__MAIN_TEXT__
feature-image

Page 1


2

Sinamar Sinamar

Redaksi

Media MediaPemkab PemkabLima LimaPuluh PuluhKota Kota

Informasi InformasiPelayanan PelayananAparatur Aparaturdan danPublik Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

Dari Redaksi

Satu Nafas dengan Dua Badan

ANTARA Bagian Humas dan Protokol Setdakab Limapuluh Kota dengan Tabloid Sinamar ibarat satu nafas dengan dua badan. Dalam urusan soal struktur personalia, misalnya, siapa sosok yang dipercaya menduduki posisi-posisi tertentu di Bagian Humas, ia pulalah yang mengisi posisi yang sederejat di struktur pengelola Tabloid Sinamar. Makanya, begitu terjadi mutasi di Bagian Humas, akan diikuti pula langkah serupa dalam struktur pengelola Tabloid Sinamar. Satu-satunya nama yang relatif lama bertahan di kepengurusan Tabloid Sinamar adalah Muhamad S.S.Pd, pemimpin redaksi dan penanggung jawab, yang juga adalah Kabag Humas dan Protokol Setdakab Limapuluh Kota. “Sudah hampir lima tahun,” kata Muhamad, saat ditanya sudah berapa lama ia dipercaya menduduki posisi Kabag Humas dan Protokoler. Itu artinya, sudah hampir satu periode masa jabatan kepala daerah. “Selagi diberi amanah, insya Allah kita akan

berupaya menjalankan tugas-tugas secara maksimal, sesuai wewenang dan kompetensi yang dimiliki,” kata mantan Koordinator Surat Kabar Harian Padang Ekspres Perwakilan Payakumbuh yang akrab dengan pang gilan Siebert ini. Gelombang mutasi di lingkup Pemkab Li mapuluh Kota yang digelindingkan belum lama ini, ikut pula menerpa Bagian Humas dan Protokol. Joni Indra yang Fachrul Razzy sudah cukup lama berkiprah di Bagian Humas dan Protokoler, dan terakhir dipercaya menduduki posisi sebagai Kasubag Dokumen Multimedia, alih tugas ke Sekretariat DPRD Limapuluh Kota. Di lingkungan Sekretariat DPRD Limapuluh Kota, sosok yang akrab

dengan panggilan Coi ini mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai Kasubag Risalah, sebuah posisi yang eseloneringnya sama dengan jabatan yang ditinggalkan Coi di Bagian Humas dan Protokoler Setkab. Sebagai penggantinya adalah Fachrul Rozi, yang sebelumnya menjabat se bagai Kasi Santel Kominfo di Dishub Kominfo (Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi). Itu artinya, poJoni Indra sisi sebagai salah seorang redaktur di jajaran pengelola Tabloid Sinamar dengan sendirinya akan ditinggalkan pula oleh Coi, dan digantikan oleh Fachrul Rozi. Coi praktis akan menjalani bidang tugas baru di lingkungan Sekretariat DPRD Limapuluh Kota, yang

jauh dari hiruk-pikuk dunia komunikasi, informasi, dan jurnalisme. Selain mengharapkan Coi sukses di tempat tugas yang baru, Pemimpin Umum/Redaksi dan Penanggung Jawab Tabloid Sinamar, Siebert, mengharapkan bahwa selain sukses mengemban amanah baru sebagai kasubag di Bagian Humas, Fachrul juga diharapkan mampu memberi nilai tambah tersendiri dalam kapasitasnya sebagai redaktur baru di Tabloid Sinamar. Siebert yakin, Fachrul tidak memerlukan waktu yang terlalu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru di Bagian Humas, termasuk juga dalam upaya mendukung kelancaran penertiban Tabloid Sinamar sebagai media internal milik Pemkab Limapuluh Kota. “Kita ucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Bagian Humas kepada Saudara Fachrul,” kata mantan Ketua PWI Perwakilan Luak Limopuluah ini.***

Mengejar Enam Agenda Prioritas

Oleh : Muhammad S, S.Pd *)

S

ETIAP tahun, semua kepala daerah (baik gubernur dan bupati/walikota) diberi amanah dan tanggung jawab oleh Undangundang Nomor 23 Tahun 2014 Ten tang Pemerintahan Daerah untuk menyampaikan LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Kepala Daerah di forum sidang paripurna DPRD di masing-masing daerah. LKPj pada dasarnya memuat capaiancapaian yang telah berhasil diraih oleh kepala daerah bersangkutan selama satu tahun masa kerja, lengkap dengan indikator-indikator pendukungnya. LKPj adalah implementasi pertanggungjawaban kepala daerah kepada masyarakat, yang disampaikan kepada DPRD sebagai representasi masyarakat.

Pasangan dr. Alis Marajo Dt. Sori Marajo dan Drs. H. Asyirwan Yunus M.Si. yang dipercaya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2010-2015, untuk LKPj tahun anggaran 2014 telah disampaikan melalui sidang paripurna DPRD Kabupaten Limapuluh Kota di ibukota kabupaten di Sarilamak, Kecamatan Harau, Selasa (14/4). Dalam kesempatan itu, Bupati Alis Marajo menyampaikan sejumlah capaian di tahun anggaran yang baru berlalu, 2014, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran. Dicontohkan pendapatan daerah yang mengalami kenaikan. Pada tahun anggaran 2014 berhasil dibukukan pendapatan daerah Limapuluh Kota Rp1.003.375.033.639,00, atau mengalami kenaikan 12,44 persen dibandingkan dengan target pendapatan daerah tahun 2013 sebesar Rp. 889.658.731.260,00. Begitu pun realisasi pendapatan daerah tahun anggaran yang sama, menurut Bupati Alis Marajo, lebih tinggi dibandingkandengan capaian tahun 2013 dengan realisasi melampaui target pendapatan tahun 2014. “Sampai akhir tahun anggaran 2014, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp.1.004.220.871.876,69 atau sebesar 100,38 % dari target yang ditetapkan,” terang mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota itu. Pada bagian lain, Bupati Alis Marajo juga menjelaskan bahwa pada prinsip-

nyakebijakan umum APBD tahun 2014 dititikberatkan pada enam agenda prioritas pembangunan, yang kesemuanya berorientasi pada kepentingan pu blik (public oriented). Keenam agenda prioritas dimaksud meliputi reformasi birokrasi, ketahanan pangan, pengembangan kawasan-kawasan strategis, penanggulangan kemiskinan, pendidikan dan kesehatan. Perlunya mengejar keenam agenda prioritas itu karena, suka atau tidak, keenam hal itulah yang menjadi persoalan mendasar yang dihadapi oleh Limapuluh Kota saat ini. Bila keenam agenda prioritas dimaksud berhasil dicapai sesuai dengan target yang digariskan bersama, maka hampir bisa dipastikan Limapuluh Kota mengalami lompatan kemajuan yang jauh ke depan. Reformasi birokrasi, misalnya, bila dalam tatanan praktek penyelenggaraan pemerintahan birokrasi yang ada sudah dekat dan memihak kepada kepentingan masyarakat banyak, dan tak terdengar lagi keluhan soal alur birokrasi yang bertele-tele dan berbiaya mahal; maka itu berarti birokrasi sudah berjalan pada alur yang benar, dan tidak perlu lagi langkah-langkah untuk mereformasinya. Masuknya agenda ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas antara lain didasarkan pertimbangan, yaitu di

tengah tingkat populasi penduduk Limapuluh Kota yang terus meningkat, sementara luas areal tanaman pangan relatif tidak bertambah; maka kelangkaan bahan pangan bukan tidak mungkin akan menjadi ancaman serius ke depan. Itu artinya, posisi sebagai dae rah yang mampu berswasembada pa ngan harus tetap mampu dipertahankan oleh daerah ini. Termasuk juga agenda penanggulangan kemiskinan. Merosotnya harga sejumlah komoditas pertanian andalan masyarakat yang sudah berlangsung da lam hitungan tahun, bukan tidak mungkin akan menjadi sumber yang memicu munculnya masyarakat miskin baru, menambah daftar jumlah masyarakat miskin di Limapuluh Kota yang sudah ada sebelumnya. Kita berharap, selain cerita soal sejumlah kesuksesan penyelenggaraan pemerintahan selama tahun 2014, penyampaian LKPj 2014 oleh Bupati Limapuluh Kota bisa dijadikan sebagai referensi berharga untuk mengambil tindakan dan menyusun kegiatan serta program ke depan, yang memang sangat diperlukan oleh daerah dan masyarakat Limapuluh Kota.*** *) Muhamad S,S.Pd, Kabag Humas dan Protokoler Setkab Limapuluh Kota/ Pemimpin Redaksi Tabloid Sinamar

Sinamar Media Pemkab Lima Puluh Kota

Penerbit : Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota PELINDUNG : Bupati Lima Puluh Kota , Wakil Bupati Lima Puluh Kota PEMBINA: Sekda Kab. Lima Puluh Kota, Asisten Adm. Umum Setda Kab. Lima Puluh Kota PENANGGUNG JA WAB / PEMIMPIN REDAKSI : Muhamad.S, S.Pd DEWAN REDAKSI : Muhamad.S, S.Pd (Ketua), Rino Putra,S.Sos Fachrul Razzy, Ronny M.Nur,S.Sos, ME REDAKTUR PELAKSANA : Rino Putra,S.Sos REDAKTUR : Fachrul Razzy, Hendri Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik Gunawan,S.Sos, Ronny M.Nur, S.Sos,ME STAF REDAKSI : Herpatarmidi,A.Md REPORTER : Gusmaria,A.Md, Yuridra Hasramogi, SEKRETARIAT : Eliza,A.Md DISTRIBUTOR: Oktoweri. KONTRIBUTOR: Wali Nagari, Camat, SKPD, Anggota Balai Wartawan Lima Puluh Kota TATA LETAK/ARTISTIK : Joy ALAMAT RE DAKSI : Bagian Humas dan Protokoler Setda Kab. Lima Puluh Kota Kantor Bu pati Lima Puluh Kota, Jl. Raya Negara Payakumbuh - Pekanbaru KM 10 Sarilamak 26271 web.humas.limapuluhkotakab.go.id | Email : majalah.sinamar @ gmail.com PERCETAKAN : PT. Pekanbaru Grafika (Isi diluar tanggungjawab percetakan). PERWAKILAN PEKAN BARU : Rachpendi Sakti, Gonjong Limo Pekan Baru, Jl.Arifin Ahmad (Sebelah Universitas Terbuka) Pekan Baru. Redaksi menerima tulisan, opini, foto dan surat pembaca yang diketik satu setengah spasi, panjang tulisan maksimal 2 halaman folio. Untuk tulisan dan opini panjang 5.000 karakter disertai foto penulis dan biodata. Redaksi berhak merubah redaksional naskah yang dikirim, tanpa merubah maksud dan tujuan. Dikirim via email : tabloid .sinamar@gmail.com.


Sinamar

LaporanUtama Utama Laporan

Media MediaPemkab PemkabLima LimaPuluh PuluhKota Kota

Informasi InformasiPelayanan PelayananAparatur Aparaturdan danPublik Publik

Edisi Edisi132/XIII/Mei 132/XIII/Mei2015 2015

3

Angka Kemiskinan Turun

“Bila dikaitkan dengan kebijakan umum dan prioritas belanja daerah serta kaitannya dengan kebijakan pemerintah pusat,maka belanja tahun 2014 ditujukan untuk mendorong pencapaian tujuan dan sasaran dari agenda yang ditetapkan.”

B

UPATI Limapuluh Kota dr. Alis Marajo Dt. Sori Marajo mengatakan bahwa dari keseluruhan anggaran yang dialokasikan pada tahun anggaran yang baru lalu, 2014, untuk pelaksanaan pembangunan daerah di Kabupaten Limapuluh Kota, secara keseluruhan hasilnya telah memberikan kontribusi terhadap kinerja makro indikator kinerja utama pembangunan. Ia kemudian membeberkan beberapa hasil kinerja tahun 2014 di lingkungan pemkab yang dipimpinnya, yang tergambar dalam sejumlah indikator. Antara lain, “Persentase penduduk miskin terhadap jumlah penduduk menurun dari 8,89% menjadi8,26%,”kata Bupati Alis Marajo ketika menyampaikan LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Kepala Daerah Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2014 di ruang sidang DPRD di Sarilamak, Kecamatan Harau, Selasa (14/4). Indikator lainnya, tambah Bupati, angka IPM (indeks pembangunan manusia) meningkat dari 72,24 menjadi 72,54, pertumbuhan ekonomi mengalami perlambatan dari 6,41% menjadi 6,27%, tingkat pengangguran terbuka menurun dari 4,73 % menjadi 3,16 %, pendapatan per kapita masyarakat meningkat dari Rp.21.150.000,- menjadi Rp.24.200.000, danIndeks Gini Ratio 0,2013 (ketimpangan distribusi pendapatan relatif tidak tinggi). “Bila dikaitkan dengan kebijakan umum dan prioritas belanja daerah serta kaitannya dengan kebijakan pemerintah pusat,maka belanja tahun 2014 ditujukan untuk mendorong pencapaian tujuan dan sasaran dari agenda yang ditetapkan. Porsi anggaran daerah untuk enam agenda utama yaitu reformasi birokrasi, ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, pengembangan kawasan strategis, pendidikan, dan kesehatan,” tambah mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota itu. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Alis Marajo juga menjelaskan bahwa selama tahun anggaran 2014 berhasil dicatat sejumlah keberhasilan dalam penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan di Kabupaten Limapuluh Kota, termasuk dalam hal pen-

Bupati Sampaikan LKPJ

gelolaan anggaran. Ia antara lain menunjuk contoh pendapatan daerah Limapuluh Kota, yang mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun anggaran sebelumnya. Disampaikan Bupati Alis Marajo, pada tahun anggaran 2014 yang baru lalu berhasil dibukukan pendapatan daerah Limapuluh Kota sebesar Rp1.003.375.033.639,00, atau mengalami kenaikan sebesar 12,44 persen dibandingkan dengan target pendapatan daerah tahun 2013 sebesar Rp. 889.658.731.260,00. Begitu pun realisasi pendapatan daerah tahun anggaran yang sama, menurut Bupati Alis Marajo, lebih tinggi dibandingkan dengan capaian tahun 2013 dengan realisasi melampaui target pendapatan tahun 2014. “Sampai akhir tahun anggaran 2014, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp.1.004.220.871.876,69 atau sebesar 100,38 % dari target yang ditetapkan,” terang mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota itu.

Kenaikan pendapatan daerah, menurut Bupati Alis Marajo, antara lain berasal dari kenaikan PAD (pendapatan asli daerah) sebesarRp. 17.202.182.204,00, Dana Perimbangan sebesar Rp. 69.497.374.831,00, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp. 24.016.745.344,00. “Kenaikan pada Dana Perimbangan sangat signifikan disebabkan naiknya target Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari semula Rp632 milyar lebih menjadi Rp 700 milyar lebih, meskipun disisi lain terdapat penurunan Bagi Hasil Pajak/ Bukan Pajak,namun penurunannya hanya mencapai Rp6,1 miliar,” terangnya. Dijelaskan Bupati Alis Marajo, penurunan Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak tahun 2014 ini sangat terkait dengan kebijakan pemerintah pusat sesuai dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009, dimana BPHTB sudah menjadi Pajak Daerah dan PBB-P2 sehingga terdapat pengurangan ter-

hadap alokasi dana bagihasil pajak/ bukan pajak yang bersumber dari Pajak PBB. Di bagian lain, sambung Bupati, pencapaian realisasi PAD tahun 2014 mengalami peningkatan lebih dari Rp19 milyar dari realisasi pada tahun 2013, yaitu mencapai 105,50 % dari target yang telah ditetapkan. Realisasi pendapatan daerah yang berasal dari dana perimbangan meningkat Rp.70 milyar lebih dibandingkan realisasi dana perimbangan tahun 2013, serta dapat terealisasi hingga 100.18% dari yang ditargetkan pada tahun 2014. “Untuk pendapatan daerah yang bersumber dari lain-lain pendapatan daerah yang sah hanya dapat terealisasi 99,83% dari target yang telah ditetapkan. Namun bila dilihat secara keseluruhan dari total pencapaian target pendapatan daerah pada tahun 2014 ini, hasilnya telah melebihi target yang ditetapkan dengan persentase realisasi mencapai 100,38%,” terang Bupati Alis Marajo. (lihat tabel).

