Issuu on Google+

CMYK

Website: www.haluanmedia.com

Senin, 25 Maret 2013 14 Jumadil awal 1434 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 25/3 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

081345349396

HARGA ECERAN Rp2.000,- HARGA LANGGANAN Rp52.500,- UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

NEGARA DIKUASAI MAFIA Penyerang Lapas Sleman Mesti Diungkap JAKARTA (HK) — Penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, DI Yogyakarta, lalu membunuh empat tahanan oleh sekelompok orang

bersenjata lengkap, dinilai sangat mengkhawatirkan publik dan memalukan pemerintahan. Peristiwa itu seperti terjadi di negara yang gagal atau dikuasai mafia. Kare-

nanya, aparat kemanan diminta harus mampu menangkap pelaku penyerangan tersebut. "Tak pernah kita mendengar adegan semacam itu kecuali di Negara Dikuasai Hal 7

Hutan Bakau Karimun Dijual Rp3 M KARIMUN (HK) — Puluhan hektar hutan bakau di RT 02 RW 04 Teluk Setimbul, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun diduga telah dijual oleh sejumlah warga senilai Rp3 miliar. Hutan bakau tersebut dibeli oleh pengusaha asal Singapura, pemilik sebuah perusahaan perkapalan di Karimun.

Ilham Liputan Karimun Ketua RW 04 Teluk Setimbul, Ewa Bekuk dijumpai di rumahnya, Minggu (24/3), mengakui bahwa hutan bakau di Kecamatan Meral Barat, itu dijual oleh sejumlah warga. Katanya, penjualan hutan bakau yang merupakan tanah milik negara itu tanpa sepengetahuan dirinya selaku Ketua RW. Menurut Ewa, penjualan lahan hutan bakau itu dilakukan dalam dua tahap.

TANAM POHON — Walikota Batam Ahmad Dahlan menyiram pohon Pucuk Dicinta yang ditanamnya di gerbang Perumahan Villa Pesona Asri, Kecamatan Batam Kota, Minggu (24/3). Pohon Pucuk Dicinta yang dijadikan sebagai ikon Kota Batam ditanam di sepanjang jalan Bandara Hang Nadim menuju Simpang Kabil.

"Saya dengar total penjualan tanah itu hingga Rp3 miliar melalui dua tahap," ujarnya. Dikatakan Ewa, tahap pertama tanah yang dijual seluas 14 hektar. Harga tanah dibandrol Rp10 ribu per meter. Diduga Tanah tersebut dijual oleh Menet, Li Sun dan Jantan Umar. "Lalu tahap kedua dijual lagi tanah belasan hektar oleh Li Sun, Yu Eng Wan dan Jantan Umar, dengan harga per meternya Rp18 ribu," tuturnya. Hutan Bakau Hal 7

TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

Pohon Pucuk Dicinta Jadi Ikon Batam ILHAM/HALUAN KEPRI

KETUA LMB Karimun, Datuk Panglima Muda Azman Zainal menunjukkan lokasi hutan bakau yang dijual warga di Teluk Setimbul, Minggu (24/3).

PNS Nyabu di Kantor Bupati Bengkalis PEKANBARU (HK) — Empat orang pecandu narkoba, masing-masing SA (34) pegawai negeri sipil (PNS), RE seorang pegawai swasta dan dua lainnya belum diketahui identitasnya ditangkap aparat kepolisian Polres Bengkalis, Sabtu malam (23/3). Keduanya diciduk saat berpesta narkoba di salah satu ruangan Kantor Bupati Bengkalis, Provinsi Riau. Seorang perwira kepolisian setempat mengindi-

kasikan bahwa kantor Bupati Bengkalis itu telah sejak lama dijadikan sebagai lokasi pesta bagi oknum pecandu narkoba. "Benar, tadi malam kami berhasil mengamankan dua PNS Nyabu Hal 7

BATAM (HK) — Pemerintah Kota Batam menggalakkan penghijauan dengan melakukan penanaman sebanyak 2.000 pohon di sepanjang jalan dari arah Bandara Hang Nadim menuju Simpang Kabil, Batam, Minggu (24/3). Menariknya, keseluruhan pohon yang ditanam

tersebut merupakan jenis pohon asli yang tumbuh di kota ini. Pohon tersebut diberi nama Pucuk Dicinta (syzigium oriana) dan sekaligus dijadikan ikon Kota Batam. Walikota Batam Ahmad Dahlan mengatakan, pohon Pucuk Dicinta telah didaftarkan ke

Kementerian Pertanian. Bahkan, lanjutnya, Pemko Batam sudah mendapat pengakuan bahwa pohon tersebut memang berasal dari Kota Batam, melalui sertifikat yang diterPohon Pucuk Hal 7

Duo Red Bull Kuasai Sepang KUALA LUMPUR (HK) — Luar biasa, mungkin kata itu yang dapat menggambar hasil balapan di Grand Prix Malaysia. Tim Red Bull berhasil keluar sebagai yang terdepan, setelah dua pembalapnya (Sebastian Vettel dan Mark Webber) finish 1-2 di Sirkuit Sepang, Minggu (24/3). Kemenangan ini sekaligus membawa Vettel memuncaki klasemen sementara pembalap dengan torehan 40 poin dari dua perlombaan. Kimi Raikkonen berada di urutan kedua dengan torehan 31 poin, sedangkan Webber menempati posisi ketiga dengan 26 poin. Namun kemenangan duo Red Bull tersebut menyisakan masalah intern di antara pembalapnya. Hal itu terkait tindakan Vettel yang dianggap tidak mempedulikan team order Red Bull pada akhir lomba. Webber memimpin sepanjang perlombaan dan melakukan pitstop terakhir. Kendati

Disdik Sulit Data Anak ...

Hal

9

Polisi Gelar Rekonstruksi ...

Hal

11

Pemprov Anggarkan Rp165

Hal

17

Rianty Cartwright (KIRI-KANAN)Webber, Vettel, dan Hamilton saat naik podium di sirkuit DSepang, Minggu (24/3). Red Bull meminta kepada pembalapnya untuk mempertahankan posisi untuk menjaga performa ban, Vettel malah tetap menekan Webber. Setelah nyaris bersenggolan di pitwall setelah berduel dengan Webber, pembalap asal Jerman itu berhasil melewati rekannya itu dan mengamankan kemenangan perdana di musim 2013.

Usai balapan, Mark Webber mengungkapkan rasa kecewanya setelah gagal memenangi lomba. "Setelah pit stop terakhir tim mengatakan kepada saya balapan telah berakhir. Kami tidak perlu bersaing hingga akhir balapan,” ujarnya. Pembalap asal Australia itu meDuo Red Hal 7

Menantikan Momongan JAKARTA (HK) — Punya momongan sepertinya menjadi harapan bagi setiap pasangan suami istri. Tak terkecuali Rianty Cartwright. Rianty yang awalnya sengaja menunda, kini justru menan Menantikan Hal 7

Bermodal Desahan, Raup Rp1,2 M per Bulan Hadiah untuk Papa SEORANG ayah membeli beberapa gulung kertas kado. Putrinya yang masih kecil meminta satu gulung. "Untuk apa?" tanya sang ayah. "Untuk kado, mau kasih hadiah." jawab si kecil. "Jangan dibuang-buang ya!" pesan si ayah, sambil memberikan satu

Hadiah untuk Hal 7

JAKARTA (HK) — Banyak cara gila untuk mencari uang di Ibu Kota Jakarta. Salah satunya adalah bisnis penyedia layanan seks via telepon. Namun, bisnis seks lewat udara itu ternyata tak langgeng, karena petugas dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berhasil mengendusnya. Puluhan remaja putri yang berada di lantai delapan sebuah gedung perkantoran di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan tidak bisa berbuat banyak saat puluhan petugas dari Kominfo datang menggerebek kantor mereka, kemarin. Kantor yang dijadikan bisnis telepon seks bertarif premium itu langsung diperiksa oleh petugas dari Kementerian Kominfo. Dalam kantor yang berlokasi di daerah perkantoran eksklusif di Jakarta tersebut, setiap operator itu bekerja dari sebuah bilik yang terbuat dari kayu yang ber-

ukuran 1x1 meter, dengan tinggi sekat sekitar 1,5 meter. "Dalam ruangan itu juga terdapat majalah-majalah pria dewasa yang menjadi bahan buat operator itu berbicara dengan penelepon," kata warto, salah seorang saksi mata di lokasi penggerebekan. Ruangan operator telepon seks tersebut hanya dibagi dalam dua ruang. Ruang utama, yaitu bilik untuk operator yang berjumlah 12 buah, dan sebuah ruang resepsionis yang bersifat formalitas. Yang paling khas dari ruangan

tersebut adalah, bau khas minyak angin. Bau itu menyeruak saat memasuki ruangan operator. Sekilas, kantor itu mirip warung internet (warnet). "Pas pertama kali masuk, langsung tercium bau minyak angin," ujarnya. Para operator telepon seks itu menggunakan minyak angin untuk menjaga diri. Alasannya, karena mereka seharian berada di dalam ruangan ber-AC. Dalam sehari, operator tersebut harus duduk selama delapan jam setiap satu shift. "Sehari mereka dibagi tiga shift, satu shift delapan jam," ujarnya. Dalam bekerja, para operator seks dituntut untuk bisa membuat lawan bicara betah berlama-lama berbincang dengan mereka. Semakin lama perbincangan, semakin banyak bonus yang akan diterima oleh operator. Tidak seperti suaranya yang meB e r m o d a l De s a h a n , Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

Editor: Andi, Layouter: Dieky Saputra, Grafis: Dimas


Ekonomi

Senin, 25 Maret 2013

2

Harga Ikan Bakal Turun BATAM (HK) — Harga ikan laut pada April mendatang di perkirakan bakal turun harga. Hal ini menyusul banyaknya ikan dari daerah lain yang masuk ke Batam. Abdul Kodir & Rofik Liputan Batam - Bintan Sebagaimana dikatakan Syuaib, pedagang ikan di Pasar Cahaya Garden, Batam, Minggu (23/3). Saat ini, sebut Syuaib, harga ikan relatif normal setelah sempat melejit di awal tahun lalu hingga akhir Februari. "Harga ikan sekarang ini masih stabil tidak ada kenaika harga, tapi awal April nanti kami perkirakan harga akan turun, karena bayak pasokan dari berbagai daerah, seperti dari Bintan dan Tanjungpinang," tutur Syuaib. Saat ini di pasar tersebut, harga ikan mas Rp30 ribu per kg, ikan tongkol Rp32 ribu per kg, ikan mata besar Rp45 ribu per kg, ikan tongkol Rp28 ribu per kg, ikan belanak Rp35 ribu per kg. "Sementara, harga udang di kisaran Rp5090 ribu per kg, kepiting Rp120 ribu per kg, lele Rp23 ribu per kg, masih mahal, belum turun sejak naik jelang Imlek lalu," kata Syuaib. Dikatakan Syuaib, sulit memprediksi harga ikan, karena sangat bergantung pada kondisi cuaca. "Sekarang cuaca sudah bagus, nelayan banyak melaut, makanya kami

perkirakan harga akan segera turun," ujarnya lagi. Iskandar, penjual ikan di Pasar Tos 3000 Jodoh, Batam mengatakan cuaca sangat bagus, sehingga nelayan telah melaut dan mendapatkan banyak hasil. Diperkirakan kondisi ini akan terus berlangsung, dan ikan akan membanjiri pasar Batam. Harga ikan di pasar ini hampir sama dengan Pasar Cahaya Garden. "Untuk harga ikan tidak jauh berbeda dengan pasar lain, bedanya paling sekitar Rp1.000 saja, namun untuk bulan April mendatang harga ikan kami perkirakan turun, mungkin satu bulan penuh, bahkan bisa lebih," ujar Iskandar. Harga Cabai Naik Sementara itu, harga cabai merah masih bertahan di Rp33 ribu per kg sejak seminggu terakhir. Kenaikan harga ini seiring naiknya harga cabai dari daerah asal. "Naiknya sekitar seminggu ini, dari Rp23-26 ribu menjadi Rp33 ribu per kg. Selain harga naik dari daerah asal, pasokan juga berkurang,"

ujar Herman, pedagang cabai di Pasar Mitra Raya Batam Centre, kemarin. Harman juga mengatakan, selain cabai produk hortikultura lainnya juga mengalami kenaikan harga, seperti wortel naik dari Rp9 ribu menjadi Rp13 ribu per kg, kol dari Rp14 ribu menjadi Rp17 ribu per kg. Di Pasar Botania Batam, harga cabai Rp34 ribu per kg, cabai ijo Rp17 ribu per kg, kentang Rp10 ribu per kg, wortel Rp13 ribu per kg, kacang panjang Rp12 ribu per kg, tomat Rp9 ribu per kg, dan kol Rp16 ribu per kg. "Kenaikan harga karena pasokan minim, sementara permintaan tinggi," tutur Joko, salah seorang pedagang. Harga Bawang Stabil di Bintan Sementara itu, di Kabupaten Bintan, harga komoditas hortikultura relatif stabil, seperti bawang merah Rp20 ribu dan bawang putih Rp20 ribu per kg. "Harga bawang, baik merah maupun putih tidak mengalami perubahan. Di Jawa naik, di sini stabil-stabil saja, harganya tetap Rp20 ribu per kg," ujar Rina, pedagang di Pasar Baru Tanjunguban, Sabtu (23/3). Rina mengatakan, stabilnya harga bawang karena distribusi lancar, dan jumlah sangat cukup. Hal yang sama juga disampaikan Paulus, pedagang bawang di pasar

DOK

TURUN HARGA - Harga ikan diperkirakan akan turun pada April mendatang, seiring dengan semakin membanjirnya pasokan ke Batam dari daerah lain, seperti Bintan dan Tanjungpinang. yang sama. Dikatakan Pau- masih di kisaran Rp23 ribu- tidak mengalami perubahan. bawang merah juga relatif staNamun, komoditi jenis sayur bil, yakni Rp20 ribu per kg. lus, harga bawang putih dan 24 ribu per kg. "Harga cabai merah stabil tak menentu, sesuai pasokan "Harga-harga stabil, bawang merah tidak mengalbawang masih Rp20 ribu per ami perubahan harga sejak juga, di kisaran Rp23 ribu per dan faktor cuaca. Di Pasar Kawal Kecama- kg, nggak ada yang naik sepsetahun terakhir, yakni Rp20 kg," kata Paulus. Paulus menambahkan tan Gunung Kijang, harga erti di Jawa," ujar Ida, salah ribu per kg. Begitu juga dengan harga cabai merah, hampir semua harga bumbu bawang putih maupun seorang pedagang. ***

Editor: Nana Marlina, Layouter: Syahrial Anwar


CMYK KRITIK DAN SARAN: 081345349396

Jumat, 22 Maret 2013

PEMBUKAAN

4.798,62 PEMBUKAAN

14,347 PEMBUKAAN

2,769.25 PEMBUKAAN

12,498.51 PEMBUKAAN

22,186.24

9.743 7.796,92

Senin, 25 Maret 2013

3.130,28

3

Sebelum Dijual, Mesin Mobil Diperiksa TANJUNGPINANG (HK) — Sebelum dilakukan kesepakatan jual beli, mesin mobil harus diperiksa. Prosedur ini wajib dalam transaksi jual beli mobil di CV Auto Solid, di Jalan Brigjend Katamso KM 2,5 Tanjungpinang. “Kenapa belim mobil second di Auto Solid? Karena dilakukan pemeriksaan mesin mobil sebelum jual beli disepakati,” kata Saefrudin, pemilik showroom, Minggu (24/3). CV Auto Solid merupakan showroom mobil bekas berkualitas, tersedia berbagai merek produksi tahun 2004-2013, dokumen mobil lengkap. Sefrudin mengatakan, setiap transaksi dalam pembelian dapat secara kredit maupun tunai. Khusus pembelian secara kredit, pihaknya bekerjasama dengan perusahaan pembiayaan terkemuka, baik lokal maupun nasional. “CV Auto Solid melakukan jual-beli

mobil baru dan bekas, segala merek, lengkap dengan dokumen. Untuk pembayaran secara angsuran, uang muka minimal 20 persen dari harga jual, bunga rendah, dan bergaransi,” ujarnya. Saat ini tersedia Toyota Rush tahun 2007 ditawarkan dengan harga Rp158 jutaan, on the road Tanjungpinang, uang muka Rp68.770.600, besaran angsuran Rp3 jutaan per bulan selama 47 bulan. Dikatakan Saefrudin, pihaknya menjual berbagai merek mobil, mulai dari jenis sedan, APV dan MPV untuk keluarga, produksi tahun 2004-2013. “Ada Toyota Veloz, Honda, Suzuki, Ford dan KIA,” ujarnya. Saefrudin juga mengatakan, bagi yang belum bisa mengemudi, pihaknya juga melayani jasa belajar menyetir. Kunjungi showroomnya di Jalan Brigjend Katamso KM2,5 Tanjungpinang, dapatkan mobil berkualitas dengan harga pas. (cw73)

DOK

ASET MINIM — Puluhan warga mendatangi kantor Batavia di Bandara Hang Nadim, Batam beberapa waktu lalu. Hutang Batavia Air kepada pengelola Bandara Hang Nadim mencapai Rp423 juta, sementara aset perusahaan tersebut sangat minim di Batam, yang tersisa hanya alat tulis kantor (ATK).

Aset Batavia di Hang Nadim Hanya ATK BATAM (HK) — Pasca dinyatakan pailit, Batavia Air hanya meninggalkan aset berupa alat tulis kantor (ATK) di Bandara Hang Nadim Batam. Armat Juang Liputan Batam Pantauan koran ini, di dalam kantor Batavia Air Hang Nadim Batam tersebut hanya tampak tiga unit PC (personal computer) dan satu

unit printer, serta meja dan kursi tiketing. Kepala Bagian Keuangan dan Umum Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso membenarkan bahwa aset Batavia Air di Hang Nadim

hanya tinggal ATK saja. “Aset Batavia hanya ATK saja di bandara. Sampai sekarang, ruangan Batavia Air masih kita segel, meskipun sudah banyak maskapai yang menginginkan ruangan itu,” ujar Suwarso, dihubungi Minggu (24/3). Dikatakan Suwarso, Jumat (22/3) lalu, dirinya telah mendatangi tim Kurator di Jakarta dalam rangka menyerahkan data utang Batavia

CMYK

Air di Hang Nadim dengan nilai Rp429.134.200. Dalam pertemuan tersebut kurator memvalidasi data utang Batavia yang ada di seluruh Indonesia. “Jumat lalu, saya ke Jakarta dalam tahap klarifikasi antara Debitur dan Kurator. Dari Batam hanya saya, tapi dari lain ada perwakilan masyarakat dan Asita,” terang Suwarso. Suwarso mengatakan, hutang Batavia Air meliputi PJP4U, sewa ruangan dan listrik. “Saat ini masih mencocokkan data, belum diketahui kapan dibayar oleh Batavia. Sementara, aset Batavia di Hang Nadim hanya ATK saja,” pungkas Suwarso. ***

ANDRI ISMAL/HALUAN KEPRI

SHOWROOM Auto Solid di Jalan Brigjend Katamso KM 2,5 Tanjungpinang menawarkan mobil baru dan second berkualitas.

Urus Visa bisa di Cahaya Adinda TANJUNGPINANG (HK) — PT Cahaya Adinda, agen tiket pesawat dan kapal laut di Jalan Hang Jebat No166, Tanjungpinang melayani pengurusan Visa, serta penjualan tiket pesawat secara online. “PT Cahaya Adinda menyedikan tiket pesawat, cukup melalui telepon, tiket bisa dian-

tar langsung. Cara ini akan mempercepat penyediaan tiket secara mendadak,” ujar Susan-

ti, selaku manajer PT Cahaya Adinda belum lama ini. Dikatakan Susanti, pembayaran pemesanan tiket via telpon dilakukan melalui transfer bank, sehingga lebih mudah dalam transaksi. Cara ini, kata Susanti, sangat efektif meningkatkan omset perusahaan dalam menjual tiket. Karena itu pula, PT Cahaya Adinda yang memiliki cabang di Jalan Pos Kijang ini dipercaya oleh banyak pejabat pemerintah di Kota Tanjungpinang maupun karyawan BUMN maupun bank. “Mereka tidak hanya sekali membeli tiket di sini, sudah langganan,” ujar Susanti. Adapun tiket pesawat yang disediakan oleh Cahaya Adinda berlaku untuk semua tujuan, bisa dipesan melalui 0771-25321 (hunting), handphone (HP) 0852 6499 0022, atau via email www.cahayaadindatt@yahoo.com. “Kami juga memberi pelayanan prima dengan menerima pengambilan kartu visa di negara tujuan konsumen. Harga disesuaikan dengan tarif perjalanan ke negara yang dituju. Jasa ini akan mempermudah konsumen yang ingin berpergian ke luar negeri, namun memiliki aktifitas tinggi,” pungkas Susanti. (cw73)

Editor:Nana Marlina,Layouter: Mulia Aditya


Dunia

Senin, 25 Maret 2013

4

Selama Tiga Tahun Pisau Tertancap di Punggung YELLOWKNIFE (HK) — Seorang pria Kanada menggaruk punggungnya yang gatal, namun kenyataannya dia menggaruk dan menemukan serpihan pisau sepanjang sekitar tujuh sentimeter yang sudah selama tiga tahun tertancap terbenam di punggungnya. Kejadian pisau tertancap di punggungnya itu terjadi dalam sebuah pesta ulang tahun pada April 2010. Billy McNeely sebagaimana dikutip kantor berita AP, Minggu (24/3) mengemukakan, kejadian pekan

ini di mana dia menggaruk dan mengeluarkan serpihan pisau, membuat ingatannya kembali ke pesta ulang tahun pada April 2010 di rumahnya di Fort Good Hope, Northwest Territories. Ketika itu, McNeely menerima tantangan tawaran pertandingan gulat di mana dia tertusuk lima kali. Dokter kemudian memeriksa punggungnya dan mengatakan oke, namun McNeely tak perlu melakukan pemeriksaan dengan sinar X.

Sejak itu, McNeely selalu ditolak saat melintasi alat pelacak metal. Namun dia tak pernah paham bahwa ada pisau di punggungnya. Dan pekan ini rasa gatal selalu mengganggu di punggungnya. Rasa sakit juga semakin bertambah. Setelah dia terus menggaruk, maka diketahui adanya serpihan pisau di sana. Seorang dokter yang datang membantu mengeluarkan serpihan pisau tersebut. (kcm)

Jelang Pilpres, Ical Gaet Komunitas Tani JAKARTA (HK) — Sejumlah kelompok usaha masyarakat di Sukabumi, Jawa Barat, mendeklarasikan diri menjadi relawan Sahabat ARB, sebuah gerakan pemenangan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie sebagai Presiden di 2014. Setidaknya ada tujuh komunitas pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Sukabumi yang terga- Aburiza bung dalam deklarasi itu. Mereka adalah Komunitas Tani Maju Bersama, Komunitas Petani Sukses Sejahtera, Komunitas Pedagang Ikan Tuna Maju, Kelompok Usaha Mainan Edukatif, Kelompok Tani Surya Mekar, Komunitas Pedagang Bina Mandiri, dan Komunitas Pedagang Ibuibu Berdikari. "Pada hari ini, kami menyatakan siap menjadi relawan Sahabat ARB. Untuk mencapai cita-cita rakyat sejahtera, bangsa maju, kami dukung Bapak Aburizal Bakrie sebagai calon Presiden RI 2014. Viva ARB," demikian bunyi ikrar mereka dalam deklarasi itu. Menurut Koordinator Sahabat ARB, Timbul Silitonga, yang hadir dalam deklarasi itu, keinginan komunitas pelaku ekonomi kecil itu sejalan dengan ide peningkatan kesejahteraan rakyat yang harus terus diupayakan perwujudannya. "Inilah yang menjadi concern Partai Golkar, concern Pak Aburizal Bakrie, dan tentu saja juga concern kita semua," kata Timbul dalam keterangannya tertulisnya, Minggu (24/3). Timbul menjelaskan, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat, Aburizal Bakrie mengajukan gagasan dan pemikiran

Visi Indonesia 2045, Mewujudkan Negara Kesejahteraan, yaitu Indonesia yang Maju, Kuat, Mandiri, Adil, dan Sejahtera. Dalam melaksanakan pembangunan tersebut, diperlukan pendekatan baru, yakni membangun Indonesia dari Desa. Hal ini mengingat sebagian terbesar wilayah perdesaan belum tersentuh pembangunan, dan perdesaan merupakan bagian integral dari kesatuan wilayah Indonesia. "Berangkat dari pemikiran itulah maka Pelaku Ekonomi Kecil ini mendeklarasikan diri sebagai Sahabat ARB," kata Timbul. Ketua Kelompok Usaha Mainan Edukatif, Ahmad Nawawi, menjelaskan kelompok mereka adalah kelompok usaha mikro ekonomi yang telah memproduksi aneka ragam jenis mainan edukatif. Antara lain mainan mengenal huruf hijaiyah, maket rumah ibadah, papan alur, wire game, serta puzzle alfabet. Dengan bergabung dalam komunitas Sahabat ARB, kata dia, pihaknya merasa potensi usaha yang dimiliki akan dapat berkembang lebih maju. "Melalui bimbingan, pelatihan dan bantuan operasional yang akan kami kelola, kami yakin dapat mewujudkan kesejahteraan anggota dan masyarakat secara umum," ungkap Ahmad Nawawi. Dia melanjutkan bahwa dengan dukungannya terhadap Aburizal Bakrie sebagai capres 2014, kesejahteraan bangsa Indonesia dapat diwujudkan. "ARB Presiden, Bangsa Sejahtera. Viva Sahabat ARB," pungkasnya. (oke)

SBY Yakin Didukung Rakyat Sampai 2014 JAKARTA (HK) — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono percaya bahwa rakyat ingin pemerintah menyelesaikan amanat yang diberikan hingga akhir masa jabatan di 2014. Presiden yakin tidak ada kelompok yang dapat menurunkan pemerintahan di tengah jalan. "Tidak ada yang bisa mengancam dan menakut-naku-

ti dirinya hanya karena segerombolan orang berteriak di jalanan dengan pesan politik yang tak relevan," kata Staf Khusus Presiden bidang Politik Daniel Sparinga melalui pesan singat, Minggu ( 24/3). SBY Hal itu dikatakan Daniel menyikapi rencana aksi yang dilakukan Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) di Kantor YLBHI di Jakarta Senin (25/ 3). Mereka akan mendeklarasikan gerakan ke depan. Aksi serupa juga akan dilakukan di 25 Provinsi. Mereka ingin menggu-

lingkan pemerintahan SBY-Boediono sebelum Pemilu 2014 dengan berbagai alasan. Setelah itu, mereka akan membentuk pemerintahan transisi untuk menyiapkan pemilu. Akhirnya, terbentuk pemerintahan baru. Daniel mengatakan, Presiden SBY menerima demokrasi sebagai institusi sekaligus sebagai nilai pribadi. Menurutnya, tidak ada seorang pun yang dapat mengusik kepercayaan bahwa dedikasi terbaiknya kepada Indonesia adalah memperkuat demokrasi. (kcm)

KOMPAS

GELAR AKSI — Forum Pemuda NTT menggelar aksi Seribu Lilin Solidaritas Kemanusiaan Korban Pembantaian di Lapas Cebongan Jogja di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (24/3).

