Issuu on Google+

SRIWIJAYA POST

SENIN 3 JANUARI 2011

Spirit Baru Wong Kito

ECERAN RP 2.000

MANAGED BY

24 HALAMAN

Ditunggu Penerus Ilham ■ Kompetisi Sepakbola Minim ■ Pemain Muda Kalah Bersaing di Level Nasional PALEMBANG, SRIPO — Potret muram pembinaan sepakbola bagi pemain usia muda di Tanah Air juga terjadi di Sumatera Selatan. Tidak heran bila nama besar Sriwijaya Football Club belum berkorelasi secara langsung dengan kelangsungan bibit muda yang ada. Nama Sumsel sempat harum

di mata nasional bahkan tingkat Asia ketika Ilham Jaya Kesuma, asal Kertapati, mampu menjadi top skorer Ligina VIII 2002. Ilham saat itu membela Persita Tangerang. Ia menjadi pencetak gol terbanyak di ajang Piala Tiger (AFF) 2004. Sumsel juga patut berbangga ketika pemain binaan Palem-

bang Supardi memperkuat Timnas pada tahun 2007. Namun setelah Era Ilham dan Supardi, nama talenta muda Sumsel seolah tenggelam. Supardi memang dipanggil Timnas 2010 tetapi masuk daftar tunggu. Sementara untuk level klub, praktis hanya Supardi dan Jeki Arisandi yang bertahan di Sriwijaya FC.

Dari Kertapati ke Kancah Nasional

SUBAGIO Pengamat Sepakbola Sumsel

Perlu Pusdiklat SAYA pikir perhatian pemerintah, fasilitas dan jumlah pelatih sudah cukup banyak di SRIPO/AFI Sumsel. Satu hal yang kurang menurut saya adalah Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat). Seperti era saya dulu di Galatama, Pusdiklat sangat bagus. Bagaimana Indrayadi (pelatih kiper SFC) ketika itu, menjadi kiper andalan PS Pusri kemudian Setyo Cipto serta sederet pemain asli Sumsel. Itu berkat didik Pusdiklat.

NAMA Ilham Jaya Kesuma sangat terkenal di jagat sepakbola Tanah Air di masa keemasannya. Ketajamannya sebagai penyerang tak diragukan. Terbukti, kelahiran Palembang, 19 September 1978 menjadi pencetak gol terbanyak (top skor) di IST ajang Piala Tiger 2004 (Piala AFF sekaIlham J Kesuma rang, Red) dengan koleksi 7 gol. Bukan itu saja, dirinya juga menjadi top skor Ligina VIII dengan mencetak 26 gol dan bersama klubnya Persita Tangerang dirinya juga menjadi top skor Liga Indonesia X dengan torehan 22 gol. Sayang ketika Sriwijaya FC hadir di Palembang 2005, Wong Kertapati ini menolak bergabung. Maklum saat itu Ilham sedang berada di puncak kejayaannya, sementara SFC baru berdiri. Tahun berikutnya dia masih coba dirayu agar mau pulang kampung, lagi-lagi striker yang sudah men-

“Memang ada mata rantai terputus setelah era keduanya. Minimal perlu empat sampai lima tahun lagi. Kita kehilangan generasi yang mampu bersaing di level tertinggi. Sumsel merindukan generasi penerus Ilham Jaya Kesuma,” kata Ketua Pengprov PSSI Sumsel HMC Baryadi, Jumat (31/12). Menurut Baryadi, pemain muda Sumsel sebenarnya berbakat tetapi kalah bersaing karena tidak mendapatkan pengalaman berkompetisi di level tertinggi atau tidak memiliki jam terbang. “Selama

kurun waktu antara 2005-2010, kompetisi di Sumsel terbilang minim,”kata Baryadi. Ditambahkan, sejak 2009 lalu PSSI Sumsel kami terus menggelar kompetisi bekerjasama dengan berbagai pihak agar pemain usia 14-16 dan juga U-21 bisa meningkatkan kemam-

puan.

„ ke halaman 7

JEKI ARISUDI

Sekarang

„ ke halaman 7

„ ke halaman 7

Setelah era Ilham dan Supardi Nasir cs muncul nama Amirul Mukminin dan Imam Suprapto serta Tinton Suharto. Bahkan Imam mampu menembus skuad inti U-18. Sayang mereka ku-

AMIRUL

2004-2005

SUPARDI

Era 2000an

Nasib Suram Pemain Sumsel Per Generasi Tahun 80-an Era Galatama, para pemain Sumsel seperti Indrayadi, Setyo Cipto dan Subagio serta nama-nama beken lainnya mampu bersaing dan menjadi pilar utama PS Pusri. Mereka didikan Pusdiklat Sumsel.

Tahun 90-an Era Galatama berakhir dan berganti Liga Indonesia. Muncullah Ilham Jaya Kusuma (striker) didikan Pusdiklat 1995/1996. Ia masuk tim inti Timnas dan andalan Persita Tanggerang 2004-2009, prestasi top skor Ligina VIII

(2002) dan Piala Tiger 2004. Tahun 2000-an, muncullah generasi didikan Pusdiklat 2001-2003 kemudian berganti nama Diklat PPLP, Supardi, Jarot, Septarianto. Hanya Supardi yang mampu bersaing (bek sayap), skuad inti PON 2004 bersama Jarot, Septarianto dkk. Pemain inti SFC 2010/2011, Timnas 2007.

ILHAM JAYA KUSUMA

Era 90an

INDRAYADI

Tahun 2004-2005 Pusdiklat dihapuskan. Pemain Sumsel Amirul Mukminin (sayap) didikan 2003/2004, Imam Suprapto (bek tengah) didikan 2006/2007. Sayang karena alah bersaing, keduanya menjadi skuad cadangan SFC 2009/2010. Amir kini memperkuat skuad Barito 2010/2011. Sementara Imam yang kini menjadi tentara menjadi pemain PSAD. Tahun 2010/2011 muncul Jeki Arisandi dan M Alfan yang lolos seleksi, namun belum mampu bersaing. Bahkan M Alfan

Era 80an GRAFIS: CGR1/SYAHRUL/IST

dipecat dari SFC. Catatan:Data Terakhir Seleksi SFC diikuti 122 pemain lokal dari hasil didik SSb se-Sumsel dan hanya Alfan dan Jeki yang lolos. Alfan kemudian dilepas sehingga praktis hanya Jeki yang kini bertahan di SFC.

arkam Dah Sombong Jago TTarkam

Satu LP dengan Jaksa Urip ■ Antasari Pindah ke LP Cipinang JAKARTA, SRIPO — Terpidana Antasari Azhar tak mempersoalkan di lembaga pemasyarakatan mana dirinya akan menjalani hukuman 18 tahun penjara. Kalaupun ditempatkan di LP Cipinang, mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini akan menerimanya dengan lapang dada. Jika benar ditempatkan di sana, Antasari bakal bertemu jaksa Urip Tri Gunawan. Urip adalah jaksa yang tertangkap tangan menerima suap 660 ribu Dolar AS dari Artalyta Suryani, terkait penanganan perkara kasus Bank BDNI Sjamsul Nursalim, oleh KPK yang saat itu dipimpin Antasari. Antasari mengaku tak khawatir bertemu koleganya tersebut dalam LP yang

sama. “(Urip) nggak ada persoalan bagi Antasari. Kasus ini kan bukan pribadi dia, dan itu yang menangani lembaga (KPK),” ujar penasehat hukum Antasari, Ari

Yusuf Amir kepada Tribunnews, Minggu (2/1). Namun, Ari melanjutkan, kliennya dan penasehat hukum belum menerima kepastian eksekusi yang akan

dilakukan jaksa dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tersebut. Padahal, dua hari lalu Kepala Kejaksaan Ne„ ke halaman 7

HUT Perkawinan ke-28 SENYUM di bibir tipis Ida Laksmiwati menyapa petugas-petugas di Rutan Polda Metro Jaya, Minggu (2/1). Satu per satu petugas yang menjaga tahanan disapa dan disalaminya. Ida datang sore itu mengunjungi suaminya, Antasari Azhar yang ditahan di salah satu ruangan. Kedatangannya ke Polda Metro Jaya itu merupakan yang terakhir kali. Pasalnya, Antasari Azhar yang mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (3/1) bakal dipindah ke lembaga pemasyarakatan. Kejaksaan sudah menetapkan empat lembaga pemasyarakatan yang satu di antaranya bakal AP

Antasari Azhar dan istri

„ ke halaman 7

Juni, BBM Bersubsidi Dibatasi di Sumsel PALEMBANG, SRIPO — Kabar mengejutkan datang dari PT Pertamina awal tahun ini. Pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang tadinya dijadwalkan baru berlaku awal tahun 2012 di Sumatera, bakal dimajukan berlaku mulai Juni 2011. Assistant Manager External Relation UPMS II PT Pertamina, Roberth MV Dastan mengatakan rencana pemerintah yang akan memberlakukan pembatasan BBM bersubsidi 2012, nanti di Sumatera berubah. Khusus di region Sumate-

ra pelaksanaannya dimajukan dari 2012 menjadi 2011, nanti. “Paling lambat rencananya Juni nanti pembatasan BBM bersubsidi berlaku di Sumatera. Berarti di Sumsel termasuk juga Palembang wacana ini juga berla-

ku,” katanya. Sebelumnya Pemerintah Pusat menunda pemberlakuan BBM bersubsidi perdana yang berlaku di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang seharusnya mulai berlaku awal

SPBU PERTAMAX

● Palembang: 17 SPBU ● Musibanyasin, OKI,

Ogan Ilir: 2 SPBU ● Muaraenim: 3 SPBU ● OKU: 5 SPBU ● Lahat; Lubuklinggau, OKUT: 1 SPBU

● ● ● ● ●

BELUM ADA SPBU PERTAMAX Prabumulih Pagaralam Musirawas Empatlawang OKU Selatan

Januari ini. Kebijakan itu dimundur akan berlaku April atau triwulan kedua 2011. Tiga bulan kemudian, kebijakan akan diberlakukan di Sumatera. “April di Jabodetabek dilanjutkan ke pulau Sumatera Juni, baru ke kota lainnya,” tukas Roberth. Namun Robeth tidak dapat memastikan bagaimana mekanisme teknisnya saat pembatasan ini berlaku, apakah wacana kendaraan di atas 2005 tidak bo„ ke halaman 7

INGIN GABUNG KLIK www.sripoku.com, On Facebook. POTRET muram pembinaan sepak bola bagi pemain muda usia di Tanah Air juga terjadi di Sumsel. Tak heran pemain lokal Sumsel kalah bersaing, termasuk di Sriwijaya FC. Facebookers ada komentar? PANGERAN SENJA klo menang paling menang kandang,,, sama bae cag katak dalam tempurung brani dalm kandang hohohoho NOVA ALDIANOVA Seharusny dlakukan pembinaan untk mencr bibit2 muda

yg berkualitas dr sumsel..or lokal.. ANDRI APRIL YANZA kl d tanya... mungkin jawabannya manajemen ama dananya g’ klop... BERNHARD SUKOCO BROTO PURWOKO sepakbola sekarang sudah menjadi ajang politik praktis...... ANDREAS CHICHARITO HERNANDEZ PSSI kito be, dag keruan.

Inilah hasilnyo HERI YANTO Kebiasan pemain kita, baru jago tarkam sudah merasa paling hebat dan sombong. ANT LABOON Sepakbola=hukumrimba

RICO AGUSTHA Cakmano nak maju kl dr pembinaan yg under be harus ado wong dalm biar masuk

Pantas Main di Eropa MUNGKIN Oktovianus Maniani tak pernah membayangkan jika suatu saat dirinya bisa bermain di sebuah klub Eropa. Tapi siapa nyana, seorang kolumnis ESPN, John Duerden, menilai, pemain depan Sriwijaya FC itu pantas merumput di Benua Biru. Pemain asal Papua itu masuk 10 pemain potensial di Asia dan layak bermain di Eropa. Menurut Duerden dari tulisan dalam ESPNsoccernet, Minggu (3/1), penampilan Okto yang menerobos sayap kiri sangat enak ditonton dalam Turnamen AFF Cup 2010. Okto menjadi pilihan utama di enam pertandingan, dan hanya absen di laga pamungkas akibat akumulasi kartu kuning. Dengan drible ciamik dan lari kencang, Duerden menjuluki Okto “Ryan Giggs dari Indonesia”. Sayang, kemampuan olah bola belum diimbangi umpan dan tembakan akurat, layaknya legenda Manchester United itu. Pemilik jersey bernomor 10 itu mencetak dua gol sepanjang Piala AFF. Sedang„ ke halaman 7

OKTOVIANUS MANIANI

KOMPAS DAILY


2

SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

SALAM SRIWIJAYA

Irfan Bachdim dan Sepakbola Indonesia SOSOK Irfan Bachdim, striker tim nasional sepakbola Indonesia menjadi buah bibir selama sebulan terakhir seiring prestasi timnas pada laga AFF yang baru berlalu. Meski akhirnya timnas hanya menjadi runner up setelah dikalahkan Malaysia dengan agregat 4-2, Irfan yang menjadi WNI melalui proses naturalisasi ini telah tampil sebagai sosok idola publik di Indonesia. Selain prestasi, wajahnya yang relatif tampan memang mendukung Irfan menjadi idola baru sepakbola Indonesia. Namun, di awal 2011 ini nasib Irfan di timnas menjadi tanda tanya menyusul keputusan Persema Malang bergabung ke Liga Primer Indonesia. Persema tempat Irgan bergabung memang telah memutuskan keluar dari Indonesian Super League (ISL) dan menyeberang ke LPI. Atas keputusannya ini Persema pun diganjar hukuman degradasi ke Divisi Utama oleh Persatuan Sepakbola Indonesia (PSSI). Tak hanya ‘Laskar Ken Arok’ saja tetapi para pemain dan ofisial tim didalamnya yang ikut ke LPI juga mendapat hukuman. Dan sebagai salah satu pemain Persema, Irfan pun termasuk salah satu yang terancam dihukum. Sementara Ketua Umum Persema, Peni Suparto memastikan Irfan akan dimainkan di LPI karena sudah terikat kontrak. Terkait kemungkinan sanksi, Peni mengatakan klub siap bertanggungjawab. “Pastinya Persema tanggungjawab, tapi saya pikir tidak akan ada sanksi dari PSSI,” katanya. Mengomentari masalah tersebut, Irfan yang blasteran Indonesia-Belanda ini mengaku belum tahu masa depannya di Timnas dan menyerahkan sepenuhnya ke PSSI. Namun, pemain 22 tahun menegaskan dia akan tetap bermain di Indonesia. Bicara tentang permasalahan yang dialami Irfan Bachdim ini sebenarnya kita sedang bicara tentang sepakbola Indonesia. Dualisme organisasi sepakbola di tanah air ini seharusnya jangan sampai merugikan olahraga itu sendiri. Kita tidak akan membicarakan sosok yang sedang memimpin tetapi sebagai organisasi yang telah lebih dulu ada dan satu-satunya yang diakui federasi sepakbola internasional (FIFA), PSSI bisa belajar dari kasus ini. Faktanya, Persema bukan klub satu-satunya yang memilih hengkang dari ISL dan memilih ke LPI, Persibo Bojonegoro dan PSM Makasar juga sudah gabung ke LPI. Menyikapi persoalannya ini, PSSI sebagai organisasi yang mewakili Indonesia di kancah sepakbola internasional seharusnya bisa bersikap bijak. Saat negara lain sudah memasang targetnya di kancah internasioal, PSSI seharusnya juga bisa. Harapan kita terhadap timnas sepakbola tak hanya karena kita mengidolakan pemainnya tetapi karena kita cinta Indonesia.

POJOK Mantan Ketua KPK Antasari Azhar dieksekusi hukum 18 tahun Lembaga Pemasyarakatan tempat “belajar” Police Watch meminta Polri berhenti bermusuhan dengan rakyat Gampang sih... profesional dan jujur! Pasar 16 Ilir masih dipadati masyarakat untuk berbelanja Diusir, digusur, ditangkapi... gak ngaruh!

Limbah Minyak Punahkan Keramba Warga Bagus Kuning HARI Kamis pagi, 23 Desember 2010 lalu kerambah apung milik Kelompok Petani Keramba Ikan Sumber Harapan di Jalan Kopral Paiman Lr. Lematang RT 10 Plaju dipenuhi minyak hitam pekat. Minyak tersebut membanjiri lokasi keramba, dan berakibat matinya ribuan ikan yang sebelumnya dengan susah payah dibudidayakan oleh masyarakat miskin Kelurahan Bagus Kuning. Dan sampai sekarang minyak tersebut masih menempel di keramba dan jaring ikan. Setelah dikonfirmasikan kepada pihak pengelola perusahaan negara PT Pertamina RU III, dengan sombong dan angkuh mereka menyatakan bahwa minyak itu jelas-jelas bukan

berasal dari mereka. Maka menangis dan terenyuhlah masyarakat miskin yang merasa dizholimi oleh kearoganan perusahaan milik negara atas mereka. Untuk itu kepada Bapak Walikota Palembang cq. Badan Lingkungan Hidup Kota Palembang dan Bapak Gubernur Sumatera Selatan cq. Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel serta WALHI Sumsel, kami mohon pencemaran ini diusut tuntas. Kepada Sripo kami ucapkan terima kasih. Yudi Irawan, SH, MH Pembina KPKI Sumber Harapan Jalan Kopral Paiman Lr. Lematang RT 10 Plaju Palembang

Air PDAM Keruh dan Macet KEPADA Yth Bapak Walikota Palembang. Kami warga Sako Kenten mengeluhkan air PDAM yang sering macet dan keruh ba-

nget sehingga bisa menimbulkan penyakit, terima kasih. 081367749718

Ada Perbaikan Jawab: TERIMA kasih atas informasinya. Dapat kami jelaskan bahwa tanggal 28 Desember 2010 memang ada perbaikan filter. Tapi pada saat ini sudah selesai dan telah mengalir normal kembali. Jika ada alamat yang lengkap petugas kami dapat mengecek langsung ke lapang-

an. Atau Bapak/Ibuk bisa menghubungi kantor unit pelayanan kami di Sako Kenten di nomor 0711818477 atau 07117905188. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terimakasih. (mg1) Rosiana Humas PDAM Tirta Musi Palembang

S A L AT SENIN 3 JANUARI 2011 28 MUHARAM 1432 H ZUHUR : ASHAR :

12.06 WIB 15.33 WIB

MAGHRIB ISYA`

SELASA 4 JANUARI 2011 29 MUHARAM 1432 H SUBUH : 04.34 WIB

: 18.16 WIB : 19.30 WIB

SRIPO/SYAHRUL

TIDAK DISIPLIN — Sejumlah pengendara nekat tidak mengenakan helm melintas di Jl Gubernur H Bastari, Jakabaring, Minggu (2/1). Di hari kedua tahun 2011 ini banyak pengendara sepeda motor tidak mengenakan helm pengaman bahkan ada berboncengan lebih dari dua.

Kapankah Jalan Kami Diaspal BAPAK Walikota Yth. Kami warga Jalan Ramakasih III RT 07 RW 02 Kelurahan Duku Kecamatan Ilir Timur II Palembang mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan pembangunan sarana jalan, goronggorong dan fasilitas umum lainnya di lingkungan Rt-Rt di Ramakasih. Sehubungan pembangunan ini kiranya tidak berlebihan jika kami mengajukan permohonan pada Bapak walikota dan instansi terkait untuk pengaspalan atau pengecoran jalan Ramakasih III RT 07 RW 02 Kelurahan Duku. Permohonan ini mengingat jalan tersebut kondisinya saat ini

sudah tidak nyaman, banyak aspal yang terkelupas dan berlobang bahkan di bagian ujungnya belum pernah diaspal. Perlu diketahui guna kenyamanan berkendaraan dan jalan kaki atas swadaya RT setempat telah berupaya dengan menutupi lobang dengan batu pecah dan semen dengan harapan jalan tersebut segera dapat perbaikan. Usulan jalan ini pernah dimuat layanan hotline publik service di harian ini tahun 2009 telah mendapat jawaban akan dianggarkan tahun depan namun sampai sekarang belum ada realisasinya. Kami selalu menunggu sam-

pai kapankah jalan ini baru dianggarkan ?. Sementara di rt tetangga sudah beberapa ruas jalan diperbaiki bahkan sampai ke goronggorong dan fasilitas umum lainnya. Jangan timbul kecemburuan dan sak wasangka kurang baik, ada apa dengan tidak diaspal jalan kami tersebut, maka kami harap kepada bapak walikota dan instansi terkait agar dapat meninjau jalan tersebut agar dapat direalisasi perbaikannya. Terima kasih. Burlian HN Warga Ramakasih Palembang.

