Page 1

CMYK Website: www.haluankepri.com

Website: www.haluanmedia.com

Senin, 25 Februari 2013 14 Rabiul Akhir1434 H TERBIT 24 HALAMAN NO 25/2 TAHUN KE 12

0 8 1 2 7 5 3 3 2 0 0 9

HARGA ECERAN Rp2.000,- HARGA LANGGANAN Rp52.500,- UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

email: haluan_h@rocketmail.com

Heryawan-Deddy Sementara Unggul JAKARTA (HK) — Hasil perhitungan cepat (quick count) tiga lembaga survei pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat, Minggu (24/2/2013), menunjukkan pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar sementara unggul.

Heryawan-Deddy Hal 7

Anas Makan Siang di Batam BATAM (HK) — Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dikabarkan berada di Batam, Minggu (24/2) siang. Tersangka kasus proyek Hambalang itu bahkan sempat makan siang di salah satu restoran makanan laut di kawasan Nongsa. Juang & Gafur Liputan Batam Belum diperoleh informasi pasti soal agenda Anas ke Batam. Apakah terkait kepartaian pasca dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ataukah hanya urusan pribadi. Menurut kicauan seseorang lewat akun Twitter-nya bernama @ar_ipin mengaku melihat Anas tengah bersantap siang di sebuah rumah makan yang menyajikan hidangan laut di kawasan Nongsa, Batam. "Barusan ketemu Anas, duduk sebelahan di RM Sri Rejeki Nongsa Batam. Keliatannya doi masih enjoy nikmatin hidupnya tuh," tulis sang pemilik akun sekitar pukul

Anas Urbaningrum

Anas Makan Hal 7

PPTK Akui Dana Diselewengkan

Kasus RTLH Kundur Mengendap Cabjari Tanjungbatu Diminta Transparan KARIMUN (HK) — Sikap bungkam yang ditunjukkan mantan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Tanjungbatu, Harimurti terhadap kasus dugaan korupsi program rehabilitasi rumah tak layak huni (RTLH) tahun 2011 yang dilakukan oleh mantan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Karimun, Jasni dan Kepala Desa Sawang Selatan, Jefrizal dipertanyakan berbagai pihak. Pasalnya, Cabjari Tanjungbatu telah menetapkan Jasni dan Jefrizal sebagai tersangka namun keduanya tidak pernah ditahan. Selain itu, hingga saat ini publik sama sekali tidak mengetahui perkembangan penyidikan kasus tersebut. Kasus RTLH Hal 7

6 Perumahan Keluhkan Banjir

Hal

9

4 Warga Myanmar Segera ...

Hal

11

‘Pemprov Tidak Pernah...

Hal

17

Soal Insentif Guru Honor dan Penjaga Sekolah di Lingga LINGGA (HK) — Dana insentif guru honor, penjaga sekolah dan tata usaha sebanyak 64 orang di Kabupaten Lingga tahun 2012 sebesar Rp409 juta diduga diselewengkan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dana Insentif Disdikpora Lingga, Rudianto. Ketua Komisi III DPRD Lingga bidang Pendidikan dan Kesra, Rudi Purwonugroho mengakui sudah mengantongi surat dari Disdikpora Lingga dan surat

klarifikasi dari PPTK Rudianto. Dari surat itu, ia menyimpulkan dana insentif guru honor, penjaga sekolah dan Tata Usaha, diselewengkan. "Dana insentif yang totalnya Rp409 juta telah dicairkan tahun lalu. PPTK yang mengambil dan membuat SPJ. Sementara PPTKnya yakni Rudianto mengaku mengeluarkan dana Rp441,8 juta untuk keperluan di luar insentif," kata Rudi Purwonugroho men-

jelaskan isi surat klarifikasi dari Disdikpora Lingga terkait dana insentif yang diduga diselewengkan itu, Minggu (24/2). Ia menambahkan, dana sebanyak RP441,8 juta itu dikeluarkan PPTK Rudianto untuk keperluan lain. "Nanti Pansus Pendidikan DPRD Lingga yang selidiki dan buka, kemana saja aliran PPTK Akui Hal 7

The Blues Takluk di Etihad MANCHESTER (HK) — Manchester City memenangi partai bigmatch saat menjamu Chelsea dalam lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Minggu (24/2) malam. Sempat dibuat kesulitan di babak pertama, The Citizens akhirnya menang 2-0 lewat gol Yaya Toure dan Carlos Tevez. Sebelum laga, dua tim ini sama-sama butuh kemenangan, terutama untuk mengamankan posisi pelatih mereka. Baik Roberto Mancini dan Rafael Benitez tengah berada dalam tekanan besar. City mengharapkan poin penuh guna memangkas selisih angka dari Manchester United, sedangThe Blues Hal 7

JAKARTA (HK) — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendorong adanya perdamaian abadi di tanah Papua. Hal itu disampaikannya dalam rapat terbatas dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto bersama para staf khusus kepresidenan di kediamannya, Cikeas, Bogor, Minggu (24/2). "Arahan tentang Papua adalah Bapak Presiden tetap mengutamakan langkah-langkah untuk melanjutkan perdamaian yang abadi," ujar Staf Khusus Kepresidenan Bidang SBY Inginkan Hal 7

Tata Janeta

Tuntut Hak Asuh Anak

GELANDANG Manchester City, Yaya Toure (kanan) duel udara dengan pemain bertahan Chelsea, David Luis pada lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Minggu (24/2) malam. Dalam laga itu, City menang 2-0.

JAKARTA (HK) — Belum genap dua tahun menjalani rumah tangga, penyanyi Tata Janeta menggugat cerai sang suami, Elfran. Tata pun minta agar hak asuh kedua anaknya jatuh ke tangannya. Hal diungkapkan pengacara Tuntut Hak Hal 7

Nasib Kita KITA bersekolah dan belajar agar kita beruntung, kita bersikap baik agar kita beruntung, kita taat dalam beribadah agar kita beruntung, kita berpikir keras menemukan cara untuk menguntungkan pelanggan agar kita beruntung, dan kita bekerja keras bagi kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga kita, semuanya agar kita beruntung. Peran nasib bagi keberhasilan kita adalah 100 persen. Oleh karenanya, nasib kita hanya kitalah yang menentukan. (mro)

SBY Inginkan Papua Damai

Gubernur Sumbar Kukuhkan Pengurus IKMB Batam

NOV IWANDRA/HALUAN KEPRI

WAKIL Gubernur Kepri Soerya Respationo menerima sekapur sirih dari penari pada acara pengukuhan Ikatan Keluarga Minang Batam (IKBM) 2013-2018 di Indoor Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Minggu (24/2) malam.

BATAM (HK) — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Minang Batam (IKMB) periode 2013-2018, Minggu (24/2) malam di Indoor Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Batam. Gubernur Sumbar Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

Editor: M Syahdan, Layouter: Dieky Saputra


Ekonomi

2

Senin, 25 Februari 2013

Harga Daging Sapi Akan Turun TUBAN (HK) — Pemerintah optimistis dalam beberapa bulan ke depan harga daging sapi nasional dan di DKI Jakarta akan turun. Pemerintah bahkan meyakinkan penurunan harga daging sapi ini bukan disebabkan penambahan impor. Direktur Budi Daya Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Fauzi Luthan, mengatakan, tahun ini pemerintah tidak berencana menambah kuota impor daging beku maupun sapi bakalan. “Harga naik bukan karena tidak ada suplai di dalam negeri, tapi perdagangannya saja yang belum tertata baik,” kata Fauzi Luthan seusai mengunjungi usaha pembibitan sapi milik peternak, di Tuban, Jawa Timur, Sabtu malam (23/2). Fauzi menyatakan, peternak sudah mulai banyak yang melakukan usaha pembibitan dan penggemukan sapi. Namun, peternak kesulitan untuk mendistribusikannya ke luar daerah. “Memang sudah ada beberapa peternak yang bekerja sama langsung dengan konsumen dari Jakarta dan sekitarnya.

Salah satunya peternak di Jawa Timur.” Peternak pembibitan dan penggemukan sapi di Jawa Timur, Joko Utomo, mengatakan, dirinya memiliki usaha pembibitan sapi sebanyak 700 ekor dan 2.000 ekor usaha penggemukan sapi. Ia mengaku berani masuk ke dalam usaha ternak sapi karena mampu mencari alternatif untuk menekan biaya pakan. “Kami manfaatkan limbahlimbah seperti kulit kopi, kulit kacang, onggok, sehingga lebih murah, tidak sampai Rp1.000 per kilogram,” ucapnya. Dari usaha ternak inilah, mulai Maret mendatang, ia mencoba mengirim karkas kepada asosiasi pedagang daging di Jakarta. Joko sudah menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pengolahan Daging Skala UKM dan Rumah Tangga (Aspedata) untuk menyuplai karkas.

“Tadinya kami hanya jual sapi saja kepada pembeli. Tapi karena biaya angkut sapi mahal, kami akan coba potong di sini dan jual karkas.” Menurut ia, biaya angkut sapi ke luar provinsi sekitar Rp450 per kilogram bobot hidup sapi. Sapi yang boleh dikirim ke luar Jawa Timur minimal berbobot 400 kilogram. Kerja sama dengan Aspedata akan dilakukan pada 1 Maret mendatang dengan pengiriman karkas sebanyak 1 kontainer atau seberat 1015 ton. Aspedata telah sepakat akan membeli karkas seharga Rp70 ribu per kilogram, meski biaya transportasi tetap ditanggung Joko. Fauzi Luthan menambahkan, dengan memperbanyak kerja sama seperti itu, ia optimistis harga daging di sentra konsumsi seperti DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat bisa turun perlahan. Ia memperkirakan harga daging akan berangsur turun hingga ke angka Rp80-85 ribu per kilogram di pasar. “Selain itu, beberapa peternak di beberapa provinsi juga sudah menyatakan siap mengirim sapi ke Jakarta. Pak Joko sendiri mengaku sanggup mengirim 50 ekor sapi per hari ke Jakarta, asal pembayaran lancar,” kata Fauzi. Ke depan, Fauzi menam-

bahkan, pemerintah akan terus mendorong peternak sapi lokal untuk mengikuti jejak Joko. Pemerintah mengaku akan memfasilitasi para peternak lokal untuk bekerja sama langsung dengan pengusaha daging. Pemerintah juga meminta peternak lokal untuk memanfaatkan berbagai program kredit untuk memperbesar usaha dan menambah populasi sapi. Pemerintah memiliki beberapa program kredit yang bisa dimanfaatkan para peternak, di antaranya Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE), Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), maupun Penguatan Modal Usaha Kelompok (PMUK). Untuk KKPE, tahun ini pemerintah menargetkan Rp2 triliun atau naik dibandingkan pencairan tahun lalu yang jumlahnya Rp1,9 triliun. Sedangkan untuk PMUK, tiap kelompok (minimal 10 orang) bisa mendapat kredit Rp300 juta. Jawa Timur merupakan sentra populasi sapi terbanyak. Populasi sapi di Jawa Timur sebanyak 4,5 juta ekor. “Jawa Timur menyumbang sekitar 25 persen dari total populasi sapi nasional yang banyaknya 16,8 juta ekor,” ujar Fauzi. (tmp)

DOK

SEORANG pekerja memberi makan sapi di salah satu pusat penggemukan sapi beberapa waktu lalu. Pemerintah menjamin harga daging sapi di Indonesia akan turun, terutama di Jakarta.

INT

GAS ELPIJI — Rencana PT Pertamina (Persero) menaikkan harga gas elpiji ukuran 12 Kg dari Rp70.200 menjadi Rp95.000 per tabung mendapat penolakan dari pengusaha restoran dan kafe. Bila dipaksakan, maka akan terjadi kenaikan harga makanan dan minuman hingga 5 persen.

Harga Makanan di Restoran Akan Naik 5% Pengaruh Kenaikan Elpiji 12 Kg JAKARTA (HK) — PT Pertamina (Persero) berencana menaikan harga gas elpiji 12 Kg dari Rp70.200 per tabung menjadi Rp95.600 per tabung. Para pengusaha restoran dan kafe menolak, namun jika terpaksa akan menyesuaikan rencana tersebut dengan menaikan harga makanan dan minuman hingga 5 persen. "Kami tidak setuju kalau harga gas elpiji 12 Kg dinaikkan, karena akan sangat membebani pengusaa kafe dan restoran," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Eddy Sutanto ketika dihubungi, Minggu (24/2). Dikatakan Eddy, jika rencana kenaikan tersebut diberlakukan maka bisa dipastikan pengusaha kafe dan restoran akan langsung menaikan harga produknya minimal 3-5 persen. "Tapi kalau tetap dinaikkan, maka kami tentunya akan menaikan juga harga produk makanan dan minuman kafe dan restoran minimal 3-5 persen," ucap Eddy. Eddy menuturkan hampir sebagian besar pengusaa kafe dan restoran berskala menengah kecil menggunakan elpiji 12 Kg. Berbeda dengan restoran skala besar

yang sudah menggunakan elpiji 50 Kg. "Usaha-usaha kafe dan restoran menengah kecil atau UKM pasti menggunakan elpiji 12 Kg, tidak mungkin kalau mereka pakai gas elpiji 3 Kg kecuali usaha mereka sekelas jualan gorengan dipinggir jalan," ujarnya. Eddy menanggapi soal alasan PT Pertamina menaikan harga elpiji 12 Kg. Selama ini elpiji 12 Kg masih disubsidi, sementara yang menikmati kalangan mampu dan kaya. "Ya kalau alasan itu, harus diperjelas dulu dasar siapa yang disebut mampu dan kaya dan miskin, kalau jelas, baru digolongkan mana yang boleh pakai elpiji 12 Kg mana yang tidak, mana UKM-UKM atau kafe dan restoran yang boleh pakai elpiji subsidi mana yang tidak," katanya. Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) berharap pemerintah segera memberi izin menaikan harga elpiji tabung 12 kg Rp25.400 per tabung. Pertamina mengaku sudah merugi Rp16 triliun selama 4 tahun karena harga elpiji 12 kg tidak naik. Jika tahun ini harga elpiji 12 kg tidak naik juga, maka Pertamina memperkirakan akan kembali merugi Rp5 triliun di 2013. (dtc)

Editor: Nana Marlina, Layouter: Mulia Aditya


Dunia

Senin, 25 Februari 2013

4

Bersepeda dari Cina ke Singapura untuk Galang Dana SINGAPURA (HK) — 5.000 km bukanlah jarak yang dekat. Namun, Lim Wee Yin siap menempuh jarak yang terlihat menyeramkan itu demi menggalang dana. Pria ini menyampaikan rencana ambisiusnya untuk bersepeda dari tanah kelahirannya Cina ke Singapura. Perjalanan dimulai dari Guizhou melewati Laos, Thailand, Malaysia, dan berakhir di Sekolah St Joseph, Singapura.

Lim akan mengarungi perjalanan selama 50 hari mulai 28 April sampai dengan 16 Juni. Agenda ambisius ini tidak dilakukan untuk kesenangan belaka. Lim berencana menggunakan perjalanannya untuk menggalang dana bagi

panti asuhan Assisi di Singapura. Direktur bagian production planning di sebuah perusahaan permesinan ini menargetkan dapat menggalang dana hingga 200.000 dolar Singapura (sekitar Rp1,6 miliar). Sponsor perusahaan, sumbangan donatur yang bermurah hati, dan juga bantuan sahabat-sahabatnya menjadi sumber utama dana yang diharapkan. "Ada banyak anak-anak yatim piatu yang memerlu-

kan bantuan dan mereka juga menderita dengan segala macam penyakit dan keterbatasan lain. Saya berusaha menolong dengan semampu saya dan memberi kembali kepada masyarakat yang membutuhkan," jelasnya. Ayah tiga anak ini tidak cemas dengan perjalanannya. Walaupun sudah menginjak usia 57tahun, staminanya masih sangat bugar. Lim sudah terbiasa bersepeda sejauh 30 km setaip pergi dan pulang kerja, ru-

tinitas yang sudah dilakukannya selama satu dasarwasa terakhir di Cina. Dan, perjalanan ini bukanlah perjalanan jarak jauh pertama baginya. Sebelumnya, bersama temannya, pada 2004 lalu, Lim menempuh 10.000 km selama 100 hari dari Beijing ke Singapura untuk menggalang dana bagi para penderita kanker. Sang istri, Charlotte Seng yang tinggal di Singapura menyatakan dia sangat terharu dan bangga dengan

Lim Wee Yin, pria berhati emas yang berencana bersepeda 5.000 km untuk menggalang dana bagi para fakir miskin. kemuliaan hati suaminya. Dia berencana terbang ke

Guizhou untuk memberikan dukungan moral. (kcm)

Malaysia Siap Hadapi Bentrok 53 Orang Tewas Diberondong Pertempuran Antarsuku di Sudan JAKARTA (HK) — Seorang milisi Arab menembakkan senapan mesin dan menewaskan lebih dari 50 orang di wilayah Darfur, Sudan. Serangan ini merupakan bagian dari pertempuran antarsuku di Sudan. "Mereka datang menggunakan Land Cruiser yang digunakan membakar 30 rumah dan menewaskan 53 orang," kata seorang warga di kota El Sireaf, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (23/2). Seorang warga lainnya, yang turut terluka akibat peristiwa itu, mengkonfirmasi adanya 53 orang yang tewas. Baik warga pertama dan warga kedua yang memberi keterangan tak ingin disebutkan namanya karena khawatir dengan keselamatannya.

Warga itu juga mengatakan para penyerang mengenakan seragam milik milisi suku Rezeigat, yang merupakan pejuang dari kelompok saingan Beni Hussein. Mereka telah melakukan penyerangan di daerah pertambangan emas Jebel Amir, negara bagian Darfur Utara sejak Januari lalu. "Kami berada di pemakaman mengubur orang-orang ini," kata warga tersebut sekaligus menambahkan keterangan bahwa dari 53 orang yang tewas terdapat dua wanita dan dua anak. Para pejabat penjaga perdamaian Uni AfrikaPBB di Darfur (UNAMID) tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar. (dtc)

Pasukan Kesultanan Sulu Duduki Sabah SABAH (HK) — Pasukan Malaysia terus bersiap menghadapi kemungkinan bentrok dengan pengikut Kesultanan Sulu yang saat ini menduduki wilayah Sabah. Meskipun negosiasi masih terus dilakukan hingga saat ini. Sudah hampir dua pekan sekitar 150 pengikut Kesultanan Sulu menduduki wilayah Lahad Datu, Sabah. Mereka bersikeras wilayah tersebut masih masuk dalam wilayah Kesultanan Sulu yang berpusat di wilayah selatan Filipina. Deputi Perdana Menteri Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yassin yang mengunjungi Sabah mengatakan, Pemerintah Malaysia masih terus berjaga-jaga di wilayah Lahad Datu. Pendekatan hatihati merupakan bentuk bukti dari kemampuan pemerintah untuk menghadapi situasi apapun. "Pemerintah saat ini berupaya keras untuk men-

gatasi permasalahan sensitif ini dengan cara damai. Rakyat bisa melihat langsung bagaimana kami menangani masalah," ujar Muhyiddin, seperti dikutip The Star, Minggu (24/2). "Insiden ini akan menimbulkan akibat luas di Sabah bila terjadi yang buruk," imbuhnya. Keadaan di Sabah memanas setelah sekitar 100 warga Sulu menduduki wilayah tersebut yang diklaim sebagai hak milik mereka. Secara historis wilayah Sabah memang sempat berada di bawah kekuasaan Kesultanan Sulu sebelum Inggris memberikannya ke Malaysia. Pemerintah Malaysia pun

AP

PEREBUTAN WILAYAH — Konflik perebutan wilayah antara Malaysia dengan pasukan Sulu Filipina semakin memanas. Kini polisi Malaysia siap hadapi pihak pengikut Kesultanan Sulu jika penyelesaian secara damai tidak digubris.

memberikan tenggat waktu hingga Minggu (24/2) kemarin kepada warga Sulu untuk angkat kaki dari wilayah Sabah. Malaysia tidak segansegan menggunakan kekerasan untuk mengusir warga

Sulu apabila mereka tidak juga pergi setelah tenggat waktu itu terlewati. Kapal perang Filipina berpatroli di sekitar perairan Kepulauan Sulu yang hanya berjarak setengah jam per-

jalanan dari wilayah Sabah. Kapal perang dikerahkan untuk menjaga keamanan di wilayah perbatasan supaya konflik di Sabah tidak merembet dan menjadi makin besar.(oke)

Daging Bakso Babi Beredar di Samarinda SAMARINDA (HK) — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengimbau umat muslim di Samarinda sementara menghentikan konsumsi bakso. Imbauan itu ke luar pasca temuan kasus beredarnya daging babi di 2 pasar di Samarinda. Sebelumnya, Jumat (22/2) lalu, Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail menyampaikan hasil uji laboratorium dari sidak yang digelar 13 Februari 2013 lalu di Pasar Induk Segiri Samarinda. Dari sampel daging di 8 penggilingan daging dan 6 pedagang daging sapi, 1 penggilingan dan 4 pedagang positif menggunakan daging babi. "Saya mengimbau kepada masyarakat Samarinda, khususnya umat muslim,

mulai hari ini semuanya hentikan memakan bakso sampai yakin benar bahwa yang dimakan benar-benar halal," kata Ketua MUI Kota Samarinda KH Zaini Naim, kepada wartawan, Sabtu (23/2). Zaini mengatakan, sidak Nusyirwan ke Pasar Induk Segiri, yang merupakan pasar tradisional terbesar di Samarinda, patut diapresiasi. Namun hasil sidak dan uji laboratorium harus terus ditindaklanjuti. "Saya apresiasi, Wakil Wali Kota (Nusyirwan Ismail) sudah ke lapangan. Majelis Ulama prihatin sekali dalam 3 kasus temuan yang sama setelah sebelumnya rilis LPPOM MUI Kaltim tentang bakso berbahan daging babi. Pedagang menjual daging

babi di Palaran yang diungkap kepolisian dan yang terbaru di Pasar Segiri dijual di pasar umum," ujar Zaini. Meski demikian, Zaini menggarisbawahi bahwa imbauan agar umat muslim di Samarinda menghentikan mengkonsumsi bakso tidak dalam artian mendiskreditkan pedagang bakso. "Kalau tetap ada yang mau makan, harus Ainul Yaqin, Ilmul Yaqin dan Haqul Yaqin. Siapa yang jual, beli di mana dan benar-benar yakin bahwa kita tidak akan memakan daging haram," jelas Zaini. Kepada pedagang bakso, Zaini menyerukan yakinkan masyarakat khususnya muslim bahwa produk bakso yang dijual benar-benar daging bakso dari daging sapi.(dtc)

Korut Ancam AS SEOUL (HK) — Menjelang latihan perang yang akan dilakukan Amerika Serikat (AS) dengan Korea Selatan (Korsel) Maret mendatang, Korea Utara (Korut) memberikan ancaman langsung kepada AS. Ancaman ini disampaikan melalui telefon. Menurut Kantor Berita Korut, KCNA, Ketua Delegasi Militer Korut Pak Rim-Su dikabarkan menelfon Komandan pasukan AS Jenderal James Thurman untuk menyampaikan ancaman tersebut. Ancaman yang disampaikan langsung itu, jarang sekali dilakukan Korut, khususnya kepada soerang komandan AS. "Bila pihak kalian (AS) memicu perang dengan melakukan latihan militer gabungan, pada saat yang berbahaya ini, sejak itu pula nasib kalian akan terus terancam setiap jam nya," ancam Pak Rim-su kepada Jenderal James Thurman, menurut KCNA, yang dikutip Reuters, Sabtu (23/2). "Kalian harus ingat, bahwa

AP

PASUKAN korut siap hadapi AS. memicu sebuah perang berarti memicu sebuah kehancuran luar biasa!," lanjutnya. Ancaman yang disampaikan Pak Rim-Su tersebut, dilontarkan di tengah ketegangan yang memuncak antara Korut dan Korsel. Uji coba nuklir Korut bulan lalu, menjadi pemicu ketegangan baru antara kedua negara. Latihan perang pertama yang menggunakan simulasi komputer diberi nama Key Resolve. Latihan ini diperkirakan bisa makin membuat wilayah Semenanjung Korea bergejolak. Diperkirakan latihan perang ini akan melibatkan sekira 10 ribu pasukan

Korsel dan 3.500 pasukan AS. Rencananya latihan itu akan berlangsung pada 11 hingga 25 Maret mendatang. Kemudian ada pula latihan yang dinamakan Foal Eagle yang turut melibat kekuatan darat, laut dan udara dari kedua belah pasukan sekutu. Latihan yang dimulai pada 1 Maret tersebut, melibatkan 200 ribu pasukan Korsel dan 10 ribu pasukan AS. Korea Selatan dan Korea Utara pada dasarnya masih dalam status perang setelah, konflik Perang Korea pada 1950-1953 berakhir dalam kondisi gencatan senjata. Perang itu tidak diakhiri dengan sebuah perjanjian damai.(oke)

Editor: Afrizal, Layouter: Dieky Saputra


Opini & Layanan Umum KPK di Pusaran Hukum dan Elit Partai S E B U L A N belakangan ini KPK mencatat dua gebrakan pen t i n g . S e t e l a h m e n a h a n mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq terkait dugaan kasus suap impor daging sapi, kini menetapkan Ketua Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebagai tersangka Hambalang. Menjadi catatan penting, karena Luthfi dan Anas adalah elit partai besar dan berada dalam

lingkaran elit kekuasaan. Meski demikian, langkah progresif KPK jelas menerbitkan angin segar untuk menguatkan semangat perang melawan korupsi. Namun resiko perlawanan dari elemen-elemen kekuasaan terhadap KPK dengan kewenangan ekstra itu juga bakal muncul. Perlawanan itu seperti yang selama ini sangat dirasakan lewat ane-

ka serangan balik dan upaya masif pembonsaian kewenangan KPK. Jadi harus makin disadari, jalan terjal akan selalu dihadapi KPK, karena keterkubuan masyarakat dalam dua kelompok. Pertama, yang berada di pihak perang melawan korupsi dan kedua yang mengambil posisi berseberangan karena jaringan kepen-

tingannya terusik. Tapi, keberanian KPK untuk terus melangkah di tengah gelombang tekanan, bagaimanapun patut diapresiasi. Para penyelidik, p e n y i d i k , d a n k o m is i o n e r nya membuktikan kekuatan integritasnya. Penyelesaian kasus-kas u s b e s a r, d e n g a n t i n g k a t kerugian negara yang jumbo, keterkaitan nama-nama luar biasa, dan menyentuh jantung elit partai, kita harapkan makin meneguhkan

semangat KPK dan rakyat untuk memposisikan korupsi sebagai musuh bersama. Dengan dukungan kuat rakyat kepada KPK, eksistensi lembaga tersebut dikuatkan pula secara psikologis dan sosiologis. Ekspresi kehendak rakyat sangat penting untuk menghadapi sikap elemen-elemen kekuasaan yang antiKPK. Mengapa dukungan rakyat merupakan kunci? Kita

Kreativitas dan Berpikir Cemerlang Isinya antara lain, manusia berpancasila kaffah itu sifat-sifat utama, seperti berilmu, bertanggung jawab, kreatif, dan sebagainya. Itulah salah satu optimisme tersebut. Kita dituntut kreatif. Tapi sayang, hal itu sering diganggu oleh realitas yang penuh dengan berbagai kontroversi. Lihat saja, banyak jalan yang rusak, karena selokan-selokannya tidak berfungsi. Tapi insiatif tidak ada sama sekali. Saat ini, banyak sekolah, perguruan tinggi tidak terkecuali Batam berhasil mengukir karya hebat yang mencengangkan Asia, bahkan mungkin dunia. Lihat Politeknik Batam dan SMK-SMK yang telah membuktikan hal itu. Terus, bagaimana dengan pendidikan dan pengajaran? Kita tidak boleh menganggap remeh kenyataan yang memberi petunjuk bahwa faktor kreativitas khususnya di bidang pengajaran, belum mendapat tempat yang layak dalam perencanaan interaksi guru dengan siswa. “ Memang tidak semua demikian “. Kita masih terjebak oleh sistem warisan politik zaman kolonial. Pelajaran cukup dibacakan. Kadang-ka/ dang mungkin memberikan soal-soal harian, bahkan ujian sekolah cukup dengan mengubah kalimat-kalimat pernyataan dari buku menjadi kalimat recalling dalam ujian sekolah. Kreavitas Kita sering mendengar kata 'kreasi'. Seperti kreasi pemahat K, kreasi desainer B. Dengan tajam kreasi dapat diartikan dengan “ ciptaan “. Jadi kreativitas dapat kita terjemahkan dengan “daya cipta “. Untuk mendefinisikan kreativitas itu, kita harus menentukan dulu dari segi atau sudut pandang mana persoalan itu harus kita tinjau. Kreativitas dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Kreativitas satrawan, pelukis, penyair, pemahat, arsitek, dan lain-lain, pasti tentu berbeda satu sama lain. Seniman cendurng menciptakan dan melahirkan hasil karya-karyanya di bidang kesu sasteraan, seni, lukis, seni musik. Bagi masyarakat yang suka membaca kamus sependapat kreativitas itu ialah kesanggupan untuk menemukan sesuatu yang baru dengan jalan mempergunakan daya khayal, fantasi atau imajinasi”. Dari sisi sifat, kreativitas itu adalah originality dan kemampuan untuk membuat penilaian-penilaian yang logis. Kreativitas juga dapat dimaknai, sebuah kemampuan untuk menemukan cara-cara baru dari sebuah persoalan ilmu pengetahuan, seni sastra atau seni-seni lainnya yang mengandung suatu hasil atau pendekatan yang sama sekali baru bagi yang bersangkutan, meskipun untuk orang lain merupakan hal yang tidak begitu asing lagi. Jika diperjelas lagi bahwa kreativitas merupakan suatu proses dari perubahan sama sekali baru. Terkait dengan kepentingan pendidikan atau pendidikan dan pengajaran yang kreatif ialah bahwa setiap usaha pendidikan dan pengajaran menguta-

MENGHADAPI dunia modern seolah-olah kita diombangambingkan antara cemas dan harapan, pesimisme yang kejam dan optimisme yang penuh dengan harapan. Apalagi kita digugah dengan pidato penuh optimisme para pejabat yang mengingatkan pada tujuan akhir dari pendidikan.

