Page 5

4

SRIWIJAYA POST Jumat, 5 Juni 2009

Giliran Pembangkit Rusak Penyebab Pemadaman ■ Pelanggan Listrik Diminta Berhemat ■ Energi Listrik Hilang 319,2 MW PALEMBANG, SRIPO — Pemadaman bergilir di Sumsel khusus Palembang belum ada tanda-tanda akan berakhir dalam waktu dekat ini bahkan sebaliknya. Kini penyebab pemadaman semakin meluas dan tidak lagi karena adanya gangguan di Gardu Induk (GI) Sungaijuara tetapi sejumlah pembangkit pun mogok. Akibatnya, 319,2 megawatt (MW) tenaga listrik tidak bisa disalurkan. Manager Hukum dan Humas PT PLN (Persero) S2JB, Haris Effendy kepada wartawan, Kamis (4/6) membenarkan adanya pemadaman listrik secara bergilir yang dialami warga Palembang. Seperti saat terjadi kemarin, Rabu (3/6) terjadi gangguan di GI Sungaijuaro yang menyebabkan suplai listrik ke penyulang Kikim, Markisa, Enim dan Musi terputus (black out). Dan kini sedang dilakukan

monuver beban dari GI Talangkelapa, Betung dan Sedudukputih sehingga diharapkan listrik di Kemuning, Ilir Timur (IT) II dan Sako sudah bisa normal kembali. Kendati begitu lanjut Haris, pemadaman bergilir untuk sebagian Sumsel akan tetap terjadi karena beberapa sistem pembangkit PLN sedang mengalami masalah. Misalnya adanya pemeliharan di unit 1 PLTU Tarahan yang menyebabkan 89 MW energi listrik tidak tersalur. Kedua adanya pemeliharaan di unit 1 PLTU Bukitasam dengan kapasitas 60,2 MW dan ketiga menurunnya kemampuan mesin-mesin pembangkit PLTA di Sumatera sehingga 170 MW listrik tidak bisa diproduksi. “Gangguan ketiga ini akibat variasi musim dimana beberapa waduk di PLTA, debit airnya menurun sehingga PLTA tidak

bisa secara optimal beroperasi,” papar Haris. Atas kejadian ini, Haris menyerukan agar pelanggan berhemat pemakaian listrik antara pukul 17.0022.00. “Penghematan listrik jika bisa dilakukan, wilayah padam tidak meluas,” katanya. Seperti di kawasan Maskarebet Talangkelapa Alang-Alang Lebar kemarin, pemadaman listrik kemarin terjadi sekitar tujuh jam. Mulai pukul 10.00 hingga 17.00. Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH yang diminta komentarnya soal pemadaman listrik, ia hanya terdiam. Sebentar ia menarik nafas dalam-dalam. “Kenapa, listrik mati,” kata Alex yang langsung diam beberapa saat. “Tunggu saja, sebentar lagi,” kata Alex Noerdin yang tidak merinci apa maksud kata-kata sebentar lagi itu. (sin)

Tahan Pegal Asal Dapat Buku Murah ■ Gramedia Lepas 15 Ribu Buku Murah

P

IHAK gramedia menggelar program buku murah selama dua hari, 4-5 Juni 2009 sejak pukul 09.00 hingga 15.00 di Gramedia Palembang Square Mall, Kamis (4/6). Semua jenis dihargai sama, yakni Rp 1.000. Murahnya harga mebuat pembeli tak segan-segan

duduk berkubang dalam tumpukan buku. Sesekali mereka berdiri kembali menyusuri tiap sisi. “Rasonyo kaki aku lah pegel galo. tapi tanggung kalau nak balek kapan lagi nak dapatke buku murah,” kata Erni (35) pegawai di PT Rambang Palembang.

SRIPO/ARSEP P

SERBU — Toko buku Gramedia diserbu pembeli, terutama karyawan KKG.

