Page 1

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

JUMAT, 4 SEPTEMBER 2009

ECERAN Rp 2.000

TERBIT 24 HALAMAN

Giliran Kapal VOC Diburu ■ Para Penyelam Dikumpulkan di Pos Polair PALEMBANG, SRIPO — Para penyelam tradisional semakin semangat mencari harta karun di Sungai Musi. Setelah dihebohkan isu penemuan arca seharga Rp 3 miliar, kini giliran mereka memburu kapal dagang VOC (Vereenigde Oost indische Compagnie) Belanda yang karam di Sungai Musi sekitar abad ke 17 dan 18. Keberadaan kapal terseb u t diungkap peneliti dari Ba-

ARYANDINI NOVITA

SRIPO/AHF

lai Arkeologi Palembang, Aryandini Novita, dalam pertemuan di Pos Polair 30 Ilir, Rabu (2/9) siang. Ia mengatakan, belum lama ini memperoleh data semua kapal milik VOC yang tenggelam di wilayah Asia, termasuk Palembang. “Lokasinya tidak dijelas-

kan secara pasti, tapi disebutkan tenggelam di Sungai Musi,” kata Novita. Informasi ini menarik perhatian kelompok penyelam. Mereka langsung menghubungkannya dengan sejumlah benda yang pernah diangkat dari dasar Musi.

Yanto (48), salah seorang pimpinan kelompok penyelam, mengaku pernah menemukan lempengan kuning berbentuk bundar dengan tulisan timbul ‘Arona Pajero’. Ia menduga benda yang diperoleh di „ ke halaman 11

SMB II Lawan Belanda VOC singkatan Vereenigde Oost indische Compagnie, merupakan Perserikatan Perusahaan Hindia Timur yang berdiri 20 Maret 1602. VOC adalah perusahaan Belanda yang me-

monopoli aktivitas perdagangan di Asia abad ke 17 sampai 18. Meskipun berupa badan dagang, VOC istimewa karena didukung negara dan diberi fasilitas-fasilitas isti-

mewa, seperti memiliki tentara dan menerbitkan mata uang sendiri. Di Indonesia VOC memiliki sebutan populer kom„ ke halaman 11

Sekeluarga Tewas Tertimbun ■ Pengungsi Butuh Tenda-Selimut ■ MUI: Para Korban Mati Syahid CIANJUR, SRIPO — Keluarga Asep Saefulloh (45) yang terdiri dari suami, istri dan tiga anak tewas bersamaan. Warga Kampung Babakan Caringin RT 04/ 01, Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu ditemukan tertimbun longsoran bebatuan yang dipicu gempa bumi, di wilayah selatan Pulau Jawa, Kamis (3/9) siang. Seperti diberitakan, gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) itu terjadi, Rabu (2/9) sore, berpusat di barat daya Tasikmalaya, Jabar. Hingga kemarin, data Satkorlak Penanggulangan Bencana Alam (PBA), jumlah korban meninggal di pelbagai tempat di Jawa

Korban Meninggal

CIANJUR TERBESAR

21 orang Cianjur 10 orang Garut 2 orang Sukabumi 9 orang Tasikmalaya 8 orang Bandung Bandung Barat 1 orang 2 orang Bogor 4 orang Ciamis 1 orang Jakarta Barat mencapai 57 orang. Pasangan suami istri Saefulloh, dan Mulyati (30) tertimbun hidup-hidup bersama tiga anak mereka yakni Tika (10), Devi (8) dan Aldi (1). “Siang itu mereka sedang berada di rumah. Ka-

rena ketakutan guncangan gempa, semua berkumpul di warung, yang terletak di depan rumah Saefulloh. Tak lama kemudian longsor dan batu-batu mengubur rumah-rumah,” kata Ocad (60). Saefulloh adalah anak angkat Ocad. Karena itu dia sangat sedih ditinggal pergi Saefulloh sekeluarga. Dalam musibah itu, Ocad sendiri kehilangan dua anak kandunganya, Ita (16) dan Dayu (13). Ocad dan Yayat dianugerahi empat anak, selain kedua korban, anak sulung Elis (20), dan bungsu Reki (10) selamat. Perihal selamatnya Ita, kebetulan waktu itu masih „ ke halaman 11

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

CARI KORBAN — Warga melakukan pencarian korban tanah longsor di Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan, Jawa Barat, Kamis (3/9). Tanah longsor yang disebabkan gempa bumi yang berpusat di Tasikmalaya berkekuatan 7,3 SR ini mengakibatkan 13 bangunan di desa ini tertimbun tanah longsor serta puluhan orang meninggal dunia. Sampai kemarin baru 13 jenazah korban yang berhasil dievakuasi.

Segera Periksa Sri Mulyani Iwan Selalu Tanya Koran ■ Komisi III Desak Kapolri

ANT

Sri Mulyani

JAKARTA, SRIPO — Komisi III DPR mendesak Kapolri untuk segera memeriksa Ketua KKSK Sri Mulyani. Pemeriksaan lantaran diduga deposan besar yang mengambil dana begitu Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengucurkan dana pada Bank Century, ada kolusi dengan Menkeu. “Deposan Bank Century itu orang-orang terkenal,

mereka ada kolusi dengan Menkeu. Demi keadilan masyarakat, saya minta Pak Kapolri segera memeriksa Sri Mulyani. Karena posisinya sebagai menteri, maka harus ada izin dari presiden,” kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Bruno Kakawao, dalam rapat kerjanya dengan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso

Danuri, Kamis (3/9). Sedangkan anggota Komisi III DPR lainnya, Setya Novanto juga meminta Kapolri mengusut kasus Bank Century secara tuntas, karena sebagian besar dana dikucurkan pada waktu Perppu yang menjadi payung hukum pengucuran dana talangan sudah dica„ ke halaman 11

PALEMBANG, SRIPO — Ada yang menarik dari kabar Iwan Andriansyah. Tersangka pembunuh dr Alia itu selalu ingin membaca berita yang berkaitan tentang dirinya. “Kak, bawak koran dak. Aku nak baco berita. Apolagi berita hari ini tentang kasus aku,” kata Iwan di Poltabes Palembang, Kamis (3/9). Iwan memang selalu meminta koran, setiap kali coba diwawancarai oleh Sripo. Ekspresinya tetap tenang saat membaca. Tak ada protes setiap kali dia selesai membaca. Iwan hanya tersenyum. Cemoohan

yang diterimanya saat acara rekon, Rabu (2/9) lalu tak begitu dihiraukannya. Meski dia sempat bertanya kenapa orang-orang begitu membencinya. Kamis (3/8) siang Iwan tak lagi menjalani pemeriksaan di Unit Pidum Poltabes Palembang. Hari itu tampaknya Iwan hanya mendekam dalam sel tahanan. Sementara itu, polisi menargetkan paling lama minggu depan, berkas penyelidikan atas Iwan Andriansyah (27), tersang„ ke halaman 11

Pengalaman KD Jadi Budak Narkoba (3-Habis)

KD Panggil Raul ”Amor” ANAK-anak pasangan selebritas, Anang Hermansyah (40) dan Krisdayanti (34) memberi pengakuan yang sangat mencengangkan publik. Penuturan Titania Aurelie Nurhermansyah (11), dan adiknya, Azriel Akbar Hermansyah (9) kepada wartawan mengungkap perselingkuhan Krisdayanti dengan Rahul Lemos, seorang pengusaha infrastruktur asal Timor Leste. Bahkan, penuturan dan kesaksian Aurel dan Azriel lah yang menyebut KD selingkuh dengan pria yang dipanggil amor, sumber primer buat

Krisdayanti

PN

Anang untuk menceraikan istrinya, diva pop

Indonesia. Namun Krisdayanti (KD) dengan tegas membantah tudingan tersebut. Dia juga menyatakan tidak berselingkuh, seperti yang dikatakan putrinya, Aurel. “Hati-hati jika bicara nama karena ada pihak yang bisa tersakiti. Saya dan beliau hanya teman biasa saja,” kata KD dalam jumpa pekan ini. Di hadapan puluhan wartawan, ia ini tak kuasa membendung air mata saat menanggapi tentang berita perceraiannya dengan musisi Anang „ ke halaman 11

Kembangkan Tradisi Riset Komaruddin Hidayat SALAH satu peristiwa penting yang terjadi pada bulan Ramadan adalah turunnya al-Quran atau nuzul al-Quran. Ia mengandung makna agar kita „ ke halaman 11


2

SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

Berpotensi Peroleh Hibah Rp 50 M PALEMBANG, SRIPO — Sumatera Selatan (Sumsel), pada tahun 2010 berpotensi memperoleh hibah sebesar Rp 50 miliar diharapkan dari investor yang akan menanamkan modalnya di provinsi itu. Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menyampaikan hal itu sehubungan peningkatan pendapatan hibah (sumbangan pihak ketiga-red) untuk provinsi tersebut, Kamis (3/9). Menurutnya, peningkatan pendapatan hibah sebesar Rp50

miliar atau sekitar 531,35 persen itu diharapkan dari sejumlah investor yang akan menanamkan modal di provinsi ini. Pendapatan hibah itu diambil dari BUMN, BUMD dan investor yang melakukan kegiatan investasi di Sumsel, katanya. Ia menyatakan, mereka itu tidak dipaksa, tetapi diberi pengertian. Misalnya PTBA tutup buku tahun 2008 keuntungan sebesar Rp 1,7 triliun memberikan bantuan sebagai CSR (corporate Social responsibility). (Ant)

Terima 3.000 Vaksin Meningitis PALEMBANG, SRIPO — Dinas Kesehatan Pemprov Sumsel telah menerima pasokan 3.000 vaksin meningitis yang kini siap dibagikan ke dinas kesehatan kabupaten/kota. Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Matdani Nungcik mengatakan, sebanyak 3.000 vaksin meningitis tersebut telah diterima dan siap dibagikan kepada 15 kabupaten/kota. Vaksin meningitis yang mere-

Instruksikan Perusahaan Bayar THR

ka terima tersebut baru sebagian dari kebutuhan, namun diharapkan sisanya dipasok Departemen Kesehatan RI setelah lebaran. Menurut dia, sesuai dengan ketentuan setiap calon haji (calhaj) wajib melakukan vaksin meningitis, karena sudah menjadi ketentuan yang diwajibkan pemerintah Arab Saudi. Ia mengatakan, pemberian vaksin tersebut akan dilakukan pada pemeriksaan calhaj tahap kedua yang dilakukan dinas kesehatan kabupaten/kota. (Ant)

PALEMBANG, SRIPO — Dinas Tenagakerja (Disnaker) Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menginstruksikan kepada sekitar 3.000 perusahaan di daerah itu untuk membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawan. tujuh hari menjelang Lebaran. “Kami telah mengirim surat kepada perusahaan untuk membayarkan THR paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri 1430 Hijriah,” kata Kepala Disnaker Kota Palembang Aidin, Kamis

(3/9). Menurut dia, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, perusahaan wajib memberikan THR kepada karyawan mereka. THR tersebut mesti dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran, tambahnya. Ia mengatakan dengan pengiriman surat kepada manajemen perusahaan tersebut pihaknya berharap tidak ada karyawan yang tidak mendapatkan hak mereka itu. (Ant)

Lega Kantongi Tiket Banyuwangi ■ Setelah Enam Tahun tak Mudik ■ Berangkat Lebih Awal PALEMBANG, SRIPO — Setelah enam tahun tak pulang kampung, Irin kesampaian mengantongi tiket mudik ke Banyuwangi (Jatim), Kamis (3/9). Lantaran tak ingin rencananya tertunda untuk ketujuh kalinya, lelaki paruh baya ini mudik bersama keluarganya harus lebih awal bulan ramadan. Irin yang berencana liburan selama satu bulan penuh ini datang sejak pagi buta dari Air Sugihan untuk mendapatkan empat buah tiket di pool bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Handoyo Jl Kol H Barlian Palembang. Usahanya tidak sia-sia walaupun harga tiket sudah naik sekitar 30 persen. “Yang penting berangkatnya tenang tidak berebut-rebutan,” tandasnya. Memasuki pertengahan Ramadan jumlah penumpang yang mudik menggunakan bus mulai meningkat. Para penumpang memilih mudik lebih awal guna menghindari kenaikan tiket yang terlalu tinggi. Pantauan, Kamis (3/9) para penumpang ramai mengerumuni bus. Mereka berlomba-lomba memasukkan barang bawaan be-

rupa kardus ke bagasi bus yang terbatas. Beberapa memilih menunggu di ruangan yang disediakan. Ada yang langsung duduk saja di lantai, sebagian berdiri atau tiduran di sudut ruangan. Mereka yang berangkat rombongan berkumpul di satu sudut sambil menjaga barang-barang bawaan. Supardi, penumpang lainnya yang ditemui di pool PO Handoyo mengaku, menunggu sejak pagi hari. Ia berniat mudik ke kampung halamannya di Bledug, Purwodadi Jawa Tengah (Jateng). Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan di daerah Jalur 18 ini memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan penumpang. Berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ia tidak ingin menginap hingga dua hari demi mendapatkan sebuah tiket berangkat. “Tiket memang sudah naik tapi tidak terlalu tinggi,” katanya. Supardi yang terlihat santai dengan membawa satu tas besar dan satu kardus berangkat seorang diri. Anak dan istrinya sudah terlebih dahulu berangkat

mudik awal Ramadan kemarin. Siasat ini dilakukan untuk mengakali biaya mudik yang terlalu besar. “Oleh-oleh sudah dibawa duluan. Ini hanya sisa saja,” katanya sambil bersandar di kardus yang berisi oleholeh untuk keluarganya di kampung halaman. Tiket Naik 100 Persen Harga tiket PO bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) saat arus mudik menjelang dan sesudah lebaran merangkak naik. Malah, sejumlah perusahaan otobus (PO) bahkan ada yang menaikan tiket mencapai 100 persen. Tapi ada juga sejumlah PO bus yang hingga saat ini yang belum mendapatkan pengumuman mengenai kepastian kenaikan harga tiket dari pusat. Sejumlah PO baru akan memberlakukan kenaikan harga tiket setelah tanggal 10 September begitu mendapatkan pengumuman dari pusat. Meskipun sekarang harga tiket belum mendapat kepastian dari pusat. Akan tetapi, PO Harum Sari sudah mendapatkan gambaran kisaran kenaikan. Seperti untuk tujuan Palembang - Jakarta dari sebelumnya Rp 185 ribu

Guru Pinggiran Kota Dijatah Rp 250 Ribu ■ Atasi Pemerataan Sebaran Guru PALEMBANG, SRIPO --Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang memberikan reward bagi guru yang mau mengajar di lokasi pinggiran kota. Masingmasing guru akan dijatah Rp 250 ribu/bulan diluar gaji bulanan. Pemberlakuan aturan ini untuk memeratakan distribusi guru antara pusat dan pinggiran kota. Kepala Disdikpora Palembang, H Hatta Wazol didampingi Sekretaris, Mirza Fansyuri mengatakan penghargaan sebagai pengganti uang transport selama yang bersangkutan mengajar. Pembayaran dirapel selama enam bulan sekali atau per semester melalui Kepsek masingmasing sekolah. Berdasarkan catatan saat ini terdapat 652 guru dari 41 Sekolah Dasar (SD) sebagai penerima tunjangan transport. Mereka mengajar di kawasan pinggiran diantaranya Sematang Borang, Kalidoni, Gandus dan Mata Merah. “Guru tersebut telah memenuhi syarat penerima bantuan transport,” kata-

SRIPO/JACK

Hatta Wazol

nya. Mengenai syarat penerima transport adalah jarak tempat tinggal guru dengan SD setidaknya menggunakan dua angkutan umum dan masih harus dicapai lagi dengan moda lain seperti becak ataupun perahu. Sementara Kepala Bidang TK/SD, H Hanafiah mengatakan pemilihan penyebaran guru SD per wilayah juga dibarengi dengan penyediaan sarana dan prasarana sekolah. Usai semuanya didata baru

guru tersebut disebar. Lalu mengapa dipilih hanya guru SD, menurut Hanafiah karena jumlah SD lebih banyak dibandingkan SMP/ SMA atau SMK. Hampir semua kabupaten atau wilayah satuan terkecil kota/ desa terdapat SD. “SD lebih familiar dibandingkan SMP/SMA,” kata Hanafiah. Mengenai penyebab distribusi guru tidak merata, dia menjelaskan karena letak tempat tinggal guru dan sekolah berjauhan termasuk sarana sekolah yang dianggap kurang memadai dalam pengembangan kariernya. “Contohnya dari data peta guru SD perwilayah Desember 2008, diketahui kecamatan Ilir Barat I kelebihan 4 guru dan Ilir Timur I kekurangan 7 guru,” kata Hanafiah. Dia mengatakan data tersebut diambil berdasarkan perbandingan data rombongan belajar (Rombel) dikalikan jumlah guru dibagi 24 jam tatap muka pada suatu sekolah. Sehingga, dia membantah, kalau ada yang mengatakan Palembang kekurangan guru, baik guru kelas maupun bidang studi seperti olahraga dan agama. (sta)

Aktivitas di Terminal Bus Alangalang Lebar Km 12 Sukajadi, beberapa waktu lalu. SRIPO/ ZAINI

menjadi Rp 220 ribu. Dan untuk Palembang - Bandung dari sebelumnya Rp 230 ribu menjadi Rp 280 ribu. “Itu pun terus naik secara bertahap, terlebih lagi pas arus balik hingga H+10 harga tiket akan terus naik,” ujar Aning, tiketing PO Harum Sari beberapa waktu lalu. Walaupun begitu, penumpang sudah bisa booking mulai sekarang untuk keberangkatan mulai 16 September dengan membayar panjar (uang muka) sebesar 20 persen. Kenaikan harga tiket signifikan lebih dari 50 persen setelah lebaran. (cr2)

Tertinggi Rp 500.000 ● PO Kramat Djati ■ Palembang-Jakarta AC bisnis

● PO Putra Remaja ■ Palembang-Yogyakarta-Solo

(40 seat) 1-15 September : Rp 150.000 15-17 September : Rp 165.000 18-20 September : Rp 180.000 21-23 September : Rp 265.000 24-30 September : Rp 360.000 ■ Palembang-Bandung Executive (30 seat) 1-15 September : Rp 235.000 10-16 September : Rp 280.000 17-22 September : Rp 400.000 23-30 September : Rp 500.000 1-4 Oktober : Rp 400.000 Catatan: Booking sekarang untuk tanggal 130 September, pembayaran tunai.

Executive 31 Agustus-9 September : .......................... Rp 330.000 ● PO Laju Prima ■ Palembang-Jakarta executive 31 Agustus-9 September : ......................... Rp 150.000 ● PO Harum Sari ■ Palembang-Jakarta executive sekarang ..... Rp 185.000 Mulai 10 September : ......................... Rp 220.000 ■ Palembang-Bandung executive sekarang Rp 230.000 Mulai 10 September : ......................... Rp 280.000

● PO Ramayana ■ Palembang-Semarang-Yogyakarta-Solo 31 Agustus-9 September : ......................... Rp 332.500 ●

PO BSI

■ Palembang-Jakarta executive

31 Agustus-9 September : ......................... Rp 185.000 ■ Palembang-Bandung 31 Agustus-9 September : ......................... Rp 235.000 ■ Palembang-Tasik 31 Agustus-9 September : ......................... Rp 275.000

Pasien tak Perlu Rujuk ke Jakarta ■ RSMH Naik Klasifikasi Tipe A PALEMBANG, SRIPO — Sejak diberlakukannya program berobat gratis di awal 2008 lalu, ada 14 pasien kelainan jantung bawaan dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita dan RSCM Jakarta. Kini rujukan pasien ke ibukota ini akan distop, menyusul ditetapkannya RSMH sebagai rumah sakit klasifikasi tipe A sehingga rujukan terakhir. Dalam program berobat gratis, Pemprov Sumsel

memberlakukan pola rujukan berjenjang. Mulai dari Puskesmas, RSUD kabupaten/kota, dan RSMH sebagai rujukan tingkat provinsi. Jika penanganan pasien di level provinsi tidak berhasil, maka rujukan dilanjutkan ke RSCM dan RS Jantung Harapan Kita Jakarta, dengan biaya pengobatan ditanggung Pemprov Sumsel. Namun kini eranya sudah berubah. RSMH melalui

keputusan Menteri Kesehatan Nomor 634/Menkes/SK/VIII/2009, tertanggal 12 Agustus 2009 ditetapkan sebagai rumah sakit tipe A yang kedua setelah RS Adam Malik di Medan. Mau tidak mau, RSMH adalah rumah sakit rujukan terakhir. Itu artinya, tidak akan ada lagi pasien dirujuk ke Jakarta. Lantas apa komentar Kadinkes Sumsel dr Zoelkarnain Noerdin M.Kes. Kepada wartawan, Kamis (3/9) Zoelkarnain akan mempelajari status baru RSMH.

37 Tahun Berjuang SEJAK 1972, RSMH Palembang merupakan rumah sakit klasifikasi B. Jika dihitung sejak dikeluarkan keputusan Menteri Kesehatan Nomor 634/Menkes/ SK/VIII/2009 tertanggal 12 Agustus SRIPO/SDW 2009, maka sudah 37 Bayu Wahyudi tahun jajaran manajemen RSMH berjuang untuk meningkatkan status ini. Pertanyaan yang muncul, apakah RSMH sudah siap dengan status barunya ini? Bayu Wahyudi mengatakan, sebagai rumah sakit klasifikasi A, RSMH memiliki tenaga kesehatan yang baik dan untuk ke depannya akan didukung de-

ngan sarana dan prasarana lebih memadai lagi, mulai dari inprastruktur, SDM dan peralatan medis. “Semua akan dibenahi secara bertahap,” katanya. Lantas apa komentar masyarakat khususnya pasien yang kini dirawat di RSMH Palembang. Sebagian mereka memberikan selamat dan bersyukur. Hanya saja, yang pasien ragukan adalah soal pelayanan dan mentalitas perawat dan dokter yang ada di RSMH Palembang. Sering kali sikap yang muncul dari para medis bukanlah sebagai seorang juru rawat yang memberlakukan kliennya sebagai orang yang butuh perhatian (care) untuk kesembuhan, tetapi mental birokrat yang lebih mengemuka. “Kalau kami pasien dilayani dengan senyum dan keikhlasan, ada rasa ketenangan dalam batin,” kata Usman (48). (sin)

“Kalau memang penanganan pasien bisa dilakukan di RSMH, sangat bagus karena dari sisi pembiayaan akan lebih murah,” katanya. Zoelkarnain mengatakan, 14 pasien kelainan jantung yang sebagian besar anakanak sudah menjalani perawatan bahkan sebagian sudah sembuh dan normal setelah dilakukan operasi. Tagihan pihak RSCM dan Jantung Harapan Kita ke Dinkes Sumsel, rata-rata Rp 7,5 juta sampai Rp 125 juta. Lapor Gubernur Direktur Utama RSMH Palembang dr H Bayu Wahyudin SpOG, MHA tentu saja melaporkan kenaikan status rumah sakit ini kepada Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH. Bagaimanapun, gubernur merupakan perpanjangan pemerintah pusat di daerah sehingga koordinasi tetap dilakukan. Kendati RSMH adalah Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP), tetapi penggunanya adalah masyarakat Sumsel sehingga RSMH terbuka bagi daerah yang ingin mensupport/menyumbang/membantu RSMH khusus dari sisi peralatan dan sarana pendukung. “Sebagai rumah sakit klasifikasi A, maka untuk beberapa kasus penyuakit tidak dirujuk lagi ke Jakarta, tetapi cukup ditangani di rumah sakit ini,” katanya. (sin)


SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

Kami Bukan Teroris

HARI JILBAB Dua aktivis kader KAMMI membentangkan tulisan tentang jilbab pada aksi damai dalam rangka memperingati Hari Jilbab Internasional, di Bundaran Air Mancur, Palembang, Kamis (3/9).

■ ■ Jilbaber Mengaku Didiskriminasi PALEMBANG, SRIPO — Puluhan perempuan berjilbab mengaku sering didiskriminasi atau disudutkan oleh kelompok tertentu ketika beraktivitas. Mereka merasa dibedakan dari masyarakat umumnya. Bahkan ketika isu teroris mencuat, para jilbaber (kelompok pengguna jilbab, Red) ini kerap dituding teroris hingga disisihkan lingkungan sekitar. “Kami ini bukan teroris, kami menggunakan jilbab sekedar menjalankan syariat agama yang kami anut dan itu hukumnya wajib,” kata Rika Jham. Rika adalah koordinator lapangan pada peringatan hari jilbab sedunia, Kamis (3/9) di Bundaran Air Mancur. Aksi ini diikuti puluhan wanita yang mengatasnamakan

Aliansi Soleha Solidaritas Elemen Muslimah (ASSEM). Mereka mulai berorasi sejak pukul 14.00 sambil membagi-bagikan bunga kepada pengguna jalan yang melintas. Uniknya, sebelum aksi dimulai, kelompok mahasiswa ini berjalan mengelilingi bundaran air mancur meski saat itu kondisi cuaca tengah terik dan berpuasa. Tindakan diskriminasi dinilai sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Pernah suatu kesempatan, Rika dan teman-temannya berjalan-jalan di mal Palembang. Ketika akan masuk tiba-tiba dirinya distop oleh security. Secara tiba-tiba, security ini meminta identitas hingga pemeriksaan seluruh tubuh menggunakan alat deteksi.

