Page 1

KAMIS 6 SEPTEMBER 2012

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

MANAGED BY

ECERAN RP 2.000

24 HALAMAN

SRIPO/ZAINI

TUTUP JALAN — Ratusan truk angkutan batu bara menutup ruas Jalan Ade Irma Nasution dan Jl Kapten Tendean, ketika melakukan unjuk rasa menolak BBM non subsidi di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (5/9).

Alex Terpaksa Jalan Kaki � Kantor Gubernur Dikepung Ratusan Truk � Sopir Angkutan Batubara Tolak Pakai BBM Non Subsidi PALEMBANG, SRIPO — Ratusan sopir angkutan batu bara menggelar un-jukrasa di halaman Kantor Gubernur Sumsel untuk menolak penggunaan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, Rabu (5/9). Mereka bahkan membawa serta truk angkutan batu bara dan memarkirnya di jalan yang mengelilingi kantor tersebut. Akibatnya, Jl Ade Irma Nasution dan Jl Kapten Tendean tidak bisa dilalui, sementara sebagian Jl Kapten Anwar Sastro dan Kapten A Rivai (depan dan belakang kantor gubernur) membuat sempit jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas. Bahkan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang hendak masuk kantor pun terpaksa jalan kaki karena mobil BG 1 terhalang truk. Massa yang tergabung dalam Asosiasi Transportir

Batubara dan Perkebunan (ATBP) ini kemudian berkumpul di halaman kantor gubernur sambil berorasi untuk menyampaikan maksud kedatangan mereka. Dengan sejumlah atribut dan perlengkapan se-

perti bendera, spanduk dan sejenisnya, massa meneriakkan tuntutan agar Gubernur Sumsel membantu memperjuangkan keinginan mereka. Koordinator massa, Deli Lany mengatakan, pem-

Analisis DR DIDIK SUSETYO Pengamat Ekonomi dari Unsri

Perlu Regulasi Jelas dan T egas Tegas

berlakukan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 tahun 2012 tentang larangan angkutan perkebunan dan pertambangan menggunakan solar bersubsidi terhitung pada 1 September lalu, membunuh perekonomian sopir angkutan batu bara di Sumsel. Menurut dia, sejumlah pihak sudah salah kaprah dalam menanggapi Permen tersebut.

Jika yang dilarang menggunakan BBM bersubsidi kendaraan operasional

„ ke halaman 7

PERATURAN Menteri (Permen) ESDM No 12 Tahun 2012 tentang pengendalian penggunaan bahan bakar minyak (BBM), menurut saya secara substansi sudah jelas. Industri pertambangan dan perkebunan dilarang menggunakan BBM (solar) bersubsidi sejak 1 September lalu. Namun pada kenyataannya di Sumsel timbul gejolak di tengah masyarakat, khususnya mereka yang berhubungan langsung dengan angkutan di luar penguasaan

Siswa SMA Dirampok Teman Sendiri

„ ke halaman 7

Itu Kembaran Saya

DULMULUK, kesenian dan kebudayaan lokal Sumsel, yang ditampilkan pada acara launching film Gending Sriwijaya di Griya Agung, Palembang, Rabu (5/9) pukul 20.00, membuat artisartis ibu kota terpana. Bahkan, Julia Perez (Jupe) selaku salah satu artis pengisi film tersebut, tidak kuasa menahan tawanya. “Perkenalkan. Nama saya Julia Perez. Yang berada di bawah adalah kembaran saya,” ujar seorang pelakon Dulmuluk, yang membuat Jupe tidak kuasa menahan tawanya. Logat Palembang yang ditampilan para pelakon Dulmuluk membuat mata dan telinga Jupe tidak luput satu adegan pun dari pertunjukkan tersebut. Melihat seorang pelakon transeksual yang memerankan dirinya, mantan kekasih Gaston Castano ini langsung bertepuk tangan dan menempelkan kepalanya ke bahu Mathias Muchus karena malu melihat penirunya di atas panggung. Pada film Gending Sriwijaya, Jupe memerankan peran yang lain dari biasanya. Jika kita mengenal Jupe selalu berakting feminim, lucu, penakut, dan sebagai wanita penggoda, maka dalam film ini Jupe dituntut untuk

KAYUAGUNG, SRIPO — Edo Purnomo (16), siswa SMA Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tewas mengenaskan setelah dihujani tusukan sebanyak sembilan liang di sekujur tubuhnya. Hujanan tusukan tadi dilakukan oleh tersangka Ujasman bin Ahyar (19) warga Desa Darat Kecamatan Pangkalan Lampam. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Desa Lebung Batang, Kecamatan Pangkalan Lampam, OKI, Selasa (4/9) pukul 14.00. Namun berkat kesigapan petugas, akhirnya tersangka yang sempat melarikan diri itu berhasil diamankan di Polsek Tulung Selapan, Selasa (4/9) pukul 21.00.

tampil sedikit macho. Ia dituntut menunjukkan kebolehannya dalam melakonkan akting bersilat, suatu akting yang mungkin belum pernah kita lihat sebelumnya. Kita mungkin hanya melihat Jupe bersilat sewaktu ia bertengkar dengan Dewi Persik. “Sedikit sulit memainkan adegan silat pada film ini. Namun, karena saya pernah belajar silat sewaktu kecil, jadi tidak terlalu sulit untuk memainkannya,” ujar Jupe, yang memerankan tokoh Malini dalam Gending Sriwijaya. Dari trailer yang ditampilkan, Jupe mengena „ ke halaman 7

Kerja dengan Cara Luar Biasa

SRIPO/ZAINI

PALEMBANG, SRIPO — Kemajuan Kota Palembang saat ini harus diakui tidak lepas dari tangan dingin Walikota H Eddy Santana Putra. Ketika ditanya, Eddy pun mengungkapkan kiatnya membangun kota yang dulunya identik dengan kriminal dimana

Gabung Klub AS

GUNA mengantisipasi crowded-nya Bandara International SMB II Palembang yang saban tahun musim haji dibanjiri keluarga, pengatar CJH (Calon Jemaah Haji) hingga membuat kesan kumuh, pihak PT Angkasa Pura II (Persero) Palembang akan menindak tegas bagi pengunjung yang tidak patuh. “Kita sudah siap schedule semua lini peralatan, SDM dan lain-lain sebagai persyaratan lainnya. Untuk penerbangan haji pertama dilaksanakan 21 September ini. CJH masuk asrama sekaligus penimbangan barang 20 September. Agar tidak crowded, macet dan terganggu serta „ ke halaman 7

„ ke halaman 7

Kiat Eddy Bangun Palembang

JULIA PEREZ

Tindak TTegas egas Pengantar CJH

Berdasarkan informasi, motif terjadinya pembunuhan ternyata dilatarbelakangi perampokan. Saat itu tersangka tengah mengincar sepeda motor jenis Kawasaki Ninja Profit warna putih milik korban. Karena sama-sama saling mengenal, tersangka cukup menunggu korban di tengah jalan saat pulang sekolah. Ketika itu kebetulan korban pulang sendiri, lalu tersangka menyetopnya untuk minta diantar ke rumahnya. Tanpa menaruh curiga, korban pun tidak keberatan ditumpangi tersangka. Berjalan sekitar 20 Meter, persisnya di tempat sepi, di Desa Lebung Batang, Keca-

Washington ExJAKARTA, SRIPO aminer, misalnya, — Berita Andik memberi judul “InVermansyah yang donesian midfielder akan melakoni try to train with D.C. out di Klub Liga United” untuk tulisAmerika Serikat an tentang Andik atau Major League yang dimuat Rabu Soccer (MLS), Wa(5/9). Di sana diseshington DC Unibutkan Andik akan ted, ternyata bukan tiba 10 September kabar bohong. TRIBUNNEWS untuk menjalani laBuktinya, media- Andik Vermansyah tihan selama bebemedia di AS, terurapa minggu. tama terbitan ibu kota, mulai Mereka juga melaporkan ramai membicarakan kedatangan bintang muda Timnas Indonesia ini. „ ke halaman 7

wong Palembang sendiri malu menyebut dirinya berasal dari kota Palembang. “Fokus dan kerjakan dengan cara luar biasa, itulah yang saya lakukan sejak saya menjabat walikota tahun 2003 lalu,” katanya da„ ke halaman 7

SRIPO/ZAINI

BERI SAMBUTAN — Walikota Palembang H Eddy Santana Putra (kanan) didampingi istri memberikan sambutan pada acara halal bi halal dengan pimpinam media lokal dan insan pers Sumsel di kediamannya, Rabu (5/9) malam.


2

SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

SALAM SRIWIJAYA

Kebijakan BBM Vs Kepentingan Pengusaha LAGI-lagi persoalan bahan bakar minyak (BBM) mencuat ke permukaan. Sejak 10 tahun terakhir media massa terus menggulirkan pemberitaan soal rencana kenaikan tersebut, tak terkecuali eksesnya di masyarakat. Kenaikan harga BBM pun terus dilakukan, baik yang berupa kebijakan umum maupun parsial. Seperti yang sekarang ini sedang terjadi, melalui Permen ESDM No 12 tahun 2012 pemeriah melarang angkutan perusahaan perkebunan dan perusahaan tambang, menggunakan solar (BBM) bersubsidi. Lewat kebijakan ini maka truk-truk dan angkutan kedua sektor tersebut harus menggunakan solar nonsubsidi, yang harganya jauh lebih mahal dari solar subsidi. Tentu kebijakan itu mendapat tantangan dari para perusahaan kedua sektor tersebut, sehingga kemarin (5/9) mereka menggerakkan para sopir untuk menggelar aksi ke kantor Gubernur Sumsel, menyampaikan aspirasi menolak kebijakan tersebut. Berbagai kalangan pun seakan berlomba membicarakan seputar kenaikan harga BBM khusus truk perkebunan dan pertambangan tersebut. Menurut versi mereka yang menggelar aksi kemarin, menilai kenaikan BBM tersebut akan semakin mempersulit ekonomi mereka. Kalau kita mau jujur, tentu kebijakan pemerintah tersebut sudah berdasarkan kajian cukup matang, mengingat perusahaan angkutan batubara dan perkebunan merupakan masuk kategori industri. Sehingga mereka sangat layak untuk menggunakan solar nonsubsidi. Apalagi tidak semua perusahaan perkebunan yang diberlakukan, hanya perusahaan perkebunan besar. Tentu sebagai industri sudah pantas tidak menggunakan solar subsidi, tinggal bagaimaman biaya yang mereka keluarkan disesuaikan dengan biaya angkut. Hal ini juga bagian dari partisipasi perusahahan terhadap negeri ini yang sedang kesulitan bahan bakar. Namun demikian, di sisi lain pemerintah dan Pertamina juga harus memikirkan agar industri ini tetap eksis. Sementara kebijakan soal harga BBM pun harus menjadi perhatian serius, mengingat saat ini disparitas harga BBM nonsubsidi dan subsidi relatif jauh, sehingga terkesan sangat besar biayanya jika mereka harus menggunakan solar nonsubsidi. Dari fakta itu, mestinya pemerintah tidak membuat isu penggunaaan BBM nonsubsidi tersebut berlarut-larut. Karena, kondisi negeri kita sekarang ini memang sangat rentan terhadap berbagai isu seputar ekonomi, yang semua itu disebabkan oleh kondisi perekonomian tak menentu, dan gentayangannya oknum-oknum yang memanfaatkan kondisi itu untuk mencari kepentingan pribadi. Setiap kali persoalan kebijakan BBM mencuat, maka yang menangis adalah rakyat kecil. Karena, manakalah terjadi kenaikan BBM, misalnya 15 persen, maka harga kebutuhan pun melonjak dua kali kali lipat dari prosentase kenaikan BBM itu sendiri. Sementara pendapatan yang mereka terima pun tak bertambah. Dan kebijakan BBM non subsidi bagi angkutan pertambangan dan perkebunan ini harus dilakukan secara baik, dengan segala persiapan infrastruktur di lapangan. Jangan sampai kebijakan itu malah membuat bingung pengusaha SPBU dan sopir angkutan. Teknis mendapatkan solar nonsubsidi itu harus dilakukan dengan baik pula, sehingga mengurangi ekses negatif di lapangan. **

POJOK Sembilan SPBU (satu di Palembang dan 8 di luar Palembang) disiapkan untuk truk batubara yang hendak mengisi BBM subsidi Dijamin ada lokasi kemacetan baru Sopir truk yang disewa perusahaan tambang batubara berunjukrasa di Pemprov Sumsel, mereka menolak larangan mengisi BBM non-subsidi Naikkan saja harga sewa truk Lagi, seorang napi bisa mengendalikan oknum sipir untuk mengedarkan narkoba Sudah jadi rahasia umum, dalam sel kebebasan bisa dibeli

Mahasiswa Tiap Hari Hirup Debu Kepada Yth Dishub Sumsel. Dengan hormat kami selaku mahasiswa Universitas Sriwijaya Indralaya sangat merasa kecewa dengan parahnya lalu lintas jalan Palembang-Indralaya. Tiap hari kami meng-

hirup debu dari jalanan yang rusak dan penuh oleh truk, macet parah yang bisa mencapai 8 jam hal ini sangat mengganggu aktivitas belajar kami mengingat universitas ini juga merupakan universitas terbaik

dan dambaan di Sumsel. Mohon kiranya bapak/ibu terkait segera menindaklanjuti masalah ini karena sudah sangat mengganggu. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. 085273548602

Diupayakan Kereta Api Mahasiswa JAWAB Kita selalu berupaya untuk menciptakan suasana nyaman bagi pengguna jalan di lintasan mana saja. Untuk kepentingan mahasiswa sendiri, kita mengupayakan kereta api khusus mahasiswa kembali beroperasi akhir September mendatang. Mudah-mudahana dengan beroperasinya kereta tersebut, mahasiswa tidak perlu lagi melintasi jalan Palembang-Indralaya, melainkan cukup dengan kereta api, sehingga lebih cepat dan lebih nyaman. (mg1) Ir H Sarimuda MT Kadishub Sumsel SRIPO/SDW

Sripo/Zaini

DICORET — Perbuatan warga iseng mengotori Halte Transmusi di Jalan Basuki Rahmat depan BLPT, Rabu (5/9).

KAMIS 6 SEPTEMBER 2012 19 SYAWAL 1433 H

ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 12.01 WIB : . ...15.16WIB :.... 18.04 WIB : ... 19.12 WIB

JUMAT 7 SEPTEMBER 2012 20 SYAWAL 1433 H

SUBUH : 04 .42 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo, DIREKTUR: Ir HM Soleh Thamrin, Bambang Hartono. PEMIMPIN UMUM: Ir HM Soleh Thamrin. . PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391.

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SRIWIJAYA POST Kamis,6September 2012

3

Tablet Bertelevisi lBisa Telepon Hingga Dengar Radio lProduksi Advan Terbaru PALEMBANG, SRIPO — Mega Store Computer kembali merilis tablet terbaru keluaran Advan yang kini dilengkapi televisi. Pengguna bisa bebas menonton tanpa menyedot pulsa sama sekali. “Tinggal diklik dan langsung nonton. Tidak perlu upload lagi melalui internet yang menyedot pulsa, karena fasilitas televisinya langsung yang dibenamkan dalam Vandroid T2V,” kata Direktur Operasional Mega Store Komputer, Yuli Setiawan kepada Sripo, Rabu (5/9). Pengguna dijamin puas menonton televisi karena kapasitas baterai bisa bertahan empat hingga lima jam jika dipakai full. Namun jika hanya dipakai untuk akses biasa, mampu bertahan enam hingga tujuh hari. Ini karena kapasitas baterainya capai 4000 mAh, kapasitas terbesar yang dimiliki tablet saat ini. Tidak cukup sampai disitu, tablet yang didukung dengan layar tujuh Inchi ini juga bisa dipakai untuk menelepon hingga men-

dengar radio dengan dukungan headset berkapasitas tinggi. Adopsi touchscreen sudah mengusung kapasitas dengan sistem dual camera dan Hifi audio. Didalamnya, lanjut Yuli, dibenamkan pula frekuensi android 2,3 gingerbread dengan internal memory 512 MB dan sisi dimensi 196,5 mm. “Ini yang terlengkap saat ini,” katanya. Makanya, lanjut Yuli, dengan kecepatan akses internet dan kebebasan menonton televisi, tak salah jika jenis ini masuk dalam jajaran tablet terlaris di Indonesia. Bahkan dari pabrikan hanya dijatah 150 unit untuk Palembang. “Jumlahnya terbatas, siapa cepat dia dapat. Untuk harga perunitnya Rp 1,299 juta,” katanya. Pembelian hingga Minggu (8/9) diberikan bonus dengan kartu 3 dan memori empat giga, internet satu tahun gratis dengan kuota akses hingga 600 mega. (why)

Ponsel Besutan Nokia

WP8 Miri Pemutar Musik Zune

SRIPO/DEWI HANDAYANI

TELEVISI — Tiga Karyawan Mega Store Komputer menunjukkan contoh tablet produksi Advan yang kini dilengkapi televisi, radio, bluetooth dan fasilitas lainnya seharga Rp 1,229 juta. Foto diambil Rabu (5/9) kemarin.

DALAM hitungan jam, Nokia dikabarkan akan memperkenalkan dua seri Lumia terbaru dengan sistem operasi Windows Phone 8. Belum dua seri Lumia di atas dibuka tabirnya, sudah tersiar kabar bahwa Nokia sudah mengembangkan seri Lumia lainnya.Menurut The Verge, smartphone yang sedang dikembangkan oleh Nokia memiliki nama kode “Zeal”. Zeal akan hadir dengan sistem operasi Windows Phone 8.Zeal kabarnya akan memiliki desain yang mirip dengan Zune, perangkat pemutar musik milik Microsoft, dengan desain unibody khas Nokia. Microsoft Zune Sebelumnya, Nokia diketahui se-

dang mengembangkan smartphone low-end yang memiliki nama kode “Glory”. Zeal diprediksi akan diposisikan di kelas mid-end. Zeal akan memiliki layar berukuran 4,3 inci. Perangkat yang satu ini memiliki prosesor dual-core dengan clock speed 1.0GHz dan RAM 512MB.Nokia Zeal memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 8GB. Jika pengguna tidak puas dengan kapasitas tersebut, mereka bisa menambahkannya dengan menggunakan microSD. The Verge memprediksi, jika Zeal tidak akan diperkenalkan malam ini, kemungkinan besar smartphone ini baru meluncur pada awal tahun 2013.(kompas.com/The Verge)

Perang Tablet Makin Sengit

MICROSOFT Surface Touch Cover, penutup sekaligus keyboard dan touchpad untuk tablet Surface besutan Microsoft

PERSAINGAN yang ketat dalam bisnis komputer tablet akan dimulai tahun 2012 ini. Tablet bisa menjadi perangkat yang membawa perubahan besar dalam ak-tivitas menggunakan komputer. Tablet bukan lagi sebuah komputer tipis dalam genggaman, yang dinavigasi melalui sentuhan jari. Perusahaan teknologi ramai-ramai memperluas definisi tablet. Ada perusahaan yang terobsesi memanfaatkan tablet sebagai buku digital. Ada pula yang me-mak-simalkannya untuk menunjang produktivitas. Tak heran

jika di masa depan tablet akan disertai dock papan ketik (keyboard). Berikut adalah perusahaan-perusahaan teknologi yang terlibat “perang” besar bisnis tablet tahun ini. Apple akan merilis iPad Mini untuk memperluas pasar. Steve Jobs pernah menolak ide pembuatan tablet berukuran 7 atau 8 Inci. Namun persidangan Apple vs Samsung di Amerika Serikat, mengungkap fakta bahwa Jobs telah merestui tablet yang lebih kecil ukurannya. Di akhir tahun ini, kuat diduga Apple bakal me-

luncurkan tablet iPad Mini yang berukuran di bawah 8 inci. iPad Mini akan dijual dengan harga yang terjangkau, untuk menjangkau segmen konsumen menengah. Google Nexus 7, agar layanan web Google dipakai Google selaku pemilik sistem operasi mobile Android, telah membuat tablet berukuran 7 inci bernama Nexus 7. Selain model Wi-Fi, Google akan membuat Nexus 7 dalam versi 3G. Google ingin agar pengguna Nexus 7 memakai layanan webnya secara maksimal, seperti GMail, Google+, dan toko online

multimedia Google Play, yang di dalamnya mencakup konten buku, video, musik dan aplikasi. Microsoft Surface yang masih mencari strategi Tak hanya Google, Mi-crosoft pun membuat tablet sendiri bernama Surface. Ia berjalan dengan sistem operasi Windows 8 (untuk tablet berarsitektur prosesor Intel) dan Windows 8 RT (untuk tablet berarsitektur prosesor ARM). Untuk menunjang produktivitas kerja, Microsoft membekali Surface dengan dock papan ketik (keyboard). Para mitra Microsoft seperti

Sony, HP, Dell, dan Samsung, juga membuat tablet Windows 8 yang dibekali dock keyboard. Dock keyboard seakan menjadi jawaban atas kegelisahan para profesional yang kurang nyaman dengan fungsi layar sentuh tablet selama ini. Amazon perlu tablet untuk melindungi bisnis online Tablet Kindle Fire besutan Amazon memang tak masuk pasar Indonesia. Tapi di Amerika Serikat, Kindle Fire meraih pangsa pasar cukup besar, bahkan mampu bersaing dengan iPad. (komas.com/ Business Insider)


4

SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

Ayo Gabung Dance Like Agnes ● Bareng Simpati Telkomsel

SRIPO/ZAINI

DANCE LIKE AGNES – Service Manager PT Telkomsel Regional Sumbagsel, TS Parlindungan (kiri) dan Manager Grapari Telkomsel Palembang, Riki A Setiawan memperlihatkan contoh kartu perdana simPATI Dance Like Agnes pada jumpa pers, Rabu (5/9).

