Issuu on Google+

CMYK

TERBIT SEJAK 19 4 8

Jumat, 30 September 2011 - 2 Dzulkaidah 1432 H Edisi 3684

Harga Eceran Rp 2.000,-/ Harga Langganan Rp. 52.500,-(Luar Kota) + Ongkos Kirim

www.haluankepri.com

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

Isya’

04.39

11.59

15.00

18.03

19.11

DETIK

KOMISI III DPR memilih enam hakim agunsg tadi malam.

Gayus Jadi Hakim Agung JAKARTA — Politisi PDIP Topane Gayus Lumbuun akhirnya terpilih sebagai satu dari enam hakim agung dalam pemilihan di Komisi III DPR tadi malam. Dalam pemilihan yang berlangsung tanpa didahului musyawarah mufakat itu, Gayus mendapatkan suara sebanyak 43 dari 56 anggota Komisi III yang hadir. Ia menjadi pendulang suara kedua terbanyak setelah Suhadi yang merebut 50 suara. Suhadi adalah panitera Mahkamah Agung (MA) yang mendaftar untuk kompetensi Hakim Agung Pidana. Empat hakim agung terpilih lainnya adalah Andi Samsan Nganro yang merupakan mantan Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan saat ini menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Samarinda. Ia memperoleh 42 suara, sama dengan perolehan Nurul Elmiyah yang merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Andi Samsan akan menjabat sebagai Hakim Agung Pidana sedangkan Nurul Elmiyah akan menjabat sebagai Hakim Agung Perdata. Posisi kelima ditempati oleh Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dudu Duswara Machmudin untuk kompetensi Hakim Agung Pidana. Ia memperoleh 34 suara mengungguli M Hary Djatmiko yang mendapatkan 28 suara. Hary adalah hakim di Pengadilan Pajak yang melamar untuk posisi Hakim Agung Tata Usaha Negara. Pemilihan hakim agung dilakukan Komisi III secara voting, di mana setiap anggota diminta memilih enam dari 18 calon hakim agung yang ada. hal.7

Gayus Jadi

CECEP/HALUAN KEPRI

KAPAL VIETNAM — Sembilan kapal nelayan Vietnam yang ditangkap Ditpolair Mabes Polri karena mencuri ikan di perairan Natuna ditambat berjejer di Pelabuhan Makobar Batuampar, Kota Batam, Kamis (29/9).

10 Kapal Nelayan Vietnam Ditangkap BATAM — Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Mabes Polri menangkap 10 kapal nelayan yang tengah mencuri ikan di perairan Kabupaten Natuna, Kepri, Kamis (22/9) lalu. Seba-

Dokter Kandungan IMPIAN Nycta Gina menjadi dokter akhirnya tercapai. Artis yang terkenal berkat karakter Jeng Kelin ini akan resmi menyandang gelar dokter bulan depan. "Setelah kuliah dari tahun 2002, akhirnya Oktober ini aku sumpah dokter. Akhirnya bisa bernapas lega. Aku sampai sujud syukur berulangulang. Ini berkat dukungan keluarga, tetangga, teman, saudara, pokoknya semuanya deh," ujar Nycta saat ditemui di Jakarta, Kamis (29/9). Mahasiswa Universitas Trisakti ini akan menjadi dokter spesialis kandungan (obgyn). Dia sengaja memilih jadi dokter kandungan karena senang berhubungan dengan orang-orang yang ingin memiliki keturunan. "Aku milih dokter kandungan karena dulu punya adik, tapi adiknya meninggal. Selama kuliah, aku juga ketemu sama orangorang yang mau punya anak. Aku berhubungan sama orang-orang yang punya bahagia. Senang lihat orangorang yang mau punya Dokter Kandungan

hal.7

ujar Kepala Satuan Tugas Operasi Jaring Ditpolair Mabes Polri Kombes Pol Satria F Maseo saat meninjau kondisi kapal dan nelayan yang diamankan di Pelabuhan Makobar Batuampar,

Kota Batam, Kamis (29/9). Dijelaskan oleh Satria, ke-10 kapal nelayan Vietnam itu berhasil ditangkap setelah pihaknya melakukan pengintaian selama 5 hari di perairan Natu-

na. Tim Ditpolair mengerahkan tiga kapal patroli, yakni KP Bisma dengan nomor lambung 520, KP Antasena dengan nomor

hal.7

10 Kapal

Nasib 18 Penumpang dan Kru Belum Jelas

Pesawat Jatuh di Sumut

ANTARA

JENIS pesawat inilah yang jatuh di Langkat, Kamis (29/9). PENUMPANG

MEDAN — Pesawat Cassa 212-200 milik maskapai PT Nusantara Buana Air (NBA) jatuh di hutan pegunungan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (29/9) pagi. Pesawat yang mengangkut 18 orang, termasuk kru ini, jatuh dalam penerbangan dari Medan menuju Kutacane, Aceh Tenggara. Pesawat dengan nomor penerbangan BA 823 itu lepas landas dari Bandara Polonia, Medan, pukul 07.18 WIB. Pesawat mengangkut 14 penumpang

Nycta Gina

nyak 79 anak buah kapal (ABK) yang seluruhnya warga negara Vietnam ikut diamankan. "Kesepuluhnya kita tangkap dan kita amankan karena telah memasuki perairan Indonesia,"

yang terdiri dari 10 orang dewasa, dua anak-anak dan dua bayi. Lalu ada empat kru di dalam pesawat, yakni Famal Ishak (pilot), Budiono (kopilot), Nico

Matulessy (teknisi) dan B Soetopo (FOO). Seharusnya, pesawat buatan PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) Bandung tahun 1989 itu tiba di Kutacane pukul 08.00 WIB. Namun, sekitar pukul 07.41 WIB, pesawat kehilangan kontak. Pesawat itu terakhir melakukan kontak dengan petugas Air Traffic Control (ATC) Bandara Polonia saat

KRU

Pesawat Jatuh

hal.7

Diduga Transaksi Sabu, 2 Oknum Polres Bintan Dibekuk BINTAN — Polres Bintan dikabarkan menangkap dua anggotanya yang diduga melakukan transaksi narkoba bersama empat warga sipil di sebuah wisma di Tanjunguban, Rabu (28/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Kedua oknum polisi itu masing-masing

berinisial Ipda By dan Briptu Sa. Saat penangkapan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 1,5 kilogram dan uang tunai sekitar Rp500 juta. Informasi yang dikumpulkan Haluan Kepri, penggere-

1. Aisyah (Child) 2. Astuti (Mrs) 3. Suriadi (Mr) 4. Tia Afriliani (Child) 5. Dr Suhelman (Mr) 6. Dr Juli Dhaliana (Mrs) 7. Siwa Sanbugan (Mr) 8. Jefridin (Mr) 9. Tirnau Karsu (Mr) 10. Andi Raylan M Bangko (Mr) 11. Ahmad Arief (Baby) 12. Samsidar Yusni (Mrs) 13. Hamimatul Janah (Child) 14. Hanif Abdilah (Baby)

bekan itu dipimpin oleh Wakapolres Bintan Kompol Danu Waspodo. Danu datang ke lokasi bersama sejumlah anggotanya dengan menggunakan pakaian sipil. Keenam tersangka, ter-

Diduga Transaksi

hal.7

2. Budiono (Kopilot) 3. Nico Matulessy (Teknisi) 4. B. Soetopo (FOO) DATA PESAWAT Tipe: Cassa 212 seri 200 Registrasi: PK-TLF Serial Number: 88N/283 Tahun Produksi: 1989 Pabrikan: PT IPTN Bandung Jam terbang: 11.329,30 Kapasitas: 18 penumpang plus 4 kru Batas masa inspeksi terakhir: 31 Oktober 2011 Masa berlaku untuk inspeksi tahunan: 24 Februari 2012 Inspeksi terakhir: 30 November 2010

1. Famal Ishak (Pilot)

Hatta Menteri Andalan SBY JAKARTA — Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparingga, menyebut Menko Perekonomian Hatta Rajasa sebagai menteri andalan di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hatta Menteri

hal.7

Hatta

Bintang Lima Barca Hajar BATE BELARUS — Juara bertahan Barcelona meraih kemenangan pertama di Liga Champions musim ini dengan berpesta lima gol tanpa balas di Belarusia, Kamis (29/9) dinihari WIB. Pada pertandingan ini Barcelona memakai kostum away hitam-hitam dengan mengenakan pita putih di lengan sebagai tanda berkabung atas meninggalnya mantan pemain Barca, Chus Pereda. Pelatih Barca, Pep Guardiola memuji penampilan timnya. "Kami sangat senang bisa memuncaki grup dengan kemenangan ini. Kemenangan ini datang setelah

bermain seri dengan Milan dan ini jelas hasil yang besar bagi kami," ucap Guardiola seperti yang dinukil dari halaman AS. "Kami bermain melawan tim yang bisa menutup celah dengan baik dan kami beruntung bisa mencetak gol pembuka. Saya tidak menyangka mereka akan bermain sangat rapat di belakang." Dalam kesempatan itu, Pep juga

memberikan ucapan selamat kepada Lionel Messi yang telah berhasil mengukir nama sebagai pencetak gol kedua terbanyak sepanjang sejarah klub. "Messi kini telah menyamakan dirinya dengan seorang pemain legenda bagi Barcelona. Hebatnya dia telah berhasil melakukan rekor itu di saat usianya masih 24 tahun," kata Guardiola usai Barcelona mengalahkan Bate. "Saya tak bisa mengatakan banyak hal, tapi satu hal yang paling penting selamat atas pencapaian yang telah dilakukannya." "Satu hal, dia tidak akan melam-

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

paui rekor Cesar [Rodriguez] jika dia pergi dari sini," kata Guardiola merujuk pada sosok Cesar Rodriguez yang menyandang rekor pencetak gol terbanyak dalam sejarah Barca dengan koleksi 235 gol. Dalam laga tersebut, Barca membuka keunggulan pada menit ke-19 ketika bek BATE, Aliaksandr Volodko, salah mengantisipasi crossing Dani Alves sehingga bola masuk ke gawang Bintang Lima

hal.7

Messi


LUAR NEGERI

2 Jumat, 30 September 2011

Buronan Ditemukan sebagai Sipir Penjara Mati Listrik, Pesawat Gagal Mendarat di Bandara MEXICO CITY— Sejumlah pesawat terpaksa dialihkan dari Bandara Mexico City, Meksiko, setelah bandara tersebut mengalami mati listrik. Insiden ini menyebabkan arus lalu lintas bandara terganggu. Sementara pihak bandara sendiri mengatakan, aliran listrik baru bisa terhubung kembali pada tengah malam waktu setempat. Akibat kejadian ini, kondisi bandara di Ibu Kota Meksiko tersebut gelap gulita. Petugas setempat menyebutkan kerusakan pada gardu listrik menjadi penyebab putusnya aliran listrik di bandara. Demikian diberitakan Associated Press, Kamis (29/9). Meskipun kondisi tanpa penerangan terjadi di bandara, penumpang dan pesawat yang di bandara dan sekitar wilayah udaranya relatif dalam kondisi aman. Tidak ada ancaman serius terhadap penumpang dan pesawat dalam insiden ini. Pihak bandara tidak menyebutkan berapa pesawat yang dialihkan ke bandara lain. Pihak otoritas bandara pun mengalihkannya ke Bandara Acapulco, Veracruz, Monterrey dan beberapa bandara lainnya di Meksiko. (oke)

Stadion Terbakar, Pameran Seks Batal KOPENHAGEN — Sebuah pameran seks batal digelar di Kopenhagen, Denmark, setelah api membakar stadion tempat acara itu digelar, Rabu (28/9). Sekitar 20 orang yang terlibat dalam pameran bertajuk Erotic World Messe itu tidur di dalam KB Hallen, bangunan yang didirikan 73 tahun lalu, ketika api mulai terlihat. Mereka berhasil keluar dengan selamat. Meskipun demikian, tiga orang dari mereka sempat dirawat di rumah sakit karena mengirup asap. Kebakaran itu kemungkinan dipicu sebuah bola lampu yang terlalu panas hingga memercikkan api yang kemudian menyulut kardus di sekitarnya. Lars-Christian Borg, juru bicara kepolisian, menguraikan hal itu. "Apinya sangat besar. Segala sesuatu di dalam arena itu habis terbakar. Yang tersisa hanya konstruksi betonnya," ungkap Lars Rosenwanger dari dinas pemadam kebakaran. Karena kebakaran itu, pihak penyelenggara membatalkan pameran seks yang sedianya digelar selama lima hari. Pameran itu akan menampilkan film dan majalah seks, serta berbagai jenis sex toy. Menurut pihak penyelenggara, Kenneth Strandby, barang-barang yang akan dipamerkan dan yang jelas sudah berada di dalam KB Hallen itu bernilai 3 juta kron (Rp 4,9 miliar). Api memusnahkan semuanya. (kcm)

STADION KB Hallen, Kopenhagen, Denmark, terbakar beberapa jam menjelang pembukaan pameran seks, Rabu (28/9).

WANG Zhijia sudah 10 tahun buron terkait kasus menganiaya isterinya dengan batu-bata akhirnya ditemukan polisi Cina. Saat itu pelaku ditemukan sedang bekerja sebagai sipir penjara negara itu. Satu dekade lalu, Wang Zhijia yang kini 37 tahun, melarikan diri demi menghindari tuduhan telah melakukan kekerasan, lapor Beijing News, Kamis (29/9). Wang dituduh menyerang istrinya dengan batu-bata setelah pasangan itu bertengkar soal masalah ru-

BANGKOK — Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra dilaporkan memiliki kekayaan mencapai 541 juta baht atau sekitar Rp154,1 M (Rp284.9 per baht. Laporan ini dikeluarkan oleh lembaga anti korupsi di Thailand. Kekayaan dari Yingluck ini dianggap lebih kecil dari laporan kekayaan dari kakaknya yang tengah buronan, Thaksin Shinawatra. Thaksin sendiri dikenal sebagai mantan Perdana Menteri Thailand yang kabur dari kasus korupsi yang menerpanya. Laporan kekayaan ini juga menyebutkan kekayaan putra Yingluck yang baru berusia 9 tahun. Kekayaan anaknya itu dikabarkan mencapai 4,4 juta baht atau sekitar Rp1,2 miliar. Demikian diberitakan AFP, Kamis (29/9). Tidak lupa juga kekayaan dari suami Yingluck yang mencapai 76,8 juta baht atau sekitar Rp21,8 miliar. Tetapi suami Yingluck juga memiliki catatan hutang senilai 369,7 juta baht atau sekitar Rp105,4 miliar. Seluruh laporan keuangan ini

sendiri dikeluarkan oleh Komisi Nasional Pengawas Korupsi Thailand. Laporan ini menyebutkan aset Yingluck yang berupa properti dan beberapa investasi lainnya. Tetapi jumlah kekayaan Perdana Menteri perempuan Thailand pertama ini masih kalah jauh dengan seorang menterinya. Menteri Sains dan Teknologi Plodprasip Suraswadi dikabarkan memiliki kekayaan mencapai 963 juta baht atau sekitar Rp274,4 miliar. Sebelum menjabat sebagai perdana menteri, Yingluck berprofesi sebagai pengusaha. Dia adalah direktur dari perusahaan properti SC Asset Corp. Dirinya pun sebelumnya menjabat posisi penting di kerajaan bisnis kakaknya. (oke)

sebar Khadafy dilindungi oleh suku Tuareg. "Soal ini belum jelas," katanya. Tapi ia memastikan NTC tidak terpengaruh di mana pun Khadafy berada. Ia menegaskan pihaknya memusatkan perhatian untuk membebaskan seluruh wilayah Libya dari kendali loyalis Khadafy. Khadafy Sembunyi Sementara itu dilaporkan pemimpin terguling Libya, Kolonel Muammar Khadafy, dipercaya bersembunyi di sebelah barat Libya di Kota Qhadamis, dekat perbatasan Al Jazair. Dugaan tersebut disampaikan seorang pejabat senior militer Libya. Menurutnya, keberadaan Khadafy di sana aman karena mendapatkan perlindungan dari suku Tuareg. "Dia dipercaya berada di Qhadanis di sebelah selatan, mendapatkan perlindungan dari suku Tuareg," kata Hisham Buhagiar, pejabat militer

senior Libya kepada Reuters melalui telepon, Selasa (27/9). Sementara itu, sejumlah pejabat internasional mengkhawatirkan kondisi 200 ribu penduduk sipil yang terjebak perang di Kota Sirte dan Bani Wahid. Kedua kota ini dihuni oleh pendukung setia Muammar Khadafy. Menurut NATO, Organisasi Pertahanan Atlantik Utara, para pendukung Khadafy bersembunyi di kedua kota tersebut. "Di sini kekurangan air minum, makanan, dan obatobatan," kata juru bicara NATO, Kolonel Roland Lavoie. Namun demikian, jelas Kolonel Lavoie, para pendukung Khadafy menolak menyerahkan diri. "Sebagai hunian terakhir, mereka bersembunyi di kawasan ini," jelas Lavoie. Juru bicara militer NTC, Kolonel Ahmed Bani, mengatakan keberadaan Khadafy masih teka-teki. Namun, dia bisa dipastikan putra Khadafy,

Mutasim, berada di kota Sirte. Putra Khadafi lainnya, Saif alIslam di kota Bani Walid, Selatan Tripoli. Di kedua kota ini, pertempuran antara tentara Libya dengan NTC masih terus berlangsung. "Keberadaan Khadafy masih belum jelas. Tapi tidak masalah. Yang menjadi pikiran kami sekarang adalah menyempurnakan kebebasan di Libya. Ini baru akan terwujud jika manusia haus darah (Khadafy-red) tertangkap. Kami akan menemukan dia," kata Bani. Menurut NTC, Khadafy terakhir kali terlihat beberapa hari lalu di Tripoli. Seorang saksi melihatnya di sebuah pangkalan militer bersama putrinya Aisha, yang saat ini berada di Aljazair. Aisha dilaporkan berhasil kabur ke negara tersebut bersama dengan istri Khadafy, Safia, dua putranya, Hannibal dan Mohammed, serta beberapa kerabat lainnya. (tif/vvn)

AS Peringatkan Warganya di Saudi RIYADH — Kedutaan Besar Amerika Serikat di Arab Saudi memperingatkan warganya tentang rencana sebuah kelompok teroris yang berencana menculik warga negara-negara Barat di ibukota Saudi, Riyadh. Kedubes AS, Rabu (28/9),

mendesak warganya agar melatih kewaspadaan dan meningkatkan keamanan setiap saat. Pemerintah Arab Saudi melakukan tindakan keras terhadap kelompok-kelompok militan sejak Al Qaeda yang beroperasi di negara itu melakukan

JADWAL

PENERBANGAN

BANDARA HANG NADIM

ada dua orang yang menggunakan nama dan nomor kartu identitas yang sama. Kepolisian setempat mengatakan, Wang direkrut untuk pekerjaan tidak tetap dan bahwa mereka sedang menyelidiki apa yang salah. "Istri Wang sejak itu menceraikan dia dan menikah dengan pria lain. Sang mantan isteri kini masih menderita sakit kepala, amnesia dan tuli akibat kekerasan yang telah dilakukan Wang," kata laporan itu.(kcm)

Kekayaan PM Thailand Rp154,1 M

Persembunyian Dua Putra Khadafy Diketahui TRIPOLI — Pihak pemberontak mengklaim sudah mengetahui lokasi persembunyian Saiful Islam dan Al-Mu’tasim Billah, dua putra pemimpin Libya terguling, Muammar Khadafy. Dalam konferensi pers pada Kamis (29/9), juru bicara militer Dewan Transisi Nasional Ahmad Bani mengungkapkan Saiful Islam ngumpet di Bani Walid, sedangkan AlMu’tasim di Sirte (kota kelahiran Khadafy). Dua kota ini merupakan basis pertahanan pasukan pendukung Khadafy. Lokasi itu sejak akhir Agustus lalu menjadi sasaran serangan kelompok pemberontak dan NATO. Sampai saat ini, kata Bani, kubu pemberontak belum dapat memastikan di mana Khadafy bersembunyi. Namun selentingan yang beredar ia berada di Ghadamis, sebuah kota oasis di wilayah barat negara itu. Isu lain yang ter-

mah tangga. Polisi pekan ini menemukan dia bekerja di sebuah penjara di Provinsi Anhui di Cina bagian timur, sekitar 260 kilometer dari rumahnya di Cina tengah, lapor harian itu. "Wang berpura-pura sebagai saudaranya demi mendapatkan pekerjaan sebagai asisten untuk kepolisian di Anhui pada 2008 dan mulai bekerja di penjara itu dua bulan lalu," kata laporan tersebut. Dia tertangkap setelah pemeriksaan polisi menemukan,

serangkaian serangan pada 2003. Serangan itu antara lain bom bunuh diri dan penembakan membabi buta yang menewaskan puluhan warga Saudi dan sejumlah orang asing. Setidaknya 11 warga negara AS tewas dalam se-

rangan itu. Aparat keamanan Saudi tampaknya sudah melumpuhkan sebagian besar kekuatan kelompok militan pada tahun 2006. Mereka menahan atau menewaskan sebagian besar pemimpinnya. (kcm)

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

PEKANBARU SURABAYA NATUNA JAKARTA MEDAN JAKARTA PEKANBARU PKL PINANG JAKARTA PEKANBARU MEDAN SURABAYA PALEMBANG JAKARTA JAKARTA

08.55 09.00 09.10 09.20 10.55 11.40 12.50 12.50 13.10 13.45 14.35 14.55 15.45 15.30 18.30

MINGGU,SELASA,RABU,JUM’AT SETIAP HARI SENIN,KAMIS,SABTU SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SENIN,KAMIS,SABTU SELASA SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

TUJUAN

AP

RENCANAKAN PENYERANAGN — Seorang pria asal Massachusetts, AS, yang bergelar sarjana fisika, ditangkap, Rabu (28/9), karena dituduh telah merencanakan penyerangan terhadap gedung Pentagon dan US Capitol dengan pesawat mainan yang dikendalikan remote.

Pesawat Mainan Ancam Ledakkan Pentagon WASHINGTON — Teroris seakan tidak pernah tidur dalam mencari sasaran. Seorang pria 26 tahun dari Massachusetts, AS, yang bergelar sarjana fisika, ditangkap, Rabu (28/9), karena karena dituduh telah merencanakan penyerangan terhadap Pentagon dan US Capitol dengan pesawat terbang mainan yang dikendalikan remote. Menurut pihak berwenang AS, pria itu bernama Rezwan Ferdaus, merupakan warga AS asal Ashland, Massachusetts. Ia berencana akan menggunakan pesawat mainan yang diisi dengan bahan peledak plastik C-4. Penangkapan tersebut merupakan hasil dari sebuah operasi penyamaran FBI. Ferdaus yang bergelar sarjana fisika dari Northeastern University di Boston itu juga dituduh telah berupaya untuk memberi dukungan material dan sumber daya buat Al Qaeda guna menyerang tentara AS di luar negeri. Pengacaranya, yang disediakan oleh pemerintah federal, tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar.

Seorang pejabat penegak hukum mengatakan, Ferdaus tidak segera menimbulkan bahaya bagi masyarakat karena operasi penyamaran menjalin hubungan dekat dengan dia. "Tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa ia terkait dengan sebuah organisasi teroris asing. Sepertinya ia jadi radikal karena nonton video di internet. Dia diberi kesempatan untuk mundur, tetapi dia tidak pernah ragu akan niatnya untuk melakukan serangan," kata sumber itu. Penyelidikan tersebut juga melibatkan seorang saksi yang bekerja sama dengan dia, dan pihak berwenang mulai merekam percakapan antara saksi itu dan Ferdaus sejak Januari, kata pihak berwenang. Ferdaus mulai merencanakan sebuah "jihad" terhadap Amerika pada awal 2010. Ia memasok agen-agen FBI yang menyamar dengan ponsel-ponsel yang telah dikerjai agar bisa berfungsi sebagai pemicu untuk perangkat peledak yang telah diimprovisasi, yang akan digunakan dalam membunuh tentara AS di luar negeri. Agen federal yang menya-

mar memberikan Ferdaus 25 pon bahan peledak C-4 palsu. Menurut sumber itu, hanya sedikit dari jumlah itu yang benar-benar bahan peledak. Para agen FBI juga memberikan kepada Ferdaus enam unit senapan serbu AK-47 dan tiga granat, tetapi semuanya tidak dapat digunakan. Menurut pihak berwenang, antara Mei dan September ini, Ferdaus memesan dan memperoleh sebuah pesawat mainan yang dikendalikan dengan remote seharga 6.500 dollar AS (setara Rp57,7 juta), yaitu sebuah F-86 Sabre, yang disimpan di sebuah fasilitas penyimpanan di Framingham, Massachusetts, dengan memakai nama palsu. Meskipun punya pesawat mainan, seorang pejabat penegak hukum lain memastikan orang tersebut tidak pernah benar-benar menjadi sebuah ancaman. Ferdaus belum menikah dan tak punya anak. Seorang hakim federal di Worcester, Massachusetts, Rabu, memerintahkan Ferdaus ditahan hingga Senin ketika persidangan akan digelar. (kcm)

Ribuan Tawanan Palestina Mogok Makan RAMALLAH — Ribuan tawanan Palestina di penjarapenjara Israel, Rabu (28/9), melancarkan mogok makan. Demikian disampaikan Issa Qaraga, Menteri Palestina untuk Tawanan. "Saya dapat memastikan bahwa semua tawanan di penjara-penjara Israel telah memulai mogok makan tiga hari. Lamanya dapat bertambah, sebagai semacam peringatan kepada Pemerintah Israel," kata Issa kepada wartawan di Ramallah. Qaraga mengatakan, mogok makan itu merupakan protes

terhadap kebijakan pengurungan tersendiri. Bentuk protes ini juga diserukan sebagai solidaritas terhadap kelompok tawanan dari Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP). "Sekitar 200 tawanan dari PFLP dan beberapa tawanan yang lain mulai mogok makan dalam waktu tak terbatas kemarin, untuk memprotes pengurungan tersendiri yang berlanjut terhadap sekjen mereka, Ahmed Saadat, selama empat tahun terakhir," kata Qaraga. Mogok makan itu kemu-

dian meluas ke seluruh penjara dalam protes kolektif terhadap kebijakan pengurungan tersendiri, dan apa yang Qaraga katakan sebagai "gelombang yang meningkat" dari langkah-langkah penghukuman terhadap tahanan. "Ada tawanan yang sudah berada dalam kurungan tersendiri selama 10 tahun," katanya. Pihak berwenang penjara telah menerapkan hukuman keras dan tindakan-tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.(kcm)

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SELASA,KAMIS MINGGU SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SENIN,RABU,JUM’AT.SABTU

JAKARTA JAKARTA JAKARTA

08.15 13.40 19.15

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

SUBANG

MALAYSIA

10.40 10.40

SENIN,RABU,JUM’AT,MINGGU SENIN,RABU,JUM’AT,MINGGU

PEKANBARU MEDAN LAMPUNG PALEMBANG JOGJAKARTA SURABAYA PONTIANAK

19.25 14.05 18.50 10.20 10.15 13.00 13.00 14.00 16.40 13.00

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

SURABAYA

14.20

SETIAP HARI

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

JAKARTA JAKARTA MEDAN JAMBI

13.20 18.20 14.25 10.35

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

NATUNA

09.10

SENIN,KAMIS,SABTU

JAKARTA

BANDUNG

20.00

KETERANGAN SETIAP HARI


CMYK

CMYK

Jumat, 30 September 2011

WAKIL Walikota Batam H Rudi SE yang juga Ketua Umum KKBM Provinsi Kepri menepuktawari perwakilan CJH warga Melayu Kota Batam, seperti Drs Jefridin MPd dan lainnya.

3

ARTIS maya KDI menghibur peserta halal bihalal, silaturahmi warga Melayu Batam dan pelepasan para CJH warga Melayu Kota Batam.

Halal Bihalal KKBM Kepri dan LAM Batam

PARA CJH warga Melayu Kota Batam yang akan ditepuktawari.

PENYANYI dangdut Maya KDI, Rabu (28/9) malam menghibur masyarakat Tanjunguma, Batam dalam acara halal bihalal dan silaturahmi masyarakat Melayu Kota Batam yang digelar oleh Kekerabatan Keluarga Besar Melayu (KKBM) Provinsi Kepri dan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam. Acara digelar di lapangan bola kaki Tanjunguma. Acara ini juga disejalankan dengan pelepasan seratusan masyarakat Melayu Kota Batam yang tahun ini akan berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah. Sekretaris Umum KKBM Provinsi Kepri, Drs H Jefridin MPd yang juga menjabat sebagai Kadispenda Kota Batam termasuk salah satu dari calon jemaah haji tersebut. Acara halal bihalal dan sila-

turahmi ini dihadiri Wakil Walikota Batam H Rudi SE yang juga Ketua Umum KKBM Provinsi Kepri, Ketua LAM Kota Batam Imran AZ, Ketua Umum KKBM Kota Batam H Raja Gani, mantan Ketua KKBM Kota Batam H Maaz Ismail, para tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. Ribuan warga juga turut menghadiri acara ini. Di acara ini juga ada tauziah dari ustad H Jamaluddin Nur dan pembacaaan doa bersama agar masyarakat Melayu Kota Batam yang berangkat haji tahun ini bisa menjadi haji yang mabrur dan diberikan kesehatan serta bisa kembali lagi ke Batam dengan selamat. ** Narasi : Yon Erizon Foto : Cecep KETUA LAM Batam Imran AZ melakukan tepuk tepung tawar kepada para CJH.

Dra Hariyanti Jefridin yang juga salah satu CJH dan perempuan Tj Uma lainnya turut bernyanyi.

KETUA Umum KKBM Provinsi Kepri H Rudi SE beserta istri dan Ketua Umum KKBM Kota Batam H Raja Gani memberikan kata sambutan.

TOKOH masyarak at Tanjunguma Raja Amin (k iri), Maya KDI dan pembawa acara.

MANTAN Ketua KKBM Kota Batam H Maaz Ismail yang juga Asisten III Pemko Batam menepuktawari para CJH. KETUA KKBM Kota Batam H Raja Gani menepuktawari para CJH.

USTAD H Jalaludin Nur memberikan tauziah dan doa bagi para CJH.

RIBUAN masyarakat menghadiri acara halal bihalal dan silaturahmi.

KETUA Umum LAM Kota Batam H Irman AZ memberikan kata sambutan.

WAKIL Walikota Rudi SE beserta istri dan Maya KDI.

CMYK

TOKOH masyarakat Batam menghadiri halal bihalal dan silaturahmi.


POLITIK

4 Jumat, 30 September 2011

Husnizar Disarankan Gandeng Rudy Chua

Putra Amien Rais Kandas di Pilkada Yogya YOGYAKARTA — Pasangan koalisi Haryadi Suyuti - Imam Priyono memenangi pemilihan kepala daerah Kota Yogyakarta. Pasangan yang diusung koalisi PDIP-Golkar ini mengalahkan pasangan koalisi PAN, Hanafi Rais - Tri Harjun Ismaji dan koalisi PKS, Zuhrif Hudaya dan Aulia Reza Bastian. Berdasar hasil rekapitulasi, pasangan Haryadi Suyuti Imam Priyono meraih 97.047 suara. Pasangan Hanafi Rais Tri Harjun Ismaji 84.122 suara. Sedangkan pasangan Zuhrif Hudaya dan Aulia Reza Bastian hanya meraih 19.557 suara. Sesuai pasal 107 Undang-undang No 12 Tahun 2008, pasangan calon yang memperoleh 50 persen suara sah sebagai pemenang. Jika tidak memenuhi 50 persen, pasangan yang memiliki suara di atas 30 persen yang menjadi pemenang. Berdasar rekapitulasi, suara tidak sah mencapai 8.017 dan suara sah 200.726. Ketua KPUD Kota Yogyakarta Nasrullah mengatakan, "Malam ini (kemarin) kami langsung menggelar rapat pleno untuk menetapkan pasangan Haryadi Suyuti - Imam Priyono sebagai Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta," ujarnya. (vvn)

Kurtubi Ditawari Masuk PAN JAKARTA — Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) AM Fatwa secara terang-terangan "melamar" pengamat pertambangan Kurtubi untuk masuk ke partainya dalam sebuah seminar di Gedung MPR/DPR. Awal mula "melamar" Kurtubi, ketika AM Fatwa bertanya mengenai posisi pemerintah, apakah memiliki atau menguasai sektor pertambangan di Indonesia. Lalu Kurtubi, menjawab lebih baik dua-duanya. "Dua-duanya. Menguasai dan memiliki," kata Kurtubi. Lalu, AM Fatwa mengatakan ini baru pasti. "Kita butuh orang-orang yang seperti Pak Kurtubi yang memiliki jiwa nasionalis," kata AM Fatwa saat acara Seminar di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (29/9). Selanjutnya, Fatwa mengutarakan untuk mengajak Kurtubi masuk ke partainya yaitu PAN. "Bagaimana Pak Kurtubi masuk partai saya (PAN) atau partai lain juga tidak masalah," kata Fatwa disambut sorak peserta seminar. "Siapa tahu bisa masuk kabinet untuk mengubah arah peraturan kabinet," kata AM Fatwa. Dengan senyum, Kurtubi menjawab Insya Allah. "Insya Allah, mudah-mudahan," kata Kurtubi lalu tergelak. Kurtubi sendiri diketahui pernah aktif di Partai Hati Nurani Rakyat sebagai Ketua Bidang Minyak dan Gas. Namun usai Kongres 2010 lalu, Kurtubi hampir tak pernah diketahui aktif beraktivitas sebagai kader partai yang dipimpin Wiranto itu. (vvn)

ANJUNGPINANG ANG — Bakal calon walikota TANJUNGPIN Tanjungpinang Husnizar Hood disarankan menggandeng Rudy Chua sebagai wakilnya pada pemilihan walikota (pilwako) Tanjungpinang 2012 mendatang. total penduduk kota Tanjungpinang yang diperkirakan hanya punya satu calon saja. " Rudy tidak hanya populer di kalangan etnis Tionghoa tapi juga dengan etnis lain, jika disatukan dengan Husnizar yang akan didukung Partai Demokrat, pasangan ini akan menjadi pemenang pada pilwako," ujar Rudy Chua Husnizar Huzrin meyakinkan. Huzrin menyebutkan, nama Rudy Chua sangat layak Tak tanggung-tanggung, saran diapungkan menjadi salah satu tersebut disampaikan Ketua calon walikota ataupun wakil waBP3KR Kepri Huzrin Hood, yang likota pada pilwako Tanjungpijuga merupakan abang kandung nang mendatang. Itu bisa dilihat Husnizar. dari kemampuan Rudy Chua meng"Jika Nizar (sapaan Huznizaranalisa berbagai permasalahan di red) menggandeng Rudy Chua Tanjungpinang dan Provinsi Kepri. sebagai wakilnya akan menjadi Hal itu juga terlihat bahwa pada pasangan yang pas dan memiliki dasarnya Rudy sangat mengetahui peluang menang paling besar kondisi riil yang ada di Kota Tandiantara kandidat lainnya," kata jungpinang, sehingga jika kelak Huzrin, Kamis (29/9). terpilih menjadi walikota atau Huzrin mengatakan, Ketua wakil walikota diyakini ia mampu DPC PIB Kota Tanjungpinang mencurahkan pemikiran untuk Rudy Chua yang juga merupakan kemajuan Kota Tanjungpinang. anggota DPRD Kepri, merupakan " Saya optimis jika Rudy diberi sosok yang tidak bisa dipandang peluang dia akan mampu memsebelah mata. berikan yang terbaik bagi Kota ini. Walaupun di DPRD Kota TanKarena sering kita lihat berbagai jungpinang PIB hanya punya dua pokok pikirannya terhadap kota kursi, tapi potensi dukungan etnis Tanjungpinang sangat bagus dan Tionghoa terhadap kandidat yang itu menandakan ia paham dengan bertarung di pilwako nanti justeru realita yang ada dikota ini. Dan jika akan ditentukan oleh arah dukudisandingkan dengan Husnizar ngan dari warga Etnis Tionghoa. maka akan menjadi pasangan yang Dan potensi tersebut jumlahsangat pas," tandas Huzrin.(rul) nya bisa mencapai 30 persen dari

Tokoh Masyarakat Berhak Tentukan Walikota TANJUNGPINANG — Tokoh masyarakat berhak menentukan calon walikota dan wakil walikota Tanjungpinang pada pemilihan walikota (pilwako) 2012 mendatang. Itu Karena tokoh masyarakat dianggap lebih mengetahui siapa yang benar-benar mampu memimpin Kota Tanjungpinang untuk lima tahun kedepan. Demikian dikatakan Tengku Muhammad Fuad, selaku tokoh masyarakat yang juga tokoh budaya, Rabu (28/9). Selama ini, kata Fuad, pilihan calon walikota dan wakilnya selalu diserahkan ke partai, sehingga partai memiliki kekuatan untuk menentukan kepala daerah. " Kita khawatir kedepannya Kota Tanjungpinang tidak jelas arah dan

tujuannya, karena semuanya ditentukan partai politik," ujar Fuad. Akibatnya, lanjut Fuad, banyak pembangunan di Kota Tanjungpinang yang masih belum beres, terkendala karena adanya kepentingan suatu golongan tertentu, bauksit yang berada di tengah kota yang semuanya tidak jelas arahnya. Oleh karena itu, ia berharap pada pilkada Kota Tanjungpinang kedepan, semua tokoh masyarakat yang ada di Kota Tanjugpinang harus berembuk dan bermusyawarah untuk bisa menyaring siapa calo walikota dan wakilnya yang terbaik untuk memimpin Kota Gurindam ini. " Ini semua dilakukan bukan sematamata kepentingan perseorangan, akan tetapi untuk kepentingan semua masyarakat Kota Tanjungpinang dalam rangka mengubah kota ini menjadi lebih baik

Cucu Arsyad, Kunci Kasus Surat Palsu MK JAKARTA — Kin Isura Ginting alias Rara diduga menjadi saksi kunci kasus pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi. Cucu Arsyad Sanusi, hakim konstitusi yang mengundurkan diri ini, diduga menjadi penghubung tersangka pemalsuan surat Masyhuri Hasan dengan Dewie Yasin Limpo. Rara yang bekerja di bagian keuangan Mahkamah Konstitusi diminta Panitia Kerja Mafia Pemilu Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat untuk menjelaskan ihwal perkenalan Masyhuri Hasan yang saat itu Juru Panggil MK dengan Dewie Yasin Limpo. Dari awal, Rara menjelaskan hubungannya dengan Masyhuri Hasan hanya teman biasa. "Dia kan kerja di MK sebagai Juru Panggil, sementara saya masuk 2009 di bagian keuangan MK," kata Rara, Kamis (29/9). "Biasa sebagai pegawai harus mengenal semua, kenal sebagai teman." Rara menjelaskan, pertemuan Hasan dengan Dewie Yasin Limpo diakuinya pernah terjadi dalam acara keluarga Arsyad Sanusi. Namun dua minggu sebelum acara itu, Hasan terlebih dulu berkenalan dengan adik ibunya (anak Arsyad Sanusi) bernama Neshawati. Rara menceritakan pertemuan Hasan dengan tantenya, Neshawati, hanya pertemuan biasa saja. "Waktu itu saya memang dari kantor, bertemu dengan Hasan, waktu itu hari libur," kata Rara. "Kami memang sering pergi bersama." "Kebetulan, saat saya bersama dia, saya ada janji dengan tante saya, Neshawati. Janjiannya di counter handphone (lalu menyebutkan sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat--red) membenarkan perangkat BlackBerry. Saat itu Hasan menawarkan mengantar. Ya sudah saya diantarkan. Saat itulah saya kenalkan Hasan dengan tante saya," kata Rara. Rara menyatakan, dia memang kerap pulang bersama Hasan. "Kebetulan kami satu arah. Hasan tinggal di Salemba, saya di Cempaka Putih," katanya. Sambil menunggu perbaikan perangkat telepon, mereka bertiga ma-

kan di pujasera mal tersebut. "Perkenalan biasa saja. Mungkin karena memang dari daerah yang sama, langsung cocok, nyambung. Jadi, makan-makan juga sambil nungguin HP," kata Rara. Meski hanya sekadar menunggu perbaikan HP dan makan, hampir tiga jam mereka bersama. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa Malik Haramain penasaran, "Masak tiga jam pertemuan hanya bicara perkenalan?" "Saya tidak menyimak betul. Begitu makanan datang, saya fokus pada makanan saya," kata Rara. Namun Rara mengakui, pembicaraan memang lebih didominasi Hasan dengan Neshawati. Kemudian setelah mengambil perangkat BlackBerry, mereka pulang. "Tante saya pulang dengan sopirnya, saya diantar Hasan," kata Rara. Dua minggu setelah pertemuan itu, Hasan hadir di acara keluarga Arsyad Sanusi. Hasan, kata Rara, memang sering bertanya kegiatannya sehari-hari. Rara pun berbasa-basi mengajaknya ikut acara keluarga dan ternyata Hasan menyambut. Di acara keluarga itu, Hasan bertemu kakeknya yang saat itu masih hakim konstitusi, Arsyad Sanusi. Hasan juga kembali bertemu Neshawati dan juga Dewie Yasin Limpo. Seorang anggota DPR lalu bertanya pada Rara, apa isi pembicaraan Hasan dengan Arsyad. "Saya tak tahu, karena saat itu saya lebih banyak di kamar tante saya," kata Rara yang berkulit putih itu. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Yasonna Laoly masih penasaran dengan hubungan Rara dengan Hasan. Yasonna bertanya, saat Hasan sudah ditahan, apakah pernah Rara menjenguknya di tahanan. "Ya, saya pernah jenguk. Saya bertemunya di Bareskrim. Saya waktu itu diperiksa juga, setelah itu ditawari penyidik, mau gak bertemu MH, saya mau," kata Rara. "Soalnya bagaimana, sudah seperti abang saya," kata Rara. (vvn)

lagi," imbuhnya. Keturunan keluarga besar Kesultanan Riau Lingga dari Sultan Mahmud Muzafar Syah ini juga berpesan kepada calon walikota dan wakil walikota yang sudah terpilih nanti agar tetap mempertahankan budaya Melayu yang sudah turun-temurun dari dulu hingga sekarang. " Jadi, siapapun walikota atau pemimpinnya yang terpilih nanti budaya Melayu yanga ada di Kota Tanjungpinang harus tetap muncul," kata Fuad. Ia juga meminta kepada walikota dan wakil walikota terpilih harus dapat melaksanakan rasa adil dan beradap, sehingga mereka mempunyai tanggungjawab yang jelas dan hal ini sesuai dengan Pancasila pada sila yang kedua yakni kemanusiaan yang adil dan beradab. (eza)

ANTARA

DISKUSI POLITIK — Staff Khusus Bidang Komunikasi Politik Presiden RI Daniel Sparingga (kedua kiri), Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh P Daulay (kanan), Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti (kiri), dan moderator Amirsyah Tambunan (kedua kanan), menjadi pembicara pada diskusi politik di Kantor Pengurus Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (29/9). Diskusi tersebut digelar dengan mengambil tema "Membedah Kinerja Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, Siapa yang Layak Diganti?".