Perlakuan ini, kata Rika, membuatnya gerah. Bahkan saat proses pemeriksaan justru yang diamankan adalah wanita pengguna jilbab yang kainnya cenderung besar menutupi dada, tangan, kaki dan permukaan tubuh lainnya. Sementara pengunjung yang berjilbab funky (seadanya,red) malah dibiarkan melenggang keluar masuk apalagi orang-orang tanpa busana muslim malah bebas menontonnya saat diperiksa. “Perlakuan inilah yang mempertebal diskriminasi yang kami rasakan,” ucap Rika mengutarakan contoh kasus. “Kami ingin merdeka, dalam arti bebas menjalani kewajiban tanpa tertindas lagi,” ucap Rika serius. (sta)

3

SRIPO/SYAHRUL

Marwah Pahlawan Jilbab Marwah Al-Sherbini (32) bisa disebut pahlawan jilbab. Kasus kematian warga Mesir di Timur Kota Dresden Jerman ini telah melahirkan inspirasi pro jilbab. Marwah, ditusuk 18 lubang oleh laki-laki Jerman Bangsa Rusia (28) pada 1 Juli 2004 silam diduga hanya karena memakai jilbab.

Kematian Marwah Al Sherbini ini kemudian memunculkan hasil konferensi pro-jilbab, pada Senin (12/7) tahun yang sama. Namun, kemudian konferensi majelis untuk perlindungan hijab (jilbab) menetapkan tanggal 4 September (hari ini) sebagai Hari Solidaritas Jilbab Inter-

nasional (IHSD) Internastional Hijab Solidarity Day. Dalam rangka hari Jilbab Internasional itu pula, puluhan mahasiswa muslimah dari berbagai perguruan tinggi di Palembang menggelar aksi solidaritas. Aksi ini akan berlanjut hari ini, Jumat (4/9). Meski tidak separah di Jer-

man, kebebasan beragama dilindungi UUD dan hukum.”Kalau di Sumsel ini jilbab sudah membudaya,” kata Rika Jham. Aksi mereka bertujuan mengingatkan kaum muslimah untuk menutup aurat. “Tidak ada hambatan melaksanakan semua aktivitas kita dengan berpakai jilbab,” paparnya. (tarso)


4

SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

Arti Kato “Musim ini arti kato banyak yang lucu tapi dak ngundang tawo,”uji Cekmat. “Model itu samo dengan konstras,”simbat Mangujuk. “Cacam, belum apo-apo suda make istila beken. Padohal wong lain lum tentu mahami arti kato pucuk.” “Tereti apo idak bukan soal oi. Yang pokok kedengeran lantang begensi.” “Mano jadi. Sebab bakal ngacauke pengertian, bagi yang bepengetauan cetek. Conto urusan kesehatan, arenan usuransi miskin atau Askin. Terus digenti dengan Jaminan Kesehatan Masyarakat atau Jamkemas. Bunyi bedo tapi lagu itu jugo.” “Sedenget, bapo ari liwat soal banyu ledeng.” “Ne macet atau pipa dicedol budak.” “Bukan namun istila, buat pengasilan rendah atau BPR.” “Bagus kapan memang nyola. Lantaran bakal bole aliran ledeng.” “Kagek dukin oi. Mak ini balik dengan hal pucuk, kendaknyo dak usa banyak istila.” “Lajula asal jangan keteteran dewek.” “Mokonyo mendingan seterangan bae. Buat apo maluan ngakui kenyataan.” “Soal denget ni dak pacak sekendak tubu.” “Memang tapi diguyuri. Antaro lain hal pucuk, yang muda lempeng dak meningke palak.”(Kgs Arpan)

Guru Kelas SD Gigit Jari n Jatah Beasiswa S1 Dihapuskan n Fokuskan Perbaikan Guru Olahraga PALEMBANG, SRIPO — Guru kelas lulusan DII PGSD mendapat bantuan kuliah S1 gratis. khusus di tahun 2009 bantuan tersebut dihapuskan. Sebagai penggantinya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bakal memusatkan beasiswa bagi guru olahraga. Kepala Disdikpora Palembang, H Hatta Wazol didampingi Kabid TK/SD H Hanafiah mengatakan, penghapusan bantuan beasiswa ini karena ditahun se-

belumnya alokasi bantuan kualifikasi guru kelas jumlahnya lebih besar dibandingkan alokasi guru olahraga. Padahal kenyataan di lapangan jumlah guru olahraga alumni DII sangatlah besar. Mereka saat mengajar hanya mengandalkan ijazah DII. Sementara untuk guru kelas banyak yang sudah menempuh sarjana atas biaya sendiri. “Kenyataan di lapangan saat ini banyak guru olahraga berijazah DII PGSD dibandingkan guru kelas

yang sudah berijazah S1. Makanya kita mencoba menerapkan aturan baru di tahun 2009,” kata Hanafiah, Kamis (3/9) di ruang kerjanya. Ia mengatakan secara jumlah, saat ini program kualifikasi bantuan beasiswa S1 diikuti 302 guru. Mereka masing-masing berasal dari 162 guru kelas dan 60 guru olahraga (SGO). Sedang di tahun 2009, sudah dialokasikan bagi 80 guru olahraga tanpa embelembel guru kelas. Proses

perekrutan sudah dilakukan. Tak hanya melibatkan Disdikpora saja tetapi pihak Unsri dan Universitas Terbuka (UT) langsung terjun. “Ketika program ini ditawarkan, guru tinggal mengajukan berkas permohonan, berkas tadi kita sampaikan ke Unsri dan UT. Tahapan seleksi selanjutnya oleh Universitas. Kita tinggal menerima jadi,” kata Hanafiah. Terkait pendanaan, kualifikasi guru ke jenjang S1 bersumber dari dana APBD Palembang 2009 senilai Rp 1,6 miliar. Dana itu untuk membiayai 140 guru DII Olahraga, ditambah 162 DII PGSD. Bantuan dipergunakan

membayar SPP guru DII sebesar Rp 6 juta/orang/ tahun di Unsri termasuk didalamnya biaya tes kesehatan hingga jaket almamater. Sementara di bandingkan tahun sebelumnya besaran bantuan meningkat, yakni guru kelas Rp 4.480.000 dan guru olahraga Rp 5.050.000/orang. Secara kumulatif terjadi peningkatan jumlah bantuan. Pada 2008 mencapai Rp 1 miliar menjadi RP 1,6 miliar di tahun 2009. Bantuan diberikan selama dua tahun berturut-turut, sehingga ditarget 162 guru DII PGSD dan 60 guru DII Olahraga dapat menyelesaikan kuliahnya tahun ajar-

Romi Izinkan Mobdin Dipakai Lebaran n Sebelumnya Walikota Larang PALEMBANG, SRIPO — Wakil Walikota Palembang, H Romi Herton memberi sinyal yang menggembirakan bagi para pejabat pemegang mobil dinas (Mobdin) bagi pejabat pegawai negeri sipil (PNS) pada Idul Fitri tahun ini bakal terwujud. Sinyalmen itu mengizinkan mereka membawa pulang ke kampung halaman atau mudik dengan memakai mobil dinas. Padahal tahun-tahun sebelumnya Walikota H Eddy Santana Putra selalu melarang pejabat membawa Mobdin untuk mudik lebaran. Sinyalemen ini disampaikan H Romi Herton, usai menerima kunjungan Komite Intelijen Daerah (Kominda)

SRIPO/ZAINI

Romi Herton di DPRD Palembang, Rabu (3/9). menggunakan kendaraan dinas dengan seijin pimpinan.

“Boleh-boleh saja para pegawai pakai mobil dinasnya, saya kira tidak perlu dilarang. Kasihan juga, kalau pegawai harus naik angkutan umum, sementara kendaraan dinas harus ditinggalkan di rumah,” ujar Romi Herton. Menurut Romi, penggunaan kendaraan dinas memang perlu melihat kepentingan kedinasan. Tetapi, keperluan mudik lebaran ke kampung halaman juga tidak mengganggu aktivitas kedinasan. Apalagi saat lebaran idul fitri, sudah diberikan libur dan cuti bersama. “Silahkan saja, mungkin untuk silaturahmi bersama keluarga, tetapi harus tetap mengajukan izin ke atasan,” tegas Romi. (trs)

Disambut Gembira PALEMBANG, SRIPO — Camat Kecamatan Bukit Kecil, Alex Fernandinus S.Sos mengatakan sangat gembira dengan kebijakan orang nomor dua di Pemkot Palembang itu. Menurutnya, kebijakan itu suatu yang sangat bagus dalam rangka memberikan kemudahan bagi PNS untuk dapat mudik lebaran lebih nyaman dan aman. “Bagi pejabat yang tidak punya mobil pribadi tentu keputusan ini sangat membahagia-kan, karena mudik tidak takut akan ketinggalan angkutan umum,” paparnya. Lagipula, lanjut Fernandinus, lebih leluasa dan lancar. “Tetapi setahu saya tetap mematuhi izin yang di-

SRIPO/ZAINI

Andi Wijaya Busroh

keluarkan atasan, kalau izinnya ke Lampung tidak boleh dibawa ke Jakarta,” jelasnya. Terpisah, Kabag Umum Pemkot Palembang, Andi Wijaya Busroh mengaku

belum mengetahui keputusan Wakil Walikota memberikan izin kepada pejabat untuk membawa mobil dinasnya mudik lebaran. “Kalau itu benar, maka sangat menggembirakan bagi PNS yang selama ini dilarang pakai mobil dinas,” ungkapnya. Andi mengaku dirinya tidak pulang mudik lebaran, karena tempat tinggal orang tua dan keluarganya ada di Palembang. “Saya rasa keputusan ini sangat menyenangkan mereka yang memegang mobil dinas, apalagi bagi mereka yang tidak punya mobil pribadi tentu kesempatan ini dimanfaatkannya dengan suka cita,” terang Andi. (trs)

Sebaiknya PNS Biasa PALEMBANG, SRIPO — Anggota DPRD Kota Palembang, Harmen Abbas mempunyai pendapat lain mengenai izin pemakaian mobil dinas untuk mudik lebaran. Anggota Komisi IV yang slah satu tugasnya membidangi masalah kesejahteraan Sosial ini setuju dibebaskannya mobil dinas untuk dimanfaatkan mudik lebaran. Hanya saja sebaiknya diberikan kepada PNS yang

SRIPO/ZAINI

Harmen Abbas

golongan biasa atau rendah. “Alasannya kalau para

pejabat itu sebagian besar sudah punya mobil pribadi, sebaliknya pegawai rendah setiap tahun kebingungan memenuhi kelancaran angkutan mudik bagi diri dan keluarganya,” papar Harmen Abbas sembari menambahkan staf atau pegawai rendahan lebih memerlukannya daripada pejabat. “Seharusnya keputusan itu yang lebih baik dan lebih bermakna,” tegas Harmen Abbas. (trs)

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

LOMBA PARSEL — Dua pengunjung Palembang Square (PS), ikut lomba Kreasi Parsel Ramadan, di Lantai II PS, Kamis (3/9). Menurut Ketua Panitia yang juga Deputy Centre Director PS, Arief Nuryanto, lomba diadakan selama bulan Ramadan dan menyambut Idul Fitri. Lomba digelar kerja sama dengan tenant PS.

Khatam Quran Libatkan 20.000 Siswa PALEMBANG, SRIPO — Mengisi Bulan Ramadhan direncanakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) bakal menyelenggarakan khataman Alquran massal. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Agung, Senin (7/9) mendatang bakal melibatkan 20 ribu siswa mulai tingkat TK hingga SMA/SMK se-Palembang. Kepala Disdikpora Palembang, H Hatta Wazol mengatakan kegiatan ini akan dikemas secara unik. Para siswa serentak bakal membaca Alquran secara bersama-sama. Panitia akan membentuk satu kelompok kecil berdasarkan ting-

7 x160

katan. Nantinya tiap kelompok tersebut bakal saling memamerkan kepiawaian membaca alquran. Tak hanya melibatkan siswa semata, kegiatan ini juga bakal dihadiri ulama-ulama sebagai tim penilai. “Khatam Quran akan dimulai pada pukul 07.30, diikuti oleh sekitar 20.000 siswa dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Akan ada cara khusus, sehingga siswa bisa bersama-sama menyelesaikan khatam Quran tersebut,” kata Hatta kepada Sripo, Kamis (3/9) di ruang kerjanya. Sementara Kepala SMK Negeri 2 Palembang, Rahman HS, mengatakan, se-

jak jauh-jauh hari pihaknya sudah mempersiapkan siswa mengikuti kegiatan tersebut. Di sela-sela agenda semarak Ramadhan di sekolah siswa dilatih membaca Alquran hingga tamat. Sehingga pada puncaknya nanti, siswa tak gugup lagi karena sudah terpola membaca Alquran. Dirinya mengaku, selama Ramadhan siswa diajak tadarus bersama pada awal pelajaran. Meski tadarus telah digelar tiap hari, namun belum mampu untuk mengejar khatam Alquran. Sebab, bila harus mengejar khatam Quran, dikhawatirkan akan menyita waktu belajar.

Seperti sekolah lainnya, SMK Negeri 2 Palembang juga menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan sejak hari keempat puasa. Kegiatan rutin Ramadhan ini akan berakhir pada 4 September, atau sekitar 10 hari kegiatan. Materi utama yang diberikan pada Pesantren Ramadhan kali ini yaitu berkaitan dengan pembinaan akhlak. Menurutnya, pembinaan akhlak berkaitan dengan peran SMK Negeri 2 sebagai lembaga pendidikan. “Ada juga materi lainnya, seperti pelaksanaan ibadah, tadarus Alquran, dan pendidikan akhlak,” ungkapnya. (sta)


SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

5

Dijajar Lalu Diberondong Peluru ■ 17 Pasien Narkoba Tewas CIUDAD JUAREZ, SRIPO — Sekelompok pria bersenjata menyerbu klinik rehabilitasi narkoba dan menewaskan 17 orang di Kota Ciudad Juarez, Meksiko utara, Rabu (2/9). Sebanyak 12 pria bertopeng mendobrak pintu klinik rehabilitasi narkoba El Aliviane. Mereka memaksa para pasien narkoba berjajar di dinding kemudian memberondongnya dengan peluru. Menurut juru bicara kejaksaan, Arturo Sandoval, lima orang

AFP

Banjir di sebuah jalan di Ouagadougou pada Selasa (1/9).

Banjir Terjang Burkina Faso ■ Lima Tewas dan Ribuan Mengungsi OUAGADOUGOU, SRIPO — Lima orang tewas dan 150.000 lainnya kehilangan rumah di Burkina Faso, Rabu, ketika hujan deras mengakibatkan banjir di seluruh Afrika Barat. Di negara tetangganya Niger, sedikitnya dua orang tewas dan 20.000 lainnya hidup tanpa tempat penampungan karena hujan yang juga menyebabkan banjir besar di Senegal. “Kami hanya bisa memberikan tempat penampungan bagi sekitar 110.000 orang tetapi yang lainnya mengungsi di tempat-tempat tetangga mereka,” kata Perdana Menteri Burkina Faso, Tertius Zongo, kepada para wartawan setelah mengadakan pertemuan darurat kabinet. “Di sana sedikitnya 150.000 orang perlu dilaya-

ni,” katanya. Kelompok-kelompok bantuan di ibu kota Burkina Faso, Ouagadoudou, yang berpenduduk sekitar satu juta jiwa, mengatakan bahwa banjir telah mengantam jembatan-jembatan dan jalan-jalan, dan menyulitkan tugas mereka. “Jembatan-jembatan dan bendungan telah rusak, rumah sakit pusat di Ougadougou yang terletak dekat sebuah bendungan tergenang dan beberpaa pasien, termasuk sekitar 60 anak, diungsikan,” kata juru bicara Palang Merah Belgia, Rosine Jourdain, melalui telepon di Burkina Faso. “Satu pabrik tenaga listrik juga rusak sehingga saya pikir kami akan punya beberapa masalah pasokan listrik,” lanjutnya.

Di Niger, ribuan orang kehilangan rumah akibat banjir di wilayah yang kaya uranium, Agadez, ketika rumah mereka roboh setelah air sungai Kora meluap. Sebuah sumber resmi mengatakan sedikitnya dua mayat ditemukan dan tiga orang lainnya hilang. Ali Hamidou, seorang perajin dan penduduk Agadez mengatakan ini adalah salah satu bencana terburuk dalam sejarah Agadez. Musim hujan mulai dari Juni biasanya menyebabkan banjir fatal dan longsoran lumpur di Afrika Barat. Pada tahun 2007, sekitar 300 orang tewas dan lebih dari 800.000 lainnya sangat terkejut karena rumah, sawah dan infrastruktur yang ada hancur dilanda banjir. (Ant/Afp/Kc)

lain terluka dalam penyerbuan. Geng-geng narkoba menargetkan klinik-klinik rehabilitasi, menuduh mereka melindungi para pedagang dari geng-geng seteru mereka. Aparat keamanan belum mendapatkan identitas penyerang maupun para korban. Ciudad Juarez yang berbatasan dengan El Paso, Texas adalah kota paling rusuh di Meksiko, tempat sedikitnya 1.400 tewas tahun ini saja. Sebagian besar ka-

sus pembunuhan terkait kekerasan geng narkoba. Puluhan orang berduyun-duyun mendatangi lokasi kejadian untuk mencari tahu apakah ada keluarga yang menjadi korban. Di hari sama, sekelompok pria bersenjata membunuh Jose Manuel Revuelta, yang baru dipromosikan dua pekan lalu menjadi deputi direktur keamanan umum negara bagian Michoacan. Revuelta adalah pejabat tertinggi yang terbunuh dalam serangkaian pembunuhan di Michoacan, tempat markas kartel narkoba La Familia. Tiga orang

lain tewas dalam serangan itu. Menurut Jaksa Agung Negara Bagian Jesus Montejano, Revuelta diserang saat mengendarai mobilnya menuju rumah. Mobil Revuelta diberondong peluru. Ia berusaha kabur namun hanya bertahan hingga beberapa blok sebelum dua mobil menghadangnya. Enam pria bersenjata menghujani mobil Revuelta dengan peluru, menewaskannya dan dua pengawalnya. Seorang supir truk yang terjebak dalam baku tempat juga ikut tewas. (Kc/Ap)

Perempuan Lumpuh Kelilingi Inggris LONDON, SRIPO — Meski lumpuh dari leher hingga kaki, Hillary Lister mampu berlayar mengelilingi Inggris dengan menempuh jarak 2.900 Km. Artinya, dialah perempuan lumpuh pertama yang nekat melakukan itu. Seperti dilansir Daily Mail, Selasa (1/9), berangkat dari Plymouth Mei, Hillary menghabiskan waktu tiga bulan di lautan dan berlabuh Senin (31/8) di Dover. Ia menggunakan kapal enam Meter yang didesain khusus sehingga kelumpuhannya tidak menghalanginya mengemudikan kapal itu menembus ombak. Kapal jenis Artemis 20 yang dinamai Me Too itu dioperasikan dengan tiga sedotan yang dihubungkan dengan komputer yang mengendalikan arah kapal.

Meski lumpuh dari leher hingga kaki, Hillary Lister mampu berlayar mengelilingi Inggris dengan menempuh jarak 2.900 Km. AFP

Hillary tinggal meniup atau menyedot untuk menentukan arah kapalnya. Selain kapal canggih itu, Hillary juga dikawal tim beranggota enam orang yang setia mendukungnya. Tim ini terus memantau

posisi Hillary melalui GPS sehingga menjelang malam mereka bisa mengentas Hillary dan mengembalikannya ke posisi terakhir esok harinya. Dengan begitu, sebenarnya perempuan 37 tahun itu tidak sehari se-

malam berada di lautan. Demikian seterusnya, Hillary melaut 95 Kilometer sehari. “Mereka bekerja keras selama empat bulan tanpa libur sejenak pun,” katanya. (Kc/Bbc)

Hamas Serukan Rujuk dengan Fatah KOTA GAZA, SRIPO — Perdana Menteri Pemerintah Hamas di Jalur Gaza, Ismail Haniya, Rabu (2/9), menyerukan dialog dan rujuk dengan gerakan saingannya, Fatah. “Saya menyeru Fatah, marilah kita menutup lembaran lama dan meletakkan dasar bagi era baru Palestina mengenai kemitraan politik dan hubungan inter-

nal,” kata Haniya kepada sekelompok wartawan, penggiat hak asasi manusia, dan tokoh politik di kantornya di Jalur Gaza, seperti dikutip dari Xinhua-OANA. Haniya mengkaji situasi keamanan dan politik di wilayah itu, dan mengatakan bahwa gerakan dan pemerintahnya “akan menolak setiap penyelesaian politik masa depan yang

tak membawa hak sah kepada rakyat Palestina”. Pemerintah Hamas, pimpinan Haniya, digulingkan oleh Presiden Mahmoud Abbas tepat setelah anggota Hamas menguasai Jalur Gaza dengan menggunakan kekuatan dan mengusir pasukan keamanan Abbas. Meskipun Mesir telah menjadi penengah antara kedua kelompok yang berti-

kai tersebut, keduanya sejauh ini telah gagal menyelesaikan silang sengketa mereka. Di antara masalah rumit yang masih menjadi pertikaian kedua kelompok itu adalah masalah keamanan, pemerintah persatuan, pembaruan Organisasi Pembebasan Palestina, dan penyelenggaraan pemilihan anggota dewan legislatif dan presiden pada Januari 2010. (Kc/Ap)


6

SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

Noordin - Zuchri Kendalikan Bom ■ Rapat Peledakan Marriott-Ritz Carlton di Hotel

NTARA/WIDODO S JUSUF

KUNJUNGI LOKASI — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) menyalami korban gempa saat mengunjungi lokasi bencana longsor akibat guncangan gempa di Kampung Babakan Caringin Desa Cikangkareng Kecamatan Cibinong Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (3/9). Berita di halaman 1.

