Page 1

CMYK

TERBIT SEJAK 19 4 8

Kamis, 23 Juni 2011 - 21 Rajab 1432 H Edisi 3598

Harga Eceran Rp 2.000,-/ Harga Langganan Rp. 52.500,-(Luar Kota) + Ongkos Kirim

www.haluankepri.com

Kepri Jalur Transit Teroris BA TAM — Sebagai salah satu BAT wilayah yang berada di daerah perbatasan, Provinsi Kepri menjadi surga transit jaringan terorisme internasional. Pasca pembacaan vonis 15 tahun penjara terhadap terdakwa kasus terorisme Abu Bakar bin Abud Ba'asyir alias Abu Bakar Ba'asyir (73), aktifitas lalu lintas aliran keras meningkat, termasuk di wilayah Provinsi Kepri. Namun begitu hingga kini wilayah Provinsi Kepri masih bebas dari aktivitas terorisme. Tetapi kewaspadaan terhadap ancaman terorisme tetap harus diterapkan. Demikian dikatakan Kepala Badan Kesbangpollinmas Provinsi Kepri, Fauzi Helmi dalam Rapat Koordinasi Komunitas Intelijen Daerah (Rakorda Kominda) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri di Hotel Harmoni One, Batam, Rabu (22/6). "Sekarang ini masih belum kelihatan, kalau dulu (Kepri) hanya sebagai lalu lintas saja," kata Fauzi Helmi sembari mengatakan Kominda di masing-masing instansi mesti meningkatkan kewaspadaan.

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

12.04

15.23

04.39

Magrib

Isya’

18.09

19.19

Astrid Ellena

Hadiri Khitanan Massal JAKARTA — Setelah terpilih menjadi Miss Indonesia 2011 pada 3 Juni lalu, kini Astrid Ellena mulai disibukkan oleh kegiatan-kegiatan sosialnya. Seperti hari Rabu (22/6), gadis yang akrab disapa Ellen ini terlihat turut berpartisipasi dalam acara khitanan massal yang diselenggarakan MNCTV Peduli. Sebanyak 145 anak yang berasal dari masyarakat sekitar MNCTV, anak karyawan dan outsourcing MNCTV serta kaum dhuafa yang berasal dari Jabodetabek pun ikut dalam kegiatan ini. "Sangat senang, bisa terlibat langsung di acara ini. Hadiri Khitanan

Kepri Jalur

SUTANA/HALUAN KEPRI

PELIMPAHAN TERSANGKA — Mantan Plt Sekda Provinsi Kepri Drs Arifin MM dikawal petugas Kejari Tanjungpinang, Rabu (22/ 6). Polres Tanjungpinang telah melimpahkan Arifin beserta berkas kasus dan semua barang bukti ke Kejari Tanjungpinang. Arifin adalah tersangka kasus dugaan penipuan CPNS di Pemprov Kepri tahun 2010.

Kasus Dugaan Penipuan CPNS

Arifin Diserahkan ke Kejaksaan hal.7 KAPANLAGI.COM

Panda Cs Divonis 17 Bulan JAKARTA — Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor) menjatuhkan vonis 17 bulan penjara kepada Panda Nababan. Majelis menilai politisi senior PDIP itu terlibat dalam kasus suap cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Selain Panda, Majelis Hakim juga menghukum tujuh politisi PDIP lainPanda nya, yakni Engelina Pattiasina, M Iqbal, Budiningsih, Ni Luh Mariani, Sutanto Pranoto, Suwarno, dan Matheos Pormes dengan hukuman yang sama. Sidang pembacaan vonis ini dilakukan dalam dua waktu terpisah. Pembacaan vonis Panda Nababan, Engelina Pattiasina, M Iqbal dan Budiningsih dilakukan secara bersamaa. Panda Cs

hal.7

TANJUNGPINANG —Polres Tanjungpinang resmi menyerahkan tersangka mantan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Drs Arifin MM beserta berkas perkara dan barang bukti (BB) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Rabu (22/6) pukul 10.00 WIB. Berkas pemeriksaan Arifin, tersangka kasus dugaan penipuan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ini di-

nyatakan telah lengkap atau P21. "Ini berkas kedua, semua sudah lengkap alias P21, seluruh BB beserta tersangka kita serahkan ke Kejari Tanjungpinang barusan," kata salah seorang anggota Reskrim Polres Tanjungpinang yang bertugas mengantarkan tersangka Arifin ke Kejari Tanjungpinang kepada Haluan Kepri di Kantor Kejari Tanjungpinang, Rabu (22/6). Berkas P21 tersebut diterima

oleh Jaksa Herlambang. Menurut sumber tersebut, dengan diserahkannya Arifin beserta seluruh BB itu, tugas pihak kepolisian telah selesei. Akan tetapi, Polresta Tanjungpinang akan terus memantau dan berkoordinasi kepada pihak Kejari Tanjungpinang jika ada hal-hal yang dibutuhkan di kemudian hari. Arifin Diserahkan

hal.7

hal.7

Pengelolaan Keuangan Kepri Membaik TANJUNGPINANG — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) pengelolaan keuangan Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) Provinsi Kepri Tahun 2010. Ini prestasi yang menggembirakan bagi Provinsi Kepri, karena untuk pertama kalinya Provinsi Kepri mendapat opini WTP sejak Provinsi Kepri berdiri. Auditor Utama BPK RI Untuk Wilayah Indonesia Barat, Sutrisno dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi ke-

Pengelolaan Keuangan

hal.7

Divonis Mati dengan Hukuman Gantung

Nasib TKI NTB di Ujung Ajal JAK AR TA — Tragedi Ruyati binti Satubi yang AKAR ART dipancung di Arab Saudi menjadi pukulan telak buat pemerintah Indonesia. Kini, giliran nasib Tenaga Kerja Indonesia asal Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bernama Edi Saputra alias Supriadi (45) yang dituntut hukuman mati pemerintah Malaysia sedang di ujung ajal. Pemerintah Provinsi NTB telah menyerahkan kasus tersebut ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Malaysia.

Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi mengatakan akan berupaya menyelamatkan warganya dari tiang gantungan. Dia

mengaku belum mengetahui kabar terkini nasib Edi yang kasusnya terjadi pada tahun 2006. "Belum ada informasinya, kami tetap berupaya memberikan advokasi. Kami segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) agar kasusnya tidak NET/HALUAN KEPRI

Nasib TKI

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

hal.7

ILUSTRASI hukum gantung.


L U A R N E G E R I

2 Kamis, 23 Juni 2011

Gorila dari Canada Jago Breakdance Malaysia: TKI Sering Kabur KUALA LUMPUR — Deputi Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia Datuk Maznah Mazlan mengatakan 92,3 persen Tenaga Kerja Indonesia kabur dari tempat kerja mereka. Diketahui 18.716 kasus berhasil dicatat oleh Pemerintah Malaysia hingga Desember tahun lalu. Datuk Maznah Mazlan mengatakan, Pemerintah Malaysia saat ini telah mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini, termasuk menandatangani sebuah nota kesepahaman dengan Indoesia 30 Mei lalu. "Berdasarkan perjanjian, pihak majikan berhak mendapatkan pengganti bila pembantu mereka melarikan diri pada enam bulan pertama penempatan," ungkap Datuk Maznah Mazlan seperti dikutip Bernama, Rabu (22/6). Protokol tersebut kata Maznah, juga ditujukan untuk mengatasi beberapa isu yang berkaitan dengan gaji dari para pembantu. Maznah menambahkan perjanjian ini juga melindungi hak dari majikan dan pembantunya. Sistem biometrik ini sebelumnya pernah pula diberlakukan oleh Kementerian Dalam Negeri Malaysia. Sistem itu dapat melacak pembantu yang kabur bila memang kabur ke majikan lain. "Pihak kementerian telah mempublikasikan acuan untuk para pembantu dan majikan demi keuntungannya mereka sendiri.Termasuk pula perlindungan bagi pembantu di bawah undang-undang Malaysia," tuturnya. Maznah menambahkan 76,7 persen dari 247,069 pembantu yang ada dinegara tersebut adalah warga negara Indonesia. "Sebagaian besar pembantu yang kabur dari majikan mereka adalah TKI. Dipastikan 92,3 persen dari 18,716 kasus pembantu yang kabur adalah TKI," ucap Maznah. (oke)

Polisi Spanyol Tangkap Sahabat Korup Mubarak MADRID — Seorang rekan dekat mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak, Hussein Kamal El Din Salem, ditangkap di rumahnya di sebuah Pulau di Mallorca, Spanyol. Demikian sejumlah laporan berita. Polisi Spanyol pada Kamis lalu menangkap Hussein Salem, pengusaha Mesir, berdasarkan surat Hussein perintah penangkapan internasional yang berasal dari tuduhan atas dugaan korupsi dan menyuap Mubarak serta keluarganya. Dia juga dituduh menyia-nyiakan keuangan publik. Salem (77) melarikan diri dari Mesir sepekan sebelum Mubarak dipaksa untuk mengundurkan diri pada 11 Februari setelah 18 hari demonstrasi, demikian Associated Press. "Dia adalah salah satu pengusaha terkaya di Mesir. Diduga Mubarak menggunakan jaringan pengusaha tersebut untuk memperoleh kekayaan," kata media tersebut. Kepala kantor Interpol Mesir, Brigadir Jenderal Magdy el-Shafei, dikutip oleh kantor-kantor berita mengatakan bahwa pihak berwenang sedang menyiapkan dokumen ekstradisi yang diperlukan untuk kembalinya Salem ke Mesir. Sementara polisi Spanyol telah menempatkan Salem di bawah tahanan rumah. Pemerintah Mesir mengatakan bahwa Salem memiliki banyak informasi tentang korupsi yang dilakukan oleh keluarga Mubarak. (kcm)

Kasus Korupsi di Cina Jadi Perhatian PKC CINA — Partai Komunis Cina (PKC) menaruh perhatian pada kasus-kasus korupsi yang terjadi di Cina. Menurut catatan komisi pemberantasan korupsi hingga 2010, tercatat ada 139.621 kasus korupsi. Sementara, sampai dengan 2010, kata Deputi Sekretaris PKC untuk Komisi Disiplin Wu Yuliang, sudah ada hukuman disiplin untuk 146.517 pelaku korupsi. Lalu, 5.373 kasus dilimpahkan ke pengadilan korupsi. Menurut warta Xinhua, Rabu (22/6), PKC menyoroti kasus-kasus terkait korupsi semisal penggelapan dan suap oleh aparat publik. Juga, yang masuk dalam perhatian PKC adalah pelanggaran hukum dan perilaku tidak disiplin. (kcm)

JADWAL

PENERBANGAN

BANDARA HANG NADIM

MELIHAT aksi gorila yang satu ini dijamin anda akan terkagum-kagum. Gorila ini asyik memamerkan kemampuannya menari breakdance. Keahlian seperti ini belum tentu dimiliki oleh gorila lainnya. Video tersebut mulai diposting di Youtube pada 21 Juni kemarin. Ada 132 orang yang sudah menyaksikan video ini.

Aksi ini dilakukan saat gorila berada di dalam kandangnya di kebun binatang Calgary, Kanada. Gorila tersebut bernama Zola dan berusia 9 tahun. Seperti dilansir dari The Sun, Rabu (22/6), dalam video berdurasi 40 detik tersebut, gorila terlihat berputarputar dengan kaki bagian tumit sebagai tumpuan. Gerakannya sangat luwes bak penari profesional.

Setelah lebih dari 12 kali berputar, gorila itu kembali unjuk kebolehan. Kedua tangannya diletakan di lantai dan dia langsung berkonsentrasi pada gerakan kakinya yang secara bergantian menghentak tanah. Di akhir adegan, gorila tersebut menghentakkan kaki saat disiram air. Tak lama, gorila besar itu pun meninggalkan kandang ke arah luar. (dtc)

Pasca Penyerbuan Militan Al Qaeda

40 Napi Tahanan Yaman Kabur YAMAN — Sebanyak 40 tahanan kabur dari sebuah penjara di Kota Al-Mukalla, Provinsi Hadramawt, Yaman menyusul serangan para militan Al Qaeda. Seorang petugas keamanan penjara tewas dalam insiden itu. Sumber-sumber keamanan Yaman seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (22/6) mengatakan, para militan Al Qaeda menyerbu penjara tersebut untuk membebaskan para tahanan. Baku tembak antara militan dan para petugas penjara pun tak terhindarkan. Sekitar 40 tahanan berhasil kabur dalam insiden itu. Penjara tersebut menahan lebih dari 100 militan Al Qaeda, yang 58 di antaranya telah diadili dan menerima vonis hukuman. Menurut sumber medis di Rumah Sakit Iben Seena di kota tersebut, seorang petugas keamanan penjara tewas dan dua lainnya terluka dalam kontak senjata itu. Beberapa militan Al Qaeda juga mengalami lukaluka. Mereka yang berhasil kabur tersebut dikabarkan menyerang penjaga dan menyita senjata yang mereka miliki. Kejadian ini dipicu oleh aksi penyerangan dari sekelompok militan yang menyerang penjara di Mukalla, Yaman tersebut. Menurut pejabat setempat, para tahanan yang berhasil kabur tersebut adalah para militan yang di dakwa atas tindakan terorisme. Mereka ditahan disaat menunggu persidangan atas tindakan teror yang dilakukan bersama Al Qaeda. Aksi pembobolan penjara ini membuktikan bahwa Al Qaeda wilayah arab (Aqab) mulai menunjukan upaya mereka menentang Pemerintah Yaman. Mereka memanfaatkan melemahnya kondisi Yaman yang saat ini dilanda gejolak politik. Sementara perebutan yang terjadi di Yamman saat ini memasuki babak baru. Pemimpin masyarakat adat yang menuntut dilakukan perubahan kekuasaan, memperingatkan Arab Saudi bahwa negara bisa saja masuk dalam perang saudara.

Sadeq al-Ahmar meminta Raja Abdullah dari Arab Saudi untuk memihak kepadanya dibandingkan kepada Presiden Ali Abdullah Saleh yang tengah menjalani perawatan di Negeri Kaya Minyak itu. Presiden Saleh sendiri dirawat setelah menderita luka akibat serangan yang terjadi di kompleks istana Yaman beberapa waktu lalu. Al-Ahmar pun menolak Presiden Saleh kembali ke Yaman usai perawatannya. "Kembalinya Saleh dapat memicu terjadinya perang saudara di Yaman," ungkap al-Ahmer seperti dikutip Associated Press, Rabu (22/6). Pihak oposisi tersebut juga menuduh lingkaran dalam Saleh menolak untuk melakukan dialog dengan mereka. Salah satu yang dikecam oleh pihak oposisi adalah putra Presiden Saleh, yang dianggap sama sekali tidak berupaya menciptakan kedamaian di negaranya. Sementara itu, juru bicara kalangan organisasi lembaga masyarakat madani di Hadramaut, Nasser Bakazzuz, membantah terjadi serangan di sana dan menuduh pihak berwenang membiarkan tahanan anggota Al Qaeda meninggalkan penjara tersebut. "Umur rezim tinggal beberapa hari lagi dan ingin menimbulkan kekacauan di Hadramaut," kata Bakazzuz. Yaman tengah menghadapi krisis politik menyusul pemberontakan rakyat dan persaingan pengaruh di antara elite politik di negara tersebut. Presiden Ali Abdullah Saleh, yang berkuasa sejak 1978, terluka parah dalam serangan terhadap kompleks istana kepresidenan baru-baru ini dan tengah menjalani perawatan di Arab Saudi. Krisis ini telah menimbulkan kekhawatiran bahwa orangorang berpandangan ekstrem mungkin akan mencoba memanfaatkan suasana tidak menentu di Yaman. (dtc/oke/kcm)

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

PEKANBARU SURABAYA NATUNA JAKARTA MEDAN JAKARTA PEKANBARU PKL PINANG JAKARTA PEKANBARU MEDAN SURABAYA PALEMBANG JAKARTA JAKARTA

08.55 09.00 09.10 09.20 10.55 11.40 12.50 12.50 13.10 13.45 14.35 14.55 15.45 15.30 18.30

MINGGU,SELASA,RABU,JUM’AT SETIAP HARI SENIN,KAMIS,SABTU SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SENIN,KAMIS,SABTU SELASA SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

TUJUAN

AP

ANTISIPASI SERANGAN — Kapal perang AS bersama kapal perang Filipina melakukan patroli di perairan Manila. Kegiatan itu sengaja dilakukan untuk mengantisipasi serangan pihak militan.

