Page 5

OPINI DAN LAYANAN UMUM

T ajuk

Cakap Bijak "JANGANLAH takut menghadapi masa depan, jangan pula menangis untuk masa lalumu"

(Percy Bysshe Shelley (1792– 1822), Pujangga) "ORANG-ORANG hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi"

(Ernest Newman, Penulis)

INI kabar gembira bagi masyarakat Kota Batam dan kabupaten/kota lainnya yang sering bermasalah atau pun 'diperas' saat pengurusan KTP. Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menerapkan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk program elektronik) secara nasional. Penerapan program ini direncanakan tuntas pada tahun 2012. EKTP gratis alias tak dipungut bayaran. Karena pemerintah pusat telah menganggarkan dana Rp6,7 triliun khusus untuk program ini. Karena tegas-tegas dinyatakan gratis, maka ke depan warga Kota Batam tak perlu lagi merogoh kocek sampai Rp300 ribuan hanya untuk mengurus KTP. Selama ini memang tak semua warga Batam yang mengurus KTP harus merogoh kocek Rp300 ribuan, tapi siapa yang mau dipimpong, menunggu 15 s/d 30 hari bahkan lebih atau urusannya dipersulit. Akhirnya warga terpaksa mengurus KTP lewat pihak ketiga alias calo yang terintegrasi dengan pegawai yang mengurus urusan KTP di kantor kecamatan. Ada sinyalemen kuat, dana siluman ini tidak hanya dinikmati oleh kalangan ujung tombak saja, tapi juga mengalir ke atasan mereka. Bahkan ke atasan yang lebih tinggi lagi. Modus setor ke bos yang lebih tinggi itu, macam-macam judulnya. Yang pasti judul modusnya tidak ada yang

Rabu, 1 Desember 2010 2010

5

Harapan Pada e-KTP terang-terangan mengatakan dana yang disetor adalah dana dari biaya mempersulit pengurusan KTP. Kerap si bos meminta dana itu untuk membiayai acara ini dan itu yang sebagian besar untuk pencitraan bagi si bos. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan dengan adanya e-KTP maka ke depan diharapkan tidak akan ada lagi KTP ganda dan KTP palsu atau KTP asli tapi palsu. Sistem yang dibangun pada e-KTP, tidak akan bisa diterbitkan KTP bila seseorang tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan. Data kependudukan akan tertib. Sehingga, sengketa yang sering terjadi dalam setiap pemilu atau pemilukada, di mana soal data kependudukan yang terkait dengan daftar pemilih sering kali dipersoalkan, setelah 2012 tidak akan terjadi lagi. Data kependudukan ini juga amat diperlukan bagi perencanaan pembangunan, kebutuhan tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan pelayanan masyarakat, keamanan negara. Pada tahun 2012, ditargetkan seluruh penduduk Indonesia sudah memiliki NIK masing-masing, dan setiap penduduk dewasa akan memiliki e-KTP. Dalam tiga tahun ini, tahun 2010 sampai tahun 2012 program e-KTP ditargetkan bisa tuntas. Tahun 2010 diselesaikan pemu-

takhiran data kependudukan di 497 kabupaten/kota, serta penerbitan NIK untuk 329 kabupaten/kota. 2011 dilanjutkan dengan penerbitan NIK untuk 168 kabupaten/kota, dan dimulai menerapkan e-KTP di 197 kabupaten kota sebagai percontohan. Tahun 2012, dilanjutkan dengan penerapan e-KTP di 300 kabupaten/kota lagi, sehingga pada saat itu sudah semua kabupaten/kota menetapkan KTP elektronik. Pemberian NIK untuk seluruh penduduk Indonesia adalah amanat UndangUndang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang wajib diselesaikan akhir tahun 2011. NIK itu merupakan nomor identitas penduduk yang bersifat unik dan tunggal, berlaku seumur hidup dan selamanya, serta merupakan kunci akses dalam melakukan validasi dan verifikasi jati diri setiap orang. Sedangkan e-KTP adalah KTP yang berbasis NIK Nasional, berisi rekaman elektronik jati diri setiap penduduk seperti biodata, tanda tangan, pas foto, dan sidik jari yang bersangkutan. Penggunaan NIK dan e-KTP ini akan memberikan manfaat yang besar di bidang keamanan negara, kepastian hukum, pelayanan umum, dan sebagainya. Contohnya, dengan kita punya data base kependudukan yang akurat, maka masalah DPT (daftar pemilih tetap) dalam