JAKARTA, SRIPO — Bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton dikendalikan oleh duet Noordin M Top dan Syaifudin Zuchri. Perencanaan pengeboman dilakukan pada bulan April 2009 dalam sebuah rapat di salah satu hotel di Kabupaten Kuningan. Sedangkan untuk pendanaan, digalang oleh Al Khelaiw Ali Abdullah. Rapat untuk membahas bom Marriott-Ritz dipimpin oleh Noordin M Top. Pesertanya, tiga bersaudara yakni Syaifudin Zuchri, Moh Syahrir dan Ibrohim. Ada juga Ario Sudarso dan

Sutedjo Jadi Tersangka

PN/BIAN

Drs Soetedjo Yuwono

sin flu burung tapi yang dibeli ternyata peralatan yang harganya jauh dari harga pasaran, telah di-mark up sangat besar,” papar Jasin. Menurut Jasin, Sutedjo berperan aktif dalam pengadaan peralatan kesehatan yang bermasalah tersebut. Meskipun untuk kesehatan, tapi sebagian dananya juga berasal dari Biro Kesra. Hal itu dulu untuk mensi-

asati kebutuhan mendesak untuk penanganan kasus flu burung. “Diduga melanggar pasal 2 dan pasal 3 UU 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” tambah Jasin. Sebelumnya, pada Rabu (19/8), KPK telah merilis mark-up (penggelembungan harga) pengadaan alat kesehatan yang terindikasi korupsi. Mark-up yang terjadi bahkan mencapai 5.594,29 persen dari harga sebenarnya di tingkat agen. Mark up pada pengadaan alat kesehatan untuk penanganan wabah baru seperti flu burung hanya salah satu contoh. Selain itu juga pengadaan alat rongent portable untuk pelayanan kesehatan pada puskesmas di daerah tertinggal, terpencil, perbatasan, pulau-pulau kecil tahun 2007 dengan nilai kontrak Rp17.183.540.000, kerugian negara diduga Rp 4.682.284.700. (persdanetwork/nda)

tasi survei dan memasukkan pelaku bom bunuh diri ke dalam hotel. M Syahrir yang disebut-sebut akan dipersiapkan di bagian penerbangan, menjadi pembantu operasi bersama Amir Abdillah. “Ario Sudarso yang membuat bom,” lanjut Kapolri. Survei dilakukan dua kali oleh Ibrohim beserta dua bomber yakni Dani Dwi Permana dan Nana Ichwan Maulana pada bulan Juni dan Juli 2009. Amir Ibrahim ikut juga ikut memantau jalannya survei. Dalam rekaman CCTV yang pernah ditunjukkan Polri, terlihat

Ibrohim membawa masuk Nana ke Restoran Airlangga di Hotel Ritz Carlton. Dani menginap di kamar 1808 Hotel JW Marriott pada 15 Juli 2009. Sedangkan Nana masuk ke Hotel Ritz Carlton beberapa menit sebelum peledakan tepatnya tanggal 17 Juli 2009. Dua safe house dipersiapkan oleh Amir Ibrahim yakni di Mampang Prapatan dan Jatiasih, Bekasi. Rumah di Mampang tersebut ditempati sekitar dua bulan oleh Ibrohim bersama dua bomber yakni Dani dan Nana. (persda network/yat/sj1/yls)

Dana Teroris Melalui Bank

■ Mantan Seskokesra Terlibat Korupsi Alkes JAKARTA, SRIPO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Sekretaris Kementerian Perekonomian dan Kesejahteraan (Seskokesra) Sutedjo Juwono sebagai tersangka kasus pengadaan vaksin flu burung tahun 2006. Menurut informasi yang diterima KPK, saat ini dia menjabat sebagai staf ahli Menkokesra. Dalam kasus ini, dari nilai kontrak Rp 98.686.561.000, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 32.615.798.895. Wakil Ketua KPK Muhammad Jasin kepada wartawan saat buka puasa bersama di Kantor KPK, Kamis (3/9) mengatakan penanganan kasus dugaan korupsi Alkes tersebut telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Dia didampingi Wakil Ketua Haryono Umar dan sejumlah penyidik KPK. “Seharusnya anggarannya untuk pengadaan vak-

Amir Abdillah. Dari sederet nama tersebut, baru Amir Abdillah yang tertangkap dan Ibrohim tewas dalam penggerebekan di Temanggung, 8 Agustus 2009. “Noordin M Top menjadi pemimpin operasi dan Syaifudin Zuchri sebagai pimpinan lapangan sekaligus perekrut pelaku bunuh diri,” tegas Kapolri dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Jakarta, Kamis (3/9). Dari rapat tersebut, Ibrohim yang sudah bekerja sebagai perangkai bunga di Hotel Ritz Carlton, mendapat tugas untuk memfasili-

DOK SRIPO

Bambang Hendarso Danuri

POLRI mendapatkan fakta baru terkait pendanaan bom di Hotel JW Marriott-Ritz Carlton. Jika pada bom-bom sebelumnya pendanaan melalui kurir, pada bom yang meledak 17 Juli 2009 ini, pendanaan melalui phone banking. Yakni bertransaksi keuangan di bank melalui telepon genggam. Fakta baru tersebut diungkapkan Kapolri Jend Bambang Hendarso Danuri dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI. “Kalau yang lalu itu by hand by courier, tapi yang sekarang ini kita sudah dapatkan dengan perbankan melalui phone banking dan lain-lain. Sudah kita dapatkan sekarang ini,” tegas Kapolri. Polisi juga yakin, dana untuk penge-

boman Mariott-Ritz Carlton dari luar negeri. Hal tersebut terungkap melalui penangkapan Ali Abdullah yang tak lain warga Arab Saudi. Menurut Kapolri, Ali Al Khelaiw Ali Abdullah atau Ali Abdullah menanamkan usaha di Kecamatan Cibimbing, di pedalaman Kuningan, Jawa Barat. Usaha yang dia tanamkan warung internet atau warnet yang dikelola Iwan Herdiansyah yang kini telah dilepaskan polisi. “Keuntungan warnet hanya Rp 600 ribu, enggak mungkin (untuk uang sejumlah itu), yang bersangkutan jauh-jauh ke sana (luar negeri),” tambah Kapolri. (persda network/sj3/yat/yls)

Ibrohim Dikira Noordin M Top JAKARTA, SRIPO — Polisi mengakui salah deteksi saat penggerebekan yang berujung tewasnya teroris Ibrohim di dusun Beji, Temanggung, Jawa Tengah. Polisi mengira, pria berbaju kotak-kotak di rumah milik Muh Djahri adalah Noordin M Top. Sehingga, jajaran Densus 88 Antiteror dibantu aparat Kepolisian lainnya melakukan peng-

Iklan 7 x 160

gerebekan besar-besaran dan berlangsung hati-hati khawatir buronan meledakkan diri. Demikian disampaikan Kapolri Jend Bambang Hendarso Danuri dalam rapat kerja (Raker) dengan Komisi III DPR RI. “Awalnya (penggrebekan), kami mendapat informasi dari tersangka Amir Abdillah yang ditangkap di Jakarta,”

kata Kapolri. Amir Abdillah adalah tersangka teroris yang menyewa kamar 1808 di Hotel JW Marriot sebelum peledakan terjadi. Dari Amir Abdillah, Noordin M Top bersama Syaifudin Zuhri berangkat dari Jakarta ke Jawa Tengah. Atas keterangan ini, Densus 88 langsung melakukan penyelidikan.

“Diperoleh informasi, mereka bersembunyi di sebuah rumah di daerah Temanggung. Dua orang ditangkap saat keluar dari rumah, Aris Susanto dan Indra. Keduanya menyatakan tiga tersangka lain telah keluar dari rumah dan tinggal satu orang yang mengaku bernama Romi,” ujar Kapolri. (Persda Network/yat)


SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

7

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang

Siapkan 10 Ton Gula Murah

Anggota TNI Nyaris Dirampok

PAGARALAM — Guna membantu masyarakat kurang mampu di Kota Pagaralam, Pemprov Sumsel mengalokasikan bantuan 10 ton gula pasir. Sedangkan Pemkota Pagaralam menyedikan ratusan paket kebutuhan pokok (Sembako) yang akan dijual melalui Operasi Pasar menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1430 Hijriah mendatang. “Selain itu kita akan gelar pasar murah khusus bagi masyarakat kurang mampu,” kata Kepala Disperidakop dan PKM Kota Pagarlam, Patriot Amundra, SPd, MM, Kamis (3/9). Menurutnya, petugas akan melakukan seleksi ketat bagi penerima kupon ketika menukarnya dengan paket sembako di pasar murah. Harga bahan pokok yang dijual dalam operasi pasar itu nantinya dipatok Rp 7.500/Kg. Pembelian juga dibatasi tidak boleh lebih dari 2 Kg untuk setiap paket sembako, hal ini menghindari agar tidak terjadi aksi borong yang dilakukan warga. “Kita sudah menganggarkan Rp 400 juta untuk pembelian sembako yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu di 35 kelurahan,” katanya. (her)

EMPATLAWANG — Tidak tanggung-tanggung aksi perampokan di Pendopo, kali ini salah satu anggota TNI yang bertugas di Provinsi Bengkulu, Y nyaris menjadi mangsa empat kawanan perampok yang beraksi di jalan raya Pendopo, Kamis (3/9) dini hari. Korban yang mengendarai motor ini berhasil mematahkan serangan kawanan perampok itu, yang secara bersamaan melintas anggota Polsek Pendopo melakukan patroli rutin. “Saya pakai motor hendak ke salah satu desa di Kecamatan Ulumusi. Saat melintas di jalan raya Desa Manggilan Kecamatan Pendopo sekitar pukul 00.30, ada kayu balok yang melintang di tengah jalan. Ketika saya menghentikan kendaraan rupanya ada empat perampok yang keluar dari semak,” kata Y. Dari empat kawanan perampok itu, dua di antaranya berhasil dibekuk Raden Andian alias Raden (17) asal Desa Bandar Agung dan Musli Hartono alias Aang (20) asal Desa Gunung Meraksa Baru (Pendopo). “Identitas dua tersangka lainnya sudah diketahui dan masih diburu petugas,” kata Kapolsek Pendopo, AKP Syaiful Bahri melalui Kanit Reskrim, Ipda Denhar SH. (st2)

SIDAK — Tim Gabungan Disperindag, Dinkes, Dinas Ketahanan Pangan dan Pol PP menggelar sidak di sejumlah toko di Muaraenim, Kamis (3/9). SRIPO/ARDANI

Yuri Cs Disurati n Belum Kembalikan Mobil Dinas

SRIPO/ARDANI

HANCUR — Bodi mobil Kuda BG 2001 NM hancur setelah tabrakan dengan truk di jalan raya Prabumulih-Baturaja (OKU), Rabu (2/9) pukul 18.30. Kecelakaan ini menewaskan sopir mobil Kuda, Mursidi, ST (30).

Safari Ramadan Telan Korban n Rombongan Bupati Muaraenim MUARAENIM, SRIPO — Salah satu mobil rombongan Bupati Muaraenim yang melakukan Safari Ramadan ke Desa Prabumenang Kecamatan Lubai, tabrakan dengan truk di jalan raya Prabumulih-OKU tepatnya di kawasan Desa Karang Agung Kecamatan Lubai Muaraenim, Rabu (2/9) pukul 18.30. Dalam kecelakaan ini, Mursidi ST (30) staf Dinas PU Cipta Karya yang mengemudikan mobil Kuda BG 2001 NM tewas. Sedangkan M Ali Duhari, ST, MT, MSc (45) Kabid Penataan Ruang Pemukiman Dinas PU CK Muaraenim patah tangan dan selamat dari maut.

Informasi yang dihimpun, mobil Kuda BG 2001 NM yang dikemudikan Mursidi ini tertinggal dari konvoian rombongan Bupati Muaraenim. Saat itu Mursidi bersama M Ali mencoba menyusul kendaraan rombongan yang sudah duluan. Namun ketika berada di kawasan Desa Karang Agung, dari arah berlawanan meluncur truk BG 8677 F yang dikemudikan Juhari (35) asal Desa Kedaton, Peninjauan (OKU). Kedua kendaraan ini tabrakan telak, menyebabkan sebagian besar bodi mobil Kuda ringsek nyaris tanpa bentuk lagi. Mursidi yang mengemudikan mobil Kuda itu menga-

lami patah lutut kanan, patah tulang rusuk, luka lecet tangan, keluar darah dari hidung dan mulut. Korban meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Beringin. Sedangkan M Ali Duhari patah tangan kanan dirujuk ke rumah sakit di Palembang. Kapolres Muaraenim, AKBP Drs H Yohanes Suharmanto, SH, SIk melalui Kasat Lantas AKP Afri didampingi Kanitlaka Ipda Sutrisman mengatakan, petugas langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti dua kendaraan yang tabrakan. “Sopir truk melarikan diri namun identitasnya sudah diketahui,” katanya. (ari)

PRABUMULIH, SRIPO — Tiga mantan pejabat teras di lingkungan Pemkot Prabumulih, hingga saat ini belum juga mengembalikan mobil dinas (Mobdin) jabatan. Padahal mereka ratarata sudah berhenti dari jabatannya lebih dari 1 tahun. Pemkot Prabumulih pun sudah 3 kali melayangkan surat pemberitahuan penarikan mobdin, namun tak juga digubris. Tiga mobil dinas itu jenisnya Nissan Terano yang

dipegang oleh mantan Wakil Walikota Yuri Gagarin SH, mantan Sekda HA Latief Mendiwo MM, dan mantan Sekda Drs H Chozali Hanan MM. Wakil Walikota Prabumulih, Ir Ridho Yahya MM mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan ketiga terkait pengembalian mobnas itu ke Pemkot Prabumulih sebagai barang inventaris negara. “Sesuai prosedur kita sudah melakukan pengawasan terha-

dap barang inventaris negara,” ujar Ridho saat ditemui, Kamis (3/9). Ridho menambahkan dari tiga pejabat itu, hanya mantan Wawako Yuri Gagarin yang memberikan balasan. Dalam surat balasan itu, Yuri meminta agar mobil yang dipegangnya itu dilakukan pelelangan. Terkait lelang itu, memang ada aturan undang-undang (UU)-nya. “Untuk wawako memang ada permohonan lelang mobdin, tapi hanya

satu. Kalau untuk pejabat lainnya saya kurang tahu,” ungkapnya. Sementara mantan Sekda HA Latief Mendiwo MM saat dikonfirmasi membenarkan dirinya masih memegang mobdin jabatan saat dia menjadi Sekda Prabumulih. Sama seperti Yuri Gagarin, dia juga meminta agar dilakukan lelang saja mobdin tersebut. “Ada aturan mobil dinas yang usianya di atas 5 tahun bisa dilelang. Saya berharap demikian. Apalagi mobil ini sudah pas dengan saya,” ungkap Latief. (nik)

50 Rumah Murah untuk PNS LAHAT, SRIPO — Pembangunan rumah murah untuk tahap awal diperuntukkan bagi PNS sebanyak 50 unit berupa rumah tipe 36, sementara untuk pekerja non formal masih menunggui verifikasi pihak bank. Sejauh ini pihak pengembeng perumahan itu PT Rivari Utama Pratama terus melakukan pembangunan perumahan itu. Direktur PT Revari, Zulman Marzuki beberapa hari lalu kepada wartawan mengemukakan, untuk pengerjaan rumah saat ini dalam tahap penyelesaian akhir terhadap 20 unit terlebih dulu dengan pemasangan atap

dan plester dinding bagian depan. Rumah tersebut menggunakan kusen alumunium, sedangkan rangka atap baja ringan dan atap asbes. Terpisah, staf PPs Penyelia Kredit Bank Sumsel, Abdul Aziz ditemui wartawan mengemukakan, sebanyak 50 PNS sudah dapat diverifikasi. Sedangkan prioritas calon pemilik rumah murah adalah masyarakat baik PNS maupun non PNS yang penghasilannya kurang dari Rp 2,5 juta perbulan. Ditambahkan, sejauh ini data PNS yang berminat memiliki rumah murah tercatat

7 x270

hingga 26 Agustus 2009 sebanyak 2.834 dan telah disetujui Bapertarum 588 orang. Sedangkan untuk pekerja non formal 3.807 pendaftar, namun masih harus diverifikasi. Tak Layak Huni Sementara itu rumah yang ditempati 3.048 keluarga di Kabupaten Lahat tergolong tidak layak huni, karena keadaan rumah tidak memenuhi syarat dari aspek kesehatan. “Kondisi itu lebih banyak disebabkan faktor ekonomi pemiliknya sehingga kesulitan memperbaiki rumahnya,” kata Kasi Pemberdayaan Kesejahteraa Keluarga Dinkesos

Lahat, Saifudin, SE, ditemui Kamis (3/9). Menurutnya, rumah tidak layak huni itu di antaranya bagian dinding masih menggunakan bambu atau kayu tidak berkualitas, ukuran rumah kurang dari 8 meter persegi, lantai rumah masih berupa tanah, tidak memiliki tempat khusus untuk buang hajat (WC), dan kurangnya penerangan ataupun tidak ada aliran listrik. “Hingga sekarng sekitar 200 rumah yang telah direhap baik melalui program pemerintah dari dana APBN maupun APBD,”ungkap Syaifudin. (ase)


8

SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua 24 Pejabat Dilantik

Kades Harus Layani Warga

MARTAPURA — Disiplin pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab OKU Timur semakin lama semakin menurun. Beberapa kali anggota Sat PP OKU Timur berhasil menjaring PNS yang keluyuran pada saat jam kerja. “Banyaknya PNS yang tidak memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sehingga kerap lalai dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai pelayan masyarakat,” kata Wakil Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi, S.Sos seusai melantik dan mengambil sumpah 24 pejabat eselon IV di Aula Binapraja Pemkab OKUT, Kamis (3/9). Menurut Cholid, bagi pejabat yang baru dilantik, tidak jemu-jemuanya diingatkan agar memahami tugas pokok dan fungsinya agar dapat melaksanakan tugas secara maksimal. Cholid mengakui, dia sering melihat PNS yang memakai atribut asal-asalan terutama atribut Kopri. “Pakailah atribut Korpri secara lengkap mulai dari peci, lencana dan kelengkapan lainnya, jangan asal-asalan,” tegasnya. Kepala BKD dan Diklat Kabupaten OKUT, Drs Isrin Effendi MSi mengatakan, 24 pejabat eselon IV yang dilantik itu adalah pengawas SMP, SMA/SMK. (hr)

KAYUAGUNG — Sebanyak 10 kepala desa (Kades) hasil pemilihan sepanjang Agustus 2009 lalu, Kamis (3/9) kemarin dilantik oleh Bupati OKI Ir H Ishak Mekki, MM bertempat di Pendopoan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kades yang dilantik dari Kecamatan Mesuji Makmur yakni, Kades Labuhan Jaya, Kampung Baru, Karya Usaha, Gading Sari, Pematang Sukatani. Sedangkan dari Kecamatan Mesuji Raya yaitu, Kades Mataram Jaya, Rotan Mulya, Balian Makmur dan Kades Mulya Jaya. Demikian di Kecamatan Teluk Gelam yaitu Kades Seriguna. “Ke10 kepala desa yang dilantik ini merupakan hasil pilkades Agustus 2009 lalu,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa OKI, H Abdul Hamid, MSi. Bupati OKI Ir H Ishak Mekki, MM dalam sambutannya menyatakan, sebagai pemerintahan terendah, seyogyanya kades yang baru dilantik dapat mengemban tugas dan menjalankan roda pemerintahan dengan baik, terutama dalam mendukung terwujudnya visi Kabupaten OKI menuju OKI Mandiri, Sejahtera, Beriman dan Berkualitas. “Kades harus siap melayani warganya secara maksimal,” pesan bupati. (std)

SRIPO/MAT BODOK

LANTIK — Bupati OKI, Ir H Ishak Mekki, MM melantik 10 Kades di Pendopo Kabupatenan, Kamis (3/9).

Lima Belas Hari Irigasi Kering ■

Pemeliharaan Rutin Saluran Induk

MARTAPURA, SRIPO — Setidakya 115 kilometer saluran induk irigasi Upper Komering di Kabupaten OKU Timur sejak 1 September 2009 lalu dikeringkan secara total. Pengeringan ini dilakukan dalam rangka operasi dan pemelihataan (OP) yang dilakukan secara berkala oleh Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII. Menurut Asrial, selaku Pejabat Pembuat Kometmen (PPK) OP SDA II, BBWSS VIII yang dihubungi Sripo, Kamis (3/9), pengeringan tersebut merupakan program berkala dalam rangka mendetek-

si dan menginventarisir titik kerusakan saluran induk. Setelah diinventarisir selanjutnya menjadi dasar pengajuan anggaran biaya pemeliharaan tahun berikutnya, di samping sebagai upaya dalam memutus siklus mata rantai hama yang kerap menyerang tanaman petani. “Tahun 2009 ini pengeringan dilakukan selama 15 hari hingga 15 September 2009 mendatang,” ujar Asrial seraya mengakui, penutupan saluran induk Irigasi Upper Komering itu dimulai dari pintu air Bendung Perjaya, sehingga 115 kilo-

Petani Pilih Tanam Palawija MARTAPURA, SRIPO — Meskipun persediaan air yang dipasok melalui saluran induk Irigasi Upper Komering sudah dalam kondisi kering pasca dilakukannya penutupan pintu air di bagian Bandung Perjaya dalam rangka Operasi dan Pemeliharaan (OP) per 1 September lalu, namun tetap saja ada petani yang nekad mengolah lahan. Seperti yang dilakukan Katiman (40), petani di wilayah Kecamatan Buaymadang Timur. Menurutnya, meskipun dia mengetahui sejak awal bulan lalu saluran irigasi sudah tidak lagi menyalurkan air ke sawahnya, namun dia tetap melakukan aktifitas pengolahan lahan. “Karena tidak ada air, paling lahan yang sudah

dibajak ini nantinya akan ditanami palawija seperti kacang atau jagung,” ungkap Katiman, Kamis (3/8). Diakuinya, dari sekian hektare sawah yang digarapnya paling seperempat hektare saja yang akan diola pada musim kering ini. Hal senada diungkapkan Yusron, petani lainnya di sekitar saluran Bahuga. Menurutnya, pengeringan irigasi ini berimbas pada turunnya pendapatan petani dan petambak ikan di daerah ini. “Akibat pengeringan ini musim tanam gadu terpaksa ditunda, belum lagi nanti November 2009 juga akan ada pengeringan, jika kondisi ini berlangsung terus menerus jelas kami petani dirugikan,” tandasnya. (hr)

meter saluran sekunder irigasi teknis yang ada di daerah ini mengalami pengeringan, meliputi 80 kilometer saluran sekunder Belitang dimulai dari Bangunan Komering Hilir (BKH) 4 atau mulai BK-0 hingga BK 35. Sementara untuk saluran sekunder Macak mengalami kekeringan sepanjang 40 kilomter dan saluran sekunder Bahuga mengalami kekeringan pasokan air terjadi di 35 kilometer. “Kita sengaja memilih waktu pengeringan awal September, karena saat bersamaan mayoritas petani belum melakukan pengolahan lahan karena musim kering, disusul terjadinya penyusutan debit air,” paparnya. Sedangkan PPK Irigasi III, Feri Syahrial, ST, MT yang ditemui di Martapura mengatakan, pengeringan yang dilakukan OP SDA II itu bukan pengeringan dalam rangka merehablitasi saluran sekunder yang telah rusak melalui proyek pembangunan irigasi fase dua tahap dua. “Pengeringan dalam angka proyek rehablitasi pembangunan irigasi fase dua tahap dua jadwalnya akan mulai dilakukan awal November 2009 mendatang,” tandasnya. Pantauan di lapangan, ratusan kubik endapan lumpur terlihat di dasar saluran induk irigasi pasca pengeringan yang dimulai 1 Septeber 2009 lalu. Meskipun endapan lumur ini terlihat menggunung di dasar saluran, namun belum terlihat aktifitas pekerja untuk mengangkat endapan lumpur itu ke atas. (hr)

Empat Titik Maut Jalintim ■ 83 Kasus Kecelakaan KAYUAGUNG, SRIPO — Sedikitnya ada empat titik maut dan rawan kecelakaan di poros Jalan Lintas Timur (Jalintim) dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Penyebabnya, badan jalan yang dilintasi ini berupa tikungan tajam yang rawan kecelakaan. “Sepanjang tahun 2009 ini, periode Januari hingga Agustus sudah 83 kasus kecelakaan yang terjadi di empat titik rawan tersebut,” kata Kapolres OKI, AKBP Cok Bagus Ary Yudayasa melalui Kasat Lantas Iptu Mario Prahatinto, SH didampingi Kanit Laka Aiptu Barowi, Kamis (3/9). Empat titik rawan kecelekaan itu yakni, tikungan air Jernih Desa Mulya Guna Kecamatan Teluk Gelam, tikungan pondok pesantren (Ponpes) Desa Bumi

DOK.SRIPO

Mario Prahatinto

Agung Kecamatan Lempuing, tikungan pangkal jem-

batan Desa Tebing Suluh Kecamatan Lempuing, dan tikungan Desa Dabuk Rejo Kecamatan Lempuing. “Jalan Lintas Timur OKI sekarang ini sudah mulus. Tetapi ada beberapa titik jalan yang harus diwaspadai pengendara. Di antaranya empat titik dimaksud,” kata Iptu Mario seraya menyebutkan, kecalakaan umumnya karena pengemudi belum memahami medan yang dilintasi. Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) OKI, H Kasmir A Kirom mengatakan, pihaknya segera memasang rambu petunjuk di titik jalan yang rawan kecelakaan itu. (std)

EMPAT TITIK RAWAN KECELAKAAN ■ Tikungan air Jernih Desa Mulya Guna (Teluk Gelam) ■ Tikungan Ponpes Desa Bumi Agung (Lempuing) ■ Tikungan pangkal jembatan Desa Tebing Suluh (Lempuing) ■ Tikungan Desa Dabuk Rejo (Lempuing).

SRIPO/HAFIZUL AHKAM

BUAT RANTANG — Salah seorang pengrajin aluminium sedang membuat rantang di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjungbatu Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (3/9).

Produksi Rantang Hingga Oven ■ Tanjung Atap Sentra Kerajinan Aluminium KABUPATEN Ogan Ilir (OI) kaya akan kerajinan lokal. Mulai dari kerajinan songket, sulaman tikar, pandai besi, tenunan songket dan masih banyak lagi. Bila dikaji lebih jauh, ternyata kerajinan-kerajinan tersebut tidak kalah jauh kualitasnya dengan produk pabrik sebagai pesaing di pasaran. Meski terlihat sepele dan tersebar, namun bila dirangkul ternyata kerajinan-kerajinan ini bisa mendatangkan omset yang besar dan dapat menunjang pengembangan perekonomian di daerah ini. Tak

terkecuali kerajinan aluminium yang berlokasi di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjungbatu. Pengamatan di lokasi, terlihat warga di setiap rumah di Tanjung Atap melakukan aktifitas rutinnya membuat berbagai kerajinan aluminium untuk perabotan rumah tangga, mulai dari rantang bertingkat, oven, sampai saringan memasak. Rohib (48) salah satu warga di Kampung I saat ditemui terlihat dengan telatennya mengukir dinding kerajinan rantang di rumahnya.