Dituding Kampanyekan Putrinya

Pemko Jelaskan Aktivitas Walikota TANJUNGPINANG — Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memberikan klarifikasi, terkait pemberitaan Haluan Kepri tanggal 29 September berjudul 'Walikota Tanjungpinang Kampanyekan Putrinya di Surau'. “Saya perlu menjelaskan bahwa kehadiran Ibu Walikota dalam acara di Surau An Nur, Selasa (27/9) malam tersebut dalam kapasitas sebagai walikota yang menghadiri undangan halal bihalal masyarakat sekitar,” terang Kabag Humas dan Prtokol Setdako Tanjungpinang Surjadi Kamis, (29/9). Terkait dengan kehadiran dr Maya Suryanti dalam acara tersebut, menurut Surjadi bukan kapasitasnya untuk menjawab. “Informasi yang saya peroleh dari dr Maya, dia juga diundang oleh panitia, dan boleh jadi kehadirannya untuk memenuhi undangan tersebut,” duga Surjadi. Ia berharap hal itu tidak perlu dikaitkan dengan kehadiran walikota selaku kepala daerah dengan kehadiran seorang pengusaha seperti dr Maya. “ Kita yakin bahwa Ibu

Suryatati dapat mendudukkan posisi beliau selaku walikota Tanjungpinang dalam acara-acara yang menghadirkan beliau selaku Kepala Daerah,” terang Surjadi. Soal adanya spanduk halal bi halal yang menampilkan foto walikota dan dr Maya, menurut Surjadi, rasanya hal itu tidak perlu dipersoalkan. “ Yang saya baca tulisannya hanya berkait acara halal bi halal dan hal tersebut merupakan inisiatif dari panitia,” katanya. Lebih lanjut dikatakan, kalau ingin lebih jelas dapat dipertanyakan kepada panitia penyelenggara, karena menurutnya hal itu merupakan inisiatif panitia. “ Walikota dalam kesempatan itu, tidak mengucapkan sesuatu perkataan yang bermakna kampanye, dan rasanya perlu dipertanyakan kampanye apa yang dimaksudkan. Bukankah Pilkada Kota Tanjungpinang masih lama dan belum ada tahapan apapun dari penyelenggara Pilkada, dalam hal ini KPU, jadi rasanya tidak pas kalau ada istilah kampanye,” kata

Surjadi. Surjadi juga menerangkan, terkait pembagian cinderamata dari dr Maya Suryanti, menurutnya merupakan urusan yang bersangkutan. “ Saya tidak dapat menjelaskan, karena itu bukan dari walikota Tanjungpinang dan rasanya juga tidak perlu dipersoalkan, karena mungkin yang bersangkutan bermaksud berbagi kepada sesama dalam kapasitas beliau selaku pengusaha dan hal itu tidak ada kaitan dengan walikota Tanjungpinang,” ungkapnya. Diakhir penjelasannya, Surjadi menyampaikan harapan semoga dengan klarifikasi dan penjelasan yang disampaikan dapat memberikan informasi yang sebenarnya, terkait pemberitaan tersebut kepada masyarakat. “ Yakinlah bahwa Ibu Walikota akan dapat menempatkan diri pada posisi terbaik sesuai ketentuan dan tidak akan menyalahgunakan kewenangannya untuk hal-hal seperti yang yang dituduhkan,” terangnya menutup penjelasan. (eza)

Mahfud MD Diperiksa Selama Satu Jam JAKARTA — Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dan dua hakim konstitusi (Harjanto serta Maria Farida Indrati) memberikan keterangan kepada penyidik Bareskrim Polri selama satu jam terkait kasus pembuatan surat palsu MK. "Alhamdulillah, pemeriksaan berjalan lancar dan cepat. Ini agak lama karena kami masih ngobrol soal-soal lain gitu. Tadi tidak lebih dari satu jam kami memberi keterangan," ujar Mahfud usai pemeriksaan didam-

pingi Harjanto, Maria, dan Sekjen MK, Janedjri M Gaffar, di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (29/9). Menurut dia, ketiga hakim tersebut telah menerangkan segala sesuatu yang mereka tahu tentang kasus pemalsuan surat MK tersebut. Setiap hakim diperiksa sesuai dengan kapasitas masing-masing. " Ya macam-macam. Kalau saya menerangkan nota dinas yang menyebabkan Zainal Arifin menjadi tersangka," kata

Mahfud. Mahfud membantah kesediaannya ini untuk mengintervensi Polri. "Ndak, saya tidak pernah berbicara seperti itu. Percayakan saja pada proses hukum dan selalu saya katakan, saya tidak pernah ikut campur (penyidikan) Polri, karena sedang ada hukumnya," ujar Mahfud. Menurut dia, Polri memiliki standar sendiri bagaimana mengungkap secara tuntas kasuskasus yang ditanganinya. Tentu-

nya standar itu, lanjut dia, sesuai dengan hukum yang benar. Sebelumnya, mereka diminta mantan panitera MK, Zainal Arifin Hoesein, untuk menjadi saksi meringankan terkait kasus dugaan pemalsuan surat MK itu. Mereka pun menyanggupinya dan untuk mempermudah proses itu, ketiganya datang sendiri ke Mabes Polri. Oleh karena itu, tidak diperlukan surat izin dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. (mio)

Perubahan Format Pemilukada Mungkin Bisa Diterapkan 2012 JAKARTA — Pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) lewat jalur DPRD diharapkan dapat diterapkan pada tahun depan. Penerapannya tidak memerlukan adaptasi seperti halnya perubahan dari pemilihan DPRD menjadi pemilihan langsung. " Kalau saya harap, secepatnya tahun depan sudah bisa diterapkan," ujar anggota Dewan Pertimbangan Presiden Ryaas Rasyid, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (29/9). Namun, menurutnya, perubahan ini baru bisa dilakukan seandainya revisi Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemilukada selesai. Sampai saat ini draf revisi RUU masih berada di tangan Presiden. Beliau tengah mempertimbangkan usulan Wantimpres terkait dengan perubahan model poemilu kada langsung menjadi lewat DPRD. Dijelaskan Ryaas, ide yang ia lontarkan, yakni pemilihan oleh

DPRD dilakukan baik tingkat Provinsi, Kabupaten, atau kota. "Namun, kalau didraf sekarang pemerintah itu baru di level Gubernur buat pemilihan melalui DPRD nya," jelasnya. Ryaas menilai penerapan model pemilihan seperti ini tidak perlu adaptasi seperti halnya perubahan dari DPRD menjadi secara langsung, mengingat sebelumnya konsep seperti ini juga pernah diterapkan. "Tidak perlu adaptasi lagi,bisa langsung diterapkan," jelasnya. Sebagaimana diketahui, ujar Ryaas, pemilu kada langsung di daerah telah memberikan berbagai ekses negatif di lapangan. Berbagai permasalah itu antara lain, yakni maraknya politik uang, menurunnya moralitas di masyarakat, serta potensi perpecahan di kalangan birokrat. Walaupun begitu, pemilihan lewat DPRD tidak menjamin politik uang akan hilang.

Maraknya politik uang di tataran elite daerah juga berdampak pada pengelolaan keuangan. Salah satunya mengenai pengelolaan bantuan sosial. Maklum saja, untuk program bantuan sosial, penggunaan dana ratusan miliar yang dikirim dari pusat jadi wewenang pemerintah daerah. "Tidak fokusnya penggunaan dana akibat adanya kepentingan politik di daerah. Dana yang seharusnya untuk bantuan sosial dipakai buat pemilu kada," paparnya. Ryaas tidak menyebutkan praktik demikian ditemukan di mana saja. Namun, yang pasti penggunaan dana tidak tepat sasaran membuat jumlah kemiskinan tetap tinggi.

"Banyak daerah yang PDBnya tinggi, tapi kemiskinannya juga tinggi,” katanya. Oleh karena itu, butuh pengawasan yang ketat agar perilaku negatif ini bisa dihindarkan. (mio)

Ryaas Rasyid


OPINI DAN LAYANAN UMUM

Jumat, 30 September 2011

5

Paradoks Defisit APBD Batam Rp130 M "KIT A kalah karena kita "KITA mengatakan pada diri sendiri bahwa kita kalah"

(Leo Nikolae vich T olstoy Nikolaevich Tolstoy (1828–1910), Seniman)

"AGAR bisa eksis harus berubah, agar bisa berubah harus dewasa, untuk menjadi dewasa jadilah diri sendiri tanpa berhenti”

(Henri Bergson (1859–1941), Peraih Nobel Sastra 1927)

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Batam tahun 2011 disahkan oleh DPRD Kota Batam sebesar Rp1,2 triliun, Kamis (29/9). APBDP tersebut mengalami defisit hingga Rp130 miliar, atau turun 9,67 persen dari APBD murni yang jumlahnya Rp1,3 triliun. Sebelumnya DPRD dan Pemko Batam mengasumsikan bakal terjadi defisit Rp275 miliar. Namun setelah dikalkulasikan kembali dan dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah, maka angka asumsi defisit bisa ditekan dari Rp275 miliar menjadi Rp130 miliar. Artinya ada upaya untuk menekan angka defisit anggaran hingga Rp145 miliar. Akibat defisit APBD, setidaknya 22 proyek fisik atau 63 persen dari total proyek fisik di Pemko Batam batal dikerjakan. Proyek-proyek fisik yang batal dikerjakan tahun ini di antaranya, pemeliharaan jalan di depan SMP 16 Tanjungpiayu, pengadaan kontruksi jaringan air bersih dan peningkatan jalan Rempang Cate. Berikutnya pembangunan jembatan

beton Kampung Baru, tembok penahan tanah jalan menuju pelantar Pulau Seberang dan pemasangan jaringan air bersih Pulau Buluh Kecamatan Bulang serta sederet proyek lainnya. Bahkan tunjangan para guru dan tunjangan uang makan pegawai Pemko Batam juga turut dipangkas, agar angka defisit tak terlalu membengkak. Tapi ada yang terkesan paradoks dengan defisit APBD Kota Batam 2011. Seharusnya, karena terjadi defisit anggaran yang cukup besar, Pemko Batam dan DPRD Batam berhemat dan meminimalisir kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting. Apalagi kalau kegiatan itu memerlukan dana yang besar, sementara efek atau dampaknya bagi kepentingan daerah cuma kecil atau memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa mengambil manfaat dari kegiatan tersebut. Sebagai contoh, kunjungan kerja Walikota Batam dan rombongan ke luar negeri, seperti kunjungan ke Kota Gymje Korea Selatan ke Autralia, Cina, Eropa dan lain sebagainya. Sungguh tak elok kiranya,

di tengah-tengah defisit APBD Kota Batam 2011, Walikota, Walikota Batam dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Batam melakukan kunjungan kerja ke negara-negara tadi. Sebab biaya yang dibutuhkan untuk kunjungan kerja itu sangat besar. Kok tidak anggaran kunjungan kerja itu saja yang diketatkan atau dicoret dalam rangka mengantisipasi defisit anggaran. Sehingga proyek-proyek untuk masyarakat tidak terganggu. Realitanya justru anggaran proyek-proyek untuk masyarakat yang dibatalkan. Sementara di pihak lain, anggoata DPRD Kota Batam juga bertabiat sama. Sebagian besar anggota DPRD Batam jutsru lebih banyak menghabiskan waktunya di luar kota untuk melaksanakan kunjungan kerja, studi banding, bimbingan teknis (bimtek) dan lain sebagainya. Kunjungan tersebut cendrung ke wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur. Contoh saja baru-baru ini sederet anggota dewan kunjungan ke Bali. Kunjungan yang paling laris ke Surabaya.

Pancasila Ditinjau dari Analisis Wacana Kritis

Anjal Minta Ditertibkan

(Refleksi Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober) TULISAN ini bermaksud melihat wacanaDalam Surat Keputusan Dirjen Dikti wacana yang “dijual” oleh Pancasila dari No. 43/Dikti/2006 yang mengatur Condra Antoni sudut pandang Analisis Wacana Kritis. Dalam obyek pembahasan Pendidikan Koordinator MPK Pendidikan Kewarganegaraan Politeknik Negeri Batam Analisis Wacana Kritis, teks diposisikan Kewarganegaraan, misalnya, materi sebagai bentuk gejala sosial (Norman Faircpertama yang harus diajarkan pada WA C AN A WAC ANA Pancasila semakin tidak populer. Ada kecenderungan alergi yang massif lough dalam Munawar Ahmad, 2010). Lebih peserta didik adalah filsafat ketika dicuatkan persoalan-persoalan yang mengatasnamakan Pancasila. Sebagai jauh, Analisis Wacana Kritis terutama memPancasila. Kemudian dalam pasal 31 pelajari bagaimana kekuasaan disalahgunakundang-undang partai politik disebuah pusaka, kesaktian Pancasila layak menjadi pertanyaan ulang. an, atau bagaimana dominasi serta kesebutkan bahwa pendidikan politik tidakadilan dijalankan dan direproduksi harus dilakukan berdasarkan etika melalui teks dalam sebuah konteks sosial politik paling tidak, sejak dihapuskannya tujuh kata bangunan dalam bentuk pembebasan lahan dan budaya berpolitik menurut Pancasila. (Dedy N. Hidayat dalam Eriyanto, 2008). dalam Piagam Jakarta, sudah begitu besar tanpa mempertimbangkan aspek sosial dan Yang jarang ditampilkan adalah wujud Dengan demikian, Analisis Wacana Kritis harapan founding fathers bangsa ini bahwa keramahan lingkungan? nyata Pancasila dalam kehidupan masyarakat dijadikan sebagai alat untuk melihat dan kebinekaan Indonesia adalah kebinekaan yang Ketiga, nilai Persatuan Indonesia, belum yang lebih luas. Adalah sulit mengukur sememahami bahwa wacana tertulis dan wacana religius. Pada kenyataannya sampai kini, yang mampu menjawab spirit kedaerahan. Secara jauhmana pemahaman dan penerapan Panlisan dijadikan sebagai medium oleh kelompok mencuat justru antitetis pemahaman. Pihakgamblang bisa dilihat, paguyuban kedaerahan casila, misalnya, di sekolah-sekolah dan kamberkepentingan guna mendominasi wacana pihak komunitas agama tertentu menganggap justru lebih menarik. Kedekatan emosional pus. Belum lagi dalam tataran kehidupan Pancasila sesuai dengan keterbatasan pebahwa Pancasila-walaupun berdasarkan kelebih mudah disentuh dengan isu kesamaan sosial yang menyeluruh. Padahal, bukankah mahaman, dan minimnya semangat menyetuhanan—adalah sebagai landasan filosofis daerah asal dibandingkan isu nasionalisme. Pancasila kita adalah Pancasila yang diniatkan jahterakan rakyat dengan mengabaikan resberbangsa yang diragukan menyejahterakan Keempat, nilai kerakyatan kita dipimpin oleh pendiri negeri ini bisa menjawab tanpon masyarakat sampai pada level bawah. dunia dan akhirat. Nilai ketuhanan Pancasila oleh hikmah pencitraan, alih-alih kebijaktangan setiap perubahan dan dipahami oleh Hasilnya, jadilah Pancasila sebagai tampilan tentunya harus dipertanyakan dalam hal mesanaaan dalam permusyawaratan/perwakilan. segenap manusia di negeri ini? teks-teks penuh indoktrinasi tanpa melihat nyentuh spirit keberagamaan di negeri ini. Pemanfaatan testimoni media, iklan, baliho, Awal Perubahan? sejauh mana minat masyarakat luas tentang hal Ekstremnya, siapa yang menjadi dan berdan penggunaan teleprompter justru lebih Kebetulan atau tidak, awal Oktober di itu. Dengan kata lain, Pancasila dikemas begitu tambah saleh dikarenakan pemahamannya menarik dalam wajah kepemimpinan kita Indonesia kini adalah untuk memperingati formal dan membosankan. Lalu kemasan terhadap nilai ketuhanan dalam Pancasila? dibanding ketulusan berbuat dan mengabdi. dua peristiwa penting. 1 Oktober hari ketersebut dipertahankan atas nama landasan Di lain sisi ada juga semangat ingin meWalaupun yang dimunculkan secara dominan saktian Pancasila, dan 2 Oktober sebagai hari kehidupan berbangsa dan bernegara yang misahkan nilai-nilai ketuhanan dari ruang tetap sama, yakni atas nama Wakil Rakyat. batik nasional. Apakah ini bisa dimaknai bahwa harus dipatuhi dan dipahami tanpa kompromi. publik. Banyak kaum akademisi dan intelektual Bahkan lembaga yang sejatinya super body kesaktian Pancasila justru harus dibarengi Konsekuensinya, Pancasila tetap dengan yang justru menginginkan sebuah tatanan dan mulia seperti Komisi Pemberantasan dengan spirit kebangsaan dalam wujud usahabungkusan yang tidak diganti. Sementara hidup dimana agama adalah urusan pribadi yang Korupsi(KPK) merasa perlu membentuk sebuah usaha mandiri atau entrepreneurships yang khalayak ramai menerima bulat-bulat tanpa tidak perlu diatur oleh negara. Di sini juga bisa “barisan tangguh” pencitraan untuk “meberlandaskan lima sila yang kita baca ketika pemahaman berarti dan sikap kritis yang hakiki. dilihat bahwa nilai ketuhanan Pancasila belum lawan” pihak-pihak yang tidak senang. upacara bendera itu? Jacob Oetama bahkan Perlu dipahami, wacana Pancasila bukan mampu menjawab gelisah intelektual Kelima, nilai keadilan sosial belum menjadi mengangkat isu entrepreneurship ini pada sila hanya dilihat sebagai bentuk kepatuhan sekaligus spiritual kaum cerdik pandai itu. spirit entrepreneurship bangsa. Hal ini dapat kedua. Beliau mengatakan, sebagai seorang penguasa pada landasan filosofis bangsanya, tapi Kedua, nilai kemanusiaan yang adil dan dilihat misalnya kesulitan mengukur keberwirausaha, jangan hanya mencari materi. juga sebagai bentuk cara untuk “memaksakan” beradab sejatinya mampu menjawab bahwa hasilan program-program BLT, PNPM Mandiri, Wirausaha juga harus idealis. Menjadi idealis, pemahaman tanpa ada keinginan penguasa itu manusia adalah makhluk Tuhan yang Maha Esa dan sejenisnya. Semoga saja dalam lingkungan menurut beliau, merupakan sikap dasar yang sendiri untuk mendinamisasi dan mengelaborasi yang harus diperlakukan dengan derajat yang kampus, gema Program Mahasiswa Berwisesuai dengan kerangka Pancasila, salah satunilai-nilai Pancasila dengan mempertimbangkan sama, tanpa membedakan suku, agama, ras, dan rausaha (PMW) memperoleh hasil yang lebih nya Kemanusiaan yang Adil dan Beradab (Jacob kehidupan sosial, ekonomi, dan politik yang terus jenis kelamin. Pertanyaannya, dimana spirit baik dibanding program-program pemerinOetama, kompas.com, 28 Juli 2011). bergerak mengikuti zaman. nilai ini ketika dihadapkan pada isu-isu terotah untuk mengangkat derajat kesejahteraan Sebagai kesimpulan, sudah selayaknya kita Silahkan dilihat misalnya output dari risme yang melihat derajat berdasarkan kemasyarakat yang sebelumnya pernah ada. memaknai 1 Oktober sebagai sebuah spirit wacana yang dikembangkan Pancasila sampai samaan keyakinan (dan berbeda dalam agama Dari perspektif Analisis Wacana Kritis, peningkatan ekonomi yang merata dengan saat ini. Nilai-nilai dasar Pancasila yang diyayang sama)? Atau sebaliknya, dimana spirit wacana-wacana kebangsaan belum melibatmempertimbangkan ketuhanan, kebangsaan, kini bersumber dari karakter murni masyakeberadaban ketika melihat agama tertentu kan spirit murni Pancasila. Yang sering ditamkemanusiaan, persatuan, mufakat, dan kesejahrakat di bumi Nusantara, belum menjadi pilihsebagai sumber kejahatan? Dimana juga spirit pilkan adalah Pancasila sebagai sistem nilai teraan sosial. Lalu Pancasila menjadi benar-benar an hidup jamak. Pertama, nilai Ketuhanan yang nilai ini ketika yang menarik dibicarakan dan yuridis-formal yang hanya bisa diterjemahkan “sakti” dalam meningkatkan taraf hidup dan Maha Esa belum bisa dijadikan pilihan relidiperjuangkan adalah eksploitasi alam sebesecara fungsional-formal oleh kelompokmemperteguh karakter bangsa secara megiusitas berbangsa dan bernegara. Padahal, sar-besarnya atas nama pemerataan pemkelompok intelektual, eksekutif, dan kademis. nyeluruh dan utuh. Wallaahu a’lam.***

Bimbang SEDANG pada perempuan kampung semuanya itu tidak lengkap. Akan beristri orang kota, tingkahnya banyak, mintanya bukan sedikit. Dia mau menonton, mau ini, mau itu, kadang-kadang hendak mengatur langkah lakinya menurut sukanya. Apalagi gadis-gadis sekarang-menurut persangkaan Aziz-tidak mempunyai cinta yang jujur, sebab pergaulanna terlalu bebas. Dia

sudah berkalai-kali berjanji dengan gadisgadis akan setia, sehidup semati, sesakit sesenang, tetapi sebagian besar yang berjanji itu, bersuami juga, dan hidup senang dengan suaminya. Janjinya ketika masih perawan seberat bumi dan langit. Dia sendiri pun demikian pula, berjanji empat kali sehari, dengan anak gadis-gadis yang bermacam-macam pula perangainya, dia

juga mungkir. Jadi bagi Aziz, hidup adalah komiditi belaka. Kejujuran tidak ada pada masyarakat, baik laki-laki atau perempuan. Kejujuran bergantu kepada uang. Kawin tidak ada gunanya asal suka sama suka. Sebab itu hanya ijab dan kabul, yang perempuan diperbolehkan orang tuanya, baru boleh kawin, kalau tidak,

√ APBD-P Batam Disahkan Rp1,2 T - Wah.... banyak dong defisitnya... √ Uang Makan PNS Batam Dipotong - Uang kunker dewan dan pejabat saja dipotong Pak Cik.. REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, Email: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.

DI suatu pagi yang cerah, saya mendapat SMS dari seseorang yang saya hormati karena kepintarannya dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan, termasuk juga soal urusan agama. Saya merasa, ada ungkapan tulus dalam SMS tersebut, yang isinya, menurut saya, tak perlu dimasukkan dalam tulisan ini. Dia termasuk salah satu petinggi di Batam. Meski kata kawan-kawan saya yang lain dia bukan (apa-apa) pengambil kebijakan, namun sepak terjangnya dalam pemerintahan, bisa dibilang sudah cukup teruji dan membawa manfaat yang tidak kecil bagi kemajuan dan perkembangan kota ini. "Ah, langsung sajalah, Tuan. Apa yang sebenarnya mau Tuan sampaikan?!" ketus Nurani sambil menyundulkan kepalanya yang gundul ke ulu hati saya. Ah, baiklah. Sidang pembaca yang terhormat, sebagai warga kota yang baik, tentu kita semua sepakat bahwasanya kita akan bersama-sama -baik diajak maupun tidak, baik diperintah ataupun tidak-

HALO pihak yang berwewenang di Kota Tanjungpinang, tolong tertibkan anak jalanan (Anjal) yang masih banyak berkeliaran di jalanan meminta-minta dan mengamen karena sangat mengganggu masyarakat, terutama bagi pengendara jalan. Sebaiknya Anjal ini dibina dan ditertibkan agar mereka punya kehidupan yang wajar layaknya anak lainnya, karena bila dibiarkan dijalanan akan menjadi penyakit masyarakat. Sekian dan terima kasih. Hormat Saya Dwika Murtiani 08566667xxx Warga Jln Merdeka Kota Tanjungppinang JAWAB TERIMA KASIH bu Dwika Murtiani atas suratnya. Kami pihak Kepolisian Tanjungppinang senantiasa melakukan penertiban terhadap penyakit masyarakat ini, termasuk pada Anjal. Seperti beberapa hari lalu kita telah merazia Sebanyak 7 anak punk dan Anjal dalam sebuah operasi di sejumlah ruas jalan di Tanjungpinang. Ketujuh anak yang sering berada di jalanan itu tidak memiliki identitas resmi kependudukan atau KTP dan surat-surat identitas lainnya. Memang baik Anjal maupun anak-anak punk yang berpenampilan serba hitam akan didata lalu diserahkan ke Dinas Sosial untuk dibina. Sementara bagi mereka yang berasal dari luar Kota Tanjungpinang akan kita pulangkan ke daerah asalnya. Sementara aksi razia rutin yang dilakukan pihak kami ini dalam upaya menindaklanjuti laporan dari masyarakat tentang keberadaan Anjal, Gepeng dan anak-anak 'punk' yang sudah sangat meresahkan. Hal ini agar gangguan ketertiban dapat ditangani dan tidak mengganggu kenyamanan dan keindahan Kota Gurindam kita tercinta ini. Sekian penjelasan dari kami semoga bermanfaat. Hormat Kami AKP Edward P Kasat Sabhara Polisi Tanjungpinang

tidak boleh. Yang demikian adalah kerabat kiri kanan. Kalau dia merampas kemerdekaan. Lebih pulang sekali-sekali dan dibaik turutkan saja kehendak hati sebutkan kepadanya perkara sedang badan muda, kalau sudah kawin, tidaklah itu alasan yang tua, yaitu kesempatan kesenangdikeluarkannya, hanyalah dian tak ada lagi barulah perbaiki jawabnya saja, "Belum hendak diri, baru kawin! kawin, belum ada yang Tetapi sungguhpun begitu, setuju." kepada kaum keluarga ada juga Adiknya Khadijah telah segannya sedikit. Itulah sebabnya (lima puluh delapan) bertunangan dengan seorang dia tinggal di Padang, supaya jamuda yang kaya, yang baru saja ngan mengganggu pendengaran kaum menerima pusako besar di Bukittingi

Defisit Anggaran dengan pemerintah untuk membuat kota yang kita tempati ini terus melesat jauh dan tumbuh semakin tinggi dalam hal pembangunan di segala sektor. Tujuannya, tentu saja agar kita semua senang. Beberapa waktu terakhir, kita kerap disuguhi berita-berita tentang sejumlah persoalan yang "dimunculkan" oleh Pemerintah Kota Batam. Di antaranya, masalah sampah, sekolah yang kebanjiran, proyek-proyek fisik yang dipangkas, gaji guru honor yang terancam serta pemotongan tunjangan uang makan PNS. Termasuk pula pertelagahan antara pemerintah dengan para pengusaha terkait pembahasan dan penerbitan sejumlah peraturan daerah. Dari sekian banyak masalah tersebut, semuanya bermuara pada uang. APBD Kota Batam tahun 2011 yang mengalami defisit hingga ratusan miliar menjadi salah satu pemicu, selain tentunya, kinerja sejumlah SKPD yang (mungkin) tidak mengeluarkan kemampuan maksimalnya dalam menjalankan amanah yang dititipkan kepada mereka.

Mengapa demikian? Karena uang SPPD-nya besar, sehingga si anggota dewan itu bisa mengantongi uang jutaan. Apakah kunker, studi banding, bimtek, studi banding dan kegiatan-kegiatan lain itu benar-benar sesuai dengan konsep yang sesungguhnya? Apakah kunjungan tersebut bermanfaat untuk Kota Batam? Apakah ada laporan konkrit dari anggota dewan yang bersangkutan setiap melakukan kunjungan? Apakah kunjungan itu hanya akal-akalan anggota dewan untuk menghisap APBD? Jawaban yang sesungguhnya bisa membuat kita miris. Mengapa demikian? Karena sebagian besar anggota DPRD Kota Batam melaksanakan kunjungan kerja tanpa perencanaan yang jelas. Mereka hanya asal meminta izin kunjungan ke pimpinan dewan. Ketika ditanya apa tujuan kunjungan, si anggota dewan bingung dan menjawab asal jadi. Mereka menjawab pokoknya disesuaikan saja nanti dengan bidang-bidang yang ada di komisi masingmasing. Wahh.. parahnya!!. **

Kabar-kabar yang sampai ke telinga saya, hampir sebagian besar pimpinan SKPD di Pemko Batam mengeluh. Pasalnya, ya itu tadi, APBD defisit. Karena APBD defisit, maka kinerja mereka pun loyo. "Habis, macam mana mau bekerja? Anggaran tak ada. Semua bicara angka-angka, tapi uang dalam bentuk nyata tak pernah tampak," kata sebagian besar pejabat itu seperti yang dikabarkan seseorang kepada saya. Yah, begitulah. Sebagaimana berita-berita yang dibawa wartawan ke dapur redaksi, defisit anggaran tahun ini memang sudah menjadi momok. Karena itu, tak perlu heran kalau akhirnya sampah terlambat diangkut, sekolah yang kebanjiran belum terurus, gaji guru terancam, uang makan pegawai dipotong, proyek-proyek pembangunan dibatalkan. "Kok Walikota seperti tenang-tenang saja?" Ah, siapa bilang? Saya yakin, saat ini Walikota sedang pusing tujuh keliling. Sampai-sampai beliau harus terbang ke Kota Gymje, Korea Selatan. Walau tujuan utamanya tentu saja bukan untuk refreshing, namun paling tidak beliau bisa terhindar sementara dari serbuan sejuta masalah yang bertubi-tubi mendera kepalanya saat berada

dan berpikiran modern pula. Tetapi dia (Khadijah) hendak mencoba dahulu, melunakan hati saudaranya supaya suka kawin pula. Yang maksud hatinya akan jodoh saudaranya ialah Hayati. Mudahmudahan keborosan dan pikiran muda saudaranya itu dapat berubah jika mendapat istri sebagai Hayati yang alim itu. Apalagi Hayati cantik benar, perasaan kampungnya dapatlah dibentuk supaya lebih maju, jika kelak tinggal di kota. Apalagi kota sebagai Padang.

di tengah-tengah kita. Saya percaya, kepergian Pak Walikota bersama sejumlah pembantunya ke Korsel, pasti mengusung maksud baik. Tapi, sekarang kan sedang defisit anggaran? Kenapa Walikota malah "jalan-jalan" ke luar negeri. Padahal, di Batam kan sedang banyak masalah, Yuri kenapa Walikota seperti tenang-tenang saja. Kenapa Walikota tidak menghadiri pertemuan dengan pengusaha untuk membahas soal FTZ dan aturan daerah maupun pusat yang kian membingungkan? Bagaimana dengan para wakil rakyat? Oh, kalau mereka, jangan pula dikira nyaman-nyaman saja duduk di kursi sana. Saya percaya, gara-gara APBD defisit, para wakil rakyat kita juga ikut merasa sulit. Karena, karena, karena... Wartawan Haluan Kepri


SUMBAR—RIAU

Jumat, 30 Juli 2011

6

Gagal Mediasi, Pasar Inpres Padang Akan Dibongkar Tenaga Pengamanan Membebani APBD PADANG –– Komisi I DPRD Kota Padang minta Walikota Padang Fauzi Bahar untuk memaksimalkan kerja dan fungsi Satpol PP, ketimbang merekrut tenaga pengamanan. Rencana tersebut perlu dikaji ulang karena substansi dari rekretumen itu tidak jelas dan besar kemungkinan melanggar peraturan daerah (perda). "Saya minta walikota mengkaji ulang keinginannya yang akan merekrut tenaga pengamanan. Untuk apa lagi ditambah tenaga pengamanan jumlah Satpol PP saja cukup banyak. Jadi, dimaksimalkan saja dengan meningkatkan SDM nya," kata Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Jumadi, kemarin. Jika perekrutan terhadap tenaga pengamanan dilakukan, maka pemerintah harus menganggarkan honor atau gaji untuk tenaga pengamanan itu. Maka, akan semakin memberatkan APBD Kota Padang yang saat ini sudah sangat minim. "Untuk itu, diminta walikota mempertimbangkan setiap wacana yang diusulkan. Apakah, sesuai dengan kondisi anggaran yang sangat minim dengan merekrut tenaga lagi. Saat ini saja, kondisi APBD sudah sangat ngos-ngosan," kata kader golkar ini. Komisi I DPRD Kota Padang, hanya berharap pemerintah melakukan outsourching di dalam ikatan kerja Satpol PP. Sehingga, bisa didaur ulang dan yang tidak efektif bisa di non aktifkan. Selain memiliki Satpol PP, Kota Padang juga memiliki aparat kepolisian dan TNI. Jadi, dirasa tidak perlu merekrut tenaga pengamanan. Ia minta, sebaiknya walikota membuat kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat bukannya kepentingan pribadi walikota. Untuk saat ini saja, APBD sudah menganggarkan untuk gaji PNS sebesar Rp405 miliar atau 75 persen dari total APBD Rp1,2 triliun. Dan, jika ditambah lagi anggaran di APBD untuk gaji tenaga pengamanan, maka pembangunan di Kota Padang tidak akan terlaksana dengan baik. Sebab, dana APBD lebih banyak digunakan untuk gaji PNS. (ade)

PADANG –– Walikota Padang, Fauzi Bahar mengajukan Pasar Inpres II, III, dan IV dibongkar tidak lagi melalui mediasi. Menurutnya, mediasi telah gagal selesaikan persoalan. Upaya mediasi terakhir dilakukan oleh Komnas HAM. Kesepakatannya, pedagang dan pemko berunding sebagai tindakan terbaik yang dilakukan untuk Pasar Inpres. "Tapi, dua kali pertemuan, keduanya gagal," tuturnya. Kegagalannya, kata Fauzi, membuat penyelesaian di Pasar Inpres menjadi lebih lama. Sementara dana untuk pembangunan berakhir Desember 2011. Fauzi mencontohkan, soal harga dan pembongkaran, tidak juga ditemukan kata sepakat. Padahal, dua persoalan ini yang membuat upaya penyelesaian pasar berlarut-larut. Tidak ditemukannya penyelesaian, lanjut Fauzi, yang membuat Pemko berkeputusan membongkar pasar. "Limit waktunya, dalam waktu dekat akan dilakukan," kata Fauzi dengan tidak menjelaskan tanggal yang pasti. Sekretaris Pasar Inpres II Inbur menjelaskan lebih jauh tentang mediasi yang dilakukan dua kali itu. "Pemko tak mau

mengalah," katanya membuat kesimpulan. Mediasi kedua yang dilakukan Sabtu (24/9) lalu, kata Inbur, membahas soal harga. Pemko menyamakan harga Pasar Inpres II, III, dan IV dengan harga di Pasar Inpres I yang telah siap dibangun. Untuk kios, penawaran Pemko harganya berkisar Rp25-27 juta per meter. "Pedagang hanya punya kesanggupan dengan harga di bawah Rp10 juta," kata Inbur. Lebih jauh Inbur menyebut, mediasi itu berlangsung deadlock karena tak ada yang mengalah. Pemko juga tidak menawarkan jalan tengah, dan bersikeras dengan harga tersebut. Inbur mengaku kecewa bila Pemko melakukan pembongkaran di tengah belum bertemunya kesepakatan. "Tapi kami (pedagang--red) tidak dapat berbuat apa-apa," tuturnya. Inbur menyarankan penyelesaian pasar dilakukan melalui proses pengadilan. Seperti diberitakan sebelumnya, persoalan Pasar Inpres antara pedagang dan pemko dilanjutkan dengan perundingan, yang mediasi di antara keduanya melalui Komnas HAM. Namun, dalam mediasi

Haswandi

AKAN DIBONGKAR –– Inilah aktivitas pedagang di salah satu sudut di kawasan Pasar Inpres III Pasaraya Padang. Pemko Padang berencana membongkar paksa Pasar Inpres II, III dan IV Pasaraya, karena proses mediasi antara Pemko Padang dengan para pedagang tidak pernah menuai kesepakatan. belum diperoleh kesepahaman jika mediasi ternyata gagal dilaksanakan. Ali Ahmad dari Komnas HAM yang dihubungi terpisah menyebutkan, bila mediasi tidak

menemukan kesepakatan, maka Komnas HAM memberikan peluang untuk mencari jalan lain misalnya melalui pengadilan. "Yang jelas, mediasi melalui Komnas HAM sudah tertutup,"

tuturnya. Lebih jauh ia menyebutkan, Komnas HAM hanya akan terlibat bila terjadi pelanggaran HAM dalam penyelesaiannya, misalnya bila terjadi kerusuhan. (adk)