Tabel Target dan Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2014 Dibandingkan dengan Capaian pada Tahun 2013

Sumber : Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2014


4

Sinamar

Laporan Utama

Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

Di bidang pengelolaan belanja daerah, dijelaskan Bupati Alis Marajo, bahwa dalam rangka pencapaian program dan prioritas pembangunan, maka belanja daerah tahun 2014 (setelah Perubahan APBD) ditetapkan sebesar Rp.1.063.189.073.204,00. “Jumlah ini meningkat dari belanja daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2013 Rp. 947.540.350.041,00,” katanya. Secara umum, bila dilihat dari jenis belanja yang ada Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung jumlahnya berbanding 62,12% dan 37,88%. Alokasi untuk Belanja tidak langsung mencapai Rp.660.425.412.286,00, yang digunakan untuk membiayai belanja pegawai, belanja hibah,belanja bantuan sosial, belanja bantuan keuangan kepada propinsi/ kabupaten/kota dan pemerintah desa, serta belanja tidak terduga. Sementara itu belanja langsung mencapai Rp.402.763.660.918,00, yang digunakan untuk belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal, dimana proporsinya adalah 51,83% dialokasikan untuk belanja modal,39,54% dialokasikan untuk belanja barang dan jasa, serta 8,62% dialokasikan untuk belanja pegawai. (lihat tabel)

Sumber : Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2014

LKPJ- Bupati-menyerahkan-LKPJ-akhir-tahun-2014-dan-4-Rancangan-Ramperda1

Tabel Alokasi Anggaran dan Realisasi Belanja Daerah Tahun 2014

Sumber : Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2014

Itu artinya, menurut Bupati Alis Marajo, realisasi belanja daerah pada tahun 2014 mencapai 92,77% dari anggaran yang telah ditetapkan atau sebesar Rp.986.352.862.831,00). “Angka ini hampir Rp. 104milyar lebih tinggi daripada realisasi belanja pada tahun 2013. Namun besarnya realisasi tahun 2014 ini lebih diakibatkan oleh meningkatnya realisasi belanja tidak langsung, khususnya

untuk belanja pegawai (kenaikan gaji PNS),” bebernya lagi. Dikatakan juga, pada tahun 2014 ini proporsi alokasi belanja modal turun dibandingkan pada tahun 2013, yaitudari 52,02% menjadi 51,83% terhadap total belanja langsung. Namun secara proposional realisasi belanja modal relatif mengalami peningkatan dibanding tahun 2013,dimana realisasi belanja modal pada tahun

2013 sebesar 89,57% dan padatahun 2014 belanja modal dapat direalisasikan sebesarRp. 191.364.505.096,00atau mencapai 91,67%. Sementara distribusi belanja menurut SKPD, sambung Bupati Alis Marajo,menunjukkan bahwa SKPD dengan belanja terbesar adalah Dinas Pendidikan dengan alokasi belanja sebesar 48,51% dari total belanja. SKPD berikutnya adalah Dinas Pek-

erjaan Umum yang memperoleh alokasi belanja sebesar 12,67% dari total belanja. SKPD dengan alokasi anggaran terbesar ketiga adalah Dinas Kesehatan memperoleh alokasi belanja sebesar 6,12% dari total belanja. Selanjutnya, SKPD keempat adalah Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangandan Asset Daerah/PPKD, yang memperoleh alokasi belanja sebesar 5,78% dari total belanja. Alokasi belanja DPPKAD sebagian besar merupakan Belanja Tidak Langsung PPKD,yaitu Belanja Hibah, Bantuan Sosial,Belanja Bantuan Keuangan, dan BelanjaTak Terduga. “Sementara itu alokasi anggaran untuk Dinas Kesehatan mencapai 5,80% dari total belanja daerah,” katanya. Sementara dilihat dari sisi pencapaian atau realisasi belanja SKPD menunjukan bahwa SKPD yang tertinggi daya serapnya adalah Kecamatan Payakumbuh dengan realisasi sebesar 99,54%, Kecamatan Kapur IX dengan realisasi sebesar 99,41%, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan realisasi belanja sebesar 99,38%. SKPD yang paling rendah serapan realisasi keuangannya adalah RSUD dr. Achmad Darwis dengan persentase sebesar 77,59% serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil danMenengah (UMKM), Perindustrian dan Perdagangan dengan persentase sebesar 77,69%.(e2/mad)


Sinamar

Laporan Utama

Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

5

Titik Berat APBD 2014 :

Menggenjot Enam Agenda Prioritas Pembangunan

Implementasi dari setiap prioritas itu diwujudkan dalam urusan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Urusan-urusan dimaksud, baik urusan wajib maupun urusan pilihan, diarahkan untuk mendukung pencapaian 6 (enam) agenda prioritas pembangunan 2014.

BUPATI Limapuluh Kota dr. Alis Marajo Dt. Sori Marajo mengatakan, pada prinsipnya kebijakan umum APBD Kabupaten Limapuluh Kota Tahun anggaran 2014 dititikberatkan pada 6 (enam) agenda prioritas pembangunan, yang kesemuanya berorientasi pada kepentingan publik (public oriented). “Implementasi dari setiap prioritas tersebut diwujudkan dalam urusan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Urusan-urusan tersebut, baik urusan wajib maupun urusan pilihan, diarahkan untuk mendukung pencapaian 6 (enam) agenda prioritas pembangunan tahun 2014,”kata Bupati Alis Marajoketika menyampaikan

LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Kepala Daerah Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2014 di ruang sidang DPRD di Sarilamak, Kecamatan Harau, Selasa (14/4). Di bidang reformasi birokrasi, dijelaskan Bupati Alis Marajo di forum sidang paripurna DPRD itu, prioritas pembangunan di bidang ini dilaksanakan melalui Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian, Kesatuan

Bangsa dan Politik Dalam Negeri, Kependudukan dan Catatan Sipil, Statistik, Komunikasi dan Informatika. Capaian kinerjanya, dikatakan, untuk urusan otonomi daerah, pemerintahan umum, administrasi keuangan, perangkat daerah, kepegawaian, dan persandian, antara lain Opini BPK atas laporan keuangan Tahun 2014 adalah Wajar Dengan Pengecualian. Sementara jumlah temuan sampai akhir tahun 2014 oleh BPK adalah sebanyak 258 temuan dengan 613 rekomendasi, nilai temuan Rp.135.668.148.346,37 dan nilai rekomendasi sebesar Rp.36.749.001.702,62.

Untuk peningkatan SDM (sumber daya manusia) Aparatur, dijelaskan Bupati, selama tahun 2014 Pemerintah Daerah telah melaksanakan berbagai pendidikan dan pelatihan,diantaranya izin belajar untuk 75 orang, tugas belajar (19), Diklat PIM III (1), dan Diklat PIM IV untuk 30 orang. Se me ntara pelanggaran disiplin yang terjadi selama tahun 2014 sebanyak tercatat 37 kasus. Di bidang ketahanan pangan, samb-

ktivitas Cokelat tahun 2014 sebesar 0,82 ton per hektar. Sementara dari sisi peternakan, produksi daging tahun 2014 mencapai 40.219,842 ton dan produksi telur pada tahun 2014 sebesar 10.089.322 kg. Di bidang urusan Ketahanan Pangan, dipaparkan Bupati,ketahanan pangan daerah secara umum telah berhasil dilaksanakan dengan baik. “Indikator keberhasilan tersebut adalah tersedianya ketersediaan pangan utama sebesar 2,29%,” katanya. Penurunan ketersediaan pangan utama pada tahun 2014 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya disebabkan oleh musim kekeringan yang sangat panjang subroun II pada tahun 2014, akibatnya banyak lahan sawah yang mengalami tunda tanam akibat kekurangan air; dan serangan hama. “Pada penyelenggaraan urusan ketahanan pangan dititikberatkan ung Bupati Alis Marajo, capaian kin- pada penyediaan pangan daerah yang erja pada tahun 2014 yang berhasil dimulai dengan pembangunan prasdiraih, antara lain untuk urusan pen- arana gudang cadangan pangan pemeranaman modal, jumlah investasi Pen- intah. Untuk saat ini Kabupaten Lima anaman Modal Dalam Negeri pada Puluh Kota telah memiliki 1 (satu) tahun 2014 tercapai sebesar Rp.1- gudang cadangan pangan dan 11 (se.077.412.415.395,00, dimana terjadi belas) lumbung pangan yang tersebar di 11 (sebelas) Kecamatan dan telah penurunan nilai investasi Rp.461.memenuhi kebutuhan daerah,” 588.890.698,00 dari tahun ungkap Bupati. sebelumnya dan izin investasi Di bidang pengembangan sebanyak 2.477 perizinan. kawasan-kawasan strategis, dijeSementara urusanUrusan laskan Bupati Alis Marajo, untKelautan dan Perikanan, diuk urusan Pekerjaan Umum, jelaskan Bupati Alis Marajo,infrastruktur pemerintahan yang produksi perikanan Kabuberhasil dibangun pada paten Limapuluh Kota pada tahun 2014 adalah tahun 2014 sebesar 37kantor Dinas Pend.554,48 ton yang teapatan, Pengelo rdiri dari perairan laan Keuangan umum, budidaya dan Aset Daerah, kolam, dan tamkantor Dinas bak. Untuk angka Kehutanan konsumsi ikan dan Pertammasyarakat Kabangan, kan bupaten Lima tor Tana puluh Kota terman Pangan, catat sebesar Holtikultura 29 kilogram/ dan Per kekapita/tahun. bunan, serta Untuk urukantor Dinas san Pertanian, Koperasi, produksi padi UMKM, Perinpada tahun 20dustrian dan Per 14 sebesar 217dagangan. Selain .368,27 ton debangunan kan ngan luas areal tor, pada 2014 47.437 Ha tanajuga dibangun m, panen 45.8sebuah mesjid ya71 Ha, produksi ng terletak di are Jagung pada tahun 2014 al perkantoran Bsebesar 20.792,29 ton upati Limapuluh di dengan luas areal 3.792 Sarilamak dan MHa, tanam, panen 3.278 ess Pemda di Taran Ha, produksi Gambir tahtang. un 2014 sebesar 8.722,16 Sementara koton. Dari sisi produktivitas ndisi jalan beraspal Gambir tahun 2014 sebesar yang terdiri dari jal0,62 ton per hektar. an beraspal kondisi Selanjurtnya, produksi Bupati Limapuluh Kota baik tahun 2014 seCokelat tahun 2014 sebesar dr.Alis Marajo panjang 596,18 km, 2.229,61 ton. Dari sisi produ-


6

Sinamar

Laporan Utama

luas irigasi Kabupaten baik tahun 2014 seluas 17.263,5 Ha atau 76,11% dari total luas irigasi Kabupaten seluas 22.681 Ha, jumlah Rumah tangga pengguna air bersih tahun 2014 sebanyak 16.263 Rumah Tangga dengan persentase sebesar 20,15% dari total rumah tangga sebanyak 80.172 Rumah Tangga. Selanjutnya, jumlah Rumah tangga bersanitasi baik tahun 2014 sebanyak 4.500 Rumah Tangga dengan persentase sebesar 5,58% dari total rumah tangga sebanyak 80.172 Rumah Tangga. Sejalan dengan itu, selama 2014 terjadi sejumlah bencana alam, diantaranya banjir sebanyak 17 (tujuh belas) kejadian, longsor 32 (tiga puluh dua) kejadian, dan angin puting beliung sebanyak 7 (tujuh) kejadian, yang telah berhasil ditangani dengan baik. Untuk urusan Perhubungan, dijelaskan, pada 2014 jumlah penumpang yang terangkut oleh angkutan umum sebanyak 208.800; dan jumlah sarana transportasi sebagai berikut, halte sebanyak 7 (tujuh) buah, traffic light dalam kota sebanyak 1 (satu) buah dan 14 (empat belas) warning light, terminal tipe C sebanyak 7 (tujuh) buah. Urusan Perdagangan, papar Bupati, dari sisi pemanfaatan dan peningkatan pasar, jumlah pasar nagari yang tersebar diseluruh kabupaten tahun 2014 sebanyak 60 (enam puluh) pasar, yang seluruhnya dimanfaatkan oleh pemiliknya untuk berjualan. Sedangkan pada sisi lain terdapat pedagang yang berjualan di luar tempat yang telah disediakan atau pedagang lesehan (pasar kaget) sebanyak 9 (sembilan) pedagang.

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

TINJAU - Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo, tinjau pembangunan Nagari urusan Tenaga Kerja, yaitu tingkat partisipasi angkatan kerja berhasil mencapai 69,83% dari jumlah penduduk usia kerja sebanyak 252.752 orang, dan penempatan tenaga kerja sebanyak 154 orang atau sekitar 8,75% dari 1.758 orang pencari kerja yang terdaftar. Untuk urusan Koperasi, dikatakan, jumlah koperasi tahun 2014 sebanyak 209 unit. Dari jumlah tersebut sebanyak 127 koperasi merupakan koperasi aktif. Sementara jumlah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sehat tahun 2014 sebanyak 15 unit. “Selama 2014, volume usaha koperasi Rp. 147.183.248.000,00, sedangkan volume usaha UMKM sebesar Rp. 40.589.155.000,00,” terangnya. “Urusan Perindustrian, selama 2014 mampu menghasilkan volume

JALAN - Pembukaan jalan Gelugur Kabupaten Limapuluh Kota Di bidang penataan ruang, diterangkan Bupati Alis Marajo, pada 2014 dilaksanakan proses penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Detail Tata Ruang (RTDR) Perkotaan Sarilamak sebagai tindak lanjut dari Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota. “Capaian kinerja yang dapat diwujudkan adalah telah dilakukan pembahasan Ranperda di tingkat provinsi sebagai tahapan yang harus dilakukan sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah oleh DPRD Kabupaten Limapuluh Kota. Di samping itu telah disusun RTRKS kawasan bersejarah PDRI di Kecamatan Gunuang Omeh,” katanya. Untuk agenda prioritas keempat, yaitu penanggulangan kemiskinan, dijelaskan Bupati Alis Marajo, untuk urusan Sosial jumlah PMKS pada tahun 2014 yaitu sebanyak 31.038jiwa, dan rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni sebanyak 30 unit rumah. Berikutnya

Media Pemkab Lima Puluh Kota

industri sebesar Rp. 1.982.959.000,00 dengan serapan tenaga kerja sebanyak 176 orang. Untuk urusan Perdagangan, jika dilihat dari jumlah pelaku usaha yang pada tahun 2014 sebanyak 4.350 orang pedagang dan telah mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 8.698 tenaga kerja,” tambah Bupati Alis Marajo. Agenda prioritas lain yang tak kalah pentingnya adalah sektor pendidikan. Capaian selama 2014, menurut Bupati Alis Marajo, APM yang dicapai pada tahun 2014 untuk SD/MI sebesar 98,31%, SMP/MTs sebesar 77,47%, dan SMA/MA/SMK sebesar 46,23%. Sementara Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tercapai sebesar 59,50% dari jumlah anak usia 4-6 tahun sebanyak 22.788 orang. Selanjutnya, penduduk yang berusia >15 tahun melek huruf telah tercapai sebesar 97% dari jumlah penduduk >15 tahun, angka putus sekolah (APS) pada Tahun 2014 untuk tingkatSD/MI sebesar 0,09%, SMP/MTs sebesar

0,25% , dan SMA/MA/SMK sebesar 0,48%. Sementara nilai rata Ujian Akhir Nasional (UAN) pada seluruh jenjang pendidikan tahun 2014 tercapai untuk SD/MI sebesar 73, SMP/ MTs sebesar 69, SMK : 6,18, dan SMA untuk Jurusan IPA70,02, Jurusan IPS66,30, dan Bahasa65,38. Berikutnya, angka kelulusan sekolah pada semua jenjang pada tahun 2014 adalah SD/MI sebesar 100%, SMP/MTs sebesar 99,92%, dan SMA/MA/SMK sebesar 99,85%; dan angka melanjutkan dari SD/MI ke SMP/ MTs adalah 80,58% dari jumlah total kelulusan pada jenjang SD/MI sebesar 6.720 orang. Sedangkan angka melanjutkan pendidikan dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA adalah sebesar 74,26% dari jumlah lulusan pada jenjang SMP/ MTs sebesar 4.860 orang. Untuk rasio jumlah guru terhadap jumlah murid tahun 2014, diterangkan Bupati Alis Marajo, SD/MI sebesar 1 : 15 atau 0,07%, SMP/MTs sebesar 1 : 10 atau 0,09%, dan SMA/MA/SMK sebesar 1 : 11 atau 0,08%. Sedangkan rasio jumlah kelas terhadap jumlah murid pada tahun 2014 untuk SD/MI sebesar 1 : 18 atau 0,05%, SMP/MTs sebesar 1 : 23 atau 4,33%, dan SMA/ MA/SMK sebesar 1 : 27 atau 0,35%. Data lain soal kondisi bangunan sekolah di 2014. Diterangkan Bupati Alis Marajo, untuk tingkat SD/MI yang dalam kondisi baik 82,51%, sedang 15%, dan rusak 12%, tingkat SMP/MTs yang dalam kondisi baik 74%, sedang 12%, dan rusak 13% , dan tingkat SMA/ MA/SMK yang dalam kondisi baik 90%, sedang 10%, dan rusak 5%. Agenda prioritas terakhir yang tidak kalah pentingnya, yaitu sektor kesehatan, menurut Bupati Alis Marajo, indikator hasil kinerjanya mencakup beberapa parameter. Antara lain, angka kematian bayi (AKB) tahun 2014 sebesar 10,1 kematian per 1000 kelahiran hidup. “Angka kematian balita tahun 2014 sebesar 14,9kematian per 1000 kelahiran hidup, sedangkan kasus kematian ibu melahirkan tahun 2014 sebesar 8 kasus kematian,” terangnya. Selanjutnya, cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani selama tahun 2014 adalah sebesar 60,80% dari jumlah ibu dengan komplikasi kebidanan sebesar 1.685 kejadian, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi Kebidanan telah terlaksana cukup baik sebesar 71% dari total seluruh persalinan selama tahun 2014 sejumlah 8.454 persalinan. Sedangkan untuk prevalensi penyakit menular di Kabupaten Lima Puluh Kota masih cukup tinggi dimana

penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC BTA tercapai sebesar 39,8% dari 589 orang penderita yang ditemukan. Sedangkan untuk angka kesakitan DBD tahun 2014 sebesar 147 orang dapat tertangani 100%. Selanjutnya, terang Bupati, Balita dengan gizi buruk pada tahun 2014 ditemukan sebanyak 34 balita dan telah berhasil dilakukan perawatan 100%, penduduk yang memanfaatkan Puskesmas pada tahun 2014 sebanyak 1,7%dan penduduk yang memanfaatkan RSUD tahun 2014 tercapai sebesar 6,37%., Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat hunian rumah sakit dalam kurun waktu tertentu yang diukur dari penggunaan tempat tidur yang tersedia. Tingkat BOR tahun 2014 sebesar 31,8% setiap tahunnya. Untuk urusan KB (Keluarga Berencana) dan Keluarga Sejahtera, diterangkan Bupati Alis Marajo, prevalensi peserta KB Aktif tercapai sebesar 75,87% jika dibandingkan dengan jumlah pasangan usia subur sebesar 63.229, dan jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak selama tahun 2014 sebanyak 25 kasus.