Perampas Motor Diciduk BATURAJA, SRIPO — Kawanan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Hs (27) dibekuk oleh polisi, Kamis (3/9). Tersangka disergap anggota Polsek Peninjauan berikut barang bukti motor Yamaha Vega R warna biru BG 3228 FY. Tersangka merampas motor milik Rifka Septiahidayati (15) akhir tahun lalu di jalan kebun sawit PTP Mitra Ogan Desa Panji Jaya Peninjauan. Kasus tersebut bermula ketika korban bersama temannya mengendarai motor hendak berangkat sekolah. Namun, di tengah perjalanan motor korban dicegat dua penjahat bersenjata api dan bersenja-

ta tajam. Kapolres OKU melalui Kapolsek Peninjauan AKP Arman Legar mengatakan, tersangka berkasi di kawasan Satuan Pemukiman (SP) 6 dan SP-8. “Tersangka juga terlibat beberapa kali aksi curas dan membongkar rumah warga. Setelah melakukan aksinya, tersangka kabur ke daerah Pagar Gunung, Rambang Lubay (Muaraenim) serta daerah Muaradua (OKUS),” kata AKP Arman Legar. Dihadapan polisi yang memeriksanya, tersangka mengaku dalam beraksi dia hanya menggunakan senjata tajam untuk mengancam korban. (eni)

Bermodalkan alat seadanya seperti besi palu, landasan serta rol, maka jadilah sebuah rantang bertingkat tiga nan cantik dan siap jual. “Kerajinan aluminium ini kami lakukan turun temurun. Kalau di rumah saya fokus membuat rantang 3 tingkat dan oven serta peralatan dapur lainnya. Dalam sehari khusus pembuatan oven bisa menghasilkan 2 unit, sementara rantang sehari bisa diproduksi 2 set,” katanya. Menurut Rohib selanjutnya kerajinan tersebut langsung dijual ke

pengumpul atau pembeli datang langsung ke rumahnya, di mana untuk setiap 1 set oven dihargai Rp 95 ribu, sementara harga rantang Rp 85 ribu. “Lumayan dalam sehari bisa berpenghasilan sekitar Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu,” kata Rohib yang dalam pekerjaannya itu selalu dibantu 3 pekerjanya yang digaji perhari Rp 25 ribu. Rohib mengakui, dia kekurangan modal untuk pengembangan usaha. “Saya butuh alat press tapi harganya mencapai Rp 3 juta,” kata Rohib. (hafizul ahkam)

Dewan Kekurangan Mobil Dinas BATURAJA, SRIPO — Empat mobil dinas yang hingga kini belum dikembalikan mantan anggota DPRD periode 2004-2009, menyebabkan anggota dewan yang baru terpaksa meminjam mobil dinas Sekwan saat dewan akan bertugas ke luar kota. “Anggota dewan saat ini kekurangan mobil dinas, karena sebagian masih di tangan anggota dewan yang lama,” kata Sekretaris DPRD OKU, Drs Herlin MM didampingi Kasubag Umum dan Rumah Tangga, Zahrun, SE kepada wartawan, Kamis (3/9). Menurutnya, empat unit kendaraan dinas belum dikembalikan oleh mantan anggota DPRD OKU periode 2004-2009 yakni, BG 88 FZ, BG 42 FZ, BG 58 FZ, BG 90 FZ. Belum diketahui pasti penyebab belum dikembalikannya empat kenda-

raan dinas jenis Toyota Kijang tersebut. “Kami sudah menyurati pemakai mobil dinas yang belum dikembalikan itu agar segera mengembalikannya untuk keperluan dinas anggota dewan yang baru,” katanya. Empat unit mobil dinas yang belum dikembalikan itu selama ini dipakai oleh Wakil Ketua Komisi A, Waket Komisi B, Waket Komisi C, dan mobil dinas Waket Dewan Kehormatan. “Kendaraan dinas DPRD OKU yang lainnya sudah dikembalikan dan telah dipakai anggota DPRD OKU periode 2009-2014,” kata Herlin. Zahrun menambahkan, ada lima kendaraan dinas yang diusulkan untuk dilakukan permohonan penghapusan atau lelang. Pertimbanganya kendaraan itu sudah berusia lebih dari 5 tahun. (eni)


SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

9

Musirawas, Banyuasin, Lubuklinggau Warga Rebutan Gula Pasir

Dishub Siapkan 436 Angdes

BANYUASIN — Tingginya harga gula pasir dipasaran terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1430 H yang mencapai Rp 12.000 perkilogram, memicu warga di empat desa yakni Kelurahan Betung, Rimbaasam Desa Sukamulya dan Desa Bukit (Betung) memanfaatkan pasar murah untuk memborong gula pasir. Sebanyak 10 ton gula pasir yang disediakan di arena pasar murah yang digelar Dinas Koperindag, UKM dan PM Banyuasin bekerjasama dengan TP PKK Banyuasin di Lapangan SDN 5 Betung, Kamis (3/9) hanya hitungan menit ludes terjual. Selain gula pasir, kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng, terigu, telur dan beras tidak luput dari serbuan warga. Setiap warga mendapat 6 kupon untuk 6 bahan pokok berisi beras super sebanyak 10 Kg dengan harga Rp 45 ribu, terigu 2 kg seharga Rp 4.500/Kg, telur ayam 2 Kg seharga Rp 10.000/Kg, gula pasir 2 Kg seharga Rp 8.000/Kg, minyak goreng fortune 2 liter dengan harga Rp 7.000/liter dan susu kental manis 2 kaleng dengan harga Rp 6.500/kaleng. “Pasar murah ini akan digelar di empat kecamatan,” kata Kepala Diskoperindag UKM/PM, Ir Hj Anna Suzanna. (udn)

BANYUASIN — Guna memperlancar angkutan lebaran di Kabupaten Banyuasin, Dinas Perhubungan dan Inforkom (Dishub) setempat menyiapkan 436 Angdes yang akan melayani 16 trayek perjalanan di wilayah Banyuasin. Trayek perjalanan yang dipersiapkan itu antara lain Sukajadi, Pangkalanbalai hingga Betung 20 angdes, Pengumbuk, Pangkalanbalai dan Sukajadi 40 angdes, Sukajadi-Pangkalanbalai 300 angdes, selebihnya Pangkalanbalai-Pulaurimau, Sukajadi-Serong dan SukajadiSungairengit. Kepala Dishub dan Infokom Banyuasin, Supriadi, SE kepada Sripo, Kamis (3/9) mengatakan, penambahan armada angkutan pedesaan dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya penumpang. “Pengalaman tahun sebelumnya, menjelang lebaran aktivitas warga cukup tinggi, sehingga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat kita sediakan 436 angdes di 16 trayek perjalanan,” kata Supriadi seraya mengakui, khusus trayek Pangkalanbalai-Sukajadi angdes yang disiapkan 300 unit hal ini karena jalur padat warga dengan tujuan Kota Palembang. Dishub juga menyiapkan satu unit mobil derek untuk mengatasi kemacetan. (udn)

SRIPO/SYAIFUDDIN

ANGDES — Angkutan pedesaan (Angdes) yang melayani trayek Kota Pangkalanbalai-Sukajadi hingga Terminal Alang-alang Lebar.

Penderita Gangguan Usus Menangis ■ Dibesuk oleh Bupati Muba

SRIPO/AHMAD NAAFI

BESUK — Bupati Muba, H Pahri Azhari membesuk sekaligus memberikan bantuan dana kepada Musri (37), warga Kelurahan Kayuara Sekayu yang menderita pembesaran usus di kediamannya, Kamis (3/9).

SEKAYU, SRIPO - Musri (37) warga Kelurahan Kayuara Lingkungan I Sekayu tidak kuasa menitikkan air mata setelah mendapat kepastian biaya pengobatannya ditanggung Pemkab Muba. Selain itu secara pribadi biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh Bupati Muba selama berobat di RSCM Jakarta. Kepastian ini diperoleh Musri saat menerima kunjungan Bupati Muba H Pahri Azhari bersama pejabat dari dinas terkait di kediamannya, Kamis (3/9). Kedatangan bupati yang tidak disangka-sangka oleh Musri ini didahului dengan tegur sapa orang nomor satu di Kabupaten Muba ini, yang menanyakan kabar kesehatan Musri. Setelah berjabat tangan, keduanya lalu duduk di ruang tamu didampingi Kepala Dinkes Muba dr H Taufik Rusyidi, M Kes dan Dirut RSUD Se-

kayu drg Etrisyah. “Bagaimana keadaannya Pak Musri? sudah ada perkembangan yang baik,” tanya Pahri. Musri pun menceritakan kegelisahannya karena sudah 15 kali kotoran keluar dari usus besarnya yang ditampung di tempat plastik pembuangan yang diletakkan di bawah perutnya. Kondisi ini harus dijalaninya setiap hari selama hampir dua tahun terakhir, sehingga terkadang menyita waktu keluarganya. Selain menanggung sakit akibat luka dibagian usus besar, Musri harus pula mengganti tempat penampungan kotorannya setiap hari setelah dia membuang kotorannya dengan biaya yang tidak sedikit mencapai Rp 3.000/kantong. Upaya pengobatan sudah dilakukan Musri dengan dua kali menjalani operasi namun belum bisa menyembuhkan luka di bagian ususnya.

Setelah mendengar keadaan yang dideritanya, Bupati Muba lalu menyerahkan amplop berisi uang Rp 10 juta sebagai biaya transportasi Musri ke RSCM Jakarta. Selain itu biaya pengobatan Musri ditanggung Pemkab Muba dengan jaminan Askes Semesta. Mendapat bantuan ini, Musri tidak mampu menahan air matanya, sambil terisak pria dua anak ini menyatakan terima kasihnya atas kepedulian sambil menjabat erat tangan Bupati Muba. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba, dr H Taufik Rusyidi, MKes menjelaskan, Musri menderita luka bagian usus akibat terkena benda tajam. Taufik mengatakan pihaknya akan mengirim Musri berobat ke RSCM Jakarta untuk menjalani operasi penyambungan ususnya yang putus sehingga dapat kembali normal.(naf)

Warga Serbu Ketupat Lebaran LEBARAN tanpa makan ketupat rasanya kurang lengkap. Mungkin kata itu cukup tepat dalam menggambarkan persiapan masyarakat Pangkalanbalai yang selalu menjadikan ketupat sebagai menu khusus yang harus ada setiap merayakan Hari Kemenangan tersebut. Tidak berlebihan, jika menjelang Hari Raya Idul Fitri 1430 H Tahun 2009 ini, bungkus ketupat yang terbuat dari daun muda dari kelapa yang dijual dengan berbagai bentuk dan ukuran di berbagai sudut Pasar Pangkalanbalai itu mulai diburu warga. Pantauan Sripo, Kamis (3/9), warga mulai memadati tempat-tempat penjualan bungkus ketupat

yang dijual pedagang. Bahkan hampir di seluruh penjuru pasar Pangkalanbalai, bungkus ketupat begitu mudah dicari. “Kendati lebaran masih cukup lama sekitar dua minggu lagi, bungkus ketupat cukup laris,” kata Malia (66) salah seorang penjual bungkus ketupat di Pasar Pangkalanbalai. Menurut ibu 12 anak ini, permintaan bungkus ketupat ini akan meningkat tajam menjelang H-3 lebaran. “Biasanya kalau sudah H-3 lebaran permintaan bungkus ketupat akan meningkat tajam,” katanya. Nampaknya sudah menjadi tradisi masyarakat setiap menjelang lebaran, bungkus ketupat selalu dicari orang. “Rasanya tidak berlebihan,

jika kami memanfaatkan momen menjelang lebaran ini dengan jalan menjual bungkus ketupat, dengan harapan dapat meraup keuntungan menjelang hari kemenangan ini,” ujar Ny Malia seraya mengaku sudah lima tahun terakhir dia menjual bungkus ketupat di Pasar Pangkalanbalai. Bungkus ketupat terbuat dari daun gondong nipa (daun muda kelapa, Red) diambilnya dari sejumlah pengrajin yang berada di Dusun Manggus Kelurahan Pangkalanbalai. “Setiap ikat ketupat yang berisi 20 bungkus ini kita beli Rp 2 ribu dan dijual dengan harga Rp 2.800,” katanya. Memang, menjual bungkus ketupat ini cukup menjanjikan, selain tidak rumit, pemintaan-

ya cukup banyak terutama setiap menjelang lebaran. “Kemarin saya ambil sekitar 100 ikatan, Alhamdulillah pagi ini saja sudah laku sekitar 50 ikatan,” kata Malia menambahkan, dirinya juga menjual bahan untuk membuat ketupat mulai dari beras, ketan hingga kelapa. Sementara itu, Asiarni (35) warga Simpang Kedondong Pangkalanbalai mengaku membeli bungkus ketupat jauh-jauh hari, lantaran harganya relatif murah. “Selain itu kalau dibeli sekarang tidak terburu-buru lagi untuk membeli bungkus ketupat,” kata Asiarni seraya menyebutkan, ketupat merupakan menu wajib yang harus ada setiap lebaran. (syaifuddin)

SRIPO/SYAIFUDDIN

KETUPAT — Salah seorang pedagang bungkus ketupat, Malia (66) warga Pasar Lama Pangkalanbalai dengan sabarnya melayani calon pembeli di Pasar Pangkalanbalai, Kamis (3/9).


10

SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

Berkah Ramadan bagi Advokat PALEMBANG, SRIPO — Dalam sejarah dunia advokat, baru kali ini Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sumsel menggelar acara buka bareng (Bubar). Kalangan advokat yang terkenal super sibuk ini, ternyata hadir dan merespon acara yang digagas RM Taufik Husni SH, MH. Ternyata, Ramadan membawa berkah bagi semua anggota KAI yang merindukan kebersamaan. “Sepanjang sejarah dunia advokat, baik di Ikadin dan lain-lain, baru kali ini ada acara buka bareng. Momentum ini harus ditingkatkan dan digelar lebih besar lagi,” kata Ketua KAI Sumsel, H Dahlan Kadir, SH kemarin, Kamis (3/9) di salah satu hotel di Jl Rajawali. Menurut Dahlan Kadir, selama ini anggota KAI dan

“KEBERHASILAN seseorang tidak diukur pada tingkat kesalihan selama Ramadan tetapi keberhasilan itu diukur pada pelaksanaan nilainilai Ramadhan 11 bulan di luar Ramadan,” advokat umumnya selalu disibukan dengan aktivitasnya masing-masing sehingga mngabaikan kebersamaan dengan teman seprofesi. “Inilah adalah berkah Ramadan harus disyukuri,” katanya. Sementara itu penggagas acara Buka Bareng, RM Taufik Husni SH, MH kepada wartawan mengatakan, ide awal adanya Buka Bareng ini bertujuan untuk menjalin komunikasi de-

IST

BANTUAN GENSET — Ir Safri Lamizar, Supervisor Bina Lingkungan PT Pusri yang juga Koordinator Safari Ramadan Pusri menyerahkan bantuan genset, ambal dan Alquran secara simbolis kepada pengurus masjid Sultan Agung 1 Ilir Palembang, Rabu (2/9).

Masjid Sultan Agung Dapat Genset PALEMBABNG, SRIPO -Sebagai wujud kepedulian guna menujang kenyamanan beribadah warga di lingkungannya, PT Pusri menyumbangkan generator listrik (Genset) kapasitas 1.500 Watt untuk Masjid Agung di Kelurahan 1 Ilir Palembang, Rabu (2/9). Bersamaan dengan itu diberikan pula bantuan uang pembinaan sebesar Rp 5 juta serta 6 bal sajadah (10 shaf) dan 5 eksemplar kitab suci Alquran terjemahan. “Bantuan tersebut bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) atau bentuk kepedulian sosial PT Pusri terhadap masyarakat lingkungan. Kita merasa perlu memberikan kenyamanan beribadah bagi warga, jika sewaktu-waktu ada pemadaman listrik warga tetap dapat beribadah dengan nyaman karena sudah punya generator listrik sendiri,” kata GM Umum PT Pusri, Ir H Bambang Subianto MM yang sebelumnya adalah Manager KUK dan Bina Lingkungan. Bambang menjelaskan, seperti tahun-tahun sebelumnya pada bulan ramadan 1430 Hijriyah ini, PT Pusri juga menggelar safari ramadan ke rumahrumah ibadah di lingkungan. Selain untuk syiar agama, kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya membina hubungan silaturrahim dengan warga Kelurahan 1 Ilir, 3 Ilir, Sungai Buah dan Sungai Selayur. Dalam rangkaian kegiatan berupa shalat tarawih bersama itu, PT Pusri juga menyertakan pemberian sumbangan untuk menunjang dan melengkapi kebutuhan masjid. “Untuk tahun ini kita menyumbangkan 10 unit genset kepada 10 masjid. Kemudian juga memberikan bantuan uang pembinaan untuk masjid masingmasing Rp 5 juta, dan untuk mushollah masing-masing Rp 2,5 juta. Selanjutnya membantu sajadah dan kita suci Alquran sebagai tambahan dari yang sudah dimiliki masjid dan mushallah,” kata Bambang.(az)

ngan teman sejawat dan membangun silaturahmi yang lebih intens sehingga terkonstruksi semangat untuk saling peduli dengan sesama sejawat. Sebagai bukti, acara Buka Bareng berhasil mengumpulkan sejumlah dana yang diperuntukan untuk membantu anggota KAI yang meninggal dunia. “Uang yang terkumpul akan diberikan kepada istri dan anak-anak yang ditinggalkan. Mereka butuh bantuan kita,” katanya. Menurutnya, KAI sebagai organisasi profesi memiliki perkuatan dan kuatan yang luar biasa jika semua anggota Advokat memiliki kebersamaan. “Saya yakin, teman-teman advokat merindukan kebersamaan seperti saat ini,” katanya. Junaidi (45) salah satu anggota KAI menilai positif kegiatan Buka Bareng yang jarang dilakukan selama dalam beberapa tahun terakhir ini. Acara Buka bareng diisi dengan Kultum menjelang waktu berbuka. Dalam kesempatan ini, penceramah Kgs Muhammad mengingatkan pentingnya me– maknai Ramadan sebagai bulan pembelajaran dan latihan. Pasca ramadhan atau 11 bulan lainnya, diharapkan nilai-nilai Ramadan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari. “Keberhasilan seseorang tidak diukur pada tingkat ke–sa–lihan selama Ramadan tetapi keberhasilan itu diukur pada pelaksanaan nilai-nilai Ramadhan 11 bulan di luar Ramadan,” katanya. (sin)

Ramadan Bukan Sebatas Seremonial SEGALA pujian hanya milik Allah. Dia masih memberikan perpanjangan usia kepada kita sehingga kita masih bisa merasakan indahnya Ramadan serta nikmatnya berpuasa dan menjalankan ketaatan kepadaNya hingga kemasuki hari ke 10 tahap II. Tentunya kita semua berdoa agar Allah SWT selalu memberikan kekuatan agar ibadah Ramadan dapat dijalani hingga batas akhir nanti. Perpanjangan usia yang diberikan Allah SWT ini harus kita maknai sebagai tambahan kesempatan bagi kita untuk melakukan pertobatan dari kemaksiatan yang selama ini kita lakukan. Ramadhan merupakan ajang kesempatan untuk menjalankan ketaatan kepada Allah dan menambah bekal untuk menghadapi perjumpaan dengan-Nya kelak di akhirat. Selama ini, mungkin saja Ramadan yang kita dijalani lebih banyak bersifat seremonial tanpa ruh. Ramadan hanya menjadi ritual tahunan yang berlalu tanpa meninggalkan pengaruh berarti. Media massa terutama TV berlomba menampilkan acara religi dan pengajian. Para artis pun ramai-ramai berbusana Islami. Majelis-majelis zikir dan pengajian semarak di mana-mana. Pengajian lepas zuhur pun dilakukan di kantorkantor. Nuansa religius merambah ke mana-mana, di masjid, di rumah, di kantor-kantor pemerintah maupun swasta, dan di tempat-tempat lainnya. Namun saat Ramadan berlalu, semua itu pun ikut ber-

Oleh: Hj Khozanah SAg Ketua Pengajian Izzatul Ummahat

lalu, persis seperti bekas tapak kaki di padang pasir yang segera lenyap tersapu angin semilir. Ramadan selama ini seakan hanya menjadi masa cuti dari kemaksiatan. Berbagai bentuk kemaksiatan dihentikan selama Ramadhan dengan alasan menghormati kesucian bulan Ramadan. Kafe diawasi, tempat hiburan diminta tutup, PSK dirazia dan dikejar-kejar lalu ditangkap. Begitu Ramadan berlalu, banyak orang beramai-ramai memulai kembali kemaksiatan yang dia lakukan sebelum Ramadan. Bar, kafe, diskotek, dan tem-pat-tempat hiburan

yang berbau erotis dan porno buka kembali. Busana Islami yang dikenakan selama Ramadan dimuseumkan. Aurat kembali diumbar. Jika saat Ramadan ramai-ramai menyucikan harta dengan mengeluarkan zakat, infak dan sedekah. Pasca Ramadan, praktik riba, korupsi, penipuan dan transaksi haram ramai-ramai kembali dija-

lankan. Akankah Ramadan kali ini sama saja dengan yang lalu-lalu sebagai seremonial yang kosong dari ruh, ritual tanpa bekas, dan hanya menjadi masa cuti dari kemaksiatan? Sepertinya, kita patut merenungkan kembali firman Allah SWT: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana puasa itu diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa”. (QS alBaqarah: 183). Dari ayat ini, tanpa melalui pengkajian mendalam kita memahami bahwa target akhir dari pelaksanaan kewajiban shaum adalah takwa.

PERPANJANGAN usia yang diberikan Allah SWT ini harus kita maknai sebagai tambahan kesempatan bagi kita untuk melakukan pertobatan dari kemaksiatan yang selama ini kita lakukan.


SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

Ketua KPU Mura Pukul Meja MUSIRAWAS, SRIPO — Ketua KPU Musirawas, Efriansyah, SSos, Kamis (3/ 9), sekira pukul 11.30 terlibat percekcokan dengan salah seorang caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN), I Wayan Kocap, di ruangan Wakil Ketua DPRD Musirawas Achmad Bastarie, yang juga merupakan Ketua DPD PAN. Diduga karena tak mampu menahan emosi, Efriansyah memukul meja kaca di ruangan tersebut sampai pecah. Akibat aksi tersebut, Efriansyah dilaporkan ke Polsek Lubuklinggau Timur, dengan tudingan merusak aset negara, berupa meja kaca di ruangan Wakil Ke-

tua DPRD Musirawas. ”Ketika kami tiba disana, suasananya masih gaduh. Untuk mengamankan situasi, Ketua KPU Musirawas, Efriansyah, kita amankan ke Polsek. Sementara laporan tertulis mengenai hal ini sudah ada,” ujar Kapolres Lubuklinggau AKBP Mukhlis, melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Ahmad Yani. Akibat perbuatannya, Efriansyah dapat diancam dengan pasal 406 KUHP mengenai pengrusakan tehadap aset negara, dengan ancaman dibawah empat tahun. Sementara itu, Ketua KPU Musirawas, Efriansyah mengaku, tidak sengaja memukul meja kaca di ruangan

Wakil Ketua DPRD tersebut, hingga pecah. Menurutnya, ia hanya merasa kesal dengan adanya ancaman melalui SMS ke ponselnya. ”Isi SMS tersebut, bernada ancaman terhadap saya. Terus terang saja, bukan maksud kami untuk tidak menetapkan I Wayan Kocap menjadi calih, tapi kami hanya sekedar menjalankan keputusan KPU Sumsel. Ia tak bisa dilantik karena tidak memenuhi salah satu persyaratan. Maka ia digantikan oleh caleg di bawahnya,” ujarnya. Sementara I Wayan Kocap saat dikonfirmasi menegaskan dirinya tidak pernah mengirimkan SMS bernada ancaman kepada ketua KPU Mura. (zie)

KD Panggil Raul ”Amor”

ngklaim, hak asuh anak telah disepakati jatuh padanya, bukan KD. KD menegaskan, lelaki yang disapa Amor seperti disebut-sebut Aurel, semata-mata urusan pekerjaan. Bukannya menyalahkan ucapan Aurel, KD justru memohon maaf atas ucapan Aurel. “Perkataan anak saya, Aurel, di media, mohon dimaafkan, karena sudah jadi suudzon (buruk sangka) terhadap orang-orang yang saya cintai. Saya tetap mendoakan mereka. Meskipun ada bekas suami, tidak ada bekas ibu,” ujar pelantun lagu Cobalah Untuk Setia itu. Sementara itu, Silvalay Nur Attalia, istri Rahul mengaku mendengar kabar perselingkuhan Krisdayanti dengan suami tercintanya. Dia pun tersinggung dan marah besar, atas sebutan manis KD kepada Rahul, “Amor”. “Amor itu, sayang atau cinta. Itu hanya saya yang layak ucapkan itu kepada

suami saya. Dan itu saya dengar langsung dari suami saya, panggilan itu memang sering disampaikan KD kepada suami saya, Amor. Saya tidak mau siapa pun ucapkan amor pada suami saya. Saya tidak mau Krisdayanti panggil suami saya amor, cinta,” ujar Silvalay Nur Attalia dalam wawancara dengan RCTI, Rabu (2/9). “Saya juga dapat informasi dari teman-teman di sana, kalau Krisdayanti di Dili itu sering jalan dengan suami saya. Mereka sudah pada tahu isu ini, bahkan anak-anak saya sudah tahu di sekolah,” ujar Ata, sapaan Silvalay Nur Attalia. Dia mengaku sudah menanyakan langsung gosip perselingkuhan itu kepada Raul. “Saya sudah bicara dengan suami saya. Dia bilang, memang sudah kenalan jauh hari sebelum KD ke Timor Leste. Dan dia bilang tidak sejauh yang digosipkan,” kata Ata.(Persda Netwokr/esy)