Oleh: Drs. Ishak Abbas Kepala Sekolah SMPN 35 Batam.

Akibatnya adalah makan kreativitas itu harus me“stagnasi” yang menjurus ke nyediakan suatu lingkungan keadaan statis dan tempat mendidik / belajar diakhirnya macet dalam mana setiap individu dengan berpikir dan bertindak. pandangan-pandangannya Kreativitas yang harus mendapat penghormatan / pengkita kembangkan ialah hargaan yang sama seperti yang daya (cipta) yang mula-mula diberikan kepada kelompok. timbul merangsang siswa Kreativitas harus mengubah konsep lama. Ishak Abbas kearah penyajian kembali, pemecahan kembali, “reFaktor-faktor yang telah thingking” dan “ re-discovery” yang terdahulu dikumpulkan, dipelihara lambat laun tetapi pasti, menjurus dan disistematisasikan. Lagi pula ke arah penemuan yang baru dan kreativitas itu harus mengembangtimbulnya problema baru. Proses ini kan pendidikan ke arah kekuatan penting sekali untuk menjamin teryang dinamis yang mampu mengubentuknya suatu masyarakat yang kuhkan kreativitas sebagai tujuan dinamis. Tanpa usaha kearah kreatiakhir, bukan hanya sebagai 'cara' vitas ini betul-betul akan berlaku guna mencapai tujuan yang tidak semboyan “ tidak ada sesuatu yang menentu, yang samar-samar. baru dibawah matahari kita ini”. Kreativitas yang ingin kita kemPernyataan terdahulu telah dikebangkan pada anak-anak didik kita mukakan bahwa setiap usaha pendiialah suatu kreativitas yang akan dikan dan pengajaran yang dihadapat mempersiapkan setiap indirapkan harus berhasil memerlukan vidu untuk dapat menyesuaikan diri mileu atau “lingkungan suasana” dengan alam sekitarnya, untuk dayang merupakan dorongan untuk pat memberi arti kepada perilaku memupuk memperlancar atau lebih kehidupan di dunia yang berubah melancarkan jalan proses pendidikan dengan begitu cepatnya. atau pengajaran itu. Lingkungan Telah dicontohkan diatas bahwa yang mengungtungkan itu hendaknya sistem pendidikan kita sedikit bamemiliki ciri-ciri berikut : nyak dalam tugasnya tidak begitu Diantaranya, menghargai bakat berhasil membentuk manusia kreadan kemampuan setiap anak. Pemetif, yang dapat maju seirama dengan cahan soal-soal yang dilakukan perolajunya kecepatan perubahan di birangan dan analisis individual yang dang teknologi dan sosial. Kepada berbeda-beda hendaknya dihargai. kita telah dilemparkan tudukan Hafalan-hafalan dari devinisi-devibahwa kita telah membentuk manisi hendaknya jangan dianjurkan. nusia-manusia “statis” yang harus Harus membuka kesempatan untuk menghuni dunia yang “ dinamis “. menyelidiki pengalamannya dan Beberapa waktu yang lalu, di UNImengambil keputusan yang tidak BA, wakil menteri pendidikan dan terlalu terpimpin. Dapat mengemkebudayaan memaparkan bahwa bangkan disiplin yang tinggi yang pelajar bahkan mahasiswa tidak timbul dari diri sendiri, tidak selalu mahir mengutarakan maksud yang disuruh atau diperingatkan. Hal ini ada dalam benaknya dalam bentuk dapat menghasilkan seorang pelajar kalimat baik lisan apalagi tulisan. yang memiliki pendirian sendiri yang Banyak yang bingung menentukan sehat. Siswa yang menyampaikan tema, ide pokok, gagasan utama, pertanyaan-pertanyaan yang tidak gagasan tambahan dan lain-lain. terlalu jadul atau octodoks dan kaSelama ini masyarakat pelajar seodang-kadang saling mengolokkan lah-olah didoktrin dengan ilmu eksak, hendaknya jangan lekas disalahkan. sedikit aspek moral, apalagi agama. Jika dapat hendaknya kita mePadahal, agama, moral, budi pengusahakan supaya syarat-syarat ini kerti, seni, seni budaya dan unsurterpenuhi agar keluhan-keluhan, unsur sosial lainnya adalah penetrarasa putus asa dan kekecewaan lisasi terhadap sikap, akhlak, perilainnya yang dialamatkan kepada laku untuk masyarakat pelajar. kaum pendidik atau pengajar akan Untuk sebagian tuduhan bahwa kita dapat ditiadakan. Khususnya dalam telah membentuk manusia-manusia taraf permulaan, dari SD hendaknya statis yang harus menghuni dunia kreativitas ini dipupuk sebaik-baikyang dinamis ada benarnya juga. nya agar kelas-kelas lanjutannya Untuk sebagian, kebenaran tuduhan sudah menjadi sedikit banyak kebiaini disebabkan oleh kita, kaum guru saan yang baik. telah terlanjur terlalu meletakkan Bagaimanakah guru dapat metitik berat kepada “penimbunan ngetahui sejauh mana seorang siswa fakta-fakta” dan melupakan “ bememiliki “bakat” untuk bekerja lajar berpikir “.

secara kreatif ? Mungkin saja diantara siswa suatu kelas terdapat banyak yang berbakat, soalnya ialah bagaimana menemukan dan mengembangkan bakat itu.Kita tidak akan mampu membeda-bedakan antara siswa yang kreatif dengan siswa yang mampu menerapkan dan memproduksi informasi-informasi yang diserapnya secara tradisional melalui “tes intelegensi”. Berpikir kreatif dalam bidang pendidikan harus dibandingkan dengan jenis berpikir yang terdapat dalam seni dan penemuan-penemuan. Usaha-usaha yang dijalankan adalah daya upayanya yang tidak ada kebergantungan satu dengan lainnya. Usaha itu mengandung resiko dan ketidaktentuan seperti yang dapat diharapkan, akan berakhir secara jelas dengan suatu “penemuan”. Penemuan ini layak untuk mendapat perhatian, yang berarti, apapun yang ditemukan, penemuan itu harus ada sesuatu “gunanya”, jasanya atau nilainya. Guru adalah pembangkit kreativitas. Dalam bidang pendidikan yang memegang kunci dalam pembangkitan dan pengembangan daya kreativitas ialah terutama sekali guru. Seorang guru yang ingin mengembangkan kreativitas pada anak didiknya harus terlebih dahulu berusaha supaya ia sendiri “ kreatif”. Pada umumnya guru yang kreatif itu pernah dididik oleh orang-orang kreatif dalam lingkungan yang mendukungnya. Guru-guru yang dalam mileu yang kreatif itu pernah mendapat pendidikan selama bertahuntahun, misalnya untuk membuat alat-alat pelajaran dan alat-alat peraga dari bahan seadanya atau bahan-bahan bekas. Guru –guru digembleng ketetapan hatinya sehingga memiliki rasa yakin dan tekad yang kuat. Guru-guru semacam itu pasti akan kreatif dan akan mampu membangkitkan dan mengembangkan daya kreatif dimanapun mereka bertugas. Dalam upaya pelatihan sertifikasi guru, gurupun dianjurkan menggunakan alat peraga sederhana, tetapi penuh dengan pengembangan kreativitas. Kita diminta mengembangkan kreativitas berpikir. Proses belajar dan mengajar, jika dilakukan dengan baik, tidak setengah hati, pada hakikatnya adalah kreatif. Guru-guru selalu mengomunikasikan ide-ide lama dan ide-ide baru dalam bentuk yang baru. Pekerjaan guru itu antara lain menggalakkan dan memberikan wawasan-wawasan kepada siswanya. Sekalipun hasil perkembangan dari pendekatan-pendekatan baru, metode-metode baru dan gagasan-gagasan baru tidak dapat diukur dengan seksama, namun tidak dapt disangkal lagi, bahwa guru yang kreatif itu jauh melebihi para ilmuan “penghimpun ilmu” di bidang lain. Kurikulum 2013 telah didepan mata. Apakah segala macam keunggulan dari kurikulum tersebut dapat menuntun dan mengarahkan kreativitas guru dan siswa dalam mencerdaskan siswanya ? sama-sama kita tunggu gaung dan kiprahnya.***

5

Senin, 25 Februari 2013 tahu, sebagian elit politik dan kekuasaan yang anti KPK tak berhenti bermanuver melemahkan KPK dengan berbagai pintu masuk. Salah satunya yang kita saksikan bebebraopa waktu lalu terjadi ketidaksinkronnya KPK dengan Polri soal kasus Simulator SIM yang melibatkan Irjen Djoko Susilo. Ini menunjukkan KPK menghadapi "gangguan" dari institusi yang idealnya menjadi mitra dalam memerangi kejahatan luar biasa itu. Namun demikian, para anti KPK itu seharusnya membuka mata bahwa rakyat sangat membutuhkan

KPK!. Nah sekarang, kembali ke kasus Luthfi dan Anas. Apakah pemeriksaan kedua tersangka ini bakal membuka lebih luas lagi keterkaitan penyimpangan uang n e g a r a i t u u n t u k m en y e n tuh figur-figur lebih kuat? Pastilah Anas dan Luthfi tidak akan mau menjadi "korban" sendiri. Jika itu yang terjadi, kasus impor sapi dan skandal Hambalang akan menjadi medan buka-bukaan atau tarik-menarik kepentingan lewat kekuatan bargaining position. KPK berada di tengah medan: proses hukum dan pertarungan elit politik.***

C akap B ijak "MENGHORMATI hak-hak orang lain berarti perdamaian"

Benito Juarez

"DUDUK dan tulislah apa yang kamu pikirkan, buka diri untuk memikirkan apa yang harus kamu tulis"

William Cobbett

M en yan yah eny any

Tampilkan Perempuan CUKUP mengejutkan. GuberDi dalam buku itu, penulis nur DKI Jakarta, Jokowi me- menceritakan perjalanan nunjuk seorang perempuan karier Sylviana saat menjabat lembut, Dr Hj Sylviana Murni sebagai Kepala Dinas Pen,SH,M.Si, sebagai pedidikan Dasar (Diknas) DKI jabat pelaksana Jakarta hingga menjabat tugas (Plt) Kepala sebagai Wali Kota Jakarta Pusat kala itu. Satuan Polisi PaSylviana adalah ismong Praja (PP). tri dari Gde Sardjana Siapa Sylviana? dan memiliki dua Perempuan putra. Dari segi kelahiran Japendidikan, sekarta, 11 Oktelah lulus dari tober 55 taSMP 44 Jakarta hun lalu ini, dan SMA 12 Jaadalah pekarta, dia melanraih gelar Eddy Supriatna jutkan studinya N o n e Wartawan Haluan Kepri di S1 Fakultas Jakarta Hukum Univertahun 1981. Lantas dia berkarier sitas Jayabaya, Jakarta, S2 di sebagai PNS sebagai staf/ Manajemen Kependudukan penatar BP-7 DKI periode Fakultas Ekonomi Universitas 1985-1987 dan berlanjut men- Indonesia (UI) dan meraih jadi Staf Biro Pembinaan Men- gelar doktor di Manajemen Pendidikan Fakultas Kepental DKI. Karier perempuan modis didikan Universitas Jakarta. Terakhir, dia menjabat seini terus meroket hingga menjadi Kepala Dinas Pendidikan bagai Asisten Pemerintahan Dasar DKI periode 2004-2008. Pemprov DKI Jakarta. Kini, Setelah itu, dia menjabat se- selain menyandang jabatan bagai Wali Kota Jakarta Pusat eselon II tersebut, Sylviana tertanggal 21 April 2008 hing- juga menjadi Plt Kasatpol PP ga tahun 2012. Dengan pres- menggantikan Effendi Anas. Jumlah Satpol PP di Jatasi ini, Sylviana merupakan wali kota perempuan pertama karta sekitar 6.000 orang. Satpol PP memiliki misi terdi Indonesia. Perjalanan kariernya sem- wujudnya tata nilai kehidupat dibukukan dengan judul pan masyarakat Jakarta yang "Pendidikan yang Memer- tenteram, tertib, aman dan dekakan" yang diluncurkan nyaman. Gubernur Jokowi tahun 2008 lalu. Buku setebal bermaksud menyulap wajah 251 halaman itu ditulis oleh Satpol PP yang terkesan galak menjadi lebih ramah.*** Saiful Anam.

√ Anas Makan Siang di Batam - Apa Mau Nyebrang ke Singapura ? √ Kasus RTLH Kundur Mengendap - Kasus Mengendap Udah Biasa kok ! REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

La y out er ahr ullazi Lay outer er:: M FFahr ahrullazi


CMYK

Meranti Zulkifli Ali Pimpin IKBM Batam Senin, 25 Februari 2013

BATAM (HK) — Ikatan Keluarga Besar Meranti (IKBM) Kota Batam resmi diketuai H Zulkifli Ali, untuk periode 2012 hingga 2017 mendatang. Pelantikan yang dilaksanakan di Hotel Pacific, Minggu (24/2) dikukuhkan oleh Bupati Meranti Drs Irwan Nasir Msi, dan disaksikan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo serta beberapa pagayuban yang ada di Batam. Bayu & Ruslan Liputan Batam

Dalam sambutannya, Zulkifli Ali menyampaikan, bahwa dipilihnya sebagai ketua IKB Meranti periode 2012 hingga 2017 mendatang, ia bertekad akan mengembangkan dan memajukan organisasi ini di Batam. Zulkifli berjanji, IKB Meranti dalam masa kepemimpiannya, tidak akan menerima bantuan dari anggaran APBD Batam. Dan diperlukan semua dukungan dari warga Meranti yang ada di Batam, agar organisasi ini berjalan dengan baik. "Saya mengucapkan rasa terima kasih kepada pak Bupati yang mau hadir di sini, Wagub Kepri, jajaran Pemko Batam dan semua lapisan masyarakat Meranti yang ada di sini. Insya Allah saya akan kembangkan dan majukan IKB Meranti ini," singkat Zulkifli. Sementara itu, Bupati Meranti, Drs Irwan Nasir Msi dalam sambutannya meng-

ungkapkan, IKB Meranti sekiranya dapat membantu warga Meranti yang ada di Batam. Tidak dipungkiri, banyak warganya yang merantau dan bekerja di Batam. Dikatakannya, sejak berdirinya Kabupaten Meranti 3 tahun lalu, masyarakatnya sudah mandiri. Untuk tingkat pengangguran, sudah berkurang di Kabupaten Meranti. "Kita patut berbangga, karena setelah Kabupaten Meranti mandiri, tingkat perekonomiannya sudah meningkat. Angka pengangguran di Meranti sudah berkurang. Saat ini, APBD Kabupaten Meranti sudah capai Rp1,4 triliun," kata Irwan. Lebih jauh Irwan menjelaskan, Kabupaten Meranti sangat erat hubungannya dengan Provinsi Kepri, terutama Batam dan Tanjungbalai Karimun. "Daerah kita memang memiliki ikatan yang erat dengan Provinsi Kepri. Dan tidak dipungkiri, tidak sedikit masyarakat Meranti yang merantau ke Batam dan juga

Tanjungbalai Karimun untuk mencari lapangan pekerjaan," paparnya. Dengan adanya IKB Meranti di Batam ini, setidaknya masyarakat Meranti bisa membantu pembangunan di Batam. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Meranti juga siap membantu perkembangan pembangunan di Provinsi Kepri. "Saya menitipkan kepada Pemerintah Provinsi Kepri, agar memperhatikan warga Meranti yang ada di sini. Saya mengharapkan kepada warga Meranti, agar dapat bekerja sama dengan Pemerintahan Provinsi Kepri," ujar Irwan. Dia menambahkan, saat ini, Kabupaten Meranti sedang giat-giatnya melakukan pembangunan. Tahun 2012 lalu, tercatat perkembangan perekonomian telah mencapai 84 persen dan paling tertinggi di Propinsi Riau. Untuk itu, Pemkab Meranti membuka pintu selabar-lebarnya kepada para investor yang ingin melakukan investasi, baik dari investor lokal maupun asing. Irwan menambahkan, pesatnya perkembangan di Kabupaten Meranti, dijamin pasti untung bagi kalangan investor yang ingin berinvestasi. "Saat ini, kami sedang giat-giatnya melakukan pembangunan. Siapa saja boleh investasi di Meranti. Saya jamin, para investor yang menanam saham disana, akan mendapatkan keuntungan," ujarnya.

6

RUSLAN / HALUAN KEPRI

SALAM KOMPAK — Bupati Meranti Irwan Nasir Msi, Wagub Kepri Soerya Reseptiono dan Ketua IKBM Batam H Zulkifli Ali, melakukan salam komando usai pelantikan Ketua IKBM Batam beserta pengurus di Ball Room Hotel Pacific, Batam, Minggu (24/2). Dijelaskan, saat ini terdapat beberapa kemajuan yang tengah dilakukan Pemkab Meranti. Seperti, pembangunan pelabuhan ferry internasional, pembangunan Pasar Induk berkonsep regional yang bisa melayani beberapa daerah, seperti Dumai, Bengkalis dan daerah lainnya, pembangunan jembatan, listrik air dan lainnya. "Dengan bertambah majunya Meranti, saya mengharapkan kepada warga Meranti di Batam, untuk tidak malu

mengucapkan kalau dia berasal dari Meranti," pungkas Irwan. Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo mengucapkan selamat atas pengukuhan kepengurusan IKB Meranti masa periode 2012 hingga 2017 mendatang, semoga kepengurus yang baru bisa menyalurkan aspirasi warga Meranti. "Banyak warga Meranti yang datang ke Batam sukses menjadi pengusaha dan juga pebisnis," ungkap Soerya. Untuk itu, Soerya meng-

imbau kepada warga Meranti yang ada di Batam, agar jangan lupa akan kampung halamannya, serta beradaptasilah pada lingkungannya. "Dua prinsip yang bisa mambuat kita maju. Pertama, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Artinya, beradaptasi dengan lingkungan setempat. Yang kedua, dimana pun kita berada, jangan lupa dengan budaya dan leluhur kita," ucap Soerya. Pada acara tersebut, tampak hadir sejumlah pejabat

Pemprov Kepri, salah satunya Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, jajaran SKPD dari Pemko Batam, unsur SKPD Pemkab Meranti, Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono. Sejumlah pengusaha dari Apindo Meranti dan para pengusaha perkapalan dari Indonesian Nation a l S h i p o w n e r s A ss oc i a tion (INSA) Batam juga terlihat hadir dalam acara pelantikan ketua dan pengurus IKMB. ***

Komisi I Dukung Kebijakan BPN Meranti

dalam menerbitkan Sertifikat Prona tersebut. Tujuannya, agar tidak salah sasaran Konflik kepemilikan lahan memang menjadi salah satu kasus yang sangat rawan menimpa masyarakat miskin di pedesaan. Menurut Dedy, dengan kondisi ekonomi yang lemah dan tingkat pengetahuan yang tidak memadai terhadap aturan hukum kepemilikan tanah, menyebabkan masyarakat di pedesaan cendrung enggan mengurus sertifikat kepemilikan tanah.

Dengan terus berkembangnya Meranti, ke depan persoalan sengketa kepemilikan tahan di berbagai pelosok pedesaan akan dapat diminimalisir. Lebih jauh dijelaskan Dedy, perlu langkah-langkah konkrit dalam menyelamatkan mau pun menjaga hakhak masyarakat miskin terhadap kepemilikan tanah secara yuridis formal. Tujuannya jangan sampai terjebak atau disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk

mengambil keuntungan. "Kita harapkan penerima Sertifikat Prona ini benarbenar orang yang berhak. Untuk itu, verfikasi data penerima sertifikat prona ini harus benar-berar valid. Jangan sampai ada orang yang tak berhak, tapi justru menerima prona gratis. Dan kita minta BPN benar-benar komitmen, tak ada pungutan sepeserpun terkait pengurusan Sertifikat Prona untuk masyarakat miskin ini," terang Dedy.(rus)

SELATPANJANG (HK)— Kebijakan Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kepulauan Meranti menerbitkan 2.500 parsil Sertifikat Prona untuk masyarakat miskin (gress root) di berbagai pelosok pedesaan mendapat dukungan Komisi I DPRD Meranti. Dengan dikeluarkannya Sertifikat Prona untuk masyarakat miskin tersebut di-

harapkan mampu memberikan jaminan kepemilikan yang sah secara hukum terhadap hak-hak kepemilikan tanah bagi masyrakat miskin di pedesaan. Untuk itu, Komisi I DRPD Meranti berharap agar proses pengajuan Sertikat Prona ini harus benar-benar bersih dari kebijakan-kebijakan yang menyimpang dan menyisakan celah terjadinya mani-

pulasi data penerima. Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Meranti Dedy Putra SHi menegaskan hal ini, Minggu (24/2) menyikapi kemungkinan adanya manipulasi data penerima prona kepada pihak-pihak yang dinilai tidak layak untuk mendaptkan prona gratis. "Kita sambut positif terobosan kebijakan Kantor Badan Pertahanan Meranti un-

tuk memberikan 2.500 parsil Sertifikat Prona pada masyarakat miskin. Ini merupakan satu langkah konkrit untuk menjamin hak-hak kepemilikan tanah bagi masyarakat kecil di pedsaan," ujar Dedy. Untuk itu, kata Dedy, komisi I meminta agar Pemkab Meranti turut memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan ini. Dan komisi I siap mengawal upaya BPN

Sumbar-Riau

4 Mahasiswa Tenggelam di Laut Kepri Satu Tewas PEKANBARU (HK) — Empat mahasiswa yang tengah berenang di pantai Trikora, Pulau Bintan, Provinsi Kepri digulung ombak. Akibat kejadian ini, seorang mahasiswi tewas. Para mahasiswa ini, Sabtu (23/2) sore berenang di Pantai Trikora yang merupakan objek wisata di Pulau Bintan. Mereka berenang menggunakan pelampung.

Informasi yang dihimpun, para mahasiswa ini berenang ke tengah laut. Begitu sampai di tengah, seorang mahasiswi merasa letih dan lemas. Lantas teman-temannya men-

coba memberikan pertolongan untuk segera dibawa ke pantai. Namun sayang nyawanya tak terselamatkan. Menurut Jamal (35) warga Pantai Trikora, saat ditemukan di pantai, satu orang sudah dalam kondisi tewas. Sedangkan 2 mahasiswa lainnya dalam keadaan pingsan, satu lagi masih bisa diajak berbicara. "Tadi jenazahnya diantar warga dengan ambulans dibungkus dengan tikar," kata

Jamal. Kini jenazah mahasiswi itu berada di RSUD Tanjungpinang, sedangkan 3 mahasiswa lainnya di RSUD Pemprov Kepri. Korban meninggal dunia mahasiswi bernama Evi (23) dengan ciri ciri badan kecil rambut sebahu. Sedangkan Aci, mahasiswi yang berasal dari Dumai, kini dirawat di rumah sakit. Dua orang mahasiswa laki-laki, Prabowo (23) dan Abu Bakar (23) kini juga dirawat di rumah sakit. (dtc)

Wagubri: Mari Pererat Persaudaraan SMO

PENAMBANG EMAS — Bocah - bocah dari Ganting Hilir, Kenagarian Muaro, Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat asik dengan aktivitasnya sebagai penambang emas. Mereka seakan tidak memperdulikan pendidikan.