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, K Arpan, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Ahmad Naafi, Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Herman Danawi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D , Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WAR TAWAN SRIWIJA YA POST SELALU DIBEKALI T ANDA PENGENAL DAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINT A AP A PUN DARI NARA SUMBER WART SRIWIJAY TANDA MENERIMA/MEMINTA APA


SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

Wirausaha dari Generasi Muda PADA tahun baru ini, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan merencanakan beberapa program yang menjadi fokus di Kementerian Koperasi dan UKM di tahun 2011. Syarief mengatakan pihaknya akan tetap berfokus kepada segmen generasi muda untuk menjadi wirausaha. “Itu termasuk fresh graduate atau Ormas yang concern dalam kewirausahaan,” ujarnya di kantornya, akhir pekan lalu. Untuk mendorong program tersebut, Sya-

rief mengaku akan mengadakan beberapa kegiatan di awal tahun 2011 seperti Gerakan Kewirausahaan Nasional. “Program ini kita akan kembangkan dan diharapkan akhir Januari 2010 Gerakan Kewirausahaan Nasional bisa terlaksana,” imbuhnya. Menurut Syarief Hasan hal perlu dilaksanakan karena dapat mendorong generasi muda menjadi seorang wirausaha handal. “Pastinya jiwa interpreneurship kita akan lebih tinggi,” tandasnya.(TC)

Syarif Hasan MATANEWS.COM

3

PTSB Tingkatkan Produksi Semen n Target 1,5 Juta Ton n Penuhi Permintaan BATURAJA, SRIPO — Untuk meningkatkan kapasitas produksi semen, PT Semen Baturaja (PTSB) membangun proyek Cement Mill dan PT Semen Baturaja II di Muara Dua, OKU. Namun pabrik diperkirakan baru mulai produksi sekaligus komersialisasi akhir 2012 mendatang. Meski demikian PTSB berusaha meningkatkan kapasitas produksi dari 1,2 juta ton menjadi 1,5 juta ton pada 2011 dengan memanfaatkan kemampuan pabrik yang ada. Peningkatan produksi ini paling tidak dapat memenuhi kebutuhan semen yang diperkirakan juga meningkat. “Melalui dua program ini kita berupaya meningkatkan produksi yang saat ini hanya 1,2 juta ton menjadi 1,5 juta ton. Untuk Baturaja II saat ini sudah tahap ekplorasi awal,” kata Direktur PT Semen Baturaja, Ir Pamudji Raharjo di sela acara pengantongan akhir 2010 dan pengantongan awal 2011 di Aula Wisma Ganesa, Baturaja, Jumat (31/12). Kegiatan yang menjadi program tahunan ini dihadiri Bupati OKU, Yulius Nawawi dan segenap un-

sur Muspida. Dikatakan, di tahun 2010, PTSB mencapai volume penjualan yang tinggi, mencapai 109 persen. Prestasi ini disebabkan banyak hal. Antara lain meningkatnya penjualan semen secara nasional sebesar 6 persen--dari 38 juta ton menjadi 40 juta ton-- dan ditunjang kesiapan pabrik dalam menyiapkan produk bermutu yang siap untuk dijual. Selebihnya tentu saja karena tingginya permintaan konsumen menjelang akhir tahun 2010. Kendati demikian, kenaikan penjualan semen secara nasional belum meningkatkan revenue perusahaan secara signifikan. “Sebab tahun 2010, biaya-biaya produksi juga meningkat yakni listrik mengalami kenaikan 18 persen, Gypsum 6 persen, angkutan kereta api 7,5 persen,”ujarnya. Karena itu, untuk meningkatkan kapasitas produksi semen Baturaja, pihaknya mencanangkan dua program peningkatan kapasitas produksi semen. Yaitu proyek pembangunan PT Semen Baturaja II dan Cement Mill yang diperkirakan akan mulai

SRIPO/EKO ADIASAPUTRO

TANDATANGAN — Bupati OKU, Yulius Nawawi (kiri) didampingi Dirut PT Semen Baturaja saat menandatangani kantong semen akhir 2010 dan awal 2011 di Wisma Ganesa, Baturaja, Jumat (31/12). Acara ini menjadi program tahunan PTSB menjelang pergantian tahun.

berproduksi pada akhir 2012 mendatang. Meski demikian, pihaknya menyadari tantangan di tahun 2011 tentu tidak mudah, dan bahkan cenderung semakin berat. Hal itu mengingat biaya-biaya produksi juga mengalami kenaikan. “Seperti batubara, itu produk yang sangat berhu-

bungan dengan kita dan naik 14 persen, KA 13 persen dan belum lagi tarif listrik yang kemungkinan

juga akan naik. Kita harus cari cara agar semen tetap aman, dan harganya tidak naik,” tegasnya. (mg1)

RAIH PENDAPATAN RP 883 MILIAR * Kinerja PTSB Tahun 2010 * Penjualan tembus 1,137 juta ton * Pendapatan naik menjadi Rp 883 miliar * Realisasi produksi 2010 : 1,2 juta ton * Target produksi 2011 : 1,5 juta ton

Meriahnya T ahun Bar uan di Sahid Imara-Novotel Tahun Baruan

Semalam di Shanghai dan Las Vegas GEMPITA malam pergantian tahun tak hanya ramai di sepanjang jalan protokol. Namun sejumlah hotel pun tak kalah meriah. Seperti di Hotel Sahid Imara. Sebanyak 57 tamu berkumpul di Lim’s Garden Restoran. Mereka memenuhi meja-meja yang disusun secara bufee melingkar. Posisinya menghadap langsung ke panggung utama dengan desain layar besar. Suasana remang-remang mendominasi, hanya pancaran gemerlap lampu lampion tersusun apik menjadi sumber penerang. Ditiap meja tersusun satu lilin untuk menambah kesan erotisme. Tiap tamu tak sungkan menyanyi. Mereka berbaur satu sama lain. Sesekali irama menghentak membuat sebagian berjoget ria langsung di sisi kursi. Ajang tertawa lepas pun terjadi. “Kita sengaja mengonsep suasana agar terlihat lebih akrab satu sama lain. Mereka berkaraoke bareng smabil joget-jogetan. Tertawa lepas padahal sebelumnya para tamu belum saling kenal,” kata General Manager Hotel Sahid Imara, Suklact Sujad kepada Sripo, Jumat (31/12). Nuansa etnis Tionghoa pun kian kental. Para petugas melayani tamu lengkap

dengan pakaian shanghai. “Ini konsepnya Shanghai Nite, jadi serba merah lewat dekorasi dan pakaian pelayan dan dari menu pun mulai dari teh cina pun terus bergulir,” katanya. Puncak perayaan dilangsungkan dengan tiup terompet berbarengan tepat pukul 00.00. “Ini adalah puncak acaranya, mudah-mudahan tahun depan lebih baik dari tahun ini,” katanya di hadapan tamu. Sementara lain halnya di hotel Novotel. Di malam pergantian tahun ini, disiapkan paket buffe gala dinner international berkonsep Las Vegas Nite di Grand Ballroom Novotel. Publik Relation, Futri Hasana menjelaskan, nuansa Las Vegas Nite adalah pilihan yang sangat tepat untuk mewarnai perayaan malam pergantian tahun baru karena kami menginginkan para tamu me-nikmati suasana malam tahun baru dengan konsep sangat gemerlap yang mana sangat identik dengan konsep kota Las Vegas. “Live cooking dengan konsep main buffet yang diperankan para chef kami yang andal di tengah pesta. Setiap sudut seperti suasana jalanan kota Las Vegas yang sangat meriah,” kata-

SRIPO/SYAHRUL

FOTO BERSAMA — General Manager Hotel Sahid Imara, Suklact Sujad (kiri) bersama staf, foto bersama sesaat menerima tamu Malam Tahun Baru bernuasa Shanghai di Lim's Garden Restoran Sahid Imara Hotel. nya. rikan undian berhadiah moSelain memanjakan tamu bil Honda Freed yang ditedengan variasi kuliner, harima Hasanuddin sebagai dir juga penampilan special pemenang. Bicik Waya-waya dan berPenarikan undian dilakubagai program hiburan, sekan General Manager, Roni perti : live musik dengan Martadinata dan Executive warna Las Vegas style, CaAsistant Manager Novotel, baret Show, dancers, seoHeru Wibowo didampingi rang peramal yang akan asisten Food dan Beverages, memprediksikan perunHabiburahman dan Public tungan setiap pengunjung Relation, Futri Hasana didi tahun 2011. saksikan sekitar 600 unPuncak acara yaitu penadangan.(dewi handayani)

Harga Ayam Bisa Rp 12.000 n Pr oduksi Bakal Melimpah T ahun Ini Produksi Tahun JAKARTA, SRIPO — Tahun 2011, harga ayam diperkirakan akan terkoreksi karena pasokan ayam akan berlimpah. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, harga daging ayam broiler pada Desember ini rata-rata berkisar Rp 25.616 per kg. Harga tersebut sudah lebih melandai ketimbang harga rata-rata pada September lalu yang sebesar Rp 27.315 per kg. Pada Februari 2010 lalu, harga ayam broiler mencapai Rp 21.758 per kg. Adapun di tingkat peternak, harga ayam saat itu hanya berkisar pada Rp 11.000 per kg. Ketua Umum Gabungan Organisasi Perunggasan Nasional Tri Hardiyanto mengatakan, sepanjang tahun ini memang harga ayam berfluktuasi sehingga menyeret kenaikan harga daging ayam. “Harga ayam dari Januari

sampai Maret melorot, dan terkerek naik pada April sampai Oktober. Bulan November mulai melandai lagi,” ujarnya, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, kenaikan harga ayam ini disebabkan oleh meningkatnya harga DOC atau bibit ayam yang membuat harga pokok produksi (HPP) ayam meningkat sekitar 30 persen. Ditambah lagi, “Harga pakan ternak juga naik sekitar Rp 300 per kg dari harga normal yang sebesar Rp 4.500 per kg,” kata Tri. Asal tahu saja, harga DOC pada April 2010 lalu masih sekitar Rp 3.000 per ekor. “Oktober 2010 lalu, harga DOC sudah mencapai Rp 4.500 per ekor,” ungkapnya. Artinya, selama enam bulan saja, harga DOC sudah naik 50 persen. Akibat kenaikan ini, HPP DOC naik sekitar 30 persen. Padahal, Tri bilang harga DOC sekitar Rp 13.000.

Kenaikan harga DOC ini, kata Tri, disebabkan oleh kenaikan permintaan DOC. “Biasanya, kalau harga ayam naik, para peternak mengikuti tren beternak ayam lebih banyak. Akibatnya, permintaan DOC meningkat,” ungkapnya. Sementara itu, tahun ini, suplai DOC sedikit turun karena ada kegagalan produksi. Dampak kenaikan permintaan DOC tahun ini akan terasa pada tahun depan. Alhasil, tahun depan, suplai ayam akan melimpah dan menyebabkan harga turun. Jika Oktober lalu harga ayam di tingkat peternak masih berkisar Rp 14.000 per kg, maka Tri meramalkan bahwa tahun depan harga ayam akan lebih turun lagi. “Tahun depan, harga ayam antara Rp 11.000 dan Rp 12.000 per kg karena banyaknya pasokan,” ujarnya. (KC)


4

SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

PTBA Patok Target 17 Juta Ton ■ 2015 Produksi Capai 50 Juta Ton Per Tahun ■ Kendala Utama Masalah Angkutan Batubara MUARAENIM,SRIPO — Kendati hanya mampu meningkatkan produksi sebesar 9,98 persen, dari 12,175 juta ton tahun 2009 menjadi 13,390 juta ton pada tahun 2010, namun perusahaan tambang batu bara Bukit Asam (PTBA), optimis mematok target produksi pada tahun 2011 sebesar 17 juta ton. Hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama PTBA, Tbk, Sukrisno di sela-sela acara pembagian 5.450 paket sembako kepada warga miskin di Masjid Jamik PTBA, Tanjungenim, Minggu (2/1). “Produksi 17 juta ton per tahun itu adalah jumlah total produksi seluruh PTBA

yang tersebar di Tanjungenim, Ombilin (Padang), Kalimantan dan lain-lain,” terang Sukrisno. Menurut Sukrisno, produksi batubara di Tanjungenim pada tahun 2009 sebesar 10,7 juta ton dan tahun 2010 sebesar 11,8 juta ton atau naik sekitar 10 persen. Sedangkan untuk penjualan pada tahun 2009 sebesar 12,1 juta ton, dan pada tahun 2010 sebesar 13,3 juta ton atau naik sektiar 6 persen. Adapun penyebab belum signifikan peningkatan produksi dan penjualan, kata Sukrisno karena terkendala oleh masalah angkutan Kereta Api yang hanya naik sekitar 3-4 persen.

BAGI SEMBAKO — Dirut PTBA Sukrisno, secara simbolis membagi-bagikan 5.450 paket sembako kepada warga miskin di Kabupaten lahat dan Muaraenim, di Masjid Jamik PTBA, Tanjungenim,Minggu (2/1).

Namun jika tidak berhalangan sesuai dengan rencana, pada bulan Februari 2011, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) akan membeli mesin lokomotif sebanyak 6 buah dan 240 buah gerbong yang akan digunakan untuk angkutan batubara baru pada bulan April 2011. Untuk itu, Sukrisno, berharap, adanya kerja sama yang baik dengan semua pihak terutama masyarakat sekitar perusahaan sehingga bisa mewujudkan PTBA Emas 2015 yakni mencapai produksi 50 juta per tahun, dan menjadi perusahaan tambang terbesar di Indonesia pada tahun 2018. Dijelaskan, untuk tahun 2010, PTBA telah menyalurkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk program CSR. Dan mudah-mudahan, pada tahun 2011, jika produksi dan penjualan meningkat sesuai target yang ada, maka untuk CSR akan semakin besar. Dalam kegiatan tutup tahun tersebut, PTBA memberikan paket sembako untuk warga miskin di Kabupaten Lahat sebanyak 1.730 paket yakni di Kecamatan Merapi Timur sebanyak 1177 dan Merapi Barat 553 paket yang tersebar di 13 Desa. Sedangkan di Kabupaten Muaraenim sebanyak 3720 paket yakni di Kecamatan Lawang Kidul 2.420, Tanjung Agung 350 dan Muaraenim 950 paket yang tersebar di 15 Desa. Sehingga total kesluruhan paket yang akan diserahkan sebanyak 5450. Dimana setiap paket senilai Rp 235 ribu. (ari)

PENGANTONGAN PUPUK — Direktur Utama PT Pusri Arifin Tasrif (kanan) disaksikan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin (ketiga dari kiri) pengantongan pupuk Urea perdana 2011 di Pabrik PT Pusri, Jumat (31/12). SRIPO/ZAINI

Terkendala Peralatan Pabrik

■ Target Produksi Urea PT Pusri Kurang 0,16 Persen PALEMBANG,SRIPO — Target produksi pupuk Urea PT Pusri sepanjang 2010 hanya tercapai 2.031.700 ton. Jika dipresentase mencapai 99,84 persen atau kurang 0,16 persen dari total target tahunan. Hasil yang sedikit dibawah target ini disebabkan kendala pada peralatan pabrik. “Kita masih terkendala peralatan pabrik, makanya target produksi pupuk Urea belum tercapai secara total,” kata Direktur Utama PT Pusri, Ir Arifin Tasrif disela-sela acara pengantongan pupuk terakhir 2010 dan pengantongan perdana 2011 di pabrik PT Pusri, Sabtu (31/12) malam.

Secara umum, kata Arifin, untuk angka pengurang 0,16 persen masih relatif kecil sehingga sifatnya tidak terlalu berpengaruh besar. “Meski kurang tatapi presentasenya relatif kecil, jadi kita anggap tidak terlalu signifikan,” katanya dalam acara yang juga dihadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Arifin selanjutnya mengatakan untuk tahun 2011, target produksi pupuk urea akan dinaikkan menjadi 2.050 juta ton atau naik hampir 10 persen dibanding sebelumnya sebanyak 2.031.700 ton. Jumlah itu diakui sebagai jumlah kapasitas produksi tertinggi yang mampu diproduksi pabrik.

“Itu jumlahnya sudah mentok. Sengaja targetnya kita naikan karena kita lihat dari sisi permintaan akan pupuk juga tinggi tak hanya di Sumsel tapi di seluruh Indonesia,” katanya. Dikatakan tahun 2011, PT Pusri wajib menyetorkan pupuk subsidi ke sektor pangan sebanyak 2.282. 843 ton. Sementara untuk produksi Amoniak sepanjang 2010 telah melampaui target sebesar 1.330 juta ton atau over target hingga 102 persen. Jumlah itu dicapai pada Jumat (24/12) lalu pukul 20.03. Untuk produksi amoniak berasal dari empat pabrik, yakni pabrik amoniak Pusri IB sebesar 423.700 ton dan tercapai

pada Minggu (26/12) lalu pukul 17.49. Sementara untuk target produksi di pabrik II sebanyak 358.350 ton telah dicapai pada pukul 00.27, Minggu (26/12). Khusus di pabrik III dicapai pada Selasa (14/12) lalu pukul 00.49 sebanyak 333.950 ton. Puncaknya, lanjut Arifin, di pabrik IV PT Pusri mencapai target sebanyak 529.100 ton pada Sabtu (25/12) pukul 15.12 “Dari empat pabrik yang ada jika ditotal untuk kapasitas Amoniak yang berhasil kita produksi mencapai 1,356.700 ton atau over 102 persen dari target RKAP PT Pusri sebesar 1.330 juta ton,” katanya. (sta)

Short Selling Transaksi Berisiko Asuhan: BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

Kepada pembaca yang ingin menanyakan persoalan seputar Pasar Modal dipersilakan mengirimkan pertanyaan melalui Fax: 0711-312888 atau sriwijayapost@yahoo.com Dengan Hormat: Ada yang bilang bahwa investasi di pasar modal itu menarik. Sebab, meskipun harga turun, kita masih memiliki peluang untung lewat transaksi short selling. Pertanyaannya apa yang dimaksud dengan transaksi short selling, apakah transaksi seperti ini dapat dilakukan semua investor? Apakah transaksi ini termasuk jenis transaksi yang berbaha-

ya? Terima kasih penjelasannya. Ilham_ka79@yahoo.com Jawab Dalam aktivitas pasar modal, transaksi short selling sebenarnya bukan barang baru. Transaksi short selling diperkenalkan pertama kali saat pendirian bursa di Belanda pada tahun 1.500-an. Dari sana transaksi ini berkembang, tidak hanya dilakukan pada instrumen saham, tapi juga obligasi dan surat berharga lainnya. Di negara yang bursa efeknya sudah maju, transaksi ini sudah mendapat tempat yang nyaman, dianggap halal dan sah. Misalnya Wall Street dan New York Stock Exchange, Amerika Serikat. London Stock Exchange, Inggris dan juga Tokyo Stock Exhange, Jepang. Meski begitu, sebelum mapan menjadi jenis transaksi yang dilegalkan, short selling menga-

lami masa pasang surut juga, seperti halnya di Indonesia. Misalnya, di AS pada tahun 1812 transaksi short dilarang. Lalu pada tahun 1850 dibolehkan lagi untuk mendongkrak likuiditas. Transaksi short membolehkan investor yang tidak punya saham untuk menjual lebih dahulu saham, lalu membeli lagi kemudian. Jadi, investor yang tidak punya barang boleh menjual barang, tapi ia wajib membeli lagi barang itu dengan volume yang sama. Ini berbeda dengan pola transaksi konvensional: investor beli dulu baru menjual kemudian. Pada transaksi konvensional, investor tidak boleh menjual saham kalau tidak punya saham. Dari sisi pemahaman, transaksi ini sangat sederhana. Tetapi ia mengandung konsekuensi yang sangat rumit, baik bagi si pelaku maupun bagi sistem pasar secara keseluruhan. Pelaku short selling tanpa sadar akan digiring menjadi seorang spekulator yang menjalankan investasinya dengan pola yang bersifat spekulatif. Bagi sebagian investor, jenis transaksi ini mengasyikkan dan mampu membangkitkan adrenalin.

