Page 20

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

L I N G G A

20 Rabu, 1 Desember 2010 SEPUTAR LINGGA

PGRI Singkep Pilih Sekolah Terbersih LINGGA — Dalam perayaan hari guru, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Singkep Barat menggelar sejumlah lomba. Dalam lomba kebersihan antara sekolah, juara I diraih SMA I Singkep Barat. Ketua PGRI Singkep Barat, Muslim mengatakan, pemilihan sekolah terbersih diiikuti seluruh sekolah dari SD sampai SMA di Singkep Barat. Panitia membentuk tiga tim untuk memantau sekolah sampai ke pulau-pulau. "Kami sewa boat untuk melakukan penilaian. Tahun ini juara I diraih SMA I Singkep Barat dan berhak menerima piala bergilir camat," kata Muslim, kemarin. Selain SMA I Singkep Barat, juara II diraih SD 007 Singkep Barat di Desa Marok Tua, Juara III SMP I Singkep Barat, Juara IV SD 07 Singkep Barat dan Juara V SD 06 Singkep Barat di Pulau Noje. "Ini rutin akan kita gelar setiap tahun. Tujuannya agar setiap sekolah menjaga kebersihan sekolahnya," ujarnya. Dijelaskan, dalam memperingati hari guru juga digelar beberapa perlombaan seperti futsal, bola voli, catur serta karaoke. Perlombaan tersebut diikuti oleh guru dan murid SD, SMP, dan SMA se- Singkep Barat. Acara tersebut dimulai pada tanggal 20 November dan ditutup, Sabtu (27/11) kemarin. (hk/32)

Guru Se-Lingga Galang Bantuan Merapi LINGGA — Para guru se-kabupaten Lingga menggalang dana bantuan untuk korban bencana Gunung Merapi dan tsunami di Kepulauan Mentawai. Dana yang terkumpul sebesar Rp48.705.000 akan segera diserahkan ke dinas soial untuk disalurkan segera. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lingga, Junaidi mengutarakan, berkat semangat kebersamaan dan wujud rasa kepedulian dan solidarias yang tinggi dari guru se-Kabupaten Lingga, terkumpul dana bantuan untuk bencana di gunungu Merapi dan Mentawai sebesar Rp48.705.000 "Uang sumbangan dari guru-guru ini nantinya akan kita serahkan kepada kordinator penggulangan bencana dari dinas sosial di Dabo dan juga badan Kesbanglinmas di Daik untuk segera kita salurkan kepada yang berhak menerimanya. Mereka adalah saudara kita yang saat ini kurang beruntung yang tertimpa musibah di Jogjakarta dan Mentawai" jelas Junaidi Junaidi mengaku terharu dengan rasa kepedulian yang tinggi guru terhadap bencana Mentawai dan Merapi. (hk/32)

Singkep Borong Gelar Guru Terbaik se-Lingga LINGGA — Kecamatan Singkep memborong semua gelar guru terbaik di semua tingkatan seKabupaten Lingga. Mereka adalah, Sudiharti, guru SMAN 2 Singkep guru terbaik untuk kategori Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), Rudatin Djuniastuti, guru SMPN 2 Singkep untuk katogori SLTP, Nasrun, guru SDN 006 Singkep kategori Sekolah Dasar dan Nurul Aulia, guru TK Hangtuah Singkep untuk ketegori Taman Kanakkanak. Menurut Ketua PGRI Kecamatan Singkep Samsul Hadi, seleksi guru berprestasi dari tingkat TK hingga SMA sederajat se- Lingga digelar Dinas Pendidikan Lingga. Tujuanya, menjaring guru berprestasi dan akan dibina untuk mengikuti ajang guru berprestasi untuk tingkat nasional. "Harapan kita acara ini bisa memberikan pembinaan kepada para guru. Sekaligus persiapan menghadapi guru berprestasi tingkat nasional yang digelar Agustus mendatang," kata Samsul, Senin (29/11) kemarin.

SELEKSI GURU — Para Guru berprestasi seLingga tengah mengikuti seleksi guru berprestasi di Aula Penginapan Sampurna Jaya Dabo Singkep, Senin (29/11). hk/sendy

Samsul menambahkan, yang menjadi ukuran penilaian panitia dalam menyeleksi guru berprestasi antara lain profesionalisme, pedagogik (cara mendidik), keperibadian dan sosial dari para guru tersebut. "Pengukuran tersebut kita ambil dari beberapa tes yang harus diikuti antara lain tes tertulis, pembuatan portfolio, pembuatan karya ilmiah dan tes kepribadian. Dalam kegiatan seleksi ini ada enam orang juri yang diambil dari para guru pengawas asal Lingga yang sudah pernah mengikuti event

guru berprestasi di ajang provinsi," tambahnya. Dijelaskan, dari hasil seleksi tersebut, para guru yang mendapat juara I,II,III dari berbagai tingkatan sekolah, akan diseleksi lagi untuk di ambil 1 orang saja yang akan mewakili kabupaten Lingga dalam event guru berprestasi tingkat provinsi. Adapun yang menjadi juara I,II dan III dalam Seleksi Guru berprestasi yang dilaksanakan oleh Disdikpora Lingga ini antara lain Untuk Tingkat TK, peringkat pertama di raih oleh