PALEMBANG, SRIPO – Telkomsel menantang remaja Palembang mengikuti kompetisi dance gaya Agnes Monica. Pemenangnya akan diajak konser bareng Agnes pada Desember mendatang di Jakarta. “Jadi siapa yang berani, ayo joget gaya Agnes Monica lalu upload dalam website simpati, kirim. Nanti managemen Agnes yang akan langsung menilai,” kata

Head of Branch Palembang Department, Riki A Setiawan dihadapan wartawan, Rabu (5/9). Lebih lanjut menurut Riki, kompetisi ini dikemas dalam Dance Like Agnes untuk Indonesia. Ini, lanjut dia, merupakan kompetisi dance untuk mencari 20 pemenang di tingkat nasional. Mereka yang terpilih akan ikut menjadi dancer pada konser Agnes Monica di bulan Desember 2012 mendatang.

Untuk mengikuti kompetisi ini, peserta cukup mengakses www.DanceLikeAgnes.com. Pada proses berikutnya, mereka diminta untuk mengunggah (upload) hasil karya video dance mereka sendiri. Video dance yang dikirim merupakan video yang dikreasikan dengan beberapa gerakan Agnes Monica yang muncul pada iklan simPATI di televisi. “Peserta dapat mulai mengirim video dance pada

5 September 2012. Dari seluruh video yang masuk, Agnes Monica akan memilih 200 video terbaik yang nantinya akan dipilih oleh publik melalui microsite www.DanceLikeAgnes.com,” kata Riki. Sebanyak 20 pemenang dengan vote/like terbanyak akan mengikuti proses pelatihan bersama Agnes Monica dan NEZindaHOOD di Jakarta. Selain itu, masing-masing pemenang juga akan mendapat-

kan berbagai hadiah berupa Samsung Galaxy S3, uang tunai Rp 10 juta, saldo T-Cash sebesar Rp 5 juta, pulsa simPATI senilai Rp 5 juta, dan paket internet 1 GB/ bulan selama 1 tahun. “Telkomsel menyadari bahwa jumlah pengguna mobile internet di Indonesia terus bertambah seiring dengan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi maupun hiburan terkini. Kompetisi Dance Like Agnes merupakan salah satu tools bagi kami untuk memberikan gambaran wujud keceriaan dan gaya hidup penuh mobilitas, yang diidentikkan dengan karakteristik pengguna simPATI,” kata Riki. Selain itu Telkomsel juga memberikan promo spesial bagi pelanggan simPATI berupa paket internetan sebesar 2GB dengan harga Rp 60.000 selama 45 hari dengan kecepatan hingga 7.2Mbps. Pelanggan juga bisa menikmati paket internetan sebesar 500MB hanya dengan Rp 20.000 untuk 30 hari. Dengan kedua pilihan paket tersebut, kini pelanggan simPATI dapat melakukan asyiknya chatting, browsing, social networking, email, upload, dan download di ponsel cukup dengan mengakses *999#. (why)

Musthofa Jabat Dirut PT Pusri PALEMBANG, SRIPO – Ir Musthofa akhirnya resmi menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. Bisa dibilang ini adalah kenaikan pangkat bagi Musthofa, sebab sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Teknik & Pengembangan PT Pupuk Indonesia (Persero). Demikian rilis yang diterima Sripo, Rabu (5/9). Disebutkan, pengangkatan ini berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang berlangsung di Jakarta pada 3 September lalu. Musthofa ini menggantikan posisi Drs Eko Sunarko, Akt MM yang menjabat Dirut PT Pusri sebelumnya, sedangkan Eko Sunarko saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda. Dalam rapat ini juga dilakukan mutasi terhadap pejabat Direktur SDM & Umum, yang semula dija-

bat oleh Irwansyah kini diserahterimakan kepada M Romli HM dari PT Mega Eltra. Irwansyah saat ini dipercaya pemegang saham menjadi Direktur SDM & Umum di PT Petrokimia Gresik. Rotasi dan mutasi pejabat juga terjadi di lingkungan Direktorat Komersil. Ir Bambang Lesmoko, MMBAT dari PT Pektrokimia Gresik dilantik sebagai Direktur Komersil PT Pusri Palembang, menggantikan Hilman Taufik yang kini memegang jabatan baru sebagai Direktur Operasi Mega Eltra. Selanjutnya, pergantian juga terjadi dijajaran Dewan Komisaris. Achmad Tossin Sutawikara menjadi Komisaris PT Pusri Palembang menggantikan I. Indra Jaya HM. Sedangkan Direktur Produksi dan Direktur Teknik & Pengembangan tidak mengalami perubahan. Masing-masing tetap dijabat oleh Ir Djohan Safri, MM dan Ir Benny Haryoso, MT. (cw2/rel)

Susunan Direksi PT Pusri ◗ Ir. Musthofa, Direktur Utama ◗ Ir. Bambang Lesmoko, Direktur Komersil ◗ M Romli HM, Direktur SDM & Umum ◗ M Djohan Safri, Direktur Produksi ◗ Benny Haryoso, Direktur Teknik & Pengembangan Dewan Komisaris: ◗ Letjen TNI (Purn) H Burhanudin Amin, SE, Komisaris Utama ◗ Dr Ir Siti Nurbaya Bakar, MSc, Komisaris ◗ Ir H Maulana Joesoef Singedekane, MMSE, Komisaris ◗ Prof Amzulian Rifai, SH LLM PhD, Komisaris ◗ Drs Achmad Asyik, MM, Komisaris ◗ Achmad Tossin Sutawikara, Komisaris


SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

5

Satu Kolam Renang Rp 100 Juta ● Beli Rumah Bonus Kolam Renang ● Sisa Lima Unit PALEMBANG, SRIPO – Tidak hanya menghadirkan desain rumah yang unik dan mengedepankan unsur minimalis, kini perumahan Kencana Hati 8 di Jalan Demang Lebar Daun memberikan sentuhan lain dengan menyiapkan satu unit kolam renang tiap rumah. Pembangunan kolam saja telan dana Rp 100 juta. “Terus terang dari 30 unit rumah, tersisa lima unit lagi. Untuk lima unit inilah kita gratiskan kolam renang,” kata Owner CV Sehati Property, Kgs Syaiful Fadly di ruang kerjanya, Rabu (5/9). Dia menyebutkan bonus kolam renang ini adalah terobosan baru yang dibuat managemen untuk memberikan kepuasan lebih kepada konsumen, karena harga jual rumah tidak naik alias

tetap. Mengapa hanya diberi lima unit, menurut Syaiful karena stok rumah yang tersisa kebetulan memiliki tanah luas sehingga sangat pas jika kelebihan itu dimanfaatkan untuk kolam renang, apalagi saat ini kebutuhan masyarakat akan fasilitas ini sudah tinggi. “Kolam renang pribadi kini sudah jadi tren, di samping itu olahraga ini termasuk ringan namun disenangi,” katanya. Adapun tipe yang ditawarkan adalah tipe 140 dengan luas tanah hingga 150 Meter persegi. Besaran kolam renang yang digratiskan capai 3x8 Meter persegi seharga Rp 900 juta. Kelebihan kolam renang, lanjut dia, sirkulasi air sama seperti kolam renang hotel. Ada skimer, inlight (pembersih air otomatis dengan

sistem pompa besar,red). “Artinya saat dibersihkan tidak perlu dikuras tinggal disedot, kotoran langsung masuk. Tiga tahun bocor, diperbaiki gratis. Ini garansi yang kita berikan,” katanya. Selain itu, pihaknya juga menerima order pembuatan kolam renang rumah. “Untuk harga tergantung luasan dan fasilitas, minimal Rp 100 jutaan,” katanya. Secara umum, saat ini pasar properti masih sangat tinggi. Selama masih banyak pasangan yang mau menikah kebutuhan rumah masih tinggi. Sekarang, kata dia, “Wong beli rumah tak hanya hunian tapi investasi. Bahkan ada konsumen kita beli dua tiga rumah disini,” katanya. (why)

HARIAN KOMPAS/PRIYOMBODO

MENCOLOK – Lonjakan harga apartemen sudah diketahui sejak setahun belakangan, namun kenaikan harga paling mencolok tampak pada kuartal II tahun ini.

Harga Apartemen Melonjak 20 Persen!

● Tarif Sewa Perkantoran pun Naik JAKARTA, SRIPO – Harga apartemen di kawasan Central Business District (CBD) Jakarta naik hingga 20% pada kuartal II tahun ini. Dari hasil temuan itu terungkap, lonjakan harga apartemen sudah diketahui sejak setahun belakangan, namun kenaikan harga paling mencolok tampak pada kuartal II tahun ini.

Temuan kenaikan harga itu disampaikan oleh konsultan properti Colliers International dalam siaran persnya, Selasa (4/9). Colliers memaparkan, dari harga jual apartemen sebelumnya Rp 22,9 juta per meter persegi (m2) naik menjadi Rp 27,5 juta per m2. Associate Director Research Service Colliers International Ferry Salanto menyatakan, kenaikan ini paling banyak

dipengaruhi oleh naiknya harga tanah di kawasan CBD. Selain itu, sebagian besar apartemen baru dan yang akan dibangun, khususnya di CBD sudah tersewa dengan harga bagus. “Lokasi paling banyak pertumbuhan apartemen dari tahun ke tahun adalah Jakarta Selatan. Tercatat kenaikan jumlah apartemen pada kuartal II mencapai 9,5%,” papar Ferry.

Sementara itu, untuk harga jual apartemen di luar daerah CBD, kenaikan harga tercatat sekitar 17,2 juta per m2 menjadi Rp 18,8 juta per m2. Tercatat pada kuartal dua ada penambahan 6.168 unit apartemen baru di Jakarta. Hal tersebut menambah total apartemen di Jakarta menjadi 115.928 unit.(kompas.com)

Sharp Service Corner Hadir di Palembang

● Terobosan PT Sharp Elektronics JAKARTA, SRIPO – PT Sharp Elektronics Indonesia (SEID) siap menggebrak pasar di Palembang dengan meluncurkan Sharp Service Corner (SSC) yang melayani perbaikan produk dalam waktu sehari. SSC untuk pertama kali akan beroperasi di Kota Palembang yakni di Palembang Indah Mall Lt 1, Jl Letkol Iskandar dan dapat dihubungi di nomor telepon

0711-7623162. “Pemilihan Kota Palembang sebagai basis Sharp Service Corner dilatarbelakangi oleh tingginya penjualan produk-produk Sharp di kota ini. Dimana Sharp Service Corner (SSC) tidak hanya memberikan jasa pelayanan perbaikan, namun juga memberikan edukasi mengenai penggunaan dan teknologi terbaru dari pro-

duk-produk Sharp, sehingga konsumen dapat mengoptimalkan penggunaan produk di rumah mereka,” ungkap Darwin Chen Branch Manager Palembang, PT SEID. Konsumen dapat dengan mudah mengakses jasa perbaikan produk dan konsultasi gratis di Sharp Service Corner yang beroperasi mulai pukul 10:00 -19:00 WIB. Di Sharp Service Corner

(SSC), Sharp memberikan dua jenis pelayanan yaitu Carry In Service (pelanggan datang ke Sharp Service Corner) atau In Home Service (teknisi Sharp mengunjungi pelanggan). Carry In Service, lanjut dia, konsumen hanya membawa unit yang akan diservis dan akan ditangani secepatnya dengan ketentuan tersedianya spare-part dan waktu yang cukup. Jika tidak selesai pada hari tersebut, maka unit tersebut akan

dibawa ke Sharp Service Center untuk ditangani lebih lanjut. “Bagi konsumen yang tidak dapat membawa unit ke SSC, maka dapat mengajukan permohonan untuk kunjungan servis ke tempat mereka,” katanya. Selama masa peluncuran Sharp menggelar kegiatan promosi yang berlangsung dari tanggal 7-16 September 2012 yakni servis gratis dan diskon 50 persen spare part khusus untuk produk

keluaran tahun 2007 ke atas. Sementara itu, Ronald R Huwae, Customer Service Assistant General Manager PT SEID mengatakan Sharp akan terus mengkaji beragam formula penting di bidang customer service sehingga beragam program yang dihasilkan akan mampu memuaskan para pelanggan. “Kepuasan pelanggan sendiri merupakan upaya Sharp untuk terus merebut hati masyarakat Indonesia,” katanya.

Bedah Buku CT Tandai KGF Palembang 2012

● Workshop Guru TK/SD Ayo Menyanyi ● Lomba Paduan Suara Anak Berhadian Jutaan Rupiah PALEMBANG, SRIPO — Untuk kedua kalinya Kelompok Kompas Gramedia (KKG) Palembang menggelar Kompas Gramedia Fair (KGF) yang akan berlangsung 31 Oktober-3 November 2012 di PSCC atau GOR Kampus Palembang. Opening Ceremony GKF di Palembang ini ditandai dengan seminar bedah buku pengusaha sukses Chairul Tanjung, Rabu (31/10) pukul 09.00. “KGF ini sebetulnya agenda nasional digelar di seluruh kota besar di Indonesia. Ajang corporate KKG untuk semacam open house. Di Palembang sendiri ini yang kedua kalinya. KKG di Palembang ini sendiri ada Kompas, mosttv, GOBP (Gramedia of Book Publisher), TB Gramedia Atmo dan TB Gramedia PS Mal, Percetakan KG, HU Sriwijaya Post, Tribun Sumsel, Radio Sonora. Mengawali dan menandai opening ceremony KGF dengan seminar bedah buku Chairul Tanjung,” ungkap Ketua Panitia KGF Palembang 2012, Yohanes Beda, Senin (3/9). Untuk itu Yohanes mengajak mengunjungi dan mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar.

SRIPO/ABDUL HAFIZ

PANITIA KGF Palembang 2012 memberikan keterangan persnya di TB Gramedia Atmo, Senin (3/9/2012).

Meliputi kegiatan “Lomb Paduan Suara Anak atau Ayo Menyanyi” untuk kategori TK dan SD berlangsung 31 Oktober-2 November 2012. Untuk biaya pendaftaran Rp 250 ribu per grup. Kemudian “Tari Kreasi” untuk kategori TK dan SD berlangsung Sabtu (3/11) dengan biaya pendaftaran Rp 100.000 per grup. Lalu “Fashion Show Anak” untuk kategori TK dan SD yang berlangsung Minggu (4/11) dengan biaya pendaftaran Rp 35.000. Kegiatan lainnya lomba “Menggambar dan Mewarnai” yang berlangsung Minggu (4/11) terdiri dari tiga ketegori. Meliputi kategori A (TK

hingga kelas 1 SD untuk mewarnai), kategori B (kelas 2 SD hingga kelas 3 SD untuk mewarnai), dan kategori C (lomba menggambar untuk kelas 4 SD hingga kelas 6 SD). Untuk pendaftaran bisa ke TB Gramedia Jl Kolonel Atmo No 1301 Palembang Telepon 0711357733, TB Gramedia Palembang Square Jl An an rupiah. Juara diambil dari juara 1 hingga harapan 3. Untuk juara 1 TK sebesar Rp 5 juta plus sertifikat, medali, goodle bag. Begitu juga juara 1 SD mendapat uang Rp 7 juta plus sertifikat, medali, goodle bag. (fiz)

SEID kini memiliki 30 Kantor Cabang, 29 Service Center yang sudah mengoperasikan 39 Sharp Direct Service Station (SDSS), 246 Sharp Authorized Service Station (SASS), 20 Sharp Service Representative (SSR) yang tersebar di seluruh Indonesia, dua unit Sharp Mobile Service Station (SMSS), satu Sharp Service Corner (SSC), serta fasilitas Sharp Customer Service Mobile Application. (why/rel)


6

SRIWIJAYA POST Kamisn 6 September 2012

SRIPO/UDN

Meldi Sartono

Dokter Spesialis Kosong Pelamar

KPU Buka Lowongan PPK dan PPS

BANYUASIN — Sebanyak 12 jabatan dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi Tahun 2012 di Kabupaten Banyuasin, tidak ada pelamarnya. Kondisi ini bahkan sudah terjadi dalam tiga kali penerimaan CPNS. Karena itu, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Banyuasin berencana mengusulkan kekosongan jabatan ini kepada Kementerian PAN dan BKN pusat menjadi jabatan Dokter Umum dan guru SMK yang peminatnya lebih banyak. “Ke-12 jabatan kosong pelamar ini terdiri dari tenaga kesehatan untuk delapan formasi dokter spesialis dan empat jabatan guru SMK,” kata Kepala BKD Banyuasin, Drs Meldi Sartono dalam rapat persiapan pelaksanaan ujian kompetensi dasar yang dipimpin Asisten III Hazairin Zaini yang dihadiri Asisten I Husnan Bakti dan Asisten II Ir Rislani A Gaffa serta unsur muspida di ruang rapat bupati, Rabu (5/9). Dokter spesialis yang kosong pelamar itu, spesialis bedah, anastesi, THT, anak, penyakit dalam, radiologi dan spesialis kandungan. (udn)

BANYUASIN — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banyuasin mulai, mulai Kamis (6/9) hari ini membuka lowongan penerimaan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Banyuasin Juni yang dijadwalkan 6 Juni 2013 mendatang. “Pendaftaran dibuka 6-15 September 2012 di Sekretariat KPUD Banyuasin Jl Thalib Wali No.1 Pangkalanbalai,” kata Ketua KPUD Banyuasin, Yusarla SAg kepada Sripo, Rabu (5/9). Menurutnya, penerimaan PPK dan PPS ini sesuai dengan UndangUndang No.15 Tahun 2011 tentang penyelenggara pemilu dan peraturan KPU No.10 Tahun 2010. Bagi masyarakat yang berminat mendaftar, dengan persyaratan antara lain berusia 25 tahun, mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil, tidak menjadi pengurus partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan atau sekurang-kurangnya tidak menjadi pengurus parpol, dan persyaratan lainnya dapat dilihat di KPUD Banyuasin. (udn)

SRIPO/UDN

Yusarla

OKU Kekurangan Pupuk Bersubsidi ● ●

TTarget arget Sudah

P er sediaan 1 3.9 77 TTon on Per ersediaan 13.9 3.97 Direalisasikan 7 .8 70 TTon on 7.8 .870

BATURAJA, SRIPO - Petani di Kabupaten OKU terancam kekurangan pupuk bersubsidi. Pemicunya, hingga Juli 2012 ini dari alokasi persediaan pupuk bersubsidi yang ditargetkan sebanyak 13.977 ton, baru terealisasi 56,3 persen atau sekitar 7.870 ton. “Jumlah pupuk ini belum termasuk realisasi pupuk bersubsidi untuk Agustus dan September. Dengan sisa 6.107 ton pupuk bersubsidi sekarang ini dipastikan tidak akan mencukupi persediaan pupuk hingga akhir tahun 2012 sesuai alokasi yang ada,” kata Kabid Sarana Prasana Pertanian pada Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten OKU, Sambri SP MSi yang dihubungi Sripo, Rabu (5/9). Sambri menyebutkan, kekurangan pupuk ini juga diyakini karena permintaan pupuk bersubsidi meningkat, terutama saat musim tanam antara Agustus hingga Desember. “Guna mengan-

tisipasi kekurangan pupuk bersubsidi ini, kami akan mengajukan tambahan alokasi pupuk kepada Pusri,” kata Sambri seraya mengakui, pengalaman di Tahun 2011 lalu OKU mendapat tambahan alokasi pupuk sebanyak 1.500 ton. Menyinggung perkiraan jumlah kekurangan pupuk bersubsidi untuk kebutuhan petani hingga Desember 2012 mendatang, Sambri menegaskan, pihaknya belum memiliki data perkriaan angka yang pasti, namun sesuai dengan data lahan yang ada maka kekurangan alokasi akan meningkatdaritahun sebelumnnya yang hanya 1.500 ton pupuk. Data pada Dinas Pertanian dan Hortikultura, luas lahan sawah di OKU sekitar 5.353 hektare. Seketaris Dinas Pertanian dan Hortikultural Kabupaten OKU, John Herli SP MSi mengatakan, pasokan persediaan pupuk bersubsidi untuk Kabupaten OKU dari dua sumber, yakni PT Pu-

puk Sriwidjaya (Pusri) untuk pupuk urea sebanyak 13.977 ton per tahun, sedangkan dari Petro Kimia Gersik menyalurkan 3.624 ton pupuk bersubsidi. “Angka alokasi pupuk bersubsidi dari Petro Kimia Gersik ini melingkupi pupuk SP-36, ZA, NPK dan organik,” jelas John Herli seraya menambahkan, alokasi pupuk yang disalurkan itu terbagi empat kategori kebutuhan, yakni untuk tanaman pangan (TP), pupuk hortikulturan, pupuk perkebunan, pupuk perternakan dan perikanan. Khusus untuk pupuk perikanan, urai John Herli, alokasinya untuk tambak atau kolam ikan. “Pupuk bersubsidi alokasi dari Petro Kimia Gersik ini masih aman, sebab hingga kini realisasinya baru sekitar 25 persen. Kecuali pupuk jenis ZA sudah over, di mana hingga Juni sudah terealisasi 187 persen dari alokasi sebesar 134 ton,” tandasnya. (eni)

SRIPO/TOMMY SAHARA

PESERTA —Salah satu peserta gerak jalan dan Karnaval, melintas di Jl Mayor Ruslan Kota Lahat, Rabu (5/9).

