersama ini merupakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang dikeluarkan Walikota Palembang, Eddy Santana Putra. Namun demikian tim medis dan tenaga medis di 39 puskesmas dan 70 Pustu yang tersebar di seluruh kota Palembang tetap siaga. “Selama libur, kami sarankan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit terdekat,” ujar Gema, Senin (6/9). Untuk memberikan pelayanan optimal, pihaknya telah membentuk pos komando (Posko) Ketupat berkerjasama dengan Polresta, Satpol PP dan unsur kepemudaan di 9 titik seperti di Pelabuhan 35 Ilir, Palembang Indah Mall (PIM), Palembang Square (PS) Mall, PTC, Bundaran Air Mancur dan lainnya. Di

DOK.SRIPO

“SELAMA libur, kami sarankan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit terdekat.” DR GEMA ASIANI Kadinkes Kota Palembang posko ditempatkan dokter dan perawat yang siaga sejak pagi hingga sore hari yang siap dipanggil. Dinkes juga menjamin stok obatobatan tersedia. Khusus di perairan Sungai Musi Musi disiapkan Puskesmas Terapung yang siap melayani masyarakat terutama pasca lebaran nanti. Puskesmas terampung yang bersandar di dermaga Jakabaring dan Klenteng Dewi Kwan In Kelurahan 10 Ulu. Biasanya mereka bersandar di satu dermaga selama satu bulan setelah itu berpindah ke tempat

lain. “Masyarakat dapat memanfaatkan puskesmas terapung terutama mereka yang tinggal dipinggiran Sungai Musi,” ungkapnya. Beda dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) BARI tidak akan mengalami pengurangan pelayanan kepada pasien. Bahkan tenaga dokter spesialis diharuskan on call atau siap dipanggil bila diperlukan kapan pun. Direktur Utama, RSUD BARI, Indah Puspita ditemui ruang kerjanya menjelaskan jika sewaktu-waktu Unit Gawat Darurat (UGD) membutuhkan tidak lanjut segera dari dokter spesiali sedang bertugas haruslah siap untuk dipanggil meskipun pada saat lebaran. Oleh karena itu dokter ataupun tenaga medis harus stand by, begitu pula jika diminta untuk turun ke lapangan. Bahkan peraturan internal pun diterapkan dengan menetapkan bahwa sangat diharapkan jika pegawai tidak mengajukan cuti resmi saat H-5 hingga H+5 Hari Raya Idul Fitr. Jika sewaktu-waktu ada pasien UGD yang harus segera dilayani, oleh karenanya dokter on call tersebut mutlak keberadannya. “Walapun pada dasarnya cuti ataupun libur merupakan hak dari pegawai yang ada. Tapi pelayanan kepada masyarakat justru diutamakan,” tegasnya. (sep)

SRIPO/ZAINI

DI BAWAH TENDA — Jemaah Masjid Taqwa Palembang melaksanakan salat tarawih di bawah tenda, Senin (6/9). Masjid Taqwa kini sedang merenovasi.

Kejaksaan Jangan Kaburkan Penanganan n Kasus Alkes/Alked di Sumsel PALEMBANG, SRIPO — Kejaksaan diminta untuk tidak mengaburkan dalam penanganan kasus dugaan mark up pengadaan alat-alat

Anak-anak pun Rela Berbagi APA yang dilakukan jamaah Masjid Al-Ikhlas Kompleks Perumahan Bukit Naskah Indah Palembang ini mungkin bisa menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal yang sama. Berbagi, bersedekah, menyumbangkan rezeki dengan cara yang tepat dan aman. Dijamin tidak akan terjadi desak-desakan atau antrean panjang hingga menimbulkan korban dari kaum duafa, seperti beberapa kasus yang terjadi di Pulau Jawa. Ceritanya, Minggu (5/9) sedikitnya 40-an jemaah Masjid Al-Ikhlas sepakat untuk mendatangi daerah kumuh, Tempat Pembuangan Akhir Sukawinatan. Jemaah ini mengajak anak-anak mereka yang tergabung dalam TK/TPA Masjid Al-Ikhlas juga dalam rangka untuk berbagi. Berangkatlah mereka dengan iring-iringan satu unit bus dan 10 unit mobil pribadi menuju lokasi yang tidak

terlalu jauh dari kompleks tempat mereka tinggal. Sesampai di lokasi, mereka disambut suka cita warga setempat, terdiri dari orangtua dan anak-anak. Kerumunan ini lalu dikelompokkan menjadi dua, kelompok anak-anak dan kelompok orangtua. Jemaah masjid menghampiri kelompok orangtua dan langsung membagi-bagikan sembako, uang tunai dan pakaian layak pakai yang dikumpulkan masing-masing jemaah. Sementara kelompok anak-anak, dihampiri anak-anak TK/TPA, yang juga sudah meyiapkan sekantong makanan dan pakaian layak pakai. Kondisi lingkungan yang kumuh tak membuat gentar anak-anak untuk peduli dengan mereka. “Saya senang sekali bisa memberi dan berbagi dengan teman-teman sebaya saya di sini,” ujar Sonia, salah satu anak TK/TPA. Sonia bersama teman-temannya berinisiatif mengum-

kedokteran (Alked), kesehatan dan KB Rumah Sakit RSUD di Sumsel. “Setelah kita baca koran lokal Sumsel (edisi Minggu 5 September 2010) ini ada indikasi pengaburan dalam penanganan kasus. Saya sudah konsultasi dengan ahlinya, tidak ada aturan mentang-mentang ini menggunakan APBN sehingga Kejari menyerahkan ke Kejati seperti kasus Talangubi ini,”

kritik Ketua Jaringan Liga Masyarakat Anti Gratifikasi (Limag) Indra Chaniago MSi, Senin (6/9). Limag sendiri memantau kasus RSUD Talangubi ini yang dinilai molor hingga akhir April 2010. Seminggu kemudian ditetapkan tersangka. Belakangan Komisi I DPRD Muaraenim mempertanyakan isu kasus ini di-SP3-kan. “Kita Limag sudah kirim-

kan surat terbuka ke Kejagung RI Cq Kejati Sumsel 28 Juli 2010 lalu yang intinya agar kasus ini diusut tuntas,” tegas Indra. Sementara Kahumas Kejati Sumsel, Apandi yang coba dikonfirmasi kemarin menyatakan pihaknya masih akan berkoordinasi dulu dengan Asintel. “Besoklah, saya mau tanya dulu dengan Asintel,” ujar Apandi. (fiz)

Likuran Lesu

IST

BERI MAKANAN — Anak-anak dari TK/TPA Masjid Al-Ikhlas Kompleks Bukit Naskah Indah, memberikan makanan kepada anak-anak di perkampungan TPA Sukawinatan, Minggu (5/9). pulkan pakaian layak pakai dan uang dari orangtua untuk diserahkan kepada anakanak setempat. Anjar, Pengurus Masjid AlIkhlas, mengatakan ide menggelar kegiatan datang dari jemaah sendiri, plus bantuan Posdaya --sebuah lem-

baga sosial kemasyarakatan. “Sebetulnya ini sudah kami lakukan sudah tiga tahun ini. Tapi sebelumnya kami hanya sebatas memberi kepada warga lingkungan kompleks. Baru kali ini, kami keluar lingkungan,” kata pegawai Bank BCA ini. (lisma n)

“Madak’i nian tebalik, parak lebaran kamok lesu nyender di gedek,”uji Mangujuk. “Payu dak usa ngoyok, likur-likuran tamba nemen yang nyenepke ati,”simbat Cekmat. “Kalemi bae oi, dak katik masala yang dak teratasi.” “Memang, cuma dengan apo dirae. Umak budak ngunset belenan bahan ngawek juada. Ini bukan kerek, misal bolu lapan jam, lapis, maksuba, ongkak ketan terus enta apolagi.” “Cacam, alangke banyak rasan. Musim in bukan jamannyo lagi, lebaran nyawiske juada beteret pucuk meja.” “Itula, kendaknyo samo mahami keadaan dewek. Kalu senantu bapo taun liwat madak’i.