Keranda Diarak ke Bundaran HI JAKARTA (HK) — Forum Masyarakat NTT Jakarta mengarak sebuah keranda atau peti jenazah mengelilingi Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas penyerangan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cebongan, Sleman, Yogyakarta, yang menewaskan empat orang tahanan. "Saya hadir di sini bukan karena orang NTT yang terbunuh, tapi karena ada kejahatan kemanusiaan yang dilakukan terhadap warga sipil," kata Sarah Leri Mboeik, anggota DPD RI asal NTT, dalam orasi di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3). Warga yang berjumlah sekitar 300 orang itu mulai berkumpul di depan Plaza Indonesia pada pukul 16.30 WIB. Aksi damai dilakukan dengan melakukan sejumlah orasi mengecam peristiwa pe-

nyerangan lapas serta berdoa dan bernyanyi bersama. Brigjen (Purn) Polisi Alfons Loe Mau dalam orasinya mengatakan, negara harus menjamin keamanan warganya. Karena itu, masyarakat NTT akan menuntut agar proses hukum atas kasus ini diselesaikan hingga tuntas. "Kami menuntut karena mereka (korban) adalah warga negara yang memiliki hakhak hukum," kata Alfons. Aksi dilanjutkan dengan penyalaan lilin sebelum mengarak keranda hitam. Pada pukul 18.15 WIB keranda mulai diarak mengelilingi kolam di Bundaran HI. Sambil mengarak keranda, massa aksi menyanyikan lagu Indonesia Tanah Air Beta diiringi

alunan musik Sasando. Kondisi lalu lintas tidak begitu terganggu lantaran puluhan anggota kepolisian telah bersiaga mengatur lalu lintas. 31 Proyektil Bersarang Pengacara keluarga dari empat tahanan yang tewas di Lembaga Pemasyarakat Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu dini hari menyatakan bahwa para penembak bukan lagi sekadar menghilangkan nyawa. Mereka sudah melakukan pembantaian dan itu melanggar hak asasi manusia. "Tindakan para penyerang lapas yang membunuh keempat klien saya adalah bentuk pembantaian dan pelanggaran HAM berat," kata Rio Rama Baskara, pengacara keluarga korban di RSUP Sardjito Yogyakarta, Minggu 25 Maret 2013 Menurutnya, dengan bentuk pelanggaran berat ini, dirinya mengajak semua lapisan masyarakat, kalangan

pemerhati HAM untuk mengawal kasus ini secara tuntas agar terbongkat siapa pelaku pembunuhan sadis yang dilakukan oleh gerombolan bersenjata tersebut. "Saya mengajak masyarakat untuk mengawal kasus ini secara terus menurus agar segera terungkap pelaku pembantaian di Lapas Cebongan," tuturnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, empat orang tewas dalam peristiwa penyerangan di Lapas Cebongan, Sleman, pada Sabtu (23/3) dini hari. Mereka adalah Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, dan Yohanes Juan Manbait. Keempat orang tahanan polisi itu adalah warga asal NTT. Mereka diketahui sebagai tahanan Polda DIY dalam kasus pembunuhan anggota TNI di Hugo's Cafe Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (19/3) malam. (kcm/oke)

Dua Penerjun Payung Tewas Terjatuh FLORIDA (HK) — Instruktur penerjun payung dan muridnya hilang saat berlatih bersama 20 orang lainnya di atas udara Zephyrhills, Florida, Amerika Serikat (AS). Mereka ditemukan tewas di kawasan hutan yang tak jauh dari situ. Awalnya, sekelompok orang dari Islandia, sekitar 22 orang melakukan latihan terjun payung dari pesawat yang lepas landas dari Bandara Kota Zephyrhills, pada Sabtu (23/3) pukul 11.30 waktu setempat. Demikian seperti dikutip dari Bay News 9 dan Tampa Bay Times, Minggu (24/3). Kemudian setelah 20 orang mendarat dengan selamat, 2 orang itu tak kunjung terlihat. Lalu 20 orang lainnya mulai mencari kedua orang tersebut. "Salah satu dari dua orang Islandia itu adalah instruktur yang sangat berpengalaman dengan ribuan jam terbang, dan muridnya sudah

DUA dari penerjun payung yang tewas masuk ke dalam pesawat sebelum tewas. NET

kedelapan kali ini latihan," kata manajer Skydive City, David TK Hayes. Setelah 2,5 jam pencarian tak menemukan hasil, sekolah terjun payung itu kemudian melibatkan Kepolisian Pasco. Setelah mencari lebih dari 4 jam, termasuk dengan pesawat kecil dan helikopter, pencarian itu menemukan kedua laki-laki itu di hutan kayu di dekat bandara pada

pukul 19.30 waktu setempat. Mereka ditemukan tergeletak tak bernyawa dengan posisi berdekatan. Yang satu memakai jumpsuit putih dan satunya memakai jumpsuit hitamputih. Sementara parasut mereka berwarna putihhijau dan satunya berwarna biru-abu-abu. Video yang diambil salah satu penerjun payung yang

ikut melompat menunjukkan bahwa mereka tak terbang tandem. Namun saksi mata menyebutkan sang instruktur kehilangan kesadaran saat di udara dan kemudian terjatuh berputar-putar hingga ribuan kaki menghantam daratan. Kepolisian Pasco juga belum memastikan apakah parasut mereka berhasil terbuka atau tidak. (dtc)


Opini & Layanan Umum

Senin, 25 Maret 2013

5

LP Cebongan Diserang LEMBAGA Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Cebongan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakar ta diserbu 17 orang bersenjata api. Empat tersangka pembunuh anggota Kopassus TNI AD, Sertu Heru Santoso (31) yang ditahan di LP tersebut tewas ditembak para pelaku. Berita ini tentu menyentak keprihatinan kita atas tragedi yang sangat memalukan tersebut. Sebab aksi gaya koboi ini mempertontonkan teror

terhadap keamanan masyarakat dan lembaga negara. Terlebih lagi, LP selama ini diketahui sebagai tempat bagi para pelaku kriminalitas menjalani hukumannya. Dapat kita bayangkan orang yang sudah di dalam tahanan bisa ditembak membabi buta hingga tewas oleh orang tidak jelas dengan menggunakan senjata api. Padahal para korban itu sedang ditahan dan akan bertanggung jawab secara hukum atas

apa yang mereka lakukan. Keempat korban penembakan yaitu Angel Sahetapi alias Deki (31), Adrianus Candra Galaga alias Dedi (33), Gameliel Yermiayanto Rohi alias Adi (29) dan Yohanes Yuan (38). Kondisi paling parah dialami Yohanes Juan, yang tertembak di kepala. Dia adalah eks anggota polisi dari Polda Yogyakarta yang merupakan terpidana kasus narkoba dan sudah menjalani hukuman. Keempat korban ini sebe-

lumnya ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan yang menewaskan anggota Kopassus dari Kandang Menjangan, Kartasura, Sertu Heru di Hugo's Caffe pada Selasa (19/3) lalu. Meski demikian pada prinsipnya tidak boleh ada orang, oknum, institusi apa pun juga yang main hakim sendiri. Semua harus taat pada hukum yang berlaku di negara Indonesia. Untuk itu tindakan sadis

ini harus diungkapkan secara terang benderang, dan tak boleh ditutup-tutupi. Para pimpinan institusi juga kita harapkan tidak perlu lagi berupaya menyangkal tapi membuktikan fakta yang terjadi di lapangan. Sebab masyarakat sekarang sudah mulai cerdas dan bisa menggunakan berbagai kanal sosial media untuk mengabarkan informasi secara realistis. Jangan lagi fokus pada upaya pembentukan citra

Pemberhentian KepalaDaerah Sebaliknya, usul pemberhentian seorang kepala daerah oleh sebagian kalangan diyakini bisa berpotensi menimbulkan gejolak politik di masing-masing daerah. Atas persoalan tersebut, publik sering kali meminta kepada pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Dalam Negeri, agar bersikap tegas, memberi teguran/peringatan, atau bahkan memberhentikan kepala daerah dan/wakil kepala daerah, yang diduga dan didakwa melakukan pelanggaran hukum (pidana khusus dan pidana umum), melanggar sumpah jabatan, dan/atau melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. Eksistensi kepala daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia harus dilihat dari dua aspek. Pertama, kepala daerah/wakil kepala daerah sebagai pejabat publik yang memimpin pemerintahan daerah sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kedua, kepala daerah/wakil kepala daerah sebagai jabatan politik, di mana sumber legitimasi politiknya sebagai proses politik diperoleh melalui mekanisme langsung (Pasal 18 ayat 4). Mekanisme Pemberhentian Setiap kepala daerah/wakil kepala daerah dapat diberhentikan karena dua alasan, yaitu faktor politik dan faktor hukum. Pertama, faktor politik terjadi apabila tindakan pemberhentian kepala daerah bukan karena meninggal dunia ataupun atas permintaan sendiri, melainkan karena usul DPRD jika mereka; (a) tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap secara berturut-turut selama 6 bulan (Pasal 29 1 ayat 2 huruf b), tidak lagi memenuhi syarat sebagai ke-

SALAH satu persoalan aktual dan tren di balik pelaksanaan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah pasca-reformasi adalah mengenai pemberhentian (impeachment) kepala daerah dan juga pengunduran diri kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah. Usul pengunduran diri kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah pada umumnya tidak banyak menimbulkan kontroversi dan gejolak politik yang tajam.

Oleh: Gamawan Fauzi Menteri Dalam Negeri pala daerah dan/atau wakil kepala daerah (Pasal 29 1 ayat 2 huruf c), dinyatakan melanggar sumpah/janji jabatan kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah (Pasal 29 1 ayat 2 huruf d), tidak melaksanakan kewajiban kepala daerah dan/ atau wakil kepala daerah (Pasal 29 1 ayat 2 huruf e), dan melanggar larangan bagi kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah (Pasal 29 1 ayat 2 huruf f). Mekanisme pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah dengan proses ini sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 29 ayat 3 dan 4 huruf a, b, c, d, dan e, dan sebagai pejabat publik, hal ini diatur dalam PP Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pasal 123 ayat 4. Ketentuan yang ada dalam Pasal 29 ayat 3 dan 4 huruf a, b, c, d, dan e ini kemudian menjadi dasar bagi Pasal 123 ayat 2, PP Nomor 6 Tahun 2005 tersebut. Dalam Pasal 123 ayat 2 PP tersebut dijelaskan bahwa mekanisme pemberhentian kepala daerah, atas sejumlah sebab, salah satunya adalah dinyatakan melanggar sumpah/janji jabatan kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah (Pasal 123

ayat 2d) dan melanggar larangan sebagai (Pasal 123 ayat 2f). Mekanisme pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah sudah diatur dalam Pasal 123 ayat 4a, b, c, d, dan e), yaitu berdasarkan pendapat DPRD yang memutuskan pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah kepada presiden karena melanggar sumpah/janji jabatan. Dan pendapat DPRD tersebut telah diputuskan sekurang-kurangnya oleh dua pertiga dari jumlah anggota DPRD yang dihadiri oleh tiga perempat dari anggota DPRD (Pasal 123 ayat 4b). Lalu, Mahkamah Agung wajib memeriksa, mengadili, dan memutuskan pendapat DPRD tersebut paling lambat 30 hari setelah permintaan tersebut disampaikan oleh DPRD dan putusannya bersifat final (Pasal 123 ayat 4c). Apabila Mahkamah Agung telah memutuskan bahwa kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah terbukti melanggar sumpah/janji jabatan dan atau tidak melaksanakan kewajiban, DPRD menyelenggarakan Rapat Paripurna DPRD yang dihadiri sekurangkurangnya tiga perempat dari jumlah anggota DPRD, dan putusan diambil oleh sekurang-kurangnya dua pertiga dari jumlah anggota DPRD yang hadir untuk mengusulkan

pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah kepada presiden (Pasal 123 ayat 4d). Jika Rapat Paripurna DPRD tersebut telah memutuskan pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dan kemudian diusulkan kepada presiden, maka presiden wajib memproses usul pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah tersebut, paling lambat 30 hari sejak DPRD menyampaikan usul tersebut (Pasal 123 ayat 4e). Mengacu kepada UndangUndang Nomor 32 Tahun 2004 dan PP Nomor 6 Tahun 2005 di atas, proses politik pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah didasarkan pada usul pemberhentian berdasarkan pendapat DPRD. Pendapat atas bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh kepala daerah/ wakil kepala daerah merupakan proses politik yang ada di tangan DPRD. Pendapat DPRD inilah yang bisa mengusulkan pemberhentian (impeachment) terhadap kepala daerah. Jika berdasarkan pendapat DPRD kemudian MA memutuskan bahwa mereka terbukti melanggar sumpah/janji jabatan dan atau tidak melaksanakan kewajiban, dan kemudian DPRD berdasarkan hasil Rapat Paripurna DPRD mengu-

sulkan pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah kepada presiden, maka presiden wajib memproses usul tersebut. Kedua, pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah karena faktor pelanggaran hukum. Pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah berlangsung sebagai proses hukum, apabila kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dinyatakan melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan, karena didakwa melakukan tindak pidana korupsi, tindak pidana Terorisme, makar, dan/atau tindak pidana terhadap keamanan negara. Dalam proses hukum ini, presiden dapat memberhentikan kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dengan pemberhentian sementara maupun pemberhentian tetap berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, di mana pemberhentian sementara dan pemberhentian tetap dilakukan presiden tanpa melalui usulan DPRD. Siapa pun yang menjadi pejabat publik—baik melalui mekanisme politik maupun penunjukan—senantiasa memiliki tanggung jawab jabatan yang terikat dengan peraturan perundang-undangan yang mengikatnya. Sebab, kita semua harus menyadari bahwa tidak ada jabatan publik mana pun, khususnya jabatan kepala daerah yang dipilih melalui mekanisme pemilihan langsung sekalipun, dapat kebal dari pemberhentian. Maka, adalah tanggung jawab mereka sebagai kepala daerah untuk selalu mematuhi segala aturan perundang-undangan agar terhindar dari obyek pemberhentian tersebut. ***

K olom Publik (Bagian Kelima)

Menghindari Kegagalan Pesimis Pesimis sama dengan kalah sebelum bertanding. Dengan kata lain, Anda menyerah sebelum berusaha dalam melakukan sesuatu untuk mendapatkan apa yang ingin Anda

capai. Percaya diri merupakan kuncinya. Bila kita sendiri tidak percaya akan kemampuan diri sendiri, bagaimana orang lain bisa percaya pada kemampuan kita? Jadi, bersikaplah optimis.

Oleh: H. Mahfud Sidik, S.Pd.I. (Ketua Forum Asatidz dan Aktifis Nurul Islam)

Untuk itu, lakukan ini, pertama, katakan dalam hati “Saya pasti bisa!” dalam setiap memulai mengerjakan sesuatu. Mantra tersebut dapat memotivasi diri Anda untuk melakukan yang terbaik

dan lebih percaya diri. Kedua, cari dukungan dari orang lain agar Anda lebih merasa bersemangat. Ketiga, ingat lagi target Anda, dengan begitu Anda akan termotivasi untuk mencapainya.***

Makam Tengku H Fuang SEBUAH makam tua yang diyakini telah ada sejak tahun 1200 – an terdapat pada dataran tinggi di Kampung Nongsa Pantai, Kelurahan Sambau, Nongsa. Menemui makam keramat ini, harus melewati jenjang sepanjang lebih kurang 100 meter dikelilingi pepohonan berumur

ratusan tahun. Inilah makam Tengku H Fuang beserta dua permaisurinya. Para juru kunci yang juga tercatat sebagai zuriat penghuni makam memegang teguh amanah yang telah diwariskan lebih dari 800 tahun yang lalu

untuk merawat dan menjaga makam serta memastikan bahwa hanya para keturunan Tengku H Fuang lah yang berhak dikebumikan di dalam komplek makam seluas lebih kurang 500

meter persegi tersebut. Terdapat 28 buah kuburan, tiga di antaranya yakni Tengku H Fuang dan dua permaisurinya bernama Encik Siti Aisyah berada dalam sebuah bangunan beton dicat putih dan memiliki tiga kubah berwarna kuning. Makam ini telah

dipugar total, sedangkan batu nisan yang ditutupi kain kuning diyakini masih asli. Warga setempat mempercayai banyak misteri yang menyelimuti seputar makam bernama Bukit Puak ini seperti lagenda-lagenda dan pantang larang. (Edi Sutrisno)

dibandingkan pengungkapan fakta. Pengawasan masyarakat dalam menghadapi realitas teror yang tak pernah padam itu juga sangat dibutuhkan. Kita tidak boleh lengah. Intelijen aparat keamanan juga layak dituntut untuk memberi jaminan rasa aman dengan antisipasi yang tepat dan efektif terhadap segala macam ancaman. Janganlah jaminan keamanan itu dilecehkan oleh berbagai

peristiwa yang mengancam masyarakat. Melindungi masyarakat dari ancaman ketakutan dan menegakkan hukum terhadap pelaku kejahatan adalah kewajiban negara. Kalau kehadiran negara sudah tidak dirasakan lagi oleh rakyatnya, maka setiap orang dapat bertindak brutal terhadap sesama. Setiap orang dapat pula menjadi korban kekerasan tanpa ada yang melindungi.***

C akap B ijak “ ANDA harus melakukan sesuatu yang Anda pikir tak akan bisa Anda lakukan”

Eleanor Roosevelt, “KEYAKINAN merupakan suatu pengetahuan di dalam hati, jauh tak terjangkau oleh bukti”

Kahlil Gibran

M enyanyah

Balada Tukang Kecap SEORANG kawan menceritaAda yang tampil bak manakan pengamatannya bela- ger, lengkap dengan dasi mekangan ini di sebuah warung nunjukan, "Oh saya profesional kopi tiam, di sutu kota ini. dibidang ini. Serahkan saja Menjelang pemilu legis- semunya kepada saya. Tim saya latif di tahun mendatang, akan meng-close semuanya. sudah banyak calon-calon Bapak tinggal tebar pesona yang sedang merapikan pro- saja," katanya sambil mengibasfilnya. Berharap pencintraan kan dasinya yang tak sebanyang sedang disiapkan untuk ding dengan ukuran kemeja dapat menarik simpati pemilih yang dipakainya. akan membuahkan hasil kursi Lain lagi tukang kecap tradi badan legislatif di kota ini. disional, ia menawarkan sesuatu Para calon tersebut yang realita, membumi istilah. ada yang wajah laIa menyampaikan bahwa ma, yang ingin tidak perlu banyak memperpanjang keluar dana yang masa kerjanya penting sasarannya mewakili rakyattepat. Bagaimana nya. Ada juga wame-manage-nya jah baru yang inaja. "Kamilah gin duduk di georang yang tepat dung rakyat terhoruntuk membuat mat tersebut. pencitraan." Yang menarik diTukang kecilotehkan adalah cap berikutnya tukang kecap pun tak kalah Apsek yang berada diseaksi, dengan seWartawan Haluan Kepri kitar caleg-caleg dikit membawa tersebut. Ada yang mekalimat religi namakan dirinya sukses atau- dan tampil bak penceramah di pun mediator, atau kru dan surau, iapun mengatakan bahsebagainya. wa, semuanya itu kembali ke Bagi caleg yang sudah ber- niatnya. Kalau niatnya baik, pengalaman, kehadiran tukang bermanfaat buat rakyat.. "Inskecap ini tentu bukan hal baru ya ALLAH akan berhasil duduk lagi. Karena sudah mengalami- mewakili rakyat. Percayakannya sebelumnya. Tentu saja dia nya kepada saya untuk meakan selekstif dan akan mem- nyiapkan semua atribut untuk berikan jobnya kepada orang kampanye." yang tepat. Baik itu mengurus Aapaun gaya dan mereknya, baliho, membuat spanduk dan yang jelas semuanya itu adalah dan poster ataupun tampil di tukang kecap yang berkeliaran berbagai ajang aksi sosial yang mencari wajah baru menjelang menarik simpatik warga. pemilu caleg mendatang. MereNah, bagi caleg baru, tentu ka pandai sekali mencari mosaja masih awam untuk hal ment untuk membuka lapak. tersebut. Lalu di tengah keti- Terkadang tanpa sungkan medaktahuannya itu berdatan- nawarkan jasa kepada bapakganlah tukang kecap dengan bapak calon peserta pemilu berbagai kostum sesuai merek caleg itu, seperti penjual tiket di kecap yang ditawarkan. terminal. ***

√ Negara Dikuasai Mafia - Kayaknya Lebih Enak jadi Mafia ya ? √ Pucuk Dicinta Jadi Ikon Batam - Biar Semua warga Cinta Kota Batam ! REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Meranti

Senin, 25 Maret 2013

6

PNS Suka Bolos Ditindak Tegas Tingkat Kehadiran Rendah SELATPANJANG (HK) — Pemkab Kepulauan Meranti sempat pusing tujuh keliling dengan semakin rendahnya tingkat kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. bah Masul Kasmy, tidak biRuslan Liputan Meranti Dengan terus meningkatkan APBD dan iklim investasi Meranti yang kondusif, seharusnya menjadi pemicu semangat bagi para pegawai di lingkunan Pemkab Kepulauan Meranti dalam menjalankan rutinitasnya sebagai pelayan publik, bukan malah sebaliknya. Dengan keadaan seperti ini, jelas harapan masyarakat untuk bisa mendapatkan pelayanan publik yang benar-benar prima, sulit untuk didapatkan. Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Masrul Kasmy, Minggu (24/3) sempat menyatakan kekesalannya degan sikap pegawai di lingkunan Pemkab Kepulauan Meranti yang suka bolos. Dengan tuntutan kerja yang samakin tinggi, harusnya para pegawai sadar untuk bisa lebih disiplin dan tak sering bolos. "Kamis sudah menghilang, tak lagi nampak batang hidungnya di kantor. Kalau memang sudah jenuh, tak bisa disiplin sebagai pegawai, berhenti sajalah. Banyak yang mau jadi pegawai. Kalau seperti ini terus menerus dan makin parah, jelas akan sangat menyulitkan pemkab memberikan pelayanan publik," tegas Mastul Kasmy. Kondisi seperti ini, tam-

sa dibiarkan terus menerus berlarut-larut. Pemkab Kepulauan Meranti segera mengambil tindakan tegas terhadap para oknum pegawai yang sering bolos kerja. "Tidak perduli siapapun oknumnya. Kalau memang tidak ada tugas dinas ke luar kota pada hari-hari jam kerja, tetap akan dikenakan sanksi tegas. Kalau pun ada keperluan dinas, atau ada hal mendadak yang tidak bisa ditinggalkan, hal ini tidak berarti bebas membolos," ujarnya. Bagaimana pun juga, sebut Masrul Kasmy, sebagai pegawai tetap dituntut untuk mengikuti tata tertib dan aturan. Kalau memang harus meninggalkan kerja, bisa saja berkoordinasi dulu dengan atasan, tidak mesti main cabut. "Kalau memang tidak mau terikat dengan aturan dan disiplin sebagai pegawai, berhenti. Dan jadilah pengusaha. Sebagai pegawai, kita terikat dengan tuntutan kinerja dan dispilin," beber Masul Kasmy. Jangan Terlantarkan Kerja Terkait adanya sejumlah pegawai yang harus melanjutkan study, Masrul Kasmy, tidak menafikan dan sangat mendukung untuk peningkatan kualitas. Namun, kelonggaran dibe-

rikannya izin melanjutkan kuliah atau study tetap dituntut untuk melaksanakan tugas-tugasnya sehari-hari sebagai pegawai. Artinya, kegiatan perkuliahan yang diikuti harus berada pada posisi di luar jam kerja efektif. Dan ini sudah menjadi komitmen Pemkab Kepulauan Meranti setiap memberikan r eko m e n d a s i i z i n k u l i a h bagi pegawai. "Tidak ada alasan telat dan sulit dapatkan kapal. Pulang kerja, sampai jam 17.00 WIB masih ada armada kapal ke Pekanbaru pakai Jelatik. Kalaupun tidak, bisa saja sewa kapal speed bersama-sama setiap sore Jumat, kalau mau cepat. Jadi tidak ada alasan untuk meninggalkan kerja," tandasnya. Menyinggung langkah tegas yang akan diambil Pemkab Meranti terhadap pegawai yang sering bolos, Masrul Kasmy mengatakan masih mencari format yang tepat. Bagaimana pun juga, kebijakan yang akan diambil harus benar-benar tepat dan tidak menimbulkan konflik baru di tengah-tengah pegawai. "Kita ingin agar para pegawai itu bisa benar-benar memiliki rasa cinta akan perkejaannya dan rasa memiliki daerah ini. Bukan sebatas hanya bekerja dan terima gaji," ujar Masrul Kasmy. Untuk itu, Ia akan mencari format yang tepat untuk memberikan tegas pada para pegawai yang suka bolos tersebut. Dan penanda tanganan Pakta Integritas itu merupakan salah satu bagian dari penegakan kedisiplinan. ***

RUSLAN / HALUAN KEPRI

BERIKAN ARAHAN — Bupati Meranti, Drs Irwan Nasir MSi, sedang memberikan arahan pada dr. Misrihasanto terkait berbagai program peningkatan pelayanan masyarakat.

Proyek Turap Dusun Penampang Terbengkalai Tanggung Jawab Pemprov Riau SELATPANJANG (HK) — Pembangunan turap Dusun Penampang Desa Bandul Kecamatan Putri Puyu, hingga kini tak jelas kelanjutan penyelesaiannya. Proyek pembangunan turap dengan volume 137 meter dengan lebar 5 meter yang dibiayai dari APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2012 lalu terbengkalai dan baru dikerjakan baru 50 meter. Proyek pembangunan turap senilai Rp797.050.000 yang dikerjakan CV Hecindo Handi Jaya ini merupakan proyek Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Riau merupakan program peningkatan jalan yang terletak di areal pemukiman ratusan Komunitas Adat Tertinggal di Keca-

matan Putri Puyu. Kepala Desa Kudap, Sutrisno, Minggu (24/3) mengatakan masyarakat sangat berharap pembangunan turap tersebut bisa segera ditindaklanjuti dan dituntaskan. "Bagaimanpun juga, proyek turap tersebut merupakan salah satu fasilitas yang sangat dibutuhkan masyarakat. Tidak hanya sebagai nadi perekonomian masyarakat, tapi juga sebagai satu-satunya akses ratusan anak-anak sekolah dari komunitas adat tertinggal yang berdomisili di sekitar areal pantai," ujar Sutrisno. Namun dengan terbengkalainya pembangunan turap ini, kata Sutrisno, tidak hanya merugikan moril bagi Pem-

kab Meranti, tapi juga bagi masyarakat. "Kita minta agar Pemerintah Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Riau segera mengambil tindakan tegas terhadap tindak lanjut pembangunan turap tersebut. Kita berharap, selain menindak tegas pihak perusahaan dan rekananan kontraktor yang sengaja menelantarkan pengerjaan proyek, pembangunan turap Dusun Pelantar ini harus dilanjutkan hingga tuntas," tegas Sutrsno. Anggota Komisi II DPRD Meranti Ruby Handoko, Minggu (24/3) mendesak agar Pemerintah Riau melalui Dinas PU segera turun mengecek langsung pengerjaan proyek pembangunan turap Dusun Pelantar Desa Kudap Ke-

camatan Putri Puyu. Tidak tuntasnya pembangunan turap ini jelas-jelas disebabkan tidak adanya pengawasan dari instansi terkait dan komitmen dari pihak rekanan kontraktor. Untuk itu, pihak pengguna anggaran harus segera mengambil tindak tegas terkait terbengkalainya proyek pembangunan turap Dusun Penampar. "Kita tetap minta agar proyek pembangunan turap Dusun Penampar ini segera dituntaskan. Dan yang lebih penting lagi, perusahaan kontraktor yang jelas-jelas menelantarkan proyek turap ini, harus ditindak tegas dan di backlist. Kalau ada indikasi tindak pidana korupsi, kita minta agar pihak penegak hukum memprosesnya," tandas Ruby. (rus)

Sumbar-Riau Pemuda Muhammadiyah Riau Netral Di Pilgubri PEKANBARU (HK) — Berkaitan akan berlangsungnya Pilgubri 2013, organisasi Pemuda Muhammadiyah Riau mulai dari tingkat wilayah, daerah, cabang sampai keseluruh ranting tetap harus bersikap netral. Dalam artian tidak mendukung salah satu bakal calon gubernur manapun. Sehubungan adanya pernyataan dari Ketua Pimpinan Daerah Pemuda

Muhammadiyah Kota Pekanbaru mendukung salah seorang balon Gubri, hal

tersebut bersifat pribadi dan bukan pernyataan resmi organisasi. Demikian diungkapkan Jupendri,S.Sos, M.I.Kom, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Riau bidang Kominfo, Kebijakan Publik dan Hikmah. "Dengan ini kami nyatakan bahwa pernyataan tersebut bersifat pribadi bukan institusi. Secara konstitusi organisasi Pemuda Muhammadiyah tidak boleh terlibat ber-

politik praktis. Meskipun demikian, Pemuda Muhammadiyah Riau tidak anti berpolitik. Kader Pemuda Mu hammadiyah Riau dipersilakan terlibat dalam po litik. Kader Pemuda Muhammadiyah Riau boleh masuk ke berbagai partai, sehingga tujuan organisasi muhammadiyah dalam upaya menghasilkan kader persyarikatan, kader ummat dan kader bangsa dapat diwujudkan," tuturnya. (rtk)

300 Peserta Ikuti Funbike Polres Jelajah Alam Lembah Harau 2013

RTK

TEMPAT MESUM — Seribuan warga Koto Gasib, Siak merobohkan lima warung remang-remang yang diduga menjadi lokasi pelacuran, baru-baru ini. Aksi tersebut tak perlu terjadi jika aparat tegas.

Pansus Investigasi Perda Dumai Akan Dibentuk DUMAI (HK)— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai saat ini tengah sibuk menyiapkan penyusunan tim Panitia Khusus (Pansus) guna melakukan investigasi terhadap seluruh Perda Kota Dumai yang diketahui tidak terdaftar di Biro Hukum Kemendagri alias tidak final. Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi ketika dikonfirmasi, Sabtu (23/3) membenarkan bahwa saat ini lembaga DPRD tengah disibukkan dengan urusan persiapan pembentukan Pansus untuk Perda Kota Dumai.

"Saat ini kita sedang fokus untuk pembentukan Pansus terhadap Perda Kota Dumai yang didapati tidak final. Dengan adanya Pansus ini, kita mengharapkan agar seluruh Perda Kota Dumai benar-benar final di Biro Hukum Kemendagri," sebutnya. Sejumlah Perda perlu dilakukan investigasi, kata Zainal Effendi, di antaranya Perda BUMD Pelabuhan Dumai Bersemai yang harus dikaji kembali oleh Pansus, serta sejumlah Perda Kota Dumai secara keseluruhan yang tidak final. Ditambahkan Politisi

Golkar yang juga bakal calon Anggota DPRD Riau itu, saat ini DPRD tengah menunggu usulan Perda dari Pemerintah Kota Dumai terkait perda APBD 2013 yang akan dilakukan pembahasan oleh DPRD bersama Pemko Dumai. "Sejauh ini kita masih menunggu usulan Perda APBD 2013 dari Pemko Dumai, namun pada intinya kita juga akan secepat mungkin membentuk Pansus guna melakukan investigasi Perda yang belum final pada alur semestinya," jelas Zainal Effendi. (rtk)

CMYK

LIMAPULUH KOTA (HK) — Polres Limapuluh Kota mengadakan kegiatan berupa Funbike yang diberi nama "Jelajah Alam Lembah Harau 2013", Sabtu (23/3). Acara yang diadakan tersebut diikuti lebih kurang 300 peserta. Sepeda dengan berbagai merek terlihat di Lapangan Mapolres 50 Kota, Sarilamak. Star dimulai dari lapangan Mapolres 50 Kota, menuju Simpang Sarilamak, Tarantang, Gurun Gunung Bunggsu, Solok Bio-Bio, Harau dan finish di Sarasah Bunta. Lebih kurang 300 peserta yang tergabung. Delapan

orang di antaranya pejabat utama Polda Sumbar dengan 1 SSK Pas Airud, Kapolres Tanah Datar, Kapolres Bukittinggi, Kapolres Payakumbuh dan Kapolres Limapuluh Kota. Masing-masing Kapolres hadir bersama anggota. Selain itu juga dikikuti beberapa lapisan masyarakat dalam event ini. Rute yang dilalui cukup menantang, juga keindahan alam Limapuluh Kota yang memukau membuat peserta tidak mau ketinggalan untuk mengabadikan momen dengan berfoto di alam indah ini.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Partomo Iriyananto melalui Kasat Reskrim AKP Rusyirwan mengatakan, acara ini adalah bentuk silahturahmi sesama anggota Polri, juga terhadap masyarakat yang desanya dilalui rute Jelajah Alam Lembah Harau. "Lembah Harau merupakan salah satu objek wisata utama di Kabupaten Limapuluh Kota. Ada pun salah satu rute yang dilalui adalah Sarasah Tanggo," kata Rusyirwan. Objek wisata ini kata dia, merupakan air terjun yang berlokasi di Kenagarian Sarilamak, lebih kurang 3KM

dari gerbang Lembah Harau yang menjadi salah satu rute Jelajah Alam Lembah Harau 2013. Di lokasi itu suasananya masih sangat alami dan juga dikelilingi hutan koenservasi, berbagai jenis satwa sehingga menjadi rute favorit bagi peserta. "Sarasah Bunta yang menjadi garis finish juga memiliki beberapa air terjun yang indah dengan ketinggian 70-100 meter, dikelilingi oleh bukit yang terjal, ada areal perkemahan dengan sungai jernih, serta lingkungan hutan lindung yang masih terpelihara baik," ucap Rusyirwan. (smo)

BPBD Pelalawan Terima 20 Personil Damkar PELALAWAN (HK) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan dalam waktu dekat menerima pegawai honor Damkar sebanyak 20 orang. "Waktu perekrutan belum bisa kita pastikan namun dalam waktu dekat, karena masih adanya permasalahan

masa waktu perekrutan dalam DPA hanya 7 bulan, sedangkan Kita ingin satu tahun," ujar Kepala BPBD Raja Alkaf, Minggu (24/3/). Meskipun tidak bisa dirubah, nantinya kata Raja Alkaf, ia meminta dianggarkan pada APBD Perubahan untuk sisa 5 bulannya, sehingga

genap 1 tahun. Menurutnya, kemungkinan besar dalam perekrutan personil Damkar akan memakai pihak ketiga yang akan bertanggung jawab dengan tenaga honor. "Sistem ini memang sudah pernah dilakukan pihak Satpol PP pada tahun

sebelumnya saat perekrutan tenaga honor Satpol PP. Dan kemungkinan besar, kita akan menggunakan sistem tersebut. Soal jumlah tenaga Damkar sebanyak 20 orang sudah saya koordinasikan dengan Bapak Bupati, Sekda dan Bappeda," jelasnya. (rtk)

Editor: Afrizal dan Apsek , Layouter: M Fahrullazi


Sambungan Dari Halaman 1

Hutan Bakau Menurut Ewa, pengukuran tanah di lahan hutan bakau itu dilakukan oleh salah seorang staf honorer di Kelurahan Pasir Panjang bernama Halim. Ewa menceritakan, saat dirinya mempertanyakan tanah itu, Halim malah menjawab dengan pesan singkat yang isinya "Pak RW, kalau pemilik lahan mau menjual tanah bakau mereka kita sebagai RT, RW Lurah dan Camat tak bisa menghambat. Orang melewati notaris kita nonton aja. Contoh pembebasan kemarin tu dah selesai pun," isi pesan singkat Halim yang ditunjukkan Ewa kepada Haluan Kepri. Sementara itu, Halim ketika dikonfirmasi Kepri mengakui kalau dirinya memang melakukan pengukuran tanah tersebut. Namun ia menegaskan bahwa status dirinya bukanlah selaku staf kelurahan, melainkan atas nama pribadi saat mengukur tanah tersebut. Halim juga tidak mengetahui berapa luas tanah yang diperjual belikan itu. Dia hanya mengukur 9.000 meter saja. "Memang saya yang mengukur tanah itu, tapi atas nama pribadi bukan atas nama kelurahan. Saya hanya mengukur di sekitar bangunan walet saja, itupun hanya sekitar 9.000 meter saja. Ketika disuruh mengukur ke arah hutan bakau saya tak mau karena saya tahu itu tanah negara," kata Halim tanpa mau menyebutkan siapa orang yang menyuruhnya mengukur tanah tersebut. Diketahui Kejari Karimun Menurut Ewa, kasus penjualan hutan bakau tersebut sebenarnya

sudah menjadi perhatian pihak Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun. Bahkan, Kasi Intelijen Kejari Tanjungbalai Karimun, Hasbi Kurniawan, lanjutnya, beberapa waktu lalu juga pernah mendatangi rumahnya untuk mempertanyakan kasus tanah tersebut. "Ya, Pak Hasbi pernah datang ke rumah saya mempertanyakan soal kasus tanah hutan bakau itu. Saya tak tahu darimana dirinya mengetahui kasus tanah itu, mungkin saja ada warga yang melapor. Saya kasih tahu ke dia kalau saya sendiri selaku RW di daerah ini tidak pernah mengetahui soal penjualan tanah itu," ungkapnya. Saat dirinya kembali mempertanyakan perkembangan kasus tanah itu kepada Hasbi melalui layanan SMS, Hasbi menjelaskan kepada Ewa. Pesan singkatnya berbunyi "Selamat siang pak erwan (Ewa), permasalahan tanah tersebut sudah saya sampaikan ke pak sekda anuar (Anwar Hasyim) dan pak larno kabag perekonomian, mereka terkejut dan berjanji a...," kata Ewa yang mengakui isi pesan singkat dari Hasby terputus. Atas kasus ini, Ewa meminta kepada Kejari Tanjungbalai Karimun untuk menindaklanjuti kasus tersebut dengan memanggil semua pihak yang terlibat dalam kasus penjualan hutan bakau itu. Dirinya berharap pihak penegak hukum bisa memproses semua dengan hukum yang berlaku di negara ini. "Jika Kejari tak mampu tangani kasus ini, maka saya siap melaporkan ke Jaksa Agung," ucapnya.