Puting Beliung Sapu Rumah Warga DURI –– Angin puting beliung menyapu pemukiman warga di Jalan Gajah Mada RT 02 RW 09 Kilometer 12 Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Rabu (28/9) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Akibatnya kawasan itu porak poranda. Dua rumah rata dengan tanah, begitu juga bangunan swadaya SDN 68 Talang Mandi dan dan pasar desa. Puluhan rumah lain mengalami kerusakan sedang dan ringan. Rusaknya bangunan swadaya SDN 68 Talang Mandi, masih terlihat. Empat lokal rata dengan tanah sementara tiga lokal lain rusak berat. Mesjid Al – Taqwa yang berada tak jauh dari SD juga porak poranda, begitu juga tiga bangunan Pekan Senin (pasar tradisional yang ada setiap hari senin saja-red) yang berjumlah 150 pintu hancur dan ada sebagian yang rata dengan tanah. Pohon-pohon besar pun ikut tumbang dan kabel listrik putus hingga warga berada dalam suasana gelap gulita. Menurut warga, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, sebelum tiba waktu Shalat Isya. "Semula hanya turun hujan gerimis, namun kemudian hujan lebat menguyur wilayah ini. Lebatnya hujan disertai dengan bunyi gemertak batu di atas atap. Ternyata hujan itu membawa es, bunyinya memekakan telinga," kata Dini, salah seorang warga yang tertimpa musibah. Di tengah hujan deras yang membawa butiran-butiran es itu, warga hanya bisa bertahan di dalam rumah. Suasana makin mencekam, angin disertai badai bertiup kencang. Warga makin was-was dan hanya bisa berdoa. "Saat itu kami hanya bisa pasrah dan menyerahkan semuanya kepada Allah," ujar Dini. Setelah hujan es dan angin reda, Dini bersama suaminya Karman dan anaknya kaget. Atap seng rumah kontrakannya sudah bolong diterbangkan angin. "Karena takutnya, kami tak sadar kalau atap rumah sudah diterbangkan angin. Kami ter-

paksa numpang tidur di rumah tetangga," jelasnya. Lain lagi yang dialami Segara Tupon (51). Tupon bersama istrinya Yeni (41) dan lima anaknya yang berada di dalam rumah terpaksa lari pontang panting ke luar rumah. Rumahnya diterjang angin puting beliung hingga roboh dan rata dengan tanah. Harta benda miliknya seperti sepeda motor honda supra masih kredit rusak ditimpa reruntuhan bangunan rumah dari kayu, alat alat elektronik dan peralatan dapur tak luput dari reruntuhan bangunan rumah tinggalnya. "Hujan Es diiringi angin bertiup sangat kencang datang mendadak. Kami sekeluarga saat itu lagi ngumpul di ruang tamu. Tiba tiba, bangunan rumah goyang mulai roboh. Saya langsung menarik istri dan anak anak lari ke luar rumah," tutur Tupon. Dari halaman rumahnya Tupon menyaksikan kedahsyatan angin puting beliung itu. Bagian dapur rumahnya terbang ke perkebunan sawit yang berada di belakang rumah. Sementara bangunan rumahnya ambruk hingga rata ke tanah. Malam itu, kami sekeluarga numpang tidur di rumah tetangga bernama Budi," jelasnya. Asmuri (51) juga merasakan kedahsyatan angin puting beliung itu. Rumahnya juga rata dengan tanah. Karena ketakutan Asmuri bersama istri dan anaknya hanya berdiri di dalam rumah. Namun kemudian dinding rumah bagian samping goyang dan langsung tumbang. Asmuri membawa istri dan anaknya berlari ke ruang dapur. Ketika menghindar dan berlari menyelamatkan keluarganya, kaki sebelah kiri tertimpa runtuhan bangunan, sementara istrinya Suarni (45)

Meranti Buka Peluang Bisnis Bagi Investor

susi

SALAH seorang warga tengah mendata rumah yang disapu angin puting beling di pemukiman warga di Jalan Gajah Mada RT 02 RW 09 Kilometer 12 Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Rabu (28/9) malam sekitar pukul 19.30 WIB. juga tertimpa bangunan di bahu sebelah kanan. "Untuk sementara kami numpang di rumah saudara," ujar Asmuri. Tokoh masyarakat RT 2 Yusro juga menjelaskan bahwa kios di Pasar Senin, Jalan Meranti Kawasan RT 2 mengalami rusak berat, dan sebanyak lima rumah warga juga rusak berat. Sedangkan, puluhan rumah warga lainnya hanya rusak ringan. Tak hanya itu, bangunan peternakan ayam tumbang. Akibatnya 5.000 ekor ayam buras mati ditimpa reruntuhan bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian yang dialami masyarakat diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Dapur Umum Setelah mendapatkan laporan dari ketua RT 2 dan RW 9, Lurah Talang Mandi Halazmi segera menginstruksikan staf kelurahan untuk turun ke lapangan. Lurah membentuk tim khusus penanggulangan bencana kelurahan Talang Mandi serta dapur umum untuk warga yang mengungsi. "Kita turun ke lapangan untuk membantu masyarakat. Langkah awal ini kita buatkan posko dan dapur umum," ujar Halazmi. Pihaknya juga segera menyampaikan musibah itu ke

Pemerintah Kecamatan yakni Camat Mandau, Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis serta Satlak Kabupaten Bengkalis. Dengan harapan apa yang disampaikan tersebut mendapat respon yang baik dari pemerintah untuk membantu warganya yang terkena musibah. "Bantuan tanggap darurat dari Pemkab memang belum turun, namun untuk sementara ini kita masyarakat sekitar akan sama-sama membantu mereka yang menjadi korban. Untuk penerangan kita juga meminta bantuan dari masyarakat yang memiliki mesin diesel. Jadi di posko masyarakat bisa beristirahat dan tidak gelap-gelapan. Kita juga mendata masyarakat yang menjadi korban agar pemerintah bisa menurunkan bantuan secepat mungkin," terangnya. Sebagian warga, lanjut Halazmi, sudah melakukan renovasi rumah dan memasang atap yang baru pada rumah mereka. Sebab, anggota keluarga yang banyak akan sangat sulit jika harus menetap di posko. "Kalau rumahnya yang rata dengan tanah, itu memang tidak bisa diperbaiki cepat, paling mereka yang atapnya terangkat di bagian dapur sudah mulai memperbaikinya. Supaya bisa ditempati lagi," jelasnya. (sus)

DPRD Akan Bentuk Pansus Riau Air PEKANBARU –– Anggota DPRD Riau, sepakat membentuk panitia khusus PT Riau Air untuk menentukan nasib BUMD penerbangan yang sedang dililit krisis tersebut. Dampaknya, dana Rp30 miliar yang dianggarkan dalam APBD-P Riau 2011 belum bisa digunakan, sebelum ada rekomendasi Pansus. Anggota DPRD Riau dari Fraksi Demokrat, Noviwaldy Jusman, mengatakan hal itu kepada Haluan Riau, Kamis (15/9). "Pansus dibentuk setelah ada pembahasan pada rapat Banmus, namun umumnya anggota DPRD Riau telah sepakat membentuk Pansus. Kita tunggu saja jadwalnya," kata Noviwaldy Jusman, akrab disapa Dedet. Tugas panitia khusus (Pansus) PT Riau Air, lanjut Dedet, akan merinci kegunaan ang-

garan Rp30 miliar yang dialokasikan ke PT Riau Air. "Kita akan pertanyakan untuk apa saja kegunaaan anggaraan tersebut. Sebab angggota DPRD Riau tidak menginginkan pesawat PT Riau Air hanya terbang dalam jangka waktu 3-4 hari saja seperti yang lalu," katanya. Menurut anggota DPRD Riau asal daerah pemilihan (Dapil) Kota Pekanbaru itu, Pansus bahkan dapat merekomendasikan PT Riau Air ditutup. Karena itu Pansus akan meminta komitmen manajemen maupun Komisaris PT Riau Air jika perusahaan maskapai penerbangan tersebut masih ingin terus beroperasi. Apalagi sesuai aturan pada Januari 2012, apabila PT Riau Air tidak memiliki 10 pesawat, maka izinnya terancam dicabut. "Masa kita kalah dengan

Susi Air yang pengelolaannya masih manajemen keluarga," sebut Noviwaldy. Kepala Bappeda Ramli Walid tak tahu meski sudah tercantum dalam APBD-P Riau 2011. Anehnya, sejumlah pejabat di Pemprov Riau mengaku belum tahu untuk apa dana Rp30 miliar akan digunakan Riau Air. Setelah pengakuan datang dari Gubernur Rusli Zainal dan Sekdaprov Wan Syamsir Yus kemarin, giliran Kepala Bappeda Ramli Walid mengaku tak tahu untuk apa dana itu. "Besok kita akan lakukan rapat pembahasan dan koordinasi terkait APBD-P Riau ini," ujar Ramli Walid, kemarin saat ditemui di Kantor Gubri. Namun seperti dikatakan Ramli Walid, hingga kemarin, dana tersebut memang belum cair. Karena APBD-P pasca

pengesahan di dewan masih dalam proses evaluasi dan verifikasi pihak pusat. Saat kembali ditanya mengenai anggaran untuk Riau Air, Ramli dengan tegas mengatakan, secara teknis dia tidak mengetahui. Namun, menurut informasi yang dia dapat tetap untuk operasional dan mungkin juga penyewaan pesawat. "Kalau rinciannya saya tak tahu," tukas Ramli. Menyikapi masih ada anggota dewan yang menyatakan tidak setuju anggaran itu, padahal sudah disahkan, menurut Ramli itu hal biasa. Yang pasti katanya secara kelembagaan anggaran itu sudah disetujui. Namun ia berharap dana Rp30 miliar tersebut bisa dimanfaatkan untuk perbaikan perusahaan maskapai Riau Air. (mor)

SELATPANJANG –– Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai daerah baru dimekarkan membuka peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Letak wilayah dan potensi alam yang dimiliki, salah satu modal untuk investasi jangka panjang bagi para investor baik lokal maupun asing. Mulai dari industri perkapalan, perumahan, perkebunan, perikanan dan masih banyak lagi yang perlu dimanfaatkan para pengusaha. Pemerintah Kabupaten mendukung sepenuhnya kegiatan dunia usaha dalam membangun daerah Meranti. Demikian juga penyediaan lahan, dan infrastruktur juga tentang tergulasi yang sudah diperdakan oleh pemerintah. Sehingga untuk pendirian berbagai jenis usaha itu akan sangat dipermudah. Bukan hanya dipermudah saja, bahkan kalau perlu pemerintah juga akan memberikan subsidi. Penjelasan itu disampaikan H Zubiarsyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, kepada

Haluan Media Group, saat bersilaturahim di ruang kerjanya, Rabu (28/9). Menurut Zubiarsyah, kesempatan menanamkan modal di Meranti masih sangat luas bagi para investor untuk merebut peluang jangka panjang di kabupaten baru tersebut. "Sebagai contoh, ribuan pegawai negeri yang telah berdomisili dan bekerja di lingkungan Pemkab sangat membutuhkan perumahan. Sementara sejauh ini usaha property sejak Meranti menjadi sebuah kabupaten belum ada. Sehingga para PNS terpaksa harus menyewa rumah, karena belum ada perumahan sebagaimana di kabupaten lainnya," kata Zubiarsyah. Selain itu, pertambahan penduduk dengan kabupaten baru juga akan meningkat drastis. Demikian juga berbagai usaha pendukung masih sangat terbuka lebar. Seperti usaha perbengkelan roda empat, karena mulai tahun ini Meranti sudah memasukkan kendaraan dinas para SKPD.

"Menyusul berikutnya mobil dinas para anggota dewan. Jika mobil itu harus diservis nantinya, sejauh ini perbengkelan yang memadai masih belum ada. Ini juga peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Karena kenderaan roda empat juga akan masuk lebih banyak terutama jika jalan darat dari Meranti menuju Pekanbaru telah difungsikan," ungkapnya. Lebih jauh Zubiarsyah menjelaskan, selain bisnis properti, Kabupaten Meranti juga membuka peluang bagi investor untuk membuka usaha di bidang industry, jasa perhotelan, restoran dan rumah makan, industry air bersih, listrik, pertukangan kayu, mobiler perkantoran serta kebutuhan rumah tangga. "Masih banyak lagi peluang usaha apabila investor berkeinginan untuk berinvestasi di Meranti ini. Kehadiran investor sangat dinantikan agar bisa berpatner dengan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan," katanya. (jos)

Kisruh Lelang Proyek Disdik Bengkalis

"Harus Diproses Secara Hukum" BENGKALIS- Tokoh masyarakat Bengkalis, H Effendi Buntat, mendesak agar kisruh lelang yang terjadi di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD), terutama di Dinas Pendidikan serta Dinas Bina Marga dan Pengairan diproses secara hukum. Sementara aparat hukum diminta proaktif menyelidiki adanya dugaan permainan selama proses lelang berlangsung. "Kalau hanya diproses secara administrasi, yang besangkutan (panitia lelang) tidak akan jera. Paling berat tidak diberi jabatan (non job) sehingga tidak akan memberikan efek jera kepada yang lain. Tahun depan hal itu akan terulang lagi," paparnya. Buntat mencotohkan di Dinas Pendidikan, ada upaya panitia untuk mengatur rekanan tertentu sebagai pemenang. Ini jelas melanggar Perpres sehingga bisa diproses secara hukum. Kemudian di Bina Marga, papar Buntat, masak perusahaan black list bisa dimenangkan oleh panitia lelang. Jelas ada sesuatu di balik itu, sehingga sangat memungkinkan untuk diproses secara hukum. "Kalau tidak ada upaya hukum, ke depan akan seperti

ini sajalah Bengkalis. Kecurangan dan permainan dalam proses lelang akan terus terjadi," tegasnya. Secara terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, H Rahman Jantan mengharapkan kisruh proses tender di Dinas Pendidikan jangan sampai mengganggu dunia pendidikan. Diharapkan kepada Kepala Dinas Pendidikan bisa menyikapi secara bijak persoalan ini. "Di satu sisi adanya dugaan terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan tender harus diproses. Di sisi lain Dinas Pendidikan juga memiliki kewajiban menyukseskan programprogram yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Kita minta Dinas Pendidikan jangan sampai terlena dengan persoalan tender tersebut. Persoalan-persoalan lain yang berhubungan dengan dunia pendidikan juga harus dibenahi," ujar Rahman. Sebagai contoh, database guru yang sampai saat ini belum tersusun dengan baik, sehingga berdampak pada keterlambatan pencairan tunjangan kesra dari Pemprov. Seharusnya hal-hal seperti itu tidak perlu terjadi lagi karena

setiap tahun tunjangan kesra dari Pemrov selalu ada. "Data guru itu harus tersusun dengan baik, update dan juga mudah dicari kalau dibutuhkan. Ini kan penyakit lama yang seharusnya perlu dibenahi. Jangan sampai tahun berikutnya kejadian seperti ini terulang kembali," kata Rahman. Bukan hanya database guru yang perlu dikelola dengan baik, politikus PBB ini juga mengharapkan seluruh datadata pendiddikan baik itu sarana dan prasarana maupun jumlah siswa secara keseluruhan baik di bawah naungan Pemkab maupun Kemenag juga harus terkelola dengan baik. Mustahil suatu perencanaan bisa tersusun dengan baik dan mencapai target yang diinginkan kalau data maupun pengelolaannya masih belum profesional. "Sekarang zaman sudah canggih, di samping data dalam bentuk hard copy perlu juga data tersebut tersimpan di komputer. Gunakan program yang memang khusus untuk pendataan. Jadi kalau sewaktuwaktu dibutuhkan bisa langsung dicari. Updatenya pun gampang, itulah gunanya teknologi," ungkapnya. (man)


S A M B U N G A N

7 Jumat, 30 September 2011

Sambungan dari hal.1 sendiri. Hanya berselang dua menit, Barca menggandakan keunggulan ketika Pedro mencetak gol melalui heading memanfaatkan umpan silang terukur dari David Villa. Lionel Messi memperbesar keunggulan Barca memanfaatkan blunder kiper BATE, Aleksandr Gutor. Bola lepas dari tangkapan Gutor dan dengan mudah diheading Messi ke gawang yang kosong. Skor 3-0 untuk keunggulan Los Cules bertahan hingga babak pertama berakhir. Sepuluh menit babak kedua berjalan, Barcelona memperlebar keunggulan melalui gol kedua Messi. Berawal dari umpan mendatar Dani Alves dari sayap kanan, Messi melepaskan tendangan kaki kiri akurat yang tak mampu dihalau Gutor. Ini merupakan gol ke-14 Messi

Sambungan dari hal.1

"Ada banyak menteri hebat, salah satunya Hatta Rajasa. Dia andalan di kementerian," ujar Daniel dalam diskusi bertema reshuffle kabinet yang diadakan di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (29/9). Menurut Daniel, pernyataan itu ia lontarkan tidak semata-mata karena sedang berada di kantor Muhammadiyah--Hatta adalah warga Muhammadiyah. Tapi karena prestasi yang ditunjukkan menteri yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu memang bagus. "Semua orang tahu, dan dia tahu apa yang dia kerjakan," kata Daniel. Kehadiran PAN dalam kabinet, menurut Daniel, juga memiliki pengaruh yang signifikan. Partai ini dianggapnya memberikan sumbangan pemikiran yang kritis terhadap pemerintahan. Meski begitu Daniel tidak menyebutkan lebih jauh apakah pertimbangan itu bakal menjadi alasan untuk mempertahankan posisi Hatta dalam kabinet. "Pada akhirnya Pak SBY punya pertimbangan sendiri untuk melakukan reshuffle," katanya. Daniel menyebutkan dalam melakukan perombakan atau reshuffle kabinet ada dua pertimbangan yang diutamakan Presiden SBY. Pertama soal kapasitas, dan kedua terkait integritas. Dalam hal kapasitas seorang menteri harus mampu melakukan tugas dan mau menjalankan sesuai dengan kemampuan dan pengalaman. Sedangkan soal integritas, kata Daniel, berhubungan dengan kualitas personal. "Wilayahnya berada dalam tataran moral dan etis, dalam wujud perilakunya menghindari perbuatan tercela, menjaga martabat, dan kehormatan jabatan," ujarnya. Terpisah, Sekretaris Kabinet Dipo Alam menyatakan, penilaian Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) bukan satu-satunya faktor pertimbangan bagi reshuffle kabinet. Presiden memiliki pertimbangan yang lebih komprehensif untuk melakukan reshuffle. "Saya pikir soal merah, biru, ijo itu tidak the only assesment untuk ada reshuffle. Tentunya Presiden lebih komprehensif, tidak hanya merah, ijo, biru. Doesn't mean like that. Ada pakta integritas dan kinerja. Jadi yang dibikin itu memang bagus tapi it's not the only factor membuat kabinet di reshuffle," tegasnya, ketika ditemui di Kantor Presiden, Jakarta. Ia mengaku menghargai penilaian UKP4 ini. Namun, dirinya beranggapan penilaian tersebut belum tentu esensial. "Justru presiden harus melihat komperhensif. Pertimbangan reshuffle kabinet bukan

Sambungan dari hal.1

lambung 509 dan KP Puyuh dengan nomor lambung 647. Menurut Satria, dari 10 kapal yang ditangkap hanya 9 kapal yang berhasil dibawa ke Batam untuk diperiksa lebih lanjut. Satu kapal lagi mengalami kerusakan dan akhirnya tenggelam saat digiring menuju perairan Batam. "Satu kapal tenggelam saat digiring ke Batam, tapi seluruh ABK berhasil kita selamatkan dan kita angkut di kapal lainnya," ujarnya. Menurut Satria, jumlah ikan yang telah berhasil ditangkap kapalkapal tersebut mencapai lebih dari lima ton. "Jumlah kerugian belum diketahui," kata. Penangkapan tersebut, ujar Satria, berawal dari informasi para nelayan Natuna yang mengatakan selama ini mereka sering menemukan banyak kapal berbendera asing melakukan pencurian ikan di perairan Natuna. Kapal-kapal asing itu umumnya berbendera Vietnam dan Thailand. "Dari laporan tersebut kita kembangkan, dan akhirnya kita berhasil mengamankan 10 kapal," kata Satria. Menurutnya, saat operasi dilakukan, beberapa kapal pencuri ikan lainnya berhasil melarikan diri. Kapal-

Bintang Lima dalam 10 pertandingan resmi musim ini. Pada musim 2010-11 lalu, Messi mencetak 10 gol dalam 10 pertandingan awal musim. David Villa melengkapi kemenangan Barca menjadi 5-0 pada jelang akhir pertandingan ketika pemain belakang BATE kehilangan konsentrasi setelah pemain-pemain Barca terperangkap offside. Kemenangan atas juara Belarusia ini membawa Barcelona ke puncak klasemen sementara Grup H dengan poin empat, unggul selisih gol atas AC Milan yang pada saat bersamaan menang 2-0 lawan Viktoria Plzen. Pelatih AC Milan, Massimilano Allegri mengaku puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya, dan ia pun menyebut hasil ini sebagai kado ulang tahun yang ia persembahkan untuk sang Presiden Silvio Ber-

Sambungan dari hal.1 lusconi. "Malam ini kami mendedikasikan kemenangan ini bagi Presiden kami (Silvio Berlusconi) yang akan berusia 75 tahun pada hari esok," ucap Max. "Saya kira kuncinya ada di babak kedua, kami bermain lebih bagus di interval ini menekan lewat sayap. Begitu gol kedua tercipta kami akhirnya bisa sedikit bersantai," "Kembali sembuhnya Zlatan begitu vital bagi kami, gol yang ia ciptakan di babak pertama membuat laga menjadi mudah di babak kedua, saya senang dengan hasil ini," "Sekarang kami harus bersiap diri untuk laga berikutnya, istirahat dulu di beberapa hari yang kami miliki, setelah itu baru memikirkan lawan berikutnya (Juventus di Serie A," pungkas eks pelatih Cagliari itu.(asc/glc/kpl)

Hatta Menteri pada UKP4," jelasnya. Menurutnya, Presiden akan menuangkan dalam policy speech yang rencananya akan disampaikan sebelum usia kabinet genap dua tahun. "Makanya saya bilang konsiderasinya bukan pada evaluasi dari UKP4. Tentu beliau (Presiden) nanti akan menyampaikan policy speech yang insya Allah semuanya bagus ke depan," jelasnya. Sebelumnya Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto menyebutkan rapor merah merata terjadi di semua kementerian. Dipo tidak dapat memastikan teknis persiapan reshuffle. Ia mengaku tidak tahu-menahu mengenai menteri yang rencananya akan dipanggil menghadap Presiden. Presiden SBY sendiri memastikan akan melakukan reshuffle sebelum 20 Oktober 2011 atau sebelum usia pemerintahannya memasuki tahun kedua sejak 2009. "Bulan depan akan genap Kabinet Indonesia Bersatu II berusia dua tahun, sehingga dengan pola pikir seperti itu evaluasi separuh jalan," kata SBY saat membuka Munas Persatuan Tarbiyah Islamiyah di Jambi, Kamis pekan lalu. "Saya mesti mengatakan sekarang saat yang tepat menata kembali kabinet yang saya pimpin karena saya ingin tiga tahun mendatang memiliki kinerja yang baik." Tidak Berdasar Ekonom dari Econit Hendri Saparini menilai pernyataan Daniel Sparingga yang menyebut Hatta Rajasa sebagai menteri andalan di KIB jilid II tidak berdasar, bahkan salah indikator. Pasalnya pencapaian Hatta Rajasa sebagai Menko Perekonomian lebih banyak dibantu oleh hot money dan bukan karena pencapaian kinerjanya. "Pekerjaan Menko Perekonomian bukan sekedar stabilitas makro ekonomi. Sekarang ini yang bagus kan bukan sekadar makro ekonomi tapi lebih ke finansialnya," kata Hendri Saparini saat dihubungi. Ia mengatakan, jika pernyataan Daniel Sparingga mengacu pada pencapaian makro ekonomi, hal-hal seperti kemiskinan, pengangguran kemudian tingkat pendidikan harus termasuk di dalamnya. Jadi bukan hanya mendompleng dorongan dari faktor eksternal yakni kondisi dan situasi perekonomian di Eropa dan Amerika. "Penguatan rupiah karena di Eropa sedang tidak menguntungkan. Indeks saham karena di Eropa dan Amerika belum menguntungkan, makanya mereka berduyunduyun datang ke sini," ujarnya. "Ini bukan karena kerja pemerintah, tapi lebih karena eksternal driven," lanjutnya. Indikator kinerja Menko Pere-

konomian sendiri dinilai terbantu dengan adanya hot money. Padahal, lanjut Hendri, Hatta Rajasa semestinya mampu menjadi dirigen bagi berbagai kementerian yang ada di bawahnya. Termasuk soal koordinasi antarlembaga dan kementerian. "Karena, sebenarnya performance dia (Hatta) dilihat dari situ. Bukan dari kinerja keuangan. Kinerja keuangan itu lebih pada Bank Indonesia," ujarnya. Seperti diketahui, beberapa kementerian yang ada di bawah Menko Perekonomian berselisih. Sebut saja Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat yang berselisih pendapat mengenai rotan. Atau Mari Elka dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengenai impor garam. Tidak hanya itu, perselisihan antara Ketua BKPM Gita Wiryawan dan Menkominfo Tifatul Sembiring mengenai posisi produsen BlackBerry, Research in Motion, juga belakangan ini terlihat. "Selama Menko Perekonomian tidak bisa membuat solusi yang terintegrasi antarsektor itu berarti kinerjanya belum bagus. Apalagi yang terjadi sekarang perselisihan. Bukan karena kinerjanya tidak bagus. Tapi karena tidak guideline," ujar Hendri. Menurutnya, penyebutan Hatta Rajasa sebagai menteri andalan tidak tepat dan salah indikator sebab faktanya, sebagai Menko Perekonomian, dia tidak ada road map yang jelas mengenai arah ekonomi Indonesia. Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi mengakui jika Hatta mampu menggawangi persoalan ekonomi makro. "Harus diakui juga. Indonesia menjadi the rising star," ujarnya. Bukannya tanpa sebab, Burhan mengatakan, bahwa faktor ekonomi makro meningkat karena posisi strategis menteri bidang perekonomian yang berasal dari kalangan profesional seperti halnya Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Alisyahbana. Namun, kata Burhanuddin, pencapaian Hatta sulit dikatakan sebagai yang terbaik. Pasalnya, harmonisasi beberapa kementerian bidang ekonomi yang dipimpinnya tidak akur. "Secara koordinasi Hatta lemah," tegas Burhan. Menurutnya, perbedaan pendapat yang berujung pada polemik antara Mari Pangestu dan MS Hidayat, serta sebelumnya dengan Fadel Muhammad, bisa menjadi indikator lemahnya koordinasi kementerian yang dipimpin Hatta. "Ini kan bagian dari Pak Hatta Rajasa juga," ujarnya. (tif/mio)

10 Kapal kapal itu berhasil lolos karena telah dilengkapi peralatan cukup canggih. Terkait 79 nelayan yang berhasil ditangkap, ia mengatakan akan ditindak sesuai hukum yang berlaku di negara ini. Berdasarkan undang-undang kelautan, kata dia, para pelaku akan diganjar untuk membayar denda yang nilainya bisa mencapai Rp20 miliar. "Tidak ada ampun, mereka akan kita tindak tegas," ujarnya. Menurutnya, bukan hanya pelaku yang diberikan sanksi tegas, tapi juga pihak lain jika dalam penyelidikan ditemukan ada donatur atau yang mem-back-up pencurian ikan tersebut. "Jika kita temukan ada pihak yang menfasilitasi, tentu kita juga akan memberikan tindakan tegas," katanya. Sementara kesembilan kapal yang kini diamankan, kata dia, untuk sementara akan tetap ditempatkan di Pelabuhan Makobar untuk kepentingan penyelidikan. "Kapal akan kita sita dan setelah selesai proses hukum tentu akan kita lelang," pungkasnya. Rugi Rp30 Triliun Per Tahun Menurut Satria, maraknya pencurian ikan (illegal fishing) di perairan Indonesia membuat negara mengalami kerugian sekitar Rp30

triliun setiap tahun. "Kita merugi sekitar Rp30 triliun setiap tahunnya," ujarnya. Berdasarkan data yang dimiliki Ditpolair, kata dia, hingga September 2011 sudah 70 kasus pencurian ikan yang berhasil ditangkap dan semuanya telah diproses sesuai undang-undang kelautan yang berlaku. Itu baru yang tertangkap. Diperkirakan, kasus pencurian ikan yang tidak tertangkap jauh lebih besar lagi. "Perairan Natuna menjadi salah satu perairan yang rawan terjadi illegal fishing," kata dia. Satria mengatakan, pihaknya tidak bisa mengawasi pencurian ikan oleh nelayan asing di seluruh Indonesia karena memiliki keterbatasan anggaran dan prasarana. Keterbatasan itu, kata dia, membuat pihaknya memberlakukan sistem prioritas dalam penanganan persoalan keamanan laut. "Kita hanya diberikan Rp25 miliar setiap tahunnya, jauh tidak sebanding dengan nilai yang diselamatkan," ujarnya. Menurutnya, andai pemerintah mau menganggarkan sekitar Rp1 triliun per tahun, jumlah kasus pencurian ikan bisa ditekan dan angka kerugian bisa terus diminimalisir. (cw55)

12 calon lain yang tak terpilih adalah Sunarto, Rahmi Mulyati, Made Rawa Aryawan, Syafrinaldi, Heru Mulyono Ilwan, Dewi Kania Sugiharti, Daming Sanusi, Iing R Sodikin, Husnaini, Burhan Dahlan, M Yamin Awia, dan Taqwaddin. 18 calon itu telah menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III sejak pekan lalu. Komisi III akan kembali melakukan seleksi terhadap calon hakim agung karena MA membutuhkan 10 hakim agung. Dengan demikian, Komisi Yudisial akan mengirimkan 12 calon untuk dipilih empat calon. Mundur dari PDIP Setelah terpilih sebagai hakim agung, Gayus Lum-buun mengatakan akan segera mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR dan PDIP. Gayus mengatakan, aturan di MA melarang hakim agung merangkap sebagai anggota partai. "Setelah saya dapat pemberitahuan resmi dari anggota DPR, segera saya akan menyatakan mundur. Itu aturan," kata Gayus ketika dihubungi tadi malam. Gayus mengaku bersyukur atas terpilihnya dirinya sebagai hakim agung. "Tidak merasa hebat karena lolos. Tapi saya bersyukur karena diberi kemudahan, bukan oleh manusia. Jadi jangan disalahartikan. Saya merasa dimudahkan oleh Yang

Sambungan dari hal.1 masuk By dan Sa, yang tertangkap tangan langsung digelandang ke Markas Polres Bintan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Iya Bang, oknum polisi dan empat warga sipil digerebek di wisma. Informasinya mereka bawa sabu seberat 1,5 kilogram," ujar sumber Haluan Kepri yang mengaku melihat penggerebekan tersebut. Sumber yang enggan menyebutkan namanya itu menceritakan, perbuatan pelaku terendus setelah petugas mendapat informasi keberadaan pelaku yang membawa narkoba. Dari situ polisi langsung ke

Sambungan dari hal.1

berada di atas Bohorok. Pesawat akhirnya diketahui jatuh dari sinyal yang dipancarkan pesawat naas itu. Pesawat yang mengalami benturan kuat secara otomatis mengeluarkan sinyal dari perangkat Emergency Locater Transmiter (ELT). Sinyal pesawat naas itu lalu diterima LUT atau Locater User Terminal yang berada di Kantor Pusat SAR, Jakarta yang kemudian mengirimkannya ke Kantor SAR di Medan. "Setiap pesawat dilengkapi ELT. Kami dapat kabar pesawat itu bukan dari pihak penerbangan (PT NBAred), melainkan dari berita sinyal itu," kata Kepala Seksi Operasi SAR Medan, Suhri Noster Nobertus Sinaga. Kamis siang, tim SAR gabungan yang melakukan pencarian dari udara menggunakan pesawat Susi Air telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat, yakni di lereng pegunungan Bahorok. Lokasi jatuh pesawat itu berada di koordinat 03 derajat 23 menit 80 detik Lintang Utara dan 09 derajat 80 menit 21 detik Bujur Timur. Badan pesawat tampak utuh. "Pantauan pesawat Susi Air lewat udara, pesawat dalam kondisi utuh, tidak ada bekas terbakar," kata Dirjen Perhubungan Udara Harry Bhakti dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta. Karena kondisinya utuh dan tidak terbakar, Kemenhub belum bisa memastikan apakah pesawat itu jatuh atau melakukan pendaratan darurat. "Nasib penumpang juga belum diketahui," tambah Harry. Zulkifli, Kepala Cabang PT NBA Medan yang ikut melakukan pencarian dengan menggunakan pesawat Susi Air, juga mengatakan, pesawat jatuh di hutan kawasan Bukit Kapur, Bahorok, Langkat, dengan posisi utuh. Menurut Zulkifli, pihaknya bersama tim SAR sempat kesulitan menemukan lokasi pesawat mengingat cukup rapatnya hutan yang masuk kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) tersebut. "Tetapi setelah berputar berulang kali dengan menggunakan pesawat, akhirnya kami menemukan lokasi jatuhnya pesawat. Dari pantauan di udara, lokasi jatuh diperkirakan 30 km dari sungai terdekat," katanya. Mendengar informasi dari Zulkifli bahwa kondisi pesawat utuh, Bupati Aceh Tenggara langsung memerintahkan aparatnya untuk menjatuhkan bahan makanan ke lokasi jatuhnya pesawat dengan menggunakan helikopter. "Mana tahu masih ada yang hidup," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Aceh Tenggara Jarwansyah. Namun sayangnya helikopter tidak bisa mendarat di sana karena

Sambungan dari hal.1

anak," ucapnya antusias. Menjadi dokter merupakan impian Gina sejak kecil. Dia merasa beruntung mendapat dukungan

Gayus Jadi Maha Kuasa untuk saya bisa menyalurkan pengabdian saya di tempat lain," kata dia. Gayus berjanji akan independen, netral, dan objektif dalam memutus perkara di MA nantinya. Calon hakim agung dari non karir itu tak akan membela jika ada kader PDIP yang berkasus di MA. "Tetapi saya juga tidak boleh pamer untuk memberatkan (hukuman) karena saya harus objektif dan independen. Tidak boleh sesuatu pun yang boleh melebihi hukum. Jadi hukum berlaku juga kepada saya sebagai hakim, dan juga kepada orang yang diperiksa dari kalangan manapun," papar Gayus. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Eva Sundari mengaku puas dengan terpilihnya Gayus sebagai hakim agung untuk kompetensi hukum pidana. Eva mengatakan Gayus memang tampil bagus saat uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan Komisi III DPR pada Selasa (27/9) lalu. "Puas dong. Saya melihatnya gak mengejutkan. Dari penampilannya bagus, gak ada lobilobi," ujar Eva saat ditemui usai voting tadi malam. Setelah terpilih menjadi hakim agung, Eva meminta Gayus untuk mengurangi sifat temperamentalnya. "Temperamennya saja harus ditenangkan. Untuk kapasitas dan kapabilitas clear-lah. Objektifitas-

nya juga bagus." Eva mengatakan, fraksinya memang mendukung Gayus sejak awal. Menurutnya, keinginan Gayus untuk menjadi hakim agung memang sudah disampaikan sejak dua tahun lalu. Namun, partainya belum mengizinkan saat itu. Ia mengatakan fraksinya melihat sisi positif dan negatif bagi fraksinya dengan terpilihnya Gayus. "Terus terang kita kehilangan. Dia aset kita, tapi kita juga kehilangan, karena kasus di Badan Kehormatan cukup menyandera PDIP. Jadi keberangkatan ke sana (MA) ada plus minusnya," ujar Eva. Fraksinya sempat khawatir karena beberapa jam sebelum voting sempat terdengar isu beberapa fraksi akan memboikot suara untuk Gayus. "Ada beberapa partai yang tidak membolehkan memilih Gayus, tapi ternyata boleh semuanya. Sesaat sebelum coblosan memang ada sesuatu yang buat kita khawatirlah," katanya. Menurut Eva, dari enam Hakim Agung yang terpilih, dua diantaranya mendapatkan penilaian istimewa. "Ini yang terbaik, seperti terpilihnya Pak Andi, itu kita nggak ada kompromi diantara kita. Kita semua jatuh hati dengan penampilan Pak Suhadi dan Pak Andi, itu nggak ada yang bawa. Semua setuju karena bagus," kata dia. (kom/tif)

Diduga Transaksi TKP dan menggerebek oknum beserta warga sipil tadi. Kapolres Bintan AKBP Dwi Yulistiono saat dikonfirmasi mengaku masih berada di Semarang. Meski demikian, dia mengaku mendengar selentingan informasi ada penangkapan anggotanya tersebut. Namun ia belum mendapat laporan secara resmi. Untuk memastikan adanya penangkapan itu, Kapolres menyarankan Haluan Kepri menanyakan hal tersebut kepada perwiranya yang ada di Mapolres Bintan. "Silahkan tanya sama perwira-perwira saya yang ada di Bintan," ujarnya

via ponsel tadi malam. Sayang, tidak seorang pun perwira Polres Bintan yang bersedia buka suara terkait kasus ini. Beberapa perwira Polres Bintan yang dihubungi tadi malam kompak tutup mulut dengan tidak bersedia memberi keterangan. Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono membantah adanya penangkapan tersebut. Meski membantah, anehnya Hartono mengaku kalau kasus itu masih ditelusuri. "Tidak benar. Masih ditelusuri," ujarnya via pesan singkat (SMS) tadi malam. (tim)

Pesawat Jatuh lokasinya berkabut dan angin kencang. Ditambah lagi, lokasi jatuhnya pesawat di dalam hutan yang tidak memungkinkan helikopter mendarat. Hingga berita ini diturunkan pukul 23.00 WIB, tim SAR gabungan belum berhasil mencapai lokasi jatuhnya pesawat. Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Daryatmo, mengatakan, tim SAR mengalami kesulitan untuk bisa menembus lokasi jatuhnya pesawat. Ia menjelaskan, jarak tim SAR ke lokasi kejadian saat ini tinggal 13 kilometer. Kondisi pesawat sendiri diakuinya dalam keadaan utuh dan tidak terbakar. "Tempatnya ini sangat sulit. Harapan saya, malam ini tim sampai di lokasi," kata Daryatmo, di Bandara Polonia Medan. Ia memperkirakan tim SAR dan tim lainnya yang melakukan pencarian sampai di lokasi kejadian sekitar pukul 00.00 WIB dini hari tadi. "Kita perkirakan, tim rescue tiba di lokasi sekitar pukul dua belas malam nanti," ujarnya. Kepala Dinas Perhubungan Sumut Rajali mengakui lokasi jatuhnya pesawat sangat sulit dijangkau. Ia mengatakan jalan menuju lokasi terjal dan melintasi banyak sungai. "Kalau jalan kaki, bisa mencapai dua hari (untuk mencapai lokasi)," katanya di Bahorok. Sementara anggota tim SAR Medan yang ikut melakukan pencarian, Manurung, mengatakan, selain kondisi medan yang berat, upaya tim SAR menuju lokasi juga terhalang cuaca buruk. Menurut dia, cuaca di sekitar pegunungan Bukit Kapur, Bahorok, berkabut tebal. "Belum sampai. Lagi cuaca buruk, berkabut di sini. Namanya juga pegunungan. Kendaraan nggak bisa masuk," ujar Manurung saat dihubungi. Ia mengatakan, jalan menuju titik jatuhnya pesawat hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki. Namun waktu yang dihabiskan bisa mencapai 10 jam. "Ini juga tanjakan tajam. Bisa 10 jam perjalanannya ke sana jalan kaki," katanya. Namun, lanjut Manurung, tim SAR terus berupaya mencapai lokasi tersebut dengan bantuan warga dan anggota TNI/Polri. "Kita di sini banyak. Ada TNI, Polri, warga juga semua mencari," jelasnya. Sementara itu, di Medan, keluarga penumpang pesawat naas itu langsung mendatangi kantor PT NBA di Jalan Brigjen Katamso begitu berita hilangnya pesawat tersebar. Mereka ingin mendapatkan kepastian mengenai nasib anggota keluarganya. Namun, di kantor itu, mereka tidak mendapatkan informasi apa-apa, karena manajemen PT NBA juga belum mengetahui nasib para penumpang dan kru pesawatnya.