AS Bantu Jika Filipina Diserang MANILA — Pejabat Filipina menyatakan, pasukan Amerika Serikat (AS) akan membantu prajurit, kapal atau pesawat tempur Filipina bila ada serangan di Kepulauan Spratly. Perjanjian Pertahanan AS Filipina 1951 merupakan dasar tindakan AS untuk turun tangan bila ada serangan di dalam teritorial Filipina. Menurut Kementerian Luar Negeri Filipina, AS akan membantu Filipina dalam bertahan bila Kepulauan Spratly diserang. Demikian seperti diberitakan

oleh Associated Press, Rabu (22/6). Kepulauan Spratly merupakan wilayah yang kaya akan cadangan migas dan juga menjadi pusat konflik di Asia. Cina, Filipina dan Vietnam tengah berkonflik karena memperebutkan wilayah tersebut. Tangkap 5 Militan Di lain hal, pasukan Filipina menangkap lima orang tersangka yang diduga merupakan anggota militan Abu Sayyaf di persembunyiannya di hutan. Juru Bicara Militer Mayor Harold Cabunoc menyatakan,

tidak ada perlawanan dalam penangkapan ini. Pasukan melakukan penyelidikan di kamp Basilan. Cabunoc menyatakan, kebanyakan para anggota militan tersebut tidak dapat menghindari pasukan. Lima orang tersangka itu dikepung oleh pasukan. Dalam lokasi penyergapan tersebut, tidak ada sandera yang diculik oleh militan. Lima tersangka yang militan Abu Sayyaf yang berkaitan dengan Al Qaeda tersebut akan didakwa. Untuk sementara waktu ini, identitas mereka tidak disebarluaskan.(oke)

Pesawat Rusia Jatuh, Pilot Disalahkan MOSKOW — Pemerintah Rusia menyebutkan kesalahan pilot sebagai salah satu penyebab jatuhnya pesawat penumpang Tupolev 134 yang menewaskan 44 orang. Pesawat tua era Uni Soviet itu tengah dalam perjalanan dari Moskow menuju Petrozavodsk, Rusia ketika jatuh ke jalan tol saat akan mendarat. Deputi Perdana Menteri Rusia, Sergei Ivanov mengatakan, kabut tebal dan kesalahan pilot tampaknya merupakan

penyebab kecelakaan itu. "Saya tak ingin mendahului investigasi, namun dari informasi awal jelas bahwa ini kesalahan oleh pilot saat cuaca buruk," kata Ivanov seperti dilansir harian Telegraph, Rabu (22/6). Pilot tampaknya mengabaikan saran petugas lalulintas udara yang menyuruhnya untuk mengulang pendekatan pendaratan dikarenakan kabut tebal. Pilot bersikeras untuk mendarat secara manual.

Menuru Ivanov, peristiwa tersebut mengingatkan dia akan kecelakaan pesawat pada April lalu di Rusia barat yang menewaskan 96 orang, termasuk Presiden Polandia Lech Kaczynski. Sebelumnya Menteri Transportasi Rusia Igor Levitin mengatakan, pesawat naas tersebut telah berumur 31 tahun dan sudah terlalu tua untuk diterbangkan sehingga harus berhenti beroperasi. Namun Ivanov tidak sependapat. (dtc)

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SELASA,KAMIS MINGGU SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SENIN,RABU,JUM’AT.SABTU

JAKARTA JAKARTA JAKARTA

08.15 13.40 19.15

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

SUBANG

MALAYSIA

10.40 10.40

SENIN,RABU,JUM’AT,MINGGU SENIN,RABU,JUM’AT,MINGGU

PEKANBARU MEDAN LAMPUNG PALEMBANG JOGJAKARTA SURABAYA PONTIANAK

19.25 14.05 18.50 10.20 10.15 13.00 13.00 14.00 16.40 13.00

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

SURABAYA

14.20

SETIAP HARI

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

JAKARTA JAKARTA MEDAN JAMBI

13.20 18.20 14.25 10.35

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

NATUNA

09.10

SENIN,KAMIS,SABTU

JAKARTA

BANDUNG

20.00

KETERANGAN SETIAP HARI


CMYK

Kamis, 23 Juni 2011

3

Konferensi Daerah II dan Pengukuhan Ketua DPD GOPTKI Provinsi Kepri KONFERENSI Daerah II dan pengukuhan ketua serta pengurus Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman KanakKanak Indonesia (DPD GOPTKI) tingkat Provinsi Kepri dilaksanakan di Hotel Comfort Tanjungpinang, Kamis (9/6). Turut hadir pada acara, Gubernur Kepri H.M Sani, Sekdaprov Suhajar

Diantoro dan SKPD di Lingkungan Pemprov Kepri. Konferensi Daerah II DPD GOPTKI dan Pengukuhan DPD GOPTKI dibuka oleh Gubernur Kepri yang juga sebagai pembina utama DPD GOPTKI Provinsi Kepri. Dalam sambutan, HM Sani mengimbau kepada seluruh anggota DPD GOPTKI Pro-

vinsi Kepri agar senantiasa mengedepankan profesionalisme dan bertanggungjawab. Karena guru taman kanak-kanak merupakan ujung tombak dalam pendidikan usia dini. Para penyelenggara pendidikan anak usia dini perlu mengikuti perkembangan ilmu teknologi serta harus aktif dan kreatif

sehingga anak-anak dapat mencerna dengan mudah. Ketua DPD GOPTKI Kepri, Hj. Nani Suhajar Diantoro yang juga turut memberikan sambutan, mengatakan, konferensi daerah bertujuan untuk menyatukan program GOPTKI daerah dan cabang yang dalam hal ini GOPTKI daerah berfungsi menentukan

SAMBUTAN Gubernur Kepri yang juga sebagai pembina utama GOPTKI Kepri. SUHAJAR Diantoro selaku Pembina I GOPTKI Kepri memberikan sambutan.

arah kebijakan organisasi berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan anak usia dini. Maka kualitas pendidikan taman kanak-kanak harus menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh pengurus GOPTKI daerah, cabang maupun ranting termasuk setiap penyelenggara pendidikan taman kanak-kanak.

Pada acara penutupan Konferensi Daerah II dan pengukuhan pengurus DPD GOPTKI dilakukan oleh Sekretaris Daerah dan juga sebagai Pembina I DPD GOPTKI Kepri, Suhajar Diantoro. Narasi: Sutana Foto: DPD GOPTKI Prov Kepri

SAMBUTAN dari Ketua DPD GOPTKI Kepri Hj. Nani Suhajar Diantoro.

Hj. Nani Suhajar Diantoro memberikan plakat kepada Ketua Umum DPP GOPTKI. SERAH terima jabatan Ketua DPD GOPTKI Kepri dari Hj. Farida Hamali kepada Hj. Hj. Nani Suhajar Diantoro menandatangani surat pengangkatan sebagai Ketua Nani Suhajar Diantoro. DPD GOPTKI disaksikan oleh Pembina I GOPTKI Suhajar Diantoro

PEMBINA I DPD GOPTKI Kepri bersama ketua terpilih dan DPP GOPTKI.

GUBERNUR Kepri HM. Sani dan istri bersama pengurus DPD GOPTKI Provinsi Kepri PENGURUS DPD GOPTKI Kepri bersama undangan.

KETUA DPD GOPTKI Kepri bersama pengurus DPC GOPTKI Kabupaten/Kota.

PENGURUS DPD GOPTKI Kepri.

PENGURUS DPD GOPTKI Provinsi Kepri.

PESERTA konferensi dan undangan mengikuti kegiatan.

KETUA DPD GOPTKI Kepri bersama pengurus DPC GOPTKI Kota Batam.

PENGURUS IGTKI Provinsi Kepri yang mengikuti konferensi Daerah II dan pengukuhan Ketua DPD GOPTKI Kepri.

CMYK


POLITIK

4 Kamis, 23 Juni 2011

Dewi Yasin Siapkan Kejutan MAKASAR — Politisi Partai Hanura, Dewi Yasin Limpo mengaku menyiapkan kejutan terkait kasus Pemalsuan Surat Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedang bergulir di DPR. Kejutan itu akan disampaikan di hadapan Panja Mafia Pemilu jika dirinya dipanggil. "Saya yakin akan dipanggil, karena saya memang bagian dari

korban. Dan nanti saya akan sampaikan sebuah kejutan," kata Dewi Yasin Limpo kepada wartawan di Makassar, Rabu (22/ 6). Ditanya soal apa kejutannya, adik gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo ini enggan berkomentar banyak. Ia memilih menjawab dengan diplomasi, bahwa jika dijawab sekarang, artinya sudah bukan kejutan.

"Akan ada saatnya," kata Dewi Yasin. Menanggapi pernyataan Arsyad dan Andi Nurpati yang mengaku difitnah, Dewi lagi-lagi menanggapi dingin. Ia mengatakan, semua orang bisa menyampaikan sesuai versinya masingmasing. Apalagi, kasus tersebut masih tahap awal dan prosesnya diyakini akan berjalan panjang.(vvn)

Pilwako Tanjungpinang

Lis Diusulkan Gandeng Zamzami ANJUNGPINANG ANG — Bakal calon walikota TANJUNGPIN Tanjungpinang Lis Darmansyah diusulkan menggandeng Zamzami A Karim sebagai wakilnya pada Pemilihan Walikota (pilwako) Tanjungpinang 2012 mendatang. Alasannya, Zamzami yang juga Ketua Stisipol Raja Haji itu dinilai memiliki kemampuan dalam menganalisa berbagai persoalan di Tanjungpinang dan Kepri. Kemudian yang tak kalah penting adalah Zamzami merupakan putra asli Tanjungpinang. " Pak Lis tokoh yang layak dan mempunyai peluang besar

memenangkan pilwako tanjungpinang. Tapi, itu akan lebih pas lagi jika dia menggandeng Zamzami A Karim sebagai wakilnya," kata Suryadi staf pengajar di UMRAH, kemarin. Suryadi menyebutkan, nama Zamzami layak diapungkan menjadi salah satu calon walikota ataupun wakil walikota pada pilwako Tanjung-

pinang mendatang. Itu bisa dilihat dari kemampuan Zamzami menganalisa berbagai permasalahan di Tanjungpinang dan Provinsi Kepri. Dengan begitu, kata dia, terlihat bahwa pada dasarnya Zamzami sangat mengetahui kondisi riil yang ada di Kota Tanjungpinang, sehingga jika kelak terpilih menjadi walikota atau wakil walikota diyakini ia mampu mencurahkan pemikiran untuk kemajuan Kota Tanjungpinang. "Saya optimis jika Zamzami diberi peluang dia akan mampu memberikan yang terbaik bagi Kota ini. Karena

sering kita lihat berbagai pokok pikirannya terhadap kota Tanjungpinang sangat bagus dan itu menandakan ia paham dengan realita yang ada di kota ini," ujar Suryadi. Satu lagi nilai plus yang dimiliki Zamzami, kata Suryadi, Zamzami merupakan salah seorang putra terbaik yang berasal dari Tanjungpinang. Sebab bagaimanapun masyarakat mempunyai harapan terhadap putra daerah. "Ingat ia juga merupakan salah satu putra terbaik daerah yang sangat diharapkan masyarakat untuk menjadi pemimpin di Kota ini," katanya. (rul)

Presiden Minta PPP Teruskan Peran Politik JAKARTA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus mengembangkan perannya dalam dinamika politik nasional sehingga memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden ketika menerima Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Wisma Negara Jakarta, Rabu (22/6). " Pertemuan tadi penuh kehangatan dan kekeluargaan. Presiden menilai PPP adalah partai yang banyak mengalami perjuangan bidang politik, dan meminta PPP terus berkonsolidasi," kata Ketua Umum PPP Suryadharma Ali usai pertemuan. Kepala Negara, kata Suryadharma, meminta agar partai tersebut tidak hanya membantu pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan di bidang ekonomi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memahami Islam dengan baik. "Presiden mengharapkan PPP tingkatkan kiprah, mendukung program dan kebijakan pemerintah dalam percepatan pembangunan ekonomi. Juga berharap PPP bisa menjelaskan kepada publik tentang Islam dengan demikian bisa berkiprah dan pemahaman tentang Islam bisa luas dan diperkaya,"

ANTAR A

TEMUI PRESIDEN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi Menko Polhukam Djoko Suyanto (kedua kiri) dan Seskab Dipo Alam (ketiga kiri) menerima kunjungan Menteri Agama yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (kanan berdiri) beserta sejumlah pengurus DPP di Wisma Negara, komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/ 6). Pertemuan tersebut dalam rangka silahturahmi dengan Presiden SBY dan rencana pelaksanaan Muktamar VII PPP yang akan digelar pada 3-6 Juli 2011 di Bandung, Jawa Barat. katanya. Dalam pertemuan yang dihadiri 60 pimpinan dan tokoh PPP tersebut, juga disampaikan undangan kepada Presiden agar bisa menghadiri Muktamar VII PPP di Bandung yang dibuka pada 3 Juli 2011 dan berlangsung hingga 6 Juli 2011. Suryadharma mengatakan Kepala Negara berpesan agar pemilihan ketua umum partai dapat berlangsung

dengan baik dan diwarnai dengan persaingan yang sehat. Dalam pengantarnya pada pertemuan itu, Presiden Yudhoyono menekankan silaturahim yang berlangsung merupakan salah satu upaya memelihara komunikasi yang sudah lama dilakukan dengan para tokoh PPP. Ia mengatakan sejumlah tokoh di PPP bahkan bersama-sama dengannya mendo-

rong proses reformasi agar berjalan dengan baik pada masa ia masih menjadi Ketua Fraksi TNI-Polri di DPR 19981999. Kepada Presiden, Suryadharma menjelaskan Muktamar VII PPP seyogyanya berlangsung 2012 namun pelaksanaannya dipercepat menjadi Juli 2011 agar ada waktu untuk mempersiapkan partai menuju pemilu 2014 mendatang. (ant)

Soal Kasus Surat Palsu

Andi Nurpati Merasa Dijebak JAKARTA — Mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Andi Nurpati, merasa dijebak dalam kasus pemalsuan dokumen surat keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2009 daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Selatan I. Pasalnya, berdasarkan penjelasan MK pihaknya melihat justru tidak ada peran dan keterkaitan dirinya dengan pembuatan surat palsu. Namun, dia menyatakan siap untuk datang menghadiri undangan Panja. Andi mengutarakan, saat menghadiri pemanggilan Panja, dirinya akan fokus memberikan penjelasan soal surat dari MK tertanggal 14 Agustus 2010 yang kemudian digunakan KPU dalam rapat pleno. Setelah itu pihaknya juga akan menjelaskan kedatangan surat dari MK yang dikirimkan pada tanggal 17 Agustus 2010 yang diterima KPU. Namun, dirinya menampik telah menerima dan membuka surat palsu yang dikirimkan MK tertanggal 14 Agustus 2010 itu, sebelum rapat pleno KPU dilangsungkan. Kendati begitu, pihaknya mengakui rapat pleno KPU yang dipimpinnya pada waktu itu mengacu kepada surat dari MK tertanggal 14 Agustus 2010 tersebut. " Mafianya justru ada di MK. Berdasarkan penjelasan