Membutuhkan Perbaikan

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Alis Marajo mengakui penyelenggaraaan pemerintahan daerah yang telah dilakukan selama tahun anggaran 2014 masih belum cukup optimal dan membutuhkan perbaikan serta penyempurnaan untuk pelaksanaan pembangunan selanjutnya. “Segala kelemahan dan kekurangan yang terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah selama ini akan menjadi pelajaran berharga sebagai bahan masukan dan evaluasi dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah dimasa yang akan datang,” katanya. “Harapan kita bersama agar penyusunan dan pengambilan kebijakan selanjutnya lebih bersifat pro rakyat, aplikatif, antisipatif, partisipatif, dan berkeadilansehingga keterlibatan stakeholder dalam proses pembangunan dapat ditingkatkan,” tambahnya.Dalam upaya mendukung hal tersebut, menurut Bupati, pemahaman yang cermat terhadap program-program prioritas maupun langkah-langkah yang diperlukan dan cerminan rumusan anggaran yang telah ditetapkan menjadi sangat penting. “Selain bermanfaat bagi upaya penyamaan perspektif semua pihak terkait, hal ini juga bermanfaat bagi penyusunan sejumlah langkah antisipasi ke depan agar lebih sinergis dan tepat sasaran,” katanya. “Hal ini tentu saja tidak terlepas dari kontribusi semua pihak, baik DPRD selaku mitra kerja Pemerintah Daerah maupun berbagai komponen atau elemen masyarakat lainnya,” ia menambahkan. Oleh karena itu, sambung Bupati Alis Marajo, kerjasama yang harmonis dan sinergis dalam membangun suasana yang memungkinkan segenap komponen masyarakat, organisasi masyarakat, dan sektor swasta untuk dapat berpartisipasi secara produktif dalam penyelenggaraan pembangunan perlu diintensifkan. “Hal ini sangat bergantung pada tata kelola yang baik, kemitraan produktif dari segenap komponen masyarakat, dan penerapan pendekatan menyeluruh untuk mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan peningkatan layanan publik, serta pemberdayaan masyarakat yang menyeluruh,” katanya. (e2/mad)


Sinamar Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Laporan Utama

Edisi 132/XIII/Mei 2015

7

Daftar Prestasi Kabupaten Limapuluh Kota Selama Tahun Anggaran 2014 : A. TINGKAT NASIONAL 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Juara I MTQ Putra tingkat SMP; Juara III Cipta Puisi tingkat SMP; Koperasi Terbaik (KUD Tangai Raya); Penghargaan Satya Lencana Wira Karya (a.n. Hj. Jawanis/KUD Durian Tinggi); Penghargaan Jasa Bakti Koperasi (a.n. dr. Alis Marajo/Bupati Lima Puluh Kota); dan Penghargaan Pataka Paramadhana Utama Nugraha (a.n. dr. Alis Marajo/Bupati Lima Puluh Kota).

B. TINGKAT PROVINSI SUMATERA BARAT 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41.

Juara III Lomba Jambore PTK PAUD; Juara I pada Hari Aksara Internasional ke-49; Juara II pada Hari Aksara Internasional ke-49; Juara I Lomba Kreatifitas Anak Usia Dini; Juara III Lomba Kreatifitas Anak Usia Dini; Juara III Lomba Penampilan Tari Apresiasi PAUD; Juara III Lomba Prestasi Pendidik Apresiasi PAUD; Juara I Pidato Bahasa Indonesia tingkat SD; Juara I Lomba Pantomim tingkat SD; Juara I Lomba Karya Anyam tingkat SD; Juara I MTQ Putra tingkat SMP; Juara I Lomba Cipta Puisi tingkat SMP; Juara I Story Telling tingkat SMP; Juara I Pengawas Berprestasi kategori SMP; Juara II Lomba Cipta Puisi tingkat SMA; Juara I kategori Lifestock/Animal Husbandary pada LKS tingkat SMK; Juara I bidang IT/Software Application pada LKS tingkat SMK; Juara I kategori Automobile Technology pada LKS tingkat SMK; Juara III pada Lomba Ketua Kelompok Dasawisma; Juara II bidang Administrasi (Nagari Sei Kamuyang Kec. Luak) pada Lomba Gerak PKK; Juara II bidang Pokja I PKDRT pada Lomba Gerak PKK; Juara II bidang Pokja II UP2K pada Lomba Gerak PKK; Juara I bidang Pokja III HATINYA PKK pada Lomba Gerak PKK; Juara Harapan II Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG); Juara III Lomba KPP-FASUM; Juara III Lomba LPM; Juara II Lomba Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja Tahap Tegar; Juara I Lomba Duta Mahasiswa Genre; Juara II Lomba Duta Mahasiswa Genre; Terbaik II kategori Perusahaan Terbaik Pembina Tenaga Kerja Perempuan (PTPN VI a.n Denny Subagia); Koperasi Terbaik (KUD Situjuh Batur dan KPRI Handayani); Juara I Lomba Desain Tenun (Tenun H. Ridwan); Juara II Lomba Desain Tenun (CV. Rangkiang); Juara III Lomba Desain Tenun (Ikatan Tenun Halaban); Juara Harapan II Lomba Perpustakaan Sekolah tingkat SLTA (SMA N 1 Suliki); Juara Harapan III Lomba Bercerita tingkat SD; Juara I Randai pada Festival Randai Pagaruyuang; Juara I Lomba Talempong Pocik; Juara I Alua Pasambahan pada Pekan Budaya Sumatera Barat; Juara Umum I POPCADA (4 emas, 2 perak, dan 1 perunggu); dan Juara Umum V PORPROV XIII Sumatera Barat (45 emas, 43 perak, dan 61 perunggu).***


8

Sinamar

Laporan Khusus

Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

174 Tahun Lima Puluh Kota

Pertumbuhan Ekonomi di Atas Sumbar

Cerminan masa lalu itu mestinya direnungkan buat merumuskan kebijakan dan kiat-kiat yang harus dilakukan pada masa mendatang yang penuh tantangan,

PERINGATAN hari jadi pemerintahan umum Kabupaten Lima Puluh Kota ke 174 tahun 2015 hendaknya dimaknai dengan mengoreksi dan mengevaluasi capaian masa lalu dan mensyukuri apa yang telah diraih. Kendati masih ada persoalan yang belum berhasil diatasi, namun pertumbuhan ekonomi daerah ini masih berada di atas pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Sumbar diwakili Asisten Bidang Pemerintahan Provinsi Sumbar Devi Kurnia, SH, MH mengatakan hal itu dalam sambutannya pada rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota dalam rangka memperingati hari jadi pemerintahan umum

BERDIALOG - Asisten Bidang Pemerintahan Provinsi Sumbar Devi Kurnia, SH, MH mewakili Gubernur Sumbar berdialog dengan Bupati dan Muspida serta berbagai tamu luar dan dalam daerah menjelang paripurna peringatan hari jadi. (hendri gunawan) rikan keuntungan bagi daerah ini kh– ususnya dan Propinsi Sumbar um–u– mnya. Jangan sampai daerah ini hanya menjadi tempat lewat dan tidak mem–

SAMBUTAN - Asisten Bidang Pemerintahan Provinsi Sumbar Devi Kurnia, SH, MH mewakili Gubernur Sumbar menyampaikan sambutan pada paripurna peringatan hari jadi Kabupaten Lima Puluh Kota yang ke 174. (hendri gunawan) Kabupaten Lima Puluh Kota yang ke 174 tahun 2015 di gedung wakil rakyat setempat, Senin (13/4). “Tidak dipungkiri, selama ini telah banyak kemajuan dan persoalan yang berhasil diatasi. Tapi, harus diakui masih ada persoalan dan tantangan yang belum terselesaikan,” ungkap gubernur. Dikatakan, masa lalu merupakan cerminan objektif untuk mengetahui apa yang telah diperbuat, keberhasilan yang telah diraih dan permasalahan yang dihadapi serta kelemahan yang ditemui. Hal itu dapat menjadi bekal untuk merumuskan kebijakan dan kiatkiat dimasa mendatang. “Cerminan masa lalu itu mestinya direnungkan buat merumuskan ke– bijakan dan kiat-kiat yang harus di–la– kukan pada masa mendatang yang penuh tantangan,” ungkap gubernur. Lima Puluh Kota yang berbatasan langsung dengan Provinsi Riau, ujar gubernur, hendaknya bisa mem–be–

berikan manfaat bagi masyarakat.

Posisi Strategis Menurut gubernur, dari sisi ge– ografis Kabupaten Lima Puluh Kota te– rletak pada posisi yang sangat st– rategis. Sebab, daerah ini berada di pintu gerbang timur Sumbar. Posisi itu idealnya menjadikan Lima Puluh Kota lebih maju lagi. ”Posisi yang strategis tersebut hendaknya memberikan kesempatan bagi daerah ini untuk lebih maju lagi serta memberikan manfaat bagi ke– sejahteraan masyarakat,” tutur Gu– bernur. Lebih jauh dipaparkan, bila potensi pintu gerbang itu tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya, maka kabupaten ini hanya akan menjadi daerah perlintasan atau tempat lewat saja. Artinya, tidak banyak manfaat yang diperoleh ma– sya rakat. Namun, jika disiasati dengan baik tentu posisi yang strategis itu akan memberikan kesempatan bagi daerah

ini untuk menjadi terminal transit yang akan berperan menghimpun potensi di wilayah sekitar untuk berikutnya di– pasarkan ke daerah tetangga dan pasar potensial. ”Hal ini hanya akan terwujud de– ngan peningkatan fasilitas daerah, penataan ruang yang baik, peningkatan kualitas pelayanan birokrasi pe–me– rintahan dan pemberdayaan masy– arakat,” terang Gubernur. Pemberdayaan masyarakat ini, lanjut Gubernur, harus dilakukan secara komprehensif yang diawali dengan pemberdayaan pola pikir. Masyarakat tersebut diharapkan me– miliki mindset yang mandiri, kre–atif, kompetitif dan inovatif serta pro–fe– sional dan bermental prestasi. ”Pola pikir itu harus ditumbuhkan, apalagi tahun ini semua negara ASEAN akan memberlakukan ASEAN Free Trade Area (AFTA) yang penuh per– saingan,” tutur Gubernur. Jika tidak siap saing, ucapnya, berbagai peluang dan tantangan ter– sebut bisa terlewatkan begitu saja. “Artinya, kita hanya akan jadi pe–no– nton di negeri sendiri,” ingat Gubernur. Menyikapi hal itu, tambah gubernur, tak ada pilihan selain melakukan

upaya pemberdayaan pola pikir dan pemberdayaan ekonomi serta sosial masyarakat. Terkait dengan itu, Pemerintah Provinsi Sumbar telah menyusun berbagai kebijakan pembangunan berbasis masyarakat. Pada kesempatan itu Gubernur juga menyebut Lima Puluh Kota kaya dengan potensi alam seperti di bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan kehutanan. Aparatur pemerintahan daerah harus memahami ini sebagai modal dasar pembangunan Lima Puluh Kota ke depan. Selain itu dalam sambutannya gubernur juga mengapresiasi pertumbuhan Kabupaten Lima Puluh Kota yang berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumbar. ”Secara umum pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lima Puluh Kota berada di atas pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Barat yang hanya mencapai 6,18% dan nasional 5,78%,” jelas Guberur. ”Keberhasilan yang dicapai ini hendaknya dapat memotivasi untuk terus melakukan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya untuk mencapai tujuan pembangunan daerah,” tuntas Gubernur. (hendri gunawan)

RAPAT - Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota antusias mengikuti rapat paripurna istimewa memperingati hari jadi pemerintahan umum Kabupaten Lima Puluh Kota yang ke 174. (hendri gunawan)


Sinamar

Laporan Khusus

Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

9

Pertumbuhan Ekonomi 6,27%

Lima Puluh Kota Alami Kemajuan KABUPATEN Lima Puluh Kota telah mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Lima tahun terakhir pertumbuhan ekonomi di daerah ini rata-rata sebesar 6,27%. Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo memaparkan hal itu dalam sambutannya pada acara peringatan hari jadi pemerintahan umum Kabupaten Lima Puluh Kota ke 174 tahun 2015 di gedung DPRD setmpat, (13/4). ”Bila dibanding dengan kabupaten se Sumatera Barat, kabupaten ini berada pada peringkat pertama,” ungkap Bupati. Begitu pula Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), juga mengalami kenaikan. Kontribusi terbesar diberikan sektor pertanian sebesar 34,25% diikuti sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 22,83% dan jasa lainnya 15,90%. Sama halnya Income perkapita, juga mengalami pertumbuhan. Khusus di bidang pembangunan sumber daya manusia, IPM daerah ini mengalami peningkatan dari 71,22 menjadi 72,54 pada tahun 2013 dan pada tahun 2015 ini ditargetkan sebesar 73,95. Peningkatan itu antara lain daya beli masyarakat dari Rp611.400 menjadi Rp620.000, angka melek huruf dari 98,86% menjadi 99,08% dan tingkat rata-rata lama sekolah menjadi 8,02 dari sebelumnya 7,93 serta angka harapan hidup dari 68,42 menjadi 69,2 pada tahun 2013. ”Begitu juga di bidang infrastruktur seperti jalan, jembatan, sarana irigasi dan lainnya, semakin meningkat Berbagai peningkatan tersebut, jelas tidak terlepas dari upaya peningkatan pelayanan dan partisipasi masyarakat,” papar Bupati. Menyoal APBD, juga terus bertambah menjadi kini sebesar Rp1,37 trilyun pada tahun 2014. Angka ini jauh naik dari tahuntahun sebelumnya yang hanya sebesar

PARIPURNA - Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo menyampaikan sambutan pada paripurna peringatan hari jadi Kabupaten Lima Puluh Kota yang ke 174 (hendri gunawan) semua pihak lebih mendekatkan hubungan dan memperkuat barisan membangun daerah ini. Menjawab wartawan tentang indikasi adanya peningkatan pembangunan dan pelayanan masyarakat di daerah ini, Alis menyebut bisa terlihat dari peningkatan sejumlah infrastruktur, bidang pendidikan

Bupati dengan Muspida plus Rp693,98 milyar. Lebih lanjut Bupati menjelaskan, peringatan hari jadi pemerintahan umum daerah ini mempunyai tema melalui momentum peringatan hari jadi pemerintahan umum di Kabupaten Lima Puluh Kota ke 174 tahun 2015 kita sonsong suksesi kepemimpinan daerah yang menjunjung kebersamaan menuju kemakmuran dan kesejahteraan dalam rangka optimalisasi pelayanan publik melalui pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Dalam kesempatan itu Bupati juga menuturkan peringatan hari jadi kali ini merupakan yang terakhir bagi kepemimpinannya dengan Wakil Bupati Ayirwan Yunus. ”Selama kepemimpinan kami mungkin saja kepentingan dan kebutuhan semua pihak belum terakomodir. Untuk itu, mari kita tanamkan tekat agar Lima Puluh Kota ke depan jauh lebih lagi,” tutur Alis sembari mengajak

dan lainnya, serta adanya sejumlah penghargaan dari pemerintah pusat atas peranan birokrat di daerah ini. Bidang pendidikan misalnya, kata Alis, target pengalokasian APBD sebesar 20% di daerah ini sudah melebihi 20%. Sama halnya dengan alokasi 10% untuk bidang kesehatan, juga sudah direalisasi 14%. Begitu juga kerjasama dengan Muspida, lanjutnya, berjalan dengan harmonis. ”Kita sudah melaksanakan sesuai permintaan aturan yang ada,” ujar Alis sembari mengakui hingga kini masih ada beberapa kekurangan seperti masalah disiplin pembangunan, serta orientasi pembangunan yang dimulai dari KUA, PPAS dan RKPD. “Kita berharap, kedepan kita lebih konsekwen dan konsisten dengan harapan atau aspirasi masyarakat. Hasil Musrenbang itu harus benar-benar menjadi kerangka strategis dari RKPD,” kata Alis.

Terkait dengan pemilihan kepala daerah telah membangun daerah ini. Diakui, harapan (Pilkada) di daerah ini, Alis meminta seluruh terkadang tidak semuanya dapat terwujud PNS di daerahnya tetap bekerja sesuai aturan menjadi kenyataan, karenanya semua kekuraberlaku. Jangan lihat kiri kanan ngan itu akan disempurnakan oleh dan jangan berpihak kepada generasi mendatang. salahsatu kandidat atau calon. ”Dengan ulang tahun ke 174 ”Kita selalu mengingatkan tahun ini mari kita tatap dan tata PNS untuk bersikap netral dalam masa depan yang lebih baik dengan setiap pemilihan umum, termasuk saling bergandengan tangan ,” Pemilukada yang segara dilaksajaknya. anakan. Begitu juga dengan Terkait dengan pelaksanaan semua pihak, diharapkan saling Pemiluakada yang akan berlangmenjaga suhu politik agar pesta sung, Safaruddin mengajak semua demokrasi itu nantinya berjalan pihak melaksanakan suksesi kepaman lancar.,” tutur putera Taeh emimpinan daerah ini dengan peBukik itu. nuh kekeluargaan serta saling Safaruddin, SH Bupati juga mengajak masmenjaga persatuan dan kesatuan. Dt. Bandaro Rajo yarakat untuk berpartisipasi aktif Rapat paripurna itu ikut dihadalam Pemilukada mendatang, sembari diri tamu dari daerah tetangga. Bahkan juga menyebut yakin masyarakat di daerah ini diramaikan tamu yang mewakili bupati dan sudah cukup dewasa berpolitik. walikota dari propinsi tetangga seperti dari Sementara itu Ketua DPRD Safaruddin, Kabupaten Kampar Propinsi Riau dan dari SH Dt, Bandaro Rajo dalam penyampaiannya Sibolga Sumatera Utara. Selain itu juga mengharapkan momentum hari jadi ini untuk Muspida dan berbagai pihak di Kabupaten menginspirasi dan memotivasi untuk mem- Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh. bangun tekat Lima Puluh Kota yang lebih Selain rapat paripurna DPRD, peringatan baik. Ia mengajak generasi penerus di daerah hari jadi daerah itu juga dimeriahkan dengan ini, menjadikan sejarah sebagai sebuah malam resepsi di komplek kantor bupati di peristiwa penuh makna. Sarilamak. (gun) ”Dengan momentum peringatan hari jadi ini mari kita sonsong suksesi kepemimpinan daerah yang menjunjung kebersamaan menuju kemakmuran dan kesejahteraan dalam rangka optimalisasi pelayanan publik melalui pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” papar Safaruddin. Dalam kesempatan itu Safaruddin juga mengucapkan terimakasih kepada GuBupati diwawancarai wartawan bernur dan Bupati


10

Sinamar Sinamar

Aparatur Cyber

Media Pemkab Lima Puluh Kota Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

Tim Penilai Kepala KUA Teladan Sumbar:

“Kepala KUA Pangkalan Punya Potensi jadi Juara Provinsi”

Masyarakat sudah merasakan bahwa Ifkar Insan dalam memimpin dapat mengayomi masyarakat dengan baik, berpenampilan baik, mempunyai pola pikiran yang baik, jernih karena orang yang berpikir baik pasti perkataannya didengar orang banyak.