pemilu atau pemilu kada yang selama ini sering bermasalah, itu takkan terjadi lagi. Sehingga semua WNI yang punya hak pilih juga terjamin hak pilihnya. Di bidang keamanan negara, dengan penerapan NIK dan e-KTP, sudah tertutup peluang adanya KTP ganda atau KTP palsu yang selama ini sering digunakan oleh pelaku kejahatan dan teroris. Kemendagri menetapkan pelayanan e-KTP dibedakan menjadi tiga cara. Khusus di Provinsi Papua dan Papua Barat, pelayanan dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Di kotakota besar yang semua kelurahannya sudah online, pelayanan dapat dilakukan di Kantor kelurahan dengan konsekuensi peralatan untuk setiap kelurahan menjadi beban pemda. Untuk kabupaten/ kota di luar yang dua jenis itu, pelayanan e-KTP dilakukan di Kantor Kecamatan. Jika program e-KTP berjalan sukses, dampaknya sangat besar bagi kemajuan negara ini. Karena nyaris semua urusan berawal dari NIK dan KTP. Program e-KTP yang begitu bagus, harus disejalankan dengan perubahan sikap mental SDMnya, baik yang ada di kantor kelurahan, kecamatan ataupun di Kantor Capil dan Kependudukan tingkat kota/kabupaten. Budaya buruk para pegawai birokrasi "kalau bisa dipersulit mengapa harus dipermudah," mesti ditinggalkan. **