MK di Panja, tidak ada yang mengingikasikan saya terlibat. Jangan-jangan ini ada skenario. Saya yakin ini by scenario," tandas Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat (PD) itu di Jakarta, Rabu (22/6). Dirinya mengungkapkan, yang membacakan surat MK pada rapat pleno KPU yakni Kepala Biro Hukum KPU. Pada saat itu, kata dia, ada orang MK dan Bawaslu. Pihaknya sendiri diminta oleh Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary untuk memimpin Rapat Pleno karena Hafiz berhalangan hadir. Pada saat Pleno, dirinya memang sempat berdiskusi membahas amar putusan MK tersebut dengan Bawaslu. Namun pihaknya sendiri tidak berani membatalkan, karena itu putusan MK. Dalam situasi ini, Andi menyayangkan tidak adanya reaksi dari utusan MK yang hadir pada Rapat Pleno KPU pada waktu itu. " Sekali lagi pada saat itu ada orang MK yang hadir. Ketika kita kemudian membahas orang MK-nya tidak keberatan. Seharusnya orang MK dibekali amar putusan-putusan itu agar mengerti apa substansi putusan MK yang dibahas pada pleno KPU," paparnya. Prinsipnya, setelah mengetahui surat itu dinyatakan palsu, pihaknya langsung merevisi keputusan KPU. Dia

Andi Nurpati menceritakan, pada saat itu sudah clear. Namun dirinya sangat menyayangkan mengapa hal ini baru diangkat lagi sekarang, padahal sudah dua tahun lalu kejadiannya. Ditanya hubungannya dengan mantan Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi, Andi mengaku dirinya hanya kenal biasa saja, termasuk dengan Juru Panggil MK Mashuri Hasan. Dia mengaku mengenal keduanya hanya saat dirinya datang ke MK untuk menghadiri sidangsidang di MK. Pihaknya sendiri memang cukup intens berhubungan dengan MK bersama dengan Anggota KPU lainnya I Gusti Putu Artha. Namun, dirinya mengaku baru mendengar na-

ma anak perempuan Arsyad, Nesyawati dari pemberitaan di media massa. Dirinya berharap dari pembahasan di Panja bisa clear semua masalahnya. Jangan Panja malah memunculkan masalah politis. Dia meminta Panja harus betul-betul objektif. Disamping itu, penjelasan MK harus menjadi bahan pertimbangan Panja, bahwa memang aktor-aktornya ada di MK. " Belasan surat MK ada yang diduga palsu. Kalau mau adil yang lain dong, yang belasan surat itu diinvestigasi. Siapa saja yang memproses belasan surat bermasalah itu. MK harus berani mengungkap. Mayoritas semua persoalan ada di MK," pungkas dia (oke)


OPINI DAN LAYANAN UMUM

Kamis, 23 Juni 2011

5

Sulitnya Mencari Nunun "KIT A harus percaya diri dan jangan "KITA mudah terbawa omongan orang karena hanya akan menghambat kita untuk maju"

(Happy Salma, Artis Indonesia) "POPUL ARIT AS adalah siklus yang "POPULARIT ARITAS tak bisa dihindarkan dan aku rasa kalau kita bisa menerima dan jalankan sepenuh hati, itu tidak menjadi masalah. Apa pun kondisi yang ada itu menjadi berkah dan hikmah yang patut kita syukuri" (Dian Nitami, Artis)

PERBURUAN terhadap Nunun Nurbaeti Daradjatun yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga membuahkan hasil. Malah, keberadaan sosialita yang juga istri bekas Wakil Kapolri Komjen (Purn) Adang Daradjatun itu semakin misterius. Awalnya, perempuan yang telah menyandang status tersangka kasus suap cek pelawat terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) tahun 2004 yang dimenangi Miranda Swaray Goeltom tersebut disebut berada di Singapura untuk berobat. Kabarnya, dia mengidap gangguan pada daya ingatnya sehingga kerap lupa. Tapi, belakangan KPK mengendusnya sering wara-wiri Thailand-Singapura. Ia tidak sedang terbaring di rumah sakit di Singapura seperti yang disampaikan kuasa hukumnya selama ini. Keberadaan Nunun kian simpangsiur setelah Imigrasi seperti diungkapkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar pada 6 Juni 2011 lalu mendeteksi jejaknya di

ibukota Kamboja, Phnom Penh. Ada pula informasi yang menyebut Nunun berada di Eropa dan kawasan Timur Tengah, bahkan Afrika. Polri atas permintaan KPK telah memasukkan nama Nunun dalam daftar buronan Interpol. Ia kini menjadi buruan di 188 negara anggota Interpol. Tapi Nunun sungguh licin. Ia belum juga diketahui di mana kini berada. Memang, Interpol tidak bisa diharapkan bisa cepat menangkap Nunun. Berkaca dari pengalaman selama ini, permintaan bantuan kepada lembaga internasional itu untuk menangkap buronan Indonesia, terutama yang tersangkut kasus korupsi, kurang begitu efektif. Faktanya, sampai sekarang masih banyak nama yang sudah cukup lama dimasukkan Indonesia dalam daftar buronan Interpol belum juga berhasil ditangkap. Praktis kini yang bisa diharapkan adalah kerelaan dan kesadaran Nunun kembali ke Indonesia untuk menghadapi proses hukum atas kasus yang dituduhkan padanya. Selain itu,

kesediaan keluarga, terutama sang suami Adang Daradjatun untuk membujuk Nunun kembali ke Tanah Air atau memberitahu keberadaannya ke KPK sehingga bisa dibawa pulang. Meski sudah didesak beragam kalangan, Adang hingga kini masih mengunci rapat mulutnya mengenai keberadaan sang istri. Bahkan, belakangan Adang mengecam tindakan KPK menetapkan istrinya sebagai tersangka. Ia bersikukuh Nunun tidak terlibat dalam kasus suap pemilihan DGS BI sebagaimana disangkakan KPK. Memang sudah menjadi kewajiban bagi suami untuk melindungi istri. Semua agama juga mengajarkan hal itu. Tapi, perlindungan itu sepatutnya tidak dilakukan secara membabi buta, tanpa melihat konteks masalahnya. Tatkala istri menghadapi persoalan hukum misalnya, bentuk perlindungan dan rasa tanggung jawab sebagai suami bukan dengan cara membantu menyembunyikannya. Suami yang baik dan bertanggung jawab justru harus mendorong pasa-

Sisi Gelap Penegakan Hukum ERA reformasi yang seharusnya memunculkan harapan penegakan hukum yang seadiladilnya seakan tinggal anganangan, bahkan gagal di tengah jalan. Tidak ada wujudnya hingga sekarang. Hukum tidak berfungsi, bahkan lebih parah lagi, hukum menjadi komoditas yang dapat diperjualbelikan. Aparat penegak hukum (kepolisian, kejaksaan, kehakiman) pun semakin lama semakin terpuruk dan hampir tidak mendapat kepercayaan dari masyarakat. Dugaan mafia hukum yang melibatkan mantan pegawai pajak Gayus HP Tambunan adalah contoh kasus paling lengkap. Lengkap, karena diduga melibatkan penegak hukum, mulai dari polisi, jaksa, hakim, advokat, hingga pegawai pajak. Juga sudah menjadi tontonan seharihari masyarakat bahwa advokat bisa mengintai siapa hakim yang memeriksa suatu perkara atau kasus. Berbagai taktik dan strategi untuk mempengaruhi putusan hakim pun dilakukan. Dan, tak jarang, klien (tersangka) yang terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar hukum, bisa divonis bebas. Sisi gelap hukum dipertontonkan lewat praktik korupsi yang semakin membabi buta tanpa adanya penanganan serius dan tuntas karena ada beberapa tahapan dalam sistem peradilan yang rentan. Praktik mafia hukum pun terjadi dalam penyidikan terhadap tersangka sampai pemenjaraan terpidana di lembaga pemasyarakatan (LP). Sisi gelap hukum bisa juga dilacak dari kasus Bank Century yang tidak ada ujung penyelesainnya secara tuntas. Kalaupun ada, hanya penjahat kelas teri saja dan kasus mafia pajak yang hanya mampu mengungkap pen-

Ahmad Ubaidillah Mahasiswa Pascasarjana Megister Studi Islam UII Yogyakarta

hukum tidak lagi menjadi institusi yang otonom, akan tetapi telah menjadi ajang intervensi berbagai bentuk permainan, baik permainan politik, ekonomi maupun media. Permainan politik menggiring hukum untuk tunduk kepada kepentingan kelompok tertentu dan memproduksi keputusan hukum sesuai dengan kepentingan kelompok tersebut. Lihatlah, misalnya, hak angket mafia pajak yang seharusnya dilanjutkan demi terungkapnya gembong mafia pajak di negeri ini, namun ternyata kandas di tengah jalan. Permainan ekonomi akan menyeret hukum patuh terhadap mekanisme dan kepentingan ekonomi tertentu dan menjual produk hukum demi kepentingan ekonomi tersebut. Hukum atau undang-undang pengelolaan kekayaan sumber daya alam (SDA), misalnya, dibuat bukan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat, melainkan untuk pemilik modal besar. Begitu juga dengan permainan media telah menggiring sistem hukum untuk mengikuti irama trial by press, sehingga berbagai keputusan pengadilan merupakan simulasi dari keputusan media. Inilah sisi gelap penegakan hukum di negeri ini, para mafia begitu cerdik, pintar dan licik dalam mengelabuhi dan memanipulasi hukum. Oleh karena itu, sudah saatnya pemimpin negara (presiden) membangun political will yang kuat guna membenahi sisi gelap penegakan hukum di Indonesia. Tanpa kemauan politik yang kuat dari seorang presiden, sisi gelap penegakan hukum akan selalu hadir di dalam bangunan negara hukum Indonesia yang pada akhirnya dapat menjatuhkan wibawa hukum itu sendiri. ***

KONDISI penegakan hukum di Indonesia masih suram. Sistem hukum, mulai dari struktur, budaya, hingga hasil dari sistem yang ada sudah amburadul, busuk, dan terkontaminasi oleh kepentingan-kepentingan 'liar' suatu kelompok. Bahkan, sudah menjadi rahasia umum, hukum di negara ini kurang berpihak terhadap kepentingan masyarakat banyak, dijalankan secara diskriminatif dan dicengkeram oleh jeratan mafia. jahat kelas ecek-eceknya (Gayus HP Tambunan) tanpa mampu menyeret para sutradaranya ke meja hijau dan menjebloskan ke dalam penjara. Kenapa demikian? Karena, mafia hukum begitu licik dan cerdik mengelabuhi hukum itu sendiri Kondisi penegakan hukum kalau sudah dipenuhi mafia-mafia hukum, maka yang terjadi adalah fatamorgana hukum. Fatamorgana hukum akan menciptakan sebuah dunia hukum yang dipenuhi oleh simulasi hukum dan simulasi keadilan. Simulasi hukum tercipta karena adanya simulasi pengadilan, yaitu pengadilan yang berlangsung pada tingkatan pencitraan (image) bahwa yang dicari adalah citra kebenaran, bukan kebenaran sejati. Simulasi pengadilan hanya menghasilkan simulasi keadilan, yaitu keadilan yang ditampilkan dalam wujud citraan yang terdistorsi, menyimpang, terdevisiasi, bahkan terputus dari kebenaran sesungguhnya. Fatamorgana hukum akan menampilkan simulasi hukum, sebuah dunia hukum yang penuh dengan permainan hukum. Wacana permainan peradilan dengan menggunakan bahasa-bahasa distorsi pun terjadi. Permainan bahasa hukum, seperti permainan kata-kata, simbol, citra dan makna turut hadir dalam permainan hukum.

Untuk mengatakan benar/salah, baik/buruk, moral/amoral, semuanya dilakukan lewat permainan kata-kata misalnya, 'akan diselidiki', 'akan diusut tuntas', 'akan dihukum' dan sebagainya yang dianggap dapat meyakinkan masyarakat dalam mengembangkan persoalan-persoalan keadilan yang sesungguhnya. Padahal, ini semua adalah upaya para mafia hukum dalam mengelabuhi hukum itu sendiri. Para mafia hukum hanya memproduksi tontonan tentang kebenaran dan keadilan yang bersifat artifisial, palsu dan menipu, yang hanya menghasilkan iring-iringan image atau citra kebenaran hukum (image of truth), ketimbang kebenaran yang hakiki (the truth). Para mafia hukum hanya mengusut bayang-bayang (fatamorgana) objek hukum, ketimbang objek hukum yang sesungguhnya. Akibatnya, muncullah terdakwa pura-pura, tersangka pura-pura, barang bukti palsu, saksi pura-pura, pengadilan pura-pura, keadilan pura-pura dan sebagainya. Fatamorgana hukum yang sengaja diciptakan para mafia hukum akan menimbulkan turbulensi hukum, yaitu kesimpangsiuran bahasa, ungkapan, dan keputusan hukum yang mengaburkan kebenaran dan menciptakan ketidakpastian hukum. Turbulensi hukum terjadi ketika

ngan hidupnya untuk menghadapi persoalan hukum yang melilitnya. Membiarkan istri lari dari masalah dan menutup rapat tempat persembunyiaannya sebenarnya sama artinya dengan membiarkannya hidup tidak tenang dan selalu dihinggapi ketakutan. Jadi, Adang seharusnya memberi contoh yang baik bagi publik dengan membujuk Nunun kembali ke Indonesia untuk menghadapi masalah hukum yang melilitnya, bukan sebaliknya menutup rapat tempat persembunyiannya. Sebagai pribadi yang pernah puluhan tahun menyandang predikat sebagai penegak hukum saat masih berdinas di Polri dengan pangkat terakhir jenderal bintang tiga dan kini duduk sebagai anggota DPR di Komisi Hukum pula, Adang seharusnya mendorong siapapun untuk mematuhi hukum secara ksatria, tak terkecuali istri dan anakanak sendiri. Apalagi, Nunun belum tentu bersalah seperti keyakinan Adang sendiri. **

Sudah Nikah Siri Perlu Nikah Lagi di KUA HALO Kementerian Agama (Kemenag) apakah setelah kita nikah siri, apakah untuk mengurus surat nikah harus nikah ulang lagi di KUA. Karena sejauh ini kami belum memiliki surat naikah, meski sudah memiliki anak tiga. Karena bila nikah di KUA itu biayanya terlalu mahal, mana mampu kami bayar. Mohon penjelasannya. Hormat Kami Rudi Warga Sagulung Kota Batam JAWAB TERIMA kasih pak Rudi atas suratnya disampaikan ke Kemenag. Baik akan kami jelaskan. Kami menyarankan yang akan menikah, agar dapat melaksanakan pernikahan secara sah, baik sah menurut agama dan undang-undang atau negara. Jangan ada nikah liar ataupun nikah melalui oknum-oknum tertentu, diluar prosedur yang telah ditetapkan. Pernikahan yang akan dilakukan oleh para calon pengantin (catin), memiliki pengaruh yang besar terhadap lingkungan masyarakat. Dengan melangsungkan pernikahan yang sah secara agama dan negara, maka legalitas keadministrasian akan lebih terjamin dan tidak terbebani dengan dampak-dampak negatif yang kemungkinan timbul di kemudian hari. Seperti lebih terjaminnya perlindungan terhadap perempuan dan anak yang dilahirkan juga memiliki ikatan hukum tertulis karena tercatat dalam administrasi negara. Apalagi dengan biaya nikah yang tergolong murah dan terjangkau bagi seluruh lapisan dan kalangan masyarakat. Dimana berdasarkan ketentuan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari biaya nikah dan rujuk ditetapkan sebesar Rp30 ribu. Biaya tersebut dengan ketentuan bahwa pernikahan dilakukan di KUA dan pada saat jam kerja. Namun atas kesepakatan catin, nikah bisa dilakukan di luar KUA atau di rumah. Biaya pencatatan nikah dan rujuk ini merupakan biaya yang dipungut dari masyarakat atas pencatatan nikah dan rujuk. Biaya ini wajib dibayar pasangan catin yang akan melangsungkan pernikahan. Untuk menekan adanya pernikahan yang tidak melalui mekanisme resmi, makanya pihak KUA harus menjalin kerjasama dengan para pengurus masjid hingga para Ketua RT dan RW. Agar juga dapat membantu dalam mensosialisasikan kepada masyarakat atau catin untuk dapat menikah secara sah menurut agama dan negara. sekian penjelasan dari kami semoga bermanfaat. Hormat Kami Razali Jaya Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri.