277 CPNS Ikuti LPJ LINGGA — Sebanyak 277 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengikuti Latihan Pra Jabatan (LPJ) gelombang III dan IV di Gedung Nasional, Dabo Singkap Selasa (30/11) kemarin. Badan Kepegawaian Daerah Pemerintahan Lingga sebelumnya telah menggelar latihan pra jabatan gelombang I dan II, 25 November lalu. Dalam amanat yang dibacarakan Wakil Bupati Lingga Abu Hasim, terwujudnya Kabupaten Lingga sebagai Bunda Tanah Melayu yang agamis, berbudaya dan demokratis tidak terlepas dari peranan penting para PNS yang bekerja di lingkungan pemerintahan Kabupaten Lingga, "Oleh karena itu dibutuhkan seorang pegawai negeri sipil yang mampu melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, jujur, amanah, disiplin serta mengutamakan kepantingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok," ungkap Abu Hasim, di Gedung Nasional Dabo Singkep, Selasa (30/11). Kepala BKD kabupaten Lingga Syamsudi menam-

oleh seluruh CPNS sebagai syarat untuk dapat diangkat menjadi seorang PNS. Jadi, karena tidak dapat mengikuti LPJ tahun 2010 ini, kedua orang tersebut terpaksa harus mengikuti LPJ pada tahun depan," ungkap syamsudi. Selama pelaksanaan Diklat Prajabatan tersebut, Pemkab Lingga menghadirkan nara-

oleh Djunaidi (SMPN 3 Singkep Barat) dan peringkat III diraih oleh Zuriah (SMPN 1 Singkep). Dan untuk Tingkat SLTA, peringkat I dipegang oleh Sudiharti (SMAN 2 Singkep), peringkat II diraih oleh Herlina (SMAN 1 Singkep) dan peringkat III Ferlia Bastianova (SMK Swasta Singkep). Dalam acara seleksi Guru Berprestasi se-Lingga digelar dari tanggal 27 hingga 29 November 2010. Seleksi ini diikuti 4 orang guru yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan. (hk/39)

Terkait Persekongkolan Dalam Tender Proyek

Bupati Diminta Beri Sanksi Panitia Lelang

WAKIL BUPATI Lingga Abu Hasim mengalungkan tanda peserta kepada salah seorang perwakilan CPNS sebagai simbol dibukanya secara resmi Diklat LPJ tahun 2010, yang dilaksanakan di Gedung Nasional Dabo Singkep, Selasa (30/11) kemarin. bahkan, sebenarnya ada 279 orang CPNS golongan II umum yang harus mengikuti LPJ, namun 2 orang diantaranya tidak bisa hadir dalam kegiatan LPJ tahun 2010 ini, karena sakit dan melahirkan. "Kegiatan LPJ yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Lingga ini, wajib diikuti

Nurul Aulia (TK Hangtuah Singkep), peringkat II di raih oleh Sumarni ( TK Aisyah Singkep) dan Peringkat III diraih oleh Juli fitriyanti (TK Hantuah Singkep). Sementara itu untuk tingkat SD peringkat I dipengang oleh Nasrun (SDN 006 Singkep), peringkat II diraih oleh Ratna Rilawati (SDN 018 Singkep) dan peringkat III di raih oleh Irlismiarti (SDN 007 Singkep) . Sedangkan untuk tingkat SLTP, peringkat I di pengang oleh Rudatin Djuniastuti (SMPN 2 Singkep), peringkat II diraih

sumber antara lain, dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, Badan Kepegawaian Negara Regional XII Pekan Baru, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Provinsi Kepulauan Riau, BKD Kabupaten Bintan, BKD Kota Tanjungpinang, Polres Lingga, dinas atau instansi di lingkungan Pemerintahan Kabu-

LINGGA-— Bupati Lingga, Daria diminta agar dapat memberikan sanksi yang tegas kepada panitia pengadaan barang dan jasa (UPBJ) Lingga yang diduga telah bersekongkol dengan sejumlah kontraktor dalam meloloskan banyak paket proyek 2009 di Lingga. Demikian salah satu point hasil keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), yang dirilis belum lama ini tentang hukuman dan larangan terhadap dugaan pelanggaran Pasal 22 Undang-undang (UU) Nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. "Merekomendasikan kepada Bupati Lingga untuk memberikan sanksi administrasi kepada Panitia Unit Pengadaaan barang dan jasa (UPBJ kabupaten Lingga tahun anggaran 2009," kata Kepala Kantor KPPU, Ramli Simanjuntak, kepada wartawan di Batam, belum lama ini. Selain itu, kata dia sesuai keputusan KPPU untuk menghindari penyalahgunaan we-