Menyambut Hari AIDS Sedunia 1 Desember

Hindari Perilaku Berisiko Edukasi-pendidikan-informasi tentang HIV/ virus (HIV ). Umumnya HIV dimengerti kemungkinan penyembuhan melalui obat Dengan tema “Akses Universal dan Hak AIDS Sedini mungkin kepada semua yang sebagai virus, sedangkan AIDS merupakan tradisional, namun mereka belum Asasi Manusia”, peringatan HAS tahun 2010 dekat, dan seluruh masyarakat. Lima pesan penyakitnya. Perjalanan infeksi HIV bersepakat untuk penggunaan obat ini menekankan makna bahwa setiap ini merupakan langkah preventif menjadi AIDS digambarkan dengan empat tradisional. Langkah-langkah kuratif masyarakat dari berbagai latar belakang (pencegahan) agar terhindar dari infeksi tahap yaitu tahap antara masuknya virus ke menjadi penting bagi perawatan ODHA ekonomi, budaya, pendidikan, profesi, HIV. Di ranah penanggulangan HIV/AIDS dalam tubuh sampai terbentuknya yang tidak hanya dilakukan oleh rumah tempat tinggal, orientasi seksual, dirancang strategi dan program aksi yang antibody terhadap HIV. Pada tahap ini umur sakit, tetapi terutama keluarga. “Jauhi khususnya mereka yang membutuhkan, lebih konprehensif dan sistematis baik infeksi terhitung satu minggu. Tahap kedua penyakitnya, jangan jauhi orangnya” berhak memperoleh informasi, kepada populasi kunci yang beresiko tinggi yang biasa disebut dengan periode jendela menjadi prinsip dalam pelayanan, dan pencegahan, perawatan, dukungan, dan tertular HIV maupun kepada populasi yang mengkampanyekan agar masyarakat (window period) di mana umur virus pengobatan tentang HIV/AIDS. Karena beresiko rendah. mengikis stigma dan diskriminasi terhadap sekitar dua minggu hingga enam bulan. “health is the first human right”, kesehatan Kepada pekerja seks (perempuan, ODHA. Biasanya belum ditemukan gejala, dan pada dasarnya merupakan hak asasi maupun laki-laki), waria, gay, lelaki seks Batam bergerak cepat menyongsong orang yang tertular dapat beraktifitas manusia yang utama, sehingga setiap lelaki lainnya (GWL) dirancang program globalisasi, bahkan kini telah masuk dalam seperti biasa, namun dia bisa menularkan orang, termasuk orang yang terinfeksi HIV yang disebut PMTS (Pencegahan Penularan virus itu kepada orang lain. Tahap ketiga pusaran arus globalisasi dan ikut menjadi berhak hidup sehat dan memperoleh HIV/AIDS Melalui Transmisi Seksual). Untuk biasa disebut HIV+ (positif ) di mana umur “pemain” global. Letaknya yang strategis, layanan kesehatan yang layak dan memadai. para pengguna napza suntik diterapkan virus antara tiga sampai sepuluh tahun. Di Indonesia peringatan HAS kali ini dan menjadi daerah transit memunculkan program HR (Harm Reduction = Ditemukan gelaja awal penyakit namun memotivasi untuk semakin membangun berbagai permasalahan sosial yang sulit pengurangan dampak buruk akibat napza belum sampai disebut AIDS yang dibendung. Banyaknya tempat hiburan kerjasama masyarakat dan pemerintah suntik), PTRM (Program Terapi Rumatan merupakan tahap keempat perjalanan malam, pola dan gaya hidup hedonis dan guna mempercepat pemenuhan akses Methadon sebagai program subtitusi dari virus. Pada tahap AIDS ini sudah muncul konsumeristis menjadikan HIV/AIDS pun informasi, pencegahan, perawatan, dan muncul sebagai ancaman yang dukungan pengobatan bagi semua, serius. Data-data di Sekretariat termasuk mereka yang terinfeksi Pieter P Pureklolong Komisi Penanggulangan AIDS HIV. Juga mendorong pemerintah (KPA) Kota Batam menunjukkan dan masyarakat membentuk sebuah Wakil Sekretaris I/Kepala Sekretariat KPA Kota Batam bahwa Batam (Kepri) merupakan gerakan yang tangguh untuk wilayah keenam di Indonesia menghadapi epidemi HIV yang MEMPERINGATI Hari AIDS Sedunia (HAS) setiap 1 Desember dengan kasus serta perkembangan semakin mengancam negeri ini. selalu menjadi momentum mengevaluasi berbagai kebijakan dan epidemi HIV/AIDS tertinggi Upaya untuk mengerti dan setelah Papua, DKI Jakarta, Bali, memahami dengan sungguhprogram-program penanggulangan HIV/AIDS secara global. Juga Jawa Barat, dan Jawa Timur. Untuk sungguh tentang HIV/AIDS kiranya peringatan itu bertujuan merefleksikan keterlibatan dunia terhadap menjadi langkah awal tahun 2010 (Januari – Oktober), di penanggulangan. HIV (Human Batam terdapat 220 kasus HIV kemanusiaan universal. Immunodeficiency Virus) adalah (laki-laki 120, perempuan 100), virus yang menyebabkan AIDS. Virus 105 AIDS (laki-laki 68, perempuan suntik ke oral), hingga program rehabilitasi gejala penyakit, dan dapat terdiagnosa yang hanya hidup dalam tubuh manusia 37), dan 38 meninggal dunia (laki-laki 21, penderita narkoba suntik. Sedangkan untuk setelah kekebalan tubuh sangat menurun (human) itu menyerang sistim kekebalan perempuan 17). Jika dirunut sejak kasus Ibu hamil ada program yang disebut di mana penyakit tertentu dapat timbul tubuh sehingga terjadi penurunan HIV/AIDS pertama kali ditemukan di Batam (PMTCT: Prevention from Mother To Child yang disebut infeksi oportuniskit (IO) yaitu kekebalan (immunodeficiency) dan sampai dengan saat ini, maka terdapat tren Transmition = Pencegahan Transmisi dari TBC, infeksi paru-paru yang menyebabkan menyebabkan orang yang terinfeksi HIV prevalensi yang signifikan. Pada 1997 – radang paru-paru dan kesulitan bernafas, Ibu ke Anak). mudah diserang berbagai penyakit yang 2002, adalah Low Prevalence Epidemic, kanker khususnya sariawan, kanker kulit, LSM Peduli AIDS yang berada pada garis dapat mengancam hidupnya. Semua perkembangan kasus HIV dengan infeksi usus yang menyebabkan diare yang depan penanggulangan HIV/AIDS di manusia, siapa saja dapat tertular HIV jika prevalensi rendah. Tahun 2003 – 2006 parah berkepanjangan, dan infeksi otak Indonesia, tak terkecuali di Batam, tentu perilaku hidupnya beresiko. adalah Concentrated Level of Epidemic, yang menyebabkan kekacauan mental dan saja bekerjasama dengan berpagai pihak. Cara penularan virus (HIV) biasanya perkembangan kasus HIV yang sakit kepala. Status HIV hanya dapat Intervensi Perubahan Perilaku (IPP) atau melalui hubungan seksual yang tidak aman terkonsentrasi di wilayah beresiko tinggi diketahui melalui Konseling dan Tes HIV Behaviour Change Intervention (BCC) dengan orang yang sudah terinfeksi HIV, seperti lokalisasi, tempat hibutan malam, Sukarela (VCT: Voluntary Counseling and menjadi andalan LSM, disamping program transfusi darah yang tercemar HIV, dan pada para pengguna napza suntik Test). HIV tidak menular melalui cara-cara pemberdayaan, penguatan komunitas, dan penyalahgunaan narkoba dengan (penasun). Namun pada 2007 sampai yang lain selain tiga cara di atas (darah, pendampingan ODHA dalam menggunakan jarum suntik tidak steril sekarang prevalensi kasus HIV sudah mulai cairan kelamin, dan air susu ibu). Aktifitas kepeduliannya kepada populasi beresiko sebagai medianya secara bergantian, atau masuk ke dalam kehidupan masyarakat rutin seseorang di tempat kerja, di rumah, tinggi. Pihak layanan seperti puskesmas alat tindik lainnya yang tidak steril. Melalui umum (Generalise Level of Epidemic) di tempat rekreasi di manapun bersama dan rumah sakit, berperan menyediakan Ibu Hamil Positif HIV kepada anaknya. Para seperti ibu-ibu rumah tangga dan anakdengan orang yang terinfeksi HIV tidak layanan untuk perawatan melalui medis berpendapat bahwa penularan dari anak. akan menjadikan dia tertular HIV sejauh pemberian obat ARV (Anti Retroviral) dan Ibu yang positif terinfeksi HIV ke anak Tidak mudah kita membangun sikap tidak berkaitan dengan darah (luka), cairan pemeriksaan rutin. Para ahli kesehatan sangat mungkin terjadi pada proses peduli dan menjalankan program kelamin, dan air susu ibu. masih sepakat bahwa belum adat obat kehamilan (antenatal), proses melahirkan penanggulangan yang dimaksud. Peduli terhadap HIV & AIDS dimulai untuk menyembuhkan HIV/AIDS. Anjuran (intranatal), dan proses menyusui Dibutuhkan kerjasama semua pihak daam dengan menghindari perilaku berisiko. untuk mengkonsumsi ARV bertujuan (postanatal). masyarakat untuk memutus matarantai Kampanye-kampanye penanggulangan HIV/ mencegah virus berkembang-biak AIDS (Acquired Immuno Deficiency penularan, namun kepedulian itu AIDS selalu berkisar pada lima pesan utama (berlipat-ganda) dalam tubuh. Fungsinya Syndrome) adalah sekumpulan gejala menuntut sikap mental yang “super” dalam yakni: Tidak Melakukan Seks Bebas, Setia menahan laju perkembangan virus, bukan penyakit akibat menurunnya sistim melihat persoalan dari berbagai sisi nilai: Pada Pasangan, Gunakan Kondom, Hindari untuk menyembuhkan. Para dokter kekebalan tubuh yang disebabkan oleh ugahari, kepedulian, rasa kemanusiaan, Narkoba, terutama Narkoba Suntik, Berikan bersikap terbuka untuk mencoba berbagai kesetaraan, dan adil.***