Warga Berjejal Saksikan Karnaval LAHAT, SRIPO - Ribuan warga Kota Lahat tumpah ruah ke jalan raya, untuk menyaksikan kegiatan karnaval dan gerak jalan, Rabu (5/9) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat dalam rangkat memperingati HUT RI ke-67. Meski cuaca sangat terik, namun antusias warga tetap tak terbendung. Warga rela berdesakan di tepi jalan, demi melihat even yang sudah cukup lama tidak dilaksanakan itu. Sebagian warga rela naik ke atas pohon, agar bisa melihat konvoi dengan jelas.

Pantauan Sripo, ribuan peserta sudah memadati lapangan Seganti Setungguan, yang merupakan garis start. Mereka berasal dari berbagai latar belakang berbeda, mulai dari pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Mengengah Atas (SMA) sederajat, perguruan tinggi, anggota Paskibraka, instansi pemerintahan di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab Lahat, Perusahaan Pertambangan, dan perusahaan swasta yang ada di Kabupaten Lahat. Total ada 306 kelompok peserta, yang ambil bagian

dalam kegiatan yang sudah cukup lama tidak dilaksanakan di kota Lahat tersebut. Mereka mengunakan berbagai atribut, namun yang paling mencolok yakni peserta karnaval. Karena mengenakan aneka kostum yang menjadi perhatian, mulai dari pakaian adat, badut, pakaian pejuang, TNI dan Polri, hingga seperti orang gila dengan baju compangcamping. Barisan peserta yang cukup panjang tersebut, menyusuri ruas jalan protokol kota Lahat seperti Jl Kol Barlian, Jl Prof Emil Salim, dan Jl Mayor Ruslan II dan

II. “Di bawah sudah ramai, lebih baik di atas pohon biar lebih jelas, kata Andri (24), yang asyik nongkrong di atas pohon beringin di tepi Jalan Mayor Ruslan I. Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai yang menyaksikan acara itu hingga selesai, mengaku cukup terpesona dengan antusias peserta dan warga. Karena jumlah kelompok yang ikut serta cukup banyak, sementara warga rela berpanaspanasan agar bisa melihat kegiatan karnaval dan gerak jalan itu. (mg10)

SRIPO/EVAN HENDRA

HALAL BIHALAL — Sejumlah tokoh agama, masyarakat, adat, ormas pemuda dan LSM halal bihalal dengan jajaran Polres OKU Timur, Rabu (5/9).

233 Kasus Belum Tuntas MARTAPURA, SRIPO - Jajaran Kepolisian Resort (Polres) OKU Timur telah berupaya keras mengungkap dan menangani kasus yang terjadi sepanjang Tahun 2012 ini. Dari 398 kasus yang terjadi, baru 165 kasus yang terungkap dan berhasil diselesaiakan, atau baru tercapai 41,45 persen. Artinya, masih tersisa 233 kasus yang belum dituntaskan. “Penyebab kecilnya angka penuntasan kasus ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya keterbatasan personil yang ada,” kata Kapolres OKU Timur, AKBP Kristiyono Sik dihadapan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan dan LSM se OKU Timur pada acara Halal Bihalal di Aula Polres OKU Timur, Rabu (5/9). Dari 398 kasus yang ter-

jadi di wilayah OKU Timur ini, kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) mendominasi berjumlah 142 kasus, pencurian dengan kekerasan (Curas) 115 kasus, Narkoba 20 kasus, penipuan dan penggelapan 18 kasus, dan lainnya 40 kasus. Kapolres dengan kebesaran jiwa mengakui, dibandingkan dengan luas wilayah yang ada, personil Polres OKU Timur saat ini cukup terbatas untuk melakukan pengungkapan dan peningkatan keamanan. “Saat ini jumlah personil di jajaran Polres OKU Timur baru 510 anggota yang harus memback up seluruh wilayah,” jelasnya. Namun demikian, AKBP Kristiyono berjanji akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan keamanan di wilayah OKU Timur dengan melakukan

pendekatan serta bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat. Antara masyarakat dengan polisi harus saling bersinergi. Kapolres menambahkan, secara umum jumlah kasus kriminal di wilayah OKU Timur terbilang kecil dan masih bisa dikatakan daerah ini kondusif dengan berada pada 10 dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Sumsel yang memiliki angka kriminalitas lebih tinggi dibandingkan OKU Timur. Khusus kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) sepanjang Tahun 2012 di wilayah OKU Timur 71 kasus dengan korban meninggal 40 orang, luka berat 51 orang, luka ringan 20 orang , angka pelanggaran lalu lintas 3.696 kasus. Dari jumlah itu, 1.826 dilakukan tilang dan 1.870 teguran. (mg3)

BPBK Audit PT Ayek Besemah PAGARALAM, SRIPO - Penggunaan operasional perusahaan PT Ayek Besemah, yang dananya berasl dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pagaralam, diaudit langsung oleh Badan Pengawasan Keuangaan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumsel. PT Ayek Besemah merupakan pengelola perusahaan Air Mineral Pagaralam (ARPA) milik Pemkot Pagaralam itu sejak Tahun 2003 hingga 2006 dana operasionalnya dianggarkan melalui APBD sebesar Rp 2,3 miliar. “Dalam operasional dan pengelolahan perusahan ditemukan adanya ketidaksinkronan data, untuk itu sangat perlu dilakukan audit oleh BPKP,” kata Walikota Pagaralam, H Djazuli Kuris melalui Sekretaris Daerah (Sekda) H Syafrudin, Rabu (5/9). Diakuinya, Pemkot Pagaralam telah mengucurkan dana senilai Rp 2,6 miliar melalui APBD selama tiga tahun sejak 2003 hingga 2006. Namun dari penyetaraan modal Pemkot itu, hasil maupun produksi perusahaan tidak sebanding. “Diharapakan melalui audit ini akan diketahui secara jelas dan rinci sistem pengelolahan maupun penggunaan dana yang sudah dikucurkan. Dan bisa diketahui penyebab tidak sebandingnya modal dan pendapatan,” kata Sekda. Ketua DPRD Kota Pagaralam, Ruslan Abdul Gani menyambut upaya audit terhadap PT Ayek Besemah oleh BPKP. Karena selama ini banyak terjadi kesimpangan siuran dalam operasi dan pengelolahan air ARPA. “Apapun nanti hasil audit BPKP, diharapkan dapat diketahui secara jelas dan rinci tanpa ada yang ditutup-tutupi,” katanya. (mg16)

MUARAENIM, SRIPO - Kasus lahan tambang di wilayah Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat, antara PT Bukit Asam (Persero) Tbk dengan Pemkab Lahat, managemen PTBA akan tetap taat hukum dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada instansi terkait, dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “PTBA sudah menyerahkan seluruh berkas ke KPK mengenai lahan tambang yang disengketakan itu. Kami akan taat hukum, jadi semuanya kami serahkan proses hukum yang ditangani KPK,” tegas Komisaris Utama PTBA Fatrialis

Akbar, usai acara Halal Bilhalal di GOR PTBA Tanjungenim, Rabu (5/9). Mantan Menteri Hukum dan HAM ini menjelaskan, kemungkinan saat ini KPK masih melakukan penyelidikan atas berkas yang telah diserahkan PTBA. Karena sudah resmi dilaporkan ke KPK, maka PTBA tetap mematuhi proses hukum yang ada, dan biarkan KPK memprosesnya sesuai dengan aturan hukum yang ada. Seperti diketahui, 9 April lalu jajaran Direksi dan Komisaris PTBA telah melaporkan HN, mantan Bupati Lahat periode 2003-2008 ke KPK, terkait dugaan pida-

na korupsi. Direktur Utama (Dirut) PTBA, Milawarma memberikan reward naik haji bagi

TEBINGTINGGI, SRIPO - Pemasangan meteran atau KWH (Kilo Watt Hour) oleh instalatir mulai dikeluhkan warga. Selain menawarkan tarif tinggi hingga empat kali lipat dari tarif yang dipatok oleh PT PLN (Persero), instalatir tidak resmi ini juga diduga menggunakan bahan jaringan listrik yang tidak standar. “Kami sekitar dua minggu lalu baru pasang meteran (KWH) baru seharga Rp 4,5 juta. Tapi ada juga yang pasang Rp 2,5 juta atau lebih,” kata seorang ibu rumah tangga yang ditemui Sripo, Rabu (5/9). Disebutkan, harga pembelian termasuk pemasangan meteran baru yang ditawarkan instalatir bukan resmi jauh lebih mahal hingga empat kali lipat dari harga resmi. Seperti pemasangan meteran 6 Ampere dita-

warkan mulai Rp 2,5 juta hingga RP 3,6 juta. Sementara harga resmi dari PLN tidak lebih dari Rp 1 juta untuk satu titik pemasangan. Manager PLN Cabang Tebingtinggi, Supriyitno menghimbau agar masyarakat memasang listrik langsung ke tempat resmi, jangan melalui calo atau instalatir tidak resmi. Jika instalatir tidak resmi, selain harganya berbeda juga kualitas pekerjaannya tidak dijamin. Dikatakan, selain harga pemasangan resmi, untuk keselamatan dan keamanan pelanggan hal yang utama. Sehingga, untuk pemasangannya melalui proses, mulai dari survei kelayakan jaringan, tegangan listrik dan sebagainya. “Kabel atau jaringan listrik harus standar, untuk jaminan keamanan,” tandasnya. (st2)

Menang Terhormat Kalah Bermartabat

PTBA akan Taat Hukum ● Soal Kasus Sengketa Lahan

Instalatir Pasang Tarif Tinggi

16 karyawan teladan yang sebelumnya dipilih setelah melalui seleksi dari masingmasing jenjang. (ari)

SRIPO/ARDANI

SALAMI —Direktur Utama PTBA (Persero) Tbk, Milawarma menyalami 16 karyawan teladan yang diberikan reward naik haji pada acara Halal Bihalal jajaran PTBA, Rabu (5/9).

● Cawako Ikrarkan Pemilukada Damai LUBUKLINGGAU, SRIPO - Enam pasangan calon walikota/wakil walikota Lubuklinggau yang akan bertarung pada Pemilukada 20 Oktober 2012 mengucapkan ikrar Pemilukada Damai, yang dipandu oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lubuklinggau Umar Zipin Marbe, usai pengundian nomor urut di Ballroom Hotel Smart Lubuklinggau, Rabu (5/9). Ikrar Pemilukada Damai itu memuat 10 poin, di antaranya semua pihak akan menghormati dan menerima hasil Pemilukada yang telah ditetapkan oleh penyelenggara, serta siap kalah dan siap menang, menang terhormat kalah pun bermartabat. “Ikrar ini sifatnya sebagai pernyataan moral bagi seluruh pasangan calon peserta Pemilukada. Di mana, dengan adanya ikrar ini, semoga dijadikan pegangan bagi semua pihak agar dapat terselenggaranya Pemilukada Kota Lubuklinggau secara damai dan baik,” kata Ketua KPU Lubuklinggau,

Umar Zipin Marbe kepada Sripo usai acara. Berdasarkan hasil pengundian nomor urut yang digelar KPU dengan dihadiri seluruh pasangan calon dan simpatisan masing-masing, ditetapkan nomor urut 1 pasangan Sambas-Suherman, 2 pasangan Joko Imam Sentosa-Suparman, 3 pasangan Prana Putra Sohe-Sulaiman Kohar, 4 pasangan Akisropi Ayub-Akmaludin Mustofa, 5 pasangan Rustam Effendi-Irwan Evendi, dan nomor urut 6 pasangan Darmadi Djufri-Elven Asmar. Dengan telah ditetapkannya nomor urut pasangan calon walikota/wakil walikota Lubuklinggau, maka Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslukada) mulai melakukan pengawasan, terutama yang berkaitan dengan alat peraga masing-masing pasangan, seperti baliho, poster atau pun spanduk. Kurniawan, anggota Panwaslukada Kota Lubuklinggau menegaskan, setelah penetapan nomor urut, maka alat peraga pasangan calon akan ditertibkan.(zie)


SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

Arizal Bungkam dan Depresi PALEMBANG, SRIPO — Arizal (30), oknum sipir Lapas Merah Mata Klas IA Palembang yang dibekuk polisi lantaran berperan sebagai kurir narkoba, hingga kini kondisinya mengalami depresi. Bahkan Arizal yang terancam hukuman pidana 20 tahun penjara ini, masih tetap bungkam kepada petugas penyidik. “Arizal masih diperiksa petugas, kondisinya depresi lantaran merasa takut. Arizal masih tetap bungkam dan tidak mau bicara. Dia (Arizal) depresi, karena ingat dengan anak-anaknya,” ujar Kompol FX Irwan Arianto, Kasat Narkoba Polresta Palembang, ketika di temui di runag kerjanya, Kamis (5/9). Dikatakan FX Irwan, meskipun tersangka Arizal tetap bungkam, petugas penyidik menyimpulkan

Arizal merupakan sindikat dari jaringan narkoba yang terorganisir. Jaringan peredaran narkoba dikendalikan seorang narapidana (napi) yang mendekam di Lapas Merah Mata bernama Fajar. “Dari hasil typing (sadap) ponsel milik Arizal, Fajar mengendalikan Arizal sebagai kurir atau perantara. Dari hasil typing juga didapatkan, bahwa napi Fajar pernah beberapa kali berkomunikasi melalui ponsel dengan Sucai yang kini ditahan di Jawa,” ujarnya. Narkoba yang diedarkan Arzial atas perintah napi Fajar, Irwan mengatakan narkoba berasal dari Aceh. Bahkan jaringan narkoba yang dikendalikan napi Fajar, menjadikan Palembang sebagai pasar peredaran narkoba. Narkoba

masuk ke Palembang, melalui akses jalur darat. “Jaringan narkoba ini sangat rapi. Bahkan dalam waktu seminggu, jaringan ini bisa memasok narkoba jenis sabu-sabu sebanyak tiga sampai lima Kilogram. Sedangkan untuk ekstasinya bisa mencapai 20 ribu butir perminggunya,” ungkapnya. Irwan menegaskan, petugas penyidik secepatnya akan melakukan penyelidikan terhadap napi Fajar. Dipastikan napi Fajar merupakan pengendali Arizal dalam mengedarkan narkoba di wilayah Palembang dan sekitar. “Di Palembang hingga kini belum ada tempat yang dijadikan lab narkoba (pabrik). Pastinya petugas kini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk membongkar jaringan

narkoba ini,” tegasnya. Sementara itu ketika dikonfirmasi, Kabag Humas Kemnkumham Kanwil Sumsel Zakaria, mempersilakan pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut ke dalam ruang lingkup Lapas Merah Mata. “Kalau penyelidikannya mengarah ke salah seorang napi yang mendekam di LP, pihak Kemenkumham membuka ruang kepada petugas kepolisian. Kita terbuka dan tidak menutupitutupi,” ujarnya. Zakariah mengatakan, mengenai adanya napi yang bisa berkomunikasi dengan pihak di luar Lapas itu bisa saja terjadi. Dikarenakan pihak lapas menyediakan seperti telepon umum bagi para napi untuk berkomunikasi dengan keluarganya. (mg19)