Tapi setela bahan pucuk serbo mahal, nyebutnyo muda namun mewujutke dak bangkit.” “Yola nian. Selain itu kebiasoan lamo, mak ini beguyur beroba.” “Cocok oi. Conto makan wong kondangan, make idangan. Seidangan wong lapan. Akrap saling betawak, bukan becepet mambab ayam kecap daging malbi sambil bebaris antre.” “Bener, ujitu model idangan prancis. Rewang sebela luan nyedok mubu nasi iwak, kito yang di buri mesem-mesem kalu keabisan.” “Ne apodio, ngut mak ini belum kedengeran yang protes. Slahnyo kapan tenyato idangan tadi, abis sambutan mintak maaf mintak redo, dak katik ngincir balik. Artinyo setiap perobaan, lamba atau cepet bakal dipelok’i wong.”(Kgs Arpan)


SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

11

PLN Tawarkan Peluang Usaha ■ Khusus Bagi Ibu-Ibu Rumah Tangga PALEMBANG, SRIPO — Sistem pembayaran rekening listrik PLN, yang selama ini memakai pola System Online Payment Point (SOPP) menjadi sistem Payment Point Online Bank (PPOB) yang pelaksanaannya sudah mulai dilakukan, Senin (6/9). Dengan pola baru ini, sekaligus salah satu peluang usaha bagi masyarakat yang akan membuka loket mandiri, sepertinya konsumen membeli dan membayar pulsa elektrik. Memang beberapa hari sebelumnya, terjadi gangguan hampir di semua loket lantaran sistem mengalami shutdown sehingga semua loket pembayaran di Sumsel, Jambi, dan Bengkulu secara serentak mengalami gangguan karena ada proses migrasi dari SOPP ke PPOB. “Pelanggan yang tertolak pembayaran kemarin, umumnya mereka membayar tagihan listrik yang telat bayar,” kata Deputi Manager Komersil PT PLN (Persero) S2JB Didi Rahmat ST didampingi Deputi Manager Humas Selamet DS, Kamis (2/9) saat meninjau sistem PPOB

yang sudah mulai beransur normal dan mulai melayani pembayaran rekening listrik bulan berjalan (September 2010). Menurut Didi, sistem PPOB ini sudah berjalan di pulau Jawa dan Bali, sedangkan untuk Sumatera yang sudah menerapkan pola ini adalah PLN Lampung dan Medan. Untuk Sumsel baru akan mau jalan dengan memanfaatkan Customer Information System Multy Acces Explorer (Cmex). Dengan pola ini, nantinya pembayaran bisa dilakukan disemua bank dan PLN nantinya tidak ada urusan lagi soal pelunasan tagihan listrik konsumen. “PLN fokus kepada pelayanan kepada pelanggan,” katanya. Dengan pola ini, ungkap Didi Rahmat, dimana pembayaran listrik diambilalih oleh bank, maka akan membuka peluang usaha kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga. Selain itu, semua kontrak kerjasama antara loket tidak lagi ke PLN tetapi langsung ke PLN. Misalnya, selama ini Koperasi Karyawan PLN bekerjasama de-

ngan PLN, kedepannya tidak lagi. Bahkan, tempat pembayaran yang “ngantor” ke kantor PLN yang selama ini gratis, sudah harus bayar dan hitung kontrak tempat. Hal ini dilakukan untuk memangkas kesan monopoli. Peluang Usaha Bagi masyarakat atau ibuibu rumah tangga yang berminat menjadi mitra usaha tagihan rekening listrik, juga harus bekerjasama dengan bank yang ditunjuk. Begitu kontrak kerjasama disepakati, maka pelaku usaha wajib mendepositkan sejumlah uang kepada PPOB. Mitra usaha akan diberikan alat digital (ukurannya lebih besar dari Ponsel) dengan bantuan satelit yang sudah tersambung di database, maka secara otomatis bisa mengakses jumlah tagihan listrik bulanan. “Praktiknya hampir sama dengan penjuaan pulsa elektrik. Begitu ada yang membayar tagihan listrik, ibu-ibu rumah tangga bisa langsung melayani dengan menekan kode ID pelanggan maka akan tampil jumlah yang harus dibayar dan pemakaian KWH,” katanya. (sin)

SRIPO/SIN

POLA BARU — Deputi Manager Komersil PT PLN (Persero) S2JB Didi Rahmat ST dan Deputi Manager Komersil Slamet DS mengecek migrasi dari sistem SOPP ke PPOB di loket PLN Cabang Palembang, Senin (6/9).

Bubar PD Santuni Anak Panti PALEMBANG, SRIPO — Pengurus Partai Demorat (PD) Sumsel buka bersama di kediaman Ketua DPC PD OKI, H Chairul S Matdiah SH di Kompleks Poligon Bukit Sejahtera Palembang, Senin (6/9). Turut hadir, Ketua DPD PD Sumsel, H Ishak Mekki, Ketua DPC PD Kota Palembang Harnojoyo, serta pengurus lainnya. Chairul S Matdiah SH yang juga seorang pengacara di kota Palembang, setiap tahun rutin menggelar buka bersama insan pers dan anak panti

asuhan. Seperti yang dilakukan kali ini, Chairul selain mengundang wartawan media cetak dan elektronik, juga tak ketinggalan mengundang ratusan anak panti asuhan serta para pengurus besar PD Sumsel. “Kita patut bersyukur, salah seorang simpatisan PD Sumsel yang sangat peduli dengan sesama. H Chairul S Matdiah SH sudah membuktikan itu. Menyantuni dan menyenangkan hati sesama di bukan Ramadhan ini sangat besar pahalanya,” kata Ishak Mekki yang juga berharap apa yang dilakukan Chairul bisa ditiru kader PD Sumsel lainnya. Terkait keberadaan dirinya selaku Ketua DPD PD Sumsel yang baru terpilih beberapa waktu lalu, Ishak

Memaknai Idul Fitri Versi Alquran ■ Hari Ini Sripo on Focus PALEMBANG, SRIPO — Umat muslim seluruh dunia dua hari lagi akan merayakan hari kemenangan, Hari Raya Idul Fitri, yang diperkirakan akan jatuh pada Jumat (10/9). Setelah menjalankan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya, Hari Raya menjadi hari yang dijanjikan Allah bagi umatnya yang bertakwa menjadi suci kembali (fitri). Aura lebaran sesungguhnya sudah dirasakan sejak pertengahan Ramadan.

SRIPO/SAFTA

BUBAR — H Chairul S Matdiah buka bersama sejumlah anak panti asuhan.

menyatakan dalam waktu dekat akan segera berkonsolidasi dan melakukan pe-

lantikan-pelantikan di sejumlah anak cabang atau DPC. (saf)

1000 Kupon Daging Murah PALEMBANG, SRIPO — Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan daging saat lebara, Dinas Peternakan (Disnak) Sumsel menyebar 1000 kupon daging murah yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Peternakan Sumsel Jl Kapten Anwar Sastro hari ini, Selasa (7/9). Operasi ini dilakukan, untuk menekan harga daging sapi yang kini tembus Rp 80 ribu/Kg. Kepala Disnak Sumsel Ir Asrillazi Rasyid, Senin (6/ 9) mengatakan, penyebaran 1000 kupon daging murah melalui Kecamatan di

Kota Palembang. “Untuk mengkoordinir pembagian kupon diserahkan pihak Kecamatan karena mereka yang mengetahui warganya. Setelah dapat kupon warga langsung dapat membeli daging yang diediakan,ö katanya. Setiap satu kupon, warga dapat membeli daging sebanyak 2 kg dengan harga Rp 55 ribu/Kg dan diperbolehkan membeli tulang setengah kilogram. Sementara jika mereka membeli daging dua kilogram, maka warga tersebut diperbolehkan membeli tulang satu kilogram. (sin)

Tradisi menyiapkan Lebaran dengan membuat penganan untuk menyambut tamu dan keluarga yang bersilaturahmi menjadi kebahagiaan tersendiri. Tapi apakah sekadar itu? Adakah nilai-nilai lain yang lebih penting? Sebenarnya bagaimana memaknai Idul Fitri versi Alquran? Topik inilah yang akan menjadi tema acara Sripo on Focus, kerjasama Harian Umum Sriwijaya Post dan Radio Sonora. Talkshow

akan on air, Selasa (7/9). Perbincangan disiarkan langsung melalui gelombang 102,6 FM Radio Sonora pukul 08.00-09.00. Akan hadir narasumber H Baharuddin, fasilitator dari Metode Pemahaman Alquran dan Hadist. Acara dipandu reporter Radio Sonora, Reza dan Redaktur Ekonomi Sripo, Lisma Noviani. Anda yang ingin bergabung dalam forum ini melalui hotline 0711-359148 atau dapat juga mengirimkan SMS ke nomor 0811715817. (lis)