Bagaimana tidak? Investor yang gandrung dengan transaksi ini menganggap dapat mengail untung dengan hanya modal dengkul. Pertanyaannya, dari mana investor untung dengan transaksi short selling? Dalam transaksi seperti ini, investor dapat meraup gain jika dan hanya jika saham yang dijualnya mengalami penurunan harga. Jika yang terjadi sebaliknya maka harga saham justru naik dan ketika pelaku short sell akan buntung alias tekor. Karena seorang short seller akan bahagia kegirangan jika harga saham turun. Maka kebanyakan prilaku short selling merebak saat kondisi pasar bearish, bergerak dengan trend turun. Di sinilah pelaku short selling bertolak pinggang dan menepuk dada karena dapat meraih untung di saat banyak investor (konvensional) buntung karena pasar turun. Transaksi jenis ini mungkin terjadi karena dua hal. Pertama, ada mekanisme pinjam meminjam (lending and borrowing) saham. Artinya, investor yang tidak punya saham boleh meminjam saham untuk jangka waktu tertentu, kemudian dijual terlebih tetapi ia harus membeli lagi saham

tersebut untuk dikembalikan. Tentu saja, investor harus mengeluarkan biaya untuk itu. Kedua, sistem netting dalam penyelesaian transaksi saham di bursa. Dengan sistem netting, semua transaksi dalam sehari yang dilakukan seorang investor dihitung secara kumulatif. Berapa nilai bersih jual (nett sell) atau berapa nilai bersih pembeliannya (nett buy). Sistem netting memungkinkan investor menjual saham yang belum dimiliki. Investor B misalnya, yakin bahwa harga saham XYZ akan turun. Karena itu ia berani melakukan transaksi short dengan menjual XYZ sebanyak 20 lot pada Rp 5.000. Ternyata investor B benar, harga XYZ turun menjadi Rp 4.900. Ia pun membeli pada harga Rp 4.900. Dengan transaksi short ini investor B telah menggaet untung Rp 100 per saham. Karena B membeli 20 lot saham, maka ia mendapatkan gain Rp 1 juta. Lantas dimana risiko short selling? Risiko itu muncul jika harga naik, tidak sesuai perkiraan. Karena investor menjual terlebih dulu, maka jika harga saham naik ia justru rugi. (Tim BEI)


SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

5

Pemerintah Janji tak Naikkan Harga BBM ■ Meski Minyak Mentah Naik Terus SRIPO/DEWI HANDAYANI

DIRESMIKAN — Supervisor Sentral Yamaha Palembang, Rosidi (kiri) menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Byson Yamaha Owner Indonesia Club (Byonic), Rian Arma di kantor Sentral Yamaha Palembang, Sabtu (1/1). Kegiatan ini sebagai bentuk diresmikannya klub Byonic Palembang langsung dibawah Yamaha.

Yamaha Tetap Unggulkan Matik ■ Naikkan Target 5.000 Unit PALEMBANG,SRIPO — Sepanjang 2011 Dealer an utama. Pihaknya pun menaikkan share tipe ini Sentral Yamaha Palembang menaikkan target menjadi 60 persen untuk penjualan Mio maupun penjualan dari sebelumnya 4.000 unit menjadi Mio Soul. Sedang untuk tipe-tipe Sport diharap5.000 unit per tahun. Diharapkan Yamaha Matik kan pangsa pasarnya naik, dari sebelumnya 10 masih menjadi pangsa terbesar dengan kontribusi persen menjadi 20 persen. Karena tipe ini termahampir 60 persen, sisanya disumbang kelas bebek suk tinggi permintaan namun dari sisi pabrikan dan tipe-tipe sport. terbatas jumlahnya. Supervisor Sentral Yamaha Palembang, Rosidi Komunitas Byonic menjelaskan tahun ini potensi perkembangan kenSementara untuk menguatkan share penjualan, daraan roda dua masih menjanjikan. Pihaknya pun secara resmi Dealer Sentral Yamaha membentuk tak mau menyia-nyiakan kesempatan dengan mekomunitas Byonic Palembang. Mereka beranggonaikkan share penjualan. takan 15 orang yang kesemuanya memiiliki motor Berkaca tahun sebelumnya, khusus di dealer Byson. Komunitas ini akan dilibatkan semua keSentral mampu membukukan penjualan sekitar giatanYamaha yang sifatnya outdoor. Seperti aca4.000 unit atau sesuai target 2010. Jika dikalkulasi ra integratedYamaha. Komunitas ini akan diberikan jumlahnya mencapai 100 persen dengan penjualruang khusus unjuk kebolehan, bisa berbentuk koman tertinggi adalah tipe Matik. Tipe ini mampu petisi atau pameran-pameran biasa. “Mereka akan berkontribusi hingga 50 persen, sisanya dilibatkan untuk kegiatan outdoor kita, biasanya adalah kelas Bebek seperti Jupiter, Jukita gelar dua kali setahun, komunitas ini langsung piter MX dan Vega mencapai 30 persen di bawah lindungan Yamadan 20 persen ha,” kata Rosidi yang adalah kelas Sport didampingi Ketua Club untuk Byson dan Byonic, Rian Arma. aha Vixion. Secara umum kata m Ya e ar h S et Targ “Sepanjang Rosidi, tercatat untuk a Yamah 2010, penjualan kita club resmi Yamaha 2011 di Sentral dari hampir 100 persen, saat ini mencapai matik : 60 persen ✒ Jenis Yamaha makanya kita tak 1.000 orang, mereka total penjualan ingin setengah-setetersebar dalam club persen 20 : t or sp a ah ✒ Jenis Yam ngah membidik sales diantaranya club Jun dari total penjuala 2011, nanti. Target piter, Club Vega dan : 20 persen k be be a ah m ✒ Jenis Ya kita naikkan menjadi Club Mio. “Sifatnya n ala dari total penju 5.000 unit,” katanya kita memberikan ken per tahun: la ua nj pe l ta to ✒ Target di sela-sela peresmibebasan kepada 5.000 Unit an Club BysonYamamereka untuk berha Owner Indonesia ekspresi, jangan N O S Club (Byonic), Sabtu sampai mereka KONTAK PER MAHA (1/1) di Showroom ugal-ugalan. Dalam YA S A IT N U M O K Sentral Yamaha Jl Suhal kegiatan kita 3 dirman Palembang. libatkan langsung ✒ (0711) 433730 c chapter palemni Mengenai komposijuga, seperti ke✒ facebook “byo si tetap mengandalkan giatan bakti sosial,” bang” tipe Matic sebagai jualkatanya. (sta)

JAKARTA, SRIPO — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh menyatakan, pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) menyusul naiknya harga minyak mentah dunia. Dalam Refleksi Akhir Tahun 2010 Sektor Energi dan Sumberdaya Mineral di Jakarta, Jumat (31/12/2010), Menteri ESDM mengatakan pemerintah pernah menghadapi harga minyak dunia yang sampai di atas 100 dolar AS per barrel dan berhasil melewatinya. “Kemungkinan kenaikan harga BBM karena harga minyak dunia yang naik, hal itu tak ada,” kata Darwin Zahedy Saleh . Menurut dia, melonjaknya harga minyak fosil dunia, justru bisa menjadi hikmah yakni mempercepat

KENAIKAN harga minyak mentah justru semakin memperkuat argumen pemerintah untuk melaksanakan pengaturan BBM bersubsidi

DARWIN ZAHEDY SALEH Menteri Energi dan ESDM KC

diversifikasi energi dan mengembangkan energi terbarukan. Seperti diketahui, tren kenaikan harga minyak yang sudah memasuki ratarata 90 dollar AS per barrel, menimbulkan kekhawatiran bahwa hal tersebut akan semakin membebankan masyarakat. Apalagi jika harga minyak dunia masih terus naik sampai akhir kuartal

pertama 2011, dimana pada saat itu rencana kebijakan Pembatasan BBM bersubsidi 2011 akan dilaksanakan (jika disetujui oleh komisi VII DPR ). Hal itu berpotensi membebani rakyat karena jika kebijakan pembatasan tersebut dilaksanakan berarti akan ada pengalihan pembelian BBM Premium ke Pertamax yang mengacu pada harga pasar.

Sementara itu menyinggung rencana pengaturan BBM bersubsidi, Darwin mengatakan pemerintah akan menyiapkan rencana kebijakan pengaturan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara teknis daripada harus mempercepat pelaksanaannya. “Bukannya ingin mempercepat, tetapi pemerintah ingin lebih siap secara teknis,” katanya. Menteri Darwin mengatakan, kenaikan harga minyak mentah justru semakin memperkuat argumen pemerintah untuk melaksanakan pengaturan BBM bersubsidi. Menurut dia, BBM subsidi pada dasarnya merupakan hak rakyat, sehingga ketika harga minyak makin tinggi, maka makin besar hak rakyat. “Yang jadi soal selama ini kan masih banyaknya yang tidak berhak menerima subsidi malah mengambil jatah bersubsidi,” katanya. (KC)

2011, Suzuki Turunkan Target Ekspor

M

AKIN menguat nya nilai tukar yen dan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, memaksa PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) menurunkan target ekspornya tahun depan. Bila tahun ini, diperkirakan ekspor mobil Suzuki dalam bentuk utuh atau CBU 18.000 unit, tahun depan hanya 15.000 unit. Bebin Djuana, Deputy General Manager of Overseas Sales & Marketing SIM mengatakan, target diturunkan karena tahun depan nilai tukar dolar AS diprediksi berada di kisaran Rp 9100 dan yen di atas Rp 100. Dengan kondisi seperti itu, ekspor kurang menguntungkan.

Dijelaskan, masih adanya komponen yang dinilai dengan yen, karena material utama, yaitu baja (bodi), mesin dan transmisi masih dibuat di Jepang. Sedangkan ketika dijual ke pasar ekspor, harganya dipatok dengan dolar Amerika Serikat. Itulah yang menyebabkan keuntungan menipis, apalagi rupiah juga terus menguat. “Maju kena, mundur kena! Kenaikan harga tersebut berdampak langsung pada penjualan di pasar ekspor. Jadi, tahun depan ekspor ditargetkan hanya 15.000 unit,” tegas Bebin. Ditambahkan, sepanjang Januari-November, SIM sudah mengekspor 15.800 unit, terdiri dari dari Swift

3.600 unit, SX-4 1.800 unit, Vitara 100 unit dan APV 10.300 unit. Sampai akhir tahun ini ekspor diprediksi akan mencapai 18.000 unit. “Desember masih ada pengiriman terakhir ke Tai-

wan. Kami harap tahun depan pasar domestik tetap tumbuh. Dengan demikian, produksi tetap maksimal. Karena penurunan ekspor diserap oleh pasar domestik,” imbuh Bebin. (KC)

KOMPAS.COM/AGUNG KURNIAWAN

SUZUKI Swift diekspor


6

SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

Golkar Dorong Hak Interpelasi Denny Cs ■ Targetnya Bubarkan Satgas Mafia Hukum ■ Satgas RUU Pembuktian Terbalik JAKARTA, SRIPO — Partai Golkar ingin buat kejutan di tahun 2011. Partai berlambang pohon beringin itu berencana menghentikan sepak terjang Satgas Pemberantasan Mafia Hukum bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Alasannya, keberadaan satgas mafia hukum tumpang tindih dengan kepolisian, kejaksaan dan KPK. Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partia Golkar Aziz Syamsuddin menyatakan akan mendorong dilakukannya hak interplerasi keberadaan satgas mafia hukum. “Kita akan mempertanyakan keberadaan satgas. Padahal, ada aparatur yang resmi dibentuk UU,” tandasnya kepada Tribun, di Jakarta, Minggu (2/1). Menurut dia, keberadaan satgas secara tidak langsung membuat aparat penegak hukum terbelenggu dalam menegakkan hukum di Indonesia. Satgas yang dibentuk melalui Keppres No 37 tahun 2009 telah mereduksi penegakan hukum yang berdasar asas independen. “Bagaimana mungkin produk hukum berupa Keppres bisa mengawasi aparat penegak hukum yang dibentuk berdasar UU. Keppres itu jauh di bawah UU,” cetusnya. Atas dasar itu, lanjut dia, Golkar akan menggalang hak interpelasi dewan di Senayan setelah berakhirnya masa reses pada pekan ini. “Segera setelah itu akan gagas interpelasi,” imbuh Aziz yang menghendaki dibubarkan-

nya satgas tersebut. Rencana mendorong hak interpelasi mendapat sokongan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Wakil Ketua Fraksi Partai Hanura Syarifuddin Sudding mendukung langkah interperlasi lantaran aksi satgas telah memasuki ranah penegakan hukum di Tanah Air. “Yang diberikan kewenangan untuk projusticia dan diatur undang-undang dan konstitusi kepolisian, kejaksaan dan KPK. Anehnya, Satgas yang hanya dibentuk Keppres justru terlalu banyak memasuki persoalan projusticia,” katanya. Dia menyebut campur tangan Satgas saat mengumpulkan institusi penegak hukum dalam gelar

perkara institusi kepolisian, dan kejaksaan. “Jika itu dibiarkan terus, tentu merusak sistem dan tatanan hukum yang ada. Kita harus taat aturan, konstitusi dan UU,” tandas Sudding. Dia menengarai, keberadaan Satgas digunakan untuk kepentingan kekuasaan, termasuk dalam hal ini elit-elit SBY maupun istana. Sudding juga menduga pola yang dilakukan SBY untuk melakukan penyanderaan terhadap lawan-lawan politik, termasuk dalam kasus Gayus. “Aneh, begitu aktifnya satgas dan juga pengakuan Gayus yang sengaja diarahkan satgas untuk mengaitkan perusahaan Aburizal Bakrie. Jadi saya kira ini lebih condong kepada

kepentingan politik,” tambahnya. Bidikan Baru Meski mendapat kritikan dan penentangan berbagai pihak, Satgas tetap tak ambil pusing. Bahkan, di tahun 2011 ini, Satgas bakal membidik dua rancangan undang-undang yang membuatnya semakin leluasa bergerak. Merujuk situs Satgas pemberantasan mafia hukum di http://www.satgas-pmh.go.id, Satgas berencana merevisi UU No 13 tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Revisi UU tersebut ditujukan agar terdapat penguatan perlindungan hukum untuk saksi kunci yang juga merupakan pelaku tindak pidana. (tribunnews/ade)

Wewenang Satgas Mafia Hukum BERBEKAL Keputusan Presiden Nomor 37 tahun 2009 tentang Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Satgas PMH bertugas melakukan koordinasi, evaluasi, koreksi dan pemantauan agar upaya pemberantasan mafia hukum dapat berjalan efektif. Dalam menjalankan tugasnya, Satgas PMH berwenang untuk: 1. Bekerjasama dengan Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Badan Pemeriksa Keuangan, Komisi Yudisial, Ombudsman, Polri, Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Kepolisian Nasional, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Pusat Pela-

poran dan Analisis Transaksi Keuangan, organisasi profesi advokat, organisasi profesi notaris, organisasi profesi Pejabat Pembuat Akta Tanah, dan lembaga negara lainnya dalam upaya pemberantasan mafia hukum; 2. Melakukan penelaahan dan penelitian serta hal-hal

lain yang dianggap perlu guna memperoleh segala informasi yang diperlukan dari semua instansi pemerintah pusat maupun instansi pemerintah daerah, BUMN/ BUMD, serta pihak-pihak lain yang dianggap perlu. (Sumber : http://www.satgas-pmh.go.id)

Hatta Gerah Koalisi Saling Jegal JAKARTA, SRIPO — Gonjang-ganjing keretakan di tubuh Setgab Koalisi membuat gerah Ketua Umum Partai Amanar Nasional (PAN) Hatta Radjasa. Dia mengkritik parpol-parpol penyokong pemerintahan SBY-Boediono yang saling bertikai melalui media massa. “Apabila kita bersepakat untuk koalisi tentu ada etika yang perlu dihormati dan ditegakkan bersama,” kata Hatta saat menyampaikan pidato politik awal tahun 2011 di rumah PAN, Jakarta, Minggu (2/1). Hatta berbicara itu mengingat koalisi parpol pendukung SBY-Boediono tengah panas. Sejumlah parpol berkehendak membentuk poros tengah karena kerap tidak dilibatkan dalam mengambil kebijakan yang bakal dilahirkan pemerintahan SBY-Boediono. Menurut Hatta, dalam menjalani sistem presidensial yang bersandingan dengan multi partai, singgungan politik tidak mungkin dihindari. Namun, berbekal upaya mengusung keberhasilan pemerintah, hal-hal tersebut bisa dikurangi.

“PAN menyadari setiap parpol memiliki aspirasi yang berbeda. bukan juga berbeda terkadang aspirasi tersebut bersinggungan,” ungkapnya. Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu jilid II ini meyakini, berkoalisi bukan berarti terjadi akuisi politik dari satu partai ke partai lain. Berkoalisi juga tidak berarti mengkooptasi hak-hak parpol, dan anggota di parlemen. “Berkoalisi memerlukan kebersamaan yang dilandasi tanggung jawab dengan etika dan kebersamaan.” ucapnya. “Demokrasi akan mendorong setiap or a n g memberikan yang terbaik untuk men-

capai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” imbuhnya. (Tribunnews/ade/mun)

H.M Hatta Rajasa ANTARA/ RENO ESNIR


SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

Tunggu Lima Tahun Lagi... PATUT kiranya kita menyimak profil dan sepak terjang pelatih Timnas Malaysia Rajagopal. Pelatih flamboyan inilah peletak dasar pembinaan bibit muda Malaysia. Sebagai mantan pelatih U-18, Gopal tahu betul kualitas pemain muda Negeri Jiran. Anak asuhnya di U-18 dia bawa ketika ditunjuk pelatih Timnas U-23 sehingga mampu merebut gelar SEA Games. Ketika menangani Timnas Senior, delapan dari 10 pemain menjadi The Dream Team untuk merebut AFF Cup di Gelora Bung Karno. “Mereka pemain muda, usia mereka tidak lebih dari 26 tahun, perlu waktu lima-enam tahun membentuk mental mereka, kuncinya adalah kompetisi rutin,” urai Gopal. Ungkapan Gopal menunjukkan kebijakan Federasi Sepakbola Malaysia dan keberanian Gopal membawa hasil dalam lima tahun. “Kami cukup kecewa dengan minimnya pemain Sumsel di SFC. Tetapi hal itu melecut semangat kami untuk terus belajar,” kata striker muda AS SFC U-14, Reza. Hal serupa juga ditegaskan pemain AS SFC lainnya Angga yang mengatakan mereka tidak kalah bersaing. Ia bertekad suatu saat nanti bisa mengalahkan para pemain dari Pulau Jawa dan menembus skuad Timnas bahkan level klub sekelas SFC. “Kami menyayangkan tersisihnya

Ditunggu Penerus Ilham „ dari halaman 1 rang berkembang lantaran tidak mendapatkan jam terbang yang baik. Persoalan minim kompetisi masih terjadi di Sumsel. Imam cs tidak mampu bersaing dan menjadi cadangan bersama SFC ketika ditangani pelatih Rahmad Darmawan 2009/2010. Tahun 2010 menjadi harapan Ilham Muda Sumsel untuk bersaing. Kebijakan manajemen SFC yang menargetkan 30 persen pemain lokal seleksi digelar di masa kepelatihan Ivan Kolev. M Alfan dan Jeki Arisandi cs lolos seleksi. Sayang Alfan dieliminasi di tengah jalan sehingga angkatan 2008 hanya Jeki yang kini bertahan di SFC.

