Issuu on Google+

SELASA 4 DESEMBER 2012

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

Tim Investigasi Sripo TTur ur un Hari Ini urun

Bidan Banyuasin Resah

BEBERAPA menit sebelum azan magrib, Senin (3/12) sebuah pesan pendek (SMS) masuk ke News By Reques Sriwijaya Post. Pesan pendek datang sebanyak tiga kali kiriman datang dari warga di kawasan Pulau Rimau, Banyuasin. Mereka melaporkan puluhan bidan yang bekerja di

pelosok desa wilayah Kabupaten resah. Pasalnya sejumlah hak mereka tidak diberikan oleh pejabat di sana sehingga mereka mengutip uang dari pasien kurang mampu. Padahal dengan „ ke halaman 7

ECERAN RP 2.000

24 HALAMAN MANAGED BY

NEWS BY REQUEST P E M - BACA yang budiman, tim liputan khusus kami mengundang Anda memberi informasi untuk dijadikan berita di harian ini. Informasi bisa terkait pengalaman pribadi, atau perjalanan wisata. Baik info yang menghibur sampai kontrol sosial kebijakan pemerintah. Cukup sampaikan informasi melalui SMS ke nomor hape 081273069344 081273069344, cantumkan nama dan nomor yang bisa kami hubungi. Salam Sripo

Bos Ganja Rugi Besar � BNN Endus Pengiriman 282 Kg � Pelaku Dikuntit Hingga ke Jakarta PALEMBANG, SRIPO — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel berhasil mengungkap pengiriman 282 kg ganja kering yang hendak dikirim ke Jakarta menggunakan jasa ekspedisi. Ganja yang dikemas dalam 12 kardus senilai Rp 864 juta itu, dikirim tanpa alamat dan hanya mencantumkan nomor ponsel 082377548815. Berdasarkan informasi yang didapat, pengiriman ganja kering ini berasal dari Aceh. Polisi yang telah menerima laporan, langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, ratusan kilogram ganja yang hendak dibawa ke Jakarta, dicegat di kawasan Simpang Patal-Pusri. Terungkapnya pengiriman 282 kg ganja berkat informasi dari karyawan ekspedisi. Petugas ekspedisi merasa janggal dengan kardus yang diterima dari Aceh untuk disebarkan ke Sumsel. Selain itu, kardus yang hendak dikirim tanpa nama dan alamat. Pengirim hanya mencantumkan nomor ponsel. Kecurigaan inilah yang

Usai 8 Jam Diperiksa Djoko Masuk Sel Pomdam membuat petugas jasa ekspedisi langsung melapor ke BNN Provinsi Sumsel. Pihak BBN pun langsung menindaklanjuti untuk melakukan pengecekan di lapangan. Hasilnya setelah diperiksa, didalam kardus ditemukan ganja kering. Pihak BNN bekerjasama dengan petugas jasa ekspedisi langsung melakukan kontrol delivery terhadap orang yang akan menerima paket tersebut. “Kita langsung mengikuti barang sampai ke Kakarta, untuk mengetahui penerimanya. Ini modus baru, pengiriman menggunakan ekspedisi mungkin

JAKARTA, SRIPO — Penjagaan � TTanpa anpa keamanan Pomdam Jaya Guntur Jakarta Selatan pada Senin (3/12) Kenakan malam, diperketat saat wilayah mereka kedatangan tamu seoSeragam rang jenderal polisi, tahanTahanan an Komisi Pemberantasan Korupsi KPK � (KPK), Irjen Pol Dijaga 7 „ ke Polisi Militer halaman 7

dianggap aman bagi pengedar. Dari Aceh, ganja ini diangkut menggunakan jalur darat, diduga jumlahnya setonan, lalu lewat Langkat, Binjai (Sumut) dan „ ke halaman 7

Real Madrid vs Ajax Amsterdam

KONSISTENSI CR7 SUPERSTAR Real Madrid Cristiano Ronaldo sudah mengakhiri paceklik. CR7 mencetak gol cantik ke

Cristiano Ronaldo

gawang Atletico Madrid lewat proses freekick. Gol tersebut sekaligus menjadi jawaban dari berbagai kritik. Dan pada tengah pekan ini, konsistensi penampilan CR7 kembali diharapkan muncul saat Madrid menjamu Ajax Amsterdam pada matchday terakhir penyisihan Grup D Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (5/ 12) dinihari. “Di level penampilan in-

DJOKO SUSILO

dividu saya merasa bahagia sebab saya mencetak gol dan bisa memberi assist. Tapi hal yang paling terpenting adalah bagaimana tim ini bisa terus memenangi pertandingan,” kata Ronaldo dilansir situs res„ ke halaman 7

Polisi Sempat Diberondong Tembakan BANYUASIN,SRIPO — Jajaran Polres Banyuasin berhasil membekuk empat dari tujuh komplotan aksi perampokan yang selama ini cukup meresahkan masyarakat Banyuasin terutama kota Pangkalan Balai dan wilayah Rantau Bayur. Bahkan dua diantaranya harus dihadiah timah panas oleh petugas karena sempat melakukan perlawanan dengan menembakkan senpi rakitan ke arah petugas.

Live on SCTV Rabu (5/12) Pukul 02.45 WIB

TRIBUNNEWS

Keempat pelaku ini yakni Memed Pelani bin Arkoni Zailani (19), Subroto bin M Sani (21) dua pelaku lainnya, yakni Oktani Spikal bin M Sani (24) dan Kamalia alis Jul bin Senen (18). Keberhasilan ini buah dari hasil kerja keras Unit Pidum Satreskrim Polres Banyuasin yang sudah bekerja selama lima hari

Preman Usir Mahasiswa Sumsel � Dipaksa Keluar dari Asrama di Bandung PALEMBANG, SRIPO — Sekitar 15 mahasiswa Sumsel yang kini menempuh ilmu di beberapa universitas yang ada di Bandung didatangi oleh enam pria bertubuh besar pada Senin (3/ 12) sejak pukul 08.30. Tanpa basa-basi, puluhan preman itu menyegel asrama dan memasang pagar seng supaya mahasiswa Sumsel tidak bisa menempati asrama tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, H Yusri Effendi yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui masalah itu. Namun

ia memastikan, memang Sumsel memiliki asrama mahasiswa di Bandung. Untuk sementara, pihaknya akan mencari tahu mengenai kebenaran kabar yang mengatakan jika asrama mahasiswa Sumsel di Bandung itu diambil alih preman atas kehendak sebuah yayasan. “Kita memang punya asrama mahasiswa di Bandung. Tapi saya belum mendapat kabar tentang kondisi terakhir di sana. Nanti kita cek dulu, seperti „ ke halaman 7

„ ke halaman 7

Mantan Atlet Peraih Emas Jadi Bur uh Cuci Buruh

Berjuang Obati Penyakit Aneh si Buah Hati Leni Haini (34), mantan atlet dayung perahu naga asal Jambi, saat ini tengah berjuang untuk mengupayakan kesembuhan anaknya. Habibatul Fasiha, putri bungsunya ini menderita pengerapuhan kulit sejak lahir. Selama 2 tahun 8 bulan, Fasiha harus menahan sakit yang menggerogoti kulit di sekujur tubuhnya.

ist Diawasi — Belasan preman mengawasi asrama mahasiswa Sumsel di Bandung, Senin (3/12).

D

i kamar Mess Pemprov Jambi, Jalan Cidurian, Cikini, Jakarta Pusat, Fasiha terduduk diam

disamping ibunya. Ia tidak menangis ataupun rewel. Hanya terlihat menahan sakit saat ibunya melepaskan pakaiannya agar ia tidak kepanasan. “Dedek tidak boleh kepanasan dan berkeringat. Karena jika gatal dan digaruk, kulitnya akan memerah bahkan terkelupas,” ucap Leni. Menurut Leni, Fasiha tergolong tidak rewel. “Asal duduk, dikasih „ ke halaman 7

TRIBUNNEWS

Leni Haini dan anaknya.


2

SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

SALAM SRIWIJAYA

Kita Selamatkan Hutan SECARA geografis, beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berpotensi terjadinya bencana alam, baik bencana alam tahunan, maupun bencana alam secara tibatiba karena berbagai faktor. Misalnya, bencana alam tanah longsor dan banjir, akibat hutan gundul. Bencana alam lainnya seperti angin puting beliungpun, sudah terjadi di beberapa daerah. Ancaman banjir dan longsor patut kita waspadai, karena beberapa bulan ke depan, antara Desember hingga Januari-Maret, potensi kemungkinan terjadinya bencana sangat besar. Alasannya, puncak musim hujan diperkirakan terjadi antara JanuariMaret depan. Menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), itensitas hujan yang tinggi berpotensi terjadi antara Januari-Maret. Jika perkiraan ini tidak meleset, maka puncak banjir di beberapa kabupaten/kota di wilayah Sumsel akan terjadi antara Janurai-Maret 2013. Sebagai antisipasi yang harus kita lakukan, selain siaga bencana, tentu saja kita harus membiasakan diri hidup disiplin dengan mematuhi peraturan yang berlaku. Bagi warga di perkotaan misalnya, supaya konsisten menjaga lingkungan tempat tinggal masing-masing dari tumpukan sampah, untuk menghindari terjadinya genangan air di pemukiman saat hujan tiba. Apalagi, soal sampah ini telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, tentang Pengelolaan Sampah. Penerapan UU No.18 Tahun 2008 itu diatur melalui Peraturan Pemerintah No.81 Tahun 2012, yang menjadi landasan baru bagi pengeloaan sampah. PP ini mengisyaratkan seluruh pemerintah kabupaten/kota mulai Tahun 2013 harus mengubah sistem open dumping pada tempat pemrosesan akhir (TPA) menjadi berwawasan lingkungan. Bagi dunia usaha, bersama pemerintah harus segera merealisasikan penerapan extended producer responsibility (EPR), termasuk keharusan mengolah sampah bagi masyarakat di kawasan masing-masing. Bagi masyarakat di kabupaten misalnya, selayaknya berperan aktif menjaga kawasan hutan. Karena, potensi terbesar terjadinya bencana alam ini, akibat semakin luasnya kawasan hutan yang rusak, akibat dijarah dan dirambah. Kita, harus mencegah semampu kita, agar hutan yang tersisa saat ini tidak lagi digerogoti. Mulai dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kota, hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan, supaya konsisten dan bahu membahu menyelamatkan kawasah hutan yang tersisa. Jangan hanya saling tuding. Tidak ada guna program penghijauan yang digaungkan puluhan tahun terakhir, bila kita tidak konsisten menyelematkan hutan yang tersisa. Jangan sampai atas nama kehadiran investor, pemerintah menabrak sendiri rambu-rambu tentang penyemalatan kawasan hutan. Segera hentikan kebiasaan menebang kayu di berbagai kawasan hutan. Stop dulu pembukaan perkebunan besar di sekitar kawasan hutan lindung. Jika kita semua konsisten, tidak lagi menjarah dan merusak hutan, selangkah demi selangkah kita telah ikut berusaha mencegah terjadinya bencana alam. Kita tidak lagi dihantui oleh bencana alam saat pergantian musim. (*)

POJOK

Pengaspalan Jalan tidak Tuntas YTH Bapak Wako Palembang/Kadinas PU Binamarga Palembang. Saya warga Sukarami Indah mau tanya Pak. Kenapa pengaspalan jalan perindustrian I itu hanya sepertiganya saja yang diaspal. Padahal keadaannya sangat parah, lobang-lobang besar menganga di sekitar pertengahan sampai keujung-

nya/simpang 4 komp Sukarami Patra Permai. Mohon Pak, kami sangat mengharapkan agar diaspal sepanjang jalan Perindustrian I, kami juga sama dengan warga depan sama-sama taat membayar pajak baik daerah maupun pusat. Kepada Sripo terima kasih semoga tetap eksis sebagai penyambung lidah rakyat. 081377903364

Surat Permohonan

JAWAB

TERIMA kasih atas pertanyaan yang Anda sampaikan. Tapi kami sebagai lembaga tidak bisa langsung menindaklanjutinya karena ada prosedur yang harus dijalankan. Anda harus membuat surat permohonan perbaikan jalan yang ditujukan ke Walikota Palembang dan ditembuskan kepada Dinas PU Bina

Marga dan PSDA Kota Palembang. Surat itu harus juga diketahui camat hingga tingkat lurah lokasi yang akan diperbaiki. Dari proposal tersebut bisa jadi pedoman kami untuk menindaklanjutinya. Wasallam. (why) Ir Budi Dharma Kepala Dinas PU dan PSDA Kota Palembang

SRIPO/SYAHRUL

BERSIHKAN MUSI — Delapan petugas dari Dinas PU Kota Palembang Bidang PSDA, menggunakan perahu menyusuri Sungai Musi untuk mengangkut eceng gondok dan sampah, Sabtu (1/12). Ini merupakan salah satu wujud Pemerintah Kota Palembang demi terciptanya Sungai Musi bersih.

Tebang Pohon Besar KEPADA Yth Kepala Dinas Tata kota Palembang. Tolong ditebang pohon besar yang ada di depan asrama polisi Baguskuning Plaju. Saran ini kami sampaikan agar sebelum ada kor-

SELASA

ban jiwa pengguna jalan apalagi sekarang musim angin kencang. Kami selalu waswas bila jalan di bawah pohon tersebut, terima kasih. 081278869788

Pengecekan ke Lokasi

4 DESEMBER 2012

Women’s Crisis Centre (WCC) Sumsel mengingatkan saat perayaan Tahun Baru dan Valentine gadis rawan hilang keperawanan Supaya aman harus dijaga ketat pemiliknya... Lagi sindikat pengedar ganja dibongkar polisi Kalau dihukum mati baiknya jangan diberi grasi pak Masyarakat menyambut hangat Timnas Garuda yang tersingkir dari babak penyisihan AFF di Kuala Lumpur Bangsa ini memang pemaaf...

20 MUHARRAM 1434 H

ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 11.51 WIB : ....15.16 WIB : ....18.00 WIB : .... 19.13WIB

RABU 5 DESEMBER 2012 21 MUHARRAM 1434 H

SUBUH : 04 .20 WIB

JAWAB TERIMA kasih atas laporan yang Anda sampaikan ini. Kita akan segera melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud dan segera merapikannya. (cw2) Andi Wijaya Busro Dinas PPJP Kota Palembang

DOK SRIPO

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo, DIREKTUR: Ir HM Soleh Thamrin, Bambang Hartono. PEMIMPIN UMUM: Ir HM Soleh Thamrin. . PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391.

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

3

Fiber Optik Ditanam Tiap Rumah lTelkom Sebar 50 Jaringan lProgram Ready Broadband City

SRIPO/SYAHRUL

PERIKSA JARINGAN —Petugas PT Telkom melakukan pemeriksaan jaringan saluran telepon pada boks Telkom PG CTR RAE, depan DPRD Sumsel, beberapa waktu lalu. Ini merupakan pemeriksaan rutin untuk menjamin bersihnya jalur telepon ke pelanggan.

PALEMBANG,SRIPO — PT Telkom Indonesia kembali membuat gebrakan. Perusahaan plat merah ini siap membenamkan jaringan Fiber Optik (FO) langsung ke rumah 50 ribu pelanggan. Ditargetkan proyek Broadband City ini rampung diakhir tahun 2013, mendatang. Manager Services Area Sumsel PT Telkom Indonesia, Nurhalim mengatakan program ini merupakan program nasional bertajuk Ready To Broadband. Nantinya, tiap rumah akan langsung dipasang FO sendirisendiri. Dengan ini, pelanggan bisa dengan bebas menikmati semua bisnis Telkom, mulai dari akses telepon, speedy, telkom TV hingga Skype langsung dari rumah dengan akses kecepatan paling tinggi. Jika FO sudah terpasang maka kecepatan internet yang bisa diakses capai 10 MBps. “Ini paling cepat dengan kuota yang tinggi, kita ingin memu-

dahkan pelanggan dan servis lebih kepada mereka,’ kata Nurhalim di ruang kerjanya, Senin (3/12). Selain itu, untuk pemasangan speedy baru maupun layanan telkom lainnya, pelanggan maupun calon pelanggan baru tak perlu susah-susah datang ke kantor Telkom. Mereka cukup memintanya melalui email maupun via telepon ke kantor Telkom. Pihak telkom tinggal melakukan penco-cokan kode FO dengan jaringan telkom. “Jadi sangat mudah, kedepan semua layanan Telkom akan dibuat satu paket. Jika pelanggan pasang baru, maka langsung menikmati tiga servis bisnis sekaligus, yakni telepon rumah, speedy dan Telkom TV,” katanya. Saat ini, lanjut Nurhalim, pihaknya sedang melakukan upgrade jaringan kabel dan pemasangan 160 unit FO di masing-masing rumah penduduk di Jalanb ratu Sianom, 3 ilir. Wilayah ini diakui seba-

IST

gai pilot projecet pemasangan jaringan FO ke rumah. “Sekarang masih tahap upgrade jaringan, kemungkinan pertengahan tahun depan sudah jalan. Dan akan kita lihat bagaimana hasilnya. kalau ini sukses maka akan kita teruskan ke wilayah lain,” kata Nurhalim. Diketahui, selama ini untuk pemasangan jaringan FO Telkom hanya menitik beratkan pada lokasi atau titik-titik keramaian tertinggi. Itupun jalur FO harus melalui Rumah Kabel (RK) atau Dropping Point (DP). “Kalau dulu, jarak RK bisa capai 10 km ke rumah pelanggan. Tapi kini tidak lagi, langsung kita benamkan FO-nya ke rumah pelanggannya. Ini obsesi Telkom yang ingin menjadikan Sumsel sebagai salah satu kota broadband city paling siap,” kata Nurhalim. Untuk pemasangan ini, diakui Nurhalim gratis. Pelanggan tidak membayar sepeserpun karena semuanya ditanggung PT Telkom. Namun dia enggan merinci berapa total investasi yang dibenamkan dalam proyek ini. “Kalau untuk investasi semuanya diatur pusat, kita tinggal menjalankan saja,” katanya. Ditahap awal, PT Telkom akan memasang pada 160 rumah di jalan Ratu Sianom dulu, selanjutnya akan diperluas untuk 50 ribu pelanggan telkom lainnya. “Total pelanggan Telkom yang di Palembang capai 80 ribu pelanggan, target kita minimal 60 persen atau sekitar 50 ribu pelanggan sudah terpasang FO di rumah masing-masing,” katanya. (why)

Update Jelly Bean lPengguna Galaxy Note 10.1 JAKARTA,SRIPO — Samsung Indonesia siap memberi update perangkat lunak untuk tablet Galaxy Note 10.1. Update itu meliputi pembaruan sistem operasi ke Android 4.1 (Jelly Bean) dan fitur istimewa Premium Suite. Update bisa dilakukan dengan mengunduh secara over the air (OTA) atau datang langsung ke Samsung Service Center di kota masing-masing. Untuk update di Samsung Service Center ini bisa dilaksanakan mulai 15 Desember 2012. “Dengan upgrade Premium Suite ini, pengguna Galaxy Note 10.1 dapat merasakan pengalaman yang lebih pada tablet,” kata Adinda Nesvia, Product Marketing Manager Samsung Mobile Samsung Indonesia, beberapa waktu lalu. Premium Suite disertai dengan beberapa fitur

IST

BEBERAPA Orang menunjukkan Samsung Galaxy Note 10.0 di Jakarta beberapa waktu lalu.

baru. Pengguna dapat membuka dua aplikasi sekaligus dalam satu layar. Ukuran jendela aplikasi itu bisa diatur sesuka pengguna. Samsung juga menyedia-

kan 16 aplikasi mini yang bisa dibuka secara bersamaan. Setiap aplikasi dapat digeser atau diperbesar ukuran kotaknya. Ada pula fitur Air View yang memudahkan peng-

guna melihat konten dalam satu folder tanpa harus membuka folder tersebut. Air Vi e w j u g a b e r f u n g s i untuk aplikasi email, foto, dan video. (KC)

Edit Spreadsheet di Android SRIPO, JAKARTA — Google memperbarui aplikasi layanan penyimpanan data dan dokumen Google Drive untuk perangkat iOS dan Android. Kini, aplikasi Google Drive di iOS dan Android bisa mengedit dokumen lembar lajur atau spreadsheet. Sama seperti pengguna Google Drive di komputer pribadi, kini pengguna Google Drive dapat

membuat dan mengedit dokumen lembar lajur dari perangkat mobile. Pengguna bisa dengan nyaman mengubah tata letak, ukuran tabel, mengubah jenis huruf ataupun memberi warna. Setiap perubahan yang terjadi pada dokumen lembar lajur bersifat real-time. Ini sangat berguna bagi Anda yang berbagi dokumen untuk tujuan kolaborasi dengan pengguna Google Drive lainnya. Selain itu, Google Drive juga memudahkan Anda dalam

menyalin (copy) dan menempel (paste) teks. Cukup tahan jari Anda di tabel yang ingin ditambah atau dikurangi teks, secara otomatis akan muncul pilihan copy ataupun paste. Aplikasi Google Drive untuk Android dan iOS bisa diunduh secara gratis. Layanan kom-putasi awan dari Google ini memberi ruang penyimpanan data online gratis sebesar 5GB. Anda bisa menambah ruang penyimpanan data dengan cara berbayar. (KC)


4

SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

Pusri Beli Kapal Khusus ● Siasati Pendangkalan Alur Sungai Musi ● Untuk Optimalkan Distribusi Produksi “ Dari sisi produksi masih bisa 100 persen, tidak masalah. Cuma efisiensinya sangat tidak baik. Kita memakai gas itu sangat boros. Kalau gas dengan pabrik yang baru, hanya 21,5 mm-

scf per ton. Tapi kalau kita sekarang 33 - 34 mmscf per ton. 35 persen tidak efisien,” terangnya. Untuk pasokan gas, Musthofa mengaku Pusri aman dalam 10 tahun ke depan.