Kuota Tambahan Haji tak Dilirik ■ 6296 Dipastikan Berangkat PALEMBANB, SRIPO — Berdasarkan daftar antrean Calon Jemaah Haji (CHJ) Sumsel yang tercatat di Bank penerima setoran awal, ternyata daftar tunggu (waiting list) hingga 2016. Anehnya, begitu Kementerian Agama RI memberikan kuota tambahan 91 porsi untuk Sumsel, hingga batas akhir penyetoran pukul 15.00, Selasa (6/9) justru CHJ yang diberikan kesempatan membiarkan begitu saja. 91 kuota tambahan tidak dilirik. Kabid Penyelenggara Haji, Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Sumsel Drs H Udin Djuhan MM mengatakan, data Siskohat (Sistem Informasi Haji Terpadu) di Pusat Informasi Haji (PIH) jumlah CJH yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci di musim haji 2010 sebanyak 6.356 orang, terdiri 6.296 orang CJH jemaah reguler dan 60 orang CJH dari unsur TPHD (Tim Pembimbing Haji Daerah) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD). (sin)

Udin Djuhan SRIPO/SIN


12

SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang

Empatlawang Tempat Pembuangan ■ Makanan-Minuman Kedaluwarsa ■ Banyak Temuan di Pasar-Toko

SRIPO/WILIEM WK

SIDAK — Bupati Empatlawang H Budi Antoni Aljufri beserta jajaran Pemkab Empatlawang didamping Ketua YLKI Lahat, Sanderson mengecek penjualan daging di Pasar Tebingtinggi, Senin (6/9). Dari sidak dan temuan makanan dan minuman kadaluwarsa, disinyalir Empatlawang menjadi tempat pembuangan makanan-minuman yang sudah kadaluwarsa.

Parkir Biang Kemacetan ■ Tiga Lajur Jadi Satu Lajur PRABUMULIH, SRIPO Empat hari jelang Idul Fitri volume kendaraan yang melintas di depan Pasar Inpres Prabumulih meningkat. Kemacetan semakin menjadi-jadi menyusul parkir kendaraan yang memakan badan jalan hingga empat lapis. Akibatnya, kendaraan yang melintas di Jalan Lintas Tengah Sumatera itu harus antre. Jalan yang semula tiga lajur menyusut menjadi satu lajur. Kapolres Prabumulih AKBP Mirzal Alwi mengatakan, pihaknya sulit menerapkan sistem buka tutup mengingat tidak ada jalan alternatif. Pembersihan ba-

dan jalan dari kendaraan parkir menjadi pilihan utama guna melancarkan arus. “Tidak boleh lagi parkir berlapis,” katanya. Mirzal memrediksi puncak kemacetan akan terjadi Selasa hingga Kamis (H-3 hingga H-1). Hal itu dibarengi dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang pergi ke pasar terbesar di Prabumulih. Parkir kendaraan juga akan menjadi kendala utama pada puncak itu. Roda dua mendominasi parkir kendaraan hingga empat lapis. Sementara roda empat hanya dua lapis. Untuk mengatasi kemacetan itu, Polres Prabumulih

akan meminta pengelola parkir untuk mengurangi parkir berlapis. Jika tidak, parkir kendaraan dapat ditertibkan hingga mampu melancarkan arus lalu lintas. Pantauan Sripo, Senin (6/ 9), peningkatan kendaraan di ruas Jl Jend Sudirman tepat di pusat kota. Terlebih saat jam istirahat dan pulang kerja. Ratusan kendaraan terpaksa berjalan dengan kecepatan sekitar 10-20 Km/jam saja. Dodi, seorang pengendara mengeluhkan kondisi itu. Sama seperti perkiraan, kemacetan disebabkan banyaknya parkir kendaraan yang memakan badan jalan. “Capek rasanya lewat jalan itu. Tapi tidak bisa menolak karena jalan lain kecil dan ramai,” ujarnya. (cr2)

EMPATLAWANG, SRIPO Disinyalir Kabupaten Empatlawang, khususnya Pasar Tebingtinggi menjadi tempat pelemparan atau pembuangan makanan dan minuman kadaluwarsa. Hal itu dilihat maraknya temuan makanan kadaluwarsa di Pasar Tebingtinggi dan juga tokotoko kecil setempat. Hal tersebut dikata Ketua YLKI Lahat yang juga membawahi wilayah Kabupaten Empatlawang. Itu dikatakan disela-sela sidak di Pasar Tebingtinggi bersama dengan Bupati dan jajaran pemkab, Kepolisian dan Koramil setempat. Sidak untuk menyikapi sinyalemen swilayah Empatlawang yang menjadi sasaran pembuangan makanan dan minuman kadaluwarsa. Menurut Sanderson, Empatlawang menjadi tempat pembuangan meningat masyarakat kurang memahami atau membedakan mana makanan dan minuman kadaluwarsa dengan yang

tidak. “Selain itu Kabupaten Empatlawang, terutama Kecamatan Tebingtinggi adalah jalur lintas negara mempercepat pendistribusian barang yang tidak layak dikonsumsi itu,” ujar Sanderson. Sedangkan dari sidak ke Pasar Tebingtinggi terhadap kue lebaran hingga pe-dagang daging, Senin (6/9), ditemukan beberapa makanan yang tidak layak lagi diperdagangkan, kadaluwarsa, kemasan rusak, bahkan ada pewarna makanan yang tidak boleh dikonsumsi lagi, yakni pewarna makanan cap kodok. Dikatakan Sandeson, apabila orang mengkonsumsi makanan kadaluwarsa sangat berbahaya. “Makanan kadaluwarsa itu membunuh perlahan, karena banyak mengandung racun. Kita sangat mengharapkan kerjasamanya dengan semua masyarakat untuk mencegah peredaran makanan kadaluwarsa. Seharusnya 3 bulan sebelum kadaluwarsa ma-

kanan sudah ditarik dari pasaran,” jelasnya. SementaraBupati Empatlawang, H Budi Antoni Aljufri mengatakan, peredaran makanan kadaluwarsa harus cepat dihentikan, karena sangat merugikan masyarakat banyak. “Jangan sampai masyarakat banyak menjadi korban, sedangkan pihak lain mendapat keuntungan. Jangan demi meraup keuntungan, segalanya dilakukan, sampai menjual makanan yang tidak layak,” ujarnya. Dibagian lain sidak Disperindag Lahat, YLKI Lahat, Pol PP dan Polres Lahat, menemukan satu produk dengan kemasan rusak dan kadaluwarsa yang dijual dipusat perbelanjaan. “Kita menyita sampel produk yang rusak dan kadaluwarsa. Seharusnya pemilik toko tahu dan paham barang tersebut tidak layak dipasarkan apalagi di konsumsi konsumen,” kata Kadisperindag Agustia Budiman. (st2/mg3)

PLTU Banjasari Siap Dibangun ■ Telan Dana 300 Dolar AS MUARAENIM, SRIPO Meski sempat molor dari waktu yang direncanakan, pembangunan PLTU Banjarsari, Lahat, berkapasitas 2X100 Megawatt, mulai temui titik terang. Setidaknya pada tahun 2011, PLTU Banjarsari siap dibangun. “Kita (PTBA-PLN, Red), untuk power purchase agreement (PPA) secara lisan sudah menyepakati untuk harga jual listrik, dan tinggal adendum PPAnya. Namun kita masih tunggu secara tertulis. Mudah-mudahan sudah lebaran telah ada kesepakatan tertulis,” ujar Dirut PTBA, Sukrisno, Senin (6/

9), yang masih merahasiakan besaran harga tarif listrik yang disepakati secara lisan tersebut. Menurut Sukrisno, saat ini, pihaknya hanya tinggal menunggu kesepakatan harga jual listrik (PPA) tersebut. Jika telah ada, maka akan langsung dikerjakan oleh perusahaan konsorsium PT Bukit Pembangkit Innovative, terdiri dari PTBA, PT Pembangkit Jawa Bali dan PT Navigat Innovative Indonesia. Sebelumnya rencana pembangunan pembangkit listrik swasta (independent power producer/ IPP) sempat tertunda. Itu

akibat belum adanya kesepakatan harga listrik oleh PLN. Bahkan, kata Sukrisno, pihaknya telah menyiapkan seluruhnya mulai dari lahan bersertifikat, lahan untuk pembangkit dan bahan baku batubara, infrastruktur pendukung lainnya termasuk dana. Diperkirakan pembangunan PLTU Banjarsari 2X100 MW akan menelan dana sekitar 300 juta dolar Amerika. Adapun untuk pasokan PLTU Banjarasari diperkirakan akan memerlukan batubara sebesar 1,5 juta ton pertahun. “Mudah-mudahan jika terlaksana, selain akan meningkatkan produksi