Dari Kertapi ke Kancah Nasional „ dari halaman 1 jadi PNS di Tangerang itu malah minta bayaran Rp 1 Miliar. Harga yang sangat mahal saat itu untuk pemain lokal, sehingga sulit dipenuhi. Sayangnya lagi, ketika Rahmad Darmawan melatih SFC dan memberikan double winner atau dua ge-

Juni, BBM Bersubsidi Dibatasi di Sumsel „ dari halaman 1 leh menikmati BBM bersubsidi lagi atau sebaliknya. Akan dibuat selang regulator khusus untuk stasiun pengisian BBM, seperti SPBU khusus untuk kendaraan dibawah tahun 2005. “Instruksi dari pusat hanya memberikan jadwal bahwa pembatasan BBM bersubsidi berlaku Juni nanti. Namun untuk teknisnya kita juga masih menunggu,” kata Roberth kepada Sripo di ruang kerjanya, Sabtu (31/12) lalu. Dengan adanya pembatasan, otomatis akan ada pengurangan suplai BBM bersubsidi baik berupa solar maupun premium ke semua SPBU. Untuk jangka panjang dipastikan jika pengusaha SPBU tidak mengambil tindakan tentu mereka akan merugi dalam hal pendapatan. Makanya kita imbau supaya mereka menjual Pertamax sebagai BBM non subsidi. “Karena bukan tidak mungkin, dengan adanya pembatasan suplai solar dan premium dimungkinkan transaksi atau permintaan Pertamax akan meningkat. Kita tidak ada masalah dalam hal suplai Pertamax. Berapa pun yang mereka minta akan kita pe-

M Alfan tetapi kami yakin di balik semua itu ada hikmahnya,” jelas Angga. Optimisme Angga cukup beralasan, AS-SFC baru didirikan enam bulan lalu. Namun berkat pembinaan yang cukup bagus, mereka kini mulai menggeliat dengan menjuara Liga Specs U-15. Selain AS-SFC, Akademi Sysa Muba sudah memulainya sejak 5 tahun lalu terutama di era kepemimpinan Alex Noerdin yang menjadi bupati kala itu. Sysa kini sudah menikmati keberhasilan dan kerap menjadi juara hampir di setiap kompetisi yang diikutinya. Ada pula Persegrata dan beberapa SSb yang cukup punya nama. Kemudian SSb Subagio dan beberapa SSb yang memiliki kualitas cukup baik di Sumsel. Sayang banyaknya SSb dipandang tidak menjamin para siswa dan pesepakbola usia dini ini untuk menjadi pemain andal di masa depan. Pelatih AS SFC U-14, Patra bahkan menganggap para pemainnya sangat berbakat dan bisa bersaing di level nasional. Namun, mereka kurang mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi rutin. “Sebab kompetisi lah yang membentuk mental, kerakter, dan mengasah bakat mereka. Ketika sudah berlatih rutin tiap hari, mereka nampaknya perlu menguji kemampuan di level yang lebih baik,” kata

Kurang Jam Terbang Menanggapi kegagalan ini, Kolev mengatakan, Sumsel sebenarnya memiliki banyak talenta bagus, tetapi mereka tidak memiliki jam terbang tinggi. “Pemain Sumsel sebenarnya sangat berbakat tetapi mereka tidak memiliki jam terbang, sehingga kalah pengalaman” jelas Kolev. Mantan pelatih Timnas 2007 ini menilai, perhatian Pemerintah dan geliat olahraga di Sumsel sudah bagus, namun minimnya kompetisi dan minimnya klub profesional yang berlaga di level Divisi Utama dan amatir seperti Divisi I membuat mereka tidak cukup pengalaman. “Mulanya saya berharap pemain bertalenta seperti Jeki dan Alfan bisa dititipkan tetapi ketiadaan klub membuat mereka kurang mendapatkan pengalaman. Mereka sangat membutuhkan lar juara, Ilham sudah melewati masa keemasannya. Bahkan RD --sapaan Rahmad-- pun tak berminat menggaetnya, karena Ilham juga sudah rentan cedera. Ilham adalah bomber produktif yang mempunyai naluri mencetak gol tinggi ketika berada di depan gawang. Karena, sejatinya yang dibutuhkan seorang striker hanyalah naluri mencetak gol. Kecepatan, skill individu ataupun stamina prima hanyalah elemen pendukung lainnya. (ndr/afi)

nuhi,” katanya. Saat ini, kata Roberth, untuk kuota BBM bersubsidi 2011 telah ditetapkan pemerintah. Secara nasional telah ditunjuk tiga perusahaan yang akan mendistribusikan BBM bersubsidi, yakni PT Pertamina, PT Petronas Niaga Indonesia dan PT AKR Coorperindo Indonesia. Untuk total kuota mencapai 38,5 juta ton kilo liter secara nasional. Pertamina dialokasikan sebesar 99,68 persen dari total kuota. “Sisanya dikelola dua perusahaan itu,” katanya. Jumlah ini mengalami kenaikan dibanding 2010, lalu sebesar 0,02 persen atau berjumlah 38,3 juta ton. Lalu bagaimana pemberlakuan pembatasan sementara kuota bertambah? Menurut Robert sah saja ada penambahan namun untuk distribusi alokasinya yang akan berubah. Ini dihitung berdasarkan jumlah pengguna kendaraan dari data statistik satu daerah. “Dari hasil perhitungan Pertamina selama ini untuk konsumsi BBM yang tepat sasaran hanya 43 persen, sisanya 57 persen dinikmati masyarakat menengah ke atas,” katanya. Kemungkinan di tiap kota suplainya akan dipangkas sesuai data tersebut, Imbau Jual Pertamax Tentang berlakunya pembatasan BBM bersubsidi, Pertamina mengimbau pengusaha SPBU agar meningkatkan usahanya dengan menjual Pertamax, selain premium dan solar di

Patra. Direktur AS SFC Sumsel, Hendri Zainudin mengatakan, AS SFC merupakan bentuk perhatian manajemen SFC agar para talenta muda Sumsel bisa dididik dengan baik. Sebab mereka tahu SFC adalah klub prestasi sehingga membutuhkan pemain berkualitas. Makanya ketika tidak ada pemain lokal Sumsel bersama skuad SFC, hal itu tidak dapat disalahkan. “Sebab SFC klub prestasi dan profesional. AS SFC adalah solusinya,” jelas Hendri. Menurut Hendri, Pengprov PSSI Sumsel dalam hal ini perlu pro aktif. Sejauh ini menurut dia kompetisi usia dini berjalan baik, tetapi kompetisi untuk tingkat 18-21 tahun belum ada. Saingi Kayamba Katon Aji Pangestu, salah satu siswa kelas AS-SFC U-10 memilih akademi binaan Laskar Wong Kito agar bisa mengasah bakat dan skill yang dimilikinya. “Suatu saat kelak, di masa yang akan datang saya ingin menggantikan Kayamba di lini depan SFC,” tekad Katon, Minggu (2/1). Wajar saja Katon berharap demikian, sebab SFC adalah klub kebanggaan Wong Kito. Ia yakin dengan terus berlatih dia mampu menandingi Idola Kieth Kayamba Gumbs yang kini menjadi andalan Laskar Wong Kito. (ndr)

kompetisi,” jelas Kolev. 64 SSb Sementara itu Baryadi mengatakan sejauh ini peranan Sekolah Sebakbola (SSb) yang berada di bawah binaan PSSI Sumsel sudah berjalan baik. Menurut dia, ada 64 SSb berkualitas yang tersebar di Sumsel. Namun PSSI tidak bisa berjalan sendirian, banyak komponen yang turut berperan untuk keberhasilan ini. Malaysia bisa berhasil karena kompetisi di sana berjalan baik mulai dari semua jenjang. Menurut mantan Manajer SFC ini, tidak perlu jauh-jauh ke Malaysia, di Pulau Jawa kompetisi sudah berjalan rutin. Bahkan dari usia 12-21 tahun. “Sementara Sumsel

baru berusaha memulainya. Ia pun menyoroti ketiadaan klub-klub level Divisi I dan Divisi Utama. Sebelumnya ada PS Palembang dan PS Bank Sumsel di Divisi I tetapi mereka mundur, bahkan PS Banyuasin pun harus mundur setelah naik ke Divisi Utama. “Praktis kita hanya memiliki SFC klub profesional asal Sumsel. Jika klub itu ada, pemain muda SFC, bisa dititipkan di klub yang berkompetisi di level Divisi Utama atau Divisi I. PS Palembang, PS Bank Sumsel dan PS Banyuasin mundur. Namun hal itu bukan alasan, kita dari PSSI akan terus meningkatkan kualitas kompetisi,” ujar Baryadi. (ndr)

Perlu Pusdiklat

pardi. Ketika Pusdiklat dihapus, generasi Sumsel pun kalah bersaing. Saya pikir perlu pemikiran dari pemerintah bagaimana membentuk Pusdiklat yang berbobot, pemainnya benar-benar diseleksi dan kemudian diberi gaji, sehingga mereka tetap fokus belajar sepakbola sembari sekolah. Dengan ada Pusdiklat, kita tidak perlu lagi repot menjadi pemain, sebab kualitas mereka sudah teruji jika masuk dalam Pusdiklat. Seperti di Jakarta ada Ragunan yang banyak menelorkan pemain muda. Saya pikir sudah saatnya pihak terkait seperti Pengprov PSSI dan pemerintah bersinergi menghidupkan Pusdiklat bagi pesepakbola muda Sumsel.(ndr)

„ dari halaman 1 Jika dibandingkan Sekolah Sepakbola (SSb) ataupun Akademi, Pusdiklat memang berbeda karena terpola dengan baik dan sudah melalui seleksi dengan ketat. Tidak ada istilah nepotisme. Pusdiklat memiliki program jelas sehingga para pemain sudah memiliki mental dan jam terbang yang baik. Saya lihat saat ini Sysa Muba sudah meniru model Pusdiklat. Usai era Galatama Pusdiklat berganti PPLP dan terbilang berhasil seperti munculnya nama Ilham Jaya Kusuma ataupun Su-

SPBU. Ini dilakukan untuk menghindari kerugian akibat pemberlakukan pembatasan BBM Bersubsidi tersebut Juni mendatang. Untuk konsumsi Pertamax di Sumsel masih relatif minim dibanding premium dan solar. Sepanjang 2010 total konsumsinya mencapai 10.064 kiloliter di 34 SPBU. “Untuk total SPBU di Sumsel mencapai 124 unit namun yang menyediakan Pertamax berjumlah 34 unit atau hanya seperempat saja,” katanya. Pertamax belum tersedia di SPBU Musirawas, Prabumulih, Pagaralam, Banyuasin, Ogan Komering Ulu Selatan dan Empat Lawang.

Untuk konsumsi SBPU tertinggi adalah Palembang dan Lahat. Pertamina memberi kesempatan jika ada pengusaha yang ingin menambah tanki timbun SPBU dengan Pertamax. Syarat yang ditetapkan pun mudah. Mereka hanya wjib menyediakan tanki timbun khusus untuk Pertamax. “Kami kira tidak sulitlah karena selama ini standar SPBU harus punya minimal dua tanki timbun. Nantinya satu tanki timbun khusus untuk mengisi Pertamax. Kita tinggal switching saja tanki tersebut,” katanya. (sta)

Pantas Main di Eropa

bisa mengikuti jejak Giggs dan tampil konsisten. Pada usia 20, pemain Sriwijaya FC ini merupakan anggota termuda dalam Pasukan Garuda. Duerden menilainya masih mentah. Tapi justru itu yang membuatnya makin menarik untuk dilihat. Dia yakin Okto bisa meningkatkan kemampuannya berolah bola. (kc/ Ant)

„ dari halaman 1 kan Christian Gonzales dkk akhirnya finish di posisi runner up di setelah di final kalah agregat 2-4 dari Malaysia. Ia melihat Okto harus

10 PEMAIN POTENSIAL ASIA MENURUT JHON DUERDEN

1. Deng Zhuoxiang (Shandong, Cina) 2. Ismail Matar (Al Wahda, Uni Emirat Arab) 3. Koo Ja Cheol (Jeju United, Korea Selatan) 4. Kawin Thamsatchanan (Muang Thong United, Thailand) 5. Yasser Al Qahtani (Al Hilal, Arab Saudi) 6. Oktovianus Maniani (Sriwijaya FC, Indonesia) 7. Karim Ansarifard (Saipa, Iran) 8. Jungo Fujimoto (Shimizu S-Pulse, Jepang) 9. Alexander Geynrikh (Pahktakor, Uzbekistan) 10. Firas Al-Khatib (Al Qadsia, Suriah)

7

Mega Masih Layak Jual ■ TTar ar getkan Menangi Pemilu 2012 argetkan JAKARTA, SRIPO — Memasuki 2011, PDI Perjuangan optimis partai wong cilik semakin kinclong. Bahkan, partai berlambang banteng gemuk itu manargetkan memenangkan pemilihan presiden pada tahun 2014. Tidak itu saja, partai berlambang kepala banteng mulut putih itu juga tetap akan menjagokan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden. Elit di PDIP mengklaim, berdasar survey indobarometer pada September 2010 Megawati masih mendapat survey paling tinggi. “Ibu Mega masih sehat. Untuk 2014, Ibu Mega masih layak jadi Capres,” kata Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait, di Jakarta, Minggu (2/ 1). Megawati sudah dua kali kalah dalam pemilihan Presiden. Megawati dikalahkan mantan menterinya sendiri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ara—demikian politisi muda PDIP itu akrab disapa—menepis kabar bahwa PDIP sudah melakukan deal dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk Pilpres 2014. “Tidak ada itu. Kalau Pilpres lalu, benar. Tapi untuk 2014 tidak pernah ada

deal dengan Pak Prabowo,” tandasnya. Sementara Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo membantah adanya wacana Ketua Dewan Pimpinan Pusat Taufik Kiemas yang menyatakan Puan Maharani akan dipasangkan dengan Ny Ani Yudhoyono pada 2014. “Kita tidak mau terjebak isu. Kami sedang fokus pada persiapan 2014,” katanya. Kendati begitu, Tjahjo menegaskan tidak menutup kemungkinan PDIP akan menjalin kerjasama dengan Partai Demokrat. Kerjasama dengan Demokrat bisa terwujud bila ada sinergi politik dalam kerangka pemilihan presiden. “Itu wajar-wajar saja,” ujar Ketua Fraksi PDIP di DPR ini. Tjahjo menambahkan, PDIP akan tetap komitmen pada rekomendasi kongres yang memutuskan partai sebagai oposisi. Agenda tahun 2011 disusun PDIP untuk memenangkan sejumlah pilkada dan berperan aktif dalam beberapa RUU di DPR. Terlalu Dini Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa mendorong semua pihak menahan diri untuk tidak terlibat dalam perdebetan kurang produktif

terkait pilpres 2014. “Perhelatan 2014 masih terlalu dini diantisipasi,” katanya saat menyampaikan pidato politik awal tahun 2011 di rumah PAN, Jakarta, Minggu sore. Menurut dia, gonjangganjing politik menuju 2014 saat ini justru menimbulkan iklim politik kurang sehat. Pasalnya, saat ini terjadi pergesekan politik yang kurang sehat. Padhaal, bangsa Indonesia baru saja satu tahun lebih menyelesaikan perhelatan demokrasi di 2009 kemarin. “Bagi PAN, setelah perhelatan 2009 selesai, kita harusnya menyelesaikan energi dan kerja keras kita memberikan yang terbaik untuk membangun negeri ini,” ucap mantan Menteri Sekretaris Negara di era SBY-Jusuf Kalla ini. Dia menjelaskan, seluruh usaha terbaik semestinya diarahkan untuk membangun demokrasi dan mensejahterakan rakyat, dan menjamin keadilan bagi semua. “Ada saatnya berkompetisi, dan ada saatnya membangun negeri,” jelasnya seraya berharap semua pihak untuk tidak lagi membangun energi, dan waktu hanya untuk hal-hal yang tidak produktif. (tribunnews/ade/iwa)

HUT Perkawinan ke-28

“Apapun putusan jaksa, saya siap menerimanya 100 persen,” katanya. Lumrahnya sebuah syukuran, itulah yang dilakukan Ida dan Antasari mengenang masa perkawinan mereka. Bisa dibilang cukup sederhana. Kendati begitu, Ida tak bisa menolak kerabat yang membawakan kado pernikahan mereka. Dari sekian pemberian, yang membuat unik adalah kado boneka sepasang kakek-nenek. Kado lainnya, Ida melanjutkan, kemeja, kaos dan buku-buku. Khusus buku diberikan oleh para pengacara Antasari. Tak ada yang istimewa dari acara itu, kata Ida. Menurutnya, pergantian tahun sama seperti tahun-tahun sebelumnya. “Kita hanya berdoa bersama semoga tahun baru ini lebih bagus, diberikan panjang umur,” imbuh ibu dua puteri ini. Selain menjenguk suami, Ida mengaku datang di hari Minggu ke Polda Metro untuk pamit kepada petugas di sana. Menurut dia, para polisi di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya semuanya baik kepada sua-

minya. Ida memilih tidak mengikuti eksekusi Antasari dari rutan ke lapas yang disediakan kejaksaan. Meski begitu dia masih menunggu kepastian di mana suaminya bakal ditempatkan. Rencananya, Ida akan ditemani dua puterinya, Andita Dianoctora Antasari Putri dan Ajeng Oktarifka Antasari Putri, menjenguk sel baru Antasari. Kemarin, penasihat hukum Antasari, Muhammad Assegaf mengungkapkan ada empat opsi dari lapas yang akan ditempati Antasari yakni Lapas Sukamiskin, Bandung, Lapas Cipinang, Salemba dan Tangerang. Namun, Assegaf juga belum tahu lapas mana yang akan ditempati mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut. Dari keempatnya, bagi Ida semuanya sama saja. Sekalipun nantinya Antasari dibawa ke Bandung, Ida rela pergi dari Tangerang ke Bandung menjenguk suaminya itu. Sejauh masih di Indonesia, Ida dan keluarga termasuk kakak dan adik Antasari tak keberatan. (tribunnews/yog)

Satu LP dengan Jaksa Urip

minta di LP mana. Dia mengikuti saja pihak kejaksaan. Karena selama ini Pak Antasari sangat patuh. Bahkan waktu tahanan ramai keluar tahanan, Antasari tidak pernah ijin keluar bahkan sakit pun di dalam. Sekarang kita belum dapat kabar resmi eksekusinya kapan,” imbuh Ari. (tribunnews/yog)

„ dari halaman 1 menjadi tempat hunian baru bagi Antasari. Keempat lembaga pemasyarakatan yang disiapkan itu yakni Tangerang, Cipinang, Salemba, dan LP Sukamiskin di Bandung. “Terima kasih ya pak, telah menjaga suami saya dengan baik,” ujar Ida berpamitan sambil menyalami seorang petugas jaga. Ida tampil sedikit lain dari biasanya saat mengunjungi suaminya di ruang tahanan Polda Metro Jaya. Sore itu, dia tampak ceria, dan senyum selalu tersungging dari bibirnya. Ya, belakangan ini, ibu dua anak itu memang sedang gembira. Bertepatan tanggal 1 Januari 2011, dia baru saja merayakan ulang tahun perkawinannya yang ke28. “Tak ada perayaan besarbesaran, tak ada kado-kadoan, hanya syukuran bersama anak, keluarga, kerabat dan tim pengacara. “Tumpengan sederhana saja,” tuturnya. Sebagai istri, Ida hanya bisa memberikan doa untuk suaminya yang harus hidup di balik bui. Secara pribadi, dia juga tak mempersoalkan di mana Antasari akan ditempatkan untuk menjalani sisa hukuman 18 tahun penjara.