Hanya saja harganya setiap 3 tahun sekali perlu negosiasi mengikuti terus harga pasar. “Sampai 2022 sudah oke. Sesungguhnya idealnya bisa 20 tahun. Ini baru 10 tahun

aman. Jadi kita harus upayakan lagi 10 tahun ke depan. Yang tidak bagus harganya ini, tiap 3 tahun negosiasi mengikuti harga pasar. Kalau bisa negosiasi flat jangka panjang,” katanya. (fiz)

Suntik Dana Rp 3 Miliar ● Program Kewirausahaan Mahasiswa istimewa

Kapal pupuk PT Pusri saat mengarungi laut. Pendangkalan Sungai Musi mendorong PT Pusri menyiapkan kapal dengan spesifikasi mampu melayari alur dengan kedalaman empat meter. sripo/hafiz

PALEMBANG, SRIPO – Dangkalnya alur Sungai Musi menjadi kendala dalam optimalisasi distribusi produksi PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. Karena itu, managemen merencanakan pembelian lima kapal khusus, dengan kapasitas 8.500 ton, namun bisa melewati alur dangkal dengan kedalaman 4 meter. Hal itu dikemukakan Direktur Utama PT Pusri Palembang, Ir Musthofa disela acara jalan santai dalam rangka memperingati HUT ke-53 PT Pusri Palembang, Sabtu (1/12). “Kita punya rencana beli lima kapal. Tahun ini kita beli satu, tahun depan akan ada dua lagi,” katanya. Persoalan pendangkalan Sungai Musi ini menurut Musthofa menjadi persoalan bagi PT Pusri Palembang. Karena sangat menghambat dalam mengeluarkan hasil produksi. Dikatakan, dengan kapal yang

lama, muatannya tidak bisa diisi penuh, sementara biaya yang dikeluarkan sama mahalnya. Setidaknya akibat hambatan pengangkutan tersebut, Pusri Palembang kehilangan cargo 280 ribu ton per tahun. “Makanya salah satu upaya mengatasi masalah itu adalah harus membeli kapal yang bisa melewati kedalaman air tersebut,”jelasnya. Bicara pencapaian produksi PT Pusri Palembang, hingga akhir 2012 kata Musthofa sebanyak 1.970 juta ton urea, atau 98 persen dari target 2.050 juta ton. “Tahun ini ada sedikit gangguan pasokan gas, disamping kehandalan pabrik yang mengganggu kelancaran produksi. Sedangkan target 2013 masih seperti 2012,” kata Musthofa. Menyongsong HUT ke53 PTPusri Palembang, Musthofa menyebutkan bahwa tema yang diangkat

Musthofa

adalah “Dengan program revitalisasi dan peduli terhadap lingkungan kita teruskan pengembangan PT Pusri”. “Kita melakukan revitalisasi dengan membangun Pusri IIB untuk menurunkan konsumsi energi tanpa meninggalkan efisiensi, guna meningkatkan produksi. Kita lakukan pembangunan power plan dengan batubara, untuk mengurangi komsumsi gas. Kita benahi infrastruktur dengan membangun kapal, peremajaan kapal dan membangun gudang di existing kita benahi. Kita tingkatkan efisiensi. Kita tingkatkan kompetensi SDM untuk menghadapi program-program perusahaan ke depan,” ujar Musthofa. Musthofa berharap ke depan Pusri Palembang bisa melampaui tantangan strategis, dengan kondisi pabrik yang sudah tua.

PALEMBANG, SRIPO – Sepanjang 2012 Bank Mandiri Kantor Wilayah II Palembang telah menggulirkan dana melalui program Bina Lingkungan senilai Rp 3,07 miliar. Dana itu khusus untuk pembiayaan program kewirausahaan mahasiswa di beberapa kampus. Kepala Kanwil II Palembang, Adang Joedianto melalui Business Development Manager Regional II, Surya Pamilsus mengatakan beberapa kampus tersebar di empat provinsi, yakni Jambi, Bengkulu, Lampung dan Palembang. Khusus di Palembang, hanya ditunjuk satu kampus, yakni Univesitas Sriwijaya. “Khusus di Palembang saja, suntikan dana kewirausahaan untuk mahasiswa hingga November capai Rp 1,752 miliar,” ungkap Surya usai melepas keberangkatan peserta fieldtrip program kewirausahaan di gedung kewirausahaan Building Kanwil II Bank

Mandiri, Senin (3/12). Menurut Adang, rata-rata mahasiswa mendapat modal Rp 3 hingga Rp 10 juta per orang. Tapi tidak diberikan dalam bentuk dana langsung. Namun para mahasiswa wajib ikut kuliah kewirausahaan di kampusnya masing-masing. Tiap jurusan akan diambil yang terbaik dan berhak mengikuti fieltrip kewirausahaan. Tujuannya lebih kepada melihat langsung program UKM kewirausahaan mahasiswa yang dinilai sukses, seperti di kampus UGM Yogyakarta, IPB Bogor dan Unpad Bandung. “Usai kunjungan, mereka wajib membuat laporan dan pengembangan kewirausahaan. Inilah yang kita berikan dana,” kata Surya. Besaran dana masing-masing mahasiswa bervariasi, tergantung sistem yang dikembangkan. Namun kisarannya mulai Rp 3 juta hingga Rp 10 juta perorang. “Nanti mereka wajib membuat laporan studinya,” kata dia. Pihaknya sengaja mengandeng Unsri untuk pengembangan kewirausahaan dan program telah jalan sejak ta-

SRIPO/SYAHRUL

CENDERAMATA – Kepala Kanwil II Palembang PT Bank Mandiri Adang Joedianto menyerahkan cenderamata kepada Rektor Unsri, Prof. Dr. Badia Perizade sesaat pelepasan peserta fieldtrip program kewirausahaan, Senin (3/12).

hun 2009, lalu. Dikatakan secara umum, total dana yang digulirkan untuk program kewirausahaan capai Rp 3,07 miliar, dan hampir Rp 1,752 miliar disuntikkan di Palembang, selebihnya di beberapa kampus dalam regional Kanwil II. Dana tersebut masuk dalam program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang ditarget hingga akhir tahun capai Rp 12,5 miliar. “Saat ini serapannya sudah hampir 90 persen,” katanya.

Untuk pelepasan mahasiswa kewirausahaan langsung dilakukan kepala Kanwil II Bank Mandiri, Adang Joedianto yang didampingi Rektor Unsri, Badia Perizade. Sebanyak 24 mahasiswa diberangkatkan menggunakan satu bus menuju Bogor, Bandung, Yogyakarta dan Lampung. “Para mahasiswa diberangkatkan selama lima hari,” kata dia. (why)


SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

5

PTMI Luncurkan Produk Baru ● Ban Radial Varian Agilis PALEMBANG,SRIPO – Michelin Global sebagai pelopor dalam industri ban radial di dunia, terus berinovasi dalam pengembangan produk. Dalam rangka memperkenalkan varian Ban Radial Varian Agilis,PT Michelin Indonesia (PTMI) memperkenalkan dan peluncuran di Balroom Hotel Aston Jalan Basuki Rahmat Palembang, Minggu (2/12). Michelin Global memperkenalkan ban radial pertama di dunia sejak 60 tahun yang lalu. Ban truk radial yang bernama Michelin X Radial tersebut dipatenkan di tahun 1952 dan merupakan sebuah revolusi dari industri transportasi. Di Eropa dan Amerika Serikat, hampir 90 persen truk dan bus telah beralih menggunakan ban radial. Dalam memenuhi permintaan ban berkualitas di segmen truk ringan, yang

saat ini sedang tumbuh. Country Director PTMI, Jean-Charles Simon, mengatakan PTMI secara aktif mendukung penggunaan ban radial untuk truk dan bus karena ban ini memiliki karakteristik safety, longevity dan fuel saving, dengan memperhatikan lingkungan. “Jika kita lihat secara keseluruhan, maka penggunaan ban radial lebih menguntungkan, khususnya untuk alat transportasi bisnis seperti truk dan bus” jelasnya. Dengan melihat potensi pasar yang ada di kota-kota besar, khususnya Palembang, PTMI memperkenalkan varian ban Agilis, yaitu Agilis HD dan Agilis LT. Kedua ban ini dirancang untuk truk ringan dengan spesifikasi dan penggunaan yang berbeda.”Varian Agilis ini dimaksudkan untuk memenuhi permintaan

yang tinggi akan ban yang berkualitas di segmen truk ringan yang sedang tumbuh di Palembang.” ujarnya. Ban ini sangat cocok untuk kegiatan bisnis dalam jarak tempuh menengah dengan medan yang berat dan cocok untuk pelanggan yang mencari ban kuat dan kokoh sehingga dapat memaksimalkan operasinya dan memangkas biaya operasional. Agilis HD tersedia untuk berbagai ukuran, misalnya, untuk truk ringan yang beroperasi di bisnis kargo, perkebunan, tangki air, transportasi buah, ukurannya 7,50 R 16 dan R 16 8,25. Dengan diperkenalkannya varian Agilis, SIMON berharap konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk truk ringan / komersial yang mereka miliki dengan menggunakan ban radial. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Michelin untuk konsumen di Palembang. (fil)

SRIPO/ZAINAL PILIANG

Ban Radial Varian Agilis

Toyota Menggugat Merek Lexus

Tata Siapkan Aria JAKARTA, KOMPAS – PT Tata Motors Indonesia (TMI) sedang merealisasikan apa yang sudah mereka ucapkan beberapa waktu lalu ketika mengikrarkan diri terjun ke pasar Indonesia. Paling tidak, berdiri dulu 10-15 dealer 3S dan membuat sebuah pusat penelitian sebelum resmi meluncurkan mobil-mobilnya. Perkembangannya cukup siginifikan. Menurut juru bicara resmi TMI kepada KompasOtomotif, Senin (3/12), pembangunan pusat pelatihan akan selesai akhir bulan ini, meski tidak disebutkan lokasinya. “Lima titik dealer resmi juga sudah siap diresmikan dalam waktu dekat, lengkap dengan ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual lain,” urainya. Langkah TMI yang ngebut ini sejalan dengan pernyataan yang pernah dikeluarkan Ravindra

KC

Tata Aria, MPV 4X4 yang kemungkinan besar diluncurkan Q2 2013.

Pisharody, Executive Director Tata Motors Limited, September lalu, bahwa Indonesia akan menjadi basis produksi Tata dalam jangka panjang. Pada dasarnya, Tata bukanlah

pencipta mobil murah seperti yang selama ini tercitra lewat Tata Nano. Produsen asli India itu bisa dikatakan pencipta beberapa mobil dengan teknologi canggih dengan kualitas cukup disegani.(KC)

JAKARTA,SRIPO -- Toyota Motor Corporation kembali menggugat pembatalan merek milik pengusaha lokal. Kali ini Toyota menggugat merek Lexus HPS 102 yang terdaftar atas nama Stenly Ang. Stenly merupakan seorang seorang pengusaha yang berdomisili di Medan. Merek Lexus HPS 102 miliknya adalah produk untuk jenis barang pelat seng, lembaran besi dan kawat besi. Stenly sudah mendaftarkan merek Lexus HPS 102 sejak tanggal 25 Oktober 2011 lalu. Menurut Toyota, pendaftaran merek oleh Stenly tersebut telah merugikan karena keberadaan merek Lexus HPS 102 bisa membingungkan konsumennya. Alasannya, merek itu menggunakan unsur kata yang sama

yaitu Lexus yang dianggap sudah identik dengan milik Toyota. Toyota sudah mendaftarkan banyak merek dengan unsur kata Lexus di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pengacara Toyota Budianto mengaku gugatan itu sudah didaftarkan ke Pengadilan Niaga Jakarta pada November 2012. “Kami menilai ada persamaan antara merek Lexus milik tergugat dengan yang dimiliki klien kami,” kata Budianto, Senin (3/12). Toyota juga menuding pendaftaran merek Lexus HPS 102 beritikad tidak baik. Budianto beralasan, pendaftaran itu dilakukan untuk mendompleng ketenaran merek Lexus. Dalam sidang Senin (3/12), Toyota telah menyerahkan

bukti-bukti yang mendukung dalil gugatannya kepada majelis hakim yang diketuai oleh Sutoto Adiputro. Namun, pihak Stenly membantah gugatan Toyota itu. Kuasa hukum Stenly, Bachtiar Simatupang mengatakan pendaftaran merek Lexus HPS 102 oleh kliennya tidak memiliki itikad tidak baik. Menurutnya, jenis barang yang berbeda antara merek yang dimiliki Stenly dan Toyota menunjukan kalau kliennya tidak bermaksud untuk mendompleng. Ia juga membantah kalau merek milik Stenly merupakan merek untuk besi dan plat seng melainkan merek untuk produk Lem. “Lexus itu berarti Lem Khusus,” kata Bachtiar. Dengan dalil itu ia membantah pemberian nama Lexus bukan karena keberadaan merek milik Toyota.(KC)


6

SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

Jalinteng Dipenuhi Lumpur Batu Bara ● OKUT-Perbatasan Lampung ● Pengusaha tidak Peduli MARTAPURA, SRIPO Ruas jalan lintas tengah (Jalinteng) Sumtera di wilayah Kabupaten OKU Timur, tepatnya di perbatasan antara Kelurahan Kotabaru Selatan (OKU Timur) dengan Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung, dipenuhi lumpur dan pecahan batu bara. Kondisi yang sudah berlangsung sejak beberapa bulan itu mulai dikeluhkan pengguna jalan. Selain menebarkan debu hitam pekat, pecahan batu bara yang terkena hujan itu membentuk lumpur, dan berpotensi membahayakan kendaraan yang melintas. Pengamatan Sripo di lapangan, Senin (3/12), kondisi badan jalan mulai dari Kelurahan Kotabaru Selatan (OKU Timur) setelah Pos Pemeriksaan Terpadu (PPT) hingga ke perbatasan Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung, dipenuhi lumpur hitam berasal dari angkutan batu bara yang setiap hari melintasi jalinteng Sumatera itu. Truk batu bara ini membongkar muatan di stockpile di kawasan Jalinteng. “Debu yang bertebaran menyebabkan mata perih dan sakit, ini debu batu bara,

sejak pertama kali stock file di sini dibangun, belum pernah ada pembersihan total poros jalan yang dipenuhi tumpahan batu bara itu. Kondisinya sangat memprihatinkan, badan jalan seakan mengecil, karena setiap turun hujan debu batu bara yang bertebaran berubah menjadi lumpur, sehingga mempersempit badan jalan,” ungkap Eko (32) warga Peracak. Eko yang setiap hari melintasi Jalinteng untuk mengangkut sayuran itu berpendapat, semestinya pengusaha batu bara bertanggungjawab atas kebersihan badan jalan setiap hari, karena debu serta lumpur yang memenuhi pinggiran jalan tersebut disebabkan oleh kendaraan batu bara yang keluar masuk stockpile dalam kondisi kotor. “Terkadang ada batu bara yang menghadang di jalan sebesar kepala. Kalau kendaraan roda empat mungkin tidak berbahaya, namun kalau terlindas oleh sepeda motor, sudah dapat dibayangkan, pasti motornya jatuh,” katanya. Kepala Dinas Kebersihan dan Keindahan Pasar (DKKP) Kabupaten OKU

Timur, Ir H Darmasiswady BAE SE MSi, mengaku kesal dengan ulah pengusaha batu bara yang tidak memperhatikan kenyamanan pengendara di jalinteng. Menurutnya, teguran sudah kerap dilayangkan kepada pengusaha batu bara itu, namun tidak digubris. “Bahkan kami pernah menawarkan kendaraan tangki untuk membersihkan badan jalan yang dipenuhi lumpur batu bara itu. Mereka hanya kita minta membiaya minyak dan ongkos sopir saja. Namun mereka tidak bersedia. Mereka seakan tidak mendukung program OKU Timur dalam mempertahankan Piala Adipura,” paparnya. Darma menambahkan, bukan hanya satu kali pihaknya memberikan peringatan dan teguran. Selain merusak lingkungan, banyaknya debu dan pecahan batu bara bertebaran di ruas jalan juga menyebabkan terganggunya pengguna jalan serta keindahan kota. “Selama ini kami memperhatikan kebersihan dan keindahan. Mereka malah menebar lumpur batu bara di badan jalinteng dalam kota,” katanya. (mg3)

Listrik Padam Tiga Hari

SRIPO/TOMMY S

KERJASAMA —Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai dan Kajari Lahat Damly R SH melakukan kesepakatan kerja sama bidang hukum.

SKPD Minim Pengetahuan Hukum LAHAT — Pemerintah Kabupaten Lahat melakukan kesepakatan bersama dengaan Kejaksaaan Negeri Lahat (Kejari), tentang penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha, Senin (3/12). Kerjasama tersebut diharapkan dapat membantu kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), yang sangat minim pengetahuan tentang hukum. Sebab selama ini SKPD tergolong lamban mengambil kebijakan, terutama berkaitan dengan hukum. Penandatanganan kesepakatan kerjasama itu dilakukan Bupati Lahat Saifudin Aswari dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Damly R SH di Pemkab Lahat. Turut hadir Sekretaris Daerah Ir Edy Choirul Iswan, Kabag Hukum Wilmar SH, seluruh kepala SKPD dan pejabat terkait di lingkungan Pemkab Lahat. “SKPD memerlukan bantuan hukum, karena masih banyak yang minim pengetahuan soal hukum. Banyak keputusan yang lamban diambil, sehingga berimbas pada kinerja dan program kerja yang dilakukan,” ujar Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai. (mg10)

PWRI OKU Timur Dikukuhkan MARTAPURA — Menjadi anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) merupakan anugrah dan sangat terhormat bagi pegawai negeri yang sudah menghabiskan masa baktinya kepada negara. Demikian diungkapkan Bupati OKU Timur, H Herman Deru SH MM dalam sambutannya usai melantik kepengurusan PWRI OKU Timur di Gedung Bina Praja Pemkab OKU Timur, Senin (3/12). Menurut Deru, seluruh pegawai yang penah digaji oleh negara, selain TNI dan Polri, setelah habis masa jabatannya akan menjalani dua hal, selain menjadi anggota PWRI akan menjadi terpidana. Jadi, menjadi anggota PWRI merupakan sebuah kehormatan bagi pensiunan pegawai. “Saya minta pegawai yang sudah pensiun segera menjadi anggota PWRI. Jangan sudah lama pensiun dan sudah lajut usia baru mau menjadi anggota PWRI,” pesan Deru seraya berharap pegawai yang sudah pensiun hendaknya melanjutkan pengabdiannya dalam kegiatan sosial yang dilakukan melalui organisasi PWRI. (mg3)

SRIPO/EVAN HENDRA

LANTIK — Bupati OKU Timur H Herman Deru saat memberikan sambutan usai pelantikan kepengurusan PRWI OKU Timur, Senin (3/12).

TEBINGTINGGI - Warga di beberapa desa dalam Kecamatan Talangpadang mengeluhkan PLN yang padam selama tiga hari berturut-turut. Karenanya, masyarakat berharap agar intansi terkait segera melakukan perbaikan. Informasi yang dihimpun, Senin (3/12), seluruh desa dalam Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Empatlawang, gelap gulita pada malam hari, karena listrik padam. Warga terpaksa kembali menggunakan lampu teplok, sebagian menggunakan mesin genset pribadi. “Sudah tiga hari tiga malam ini PLN padam. Tidak diketahui pasti penyebabnya,” ucap Debi, warga Desa Talangpadang. Hal senada dikatakan Mery. Menurutnya, warga mengeluhkan pemadaman listrik cukup lama itu. Dia berharap bila ada kerusakan, PLN segera melakukan perbaikan. “Listrik padam sejak Sabtu, hingga Senin belum juga menyala. Manager PLN Ranting Tebingtinggi, Suprayitno berkali-kali gagal dihubungi untuk konfirmasi. (st2)

SRIPO/TOMMY SAHARA

BERGOYANG — Jembatan Kebur, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, bergoyang keras saat dilintasi truk. Jembatan yang berada di Jalinteng Sumatera ini berpotensi ambruk.

Jembatan Kebur Berpotensi Ambruk LAHAT, SRIPO - Pengendara kendaraan yang melintas di Jembatan Kebur, Desa Kebur, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, semakin cemas. Pasalnya, meski hanya dilintasi satu truk saja, namun jembatan bergoyang sangat kuat. Jembatan berayun seperti mau ambruk. Pantauan Sripo di lokasi, Senin (3/12), kondisi jembatan yang panjangnya lebih dari 150 meter itu semakin menghawatirkan. Karena meski hanya dilewati satu truk saja, jembatan berayun seakan

henak ambruk. Bahkan, warga tidak berani berada di atas jembatan saat akan ada kendaraan melintas, karena jembatan berguncang keras. Sementara di bagian pangkal jembatan, terdapat tulisan larangan melintas bagi kendaraan bertonase lebih dari 12 ton. Namun hanya menjadi pajangan saja, karena sama sekali tidak diindahkan pengemudi terutama sopir angkutan batu bara. Ratusan truk tronton berkapasitas lebih dari 35 ton setiap hari melintas tanpa merasa khawatir.