Tegak dan Runtuh SETELAH itu ia pun pergi, di tengah jalan, sebelum mereka naik sado, rupa-rupanya pembicaraan mereka terhadap kepada diri saya saja. Karena tak berapa langkah jauhnya, perempuan-perempuan tua yang lain menoleh kepada saya sebagai rupa orang yang menunjukan kasihan. Besoknya janji itu pun saya tepati. Wahai Tuan, hari itulah masa yang tak dapat saya lupakan! Saya datang ke rumah itu, rumah tempat saya bersenda gurau dengan

Zainab di waktu kecil. Rumah itu seakan-akan kehilangan semangat dan memang kehilangan semangat karena bekas-bekas kematian masih kelihatan nyata. Pintu luar terbuka sedikit dan saya ketuk daunnya yang menghadap ke dalam, pintu terbuka...Zainab yang membukakan. "Abang Hamid!", katanya. Waktu itu kelihatan nyata oleh saya mukanya merah, nampak sangat gembiranya melihat kedatangan saya. Baru sekali itu dan baru sesaat itu selama hidup saya melihat mukanya demikian, yang tak bisa saya

√ + Puluhan Timbangan Pedagang Pasar Tos 3000 Disita - Mau untung dobel, dari timbangan dan harga! √ Bapedalda Jangan Tunggu Lama-lama Periksa JS - Nanti barang itu keburu masuk angin pula... √ Dinas PU Tanjungpinang Akan Perbaiki Jalan Berlubang - Jangan tunggu sampai ada nyawa melayang REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Pemimpin Perusahaan Wakil Pemimpin Perusahaan Redaktur Pelaksana I Redaktur Pelaksana II Redaktur Pelaksana III Koordinator Mingguan

gambarkan dan tuturkan dengan susunan kata, pendeknya, sajah yang memberi saya pengharapan penuh. "Bang Hamid!" katanya menyambung perkataannya. "Sudah lama benar Abang tak datang ke mari, lupa Abang agaknya kepada kami!" Gugup saya hendak menjawab; saya pintar mengarang khayal dan angan-angan, tetapi bila sampai di hadapannya saya menjadi seorang yang bodoh. "Tidak, Zainab," jawabku dengan

gugup; "Tapi...bukankah kita samasama kematian?" Seketika itu mukanya kembali ditekurkannya menghadapi kakinya, tengannya berpegang ke pinggir pintu, rambutnya yang halus menutupi sebagian keningnya dan sepatah katapun dia tidak berbicara lagi. "Zainab,"...kataku pula. "Sebentar

(Enam Belas)

tidaklah sata...pernah lupa hendak datang kemari, barangkali engkaulah...agaknya yang...lupa kepadaku". Mendengar itu ia bertambah menekur, tidak berani dia rupanya mengangkat mukanya lagi, dan saya pun gugup pula hendak menambah perkataan. Memang bodoh saya ini dan pengecut! Tiba-tiba dalam saya menyediakan perkataan yang akan saya katakan pula dan dalam sedang merenungi kecantikan Zainab, kedengaranlah dari halaman bunyi telapak kaki Mak Asiah menginjak

batu; Zainab mengangkat mukanya seraya berkata,"Itu ibu datang". Saya masih dalam kebingungan, Zainab lalu ke hadapan sata menyambut kedatangan ibunya. Ketika sampai ke beranda dia berkata, "Ini Bang Hamid telah datang". Mak Asiah masuk dengan gembira, seraya berkata, "Sudah lama, Mid?" "Baru sebentar ini, Mak", jawabku. Saya disuruhnya duduk, Zainab dengan segera pergi ke belakang memasak kopi sebagaimana kebiasaannya.***

Tidak Seirama BEBERAPA alat musik yang dimainkan dalam sebuah group musik bila tidak seirama, jelas akan menghasilkan nada sumbang. Ketika nada sumbang terjadi, pasti siapa yang mendengar alunan nada atau irama yang dimainkan secara berkelompok itu tidak mau mendengarkannya, karena tidak mengena dan membosankan. Untuk menghasilkan nada yang seirama di antara beberapa alat musik yang dimainkan itu, setiap orang tentunya harus telaten memainkannya. Misalnya, seorang pemain gitar (gitaris) harus bisa berkolaborasi dengan pemain drum (drummer) atau sebaliknya untuk menghasilkan nada yang seirama dalam mengiringi sebuah lagu atau sekedar

: H. Basrizal Koto : H. Ahmad Zulkani : Sofialdi : Aldi Samjaya : Nando K Tamba : Yon Erizon : Fery Heri Yanto : Jhoni Firdaus

alunan musik Apabila sudah terjadi kolaborasi yang baik, jelas apa pun alat musik yang dimainkan oleh setiap ahlinya akan menghasilkan suatu irama yang enak didengar. Dengan demikian, beberapa orang yang tergabung dalam memainkan alat musik (group musik) itu akan disenangi dan pasti dicari oleh banyak orang, seperti group band papan atas. Dalam urusan bernegera sebenarnya, juga bisa mencontoh tata cara dalam memainkan beberapa alat musik itu. Intinya, setiap pemangku jabatan yang ada di dalam kalangan eksekutif dan legislatif harus seirama pula dalam menyukseskan program pemerintah yang tujuannya untuk mensejahterakan

masyarakat. Seirama dalam mengawasi dan menjalankan roda pemerintahan, sehingga tercipta pemerintahan yang bersih. Asalkan tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat, pemangku jabatan jangan merasa ego untuk mempertahankan pendapat masingmasing dalam menyukseskan program pemerintahan. Lebih baik, para pemangku jabatan penting lebih mengedepankan kebersamaan, kerjasama yang baik sesuai dengan tugas dan wewenang yang dimiliki. Berkolaborasi dalam memecahkan persoalan dengan cara mengurangi perselisihan pendapat, mengurangi menghujat orang lain dan lebih baik

Sekretaris Redaksi: Nurhaida, Koordinator Liputan: M Syahdan, Redaktur : Amri, Sofyan, R Ghafur, Arment, Andi, Afrizal, Didik Yulianto, Yuri B Trisna, Ramli. Redaktur Foto: Tundra Laksamana, Cecep (fotografer), Redaktur Khusus Mingguan: Apsek Apriadi, Lili Lestari, Reporter : Eddy S, Ali Mahmud, Tito S, Nana Marlina, Zaki Setiawan, Manager Produksi: Dhani Rahmat, Pracetak/Layout: Irpan Husein Lubis (Koordinator), Mardius, Elvient, Dieky, Hendri, Novrizal ,Grafis: Dimas Firman, Kabiro Batuaji : Nikolaus Ngao Perwakilan Tanjungpinang: Wendri Yepis (Kepala Perwakilan), Indra Helmy (Kabiro Redaksi), Reza Pahlevi, Darul, Sherly, Rudi Yandri, Sutana (Fotografer), Rusmadi, Marzuki (Sirkulasi) Perwakilan Bintan: Azwardi (Kepala Perwakilan), Indra Helmy (Kabiro Redaksi) Yendi, Edy. Perwakilan Karimun: Hengki Haipon (Kepala), Kamed, Ilham, Abdul Gani, Reni. Perwakilan Natuna: Syafaruddin (Plt.Kepala), Perwakilan Lingga : Asfanel (Kepala Perwakilan), Jepri. Perwakilan Anambas: Mahyuddin (Plt. Kepala), Jakarta: Syafruddin AL (Kepala Perwakilan), Djamalis Djamin, Syafril Amir. Perwakilan Iklan Jakarta: Basko Group, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. H1-2 Kuningan, Jakarta 12920, telp: 021-5250868, faks: 021-5273310, Alamat Redaksi: Jl Yos Sudarso, No 9, Batuampar-Batam, Telp (0778) 427000 (hunting) Fax (0778) 427784. Website: www. haluankepri.com, E-mail: redaksi@haluankepri.com

mencarikan solusi adalah cara terbaik yang bisa dilakukan. Apabila itu, terjadi, kita yakin semua persoalan bisa diselesaikan.

Ramli

Wartawan Haluan Kepri

Accounting: Safa, Kasir: Ririen, Adm: Zubaidah, Kabag Sirkulasi: Prismar Joni, Adm Sirkulasi: Richi, Staff Collector: Paruhum Nst. Tarif Iklan : Full Colour : Rp. 25.000 / mm kolom, Produk BW Rp. 10.000 / mm kolom, Spot Colour Rp. 20.000 / mm kolom, Display Rp. 11.000 / mm kolom, Sosial BW Rp. 8.000 / mm kolom, Sosial Full Colour Rp. 15.000 / mm kolom, Iklan Mini (Max. 1 kolom x 50mm) :Rp. 100.000/1 kali muat, Iklan Baris :Rp. 10.000/baris. Percetakan: Mardius C (Kepala), Evilius, Mulya Perbawa, Asnil Lubis, Isman, Repro: Zulfahmi,M.Rafi, Fadli, Packing: ,Hendi, Dicetak Oleh PT Cerya Riau Mandiri Printing.

Wartawan HALUAN KEPRI dilarang meminta dan menerima apapun dari nara sumber dan dalam bertugas selalu dibekali dengan identitas dari perusahaan


Kamis, 23 Juni 2011

SAMBUTAN Walikota Tanjungpinang Sur- LAPORAN dari Kepala BLH Kota yatati A Manan pada pembukaan lomba. Tanjungpinang Yahya Arief.

WALIKOTA dan sejumlah Kepala SKPD serta undangan.

6

WALIKOTA berbincang dengan salah seorang siswa peserta lomba menggambar.

BLH Tanjungpinang Dalam Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia MEMPERINGATI Hari Lingkungan Hidup se-dunia 2011, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tanjungpinang menggelar lomba mewarnai tingkat TK/RA, menggambar tingkat SD/MI, pidato tingkat SMA/MA/SMK dan kreasi daur ulang tingkat sekolah, PKK dan umum. Lomba tersebut dilaksanakan pada tanggal 19 Mei di Pinang Marina, jalan Gudang Minyak

Tanjungpinang. Adapun peserta yang mengikuti lomba tersebut yaitu, lomba mewarnai berjumlah 66 orang, lomba menggambar sebanyak 76 peserta, lomba pidato 16 siswa, dan lomba kreasi daur ulang diikuti 83 kelompok atau berjumlah 166 orang. Kegiatan ini dilaksanakan Untuk meningkatkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekeli-

WALIKOTA bersama Kepala BLH melihat hasil karya salah satu peserta.

ling serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Penyerahan hadiah disejalankan dengan arak-arakan piala Adipura keliling Kota Tanjungpinang Rabu (8/6), dimulai di lapangan Pamedan jalan Ahmad Yani. Adapun para pemenangnya juara 1 lomba sekolah berbudaya dan berwawasan lingkungan (Adiwiyata) dari SDN 005 Tanjungpinang

Timur, SMPN 7, SMAN 1, juara 1 lomba kreasi daur ulang diraih oleh Bramanto dan Ahmad Ari S asal siswa SMKN 3, juara 1 lomba pidato Adjudian Syafitra dari SMAN 1, juara 1 lomba menggambar Vanessa Wiston Phang dari siswa SDN 008 Tanjungpinang Barat dan juara 1 lomba mewarnai Aura Garizah Sadiya asal TK Pembina. Esoknya, Kamis (9/6) kegiatan

LOMBA pidato tingkat SLTA.

dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan beserta sejumlah Kepala SKPD dan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) sebanyak 1.000 batang bibit pohon di hutan lindung Bukit Kucing sebanyak 200 batang dan sisanya di wilayah km 8 atas. Kegiatan penanaman tersebut merupakan rang-

kaian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup se-dunia bertemakan “Forests: Nature at Your Service�. Hari Jum'at (10/6), BLH melakukan uji petik emisi kenderaan roda empat yang dipusatkan dilapangan Pamedan, jalan Ahmad Yani. Foto: BLH Kota Tanjungpinang Narasi: Reza Fahlepi

HASIL karya peserta lomba.

DARI kanan: Sekdako Tanjungpinang Tengku Dahlan, Kepala BLH, Yahya Arief, FOTO bersama panitia. Suryatati A Manan, Wan Fadzilla dan anggota DPRD Kota Tanjungpinang Zarnizar..

WALIKOTA bersama Kepala BLH Yahya Arief menanam bibit pohon.

WALIKOTA bersama anggota Pramuka dan unsur FKPD.

WALIKOTA bersama panitia.

WALIKOTA beserta unsur FKPD dan Ketua DPRD Tanjungpinang menyalami peserta lomba.

WALIKOTA dan Wakil Walikota bersama pemenang lomba mewarnai.

YAHYA Arief bersama pemenang lomba pidato.

CMYK

STAF BLH melakukan uji emisi kenderaan roda empat.