Dinkes Tolong Secepatnya Antisipasi Penyebaran DBD HALO Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Tanjungpinang untuk segera mengantisipasi penyebaran demam berdarah dengue (DBD) yang akhir-akhir ini banyak terjangkit di masyarakat. Bisa saja entisiopasi tersebut dengan banyak melakukan sosialisasi cara hidup sehat, atau mengalakan program 3M yaitu menguras, menutup dan mengubur, yang saat ini sudah mulai terlupakan. Bila kasus DBD ini tidak segera diantisipasi, dikhawatirkan korban akan semakin bertambah. Malah kasus DBD akan meningkat menjadi kasus luar biasa (KLB). Bila hal ini terjadi, maka penangananya akan semakin sulit. Sekian dan terima kasih. Denny warga Bukit Bestari Kota Tanjungpinang JAWAB TERIMA KASIH pak Denny atas perhatiannya. sebenarnya saat ini kami dari Dinas Kesehatatan melakukan antisipasi pencegahan DBD di Tanjungpinang, dengan menggalakan kampanye stop DBD di seluruh kelurahan. Melalui kampanye tersebut, kami harapkan penderita DBD di Tanjungpinang bisa menurun. Memang berdasarkan data di Dinkes Tanjungpinang, penderita DBD pada bulan Mei 2010 sebanyak 19 kasus, dan pada bulan Juni 2010 masih ditemui jumlah kasus yang sama. Kita sedang mengupayakan agar jumlah kasus DBD bisa diminimalisir dari waktu-kewaktu. Seperti penyebaran penyakit DBD semakin terus bertambah seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk. Karena itu, warga Tanjungpinang harus terus melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Selain itu, warga juga harus melakukan kegiatan 3M di tempat-tempat yang dapat menampung air. Bahkan, kegiatan PSN ini tidak hanya dilakukan pemukiman penduduk saja, melainkan dilakukan di areal perkantoran, lingkungan sekolah, tempat umum, dan instansi kesehatan. Gerakan PSN harus terus dilakukan secara rutin di tujuh tatanan yaitu pemukiman penduduk, instansi pendidikan, perkantoran, tempat umum, pengolahan makanan, fasilitas olahraga dan fasilitas kesehatan. Dalam kampanye stop DBD ini, Dinkes akan lebih memberdaya jumantik, menumbuhkan self jumantik pada masyarakat, pembentukan koordinator wilayah DBD, dan melibatkan karang taruna, majelis taklim dan pengurus Masjid untuk menggiatkan PSN. Dari berbagai upaya telah dilakukan Dinkes diharapkan kasus DBD bisa diminimalisir atau kalau bisa dihilangkan sama sekali. Berbagai upaya terus kita lakukan dan ternyata hasilnya belum optimal. Untuk itu pada saat ini kita lakukan kampanye Stop DBD. Dan diharapkan untuk kedepannya kasus DBD di Tanjungpinang dapat menurun.