Sukrisno

batubara juga akan bisa memasok listrik,” ujar Sukrisno. (ari)


SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

13

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua

Jalinteng Tetap Lancar ■ Pemudik dari Pulau Jawa

mereka sengaja mudik lebih awal dengan harapan arus lalu lintas belum padat. Namun kenyataanya di lapangan, justru di luar perkiraan mereka, arus lalin tetap padat. “Jalinteng Sumatera sekarang ini kondisinya lebih baik, jika dibanding dengan lebaran tahun sebelumnya yang banyak lubang,” ungkap Jarot, pemudik asal Jakarta dengan tujuan Medan. Hal senada diungkapkan pemudik lainnya. Menurut Sri, pemudik tujuan Jambi, dia pulang kam-

pung menggunakan kendaraan pribadi bersama keluarganya. “Sekarang di sepanjang rute mudik banyak posko jika dibanding tahun sebelumnya. Sehingga mudik kali ini lebih nyaman, apalagi kondisi jalannya sudah bagus dan kendaraan berjalan konvoi dirasa lebih aman,” katanya. Sementara itu Doni, petugas Posko Pam lebaran yang bertugas di ruas jalan negara ini menyebutkan, angkutan H-4 ini jauh lebih ramai dibandingkan sehari sebelumnya. Setiap lima

menit ada angkutan melintas. “Umumnya mobil pribadi, sedangkan untuk angkutan jarak jauh (AKAP) masih jarang terlihat,” terangnya. Pengamatan di lapangan, pemudik yang akan melintas Jalinteng Sumatera wilayah OKU Timur dan OKU (Induk) supaya lebih berhati-hati. Selain poros jalan yang sudah mulus, Jalinteng antara OKUT dan OKU terdapat beberapa lintasa rel Kereta Api (KA) yang tidak dilengkapi pintu pengaman perlintasan. (hr)

Lebih Ramai Malam Hari ■ Jalintim Wilayah OKI

SRIPO/HERMAN

PADAT — Arus mudik lebaran yang melintasi poros Jalinteng Sumatera di wilayah Kabupaten OKU Timur, Senin (6/9) terlihat padat, terutama di pagi hari.

MARTAPURA, SRIPO Pada H-4 Idul Fitri 1431 Hijriah, Senin (6/9) arus mudik lebaran yang melintasi poros Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera wilayah Kabupaten OKU Timur, mulai padat. Kendaraan yang melintas didomi-

nasi dari arah Lampung, pemudik dari Pulau Jawa. Pantauan di lapangan, hampir setiap menit terlihat konvoian kendaraan pemudik yang didomonasi mobil pribadi plat hitam dengan nomor polisi asal sejumlah kota di Pulau

Jawa, seperti plat A (Serang), B (Jakarta), D (Bandung), L (Surabaya), dan F (Bogor). Kendaraan pribadi ini umumnya melintas dengan kecepatan tinggi, karena poros Jalinteng Sumatera di wilayah OKU Timur sudah mulus. Tujuan

Siaga Ledakan Pasien MARTAPURA, SRIPO Guna memberikan layanan yang maksimal bagi pasien selama liburan hari raya Idul Fitri 1431 Hijriah, jajaran RSUD OKU Timur telah membentuk tim terdiri dari empat dokter umum dan satu dokter spesialis. “Dokter ini disiagakan 24 jam non stop dengan jam kerja bergantian. Hal ini penting, mengingat seperti tahun sebelumnya lonjakan pasien yang membutuhkan perawatan pasca lebaran lebih banyak dibandingkan hari biasa,” ungkap Direktur RSUD OKU Timur, dr H Sindang Iwari di Martapura, Senin (6/9). Menurutnya, penyakit yang umum diderita pa-

sien pasca lebaran di antaranya diare, magh dan penyakit pencernaan lainnya. “Selain itu ada juga pasien laka lantas yang bisanya membutuhkan penangangan serius,” tegasnya. Pemberian pertolongan bagi pasien lakalantas, menurut Sindang, akan dilakukan secara khusus di ruang unit gawat darurat (UGD), di samping itu disiapkan angkutan berupa ambulance dan satu unit mobil jenazah. “Meskipun ada cuti bersama selama Idul Fitri 1431 H ini, namun pelayanan di RSUD OKU Timur tetap berjalan seperti biasa,” tambahnya. Dijelaskan, tim yang terdiri dari empat dokter umum dan satu dokter spesialis itu akan dibantu para medis yang sudah terlatih

DOK:SRIPO

Sindang Iwari

dan berpengalaman. “Untuk obat-obatan tidak perlu risau, stok obat cukup, demikian juga ruang rawat tempat tidur dalam kondisi siap,” tandasnya. (hr)

kendaraan pribadi para pemudik ini seperti Palembang, Padang, Jambi, Pekanbaru dan Medan. Sejumlah pemudik yang dibincangi di Posko Pengamanan Lebaran simpang empat Desa Tanjung Kemala Martapura menyebutkan,

KAYUAGUNG, SRIPO Arus mudik lebaran Idul Fitri 1431 H yang melintasi poros Jalan Lintas Timur (Jalintim) wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada H-4, Senin (6/9) belum terlalu padat. Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pad H-2, Rabu besok. Pantauan di poros Jalintim wilayah OKI, Senin (6/9), aktivitas kendaraan dari dua arah Palembang dan Lampung belum menunjukan peningkatkan. Kendaraan yang melintas tidak sampai terjadi konvoian, hanya terlihat beberapa kendaraan yang melintas dengan interval waktu berkisar 10-15 menit.

“Kendaraan yang melintas siang hari memang tidak terlalu padat bila dibandingkan malam hari. Dalam sepekan terakhir ini kendaraan yang melintas lebih banyak malam hari, baik dari arah Palembang maupun dari arah Lampung. Terkadang kendaraan konvoi seperti truk,” kata beberapa warga yang rumahnya berada di pinggir Jalintim. “Khusus pemudik yang menggunakan motor belum terlihat peningkatan, masih biasa saja,” timpal warga lainnya. Salah seorang supir travel jurusan Jambi-Pulau Jawa, Shodikin mengakui, pada lebaran tahun ini poros Jalintim OKI tidak terlalu

padat seperti tahun lalu. “Saya dari Jambi hingga ke Jawa dan pulang lagi ke Jambi lancar saja, tidak sampai macet berjam-jam seperti yang terjadi tahun lalu ditambah poros jalan yang dipenuhi lubang,” katanya. Kapolres OKI, AKBP Slamet Widodo melalui Kasat Lantas AKP Gusti Chandra SIk mengimbau pengendara baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan bila dalam kondisi mengantuk. “Pengendara bisa istirahat melepas kantuk di pos-pos yang ada, termasuk di rumah makan. Bila mengemudi dalam kondisi mengantuk berpotensi terjadinya kecelakaan,” tandasnya. (std)

Murid TK Diajari Bersedekah ■ Program TK IT Tunas Cendikia BATURAJA, SRIPO - Menyambut hari raya Idul Fitri 1431 H murid Taman KanakKanak Islam Terpadu Tunas Cendikia (TK ITTC) Baturaja dan SD IT Fathona, memberikan bingkisan kepada warga kurang mampu. Bingkisan dalam bentuk paket sembako itu dibagikan kepada 145 masyarkat kurang mampu, seperti penyapu jalan, penarik becak, juru parkir, dan anak yatim piatu. Acara bertajuk Bhakti Sosial TK ITTC Baturaja ini dipusatkan di halaman sekolah di Jalan Dewi Sartia Cendikia Baturaja, Jumat (3/9). Murid Play Group, TK A (Nol kecil) dan TK B (Nol besar), satu persatu diberi kesempatan menyerahkan bingkisan lebaran kepada kaum duafa. Wajah-wajah polos anak balita terlihat

bergiliran menyerahkan bingkisan, sambil menunggu giliran memberikan sembako mereka tetap belajar di kelas masing-masing. Kepala Sekolah, Rini Oktalia SPdI menjelaskan, pemberian bingkisan yang dikemas dalam acara Bhakti Sosial PG dan TK ITTC ini bertujuan untuk mendidik anak agar gemar bersedekah dan peduli terhadap lingkungan. Anak-anak sejak dini sudah ditanamkan menjalin silaturohim. Pada hari yang sama Sekolah Dasar Islam Terpadu Fathona Baturaja juga menyelenggrakan kegiatan bhakti sosial pembagian bingkisan kepada masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan ini mendapat respon positif

dari para orang tua murid yang terlihat jumlah uang yang terkumpul mencapai Rp 17 juta. Uang itu dibelikan 184 paket sembako untuk dibagikan kepada

kaum duafa. “Acara pemberian bingkisan ini juga masuk agenda rutin murid SD Fathona Baturaja,” kata Kepsek SD IT Fathona, Elinda. (eni)

SRIPO/LENI JUWITA

BINGKISAN — Fadhilah Nooraini (5), perwakilan murid TK Islam Terpadu Tunas Cendekia Baturaja menyerahkan bingkisan menjelang lebaran kepada kaum duafa, Jumat (3/9).