Setelah keempat pelaku digelandang ke Mapolres Bengkalis, sayangnya Ariyanto tak mau buka mulut. Langsung konfirmasi ke pihak kepolisian saja," kata Ariyanto saat dihubungi via hape. Penggerebekan di Kantor Bupati Bengkalis dilakukan oleh aparat kepolisian ini sempat menjadi tontonan warga yang melintasi Jalan Ahmad Yani. Sementara petugas jaga di Kantor Bupati meminta warga untuk membubarkan diri. Ratusan Happy Five Sementara itu di Jakarta, polisi menemukan obat terlarang jenis happy five sebanyak 598 butir dari dalam mobil sedan Porsche B 88 DAN yang bertabrakan dengan Daihatsu Serion B 1393 KKS, Minggu (24/3) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Kecelakaan itu terjadi di kawasan SCBD arah timur, dekat Pacific Place, Jakarta Selatan. Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan membenarkan polisi menemukan ratusan butir obat terlarang dalam sedan Porsche yang tabrakan dini hari kemarin. Porsche dikendarai oleh Dany Leonardi. Sedangkan, Sirion dikemudikan oleh Isduar Ababilmyron Srimat. "Petugas mengamankan yang diduga obat terlarang jenis Happy Five sebanyak 598 butir dari mobil Porsche," ujar Rikwanto, kemarin. Ia menceritakan kronologi

sumennya untuk membayangkan suasana berhubungan mesra lewat telepon. Lengkap dengan rayuan dan suara bernada desahan. Tujuan mereka membuat konsumen menelepon selama mungkin. Semakin lama semakin banyak keuntungan yang diraup pengusaha layanan telepon seks itu. Setiap konsumen yang menelpon, dikenakan tarif premium. Telepon semacam ini tak murah. Minimal Rp1.700 per 30 detik. Rata-rata setiap orang mengobrol selama 20 menit ke atas. Apalagi yang sudah kecanduan. Mereka kerap menelepon berjamjam. Malah seorang Operator seks premium mengakui, sehari dia bekerja delapan jam. Perusahaan tempatnya bekerja beroperasi 24 jam non stop. Ada shift pagi jam 06.0014.00 WIB, shift siang 14.00-22.00 WIB dan shift malam 22.00-06.00 WIB. "Aku bisa terima telepon 20 kali. Kalo rame bisa 30 kali," katanya. Menurutnya di tempat dia bekerja, ada 10 orang setiap shift dan di bagi dalam tiga shift.

Kini coba hitung-hitungan. Bayangkan saja, 20 kali telepon dikali 10 operator dikali per telepon 20 menit, dengan tarif Rp 1.700 per 30 detik. Lalu dikali tiga shift. Maka angka yang muncul adalah sekitar Rp 40 juta per hari. Kalikan 30 hari, maka rata-rata pengusaha bisnis ini mendapat penghasilan Rp1,2 miliar. Operator telepon seks ini punya dua sasaran. Yang pertama mereka yang awam dan tertarik menelepon karena penasaran dengan iklan sensual di koran, ataupun sms yang menggoda. Yang kedua, mereka yang memang sudah kecanduan telepon seks. Tak cuma ABG, orang dewasa dan tua pun menjadi pelanggannya. "Ada yang bisa telepon sehari tiga kali. Ngakunya sih mahasiswa. Sekali nelepon bisa satu jam," aku Erna, seorang operator telepon seks yang lain.Para konsumen yang kecanduan inilah yang tak memikirkan rekening teleponnya jebol hingga jutaan rupiah. Semua karena desahan palsu di telepon itu.(mc/tmp)

Pagi-pagi sudah bangunin papa," Ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya. "Hadiah apa nih?" tanya si ayah. "Hadiah untuk Papa. Buka dong Pa, buka sekarang," jawab si kecil. Dan sang ayah pun membuka bingkisan itu. Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak kosong.

Tidak berisi apa pun juga. "Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya kok kosong. Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal?" Si kecil menjawab, "Nggak Pa, nggak kosong. Tadi, Putri masukin begitu banyak ciuman untuk Papa." Sang ayah terharu. Dipeluk dan diciumnya anaknya tersebut. (ibc)

Dari Halaman 1

Hadiah untuk gulungan kecil. Pagi-pagi si cilik sudah bangun dan membangunkan ayahnya, Pa, Pa... Ada hadiah untuk Papa." Sang ayah yang masih malasmalasan, matanya pun belum melek, menjawab, "Sudahlah nanti saja." Tetapi si kecil pantang menyerah. "Pa, Pa, bangun Pa sudah siang." "Ah, kamu gimana sih?

kecelakaan tersebut. Menurut Rikwanto, awalnya Sirion melaju dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju kawasan SCBD. Sesampainya di pertigaan Pacific Place, dari arah selatan datang sedan Porsche hendak berbelok ke kanan. "Karena jarak terlalu dekat, Sirion tertabrak, maka terjadilah kecelakaan," ujar Rikwanto. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi dan penumpang Sirion mengalami luka-luka. Rikwanto menambahkan, dari hasil pemeriksaan bahwa Dany Leonardi dan penumpangnya, Hardy Arga Ciputra positif mengkonsumsi narkotika jenis amphetamin. Keduanya resmi berstatus tersangka. Dany dikenakan Pasal 283 junto Pasal 310 Ayat 1 dan 2 UndangUndang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan karena kelalaiannya menyebabkan kerusakan. Ancaman untuk pasal ini di bawah 5 tahun. Tidak hanya itu, dia juga dijerat Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika, setelah tes urinnya positif mengandung narkotika. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara. Selain Dany, Hardy juga dikenakan pasal yang sama. Setelah sempat diperiksa di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, kini keduanya telah dipindahkan ke tahanan Direktorat Narkoba Polda Metro. (ant/tmp/rtk/dtc)

Dari Halaman 1

Bermodal Desahan, nggoda, tidak ada satu pun dari operator ini yang memiliki paras cantik. Dalam bekerja, operator ini hanya mengandalkan suara yang menggoda, dan informasi yang didapat dari majalah pria dewasa. Yang menarik dari bisnis telepon seks ini adalah, pemilik usaha ini bukanlah orang Indonesia, melainkan orang asing. Menurut keterangan para operator, sang bos hanya datang sepekan sekali. "Halo selamat malam sayang. Kamu lagi kesepian ya?" suara mendesah itu terdengar mesra di ujung telepon. Suaranya ramah dan enak didengar."Nama aku Selly. Kata orang aku cantik, rambutku panjang oiya aku seksi loh," lanjutnya. "Halo sayang. Kamu lagi apa? Aku lagi mau mandi. Suara Selly makin genit. "Kamu mau temenin aku mandi ya. Kamu coba bayangin deh." Kalimat pembuka seperti itu lazim digunakan para operator seks premium untuk memikat konsumen. Membuat konsumen betah berlama-lama mengobrol. Mereka akan memandu kon-

Ketua LMB Karimun, Datuk Panglima Muda Azman Zainal menyayangkan ada pihak-pihak yang dengan berani menjual hutan bakau yang merupakan tanah negara. Padahal, kata dia, Bupati Karimun Nurdin Basirun telah menerbitkan surat nomor 199.a/ 100-Pem/XI/2012 perihal Tertib Administrasi Pertanahan tanggal 30 November 2012 kepada Camat se-Kabupaten Karimun. Dalam surat itu ditegaskan; sehubungan dengan telah terbitnya UU No 02 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, dengan ini disampaikan, khusus untuk wilayah tepi pantai kepada Camat dan Lurah/Kepala Desa dilarang menerbitkan surat keterangan tanah dalam bentuk apapun. "Dalam surat bupati itu sudah jelas disebutkan kepada camat, lurah atau kepala desa untuk tidak menerbitkan surat dalam bentuk apapun. Saya sangat yakin, kalau pihak kelurahan pasti tahu soal kasus ini dan menerbitkan surat tertentu, hingga ada staf di kelurahan yang berani mengukur tanah itu," ujar Azman. Dirinya juga meminta kepada aparat penegak hukum, agar lebih transparan dalam menangani proses hukum soal tanah itu. Selain itu, pihaknya juga merasa heran kenapa ada penegak hukum saat menangani suatu kasus harus melaporkan dulu kepada pejabat terkait di pemerintah daerah. "Kan aneh namanya, jaksa melaporkan adanya kasus kepada sekda dan kabag perekonomian," kata Azman curiga. ***

Dari Halaman 1

PNS Nyabu orang pemakai narkotika, satu diketahui sebagai PNS satu lagi pegawai swasta," kata Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya lewat, Minggu (24/3). Penggerebekan di Kantor Bupati Bengkalis ini dilakukan petugas kepolisian di salah satu ruangan Staf Ahli Bupati Sekretariat Daerah. Penggerebekan tersebut dipimpin langsung Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya, didampingi Kasat Narkoba AKP Willy Kartawamah. Selama proses penggerebekan berlangsung, awak media yang akan melakukan peliputan dilarang masuk ke dalam Kantor Bupati oleh petugas jaga. Informasi kepolisian menyebutkan, awal penangkapan kedua pecandu narkoba itu berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai gelagat keduanya yang selalu bermalam di salah satu ruang Kantor Bupati Bengkalis. Berbekal informasi itu, aparat kemudian melakukan penyelidikan sekaligus pengintaian hingga akhirnya, pada Sabtu (23/3) sekitar pukul 19.45 WIB, dilakukan penggeledahan di beberapa ruangan staf ahli Kantor Bupati Bengkalis. Sementara itu, mendapat informasi adanya penangkapan terhadap para pelaku dugaan pengguna narkoba di Kantor Bupati, Assisten II Sekretariat Daerah Ariyanto langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

Senin, 25 Maret 2013

Dari Halaman 1

Negara Dikuasai film-film action. Negara tak berdaya dan lemah menghadapi kelompok bersenjata. Hukum tak berjalan dan kurang wibawa," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon dalam siaran persnya, Minggu (24/3). Fadli mengatakan, pemerintah tak bisa menganggap sepele peristiwa itu. Kejadian itu, kata dia, merupakan teror k e p a d a negara. Harus ada tindakan nyata dan cepat dari pemerintah untuk menangkap para pelaku dan menjamin kejadian serupa tidak terulang. "Jika tidak ditangani serius, masyarakat akan makin tak percaya kepada aparat penegak hukum dan bebas main hakim sendiri. Kejadian brutal itu tak sepantasnya terjadi di negara hukum seperti Indonesia," kata Fadli. Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, secara terpisah mengatakan, tindakan main hakim yang kerap terjadi lantaran kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap hukum. Proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum dinilai kurang bisa memberi keadilan kepada orang-orang yang menjadi korban. "Apabila rasa kepercayaan itu ada, pasti kejadian seperti ini tidak mungkin terjadi," kata anggota Komisi III DPR itu. Sementara itu, Pendiri Public Virtue Institute (PVI) dan mantan Koordinator KontraS, Usman Hamid, menyayangkan serangan ke Lapas Sleman itu. Dia beranggapan, serangan tersebut adalah serangan terhadap sistem hukum negara, karena mempertontonkan teror terhadap keamanan masyarakat. "Teror yang dipertontonkan itu bisa saja berefek ganda, yaitu menimbulkan ketakutan terhadap masyarakat dan bukan tidak mungkin bisa memicu kelompok lain yang memiliki motif kriminal untuk melakukan replikasi penyerangan terhadap lembaga negara

lainnya. Terlebih lagi, lembaga pemasyarakatan selama ini diketahui sebagai tempat bagi para pelaku kriminalitas menjalani hukumannya," ujar Usman. Sebelumnya, gerombolan bersenjata api laras panjang, pistol, dan granat menyerang lapas. Awalnya, mereka mengaku dari Polda DI Yogyakarta, sambil menunjukkan surat berkop polda. Mereka mengaku ingin membawa empat tersangka kasus pembunuhan Sersan Satu Santosa, anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Hugo's Cafe, Selasa lalu. Mereka mengancam meledakkan lapas ketika permintaan ditolak pihak lapas. Akhirnya, petugas membukakan pintu dan belasan orang memakai penutup mata masuk. Mereka menyeret petugas lapas untuk menunjukkan empat tahanan yang dicari. Empat tahanan tersebut ditembak mati. Mereka, yakni Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, dan Yohanes Juan Manbait. Mereka tercatat sebagai desertir anggota kesatuan Kepolisian Resor Kota Besar Yogyakarta. Sebelum kabur, mereka juga membawa rekaman CCTV. Aksi itu hanya berlangsung 15 menit. Kasus itu masih dalam penyelidikan. Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal Hardiono Saroso sudah membantah penembakan dilakukan anggota Kopassus. Kepala Seksi Intelijen Kopassus Grup-2 Kapten (Inf) Wahyu Yuniartoto juga membantah. SBY Harus Beri Perhatian Direktur Program Imparsial, Al Araf, menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seharusnya memberikan perhatian serius pada kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cebongan, Sleman itu. Karena, perhatian tersebut hingga kini belum terlihat. Ini kasus kejahatan luar biasa. Bayangkan, orang yang di dalam

pohon Pucuk Dicinta juga dilakukan oleh Wakil Walikota Batam, Rudi SE. Juga hadir sejumlah kepala satuan perangkat kerja daerah (SKPD). Penanaman pohon ikut melibatkan warga Perumahan villa Pesona Asri, Kecamatan Batam Kota dan sekitarnya. Dahlan menyebut, penghijauan Kota Batam ini merupakan gerakan Pemko Batam bersama warga setiap minggu. Sementara, pohon Pucuk Dicinta yang ditanam berasal dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan (KP2K) Batam. "Ini pengerjaannya dikeroyok. Anggarannya juga dari dua Dinas, DKP dan KP2K. Kegiatan ini adalah Gerakan Batam Bersih," ucap Dahlan sembari menambahkan bahwa kegiatan penghijauan juga

kecwa, tapi saya ingin jujur dan meminta maaf,” lanjutnya. “Saya mengambil risiko dengan melewatinya dan saya seharusnya menjaga sikap. Itu tidak membantu perasaannya sekarang. Meminta maaf dan hasilnya sudah jelas, tapi saya ingin mengatakan, saya tidak melakukannya dengan sengaja,” tandasnya. Jalannya Balapan Vettel memulai balapan dengan baik. Pembalap Red Bull itu berhasil mempertahankan posisi terdepannya. Disusul Fernando Alonso dan Webber yang berada tepat dibelakangnya. Tapi sebuah insiden terjadi pada awal perlombaan. Pada lap ketiga mobil Webber sempat bersenggolan dengan hidung mobil Alonso, sehingga memaksa pembalap Ferrari itu tidak dapat melanjutkan perlombaan dalam perebutan posisi kedua. Ini merupakan hasil mengecewakan bagi Alonso yang menjalani balapan ke-200 selama kariernya di F1. Webber berhasil menempati posisi kedua diikuti oleh Lewis Hamilton dan Jenson Button. Memasuki lap keenam, Vettel memu-

tuskan untuk masuk ke dalam pitstop sejak awal perlombaan. Keadaan ini mampu dimanfaatkan Webber yang berhasil mengambil pimpinan perlombaan dari rekan setimnya. Kimi Raikkonen yang menjadi pemenang pada balapan pembuka di Australia, seperti tidak bisa berbuat banyak dalam balapan kali ini. Jenson Button sempat berduel dengan Webber untuk memperebutkan posisi depan pada lap k-35. Namun, Webber berhasil mempertahankannya dengan baik. Duel seru terjadi pada perebutan posisi kedua. Pada lap ke-33, Hamilton sempat melewati Vettel untuk merebut posisi runner up. Lima lap kemudian, giliran Vettel yang berhasil melewati pembalap Mercedes tersebut. Jarak yang tidak terlalu jauh membuat duel seru antara Webber dan Vettel untuk memperebutkan posisi terdepan tidak terelakkan. Setelah Vettel berhasil melewati Webber pada lap ke-46, pembalap asal Jerman itu berhasil memenangi perlombaan. Disusul Webber, Hamilton dan Rosberg.(nbc/asc)

wasan Matraman, Sabtu (23/3). Meski sudah menantikan momongan, Rianty mengaku belum berniat untuk program punya anak. Sampai saat ini, ia mengaku masih bisa bersabar soal momongan. “Program belum, aku juga di satu sisi masih menikmati pekerjaan, kalau belum ya enggak apa,” ungkapnya. Ditanya soal bagaimana dirinya menjaga kerharmonisan dengan sang suami, Rianty menyebut resepnya adalah dengan bercanda. Bagi Rianty, lucu atau tidak

bukan soal utama. Yang penting, menurutnya, bercanda merupakan bagian dari komunikasi yang mesti terus terjaga untuk menjaga keharmonisan. Di samping itu, Rianty menjadikan waktu luang untuk menciptakan kebersamaan di tengah kesibukan masing-masing. Misalnya makan siang atau ngegym bareng. Rianty dan Alfonso sudah menikah sejak 17 September 2010 lalu. Pada awal pernikahannya, Rianty sempat menyembunyikan pernikahannya tersebut. (dtc)

Dari Halaman 1

Menantikan tikan kehadiran buah hati. Bintang film ‘Ayat-ayat Cinta’ itu mengaku saat dua tahun pertama pernikahannya dengan Alfonso Nainggolan, memang sengaja menunda punya anak. Hal itu dilakukan karena keduanya memang ingin menikmati masa-masa awal pernikahan mereka. “Tadinya memang dua tahun pertama itu mau pacaran dulu, sekarang sudah pingin. Sekarang belum ada kabar ya,” ujar Rianty saat ditemui usai acara peluncuran Novel ‘Finding Srimulat’ di ka-

dalam rangka menjalin silaturahmi Pemko Batam dengan warga. Kepala Dinas KP2K, Suhartini mengatakan, untuk memenuhi pohon antara persimpangan Bandara Hang Nadim sampai Simpang Kabil, saat ini pihaknya masih akan menanam sekitar 4.000 pohon lagi. "Ini akan terus dilakukan, dengan panjang jalan sekitar 5 kilometer. Jarak antar pohon berkisar dua meter. Kalau soal perawatannya nanti mobil dari DKP yang akan melakukan penyiraman setiap hari," kata Suhartini. Dalam kegiatan penghijauan Kota Batam itu, Walkil Walikota Batam Rudi turut menyerahkan secara simbolis e-KTP milik warga Kelurahan Belian atas nama Fency Unanti dan Sudarso. (mnb/byu)

Dari Halaman 1

Duo Red nilai Red Bull sengaja membiarkan Vettel untuk memenangkan perlombaan. “Tim membuat sebuah keputusan yang mana selalu kami katakana sebelum perlombaan. Kami akan menjaga performa ban dan mobil hingga akhir lomba,” jelas Webber. “Pada akhirnya Vettel membuat keputusannya sendiri hari ini dan akan mendapatkan perlindungan seperti biasa, itu sudah biasa. Saya sangat kecewa dengan hasil balapan hari ini,” tandasnya, dilansir dari NBCSports. Sementara itu, Vettel yang menyadari kesalahannya langsung meminta maaf kepada rekannya. "Pada akhir perlombaan saya memiliki kecepatan yang tangguh setelah menggunakan ban medium. Saya menambah kecepataan dan terus bertarung ketat, tapi saya membuat kesalahan hari ini,” kata Vettel, diberitakan Autosport. “Kami seharusnya mempertahankan posisi. Saya tidak berniat menolak team order secara sengaja, tapi saya mengacaukan situasi ini. Saya mengambil pimpinan lomba dari Webber, saya tahu dia

penjara yang terlindungi saja bisa dibunuh, bagaimana masyarakat umum yang tanpa perlindungan bisa merasa aman," kata Al Araf dalam konferensi pers di Kantor Imparsial, Jakarta, kemarin. Al Araf mengatakan, rasa aman merupakan unsur fundamental yang harus dijamin oleh negara bagi warganya. Karena itu, presiden seharusnya sudah memberikan perhatian lebih pada kasus penyerangan lapas dibandingkan urusan internal partai dan isu kudeta. "Kami berharap presiden tidak sibuk dengan urusan isu kudeta dan internal partai (Demokrat)," kata Al Araf. Menurut Al Araf, rasa aman adalah unsur yang membentuk dan menyatukan negara. Ketika warga tidak lagi merasa aman dalam kehidupan bermasyarakat, maka sudah seharusnya negara yang diwakili presiden bisa menunjukkan perhatian serius. Alih-alih memerhatikan perhatian pada kepentingan masyarakat umum, dalam pandangan Al Araf, presiden justru lebih mengedepankan isu kudeta dan masalah Partai Demokrat yang sifatnya lebih personal dan kelompok. "Karena itu kami sangat mengecam sikap saat ini. Seharusnya presiden segera menyatakan sikap," kecam Al Araf. Ia juga menilai dalih bahwa serangan dilakukan kelompok teroris atau kelompok preman khusus dinilainya terlalu mengada-ada. Sangat kecil korelasi antara lapas, empat korban penyerangan dengan terorisme atau preman dalam penilaian Al Araf. Ia justru menilai korelasi yang lebih dekat adalah kasus yang mengantar keempat korban ke lapas, yakni pembunuhan seorang anggota TNI di Hugo's Cafe, Yogyakarta. "Harus ada motivasi yang terkait dengan peristiwa teroris, kecil sekali kemungkinan itu, hampir tidak ada korelasi antara korban dengan teroris atau preman," kata Al Araf.(ant/dtc/okz/kcm/tmp)

Dari Halaman 1

Pohon Pucuk bitkan Kementerian Pertanian pada 2010 silam. "Menyebutkan bahwa pohon Pucuk Dicinta, memang berasal atau pertamakalinya ditemukan di Batam. Dengan alasan itu juga pemerintah menjadikan pohon yang berpucuk merah ini menjadi ikon Kota Batam," tutur Dahlan di sela-sela penanaman pohon. Ia merasa yakin, empat sampai lima tahun ke depan sepanjang jalan dari Bandara Hang Nadim hingga Simpang Kabil, pohon yang ditanam sudah tumbuh besar. "Kita akan tanam kiri dan kanan jalan. Jadi kalau orang pertama kali masuk Batam, lima tahun ke depan pohon ini akan dilihat dulu, seperti pagar. Menjadi ciri khas Batam tersendiri," tutur Dahlan. Selain walikota, penanaman

7


CMYK

Advertorial

Senin, 25 Maret 2013

8

Investasi Rp250 Miliar dengan Produksi Timah 200 Ton per Bulan

Bupati Resmikan Tambang Timah PT WPJ KEPULAUAN Meranti semakin menunjukkan eksistensi sebagai daerah tujuan investasi menggiurkan di Provinsi Riau. Terbaru, perusahaan tambang PT Wahana Perkit Jaya (WPJ) meresmikan operasional kapal-kapal penambangan timah di perairan Pulau Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti. Seremonial peresmian operasional kapal pengeruk tersebut digelar di Grand Meranti Hotel, Selatpanjang, Kamis (21/3) malam. Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi meluncurkan peresmian kapal-kapal milik perusahaan timah tersebut secara simbolis. Hadir juga pada acara itu pemilik PT Wahana Perkit Jaya, Hendri, Direktur Wiryadi Sukamto dan jajaran manajemen lainnya yang sengaja dibawa dari Jakarta. Sementara sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Meranti ikut menyaksikan. Meranti memasuki era baru dalam mengelola potensi sumber daya alam. Meranti tak lagi berumpu pada tambang migas, potensi tambang bijih timah yang selama ini hanya menjadi bualan dikedai-kedai kopi, kini menjadi kenyataan. Meranti siap menjadi satu-satunya darah di Propinsik Riau yang memiliki dan akan memproduksi tambang bijih timah. Tak tanggung-tanggung, 200 ton bijih timah yang diolah dalam bentu batangan siap di eskpor menembus pasar Jepang, dengan menempatan PT Wahana Perkita Jasa sebagai

Kuasa Penambanganya. PT WPJ menjadi perusahaan tambang kedua yang beroperasi di Kepulauan Meranti. Sebelumnya sudah ada Energi Mega Persada (EMP) Mallaca Strait (dulunya PT Kondur Petroleum), perusahaan tambang yang menggarap potensi migas di daerah tersebut. Beroperasinya perusahaan timah PT WPJ ini pun disambut hangat Bupati Irwan dan warga Kepulauan Meranti terutama warga Pulau Rangsang. Investasi besar perusahaan ini selain membuka lapangan pekerjaan juga menambah pendapatan asli daerah (PAD). Banyak hal yang kita harapkan dengan investasi yang masuk. Selain menambah penghasilan negara dan daerah. Juga memberi manfaat besar bagi perbaikan ekonomi masyarakat terutama masyarakat tempatan. “Ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Kepulauan Meranti dalam mengoptimalkan pengelolaan potensi sumber daya alam untuk kepentingan dan peningkatakn kesejahtearan masayrakat. Dengan tegas saya minta untuk tenaga kerja harus mem-

KAPAL Penambang Timah. prioritaskan warga lokal," ungkap Irwan. PT WPJ sendiri tidak hanya melakukan pengerukan timah dari dasar laut. Perusahaan itu juga mendirikan pabrik untuk membersihkan dan mengolah timah siap ekspor di Pulau Topang. Total invetasi awal yang digelontorkan perusahaan ini mencapai Rp240 miliar. Meski demikian Irwan mengakui proses yang dilalui

PT WPJ untuk mendapat ijin eksploitasi tidak gampang. Perusahaan ini harus melalui proses perizinan hingga empat tahun lamanya. Perusahaan swasta nasional itu sudah mengajukan izin sejak tahun 2009. Setelah melalui beberapa tahap terutama eksplorasi, baru tahun ini perusahaan itu mendapatkan izin ekploitasi di area perairan sekitar 5.000 hektare. Inilah yang menjadi

Tujuh Kapal Siap Keruk Bijih Timah PADA laporan yang disampaikan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Kepulauan Meranti, H Herman SE MT, PT WPJ telah mulai merintis ijin sejak empat tahun lalu. Disebutkannya juga operasional perusahaan timah tersebut akan dilakukan di sekitar Pulau Burung, Kecamatan Rangsang. “Nantinya untuk melaksanakan proses eksploitasi pihak perusahaan akan mengerahkan sebanyak 7 kapal isap dan satu buah kapal striping di perairan Kecamatan Rangsang. Kemudian di Desa Topang, Kecamatan Rangsang juga sedang tahap penyelesaian pembangunan smelter (pabrik) pemurnian. Nantinya kita targetkan per bulannya perusahaan bisa memproduksi 200 sampai 250 ton timah bentuk batangan,” katanya. Menurut Herman, pengoperasian tambang timah ini akan berkontribusi besar bagi pendapatan daerah. Diantaranya yang berasal dari sewa

lahan (land rent) yang sekarang dihitung 4 dolar per hektare. Juga royalti sebesar tiga besar yang dibagi menjadi 40 persen untuk daerah penghasil, 20 persen untuk provinsi, dan 20 persen lagi untuk kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau. "Ini tentunya menjadi potensi keuangan yang menambah APBD kita yang sekarang Rp 1,4 triliun. Perusahaan ini juga memberikan komitmen besar untuk pemberdayaan masyarakat. Kehadiran perusahaan ini akan memberi efek domino lainnya berupa tumbuhnya kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat setempat," papar Herman. Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT WPJ Gunawan menjelaskan, pihaknya mulai melakukan penelitian pada 2009. “Pelanpelan kami lakukan kajian dan eksplorasi, termasuk secara perlahan melakukan kepengurusan izin. Hari ini perizinan sudah kami dapatkan dan siap melakukan eks-

ploitasi," katanya. Lebih jauh Gunawan juga menegaskan nantinya PT WPJ akan memberikan PAD bagi Meranti dan devisa negara dari kegiatan ekploitasi dan ekspor timah. Dikatakannya mulai dari PNPB, royalti akan didapatkan daerah. Selain itu efek domino juga akan dapat mendorong pertumbuhan masyarakat lokal dari sisi ekonomi. “Namun demikian apa yang kami lakukan tak lepas dari bimbingan dan dukungan Pemkab. Ini adalah awal, pengembangan karena ke depan masih ada beberapa lagi yang akan kami gali dari potensi mineral lainnya di wilayah Kepulauan Meranti. Kami akan lakukan penggalian awal, dengan menggunakan sebanyak 6 kapal isap,” katanya. Sebelumnya Direktur PT WPJ Wiryadi mengatakan pihaknya berkomitmen mempekerjakan tenaga lokal. Saat ini hanya beberapa tenaga ahli saja dari luar negeri. Dia yakin penambangan timah di Meranti bisa diatas 10 tahun,

BUPATI Meranti, Irwan Nasir, Msi foto bersama dengan Direktur PT Perkit Wahana Jaya.