BNPB, Jakarta, Kamis (3/9). Menurutnya Priyadi Kardono, sesaat setelah gempa, semua alat komunikasi putus dan tidak bisa menghubungi lokasi kejadian. “Alhamdulillah pada pukul 9 malam, kami mulai bisa menghubungi pihak Kodim di berbagai daerah terutama di Tasikmalaya dan bisa menjelaskan secara rinci korban yang meninggal maupun kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa,” ujarnya. Ditambahkan, banyak daerah terkena dampak gempa yang menyebabkan bangunan rusak berat dan ringan. Namun BNPB akan memfokuskan penyaluran bantuan di empat wilayah yang rusak sangat parah, yakni Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur. “Bantuan yang akan disalurkan meliputi 1.000 paket tenda keluarga, 2.000 terpal, 4.000 selimut, dan 1.000 tikar, tenda pleton 40, tenda biru 80, alat dapur 400 set. Silakan kalau ada masyarakat yang mau membantu,” jelasnya. Lebih lanjut Kardono mengungkapkan secara keseluruhan, total rumah roboh/rusak berat sebanyak 11.039 unit, rusak sedang 15 unit dan rusak ringan 13.464 unit. Data ini mencakup 10 kabupaten/kota di Jawa Barat yakni Kabupaten Cianjur, Garut, Sukabumi,

Tasikmalaya, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Bogor, Kuningan, Ciamis dan Kota Banjar, serta Kabupaten Cilacap di Jawa Tengah. Mati Syahid Sebanyak 57 orang yang meninggal dalam bencana gempa bumi kemarin sebagian besar saat menjalankan puasa. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Amidhan mengungkapkan mereka mengakhiri hidup dalam keadaan khusnul khotimah atau berakhir dengan baik. “Mereka yang meninggal kemarin karena gempa dan orang yang meninggal di bulan Ramadan khususnya yang berpuasa, Inya Allah meninggal dalam keadaan khusnul khotimah,” kata Amidhan di Kantor MUI, Jakarta. Menurut mantan Walikota Banjarbaru, Kalsel ini, bagi korban gempa dan tertimpa reruntuhan bangunan di bulan Ramadan menurut ulama dapat dikategorikan sebagai mati syahid. “Bukan mati syahid berperang,” katanya. Amidhan juga mengimbau masyarakat agar membantu meringankan beban para korban gempa. Kepada media, Amidhan juga berpesan agar membuka dompet peduli yang hasilnya diserahkan kepada korban. (Persda Network/dic/yon/Kc)

Kejaksaan Agung dengan agenda, khusus membahas kasus Bank Century. “Pembicaraannya difokuskan pada proses pencairan dana bailout. Ini yang perlu kita dalami dalam raker gabungan nanti, termasuk menyelidiki apakah ada kolusi dengan para deposan besar yang telah mengambil uang begitu dicairkan,” kata Azis Syamsudin. Sisi Hukum Salah Disebutkan, dari sisi hukum, Menkeu telah melakukan kesalahan dalam menentukan kebijakan bail out, karena para direksi dan pengurus Bank Century telah dinyatakan bersalah dan sudah dijatuhi hukuman tapi kenapa Sri Mulyani tetap memberi bantuan pa-

da bank itu. “Bukannya bank ditutup tapi malah diberi bantuan atau bail out. Ini yang kita curigai ada perlakuan kebijakan yang berbeda antara Bank Century dengan Bank Indover. Kalau Indover ditutup, kenapa Bank Century malah dibantu. Penyalahgunaan wewenang ini perlu diusut Polri, kejaksaan atau KPK,” tegas Azis. Sementara Kapolri Bambang HD hanya mengatakan, pihaknya masih menungu hasil audit BPK. Kemungkinan adanya penyimpangan dari pengawasan BI dan kesalahan pengucuran, masih menunggu hasil pemeriksaan BPK. (Persda Network/js)

Langgar RT 27 RW 09 Bukit Besar Kecamatan Ilir Barat (IB) I. “Dua hari yang lalu barang-barangnya sudah diambil orang tuanya. Katanya sudah izin sama petugas,” kata Wati, istri pemilik kontrakan. Beberapa waktu lalu usai pembunuhan, hampir tiap malam polisi meneliti TKP, mencari petunjuk. Namun,

aktifitas itu mulai berkurang setelah kasus dokter Alia mencuat. “Sepertinya belum ada titik terang,” kata Wati. Suratman, warga yang rumahnya berdekatan dengan pondokan mahasiswa, mengatakan tak ada suasana berbeda setelah pembunuhan itu. “Anak-anak masih sering ngumpul di depan sini. Apalagi sekarang bulan puasa,” katanya. (cr3)

„ dari halaman 1 Hermansyah. Ia mengaku hatinya terasa teriris-iris melihat tayangan wawancara putri kandungnya, Aurelie dan Azriel. Lontaran-lontaran polos kedua anaknya yang terang-terangan mengatakan KD, berselingkuh dengan Rahul dan bahkan mereka masuk kamar satu hotel di Bali, diyakini sebagai biang keladi penyebab perceraian Anang. “Saya kehilangan Aurel, tidak hanya darahnya, tapi jiwa dan pikirannya juga ikut hilang,” ujar KD. Setelah memutuskan bercerai secara Islam, sekitar tanggal 18-19 Agustus, Anang membawa Aurel, dan Azriel ke rumah toko, yang selama ini markas KD Production di Jalan Radio Dalam Jakarta. Anang me-

Sekeluarga Tewas Tertimbun „ dari halaman 1 berada di sekolahnya. Sedangkan Dayu, saat itu tengah tidur di rumah tapi ia terbangun dan langsung berlari keluar karena barang-barang yang ada di rumah berjatuhan dan seluruh isi rumah berantakan. Dayu sempat berteriak-teriak histeris memanggil ibunya yang ia panggil Abu dan bapaknya. “Abu! Bapak! Gempa.. ,” ungkap Ocad menirukan Dayu yang selain berteriak histeris juga langsung berlari sekuat tenaga mengikuti ibunya. Alat Komunikasi Putus Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat jumlah korban meninggal di pelbagai tempat bertambah menjadi 57 orang. “Pusdalops BNPB melaporkan korban meninggal akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur bertambah 11 orang. Sehingga total korban hingga sore hari ini, Kamis 3 September 2009 pukul 15.00 menjadi 57 orang,” ujar Kepala Pusat Data dan Humas BNPB Dr Priyadi Kardono ditemui Persda Network di kantor

Segera Periksa Sri Mulyani „ dari halaman 1 but DPR. Novanto mencurigai, kenapa deposan besar mau menempatkan dana lebih dari Rp 2 triliun di bank tersebut. Dia pun minta Kapolri mengusut deposan-deposan besar yang mengambil dana di Bank Century. Sedangkan Wakil Ketua Komisi III DPR Azis Syamsuddin mengusulkan agar minggu depan digelar rapat kerja gabungan antara Komisi III dan Komisi XI DPR dengan Menkeu Sri Mulyani, BI, Polri, KPK dan

Polisi Sebar Informan „ dari halaman 12 ban, hingga tamu. Pemantauan di lokasi kos Oktariz, polisi masih memasang garis polisi di depan kamar kos almarhumah di Jl Srijaya Negara Lr

Aktivitas ini dipicu kabar ada kelompok penyelam yang menemukan arca dan menjualnya seharga Rp 3

miliar belum lama ini. Tiap kelompok beranggotakan antara empat sampai tujuh orang. Mereka

datang dari Sungai Batang dan sebagian besar warga Tanggabuntung. Dibeli Negara Polisi mendata identitas kelompok penyelam untuk mencegah masuknya penyelam liar. Pertemuan menyepakati penyelam tradisional boleh melakukan pencarian benda berharga di Sungai Musi. Konsekuensinya, jika ada penemuan yang diduga BCG harus melapor ke Balar Palembang atau melalui petugas di Pos Polair 30 Ilir untuk diteliti. “Jika benar BCG, nanti akan dibeli negara sesuai nilai barang tersebut,” kata Ipda Salupen. “Jadi kita sepakat jalin kerjasama. Tidak hanya ini saja, kalau ada kejadian apa pun lapor,” lanjutnya. (ahf)

SMB II Lawan Belanda peni. Mereka menerapkan politik pemukiman -kolonisasi- pada kerajaan-kerajaan di Jawa, Sumatera dan Maluku. Dengan latar belakang perdagangan inilah awal penjajahan bangsa Indonesia (Hindia Belanda) setelah pada abad ke 16 perdagangan rempah-rempah didominasi Portugis. VOC mendirikan markasnya di Batavia (sekarang Jakarta). Perusahaan ini hampir selalu konflik dengan Inggris. Kesultanan Palembang Darussalam di bawah kepemimpinan Sultan Mahmud Badaruddin II (18031819) berada di antaranya. Dalam masa pemerintahannya, ia beberapa kali memimpin pertempuran melawan Britania dan Belanda, di antaranya yang disebut Perang Menteng. Pada 14 September 1811 terjadi peristiwa pembumihangusan dan pembantaian di loji Sungai Alur. Belanda menuduh Britania memprovokasi Palembang agar mengusir Belanda. Sebaliknya, Britania cuci tangan, bahkan langsung

menuduh SMB II yang berinisiatif melakukannya. Britania mengirimkan armada perangnya di bawah pimpinan Gillespie dengan alasan menghukum SMB II. Dalam sebuah pertempuran singkat, Palembang berhasil dikuasai dan SMB II menyingkir ke Muara Rawas, jauh di hulu Sungai Musi. Pertempuran melawan Belanda yang dikenal sebagai Perang Menteng (dari kata Muntinghe) pecah pada tanggal 12 Juni 1819. Perang ini merupakan perang paling dahsyat pada waktu itu, di mana korban terbanyak ada pada pihak Belanda. Pertempuran berlanjut hingga keesokan hari, tetapi pertahanan Palembang tetap sulit ditembus, sampai akhirnya Muntinghe kembali ke Batavia tanpa membawa kemenangan. Belanda tidak menerima kenyataan itu. SMB II telah memperhitungkan akan ada serangan balik. Karena itu, ia menyiapkan sistem perbentengan yang tangguh. Di beberapa tempat di Sungai Musi, sebelum masuk Palembang, dibuat bentengbenteng pertahanan yang dikomandani keluarga sultan. Kelak, benteng-benteng ini sangat berperan dalam pertahanan Palembang. Pertempuran sungai di-

mulai pada tanggal 21 Oktober 1819 oleh Belanda dengan tembakan atas perintah Wolterbeek. Serangan ini disambut dengan tembakan-tembakan meriam dari tepi Musi. Pertempuran baru berlangsung satu hari, Wolterbeek menghentikan penyerangan dan akhirnya kembali ke Batavia pada 30 Oktober 1819. Bulan Juni 1821 bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, hari Minggu 24 Juni, ketika rakyat Palembang sedang makan sahur, Belanda secara tiba-tiba menyerang Palembang. Serangan dadakan ini tentu saja melumpuhkan Palembang karena mengira di hari Minggu orang Belanda tidak menyerang. Setelah melalui perlawanan yang hebat, tanggal 25 Juni 1821 Palembang jatuh ke tangan Belanda. Kemudian pada 1 Juli 1821 berkibarlah bendera rod, wit, en blau di bastion Kuto Besak, maka resmilah kolonialisme Hindia Belanda di Palembang. Tanggal 13 Juli 1821, menjelang tengah malam, SMB II beserta keluarganya menaiki kapal Dageraad dengan tujuan Batavia. Dari Batavia SMB II dan keluarganya diasingkan ke Pulau Ternate sampai akhir hayatnya 26 September 1852. (ahf/berbagaisumber)

Namun kini, ketika kita membicarakan ilmu pengetahuan di dalam konteks Islam, maka terasa ada hal yang samar-samar dan kurang jelas. Sikap kita selama ini mendua dan kadangkala tidak konsisten antara pendekatan ilmiah, rasional, objektif, dan sikap meloncat kepada kesimpulan normatif, ideal, dan sikap mensakralkan ilmu keislaman sebagai informasi yang telah baku dan pasti. Pandangan bahwa ajaran al-Quran sudah komplet cenderung mengabaikan eksplorasi keilmuan, dan kalau terjadi lalu dianggap ilmu sekuler. Karena sudah komplit, untuk apa kita berpikir; yang penting bagi kita adalah mengikuti saja apa yang di dalam al-Quran. Kita tinggal menjalankan apa yang tertulis di dalam al-Quran, tak perlu lagi bagi kita untuk mengupas dan memperdalam kandungannya. Al-Quran memang mengenalkan kita basic principle. Selebihnya kita harus mencari sendiri. Banyak wilayah keilmuan yang memang diserahkan kepada kita, sebagaimana dicontohkan pada uswah hasanah Nabi Muhammad. Ayat-ayat Allah di dalam alQuran hanya ayat lafdziyah yang sudah turun berakhir pada Nabi Muhammad SAW. Kita seharusnya memperhatikan perintah al-Quran untuk lebih memperhatikan ayah-ayat ijtimaiyah

(sosial), ayat-ayat tarikhiyah (sejarah), ayat-ayat nafsiyah (jiwa). Kita harus banyak belajar dari peristiwa kemanusiaan. Sayangnya selama ini kita belajar hanya teks yang struktural. Mungkin kita tidak serius mendengar al-Quran itu sendiri. Al-Quran sebagai teks memang sudah selesai. AlQuran sebenarnya hendak mengatakan kepada umat pembacanya, ”Bukan teksteks di atas kertas ini yang engkau baca melulu, tetapi pergilah ke masyarakat, sejarah, dan jiwa. Lakukanlah penelitian. Bacalah, misalnya, ayat-ayat sosial, firman Tuhan yang tertulis dalam peristiwa sejarah kemanusiaan.” Kita kini jarang mendengarkan usulan al-Quran ini. Karenanya, riset yang bernilai empirik tidak berjalan dengan baik. Akhirnya, dunia eskatologis yang mengajak kita meloncat ke dunia lain yang lebih berkembang di dunia Islam menggeser kesadaran misi kekhalifahan di muka bumi ini. Jadi, al-Quran menyuruh kita untuk menafsirkan ayat-ayatnya melalui riset ilmiah. Banyak istilah konseptual al-Quran yang sulit ditangkap maksudnya tanpa dukungan ilmu pengetahuan modern. Misalnya tentang proses pertumbuhan janin dalam perut, statemennya baru menjadi jelas setelah berkembang ilmu kedokteran modern. Semua ayat Allah yang

bertebaran di alam semesta tak akan terbaca kalau seseorang tidak mampu menggunakan nalarnya untuk menganalisa dan merenungkan asal-usulnya dan kehebatan Penciptanya. Maka berkembanglah dalam tradisi pemikian Islam apa yang disebut ilmu mantiq (logika), ilmu kalam, filsafat, ilmu tafsir, dan ushul fiqih yang dengan penalaran sistimatis ingin menangkap keberadaan dan kehendak Tuhan melalui jejak-jejak karya dan kalam-Nya. Bagi para sufi, mengenal dan mendekati Allah tidak bisa dengan jalan penalaran, melainkan dengan matahati, dengan rasa (dzawq). Akal manusia itu terbatas, tidak bisa menembus misteri alam gaib. Makanya Allah memberikan qalbu, yang kedalamannya berlapis-lapis. Jika qalbu diasah dan dibersihkan dari berbagai dosa dan noda, lalu diisi dengan zikir tentang Allah, maka pengenalan manusia kepada Allah lebih jelas dan langsung. Nah, suasana puasa Ramadan yang hening dan khusyuk ini menjadi waktu yang tepat bagi kita untuk memperbanyak membaca, merenung, dan memahami wahyu-wahyu Ilahi yang terhimpun sempurna di dalam al-Quran. Dengan demikian, kehadiran al-Quran benar-benar mendatangkan manfaat yang sangat banyak bagi diri kita, masyarakat, dan bangsa kita. (*)

Iwan Andriansyah

sebagai tersangka tunggal pembunuh dokter Alia Pranita Sari, sejak 24 Agustus lalu, sehari setelah Alia ditemukan tewas. Tersangka Iwan menyerahkan diri, setelah sempat lari ke Lampung. Sejak hari itu, polisi terus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk melengkapi bukti. Mulai dari memeriksa Iwan, saksisaksi, saksi ahli dan mengumpulkan barang bukti yang tercecer. Rabu (2/9) lalu juga baru selesai dilakukan rekontruksi setelah sebelumnya dilakukan hampir empat kali pra rekonstruksi. “Tak ada bukti lagi yang meringankan jeratan tersangka Iwan. Sampai sekarang kami masih menjeratnya dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana dan 338

tentang pembunuhan,” kata Andry. Bagaimana tentang jeratan perkosaan ? Menurut Andry pasal 285 tentang perkosaan sengaja tak dimasukkan karena akan memperlemah jeratan. Secara terpisah tim pengacara Iwan yang dipimpin Gurmani SH M Hum ketika dikonfirmasi semalam mengatakan, belum mendapat informasi tentang kesiapan pelimpahan berkas ini. “Tapi, kalau memang sudah siap ya kami dukung. Kami sangat senang dengan keseriusan polisi menangani kasus ini,” kata Gurmani. Gurmani menyatakan kesiapannya untuk membela Iwan saat persidangan nanti. Pantauan Sripo, tim pengacara Iwan selalu mendampingi setiap kali Iwan diperiksa. (cr3)

Giliran Kapal VOC Diburu „ dari halaman 1 kawasan 30 Ilir itu bagian dari kapal VOC yang dimaksud. Para penyelam mengungkap penemuan bola meriam warna hitam dan berkarat dan sejumlah benda yang juga diduga bagian kapal VOC, seperti plat kuningan mirip plat motor dan koin uang Belanda bergambar Ratu Wilhelmina. “Lempengan itu saya jual Rp 20 ribu per kilo. Kalau tahu itu barang antik, harganya bisa lebih mahal. Kalau begitu, kita cari saja kapal itu,” kata Yanto. Hakim (47), penyelam lain juga tertarik. Ia mengatakan, selama ini benda-benda serupa itu dijual per Kg dalam kelompok kuningan. Dikonfirmasi penemuanpenemuan itu melalui telepon semalam, Novita mengatakan, ada kemungkinan benda itu bagian kapal VOC yang dimaksud. Namun, kepastiannya harus melalui penelitian ilmiah. Selidiki Arca Pertemuan siang kemarin membahas isu kelompok penyelam menemukan benda cagar budaya (BCG) berupa arca yang dijual seharga Rp 3 miliar. Sekitar 15 kelompok penyelam hadir berdialog dengan polisi dan peneliti Balar Palembang, Novita dan Budi Wiyana. Pasi Idik Dit Polair Polda Sumsel, Ipda Salupen mengatakan, pertemuan itu digelar atas perintah Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sisno Adiwinoto. Salupen didampingi Kepala Pos Polair 30 Ilir, Bripka Aang Fantoni SH. “Kita lakukan sosialisasi tentang benda cagar budaya agar mereka paham. Setelah ini, jangan salahkan polisi kalau ada tindakan refresif atas pelanggaran,” tegasnya. Tak kurang 46 kelompok penyelam berperahu mencari harta karun di Sungai Musi sejak pukul 09.00 sampai pukul 17.00 setiap hari.

Kembangkan Tradisi Riset „ dari halaman 1 selalu membaca, menyingkap, dan melihat rahasia firman-firman Allah dan keagungan-Nya di antara umat manusia. Perintah iqra‘ sesungguhnya tidak terbatas hanya untuk orang-orang Islam, tetapi juga bagi seluruh umat manusia. Dengan demikian, al-Quran adalah rahmat bagi umat manusia, tidak dibatasi hanya untuk umat Islam. Ayat-ayat al-Quran turun secara berangsur-angur sampai sempurna sekitar 23 tahun. Bila dikumpulkan, ayat-ayat al-Quran itu berjumlah 30 juz, yang hingga kini masih beredar di tengah-tengah kita. Begitu wahyu Allah diabadikan dalam bentuk tulisan dan dibukukan, maka al-Quran telah memasuki ranah sejarah yang bisa diakses, didekati, dibaca dan diajak dialog oleh pembacanya. Dengan demikian, kehadiran dan posisi alQuran secara sosial ditentukan pembacanya sendiri. Ketika kita memperingati peristiwa nuzul al-Quran, maka yang perlu kita renungkan, bagaimana kita mampu merealisasikan perintah iqra (bacalah!) di dalam kehidupan kita. Dengan membaca, kita harapkan akan memperoleh ilmu pengetahuan.

Salah satu kapal dagang VOC

„ dari halaman 1

Iwan Selalu Tanya Koran „ dari halaman 1 ka pembunuh dokter Alia, diserahkan ke kejaksaan. Jika berkas dinyatakan lengkap oleh kejaksaan, maka Iwan dan barang buktinya siap pula untuk diserahkan. “Semuanya sesuai target kita, saat ini semua sudah hampir rampung. Kejaksaan pun terus menghubungi saya agar berkas segera dilimpahan,” kata Kasat Reskrim Poltabes Palembang, Kompol Andry Setiawan SIK saat dihubungi Sripo, Kamis (3/9) malam. Istilah penyerahan berkas ini disebut P21 tahap pertama karena hanya memeriksa kelengkapan ber-

11

kas saja. Sedang P21 tahap kedua, penyerahan tersangka sekaligus barang buktinya baru dilakukan setelah kejaksaan menyatakan berkas sudah lengkap. “Penyerahan Iwan bergantung kejaksaan. Kalau memang lengkap Iwan langsung diserahkan,” tambah Andry. Iwan resmi ditetapkan

IST


SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

12

Jamaah Masjid Berhamburan ■

Kebakaran Jelang Buka Puasa

PALEMBANG, SRIPO — Belasan jamaah yang tengah menunggu waktu berbuka puasa di Masjid Al Aqobah II, Kamis (3/9) berhamburan menyelamatkan diri. Mereka panik saat mengetahui bangunan TPA/TKA Auladi Islamic School yang masih sekomplek dengan masjid dilalap api sekitar pukul 17.45. Jilatan api hanya tinggal beberapa meter dari menara masjid di Jl Cengkeh 5

Kel Sako Kec Sako Palembang. Untungnya, kebakaran tak meluas karena petugas PBK sigap menghentikan jalaran api dengan membasahi banguan yang belum terbakar. Beberapa orang jamaah masjid yang tengah menunggu buka dan salat Magrib turun tangan ikut memadamkan api. Agus warga sekitar menuturkan, api pertama kali berkobar sekitar pukul 17.45. Asal api dari gudang

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

PADAMKAN SISA API — Sejumlah pengurus TK/TPA Auladi Islamic School menyiram sisa api pada salah satu lokal, di halaman Masjid Al Aqobah II, Kompleks Pusri Sako, Kamis (3/9).

barang bekas dalam TPA itu. Saat kebakaran listrik di kawasan itu tengah padam. “Ada suara ledakan, diduga itu berasal dari freon AC yang berada dalam ruangan itu,” katanya. Belum ada kesimpulan penyebab kebakaran, namun informasi dari warga menyebutkan, sebelum kebakar tanpak banyak remaja yang bermain petasan dekat bangunan itu. TPA itu pun tengah kosong, tak ada petugas jaganya. “Mereka sedang pulang ke rumah untuk berbuka puasa,” katanya. Dari gudang api terus menjalar ke atap. Warga sekitar yang mengetahui kebakaran hanya sibuk menyaksikan saja. Mereka menunggu petugas PBK. Setengah jam berselang empat unit mobil PBK baru tiba di lokasi. Api sudah membakar setengah bagian atap gedung TPA itu. Jalaran api dihentikan dengan membasahi bagian bangunan yang belum terbakar. Kebakaran pun padam setengah jam kemudian. “Mungkin sampai beberapa minggu kedepan kita liburkan dulu murid-murid,” kata Rani, pengajar TPA/TKA Auladi yang diwawancarai di TKP. (cr3)

SRIPO/PRAWIRA

RAZIA — Lima perempuan yang diamankan polisi dari tiga kamar hotel, Kamis (3/9).