Impian Bocah-bocah Pendulang Emas SIJUNJUNG (HK) — Rian, salah seorang anak yang masih berumur 12 tahun rela mengubur angan-angan untuk belajar di Sekolah Dasar. Ia lebih memilih mendulang emas (menampung emas) dari pada bersekolah. Demi impian dan niatnya yang cukup besar untuk membahagiakan kedua orang tuannya, ia rela mengorbankan masa depannya. Rian sudah berhenti sekolah semenjak menduduki bangku kelas 5 Sekolah Dasar. "Sekolah belum tentu pasti. Lebih baik yang pasti-pasti saja. Kalau mendulang emas, dapat pagi bisa dijual sore. Pendapatannya juga cukup besar," kata Rian dengan lugunya.

Rian tinggal dengan keluarganya di Ganting Hilir, Kenagarian Muaro. Setiap hari dia mencoba melawan arus Sungai untuk mencari emas di tempat-tempat penambangan emas. Ia bisa meraup rezeki sehari antara Rp30.000 - Rp100.000. Pendapatan yangcukup besar itulah yang menjadi motivasi Rian untuk melupakan bangku sekolahnya. Besarnya resiko mendulang emas tidak dihiraukan lagi. Adalagi Egi, seorang anak berambut pirang yang masih berumur 11 tahun ini tinggal di Padang Laweh, Kecamatan Koto VII. Keputusan yang diambil Egi tidak jauh berbeda dengan yang

dialami Rian. Namun, ia mengambil jalan ini karena ia ingin punya sepeda motor. Kalau ia sekolah, hanya akan menghabiskan uang. "Kalau sekolah menghabiskan uang. Kalau mendulang kita dapat uang. Nanti kita bisa membeli motor," kata Egi. Ini hanya beberapa orang anak kecil yang masih lugu mengambil keputusan yang dapat menjadi pelajaran untuk anak-anak lainnya. Program yang menjadi andalan Departemen Pendidikan Nasional ini tidak dihiraukan lagi demi mencari penghidupan yang lebih menjanjikan, meskipun hanya untuk sesaat.(smo)

CMYK

Hadiri Cap Go Meh PEKANBARU (HK) — Perayaan Cap Go Meh di Kampung Tionghoa Jalan Karet Pekanbaru, Sabtu (23/2) malam berlangsung meriah dan semarak. Acara itu dihadiri ribuan warga Tionghoa berbaur dengan masyarakat Melayu yang ingin menyaksikan Perayaan Cap Gomeh . Turut Hadir di Perayaan Cap Go Meh yang merupakan Hari Penutup Hari Raya Imlek 2564 5i Kampung Tionghoa Pekanbaru , Wakil Gubernur Riau HR mambang Mit, tokoh masyarakat Riau H Tennas Effendi, Ketua Persatuan masyarakat Islam Tionghoa Indonesia H Anton Medan, serta para tokoh masyarakat Tionghoa dan Ketua Organisasi masyarakat Tionghoa di Pekanbaru. Ketua Panitia Perayaan Cap Go Meh ,Katijo menjelaskan perayaan digelar untuk menyambut malam cap gomeh yang merupakan salah satu budaya dan tradisi masyarakat Tionghoa yakni se-

bagai penutup perayaan imlek, dengan harapan akan dapat menyatukan visi Pekanbaru dan meningkatkan persaudaraan sebagai bagian komponen masyarakat Pekanbaru. Wagubri, HR Mambang Mit dalam sambutannya mengatakan Riau terdiri banyak suku dan budaya serta etnis, tapi dalam payung budaya Melayu yakni dimana bumi dipijak, di sana langit dijunjung. Oleh karenanya Riau tetap aman, dan kondusif. "Untuk itu kita harus jaga persatuan dan kesatuan serta keharmonisan yang sudah terbangun selama ini sehingga bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan di Riau," terang Mambang Mit. Warga Tionghoa juga telah berperan dalam pembangun pertumbuhan ekonomi Riau yang tinggi. "Mari kita mempererat pesaudaraan kita, meski berbeda-beda suku dan etnis, namun tetap satu .Perbedaan itu dimanfaatkan untuk memajukan Riau lebih baik ke-

depan," ujar Mambang Mit. Sementara tokoh masyarakat Riau Tennas Effendi dalam pengarahannya mengatakan ada 32 paguyuban masyarakat di Riau namun dengan kesadaran mereka hidup

rukun, saling hormat menghormati dengan santun tinggi . "Kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan yang tentram dan damai, harus dikembangkan dan dilestarikan.(rtk)

Dua Pelaku Sodomi Ditangkap PEKANBARU (HK) — Jajaran Polresta Pekanbaru berhasil menangkap dua tersangka pelaku sodomi terhadap sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) di dua tempat dan waktu yang berbeda. Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar melalui Kasat Reskrim Arief Fajar kepada wartawan, Jumat (22/2) mengakui pihaknya kini tengah menangani dua kasus pencabulan sodomi dengan tersangka masing-

masing JK (20) dan MY (35). "Kedua kasus ini berawal dari laporan keluarga korban yang anaknya menjadi korban pencabulan. Kedua pelaku kini telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut," ungkapnya. Arief Fajar menambahkan, kedua tersangka ini masing-masing ditangkap atas kasus pencabulan terhadap dua murid SD di waktu dan tempat yang berbeda. (rtk)


Sambungan Dari Halaman 1

Anas Makan 13.00 WIB, Minggu (24/2). "Ya iyalah. Emang mau ngapain doi? Orang hidupnya tinggal hitung hari berujung di Monas! Hehe," sahut pemilik akun @SiBinokiYo, pada jam yang sama. Informasi yang dihimpun Haluan Kepri, Anas Urbaningrum terbang ke Batam dengan pesawat Garuda Indonesia GA 0152 pukul 09.00 WIB dari Jakarta dan mendarat sekitar pukul 10.15 WIB di Bandara Hang Nadim, Batam. Menurut salah seorang petugas salah satu konter maskapai di Bandara Hang Nadim, Anas tidak sendirian. Bersama Anas terlihat seorang anak perempuan berusia sekitar 7 tahun. "Orang yang mirip sekali Pak Anas itu bersama anak perempuan berusia tujuh tahunan," tutur sumber yang minta namanya tidak ditulis di koran. Sementara itu, sumber lain mengatakan, ia melihat Anas Urbaningrum di lobi bandara. Selain Anas, ia juga melihat dua orang pria diduga sebagai pengawal. "Dia (Anas, red) terlihat menyalami seorang pria paruh baya. Saya berada di samping pria yang disalami Anas itu," kata Artha, sebut saja namanya begitu. Karyawan maskapai plat merah itu juga mengakui sempat menegur Anas. "Ketika saya panggil Pak Anas, dia (Anas, red) menoleh ke saya sambil tersenyum," tuturnya. Kehadiran Anas Urbaningrum menarik perhatian orang-orang yang kebetulan siang itu ada di Bandara Hang Nadim. Tak hanya petugas pengamanan BP Batam, Imigrasi, maskapai, penumpang yang baru turun dari pesawat lain pun mengaku menoleh ke Arah Anas. "Ya kaget aja lihat Anas Urbaningrum, kan dia terkenal," ucap, Andre, salah seorang penumpang Lion Air dari Jakarta. Sementara itu, soal 'penampakan' Anas Urbaningrum di Bandara Hang Nadim, dibantah Kepala Bagian Umum dan Keuangan Badara Hang Nadim Batam, Suwarso. "Tidak ada Anas Urbaningrum di Hang Nadim. Itu hanya isu saja. Tadi saya udah komunikasi ke semua pihak keamanan bandara, dua hari ini tidak ada Anas Urbaningrum di Bandara Hang Nadim," kata Suwarso saat dihubungi, kemarin.

Ditanya apakah betul Anas kembali ke Jakarta lewat ruang keberangkatan VIP Bandara Hang Nadim, Suwarso juga membantah. "Yang ada hari ini (kemarin, red) lewat ruangan VIP kita hanya Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan perwira TNI AD saja, tidak ada Anas Urbaningrum," ucapnya. Ahmad Daulay, Protokol VIP Bandara Hang Nadim mengatakan, pihaknya belum ada menerima laporan bahwa ada Anas Urbaningrum melalui VIP Bandara Hang Nadim. Menurutnya, kalau secara intitusi kemungkian melalui VIP, dirinya pasti mengetahui. Tapi kalau perorangan tidak melalui VIP, tapi melalui jalur keberangkatan biasa, ia tidak tahu. Tidak Tahu Beberapa sumber di internal Demokrat Kepri yang dikonfirmasi soal kehadiran Anas Urbaningrum, semuanya menjawab tidak tahu. Ketua DPD Partai Demokrat Kepri, Apri Sujadi mengaku baru mengatahui kalau Anas di Batam lewat situs berita portal. "Saya tahu dari berita portal," katanya dikonfirmasi, tadi malam. Terpisah, Sekretaris DPD PD Kepri, Surya Sardi mengaku juga tidak mengatahuinya. Lagian juga, kata Surya, PD sendiri tidak ada agenda, Minggu (24/2). "Mohon maaf kurang tau. Saya baru pulang dari Makassar," tulis Surya dalam pesan singkatnya. Surya menyatakan, pihaknya baru akan menggelar rapat, Senin (24/2) hari ini. Sementara itu, mantan Presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Batam, Surya Makmur Nasution juga mengaku tidak tahu. Legislator asal Partai Demokrat ini mengaku seharian dirinya berkutat dengan berbagai kegiatan, di antaranya pertemuan dengan masyarakat di Tanjunguncang, bertemu dengan alumni IAIN Sumatera Utara dan bertemu dengan pedagang kaki lima. "Maaf, abang tidak tahu," tulisnya dalam pesan singkatnya. Ketika disinggung apakah ada agenda KAHMI, Surya menyatakan tidak ada. Anas Gelar Pertemuan Setelah sempat pergi ke Batam, mantan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum kembali pulang ke rumah pribadinya di Duren Sawit. Setibanya di rumah pribad-

inya, Anas pun bakal langsung menggelar pertemuan dengan kerabatnya. Sebuah mobil yang menjadi tunggangan Anas sehari-hari, Nissan Elgran warna hitam B 1683 NKP, terlihat memasuki pelataran rumah Anas di Jalan Teluk Langsa, Duren Sawit. Memang tidak terlihat jelas siapa orang yang ada di dalam mobil itu. Kaca mobil itu terus tertutup. Begitu mobil ini masuk ke pelataran parkir, pintu gerbang pun kembali ditutup. Yang terdengar jelas hanyalah suara pengajian dari dalam rumah. Soal kepastian Anas yang sudah tiba ini sendiri disampaikan oleh salah satu koleganya. "Sudah ada di Duren Sawit, setelah ini ada pertemuan," jelas Wakil Direktur Eksekutif Bidang Pembinaan SDM Partai Demokrat, M Rahmad saat dihubungi, kemarin. Sementara itu, Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat (PD) Toto Riyanto menyatakan bahwa dengan berhentinya Anas Urbaningrum maka untuk sementara tugas-tugas DPP dijalankan dua Wakil Ketua Umum, Sekjen, dan Direktur Eksekutif. Hal itu disampaikan di Puri Cikeas Indah, Bogor, Minggu dini hari, seusai pertemuan Majelis Tinggi yang berlangsung tertutup. Namun, kata Toto, dalam pelaksanaan tugasnya mereka berkonsultasi dengan Ketua Majelis Tinggi. Disampaikan pula bahwa Partai Demokrat belum menerima surat resmi dari Anas Urbaningrum sesuai dengan etika dan tata administrasi yang biasa berlaku di organisasi. "Ketua Majelis Tinggi sudah mendengar keterangan pers saudara Anas Urbaningrum sekaligus pernyataan berhenti dari Ketum PD. Meskipun demikian, baik Dewan Pembina maupun Dewan Kehormatan belum menerima surat resmi pengunduran diri dari yang bersangkutan sesuai dengan etika dan tata administrasi yang biasa berlaku di sebuah organisasi," katanya menjelaskan. Terkait dengan kasus hukum yang dihadapi oleh Anas Urbaningrum, tambah dia, keluarga besar Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya kepada hukum yang berlaku demi keadilan. (dtc/rol)

dengan menjadi sumando orang Minang. Kalau di rumah, istri saya suka memasak masakan Padang. Kalau dicampur dengan masakan Jawa, tentunya jadi masakan campur sari," tutur Soerya sambil tersenyum. Batam memiliki multietnis. Untuk itu, kata Soerya, warga Minang harus bisa bahu membahu bersama suku bangsa lain mengisi pembangunan. Soal perbedaan, Soerya menekankan bahwa perbedaan itu justru harus dilihat sebagai karunia. Perbedaan juga bisa menambah spirit, motivasi untuk memajukan bangsa ini. Ketua Dewan Pembina IKMB Kota Batam, Ahmad Zulkani mengatakan, keberadaan warga Minang selama ini di Kota Batam sudah mengambil peran yang sangat besar dalam berbagai bidang pembangunan. Peran tersebut selanjutnya bakal terus ditingkatkan lagi, guna mempercepat roda pembangunan Kota Batam. "Peran serta aktif warga Minang di Kota Batam maupun Kepri selama ini bukan hanya di bidang perdagangan, tapi di bidang lain di antaranya perbankan, akademisi, kesehatan, pendidikan, trasportasi, telekomunikasi dan bidang lainnya. Nah, kita ingin peran tersebut lebih ditingkatkan tentu saja bersinergi baik dengan Pemko Batam maupun Pemprov Kepri," ujar Ahmad Zulkani.

"Alhamdulillah, semua dokumen yang menjadi persyaratan untuk terbentuknya sebuah organisasi sosial sudah kita miliki dan teregistrasi," kata Zulkani. Diterangkannya, untuk persyaratan legalitas dokumen sebuah organisasi sosial, IKMB sudah memenuhi ketentuan pemerintah. Di antaranya, dari Badang Kesbangpol Pemko Batam sudah keluar Jumat (22/2) lalu. Sebelumnya, untuk dokumen notaris sudah terdaftar 8 Oktober 2012, dan dokumen dari Pengadilan Negeri(PN) Batam terbit 13 Desember 2012. Pembentukan IKMB bertujuan untuk memperjuangkan dan menpersatukan seluruh masyarakat perantau Minang yang ada di Kota Batam dalam bidang sosial. Sehingga, akan lebih mempererat tali silaturahmi, persatuan dan kesatuan sesama perantau asal Sumbar. "Kita tidak akan berseberangan dengan oraganisasi Minang, OKP maupun ormas Minang di Kota Batam yang sudah ada. Karena, kita organisasi sosial masyarakat dan tidak berpolitik praktis," ungkapnya. Selain itu, terang Zulkani lagi, pihaknya juga akan bekerjasama dan saling mendukung dengan segenap oraganisasi Minang yang sudah ada. Tujuannya, agar bisa lebih kompak serta selalu bersinergi untuk membesarkan orang Minang yang memiliki potensi dan membangun Kota Batam ini. (vnr)

Dari Halaman 1

Gubernur Sumbar Turut hadir juga dalam acara tersebut Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, serta sejumlah pejabat Pemprov Kepri dan Pemko Batam.Gubernur Sumatera Barat yang bergelar Datuak Rajo Bandaro Basa, dalam sambutannya mengaku sangat senang dan bangga atas kekompakan yang ditunjukkan perantau masyarakat Minang di Kota Batam. Karena, mereka masih berpegang teguh pada prinsip adat leluhur Minang, yang terkenal beradat dan memiliki akidah, meskipun jauh dari tanah kelahirannya. "Saya bangga dengan orang Sumatera Barat yang dirantau Batam ini," kata Irwan Prayitno. Senada juga disampaikan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo. Dalam sambutannya, ia mengimbau agar warga perantau dari Sumatera Barat yang di Batam maupun Kepri, tidak melupakan adat leluhur. Namun, warga perantau Sumatera Barat juga diminta menjalin persaudaraan yang erat dengan perantau lainnya. "Peribahasa mengatakan, dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Artinya, kita harus tetap mengedepankan kebersamaan di tempat kita tinggal sekarang dan tempat kita berusaha. Tapi, warga perantau juga jangan melupakan adat istiadat daerah asal mereka," pesan Soerya. Soerya mengaku sangat bangga

Dari Halaman 1

Kasus RTLH Harimurti, ketika ditanya soal kasus RTLH 2011 menjawab bahwa dirinya tidak lagi menjabat sebagai Kacabjari Tanjungbatu. Ia menyarankan mengkonfirmasi soal kasus tersebut kepada Kacabjari yang baru, Amri. Begitu juga saat ditanya apa alasannya kenapa sampai sekarang Jasni dan Jefrizal tidak ditahan, lagi-lagi dirinya menyarankan untuk menghubungi Kacabjari yang baru saja. Ketua Komisi A DPRD Karimun Jamaluddin menilai sikap bungkam mantan Kacabjari Tanjungbatu tersebut wajar menjadi pertanyaan besar warga Karimun. Soalnya, kasus tersebut sudah lama diproses. Bahkan penyidik Cabjari Tanjungbatu menetapkan tersangkanya. "Kalau pihak Cabjari Tanjungbatu sudah menetapkan tersangka, berarti sudah ada bukti-bukti yang kuat untuk menyeret tersangkanya. Tapi kalau hingga sekarang tidak ada juga kejelasan dalam kasus itu, tentu saja masyarakat

Senin, 25 Februari 2013

jadi bertanya-tanya ada apa dengan kasus tersebut," kata Jamaluddin, Minggu (24/2). Ia meminta kepada pihak Cabjari Tanjungbatu untuk lebih transparan dalam mengungkap kasus yang sempat menghebohkan masyarakat Kundur itu. Jika memang tidak ada kejelasan, kata Jamaluddin, maka secara tidak langsung pihak Cabjari Tanjungbatu telah melukai perasaan masyarakat Karimun. Senada dengan Jamaluddin, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kiprah Jhon Syahputra menduga ada yang sengaja ditutup-tutupi dalam kasus dugaan korupsi rehabilitasi RTLH di Kundur tahun 2011 itu. Sebab, dari hasil penyidikan Cabjari Tanjungbatu sudah jelas ada dua tersangka, namun kenapa sampai sekarang tidak ada kejelasannya. "Ketika awal kasus ini mencuat, sangat menghebohkan masyarakat Kundur khususnya dan Karimun pada umumnya. Namun, seiring

bergulirnya waktu tiba-tiba tidak ada kejelasan lagi. Kasus itu tibatiba menghilang, dan tersangkanya tidak diproses lagi. Harusnya ada keterangan resmi dari Cabjari Tanjungbatu soal perkembangan kasus itu," ucap Jhon, kemarin. Jhon menilai, sikap bungkam yang diperlihatkan mantan Kacabjari Tanjungbatu Harimurti sama saja dengan sengaja membuang badan dalam penanganan kasus itu. Apalagi, sampai melempar kasus itu kepada Kacabjari Tanjungbatu yang baru, Amri. "Makanya saya melihat ada yang tidak beres dalam kasus ini," jelasnya. Jhon meminta dengan tegas agar Cabjari Tanjungbatu bisa menyampaikan kepada masyarakat Karimun terkait perkembangan kasus itu. "Kalau memang belum ditentukan berapa kerugian negara dalam kasus RTLH itu, maka sampaikan saja. Jangan ada yang disembunyikan agar masyarakat tidak bertanya-tanya lagi," katanya. (ham)

Dari Halaman 1

Heryawan-Deddy Hitung cepat Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas menyebutkan pada pukul 15.05, pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar (Heryawan-Deddy) meraih suara 33,14 %, disusul pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (Rieke-Teten) sebanyak 27,92%. Sedangkan Dede Yusuf Macan Efendi- Lex Laksamana sementara memperoleh suara 25,23%, pasangan Irianto MS Syaifuddin-Tatang Farhanul Hakim (Irianto-Tatang) 11,81% dan Dikdik M Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib (Dikdik-Toyib) 1,89%. Sementara hasil quick count dari Indo Barometer yang ditayangkan Metro TV menunjukkan, Heryawan-Deddy sementara unggul dengan perolehan suara 31,76%, Rieke-Teten 27,97%, Dede-Lex 26,09%, Irianto-Tatang 12,18% dan Dikdik-Toyib 2,01%. Sementara suara yang masuk 84,89%. Pasangan Heryawan-Deddy juga sementara unggul menurut hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia yang ditayangkan TvOne dengan suara 33,13%, Rieke-Teten 28,00%, Dede-Lex 25,19%, IriantoTatang 25,11% dan Dikdik-Toyib 1,88%. Sementara total jumlah suara yang masuk 96.00%. Kemenangan sementara pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar juga dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar. Hingga pukul 18.30 WIB, kemarin, pasangan ini masih memimpin. Berdasarkan data ditampilkan dalam laman resmi KPU Jabar, pasangan Heryawan-Deddy memimpin dengan 454.189 suara (32,5 persen), Rieke Diah Pitaloka-

Teten Masduki (Paten) 342.426 suara (24,5 persen). Disusul dengan pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana 362.280 suara (25,6 persen), Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim (Intan) 198.190 suara (14 persen), Dikdik MA Mansyur-Cecep NS Toyib 27.530 (1,9 persen). Terkait keunggulan HeryawanDeddy versi hitung cepat, Ahmad Heryawan (Aher) mengimbau para pendukungnya untuk tidak merayakan keunggulan itu secara berlebihan. "Saya mengimbau pada tim sukses, simpatisan, dan para pendukung untuk tidak memperlihatkan kegembiraan yang berlebihan. Kemenangan kita adalah kemenangan masyarakat, karena yang menang bukan pasangan calon," kata Aher dalam konferensi pers di Bandung, Jawa Barat, kemarin. Meskipun menyatakan bahwa hasil hitung cepat biasanya mendekati kenyataan, Aher mengajak warga Jabar untuk menunggu hasil penghitungan manual oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). Dalam sebuah wawancara, Aher yakin kemenangannya ini tak akan digugat oleh empat kandidat lainnya. Sebab, sebagai incumbent, selama ini ia telah menjalani prosedur Pilkada secara fair. "Mudah-mudahan tak ada gugatan sehingga mencerminkan Pilkada Jabar yang baik dengan provinsi yang memiliki penduduk paling banyak di Indonesia. Sebagai incumbent saya tidak melakukan apapun kecuali fair," katanya. Ucapan selamat kepada AherDeddy pun mengalir dari para pasangan pesaingnya. Cagub Inde-

penden Jabar nomor urut 1, Dikdik Mulyana Arif Mansur, misalnya. Mantan Kapolda Sumatra Selatan ini langsung mendatangi dan mengucapkan selamat kepada Aher dan Deddy Mizwar di media center Hotel Papandayan, Bandung. "Saya memenuhi janji saya untuk menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat pada pemenang," kata Dikdik.Kepada Aher dan Deddy, ia menyampaikan harapannya agar menjadi pemimpin yang amanah, sesuai kehendak rakayat yang ingin Jawa Barat lebih maju. Menurutnya, ini semua baru awal. Tugas berat sudah menunggu para gubernur dan wakil yang terpilih. Dalam waktu bersamaan, pasangan Cagub dan Cawagub Dede Yusuf-Lex Laksamana juga menggelar konferensi pers dihadapan para pendukung dan simpatisannya. Dede yang sempat bersanding dengan Aher pada Pilkada Jabar sebelumnya, menerima kekalahannya dengan legowo. Ia pun tak lupa mengucapkan selamat kepada pasangan Aher-Deddy. "Kami ucapkan selamat kepada pasangan cagub dan cawagub yang menempati posisi atas. Saya minta maaf, jika dalam pemilihan ini selalu terjadi rivalitas. Saya berharap Pak Ahmad Heryawan bisa melanjutkan pembangunan dan kemakmuran bagi rakyat Jabar," katanya. Secara terpisah, Aher pun membalas ucapan selamat Dede Yusuf dengan berterimakasih atas kerjasama selama lima tahun ini di Pemerintah Provinsi Jawa Barat. "Saya berterimakasih pada Pak Dede Yusuf dan Pak Lex Laksamana," ujar Aher.(ant/kcm/vvn/rol/dtc)

ang sekelompok orang bersenjata. Dalam penyerangan yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIT itu, para penyerang juga melukai Lettu Reza. Kedua prajurit itu berasal dari Batalyon 753 Argaviratama, Nabire. Penyerangan lainnya terjadi sekitar pukul 10.30 di wilayah Sinak, Kabupaten Puncak. Menurut Jansen Simanjuntak, dalam penyerangan itu tujuh orang anggota TNI tewas, yakni Sertu Udin dan Sertu Frans yang berasal dari Koramil Sinak, serta lima anggota

lain yaitu Sertu Ramadhan, Pratu Edi, Praka Jojo, Praka Idris, dan Pratu Mustofa yang berasal dari Batalyon 753 Argaviratama Nabire yang tengah ditugaskan di Sinak. Penyerangan terjadi ketika mereka hendak mengambil alat komunikasi yang dikirim lewat pesawat di landasan perintis Sinak. Jarak antara Koramil Sinak dan landasan sekitar dua kilometer. Saat rombongan itu berada di tanjakan, mereka tiba-tiba diserang sekelompok orang sipil bersenjata. (kcm/vvn/rol)

Dari Halaman 1

SBY Inginkan Komunikasi Politik Daniel Sparingga, di Cikeas, Minggu. Daniel menuturkan, Presiden dalam arahannya juga meminta aparat di bawahnya untuk mendorong usahausaha melakukan peningkatan kesejahteraan umum sambil memelihara keamanan. Delapan anggota TNI, Kamis lalu, tewas dalam dua penyerangan berbeda di Papua. Pratu Wahyu tewas setelah dadanya ditembus peluru saat pos yang ditempatinya di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, diser-