KEPALA KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Pangkalan Koto Baru Ifkar Ihsan S.Ag. akan menjadi KUA Teladan Tingkat Provinsi Sunbar di tahun 2015 ini? Kemungkinan untuk itu tetap terbuka, terlebih sang Kepala KUA memang dinilai memiliki sejumlah nilai lebih. Yang jelas, pada Kamis (16/4) lalu sudah dilakukan penilaian oleh tim penilai tingkat Sumbar, yang dilangsungkan di Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Dalam kesempatan itu hadir antara lain Wakil Bupati Limapuluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus M.Si. dan Kepala Kantor Kementerian Agama Limapuluh Kota H. Gusman Piliang MM, Camat Pangkalan Koto baru Andri Yasmen, S.Sos, niniak mamak serta cadiakpandai dan ratusan tokoh masyarakat Pangkalan. Pada kesempatan itu, Wabup Asyirwan mengatakan bahwa pihaknya memiliki harapan besar terhadap Kepala KUA Pangkalan, yang dinilai memiliki potensi yang tinggi serta aktif dalam menebarkan syariah Islam ditengah masyarakat. “Apalagi kami juga sudah melihat sosok yang baik dari KUA Ifkar Insan, S.Ag sebagai KUA teladan yang mewakili Limapuluh Kota ke lomba tingkat provinsi,” katanya. Dikatakan Wabup Asyirwan, masyarakat sudah merasakan bahwa Ifkar Insan dalam memimpin dapat mengayomi masyarakat dengan baik, berpenampilan baik, mempunyai pola pikiran yang baik, jernih karena orang yang berpikir baik pasti perkataannya didengar orang banyak. “Terlebih lagi, mampu memberikan hasil yang konkrit kepada masyarakat, “ujarnya. Sementara Kepala Kantor Kemen terian Agama Limapuluh Kota Gus-

SAMBUTAN - Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus, MSi Saat Memberikan Sambutan Pada Acara Penilaian KUA Teladan Tingkat Provinsi di Mess Pemda Pangkalan, Kecamatan Pangkalan

man Piliang mengatakan, pertama sekali pihaknya mengucapkan terima kasih yang besar khususnya masyarakat Pangkalan umumnya Kabupaten Limapuluh Kota yang telah mendukung KUA Pangkalan dalam menjalankan amanah.”Dengan dorongan masyarakat untuk menjalankan visi dan misi yang dilakukan, yaitu terutama meningkatkan pelayanan prima, cerdas dan berakhlak mulia serta meningkatkan kepuasan terhadap masyarakat,” kata Gusman. Sebelumnya Drs. H. Damri Tanjung, MA, Kabid Urusan Agama Islam pada Kementerian Agama Sumatera Barat selaku Tim Penilai KUA Provinsi Sumbar, menyampaikan bahwa pada penilaian KUA tahun ini, sejauh ini pihaknya sudah melakukan penilaian di 14 kabupaten/kota dari 19 kabupaten/kota yang ada di Sumbar. “Khusus di Pangkalan, setelah kami tiba dan melakukan penilaian di sini, kami merasakan kalau Kepala KUA Pangkalan ini punya potensi untuk juara provinsi,” katanya. Alasannya, menurut Damri, diakui oleh tim penilai bahwa yang dicari pada penilaian

Kepala KUA teladan ini bukanlah yang pandai berpidato, tetapi terlebih kepada sosok yang dinilai peduli terhadap kehidupan beragama. “Dalam proses penilaian ini, diawali pada tingkat kabupaten/kota dan ma-

sing-masing dipilih satu yang terbaik dari kabupaten/kota tersebut, dan dilanjutkan ke tingkat provinsi, dan terakhir dipilih satu yang terbaik untuk mewakili Sumbar ketingkat nasional,” tutupnya. (ogi/rini)

PIN - Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus, MSi Memasang Pin Tanda Zona Integritas Syariah Kepada KUA Kecamatan Pangkalan Kotobaru


Sinamar Media Pemkab Lima Puluh Kota

Nagari

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

11

Taram Nagari Kaya Objek Wisata P

AGI itu mentari seolah enggan m enampakan diri dan masih bersembunyi di balik Bukik Bulek. Namun, masyarakat Nagari Taram telah mulai beraktifitas. Bahkan para petani sudah terlihat bekerja di sawah dan pedagang pun sudah mulai menggelar jualannya di Pasar Taram. Begitu pula para buruh penambang pasir dan kerikil, juga tampak sudah mulai mengayuh sampannya di Sungai Batang Sinamar. Bicara Nagari Taram agaknya orang akan langsung membayangkan Surau Tuo Taram dan makam sosok ulama tempo lalu Ibrahim Mufti yang disebutsebut keramat. Selain itu mungkin juga orang akan teringat bukit unik yang dikenal dengan nama Bukik Bulek serta objek wisata Kapalo Banda yang menyuguhkan kemolekan pemandangan alam dan kejernihan air bendungannya. Menurut Pjs Wali Nagari Taram yang juga sekretaris nagari setempat Gusnedy, konon cerita asal usul Nagari Taram terdiri dari tiga versi. Versi pertama berasal kata tarandam karena kawasan ini sering terendam oleh luapan Sungai Batang Sinamar dan Sungai Batang Mungo yang melintasi Nagari Taram. Cerita lainnya, kata Gusnedy, kata Taram berasal dari bunyi suara ram yang ditimbulkan rumpun bambu kecil ketika terinjak oleh nenek moyang Nagari Taram saat pertama sekali menginjakan kakinya di nagari ini. Sedangkan versi ketiga menceritakan, kata Taram bermula dari kata antaran atau mengantarkan sesajian semasa nenek moyang nagari ini menganut agama Hindu. Kata antara itu kemudian berubah menjadi taran dan Taram. ”Namun, menurut Bupati Alis Marajo, kata Taram berasal dari bahasa Tamil yaitu Ta yang berarti Air dan Ram yang berarti besar,” ungkap Gusnedy. Nagari yang terletak sekitar 9 km dari Ibu Kota Kabupaten di Sarilamak ini terdiri dari tujuh jorong yang masing-masingnya Jorong Balai Cubadak, Tanjung Kubang, Parak Baru, Tanjuang Ateh, Sipatai, Subarang dan Gantiang. Begitu pula sukunya terdiri dari tujuh yang antara lain Suku Piliang Godang, Piliang Laweh, Pitopang, Bodi, Melayu, Sumabur dan Sumpadang. Sejak tahun 1901 hingga 1970 dan mulai tahun 2001 hingga sekarang Taram telah dipimpin oleh 22 kepala nagari dan wali nagari, tidak termasuk kepemimpinan kepala desa sejak tahun 1971 hingga 2000. Tahun 1901 nagari ini dipimpin oleh Gaek Dt. Paduko Bosa suku Pitopang, berikutnya tahun 1908 oleh Tenang Dt. Tumanggung Nan Panjang dari suku Piliang Godang dan sejak 2014 silam sampai kini dipimpin Pjs Wali Nagari Gusnedy. Nagari ini memiliki wilayah seluas 50.730.000 m2 yang terdiri dari areal persawahan sekitar 7.810.000 m2 dan tanah kering sebanyak 61.530 m2. Sedangkan jumlah berpenduduknya sebanyak 7.573 jiwa dengan 2.066 kepala keluarga (KK). ”Mayoritas penduduk nagari kami bermatapencarian tani dan ternak,” ujar Gusnedy. Menurut Gusnedy, dalam memajukan nagarinya pemerintahan Nagari Taram sejak jauh hari sebelumnya telah melakukan berbagai upaya dan terobosan. Pada bidang pendidikan misalnya, wali nagari membeli nilai siswa yang berprestasi. Tujuannya jelas untuk memotivasi para siswa meraih prestasi. ”Pada masa kepemimpinan Wali Na-

Kantor Wali Nagari Taram. (hendri gunawan) gari Zulkifli tahun 2008 sampai 2014 ukan Pemkab Lima Puluh Kota. Setiap lalu setiap anak sekolah dasar yang hari Jumat para perangkat nagari, Bamenunjukan nilai Ujian Nasional bagus mus dan lainnya senantiasa melaksanakan mendapatkan bonus uang dari wali akan gotongroyong membersihkan nagari. Motivasi ini merupakan salahs- berbagai fasilitas umum dan rumah atu terobosan untuk memotivasi siswa ibadah yang ada di jorong-jorong secara bergiliran. di Nagari Taram,” tutur Gusnedy. Jumat Bersih ini Selain itu, pemeragaknya sulit ditemukintahan nagari beserta an di nagari lain. Dedewan pemberdayaan ngan hanya menyediapendidikan nagari (Dkan BBM, setiap Jumat PPN) Taram juga senitu akan ada sedikitnya antiasa mengunjungi 20 unit mesin potong dan mengikuti upacara rumput milik warga bendera di se kolahyang berpartisipasi dasekolah serta melakuklam gotong royong tean razia mendadak terrsebut. hadap para siswa. ”Kita hanya me”Menyikapi maranyediakan BBM-nya, knya kenakalan remsedangkan mesin potaja, kami beserta DPPN ong rumputnya dibyang terdiri dari berawa warga. Selain itu bagai unsur termasuk gotong royong ini juga kepolisian rutin mengGusnedy senantiasa diikuti raunjungi sekolah serta melakukan razia terhadap siswa yang tusan warga,” ujar Gus nedy. Tak kalah menariknya, kini nagari merokok dan keluyuran pada jam beini juga telah memiliki mesin pengolalajar,” tutur Gusnedy. Begitu pula di bidang perekonomi- han sampah bantuan dari Dinas Lingan, pemerintahan nagari juga komit kungan Hidup. Mesin tersebut dimengaktifkan kelompok-kelompok tani harapkan bisa mengatasi persoalan yang ada di nagarinya. Saat ini, setidak sampah pasar Taram yang selama ini

berusaha mengelola semua objek wisata yang ada secara profesional agar bisa memberikan dampak positif terhadap poerekonomian masyarakat. Hal ini sudah menjadi pembicaraan pemerintahan nagari dengan berbagai pihak di Taram. ”Bila digarap secara profesional, kami yakin sektor pariwisata di nagari ini akan memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat,” ujanya. Seperti pengakuan Gusnedy, Taram memang kaya dengan potensi alam dan wisatanya, salahsatunya Bukit Bulek. Bukit itu disebut Bukik Bulek karena berbentuk memang bundar dengan dinding batu yang sangat terjal. Di sekitar bukit ini terbentang hamparan yang cocok untuk perkemahan. Selain itu juga ada haparan persawahan dan rawa yang berisi banyak ikan. Lebih menariknya, di lokasi ini juga banyak burung Belibis yang terbang hilir mudik di sekeliling bukit. Tak heran bukit yang terletak sekitar 8 Km dari Kota Payakumbuh itu ramai didatangi pelancong lokal. Tak jauh dari Bukik Bulek juga terdapat objek wisata Kapalo Banda yang menyuguhkan pemandangan alam perbukitan yang hijau dan hamparan sawah yang luas serta segarnya air bendungan yang ada di objek wisata ini. Lebih mengesankannya, di bendungan Kapalo Banda siapapun bisa merasakan sensasi menaiki rakit bambu serta menyusuri sungai Kapalo Banda ke arah hulu. Dengan berbagai pesona alam dan wisata airnya, tak heran lokasi ini senantiasa padat oleh pengunjung setiap hari liburnya. Melengkapi objek wisata alam tersebut, Nagari Taram juga mempunyai Surau Tuo Taram dan Makam Ibrahim Mufti yang sudah dikenal seantero negeri ini. Hampir setiap minggunya makam yang dikeramatkan itu dipadati peziarah dari dalam dan luar Sumatera Barat. Selain dikenal keramat, konon ceritanya Syeikh Ibrahim Mufti dikabarkan bisa pergi memadamkan api ke Mekkah secara ajaib ketika ia memotong rambutnya dan rambut itu baru terpotong sebelah. ”Salahsatu program kami ke depan adalah, mengelola seluruh potensi wisata itu secara profesional. Hingga kini kami masih membicarakannya dengan seluruh komponen masyarakat termasuk dengan 24 orang niniak mamak di nagari ini,” papar Gusnedy. (hendri gunawan/fahrul)

PERBAIKAN

Surau Tuo dengan latar belakangan Bukik Bulek. (hendri gunawan) nya ada 43 kelompok tani yang sudah memiliki regristasi atau terdaftar di BP4K Kabupaten Lima Puluh Kota. Sementara untuk menciptakan lingkungan yang bersih, pemerintahan nagari menggalakan Jumat Bersih layaknya Gerakan Pembangunan Gotongroyong (Gerbang Gor) yang dilak-

tak jarang yang dibuang ke dalam Sungai Batang Sinamar. ”Mesin sudah ada, kini tinggal menunggu biaya operasionalnya. Dengan adanya mesin pengolahan sampah tersebut kami optimis tahun ini Pasar Taram bebas sampah”, yakin Gusnedy. Menyoal pembangunan pariwisata, Gusnedy menyebut nagari ini akan

Terkait dengan berita Sinamar Edisi 130/XIII/Maret 2015 dalam judul Niniak Mamak Miliki Peranan Strategis, tertulis gelar Dt. Marajo Suaro, penulisan yang benar adalah Dt. Majo Sinaro. Demikian perbaikan ini kami sampaikan, atas kekeliruan penulisan gelar tersebut kami mohon maaf kepada yang bersangkutan. ( Redaksi )


14 Pendidikan

Sinamar Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

Bisa Kuliah ke Luar Negeri,

Miskin Bukan Alasan Tak Sekolah

Jangan sampai kemiskinan menjadi penghambat kemajuan hidup kita. Fakta menyebutkan, tidak sedikit orang yang awalnya miskin menjadi sukses dan kaya,

MERIAH - Acara perpisahan SMAN 1 Guguak dimeriahkan dengan MISKIN bukan alasan untuk tidak BALON - Menandai perpisahan siswa SMAN 1 Guguak, Bupati Alis sejumlah atraksi kesenian seperti tarian Minangkabau ini.(hendri gunawan) Marajo didaulat melepaskan balon ke udara bersama para siswa sekolah sekolah. Sebab saat ini tidak sedikit tersebut. (herpa tarmidi) program beasiswa yang memberikan kesempatan siswa dari keluarga miskin kabar gembira bahwa orang miskin hanya akan diperoleh mereka yang jumlah keseluruhan sebanyak 926 ormampu berbahasa asing. Selain itu, ang. untuk melanjutkan pendidikannya ke juga bisa sekolah tinggi. Tidak dipungkiri, selama ini mema- kemampuan bahasa tersebut juga memSebelumnya Kepala Dinas Pendiditingkat lebih tinggi. ng ada yang beranggapa- buka peluang bagi seseorang untuk kan Kabupaten Lima Puluh Kota RaDemikian Bupati Lima n orang miskin tersingkir mendapatkan pekerjaan di luar negeri dimas, S.Pd dalam sambutannya juga Puluh Kota Alis Marajo dari dunia pendidikan. dan lainnya. berharap para tamatan SMAN 1 Guguak dalam sambutannya pada Padahal, siapapun bisa ”Jangan sampai keinginan kita untuk bisa melanjutkan pendidikannya ke acara perpisahan siswa di bersekolah meskipun msekolah ataupun bekerja ke luar negeri tingkat lebih tinggi. SMAN 1 Guguak, pekan iskin. Artinya kemisterganjal oleh ketidakmampuan berb”Dalam era globalisasi orang luar lalu. kinan bukan alasan menahasa Inggris. Apalagi dalam era gloakan banyak masuk ke Indonesia. “Tidak ada alasan lagi ghambat bagi seseorang balisasi dewasa ini,” ujar Bupati dengan Agar tidak menjadi kuli di negeri seanak miskin putus sekolah untuk bersekolah dan m- berbahasa asing tersebut. ndiri, kita harus sekolah lebih tinggi,” atau tidak kuliah. Fakeraih kemajuan. Hal senada ikut disampaikan Kepala ujar Radimas yang juga alumni sekotanya, anak si penjual pa“Jangan sampai kemiSMAN 1 Guguak Yondri, S.Pd. M.Si. lah yang sering disebut SMA Danguniaram yang miskin sekskinan menjadi pengMenurutnya, para orang tua siswa dari ng-Dangung ini. alipun bisa kuliah S2 hinhambat kemajuan hidup keluarga ekonomi lemah tidak perlu Ikut hadir dalam acara itu para gga ke luar negeri dan mkita. Fakta menyebutberkecil hati lagi. alumni lainnya seperti Wakil Ketua enjadi dosen pada pergukan, tidak sedikit orang y”Sebab, kini sudah ada sejumlah DPRD Deni Asra, M.Si, Kepala Kesbang Alis Marajo ruan tinggi ternama,” ujang awalnya miskin men- program pemerintah dalam dunia dan Politik Kabupaten Lima Puluh Kota ar Bupati. pendidikan seperti program bidik misi Elfirahmi, S.Sos yang dikenal sebagai Begitu juga para orang tua siswa, jadi sukses dan kaya,” tutur Bupati. Dalam kesempatan itu Bupati juga atau kuliah gratis sampai tamat,” papar peraih Nilai Evaluasi Murni (NEM) terlanjut Bupati, jangan lagi menceritakan meminta para siswa SMAN 1 Guguak Yondri. tinggi tahun 1988 serta Kepala BPNPM kemiskinan dan memberikan kabar untuk menguasai bahasa asing seperti Dilaporkan, siswa yang akan tamat Syahrial Amri, S.Sos dan para tokoh pertakut kepada anak. Sebaliknya harus Inggris. Sebab, beasiswa ke luar negeri tahun ini sebanyak 302 orang dari masyarakat. (hendri gunawan) senantiasa memberikan motivasi dan

O2SN Ivent Pantau Atlet Berprestasi

O2SN ini merupakan ivent untuk menyalurkan bakat dan minat siswa sekaligus sebagai ajang memantau anak berprestasi di bidang olah raga

Pembangunan bidang olah raga merupakan salahsatu instrumen dalam meningkatkan kualitas hidup manusia secara jasmaniah dan rohaniah. Karena itu, Pemkab Lima Puluh Kota berupaya melaksanakan pembangunan bidang keolahragaan tersebut sebagaimana termuat di dalam RPJM daerah ini. Demikian Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo dalam sambutannya pada acara pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD seKabupaten Lima Puluh Kota di GOR Singa Harau Sarilamak, Selasa (21/4). “Salahsatu urusan dalam misi ke 7 daerah ini adalah melaksanakan pembangunan di bidang keolahragaan dengan berbagai program pembinaan, pen-

O2SN - Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo menyerahkan tropy bergilir O2SN kepada panitia acara. (hendri gunawan) yelenggaraan event-event, meningkatkan sarana dan prasarana serta kuantita dan kualitas pelatih,” ujar Bupati. Tujuannya, lanjut Bupati, untuk melahirkan olahragawan berpretasi di tingkat Provinsi, Nasional hingga internasional. Untuk mendapatkan atlet berprestasi tersebut, penyelenggaraan olah raga ini harus dilakukan sejak usia dini sehingga setiap siswa yang ber-

bakat, berkemampuan dan memiliki potensi dapat terpantau. “O2SN ini merupakan ivent untuk menyalurkan bakat dan minat siswa sekaligus sebagai ajang memantau anak berprestasi di bidang olah raga. Dari hasil O2SN ini, diharapkan akan terjaring siswa berkualitas di bidang olah raga untuk berikutnya mewakili daerah ini ke tingkat provinsi,” papar Bupati.