Sumpah Itu Suamiku ■ Polisi Garuk Lima Pasangan Mesum PALEMBANG, SRIPO — Suasana mahsyuk lima pasangan yang sedang menyewa kamar hotel, Kamis (3/9) dini hari buyar. Mereka kalang kabut saat anggota Polsekta SU I Palembang menggedor pintu. Jangan kan membawa buku nikah, kartu tanda penduduk pun tak bisa ditunjukkan mereka. Lalu, oleh polisi mereka disebut pasangan mesum. Alhasil lima pasangan ini pun digiring ke Mapolsekta SU I Palembang. “Saya ini cuma

numpang istirahat di hotel, sumpah itu suami saya pak. Kami cuma tak bawa buku nikah saja,” kata Risna (25). Risna digerebek dari kamar Hotel Kencana, bersama seorang pria bernama Fikri (32). Keduanya warga Dusun Sungai Ceper Desa Sungai Menang Kab OKI. Malam itu, selain menggerebek Risna dan Fikri polisi juga mengamankan empat pasangan lainnya yang diciduk dari dua hotel berbeda, Semeru dan Surya. Empat pasangan ini juga

mengaku sebagai pasangan suami istri. Jauhari (44) bersama Wiwin (20), serta Andrianto (37) dan Dewi Anggraini (21) digerebek dari Hotel Semeru. Lalu di Hotel Surya ada, Suprianto (33) bersama Bella (23) dan Ujang (32) dengan pasangannya Destriana (25). Dewi yang warga Desa Margo Bakti Kab OKI mengungkapkan, malam itu rencananya dia ingin menginap di rumah mertuanya. “Tapi di rumah mertua banyak orang jadi-

nya suami (Andrianto, red) mengajak menginap di hotel. “Masa ke mana-mana nenteng buku nikah terus, tapi kalau KTP memang lupa pak,” ungkap perempuan berjins ketat ini. Kapolsekta SU I AKP Djoko S mengatakan, setiap malam selama bulan suci Ramadan ini pihaknya selalu menyatroni sejumlah hotel. “Merazia jika ada kegiatan mesum atau aktivitas kriminal lainnya,” kata Djoko. Selain itu setiap pagi anggotanya juga merazia sejumlah tempat rekreasi dan kawasan sepi. (cr3)

Polisi Sebar Informan Tak Ada Lagi yang Memberi Cucuku Rp1.000 ■ Pembunuh Okta Masih Misterius PALEMBANG, SRIPO — Sudah 23 hari, Oktariz Tumizia (19) mahasiswi FKIP Extension Biologi Unsri ditemukan tewas. Namun, hingga, Kamis (3/9) ini belum ada titik terang siapa pembunuhnya. Untuk mengungkap kasus ini, polisi menyebar informan. “Kita tetap pasang informan disana, mencari petunjuk. Kita tetap serius mengungkap kasus ini,” ungkap Kasat Reskrim Poltabes Palembang Kompol Andry Setiawan. Namun, Andry tak bisa menetapkan tenggang waktu kapan pembunuhan ini terungkap. “Doain saja semoga cepat tuntas,” katanya lagi. Sejak penemuan mayat Oktariz polisi sudah melakukan beberapa kali proses penyelidikan seperti olah TKP, visum, pengambilan

Oktariz Tumizia (Alm)

IST

barang bukti dan memeriksa saksi-saksi. Sudah sekitar 15 orang saksi yang diperiksa sampai saat ini. Mereka mulai orang pertama yang menemukan mayat, mantan pacar, teman kuliah, tetangga kosan, penjaga malam, ayah kor■ ke halaman 11

ERLAN (27) dan Yanto Cobra (30) memiliki latar belakang dan perjalanan hidup yang sama. Keduanya sama-sama duda dengan satu orang anak perempuan. Erlan anak ketiga dari 7 bersaudara dan Yanto juga anak ketiga dari tujuh bersaudara. Keduanya juga tidak memiliki bapak lagi hanya punya ibu. Di tubuh kedua korban ini dipenuhi tato dan ada bekas sayatan silet di lengan masing-masing. Selain memiliki pekerjaan sebagai tukang ojek dan becak, mereka berdua juga memegang jaga keamanan malam di Rusun Blok 46. Kesamaan perjalanan hidup kedua almarhum ini dituturkan masing-masing ibu para korban saat ditemui Sripo di tempat terpisah, Rabu (2/9).

Ny Marwah (58) ibu dari Yanto Cobra, ditemui saat menunggu jenazah anaknya menjalani visum di kamar mayat RSMH Palembang, menerangkan, Yanto Cobra diketahuinya hanya bernama Yanto. Mungkin karena ada tato nama Yanto Cobra didada dan lengannya maka dipanggil dengan Yanto Cobra. “Tato itu dibuatnya ketika dia pernah masuk penjara. Dia masuk penjara karena menganiaya isterinya dan dilaporkan ke polisi,” jelas Marwah seraya mengaku Yanto Cobra, statusnya duda memiliki satu anak perempuan bernama Mia (6) tahun. Marwah melanjutkan ceritanya, bahwa anaknya Yanto seperti biasa pulang ke rumah pagi hari dan langsung tidur. Namun, malam kemarin tidak biasa ia lakukan. Dia

pulang pukul 02.00 dini hari hanya ganti baju. Kemudian pergi lagi dengan temannya. Tidak ada yang diucapkannya, hanya saja dia sempat ngaku ke Mulyadi (adiknya) bahwa dia sakit perut. Marwah nampak tegar tidak ada bulir air mata menetes. Hanya saja matanya sempat memerah ketika mengingat cucunya Mia, yang harus kehilangan seorang ayah tempatnya mengadu dan minta uang. “Kalau Yanto pulang, dia minta uang dikasih Rp 1.000 dia sudah senang,” tutur Marwah seraya mengaku tadi cucunya itu bertanya mana bapaknya Yanto Cobra. Sementara itu, Indah Hati (54) ibu almarhum Erlan, menuturkan perjalanan hidup anaknya. Menurut Indah, Erlan

SRIPO/ZAINI

RATAPI ANAK — Indah (58), meratapi anaknya, Erlan, yang terbujur kaku di Ruang UGD RSMH Palembang, Rabu (2/9).

adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara. Dia pernah menikah dengan

seorang wanita yang memberikannya seorang anak perempuan. (tarso)


Super Ball Jumat, 4 September 2009

Romania Tanpa Mutu KABAR buruk menimpa tim nasional Romania jelang laga berat menghadapi timnas Perancis. Romania tidak akan diperkuat striker andalannya, Adrian Mutu, akibat cedera otot paha yang diderita ujung tombak Fiorentina tersebut. Kondisi ini tentu sangat mengecewakan punggawa timnas Romania. Rabu (2/9) lalu, Mutu masih ikut berlatih dengan timnas. Namun, karena khawatir tak bisa fit, pelatih Romania, Razvan Lucescu, mencoretnya. Posisinya diganti striker Poli Timisoara, Gheorghe Bucur. “Keputusan itu diambil karena masalah otot paha kanan Mutu tak mengalami perkembangan positif. Kami tidak ingin mengambil resiko berat terhadap pemain yang cedera,” kata Bucur dikutip FIFA.com. Absennya Mutu merupakan kerugian besar buat Romania. Dia masih striker tertajam di negeri itu. Membela timnas 66 kali, dia sudah mencetak 29 gol. Daya dobrak lini serang Romania tentu akan berkurang tanpa kehadirannya. Pengalaman dan talenta Mutu merumput di ajang Seri A diyakini akan sangat membantu Romania untuk mengatasi permainan Perancis yang banyak dihuni oleh pemain-pemain bertalenta. Romania baru mengumpulkan nilai 7 dari enam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Eropa Grup 7. Sebab itu, mereka harus menang lawan Perancis dan Austria agar berpeluang tampil dalam babak play-off untuk mendapat tiket ke Afrika Selatan. Posisi pertama di grup 7 zona kualifikasi Eropa ini diduduki Serbia dengan nilai 18, baru diikuti Perancis dengan nilai 13. Hasil dari laga ini akan sangat menentukan nasib kedua tim untuk memperoleh tiket ke Afrika (Persda Network/cen) Selatan.(Persda

Halaman 13

Tuntaskan Misi PRINSIP lebih cepat lebih ternyata tidak hanya menjadi slogan kampanye belaka, melainkan juga berlaku di sepakbola. Timnas Spanyol tengah meniru langkah tersebut dalam upaya untuk menuju putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel) , tahun depan. Bagi pelatih Vicente Del Bosque, lebih cepat memastikan diri ke Afsel jelas memberi angin sangat baik bagi performa anak asuhnya.

SRIWIJAYA POST

BERMATERIKAN pemain hebat seperti Thieri Henry, Karim Benzema, Frank Ribery, dan Lassana Diarra tak menjamin tim nasional Perancis selalu tampil bagus di ajang kualifikasi Piala Dunia 2010. Perancis kini kurang meyakinkan di babak kualifikasi Piala Dunia 2010. Mereka berada di urutan kedua Grup 7 dengan nilai 13, tertinggal 5 poin dari Serbia. Kritikan pedas pun dari para fans Perancis meluncur ke arsitek Perancis, Raymond Domenech. Bahkan peluang Prancis untuk lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2010 terancam jika gagal mengalahkan Romania, Minggu (5/8). Tapi Domenech bukanlah tipe pelatih yang cepat putus asa meskipun dihujam berbagai kritikan. Pelatih 57 tahun itu ternyata sudah kebal kritik sejak Perancis gagal total di ajang EURO 2008 lalu. Domenech mengaku dirinya tidak ingin terpengaruh cemoohan fans yang memang dalam sejarahnya selalu melakukan hal yang sama. “Sepanjang sejarah, orang-orang selalu mengejek, mereka bahkan mengejek presiden republik ini. Itu menjadi prinsip Negara. Mereka menginginkan juara setiap saat. Ingat pertandingan melawan Norwegia di Marseille sebelum Piala Dunia 1998? Pemain mendapat siulan sepanjang 90 menit,” kata Domenech dilansir Goal.com,

Kamis (3/8). Meski banyak yang menyangsikan kemampuan Domenech, tapi mantan pelatih Olympique Lyon tersebut yakin Perancis memiliki kekuatan yang luar biasa. Alasan Domenech cukup simpel. Dia memiliki pemain-pemain bertalenta luar biasa yang ada dalam skuadnya. “Kami Prancis harus mencari generasi yang bisa memberi sesuatu. Ketika Anda memiliki pemain seperti Karim Benzema, Yoann Gourcuff dan Franck Ribery, yang bisa menjadi mesin tim, kami memiliki harapan,” kata Domenech. Pekan ini memang pekan yang sangat menyibukkan bagi punggawa Tim Ayam Jantan. Perancis akan menjamu dua tim, Romania dan Serbia yang hasil dari dua pertandingan tersebut akan sangat menentukan langkah Perancis ke Afrika Selatan. Bulan lalu, Perancis terakhir kali bermain di kualifikasi Piala Dunia melawan tim lemah Kepulauan Faroe. Saat itu Perancis menang dengan skor tipis 1-0 itupun diraih dengan susah payah. Tak ada pilihan bagi Perancis kecuali menyapu bersih dua laga tersebut untuk kembali mengontrol keadaan sekaligus menjadi penguasa di Grup 7. Perancis juga harus mengembalikan kepercayaan fans setianya yang akhir-akhir ini kelihatan luntur. “Ini akan menjadi sesuatu yang sangat seru, saya telah menyatakan hal ini kepada

AP

semua pemain. Kami memiliki pemainpemain bertalenta dan kami akan menunjukkan itu nanti,” kata Domenech. Romania tentu bukanlah lawan yang ringan bagi Perancis. Mereka pernah menahan imbang Perancis 2-2 di Romania September lalu. Tapi Perancis juga pernah mengenyam kemenangan atas 2-0 dari Romania pada pertandingan Oktober lalu. Inilah yang kemudian membuat gelandang Perancis, Diarra, sangat optimistis timnya mampu melewati masamasa kritis ini. “Kami akan melewatinya. Perancis selalu mengalami masa sulit di babak kualifikasi, situasi ini tak jauh berbeda,” kata Diarra. Perancis memang harus memenangkan laga ini. Hal itu menjadi sesuatu yang mutlak bagi mereka jika ingin lolos dengan mudah ke Afrika Selatan. Jika kalah, Perancis mau tak mau harus melewati babak play off untuk bisa mentas di Piala Dunia. “Kami tak memikirkan babak play off, kami hanya ingin menikmati pertandingan ini yang saya kira akan berlangsung dahsyat. Secara matematis, kami masih bisa menang,” kata Ribery. Tidak ada perkembangan mencolok dilakukan Domenech dalam skuadnya. Pelatih berambut putih ini kembali mengikutsertakan gelandang veteran Patrick Vieira dalam skuadnya. Viera diikutkan dengan alasan dibutuhkan pengalamannya.(Persda Network/cen)

PHOTO/FRANCOIS

Skuad Prancis 1 Steve Mandanda G 16 Hugo Lloris G 16 Sebastien Frey G 23 Grégory Coupet G Diaby Abou G 2 Bakari Sagna D 3 Éric Abidal D 5 Jean-Alain Boumsong D 5 William Gallas D 13 Patrice Evra D 14 François Clerc D 15 Gael Clichy D Rod Fanni D 19 Willy Sagnol D 20 Philippe Mexes D 7 Franck Ribéry M 8 Jérémy Toulalan M 9 Jimmy Brland M 11 Hatem Ben Arfa M 11 Samir Nasri M 18 Alou Diarra M Diarra Lassana M 4 Patrick Vieira M 6 Florent Malouda M 6 Mathieu Flamini M 8 Nicolas Anelka F 10 Sidney Govou F 10 Karim Benzema F 12 Thierry Henry F 14 Yoann Gourcuff F 18 Bafetimbi Gomis F 17 Sébastien Squillaci F Pelatih: Raymond Domenech

Diaby Siap Gantikan Peran Vieira MENYURUTNYA performa mantan kapten Patrick Vieira dari skuad Raymond Domenech kali ini, membuka sebuah pertanyaan besar, siapakah kiranya yang akan mengisi posisi vital milik sang gelandang paling senior di kubu tim Ayam Jantan ini? Ada banyak pilihan yang bisa dipasang. Prancis punya sejumlah geladnang tangguh seperti Lassana Diarra, Jeremy Toulalan, Alou Diarra,dan Mathieu Flamini. Namun, dalam konteks pengganti paling pantas untuk Vieira, atau yang setidaknya punya kemiripan karakter, serta kemampuan dengannya, tak lain

tak bukan sosok itu ada pada diri gelandang Abou Diaby. Terkendala oleh cedera selama dua musim terakhir, Vieira yang kini berusia 33 tahun adalah legenda sejati lini tengah Prancis. Telah bermain 107 kali untuk timnas. Namun, kini seiring usia yang semakin menua, ia pun bahkan mulai sering dibangkucadangkan di klubnya Inter Milan. Dan itu berimbas pada hilangnya posisinya di timnas. “Itu risiko dari perlakuan yang ia terima di klub. Vieira perlu pertandingan lebih banyak di klub, dan jika itu tercapai ia bakal

segera kembali,” ujar Dominich. Kebetulan pula, rekam jejak Diaby sangat mirip Vieira. Ia datang ke Emirate pada musim 2005/06 dari Auxerre. Pelatih Arsenal, Arsene Wenger memang sudah memprediksi dari awal, gelandang jangkung ini bakal jadi suksesor Vieira yang kala itu pindah ke Juventus. “Kemampuannya merebut bola mengingatkanku pada Vieira. Ia punya naluri bertahan, dan menyerang. Hanya bedanya, kupikir Diaby lebih punya daya serang tinggi ketimbang Vieira,” puji Wenger.(Persda Network/ den)

AP PHOTO

Abou Diaby

MORI


SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

15

Semarak Kemerdekaan Bersama PT Pertamina (Persero) Pemasaran Region II

P

T Pertamina (Persero) Pemasaran Region II, menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-64. Kegiatan ini di mulai dengan realisasi tiga program Corporate Social Responsibility (CSR), yakni donor darah, sunatan massal, dan program Bright With Pertamina dengan pemberian kacamata secara gratis untuk 2000 siswa sekolah di Sumsel. Kegiatan donor darah dan sunatan massal dilaksanakan di Kantor PT Pertamina (Persero) Pemasaran Region II, Selasa 4 dan Sabtu 8 Agustus 2009 lalu. berlangsung sukses dengan jumlah 85 pasien sunatan massal dan 76 kantung darah yang langsung disumbangkan ke Palang Merah Indonesia (PMI)

Cabang Palembang. Semangat berbagi yang di usung PT Pertamina (Persero) Pemasaran BBM Retail Region II menyambut HUT RI ke-64, dilanjutkan dengan penyaluran program CSR “Bright With Pertamina” berupa pemberian 2000 kacamata gratis untuk siswa SD dan SMP di Kota Palembang dan Prabumulih. Acara penyerahan secara simbolis dilaksanakan di Rumah sakit Mata Palembang dihadiri Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin didampingi Ibu Eliza Alex Noerdin. Gubernur langsung langsung kacamata gratis Pertamina ini kepada siswa yang membutuhkan. “Melalui kesempatan ini Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah membantu meringankan beban masyarakat

serta mendukung program sekolah gratis dan berobat gratis menuju masa depan Sumsel,” kata Alex Noerdin. Puncak semarak kemerdekaan dengan digelarnya Upacara Bendera memperingati detikdetik proklamasi kemerdekaan bertempat di lapangan kantor PT Pertamina (Persero) Pemasaran Region II. Hasto Wibowo, General Manager PT Pertamina (Persero) Pemasaran Region II, bertindak sebagai inpekstur upacara mengatakan, ke depan diperlukan dengan semangat perjuangan yang lebih dari seluruh komponen Pertamina guna mewujudkan citacita menjadi perusahaan minyak kelas dunia. “Melalui peringatan HUT RI ke-64 ini kita harus mengilhami bagaimana semangat pejuang

dalam merebut aset-aset milik negeri termasuk Pertamina. Dengan memaknai itu semua, maka kita menyakini kedepan kita akan terus menjadi lebih baik karena kita akan sangat menyukai perbaikan,” ujarnya. Usai pelaksanaan acara itu dengan bangga PT Pertamina (Persero) Pemasaran Region II mempersembahkan satu lagi SPBU standar Pasti Pas No. 21.302.04. SPBU ini menggunakan 9 Dinpenser berteknologi tinggi dengan 6 nozzle. Setiap dispenser bisa mengisi tiga jenis BBM, yakni Premium, Solar dan Pertamax. SPBU yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Plaju Palembang ini sudah bersertifikat Pasti Pas dan dilengkapi dengan Minimarket, isi air dan angin gratis, dan toilet yang nyaman. (ADVERTORIAL)

Menggunting Pita_Hasto wibowo, General Manager Pemasaran Retail Region II meresmikan operasional SPBU Pasti Pas Plaju sebagai persembahan Pertamina di Hari peringatan HUT RI ke-64.

General Manager Pertamina Pemasaran Retail Region II menyerahkan customer card kepada perwakilan konsumen seusai Upacara HUT RI ke64 di Kantor Pemasaran Retail Region II Plaju Palembang.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin Didampingi General Manager Pertamina Pemasaran Retail Region II, Hasto Wibowo menyerahkan secara simbolis bantuan 2000 kacamata gratis bagi pelajar di Sumsel.

Hasto Wibowo, General Manager Pertamina Pemasaran Retail Region II, melakukan pengisian BBM pertama saat soft lounching SPBU Pasti Pas Plaju dihari peringatan HUT RI ke-64.

General Manager Pertamina Pemasaran Retail Region Sumbagsel, Hasto Wibowo menyerahkan penghargaan dan reward kepada karyawan berprestasi.

Ketua Persatuan Wanita Patra Pertamina Pemasaran Retail Region II, Prima Hasto Wibowo sedang melakukan donor darah dalam semarak program donor darah pertamina menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-64.


16

SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

Uji Makor Satu Minggu PALEMBANG, SRIPO — Oliver Makor akan mendapat ujian selama satu minggu dari pelatih Rahmad Darmawan. Tes dilakukan untuk menguji apakah pemain Timnas Liberia ini layak menjadi skuad SFC musim depan. Mitra timnas Zah Rahan ayang berusia 37 tahun itu akan tiba di Jakabaring Kamis (15/9) mendatang. “Oliver Makor kita datangkan Kamis pekan depan. Dia akan mengikuti tes fisik dan kesehatan. Meski sudah memastikan harinya kita masih menunggu verifikasi dari PT Liga Indonesia,” kata Manajer SFC, Hendri Zainudin, di Sekretariat SFC Palembang Square (PS), Kamis (3/8). “Verifikasi di BLI sekitar satu pekan. Kita masih menunggu proses itu. Jika dia lolos maka dia akan segera menjalani tes dari pelatih Rahmad Darmawan selama satu minggu,” tegas Hendri.

IST

Oliver Makor

Kedatangan Makor layak ditunggu. Sebab jika benar pemain bertinggi 169 cm ini berlabuh di Palembang, maka dengan sendirinya mementahkan wacana untuk mendatangkan Anoure Obiora Richard. Sebelumnya Singa Mania, sempat menggelar aksi solidaritas seribu tandatangan untuk pemain jangkung asal Nigeria ini, dengan harapan SFC akan mendatangkan pemain terbaik di Copa

Dji Sam Soe musim lalu. “Untuk sementara, manajemen dan pelatih masih pada keputusan awal yakni mendatangkan Makor lebih dahulu. Obiora pilihan selanjutnya, jika opsi mendatangkan Makor gagal atau pemain yang bersangkutan tidak memenuhi persyaratan, obiora menjadi pilihan,” ujar Hendri. Pernyataan Hendri ini berkaitan dengan usia Makor yang memasuki 37 tahun. Untuk ukuran pesepakbola, apalagi berposisi sebagai penyerang, usia di atas 30 tahun terbilang uzur. Untuk itu SFC harus melakukan serangkaian tes terharap pemain yang bisa berposisi sebagai playmaker dan striker ini. Menurut pengusaha asal Payaraman ini, jika Makor lolos uji kelayakan, dia kabarnya akan dikontrak sebesar Rp 950 juta untuk kontrak satu musim mendatang.(ndr)

Striker Target Man MENGAPA Sriwijaya FC memilih Oliver Makor dibandingan Anaure Obiora Richard. Jawabnya karena Makor lebih cocok dengan skema permainan Rahmad Darmawan. Tipe Makor yang cepat, pandai men-drible bola, taktis, dan mampu mengontrol tempo permainan, menjadi alasan manajemen merekrutnya. “Tidak ada niat apapun untuk suka atau tidak suka dengan Obiora. Dia pemain muda, bagus, dan masa depannya cerah. Tetapi kita merekrut pemain atas dasar kebutuhan tim,” tegas Pelatih Sriwijaya, Rahmad Darmawan, Kamis (3/9) siang. Menurut RD, hingga saat ini jalinan komunikasinya dengan Obiora tetap berjalan baik. Sebab Obi sudah

DOK.SRIPO

Rahmad Darmawan

dianggap seperti adiknya sendiri. Tetapi menurut pelatih bertangan dingin ini, merekrut seorang striker berdasarkan beberapa penilaian dari berbagai aspek. Striker yang dibutuhkan di dalam SFC ke depan seperti apa, setelah

masuknya Rahmat Rivai, Mustafa Aji dan Kayamba. Sebab ketiganya memiliki mobilitas yang sama. “Maka striker yang kita butuhkan adalah striker yang kuat dalam screening (mencari celah) dan holding (menjaga) bola, bisa bermain one to play. Artinya dia bisa menjadi target dan tembok di lini depan,” ujar RD. Dari semua yang disampaikan RD di atas, maka tipe permainan Oliver Makor cocok dengan kebutuhan tim. Sebab, menurut RD, tidak ada keraguan tentang Oliver Makor. “Artinya kita akan tes Makor untuk melihat fisiknya selama satu minggu. Sedangkan kualitas dan skill-nya tidak diragukan,” tegas RD.(ndr)

Ronaldinho Bareng SFC n Fans Puas Layanan Eksklusif Pemain PALEMBANG, SRIPO — Acara eksklusif buka bareng Sriwijaya FC berlangsung sukses. Semua fans mengaku puas dengan sikap Ferry cs dan pelatih Rahmad Darmawan yang memberikan waktu untuk game dan foto bareng. Acara dimulai dari latihan SFC di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (2/9) sore. Peserta dan fans menyaksikan latihan SFC dari dekat. Namun sore itu tiba-tiba fans menjadi kaget saat Ronaldinho lengkap dengan kostum Brazilnya memasuki lapangan dan bergabung bersama para pemain. “Sini Ronaldinho kita latihan bareng. Pemanasan dulu,” ujar pemain SFC, Isnan Ali yang kenal paling jahil di antara rekan-rekannya. Ada sedikit berbeda dari pemain asal Brazil ini, sebab postur tubuhnya kecil dan mengenakan kacamata hitam. Tetap wajah dan rambut keriting hitamnya

sama persis. “Oi aku ni Prastowo alias Towo bukan Ronaldinho. Bapakku jawo, ibu wong Plembang asli. Cak inilah wajah aku mirip Ronaldinho,” teriak Wowo sapaannya diiringi tepukan tangan para fans. Setelah melakukan latihan fisik dan game. Pelatih Rahmad Darmawan menyerahkan seluruh acara kepada Panitia Pelaksanan Buka Bareng. “Silahkan mau diapain pemain, saya serahkan kepada panitia,” ujar RD. Karena diberikan kesempatan untuk foto bareng, maka Utami (12) langsung merangsek ke lapangan. Dia pun meminta satu persatu para pemain untuk menandatangi kostum replika SFC dan foto bersama. “Aku sangat ngefans kepada Bang Isnan. Soalnya dia usil tapi baik,” ujar Tami yang mengetahui tentang Isnan. Acara berlangsung meriah saat game. Ferry Rotinsulu harus menjaga

Komentar Mereka Utami (13) Siswa SMPN 9 SAYA ikut buka bareng ini dengan tujuan ingin ketemu bang Isnan Ali. Dia adalah idolaku. Sudah lama saya nonton dia dari tribun saja. Nah kali ini dari dekat bahkan bisa foto bareng. Ini apresiasi bagi kami para fans SFC. SRIPO/ZAINI

Junaidi (32) Tetangga dan Fans RD SAYA dapatkan kaos dan tandatangan bang Rahmad Darmawan. Dia tetangga sekaligus idolaku. Saya senang dengan acara ini yang memberikan kesempatan kepada kami untuk lebih mengenal SFC dan pemainnya dari dekat.