Ahmad Yani Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang

Berhenti Mengeluh pada Pemimpin √ CO, Cantik dan Berprestasi - Dunia entertaint memang jurang... √ Batam Centre Terendam Banjir - PR pemenang Pilwako √ KPU dan Panwaslu Batam Dinilai Partisan - Terbukti, capot saja.. REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.

KITA tentu selalu mendambakan pemimpin yang mau memperhatikan dan mensejahterakan masyarakat. Jadi kalau ternyata yang terjadi malah sebaliknya, kita pun kecewa, mengeluh bahkan demo. Sering kita dapat keluhan terhadap pemimpin, yang tak becus lah, ingkar janji lah dan berbagai kaluhan lainya. Keluhan itu disampaikan baik melalui obrolan dengan kawan-kawan maupun tulisantulisan di koran. Pertanyaannya, kapan kita memiliki pemimpin yang peduli terhadap kepentingan masyarakat dan kapan kita berhenti mengeluh. Jawabnya, kita harus berusaha memiliki pemimpin yang sesuai dengan hati nurani kita. Jangan hanya

TERBIT SEJAK 9 APRIL 2001

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Pemimpin Perusahaan Wakil Pemimpin Perusahaan Redaktur Pelaksana I Redaktur Pelaksana II Koordinator Mingguan Kepala Litbang

: H. Basrizal Koto : Zul Effendi : Sofialdi : Aldi Samjaya : Nando K Tamba : Yon Erizon : Jhoni Firdaus : Fery Heriyanto

kepentingan sesaat. Misalnya, seseorang memilih si Broer jadi walikota, pertimbangannya hanya karena dia memberi uang Rp100.000. Tanpa mau repot-repot berpikir bagaimana karakternya yang penting dia bagi-bagi duit, itulah yang saya pilih. Sementara kalau ada calon yang tidak punya duit, tidak dipilih, walaupun dialah yang paling baik dan paling layak. Maka bukan rahasia lagi bahwa untuk menjadi Walikota harus mempunyai modal sekian puluh miliar Di sinilah sumber musibah. Kalau untuk menjadi kepala daerah saja harus mengeluarkan modal miliaran misalnya, maka setelah kursi didapat, yang

pertama dipikir bisa jadi bagaiman ia mengembalikan modalnya?. Terus kalau modal kembali, apakah selesai disitu? Belum. Yang namanya orang dagang, kalau hanya kembali modal, itu belum untung. Jadi setelah untung baru ia memikirkan kita dan dia mulai berkoarkoar, seharusnya begini, seharusnya begitu. Lalu, kapan kita punya pemimpin yang baik? Ya, kalau kita sudah mengenyampingkan kepentingan pribadi, bukan karena dia bagi-bagi duit. Oleh karena itu kita perlu intropeksi diri, terutama dalam menghadapi Pilwako Batam yang digelar pada 5 Januari 2011 mendatang. Kita harus betul-betul selektif