Dari Halaman 1

The Blues kan The Blues menjadikan tiga poin sebagai target untuk memndekatkan jarak poin poin dengan City untuk menggesernya dari posisi dua klasemen. Sejak menit-menit awal laga, kedua tim tampak tak ingin menyia-nyiakan waktu. Serangan demi serangan langsung dilancarkan Manchester City dan Chelsea. Gempuran dari kedua tim bisa dibilang seimbang, datang sebagai tim tamu, tak membuat Frank Lampard dkk tampil pasif, justru tim tamu mampu meladeni serangan The Citizens. Peluang emas pertama City didapatkan di menit 18 oleh penyerang asal Argentina, Sergio Aguero yang sudah tinggal berhadapan dengan Petr Cech, tapi sayang upaya melewati Cech masih gagal dan hanya menghasilkan tendangan gawang. Menit 24 giliran anak-anak London Biru yang mengancam gawang Joe Hart dengan berbagai serangan yang dimotori Eden Hazard, Juan Mata dan Frank Lampard. Tapi barisan belakang City masih terlalu tangguh untuk dilewati. The Citizens mendapatkan kesempatan unggul di menit 40

melalui sepakan keras Pablo Zabaleta, namun sayang kesempatan emas tersebut masih mampu di hadang melalui sundulan kepala dari Gary Cahill. Tuan rumah belum putus asa, tendangan spekulasi dari luar kotak penalti dari Jack Rodwell di menit 40 masih mampu ditepis Cech, dan mengasilkan tandangan sudut. Umpan David Silva dari tendangan pojok, berhasil disundul Rodwell, tapi bola tepat jatuh di pelukan Cech. Bermain terus menyerangm mengahdirkan permainan yang sidikit keras, di menit 42, Pablo Zavaleta mendapatkan kartu kuning saat melakukan percobaan menghentikan laju dari Ashley Cole. Hingga peluit panjang menandakan berakhirnya babak pertama, skor kacamata tetap tidak berubah. Baru dua menit berjalannya babak kedua, kubu tuan rumah langsung tancap gas. Mencoba membangun serangan dari sisi kanan pertahanan Chelsea, kerajasama apik antara Yaya Toure dan David Silva yang meneruskan lewat crossing, coba dimaksimalkan Sergio Aguero dengan tendangan gunting. Namun sayang ten-

dangannya belum menemui sasaran. Menit 50, Chelsea mendapat peluang membuka keunggulan setelah Demba Ba dijatuhkan Joe Hart, sang pengadil pun menunjuk titik putih. Frank Lampard yang menjadi eksekutor, gagal mengonversi tendangan 12 pas tersebut menjadi gol karena sepakannya mampu dibaca Joe Hart. Gol yang ditunggu akhirnya tiba di menit 62, memanfaatkan umpan pendek David Silva, Yaya Toure berhasil membuat sepakan mendatar ke tiang jauh dan gagal diantisipasi Petr Cech. Tuan rumah unggul, 1-0. Hingga menit 80 kedua tim masih terus melancarkan serangan demi serangan, namun tak juga ada yang mampu mengubah skor. Lemahnya finishing akhir ditambah rapatnya pertahanan kedua tim menjadi faktor yang menyulitkan bagi kedua kubu. City berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 lewat pemain pengganti, Carlos Tevez yang masuk menggantikan Jack Rodwell lewat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti setelah menerima umpan David Silva.(glc/bbc)

"Hak asuh anaknya. Itu juga diminta Tata. Dan, sesuai hukum, anak di bawah usia 5 tahun akan ikut ibunya," tutur Bachtiar. Bachtiar juga menambahkan, Tata Janeta tidak menuntut harta

gono-gini. Bahkan, Tata tidak pernah mengeluh tidak dinafkahi oleh Elfran. "Urusan nafkah, Tata tidak mempersoalkannya. Apalagi masalah ini kan bukan soal nafkah, atau perbedaan nafkah," ujarnya. (dtc)

PPTK memberikan jawaban melalui surat tertanggal 20 Februari. Dalam dokumen yang dipegang wartawan koran ini, Rudianto mengakui telah mengambil dana insentif 64 orang tersebut. Ia juga telah membuat surat pertanggungjawaban (SPJ) yang ditekennya. Rudianto yang juga menjabat sebagai Kasubag Perencanaan Disdikpora Lingga, dalam surat itu juga menyebutkan, sebanyak Rp441,8 juta dana telah dikeluarkannya untuk keperluan di luar insentif. Ia meminta Disdikpora Lingga membayarkan dana itu. Komisi III DPRD Lingga yang terus melakukan pengawasan terkait hal ini sudah mengantongi data daftar penerima insentif yang semuanya lengkap dengan penerima insentif. "Ada indikasi pemalsuan tanda tangan di dalam daftar guru penerima insentif. Setelah kita cek ke

beberapa sekolah, ada guru yang belum menerima. Ada yang sudah menerima separoh. Tapi mereka tak pernah tanda tangan," kata Rudi Purwonugroho, beberapa awaktu lalu. Komisi III DPRD Lingga tidak bisa mentolerir keputusan yang diambil Rudianto. Menurut anggota komisi ini, keputusan yang diambil Rudianto dengan cara tidak membayarkan dana insentif kepada guru honor, penjaga sekolah/ Tata Usaha dinilai telah melanggar hukum. Menurut data yang diperoleh Haluan Kepri, dana insentif yang dialokasikan tahun 2012 (JanuariDesember) sebesar Rp409,6 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi guru non PNS daerah, Tata Usaha/ Penjaga Sekolah. Setiap guru honor atau penjaga sekolah setiap bulannya menerima insentif antara Rp450 ribu-600 ribu. (jfr)

Dari Halaman 1

Tuntut Hak Tata, Bachtiar Djalaluddin saat dihubungi lewat telepon, Minggu (24/2). Menurutnya, secara hukum Tata pasti akan mendapatkan hak asuh Janeta Amira dan Ibrahim Atharnaga Raffadean.

Dari Halaman 1

PPTK Akui dana RP441,8 juta itu. Di surat PPTK Rudianto ada perincian kemana saja dana itu dikeluarkan," ujar Rudi Purwonugroho. Dari surat klarifikasi yang dikirimkan Rudianto ke Disdikpora Lingga, diyakini dana insentif guru honor, penjaga sekolah dan Tata Usaha itu digunakannya untuk menutupi pengeluaran lain. Seperti diketahui, dana insentif 64 guru honor dan penjaga sekolah tahun 2012 telah cair. Namun, sebagian besar belum menerima insentif tersebut. Adanya penyelewengan dana insentif ini diketahui setelah Disdikpora Lingga mengirim surat klarifikasi untuk mempertanyakan pengunaan dana insentif guru kepada PPTK Rudianto. Surat Disdikpora Lingga tersebut ditandatangani Sekretaris Disdikpora, Saroha Hutagalung. Atas surat ini, Rudianto selaku

7


CMYK

Iptek

Senin, 25 Februari 2013

8

Bunga Bisa 'Bicara' dengan Listrik BRISTOL (HK) – Fakta baru yang ditemukan peneliti di University of Bristol mengungkapkan bunga terhubung dengan polinatornya tidak hanya melalui warna, bentuk, pola, dan wanginya. Bunga juga mampu 'bicara' dengan polinatornya menggunakan energi listrik potensial. Fakta ini terungkap dari hasil eksperimen yang dilakukan Daniel Robert, professor School of Biological Science, University of Bristol. Robert dan timnya menanam bunga petunia di daerah yang dilalui lebah pencari makan, kemudian mempelajari interaksi antara keduanya. Robert menjelaskan, lebah memiliki muatan positif setelah terbang untuk beberapa waktu. Tumbukan lebah dengan molekul bermuatan di udara membuatnya kehilangan elektron. Bunga secara elektrik terhubung dengan tanah, mengalirkan listrik sangat lambat dan cenderung bermuatan negatif. Peneliti mengamati lebah mendarat pada sebuah bunga. Interaksi lebah dan bunga membentuk medan listrik dan keduanya saling bertukar muatan lisrik. “Lebah dapat merasakan induksi gaya listrik,” kata Robert. “Lebah dikenal dengan keajegannya, sekali mereka mendapat makanan dari satu jenis bunga. Sekali mereka mencari makan, mereka cenderung terus datang ke satu macam bunga itu hingga

merasa apa yang didapatkan tak sebanding lagi," kata Robert. Robert juga mengatakan, binga juga secara aktif berkomunikasi, memberitahukan pada lebah bahwa pasokan makanan yang dibutuhkan akan segera tersedia. “Ini adalah sebuah interaksi yang dinamis,” jelas Robert. Hasil penelitian ini dianggap menarik oleh Thomas Seeley, Kepala Departemen Neurobiologi dan Perilaku Cornel

University. Penelitian ini membuka wawasan soal sistem indera lebah yang tak diduga eksis sebelumnya. Masih diperlukan banyak penelitian untuk menggali lebih dalam mengenai cara ‘komunikasi’ yang dilakukan oleh bunga terhadap makhluk hidup lain. Sangat mungkin terjadi perubahan medan listrik ketika bunga berinteraksi dengan manusia atau bahkan hewan lainnya seperti burung. (kcm)

'Ngupil' Sambil Mainan 'Smartphone' Berbahaya

Apa Itu 'Pemecah Gelombang' JAKARTA (HK) — Pemecah gelombang atau dikenal juga dengan Pemecah ombak (breakwater) merupakan prasarana yang dibangun berfungsi untuk memecahkan ombak atau gelombang dengan menyerap sebagian energi gelombang. Energi gelombang yang berhasil dipecahkan kemudian sampai ke pantai menjadi tidak besar. Sehingga resiko kerusakan pantai atau abrasi pantai dapat diperkecil. Selain itu, pemecah gelombang berguna untuk menenangkan gelombang di kawasan pelabuhan sehingga kapal dapat merapat lebih mudah dan cepat. Pemecah gelombang ada dua macam yaitu pemecah gelombang sambung pantai

dan pemecah gelombang lepas pantai. Tipe pemecah gelombang sambung pantai banyak digunakan pada perlindungan perairan pelabuhan. Pada tipe ini membutuhkan peninjauan terhadap karakteristik gelombang di beberapa lokasi sepanjang pemecah gelombang, seperti halnya pada perencanaan prasarana jetty atau groin. Sedangkan tipe pemecah

gelombang lepas pantai banyak digunakan untuk perlindungan pantai terhadap erosi. Prasarana ini dibuat sejajar pantai dan berada pada jarak tertentu dari garis pantai. Biasanya pada tipe pemecah gelombang lepas pantai terjadi endapan di belakang bangunan. Endapan ini menghalangi transpor sedimen sepanjang pantai.(ant)

SURREY (HK) – Smartphone kini menjadi bagian yang hampir tak terpisahkan dari hidup kita. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktifitas seharihari manusia ternyata membantu menyebarkan bakteri patogen ke smartphone, berpotensi menimbulkan penyakit. Riset mikrobiologi sederhana yang dilakukan Dr. Simon Park, dosen biologi molekuler University of Surrey dan mahasiswanya menunjukkan, telepon genggam ternyata menyimpan rekaman biologis dari aktivitas yang kita lakukan. Dalam penelitiannya, Dr. Park meminta para mahasiswanya menempelkan smartphone pada cawan petri guna mendapatkan sampel bakteri. Hasilnya mengejutkan. Tiga hari setelahnya, cawan petri penuh dengan berbagai jenis bakteri yang secara ‘tidak tampak’ hidup di permukaan smartphone. Beruntungnya, dari berbagai bakteri yang teridentifikasi, sebagian besar merupakan jenis

bakteri yang tidak berbahaya. Jenis yang paling dominan adalah Bacillus mycoides yang secara natural hidup di tanah. Tapi, ada satu jenis bakteri patogen yang ditemukan, yaitu Staphylococcus aureus. Bakteri ini bisa menyebabkan keracunan makanan, impetigo atau keracunan kulit dangkal akibat bakteri serta sepsis atau keracunan darah akibat masuknya bakteri dalam aliran darah. Bagaimana S. aureus sampai di telepon genggam? Rupanya, hal ini

terkait dengan aktifitas manusia yang paling sering dijumpai, ngupil alias mengorek kotoran di hidung menggunakan jari. Aktifitas ini segera memindahkan S. aureus dari habitatnya di lubang hidung ke smartphone. "Relung ekologis pada tubuh dari Staphylococcus aureus adalah lubang hidung. Jadi kalau aktifitas membersihkan hidung segera diikuti dengan mengetik di ponsel, maka segera bakteri patogen itu berpindah ke ponsel," kata Park.(kcm)

Empat Model Pendongkrak Penjualan Mitsubishi JAKARTA (HK) - Kunci kesuksesan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors tahun lalu tidak terlepas dari konsistensi penjualan beberapa modelnya yang tetap menjadi pemimpin pasar, seperti Colt, Strada Triton, Outlander, dan Mirage. Pada 2012, Mitsubishi Indonesia kembali mencetak rekor penjualan dengan volume 148.918 unit atau naik 10,8 persen dibanding 2011. Mitsubishi Colt Diesel membukukan angka penjualan sebesar 55.604 unit dan tetap memimpin pasar kendaraan niaga selama 42 tahun di Indonesia.

"Pada tahun ini, KTB menargetkan pangsa pasar kendaraan niaga sebesar 55 persen," kata Executive Marketing Director KTB Ridwan Alamsjah ketika menggelar jumpa media pada Jumat (22/2). Model pick-up Strada Triton tetap sukses pada 2012 dengan angka penjualan sebesar 7.610 unit dan pangsa pasar 35.5 persen. Hal itu membuatnya tetap menjadi pemimpin pasar pick up 4x4 sejak 2005. Ridwan mengatakan Mitsubishi terus berkomitmen menggarap pasar mobil penumpang. Hal itu dibuktikan dengan peluncuran dua model terbaru beberapa waktu lalu, Outlander Sport dan Mirage. Berkat kedua model itu, penjualan mobil penumpang Mitsubishi mencapai angka 22.464 unit atau meningkat 68 persen.

CMYK

Padahal tahun lalu, penjualan mobil penumpang Mitsubishi hanya 13.360 unit. "Hal ini membuktikan model penumpang kami diterima semua oleh masyarakat," katanya. Outlander Sport menempati posisi sebagai pemimpin pasar SUV 2.0 dengan angka penjualan 5.009 unit dan pangsa pasar 35.4 persen pada 2012. Dalam empat bulan, city car Mirage terjual 3.284 unit, melampaui target awal yang ditetapkan tahun lalu 2.500 unit. "Kami optimis Outlander dapat mempertahankan posisinya pada tahun depan," katanya. (ant)

Editor: Eddy Supriatna, Layouter Layouter:: M Fahrullazi


CMYK

Hukum & Kriminal

Senin, 25 Februari 2013

11

4 Warga Myanmar Segera Dideportasi Proses di Rudenim Tpi TANJUNGPINANG (HK) — Empat warga Myanmar yang ditangkap petugas Imigrasi Batam ketika sedang membuat rumah di ruli Cendana, Batam Centre, Senin (19/2) lalu sudah berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang (Tpi). Mereka terdata sebagai imigran reguler dan segera dideportasi ke negara asal mereka. HUMAS IMIGRASI

Rahmat Liputan Tanjungpinang "Keempat warga Myanmar yang dikirim dari Batam sudah berada di Rudenim. Meraka kita data sebagai imigran reguler," kata Kepala Rudenim Tanjungpinang, Surya Pranata kepada Haluan Kepri, Minggu (24/2). Imigran reguler, sambungnya, yakni imigran asing yang dikenakan tindakan administratif keimigrasian seperti deportasi, pencabutan izin tinggal, dan yang lainnya. Dalam hal ini bisa dikatakan sebagai orang asing yang over stay, penyalahgunaan izin tinggal, termasuk illegal fishing. Sedangkan yang iregular itu seperti pencari suaka dan pengungsi. "Untuk penanganannya, Imigran Reguler akan ditangi

Rudenim hingga mereka dipulangkan ke Negara asalnya. Sedangkan khusus yangg iregular penanganannya dilakukan bersama antara Imigrasi, IOM (Internasional Organization for Migration) dan UNHCR," jelas Surya. Dalam waktu dekat ini, lanjut Surya, pihaknya akan menghubungi kedutaan Myanmar terkait keberadaan empar warganya itu. Setelah itu, mereka akan mengecek. Jika benar keempat itu adalah warga Myanmar, barulah dilakukan proses pemulangan ke negaranya. "Jika bukan, maka akan dilapor ke UNHCR dan IOM untuk mengatasi hal ini," terangnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, keempat warga asing itu ditangkap bedasarkan informasi dari masyarakat perumahan Cen-

IMIGRAN asal Myanmar diciduk Imigrasi Batam di ruli Cendana, Batam Centre, Senin (11/2) lalu. Mereka ditangkap ketika sedang membuat rumah. dana, Batam. Pasalnya, masyarakat perumahan tersebut melihat ada aktifitas warga yang tidak dikenal, dan mereka tidak bisa berbahasa Indonesia. Atas dasar kecurigaan itu, lalu warga melaporkan ke kantor Imigrasi. Mereka masuk ke Batam secara ilegal melalui pelabuhan tikus dari Malaysia. Soalnya, mereka tidak memiliki identitas atau dokumen Keimigrasian sama sekali. Sebelum masuk Batam, para imigran ini sempat masuk ke Malaysia dulu. Ketahuan tidak memiliki dokumen paspor, mereka sempat dikejar petugas Kepolisian Diraja Malaysia. Dengan menggunakan perahu, mereka akhirnya masuk ke Batam melalui pela-

buhan tikus sejak akhir Januari 2013 lalu. Kemudian keempat warga Myanmar ini ditangkap sedang membuat sebuah bangunan di ruli depan perumahan Cendana itu. Sementara itu, jumlah deteni yang ada di Rudenim Tanjungpinang ada 325 orang. Sebanyak 17 orang masuk dalam kategori imigran reguler yang berasal dari Vietnam dan Myanmar. Sedangkan sisanya adalah imigran ireguler. Untuk imigran asal Afganistan, pihak Rudenim sudah melakukan pemindahan ke Medan sebanyak 6 penerbangan. "Setiap minggu, warga Afganistan yang ada di Rudenim, kita kirim ke Medan dengan menggunakan pesawat terbang dari Batam," ujarnya. ***

Danpomal: Segera Diberikan Sanksi Pelaku Pelansir Solar TANJUNGPINANG (HK) — Oknum anggota TNI yang terlibat kasus pelansir solar di sejumlah SPBU di Tanjungpinang, saat ini sedang ditangani pihak Pomal Lantamal IV Tanjungpinang. Danpomal Lantamal IV Tanjungpinang, Letkol Laut (PM) R P Adi Prasetijo, SH ditemui pada acara HUT Pomal di Tepi Laut Tanjungpinang mengatakan, pelaku pelansir solar yang merupakan oknum anggota TNI tersebut, saat ini sedang dalam proses pemeriksaan secara intensif.

"Ada laporan bahwa ada anggota kami yang melakukan pelansiran solar. Kalau memang terbukti bersalah, maka akan diberikan sanksi. Kami tidak main-main untuk menindak anggota. Oknum tersebut sekarang dalam proses pemeriksaan berlanjut," ungkap Adi, Minggu (24/2). Adi mengatakan, sanksi akan diberikan kepada yang bersangkutan, tergantung tindakan kejahatan yang dilakukan. Jika melanggar hukum akan di proses secara hukum, dan jika melanggar disiplin jelas ada sanksinya kepada yang bersangkutan.

"Kami akan pelajari terlebih dahulu pelanggarannya seperti apa, dan nanti kita akan berikan sanksi sesuai perbuatan yang dia lakukan," jelasnya lagi. Adi meminta kepada masyarakat, jika ada informasi dan mengetahui ada anggota yang berbuat salah di lapangan, maka silahkan saja melaporkannya kepada dirinya. "Kita juga meminta kepada teman-teman wartawan dan juga masyarakat umum, jika ada keganjilan di lapangan segera diberitahu kepada kami dan itu akan ditindak lanjuti," himbuhnya.

Pelaku Copet Diringkus Polisi TANJUNGPINANG (HK) — Hadiono, pelaku copet yang kerap kali beroperasi di Kota Tanjungpinang diringkus jajaran Polsek Tanjungpinang Kota di kawasan Pelantar KUD, Jumat (22/2) lalu. Pelaku yang merupakan warga Bukit Cermin ini, kepada polisi mengaku baru tiga kali melakukan tindak kriminal. Pertama kali aksinya, Rabu 6 Februari lalu, ia menjambret Yusita, warga Pelantar KUD. Saat itu pelaku berhasil membawa lari kalung emas milik korban. "Kalung itu tidak dijual pelaku, tetapi digadai seharga Rp1,3 juta. Hal ini dilakukan agar jejaknya tidak terendus oleh anggota polisi," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Kota, Iptu Agung, Sabtu (23/2). Setelah uang hasil kejahatannya mulai habis, sambung Agung, pelaku kembali beraksi. Kali ini, Hadiono tidak lagi menjambret, tetapi ia mencopet di wilayah pasar. Dalam aksinya itu, ia berhasil memperoleh uang sebanyak Rp1,5 juta. Merasa mudah mendapatkan uang, ia kembali mencopet untuk yang kedua kalinya. Saat itu pelaku hanya

CMYK

mendapat uang Rp250 ribu. "Kemarin waktu kita tangkap, ia baru mau mencopet lagi. Namun belum sempat beraksi, kita yang sudah mendapat informasi tentang pelaku, langsung menangkapnya," ujar Agung. Menurut pengakuan si pelaku, lanjut Agung, tindakan nekadnya itu dilakukan, karena dirinya kesulitan masalah ekonomi sejak dua bulan lalu ia memanggur. Pasalnya tidak ada kapal yang masuk,

hingga tidak ada barang yang bisa diangkutnya. "Sebagai buruh angkut, pelaku baru mendapatkan uang jika ada barang yang bisa diangkut untuk diantar," ungkapnya. Kini pelaku sudah diamankan di sel Polsek Kota Tanjungpinang. Atas perbuatannya, polisi akan menjerat pelaku dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancamannya hukuman 7 tahun penjara. (cw70)

Oknum anggota TNI yang dimaksud, ditangkap oleh warga bersama sejumlah anggota kepolisian Polres Tanjungpinang beberapa waktu lalu. Oknum anggota TNI tersebut, ketahuan melakukan pelansiran solar di sejumlah SPBU dengan menggunakan mobil yang sudah dimodifikasi. (sut)

DOK

TUTUP HIDUNG — Seorang pengendara sepeda motor berusaha menutup hidungnya, karena kondisi jalan melalui kawasan Industri Tunas, Batam penuh dengan debu.

34 Orang Terjaring Operasi Pekat Sejumlah PSK dan Gepeng Kabur BATAM (HK) — Sedikitnya 34 orang terjaring operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang dilakukan tim terpadu Batam, Sabtu (23/2) dari pukul 19.30 WIB hingga 23.00 WIB di sejumlah Simpang Lampu Merah di Batam. Operasi yang ditujukan untuk menciptakan kondisi Batam aman dan bersih serta sebagai langkah mewujudkan Batam sebagai Kota Bandar Madani ini, dilakukan secara bersama oleh Tim Terpadu yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam, Polresta Barelang, Yonif 134 Batam, Kodim 0316 Batam dan Dinas Sosial dan Pemakaman (Disospem) Kota Batam. "Mereka terpaksa kita amankan karena sudah mengganggu ketertiban umum," ujar Kasatpol PP Batam, Hendri kepada Haluan Kepri, Sabtu (23/2) lalu. Dari 34 orang tersebut, lanjut Hendri, terdiri dari 10 wanita Pekerja Seks

Komersial (PSK), selebihnya 24 merupakan Gepeng dan Anak Jalanan (Anjal) atau yang lebih dikenal dengan anak punk. Selain mengganngu ketertiban, keberadaan mereka kata Hendri, sudah meresahkan masyarakat dan merusak estetika Kota Batam sebagai Kota Pariwisata dan juga Kota Mice, sebagaimana yang dicita-citakan bersama. "Mereka juga merusak estetika Kota," imbuhnya. Pantauan koran ini di lapangan, meski tim terpadu turun secara cepat melakukan pengamanan, namun tidak sedikit PSK dan gepeng masih sempat melarikan diri. Seperti halnya di lampu merah Simpang Jam, Kawasan Jodoh dan Simpang Kabil. Sementara yang berhasil diamankan, tak sedikit diantaranya memohon dilepaskan oleh petugas, dengan alasan mereka sedang menunggu jempu-

tan saudaranya dan juga ada yang mengatakan sedang keliling cari makan. Ke-34 orang yang diamankan tersebut, kemudian digiring naik ke mobil Satpol PP dan mobil Polisi, setelah itu kemudian Hendri dibawa ke tempat penampungan sementarra Disospem Kota Batam untuk didata dan dilakukan pembinaan. "Mereka kita data terlebih dahulu, kemudian kita lakukan pembinaan," ujar salah seorang staf Disospem Batam di lokasi. Operasi ini yang kesekian kalinya, merupakan program dari Tim Terpadu Batam, dan sudah diagendakan secara reguler, tapi sewaktu-waktu bisa dilaksanakan bila di lapangan banyak ditemukan gepeng, PSK atau juga anjal. (ays)

Polisi Belum Periksa Pelaku Penganiayaan

DOK

SEJUMLAH pengendara roda dua dan roda empat berusaha menghindari jalan berlubang di jalan Abulyatama, Batam Centre, Batam, kemarin.

TANJUNGPINANG (HK) — Aheng alias Putranto (33), pelaku penganiayaan terhadap Didik Aprianto (29) warga Tanjunguban yang terjadi di Hotel Plaza, Rabu (20/2) belum diperiksa penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang. Alasannya, polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi yang melihat kejadian tersebut. "Aheng belum kita periksa. Kita masih fokus ke saksi guna melengkapi alat b u k t i , " k a t a K a s a t R e skrim, AKP Memo Adarian,

Minggu (24/2). Setelah alat bukti yang dikumpulkan lengkap, kata Memo, baru pihaknya memanggil Aheng untuk diperiksa. Jika terbukti Aheng bersalah, maka akan segera dilakukan penahanan. "Laporan kakus ini tengah kami tindak lanjuti. Ia berharap para saksi dapat memberikan kerangan yang sebenar-benarnya. Sehingga kasus ini bisa segera diproses," himbuhnya. Seperti diketahui, pada malam kejadian itu Didik

hendak pulang ke Tanjunguban. Namun ditengah perjalanan, Aheng menghubunginya dan ajak bertemu di Hotel Plaza. Saat itu korban mengira, pelaku akan membayar hutang. Tetapi ketika Didik bertemu dengan Aheng, mereka malah terlibat perbinca ngan yang sengit. Lalu, tiba-tiba pelaku memukul kepala korban hingga terjatuh. Waktu kitu, pelaku melepaskan pukulan ke korban sekitar 7 sampai 8 pukulan.