"Saya kemari mau mencari informasi keberadaan menantu dan dua cucu saya," kata Rosmawati Harahap di kantor NBA. Disebutkan, Rismawati, menantunya Syamsidar Yusni dan kedua cucunya, masing-masing Hamimatul Jannah yang berusia 5 tahun 4 bulan dan Hanif Abdillah (3 tahun 4 bulan) ikut dalam pesawat itu. Dia sendiri yang mengantarkan ke bandara. "Setelah ditelepon mereka sudah dalam pesawat, saya pulang," katanya. Keluarga penumpang pesawat beregistrasi PK-TLF itu berharap seluruh penumpang bisa selamat. Harapan itu muncul, setelah Kepala Cabang PT NBA Medan Zulkifli menyatakan kepada keluarga korban bahwa berdasarkan pantauan udara, badan pesawat terlihat di tebing di Bukit Kapur, Bahorok dengan kondisi utuh dan tidak ada tanda terbakar. Tri, ibunda Andi Raylan dan nenek Ahmad Arief, penumpang pesawat NBA, yang ditemui di posko kecelakaan pesawat Bandara Polonia Medan, mengatakan, ada harapan penumpang selamat. "Perasaan saya, penumpang selamat," katanya. Hal itu juga dikuatkan adanya beberapa telepon dari penumpang kepada keluarga korban, meskipun putus-putus. Rosmawati Harahap, mengatakan, menantunya Syamsidar Yusni sempat mengontak keponakannya yang bernama Akbar pada sekitar pukul 10 pagi. "Mungkin dia asal pencet, yang terdengar hanya suara Allahu Akbar berkalikali, lalu putus," kata Rosmawati saat ditemui di posko Bandara Polonia. Pesawat Laik Terbang Manajemen PT NBA dan Kemenhub menyatakan pesawat Cassa 212-200 yang jatuh itu masih laik terbang. Pesawat itu baru melakukan pengecekan rutin pada 22 September lalu. "Perlu kami sampaikan bahwa kondisi pesawat sampai tadi berangkat itu dalam kondisi yang laik terbang. Terakhir melaksanakan inspeksi (pemeriksaan) 100 jam pada tanggal 22 September kemarin," terang Safety Manager NBA Robur AD Rizallianto saat ditemui di kantornya di Gedung NBA, Jl Dr Saharjo, Jakarta. Robur menjelaskan, saat pesawat terbang kondisi cuaca dalam keadaan cukup baik. Hanya saja, angin yang bertiup memang cukup kencang. Medan yang dilalui pesawat memang di atas perbukitan. Namun Robur memastikan bahwa pilot NBA sudah diberi training ketika berhadapan dengan kondisi buruk. "Ada perbukitan, tapi kita sudah berikan pelatihan kepada pilot bagaimana jika cuaca ataupun kondisi tidak memungkinkan untuk mendarat. Semua pilot di sini sudah diberi training untuk itu," tambahnya. (kom/ant/dtc)

Dokter Kandungan dari orang-orang terdekat. "Papa selalu mendukung aku jadi dokter. Bahkan, dari kecil aku juga suka nonton film-film yang berbau

dokter. Menurut aku, dokter itu kayak malaikat di bumi. Menyembuhkan orang dari kecil," tandasnya. (oke)


CMYK

Jumat, 30 September 2011

8

Pelayanan Prima Harus Ditampilkan ke Masyarakat

Bupati Lantik Lamidi Sebagai Sekda Bintan BUPATI BINTAN Ansar Ahmad, SE, MM, melantik Ir. Lamidi, MM, sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sekda Bintan, di Aula Madah Kencana, Gedung DPRD Bintan, Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Rabu (28/9). Lamidi resmi mengantikan Drs. Amin Muchtar, MM yang kini memasuki masa pensiun. Hadir dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Suhajar Diantoro, Ketua DPRD Bintan Lamen Sarihi dan anggota DPRD Bintan, Wakil Bupati Bintan Khazalik, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Ketua Pengadilan Agama Tanjungpinang dan Forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD), tokoh agama, masyarakat, tokoh adat, Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Bintan, Camat, Kepala Desa dan Lurah. Bupati Bintan mengatakan, sesuai

dengan UU No. 32 tahun 2004 tentang Sekda, maka Sekda memiliki tugas dan wewenang membantu bupati dan Wakil bupati dalam menentukan kebijakan strategis di daerah dan sub sistem di daerah termasuk badan atau teknis di daerah. Hal ini juga sesuai dengan Perda No. 6 tahun 2008 tentang Organisasi Sekretariat Daerah. "Saat ini Pemkab Bintan sedang melakukan reformasi birokrasi, regulasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.Amanah desentralisasi pusat ke daerah ini harus disukseskan bersama. Sebagai indikator pelayanan yang prima harus ditampilkan ke masyarakat, melalui optimalisasi potensi di daerah secara menyeluruh dengan saling bekerjasama secara sinergis," kata Ansar dalam sambutan. NARASI : INDRA HELMY FOTO : HUMAS BINTAN

BUPATI Bintan Ansar Ahmad dan Sekdaprov Kepri Suhajar Diantoro menyaksikan Ir. Lamidi, MM menandatangani SK pelantikan sebagai Sekda Bintan.

SEKDA Bintan yang baru. Ir. Lamidi, MM

Ir. Lamidi, MM saat dilantik sebagai Sekda Bintan oleh Bupati Bintan Ansar Ahmad

SEKDA Bintan yang lama Drs. Amin Muchtar, MM

BUPATI Bintan memimpin pengambilan sumpah jabatan Sekda Bintan Ir.Lamidi, MM. SEKDAPROV Kepri Suhajar Diantoro membubuhkan tanda tangan sebagai saksi pelantikan sekda Bintan.

BUPATI Bintan Ansar Ahmad mengucapkan terima kasih kepada mantan Sekda Bintan Amin Muchtar.

SEKDAPROV Kepri, Ketua DPRD Bintan, Bupati dan Wakil Bupati Bintan serta Sekda Bintan yang lama dan baru.

BUPATI Bintan memberikan sambutan pada acara pengambilan sumpah dan jabatan Sekda Bintan.

BUPATI Bintan Ansar Ahmad memberikan ucapan selamat kepada Ir. Lamidi, MM, sebagai Sekda Bintan.

BUPATI Bintan Ansar Ahmad menyerahkan SK pelantikan kepada Ir. Lamidi, MM

DARI kiri: Wakil Bupati Bintan Khazalik, Bupati Bintan Ansar Ahmad, Ketua DPRD Bintan Lamen Sarihi dan Sekdaprov Kepri Suhajar Diantoro.

MANTAN Sekda Bintan Amin Muchtar duduk KEPALA Kejaksanaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri dan berdampingan dengan Sekda Bintan yang baru, Lamidi Ketua Pengadilan Agama Tanjungpinang bersama undangan. didampingi istri

BUPATI Bintan Ansar Ahmad memberikan kata sambutan FORUM Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) kabupaten disaksikan Sekdaprov Kepri, Ketua DPRD Bintan dan Wakil Bintan saksikan pelantikan Sekda Bintan. Bupati Bintan.

CMYK


CMYK

CMYK

BATAM

Jumat, 30 September 2011

Uang Makan PNS Dipotong BATAMCENTRE — Wakil Walikota Batam Rudi SE menegaskan, tunjangan uang makan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemko Batam akan dipotong. Namun ia mengaku tidak tahu berapa besaran potongan tersebut. "Semua PNS tunjangan makannya dipotong, berapa besarannya saya tidak tahu, itu ada di tim. Intinya, semua dipotong," ujar Rudi kepada wartawan, Kamis (29/9). Rudi Pemotongan terpaksa dilakukan Pemko Batam karena APBD Kota Batam tahun 2011 mengalami defisit hingga Rp130 miliar. Kata Rudi, pemotongan uang makan dilakukan selama tiga bulan, mulai Oktober hingga Desember 2011 sembari menunggu penetapan APBD murni tahun anggaran 2012. Menurut dia, biaya tunjangan makan PNS, tidak dianggarkan dalam APBD Perubahan Batam tahun 2011. Informasi dari para PNS di Pemko Batam, tunjangan makan mereka sebesar Rp440 ribu per bulan, atau Rp 20 ribu per hari. "Tunjangan makan akan kembali normal. Pemotongan tunjangan tahun ini tidak dirapel," ujar Rudi. hal.10

Uang Makan

www.haluankepri.com

9

Defisit Rp130 Miliar

APBD-P Disahkan Rp1,2 Triliun BA TAM CENTRE — Anggaran Pendapatan Belanja BAT Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Batam tahun 2011 disahkan oleh DPRD Kota Batam sebesar Rp1,2 triliun dalam sidang paripurna di gedung DPRD, Kamis (29/9). APBD-P tersebut mengalami defisit anggaran hingga Rp130 miliar, atau turun 9,67 persen dari defisit Rp260 miliar pada APBD murni yang sebesar Rp1,3 triliun. Dalam sidang dengan agenda penyampaian hasil Ranperda tentang Perubahan APBD Kota Batam tahun anggaran 2011 dan dilanjutkan pengambilan keputusan tersebut, Wakil Ketua III

DPRD Kota Batam Aris Hardi Halim yang juga salah satu Koordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam menyebutkan, penurunan defisit anggaran APBD-P sebesar 9,67 persen dari APBD murni menunjukkan bahwa DPRD bersama Pemko Batam telah berupaya untuk menekan anggaran belanja agar defisit yang terjadi tidak terlalu besar. "Kita memang kehilangan Rp130 miliar. Tapi ini menunjukkan bahwa Pemko dan DPRD Kota Batam telah berupaya semaksimal mungkin APBD-P Disahkan

hal.10

CECEP/HALUAN KEPRI

HUT POLANTAS — Dua orang Polwan melakukan atraksi berdiri di atas motor patroli sambil melakukan penghormatan kepada Kapolda Kepri Brigjen Pol R Budi Winarso (tidak terlihat dalam foto) pada acara peringatan HUT Polantas di Mapolresta Barelang., Kamis (29/9).

Lakalantas di Batam Tertinggi di Kepri BALOI — Kapolda Propinsi Kepri Brigjen Pol R Budi Winarso menghimbau masyarakat Batam untuk meningkatkan tertib berlalulintas di jalan raya. Pasalnya di Kota Batam, angka kecelakaan lalulintas (laka lantas) masih cukup tinggi dan bahkan tertinggi di Propinsi Kepri. "Saya berharap masyarakat bisa lebih tertib lagi dalam berlalulintas, untuk mencegah

CMYK

jatuhnya korban lebih banyak lagi," ujar Budi Winarso saat menyampaikan amanatnya dalam Apel Besar Masyarakat Pencinta Tertib Lantas pada HUT Lantas Bhayangkara ke56, Kamis (29/9) di pelataran Mapolresta Barelang. Berdasarkan data di Polda Kepri, pada tahun 2010 ada 257 laka lantas terjadi di Provinsi Kepri, 180 di antaranya menyebabkan korban meninggal

dunia, 61 luka berat dan 70 hanya mengalami luka ringan. Dengan kerugian sekitar Rp933 juta. "Dari jumlah itu, 117 kejadian laka lantas terjadi di Batam, dengan 82 orang meninggal dunia," ujarnya. Sementara, hingga September 2011, lajut Kapolda, telah terjadi 150 kecelakaan di Batam dengan 83 orang di antaranya meninggal dunia ka-

CMYK

rena kecelakaan fatal, 83 luka berat dan 106 luka ringan. "Dari 150 kecelakaan itu, kita mengalami kerugian hingga Rp1 miliar," ungkapnya. Karena itu, kata Kapolda, pihaknya harus terus mensosialisasikan pentingnya menamamkan tertiba berlalulintas di jalan raya, sebagaimana diatur dalam UU nomor Lakalantas di

hal.10


METRO BATAM

10 Jumat, 30 September 2011 Terkait Pembahasan Ranperda di DPRD

Pengusaha Diminta Tak Asal Ngomong BATAMCENTRE — Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Aris Hardi Halim meminta para pengusaha di Batam tidak asal mengeluarkan pernyataan sehingga membuat masyarakat bingung. Hal tersebut terkait dengan penolakan para pengusaha terhadap sejumlah rancangan peraturan daerah (ranperda) dan perda yang akan maupun sudah dibahas di DPRD dan Pemko Batam. "Tidak ada aturan yang menghambat dunia usaha. Pengusaha jangan asal ngomonglah. Kaji dulu aturan-aturan itu baru ngomong," ujar Aris kepada wartawan di gedung DPRD Kota Batam, Kamis (29/9). Seperti diketahui, ada sejumlah ranperda dan perda yang mendapat penolakan dari pengusaha di Batam, di antaranya, Ranperda Ketenagakerjaan, Perda Pajak Daerah serta Ranperda Donasi Kepelabuhanan dan Bandara. Kata Aris, saat pembahasan Perda Pajak beberapa waktu lalu, DPRD Kota Batam telah mengirimkan surat ke semua asosiasi pengusaha yang ada di Batam. Dan menurutnya, perda

tersebut telah disetujui oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam. "Semua asosiasi sudah kita kirimi undangan. Kadin dan Apindo sudah setuju. Kalaupun ada asosiasi pengusaha yang tidak hadir itu karena melecehkan DPRD," ujar Aris. Sementara untuk Ranperda Ketenagakerjaan dan Ranperda Donasi Kepelabuhanan, kata Aris, masih belum dibahas secara intensif, bahkan panitia khusus (Pansus) dua renperda itu pun belum dibentuk. Menurut Aris, Ranperda Ketenagakerjaan sangat dibutuhkan di Batam karena akan melindungi hak-hak pekerja maupun pengusaha. "Dengan adanya Ranperda Ketenagakerjaan ini, justeru akan semakin memperjelas hak pekerja dan hak pengusaha. Ranperda ini masih dalam bentuk draff, belum dibahas. Dalam pembahasan nanti, pastinya kita akan mengundang asosiasi pengusaha dan asosiasi pekerja," ujar legislator Partai Keadilan Se-

jahtera ini. Sebelumnya Dewan Penasehat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kepri Abidin Hasibuan dengan tegas sudah menyatakan ketidaksetujuannya soal pembahasan Ranperda Ketenagakerjaan. Menurut Abidin, sudah terlalu banyak aturan yang harus dipatuhi oleh kalangan pengusaha, padahal sudah ada aturan di atasnya yang sudah mengaturnya dengan jelas. "UU Nomor 13 tahun 2003 sudah sangat melindungi pekerja dan buruh. Kenapa harus ada ranperdanya lagi di Batam?" kata Abidin. Sekretaris Asita Kepri Andi Musa menilai, Ranperda Donasi Kepelabuhanan dan Bandara akan sangat memberatkan para pelaku usaha di sektor pariwisata. Kata dia, jika pungutan kepelabuhanan internasional seperti yang diatur dalam Ranperda Donasi, diterapkan, maka Batam akan kalah bersaing dengan Singapura dan Malaysia yang menerapkan pungutan jauh lebih kecil dari Batam. (pti)

Terkait Kunjungan ke Korsel

DPRD Akan Minta Klarifikasi Wako BATAM CENTRE — Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Ruslan Kasbulatov mengatakan, DPRD akan memanggil Walikota (Wako) Batam Ahmad Dahlan untuk meminta klarifikasi terkait kunjungannya ke Kota Gymje, Korea Selatan. Ruslan mengaku tidak mengetahui secara jelas mengenai agenda kunjungan Wako bersama sejumlah pejabat Pemko Batam ke negeri ginseng tersebut. Meski demikian, kata Ruslan, secara prinsip unsur pimpinan DPRD sudah diberitahu oleh Wako soal keberangkatan rombongan Pemko Batam ke Korsel. "Memang Wako menyampaikan ke kami sebagai unsur pimpinan dewan sebelum terSambungan dari hal.9 22 tahun 2009 tentang lalulintas. Menurutnya, dalam undang-undang tersebut ada 11 poin penting yang harus senantiasa diperhatikan oleh pengguna jalan raya. Di antara kesebelas poin yang dimaksud, setiap pengendara roda dua wajib menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI), diwajibkan menggunakan lajur kiri, menggunakan lampu utama pada siang hari dan tidak menggunakan handphone saat berkendara serta mengutamakan jalur Sambungan dari hal.9

Disinggung soal pemotongan tunjangan guru, Rudi mengatakan tidak akan dipotong dan masih akan dibahas lagi. "Tidak ada yang dipotong atau ditunda untuk tunjangan guru," katanya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Muslim Bidin saat dikonfirmasi, enggan memberi komentar. "No comment saya kalau soal itu. Karena ini masalah kebijakan, jadi tanyakan ke walikota saja," ujar Muslim Bidin. Selain pemotongan uang tunjangan makan, gaji para

bang ke Korsel. Tapi agendanya kunjungan seperti apa, kami tidak diberitahukan. Makanya setelah Wako bersama rombongan itu pulang dari Korsel, baru kita akan tanyakan. Karena perlu kita tahu, apabila Wako melakukan MoU (Memorandum of Understanding) di sana, toh pelaksanaan MoU itu sendiri juga menggunakan APBD. Ini yang harus dijelaskan oleh Wako nanti," kata Ruslan dalam rapat paripurna, Kamis (29/9). Pernyataan Ruslan tersebut merupakan tanggapan atas pertanyaan yang dilontarkan oleh anggota dewan Nuryanto dalam sidang paripurna tentang tujuan keberangkatan Wako ke Korsel. Disorotnya

kepergian Wako dan sejumlah pejabat Pemko Batam ke Korsel mengingat daerah ini sedang mengalami defisit anggaran hingga ratusan miliar. Selain itu, masih ada sejumlah persoalan di Batam yang belum selesai dan mendapat sorotan masyarakat. Seperti diberitakan sebelumnya, Walikota Batam Ahmad Dahlan bersama dengan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam Buralimar serta Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam Firma Marpaung dan Kadis Pariwisata usfa Hendri berangkat ke Kota Gymje, Korsel, Senin (26/9). Kunjungan tersebut dalam rangka menjalin kerjasama di bidang ekonomi. (lim/pti)

Lakalantas di lurus saat melintas. "Poin-poin itu wajib dipatuhi untuk mencegah terjadinya kecelakaan," ujarnya. Selain itu, Budi Winarso juga mengingatkan agar masyarakat sebisa mungkin menghindari pelanggaran sekecil apapun, karena kecelakaan selama ini selalu diawali dari pelanggaran yang dilakukan. "Sebisa mungkin hindari pelanggaran untuk mencegah terjadinya kecelakaan," pungkasnya.

Sementara itu, memeriahkan HUT Lantas Bhayangkara ke-56 kemarin, puluhan polisi bersama-sama dengan ratusan pengendara yang berasal dari sejumlah klub motor di Batam, lengkap dengan atribut masing-masing menggelar konvoi berkeliling Kota Batam. Konvoi tersebut juga dimaksudkan untuk mensosialisasikan gerakan safety riding. Konvoi yang terlihat semarak itu itu sempat menjadi tontonan menarik bagi warga Batam. (cw55)

Uang Makan guru honor komite sekolah negeri juga terancam tidak mendapat gaji selama dua bulan. Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, sebanyak 1.522 guru honor komite di sekolah negeri terancam tak terima gaji selama dua bulan di penghujung tahun 2011 ini. Hal tersebut disebabkan alokasi anggaran untuk Disdik di APBD Kota Batam tahun 2011 tidak mencukupi. Kepala Disdik Kota Batam Muslim Bidin mengatakan, tahun 2010 lalu, gaji guru honor komite hanya Rp850.000, sementara tahun 2011 gaji ho-

nor komite dinaikan menjadi Rp900.000. Dalam APBD 2011, total gaji guru komite dialokasikan sebesar Rp15,5 miliar, sementara dengan kenaikan gaji tersebut dibutuhkan dana sebesar Rp16,437 M, atau selisih sekitar Rp899 juta. "Apabila kekurangan anggaran ini tidak dimasukan dalam APBD Perubahan, maka selama dua bulan terakhir di tahun 2011 ini guru komite tidak akan gajian," ujar Muslim Bidin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang APBD Perubahan di Komisi IV DPRD Kota Batam, Rabu (28/9). (pti)

Jabat Kadis Kebudayaan Pemprov Kepri

Buralimar Sudah Diminta Bersiap-siap BATAM CENTRE — Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam Buralimar dikabarkan akan segera dilantik menjadi Kepala Dinas Kebudayaan di Pemrov Kepri. Bahkan, dirinya sudah diminta untuk bersiap-siap karena akan segera dilantik. Buralimar saat dikonfirmasi soal pelantikan dirinya, mengaku sudah ada mendapat kabar dari teman-teman sejawatnya di Pemprov Kepri. "Saya baru sampai di Batam, tiba-tiba ditelepon oleh teman-teman di Tanjungpinang agar saya bersiap-siap esok (untuk pelantikan, red)," ujar Buralimar dihubungi melalui telepon genggamnya tadi malam. Buralimar mengaku, dirinya baru saja tiba di Batam setelah melakukan kunjungan kerja ke Gymje, Korea Selatan bersama Walikota Batam dalam rangka penandatanganan Letter Of Intens (LOI) tentang rencana kerjasama di bidang

pertanian, pariwisata, adalah Syamsul Bahpendidikan dan invesrum, mantan Asisten II tasi. Pemko Batam yang suMeski sudah mendah mengundurkan didapat telepon dari teri. Kedua, memplot Azman-temannya di Tanwan yang kini men-jajungpinang, Buralimar bat sebagai Kepala Dibelum mau membenarnas Kebersihan dan kan kabar pelantikan Pertamanan (DKP) Kotersebut. Pasalnya, dia Buralimar ta Batam. belum mendapatkan Untuk posisi yang informasi resmi dari Pemprov ditinggalkan Azwan, juga ada Kepri. dua calon kuat, yakni SulaiSebelumnya, Wakil Wa- man Nababan yang kini menlikota Batam Rudi SE saat jabat Sekretaris DKP serta ditanya wartawan tentang ca- Heriman yang kini menjabat lon pengganti Buralimar me- Kepala Tata Pemerintahan nyebutkan, hal tersebut be- Kota Batam. rkaitan dengan usulan BaperSumber itu juga menyamjakat dan pilihan Walikota paikan bahwasanya, posisisi Batam. pejabat eselon II yang sebentar "Siapa penggantinya, ta- lagi akan memasuki masa pennyakan ke Baperjakat dan siun belum akan diganti hingWalikota Batam," ujar Rudi. ga masa jabatan pejabat terSementara itu, sumber Ha- sebut berakhir. luan Kepri di Pemko Batam "Apa saja bisa terjadi, karemenyebutkan, ada dua calon na penunjukan pejabat eselon yang disebut-sebut akan me- II tergantung keputusan walingisi posisi yang ditinggalkan kota. Meskipun beberapa pejaBuralimar. Orang pertama bat eselon II itu telah diper-

panjang masa pensiunnya, bisa saja di tengah jalan diganti oleh walikota sesuai kebutuhan," ujar sumber itu. Untuk diketahui, pejabat eselon II di Pemko Batam yang telah memasuki masa pensiun di antaranya adalah Asisten III Administrasi dan Umum Pemko Batam Maaz Ismail dan Kepala Badan Kominfo Kota Batam Raja Muchsin. Namun masa pensiun kedua pejabat ini telah diperpanjang hingga April 2012 mendatang. Dua pejabat lain yang mendekati pensiun adalah Hartoyo Sirkoen dan Pirma Marpaung yakni di tahun 2013 nanti. Selain itu, juga ada nama staf ahli Pemko Batam yang juga mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Yusron Roni. Menurut sumber tadi, pergantian pejabat eselon II masih belum akan terjadi. "Walikota akan fokus untuk mengisi jabatan yang kosong. Kecil kemungkinan merombak seluruh kabinetnya," ujarnya. (pti)

Wujudkan Generasi Cerdas, Kehamilan Harus Direncanakan NAGOYA — Guna mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dan terampil, setiap keluarga diharuskan membuat perencaan kehamilan yang matang dari sisi waktu dan kesiapan metal. Pasalnya, kehamilan yang tidak direncanakan seringkali melahirkan generasi yang gagal dan bahkan bisa menjadi penghambat pembangunan karena tidak terfungsikan dengan baik. Demikian salah satu subtansi utama yang dibahas dalam acara seminar kesehatan pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Kota Batam. Seminar ini diikuti oleh semua bidan dari masing-masing pengurus ranting. Berdasarkan data IBI, hingga September 2011, anggota IBI cabang Batam berjumlah 428 orang dari 600 bidan yang ada di Kota Batam. "Untuk melahirkan generasi yang Sambungan dari hal.9

untuk menekan terjadinya defisit anggaran. Dibandingkan APBD Rp1,3 trilun dengan defisit anggaran Rp275 miliar," katanya. Dari sisi penerimaan, tutur Aris, pendapatan dari PAD sebesar Rp260 miliar. Dari bagi hasil dan dana perimbangan sebesar Rp867 miliar. Angka tersebut masih mengalami defisit sebesar Rp32 miliar dan ditutup dari pos pembiayaan Rp35 miliar. Sehingga total APBD-P Rp1,2 trilun. Kata Aris, yang akan menjadi perhatian serius bagi Pemko Batam bahwa struktur perubahan APBD-P tahun 2011 ini adalah menggunakan pola defisit. Untuk anggaran pelayanan kebersihan sampah akan diserahkan kembali kepada Pemko Batam, karena sebagaimana yang disampaikan ke publik bahwa anggaran tambahan untuk pengelolaan sampah Rp4,3 miliar. Namun dalam pembahasan kebijakan umum anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA PPA), diajukan anggaran sebesar Rp2,2 miliar. "Jadi apa yang disampaikan oleh Pemko Batam ke media mengenai pengelolaan kebersihan sampah itu berbeda dibandingkan dalam pembahasan dalam KUA PPA. Jadi kita serahkan lagi ke Pemko.

cerdas, kehamilan itu harus direncakan, bukan asal cetak," ujar Dr dr Hermanto TJSp OGK selaku pemateri tunggal dalam seminar kesehatan yang bertajuk "Pemantapan Profesi Bidan dalam Mendukung Pencapaian MDGS" di Hotel Pasifik, Jodoh, Kamis (29/9) Menurutnya, kecerdasan seorang anak yang dilahirkan sangat tergantung dari bagaimana sang ibu yang hamil merencakan pemberian nutrisi yang seimbang serta pemberian bimbingan sejak dini yang diawali dari dalam kandungan, dan setelah lahir dengan bimbingan keluarga. "Jika tak direncanakan, bisa jadi satu ibu melahirkan hingga puluhan kali. Ini harus dicegah," ujarnya. Salah satu poin konkrit yang ditawarkan oleh Hermanto, yakni bagi perempuan yang ingin menikah setidaknya bisa digagas adanya pernjanjian pra-

nikah dengan calon suami. Di mana dalam perjanjian tersebut setidaknya memuat berapa kali akan dihamili dan berapa jumlah generasi yang akan dilahirkan. "Saya sedang menggagas adanya perjanjian pra-nikah yang memuat berapa jumlah anak," kata dia. Selain itu, lanjutnya, untuk menyelamatkan ibu hamil dari ancaman kematian saat melahirkan yang menjadi salah satu point dalam MDGS, peran rumah sakit sangat diperlukan. Salah satunya adalah, adanya kesiapan rumah sakit untuk secara terbuka menerima setiap ibu hamil yang mengalami pendarahan saat akan melahirkan. "Kita sedang mengusulkan agar dibuat aturan yang mewajibkan setiap rumah sakit siap menampung ibu hamil yang mengalami pendarahaan, dalam posisi apapun," kata Hermanto. (cw55)

APBD-P Disahkan Dan kami percaya, Pemko Batam dapat mengatasi masalah anggaran untuk pelayanan kebersihan di Kota Batam," kata Aris. Lanjut Aris, rencana Pemko Batam untuk memotong tunjangan guru sebesar Rp850 juga tidak diajukan oleh Pemko untuk dibahas di Banggar. Oleh karenanya, tunjangan guru tersebut tidak dilakukan pemotongan. Sementara kebijakan yang diambil adalah, mengurangi bantuan uang makan pegawai selama tiga bulan ke depan, guna menutup defisit anggaran tersebut. Dan uang makan pegawai nantinya akan kembali dianggarkan di tahun 2012. Sementara, sepanjang tahun anggaran 2011 ini, tidak ada proyek fisik yang dikerjakan. Di tahun 2012 proyek fisik baru akan dikerjakan. Oleh karenanya, pelaksanaan tender proyek fisik akan dipercepat di awal tahun 2012. Sehingga masyarakat dapat menikmati fasilitas umum. Seperti pernah diberitakan sebelumnya, untuk tahun anggaran 2011 terdapat 22 proyek fisik atau 63 persen dari total proyek fisik di Pemko Batam batal dikerjakan. Hal ini merupakan dampak atas defisit anggaran yang dialami Pemko Batam. Proyek-proyek fisik

yang batal dikerjakan tahun ini di antaranya, pemeliharaan jalan di depan SMP 16 Tanjungpiayu, pengadaan kontruksi jaringan air bersih, peningkatan jalan Rempang Cate, pembangunan jembatan beton Kampung Baru, tembok penahan tanah jalan menuju pelantar Pulau Seberang dan pemasangan jaringan air ber-

sih Pulau Buluh Kecamatan Bulang. "Bukan saja anggaran proyek fisik di PU saja yang dipangkas. Tapi di seluruh dinas pun dilakukan pemangkasan anggaran untuk pemerataan. Makanya tahun 2011 ini tidak ada pengerjaan proyek fisik," kata Kadis PU Kota Batam Yumasnur beberapa waktu lalu. (lim)


METRO BATAM

Jumat, 30 September 2011

11

4 Kloter Embarkasi Haji Batam Berangkat Lebih Pagi Peringati G30S PKI, Pasang Bendera Setengah Tiang BATAMCENTRE— Seluruh instansi, baik vertikal maupun horizontal serta pimpinan BUMN/BUMD, pimpinan universitas, sekolah negeri maupun swasta di Kota Batam dihimbau untuk mengibarkan bendera setengah tiang, Jumat (30/9) ini. Pengibaran bendera setengah tiang tersebut dalam rangka memperingati tragedi Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S PKI). “Pengibaran bendera setengah tiang untuk memperingati tragedi G30S PKI,” ujar Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Batam Heriman HK dalam rilis yang dikirim ke redaksi Haluan Kepri, Kamis (29/9). Keesokan harinya, Sabtu (1/10), kata Heriman, dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Pemko Batam juga menggelar upacara bendera yang dipusatkan di Lapangan Engku Putri, Batam Centre. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut serentak di seluruh Indonesia yang mengacu pada surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-1238/M.Sesneg/D-1/DK.00.01/09/2011 tentang penyelengaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tanggal 01 Oktober 2011. “Upacara akan dipusatkan di Lapangan Engku Puteri Batam Center dan dimulai pukul 08.00 WIB. Upacara ini diikuti oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam serta seluruh pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN/ BUMD serta pegawai di lingkungan Pemko Batam. Wakil Walikota Batam Rudi akan bertindak sebagai Inspektur Upacara,” ujarnya. Seluruh universitas atau perguruan tinggi serta sekolah negeri maupun swasta di Batam juga dihimbau untuk melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang tahun ini mengusung tema, “Dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kita Perkokoh Semangat persatuan dan Kesatuan Bangsa I n d o n e s i a ya n g B e r k a r a k te r ”. Pe r i n g a t a n H a r i Kesaktian Pancasila tingkat nasional akan dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.(pti)

BATAM CENTRE — Empat kelompok terbang (kloter) embarkasi haji Batam akan memberangkatkan jamaah calon haji (JCH) lebih pagi dari jadwal biasanya. Keempat kloter tersebut adalah kloter 1, 2, 3 dan 4, sedangkan kloter 5 hingga 24 tetap akan berangkat sesuai jadwal. Berdasarkan jadwal sebelumnya, seluruh kloter diberangkatkan ke tanah suci pada pukul 10.00 WIB dari Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Namun untuk kloter 1 sampai 4 mengalami perubahan jadwal keberangkatan. Di mana untuk kloter 1 dijadwalkan berangkat pada pukul 07.00 WIB, kloter 2 pada pukul 05.35 WIB, kloter 3 pada pukul 06.00 WIB dan kloter 4 dijadwalkan berangkat pada pukul 06.00 WIB. "Untuk kloter berikut tidak ada perubahan dan ini dilakukan berdasarkan perubahan jadwal yang dilakukan pihak Saudi Arabia Airline," ungkap Kabid Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri Erizal Abdullah dalam kegiatan orientasi pemantapan kinerja PPIH Embarkasi Haji Batam tahun 2011 di Hotel PIH Batam Centre, Kamis (29/9). Kegiatan orientasi pemantapan kinerja PPIH Embarkasi Haji Batam dilaksanakan selama tiga hari, mulai 28-30 September 2011, yang diikuti para petugas peyelenggara ibadah haji dan perwakilan 32 instansi atau lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Mulai dari instansi Kementerian

CECEP/HALUAN KEPRI

LEPAS JCH — Wakil Walikota Batam Rudi SE menepungtawari Jemaah Calon Haji Batam pada acara halal bihalal Lembaga Adat Melayu Batam, Kekerabatan Keluarga Besar Melayu Kepri dan pelepasan calon haji di lapangan Tanjunguma, Rabu (28/9). Agama, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Kepri, Kepolosian, Dinas Kesehatan hingga lembaga IPQAH. Orientasi pemantapan ini dilakukan untuk mempertegas kembali tugas dan fungsi masing-

masing petugas dalam penyelenggaraan haji di embarkasi. Seperti merencanakan, melaksanakan, mengendalikan pelayanan keberangkatan dan pemulangan jamaah di embarkasi dan tugas-tugas lainnya. Selama kedatangan di Em-

barkasi Haji Batam, JCH tetap akan mendapatkan pelayanan one stop service sebagaimana tahun sebelumnya. Dan selama berada di Embarkasi Haji Batam, JCH wajib menaati tata tertib yang telah ditentukan. Di antaranya tidak boleh keluar

Embarkasi tanpa seizin petugas PPIH dan alasan yang jelas. Serta tidak membawa tamu masuk ke kamar jamaah. "Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan mencegah barang jamaah yang hilang," pungkasnya. (wan)

Kasus Limbah B3 di Tembesi Mengendap BA TAM CENTRE BAT CENTRE—Kasus penimbunan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang diduga melibatkan anggota DPRD Kota Batam Jeffry Simanjuntak mengendap di Bapedalda Kota Batam. Pasalnya sampai saat ini proses pemeriksaan hingga penetapan tersangka belum jelas. Padahal, sejumlah saksi termasuk Jeffry telah diperiksa. “Bayangkan, sudah berapa bulan kasus itu disidik. Namun penuntasan kasus itu belum jelas. Bapedalda jangan mati suri dalam menangani kasus limbah itu. Kami meminta pihak Bapedalda agar menuntaskan kasus itu,” tegas Pengurus Lumbung Informasi Rakyat (Lira), Alfonso di Batam Centre, Kamis (29/9). Dijelaskan, dalam kasus ini Pemerintah Kota Batam dan DPRD juga telah beberapa kali melakukan inspeksi mendadak di tempat penumpukan limbah. Bahkan sampel limbah juga sudah diambil. Itu artinya, pemerintah sangat merespon hal itu. Respon ini terbukti dengan dibentuknya tim untuk melakukan penyelidikan. Namun sayangnya, entah kenapa, perlahan-lahan penyelidikan ka-

sus ini seperti mengendap. “Entah ini perintah atau apa, yang jelas pasti ada udang dibalik batu. Masak, buktibukti sudah lengkap tapi tak satupun yang disinyalir terlibat dan ditetapkan sebagai tersangka. Inilah yang kita pertanyakan,” katanya. Alfonso menduga lambannya penanganan kasus tersebut lantaran ada tekanan politik atau ada pengucuran dana yang cukup besar untuk menutupi kasus itu. “Kita patut pertanyakan, kenapa pihak Bapedalda diam saja sampai saat ini. Padahal, awalnya mereka paling semangat untuk membongkarnya,” katanya via ponsel tadi malam. Kepala Bapedalda Kota Batam, Dendi A Purnomo membantah kasus limbah ini

diendapkan. Menurut dia, kasus tersebut masih berjalan. Bahkan Dendi menyebutkan bahwa Bapedalda Kota Batam telah melayangkan surat terkait pemeriksaan kasus tersebut ke divisi Penegakan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup. “Kita sudah surati Divisi Penegakan hukum Kementrian Lingkungan Hidup tentang pemeriksaan kasus ini,” ujar Dendi. Disebutkan Dendi, dua saksi ahli dari Kementrian Lingkungan Hidup sudah didatangkan ke Batam dan Bapedalda sudah mendapatkan keterang dari saksi ahli tersebut. Namun Dendi enggan membeberkan keterangan tentang pemeriksaan itu. Begitupun saat ditanyakan wartawan tentang informasi pemeriksaan politisi PKB Jefri Simanjuntak yang sudah diperiksa dua kali oleh Bapedalda Kota Batam. “Dari mana informasi itu ? No commentlah saya,” ujar Dendi sembari tertawa. Dendi juga membantah adanya tekanan politik dalam pengusutan kasus tersebut.(ulo/pti)

Dinkes Utang Rp1 Miliar pada RSOB BATAM CENTRE— Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) Sekupang terpaksa menolak melayani pasien yang menggunakan surat keterangan miskin (SKM) yang diterbitkan Pemko Batam. Pasalnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam belum membayar tunggakan selama empat bulan sebesar Rp1 miliar. Tunggakan Dinkes hingga Rp1 miliar di RSOB tersebut diakui oleh Kepala Dinkes dr Chandra Rizal. "Memang ada tagihan dari RSOB ke kami sebesar Rp1 miliar. Utang itu sebetulnya sudah lama tahun 2008 masih di masa Pak Mawardi Badar ketika menjabat sebagai Kepala Dinkes. Dan bukan berarti kami

tidak membayarnya, tapi ketika tagihan itu masuk, kami minta perinciannya dari RSOB. Sementara RSOB sendiri sampai saat ini tidak pernah memberikan rinciannya. Tentu kami tak berani dong, keluarkan uang sebanyak itu," kata Chandra ditemui usai mengikuti sidang paripurna di gedung DPRD Kota Batam, Kamis (29/9). Kata Chandra, pihak RSOB mengeluarkan tagihan ke Dinkes lantaran saat ini pihak auditor dari Departemen Kesehatan melakukan audit terhadap keuangan di RSOB. Namun dalam tagihan tidak disebutkan secara rinci mengenai utang tersebut. "Namanya utang tentu kita akan bayar. Tapi harus sesuai

dengan prosedur dong. Ini tidak, tagihan utang tapi tidak disebutkan rinciannya masing-masing dan tiba-tiba kami disuruh bayar Rp 1 miliar. Siapa yang mau kalau berlawanan dengan hukum nanti," ujar Chandra. Kata dia, masyarakat yang akan berobat dengan menggunakan SKM, tentunya harus sesuai dengan prosedur yakni, harus ada surat rekomendasi dari pihak Dinkes. "Semuanya ada aturan. Kalau masyarakat miskin, harus ada rekomendasikan dari pihak Dinkes. Jangan sampai sakit kepala pun berobat dengan menggunakan SKM. Nah ini kan salah," ujarnya. Persoalan utang Dinkes

Main Korek Api, Rumah Terbakar SEKUPANG — Satu unit rumah milik Muhammad Zein di RT 02/02, Tanjungriau, ludes terbakar, Kamis (29/9) sekitar pukul 12.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Informasi di lapangan, kebakaran ini diduga dipicu oleh seorang anak yang tak lain cucu pemilik rumah sedang

bermain-main korek api. Saat itu, cucu Muhammad Zein yang berusia empat tahun itu sedang sendiri, sedangkan dia pergi menjemput anaknya yang pulang dari sekolah. “Saya tidak berada di rumah,” ujar Zein yang terduduk lemas di rumah yang sudah hangus dilalap si jago merah. Sementara, saat warga se-

kitar rumah tahui, api sudah terlanjur membesar. Warga pun langsung bersama-sama berusaha memadamkan api. “Warga langsung bergerak bergotong-royong untuk mematikan kobaran api itu,” ujar salah satu warga bernama Tahir. Saat api sudah bisa dikuasai oleh warga, tak lama

kepada RSOB ini kembali mencuat setelah Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batam Ernawati menyampaikan bahwa dirinya banyak mendapat laporan dari warga Kabil dan Batubesar yang ditolak saat hendak berobat ke RSOB. "Hampir setia hari saya mendapat pengaduan masyarakat dari Kabil dan Batu Besar. Katanya mereka ditolak di RSOB ketika akan berobat dengan membawa SKM. Pihak RSOB beralasan bahwa, Dinkes belum melunasi utangnya di RSOB. Jadi mereka tidak bisa melayani masyarakat yang menggunakan SKM," kata Erna, Rabu (28/9). (lim)

kemudian mobil pemadam kebakaran tiba. Disinyalir, api muncul dari korek api yang dimainkan cucu Zein di kamar kosong yang dijadikan sebagai gudang di rumah itu. Dari ruangan itu, api menjalar hingga menghanguskan teras. Barangbarang di dalam kamar seperti kasur, pakaian, televisi, kulkas dan barang-barang lainnya pun ludes dalam sekejap. Kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.(doz)


ANAMBAS

Jumat, 30 September 2011

12

YULIA/HALUAN KEPRI

MENUNGGU PERBAIKAN — Kondisi rumah guru SDN 008 Desa Langir Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas ini sangat memprihatinkan, dan sudah tidak layak huni. Para guru di SDN ini menunggu perbaikan dari Dinas Pendidikan agar segera dapat didiami, Kamis (29/9).