CMYK

dengan tujuan ekspor Jepang dan Malaysia. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepulauan Meranti, Muzamil memberikan apresiasi dengan masuknya PT WPJ dan tangan terbuka Pemkab Meranti termasuk masuknya investasi ke Meranti. Muzamil menilai langkah Pemkab Meranti untuk menerima PT WPJ sangat tepat dalam meningkatkan pendapatan daerah dan yang peling penting membantu masyarakat untuk terus berjuang meningkatkan ekonominya. "Tentu kehadiran perusahaan secara otomatis akan memberikan efek domino kepada masyarakat. Kita memberikan apresiasi. Agar berjalan lancar kita mengharapkan institusi terkait, seperti TNI AL, Polair dapat membantu mengawasi. Tak kalah pentingnya dalam pengawasan perlu sekali dilakukan juga oleh masyarakat, untuk bersama-sama memgawasi, karena pengawasan melekat di masyarakat," harapnya. (adv)

salah satu dasar pemikiran Pemkab Kepulauan Meranti memberikan ijin adalah untuk menjaga dan mengawasi potensi perairan. Selama ini banyak laporan masyarakat bahwa kekayaan perairan Meranti dicuri. Dari hasil surveri, potensi timah di perairan Rangsang sangat besar, mencapai berjuta-juta ton, atau bahkan lebih. Tapi tak kalah penting, dengan beroperasinya pe-

nambangan bijih timah tersebut, pihak perusahaan berkesajiban untuk menjaga perairan di Kepulauan Meranti, tepatnya di wilayah Kecamatan Rangsang yang berbatasan dengan Provinsi Kepulauan Riau. Karena dilaporkan selama ini potensi timah yang berada di wilayah Kecamatan Rangsang yang besar itu selalu dicuri dan dimanfaatkan perusahaan yang tidak

mendapatkan izin mengelola Sumber Daya Alam Timah dari Pemkab Kepulauan Meranti. Dengan ijin penambangan yang diberikan kepada PT WPJ, tidak hanya akan menjamin keamanan potensi sumber daya dari tindak pencurian. Selain itu juga memberikan pendapatan bagi daerah. "Jadi, selain memberdayakan potensi alam juga mengawasi perairan laut kita," singkat dia. ***

200 Juta Setiap Bulan untuk Program CSR PT Wahana Perkit Jaya (WPJ) juga menegaskan komitmen sosial perusahaan kepada warga sekitar. Perusahaan ini menjanjikan menyisihkan Rp1.000 dari per kilogram timah yang dihasilkan untuk coorprate social responsibility (CSR). Dengan demikian jika produksi timah perusahaan itu 200 ton per bulan maka Rp200 juta akan diberikan kepada masyarakat. Uang CSR itu akan diserahkan langsung ke aparatur pemerintah setempat untuk dibuat berbagai program pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Terutama program pengembangan ekonomi untuk nelayan. “Kita tidak akan bagi-bagikan duit senilai 200 juta pada masyarakat. Dana CSR sebesar 200 juta tersebut akan kita manfaatkan untuk program kegiatan pemberdayaan masyarakat Camat Rangsang Janevi Maeza melalui Sekretarisnya, Nurman SH mengaku sangat senang sekali dengan beroperasinya PT WPJ di wilayah kerjanya. Sebab masyarakat tempatan mendapatkan pekerjaan dan bantuan lainnya lewat program coorprate social responsibility (CSR). "Perusahaan sudah menyatakan komitmennya bahwa setiap 1 kilogram timah yang diambil diberikan kompensasi sebesar Rp1.000. Dengan target perusahaan yang melakukan eksploitasi bisa menghasilkan 200 sampai dengan 250 ton setiap bulannya, maka nantinya paling tidak ada sebesar Rp 200 juta lebih nantinya setiap bulan untuk diberikan dan guna membantu kegiatan ataupun pembangunan yang dilakukan pemerintahan kecamatan dan desa," ungkapnya. Nantinya, kata Nur-

man, ada sebanyak 7 Desa di wilayah Kecamatan Rangsang yang akan mendapatkan bantuan setiap bulan diantaranya, Desa Topang, Tanjungsamak, Dwi Tunggal, Tanjung Bakau, Desa Tanjung Gemuk, Tanjung Medang dan Gayung Kiri. Pada Kesempatan terpisah, Kepala Desa Topang Syamsuharto berharap dengan pembangunan smelter atau pabrik pengolahan di desanya, pastinya lapangan pekerjaan akan terbuka. Syamsuharto berjanji bersama masyarakat dan jajaran Pemdes akan melakukan pengawasan dengan baik nantinya. "Kita mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang telah membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat kami. Karena nantinya tenaga pengangguran akan berkurang dan Kesejehtaraan masyarakat akan meningkat. Kami berharap juga dengan operasi ini dapat membantu mengatasi abrasi di pulau kita yang terus menggerus setiap waktu," kata Kades Topang. Kepala Desa Sungai Gayung Kiri Sahirullah menyambut positif beroperasinya penambangan bijih timah di perarian Ransgang tersebut. Menurutnya, dengan komitmen pihak perusahaan dalam menerapkan program pemberdayaan masyarakat melaui program CSR akan membantu mengurangi kemungkinan dampak negatif dari penambangan terutama bagi nelayan. Dia berharap dana tersebut dibuat program yang benar-benar mampu memandirikan perekonomian masyarakat setempat.

Sebelumnya, Bupati Irwan mengatakan, banyak hal yang nantinya diharapkan dalam pelaksanaan operasional perusahaan timah tersebut. Sebut saja dapat menambah penghasilan negara dan daerah penghasil. Selain itu juga dapat meningkatkan kesejehtaraan masyarakat di Kepulauan Meranti. “Kekayaan negara harus dapat dinikmati masyarakat. Namun yang pertama kali harus menikmati nya adalah masyarakat tempatan,” ujarnya. Yang jelas, tegas Bupati, kontribusi langsung dari perusahaan yang beroperasi adalah memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat tempatan. Kemudian membantu membangun daerah tempatan melalui dana CSR dan program lainnya. “Akan ada efek sosial nantinya dengan beroperasinya perusahaan timah ini. Oleh karena itu, mari sama-sama kita membantu mengawasi operasional ini. Kalau ada kelemahan, mari sama-sama kita tutupi, kalau kurang mari sama-sama kira tambah, tapi kalau ada lebih, mari sama-sama kita bagi,” kata Bupati Irwan yang disambut tepuk tangan tamu dan undangan yang hadir diantaranya Kepolisian, TNI, Angkatan Laut, dan pihak terkait lainnya. Ditanya pengawasan, Bupati mengharapkan dapat dilakukan oleh institusi terkait seperti TNI AL dan Polair serta lainnya. Sementara di internal Pemkab, Bupati akan menugaskan Distamben beserta jajarannya dapat melakukan pengawasan bersama seluruh komponen masyarakat. Sehingga operasional timah tersebut dapat berjalan sesuai dengan harapannya. (ruslan/humas)

Editor: Apsek, Layouter Layouter:: M Fahrullazi


CMYK

CMYK

HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM KRITIK DAN SARAN: 081345349396

Senin, 25 Maret 2013

9

Disdik Sulit Data Anak Putus Sekolah Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

04:54

12:12

Ashar

15:19

Magrib

Isya’

18:15

19:22

Ade Winata Operational executive PT Golden Gate

Hidup Penuh Perjuangan HIDUP ini penuh perjuangan. Tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa perjuangan, tidak ada keberhasilan hidup tanpa keringat dan air mata. Begitulah Ade panggilan akrap pria kelahiran Batam pada 19 Februari 1987 ini dalam memaknai kehidupan. Hidup Penuh Hal 10

BATAM CENTRE (HK) — Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin mengaku kesulitan mendata anak putus sekolah di Kota Batam. Salah satu penyebabnya adalah tempat tinggal mereka yang tidak jelas. Akibatnya, berapa jumlah anak putus sekolah seKota Batam tidak diketahui secara pasti. Taslimahuddin Liputan Batam Meski demikian, Muslim Bidin meyakini bahwa jumlah anak putus sekolah sangat sedikit. Katanya, jumlah pastinya tidak dapat, tapi mengenai data anak yang putus sekolah, karena memang sebelumnya memang sudah pernah sekolah di Batam itu ada. " Kayak anak-anak yang

dijalan itu, yang minta-minta, pernah saya tanya rumahnya di mana. Mereka juga gak tau. Nah, kita juga sulit mengetahui. Dan perlu diketahui juga, anak-anak yang putus sekolah itu, bukan karena kurang mampu tapi memang karena tidak mau sekolah, tidak ada minat," jelas Muslim, Minggu (24/3). Menurut Muslim, sebenarnya tidak ada lagi yang perlu Disdik Sulit Hal 10

NOV IWANDRA/HALUAN KEPRI

PERIKSA BARANG — Petugas Anggar BC Batam memeriksa barang-barang milik warga setibanya di pelabuhan, akhir pekan lalu. Barang-barang yang dianggap terlarang atau tidak sesuai dengan manifest akan langsung disita untuk diproses lebih lanjut.

"Ada Porsi Senam Pernafasan..." Senam Sehat Haluan Kepri BATAM CENTRE (HK) — Komunitas senam sehat Haluan Kepri di Ocarina, Minggu (24/3) kemarin mendapat suguhan senam pernafasan yang dipandu oleh Arifin, dari Persatuan Olahraga Pernafasan Indonesia (Porpi) Kepri. "Bagaimana, masih kuat kan?," sapa Arifin yang langsung dijawab "masih kuat.." oleh seluruh peserta. Jadilah, selain ada variasi senam aerobik dan jantung sehat, ada senam pernafasan untuk "Ada Porsi Hal 10

CMYK

Disdik Gelar Bimtek LPj Dana BOS

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

SEKITAR 500 peserta memadati pelataran panggung utama Mega Wisata Ocarina untuk mengikuti senam sehat Haluan Kepri, Minggu (24/3).

BATAM CENTRE (HK) — Dinas Pendidikan Kota Batam menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Penggunaan Dana BOS di Hotel Vista, Kamis (21/03). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka meningkatkan pelayanan di bidang manajemen tentang pelaksanaan program BOS. Disdik Gelar Hal 10

Editor: Sofyan, Layouter: Ricoh Polda Nababan


Metro Batam

Senin, 25 Maret 2013

Rudi Kembali Apresiasi Jebat Jebat Buka Panti Asuhan SEKUPANG (HK) — Untuk kesekian kalinya, Wakil Walikota Batam Rudi SE MM melontarkan pujian kepada LSM Jebat (Jembatan Bersatu Anak Tempatan) Batam. Pasalnya, kata orang nomor dua ini, dalam rentan waktu kurang lebih empat bulan sejak di deklarasikan, sudah banyak kegiatan yang sudah dilaksanakan LSM ini. " Patut kita berikan apresiasi, dalam waktu empat bulan banyak kegiatan sudah dilakukan," ujar Rudi dalam sambutannya di tasyakuran peresmian Yayasan Panti Asuhan Daarut Thaybah dan Tepung Tawar Umroh 38 orang pengurus Jebat di Tiban Patam Lestari- Sekupang, Jumat (22/3). Berbagai kegiatan yang dimaksudkan Rudi adalah pembagian paket sembako murah di Batuampar dan Nongsa, lomba perahu Jong di Nongsa dan terakhir pendirian Yayasan Panti Asuhan Daarut Thaybah di Tiban 5. Berkaitan dengan Panti Asuhan, Rudi mengingatkan

agar Jebat segera mendaftarkan pendirian Panti Asuhan ini ke bagian Kesbang Pol, hal ini dimaksudkan bila ada bantuan dari Pemko Batam, bisa disalurkan ke panti asuhan tersebut. "Pemko siapkan dana bantuan di Dinsos, silahkan buat proposal dan serahkan segera bisa dibantu," kata Rudi. Selayaknya, lanjut Rudi, LSM atau Ormas lain di Kota Batam, mengikuti jejak Jebat dalam upaya bersama pemerintah membangun Batam. Karena tanggung jawab membangun Batam bukan hanya ada di Pemko Batam, tapi milik bersama. Ketua Yayasan Panti Asuhan Daarut Thaybah, H Jaliul Saad menjelaskan bahwa panti asuhan yang didirikan oleh Jebat ini, bisa menampung hingga 40 Anak, dan setiap anak bebas memilih apakah mau menetap atau sekedar singgah untuk belajar ilmu agama. " Saat ini baru 7 anak asuh, mudah-mudahan da-

lam waktu dekat terus bertambah," ujar H Jaliul. 38 Pengurus Jebat Berangkat Umroh Selain peresmian Yayasan Panti Asuhan, pada kesempatan itu juga dilakukan tepung tawar 38 pengurus LSM Jebat yang akan berangkat Umroh. Pelaksanaan tepung tawar dilakukan secara simbolis kepada calon jamah haji, diantaranya Ketua Jebat Ismail Ibrahim alias Wak Ling, kemudian Bendara Jebat H Jaliul Saad dan Humas Jebat Iwan. " Kami sangat bersyukur bisa berangkat umroh secara bersama," kata Wak Ling. Selain tepung tawar, pada calon jamaah calon haji juga mendapatkan tausyiah dari Ustad Anwarudin yang sengaja didatangkan dari Banyuwangi. Dalam kesempatan itu, Anwarudin mengingatkan tentanga tiga fahala yang akan dibawa mati, salah satunya amal jariah. "Keberadaan Panti Asuhan ini sebagai bentuk amal jariah Jebat," ujar sang Ustadz. (ays)

Pengusaha Keluhkan Pungli di Pelabuhan ASDP TELAGAPUNGGUR(HK) — Pengusaha ekspedisi (jasa pengiriman barang) mengeluhkan banyaknya pungutan liar (pungli) yang harus mereka bayarkan kepada oknum petugas anggar BC Batam di pelabuhan ASDP Telaga Punggur. Pungutan tersebut dibayarkan saat truk yang membawa barang memasuki kapal roro. Besarnya pungutan yang harus mereka bayarkan untuk sekali pengiriman sebanyak Rp500 ribu per truk, dan itu tanpa dilengkapi kwitansi. Irmal, salah seorang pengusaha ekspedisi mengatakan, jika tidak mau membayar maka barang yang akan dikirimkan pengusaha tersebut ditahan di anggar BC. "Kalau tidak, barang-barang konsumen yang akan kami kirimkan ke luar daerah Batam ini, akan di tahan oleh pihak Anggar BC Batam pelabuhan di Telagapunggur," kata Irmal. Padahal, ia sudah membayar pajak pertambahan nilai ke negara melalui kantor pos sebesar 10 persen sesuai ketentuan UndangUndang. Dalam ketentuan itu, pengiriman barang dalam wilayah FTZ ke luar daerah wajib membayar pajak pertambahan nilai sebesar 10 persen. Dikatakan dia, pungutan itu tidak hanya berlaku pada dirinya seorang tetapi juga

kepada truk lain yang juga mengangkut barang ke luar Batam. Setiap hari jumlah truk yang keluar Batam melalui kapal roro tersebut sekitar 50 hingga 100 unit. " Ini sudah keterlaluan dan sudah saatnya badan pemeriksa keuangan negara ini atau KPK melakukan pemeriksaan terhadap oknum-oknum yang berupaya memperkaya diri sendiri dari kegiatan ini," tegasnya. Kepala Anggar BC Batam di pelabuhan ASDP Telagapunggur, M Yusuf yang dikonfirmasi soal ini mengakui adanya pungutan tersebut. Ia mengatakan, pungutan tersebut sesuai ketentuan Undang-undang dan atas kekurangan pajak yang disetorkan para pengusaha ekspedisi atau pemilik barang di kantor pos. " Uang notul itu kami pungut, setelah kami melakukan pemeriksaan barang yang di angkut setiap truk yang masuk ke pelabuhan ini. Nilai rupiahnya bervariasi, mulai dari Rp200 ribu hingga Rp500 ribu lebih. Semua itu, tergantung dari jumlah barang yang mereka bawa dan melebihi kuota," kata Yusuf. Ia mengatkan tindakan tersebut merupakan wewenang kepala Anggar BC Batam di pelabuhan untuk mengutip uang notul itu atau uang kekurangan pajak barang kepada pemilik barang. (vnr)

Dari Halaman 9

Disdik Sulit dikhawatirkan, sebab saat ini semua biaya sudah digratiskan. Ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Jika memang orang tua tidak mampu, tinggal mengusulkan. Muslim mencontohkan saat dirinya melihat TPA Telaga Punggur. Disana banyak anak yang bekerja (pemulung) membantu orang tuannya. Saat ditanya, anakanak tersebut lebih senang bekerja dari pada sekolah. Oleh karena itu, perlu kesadaran orang tua untuk menasehati anaknya. Pemerin-

tah saat ini sudah memfasilitasi. Masalah membantu pekerjaan orang tua, anakanak di hinterland, kata Muslim, ada sebagian seperti itu. " Di hinterland juga ada. Kadang pergi melaut, pulang uda capek kan. Tidak mau lagi sekolah. Seperti ini yang sulit kita data. Kalau misalnya dia kelas 2 SD, kemudian berhenti, itu ada sama kita. Begitu juga, anak yang tidak melanjutkan sekolah, misal tamat SD, tidak melanjutkan SMP. Itu ada, tapi sangat kecil persentasenya," jelas

Muslim. Saat ini, setiap bulan sekolah-sekolah melapor ke Disdik berapa jumlah guru dan murid. Di sana dilihat apakah ada murid yang keluar atau tidak. Kata Muslim, keluar masuknya ada validasi. Sementara untuk solusi bagi yang terlanjur putus sekolah, saat ini di Batam, mereka (anak putus sekolah) bisa melanjutkan studinya di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang saat ini bertebaran di Kota Batam. ***

10

Warga Buana Regency Bantah Keroyok Sekurity BENGKONG (HK) — Puluhan warga Perumahan Buana Regency, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota tadi malam mendatangi kantor Haluan Kepri di Jalan Yos Sudarso, Batuampar. Adapun maksud kedatangan mereka untuk mengklarifikasi berita pengeroyokan sekurity Buana Regency bernama Adi yang dimuat media ini beberapa hari lalu. Puluhan warga tersebut diterima langsung Pimpinan Redaksi Rinaldi Samjaya, Redaktur Pelaksana I M Syahdan dan Kordinator Liputan Sofyan, dan reporter Ali Mahmud. Pertemuan yang digelar di ruang rapat Haluan Kepri itu berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. " Kedatangan kami ke sini, untuk mengklarifikasi berita di Haluan Kepri soal pemukulan sekurity bernama Adi. Saat ini saya bersama orang-orang yang menge-

tahui kejadian itu, ada Pak Yalnis selaku bendara RT, Pak De, dan beberapa warga lainnya, " kata Ketua RT45 Arif memulai perbincangan. Arif mengatakan, sebenarnya ia tidak terlalu mempersoalkan kejadian itu, karena memang tidak ada masalah dengan Adi. Tapi dari berita-berita yang muncul, warga melihat ada yang tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya. Karena itu, warga pun meminta dia untuk melakukan krarifikasi kepada Haluan Kepri. Yalnis, bendahara RT yang mengaku namanya disebut berkali-kali dalam berita itu mengatakan, kejadian itu berawal pecahnya kaca pos sekurity. Mendengar ada kaca pecah, Yalnis yang saat itu berada tak jauh dari pos sekurity mendekat ke arah pos. " Saat itu di pos tidak ada orang selain Adi. Saat saya tanya siap yang meme-

cahkan kaca, Adi bilang bahwa dia belum terima gaji. Loh, apa hubungannya belum terima gaji dengan memecahkan kaca. Dan, saya menanyanya baik-baik, tak ada kekeraan. Itu masalahnya kemudian besoknya keluar berita sekuruty dikeroyok," kata Yalnis. John, bendahara RW 45 juga membantah pihaknya lambat membayar gaji Adi, sehingga membuat dia emosional. Ia mengatakan gaji sekurty Buana Regency dibayar setiap tanggal 15 setiap bulan. Tapi setiap tanggal itu, Adi tidak pernah mau mengambil gajinya, dengan alasan masih ada simpanan. " Selama saya jadi bendahara, gaji sekurity saya bayar setiap tanggal 15. Kalau ada yang lewat dari tanggal itu, mungkin karena saya berhalangan. Tapi yang pasti setiap tanggal 15 sudah saya siapkan," katanya. Juki, sekurty yang men-

jadi rekan Adi membenarkan apa yang dikemukakan John. Ia mengaku tidak pernah terlambat menerima gaji dari warga. " Saya sekurty di Buana Regency dan saya tidak pernah terlambat menerima gaji, setiap tanggal 15 saya sudah terima," katanya. Pimred Haluan Kepri, Rinaldi Samjaya mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah menyampaikan hak jawabnya atas informasi yang menurut mereka tidak berimbang. Karena itu, ia berjanji akan memuat apa yang menjadi keberatan warga tersebut pada penerbitan berikutnya. " Ini akan kita muat besok (hari ini), sebab ini merupakan hak jawab warga yang harus kami beri ruang. Upaya warga tersebut patut diapresiasi, karena tidak zaman lagi menyelesaikan persoalan dengan cara emosional," katanya. (sfn)

Kenaikan UMK Indonesia Tertinggi Dunia NAGOYA (HK) — Ketua Apindo Bintan Jamin Hidayat mengatakan berdasarkan hasil risert ILO (International Labour Organisasion) kenaikan UMK di Indonesia tertinggi se-dunia. Dan ini secara langsung sangat berdampak terhadap iklim investasi Indonesia secara keseluruhan. " Itu bukan kata saya, tapi berdasarkan riset ILO bahwa lompatan kenaikan UMK di Indonesia tertinggi sedunia. Kalau ini terus dibiarkan, pengusaha bisa gulung tikar atau mengalihkan usahanya ke daerah lain yang UMKnya lebih murah," katanya yang ditemui akhir pekan lalu. Jamin mengatakan kenaikan UMK ini menjadi masalah tersendiri bagi kalangan pengusaha. Dengan kenaikan UMK yang sangat tinggi, membuat pengusaha harus berpikir ulang untuk meneruskan usahanya di Indonesia. " Kita tidak melarang naik, silahkan naik, tapi harus porposional dan sesuai

KHL. Jangan langsung menanjak begitu. Mereka yang tidak ingin repot mungkin berpikiran singkat saja, menutup usahanya. Kalau ditutup, lalu bagaimana dengan tenaga kerja kita, kan nanti ini jadi persoalan," katanya. Ia mencontohkan DKI Jakarta, dimana pengusahanya Jamin banyak yang sudah hengkang ke luar Jakarta akibat kenaikan UMK yang sangat tinggi. Ini tidak ancaman lagi, tapi betul-betul sudah terjadi. Untungnya, daerah tempat pengusaha tersebut mengalihkan investasinya masih di Indonesia yakni Jawa Tengah. " Secara umum itu masih wilayah Indonesia, karena investasinya di Jawa sana. Tapi bagaimana dengan Jakarta, tentu mereka akan kehilangan pendapatan dari pengusaha," katanya. Karena itu, Jamin berpendapat, mestinya pemerintah ikut berperan dalam

menentukan kenaikan UKM ini, agar tidak terjadi kejadian seperti di Jakarta. Paling tidak langkahlangkah yang bisa dilakukan pemerintah adalah mengeluarkan kebijakan mengenaikan UMK ini. Jamin juga mengatakan, jumlah pengusaha di kawasan Industri yang dikelolanya terus berkurang. Dari 38 PMA turun menjadi 18 PMA, kemudian akan ada 3 lagi yang akan hengkang. Penyebabnya macam-macam, ada yang karena sepi order, kurangnya kepastian hukum dan masalah-masalah lain. " Bicara soal pertumbuan ekonomi Kepri, persoalannya sangat komplek sekali. Tidaknya hanya soal kenaikan UMK, tapi juga soal lain. Kemudian, tarik menaik kepentingan pusat dan daerah juga menjadi salah satu pemicu lambatnya pertumbuhan Kepri," tambahnya. (sfn)

Perkit Sampaikan Fakta ke Presiden Lanjutan Empat Bocah BATAM CENTRE (HK) — Tak puas dengan hasil penyelidikan Polresta Barelang, atas kematian empat bocah yang ditemukan menumpuk di mobil Subaru Legacy, Kamis (28/2) lalu, Persatuan Keluarga Indonesia Timur (Perkit) Provinsi Kepri dan juga PK NTT Kepri akan bertolak ke Jakarta untuk menyampaikan fakta ke Presiden RI. " Kami akan ke Jakarta untuk menyampaikan fakta ke presiden," ujar Ketua Perkit Kepri, H Abdul Karim ke Haluan Kepri, Minggu (24/3). Selain ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tim yang berangkat mencari keadilan di Jakarta juga akan ke Mabes Polri, ke Kompolnas, ke Komnas Anak, Komnas Perlindungan Anak

(KPA) dan sejumlah instutusi penting lainnya. Sejumlah fakta yang dimaksudkan Karim, diantaranya terkait penemuan baju korban yang ditemukan terpisah dengan korban. Kemudian adanya kejanggalan penyampaian hasil otopsi korban yang tidak dikomunikasikan dengan keluarga korban sebelum disampaikan ke publik. "Kita juga mempertanyakan kenapa hasil otopsi disampaikan tanpa di dampingi keluarga korban," katanya. Selanjutnya, kejanggalan kesimpulan awal Kapolda yang disampaikan paska sehari kejadian, dimana disebutkan kalau keempatnya mati lemas. Padahal waktu itu belum ada hasil penyelidikan dan juga hasil otopsi dari dua tim forensik yang diturunkan.