S A M B U N G A N

7 Kamis, 23 Juni 2011 Sambungan dari hal.1

Distributor Bintan Cuma Mampu Beli Gula Impor 300 Ton

Kepri Jalur

CECEP/HALUAN KEPRI

WAKIL GUBERNUR Kepri HM Soerya Respationo didamping Dirjen Kesbang Kementerian Dalam Negeri memukul gong tanda dibukanya rapat koordinasi komunitas intelijen daerah di Hotel Harmoni One, Batam Centre, Rabu (22/6). "Kita menitikberatkan pada arus masuk, baik di pelabuhan maupun bandara. Karena itu razia sering dilakukan, salah satunya razia KTP. Pemerintah juga memperketat pembuatan KTP, sekarang membuat KTP harus punya surat pindah dari daerah asalnya," kata Fauzi. Selain memantau kegiatan terorisme, Kominda juga konsen dalam memantau kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan gejolak, keamanan dan SARA. Menurut Fauzi, salah satu wilayah di Provinsi Kepri yang beberapa waktu pernah menjadi lalu lintas teroris adalah daerah Malang Rupat, di Kabupaten Bintan. Lalu lintas ini digunakan teroris dari daerah-daerah di Indonesia, seperti Jawa menuju Malaysia. Rakorda Kominda diikuti 80 peserta yang berasal dari Kominda tingkat Kabupaten/Kota serta tingkat provinsi di Provinsi Kepri. Kegiatan dibuka oleh Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Soerya Respationo yang ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan laptop kepada 12 Kominda Provinsi Kepri. Fauzi menjelaskan, Rakorda Kominda dilakukan untuk meningkatkan konsolidasi dan sinergi antar anggota, guna mengantisipasi berbagai persoalan dan potensi ancam-

Sambungan dari hal.1

"Tugas kita sudah selesei. Mau diapakan Arifin, apakah ditahan atau tidak, coba tanyakan langsung kepada pimpinan Kejari Tanjungpinang," ujarnya. Sementara itu, pantauan Haluan Kepri di lapangan, proses penyerahan tersangka Arifin beserta berkas dan BB-nya berjalan aman dan lancar. Kedatangan beberapa orang anggota Satreskrim Polres Tanjungpinang, disambut oleh Jaksa Herlambang. Sekitar pukul 15.00 WIB, tersangka Arifin yang tidak dikawal terlalu ketat itu, keluar dari ruang pemeriksaan Kejari Tanjungpinang. Ketika dicegat wartawan, Arifin kaget dan kebingungan. Namun, hal itu tidak berlangsung lama, Arifin beserta supir yang didampingi salah seorang pegawai kejaksaan, langsung menuju mobil tumpangannya, jenis Toyota hitam dengan bernomor polisi BP 1226 TJ. "Ditahan atau tidak tanyakan saja sama pimpinan

Sambungan dari hal.1

seperti kasus Ruyati," kata Zainul di Mataram, Rabu (22/6). Sementara itu, Kepala BP2TKI NTB I Komang Subadra mengatakan kasus Edi Saputra masih dalam proses banding. Edi yang dituduh membunuh warga Malaysia itu sudah menjalani dua tahapan peradilan. Oleh Mahkamah Tinggi, dia divonis hukuman mati dengan cara digantung. Saat ini, dia menambahkan, Konsulat Jenderal RI yang telah mengontrakkan pengacara terus mendampingi Edi dalam proses banding di pengadilan. "Itu kasus lama yang saat ini masih dalam proses banding di pengadilan. Tapi, kami tetap berkoordinasi dengan konsulat kita di Kucing, Malaysia," kata Subadra

Sambungan dari hal.1 pada Pemerintah Provinsi Kepri. “Jika dibandingkan dengan tahuntahun sebelumnya, laporan keuangan Provinsi Kepri tahun 2010 merupakan yang terbaik. Kami memberikan opini wajar tanpa pengecualian,” kata Sutrisno dalam sidang paripurna istimewa DPRD Kepri, Rabu (22/6). Berdasarkan catatan BPK, opini yang BPK berikan kepada Pemprov Kepri pada tahun anggaran 2005 tercatat disclaimer. Sedangkan pada tahun 2008 hingga 2010 Pemprov Kepri mendapat opini Wajar Dengan Pengecualiaan (WDP). BPK meminta kepada Pemprov Kepri untuk dapat terus mempertahankan sistem pengelolaan keuang-

an yang terjadi di Provinsi Kepri. "Koordinasi ini juga sebagai sarana tukar informasi, data dan pengalaman dalam keintelijenan di Provinsi Kepri," ujarnya. Dalam sambutannya Soerya Respationo mencontohkan, persoalan terorisme tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan straight force (kekuatan militer) belaka. Karena terbukti keberhasilan dalam menemukan satu jaringan teroris justru memunculkan teroris-teroris baru. Namun penyelesaian juga harus mampu melumpuhkan hingga ke akar-akar terorisme itu sendiri. Soerya Respationo mengatakan berbicara tentang intelijen, tidak hanya tentang pertahanan dan keamanan, tetapi menyangkut semua bidang kehidupan, mulai dari ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan dan keamanan. Suatu bidang yang tidak sederhana dengan kompleksitas tinggi dimana tingkat interdepedensinya makin lama makin dirasakan. "Perubahan watak otoritarian menjadi pemerintahan yang demokratis, pada akhirnya menuntut intelijen kita untuk melakukan perubahan yang sesuai dengan watak zaman," ujar Soerya. Karena itu dituntut kejelian dalam memperoleh

informasi, kecerdasan dalam mengolahnya dan kearifan menentukan langkah penggunaanya. Seperti dalam menyelesaikan persialan terorisme. Persoalan tersebut tidak bisa dipecahkan hanya melalui pendekatan strike force, karena hanya akan memunculkan teroris-teroris baru, persis seperti memutar jaringan-jaringan sosial dan ekologis terorisme. Langkah yang terbaik yaitu dengan mengubah struktur jaringan sosial dan ekologis hingga akar terorisme dapat terlumpuhkan. Di akhir sambutannya, Soerya berharap Rakor Kominda dapat menghimpun berbagai arus pemikiran utama dari berbagai kalangan guna merumuskan kebijakan yang tepat dalam penanganan masalah baik yang sedang ataupun akan dihadapi di Provinsi Kepri. Begitupun keberhasilan dalam menyelesaikan tugas negara, makna mengenali musuh sama pentingnya dengan mengenali diri sendiri. Bahkan kemampuan untuk memahami diri sendiri, menurut Soerya, jauh lebih penting dibanding mengenali musuh. "Air beriak tanda tak dalam, air tenang menghanyutkan, kita teriak masalah makin dalam, kita tenang masalah terselesaikan," ujar Soerya dalam pantunnya. (pti/wan)

Arifin Diserahkan Kejari. Saya mau shalat dulu," kata tersangka Arifin sambil tergesagesa memasuki mobil. Hingga berita ini diturunkan, Haluan Kepri belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak Kejari Tanjungpinang, apakah Arifin ditahan atau tidak. Kasus yang menimpa Arifin ini bermula dari laporan korban bernama Nurhasanah. Nur yang mengaku sebagai kerabat Arifin, meminta bantuan kepada Arifin yang saat itu masih menjabat sebagai Plt Sekda Provinsi Kepri untuk memasukkan lima orang menjadi CPNS dan 8 pegawai tidak tetap (PTT) di Pemprov Kepri. Untuk memuluskan rencana itu, Nurhasanah memberikan sejumlah uang kepada Arifin. Untuk satu orang CPNS, Arifin meminta bayaran Rp50 juta s/d Rp60 juta. Sedangkan untuk PTT, uang jasanya Rp10 juta s/d Rp20 juta. Total uang yang disetorkan

kepada Arifin Rp450 juta. Meski uang telah diberikan, namun semua nama yang diajukan Nurhasanah tidak diterima menjadi CPNS dan calon PTT. Kemungkinan penyebabnya karena Arifin tidak lagi menjabat Plt Sekda Provinsi Kepri pasca Pilkada Kepri 2010 yang dimenangkan oleh pasangan HM Sani-HM Soerya Respationo. Berikutnya Nurhasanah pun meminta kepada Arifin mengembalikan uang Rp450 juta tersebut. Setelah sekian bulan ditagih, Arifin akhirnya mengembalikan Rp300 juta dan menjanjikan sisanya akan dilunasi secepatnya. Namun, sekian lama ditunggu dan terus dijanjijanjikan, kesabaran Nurhasanah pun habis. Apalagi untuk menutupi uang Rp450 juta itu, Nurhasanah telah menggadaikan SK PNS ke bank. Akhirnya, Nurhanasah melaporkan masalah itu ke Polres Tanjunginang. (cw40)

Nasib TKI melalui ponselnya. Menurut Subadra, proses banding yang diajukan pengacara Edi Saputra itu kini sudah masuk tahap pengadilan Mahkamah Rayuan. Artinya, Edi masih mempunyai kesempatan untuk terbebas dari hukuman mati. Saat ini Edi masih berada dalam tahanan. Edi alias Supriadi dituduh membunuh seorang warga Malaysia. Peristiwa itu bermula ketika dia bersama sejumlah temannya memasuki wilayah Malaysia. Diduga merupakan pendatang haram, dia dikejar polisi Malaysia. Edi pun bersembunyi di rumah seorang warga setempat. Belakangan, pemilik rumah meminta dia pergi. Tak terima,

pertengkaran terjadi dan Edi membunuh sang pemilik rumah. Komang Subadra berharap kasus Edi segera mendapat ketetapan hukum dan dia dibebaskan dari hukuman mati. Sebelumnya Adi bin Asnawi, TKI asal Lombok Barat, divonis bebas dalam perkara pembunuhan. Hingga 2011 ini jumlah TKI NTB yang bekerja di luar negeri mencapai 56.160 orang. Di Malaysia Barat sebanyak 38.139 orang dan Malaysia Timur sebanyak 178 orang. Sedangkan di Saudi Arabia sebanyak 15.666 orang, Uni Emirat Arab 653, Oman 359, Yordania 243, dan sisanya, sebanyak 2.345 orang bekerja di 14 negara. (vvn)

Pengelolaan Keuangan an yang sudah baik ini. BPK juga meminta setiap rekomendasi yang disampaikan oleh BPK di tahun-tahun berikutnya dapat diperhatikan. Menanggapi pujian BPK, Gubernur Provinsi Kepri Muhammad Sani mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan prestasi bersama. Keberhasilan itu bisa dicapai kerena adanya sinergisitas yang baik antara DPRD Kepri, Pemprov Kepri dan anggota masyarakat dalam menjalankan serta mengawasi APBD Kepri 2010. “Prestasi ini berkat kerja keras DPRD, Pemprov Kepri dan masyarakat. Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tulus atas kerja sama yang sudah

terjalin dengan baik selama ini,” kata Gubernur. Tak hanya itu, Gubernur juga berpesan kepada seluruh jajaran Pemprov Kepri untuk dapat membuat terobosan baru terhadap pengelolaan keuangan di tahun yang akan datang. Sehingga, cita-cita Pemprov Kepri untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dapat terwujud. Senada dengan BPK, Gubernur juga meminta agar seluruh jajarannya untuk dapat mempertahankan prestasi ini di tahun-tahun mendatang. Caranya dengan bekerja keras dan melakukan pengawasan melekat terhadap setiap kegiatan yang melibatkan dana dari APBD.(rul)

BINTAN — Jatah gula impor dari importir Batam untuk kebutuhan Kabupaten Bintan sebanyak 1.500 ton. Namun, pihak distributor di Bintan hanya mampu membeli gula impor itu sebanyak 300 ton. Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Bintan, Dian Nusa menjelaskan, menjelang Ramadhan, Pemkab Bintan sudah mulai mempersiapkan ketersediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat. Salah satunya stok gula pasir di pasaran. Hanya saja, untuk penyediaan gula itu menghadapi beberapa kendala. "Kita akui, Bintan yang merupakan salah satu kawasan FTZ juga mengharapkan pasokan gula impor. Dari keputusan DK FTZ, gula impor itu masuk melalui importir yang ada di Batam. Dari importir diberikan kuota atau jatah untuk Bintan sebanyak 1.500 ton gula. Karena harga di atas Rp7 ribu perkilogram, pihak distributor Bintan hanya mampu membeli 300 ton saja," kata Dian Nusa, Rabu (22/6). Menurutnya, Bintan akan terjadi kelangkaan gula untuk beberapa bulan mendatang jika kuota 1.500 ton dari importir itu tidak didistribusikan ke daerah. Tidak tertutup kemungkinan, akan beredar gula dari pihak tertentu atau gula rafinasi yang seharusnya diperuntukan untuk industri. "Saat ini kondisinya memang

sulit. Gula impor rafinasi yang seharusnya untuk kalangan industri juga sudah beredar di pasaran. Harganya lebih murah dibandingkan gula dari importir. Sedangkan pihak distributor untuk mendapatkan gula impor dari importir Batam sulit. Dalam hal ini, seharusnya pihak importir bertanggungjawab untuk mendistribusikan gula impor itu ke Bintan. Karena pihak importir kan sudah ada memberikan jaminan mencapai Rp500 juta," jelasnya. Dian Nusa berharap, untuk ke depan gula impor sebaiknya dimasukan langsung ke Bintan sebagai kawasan pelabuhan bebas (FTZ). Impor gula tidak mesti melalui importir Batam. Sehingga harga gula impor yang diterima distributor bisa tercapai dengan kemampuan pedagang. Jika melalui importir, tentu harus ada pengeluaran tambahan berupa jasa transportasi. "Kondisi saat ini saya yakin ada gula impor rafinasi yang beredar di pedagang. Gula impor itu diduga masuk melalui pihak tertentu di luar daerah Bintan," Dian Nusa. Ketua BPK FTZ Bintan, Mardhiah mengatakan, gula impor yang masuk ke Bintan hanya berasal dari Batam yang dikelola oleh importir. "Untuk distribusinya ke Bintan disesuaikan dengan jatah yang sudah ditentukan. Pihak distributor di Bintan yang akan membeli ke im-

portir," sebutnya. Pada kesempatan terpisah Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Yudi Kurnain mensinyalir jatah gula impor untuk Bintan dan Karimun berpotensi diselewengkan oleh pihak-pihak tertentu. Melihat kebutuhan Karimun dan Bintan dengan jumlah penduduk yang demikian, rasanya kuota yang diberikan masing-masing sebanyak 1.500 ton terlalu kebanyakan bagi kedua daerah tersebut. Jika memang kuota gula impor untuk Karimun dan Bintan tersebut benar-benar diselewengkan untuk keperluan Batam, maka kuat dugaan telah terjadi kolusi sejak awal. Kendati tujuannya untuk kepentingan masyarakat, tapi dalam kolusi ini ada pihak lain yang diuntungkan dan itu telah masuk ke dalam pasal-pasal korupsi. Karena itulah, keberadaan gulan impor ini perlu mendapatkan pengawasan yang ketat agar tidak diselewengkan. Pantauan di Batam harga gula di sejumlah pasar kota ini dalam tiga hari terakhir telah mulai turun. Pekan lalu harga gula eceran di Batam Rp9.500 sampai dengan Rp10.000 per kg. Namun kini telah turun ke level Rp8.500 sampai dengan Rp9.000 per kg. Harga gula turun disebabkan 700 ton dari 6.000 ton kuota gula impor untuk Batam telah mulai beredar di pasaran. (yen/erz)

Malinda Sedih Kedua Payudaranya Diangkat J A K A R T A — Malinda Dee, tersangka kasus penggelapan dana nasabah Citibank telah menjalani operasi untuk mengetasi radang di payudaranya. Kondisi kesehatannya memang sudah membaik, namun saat ini Malinda shock dan sedih. Wajar saja, karena kedua payudaranya diangkat. "Dua-duanya diangkat habis, jadi sekarang payudaranya rata karena dua-duanya diangkat," kata rekan dekat Malinda, Vivi Buntaran, Rabu (22/6). Vivi yang juga seorang artis ini mengaku belum bertemu Malinda setelah operasi pengangkatan payudara dilakukan pada SeninSelasa 20-21 Juni. Namun pelakon yang kerap bermain di film-film horor ini telah berteleponan dengan Malinda. "Anaknya kan ada di rumah sakit, jadi kita komunikasi lewat handphone anaknya itu. Dia cerita sekarang sedih karena dia kan perfeksionis," kata Vivi. Vivi mengatakan, operasi pengangkatan payudara itu dilakukan demi kesehatan Malinda. Jika tidak dilakukan, lama-lama justru akan membuat kesehatan perempuan tersebut makin terpuruk.