14

SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

Musirawas, Banyuasin, Lubuklinggau

Dipotong Uang Makan ■ 8.310 PNS Diingatkan

DOK:SRIPO

H Parigan

BANYUASIN, SRIPO - Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berencana mudik lebaran lebih awal, atau molor dari jadwal cuti bersama yang telah di tetapkan pemerintah, 9-13 September, supaya berpikir ulang. Pasalnya,

Pemkab Banyuasin akan memberikan sanksi tegas bagi PNS yang melanggar ketentuan cuti bersama itu, mulai dari peringatan lisan, tertulis, hingga pemotongan uang makan. Sekda Kabupaten Banyuasin, Ir H Parigan, MM kepada Sripo, Senin (6/9) mengatakan, berdasarkan keputusan bersama Menteri Agama, Menakertrans, dan Menteri PAN bahwa 10-11 September ditetapkan Hari Libur Nasional, sedangkan 9-13 September cuti bersama. “Dalam rangka meningkatkan disiplin pegawai terutama terkait libur dan cuti bersama ini kita sudah menyampaikan surat edaran bupati agar kepala SKPD melakukan pegawasan,” katanya. Dengan waktu libur selama sepekan, 9-13 Septem-

ber tentu lebih dari cukup bagi pegawai dan honorer untuk merayakan lebaran mudik ke kampung halaman. “Jadi hari pertama kerja 14 September seluruh pegawai harus sudah masuk kantor dan melaksanakan tugas pelayanan seperti biasa,” katanya. Bupati Banyuasin H Amiruddin Inoed, kata Parigan, juga telah memerintahkan kepada setiap kepala kantor, badan, dinas, kabag, camat, hingga lurah agar mengecek anak buahnya masing-masing, mengenai kondisi keadaan pegawai setelah libur dan cuti bersama. Sementara itu Camat Banyuasin III, Drs Indra Hadi mengungkapkan pihanya siap menerapkan sikap disiplin pada staf di lingkungannya dalam menjalannkan tugas. (udn)

Dalam Kota Macet LUBUKLINGGAU, SRIPO Memasuki H-4 hari raya Idul Fitri, arus lalulintas di Kota Lubuklinggau mulai padat. Volume kendaraan yang melintasi jalan-jalan protokol pusat kota terus mengalami peningkatan. Kendaraan yang melintas di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Jenderal Sudirman terpaksa berjalan merayap, karena padatnya lalulintas. Pantauan Sripo, Senin (6/ 9), kepadatan lalulintas di pusat perkotaan antara lain disebabkan meningkatnya aktifitas masyarakat, yang akan berbelanja di pasar untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran ini. Akibatnya pengendara harus berjalan merayap, karena jalanan padat. Apalagi, dikedua sisi jalan banyak dipenuhi kendraan yang parkir, sehingga makin menambah kemacetan. “Titik rawan kemacetan memang terletak diwilayah kota , terutama di Jalan Yos Sudarso dan jalan Sudirman. Untuk mengantisipasi kemacetan karena meningkatnya volume kendaraan ini, kita menempatkan petugas

dititik-titik rawan macet untuk mengatur lalulintas,” ujar Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan melalui Kasatlantas AKP I Ketut Suarnaya, Senin (6/9). Sementara itu, arus mudik lebaran kini juga mengalami peningkatan. Namun menurutnya, arus mudik relatif tidak mengganggu kemacetan lalulintas dalam kota. Karena, pemudik yang akan menuju arah Jambi, Padang, Me-

dan, Pekanbaru mau pun Aceh tidak akan melewati jalan dalam kota. Tapi melewati simpang tiga lintas belok ke kanan. “Arus mudik yang melewati jalanan dalam kota hanya menuju Bengkulu, jadi arus mudik yang arah ke utara tidak melewati kota, sehingga dapat mengurangi kemacetan. Untuk arus mudik yang melewati Lubuklinggau, kita pastikan lancar,” ujarnya. (zie)

SRIPO/AHMAD FAROZI

PADAT — Arus lalulintas di Jalan Yos Sudarso Lubuklinggau pada H-4 Idul Fitri, Senin (6/9) mulai padat.

SRIPO/AHMAD FAROZI

LONG MARCH — Warga Lembak terdiri dari tujuh kecamatan di Kabupaten Rejanglebong, long march dari perbatasan BengkuluSumsel di wilayah Watas Lubuklinggau Barat, Senin (6/9).

Lubuklinggau Saudara Tua Kami

■ “Orang Lembak” Ingin Bergabung LUBUKLINGGAU, SRIPO Ribuan warga dari tujuh kecamatan di Kabupaten Rejanglebong Provinsi Bengkulu, atau yang dikenal sebagai wilayah “Lembak”, Senin (6/9) mendatangi Pemkot Lubuklinggau. Mereka yang menamakan dirinya Forum Masyarakat Lembak Bersatu (FMLB) meminta “Suaka Politik” dan menyatakan keinginannya memisahkan diri dari Kabupaten Rejanglebong, dan berkeinginan bergabung dengan Kota Lubuklinggau yang dianggap sebagai saudara tua orang Lembak. Pantauan di lapangan, ribuan warga melakukan

Siaga Kebakaran 0711-7690024 BANYUASIN, SRIPO - Peristiwa kebakaran di wilayah Kabupaten Banyuasin sepanjang Tahun 2010 ini

cukup tinggi, terbukti per 31 Agustus ini sedikitnya sudah terjadi 16 kali peristiwa kebakaran besar yang

SRIPO/SYAIFUDDIN

LATIHAN —Petugas PBK Banyuasin latihan memadamkan kebakaran di Kompleks Perkantoran Pemkab Banyuasin, Minggu (5/9).

menimbulkan korban luka dan kerugian meteri hingga ratusan juta rupiah. Musibah kebakaran itu umumnya disebabkan kelalaian pemilik rumah mulai dari korsleting listrik, puntung rokok hingga ledakan kompor gas elpiji tiga kilogram. “Guna mengantisipasi peristiwa kebakaran, terutama menjelang dan sesudah lebaran di saat pemilik rumah mudik lebaran, Dinas Kesbangpol Banyuasin menyiagakan tiga regu PBK selama 24 jam dengan 20 personil setiap regu,” kata Kaban Kesbangpol Hazairin Zaini, SH didampingi Staf PBK Mulyadi kepada Sripo,

Minggu (5/9). Hazairin menambahkan, pihaknya juga menyebarkan telepon panglima api secara on line dengan nomor 0711-7690024 jika terjadi peristiwa kebakaran. “Jika terjadi kebakaran, masyarakat dapat segera menghubungi telepon PBK ini sehingga petugas bisa segera melakukan penanggulangan ke lokasi,” katanya. Mantan Asisten I Pemkab Banyuasin ini juga menyarankan masyarakat memasang alat pemadam api ringan berupa tabung racun api (Apar,Red) di rumah masing-masing.(udn)

aksi long march mulai dari perbatasan Bengkulu-Sumsel, diwilayah Watas Lubuklinggau Barat. Mereka berjalan kaki sambil membawa spanduk besar berisi tuntutan mereka. “Sengaja kami datang menemui Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, agar dapat memenuhi keinginan kami untuk bergabung kewilayah ini. Kami terdiri dari tujuh kecamatan di Kabupaten Rejanglebong Propinsi Bengkulu ingin memisahkan diri dan bergabung dengan Lubuklinggau. Apalagi secara kultural dan wilayah kami lebih dekat ke Lubuklinggau,” ujar Ishak Burmansyah, salah satu

aktifis FMLB. Sejauh ini, warga Lembak telah mengembalikan kartu tanda penduduk (KTP) kepada Pemerintah Rejanglebong. Hal itu merupakan salah satu isyarat dari warga Lembak untuk memisahkan diri dari Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu. Terkait keinginan warga Lembak untuk bergabung ke Lubuklinggau ini, Wakil Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe yang menerima mereka mengatakan, akan mengakomo-dir keinginan warga untuk berganbung ke Lubuklinggau. “Aspirasi dari mana saja akan kami tampung, namun

tentu saja harus sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku,” ujarnya. Seperti diberitakan, ribuan warga dari tujuh kecamatan di Kabupaten Rejanglebong Provinsi Bengkulu, yang menamakan dirinya “Orang Lembak” sekitar dua pekan lalu melakukan aksi pemblokiran jalan penghubung antara Provinsi Sumsel dengan Bengkulu, yaitu di Desa Muaratelita, Kecamatan Padang Ulak Tanding. Mereka melakukan pemblokiran jalan, karena merasa tidak puas dengan kepemimpinan Bupati Rejanglebong. Buntutnya, warga Lembak ingin memisahkan diri dan ingin bergabung dengan Kota Lubuklinggau, Sumsel. (zie)