SRIPO/ZAINI

Agra (12) SRIPO/ZAINI Siswa Al-Furqon IDOLA saya bang Ferry Rotinsulu. Dia kiper yang hebat dan tangguh di bawah mistar gawang. Sangat menyenangkan hari ini sebab saya bisa bermain dan menendang bola ke gawang yang dijaga kiper nomor satu SFC.

7 x260

SRIPO/ZAINI

Ronaldinho alias Towo hadir ditengah-tengah latihan tim Sriwijaya FC, Rabu (2/9).

gawangnya agal tidak kebobolan. Meski yang menguji Agra (12), tetapi pertandingan ini sangat berat, sebab Ferry harus menjaga gawang dengan mata tertutup. Pada tendangan pertama Ferry mampu mengamankannya, tetapi pada tendangan kedua

Ferry kebobolan. Begitu juga saat Firman (10) berhasil menjebol gawang Ferry. Selanjutnya Hendro kartiko giliran menjaga gawang dengan mata tertutup. Mantan kiper Timnas ini pun tak mampu menjaga gawangnya dari tendangan Elan (11).(ndr)

SFC Menuju Juara UNTUK mewujudkan Sriwijaya FC menjadi The Dream Team musim kompetisi mendatang. Sriwijaya Post mengajak para gibol (penggila bola) di Sumatera Selatan untuk mengirimkan dukungan, saran dan kritik untuk kemajuan SFC. Baik terhadap pemain harapan untuk bergabung dengan SFC maupun pemain yang pantas dibuang musim depan. Silakan sampaikan melalui SMS ke nomor 0811711088 atau fax no (0711) 312888, melalui E-mail sripo@persda.co.id, sripo@mdp.net.id atau Sriwijayapost@yahoo.com.Bisa juga melalui surat langsung disertai foto dan alamat ke redaksi Sripo di Jln Jend Basuki Rahmat No 1608 B-D. Komentar saran dan kritik akan dimuat di harian ini.

08980918318 YTH. Cek Mad. ngapo Ambrizal pergi dari klub kebanggaan kito? cmn dio center back terbaik di SFC!!! Kina’lah caro maen dio di LC, sangat disayangke nian. Q harap Bobby Satria biso gantikenyo. Bravo SFC...!!! Adit Pratama SML (Sriwijaya Mania Lahat) 081271715063 YTH. RD. Tolong beli Boas dan Orti, kiper Markus, Danang, Coach RD Obi tu jangan dibuang, dak usah lah ambek BP (pemalas)? Bravo SFC? Ian Pal 5


18

SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

Penjualan Bersih Indofood Rp 18,22 Triliun ■ Laba Bersih Turun PALEMBANG, SRIPO — PT Indofood Sukses Makmur Tbk membukukan penjualan bersih konsolidasi sebesar Rp 18,22 triliun atau turun 3,7% dibanding periode sama 2008, yakni Rp 18,92 triliun. Penurunan tersebut disebabkan turunnya harga Crude Palm Oil (CPO), meski kelompok usaha strategis grup produksi CBP dan Bogasari mengalami pertumbuhan. Anthoni Salim, Presiden Direktur dan CEO Indofood menjelaskan grup CBP meliputi Mi Instan, Dairy, Penyedap Makanan, Makanan Ringan, Nutrisi dan Makanan Khusus memberikan kontribusi terhadap penjualan bersih konsolidasi sebesar 43 persen atau mening-

kat 30 persen pada periode yang sama tahun lalu. “Grup Bogasari memberikan kontribusi terhadap penjualan sama seperti di periode yang sama tahun 2008 lalu yaitu sebesar 30 persen,” ungkap Anthoni, Selasa (1/9). Kontribusi Grup Agribisnis turun menjadi 19 persen dari dari 28 persen. Hal ini disebabkan karena penurunan harga CPO dan karet. Laba kotor turun 2,5 persen menjadi Rp 4,86 triliun dari Rp4 ,99 triliun, begitu pula laba usaha turun Rp 2,22 triliun dari Rp 2,50 triliun. Marjin laba kotor dan laba usaha masingmasing sebesar 26,7 persen dan 12,2 persen. Laba bersih turun menjadi Rp 799,7

miliar dari Rp 811,2 miliar. Core profit turun menjadi Rp 595,2 miliar dari Rp 826,0 miliar pada periode sama di tahun 2008. Terutama akibat penurunan laba usaha. Rendahnya tingkat inflasi, kata Anthoni mempengaruhi meningkatnya daya beli konsumen domestik. Permintaan atas produk-produk konsumen bermerek Indofood meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. “Permintaan CPO diperkirakan membaik hingga akhir tahun, mengingat krisis ekonomi yang mulai pulih. Kami berpikir positif bahwa kinerja akan baik secara berkesinambungan kepada stakeholder,” tukasnya. (sep/rel)

Siasati Krisis Buka Usaha Modifikasi ■ Bidik Semua Segmen PALEMBANG, SRIPO— Banyaknya pengguna kendaraan bermotor roda dua membuka peluang bagi usaha modifikasi, ditambah lagi tren yang digandrungi remaja Palembang. Salah satunya Majetic Bike yang terletak di Jalan H Barlian KM 9, mampu membuka lapangan kerja baru dan menambah penghasilan. Pemilik Majetic Bike, Ferry mengatakan, usaha yang dijalaninya dua tahun ini terus berkembang, bahkan yang dulunya belum mempunyai pelanggan kini mulai ramai. Baik konsumen yang memodifikasi kendaraannya maupun yang membeli spare part dan aksesoris sepeda motor. “Awalnya, saya tidak percaya akan berkembang. Berkat, kesabaran usaha ini seperti sekarang ini,” ungkap Ferry, Kamis (3/9). Majetic Bike menyediakan paket modifikasi dan pengecatan dengan harga variatif tergantung jenis motor seperti metik, bebek, dan sport serta banyak

SRIPO/ARSEP

GANTI VELG— Mekanik Majetic Bike mengerjakan sepeda motor konsumen yang mengganti velg belakang dengan model terbaru.

tidaknya bagian-bagian bodi yang diganti. Paket yang ditawarkan antara Rp 1 juta sampai dengan Rp 10 jutaan. Segmen yang dibidik dari usahanya ini adalah anak muda atau mereka yang berjiwa muda, pangsa pasar ini sangat terbuka dan besar. Menurut Ferry, pengerjaan untuk satu kendaraan yang harganya sekitar Rp 1 jutaan antara 3 sampai 4

minggu. Sedangkan untuk perubahaan yang besar (full custom) dengan tarif berkisar Rp 7 juta hingga Rp 10 juta pengerjaan bisa 3 bulan. Sementara untuk pengecatan memakan waktu 3-5 hari. “Kami tidak mengganti bagian mesin hanya bodi saja. Soal omzet tak perlu ditanya, yang jelas cukup untuk membayar pegawai saya dan pengembangan usaha,” tegasnya. (sep)

Gerai Kue Cokelat Laris Manis ■ Bisnis Menjanjikan PALEMBANG, SRIPO— Perkembangan Kota Palembang yang sangat pesat mampu menggerakkan roda perekonomian terutama bisnis makanan. Terlebih lagi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Bisnis ini masih menjanjikan karena pasar masih terbuka, lihat saja di pusat perbelanjaan hadir berbagai gerai yang menawarkan aneka kue dari bahan cokelat dan kue basah. Pantauan Sripo, Kamis (3/9), ada empat gerai yang berjualan di Atrium Palembang Square (PS) Mall. Tiga di antaranya adalah Rumah Coklat, Pondok Cokelat, dan Boutique. Gerai ini menawarkan berbagai makanan yang berbahan baku cokelat baik kue kering maupun kue basah. Masing-masing gerai menerima pesanan dengan harga yang berbeda pula, tergantung jenis dan ukuran kue. Pemilik Rumah Cokelat, Rena di tempat usahanya di Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5, Kamis (3/9), mengatakan, Rumah Cokelat hadir sejak tahun 2003. Produk yang ditawarkan beragam kue kering dari bahan baku cokelat serta kue basah. Saat itu hanya mampu menjual 20 loyang kue basah, sedangkan kue kering penjualannya masih minim. “Bisnis ini masih menjanjikan, namun diperlukan

RUMAH COKELAT— Karyawati Rumah Cokelat mengangkat kue Brownies dari kukusan. Rumah Cokelat yang berdiri tahun 2003 dan menyediakan berbagai kue kering dan basah ini telah membuka gerai baru di Bandara Internasional SMB II. SRIPO/ARSEP

kreativitas tinggi untuk menciptakan jenis kue baru sesuai keinginan pasar,” tutur Rena. Rumah Coklat yang sebelumnya hanya ada di PS Mall, kini telah mempunyai cabang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II. Rumah Coklat tidak hanya menjual kue di gerai saja, juga melayani pemesanan untuk lebaran, hajatan, parcel, dan lainnya. Sementara harga jual tergantung dari jenis, ukuran, dan banyaknya pesanan. Menjelang Lebaran pesanan meningkat dua kali lipat, untuk kue basah biasanya 200 loyang, menjadi 500-1.000 loyang. Beda dengan Rumah Cokelat, Pondok Cokelat bukan hanya menawarkan beragam kue kering dan

basah saja, juga menyediakan beragam makanan khas Palembang. Pemilik Pondok Cokelat, Merry mengatakan, meski belum mempunyai gerai di mal, tapi ia membuka gerai berpindahpindah dari satu mal ke mal. Minggu kedua puasa penjualan maupun pesanan belum begitu banyak. Diperkirakan memasuki minggu ketiga demand mulai naik seperti Lebaran tahun lalu. “Setiap menjelang Lebaran, saya selalu buka gerai

di PS Mall, karena pembelinya ramai,” jelasnya. Rusmiati (30), seorang konsumen mengungkapkan, setiap Lebaran dirinya selalu membeli kue kering di salah satu gerai tersebut. Meski harga sedikit lebih mahal, tetapi kualitas dan rasa sangat terjamin. “Saya kan kerja ditambah lagi anak-anak saya masih kecil, jadi tidak sempat untuk membuat kue terutama kue kering. Lebih baik beli,” tukas Rusmiati. (sep)

Harga Aneka Kue Kering dan Basah Jenis Brownies Blackforest Maksubah Kue Kering

Harga Rp 35.000 - Rp 90.000,Rp 85.000 - Rp 185.000,Rp 120.000 Rp 40.000 - Rp 50.000,-

KOMENTAR MEREKA Jaga Kualitas dan Rasa

SRIPO/SEP

Rena Owner Rumah Coklat

NAIKNYA harga bahan baku seperti gula membuat usaha makanan harus menyiasati agar usaha tetap berjalan dan konsumen tidak merasa dirugikan di tengah persaingan semakin ketat. Rumah Cokelat, tetap menjaga kualitas dan rasa produk yang dijual tanpa mengurangi ukuran dan menaikan harga. Meski bentuk bisa ditiru, tapi rasa tidak. Konsumen yang pernah mencicip, pasti akan membeli. (sep)

Margin Keuntungan Diperkecil

SRIPO/SEP

Merry Owner Pondok Coklat

UNTUK tidak merugi dan konsumen pun diuntungkan, Pondok Cokelat menaikan harga jual dan mengurangi margin keuntungan yang sebelumnya 50 persen menjadi 30 persen. Diharapkan, dengan mengurangi margin dapat meningkatkan penjualan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, saya sedikit pesimis demand tidak seramai Lebaran tahun lalu, karena harga-harga kebutuhan yang merangkak naik. (sep)


SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

19

Salim Terbitkan Obligasi Rp 1,2 Triliun

BI Rugi Rp 5,637 Triliun

Imbal Hasil Obligasi Panin 12,6 Persen

JAKARTA,SRIPO— Anak usaha Indofood Agri Resources Ltd, PT Salim Ivomas Pratama, akan menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun dan Sukuk Rp 250 miliar. Salim Ivomas telah menunjuk lima perusahaan efek sebagai penjamin pelaksana emisi atau underwriter. Kelima perusahaan yang telah ditujuk sebagai underwriter tersebut adalah PT Danareksa Sekuritas, PT CIMB-GK Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, PT Kim Eng Securities, dan PT OSK Nusadana Securities. “Kita tidak sendirian. Underwriternya ramai-ramai,” ujar Direktur Eksekutif PT Danareksa, Aloysius K. Ro, Kamis (3/9). Berkas pengajuan penerbitan obligasi telah diterima Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) sejak Rabu (2/9). Dalam berkas yang disampaikan ke Bapepam-LK tidak disebutkan tujuan penggunaan dana, tenor, dan yield obligasi dan sukuk yang akan diterbitkan. Keterangan lain yang disampaikan Chief Executive Officer Indofood Agri Resources Ltd, Mark Julian Wakeford, yang dipublikasikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan, dana hasil penerbitan obligasi setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk pembiayaan kembali atau refinancing pinjaman.(Persda Network/ugi)

JAKARTA,SRIPO— Bank Indonesia (BI) membuat prognosa terjadi defisit anggaran tahunan sebesar Rp 5,637 triliun pada 2009 ini. Defisit anggaran ini diperoleh dari progonosa surplus anggaran operasional Rp 14,155 triliun dan prognosa anggaran kebijakan yang mengalami defisit Rp 19,792 triliun. “Secara keseluruhan, BI akan mengalami defisit anggaran Rp 5,637 triliun. Yah, begitulah BI, makin baik perekonomian makin defisit anggarannya BI. Ini memang lucu,” kata Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution pada rapat kerja dengan komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (3/9). Menurut Darmin, dalam lima tahun ke depan BI harus makin serius menstabilkan moneter dan perbankan. “Maka itu, kebijakan di sektor moneter perlu diperkuat pada perumusan dan implementasi makro ekonomi. Juga tekanan inflasi dengan pertimbangkan pertumbuhan ekonomi berkualitas,”paparnya. Di sektor stabilitas sistem keuangan, Darmin mengatakan ke depan BI akan tetap fokus pada kebijakan perbankan yang mendorong prinsip kehati-hatian dengan peningkatan manajemen risiko, bank yang efektif serta sistem perbayaran yang handal. Namun, upaya itu perlu ada dukungan organisasi kerja yang efektif dan sumber daya manusia yang profesional dengan kepemimpinan kuat. (Persda Network/aco)

JAKARTA,SRIPO—Ini tawaran investasi menggiurkan di tengah suku bunga deposito dan sertifikat SBI yang terus turun. PT Bank Panin Tbk akhir bulan nanti akan menerbitkan obligasi senilai Rp 1,5 triliun dengan tingkat kupon bunga menarik, antara 10,6 sampai 12,6 persen. Dana dari masyarakat yang diperoleh dari penerbitan Obligasi Bank Panin Tbk Seri III-2009 ini akan digunakan untuk memperkuat penyaluran kredit ke nasabah. Direktur Evergreen Capital, Rudy Utomo, salah satu perusahaan sekuritas yang ditunjuk Panin sebagai penjamin pelaksana emisi meyatakn, perkiraan kupon obligasi ini mengacu pada imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) seri fixed rate (FR) 51 ditambah 100-200 basis poin. Panin telah menunjuk empat perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Yakni, PT Indo Premier Securities, PT Evergreen Capital, PT Bahana Securities, dan PT Danareksa Sekuritas. Sedang wali amanatnya adalah PT Bank Mandiri Tbk. Obligasi Bank Panin ini bertenor lima tahun. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberi peringkat AA- (stable outlook) dan Fitch Rating Indonesia memberi peringkat AA- (idn) atau stable outlook. Menurut Rudy, dana hasil obligasi akan digunakan untuk memperbaiki struktur pendanaan perseroan serta aktiva bersih. Komposisinya, 95 persen dipakai untuk pemberian kredit baru dan lima persen sisanya akan diinvestasikan dalam bentuk surat berharga. (Persda Network/ugi)

Pengelola BPR Susun Strategi Baru ■ Hadapi Persaingan dengan Bank Umum PALEMBANG, SRIPO— Ekspansi besar-besaran dilakukan bank umum di sektor pembiayaan usaha kecil mikro (UKM) beberapa tahun terakhir ini. Kondisi ini membuat pengelola Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menyusun strategi baru yang dimaksudkan menghindari larinya debitur ke bank umum yang menjanjikan bunga pinjaman rendah. Wajar bila pengelola BPR mulai khawatir. Tiga bank besar paling gencar membuka unit baru membidik pembiayaan mikro yakni

Bank BTPN, Bank Danamon Unit Simpan Pinjaman, dan Mega Mitra Syariah yang hampir di setiap pasar memiliki kantor unit. Belum lagi seperti Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri dengan Warung Mikronya, Bank Rakyat Indonesia, Bank Mega Syariah, Bank Sumsel, dan lembaga non bank seperti Nasari. Direktur BPR Sriwijaya Prima Dana, Nazirwan Delamat mengatakan, kehadiran unit mikro dari bank-bank umum tersebut sedikit mempengaruhi gerak bank perkreditan rak-

Syarat Pengajuan Pinjaman ☞ Usaha Menetap ☞ Usaha Sudah Mapan ☞ Record Bagus ☞ Tempat Tinggal Menetap

Prakiraan Pinjaman Sektor UKM Bank BTPN BPR Sriwijaya Prima Dana Danamon Simpan Pinjaman BPR Ukabima Grazia BPR Sukasada

Besar Pinjaman Rp 1 juta-Rp 50 juta Rp 1 juta-Rp 50 juta Rp 5 juta-Rp 50 juta Rp 1 juta-Rp 3 juta Rp 5 juta-Rp 30 juta

yat. Bank-bank ini memberikan bunga pinjaman suku bunga ringan jauh lebih rendah dibandingkan bunga BPR, ditambah lagi bank-bank ini mempunyai dana yang besar. “Di beberapa daerah pengaruh ini sudah sangat terasa, apalagi ada bank umum yang telah menghentikan program linkage,” jelasnya. Dari sisi suku bunga, bank umum mampu memberikan bunga yang jauh di bawah suku bunga pinjaman yang diberikan BPR. Soal kecukupan modal, bankbank besar tersebut tidak kekurangan sedikit pun modal. Ditambah lagi fasilitas yang diberikan dan teknologi yang dimiliki. Keunggulan dari BPR, hanya pada kecepatan proses disetujuinya kredit yang diajukan calon debitur. Hal yang sama diungkapkan Wakil Direktur PT BPR Musi Artha Surya, Suryati. Menurutnya, meski belum terasa dampak adanya unit-unit bank umum yang melayani pinjaman di sektor usaha kecil mikro, namun pihaknya sudah menyiapkan berba-

KOMENTAR MEREKA BAMBANG WIBISONO Deputi Pemimpin BI Palembang SRIPO/STS

NAZIRWAN DELAMAT Direktur BPR Sriwijaya Prima Dana SRIPO/STS

BPR Miliki Kelebihan

Pinjaman di Atas 100 Juta

HADIRNYA unit-unit mikro bank umum tak akan mempengaruhi perkembangan BPR, karena masing-masing mempunyai pasar tersendiri. Selain itu tidak ada aturan yang membatasi gerak dari bank umum untuk ekspansi ke daerah dengan membuka unit-unit mikro. BPR mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh bank-bank umum seperti dalam kecepatan dan ketepatan dalam proses persetujuan kredit. Mereka bisa membuat strategi. (sep)

SEHARUSNYA bank umum hanya melayani kredit usaha kecil menengah dengan platform di atas Rp 100 juta. Memberikan kesempatan kepada BPR membiayai pinjaman antara Rp 5 juta hinggga Rp 10 juta sehingga bank-bank kecil tetap berjalan sebagaimana mestinya. Keberadaan dari unitunit bank umum yang kian menggurita itu, akibat ketidak tegasan dari Bank Indonesia (BI) yang membatasi gerak dari bank-bank besar untuk membuka cabang ini.(sep)

SRIPO/SYAHRUL

TRANSAKSI — Tiga nasabah melakukan transaksi di konter teler BPR Sriwijaya Primadana, Rabu (26/11).

gai strategi. Bank ini memberikan bunga pinjaman untuk jangka waktu satu bulan antara 1,5 persen sampai dengan 1,75 persen. “Pasti lah ada rasa khawatir itu. Tapi mau diapakan lagi, yang jelas kami sudah siap,” tegas Suryati. Bank Mandiri Wilayah 02, tahun 2007 menyalurkan pinjaman usaha mikro seki-

tar Rp 500 miliar. Sedangkan tahun lalu dana yang disalurkan sebesar Rp 800 miliar. Wakil Pimpinan Bank Mandiri wlayah 02, R Paul Sianturi beberapa waktu lalu mengatakan, bank ini mempunyai 70 kantor cabang dan lebih dari 50 sudah mempunyai unit mikro. Di Sumsel sendiri terdapat empat kantor cabang dan unit mikro lagi di-

antaranya adalah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pendopo. Di tempat terpisah, Regional Business Leader Bank BTPN Sumbagsel Erwanto Yusuf, mengatakan, sampai saat ini BTPN sudah mengoperasikan 31 unit. Tersebar di kabupaten/kota di Sumbagsel. Untuk Palembang terdapat 5 kantor

unit dengan total kredit yang disalurkan Rp 155 miliar. 50 persen dari dana yang disalurkan di Sumsel, sisanya di Lampung, Jambi serta Bangka Belitung (Babel). “Kami tidak merebut pasar BPR, karena masingmasing mempunyai pasar dan segmen tersendiri. Pasar masih sangat besar,” ujarnya. (sep)

Suku Bunga KPR Masih Tinggi JAKARTA,SRIPO— Meski bank sentral telah menurunkan suku bunga acuan BI Rate sampai 300 basis poin (bps) sejak Desember 2008, nyatanya, suku bunga kredit konsumsi pada sebagian besar bank masih belum kunjung turun. Per Juli 2009 suku bunga kredit konsumsi tergolong masih tinggi, malah ada yang justru naik sampai 53 bps. Kondisi bertolak belakang dengan bunga kredit modal kerja (KMK) yang telah turun ratarata sebesar 85 bps dan suku bunga kredit investasi (KI) yang juga turun sebesar 83 bps. Data di BI sebagaimana yang disampaikan Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Dyah NK, Kamis (3/9) menyebutkan,

suku bunga kredit konsumsi cenderung meningkat sejalan dengan karakteristik kredit jenis tersebut yang permintaannya relatif tidak terlalu terpengaruh oleh perubahan suku bunga,” kata Dyah. Kredit konsumsi terdiri dari kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB) dan kredit pemilikan apartemen (KPA). Berdasar pengamatan, sejumlah bank sebenarnya sudah mulai memasang suku bunga KPR cukup rendah. Bank BNI Tbk misalnya, saat ini memberikan suku bunga promosi untuk KPR BNI Griya Merah Putih dengan suku bunga 6,4 persen per tahun. Suku bunga ini diberikan untuk nasabah dengan maksimum kredit diatas Rp 50 juta dan berlaku untuk aplikasi KPR baru mulai 7 Agustus sampai 7

September 2009. Dyah menjelaskan, rata-rata tertimbang suku bunga kredit modal kerja 14,45 persen dan kredit investasi 13,59 persen pada Juli 2009. Angka ini sudah turun jika dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 14,52 persen untuk kredit modal kerja dan 13,78 persen untuk kredit investasi. “Sementara, suku bunga kredit konsumsi masih mencatat kenaikan menjadi 16 persen,” paparnya. Penurunan suku bunga kredit juga dipengaruhi oleh terus penurunan suku bunga deposito. Suku bunga deposito dengan jatuh tempo satu bulan turun sebesar 21 bps. Sementara, suku bunga deposito dengan berbagai tenor juga tercatat turun dengan besaran bervariasi. Dilihat berdasar kelompok bank, penurunan

suku bunga deposito terbesar pada Juli 2009 masih terjadi pada kelompok bank asing dan bank campuran sebesar 23 bps. Di pasar uang antar bank (PUAB) juga terjadi penurunan suku bunga untuk berbagai tenor. Rata-rata harian tertimbang suku bunga PUAB O/N turun 29 bps, atau lebih besar dari penurunan BI Rate yang sebesar 25 bps. Sementara, suku bunga PUAB untuk tenor yang lebih panjang rata-rata turun 37 bps. “Kondisi ini mengikuti tren likuiditas di pasar uang yang masih cukup melimpah, sebagaimana tercermin pada rata-rata volatilitas suku bunga PUAB O/ N yang rendah dan volume transaksi yang besar,” papar Dyah.(Persda Network/aco/fin)


SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

SALAM SRIWIJAYA

Alquran Pedoman Hidup

Ungkapan Solidaritas Dokter S AMPIR 300 dokter menyaksikan jalannya rekonstruksi kasus pembunuhan Dr Alia. Para dokter ini begitu antusias untuk menyaksikan kegiatan merangkai ulang jalannya peristiwa, dan mereka sudah memberikan contoh sehingga aktivitas untuk kepentingan teknis perkara yang ditangani kepolisian berjalan lancar. Masyarakat bisa menyaksikan bagaimana rekonstruksi kejahatan manusia terhadap manusia digelar dan melihat ratusan dokter itu ikut menyaksikan. Tentu suasana emosional akan muncul, sehingga tidak heran apabila ada teriakan-teriakan yang menghujat pelakunya. Dalam kesempatan ini tidak akan melihat siapa dan mengapa pelaku yang berasal dari keluarga terpandang melakukan perbuatan di luar akal sehat. Tetapi sekadar memberikan warning agar kasus ini ditangani secara profesional dan proporsional. Kita tidak ingin peristiwa ini memunculkan korban baru akibat merespon peristiwa ini yang berlebihan, sehingga melampaui duduk perkaranya. Profesionalitas penegak hukum dituntut, bukan sekadar menghadirkan dan menghukum pelakunya. Di luar pelakunya yang harus dihukum akibat perbuatan membunuh dan menghilangkan nyawa orang lain, apapun alasannya. Di sisi lain, ada keluarga korban yang kehilangan anak, saudara, keponakan, sahabat, teman sejawat, keponakan yang merasa tak berdaya ketika sesuatu yang dicintainya dirampas. Pasti ada protes, penolakan, pengingkaran dan penyesalan yang tidak mudah dilupakan. Mereka itulah, orangtua dan saudara-saudara, sahabat-sahabat korban, menunggu dan ingin tahu apa ganjaran yang akan dijatuhkan kepada pelaku yang berbuat sesuatu di luar akal sehat. Simbol yang disampaikan sekitar 300 dokter yang menyaksikan rekonstruksi itu sudah cukup untuk menggambarkan apa yang ingin mereka sampaikan. Dokter yang selama ini begitu menghargai hidup, sehingga sebagian besar hidup mereka mengabdikan pada profesi, untuk menjaga agar hidup sehat. Pesan verbalnya jelas. Ketua IDI Sumsel Dr dr Alsen Arlan SpB KBD mengatakan bahwa ini ungkapan rasa solidaritas sesama dokter. Ia menjamin, aksi mereka ini tidak berpengaruh terhadap pelayanan di rumah sakit, pelayanan gawat-darurat tetap ditangani seperti biasa. Ke depan, aksi solidaritas serupa akan dilakukan termasuk ketika perkara diperiksa pengadilan kelak. Mereka juga ingin mengawal dan memberikan dukungan kepada penegak hukum yang menangani perkara ini. Keluarga dan kerabat korban ingin menyaksikan bagaimana hukum dijalankan. Tuntutan rasa keadilan bagi mereka tentu akan lebih kental dibandingkan orang yang sekadar bersimpati terhadap musibah yang menimpa keluarga ini. Aparat penegak hukum hanya bisa bekerja secara profesional dan proporsional, dan mereka tak akan mampu bersikap seadil-adilnya. Ratusan dokter itu memang tidak belajar tentang ilmu hukum atau pasal-pasal KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana), tetapi mereka cukup terasa untuk memberikan batasan antara adil dan tidak adil. Ada ungkapan tidak ada dendam dari orangtua korban, namun kehilangan orang yang disayangi –seperti anak— tak akan mudah dilupakan. Memaafkan bukan berarti melupakan. Rasa keadilan memang relatif, namun ketidakadilan yang terjadi di hadapan kita akan semakin mudah dirasakan.****

H

POJOK Gempa bumi 7,3 SR mengguncang Jawa Barat dan menelan korban jiwa Ikut prihatin dan semoga korban cepat pulih Lelang sepatu bola pemain Sriwijaya FC hanya berharga Rp 2,5 juta Dikiranya sepatu bekas... Mantan ibu negaraTaiwan Wu Suchen divonis setahun akibat keterangan palsu Di sini juga ada pejabat yang memalsukan keterangan

21

ALAH satu dari sekian banyak keistimewaan bulan suci Ramadan adalah diturunkannya Alquran pada bulan yang penuh berkah itu. Allah SWT menurunkan Alquran dari Lauhul Mahfuz pada malam Lailatul Qadar ke langit dunia. Lalu secara berangsur-angsur disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Ayat pertama yang diturunkan adalah surat Al-’Alaq dari ayat 1 sampai 5. Diturunkan pada 17 Ramadan ketika Nabi Muhammad SAW berkhalwat di Gua Hira’ pada bukit (Jabal) Nur, sekitar 6 kilometer di pinggiran kota Mekah. Sedangkan ayat terakhir yang turun adalah ayat 3 dari surat Al-Maa’idah yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW di Padang Arafah ketika Nabi melaksanakan Haji Wada’. Karena ayat suci Alquran diturunkan secara berangsur-angsur maka ayat-ayat tersebut hanya dihafal oleh para sahabat dan ditulis pada kulit kayu atau tulangtulang binatang. Ketika Rasulullah SAW wafat, ayatayat suci Alquran belum terkumpul. Baru dilaku kan

H MUAZIM SYAIR Pemimpin Redaksi Majalah Warta Dakwah

pengumpulan pada masa pemerintahan Abu Bakar Siddik baik dari hafalan para sahabat maupun dalam catatan yang ditulis di pelepah kurma, di atas batu dan yang ditulis di atas tulang-tulang binatang. Pengumpulan ayat suci Alquran atas usul Umar bin Khattab mengingat sebagian dari sahabat yang hafal Alquran telah wafat atau gugur di medan perang. Kumpulan ayat-ayat suci Alquran itu semula disimpan oleh Abu Bakar, kemudian ketika Abu Bakar wafat disimpan oleh Umar bin Khattab yang menjadi khalifah sesudahnya. Ketika Umar bin Khattab wafat kumpulan ayat suci tadi disimpan oleh anaknya Habsah binti Umar. Baru pada pemerintahan Khalifah Usman bin Affan, ayat-ayat suci Alquran dibukukan atau berbentuk mushhaf. Dari mushhaf Usman bin Affan inilah kemudian dibukukan seperti Alquran seka-

rang ini. Alquran sebagai kitab suci umat Islam berisi petunjuk yang lengkap (paripurna) bagi manusia guna mencapai hidup yang bahagia baik di dunia maupun di akherat kelak. Alquran berisi petunjuk cara berkeluarga, bermasyarakat, cara beribadah, menghitung waris dan lain sebagainya. Menurut para peneliti, Alquran merupakan satu-satunya kitab suci yang diturunkan Allah SWT yang masih murni dan dijamin legalitasnya. Kemurnian Alquran memang merupakan jaminan dari Allah SWT sebagaimana firman-Nya: “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Alquran dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” Jadi sungguh ironis bila ada di antara kita (umat) Islam tidak bisa membaca Alquran. Sebab membacanya saja sudah mendapat pahala. Apalagi kalau kita

dapat menerjemahkannya. Dan yang lebih utama lagi menafsirkannya. Untuk kemudian mengaplikasikannya dalam kehidupan keseharian kita. Apabila kita mampu menghayati isi Alquran maka kitab suci umat Islam ini merupakan pedoman hidup seorang muslim yang lengkap. Pada saat kita memperingati turunnya Alquran (Nuzulul Quran), mari kita introspeksi (bermuhasabah), sudahkah kita menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup? Sudahkah kehidupan kita diwarnai petunjuk Alquran? Sudahkah “Kalam Ilahi” itu menyinari rumah tangga kita? Rasulullah SAW dalam sebuah hadistnya menegaskan atau menyuruh kita menghiasi rumah kita dengan shalat dan gema Kalam Ilahi. Membaca Alquran tidak hanya pada bulan Ramadan saja, tetapi di luar Ramadan pun kita harus selalu membacanya (tilawah). Bagi mereka yang belum bisa membaca Alquran, belajarlah membacanya. Mari kita mencintai Alquran dalam menggali kandungannya yang begitu lengkap. Rasulullah SAW menyatakan: “Orang yang membaca Alquran, lagi pula ia mahir (qari/qari’ah), kelak mendapat

tempat di surga bersama Rasul-rasul yang mulia lagi baik.” (HR Bukhari dan Muslim). Alangkah mulianya mereka (orang-orang) yang mahir membaca Alquran, apalagi jika mampu menghayati isi kandungannya. Sebab Alquran merupakan petunjuk yang paling lengkap di bumi ini. Allah SWT secara tegas menyatakan: “(Puasa itu) dalam bulan Ramadan. Bulan diturunkan Alquran, menjadi petunjuk bagi manusia, memberi penjelasan petunjuk-petunjuk itu dan menjadi pemisah (antara yang hak dan yang batil).” (QS Al-Baqarah 185).

SALAT JUMAT 4 SEPTEMBER 2009 14 RAMADAN 1430 H ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: : : :

... 12.01 WIB ... 15.16 WIB ... 18.04 WIB ... 19.13 WIB

SABTU 5 SEPTEMBER 2009 15 RAMADAN 1430 H SUBUH : 04.42 WIB

KHATIB SALAT JUMAT 4 SEPTEMBER 2009 M (14 RAMADAN 1430 H) 1. Masjid Agung Jalan Merdeka Palembang .................................................................... Drs H Abdullah Ahmad 2. Masjid Raya Taqwa, Jl Telaga Palembang ..................................................................... Drs H Asy’ari Burhan 3. Masjid Assa’adah Mapolda Jl Jend Sudirman ............................................................. Dr H Cholidi Zainuddin 4. Masjid Ass ‘adah Talang Ratu Km 5 Palembang ..................................................... Drs H Ahmad Fadhoni NS 5. Masjid Nurul Aisyah Komp Poligon Bukit Sejahtera ................................................................. H Lutfi Izzudin 6. Masjid Yayasan Nurul Iman Jl May Salim Batubara Sekip Plg ....................................... Drs Abubakar Bakar 7. Masjid Muslim Jl Sekip Lebak Rejo Mandi Aur Plg .......................................................... Abdul Majid Dahlan 8. Masjid Baitur Rahman Komp Gatra dan BPKP Kenten Plg ............................................. HM Baryadi, SE, MM 9. Masjid Baitul Maghfira Asrama Haji Kol H Burlian ........................................................... Drs Zainal A Sanusi 10. Masjid Rifai Said Palembang ................................................................................. Drs H Hambali Abubakar 11. Masjid Al-Amin Jl Kapt Ceq Seh Kebon Duku Plg ............................................................ Amiruddin Muslim 12. Masjid Al-Ridhwan Jl Pelita Gang Wakap 20 Ilir Plg ................................................... Drs Kms Makmud Ali 13. Masjid Al-Ikhlas Jl Bali Rawasari Sekip Ujung Plg ...................................................... Dr Kholidi Zainuddin 14. Masjid Al-Fatah Komp Sintramanjaya Sekip Ujung Plg ..................................... Dari Bintal Dam II Sriwijaya 15. Masjid Islah 14 Ulu Lr Pratu Musa Plg ............................................................................ H ABD Rasyid, MHI 16. Masjid ATH Thariq Haqqul Yakin Jl R Sukamto Plg ........................................................................ H Nur Ali 17. Masjid Sabililhaq Jl Semeru Lapangan Hatta Plg .................................................... Drs HA Rasyid Hambali 18. Masjid Majmussalam Jl KH Wahid Hasyim 1 Ulu Plg ..................................................... H Hasan Syarkawi 19. Masjid Nurul Hidayah Sungai Buah Plg ............................................................................ Fajri Ismail, M.Pd 20. Masjid Hidayatullah Jl Sungai Sahang Lorok Pakjo Plg ..................................................... Aimi Irman, S.Pd 21. Masjid Darul Muttaqien Komperta Bagus Kuning Plaju Plg ................................................ A Taufiq Hasnuri 22. Masjid Jami’ Atul Islamiyah Jl Letnan Hadin Km 3,5 Plg ............................................. Muhammad Nur, SAg 23. Masjid Nur Iman Jl Rimba Kemuning Km 4,5 Palembang ........................................... HA Syaifuddin Ma’rub 24. Masjid Nurul Huda PT Pertamina Jl Jend A Yani Plg ........................................................ Arfan M Alwi, SAg 25. Masjid Baiturrahman Perum Bukit Sejahtera Plg .............................................................. H Suhaimi Usman 26. Masjid Hidayatussolihin Jl KI HM Asyik Kel 3-4 Ulu Plg .............................................. HM Irawan Taqwa,Lc 27. Masjid Al-Muttaqin Jl Jaya Indah 14 Ulu Plg .................................................................. Abdullah Adro, BSc 28. Masjid Ash-Shaff Perum Puspasari Kenten Laut ....................................................................... Yusuf Awang 29. Masjid Baitussalim Komp Griya Damai Indah Kenten ....................................................... Drs H Janaluddin 30. Masjid Ukhuwwah Jl Bambang Utoyo Palembang ............................................................. KH Umar Thoyib 31. Masjid Al-Hijrah Jl KH Wahid Hasyim 7 Ulu Plg .............................................................. Drs H Syafiq M Nur 32. Masjid Al-Firdaus Jl Srijaya Negara Komp SMAN 10 Plg ................................................ KHM Zaher Damiri 33. Masjid Royyanul Amin Jl Suka Bangun II Komp Pepaya Indah Plg ...................................... Drs Abron Basri 34. Masjid Nurul Ilham Jl Kapt Abdullah Simp IV Tlg Putri Plaju Plg ..................................... Drs Basuni Hanafi 35. Masjid Habibaturrahman Plaju Palembang .................................................................. H Abiburrahman, SAg 36. Masjid Al-Ma’rif Komp SMPN 35 SU I Plg ................................................................................... H Abd Kodir 37. Masjid Darul Ikhlas Lr Sekolah Kel Sentosa Plg .................................................................. Drs Agus Salim 38. Masjid Al-Mukminin Kamp Teladan Silaberanti Plg ......................................................... H Syamsuri Br. BA 39. Masjid Nurul Hidayah Jl DI Panjaitan Bagus Kuning Plaju Plg ...................................... Drs H Sufatmi Kohar 40. Masjid Jama’ Aturrohmah Lr Kesuma bangsa Plaju Plg ..................................................... H HA Rozak Dani 41. Masjid Syuhada Lr Perguruan talang Bubuk Plaju Plg .............................................................. Hairul Wirmo

42. Masjid Al-Marhamah SU II Plg .......................................................................................... Arfan M Alwi, SAg 43. Masjid Istifadah Hidatul Muttaqin 36 Ilir Plg .......................................................................... Kgs Ariansyah 44. Masjid Jami’ Assolihin Palembang ............................................................................................ Drs M Yunus 45. Masjid Al-Falah Jl Al-Falah Kampus Pom 9 Plg ................................................................. Drs H Umar Said 46. Masjid Maskanussalam Jl Pertiwi I Dwikora II Plg ................................................... Drs A Thontowi Jauhari 47. Masjid Baitul Mukminin Komp Mapoltabes Plg ........................................................ Drs H Mustopa Matsalik 48. Masjid Nurul Iman Kemang Agung Plg ................................................................................. Abdullah, S.Pd.I 49. Masjid As-Syukur Bukit Baru Hulu Balang II Plg ..................................................................... Muazmi, SAg 50. Masjid Sampurna Igama Jl Jend A Yani 16 Ulu Plg ................................................................ Junaidi Kosim 51. Madjid Al-Ikhlas Multi Wahana Jl Srijaya Sako Plg ......................................................... Drs Hasyim Yahya 52. Masjid Al-Ikhlas Kasnariansyah Palembang ................................................................... Drs A Mursyidi GA 53. Masjid Muh Charma Alibasyah Jl Wahid Hasyim 1 Ulu Plg ..................................................... A Malik Akib 54. Masjid Syuhada Jl Syuhada Lorok Pakjo Plg ................................................................. Drs A Kadir Hasani 55. Masjid Al-Ikhsan Komp Sosial Sukarami Km 6 Plg ......................................................... Taufiq Akhyar,MAg 56. Masjid Mukmin Kampung Lebak Mulyo Plg ............................................................. Dr H AminSuyitno, MAg 57. Masjid Nurul Iman Kancil Putih Jl. Demang Lebar Dauh Plg ................................................ H Hadiono, SAg 58. Masjid Nurul Hikmah Warohmah Jl Sikam Kalidoni Plg ............................................ A Rahman Saleh, SAg 59. Masjid Al Muhajirin Komp Kelapa Indah Alang-alang Lebar Plg .................................................. M Barli, ST 60. Masjid Islamiyah RSS Srijaya Palembang ............................................................. Fauzan Rusyidi, S.Sos.I 61. Madjid Al-Irsyad Cuk Nyak Dien Kel 30 Kec. IB II Plg ................................................... KH Nangmuk Saleh 62. Masjid Cahaya Iman Jl Sersan Sani Talang Aman Plg ............................................................. Ali Supi, SH 63. Masjid Hamamatussalam Jl Merpati Kel. Duku Plg .................................................... Drs HA Aziz Nanguwi 64. Masjid Al-Furqon Perum Sukarami Indah Kebun Bunga Plg ................................................. Drs Daud Saher 65. Masjid Assalam Jl. Inspektur Marzuki Lr Bakti Plg ............................................................. Drs H Ardi Anwar 66. Masjid Ilham Syarief Jl Seduduk PUtih 8 Ilir Plg .............................................................. Drs H Ab. Rahman 67. Masjid Al-Khafi Jl Drs HA Dahlan HY Alang-Alang Lebar Plg ............................................. Datarkan Siregar 68. Masjid As-Shamad Jl Sukabangun II Plg ................................................................................ Drs Fathullah 69. Masjid Balai Pengajian Baitul Atiq Jl Dr Wahidin Tl Semut Plg ........ Prof Dr Ir H Fachrurozi Syarkowi, Msc 70. Masjid Ar-Ruhama Jl Darurruhana Plaju Ulu Plg ........................................................... Ki Syarnubi Hasyim 71. Madjid Nurul Hidayah Lr Mulia Kel Talang Buruk Plaju Plg ......................................................... H Siswandi 72. Masjid Sirojul Huda Karang Anyar Plaju Plg ............................................................................. Hairul Wirmo 73. Masjid Baiturrahmah Jl Mega Mendung Sentosa Plaju Plg ................................... Zainuri Rasyim, A.M.Pd 74. Masjid Hidayatullah Jl KI Anwar Mangku Kel Plaju Ulu Plg .......................................... H Amiruddin Wajuh 75. Masjid Nurul Islam Lr Aman Plaju Plg ............................................................................... Zaenudin Rasyid 76. Masjid Nurul Huda Jl JKapt Rabani Kadir Talang Putri Plaju Plg ......................................... Drs Fachruddin 77. Masjid Ibnu Rusyid RS Dr AK Gani Plg ....................................................................... Nur Muhammad, SAg 78. Masjid Al - Ittihadiyah Jl Seduduk PUtih PMD Palembang ................................................. Drs Syafaruddin 79. Masjid Darul Muttaqin Perum PHDM Indah Palembang ................................................ M Muammar, S.Sos.I 80. Masjid Baiturrohmah Jl Musi V A Demang Lebar Daun Plg .............................................. Hanafi Hanan, BA 81. Masjid Al-Jihad Komp Pemda Punti Kayu Palembang ................................................................... M Akbar 82. Masjid Muhammadiyah Jl Mayor Ruslan No 742 Plg .............................................. Drs H Mustopa Matsalik Sumber: Kanwil Depag Sumsel

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, WAKIL PEMRED: H Hamzah Ruslin REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAGER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, K Arpan, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini, Sri Herliana, Andi Syahrial, Ahmad Naafi, I Ketut Swardana, Vanda Rosetiati, Arsep Pajario. Saftarina ,Aang Hamdani, Hendra Kusuma.(Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Heroe Baskoro, Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Harto no WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN: Hurip Yuli Edi MANAJER IKLAN: Hurip Yuli Edi ( ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D , Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek No. 0400027048, BNI 46, Rek No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WAR TAWAN SRIWIJA YA POST SELALU DIBEKALI T ANDA PENGENAL DAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINT A AP A PUN DARI NARA SUMBER WART SRIWIJAY TANDA MENERIMA/MEMINTA APA


22

SRIWIJAYA POST Jumat, 4 September 2009

Janda-janda Kehilangan Anak

Krisdayanti PERSDA NETWORK/ISMANTO

PERCERAIAN Diva Pop Krisdayanti dengan musisi Anang Hermansyah semakin menambah panjang daftar janda-janda dari kalangan artis yang kehilangan hak asuh buah hatinya. KD, panggilan Krisdayanti, harus merelakan hak asuh dua buah hatinya, Titania Aureli Nurhermansyah (lahir tahun 1998) dan Azriel Akbar Hermansyah (lahir tahun 2000). Jauh sebelum KD, beberapa artis sudah masuk dalam daftar janda yang kehilangan pengasuhan anak, antara lain aktris dan model iklan Tamara Blezynski, biduan pop Reza Artamevira serta musisi dan penyanyi Maia Estianty. Mereka adalah janda-janda yang seringkali dilanda kesepian mendalam lantaran tak bisa lagi memeluk, membelai, bercanda dan menyayangi lagi buah hati yang dilahirkan dari lorong rahim mereka sendiri. Sejatinya, jika suatu pernikahan harus berakhir di pengadilan, sang bundalah yang memiliki hak asuh anak, terlebih bila anak-anak itu masih berada di bawah umur. Namun yang terjadi pada keempat selebriti tadi berbeda. Mereka harus menahan rasa rindu terhadap buah hatinya, karena mantan pasangan merekalah yang mengasuh anakanaknya. “Saya seperti kehilangan separuh nyawa. Saya kehilangan Aurel (nama panggilan Aurelie), tidak hanya darahnya, tapi jiwa dan pikirannya juga ikut hilang, “ ungkap KD saat curhat mengenai perceraiannya, Rabu dini hari (2/9) di kediamannya di Jl Dwijaya

Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Sekedar kilas balik, Reza Artamevira bercerai dengan Adjie Massaid pada tahun 2005. Pada saat itu kasus perceraian mereka jadi berita terheboh. Perceraian itu juga diwarnai dengan berita menghilangnya Reza yang ‘melarikan diri’ ke padepokan milik Gatot Brajamusti. Saat perceraian diputuskan, Reza tak mendapatkan hak asuh kedua anak perempuannya. Kini pelantun lagu Satu Yang Tak Bisa Lepas itu harus ikhlas anak-anaknya diasuh sang mantan suami yang kini sudah memperistri politikus Angelina Sondakh. Perceraian Tamara Blezynski tak kalah hebohnya. Tamara sampai

‘membawa lari’ anak semata wayangnya dari pelukan sang mantan suami. Namun nasib baik tak juga berpihak pada Tamara. Anak semata wayangnya justru bersikeras ingin tinggal bersama papanya. Kini model iklan sebuah produk sabun itu terpaksa harus menangis menghiba-hiba tiap kali memohon izin untuk menengok Rasya kepada Teuku Rafli. Kini musibah yang sama melanda Krisdayanti. Kedua anak KD, Aurel dan Azriel lebih suka ‘merapat’ ke kubu ayahnya. Bahkan Anang ‘memanfaatkan’ kesaksian Aurel dan Azriel sebagai ‘senjata’ ampuh untuk menceraikan biduan cantik kelahiran Malang yang sudah menemani tidurnya selama 13

tahun terakhir itu. Namun yang terjadi pada Maia Estianty sedikit berbeda. Pengadilan Agama Jakarta Selatan memang memutuskan untuk memberikan hak asuh ketiga anaknya, Al, El dan Dul kepada Maia. Namun mantan suaminya, Ahmad Dhani sama sekali tak menggubris keputusan itu dan merebut paksa hak asuh ketiga anak mereka. Seperti halnya Tamara, Maia juga harus melewati prosedur rumit untuk bisa ketemu dengan tiga darah dagingnya itu. Perceraian KD-Anang, Maia - Dhani, Reza Adjine dan Tamara - Rafli punya kesamaan yakni diwarnai isu hadirnya orang ketiga dalam kehancuran rumah tangga mereka.(Persda Network/abs/dic)

Anang Rangkap Tugas Ayah Sekaligus Ibu

MENCERAIKAN Krisdayanti, apalagi merebut hak asuh dua anak mereka, tentu mendatangkan konsekuensi yang tak ringan baru Anang Hermansyah. Anang harus mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ibu rumah tangga sekaligus tugas ayah setiap harinya. Musisi asal Jember itu harus merangkap tugas mendidik dan mengasuh anak, sekaligus mencarikan nafkah untuk anak-anak yang masih dalam proses tumbuh kembang itu. Namun Anang dengan sangat percaya dirinya merasa sudah sangat siap menghadapi risiko itu. “Semua risiko sudah saya pikirkan matang-matang dan saya sudah siap menghadapinya, “ tegas Anang Hermansyah saat ditemui di selasela syuting video klip terbarunya

Separuh Jiwaku Pergi, di ruko Plaza Pondok Indah, Jl Raya Radio Dalam, Jakarta Selatan, Rabu petang (2/9). Anang merasa tak perlu ada yang dibuat menjadi berat. Mengasuh anak sendiri atau dengan istri sama saja. Toh, ketika masih belum bercerai, KD lebih larut dalam aktifitasnya sebagai penyanyi. Sementara itu, tayangan wawancara Titania Aurelia Hermansyah dan Azriel Akbar Hermansyah, dua buah hati KD Anang, diminta dihentikan. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menilai Anang tayangan itu tak pantas disiarkan lantaran Hermansyah melibatkan anak-anak di bawah umur (esy) dalam konflik rumah tangga.(esy) PERSDA NETWORK/ISMANTO


Sriwijaya Post Edisi Jumat 04 September 2009  

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you