Sambungan dari hal.1

Khitanan massal merupakan kegiatan sosial yang sangat baik. Di sini yang ikut ada sekitar 145 anak. Mereka dibantu untuk melaksanakan salah satu kewajiban sebagai seorang Muslim," ucap Ellen saat dijumpai di MNCTV, Jl Pintu II TMII, Jakarta Timur, Rabu (22/6). Antusiasme memang sangat terlihat dari Miss Indonesia yang cakap menggunakan bahasa Inggris, Spanyol, dan Mandarin ini. Maklumlah, karena kegiatan ini merupakan

Sambungan dari hal.1

Sedangkan vonis empat terdakwa lainnya Ni Luh Mariani, Sutanto Pranoto, Suwarno dan Matheos Pormes dilakukan lebih awal. "Menyatakan terdakwa satu, dua, tiga dan terdakwa empat terbukti melakukan tindak pidana korupsi," kata Ketua Majelis Hakim, Eka Budi, saat membacakan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (22/6). Selain hukuman pidana penjara, Hakim juga menghukum Panda cs dengan membayar denda masingmasing sebesar Rp50 juta dengan ketentuan jika tidak mampu membayar diganti pidana kurungan tiga bulan. Menurut majelis hakim, hal yang meringankan para terdakwa bersikap sopan, koorporatif dalam persidangan, mengabdi pada negara, memiliki masalah kesehatan, memiliki tanggungan, tidak pernah dihukum dan untuk terdakwa 1 Panda masih dibutuhkan pemikiran dan pengalamannya untuk kemajuan hukum di Indonesia. Sementara yang memberatkan terdakwa tidak menerapkan unsur ketidak hatihatian dalam menjalankan tugas dan merusak citra DPR . Hukuman ini jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yakni selama tiga tahun penjara dan denda Rp150 juta subsider 6 bulan kurungan. Sedangkan hukuman terhadap Engelina Pattiasina, M Iqbal,

"Jadi saatnya sih pas ya, soalnya kalau ditunda lagi nggak bagus juga untuk kesehatan dia. Jadi sekarang tinggal masa pemulihan," kata Vivi. Sebelumnya polisi mengatakan, payudara Malinda yang dioperasi hanya sebelah. Operasi Malinda di RS Siloam berjalan sekitar enam jam. Malinda masih akan dirawat selama sekitar dua minggu untuk pemulihan. Selain peradangan, dokter juga menemukan tumor jinak di payudara Malinda Dee. Itu sebabnya, kedua payudaranya harus diangkat total. "Ternyata dokter menemukan ada tumor jinak, jadi diputuskan untuk diangkat duaduanya," ujar Vivi Buntaran. Vivi mengatakan, saat ini kondisi Malinda sudah jauh lebih baik dari sebelum dioperasi. Tim dokter menunggu luka-luka operasi mengering dan kondisi Malinda benar-benar pulih. "Sek arang kondisinya sudah bagus, tapi b e l u m b i s a p ul a n g d a r i r u m a h sakit," kata Vivi. Selain tumor jinak, pengangkatan payudara juga dilakukan karena Malinda menggunakan silikon cair untuk memperbesar

payudara. Silikon itu kini sudah menyatu dengan jaringan-jaringan payudara sehingga tidak bisa lagi dipisahkan dan diambil. "Silikon cair itu kan jahat, jadi harus dihilangkan. Makanya diangkat semuanya itu," kata pelakon yang wajahnya sering muncul di majalah pria dewasa ini. Sementara itu Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (22/6) mengatakan, kondisi mantan pegawai Citibank itu mulai membaik. Jika tak ada halangan, sore ini Malinda bisa langsung dibawa ke ruang perawatan. "Alhamdulillah kondisinya membaik, nanti kalau sore ini kalau memang baik, dia akan keluar dari ICU dan akan ditempatkan di ruang rawat inap di siloam. Memang hasil operasinya bagus, lancar," jelas Anton, kemarin. Untuk biaya, Anton mengatakan hal itu ditanggung keluarga Malinda. Karena pihaknya telah mempunyai asuransi. "Kalau soal biaya itu ditanggung sendri. Karena itu masalah asuransi dan sebagainya. Itu kan masalah kosmetik yang bersangkutan mau menyadarinya," imbuhnya. (dtk)

Hadiri Khitanan keikutsertaannya yang pertama dalam kegiatan sosial sebagai Miss Indonesia 2011. "Ini adalah kegiatan sosial pertama setelah terpilih menjadi Miss Indonesia 2011. Tadi ada anak yang nangis dan teriak. Ikut kasihan juga, tapi ya hidup kan nggak bisa lurus atau senang terus, pasti ada sakitnya. Makanya tadi ikut menenangkan mereka. Supaya gak nangis dan sedih," lanjut dara kelahiran 8 Juni 1990 ini. Lebih lanjut, Sang Nyoman Su-

wisma selaku Direktur Utama MNCTV menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan MNCTV Peduli sebagai bentuk kepedulian sosial, sekaligus menyalurkan amanat pemirsa yang dikirimkan melalui MNC Peduli. "Semoga acara seperti ini bisa berjalan secara rutin, agar dapat meringankan beban masyarakat, khususnya kaum dhuafa, mengingat biaya khitan yang makin mahal," ujar Sang Nyoman Suwisma. (kpl)

Panda Cs dan Budiningsih, juga lebih ringan dibanding tuntutan jaksa 2,5 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider 4 bulan penjara. Panda Lapor ke MA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis 17 bulan tahun kepada terdakwa kasus cek pelawat asal PDI Perjuangan, Panda Nababan. Atas vonis tersebut, Panda akan melaporkan hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang menghukumnya bukan berdasarkan bukti-bukti. "Jadi yang saya mau tanya dari ketua majelis sendiri Eka Budi Prijanta terkait pengakuan dari Fadilah yang dimanipulasi hakim. Saya sedih. Bagaimana dua hakim tadi, Andi Bahtiar dan Budi memberikan jawaban itu rupaya berdasarkan voting dan kemudian jaksa Rum menanya Dudhie apa dan kemudian tadi saya dikatakan tidak pernah menerima, tidak pernah mencairkan. Betul-betul dizalimi," paparnya. Sebab itu, ia akan mengadukan masalah ini ke MA. "Saya akan melaporkan hakim yang tidak benar ini ke Badan Pengawas Mahkamah Agung, ini hakim karier saya kecewa sekali. Saya tidak menuduh hanya mengungkapkan fakta. Orang yang mencari kebenaran otomatis akan banding apalagi hakim Andi dan Made menyampaikan secara

lugas," jelas Panda. Vonis Beda Tipis Vonis Panda Nababan Cs dan Agus Condro yang hanya berselisih dua bulan mendapat kritikan. "Vonis untuk Panda terlalu ringan, hakim seharusnya melihat hal yang memberatkan tersangka selama menjalani proses hukum. Apalagi terdakwa adalah anggota DPR aktif," kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz. Nah, bila dibandingkan dengan vonis Agus Condro, mantan politisi PDIP yang diganjar 15 bulan penjara, tentu vonis bagi Panda menyesakkan. Apalagi Agus adalah whistle blower yang mengungkap kasus itu. "Irasional sekali, perbedaan hukuman antara peniup peluit dengan terdakwa lain seperti Panda hanya berjarak 2 bulan. Ini benarbenar mencabik keadilan," kecam Donal. Donal menilai, hakim seolah menafikkan pentingnya peran sang peniup peluit. Bisa dibayangkan kasus suap ini tidak akan terbongkar tanpa nyanyian Agus Condro. "Seolah tidak ada bedanya sang peniup peluit dengan tersangka lainnya. Ke depan sosok-sosok peniup peluit ini akan semakin langka," sesalnya. Agus Condro menguak kasus ini saat diperiksa KPK dalam kasus aliran dana BI yang diduga melibatkan anggota DPR. Nyanyiannya membuatnya dipecat dari PDIP. (dtc/vvn)


CMYK

Kamis, 23 Juni 2011

EDI Pribadi dan staf pegawai pada saat rapat Banmus

LAMEN Sarihi memimpin rapat Banmus untuk penetapan pembentukan panja

8

KETUA Dewan Lamen Sarihi dan Wakil Ketua DPRD Bintan Djoko Zakaria berdiskusi dengan Sekwan Edi Pribadi soal pembentuk panja

DPRD Bentuk Panja Bahas LHP BPK

APRI Sujadi dan Daeng M Yatir usai rapat Banmus

BERDASARKAN hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus), DPRD Kabupaten Bintan membentuk panitia kerja (Panja), Rabu (22/6). guna membahas laporan hasil pemeriksaan (LHP) penggunaan anggaran tahun 2010 dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Pembentukan Panja pembahasan LHP BPK itu dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Permendagri nomor 13/2010. Meskipun dalam ketentuan

ANGGOTA dewan asal Partai Demokrat Misyanti dan Ketua Fraksi PDI-P Trijono

WAKIL Ketua DPRD Bintan Djoko Zakaria dan Sekwan Edi Pribadi

pembentukan Panja itu 3 minggu setelah penerimaan LHP, tapi DPRD Bintan membentuk lebih awal. Pembentukan panja dalam rapat paripurna internal dewan itu dipimpin oleh Ketua DPRD Lamen Sarihi di dampingi Wakil Ketua Djoko Zakaria dan Apri Sujadi serta dihadiri sejumlah anggota dewan yang tergabung dalam Banmus. Narasi : Yendi Foto : Yendi/Humas DPRD Bintan

KETUA Fraksi PDI-P Trijono menyampaikan pendapat

KETUA Fraksi Golkar Yurioskandar dan anggota dewan asal PKS, Muttaqin Yaser

WAKIL Walikota Batam Rudi, SE bersama santri TPQ sebelum wisuda

WAKIL Walikota Batam Rudi, SE mewisuda santri TPQ.

IBU Wawako bersama santri TPQ

Wawako Batam Hadiri Wisuda Santri WAKIL Walikota Batam Rudi, SE dan istri bersama pengurus TPQ.

WAKIL Walikota Batam Rudi, SE, MM berkesempatan menghadiri wisuda santriwan dan santriwati se-Kecamatan Batuaji, Minggu (29/5) di Masjid Al Kausar Kecamatan Batuaji. Dalam kegiatan yang sama, pada hari Minggu (11/6) Rudi hadir di Masjid Al Mukmin Kecamatan Lubuk Baja. Rudi berharap para santri nantinya menjadi anak soleh, solekhah dan berbakti kepada kedua orang tua serta menghormati para pendidiknya. Pada kesempatan tersebut tak lupa Rudi memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pendidik yang telah memberikan ilmunya kepada santriwan dan santriwati yang telah diwisuda. Foto Humas Pemko Batam Narasi : Humas Pemko Batam/nana

WAKIL Walikota Batam Rudi, SE berbincang dengan pengurus TPQ.

WAKIL Walikota Batam Rudi, SE mewisuda santri TPQ.

CMYK


CMYK

CMYK

BATAM

Kamis, 23 Juni 2011

www.haluankepri.com

9

Disperindag Razia di Pasar Tos 3000

Puluhan Timbangan Disita Titin Tolak Pemindahan SMKN 7 TANJUNGPINANG — Penolakan pemindahan pembangunan gedung SMKN 7 oleh Provinsi Kepri dari Kampung Belian ke Rempang Cate, Galang, juga datang dari DPRD Kepri. Pemindahan tersebut, dinilai sangat dipaksakan dan dikhawatirkan tidak akan memberi hasil memuaskan ke depannya. "Secara pribadi saya tidak setuju dengan rencana pembangunan SMKN 7 yang direncanakan akan dibangun di Titin daerah Rempang Cate tersebut. Karena lokasinya tidak memungkinkan orang luar untuk bersekolah di sana, karena beratnya akses untuk mencapai lokasi tersebut," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kepri Titin Nurbaini SAg, Rabu (22/6). Menurut politisi Partai Demokrat ini, untuk dapat mencapai lokasi pembangunan SMKN 7 di Rempang Cate, dari jalan utama Barelang maka harus masuk lagi sejauh dua kilometer dengan melalui jalan tanah. Di samping itu, pemerintah juga akan dibebankan dengan kelengkapan infrastruktur lain seperti listrik dan lainnya. hal.10

Titin Tolak

JODOH — Puluhan timbangan milik pedagang di Pasar Tos 3000 disita oleh petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam saat menggelar razia, Rabu (22/6) mulai pukul 09.30 WIB. Timbangan tersebut dianggap sudah tidak layak pakai sehingga berpotensi merugikan konsumen. Kepala Seksi Meteorologi Disperindag Kota Batam Tarmin mengatakan, razia ini sengaja dilakukan karena disinyalir hanya sekitar 30 persen saja pedagang di Pasar Tos 3000 yang telah melakukan tera ulang timbangannya. Pemeriksaan dadakan yang dilakukan aparat membuat kaget para pedagang yang rata-rata baru membuka kios mereka. Dalam razia itu Disperindag menyita sedikitnya 30 timbangan. Para pedagang yang timbangannya disita petugas, diberikan surat panggilan untuk dimintai keterangan serta diminta untuk melakukan tera ulang, Jumat (24/6)

besok di Kantor Disperindag Batam. "Razia ini dilakukan karena hanya sebagian kecil pedagang di sini yang telah melakukan tera ulang," kata Tarmin. Kata dia, razia juga bertujuan untuk mencegah masuknya timbangan ilegal tanpa izin resmi dari Disperindag. Timbangan ilegal, kata dia, dapat merugikan tidak hanya pedagang dan pembeli, tetapi juga merugikan negara. Setiap timbangan yang hendak dipakai berdagang ataupun

Puluhan Timbangan

PERIKSA TIMBANGAN — Seorang petugas Meteorologi Disperindag Kota Batam memeriksa timbangan pedagang di Pasar Tos 3000, Jodoh, Rabu (22/ 6) saat berlangsungnya razia. Puluhan timbangan milik pedagang yang sudah tidak layak pakai disita petugas.

hal.10

2011, Ribuan TKI ke Malaysia Via Kepri BATAM — Ketua Umum Komite Anti Traffiking dan Hak Azasi Manusia (KAT dan HAM), Ilhamsah Purba menyatakan, sepanjang tahun 2011 ini, ada belasan ribu orang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diberangkatkan ke Malaysia untuk dijadikan 'pembantu' melalui Kepri. Diperkirakan, jumlah itu akan terus

bertambah, baik pengiriman TKI yang melalui pengiriman legal maupun ilegal. "Secara legal, pemerintah tentunya tidak akan repot untuk mengetahui jumlah TKI yang dikirimkan. Tetapi bagaimana pengiriman yang dilakukan secara ilegal," ujar Ilhamsah Purba kepada wartawan di sela-sela menelusuri

kasus enam pembantu rumah tangga (PRT) yang melaporkan PT Tugas Mulia ke Polsek Lubukbaja, kemarin. Menurutnya, jumlah TKI yang diterimanya dari Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Provinsi Kepri untuk lima bulan saja ada sebanyak 2.563 orang. Ke-

semua TKI itu sudah dikirim yang diperoleh dari Kartu Tenaga Kerja Ke Luar Negeri (KTKLN). "Data ini sulit akan diperdebatkan. Namun yang menarik untuk diperhatikan dan diawasi adalah pengiriman 2011, Ribuan

hal.10 CECEP/HALUAN KEPRI

Kasus PRT yang Disiksa di Penampungan

Polisi Masih Kumpulkan Keterangan dan Bukti LUBUKBAJA — Kanit Reskrim Polsekta Lubuk Baja Iptu Chrisman Panjaitan menyatakan, polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan

CMYK

dari para saksi terkait kasus penyiksaan enam pembantu rumah tangga (PRT) yang ditampung PT Tugas Mulia di Tanjunguma. Polisi kata, dia,

akan melakukan uji silang dari kedua pihak untuk mengetahui apakah ada pelanggaran hukum. "Kita masih mengumpul-

kan bukti dan keterangan dari para saksi," kata Chrisman, Rabu (22/6). Mengenai ada PRT yang dilaporkan meninggal selama

CMYK

di penampungan, dan telah dipulangkan ke daerah asal-

Polisi Masih

hal.10


METRO BATAM

10 Kamis, 23 Juni 2011

Cegah Konflik Lewat Penguatan Kerja Sama Ekonomi di Wilayah Perbatasan

APS Serahkan 120 Paket Sembako

Oleh: DR H Syamsul Bahrum, PhD SETIAP negara selalu berada dalam posisi saling berbatasan dengan negara lain di samping juga bisa berbatasan dengan "perairan internasional" yang kemudian bisa diklaim bersama sebagai hak bersama (the common belonging). Yurisdiksi teritorial bagi suatu negara ada yang dikuasai secara fisik (de facto) tetapi belum mendapat pengakuan secara legal (de jure) oleh dunia internasional, sebagaimana bisa saja suatu negara secara "de jure" memiliki hak, tetapi secara "de facto" dikuasai atau diduduki oleh negara lain. Persoalan konflik dalam perspektif perairan di Kepulauan Separately dan dari sudut pandang daratan seperti di Palestina merupakan dua contoh atas pemikiran di atas. Bagi negara yang bertetangga, potensi konflik wilayah perbatasan selalu ada, dan hanya satu cara yang terbaik yakni mealui pendekatan diplomasi dan negosiasi meskipun bisa saja melalui arbitrasi. Meskipun perang dianggap sebagai bentuk akhir dari penyelesaian konflik dan merefleksikan kegagalan pola diplomasi tetapi pendekatan ini lebih ke "zero sum game" atau "the win takes all" bukan "win-winsolution", yang pada akhirnya bisa menciptakan eskalasi konflik jangka panjang dan tidak Sambungan dari hal.9 nya, kata Chrisman, harus dilakukan penelusuran kembali mengingat peristiwa itu terjadi sudah sebulan lalu. Karena menurut keterangan dari pihak PT Tugas Mulia, penyebab kematian karena menderita sakit. Disinggung kelengkapan dokumen PT Tugas Mulia dalam menjalankan usahanya, menurut Chrisman, semua izin PT Tugas Mulia sudah sesuai prosedur yang legal. Kata dia, perusahaan tersebut memiliki izin resmi dari pemerintah serta telah diperbaharui semenjak tahun 2010. "Usaha yang dijalankan PT Tugas Mulia memiliki legalitas serta surat ijin resmi dari pemerintah dan instansi terkait," katanya.