"Kesimpulan awal Kapolda, karena kita nilai terlalu prematur," tegasnya. Ditambahkan oleh salah satu keluarga korban, Elliyas Langoday, bahwa fakta yang akan disampaikan ke Presiden dan juga pejabat lainnya, merupakan hasil investigasi yang dilakukan oleh keluarga korban terkait kematian keempatnya. "Semua fakta ini sudah kita disusun oleh tim investigasi bentukan keluarga," terangnya. Semua ini dilakukan, lanjut Elliyas, sebagaia upaya memberikan presure ke pihak kepolisian untuk dapat segera menuntaskan kasus ini. Ketika ditanya kapan akan berangkat ke Jakarta? secara diplomatis Elliyas menjawab dalam beberapa hari ini. (ays)

Dari Halaman 9

Hidup Penuh "Semakin kita merasakan perjuangan hidup, semakin dekat pula penemuan kita akan makna kehidupan yang sesungguhnya," terang pria yang memiliki hobby membaca dan menulis ini. Menurut Alumnus SMANSA Batam ini, dalam men-

jalani kehidupan ini harus dihadapi dengan opitimis dan selalu menjadi yang terbaik. Tiada hari-hari berlalu begitu saja tanpa ada yang bermakna atau bermanfaat bagi orang lain maupun diri sendiri. " Meletakkan perjuangan hidup sebagai bagian dari

dinamika hidup yang bergulir, dan kita akan melihat bahwa setiap hari hidup akan semakin berisi dan berarti,"ungkap pria jebolan salah satu kampus ternama di Bandung ini. Sewaktu kuliah pria yang ramah dan murah senyum ini

Dari Halaman 9

"Ada Porsi sekitar 500 peserta yang datang pagi kemarin. "Kita melakukan gerakan tidak seperti gerakan senam aerobik atau jantung sehat. Kita lebih mengedepankan kelembutan gerak. Ikut gerakan saya...," ucap Arifin yang langsung diikuti oleh seluruh peserta. Gerakan senam pernafasan yang berdurasi sekitar 15 menit tersebut mendapat sambutan positif oleh seluruh peserta. Hampir semua mengikuti setiap ge-

rakan yang dipandu oleh pengurus Porpi Kepri tersebut. "Terima kasih. Pekan depan kita sambung lain gerakan senam pernafasan ini," ujarnya sesaat sebelum senam Haluan Kepri ditutup. Senam sehat Haluan Kepri yang berlangsung di pelataran panggung utama Mega Wisata Ocarina kemarin dimulai pada pukul 06.10 WIB. Lebih kurang sekitar 500 peserta hadir.Peserta yang bera-

sal dari berbagai kalangan tersebut terlihat memadati lokasi yang persis berada di bibir pantai kawasan wisata di Batam tersebut. Seperti biasa, awal senam didahului dengan pemanasan yang berdurasi sekitar 10 menit. Setelah itu, baru dipandu dengan sejumlah gerakan, seperti senam jantung sehat dan aerobik. Usai senam sekitar pukul 07.15 menit, para peserta langsung mendapat layanan kesehatan yang di-

berikan oleh tim medis Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam berupa pemeriksaan tensi darah dan gula darah. Selain itu, sponsorship dari PT Kalbe juga memberikan permainan ringan kepada peserta. "Wah, menarik, bisa mendapatkan minuman segar hydro coco jika bisa memasukan gelang-gelang ke dalam wadah yang disediakan," ucap salah seorang peserta sambut meminum minuman hydro coco. (fhy)

gunaan dana BOS ini diselenggarakan bertujuan untuk tercapainya persamaan persepsi dan pemahaman tentang kebijakan BOS, laporan keuangan BOS dan tersusunnya LPj penggunaan dana BOS tahun 2013. Wakil Walikota Batam, Rudi dalam sambutannya meminta para kepala sekolah dan bendahara sekolah yang mengikuti bimteknya ini mengi-

kuti dan memahami materi yang disampaikan. Ini karena masih adanya temuan di lapangan tentang adanya kesalahan dalam penyusunan LPj penggunaan dana BOS. Karena itu, demi terciptanya pelaksanaan program BOS yang berhasil dan sesuai dengan tujuan serta tepat sasaran maka diperlukan kerjasama dan koordinasi yang baik diantara pihak-

pihak terkait. " Hal ini penting mengingat pengelolaan dana BOS harus dilakukan secara bertanggung jawab dan transparan untuk menghindari penyimpangan penggunaannya. Pengelolaan dana BOS harus dilaksanakan dengan tertib administrasi, transparan, efektif , efisien dan dapat di pertanggungjawabka," ujarnya. (r/mnb)

Dari Halaman 9

Disdik Gelar Bimtek yang digelar selama 3 hari itu dibuka langsung Wakil Walikota Batam, Rudi, SE dan diikuti oleh 372 Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se-Kota Batam, baik negeri maupun swasta penerima dana BOS. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin dalam laporannya mengatakan kegiatan bimbingan teknis penyusunan LPj peng-

aktif di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bandung. Walaupun saat ini telah bekerja dia juga masih aktif memberikan pelatihan dan pebekalanpembekal kepada beberapa orang mahasiswa dan pemuda di Batam. (jua)


CMYK

Hukum & Kriminal

Senin, 25 Maret 2013

AD Bantah Melakukan Pelecehan TANJUNGPINANG (HK)AD, oknum pejabat di lingkungan Pemprov Kepri membantah tuduhan pelecehan seksual terhadap kakak- beradik, berinisial MS dan YN. Ia menegaskan hal itu adalah fitnah yang ditujukan bagi dirinya untuk tujuan tertentu. "Mereka itu sebenarnya tiga orang kakak-beradik yang masih famili isteri saya. Bertahun-tahun tinggal di rumah saya. Saya sekolahkan mereka hingga kuliah dan saya menganggap mereka layaknya anak kandung saya sendiri. Kalau saya dituduh melakukan pelecehan seks terhadap mereka saya rasa ini hanya fitnah yang direkayasa untuk merusak nama baik saya,"kata AD pada Haluan Kepri, Minggu,(24/3) di Tanjungpinang. AD menduga hal ini telah

dipelintir oleh pihak tertentu dengan memanfaatkan kondisi psikis dua perempuan muda yang tengah labil tersebut. MS merupakan wanita pertama dari Pontianak yang diterima oleh keluarga besarnya untuk bergabung di Tanjungpinang. MS tidak lulus SD, sehingga oleh keluarga AD, MS dimasukkan kursus menjahit serta dibelikan mesin jahit agar segera bisa mandiri. Sementara adiknya YN menyusul setelah beberapa tahun kemudian untuk sekolah di Tanjungpinang yang kala itu dimasukkan di salah SMK di Kota Tanjungpinang. YN akhirnya berhasil, menamatkan pendidikannya di SMK, AD pun berniat memberikan pendidikan lanjutan hingga perguruan tinggi. Namun YN gagal dalam seleksi penerimaan mahasiswa UM-

RAH jurusan FKIP yang ditujunya, YN justeru lulus pada Fakultas perikanan. Karena dianggap akan mengalami kesulitan nantinya dibangku kuliah, karena dari SMK, YN akhirnya dikuliahkan di STIE jurusan akuntasi. Beberapa bulan kemudian, YN mengaku meminta jadwal kuliah malam, karena dinilai janggal, AD bersama isterinya melakukan pengecekan ke kampus. Alangkah kagetnya mereka ketika ternyata diketahui YN sudah tiga kali tidak menghadiri tatap muka dari empat kali batas toleransi. "YN ternyata tergoda dengan bisnis MLM yang justeru sering menyita waktunya sehingga sering tidak masuk. Sampai akhirnya dia tidak diizinkan lagi mengikuti mata kuliah dan harus mengulang tahun depan.Saya men-

duga hal inilah yang membuat dia depresi hingga akhirnya muncullah cerita ini,"papar AD. Walau merasa telah difitnah, AD tetap akan menanggapi hal ini dengan jalur persuasif. Karena jika dirinya ikut melaporkan balik tuduhan tersebut, ia mengaku merasa kasihan apalagi mereka masih dianggapnya sebagai bagian dari keluarganya. "Biarlah permasalahan ini saya selesaikan dengan cara kekeluargaan. Dan saya tidak pernah merasa berbuat seperti yang dituduhkan pada saya, biarlah nanti waktu yang akan membuktikannya,"kata AD dengan nada prihatin. Sebelumnya, kepada wartawan di Tanjungpinang, Sabtu (23/3), dua kakak-beradik Ms dan Yn yang didampingi orang tua mereka, Kesua dan

BTD

MS, korban dugaan pelecehan dilakukan oknum pejabat Pemprov Kepri, yang masih trauma bersama orang tuanya. Fahraini, mengatakan, aksi pencabulan yang dilakukan sang pejabat kepada kedua anaknya, terjadi setelah kedua anaknya diminta dan dipekerjakan sang pejabat itu sebagai pembantu di rumahnya di Tanjungpinang, dengan iming-iming akan disekolahkan. "Kami sangat tidak men-

yangka, dan baru tahu cerita ini semua setelah si kakak bercerita," ujar Fahrinia. Dari pengakuaan Ms dan Yn kepada orangtuanya, aksi pencabulan yang dilakukan oknum pejabat At, terjadi ketika mereka mulai bekerja di rumahnya yang berada di Tanjungpinang. Awalnya perbutan tak senonoh itu dilakukan ha-

11

nya dengan spontan, namun lama-lama aksi tak senonoh itu menjadi sebuah kebiasan yang terus-menerus dengan ancaman dan tekanan. "Awalnya di rumahnya, saat selesai mandi. Katanya diminta dipakaikan bedak, lalu bajunya minta dikancingkan sama si kakak, hingga perbutan lainnya terjadi," ujar orang tua kedua korban menirukan pengakuan anaknya. Atas derita dan trauma yang dirasakan korban pencabulan oknum pejabat Pemprov Kepri itu, kedua korban akhirnya ditangani dan dibantu oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak Korban Tindak Kekerasan Provinsi Kepri. Dan rencananya, derita dan trauma yang dialami kedua korban pencabulan ini akan dilaporkan orang tua korban ke polisi. (rul/sut)

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Kepentingan Penyidikan BATAM (HK)- Aparat Polsek Sagulung akan menggelar rekonstruksi korban pembunuhan, Lisza Dwi Ratna Mothar dan Admo alias Mbah Mo warga Kavling Pelopor, Sagulung, Batam yang terjadi beberapa waktu lalu. Dedi Manurung Liputan Batam Rekonstruksi (reka ulang) akan digelar, Selasa (26/3) mendatang dengan menghadirkan Yuliana, pelaku pembunuhan. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Polsek Sagulung akan diperbantukan Polresta Barelang untuk menjaga keamanan jalannya rekonstruksi tersebut. Kapolsek Sagulung, AKP Eddy Buce melalui Kanit Reskrim, Iptu Tommy Palayukan mengatakan, re-

kontruksi itu penting dilakukan untuk memperoleh gambaran yang sebenarnya, atas jalannya peristiwa kejahatan untuk kepentingan penyidik. "Rekontruksi ini akan melengkapi BAP tersangka yang dilakukan penyidik, sebelum diperiksa kembali oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU),"jelas Tommy, Minggu (23/3). Dari hasil pemeriksaan sementara, ungkap Tommy, Yuliana merupakan tersangka tunggal dalam kasus pembunuhan sadis ini. Tersangka juga terbukti

mengambil perhiasan milik Lisza Dwi Ratna Mothar, berupa kalung emas. Setelah itu, pelaku menggadaikan barang milik korban di salah satu Pegadaian yang ada di Sagulung sebesar Rp6 juta. "Tersangka (Yuliana) sudah mengakui, kalau dia yang mengambil kalung milik mantan majikannya itu. Kalung itu lalu digadaikannya untuk acara akikah putrinya,"papar Tommy. Kalau tas pinggang yang berisikan uang, lanjut Tommy hingga saat ini belum ditemukan. "Tas pinggang berisi uang hasil jualan milik korban sampai saat ini belum ditemukan. Tersangka hanya mengaku mengambil perhiasan lalu digadaikannya. Nah dari rekontruksi ini, diharapkan bisa mengungkapkan latar belakang pembunuhan itu,"ungkapnya. *** DOK

KASUS NARKOBA — Pemberantas pengedaran narkoba di Kepri terus dilakukan. Dit Res Narkoba Polda Kepri menangkap sejumlah pelaku pengedar narkoba beberapa waktu lalu.

Aheng Mangkir Panggilan Polisi JN, pelaku pencurian kendaraan bermotor saat ditangkap di Polres Tanjungpinang, Sabtu (23/3). BTD

Pekerja Kedai Kopi Dibekuk Polisi TANJUNGPINANG (HK) — Jn (19), pemuda asal Jawa Barat yang sehari-harinya bekerja di kedai kopi dibekuk aparat Polsek Tanjungpinang Timur lantaran melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kabag Humas Polres Tanjungpinang, AKP Wisnu Edi Sadono mengatakan, pelaku curanmor yang bekerja di sebuah kedai kopi, di kawasan KM 2 Tanjungpinang itu dibe-

CMYK

kuk pada 13 Maret 2013 lalu. "Modus yang dia gunakan yakni, mencari sepeda motor yang lupa kunci kontaknya dicabut pemiliknya," kata Wisnu, Sabtu (23/3) lalu. Dari tangan Jn, lanjut Wisnu, polisi mengamankan dua sepeda motor Yamaha Force One, yang salah satunya milik Syahrul (29) warga Kampung Melayu RT 3, RW 3 Kelurahan Kota Piring, Tanjungpinang. Motor tersebut hilang pada 13

Maret 2013 lalu. Sementara, satu sepeda motor lainnya diserahkan ke Polsek Bintan Timur lantaran Jn melakukan pencurian berada di wilayah hukum polsek tersebut. Jn yang baru lima bulan tinggal di Tanjungpinang ini kini dijebloskan ke sel tahanan dan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (btd)

TANJUNGPINANG (HK) — Aheng alias Putranto (33), pelaku penganiayaan terhadap Didik Aprianto (29) warga Tanjunguban, Bintan di Hotel Plaza Tanjungpinang, Rabu (20/2) belum diketahui rimbanya. Sampai saat ini, Aheng belum memenuhi panggilan polisi. "Sampai sekarang, Aheng belum juga memenuhi panggilan polisi. Bahkan keberadaannya pun belum diketahui. Tapi polisi tetap berupaya melakukan pemanggilan," kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Memo Adrian kepada wartawan belum lama ini. Dikatakan Adrian, pada dasarnya pihak korban meminta agar kasus penganiayaan yang dilakukan Aheng dapat diselesaikan secara damai, tapi asalkan dimediasi oleh pihak kepolisian. Namun hingga saat ini, Aheng tetap saja mangkir dari panggilan pihak kepolisian. Kepada polisi, kata Adrian, Didik mengaku pelaku telah

membayar sejumlah utangnya. "Karena masih ada rasa trauma, korban akhirnya meminta bantuan dari pihak kepolisian untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan," jelas Memo. Dengan kasus seperti ini, Memo berharap agar Aheng segera datang ke kantor po-

lisi secara baik-baik untuk menyelesaikan masalahnya dengan korban, dan itu di luar masalah status Aheng sebagai tersangka. "Sebaiknya Aheng datang saja lah. Toh kalau kuatir, silahkan Aheng datang dengan membawa keluarganya," himbau Memo.

Sebelumnya, polisi sudah menetapkan Aheng sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang dilakukan Aheng terhadap Didik Apriyanto (29) di Hotel Bintan Plaza (BP) Tanjungpinang, Rabu (20/2). Masalah ini terkait persoalan hutang piutang. (cw72)

PEGAWAI Mirota menunjukkan lokasi penyimpanan brankas yang digondol maling. BTD

Editor: Ali Mahmud , Layouter: Novrizal


Lingga

Senin, 25 Maret 2013

12

NET

AIR TERJUN — Desa Resun memiliki potensi sektor Agrominawisata yang merupakan target yang perlu dikembangkan. Salah satunya Air Terjun Resun yang banyak diminati wisatawan.

2014, Sektor Agrominawisata Dipertajam LINGGA (HK) — Salah satu sektor unggulan pembangunan yakni, agrominawisata di tahun 2014 mendatang akan terus digiring dan dipertajam sesuai dengan perencanaan daerah, baik itu RPJMD dan RTRW Kabupaten Lingga. Nofriadi Putra Liputan Lingga Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lingga, M Ishak, Minggu (24/3).

Ia mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut, perlu dukungan yang maksimal dari setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait dengan sektor unggulan. Agar bahu-membahu untuk diarahkan dalam penca-

paian yang maksimal serta perkembangan sektor unggulan agrominawisata supaya jadi kenyataan. "Pembangunan sektor unggulan bisa dilakukan pemerintah, swasta dan masyarakat yang dibiayai dari berbagai sumber dana. Saya yakin dan optimis target angka pertumbuhan ekonomi tahun 2014 sebesar 6,73 dapat dilampaui dan angka kemiskinan dapat ditekan," ungkapnya. Dikatakannya, tak ada kata lain bahwa pembangunan ke arah sektor unggulan tersebut harus lebih fokus dan

semua SKPD serta elemen yang terkait harus komit. Oleh karena itu semuanya harus memahami tentang arah kebijakan daerah dan sasaran yang harus dicapai. Harus dimulai dengan perencanaan yang baik dan komitmen yang kuat dari semua pihak. Kalau tidak, akan jadi mimpi saja. Begitu juga sumber daya manusia aparatur yang bekerja di SKPD di sektor unggulan itu, juga harus memadai, visioner dan enterpreneurship Oleh karena itu,terang Ishak, sebelum Musrenbang

Kabupaten Lingga dan provinsi, beberapa Rencana Kerja (Renja) SKPD akan terus didiskusikan bersama, agar lebih tajam, terarah dan sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai. Rakor penajamannya bisa dilakukan di Bappeda maupun di SKPD itu sendiri. Ditambahkannya, penyempurnaan rencana kerja tahun 2014 masing-masing SKPD masih punya waktu. Pada saat Musrenbang Tingkat Kabupaten Lingga yang akan digelar l 2 April 2013 mendatang.

"Kita juga masih membuka seluas-luasnya dan menerima masukan serta saran dari peserta," jelasnya. Selain mempedomani untuk memenuhi target kinerja sebagaimana tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lingga 2010-2015, arah dan kebijakan pembangunan juga harus mengacu Rencana Tata Ruang Wilayah 2011-2013. "Apalagi untuk agrominawisata sudah ada beberapa kajian studi, masterplan, rencana induk pengembangan

dan lain-lain untuk dijadikan masukan dan sandaran di dalam penyusunan program dan kegiatan ke depan yang lebih terarah dan fokus," jelasnya. Ditambahkan, Kabupaten Lingga sangat didukung oleh alam yang sangat menarik dan potensial, sehingga pengembangan penajaman sektor unggulan agrominawisata perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, swasta dan masyarakat. Salah satu contoh adalah Desa Resun yang memiliki potensial pengembangan agrominawisata. ***

Komisi I Akan Tinjau SDN 03

Mendulang Timah Secara Tradisional LINGGA (HK) — Banyak jalan yang dilakukan untuk mengais rejeki, salah satunya dengan mendulang timah secara tradisional yang dilakukan di sungai. Walaupun hasilnya tak seberapa, namun mampu menutupi biaya hidup sehari-hari. "Pekerjaan ini tidak dapat ditentukan hasilnya setiap hari. Bila nasib lagi baik, bisa mencapai dua kilo, namun bila tidakpun adalah sedikit ada untuk upah capek kita kerja," kata Rahmat (28) pendulang timah tradisional Kamis (21/3) Bapak satu anak ini menjelaskan, pekerjaannya mendulang timah sudah dilakoninya sejak ia berusia tujuh tahun. Berbekal pengalaman yang diturunkan dari orang tuannya tersebut, kini Rahmat dapat menghidupi keluarganya. "Lumayanlah, hari ini mungkin lagi beruntung, belum lama mencari hasilnya sudah hampir setengah kilo," sebut Rahmat yang diamini Eka, istri yang selalu setia mendampinginya untuk mencari nafkah. Walaupun dengan menggunakan peralatan seadanya pendulang timah dengan tekun mendulang timah, wa-

laupun hasil yang diperoleh tidak menentu. Walaupun potensi timah di Kecamatan Singkep Barat saat ini hanya sisa dari eksploitasi PT Timah, namun setidaknya masih dapat menghidupi warga Singkep yang mencoba peruntungan dengan mencari timah secara tradisional. Meski dengan mengais tanah sisa timah yang tertinggal dari perusahaan timah yang pernah jaya dulunya di Pulau Singkep. Bila sedang beruntung penghasilan yang diperoleh para pendulang timah tradisional ini, tidak hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari, namun dapat juga dipakai untk memenuhi kebutuhan lainnya. Dengan harga Timah Rp130 ribu setiap satu Kilogramnya, bukan tidak mungkin para pendulang ini dapat membawa pulang dua kilogram dalam satu hari. Sedangkan Somad (30), seorang pendulang timah tra-

disional di lokasi yang sama menambahkan, mencari timah yang dilakukan secara manual, hasilnya masih kalah jauh dibandingkan dengan hasil yang dilakukan bila mengunakan mesin penyedot timah. Namun, resiko mengunakan mesin tentunya juga lebih besar. "Terus terang kami tidak memiliki modal cukup untuk membeli mesin seperti yang dipakai oleh mereka yang memiliki modal. Lagi pula resiko memakai mesin lebih besar," tuturnya polos, saat mengayunkan sejenis wadah (dulang) untuk memisahkan timah dari pasir di aliran parit kecil. Meski demikian, , mendulang timah baginya tidak dapat dijadikan sumber utama kehidupan keluarganya. Karena mendulang sifatnya hanya mengandalkan peruntungan saja, sehingga selain mencari timah ia juga memotong karet di kebun milik orang lain, dengan keuntungan bagi hasil. "Kalau pagi dan hari cerah saya motong pohon karet, tapi jika cuaca tidak menguntungkan ya mencari timah ini," katanya yang selalu membawa serta keluarganya dalam pekerjaan ini. (jefriadi)

LINGGA (HK) — Terkait pembangunan ruangan kelas SDN O13 Kabupaten Lingga yang asal jadi, di Desa Limbung, Komisi I DPRD Lingga akan tinjau ke lapangan. Hal ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga Rudi Purwonugroho, Minggu (24/3). Rudi menilai, terlepas dari kesiapan dan pertanggungjawaban dari pihak CV Singkep Tuah Persada untuk melakukan perbaikan pada masa pemeliharaan bangunan,pihaknya akan melakukan peninjauan terlebih dahulu. "Apakah pembangunannnya sesuai dengan bestek.

Kalau tidak sesuaidengan bestek tentu hal itu melanggar aturan," ungkapnya. Pihaknya, kata Rudi akan meninjau (crosschek) terlebih dahulu, yang tujuannya untuk melakukan pengawasan terhadap bangunan sekolah yang merupakan sarana dan fasilitas pendidikan. Kalau dilapangan ditemukan penyimpangan-penyimpangan, hal itu akan diproses sesuai aturan. Dikatakan Rudi, memang pihak CV Singkep Tuah Persada bertanggung jawab terhadap pemeliharaannya. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan peninjauan

agar, persoalannya tidak berlarut-larut. Sebelumnya, Kepala Sekolah SDN O13 Lingga, Bahar berharap bangunan tersebut dapat ditindaklanjuti. Apakah itu perbaikan, atau penyempurnaan. "Kami tinjau ke lokasi dengan Kades, memang ada beberapa item yang perlu diperbaiki," ungkapnya. Diharapkan kepada dinas terkait, agar sekolah tersebut dapat segera dimanfaatkan sehingga sarana dan prasarana yang belum ada seperti bangku, meja dan kursi belajar segera diadakan. "Hal itu tergantung kepada dinas. Yang jelas kita

minta persoalan bangunan ini segera ditindsaklanjuti, apakah perbaikan dari pihak CV Singkep Tuah Persada," jelasnya. Sementara itu, Yuspan, perwakilan dari CV Singkep Tuah Persada mengakui bahwa, untuk pemasangan listrik ada dalam bestek. "Untuk listrik ada dalam bestek. Yang jelas kita siap untuk bertanggung jawab," ungkapnya. Sebelumnya, Yen, perwakilan kontraktor pelaksana CV Bandar Seri Bentan, mengaku pengadaan sanitasi air bersih dan WC sekolah untuk sumber airnya tidak ada dalam RAB.(put)

JEFRIYADI / HALUAN KEPRI

PENAMBANG timah secara tradisional di Pulau Singkep.. Editor: Apsek , Layouter: M Fahrullazi


Natuna

Senin, 25 Maret 2013

13

Polisi Tangkap Pemilik Ganja RANAI (HK) — Anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Natuna menangkap NP (21) di kediamannya dan mengamankan 2 amp ganja, Minggu (24/3) pukul 22.00 WIB. Fatturrahman Liputan Natuna

Kapolres Natuna, AKBP Anton Setiyawan kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya menjelaskan, motif NP memakai ganja agar bisa cepat tidur. Ia mengatakan, sebelumnya polisi menerima informasi dari warga bahwa di rumah kos-kosan yang berada di Jalan Pramuka ada seorang pemuda menghisap ganja. Mengetahui adanya informasi tersebut jajaran Reskrim Polres Natuna langsung bergerak. Anton mengatakan, pihaknya menduga masih ada pelaku lain sehingga pihaknya terus melakukan pengembangan. “Untuk tersangka lain

kita belum tahu persis, kita masih melakukan pengembangan,” pungkasnya. Sementara Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP Fileks Mauk mengatakan, motif pelaku menggunakan narkoba jenis ganja agar bisa tidur. Menurut pengakuan tersangka, ia susah tidur sehingga harus hisap ganja. Penangkapan tersebut berlangsung lancar dan tidak menemukan kendala. Saat awal ditangkap NP sempat membantah memiliki dan menghisap ganja. Barang bukti (BB) ditemukan di tempat kos termasuk sisa-sisa ganja yang telah dipakai. “Kita menemukan semua BB ini di kosnya tapi tempatnya saja yang berbeda, satu amp kita temukan di kantong

bajunya yang tergantung dan satunya lagi di bawah tempat tidur,” ungkapnya. Fileks mengatakan, NP tidak ditangkap seorang diri melainkan bersama kekasihnya berinisial LA. Kekasihnya LA kemudian dilepaskan karena tidak terbukti mengonsumsi narkoba setelah dilakukan tes urine. “Tadi malam kita menangkap dua orang satunya berinisia LA pacarnya NP, tapi LA kita lepas karena setelah kita laksanakan tes urin tadi malam di RSUD ternyata LA ini negatif. Untuk sementara NP kita duga hanya sebagi pengguna saja, bukan pengedar, tapi ini akan kita kembangkan terus,” ujarnya. NP dijerat dengan pasal 111 dan 116 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika , dengan ancaman humukan maksimal 4 tahun penjara, “acaman hukumannya maksimal empat tahun penjara kalau ia hanya sekedar pengguna,” pungkasnya. ***

Kenakalan Remaja Tanggung Jawab Bersama RANAI (HK) — Tingginya angka kenakalan remaja harus segera ditanggulangi melalui kegiatan positif baik dilakukan pihak sekolah maupun organisasi kemasyarakatan. Sebab untuk mengurangi kenakalan remaja menjadi tanggung jawab bersama. Sekretaris Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) Cabang Natuna, Dadang Oetrismo mengatakan, kenakalan remaja yang terjadi saat ini merupakan bentuk dari perkembangan teknologi media yang semakin mudah untuk digunakan tanpa mengenal usia dan latar belakang. “Saat ini internet sangat

mudah sekali diakses, sementara banyak kalangan remaja yang menyalahgunakan layanan internet tersebut sehingga menuju ke arah negatif. Untuk itu, kita sebagai pihak yang berkewajiban untuk meluruskan dan mengingat mereka, harus bisa lebih aktif untuk mensosialisasikan penggunaan media secara positif,” ujar Dadang, Minggu (24/3). Kenakalan remaja terjadi karena minimnya perhatian dan pengawasan dari semua pihak, baik dari orang tua, masyarakat dan lembaga terkait. Sementara jika pengawasan terhadap tingkah laku remaja khususnya para pela-

jar lebih di optimalkan, maka kenakalan remaja dapat di minimalisir. Untuk menekan dan meminimalisir kenakalan remaja tersebut kata Dadang, perlu adanya tindakan bersama, mulai dari pihak sekolah, organisasi kemasyarakat serta pihak orang tua. Salah satunya adalah dengan menggelar berbagai kegiatan positif. Menurut dia, kegiatan ekstrakurikuler harus digalakan lagi, kegiatan belajar malam harus diaktifkan lagi. Serta perhatian dan pengawasan orang tua harus lebih dioptimalkan.(leh)

FATTURRAHMAN/HALUAN KEPRI

BARANG BUKTI — Kapolres Natuna memperlihatkan barang bukti berupa ganja kering yang berhasil disita dai NP (31), tersangka pemilik dua amp ganja di kosnya, Minggu (24/3) pukul 22.00 WIB.

Pemerintah Harus Cepat Serahkan RAPBD RANAI (HK) — DPRD Natuna meminta kepada Pemerintah Kabupaten Natuna agar lebih cepat t menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD). Demikian dikatakan Ketua DPRD Natuna Hadi Candra di komplek NGU Natuna, kemarin. Candra mengatakan, sejak beberapa tahun terkahir ini pemerintah Kabupaten Natuna dinilai selalu telat menyerahkan Rancangan APBD Natuna ke DPRD untuk dilakukan pembahasan dengan alasan yang belum diketahui persisnya, “kami juga dari dewan kurang begi-

tu mengerti, mengapa beberapa tahun terakhir ini pemerintah suka telat menyampaikan RAPBD itu kepada dewan untuk dibahas,” katanya. Sementara batas pengesahannya di dewan juga ada, dan pembahasannya pun tidak mudah serta memerlukan waktu yang tidak sedikit. “sementara kan pengesahan ini dilaksanak pada tahun sebelum tahun RAPBD ini, terus dikasi batas waktu lagi, kemudian pemerintah telat menyerahkannya ke dewan, maka jika seperti ini keberadaannya maka dewan pasti kelabakan lantaran

pembahasan ini tidak bisa kami lakukan seminggu dua minggu,” tegas Candra. Dan tambah, Candra dampak keterlambatan penyerahan ini dapat berinplikasi kepada terlambatnya proses pencairan dana anggaran tersebut, “jadi kalo begini, kan telat juga anggaran ini turun,” ujarnya lagi. Akhirnya, ujar Candra kembali, dampaknya pada molornya pembangunan dan bisa-bisa berimbas pada percepatan perkembangan perekonomian masyarakat, “dampaknya besar lo, kalo dana telat turun, maka pembangunan pun juga ikut te-

lat, dan kalao pembangunan telat maka masyarakat ini akan mencari nafkah dari mana jika pembangunan ini tidak jalan, belum lagi masyarakat kurang mampu yang berharap akan adanya bantuan dana sosial, lama sekali mereka menunggu,” terangnya. Oleh karena itu kata Candara, ke depan hal-hal seperti ini jangan sampai terulang kembali agar semuanya bisa berjalan lancar. Pemerintah harus memperbaiki lagi koordinasi antar kedinasan agar tidak molor proses pengesahan APBD.(cw61)

Nasri Dambakan Bantuan RTLH RANAI (HK) — Nasri janda jompo warga Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah berharap pemerintah memberi bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) seperti warga lainnya. Sejak bergulirnya program RTLH, dirinya belum pernah didata sebagai salah satu calon penerima bantuan tersebut. “Kepingin dapat bantuan RTLH, cuma saya tidak tahu minta sama siapa. Dari pihak desa belum pernah mendata,” ungkap Nasri saat ditemui di kediamannya, Minggu (24/3).

Nasri mengaku, dahulu sekitar tahun 1990, dirinya pernah memiliki rumah sendiri, akibat himpitan ekonomi rumah satu-satunya harus terjual. Sekarang dirinya tinggal bersama anaknya yang sudah berkeluarga. Namun demikian ia ingin memiliki sebuah rumah sehingga tidak menumpang terus di rumah anaknya. Nasri berharap, tahun 2014 ini ia bisa mendapat bantuan RTLH. Ia mengatakan, di desa Air Lengit orang seusia dengannya sudah mendapat bantuan RTLH. (leh)

FATTURRAHMAN/HALUAN KEPRI

NASRI, seorang janda warga Desa Air Lengit tengah berdiri di depan rumahnya. Ia mengaharapkan pemerintah memberikan bantuan RTLH.