Suhardi (40) warga Desa Kebur yang biasa melintas mengaku, sangat merasakan perubahan pada Jembatan Kebur. Menurutnya saat ini guncangan jembatan terasa bertambah kuat, terutama di bagian tengah. Padahal arus lalulintas sepi, dan hanya dilewati satu truk saja. Namun terasa berguncang ke atas dan ke bawah. “Satu truk saja yang melintas kami cemas, apalagi sampai banyak truk yang melintas. Pokoknya sampai jantungan, kalau berdiri lama-lama di atas jembatan,” ujar Suhardi. Hal senada diungkapkan

Karyo (45), yang setiap hari mengendarai sepeda motor. Bila ingin melewati jembatan, ia memilih melihat dulu situasi arus lalulintas. Jika ada kendaraan yang melintas di atas jembatan terutama truk, Karyo asal Desa Muaramaung ini memilih menunggu. Karena meski di atas sepeda motor guncangan jembatan sangat terasa, bila ada truk terutama tronton yang hendak menyeberang. “Jembatan bergoyang sangat kuat, rasanya seperti mau ambruk,” ucap Karyo. (mg10)

Mobdin Harus Pakai Logo MUARAENIM, SRIPO Kendaraan roda empat plat merah, atau mobil dinas (Mobdin) di lingkungan Pemkab Muaraenim, harus dipasang logo Kabupaten Muaraenim. Mobdin juga harus dirawat dan digunakan untuk keperluan dinas. “Jangan dipakai untuk kepentingan pribadi. Sebab kendaraan dinas diberikan untuk memperlancar tugas dan operasional sekolah masingmasing,” pesan Bupati Muaraenim, Ir H Muzakir SS saat menyerahkan 8 unit mobil dinas bagi kepala sekolah (Kepsek) di halaman Pemkab Muaraenim, Senin (3/12). Menurut Muzakir, bantuan mobil dinas ini diperuntukkan bagi operasional sekolah, sehingga nantinya urusan di sekolah dapat berjalan maksimal. “Tidak ada lagi alasan kepala seko-

lah datang kesiangan ke sekolah atau ada urusan yang lambat diurus karena tidak ada kendaraan operasional,” tegas bupati. Muzakir mengingatkan, kendaraan dinas bukan untuk digunakan keluarga, apalagi dipakai untuk belajar menyetir kendaraan bagi keluarga, hal itu tidak dibenarkan. “Semua kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Muaraenim harus dipasang logo Pemkab Muaraenim,” kata Muzakir. Delapan kepala sekolah yang menerima mobil dinas jenis APV untuk operasional sekolah itu masing-masing, SMKN 1 Semendo Darat Laut, SMKN 1 Tanjung Agung, SMKN 2 Gunung Megang, SMAN 2 Rambang Dangku, SMKN 1 Penukal, SMAN 1 Penukal Utara, SMAN 1 Abab dan SMAN

SRIPO/ARDANI

FOTO BERSAMA —Bupati Muaraenim Muzakir SS, Wabup Nurul Aman dan Kepala Disdik Hamirul Han, foto bersama delapan kepsek di depan mobil dinas.

Kelekar. “Sedangkan untuk kepsek SMP diberikan bantuan berupa kendaraan roda dua,” kata bupati seraya mengakui, pengadaan kendaran dinas ini dialokasikan melalui APBD Kabupaten

Muaraenim. Misniati SPd MSi, Kepsek SMKN 1 Tanjung Agung menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian bupati kepada para kepsek untuk diberikan kendaraan dinas.(ari)

Rapimda Golkar Sumsel Dipaksakan MUSIRAWAS, SRIPO - Pengurus DPD Kabupaten/ Kota Partai Golkar di Sumsel terpecah soal siapa figur yang akan direkomendasi Partai Golkar Sumsel untuk Pilgub Sumsel 2013 mendatang. Sebagian pengurus mendorong DPD Partai Golkar Sumsel untuk menyerahkan urusan itu ke DPP Partai Golkar, sesuai mekanisme yang ditetapkan di partai. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Musirawas, Hj Lily Martiani mengatakan, pihaknya jelas tidak mendu-

kung Alex Noerdin, dan hal itu sudah disampaikan secara resmi pada forum Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar yang berlangsung di Lahat, pekan lalu. “Dalam pemandangan umum kami telah menyampaikan mendukung H Ridwan Mukti, bukan Alex Noerdin,” tegas Lily, menanggapi hasil Rapimda Partai Golkar yang berlangsung di Hotel Grand Zuri, Lahat. Dikatakan, saat membacakan pernyataan sikap Rapimda Partai Golkar Sumsel, Ketua DPD Partai

Golkar Lahat, H Syaifuddin Aswari menyebut DPD Partai Golkar se-Sumsel sepakat mendukung penuh H Alex Noerdin, untuk diusung sebagai Calon Gubernur (Cagub) Sumsel periode 2013-2018. Pernyataan itu menurut Lily sangat aneh, sekaligus keliru jika Rapimda Partai Golkar kemudian dikatakan merekomendasi satu nama. Apalagi kata Lily, tidak ada agenda Rapimda untuk itu. Itu sepenuhnya merupakan kewenangan DPP Partai Golkar. “Tidak ada meka-

nisme atau juklak yang menyebut Rapimda mengusung atau menetapkan calon gubernur,” kata Lily. Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Musirawas, Ahmad Bakri menambahkan, berdasarkan juklak dari DPP Partai Golkar tentang tata cara Pemilukada, ada tahapan yang harus dilalui yang semuanya melibatkan DPP Partai Golkar, bukan secara sepihak dari DPD. Misalnya kata Bakri, untuk tahapan penjaringan bakal calon dilakukan inventarisasi nama tokoh-to-

koh sebagai bakal calon dan dilakukan survei awal. Ini dilakukan selambat-lambatnya H-13 bulan sebelum hari pemungutan suara pemilukada yang dilakukan lembaga survei independen yang ditunjuk oleh DPP Partai Golkar. Dalam tahapan seleksi bakal calon internal, akan dilihat siapa yang berpeluang menang lebih besar. “Termasuk nama bakal calon yang dipersiapkan DPP Partai Golkar, diarahkan ikut mendaftarkan diri dalam penjaringan calon,” kata Bakri. (zie)

TNI Wujudkan Bersih Lingkungan KAYUAGUNG, SRIPO - Sejumlah personil TNI di lingkungan Kodim 0403/OKI dan Koramil Kota Kayuagung, Senin (3/12) menggelar bakti sosial dengen membersihkan lingkungan pemukiman, termasuk mengecat Masjid Al-Azhar Kompleks Perumahan Guru di Kelurahan Kotaraya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Pengamatan di lapangan, sejumlah personil TNI dari Kodim 0403/OKI selain mengecat Masjid Al-Azhar juga membersihkan selokan air yang sebelumnya tersendat oleh sampah. Bahkan rumput di halaman masjid

pun dibersihkan. Bhakti TNI ini rutin dilakukan oleh jajaran Kodim 0403/OKI. Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI, Letkol Inf Mangaraja Simanjuntak melalui Komandan Koramil Kota Kayuagung Kapten Inf H Tamzil mengatakan, kegiatan membersihkan lingkungan ini suatu wujud kepedulian TNI. Selain sebagai pengamanan negara TNI juga punya peran penting di lingkungan masyarakat. “Setiap Koramil di wilayah OKI terus menerus melakukan program bersih lingkungan. Koramil Kayuagung kali ini membersihkan kawasan Masjid AlAzhar,” kata Kapten Tamzil

seraya menambahkan, Bhakti TNI seperti ini dilakukan secara rutin, tidak hanya di saat memperingati HUT TNI saja. Sementara itu Camat Kota Kayuagung, H Herdi Apriansyah menyatakan sangat puas dengan kegiatan yang digelar oleh jajaran TNI di lingkungan Koramil Kota Kayuagung. Karena, banyak dampaknya buat warga setempat. Selain lingkungan menjadi bersih, air saluran parit dan got bisa dapat berjalan lancar. Persimpangan Kelurahan Kotaraya dengan Kelurahan Kedaton saat ini nampak bersih setelah kegiatan Bhakti TNI itu. (std)

SRIPO/MAT BODOK

KEBERSIHAN —Prajurit Kodim 0402/OKI melakukan kebersihan guna mewujudkan sehat lingkungan. Prajurit TNI juga mengecat Masjid Al-Azhar Kelurahan Kotaraya, Kecamatan Kayuagung, Senin (3/12).


SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

Polisi Sempat Diberondong Tembakan „ dari halaman 1 untuk mengungkap kasus perampokkan yang terjadi Rabu (21/11). Dengan korbannya, Redini R Arpan (23), warga Desa Lebung Rantau Bayur yang sempat tidak sadarkan diri karena dianiaya dan harus kehilangan sepeda motor Yamah Mio ketika melintas di jalan Lebung perbatasan dengan desa Lubuk Regas Rantau Bayur. Dan korban kedua, Rudi (34) yang juga warga Lebung Rantau Bayur dan juga harus kehilangan motor. Aksi para pelaku bersajam ini ternyata hanya diiming-iming uang bagian Rp 500.000. “Aku diajak Ss (pelaku lainnya masih dpo). Dio yang bawa pistol rakitan pak. Kami dijanjike kalo berhasil. Kami nak dikasih duit Rp500.000 sewang,” ujar pelaku Memed Pelani bin Arkoni Zailani (19) di hadapan petugas Polres Banyuasin,Senin (3/ 12). Sementara pelaku lainnya, Subroto bin M Sani (21), yang sempat dihadiahi tembakan oleh petugas juga membenarkan jika aksi yang dirancang oleh Ss, hanya beberapa jam sebelum kejadian. “Aku jugo cuma diajak pak. Samurai aku pinjem dari Ss. Modal aku cuma samurai dan kaos yang dipakai untuk nutup kepala,”akunya. Sementara dua pelaku lainnya, yakni Oktani Spikal bin M Sani (24) dan Kamalia alis Jul bin Senen (18). Keempatnya diamankan

Bos Ganja Rugi Besar „ dari halaman 1 dibongkar di Pekanbaru. Dari Pekanbaru baru disebar lagi ke beberapa provinsi termasuk Sumsel,” ujar Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol Boston Hutapea di kantor BNN Provinsi Sumsel, Senin (3/12). Namun pemilik barang, sempat menyatakan melalui SMS, didalam kardus hanya ada kerajinan tangan. Saat di BBN Pusat, BBN Provinsi Sumsel dan ekspidisi saat melakukan penangkapan berhasil menangkap si pengambil barang ini, petugas BNN berhasil menangkap dua tersangka yakni Zulkifli (52) dan Aswan Alex (25). Ke-

Konsistensi CR7 „ dari halaman 1 mi Real Madrid, Senin (3/ 12). Pemain termahal dunia itu memang telah kembali ke fitrahnya sebagai pencetak gol Madrid. Dengan demikian, Ronaldo akan kembali menjadi andalan Madrid saat mereka menjamu Ajax. Bagi Madrid pertandingan ini sebenarnya memiliki arti kurang penting. Sebab kalah menang atau seri takkan mengubah posisi El Real yang sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions bersama Borussia Dortmund. Namun untuk menjaga nama besar tim dan menghindari sejarah perjalanan buruk di babak penyisihan grup Champions, Madrid dipastikan takkan melepas pertandingan ini begitu saja. Sebab kemenangan selalu memberi kekuatan lebih untuk laga selanjutnya. Pemain belakang Raphael Varane diprediksi akan kembali jadi pilihan starter setelah tampil impresif di sepanjang musim ini. Varane akan mengisi sa-

Bidan Banyuasin Resah „ dari halaman 1 adanya program pengobatan gratis mereka dilarang memungut uang dari pasien yang kebanyakan warga desa. Dalam SMS itu mereka minta bantuan agar para

Minggu (2/12), sekitar pukul 11.00 di jalan Simpang Kedondong saat anggota buser dan Satreskrim Banyuasin melakukan pengembangan penyidikan atas laporan korban. Informasi dihimpun, para pelaku yang merupakan warga Desa Lebung Kecamatan Rantau Bayur ini melakukan aksi penjambretan pada dua orang korban dengan dua lokasi berbeda. Salah satu korbannya, Redini R Arpan (23), warga Lebung Rantau Bayur. Saat kejadian sekitar pukul 00.30, Redini yang baru pulang dari pesta hajatan tiba-tiba dihadang para pelaku di jalan perbatasan desa Lubuk Saung dan Lubuk Rengas Banyuasin III. Saat itu, korban yang mengendarai motor Mio dipepet oleh ke tujuh pelaku. Para pelaku menggunakan sebo, sempat memukul tubuh korban dengan kayu dan sempat tidak sadarkan diri. Setelah itu, para pelaku dengan leluasa membawa motor korban dan dompet yang berisikan hape dan uang. Setelah kejadian, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke SPK Polres Banyuasin dengan nomor laporan (LP) B 385/II/ResBanyuasin/2012. Sementara, beberap jam lainnya, laporan yang sama atas korban kedua, Rudi (34), warga Lebung Rantau Bayur. Atas kedua laporan itu, buser langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Barulah Minggu (2/ 12), sekitar pukul 11.00, empat dari tujuh pelaku berhasil ditangkap. Sementara, SS, yang diketahui sebagai otak aksi penjambretan dan Ms dan Del, masih dalam pengejaran.

Bahkan Senin (3/12) saat dilakukan pengejaran lanjutan diketahui ketiganya sudah meninggalkan desa. Sementara dari hasil penangkapan, polisi baru mengamankan baju yang dipakai oleh pelaku Subroto saat melakukan aksinya. “Reskrim berhasil ungkap kasus terhadap aksi perampokan yang dilakukan oleh kelompok pemuda. Dari tujuh pelaku yang dikejar, baru empat yang berhasil ditangkap sementara tiga lainnya masih dikejar. Malah, diketahui ketiga pelaku lainnya itu, hanya warga datangan,” ujar Kapolres Banyuasin, AKBP Agus Setyawan didampingi Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP Ali Rojikun. Dari hasil pengembangan diketahui para pelaku juga pernah melakukan tindakan kriminal lainnya, diantaranya kriminal curat di wilayah Banyuasin pada 12 Agustus lalu. Aksi penjambretan di daerah Pendopo Kabupaten Muaraenim. ”Kita masih mengejar tiga lainnya yang juga sering melakukan aksi kriminalitas meresahkan masyarakat. Biasanya aksi mereka dilakukan dengan berpindah tempat, serta membujuk pemuda setempat,” katanya. Untuk keempat pelaku, kata Kapolres Agus, akan terancam pasal 365 KUHP dengan hukuman 12 tahun penjara. ”Kesemuanya masih dikembangkan, terutama berkordinasi dengan Polres kabupaten lainnya dalam mengungkap catatan kriminal yang dilakukan oleh para pelaku. Sementara yang ditangkap, dua diantaranya masih beralamat Muaraenim dan memiliki catatan kriminal di sana,” tegasnya. (udn)

duanya kurir dan pemain lama. “Saat itu kami langsung melakukan penangkapan, keduanya ditangkap ditempat berbeda pertama di TB Simatupang Jakarta Selatan dan kedua di Bukit Serpong Damai dalam satu Jam. Kedua tersangkapun lalu dilakukan pengembangan, kamipun langsung melakukan penyelidikan terhadap bandar. Saat digerbek bandar berinisial S telah kabur dan sekarang buron,” ungkapnya. Sambungnya, Palembang diduga sebagai tempat aman untuk mendistribusikan ganja ke beberapa provinsi. Karena Palembang dianggap bukan produsen ganja, sehingga saat pengiriman menggunakan jasa ekspedisi yang melalui Palembang tidak menaruh curiga meski tidak ada ala-

mat pengirim dan alamat yang dituju. Berdasarkan infomasi dari kedua tersangka mereka telah melakoni pekerjaan ini selama tiga tahun dan hanya bertugas mengambil barang kiriman dari Aceh dari seseorang. Setelah barang sampai, dengan menggunakan mobil, barang-barang tersebut dibawa ke rumah S dan selanjutnya kembali didistribusikan ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. “ Diduga jika di bawa ke jakarta barang tersebut dalam satu kilonya berharga 3 juta, jadi keseluhan berharga 846 juta,” bebernya. Ditambahkan Brigjen Pol Boston Hutapea, kini kedua tersangka masih berada di BNN Pusat Jakarta untuk melakukan pengembangan dan penyidikan terhada pemilik ganja tersebut. (mg2/cw6)

tu pos sebagai centre bek untuk mendampingi Pepe. Sementara Sergio Ramos yang biasanya menjadi tandem Pepe bakal digeser ke bek kanan menyusul absennya Alvaro Arbeloa. Bek Timnas Spanyol ini harus menjalani hukuman kartu merah yang diterima pada matchday kelima melawan Manchester City. Di kiri, bek asal Portugal Fabio Coentrao tetap menjadi pilihan utama karena Marcelo belum pulih dari cedera. Xavi Alonso yang nyaris selalu bermain, menjadi pemain Madrid paling sering tampil bersama Iker Casillas di musim ini, kemungkinan akan diistirahatkan. Pelatih Jose Mourinho kemungkinan akan memberi kesempatan pada Luka Modric untuk unjuk gigi. Modric berpeluang berduet dengan Luka Modric sebagai holding midfielder. Alternatif lainnya adalah Michael Essien, yang kemarin merayakan ulang tahunnya yang ke-30. Bintang yang jarang dimainkan, Ricardo Kaka, juga berpeluang tampil sebagai starter dengan opsi mengistirahatkan Mesut Oezil. Kaka akan menjadi playmaker.

Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Angel Di Maria adalah opsi terpenting untuk menempati sektor lini serang. Jose Callejon juga siap tampil. Nyaris tak ada masalah di lini depan Madrid meski penyerang Gonzalo Higuain masih akan absen karena cedera. Bagi Ajax, laga ini memiliki arti sangat penting meski kemenangan takkan mampu menolong mereka untuk lolos ke babak knockout 16 besar. Namun hal yang harus dikejar The Amsterdams adalah tiket mentas di kompetisi kasta kedua Benua Biru, Liga Eropa. Saat ini Ajax berada di posisi ketiga dengan empat angka, unggul satu poin dari jawara Liga Inggris Manchester City. Di saat bersamaan City akan tandang ke markas Dortmund. Kemenangan akan mengantar Ajax mengungguli poin City, meski menang atas Dortmund. Jika seri atau kalah, mereka juga harus berharap City juga gagal menang di Dortmund. Dengan demikian jawara Liga Belanda akan berhak mentas ke Liga Europa setelah mengakhiri klasemen Grup D di posisi tiga. Untuk diketahui, delapan tim yang menempati posisi ketiga penyisihan grup Liga Champions akan turun kasta ke Liga Europa, untuk memulai dari babak 32 besar. “Kami tak mau berangan-angan mendapatkan hasil seri atau kalah. Sebab kami masih ingin tinggal di kompetisi Eropa. Mungkin kami kecewa dengan terlempar dari Liga Champions tapi kami akan berjuang hingga semua pertandingan selesai,” kata Pelatih Ajax Frank de Boer. (Tribunnews.com/cen)

pejabat terkait di Sumsel untuk meninjau langsung kondisi lapangan di sana. Apa yang diresahkan para bidan yang harus rela hidup di desa terpencil untuk menyehatkan rakyat kecil itu. Lalu apakah benar yang disampaikan itu sesuai dengan kondisi lapangan, tim investigasi Sripo hari ini bakal mencari fakta lapangan dan fakta opini. Ikuti terus laporan beritanya. Redaksi.