„ dari halaman 1 geri Jakarta Selatan Yusuf mengatakan rencana eksekusi Antasari dilakukan Senin (3/1). “Pak Antasari tidak me-


8

SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

Supardi Pilih Karmila n Pesta Tahun Baru Sriwijaya FC PALEMBANG, SRIPO — Meski digelar secara sederhana, pesta tahun baru para punggawa Sriwijaya FC di halaman parkir Gedung Graha Sriwijaya Sekip, Sabtu (1/1) malam berlangsung meriah hingga Minggu dinihari. Awalnya Supardi dkk terlihat malumalu naik panggung. Bahkan beberapa kali pembawa acara memanggil sejumlah nama pemain SFC, namun tidak satu pun dari mereka yang mau. Para pemain yang ratarata memang tinggal di Mess Pertiwi sebutan lain dari Graha Sriwijaya ini, tetap bertahan di kursi masing-masing di bawa panggung. Mereka terlihat canggung begitu melihat para undangan dan rekan-rekan media yang juga turut menghadiri acara pesta tahun baru itu. Mereka mera-

sa kurang sreg jika fotonya diabadikan para wartawan. Para punggawa Laskar Wong Kito tetap bertahan di bawah panggung meski beberapa staf, ofisial, bahkan biduan sudah memancing mereka keluar. Padahal Supardi, Ahmad Jufriyanto, dan Budi Sudarsono bahkan asisten pelatih SFC Kas Hartadi dikenal jago bernyanyi di atas panggung. Tampak pula, hadir dalam acara ini Wakil Manajer SFC Jamaludin, Asisten Pelatih Kas Hartadi dan sejumlah pengurus PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) seperti Sari, Indra dan Reni serta Yopie. Budigol cs baru berani naik panggung setelah wartawan bubar. Diawali lagu Cucak Rowo dan Sekuntum Mawar Merah yang dilantunkan oleh Budi dan asisten Kas Hartadi, para

Janji Tampil Lebih Baik

SRIPO/SYAHRUL

UNJUK KEBOLEHAN — Budigol unjuk kebolehan olah vokal di atas panggung dalam rangka malam hiburan merayakan Tahun Baru di Mess Pertiwi, Sabtu (1/1).

pemain lainnya kemudian menyusul. Supardi yang sejak beberapa waktu menahan diri kemudian naik panggung ikut bergoyang, setelah itu giliran pemain asli binaan Sumsel ini yang membawakan lagu. “Aku pesan lagu Karmila,” ujar Supardi. Suasana kemudian benar-benar hangat ketika Jufriyanto naik panggung menemani Supardi, Budi Sudarsono dan Kas Harta-

di. Setelah bergoyang dengan Karmila yang mampu memanaskan suasana. Ahmad Jufriyanto kemudian membawakan lagu lagu andalan Sule, Susis. Jamal mengatakan, pemain memang sengaja diliburkan satu hari untuk refreshing dan merayakan tahun baru. Acara orgen tunggal yang diprakarsai pemilik Katering SFC, Ibu Susi ini sebagai solusi untuk menghibur pemain. (ndr)

150 Pembalap Bertarung Ketat n Caram Seguguk Grasstrack 2011 n Rebut T otal Hadiah Rp 30 Juta Total INDRALAYA, SRIPO — Sebanyak 150 pembalap lokal dan nasional memeriahkan Caram Seguguk Grasstrack 2011 merebutkan piala Bupati Ogan Ilir (OI) di sirkuit mini Kecamatan Tanjung Raja, Sabtu dan Minggu (1-2/1). Pembukaan oleh Bupati OI diwakili Wakil Bupati H Daud Hasyim. Daud berharap lomba grasstrack berjalan aman, lancar dan dengan penuh sportifitas. Ketua umum penyelenggaran Caram Seguguk Grasstrack Muhsin Abdullah ST MM diwakili ketua I M Ridhon mengatakan, peserta datang dari berbagai daerah seperti Babel, Lampung, Bengkulu, Jambi, Bandung dan DKI Jakarta. “Grasstrack ini memerebutkan total hadiah Rp 30 juta dan dua unit sepeda motor,” jelas M Ridhon seraya menambahkan juara umum lokal Sumsel dan juara umum terbuka berhak memperoleh masing-masing satu unit sepeda motor. Sedangkan peserta yang mendapat juara satu, dua dan tiga akan mendapat uang tunai masing-masing Rp 1,5 juta, Rp 1 juta dan Rp 700 ribu. Grasstrack Caram Seguguk ini diadakan setiap tahun memeriahkan HUT OI setiap 7 Januari. (trs)

KEPUTUSAN manajemen dan pelatih Sriwijaya FC menggelar seleksi pemain asing Asia tidak menyurutkan semangat Park Jung Hwan untuk terus berkarir bersama Laskar Wong Kito. Striker asal Korea Selatan ini bertekad untuk tampil prima saat SFC menghadapi Persib Bandung pada 12 Januari nanti dan membuktikan bahwa dirinya masih layak dipertahankan. Menurut Park wajar saja manajemen ingin mencari yang terbaik bagi tim, sebab SFC memiliki target dan ambisi di semua kompetisi yang diikuti. Diapun sebagai pemain memiliki ambisi untuk kembali berlaga di tingkat Asia maupun ajang lokal di Indonesia. “Dia tetap semangat mengikuti latihan, sebagai pemain profesional Park tentunya menjadikan seleksi ini sebagai pelecut semangatnya untuk lebih baik lagi,” jelas Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev, Minggu (2/1). Menurut Kolev, dia sudah berkomunikasi dengan Park ataupun Yong Jie Mu, dua pemain asing Asia yang dimiliki SFC, terkait dengan seleksi yang mereka gelar sejak akhir Desember lalu. Keduanya adalah pemain profesional dan tetap mau bersaing secara profesional. Hal serupa diungkapkan Park Jung Hwan, Minggu (2/1) petang yang menganggap ajang seleksi itu bukan hal buruk bagi dirinya. Justru kenyataan yang dihadapinya ini, semacam peringatan bahwa siapapun tidak dijamin akan bertahan di SFC. Seleksi dijadikannya motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi tim. Sebagai pemain sarat pengalaman, Park yang mulai bisa sedikit-sedikit berbahasa Indonesia ini tahu konstribusinya masih begitu minim untuk klub. Namun ia yakin menjelang kompetisi kembali di mulai dia akan bermain maksimal. Baginya perlu waktu untuk beradaptasi bersama rekan-rekannya dan skema latihan Ivan Kolev. “Bagi saya ini dunia profesional dan selalu ada persaingan, setiap persaingan selalu memberikan yang terbaik dalam setiap permainan saya,” jelas Park. SFC kini menyeleksi dua pemain asing Asia yakni Mehdi Gholapour asal Iran

dan Philips Arnold asal Autralia. Kedua pemain ini berpeluang menggeser Park dan rekannya yang asal China Yong Jie Mu. Persaingan di lini depan semakin sengit setelah kedatangan striker Rudi Widodo untuk memperkuat SFC.(ndr)

PARK JUNG HWAN SRIPO/SYAHRUL


C M Y K

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

SENIN, 3 JANUARI 2010

Wisma Atlet Tuntas Juni PALEMBANG, SRIPO — Menapak Tahun 2011, sebagian masyarakat Sumsel menunggu selesainya pembangunan Venus SEA Games dan Wisma Atlet. Saat ini, di lokasi pembangunan tidak dijumpai batu bata, pasir dan koral seperti layaknya kegiatan pembangunan di Sumsel. Ternyata, Pemprov Sumsel memakai teknologi bangunan modern. Wisma Atlet yang mengaplikasikan beton ringan (hebel) ditargetkan tuntas Juni ini. Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel Ir Rizal Abdullah, Sabtu (1/1) mengatakan, pembangunan venues SEA Games di Jakabaring sarat teknologi modern. Misalnya, Wisma Atlet. Diakui, di lokasi tidak ada tumpukan pasir, koral dan batu bata/batako karena memang tidak dipakai.

“ A p a yang menjadi kekhawatiran masyarakat yang awam sangat dimaklumi. Bagi kalangan teknik, pasti mengerti dengan teknologi yang 2 LUAS HUNIAN 36 M sedang dipakai,” Terdiri : 2 Kamar Tidur katanya. Dengan tekno1 Kamar Mandi logi modern, di1 Ruang Tamu Tampak Samping Wisma Atlit mana teknologi 1 Dapur yang sama digunakan untuk gedung bertingkat di Jepang, Cina, EroTeknologi Hebel pa dan Vietnam sebagai Tudigunakan dalam adonan tadi, selain beran Rumah SEA Gamse XXV HEBEL atau beton ringan untuk bafungsi sebagai pengembang ia berperan lalu, maka diyakini bahan adonannya antara lain terdiri dari padalam mempengaruhi kekerasan beton. ngunan ini tahan gempa. sir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypVolume aluminium pasta ini berkisar 5-8 “Pembangunan wisma Atsum, air, dan alumunium pasta sebagai persen dari adonan yang dibuat, terganlet didanai dari Kementeribahan pengembang (pengisi udara secatung kepadatan yang diinginkan. Adonan an Pemuda dan Olahraga ra kimiawi). Setelah adonan tercampur beton aerasi ini lantas dipotong sesuai sebesar Rp 250 miliar,” kasempurna, nantinya akan mengembang ukuran dan kebutuhan. (sin) selama 7-8 jam. Alumunium pasta yang „ Bersambung ke hal 15

Sarat Teknologi Modern

Harus Lebih Baik IDAK semua orang mengisi hari libur atau tahun baru dengan jalan-jalan atau mengunjungi tempat wisata. Banyak juga di antaranya berkumpul bersama keluarga di rumah. Begitu pula dengan Helly Dwi Oktasari. Gadis kelahiran 15 Oktober 1985, tidak tertarik untuk mengunjungi objek wisata yang ada di Palembang atau pun di luar kota. Apalagi jika keluarga besar tidak bersamanya. “Kalau mau berwisata, tidak semua keluarga bisa ikut serta. Saya ingin memanfaatkan libur singkat ini ber-

T

kumpul bersama mereka, meski hanya di rumah saja,” kata Helly. Terlepas dari alasan itu, menurut pegawai Bank Bukopin ini, tahun baru tidak mesti dirayakan seperti lebaran. Meski tidak salah juga hal itu dilakukan jika memang untuk memotivasi diri. Sebab baginya di tahun baru yang terpenting adalah bagaimana menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya. “Soal jalan-jalan atau hiburan, itu lebih kepada kegemaran menurut saya. Kalau

Helly Dwi Oktasari

SEA Games Harus Sukses SRIWIJAYA POST : Pembangunan wisma Atlit untuk SEA Games 2011 ditargetkan selesai Juni mendatang. Nantinya dilokasi wisma atlit tak dijumpai batu bata, pasir dan koral seperti layaknya kegiatan pembangunan biasa. Pemprov Sumsel mengaplikasikan teknologi bangunan modern yang digunakan untuk gedung bertingkat di Jepang, China, Eropa dan Vietnam. Bangunan wisma atlit dipastikan tahan gempa. Ada komentar facebookers? Ekta Akwan Lanjtkan...aku sbg warga sumsel selalu akn mendukung... Pokoknya seagames di sumsel harus sukses... Adan Dimitar Bgs la tahan gempa jadi kalo ada gempa

Mohammad Reza Oktarianto Terserah mau mengambil motif/model Negara lain,yg penting pekerjaan KELAR n sesuai dg kegunaanya.. Hendra Muchtar berarti pakai baja cetak ya.??

amankan diri di gedung itu aja smuany. Agus Munaf Salut...smoga lancar aja..

Ari Rusanti Oke lah kalau begitu mank... semoga lancar dan sokses...

Omzet Per Hari Capai Rp 5 Juta

„ Bersambung ke hal 15

Free-mu Pahlawanku Tanpa Tanda Jasa Oleh: Matsani (SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung) MENGINGAT kata “dahulu” teringat dengan keanehan pengalaman menarik yang melanda diriku bersama Simpati Freedom. Bukan guru saja pahlawan tanpa tanda jasa melainkan simPATI Freedom juga dong nggak ketinggalan!.

Pada hari Rabu bertepatan tanggal 10 November 2010, aku pergi ke sekolah. Sekolahku bernama SMAN 3 Unggulan Kayuagung. To the point, Di tengah perjalanan aku menemukan sebuah kertas tebal berwarna merah bergelimang layaknya pelangi menyelimuti di depanku. Dengan rasa penasaran aku langsung menghampirinya. Tergugah hatiku keti-

ka melihat tulisan yang mengherankan Simpati Freedom tampak terbentang huruf tipe Arial Word Art ukuran 24 pt. Ha....ha.. melihat kata-kata itu malah membuat kepalaku pusing sehingga pertanyaan menggebu-gebu bermunculan di benakku. Apa itu Simpati Freedom? Di perjalanan melewati RSUD Kayuagung, aku berjalan mendekati jembatan kelurahan Kedaton, tampak banyak sekali span„ Bersambung ke hal 15

Operasi Jantung Perdana di RSMH Sukses (3-Habis)

Jantung Pasien Kembali Muda Lagi PERASI jantung perdana di RSMH Palembang pada Kholid yang dilakukan dr Maizul Anwar SpBT-KV dan dr Bermansyah SpBTKV pada 19 Desember 2010 lalu, tak lepas dari peran dr Pribadi Wiranda Busro SpBT-KV dari RSK Jantung Harapan Kita. Dalam ruang rapat lantai III RSMH Palembang, dr Pribadi Wiranda Busro SpBT-KV dari RSK Jantung Harapan Kita ini menjelaskan jalannya ope-

O

rasi yang tengah berlangsung. Banyak hal yang disampaikan dr Pribadi kepada keluarga, mahasiswa kedokteran serta wartawan yang hadir dalam operasi yang berjalan. Ia menjelaskan bahwa Kholid memiliki sisi kelainan jantung akibat lemak berlebih (kolesterol) dan hipertensi. “Penyakit jantung yang dialami Kholid, lebih kepada akibat pola dan gaya hidup. Seperti perokok, makan berlemak dan lain-

lain,” jelas dr Pribadi sebagai dokter pemandu pelaksanaan operasi. Operasi yang dimulai dengan pencarian pembuluh darah vena di kaki dengan membelah dari pangkal kaki hingga paha. Pembedahan pun dilakukan pada dada (thorac) dan pembelahan tulang dada (sternum) dengan gergaji khusus. Dari banyak rangkaian operasi, saat jaringan peralatan heart lung machine sudah „ Bersambung ke hal 15

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

DANAU OPI — Warga menikmati masa liburan di Danau OPI Jakabaring, Minggu (2/1). Di Danau OPI Jakabaring ini semua tersaji. Mulai dari permainan banana boat, perahu bebek, jetski, hingga mandi gratis di pinggir danau.

OMEN tahun baru kali ini, sejumlah kawasan wisata ramai dikunjungi warga. Salah satunya Danau OPI yang berlokasi di Jakabaring Palembang. Dalam dua hari terakhir, Sabtu dan Minggu (1-2/1) objek wisata yang satu ini diserbu warga. Tidak hanya datang dari dalam kota, tapi juga dari luar daerah. Danau OPI yang terletak di kawasan terbuka, memang menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin menikmatinya. Sebab selain banyak pemandangan dan fasilitas permainan menggoda, untuk ke sini juga tak perlu mengeluar-

M

kan biaya. Kecuali, jika ingin menikmati fasilitas yang ada. Sebagai alternatif tempat wisata, Danau OPI banyak menyuguhkan fasilitas hiburan atau permainan. Antara lain banana boat, perahu bebek atau jet sky. Semua fasilitas ini tentu saja beroperasi di atas danau nan luas membiru. Puas menikmati fasilitas permainan, di tepi danau juga tersedia berbagai makanan yang bisa cicipi. Ada jagung bakar, es kelapa muda, model, pempek, dan masih banyak lagi lainnya. Heryanto, pemilik Pesona Banana Boat Lady’s, mengatakan, musim liburan kali ini pengunjung Danau OPI mengalami peningkatan.

Terlebih dalam dua hari terakhir (Sabtu dan Minggu). Momen tahun baru yang bertepatan dengan libur sekolah, membuat tempat ini dipadati warga yang haus wisata. Kendati sangat ramai, penyedia jasa permaianan di sini tidak menaikan harga sewa fasilitas permainannya. Justru sebaliknya, mereka memberikan diskon kepada konsumen atau pelanggan yang menyewa dengan durasi tertentu. Misalnya, sewa empat putaran mendapat diskon satu putaran. Untuk sewa banana boat, pengunjung dikenakan biaya Rp 5 ribu per orang. Sementara untuk „ Bersambung ke hal 15


10

SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

Taman Tugu Parameswara Gersang n Sampah Berserakan, Tanaman Kurang PALEMBANG, SRIPO — Sampah berserakan dan tanaman sedikit gersang membuat taman kota di area Tugu Parameswara di bundaran Jakabaring terkesan tak terawat. Dari pantuan Sripo, Minggu (2/1), sampah-sampah plastik sisa dari makanan dan minuman ringan terlihat berserakan terutama di selokan sekeliling taman. Hal ini disebabkan karena tidak tersedianya kotak sampah di area taman. “Taman bundaran ini hanya dibersihkan petugas sekali pada waktu subuh, sedangkan pada waktu siangnya tidak ada petugas kebersihan. Memang pedagang di area taman juga membantu membersihkannya, tapi hanya sebatas area tempat jualan saja,” ungkap Yuli (42), salah seorang pedagang di area taman. Begitu juga dengan kondisi tanaman hias yang tumbuh di taman kota. Sebelumnya, kondisi tanaman hias di taman yang diresmikan pada masa pemerintahan Gubernur Ir H Syarial Oesman menjelang PON XVI 2004 cukup terawat. Beberapa jenis tanaman hias tumbuh yang memenuhi hampir setengah area taman yang menjadikan taman tampak lebih indah. Tapi saat ini, luas tanaman hias yang tumbuh di taman kota, hanya tinggal beberapa meter. Lingkungan taman kota saat ini, hanya dipenuhi rumput. “Dulunya taman ini dilihat dari jauh berwarna, karena tanaman hiasnya banyak sekali. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi tanaman yang berwarna,” ujar Angga (26), warga Jl Mataram Kertapati yang sedang berkunjung ke taman. Kemarin, suasana area taman kota Tugu Parameswara masih ramai dikunjungi warga. Taman kota yang sudah ada sejak lima tahun lalu ini, tetap menjadi salah satu tempat favorit bagi warga yang datang se-

Wartawan Baksos ke Panti Asuhan PALEMBANG, SRIPO — Menutup Tahun 2010 dan mengawali Tahun Baru 2011, komunitas wartawan dari berbagai media di Sumsel mengisi kegiatan dengan berbagai kasih bersama panti asuhan. Ratusan kilogram beras, mi instan dan susu kemasan disumbangkan dari hasil penyisihan 2,5 persen penghasilan bulan sebagai infak bulanan. Komunitas wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Peliput Pemprov Sumsel (JPPS) mulai Jumat (31/12/2010) dan Sabtu (1/1/2011) mengunjungi beberapa panti asuhan, seperti Panti Asuhan Ikatan Keluarga Amal Sosial (IKAS) di Jalan Musi II, Panti Asuhan Masitho di Jalan Trikora dan Panti Asuhan Jamik As-Solihin di Jalan Pakjo. Masing-masing panti asuhan menerima beras, mi instan dan susu. Komunitas wartawan ini mendatangi panti asuhan dengan konvoi menggunakan sepeda motor dan satu unit mobil pick-up berisi bahan makanan. Wakil Ketua Pelaksana Darmansyah SE (wartawan Sentral Pos) mengatakan, ide awal bakti sosial dengan tema “Jurnalis Peduli” ini sangat sederhana dan muncul seketika dari H Muhammad Husin (wartawan Sripo). “Selama ini wartawan sering diajak instansi pemerintah dan swasta untuk meliput kegiatan penyerahan bantuan ke panti.