Lebih jauh Bupati memaparkan, Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan salahsatu daerah terbaik dalam pembinaan terhadap atlet pelajarnya. Itu terbukti dengan berbagai prestasi yang telah berhasil direbut selama ini. “Atlet kita banyak yang tampil mewakili Sumbar dan merebut kejuaraan nasional seperti di atletik dengan memperoleh medali emas pada PON Remaja di Surabaya. Bahkan atlet kita juga mewakili Indonesia ke kejuaran atletik tingkat internasional,” ujar Bupati. Sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lima Puluh Kota Ir. Novyan Burano dalam laporannya menyebut O2SN ini diikuti oleh 201 kontingen dan 101 official. Ivent yang berlangsung sejak 21 sampai 23 April itu diikuti oleh 13 kecamatan. Sedangkan cabang perlombaannya terdiri dari senam, atletik, renang, vatur, bulutangkis, tenis meja, silat dan karate. Hasil O2SN ini akan mewakili Lima Puluh Kota untuk O2SN provinsi Mei mendatang. Dalam kesempatan itu Bupati menyerahkan tropy bergilir kepada panitia dari sebelumnya dipegang Kecamatan Luak. (gun)


Sinamar

Pendidikan

Media Media Pemkab Pemkab Lima Lima Puluh Puluh Kota Kota

Informasi InformasiPelayanan PelayananAparatur Aparaturdan danPublik Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

15

Tunjukan Berbagai Prestasi Bupati Acungi Jempol SMAN Porgod

GENERASI muda cenderung menyukai kesenian dan budaya luar ketimbang kesenian dan budaya sendiri. Hal itu sepertinya tidak berlaku bagi siswa SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh. Malah sebaliknya, para siswa sekolah ini terbilang mahir memainkan sejumlah musik tradisional Minangkabau. Bahkan Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo mengaku sangat mengagumi kebolehan siswa sekolah yang dikenal dengan sebutan SMAN Porgod (Porak Godang) tersebut dalam memainkan alat musik talempong pacik. ”Saya mengagumi kesenian talempong pacik yang ditampilkan siswa SMA ini. Bila dibanding dengan sekolah lain, sekolah ini lebih patut mendapatkan pujian,” aku bupati ketika menyampaikan arahannya dalam acara perpisahan siswa kelas 12 SMA tersebut, kemarin. Selain mengakui kebolehan di bidang seni budaya, Bupati juga mengacungkan jempol atas prestasi siswa sekolah ini dibidang olahraga. Sebab, tak hanya merebut juara pada Porvrop Sumatera Barat, siswa sekolah yang berlokasi di Porak Godang itu juga sukses meraih sejumlah emas pada Popda bahkan juara internbasional pada kejuaraan lari 10 K di Negara Filipina beberapa waktu lampau. ”Kita acungkan jempol atas berbagai prestasi siswa SMA ini,” ujar Bupati. Lebih jauh bupati juga mengajak para orang tua siswa agar senantiasa memotivasi anak untuk maju dan melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi. Miskin bukan lagi alasan untuk putus sekolah. ”Alis Marajo yang hanya seorang anak pegawai negeri sipil berjalan kaki setiap harinya dari Taeh Bukik ke

UNJUK - Siswa SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh unjuk kebolehan di hadapan Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo dalam acara perpisahan sekolah itu, kemarin. (hendri gunawan) sekolah di Dangung-Dangung yang berjarak belasan kilometer pada tahun 1960-an bisa menjadi seorang dokter. Meski bukan berasal dari keluarga berada, dengan semangat juang yang tinggi, saya tetap bisa sekolah dan menjadi dokter,” kenang Alis. Semangat juang ini, lanjut Alis, perlu dimiliki generasi muda termasuk tamatan SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh kemanapun akan melanjutkan sekolah. Terkait dengan bahaya narkoba, Alis memaparkan, Gubernur Sumbar

telah menginstruksikan agar menjelaskan bahan kimia dan bahaya narkoba serta mengisap lem terhadap generasi muda di daerah ini. Hal ini perlu disikapi berbagai pihak termasuk guru kimia agar bisa menjelaskan hal ini kepada para siswa. Sebelumnya Kepala SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh Teno Ganefri dalam laporannya menjelaskan, peserta Ujian Nasional dari sekolah ini sebanyak 237 anak. Sejak beberapa waktu belakangan siswanya sukses mendulang berbagai kejuaraan di bidang

olahraga. ”Prestasi itu antara lain dalam Porvrop lalu dengan perolehan bonus sebanyak Rp 43 juta. Selain itu merebut 8 emas pada Poda lalu dan juga juara lari 10 K di negara Filipina serta kejuaraan Borobudur beberapa waktu lampau,” papar Teno sembari mengajak para siswa untuk terus menunjukan prestasi SMAN Porgot dimasa mendatang. Ikut hadir dalam acara perpisahan itu Muspida dan para tokoh masyarakat setempat. (gun)

Guru Harap Jelaskan Bahan Kimia dan Bahaya Narkoba

P

EREDARAN narkotik dan obat-obatan terlarang (narkoba) kian marak dan semakin mengancam generasi penerus bangsa. Perang terhadap barang haram ini tak cukup hanya dengan ceramah agama, melainkan menuntut peran dan sinergitas berbagai pihak termasuk guru. ”Penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius dan harus diwaspadai. Sebab, barang terlarang itu bisa mengakibatkan gangguan fisik, mental dan perilaku serta menimbulkan ketergantungan,” ungkap Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo dalam sambutannya pada acara Alis Marajo perpisahan kelas 12 SMAN 1 Kecamatan Suliki, baru-baru ini. Untuk itu, lanjut Bupati, tak hanya dengan ceramah agama, namun para guru hendaknya ikut berperan aktif memberikan pengetahuan tentang narkoba dan bahayanya terhadap para pecandunya. Dengan adanya penjelasan tersebut diharapkan para siswa memahami bahaya narkoba itu dan takut untuk mendekati barang terlarang dimaksud. Selain itu, guru juga diharapkan senantiasa mengingatkan bahaya mengisap lem seperti yang sering dilakukan anak-anak. Sebab, mengisap lem

SUGUHI - Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo disuguhi siriah di dalam carano dalam acara perpisahan siswa SMAN 1 Suliki. (hendri gunawan)

dapat mengakibatkan gangguan kecerdasan dan mengurangi usia harapan hidup. ”Mengisap lem sangat merugikan kesehatan karena lem mengandung asam lisergap yang berpengaruh terhadap batang otak yang menyebakan gangguan kecerdasan dan membuat usia harapan hidup jadi pendek. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” terang dokter tersebut. Dikatakan, maraknya penggunaan narkoba dikalangan anak muda harus harus diperangi secara bersama oleh semua pihak termasuk guru. Karennya, disamping mengajar, guru juga diharapkan senantiasa member-

ikan pengertian dan pemahaman bahaya penggunaan barang terlarang dimaksud. “Kita minta peran aktif para guru untuk memberikan pemahaman tentang zat kimia dalam narkoba yang membahayakan kesehatan para pecandunya,” ulang Bupati. Dalam kesempatan itu Bupati juga menegaskan, kini bukan zamannya lagi banyak bekerja dan sedikit bicara. Sebab, orang cerdas itu harus pintar berbicara dan berkomunikasi. “Orang cerdas itu harus pintar berkomunikasi. Jangan sampai seperti kata pepatah bantuak si bisu barasian, takana lai, takatoan indak,” ingat Bupati.

Sebelumnya Kepala SMAN 1 Suliki Drs. Murhas dalam penyampaiannya mengatakan sekolah ini merupakan SMA terbesar di Kabupaten Lima Puluh Kota dengan jumlah siswa keseluruhan 1.018 orang dengan tenaga pengajar sebanyak 85 orang. Sejak dua tahun belakangan lulusannya paling banyak diterima di perguruan tinggi. Karena dianggap mampu, SMA ini dipercaya melaksanakan kurikulum tahun 2013 dan menjadi percontohan kurikulum baru tersebut. Tak kalah menariknya, sekolah itu ditargetkan akan meraih akreditasi A plus. “Kini sekolah ini terakreditasi A dan diharapkan segera mendapatkan akreditas A plus, sehingga setara dengan sekolah favorit lainnya di Sumatera Barat,” ujar Murhas. Namun, Murhas mengakui di sekolah yang sudah empat tahun dipimpinnya itu tak memiliki seorangpun guru yang berpendidikan S2. “Blanko isian untuk akreditasi A plus yang menanyakan jumlah guru yang berpendidikan S2 tidak terisi karena sekolah ini tidak memiliki guru S2 sama sekali. Untuk itu kami berharap kepala sekolah ke depan minimal S2,” pinta Murhas. Acara perpisahan siswa itu ikut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Radimas, S.Pd serta anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota yang juga alumni sekolah ini Della Ermaifa dan Putra Satria Veri. Acara dimeriahkan dengan berbagai atraksi kesenian dan bela diri dari siswa dan guru. (hendri gunawan)


16

Sinamar

Sosial

Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

Ribuan Keluarga Kembali Dapat PSKS dan PKH

Sedangkan PKH juga segera dibagikan buat 5.276 KSM dengan total dana Rp1.863.612.500. Bantuan tunai bersyarat itu direalisasi mulai tanggal 19 sampai 29 April lampau,

dan PKH buat 5.276 keluarga sangat miskin (KSM).

akan secara serentak masing-masingnya Kantor Pos Kotobaru Sima-

Tahun 2015 ini kita kembali mendapatkan PSKS untuk 24.901 RTS dengan nilai Rp14.940.600.000. Masing-masing RTS mendapatkan Rp600.000 untuk bulan Januari sampai Maret,

Afdal, S.Sos

Laporan : Hendri Gunawan RIBUAN rumah tangga miskin dan keluarga sangat miskin di Kabupaten Lima Puluh Kota kembali mendapatkan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan tersebut diharapkan dapat mencegah penurunan daya beli masyarakat menyusul pengurangan subsidi BBM serta mengurangi beban rumah tangga sangat miskin. Kepala Bidang Bimbingan dan Bantuan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota Afdal, S.Sos kepada Singgalang di ruang kerjanya, kemarin mengatakan, tahun ini Kabupaten Lima Puluh Kota memperoleh PSKS bagi 24.901 rumah tangga sasaran (RTS)

“Tahun 2015 ini kita kembali mendapatkan PSKS untuk 24.901 RTS dengan nilai Rp14.940.600.000. Masingmasing RTS mendapatkan Rp600.000 untuk bulan Januari sampai Maret,” ungkap Afdal. Dana kompensasi kenaikan BBM tersebut sudah direalisir sejak 11 April hingga 19 April lalu pada 9 Kantor Pos di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh. Selain di kantor pos, penyaluran bantuan tersebut juga dilakukan langsung ke sejumlah Nagari seperti diNagari Gelugur, Maek dan lainnya. Dikatakan, tujuan PSKS adalah untuk mencegah penurunan daya beli masyarakat dan kompensasi pengurangan subsidi BBM. Dengan adanya program ini diharapkan beban masyarakat tidak mampu dapat dikurangi. Pembagian dana PSKS itu dilaksan-

langgang untuk melayani masyarakat di Kecamatan Payakumbuh. Berikutnya Kantor Pos Dangung-Dangung untuk penerima bantuan di Kecamatan Guguak dan Mungka. Selanjutnya Kantor Pos Suliki bagi Kecamatan Suliki, Gunuang Omeh dan Bukik Barisan. Sedangkan pada Kantor Pos Pakan Raba’a melayani penerima dari Kecamatan Lareh Sago Halaban dan Luak. Sementara Kantor Pos Situjuah untuk Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kantor Pos Tanjung Pati buat melayani masyarakat di Kecamatan Harau, Kantor Pos Pangkalan bagi Kecamatan Pangkalan Kotobaru dan Kantor Pos Muaro Paiti untuk Kecamatan Kapur IX. Selain itu, pihak kantor pos juga melayani komunitas atau langsung membagikannya ke nagari-nagari seperti untuk Nagari Mungo, Andaleh, Akabiluru, Maek, Gelugur, Harau dan lainnya.

“Sedangkan PKH juga segera dibagikan buat 5.276 KSM dengan total dana Rp1.863.612.500. Bantuan tunai bersyarat itu direalisasi mulai tanggal 19 sampai 29 April lampau,” papar putera Lubuak Batingkok tersebut. Afdal berharap, bantuan itu digunakan sesuai sasaran. PKH yang mempunyai sasaran untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan, jangan sampai dipakai untuk membeli rokok atau pulsa handpone. “Dana PKH misalnya, silahkan untuk membeli buku, pakaian sekolah atau untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, jangan untuk yang lain. Begitu juga PSKS, dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi,” ujar Afdal. Dikatakan, PKH merupakan program perlindungan sosial bagi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan bagi anggota keluarga RTS diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Dalam jangka pendek program ini diharapkan dapat mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi. Program ini, lanjut Afdal, merupakan program pemberian uang tunai kepada RTSM berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan dengan melaksanakan kewajibannya. Program juga dikenal sebagai program Bantuan Tunai Bersyarat. Persyaratan itu antara lain berupa kehadiran anak di sekolahnya atau kehadiran Balita atau ibu hamil pada fasilitas kesehatan. Bagi keluarga yang tidak mematuhi kewajiban yang telah ditetapkan, maka akan ada pemotongan. (hendri gunawan)

Atasi Konflik, Lima Puluh Kota Peroleh Program Keserasian Sosial SUKSES melaksanakan melaksanakan program keserasian sosial tahun 2014, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota kembali mengajukan bantuan yang sama tahun 2015 ini. Dengan adanya kegiatan pembangunan itu diharapkan tidak ada lagi potensi konflik sosial di daerah ini. ”Benar, tahun 2015 ini kita kembali mengajukan permohonan program keserasian sosial kepada pemerintah pusat untuk enam nagari ,” ungkap Kepala Bidang Bimbingan dan bantuan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota Afdal, S.Sos kepada Sinamar di ruang kerjanya, kemarin. Ke enam nagari yang diusulkan itu antara lain dua nagari di Ke camatan Harau dan masing-masingnya satu nagari di Kecamatan Payakumbuh, Akabiluru, Bukik Barisan dan Pangkalan. Jumlah ini bertambah dari tahun lalu yang hanya lima nagari. ”Pada tahun 2015 ini program keserasian sosial itu hanya didapatkan tiga daerah di Sumatera Barat. Selain

Lima Puluh Kota, bantuan serupa juga diperoleh Kota Padang dan Bukittinggi,” tutur Afdal. Begitu pula tahun sebelumnya, program ini juga hanya buat tiga kota dan kabupaten tersebut. Menggembirakannya, Lima Puluh Kota kebagian 5 Nagari, sedangkan Padang Cuma dua kelurahan dan Bukittingi satu kelurahan. Dikatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keharmonisan dan keserasian masyarakat. Selain itu, menumbuh kembangkan tatanan kehidupan masyarakat yang dilandasi semangat kebersamaan dan kegotongroyongan. ”Program keserasian sosial ini diharapkan dapat mencegah dan mengurangi berbagai masalah di tengah ma syarakat yang berkaitan dengan disintegrasi, konflik dan kerawanan sosial,” terang putera Lubuak Batingkok tersebut. Konflik itu, lanjut Afdal, bisa muncul karena berbagai permasalahan. Sa-

lahsatunya mungkin saja karena berebut

Saluran irigasi program keserasian sosial di Jorong Pogang Nagari Taeh Bukik.

air irigasi yang kurang memadai. Untuk mengantisipasi konflik tersebut, dilak-

ukan program keserasian sosial berupa perbaikan atau penambahan saluran irigasi yang lebih memadai, sehingga petani tidak lagi berebut air. “Jadi program ini diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi konflik sosial. Setiap paket bantuan keserasian sosial itu mempunyai anggaran sebesar Rp 109 juta. Sedangkan kegiatannya tergantung usulan masing-masing nagari,” papar Afdal. Lebih lanjut dijelaskan, tahun lalu daerah ini mendapatkan program keserasian sosial ini sebanyak 5 paket yang antara lain berupa rehab lapangan sepak bola di Nagari Tanjung Balik dan rehab balai adat di Nagari Tanjung Pauh Kecamatan Pangkalan. Selain itu perbaikan irigasi masingmasingnya di Nagari Taeh Bukik Kecamatan Payakumbuh, Nagari Lubuak Batingkok Kecamatan Harau dan irigasi di Nagari Koto Tangah Simalanggang Kecamatan Payakumbuh. “Program keserasian sosial ini, dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat. Tujuannya untuk mengatasi konflik antar pemuda, masyarakat umum dan petani,” jelas Afdal. (hendri gunawan)


17 Media Tradisional, Sarana Komunikasi Efektif

Sinamar

Media

Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

Oleh : Fachrurrazy*)

“

Beragamnya sarana komunikasi di tengah masyarakat yang majemuk seperti Indonesia, keberadaan media tradisional seperti pertunjukan rakyat emang layak mendapat perhatian dan sangat dimungkinkan dijaga kelestariannya.