Jaringan LSM Kutuk Malaysia PALEMBANG, SRIPO Warga Sumsel yang tergabung dalam Yayasan Putera Sumsel, LSM Jaringan Advokasi Masyarakat Sumsel serta Pemuda Anti Malaysia, mengutuk keras Malaysia. Alasannya negara jiran tersebut sudah semenamena terhadap Indonesia, termasuk terhadap masyarakat Indonesia yang bermukim di Malaysia. Hal tersebut diungkapkan dalam aksi anti Malaysia yang digelar di

Sekayu, Senin (6/9). Aksi tersebut diwarnai dengan aksi bakar bendera negara Malaysia. Menurut Korlap LSM Jaringan Advokasi Masyarakat Sumsel, Zainal Aripin, sikap Malaysia terhadap warga Indonesia tidak bisa ditolerir. “Kami yang tergabung dalam Yayasan Putra Sumsel, LSM Jaringan Advokasi Masyarakat Sumsel serta Pemuda Anti Malaysia, menyatakan perang dengan Malaysia, termasuk orang-orang Malaysia

yang berada di Muba,” ujarnya dalam pernyataan sikap yang dibacakan ditengah aksi. Dikatakan bahwa selama ini Indonesia telah memperlakukan orang Malaysia dengan baik dan menghormati. Tetapi ternyata balasan dari Malaysia mengecewakan. “Kami menuntut Malaysia untuk meminta maaf kepada Indonesia atas sikapnya yang semena-mena,” ujarnya. (rel/sgn/naf)


SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

PNS Tewas Dilindas Truk „ dari halaman 16 menjadi PNS di PU Pengairan selama ini sebagai honorer penjaga pintu air (PPA) di Desa Ulak Kemahang tidak jauh dari rumahnya. Iptu Ketut Bagus, Kanit Patroli Satlantas Polres OI yang mengamankan arus lalu lintas di tempat kejadian perkara mengatakan pihaknya sudah mengamankan sopir truk tangki. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan atas musibah kecela-

Emas 32 Suku Ikut Lenyap „ dari halaman 16 tercongkel. Habis buka jendela, sepertinya langsung menuju kamar saya dan membongkar isi dalam almari kamar,” jelas ibu satu anak ini. Pelaku yang diduga lebih dari dua orang ini, terlihat sangat mengenal keadaan di sekitarnya dan tempat penyimpanan barang berharga korban. Pelaku membutuhkan waktu cukup lama, terlihat masih terdapat puntung rokok merk Marlboro tercecer di teras rumah. Tetangga di sekitar tidak mengetahui sama sekali kejadian karena saat itu memang dalam keadaan sepi. Sedangkan pagar rumah korban setinggi satu setengah meter yang terbuat dari besi ditutup de-

Angkot Bebas Masuk Sudirman-BKB „ dari halaman 9 ungkapkan dibukanya portal memudahkan dirinya untuk menuju ke tempat usahanya. “Seharusnya memang tidak ditutup. Mas lihat sendiri, sejak ditutup bundaran air mancur macet, bukan hanya pada saat menjelang lebaran, hari bia-

kaan tersebut. Kepala Dinas PU Pengairan OI, Herman Thalib membenarkan korban adalah PNS PU Pengairan OI merupakan anak buahnya. Menurutnya, korban baru saja mengambil uang THR Rp 250 ribu dan uang beras sehingga total seluruhnya sekitar Rp 700 ribu lebih. “Mungkin usai mengambil THR di kantor tadi dia langsung mau pulang, karena meskipun sudah PNS dia masih juga menjaga pintu air di dekat tempat tinggalnya,” jelas Herman Thalib seraya menambahkan korban baru dua tahun diangkat jadi PNS dan selama ini honorer sebagai

penjaga pintu air (PPA) di Desa Ulak Kembahang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Kasubag Keuangan PU Pengairan OI, Syamsul Bahri, menambahkan bahwa ketika hendak mengambil uang THR, dia melihat korban nampak melamun sambil menunggu gilirannya tiba. “Benar dia tadi baru saja ambil THR, terlihat melamun,” jelas Syamsul Bahri. Sementara itu, jalan lintas timur Indralaya - Kayu Agung sempat macet hingga 3 kilo meter. Arus lalu lintas baru mulai normal setelah mayat korban dievakuasi petugas dan dikirim ke Puskesmas Timbangan. (trs)

ngan plastik berwarna biru. Sehingga bagian dalam rumah yakni teras, terhalang saat dilihat dari luar. “Suami saya sedang tidak berada di rumah karena masih berada di luar kota. Tetapi sudah saya beritahu,” jelasnya. Darnawati menerangkan bahwa emas tersebut memang sengaja disimpannya untuk berbagai keperluan dan investasi. “Hanya untuk investasi saja emas itu. Selain itu bisa dipakai kalau ada acara-acara,” ujar wanita yang sudah pergi ke Mekah ini. Petugas Identifikasi Polresta Palembang yang diikuti oleh anggota Satuan Reskrim dan Intel, langsung menuju ke TKP untuk melakukan olah TKP. Petugas mengambil beberapa sampel sidik jari yang masih menempel di TKP serta mengamankan puntung rokok dan obeng yang diduga milik pelaku. Kapolresta Palembang

Kombes Pol Drs Cahyo Budisiswanto melalui Kasat Reskrim Kompol Anisullah M Ridha telah menerima laporan tersebut dan dalam proses penyelidikan. (mg4)

sa pun begitu,” tuturnya. Penutupan BKB dari kendaraan bermotor pada Juni lalu sempat menuai protes sopir angkot dari enam rute. Saat demo, suasana memanas, ketika beberapa sopir angkot menolak untuk menurunkan penumpang dan ikut dalam aksi itu. Sempat terjadi bentrok antara pendemo dengan Satpol PP saat para supir hendak mendekati orang nomor satu di Palembang. Bahkan salah satunya sopir angkot Ampera-Kertapati dengan nomor lambung

003 yang dikejar pendemo, akibatnya kaca spion pecah. Eddy Santana Putra saat itu baru tiba langsung turun dari mobil dinas dan menemui pendemo. Ia meminta para pengunjuk rasa untuk tidak anarkis dengan menghentikan tindakan yang merugikan orang banyak. “Tidak seperti ini caranya. Kita semua warga beradab. Jangan mengajak yang lain untuk berdemo. Semua bisa dibicarakan dan diselesaikan secara baik-baik,” tegas Eddy kala itu sambil mengajak pendemo untuk berunding. (sep)

Suporter SFC Bentrok „ dari halaman 16 nga Mania yang terlibat tawuran usai pertandingan SFC VS Persiwa. Sepeda motor Honda Supra BG 5994 AU rusak berat dengan kondisi bagian kepala sepeda motor dan sayap pecah. Begitu juga dengan knalpot yang patah dan velg bengkang. Kapolresta Palembang Kombes Pol Drs Cahyo Budisiswanto melalui Kasat Reskrim Kompol Anisullah M Ridha telah menerima laporan tersebut dan dalam proses penyelidikan. (mg4)

Palembang Jadi Kota Entrepreneur „ dari halaman 9 nota kesepakatan akan dilanjutkan pelatihan atau Training of Trainer (ToT) untuk dosen, guru dan pejabat di lingkungan pemerintah kota sebagai organisator dan inisiator. Untuk materi pelatihan diserahkan kepada UCEC sebagai pelaksana lapangan, kemudian dilanjutkan pembahasan materi enterprenuer ke mata pelajaran mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga perguruan tinggi. Target atau sasaran dari program tersebut adalah menjadikan Palembang sebagai kota lapangan kerja. UCEC membantu menyebarluaskan entrepreneurship kepada masyarakat, termasuk warga Palembang yang