Kenapa tidak wartawan secara pribadi yang turun langsung,” katanya. Akhirnya ide ini dibicarakan dan isengiseng dilontarkan kepada wartawan di JPPS, ternyata ada respon sehingga digelar baksos. Bahkan, Boksos “Jurnalis Peduli” ini akan digelar setiap tiga bulan (triwulan) dengan tema dan sasaran Baksos berbedabeda. “Momen pengujung tahun ini, kita dari teman-teman wartawan menyumbangkan 2,5 persen pendapatan dan honor bulanan sebagai pembersih dan diberikan kepada saudara kita yang membutuhkan,” katanya. “Kami juga ingin memotivasi anak panti asuhan agar mau belajar lebih giat lagi, untuk meraih cita-citanya, termasuk jika ingin menjadi wartawan,” papar Darmansya. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya pada pengurus panti,” katanya. Beberapa pengurus panti asuhan memberikan respon yang tinggi acara Baksos ini. Seperti disampaikan Hj Ayunis ketua Panti Asuhan IKAS yang mengasuh 50 orang anak. Hal senada dikatakan Siti Khadijah dari Panti Asuhan Jamik As Solihin Pakjo. “Mudah-mudahan kedatangan wartawan, dapat memberikan motivasi kepada anak untuk giat belajar dan bisa menjadi wartawan yang baik,” katanya. (sin)

Usung Hatta Jadi RI 1

SRIPO/SYAHRUL

RAMAI — Warga menikmati liburan Tahun Baru sambil makan jagung bakar, di Taman Tugu Parameswara depan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (2/1). Seperti biasa kawasan ini selalu ramai dikunjungi warga Palembang terutama sore dan menjelang malam.

kadar bersantai bersama keluarga dan kerabat. Ada hanya sekadar refreshing menghabiskan waktu, terutama pada waktu sore hari. Kepala Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Palem-

bang, Ir H Taufik Syakroni MM mengatakan, dalam melakukan perawatan taman kota sudah dilakukan pihaknya semaksimal mungkin. Pastinya menjelang SEA Games 2011 nanti, seluruh taman kota yang ada, semuanya akan dila-

kukan perbaikan dan perawatan. “Anggaran dana untuk program perbaikan dan perawatan taman kota, Pemkot Palembang meminta bantuan dari pemerintah Provinsi Sumsel pada anggaran 2011 ini,” katanya. (mg19)

PALEMBANG, SRIPO — DPD PAN Palembang komit mengusung Ir HM Hatta Radjasa untuk dicalonkan sebagai Presiden RI (RI 1) pada Pemilu 2014 mendatang. “Palembang sebagai barometer Sumsel harus mendukung Ketua DPP PAN Ir HM Hatta Radjasa wong asli Sumsel yang sudah berpengalaman di kabinet untuk menjadi RI 1 pada 2014 nanti, itu sudah jadi harga mati,” seru Ketua Umum DPD PAN Kota Palembang HM Zaini didampingi Sekretarisnya Fahmi M Sihab pada acara silaturahmi dan konsolidasi pengurus DPD PAN Palembang dengan DPC seKota Palembang di Hotel Fiodora, Minggu (2/1). Hal senada juga disampaikan Sekretaris DPW PAN Sumsel Drs H Supadmi Kohar yang menurutnya sebagai kader PAN yang baik, tentunya mengusung ketuanya. “Untuk itu terlebih dahulu kita dari setiap DPD harus memenangkannya. Kalau sudah menang, Insya Allah langkah beliau akan mulus,” ujar Supadmi Kohar.

SRIPO/FIZ

KONSOLIDASI — Dari kiri, Marwan Zulkarnain Ning Zahara, HM Zaini, Supadmi Kohar pada silaturahmi dan konsolidasi pengurus DPD PAN Palembang dengan DPC se-Kota Palembang di Hotel Fiodora, Minggu (2/1). Sementara salah seorang Anggota DPRD Kota Palembang Marwan Zulkarnain SH asal PAN Dapil 3 SU II dan Plaju juga berharap bisa mengantarkan Hatta yang juga Menko Perekonomian RI ini menjadi pimpinan nasional nantinya. “Silaturahmi dan konsolidasi ini awal yang baik PAN untuk menuju kesuksesan

Pemilu 2012 mendatang. Mudah-mudahan apa yang diharapkan Ketua Umum DPP bisa maksimal. Kita akan berjuang keras mencapai target lebih dari 10 persen. Dengan kegiatan konsolidasi pada masyarakat, kader, tetap konsituen. Bila perlu ditingkatkan,” ujar anggota Komisi III DPRD Kota Palembang. (fiz)


SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

11

Arena Permainan Anak Diserbu ■ Warga Manfaatkan Hari Libur PALEMBANG SRIPO — Kebiasaan masyarakat memanfaatkan hari libur nasional untuk berkumpul dan bersenang-senang bersama keluarga, terlihat dari ramainya pengunjung beberapa arena permainan anak-anak di mal yang ada di Palembang. Anak-anak tampak memenuhi Timezone dan Dolphin Funland di Palembang Indah Mall (PIM) dan Joyland di Internasional Plaza (IP). Pantauan Sripo, Minggu (2/1), bermacam-macam jenis permainan yang ada Timezone hingga mencapai 130 jenis mesin permainan anak-anak, membuat arena bermain ini menjadi tempat favorit keluarga. Ratusan warga mengajak anak mereka menuju Timezone untuk memanfaatkan waktu libur. “Saya bersama istri berkunjung ke sini untuk menyenangkan anak. Kan jarang-jarang kumpul bersama keluarga, masalahnyo kalau bukan hari libur cak ini kapan lagi nak jalan-jalan samo anak dan istri,” tu-

tur Ujang saat ditemui di Tianak yang ada. mezone. “Puncak keramaian warPeningkatan pengunjung ga yang berkunjung kemadi tempat ini terjadi mulai rin (Sabtu 1/1) bukan hari Sabtu (1/1) hingga Minggu ini (Minggu 2/1), jadi hari (2/1). ini sepi pengunjung,” tutur “Sejak kemarin hingga Ina penjaga tiket Dolphin sekarang masih banyak peFunland. ngunjung yang hadir. PeniJoyland di Internasional ngkatan mencapai 30 perPlaza juga ramai diserbu sen hingga 40 persen. Sepengunjung. dangkan di hari biasa tidak “Kita tidak bisa menghiseramai ini,” tutur Mayang tung jumlah pengunjung, Seri Kepala Toko Timezone. tapi peningkatan terlihat Untuk memanfaatkan fadari penjualan koin yang silitas permainan yang ada. mencapai 1.000 koin. SePengunjung harus mengedangkan hari biasa tidak seruk kocek untuk membeli ramai ini,” tutur Maysari kartu Timezone paling sediPengawas Jayland. (mg17) kit Rp 35.000. “Saya mengajak keluarga ke sini karna tempatnya banak gus, permainan inan A a m r e P yang memuasPusat kan dan hargaIM zone, P e nya murah,” tuim T IM ● tur Widani yang land, P n u F in h saat itu bersama ● Dolp anak istrinya. nd, IP Di Dolphin ● Joyla Funland pengunjung pun terlihat antusias menikmati permainan anak-

SRIPO/ZAINI

DIPADATI PENGUNJUNG — Sejumlah pengunjung remaja dan anak-anak memadati Arena Bermain Time Zone di Palembang Indah Mall (PIM), Minggu (2/1).

UTP Tanam Seribu Pohon ■ Bersihkan Lingkungan 10 RT di 20 Ilir PALEMBANG, SRIPO — Universitas Tridinanti Palembang (UTP) menggelar bakti sosial dan penanaman seribu pohon melalui Dewan Mahasiswa (Dema) bekerjasama dengan Mapala Tridinanti (Mapatri) Sabtu (1/ 1). UTP menggelar pembersihan lingkungan dan penanaman pohon di sepuluh RT di Kelurahan 20 Ilir. Acara yang dimulai di

Depan Aula UTP dihadiri Pembantu Rektor III Universitas Tridinanti Ir Drs M Iskandar Badil, Kepala Dinas Kehutanan Palembang H Sudirman Teguh, Sekjen KNPI Palembang Drs Napoleon, sejumlah ketua RT kelurahan 20 Ilir, Ketua Dema Universitas Tridinanti Husni Trianto, anggota Mapatri, serta mahasiswa yang tergabung dalam ja-

jaran kepanitian. “Dengan adanya acara seperti ini, seluruh civitas akademika bersama masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan serta membantu mensukseskan program pemerintah,” kata Iskandar Badil. Bakti sosial dan penanaman seribu pohon, disambut hangat masyarakat. Mereka ikut membersih-

kan got-got dan kawasan RT nya masing-masing dikomando sejumlah mahasiswa UTP. Reksa Agung, Ketua Pelaksana Bakti Sosial UTP mengatakan kegiatan ini aplikasi mahasiswa dalam pengenalan ke masyarakat. “Kita pilih hari ini, kita ingin mahasiswa mementingkan kegiatan seperti ini daripada melakukan kegiatan yang sifatnya bersenangsenang,” ujarnya. (mg18)

Syahrudin Pimpin BMKM Sumsel Lagi ■ Pemilihan Alot, Diwarnai Protes PALEMBANG, SRIPO — H Syahrudin Ismail Dt Bagindo Malano terpilih untuk ke-3 kalinya menjadi Ketua Umum Badan Musyawarah Keluarga Minangkabau (BMKM) Sumatera Selatan periode 2010-2014 pada Musyawarah Besar (Mubes), Sabtu (1/1). Pemilihan Syahrudin yang diikuti 281 peserta Mubes diwarnai protes dan dinilai inkonstitusional karena melanggar AD/ART. Mubes yang menelan waktu sekitar 14 jam tersebut berlangsung alot. Sidang dipimpin lima perwakilan Edi Nursalam SE, Prof Dr Joni Emirzon, SH Mhum, Afdhal Azmi Jambak, AKBP Amri Bahar dan Supriati David menampilkan tiga kandidat ketua umum masing-masing: H Syahrudin Ismail Dt Bagindo Malano yang sudah dua periode berturut-turut menjadi Ketua Umum dan berasal dari kelompok Kabupaten Solok, Prof Dr Chairil Anwar, Ketua Ikatan Keluarga Agam dan Bukit Tinggi (IKAB), dan Idasril SE, dari Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP).

Tapi karena ini amanah tentu harus diterima

H SYAHRUDIN ISMAIL Ketua Umum BMKM Sumsel

SRIPO/FIL

Sejak Pimpinan Sidang Edi Nursalam membuka sidang, suasana kurang kondusif sudah terasa. Setelah Ketua Tim Formatur membacakan hasil kerja yang menyatakan, H Syahrudin Ismail terpilih untuk menjadi Ketua Umum BMKM Sumsel periode 20082014, timbul reaksi tegas dari Ketua Ikatan Keluarga Pasaman (IKP), Afdhal Azmi Jambak. “Inkonstitusional! Pemilihan Syahrudin Ismail menjadi ketua umum BMKM Sumsel periode 20102014 melanggar AD/ART BMKM Sumsel. Saya selaku Ketua dan atas nama IKP menyatakan tidak menerima dan tidak mengakui serta tidak bertanggung jawab dengan apa yg sudah ditetapkan tim formatur. Sebab, dalam AD/ART BMKM Sumsel sudah tegas di-

nyatakan Ketua Umum BMKM Sumsel maksimal dua periode. Syahrudin sudah dua periode dan tidak boleh dipilih lagi,” paparnya. Syahrudin Ismail, ketika dihubungi usai pemilihan, mengatakan terpilihnya sebagai ketua umum BMKM Sumsel adalah tugas yang berat. “Tapi karena ini amanah tentu harus diterima,” ujar Syahruddin. Ketua Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS), H Darlius yang tegas mencalonkan Prof Chairil Anwar menjadi Ketua Umum BMKM Sumsel juga mempertanyakan pencalonan Syahrudin Ismail. “Di AD/ART tegas-tegas dinyatakan jabatan ketua umum itu maksimal dua periode. Dan, Syahrudin sudah dua periode menjadi ketua umum,” katanya. (rel/fil)


12

SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang

Selebaran KKN CPNS Tembus ke SBY PRABUMULIH, SRIPO — Isu miring penerimaan CPNS di Pemkot Prabumulih beredar melalui selebaran pesan moral. Selebaran itu dibagi-bagikan di keramaian dan dihamburkan di jalanan. Tidak jelas siapa yang menyebarkan pesan moral tersebut. Namun dari isinya, pesan moral itu mengungkapkan permainan kotor para pejabat Kota Prabumulih pada penerimaan CPNS tahun 2010. Isi dari pesan moral itu berisi kronologis cara penerimaan CPNSD menggunakan metode KKN. Tidak hanya menyebut inisial pejabat, penyebar pesan moral juga melibatkan dua pejabat tertinggi di Kota Prabumulih. Penyebar menyebut kronologis itu sebagai berikut. Saat pengajuan, walikota dan wakilnya telah menerima titipan pesanan formasi dengan setoran awal Rp 50 juta. Adapun rincian biaya untuk lulus CPNS bagi lulusan S1 ditetapkan Rp 150-200 juta per orang sementara D3 Rp 120150 juta per orang. Para oknum yang dipercaya menjemput bola dana yakni istri pejabat, oknum BKD dan AJ, oknum anak pejabat yakni A BC dan oknum PNS tertentu dalam tim khusus. Pola penyampaian titipan melalui tiga cara. Pertama metode langsung dengan oknum pejabat yang bisa memutuskan yakni Walikota dan wakilnya. Pembayaran lewat cek atau antar joki khusus menemui keduanya di ruangan dinas. Kedua melalui oknum istri dan anak pejabat melalui rekening di BRI, Mandiri, BCA, BNI dan

Bank Sumsel. Bagi yang melalui jalur Tim Khusus setor langsung ke oknum yang bersangkutan. Selain mengungkap metode kotor penerimaan CPNS, penyebar juga mengungkap tiga formasi yang kosong akibat ingkar janji. Ketiga pemesan tidak melakukan setoran ke rekening istri oknum pejabat ke BRI. Padahal, dari ketiga formasi itu terdapat peserta yang ikut tes tapi tidak ada yang dinyatakan lulus. “Dari hasil pemantauan, uang hasil suap diduga berjumlah Rp 50 milyar,” tulis penyebar. Tidak hanya itu, oknum AJ juga meminta peserta wanita berbuat mesum di Hotel seputran Cinde Palembang agar bisa lulus CPNS. Penulis juga menyayangkan tidak adanya tindakan dari aparat hukum. Padahal, aparat bisa memeriksa rekening keluar masuk oknum pejabat itu di bank tersebut. Walaupun tidak memiliki bukti kuat, pesan moral itu ditembuskan hingga ke Presiden RI. Bahkan tujuan tembusan juga diikuti kritikan tajam di belakangnya seperti Yth Kejari Prabumulih, Jangan seperti oknum terdahulu dapat Honda Jazz dan bawa pulang kampung Rp 3 milyar tapi hasil KKN mati suri. Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Prabumulih, Sobban Asmuni dan Kabid Pengadaan BKD, A Zaily tidak bisa dihubungi. Kedua memilih tidak mengaktifkan telepon selularnya. Begitupun Kabag Humas, Mulyadi Musa, tidak mengangkat telepon. (cr2)

Curah Hujan Minim Air Terjun Kering ■ Pengunjung Kecewa PAGARALAM, SRIPO — Objek wisata Air Terjun Cughup Embun di Kota Pagaralam mengalami kekeringan sejak sebulan terakhir. Akibatnya jumlah pengunjung air terjun turun drastis karena tak bisa menikmati air terjun. Keringnya air terjun tersebut baru pertama kali terjadi sejak 1980 dimana air terjun itu dibuka pemiliknya, Amdal Gafar (53). Padahal dari tahun ke tahun meski dimusim kemarau, air terjun berketinggian 60 meter tersebut belum pernah kekeringan. Tetapi memasuki musim kering dalam sebelum terakhir, kondisi air terjun terus menerus surut. Akibatnya dari tiga pancuran air dari atas tebing, hanya satu yang masih memacurkan air meski debitnya sangat kecil hingga tidak terlihat air terjunnya. Amdal Gafar, pemilik kawasan tersebut mengatakan, kekeringan terjadi dalam sebulan terakhir. Debit atir terjun menjadi kecil, bahkan dalam dua hari belakangan kering. “Sebenarnya sejak tahun 1980 air terjun ini tidak pernah kering sama sekali meskipun terjadi musim kemarau berkepanjangan. Akan tetapi, pada tahun ini tidak tahu mengapa air terjun tersebut kering,” ujarnya. Biasanya jika volume air cukup besar yang terdapat pada tiga buah pancurannya akan mengalirkan air yang bagus. Akan tetapi karena kondisi air mengecil saat ini hanya ada satu pancuran saja itupun kondisinya sangat kecil. “Dengan adanya kondisi ini banyak para pengunjung mengurungkan niatnya untuk mandi terkadang ada juga yang langsung pulang karena mengetahui air terjun ini kering,” ujar Gafok, panggilan sehari-hari pemilik air terjun tersebut. Sementara itu Adit (23) pengunjung dari Kabupaten Empat Lawang mengatakan, mereka datang ke air terjun Cughup Embun berkeinginan untuk mandi. “Tetapi karena kondisi air kering maka mereka hanya makanmakan bersama keluarganya,” katanya. Ditambahkannya, seharusnya Pemkot Pagaralam dapat mencari tahu penyebab terjadinya kekeringan. Sangat disayangkan jika musim kemarau kondisi air terjun yang sangat bagus menjadi kering sehingga membuat pengunjung berkurang. Terpisah Kepala Dinas Kehutanan Hasan Bahrin mengatakan, pihaknya berupaya untuk menjaga kelestarian hutan di kawasan Gunung Dempo. “Kita telah berupaya melestarikan kawasan hutan di daerah Gunung Dempo. Diharapkan dengan adanya penanaman pohon yang telah kita lakukan beberapa waktu lalu diketinggian 1.900 dpl dan tepat di daerah hulu sungai,” katanya. Pihaknya juga melarang keras bagi masyarakat untuk membuka lahan di kawasan hutan lindung. (mg16)

Tujuh Rumah Dibongkar Paksa ■ Longsor Susulan di Desa Tanah Abang MUARAENIM, SRIPO -- Jalan di Desa Tanah Abang Utara, Kecamatan Tanah Abang, Muaraenim, kembali longsor, Sabtu (1/1). Akibat longsor susulan itu, tujuh rumah warga Desa Tanah Abang terpaksa dibongkar. Selain itu puluhan rumah warga disekitarnya juga terancam ikut longsor. Menurut Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Tanah Abang, Haris, tanggal 26 Desember lalu ditempat yang sama yakni di tepi Sungai Lematang, Muaraenim, telah terjadi longsor sepanjang 100

KITA akan rapatkan dahulu. Ini biayanya sangat besar, bukan memindahkan rumah tetapi sama saja memindahkan kampung. NURUL AMAN Wabup Muaraenim meter. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja beberapa rumah warga terancam longsor dalam peristiwa yang terjadi tiba-tiba baik pada longsor pertama dan susulan. Ada tujuh rumah pang-

gung milik warga yang dibongkar paksa karena dipastikan akan roboh dan dapat menelan korban jiwa sebab posisinya sudah dibibir sungai. “Warga sudah membongkar empat rumah. Tiga rumah sisanya akan dibong-

kar hari ini, Senin (3/1). Pembongkaran rumah dikerjakan warga secara bergotong royong. Untuk sementara warga yang rumahnya dibongkar, terpaksa menumpang menginap di rumah keluarga atau tetangga terdekat. Bupati Muaraenim melalui Wabup H Nurul Aman, membenarkan kejadian tersebut. Mengenai masalah pemindahan, pihaknya akan berkoordinasi dahulu dengan pihak terkait karena pemindahan rumah butuh dana yang besar “Kita akan rapatkan dahulu. Ini biayanya sangat besar, bukan memindahkan rumah tetapi sama saja memindahkan kampung.(ari)

SRIPO/WAWAN SEFTIAWAN

KERING — Air Terjun Cughup Embun di Desa Pematang Bange Kelurahan Curup Jare Kecamatan Pagaralam Utara mengalami kekeringan, Minggu (2/1). Hal tersebut akibat tidak turun hujan dalam sebulan terakhir.