“

I

ndonesia yang merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 17.508 pulau, 485 suku bangsa dan 583 bahasa daerah. Fakta ini membuat begitu beragamnya etnis, bahasa, adat istiadat, pola komunikasi maupun budaya lokal yang terdapat pada setiap suku bangsa tersebut. Dalam realitas sosial budaya yang beragam ini, ditemui berbagai media tradisional yang didukung oleh budaya dan suku bangsa masing-masing etnis. Media tradisional yang paling menonjol dan mudah dikenal adalah dalam bentuk media pertunjukan rakyat. Aktivitas komunikasi yang terjadi melalui media pertunjukan rakyat merupakan bentuk komunikasi langsung tatap muka. Bentuk komunikasi langsung melalui pertunjukan rakyat ditampilkan melalui pertunjukan/hiburan kesenian daerah yang sudah berlangsung dari waktu ke waktu dan merupakan bagian dari kehidupan sosial budaya masyarakat. Sebagai contoh misalnya dalam komunitas masyarakat Jawa ditemui Wayang Kulit, Kethoprak. Di Jawa Barat ditemui Wayang Golek, di Bali ada kesenian Tari Kecak, di Aceh ditemui Tarian Saman, di komunitas suku Batak ada kesenian Tortor, di Sumatera Barat ada Kesenian Randai, sijobang, dan di berbagai tempat lainnya, media pertunjukan rakyat ini perlu diperhatikan antara lain dikarenakan: (a) mengandung nilai budaya masyarakat berupa nilai kebersamaan dan nilai sejarah peristiwa atau tokoh; (b) oleh masyarakat lokal dipegang sebagai sekumpulan tata nilai atau petuah; (c) media tradisional ini lebih akrab dengan masyarakat; (d) disukai oleh kelompok masyarakat tertentu,sehingga efektif untuk menyampaikan pesan; (e) memberikan hiburan, menyampaikan pesan tanpa menggurui; (f) menampilkan kreativitas dari orangorang lokal sehingga mudah diterima.

Kajian Pengembangan lembaga Pertunjukan Rakyat Pertunjukan rakyat memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.Pertunjukan rakyat (Pentura) memiliki akar yang sangat kuat dalam tradisi kebudayaan yang tersedia sekaligus dalam strategi komunikasi personal. “Melalui Media Pertunjukan Rakyat (MPR), penyebaran informasi justru akan semakin mudah diterima karena bisa me-

njangkau berbagai lapisan masyarakat tanpa terkecuali, diantaranya sarana hiburan, pendidikan, kontrol sosial, pelestarian dan pengembangan nilai-nilai budaya bangsa, pemeliharaan identitas dan orientasi budaya bangsa, serta sebagai sarana desiminasi informasi. Merujuk pada Peraturan Menteri Komunikasi Dan Informatika RI Nomor : 08 /PER/ M.KOMINFO/6/2010 Tentang Pedoman Pengembangan Dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial, Bab II, bagian kesatu, pasal 2 ayat 1, maka Prinsip Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial –termasuk didalamnya lembaga Pertunjukan Rakyat, meliputi: a. sinergitas, yaitu saling melengkapi antara upaya yang dilakukan Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota serta semua pihak yang terkait dengan pengembangan dan pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial; b. terstruktur, yaitu secara berjenjang dari pusat sampai ke daerah; c . terukur, yaitu hasil kegiatan pengembangan dan pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial dapat diukur tingkat keberhasilannya baik secara kuantitatif maupun kualitatif; d. terintegritasi, yaitu satu kesatuan penyelenggaraan pengembangan dan pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial secara nasional; e. partisipatif, yaitu terdapat keterlibatan masyarakat secara aktif dalam pengembangan dan pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial; f. berkelanjutan, yaitu kegiatan pengembangan danpemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan; dan g. kemitraan adanya kesetaraan dalam menjalin kerjasama yang saling menguntungkan berdasarkan keterbukaan dan kepercayaan.

Pengertian Seni Pertunjukan Dalam bahasa Inggris, seni pertunjukan dikenal dengan istilah perfomance art.Seni pertunjukan merupakan bentuk seni yang cukup kompleks karena merupakan gabungan antara berbagai bidang seni.Jika di perhatikan, sebuah pertunjukan kesenian seperti teater atau sendratari biasanya terdiri atas seni musik, dialog, kostum, panggung, pencahayaan, dan seni rias.Seni pertunjukan sangat menonjolkan manusia sebagai aktor atau aktrisnya. Seni pertunjukan dibagi dua yaitu seni pertunjukan tradisional dan seni pertunjukan modern atau yang muncul belakangan ini. Apabila dilihat dari perkembangannya akan terlihat bahwa seni pertunjukan tradisional kalah berkembang dengan seni pertunjukan modern. Apabila tidak diantisipasi dengan baik, bukan tidak mungkin seni pertunjukan tradisional tersebut akan hilang. Di dalam setiap pementasannya, beberapa bentuk kesenian tradisional selalu membawa misi yang ingin disampaikan kepada penonton.Misi atau pesan itu dapat bersifat sosial, politik, moral dan sebagainya.Sebenarnya dalam setiap pertunjukan seni tradisional ada beberapa nilai tertentu yang dikandungnya.Seni pertunjukan tradisional secara umum mempunyai empat fungsi, yaitu fungsi ritual, fungsi pendidikan sebagai media tuntunan, fungsi atau media penerangan atau kritik sosial dan fungsi hiburan atau tontonan. Untuk memenuhi fungsi ritual, seni pertunjukan yang ditampilkan biasanya m-

asih berpijak pada aturan-aturan tradisi.Sebagai media pendidikan, pertunjukan tradisional mentransformasikan nilai-nilai budaya yang ada dalam seni pertunjukan tradisional tersebut.Oleh karena itu, seorang seniman betul-betul dituntut untuk dapat berperan semaksimal mungkin atas peran yang dibawakannya. Seni pertunjukan tradisional ( sebenarnya sudah mengandung media pendidikan pada hakikat seni pertunjukan itu sendiri, dalam perwatakan tokoh-tokohnya dan juga dalam ceritanya. Misalnya pertentangan yang baik dan yang buruk akan dimenangkan yang baik, dan lain-lain.

Media Tradisional Media komunikasi tradisional yang sering disederhanakan dengan istilah media rakyat adalah komunikasi antar manusia yang dilakukan dengan menggunakan lambanglambang seperti bunyi-bunyian, gerak isyarat, seni visual dan pertunjukan rakyat . Kalaudalam masyarakat modern yang telah maju komunikasi antar manusia dilakukan mengunakanmedia dan hasil teknologi modern seperti surat kabar, radio, film, televisi dan alat-alat elektroniklainnya seperti internet, satelit, komputer dan sebagainya. Semua saluran komunikasi tersebut tetaplah dianggap sebagai media komunikasi hanya berbeda dalam sumber, sifat dan ruang lingkupnya antara media komunikasi tradisional dan media massa modern. Media rakyat digambarkan sebagai media yang murah, mudah, bersifatsederajat, dialogis, sesuai dan sah dari segi budaya, bersifat setempat, lentur, bersifat menghiburdan sekaligus memasyarat, dan sangat dipercaya oleh kalangan masyarakat pedesaan yang masih tradisional kehidupannya . Media komunikasi tradisional sendiri terdiri dari beberapa macam bentuk dan jenisnya antara lain adalah bentuk-bentuk folklore seperti cerita rakyat (mitos, legenda, dongeng), ungkapan rakyat (peribahasa, pepatah, pomeo), puisi rakyat, nyanyian rakyat, teater rakyat (Randai)dan alat-alat bunyian seperti kenthongan, gong, bedug, gendang, saluang rabab,Talempong, tabuik dan sebagainya. Semua media komunikasi tradisional tersebut hidup di antara mereka sendiri, bersumber dari budaya asli mereka, dan berguna sebagai sarana berinteraksi dalam satu kesempatan yang berbeda.Maka tidak jarang mereka saling mewariskan nilai-nilai perilaku bahkan juga nilai-nilai moral menggunakan media tersebut kepada anak keturunannya. Kebutuhan akan media komunikasi tradisional tersebut akan tetap hidup sesuai dengan kebutuhan pewarisan nilai yang mereka anggap dibutuhkan dalam kehidupan mereka sendiri yang tidak bersifat memaksa dan bercampur dengan nilai-nilai asing di luar budaya mereka. Di saat masyarakat belum mengenal media massa modern, peranan pemuka masyarakat,bentuk-bentuk komunikasi tradisional dan seni pertunjukan rakyat lainnya meruapakan mediakomunikasi utama. Akan tetapi setelah perkembangan komunikasi menjadi maju dan dapatdiakses oleh siapa saja termasuk masyarakat pedesaan yang bersifat tradisional, peranan komunikasi tradisional mulai berkurang pengaruhnya.Meskipun demikian media komunikasitradisional ini bukan menjadi tidak penting lagi karena di daerah-daerah pedesaan masih mendapat hati di masyarakat.

Media Pertunjukan Rakyat Masyarakat pedesaan dimana sebagianbesar mereka adalah masyarakat tra-

disional terdapat berbagai media sosial sebagai sarana yang efektif untuk berinteraksi di antara mereka sendiri. Media ini telah sejak lama tumbuh dan berkembang bersama masyarakat dan menjadi media sosialisasi nilai-nilai antar warga masyarakat, bahkan dari generasi ke generasi. Media ini dikenal sebagai media rakyat.Media rakyat menggunakan komunikasi tatap muka dalam bentuk komunikasi antar personal maupun komunikasi kelompok. Disini proses keterlibatan anggota menjadi sangat penting, baik sebagai pemain maupun penontonnya. Mereka bisa saling memberikan tanggapan secara langsung atas isi pesan yang disampaikan dalam pertunjukan yang ditampilkan. Hal ini dapat digolongkan sebagai proses komunikasi interaktif yang biasa terjadi di kehidupan masyarakat tradisional. Karena warga masyarakat pedesaan masih menyukai dan membutuhkan seni budaya atau seni pertunjukan tradisional yang mereka punyai sebagai sebuah bentuk hiburan, maka media ini juga menjadi sarana yang sangat tepat digunakan sebagai media pendidikan tentang kebencanaan.Isi pesan pendidikan tentang kebencanaan dapat disisipkan secara implisit dan kreatif di dalamdialog-dialog atau lakon-lakon yang ditampilkan dalam seni pertunjukan tersebut. Dalam komunikasi tradisional dipedesaan, penggunaan seni pertunjukan rakyat sebagai media komunikasi mempunyai potensibesar untuk mencapai rakyat banyak, terutama sekali karena media tersebut memiliki daya tarikyang sangat kuat dan berakar di tengah-tengah masyarakat. Seni pertunjukan rakyat merupakanalat komunikasi yang sudah lama digunakan di suatu tempat (bersifat lokal), yaitu sebelum kebudayaannya tersentuh oleh teknologi modern dan sampai sekarang masih digunakan di daerahitu. Media ini akrab dengan massa khalayak, kaya akan variasi, dengan segala kelebihannya memeiliki potensi yang dimiliki oleh pertunjukan rakyat dan sangat efektif untuk menyampaikan pesan-pesan, apalagi ketika dikhususkan pada persoalan yang harus dipahami oleh semua anggota masyarakat.Secara umum ada dua seni pertunjukan rakyat di antara beragam jenis dan bentuk seni pertunjukan rakyat yang ada di daerah yang dapat digunakan sebagai media pendidikan dan media komunikasi informasi untuk masyarakat tradisional di daerah. Media Tradisional atau seni pertunjukan rakyat merupakan suatu bentuk atau jenis kesenian tradisional yang hidup dan berkembang didalam masyarakat. Biasanya, karena ada dialog didalam ceritanya, maka ia cukup komunikatif untuk dititipi (istilahnya diseminasi) pesan-pesan. Contohnya berbagai seni tutur seperti dongeng, kisah, pantun, sijobang, tupai janjang atau juga yang berbentuk teater seperti Randai, dul muluk, bangsawan, seni pewayangan, ketoprak, ludruk, mamanda, dsb nya. Seni pertunjukan rakyat sebenarnya banyak sekali jenisnya. Memang ada yang sudah mati suri, hidup enggan mati tak mau. Tapi banyak juga yang masih bertahan tertatih tatih menunggu perhatian kita, karena betapapun ia adalah warisan seni budaya bangsa kita, yang sewajarnya dilestarikan*** *) Fachrurrazy adalah Kasubag Dokumentasi dan Multimedia Bagian Humas Setdakab Lima Puluh Kota


18 TNI Manunggal

Sinamar Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

TNI Manunggal

TMMD/N Bantu Percepatan Pembangunan

SUGUHI - Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI I Nyoman Nesa disuguhi siriah dalam carano sebelum upacara pembukaan TMMD/N ke-94 tahun 2015 Kabupaten Lima Puluh Kota di Lapangan Sepak Bola Pua Data Nagari Koto Tinggi, Kamis, (7/5). (hendri gunawan) ,berbangsa dan bernegara. Menjawab wartawan tentang alasan pemilihan Nagari Kototinggi sebagai lokasi TMMD/N, I Nyoman menyebut salahsatu pertimbangannya karena pemerintah menyadari Kototinggi memiliki nilai sejarah yang tinggi dalam mempertahankan kemerdekaan. Para pejuang Pemerintahan Darurat Repub-

SERAHKAN - Menandai pembukaan TMMD/N ke-94 tahun 2015 Kabupaten Lima Puluh Kota, Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI I Nyoman Nesa menyerahkan peralatan kepada personil tentara manunggal tersebut. (hendri gunawan)

harapan menyelesaikan rumah tidak layak huni lainnya akan terwujud,” ujar Dan Lantamal II itu. Menyinggung masalah Pemilukada, lebih lanjut ia menyebut, dengan kerjasama dan keterlibatan semua pihak pesta demokrasi di Kabupaten Lima Puluh Kota khususnya dan Sumatera Barat umumnya akan berjalan dengan

Laksamana Pertama I Nyoman Nesa

TMMD/N merupakan perwujudan keterpaduan, kebersamaan dan keserasian dalam pelaksanaan pembangunan antara unsur TNI, Pemerintah dan masyarakat serta berbagai unsur lainnya

TNI harus mampu menunjukan peran aktifnya dalam proses pembangunan maupun kehidupan berbangsa dan bernegara. Tak hanya dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, tentara juga diharapkan mampu berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membantu percepatan pembangunan dan lainnya. Demikian Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI I Nyoman Nesa menjawab wartawan usai menjadi inspektur upacara pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa/ Nagari (TMMD/N) ke-94 tahun 2015 Kabupaten Lima Puluh Kota di Lapangan Sepak Bola Pua Data Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kamis, (7/5). “Tentara manunggal ini diharapkan memberikan dampak kemajuan bagi daerah. Sebab, tujuan progran tentara manunggal itu diantaranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membangun nagari atau membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan,” ungkap I Nyoman. Selain itu, lanjutnya, TMMD juga diharapkan dapat meningkatkan dan memantapkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan bela negara. Dalam pelaksanaannya, tentara manunggal ini sangat memperhatikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat. Sebelumnya dalam amanat Kepala Staf TNI Angkatan Darat yang dibacakan I Nyoman disebutkan, TMMD merupakan kelanjutan dari kegiatan Abri Masuk Desa yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1980. Program tentara manunggal ke 94 ini dilaksanakan secara serentak di 61 wilayah di seluruh tanah air. “TMMD ke-94 ini, meliputi kegiatan fisik dan non fisik. Kegiatan fisik antara lain pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana fasilitas umum lainnya yang manjadi kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka keterisolasian dan membantu kegiatan pencapaian swasembada pangan serta peningkatan perekonomian masyarakat,” papar I Nyoman. Sedangkan sasaran non fisik, ucapnya, bekerjasama dengan Kementerian Agama dan instansi terkait lainnya melaksanakan pembinaan mental dan wawasan kebangsaan, mencegah berkembangnya paham radikal, sosialisasi kesehatan dan bahaya narkoba serta memantapkan kerukunan umat bergama

lik Indonesia (PDRI) tempo lalu menjadikan Kototinggi ini sebagai tempat berjuang melawan penjajah. “Ini suatu jasa yang perlu dikenang, dibanggakan, dipelihara dan dihormati,” kata I Nyoman. Menjawab harapan masyarakat untuk menuntaskan tiga rumah miskin lainnya yang belum termasuk di dalam sasaran kegiatan TMMD/N kali ini, I Nyoman ia yakin Dandim 0306/50Kota akan berusaha menuntaskannya. “Dengan kekuatan manunggal TNI bersama masyarakat, kita optimis

Bupati Alis Marajo

baik dan lancar. Ia yakin masyarakat di Sumatera Barat akan bisa mempertahankan keamanan, persatuan dan kesatuan serta kelancaran pesta demokrasi di wilayahnya. “Seperti kita ketahui, masyarakat Lima Puluh Kota ataupun Sumbar umumnya memiliki kesadaran berbangsa yang tinggi. Sehingga kita tidak perlu terlalu khawatir berlebihan tetapi harus tetap waspada,” yakin I Nyoman. Sementara itu Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo kepada wartawan mengakui manunggal TNI selama ini

cukup memberikan dampak positif dalam kehidupan masyarakat serta terhadap percepatan pembangunan di daerah ini. Salahsatu contohnya, bakti TNI dua tahun lalu membangun jalan dari Tanjuang Bungo Kecamatan Suliki ke Luak Begak Kampuang Padang. ”Bakti TNI itu telah mampu membuka isolasi sejumlah pemukiman masyarakat,” ujar Bupati. Menurut Bupati, TMMD/N merupakan perwujudan keterpaduan, kebersamaan dan keserasian dalam pelaksanaan pembangunan antara unsur TNI, Pemerintah dan masyarakat serta berbagai unsur lainnya. Seperti waktuwaktu sebelumnya, kegiatan kali ini diharapkan mampu memberikan dampak peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya masyarakat sejahtera. Sebelumnya Dandim 0306/50Kota Letkol Inf Heri Sumitro dalam laporannya menyebut kegiatan TMMD/N kali ini meliputi fisik dan non fisik. Pada kegiatan fisik berupa pembukaan jalan baru dari Jorong Aie Angek menuju Luak Begak sepanjang 7,5 km dengan lebar 7 meter. Selain itu rehab rumah tidak layak huni sebanyak 24 unit. Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan yang mencakup penyuluhan kesehatan, narkoba, bela negara, hukum dan lainnya. Kegiatan non fisik ini melibatkan berbagai pihak seperti SKPD terkait dan TNI/Polri. ”Kegiatan ini dilaksanakan sejak 7 sampai 27 Mei dengan melibatkan 150 orang yang masing-masingnya pesonil TNI sebanyak 125 orang, Polri 10 orang, tim asistensi atau penyuluh sebanyak 15 orang,” papar Heri. (hendri gunawan)

TMMD/N, BPPKB Gelar Pelayanan KB DALAM rangka Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-94 tahun 2015, BPPKB Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar pelayanan KB bagi pasangan usia subur di Nagari Kototinggi Kecamatan Gunuang Omeh. Kepala UPT KB Kecamatan Gunuang Omeh Yuhendry, A.Md kepada Sinamar di Kototinggi, kemarin mengatakan, pihaknya melakukan pelayanan selama manunggal TNI tersebut dengan target 50 aseptor baru.