Dewan Redaksi : Zul Effendi, Sofialdi, Fery Heriyanto, Nando K. Tamba, Yon Erizon, Jhoni Firdaus Sekretaris Redaksi: Nurhaida, Koordinator Liputan: M Syahdan, Redaktur : Amri, Sofyan, R Ghafur, Arment,M.Syahdan, Andi, Afrizal, Didik Yulianto, Yuri B Trisna Redaktur Foto: Tundra Laksamana, Agus Bagjana, Cecep (fotografer), Redaktur Khusus Mingguan : Apsek Apriadi, Lili Lestari, Reporter : Eddy S, Nicolaus Ngao, Ramli, Indra Kusuma, Ali Mahmud, Tito S, Nana Marlina, Dede Hadi Mulyadi, Zaki Setiawan, Manager Produksi: Dhani Rahmat, Pracetak/Layout: Irpan Husein Lubis (Koordinator), Mardius, Andri Idra, Elvient, Dieky, Hendri, Novrizal ,Grafis: Dimas Firman, Perwakilan Batuaji: Nov Iwandra, Perwakilan Tanjungpinang: Wendri Yepis (Kepala Perwakilan), Basyoruddin (Kepala Biro Redaksi), Asfanel, Reza Pahlevi, Jhoni Prisma (Sirkulasi), Perwakilan Bintan: Azwardi (Kepala), Yendi Perwakilan Karimun: Hengki Haipon (Kepala), Kamed, Reni, Perwakilan Natuna: Syafaruddin (Plt.Kepala), Perwakilan Lingga : Indra Helmi (Kepala Perwakilan), Perwakilan Anambas: Mahyuddin (Plt. Kepala), Jakarta: Syaf Al (Kepala Perwakilan), Djamalis Djamin, Perwakilan Iklan Jakarta: Soeparto Har, Maya Indah Building Jl. Kramat Raya No 3 G Jak-Pus Telp. (021) 3903112, 3904751, Fax (021) 3929630, Alamat Redaksi: Jl Yos Sudarso, No 9, Batuampar-Batam, Telp (0778) 427000 (hunting) Fax (0778) 427784. Website: www. haluankepri.com, E-mail: redaksi@haluankepri.com

memilih orang yang akan menjadi pemimpin kita. Kita harus sadar bahwa memilih pemimpin berarti menyerahkan urusan kita kepada calon yang kita pilih, maka serahkanlah urusan kita kepada orang yang amanat dan tanggung jawab untuk memperjuangkan masyarakat Batam.

M Syahdan

Wartawan Haluan Kepri

Accounting: Safa, Kasir: Ririen, Kabag Iklan: Alfurqan Adm: Zubaidah, Kabag Sirkulasi: Dermawan, Adm: Richi, Staff Collector : Paruhum Nst. Tarif Iklan : Full Colour : Rp. 25.000 / mm kolom, Produk BW Rp. 10.000 / mm kolom, Spot Colour Rp. 20.000 / mm kolom, Display Rp. 10.000 / mm kolom, Sosial BW Rp. 8.000 / mm kolom, Sosial Full Colour Rp. 15.000 / mm kolom, Iklan Mini (Max. 1 kolom x 50mm) :Rp. 100.000/1 kali muat, Iklan Baris :Rp. 10.000/baris. Percetakan: Mardius C (Kepala), Evilius, Mulya Perbawa, Asnil Lubis, Isman, Repro: Zulfahmi,M.Rafi Packing: Asridal,Prima Juana,Joko, Dicetak Oleh PT Cerya Riau Mandiri Printing.

Wartawan HALUAN KEPRI dilarang meminta dan menerima apapun dari nara sumber dan dalam bertugas selalu dibekali dengan identitas dari perusahaan

HaluanKepri 01Des10  

HaluanKepri 01Des10

Advertisement