Pemkab Bantu Perbaikan 200 Rumah AN AMBAS ANAMBAS AMBAS— Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris meninjau masyarakat yang akan menerima bantuan perbaikan rumah dari Dinas Sosial tahun anggaran 2011. Bantuan perbaikan rumah tahun ini diprioritaskan pada masyarakat Desa Langir di Kecamatan Palmatak dan Desa Mangkait di Kecamatan Siantan Selatan. Dari 200 unit rumah yang akan dibantu Pemkab, 50 unit di antaranya di Mangkait dan 50 unit di Langir. Sedangkan 100 unit lagi dibagi ke desa lainnya di KKA. “Tahun ini dua desa kita prioritaskan Langir dan Mangkait, karena masih banyaknya rumah yang mengalami kerusakan sementara pemiliknya tidak mampu memperbaiki. Kita lihat banyak atap yang bocor, dinding yang sudah berlobang dan ada yang sudah lapuk,” kata Haris. Sebanyak 28 rumah yang ditinjau Haris beserta rombongan untuk melihat secara dekat kondisi rumah yang dibantu. Haris mengatakan, bantuan diberikan maksimal Rp20 juta tiap rumah, sesuai kerusakan yang akan diperbaiki. Kerusakan rumah dihitung oleh petugas lapangan dari Dinas Pekerjaan Umum, sehingga perbaikan benar-benar sesuai yang diharapkan. “Kerusakan ini akan dihitung oleh tenaga lapangan dari Dinas PU,

karena kita tidak mengganti rumah tapi memperbaiki kerusakannya. Perbaikan dapat dilakukan setelah dihitung berapa kerusakan dialami, sesuai tingkatannya,” jelas Haris. Disamping itu, Haris juga menyampaikan bahwa bagi masyarakat yang tidak dapat tahun ini, tetap akan dibantu pada tahun berikutnya. Karena program untuk memperbaiki rumah tidak layak huni ini akan dilaksanakan hingga tahun 2012. “Kita harapkan masyarakat yang tidak dapat dibantu tahun ini, supaya dapat bersabar karena program ini terbatas namun tetap dilaksanakan pada tahun berikutnya,” ucapnya. Sementara itu Plt Kadis Sosial KKA, Linda Maryati menyampaikan bahwa pem-

bangunan rumah yang akan dibantu perbaikannya dikerjakan secara bersama secara gotong royong. Dimana satu kelompok berjumlah 10 KK guna meningkatkan kepedulian warga dan meningkatkan rasa kebersamaan. “Pengerjaan ini dilaksanakan secara gotong royong, mengingat warga harus terlibat dalam perbaikan rumah mereka sendiri,” kata Linda. Dia juga menyampaikan tahap awal pengucuran dana sebesar 50% untuk pembelian bahan, setelah bahan tersedia 50% berikutnya dikucurkan untuk biaya pengerjaan. “Penyerahan dana diberikan secara bertahap, tahap awal 50% untuk pembelian bahan dan 50% lagi untuk biaya perbaikan,” jelas Linda. Pekerjaan gotong royang ini disambut baik masyarakat, namun terdapat kendala pada pemilik rumah bagi jandajanda tua dan tidak memiliki anak yang dapat membantu dalam pekerjaan rumah nantinya. Sekretaris PU KKA, Iwan K.Roni menyarankan agar tiap kelompok diberikan satu orang tukang yang memiliki keahlian dalam membangun rumah, agar perbaikan nantinya dilakukan tidak asal jadi. Perbaikan dan pembangunan rumah membutuhkan keahlian

tersendiri. Namun tetap mengerjakannya secara bersamasama, sehingga pekerjaan dapat selesai dengan cepat. “Kita sarankan supaya kelompok ini diberi juga satu orang tenaga ahli dalam pembangunan rumah. Karena pembangunan rumah memiliki keahlian khusus. Jika di dalam kelompok itu tidak memiliki keahlian, tentunya perbaikan nanti tidak sesuai yang kita harapkan,” kata Roni. Sementara itu, Camat Palmatak, Mizan menyampaikan bahwa peninjauan wabup beserta rombongan ini sangat berarti bagi masyarakat. Dengan tinjauan secara langsung, dapat diketahui rumah yang benar-benar patut dan layak menerima bantuan. Sebagai desa prioritas di kecamatan yang dipimpinnya, Mizan menyampaikan apresiasi bagi Kepala Desa Langir yang telah mendata seluruh masyarakatnya, dan mendaftarkan dalam program perbaikan rumah oleh Pemkab KKA ini. “Kita berterimakasih kepada Kepala Desa Langir yang telah menyampaikan data-data masyarakat yang kini tidak memiliki rumah layak huni. Dari 55 unit rumah yang diusulkan, 50 rumah dapat dibantu Pemkab KKA,” kata Mizan.(cw47)

WAKIL Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris beserta rombongan meninjau rumah masyarakat yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan akan menerima bantuan perbaikan tahun 2011 ini, Kamis (29/9) di Desa Langir, Kecamatan Palmatak.

YULIA/HALUAN KEPRI

Guru SDN 008 Langir

Tunggu Bantuan Perbaikan Rumah ANAMBAS— Sekolah Dasar Negeri 008 Desa Langir Kecamatan Palmatak menunggu perbaikan rumah guru yang kini kondisinya sudah tidak terurus lagi. Tiga petak rumah guru yang terletak berdampingan dengan SDN tersebut sudah lama tidak didiami karena kondisi yang sudah tidak layak huni. Atap rumah yang sudah bolongbolong dan dinding yang sudah banyak lapuk dan terlepas, mengakibatkan rumah tidak berdinding lagi, bahkan tidak memiliki pintu. Inayati, guru dari SDN 008 Langir saat ditemui Haluan Kepri, Rabu (28/9) mengatakan, perbaikan rumah sangat dibutuhkan. Apalagi pihaknya mendengar adanya bantuan perbaikan sebesar Rp50 juta yang telah disampaikan oleh Kadis Pendidikan direncanakan dalam tahun ini juga. “Yang kita tahu, bantuan perbaikan ada dari dinas se-

bagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan. Tapi belum ada juga bantuan, sementara di Payaklaman yang dapat bantuan sudah lama selesai perbaikan,” kata Inayati. Inayati bersama guru lainnya, berharap bantuan perbaikan secepatnya dilaksanakan, supaya dapat segera didiami. Sementara Kadis Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Herianto saat dikonfirmasi Haluan Kepri, Kamis (29/9) mengatakan, bantuan perbaikan rumah guru SDN 008 Langir sudah dianggarkan dengan tahun pelaksanaannya 2012 mendatang. “Untuk perbaikan rumah guru di SDN 008 Langir, dilaksanakan pada tahun 2012,” katanya. Heri menyampaikan, perbaikan rumah guru yang kini tidak dihuni lagi dan kondisinya yang sudah tidak layak huni, saat ini tidak memiliki

surat tanah. Dirinya mengharapkan surat-surat tanah supaya dapat diurus, sehingga rumah yang diperbaiki nantinya benar-benar milik sekolah. “Secepatnya surat-surat tanah perumahan guru ini disampaikan, baik itu namanya hibah dari pemiliknya atau masyarakat, sehingga rumah guru ini masuk aset sekolah nantinya. Sejauh ini kita belum melihat surat-surat tanah rumah guru tersebut,” katanya lagi. Disamping itu, Heri juga menyampaikan bahwa program pembangunan fasilitas pendidikan terus dilaksanakan, namun bukan berarti semuanya dibangun dalam waktu bersamaan. Ada yang tahun ini dan ada juga pada tahun berikutnya. “Terus dibangun fasilitas pendidikannya, tapi bukan berarti semuanya serentak dibangun karena sudah ada agenda pengerjaannya,” jelasnya. (cw47)

FKKM Kepri Halal Bihalal di Kalimatan Barat PONTIANAK— Forum Komunikasi Kerukunan Masyarakat (FKKM) Kepulauan Riau di Kalimantan Barat, mengadakan halal bihalal di Auditorium Untan Pontianak, Minggu (25/ 9). Halal bihalal dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Pemerintahan Provinsi Kepri, Drs. H.Dolli Boniara, Msi, mewakili Gubernur Kepri. Selain itu juga hadir seluruh pengurus FKKM Kepri Kalbar dan tokoh-tokoh masyarakat Kalbar. Dalam sambutan gubernur yang disampaikan, Dolli, bahwa masyarakat Kepulauan Riau yang ada di Kalbar, diharapkan terus untuk mengadakan komunikasi dan bersinergi dengan masyarakat setempat. “Diharapkan masyarakat Kepri di Kalbar bisa memberikan kontribusi dalam membangun Kalbar. Akan tetapi, jangan sampai lupa

kampong halaman di Kepulauan Riau,” kata Dolli. Sejatinya kata Dolli, harus ada sinergi antara Kepri dengan Kalbar, apa lagi saat ini masyarakat Kepri di Kalbar cukup banyak tersebar di wilayah Kalbar. “Acara yang mengambil tema ‘melalui halal bihalal, kita rajut tali kasih dan silaturrahim untuk mewujudkan masyarakat Kepri yang religius dan sejahtera, terutama dalam peningkatan pendidikan dan pengentasan kemiskinan,” katanya lagi. Dolli menyampaikan bahwa Pemprov Kepri komitmen membantu mahasiswa Kepri di Kalbar guna memperoleh beasiswa perkuliahan. “Kepri komitmen untuk membantu mahasiswa melalui beasiswa diberikan,” katanya. Sementara itu, Ketua FKKM

Kepri Kalbar, Drs.H.Mahyudin Safe’i, MA menyampaikan bahwa jumlah masyarakat Kepri di Kalbar saat ini mencapai 10.000 orang. Menurutnya, peningkatan pendidikan merupakan jalan untuk merubah hidup masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik dalam mengentaskan kemiskinan. “Pendidikan merupakan jalan terbaik untuk bisa merubah hidup masyarakat. Kita harapkan komitmen Kepri yang telah disampaikan dapat terlaksana, dan kami akan selalu mendorong mahasiswa di Kalbar untuk mendapatkan beasiswa tersebut,” ucap Mahyudin. Tokoh masyarakat Kalbar H. Hasan Gaffar menyampaikan bahwa masyarakat Kepri di Kalbar sudah merupakan bagian masyarakat Kalbar, dan itu tidak bisa dipisahkan. (cw47)


NATUNA

Jumat, 30 September 2011

13

Harga Ikan Terus Melambung Pemkab Halal Bihalal Bersama Masyarakat Batubi RANAI — Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar acara halal bihalal dengan masyarakat Batubi, Kecamatan Bunguran Barat, di Gedung Serba Guna desa gunung putri, Batubi, Kamis (29/9). Acara tersebut dihadiri Bupati Natuna Ilyas Sabli beserta jajaran SKPD Natuna, unsur FKPD Natuna, serta turut hadir Wakil Ketua DPRD Natuna, Dwitra Gunawan. Rombongan disambut masyarakat di tiga desa yang ada di trans Batubijaya itu. Dalam sambutannya, Bupati Natuna Ilyas Sabli mengatakan, halal bihalal ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Pemkab Natuna dengan masyarakat Batubi, juga untuk saling bermaafmaafan karena baru saja menyelesaikan hari raya Idul Fitri. " Saya selaku Bupati Natuna, juga rekan- rekan unsur FKPD serta SKPD Natuna mohon maaf sebesar- besarnya kepada masyarakat Batubi, karena pada lebaran Idul Fitri kemarin kita tidak bisa bermaaf-maafan dengan berjabat tangan langsung diantara kita, Oleh karena itu dengan acara inilah kami ingin menyampaikan rasa maaf yang sedalamdalamnya kepada seluruh masyarakat Batubi dan dengan adanya halal bihalal ini, semoga hubungan silaturahmi dengan masyarakat Batubi semakin erat." ujar Ilyas Sabli. Menurut Ilyas, warga Batubi merupakan bagian dari masyarakat Kabupaten Natuna, yang juga perlu diperhatikan kesejahteraannya. Maka melalui program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah saat ini, diharapkan bisa memberikan dampak positif demi kelancaran dan peningkatan perekonomian masyarakat di Batubi. " Masyarakat Batubi harus bersabar, pemerintah secara perlahan sudah merencanakan pembangunan yang lebih baik. Salah satunya pada tahun 2012 nanti, pemerintah akan membangun jalan aspal di desa Batubi. Semoga dengan diaspalnya jalan menuju desa Batubi, dapat memperlancar arus perekonomian masyarakat," tuturnya. (leh)

SHOLEH/HALUAN KEPRI

BUPATI Natuna Ilyas Sabli disambut masyarakat Batubi saat menggelar halal bihalal di wilayah tersebut.

RANAI — Harga ikan di pasar ikan Ranai terus melambung tinggi. Ikan tongkol ukuran besar yang biasa dijual Rp25 ribu per ekor, kini naik menjadi Rp 40 ribu. Diduga penyebabnya, karena kondisi cuaca di Natuna akhir-akhir ini yang cukup ekstrim. Sehingga hal itu menyulitkan nelayan dalam melakukan aktivitasnya. Pantauan Haluan Kepri di lapangan, minimnya pasokan ikan dari nelayan membuat harga jual ikan di pasaran naik beberapa kali lipat. " Pasokan ikan di pasar ikan Ranai mengalami penurunan, ditambah harga ikan dari nelayan juga naik. Maka kami pedagang juga harus menaikan harga untuk mendapatkan keuntungan," ujar Syaiful, seorang pedagang ikan, kemarin. Kata Syaiful, meski harga ikan mahal, namun penjualannya tetap tidak terpengaruh. Bahkan, lebih meningkat dibanding hari sebelumnya. " Untuk harga ikan tongkol, dijual dengan harga Rp40 ribu per ekor untuk ukuran besar. Sedangkan ikan jenis lain seperti ikan karang, ikan mahan dan ikan selayang dijual dengan harga Rp20 ribu per ikatnya isi 6-8 ekor," katanya. Padahal, saat hari biasa harga ikan tidak sampai sebanyak itu. Kalau ada peningkatan palingpaling Rp25 ribu per ekor untuk tongkol ukuran besar. Selain itu, lanjut Syaiful, bahwa untuk harga ikan tongkol yang kini menjadi makanan favorit masyarakat Natuna, memang mahal. Dan harga ikan akan mulai stabil jika pendapatan nelayan mengalami peningkatan. " Kalau pendapatan nelayan terus seperti sekarang ini, dapat dipastikan harga ikan di pasar

SHOLEH/HALUAN KEPRI

LAPAK SEPI — Sejumlah lapak pedagang ikan terlihat sepi akibat minimnya pasokan ikan dari nelayan. Cuaca buruk dan ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini membuat nelayan enggan turun ke laut. Hal itu mengakibatkan harga ikan di pasaran naik drastis. Ranai tetap mahal. Karena harga ikan yang ditetapkan oleh pedagang tergantung harga jual nelayan, kalau tinggi kita juga jual tinggi juga," jelasnya. Dihubungi terpisah, Boy, masyarakat kampung Teluk Baruk Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur yang sudah bekerja sebagai nelayan

sejak tahun 80-an ini mengaku, untuk mendapatkan ikan dengan skala banyak, ia harus menempuh ratusan mil dari bibir pantai mencari dimana lokasi tempat ikan berkumpul. Katanya, sekali berlayar, ia membutuhkan waktu dua sampai tiga hari berada di lautan lepas. Dengan menggunakan

kapal motor ukuran 3GT, ia bersama dua orang pekerja, bisa mendapatkan ikan satu sampai dua kotak fiber dari berbagai jenis ikan. " Kalau ikan tongkol sudah sulit kita dapatkan di perairan dangkal. Untuk mendapatkan ikan ini, kita harus menempuh jarak saturan mil, " katanya.

Kenapa harga ikan tongkol mahal di pasar, kata Boy, harga tersebut sudah sesuai. Karena untuk mendapatkan ikan tersebut nelayan butuh perjuangan keras. " Kalau harga ikan tongkol mencapai Rp20 ribu sampai Rp30 ribu per ekornya yang ukuran besar itu sudah wajar," pungkasnya. (leh)

Pusat Segera Kucurkan Dana Perbatasan Rp120 Miliar RANAI — Badan Nasional Percepatan Pembangnan (BNPP) pusat sudah mengalokasikan dana tahap satu untuk pembangunan wilayah perbatasan di Natuna sebesar Rp 120 miliar. Dalam waktu dekat dana tersebut akan segera dicairkan. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Natuna Hadi Chandra usai melakukan rapat di Jakarta belum lama ini, Kamis (29/9). Chandra mengatakan, dana tahap satu tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan wilayah di Kota Bunguran, Ranai Natuna yang masuk dalam lokasi prioritas satu. Pembangunan tersebut akan dilakukan tiga tahap selama tiga tahun. "Alhamdulilah setelah rapat pembahasan di Kantor Mendagri bersama Pak Dirjen bidang perbatasan, kita sudah bisa memulai pembangunannya dan anggarannya telah disiapkan. Untuk lokasi prioritas pertama daerah Bunguran dulu. Dan, pembangunannya dalam tiga tahap selama tiga tahun," kata

Chandra. Menurut Chandra, insfrastuktur yang akan dibangun nanti berupa mercusuar, tempat sandar kapal dan sejumlah pos pengamanan untuk menandai bahwa wilayah tersebut milik Indonesia. "Pembangunan tersebut tentunya yang berkaitan dengan pengakuan bahwa pulau ini milik kita, tentu kita akan bangun mercusuar, dan pelabuhan sandar akan diprioritaskan, selain untuk kebutuhan pengamanan juga berguna untuk bersandar kapal motor masyarakat saat angin utara tiba, jadi mereka bisa berlindung di wilayah tersebut," ujar Chandra menjelaskan. Selain Bunguran, lanjut Chandra, prioritas kedua yaitu

Pulau Serasan dan Midai, kemudian dilanjutkan Pulau Subi. Pembangunan tersebut akan dilakukan pada tahun 2013. " Ini bukti bahwa Kabupaten Natuna diperhatikan oleh pemerintah pusat, dan dengan tegas bahwa Natuna adalah wilayah yang perlu dijaga keamanannya dari ancaman negara luar," jelasnya. Dengan dimulai pembangunan di wilayah tersebut, Chandra menyimpulkan ada keseriusan dan komitmen pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan di daerah tertinggal secara serius dan fokus. Dan terkait BNPP sendiri, lanjut Chadra, merupakan program Presiden Republik Indonesia tahun 2012 guna mempercepat pembangunan di daerah tertinggal. " Saya berharap ini bisa membantu mendongkrak percepatan peningkatan pembangunan dan percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat dibidang ekonomi kerakyatan," harapnya.(leh)

SHOLEH/HALUAN KEPRI

MANTAN Bupati Natuna Daeng Rusnadi yang menjadi terdakwa dalam kasus pembebasan lahan SMU Unggulan Negeri, Ranai menggunakan mikropon saat pembacaan pembelaannya saat sidang di PN, Kamis (29/9). Ini karena kondisi kesehatan Daeng yang terus menurun.

Kondisi Kesehatan Menurun

Daeng Gunakan Mikropon Bacakan Pembelaan RANAI — Mantan Bupati Natuna Daeng Rusnadi yang menjadi terdakwa dalam kasus pembebasan lahan SMU Unggulan Negeri 1 Ranai kembali disidang di Pengadilan Negeri (PN) Ranai, Kamis (29/9). Adapun agenda sidang pembacaan pembelaan oleh terdakwa. Sidang dipimpin Ketua PN Ranai Winarno, SH, MH dan

dua anggota hakim. Sementara Daeng didampingi dua penasehat hukumnya Riva'i dan Aminuddin. Saat membacakan pembelaan, Daeng diizinkan menggunakan mikropon. Itu karena kondisi fisik Daeng yang terus menurun. Atas kondisi itu, Daeng menyampaikan permintaan maafnya kepada majelis

hakim. " Ma'af yang mulia, saya kalau berbicara dalam waktu lama, Air liur saya cepat kering. Sehingga saya harus minum air setiap beberapa menit setelah membacaan pembelaan. Kemudian dengan kondisi tubuh saya yang struk ini, saat berbicara tangan saya harus ikut bergerak, jadi tidak ada maksud apa-apa dari saya untuk tidak sopan didepan yang mulia," ujar Daeng. Winarno pun spontan mengabulkan permohonan Daeng untuk membacakan pembelaannya dengan menggunakan mikropon. Pertimbangan yang diberikan Winarno kepada Daeng adalah, Daeng merupakan terdakwa yang masih menganut azas praduga tidak bersalah dan perlu diberikan hak-haknya sebagai terdakwa. Meski demikian, Winarno juga meminta persetujuan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan permohonan Daeng. JPU juga tidak keberatan. " Sebenarnya ini tidak ada dalam rencana sidang hari ini (kemarin), namun setelah dipertimbangkan permohonan Pak Daeng cukup beralasan, dan lagi tidak mengganggu acara sidang, ditambah lagi masyarakat yang hadir diper-

sidangan bisa mendengarkan dengan jelas," kata Winarno. Daeng dalam pembelaannya mengatakan, bahwa pada perkara kasus tersebut ia tidak ada melakukan tindakan korupsi, semuanya berj a l a n s e s u a i d e n g a n m e k anisme. Ditambah lagi ia tidak dikenakan dakwaan primer oleh JPU. " Intinya kami menolak seluruh dakwaan penuntut umum dengan alasan karena jaksa tidak mampu membuktikan adanya kerugian negara. Dan pihak Jaksa Penuntut umum tidak pernah melakukan audit terhadap perkara ini. Oleh karena itu, terdakwa harus dibebaskan dari seluruh dakwaan jaksa penuntut umum," ujar penasehat hukum Riva'i, SH saat ditemui usai acara sidang. JPU Indra Saragih saat dimintai tanggapannya atas permintaan penasehat hukum Daeng untuk membebaskan seluruh dakwaannya, menurut Indra, pihaknya akan melakukan replik (jawaban atas pembelaan) pada tanggal 6 oktober mendatang. "Tunggu pada sidang yang akan datang, saya belum bisa berkomentar sekarang, dan intinya kita perlu menghargai atas permintaan terdakwa tersebut," katanya saat ditemui usai acara. (leh)


FOKUS

14 Jumat, 30 September 2011

Banyak Proyek Mubazir di Karimun

PROYEK MUBAZIR — Rumah dinas Sekda Karimun, H Anwar Hasyim yang saat ini tidak difungsikan tampak lengang.

BANY AK proyek yang dibangun Pemerintah Kabupaten (PemBANYAK kab) Karimun tampak mubazir. Sejumlah proyek dibiarkan terbengkalai dan yang telah selesai tak dimanfaatkan maksimal. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun Datok Azman Zainal merasa prihatin dengan banyaknya proyek-proyek fisik mubazir yang ditemukan di Kabupaten Karimun. Menurutnya, banyaknya proyek mubazir ini disebabkan pemerintah daerah tidak memiliki perencanaan matang dalam membangun sebuah proyek fisik. "Cukup banyak pemubaziran pembangunan yang ada di Kabupaten Karimun. Di antaranya rumah dinas Wakil Bupati Karimun yang letaknya di sekitar Perumahan Canggai Putri Kecamatan Tebing. Yang seharusnya tinggal di situ lebih memilih rumah pribadi. Sama halnya dengan rumah dinas Sekda Karimun. Rumah itu juga tidak pernah dihuni, hanya dijaga oleh anggota Satpol PP, ujar Azman, Minggu (25/9). Ia menambahkan, proyek fisik lain yang dibangun Pemkab Karimun namun hingga kini tidak difungsikan meski pembangunannya telah rampung adalah Kantor Kejaksaan di komplek perkantoran Pemkab Karimun. Lalu Pasar Telaga Mas di Kolong, Kecamatan Karimun, rumah potong hewan di Smemal, Kecamatan Meral dan masih banyak lagi yang lainnya. "Semuanya terkesan pemubaziran saja. Kalau tak difungsikan untuk apa dibangun? Menghabiskan anggaran saja. Setelah tidak difungsikan tapi uang perawatan tetap ada. Memang betul-betul mubazir," kata Azman. Agar hal seperti ini tidak terus terulang, Azman meminta Pemkab Karimun ke depan tidak asal membangun sebuah proyek fisik tanpa perencanaan dan kajian yang matang. Ia juga meminta semua proyek fisik

yang saat ini sudah selesai dibangun namun dibiarkan begitu saja agar segera difungsikan sebagaimana mestinya. Ia mengingatkan, dana yang digunakan untuk membangun proyekproyek fisik itu tidak kecil. "Sebetulnya masih banyak kebutuhan lain yang lebih mendesak, seperti pembangunan sekolah, kesehatan, sarana olahraga dan lain-lain. Tentu hal itu lebih bermanfaat untuk masyarakat ketimbang membangun sebuah proyek fisik tetapi tidak digunakan," katanya. Dari penelusuran Haluan Kepri ke salah satu proyek fisik Pemkab Karimun yang dinilai mubazir karena selesai dibangun tetapi tidak dapat dimanfaatkan yakni proyek pembangunan rumah potong hewan di daerah Sememal, Kecamatan Meral. Kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) Babi di Sememal sangat memprihatinkan. Tiga bangunan milik Dinas Pertanian Karimun yang masing-masing bangunan seluas 5x15 meter sudah tidak terurus. Bahkan di sekitar bangunan sudah ditumbuhi semak belukar. Begitu juga plang namanya saja sudah tak jelas lagi untuk dibaca. Di depan salah satu bangunan utama yang bakal digunakan sebagai lokasi tempat pemotongan hewan tertancap plang 'tanah ini milik Pemkab Karimun' dengan luas tanah 10.000 meter persegi, nomor surat sertifikat no 02 tahun 2004. Plang tersebut agaknya baru ditancapkan karena terlihat masih baru. Buktinya, disitu tertulis tahun 2011. Satu unit bangunan lebih kecil dengan ukuran sekitar 4x7 meter yang berada disamping kiri dari tiga bangunan induk ditempati Abdul Majid

dan Wakini serta dua orang anaknya ditugasi RT setempat untuk menjaga rumah potong tersebut. Saat Haluan Kepri bertandang ke lokasi itu, Wakini terlihat tengah mencangkul di sekitar RHP itu, sedangkan suaminya tengah bekerja di pertambangan granit. Wanita tersebut menceritakan, kalau saat hujan atau air laut pasang maka ketiga bangunan itu dan rumah yang ia tempati sekarang akan terendam oleh air karena terletak di lokasi yang rendah. Selain terendam air, mereka juga tidak mendapat penerangan listrik. Di salah satu bangunan yang berada terletak paling belakang, tergeletak plang nama proyek pengerjaan rumah potong tersebut dengan nama kegiatan peningkatan sarana dan prasarana rumah potong hewan (PRH) berupa pengadaan konstruksi bangunan dengan nilai Rp219.469.000 (219,4 juta) dengan kontraktor CV Hanudiva Trasindo dan waktu pelaksanaan 90 hari kalender. Plang nama tersebut tidak disebutkan tahun berapa pelaksanaan proyeknya. Menurut Wakini, selama ia tinggal bersama suaminya menjaga rumah potong hewan tersebut sejak 4, 5 tahun lalu, ada beberapa orang yang tak dikenalnya datang melihat lokasi proyek tersebut. "Orang-orang itu hanya sekedar melihat dan ada juga yang memoto lalu pergi lagi," kata Wakini. Rumah potong hewan tersebut berada sekitar 2 kilometer jalan raya Sememal-Pasir Panjang. Lokasinya tak jauh dari tempat pembuangan akhir (TPA) dan Kantor Lurah Pasir Panjang. Jalan masuk ke kawasan itu berupa tanah liat. Agaknya, dulu pernah dilakukan pengerasan jalan, namun sudah terkikis oleh hujan. Kawasan itu sepertinya jarang dilewati orang, karena dipinggir jalan ditumbuhi semak belukar. Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Kari-

mun, Jamaludin SH menyebut, rumah potong hewan itu didirikan pada 2006 silam. Namun, sejak didirikan proyek tersebut tidak pernah digunakan sebagaimana fungsinya. Menurutnya, tidak digunakan RPH Babi itu karena tidak adanya perencanaan yang matang dari SKPD terkait sebelum proyek itu dilaksanakan. Ia menyebut masih banyak proyek lain yang memiliki nasib serupa di Karimun ini yang menggunakan APBD Karimun. "Berapa banyak anggaran yang dihabiskan untuk pembangunan proyek yang tidak bisa dimanfaatkan itu. Artinya, dana yang telah terkuras habis untuk berbagai proyek tersebut tidak ada manfaatnya alias mubazir," ungkap Jamal. Terminal Kolong Mubazir Proyek mubazir lainnya adalah terminal angkutan umum di Kolong Kelurahan Sungai Lakam Kecamatan Karimun yang sejak awal dibangun hingga selesai tidak kunjung difungsikan sampai sekarang. Terbengkalainya terminal angkutan umum di di Kolong Kelurahan Sungai Lakam Kecamatan Karimun, membuat warga setempat geram. Sejumlah tokoh masyarakat setempat meminta agar fasilitas umum tersebut dialihfungsikan sebagai area atau lokasi sarana pendidikan. Ketua RW 05 Telaga Harapan Kelurahan Sungai Lakam, Jufri, yang tempat tinggalnya berdekatan dengan Terminal Kolong mengatakan, terminal tersebut merupakan proyek mubazir dan tidak tepat sasaran. "Itu proyek mubazir. Saya pikir akan lebih baik kalau dibangun Sekolah Dasar Negeri (SDN). Karena di Kelurahan Sungai Lakam selaku kelurahan terpadat di Karimun sampai saat ini belum ada SD Negeri. Terminal Kolong inilah lokasi yang tepat untuk membangun sarana pendidikan. Dengan begitu masyarakat setempat juga

tidak perlu jauh-jauh mengantar anaknya sekolah ke Kelurahan Bukit Senang atau ke Baran," kata Jufri. Hal senada juga dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun, Datok Azman Zainal. Menurutnya, kondisi terminal kolong saat ini sudah semakin parah. Setiap kali turun hujan, saluran air di sekitar lokasi jadi penuh dan jalan di sekitar pun selalu banjir. "Belum lagi kalau malam hari dengan suasana kurangnya penerangan. Bisa saja dijadikan sebagai tempat mesum oleh para remaja. Jadi kalau tidak difungsikan, saya rasa lebih baik dijadikan sebagai lokasi untuk membangun sarana pendidikan," kata Azman yang letak rumahnya juga tak jauh dari Terminal Kolong. Azman juga menilai pembangunan terminal kolong terkesan mubazir dan sejuah ini juga tidak terawat dan tidak berfungsi. Rencananya, ia bersama masyarakat sekitar akan menyurati Dinas Perhubungan selaku pengelola terminal kolong. Setelah itu mendatangi Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun. Kedua dinas harus bisa bekerja sama dalam memfungsikan lahan di Terminal Kolong itu," kata Azman lagi. Jika tidak bisa, ia akan mengerahkan masyarakat Sungai Lakam untuk meminta pertanggungjawaban Kepala Dinas Pendidikan, H Harris Fadillah terkait kepeduliannya terhadap pendidikan. Saat ini, masyarakat sekitar terpaksa mengantarkan anak bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Huda Kolong. Dan semuanya menumpuk di sana. Diketahui, Kelurahan Sungai Lakam merupakan salah satu Kelurahan dengan jumlah masyarakat terpadat di Pulau Karimun. Hingga saat ini tidak ada satu sekolah pun yang berdiri di lokasi tersebut. Baik jenjang pendidikan SD sampai SMA. Sedangkan Terminal Kolong yang diharapkan masyarakat sekitar agar dijadikan lokasi pembangunan SD negeri, sampai saat ini sudah empat tahun terbengkalai sejak pertama dibangun pada 2007 silam. Dishub telah gagal membangun terminal angkutan umum. Perencanaannya tidak matang. Buktinya sampai saat ini tidak ada angkutan umum yang menaikkan atau menurunkan penumpang sebagaimana mestinya di Terminal Kolong.

Pemubaziran Anggaran di Dinas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun, Datok Azman Zainal juga sangat menyayangkan masih adanya pemubaziran anggaran di Dinas-dinas yang ada di Pemkab Karimun seperti di Dinas Pariwiasata. Azman Zainal menyarankan agar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memaksimalkan publikasi potensi wisata di Karimun. Karena banyak sekali potensi wisata yang menarik, tapi selama ini kurang diabaikan dari pada sering menggelar acara-acara pertunjungan musik yang tidak banyak memberikan manfaat banyak bagi perkembangan kemajuan Pariwisata di Bumi Berazam. "Saya pikir, daripada memposting anggaran besar untuk mengundang artis dan acara-acara yang tidak berdampak pada pertumbuhan wisata Karimun, lebih baik anggaran untuk publikasi terhadap potensi wisata di Karimun dibesarkan. Kalau perlu maksimal," kata Azman ketika menyoroti kinerja Satusan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Karimun, Rabu (28/9) kemarin. Menurut Azman, ada banyak objek wisata dan ragam budaya di Kabupaten Karimun. Namun sayang, objek wisata itu tidak dipoles sedemikian rupa sehingga mengundang selera pada wisatawan mengunjunginya. "Kalau mau jujur, coba kita lihat, hampir semua objek wisata di Kabupaten Karimun, tidak terawat. Kalau alasan tidak ada uang perawatan, kenapa anggaran untuk mendatangkan artis selalu ada, tapi anggaran perawatan objek wisata tidak ada?," tanya Azman. Azman juga mengingatkan pihak SKPD tidak membuat program siasia seperti acara ceremonial. Karena menurut Azman, acara itu tidak menyentuh persoalan dan terkesan menghambur-hamburkan uang. "Kalau halal bihalal, itu acara yang tidak penting. Berapa banyak kegiatan halal bihalal kemudian didanai Pemkab Karimun. Selain itu kegiatan seremony semacam workshop, pelatihan dan apalah itu, sangat menguras anggaran. Terlalu sempit pikiran mereka," kata Azman. (ham/gan)

RUMAH potong hewan (RHB) milik Dinas Pertanian Kabupaten Karimun di Sememal Kecamatan Meral yang terbengkalai dan tidak difungsikan sampai sekarang.