Kerja dengan Cara Luar Biasa

daerah, Red),” terang Eddy sembari menambahkan untuk membuat kondisi PDAM seperti itu bukan suatu yang mudah tetapi butuh keberanian dan kerja dengan cara luar biasa, serta peran warganya. Saat ini 98 persen warga kota Palembang sudah membayar rekening air tinggal 2 persennya yang belum bayar karena persoalan teknis penghuni rumah. Selain itu, lanjut Eddy, Perusahaan Daerah (PD) Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) juga sudah mulai bekembang baik seperti membangun power plant. Menurut Eddy, pihaknya mengurus pembangunan power plant sejak enam tahun yang lalu. Selain air dan listrik, saat ini Eddy Santana juga sedang mengusahakan menambah Bus Rapid Trans Musi Palembang sehingga armadanya mencapai 220 bus. Dengan jumlah itu, sekitar 40 ribu warga Palembang akan terangkut. Belum lagi prestasi Palembang yang enam kali berturut turut meraih Piala Adipura, membuat Palembang menjadi kota menarik, bahkan dalam beberapa bulan mendatang sejumlah hotel akan bermunculan menambah gedung pencakar langit di Palembang. Untuk masalah kebersihan ini, Eddy mengaku tak

segan langsung menelepon pejabat yang bersangkutan. Misal ada pedagang kaki lima antara Bandara ke Jembatan Ampera, Eddy langsung menelepon camat setempat untuk mengaturnya. Juga ketika ada sampah yang hanya sebuah tas kresek, Eddy langsung menelepon anak buahnya, Kepala Dinas Kebersihan. “Jadi pejabat harus bisa melakukan pekerjaan dengan baik, kalau tidak ya harus mundur,” tegasnya. Eddy lalu mengungkapkan dia menjadi walikota hanya sampai Juli 2013 setelah itu dia pensiun dan ikut Pilkada Sumsel. “Saya harapkan jika nanti ada pelantikan Gubernur Sumsel pada Oktober 2013, sayalah orangnya yang dilantik,” kata Eddy disambut tepuk tangan hadirin. Jujur dan Bersih Disinggung soal pencalonannya pada Pilgub Sumsel 2013, Eddy Santana dengan tegas mengatakan dirinya maju melalui PDI Perjuangan. “Dan menurut saya saat ini di Sumsel, PDI Perjuangan parpol yang paling siap sampai tingkat desa,” jelasnya. Sedangkan calon wakilnya masih dalam tahap survei karena dia tidak gegabah memilih figur wakil gubernur. Untuk kantong suara, Eddy Santana, yakin dirinya akan mendapat

suara dari 7 daerah seperti Kota Palembang, Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin, Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ilir (OKI), Musirawas, sebagian Lahat dan Muaraenim. “Tetapi saya mengandalkan suara masyarakat Kota Palembang dan Musi Banyuasin, OI dan OKI. Ya saya kira semua daerah dapat suara,” ungkap Eddy sambil tersenyum. Dia pun berharap pertarungan Pilkada Gubernur Sumsel 2013 nanti benarbenar demokratis dan penyelenggara pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, melaksanakan dengan jujur sehingga Gubernur/Wagub yang terpilih benar-benar hasil pilkada yang bersih. “Saya juga gak mau menang kalau pakai cara-cara kotor,” katanya. Dalam kesempatan itu Eddy juga kurang setuju adanya kampanye akbar yang biasanya menelan biaya ratusan juta rupiah bahkan bisa tembus Rp 1 miliar, misal untuk biaya mendatangkan artis dan lainnya. “Saya kira lebih baik kampanye tertutup berbentuk diskusi daripada kampanye akbar,” jelas Eddy yang malam itu mengenakan setelan baju warna biru seragam dengan Eva Santana. (trs/saf)

yang lain,” pinta Jupe. Selain Jupe, artis-artis ibu kota lainnya juga tampak menghadiri acara launching film Gending Sriwijaya. Mulai dari Mathias Muchus, Syahrul Gunawan, Agus Kuncoro, hingga Slamet Raharjo. Para artis papan atas tampak duduk akrab bersama pejabat-pejabat teras Provinsi Sumatera Selatan. Layaknya Jupe, mereka dibuat takjub dengan berbagai pertunjukkan asli seni dan budaya Sumsel. Selain pertunjukkan Dulmuluk, yang ditampilkan grup Dulmuluk bernama Harapan Jaya, kesenian Sumsel lainnya yang ditampilkan adalah seni musik gandus, tarian dan nyanyian Gending Sriwijaya, hingga pertunjukkan gitar tunggal dari Sahilin. Pertunjukkan gitar tunggal, yang sering disebut Musik Batanghari Sembilan, membuat artis-artis ibu kota takjub bukan main. Mereka bahkan rela naik ke panggung dan menghampiri Sahilin. Satu per satu dari artis ibu kota ini memberikan uang santunan kepada Sahilin. Film Gending Sriwijaya, yang dalam waktu dekat akan segera tayang di bioskop, merupakan film kedua garapan sutradara Hanung Bramantyo yang meng-

angkat kebudayaan dan sejarah Sumatera Selatan. Sebelumnya, Hanung sudah pernah mengangkat kebudayaan Sumsel melalui film Mengejar Angin, yang sukses diterima masyarakat Indonesia. “Saya mengangkat Gending Sriwijaya sebagai judul dan tema film ini karena saya sangat tertarik dengan kemegahan para penarinya. Saya bisa melihat kostum tradisonal penarinya dari bagian kepala hingga ujung kaki hanya dari tarian ini,” ujar Hanung. Dilanjutkan Hanung, selain ceritanya yang mengandung unsur sejarah Sumsel, ia juga sengaja menampilkan beberapa artis dari Sumsel pada film yang digarap selama 1,5 tahun ini. Selain Mathias Muchus yang juga wong kito, yang memang sudah melanglang buana di dunia perfilman nasional, ada juga Jaid Saidi dan mantan Putri Sumsel, Hapsari. Dengan panduan dari aktor-aktor senior macam Agus Kuncoro dan Slamet Raharjo, dua artis lokal tersebut diharapkan semakin terasah ilmu aktingnya. “Saya sangat bangga bisa terpilih main di film ini meskipun waktu tampil saya tidak lama. Terlebih, main bareng Slamet Rahar-

jo sangat saya impi-impikan,” ujar Jaid, yang juga menjadi salah satu aktor pendukung di film Mengejar Angin. Dikatakan Hanung, film Gending Sriwijaya menceritakan kehidupan masyarakat Sumsel semasa Kerajaan Sriwijaya masih berkuasa. Karena mengangkat tema kehidupan kerajaan, film yang mengambil lokasi akting di Depok dan Semarang ini bergenre laga dan kolosal. Terima Kasih Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin, mengaku sangat berterima kasih kepada Hanung karena kembali memilih membuat film yang mengangkat keragaman budaya Sumsel. Ini sesuai dengan visinya yang memang ingin mengedepankan sejarah lokal lewat sebuah film. Ia sangat optimis, film Gending Sriwijaya bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia, terutama orang Sumsel. “Dengan dibintangi artis senior dan ditangani sutradara berpengalaman, saya sangat optimis film ini bisa diterima. Saya juga yakin, daerah-daerah lain akan terpancing untuk mengikuti jejak Sumsel dalam membuat film yang bertemakan budaya lokal,” kata Alex.(refly)

rabaya. Pemain bertubuh mungil yang memperkuat Persebaya Surabaya ini mengundang 40 anak yatim ke rumahnya, di Ploso Kalijudan Surabaya. Andik ingin meminta doa restu dari anak yatim, agar diberi kemudahan selama di AS. “Ya, acara kecil-kecilan saja Mas, sekalian minta doa restu sebelum berangkat. Selain itu, saya juga ingin sedikit berbagi dengan mereka (anak-anak yatim),” ujarnya. Andik akan memulai turnya ke AS, 5 September mendatang. Ia terlebih dulu berangkat ke Jakarta, lalu berangkat ke Washington DC, 7 September. Selama berada di AS, ia akan ditemani seseorang yang menjadi agennya. DC United sebenarnya

telah mengundang Andik sejak Agustus lalu. Namun pemain berusia 21 tahun ini baru bisa memenuhi undangan tersebut pada September ini. “Undangan itu dari agen saya. Saya sempat minta diundur karena Agustus berbarengan dengan Ramadan,” ujar Andik. Ketertarikan DC United mengundang Andik tak lepas dari kualitasnya yang jempolan. Sebelumnya Andik menjadi buah bibir saat tampil gemilang dalam laga persahabatan melawan klub MLS, LA Galaxy, di Jakarta. Saat itu ia mendapat jersey David Beckham karena permainannya yang menawan. Pelatih Bruce Arena menyebutkan akan mempertimbangkan merekrut Andik jika Beckham

memutuskan hengkang dari juara MLS 2011 itu. Nama Andik kembali mencuat saat klub-klub Eropa disebut ingin merekrutnya. Mulai dari klub besar Portugal, Benfica, dan klub Serie A Italia, Novara. Kini ia diundang berlatih DC United. Pemain berusia 21 tahun ini mengatakan, meski posturnya relatif kecil untuk ukuran pesepakbola dunia, namun ia tak akan keder berhadapan dengan pemain MLS yang notabene memiliki postur lebih besar. Andik juga mengaku tak cemas soal makanan maupun iklim Amerika. Satu-satunya yang menjadi kendala adalah bahasa. Pacar Tyara ini memang kurang fasih berbahasa Inggris. (Tribunnews.com/rav/sry/ka7)

„ dari halaman 1 lam acara halal bihalal dengan jajaran pimpinan media massa lokal dan perwakilan koran nasional, di kediamannya Jl Kapten A Rivai, Rabu (5/9) malam. “Saya berniat ingin menjadikan warga Kota Palembang lebih baik dan bangga menjadi warga dari Palembang,” jelas Eddy yang didampingi istri Eva Santana Putra. Menurutnya, untuk membuat sebuah daerah itu lebih maju dan baik, memang harus membuat warganya bangga dulu terhadap daerah asalnya. Kalau sudah bangga maka lebih mudah mengajak warga ikut memperhatikan bahkan membantu pemerintah membangun daerahnya seperti Kota Palembang saat ini. “Awal saya menjabat walikota, kondisi PDAM kita memprihatinkan, dengan sejumlah utang yang harus dilunasi. Insyaallah tahun 2012 akhir ini PDAM Tirta Musi Palembang zero (nol) utang bahkan sudah memberikan laba dan bisa dijadikan PAD (pendapatan asli

Itu Kembaran Saya „ dari halaman 1 kan kostum layaknya orang desa yang tinggal di pemukiman terpencil. ia mengenakan atasan yang memperlihatkan bagian perut dan bagian lengannya tidak tertutupi kostum. Sementara di bagian bawah, Jupe mengenakan rok lebar. Dengan kostum sedemikian, Jupe diwajibkan untuk menampilkan adegan silat dengan pemain lain. Sebelum menghadiri acara launching film Gending Sriwijaya, Jupe sempat mengunjungi Taman Purbakala Bukit Siguntang. Di sana, Jupe bahkan sempat mencoba meramal peruntungan nasibnya ke depan dengan mendatangi makam Raja Si Gentar Alam. Dengan mengenakan sebilah bambu, Jupe dibimbing untuk meramalkan peruntungannya di masa depan, entah itu jodoh, pekerjaan, dan lain sebagainya. Sayang, Jupe enggan berkomentar tentang hal itu. “Mari kita bicarakan tentang film ini saja. Jangan angkat-angkat masalah

Gabung Klub AS „ dari halaman 1 kalau Andik tidak akan bergabung dengan DC United, melainkan hanya berlatih bersama. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan dia akan direkrut secara permanen bila selama latihan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Salah satu pemegang saham Washington DC United adalah Erick Thohir. Dan kedatangan Andik tak lepas dari campur tangan taipan asal Indonesia tersebut. Jelang keberangkatannya ke AS, Andik sudah menggelar syukuran di Su-

Tindak Tegas Pengantar CJH „ dari halaman 1 semerawut di bandara, untuk keluarga sanak saudara CJH supaya tidak mengantar ke bandara. Kita sudah bekerja sama dengan panitia haji agar disarankan mengantarnya bisa sampai ke masjid atau rumah masing-masing saja. Pengunjung yang tidak mematuhi, kita akan tindak tegas,” ujar Personel And General Affairs Junior Manager PTAP2 Palembang Rubianto T SSos usai rapat inter-

Alex Terpaksa Jalan Kaki „ dari halaman 1 perusahaan, kata dia, itu bisa dimaklumi dan memang sudah seharusnya demikian. Sedangkan sekitar 7 ribu truk batu bara di Palembang, Muara Enim dan Lahat milik masyarakat yang disewakan ke perusahaan pertambangan. Itu artinya, biaya operasional termasuk membeli bahan bakar menjadi tanggung jawab sopir. “Kalau ini yang terjadi, kami para sopir bisa mati. Selama ini kami memberli bahan bakar seharga Rp 4.500 dan sekarang dipaksa membeli BBM nonsubsidi seharga Rp 10.900. Padahal untuk diketahui per 10 ton batu bara yang diangkut, kami hanya dapat Rp 1.160 ribu. Semua biaya operasional di sana,” jelas Deli. Untuk alasan inilah, pihaknya menolak penggunaan BBM nonsubsidi hingga batas waktu yang tidak ditentukan alias selama-lamanya. Kemudian pihaknya juga mendesak agar seluruh SPBU kembali melayani penjualan BBM nonsubsidi bagi angkutan pertambangan dan perkebunan terhitung sejak 5 September 2012. Jika ini tidak terpenuhi, pihaknya mengancam akan melakukan demo kembali dengan jumlah massa dan kendaraan yang lebih banyak. “Tidak hanya itu, bermalam seminggu di kantor gubernur ini pun akan kami lakukan jika tuntutan ka-

Perlu Ragulasi Jelas dan Tegas „ dari halaman 1 industri. Ini tidak terlepas dari klaim bahwa angkutan batu bara yang beroperasi selama ini adalah milik masyarakat, meskipun pada praktiknya dikelola pengusaha transportir. Salah satu tujuan pemerintah mensubsidi BBM dengan menghabiskan dana 130 triliun lebih adalah untuk membantu, atau paling tidak meringankan beban masyarakat kelas menengah ke bawah. Artinya, untuk kalangan industri, jelas tidak berhak menggunakan BBM bersubsidi itu. Jika dikaitkan dengan unjuk rasa yang dilakukan para sopir angkutan batu bara kemarin, saya melihat ada unsur pengharapan agar kepala daerah turut berperan untuk memperjuangkan nasib mereka. Padahal sebenarnya, kebijakan mengenai pengendalian BBM ada di pemerintah pusat melalui Pertamina. Memang tidak mudah menerapkan kebijakan terkait distribusi dan peman-

Siswa SMA Dirampok Teman Sendiri „ dari halaman 1 matan Pangkalan Lampam itu, tersangka diam-diam mencabut sebilah pisau dari pinggangnya dan menusukan ke bagian pundak korban dari arah belakang. Mendapat tusukan itu, korban berusaha tancap gas dengan harapan mendapat pertolongan warga. Namun usahanya gagal, karena tersangka yang telah dirasuki nafsu setan itu justru kembali menghujamkan pisaunya hingga korban pun jatuh tersungkur bersimbah darah. Tidak hanya sampai di situ, untuk memastikan korban tewas, tersangka kembali menghujamkan tusukan

7

nal dengan PT Garuda Indonesia Palembang. Menurut Rubi, PTAP2 dengan unit terkaitnya seperti keamanan, teknik, Adkom diturunkan dalam penanganan khusus keberangkatan dan pemulangan haji 2012 di Palembang dan bisa berharap lancar. “Penanganan tahun ini khusus haji, memang tidak seperti tahun lalu berbarengan dengan pelaksanaan SEA Games. Untuk rencana kegiatan PGD (Penanggulangan Gawat Darurat) 20 September ini masih diprogramkan, tergantung jadwal Pak Direksi. Kalau pun terlaksana sesuai yang dijadwalkan, itu

tidak akan mengganggu persiapan pemberangkatan haji keesokan harinya,” terangnya. Antoni, salah seorang pengunjung bandara berharap betul pihak otoritas Bandara SMB II Palembang bisa tegas dengan pengunjung bandara yang mengantar CJH, yang selama ini terkesan membikin kumuh bandara. Sebanyak 6.246 jemaah calon haji (JCH) asal SumselBabel bakal dilayani Garuda Indonesia dengan mencarter XL Airways yang akan diberangkatkan 21 September - 17 Oktober 2012 dari Bandara International SMB II Palembang. (fiz)

mi tidak segera direalisasikan,” ujarnya. Kendati datang dalam jumlah besar dan cukup menyita perhatian masyarakat, unjuk rasa yang dilakukan para sopir ini tetap berjalan dalam suasana tertib dan kondusif. Mereka yang sudah datang ke lokasi sejak pukul 02.00 dinihari hanya fokus kepada tuntutan mereka agar tidak dibedakan dalam menggunakan bahan bakar. Ketua ATBP, Yasmin mengatakan,saat ini harga batu bara dan hasil perkebunan sedang turun sehingga pengusaha tidak bisa menaikkan harga sewa angkutan. Ini pula alasan mengapa pihaknya tidak menuntut pihak perusahaan. Menurut dia, dalam kondisi seperti saat ini hanya ada dua pilihan, yakni tetap jalan atau menutup tambang batubara. “Bila tambang batubara ditutup maka kita akan semakin susah,” katanya. Sementara itu, dengan langkah cepat dan sedikit tergopoh, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mencari celah di antara barisan truk batu bara yang terparkir di Jl Kapten Tendean (sisi kanan Kantor Pemda Sumsel). Alex berusaha menuju halaman kantornya untuk menemui para sopir angkutan batu bara yang menggelar unjuk rasa sejak dini hari itu. Sementara kendaraannya sendiri terpaksa diparkir di halaman Kantor Dishubkominfo Sumsel yang bertetangga dengan Kantor Gubernur. “Sebenarnya unjuk rasa seperti ini tidak boleh terja-

di. Kalau ada masalah, cukup utus beberapa orang dan kita bisa bicarakan baik-baik,” ujar Alex setelah bertemu dengan para pengunjuk rasa. Saat massa mendatangi kantornya, orang nomor satu di Sumsel ini sedang melaksanakan peresmian Perpustakaan Khusus Anak di Banpusda Sumsel di Jl Demang Lebar Daun. Setelah itu ia dijadwalkan menghadiri pertemuan KTNA di Jakabaring. Namun sejumlah agenda penting itu, sempat terganggu bahkan tertunda beberapa saat akibat unjuk rasa yang cukup menyita perhatian. Alex mengatakan, dirinya sudah membicarakan mengenai tuntutan massa dengan pihak Pertamina. Hasilnya, angkutan truk pertambangan dan perkebunan diperbolehkan membeli BBM bersubsidi, kecuali di sembilan SPBU yang ditunjuk. Yaitu tiga SPBU di Lahat, tiga lagi di Muara Enim, satu di Palembang, dan dua di Prabumulih. “Masalah ini sebenarnya menjadi kebijakan Pertamina. Jadi pihak Pertamina yang bisa memberi keputusan. Untuk sementara itu hasilnya,” tegas Alex. Cukup singkat waktu Alex menemui para pengunjuk rasa. Setelah memberikan kepastian dan kejelasan soal itu, ia dan rombongan langsung meninggalkan lokasi unjuk rasa untuk menghadiri acara di Jakabaring. Para sopir pun berangsur-angsur membabawa truknya meninggalkan Kantor Gubernur. (mg1)

faatan BBM ini. Seluruh pihak, baik masyarakat, pemerintah dan Pertamina harus bekerja sama. Saya termasuk yang tidak setuju jika pengendalian BBM harus ditempuh dengan cara pembatasan atau menghentikan aktivitas dan produktivitas. Sebab jika itu terjadi, masyarakat Indonesia tidak akan pernah maju. Solusi bisa ditempuh dengan cara menerapkan regulasi atau aturan yang jelas dan tegas. Namun itu saja tidak cukup. Regulasi harus disertai dengan pengawasan yang optimal. Pertamina bisa membentuk tim khusus dan memasang CCTV di SPBU untuk memantau kendaraan yang mengisi bahan bakar di sana. Nah, ini belum dilakukan Pertamina atau lembaga terkait lainnya. Sehingga subsidi yang dilakukan pemerintah masih melenceng dari tujuan yang sebenarnya. Meskipun kita harus akui bahwa Pertamina sudah mengupayakan berbagai cara untuk mengatasi masalah BBM. Namun tanpa pengawasan yang baik, upaya tersebut akan sia-sia dan masyarakat tetap saja

ribut soal BBM. Timbul pertanyaan, mengapa pertambangan batu bara saat ini banyak dikelola swasta? Jawabanya sudah jelas, karena pertambangan jenis ini termasuk golongan B yang secara pengolahan, eksplorasi maupun eksploitasi tidak bisa lepas dari pihak ketiga atau swasta. Satu hal yang perlu dicatat, yang paham soal bisnis tidak hanya pemerintah tetapi juga swasta. Karena itu wajar banyak pihak ketiga yang terlibat dalam industri batu bara tersebut. Namun karena bentuk industri ini mau tidak mau harus melibatkan orang-orang di sekitar lokasi, maka tetap harus ada jaminan pengawasan dari pemerintah. Ini bertujuan agar eksplorasi dan eksploitasi batu bara tersebut tidak menimbulkan dampak yang merugikan bagi lingkungan termasuk juga masyarakat. Kita juga tentunya menginginkan hasil bumi ini bisa dinikmati terus menerus sampai ke generasi anak cucu kita. Makanya aktivitas industri pertambangan ini harus mendapatkan perhatian dan pengawasan yang jelas. (eko)

ke tubuh korban yang sudah terkapar. Setelah melampiaskan nafsu setannya, tersangka langsung kabur dengan membawa sepeda motor hasil curiannya ke arah Desa Tulung Selapan. Sementara korban yang sudah tewas di tempat kejadian ditinggal begitu saja. Kemudian keberadaan korban baru diketahui warga dan melaporkan ke polisi terdekat. Setelah mendapatkan laporan, Polsek Pampangan Dipimpin AKP Ikhsan Hasrul SH dan bekerjasama dengan petugas Pangkalan Lampam dikomandoi Ipda Tarigan langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka. Rupanya hingga tadi malam tersangka sudah berada di Tulung Selapan dan dikabarkan telah menyerahkan diri ke Polsek Tulung Selapan pukul 21.00.