“Pelayanan KB kita laksanakan sejak hari pembukaan, Kamis (7/5) hingga Rabu (13/5) yang dipusatkan di Jorong Pua Data Nagari Kototinggi. Bentuk pelayanannya berupa pemasangan alat kontrasepsi IUD dan inplan,” ujar Yuhendry. Yuhendry berharap pelayanan KB manunggal TNI itu benar-benar mendapat perhatian setiap pasangan usia subur di kecamatan ini dalam rangka mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. Sesuai

tujuannya, progran KB tersebut diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak serta keluarganya. Dikatakan, dari sejumlah 2.089 pasangan usia subur di Gunuang Omeh, hingga posisi April 2015 ini sebanyak 1.313 orang diantaranya merupakan peserta KB aktif. Peserta KB aktif itu terdiri dari IUD sebanyak 246, MOW 76, kondom 58, inplan 349, suntik 249 dan pil sebanyak 236. (gun)


19 PKK Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sinamar

Varia

Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

PKK merupakan mitra kerja PemerinLebih jauh Rismawati menjelaskan, tah Kabupaten Lima Puluh Kota dalam PKK daerah ini memiliki visi melalui mewujudkan kesejahteraan masyagerakan PKK mewujudkan kebersarakat. Peran dan aktualisasi kader PKK maan, kemakmuran dan kesejahteraan memiliki arti penting dalam upaya pyang bernuansa adat basandi syara’, eningkatan derajat kehidupan masyasyara’ basandi Kitabullah dalam wadah rakat. NKRI. Sedangkan misinya antara lain Bupati Lima Puluh Kota Alis Mamemantapkan peran kelembagaan dan rajo mengatakan hal itu dalam sambut10 program pokok PKK, melestarikan annya pada acara peringatan Hari Kesikap gotong royong, mewujudkan satuan Gerak (HKG) PKK ke 43 di aula masyarakat cinta pendidikan, menkantor bupati setempat, Selasa (12/5). ggalakan penyuluhan, mewujudkan “Tak hanya melaksanakan gerakan pengembangan ekonomi kerakyatan, yang mengarah pada terwujudnya mewujudkan masyarakat dab lingkeluarga sejahtera, kita juga menghakungan bersih dan sehat serta ketarapkan kader PKK memperhatikan pehanan gizi di tingkat rumah tangga. nyimpangan norma, agama dan adat “Dengan semangat kebersamaan istiadat serta penyalahgunaan nardan kegotong royongan kita wujudkan koba yang kian marak dewasa ini,” pakesejahteraan masyarakat Lima Puluh par Bupati. Kota,” simpul Rismawati. Terkait dengan dekadensi moral Dalam kesempatan itu Rismawati tersebut, Bupati berharap peringatan juga membacakan sambutan Ketua HKG PKK ini tidak hanya sekedar Umum TP PKK Dr. Ny Erni Guntarti seremonial yang penuh kemeriahan Tjahjo Kumolo. Dalam sambutan KeBUNGA - Bupati Alis Marajo menyerahkan bunga kepada Ketua TP PKK Rismawati Alis saja. Melainkan benar-benar membtum TP PKK ditegaskan, seluruh upaya Marajo dalam rangkaian acara peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 43. (fahrul) erikan makna dan dampak bagi kesejyang dilakukan gerakan PKK harus ahteraan keluarga di daerah diarahkan pada terwujudnya kehiduini. ebut juara harapan 2 lomba UP2K dan pan keluarga yang lebih maju, mandiri, “Tak kalah pentingnya, acara harapan 3 penyuluhan kesehatan ting- sehat dan sejahtera. (gun) peringatan ini hendaknya juga kat Sumbar,” papar Rismawati. menjadi moment mengevaluasi apa yang telah dicapai dan apa masalah atau hambatan serta solusi yang harus dilakukan,” tutur Bupati. Sebelumnya Ketua TP PKK Kabupaten Lima Puluh Kota Rismawati Alis Marajo dalam sambutannya menyebut, selama tahun 2014 PKK daerah ini tidak sedikit meraih prestasi. Kebolehan itu antara lain direbut Nagari Sungai KamuBupati Alis Marajo Rismawati Alis Marajo yang sebagai yang terbaik II tingkat Provinsi Sumatera Barat di bidang administrasi. Begitu rikutnya Sungai Kamuyang juga juga juga Sungai Antuan Kecamatan Munmengondol predikat terbaik 1 pemengka, sukses merebut terbaik 3 lomba faatan pekarangan tingkat provinsi serdasa wisma tingkat Sumbar. ta prestasi lainnya. Selain itu, Sungai Kamuyang juga “Begitu pula pada kegiatan Jambtampil menjadi terbaik 2 pada lomba ore PKK terpadu di Kabupaten Padang BERFOTO - Bupati Alis Marajo dan Ketua TP PKK Rismawati Alis Marajo berfoto bersama para PKDRT Propinsi Sumbar serta terbaik Pariaman tahun 2015 beberapa pekan juara lomba dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 43. (fahrul) 2 lomba UP2K tingkat Sumbar. Belalu, PKK daerah ini juga sukses mer-

Aksara Minangkabau Antara Ada dan Tiada BUPATI Lima Puluh Kota Alis Marajo Dt. Sori Marajo tampil menjadi nara sumber dalam diskusi terbuka aksara Minangkabau antara ada dan tiada di gedung Pustaka Unand Padang, Rabu (29/4). Acara tersebut dihadiri para pengurus Ikatan Cendikiawan Minang Malaysia (ICMM), akademisi, budayawan, ratusan mahasiswa dan lainnya. Dalam penyampaiannya Alis mengatakan, pada tahun 1990-an silam seorang tokoh kebudayaan A.Damhuri pernah mendapat rekomendasi dari Pemda Sumatera Barat, untuk menyusun buku sejarah adat dan budaya Minangkabau, termasuk tentang aksara minang yang telah di introdusir dalam seminar kebudayaan minang kabau tahun 1970. Seminar sejarah dan kebudayaan tahun 1970 itu diselenggarakan di Batu Sangkar dengan dihadiri para tokoh Minangkabau yang antara lain Prof Dr Bahder Johan, Prof Dr Awaloedin Jamin dan AA Navis. Selain itu juga hadir para akademisi dari IKIP dan Unand seperti Prof Marjai Martamin dan sejumlah tokoh Minang yang dinataranya Drs. Mawardi Yunus Dt. Rajo Mangkuto, Ir Sofyan Asnawi dan

DISKUSI - Alis Marajo menjadi nara sumber diskusi terbuka aksara Minangkabau antara ada dan tiada di Gedung Pustaka Unand Padang. (hendri gunawan)

Syafrudin Bahar serta pejabat penting seperti Gubernur Harun Zain dan Rektor Unand Prof Dr Busyra Zahir. Kendati buku ajar aksara minang tersebut sudah dicetak, namun buku itu tidak boleh di ajarkan karena aksara tersebut belum diteliti aslinya. Sebab, Adamhuri hanya mengutip dari tambo loyang pariangan padang panjang. Sementara aksara pasema dijumpai di gua –gua dan daun lontar. “Pada periode saya jadi Bupati 2000-2005, kami mencanangkan peng-

CORNER - Bupati Alis Marajo melihat buku-buku yang tersimpan di dalam Minangkabau Corner ketika meninjau pojok budaya Minangkabau itu dalam rangakaian acara seminar aksara Minangkabau di Gedung Pustaka Unand tersebut. (hendri gunawan)

gunaan aksara Minang untuk muatan lokal di Kabupaten Limapuluh Kota dengan persetujuan Kadis Pendidikan Sumatera Barat yang pada saat itu dipimpin Drs. Satni Eka Putra,” ujar Alis. Aksara Minangkabau ini, lanjut Alis juga tertulis pada sebuah batu keramat dibawah pohon beringin dipinggir sungai kecil di Nagari Koto Lamo Kecamatan Kapur IX. Menurut masyarakat, tempat itu sejak dulunya sudah disebut Batu Basurek. “Kita berharap agar Batu Basurek di Koto Lamo itu diteliti lebih jauh

lagi,” ujar Alis. Disamping Alis, materi juga disam paikan Irwansyah Dt. Ketumanggungan dari Tanah Datar. Selain diskusi terbuka, pada kesem patan tersebut pihak Unand juga mengenalkan pojok budaya Minangkabau (Minangkabau Corner) di lantai 5 Gedung Pustaka Unand tersebut. Pada Minangkabau Corner ini nantinya akan menyimpan berbagai koleksi budaya Minangkabau seperti tambo, dokumen sejarah dan lainnya. (gun)


20

Sinamar

Lingkungan

Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

Bimtek Sekolah Adiwiyata

Mewujudkan Warga Sekolah yang Peduli Lingkungan Hidup

Kegiatan dimaksudkan untuk mengajarkan perubahan karakter dan perilaku dalam menyiapkan dan mewujudkan generasi penerus yang bertanggungjawab, peduli dan berbudaya lingkungan.

Kantor Bupati Limapuluh Kota (f/int)

“Isu lokal mencakup isu lingkun- ndan lingkungan. Sementara nara sujudkan warga sekolah yang bertagan hidup di wilayah sekitar sekolah mbernya dari Tim Pembina Sekolah nggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingk- antara lain banjir, lonsor, keke- Adiwiyata Kabupaten Limapuluh ungan hidup melalui tatakelola ringan, pencemaran sampah, air, Kota dan Badan Lingkungan Hisekolah yang baik, dimaksudkan udara, tanah, pengundulan hutan, dup,”jelas Fachrizal. untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Semen tara Keuntungan mengikuti itu Kepala Badan LingkuAdiwiyata adalah ngan Hidup meningkatkan efisiensi, Lima puluh Kota Ambar di, penghematan sumber SE,MM, mendana. Termasuk juga gatakan keunmeningkatkan kondisi tungan mengikuti Adiwiyata belajar yang nyaman dan adalah mening menciptakan kondisi katkan efisien kebersamaan. si, penghematan sumber dana. Termasuk ju ga meniAmbardi, SE,MM Yendri Thomas ngkatkan konKepala Badan Lingkungan Hidup disi belajar yang nyaman dan menciptakabut asap dan kebakaran huAdiwiyata Kabupaten Limakan kondisi kebersa maan. puluh Kota antara lain meliputi Kemudian, tambahnya, men- tan,”lanjut Ambardi. Ketua Panitia Bimtek, yang juga SMAN 1 Kecamatan Suliki, SMAingkatkan upaya menghindari resiko dampak lingkungan.Menjadi Kabid.BLHIr.M.Fachrizal, melapor- N1 Kecamatan Harau (yang mertempat pembelajaran bagi generasi kan peserta berjumlah 60 orang upakan Tingkat Adiwiyata Propenerus tentang nilai-nilai pem- berasal dari sekolah Adiwiyata Kab- vinsi Sumbar). SMPN 3 Kecamatan eliharaan dan pengelolaan lingkun- upaten Limapuluh Kota, SKPD Payakumbuh, dan SDN 1 Sarilagan.”Pembinaan Adiwiyata mulai terkait, tokohAdat, Aparatur keca- mak. SMAN1 Harau dalam usulan sebagai Adiwiyata Nasional tahun Tim Nasional, Tim Provinsi, Tim Ka- matan dan Dinas Pendidikan. “Sasarannya adalah sekolah binaan ini, ungkap Fachrizal.(her) bupaten/Kota dan sekolah begitu Adiwiyata dan pemerhati pendidikajuga sebaliknya,”ungkap Ambardi.

PERSOALAN lingkungan hidup saat ini sudah menjadi isu global, yang menyedot perhatian banyak negara di dunia. Isu tentang pemanasan global (global warming), satu misal, merupakan salah satu dampak dari pemanfaatkan lingkungan hidup yang tak benar. Tidak ada jalan lain, semua elemen masyarakat harus diberi pemahaman tentang tata cara pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan hidup yang benar, yang sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Tidak kecuali warga sekolah, yaitu mereka yang berkecimpung di bangku pendidikan, dengan berbagai jenjang dan tingkatannya itu. Langkah itulah yang antara lain dilakukan di Kabupaten Limapuluh Kota. Melalui kegiatan yang diberi nama dengan Bimtek (bimbingan teknis) Adiwiyata 2015, yang dibuka Senin (30/3) di Kantor Bupati di Sarilamak, dilakukan program peningkatan kualitas dan aksesinformasiSDA (sumber daya alam) danlingkunganhidup. “Kegiatan ini antara lain dimaksudkan untuk mengajarkan perubahan karakter dan perilaku dalam menyiapkan dan mewujudkan generasi penerus (sekolah) yang bertanggungjawab, peduli dan berbudaya lingkungan, “ kata Bupati yang diwakili Sekdakab Limapuluh Kota H.YendriTomas,SE,MM ketika membuka acara tersebut. Kongkritnya, menurut Sekdakab Yendri Thomas, dari kegiatan tersebut diharapkan mampu mewu-


Sinamar

Kaba Rantau

Media Pemkab Lima Puluh Kota

Informasi Pelayanan Aparatur dan Publik

Edisi 132/XIII/Mei 2015

21

Keppres Pemberhentian Annas Terbit

Andi Rachman Tinggal Menunggu Waktu untuk jadi Gubri Definitif

Memang ada dua staf saya yang pergi ke Kemendagri untuk urusan itu (mengambil Kepres.red), namun sampai saat ini belum sampai. Saya juga belum dapat laporan mengenai hasilnya.

Kantor Gubernur Riau (f/int)

Kepres pemberhentian sementara Annas Maamun sebagai Gubernur Riau sudah keluar beberapa hari lalu dan sudah diambil Pemprov Riau kemarin,

PRESIDEN RI Ir. H. Joko Widodo akhirnya mengeluarkan Keputusan Presiden (Pepres) pemberhantian sementara Annas Maamun dari jabatannya sebagai Gubernur Riau. Langkah tersebut terkait perkara suap alih fungsi lahan Provinsi Riau yang mendudukan Annas Maamun sebagai salah satu terdakwa dan tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Itu artinya, Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman MBA yang sejak beberapa bulan belakangan menjalankan tugas sebagai Plt. (Pelaksana Tugas) Gubernur Riau, hanya tinggal menunggu waktu untuk ditetapkan sebagai Gubernur Riau (Gubri) definitif. Sebelum dipercaya menjadi Plt. Gubri, Arsyadjuliandi Rachman menduduki posisi sebagai Wakil Gubernur Riau. Arsyadjuliandi Rachman atau yang akrab dipanggil dengan Andi Rachman, merupakan seorang pengusaha sukses di Riau, yang belakangan menyatakan terjun ke dunia politik praktis. Sebelum terpilih menjadi Wakil Gubernur Riau pada Pilgub (Pemilihan Gubernur) Riau 2013, Andi Rachman tercatat sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Riau. Andi Rachman merupakan putera Riau yang berasal dari Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Kepastian keluarnya Kepres pemberhentian Annas Maamun tersebut dibenarkan Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) Dodi Riadmadji saat dihubungi Jumat (17/4/15). ‘’Kepres pemberhentian sementara Annas Maamun sebagai Gubernur

Plt. Gubri Arsyadjuliandi Rachman

Riau sudah keluar beberapa hari lalu dan sudah diambil Pemprov Riau kemarin,’’ ujarnya. Hanya saja Dodi mengaku tidak ingat pasti nomor Kepres tersebut karena sedang tidak berada di kantor. Sementara itu Kepala Biro Tata Pemerintah Setdaprov Riau Andry Sukarmen justru menutup-nutupi keberadaan Kepres tersebut. Meskipun mengakui telah mengirim dua staf un-

Dodi Riadmadji (Kapuspen Kemendagri) Annas Maamun

tuk mengambil Kepres ke Kemendagri, namun ia menyebut kalau sampai malam ini belum menerima laporan terkati Kepres tersebut. ‘’Memang ada dua staf saya yang pergi ke Kemendagri untuk urusan itu (mengambil Kepres.red), namun sampai saat ini belum sampai. Saya juga belum dapat laporan mengenai hasilnya,’’ ujarnya saat dihubungi riauterkinicom. Padahal, berdasarkan informasi yang

didapat riauterkinicom dari sumber yang sangat layak diterima, dua salinan Kepres tersebut sudah diterima Andry Sukarmen dari stafnya. Satu salinan langsung diserahkan Andry Sukarmen pada Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman dan satu salinan lagi yang ditujukan pada Annas Maamun masih disimpan karena belum tahu mau diserahkan pada siapa. Pihak luarga atau pengacara Annas Maamun. (e2)


22 SK CPNS

Sinamar Media MediaPemkab PemkabLima LimaPuluh PuluhKota Kota

Informasi Informasi Pelayanan Pelayanan Aparatur Aparatur dan dan Publik Publik

Edisi Edisi132/XIII/Mei 132/XIII/Mei2015 2015

Wabup Serahkan SK CPNS Honorer K2 Pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi Tenaga Honorer Kategori II (Dua) adalah suatu momen yang sangat istimewa dan luar biasa. Mengingat jalan panjang dan berliku yang telah ditempuh dalam proses dan tahapan pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS, kata Wakil Bupati Limapuluh Kota Drs H Asyirwan Yunus MSi pada acara Penyerahan Keputusan Pengangkatan Tenaga Honorer Kategori II (Dua) sebagai CPNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu(22/4) di Halaman Kantor Bupati Sarilamak. Berawal dari proses pendataan awal, penyampaian data, penetapan daftar/listing awal, uji publik, penetapan listing akhir, seleksi umum, penetapan kelulusan, verifikasi atau validasi dokumen secara internal di Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota maupun Badan Kepegawaian Daerah Kantor Regional XII Pekanbaru, penetapan dan pemberian nomor

SK - Wabup H Asyirwan Yunus serahkan SK CPNS Kategori II kepada Saprizal gol Ic SDN 02 Koto Tangah Batu Ampa(f/her) hingga diserahkan SK CPNS pada hari ini. Oleh induk pegawai hingga penetapan SK Pengangkatan karena itu jangan pernah lupa untuk bersujud syukur menjadi CPNS, ucap Asyirwan Yunus. kepada Tuhan YME, laksanakanlah selalu tugas dan “Hampir 5 tahun dari tahapan proses tersebut,

kewajiban selaku Aparatur Sipil Negara yang profesional. Jagalah etika dan sopan santun dalam pekerjaan dan masyarakat sesuai kode etik profesi PNS,” tambah Asyirwan Yunus. Pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah langkah awal dan masa percobaan dalam meniti karir seperti pengangkatan PNS, pengangkatan dalam jabatan struktural maupun fungsional. Dari jumlah yang lulus Tenaga honorer Kategori II (Dua), 326 orang yang baru mendapat NIP adalah 279 orang, 2 orang dalam proses BKN dan 45 orang tidak memenuhi syarat dalam proses verifikasi. Penyerahan SK CPNS secara simbolis Golongan I diterima oleh Saprizal SDN 02 Koto Tangah Batu Ampa, Golongan II diterima oleh Adrial Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika dan Golongan III diterima oleh Novrida Susanti SKM Puskesmas Piladang.(herpa)

