Issuu on Google+

Nama

: Silvia Lisa

Nim

: 1401085921

Kelas

: 08PAY

Summary Session 3-4 (E-commerce Infrastructure: The Internet, Web and Mobile Platform) ďƒ˜ Internet adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. ďƒ˜ Dalam Internet, Terdapat 3 Konsep Utama Teknologi : 1. Packet switching : metode jaringan komunikasi digital yang dikelompokkan menurut

semua data yang ditransmisikan, terlepas dari konten, jenis, atau struktur kedalam blok yang sesuai dengan ukuran yang disebut paket. 2. TCP / IP : protokol komunikasi untuk komunikasi antara komputer di Internet. TCP IP

singkatan Transmission Control Protocol / Internet Protocol. Arsitektur Layer TCP/IP dan Protocol Suite

Perbedaan IP versi 4 dengan IP versi 6 Fitur

IPv4 Jumlah alamat menggunakan 32 bit sehingga jumlah alamat unik yang didukung terbatas 4.294.967.296 atau di atas 4 miliar alamat IP saja.

IPv6 Menggunakan 128 bit untuk mendukung 3.4 x 10^38 alamat IP yang unik. Jumlah yang masif ini lebih dari cukup untuk menyelesaikan masalah keterbatasan jumlah alamat pada IPv4 secara permanen.


Routing

Performa routing menurun seiring dengan membesarnya ukuran tabel routing. Penyebabnya pemeriksaan header MTU di setiap router dan hop switch. Dukungan terhadap mobilitas yang terbatas oleh kemampuan roaming saat beralih dari satu jaringan ke jaringan lain.

Mobilitas

Keamanan

Meski umum digunakan dalam mengamankan jaringan IPv4, header IPsec merupakan fitur tambahan pilihan pada standar IPv4. Ukuran header dasar 20 oktet ditambah ukuran header options yang dapat bervariasi.

Ukuran header

Header checksum

Terdapat header checksum yang diperiksa oleh setiap switch (perangkat lapis ke 3), sehingga menambah delay.

Fragmentasi

Dilakukan di setiap hop yang melambatkan performa router. Proses menjadi lebih lama lagi apabila ukuran paket data melampaui Maximum Transmission Unit (MTU) paket dipecah-pecah sebelum disatukan kembali di tempat tujuan. Configuration Ketika sebuah host terhubung ke sebuah jaringan, konfigurasi dilakukan secara manual. Kualitas Layanan

Memakai mekanisme best effort untuk tanpa membedakan kebutuhan.

Dengan proses routing yang jauh lebih efisien dari pendahulunya, IPv6 memiliki kemampuan untuk mengelola tabel routing yang besar. Memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi melalui roaming dari satu jaringan ke jaringan lain dengan tetap terjaganya kelangsungan sambungan. Fitur ini mendukung perkembangan aplikasiaplikasi. IPsec dikembangkan sejalan dengan IPv6. Header IPsec menjadi fitur wajib dalam standar implementasi IPv6. Ukuran header tetap 40 oktet. Sejumlah header pada IPv4 seperti Identification, Flags, Fragment offset, Header Checksum dan Padding telah dimodifikasi. Proses checksum tidak dilakukan di tingkat header, melainkan secara end-to-end. Header IPsec telah menjamin keamanan yang memadai. Hanya dilakukan oleh host yang mengirimkan paket data. Di samping itu, terdapat fitur MTU discovery yang menentukan fragmentasi yang lebih tepat menyesuaikan dengan nilai MTU terkecil yang terdapat dalam sebuah jaringan dari ujung ke ujung. Memiliki fitur stateless auto configuration dimana ketika sebuah host terhubung ke sebuah jaringan, konfigurasi dilakukan secara otomatis. Memakai mekanisme best level of effort yang memastikan kualitas layanan. Header traffic class menentukan prioritas pengiriman paket data berdasarkan kebutuhan akan kecepatan tinggi atau tingkat latency tinggi.

3. Komputasi client / server : Komputer pribadi yang kuat (klien) yang terhubung dalam

jaringan dengan satu atau lebih server. ďƒ˜ Internet Network Architecture


 Keterbatasan Internet :  Bandwidth masih lemah  Kualitas dari service yang masih kurang  Arsitektur Jaringan kurang memadai  Pengembangan Bahasa karena menggunakan HTML  keterbatasan Internet Kabel  Web adalah sejumlah halaman web yang memiliki topik saling terkait, terkadang disertai pula dengan berkas-berkas gambar, video, atau jenis-jenis berkas lainnya, yang biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti internet, melalui alamat internet yang dikenali sebagai URL.  Ditetapkan oleh Komisi Federal Networking sebagai jaringan yang:  Menggunakan alamat IP  Mendukung TCP / IP  Menyediakan layanan kepada pengguna, dengan cara yang mirip dengan sistem telepon

 Mobile Platform adalah sebuah arsitektur perangkat keras dengan sebuah kerangka kerja perangkat lunak (termasuk kerangka kerja aplikasi) dalam mobile, yang umum sudah menyertakan arsitektur, sistem operasi, bahasa pemrograman dan antarmuka yang terkait untuk mobile, termasuk Tablets, dan Smartphones.


Summary session 3 4 (e commerce infrastructure) silvia lisa 1401085921 08pay