Kapolres OKI AKBP Agus F SH SIk melalui Kasat Reskrim AKP H Surachman SH SIk didampingi Kanit Pidum Ipda Jhony Marten SH ketika dikonfirmasi membenarkan, bila tersangka Ujasman menyerahkan diri di Polsek Tulung Selapan setelah melakukan pembunuhan. “Semula tersangka menyerahkan diri ke Tulung Selapan, namun akhirnya diamankan ke Polres,” kata Surachman. Johny mengungkapkan motif terjadinya pembunuhan itu karena masalah perampokan sepeda motor. Tersangka tergiur memiliki sepeda motor milik korban untuk menebus utangnya. “Tersangka punya utang akibat menggadaikan motor orangtuanya, dan belum punya uang untuk menebusnya,” tandas Jhony. (std)


8 SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

Sempat Buang Bubuk Mesiu ke Got ● Mengenakan Sarung Thariq Kabur ● Polisi Teliti Rumus yang Ditemukan ● Diduga Bom Rakitan Setengah Jadi

Hartati Berharap tak Ditahan KPK JAKARTA, SRIPO – Anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat (nonaktif) Siti Hartati Murdaya berharap tidak ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penahanan pemilik PT Hardaya Inti Platation yang diduga terkait suap Bupati Buol itu tidak penting menurut Kitab Hukum Acara Pidana (KUHAP). Demikian disampaikan pengacaranya, Patra M Zen di kantor KPK, Jakarta, Rabu (5/9). “Penahanan itu tidak wajib. Penahanan itu dilakukan berdasarkan KUTRIBUN/BIAN Hartati Murdaya HAP kalau ada kekhawatiran di mana ada situasi atau kondisi bahwa tersangka atau terdakwa itu melarikan diri. Bu Hartati kan sudah dicegah mau lari ke mana?” kata Patra. Terkait indikasi menghilangkan barang bukti, tidak mungkin. Karena KPK sudah bergerak lebih dulu menggeledah tempat-tempat yang berhubungan bos Pengelola Pekan Raya Jakarta tersebut. “Menghilangkan alat bukti? Kantor HIP, CCM sudah digeledah semua barang bukti sudah disita. Jadi tidak ada kekhawatiran itu,” ujar Patra. Alasan lainnya mengenai kemungkinan mengulangi perbuatan yang disangkakan atau didakwakan, pun tidak. “Bupatinya sendiri kan sudah di sini, masa beraniberani,” kata Patra. Begitu pun saat disingggung potensi melakukan tindakan kejahatan serupa. Patra meyakini kliennya akan kooperatif. Juru bicara KPK Johan Budi, mengatakan saat ini KPK sedang mempelajari apakah pasal-pasal Tindak Pidana Pencucian Uang layak digunakan guna mengusut perkara yang ikut menyeret bekas anggota dewan pembina partai Demokrat, Siti Hartati Murdaya. (tribunnews/edf)

JAKARTA, SRIPO – Kepulan asap putih dari rumah Thariq, yang juga menjadi konter HP, membuat warga curiga. Thariq yang panik pun melarikan diri, dan sempat membuang bubuk mesiu ke got dekat rumahnya. “Mungkin karena panik, dia membuang bahan mesiu yang berserakan di lantai rumahnya,” kata Subagyo, Ketua RT 02 RW 04, Jembatan Lima, Tambora Jakarta Barat ketika ditemui Kompas.com di Jakarta, Rabu (5/9). Menurut Subagyo, warga sempat melihat Thariq tengah meracik sesuatu di rumahnya. Makanya, banyak bubuk mesiu yang berceceran di belakang rumah yang terletak di Jalan Teratai 7, RT 02 RW 04 Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat. Warga pun mendobrak pintu belakang rumah Thariq, kata Subagyo, karena khawatir ada kebakaran. Mereka ingin memadamkan sumber asap. Namun reaksi Thariq yang menutup pintu malah membuat curiga. Namun ketika pintu berhasil dibuka warga, mereka malah melihat Thariq tengah membersihkan bubuk tersebut di lantai. Kemudian dia yang mengenakan sarung, langsung melarikan diri, dan sebagian bubuk mesiu ia buang di got belakang rumahnya. Sementara itu di lokasi, Tim Gegana menemukan enam kotak dan pipa berukuran 2,5 Meter. Selain itu juga ditemukan bubuk mesiu, paralon, cairan kimia, paku satu dus dan satu kaleng ukuran kecil. Bahkan ada catatan rumus yang belum diketahui isinya. Selain bubuk mesiu, pihak kepolisian juga menemukan timbangan, cobek, potongan

Thariq

pipa, mangkok, handphone, rangkaian elektronik sebagai penghubung. “Memang ada paralon yang sepertinya sengaja dirancang untuk bubuk mesiu. Diduga bom rakitan setengah jadi,” terang Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto saat dihubungi, Rabu (5/9). Meski begitu, Rikwanto belum bisa menyimpulkan apakah bahan-bahan yang diduga untuk merakit bom itu terkait kelompok teroris. Sebab hingga saat ini polisi masih memeriksa ibu Thariq, yakni Iyot, di Mapolres Jakarta Barat. “Sejauh ini masih coba didalami dugaan itu. Sampak sekarang, masih belum bisa dihubungkan karena polisi masih memeriksa Iyot di lokasi,” ungkap Rikwanto. Polisi, kata Rikwanto, juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi masih mengumpulkan segala macam barang bukti yang bisa mengungkap identitas dan latar belakang pembuatan bom rakitan setengah jadi itu. “Apakah di sana ada buku atau laptop masih dicari. Pelaku juga belum ditangkap. Masih kami kejar,” tuturnya.

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

AMANKAN BARANG – Anggota Densus 88 mengamankan barang yang diduga bom dari Jalan Teratai 7 RT 02/04 Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (5/9). Densus 88 menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat perakitan bom teroris.

Sebelumnya, sebuah benda yamg diduga bom rakitan setengah jadi ditemukan di kediaman Thariq pada pukul

14.30 WIB. Penemuan benda diduga bom rakitan ini bermula dari kecurigaan warga sekitar melihat ada kepulan

asap dari rumah yang ditinggali Thariq bersama ibu, istri, dan seorang anaknya. (kompas.com)

Sering Didatangi Pria Berjenggot TIGA hari sebelum kejadian kepulan asap putih di rumah Thariq, warga sekitar melihat ada tiga orang berbadan tegap dan berjenggot berkunjung ke rumahnya. Orangorang seperti itu, kata warga, memang kerap mengunjungi Thariq. Menurut Subagyo, Ketua RT 02 RW 04, Thariq memang kerap didatangi teman-temannya. Di warga sekitar dia pun tidak terlalu mencolok. Subagyo menyebut

Thariq sebagai sosok pendiam dan kurang bergaul. Keseharian berbusananya seperti masyarakat biasa dengan menggunakan kaos dan celana pendek. Selain itu, Thariq, juga bukan orang baru di Jalan Teratai 7, RT 02 RW 04 Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat. Pria berusia 30 tahun itu tinggal di daerah tersebut sejak lahir dan merupakan warga asli daerah tersebut. “Saya saja datang sejak tahun 1979, orangtuanya

sudah tinggal di sini,” kata Subagyo di lokasi kejadian, Jakarta, Rabu (5/9) malam. Menurut Subagyo Thariq tinggal di rumah tersebut bersama ibunya, Iyot (60). Dia juga memiliki istri bernama Yanti, juga seorang anak laki-laki. Hingga berita ini ditulis, keluarga Thariq sedang berada di Mapolres Jakarta Barat, untuk dilakukan pemeriksaan. Sementara Thariq masih diburu polisi. (kompas.com)


C M Y K

KAMIS, 6 SEPTEMBER 2012

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

Pendangkalan Sungai Ancam Banjir

HAMPIR semua anak sungai mengalami pendangkalan. Makanya perlu dilakukan pengerukan dengan alat berat

IR DARMA BUDHY

Kepala Dinas PUBM dan PSDA Kota Palembang

SRIPO/WHY

PALEMBANG, SRIPO –– Sejumlah anak sungai dalam Kota Palembang kini mengalami pendangkalan, terutama sejak musim kemarau. Kondisi ini dikhawatirkan menyebabkan banjir bila musim hujan turun. Pantauan Sripo, pendangkalan ini lebih banyak disebabkan sampah, yang umumnya sampah rumah tangga. Sementara Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Kota Palembang mengerahkan eskavator mengurangi pendangkalan sejumlah sungai akibat kemarau panjang. Pen-

dangkalan kini capai tiga meter dari dasar sungai, sehingga bila hujan turun dikhawatirkan timbul banjir. “Ini berdasarkan hasil survey kita, hampir semua anak sungai mengalami pendangkalan. Makanya perlu dilakukan pengerukan dengan alat berat,” kata Kepala Dinas PUBM dan PSDA Kota Palembang, Ir Darma Budhy ketika dikonfirmasi, Rabu (5/9). Budhy mengaku terpaksa mengerahkan alat berat

karena tingkat sendimentasi atau pengumpalan dasar sungai sudah tinggi. Bahkan jika dihitung kedalamannya capai tiga meter. Ini terjadi akibat sampah bertumpuk di pinggiran sungai dan lama kelamaan mengendap dasar sungai. Sampah ini terus menggerus kedalaman permukaan sungai hingga menyatu dengan tanah dan pasir. Kondisi diperparah dengan kemarau panjang. Akibatnya sungai mendangkal, dengan debit air yang rendah. Normalisasi saat ini dilakukan di aliran Sungai Bendung, mulai dari Jembatan Karang Kuang sampai muara anak Su-

SRIPO/ZAINI

GERAK JALAN –– Sejumlah peserta gerak jalan melintas di Jalan Angkatan 45 dalam rangka mengikuti lomba Gerak Jalan Disdikpora se Kota Palembang, Rabu (5/9).

z Bersambung ke hal 10

Belajar Kompak dari Gerak Jalan

AMPERA

PALEMBANG, SRIPO –– Ribuan pelajar dari SD, SMP, SMA dan SMK mengikuti Lomba Gerak Jalan 2012 yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Rabu (5/9). Peserta terbagi dalam dua kategori putra (61 regu) dan putri (56 regu). Ketua Panitia Gerak Jalan Siswa 2012 Kota Palembang, Drs Rustam Effendi menjelaskan, lomba ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT RI 17 Agustus 2012. Kegiatan ini

baru sengaja dilaksanakan kemarin, mengingat 17 Agustus bertepatan dengan bulan Ramadan 1433 H. “Kegiatan ini membutuhkan ketahanan fisik dan emosional, jadi tidak bisa kita laksanakan selama bulan puasa. Makanya baru kita laksanakan sekarang,” jelasnya. Penentuan pemenang lomba gerak jalan ini berdasarkan penilaian tim juri yang ditempatkan pada dua pos di masingmasing lintasan. Keberadaan juri dirahasiakan dari para para

peserta agar lebih objektif dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Dalam pelaksanaannya, regu putri start dari halaman Kantor DPRD Sumsel, kemudian melintasi Jl Sumpah Pemuda, Angkatan 45, Demang Lebar Daun, Srijaya Negara, Kapten A Rivai dan finish kembali di halaman Kantor DPRD Sumsel. Berbeda dengan regu putra yang melintasi rute lebih panz Bersambung ke hal 10

PWI Tingkatkan Kualitas Wartawan Polda Antisipasi Teror di Sumsel PALEMBANG, SRIPO –– Setelah 15 tahun lebih tidak lagi menggelar acara halal bihalal, kini pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, Rabu (5/ 9) mengundang pers untuk bersilaturahmi. Dalam acara tersebut, pengurus dan Ketua PWI Sumsel, H Ocktaf Riady banyak mendapat apresiasi.

● Pasca Teroris di Pulau Jawa

Tampak hadir di acara yang digelar di halaman kantor PWI, Jl Supeno Palembang itu sejumlah tokoh pers dan undangan lainnya, antara lain H Kurnati Abdullah (mantan Ketua PWI), H Muazim Syair, H Helmi Marsindang, Kabag Humas Pemkot Palembang, Drs Sobari, z Bersambung ke hal 10

SRIPO/M HUSIN

SUASANA halal bihalal pengurus dan anggota PWI Sumsel di halaman Kantor PWI Sumsel Jl Supeno Palembang, Rabu (5/9).

Capek tapi Menyenangkan

D

SRIPO/MG1

Dinda

INDA, salah seorang peserta Lomba Gerak Jalan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Rabu (5/9) terlihat besemangat. Ia bersama 14 rekan satu sekolah, berjalan meniti jalur lintasan yang telah ditentukan dengan tetap menjaga kekompakan, kerapian, dan keutuhan anggota. Seluruh kriteria yang menjadi penilaian dewan juri, semaksimal mungkin dijaga. Mereka berhasil sampai ke finish (halaman Kantor DPRD Sumsel) dengan anggota tak kurang satu pun. “Alhamdulillah, akhirnya selesai juga dan semua anggota lengkap,” ujar siswi bernama lengkap Dinda Reskiyah Sakinah.

Kendati berhasil sampai finish dengan cukup sempurna, pelajar yang mewakili SMAN 6 Palembang ini masih terlihat kelelahan. Secangkir air mineral pun ditenggaknya untuk sekadar mengusir dahaga setelah menempuh perjalanan dari Jl Sumpah Pemuda-Demang Lebar Daun, Srijaya NegaraKapten A Rivai hingga kembali finist di tempat semula. Buliran keringat masih menempel di wajahnya, dan sesekali ia mengipaskan ujung jilbab yang terjuntai di pundaknya agar terasa lebih sejuk. “Capek juga ternyata. Untungnya sudah biasa latihan. Kalau tidak mungkin bisa z Bersambung ke hal 10

Bioskop Hadir di PS PALEMBANG,SRIPO –– Manajemen Palembang Square (PS) siap menghadirkan pusat hiburan baru bagi warga Palembang, berupa bioskop yang diperkirakan beroperasional Januari 2013 mendatang. “Saat ini pengerjaan sudah hampir 60 persen, kita tinggal melakukan konstruksi penyekatan untuk masingmasing theater. Target kita awal 2013, nanti sudah beroperasional,” kata Marketing Communication PS Mall, Irwan Agus Setiawan kepada Sripo di ruang kerjanya, Selasa (5/9). Bioskop sendiri akan hadir di lantai empat Palembang Square dan memuat empat theater. Masing-masing theater bisa menam-

pung 100 hingga 120 penonton. Namun dia belum bisa memastikan siapa perusahaan yang ditunjuk untuk pengelolaan cineplek, apakah dari 21 atau tim lainnya karena penunjukkan langsung dilakukan manajemen di pusat. Irwan mengakui sebenarnya rencana ini sudah ada sejak setahun lalu, namun terhenti karena konsentrasi dicurahkan untuk pembangunan undermall. Kini ketika semuanya rampung, baru pembangunan gedung bioskop dilanjutkan dan kini sudah tahap 60 persen. Tinggal pemasangan kontruksi dan penyekatan theater-theaternya. z Bersambung ke hal 10

SRIPO/ZAINI

LESEHAN –– Penonton film Ketika Cinta Bertasbih (KCB) 2 duduk lesehan menunggu jam putar di Plaza 21, Internasional Plaza Palembang, beberapa waktu lalu.

PALEMBANG, SRIPO –– Kembali bergeraknya jaringan teroris yang baru-baru ini membuat teror di Solo, membuat aparat keamanan di Sumsel siaga penuh. Polda Sumsel telah mengambil langkah-langkah untuk mengatisipasi tidak kriminal terorganisir tersebut, mengingat Pa-

SRIPO/Andy

z Bersambung ke hal 10

MARAKNYA aksi teroris di Pulau Jawa, Mapolda Sumsel antisipasi kejadian, terlihat petugas berjaga-jaga di pos.


10

SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

Pendangkalan Sungai Ancam Banjir ■

dari halaman 9

ngai Musi, Jalan Ali Gatmir. Jaraknya hampir satu kilometer. Dipilihnya lokasi ini, karena tingkat pendangkalannya sudah tinggi, apalagi saat kebakaran kemarin, banyak warga yang membuang barang-barangnya ke sungai. “Bahkan saat kita bersihkan kemarin, ada ranjang, kursi dan perabotan lainnya yang dibuang warga. Mungkin karena

mereka panik makanya langsung dibuang ke sungai,” kata Budhy. Pengerukan dilakukan sejak Selasa (5/9) dan diperkirakan selesai satu minggu ke depan. Pola pengerjaan dilakukan secara mobile atau berpindah. Sampah dan tanah yang sudah dikeruk dengan eskavator, sebagian diangkut dengan truk dan sebagian lagi dibuang ke trotoar yang belum disement atau cor, dekat areal sungai. Sehingga tanahnya tinggi dan bisa mencegah banjir. “Kalau disana kan hampir semua jalan sudah dicor, tapi ada sebagian yang belum. Nah tanah hasil pe-

ngerukan tadi kita pindah ke sana dan sebagian lagi angkut dengan truk,” kata dia. Budi berharap agar instansi lain ikut perduli seperti Dinas Kebersihan Kota Palembang dengan menyiapkan bak-bak sampah dan secara pro aktif mengangkut sampah dari masyarakat secara berkala. “Karena kita beberapa waktu lalu sudah menyiapkan bak sampah di sepanjang pinggiran sungai, namun dari DKK ternyata tidak melakukan pengambilan sampah di bak yang disiapkan itu, makanya warga kembali buang sampah ke sungai,” katanya. (why) SRIPO/ZAINI

Capek tapi Menyenangkan ■

dari halaman 9

pingsan,” ujar Dinda sambil mengucapkan terimakasih kepada Slamet, Soleh dan Amin yang selama ini melatih ia dan siswa lainnya. Usai menyantap nasi bungkus yang diberikan panitia, Dinda mencoba mengenang apa yang terjadi selama mengikuti gerak jalan. Ia mengatakan, gerak jalan

Polda Antisipasi Teror di Sumsel ■

dari halaman 9

lembang salah satu kota yang pernah ditemukan basis jaringan teror tersebut. Masyarakat juga diminta tetap waspada dan ikut berperan menjaga keamanan lingkungan, dengan memberikan informasi bila ada orang atau kelompok yang mencurigakan. Kabid Humas Polda AKBP R Djarod Padakova mengatakan, pihaknya menindaklanjuti perintah Kapolri, dengan

merupakan kegiatan yang mengasyikan. Nuansa kompetitif diantara puluhan regu yang bertanding, melahirkan banyak hal-hal menarik. “Di perjalanan kami melihat regu di depan kami seperti memaksakan berjalan cepat karena takut kami susul. Gerakan mereka dalam posisi itu bagi kami terlihat lucu. Itu yang bikin ketawa,” ujarnya. Dengan fenomena seperti itu, menurut Dinda, lomba gerak jalan ini semakin terasa menyenangkan. Satu hal

yang ia rasakan, bahwa dengan gerak jalan mengelilingi kota ia bisa memperhatikan secara seksama suasana di sekitar jalan yang dilalui. Berbeda ketika berada di atas kendaraan, pandangan mata tentu tidak sebebas saat berjalan. “Ya selama melakukan gerak jalan, saya sendiri menikmati pemandangan di sepenjang jalan. Tidak berpikir mau menang atau kalah. Yang penting kami menjaga kekompakan, kerapian dan sampai di finish dengan anggota lengkap,” tandasnya. (eko)

mengambil langkah-langkah sebagai pengamanan dan antisipasi kemungkinan aksi teror tersebut. “Pertama, kita penyebaran intel di pusat-pusat keramaian. Namun jumlahnya tidak perlu diketahui. Selain itu kegiatan rutin lainnya juga dimaksimalkan, seperti razia di lalu lintas di jalan, dan di angkutan umum yang lainnya,” ujarnya. Sambung Djarod, selain melakukan pengawasan di pusat-pusat keramaian dan melakukan razia, Polda juga meminta kepada seluruh jajaran agar mengoptimalkan razia di pintu masuk ke wilayah Sumsel. “Agar pergerakan yang ada dapat terus terpantau, baik masuk dan keluar,” sambungnya.