wenang oleh panitia pengadaan maka majelis komisi merekomendasikan pada ketua komisi untuk memberikan saran dan pertimbangan kepada Pemkab Lingga dengan membagi pelaksanaan pengadaan barang dan jasa kepada masing-masing institusi di lingkungan Pemkab Lingga dengan kepanitiaan berbeda. "Termasuk dalam membatasi jumlah paket pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan oleh satu kepanitiaan dan mengatur waktu pelaksanaan proses pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan oleh satu kepanitiaan yang sama," ujarnya. Disebutkannya, putusan KPPU nomor 31.KPPU-L/2010 terhadap dugaan pelanggaran pasal 22 UU Nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat ini dibacakan Majelis Komisi, Prof. Dr. Ir. H. Ahad Ramadhan Siregar sebagai ketua, Dr. Yoyo Arifardhani, SH,MH,LL.M, Erwin Syahril, SH masing-masing sebagai anggota di kantor KPD KPPU Gedung Graha Pena,

Batam, Rabu (24/11) lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, lima kontraktor yang mengikuti tender enam paket proyek di lingkungan kabupaten Lingga terbukti bersengkongkol. Konsekuensinya, kelima kontraktor itu tidak bisa mengikuti tender pengadaan barang dan jasa di lingkungan kabupaten Lingga selama setahun dan didenda. Kelima kontraktor itu adalah PT. Putri Karimun Sejati, PT. Bangun Cipta Nusa, PT. Faedah, PT Seranggong Karya dan PT Catur Raya Lautan Lingga. Kelima perusahaan tersebut terbukti melaksanakan persengkongkolan horizontal dengan kontraktor lain, yakni PT. Tri Alam Penagi, PT Mira, PT. Multi Sindo Internasional, PT. Eka Balingga dan PT. Prima Cipta Megah. Mereka juga ikut bersekongkol dengan UPBJ Pemkab Lingga tahun 2009. Menurut KPPU, pembacaan putusan perkara ini merupakan yang kedua kali dilakukan di Batam, sementara putusan perkara dilakukan dalam sidang di Jakarta. (hk/in/nn).

Pansus Pertambangan Menunggu Waktu

SEKITAR 14 hektar kawasan hutan di sebuah pulau di Singkep, diduga dibuka ilegal oleh sebuah perusahaan tambang kini masih diproses di Mapolres Lingga. HK/JEPRIYADI

LINGGA -— Panitia Khusus Pertambangan yang nanti akan mengusut izin aktifitas pertambangan di Lingga tinggal menunggu waktu. Tanda-tada pansus itu bakal bergulir dengan mudah ditandai dengan penyerahan berbagai macam temuan dan permasalahan seputar aktifitas pertambangan yang diduga umumnya melanggar aturan main oleh Ketua Komisi I DPRD Lingga, Rudi Purwonegoro ke Ketua DPRD Lingga, Kamaruddin Ali, Senin (29/11). Penyerahan temuan pelanggaran izin oleh umumnya perusahaan tambang di Lingga juga dihadiri anggota Komisi I

lainnya seperti M. Noer, M Nizar, anggota Komisi III, Syamsirwan dan Arman dan Wakil Ketua Komisi II Khairil Anwar. Menurut Ketua Komisi I DPRD Lingga, Rudi Purwonegoro mensinyalir aktifitas pertambangan di Lingga banyak yang menabrak aturan main. Untuk mengurai benang kusut dari persoalan pertambangan, maka Pansus merupakan salah satu jalan yang pas untuk hal itu. Ketua DPRD Lingga juga berjanji akan mengelar rapat internal pimpinan untuk membahas masalah ini," katanya. Sementara seperti yag per-

nah dirilis oleh Halaun Kepri beberapa waktu yang lalu, hampir seluruh perusahaan pertambangan yang saat ini beroperasi di Lingga tidak memiliki izin pelepasan kawasan hutan. Hal ini terjadi, karena memang permohonan tentang izin lepas kawasan itu tidak pernah diajukan kepada Kementrian Kehutanan. Satu lagi yang juga perlu diperhatikan katanya, adalah pasal 16 PP 24 tahun 2010 yang menyebutkan, perusahaan yang akan memulai aktifitas pembukaan lahan untuk tambang dengan melakukan penebangan terhadap kayu di

hutan tersebut diwajibkan membayar dana tegakan kayu, provisi sumber daya hasil hutan dan dana reboisasi. Kenyataanya tambah Rudi, tidak ada satupun dari puluhan perusahaan tambang yang saat ini beroperasi di Lingga yang membayar kewajiban tersebut. Sehingga merugikan keuangan negara dan patut diduga melakukan tindak pidana korupsi "Kami dari komisi 1 mendesak aparat penegak hukum pro aktif mengusut surat dari direktur pengunaan kawasan hutan tersebut," demikian Rudi. (hk/32)

HaluanKepri 01Des10  

HaluanKepri 01Des10

Advertisement