Sambungan dari hal.9

"Awalnya direncanakan di bangun di Kampung Belian di kawsan Batam Center. Tapi entah kok dipindahkan ke daerah yang sangat jauh. Dan saya tekankan sebenarnya saya tidak setuju dengan hal ini," ujarnya. Sebelumnya, rencana pemindahan pembangunan gedung SMKN 7 juga dikritik oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Riky Indrakari. Selain dianggap tidak efektif, juga diduga sarat dengan muatan politis. "Saya melihat ini ada unsur politisnya. Jadi jangan sampai seperti kasus pembangunan SMA yang di Sagulung. Karena tadinya SMA itu rencana dibangun di Seibeduk, tapi akhirnya dibatalkan dan dipindahkan pembangunan di Sagulung. Sekarang justru

berkesudahan sehingga membutuhkan satu atau dua generasi untuk saling melupakan dan memaafkan (to forget and to forgive). Meskipun dalam peperangan kita mengenal beberapa pendekatan seperti "pre-emptive, preventive, curative and rehabilitative actions", namun "memenangkan perang" yang terbaik bagi wilayah yang berpotensi konflik adalah dengan cara "tanpa peperangan". Apalagi jika kita meyakini bisa saja suatu kekuatan memenangi pertempuran (the battle) tetapi belum tentu mampu memenangi peperangan (the war). Perang di Vietnam (USA), dan Afganistan (Soviet), Tunisia (Francis) termasuk di Indonesia (Belanda) merupakan bukti sejarah. Jika kemudian sikap yang kita ambil lebih ke-solusi diplomasi, melalui cara-cara "soft politics" yakni negosiasi yang lebih bersinergi dan membangun semangat harmonisasi dan saling menghormati (confidential building measures) pertanyaan timbul : strategi apa yang perlu dilakukan di tataran operasional? Salah satu yang paling utama adalah membangun kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan (mutual benefits) dan saling imbal jasa (mutual rewards) dan saling berbagi rasa (mutual sharing) dan saling memahami (mutual understanding) sehingga kerjasama imbal balik (reciprocal policy) diikuti dengan imbal-beli dan transaksi ekonomi. Untuk itu perlu diperbanyak interaksi institusional-sektoral di tataran pemerintahan

dan interaksi sosio-kultural di antara masyarakat di dua negara yang berdomisili di wilayah perbatasan. Untuk di wilayah Kepulauan Riau misalnya Kota Batam, pola kerjasama ekonomi lintas batas (cross border trades) antara Pulau Belakang Padang dan Bulang Lintang (BatamKepulauan Riau-Indonesia) dengan Kukup (Johor-Malaysia) bisa menjadi contoh, juga kerjasama Indonesia-Singapura dalam pengembangan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau khususnya di wilayah FTZ, termasuk dalam penyediaan gas nasional (Kepulauan Natuna dan daratan Gresik-Sumatera) ke Singapura. Hal yang sama dilakukan oleh jajaran Pemerintah (Pusat) misalnya antara TNI (Tentara Nasional Indonesia) dengan TDM (Tentara Diraja Malaysia) juga antara Polri (Polisi Republik Indonesia) dengan PDM (Polisi Diraja Malaysia) termasuk jajaran Bea dan Cukai, Imigrasi, dan bahkan kerjasama antara Kota dan Kabupaten dengan Daerah dan Bandar di Malaysia termasuk dalam konteks kerjasama makro-regional di tiga negara/trilateral seperti IMS-GT (Indonesia Malaysia, Thailand Growth Triangle), IMS-GT (Indonesia, Malaysia, Singapore Growth Triangle) atau kerjasama multi-lateral terbatas BMIPEAGA (Brunei, Malaysia, Indonesia, Philippines East ASEAN Growth Area) dalam konteks kerjasama ASEAN. Apalagi dalam konteks Indonesia, yang sebahagian besar wilayahnya berbatasan dengan sesama negara ASEAN. Insya Allah kita memahaminya.

Polisi Masih Pada kesempatan itu, Chrisman juga mengaskan bahwa pengamanan terhadap lokasi PT Tugas Mulia akan tetap dilaksanakan. Hal itu untuk menghindari terjadinya aksi anarkis dari warga. "Tugas kita mengamankan serta menyelamatkan calon TKI yang ada di sana beserta pemilik PT Tugas Mulia dan stafnya, serta menenangkan massa yang marah" katanya. Saat ini, para PRT yang rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia itu, sudah diperbolehkan tinggal di rumah kerabat mereka yang ada di Batam. "Sesuai dari permintaan, mereka kita titipkan ke tempat kerabat mereka yang ada di Batam," ujar Chrisman. Menurut informasi, para

PRT itu dijemput dan dibawa oleh pengurus Persatuan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK-NTT). Dua orang dibawa ke rumah sakit karena kondisinya yang lemah, sedang lainnya ditempatkan di rumah seorang pendeta di Batam Kota. Mengenai pemilik PT Tugas Mulia beserta stafnya sampai sekarang masih diperiksa sebagai saksi atas kejadian ini. Sejauh ini, belum ada pihak yang ditahan polisi. Seperti diberitakan sebelumnya, tak tahan mendapat siksaan fisik dari Rosna, pemilik PT Tugas Mulia, enam PRT kabur dari penampungan di wilayah Tanjunguma, Selasa (21/6) sekitar pukul 18.30 WIB. Keenam PRT asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ter-

sebut, lantas melaporkan Rosna yang selama ini menampung dan mempekerjakan mereka ke Polsek Lubuk Baja. Keenam PRT itu adalah, Yuliana Folah (40), Rasti Liu (30), Yustina (29), Rosalinda (29), Meliana (30) dan Petrus. "Kami dari kampung dijanjikan dapat gaji Rp1,2 juta perbulan. Kenyataannya, sampai Batam perbulan hanya digaji Rp600 ribu saja. Alasannya sudah dipotong untuk makan dan bayar Jamsostek," ujar Petrus ditemui di mapolsek Lubuk Baja. Apalagi Rosna, tambah Folah, sangat ringan tangan kalau sedang marah-marah. "Tak tahu kenapa dia marah. Kita semua yang jadi sasaran tinjunya," katanya. (cw48/tea)

rikan masukan yang positif kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam (Muslim B i d i n ) . K a m i a k a n m e ny u rati Gubernur Kepri, terkait rencana pembangunan SMKN 7 tersebut, agar tetap sesuai dengan rencana awal yaitu di Batam Kota," kata Riky. Kata legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, pembangunan SMKN 7 di lokasi Batam Kota tentu didasarkan pada pertimbangan aspek kompetisi, serta dapat melengkapi etos kerja anakanak. Sebab, SMKN 7 nantinya ditekankan untuk menampung anak-anak yang berprestasi. Dari segi akses informasi, SMKN 7 juga sangat dekat dengan Batam Kota. Selain itu, Pemerintah Kota Batam juga sudah siap membangun asrama

untuk anak-anak hinterland yang akan bersekolah di SMKN 7 jika dibangun di Batam Kota. Hal senada disampaikan Kepala Disdik Kota Batam, Muslim Bidin. Kata dia, pada dasarnya pihaknya tetap menolak SMKN 7 dibangun Rempang Cate. Selain dikhawatirkan tidak ada murid, akses jalan, air, listrik belum j u g a m a s u k k e l o k a s i t e rsebut. Jika dipaksakan, maka pembangunan tersebut bisa sia-sia. "Kalau sebuah SMK tanpa mempunyai akses jalan, tidak adanya air dan listrik, itu namanya mimpi. Kalau di sana mau dibangun gedung sekolah SMA, saya sepakat, tapi kalau bangun SMKN, saya sangat tidak setuju," kata Muslim Bidin. (rul)

Titin Tolak SMA tersebut tidak ada muridnya. Jadi jangan sampai kondisi SMKN 7 kalau nantinya dibangun di Rempang Cate, tidak ada muridnya. Karena tidak mungkin anak-anak di kota mau sekolah di pulau sana. Makanya saya berharap tidak ada intervensi politik dalam proyek ini," kata Riky Indrakari, Selasa (21/6). Kata Riky, untuk pembangunan gedung sekolah, memang dibiayai dari APBD Provinsi Kepri. Namun untuk kelengkapan isinya, tetap menggunakan APBD Kota Batam. Karena itu, kata Riky, pihaknya akan mengirim surat kepada Gubernur Kepri HM Sani untuk meminta klarifikasi sekaligus memberi masukan terkaita hal ini. "Kami sebagai wakil rakyat, tentunya akan membe-

ALI/HALUAN KEPRI

PERWAKILAN PT APS menyerahkan paket sembako kepada anak yatim di Kampung Bagan, Rabu (22/6) SEI BEDUK— Manajemen PT Advance Pratama Sukses (APS) dan PT Dwi Almaghada Sukses (DAS) menyalurkan bantuan berupa sembako sebanyak 120 paket, untuk warga kurang mampu dan anak-anak yatim piatu. Bantuan tersebut disalurkan di dua tempat, yaitu di 54 kepala keluarga (KK) di Kampung Nelayan Baru dan 66 KK di Kampung Bagan, Kecamatan Sei Beduk, Rabu (22/6). Masing-masing warga mendapatkan jatah sembako yang berisi telur, susu, mie instant, minyak goreng, beras dan terigu. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian manajemen PT APS dan DAS terhadap masyarakat kurang mampu, anak-anak yatim piatu, serta anakanak putus sekolah.

Pendiri PT APS, Dina dan Pendiri PT DAS, Markus Mea alias Pak Uban melalui Presiden Direktur Nurdin Aryanto mengatakan, bantuan sembako ini baru pertama kali dilakukan. Kata dia, kegiatan sosial seperti ini sudah berjalan empat tahun. "Bantuan yang diberikan oleh pihak perusahaan yang didirikan oleh Ibu Dina dan Pak Uban ini, tidak bermaksud lain selain rasa kepedulian keduanya terhadap sesama umat manusia. Oleh karenanya, dengan kelebihan yang dimiliki perusahaan, maka dapat disalurkan kepada saudara-saudara maupun anak-anak kita yang membutuhkan. Kegiatan sosial ini dilakukan secara rutin dan sudah berjalan empat tahun, menyebar ke seluruh Batam," kata Nurdin Aryanto. Kata Nurdin, selain sembako, pihak PT APS dan DAS juga memberikan bantuan untuk pembangunan tempat ibadah, bantuan kepada anak panti asuhan, maupun anak-anak sekolah. Mengingat, di Batam tingkat putus sekolah anak-anak produktif masih sangat tinggi. Usai menerima bantuan itu, Supir, Imam Masjid Darul Aman, Kampung Bagan menyampaikan terima kasih kepada pihak manajemen PT APS dan PT DAS. Hal senada dikatakan Jhon, Ketua RT08 RW08 Kelurahan Mukakuning, Kecamatan Seibeduk. Jhon mengaku cukup terharu dengan kedatangan dari pihak manajemen PT APS dan PT DAS ini. Sebab, kata dia, selama ini warga setempat masih sangat kurang mendapatkan perhatian dari pihak penguasa daerah ini. (lim)

Tingkatkan Daya Saing Melalui UMKM JODOH— Peranan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam memajukan suatu daerah sangat besar. Hal tersebut mendasari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI menggelar bimbingan teknis UMKM daerah tertinggal yang diikuti 50 pemerintah kabupaten dan kota se-Indonesia di Planet Holiday Hotel, Rabu (22/6). Kementrian PDT juga akan memberi penghargaan pada daerah yang dinilai berhasil dalam meningkatkan potensi ekonomi daerahnya. Terutama di bidang UMKM sebagai bentuk rangsangan dalam memajukan perekonomian daerah tersebut. UMKM yang mendapatkan penghargaan akan mendapat uang uang pembinaan, yaitu Rp25 juta untuk juara satu, Rp20 juta untuk

Sambungan dari hal.9 yang dilakukan secara ilegal," katanya. Dikatakan, ada sejumlah jalur yang dijadikan wilayah untuk pengiriman TKI yang secara ilegal. Dan untuk lokasi pengiriman TKI ini, katanya, sudah diketahui aparatur, bahkan bukan lagi menjadi sesuatu yang rahasia bagi masyarakat umum. "Lokasi pengiriman TKI ilegal itu ada di Tanjung Sengkuang, Teluk Mata Ikan, Memban, Tanjung Riau dan banyak lagi," ujarnya. Kata dia, untuk menangani kasus TKI ini, aparat hanya bisa menyikapi pemulangan TKI yang dilakukan secara ilegal. Sedangkan untuk pemberangkatan, katanya, aparat selalu kalah cepat dengan pengusaha yang mengirimkan

Sambungan dari hal.9

untuk digunakan sebagai alat ukur harus mendapat izin dari Metrologi Disperindag sebagai lembaga yang sah dari pemerintah. Kata Tarmin, razia akan terus digelar untuk memi-

juara dua, Rp15 juta untuk juara tiga, Rp10 juta untuk juara IV dan juara lima Rp5 juta. "Hadiah ini akan diterima oleh 5 UMKM terbaik di daerahnya, baik di bidang pertanian maupun non pertanian," ujar Yultuwu. J. Markus dari Kementerian PDT. Disebutkan Jultuwu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, tahun 2009 jumlah UMKM di Indonesia lebih dari 60 juta, yaitu 99 persen dari seluruh usaha di Indonesia. Kata Jultuwu, kegiatan ini sengaja digelar di Batam karena Batam merupakan kota tujuan utama industri, promosi investasi, perdagangan dan usaha di Indonesia. Selain itu 50 peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah dari daerah tertinggal yang akan dientaskan yang sebagian besarnya berada di Sumatra.(pti)

2011, Ribuan TKI secara ilegal. Kata Ilhamsah, tingginya tindak kekerasan yang dialami para TKI harus menjadi perhatian yang ekstra dalam proses pengiriman. Pasalnya, pemberangkatan yang dilakukan secara ilegal merupakan potensi terbesar mengalami tindakan yang tidak manusiawi. Menurut dia, KAT dan HAM sudah turun ke lokasi tempat para TKI yang bekerja secara ilegal. Dan pengalaman pahit yang diterima para TKI itu, tambahnya, tidak berani dilaporkan kedutaan. Pasalnya, para TKI ini sadar bahwa mereka juga masuk secara ielgal. "Mereka hanya diam saja, jika menerima perlakuan yang tidak manusiawi. Dan mereka hanya menganggap kejadian

yang tidak manusiawi itu suatu musibah," katanya. Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Hak Asasi Manusia (BP2HAM), Prof DR Ramly Hutabarat, mengatakan Malaysia merupakan negara dengan jumlah TKI tertinggi bermasalah. Selain itu, umumnya TKI menjadi korban mulai tindak kekerasan sampai gaji tidak dibayar. Setiap permasalahan TKI yang terjadi diakibatkan minimnya keahlian yang dimiliki. Selain itu, katanya, TKI juga kurang memahami adat istiadat dan hukum yang berlaku di daerah setempat."Banyak TKI kita yang hanya lulusan SD. Bahkan ironisnya, ada yang tidak sekolah," katanya di Batam, kemarin.(doz)

Puluhan Timbangan nimalisir kecurangan pedagang dalam melakukan transaksi dengan masyarakat. Apabila ditemukan bukti bahwa pedagang tersebut sengaja melakukan kecurangan

terhadap timbangnnya, atau menggunakan timbangan yang tidak layak pakai akan dikenakan sanksi dan denda sesuai UU No 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.(cw48)


METRO BATAM

Kamis, 23 Juni 2011

11

Terkait Limbah B3 di Dam Tembesi

Bapedalda Jangan Tunggu Lama-lama BA TAM CENTRE — Desakan agar Penyidik PNS BAT Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Batam memeriksa JS, oknum anggota DPRD Kota Batam terus mengalir. Desakan tersebut bertujuan agar kasus dugaan penimbunan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di wilayah Dam Tembesi bisa segera menemukan titik terang.