Djarod juga mengatakan, kegiatan razia yang digelar selama operasi ketupat menjelang dan pasca lebaran ditiadakan, saat ini kembali dilakukan oleh seluruh Polsek dan Polres yang ada di Sumsel. “Razia yang dilaksanakan tidak hanya untuk mengantisipasi teroris, namun kejahatan lain juga. Sehingga Sumsel menjadi aman dan kondusif,” ungkapnya. Diharapkan peran masyarakat untuk memberikan informasi apabila di tempat atau daerah melihat atau menemukan orangorang yang bergelagat mencurigakan. Sehingga pihaknya dapat mengambil tindakan, melakukan pengamanan yang maksimal dan lapor ke pos polisi terdekat. (mg2)

HALAL BI HALAL –– Mantan Ketua PWI Sumsel H Kurnati Abdullah (kedua dari kanan, depan) dan anggota PWI Sumsel menghadiri acara halal bi halal di halaman Kantor PWI Sumsel Jl Supeno Palembang, Rabu (5/9). Acara ini juga dihadiri beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Palembang.

PWI Tingkatkan Kualitas Wartawan ■

dari halaman 9

MSi, dan Kabid si Infokom Palembang, Thamrin. Dalam sambutannya Ocktaf mengatakan, acara halal bihalal yang diadakan pengurus merupakan upaya untuk

Belajar Kompak dari Gerak Jalan ■

dari halaman 9

jang. Mereka mengawali keberangkatan dari Jl Kapten Rivai, Merdeka, Sudirman, Rivai lagi, Angkatan 45, Demang Lebar Daun, Srijaya Negara dan finish di halaman kantor DPRD Sumsel. Selama melaksana-

Bioskop Hadir di PS ■

dari halaman 9

menjaga jalinan silaturrahmi antar anggota PWI. Baginya, murni acara silaturahmi karena selama lebaran lalu, sebagian besar wartawan dan pengurus PWI sibuk dengan aktivitas masingmasing sehingga tidak sempat bersilaturahmi dan berkunjung ke rumah. “Hari ini kita kumpul dan saling memaafkan dan merekat silaturahmi,” kata mantan Pemred Palembang Pos ini. Pada kesempatan itu, Ocktaf mengatakan, PWI terus berupaya meningkatkan

kualitas wartawan dengan menggelar Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI), Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan program orientasi dan perbekalan bagi calon anggota PWI. Hasil dari program dan pendidikan PWI, saat ini keanggotaan PWI tidak hanya dari media cetak, tetapi juga sudah merangkul media radio, televisi dan online. Sebelum acara ditutup, sejumlah senior PWI memberikan wejangan kepada para pengurus dan wartawan, yang intinya agar te-

rus berkarya. Namun mereka juga mengingatkan untuk saling hormat menghormati, serta menjaga wibawa PWI. Mereka juga memberikan apresiasi kepada pengurus PWI sekarang, karena banyaknya kegiatan yang dilakukan, antara lain Porwanas dan HPN, pembangunan gedung PWI, UKW, dan Sekolah Jurnalistik. “Semua itu berkat kerja keras pengurus dan didukung oleh para anggota PWI,” ujar Kurnati Abdullah. (ust/sin)

kan gerak jalan, masingmasing regu dinilai dari segi kerapian, kekompakan, keutuhan anggota, dan semangat. “Kita menyiapkan 50 juri secara keseluruhan untuk memberikan nilai. Dari setiap kategori kita ambil enam pemenang yang berhak mendapat hadiah tropi dan uang pembinaan dengan total Rp 8 juta,” katanya. Lomba gerak jalan ini sudah menjadi agenda rutin Disdikpora Palembang. Melalui kegiatan ini, diha-

rapkan dapat memberikan pemahaman mengenai sikap disiplin dan kerja sama kepada siswa. Sebab untuk mengikuti loma ini, peserta juga melalui tahpan seleksi di sekolah masing-masing. Ini penting, agar diperoleh regu gerak jalan yang bisa diandalkan sekolah. Mereka yang dikirim sekolah tentu sudah pilihan. Sebab, biar bagaimana pun jika menang, ini bisa menjadi kebanggaan siswa dan sekolahnya juga. Hasil penilaian juri, akan

dirembukkan sekira pukul 15.00 kemarin. Hari ini, Kamis (6/9), hasil tersebut akan diumumkan di sejumlah media cetak (koran). Sedangkan penyerahan hadiah, akan dilaksanakan di Benteng Kuto Besak (BKB) pada 9 September mendatang bersamaan dengan acara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas). “Jadi meski besok (hari ini, Red) diumumkan, pembagian hadiahnya tetap akan dilaksanakan pada 9 September nanti,” pungkasnya. (Mg1)

Dengan penambahan wahana hiburan baru, pihak PS menyadari bakal terjadi lonjakan pengunjung terutama untuk parkir. Pihaknya berencana akan menambah areal par-

kir di halaman gedung lumban tirta dengan pemasangan sensor parkir baru. Khusus di lumban tirta hanya untuk parkir motor. Dia memprediksi, jika bioskop sudah beroperasional

akan terjadi kenaikan jumlah pengunjung 30 hingga 40 persen, yang saat ini tembus 40 ribu orang perhari dan 50 ribu tiap akhir pekan. “Itu untuk kondisi normal,” katanya. (why)


SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

11

Bangun Maktab Haji di Mekkah lKhusus Bagi Jemaah Haji Sumsel

INTERNET

125 Anak Ikut Idola Cilik PALEMBANG – Sebanyak 125 anak mengikuti seleksi pemilihan Idola Cilik 2013 yang akan digelar di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia. Anak-anak tersebut umumnya berasal dari Baturaja, Martapura, Palembang dan daerah lain yang ada di Sumsel. Owner Palembang Excelent Broadcasting, Arum Kiswahati di Palembang, Rabu (5/9) mengatakan, kegiatan audisi dilaksanakan bekerja sama dengan RCTI. Untuk pendaftarannya sudah dilaksanakan 3-7 September 2012. Selanjutnya seleksi II dilaksanakan 9 September bertempat di salah satu hotel di Palembang untuk mencari 50 peserta dan nantinya dipilih 10 orang yang akan diajak ke Jakarta untuk mengikuti ajang pemilihan idola cilik tahun 2013. “Seleksi Idola Cilik di Sumsel baru dilakukan tahun ini,” katanya, seraya menambahkan, dari 10 orang peserta akan dipilih dua orang anak untuk dijadikan bintang iklan dengan menggunakan logat bahasa daerah Sumsel dan dialog bahasa daerah Palembang. Peserta yang mengikuti idola cilik ini rata-rata berusia 7-12 tahun dan tim jurinya dari RCTI Jakarta. “Tujuan idola cilik ini untuk menciptakan insan kreaktif di bidang kesenian,” ungkap Arum. (ant)

Mustofa Dirut PT Pusri SUNGAILAIS – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar, Senin (3/9) sepakat menunjuk Ir Mustofa sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) menggantikan posisi Drs Eko Sunarko Akt, MM. Musthofa sebelumnya merupakan Direktur Teknik & Pengembangan PT Pupuk Indonesia (Persero). Sedangkan Eko Sunarko saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda. Dalam rapat tersebut juga dilakukan mutasi terhadap pejabat Direktur SDM dan Umum, yang semula dijabat oleh Irwansyah kini diserahterimakan kepada M Romli HM dari PT Mega Eltra. Irwansyah saat ini dipercaya pemegang saham menjadi Direktur SDM & Umum di PT Petrokimia Gresik. Rotasi dan mutasi pejabat juga terjadi di lingkungan Direktorat Komersil. Ir Bambang Lesmoko, MMBAT dari PT Pektrokimia Gresik dilantik sebagai Direktur Komersil PT Pusri Palembang, menggantikan Hilman Taufik yang kini memegang jabatan baru sebagai Direktur Operasi Mega Eltra. Pergantian juga terjadi dijajaran Dewan Komisaris. Achmad Tossin Sutawikara menjadi Komisaris PT Pusri Palembang menggantikan Ir Indra Jaya HM. Sedangkan Direktur Produksi dan Direktur Teknik & Pengembangan tidak mengalami perubahan. Masing-masing tetap dijabat oleh Ir Djohan Safri, MM dan Ir Benny Haryoso MT. “Pergantian pimpinan di PT Pusri memang ditetapkan dalam RUPS sebagai badan tertinggi,” kata sumber sripo di Humas PT Pusri. (rel/cw6)

PALEMBANG, SRIPO –Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH mengemukakan keinginannya untuk membangun pemondokan (maktab) di Mekkah, khusus untuk Jemaah Haji asal Sumsel. Hal itu didasari, setiap tahun warganya yang melaksanakan Rukun Islam kelima sudah mencapai 6300 orang lebih. “Pemikiran ini sudah lama dan menjadi keinginan pemerintah untuk membangun maktab sendiri yang ditempati jemaah haji asal Sumsel,” ungkap Alex Noerdin di depan Direktur Pembinaan Haji Kementerian Agama RI Drs H Ahmad Kartono, Rabu (5/9) usai melantik 23 orang Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Sumsel di Auditorium Pemprov Sumsel. PPHI 2012 ini langsung dipimpin Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Khaitami MM. Dikatakan, Sumsel sangat membutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk mewujudkan cita-cita dan keinginan itu karena paling tidak dibutuhkan dua gedung masing-masing 5-6 lantai, dimana setiap kamar bisa menampung 8-10 orang jemaah sehingga total kamar yang dibutuhkan 787 unit. Disadarinya, APBD Sumsel tidak akan mampu untuk membangun gedung itu, tetapi alternatif biaya

Gebernur Sumsel Ir H Alex Noerdin melantik PPIH 2012, Rabu (5/ 9) di Auditorium Pemprov Sumsel. SRIPO/ZAINI

lain bisa didapatkan dari sumbangan pihak ketiga dan lain-lain yang halal dengan lama ansuran selama 10-15 tahun. “Tolong bantu doa dari Pak Direktur, semoga keinginan bisa dapat terwujud sehingga jemaah haji Sumsel dan pemerintah tidak begitu kesulitan lagi mencarikan maktab untuk Sumsel,” papar Alex. Banyak manfaat didapatkan Sumsel jika memiliki maktab sendiri, pertama mempermudah akses pelayanan jemaah haji selama di musim haji. Kedua, di

luar musim haji maktab tersebut bisa dipakai atau disewakan bagi jemaah umrah karena berdasarkan data dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Palembang setiap tahun warga Sumsel yang umrah dan suntik vaksin meningitis untuk terbang ke Arab Saudi melaksanakan ibadah umrah mencapai 7400 orang lebih. “Kalau punya maktab sendiri, menu makanan jemaah haji dirancang khas Sumsel. Bisa ada menu pindang pantin, pempek dan menu khas lainnya,” ung-

Tambah Kuota Sumsel BAGI Alex Noerdin tidak ada alasan bagi Kementerian Agama RI untuk tidak memberikan kuota haji tambahan bagi Sumsel. Selama ini penyelenggaraan haji di embarkasi/debarkasi yang dilakukan Pemprov

Sumsel selalu yang terbaik. Asrama yang jauh lebih siap, PPIH yang profesional, ditambah lagi dukungan Imigrasi yang dengan cepat menuntaskan pembuatan Paspor dan peran Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang menjaga kesehatan jemaah haji. “Semua berjalan baik, tentu yang mendapatkan nama baiknya adalah Kementerian Agama. Kami tidak minta apa-apa, cuma tolong tambah kuota Sumsel, itu saja,” kata Alex Noerdin dihadapan Direktur Pembinaan Haji Kementerian Agama RI Ahmad Kartono

di Palembang yang tampak tersenyum. Kartono yang didampingi Kakanwil Kemenang Sumsel Drs H Najib Khaitami MM kepada wartawan mengatakan, “Sejauh ini belum ada kabar dari pemerintah Arab Saudi, terkait usulan tambahan kuota untuk Indonesia.” Kendati begitu, Kartono memahami keinginan kuat Pemprov Sumsel yang meminta tambahan kuota mengingat banyak warga Sumsel yang masuk daftar tunggu (waiting list). “Kalau ada, kita bagikan ke Sumsel,” katanya. (sin)

kap Alex Noerdin. Ide Cemerlang Direktur Pelayanan Haji Kementerian Agama RI Ahmad Kartono yang dibincangi sripo usai melihat menu makanan yang akan disajikan Garuda Indonesia selama di pesawat, ia menilai gagasan gubernur itu merupakan ide cemerlang. Bahkan, Indonesia juga memiliki keinginan yang sama. Hanya saja masalahnya,

pemerintah Kerajaan Arab Saudi tidak mau melepas tanahnya begitu saja. Ada cara lain, seperti sewa lahan dengan status Hak Guna Bangunan (HGB) dan cara ini diyakini bisa dan itu sudah dilakukan oleh Malaysia. “Tanahnya milik orang Arab, kita yang membangun. Tapi orangorang Arab menetapkan sewa tahunan dan setiap tahun biaya sewa tanah terus naik,” paparnya. (sin)

PEMPROV Sumsel akan membangun dan memiliki sendiri pemondokan (maktab) di Mekkah yang diperuntukan bagi jemaah Haji Sumsel yang setiap tahun mencapai 6300 orang. Untuk mewujudkan itu, Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH meminta dukungan pemerintah, khususnya Kementerian Agama. Apa komentar facebooker? Joni Yansah Nahhhh....... Mantabss ituu.....

Putra Sulung good idea

Ko Andy Mantaaaaap.....

Asnedi Ajc Rosyidi smg diberkati ALLAH Swt Zevira Alqorina wahh semoga yaa.. aamiien.. # h e b a t t SumSelku..

Bw Prayoga Alhamdulillah kami sangat bersyukur,semoga bisa terwujud.

Arie Awk sudah seharusnya pemerintah RI mendukung hal tersebut. ini bisa memicu provinsi lain berbuat hal yang sama.

Belum T er deteksi Kelaparan Ter erdeteksi RIVAI – Dinas Sosial Sumsel hingga saat ini belum mendeteksi adanya masyarakat mengalami bencana kelaparan sebagai dampak kekeringan sejak dua bulan terakhir ini. Namun begitu, respon dan monitoring terus dilakukan. “Belum ada laporan masyarakat maupun temuan relawan kampung siaga bencana dan taruna siaga bencana di kabupaten mengalami bencana kelaparan,” kata Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sumsel MS Sumarwan di Palembang, Rabu (5/9). Menurutnya, musim kemarau yang mengakibatkan terjadinya kekeringan lahan pertanian di beberapa daerah di Sumsel, masih masih bisa diatasi masyarakat sehingga tidak menimbulkan dampak sosial kelaparan seperti dikhawatirkan interasional. Beberapa waktu lalu Bank Dunia mengingatkan bahaya bencana kelaparan akibat kekeringan yang melanda beberapa negara seperti Amerika dan Eropa Timur. Peringatan tersebut perlu mendapat perhatian dengan melakukan persiapan berbagai langkah antisipasi agar bencana kelaparan sebagai dampak kekeringan musim kemarau tidak melanda masyarakat. (ant)


12

SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

Apa yang Terjadi dengan Keberagaman Kita? S

UDAH sepantasnya, tiap-tiap manusia dewasa yang berada di atas bumi Indonesia menyadari sepenuhnya akan perbedaan-perbedaan yang ada di sekitar kita. Ada perbedaan ideologi dan agama, ada perbedaan kepercayaan terutama pada aliran-aliran tertentu, ada perbedaan suku, bahasa, dan banyak lagi perbedaanperbedaan lainnya. Perbedaan adalah rahmat, perbedaan adalah berkah, jika kita menyadarinya. Segala macam perbedaan itu adalah wajar, karena Indonesia adalah negara dengan asas Bhineka Tunggal Ika, berbedabeda tapi tetap satu. Pada sebuah peristiwa, ada seorang anak bertanya kepada Ibunya, sepulangnya dari sekolah. “Bu, kafir itu apa?”. Si ibu begitu terhenyak mendapat pertanyaan dari anaknya, dan seketika menghentikan aktivitasnya, “Adek tahu dari mana?” Si ibu berusaha menggali informasi terlebih dahulu dari anaknya. “Adek tadi di sekolah ada pelajaran agama, lalu diajari menyanyi kafir-kafir, oleh Ibu guru,” jawab si anak. “Bernyanyinya, bagaimana?” lanjut Ibunya. “Aku lupa, tapi bagian

terakhirnya ada kalimat kafir-kafir, no”, jawab si Anak. Inilah salah satu potret dunia pendidikan saat ini, entah sadar atau tidak, namun hal ini sudah merupakan bagian dari satu cara untuk memanipulasi keberagaman yang ada dan nyata di dalam masyarakat. Dalam hal ini, pertanyaan si anak tidak salah, karena sesungguhnya tidak ada yang namanya kesalahan dalam bertanya. Keberagaman menuntut perbedaan, dan perbedaan itu adalah wajar adanya. Dalam kaitannya dengan istilah kafir di atas, sebenarnya pada beberapa tempat pengajian anak terutama di taman pendidikan Alquran yang biasanya diadakan pada sore hari, sudah ada yang menghapus istilah kafirkafir no dan hanya berhenti pada kalimat Islam-Islam yes. Hal ini dilakukan karena sebagian dari mereka menganggap bahwa pilihan kata tersebut dirasa tidak tepat dan dapat menyakitkan pihak-pihak tertentu. Perbedaan dan Toleransi Potret kekerasan yang terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur pada Minggu (26/8) antara penganut Islam Syiah dan

Tafsiyatun Rohanah Alumni S2 Antropologi Universitas Gadjah Mada

Sunni, mencerminkan bahwa sejatinya masih terdapat banyak kesalahpahaman dalam upaya memahami akan keberagaman yang ada saat ini. Sebuah peristiwa yang juga melibatkan massa dan mobilisasi serempak ini, hingga menelan korban jiwa serta tak terhitung korban harta benda. Padahal, sejatinya keberagaman dapat menjadi kunci untuk menyatukan setiap keluarga-keluarga yang ada dalam masyarakat Indonesia, sehingga menjadi keluarga besar Indonesia yang elok dengan keberagamannya. Peran negara mutlak diperlukan dalam hal ini, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bagi setiap individu-individu yang ada didalamnya. Negara harus bertindak sebagai pelindung, dengan tidak melakukan pembiaran atas penganiayaan dan perusakan umat beragama yang lain, terlebih minoritas.

Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, merupakan salah satu tujuan bernegara dan tertera dalam pembukaan UUD 1945. Menghargai perbedaan dan bertoleransi antar penganut kepercayaan merupakan salah satu bagian penting dari Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menjunjung tinggi keanekaragaman dan kebhinekaan. Sesungguhnya, setiap individu dalam masyarakat memiliki daya untuk dapat melakukan perubahan terutama terhadap dirinya, pada apapun itu. Hal yang harus dilakukan adalah dengan berusaha menerima perbedaanperbedaan yang ada disekitarnya dengan bertoleransi dalam menyikapinya. Toleransi dalam arti positif sejatinya akan mampu menuntun untuk respek terhadap orangorang yang memiliki iman, pemikiran dan

keturunan yang berbeda. Perbedaan itu nyata di hadapan mata, seperti halnya banyak sekali perbedaan warna bunga yang ada di taman bunga ataupun di halaman rumah. Ada bunga yang berwarna putih, berwarna merah, berwarna merah muda, berwarna ungu, bahkan terkadang berwarna jingga. Ada pula bunga yang dianggap berbau harum bagi sebagian orang, namun ada juga yang memaknainya secara berbeda. Jelas bahwa setiap sesuatu pastinya memiliki kekhasan masing-masing. Setiap perbedaan sejatinya membawa perubahan dalam cara manusia menghayati, mengenal dunia, dan dirinya. Fortmann (1959) dalam bukunya berjudul “Apa yang telah terjadi dengan manusia?” Menyatakan bahwa, selama ribuan tahun manusia berada dalam kepolosannya telah menggunakan bermacam-macam skema pemaknaan dan penafsiran pada dunia tanpa menyadari tindakannya, bahkan hingga pada perubahan yang radikal. Manusia selalu yakin bahwa realitas objektif di luar mengenakan skema-skema itu pada dirinya. Sekalipun manusia menimba

skema-skemanya dari kepercayaan keagamaan, metafisika, intuisi dan perasaan, namun manusia menyangka pengetahuannya itu objektif dan realistis. Fortmann bahkan membuat sebuah perumpamaan sebagaimana belanga yang berisi air jernih menceminkan bentuk bulan purnama, demikianlah manusia tradisional percaya bahwa gagasannya tentang dunia dan dirinya mencerminkan realitas di luar. Dalam hal ini, setiap orang dapat mengemukakan pendapatnya masing-masing, seperti halnya pernyataan Fortmann tersebut dianggap bertentangan dengan kesangsian yang diungkapkan oleh Descartes (dalam Veeger, 1986), menggolongkan seluruh pengetahuan yang bersumber pada agama, metafisika, dan perasaan adalah sebagai sesuatu yang subjektif dan tidak ilmiah. Descartes menganggap bahwa pengamatan indrawi adalah satusatunya sumber pengetahuan yang dapat diandalkan. Bahwa gambaran dunia dan gambaran manusia menjadi lain! Galileo Galilei di

zamannya menulis; “Barangsiapa hendak membaca buku, harus terlebih dahulu tahu bahasanya. Alam adalah bagaikan buku, dan aksara-aksaranya ialah bentuk-bentuk segitiga, lingkaran, dan empat persegi ( 1965: 232)”. Dengan kata lain, kita hanya membatasi sampai kepada ciri-ciri primer saja, seperti berat, volume, suhu, panjang dan sebagainya yang dapat dialami melalui penca indra dan dirumuskan secara matematis. Sejatinya, kelakuan dan perilaku tiap-tiap manusia baru akan bercorak manusiawi manakala nilai yang dianut adalah moral. Nilai moral yang tertanam pada masing-masing individu itulah yang dapat menjembatani unsurunsur kebebasan manusia secara keseluruhan. Bahwa manusia merasa berkuasa atas lingkungannya dan segala kondisinya, mampu berbuat hal yang luar biasa, tidak umum, tidak tradisonal dan tidak teratur. Harapan ideal dari tulisan ini adalah, agar kasus-kasus yang serupa tidak lagi terjadi, tidak lagi terdengar dan tidak lagi dilihat oleh anakcucu kita, hingga menimbulkan kesengsaraan yang berlipat dan terus berkesinambungan.


SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

Pemilik Soft Gun Taat Aturan JAKABARING —Terjaring beberapa pucuk senjata Soft Gun dalam razia petugas kepolisian diwilayah Palembang, pemilik atau penengang Sof Gun diminta untuk mentaati aturan sebagai pemilik Sof Gun. Himbaun ini disampaikan Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting, Rabu (5/9). “Jadi sesuai aturan Perbakin, soft gun itu cuma dibawa ketika latihan menembak. Selain itu, senjata soft gun dibawa dengan cara letakkan di dalam tas khusus dan bukan di pinggang,” tegas Ginting. Dikatakan Ginting, sampai saat ini petugas sudah mendapatkan tiga pucuk senjata soft gun dalam giat razia. Senjata sof gun ditemukan petugas bukan pada tempatnya, berdasarkan aturan Perbakin. Bahkan pemiliknya juga tidak diketahui. “Petugas belum menmukan tindakan adanya senjata sof gun yang digunakan sebagai alat kejahatan,” ujarnya. (mg19)

Kejaksaan Siap Buka-Bukaan PALEMBANG—Yayasan Anti Korupsi Sumsel (Yakul) siap menggelar seminar tentang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Sumsel. Seminar ini bakal menghadirkan kepala Kejaksaan Negeri Kota Palembang. “Dia akan buka-bukaan tentang kasus-kasus korupsi di Sumsel termasuk upaya penanggulangannya,” kata Ketua Yakul, Drs Ferry Mahadi kepada Sripo beberapa waktu lalu. Selain itu, hadir juga sebagai pembicara yakni Pemimpin Redaksi Sripo, Hadi Prayogo dan Divisi Hukum Indonesia Coruption Wacth (ICW) Jakarta, Febridiansyah, SH. Ketiganya, lanjut Ferry, akan didaulat sebagai pembicara utama. Sementara acara akan dimoderatori Pembantu Rektor III IAIN Raden Fatah, Prof DR H Amin Suyitno, MA dan Mantan Dekan Fakultas Hukum UMP, H Erli Salia, SH, MH. Acara akan dilaksanakan, Sabtu (29/9) mendatang di ruang Mahameru Hotel Swarna Dwipa Palembang.(why)

Opdik Diikuti 3.173 Mahsiswa SEBERANG ULU —Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pengenalan Kampus (Opdik) Universitas PGRI Palembang, diikuti sebanyak 3.173 mahasiswa, Rabu (5/9). Mengenakan seragam kaos warna biru, ribuan mahasisiwa tumpah ruah di lingkungan kampus UPGRI. Kegiatan Opdik diadakan selama dua hari yakni 5-6 September. 3.173 mahaisiwa yang ikut Opdik, 2.676 orang merupakan mahasisiwa baru tahun 2012. Sedangkan 497 orang, merupakan mahasisiwa tahun sebelumnya yang belum mengikuti Opdik UPGRI. Rektor UPGRI Dr Ahmad Syarwani mengatakan, kegiatan Opdik merupakan kegiatan rutin kampus dalam menyambut mahasisiwa tahun ajaran pendidikan pada setiap tahunnya. Kegiatan Opedik juga sebagai ajang perkenalan mahasisiwa baru kepada dosen UPGRI yang langsung bisa bertatap muka. “Selain sebagai ajang perkenalan, kegiatan Opdik diisi dengan kegiatan yang positif. (mg19).

13

Razia Bayangi Pengendara ● Pembuatan SIM Terus Meningkat PALEMBANG, SRIPO --Sering razia kendaraan bermotor yang dilakukan jajaran Polresta Palembang melibatkan satuan di bawahnya (Polsek) di Palembang, berindikasi tingginya pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi). Faktor lain juga diakibatkan rusaknya SIM Corner yang ada di Palembang Indah Mall (PIM). Pantauan Sripo di lokasi, peningkatan jumlah permintaan SIM baru rata-rata di atas 100 lembar/hari. Ramainya pembuatan SIM di Sat Lantas Polresta Palembang, juga adanya migrasi warga dari SIM Corner PIM karena adanya gangguan di sistem interkoneksi server database. “Rata-rata pemohon pembuatan SIM, saat ini perharinya 100 orang pemohon. Memang dengan giat razia petugas di jalan kesadaran hukum warga meningkat dan pelanggaran lalulintas menurun,” ujar Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Gusti Maychandra Lesmana, Rabu (5/9). Dikatakan, pemohon pembuatan SIM memang mayoritas dari kalangan remaja yang usianya memasuki 17 Tahun, sebagai syarat dalam prosedur permohonan SIM. “Syarat pembuatan SIM seperti golongan SIM C, harus berusia 17 tahun,” katanya, seraya menambahkan biaya Biaya permohoan

SRIPO/MG 19

PEMBUATAN SIM— Sesi foto dan sidik jari sebagai salah satu persyaratan pembuatan SIM di Sat Lantas Polresta Palembang. Foto diambil beberapa waktu lalu.

SIM C untuk yang baru sebesar Rp 125.000. Sedangkan untuk pembuatan SIM A pemohon baru sebesar Rp 145.000. Mengenai rusaknya SIM Corner yang berlokasi di kompleks PIM Mall, Maychandra mengatakan, jaringan servernya masih dalam perbaikan dan secepatnya segera dioperasional. Untuk sementara warga yang berkepentingan pela-

yanan pembuatan/perpanjangan SIM, agar bisa ke Sat Lantas Polresta Palembang atau ke SIM Keliling yang berada di kawasan Palembang Sport Convention Center (PSCC). “Besok, SIM Corner dipastikan bisa beropersional seperti semula dalam melayani warga untuk pembuatan SIM,” ungkap Gusti. Razia Terus Pengamatan sripo di bebe-

rapa lokasi di sepanjang Jl Kol H Barlian yang merupakan menjadi poros utama Kota Palembang, sertiap di Rotunda dan persimpangan hampir setiap hari, khussunya pada pagi, siang dan sore diramaikan dengan petugas Satlantas dilengkapi dengan rompi khas Lantas. Masing-masing petugas di lengkapi radio panggil (call radio) dengan frekuensi kepolisian. Itu artinya, setiap

pelanggaran atau kendaraan dicurigai polisi yang berada di titik Simpang TAA akan distop polisi yang bertugas titik berikutnya. “Razia terus, tidak hentihentinya,” keluh pengendara sepeda motor yang melaju dari arah Simpang TAA menuju KM 15. Lantaran marak polisi yang berjaga, banyak pengedara khususnya kalangan pelajar yang memutarkan arahnya. (mg19)

Warga Antre Sembako Murah SRIPO/MG19

OPDIK MAHASISWA — Ribuan mahasisiwa Universitas PGRI Palembang yang mengikuti kegiatan OPDIK sebagai kegiatan perkenalan terhadap mahasiswa baru terhadap kampus, Selasa (5/9).

PALEMBANG, SRIPO -Warga Seberang Ulu (SU) antre membeli Pasar Murah Sembako yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel. Kegiatan ini bertujuan membantu warga untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan

harga terjangkau. “Pasar murah yang dilaksanakan itu untuk membantu masyarakat kurang mampu,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel Nasrun Umar, Rabu (5/9). Di lokasi pasar murah Jakabaring, warga banyak

antri untuk membeli beberapa kebutuhan pokok (sembako) yang dijual dengan harga di bawah pasaran. Satu paket sejumlah barang kebutuhan pokok yang terdiri atas dua kilogram beras, dua kg gula dan minyak goreng dijual seharga Rp 39 ribu, atau harga dipasaran

mencapai Rp 63 ribu. Begitu juga beras yang dijual di pasaran seharga Rp 8.500/ Kg di pasar murah hanya Rp 7.500/kg. Dikatakan, Disperindag secara rutin dan berkala melaksanakan pasar murah di kabupaten dan kota se Sumsel dan hampir setiap kabupaten dan kota telah

dilaksanakan program pasar murah yang jumlahnya mencapai ribuan paket kebutuhan pokok. Untuk di Palembang yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan hari pangan se-dunia, pihaknya menjual sebanyak 2.500 paket kebutuhan pokok. (mg19/ant)


14

H Mawardi Peduli Kemacetan lAjak Masyarakat Membangun Jalan

SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

Kesabaran Warga Tetap Diuji

SRIPO/ABDUL HAFIZ

Warga Komplek Graha Kencana Asri masih kesulitan menumpang melewati jalan yang diportal di Perumahan Puri Sejahtera II KM 12 Kecamatan Sukarami Palembang.

tanah yang akan dijadikan akses jalan keluar perumahan hingga tembus ke Jalan Jambu Mente atau Jl Boster sehingga tidak lagi menumpang dengan perumahan tetangga. “Intinya, sebelum 25 September ini sudah harus ada realisasi. Paling tidak, dirintis dulu jalan untuk lewat motor sehingga warga tahu inilah jalan kami sebenarnya,” katanya. Baik Sofian maupun Herman mengaku pimpinan pengembang tidak pernah menemui warga. Hanya saja menghubungi via ponsel dan berjanji Sabtu (6/9) ini bertemu dengan pemilik tanah untuk merintis jalan di F6 perumahan Tahap III yang jaraknya 200 meter dari jalan cor. “Saya hanya ditelepon Pak Budi Setiawan selaku Direktur PT Pilar Agung Pratama, janjinya Sabtu ini ketemu dengan yang pu-

H Iklim Cahya

H Sobli

H Herman

Hj Nina

S

lBelum Ada Respon dari Pengembang PALEMBANG, SRIPO – Kesabaran warga di perumahan Graha Kencana Asri, sepertinya tetap diuji terkait belum adanya respon PT Pilar Agung Pratama selaku pengembang perumahan terhadap semua keluhan yang sudah disampaikan. Warga masih terisolir, karena akses jalan utama di perumahan itui belum juga diperbaiki pengembang. “Kita kesal karena sampai sekarang tidak ada realisasi, dan betul kami masih terisolir,” kata Sofian Sahuri, selaku juru bicara RT 5, Rabu (5/9). Sofian dan warga lainnya meminta Camat dan Lurah untuk turun ke lokasi dan melihat fakta yang ada dilapangan. Pasalnya, jalan yang selama ini digunakan warga sudah diportal bahkan dipagari oleh PT Poligon Abadi yang mengembangkan perumahan Puri Sejahtera II karena memang jalan yang digunakan saat ini masuk areal/lahan milik Poligon. Sedangkan jalan yang dijanjikan PT Pilar Agung tidak juga diperbaiki. Menurut warga, jika belum ada respon dari pengembang hingga satu minggu kedepan, tidak ada alasan lagi bagi warga untuk tidak melakukan aksi ke Walikota Palembang menyampaikan aspirasi dan mendesak Pemkot memberikan sanksi kepada pengembang. Herman Kuyung, warga perumahan lainnya dengan lantang mendesak pengembang segera merealisasikan untuk merintis

H Mawardi Yahya

nya tanah untuk dibikin jalan. Harapan kami hanya minta direalisasikan, jangan ditunda-tunda lagi,” katanya. Staf developer PT Pilar Agung Pratama yang beralamat di Perum Tirta Kencana Blok C No 2 Simpang BLK Kenten, Titi mengaku pimpinannya sedang tidak ada di tempat. Sementara Direktur PT Pilar Agung Pratama, Budi Setiawan sendiri ponselnya tidak bisa dihubungi. Sementara Camat Sukarami M Hanif SSos MSi kembali meminta agar warga bersabar. Pihak juga belum bisa bertemu dengan pengembang untuk diajak duduk bersama. “Tadi pagi Kasi Tramtib Kecamatan Sukarami dan Seklur Sukodadi sudah ke lapangan. Kami lagi terus berupaya untuk bertemu pengembang,” jelas Hanif. (fiz)

OSIALISASI pelebaran jalan selebar 6 meter di Jalan Lintas Timur (Jalintim) OI persisnya di Simpang Tasik hingga Pasar Indralaya yang dipimpin Bupati Ogan Ilir (OI) H Mawardi Yahya, Rabu (5/9) di Aula Caram Seguguk Inderalaya. Rapat tersebut bertujuan agar masyarakat mengerti akan adanya pelebaran jalan untuk mengurai kemacetan. Lantaran selama ini, kemacetan tak dapat dihindari lagi sehingga kerap terjadi macet total berjam-jam. Pelebaran dilakukan hanya 6 meter saja. “Untuk pelebaran jalan bukan 17 meter. Namun, hanya 6 meter. Kita harapkan kesediaaanya masyarakat, karena tujuannya baik buat mengurangi kemacetan di kawasan kita. Untuk pelebaran jalan ini ganti ruginya melihat dari NJOP kan rata-rata di wilayah ini per meternya Rp 200 ribu, soal ganti rugi dibicarakan untuk dimusyawarahkan berapa nilai akhirnya,” kata Mawardi dihadapan Unsur Muspida, Sekda H Sobli, Asisten I H Herman, II H Faizal, III Hj Nina, Kasbangpol Wilson Efendi, Inspektur Dicky, Kabag Tapem Edy,Anggota DPRD OI Andi Azhari, dan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat dan warga disekitr jalan yang akan dilakukan pelebaran. Disebutkan Mawardi, tadinya jalan tersebut akan diperlebar sekitar 17meter khusus jalur sebelah kiri akan tetapi dari masyarakat merasa keberatan sehingga diputuskan pelebaran tersebut sekitar 6 meter saja yang berjarak 300 meter dari simpang tasik sampai ke kawasan perkantoran. Akan tetapi untuk pelebaran selanjutnya tidak menutup kemungkinan akan dilanjutkan lagi jika kondisinya memungkinkan. “Rp 8 milyar lebih dana yang kita anggarkan untuk pembangunan pelebaran jalan dan pembangunan masjid beserta fasilitas-fasilitasnya jadi untuk itu kami berharap pada masyarakat agar bisa memanfaatkan fasilitas yang ada dengan sebaik-baiknya,” harap Mawardi. Sementara itu, Ahmadi yang merupakan pensiunan PNS di kantor walikota Palembang mengaku, separuh rumah panggungnya terkena pelebaran jalan. ôMemang rumah saya pas dipinggir jalan, kami minta harganya idealnya, soalnya apa-apa sudah mahal. Kalau bisa buat beli rumah lagi dan bangun ruko,ö pintanya. Senada, Wasno mengaku hanya halamannya yang terkena pelebaran jalan. “Alhamdulillah hanya halaman yang terkena, ya harganya harus adil, soalnya sekarang semua mahal. Takutnya kalau kami nanti pindah malah tidak bisa beli tempat tinggal. Pemerintah tolong perhatikan kepentingan masyarakat,” tegas Wasno. (ADV)

Suasana rapat lahan.

Suasana rapat lahan pelebaran jalan.

Suasana rapat lahan.

Cetak Alumni Jenius, Religius dan Entrepreneur lWisuda STIK Bina Husada ke-11 SESUAI motto menciptakan alumni yang jenius, religius dan entreprenuer, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Bina Husada menggelar upacara prosesi wisuda ke-11 sekaligus Dies Natalis ke 12, di Gedung OPI Convention Centre Palembang, Rabu (5/9). Sesuai dengan visi kampus yakni Terwujudnya STIK Bina Husada Sebagai Lembaga Pendidikan Terkemuka Dibidang Pengajaran dan Penelitian Ilmu Kesehatan di Indonesia tahun 2025, sebanyak 572 orang menjalani prosesi upacara wisuda ke 11. Sebanyak 572 orang yang diwisuda rinciannya, 34 orang dari Pasca Sarjana Kesehatan Masyarakat (PPS-KM), 134 orang dari Program Profesi Keperawatan (Ners), 106

dari Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (PSKM), 206 orang dari Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) dan 92 orang dari Program Studi Kebidanan (PSKb). Dalam kata sambutan Ketua STIK Bina Husadan dr Chairil Zaman MSc, wisuda yang diadakan memiliki arti yang penting. Dikarenakan masyarakat mendapatkan kembali putra-putri terbaiknya yang telah menjadi putra-putri yang terdidik dan terlatih dari kampus terbaik untuk mengabdikan dirinya bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negaranya. “Jadilah alumni STIK Bina Husada yang membanggakan, jenius, religius dan entrepreneurship. Marilah kita bulatkan tekad dan teguhkan niat untuk bersama-sama mem-

perkokoh proses pendidikan bagi anak-anak bangsa dalam menuwujudkan cita-cita STIK Bina Husada menjadi yang terkemuka di Indonesia,” sambut Chairil. Wakil Ketua I Bidang Akademik STIK BIna Husadan Dr Amar Muntaha SKM M Kes mengatakan, sejak didirikan pada 20 Juli tahun 2000, saat ini STIK Bina Husadan telah memiliki almni dari seluruh program study sebanyak 3.599 orang yang tersebar seluruh pelosok Indonesia. “Dengan demikian Perguruan Tinggi Bina Husada telah berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia di bidang kesehatan bagi negara, sebagai implementasi dari tridarma perguruan tinggi,” sambut Amar. (mg19/adv) SRIPO/IST

Ketua STIK Bina Husada dr Chairil Zaman MSc beserta unsur pimpinan program study ketika memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke 11 STIK Bina Husada di Gedung OPI Covention Centre Palembang, Rabu (5/9).

SRIPO/IST SRIPO/IST

Wisudawati Program Profesi Keperawatan (Ners) ketika menerima cindera mata dari pimpinan dalam upacara wisuda ke 11 STIK Bina Husada di Gedung OPI Covention Centre Palembang, Rabu (5/9).

Ketua STIK Bina Husada dr Chairil Zaman MSc ketika memindai kuncir kepada wisuda dari program Pasca Sarjana Kesehatan Masyarakat (PPS-KM) dalam upacara wisuda ke 11 STIK Bina Husada di Gedung OPI Covention Centre Palembang, Rabu (5/9).

SRIPO/IST

SRIPO/IST

Wisudawati Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (PSKM) ketika menerima cindera mata dari pimpinan dalam upacara wisuda ke 11 STIK Bina Husada di Gedung OPI Covention Centre Palembang, Rabu (5/9).

Wisudawati Program Studi Kebidanan (PSKb) ketika menerima cindera mata dari pimpinan dalam upacara wisuda ke 11 STIK Bina Husada di Gedung OPI Covention Centre Palembang, Rabu (5/9).

SRIPO/IST

Sebanyak 572 orang dari lima program study STIK Bina Husada ketika menjalani prosesi upacara wisuda ke 11 STIK Bina Husada di Gedung OPI Covention Centre Palembang, Rabu (5/9).