Berjuang Obati Penyakit Aneh si Buah Hati „ dari halaman 1 buku dan pensil, sudah diam. Dia biasanya menulis angka 1 yang disebutnya hujan dan 0 yang disebutnya balon,” papar Leni. Selain tidak rewel, Fasiha juga tergolong anak yang mandiri. Dia bisa melakukan kebutuhannya sendiri tanpa harus merengek ataupun menangis. “Kalau di rumah dia pakai baju sendiri, ngesot-ngesot mengambil baju,” ujar Leni. Fasiha dapat berdiri namun harus berpegangan. Kakinya mampu menapak tetapi tidak dapat berjalan, karena jari kakinya menyatu. Ia sering teriris mendengar pertanyaan putri bungsunya ini. “Kalau melihat kakaknya memotong kuku, dia bilang: Mak, kuku dedek ga ada, kuku dedek tumbuh nggak nanti?” ungkap Leni dengan mata berkaca-kaca. Kulit Fasiha sangat sensitif. Ia tidak boleh terkena gigitan serangga atau apapun yang membuatnya gatal. Sebab kulitnya akan langsung memerah bahkan terkelupas. “Dia pernah jatuh, kulitnya langsung terkelupas. Pelan-pe-

Usai 8 Jam Diperiksa Djoko Masuk Sel Pomdam „ dari halaman 1 Djoko Susilo. Djoko berada di wilayah militer tersebut guna menjalani penahanan dari KPK atas kasus korupsi proyek Simulator SIM. Dia akan ditempatkan di Rutan KPK Cabang Rutan Klas II Jakarta Timur yang berada di Pomdam Jayakarta. Djoko Susilo yang keluar dari gedung KPK tanpa mengenakan seragam tahanan KPK menumpangi mobil tahanan KPK didampingi penyidik dan diikuti mobil penyidik tiba di Rutan Guntur sekitar pukul 18.35 WIB. Dia keluar dan langsung ditahan usai menjalani pemeriksaan maraton selama delapan jam. “Ada baju tahanan, teman-teman bisa cek. Yang pasti, baju tahanan itu dibawa penyidik yang mengawal tadi,” kata Jubir KPK Johan Budi. Kenyataannya tersangka Djoko tak pakai seragam tahanan? “Itu masalah teknis, saya kira. Mungkin pas di mobil baju itu dipakai,” kelit Johan. Kendati demikian Johan berjanji mengkonfirmasikan lagi ke penyidik untuk mengetahui alasan pastinya, mengapa Irjen Djoko tidak memakai seragam ta-

Preman Usir Mahasiswa Sumsel „ dari halaman 1 apa masalah yang terjadi sebenarnya,” ujar Yusri. Sebelum melakukan penyegelan, preman itu meminta mahasiswa Sumsel untuk meninggalkan asrama itu. Mereka berdalih, asrama itu adalah milik Yayasan Batanghari Sembilan Bandung. “Kami orang Sumsel dan tidak memiliki kerabat di sini. Hanya asrama ini tempat kami tinggal. Jadi kalau diusir, kami mau tinggal dimana,” kata salah satu mahasiswa Sumsel, Ahmad Muhaimin. Berkat usaha keras dari mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan Strata 1 dan Strata 2 itu, mereka bisa kembali menempati asrama. Hanya saja, rasa was-was tetap saja menghantui mereka karena keenam preman yang diduga datang atas perintah dari Yayasan Batanghari Sembilan Bandung itu masih bersiaga di luar asrama. Pagar seng dan segel juga belum dilepas oleh keenam preman itu. “Kami akan terus memperjuangkan asrama yang seharusnya ditempati oleh mahasiswa Sumsel itu. Mereka (BSB) tidak punya hak untuk menempati asrama

7

lan saya langsung benerin lagi sambil diolesi salepnya. Alhamdulillah 1 minggu kemudian sudah sembuh kembali,” papar Leni. Fasiha bahkan harus beralaskan daun pisang untuk tidur. “Anjuran dokter, kalau tidur harus dialasi daun pisang agar kulitnya tidak menempel pada kain seprai,” ungkap ibu dari 3 orang anak ini. Untuk menunjang kesembuhannya, selain mengkonsumsi obat, Fasiha juga harus menjaga makanan sesuai anjuran dokter. Setiap hari dia minum susu dengan campuran 3 butir putih telur ditambah keju dan gula. Sebelumnya, kondisi Fasiha sempat membaik. Namun ketika obatnya habis ia langsung kambuh lagi. “Sempat 1 bulan dia tidak minum obat karena di Jambi obatnya habis. Makanya kami kemari,” tambah Leni. Sebelum melahirkan putri ketiganya ini, Leni mengaku tidak ada yang aneh dengan kehamilannya. Namun ia sempat terjatuh seminggu sebelum Fasiha lahir. Si kecil ini terlahir prematur saat usia dalam kandungan ibunya 8 bulan. Fasiha terlahir dengan bobot yang cukup ringan, hanya 1 kg 8 ons. Leni dan Ikhsan dikaruniai 3 orang anak. M. Fikri, putra pertamanya kini berusia 11 tahun. Dan adiknya,

Musdalifah Hana berusia 6 tahun. Keduanya dalam kondisi sehat dan masih duduk di bangku Sekolah Dasar. “Untuk sementara, mereka tinggal bersama uwaknya,” tutur Leni. Penyakit Aneh Habibatul Fasiha, seorang anak berumur 2 tahun 8 bulan menderita penyakit epidermolysis bullosa atau biasa disebut pengerapuhan kulit. Sekujur tubuhnya melepuh dan merahmerah. Ia tampak menahan sakit saat ibunya melepaskan pakaian yang dikenakannya. Fasiha merupakan anak ketiga dari seorang mantan atlet dayung asal Jambi, Leni Haini (34). Ia menderita penyakit langka ini sejak lahir. Leni yang dulu selalu menjuarai setiap kejuaraan dayung yang diikutinya, kini hanya menjadi buruh cuci. “Sejak lahir kulitnya sudah rapuh. Saat usia 1 tahun jari kakinya mulai menutup,” ujar Leni. Menurut Leni, dokter di Jambi tidak mampu menangani penyakit anaknya ini. Sehingga ia dan suaminya akhirnya nekat untuk berobat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Meski ia mengaku tidak memiliki biaya, namun kebetulan ada saja yang mau menolongnya. “Saat berangkat ke sini kami cuma punya uang Rp

500 ribu. Biaya pesawatnya dibantu oleh pekerja sosial dari Jambi,” ungkapnya. Bagi Leni yang mencari rupian dengan mengandalkan buruh cuci, tentu berat untuk menanggung beban biaya pengobatan sang buah hati. Suaminya, M. Ikhsan (35), bekerja sebagai Cleaning Service di DPRD Jambi dengan penghasilan Rp 1 juta per bulan. Sedangkan biaya pengobatan putri bungsunya ini bisa mencapai Rp. 1.500.000 per bulan. Leni terjun dalam dunia olahraga sejak tahun 1994, saat usianya 15 tahun. Ketika itu ia masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Sejak menjadi atlit, pendidikan Leni terbengkalai. “Kata pengurus KONI Jambi waktu itu, dia akan menjamin pendidikan saya. Tapi setelah saya pensiun dan kepengurusan di KONI juga sudah ganti, ternyata jaminan pendidikan itu tidak terwujud,” ucapnya. Dengan bermodalkan ijazah SD dan ijazah Kejar Paket B, Leni cukup kesulitan untuk memperoleh pekerjaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Modal mantan juara dunia ternyata tidak mampu membuatnya memperoleh pekerjaan yang lebih baik. “Saya sempat mau bakar sertifikat-sertifikat juara saya. Karena putus asa tidak dapat kerja,” ujar Leni. (tribunnews)

hanan KPK. Jawaban Johan yang tak pasti memantik pertanyaan kritis lainnya. Kenapa dia tidak diborgol? “Diborgol kalau penangkapan, penjemputan paksa. Jadi, jangan ditambah-tambahi. Tadi kan pemeriksaan,” tegas Johan. Dijaga Ketat Pantauan wartawan tampak sekitar tujuh Polisi Militer (PM) Pomdam Jaya menjaga pintu masuk pos jaga II, pintu akses menuju rutan. Para pria berbadan tegap dengan seragam hijau selalu memberhentikan mobil atau pejalan kaki yang hendak memasuk gerbang. “Penjagaannya seperti biasa kok,” ujar seorang PM yang melakukan penjagaan. Banyaknya PM yang melakukan penjagaan ditambah adanya sekumpulan awak media membuat warga berkumpul di depan gerbang. “Saya kaget saja, karena penjagaannya ini spesial, enggak seperti biasanya,” ujar seorang warga sekitar yang enggan menyebut namanya. Tidak hanya awak media atau masyarakat umum, sejumlah orang yang mengaku dari anggota Polri dan pengacara juga diberhentikan dan ditanya-tanya maksud kedatangannya oleh para PM yang berjaga tersebut. Djoko Susilop ditahan di rutan KPK di Pomdam Guntur Kodam Jaya yang saat ini sudah memiliki dua

kamar yang siap menampung berisi empat orang tahanan. “Sekitar pukul 18.15 WIB, penyidik melakukan upaya penahanan terhadap DS (Djoko Susilo), mantan Kakorlantas Mabes Polri, yang bersangkutan ditahan di rutan negara kelas 1 Jakarta Timur cabang KPK yang berada di Guntur, kecamatan Manggarai untuk dilakukan penahanan selama 20 hari,” kata Johan Budi. Djoko akan menempati sel di Rutan Guntur bersama dengan tersangka kasus penerimaan hadiah terkait pengurusan anggaran Kementerian Agama Zulkarnaen Djabar dan tersangka penerima suap hakim ad hoc pengadilan Tipikor Pontianak yang telah dipindahkan ke rumah tahanan cabang KPK di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Guntur Kodam Jaya pada Kamis (29/11). Jenderal bintang dua tersebut disangkakan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 Undangundang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001 tentang jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 65 ayat (1) KUHP tentang penyalahgunaan wewenang dan perbuatan memperkaya diri sehingga merugikan keuangan negara dengan hukuman penjara maksimal 20 tahun. Pada 27 Juli 2012 KPK menetapkan tersangka dalam kasus ini yaitu mantan Kakorlantas Irjen Polisi Djoko Susilo, Brigadir Jenderal

Polisi Didik Purnomo (Wakil Kepala Korlantas nonaktif), Budi Susanto selaku Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA), perusahaan pemenang tender pengadaan simulator dan Sukotjo S Bambang sebagai Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia (ITI) yang menjadi perusahaan subkontraktor dari PT CMMA. Satu tersangka yaitu Sukotjo S. Bambang telah divonis penjara selama 2,5 tahun di rutan Kebon Waru Bandung atas perkara terpisah karena diduga menggelembungkan nilai proyek. KPK sudah memeriksa sejumlah saksi untuk proyek senilai Rp196,8 miliar dengan tersangka Djoko tersebut, termasuk mantan Wakil Kepala Korlantas Polri Brigjen Didik Purnomo, Ketua Panitia Pengadan Barang dan Jasa Simulator AKBP Teddy Rusmawan dan Bendahara Korlantas Polri Kompol Legimo. KPK juga telah melakukan penggeledahan kantor PT Adora Integrasi Solusi (AIS) di Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (13/11), PT AIS dalam proyek pengadaan simulator adalah sebagai perusahaan subkontraktor dari PT ITI. Sedangkan Direktur PT AIS Vendra Wasnury dan satu pihak swasta Muhammad Kripsiyanto telah dicegah sejak Senin (19/11) untuk masa pencegahan enam bulan ke depan. (tribunnews/alb/dtc/mdc/ kps)

tersebut,” kata Ahmad Muhaimin, salah satu mahasiswa Sumsel, sat dihubungi via telepon selulernya Senin (3/12) malam. Melihat preman masih berjaga di depan asrama, Ahmad bersama teman-temannya berniat mendatangi polisi. Dengan ditemani Ketua Himpunan Alumni Mahasiswa Sumsel Purnawarman 57 Bandung, M Tarmizi, Ahmad dan teman-temannya akan meminta pihak kepolisian bisa mengusir para preman itu. Mereka juga meminta supaya dijauhkan dari intimidasi dalam bentuk apa pun dari Yayasan BSB. “Mereka sudah kesekian kalinya meminta kami pergi dari asrama ini. Namun, baru hari ini mereka melakukan penyegelan dan memanggil preman untuk mengusir kami,” kata Ahmad dengan logat Palembangnya. Selain meminta bantuan polisi, Ahmad juga meminta Pemprov Sumsel untuk segera mensertifikasi asrama yang sekarang ia dan teman-temannya tempati. Rupanya, asrama itu belum memiliki sertifikat dan masih dimiliki oleh Pemkot Bandung. Jika Pemprov Sumsel sudah mensertifikasikan asrama itu, Ahmad dan teman-temannya bisa tenang. “Ini bukan untuk kami saja, tetapi untuk mereka yang nantinya akan menimpa ilmu di sini. Kan kasihan kalau mereka yang

kurang mampu harus menyewa penginapan yang mahal demi menuntut ilmu di Bandung,” kata Ahmad. Namun, meski sudah diminta secara langsung, Ahmad dan teman-temannya belum kunjung mendapat realisasi dari Pemprov Sumsel. Pernah, sekitar enam bulan lalu, ada perwakilan dari Pemprov Sumsel untuk meninjau asrama. Namun, perwakilan itu hanya menjanjikan akan menidaklanjuti permintaan para mahasiswa dalam hal mensertifikasi asrama. Sayangnya, hingga saat ini, Ahmad dan teman-teman belum juga mendapat realisasinya. Sejarah Asrama Diceritakan Ahmad, asrama yang terletak di Jl Purnawarman No 57 Kelurahan Taman Sari Kecamatan Bandung Wetan Jabar itu sudah diperuntukkan oleh Pemkot Bandung untuk ditempati oleh mahasiswa sejak tahun 1954. Karena dulunya dimiliki oleh Yayasan Batanghari Sembilan Palembang (BSP), maka mahasiswa yang menempati asrama itu mayoritasnya mahasiswa Sumsel. “Tahun 1954, Yayasan BSP bubar dan sejak saat itu asrama ditempati oleh mahasiswa Sumsel hingga detik ini. Mereka yang menempati asrama ini adalah mahasiswa Sumsel yang kurang mampu, namun bisa berprestasi,” kata Ahmad.

Seiring tahun berganti, mereka yang menempati asrama itu juga silih berganti. Yang sudah lulus dari kuliahnya pergi meninggalkan asrama berganti dengan mereka yang akan menjalani perkuliahan. Itu terus terjadi hingga saat ini. Tetapi rupanya, mahasiswa Sumsel yang dulu pernah menempati asrama itu diam-diam membentuk Yayasan BSB. Sejak tahun 2009, anggota Yayasan BSB meminta mahasiswa Sumsel yang menempati asrama itu untuk tidak lagi menempati asrama. Namun, merasa asrama adalah hak mereka, mahasiswa terus mempertahankan hingga saat ini. “Jadi, musuh kami juga sama-sama dari Sumsel. Mereka ini sudah lama tinggal di Bandung sehingga ingin memiliki secara penuh asrama ini,” kata Ahmad. Tidak seperti biasanya, asrama itu tidak memiliki pengurus tetap. Tiap tahunnya, mahasiswa Sumsel yang menempati asrama itu bergantian menunjuk pengurus asrama. Para pengurus inilah yang selanjutnya bertanggung jawab mengurusi administrasi asrama. Mulai dari pembayaran rekening listerik, PDAM, hingga biaya makan sehari-hari. “Bukan berarti pengurus tidak bayar. Kami bayar administrasi secara patungan sesama mahasiswa,” kata Ahmad. (cw6/trs)


8

SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

TKW Dipaksa Makan Kertas KLANG, SRIPO — Petugas Departemen Imigrasi Malaysia, berhasil membebaskan 105 orang perempuan yang disekap agen penyalur pembantu di sebuah bangunan empat lantai, di Bandar Baru Klang, Malaysia, Sabtu (1/12). Sebanyak 95 di antara mereka merupakan warga negera Indonesia. Sementara yang lainnya adalah empat orang warga Kamboja, dan enam warga Filipina. Kepada pihak berwenang, mereka mengaku sering diperlakukan kasar oleh pihak agensi. Jatah makan mereka dibatasi, dan sering dipaksa makan kertas sebagai hukuman jika mereka menanyakan gaji. Beberapa dari mereka, mengaku juga tidak diberikan upah bulanan mereka,

sebesar 700 Ringgit Malaysia seperti yang dijanjikan. “Mereka semua dimasukan ke dalam mobil van pada pagi hari, dan diantar ke rumah-rumah penduduk di sekitar Klang untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Kemudian disekap kembali di dalam bangunan setelah selesai bekerja,” ujar Direktur Departemen Imigrasi Negara, Amran Ahmad, seperti dilansir Asiaone.com, Senin (3/12). “Berdasarkan penyelidikan sementara, mereka diyakini telah ditipu untuk menjadi pembantu rumah tangga bulanan atau harian, namun tidak menerima gaji mereka bahkan setelah enam bulan bekerja,” lanjut Amran. Amran mengatakan pihaknya tengah memburu

seorang pria warga Malaysia yang merupakan pemilik agensi tersebut. Dalam operasi yang dilakukan Sabtu kemarin, pihak berwenang juga menangkap 12 orang, yang diduga merupakan pekerja di agensi tersebut. Tiga dari mereka yang berkewarganegaraan Malaysia diduga sebagai pegawai, sedangkan sembilan lainnya dipekerjakan sebagai pengawas. Mereka terdiri dari lima orang warga Indonesia, tiga warga Kamboja, dan seorang warga Filipina. Mereka kemudia ditahan berdasarkan Pasal 12 dari Perdagangan AntiManusia dan Anti-Penyelundupan Migran Act 2007 (Act 670) dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda. (kompas.com)

Rugi Ratusan Juta

kapan lagi.com

Nikita Mirzani

AKTRIS Nikita Mirzani kehilangan pekerjaan selama mendekam di tahanan Polda Metro Jaya. Ia tak bisa menjalani sejumlah pekerjaan yang sudah teken kontrak. Kerugian yang dialaminya tersebut ditengarai hingga lebih dari Rp 100 juta. “Ya, kan total kerugian, X rupiahlah. Aku enggak mau menyebutkan (angka). Yang pasti, lebih dari seratus (juta),” ucap Alva Rava, manager bintang film “Nenek Gayung” itu, Senin, (3/12), saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Rava kemudian menyebutkan setidaknya ada sepuluh pekerjaan yang terpaksa dibatalkan. Ia membatalkan pekerjaan itu, terhitung sejak sepekan awal penahanan sudah tiga pekerjaan yang dibatalkan. Baik pekerjaan di dalam maupun di luar kota. “Nikita masuk saja 16 (Oktober) diperiksa, 17 masuk tahanan. Mestinya, saat itu tanggal 19 main di Jogja, tanggal 20 main di Pekan Baru, tanggal 21 main di Jambi. Dalam seminggu saja sudah tiga yang kami batalkan,” ucapnya. Makanya, Rava mendukung pengacara Nikita mempertanyakan penyidik Polda Metro Jaya yang masih melakukan penahanan. Sebab, akibat penahanan tersebut Nikita tak bisa lagi menafkahi keluarganya. Apalagi, ia punya anak yang masih membutuhkan pengasuhannya. “Yang dipertanyakan alasan-alasan apa para penyidik menahan Nikita sampai 40 hari lebih. (kompas.com)

SRIWIJAYA POST/ZAINI

DUKUNG WISATA — Pekerja mengelas tiang kanopi pinggir Sungai Musi, samping Pasar 16 Ilir, Senin (3/12). Pembangunan kanopi ini untuk mendukung wisata di pinggiran Sungai Musi.

Mendagri: Bupati Garut Melanggar

IST

Gamawan Fauzi

JAKARTA, SRIPO — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun turun tangan untuk urusan rumah tangga Bupati Garut Aceng HM Fikri. Presiden meminta Menteri Dalam Negeri mencermati perbincangan umum tentang kawin-cerai siangkat bupati dengan Fani Oktora, wanita berusia 18 tahun. Mereka menikah siri Juli 2012. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengungkapkan Presiden memintanya agar kasus ini segera ditindaklanjuti sehingga tidak menjadi preseden buruk ke

depan. “Beliau (Presiden SBY, Red) meminta saya mencermati ini,” ujar Gamawan kepada wartawan di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (3/12). Menindaklanjuti arahan Presiden, Mendagri langsung membentuk tim dan menurunkannya ke Garut. Tugas mereka menyerap aspirasi masyarakat dan DPRD mengenai kasus kawincerai singkat Bupati Garut Aceng HM Fikri. “Staf saya sedang ke Garut, menyerap bagaimana aspirasi masyarakat Garut, bagaimana DPRD,” kata Gamawan, mantan Gubernur Sumatera Barat. Gamawan mengatakan langkah ini diambil untuk mendalami kasus ini sendiri dan sanksi apa yang layak diberikan kepada Aceng. “Karena itu, tim saya ke sana untuk tinjau seperti apa aspirasi masyarakat dan DPRD. Apakah saya akan ambil teguran. Tentu saya dalami dulu,” katanya. “Kalau teguran mudah.