Airnya Kecil dan Berbau Busuk EMPATLAWANG, SRIPO -Sepekan terakhir distribusi air bersih dari PDAM Empatlawang ngadat. Bila mengalir, selain debitnya kecil hingga tidak mengalir plus berbau tidak sedap. Hal tersebut dikeluhkan pelanggan air bersih di Kecamatan Tebingtinggi yang jumlahnya mencapai ribuan kepala keluarga. “Kami berharap masalah ini menjadi perhatian dari instansi terkait. Ketika mengalir, tidak jarang berwarna keruh, serta mengelurkan bau tidak sedap. Kami rasakan seminggu terakhir dan sampai sekarang belum ada

perbaikan dari pihak PDAM,” ujar Sofiyan (32), warga Kelurahan Pasar Tebingtinggi, Minggu (2/ 1). Ia menyayangkan belum ada skala prioritas untuk memperbaki distribusi air bersih. Padahal kejadian serupa sudah kerap terjadi. “Kami menyayangkan kondisi ini. Sebagai pelanggan lama berbagai kendala ini sudah kami rasakan beberapa tahun. Padahal kebutuhan air bersih sangat penting, apalagi saat memasuki musim kemarau,” ujarnya. Sementara dari beberapa informasi warga, pe-

nyebab air berbau diperkirakan karena pipa induk pendistribusian air bocor. Ketika air mati maka air selokan masuk ke pipa utama. Saat mengalir kembali, air selokan ikut terbawa ke rumah warga. Direktur PDAM Empatlawang, Sudibyo mem-benarkan kmungkinan kebocoran pipa menjadi penyebab air berbau. Memang pipa distribusi berada di dalam siring atau tanah yang memungkinkan air siring masuk ke pipa. “Kami sudah memeriksa dan memperbaiki pipa yang sudah rapuh dan bocor “katanya.(st2)


SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

13

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua

Panen Rendengan tak Merata ■ Petani Padi di Belitang ■ Berharap Harga Stabil MARTAPURA, SRIPO - Petani padi sawah irigasi teknis di kawasan Belitang dan sekitarnya saat ini memasuki masa panen rendengan, musim tanam Oktober 2010 hingga Maret 2011. Pantauan di lapangan, Minggu (2/1) kawasan sentra tanaman padi di Belitang Kabupaten OKU Timur sejak sepekan ini melakukan panen. Kondisi ini menjawab kekuatiran warga yang beberapa waktu lalu sempat dilanda kecemasan menyusul adanya kekurangan air akibat penutupan saluran irigasi saluran Belitang yang hingga Maret 2011 mendatang masih dalam tahap rehabilitasi. “Alhamdulilah, akhirnya tanaman padi yang sempat kekurangan air masih bisa dipanen,” kata Udin, petani di Desa Ciptamuda Belitang. Hal senada diungkapkan petani lainnya, yang mengaku meskipun waktu panen kali ini tidak berlangsung merata atau setentak, namun diharapkan mampu meningkatkan pandapatan petani. “Kita berharap harga beras tetap mahal seperti sekarang. Supaya kita juga mendapat keuntungan untuk menutupi biaya produksi dan biaya penanaman benih lagi,” ucap Rami. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) OKU Timur, Ir H Tubagus Sunarseno MSi ketika dikonfirmasi membenarkan sekarang ini sebagian dari areal sawah petani pada musim rendengan sudah memasuki masa panen. “Meskipun sifatnya tidak serentak, minimal adanya panen ini akan bisa menstabilkan harga gabah dan beras di pasaran,” kata Tubagus. Ditambahkan, areal padi yang telah memasuki panen sekarang ini rata-rata sawah irigasi teknis di wilayah Buaymadang Timur, Belitang, Kecamatan Belitang Mulaya, dan Semendawai Suku III. “Sedangkan sawah tadah hujan sekarang belum ada yang panen, bahkan ada yang dilanda kekeringan akibat hujan yang tidak kunjung turun,” tandasnya. (hr)

SRIPO/HERMAN

RENDENGAN —Petani padi sawah di Belitang melakukan panen rendengan. Musim panen kali ini diharapkan pentani akan membawa berkah keuntungan, menyusul membaiknya harga beras di pasaran.

Kolam Renang Jadi Pilihan MENGUNJUNGI kolam renang menjadi salah satu pilihan bagi warga Kota Lubuklinggau dalam mengisi liburan. Lokasinya tersebar dan mudah dijangkau di dalam kota, membuat kolam renang menjadi salah satu lokasi favorit untuk mengisi waktu libur bersama keluarga. “Lokasi wisata di Lubuklinggau ini relatif masih sedikit, sehingga sulit menentukan pilihan, ke mana kita mengisi liburan. Karena tidak ada pilihan, maka liburan ke kolam renang juga mengasyikkan. Selain bisa bersantai, kita juga bisa mandi atau berenang bersama keluarga, untuk menyegarkan tubuh,” ujar Fudin (39), warga Jalan Kenanga Lubuklinggau, saat dijumpai Sripo di kolam renang Tirta Silampari Kelurahan Talangjawa Lubuklinggau Timur, Minggu (2/1). Menurutnya, rekreasi ke kolam renang juga cukup menarik. Selain

lokasinya mudah dijangkau, juga tak memerlukan biaya besar untuk berlibur bersama keluarga. Karena, harga tiket masuk ke kolam renang relatif cukup murah dan terjangkau oleh masyarakat. Penjaga tiket kolam renang Tirta Silampari mengatakan, warga yang mengunjungi kolam renang saat hari libur memang cukup banyak. Mereka dari berbagai kalangan, baik orang dewasa, remaja hingga anak-anak. Ditempatnya, harga tiket dipatok bervariasi. Untuk orang dewasa, dipatok Rp 7.000 per orang, sedangkan untuk anak-anak Rp 5.000 per orang. “Di sini ada tiga pilihan, untuk anakanak, kolamnya dangkal, remaja agak dalam dan untuk dewasa kolamnya paling dalam. Jadi, kalau bawa anak-anak kesini, tak perlu khawatir, karena kolamnya terpisah,” katanya. (ahmad farozie)

RSUD Belitang Miliki Ruang Operasi MARTAPURA, SRIPO Pembangunan RSUD OKU Timur tipe C di Desa Tulusayu Kecamatan Belitang Madang Raya, diperkirakan rampung Tahun 2012 mendatang. Saat ini pengerjaan bangunan rumah sakit baru mencapai sekitar 35 persen. “RSUD tipe C di Desa Tulusayu ini nantinya merupakan rumah sakit terlengkap di OKU Timur,” kata Direktur RSUD OKU Timur, dr H Sindang Iwari, Minggu (2/1). Dikatakan, bangunan yang sudah rampung dan siap ditempati adalah bangunan utama yang direncanakan untuk bagian urusan administrasi dan satunya lagi bangunan gedung ruang operasi. Sedangkan gedung lain-

nya yang menyusul akan dibangun yakni ruangan laboratorium, kamar steriliasi, rongent dan ruang farmasi akan dibangun secara bertahap hingga diperkirakan rampung seluruhnya Tahun 2012. Meskipun rumah sakit daerah ini baru akan selesai dua tahun lagi, pihaknya segera memanfaatkan dua bangunan yang sudah rampung yakni gedung bagian administrasi dan ruangan operasi. Sebab gedung RSUD yang terletak di Kota Gumawang Kecamatan Belitang sekarang ini luasnya sangat terbatas. “Nanti segala kegiatan administrasi dan operasi akan dilakukan di gedung

baru yang segera dimulai bulan Maret 2011. Sementara untuk perawatan pasien tetap di gedung lama (RSUD di Belitang),” tambahnya. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur, dr H Farid Fairuzi MKes menyebutkan, Pemkab OKUT terus berupaya memperbaiki sarana dan prasarana kesehatan di daerah ini. Di samping itu tenaga bidang kesehatan secara bertahap akan ditambah, termasuk meningkatkan status beberapa puskesmas rawat jalan menjadi rawat inap. “Jika RSUD OKU Timur di Desa Tulusayu kelak 100 persen sudah rampung dan ditempati, maka gedung RSUD di Belitang itu akan di-

SRIPO/HR

dr H Sindang Iwari

kembalikan pada fungsinya semula sebagai puskesmas rawat inap yang terlengkap,” tandasnya. (hr)

Air Bersih Dijamin Jernih ■ Pelayanan PDAM Lebih Bagus

SRIPO/AHMAD FAROZI

RENANG — Mengunjungi kolam renang, menjadi salah satu pilihan warga di Kota Lubuklinggau dalam mengisi liburan Tahun Baru 2011. Selain lokasinya mudah dijangkau, biaya pun lebih hemat.

INDRALAYA, SRIPO - Memasuki Tahun 2011 ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ogan Tahun 2011 langsung meningkatan pelayanan kepada pelanggannya. Dengan produksi air yang lebih jernih, tidak karatan dan tidak bau, PDAM Tirta Ogan menargetkan pemasangan sambungan baru hingga 900 pelanggan atau naik 25 persen. Direktur PDAM Tirta Ogan, Zulkarnain, Minggu (2/1) mengaku produksi air Tirta Ogan lebih baik dari se-

belumnya. Sehingga pihaknya menargetkan pencapaian pelanggan PDAM Tahun 2011 mecapai 4.500 pelanggan dari tahun sebelumnya hanya 3.600 pelanggan. “Saat ini pengolahan air yang ada di Tanjung Seteko sudah kembali normal, debit air yang dihasilkan lumayan 40 liter/detik,” ujarnya seraya membandingkan dengan produksi air di Sarjana Indralaya yang hanya 10 liter/detik. Menurutnya, untuk menghasilkan produski air

yang bagus, PDAM Tirta Ogan memperketat pengelolaan suber air baku dari Sungai Kelekar seperti optimalisasi penyaringan supaya lumpur dan dedak air benar-benar hilang dari volume air. “Kami terus berbenah untuk meningkatkan mutu produksi air PDAM, supaya target pemasangan baru tercapai,” katanya optimis. Zulkarnaen menjelaskan, pengolahan air bersih di Desa Tanjung Seteko dapat melayani pelanggan di 3 kecamatan seperti Indralaya Induk, Utara dan Selatan. Sedang-

kan kecamatan lainnya dilayani oleh pengelolaan air bersih di kecamatan masingmasing misalnya Tanjungraja, Meranjat, Sungai Pinang, Tanjungbatu dan lainnya. “Untuk meningkatkan pelayanan air bersih ini, PDAM Tirta Ogan bekerjasama dengan PU Pengairan dalam pengadaan dan pemasangan pipa baru sampai ke rumah pelanggan,” ungkapnya sembari menambahkan, PDAM memerlukan dana miliaran rupiah untuk pengadaan pipa, pemasangan baru, pembelian tawas dan soda api. (trs)


14

SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

Musirawas, Banyuasin, Lubuklinggau

Kontraktor Bekerja Asal Jadi ■ Baru Selesai Dibangun Ambruk ■ Proyek Parit Kantor Bapedalda BANYUASIN, SRIPO - Proyek pembangunan parit Kantor Bapedalda Kabupaten Banyuasin yang dibiaya APBD Tahun 2010 diduga dikerjakan asal jadi. Terbukti, bangunan parit sepanjang sekitar 100 meter yang baru sepekan selesai dibangun itu sudah ambruk. Ambruknya dinding parit yang terbuat dari batu bata diplaster semen itu, diduga karena tidak ada tiang penyangga dan tulang besi sebagai kekuatan, sehingga dinding parit rapuh dan ketika digoyang langsung ambruk. Kondisi itu cukup mengganggu pemandangan, terutama masyarakat ketika melintas di komplek perkantoran Pemkab Banyuasin, tepatnya ketika menu-

ju Kantor Depo Arsip Badan Perpustakaan, Dokumentasi dan Arsip Daerah. “Ambruknya dinding parit ini diduga karena pembangunan tidak sesuai RAB yang ditentukan,” kata Junai (30) saat melintas mengantar anaknya ke kantor perpustakaan. Menurutnya, kondisi ini tidak akan terjadi jika kontraktor melakukan pembangunan sesuai ketentuan, di samping ketelitian dalam pengawasan lapangan. “Sikap tegas diperlukan agar hasil pembangunan maksimal, sehingga pegawas jangan sampai main mata,” katanya prihatin. Ketua Komisi III DPRD Banyuasin, Drs Nurwahid, Minggu (2/1) menyesalkan ambruknya parit Kantor Bapedalda itu. “Sekecil apa-

pun pembangunan itu mengeluarkan biaya, uang rakyat, jadi sangat disesalkan dengan buruknya pengerjaan proyek tersebut,” ucapnya. Kondisi itu tidak perlu terjadi jika proses pengerjaan sesuai ketentuan, yang cukup memprihatikan proyek ini berada di tengah kompleks perkantoran dan disaksikan langsung para pejabat di lingkungan Pemkab Banyuasin. “Di depan mata saja seperti ini, bagaimana proyek yang berada di daerah terpencil,” tanya Wahid. Sebagai komisi yang membidangi pembangunan, politisi dari PPP ini mendesak Bapedalda bertindak tegas terhadap kontraktor bersangkutan untuk segera melakukan perbaikan. (udn)

SRIPO/SYAIFUDDIN

AMBRUK — Dinding parit Kantor Bapedalda Banyuasin ambruk. Padahal proyek yang dibiayai APBD Banyuasin 2010 ini baru selesai dikerjakan. Foto diabadikan Jumat (31/12).

PDAM Dapat Suntikan Rp 87 M

SRIPO/SYAIFUDDIN

TERBENGKALAI — Booster PDAM di Sungairebo Kecamatan Banyuasin I terbengkalai dan dipenuhi semak belukar. Foto diabadikan beberapa pekan lalu.

BANYUASIN, SRIPO - Persoalan air bersih di Kabupaten Banyuasin, khususnya bagi pelanggan PDAM Tirta Betuah, segera berakhir. Tahun 2011 ini Pemkab Banyuasin menganggarkan dana Rp 87 miliar khusus untuk penyediaan infrastruktur sistem pengelolaan air minum bagi masyarakat. Sekretarus Komisi IV DPRD Banyuasin, Heryadi HM Yusuf SP kepada Sripo, Minggu (2/1) mengatakan, ketersediaan air bersih bagi masyarakat menjadi prioritas, karena selama ini belum terpenuhi secara optimal akibat fasilitas PDAM masih jauh dari harapan. Dengan disetujuinya penyertaan modal di bidang penyediaan infrastruktur sistem pengelolaan air minum ini, diharapkan PDAM akan mampu memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat. Apalagi selama ini yang menjadi perhatian, banyak fasilitas infrastruktur air bersih yang terbengkalai karena minimnya anggaran. Sementara itu Wakil Ketua DPRD Banyuasin, H Askolani SH MH meminta ke depan optimalisasi kinerja dan pelayanan PDAM Tirta Betuah kepada pelanggan dapat ditingkatkan. (udn)

Warga Kesulitan Air Bersih ■ Sumur Mulai Kering LUBUKLINGGAU, SRIPO Curah hujan yang rendah di Kota Lubuklinggau beberapa pekan terakhir, menyebabkan volume air sumur menyusut. Bahkan sebagian sumur warga mulai kekeringan. Warga pun mulai kesulitan mendapat pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti dialami keluarga Indra, di Kelurahan Megang Lubuklinggau Utara II. “Penyusutan air sumur mulai terasa sejak dua pekan lalu. Biasanya, saat curah hujan normal atau ti-

dak kering seperti saat ini, air yang kita sedot dari sumur menggunakan mesin pompa alirannya cukup deras. Sekarang sulit, meski disedot cukup lama, airnya tinggal sedikit itu pun warnanya sudah agak berubah,” ujarnya. Hal senada dikatakan Hasran, warga Kelurahan Batuurip Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Parahnya lagi, di tempatnya air sumur sudah kering kerontang, sehingga tak bisa lagi disedot menggunakan mesin pompa air.

“Kami sudah dua pekan kesulitan mendapat air, karena sumur sudah kering. Terpaksa beli air di PDAM menggunakan tangki. Satu tangki ukuran 4.000 liter harganya Rp 150 ribu,” katanya. Namun, terus menerus membeli air ke PDAM menurutnya cukup boros. Karena dengan uang Rp 150 ribu, hanya cukup untuk kebutuhan selama dua hari saja. Karena itu, Hasran memilih tidak lagi menggunakan sumur biasa, tapi kini mencoba menggunakan sumur bor. “Kalau beli air terus cukup boros,” katanya. (zie)

·


SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

Lorong Sempit Sulit Padamkan Api „ dari halaman 16 luncur ke tempat kejadian. Hanya saja ketika tiba di lokasi sedikit kesulitan karena kondisi pasar yang mulai ramai dengan orang yang berbelanja di Pasar 16 Ilir. Di dalam lorong membuat petugas Pemadam Kebakaran Palembang tidak bisa masuk, karena jarak rumah di depan lorong cu-

Waiters Kafe Dianiaya Pengunjung „ dari halaman 16 mudian menarik rambut dan tangan tangan Tarin dengan paksa. Akibatnya ia mengalami luka lecet di bagian tangan dan kepala. Ulah Rus sempat mendapat

Mobil Anggota Dewan Terjungkal ke Jurang „ dari halaman 16 mobil tersebut yang kerusakan cukup parah. “Peristiwa ini merupakan kecelakaan tunggal akibat rem tidak berfungsi saat

Tersangka Sempat Ditembak „ dari halaman 16 langsung menembak kepala bagian belakang korban sebanyak satu kali hingga tembus. Kondisi itu terungkap pada

Wisma Atlet Tuntas Juni „ dari halaman 9 tanya. Untuk Wisma Atlet, sedang dikerjakan 950 titik tiang pancang pondasi dari 1.800 titik, yang ditargetkan akhir Januari sudah selesai. Pembangunan gedung menggunakan empat alat untuk memasukan paku bumi. Februari sudah proses tegak baja dengan rangka balok dan kolom dan langsung diiringi pemasangan lantai bangunan HCS (Hollow Core Slab) yang sudah jadi dan tidak main cor, seperti pembangunan konvensional yang memakai steger. Setelah itu, akan dibarengi dengan pemasangan dinding (precast) setebal 7,5-8,5 centimeter. “Kalau dinding bangunan dari batu bata atau batako lalu diplester dengan adukan semen, butuh waktu berbulan-bulan. Dengan

kup jauh. Petugas Pemadam Kebakaran Palembang meletakkan mobil di depan lorong dan menyambung selang untuk dapat masuk ke dalam lorong. 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan Dinas PBK Palembang untuk menjinakkan api yang mulai membesar. Sekitar satu jam petugas berhasil menjinakkan api yang melalap perabotan rumah yang ada di lantai II dan lantai III. “Setahu aku idak masak. Kompor sudah dimatike, lampu cak biaso tula. Pas ditinggalke idak katek yang edop,” tutur Mikken

kepada polisi. Kerugian yang dialami Ujang Saputra dan Mikken masih belum diketahui jumlahnya, ditaksir kisaran puluhan juta rupiah. Kapolsek IT I AKP Awan Hariono sempat berada di tempat kejadian, selang beberapa lama kapolsek meninggalkan tempat kejadian. AKP Awan Hariono melalui Kanit Reskrim IT I Iptu Wira Prayatna mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Polresta Palembang masih melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran. (mg14/ mg4/mg17/mg15)

perhatian pengunjung lain, namun dapat dihentikan teman-temannya. Tidak terima dengan penganiayaan tersebut, Tarin kemudian melapor ke Mapolsekta Sukarami Palembang. “Saya hanya bertanya. Namun ia marah dan menarik rambut saya,” ujar Tarin ketika memberikan keterangan kepada petugas. Kapolresta Palembang Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto melalui Kapolsek-

ta Sukarami Kompol Sugeng Hariyadi didampingi Kanit Reskrim Iptu Jhon Luis Letedara ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi yang mengetahui kejadian tersebut. “Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti,” ujar Kompol Sugeng Hariyadi. (mg10)

mendaki tebing di jalan yang memiliki tikungan tajam tersebut,” jelasnya. Mobil tersebut sudah diamankan Nando yang akan mengevakuasi mobil itu sendiri. Namun untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan pihaknya memasang rambu-rambu peringatan. Terpisah Alpian adik kandung Nando anggota DPRD Pagaralam yang merupakan

pemilik mobil mengatakan, saat ini mobil tersebut sudah berada di rumahnya. “Mobilnya sudah kita bawa ke rumah namun akibat kejadian tersebut bagian belakang mobil mengalami kerusakan. Sedangkan untuk para penumpangnya saat ini juga sudah ada di rumah karena mereka tidak mengalami luka yang cukup parah,” ujar Alpian. (mg16)

adegan ke 14 dari 17 adegan yang dilakukan dalam rekontruksi pembunuhan yang di gelar Satreskrim Polres Banyuasin, Minggu (2/1). Rekontruksi yang dipimpin penyidik Kanit Pidum Iptu Zulfikar,SH menghadirkan istri tersangka Nofeana Dewi dan empat saksi, kuasa hukum tersangka Zainal Arifin,SH, dua jaksa dari Kejari Pangkalanbalai dan Kasat Reskrim AKP