Sehari Lima Rumah Terbakar „ dari halaman 16 satu jam kemudian. Tidak ada korban dalam kebakaran ini karena seluruh anggota keluarga dengan cepat diungsikan ke rumah tetangga sekitar. Kerugian harta benda ditaksir mencapai Rp 100 Juta Rupiah. Berselang tiga jam kemudian si jago merah kembali mengamuk dan menghanguskan selah satu rumah di komplek Griya Mulya Permai (GMP) tepatnya di Jalan GMP I Gg Barcelona Blok A II-21 Kelurahan Balai Agung kecamatan Sekayu. Rumah milik Ansyori (40) warga Kelu-

Berbagi Kasih di Bulan Ramadan „ dari halaman 9 terang Wakil Ketua II IKBBP 84 Xaverius 1 Palembang, Deva Roza usai melaksanakan penyerahan paket sembako dan bing-

15

memiliki potensi untuk dikembangkan. Orang yang sanggup memiliki kecakapan berarti siap untuk mandiri finansial bisa menciptakan pekerjaan bagi diri sendiri. Tidak takut dipecat karena mampu memiliki skill dan wawasan entrepreneur. Muncul semangat untuk menyejahterakan masyarakat terutama anak muda yang lulus sekolah dan perguruan tinggi. Menurut Antonius, dengan adanya kerjasama ini maka UCEC berkewajiban untuk mempromosikan Palembang baik secara nasional maupun internasional melalui program bulan November nanti dimana jutaan anak-muda ikut dalam pekan enterprenuership sedunia yang dilakukan di 100 negara lebih. Dirinya yakni dengan program ini, Palembang dapat disejajarkan dengan kota-kota besar di dunia. “Target adalah anakanak muda berusia dibawah 30 tahun,” ujarnya. (sep)

PALEMBANG SRIPO — Badan Amil Zakat Kecamatan Kemuning ketiga kalinya membagikan zakat kepada 326 mustahik, Senin (6/9) di Masjid Al Fatah Kecamatan Kemuning. Badan Amil Zakat Kecamatan Kemuning memfokuskan untuk enam kelurahan di kecamatan ini, masing-masing 50 orang yang tidak mampu. Jumlah yang diberikan sebesar Rp 75 ribu rupiah dengan total keseluruhan Rp 22,5 juta. Pembagian Zakat ini juga dihadiri KUA sekecamatan Kemuning, Polsek dan pimpinan Camat. H Romi Herton memberikan arahan kepada panitia yang mengharapkan kedepan hendaknya bantuan zakat yang diberikan jangan konsumtif ( sekali

bagi habis) melainkan harus produktif. “Dengan cara meminjamkan dana BAZ kepada warga tidak mampu untuk membuka modal dan pada saatya nanti bisa mengembalikan dengan jumlah awal peminjaman. Usahakan untuk selanjutnya, pemberian zakat ini harus bersifat produktif,” imbaunya. Abu Bakar, Srketaris BAZ Kemuning menjelaskan, program yang dilakukan kali ini akan berkesinambungan, untuk membantu warga yang sangat membutuhkan. “Kedepannya dana ini akan kami tambah dengan jumlah lebih daripada sekarang, karena BAZ yang kami dirikan di Kecamatan Kemuning termasuk baru, jadi kami perlu proses,” ujarnya di sela pembagian zakat. (mg12)

ang yang dikontrak perusahaan perkebunan PT PIP sempat menghanguskan seluruh atap rumah hingga dinding. Kebakaran ini diketahui tetangga sekitarnya yang beramai-ramai mendatangi lokasi dibantu empat unit mobil pemadam kebakaran. Api bisa diatasi satu jam kemudian namun sempat menghanguskan isi rumah seluar 70 meter persegi itu seperti material pupuk dan plastik bekas polyback yang biasa digunakan untuk menyemai bibit. Ansyori yang dihubungi kemarin menjelaskan rumahnya sudah dua tahun dikontrak perusahaan perkebunan dengan janji untuk ditunggu namun saat terjadi kebakaran rumahnya kosong dan lebih difungsikan sebagai

gudang. “Sudah dua tahun dikontrak katanya mau ditunggu saya tidak tahu kalau sudah jadi gudang,” kata Ansyori. Sementara itu Bambang (32) salah seorang karyawan mengaku baru satu minggu menetap di Sekayu dan belum mengetahui situasi gudang yang terbakar. Kapolsek Sekayu dipimpin AKP Suryanto yang dikonfirmasi belum bisa memastikan penyebab kebakaran yang masih dalam identifikasi anggotanya. “Masih kita identifikasi dan mengumpulkan barang bukti,” kata Suryanto. Pantauan kemarin menunjukkan, pupuk jenis Herbisida yang terbungkus didalam kotak sebagain terbakar begitupula dengan plastik polyback yang terletak di

ruang bagian depan sebagian hangus terbakar. Sebagian genting nampak sudah terlepas dari kayu atapnya sedangkan api sudah mulai menjalar ke tetangga bagian belakang. Manik (37) salah seorang pemimpin perusahaan perkebunan ini menjelaskan tidak ada permasalahan di dalam tubuh perusahaannya begitupula yang berhubungan dengan pembagian THR. “Tidak ada masalah Pak diperusahaan kita,” kata Manik dihadapan Kapolsek Sekayu. Hingga kemarin sore petugas terus mengadakan identifikasi dan memberikan policeline yang melarang warga memasuki gudang perkantoran yang terbakar yang diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. (naf)

kisan lebaran tersebut. Deva menjelaskan, kegiatan ini merupakan program yang akan digelar secara rutin. Karena memang IKBBP sendiri adalah wadah organisasi yang dibentuk untuk kepentingan sosial kemasyarakatan. Disamping sebagai perwujudan kepedulian alumnus Bangau Pagi 84 terhadap warga yang layak dibantu. “Senang rasanya, kita bisa

berbagi pada sesama. Kendati tidak banyak, mudahmudahan cukup,” ujarnya. Ditambahkan, melalui Kegiatan Amal Ramadan tersebut IKBBP 84 menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada enam Panti Asuhan. Masing-masing mendapatkan paket berisi, 10 dus mi instan, minyak goreng 18 liter, sirup 10 botol, telur 15 kg, kecap 5 liter dan gula pasir sebanyak 10

kg. Selebihnya, ada bingkisan berupa perlengkapan alat solat, termasuk baju koko yang diperuntukkan bagi lima orang guru mereka yang merayakan Idul Fitri. “Sebagian bingkisan kita berikan untuk guru kita yang merayakan lebaran. Sebagian lagi, kita persembahkan juga buat jandanya kalau kebetulan guru kita itu sudah tidak ada,” imbuhnya. (mg1)

BAZ Kemuning Santuni 326 Mustahik


SRIWIJAYA POST Selasa, 7 September 2010

PNS Tewas Dilindas Truk ■ Usai Ambil THR di Kantor

SRIPO/TARSO

TERGELETAK — Jenazah korban tergeletak di tengah jalan dan ditutupi koran.

INDRALAYA, SRIPO — Romli Laminuddin (40), warga Dusun I Desa Arisan Jaya Kecamatan Pemulutan Barat tewas mengenaskan setelah dilindas truk tangki minyak CPO di Jalintim Indralaya-Kayu Agung tepatnya di KM 33 dekat Unsri, Senin (6/9) pukul 12.40. Kecelakaan maut itu ter-

jadi ketika korban sedang mengendari motor Honda Kharisma BG 5511 PE melaju di tikungan KM 33 Indralaya diduga hendak pulang ke rumahnya di Pemulutan Barat. Sedangkan dari arah berlawanan sebuah truk tanki bermuatan 14 ribu liter CPO, dari arah Timbangan menuju ke Kayuagung.