Pembeli hanya dibatasi karyawan yang bernaung dalam Kelompok Kompas Gramedia (KKG) semata, diantaranya PT Rambang, Radio Sonora, Harian Sriwijaya Post dan karyawan gramedia bisa bebas memilih buku sesuai keinginan. “Wow, bukunyo murah nian, mending beli buku daripada beli rokok, sama-sama Rp 1.000,” kata salah satu petugas gramedia. Harga murah tak berarti berkualitas rendah. Justru bukubuku tersebut masih dikemas dalam plastik yang baru dikeluarkan dalam kardus. Ayu Fina, Supervisor penjualan gramedia menjelaskan program buku murah untuk melakukan fresh terhadap stok buku lama yang diganti dengan buku-buku baru. “Itu akan kita lepas dua sistem. hari pertama akan dilepas sebanyak 10 ribu dan kedua sebanyak 5 ribu,” kata Ayu. (sta)

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

GANTI ISOLATOR — Petugas Unit Pelaksana Pekerjaan dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PT PLN (Persero) Cabang Palembang, mengganti isolator pada tiang listrik bertegangan depan Markas Korem 044 Gapo, Kamis (4/6).

Disdikpora Tambah Tiga Standar Kelulusan ■ Jelang Pengumuman Kelulusan SMP dan SMA PALEMBANG, SRIPO — Kriteria kelulusan tak hanya ditunjang SRIPO/JACK dari Reza Pahlevi penilaian hasil UN semata. Tetapi ada tiga sektor penentu lainnya, yakni wajib hadir UN seluruh pelajaran, lulus syarat rata-rata pelajaran UAS dan pelajaran kepribadian minimal bernilai baik. Bila salah satu kriteria tak memenuhi maka siswa dinyatakan tak lulus dan disarankan ikut ujian Kejar Paket. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang, H Hatta Wazol melalui

Kabid SMA/SMK, Drs Reza Pahlevi mengungkapkan itu dihadapan 725 siswa saat acara pelepasan akbar yang melibatkan siswa SD, SMP, SMA dan SMK Nurul Iman, Kamis (4/6) di halaman sekolah. “Kalian jangan dulu merasa senang jika mendapat nilai UN yang baik tetapi justru ada tiga standar lagi yang wajib dipenuhi untuk menentukan kelulusan,” kata Reza. Ia menyerukan, usai menerima hasil nilai UN dari Disdik Sumsel maka prosesnya akan dilakukan pengolahan lagi ditingkat sekolah. Melalui rapat dewan maka guru harus menyertakan tiga syarat kelulusan siswa lainnya, menyankut absensi siswa yang wajib hadir selama pelaksanaan UN hingga Ujian Akhir Sekolah (UAS). Kedua, juga wajib

melampirkan standar nilai UAS yang ditentukan sekolah bersangkutan. Misal untuk pelajaran Agama, di SMA Nurul Iman nilai standar kelulusan minimal 6. Berarti siswa wajib mencapai nilai tersebut. Begitupun ketiga, nilai kepribadian, diantaranya kehadiran, kelakuan, kerajinan minimal baik atau B. “Tiga hal itu sepenuhnya dibahas dalam rapat dewan guru

di sekolah masingmasing. Nanti hasilnya dilaporkan ke Disdikpora untuk dilakukan pengkajian hingga mengeluarkan standar nilai lulus,” kata Reza. Pengumuman kelulusan ditingkat SMA dan SMK akan dilakukan serentak, yakni tanggal 13 Juni mendatang. Sedang di tingkatan SMP diumumkan tanggal 20 Juni, mendatang. “Kalian tidak usah khawatir. Berita ujian ulang pada 33 sekolah yang siswanya tidak lulus salah satunya bukan di Palembang. (sta)

INFO KELULUSAN : 1. Kelulusan SMA/SMK tanggal 13 Juni dan SMP tanggal 20 Juni 2009. 2. Siswa yang tak lulus, segera didaftarkan ke bagian pendidikan non formal Disdikpora Palembang agar ikut ujian kejar paket C untuk SMA/ SMK dan kejar pakat B untuk SMP melalui Kepsek masing-masing. 3. Siswa yang lulus bisa langsung mendaftar di sekolah negeri atau swasta 4. Pendaftaran melalui PSB secara serentak akan dibuka mulai tanggal 1 Juli 2009 5. Ujian PSB atau tes rayon Negeri akan dilakukan tanggal 3 Juli bagi siswa SD dan SMP sedang tes SMA/SMK tanggal 4 Juli 2009. (Sumber : Disdikpora Palembang)

Sriwijaya Post Edisi Jumat 05 Juni 2009  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Sriwijaya Post Edisi Jumat 05 Juni 2009  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Advertisement