Imam Tarmudi. Rekontruksi sendiri tidak dilakukan di tempat kejadian sebenarnya namun dilakukan di kantor unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin, hal itu untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan dari keluarga korban dan korban Abidin dalam rekontruksi itu diperankan Briptu Rahmad Fadly anggota unit Pidum Satreskrim Polres Banyuasin. (udn)

teknologi precast, pekerja hanya butuh waktu dua sampai tiga minggu,” papar Rizal Abdullah. Selanjutnya, untuk menyekat ruangan atau membuat kamar tipe 36 di masing-masing lantai, material yang dipakai beton ringan (hebel), termasuk membuat kamar mandi dan dapur (pantry). Rencananya, akan dibuat 1.5002.000 kamar dengan daya tampung 5-6 orang atlet sehingga total atlet akan berkumpul dalam satu kawasan sebanyak 6.000 atlet SEA Games XXVI. Dipamerkan Sebelumnya, Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH memastikan di JanuariFebruari ini akan dipamerkan contoh disain kamar tipe 36 (dua kamar tidur, satu ruang tamu dan dua kamar mandi ditambah ruang dapur) Wisma Atlet di Atrium Pelambang Square (PS). “Insyaallah, contoh kamar wisma atit tipe 36 akan dipamerkan di Palembang Square sehingga ma-

syarakat mengetahui sekaligus promo dan sosialisasi SEA Games,” katanya. Dewasa ini bahan bangunan semakin beragam. Mulai dari pengganti bata dengan menggunakan hebel atau plat lantai diganti menggunakan penutup yang berbahan ringan serta untuk atap yang tidak lagi menggunakan kayu sebagai kuda-kuda maupun untuk reng dan usuknya. Tetapi saat ini masyarakat tren menggunakan baja ringan sebagai pengganti kayu. Untuk dinding, dahulu orang cenderung menggunakan batako ataupun batu bata. Saat ini orang sudah mengenal hebel. Sebenarnya beton ringan ini sudah dipergunakan oleh masyarakat Swedia pada tahun 1923 sebagai alternatif material bangunan untuk mengurangi penggundulan hutan. Kemudian pada tahun 1943 di Jerman dikembangkan lagi oleh Joseph Hebel. Di Indonesia hebel mulai dikenal sejak tahun 1995. (sin)

Dirampok Pulang Tahun Baruan „ dari halaman 16 terbilang nekat, karena tempat kejadian terkadang tidak jauh dari permukiman penduduk. Perampokan terjadi di kawasan Padangsurau, Kecamatan Pendopo dan Desa Kembahang Baru, Kecamatan Talangpadang, Sabtu (1/1) sekitar pukul 17.00. Korban perampokan yang terjadi di Padangsurau, diketahui bernama Oki dan Eko bersama dua orang rekannya. Keempat

Free-mu Pahlawanku Tanpa Tanda Jasa „ dari halaman 9 duk-spanduk berwarna merah bertuliskan Simpati Freedom. Aku tambah heran kenapa langit biruku tampak hilang karena diselimuti spanduk Simpati Freedom penuh di kota Kayuagung. Tidak lama kemudian setelah tiba di sekolah, ada dua orang berpakaian Simpati Freedom melotot menghampiriku. Akupun merasa takut dan resah. Timbul pertanyaan di benakku jangan-jangan orang tersebut mau memotong kepalaku atau menculikku. Sebab Simpati Freedom menurut bahasa daerahku adalah waspadai yang bebas dari penjara atau penjahat. Aku pun berlari terbiritbirit sambil berteriak awas hati-hati teman ada penjahat sampai akhirnya aku terjeblos kedalam got dekat post satpam. Tetapi anehnya teman-temanku semua malah tertawa dan tampak asyik bermain handphone. Betapa malunya diriku ketika temanku berkata orang itu adalah seller dari Simpati Freedom bukan penjahat. Namun di sisi lain, sesosok wanita cantik dengan berpakaian Simpati Freedom menjulurkan tangannya seolah-olah ingin

Jantung Pasien Kembali Muda Lagi „ dari halaman 9 masuk ke sistem, maka tim dokter mulai melakukan bypass dengan menyetop detak jantung. Satu persatu kegiatan yang dilakukan tim dokter bedah dijelaskan dr Pribadi yang tampak dari layar CCTV berukuran besar. Begitu operasi selesai dilaksanakan, pembuluh vena kembali disambungkan dalam bagian jantung. Begitu dianggap bersih, maka jantung dikembalikan ke posisinya dan disambungkan kem-

pemuda yang baru saja pulang dari Pagaralam ini dihadang pelaku perampokan dengan sebatang kayu yang melintas di jalan. Bahkan, korban juga diancam dengan pedang oleh tiga orang pelaku, yang muncul tiba-tiba dari semak belukar di sekitar lokasi. Pada peristiwa itu, dua unit sepeda motor Yamaha Jupiter berhasil dibawa kabur oleh ketiga pelaku yang menggunakan sebo itu. Sementara keempat korban, tidak bisa berbuat banyak karena takut diancam dengan pedang panjang. Sedangkan, perampokan yang terjadi di Desa Kembahang Baru, waktu dan modusnya nyaris sama seperti yang terjadi di Pa-

dangsurau. Beberapa pelaku yang keluar dari semak belukar, langsung mendekati korbannya sembari mengancam dengan senjata tajam jenis pedang. Satu unit sepeda motor Vega R, berhasil dibawa kabur oleh pelaku perampokan. Kapolsek Pendopo, AKP Alpiansyah Putra, ketika dikonfirmasi via ponselnya mengakatan, pihaknya belum menerima laporan dari korban yang mengalami perampokan. “Sampai saat ini, belum ada laporan yang masuk. Jika memang ada warga yang dirampok, hendaknya bisa melaporkan kejadiannya ke Polsek setempat, sehingga bisa ditindaklanjuti,” ujarnya. (st2)

menghapus maluku. Ternyata wanita itu memberikan aku sepucuk Kartu Simpati Freedom. Betapa gembiranya diriku karena selama ini tidak pernah aku melihat wanita cantik setampan Afgan. Setelah ia berbicara rupanya wanita tersebut adalah banci. Teriakan ejekan semakin berdering-tenging di telingaku. Tidak ku hiraukan semua, akupun mengenakan kartu perdana tersebut kedalam handphone Nexian (mumpung gratis). Kebetulan HP ku adalah hadiah pemberian dari Telkomsel pada acara LKTI di Bandung (thanks ya Telkomsel). Betapa ribanya diriku karena aku lupa bahwa pada hari itu adalah hari ulang tahunku. Akhirnya terpaksa aku mengajak teman-temanku untuk merayakannya secara dadakan di rumahku. Kemudian aku menelpon orangtuaku untuk menyiapkan segala sesuatunya. Sialnya aku tidak punya pulsa. Untunglah ada wanita cantik alias banci itu memberikan aku kartu perdana Simpati Freedom akhirnya ulang tahunku pun dapat dirayakan. Awal ku menggunakan Simpati Freedom diriku merasa terbantu. Bell pun berbunyi dan kami semua pulang menuju ke rumahku dengan naik taksi. Dalam perjalanan, di dalam taksi kami mendapatkan malapetaka. Mobil taksi Kramat Jati yang kami tumpangi menabrak pohon duku. Nyaris nyawa kami

hilang begitu saja. Deras airmata bertangisan karena salah satu temanku ada yang pingsan dan lukaluka. Berbondong-bondong masyarakat menghampiri dan menolong kami. Tubuhku terasa lemas dan tidak berdaya. Langit berwarna biru tampak berubah menjadi merah tua. Tetapi yang anehnya, pohon duku yang ditabrak tersebut terdapat berbelit-belit Spanduk Simpati Freedom. Lalu temanku yang pingsan dan luka dibawa serta dibalut semuanya menggunakan spanduk Simpati Freedom. Rupanya di dalam taksi tersebut ada seller Simpati Freedom yang ingin mempromosikannya ke Bandar Lampung. Dengan keikhlasannya mereka memberikan spanduk tersebut demi menolong temanku yang lagi membutuhkan. Lumuran darah tampak bersih berkat spanduk Simpati Freedom. Setelah diberikan mereka pun pulang dan memutuskan untuk membatalkan promosinya ke Bandar Lampung karena semua spanduknya yang ia berikan kepada masyarakat setempat sementara mereka mengalami kerugian yang sangat besar. Kasihan yaa.. Ternyata kejadian tersebut adalah skenario film yang akan dilombakan pada Festival Film Pendek yang diselenggarakan oleh Binus tingkat se-Asia Tenggara. Guru-guruku datang dan bersorak ria ternyata

bali. Secara perlahan, jantung kembali normal dan sehat seperti semula. “Saat ini kondisi jantung pasien kembali muda lagi. Lihat, detaknya lebih cepat dan bagus,” kata dr Pribadi. Operasi jantung perdana yang dilaksanakan perdana pihak RSMH Palembang, memberikan kabar baik bagi warga Palembang khususnya dan masyarakat Sumbangsel umumnya. Operasi yang diprediksi selama tujuh jam ini, hanya memakan waktu selama 3 jam 30 menit. Begitu juga dengan menghentikan detak/melumpuhkan jantung (bypass) yang semula diprediksi selama 56 menit, namun hanya memakan waktu 24 menit.(ardiansyah)

Omzet Per Hari Capai Rp 5 Juta „ dari halaman 9 perahu bebek, Rp 30 ribu per 30 menit. “Walaupun ramai, umumnya kami tidak menaikan harga. Malah ada diskon untuk pengunjung,” kata Heryanto. Ramainya warga yang mendatangi kawasan ini, tentu saja berdampak positif terhadap penghasilan. Jika hari biasa mereka ratarata memperoleh Rp 500 ribu per hari, kali ini mencapai Rp 5 juta per hari. “Kalau dari segi penghasilan, alhamdulillah me-

15

Nyalakan Mercon Muka Terbakar „ dari halaman 16 at ditemui di RSMH Palembang. Korban yang saat itu mengalami luka bakar langsung dibawa keluarga ke RSMH Palembang malam itu juga. “Sewaktu meledak dak katek ado raso apo-apo pas aku sadar tangan aku pecah dan muka ku mutung terbakar,” tutur korban. Akibat dari peristiwa ini korban mengalami luka bakar di muka dan kulit tangan pecah sehingga harus dirawat secara intensif di ruang tindakan bedah RSMH Palembang. (mg17) film yang mereka perankan sangat sukses dan bagus. Rupanya mereka ketika di sekolah sedang merencanakan sebuah film dengan pihak Telkomsel sekaligus kebetulan sedang trennya Simpati Freedom yang tokoh utamanya adalah saya. Sehingga pada saat itu sekaligus juga mereka mempromosikan Simpati Freedom kepada masyarakat. Sehingga sebagian besar masyarakat desaku yakni desa Buluh Cawang sekarang memakai kartu Simpati Freedom. Pengalaman ku awal memakai Simpati Freedom akan selalu aku kenang. Terima kasih Simpati Freedom kehadiran pertamamu di Handphone ku membuat selamanya aku ingin bersamamu.

Harus Lebih Baik „ dari halaman 9 saya sendiri mending di rumah saja,” ujarnya. Lantas apa rencana yang akan mewarnai perjalanan Helly di tahun baru ini? Menurutnya, tahun baru harus dijalani dengan semangat baru. Semangat dimana seseorang harus tetap memegang prinsip “hari ini harus lebih baik dari kemarin”. “Apa artinya perayaan tahun baru jika tidak ada perubahan positif dalam diri kita. Yang penting kan positifnya itu,” ujarnya. (eko as) ningkat hampir lima kali lipat dari biasanya,” ujarnya. Leni (27), salah seorang pengunjung mengaku senang bisa menghabiskan waktu sambil menikmati pemandangan dan permainan yang ada di sana. Terlebih saat mendengar gemercik ombak kecil yang menerpa tepian danau saat tertiup angin. Tapi ia juga menyayangkan, belum maksimalnya pengelolaan terhadap tempat wisata ini. Terlebih di kawasan ini masih banyak anak-anak yang mandi tanpa pengawasan. “Seandainya dikelola mungkin akan lebih asyik. Terus anak-anak yang mandi di sini juga mesti diperhatikan, jangan sampai nanti malah tenggelam,” ujar Leni. (eko as)


SRIWIJAYA POST Senin, 3 Januari 2011

16

Lorong Sempit Sulit Padamkan Api ■ Rumah Berlantai Tiga Terbakar PALEMBANG, SRIPO — Sempitnya Lorong Bank Mandiri Jl Pasar 16 Ilir No 449 RT 8 RW 2 IT I, membuat petugas PBK sulit memadamkan api, Minggu (2/ 1) pukul 09.00.

Rumah berlantai tiga milik pasangan Ujang Saputra (40) dan Mikken (38) nyaris hangus dilalap si jago merah ketika ditinggal berjualan. Peristiwa kebakaran ini bermula, saat kedua suami

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

PADAMKAN API — Petugas Dinas Kebakaran Kota Palembang berhasil padamkan api di lantai dua rumah ruko milik Ujang Saputra yang terbakar, di Lrg BDN, Jl Pasar 16 Ilir Palembang, Minggu (2/1). Api diduga korsleting di lantai dua saat rumah ditinggal pergi ke pasar.

istri ini berjualan di Pasar Induk Jakabaring. Mikken yang pulang ke rumahnya terlebih dahulu. Ketika sampai di depan lorong rumahnya, Mikken melihat ada asap yang keluar dari jendela lantai II. “Aku buka pintu, asep sudah penuh samo api yang kejingokan dari lantai II,” tutur Mikken ketika diinterogasi Polsek IT I. Sumber api yang berasal dari lantai II rumah Mikken ini diduga dari hubungan arus pendek listrik yang berada di lantai II. Api yang mulai membesar dan membakar lantai II dan menjalar ke lantai III, sontak membuat Mikken berteriak dan meminta pertolongan kepada tetangga dan warga sekitar. “Aku minta teleponke pemadam kebakaran samo tetanggo. Kareno aku takut nian jingok api itu,” ungkap Mikken terduduk lemas di depan rumahnya. Petugas Pemadam Kebakaran yang berhasil dihubungi warga langsung me „ ke halaman 15

Nyalakan Mercon Muka Terbakar PALEMBANG SRIPO — Rusli (30) mengalami luka bakar di muka dan tanggannya sewaktu menyalakan mercon yang dituang minyak tanah meledak, Sabtu (1/1) pukul 20.00. Warga Jl Sutan Agung RT 9 RW 1 Kec Ilir Timur II Palembang membeli dua mercon dari temannya yang berkerja di kapal se-

harga Rp 50 ribu. Malamnya korban menyalakan mercon bersama kedua keponakannya Udin dan Ambarwati di teras rumahnya, sewaktu menyalakan percon yang pertama meledak dengan sempurna, sedangkan sewaktu menyalakan percon kedua yang tidak memiliki sumbu, langsung dituangkan kor-

ban minyak tanah ke dalam mercon setelah dituangkan korban menyalakan percon sehingga meledak di tangan. “Aku binggung cak mano nyalainnya kutambah minyak kalu bae hidup, bukannyo hidup malah meledak,”tutur korban sa„ ke halaman 15

kaum pria. Hingga pada saat kejadian, ia diberitahu temannya Erna jika ada seorang pria bernama Rus yang hendak melabraknya. Merasa tidak pernah mempunyai musuh, ia pun heran dan penasaran mengenai masalah yang menerpanya. Maka ketika melihat Rus tiba di kafe, ia langsung menghampiri. Dengan sopan, ia menanyakan kepada pria yang tinggal di Perumnas Talang Kelapa Palembang tersebut perihal informasi yang didapatnya. Namun bukan jawaban yang ia peroleh, Rus justru marah dan mengeluarkan kata-kata kotor. Seolah tak puas, Rus ke„ ke halaman 15

Mobil Anggota Dewan Terjungkal ke Jurang PAGARALAM, SRIPO — Mobil Toyota Hartop warna oranye BE 1961 EA milik anggota DPRD Kota Pagaralam, Nando yang dikemudikan Jerry terjun bebas ke dalam jurang sedalam lima meter di kawasan objek Wisata Tebat Gheban Desa Alun Dua, Pagaralam Utara, Sabtu (1/1) pukul 18.00. Mobil tersebut terperosok ke dalam jurang dengan posisi miring dan hampir masuk kolam ikan Tebat Gheban. Namun untung saja mobil

tersebut tersangkut di pohon-pohon yang ada di sekitar tempat kejadian. Kapolres Pagaralam AKBP KA Soleh didampingi Kasat Lantas AKP Sumaryono mengatakan, peristiwa kecelakaan lalulintas terjadi setelah mobil tersebut yang dikemudikan Jery warga Jambat Beringin saat akan menaikki tebing dengan kondisi tikungan tajam. Diduga saat itu sopir tidak dapat mengendalikan mobil dan kondisi rem yang blong

sehingga mobil tersebut berjalan mundur dan kemudian terjun ke dalam jurang tersebut. “Mobil tergelincir dan langsung masuk dalam jurang sedalam lima meter. Tidak ada korban jiwa karena saat kejadian sopir langsung melompat menyelamatkan diri,” ujarnya. Ada tiga korban namun tidak mengalami luka yang parah. Namun „ ke halaman 15

Muriyati Pulanglah

Waiters Kafe Dianiaya Pengunjung PALEMBANG, SRIPO — Tarin (19) waiters kafe Muis di Jl Soekarno Hatta Palembang luka memar dianiaya Rus, salah seorang pengunjung, Sabtu (1/1) sekitar pukul 22.00. Tidak terima atas perlakuan tersebut, ia kemudian melapor ke sentra pelayanan kepolisian (SPK) Polsekta Sukarami Palembang. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Tarin sudah cukup lama bekerja sebagai waiters di Kafe Muis. Hampir setiap malam, terutama akhir pekan kafe yang terletak di Jl Soekarno Hatta Kelurahan Karya Baru Palembang ini selalu ramai didatangi pengunjung. Sebagai waiters, ia tentu sangat sibuk melayani pengunjung yang didominasi

SRIPO/WAWAN

TERJUNGKAL — Mobil Toyota Hartop warna oranye BE 1961 EA milik anggota DPRD Kota Pagaralam yang terjungkal di kawasan objek Wisata Tebat Gheban, Sabtu (1/1).

Muriyati

IST

MURYATI, warga Desa 8 Dusun Supat Kecamatan Sungai Lilin Muba ini, telah meninggalkan rumah sejak Jumat (31/12) pukul 07.00 lalu. Muriyati terakhir meninggalakan rumah dengan mengenakan baju kotak-kotak, jaket kotak-kotak, celana jins hitam dan mengenakan kerudung hitam. Ciri-ciri khusus kulit putih, tinggi sekitar 158 cm,

di jari memakai pacar Mekah. “Katanya mau pergi ke Pasar 16 Ilir, tetapi hingga sekarang tidak pulang-pulang. Tidak ada masalah selama ini,” tutur Catur suaminya. Bagi masyarakat yang pernah melihat keberadaan Muriyati dapat menghubungi di nomor 0 8 5 2 6 8 3 2 2 0 6 4 / 085273542864. (mg14)

Dirampok Pulang Tahun Baruan EMPATLAWANG, SRIPO — Ramainya masyarakat yang merayakan tahun baru tampaknya tidak disiasiakan para pelaku perampokkan yang memang cukup marak di Empatlawang. Setidaknya, pada hari pertama di tahun 2011 ini,

aksi perampokan yang dilakukan pelaku ala ninja, sudah terjadi dua kali di dua tempat berbeda. Peristiwa yang mewarnai pergantian tahun ini, seakan mencerminkan betapa rawannya jalanan yang ada Kabupaten Empatlawang.

Meskipun perjalanan dilakukan pada siang hari, namun pelaku perampokan nampaknya tidak pernah mengenal waktu untuk melancarkan aksinya. Bahkan, perampokan tersebut „ ke halaman 15

SRIPO/SYAIFUDDIN

TEMBAK — Tersangka Salaming alias Egi (26) saat membunuh Abidin (28) dengan senjata api rakitan dalam rekontruksi yang digelar Satreskrim Polres Banyuasin, Minggu (2/1).

Tersangka Sempat Ditembak BANYUASIN, SRIPO — Salaming alias Egi (26), tersangka pembunuhan terhadap Abidin (28) warga Dusun III Rt 01 Desa Ringinharjo Pulaurimau, Banyuasin sebenarnya nyaris menjadi korban penembakan. Ini setelah senjata api ra-

kitan kaliber 38 berselinder 4 berpeluru 4 butir itu sempat ditembakkan korban ke arahnya. Namun ayah dua anak langsung merebut senpi dengan cara memegang tangan korban dan tangan kiri memukul dada korban. Keduanya bergulat dan korban Abidin terjatuh, sehingga tersangka berhasil merebut senpi rakitan tersebut dan „ ke halaman 15


Sriwijaya Post Edisi Senin 3 Desember 2011