Akibatnya, korban yang terjatuh ke lantai susah untuk berdiri. Melihat hal itu, Aheng langsung melarikan diri. Karena merasa dianiaya, malam itu juga Didik membuat laporan ke Polres Tanjungpinang. Usai membuat laporan polisi, Didik menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang untuk memeriksakan kepalanya. Karena saat itu bagian kepala korban terasa sakit dan pusing yang tak henti membaik. (cw70)

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Ricoh Polda Nababan


Lingga Aktivis Minta Kasus PNPM Dituntaskan Senin, 25 Februari 2013

12

LINGGA (HK) — Aktivis di Lingga meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga untuk segera menuntaskan kasus pengadaan genset di Batu Belubang, Kecamatan Senayang yang sudah masuk ranah hukum. Jefriadi Liputan Lingga

"Hal ini penting untuk kepastian hukum kasus tersebut. Kita minta Kejari Lingga segera menuntaskan kasus tersebut dengan segera menyeret orang yang diduga bertanggung jawab terkait permasalah ini," kata M Amin, Humas BNM kepada Haluan Kepri menanggapi langkah Kejari penanganan kasus pengadaan genset diindikasi tindak pidana korupsi, Kamis (21/2). Menurut Amin, lembaganya dari awal sangat fokus mengawasi perkembangan kasus yang menjadi sorotan warga ini. "Kita yang pertama kali mengangkat permasalah ini ke publik dan kita juga apresiasi kepada kejaksaan yang langsung menanggapinya. Itu langkah yang baik untuk penegakan hukum di Kabupaten Lingga ke depanya," ujarnya. Lebih jauh dikatakan Amin,

masyarakat Lingga juga meminta Kejari untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi yang ada. Karena jika dibiarkan berlarut, dikhawatirkan akan menimbulkan opini publik yang tidak sedap dalam penanganan dugaan kasus korupsi yang terjadi. "Jadi sekali lagi, kita minta segera dituntaskan agar jelas, khususnya kasus di PNPM Lingga ini," katanya menegaskan. Untuk diketahui, setelah mengeluarkan surat perintah penyidikan untuk kasus adanya dugaan tindak pidana korupsi pengadaan genset di Batu Berlubang, Kecamatan Senayang, Kejari Lingga telah memanggil dan meminta keterangan empat orang saksi dari PNPM Kabupaten Lingga yang berkaitan dengan pengadaan genset untuk warga senayang ini. Setelah keempat saksi tersebut dipanggil penyidik Kejari Lingga, sejauh ini belum ada langkah selanjutnya. ***

NOFRIADI PUTRA / HALUAN KEPRI

TAMBAN SALAI — Nek Siti mengangkat tamban salai yang baru di sangai di atas bara api. Tamban Salai Mepar sudah terkenal sampai ke luar daerah Kabupaten Lingga, Jum'at (22/2) .

Salai Ikan Tamban Laris Manis di Musim Utara LINGGA (HK) — Keseharian warga yang tinggal di pesisir pantai memang tidak luput dari kebiasaan menjaring, memancing dan aktivitas lainnya para nelayan. Hasil yang didapat pun beragam. Mulai dari ikan tamban, udang, kerapu dan ikan jenis lainnya. Karena terbiasa dengan hasil tangkapan berupa ikan, hingga berbagai cara memasak ikanpun sudah dikuasai oleh warga yang tinggal di pesisir. Di antaranya yang paling favorit adalah membuat salai ikan, khususnya untuk ikan Tamban. Seperti halnya yang dilakukan Nek Siti (70) yang ditemui Jumat (22/2). Permintaan salai

ikan tamban ini cukup tinggi saat angin utara. Jumat siang itu, Siti tampak sedang menyalai ikan tamban di atas tungku di rumahnya. Di usianya yang sudah renta, Nek siti masih terlihat cekatan membolakbalikkan salai ikan tamban di atas bara yang ada di tungku. "Begini cara menyalai ikan tamban," imbuh Nek Siti yang mengaku sudah

menjalani pekerjaanya itu sejak ia masih gadis. Menurutnya dari hasilnya menyalai ikan tamban, ia bisa membiayai 10 anaknya yang kini sudah berkeluarga semua. "Ikannya diberi dari nelayan. Tidak sulit untuk mencari ikan tamban, karena di sini umumnya bermata pencarian sebagai nelayan,'' sebutnya. Setelah, ikan tamban dibersihkan, sambungnya, lalu ikan tamban ditusuk dengan kayu, lau di sangai di atas tungku yang ada baranya. Proses penyangaian ikan tamban yang diolahnya cukup sederhana. Untuk kayu bakarnya, ia peroleh dari pulau Seberang (Lingga) dan dibawa pakai sampannya sendiri.

Sejak suaminya meninggal, Nek Siti harus banting tulang sendiri untuk memberi nafkah anaknya. ''Waktu bapak meninggal, anak-anak saya masih SMA, sekarang sudah ada yang jadi bidan di Mentuda," ceritanya, sembari menjaga bara api untuk menyangi ikan tamban olahannya. Untuk harga ikan tamban, ia membelinya Rp15 ribu untuk ikan sebanyak 100 ekor. ''Setelah diolah dan disalai, ikan tamban tersebut dijual Rp30 ribu per 100 ekor kalau di Pulau Mepar. Sedangkan kalau jualnya di Daik harganya lebih tinggi, Rp35 ribu karena ongkos ke Daik dalam sehari butuh Rp30 ribu. Sekali jual ikan, ia membawa sebanyak 1000 hingga 1500 ekor. Dari

Dewan Minta Pembangunan Dievaluasi LINGGA (HK) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga, Agus Norman meminta semua pembangunan harus dilakukan evaluasi. Menurut Agus, tindakan ini diambil untuk mencapai taraf pembangunan yang berkesinambungan dan tepat sasaran, baik itu pembangunan fisik, mental. Dimana orientasinya untuk

kesejahteraan. Disebutkannya, evaluasi secara internal, maupun k i n e r j a , y a n g j a d i t o l ak ukurnya adalah tahun anggaran sebelumnya, baik menyangkut kinerja personal maupun menyangkut kebijakan, agar tidak menjadi beban di daerah. "Tujuannya kalau ada kasus, mereka sendiri tersandra. Mereka tersandung sen-

diri, kalau ada aspek hukum maka selesaikanlah," ungkapnya. Selama ini, dikatakan Agus, setiap persoalan pembangunan, baik itu proyek, pengadaan yang terkait aspek hukumnya, tetap ada pertanggungjawaban, agar tidak menjadi beban. Apalagi menyangkut anggaran daerah supaya dalam realisasi dan distribusinya selalu berhati-

hati. "Seorang pemimpin harus berani dan harus punya sikap," ujarnya. Menurutnya, setiap persoalan tanpa keberanian, dikhawatirkan akan menimbulkan efek domino, seperti seorang pemimpin yang salah lindungi bawahannya dan persoalan semakin panjang. "Maka hal seperti itu ha-

hasil jualan ini bisalah untuk memenuhi kebutuhan keluarga," ungkapnya. Menurutnya, salai ikan tamban ini cukup terkenal dan usaha ini banyak yang melakukannya di Batam dan Tanjungpinang. Bahkan, karena cukup diminati, ikan salai ini juga banyak dicari oleh wisatawan untuk oleh-oleh saat mendatangi objek-objek wisata di Mepar. Karena keuletannya menekuni usaha tradisionil ini, Nek Siti mendapatkan penghargaan dari Camat Lingga karena mampu mengembangkan usaha salai Ikan Tamban yang hasilnya mampu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.(nofriadi putra)

rus diperbaiki mulai sekarang," sebut Agus. Lebih jauh ditambahkannya, memang terkadang tindakan tegas yang diambil pimpinan dalam mengevaluasi kinerja, tidak populis. Namun ketika keberanian sikap pemimpin tersebut memiliki sikap ketegasan, maka dampaknya akan dirasakan masyarakat banyak. "Ketegasan itu tidak perlu dengan marah-marah," kata Agus mengakhiri. (put)

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: M Fahrullazi


Natuna

Senin, 25 Februari 2013

13

Bantuan RTLH 2013 Berkurang RANAI (HK) — Jumlah rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Natuna yang mendapat bantuan rehabilitasi tahun 2013 berkurang dari 900 unit menjadi 700 unit. Soleh Liputan Natuna "Pemerintah kabupaten hanya menganggarkan dana sebesar Rp4 miliar untuk 200 unit RTLH," ujar Kabid Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Natuna, Syamsulbahri kepada Haluan Kepri belum lama ini. Dari total 200 unit RTLH yang dianggarkan Pemkab Natuna, pemerintah Provinsi Kepri mengalokasikan dua kali lipat dari jumlah terse-

but yakni 500 unit RTLH. Total bantuan RTLH untuk Kabupaten Natuna 700 unit dengan total anggaran Rp14 miliar. Program RTLH merupakan program pengentasan kemiskinan yang digagas Gubernur Provinsi Kepri, HM Sani. Dimana pihak Provinsi akan menganggarkan dana dua kali lipat dari total yang dialokasikan Pemkab Natuna. Akan tetapi akibat tidak cukupnya anggaran tahun 2013, maka dana yang dialokasikan untuk

program RTLH mengalami penurunan. “Mungkin anggarannya tidak cukup dan mesti dibagibagi untuk program yang lebih penting seperti proyek multiyears. Jadi program RTLH tahun ini cuma 200 unit yang murni didanai dari APBD Kabupaten tahun 2013," jelasnya. Ditambahkan Syamsul, untuk daerah Kabupaten Natuna, masih sekitar ribuan lebih rumah warga yang tidak layak huni. Oleh karena itu, pemerintah mesti serius dan tidak tanggung-tanggung untuk mengentaskan kemiskinan melalui program RTLH. " Masih ada sekitar ribuan lebih lagi warga kita yang berhak menerima bantuan RTLH ini" Pungkasnya.***

Bupati Ilyas Buat Kearifan Lokal RANAI (HK) — Kearifan lokal terkait pengambilan kayu hutan oleh masyarakat dinilai penting bagi Pemerintah Kabupaten Natuna. Pasalnya, bahan bangunan masih terbilang susah didapatkan di Kabupaten Natuna. Demikian dikatakan Bupati Natuna, Drs H Ilyas Sabli, saat ditemui pada acara pisah sambut Kajari Ranai, di RM Gerai, beberapa waktu lalu. “Sebagaimana yang kita ketahui bersama, Natuna ini jauh dari pusat-pusat industri dan perdagangan nasional, tentunya kondisi ini berimbas kepada jarang dan mahalnya harga barang, termasuk bahan bangunan, dan sudah barang tentu tidak semua masyarakat dapat membelinya dengan cepat,” kata Bupati Ilyas diplomatis. Dengn kondisi di atas, kata Bupati Ilyas, pemerintah hendak membantu masyarakat dalam menjaga kesejahteraannya dengan cara membuat kearifan lokal terkait penggunaan kayu hutan di Kabupaten Natuna. “Nah atas dasar, itu maka saya hendak mengajak beberapa kepala FKPD terkait untuk duduk bareng membahas kondisi ini dengan harapan kita bisa membuat kearifan lokal terkait masalah ini,” ujarnya.

Kemudian Bupati Ilyas mengatakan, jika aturan yang ada diterapkan kepada seluruh masyarakat, sementara kondisi geografis, ekonomi dan ketersediaan barang di Natuna paspasan maka masyarakat kurang mampu akan kesulitan menjalani kehidupan mereka. “Yang kedua, jika kita saklek untuk menerapkan aturan yang berlaku sekarang ini kepada seluruh masyarakat, maka bisa saja sebagian diantara mereka tidak memiliki tempat tinggal yang layak. Sebab mereka tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk beli besi beton, beli semen dan lain sebagainya. Dan kalau pun mereka mampu beli, belum tentu juga barang itu ada, sementara rumah mereka sudah mau tumbang, ‘kan kasihan sekali mereka,” ujarnya. Bupati Ilyas menambahkan, eksploitasi kayu hutan tersebut akan diberikan batasan sehingga tindakan masyarakat tersebut nantinya tidak sampai menimbulkan dampak bahaya bagi hutan dan alam. “Kita sudah membuat beberapa batasan, seperti ukuran besar kayu, panjangnya dan jenisnya, sebab ada tiga jenis kayu yang memang benar-benar kita lindungi di sini, karena ka-

yu itu merupakan ciri khas Natuna yang jarang sekali ditemukan di daerah lain,” terangnya. Memang, beberapa tahun sebelumnya, pemerintah Kabupaten Natuna pernah menyepakati keraifan lokal tersebut dengan beberapa FKPD terkait namun hal tersebut belum dituangkan dalam bentuk tertulis, “sebelumnya, bersama sejumlah FKPD kita sudah membuat kesepakanat lisan terkait bolehnya warga menebang kayu hutan hanya sekedar untuk membangun rumah dan memperbaiki rumahnya, bukan untuk komersial, namun hal itu belum sempat kami tuangkan dalam bentuk tertulis,” tuturnya. Karenanya, Bupati Ilyas berjanji, sepulangnya dari tanah suci Mekah, ia akan mengajak FKPD terkait guna membahas dan menuyusun kearifan lokal dimaksud. Saya sudah berencana, sekembali dari Mekah, saya akan mengajak kembali FKPD terkait seperti Polres, Kejari dan Pengadilan Negeri, guna membahas hal tersebut, sebab kasihan masyarakat,” ungkapnya. Kenapa kearifan lokal, kata Buapti Ilyas, sebab aturan yang lebih tinggi tidak boleh dilangkahi oleh aturan yang lebih rendah.(cw61)

Nelayan Sudah Mulai Melaut RANAI (HK) — Sejumlah nelayan di Desa Selading, Kecamatan Pulau Tiga, Natuna sudah mulai melaut untuk menangkap ikan. Hal ini dilakukan semenjak cuaca di daerah ini berangsung membaik. “Benar, nelayan di desa kita sudah mulai melaut seperti biasanya. Hanya saja belum seluruhnya turun ke laut. Soalnya cuaca masih masuk pancaroba yakni perpindahan musim utara ke musim panas,” ujar Kepala Desa Selading, Sulaiman,

belum lama ini. Ia mengatakan, nelayan yang sudah melaut adalah nelayan yang memiliki kapal motor berukuran besar antara 2-3 ton. Sedangkan kapal kayu yang berukuran kecil hanya melaut di sekitar pulau. “Nelayan sudah cukup lama sekali tidak melaut, sejak Bulan Desember 2012 sampai Bulan Februari 2013. Selama tidak melaut, mereka hanya bekerja sebagai buruh lepas harian dan bekerja mengolah kopra,” katanya.

Musim utara merupakan musim dimana para nelayan berhenti melaut karena cuaca di laut sangat ekstrim dan berbahaya bagi para nelayan. Ketika musim ini sudah selesai, suatu kebahagiaan bagi para nelayan karena bisa beraktifitas lagi. “Kalau musim utara selesai, nelayan akan mulai turun kelaut untuk menangkap ikan sebanyak-banyaknya guna menutupi kebutuhan hidup yang sebelumnya sempat terkendala,” ujarnya.(leh)

FATTURRAHMAN/HALUAN KEPRI

PENGOLAHAN SAMPAH — Tempat Pengolahan Akhir sampah (TPA) dengan sistem pengolahan Sanitary Landfill di Kabupaten Natuna.

Geliat Pembangunan Mulai Terlihat RANAI (HK) — Tahun ini Pemerintah Kabupaten Natuna tampaknya mulai menunjukkan kemampuannya dalam menggerakkan roda pembangunan. Hal ini ditandai dengan dimulainya pembangunan pada berbagai sektor, mulai dari pengelolaan sampah, selokan air hingga pelabuhan besar bahkan bandara. Pada tahun lalu, proses pembangunan sempat menuai berbagai kehawatiran dari berbagai kalangan, sebab proses pembangunan daerah terkesan mandeg atau jalan di tempat. Sementara pemerintah kala itu sempat mengemukakan berbagai alasan yang juga terkesan kurang masuk akal, terkait belum bisa dijalankannya roda pembangunan secara maksimal. “Untuk tahun ini (2011red) kita belum bisa memulai seluruh pembangunan fisik, sebab adanya rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM, jadi kita menunggu perkembangan dari rencana kenaikan BBM ini dulu, baru

kita mulai,” demikian alasan pertama yang disampaikan Bupati Natuna, pada pertengahan 2011 lalu. Kemudian, pada permulaan akhir tahun 2011 lalu, Bupati Ilyas juga mengemukakan alasan lain terkait proses pembangunan Natuna. “Ya sampai saat ini kita belum juga bisa mulai, sebab adanya perubahan sistem pelelangan dari yang manual atau yang biasa kita pergunakan kepada sistem LPSE yang nota bene masih sangat baru bagi semua kalangan yang hendak turut dalam membangun daerah, baik pemerintah selaku pihak pertama maupun para kontraktor sebagi pihak ketiga, jadi hal ini juga menjadi kendala,” katanya. Dampak keterlambatan itu pun sampai kepada masyarakat bawah, yang mana mereka tidak dapat menjual batu, pasir dan kekayaan alam lainnya yang berkaitan dengan pembangunan daerah. “Tahun ini agar jarang

orang yang beli batu bang, palingan orang yang bikin rumah saja, itu pun sedikit,” kata Kamarudin salah seorang warga yang dapat pemasukan tambahan dari menjual batu krikil pecahan batubatu raksasa. Namun, pada 2013 ini, geliat pembangunan memang benar-benar tampak, sarana kebersihan kota misalnya, sudah mulai keliatan bergerak di kota Ranai. Demikian juga dengan pembangunan jalan, baik jalan nasional, provinsi bahkan hingga program semenisasi gang-gang dalam kota dan perkampungan sudah tampak mulai dikerjakan. Selain itu, mega-mega proyek yang menelan biaya puluhan hingga ratusan miliar rupiah sudah dimulai proses pembangunan fisiknya. Hal itu tampak pada pembangunan kembali jalan trans Ranai - Klarek, bandara inclave sipil, pelabuhan bahkan hingga pembangunan dua buah pasar yakni

pasar tradisional moderen Ranai dan Pasar Sedanau serta pembangunan pabrik tapioka yang tahun ini akan dilelangkan ke pihak ketiga. Alhasil, dampak positifnya pun juga turut bermuara kepada masyarakat kecil yang hari-hari menggantungkan hidupnya dengan pekerjaan memecah batu, hal itu dapat terlihat dari banyaknya lokasi-lokasi pemecahan batu milik masyarakat, yang berada hampir diseluruh pojok pinggiran kota Ranai, “Alhamdulillah sekarang kita sudah dapat jual batu lagi bang, sebab pembangunan sudah ramai. Bahkan kita sampe kualahan, karenanya ini kita minta bantu sama suami untuk mecahkan batu yang besar ini, baru kita yang jadiakan ia krikil, gang dekat rumah kami pun juga sudah di bangun bang, terima kasih pemerintah,” kata Hafizah salah seorang warga yang berprofesi memecah batu beberapa waktu dilokasi ia bekerja memcah batu. (cw61)

Harga Barang Turun RANAI (HK) — Harga barang di Kabupaten Natuna berangsur-angsur turun menyusul transportasi laut dari dan menuju Natuna sudah mulai lancar. “Kalo sekarang jangankan langka, bahkan harga barang yang semulanya naik kini sudah mulai turun, jadi tidak ada yang langka sekarang,” kata Kabid Perdagangan Disprindag Kabupaten Natuna, Wan Endriko saat ditemui di Kantornya, kemarin. Dikatakan Eko, sesungguhnya untuk barang di Kabupaten Natuna tidak bisa

sepenuhnya dikatakan langka, sebab sebagian besar barang ini berasal dari luar. “Menurut saya, kita tidak bisa sepenuhnya mengatakan bahwa ada kelangkaan barang di Natuna, sebab hampir semua barang-barang ini kita inpor dari luar, jadi selama tidak ada kelangkaan diluar kita tidak bisa mengatakan langka di Natuna,” katanya. Tepatnya, Kata Eko, barang-barang tersebut tidak datang ke Natuna, disebabkan arus transportasi laut yang tidak lancar karena adanya kendala alam, “tapi

barang ini tidak ada di Natuna karena kapalnya yang jarang masuk, karena faktor alam,” ungkapnya. Contoh sekarang ini, lanjut Eko, beberapa jenis barang yang semulanya harga naik kini sudah mulai berangsur turun. Contoh yang paling dekat saja sekarang ini, harga rokok sudah turun Rp1000, rokok sampoerna harganya Rp15.000 kini jadi Rp14.000 demikian juga dengan produk rokok lainnya dan harga ini akan sangat mungkin kembali seperti harga sebelumnya,” ungkapnya. Eko berani menjamin, selama arus transportasi lancar, dan stok barang di Tanjung Pinang dan Pontianak tetap ada, maka Natuna tidak akan pernah mengalami kelangkan. “Intinya ada pada dua hal, yang pertama transporta-

si laut yang kedua pada ketersediaan stok yang ada di laur, khsusnya Tanjung Pinang dan Pontianak, kalau kemarin harga beberapa jenis barang sempat naik, karena barang itu diangkut make pesawat, sekarang yang turun lagi,” pungkasnya. Terpisah, Hal itu juga di akui oleh Syamsudin salah seorang pedagang eceran di pelataran Jalan Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng, ia mentakan, harga rokok sekarang sudah turun Rp1000 sebab angkutan laut sudah muali lancar, “Ia, sekarang harga rokonya sudah turun bang, kita sudah mulai ngambil roko pakai kapal laut. Kalau sebelumnnya pakai pesawat, ini rokonya baru saja datang tadi siang, ya syukurlah,” pungkasnya senyum. (cw61)

KESENIAN Alu adalah salah satu khazanah kesenian Khas Natuna, kesenian ini biasa di pentaskan pada peringatan hari-hari bersejarah. Editor: Niko, Layouter: Mulia Aditya


CMYK

Senin, 25 Februari 2013

14

Formasi Dapil Batam 10-10-5 Untuk DPRD Kepri BATAM (HK) — Komisi Pemilihan Umum Pusat membagi Kota Batam dalam tiga daerah pemilihan untuk DPRD Provinsi Kepulauan Riau pada Pemilu 2014. Formasinya dapil Batam terdiri dari 10, 10 dan 5 kursi. "Rancangan KPU, Dapil Kepri 4 atau Batam A, meliputi Kecamatan Batuampar-Bengkong-Lubuk Baja dan Batam Kota dengan 10 kursi. Sementara Kepri 5 atau Batam B meliputi Batuaji-Sekupang-Belakang Padang dan Sagulung dengan 10 kursi dan Dapil Kepri 6 atau Batam C meliputi Nongsa-Sei Beduk-Bulang-Galang dengan alokasi lima kursi," ungkap anggota KPU Kepri, Ferry Manalu di Batam, Minggu (23/2). Ia merinci, Dapil Kepri 1, Kota yaitu Kota Tanjungpinang dengan alokasi lima kursi, Dapil Kepri 2 meliputi Kabupaten Bintan dan Lingga dengan enam kursi, Dapil Kepri 3 Karimun dengan enam kursi, serta Dapil 4, 5 dan 6 di Batam dengan 25 kursi dan Dapil 7 Natuna dan Anambas dengan tiga kursi, ungkap Katanya, KPU baru mengeluarkan peraturan tentang tata cara penyusunan Dapil untuk DPRD kabupaten/kota

dan provinisi. Berdasarkan itu Batam jadi tiga dapil untuk DPRD Kepri. Pada Pemilu 2009, Batam hanya terdiri dari satu dapil. Namun dengan ketentuan Bilangan Pembagi Penduduk (BPP) yang baru, maka Batam dipilah menjadi tiga daerah pemilihan. Jumlah keterwakilan warga Batam di DPRD Kepri juga bertambah menjadi 25 orang berdasarkan BPP. Dengan perhitungan jumlah penduduk Kepri 1.895.590 jiwa dan anggota DPRD 45 orang, maka BPPd, 42.124 jiwa. Dari jumah itu, diperhitungkan pula jumlah warga Batam, 1,2 juta, maka diperoleh jumlah anggota DPRD Kepri dari Batam 25 orang yang nantinya dipilih dari tiga dapil. Karena jumlah dapil dan keterwakilan warga dari Batam, maka konsekuensinya, anggota DPRD dari Natuna, Anambas dan Lingga berkurang. (ant)

Gerindra Kepri Tanam Pohon di Sagulung BATAM (HK) — Rangkaian program bersih pasar DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kepulauan Riau (Kepri) dilanjutkan ke Pasar Sagulung. Dalam kesempatan itu, pengurus melakukan penanam pohon untuk penghijauan di pasar tersebut. Hadir dalam program itu, ratusan kader partai berlambang burung garuda ini turun. Mereka terdiri dari DPD, DPC Gerindra Batam sayap-sayap partai seperti Gerakan Islam Indonesia Raya (Gembira), Kristen Indonesia Raya (Kira), Perempuan Indonesia Raya (Pira), Tunas Indonesia Raya (Tidar) dan Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Kota Batam. Ketua DPD Partai Gerindra Kepri, Ririn W SE mengatakan, kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya. Pertama dilaksanakan tepat pada Harlah Gerindra, 6 Februari lalu di Pasar Tos 3000, Jodoh dan Pasar Aviari. Sekarang, pihaknya melakukan safari ke pasar-pasar yang dinilai perlu dibersihkan. "Setidaknya kegiatan ini bisa membantu menjaga kebersihan kota," kata Ririn. Ririn mengaku terkesima kegiatan ini mendapat respon luar biasa dari masyarakat. Banyak masyarakat setempat yang mendukung kegiatan ini dan menyatakan siap menyalurkan suaranya pada Pemilu

HUMAS GERINDRA

TANAM POHON — Ketua DPD Partai Gerindra, Ririn W SE menanam pohon mahoni di pinggir jalan Pasar Sagulung, Minggu (23/2). Program ini merupakan kelanjutan Program Pasar Bersih dalam mengisi Hari Lahir Partai Gerindra Ke-6. 2014 ke Gerindra. "Luar biasa respon masyarakat. Semoga tren ini terus meningkat sampai 2014 mendatang," kata wanita kelahiran Kediri, Jawa Timur ini.