Mancing di Laut Cina Selatan Memang Beda RANAI (HK) — Memancing ikan di Laut Cina Selatan memang berbeda dengan memancing di perairan lainnya. Tampak beberapa kelebihan dimiliki Laut Natuna atau yang dikenal dengan sebutan Laut Cina Selatan. Di antara kelebihannya yakni pertama, Laut Cina Selatan kaya akan ikan berbagai jenis. Hal ini terlihat dari banyak orang yang datang mencari ikan ke sana, baik dari dalam maupun luar negeri dan baik

secara sah maupun illegal. Memancing di Laut Cina Selatan tidak memerlukan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan sekilo atau dua kilo ikan. Yang kedua, Laut Cina Selatan sedikit ombak seh-

ingga para pemancing akan terasa di buai dengan gelombang-gelombang sedang yang selalu bergerak di laut Natuna ini. Hal ini biasa terjadi pada saat musim utara dan dan musim Barat. Kemudian, air launtnya yang biru dan jernih juga menambah nilai tersendiri bagi para pemancing yang mana warna dan kejernihannya seakan-akan pas untuk cuci mata. Yang ketiga, wilayah lautan Natuna Selatan merupakan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan beberapa negara asing yang ada di Asia Tenggara. Hal ini menambah arti tersendiri bagi para nelayan, khususnya nelayan luar daerah yang baru saja datang ke Natuna. Ditambah lagi dengan banyaknya ditemukan di laut Natuna kapal-kapal pancaing asing dengan segala ukuran-

nya mulai dari yang terkecil sampai keukuran yang meraksasa, baik yang sedang melintas ataupun yang sedang menjangkar di tengah Laut Natuna dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi para nelayan atau pemancing yang mencari ikan di laut itu. Dan ditengah laut itu juga para pemancing para pemancing juga akan menyaksikan kapal - kapal asing dengan berbagai macam warna sesuai dengan negara asalanya, misalkan warna kuning berati kapal tersebut berasal dari Malaysia, warna kebiruan dari Tahailand dan lain sebagainya. Hal itu juga akan dapat memberikan pengalaman baru bagi para pemancing yang hendak menikmati indahnya Laut Cina Selatan yang masuk dalam wailayah Natuna. Sepertinya tidak ada ruginya jika anda datang ke Natuna dan mencobanya. (cw61)

FATTURRAHMAN/HALUAN KEPRI

DUA orang nelayan menggunakan sebuah perahu motor tengah memancing di perairan Laut Cina Selatan yang dikenal kaya akan ikan berbagai jenis. Editor: Niko, Layouter: mulia Aditya


CMYK

Senin, 25 Maret 2013

14

Hanura-10 Parpol Teken Kesepakatan BATAM (HK) — Sepuluh (10) partai politik yang tidak lolos sebagai peserta pemilu 2014 membangun koalisi dengan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Mereka pun melakukan penandatanganan kesepakatan di Kantor Partai Hanura, Batam Centre, Sabtu (23/3) lalu. Ali Mahmud Liputan Batam Partai itu adalah, PPRN, PPI, PDP, PPDI, Kedaulatan, PDS, Nasrep, Republika, PIS, dan Partai Kongres. Sementara partai PPIB Kepri juga ikut bergabung dengan Partai Hanura. Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kepri, dr Amir Hakim Siregar didampingi Ketua DPC Partai Hanura Kota Tanjungpinang, Azhar usai penandatanganan menyambut baik bergabungnya 10 parpol tersebut. Amir pun menggaransi tidak akan menganaktirikan parpol yang bergabung. Semuanya mempunyai kesempatan yang sama. Artinya, teman-teman dari parpol lain yang sudah bergabung dengan Partai Hanura, tetap diakomodir menjadi calon legislatif (caleg) pada pemilu 2014 mendatang," kata

Hakim. Dikatakan, partai yang bergabung itu berarti memiliki visi dan misi sama dengan Hanura. Yakni melayani dan membangun masyarakat dengan menggunakan 'Hati Nurani'. Dalam kesempatan itu, Hakim menegaskan, untuk calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Kepri, Partai Hanura bersama koalisinya sepakat untuk mendukung Haripinto yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kepri dari PPIB. "Kita sepakat mendukung Pak Haripinto untuk maju menjadi anggota DPD RI dari Provinsi Kepri," tegas Hakim. Masih kata Hakim, untuk caleg, kader partai koalisi akan mengikuti seleksi dan memiliki hak yang sama dengan kader Partai Hanura

lainnya. Mereka juga membuat kartu tanda anggota Partai Hanura. "Caleg untuk DPRD Kepri, sudah ada 65 orang dan akan bertambah lagi dari partai koalisi. Untuk DPRD Kota Batam, 104 orang. Nanti akan diseleksi dan semuanya mempunyai hak yang sama dalam pencalegannya nanti," pungkas Hakim. Usai dilakukan penandatangan semua partai yang bergabung, Hakim menyematkan jaket Hanura. Semua pimpinan partai koalisi ikut hadir dalam acara tersebut. Selain itu, para pimpinan Partai Hanura kabupaten/ kota se-Kepri juga ikut hadir. Ketua PPIB Kepri, Haripinto mengaku gabung dengan Partai Hanura Kepri setelah mendapat instruksi dari DPP PPIB. "Kami (PPIB) mempunyai visi dan misi yang sama dengan Partai Hanura. Makanya, kami di Kepri tentu lebih senang bergabung dengan Partai Hanura. Yakni bagaimana dapat memenangkan Pemilu di 2014 mendatang dan siap mengantarkan Bapak Wiranto menjadi presiden pada Pilpres 2014," ungkap Haripinto. ***

Modal Pergaulan dan Kepercayaan NAMA Martanius Heri belakangan melesat. Ia mulai dikenal oleh masyarakat karena kiprahnya yang suka membantu sesama. Pria kelahiran Palembang 1980 ini menapaki karir hidupnya dengan menjadi kontraktor. Saat ini, suami Yet Sudarsih Harefa ini aktif beraorganisasi. Ia ditunjuk sebagai Ketua Forum Pemuda Belido Kota Batam. Talenta bermasyarakat Heri memang sudah tampak sejak sekolah hingga saat ini. Terbukti, Direktur Utama

CMYK

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

SIAP MENANG — Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kepri, dr Amir Hakim Siregar (dua dari kiri) didampingi Rudi Hartono (kanannya) dan Andi Kusuma (paling kanan) serta Djoni Trison dalam penandatanganan kesepakatan 10 parpol bergabung dengan Hanura, Sabtu (23/3) di Kantor DPC Hanura Batam. Mereka siap memenangkan Pemilu 2014.

PKPI Kepri Syukuran BATAM (HK) — Dewan Pimppemilu 2014 oleh KPU. Namun, inan Provinsi Partai Keadilan Badan Pengawasan Pemilu (Badan Persatuan Indonesia waslu) menggugat ke PTUN. (PKPI) Provinsi Kepulauan "Kemungkinan hari Senin Riau menggelar syukuran Mingbesok (hari ini) KPU akan mengu (24/3), menyusul putusan gumumkan bahwa PKPI lolos Pengadilan Tinggi Tata Usaha dan masuk menjadi peserta Negara (PT TUN) yang menyapemilu 2014, "ucapnya. takan partai itu jadi peserta Dikatakan Suparno, lolosnya pemilu. Selain syukuran, PKPI Suparno PKPI dalam pemilu tahun 2014 Kepri sekaligus menggelar Rapmendatang, maka DPP PKPI at Koordinasi Provinsi (Rakor Prov) dan Kepri akan segera melakukan pembenmembentuk Badan Pengendalian Pemitukan Bapilu. Tidak hanya itu saja, lihan Umum (Bapilu). ucapnya, PKPI Kepri langsung mem"Syukuran ini kami lakukan atas buat Rakor Prov mengenai bagaimana kemenangan PKP Indonesia sebagai teknis dan jutlak untuk pencalegkan. peserta pemilu 2014 mendatang," kata Suparno menambahkan, khusus unKetua DPP Provinsi Kepri PKP Indonetuk calon legislatif (caleg) yang akan sia, Suparno Pranata. maju di tahun 2014 mendatang, PKPI Ia mengungkapkan, awalnya PKP Inmasih menggandeng kader internal. Nadonesia dinyatakan tidak lolos verifikasi mun, PKPI tidak menutup kemungkinan

untuk caleg dari luar PKPI (eksternal). "Kami juga mengajak bagi masyarakat dil uar kader PKPI agar mau bergabung untuk menjadi caleg dari partai kami. Baik itu tokoh-tokoh masyarakat, kader partai yang tidak lolos verifikasi dan lain sebagainya. Mari kita maju bersama, "ajak Suparno. "Bagi yang mau maju dalam pemilu legislatif (pileg) silakan daftarkan diri ke kantor PKPI yang ada di daerah anda, "tambahnya. Suparno berharap, PKPI hanya memiliki satu tujuan, yakni menyukseskan pemilu tahun 2014 mendatang. Nantinya, setiap perwakilan daerah, PKPI bisa menempatkan minimal satu fraksi. "Kami berharap bisa menempatkan satu fraksi. Tingkat nasional, kami harus mampu mencapai target 3.5 persen, "pungkasnya. (byu)

PDIP Pimpinan Survei LSN Martanius Heri Ketua DPC PAN Sekupang

CV Putri Batam Anugerah ini kenal ramah oleh temantemannya. Heri pun dikenal sebagai orang yang suka membantu teman. Saat ini, Heri dipercaya memegang Ketua DPC PAN Sekupang. Ia pun mulai bersosialisasi ke tengah

masyarakat. Hal itu dilakukan demi kebesaran PAN yang dipimpinnya. Dalam berorganisasi, Heri memegang prinsip menjaga kepercayaan teman-teman. Ia menyatakan, kepercayaan adalah modal terbesar merengkuh kesuksesan. (fur)

JAKARTA (HK) — Lembaga Survei Nasional (LSN) menyebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memiliki elektabilitas paling tinggi dalam Pemilu 2014 nanti. Salah satu faktor penunjang ialah adanya 'Jokowi Effect'. "Menguatnya dukungan terhadap partaipartai koalisi tentu juga dipengaruhi faktor internal dengan munculnya ikon baru yaitu Jokowi," ujar Direktur Eksekutif LSN, Umar S Bakry, di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Minggu (23/3). Umar baru saja memaparkan Ekspose Hasil Survei Nasional Pemilu 2014: Panggung Partai Oposisi? Umar mengatakan, Jokowi merupakan

Hasil Survei LSN

tokoh penuh harapan yang benar-benar akan menaikkan elektabilitas PDIP. Bahkan Jokowi telah mengalahkan popularitas Ketua Umum PDIP sendiri. "Elektabilitas Jokowi lebih tinggi dari Megawati. Oleh karena itu kalau PDIP mau menang di pilpres mencalonkan Jokowi merupakan langkah yang sangat bagus," ujarnya. Menurut analis survei LSN, Dipa Pradipta, survei dilakukan tanggal 26 Februari sampai 15 Maret 2013, dengan populasi dari seluruh warga Indonesia yang mempunyai hak pilih dan menggunakan sebanyak 1.230 sampel dengan margin of error 2,8 persen.(dtc)

Partai

Hasil Survei

PDIP Golkar Gerindra Hanura Nasdem PKS Demokrat PAN PKB PPP PBB PKPI

20,5 persen 19,2 persen 11,9 persen 6,2 persen 5,3 persen 4,6 persen 4,3 persen 4,1 persen 4,1 persen 3,4 persen 0,4 persen 0,2 persen

Editor: Ghafur, Layout: Dieky Saputra


Opini & Layanan Umum

Senin, 25 Maret 2013

5

LP Cebongan Diserang LEMBAGA Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Cebongan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakar ta diserbu 17 orang bersenjata api. Empat tersangka pembunuh anggota Kopassus TNI AD, Sertu Heru Santoso (31) yang ditahan di LP tersebut tewas ditembak para pelaku. Berita ini tentu menyentak keprihatinan kita atas tragedi yang sangat memalukan tersebut. Sebab aksi gaya koboi ini mempertontonkan teror

terhadap keamanan masyarakat dan lembaga negara. Terlebih lagi, LP selama ini diketahui sebagai tempat bagi para pelaku kriminalitas menjalani hukumannya. Dapat kita bayangkan orang yang sudah di dalam tahanan bisa ditembak membabi buta hingga tewas oleh orang tidak jelas dengan menggunakan senjata api. Padahal para korban itu sedang ditahan dan akan bertanggung jawab secara hukum atas

apa yang mereka lakukan. Keempat korban penembakan yaitu Angel Sahetapi alias Deki (31), Adrianus Candra Galaga alias Dedi (33), Gameliel Yermiayanto Rohi alias Adi (29) dan Yohanes Yuan (38). Kondisi paling parah dialami Yohanes Juan, yang tertembak di kepala. Dia adalah eks anggota polisi dari Polda Yogyakarta yang merupakan terpidana kasus narkoba dan sudah menjalani hukuman. Keempat korban ini sebe-

lumnya ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan yang menewaskan anggota Kopassus dari Kandang Menjangan, Kartasura, Sertu Heru di Hugo's Caffe pada Selasa (19/3) lalu. Meski demikian pada prinsipnya tidak boleh ada orang, oknum, institusi apa pun juga yang main hakim sendiri. Semua harus taat pada hukum yang berlaku di negara Indonesia. Untuk itu tindakan sadis

ini harus diungkapkan secara terang benderang, dan tak boleh ditutup-tutupi. Para pimpinan institusi juga kita harapkan tidak perlu lagi berupaya menyangkal tapi membuktikan fakta yang terjadi di lapangan. Sebab masyarakat sekarang sudah mulai cerdas dan bisa menggunakan berbagai kanal sosial media untuk mengabarkan informasi secara realistis. Jangan lagi fokus pada upaya pembentukan citra

Pemberhentian KepalaDaerah Sebaliknya, usul pemberhentian seorang kepala daerah oleh sebagian kalangan diyakini bisa berpotensi menimbulkan gejolak politik di masing-masing daerah. Atas persoalan tersebut, publik sering kali meminta kepada pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Dalam Negeri, agar bersikap tegas, memberi teguran/peringatan, atau bahkan memberhentikan kepala daerah dan/wakil kepala daerah, yang diduga dan didakwa melakukan pelanggaran hukum (pidana khusus dan pidana umum), melanggar sumpah jabatan, dan/atau melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. Eksistensi kepala daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia harus dilihat dari dua aspek. Pertama, kepala daerah/wakil kepala daerah sebagai pejabat publik yang memimpin pemerintahan daerah sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kedua, kepala daerah/wakil kepala daerah sebagai jabatan politik, di mana sumber legitimasi politiknya sebagai proses politik diperoleh melalui mekanisme langsung (Pasal 18 ayat 4). Mekanisme Pemberhentian Setiap kepala daerah/wakil kepala daerah dapat diberhentikan karena dua alasan, yaitu faktor politik dan faktor hukum. Pertama, faktor politik terjadi apabila tindakan pemberhentian kepala daerah bukan karena meninggal dunia ataupun atas permintaan sendiri, melainkan karena usul DPRD jika mereka; (a) tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap secara berturut-turut selama 6 bulan (Pasal 29 1 ayat 2 huruf b), tidak lagi memenuhi syarat sebagai ke-

SALAH satu persoalan aktual dan tren di balik pelaksanaan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah pasca-reformasi adalah mengenai pemberhentian (impeachment) kepala daerah dan juga pengunduran diri kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah. Usul pengunduran diri kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah pada umumnya tidak banyak menimbulkan kontroversi dan gejolak politik yang tajam.

Oleh: Gamawan Fauzi Menteri Dalam Negeri pala daerah dan/atau wakil kepala daerah (Pasal 29 1 ayat 2 huruf c), dinyatakan melanggar sumpah/janji jabatan kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah (Pasal 29 1 ayat 2 huruf d), tidak melaksanakan kewajiban kepala daerah dan/ atau wakil kepala daerah (Pasal 29 1 ayat 2 huruf e), dan melanggar larangan bagi kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah (Pasal 29 1 ayat 2 huruf f). Mekanisme pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah dengan proses ini sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 29 ayat 3 dan 4 huruf a, b, c, d, dan e, dan sebagai pejabat publik, hal ini diatur dalam PP Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pasal 123 ayat 4. Ketentuan yang ada dalam Pasal 29 ayat 3 dan 4 huruf a, b, c, d, dan e ini kemudian menjadi dasar bagi Pasal 123 ayat 2, PP Nomor 6 Tahun 2005 tersebut. Dalam Pasal 123 ayat 2 PP tersebut dijelaskan bahwa mekanisme pemberhentian kepala daerah, atas sejumlah sebab, salah satunya adalah dinyatakan melanggar sumpah/janji jabatan kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah (Pasal 123

ayat 2d) dan melanggar larangan sebagai (Pasal 123 ayat 2f). Mekanisme pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah sudah diatur dalam Pasal 123 ayat 4a, b, c, d, dan e), yaitu berdasarkan pendapat DPRD yang memutuskan pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah kepada presiden karena melanggar sumpah/janji jabatan. Dan pendapat DPRD tersebut telah diputuskan sekurang-kurangnya oleh dua pertiga dari jumlah anggota DPRD yang dihadiri oleh tiga perempat dari anggota DPRD (Pasal 123 ayat 4b). Lalu, Mahkamah Agung wajib memeriksa, mengadili, dan memutuskan pendapat DPRD tersebut paling lambat 30 hari setelah permintaan tersebut disampaikan oleh DPRD dan putusannya bersifat final (Pasal 123 ayat 4c). Apabila Mahkamah Agung telah memutuskan bahwa kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah terbukti melanggar sumpah/janji jabatan dan atau tidak melaksanakan kewajiban, DPRD menyelenggarakan Rapat Paripurna DPRD yang dihadiri sekurangkurangnya tiga perempat dari jumlah anggota DPRD, dan putusan diambil oleh sekurang-kurangnya dua pertiga dari jumlah anggota DPRD yang hadir untuk mengusulkan

pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah kepada presiden (Pasal 123 ayat 4d). Jika Rapat Paripurna DPRD tersebut telah memutuskan pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dan kemudian diusulkan kepada presiden, maka presiden wajib memproses usul pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah tersebut, paling lambat 30 hari sejak DPRD menyampaikan usul tersebut (Pasal 123 ayat 4e). Mengacu kepada UndangUndang Nomor 32 Tahun 2004 dan PP Nomor 6 Tahun 2005 di atas, proses politik pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah didasarkan pada usul pemberhentian berdasarkan pendapat DPRD. Pendapat atas bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh kepala daerah/ wakil kepala daerah merupakan proses politik yang ada di tangan DPRD. Pendapat DPRD inilah yang bisa mengusulkan pemberhentian (impeachment) terhadap kepala daerah. Jika berdasarkan pendapat DPRD kemudian MA memutuskan bahwa mereka terbukti melanggar sumpah/janji jabatan dan atau tidak melaksanakan kewajiban, dan kemudian DPRD berdasarkan hasil Rapat Paripurna DPRD mengu-

sulkan pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah kepada presiden, maka presiden wajib memproses usul tersebut. Kedua, pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah karena faktor pelanggaran hukum. Pemberhentian kepala daerah/wakil kepala daerah berlangsung sebagai proses hukum, apabila kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dinyatakan melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan, karena didakwa melakukan tindak pidana korupsi, tindak pidana Terorisme, makar, dan/atau tindak pidana terhadap keamanan negara. Dalam proses hukum ini, presiden dapat memberhentikan kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dengan pemberhentian sementara maupun pemberhentian tetap berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, di mana pemberhentian sementara dan pemberhentian tetap dilakukan presiden tanpa melalui usulan DPRD. Siapa pun yang menjadi pejabat publik—baik melalui mekanisme politik maupun penunjukan—senantiasa memiliki tanggung jawab jabatan yang terikat dengan peraturan perundang-undangan yang mengikatnya. Sebab, kita semua harus menyadari bahwa tidak ada jabatan publik mana pun, khususnya jabatan kepala daerah yang dipilih melalui mekanisme pemilihan langsung sekalipun, dapat kebal dari pemberhentian. Maka, adalah tanggung jawab mereka sebagai kepala daerah untuk selalu mematuhi segala aturan perundang-undangan agar terhindar dari obyek pemberhentian tersebut. ***

K olom Publik (Bagian Kelima)

Menghindari Kegagalan Pesimis Pesimis sama dengan kalah sebelum bertanding. Dengan kata lain, Anda menyerah sebelum berusaha dalam melakukan sesuatu untuk mendapatkan apa yang ingin Anda

capai. Percaya diri merupakan kuncinya. Bila kita sendiri tidak percaya akan kemampuan diri sendiri, bagaimana orang lain bisa percaya pada kemampuan kita? Jadi, bersikaplah optimis.

Oleh: H. Mahfud Sidik, S.Pd.I. (Ketua Forum Asatidz dan Aktifis Nurul Islam)

Untuk itu, lakukan ini, pertama, katakan dalam hati “Saya pasti bisa!” dalam setiap memulai mengerjakan sesuatu. Mantra tersebut dapat memotivasi diri Anda untuk melakukan yang terbaik

dan lebih percaya diri. Kedua, cari dukungan dari orang lain agar Anda lebih merasa bersemangat. Ketiga, ingat lagi target Anda, dengan begitu Anda akan termotivasi untuk mencapainya.***

Makam Tengku H Fuang SEBUAH makam tua yang diyakini telah ada sejak tahun 1200 – an terdapat pada dataran tinggi di Kampung Nongsa Pantai, Kelurahan Sambau, Nongsa. Menemui makam keramat ini, harus melewati jenjang sepanjang lebih kurang 100 meter dikelilingi pepohonan berumur

ratusan tahun. Inilah makam Tengku H Fuang beserta dua permaisurinya. Para juru kunci yang juga tercatat sebagai zuriat penghuni makam memegang teguh amanah yang telah diwariskan lebih dari 800 tahun yang lalu

untuk merawat dan menjaga makam serta memastikan bahwa hanya para keturunan Tengku H Fuang lah yang berhak dikebumikan di dalam komplek makam seluas lebih kurang 500

meter persegi tersebut. Terdapat 28 buah kuburan, tiga di antaranya yakni Tengku H Fuang dan dua permaisurinya bernama Encik Siti Aisyah berada dalam sebuah bangunan beton dicat putih dan memiliki tiga kubah berwarna kuning. Makam ini telah

dipugar total, sedangkan batu nisan yang ditutupi kain kuning diyakini masih asli. Warga setempat mempercayai banyak misteri yang menyelimuti seputar makam bernama Bukit Puak ini seperti lagenda-lagenda dan pantang larang. (Edi Sutrisno)

dibandingkan pengungkapan fakta. Pengawasan masyarakat dalam menghadapi realitas teror yang tak pernah padam itu juga sangat dibutuhkan. Kita tidak boleh lengah. Intelijen aparat keamanan juga layak dituntut untuk memberi jaminan rasa aman dengan antisipasi yang tepat dan efektif terhadap segala macam ancaman. Janganlah jaminan keamanan itu dilecehkan oleh berbagai

peristiwa yang mengancam masyarakat. Melindungi masyarakat dari ancaman ketakutan dan menegakkan hukum terhadap pelaku kejahatan adalah kewajiban negara. Kalau kehadiran negara sudah tidak dirasakan lagi oleh rakyatnya, maka setiap orang dapat bertindak brutal terhadap sesama. Setiap orang dapat pula menjadi korban kekerasan tanpa ada yang melindungi.***

C akap B ijak “ ANDA harus melakukan sesuatu yang Anda pikir tak akan bisa Anda lakukan”

Eleanor Roosevelt, “KEYAKINAN merupakan suatu pengetahuan di dalam hati, jauh tak terjangkau oleh bukti”

Kahlil Gibran

M enyanyah

Balada Tukang Kecap SEORANG kawan menceritaAda yang tampil bak manakan pengamatannya bela- ger, lengkap dengan dasi mekangan ini di sebuah warung nunjukan, "Oh saya profesional kopi tiam, di sutu kota ini. dibidang ini. Serahkan saja Menjelang pemilu legis- semunya kepada saya. Tim saya latif di tahun mendatang, akan meng-close semuanya. sudah banyak calon-calon Bapak tinggal tebar pesona yang sedang merapikan pro- saja," katanya sambil mengibasfilnya. Berharap pencintraan kan dasinya yang tak sebanyang sedang disiapkan untuk ding dengan ukuran kemeja dapat menarik simpati pemilih yang dipakainya. akan membuahkan hasil kursi Lain lagi tukang kecap tradi badan legislatif di kota ini. disional, ia menawarkan sesuatu Para calon tersebut yang realita, membumi istilah. ada yang wajah laIa menyampaikan bahwa ma, yang ingin tidak perlu banyak memperpanjang keluar dana yang masa kerjanya penting sasarannya mewakili rakyattepat. Bagaimana nya. Ada juga wame-manage-nya jah baru yang inaja. "Kamilah gin duduk di georang yang tepat dung rakyat terhoruntuk membuat mat tersebut. pencitraan." Yang menarik diTukang kecilotehkan adalah cap berikutnya tukang kecap pun tak kalah Apsek yang berada diseaksi, dengan seWartawan Haluan Kepri kitar caleg-caleg dikit membawa tersebut. Ada yang mekalimat religi namakan dirinya sukses atau- dan tampil bak penceramah di pun mediator, atau kru dan surau, iapun mengatakan bahsebagainya. wa, semuanya itu kembali ke Bagi caleg yang sudah ber- niatnya. Kalau niatnya baik, pengalaman, kehadiran tukang bermanfaat buat rakyat.. "Inskecap ini tentu bukan hal baru ya ALLAH akan berhasil duduk lagi. Karena sudah mengalami- mewakili rakyat. Percayakannya sebelumnya. Tentu saja dia nya kepada saya untuk meakan selekstif dan akan mem- nyiapkan semua atribut untuk berikan jobnya kepada orang kampanye." yang tepat. Baik itu mengurus Aapaun gaya dan mereknya, baliho, membuat spanduk dan yang jelas semuanya itu adalah dan poster ataupun tampil di tukang kecap yang berkeliaran berbagai ajang aksi sosial yang mencari wajah baru menjelang menarik simpatik warga. pemilu caleg mendatang. MereNah, bagi caleg baru, tentu ka pandai sekali mencari mosaja masih awam untuk hal ment untuk membuka lapak. tersebut. Lalu di tengah keti- Terkadang tanpa sungkan medaktahuannya itu berdatan- nawarkan jasa kepada bapakganlah tukang kecap dengan bapak calon peserta pemilu berbagai kostum sesuai merek caleg itu, seperti penjual tiket di kecap yang ditawarkan. terminal. ***

√ Negara Dikuasai Mafia - Kayaknya Lebih Enak jadi Mafia ya ? √ Pucuk Dicinta Jadi Ikon Batam - Biar Semua warga Cinta Kota Batam ! REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Senin, 25 Maret 2013

16

Basarnas Beri Pelatihan Kepada Pelajar di Karimun

KEPALA Kantor SAR Tanjungpinang, Anggit Mulyo Satoto foto bersama peserta pelatihan sebelum turun kelapangan.

TANJUNGPINANG (HK) — Badan SAR Nasional (Basarnas) melalui Kantor SAR Tanjungpinang menyelenggarakan Pelatihan SAR Jungle Rescue di wilayah Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Kamis (21/3). Kegiatan bertempat di kawasan obyek wisata Air Terjun Desa Pongkar, Kecamatan Tebing. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Anggit Mulyo Satoto,SS,MM. Peserta Pelatihan Jungle Rescue dikhususkan bagi kalangan pelajar, mahasiswa dan pecinta alam Se-Kabupaten Karimun. Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 36 orang peserta berasal dari perwakilan Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), siswa/i pencinta alam (Sispala) dan

TIM Instruktur siap memberikan pelatiahan kepada peserta.

INSTRUKTUR SAR saat memberikan materi kepada peserta pelatihan.

PENYEMATAN tanda peserta oleh Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Anggit Mulyo Satoto kepada perwakilan peserta.

SEJUMLAH peserta pelatihan saat mengevakuasi korban bencana dengan tandu.

PESERTA pelatihan melakukan pemantauan lokasi bencana melalui praktek kompas dengan cara man to man.

INSTRUKTUR memberikan materi Resusitasi Jantung Paru (RJP) kepada peserta.

organisasi kepemudaan lainnya. Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Anggit Mulyo Satoto saat pembukaan mengatakan, kegiatan pelatihan Jungle Rescue kali ini bertemakan ‘Melalui Pelatihan Jungle Rescue, Kita Tingkatkan Peran Potensi SAR dalam Penyelenggaraan Operasi SAR’. Dari kegiatan ini diharapkan dapat mempunyai keterampilan dalam penanganan bencana. “Dengan kegaiatan ini, semua peserta dapat berperan lebih aktif dan proaktif dalam kegiatan penanggulangan bencana dan penanganan musibah di wilayah Tanjung Balai Karimun sendiri, dan di Provinsi Kepulauan Riau pada umumnya,” pesan Anggit. Anggit juga menambahkan, selama kegia-

tan yang dimulai dari tanggal 21-24 Maret 2013, peserta akan mendapatkan materi survival, perbekalan, perlengkapan permakanan, navigasi darat, medical first responder, dan explore SAR. Materi tersebut akan dipraktekkan dalam dua hari terakhir pelaksanaan kegiatan. “Kami berharap materi-materi tersebut berguna bagi peserta untuk bertahan hidup di alam bebas, gunung dan hutan. Selain itu, peserta dibekali metode dan teknik evakuasi apabila suatu saat mendapati korban yang mengalami musibah,” ujar Anggit. Narasi : Sutana Foto : Basarnas Tpi

Disnaker Bintan Gelar Pelatihan Tenaga Pengamanan BINTAN (HK) — Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Ketenagakerjaan melakukan perekrutan dan pembekalan pemuda tempatan dengan keterampilan tenaga pengamanan, Selasa (19/3). Pendidikan dan pelatihan tenaga Pengamanan Garda Pratama Kabupaten Bintan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dengan Polda Kepri tersebut merekrut pemuda Bintan yang ingin menjadi tenaga satuan BUPATI Bintan Ansar Ahmad menyampaikan sambutan. pengamanan.

Acara yang dibuka oleh Bupati Bintan Ansar Ahmad tersebut melatih sebanyak 46 pemuda dari Bintan dan akan mengikuti pelatihan selama dua minggu di Hotel Bintan Agro Resort KM 36, Teluk Bakau, Gunung Kijang Bintan. Dalam Sambutannya, Bupati Bintan mengatakan bahwa, kegiatan ini sangat bagus karena melatih keterampilan pemuda dan memfasilitasi pemuda yang ingin menjadi tenaga pengamanan. “Kegiatan ini adalah untuk kali pertama diadakan di Provinsi Kepri dan ini sangat baik untuk iklim dunia kerja

serta dunia usaha, mengingat pelatihan ini difasilitasi pemerintah,” ujar Ansar Sementara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bintan, Hasfarizal Handra menerangkan bahwa, pendidikan dan pelatihan ini diadakan secara gratis, jadi tidak ada pungutan sepeser pun. “Program ini dari Disnaker dan Polda Kepri, kami merekrut mereka dari seluruh Bintan tanpa ada paksaan dan tanpa dipungut biaya sedikitpun,” tegas Hasfarizal. Foto dan Narasi : Jendaras Karloan

SUASANA apel pembukaan Diklat tenaga pengamanan yang dihadiri jajaran kepolisian, Satpol PP, dan peserta pelatihan tenaga keamanan.

PEMBACAAN janji oleh peserta Diklat.

ANSAR Ahmad menyematkan Pin tanda peserta kepada peserta pelatihan.

HANFARIZAL Handra memberikan selamat kepada peserta Diklat tenaga pengamanan.

CMYK

KEPALA Dinas Tenaga Kerja Bintan Hasfarizal Handra menyampaikan sambutan.

TAMU undangan dari perwakilan SKDP Bintan.

ANSAR Ahmad dan Kombes Pol Hadi Purnomo dari Polda Kepri memberikan selamat kepada peserta Diklat tenaga pengamanan. Editor: Apsek, Layouter: Mulia Aditya


CMYK

Senin, 25 Maret 2013

17

Pemprov Anggarkan Rp165 Miliar Entaskan Kemiskinan di Kepri

Suardi SSos

BATAM (HK) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri mengalokasikan anggaran Rp165 miliar untuk program pengentasan kemiskinan di tahun 2013 ini. Targetnya, sebanyak 5.000 rakyat miskin di daerah ini bisa terentaskan.

Direktur Melayu Bedendang

Jujur dan Amanah BINTAN (HK) — Pria kelahiran Bunguran Utara, Natuna, 47 tahun silam ini berprinsip, bahwa dengan jujur dan amanah maka ia akan menggapai sukses. “Prinsip hidup saya jujur dan amanah. Barang siapa yang bisa jujur dan amanah, maka kesuksesan niscaya dapat diraih,” katanya. Pengusaha yang hobi main catur ini mengaku mendapat banyak pelajaran dari permainan catur. Kata dia, banyak strategi yang dapat dipelajarinya berkaitan dengan upaya pemenangan dalam kompetisi. “Banyak ilmu saya dapatkan dalam bermain catur. Karena setiap langkah hidup kita bisa kita analogikan pada langkah bidak catur. Baik dalam langkah bisnis maupun dalam langkah bidangbidang lainnya. Salah satunya politik,” kata mantan Calon Wakil Bupati Natuna ini. Pria satu ini mempunyai harapan yang besar kepada pemuda. Dia berharap para pemuda bercita-cita menjadi pengusaha. Karena dengan banyaknya pemuda menjadi pengusaha, maka akan tercipta banyak lapangan kerja baru.

Tengku Bayu Liputan Batam

SUTANA/HALUAN KEPRI

PELABUHAN RAKYAT — Aktivitas pelabuhan rakyat di Pelantar II Tanjungpinang kian hari kian sibuk, Minggu (24/3). Berbagai barang dari luar daerah masuk ke Tanjungpinang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini.