Besok bisa saya buat teguran. Kalau selesai dengan teguran saya buat besok teguran,” ungkapnya lebih lanjut. Gamawan Fauzi juga mengungkapkan Bupati Aceng melanggar pasal 27 F dan Pasal 29 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Aceng selaku Bupati harusnya wajib memelihara etika sebagai kepala daerah dalam menjelankan pemerintahannya. “Bupati itu wajib memelihara etika dalam menyelenggarakan pemerintahan. Itu di pasal 27 F. Pasal 29, bagi kepala daerah yang tidak melaksanakan etika pemerintahan, dapat diberhentikan. Itu diatur dalam PP 6/2005,” ungkap Gamawan. Sebagai pribadi pun, Mendagri tidak dapat menerima sikap Bupati Aceng yang memberikan contoh tidak baik kepada masyarakat. Selain itu, Bupati Garut itu juga menurutnya, tidak patuh dan taat kepada peraturan perundang-undangan mengenai perkawinan nomor 1 tahun 1974. Tepatnya pada pasal 2 ayat 2, yakni setiap perka-

winan harus dicatatkan. “Mestinya dia memberi contoh yang baik kepada publik. Dia figur, orang nomor satu, pemimpin Garut. Kenapa saya katakan harus patuh dan taat pada peraturan perundang-undangan? Karena dalam UU Perkawinan nomor 1 tahun 1974 pasal 2 ayat 2, setiap perkawinan harus dicatatkan. Berarti bagi yang tidak mencatatkan tidak taat pada UU,” katanya menyesalkan. “Dalam sumpah janji, kepala daerah wajib taat pada peraturan perundang-undangan. Pertama dia nikah tanpa pencatatan. Kedua, dia menceraikan begitu saja. Seorang pemimpin semestinya jadi contoh,” tegasnya. Bupati Garut Aceng HM Fikri akhir-akhir ini menjadi pembicaraan publik dan isu utama di beberapa media massa terkait kabar perceraiannya dengan Fani Oktora. Wanita berusia 18 tahun yang dinikahi Aceng secara siri, tidak tercatat di KUA dan catatan sipil, 16 Juli 2012. Namun usia pernikahan hanya empat hari, hingga 19 Juli 2012. Setelah itu, Aceng menceraikan Fany. (tribunnews/mal/aco/fer)


PALEMBANG CITY

C M Y K

SELASA, 4 DESEMBER 2012

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

Siswa Kecewa Sekolah Terendam Ketika Polwan Disakiti PALEMBANG, SRIPO –– Kalau selama ini mungkin sebagai Polwan, Lili Ambarwati menerima laporan dari perempuan korban kekerasan suami, kali ini justru dia sendiri yang melapor adanya kekerasan dalam rumah tangga. Uniknya, suami yang dia laporkan itu juga anggota polisi. Brigadir Lili Ambarwati (31), warga Jl Silaberanti Ujung Palembang, Senin (3/12) mendatangi SPKT Polda Sumsel guna mela-

porkan suaminya Brigadir RW (35), yang bertugas di Polsek Sei Gerong. Diduga Brigadir RW telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga, dengan melakukan penganiayaan terhadap pelapor dan anak mereka, serta menelantarkan anaknya DW (9). Menurut keterangan pelapor di Mapolda Sumsel, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu, 1 Desember 2012 di rumah Herman yang merupakan

tetangga pelapor. Dimana pada saat kejadian, korban dan terlapor ribut mulut disebabkan pengakuan terlapor yang mengatakan bahwa dia memiliki wanita idaman lain (WIL). Mendengar pengakuan sang suamir, kontan saja Lili menjadi berang hingga keributan antara keduanya tak dapat dihindarkan. RW lalu menganiaya korban yang berusaha menyelaz Bersambung ke hal 10

Buru Sepatu ke Hongkong ENAMPILAN memang selalu menjadi hal yang mutlak bagi setiap wanita, tak terkecuali dengan Francisca Jessie. Tak tanggung-tangung, untuk memuaskan hatinya dan melengkapi koleksi sepatunya, ia rela berburu sepatu Lady Gaga hingga ke

P

SRIPO/SYAHRUL

TERGENANG –– Halaman SD Negeri 177-178, Jl May Salim Batubara, Sekip Tengah, terendam air pasca hujan deras mengguyur Kota Palembang, beberapa waktu lalu. Akibatnya sekolah pun terpaksa diliburkan.

● Diliburkan karena Kebanjiran PALEMBANG, SRIPO — Ratusan siswa SD Negeri 156, Jalan Simpang Kades Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami Palembang, terpaksa harus balik kanan alias pulang kembali ke rumah. Karena ruang belajar mereka terendam banjir, sehingga sekolah pun terpaksa meliburkan siswanya. Liburnya siswa SDN 156

ini untuk yang kesekian kalinya, setiap kali hujan deras turun, maka sejumlah ruang kelas, terutama di lantai satu terendam. Hujan yang mengguyur sejak Minggu (2/12) sore hingga malam, selain menggenangi sejumlah jalan raya dalam kota, misalnya Jl Kolonel H Barlian (depan simpang SMPN 40), juga masih menyisakan genangan di

PESTA TAHUN BARU-VALENTINE

Gadis Rawan Kehilangan Perawan PALEMBANG, SRIPO –– Informasi ini mungkin cukup mengejutkan. Namun ini fakta dan data yang ditemukan Women’s Crisis Center (WCC) Palembang. Dimana setiap kali usai perayaan penyambutan tahun baru dan valentine day, sejumlah pasangan dalam status pacaran melakukan

SRIPO/ MG5

Yeni

hubungan intim. Akibatnya, di momen pesta tahun baru dan valentine day, sejumlah gadis kehilangan keperawanan, lantaran direnggut oleh sang pacar, dengan dalih bukti cinta. Menurut data WCC Palembang, hubungan layaknya suami istri itu diawali dengan kekerasan nonfisik. Direktur Eksekutif WCC Palembang, Yeni Roslaini Izi, Senin (03/12) mengungkapkan, kekerasan nonfisik yang dimaksud berupa ancaman dan bujuk rayu yang dilakukan oleh sang pria terhadap pasangannya. “Kekerasan dalam paz Bersambung ke hal 10

beberapa kawasan di Kota Palembang, seperti halnya di SDN 156 ini. “Ya.. banjir lagi,” gerutu seorang siswi kelas dua. Murid yang sudah datang di pintu gerbang sekolah, kemarin (3/12), terhalang dengan genangan air. Belum lagi beberapa lokal di lantai satu praktis tidak dapat digunakan untuk proses belajar menga-

jar. Sebagian wali murid yang mengantar anaknya untuk bersekolah, ditemui Kepala Sekolah SDN 156 Palembang, Sumratul Aini di depan gerbang sekolah. Sang Kepsek memberitahukan sebagian ruang kelas tidak bisa digunakan untuk proses belajar mengajar. “Karena lokalnya ada yang masih banjir, terpaksa sebagian diliburkan,” kata Sumratul. z Bersambung ke hal 10

Hongkong. Bagi perempuan kelahiran Palembang, 26 April 1987 ini, karena ia suka dengan fashion, jadi masalah berburu hingga keluar negeri bukanlah hal yang diperhitungkan. “Bila tidak ada jual-

annya di online, maka lebih baik cari ke luar negeri. Karena di luar biasanya banyak sepatu bagus dan memang edisi yang dikeluarkan juga z Bersambung ke hal 10

TRIBUN SUMSEL/ARDI

SEPATU LADY GAGA –– Francisca Jessie menunjukkan sepatu Lady Gaga yang menjadi salah satu koleksi sepatunya, Senin (3/ 12).

Ny Hasanah Terima Penghargaan Songket ● Diberikan FIB Universitas Indonesia

SRIPO/Sutrisman

NY HASANAH (tengah) didampingi Walikota Palembang, H Eddy Santana Putra saat menerima penghargaan dari FIB-UI.

JAKARTA, SRIPO –– Ny Hasanah (84) menerima penghargaan dari Civitas Akademika Faultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI), Senin (3/12) di kampus UI Depok. Dia merupakan perajin kain tenun songket Palembang, diberi penghagaan dalam forum Dies Natalis FIB-UI. Ny Hasanah dinilai menjadi tokoh pelestari budaya, khusus tenun songket Palembang. Menurut panitia seleksi, dia merupakan penenun songket yang ter-

nyata menyimpan master dan pola dasar songket Palembang. Motif songket bertema alam, mulai dari hewan dan motif tumbuhan, tersimpan dalam bentuk pola yang ditenun di atas kain berbahan sederhana. Pola tersebut diperkirakan berusia ratusan tahun, dan hingga sekarang masih digunakan dan dijadikan master untuk menenun songket modern. Acara z Bersambung ke hal 10

Lembutnya Kaos Retro PALEMBANG,SRIPO –– Kaos bahan dasar spandex dengan gambar-gambar bertema klasik, kini sedang digandrungi anak muda. Modelnya simpel, namun jenis ini identik dengan bahan lembut yang dingin. “Bahannya lembut dan dingin. Juga agak melebar, gambarnya identik dengan tema-tema klasik,” kata Nila, salah satu pengunjung yang sedang mengenakan kaos retro. Mahasiswa PTS di kawasan Plaju ini mengaku menyukai kaos retro lantaran bentuknya tidak terlalu ketat. Namun juga longgar ke-

tika dipakai. Fungsi ini yang membuatnya beda dengan model kaoskaos lainnya. Selain itu, gambar yang diusung pun lebih bertema klasik, seperti gambar-gambar mobil kuno atau gambar bunga-bunga dengan tebaran gantungan daun-daun di bagian depan. “Bahannya juga sangat lembut dan dingin,” kata dia sambil menunjukkan salah satu kaos retro yang dikenakannya. Dari sisi bentuk, katanya, kaos ini sangat anak muda sekali. z Bersambung ke hal 10

RETRO –– Salah satu karyawan Logo mengenakan kaos Retro yang kini menjadi tren di kalangan anak muda dan para ibu muda, Senin (3/12). SRIPO/DEWI HANDAYANI


10

SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

Perlunya Pendidikan Seks Siswa Kecewa Sekolah Terendam ■

dari halaman 9

Sumratul Aini memberitahukan bagi orangtua yang anaknya duduk di kelas 1 dan 2 terpaksa harus pulang lagi ke rumah dika-

Ketika Polwan Disakiti ■

dari halaman 9

matkan diri dari amukan suaminya dengan berlari ke rumah tetangga seraya membawa anak mereka. Namun RW melempar korban dengan batu hingga mengenai kepala anaknya. Tidak itu saja, di rumah

Ny Hasanah Terima Penghargaan Songket ■

dari halaman 9

yang berlangsung di Gedung 1103 FIB-UI yang dirancang khusus, merupakan ruang kuliah dan sekaligus ruang pertemuan yang dilengkapi audio vi-

Lembutnya Kaos Retro ■

dari halaman 9

Sementara Indri, karyawan Toko Logo, mengaku penjualan kaos retro termasuk tinggi diantara jenis lainnya. Perhari pihaknya bisa menjual lebih dari 18 piece perhari. “Konsepnya sangat simpel

Buru Sepatu ke Hongkong ■

dari halaman 9

terbatas,” ujarnya ketika ditemui di rumahnya jalan M Isa Palembang, Senin (3/12). Dari koleksi sepatu yang hampir 200 pasang, rata-rata diperolehnya dari luar negeri. Menurutnya, bila membeli di luar negeri dipastikan tidak akan sama ketika dipakai terlebih di acara kumpul bersama teman-

renakan ruangannya penuh air. “Selain ruangan kelas 1 dan 2, sebagian ruangan kelas 3 dan 5 turut tergenang banjir sehingga terpaksa ikut diliburkan,” jelasnya. Sementara bagi kelas yang berada di lantai 2 tetap belajar seperti biasanya. Sejumlah wali murid yang terpaksa harus membawa pulang kembali anaknya, mengaku kondisi semacam ini sudah biasa apa-

bila terjadi banjir. Namun ia menyayangkan masih belum adanya upaya penanggulangan mengatasi banjir di sekolah tersebut. “Para murid dapat belajar kembali apabila kondisi kelas sudah tidak tergenang banjir,” ujar Harahap, salah seorang wali murid. Para orangtua murid dan guru SDN 156 Sukodadi ini pun berharap agar hujan turun tak terlalu lebat. (fiz)

tetangga mereka, RW terus menganiaya korban dengan cara memukul dan menjambak rambuk. RW juga mengancam akan menembak korban dengan menodongkan senjata apinya ke kepala korban, namun senjata api tersebut akhirnya diletuskan oleh terlapor ke udara sebanyak empat kali. Korban yang merasa tidak terima atas perbuatan terlapor akhirnya memutuskan untuk menyelesaikan kasus ter-

sebut dengan menempuh jalur hukum. Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP Djarod Padakova, saat dikonfirmasi mengatakan kalau kasus tersebut kini sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. “Terlapor dijerat dengan undang-undang perlindungan perempuan dan anak nomor 23 tahun 2004 dan undang-undang nomoe 23 tahun 2002,” tandas Djarod. (mg2)

sual. Masih di tempat yang sama, sebelumnya Walikota Palembang H Eddy Santana Putra tampil penjadi pembicara kunci (keynote speaker). Dia berbicara tentang budaya Sriwijaya yang erat kaitannya dengan eksistensi wilayah dan peradaban Kerajayaan Sriwijaya, yang tercatat masa keemasannya berlang Abad ke-6 sampai kesembilan. Menurut Eddy, keragaman budaya Sriwijaya ikut mewarnai ragam

budaya masyarakat di Sumatera Selatan. “Masyarakat Sumsel begitu toleran terhadap pendatang. Ini terus berlangsung selama berabad-abad, dan semua ini ikut mempengruhi keragaman budaya di Sumsel,” katanya. Dalam rangkaian kegiatan dies natalis ini, ditampilkan hasil tenun kain songket Palembang yang menjadi tema pokok. Karya tenun tradisional yang bertajuk “Pameran Kain: Pelangi Budaya Bumi Sriwijaya”. (tris)

dan dingin. Identiknya bahannya sangat lembut,” ungkap Indri kepada Sripo. Khusus di Logo, menyediakan berbagai macam kaos retro, mulai dari model kelelawar yang bagian tangan memanjang dengan bagian pangkal bahu tangan yang sedikit melebar. ada juga model tangan tiga perempat, tangan pendek hingga model junkies dua konsep. “Kalau yang paling laris

model tangan tiga perempat. rata-rata yang pakai juga tak hanya anak-anak muda, banyak juga para ibu,” kata Indri. Indri mengaku karena bahan kaosnya longgar makanya banyak diincar kalangan ibu, terutama yang mengenakan kerudung. “Kalau soal harga bervariasi, mulai Rp 165 ribuan, berhubung kita ada diskon 30 persen jadi hanya kita jual Rp 120 ribu,” kata Indri. (why)

temannya. Selain tidak akan ada yang menyamainya, menurutnya, akan bisa tampil beda dari orang lain. Sehingga akan kelihatan percaya diri dengan penampilan yang beda. “Belinya tidak tentu ya, kadang tiap bulan dan kadang tiap minggu. Sekali beli bisa dua atau tiga item, tergantung sukanya. Ada yang di luar negeri, tetapi ada juga beli di online dan Palembang,” ungkap perempuan berwajah oriental ini. Untuk masalah budget, ia tidak ada khusus untuk berbelanja. Tetapi bila

sedang jalan-jalan keluar negeri atau di dalam negeri, bila ada barang yang unik dan suka biasanya langsung dibeli. Terlebih dengan dukungan suami yang tidak cerewet, sehingga ia bisa membeli apa yang menjadi keinginannya. Untuk semua sepetu koleksinya, mulai dari sepatu Lady Gaga, Syahrini, bot dan casual memang disiapkan etalase sebagai tempat penyimpanan. Dengan begitu bisa aman dari debu atau serangga yang dapat merusaknya. (Ardiansyah)

AGI Anggun Shella, peringatan hari HIV Aids sedunia yang jatuh 1 Desember, harus dijadikan momentum untuk lebih peduli kepada penderita HIV Aids, khususnya di Indonesia. Menurut karyawan PT Rifan Financindo Berjangka ini, yang paling penting adalah mawas diri terhadap penyalahguna narkoba dan seks bebas. “Bagaimanpun juga penderita HIV juga manusia yang pantas untuk dihargai dan mendapatkan hak sebagai manusia Indonesia seutuhnya. Karena mereka bukan makhluk yang harus kita hindari atau kucilkan, tetapi mereka harus selalu kita perhatikan dan sayangi agar mereka selalu semangat untuk menjalani hari-harinya,”

B

kata wanita yang menyukai kartun Hello Kitty ini. Saat ditanya tentang campaign condom atau bagi-bagi kondom ke masyarkat guna pencegahan penularan virus HIV, dirinya kurang setuju. Menurutnya, cara seperti itu kurang efektif untuk mencegah atau memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang bahaya penularan Virus HIV. “Lebih baik pihak terkait atau pemerintah, lebih giat lagi memberikan sex education mulai dari anak usia dini, atau kepada masyarakat agar lebih setia kepada satu pasangan, karena campaign condom terkesan untuk melegalkan seks bebas” ujar wanita kelahiran 1 September 1988 ini. Lanjut Anggun, yang paling utama kita harus

membekali diri dengan ilmu agama agar dalam pergaulan bisa memilih mana yang baik dan mana yang buruk. “Bagi saya hal yang paling terpenting adalah pembekalan diri dengan agama, serta tidak cepat menyerap pergaulan yang tidak baik di zaman serba modern sekarang dan harus pintar memilih pergaulan,” kata putri bungsu dari empat bersaudara ini. Anggun berharap agar semua masyarakat lebih mengetahui tentang bahaya penularan virus HIV, khususnya kaum generasi bangsa agar tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri seperti penyalahgunaan narkoba dengan cara bergantian jarum suntik dan melakukan seks bebas. (mg3)

TRIBUN

Anggun Shella

Roma Lebih Populer dari SBY PALEMBANG, SRIPO –– ”Rhoma Irama lebih populer jika dibandingkan dengan Presiden SBY,” ungkap Ketua Soneta Fans Club Sumsel, Saefudin Latief saat dihubungi wartawan, Senin (3/12). Massa pendukung “Bang Haji” (sapaan Rhoma Irama,red) disinyalir sangat loyal, karena telah mengenal dan menjadi fans sejak awal karirnya di dunia hiburan tanah air. Massa pendukung ini tidak tercipta secara instan

ketika hendak memasuki helatan pesta demokrasi, melainkan melalui rangkaian proses panjang, selama karirnya menjadi artis seni musik dan peran, dan profesinya sebagai pendakwah. “Massa pendukungnya tidak instan seperti masa sebagian partai yang kita ketahui saat ini. Penggemar Bang Haji loyal terbukti tetap ada selama bertahuntahun, sepanjang karirnya,” ungkap pria yang sempat menemani sang

Raja Dangdut ke Jawa Timur dalam upaya konsolidasi 1 Desember lalu. Loyalitas pendukung ini terbukti dari bentuk dukungan pembuatan atribut sosialisasi seperti spanduk dan stiker yang dilakukan secara spontan oleh pendukungnya. Loyalitas itu juga dirasakan di Provinsi Sumsel. Hal ini terbukti dari obrolan yang terdengar dari pedagang dan ibu-ibu majelis taklim. “Pro dan kontra itu pasti ada, tapi saya sudah men-

dengar respon positif dari para pedagang dan ibu-ibu majelis taklim di Sumsel,” tegasnya. Penggemar Bang Haji ini optimis mendapatkan perahu bagi idolanya sebagai syarat untuk maju sebagai calon Presiden, terutama partai berbasis islam. “Ini baru wacana calon Presiden, masih ada proses. Kami yakin parpol pendukung akan ada yang merapat, terutama partai yang berbasis islam,” ujarnya optimis. (TS)

Gadis Rawan Kehilangan Perawan

buktian sayang dan cinta kepada sang perempuan. Si pria menjanjikan ini dan itu, kalau tidak diberi sang perempuan diancam akan ditinggalkan. Sementara perempuan yang sudah jatuh hati akhirnya mau berhubungan badan,” jelasnya. Yeni menerangkan bahwa kategori kekerasan dalam pacaran bukan pada proses berlangsungnya hubungan intim, melainkan usaha awal salah satu pasangan dengan menggunakan paksaan disertai ancaman. Dalam banyak kasus, pihak berwajib tidak membaca usaha yang disertai ancaman dan paksaan tersebut. “Ada contoh kasus antara bapak dan anak. Anaknya disetubuhi oleh bapak, namun setelahnya ketagihan. Bahkan berulang kali melakukannya, tidak hanya dengan si bapak, tapi orang lain. Saat itu atau sudah berlangsung memang si perempuan suka melakukan itu, tapi harus diketahui bahwa bapak pernah mengancam membunuh si anak tersebut saat pertama kali memaksa berhubungan intim. Usaha awal itulah yang disebut kekerasan,” terangnya. WCC Palembang telah

menerima setidaknya 30 kasus KDP hingga bulan Oktober 2012, atau peringkat ketiga jenis kasus yang ditangani WCC Palembang setelah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pemerkosaan yang mencapai 69 kasus dan 51 kasus. Sedangkan kasus lain yang berada di posisi terendah adalah pelecehan seksual sebanyak 25 kasus, trafficking 20 kasus dan kekerasan lainnya yang dialami oleh perempuan sebanyak 16 kasus. “Data ini hanya kasus yang melapor dan ditangani oleh WCC Palembang saja. Jika dihitung dengan menggabungkan jumlah kasus yang ditangani oleh kepolisian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPAred) atau lembaga lain bisa mencapai ribuan kasus di Palembang. Atau, korban kekerasan lain yang belum atau takut melaporkan kejadian mereka karena berbagai alasan,” katanya. Korban Pria Kasus KDRT yang paling mendominasi hingga 80 persen menimpa perempuan dan anak. Banyak hal yang melatarbelakanginya. Namun yang terbesar adalah perkosaan. Sedangkan

untuk kasus KDRT yang dialami oleh pria, diakui Yeni ada, meski jumlahnya tidak banyak, dan diperkirakan mencapai kurang dari 20 persen. Hal ini disebabkan karena faktor budaya yang mengungkung pria harus kuat. “Ada pria yang mengalami KDRT. Ada beberapa kejadian tapi tidak melapor, karena kalau diketahui dia malu. Kultur masyarakat kita menyatakan lelaki harus kuat dan tegas. Ia tidak sanggup menerima cemoohan orang lain yang mengetahui bila menjadi korban kekerasan perempuan. Kebanyakan pria berpikir lebih baik diam ketimbang jadi bahan tertawaan dan olokan keluarga, teman ataupun lingkungan sekitarnya,” bebernya. Lebih jauh Yeni mengutarakan WCC Palembang membuka pelayanan berbasis masyarakat yang membutuhkan konseling. Program tersebut memberikan pendampingan di tingkat kecamatan dan sekolah. “Kalau butuh psikolog atau bantuan hukum akan kita bantu, tapi kalau sekedar bercerita cukup ke basis pelayanan di kecamatan atau sekolah,” tandasnya. (mg5)

dari halaman 9

caran (KDP) tak hanya melibatkan senjata tajam, justru kebanyakan dengan ancaman dan bujuk rayuan yang sebenarnya adalah juga bentuk kekerasan. Ini marak terjadi saat perayaan tahun baru, dimana pria mendesak kekasihnya mau diajak berhubungan intim dengan alasan meminta pembuktian sayang dan cinta,” katanya saat ditemui di Sekretariat WCC, Jalan Mayor Santoso, Palembang. Ia mengungkapkan, kasus tersebut marak terjadi juga pada bulan Februari, tepatnya saat hari kasih sayang atau Valentine day. Namun kebanyakan korban yang mengadukan nasibnya ke WCC Palembang terjadi pada bulan Maret atau April, dimana kebanyakan perempuan tersebut baru menyadari jika pasangan yang menyetubuhinya itu enggan bertanggung jawab. “Pasangan prianya meminta pem-


SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

11

PPP Cari Calon Gubernur PALEMBANG, SRIPO – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumsel membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur, menyusul semakin dekatnya pelaksanaan Pilgub Sumsel. “Kami buka pendaftaran/pengembalian formulir untuk bakal calon gubernur/wakil gubernur mulai 3 Desember 2012,” kata Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu DPW PPP Sumsel Isa Ansori di Palembang, Senin (3/12). Menurut dia, pendaftaran dan pengembalian formulir untuk bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumsel akan berakhir pada 9 Desember 2012. Jadi, setiap hari dibuka mulai pukul 09.00 sampai pukul 16.00, kecuali hari terakhir sampai pukul 24.00 untuk pendaftaran dan pengembalian formulirnya. Ia mengatakan, pada hari ini sudah banyak bakal calon yang menanyakan persyaratan untuk pendaftaran bakal calon gubernur/wakil gubernur tersebut. “Ini, baru hari pertama belum ada yang mengambil formulir pendaftaran untuk diusung PPP, tetapi sudah banyak yang menanyakan persyaratan,” ujarnya. Ia menyatakan, mereka yang mengambil formulir pendafta-

ran boleh saja diwakilkan, tetapi membawa surat mandat, sedangkan pengembalian formulir pendaftaran harus yang bersangkutan. Mereka yang mendaftar itu harus melampirkan antara lain daftar riwayat hidup, pernyataan atau komitmen terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumsel. Selain itu, siap mengikuti silaturahmi jajaran partai PPP baik di tingkat provinsi dan di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Sumsel, tuturnya. Mekanisme dalam menentukan calon yang diusung, nanti dari mereka yang mendaftar itu akan dibawa pada rapat pengurus harian DPW PPP Sumsel untuk dipilih dua bakal calon gubernur dan dua bakal calon wakil gubernur. Setelah itu diserahkan ke DPP PPP untuk ditentukan siapa yang akan dicalonkan, jadi yang menentukannya Dewan Pimpinan Pusat partai, jelasnya. Ia berharap, pada 30 Desember mendatang sudah mendapatkan nama siapa yang akan dicalonkan dari partai tersebut. “Harapan kami pada 30 Desember sudah menerima keputusan dari DPP PPP siapa yang akan dicalonkan sehingga pada 5 Januari 2013 sudah dapat diumumkan ke masyarakat,” katanya. (ant)

KPU Palembang Diminta Transparan PALEMBANG, SRIPO –Puluhan massa dari Front Pemuda Mahasiswa Sumsel (FPMSS) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, Senin (3/12). Dengan membawa spanduk bertuliskan “KPU dan Panwaslu Mandul”, massa menuntut transparansi anggaran dan dana yang digunakan penyelenggara pemilu tersebut. “Kami meminta KPU Kota Palembang bersikap transparan, jujur dan terbuka menyangkut penggunaan anggaran seperti biaya perbaikan kotak suara senilai Rp 100 juta dan dana launching yang mencapai Rp 300 juta,” kata Koordinator Aksi FPMSS, Sobirin didampingi Koordiantor Lapangan, Feri Novpriadi dalam orasi. Menurut mereka, KPU kurang terbuka mengenai anggaran. Selain itu menyangkut Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu atau DP4. Menurut Sobirin, belum pernah ada sosialisasi terkait jumlah DP4 hingga saat ini. Padahal angka

tersebut penting sebagai dasar penetapan jumlah mata pilih saat Pemilihan Walikota (Pilwako) Palembang tanggal 7 April 2012. “Kami meminta penjelasan tentang jumlah DP4. Kami juga menuntut KPU Kota Palembang agar menjaga kenetralan demi terwujudnya pemerintah yang bebas dari KKN. KPU harus harus independen,” katanya. Sementara itu Ketua KPU Kota Palembang Eftiyani yang menemui langsung FPMSS mengatakan, pihaknya selalu dalam pengawasan dalam penyelenggaran setiap kegiatan yang menyangkut anggaran penyelenggaraan pemilu. “Anggaran KPU terdiri dari tiga tahapan, yakni tahapan penyusunan anggaran, penggunaan, hingga tahapan pelaporan anggaran. Dalam semua tahapan KPU selalu mendapat pengawasan ketat,” ujarnya, seraya mengatakan dana tersebut berada di Kas Daerah. Eftiyani juga berjanji jika jajarannya akan menjaga netralitas dan indepedensi dalam menyeleng-

SRIPO/ZAINI

TEMUI PENDEMO – Ketua KPU Kota Palembang Eftiyani (kiri) menanggapi permintaan pendemo dari Front Pemuda Mahasiswa Sumatera Selatan (FPMSS) yang mendatangi Kantor KPU di Jalan Mayor Santoso Kamboja Palembang, Senin (3/12).

garakan pesta akbar demokrasi rakyat lima tahunan. Ia pun meminta dukungan masyarakat terkait usahanya tersebut. “Kami selaku perangkat KPU Kota akan berusaha semaksimal untuk tetap se-

perti yang masyarakat minta, karena demikianlah KPU sepatutnya. Tapi ini takkan berjalan tanpa didukung masyarakat luas, khususnya warga Kota Palembang,” tukasnya. (mg5)


12

SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

Selamat Bekerja Bapak Kapolda R

ABU, 28 November 2012 lalu Irjen Pol Iskandar Hasan dilantik sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Pelantikan ini di tengah kesuksesan beliau sebagai Kapolda Aceh dengan berbagai prestasi yang berhasil diraih. Diantaranya cukup berhasil menumpas gembong narkoba. Hanya di tahun 2012 saja lebih dari 15,5 ton narkoba jenis ganja di musnahkan di halaman Mapolda Aceh. Irjen Pol Iskandar Hasan dikenal sebagai reserse tulen karena hampir seluruh jenjang karirnya dihabiskan di lingkungan reserse. Bahkan, beliau berpengalaman berhadapan dengan kejahatan-kejahatan internasional. Itu dimaklumi karena pernah dua tahun (2006-2008) menduduki jabatan strategis di NCB (National Crime Bureau) Interpol, lembaga yang utamanya mengurusi kejahatankejahatan transnasional. Realita Sumsel Bagi seorang polisi yang sudah bertugas di banyak tempat, pasti tidak sulit bagi perwira tinggi sekaliber Iskandar Hasan untuk memahami spesifikasi Sumatera Selatan. Bahkan sebagai putra asli Sumatera Selatan, ada hal-hal yang sesungguhnya sudah menyatu dalam dirinya

jika berbicara soal kultur dan realita daerah ini. Bagi “orang luar” Sumatera Selatan seringkali dipersepsikan terhadap hal-hal yang kurang nyaman. Misalnya dikenal sebagai masyarakat yang “bersumbu pendek”. Ungkapan ini untuk menggambarkan wong kito mudah sekali tersulut emosi dengan tindakan-tindakan yang terkadang sulit diprediksi. Orang bisa main tujah (tusuk), misalnya hanya dikarenakan soal-soal sepele saja. Persepsi buruk lainnya bahwa tingkat kejahatan di Sumsel yang tinggi. Bahkan berbagai kasus yang terjadi di pulau Jawa menambah referensi itu. Sebagai contoh perampokan disertai pembunuhan santri terkenal di Bandung dilakukan oleh dua orang Sumsel. Paling baru adalah pembunuhan terhadap Rika Ramadayanti (33), dan anaknya Benyamin Nathanaiel (8) di Jatinegara, Jakarta Timur November 2012. Pelakunya kakak beradik Hardi dan Andak ternyata “putra daerah” Sumatera Selatan. Bagi sebagian orang, persepsi tentang kejahatan itu juga realita Sumatera Selatan. Hanya di kota Palembang saja pernah terjadi empat pembunuhan dalam

seminggu. Perampokan di siang bolong, bahkan di atas bis kota yang sedang melintas seakan berita biasa. Memang kejahatan bisa terjadi kapan dan dimana saja, tapi mestinya hal ini tidak boleh sebagai jastifikasi untuk tidak berbuat secara profesional. Belum lagi jika berbicara soal narkoba. Sumatera Selatan sudah menjadi wilayah tujuan dan jaringan narkoba internasional. Hampir tidak ada kecamatan di provinsi ini yang lolos dari penyalahgunaan obat-obat terlarang. Pesta orgen tunggal terkadang identik dengan pesta narkoba. Pengguna narkoba berasal dari profesi yang beragam. Bahkan terkadang ada oknum polisi yang menjadi backing berbagai aktivitas yang terkait dengan barang haram ini. Kesemerawutan lalu lintas juga luar biasa. Hanya berbicara soal angkutan batubara saja sudah memusingkan kepala siapa saja yang bertanggung jawab soal ini. Ada ribuan truk batubara yang siap berjejer 24 jam. Implikasinya juga macam-macam. Belum lagi berbagai kendala aparat untuk menindaknya. Kita belum berbicara soal-soal lainnya seperti konflik sosial, kerusuhan, pemilukada yang rawan

Kunjungan Wisman Meningkat PALEMBANG, SRIPO – Badan Pusat Statistik (BPS) meliris data terbarunya tentang peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Sumsel selama September 2012 lalu tercatat 871 orang atau mengalami peningkatan 32,57 persen dibandingkan bulan sebelumnya hanya 657 orang. Kepala BPS Sumsel H Baehdi Ruswana, Senin (3/12) mengatakan jumlah kunjungan Wisman tersebut meningkat dibandingkan bulan Agustus,dari 657 orang menjadi 871 orang. Dijelaskan pula, jumlah kunjungan tersebut didata melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, dan sedangkan lewat pintu masuk lain seperti pelabuhan laut Boom Baru, terminal Karyajaya, terminal Alang-Alang Lebar dan Stasiun Kereta Api tidak termonitor. Namun, jumlah wisman berkunjung ke Sumsel selama September 2012 itu jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2011 mengalami peningkatan sebesar 66,86 persen dari 522 menjadi 871 orang. “Setelah SEA Games, kunjungan Wisman terus meningkat karena banyak kegiatan berkala nasional dan internasional,” katanya.

Sementara tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Sumsel pada September 2012 mencapai rata-rata 49,43 persen, atau naik 9,29 poin dibanding TPK hotel Agustus 2012 sebesar 40,14 persen. Rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang mencapai 1,72 hari, atau mengalami penurunan 0,21 hari dibandingkan rata-rata lama bermalam tamu pada Agustus 2012. Begitu pula bila diamati menurut klasifikasi hotel, ternyata pada September 2012 TPK hotel bintang lima mencapai 72,03 persen dan merupakan TPK hotel tertinggi dibanding kelas hotel berbintang yang lain. “Untuk TPK hotel terendah adalah hotel bintang satu yang hanya mencapai 39,88 persen,” papar Baehdi. Sementara lama tamu menginap nusantara/domestik pada September 2012 mencapai 1,72 hari, mengalami penurunan dibandingkan dengan rata-rata lama bermalam tamu domestik bulan Agustus 2012 tercatat 0,21 hari. Secara rinci, jumlah wisman yang terbanyak berkunjung ke Sumsel bulan September 2012 secara persentase adalah dari Inggris sebesar 1.000 persen, diikuti Singapura dan Malaysia masing-masing 50 persen. (trs/ant)

Prof. Amzulian Rifai, SH. LLM. Ph.D Dekan FakultasHukum UNSRI masalah, sengketa pertanahan, dan seterusnya. Pendek kata ada segudang persoalan, sungguhpun mungkin tidak ada urusannya dengan polisi, masyarakat tetap menggantungkan harapannya kepada Kapolda. Fokus Masalah Kita tetap yakin akan kepiawaian seorang Irjen Iskandar Hasan. Namun tentu saja tidak ada salahnya memberikan masukan sebagai langkah awal Kapolda menjalankan baktinya di daerah kelahirannya. Bukan main dimensi masalah di Sumatera Selatan yang tidak mungkin pula diselesaikan hanya dalam satu klik saja. Itu sebabnya mungkin ada skala prioritas yang sebaiknya menjadi fokus penanganan masalah. Dengan cara ini

diharapkan akan lebih kelihatan hasil yang dicapai. Sebaiknya fokus tehadap masalah-masalah yang paling serius. Pertama, menciptakan rasa aman di tengah masyarakat yang berada di wilayah Sumatera Selatan. Rasa aman merupakan kebutuhan dasar umat manusia yang seringkali absen kehadirannya. Tolok ukur sederhananya bagaimana masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dari satu daerah ke daerah lainnya di Sumatera Selatan tanpa perasaan was-was akan dirampok, dibunuh atau tindakan kriminal lainnya. Kedua, penyalahgunaan narkoba. Kejahatan yang tekait dengan narkoba sudah luar biasa di Sumatera Selatan. Modus operandi bukan hanya canggih tetapi seringkali diluar nalar akal sehat. Harus ada langkah tepat luar biasa mengatasi tragedi kemanusiaan ini. Ketiga, pencegahan konflik sosial. Ada macammacam pemicu konflik sosial. Di Sumatera Selatan paling rawan adalah soal sengketa pertanahan. Aparat yang berusaha menjalankan tugasnya terkadang dituduh memihak. Dalam kondisi masyarakat yang sangat mudah tersulut, bukti kepemilikan tanah yang lemah, mudah sekali

memunculkan sengketa. Bertambah runyam kondisi ini terjadi di tengah masyarakat yang temperamental. Ke-empat, pengamanan Pemilukada. Di tahun 2013 mayoritas kabupaten/ kota termasuk provinsi Sumatera Selatan akan melaksanakan pemilihan kepala daerah. Selama ini peran aparat kepolisian sangat menonjol dalam mensukseskan Pemilukada. Suksenya Pilgub Sumsel 2008 dan Pemilihan Walikota Lubuk Linggau Oktober 2012 lalu, nyata sekali karena profesionalitas Polri. Harapan yang sama pada beberapa Pemilukada tahun 2013. Kelima, ketertiban berlalu lintas. Peran polisi sangat diharapkan mengatasi centang prenang lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas yang tinggi hampir diseluruh wilayah hukum Polda Sumsel. Macet bertambah parah tanpa kehadiran polisi. Harus ada cara khusus agar tidak terjadi kesemerawutan lalu lintas yang sesungguhnya dapat dicegah. Begitu juga dengan mala petaka kecelakaan lalu lintas dalam berbagai bentuknya. Alternatif Strategi Ada yang kurang pas jika kita dituduh menguliahi Irjen Iskandar Hasan. Tapi tidak ada

salahnya memberikan sumbang saran. Diantara yang disarankan adalah menghidupkan Perpolmas (perpolisian masyarakat) yang selama ini meriah di atas kertas saja. Cara ini penting agar soal-soal kecil tidak justru menjadi masalah besar hanya karena polisi lemah langkah antisipasi dan terlalu legalistik untuk halhal yang bisa diselesaikan secara adat. Selama ini masyarakat sangat merindukan ketegasan yang sudah absen dari berbagai profesi termasuk polisi. Itu sebabnya Irjen Iskandar Hasan diharapkan bisa tegas dalam mengatasi lima masalah utama tadi. Bagi saya, wilayah MUBA pernah aman ketika seorang Kapolres Sabaruddin Ginting menindak tegas pelaku kriminal di wilayahnya. Jika direnungkan memang dilema juga. Polisi yang reformis diindentikkan tidak main keras yang rentan tuduhan pelanggaran HAM. Tapi para pelaku kriminal sangat tidak manusiawi. Walhasil, kita hanya mengingatkan Kapolda akan ruwetnya problematika kamtibmas Sumatera Selatan disertai ekpektasi yang tinggi kepadanya. Itu sebabnya saya hanya bisa mengucapkan: “Selamat bekerja Bapak Kapolda.”

Gelar Gala Dinner dan Dansa “KOMUNITAS dansa era 60-an di Palembang ada, jadi kami mengajak sekaligus mengakomodir kepentingan komunitas ini. Mungkin, ada yang ingin mengenal masa lalu,” kata pria yang menjabat General Manager Rio City Hotel yang beralamat Jl Lingkaran Dempo ini saat berkunjung ke dapur sripo, Senin (3/12) dan diterima Pimpinan Perusahaan Bambang Hartono. Sebenarnya banyak paket acara yang akan digelar, Namun Jamal sepertinya lebih fokus ke Gala Dinner Dansa Era 60-an lantaran menarik dan unit karena bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat, khususnya orang-orang tua yang memiliki kenangan tersendiri. Sebagai hotel bintang tiga, Jamal Optimis Rio City Hotel memiliki pasar tersendiri dan tidak akan khawatir dengan paket acara Malam

Tahun Baru yang digelar hotel berbintang lainnya yang ada di Palembang. Terbukti tingkat okupansi hunian hotel saat ini 80-85 persen, bahkan saat akhir pekan selalu full. “Palembang ini sudah menjadi kota industri dan hotel akan terus tumbuh. Terlebih, banyak even internasional yang digelar Pemerintah Provinsi,” katanya. Pimpinan Perusahaan Sripo Bambang Hartono menyambut ajakan kerjasama managemen Rio City Hotel dan sripo akan menjadi media patner. Terkait pertumbuhan industri perhotelan, Bambang tetap optimis bisnis memiliki pasar sendiri, lebih-lebih sosok Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH banyak ide untuk menggelar even internasional sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi kota dan bisnis perhotelan. “Bisnis perhotelan akan semakin ramai dan banyak pendatang baru akan hadir lebih banyak di Palembang,” katanya. (sin)

sripo/jack

JAMAR MUHAMMAD


SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

Jalintim Bukan Kewenangan Sumsel JAKABARING – Dari 1.644 Km jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Sumsel, 90 persen diantaranya dalam kondisi baik. Itu artinya, akses jalan itu mampu dilalui kendaraan dengan kecepatan 7080 Km/Jam dan dengan tonase yang seimbang. Kepala Dina PU Bina Marga Sumsel Ir Heri Amalindo, Senin (3/12) kepada wartawan mengatakan, perbaikan dan pemeliharaan jalan yang berada di Desa Sungai Pinang kecamatan Sungai Pinang Tanjung Raja Ogan Ilir (OI) SRIPO/IST dan beberapa jalan lain yang Heri Amalindo ada di Indralaya Selatan, kerusakannya ternyata merupakan tanggung jawab Dinas PU Kabupaten OI untuk pemeliharaannya. Keterangan Heri Amalindo ini terkait pernyataan Muhsin, Kepala Dinas PU BM OI yang menyebutkan jalan berlubang di Jalintim Desa Sungai Pinang merupakan tanggung jawab Provinsi. “Tidak benar itu, Kalau Jalintim (Jalan Lintas Timur) bukanlah wewenang dari Dinas PU Provinsi,” katanya seraya menyebutkan jika ada yang mengatakan seperti itu berarti kepala dinasnya belum memahami status jalan. Sebelumnya ramai diberitakan, bahwa masyarakat pengguna jalan di sepanjang jalan di Kabupaten Ogan Ilir mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang. Padahal Jalintim OI berulang kali diaspal. Namun tetap saja berlubang. Akibat sering menimbulkan kecelakaan tunggal. Warga berharap kepada pihak terkait untuk dapat mengerjakan pengaspalan dengan lebih mengutamakan kualitas ketimbang profit semata. Jalan yang diprotes warga tersebut Jalintim meliputi jalan disepanjang Pasar Tanjung Raja, jalan di Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang, Desa Talang Balai Kecamatan Tanjung Raja, jalan di Kecamatan Inderalaya Selatan dan lainnya. (trs)

Harga Karet Sumsel Naik PALEMBANG –Harga bahan olah karet petani kualitas 80 persen di tingkat pabrik, Senin (3/12) tercatat Rp 21.407/ Kg atau naik tipis dibanding sebelumnya Rp 21.357/kg. Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel Awie Aman mengatakan, harga karet petani kualitas 80 persen yang dibeli pihak pabrik selama sebulan terakhir, November hingga 3 Desember 2012, selalu terjadi perubahan (fluktuasi). Harga karet petani kualitas 80 persen, selama sepekan terakhir ini saja selalu berubah per 27 November tercatat Rp 21.441/Kg sehari kemudian turun tipis menjadi Rp 21.421/kg dan setelah itu turun lagi hingga Rp 21.357 dan terakhir hingga Senin menjadi Rp 21.407/Kg. Dijelaskan, karet petani yang dibeli pihak pabrik itu ada beberapa macam selain kualitas 80 persen juga kualitas 70 persen dan kualitas 90 persen. Karet kualitas 70 persen per 27 November tercatat Rp 18.761 per kg, kemudian sehari berikutnya berubah menjadi Rp 18.744, selanjutnya turun lagi Rp 18.687 dan hingga Senin kemarin Rp 18.731/ Kg. Selanjutnya, berdasarkan data Gapkindo Sumsel di Palembang, khusus harga karet ekspor kualitas 90 persen hingga Senin tercatat Rp 24.083/Kg. Awie juga mengatakan, harga bahan olah karet atau bokar kualitas 90 persen di tingkat pabrik sejak awal November 2012 hingga kemarin juga selalu terjadi perubahan disesuaikan dengan pasaran di luar negeri. “Harga karet Sumsel setiap hari perkembangannya selalu didata baik melalui pabrik maupun dari lelang KUD,” katanya. (ant)

13

Migrasi BBM ke BBG Lamban ● Akibat Jumlah Stasiun BBG Masih Terbatas PALEMBANG, SRIPO – Moda angkutan umum dan pribadi di Palembang saat ini digencarkan memakai Bahan Bakar Gas (BBG). Sayangnya, jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) masih terbatas sehingga minat masyarakat migrasi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke BBG belum ditanggapi serius. “Kuncinya satu, asal mudah mendapatkan bahan bakar gas maka masyarakat akan beralih,” kata Ketua Kelompok Teknologi Pemanfaatan Gas, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), Taryono di acara Kementerian ESDM bertajuk Bimbingan Teknis Perawatan dan Pengujian Instalasi BBG di Palembang, Senin (3/12). Selama ini ketersediaan SPBG di kota-kota besar, termasuk kota Palembang sangat sedikit, sehingga masyarakat berpikir sulit untuk melakukan pengisian jika nantinya memakai gas. Jumlah SPBG yang

SRIPO/SYAHRUL

STASIUN Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Demang Lebardaun salah satu pengisian BBG di Palembang.

terbatas itu membuat motivasi masyarakat untuk memanfaatkan BBG terbilang rendah sejak didengungkan dalam satu tahun terakhir. Padahal secara ekonomi, harga BBG jauh lebih murah yakni Rp 3.100 dibandingkan BBM

harga Rp 4.500/Liter karena disubsidi pemerintah. Taryono mencontohkan, di Palembang hanya memiliki satu unit SPBG, sementara empat unit lainnya belum beroperasi karena masih menyelesaikan pembangunan infrastruktur.