DPRD Desak Fungsikan Proyek Fisik Respon Aparat Penegak Hukum Masih Lemah

TERMINAL angkutan umum di Kolong Kelurahan Sungai Lakam Kecamatan Karimun hingga saat ini belum berfungsi SEKRETARIS Fraksi PDIP DPRD Karimun, Jamaluddin mengimbau seluruh satuan kerja perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Karimun, memfungsikan sejumlah proyek fisik yang telah dibangun dengan uang negara. "Banyak proyek fisik yang telah dibangun dengan uang negara sejak tahun 2002-2010 di Karimun, sampai saat ini tidak difungsikan oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait selaku pemilik proyek. Kondisi tersebut dapat dikategorikan sebagai pemubaziran anggaran, karena keberadaannya tidak memberi manfaat apapun pada masyarakat," ungkap Jamal di Meral. Jamaluddin menjelaskan harusnya kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Pemkab Karimun, kecuali pemubaziran anggaran tersebut telah mereka restui bersama. Sebagai contoh, proyek fisik tahun 2008, Terminal Kolong yang berlokasi di dekat Komplek Perumahan Telaga Mas, Kecamatan Karimun, sampai saat ini

kondisinya terlantar karena tidak dioperasikan sesuai dengan peruntukannya. Padahal bila dioperasikan akan berdampak positif pada Pasar Telaga Mas. Kemudian, pembangunan gedung di Komplek Perkantoran Pemkab Karimun tahun 2003, yang awalnya akan digunapakaikan pada Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun, Rumah Potong Hewan di Sememal, Kecamatan Meral yang dibangun tahun 2006, kata dia, kondisinya sejak selesai dibangun sampai saat ini tidak digunakan. "Sejak dibangun sampai saat ini tidak dimanfaatkan, proyek fisik terlantar milik sejumlah SKPD sangat mudah ditemui, semua itu akibat rata-rata usulan proyek tersebut tidak disertai dengan perencanaan yang matang, sekalipun anggaran yang dialokasikan untuk perencanaan tidak sedikit jumlahnya," katanya. Jamaluddin juga menuturkan berdasarkan pengamatan yang terjadi di Karimun tidak hanya proyek fisik ter-

lantar, tapi ada juga proyek yang telah selesai dikerjakan tapi kembali dilelangkan oleh SKPD lainnya, beberapa bulan setelah diserahterimakan. Sebagai contoh ia menunjuk Pelabuhan Boom Panjang di Karimun milik Dinas Pekerjaan Umum, yang disebut sejumlah kalangan merupakan pelabuhan rakyat termegah di Indonesia, karena dibangun menggunakan tiga tahun APBD Karimun secara berturut-turut tahun 2008-2010 sebesar Rp38,2 miliar. Tiga bulan setelah dioperasikan, Dishub terpaksa menganggarkan dana lebih kurang sebesar Rp900 juta untuk melanjutkan pembangunan koridor penumpang di pelabuhan yang sama, karena sebelumnya tidak selesai dikerjakan," tuturnya. Masih pada kesempatan itu, ia juga memaparkan kondisi "runyam" juga ditemukan pada proyek perawatan badan jalan yang setiap tahun selalu dianggarkan. Faktanya meski dianggarkan setiap tahun, pengerjaan proyek rutin perawatan badan jalan sulit ditemui di lapangan. Kalaupun ditemukan hanyalah penambalan lubang di sejumlah badan jalan menggunakan semen, bukan penambalan badan jalan yang rusak dengan aspal atau hotmik. Menurut Jamaluddin , jumlah proyek fisik milik SKPD Pemkab Karimun yang tidak dimanfaatkan setiap tahun diprediksi akan terus bertambah. Ketika ditanya apa penyebabnya, menurut dia, selain usulan proyek fisik milik SKPD tidak disertai dengan perencanaan yang matang, kondisi itu juga disebabkan oleh sikap acuh tak acuh aparat penegak hukum di Karimun "Sampai saat ini aparat penegak hukum di Karimun tidak pernah mengusut pemubaziran anggaran secara hukum, makanya diprediksi jumlahnya akan terus bertambah setiap tahun," katanya. (ant)

MASIH lemahnya respon aparat penegak hukum dalam penyikapi dan menyelidi proyek-proyek fisik bermasalah dan terkesan mubazir sangat disayangkan. “Pemborosan anggaran dalam bentuk proyek fisik yang sudah dibangun tapi tidak dimanfaatkan dan mubazir adalah salah satu bentuk tindakan pelanggaran hukum dan sudah masuk dalam dugaan tindakan korupsi. Aparat penegak hukum yakni Kejaksaan dan Kepolisian harus mesti segera merespon dan melakukan penyelidikan dari laporan yang sudah dilaporkan masyarakat. Tapi buktinya selamai ini terkesan dibiarkan tanpa ada tindakan yang kongkret,” tegas Zaizulfikar, tokoh masyarakat Karimun kepada Haluan Kepri, Kamis (29/9) Lebih tegas, pria yang akrab disapa Boy ini, menyatakan, mesti tanggap dan merespon dari setiap laporan dan juga cermat menyikapi informasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat terkait dengan kinerja aparatur Pemerintah Daerah yang terkesan menghambur-hamburkan uang rakyat tanpa ada memberikan manfaat sama sekali kepada masyarakat dari proyek-proyek fisik yang dibangunnya. “Rasanya saat ini kita tidak butuh lagi aparat penegak hukum yang ‘Juling’, yang hanya bisa melihat dan menyaksikan saja dugaan tindakan penyelewengan yang dilakukan oleh para pejabat pemerintahan tanpa ada bisa berbuat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Boy, juga berharap kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungbalai Karimun yang baru yakni H Supratman Khalik SH menggantikan Demu Sitepu SH MH bisa bekerja optimal menuntaskan beberapa pengentasan kasus korupsi yang selama ini masih jalan ditempat dan terkesam diam. Boy menilai selama ini pengung-

kapan kasus korupsi di Karimun bisa dikatakan jalan ditempat padahal banyak kasus yang sudah ditangani dan bahkan beberapa sudah ada yang dalam penyelidikan namun sayang penanganan nya tidak tuntas dan tanpa hasil. “Dari catatan saya selama tiga tahun Demu Sitepu SH MH memimpin Kejari Tanjungbalai Karimun, hanya tiga kasus tindak pidana korupsi yang naik ke persidangan. Pertama, pembebasan lahan untuk investasi di Desa Pangke, Kecamatan Meral oleh Pemkab Karimun, untuk beroperasinya PT Saipem Indonesia. Kedua, masih berkaitan dengan pembebasan lahan oleh Pemkab Karimun, yakni lahan untuk pembangunan SMK Negeri di Kecamatan Moro. Ketiga, proyek pembangunan causeway atau jalan penghubung di Parit Rampak, Kelurahan Seiraya, Kecamatan Meral Kabupaten Karimun yang sumber dananya berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri. Namun, untuk kasus yang terakhir ini, majelis hakim memvonis dua terdakwa dengan vonis bebas. Hanya satu terdakwa yang divonis bersalah, yakni PNS dari DKP Provinsi Kepri,” jelas Boy. Ketua LSM Kiprah, Jhon Syahputra, menilai penegakan hukum di Kabupaten Karimun terutama pengungkapan kasus korupsi masih lemah dan tiarap karena tidak satupun kasus yang bisa diungkap selama 2010. Jhon berharap, penyimpangan penyaluran dana bansos dan dan hibah di Karimun bisa menjadi prioritas utama bagi Kejari yang baru untuk bisa menuntaskannya. “Batam aja bisa

kenapa Karimun tidak. Indikasi penyimpangannya sudah ada berdasarkan hasil dari temuan pemeriksaan BPK. Kalangan dari DPRD Karimun juga menyuarakan hal yang sama. Jadi apalagi yang mesti ditunggu,” jelas Jhon. Jhon juga kecewa dengan kinerja dari aparat penegak hukum yang ada di Karimun yang masih lemah dalam menyelesaikan permasalahan seperti kasus bansos ini yang pernah dilaporkan oleh kalangan LSM tetapi setelah itu diam. “Kuat dugaan mungkin salah satunya besarnya dana bansos yang dikucurkan pada instansi vertikal di Karimun sehingga mereka terkesan enggan untuk bekerja sungguh-sungguh.Masyarakat pesimis penegakan hukum bisa maksimal paska besarnya dana bansos yang dikucurkan,” jelas Jhon. (hhp)

Zaizulfikar


CMYK

BISNIS

CMYK

www.haluankepri.com

Jumat, 30 September 2011

16

Indosat Gelar Bursa Gadget di Nagoya Hill

Modem Rp199 Ribu Ludes Terjual BA TAM — Setelah sukses di sejumlah kota besar di BAT pulau Jawa, Indosat kini menggelar bursa gadget di Nagoya Hill Superblock (depan J Co), Batam. Dalam event yang akan berlangsung selama 4 hari (29 September-2 Oktober) ini, Indosat menawarkan tipe terbaru smartphone BlackBerry (BB) Dakota.

Club One Novotel Konsep Baru SEI JODOH — Club One Live Music Entertainment yanG berada di bawah naungan manajemen Novotel Batam semakin berbenah. Realisasi itu ada pada tekad pengelola yang ingin menguban image oldiest yang selama ini tertanam di benak clubbers Batam menjadi pub yang lebih up to date. "Belakangan ini kami biasanya hanya mempromosikan mengenai hotel dan restoran saja. Tapi, mulai bulan Oktober ini, kami akan fokus untuk promosi Club One Live Music Entertainment dengan konsepnya yang baru, yaitu 'The New Ambiances for Entertainment & Life Style' yang artinya hadir dengan konsep yang lebih segar dan terbuka untuk semua kalangan,"kata Didit Iskandar, Asisten Director of Sales Novotel Batam, kemarin. Salah satu kiat yang akan dilakukan adalah menambah fasilitas seperti big screen (televisi raksasa) di pub yang berganti nama menjadi Club One Live Music Entertainment. Selain itu, pengunjung yang datang juga akan dimanjakan dengan mendatangkan grup band music berpengalaman yang akan diroling setiap 2 bulan sekali untuk memberi suasana dan sensasi baru kepada para clubbers Batam . "Untuk September dan Oktober ini, kami mendatangkan group band ternama dan berpengalaman dari Bali, Euphorbia. Grup band terdiri 7 orang anak muda yang terdiri dari 3 vokalis (2 cewek, 1 cowok), 1 gitaris, 1 bassist, 1 keyboardist,= dan 1 drummer,"katanya. Euphorbia sendiri sudah memiliki jam terbang yang cukup tinggi selama 5 tahun. Karena selain sering tampil di ibukota, mereka juga sering manggung mengisi acara di beberapa kota besar di Indonesia, seperti Surabaya, Medan, Makassar, dan beberapa kota lainnya. Club One Live Music Entertainment beroperasi setiap harinya mulai pukul 19.00 - 02.00 WIB. Selain holding room, di pub dengan suasana lebih privat untuk kenyamanan dan pengunjung itu juga menyediakan VIP Room. Ini diperuntukan bagi mereka yang ingin temu jumpa urusan bisnis atau lainnya sambil menikmati entertainment di pub. (cw35)

CMYK

CECEP/HALUAN KEPRI

BURSA GADGET — Sales Manager Area Batam Yahya (kiri, belakang) pada saat membuka Bursa Gadget di Nagoya Hill Superblock, Kamis (29/9). Sejumlah model sedang memperlihatkan gadget.

Villa Sampurna Tipe 90 Paling Laris SEKUPANG — Baru dipasarkan sebulan lalu, perumahan Villa Sampurna II yang dibangun PT Citrabangun Deltareksa sudah terjual 50 persennya. Rumah yang terletak di daerah ketinggian Tiban, Sekupang paling digemari adalah tipe 90.

"Kami sudah berhasil memasarkan 50 unit rumah dan salah tipe yang paling digemari adalah tipe 90 yang merupakan tipe paling besar. Padahal, harga untuk tipe 90 sudah naik dari Rp320 juta menjadi Rp390 juta,"kata Agung Septi Permadi, Deputi

Manager Marketing PT Citrabangun Deltareksa, pengembang Villa Sampurna, Kamis (29/9). Laris manisnya perumahan Villa Sampurna juga sangat dipengaruhi faktor lokasi.

Villa Sampurna

hal.15

Selain itu, Indosat juga menawarkan beberapa BB tipe terbaru lain seperti 9300 dan 8520 serta beberapa tipe handphone lainnya seperti Galaxy Mini, Galaxy Tab 7, Nokia X7, Nokia E7, Nokia E5 dengan harga spesial. Animo masyarakat untuk datang terlihat sangat antusias, mengingat harga bundling yang ditawarkan cukup murah. Di Bursa Gadget, Indosat menawarkan benefit hingga Rp2 juta sampai bonus BlackBerry Internet Service selama 6 bulan. Pembelian juga bisa dicicil 0% selama 6 dan 12 bulan untuk pemegang kartu kredit BNI. Bahkan, modem dengan kecepatan hingga 7,2 Mbps plus paket internet gratis selama 6 bulan langsung ludes terjual dalam pembukaan bursa gadget, kemarin siang. Modem yang dilengkapi dengan fitur Plug And Play Instantly (fitur dimana modem langsung tersambung dengan jaringan internet tanpa menekan tombol 'connect', 15 detik setelah USB modem disambungkan ke komputer) ditawarkan dengan harga Rp199 ribu saja. "Modem canggih plus gratis paket internet selama 6 bulan dengan harga murah ini hanya untuk 5 orang pembeli pertama saat pembukaan bursa gadget.

CMYK

Setelah itu, harga yang kami tawarkan Rp329 ribu. Jika dihitung-hitung, harga tersebut cukup murah. Mengingat pelanggan akan mendapatkan paket internet unlimited gratis selama 6 bulan," promo M Yahya, Head of Sales Area Manager Batam usai pembukaan bursa gadget Indosat, Jumat (29/9). Dijelaskan, modem ini tidak memerlukan perangkat lunak untuk instalasi (driver free) dan menggunakan web base user interface yang dilengkapi pilihan menu untuk langsung mengakses situs jejaring sosial. Kelebihan lain yang dapat diperoleh pelanggan yang membeli paket bundling Indosat Internet adalah tambahan kuota pemakaian wajar menjadi dua kali lipat (2GB) dan 150 SMS per bulan untuk setiap perpanjangan paket browser bulanan selama 4 bulan berturut-turut. "Indosat Internet memudahkan pelanggan untuk selalu terhubung dengan teman dan keluarga serta terkoneksi dengan social network, musik dan entertainment," kata Yahya. Yahya menambahkan, dalam bursa gadget ini, Indosat Batam menargetkan pertumbuhan sebesar 20 persen dari sekitar 500 ribu pelanggan yang sudah ada. (kid)


METRO BISNIS

Jumat, 30 September 2011

15

Pasar Modal Syariah Terus Berkembang BA TAM — Pasar modal syariah Indonesia terus berkembang BAT yang ditandai dengan adanya 53 persen perusahaan yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES). Jumlah perusahaan yang ikut perdagangan saham di BEI adalah sebanyak 430 perusahaan.

CECEP/HALUAN KEPRI

PASAR MODAL — Eggi Achsin, Anggota Pokja Dewan Syariah Nasional (DSN) memberikan materi kepada sejumlah wartawan peserta Workshop Pasar Modal Syariah di Kantor Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Batam PIPM, kamis (29/9).

Indra Gobel Pimpin HIPMI Kepri SEI JODOH — Indra Gobel akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum dalam Musyawarah Daerah (Musda) Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Kepri di Hotel Planet Holiday, Kamis (29/9). Usai terpilih, Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI kemudian melantik kepengurusan BPD HIPMI Provinsi Kepri periode 2011-2014. Pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan (SK) kepengurusan dan penyerahan pataka oleh Ketua BPP HIPMI, Wisnu Pettalolo kepada Ketua Umum BPD HIPMI terpilih. "Kibarkan panji-panji kewirausahaan dan sebarkan ke seluruh pelosok dimana saudara-saudari berkarya," ujar Wisnu saat menyerahkan pataka kepada Indra.

Sambungan dari hal.16

Wisnu berharap agar para pengurus yang telah dilantik dapat membawa nilai-nilai positif HIPMI, yang jarang dimiliki organisasi lain. Yakni tetap dalam kebersamaan dalam menjalankan kinerja organisasi. Dalam sudut pandang BPP, BPD HIPMI termasuk salah satu BPD percontohan, terutama bagi BPD sekawasan Sumatera. Karena hampir setiap masa kepengurusan BPP, Batam selalu menjadi pilihan bagi tempat penyelenggaraan kegiatan HIPMI tingkat nasional. "Dari 33 provinsi, tidak mudah untuk bisa ditunjuk sebagai tuan rumah dari kegiatan yang ada. Kepri merupakan teras bagi Indonesia yang berbatasan dengan Singapura," ujarnya. Sementara itu Indra Gobel me-

ngajak seluruh pengurus, baik di tingkat BPD dan BPC tingkat Kabupaten/Kota se Provinsi Kepri untuk bersinergi. Sehingga dapat berperan dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri. "Kita bisa turut andil untuk menunjukkan bahwa perekonomian Kepri bisa tumbuh," ujarnya. Kepada Haluan Kepri, Indra menyatakan akan memprioritaskan jalinan komunikasi antar BPD dan BPC HIPMI yang ada di Kabupaten/ Kota Provinsi Kepri. Sebagai daerah kepulauan, jalinan komunikasi ini menjadi sesuatu yang penting bagi BPD HIPMI. "Kalau tidak turun ke daerah-daerah yang ada, kita tidak akan tahu potensi yang dimiliki para anggota HIPMI maupun potensi yang ada," pungkasnya. (wan)

Villa Sampurna

Dengan lokasi di ketinggian pebukitan Sekupang, Batam ditambah view pemandangan yang hijau, asri dan segar, telah menjadikan perumahan yang terdiri dari tipe 36, 45 (single dan kopel) dan rumah tipe 90 ini sebagai pilihan hunian di Batam. Selain itu, akses yang dekat kemana-mana seperti ke pusat perbelanjaan STC Sekupang, sekolahan, pelabuhan internasional Sekupang, perbankan dan area perkantoran,

semakin memberi nilai tambah di mata konsumen. Belum lagi berbicara mengenai spesifikasi bangunan yang sangat memperhatikan standarnya sebuah hunian yang layak. "Keuntungan tersendiri juga akan didapat, yaitu kebebasan dalam memilih bank untuk proses KPR karena sertifikat di Villa Sampurna II sudah dipecah," tambahnya. Sebagai informasi, untuk proyek Villa Sampurna I saat ini hanya

tersisa beberapa unit saja. Untuk harganya pun sudah naik dari Rp118 juta untuk tipe 36 menjadi Rp123 juta. Harga perumahan di Villa Sampurna II, untuk tipe 36 dijual Rp135 juta, tipe 45 kopel Rp165 juta dan tipe 45 single Rp175 juta, tipe 90 Rp390 juta. Dari harga tersebut belum dipotong diskon potongan uang muka senilai Rp6 juta untuk tipe 36, Rp7 juta tipe 45, dan Rp11 juta tipe 90. (cw35)

"Metode penghitungan pasar modal syariah sama dengan metode BEI dan setiap 6 bulan sekali akan di-review. Pasar modal syariah atau investasi saham syariah aman bagi pengusaha, seperti pasar saham yang ada di BEI lainnya,"ungkap Marco Kawet, Kepala Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Batam saat Workshop Pasar Modal Syariah bersama wartawan di Kantor PIPM Batam, Kamis (29/9). Pasar modal syariah bukan pasar modal yang berdiri sendiri. Dalam pasar modal syariah, tidak ada perbedaan mekanisme pencatatan efek dan tidak ada perbedaan mekanisme perdagangan efek. Bahkan, sebelum pasar modal syariah ada, BEI juga telah diminta mempresentasikan sistem pasar modal syariah oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selanjutnya, pada akhir 2010, muncul diskusi tentang kesesuaian mekanisme lelang berkelanjutan sesuai sistem syariah dan pada awal 2011 BEI mengajukan permohonan fatwa kepada MUI. Sesuai kesepa-

katan Dewan Syariah Nasional (DSN) melalui rapat pleno, maka disahkan pasar modal syariah melalui Fatwa MUI Nomor 80. Dalam Fatwa MUI Nomor 80, diatur mekanisme perdagangan saham yang mengatur berbagai aturan sesuai pasar modal syariah. Aturan sistem syariah seperti akad jual beli (bai'), efek yang ditransaksikan ada dalam Daftar Efek Syariah (DES), pembeli boleh menjual efek setelah transaksi, posisi tawar menawar yang berkesinambungan menggunakan akad bai' al-musawarah, SRO dapat mengenakan biaya (ujrah) dan tidak melakukan tindakan yang dilarang sesuai prinsip syariah. "Pasar modal syariah meski indeks 2011 masih -2,02 persen dan IHSG sendiri tumbuh 2,89 persen pada 2011, namun pasar modal syariah dapat berkembang. Kinerja indeks saham syariah tetap bagus dan terbukti 221 perusahaan ikut pasar modal syariha,"katanya lagi. Anggota Pokja DSN, Eggi Achsin

yang menjadi pembicara dalam Workshop Pasar Modal Syariah juga menjelaskan, pasar modal syariah benar-benar diatur sesuai dengan sistem syariah. Sistem syariah dalam pasar modal adalah sistem termudah yang sebenarnya bisa diterima oleh semua pedagang saham. "Dalam pasar modal syariah, kontrak dibuat berdasarkan kesepakatan bersama dan ada kewajiban untuk memenuhi akad. Adanya pelarangan terhadap riba (bunga), judi (maysir) dan ketidakjelasan (gharar). Diatur juga mengenai akhlak, dokumentasi akad, penjualan sistem murabahah dan ijarah," ujarnya. Dikatakannya, pasar modal syariah diatur sangat jelas sesuai sistem syariah. Tidak ada yang disembunyikan dalam bertransaksi di pasar modal syariah. Sebagai contoh kecil, pada zaman dulu orang masih memperjual belikan barang yang tidak nampak. Seperti pada zaman Rasulullah, masyarakat Arab ada yang menjual hewan onta yang sedang hilang meski harganya sangat rendah. Caranya, penjual duluan menerima uang atau imbalan dari pembeli. Dan jika onta ditemukan, pembeli berhak mengambil ternak itu. Akhirnya, sistem penjualan seperti ini dilarang dan disempurnakan oleh nabi waktu itu. (rml)

Telkomsel Luncurkan OMR di Batam SEI JODOH — Telkomsel kembali melanjutkan program Online Masjid Raya (OMR) dan kini dilakukan di dua masjid di Batam, Masjid Agung, Batam Centre dan Masjid Baitus Syakur, Sei Jodoh. Melalui OMR, menghubungkan kedua masjid terbesar di Batam ini dengan jalur komunikasi di 99 masjid di seluruh Indonesia. Manager RAM Sumbagteng, Herlinda menyatakan, bahwa ini merupakan masjid ke 86 dari target 99 masjid besar di seluruh Indonesia. Dan menyusul selanjutnya di masjid-masjid besar lainnya di seluruh Indonesia. "Dalam pogram OMR di Provinsi Kepri, Telkomsel meluncurkan program tahap perdana di dua masjid besar yang ada di Batam. Untuk masjid-masjid besar lainnya, menyusul pada program berikutnya," ujarnya saat peluncuran program Telkomsel OMR di Masjid Baitus Syakur, Kamis (29/9). Untuk area Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng), terdapat 14 masjid yang masuk dalam program

OMR. Ke 14 masjid tersebut terbesar di Provinsi Sumatera Barat dengan 7 masjid, Riau 5 masjid dan Kepri tepatnya di Batam 2 masjid. Program OMR Telkomsel bertujuan untuk mengelola alur informasi antar masjid melalui ranah digital. Dengan kemampuan dan kepeloporan di bidang komunikasi data pita lebar, Telkomsel menghidupkan fungsi dakwah Islami dalam bentuk media digital, melalui masjid sebagai pusat jaringan kegiatan umat Islam. OMR Telkomsel ini merupakan program sinergi corporate social responsibility (CSR) di lingkungan Telkom group. Sekaligus membawa berbagai aktifitas syiar Islam ke dalam jaringan dakwah digital. "Melalui program OMR, Telkomsel mendorong peningkatan pemahaman dan pengetahuan umat tentang informasi keislaman. Selain itu, karena konten informasi dikelola secara mandiri oleh jaringan masjid, maka informasi yang disajikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan jamaah setempat," ung-

kapnya. Pada tahap awal, program OMR diimplementasikan di Pulau Jawa serta menyusul kemudian di wilayah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Dalam pelaksanaannya, program OMR Telkomsel akan melibatkan Majelis Taklim Telkomsel (MTT) sebagai administrator sistem online serta jaringan pemuda dan remaja masjid Indonesia (JPRMI) yang akan melakukan pemutakhiran (updating) konten informasi Islami di website www.onlinemasjidraya.com. Ketua JPRMI Kota Batam, Mario Burhanuddin mengatakan, keterlibatan JPRMI dalam program Telkomsel OMR merupakan salah satu bentuk peran pemuda dalam syiar Islam. Melalui aktifitas penyebaran dakwah berbasiskan teknologi internet. "Kita ingin nantinya, orang ke masjid tidak sekedar untuk melaksanakan shalat. Namun juga kegiatan-kegiatan syiar Islam maupun dakwah melalui kreatifitas yang dapat dilakukan para generasi muda," ujarnya. (wan)


CMYK

TANJUNGPINANG www.haluankepri.com

Jumat, 30 September 2011

Wahida

17

Desakan Transparansi Keuangan UMRAH

Penari

SUHAJAR TAK PERLU TAKUT

Pernah Tampil di Singapura SEJAK kecil, Wahida Novrianti sudah terlanjur cinta dengan tari-tarian. itu sebabnya, ketika lulus SLTP dia memutuskan bersekolah di Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) Padang. "Itu usaha saya untuk lebih mengenal tarian, saya sekolah di SMKI di Padang," kata Wiwid, panggilan akrab Wahidah saat berbincang santai di salah satu rumah makan di Tanjungpinang, Kamis

TANJUNGPINANG — Sekdaprov Kepri Suhajar Diantoro yang juga sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Kepri (UMRAH),

tidak perlu takut membeberkan pengelolaan keuangan, khususnya dana yang

Hotman Hutapea

diterima dari APBD Kepri. Yayasan Pendidikan Kepri harus transparans demi menjawab tuntutan masyarakat. Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kepri Hotman Hutapea, mengomentari ramainya pemberitaan mendesak yayasan UMRAH itu melaporkan pengelolaan keuangannya, Kamis (29/9). "Jika mua anggaran digunakan sesuai prosedur, Pak Suhajar tak perlu takut. Jangan

terus diam hingga menimbulkan dugaan yang macam-macam di tengah masyarakat," kata Hotman kepada wartawan. Mantan Ketua Banggar DPRD Kepri itu menyatakan, dugaan terjadinya penyelewengan yang disampaikan masyarakat, termasuk mahasiswa UMRAH sendiri harus direspon. "Mesti disampaikan ke publik," ucap Hotman. Dijumpai terpisah, Suhajar Diantoro saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak

terkait Yayasan Pendidikan Kepri. Ia menjawab bahwa Yayasan Pendidikan Kepri telah diaudit dan hasilnya ada pada Inspektorat Kepri. "Silakan tanya Inspektorat saja, semua sudah saya laporkan," kata Suhajar, sambil berlalu. Pada Rabu (28/9), sempena memperingati hari Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Gabungan Aksi Solidaritas

Suhajar Tak

hal.18

hal.18

Pernah Tampil

APBD-P Tpi Rp94 M TANJUNGPIN ANG — Anggaran Pendapatan ANJUNGPINANG Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Tanjungpinang diperkirakan Rp94,4 miliar. Dengan penambahan itu, maka APBD murni Tanjungpinang 2011 berjumlah total sekitar Rp794 miliar lebih. "Ini belum final, karena kita masih melakukan pembahasan dan penjelasan tahapan. Namun, angka yang

SUTANA/HALUAN KEPRI

BERI GELAR — Gubernur Kepri HM Sani berjalan beriringan dengan Konsulat Malaysia Zamani Ismail (kiri) dan Samsudin Bin Salam (kanan), wakil dari Negeri Malaka yang menyampaikan undangan kehormatan, Kamis (29/9). Sani akan menerima gelar Datuk Sri dari Negeri Malaka pada 8 Oktober nanti.

Sani Terima Gelar Datuk Sri TANJUNGPINANG — Gubernur Kepri HM Sani mendapatkan undangan resmi dari Menteri Besar Negeri Malaka, sempena ulang tahun ke-77 Yang Dipertuan Negeri Malaka, untuk menerima gelar penghargaan Datuk Sri dari Negeri Malaka. Penganugerahan gelar tersebut akan dilaksanakan pada 9 Oktober nanti di Malaka. Undangan resmi tersebut

disampaikan Samsudin Bin Salam, Setia Usaha Sulit atau sekretaris yang Dipertuan Agung Negeri Malaka, dan Konsulat Malaysia Zamani Ismail di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis (29/9). HM Sani mengatakan, utusan tersebut merupakan perwakilan resmi yang mengantarkan undangan dari Negeri Malaka yang mengharapkan kehadiran-

CMYK

nya untuk menerima penghargaan bergelar Datuk Sri. "Penghargaan ini merupakan atas hubungan kerja sama yang baik selama ini antara Dunia Melayu Dunia Islam, serta hubungan yang baik antar Provinsi Kepri dengan Negeri Malaka dan Malaysia umumnya," ungkap Sani, usai menerima rombongan dari Menteri Besar Negeri Malaka. (sut)

sudah ditetapkan bisa saja bergerak dan kita perkirakan ada penambahan sebesar Rp94,4 miliar untuk

APBD murni 2011 ini," kata Wakil Ketua Komoisi II DPRD Kota Tanjungpinang Asep Nana Suryana, Kamis (29/9). Asep menyatakan, DPRD Kota Tanjungpinang melakukan rapat marathon membahas APBD-P. Rapat-rapat tidak saja digelar di gedung Dewan, tapi juga di hotel yang berjarak dekat dengan gedung Dewan.

"Ini untuk efisiensi, karena kita juga menggelar rapat hingga pukul 03.00 dini hari," ucapnya. Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno saat dihubungi mengatakan, pembahasan penetapan APBD-P masih dilakukan APBD-P Tpi

Malam Ini, Alhabsi Ceramah di Pamedan TANJUNGPINANG — Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) akan menghadirkan ustad kondang Ahmad Alhabsi dari Jakarta, untuk menjadi penceramah dalam tabligh akbar yang akan digelar di Lapangan Pamedan, malam ini (30/9). Acara tersebut disejalankan dengan halal bihalal DDII, dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan umat. "Ustad Ahmad Alhabsi adalah sosok yang low profile, materi ceramahnya gampang dimengerti oleh umat. Semoga ceramah beliau dapat memberikan pencerahan kepada kita semua," kata juru bicara DDII Irsyadul Fauzi, Kamis (29/9).

Ketua DDII H Mursal mengatakan, melalui kegiatan tersebut diharapkan bisa memberikan manfaat dan pencerahan baru bagi masyarakat Kota Tanjungpinang. Agar selalu termotivasi melaksanakan pembangunan di segala bidang. “Dimohonkan kepada masyarakat yang mengetahui kegiatan ini agar menginformasikannya kembali ke warga lain yang belum mengetahuinya, dan ang-

Ahmad Alhabsi Malam Ini

hal.18

hal.18


18 Jumat, 30 September 2011

M E T R O

T A N J U N G P I N A N G

Kasus Dugaan Korupsi Dermaga ASDP Dompak

Baru Dua Orang Diperiksa TANJUNGPIN ANG — Asisten Pidana Khusus ANJUNGPINANG (Adpidsus) Kejati Kepri Eko Bambang Riyadi membenarkan adanya pemeriksaan terhadap dua pejabat, terkait kasus dugaan korupsi proyek dermaga Dompak. Kedua pejabat yang diperiksa itu adalah sekretaris panitia lelang dan pejabat pembuat komitmen. "Setelah kita selidiki, memang terdapat tindakan pidananya terkait proyek dermaga Dompak itu," kata Eko,

Kamis (29/9). Ia mengatakan, sebenarnya Kejati Kepri memanggil tiga pejabat terkait kasus tersebut.

Hanya saja, yang datang memenuhi panggilan hanya Sekretaris Panitia Lelang dan Pejabat Pembuat Komitmen. Sedangkan ketua panitia lelang, tidak hadir. "Baru sebatas saksi," ujar Edi saat ditanya terkait status kedua pejabat yang diperiksa tersebut. Eko menjelaskan, proyek pembangunan dermaga penyeberangan tersebut dimenangkan kontraktor asal Jakarta,

PT Kharisma Troposindo Makmur Abadi. Proyek tersebut menelan biaya Rp18,8 miliar yang dananya bersumber dari APBN 2010. "Terbukti terjadi penyimpangan atau rekayasa dalam pembuatan dokumen negara dalam proyek tersebut," katanya, lagi. Eko menambahkan, selanjutnya kejaksaan akan memanggil pihak PT Kharisma Troposindo Makmur Abadi. (cw40)

Terkait Kakek Tewas Gantung Diri

Tidak Ada Unsur Kekerasan TANJUNGPINANG — Kapolsek Kota Tanjungpinang AKP Memo Adrian mengatakan, sesuai fakta temuan di lapangan, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atas tewasnya Djeni alias Aki. Kesimpulan sementara kepolisian, kakek 85 tahun itu tewas karena bunuh diri.

"Secara teori, kita peroleh kesimpulan dugaan kuat gantung diri untuk bunuh diri. Lidah korban tidak terjulur, jadi kemungkinan bukan dibunuh," kata Memo, Kamis (29/9). Memo menjelaskan, Aki memiliki empat saudara kandung. Dua tinggal di Tanjungpinang, dan dua lainnya di

Singapura. "Menurut keterangan warga, kebutuhan sehari-hari Aki dipenuhi oleh keempat saudara kandungnya itu," ucapnya. Seperti diketahui, Aki, seorang kakek berusia yang berusia 85 tahun tersebut ditemukan tewas gantung diri di jendela dapur rumahnya di

SUTANA/HALUAN KEPRI

Jalan Pelantar Tengah, RT 2/ RW 2 nomor 25, Kelurahan Senggarang, Rabu (28/9) sekitar pukul 06.00 WIB. Tiong Hok adalah orang pertama yang menemukan jasad Aki. Menurut Tionk Hok, Aki tidak memiliki pekerjaan tetap. Aki juga tidak mempunyai istri dan anak. (cw40)

Polisi Rutin Gelar Razia

SUTANA/HALUAN KEPRI

JAJARAN Polantas Tanjungpinang kembali menggelar razia kendaraan bermotor di lapangan Pamedan, Kamis (29/9).

TANJUNGPINANG — Satuan Lalulintas Polres Tanjungpinang rutin melaksanakan razia di wilayah Kota Tanjungpinang. Selain untuk memperingati HUT Lalulintas ke-65, tujuan razia untuk meningkatkan kesadaran pengendara di jalan raya. "Bagi yang tertangkap tidak memiliki SIM, STNK, BPKB, atau tidak pakai helm, mudahmudahan ke depan bisa berubah dan mentaati aturan," kata Kanit Laka Lantas Polres Tanjungpinang Iptu Gustaf A Mamuaya, disela-sela berlangsungnya razia di lapangan Pamedan, Tanjungpinang, Kamis

(29/9). Di lokasi yang sama, Kanit Patroli Satlantas Polres Tanjungpinang Ipda Fiska Ananda menambahkan, melalui razia pengendara yang tidak memiliki surat mengemudi dan tidak melengkapi kendaraannya dengan spion dan hal penting lainnya, akan ditindak tegas. "Ini semua untuk kepentingan keselamatan si pen g e m u d i . K a l a u s e m u a p engendara disipilin dan mematuhi aturan, tentunya tidak akan ditindak. Yang jelas razia ini akan rutin digelar," ujarnya. (cw40)

Sejak Waterpark Dibangun

Sambungan dari hal.17 bersama gabungan komisi. Kapan APBD-P akan disahkan, politisi PDIP itu belum bisa memastikannya. " K e b i j a k a n U m u m A n ggaran (KUA) Platform Penggunaan Anggaran Sementara ( P P A S ) s u d a h d i b a h a s , b eg i t u j u g a p e n j e l a s a n r e k apitulasi ulang sudah selesai.

Sambungan dari hal.17 (29/9). Wanita muda berparas cantik itu menceritakan, waktu sekolah di SMKI Padang, ia pernah magang ke Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Di sana, ia banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman. Di IKJ, Wiwis layaknya seorang mahasiswa yang sedang belajar. "Waktu saya magang di IKJ, saya mendapatkan berbagai macam pengetahuan tentang tarian, seperti tarian Jawa, Bali. Saya juga belajar tari Balet," kenangnya.

mau mandi air sumur kok berkurang," ujar Viktor sambil menunjukkan air sumurnya yang mengering, Kamis (29/9). Menurut warga Medan itu, sewaktu pindah sejak Juli 2011 lalu air sumur rumahnya tidak pernah bermasalah. "Sejak Agustus-September, air sumur cepat habis. Mungkin tersedot untuk kolam di waterpark itu," ucapnya sambil menunjuk ke arah lokasi Waterpark Bintan Indrasakti Bay. Masalah serupa juga dialami warga lain. Pria yang minta namanya dirahasiakan itu, mengaku kaget mendapati air sumur rumahnya tiba-tiba kering. "Pernah kejadian saat malam hari saya menimba air sumur banyak, tapi waktu pagi mau mandi berkurang banyak. Itu kan tidak masuk akal, apalagi sehari sebelumnya huja turun," katanya.

Pernah Tampil Selain disibukkan dengan berbagai kegiatan sekolah, perempuan 27 tahun ini ternyata cukup lihai membagi waktunya. Sambil sekolah di SMKI di Padang, Wiwid juga bergabung di salah satu sanggar di Padang. "Waktu itu, sanggar saya sering mendapatkan orderan tampil di berbagai daerah yang ada di Sumatera Barat. Dulu waktu di IKJ saya juga pernah tampil di Istana Negara, bahkan juga ke SIngapura," ungkapnya. (cw53)

247.689 TKI-B Dideportasi via Tpi TANJUNGPINANG — Dari tahun 2002 sampai 2011 tercacat sebanyak 247.689 Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKI-B) yang dideportasi pemerintah Malaysia via Tanjungpinang. Para TKI-B yang dipulangkan itu umumnya tidak memiliki dokumen lengkap, atau izinnya sudah mati namun tidak diperpanjang kembali sampai akhirnya ditangkap pemerintah Malaysia. Hal itu disampaikan Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan pada Rapat Koordinasi Penanganan dan Pemulangan TKI-B dari Malaysia ke Tanjungpinang di Hotel Aston, Kamis (29/9). Walikota mengatakan, mengingat tempat penampungan para TKI-B masih terbatas, maka perlu perhatian yang serius dari pemerintah pusat untuk menanganinya. Apalagi, kata dia, dalam waktu dekat ini pemerintah Malaysia akan memulangkan sekitar 160 ribu TKI-B ke Tanjungpinang. "Selama bulan Januari sampai September sudah 14.200 TKIB yang dipulangkan ke Tanjung-

TANJUNGPINANG — Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tanjungpinang mengadakan pelatihan dan pembinaan kepada teknis komisi atau tim penilai Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Pelatihan tersebut diadakan di Hotel Bintan Plaza, selama dua hari sejak Rabu (28/9). Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 40 peserta komisi AMDAL. Mereka terdiri dari sejumlah kepala SKPD, Camat dan

BAYU/HALUAN KEPRI

SALAH seorang warga menunjukkan air sumurnya yang berkurang, Kamis (29/9). "Coba cek sumur warga yang lain, pasti airnya juga berkurang. Jangan-jangan memang disedot waterpark," ujarnya, lagi. Seperti diketahui, Waterpark Bintan Indrasakti Bay

menggelar soft opening pada 31 Agustus lalu. Lima hari setelah itu, atau tepatnya 5 September 2011 Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan meninjau wahana permainan anak di Batu 9 tersebut. (cw53)

APBD-P Tpi Kini sedang dibahas," ujar Suparno. Menurut informasi, APBDP Kota Tanjungpinang sedianya disahkan dalam paripurna Jumat Ini. Namun, Kabag Humas Setwan DPRD Kota Tanjungpinang Irsal membantahnya. "Molor, tidak jadi hari ini

Selama 2002-2011

(kemarin), karena masih dibahas," kata Irsal melalui

pinang, mereka yang datang melalui pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura agak menganggu kenyamanan turis, belum lagi ada yang stres dan sampai melahirkan di sini," ujar Suryatati. Namun, lanjutnya, yang tidak kalah penting adalah perhatian para anggota Satuan Tugas (Satgas) TKI-B yang bertugas siang dan malam, di mana honor yang mereka dapatkan hanya Rp400 ribu per bulan. "Mereka menangani beragam manusia dalam pemulangan ini ke tempat penampungan yang tentunya berbeda dari menempatkan barang. Oleh karena itu, pemerintah pusat yang terkait dalam penanganan TKI-B ini juga harus dapat memperhatikan tugas yang dilaksanakan anggota Satgas itu," terang Suryatati. Melalui rakor itu, Pemko Tanjungpinang berharap ada langkah bersama menangani TKI-B yang dideportasi via Tanjungpinang ini. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang Juramadi Esram

menjelaskan, rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari rapat yang digelar di Kementerian Koordinator dan Kesejahteraan Rakyat pada 14 Septeber lalu di Jakarta, terkait pemulangan TKI-B di Tanjungpinang sebagai entry point. "Rapat koordinasi ini nantinya untuk menindaklanjuti kesiapsiagaan dan kesanggupan Pemko Tanjungpinang dalam menangani pemulangan TKI-B dari Malaysia ke Tanjungpinang," kata Esram yang juga selaku ketua pelaksana rakor dan Ketua Satgas TKI-B. Ia menyebutkan, peserta yang mengikuti rapat sekitar 50 orang dihadiri sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno, Sekdako Tengku Dahlan, Asisten Deputi Kementerian Koordinator dan Kesejahteraan Rakyat Bahrumsyah, Konsulat Jenderal RI, Mabes Polri, Polda Kepri, Lantamal IV dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Tanjungpinang. (eza)

Penilai Amdal Dapat Pelatihan

Air Sumur Warga Berkurang TANJUNGPINANG — Warga di Perumahan Mahkota Alam Raya di Batu 9, Tanjungpinang mengeluhkan seringnya air sumur mereka berkurang atau bahkan kering. Berkurangnya air sumur terjadi sejak waterpark dibangun di lokasi perumahan tersebut. Warga menduga, Waterpark Bintan Indrasakti Bay sebagai biang masalahnya. Diduga air sumur warga mengering, karena disedot pengelola waterpark. Viktor, salah seorang warga Perumahan Mahkota Alam Raya membenarkan jika air sumurnya sering berkurang. Menurutnya, kejadian itu sudah berlangsung sejak beberapa minggu lalu. "Saya juga heran kenapa air sumur ini cepat sekali habisnya. Kemarin malam hujan lebat dan air sumur hampir penuh, tapi saat besok paginya

MAKANAN LAUT — Rekaveni Soerya Respationo, Aisyah Sani dan Sekdaprov Kepri Suhajar Diantoro (kiri ke kanan) melihat stand kerajinan makanan olahan berbahan ikan di halaman Kantor Gubernur, Kamis (29/9). Pameran 'Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan' itu digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri.

sambungan telepon, tadi malam. (eza)

Sambungan dari hal.17 (GAS) menggelar aksi demo di depan halaman kantor rektorat UMRAH di Senggarang. Mahasiswa menuntut Yayasan Pendidikan Kepri mau

Sambungan dari hal.17

gaplah ini sebagai undangan resmi,” kata Mursal. Ketua panitia tabligh akbar Muktafin menyatakna, kegiatan tersebut mempunyai makna yang sangat penting. Selain

tenaga ahli. Wakil Walikota Tanjungpinang Edward Mushalli membuka pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, Edward mengatakan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komisi penilai AMDAL Kota Tanjungpinang. "Pelatihan ini sangat berguna bagi komisi penilai AMDAL dalam melakukan penilaian kelayakan suatu dokumen tentang dampak lingkungan," kata Edward.