"Anggaran Rp165 miliar itu dari APBD Provinsi Kepri. Nanti akan disalurkan kepada tujuh daerah tingkat dua di Kepri. Kita targetnya sebanyak 5.000 rakyat miskin bisa dientaskan," ujar Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo kepada wartawan usai membuka seminar Optimalisasi Free Trade Zone (FTZ) di Hotel Pemprov Anggarkan Hal 18

Jumaga: Sani Masih Layak Polemik Calon Ketua DK

Jujur danHal 18

Jumaga

BATAM (HK) — Rekomendasi nama ketua dan anggota Dewan Kawasan (DK) Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK) yang diusulkan Gubernur Kepri HM Sani kepada Presiden didukung Ketua Komisi II DPRD

Kepri, Jumaga Nadeak. “Kita tidak masalah gubernur kembali menjadi Ketua DK FTZ. Karena tidak ada aturan yang melarang gubernur merangkap jabatan. Kita berharap pusat segera mengeluarkan SK-nya. Kalau ketua DK dan Gubernur dijabat dua orang, dikhawatirkan potensi konfliknya makin tinggi,” ujar Jumaga, Sabtu (23/3) di Batam Centre. Menurut Jumaga, tidak ada per-

Jumaga: Sani Hal 18

Musrenbang Kota Batal Digelar TANJUNGPINANG (HK) — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Tanjungpinang yang sedianya digelar tanggal 25-26 Maret nanti, batal dilaksanakan. Belum diketahui pasti alasan pembatalan agenda tahunan ini. “Ini permintaan Walikota

Tanjungpinang (Lis Darmansyah). Dari bocoran informasi, awalnya musrenbang tingkat kota akan digelar tanggal 25-26 bulan ini, tetapi kemudian dibatalkan kembali dan dijadwalkan ulang pada tanggal 27-28 Musrenbang Kota Hal 18

Senam Sehat Haluan Kepri Bertabur Hadiah TANJUNGPINANG (HK) — Senam sehat bersama Haluan Kepri perwakilan Tanjungpinang dengan Sanggar Senam Tuti Bugar dan bekerja sama dengan Kimia Farma Tanjungpinang semakin diminati warga Tanjungpinang. Lapangan Sei Carang di Bintan Centre yang dijadikan tempat senam hampir penuh sesak, Minggu (24/3). Antusias masyarakat Tanjungpinang untuk melakukan senam sehat yang rutin digelar setiap hari Minggu ini mendapatkan sambu-

CMYK

tan hangat dari masyarakat begitu juga dengan Pemko Tanjungpinang yang ikut andil memeriahkan acara dengan memberikan berbagai hadiah. Jalannya senam pun semakin semarak. Senam Sehat Hal 18

SUTANA/HALUAN KEPRI

WALIKOTA Tanjungpinang Lis Darmansyah ikut membagikan hadiah kepada para peserta Senam Sehat bersama Haluan Kepri di Terminal Sei Carang Tanjungpinang, Minggu (24/3).

Editor: Yuri, Layouter: Mulia Aditya


Tanjungpinang

Senin, 25 Maret 2013

Vihara Bahtera Sasana, Vihara yang Unik TANJUNGPINANG (HK) — Vihara Bahtera Sasana di Jalan Merdeka Tanjungpinang sudah berdiri ratusan tahun lalu. Karenanya, bangunan ini memiliki keunikan tersendiri baik dari segi ukiran yang ada di atas atapnya dan juga dengan bahan-bahan lainnya. Ukiran naga dan bungabunga baik yang berda di pintu gerbang dan juga yang berda di bagian atap bangunan utama memiliki ukiran yang sangat unik dan sangat bagus serta rapi. Selain keunikan ukuran, ada juga atap genting yang langka. Dan juga kayu pintu serta tiang yang masih utuh belum ada yang diganti. Melihat sejarah dan keunikan fisiknya, membuat Pemko Tanjungpinang menjadikan Vihara Bahtera Sasana sebagai cagar budaya yang dilindungi. Setiap hari banyak saja masyarakat yang sengaja datang untuk sembahyang dan memanjatakan doa di vihara tua ini. Walau hujan yang

menguyur Kota Tanjungpinang dari pagi hingga sore ini tetap banyak masyarakat yang sengaja datang. Salah satunya Toni dan isterinya warga KM 3 Tanjungpinang yang sengaja datang untuk melakukan sembahyang dan memanjatkan doa baik untuk keluarganya dan juga orangtuanya yang telah tiada. “Saya dan keluarga sengaja datang ke Vihara Bahtera Sasana ini untuk memanjatkan doa dan membakar hio serta membakar kertas doa, agar diterima oleh para dewa dan tuhan di atas sana. Selain itu memanjatkan doa bagi orangtua kami yang telah mendahuli agar mendapatkan tempat

yang layak,” katanya, Minggu (16/12). Dikatakan, sembahyang dilakukan setiap hari Minggu, dan membawa serta seluruh keluarga dan bila ada waktu luang atau saat memperingati para dewa selalu datang dan melakukan sembahnya dan doa.

SUTANA/HALUAN KEPRI

CAGAR BUDAYA — Vihara Bahtera Sasana yang berada di Jalan Merdeka Tanjungpinang ini sudah berdiri ratusan tahun lalu. Karena bangunannya yang unik, vihara ini ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya, Minggu (24/3).

Dari Halaman 17 kata Jumaga didampingi anggota Komisi II DPRD Kepri, Saidul Khudri. Pada kesempatan lain, Jumaga memberikan apresiasi terhadap Sani. Setelah mengikuti rapat FTZ Jumat lalu, dipaparkan bahwa banyak investor asing masuk BBK, termasuk melakukan perluasan investasi. Yang menjadi hambatan selama ini hanya pada RTRW. Tapi kata Jumaga, Sani sudah menjanjikan segera meminta pemerintah pusat menyelesaikan persoalan tersebut. “Mari berikan masukan. Jangan saling menyalahkan. Mari kita selesaikan secara bersama-sama,” imbau jumaga. Sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Organisasi Kadin Kepri, Alfan Suheiri menilai, langkah Gubernur Kepri HM Sani yang mengusulkan dirinya sebagai Ketua DK FTZ adalah keliru. Seharusnya

kata Alfan, Ketua DK FTZ ditempati oleh orang yang memiliki kompetensi di bidang ekonomi. Jika Ketua DK tetap ditempati oleh gubernur, maka kata Alfan, keberadaan DK ke depan tidak akan mampu membawa Kepri ke arah yang lebih baik. Siapa yang layak menjadi ketua DK, Alfan mengusulkan pertama katanya, Ketua DK sebaiknya merupakan orang yang ditunjuk langsung oleh Menteri Koordinator Perekonomian. Sebab dalam menjalankan tugas dan fungsinya Ketua DK bertanggung jawab langsung kepada menteri tersebut. Menurut Alfan, jika ketua DK ditunjuk langsung oleh Menko Perekonomian, maka yang bersangkutan pasti memiliki bargaining posisi yang lebih kuat. Selama ini kata Alfan, ketua DK kurang memiliki posisi

tawar, sehingga jika terjadi permasalahan terkait regulasi yang harus melibatkan pemerintah pusat, ketua DK yang juga menjabat sebagai gubernur, sangat lambat dalam mancarikan solusi. Tawaran kedua kata Alfan, Gubernur dapat menunjuk profesional yang telah teruji kompetensi, kapasitas serta kapabilitasnya dalam kancah ekonomi Kepri, nasional dan internasional. Dalam proses penunjukan harus melalui mekanisme uji kepatutan dan kelayakan, dengan melibatkan kalangan legislatif. “Agar ketua DK yang dihasilkan betul-betul memiliki kapasitas dan kemampuan yang memadai, gubernur harus melibatkan DPRD Provinsi. Di mana gubernur bersama DPRD melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Ketua DK,” ujar Alfan. (afr/rul)

Dikatakan, sesuai aturan, LKPj tersebut harus disampaikan kepada DPRD sebelum musrenbang dilakukan. Namun, menurut informasi, LKPj itu baru akan disampaikan kepala daerah usai pelaksanaan musrenbang. Kata Arif, DPRD mau tidak mau akan menjadwalkan kembali pelaksanaanya nanti. “Inikan kalau berbicara berdasarkan ketetapan aturan. LKPj harus disampaikan kepala daerah sebelum musrenbang. Padahal, DPRD jauh-jauh hari sudah menyurati secara resmi kepala daerah. Nah, sekarang tentu Walikota lah yang kita ingatkan,” tegas Arif. Ditambahkan, musrenbang direncanakan digelar di Hotel Comfort Tanjungpi-

nang. Penyampaian LKPj tahunan Walikota dipastikan akan digelar usai musrenbang. “Informasi dari Humas DPRD begitu. Ini kan sudah tidak mengindahkan aturan. Tapi, kalau keterlambatan sepekan atau dua pekan, mungkin tidak masalahlah. Tapi saya berharap jangan sampai lamalah,” ujar Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) ini. Anggota dewan lainnya, Maskur Tilawahyu mengatakan, Walikota wajib menyampaikan LKPj terlebih dahulu kepada DPRD, selanjutnya baru musrenbang digelar. Agar segala sesuatu dapat disingkronkan terlebih dahulu demi kelanjutan program pembangunan daerah ke depan.

“Kita tentu menyayangkan adanya persoalan ini. Tapi, mau bagaimana, kita lihatlah nanti bagaimana hasilnya. Semoga pembangunan dapat berjalan optimal untuk kepentingan seluruh masyarakat kita,” harap Maskur. Pembatalan musrenbang ini dibenarkan pihak Pemko Tanjungpinang. Namun, mengenai laporan LKPj, belum diketahui kapan waktunya. “Akhir bulan ini musrenbang dilaksanakan. Rencana dimana lokasi kegiatan itu masih dalam proses. Untuk LKPj saya belum tau. Nanti saya tanyakan kepada pimpinan,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemko Tanjungpinang Said Husain melalui sambungan handphone. (yan)

Dari Halaman 17

Musrenbang Kota nanti,” kata anggota DPRD Kota Tanjungpinang Muhammad Arif, Minggu (24/3). Disebutkan, akibat dibatalkan musrenbang itu, DPRD akan kembali menyesuaikan agendanya. Karena dalam kegiatan ini, DPRD akan ikut bergabung berdiskusi bersama seluruh stake holder se-Kota Tanjungpinang, mulai dari kelurahan, kecamatan hingga ke jajaran pemerintah kota. “Sudah batal di gelar, kepala daerah kita juga belum menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahunan kepada DPRD. Laporan ini wajib disampaikan dalam rapat paripurna istimewa, sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Arif.

Pengelolaan Perbatasan Butuh Rp3,88 Triliun TANJUNGPINANG (HK) — Rencana aksi pengelolaan wilayah perbatasan Provinsi Kepri tahun 2014 membutuhkan anggaran sebesar Rp3,88 triliun. "Pengelolaan batas wilayah negara dan kawasan perbatasan Kepri untuk percepatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi, disepakati anggaran yang dibutuhkan untuk rencana aksi pengelolaan perbatasan tahun 2014

sebesar Rp3,88 triliun," ungkap Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kepulauan Riau (BPP Kepri) Edy Sofyan, di Tanjungpinang, Sabtu (23/3). Proyeksi anggaran itu merupakan hasil kesepakatan rapat koordinasi pembangunan perbatasan di Provinsi Kepri yang barubaru ini digelar di Kota Tanjungpinang. Anggaran itu untuk rencana aksi pemban-

gunan perbatasan di Natuna sebesar Rp1,02 triliun, Anambas Rp491,9 miliar, Karimun Rp1,12 triliun, Bintan Rp631,5 miliar dan Batam 601,66 miliar. Tahun 2013, kata dia, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,07 triliun untuk membangun 19 pulau terdepan yang berbatasan dengan Malaysia, Singapura dan Vietnam. (ant)

Pelimpahan Berkas Gatot Belum Jelas

Jumaga: Sani soalan apabila ketua DK yang masa jabatannya akan habis pada Mei nanti, dijabat kembali oleh HM Sani. Dengan dikeluarkannya SK tersebut nanti oleh presiden, maka, kisruh yang bermuara dari kalangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri barubaru ini segera berakhir. Jumaga menilai, Sani masih punya kompeten dan masih layak untuk menjabat Ketua DK FTZ. Bahkan, di tangan Sani, Jumaga percaya pertumbuhan investasi bisa lebih cepat karena kebijakan yang dihasilkan lebih sinergis. “Selama dipimpin Sani, Kawasan FTZ Batam, Bintan dan Karimun mengalami pertumbuhan investasi yang signifikan. Kan tidak ada masalah menjabat dua periode. Yang dilarang itu, dua kali gaji dari satu sumber (APBD). Tapi, itu semuanya tergantung kepada Presiden,”

“Doa bisa saja dilakukan setiap hari, tidak harus di Vihara, karena di rumah juga telah menyiapkan tempat untuk sembahyang, namun lebih pas dan hidmat dilakukan di vihara apalagi vihara ini merupakan vihara yang telah berdiri ratusan tahun lalu,” ujarnya. (sut)

18

TANJUNGPINANG (HK) — pelimpahan berkas kasus dugaan korupsi uang untuk dipertanggungjawabkan (UUDP) tahun 2010 senilai Rp1,1 miliar ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), masih belum jelas. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang masih belum mau memberi kepastian waktunya. Padahal sebelumnya, Kejari Tanjungpinang memberi sinyal akan melimpahkan kasus yang menjerat mantan Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Tanjungpinang, Gatot Winoto itu di pekan terakhir bulan Maret. Selain Gatot, Kejari juga akan me-

limpahkan berkas dua mantan pejabat Pemko Tanjungpinang lainnya yakni mantan Pejabat Penata Keuangan (PPK) Muhammad Yamin dan Kepala Bendahara Setdako Muhammad Rasyid yang juga tersangka dalam kasus ini. “Belum tau kapan dilimpahkan itu, coba tanyakan ke pimpinan saya,” ujar Abdul Rahman, salah satu tim penyidik kasus ini, Minggu (24/3). Kasipidsus Kejari Tanjungpinang, Maruhum, sampai berita ini diturunkan juga belum dapat dimintai keterangan. Nomor handphonenya saat dihubungi sedang tidak aktif. Sebelumnya, Maruhum

memastikan, pelimpahan berkas Gatot Cs ini hanya tinggal menunggu berkasnya ditandatangani oleh Kepala Kejari. “Insya Allah minggu depan ini, berkas Gatot, M Yamin dan M Rasid akan kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor secara bersamaan,” kata Maruhum SH, Kamis (21/3) lalu. Pelimpahan berkas ketiga tersangka korupsi itu molor dari informasi jadwal sebelumnya, yakni bulan Januari awal tahun ini. Alasannya, kejaksaan sebelumnya masih melakukan kelengkapan berkas terhadap Gatot cs tersebut. Termasuk kelengkapan keterangan sejumlah saksi yang diperlukan. (yan)

besar,” ucap Lis yang disambut tepuk tangan dari peserta senam. Syahrul juga mengapresiasi kegiatan ini. Selain untuk menjaga tubuh tetap bugar, juga bisa menjadi ajang silaturahmi dan berkumpul untuk mempererat persudaraan antar warga Tanjungpinang. “Kita siap mendukung kegiatan yang positif ini. Semoga masyarakat Tanjungpinang semakin sadar akan menjaga kesehatan dirinya. Kesehatan adalah segalanya. Lebih baik menjaga kesehatan daripada harus mengobati,” katanya. Sementara, Kepala Perwakilan Haluan Kepri Tanjungpinang, Darul Qutni mengatakan, puluhan hadiah yang telah disediakan merupakan hasil kerja sama den-

gan intansi pemerintah Tanjungpinang yang ikut andil memeriahkan senam sehat Haluan Kepri. “Hadiah utama berupa TV LCD yang diberikan oleh Walikota Tanjungpinang,” ucap Darul Qutni. Selain itu, kata Darul, peserta senam juga bisa melakukan pengecekan kesehatan oleh pihak Kimia Farma. “Kita juga menyediakan bagi pengecekan kesehatan bagi masyarakat yang ingin memriksakan kesehatannya, mulai dari cek tensi darah, cek kolestrol, cek gula darah dan cek sesehatan lainnya. Pada kesempatan ini, panitia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran SKPD Tanjungpinang yang telah ikut andil dalam senam sehat bersama Haluan Kepri ini,” katanya. (sut)

banyak lapangan kerja baru,” terangnya. Suardi menyadari, ketangguhan berwirausaha tidak muncul dengan sendirinya, namun ditempa dengan berbagai persoalan sehingga

menjadi tangguh. “Menjadi pengusaha yang handal memang bukan mudah. Karena muncul setelah tahan banting, ditempa berbagai kesusahan,” urainya. (rof)

gan, aliran air bersih, pendidikan dan lainnya. Ditegaskannya, salah satu program utama pengentasan kemiskinan di Kepri ialah program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Kata Soerya, pada 2011 lalu, Pemprov Kepri bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota di

Kepri sudah merehabilitasi 3.625 RLTH. Lalu tahun 2012, dicanangkan pembetulan 4.384 unit RLTH. "Targetnya, program ini akan dijalankan selama lima tahun bisa merehab rumah tak layak huni sebanyak 20 ribu unit," ujar mantan Ketua DPRD Kota Batam ini. Sementara itu, Gubernur Kepri HM Sani sebelumnya mengatakan, tahun 2012 angka kemiskinan di Provinsi Kepri masih 18,25 persen. Angka itu mengalami penurunan sekitar 0,27 persen dibanding tahun 2011 yang mencapai 18,52 persen. "Kami menargetkan hingga 2015 nanti angka kemiskinan berkurang dari 18,52 persen menjadi sekitar 8 persen. Berbagai program pengentasan kemiskinan terus dijalankan," katanya. Kata Sani, angka kemiskinan tertinggi berada di Kota Batam yang penduduknya sekitar 1,2 juta jiwa atau lebih dari 50 persen dari penduduk Kepri. "Jumlah penduduk Kepri sekitar 1,8 juta dan sekitar 1,2 juta berada di Batam. Meski Batam sudah maju, namun penduduk miskinnya masih banyak," katanya. (ant)

Dari Halaman 17

Senam Sehat Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul serta sejumlah kepala dinas tak mau ketinggalan. Mereka bersama-sama mengikuti gerakan-gerakan senam. Setelah itu, para pejabat ini pun membagikan hadiah kepada peserta senam. Menurut Lis Darmansyah, kegiatan ini sangat positif dan perlu terus didukung oleh seluruh pihak. Senam sehat Haluan Kepri pesertanya juga terlihat semakin ramai dan tempatnya semakin penuh. “Masyarakat yang hadir, selain mendapatkan manfaat dari senam sehat yang bisa membugarkan tubuh dan menjaga agar tetap sehat. Masyarakat pun bisa mendapatkan hadiah. Kita lihat bersama, hadiahnya tambah banyak dan besar-

Dari Halaman 17

Jujur dan “Cita-cita saya menularkan kemampuan berwiraswasta kepada pemuda. Supaya semakin banyak pemuda menjadi pengusaha muda. Dengan banyaknya pengusaha muda maka akan tercipta

Dari Halaman 17

Pemprov Anggarkan PIH, Batam, Sabtu (24/3). Kata Soerya, anggaran itu dua kali dari anggaran seluruh kota/kabupaten yang ada di Kepri. Jadi bila digabungkan mencapai Rp250 miliar. Anggaran tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk memenuhi beberapa kebutuhan dasar masyarakat seperti rumah layak huni, peneran-


CMYK

Bintan

Senin, Sabtu,25 2 Maret 2013

19

Program KBS Kurang Sosialisasi BINTAN (HK) — Ketua Komisi III DPRD Bintan, Muttaqien Yatsier mengatakan penyebab belum tercapainya target program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesehatan melalui Kartu Bintan Sejahtera (KBS) disebabkan kurang disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat sendiri tidak mengetahui akan kegunaan dan fungsi dari kartu tersebut. (Perbup) Bintan. Rofik Diberitakan sebelumnya ProLiputan Bintan

JENDARAS/HALUAN KEPRI

SEPEDA ONTEL — Salah satu peserta sepeda ontel dari Kecamatan Bintan Timur ikut meramaikan Pawai Ta'aruf STQ Bintan 2013 di Kawal, Gunung Kijang, Minggu (24/3).

Paiman Pimpin Kopkar Wira Artha Lagoi BINTAN (HK) — Paiman akhirnya terpilih sebagai Ketua Koperasi Karyawan (Kopkar) Wira Artha PT Bintan Resort Cakrawala (PT BRC) pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Lagoi, Sabtu (23/3) lalu. Paiman setelah bersaing ketat dengan calon lainnya Nurfadli. Namun pada penghitungan awal saling kejar mengejar, tapi pada pertengahan penghitungan Paiman melesat dan berhasil mengalahkan saingannya. Sehingga ia menakhodai Kopkar yang sudah berdiri sejak 1997 dan merupakan Kopkar terbesar di Kabupaten Bintan. Kepada Haluan Kepri Paiman mengatakan, ia akan fokus pada intensifikasi usaha yang ada saat ini dengan meningkatkan pelayan-

an dan profesionalitas karyawan. Mengingat banyaknya sayap usaha saat ini belum dapat memberikan keuntungan riil pada anggota dengan pembagian sisa hasil usaha (SHU) yang menarik. "Koperasi kita cukup besar, dengan aset hampir Rp2 M, dengan sayap usaha bermacam-macam, namun SHU yang terbagi belum memuaskan anggota. Bahkan SHU saat ini hanya Rp20 juta," ujar Paiman, Minggu (24/3). Semenjak tiga tahun lalu terang Paiman, Kopkar Wira Artha berhasil membayar utang kepada pihak ketiga sebesar Rp500 juta. Keuntungan usaha diperluas dengan memperbanyak aset tidak bergerak, seperti membangun pasar tra-

disional yang nilainya Rp1 miliar dengan bantuan Pemerintah Kabupaten Bintan. Juga melakukan diversifikasi usaha dengan air isi ulang di Pujasera Lagoi. Koperasi Wira Artha memiliki anggota 175 orang, yang merupakan Karyawan PT BRC Lagoi. Bidang usahanya meliputi simpan pinjam, penjualan minuman di Pujasera Lagoi dengan 2 stall. Penjualan minuman di pelabuhan domestik Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi 1 stall. Penjualan air minum isi ulang galon 1 kios di Pujasera Lagoi. Dan memiliki usaha pasar tradisional yang terdiri dari pasar basah dan pasar kering dengan 17 kios di Kelurahan Kota Baru Teluksebong. (rof)

"Program KBS ini kurang disosialisasikan, jadi wajar kalau masyarakat kurang mendapat informasi utuh mengenai kegunaan, fungsi dan keunggulan dari program KBS ini," ujar Muttaqien, Minggu (24/3). Belajar dari Kartu Jakarta Sehat (KJS) kata dia, kriteria penerima KBS jelas dan dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Sehingga Ketua RT tidak ada keraguan untuk memasukkan warganya menjadi penerima KJS. Tetapi di Bintan tidak sejelas di Jakarta kriteria penerima KBS ini. Minimal katanya kriteria penerima KBS itu dituangkan dalam Peraturan Bupati

gram pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesehatan masyarakat melalui KBS belum menca-

pai target diharapkan. Program ini pelaksanaannya baru mencapai 50 persen. Padahal waktu dibutuhkan untuk validasi data penerima KBS tinggal 8 hari lagi, yaitu tanggal 31 Maret mendatang. "Hingga saat ini tingkat pencapaiannyan baru 50 persen. Apabila sampai tanggal 31 Maret belum selesai, Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) akan mengajukan perpanjangan masa validasi data penerima KBS ini," ujar Kepala BPMP-KB Bintan, Kartini beberapa waktu lalu. ***

BUPATI Bintan Ansar Ahmad melaunching KBS,di Tanjunguban, beberapa bulan lalu. DOk

Berkas Pemekaran Binut Diserahkan ke DPRD BINTAN (HK) — Ketua Badan Perjuangan Pemekaran Kabupaten Bintan Utara (BP2KBU), Suardi mengatakan berkas pengajuan pemekaran Kabupaten Bintan Utara akan diserahkan ke DPRD Bintan, besok Selasa (26/3). "Insya Allah Selasa (26/3) kita masukkan berkas pengajuannya ke DPRD Bintan," ujar Suardi, di Tanjunguban, Minggu (24/3). Berkas pengajuan ini kata Suardi, berisi dukungan dari masyarakat diantaranya 5 elemen masyarakat dari 10 Kecamatan di Bintan. Kelima ele-

men itu diantaranya BPD, LPM, LSM, BKMT, PKK, maupun dari kelembagaan lainnya sesuai dengan keaktifan lembaga tersebut pada tingkat Desa/Kelurahan maupun Kecamatan masing-masing. Berikutnya pada berkas pengajuan juga dilengkapi dengan hasil kajian akademis dan hasil seminar pemekaran yang diadakan bulan lalu. Begitu juga dengan struktur kepengurusan yang baru, yang mengikutsertakan seluruh elemen perwakilan masyarakat dari 10 Kecamatan di Bin-

tan. Masing-masing Kecamatan diwakili lima orang, baik itu tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ataupun lainnya. Ketua BP2KBU berharap berkas pemekaran sudah disetujui DPRD Bintan pada akhir Maret ini. Sehingga BP2KBU dapat melanjutkan pengajuan berkas pemekaran tersebut Bupati Bintan. Apabila tidak ada aral melintang, akhir April berkas tersebut sudah disetujui DPRD Provinsi dan Gubernur Kepri. Akan dilanjutkan dengan pengajuan ke DPR RI pada akhir Mei. (rof)

Produk Pangan Bintan Laris Manis di Batam Expo BINTAN (HK) — Produk pangan buatan Bintan laris manis di iven Batam Trade Expo 2013. Hal ini terbukti di hari terakhir Minggu (24/3) produk panganan sudah hampir habis. Hal ini diungkapkan Irwan Koordinator pengrajin Bintan yang mengikuti event tersebut. Dijelaskannya, bahwa produk pangan yang laris seperti kerupuk atom ikan, kerupuk ikan tenggiri, abon lele, teh rosella, sirup rosella,

CMYK

JENDARAS/HALUAN KEPRI

IRWAN sedang berdiri menunjukkan stand produk kerajinan Bintan di Batam Trade Expo 2013, Minggu (24/3). bilis gulung, keripik nangka dan lain-lain. "Produk makanan kita laris manis, kira-kira 900an bungkus sudah habis terjual, belum lagi sejauh ini ada 9 mall yang meminta kita menyuplai produk makanan,"terang Irwan. Ditambahkannya, bahwa respon masyarakat terhadap makanan ringan cukup bagus,

terlebih harganya cukup murah dijadikan oleh-oleh. "Kalau harga makanan cukup murah, kisaran harganya Rp15.000 sampai dengan Rp 20.000, tutur Irwan. Selain produk pangan, Bintan juga memamerkan kerajinan tangan berupa hasil dari limbah kayu, batu dan tulang belulang ikan.(cw75)

Editor: Arment, Layouter: Dieky Saputra


Anambas

Senin, 25 Maret 2013

20

Tiap Desa Dapat Anggaran Rp3 M Wabup Kunjungi Desa Nyamuk dan Munjan ANAMBAS (HK) — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan mengucurkan dana sebesar Rp 3 miliar per tahun untuk pembangunan di setiap desa. Sedangkan untuk tiap kecamatan akan mendapatkan anggaran sebesar Rp5 miliar. Asfanel Liputan Anambas "Setiap tahun kita terus kucurkan dana anggaran untuk menambah pembangunan di setiap desa. Untuk tahun-tahun mendatang, kita lebih mengarahkan kucuran dana APBD sebesar Rp3 miliar untuk masing-masing desa. Sedangkan untuk tiap kecamatan Rp5 miliar," kata Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris saat mengunjungi Desa Nyamuk dan Desa Munjan Kecamatan Siantan, Minggu (24/3). Dalam kunjungan itu, Wabup juga menyempatkan diri memantau langsung pemilihan kepala desa di dua desa tersebut. Ikut dalam rombongan, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Yendi, Kepala Kesbangpol Baharuddin Thalip, dan Sekretaris Dinas Kesehatan, La'ode. Kunjungan di Desa Nyamuk, Haris mendapati keluhan masyarakat tentang masalah listrik dan beberapa jalan semenisasi di kawasan itu yang perlu di perbaiki. Hal yang paling mendasar bagi masyarakat di daerah itu, atas kondisi jangkauan jaringan komunikasi yang masih sulit didapati untuk berhubungan keluar. Hal yang sama juga dirasakan oleh masyarakat di Desa Munjan. "Kondisi pertumbuhan pembangunan di daerah ini sudah semakin membaik dibandingkan beberapa waktu sebelumnya. Namun kedepan

kita harapkan dapat lebih baik ligi, terutama masalah listrik, air dan jaringan telekomunikasi," ucap beberapa warga di dua desa tersebut. Menyikapi penyampaian masyarakat itu, Haris menyebutkan bahwa Pemkab Anambas akan terus memberikan yang terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat. Termasuk untuk perbaikan jalan, listrik, air dan sebagainya. Terutama dalam bidang pembangunan di tiap desa, melalui penguncuran dana APBD sebesar Rp3 miliar pertahun serta Rp5 mliar untuk masing-masing kecamatan. Dana anggaran tersebut dapat digunakan oleh masing-masing desa dan kecamatan sesuai peruntukkannya. "Sebenarnya jika kita hitung-hitung secara keseluruhan dari anggaran yang akan kita salurkan ke desa dan kecamatan tersebut belum seberapa jumlahnya. Namun melalui anggaran itu, kita harapkan dapat lebih meningkatkan semangat serta pertumbuhan pembangunan di tiap desa dan kecamatan," pinta Wabup. Abdul Haris menambahkan, pembahasan tentang kucuran dana tersebut akan disampaikan dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten yang rencananya digelar pada 27 Maret. "Masih banyak lagi yang akan kita sampaikan dalam musrenbang nanti, dan salah satunya menyangkut kucu-

ran dana dimaksud," ungkap Haris. Lima Calon Bertarung Sebanyak lima calon kepala desa (Kades) di Desa Nyamuk bertarung dalam pemilihan periode 20132019. Kelima calon yakni, Alizar, Mahdi, Hajam, Suparli dan Zurman siap menjadi pilihan ratusan warga Desa Nyamuk yang tersebar di tiga tempat pemungutan suara (TPS). Sunardi, Ketua Panitia pelaksana pemilihan mengatakan, kegiatan pemiliham Kades Nyamuk ini merupakan yang keempat kali diadakan sejak beberapa tahun silam. Namun pemilihan kali ini sedikit berbeda dibandingkan pilkades sebelumnya. "Pada pemilihan Kades terdahulu, sifatnya hanya dalam bentuk penunjukkan dengan masa tugas kades yang dipilih selama 5 tahun. Namun pemilihan kades kali ini, dilakukan dalam bentuk pemungutan suara layaknya pemilihan kepala daerah, dengan masa tugas selama 6 tahun," kata Sunardi. Dikatakan, jumlah warga sebagai peserta pemilih pada pemilihan Kades kali tercatat lebih dari 700 surat suara yang dibagi dalam tiga tempat pemungutan suara yang telah disediakan oleh panitia pelaksana kegiatan. Sementara di hari yang sama, di Desa Munjan juga melakukan hal yang sama dengan dua calon kades yang dipilih dua ratus warga di dua TPS. "Berdasarkan hasil pendataan kita, jumlah warga yang berhak memilih sebanyak 255 orang. Namun dalam pemilihan kali ini yang tercatat hanya 237 suara," ucap Jasman, Ketua panitia pelaksana kegiatan pemilihan Kades Munjan. ***

HALUAN KEPRI/ASFANEL

KUNJUNGI DESA — Wakil Bupati Anambas, Abdul Haris melihat salah satu rumah warga yang perlu mendapat bantuan RTLH saat berkunjung ke Desa Nyamuk, Minggu (24/3).