Truk tanki BH 8510 GI, dikemudikan Supriyanto (36) warga Lrg Bugis Kelurahan 3 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Lemabang Palembang. Diduga korban hendak menyalip kendaraan di depannya ketika berada di jalan agak menikung. Karena terlalu makan jalur kanan maka tabrakan tidak terhindarkan. Akibatnya korban mengalami pecah kepala hingga isi kepalanya berhamburan dan motornya ringsek berat tergeletak di tengah jalan. Menurut Supriyanto, saksi sopir truk tangki yang menabrak korban, tabrakan terjadi ketika korban hendak menyalib mobil angkot di depannya sehingga memakan jalur kanan. “Kecepatan aku biasa paling 40 atau 50 Km per jam, tapi dia ini hendak menyalib kendaraan angkot,” ujar Supriyanto sambil menunjukkan bkas rem kendaraannya di jalur yang benar kepada petugas Polantas Polres OI. Pengamatan Sripo, korban dalam posisi meringkuk di tengah jalan dengan kepala pecah, memakai baju dinas PU Pengairan OI di samping motornya. Korban yang baru dua tahun

Sehari Lima Rumah Terbakar SEKAYU, SRIPO — Kebakaran hebat menghanguskan lima rumah dalam kota Sekayu. Kebakaran yang diduga diakibatkan arus pendek listrik ini masingmasing menghanguskan empat rumah di dusun III desa Sukarame kecamatan Sekayu dan satu unit rumah di perumahan Griya Mulya Permai (GMP) Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu, Senin (6/9). Kebakaran bermula saat api menyambar kediaman Abubakar (43) disusun III desa Sukarame kecamatan Sekayu Pukul 11.00. Api dengan cepat menyambar kerumah tetangga sekitarnya yaitu Rizal, Lakoni dan Anwar. Petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar yang bahu membahu memadamkan api akhirnya dapat menguasai keadaan

SRIPO/AHMAD NAAFI

„ ke halaman 15

TERBAKAR — Salah satu dari lima rumah yang terbakar di kawasan komplek Griya Mulya Permai (GMP) Jalan GMP I RT 15 RW 05 Kelurahan Balai Agung Sekayu, Senin (6/9).

„ ke halaman 15

Emas 32 Suku Ikut Lenyap ■ Rumah PNS Puskesmas Kecurian PALEMBANG, SRIPO — Hanya 3,5 jam ditinggal, 23 suku emas yang tersimpan dalam lemari kamar hilang dicuri, Senin (6/9). Darnawati (43), masih terlihat syok saat melapor ke Polresta Palembang usai kejadian. Menurut penuturan warga Jl Gotong Royong Lr Teladan RT 32 No 3942A Kelurahan Demang Lebar Daun Ilir Barat I ini, saat itu rumah dalam keadaan kosong. “Saya sedang pergi ke Puskesmas Bambu Kuning sekitar pukul sembilan pagi. Pulangnya jam setengah satu siang. Saat pulang, pagar rumah sudah terbuka dan jendela juga. Rumah

SRIPO/TOMMY SAHARA

memang kosong, anak saya juga sedang bermain di rumah bibinya,” jelasnya saat berada di rumahnya. Darnawati masih terlihat syok saat menceritakan kasus pencurian tersebut. “Banyak mas hilangnya, ada emas saya 32 suku berupa gelang, cincin, kalung dan mainannya. Ada juga laptop Axioo anak saya, uang Rp 5 juta dan handphone Nokia,” ujarnya dengan wajah sedih. Istri Usman Gumanti (50), seorang kontraktor ini mengatakan bahwa pelaku masuk ke dalam rumah usai merusak kunci gembok pagar. “Jendela kamar anak aku Riko, sudah terbuka. Teralisnya saja sudah

PERIKSA — Anggota Polsek Sukarami Palembang melakukan olah TKP di rumah milik Indah Wardiningsih , Senin (6/9).

„ ke halaman 15

Suporter SFC Bentrok PALEMBANG, SRIPO — Dua kelompok suporter saling serang dengan melempar batu usai pertandingan tim kesayangannya SFC melawan Persiwa yang berakhir 2-0, Minggu (5/9). Entah siapa yang memulainya, namun Polresta Palembang menerima tiga laporan terkait kasus tawaruan tersebut yakni penganiayaan, pengeroyokan dan pengrusakan. Korban pertama yang melapor adalah suporter Si Manis yakni Firdaus (22), buruh, warga Jl Baru Telkom Rt 30 Talangubi Timur Muara-

enim. Pria ini harus menderita luka robek di kepala akibat terkena lemparan batu saat tawuran berlangsung usai pertandingan SFC VS Persiwa di Stadion Jakabaring. Dengan kepala yang masih mengeluarkan darah, korban melapor ke Polresta diantar beberapa temannya. Sepeda motor milik suporter Si Manis, yakni Andri Saputra (17), pelajar, warga Komp Azhar Blok C 6 No1 RT 2 RW 5 Kelurahan Kenten Banyuasin, diduga dirusak oleh suporter Si„ ke halaman 15

16

Pasutri Tewas di Perahu Ketek

■ Diduga Keracunan Gas CO2 INDRALAYA,SRIPO — Pasangan suami isteri (Pasutri) Amrul (28) dan Sartika (26) warga Desa Sembadak Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir tewas di dalam perahu ketek pasir mereka, Senin (6/9). Jenazah keduanya ditemukan Sunnah, ibu mereka sekitar pukul 04.00 subuh dalam perahu ketek yang beratap dan berdinding. Menurut Sunnah, pada jam 21.00 malamnya, Amrul dan Sartika pergi ke tongkang penyedot pasir mereka. Lalu menghidupkan mesin perahu ketek je-

nis diesel. Tanpa membuka jendela-jendela perahu ketek tersebut keduanya diduga tidur. Sementara asap yang keluar dari mesin berupa gas karbon dioksida (CO2) memenuhi ruangan dalam perahu sehingga meracuni keduanya. Sunnah yang mendapati keduanya sudah meninggal dunia langsung berteriak minta tolong sehingga warga berdatangan dan membawa keduanya ke Puskesmas Pemulutan. Kasus ini dilaporkan warga ke Polsek Pemulutan pukul 07.00 pagi dan petugas dari

Polsek Pemulutan melakukan identifikasi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. “Dugaan sementara ini, keduanya meninggal karena keracunan gas CO2 dari mesin ketek, karena saat tidur mereka tidak membuka jendela perahunya,” jelas Kasat Reskrim Polres OI, AKP Yuskar Effendi didampingi Kapolsek Pemulutan Iptu Hermansyah. Menurut Yuskar, pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan mayatnya keduanya sudah diambil keluarganya dari Puskesmas Pemulutan untuk dimakamkan. (trs)

Pembalap Liar Bonyok Dihajar Massa PRABUMULIH, SRIPO — Cecep Satrio (20), warga Jl Bukit Lebar, Gang Mawar Rt 02 Rw 04, Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan. Sabtu lalu (4/9) sekitar pukul 21.30 babak belur dihajar massa. Untungnya, nyawanya berhasil ditolong setelah petugas Sekuriti PT Pertamina EP Region Sumatera datang kemudian menyerahkannya ke petugas piket Satlantas Polres Prabumulih. Kejadian bermula saat buruh bangunan itu ikut balapan liar di depan Komplek Pertamina Prabumulih. Setelah, dua kali berkeliling dengan motor barunya yang berumur satu minggu secara kredit

itu, ia lalu mencari lawan. Nahas, saat motor yang dikendarainya menyenggol motor Torkis (30), warga Jl Mangga No 384 RT 04 RT 02 Kelurahan Muntang Tapus Kecamatan Prabumulih Barat yang membawa dagangan dan kebetulan melewati TKP. Akibatnya, motor korban oleng dan dagangannya berjatuhan. Melihat korban jatuh, Cecep langsung tancap gas. Korban yang masih dalam kondisi berdiri meninggalkan dagangannya untuk mengejar tersangka. Karena cukup tertinggal, korban lalu meneriaki tersangka maling. Teriakannya berbuah

pertolongan dari warga yang mendengar. Tersangka lalu menghentikan motornya di Jl Jend Sudirman Bawah Kemang. Warga yang kesal dengan aksi jambret jalanan yang belakangan sering beraksi tanpa banyak bicara memukul mukanya hingga babak belur. Tidak hanya di situ, warga yang kesal sempat menelanjangi korban dan mengancam membakar korban. Beruntung, petugas keamanan Pertamina yang melihat keramaian di lokasinya segera mendekat dan menyelamatkan tersangka. Kejadian itu kemudian dila-

porkan ke Polsek Prabumulih Timur. Cecep dan sepeda motor barunya kemudian diangkut ke Mapolsek Prabumulih Timur. Di hadapan petugas, tersangka mengakui tuduhan kepadanya. Ia tidak menduga bakal menjadi sasaran massa. Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Mirzal Alwi SIk melalui Kasat Lantas, AKP Yudha Indra Irawan SH didampingi Kanit Lakalantas, Ipda Harun HS mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dan mengamankan tersangka. “Kita masih kembangkan kejadian ini dengan perampokan bermotor,” ujarnya. (cr2)

Sriwijaya Post Edisi Selasa 7 September 2010  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you