Selain itu, lanjutnya, AMDAL merupakan suatu kajian mengenai dampak positif dan negatif dari suatu rencana kegiatan atau proyek. Pemko Tanjungpinang, kata Edward, baru akan mengizinkan sebuah proyek mulai dibangun apabila aspek fisik, biologi, sosial-ekonomi dan kesehatan sudah terpenuhi. "Ini untuk meminimalkan dampak yang akan ditimbulkan dari sebuah kegiatan pembangunan," ungkapnya. (cw53)

Suhajar Tak transparan soal kucuran dana yang diterima dari APBD Kepri, serta penggunaannya. Desakan serupa juga pernah disampaikan LSM KAMI Kepri.

Bahkan, LSM tersebut mem i n t a B P K m e l a k u k a n audit, karena diduga telah terjadi penyelewengan penggunaan anggaran. (rul)

Malam Ini mendapatkan ilmu agama, melalui kegiatan ini dapat menjalin tali silaturahmi dan mempererat persatuan. "Semoga dengan kegiatan ini umat akan memperoleh

wawasan baru mengenai ilmu agama Islam, menyusul akhirakhir ini citra umat Islam telah dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," imbuhnya. (rul)


BINTAN

Jumat, 30 September 2011

19

Sei Lekop Gelar Pelatihan Packaging KIJANG — Kelurahan Sei Lekop di Kecamatan Bintan Timur menggelar pelatihan pengemasan barang (packaging) bagi pengrajin makanan tradisional, di gedung pertemuan Kantor Kelurahan Sei Lekop, Kamis (29/9). Pelatihan dibuka Ketua Dekranasda Bintan Dewi Kumalasari Ansar. Dalam sambutannya, Dewi mengharapkan pelatihan yang diberikan benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Untuk menjadikan usaha berkembang, perlu kerja keras dan ketekunan. "Jika suatu usaha kita tekuni meski saat ini masih skala kecil, pasti suatu saat akan dapat menjadi besar dan berkembang. Setiap produk juga harus memenuhi standar kesehatan dan kualitas, agar produk dapat diterima masyarakat. Tidak hanya di Kepri, tapi juga sampai ke luar negeri," kata Dewi. Dia menambahkan, produk makanan tradisional dari Bintan saat ini telah dipromosikan di luar negeri seperti di Kuala Lumpur dan Jerman. Karena itu, semakin terbuka lebar peluang pemasaran produk makanan dari Bintan untuk dipasarkan. Lurah Sei Lekop, Hasan mengaku bangga apa yang menjadi keinginan masyarakat yang disampaikan dalam Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan ) di tingkat kelurahan dapat terlaksana. Kegiatan ini katanya menggunakan bantuan pusat berupa PNPM Mandiri Pedesaan yang tahun ini jumlah diterima sebesar Rp104 juta. "Dana PNPM tahun ini kita manfaatkan untuk dua kegiatan yakni pelatihan packaging berikut pembelian alat sebesar Rp67 juta, dan kegiatan simpan pinjam kelompok perempuan (SPKP) sebesar Rp40 juta," kata Hasan.(edy)

TAMBANG BAUKSIT — Tanah bauksit yang dikeruk dan dinaikan ke lori dengan menggunakan alat berat ini, dilakukan di Desa Galang Batang Bintan dengan modus penggalian untuk penimbunan, Kamis (29/9). REZA/HALUAN KEPRI

Tambang Bauksit Berkedok Penimbunan BINTAN AN — Penambangan bauksit berkedok BINT penimbunan, kini makin marak di Bintan. Modus yang dilakukan oleh si pengusaha tambang dengan cara menggali tanah tersebut, lalu menyimpannya di tempat aman. Setelah itu, tanah bauksit dicuci, lalu diekspor ke luar negeri. Salah satu aktifitas penambang berkedok penimbunan terdapat di Desa Galang Batang, Kabupaten Bintan. Aksi yang dilakukan oleh si pengusaha bauksit dengan mengatasnamakan PT Gunung Kijang Jaya itu cukup rapi. Mereka bekerja pada malam hari, mulai pukul 19.00 WIB dan selesai hingga menjelang subuh dini hari. Terkadang, aktifitas dilakukan pada siang hari dengan menggali tanah menggunakan alat berat. Salah seorang pekerja alat yang sempat didatangi wartawan Haluan Kepri, di lokasi baru-baru ini menjelaskan, kalau tanah yang dikeruknya untuk penimbunan dan bukan dijadikan penambangan bauksit untuk dijual. Namun, Haluan Kepri tetap

memantau hilir mudik sejumlah lori pengangkut tanah bauksit untuk ditelusuri dimana tanah tersebut disimpan atau timbun (stock file). Selama beberapa hari melakukan pemantauan di lapangan, tanah tersebut ternyata disimpan di tempat yang aman, dan tidak jauh dari lokasi yaitu berjarak sekitar 5 km. Tanah yang sudah dikeruk tadi ditimbun dengan rapi, dan setelah menggunung baru diambil untuk dicuci di telling (tempat pencucian). Jarak pencucian dengan timbunan tanah bauksit hanya sekitar 100 meter. Begitu tanah bauksit yang disimpan sudah menggunung, maka tanah dicuci untuk diambil biji bauksitnya dan selanjutnya di ekspor ke luar negeri. Diperkirakan, sekitar 50

ribu ton lebih tanah bauksit sudah digali untuk dijual dan ini sudah jelas merugikan negara serta terindikasi terjadinya pencurian bauksit. Menurut informasi dari warga setempat, tanah yang digali dan diangkut biji bauksitnya tidak pernah memperhatikan warga sekitar. Akibatnya, jalan yang digunakan lori pengangkut bauksit berdebu dan menganggu saluran pernafasan. Pihak Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Bintan sebelumnya pernah meminta kepada pihak perusahaan untuk menghentikan aktifitas penambangan. Namun setelah sempat terhenti sebentar, dan selang beberapa hari dilanjutkan kembali tanpa menghiraukan pihak pemerintah. Anggota DPRD Kabupaten Bintan M Yatir mengatakan, perusahaan tersebut sudah jelas mengibuli pemerintah dan memperkaya dirinya dengan cara mencuri tanah bauksit di Galang Batang. "Tanah bauksit yang mereka gali jelas sudah diluar wilayah kuasa

penambangan dengan modus izinnya untuk tanah timbunan, dan jelas ini sudah menyalahi aturan," kata Yatir. Kemudian lanjutnya, pihak perusahaan juga tidak mengantongi surat izin usaha pertambangan, sehingga aktifitas yag dilakukan illegal dan bertentangan. Untuk itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Bintan segera bersikap dengan mengambil langkahlangkah tegas guna menindak perusahaan tersebut. Direktur PT Gunung Kijang Jaya Ahok dikonfirmasi tidak berhasil ditemui. Berulang kali didatangi di lokasi, selalu tidak ada di tempat. Dari informasi yang beredar, tambang bauksit yang dilakukan dengan modus penimbunan ini dibekingi oleh Ketua Persatuan Pemuda Tempatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan bernama David Andri Yadi. Saat dikonfirmasi terkait adanya bekingan tambang bauksit tersebut Andri Yadi membenarkan akan hal itu. "Kalau ia kenapa dan tulis nama saya besar-besar ya," ujarnya saat ditanya. (eza)

Masih Carut-marut TANJUNGPINANG — Sekitar 100 anggota dari Himpunan Cerdik Pandai Muda Melayu (Cindai) Provinsi Kepri berdialog dengan anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Kamis (29/9) di gedung DPRD Senggarang. Kedatangan mereka ke kantor DPRD tersebut, minta kejelasan dari semua aktifitas penambangan bauksit yang selama ini dilakukan di Kota Tanjungpinang. Elemen masyarakat yang sebagian besar mahasiswa ini melakukan dialog bersama pihak DPRD Kota Tanjungpinang, terdiri dari Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno, Wakil Ketua II Mansyur Razak, Ketua Komisi III Borman Sirait dan sejumlah anggota lainnya. Sementara dari pihak Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang diwakili oleh Kabid Pertambangan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, Kehutanan dan Energi (KP-

Ansar Dinyatakan Bebas Narkoba luarga yang memiliki anak yang sudah menjadi pecandu narkoba agar segera melaporkan ke BNN di daerah. Orangtua tidak perlu khawatir karena identitas anak akan dirahasiakan. Di BNN anak akan dibina dan diobati hingga sembuh. Suryawirawan, Ketua BNN Kepri mengatakan tes urine dilakukan untuk 1.000 orang pelajar di Bintan. Jumlah tersebut terbagi masing-masing 500 pelajar di Bintan Timur dan Bintan Utara. Wilayah Kepri katanya tergolong rawan peredaran narkoba. Karena hasil survei, Kepri menempati peringkat ke-14 jumlah pemakai narkoba di Indonesia. Sedangkan untuk alur peredaran narkoba berada di peringkat ke-3. Suryawirawan yang masih perwira aktif di Polda Kepri dan berpangkat Kombes ini menambahkan, sejauh ini upaya represif dan penindakan yang dilakukan Polri dinilai tidak memberikan hasil maksimal dalam mengurangi peredaran narkoba. " Yang kita butuhkan adalah tindakan pencegahan. Bagi yang sudah terlanjur pecandu narkoba akan kita obati. Bagi yang bukan pecandu seperti pelajar, akan kita lakukan pembinaan yang bersifat pencegahan," katanya. Dia juga menyebutkan pemeriksaan urine tersebut, guna memastikan pelajar tidak seorang pecandu narkoba. Pemeriksaan urine dan sosialisasi anti narkoba ini juga untuk mempersiapkan pelajar Kepri yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi

EDY/HALUAN KEPRI

KEPALA BNN Kepri Suryawirawan menunjukan hasil test urine Bupati Bintan Ansar Ahmad kepada para pelajar di SMAN 1 Kijang, Kamis (29/9). di kota-kota besar, agar memiliki kesehatan prima dan menjauhi narkoba. Kepala SMKN I Bintan Ramzam mengaku tahun lalu hasil pemeriksaan tes urine, ada dua pelajarnya yang tersangkut. Dua siswa tersebut telah dibina dan berhasil meninggalkan kebiasaan buruknya. " Untuk tahun ini, kita yakin pelajar kita tidak ada

penghasilan nelayan. "Kalau sekarang, untuk mendapatkan Rp50 ribu per hari saja sudah susah, karena perairan tangkapan mereka yang berada di Senggarang dan sekitarnya sudah lama tercemar limbah dari bauksit," ujar Edi. Bahkan lanjut Edi, ada empat orang nelayan yang sudah disumpah oleh Ketua Nelayan Kampung Bugis Senggarang, terkait susahnya tangkapan ikan yang mereka dapati akibat dari pencemaran itu. Selama tahun 2006-2011 dari hasil pajak untuk daerah, penambangan bauksit mencapai Rp54,5 miliar ditambah dengan 500 dollar Amerika. "Kalau dihitung, ini sangat tidak masuk akal, karena kita lihat sendiri hampir setiap hari sekitar 3 sampai 5 tongkang yang jalan. Sesuai kapasitasnya, untuk muatan satu tongkang bisa mencapai 40 ribu ton yang kecil dan bila dijual mencapai Rp200 juta. (eza)

PKD Berharap Gudang Pupuk Segera Terealisasi

Tes Urine Peringati Hari Anti Narkoba di Bintan KIJANG — Hasil tes urine (air seni) Bupati Bintan Ansar Ahmad didapati negatif atau bebas narkoba. Tes tersebut dilakukan, saat Ansar meninjau pelaksanaan tes urine bagi pelajar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri di SMAN I Kijang, Kamis (29/9). "Hasil tes ini tidak direkayasa. Hasil tes urine bupati tidak mengandung narkoba. Ini bukti Pak Ansar tidak menggunakan narkoba," kata Suryawirawan, Kepala BNN Kepri kepada sejumlah pelajar yang berkumpul untuk melihat hasil tes urine orang nomor satu di Bintan ini. Mengetahui tes urinenya negatit narkoba, Ansar pun senang. Kehadirannya di sekolah itu, dalam rangka memperingati hari anti narkoba di Bintan. Pada kesempatan itu Ansar mengingatkan pelajar untuk menghindari memakai narkoba. Karena narkoba dapat merusak generasi bangsa. Suatu bangsa kalau generasi mudanya telah menggunakan narkoba, tidak akan mempunyai masa depan lagi. Karena produktifitas negara itu pasti menurun. "Katakan tidak pada narkoba, tapi "yes" untuk prestasi. Say no to drug!,"kata Ansar mengutip slogan anti narkoba yang sering dipublikasikan BNN kepada masyarakat. Ansar juga menghimbau orangtua untuk selalu mengawasi dan menghindarkan anak-anak dari narkoba. Karena menjauhi generasi muda dari narkoba merupakan tugas bersama tidak hanya tugas sekolah atau pemerintah saja. Ansar juga menghimbau bagi ke-

PKE) Zul Hidayat dan Kabid Pengendalian dan Penegakan Hukum Badan Lingkungan Hidup Said Husin. Dialog membicarakan tentang penggunaan dana bagi hasil bauksit, community development (CD), dana royalti, dana land range (penyewaan lahan) dan lain sebagainya. Dari hasil dialog tersebut, Ketua Cindai Provinsi Kepri Edi Susanto mengungkapkan, bahwa selama ini pihak yang terkait dalam pertambangan bauksit tidak terbuka. Sehingga banyak masyarakat yang dirugikan dalam aktifitas itu. Dengan demikian, Cindai menganggap pertambangan bauksit di Kota Tanjungpinang masih carut-marut. Contohnya sebut Edi, nelayan Senggarang yang sebelumnya bisa mendapatkan penghasilan Rp100 ribu sampai Rp150 ribu per harinya, namun adanya aktifitas bauksit menyebabkan berkurangnya

yang terkena lagi," katanya. Ramzan mengatakan, upaya agar pelajar tidak melakukan hal-hal negatif melalui kegiatan ekstra kurikuler seperti pramuka, Palang Merah Remaja (PMR) serta pelatihan Iptak (Iman dan Taqwa). Dalam kegiatan ini pelajar dapat mengembangkan potensi yang ada pada dirinya dan memberi kepercayan diri.(edy)

BINTAN — Keberadaan gudang pupuk di wilayah Kepri saat ini sangat dibutuhkan. Gudang pupuk bersubsidi menjadi salah satu persyaratan yang diajukan pihak Pusri (Pupuk Sriwijaya) selaku pemasok pupuk bersubsidi, agar pasokan pupuk ke Kepri dapat lebih besar volumenya guna melayani kebutuhan petani setiap musim tanam. Namun sayangnya, janji Pemprov Kepri untuk membangun gudang pupuk hanya tinggal janji. Hingga kini, gudang pupuk yang rencananya akan dibangun di wilayah Kjang tersebut, belum juga terealisasi meski Pemkab Bintan telah menyiapkan lahannya. Rasa kecewa karena belum memiliki gudang pupuk disampaikan oleh Ketua PKD Kepri Baharuddin. Bahar sapaan Baharuddin mengatakan, selaku pemasok pupuk bersubsidi satu-satunya di Kepri, pihaknya merasa pemerintah tidak memperhatikan kondisi PKD saat ini. Padahal dari seluruh Indonesia, hanya PKD Kepri saja yang tidak mempunyai gudang. Wilayah lain umumnya sudah memiliki gudang pupuk sendiri," kata Bahar,

Kamis (29/9). Yang lebih disayangkan, peletakan batu pertama pembangunan gudang pupuk di Kijang, Bintan telah dilakukan oleh Gubernur Kepri tahun 2009 lalu. Gubernur Kepri HM Sani juga sudah pernah menjanjikan akan membangun gudang pupuk tersebut, namun hingga kini tidak kabar beritanya. Hingga informasi yang diterima baru-baru ini dari seorang anggota DPRD Kepri, bahwa biaya pembangunan gudang tersebut sebenarnya telah dianggarkan Pemprov Kepri tahun anggaran 2011. Namun secara tiba-tiba dana sebesar lebih kurang Rp4 miliar itu telah dialihkan gubernur untuk pembangunan ibukota Kepri di Dompak, yang kini tak kunjung selesai dibangun. "Informasi yang saya terima, dana pembangunan gudang sebesar Rp4 miliar yang telah dianggarkan tahun ini melalui APBD Kepri, telah dialihkan gubernur untuk pembangunan ibukota di Dompak. Kita amat menyayangkan sekali. Karena keberadaan gudang pupuk sangat kita butuhkan. Apalagi lahannya sudah disiapkan Pemkab Bintan," kata Bahar.(edy)

Disperindag Tpi Jarang Pantau Perdagangan Sayur-mayur TANJUNGPINANG — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, jarang memantau perdagangan sayur-sayuran di pasar sehingga harganya tidak stabil. Dalam setahun petugas dari Disperindag Tanjungpinang paling banyak dua kali mengontrol penjualan sayur-mayur, kata salah seorang pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang, Asrizal, Kamis (29/9). "Petugas datang hanya pada saat menjelang Idul Fitri dan pada saat harga

sayur-sayuran melonjak tinggi," ungkapnya. Asrizal mengaku beberapa kali menolak menjawab pertanyaan yang diajukan petugas, karena merasa kehadiran mereka tidak mempengaruhi harga sayur-sayuran. "Saya suruh mereka pulang," katanya. Ia mengemukakan, perubahan harga sayur-sayuran di Tanjungpinang bukan disebabkan permainan pedagang, melainkan karena dipengaruhi harga yang ditetapkan petani. Hampir seluruh sayurmayur yang dijual pedagang di Tanjung-

pinang berasal dari beberapa daerah di Pulau Jawa dan Sumatra. "Distributor sayur-sayuran di Tanjungpinang juga mengikuti harga yang dijual petani. Sementara kami hanya mengambil keuntungan sekitar Rp3.000-Rp4.000 untuk setiap satu kilogram sayur-sayuran yang terjual," ujarnya. Ia merasa yakin harga sayur-sayuran dapat turun jika pemerintah konsisten mengawasi pendistribusian dan penjualan sayur-sayuran. Buktinya, kata dia, harga

sayur-sayuran turun pada petugas Disperindag Tanjungpinang mengawasinya secara ketat, terutama pada saat menjelang Idul Fitri. "Campur tangan pemerintah dibutuhkan untuk menekan harga sayurmayur," katanya. Hal senada dikatakan Upik, salah seorang pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang. Upik mengatakan, pedagang juga tidak menyukai bila harga sayur-mayur naik, karena sulit terjual. Ia mengatakan, harga sayur-sayuran, seperti

cabai paling sering mengalami perubahan. Kemarin, harga cabai merah naik dari Rp28.000/kg menjadi Rp30.000/kg. "Setelah lebaran, harga cabai merah kembali mulai naik," ungkapnya. Sebelumnya, Kepala Disperindag Tanjungpinang, Efiyar M Amin, mengatakan, petugas Disperindag Tanjungpinang sering mengontrol pendistribusian dan perdagangan sayur-mayur. "Kami memiliki tim yang bertugas mengawasi harga sayur-sayuran," ujar Efiyar.(ant)


20 Jumat, 30 September 2011

L I N G G A

Kamarudin Dikabarkan Jadi Sekda Defenitif LINGGA –– Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, Kamarudin dikabarkan akan menjadi Sekda definitif. Hal itu didasari hasil seleksi dari tiga calon Sekda Lingga yang digelar Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemprov Kepri beberapa waktu lalu. Kamarudin mendapat nilai tertinggi. Ketiga calon Sekda yang mengikuti uji kelayakan saat itu, yakni Plt. Sekda yang juga Asisten II Pemkab Lingga H. Kamarudin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lingga H. Abang Muzni dan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Lingga, Muhammad Asward. "Secara garis besar, memang dari hasil uji kelayakan yang kita lakukan dari ketiga calon Sekda Lingga saat itu, Kamarudin mendapat nilai tertinggi. Hasilnya juga telah kita serahkan ke Kementrian Dalam Negeri untuk dipetimbangkan," kata Sekda Provinsi Kepri, Suhajar Dewantoro saat dihubungi, Kamis (29/9). Kendati demikian secara pasti, Suhajar belum bisa menyebutkan tentang hasil dari pertimbangan Kementrian Dalam Negeri, termasuk penandatanganan hasil surat keputusan (SK) dari Gubernur Kepri H M Sani. "Coba tanya saja ke Bupati Lingga (Daria), kapan acara pelantikannya," ujar Suhajar Terpisah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lingga, Syamsudi saat di hubungi dengan alasan sibuk, belum bisa memberikan komentar tentang kebenaran dari jabatan sekda difenitif tersebut.

"Isunya memang begitu. Tapi nantilah pak, saya lagi sibuk mau ketemu bupati dulu," singkat Syamsudi. Kasubag Humas dan protokoler Pemkab Lingga Okta Vianus, termasuk Kamarudin sendiri juga belum bisa memberikan komentar tentang kebenaran dan acara pelantikan. "Hingga saat ini kita belum mendapatkan surat tentang sekda tersebut. Kalau sudah ada, nanti kita kabari segera," kata Okta. Sementara Kamarudin sendiri dalam SMS nomor handphone menjawab. "Saya juga belum tau kebenaran informasi tersebut," sahutnya. Kepala BKD Pemprov Kepri, Reni Yusnely sebelumnya menjelaskan, hasil seleksi tiga calon Sekda Lingga oleh Baperjakat Pemprov Kepri saat itu telah diserahkan ke Kementrian Dalam Negeri. "Hasil uji kelayakan ketiga calon Sekda depenitif Pemkab Lingga itu telah kita kirim ke Kementrian Dalam Negeri. Usai itu nanti baru bisa disahkan oleh Gubernur Kepri," kata Reni saat ditemui Haluan Kepri disela kunjungan kerja Wakil Gubernur Kepri Soeryo Respationo ke Lingga beberapa waktu lalu. Reni termasuk salah seorang diantara empat SKPD Pemprov

Kepri sebagai tim penguji menilai, hasil uji kelayakan dari ketiga calon Sekda Pemkab Lingga itu telah sesuai aturan yang berlaku, dan ketiganya cukup pantas untuk diangkat atau menjabat sebagai Sekda Pemkab Lingga yang defenitif. "Bila kita lihat dari segi persyaratan dan kepangkatan, ketiga calon Sekda Lingga itu telah terpenuhi semuanya. Hal lain, termasuk hasil uji kelayakan yang kita lakukan saat itu, kita nilai semua telah menguasai bidang yang diuji. Artinya ketiga calon Sekda Lingga yang di usulkan oleh Bupati Lingga H Daria itu memang layak untuk menduduki jabatan yang dimaksud," ungkap Reni Sebelumnya Bupati Lingga, Daria menyatakan telah menyerahkan sepenuhnya tiga calon Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lingga yang defenitif ke Badan Baperjakat Provinsi Kepri. "Masalah siapa yang terpilih dan diangkat untuk menjadi Sekda Pemkab Lingga yang depenitif, kita serahkan saja ke Baperjakat Pemprov Kepri," ucap Daria. Lebih lanjut Daria juga tidak bisa menentukan atau memastikan siapa diantara ketiga calon Sekda Pemkab Lingga yang diusulkan tersebut yang sesuai menurut keinginannya, maupun pihak Pemkab Lingga sendiri. Kendati demikian, ia berharap salah satu diantara calon sekda yang terpilih tersebut bisa melaksakan tugas sesuai fungsinya, maupun menurut aturan yang berlaku. "Secara garis besarnya, ketiga calon Sekda yang kita usulkan tersebut telah memenuhi semua persyaratan dan kriteria yang berlaku," imbuhnya (nel)

Legian Beach Festival di Bali

Lingga Raih Terbaik II Penataan Stand

ASPANEL/HALUAN KEPRI

RUMAH BATIK –– Bupati Lingga Drs H Daria meresmikan Rumah Terampil Kerajinan Batik di Daik Lingga Rabu (28/9) kemarin. Lembaga ini hadir lewat kerjasama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pemkab Lingga.

Bupati Resmikan Rumah Terampil Kerajinan Batik Lingga LINGGA –– Bupati Kabupaten Lingga Daria meresmikan Rumah Terampil Kerajinan Batik di Daik Lingga kemerin, Rabu (28/9). Kehadiran Rumah Batik ini merupakan kerjasama Dewan Kerajinan Nasional (Dekrenasda) dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Lingga. Dalam sambutannya, Daria berharap keberadaan Batik Lingga yang merupakan salah satu produk unggulan di daerah

ini dapat terus dikenal oleh masyarakat luas, termasuk melalui promosi hingga keluar negeri. "Melalui Rumah Batik Lingga ini dapat meningkatkan kreatifitas para masyarakat dalam membatik melalui penampilan karya-karya batik terbaik mereka," kata Daria Hal lain Daria juga mengharapkan segenap lapisan masyarakat, terutama para Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta

instansi swasta lainnya di Lingga dapat menggunakan seragam batik pada hari-hari tertentu setiap minggunya. "Pengembangan batik Lingga dapat tercipta melalui kesadaran dan kebanggaan diri masing-masing masyarakat, karena bagaimana pun batik Lingga merupakan produk unggulan daerah yang bisa kita banggakan ke daerah lainnya," ujar Daria. Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagang-

an dan Koperasi (Disperindagkop) Pemkab Lingga, Jabar Ali menuturkan, melalui pendirian rumah batik Lingga dapat melahirkan produk-produk unggulan dengan peningkatan corak serta variasi dari motif batik itu sendiri. "Dengan adanya rumah batik Lingga ini dapat meningkatkan kreatifitas masyarakat, khususnya para ibu dalam membatik melalui penampilan karya terbaiknya," ucap Jabar Ali. (nel)

Dinsosnaker Tidak Punya Anggaran Orang Cacat

JEPRIYADI/HALUAN KEPRI

AJANG promosi Wisata Lingga terus digelar. Awal bulan ini Dinas Pariwisata menggelar Tour de Benan sebagai kegiatan yang sudah menjadi agenda wisata di Lingga. LINGGA –– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lingga meraih posisi terbaik II dalam penataan stand dalam Legian Beach Festival di Bali yang digelar dari 23-26 September 2011. Kabupaten Lingga menyisihkan 90 peserta dari seluruh kabupaten dan kota seluruh Indonesia. "Lingga di peringkat kedua sedangkan juara pertama di peroleh oleh Kabupaten Berau, Provinsi Kalimatan Timur dan terakhir peringkat ketiga yakni Kota Tanjung Pinang, Provinsi kepri," kata Kadisbudpar Lingga Junaidi Ajam, Kamis (29/9). Baginya, hal ini cukup membanggakan melihat banyaknya

jumlah peserta. "Pesertanya mencapai 90 kabupaten kota dan 20 provinsi dari seluruh Indonesia. Hasil ini cukup bagus dan merupakan nilai positif untuk kepariwisataan Lingga," terangnya lagi. Hal yang mensrik dalam kegiatan kali ini adalah ramainya warga asing yang mengunjungi stand Lingga. Katanya, antusias pengunjung yang datang untuk melihat stand Lingga sangat luar biasa. Hal ini di sebabkan Lingga menampilkan produk-produk asli lokal serta info pariwisata yang sangat menarik perhatian. "Dari data pengunjung yang ada,s ekitar 150 sampai 200 orang turis manca

negara yang berasal dari Australia, Jerman, Belanda dan Banglades nampak antusias dengan informasi yang mereka terima," tuturnya. Selain memperomosikan pariwisata Lingga ke luar daerah, dalam waktu dekat ini juga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lingga juga mengelar dua iven bertarap internasional di daerahnya. Pada awal bulan ini, Disbudpar mengelar Tour de Benan dan pada bulan Oktober nanti satu lagi iven yang mendapat perhatian luas yakni Lingga Fising Festival untuk pertama kalinya di Pulau Berhala, Kecamatan Singkep. (cw32)

LINGGA –– Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Lingga, Ayuzar mengatakan, pihaknya tidak memiliki dana bantuan sosial bagi kehidupan masyarakat kurang mampu di Lingga akibat penderita cacat fisik. Pernyataan tersebut terkait keluhan seorang warga di Lingga, Ibrahim Naim (53), selaku penyandang cacat sejak lahir yang membutuhkan perhatian dan dana bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) bagi kelangsungan hidup ia beserta keluarganya. Keluhan pria paruh baya, warga asal Desa Posek yang telah menetap selama 16 di Kampung Baru, RT/RW 02/03, Dabo. Dia

mengaku sudah tidak mampu lagi melakukan pekerjaan serabutan sebagaimana yang dilakukan selama ini untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. "Memang bantuan sosial untuk masyarakat penderita cacat tersebut tidak ada dianggarkan dalam APBD Kabupaten Lingga selama ini. Kendati demikian, tahun depan akan kita coba usulkan ke DPRD Lingga untuk disahkan," kata Ayuzar. Disinggung akan permintaan bantuan warga pederita cacat tersebut, Ayuzar juga tidak dapat mencarikan solusi dan jalan keluarnya. "Saya tidak tahun bagaimana solusinya. Tapi yang jelas, di Di-

pemerintah terhadap daerah ini. Dia berharap, pembangunan kawasan ini bisa memberi nilai tambah bagi perkembangan ekonomi dan pendidikan masyarakat setempat. "Kita juga dibantu dengan anggaran dana PNPM Mandiri Pedesaan. Kita dapat membangun gedung serbaguna dan MCK. Saat ini kedua proyek itu tengah dikerjakan," katanya. Sekedar diketahui, Desa Batu Berdaun, di Kecamatan Singkep merupakan daerah yang mempunyai wisata pantai yang cukup menawan. Keindahan pantai di kawasan ini bahkan sudah terkenal sejak dulu kala. Selain itu di desa ini juga menyimpan situs peninggalan bersejarah yakni meriam tegak.

Saat ini peninggalan ini sudah direhab pemerintah dan dilestarikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lingga. Ahmad, salah seorang warga Batu Berdaun menyampaikan ungkapan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan atensi kepada daerahnya. Menurutnya, kado pembangunan ini mesti dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kemampuan diri dan kemampuan hati. "Semua patut mensyukuri kado pembangunan ini dengan meningkatkan etos kerja. Agar warga Batu Berdaun bisa terus memacu diri jadi warga yang mempunyai SDM yang mempuni," katanya. (cw32)

cacat," ungkap pria yang seharinya menggunakan sepatu karet tersebut. Lebih lanjut dikatakan, bahwa kendatipun ia dan istrinya dalam kondisi cacat, tetapi ia masih berusaha untuk memeuhi kebutuhan pendidikan anaknya yang saat ini masih duduk di bangku kelas 6 disalah satu Sekolah Dasar (SD) di Dabo Singkep. "Alhamdulillah, anak saya lahir dengan kondisi seperti normal sebagaimana layaknya. Mudah-mudahan kelak besar bisa melanjutkan ke tingkatan sekolah yang lebih tinggi lagi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak setelah berkerja," imbuhnya. (nel)

Polres Gelar Apel Tertib Lalu Lintas

Desa Batu Berdaun Menggeliat LINGGA –– Desa Batu Berdaun mulai menggeliar seiring beberapa proyek fisik mendorong kemajuan kawasan ini. Salah satunya, jalan Lingkar 10 kilo meter yang menghubungkan Desa Marok Kecil dengan daerah ini. Begitu juga pembangunan tiga unit rumah berteduh (Gazebo) yang didapatkan dari APBD Lingga. "Alhamdulillah, akses menuju Desa Batu Berdaun begitu sebaliknya bisa terbuka. Ini tentu sebuah rahmat yang patut disyukuri masyarakat, karena akan mendorong kemajuan daerah ini," kata Kepala Desa Batu Berdaun, Sukarmadi. Dikatakan Sukarmadi, warga Desa Batu Berdaun juga patut bersyukur atas perhatian

nas kita memang belum ada anggaran untuk itu," ungkap Ayuzar Sebelumnya dapak dari satu anak usia 12 tahun dari istrinya Maryati (40) yan gjuga penyandang cacat lumpuh ini menuturkan tentang kehidupannya. Saat ini dia hanya bisa mengharapkan bantuan dari masyarakat, melalui pekerjaan yang diberikan sesuai kemampuan dengan seadanya. "Untuk menjadi pengemis seperti di kota-kota besar saya malu rasanya. Namun dengan kondisi fisik saya yang saat ini juga tidak mampu lagi untuk mencari penghasilan layaknya kebutuhan rumah tangga. Apa lagi kondisi fifk istri saya juga

ASPANEL/HALUAN KEPRI

KAPOLRES Lingga AKBP Misbahul Munauwar (tengah) foto bersama dengan jajaran Satlantas usai Apel Besar Masyarakat Pecinta Tertib Lalu Lintas (MPTL) menyambut Hari Ulang Tahun Korps Lalu Lintas ke56 di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Kamis (29/9). LINGGA –– Kapolres Kabupaten Lingga AKBP Misbahul Munauwar mengajak masyarakat pengguna kendaraan untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas. Selain kelengkapan kendaraan, perilaku pengendara di jalan menjadi faktor penentu keselamatan berkendara. Hal itu disampaikan dalam Apel Besar Masyarakat Pecinta Tertib Lalu Lintas (MPTL) menyambut Hari Ulang Tahun

Korps Lalu Lintas ke 56 di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Kamis (29/9). Kegiatan apel diikuti ratusan peserta upacara berasal dari anggota Polres Lingga, Dinas Perhubungan (Dishub), organisasi masa (Ormas), gabungan pelajar serta pengendara dari berbagai organisasi dan agen otomotif di Lingga. Menurut Misbahul, kesadaran dan disiplin berlalu lin-

tas harus menjadi perhatian penting bagi masyarakat untuk keselamatan dirinya serta orang lain yang ditimbulkan akibat kecelakaan lalu lintas. "Untuk itu, setiap pengguna jalan diharapkan mampu menciptakan disiplin yang dimulai dari diri sendiri serta menjadi motivator bagi orang lain dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Pengendara cinta pada diri dan kendaraannya, maka kecelakaan lalu lintas akan minim terjadi," kata Misbahul Dijelaskan, kelengkapan kendaraan dan berkendara seperti penggunaan helm standar yang merupakan implementasi dari safety riding, diharapkan tidak hanya sekadar formalitas, melainkan harus dibarengi dengan sikap dan perilaku pengendara di jalan. "Perilaku disiplin di jalan raya dapat mententukan keselamatan jiwa kita," ujarnya Lebih lanjut diterangkan, angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Lingga relatif lebih kecil dibandingkan dengan Ka-

bupaten dan Kota di Provinsi Kepri. Kendati demikian, angka kecelaan lalu lintas yang menyebabkan meninggal dunia, termasuk urutan ke 3 di Kepri. "Jumlah kejadian laka lantas di Lingga sejak Januari hingga Agustus 2011 tercatat sebanyak 21 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak 3 orang telah meninggal dunia," paparnya. Memperingati HUT tersebut, sebelumnya Satlantas Lingga telah menggelar operasi simpati dengan membagi-bagikan bunga dan donor darah. Operasi dimaksud termasuk salah satu tujuan untuk membantu Samsat Lingga untuk memaksimalkan pembayaran pajak kendaraan, melalui razia lantas yang di laksanakan sejak 26 hingga 30 September mendatang. Selain itu upaya penertiban dan sosialisasi tentang Undangundang Lalu Lintas juga akan dilakukan ke sekolah-sekolah. Usaha ini katanya, dilaksanakan untuk membiasakan siswa untuk mematuhi peraturan lalu lintas semenjak usia dini. (nel)


K A R I M U N

Warga tak Mampu Bisa Persalinan Gratis KARIMUN—Bagi calon ibu yang tengah hamil namun merasa bingung tidak memiliki biaya persalinan tidak usah merasa khawatir lagi karena Pemerintah Kabupaten Karimun menanggung biaya persalinan tersebut melalui program jaminan persalinan (jampersal). Syaratnya mudah saja, hanya dengan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Karimun dan mengecek kehamilan di Puskemas tempat tinggalnya. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Sensissiana mengatakan, program jampersal tersebut sudah berjalan sejak awal 2011 dengan menggunakan APBD Karimun. Tujuannya, untuk membantu persalinan bagi calon ibu yang berasal dari keluarga kurang mampu yang ada di Karimun. "Program tersebut hanya berlaku selama 2011 saja. Untuk tahun depan mungkin ditiadakan dulu mengingat keterbatasan anggaran," katanya.(ham)

21

Rafiq Minta Pelajar Jauhi Narkoba

59 Sekolah Ikuti Lomba Sekolah Sehat TANJUNGBATU — Sebanyak 53 sekolah dari tingkat SD sampai SLTA mengikuti lomba sekolah sehat di Kecamatan Kundur. Lomba ini dalam rangka mendorong motivasi siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kepala Dinas Kesehatan Kab.Karimun, Dra. Hj. Sensissiana, M.Si menyambut baik akan kegiatan berupa sekolah sehat ini. Menurutnya, melalui kegiatan ini menjadikan siswa lebih tahu makna dan arti dari kebersihan. “Kegiatan ini menjadi tolak ukur dari sekolahsekolah yang ada. Karena kegiatan ini diperlombakan, besar harapan untuk sekolah yang belum beruntung dalam kejuaraan tahun ini. Semoga nantinya sekolah tersebut dapat instropeksi diri, dan membenahi pola kebersihan baik dalam dirinya maupun lingkungan sekolah,” ujar Sensissiana lagi. Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq juga turut bangga dengan kegiatan ini. Dia berharap ke depan lomba ini juga melibatkan Taman Pendidikan Kanak-Kanak (TK) Menurut Rafiq, kegiatan ini nantinya akan dilanjutkan di tingkat kabupaten. Jika perlu kegiatan ini diusulkan untuk digelar sampai tingkat nasional. Dalam perlombaan itu, SDN 001, SMP N2,dan SMA N3 keluar sebagai juara. (cw54)