Warga Pasundan Peringati Hari Jadi ke-1 ANAMBAS (HK) — Ratusan warga asal Pasundan, Jawa Barat yang berada di Anambas menghadiri peringatan hari jadi ke 1 Paguyuban Pasundan Kabupaten Kepulauan Anambas di Kampung Baru, Tarempa, Anambas, Sabtu (23/3) malam. Iwan K Roni, sesepuh warga pasundan di Anambas mengatakan, paguyuban pasundan Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) merupakan sebuah wadah bagi masyarakat Sunda yang ada di perantauan, dalam melakukan silahturahmi dan bertukar pikiran mengenai berbagai hal. Serta sebagai ajang mengenalkan berbagai budaya dan kesenian. "Inti dari paguyuban ini lebih kepada menjaga sihaturahmi dan melestarikan kesenian sunda di anambas dan tentunya membantu melancarkan berbagai program kerja pemerintah Daerah," kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata KKA ini.

Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris yang hadir malam itu, mengingatkan kepada seluruh warga untuk sama-sama menjaga kebersamaan dan persatuan antar suku yang tergabung dalam sejumlah paguyuban yang ada di daerah ini. Hal itu guna mempererat tali silahturahmi sekaligus menghindarkan adanya gesekan-gesekan negatif yang ada di masyarakat. Terlebih lagi menjelang tahun-tahun politik seperti pemilihan legislatif hingga kepala daerah, baik tingkat kabupaten dan kota hingga provinsi. "Tahun 2013 dan 2014 mendatang, merupakan tahuntahun yang penuh dengan politik. Jadi saya menghimbau sekaligus berpesan untuk bisa melakukan politik yang baik, santun dan cerdas," pinta Haris. Oleh karena itu, lanjutnya, biarlah politik itu mekar dan berkembang di masyarakat dengan tujuan untuk meng-

KSA Gelar Nobar Timnas di BPMS ANAMBAS (HK) — Ratusan warga Tarempa memadati Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) untuk nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola antara Indonesia melawan Arab Saudi, Sabtu (23/3) malam. Acara yang digelar Komunitas Seniman Anambas

(KSA) tersebut berjalan meriah dan lancar, meski akhir-

nya Indonesia kalah 1-2. Andrey, salah satu pengurus KSA mengatakan, pertunjukan nobar sepakbola ini merupakam yang kesekian kalinya di gelar di Tarempa. Kondisi itu mengingat animo masyarakat di Anambas terhadap pertandingan sepakbola sangat tinggi, terlebih jika yang bertanding itu Tim-

nas Indonesia. "Sebenarnya, hampir setiap ada pertandingan sepakbola yang seru, kami lakukan nobar. Terutama jika timnas bertanding pasti diadakan nobar. Jadi walaupun kami tidak bisa menonton secara langsung di stadion GBK, kami tetap mendukung timnas," ungkap Andrey.

Ia juga mengatakan, suasana nobar memang memiliki atmosfir yang sangat berbeda dibandingkan dengan nonton pertandingan sepakbola di rumah. "Suasana nonton lebih hidup dan ramai. Kalau di sini, kami bisa total memberikan dukungan ke tim. Dan tentunya tidak mahal. Tinggal bawa minum dan ma-

hasilkan hal yang positif dalam pembangunan nantinya. "Oleh karena itulah berpolitiklah dengan santun dan cerdas," katanya. Pada kesempatan yang sama, Abdul Haris juga berpesan kepada seluruh masyarakat Sunda di Anambas untuk selalu memupuk rasa rasa persatuan dan kebersamaan dalam keseharian, terlebih lagi dalam paguyuban. "Mudah-mudahan paguyuban ini bisa lebih berkembang dan bersatu serta berupaya untuk bagaimana caranya untuk sama-sama mensejahterahkan masyarakat di Kepulauan Anambas, khususnya warga pasundan," jelasnya. Peringatan hari jadi ke-1 persatuan warga Pasundan, Jawa Barat kali ini juga di isi dengan berbagai kesenian daerah asal Pasundan, mulai dari pencak silat, tarian, hingga atraksi debus yang dilakukan oleh Teater Bocah Banten. (nel)

kanan ringan saja," tuturnya. Sementara itu, Saul, pengurus KSA lainnya mengatakan, ada beberapa hal perbedaan kalau nonton di rumah dengan nobar. Di rumah, jelasnya, tidak bisa bebas berteriak mendukung tim kebanggaan. "Tapi kalau nobar, pasti yang nonton teriak semua. Kalau di rumah, nggak bisa teriak kencang. Nggak enak sama tetangga," ungkapnya sambil tertawa.

Dan biasanya, sebelum nobar atau sesudah nobar, ia dan rekan-rekan membahas hasil pertandingan dan memprediksi pertandingan selanjutnya. Ketika disinggung mengenai hasil pertandingan In donesia melawan Arab Saudi, dengan skor 1-2, Sauli mengaku cukup puas dengan pola dan strategi yang dimainkan oleh timnas. "Cukup puas juga tadi melihatnya, meski timnas kalah," tukasya. (nel)

Editor: Didik, Layouter: Ricoh Polda Nababan


Karimun

Senin, 25 Maret 2013

21

Kapal Tenggiri 7 Terbakar KARIMUN (HK) — Speed boat (SB) Tenggiri 7 terbakar 30 menit setelah menurunkan penumpang di pelabuhan kapal penumpang Sei Guntung, Inhil Riau, Sabtu (23/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Tanjungbalai Karimun LetIlham kol Laut (P) Sawa kepada Liputan Karimun

Tak ada korban jiwa dalam insiden terbakarnya kapal yang biasa melayari rute Sei Guntung-Durai-Moro dan Batam tersebut. Komandan Pangkalan Angkatan Laut

wartawan mengatakan, kapal SB Tenggiri 7 berangkat dari Pelabuhan Domestik Sekupang Batam, dan sampai di pelabuhan Sei Guntung pada pukul 14.00 WIB lalu segera menurunkan seluruh penumpangnya.

Usai menurunkan penumpang, kapal lalu bergerak menuju tempat pengisian bahan bakar minyak (BBM), jarak antara pelabuhan dengan stasiun pengisian BBM di Sei Guntung hanya sekitar 15 menit. Pengisian BBM itu berlangsung hingga 15 menit lamanya. Baru saja usai mengisi bahan bakarnya dengan melepas tali, tiba-tiba kapal tersebut terbakar. "Untung saja semua penumpang sudah berhasil diturunkan dari kapal saat kapal bersandar di pelabuhan, sehingga insiden itu tidak sam-

pai menimbulkan korban jiwa. Kapal naas tersebut mengalami kerusakan yang cukup berat karena api tibatiba saja muncul dari ruang mesin," kata Sawa. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran kapal penumpang itu. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sumber api diduga berasal dari percikan api di aki saat speed boat itu tengah melakukan pengisian BBM. "Saat timbul percikan api, tiba-tiba saja menjalar karena saat itu kapal tengah mengisi BBM," jelasnya lagi. Insiden terbakarnya kapal SB Tenggiri 7 itu, sempat menjadi perhatian warga karena peristiwa itu terjadi pada siang hari, disaat warga tengah ramai disana. Karena kejadian itu datang secara tiba-tiba, maka semua warga yang hadir di sekitar lokasi menjadi panik, dan berusaha membantu sebisa mungkin. Belum Ditemukan Sementara itu, Iwan anak buah kapal (ABK) kapal motor (KM) Takkajo'e GT 06 yang tenggelam di sekitar

perairan Kenipan hingga Minggu (24/3) masih belum ditemukan. Pihak Lanal Tanjungbalai Karimun bersama pihak terkait lainnya termasuk juga nelayan hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap abk kapal itu. "Saat ini kami masih melakukan pencarian di sekitar lokasi tenggelamnya kapal di perairan Kenipan, Tanjungbalai Karimun, Jumat (22/3) sekitar pukul 12.00 WIB itu. Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda maupun laporan dari tim atau nelayan yang ikut melakukan pencarian abk kapal yang hilang itu," ungkap Sawa. Sebagaimana diketahui, Kapal Motor (KM) Takkajo'e GT 06 bermuatan 25 ton pasir timah tenggelam di perairan Kenipan, Tanjungbalai Karimun, Jumat (22/3) sekitar pukul 12.00 WIB. Satu orang anak buah kapal (ABK), Iwan dinyatakan hilang. Sementara, nakhoda kapal, Dahlan Siregar beserta dua ABK lainnya yakni Kepala Kamar Mesin (KKM), Syamsuddin dan klasi, Ardian-

syah beserta empat orang penumpang berhasil diselamatkan Tim SAR dan anggota Posal Lanal Karimun. Satu orang anak buah kapal (ABK), Iwan dinyatakan hilang. Sementara, nakhoda kapal, Dahlan Siregar beserta dua ABK lainnya yakni Kepala Kamar Mesin (KKM), Syamsuddin dan klasi, Ardiansyah beserta empat orang penumpang berhasil diselamatkan Tim SAR dan anggota Posal Lanal Karimun. Informasi di lapangan, kapal tersebut berangkat dari lokasi penambangan pasir timah, sebelah barat Pulau Kenipan menuju ke Smelter yang berada di Desa Pangke, Kecamatan Meral, Karimun. Namun ketika melintas di sebelah utara perairan Kenipan, tiba-tiba haluan kapal bocor dan air mulai memasuki lambung kapal. Saat air mulai merembes masuk, nahkoda kapal sudah berusaha menyelamatkan kapal agar tidak tenggelam dengan mengarahkan kemudi ke pinggiran pantai. Namun usaha itu

sia-sia. Pasalnya, air laut sudah memenuhi lambung kapal hingga tenggelam. Danlanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Sawa melalui Palaksa Mayor Laut (P) Ashari Sunan Abidin mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap tenggelamnya kapal tersebut. "Belum dipastikan apa penyebab terjadinya kebocoran di lambung kapal itu. Namun yang jelas sang nakhoda dan ABK lain sudah berusaha untuk mengarahkan kapal ke lokasi yang dangkal atau ke pinggir pantai. Namun karena air sudah terlanjur masuk ke lambung kapal hingga menyebabkan kapal tenggelam. Kita masih selidiki kasus ini," ujar Ashari. Menurutnya, hingga saat ini seluruh tim dari Pos TNI AL Selat Belia dan SAR masih melakukan pencarian terhadap salah satu ABK kapal yang dinyatakan hilang dalam insiden itu. "Semoga pencarian yang dilakukan tim bisa membuahkan hasil dengan menemukan korban yang dinyatakan hilang," kata Ashari. ***

Lokasi RSUD Kundur Dinilai Tidak Tepat ILHAM/HALUAN KEPRI

PENGERJAAN TOWER — Pekerja tengah memasang bagian tower di Jalan H Arab Sei Lakam. Pengerjaan tower ini mendapat protes dari warga sekitar karena pemilik tower diduga tidak pernah berdialog dengan masyarakat.

KUNDUR (HK) — Masyarakat di Kecamatan Durai, Kecamatan Ungar dan Kecamatan Belat menolak lokasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kundur, menyusul lokasinya sulit dijangkau. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Badan Pekerja Pem-

bentukan Kabupaten Kepulauan Kundur (BP2K3), Nasir. Menurut Nasir, penolakan tersebut berdasarkan rencana Camat Kundur, Umar Said yang telah menilai bahwa salah satu alternatif lokasi untuk pembangunan RSUD Kundur akan ditetapkan di Kilometer 6, Kelurahan Tanjung Batu Barat, Kecamatan Kundur. "Pertimbangan kita (BP2K3) juga kalau seperti itu memang telah melenceng dari konsep perjuangan terhadap masyarakat di pulau-pulau. Sehingga masyarakat menolak jika lokasinya di Kilometer 6. Dengan alasan sulit dijangkau," jelas Nasir, Minggu (24/3). Kesulitan untuk menjangkau disini kata Nasir, jika suatu waktu masyarakat di pulau-pulau sedang membutuhkan perawatan dan harus ke RSUD Kundur, tentu memakan waktu lama karena harus menempuh jarak 6 kilometer dari pelabuhan. Kondisi ini kata Nasir, merupakan perbandingan RSUD di Karimun, yang hanya berjarak sekitar 3 Kilometer, namun masyarkat pulau tetap mengaku kesulitan untuk menjangkau, dengan

alasan masih butuh kendaraan khusus untuk tiba disana. Apa lagi jika RSUD Kundur dibangun dan berjarak 6 kilometer dari pinggir lau. Ketua Ikatan Pemuda Kundur (IPK), Ahmad Ibrahim juga berpendapat sama. Menurutnya, masyarakat di pulau-pulau butuh fasilitas yang mudah dijangkau. Dengan demikian bisa menekan biaya sebab taraf perekonomian masyarakat pulau-pulau masih di bawah rata-rata. Sehingga perlu dipikirkan bagaimana memperkecil pengeluaran untuk menjangkau fasilitas kesehatan. "Dengan demikian kami mewakili masyarakat di pulau-pulau lebih sepakat jika pembangunan RSUD Kundur berlokasi di depan Kantor Camat Kundur, tepatnya di Paya Togok. Pemda punya tanah seluas tiga hektare di sana. Kalau masih butuh tiga hektare atau lebih masih bisa membebaskan lahan yang kebetulan belum ada pemukiman masyarakat," ucap pria yang akrab disapa Amat Melati ini. Sementara itu, Camat Kundur, Umar Said menanggapi bahwa untuk sementara waktu pihaknya akan me-

nampung apa yang menjadi kebertan dari masyarakat pulau-pulau. Selanjutnya disampaikan dalam rapat pembahasan RSUD bersama Pemprov Kepri ataupun Pemkab Karimun. Namun Umar Said berpendapat, bahwa rencana pembangunan RSUD Kundur yang berlokasi di kilometer 6 Kecamatan Kundur itu sudah tepat. Dengan alasan berada ditengah-tengah dan tidak terlalu jauh jika dijangkau oleh masyarakat dari Selat Belia dan dari arah Urung (Kecamatan Kundur Utara). Umar Said juga mengatakan, rencana pengerjaan RSUD Kundur yang akan dimulai pada tahun ini ternyata dibatalkan Pemprov Kepri. Pembatalan menyusul persyaratan belum lengkap sehingga baru akan dikerjakan pada tahun 2014. Umar menjelaskan, luas lahan Puskesmas Kundur tidak mencukupi untuk mendirikan RSUD. Sebagai perbandingan adalah RSUD Karimun yang berdiri di atas lahan seluas 4 hektare namun dinilai masih belum mencukupi, sehingga Sehingga dibutuhkan lahan yang luas. (gan)

Sagu Jadi Cadangan Ketahanan Pangan Nasional KARIMUN (HK) — Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Karimun, H Amran Syahidid mengatakan, beberapa tahun yang akan datang, secara perlahan bahan pangan (beras) di Indonesia akan habis. Pernyataan Amran tersebut diperkuat dengan data dari pemerintah pusat dimana menyatakan, setiap detik negara kita kehilangan berhektare-hektare lahan pertanian yang telah berubah dan diperuntukkan sebagai pabrik, perumahan, area pertanian kelapa sawit dan lainnya. "Sehingga demikian potensi sagu sangat besar untuk dijadikan sebagai cadangan ketahanan pangan secara nasional. Di samping itu pula mampu diolah menjadi makanan tambahan yang kaya akan gizi," ujar Amran, Minggu (24/3). Ia mengatakan, memang sagu belum masuk 13 bahan pangan di Indonesia seperti beras, jagung, umbi-umbian,

unggas, sapi, kedelai, telor dan lainnya. Namun dengan alasan di atas maka dipastikan sagu sangat cocok dan potensinya di Indonesia khususnya di Kabupaten Karimun cukup besar. Karena hampir disetiap pulau di Kabupaten Karimun memiliki struktur tanah yang cocok ditanami pohon sagu. Menurut Amran, sagu akan mampu bertahan jika suatu waktu nanti terjadi masalah dalam penyediaan pangan. Dicontohkan Kadistanhut ini, bahwa bencana alam mampu merusak tanaman padi yang menjadi sumber makanan pokok negara Indonesia. Sedangkan sagu tidak mudah rusak dalam kondisi apapun. Untuk itu Amran mengh-

imbau bagi pemilik lahan hutan rumbia agar tidak menebangnya. Bahkan jika sudah ada perlu dikembangkan lagi atau tidambah. Dengan hal ini bukan berarti menghambat perkembangan tanaman padi, namun perlu dipikirkan anak cucu kita kelak. Perekembanagn tanaman sagu pun dinilai sangat mudah untuk dirawat. Disamping itu pula, batang sagu cukup banyak dicari oleh masyarakat dari Selat Panjang-Riau dan mereka sanggup membayar mahal harga pohon sagu, yakni per batang Rp400 ribu. Adapun luas lahan yang berpotensi di Kabupaten Karimun untuk ditanami sagu mencapai 200 hektare. Dengan titik atau lokasinya terdapat di Kecamatan Kundur Barat dan Kecamatan Ungar (Alai). Untuk menghasilkan batang sagu yang baik kata Amran, sangat cocok jika pengembangannya dilakukan dengan cara ditanam dari biji (penyemaian).(gan) Editor: Niko, Layouter: Novrizal


CMYK

Beckham Terpeleset di Cina Senin, 25 Maret 2013

22 Beckham

DAVID Beckham dikenal punya tendangan bebas terbaik di dunia. Namun, Bekcs ternyata bisa juga terpeleset saat hendak melakukan spesialisasinya tersebut di ota Wuhan, Cina. Pemain bernama lengkap David Robert Joseph Beckham tersebut saat itu mengenakan setelan resmi berupa kemeja dan sepatu pantofel. Entah gara-gara tak memakai sepatu bola atau lapangannya yang licin, di depan para pemain Wuhan Zall, Becks tak kuasa menahan keseimbangannya ketika melakukan tendangan bebas. Alhasil, pemain yang pernah dibuatkan film Bend It Like Beckham ini pun terjatuh.(dmc)

Batam Tectona dan SMAN 11 Lolos Masuk Turnamen Internasional Haluan Kepri BATAM (HK) — Tim bolavoli putra Batam Tectona dan tim putri SMAN 11 Batam berhak mengikuti Turnamen Bolavoli Internasional Haluan Kepri pada 12-19 Mei mendatang. Kepastian tersebut diperoleh setelah masing-masing menjadi juara pada turnamen yunior bolavoli Walikota Cup 2013 yang berakhir Sabtu (23/3) di lapangan Legenda Malaka. Tim Putra Batam Tectona berhasil menjadi juara setelah di final mengalahkan tim putra Viska Batam dengan skor 3-0 (25-21, 25-14, 26-24). Hasil yang sama juga diperoleh tim putri SMAN 11 setelah di final mengalahkan tim putri SMKN 1 dengan angka 25-13, 25-11, 25-5. Dengan kemenangan tersebut, kedua tim berhak membawa pulang piala dan uang pembinaan. Partai final putra yang mempertemukan dua tim kuat tersebut berlangsung seru. Masing-masing tim mengeluarkan seluruh kemampuannya. Kejar-kejaran angka tak terelakan. Disaksikan Wakil Walikota Batam, Rudi, Ketua PBVSI Batam, Yun Wahyuni, Ketua Penyelenggara, Raja Azmansyah, Distako Kota Batam, Gintoyono, dan ratusan penonton, pertandingan berlangsung menarik. Bermaterikan pemain-pemain muda berbakat, Batam Tectona dan Viska saling jual beli smash. Dan set pertama direbut Batam Tectona dengan angka 2521. Set kedua irama pertandingan tidak berkurang. Viska Batam mencoba mengejar ketertinggalan dengan melancarkan smashsmash tajam ke wilayah pertahanan Batam Tectona. Namun set kedua juga masih menjadi

milik klub yang diketuai Dayat Hidayat tersebut dengan angka 25-14. Pada set ketiga, Viska Batam mencoba merebut set tersebut. Awal-awal set ketiga itu, Viska Batam langsung memimpin. Angka pun saling kejar-kejaran, mulai dari 07-06, 12-10, 15-12 untuk Viska. Pada set ini terjadi beberapa kali technical time-out yang dilakukan oleh Batam Tectona karena derasnya serangan yang dilakukan anak-anak Viska Batam. Dan dampaknya, susul menyusul angka kembali tak terelakan. Ditambah lagi dukungan masing-masing suporter makin membuat suasana pertandingan makin hangat. Bahkan pada set ketiga ini angka pun sempat 24-24. Namun keberuntungan berpihak pada anak-anak muda Batam Tectona. Set ketiga mereka raih dengan angka 26-24 yang langsung disambut gemuruh para penonton. "Pertandingan yang luar biasa!," ucap salah seorang penonton. Wakil Walikota Batam, Rudi, yang duduk di tribun undangan bersama pengurus PBVSI dan undangan lainnya terlihat senang dengan hasil pertandingan tersebut. Bahkan saat diminta memberi kata sambutan penutupan, wakil

HALUAN KEPRI/DERMAWAN

HALUAN KEPRI/DERMAWAN

WAKIL Walikota Batam, Rudi (kiri) menyerahkan hadiah kepada tim putra Batam Tectona walikota Batam itu langsung menyampaikan, ada hadiah tambahan pada masing-masing juara putra dan putri masing-masing Rp1 juta. Hal itu langsung disambut gembira oleh tim juara. Sebelumnya, pada pertandingan final putri, tim SMAN 11 belum menemukan lawan sepadan. Bermaterikan pemain-pemain muda berbakat, anak-anak SMAN 11 dapat mengendalikan pertandingan. Raihan-raihan angka dengan mudah diperoleh. Set pertama disudahi oleh SMAN 11 dengan angka 25-13. Pada set kedua dan ketiga, SMKN 1 mencoba mengimbangi permainan anak-anak SMAN 11. Namun karena solidnya kerjasama anakanak SMAN 11, set kedua dan ketiga pun mereka terima dengan kedudukan 11-25 dan 5-25. Nellly Chandrawati, Kepala Sekolah SMAN 11 usai pertandingan sangat senang dengan hasil yang diperoleh anak muridnya tersebut."Saya bangga. Ternyata

TIM putri SMAN 11 foto bersama dengan Kepala Sekolah, Nelly Chandrawati (tengah)

HALUAN KEPRI/DERMAWAN

DAVID Pratama, Pemain Terbaik Putra dan dan Elsa Yulanda Pemain Terbaik Putri menerima hadiah dari Wakil Walikota Batam, Rudi. anak-anak bisa menunjukan kualitasnya pada kejuaran ini," ucapnya dengan wajah berseri. "Dengan prestasi inilah, nama SMAN 11 terangkat. Saya akan terus

memberi dukungan terhadap kegiatan yang bersifat prestasi seperti ini," ujarnya lagi didampingi Rahmad Syukri, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

Sementara peringkat ketiga dan keempat di bagian putra diraih oleh SMKN 4 dan SMKN 5. Sedangkan pada bagian putri, peringkat ketiga diraih tim Batam Tectona dan peringkat empat diraih tim SMA Muhammadiyah. Sebagai pemain terbaik putra diperoleh pemain dari Batam Tectona yakni David Pratama dan pemain terbaik putri diraih oleh Elsa Yulanda yang juga pemain Batam Tectona. Usai kejuaraan Walikota Cup 2013 tersebut, rangkaian kejuaran akan dilanjutkan dengan turnamen PBVSI Cup yang akan dimulai pada 7 April 2013 di lapangan Tiban Indah. "Kejuaran tersebut juga merupakan rangkaian menuju Haluan Kepri Internasional 2013 nanti. Dan finalis putra dan putri pada kejuaraan PBVSI Batam ini juga otomatis mendapat wildcard ke kejuaraan internasional Haluan Kepri Mei mendatang," ucap Amri, Ketua Pelaksana Turnamen Haluan Kepri Internasional 2013. (fhy)

Indonesia Masih Punya Peluang Lolos ke Putaran Final Piala Asia

JAKARTA (HK) — Kekalahan di dua laga awal mewarnai kiprah tim nasional Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2015. Namun, coach Rahmad Darmawan yakin tim 'Merah Putih' masih punya kesempatan untuk melaju ke putaran final. Di partai pertama, Indonesia menghadapi Irak dan menelan kekalahan 0-1. Menjamu Arab Saudi di laga kedua, Sabtu (23/3), Indonesia kembali gagal mendapatkan poin karena kalah dengan skor 1-2. Hasil-hasil tersebut menempatkan Indonesia di posisi terbawah Grup C dengan poin nol. Puncak klasemen saat ini

dipegang Arab Saudi yang punya enam poin, disusul China dan Irak yang masing-masing mengumpulkan tiga poin. Indonesia masih punya empat laga tersisa untuk memperjuangkan satu tempat di putaran final. Laga selanjutnya adalah menjamu Cina, 15 Oktober 2013 mendatang yang tentunya ada jeda waktu sekitar tujuh bulan. Menurut RD, jeda selama tujuh bulan ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menggelar berbagai ujicoba internasional demi meningkatkan persiapan timnas. "Saya pikir cuma satu yang harus kita lakukan memper-

banyak ujicoba internasional. Karena tadi jujur pemain-pemain ini sudah absen sangat lama sekali, nggak main dalam suatu partai internasional," ungkap Rahmad. "Makanya tadi saya garisbawahi di awal, bahwa memang beberapa kelihatan sedikit nervous atau keraguan timbul sehingga tidak lepas. Tapi, di babak kedua mereka mulai mengatasinya. Sehingga ujicoba internasional perlu diperbanyak oleh pelatih yang akan datang," tuturnya. "Dengan masa persiapan yang cukup, saya harus katakan kita masih punya kans," seru Rahmad. "Materi pemain kita bisa bersaing. Arab juga beberapa kali kesulitan menghadapi serangan-serangan kita dan permainan kita. Walaupun kita bermain tidak seperti dalam tim yang ideal," katanya.(dtc)

Axiata Cup 2013

Ganda Putra Selamatkan Indonesia SURABAYA (HK) — Indonesia terhindar kekalahan perdana dari Tim Asia All-Star dalam ajang Axiata Cup 2013 di DBL Arena Surabaya, Minggu (24/3). Setelah dua tunggal kalah, skuad Garuda mampu bangkit untuk menyamakan skor menjadi 2-2 lewat dua nomor ganda. Dalam laga itu, tim Asia berhasil mendapatkan poin pertama pada pertandingan ini. Tunggal putri Yip Pui Yin mengalahkan Aprilia Yuswandari dengan skor 14-21 12-21. Indonesia kembali tidak mendapatkan poin di nomor tunggal. Kali ini Simon Santoso yang menjadi andalan di nomor tunggal putra harus mengakui keunggulan Lee Hyun Il lewat tiga game 11-21 21-19 14-21. Merah Putih membuka harapan lewat permainan gemilang ganda campuran

CMYK

Rijal dan Debby. Muhammad Rijal/Debby Susanto yang turun di partai ketiga. Lewat permainan sengit Rijal/Debby menang atas pasangan asal India Tarun Kona/Ashwini Ponnappa 21-11, 19-21, 21-14. Keberuntungan memihak Indonesia. Merah Putih yang menurunkan ganda putra Angga Pratama/Ryan Agung berhasil menyamakan skor

menjadi 2-2 setelah mengalahkan Bao Chunlai/Zheng Bo 12-21 14-21. Sayang, hasil imbang ini membuat Indonesia harus tergusur dari posisi puncak klasemen. Simon dkk mengumpulkan 12 poin tertinggal dari Thailand yang berhasil meraih 13 poin, sekaligus menggusur Merah Putih dari puncak klasemen. (oke)

Editor: Didik, Layouter: Dieky Saputra


Iklan

Senin, 25 Maret 2013

23


CMYK

SENIN, 26 Desember 2011

Senin, 25 Maret 2013

24

KETUA DPRD Natuna, Hadi Candra (tengah) berfoto bersama staf dewan dan kecamatan.

DPRD Natuna Serap Aspirasi Warga Midai NATUNA (HK) — Rombongan DPRD Natuna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Natuna, Hadi Candra, turun ke Kecamatan Midai, Kabupaten Natuna, guna menyerap aspirasi dari masyarakat, Senin (11/3). Kunjungan DPRD ke Midai tersebut dalam rangka mengisi masa

reses yang diselenggarakan selama lima hari di Kecamatan Midai. Waktu lima hari tersebut dimanfaatkan Hadi Candra beserta rombongan lainnya untuk melakukan berbagai kegiatan yang di antaranya, mengunjungi rumah warga dan nelayan di pelabuhan. "Inti utamanya kita bersilatur-

rahmi kepada warga, itu juga bagian dari tugas kami, baik sebagai manusia maupaun dari segi jabatan kami sebagai wakil rakyat," kata Hadi Candra. Selain itu, Ketua DPRD dan rombongan juga meninjau sekolah dan berdialog dengan sejumlah guru di sejumlah sekolah, berdia-

log dengan warga di sejumlah desa, meninjau pembangunan. "Kita juga menyempatkan diri mengunjungi sekolah dan sejumlah desa dan berdialog dengan warga," uajarnya. Dari kunjungan tersebut, Hadi Candra dapat menyerap berbagi aspirasi dari warga Ke-

camatan Midai. "Alhamdulillah dengan mengunjungi mereka kita dapat menyerap beberapa aspirasi di antaranya adalah mereka hendak memekarkan Kecamatan," tuturnya. Dalam kinjungannya itu, Hadi Candra beserta rombongan juga menyerahkan sumbangan

HADI Candra berdialog dengan guru Aliyah Midai.

HADI Candra menghadiri Mubes pemekaran Kecamatan Midai Timur.

HADI Candra menyapa sejumlah warga.

HADI Candra meninjau MCK yang memprihatinkan.

HADI Candra berdialog dirumah penduduk.

HADI Candra mengunjungi rumah warga.

HADI Candra meninjau pelabuhan Midai.

HADI Candra memeriksa batu miring yang rubuh.

HADI Candra berdialog dengan para kontraktor proyek pemerintah.

CMYK

HADI Candra menyaksikan pembuatan kapal nelayan.

BERKELILING kampung dengan sepeda motor untuk menyerap aspirasi.

HADI Candra menyaksikan pengukuran pembangunan jalan sekolah.

kepada warga berupa alat olahraga dan kompang untuk sekolah dan masyarakat. Hadi Candra berjanji semua aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat akan ditampung untuk di bahas di DPRD. Narasi dan Foto : Fathurrahman

HADI Candra berdialog dengan nelayan.

HADI Candra menyapa murid SD Midai. Editor: Apsek, Layouter Layouter:: M Fahrullazi


HaluanKepri 25 Mar 13