DAFTAR NAMA PESERTA PENERIMA SK CPNS DARI TENAGA HONORER KATEGORI II NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93

NAMA ADE MAYANG SARI ADR ISUSELMI ADRIZAL AHSANUL HAQ, S.Pd ALHUSNI FUAD, A.Ma ALPIAN AMRIS ANADIANA ANDRI FAHMI ANITA FITRIA ARLISMAN ASMIDEWITA ASNIBAR AYU APRININGSIH BAYU ESA PUTRA BETNI SRIWATI, S.Pt BETRI SUSANTI BUDI BUJANG RUSNI CENDRAWATI CITRA MIMIARTI DARNA SRI HERLINA, A.Md.Kep DASMAWATI DASRI YULIA DASRIL DEDET DEDI DARMADI DEKI DIRGA DELIHARTATI DENI RUSMEIZAL DEOSI NOVIZA DEPINARIANTI DERWISAN DESI HERLIZA, S.Pd DESI MERY DESMAYANTI, S.Pd DESNAWATI DESRA ELY, S.Pd DESTIMURNI DEWI ANDRIANI DEWI FITRI YULIANTI DEWIRA DIAN SUSTIA DIANA OKTA YULIA DIRA WAHYUNI, A.Ma DONI ADMORA DONRIZAL DWI ARISTIANTI EDISON EDVI SUSANTI, A.Ma EFRIDA YATI EFRIYANTI EFRIYENTI, S.Pd EKA LESTARI ELFA SYAFRI, S.E ELFITA ROZA ELIA FATMAWIDA, S.Ag ELIA NORA ELIA ROZA ELSI PENATRA, S.Pd ELVAYULIDA NENGSI ELVY NOSVIA, S.Kom ENDANG KRISNAWATI, A.Md.Kep ENDRAWATI ENIDARTI, S.HI ENTISMA, S.Ag ERAWATI ERLINA ERLINA ERLINDA NINGSIH ERMA YUNUS ERNES, S.Pd ERNI ELYTA, AMK ERNI EMLY, A.Md.kep EVA NURLENA, AMK FAIZAL FATMA LIRA FENI GUSMINA FERI ANTONI FERONA ENDILLA FETRI YENTI FIRMANADEK FITRI SUSANTI. S, S.Si, Apt FITRI YANTI, S.S FITRI YESI FITRIA AINI, S.Pd.I FITRIA ISMARENTI FITRIA NINGSIH, S.Pd. I FITRIA RESI GAFRIAL HAFSYAH KURNIA HALIMAH NURHASNAH HARISMAIKO PUTRA

UNIT KERJA KECAMATAN HARAU SDN 04 KOTO TINGGI DISHUB, KOMINFO SDN 06 BATU HAMPA SDN 02 SITANANG SDN 04 SIALANG SDN 05 MAEK SDN 08 KOTO TINGGI SMKN 1 KEC. GUGUAK SDN 01 MUNGKA SDN 03 KUBANG SDN 02 BARUAH GUNUANG SDN 05 HALABAN SMAN 1 KEC. KAPUR IX DISHUB, KOMINFO SDN 08 LIMBANANG SDN 03 PANGKALAN SMPN 2 KEC. SITUJUAH LIMO NAGARI SDN 05 SITUJUAH GADANG SDN 05 SUNGAI NANIANG SDN 06 SARILAMAK RSUD DR. ACHMAD DARWIS SDN 08 KOTO TINGGI SDN 04 MAEK SMPN 1 KEC. LAREH SAGO HALABAN BPBD SDN 01 LUBUK BATINGKOK SDN 02 MUARO PAITI UPT PENDIDIKAN KEC. SULIKI SMPN 3 KEC. PAYAKUMBUH KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU SDN 01 MAEK SDN 03 LIMBANANG SDN 06 PANGKALAN SDN 11 MAEK SDN 01 SITANANG SMPN 1 KEC. LAREH SAGO HALABAN SDN 05 GUGUAK VIII KOTO SDN 04 MAEK PUSKESMAS TARAM SDN 10 KOTO TINGGI SDN 02 PANGKALAN SDN 04 TANJUANG GADANG SDN 01 LUAK SDN 03 TARAM SDN 07 BARUAH GUNUANG SDN 03 BATU BALANG SMAN 1 KEC. HARAU SDN 02 SUNGAI TALANG SDN 02 SITUJUAH BANDA DALAM SDN 04 BARUAH GUNUANG SMAN 1 KEC. LAREH SAGO HALABAN SMPN 1 KEC. MUNGKA PUSKESMAS HALABAN SDN 01 SULIKI SDN 01 MUARO PAITI SDN 04 SARIAK LAWEH SDN 02 TANJUANG GADANG SDN 03 KOTO TUO SMPN 4 KEC. LAREH SAGO HALABAN SMAN 1 KEC. SULIKI SMKN 1 KEC. GUGUAK PUSKESMAS TANJUNG PATI PUSKESMAS MUARO PAITI SDN 01 AMPALU SDN 06 SARILAMAK PUSKESMAS MUNGO UPT PENDIDIKAN KEC. SULIKI SDN 03 KOTO TUO SDN 03 MAEK SDN 05 SUNGAI RIMBANG SDN 03 GUGUAK VIII KOTO PUSKESMAS PAKAN RABAA RSUD DR. ACHMAD DARWIS PUSKESMAS PAKAN RABAA SDN 02 MUNGO SMPN 1 KEC. KAPUR IX SDN 03 GALUGUA PUSKESMAS MAEK SDN 03 TARAM SDN 04 DURIAN TINGGI SDN 02 KOTO ALAM PUSKESMAS DANGUNG-DANGUNG SMAN 1 KEC. GUGUAK SDN 01 MUARO PAITI SDN 01 SIMPANG KAPUAK SMPN 2 KEC. GUNUANG OMEH SDN 05 MUNGKA SDN 04 TALANG MAUA SMPN 1 KEC. HARAU SDN 05 SIALANG SDN 03 MAEK SDN 03 PANDAM GADANG

NO 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186

NAMA HARSEN AIDA HASANUL HUSNA HASNA FITRIANI, S.Si HENDRI HENDRI HENDRI, S.Ag HENDRIATI, S.Pd HERLINDA EKA PITRI, SE HERNIWATI HILMA HIRZANEL IDELWATI IMESRA FEBRINA INDRA MAHA MULIA INTAN PERMANA, A.Md.Kep INTESRIANI IRA, A.Md.Farm IRMA SUSANTI IRNAWATI, S.Ag IRWANDI IRWAS ISMAIL YUSRI ISNA RISNA ISNEL, A.Md ITRA HAYATI, A.Md JASMAN JON NIZAR KARIYATI, S.Pd KASMINARTI KELIFA YANTI, A.Md LAILA SOFIA, S.Ag LASTRI WULANDARI LEMYARNI LEMZAR LENI MUTIARA LIARISDA LILI ERNAWATI LINDA YARNI LIRAMAYANTI LIZA FITRIA LOLITA ANGGRAINI MAHROZA MAIDAWATI MAIRA, A.Ma MARDEWATI, A.Md MARIA NENGSI MARIANIS, AMK MARNI MASRAWATI HASIBUAN MELDA MELDA YOSI MELIA ULVA MELSI RAHAYU MERAWATI MESRAWATI MIMIK HASNAH MIMING ALBER FRANSISKO MINCE APRIANI MISDIARTI MUHAMAD AKMAL MUHAMMAD ARIEF MULYATI MURFALENI MUSNI FAISAL NADRIA ANDESTA, S.T NARSALI NASRIZON NEL IRIAN, S.Ag NELFIA ELMIDA NELFIA HERAYENTI, S.H NELI INDRAYANI NELI ZURIATI NENENG NEPI SRIWAHYUNI AMRI NETTY HERAWATI NINI SOFIA NOFITA LESTARI NOFRIZUL NOLA FITRIA NOVIA ERLINDA NOVIA TIRANA, SE NOVIANTI NOVIKA SOFIA NOVRIDA SUSIANTI, SKM NURLELA OSNITA, S.Ag PERA PITRIA PRIMA NINGSIH RAHMABETI YUSRA RAHMI FADLIA, A.Md.Kep RAMADA RASYIDAH, AMK RENA SUSANTI

UNIT KERJA SDN 04 TANJUNG HARO SIKABU-KABU SDN 04 BATU HAMPA SMPN 3 KEC. PAYAKUMBUH SDN 07 BARUAH GUNUANG PUSKESMAS DANGUNG-DANGUNG SDN 08 KUBANG SMPN 1 KEC. GUNUANG OMEH SMPN 2 KEC. BUKIK BARISAN SDN 05 GUNUANG MALINTANG SDN 04 SARIAK LAWEH SMAN 1 KEC. SITUJUAH LIMO NAGARI SMAN 1 KEC. GUGUAK SDN 03 TALANG ANAU RSUD DR. ACHMAD DARWIS PUSKESMAS MUNGO SDN 11 MAEK PUSKESMAS HALABAN SMPN 1 KEC. AKABILURU SDN 10 MUNGKA SDN 03 BUKIK SIKUMPA SDN 01 LIMBANANG SDN 03 BANJA LAWEH SMPN 2 KEC. SULIKI SMPN 3 KEC. PAYAKUMBUH RSUD DR. ACHMAD DARWIS UPT SMK-PP PADANG MENGATAS SDN 01 MUNGO SDN 03 TARANTANG SDN 05 GUNUANG MALINTANG PUSKESMAS DANGUNG-DANGUNG SDN 02 BATU HAMPA SDN 04 MUARO PAITI SDN 02 SARILAMAK SMKN 1 KEC. GUGUAK SDN 03 MANGGILANG SDN 05 SARILAMAK SMPN 3 KEC. HARAU SDN 11 KOTO TINGGI KECAMATAN HARAU PUSKESMAS DANGUNG-DANGUNG SDN 03 MUARO PAITI SDN 05 GUGUAK VIII KOTO SMPN 2 KEC. BUKIK BARISAN SDN 07 GUGUAK VIII KOTO RSUD DR. ACHMAD DARWIS RSUD DR. ACHMAD DARWIS PUSKESMAS MUNGO SDN 03 SITUJUAH GADANG SDN 03 GUNUANG MALINTANG SDN 01 DURIAN TINGGI SDN 02 KURAI SDN 04 BATU BALANG SDN 05 PANGKALAN SDN 08 SARILAMAK SDN 01 TANJUANG GADANG SDN 02 TARANTANG SATUAN POLISI PAMONG PRAJA SDN 07 KOTO TINGGI SDN 03 LUBUAK ALAI SDN 02 LUBUAK ALAI SDN 04 TARAM SDN 03 SARIAK LAWEH SDN 02 MAEK SDN 04 TANJUNG HARO SIKABU-KABU SMKN 1 KEC. GUGUAK SMAN 1 KEC. SITUJUAH LIMO NAGARI SDN 03 TALANG MAUA SMPN 1 KEC. BUKIK BARISAN SDN 02 TALANG ANAU SDN 04 TALANG MAUA SDN 01 KOTO BANGUN SDN 03 MUARO PAITI SDN 01 MUARO PAITI SDN 01 MUNGO SDN 01 MUARO PAITI SDN 01 SITUJUAH BATUA SMPN 4 KEC. GUGUAK SDN 04 TANJUANG GADANG SDN 02 TARANTANG SDN 03 TAEH BARUAH SDN 02 SULIKI SDN 02 MUNGO SDN 03 SUNGAI RIMBANG PUSKESMAS PILADANG SDN 01 BATU PAYUANG SDN 02 HARAU SDN 12 MAEK SDN 05 KOTO BANGUN SDN 08 KOTO TINGGI PUSKESMAS TANJUNG PATI SDN 02 SIALANG RSUD DR. ACHMAD DARWIS SDN 03 LUBUAK ALAI

NO 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279

NAMA RENI JUITA RENNY SYAHIRMA, A.Md RENTI RENCENI, AMKL RESMITA YENTI, S.Ag RIAWATI RIDHO ILAHI RINA MARDIAN RINA SUSIANTI, S.Pt RINA WISRA RINA YULIFA, SKM RINI KARNOVA RINI SILFIA, S.Si RINI, AMK RINTI ARIAN RIRI YUNIATI RISMAWATI RITA ARWENSI, S.Sos RITA ASTUTI, AMK ROSLAINI, S.Pd ROSMIMI ROSNELI ROSNIMAR ROSWITA SANDRA WIDYA, A.MK SANDRA YADI SAPRIZAL SASRA LENIDA SEPRITA NINGSIH SILSIA FIRMAYANTI SILWI ALENTORA SISKA RAMADONA FITRA SRI KEMALA DEWI, A.Md SRI SETIANI SRI WAHYUNI SRI WAHYUNI, A.Md. Kep SRIYATI, S.Pd SUMARNO SUSI YANDRA SUSRI RAHMAYUDA SYAFNITA SYAFRI SYAFRIMON SYAFRIZAL TAJUL FUAD TAUFIK DERMITA ULUL AMRI UPITA GUSNA, A.Md USLI FACHRI, S.Pt USNIRIDA, S.Pd VERA RENDANI VIVI SUSIANTI, SE VULMEN EVIDA, S.Pd WADNELIS WEWET ANGGRAINI WILDA SUSANTI, S.Pd WINDA SUMARNI WIRDAWATI WIRMA TETI, S.Sn WIRNA TATI, S.Ag WIZNIMERWITA YANCE LARASARI YANCE SUCI NENGSIH, A.Md.Kep YANNILAS PUTRI, S.Pt YARMAINIS YARNIWATI YARSIVA, S.Sos YELVI SYAM, S.Pd YENIDARWITA YENITA ERIANTI YENNI MARLINA YENTI DELVITA.S YESI YENITA YESSI FATMAYENTI YESSI SYLVIA PUTRI YOHANIS YOSI GUSNAWATI YULHAIDA, S.Pd YULIA PUSPITA SARI YULITA YULNETI YUMNA AMINI YUSNA ANWAR, AMK YUSNA HENDRIWATI YUSNIHAR YUTRI KUMALA DEWI, A.Md.Kep ZUL EFENDI ZULFAROZA ZULLUTHFI, A.Md ZULNITA AMELIA ZURIATI NENI PUTRIANIS RISMA HAYATI LISMAIZA

UNIT KERJA SDN 02 KOTO ALAM DISNAKER TRANS PUSKESMAS MUARO PAITI UPT PENDIDIKAN KEC. AKABILURU SDN 03 GUGUAK VIII KOTO SDN 01 TAEH BARUAH SDN 06 GUNUANG MALINTANG SMPN 1 KEC. GUNUANG OMEH SMKN 2 KEC. GUGUAK PUSKESMAS MUARO PAITI SMPN 2 KEC. SULIKI SMKN 1 KEC. SULIKI PUSKESMAS HALABAN SDN 06 TARAM SDN 01 MUARO PAITI SDN 02 LUBUAK ALAI SDN 02 AMPALU PUSKESMAS HALABAN SMPN 4 KEC. LAREH SAGO HALABAN SDN 04 GUNUANG MALINTANG SDN 04 SIALANG SMPN 1 KEC. AKABILURU SMAN 1 KEC. SULIKI PUSKESMAS TARAM SDN 11 KOTO TINGGI SDN 02 KOTO TANGAH BATU HAMPA SDN 02 KOTO BANGUN SDN 05 GUNUANG MALINTANG SDN 03 SITUJUAH GADANG SDN 05 SIALANG SDN 03 SUNGAI BERINGIN SMKN 1 KEC. GUGUAK SDN 05 MUARO PAITI SMPN 3 KEC. PANGKALAN KOTO BARU RSUD DR. ACHMAD DARWIS SDN 02 LUBUAK ALAI SDN 04 MUNGO SMPN 1 KEC. LAREH SAGO HALABAN SDN 01 TARAM PUSKESMAS MUNGO SDN 03 TARAM SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KECAMATAN SITUJUAH LIMO NAGARI SDN 01 HARAU SMPN 2 KEC. LAREH SAGO HALABAN SDN 01 SARIAK LAWEH SDN 02 SUNGAI TALANG SDN 03 GUGUAK VIII KOTO SDN 08 SARILAMAK SANGGAR KEGIATAN BELAJAR SDN 02 LIMBANANG SDN 03 BANJA LAWEH SMPN 3 KEC. LAREH SAGO HALABAN SDN 04 TARAM SDN 02 KOTO TUO SDN 04 GUNUANG MALINTANG SDN 06 SIALANG SMPN 2 KEC. SULIKI SDN 10 SARILAMAK SDN 07 BARUAH GUNUANG SDN 03 DURIAN TINGGI RSUD DR. ACHMAD DARWIS SMAN 1 KEC. LAREH SAGO HALABAN SDN 02 HALABAN SDN 03 HARAU SDN 05 PANGKALAN UPT PENDIDIKAN KEC. GUGUAK SDN 03 SIALANG PUSKESMAS DANGUNG-DANGUNG SDN 05 SARILAMAK SDN 05 KOTO TUO SDN 04 MAEK RSUD DR. ACHMAD DARWIS SMPN 1 KEC. AKABILURU PUSKESMAS MAEK SDN 07 BARUAH GUNUANG SMAN 1 KEC. SITUJUAH LIMO NAGARI SDN 03 BUKIK SIKUMPA SDN 03 SULIKI SDN 04 KOTO BANGUN SDN 08 MUNGKA PUSKESMAS HALABAN SDN 08 MAEK SDN 01 MUNGO PUSKESMAS SITUJUAH SDN 01 KOTO TANGAH PUSKESMAS SULIKI SMPN 1 KEC. SITUJUAH LIMO NAGARI SDN 02 SULIKI SDN 06 KOTO TINGGI SDN 02 KURAI SDN 10 MAEK SDN 03 MANGGILANG


Profile for Tabloid Sinamar

Sinamar Edisi 132  

Tabloid Sinamar Edisi 132

Sinamar Edisi 132  

Tabloid Sinamar Edisi 132

Profile for sinamar
Advertisement

Recommendations could not be loaded

Recommendations could not be loaded

Recommendations could not be loaded

Recommendations could not be loaded