“Masyarakat pasti tertarik untuk beralih karena gas lebih murah dengan catatan mudah mendapatkannya,” katanya. Upaya pengurangan pemakaian BBM harus dilakukan lebih gencar pada masa mendatang, mengi-

ngat sumber energi tidak bisa diperbaharui itu semakin berkurang kandungannya di alam. Selain itu, Pemerintah tidak mungkin menggelontorkan uang ratusan triliun rupiah hanya untuk subsidi BBM. (trs/ant)

Perpanjangan Paspor Empat Hari PALEMBANG, SRIPO – Kantor Imigrasi Kelas I Palembang, sejak November 2012 telah menetapkan standar manajemen mutu atau ISO untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan membersihkan praktik percaloan. “Kami pastikan sekarang ini tidak ada lagi calo yang bebas berkeliaran mencari mangsa di sekitar kantor ini dengan alasan menawarkan jasa, membantu pengurusan pembuatan paspor baru atau perpanjangan,” kata Humas Kantor Imigrasi setempat Tel Maizul Syatri di Palembang, Senin (3/12). Menurutnya, pimpinan

telah menetapkan kawasan Kantor Imigrasi Palembang sebagai zona bebas korupsi, kolusi dan nepotisme, untuk menciptakan kawasan tersebut benar-benar bersih dari tindakan melanggar hukum itu diharapkan dukungan dari semua lapisan masyarakat yang akan melakukan pembuatan paspor baru atau perpanjangan diimbau agar mengajukan permohonan tanpa melalui perantara dan mengikuti prosedur sesuai yang telah ditetapkan. “Rangkaian proses dan prosedur pengurusan seluruh dokumen keimigrasian telah dibuat gambar dan penjelasannya secara

transparan ditempel di dinding ruangan pelayanan” katanya. Dijelaskan, untuk membuat paspor baru atau memperpanjang masa berlaku dokumen keimigrasian itu yang telah habis masa berlakunya, bagian pelayanan berupaya memberikan yang terbaik sesuai standar ISO yang seluruh tahapan prosenya terukur dengan jelas. “Pengajuan permohonan pembuatan paspor baru atau perpanjangan sesuai ketentuan ISO paling lama proses pemeriksaan berkas hingga foto memerlukan waktu tiga hari kerja, Setelah difoto paspornya bisa

SRIPO/DOK

PEMBUATAN Paspor di Imigrasi kelas I Palembang menerapkan standar pelayanan ISO untuk menghindari praktik percaloan.

diterbitkan dan diambil oleh pemohon empat hari kerja berikutnya,” katanya. Mengenai biaya pem-

buatan papsor baru atau perpanjangan besarannya terukur hanya Rp 255.000 per orang. (mg19/ant)


14

SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

Jam Pelajaran Agama Ditambah IDA Fauziah, Ketua Komisi VIII DPR RI minta agar jam pelajaran agama di sekolah perlu ditambah, terutama sekolah di bawah Kementerian Pendidikan. Sementara, sekolah di bawah kementerian Agama porsi pelajaran agama sudah sesuai. “Kalau jam pendidikan di sekolah di bawah Kementerian Agama sudah besar porsinya, tapi untuk yang sekolah umum masih kurang, sehingga perlu ditambah,” katanya di sela-sela Kongres IPNU ke-XVII dan IPPNU ke-XVI di Asrama Haji Palembang, Minggu (2/12) lalu. Menurutnya, saat ini memang terjadi penurunan karakter. Banyak moral peserta didik dianggap memudar sehingga memang dibutuhkan untuk pendidikan moral dan karakter yang lebih. Untuk itu, tidak bisa mengandalkan jam pelajaran agama di sekolah saat ini karenanya itu perlu ditambah, dan anak-anak perlu diberikan pencerahan tentang moral keagamaan. Ia menyebutkan, secara pribadi ia sudah meminta kepada lembaga terkait agar menambah jam pelajaran agama di sekolah. Bahkan, harus ada organisasi ekstra kurikuler yang mendekatkan pada pemberdayaan para pelajar dengan berbagai macam ilmu pendidikan.

Makanya, Ida Fauziah menilai keberadaan IPNUIPPNU sebagai organisasi pengkaderan sangat membantu. Tujuan lembaga ini memberikan wadah dan media bagi pelajar, santri, dan mahasiswa. “Harusnya, dengan keberadaan lembaga ini bisa memberikan pemahaman yang lebih baik. Perlu dibangun pemahaman agama yang lebih baik, bahkan untuk ekstra kurikuler oleh IPNU-IPPNU sangat mendukung,” ungkap perempuan yang berangkat dari PKB itu. Beberapa wali murid yang diminta komentar soal penambahan jam pelajaran agama di sekolah mengaku setuju. Bahkan, diberikan ruang waktu yang cukup bagi siswa untuk shalat berjamaah saat waktu zuhur dan asar. “Memang pelajaran agama harus ditambah dan gurunya harus pilihan. Bukan guru dari mata pelajaran lain, diminta mengajar agama, harus nyambung,” kata Lisa Ismail (34) kepada sripo, Senin (3/12). “Kegiatan agama, jangan hanya sebatas pesantren ramadhan, tetapi muatannya harus dikuatkan,” katanya. (sin/ant)

IST

Ida Fauziah

Jadi Ajang Wisata Olahraga Tahunan

SRIPO/SYAHRUL

lPusri Dukung Musi Triboatton PALEMBANG, SRIPO – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) mendukung Musi Triboatton menjadi ajang wisata olahraga tahunan dan meneruskan pembinaan atlet agar terus berprestasi. Untuk olahraga air ini, altet Sumsel memiliki potensi besar. Sekretaris Perusahaan (Sekper) PT Pusri Zain Ismed, Senin (3/12) mengatakan, Pusri berkomitmen untuk berperan aktif dalam mengembangkan olahraga air. Ajang tersebut bukan hanya menjadi salah satu olahraga yang menantang, tetapi sangat menarik untuk dikembangkan menjadi wisata andalan daerah. “Atlet-atlet olahraga air Sumsel memiliki potensi luar biasa, terbukti mampu menjadi juara umum pada ajang Musi Triboatton internasional yang menempuh ja-

rak sepanjang 500 kilometer,” katanya. Dikatakan, keberhasilan tim Pusri menjadi juara umum pada ajang yang berlangsung 26 November sampai 1 Desember sangat membanggakan. Tim Pusri berhasil mengalahkan atlet-atlet dari Jakarta, Jawa Barat dan juga tim utusan sejumlah negara, seperti Kamboja, Thailand, Singapura dan Malaysia sehingga meraih juara umum sekaligus sebagai bukti kemampuan atlet-atlet Sumsel binaan PT Pusri luar biasa dan akan dilakukan pembinaan lebih baik lagi dan berkesinambungan. Ismed menambahkan, Sumsel memiliki kekayaan yang luar biasa termasuk dikenal dengan batanghari sembilannya, dan terdapat sembilan anak sungai yang bermuara ke Sungai Musi. Batanghari

MUSI TRIBOATTON – Dua peserta Traditional Boat Race melakukan persiapan di garis start salah satu nomor lomba Musi Triboatton 2012, di Sungai Musi, Senin (1/12).

sembilan dengan keindahan alam dan lintasan yang menantang sangat menarik wisatawan untuk berkunjung dan melakukan olahraga air. Sementara Musi Triboatton internasional diikuti 10 tim bukan hanya dari Indonesia, tetapi sejumlah delegasi Asia Tenggara, seperti Singapura dan Thailand juga ambil bagian dari ajang tersebut. Selain itu, tim gabungan dari sejumlah negara, seperti Amerika Serikat dan Jerman juga mengikuti ajang yang diawali dari Kabupaten Lintang Empat Lawan dan berakhir di Sungai Musi, Palembang dengan lintasan mencapai 500 kilometer. Beli Kapal Sementara untuk mengatasi hambatan dangkalnya Sungai Musi dalam distribusi pupuk, PT Pusri

Palembang membeli lima kapal baru. Untuk tahap awal baru dibeli satu tahun ini, sedangka tahun depan dua kapal lagi dari total lima kapal yang dibutuhkan. “Pendangkalan Sungai Musi ini PR kita. Kami kesulitan mengeluarkan produk menyusuri Sungai Musi. Makanya kita harus membeli kapal-kapal baru, kapal yang dibangun sesuai dengan kedalaman air . Ukuran kapalnya muat untuk 8.500 ton tetapi bisa untuk kedalaman air 4 meter,” ungkap Dirut PT Pusri Palembang, Musthofa pada HUT ke-53 PT Pusri Palembang di Lapangan Sepakbola PT Pusri Palembang, Sabtu (1/12) lalu, seraya menambahkan, akibat hambatan pengangkutan karena dangkalnya Sungai Musi ini Pusri kehilangan cargo 280 ribu ton per tahun. (fiz)

Pengurus PWRI Kabupaten OKU TIMUR Dilantik

Herman Deru

Kholid Mawardi

Kristiyono

Anis Fuadi

Husni

Beni Defitson

Bupati OKU Timur, H Herman Deru SH MM memberikan ucapan selamat kepada Pengurus PWRI Kabupaten OKU Timur.

Bupati OKU Timur, H Herman Deru SH MM foto bersama Pengurus PWRI Kabupaten OKU Timur.

B

AGI pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), sepertinya tak pernah henti mengabdi. Pasalnya, Senin (3/12), Pengurus Daerah Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumsel, resmi mengukuhkan Pengurus PWRI Kabupaten OKU TIMUR yang diketuai oleh H Anis Fuadi. Pelantikannya oleh Ketua Pembina PWRI OKU TIMUr, H Herman Deru SH MM bertempat di Ruang Bina Praja Pemkab OKU Timur. Dalam sambutannya, Ketua PWRI Sumsel Drs H Husni mengaku bangga dengan PWRI OKU TI-

MUR yang begitu lengkap. Terlebih, dukungan dari sang kepala daerah yang yang begitu besar. “Ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kabupaten atas keberadaan PWRI yang harus kita apresiasi,” kata Husni. Dikesempatan ini Bupati OKU TIMUR, H Herman Deru SH MM mengatakan, sebagai organisasi non project yang bergerak dalam sejumlah kegiatan sosial, tentunya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Untuk itu, Pemkab OKU Timur kata Deru, pada anggaran Tahun 2013 akan menganggarkan dana hiban sebesar Rp 100 juta untuk kebutuhan PWRI. “Dengan bantuan itu kita harapkan

PWRI OKU TIMUR dapat melaksanakan kegiatannya dengan baik. Selain itu, pemerintah juga akan mengikutsertakan PWRI dalam sejumlah kegiatan pemerintahan yang berkaitan dengan kepegawaian,” kata bupati. Tentunya lanjut Deru, PWRI yang merupakan organisasi sosial yang patut untuk didukung. Keanggotaan dalam organisasi ini merupakan para pensiunan PNS. Hadir dalam acara itu Ketua DPRD OKU TIMUR Beni Defitson, Kapolres AKBP Kristiyono, Wakil Bupati HM Kholid Mawardi, Plh Sekda OKU TIMUR Drs Idhamto. (ADV)

Bupati OKU Timur, H Herman Deru SH MM melantik Pengurus PWRI Kabupaten OKU Timur.

Para pengurus PWRI Kabupaten OKU Timur bersama undangan.


SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

Ditangkap saat Bikin Laporan PALEMBANG, SRIPO – Satu dari enam pelaku yang diduga menyerang empat petani di Desa Parit I Jalur 16 Kec Air Sugihan, Banyuasin, akhir Oktober 2012 lalu, berhasil dideteksi Unit II Subdit III Direktorat Reskrim Umum Polda Sumsel. Saat ini satu tersangka bernama Banong (47), warga Desa Daya Murni, Jalur 16 Kec Air Sugihan, ditangkap petugas. Penangkapan dipimpin Kanit Bunuh Anirat subdit II Sundit III, Kompol Abdulrahman di depan Mapolres Banyuasin, usai membuat laporan polisi kasus penyerangan tersebut, Sabtu (1/ 12) sekitar pukul 18.30. Tersangka ditangkap terkait diduga kuat sebagai otak

dari penyerangan empat petani Epi (36), Widodo (30), Bayu (28) dan Karebet alias Ebet (30), yang menderita luka bacok hingga kritis dan dilarikan di RS AK Gani. Tersangka ditangkap berdasarkan saksi dan fakta di lapangan, sekaligus merupakan orang yang terlibat sengketa tanah yang dikabarkan milik orangtuanya sebagai warisan. “Tanah yang disengketakan ini punya almarhum orangtua saya. Para korban dan kawan-kawannya berusaha merebutnya,” ujar Banong dengan kepala tertunduk saat menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumsel, Senin (3/12). Terkait kasus penyerangan tersebut, Banong

SRIPO/MG2

DITANGKAP – Banong saat ditahan di Polda Sumsel terkait kasus memperebutkan 60 Ha lahan pertanian.

Andreas dan Dino Resmi Tersangka „ dari halaman 16 ikut memukuli Febry. Jadi, kami tidak tahu siapa yang menusuknya,” kilah Dino. Aksi pemukulan yang dilakukan oleh Dino dan Andreas dihentikan oleh beberapa polisi yang tinggal di sekitar kawasan kejadian. Ke-

duanya lalu diserahkan ke Mapolsekta IT II Palembang, sementara Febry dibawa ke RS Pelabuihan Bombaru. Namun, nyawanya tidak bisa diselamatkan. Kapolsekta IT II Palembang, Kompol Hans Rahmatullah, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Sabur, membenarkan status keduanya yang sudah menjadi tersangka. Namun, apakah Febry benar orang yang sudah mencuri handphone Andreas masih belum bisa dipastikan. “Kami tidak me-

membantah menjadi otak penyerangan, lantaran dirinya bersama lima rekannya Ambo Dalek, Rafik, Ambo Dalek, Heri, Kastin dan Iwan Agus mengaku diserang saat berada di tanah sengketa tersebut. Menurut Banong, rombongan korban ada 60 orang yang mendatanginya dan langsung menyerang. “Aku nih kena bacok jugo di lengan kiri dan aku langsung lari. Mereka itu datang untuk merebut tanah itu, jadi bukan kami yang menyerang mereka,” cerita Banong. Lalu, siapa pelaku pembacokan korban hingga terluka parah, tersangka Banong bingung dan tidak mengakuinya, sebab saat itu dirinya berusaha menyelamatkan diri karena takut dibacok. Rombongannya, Rafik dan Ambo Dalek dikatakannya hanya membalas serangan itu. Siapa yang menjadi pelaku pembacokan secara pasti tersangka tidak bisa memberitahu, karena dirinya juga kena bacok oleh Bayu dan Karebet. Usai kejadian itu mereka berpisah dan tidak mengetahui keberadaan masing-masing. Kasubdi III Dit Reskrimum Polda Sumsel Kompol Kristovo Arianto SIk didampingi Kanit II Kompol Abdulrahman mengatakan tersangka tetap

membantah melakukan penyerangan dan pembacokan terhadap para korban. Namun, itu tidak menjadi permasalahan, karena petugan mempunyai beberapa saksi dan fakta yang menyebutkan tersangka ikut serta menyerang dan membacok para korban. Peristiwa berdarah itu terjadi di area persawahan yang diduga terkait sengketa lahan. Empat warga yang sedang menggarap sawah dibacok membabi buta oleh para pelaku yang diperkirakan berjumlah belasan. (mg2)

nemukan handphone milik Andreas, baik dari tubuh Febry maupun di lokasi kejadian. Jadi, kami belum bisa menyimpulkan apakah memang Febry orang yang telah mencuri handphone Andreas,” kata Hans. Selain itu, pihaknya kini masih melakukan pencarian terhadap seorang teman Andreas dan Dino yang ikut terlibat kejadian ini. Ketiganya dikenakan pasal 170 ayat 3 KUHP karena sudah menganiaya seseorang hingga menyebabkan kematian. (cw6)

Truk Terjebak Lubang

Kekerasan Rumah Tangga di OKI Tinggi „ dari halaman 16 sih cukup tinggi, seharusnya setiap tahun jumlah kekerasan ini bisa turun. Bentuk kekerasan itu seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pencabulan,” kata Rohimah, Senin (3/12). Untuk itu, menurut Rohimah, berbagai upaya sudah dilakukan PPA Polres OKI, untuk menekan angka kekerasan. Dengan menggelar kampanye penolakan

„ dari halaman 16 tuk secepatnya melakukan perbaikan jalan tersebut, sebab jalan tersebut merupakan jalan lintas Sumatera. “Kejadian ini sering terjadi, tetapi kalau kendaraan kecil paling terbalik. Kalau kendaraan batubara biasanya memang terbalik, apa-

15

Simpan Sabu di Sandal PALEMBANG, SRIPO – Soleh (35), warga Jl Soekarno Hatta, Karya Baru Kecamatan Alang-alang Lebar, terpaksa digiring ke Dit Res Narkoba Polda Sumsel, Jumat (30/11), karena didapati paket sabu saat digeledah. Dari hasil laporan warga setempat, tersangka kerap meresahkan karena sering melakukan transaksi sabu di kolom pemancingan. Dari laporan itu, dipimpin langsung oleh Kanit I Subdit I Kompol Dwi Utomo, langsung melakukan penyelidikan terhadap tersangka. Saat petugas mendatangi pondok pembibitan ikan dan kolom pemancingan, tepatnya di Lr Pasir Putih Sukajadi, Talang Kelapa, Banyuasin, ditemukan satu paket Sabu seharga 300 ribu yang disembunyikannya di dalam sandal sepatunya. Setelah mendapati barang bukti tersebut, petugas langsung menggiring ter-

SRIPO/MG2

DIGIRING – SLH saat digiring di Dit Res Narkoba Polda Sumsel bersama barang bukti, Senin (3/11).

sangka ke tempat kediamannya. Tetapi belum menghasilkan bukti, hanya alat bong yang ditemukan di dalam kamarnya. Diakui Soleh, ia bisnis menjual sabu ini baru tiga tahun belakangan ini. Sabu ini didapatnya dari M dan D, yang tidak diketahuinya tempatnya. “Aku hanya untung dikit pak, buat menghidupi anak bini jadilah, Apo lagi aku nih wong su-

sah. Kadang-kadang jika kepala aku sakit, shabu ini aku pakai sendiri idak di jual lagi,” kilah Bapak enam anak dan tiga cucung ini. Sementara itu, Direktur Dit Res Narkoba Polda sumsel Kombes Pol H Teguh Prayitno saat dikonfirmasi membenarkan adanya hasil laporan warga bahwa tersangka sudah meresahkan warga, dengan sering melakukan transaksi narkoba. (mg2)

kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan cara membagikan bunga kepada para pengendara di Kota Kayugaung dan sekitar. Lebih lanjut Rohimah, jumlah tersebut sesuai dengan kasus yang ditanganinya. Sementara diduga masih banyak lagi kasus kekerasan terjadap perempuan dan anak baik itu KDRT dan pencabulan yang tidak dilaporkan ke Polres. “Banyak yang tidak berani melaporkan kasus tersebut ke polisi, tetapi yang paham dengan hukum mereka langsung lapor,” ujar Rohimah. Dijelaskan Rohimah, pelanggaran UU No 23 tahun 2004 tentang KDRT diatur dalam pasal 44 sampai de-

ngan pasal 53. Khusus untuk kekerasan KDRT dibidang seksual, berlaku pidana minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun atau 20 tahun penjara atau denda antara Rp 12 juta sampai dengan Rp 300 juta. “Bagi masyarakat pedesaan, masalah KDRT merupakan persoalan keluarga yang tabu untuk disampaikan keluar, makanya kebanyakan mereka memilih untuk menyelesaikan di tingkat keluarga. Sehingga mereka jarang lapor polisi, tetapi sedikit-demi sedikit mereka sudah berani melaporkannya kepada pihak berwajib,” ungkap Rohimah. Sosialisasi juga dilakukan

di sekolah-sekolah, diharapkan ke depan kasus KDRT dan kasus kekerasan terhadap anak dapat berkurang. Bukan hanya di tingkat sekolah saja, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada para ibu rumah tangga di setiap desa. “Sosilisasi dianggap perlu mengingat sosialisasi bertujuan membangun kesadaran masyarakat terhadap hak-hak perempuan. Selain itu, berharap agar masyarakat lebih memahami hak mereka sebagai kaum perempuan dan anak, sehingga angka kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa mengalami penurunan kedepannya,” harap Rohimah. (std)

lagi jika mereka tidak hapal. Saya heran kerusakan ini sudah bertahun-tahun tetapi sepertinya pemerintah tutup mata,” ungkap Budi. Ketika dikonfirmasi ke Kasatlantas Polrse Muaraenim melalui Kanit Laka Iptu Indrowono mengatakan, kalau pihaknya belum menerima laporan adanya truk batubara terguling. Namun pihaknya akan ke lokasi sekaligus melakukan penarikan kendaraan sehingga tidak menggangu arus lalu lintas jalan. (ari)