Ali warga Sagulung memuji kegiatan yang dilakukan Partai Gerindra. Katanya, kegiatan ini banyak manfaatnya. Menurutnya, Partai Gerindra menjadi partai masa depan yang berp-

eluang menang pada Pemilu 2014 mendatang. "Secara pribadi saya dukung partai ini. Karena partai ini sikapnya tegas terhadap persoalan bangsa dan tidak korup," katanya. (r/fur)

Hendriyanto Jalankan Tugas dari Penjara BATAM (HK) — Ketua Komisi Pemilihan Umum Batam Hendriyanto tetap menjalankan perannya sebagai Ketua KPU Batam meski berada dalam penjara. Hendri sendiri ditahan atas dugaan korupsi dana hibah Pilkada Batam. Komisioner KPU Batam Ngaliman di Batam, Minggu, mengatakan Hendri masih harus menandatangani surat-surat KPU dalam melaksanakan tahapan Pemilu 2014.

"Untuk surat menyurat, terutama surat ke luar, kami bawa ke Rutan untuk ditandatangani ketua," kata Ngaliman. Ia mengaku, kinerja KPU dalam melanjutkan tahapan Pemilu sedikit terganggu dengan penahanan ketuanya. Menurut dia, peranan ketua penting sebagai fungsi koordinator. Surat-menyurat juga terganggu karena tetap harus ditandatangani ketua, dan itu tidak bisa dilakukan segera.

"Harus tunggu. Tidak bisa langsung ditandatangani," kata dia. Sebenarnya, sudah ada rencana KPU melalui KPU Provinsi untuk menunjuk pelaksana tugas Ketua KPU Batam, namun belum ada kelanjutannya. "Kalau tidak dimungkinkan, tidak apa-apa karena masa bakti kita sebentar lagi, tanggung," kata dia. Masa kerja KPU Batam periode 20082013 habis Juni 2013 dan digantikan

anggota komisioner yang baru terpilih untuk melaksanakan tahapan Pemilu legislatif dan presiden 2014 juga pemilihan kepala daerah. Ngaliman mengatakan anggota KPU periode 2008-2013 harus menyelesaikan beberapa tugas pelaksanaan Pemilu 2014, sebelum berganti keanggotaan yang baru. "Kami masih harus menyelesaikan perekrutan PPK, PPS sampai ke Daftar Calon Tetap," kata dia. Mengenai pereku-

Hary: Perindo Bisa Jadi Parpol di 2019 JAKARTA (HK) — Hary Tanoe (HT) telah mendeklarasikan ormas Persatuan Indonesia. HT membuka peluang Perindo bisa berubah menjadi parpol di Pemilu 2019 mendatang. Bagi Hary, Perindo didirikan sebagai respons atas keprihatinan terhadap bangsa. Jadi Perindo ingin memastikan korupsi menurun, pendidikan juga meningkat. "Tapi bila keadaan 2014 sampai 2019 masih seperti sekarang ada kemungkinan Perindo bisa jadi partai politik," kata Hary usai deklarasi Perindo di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (24/2).

CMYK

Prinsip Perindo, lanjut Hary, adalah melihat dan memastikan bangsa kita ke arah yang lebih baik. "Kalau misalnya 2014 sampai 2019 masih seperti sekarang pasti akan banyak desakan dan dorongan dari kawan-kawan untuk berjuang lebih dalam lagi kalau bisa menjadi bagian dalam pengambil keputusan," katanya. Untuk saat ini Perindo akan fokus sebagai ormas. Hary dan para pendukungnya pun telah bergabung ke Partai Hanura. Hary Tanoe pun memisahkan ormasnya dengan Hanura. (dtc)

tan PPK, ia mengatakan dibutuhkan 60 orang mewakili 12 kecamatan yang ada di Batam. Sesuai agenda Pemilu 2014, anggota PPK sudah harus terbentuk 28 Februari 2013 sehingga proses rekrutmen harus segera dilaksanakan, kata dia. Tidak seperti pemilu sebelumnya, PPK dipilih oleh petugas kecamatan. Maka, pada Pemilu 2014 proses rekrutmen anggota PPK langsung dilakukan oleh KPU Kota Batam. (ant)

B esar dar darii T VRI MAX Sopacua adalah Wakil Ketua Umum Partai Demokrat yang juga menjabat sebagai anggota DPR-RI dua periode berturut-turut. Belakangan namanya kerap muncul di depan publik lantaran menanggapi pengambilalihan kewenangan Ketua Umum PD oleh Majelis Tinggi. Pria kelahiran Ambon, 2 Maret 1946 ini besar sebagai presenter dan reporter TVRI. Ia juga pernah mengingatkan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jokowi-Ahok yang turut memeriahkan bursa Pilkada DKI Jakarta tahun 2012. Ayah dari tiga anak ini mengungkapkan bahwa sikap arogansi yang ditunjukkan Ahok yang merupakan mantan anggota Komisi II DPR-RI terlalu berlebihan. Baginya, jika ingin memenangkan Pilkada terlebih itu DKI Jakarta, haruslah bertindak sopan dan tenang, jangan sekali-kali Max Sopacua bertindak arogan apalagi main sikut. (mdk)

E dit o rr:: G hafur y out: N o vr izal dito Ghafur hafur,, La Lay No vrizal


Pendidikan

Senin, 25 Februari 2013

15

ya erbaha tphone" B mar ainan "S ambil M Ngupil SSambil erbahay Berbaha martphone" "Smar Mainan SMARTPHONE kini menjadi bagian yang hampir tak terpisahkan dari hidup kita. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktifitas sehari-hari manusia ternyata membantu menyebarkan bakteri patogen ke smartphone, berpotensi menimbulkan penyakit. Riset mikrobiologi sederhana yang dilakukan Dr. Simon Park, dosen biologi molekuler University of Surrey dan mahasiswanya menunjukkan, telepon genggam

ternyata menyimpan rekaman biologis dari aktivitas yang kita lakukan. Dalam penelitiannya, Dr. Park meminta para mahasiswanya menempelkan smartphone pada cawan petri guna mendapatkan sampel bakteri. Hasilnya mengejutkan. Tiga hari setelahnya, cawan petri penuh dengan berbagai jenis bakteri yang secara ‘tidak tampak’ hidup di permukaan smartphone Beruntungnya, dari berbagai bakteri yang teridenti-

fikasi, sebagian besar merupakan jenis bakteri yang tidak berbahaya. Jenis yang paling dominan adalah Bacillus mycoides yang secara natural hidup di tanah. Tapi, ada satu jenis bakteri patogen yang ditemukan, yaitu Staphylococcus aureus. Bakteri ini bisa menyebabkan keracunan makanan, impetigo atau keracunan kulit dangkal akibat bakteri serta sepsis atau keracunan darah akibat masuknya bakteri dalam aliran darah.

Bagaimana S. aureus sampai di telepon genggam? Rupanya, hal ini terkait dengan aktifitas manusia yang paling sering dijumpai, ngupil alias mengorek kotoran di hidung menggunakan jari. Aktifitas ini segera memindahkan S. aureus dari habitatnya di lubang hidung ke smartphone. "Relung ekologis pada tubuh dari Staphylococcus aureus adalah lubang hidung. Jadi kalau aktifitas membersihkan hidung segera di-

ikuti dengan mengetik di ponsel, maka segera bakteri patogen itu berpindah ke ponsel," kata Park seperti dikutip Daily Mail, Jumat (22/ 2) lalu. “Dari hasil ini, sepertinya telepon genggam tidak hanya berfungsi untuk menyimpan nomor telepon, tapi juga mencatat sejarah mengenai diri kita dan kontak fisik yang kita lakukan dengan orang lain, tanah, dan benda-benda lainnya,” urai Park. (sains)

Lahirkan Generasi Tukang Perubahan Kurikulum Baru JAKARTA (HK) — Pakar pendidikan dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Daniel Mohammad Rosyid, menilai perubahan kurikulum baru justru hanya menghasilkan generasi tukang. Ia merasa penerapan nanti akan membawa kemunduran seperti kembali pada abad 17-18 yang kala itu tengah masuk masa industrialisasi. Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) diminta untuk mempertimbangkan ulang penerapan kurikulum baru pada perte-

ngahan Juli mendatang. "Kalau Kurikulum 2013 ini berhasil, hanya akan menghasilkan tukang dan pekerja saja. Ini seperti kembali lagi pada abad 17-18. Ini

paradigma pabrik," kata Daniel saat "Diskusi Publik Kurikulum 2013 Menjawab Tantangan Generasi Emas 2045" di Ruang KK II DPR RI, Jakarta, beberapa hari lalu. Ia juga menilai pendekatan dalam Kurikulum 2013 ini terlalu ilmiah karena lebih mengedepankan materi Matematika dan Sains. Padahal, lanjutnya, agar generasi muda dapat memiliki kompetensi seimbang, kurikulum membutuhkan banyak sentuhan artistik yang tidak hanya mengandalkan wawasan ilmiah. "Pendekatannya sangat ilmiah, padahal yang kita butuhkan itu unsur artistik juga. Matematika dan Sains dikedepankan, tapi Seni Bu-

daya selalu disisihkan," ujar Daniel. "Jadi, sebaiknya kurikulum tidak terlalu ilmiah dan obyektif. Selama ini manusia hanya dijadikan obyek. Manusia itu subyek. Kalau begini, menurut saya, guru harus menolak," tandasnya. Seperti diketahui, Kurikulum 2013 yang merupakan pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ini mengangkat metode tematik integratif dan mengarahkan anak untuk mampu mengobservasi tema bahasan tersebut dari berbagai segi mata pelajaran. Meski Seni Budaya masuk dalam pelajaran wajib, Sains tetap menjadi penggerak bagi semua. (kcm)

Pemantapan UN di SMPN 10 Digeber Persiapan Siswa Baru 85 Persen BATAM (HK) — Meski Kepala Sekolah SMPN 10 Batam. Drs Fahrul tidak mewajibkan siswa ikut pemantapan, namun pihaknya terus menerus mengeber siswa dengan berbagai materi soal yang di UN-kan. Malah berdasarkan hasil try out kedua dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) hasilnya cukup mengembirakan, siswa telah berhasil 85 persen dapat mengusai materi soal try out diujikan. Untuk pematapan UN di-

laksanakan di SMPN 10 Batam tiga tahun terakhir ini, memang agak berbeda dari biasanya. Pemantapan yang di pola Fahrul membagi anak didik menjadi dua bagian, yakni ada bagian satu kelas khusus bagi anak didik yang dinilai masih kurang, dan ada juga kelas lainnya yang merupakan anak didik telah mampu mengusai materi UN. "Untuk satu kelas yang lemah ini ditangani beberapa guru dengan metoda pengajaran agak sedikit lambat

GURU dan para pelajar kelas III di SMPN 10 Batam sedang melakukan pemantapan.

supaya pelajaran mudah dikuasi para siswa. Sengaja kita buat klasifikasi pemantapan, supaya anak dapat belajar dengan enak dan nyaman tidak dipaksa," ujar Fahrul kepada Haluan Kepri disela-sela kesibukanya memeriksa pelaksanaan pemantapan, Sabtu (23/2) lalu. Pola try out dilaksanakan pihak sekolah kata Fahrul lebih kepada simulasi UN, mulai dari kelas diisi 20 siswa, dan soal dibuat menjadi 20 paket, serta waktu juga telah ditentukan. Hal ini kata dia dalam upaya membiasakan anak didik dalam mengerjakan Un nanti. "Setiap pemantapan siswa dan guru membiasakan menyelesaikan soal sebanyak 15 hingga dua buluh soal UN. Karena kita tidak ingin nilai anak didik ini tidak sesuai dengan kemampuan mereka," jelasnya. Sementara selain stategi dilakukan sekolah untuk keberhasilan UN ini, pihaknya juga telah memanggil orang

tua murid sebanyak dua kali untuk menegaskan agar sama-sama mengawasi anak didik belajar. "Hasil try out ini kita laporkan kepada orangtua biar tahu perkembangan kemampuan anak didiknya. Maka dari itu bila anak didik yang masih lemh, kita menyarankan selain ikut pemantapan juga ikut bimbel atau les tambahan," kata Fahrul. Pada tahun ini jumlah peserta UN di SMPN 10 Batam cukup banyak mencapai 326 siswa. Meski cukup berat namun sekolah optis bisa meraih nilai memuaskan dan lulus 100 persen. "Alhamdulilah sudah tiga tahun siswa di SMPN 10 Batam lulus 100 persen," jelas Fahrul lagi. (men)

Peranan Guru BK Sangat Dibutuhkan BATAM (HK) — Komite Bidang Pendidikan dan Agama DPD RI Dapil Provinsi Kepri, Hardi S Hood mengatakan, dalam penerapan kurikulum baru pada tahun ajaran baru mendatang perlu memperhatikan ketersediaan guru Bimbingan Konseling (BK) yang berkualifikasi dimasing-masing sekolah. Karena hardi menilai saat ini guru BK yang bermutu itu dirasakan masih minim. Hardi mengaku setuju akan kurikulum baru ini. Namun pemerintah diminta secara maksimal melakukan sosialisasi sebelum kurikulum tersebut diterapkan. "Jumlah guru BK yang ada

pada saat ini masih minim. Karena peran guru BK dalam membentuk karakter siswa dibutuhkan. Ini yang musti juga diperhatikan pemerintah," ujarnya kepada Haluan Kepri, belum lama ini. Dijelaskannya, dengan penerapan kurikulum baru ini para guru harus betul-betul memahami tugas dan fungsinya. Karena kata dia, peranan guru di sekolah bukan hanya sekedar mengajar di kelas saja, melainkan memiliki tugas membentuk karakter siswanya. "Jadi guru dituntut memahami betul isi dari kurikulum itu sendiri. Jangan

sampai tiba waktunya untuk diterapkan tidak paham. Ini tentu saja akan sia- sia dan anggaran yang sudah disiapkan akan habis percuma," terangnya. Lebih rinci Hardi menyampaikan, pergantian kurikulum ini berdasarkan dari perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Dicontohkannya, pada saat sekarang ini dapat dilihat maraknya tauran antar pelajar yang terjadi dan juga kurangnya pemahaman untuk bisa bersosialisasi kepada masyarakat. Sehingga memaksa pemerintah harus membuat kurikulum yang bisa merubah itu semua. (jua)

BIMBINGAN BELAJAR — Saat ini bimbingan belajar (bimbel) cukup diminati para pelajar kelas akhir dalam upaya mempersiapkan UN mendatang. Salah satunya bimbel Primagama yang cukup respon para pelajar di Batam.

Anggota DPR Minta Kurikulum Baru Ditunda SAMARINDA (HK) — Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Zainuddin meminta pemerintah menunda rencana untuk melaksanakan kurikulum baru pada 2013 karena masih dikeluhkan oleh para pemangku kepentingan pendidikan di daerah. Menurut Ahmad Zainuddin, permintaan untuk menunda pelaksanaan kurikulum itu berdasarkan hasil temuan dalam kunjungan kerja ke berbagai daerah di antaranya ke Provinsi Kalimantan Timur pada pekan lalu. Kata dia, pemerintah harus menyiapkan kurikulum tersebut beserta elemen-elemennya dengan lebih baik sehingga perubahan kurikulum tersebut benar-benar membawa perbaikan kualitas pendidikan, agar bangsa Indonesia mampu bersaing dengan bangsa lain di era

persaingan global saat ini. Ahmad Zainuddin mengatakan, ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan kurikulum baru yaitu pertama, Pemerintah harusnya tidak mengabaikan tunjuan pendirian negara ini sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 45 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan membentuk masyatakat Indonesia yang cerdas, demokratis, moderen dan bermoral.

Kedua, katanya, menjadikan pendidikan karakter dan pendidikan agama sebagai acuan dan fokus utama dalam pengembangan kurikulum serta mengintegrasikannya dalam semua mata pelajaran agar tujuan utama pendidikan nasional sebagaimana termaktub dalam UUD 45 yaitu membangun masyarakat yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia dapat tercapai. (ant)

Editor: Arment, Layouter: Ricoh Polda Nababan


CMYK

Sportainment

Senin, 25 Februari 2013

Kartika Putri

16

NOAH

Risih Film Horor Seksi JAKARTA (HK) — Selama ini film-film horor di tanah air lebih terkesan menonjolkan hal yang berbau seksual. Istilah sekwilda alias sekitar wilayah dada sering sekali menjadi bumbu film horor lokal untuk menarik penonton ke bioskop. Imej tersebut yang akhirnya membuat Kartika Putri sedikit berhati-hati saat menerima tawaran main film horor. "Biasanya horor kan seksi dan gimana gitu. Aku risih banget sama imej seksi," tutur Kartika saat ditemui di preskon Samudra Hotel, di kantor PT. Soraya Intercine Films, Jl. KH. Wahid Hasyim, No. 3 Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/2).

Kartika bukan takut karena dilarang ataupun ditegur oleh keluarganya untuk melakoni peran-peran yang cenderung seksi. "Nggak dikomplain sih, tapi nggak nyaman aja," lanjutnya. Tapi mengambil peran di film horor berjudul Samudra Hotel, Kartika Putri mengaku hal yang berbeda. "Di sini nggak seksi banget. Nggak sama sekali, jadi beda," tandasnya. (kpl)

Ikut Galang Dana JAKARTA (HK) — Waktu libur konser grup band NOAH yang digawangi Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), Reza (drum) dan David (keyboard) ikut iven penggalangan dana yang diadakan kalangan musisk dan artis. “Kita apresiasi di luar musikalitas, mereka ternyata memiliki kepedulian pada teman-teman seniman. Padahal saat acara nanti itu jatahnya mereka libur disibuknya jadual konser. Jatah mereka libur dua kali setahun yakni sekitar Maret dan September,” kata Bens Leo. Pengamat musik ini menambahkan, walau band tersebut sebelumnya pernah terganjal ulah sang vokalis dengan kasus video mesum, namun tak lantas berimbas pada personel lainnya. Mereka tetap bersedia membantu sesama.“Meskipun ada kenakalan dari Ariel tapi itu tertutupi,” sambung Bens. Acara penggalangan dana bagi seniman maupun wartawan yang membutuhkan biaya karena sakit atau hal lain. Selain NOAH, acara tersebut juga akan diisi musisi lain seperti Reza Artamevira dan lain-lain. “Acaranya tanggal 27 Maret di Tennis Indoor Senayan. Jadi itu acara galang dana untuk seniman, wartawan termasuk penyelesaian buku yang ditulis almarhum Remmy Soetansyah,” pungkas Bens.(kpl)

NBL

Aspac Sapu Bersih Seri Ketiga MALANG (HK) — Aspac mengakhiri seri III NBL 2013 di Malang dengan tidak terkalahkan. Di pertandingan terakhir, tim besutan Rastafari Horongbala itu mengalahkan Tonga BSC dengan skor akhir 68-58. Dalam pertandingan di GOR Bima Sakti, Minggu (24/2) sore WIB, Aspac mengawali pertandingan dengan baik dan berhasil memimpin hingga 10 angka dalam kedudukan BSC 23-13 di kuarter pertama. Laju Aspac semakin kencang. Sebanyak 23 poin dikemas dan cuma kemasukan 10 poin untuk mempertahankan keunggulan di kuarter kedua dengan skor 46-23. Perlawanan BSC baru “terasa” di paruh kedua pertandingan. BSC sukses menciptakan 17 poin sementara Aspac hanya enam tapi tambahan poin itu belum mengubah kontrol pertandingan yang masih dipegang Aspac. Skor

kini 52-40 untuk keunggulan Aspac di akhir kuarter ketiga. BSC belum menyerah untuk mengejar ketinggalannya. Sebanyak 18 poin dibukukan tapi dengan 16 poin yang berhasil dijaringkan, Aspac sukses memenangi pertandingan. “Ini sesuai target kami. Memang, meraih kemenangan beruntun tidaklah mudah. Tapi saya salut dengan mental para pemain yang selalu ingin menunjukkan performa terbaiknya,” ucap pelatih Rastafari seusai pertandingan. Xaverius Prawiro mencetak skor terbanyak buat Aspac dengan 12 poin dan Pringgo Regowo serta R Khalif Akbar masing-masing menyumbangkan 11 poin. Kemenangan Aspac ini menjadi momen spesial buat Xaverius. Pebasket yang akrab disapa Iyus ini sekaligus mencetak poin ke-1.000 dalam kariernya di NBL di pertandingan ini.(dtc)

Senin, 25 Februari 2013

Pelatihan dan Konsultasi UMKM Binaan PT Bank Riau Kepri

DIREKTUR Kredit dan Syariah Bank Riau Kepri, Afrial Abdullah didampingi oleh Pemimpin Cabang Syariah Tanjungpinang, Nusyirwan dan Pemimpin Bagian Kredit Mikro Kecil, Danel Eddy, menyampaikan paparan mengenai Bank Riau Kepri.

TANJUNGPINANG (HK) — PT Bank Riau Kepri menggelar pelatihan dan konsultasi bagi debitur sukses Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Bank Riau Kepri Se-Provinsi Kepri selama dua hari berturut-turut, mulai Rabu (20/2) hingga Kamis (21/2) di Hotel Aston, Tanjungpinang. Kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun ini diikuti oleh 30 peserta para pelaku UMKM Se-Kepri yang dipilih berdasarkan kompetensi kemajuan usaha dibidangnya masing-masing khususnya yang berada di kabupaten/

kota Se-Kepri. Tujuan dari agenda ini adalah untuk memberikan pelatihan dan konsultasi kepada seluruh UMKM sukses agar mendapatkan informasi serta kita-kiat motivasi agar dapat menjadi pelaku usaha yang handal, trampil serta memiliki karakter, inovasi dan kreatifitas khususnya dalam rangka membangun perekonomian pelaku UMKM serta daerah sekaligus sebagai ajang silaturahmi. Selain itu, dalam pelatihan dan konsultasi, PT Bank Riau Kepri juga memberikan berbagai hadian menarik

yakni door price kepada seluruh peserta yang berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan selama pelatihan dan konsultasi tersebut. Hadiah berupa uang tunai serta bingkisan menarik dari panitia. Seluruh rangkaian kegiatan merupakan visi dan misi PT Bank Riau Kepri untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pembinaan, salah satunya UMKM. Narasi Foto

: Rudi Yandri : PT Bank Riau Kepri

SALAH seorang peserta, Said Indra ketika menyampaikan pertanyaan sekaligus apresiasi kepada tim. FOTO bersama tim dengan para peserta pelatihan.

PESERTA terbaik I, Hj Netty Marwati, peserta terbaik II, Ivan Imaduddin, peserta terbaik III, Siti Wakidah.

SALAH satu peserta menjawab pertanyaan yang diajukan tim pada sesi pembagian doorprize.

SALAH satu narasumber saat menyampaikan materi pelatihan kepada peserta.

CMYK

DIREKTUR Kredit dan Syariah PT Bank Riau Kepri Afrial Abdullah menyalami peserta pelatihan.

Editor: Apsek, Layouter: Mulia Aditya


CMYK

Senin, 25 Februari 2013

17

‘Pemprov Tidak Pernah Membantu’ Pemkab Lingga Klaim Menangkan Pulau Berhala Bambang Pengurus Partai Gerindra SKL

Berhenti Melaut SERIKUALALOBAM (HK) — Demi mengabdi kepada masyarakat luas, pria ini rela meninggalkan profesi sebelumnya sebagai pelaut. Dia memilih berkecimpung menjadi pengurus partai politik. Saat ini dia pun dipercaya menjadi pengurus Partai Gerindra di Seri Kuala Lobam (SKL), Kabupaten Bintan. Dengan masuk partai, dia berharap bisa terlibat langsung dalam membangun daerah ini. “Saya ingin lebih mengabdi kepada masyarakat dengan menjadi seorang pengusaha dan berhenti dari profesi awal saya sebagai seorang pelaut. Dengan menjadi pengusaha saya merasa punya waktu berkumpul dengan masyarakat dan keluarga lebih banyak. Dibandingkan pekerjaan saya sebagai pelaut,” kata Bambang. Berhenti Melaut Hal 18

TANJUNGPINANG (HK) — Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang status Pulau Berhala masuk ke wilayah Pemerintah Provinsi Kepri, diklaim sebagai hasil perjuangan Pemkab Lingga. Pemprov Kepri, dianggap tidak ada membantu sama sekali. Rudi Yandri Liputan Tanjungpinang “Ibarat sapi yang bajak, lembu yang makan. Ini murni usaha Pemkab Lingga bukan karena gugatan Pemprov Kepri,” kata Kuasa Hukum Pemkab Lingga, Edward Arfa SH dan M Agung Wiradharma SH di kantornya Jalan Raja Ali Haji, Tanjunpinang, Sabtu (23/2) lalu. “Selama proses hukum berjalan, kami pun sama sekali tidak pernah dibantu Pemprov Kepri,” katanya lagi. SUTANA/HALUAN KEPRI

Pemprov Tidak Hal 18

“Dah Mau Sampai, Malah Melorot”

STQ Kecamatan Tpi Barat Dimulai

HUT Pomal ke-67 Gelar Panjat Pinang TANJUNGPINANG (HK) — Lomba panjat pinang, yang biasanya cuma bisa dilihat saat peringatan 17 Agustusan, kemarin, Minggu (24/2) dapat dinikmati oleh ratusan warga Tanjungpinang. Tontonan rakyat itu disajikan di Taman Tepi Laut, sempena perayaan hari ulang tahun (HUT) Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) ke-67. Para penonton yang me-

CAP GO MEH — Masyarakat Tionghoa Tanjungpinang bersembahyang di Vihara di Jalan Merdeka Tanjungpinang, Minggu (24/2). Masyarakat menyambut cap go meh dengan berbagai kegiatan dan menjadikannya sebagai ajang silaturahmi dengan keluarga.

madati area Tepi Laut tak kuasa menahan tawa tatkala 26 tim bertarung memperebutkan hadiah yang menggantung di pucuk batang pinang. Tentu saja, untuk meraih hadia-hadiah menarik bukan perkara gampang. Batang pinang sebelumnya sudah dibaluri dengan oli sehingga menjadi sa-

TANJUNGPINANG (HK) — Camat Tanjungpinang Barat Siti Maryam membuka kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kecamatan Tanjungpinang (Tpi) Barat, Jumat (22/2) malam lalu. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari berturut-turut.

Dah Mau Hal 18

nang, serta para ibu-ibu majelis ta’lim. Peresmian STQ ditandai pemukulan beduq oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul. Acara ini diawali dengan pelantikan

12 orang dewan hakim yang diketuai oleh Raja Alhafiz. “STQ menyapa generasi muda untuk tetap dengan Al STQ Kecamatan Hal 18

SUTANA/HALUAN KEPRI

PESERTA berusaha meraih hadiah dalam lomba panjat pinang sempena HUT Pomal ke-67 dan Hari Kepabeanan Internasional ke-61 di Taman Tepi Laut Tanjungpinang, Minggu (24/2).