SRIPO/IST

Wisudawati Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) ketika menerima cindera mata dari pimpinan dalam upacara wisuda ke 11 STIK Bina Husada di Gedung OPI Covention Centre Palembang, Rabu (5/9)

SRIPO/IST

Unsur pimpinan STIK Bina Husada ketika memasuki gedung upacara wisuda ke 11 STIK Bina Husada di Gedung OPI Covention Centre Palembang, Rabu (5/9).


SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

15

Sehari Tiga Kali Kebakaran Tim Pencari Fakta Mesuji Datangi Mapolda

LAHAT, SRIPO – Terjadi tiga peristiwa kebakaran yang menimba beberapa wilayah di Kabupaten Lahat, Selasa (4/9). Dua di antaranya merupakan kebakaran semak belukar, yang lokasinya berada di Desa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur dan Talang Tabuhan di Kecamatan Gumay Ulu. Sementara sisanya terbakarnya sebuah mobil sedan di kawasan Talang Bengkurat. Petugas pemadam kebakaran pun dibuat sibuk, dan harus selalu siaga untuk melakukan penanggulangan. Pantauan Sripo, kebakaran pertama kali terjadi di Desa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur sekitar pukul 14.30. Api membakar semak belukar, yang berada di tepi jalan lintas sumatera (Jalinsum) LahatTebingtinggi, sekitar 30 KM dari Kota Lahat . Setidaknya ada tiga titik yang berdekatan, dan memaksa petugas pemada kebakaran yang

datang dari Kota Lahat bekerja ekstra keras agar api tidak menjalar. Beberapa jam kemudian sekitar pukul 20.00. kebakaran hutan kembali terjadi di kawasan hutan di Talang Tabuhan Kecamatan Gumay Ulu. Petugas pemadam kebakaran kembali harus berjibaku dengan waktu, karena jauhnya jarak tempuh yang harus dilalui. Lokasinya cukup jauh, sekitar 20 KM dari Kota Lahat. Namun berkat kesigapan mereka, api kemudian bisa dipadamkan satu jam kemudian. Menurut warga sekitar, api muncul akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Sehingga membuat semak belukar mengering, dan sangat mudah terbakar. Apalagi jika ada yang membuang puntung rokok sembarangan, api dengan cepat bisa membesar dan membakar semak pepohonan yang ada di sekitarnya. Ketika melihat korban api, mereka ber-

tegas menghubungi petugas pemadam kebakaran agar bisa dipadamkan. “Meski berada jauh dari pemukiman penduduk kami tetap khawatir. Api bisa saja terus membesar, dan menjalar ke kebun di sekitarnya,” ujar Burhan warga Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur. Malam harinya sekitar pukul 23.30, sebuah mobil terbakar di Talang Bengkurat Kecamatan Kota Lahat. Mobil timor dengan nomor polisi B 2698 CY tersebut diduga mengalami konsleting, hingga api keluar dari bagian mesin. Petugas pemadam kebakaran kembali harus keluar dari markasnya di gedung Pemkab Lahat, dan bergegas menuju lokasi untuk memadamkan api. Komandan Pemadam Kebakaran Pemkab Lahat Sumantri menjelaskan, pihaknya selalu siaga untuk melakukan penanggulangan kebakaran yang ter-

Investasi Bodong Sikat Rp 1,7 M

bunga investasi yang dijanjikan tak kunjung turun,” bebernya. Mereka telah berulang kali menanyakan hal ini, namun terlapor selalu mengulur-ulur waktu dan menghindar. Bahkan terlapor mengelak, ketika uang investasi tersebut hendak ditarik kembali. “Tidak jelas, apa alasanya sampai uang kami dibawa kabur, padahal pada perjanjian nya uang investasi itu bisa ditarik lagi,” paparnya. Jalan musyawarah yang ditempuh tidak membuahkan hasil, akhirnya para korban memutuskan mem-

bawa kasus ini ke pihak yang berwajib agar diselesaikan secara hukum. “Kami berharap uang yang diinvestasi kan itu bisa dikembalikan,” ungkapnya. Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova membenarkan telah menerima laporan tersebut, dengan nomor LPB/583/IX/2012/SPKT Polda Sumsel. “Sebelumnya FSL telah dilaporkan dengan kasus serupa. Saat ini petugas tengah melakukan pengejaran terhadap mencari keberadaan FSL untuk dimintai keterangan,” tandasnya. (mg2)

“Saya puas memukul dirinya. Dihukum mati pun saya tidak takut,” ujar Candra dengan sorot mata tajam ke arah pihak kejaksaan yang hendak menenangkan dirinya. Kejadian itu datang saat Candra baru saja menerima tuntutan 12 tahun kurungan penjara dari jaksa, Siti Fatimah SH dan Purnama SH. Merasa puas dengan tuntutan tersebut, Herlina selaku istri dari Hendra, korban yang tewas ditusuk oleh Candra, dan beberapa kerabat dekatnya datang mendekati Candra, yang sudah dijaga ketat pihak kepolisian. Namun Jerlina kembali mendekatu terdakwa

seraya marah-marah. Mungkin balik kesal, Candra pun balik memukul Herlina. Candra dituntut 12 tahun kurungan penjara oleh JPU di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Diris Sinambela SH MH. Dia dijerat pasal 338 KUHP. Keributan antara Candra dan mendiang Hendra terjadi pada 14 Maret 2012 di wilayah Kelurahan 15 Ulu. Saat itu, Candra mencuri sesuatu dari Hendra. Usai melakukan itu, Candra menghujamkan pisaunya ke arah dada kiri Hendra hingga mengenai jantung. Selang 15 hari kemudian, Hendra tewas di rumah sakit. (cw6)

n dari halaman 16 menginvestasikan Rp 100 juta, kemudian korban atas nama santi Oktavia menginvestasikan Rp 100 juta dan yang paling besar atas nama korban Heliyanti menginvestasikan tiga kali Rp 300 juta. “Namun, terlapor ingkar janji, sebagai penanam modal, kami telah menyerahkan uang itu. Namun,

Anak Herlina Lepas dari Gendongan n dari halaman 16 li ke ruang tahanan PN Palembang. Bukannya menyesal, terdakwa malah mengaku puas sudah melakukan itu dan tidak takut dengan ancaman hukuman yang lebih berat. Ia malah masih mencoba mendekati Herlina dan rombongannya, meskipun pihak kepolisian sudah menahannya.

jadi. Sehingga kapan pun diperlukan anggotanya akan selalu siap, dan secepatnya tiba di lokasi kebakaran. Karena pada musim kemarau seperti saat ini memang sangat rentan terjadi kebakaran, terutama hutan dan semak belukar yang mengalami kekeringan. Tambahnya, pada Agustus 2012 setidaknya sudah terjadi 11 kali kebakaran di berbagai wilayah Kabupaten Lahat. Baik di pemukiman penduduk, maupun di hutan dan semak belukar. Sementara untuk keseluruhan selama 2012 hingga awal september, total sudah terjadi 31 kali peristiwa kebakaran. Sementara pada 2011 lalu, sudah terjadi 45 kali kebakaran. (mg10)

Korban Penipuan Tuding Jaksa n dari halaman 16 dinilai Novita sangat meringankan terdakwa, banyak hal lainnya yang membuat cewek berkulit putih ini kecewa. Salah satunya adalah tidak dipanggilnya saksisaksi yang ia ajukan. Padahal, saksi-saksi tersebut merupakan saksi kunci karena korban dari tindak penipuan yang dibuat Wulan. “Jadwal sidang juga selalu berubah. Saya hitung sudah lima kali sidang ini ditunda tanpa sebab. Padahal, majelis hakim dan pengacaranya sudah siap sidang. Pasti ada “permainan” antara JPU dengan Wulan,” kata Novita. Wajar jika Novita sangat sakit hati dan berharap Wu-

Pinjam Sepatu Ospek Mahasiswa Tewas n dari halaman 16 nya. Sampai di tengah dari arah berlawan datang sebuah mobil fuso yang melaju kencang. Karena gelap dan tidak terlihat dengan mobil fuso itu, korban pun tidak bisa mengelakkan motornya. Akibat kejadian tersebut korban pun akhirnya tewas di tempat. Teman satu kost korban, Alek (19) saat diminta ketera-

PALEMBANG, SRIPO – Rombongan Tim Terpadu Tindak Lanjut dan Monitoring Penanganan Kasus Mesuji, Kemenko Polhukam melakukan pertemuan dengan Wakapolda Sumsel, Selasa (5/9) untuk meminta masukan menyikapi kasus Sodong Mesuji Ogan Komring Ilir. Rombangan yang terdiri Kombespol Setiyadi (Wadir Tipidum Bareskrim) Kombes Royke Lumawa dari Kamnas Kementerian Polhukam, Kiswando MH (Kasi penagnan konflk paska panen dan kewirausahan perkebunan), menggelar pertemuan di ruang Waka-

polda Brigjen Pol Muhammad Zulakarnain, beserta Kapolres Ogan Komring Ilir dan sejumlah pejabat polda lainnya. Dalam kesempatan itu tim dari Polhukam menjelaskan telah mencari fakta yang terjadi di Sodong Mesuji. Kedatangan mereka menampung masukan dari Polda selaku pihak keamanan di Sumsel untuk menyikapi kasus ini. Menanggapi hal itu, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Muhammad Zulakarnain mengatakan agar pihak pemerintah kabupaten segera menambil langka

kongkrit menyikapi sekenta lahan itu. “Pemerintah kabupaten setempat, sebaiknya segera melakukan penataan ulang terkait lahan itu. Sekaligus diukur lagi yang mana miliki masyarakat dan yang bagian mana milik perusahaan,” ungkapnya. Dia juga mengusulkan agar statusquo terhadap ribuan hektar lahan sawit itu bisa dirundingkan lagi. Agar tidak terjadi pemubaziran, hasil tandan buah segar (TBS) sawit itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarkat maupun perusahan. (mg2)

lan dihukum seberat-beratnya. Akibat perbuatan Wulan, Novita menderita kerugian Rp 100 juta, yang sudah ia berikan kepada Wulan demi untuk bekerja di kantor Depkumham Palembang. Dia tidak sendirian karena masih ada puluhan korban yang senasib dengan dirinya. Adapun total uang yang sudah diterima Wulan ditengarai lebih dari Rp 1 miliar. Tindak pidana yang dibuat Wulan terjadi pada akhir tahun 2011. Saat itu, dengan jabatannya sebagai salah satu staf PNS di Kantor Depkumham Palembang, Wulan membuat pengumuman tentang penerimaan PNS di kantornya. Tentu saja, supaya bisa diterima tanpa melewati tes, harus membayar sejumlah uang kepada dirinya. Mereka yang merasa sanggup membayar Wulan tertarik dengan

tawaran Wulan tersebut, dan salah satunya adalah Novita. “Dia menawari saya untuk menjadi PNS Depkumham. Karena tertarik, saya membe-

rinya uang Rp 100 juta. Namun, saya tidak diterima sampai saat ini dan uang saya tidak kunjung kembali,” ujar Novita. (cw6)

Tuntutan Sudah Dipertimbangkan “Buktinya berupa kwitansi pembayaran ada dan siap kami tunjukkan. Terdakwa juga sudah mencoba berdamai dengan para korban yang sudah ia tipu,” kata Erni. Dia membantah tudingan Novita, karena tuntutan yang dilakukan berdasarkan fakta persidangan. Sidang masih akan berlanjut dengan agenda pembelaan, yang rencananya dijalankan pekan depan. Pasti-

nya, vonis untuk hukuman yang akan dijatuhkan terhadap Wulan sepenuhnya dipegang oleh majelis hakim. Seorang pengunjung sidang mengatakan, kita sama-sama menunggu apakah majelis hakim sependapat dengan tuntutan Erni, atau terketuk hatinya untuk merespon keberatan yang disampaikan Novita, sehingga bisa memberikan hukuman yang lebih berat kepada terdakwa penipuan yang menguras uang korban ratusan juta. “Kita tunggu keadilan hakim, apakah pantas terdakwa mendapat vonis 10 bulan,” ujar seorang pengunjung sidang. (cw6)

ngan, mengatakan, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 08.00. pamit untuk meminjam sepatu dengan temannya yanag beralamat di Demang Lebar Daun. “Aku tadi sempat diajaknya untuk ikut, tapi aku idak mau ikut karena sudah malam. Aku mendapatkan kabar Aynus meninggalkan dari polisi, aku pun langsung dapat di TKP, untuk memastike Aynus apa bukan. Saat aku lihat ternyata benar,” ungkap Alek. Erwin (23), warga Ulak Pandan Lahat, sopir truk fuso yang menabrak Aynus, mengatakan saat kejadian dirinya tidak melihat ada sebuah motor dari arah de-

pannya. Karena tidak melihat motor korban, truk yang dikendarainya pun terus jalan. “Aku idak sempat lagi mijak rem apo lagi untuk banting setir, Jadi korban dan aku saat kejadian tidak bisa menghindar dari tabrakan itu,” ungkapnya. Di tempat yang sama, keluarga korban yang tidak mau disebut nama mengatakan, keseharian korban di mata keluarga kenal orang yang periyang. Jika ada masalah korban selalu cerita curhat dengan siapa saja. Korban pun berteman tak pernah memilih, tua dan muda ditemaninya semua. “Kami keluarga tidak men-

duga Aynus cepat meninggalkan kami. keluarga mendapatkan kabar korban meninggal dari polisi, dan langsung ke RS Siti Khodijah,” beber salah satu keluarga. Melihat korban terbujur kaku, satu persatu keluarga bergantian memeluk jasad Aynus. keluarga pun seakan tak ingin melepaskan kepergian Aynus. “Aku idak nyangko nian, Ngapo pulo dio nih nak pinjem sepatu. Tapi ini semua mungkin sudah surat yang di atas,” ungkapnya. Sementara itu, mobil yang menabrak Aynus, mobil fuso bernopol BG 8491 OA dan sopir telah diamakan pos laka Pakjo. (mg2)

n dari halaman 16


16

SRIWIJAYA POST Kamis, 6 September 2012

Korban Penipuan Tuding Jaksa ● Di Hadapan Majelis Hakim PN

SRIPO/REFLY

RICUH – Suasana keributan yang terjadi usai isteri korban dipukul wajahnya oleh Candra di PN Palembang Rabu (5/9).

Anak Herlina Lepas dari Gendongan ● Akibat Dipukul Terdakwa PALEMBANG, SRIPO – Ulah terdakwa pembunuhan, Candra (22) benar-benar keterlaluan. Usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (5/ 9), dia malah memukul istri

korbannya, Herlina. Ironisnya, akibat pukulan itu, bayi dua tahun yang dalam gendongan Herlina pun terjatuh. Melihat itu, kerabat dekat Herlina naik darah dan

mencoba membalas memukul Candra. Namun, niat mereka gagal karena Candra keburu dikawal ketat oleh pihak kejaksaan dan kepolisian. Candra pun bisa dengan tenang kemban ke halaman 15

Pinjam Sepatu Ospek Mahasiswa Tewas PALEMBANG, SRIPO – Aynus Akbar (19), warga Batu Pecah tewas mengenaskan, Selasa (4/9) pukul 21.00 di Jl Demang Lebar Daun, Palembang, tepatnya di depan simpang Macan Kumbang. Korban langsung dibawa ke RS Siti Khodijah untuk divisum. Peristiwa ini bermula saat korban hendak pergi meminjam sepatu untuk Ospek sebagai mahasiswa baru universi-

tas PGRI Palembang. Korban yang mengendarai motor Suzuki Smash warna hitam bernopol BG 3065 HJ, baru pulang dari rumah temannya bernama Alek Lorong SMP 45. Saat korban keluar dari lorong, dia ingin menyeberang dengan motornya, korban lupa menghidup kan sen motorn ke halaman 15

PALEMBANG, SRIPO – Suasana Pengadilan Negeri (PN) Palembang kemarin (5/9) pukul 14.00 cukup heboh. Lantaran seorang wanita menjerit-jerit memprotes jaksa penuntut umum (JPU), Erni Yusnita, SH. Dia meragukan integritas tuntutan jaksa tersebut, karena hanya menuntut terdakwa penipuan 10 bulan penjara. Begitu mendengar jaksa menuntut terdakwa penipuan penerimaan PNS di kantor Depkumham Palembang, Wulan Purnama Sari (33), dengan kurungan penjara selama 10 bulan, Novitasari langsung protes. Dengan mengacungkan tangan, salah satu korban penipuan ini langsung memaki sang jaksa di depan majelis hakim yang diketuai Unardi, SH, MH. “Jaksa dan terdakwa Wulan pasti sudah melakukan sesuatu, Pak Hakim. Korbannya kan banyak,

SRIPO/REFLY

PROTES JAKSA – Novitasari (berdiri), memprotes tuntutan JPU terhadap tuntutan terdakwa Wulan di PN Palembang Rabu (5/9).

masa cuma dituntut 10 bulan. Kalau hakim nanti memvonis juga 10 bulan juga, maka terdakwa akan langsung bebas karena dia sudah ditahan. Ini tidak benar dan tidak adil,” pekik Novita. Meski berulang kali dicoba ditenangkan oleh majelis hakim, Novita masih tetap memprotes tuntutan jaksa. Erni pun mencoba menenangkan Novita. Namun usahanya tidak berhasil meski Wulan sudah berada di ruang tahanan PN Palembang. “Saya ini mengerti hukum, bukannya tidak tahu apa-apa. Masa ia yang dikenakan pasal 378 KUHP hanya dituntut 10 bulan. Apalagi ia tidak beritikat baik untuk mengembalikan uang yang sudah dia larikan,” ujar Novita dengan suara yang lantang. Selain tuntutan Erni yang

PALEMBANG, SRIPO – Sementara itu jaksa Erni Yusnita, mengatakan tuntutan yang ia berikan kepada Wulan telah dipertimbangkan sebaik-baiknya. Salah satu hal yang membuatnya berani menuntut Wulan dengan kurungan penjara selama 10 bulan, dimana Wulan sudah beritikat baik dengan mengangsur mengembalikan uang kepada salah satu korban penipuannya.

n ke halaman 15

n ke halaman 15

Tuntutan Sudah Dipertimbangkan

Investasi Bodong Sikat Rp 1,7 M PALEMBANG, SRIPO – Korban penipuan berkedok investasi PT Fatrial Member (PT FM) kembali bertambah dan minta keadilan. Kali ini Hj Rumdiana (63), warga Jl DR M Hatta RT 4/4 Kel Sukaraja Kec Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu. Dia mewakili lima rekannya yang lain melaporkan FSL, selaku Direktur PT Fatrial Member ke Polda Sumsel, Rabu (5/9). Dengan tuduhan penggelapan dan penipuan uang milik dengan total Rp 1,7 miliar. Menurut keterangan pelapor, peristiwa ini berawal pada 3 September lalu, para

R Djarod Padakova

DOK.SRIPO

korban dan terlapor mengikat perjanjian kerja sa-

ma investasi, pelapor sebagai penanaman modal dan terlapor sebagai pengelola. Terlapor mengimingi akan membayar keuntungan 6 Persen setiap bulan. Tergiur dengan bujuk rayu terlapor yang menjelaskan bahwa PT FM dikelola secara bersih dan banyak orang-orang penting di dalamnya, membuat para terlapor yakin untuk menginvestasikan uangnya. “Gayanya sangat meyakinkan, kami tidak tahu kalau dia penipu,” ungkap terlapor di bagian SPKT Polda Sumsel. Keenam orang tersebut seperti terhipnotis datang ke alamat FSL di JL Angka-

tan 45 Blok H nomor 27 RT 31 Palembang dan sebagian lagi ditransfer via rekening tabungan Bank Sumsel Kecamatan Baturaja Timur. “Uang yang diinvestasikan bila ditotal mencapai satu miliar tujuh ratus juta rupiah,” katanya. Dengan rincian terlapor Hj Rumdiana menginvestasikan uang sebesar dua kali Rp100 juta diserahkan langsung ke alamat terlapor dilakukan dengan dua tahap. Kemudian korban M Atam menyerahkan dua kali Rp100 juta namun ditransfer via bank. Selanjutnya n ke halaman 15


Sriwijaya Post Edisi Kamis 6 September 2012  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Advertisement