Honda Jazz Teman Disikat

an Eko sulit dilacak. “Ia juga sudah mengganti plat mobil itu menjadi BG 8000 IK,” kata Hans. Untuk sementara, lanjut Hans, Eko masih akan dimintai keterangan. Dari cerita yang diberikan Oik, Eko dianggap telah melakukan penipuan. “Mulanya diduga adanya tindak penggelapan. Namun, saat ditangkap, mobil masih belum berpindah tangan. Jadi, akan diarahkan ke kasus penipuan,” kata Hans. (cw6)

„ dari halaman 16 balikan oleh temannya yang bernama Eko. Padahal, Eko yang mendatangi kosan Oik di kawasan Jl Dr M Isa IT II Palembang, berjanji hanya meminjam mobil itu dalam waktu singkat. Namun, begitu dua hari berlalu, mobil tidak kunjung kembali dan keberada-


CRIME STORY Andreas dan Dino Resmi Tersangka

16

SRIWIJAYA POST Selasa, 4 Desember 2012

PALEMBANG, SRIPO – Setelah diperiksa selama dua hari, akhirnya Andreas Saragih (22) dan Dino Apriadi (25) ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga pelaku pembunuhan terhadap M Febry, yang sebelumnya dituduh menuri handphone (hp). Pembunuhan itu sendiri terjadi Sabtu (1/12) pukul 06.00 di kawasan Lorong Pendawa, Palembang. Dari pengakuan keduanya, mereka melakukan penganiayaan terhadap Febry karena yakin dia yang mencuri Hp milik Andreas. “Begitu bertemu di lokasi, dia langsung menghampiri kami. Padahal, kami dan dia belum saling kenal. Sejak saat itu, kami yakin dialah yang mencuri handphone saya, sekaligus orang yang telah mencoba memeras saya minta uang Rp 3 juta,” kata Andreas, yang tinggal di Jl Musi Raya Barat, Sako. Menurut versi tersangka Andreas saat itu Dino me-

nahan laju korban Febry dengan memegang tangannya. Febry pun berontak, sehingga pegangan lepas. Saat menjauh dari Andreas dan Dino, Febry menodongkan senjata api. Sayangnya, usaha Febry gagal karena Andreas dan Dino tahu itu pistol mainan. Mereka terus mengejar Febry, dimana Andreas menghunus badiknya. Kali ini, Febry yang lari ketakutan. Terlebih, Andreas terus berteriak bahwa Febry adalah orang yang mencuri Hp. “Ia ditangkap oleh seorang bapak yang melintas di kawasan itu. Saat itulah, saya dan Dino memukulinya. Kami lupa berapa kali pastinya memukuli Febry,” kata Dino. Terkait adanya luka tusuk di leher Febry, Andreas dan Dino kompak menjawab tidak tahu. Keduanya merasa tidak melakukan penusukan. “Cukup banyak orang yang SRIPO/ARDANI

n ke halaman 15

TRUK BATUBARA TERGULING – Gara-gara jalan rusak, sebuah truk bermuatan batubara terguling. Akibat para pengguna jalan terganggu karena kendaraan menutupi sebagaian jalan lintas sumatera, Senin (3/12).

Truk Terjebak Lubang

SRIPO/REFLY

DIPERIKSA – Andreas (kiri) dan Dino saat diperiksa di Mapolsekta IT II Palembang Senin (3/12).

MUARAENIM, SRIPO – Karena terjebak jalan rusak, truk batubara BG 8324 UO terguling. Akibatnya arus jalan di jalan lintas Palembang-Muaraenim terganggu, Senin (3/12). Pengamatan dil apangan, truk tersebut diperkirakan terguling karena terjebak lubang. Diduga sopirnya tidak menyangka jika jalan yang tergenang air tersebut

Honda Jazz Teman Disikat PALEMBANG, SRIPO – Diduga hendak melarikan mobil Honda Jazz merah milik temannya Oik, Eko diamankan di Mapolsekta IT II Palembang Senin (3/ 12). Dia tidak hanya melarikan mobil, namun juga sudah mengganti plat mobil tersebut. Kapolsekta IT II Palembang, Kompol Hans Rahmatullah mengatakan, Eko dan mobil Honda Jazz itu terjaring razia di kawasan Labuan Ratu, Lampung Timur. Karena tidak memiliki surat-surat kendaraan yang lengkap, tersangka lalu diamankan di Mapolsekta Labuan Ratu. “Dari pihak polisi di sana, kami dapat informasi bahwa ada

SRIPO/REFLY

MELIHAT – Seorang warga sedang melihat bagian dalam mobil HOnda Jazz yang dilarikan oleh Eko, saat mobil itu diamankan di Mapolsekta IT II Palembang Senin (3/12).

sopir yang diduga mengendarai mobil gelap. Karena kami memiliki laporan seseorang yang melarikan mobil, kami lalu menjemput mobil itu untuk dibawa ke Palembang,” kata Hans.

Sebelumnya, seorang bernama Oik melapor mobil Honda Jazz merah nopol BG 1701 B miliknya sudah dua hari tidak dikemn ke halaman 15

ternyata ada lubang. Akibatnya ketika kendaraan melintas, truk yang sarat muatan langsung miring ke kanan dan terguling menimpa pembatas jalur. Meskipun tak membuat macet total, tetapi sempat membuat arus jalan melambat, sebab kondisi jalan di lokasi tersebut memang rusak parah dan kondisi truk batubara terguling memakan

sebagian ruas jalan lintas Sumatera tersebut. Apalagi truk tersebut dibiarkan tanpa diberikan rambu-rambu oleh sopirnya. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui identitas sopir maupun pemilik kendaraan tersebut. Menurut Budi (46), salah seorang pengendara sepeda motor yang ditemui di lokasi,

kendaraan tersebut terguling sekitar pukul 13.00. Penyebabnya karena ruas jalan tersebut mengalami kerusakan. Memang ada beberapa titik jalan yang berlubang digenangi air, sehingga ketika kendaraan yang melintas sering terjebak. Untuk itu, pihaknya meminta kepada pemerintah unn ke halaman 15

Kekerasan Rumah Tangga di OKI Tinggi KAYUAGUNG, SRIPO – Kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih tinggi. Di tahun 2012 ini tercatat 36 kasus kekerasan yang diproses hukum melalui Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres OKI. Kapolres OKI AKBP Agus F SH SIk melalui Kasat Reskrim AKP H Surachman SH dan Kanit PPA Sat Reskrim Ipda H Rohimah mengatakan, kekerasan terhadap perempuan dan anak masih seimbang dengan tahun sebelumnya. “Jika dilihat jumlahnya ma-

SRIPO/MAT BODOK

n ke halaman 15

SOSIALISASI – Kanit PPA H Rohimah mensosialisasikan kekerasan dalam rumah tangga dengan memberikan bingkisan bunga serta selebaran pelindungan perempuan dan anak.


Selasa, 4 Desember 2012

Halaman 19 | SRIWIJAYA POST

Pertahankan Gelar Juara YOGYAKARTA, SRIPO – Juara bertahan Inter Island Cup 2011 Persipura Jayapura berhasil menaklukkan tuan rumah PSS Sleman Selection dengan skor 1-3 dalam partai uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (2/12) sore. Ini uji coba terakhir Persipura sebelum mengikuti turnamen Inter Island Cup 2012. Meski menguasai pertandingan sejak menit awal, gawang Persipura harus bobol lebih dulu lewat tendangan Busari di menit ke-45 memanfaatkan kemelut didepan gawang Persipura. Baru di babak kedua, setelah masuknya Patrich Wanggai dan Boaz Salossa, tim “Mutiara Hitam” berhasil

membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol dalam kurun waktu 15 menit. Gol Persipura dicetak oleh Patrich Wangai (60), Ferinando Pahabol (64), dan

permainan anak asuhnya. Kombinasi pemain senior dan junior sudah mulai padu, hanya memang masih ada kelemahan di transisi menyerang ke bertahan. “Saya cukup puas dengan permainan anakanak. Yang terpenting mereka tidak cedera dan kehilangan atmosfir bertanding sebelum

babak pertama masih bisa kita perbaiki dalam sesisesi latihan,” ujar Jacksen. Di Inter Island Cup 2012, Persipura bergabung dalam Grup C bersama tuan rumah Arema Indonesia, Persela Lamongan, dan Persiram Raja Ampat. Jacksen menjelaskan, kekuatan semua tim di grup ini cukup merata, masing-

Tim Persipura

IST

Boaz Salossa (72). Pelatih Persipura Jacksen F Tiago mengaku cukup puas dengan

berlaga di Inter Island Cup 2012 tanggal 8 Desember besok. Beberapa kelemahan di

masing mempunyai kesempatan yang sama untuk juara. Namun, Jacksen tetap optimistis

bahwa timnya dapat mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu. “Semua pemain dalam keadaan siap tanding, kondisi mereka juga prima. Dengan kerja keras di lapangan dan doa, kita optimistis akan mempertahankan gelar juara seperti yang ditargetkan manajemen,” ujarnya. Di turnamen Inter Island Cup, Persipura akan bertanding tanpa didampingi Jacksen, yang sudah menjadi pelatih Persipura sejak 2008. Pelatih asal Brasil itu harus kembali ke negaranya untuk mendapatkan lisensi tertinggi dalam kepelatihan. “Sudah lama saya menginginkan Lisensi A FIFA ini. Bagi seorang pelatih, lisensi ini sangat penting. Saya lega melihat permainan anak-anak dalam uji coba tadi. Saya rasa mereka siap bertanding maksimal tanpa saya di pinggir lapangan. Saya baru bisa mendampingi anak-anak jika Persipura masuk final,” kata Jacksen. (asa/kc)

Abaikan Uji Coba Lapangan PALEMBANG, SRIPO – Persija dan PSPS baru akan diketahui,” kata Salah satu peserta Inter Sekretaris Island Cup di Sriwijaya FC, grup A, Persita Faisal Mursid Tanggerang, kepada Sripo, rencananya Senin (3/12). tiba di Ia Palembang, mengatakan, Kamis (6/11) dengan dan menginap mepetnya di Hotel jadwal Sandjadja. kedatangan Mengingat SRIPO/SYAHRUL Persita jadwal Faisal Mursid Tanggerang ini pertandingan tidak akan bisa uji coba yang mepet, tim yang baru saja promosi ke ISL lapangan. Menurutnya, panitia sebenarnya ini sepertinya tidak akan menyediakan waktu melakukan uji coba untuk melakukan lapangan. Sebab, Jumat ujicoba lapangan bagi (7/12) sore akan para konstentan IIC di langsung bertanding grop A pada H-1 melawan Persija Jakarta. sebelum pertandingan. Sementara dua klub “Semua klub sudah kita lainnya, Persija Jakarta beritahukan semua, jadi dan PSPS Pekanbaru, terserah kebijakan hingga kemarin belum masing-masing klub ada kabar. apakah ingin uji coba “Keduanya tidak ada lapangan atau tidak,” kabar, mungkin besok ujarnya. (cw2) (hari ini, red) kepastian

Manajemen Persebaya Rayu Orangtua Andik

Andik Vermansyah

IST

SURABAYA, SRIPO – Manajemen Persebaya Surabaya yang bermain di kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI) berusaha mempertahankan Andik Vermansyah untuk musim 2012/2013. Tidak hanya melakukan negosiasi harga dengan Andik, manajemen Tim Bajul Ijo ternyata juga melakukan æserangan diam-diam, yaitu pendekatan kepada kedua orangtua Andik. Direktur Persebaya, Gede Widiade, tiba-tiba diketahui datang dan melakukan pembicaraan khusus dengan kedua orangtua

Andik, yaitu Saman dan Jumaiyah di rumahnya, Jl Kalijudan Taruna Surabaya, Sabtu (1/12) malam. Saat berkunjung ke rumah Andik, Gede tidak sendirian. Pria yang pernah menjadi manajer Persebaya ini ditemani pelatih Ibnu Grahan dan pelatih kiper, Mahrus Afif. Begitu Gede dan rombongan Perserbaya datang, keluarga Andik terlihat kaget. Karena kedatanganya tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Ketika itu, Saman dan istrinya, Jumaiyah dan keluarga sedang menyaksikan

pertandingan Malaysia melawan Indonesia di Piala AFF 2012. Gede dan rombongan diterima kedua orangtua Andik, dan Agus Dwi Cahyono, kakak Andik. Bahkan, Gede, Ibnu dan Afif sempat ikut menonton pertandingan Malaysia lawan Indonesia lewat layar kaca. Hanya Gede masih berdalih tidak ada pembicaraan khusus dengan keluarga Andik. Kedatangan dirinya dan staf pelatih Persebaya ini hanya kunjungan biasa “Saya hanya silaturahim. Kebetulan selama ini saya

belum pernah bekunjung ke rumah Andik di Kalijudan, ya mudahmudahan silaturahim ini terus berlanjut,” harap Gede. Gede mengaku, keluarga Andik masih menginginkan pemain Indonesia asal Surabaya itu tetap bertahan di Persebaya. Ini yang membuat suasana menjadi tenang karena ada dukungan dari keluarga. “Harapan saya dengan keluarga Andik sama, yakni tetap di Persebaya. Kami minta doanya agar Andik segera deal dengan Persebaya,” cetus Gede.

Persebaya sudah menyeleasikan negosiasi dan kontrak dengan pemain Persebaya lainnya, Sabtu (1/12). Hingga kini tinggal Andik yang belum yang belum deal dan menandatangani kontrak. Ibunda Andik, Jumaiyah masih berharap Andik bisa bermain di Persebaya. Tetapi ia menambahkan, semuanya sepenuhnya akan diputuskan Andik sendiri. “Kami kan tinggalnya di Surabaya. Namun, semuanya jadi keputusan Andik,” ucap Jumaiyah. (asa/tribunnews)

Gebyar Cahaya Muharram 1434 H Izzuddin

Peserta lomba .

ORGANISASI Siswa Intra Sekolah (OSIS) Sekolah Islam Terpadu (SIT) SD/SMP Izzuddin, Jumat (30/ 12) menggelar Gebyar Cahaya Muharram 1434 Hijriah berupa lomba mewarnai, azan, pidato, story telling (pidato berbahasa Inggris), hafalan alquran (tahfiz) juzz ama dan 1-2 juz. Lomba ini diikuti 180 siswa mulai dari siswa SD hingga SMA untuk memperebutkan tropi dan piagam di masing-masing cabang yang diikuti siswa. Kepala SMP IT dan SMA IT Izzauddin, Bukroni SPdi mengatakan, kegiatan digelar bertujuan untuk menyemarakkan Muharram dan Tahun Baru Hijriah. Selain itu, untuk menggali potensi yang dimiliki siswa dan

menanamkan semangat sportivitas sehingga siswa mampu mengakui kelemahan dan mengakui keunggulan teman lain. “Tujuan lomba ini semuanya untuk mendidik siswa untuk saling menghargai dan membangun semangat sportivitas,” katanya. Sementara panitia Pelaksana sekaligus Ketua OSIS Muhammad Afna mengatakan, kegiatan Gebyar Cahaya Muharram akan dipatenkan menjadi kegiatan tahunan dan menjadi ajang bagi siswa untuk menyalurkan kemampuan yang dimiliki, sekaligus sebagai ajang silaturahim antar siswa, dan antar guru. “Insya’allah, kegiatan ini menjadi agenda tetap OSIS,” katanya. (adv)

Kepala Sekolajh SMP IT dan SMA IT Izzauddin, Bukroni SPdi

Lomba azan.

Peserta hafalan Al-Quran.


22

SRIWIJAYA POST Selasa 4 Desember 2012

JSC

SUPERSPORT

JAKABARING SPORT CITY

Muddai Didemo Puluhan Pemuda ŝŵŝŶƚĂdĞƉĂƟ:ĂŶũŝ

PALEMBANG, SRIPO-Puluhan pemuda yang menamakan Barisan Mahasiswa Pemuda Berantas Korupsi (BAMAK) dan Aliansi Pemuda Independent (API-Indonesia) berdemonstrasi, di sekretariat KONI Sumsel, Senin (3/11), mMenuntut Ketua KONI Sumsel, Muddai Madang menepati janjinya

mengundurkan diri, usai gagal mencapai target di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII September. Koordinator Aksi, Evanton As mengatakan, usai kegagalan Kontingen Sumsel di PON Riau kemarin, Muddai berjanji mengundurkan diri ternyata batal, karena hasil rapat rapat koordinasi di Muaradua, OKUS

(29/11).”Kita minta Ketua Umum KONI Sumsel bersikap profesional menepati janjinya untuk turun dari jabatannya. Mengingat gagal di ajang POIN Riau lalu,” katanya, Senin (3/12). Sementara Wakli Ketua V KONI Sumsel, Dhennie Zainnal yang menerima kedatangan puluhan pengunjuk rasa sebisa

mungkin mengajak berdikusi ataupun berdialog. Namun, ajakan tidak begitu digubris para pengunjuk rasa, sehingga Ketua Kontingen PON Riau lalu ini, berusaha menjelaskan perihal tuntutan dari pengunduran Ketum KONI Sumsel.”Pengunduran Pak Muddai ini tidak seperti membalikkan telapak tangan. Butuh proses dan dan mekanisme jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Lagipula, jika Pak Muddai mundur sekarang siapa yang menggantikannya dan bertangung jawab atas kepemimpinan Ketum KONI. Semuanya butuh waktu,” terangnya. Dilanjutkannya, di rakor KONI Sumsel di Muaradua OKU Selatan 28-29 November lalu, pengurus cabor dan KONI Kabupaten/Kota sudah sepakat meminta Ketum KONI Sumsel, Muddai menyelesaikan tugasnya hingga masa jabatannya

FOTO:DOK

Muddai Madang

habis 2016.”Gubernur Sumsel, Alex Noerdin juga menyatakan sikap agar Muddai Madang tidak mundur,” ujarnya. Sementara itu, Muddai menegaskan konsisten dengan janji awalnya untuk mengundurkan diri, meski keputusan rakor meminta dia untuk tetap bertahan.”Saya akan tetap akan tepati janji saya untuk mengundurkan diri pada Januari 2013 nanti. Lagipula surat pengunduran diri saya sudah disiapkan,” tukasnya. (cw2)

Optimalkan Cabor Perorangan PALEMBANG, SRIPO--Salah satu point dari hasil Rapat Koordinasi (Rakor) di Muaradua, OKUS, (29/11) lalu, diputuskan KONI Sumsel akan lebih memprioritaskan pembinaan cabang olahraga perorangan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional XIX Jabar 2016 mendatang. Salah satu tim perumus, Djumadin Syafril yang juga Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumsel mengatakan, cabor perorangan lebih berpeluang mendapat medali di pesta olahraga empat tahun mendatang. Namun pihaknya juga tidak akan mengabaikan cabang olahraga beregu untuk pembinaan jangka panjang, asalkan memenuhi syarat antara lain minimal masuk tiga besar pada kejurnas. “Bila ini dilaksanakan maka mudah-mudahan Sumsel masuk sepuluh besar di PON 2016 di Jawa Barat nanti,” katanya, Minggu (2/12). Dikatakannya, kegagalan PON di Riau bukan terkendala arena pertandingan, tetapi pembinaan belum dilaksanakan maksimal. Pelatih yang seharusnya, fokus kepada pembinaan kepada atlet, nyatanya banyak disibukkan urusan-urusan kelengkapan peralatan dan sarana pertandingan.”Seharusnya pelatih hanya mengurusi pelatihan,” ujarnya. Karena itu, lanjut Djumadin, pihaknya akan memprogramkan pembinaan lebih terarah, sehingga hasil yang didapat lebih maksimal. Cabor unggulan di daerah tetap menjadi perhatian khusus, karena setiap kabupaten dan kota bisa mendapat minimal satu medali emas maka kontingan daerah ini lebih baik lagi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel H Syaidina Ali mengatakan, saat ini pembinaan atlet junior lebih ditingkatkan. Pembinaan antara lain melalui Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) yang didanai pemerintah pusat.”PPLP ini memang menunjukan hasil karena ada beberapa atlet yang mampu mendapat medali pada PON,” pungkasnya.(cw2)


 “JALAN MABRUR”

UMROH 2013

HAJI PLUS  

            

    ! 

 


Sriwijaya Post Edisi Selasa 4 Desember 2012