CMYK

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, Camat dan Lurah se-Kota Tanjungpi-

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Mulia Aditya


Tanjungpinang

Senin, 25 Februari 2013

‘Kesaktian Pancasila Harus Dikembalikan’ TANJUNGPINANG (HK) — Pancasila sebagai ideologi bangsa, ada kesan hanya dipahami secara teksual namun tidak menginternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu membuat Pancasila sudah tidak ‘sakti’ lagi. Demikian yang disampikan Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul saat acara membuka Seminar Deradikalisasi di Aula Lantamal IV Tanjungpinang, Sabtu (23/2). Seminar ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, aktivis dakwah serta ibu-ibu majelis taqlim. Tampil sebagai narasumber di antaranya, Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan, Ketua Forum Kerukunan Umar Beragama Kota Tanjungpinang Tafrudin, Kepala Satpol PP Provinsi Kepri Usman Taufiq, Ketua I MUI Tanjungpinang Imran Efendy Hasibuan dan Abu Sofyan, Kepala Kementerian Agama Kota Tanjungpinang. “Apakah kita masih menjiwai Pancasila dalam kehidupan berbangsa? Atau kita hanya memahami Pancasila secara tekstual saja, atau hanya kulitnya saja. Jika hal tersebut yang terjadi maka wajar jika disintegrasi bangsa akan mulai terjadi. Saat ini masyarakat

hanya sebatas mengetahui dan menghapalkan Pancasila namun tidak menjiwai dan tidak merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal inilah yang harus kita bangkitkan lagi jiwa-jiwa Pancasilais dan jiwa nasionalis di kalangan masyarakat,” kata Syahrul. “Seminar yang mengangkat Pancasila sebagai kata kunci dalam seminar ini merupakan suatu tindakan nyata untuk mengembalikan nilai-nilai Pancasila yang hilang di kalangan masyarakat saat ini,” kata dia lagi. Pada masa Orde baru, lanjut Syahrul, nilai-nilai Pancasila gencar disampaikan kepada masyarakat. Penerapan nilai-nilai Pancasila pada saat itu, sudah terbilang sukses meskipun terdapat kekurangan dan kesalahan. Sementara Kapolres Kota Tanjungpinang Patar Gunawan mengatakan, kebebasan dalam beragama juga perlu batasan-batasan demi menghindari hal-hal yang dapat memicu konflik. Kerukunan beragama akan terwujud jika masyarakat mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan. “Sebagai aparatur pemerintah sekaligus sebagai alat negara, Polri berkewajiban untuk memberikan perlind-

ungan, pengayoman dan pelayanan khususnya terhadap jiwa dan harta benda masyarakat. Begitu juga dalam mengantisipasi terjadinya tindakan kekerasan dan pelanggaran terhadap kebebasan beragama, Polri telah memiliki instrumen untuk mendapatkan berbagai sumber informasi dan masukan terkait dengan permasalahan. Kami akan menantau sejauh mana kerukunan terjalin dalam masyarakat,” ujarnya. Imran Efendy Hasibuan menjelaskan, Indonesia memiliki kalimat penyatu bangsa yaitu Pancasila. Kata dia, ideologi Pancasila merupakan dasar negara yang mengakui

DARUL/ HALUAN KEPRI

NARASUMBER dan panitia Seminar Deradikalisasi di Aula Lantamal IV Tanjungpinang foto bersama, Sabtu (23/2).

Seolah-olah tak terbendung, hingga ia putuskan untuk berhenti menjadi pelaut dan memulai profesi baru sebagai seorang pengusaha. “Memulai profesi baru

memang berat, namun harus diniatkan dengan tekad yang membaja. Akhirnya kita bisa memulai sebuah kehidupan dengan profesi baru di kampung kita,” katanya. (cw64)

Dari Halaman 17

Pemprov Tidak Edward menyampaikan kekecewaan Pemkab Lingga, terkait berita di media massa yang mengutip hasil konferensi pers Gubernur Kepri HM Sani dan Wakil Gubernur Soerya Respationo di Batam, Kamis (21/2) lalu. Pemkab Lingga kecewa sebab dalam konferensi itu tidak dilibatkan padahal merupakan pihak yang secara langsung berjuang di MK sehingga terbit putusan yang menolak gugatan Pemprov Jambi mengenai wilayah administrasi Pulau Berhala. “Berita di media massa kini seolah-olah Pemkab Lingga tidak berperan sama sekali. Padahal gugatan yang diterima MK itu bukan gugatan Pemprov Kepri, melainkan Pemkab Lingga,” ujar mantan Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang ini. Kata Edward, pengajuan permohonan dari Pemprov Kepri termasuk mantan Ketua DPRD Lingga Alias Wello ditolak oleh MK secara keseluruhannya. Dan permohonan Pemkab Lingga dalam pengujian konstitusional terhadap penjelasan pasal 3 Undang-Undang (UU) 25 tahun 2002 tentang pembentukan Kepri dikabulkan oleh MK serta amar keputusan menyatakan bahwa penjelasan pasal 3 tersebut bertentangan dengan UU 1945. “Dalam artian, telah me-

rugikan hak dan kewenangan konstitusional Pemkab Lingga dalam melaksanakan penyelenggaraan pusat pemerintahan di Pemkab Lingga khususnya di kabupaten. Kedua, MK memutuskan, menyatakan bahwa penjelasan pasal 3 UU 25 tahun 2002 itu tidak mempunyai kekuatan hukum dan memerintahkan hal ini untuk dipublikasikan ke dalam lembaran negara,” tegas Edward. Dikatakan, putusan ini mengikat untuk pertama dan terakhir serta tidak ada upaya hukum lagi untuk masalah ini. “Di UU tentang pembentukan Kepri tersebut, kita keberatan karena di dalam pasal itu menyatakan di Kabupaten Kepri tidak termasuk Pulau Berhala. Berhala masuk Kabupaten Tanjung Jabung berdasarkan UU nomor 54 tahun 1999, tentang pembentukan Kabupaten sei Langor, Muaro dan Tanjung Jabung Timur, Jambi serta diakui oleh UU Kepri. Itu yang kita tidak terima. Kalau itu tidak kita ajukan pengujian konstitusional ke MK, selama itu pula Jambi masih mempunyai taring kekuatan hukum dapat untuk mempersalahkan Lingga,” kata Edward. Gugatan permohonan pengujian konstitusional yang diajukan oleh Pemkab Lingga,

RICO/HALUAN KEPRI

PENGURUS Paguyuban Jowo Manunggal Tanjungpinang foto bersama usai goro dan pembagian sembako, Minggu (24/2). Manunggal Tanjungpinang mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus dengan masyarakat di sekitar Sekretariat Jowo Manunggal. Kata Indra, paguyuban ini terbentuk sejak enam bulan

lalu dengan kantor induk di Kota Batam. Paguyuban ini didirikan berawal dari rasa kebersamaan yang dimiliki sejumlah anggotanya. Kata dia, anggota Jowo Manunggal Tanjungpinang adalah masyarakat yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa yang merantau ke Tanjungpinang. “Setiap anggota, memiliki suku yang beragam asal Pulau Jawa di sana. Berawal dari kebersamaan sesama perantau dari Pulau Jawa,” kata Iskandar. Adapun sembako yang dibagikan, kata Indra, senilai Rp50 ribu dengan rincian beras 3 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 kilogram serta mie instan. “Untuk dananya, berasal dari swadaya anggota,” kata Indra. (cw73)

ICW Bagi-bagi Nasi Bungkus Dari Halaman 17

lang buana ke berbagai negara dan berbagai benua. Namun panggilan jiwa untuk mengabdikan diri dan membangun kampung membuncah dari dalam dirinya.

Jowo Manunggal Goro dan Serahkan Sembako

TANJUNGPINANG (HK) — Paguyuban Jowo Manunggal Kota Tanjungpinang, menggelar kegiatan pembagian sembako dan gotong royong di Bukit Asri, RT 03 RW 14, KM 9 Tanjungpinang, Minggu (24/2). Iskandar, Ketua Jowo

Berhenti Melaut Prinsip hidupnya yang jujur dan bersahaja, telah membawa kesuksesan baginya. Semenjak ia masih berstatus pelajar, hingga kesuksesannya berlayar, melang-

dan mengagungkan keadaan agama dalam pemerintah. “Sehingga kita sebagai warga negara Indoensia tidak perlu meragukan konsistensi atas ideologi Pancasila terhadap agama. Tidak perlu ada upaya untuk mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi berbasis agama dengan alasan bahwa ideologi Pancasila bukan Ideologi beragama. Ideologi Pancasila merupakan ideologi beragama, sesama umat beragama kita harus tolong menolong. Tidak perlu adanya diskriminasi terhadapumat yang berbeda agama, berbeda keyakinan, maupun berbeda adat istiadat, “ ujarnya. (rul)

18

sambung Edward, seluruhnya dikabulkan oleh MK. Jadi, legalitas Pulau Berhala sah menjadi milik Pemkab Lingga sesuai perjuangan yang dilakukan tanpa dukungan maupun bantuan dari Pemrov Kepri. Dalam pengajuan permohonan pengujian terhadap penjelasan pasal 3, kata Edward, sama sekali tidak terlibat Pemprov Kepri. “Kami buktikan dalam dokumen surat keputusan itu dan semua pihak bisa membacanya. Makanya, sekarang ini kita luruskan informasi yang benar sesuai fakta dan data yang terangkum dalam amar putusan MK tersebut. Sesuatu yang diucap salah harus dibenarkan. Nama baik, perjuangan dan harkat martabat kami serta Pemkab Lingga kami luruskan bukan bermaksud mencerca Pak Gubernur. Mari jadikan ini suatu pembelajaran ke depan, semua konflik harus duduk runding bersama agar tidak ada gejolak,” katanya. Kata Edward, Pulau Berhala merupakan daerah strategis. Karenanya, bila dipandang perlu, bisa dimekarkan agar pembangunan daerah ini terarah ke depannya. Pemerintah harus melakukan pendataan dan membuat syukuran bersama masyarakat Pulau Berhala atas kemenangan ini. Seperti diberitakan sebelumnya, sengketa Pulau Berhala antara Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, dengan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri berakhir. MK menolak gugatan Provinsi Jambi atas klaim Pulau Berhala tersebut masuk ke wilayahnya. Gugatan Jambi ditolak MK dalam sidang yang digelar, Kamis (21/2). Dalam sidang itu MK menguatkan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang pada awal 2012

lalu memutuskan Pulau Berhala masuk wilayah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Gubernur Kepri, HM Sani mengatakan keputusan MK itu juga menganulir penjelasan UU nomor 25/2002, pasal 3, yang tidak memasukkan Pulau Berhala dalam wilayah Provinsi Kepri. Namun UU Pembentukan Lingga, disebutkan Pulau Berhala masuk Kabupaten Lingga. Sani mengatakan, dengan keputusan MK tersebut maka keberadaan Pulau Berhala sebagai bagian dari Kabupaten Lingga yang masuk Wilayah Provinsi Kepri tidak dapat digugat lagi. “Keputusan MK bersifat final dan mengikat. Jadi tidak bisa digugat lagi,” kata Sani saat jumpa pers di Harmoni One Hotel, Batam, Kamis (21/2). Dengan keputusan Berhala masuk ke Kepri, Gubernur berjanji akan mengarahkan pembangunan untuk mengembangkan parawisata dan sektor lain di pulau yang terletak pada bagian selatan Kabupaten Lingga tersebut. “Kami akan segera melakukan pembangunan segala bidang. Termasuk infrastruktur dan pengembangan wisata,” kata Sani. Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo mengatakan, kemenangan Kepri di MK tidak hanya karena gugatan Jambi ditolak karena permohonan Kepri yang meminta penjelasan pasal 3 Undang-undang nomor 25 bertentangan dengan UUD 1945 juga dikabulkan. “Dari aspek pemerintahan selama ini sudah diurus oleh Kabupaten Lingga. Selain itu, pembangunan di Pulau Berhala dianggarkan dari APBD Kabupaten Lingga dan Provinsi Kepri,” kata dia.***

TANJUNGPINANG (HK) — Indonesian Corruption Watch (ICW) perwakilan Tanjungpinang (Tpi) menggelar bakti sosial (baksos) berupa pembagian nasi bungkus kepada para penyapu jalanan, penjual koran di lampu merah, anak jalanan dan pemulung serta ke beberapa yayasan yatim piatu di Tanjungpinang, Minggu (24/2). ”Kami membawa bantuan ala kadarnya. Namun, jangan dilihat dari isinya. Ini adalah bentuk dari kepedulian kami (ICW) terhadap saudara-saudara kita yang belum seberuntung masyarakat lainnya,” ujar Mulkan, Ketua Koordinator Daerah ICW Tanjungpinang. Pria yang juga sebagai jurubicara ICW Provinsi Kepri itu mengatakan, kegiatan baksos ini akan diupayakan menjadi kegiatan rutin ICW di daerah ini.

RICO/HALUAN KEPRI

PENGURUS ICW Tanjungpinang membagikan nasi bungkus kepada anak penjual koran, Minggu (24/2). “Melalui kegiatan ini, kami berusaha berbagi kepada saudara-saudara kami yang kekurangan. Kegiatan serupa juga sudah dilakukan di Kota Batam,” katanya. Kegiatan bagi-bagi nasi bungkus tersebut, kata Mulkan dilakukan di beberapa titik di antaranya di lampu

Dari Halaman 17

Dah Mau ngat licin. “Alamak, dah mau sampai malah melorot lagi,” ujar seorang ibu sambil tertawa keras menyaksikan salah satu tim yang nyaris sampai di puncak kemenangan. Selain HUT Pomal, lomba panjat pinang itu juga untuk memeriahkan Hari Kepabeanan Internasional ke-61 yang dilangsungkan Kantor Bea Cukai Tanjungpinang. Dalam kegiatan itu, panitia menyediakan delapan batang pinang. Beragam hadiah pun disiapkan panitia yang diletakkan di pucuk batang. Hadiahnya mulai dari amplop berisikan uang, sepeda, ricecooker, kipas angin, dispenser dan aneka hadiah menarik lainnya. Komandan Pomal Lanta-

mal IV Tanjungpinang, Letkol Laut (PM) RP Adi Prasetijo SH mengatakan, lomba panjat pinang yang terbuka untuk masyarakat umum ini sengaja dibuat sebagai bentuk hiburan kepada masyarakat Tanjungpinang. “Antusias masyarakat Tanjungpinang yang datang untuk ikut lomba dan menyaksikan acara ini sangat tinggi. Peserta lomba ada 26 tim,” katanya. Menurut Adi Prasetijo, walaupun acaranya terkesan ringan, namun sangat menghibur sehingga disukai masyarakat. Peserta yang ikut dalam lomba panjat pinang ini datang dari berbagai daerah di Tanjungpinang seperti dari Seijang, Bakar Batu, Kampung Baru dan lainnya.

“Peserta tidak dipungut biaya. Yang penting mereka senang, kita semua bahagia. TNI ini kan dari masyarakat dan untuk masyarakat sehingga dengan menggelar kegaiatan yang memasyarakat dapat diterima oleh semua kalangan. Ke depannya, kita akan mengadakan kegiatan yang sama, namun dengan tema dan konsep berbeda,” katanya lagi. Dani, warga Seijang yang datang ke lokasi mengaku sangat senang bisa menyaksikan lomba panjat pinang ini. Dia datang ke Tepi Laut bersama keluarganya. “Dapat hiburan gratis seperti ini tentu kami sangat senang. Biasanya kan panjat pinang cuma ada saat 17 Agustus,” kata Dani. (sut)

Dari Halaman 17

STQ Kecamatan Quran dan dengan agama yang dianut. Lingkungan juga berperan dalam pembentukan karakter dan kebiasaan,” kata Siti Maryam ketika membuka acara tersebut. Dikatakan, dengan STQ ini, diharapkan bisa menyiapkan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Katakata tersebut bukan hanya menjadi tema, tetapi juga menjadi landasan sebagai petunjuk bagi umat Islam sebagai tuntunan mana yang benar dan mana yang salah.

merah simpang Km 6, Lapangan Pamedan, Basuki Rahmat dan beberapa kantor yayasan yatim piatu. “Kegiatan ini juga kami niatkan sebagai ibadah, sehingga setiap anggota ICW merasa antusias dalam menjalankan baksos ini,” katanya. (cw72)

Kata Siti, lantunan kalam Allah pada kegiatan tersebut merupakan ajang seleksi untuk menentukan yang terbaik dari yang sudah baik, yang nantinya para pemenang akan menjadi utusan Kecamatan Tanjungpinang Barat untuk bertanding di tingkat Kota Tanjungpinang. Sementara itu, Syahrul mengatakan, setiap tahun event STQ dilaksanakan. Tanjungpinang ditunjuk sebagai tuan rumah STQ tingkat

Propinsi Kepri yang akan dilaksanakan pada minggu kedua Mei 2013. Untuk itu STQ tingkat kecamatan dilaksanakan secara maraton dengan target pada akhir Februari sudah berkahir dan dilanjutkan dengan STQ tingkat Kota Tanjungpinang. “Qori-qoriah masih bisa pemantapan latihan sebelum melaksanakan seleksi tingkat kota yang akan dilaksanakan pada bulan April, bertempat di halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang. Sedangkan untuk tingkat Provinsi Kepri akan dilaksanakan di halaman Dewa Ruci,” katanya. Pada kesempatan itu, Syahrul juga memaparkan tentang Surat Edaran pemberlakuan jam belajar bagi para siswa. Ia berharap agar para siswa sama-sama mendukung dan mematuhinya. Orangtua juga diminta untuk turut mendukungnya. (yan)


CMYK

Bintan

Senin, 25 Februari 2013

19

Jenazah Dikirim ke Dumai Korban Tenggelam di Pantai Trikora BINTAN (HK) — Jenazah Epi (25), mahasiswa STIE Tanjungpinang korban tenggelam di Pantai Trikora, Sabtu (23/2) dikirim ke kampung halamannya di Dumai, Riau, Minggu (24/2). Rofik Liputan Bintan Sebelumnya jenazah disemayamkan di RSUD Kepri di Tanjungpinang. “Jenazah korban sore ini dikirim ke Dumai, ke kampung halamannya,” ujar Kapolsek Gunung Kijang AKP H Butar-Butar, Minggu (24/2). Sementara dua orang mahasiswa lainnya Abu Bakar

(25) dan Prabowo (25) yang sebelumnya kritis telah sembuh dan sudah boleh pulang dari RSUD Kepri. Adapun korban selamat Aci (25). Dan ketiganya satu kampus dengan korban yang meninggal. Kejadian bermula saat keempat korban berenang dan terseret ombak ketengah laut. Namun satu diantara

mereka menyelamatkan 3 kawannya dengan pelampung, setelah sampai di tepi pantai ke 4 korban pingsan lalu di tolong oleh karyawan hotel Serumpun Padi Mas. Berdasarkan keterangan karyawan Hotel Serumpun Padi Mas, Dodi, keempat orang tersebut saat itu tengah asyik berenang di tepi Pantai Trikora IV. Saat tengah asik berenang tiba-tiba datang ombak besar langsung menggulung kempat orang tersebut hingga terseret ke tengah laut. Menyaksikan hal tersebut, Dodi langsung membantu korban dan yang lainnyapun langsung menolong ke-

empat orang tersebut dan membawanya ke Puskesmas Berakit. Sayang, Epi tewas di tengah jalan saat mau dibawa ke Puskesmas Pembantu di Desa Berakit. Sementara kedua temannya kritis, dan satu selamat. Korban meninggal dunia kemudian dibawa ke RSUS Kepri di Tanjungpinang. Korban yang meninggal sebelum ke Trikora, sempat pergi ke Penyengat, lalu setelah menjelang siang keempatnya berangkat ke Trikora. Mereka ini habis PKL dari Malaysia dan sengaja jalanjalan. ***

Kelurahan Tanjunguban Juara STQ DENY Yusminatasya menerima hadiah sebagai juara STQ tingkat kecamatan TANJUNGUBAN (HK) — Dua kafilah dari Kelurahan Tanjunguban, Roghib Muham-

mad Sakho keluar sebagai juara pada cabang Tilawah anakanak putra. Sedangkan Deny

Yusminatasya dari Kelurahan Tanjunguban Utara berhasil menjadi juara pada cabang Tilawah anak-anak putri. Acara seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Kecamatan Bintan Utara ini, ditutup pada Jumat (22/2) lalu bertempat Masjid At-Taqwa Tanjunguban, diikuti 39 peserta. Sementara untuk cabang Tilawah remaja putra terbaik diraih Muhammad Iqbal Ramadhan dan remaja putri diraih Nurfadhillah Hasibuan. Sedangkan untuk ca-

Dangkong Goyang Semarakkan KTA BINTAN (HK) — Musik tradisional dangkong goyang menyemarakkan peserta Kite Board Tour Asia (KTA) 2013. Mereka turut bergoyang bersama dalam aksi joget dangkong yang digelar pada acara Bintan Culture 2013 di

arena MTQ Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bintan Teluk Bakau, Gunung Kijang, Sabtu (23/2) lalu.

PARA peserta KTA ikut berjoget dangkong.

CMYK

Acara yang dibuka Bupati Bintan Ansar Ahmad dan Gubernur Kepri HM Sani berlangsung meriah. banyak pengunjung yang turun ikut joget dangkong, bahkan peserta KTA dari mancanegara juga ikut turun berjoget. Seorang peserta KTA asal Inggris Sukie (27) tampak tersenyum lebar ketika melihat jiget dangkong, wanita ini juga turut bergoyang walaupun hanya sebentar saja. “Sangat lucu, unik dan menyenangkan bergoyang dalam joget ini,” ujar Sukie. Selain joget dangkong, acara Bintan Culture 2013 dimeriahkan kesenian Mak Yong, Seni Tari Bali dan Padang, serta pertunjukkan seni tari dari beberapa sanggar tari seperti sanggar Saujana, Sanggam, Sangdila Utama dan sanggar Kreasi Guru. (cw75)

bang Tilawah dewasa putra diraih Taufik Ali Akbar dan putrinya diraih Kamelia Yessy. Selanjutnya cabang Tartil Al Quran diraih Maulana Akbar dan untuk putrinya diraih Ayu Noviana. Dari semua peserta, Roghib Muhammad Sakho mendapatkan nilai tertinggi 94 point. Sedangkan nilai tertinggi kedua diraih Ayu Noviana dari cabang Tartil Al Quran Putri. Menurut Camat Bintan Utara, Dahlia Zulfah pada penutupan STQ yang berlangsung selama dua hari itu, agar peserta lebih giat lagi mengajinya dan menuntun ilmu agama. Ia juga mengatakan agar peserta mengamalkan ilmunya di tengah-tengah masyarakat. STQ juga diselingi dengan pisah sambut dan ramah tamah Kepala KUA Bintan Utara dari M Fadhil Muslimim ke M Ridwan. Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan dana pembinaan kepada peserta STQ.(cw64)

ROFIK/HALUAN KEPRI

TANAMAN PEPAYA — Seorang wartawan sedang melihat tanaman buah pepaya. Peluang usaha bercocok tanam pepaya ini sangat menjanjikan.