Jumat, 30 September 2011

KARIMUN — Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK), H.Aunur Rafiq mengingatkan para pelajar di Kabupaten Karimun agar menjauhi narkotika. Karena dampaknya merusak generasi muda. "Seluruh pihak diharapkan agar dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Dengan memberikan pemahaman dan dampak ketergantungan narkoba, paling tidak masyarakat akan takut ketika mendengarnya apalagi mendekati dan mecoba menggunakan barkoba," kata Rafiq saat membuka lomba cerdas cermat antar pelajar SMP dan SMA, tentang Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS, oleh BNK Karimun, Kamis (29/9) di Gedung Nasional. Dikatakan Rafiq, para pelajar harus dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap narkoba. Raihlah prestasi tanpa narkoba. Dalam kesempatan itu pula, Rafiq menyempatkan diri memanggil dua orang siswa dan siswi untuk maju kedepan, dengan memberikan sebuah pertanyaan seputar narkoba. Disamping itu pula, terkait pelaksanaan cerdas cermat tersebut, Rafiq menyambut dengan tanggapan positif. Sehingga akan menambah wawasan pe-

GANI/HALUAN KEPRI

SIAP REBUTAN — Peserta cerdas cermat tingkat pelajar SLTP bersiap menghadapi sesi rebutan dalam lomba cerdas cermat tingkat pelajar SMP dan SMA yang digelar Badan Narkotika Kabupaten Karimun, Kamis (29/9) di Gedung Nasional. lajar tentang bahaya narkoba. "Narkoba no, prestasi yes. Dan itu harus ditanamkan dalam hati," ujar Rafiq seraja meneriakkan kembali yel-yel bahaya narkoba. Sementara itu, Panitia Pelaksana, Rahmadi mengatakan, bahaya narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Hal ini dilatarbelakangi oleh

kondisi penyalahgunaan dan peredarannya yang sudah semakin merajalela. "Untuk itu dibuatlah kegiatan ini dengan maksud dan tujuan, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya narkoba dan HIV/AIDS. Serta bahaya yang ditimbulkan sehingga dengan harapan, agar pelajar menjauhi

narkoba," ujar Rahmadi. Adapun lomba cerdas cermat yang digelar tersebut dikuti sebanyak 54 regu SMA dan SMP. Kemudian dibagi kepada aua rayon. Pertama Kundur yang terdiri dari Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Kecamatan Kundur Utara, Kecamatan Durai dan Kecamatan Moro. Sedangkan Rayon Karimun ter-

diri dari Kecamatan Karimun, Kecamatan Meral dan Kecamatan Tebing. Disamping itu pula, untuk Rayon Kundur tingkat SMP berjumlah 11 regu dan Karimun berjumlah 21 regu. Sedangkan tingkat SMA untuk rayon Kundur berjumlah sembilan dan rayon Karimun berjumlah 13 regu. (gan)

Pedagang Mulai Angkut Gerobaknya

GANI/HALUAN KEPRI

BEBERAPA pedagang di Jalan Lingkar Coastal Area mengangkut gerobaknya untuk dipindahkan. Hal itu menyusul adanya pemberitahuan dari tim penertiban, Asisten II Pemkab Karimun, Arnadi Supaat, dengan alasan lokasi tersebut dilarang berjualan. KARIMUN — Para pedagang yang berjualan di ruas jalan lingkar coastal area mulai membersihkan dan mengangkut gerobaknya, Kamis (29/9) kemarin. Ini menyusul surat peringatan yang meminta para pedagang mengosongkan

kawasan itu. Sementara itu, beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) ikut mengamankan gerobak yang dinilai sudah tidak bertuan lagi. Sedangkan gerobak yang masih ada pemiliknya, di-

bereskan sendiri oleh yang punya dan dipindahkan ke rumah-rumah warga sekitar untuk dititipkan. Zulkifli, salah seorang pedagang yang setiap malamnya berjualan di Jalan Lingkar Coastal Area mengatakan, dirinya terpaksa memindahkan gerobaknya dikarenakan instruksi yang disampaikan melalui surat resmi dari tim khusus penertiban pedagang. "Dalam surat tersebut dikatakan, bahwa pedagang diberi batas waktu sampai hari ini (kemarin). Jika tidak dipindahkan bakal diangkut. Makanya, gerobak saya ini rencananya akan dipindahkan kearah mercusuar. Dan usai berjualan pun nantinya

Satlantas Apel Sama Klub Motor KARIMUN —- Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Karimun menggandeng sejumlah klub motor yang ada di Kabupaten Karimun untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Lantas ke 56. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Mapolres Karimun, Kamis (29/9) kemarin ditandai dengan apel besar yang dipimpin Waka Polres Kompol Agus Yulianto. Pesertanya tidak hanya kalangan internal kepolisian dan klub motor namun juga diikuti oleh pelajar setingkat SMA. Diantara klub motor yang hadir dalam HUT Bhayangkara Lantas tersebut adalah Motor Antik Club Karimun (MACK), Born To X Hilarations, Kawasaki Ninja Club (KNC), Persatuan Tukang Ojek Sadar Hukum dan beberapa komunitas motor lainnya yang ada di Karimun. Uniknya, puluhan motor tersebut dipajang dipinggir sebelah kanan halaman mapolres, sementara di

ILHAM/HALUAN KEPRI

MACK, salah satu klub motor mengikuti apel bersama dalam rangka HUT Polisi Lalulintas ke-56 di halaman Mapolres Karimun, Kamis (29/9). sisi sebelah kiri berjejer kendaraan operasional satlantas. Usai apel besar masyarakat pecinta tertib lalu lintas tersebut, komunitas motor tersebut juga diajak touring di sekitar jalan-jalan utama Karimun dengan melewati rute Jalan Poros, Tanjungbalai hingga

kembali ke Mapolres Karimun. Satu unit motor ternyata tidak bisa mengikuti touring tersebut karena mengalami kerusakan mesin. Motor tersebut milik Umar, jenis scooter Congo tahun 1963, salah seorang anggota MACK. Motor tua yang tiba-tiba mendadak mogok di halaman Mapolres itu menjadi pusat perhatian anggota polisi. Meski satu motor yang mogok, namun beberapa anggota motor lainnya ikut membantu membetulkan motor miliknya Umar. Sehingga, beberapa anggota lainnya juga batal mengikuti touring. "Inilah seninya memiliki motor tua, kalau tiba-tiba ngadat di tengah jalan itu hal biasa. Dengan jalan inilah kami menunjukkan solidaritas sesama anggota tim. Susah satu, maka yang lainnya juga ikut merasakan," ujar Aan, salah seorang anggota MACK. Wakapolres Karimun Kompol Agus Yulianto ketika dikonfirmasi alasan Polres Karimun mengundang sejumlah klub motor dalam perayaan HUT Bhayangkara Lantas ke-65 mengatakan, agar para anggota klub motor tersebut bisa menerapkan seluruh aturan berlalu lintas seperti pemakaian keselamatan dalam berkendara (safety riding) dan menaati ramburambu lalu lintas. (ham)

gerobak ini dititipkan ke tanah kosong milik masyarakat sekitar," ujar Zilkifli, Kamis (29/9) kemarin. Dikatakan Zulkifli, kemarin malam (Rabu malam Kamis) beberapa personil dari Satpol PP melakukan peninjauan ke seluruh gerobak pedagang di Jalan Lingkar. Bagi gerobak yang tidak bertuan langsung disilang menggunakan cat semprot. "Rupanya gerobak yang dicat semprot itu sudah tak bertuan. Sehingga tadi (kemarin pagi) langsung diangkut oleh petugas," katanya. Pantauan Haluan Kepri, seluruh pedagang di Jalan Lingkar Coastal Area menitipkan gerobaknya ke rumah-

rumah masyarkat di sekitar panggung rakyat yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Adapula yang meletakkannya disamping jalan Coastal Area. Dan semua posisi gerobak tersebut terlihat sangat sembrtawut. Hasan, salah seorang pedagang lainnya saat ditemui mengaku, apapun kondisinya, usai memindahkan gerobaknya maka malam harinya (tadi malam) ia sudah siap untuk kembali berjualan. Pasalnya penghasilan seharihari dalam memenuhi kebutuhan keluarganya hanya didapat dari cara berjualan. "Kalaupun disuruh diangkut saat pulang berjualan, ya mau bagaimana lagi. Kita tu-

ruti saja. Kalau tidak kami mau makan apa," katanya. Sementara itu, Camat Karimun, Panji Sasmita yang ikut mengawasi proses pemindahan gerobak pedagang mengatakan, surat pemberitahun sudah diberikan sebanyak tiga kali, sehingga batas akhir adalah Kamis kemarin. "Pemberitahuan pertama dilakukan pada 3 September kemarin, kemudian yang kedua pada 13 September. Dan terakhir pada 26 September dengan batas waktu hari ini. Berhubung disini masih wilayah Kecamatan Karimun, maka saya harus ikut mengawasi," ucapnya. Dikatakan Panji, jumlah keseluruhan pedagang di Jalan Lingkar Coastal Area yang

masih aktif berdagang ada sekitar 68 orang. Namun hingga saat ini pedagang yang aktif hanya berkisar 40 lebih. "Sisanya ya itu tadi yang tidak aktif berjualan. Ada gerobak yang sudah lama tak bertuan, makanya kita angkut. Kemudian untuk gerobak yang dipindahkan, kita persilahkan kemana saja mau diletakkan, tapi sayaratnya tidak boleh ditinggal usai berjualan," katanya. Panji juga mengatakan, batas berjualan diberikan waktu sejak pukul 16.00 WIB hingga malam hari. Pada pagi hari harus tidak ada gerobak yang ditinggalkan. Dengan kata lain, para pedagang harus siap berjualan dengan sistim bongkar pasang gerobak. (gan)

Mengais Rezeki di Tumpukan Sampah

Jamat: Maunya Sih Ada Pekerjaan Lebih Baik KARIMUN — Jika ditanya cita-citanya, mungkin Jamat (35) tidak mau menyebut kalau ingin jadi seorang pemulung. Namun, garis hidup telah menghantarkannya untuk menggeluti pekerjaan itu hingga belasan tahun. Bau sampah yang menusuk hidung sudah sangat akrab di hidung bapak dua orang anak ini. Karena, sehari-harinya ia memang selalu bergelut dengan tumpukan sampah. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kampung Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral merupakan 'ladang' bagi Jamat mengais rezeki untuk menghidupi keluarganya. Di lokasi pembuangan sampah itulah ia tiap hari memungut sampah sisa-sisa pembuangan masyarakat yang masih bisa dimanfaatkan seperti sampah plastik dan kaleng bekas. Bermodalkan satu keranjang besar dan pengais yang terbuat dari besi tua, lelaki paruh baya itu mengait satu persatu barang-barang yang masih memiliki nilai jual. Barang bekas seperti bungkusan minuman mineral, kaleng, plastik dan panci atau kertas karton yang ditemukannya itu dikumpulkan dalam keranjang yang selalu dengan setia bertengger di pundaknya itu. "Banyak dapat hari ini pak?" Sapa Haluan Kepri kepada Jamat. Mendengar ada yang menegurnya, pria berperawakan kurus itu menoleh ke sumber suara. "Ah, lumayanlah," ujarnya pelan. Ia kembali melanjutkan pekerjaanya memungut-mungut kantong plastik yang tertimbun tumpukan sampah lainnya.

ILHAM/HALUAN KEPRI

PEMULUNG mengais rezeki di tempat pembuangan akhir (TPA) Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral. "Beginilah Mas, nasib jadi pemulung. Kalau tidak begini, istri dan anak di rumah mau makan apa. Anak saya yang besar sudah mau masuk SMP. Sementara yang nomor dua sekarang sudah duduk di kelas IV SD. Sekarang saya lagi bingung memikirkan biaya sekolah anak sulung saya. Kalau berharap dari hasil mulung, hanya cukuplah buat makan," kata pria yang mengaku tinggal tak jauh dari lokasi tersebut. Sebenarnya, Jamat ingin beralih ke pekerjaan Iain, namun karena dirinya tidak memiliki keahlian. Maka ia pun tidak bisa berbuat apaapa. "Maunya sih ada pekerjaan yang lebih baik dari ini. Tapi saya sendiri tidak memiliki keahlian apa-apa. Terpaksalah bertahan jadi pe-

mulung," keluhnya. Selain menjadi tempat mengais rezeki bagi pemulung, tempat pembuangan sampah tersebut juga menjadi tempat makanan bagi ternak sapi dan kambing. Puluhan sapi dan kambing nampak berkeliaran di lokasi pembuangan sampah tersebut, hewan-hewaan itu memakan sayuran dan buahbuahan busuk yang banyak berserakan diantara tumpukan sampah tersebut. Hewan-hewan itu berkeliaran bebas tanpa diikat dengan tali. Mereka terlihat gemuk dan sehat. "Disini memang banyak berserakan sayuran dan buah-buahan yang sudah membusuk, sayuran dan buahbuahan itulah yang menjadi makanan sapi dan kambingkambing ini," kata Jamat.

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Senemal merupakan pembuangan sampah di Karimun, lokasinya berada sekitar 800 meter dari Jalan Raya Sememal-Pasir Panjang. Tidak jauh dari lokasi pembuangan sampah itu terletak Kantor Lurah Pasir Panjang. Bau sampah yang menyengat sangat terasa di sekitar kantor tersebut. Puluhan ton sampah hasil pembuangan industri dan rumah tangga di Karimun setiap hari dibuang di TPA Sememal tersebut. Sampah-sampah itu diangkut menggunakan lori pengangkut sampah milik Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Kabupaten Karimun. Pengangkutan sampah dilakukan dua kali sehari, yakni setiap pagi da sore hari. (ilham)


SPORTAINMENT Thia Megia

Diajak Paquiao Naik Ring Carling Berhenti Sponsori Piala Liga LONDON — Produsen bir Carling, Molson Coors Brewing Company, memutuskan berhenti menjadi sponsor Piala Liga, yang akan berlaku efektif setelah turnamen musim ini berakhir, Februari mendatang. Asosiasi Sepak Bola Profesional Inggris dan Wales, Football League, kini membuka lowongan untuk sponsor baru. olson Coors Brewing Company mensponsori Piala Liga sejak 1998. Sampai 2003, turnamen ini dinamai Piala Worthington dan setelahnya dinamai Piala Carling, sampai sekarang. "Ini adalah pertama kalinya dalam 14 tahun, kesempatan menjadi sponsor dibuka kembali dan kami berharap menawarkan sponsor potensial peluang istimewa untuk menampilkan merek dagang

mereka di salah satu kompetisi domestik utama," ujar Ketua Football League, Greg Clarke. "Molson Coors telah menjadi mitra yang luar biasa dan telah memainkan peran penting dalam membantui kami mengangkat status kompetisi. Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang telah mereka berikan kepada kami," tambahnya. Menambahkan itu, Direktur Pemasaran Molson Coors, Chris McDonough, mengatakan, "Kami sangat bangga dengan kerja sama kami dengan Football League dalam mengubah persepsi tentang kompetisi ini dan meski kontrak akan habis pada 2012 mendatang, kami terus mendiskusikan masa depan kompetisi ini dengan Football League." (kcm)

Darius Sinathrya

Dukung Atlet SEA Games Lewat Lagu JAKARTA — Dunia hiburan tanah air mengenal kedekatan Darius Sinathrya dengan sepakbola. Selain dikenal luas masyarakat sebagai presenter sejumlah acara maupun pertandingan sepakbola, ia juga memang dikenal aktif berkontribusi dalam khasanah sepakbola nasional. Setelah menjadi manajer tim nasional futsal, pria 26 tahun ini kini ditetapkan sebagai salah satu calon ketua Badan Futsal Nasional. Dan pemain film LoVe ini tak berhenti sampai disitu. Kini ia menempuh jalur berbeda dalam menunjukkan dukungannya. Kali ini Darius memperlihatkan kepeduliannya tak hanya pada sepakbola, namun pada bidang olahraga secara umum. Demi memberi support pada atlet nasional yang akan berlaga di SEA Games pada bulan November mendatang, ia bersama band-nya, D’Bandhits, mempersembahkan lagu berjudul Indonesia Juara. "Dukungan semangat saya rasa selalu perlu diberikan pada atlet kita yang bersusah payah mengharumkan nama bangsa," katanya sumringah. "Sebagai pekerja seni, saya bersama band menempuh cara membuat lagu Indonesia Juara. Ini mimpi dan harapan kita bersama, agar Indonesia kembali disegani prestasi olahraganya di Asia Tenggara seperti yang pernah kita tunjukkan di era 90-an." Lagu yang dibuat dengan nuansa optimisme itu memang terasa sangat pas sebagai pemberi semangat bagi para atlet. Dengan mengusung aliran rock, Indonesia Juara akan dengan mudah didendangkan ketika para supporter hadir langsung menyaksikan pertandingan. Ambience itu juga sengaja dihadirkan dalam lagu tersebut dan dapat ditangkap oleh telinga pendengarnya dengan pas. (kpl)

MANILA — Manny Pacquiao tampaknya akan mengajak finalis American Idol, Thia Megia untuk naik ring tinju. Namun, Thia tidak akan diajak bertarung melainkan diminta untuk menyanyikan lagu kebangsaan Filipina saat ia akan menghadapi Juan Manuel Marquez pada 12 November mendatang. Luar biasa. Saya menyanyikan lagu kebangsaan di depan dia, Sabtu lalu. Ia mengatakan saya akan menyanyi lagu kebangsaan di pertarungannya yang berikut." Hal ini diungkap oleh Thia Megia menyusul pernyataan penyanyi blasteran Filipina Kanada yang populer melalui YouTube, Maria Aragon bahwa Manny Pacquiao telah memilihnya untuk menyanyikan "Lupang Hinirang" saat pertarungannya yang berikut. "Saya bertemu dia kemarin malam," kata Thia dalam sebuah acara televisi. "Luar biasa. Saya menyanyikan lagu kebangsaan di depan dia, Sabtu lalu. Ia mengatakan saya akan menyanyi (lagu kebangsaan) di pertarungannya yang berikut." Thia Megia dan para finals American Idol musim 10 akan tampil dalam 2 konser di Araneta Coliseum di Quezon City. Thia Megia merupakan penyanyi kelahiran Filipina yang tak pernah menginjak negara kelahirannya sejak usia 4 tahun.(oke)

Kamis, 29 September 2011

22


O L A H R A G A

23 Kamis, 29 September 2011 Madrid Kuasai Grup D

Ceroboh, United Ditahan Basel Hasil dan Klasemen Rabu (28/9)

Liga Champions Grup A Bayern Munich Napoli

2-0 2-0

Bayern Munich Napoli Manc. City Villarreal

2 2 2 2

Grup B Trabzonspor CSKA Moscow Trabzonspor Inter Milan Lille CSKA Moskwa

1-1 2-3 2 1 2 1 2 0 2 0

Lille Inter Milan 1 0 2-1 4 0 1 3-3 3 2 0 3-3 2 1 1 4-5 1

Grup C MU Otelul Galati Basel Benfica MU Otelul Galati

3-3 0-1 2 1 2 1 2 0 2 0

1 1 2 0

Grup D Real Madrid Lyon Real Madrid Lyon Ajax Dinamo Zagreb

3-0 2-0 2 2 2 2

2 1 0 0

Manc City Villarreal 0 1 1 0

0 0 1 0

0 0 0 2

4-0 3-1 1-3 0-4

6 4 1 0

Basel Benfica 5-4 4 2-1 4 4-4 2 1-3 0

Ajax Amsterdam Dinamo Zagreb 2 0 0 4-0 6 1 1 0 2-0 4 0 1 1 0-3 1 0 0 2 0-3 0

MANCHESTER — Sempat unggul 2-0, Manchester United gagal mengalahkan FC Basel pada match day II penyisihan Grup C Liga Champions di Old Traford, Rabu (28/9) dinihari WIB. Pelatih Sir Alex Ferguson mengaku pasukannya bermain terlalu ceroboh, sehingga pertandingan harus berakhir menjadi 3-3. Awalnya, skuad Setan Merah bermain gemilang pada babak pertama. Dua gol Danny Welbeck sempat membuat United memimpin dengan skor 2-0. Namun, tim tamu Basel berhasil bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 3-2. Beruntung, Ashley Young mampu mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3, pada menit terakhir. Ferguson mengaku

DAYLIFE

GOL PENYELAMAT — Gelandang Manchester United, Ashley Young (kiri) melakukan selebrasi bersama Danny Welbeck usai mencetak gol penyelamat timnya saat lawan Basel di Old Traford, Rabu (28/9) dinihari WIB. frustasi karena Rio Ferdinand dkk gagal mempertahankan keunggulan. "Saya rasa kami terlalu ceroboh, para pemain tampil cemerlang pada babak pertama dan kurang konsentrasi membunuh kami. Setelah penampilan cemerlang itu, kami harus mengejar ketinggalan untuk mendapatkan sebuah hasil minimal," sesal Ferguson. Kendati demikian, Ferguson mengaku ini sebuah hasil yang posi-

tif. Pasalnya, United harus menjalani partai keras dari awal kompetisi. "Sebuah hal positif hal seperti ini terjadi pada awal bukan nanti," lanjutnya dikutip Goal, . "Saya rasa ini sebuah peringatan, kemasukkan tiga gol di kandang, Anda harus konsentrasi lebih baik lagi. Jika Anda bermain santai di kompetisi seperti Liga Champions, maka Anda akan menderita," tandas pelatih asal Skotlandia itu.

Pada laga lain Grup C, Benfica berhasil mengalahkan tuan rumah Oletul Galati dengan skor tipis 1-0. Dengan hasil tersebut, Basel untuk sementara memimpin klasemen dengan nilai 4 sama dengan Benfica, namun unggul dalam selisih gol. Sedangkan MU berada di posisi ketiga dengan nilai 2. Di Grup D, Real Madrid meraih kemenangan 3-0 atas Ajax Amsterdam di Santiago Bernabeu. Mereka

Afsel Gantikan Libya Helat Piala Afrika 2013

Tekuk CSKA

Inter Tunjukkan Konsistensi MOSKWA — Inter Milan meraih kemenangan 3-2 atas CSKA Moskwa pada duel fase grup Liga Champions, Rabu (28/9) dinihari WIB. Ini adalah kemenangan kedua dalam dua laga terakhir. Bermain sebagai tamu, Inter langsung tampil menyerang di awal babak pertama. Hasilnya, mereka mampu unggul cepat lewat aksi Lucio pada menit ke-6. Berawal dari tendangan sudut, Lucio mampu menjebol gawang CSKA dengan tendangan kaki kanannya. Unggul 1-0 tak membuat Inter menurunkan tensi serangan. Beberapa ancaman sempat mereka lepaskan untuk membuat pertahanan CSKA ketar-ketir. Pada menit ke-23, tendangan keras Giampaolo Pazzini tak mampu dihadang oleh Gabulov. Bola pun meluncur deras ke sudut kanan atas

gawangnya. CSKA mampu memperkecil ketertinggalan mereka lewat Dzagoev pada menit tambahan babak pertama. Di babak kedua, Inter sedikit mengurangi daya serang mereka. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah. Di menit 77, CSKA akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Vagner Love. Namun, tak sampai satu menit berselang, Inter kembali unggul. Menerima umpan dari Esteban Cambiasso, Zarate berhasil mengontrol bola dengan dadanya sebelum melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Gabulov yang sebelumnya tampil gemilang dalam mematahkan peluang Inter, kini tak berdaya melihat bola menjebol gawangnya untuk ketiga kalinya. Setelah gol ini, praktis Inter han-

Pazzini ya bisa bertahan dari gempuran para pemain CSKA. Beruntung, klub asal Rusia tersebut tak mampu menembus pertahanan ketat Inter sehingga gagal menciptakan ancaman berarti bagi Julio Cesar. Kedudukan 3-2 untuk Inter pun bertahan hingga akhir pertandingan. Masih di grup yang sama, Trab-

zonspor ditahan imbang tamunya Lille dengan skor 11. Hasil ini membuat Trabzonspor masih memuncaki klasemen dengan nilai 4. Sedangkan Inter berada di tempat kedua dengan nilai 3 disusul Lille dan CSKA. (glc)

Ukraina Siap Gelar Piala Eropa NYON — Kekhawatiran terhadap kesiapan tuan rumah Polandia dan Ukraina menggelar Piala Eropa 2012 tidak lagi dirasakan Michel Platini. Presiden UEFA itu sudah menjamin kedua negara siap menjadi tuan rumah. Polandia lebih dulu menuntaskan masalah pembenahan infrastruktur sebelum akhirnya dinyatakan siap menggelar Piala Eropa 2012, sebelum akhirnya Michel Platini memastikan hal serupa untuk Ukraina. "Banyak negara Eropa yang menilai terlalu

dini bagi Ukraina menjadi tuan rumah turnamen ini. Saya sempat juga berpikir demikian, dan tahun ini kami bahkan mempertanyakan apakah kami akan bertahan dengan Ukraina," kata Platini, Rabu (28/9). "Tapi kini semua kota sudah melakukan tugas dengan baik dan hampir siap. Masalah besar hanya ada di masa lalu." "Hanya ada masalah kecil yang harus dituntaskan. Saya akan memberi tahu koleganya di UEFA bahwa Ukraina siap dan akan memiliki Piala Eropa 2012 yang hebat,"

Eastland. Di transfer musim panas lalu ia hampir saja hijrah ke klub Brasil, Corinthians. Akan tetapi gagal, dan ia pun kembali ke City. Namun, sejak striker berusia 26 tahun itu kembali, ia tidak pernah diturunkan Mancini sebagai starter. Malah ia harus rela ban kapten dicopot dari lengannya. Manajer asal Italia ini mengakui kalau karir Tevez sudah 'habis' di City dan ia akan segera mendiskusikannya dengan Seikh Manshour. "Saya tak tahu pastinya. Tapi dia dengan saya, sudah berakhir," terangnya. "Kami akan membicarakannya dengan pemilik klub di beberapa hari ke depan. Ia yang punya, dan ia lah yang nanti akan memutuskan," tandasnya. Sementara, kepada stasiun TV Sky Sport, mantan striker United coba menjelaskan dari versi dirinya. "Saya hanya merasa tidak cukup baik dari segi mental untuk bermain malam ini, untuk turun ke lapangan, jadi saya berikan opini tersebut kepada Mancini," ucapnya melalui seorang penerjemah menjelaskan apa yang terjadi di ruang ganti. Tevez menegaskan ia akan terus berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk klubnya,

meskipun manajer Roberto Mancini mengakui striker itu sekarang telah "selesai" di klub tersebut, ia berpendapat selama ini ia telah begitu profesional sepanjang waktu di Etihad Stadium. "Itu adalah keputusannya," lanjut striker saat ia berbicara kepada Sky Sports setelah pertandingan. "Saya sudah berusaha menjadi pemain profesional sepanjang waktu saya di sini." "Musim lalu saya juga pencetak gol terbanyak dan saya sempat berpendapat bahwa saya ingin meninggalkan klub karena alasan keluarga, tapi saya akan terus berusaha untuk melakukan yang terbaik selama saya di sini," imbuh El Apache. (afp/sky)

Johannesburg - Konflik internal yang berkepanjangan di Libya membuat negara itu kehilangan haknya menggelar Piala Afrika 2013. Sebagai gantinya, Federasi Sepakbola Afrika (CAF) menunjuk Afrika Selatan sebagai penggantinya. Seperti dilansir dari Reuters, kesepakatan itu telah terjadi hari ini dan sebagai gantinya Lybia akan menghelat turnamen antara negara Afrika itu pada 2017. Ini dilakukan

mungkin demi memberikan waktu bagi negara kaya minyak itu menstabilkan kondisi internalnya. Negara yang akan jadi tuan rumah pada 2015 sudah ditetapkan adalah Maroko. Dan tahun 2012, turnamen akan dihelat di Guinea dan Gabon dengan Mesir sebagai juara bertahan. Keputusan CAF menggelar Piala Afrika pada 2013 disebabkan mulai tahun itu kejuaraan akan dihelat pada tahun ganjil, demi menghindari bentrok dengan perhelatan Piala Dunia, seperti yang terjadi tahun lalu. Sebelumnya Piala Afrika selalu dihelat di tahun genap. (dtc)

Kerusuhan Sepakbola di Maroko

Akibatkan Tujuh Orang Tewas

tandasnya. Empat kota di Ukraina, Kiev, Donetsk, Lviv dan Kharkiv, akan menjadi tuan rumah perhelatan akbar Piala Eropa 2012, dan empat kota Wroclaw, Poznan, Gdansk dan Warsawa akan menjadi wakil dari Polandia.(glc)

Mancini Akhiri Nasib Tevez MUNICH — Kekalahan Manchester City dari Bayern Munich, Rabu (28/9) dinihari WIB berbuntut panjang. Roberto Mancini mengungkapkan kalau hubungannya dengan Carlos Tevez sudah berakhir karena telah menolak permintaannya untuk masuk sebagai pemain pengganti. Memang ada sedikit hal yang aneh dalam pergantian pemain City semalam. Mancini malah memasukkan Nigel de Jong yang merupakan seorang gelandang untuk menggantikan Edin Dzeko. Padahal pergantian yang berlangsung di menit ke-55 itu, Manchester City sedang tertinggal dua gol. Usut punya usut, Mancini memang ingin menarik keluar Dzeko dan menggantinya dengan Tevez. Namun, striker Argentina itu menolak untuk melakukan pemanasan, apalagi dimainkan. Walhasil, De Jong pun yang masuk menggantikan striker itu. "Seorang pemain menolak untuk diturunkan, saya tidak bisa terima hal ini," kecam Mancini berang, seperti yang dilansir AFP. "Ia menolak untuk pemanasan, padahal saya memintanya untuk masuk dan membantu tim. Ya, saya sangat kecewa karena dia adalah Carlos." Tevez sejak lama memang ingin cabut dari

pun menguasai klasemen dengan enam poin dari dua pertandingan. Madrid membuka selisih lewat Ronaldo pada menit ke-25. Dari tengah kotak penalti, Ronaldo menembakkan umpan Karim Benzema dengan kaki kanan, yang membuat bola melesat masuk ke sudut kiri bawah gawang Kenneth Vermeer. Kaka menggandakan keunggulan Madrid pada menit ke-41. Setelah menguasai bola kiriman Ronaldo di

luar kotak penalti, Kaka mengirim bola masuk ke sudut kiri bawah gawang tim tamu dengan tendangan kaki kiri. Gol terakhir tuan rumah diciptakan oleh Karim Benzema pada menit ke-49. Dengan memanfaatkan umpan Kaka, Benzema melepaskan tendangan kaki kanan yang membuat bola melesat masuk ke sudut kiri bawah gawang Vermeer. Selama pertandingan, Madrid menguasai bola sebanyak 48 persen dan menciptakan lima peluang emas dari 13 kali usaha. Adapun Ajax melepaskan enam tembakan akurat dari 18 kali percobaan. Performa Kaka yang terus membaik di beberapa pertandingan terakhir tak ayal lagi mengalirkan banyak pujian dari banyak pihak, salah satu diantaranya Aitor Karanka, asisten Jose Mourinho di Real Madrid. Serangkaian cedera menghambat Kaka untuk menampilkan performa terbaiknya sejak diboyong dari AC Milan dengan bandrol 68,5 juta Euro. Dan ketika ditanya mengenai performa Kaka, Karanka dengan simpel menjawab: "Orang yang masih percaya dengan kemampuan Kaka, pastinya akan senang melihat performa dia sekarang. "Pemain hebat seperti Kaka, yang telah banyak melalui hal hebat, layak bermain seperti hari ini. Pemain harus menyadari jika mereka bisa mengulangi performa mereka di klub sebelumnya disini." Pujian juga datang dari rekan Kaka di Real Madrid, Ricardo Carvalho. Pemain asal Portugal ini merasa penampilan apik Kaka banyak membantu Madrid untuk bermain lebih baik lagi. "Saya sangat senang melihat penampilan Kaka. Juga melihat penampilan tim lainnya. Penting bagi kami untuk bisa terus bermain dengan level tinggi. Anda bisa lihat jika Kaka tampil dengan baik di lapangan yang membantu kami bermain lebih baik," pungkasnya. Masih di Grup D, tuan rumah Lyon menudnukkan Dinamo Zagreb dengan dua gol tanpa balas. Hasil ini membuat Lyon berada di bawah Madrid dengan nilai 4. Sedangkan Ajax dan Dinamo Zagreb harus puas di posisi 3 dan 4 klasemen.(glc/oke)

Tevez

DAKHLA — Tujuh orang, termasuk dua polisi, dilaporkan meninggal dunia pada kerusuhan sepakbola di Dakhla, Maroko, Selasa (27/9) WIB. Laporan sebelumnya mengumumkan jumlah korban berjumlah dua orang. Kerusuhan antara dua kelompok suporter pecah usai pertandingan antara dua klub rival yang menyebabkan tujuh orang meninggal dunia, termasuk dua petugas kepolisian, serta dilaporkan 20 orang lainnya terluka. "Usai pertandingan ketika suporter meninggalkan stadion, ada insiden saling lempar batu," terang sejumlah sumber di tempat kejadian. Menurut laporan wartawan di daerah tersebut pada AFP, kerusuhan suporter ini juga melibatkan aktivis Sahrawi. Aktivis Sahrawi mencari kemerdekaan Sahara Barat, yang terletak di sebelah selatan Maroko yang dikuasai oleh pasukan Maroko setelah pemukim Spanyol ditarik keluar pada tahun 1975. Maroko menganggap Sahara Barat merupakan bagian integral dari wilayahnya, dan mengusulkan referendum tentang penentuan nasib sendir tanpa kedaulatan. Menteri Dalam Negeri Maroko Taieb Cherkaoui pada Senin malam pergi ke Dakhla dan memerintahkan penyelidikan yudisial untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas kekerasan tersebut. Seorang saksi mengatakan bentrokan pecah setelah "sekelompok pendukung menyerang seorang Sahrawi". Pernyataan resmi dari pihak berwenang mengatakan, "Delapan kendaraan dan perusahaan komersial juga dibakar. Situasi keamanan saat ini dalam kendali. Penyelidikan oleh detektif polisi sedang berlangsung untuk menangkap orang yang terlibat dan akan membawa mereka ke pengadilan,"(afp)


CMYK

Jumat, 30 September 2011

SAMBUTAN dari Ketua BKMT Provinsi Kepri Hj Masyitah HM

UNDANGAN yang hadir pada halal bihalal

KETUA pelaksana halal bihalal Hj Syamsinar Yusuf memberikan laporan

24

USTADZ H Ridho Ainur memberikan tausiah

BKOW-BKMT Kepri Gelar Halal Bihalal BADAN Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW ) Provinsi Kepri bekerjasama dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepri menggelar halal bihalal, Sabtu (17/9) di aula kantor Gubernur Kepri. Kegiatan ini dihadiri sekitar 600 undangan yang terdiri dari organisasi perempuan yang tergabung dalam BKOW dan majelis taklim dari Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, tokoh perempuan senior dengan penceramah ustadz H Ridho Ainur S.Ag. MHI dari kantor Kementerian Agama Kota Batam. Halal bihalal digelar sebagai bentuk silaturahmi di antara sesama pengurus BKOW dan BKMT Kepri bersama organisasi wanita lainnya untuk saling mengeratkan hubungan baik yang selama ini sudah terbina. Selain itu halal bihalal ini juga untuk meleburkan dosa dan kesalahan yang telah dilakukan, sehingga tidak ada lagi saling mencurigai maupun membenci satu dengan lainnya. Dengan adanya halal bihalal diharapkan rasa persaudaraa atau ukhuwah Islamiyah di antara sesama umat makin erat. Halal bihalal diawali dengan pembacaan Al Qur'an oleh Qori Zulifah dan penterjemah Siti Nurzanah. Hiburan dibawakan oleh grup marawis dari BKMT Kecamatan Tanjungpinang Barat, vokal grup dari SMAN 5 Tanjungpinang dan dari Aliyah Madani dan MTs Madani Bintan.

IBU-ibu grup Marawis dari BKMT Kecamatan Tanjungpinang membawakan hiburan

KETUA BKMT Kepri dan pengurus bersama grup Marawis dari Kecamatan Tanjungpinang Barat

Foto : Panitia Narasi : Reza Fahlepi

KETUA BKOW Kepri dan pengurus bersama vokal grup dari Aliyah dan MTs Madani Bintan

PENGURUS BKOW dan BKMT Kepri bersama tokoh perempuan dan undangan

USTADZ Ridho memberikan tiga buku kepada Ketua BKMT Kepri Hj Masyitah HM. Buku tersebut dua berjudul 'Mana Dalilnya' karangan Novel Bin Muhammad Alaidun dan satu lagu berjudul Argumentasi Ulama Syafi'iyah Terhadap Beberapa Tindakan Bid'ah', karangan H Mujiburrohman

SAMBUTAN Wakil Walikota Tanjungpinang, Edward Mushalli.

SURYA Bintan salam komando dengan Monang Parulian pada Muscab III PP Kota Tanjungpinang. KETUA terpilih Monang Parulian SH bersama pengurus PP seusai Muscab.

KETUA PP Kota Tanjungpinang Surya Bintan dengan kader dan pengurus PP sebelum digelarnya Muscab.

WAKIL Walikota Tanjungpinang, FKPD dan undangan usai Muscab.

CMYK

Monang Parulian Ketua PP Tanjungpinang MUSYAWARAH Cabang (Muscab) III Pemuda Pancasila (PP) Kota Tanjungpinang akhirnya memilih Monang Parulian SH, sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang periode 2011-2015. Monang terpilih secara aklamasi. Muscab yang digelar di Hotel Sampurna Jaya, Sabtu (24/9) dibuka oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Edward Mushalli dan dihadiri FKPD Kota Tanjungpinang. Surya Bintan, Ketua MPC PP Kota Tanjungpinang periode sebelumnya mengatakan, pelaksanaan muscab tersebut merupakan amanah organisasi sesuai dengan keputusan ke-8 PP tahun 2009 di Jakarta. Juga merupakan pelaksanaan

keputusan Rakernas PP yang juga dilaksanakan pada tahun yang sama. Dimana dalam mubes maupun rakernas tersebut diagendakan suatu program konsolidasi nasional PP di seluruh Indonesia yang dikenal dengan 'Back to Zero' oleh Majelis Pimpinan Nasional (MPN) PP. Selanjutnya seluruh kepengurusan di tingkat nasional diperpanjang oleh MPN untuk segera melaksanakan muscab. Dan untuk kaderisasi Ia tidak bersedia dicalonkan kembali dalam muscab tersebut.

SAMBUTAN Ketua PP Tanjungpinang Surya Bintan.

Narasi : Darul Foto : Humas PP Kota Tanjungpinang

SRIKANDI Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang.

SAMBUTAN Ketua Panitia Muscab III, Rio Irwan Saputra.


HaluanKepri 30Sept11