Bercocok Tanam Buah Pepaya Menjanjikan BINTAN (HK) — Peluang usaha bercocok tanam pepaya cukup menjanjikan. Hal ini dialami Akok (43), petani di daerah Kelurahan Teluk Bakau, Gunung Kijang. Ia bercocok tanaman buah pepaya sebagai salah satu pendapatannya. Usaha ini ia geluti selama 3 tahun terakhir dengan luas tanah sekitar 1,2 hektar khusus tanaman buah pepaya. “Sebnarnya usaha perkebunan pepaya ini hanya sebagai sambilan bagi orangtua saya, tetapi cukup mendukung untuk menam-

bah pemasukan. Apalagi ketika waktu musim tiba, biasanya panen 2 hari sekali,” ujar Akok beberapa hari lalu. Dari luas lahan yang dimiliki Akok biasa memanen hingga 300 kilo lebih. “Namun kalau musim biasa kami hanya dapat memanen sekitar 70 hingga 80 kilo,” ujarnya. Namun untuk harga perkilonya Rp.2500 hingga Rp.4500, dan biasanya dijual penampung buah-buahan di Batu 8 atas Tanjungpinang. Sementara bibit

didapat berasal dari lokal, namun terkadang memakai bibit dari negara tetangga seperti Malaysia. “Selain saya mempunyai usaha perkebunan, saya juga memiliki usaha di laut yaitu kapal jaring, namun saya lebih mengutamakan usaha saya yang di laut. Namun bukan berarti saya mengabaikan usaha pepaya ini. Bagaimanapun usaha perkebunan pepaya ini juga salah satu peluang pemasuk keuangan untuk saya dan keluarga,” kata Akok lagi. (cw74)

Editor: Arment, Layouter: Mulia Aditya


Karimun

Senin, 25 Februari 2013

21

Ribuan Ikan Mati di Teluk Lekop KARIMUN (HK) —- Ribuan bibit ikan hasil budidaya masyarakat di wilayah Teluk Lekop, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing diduga mati akibat limbah hasil pengerukan penambangan pasir darat ilegal di wilayah tersebut. Hengki Haipon Liputan Karimun “Sejak penambangan pasir darat itu beroperasi sejak dua bulan yang lalu sudah 50 ribu bibit ikan lele di tambak ikan milik kami yang mati akibat limbah lumpur bercampur minyak yang masuk ke tambak. Hati saya sedih dan miris melihat ribuan bibit ikan mati tanpa kami bisa berbuat apa-apa lagi , “ keluh Sutarno alias Pak Noh, pemilik tambak ikan di Teluk Lekop Desa Pongkar Kecamatan Tebing, Minggu (24/2). Pak Noh mengatakan, sejak penambangan pasir darat yang hanya berjarak sangat dekat dengan lokasi tambak ikan yang dikelola bersama istrinya, beroperasi otomatis usaha tambak ikan yang dirintisnya dengan susah payah mesti harus terhenti. Pak Noh juga mengaku mengalami kerugian hampir Rp7,5 juta akibat matinya 50 ribu bibit ikan lele miliknya. Sebelumnya Rp40 ribu bibit ikan lele miliknya juga mati dimana pada saat itu ia mengalami kerugian hampir Rp6 juta. Total kerugian yang dialaminya Rp13,5 juta. “Kami sudah tidak dapat berbuat apa-apa lagi, kami hanya ingin usaha tambak ikan bisa jalan dan berharap dicarikan solusinya. Selagi tambang pasir darat jalan kami terpaksa stop dulu, kami tak berani memasukkan bibit ikan ke dalam keramba karena takut nanti ikan mati lagi,” ucap Pak Noh ditemui di lokasi tambak ikannya dengan nada lirih dan sedih. Pak Noh juga berkeluh kesah, sejak usaha tambak ikannya terhenti praktis ekonomi keluarganya langsung macet dan yang lebih membuat hatinya miris dan sedih adalah cicilan pinjaman untuk mendukung usaha tambak ikannya dari Bank juga macet. “Ini kami sudah menunggak cicilan pinjaman kami di Bank lima bulan, sementara kami sudah tidak sanggup membayarnya. Biasa kalau usaha tambak ikan kami jalan, beban cicilan bank sanggup kami tutupi,” ucap Pak

Noh lirih. Sementara terkait dengan permasalahan yang dihadapinya, Pak Noh mengaku berbagai usaha telah dilakukannya untuk mencarikan solusi termasuk diantaranya meminta tolong bantuan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Karimun, oknum wartawan televisi, Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan Lingkungan Hidup termasuk juga menjumpai langsung Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq. “Mereka berjanji akan membantu kami supaya ada ganti rugi akibat matinya ribuan bibit ikan di keramba kami akibat dari lumpur dan limbah dari penambangan pasir darat tak berizin itu. Ada yang datang langsung ke lokasi tambak ambil fotofoto tapi sampai sekarang satu pun hasil nya belum ada, termasuk juga janji dari Pak Wakil Bupati,” ujar Pak Noh heran. Bahkan Pak Noh mengaku juga pernah langsung menemui dan melaporkan langsung ke Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq ke rumahnya untuk dicarikan solusinya tetapi sampai sekarang belum ada hasilnya. Sementara Wakil Bupati Karimun. H.Aunur Rafiq, ketika dikonfirmasi mengaku memang Pak Noh telah menghadap dirinya menyampaikan permasalah yang dialaminya perihal matinya ribuan bibit ikan lele di tambak miliknya. “Saya sudah merespon langsung laporan Pak Noh dan para petambak ikan di Teluk Lekop dengan menghubungi dinas terkait untuk dicarikan solusi ganti ruginya. Sementara memang belum disepakati soal besaran ganti ruginya karena yang mengurus meminta ganti rugi yang terlalu tinggi dan itu belum kita putuskan,” jelas Aunur Rafiq, Minggu (24/2). Sementara itu Zai Zulfikar, tokoh masyarakat Tebing berjanji akan mengawal permasalahan yang dihadapi Pak Noh dan para petambak ikan termasuk juga

HENGKI HAIPON/HALUAN KEPRI

IKAN MATI — Pak Noh, pemilik tambak Ikan di Teluk Lekop, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing didampingi Rahimat Azhar, Ketua LSM Asli Karimun Maju menunjukkan sisa ikan yang mati akibat limbah dari aktivitas tambang pasir darat ilegal. permasalah soal ganti rugi agar tepat sasaran dan sampai langsung ke tangan yang berhak menerima. “Kami akan kawal persoalan ganti rugi ini sampai ke tangan yang berhak, kami akan ‘sikat’ jika ada pihak-pihak yang ingin cobacoba mempermainkan uang ganti rugi dengan memanfaatkan situasi sehingga ganti rugi tidak sampai ke tangan yang berhak sebagaimana mestinya. Modus seperti ini sudah sering kali

terjadi ,” tegas politisi Partai Gerinda Kabupaten Karimun ini. Tiga Lokasi Sementara dari pantauan Haluan Kepri terdapat tiga titik lokasi penambangan pasir darat ilegal karena tidak mengantongi izin pertambangan rakyat (IPR). Sesuai dengan UU RI No 4 Tahun 2004, PP No 22 Tahun 2010 dan PP No 23 Tahun 2010, setiap usaha pertambangan rakyat pasir darat wajib memiliki persyaraka-

SKPD Harus Kendalikan Pemanfaatan Ruang KARIMUN (HK) — Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, meminta seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) setempat mengendalikan pemanfaatan ruang sehingga tidak melanggar Perda RTRW. "Masing-masing SKPD harus satu persepsi dalam mengendalikan pemanfaatan ruang sehingga sesuai dengan peruntukannya," kata Kepala Bappeda Karimun, TS Arif Fadillah dalam sosialisasi Perda No7/2012 tentang Rencana Tata Wilayah (RTRW) Karimun di Hotel Aston, Tanjung Balai Karimun, Rabu. Arif Fadillah mengatakan, penataan ruang yang berlaku untuk periode 2011 hingga 2013 mengatur tentang pemanfaatan ruang de-

ngan tidak mengabaikan kawasan hutan lindung, ruang terbuka hijau, zonasi industri, pemukiman penduduk dan termasuk juga zonasi kelautan. "Tugas yang paling berat terkait pemanfaatan ruang di antaranya berkaitan dengan penataan kawasan Jalan Lingkar atau Coastal Area di pesisir pantai Tanjung Balai Karimun. Kemudian, kawasan pemukiman penduduk di Kolong dan zona industri di kawasan perdagangan bebas," ucapnya. Coastal Area menurut dia, merupakan proyek tahun jamak menelan anggaran sekitar Rp172 miliar membutuhkan pengendalian pemanfaatan ruang yang intensif diproyeksi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Karimun. Sedangkan pemukiman di

Kolong membutuhkan penanganan yang serius karena banyak bangunan yang berdiri melanggar ketentuan, seperti bangunan yang memakan trotoar jalan dan berdiri di pinggir pantai. "Wacana pembangunan jembatan Sumatra Semenanjung Melayu yang menghubungkan beberapa pulau hingga Kukup, Johor, Malaysia juga menjadi fokus dalam pemanfaatan ruang sehingga memiliki asas manfaat bagi masyarakat," tuturnya. Sosialisasi Perda RTRW yang dihadiri para camat dan kepala SKPD, menurut Arif bertujuan untuk memberikan penekanan agar mereka mampu menyusun, menetapkan zonasi, menertibkan perizinan, pemberian insentif dan disinsentif untuk mewujudkan tata ruang yang selaras dan peduli

lingkungan. Dia juga mengharapkan setiap SKPD dapat menerjemahkan konsep RTRW dalam membuat rencana detil sesuai tugas pokok dan fungsi yang diemban. "Konsep RTRW dalam perda masih bersifat umum, contohnya pengaturan zona pemukiman penduduk. Setiap SKPD harus bisa menyusun rencana detil zona tersebut," katanya. Dia mengungkapkan sengaja mengundang narasumber dari Ditjen Pembangunan Daerah Kemendagri dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk menyampaikan konsep penataan ruang dan wilayah. "Kami berharap semua pihak terkait memiliki rasa tanggung jawab dalam pemanfaatan ruang sehingga terkendali dan tidak melanggar aturan," tegasnya. (ant)

Distanhut Kembangkan Tanaman Sagu KARIMUN (HK) — Kabupaten Karimun sangat berpotensi untuk ditanami pohon sagu, yang saat ini masih belum masuk ke dalam daftar salah satu bahan pangan. Untuk itu direncanakan bakal dikembangkan di beberapa titik yang telah diteliti sebelumnya. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Karimun, H Amran Syahidid. Amran mengatakan, tak perlu lahan yang luas mencapai ribuan hektare untuk me-

ngembangkan tanaman sagu. Karena paling sedikit dalam satu batang pohon sagu bisa menghasilkan satu ton sagu. Jika dalam satu batang terdapat empat rumpun, maka akan bisa menghasilkan empat ton sagu. Persiapan awal dalam mengembangkan sumber makanan dari batang sagu ini lanjut Amran, Distanhut masih akan menyediakan bibit. Tak perlu didatangkan dari luar, karena kualitas sagu di Kabupaten Karimun yang tersebar di beberapa wilayah sangat bagus, ar-

tinya bibitnya pun akan sangat bagus bila dikembangkan di daerah sendiri. "Beberapa titik yang memiliki potensi sagu sangat bagus adalah di Kecamatan Ungar (lebih dikenal dengan sebutan Alai) dan Kecamatan Kundur Barat. Untuk tahap pertama akan kita targetkan 100 hektare dulu," ujar Amran, kemarin. Ia menjelaskan, dalam membudidayakan pohon sagu tidak terlalu rumit, karena mudah tumbuh dengan struktur tanah yang cocok pula. Banyak jenis makanan dapat

diolah dari bagan sagu. Bahkan salah satu makanan khas tradisional Melayu di Kabupaten Karimun juga terbuat dari bahan dasar sagu, yang biasa dikenal dengan nama Lendot. Dengan campuran sedikit sayur-sayuran serta siput atau udang, makanan tersebut tentunya juga sangat digemari. Karena kaya akan karbohidrat yang sangat tinggi. Di samping itu pula ada beberapa makanan yang memang tak asing didengar dan menggugah selera, seperti laksa, sempolek, lempeng sagu dan sebagainya. (gan)

tan administrasi, teknis, lingkungan dan persyaratan finansial. Tiga lokasi itu yakni yang pertama tidak jauh dari lokasi keramba ikan milik Pak Noh yang hanya berjarak beberapa meter saja yakni tambang pasir darat milik dari Yatim sendiri. Lokasi kedua yakni juga dikelola oleh Yatim tetapi dimodali tiga orang yakni Basir, Syamsudin dan Sabari Basirun, abang kandung dari Bupati Karimun, Nurdin Basirun. Sementara tidak jauh

dari lokasi kedua terdapat tambang pasir darat milik Jamil, warga Teluk Lekop. Ketiga lokasi usaha pasir darat ini dipastikan ilegal karena tidak mengantongi izin pertambangan rakyat (IPR) yang dikeluarkan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Karimun. “Untuk Izin Pertambangan Rakyat (IPR), Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Karimun hanya mengeluarkan satu Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di

daerah Sememal Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Meral Barat atas nama Noor Idris,” ujar Budi Setiawan, Kabid Pertambangan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Karimun dikonfirmasi beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, di dalam peraturan daerah (Perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Karimun yang baru saja disahkan, Desa Pongkar termasuk kawasan hutan lindung. ***

Rafiq Lantik Kamabiran Pramuka

ILHAM/HALUAN KEPRI

KETUA Umum Kwarcab Pramuka Karimun, Aunur Rafiq menyematkan pin kepada Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Pramuka Kecamatan Tebing Dwi Yandri saat pembukaan Rakercab Pramuka Karimun di Gedung Nasional, Sabtu (23/2). KARIMUN (HK) — Ketua Umum Kwartir Cabang Pramuka Karimun, Kakak Aunur Rafiq menitipkan empat pesan kepada anggota pramuka dalam pembukaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Gedung Nasional, Sabtu (23/2). Empat pesan tersebut adalah lomba marching band, parade senja, penyuluhan narkoba HIV/AIDS dan kunjungan rehabilitasi narkoba di Bogor. Menurut Rafiq, empat program tersebut ada yang sudah dijalankan dan ada yang pernah berjalan namun sudah lama tidak dilaksanakan lagi seperti kegiatan parade senja yang biasanya menjadi agenda rutin dalam kegiatan kepramukaan. Begitu juga lomba marching band akan menjadi agenda baru bagi Pramuka di Ka-

rimun. Dalam pembukaan Rakercab itu, Rafiq juga menyebut satu kabar gembira bagi kepramukaan yakni bidang kepramukaan bakal masuk dalam salah satu kurikulum pendidikan nasional tahun 2013. Hal ini sesuai dengan amanat Undang Undang RI nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan kepramukaan. Menurutnya, tingginya perhatian pemerintah terhadap gerakan kepramukaan agar mental kebangsaan anak didik tetap terjaga sejak dini. Selain itu, kepramukaan merupakan dinilai mampu merekat persatuan secara nasional. Bidang kepramukaan yang menjadi bagian dari pendidikan tadi, bisa disejalankan dengan kegiatan kepramukaan yang

sudah ada sebelumnya. Saat pembukaan Rakercab Pramuka Karimun itu, Aunur Rafiq didampingi Ketua Harian Kwarcab Pramuka Karimun, TS Arif Fadillah melantik 10 Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) yang ada di tiap-tiap kecamatan. Sementara, dua Kamabiran lain sudah dilantik beberapa waktu lalu. Dijelaskan, peranan Kamabiran begitu penting dalam mengakomodir serta memfasilitasi kegiatan-kegiatan kepramukaan. Sehingga gerakan kepramukaan menjadi pilihan utama kaum muda bisa terwujud. Oleh karena itu, Kamabiran diminta aktif dan eksis dalam membangun serta mendukung kegiatan kepramukaan. (ham)

E dit or o , La y out er ahr ullazi ditor or:: Nik Niko Lay outer er:: M FFahr ahrullazi


CMYK

Hazard Suka Jadi HL

Hazard

Senin, 25 Februari 2013

TAK banyak pesepakbola yang menyukai sorotan media, namun hal tersebut ternyata bertolak belakang dengan playmaker Chelsea Eden Hazard. Ya, bintang muda The Blues itu mengaku senang apabila terdapat banyak media di sekitarnya. Hazard juga tak keberatan apabila namanya kerap memenuhi setiap pemberitaan, bahkan untuk menjadi headline sekali pun. Namun, tentu saja pemuda asal Belgia itu menginginkan para media tersebut mengupas sisi positifnya. “Setiap pemain pasti menyukai apabila namanya menjadi headline (HL,red).‘Hazard Telah Melakukan ini!’ Anda menyadari bahwa ini merupakan olahraga tim dan ini semua mengenai klub. Namun, sungguh menyenangkan menjadi headline di dunia olahraga,” (dmc) tutupnya.(dmc)

22

GAGAL BLOK — Pemain bertahan Sevilla, Botia (kiri) gagal memblok tendangan Lionel Messi dalam lanjutan La Liga di estadio Camp Nou, Minggu (24/2) dinihari WIB.

BARCELONA (HK) — Barcelona mampu bangkit usai kekalahan dari AC Milan di ajang Liga Champions tengah pekan lalu. Menjamu Sevilla, Azulgrana memetik kemenangan dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan La Liga, di Nou Camp, Minggu (24/2) dinihari WIB. Dalam laga itu, Barca langsung tancap gas begitu laga dimulai. Hasilnya mereka langsung mendapatkan dua peluang saat pertandingan berjalan empat menit. Peluang pertama merupakan hasil tendangan Andres Inieta yang meneruskan umpan Lionel Messi. Yang kedua adalah sepakan Dani Alves meneruskan bola sodoran Alexis Sanchez. Di menit 17, Messi melakukan percobaan dari luar kotak penalti.

Masih sial, sepakan La Pulga masih bisa diblok oleh barisan pertahanan Sevilla. Terlalu Asyik menyerang, Azulgrana justru kebobolan di menit 43. Gol Sevilla itu tercatat atas nama Botia. Coke Andujar mampu mengirimkan umpan dari sisi sayap kanan, Botia lantas menyongsong bola itu. Valdes tak dapat menghalau bola yang mengubah skor menjadi 0-1 untuk tim tamu yang

bertahan hingga jeda. Babak kedua berrjalan enam menit, Barca bisa menyeimbangkan kedudukan. Gol itu tercatat atas nama Villa. Alves merangsek di sisi kanan pertahanan Sevilla, lalu mengirim crossing. Villa yang berdiri bebas langsung menyundul bola masuk ke dalam gawang tim tamu. Messi membawa Barca berbalik unggul di menit 59. Cristian Tello yang menerima bola di sisi kiri pertahanan Sevilla bisa dengan leluasa mengitimkan umpan ke tengah kotak penalti. Messi yang berdiri bebas, dengan tenang mampu menceploskan bola masik ke dalam gawang tim tamu. Sevilla memperolah peluang di menit 76 lewat kaki Alvaro Negredo. Ivan Rakitic memberikan umpann terobosan, yang langsuung

diteruskan Negredo dengan satu sepakan dari luar kotak penalti. Tak beruntungnya bola itu masih melayang. Di sisa pertandingan tak ada lagi gol tambahan, Barca pun menang dengan skor akhir 2-1. Dengan tambahan tiga angka ini Barca semakin nyaman di posisi pertama klasemen dangan raihan 68 poin, unggul 15 angka dari Atletico di posisi runner up dan 16 poin dari Real Madrid di posisi ketiga. Sementara Sevilla yang mengumpulkan 32 angka ada di posisi 11. Tatap El Clasico Di laga lain, Real Madrid sukses mengalahkan Deportivo La Coruna dengan skor 2-1. Kini, El Real langsung menatap laga selanjutnya yang cukup berat, yaitu melawan Barcelona di Copa del Rey. Dalam laga yang berlangsung

di Estadio Municipal de Riazor, Madrid cukup kesulitan dalam meraih kemenangannya. Madrid sendiri harus tertinggal lebih dulu usai pemain Deportivo, Riki mencetak golnya pada menit ke-35. Madrid sendiri baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-73 oleh gol Kaka. Kepastian kemenangan pasukan Jose Mourinho pun tercipta pada menit ke-88 lewat gol Gonzalo Higuain dan menutup laga dengan skor 2-1. “Itu adalah laga yang cukup sulit, butuh perjuangan keras bagi kami sejak menit awal. Tapi, ini semua adalah bukti bahwa kami ingin menang dan kami berhasil melakukannya,” ungkap Higuain di situs resmi klub. Tiga poin dari laga ini sendiri tak membuat Madrid naik dari posisi ketiga, dan masih memiliki selisih 16 poin dari sang pemuncak

klasemen, Barcelona. Akan tetapi, Higuain tak terlalu mempermasalahkannya. Kini Higuain pun langsung menatap laga kontra Barca pada leg kedua semifinal Copa del Rey, Selasa (27/2), dan kembali berjumpa kembali di ajang La Liga, Sabtu (2/3). Usai laga El Clasico, Madrid pun kembali mendapatkan laga berat dengan melawan Manchester United di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. "Yang terpenting adalah kemenangan dan terus meraih poin dan kini kami harus mempersiapkan diri untuk laga hari Selasa. Kami antusias dan kami ingin bermain (baik) karena kami tahu dalam sepekan kami akan tampil untuk berusaha bertahan di Copa dan Liga Champions," pungkasnya. (rmc/bbc)

SMABEL'C Juara Turnamen Gerhana Kepri BATAM (HK) — Tim futsal SMABEL'C berhasil menjuarai 'Turnamen One Day Futsal' yang diadakan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Hindari Anak dari Narkoba (DPP Gerhana) Kepri di Family Ikan Daun Batam Centre, Batam, Minggu (24/2). Atas prestasi itu, tim dari SMAN 15 Batam tersebut berhak membawa pulang piala bergilir dalam turnamen yang dibuka Kepala Badan narkotika (BNK) Kota Batam, H Rudi, SE,MM. Untuk juara dua direbut Tim SMUN 4 A, dan juara tiga diraih Tim SMUN 4 B. Sementara top scorer dalam pertandingan dengan menggunakan sistem gugur itu, diraih Reza dari Tim SMUN 4 B. Kemudian untuk pemain terbaik disematkan kepada penjaga gawang Tim SMABEL'C atas nama Fajar Riski Ramdhan. Dalam sambutannya, Rudi yang juga Ketua Pengcab PSSI Batam mengatakan, pada dasarnya kegiatan olahraga seperti halnya futsal, patut digalakkkan. Karena, generasi muda khususnya anak-anak sekolah dapat terhindari dari segala bentuk kegiatan yang bersifat negatif. Salah satunya penyalahgunaan narkoba. Di hadapan para siswa SMU SeKota Batam dan didampingi masingmasing guru olahraganya itu, Rudi menghimbau agar bersama-sama untuk mencegah hal-hal yang bersifat negatif dilakukan di Batam. Mengingat, Batam saat ini menjadi sorotan dunia luar, terkait masuknya bahkan penggunaan narkoba di kalangan generasi, yang didominasi oleh mahasiswa maupun siswa SMU. "Untuk memberantas pengedaran narkoba di Batam, bukan hanya ditangan aparat penegak hukum ataupun pemerintah daerah saja. Tapi juga ada ditangan anak-anak sekalian. Untuk itu, mari mari kita sepakati untuk memberantas narkoba ini. Kalau kita sudah sepakat, maka tidak ada lagi

CMYK

ALI MAHMUD/HALUAN KEPRI

WAKIL Walikota Batam, H Rudi, SE,MM (tiga kiri) bersama Ketua Dewan Pendiri Gerhana, Moody Arnol Timisela, Ketua Umum DPP Gerhana Kepri, Diah Prawiro, Sekretaris Umum DPP Gerhana Kepri, Asril Silitonga, Ketua Panitia Turnamen, Dwi Wahyu (ujung kanan) di Family Ikan Daun Batam Centre, Batam, Minggu (24/2). yang mengkonsumsi obat-obat terlarang," kata pria yang juga menjabat sebagai wakil walikota Batam tersebut. Kepada anak-anak, Rudi juga menitipkan Batam, khususnya untuk mencegah penggunaan narkoba di kalangan pelajar. "Bapak titipkan kepada anak-anak ku sekalian, untuk menjaga Batam ini dari penyalahgunaan narkoba. Jangan apatis, bila ada teman-temannya di sekolah yang ketahuan menggunakan narkoba. Tolong ditegur dan diingatkan untuk tidak lagi menggunakan narkoba," imbuh Rudi. Sementara Ketua Umum DPP Gerhana Kepri, Diah Prawiro mengharapkan, agar dalam pertandingan turnamen futsal tersebut, selalu menjunjung tinggi sportifitas sekaligus membangun talisilaturahmi antar sesama pelajar. Dengan kegiatan ini, kata Diah, satu sama lainnya saling kenal mengenal dan paling diharapkan agar saling mengingatkan sesama teman untuk tidak menggunakan narkoba. "Kalah menang bukan merupakan sebuah ukuran dalam pertandingan. Tapi yang terpenting adalah menjujung tinggi

sportifitas serta menjaling silaturahmi diantara sesama. Sekaligus kita mengatakan tidak untuk penggunaan narkoba," kata Diah yang diamini Sekretaris DPP Gerhana Kepri, Asril Silitonga. Ketua dewan pendiri Gerhana Kepri, Moody Arnold Timisela mengatakan, berdirinya DPP Gerhana Kepri ini berawal dari rasa keprihatinan terhadap generasi muda, khususnya mahasiswa dan pelajar yang terlibat dalam penggunaan narkoba. Bahkan, lanjut Moody, secara nasional Batam saat ini menduduki rangking kedua penggunaan narkoba setelah Jakarta. "Berangkat dari sana, kita mendirikan sebuah lembaga yang namanya Gerhana. Maka sebagi bentuk sosialisasinya, kita mengadakan kegiatan berupa futsal ini. Dan mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat membawa perubahan yang berarti. Untuk ke depannya, DPP Gerhana Kepri akan membuka cabang Gerhana di masingmasing kabupaten/kota yang ada di Kepri ini," tandas Moody. (lim) Editor: Didik Didik,, Layouter: Dieky Saputra


Iklan

Senin, 25 Februari 2013

23


CM YK

Senin, 25 Februari 2013

24

Bupati Meranti Kukuhkan Pengurus IKBM Batam BUPATI Meranti Drs Irwan Nasir Msi, resmi melantik Ketua Ikatan Keluarga Besar Meranti (IKBM) Kota Batam H Zulkifli Ali, untuk periode 2012 hingga 2017 mendatang. Pelantikan yang dilak sa nakan Hotel Pasific, Minggu (24/ 2) tersebut sekaligus mengukuhkan sejumlah pengurus IKBM Kota Batam yang disaksikan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo serta beberapa pa ga yuban yang ada di Batam. Dalam sambutannya, Zulkifli Ali menyampaikan, bahwa dipilihnya sebagai ketua IKB Meranti periode 2012 hingga 2017 mendatang, merupakan satu tantangan. Dan untuk itu ia bertekad akan mengembangkan dan memajukan organisasi ini di Batam.

Pada masa kepemimpiannya, Zulkifli Ali berjanji tidak akan menerima bantuan dari anggaran APBD Batam. Untuk itu diperlukan semua dukungan dari warga Meranti yang ada di Batam agar organisasi ini berjalan dengan baik. Ia juga tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Meranti, Wagub Kepri, jajaran Pemko Batam dan semua lapisan masyarakat Meranti yang bersedia hadir pada acara itu. Zulkifli Ali yang akrab disapa Wak Ali itu berkomitmen akan mengembangkan dan majukan kembali IKBM Kota Batam. Sementara itu, Bupati Meranti, Drs Irwan Nasir Msi dalam sambutannya mengungkapkan, IKBM Kota Batam sekiranya da-

pat membantu warga Meranti yang ada di Batam. Tidak dipungkiri, banyak warganya yang merantau dan bekerja di Batam. Dikatakannya, sejak berdirinya Kabupaten Meranti 3 tahun lalu, masyarakatnya sudah mandiri. Untuk tingkat pengangguran, saat ini sudah berkurang di Kabupaten Meranti. Saat ini kata Irwan, pemkab dan warga Meranti patut berbangga, karena setelah Kabupaten Meranti terbentuk, tingkat perekonomiannya sudah meningkat. Angka pengangguran di Meranti sudah berkurang. Hal itu dibuktikan naiknya APBD Kabupaten Meranti sebesar Rp1,4 triliun. Foto: Delmawan Narasi: Afrizal

BUPATI Meranti Irwan Nasir Msi Memberikan Pataka kepada Ketua Ikatan Keluarga Besar Meranti (IKBM) di Kota Batam, H Zulkifli Ali.

WAKIL Gubernur Kepri HM Soerya Respationo memberikan sambutan.

KETUA IKBM Kota Batam, Zulkifli Ali / pengurus bersama Soerya Respationo dan sejumlah paguyuban di Batam foto bersama.

ZULKIFLI Ali memberikan sambutan.

IRWAN Nasir membereikan sambutan

ZULKIFLI Ali menerima surat pengukuhan dari Irwan Nasir disaksikan Soerya Respationo.

IRWAN Nasir mendapatkan jamuan tepung tawar.

IRWAN Nasir bersama Soerya Respationo menyimak suguhan hiburan.

CM YK

SOERYA Respationo, Zulkifli Ali dan Irwan Nasir salam kompak.

IRWAN Nasir mengukuhkan pengurus sekaligus melantik IKBM Kota Batam.

PARA tamu undangan beserta pengunjung yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya.

PARA Pejabat Meranti dan Pejabat Pemprov Kepri bersama Pemred Haluan Kepri Aldi Samjaya.

TAMU undangan memenuhi ballroom Hotel Pacific Batam. ullazi er y out izal, La or Edit ahrullazi er:: M FFahr outer Lay or:: A f rrizal, ditor ahr

HaluanKepri 25Feb13  

HaluanKepri 25Feb13

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you