Pedagang Seken Aviari Tolak Pungutan Parkir BATAM — Para pedagang di Pasar Seken Aviari RT 01/RW 09 menolak kehadiran petugas parkir dari CV Cahaya Madani. Sejumlah petugas parkir mengenakan rompi warna coklat, lengkap dengan kartu tanda pengenal, terpaksa balik arah karena kehadiran mereka di tempat itu tak diinginkan pedagang. Haji Masri, Ketua RT 01 Pasar Seken Aviari mengatakan, warga tidak setuju adanya petugas parkir di pasar seken dengan sejumlah alasan. Pertama, kompleks pasar saat ini adalah pemukiman warga sehingga tidak memperkenankan adanya petugas parkir memungut parkir dari para pengunjung tempat usaha mereka. Kedua, kehadiran petugas parkir akan mengurangi pengunjung yang hendak berbelanja sebab pengunjung akan dibebani pungutan parkir. Ketiga, warga bersedia membayar retribusi parkir langsung kepada pemerintah dan tidak melalui petugas parkir. Kata Masri, selama delapan tahun warga yang menempati 98 ruko merasa aman tinggal dan membuka usaha. Demikian juga para pengunjung yang datang berbelanja kebutuhan juga merasa nyaman memarkirkan kendaraan. (nic)

TUNDRA/HALUAN KEPRI

TOLAK PENGGUSURAN — Spanduk menolak penggusuran dipasang warga Bukit Timur di ruas Jalan Duyung samping DC Mall, Jodoh, Rabu (22/6). Warga bertekad akan mempertahankan pemukiman mereka yang telah belasan tahun ditempati.

"Seharusnya Bapedalda Kota Batam menyambut positif izin dari Gubernur Provinsi Kepri ini dengan segera melakukan pemeriksaan terhadap JS. Harus cepat, jangan lama-lama," ujar Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam, Hos Arie Sibarani di Batam Centre, Rabu (22/6). Menurut Hos Arie, keluarnya izin pemeriksaan terhadap JS dari Gubernur HM Sani semestinya tidak membuat kasus pencemaran lingkungan ini berlarut-larut. Jika Bapedalda berlama-lama dengan tidak segera memeriksa JS, dikhawatirkan barang bukti limbah bisa hilang.

Atau tidak menutup kemungkinan tersangka bisa melarikan diri. Desakan yang sama, sebelumnya sudah disampaikan Ketua LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Batam, Ahmad Suroso. Dia menggesa PPNS Bapedalda Kota Batam segera memeriksa JS, karena Gubernur Kepri HM Sani sudah menerbitkan surat izin pemeriksaan. "Surat izin dari Gubernur Kepri untuk melakukan pemeriksaan terhadap JS sudah keluar. Jadi tunggu apa lagi. Makanya kami minta pihak PPNS Bapedalda dalam menangani kasus ini, harus betul-betul. Jangan ada sampai dipolitisir," ujarnya. (wan)

Sagulung Juara Umum MTQ Mualaf Kota Batam BATAM CENTRE—Ikatan Persaudaraan Mualaf (IPM) Kecamatan Sagulung berhasil meraih juara umum dalam Musabaqoh lil Muallafati Qullubihim (MTQ) II tingkat Kota

Batam. Kegiatan ini memperlombakan 10 jenis cabang, di antaranya lomba pidato, adzan, baca Al Qur'an, cerdas cermat, sholat sendiri, sholat berjamaah dan lainnya yang dilak-

PENGADILAN NEGERI / HUBUNGAN INDUSTRIAL / PERIKANAN KLAS IA TANJUNG PINANG JL. JENDRAL A. YANI NO. 29 TANJUNG PINANG Telp / Fax (0771) 21438 KEPULAUAN RIAU PENGUMUMAN LELANG KEDUA Perkara Nomor : 49/G/2006/PHI.PN.TPI Berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Tanjung Pinang Nomor 49/Pen.G/2006/PHI.PN.TPI tertanggal 19 Oktober 2010 tentang Perintah Pelaksanaan Lelang Eksekusi dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam akan dilaksanakan penjualan dimuka umum (Lelang) berupa : - 1 (Satu) bidang Tanah pertapakan seluas 11.870 M2 (Sebelas Ribu Delapan Ratus Tujuh Puluh Meter Persegi) sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 81 berikut Bangunan dan Alat – Alat Mesin serta Peralatannya, sesuai dengan Berita Acara Excecutorial Beslag atau Penyitaan Eksekusi Nomor. 49/BA.Ek/G/2006/PHI.PN.TPI Tanggal 23 Mei 2008 yang terletak di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang – Kota Batam (Aset – Aset P.T. Bulpakindo) dengan Nilai Limit sebesar Rp. 7.127.400.000,— (Tujuh Milyar Seratus Dua Puluh Tujuh Juta Empat Ratus Ribu Rupiah). Pelaksanaan Lelang : Hari / Tanggal : Kamis, 7 Juli 2011 Waktu : Pukul 10.00 WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial/Perikanan Klas IA Tanjung Pinang, Jl. Jendral Ahmad Yani No. 29 Tanjung Pinang. Syarat – Syarat Lelang : 1. Peserta lelang diwajibkan menyetor Uang Jaminan Lelang sebesar Rp. 1.500.000.000,— (Satu Milyar Lima Ratus Juta Rupiah) ke Rekening Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam a/n : Rekening Penampungan Lelang KPKNL Batam pada P.T. Bank Negara Indonesia / BNI (Persero) Cabang Batam dengan nomor rekening 0184395587 dan harus sudah efektif diterima selambat-lambatnya 1 (Satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 2. Penawaran lelang dilakukan secara lisan dan semakin meningkat. 3. Pelunasan lelang dilakukan selambat – lambatnya 3 (Tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. 4. Bagi peserta lelang yang tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang, uang jaminan akan dikembalikan tanpa potongan apapun. 5. Kondisi aset dijual apa adanya. Peminat dipersilakan untuk melihat obyek lelang dengan terlebih dahulu menghubungi Panitia Lelang. 6. Penjelasan lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Lelang Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial/Perikanan Klas IA Tanjung Pinang, Jalan Jend. A. Yani No. 29 Tanjung Pinang Telp (0771) 21438. Pemohon Lelang : M. Sani Abdullah, dkk (Eks Karyawan PT. Bulpakindo) dan memberi kuasa kepada Al Hujjah Pohan, S.H., Advokat Kantor Lembaga Bantuan Hukum “Yayasan Kusuma Wijaya”, Jl. Pelita VII Blok DD No. 11 Kompleks Subur Papan, Batam.

Termohon Lelang : PT. Bulpakindo, beralamat di R.E. Martadinata, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Batam.

Tanjung Pinang, 23 Juni 2011 Panitera / Sekretaris Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial/Perikanan Tanjung Pinang

M U L Y O N O, S.H.,M.H. NIP. 196010081986031003

sanakan di Masjid Agung Batam Centre, Rabu (22/6). "Pemenang dalam lomba ini akan diikutkan sebagai peserta dari Kota Batam dalam MTQ tingkat Provinsi Kepri pada 25 Juni 2011," ujar Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Zulkifli Aka. Zulkifli menjelaskan, MTQ khusus bagi mualaf ini digelar secara rutin setiap tahunnya dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan pemahaman keagamaan. Sehingga akan mempertebal keyakinan mualaf dalam menjalankan syariat agama dan mampu menerapkannya dalam bentuk amal shaleh di lingkungan masyarakat. Penilaian terhadap MTQ khusus mualaf dilakukan oleh tim juri dari Kemenag dan penyuluh Kota Batam. Dengan jumlah peserta yang mengikuti lomba sekitar 40 mualaf dari 12 IPM kecamatan yang ada di Kota Batam. Menurut Zulkifli, kegiatan MTQ mualaf ini merupakan salah satu program yang digalakkan Kemenag Kota Batam melalui organisasi IPM. Disamping itu, juga telah disiapkan beberapa program lainnya, terutama terkait pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan keluarga mualaf di Kota Batam. "Dalam waktu dekat juga akan dibentuk lembaga keuangan Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) khusus bagi mualaf di tingkat Kota Batam," ungkapnya. Zulkifli berharap, dukungan dari berbagai pihak dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan BMT khusus mualaf. Agar dapat memperkuat sektor ekonomi dan kesejahteraan para mualaf yang jumlahnya mencapai 1.600 orang. (wan)


ANAMBAS

Kamis, 23 Juni 2011

12

KUA Siantan Bentuk BP4 ANAMBAS — Kantor Urusan Agama (KUA) Siantan sebagai lembaga keagamaan dibawah Kementerian Agama Kabupaten Natuna, terus membentuk Badan Penasehat Perkawinan dan Penyelesaian Perceraian (BP4) disetiap masjid dan kampung. Adam Nur, Kepala KUA Siantan kepada wartawan, kemarin mengatakan bahwa BP4 ini untuk memberikan pembinaan kerukunan dalam pernikahan. BP4 dibina langsung oleh tokoh agama disetiap kampung dan masjid. "Disamping memberikan pembinaan kepada anak-anak kita yang hendak menikah, BP4 ini juga untuk memberikan nasehat agar kerukunan rumah tangga masyarakat tetap terjaga," kata Adam. Selanjutnya, Adam menjelaskan sebelum melapor kepada KUA, calon mempelai yang akan menikah harus menunjukan surat kelulusan dari BP4. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembinaan di KUA selama 10 hari. "Alhamdulillah, BP4 sangat didukung. Masyarakat terbantu dengan adanya lembaga konsultasi pernikahan ini," ungkap Adam. Dikatan Adam, pada beberapa BP4 yang telah dibentuk, bukan hanya pemuda yang konsultasi, tapi banyak juga orang tua yang datang untuk konsultasi pernikahan. BP4 dibentuk oleh KUA, sementara pengurusnya ditunjuk oleh masyarakat baik itu dari tokoh agama maupun tokoh masyarakat. (cw47)

YULIA/HALUAN KEPRI

BUKA SEMILOKA — Asisten II Pemkab Anambas, Andi Agrial didampingi Kepala Badan BPM Drs Mirwansyah, membuka Semiloka PNPM Mandiri Pedesaan di Aula Siantanur, Selasa (21/6).

BPM Gelar Semiloka PNPM Mandiri Pedesaan

YUDI/ HALUAN KEPRI

NELAYAN mengumpulkan ikan hasil tangkapannya untuk dijual ke Pasar Tarempa, Rabu (22/6).

ANAMBAS — Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) menggelar Semiloka Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan. Kegiatan tersebut dibuka oleh Andi Agrial, Asisten II Bupati Anambas di Aula Siantanur, Selasa (21/6). Dalam sambutannya, Andi Agrial mengatakan Semiloka ini merupakan pertemuan yang bisa dijadikan momentum untuk saling berkoordinasi antara Pemkab Anambas dengan konsultan pendamping dari provinsi, kabupaten, kecamatan dan para pelaku PNPM dari semua tingkatan. "PNPM Mandiri pedesaan diarahkan untuk mendorong peran masyarakat menjadi lebih dominan, dengan dukungan kuat dari pemerintah. Sehingga PNPM Mandiri pedesaan menuju PNPM yang terintegrasi dan mandiri.,"kata Andi.

Menurut Andi, penanggulangi kemiskinan tidak akan selesai dengan membangun jalan dan gedung semata. Pendekatan pemberdayaan masyarakat merupakan solusi yang tepat dalam menyiapkan kapasistas masyarakat dalam pembangunan Anambas ke depannya. Dijelaskan Andi, permasalahan kemiskinan yang demikian komplek, ditandai dengan kerentanan, ketidak berdayaan, keterisolasian dan ketidak mampuan untuk menyampaikan inspirasi dan kebutuhannya. Penanganan ini

telah dilakukan dengan program-program khusus. "Hal ini menunjukan bahwa permasalahan kemiskinan masih diselesaikan secara parsial dan kurang terkoordinir. Bahkan program penanggulangan kemiskinan ini sudah banyak, namun kemiskinan tidak juga berkurang,"paparnya. Lebih jauh Andi mengemukakan tiga hal yang bisa menjadi perhatian. Pertahanan harus ada keterpaduan dan koordinasi yang lebih baik dalam proses partisipasi di dalam proses perencanaan pembangunan. Kedua, harus ada langkah-langkah pengelolaan kegiatan pembangun khususnya pada program penanggulangan kemiskinan. Ketiga, harus memiliki responsifitas yang sama untuk melihat kebutuhan masyarakat, dengan mengintegrasikan program-program pembangunan khususnya program

penanggulangan kemiskinan. "Perlu menjadi perhatian PNPM Mandiri ini merupakan upaya terkoordinasi dan terintegrasi untuk menciptakan lapangan kerja baru, perbaikan infrastruktur di pedesaan dan lingkungan kumuh di perkotaan."terangnya. PNPM Mandiri sendiri jelas Andi berpihak kepada kaum miskin, desentralisasi, transparansi, maupun partisipasi keluarga miskin dan perempuan dalam perencanaan hingga implementasi. Untuk itu, pelaksanaan PNPM Mandiri ini hedaklah koordinatif sehingga lebih berhasil bagi masyarakat. "Pelaksanaan dengan benar dan bertanggungjawab dapat memberikan kontribusi besar terutama dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan secara efektif dan efisien,"tandasnya. (cw47)

Jelang Musda I KNPI

Belum Ada OKP yang Mendaftar ANAMBAS — Dua hari jelang Musyawarah Daerah (Musda) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), belum ada OKP yang mendaftar sebagai peserta. Robi, Ketua Panitia kepada wartawan,

Rabu (22/6) mengatakan bahwa panitia masih membuka pendaftaran peserta dari OKP hingga 24 Juni nanti. Disamping menerima peserta dari OKP, panitia masih menerima kandidat Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) II

KKA nantinya. "Kita masih menerima pendaftaran OKP dan calon Ketua DPD II ini," kata Robi. Selanjutnya, Robi menjelaskan bahwa calon ketua harus memiliki beberapa syarat antara lain harus berdomisili

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

di ibukota kabuptaten yaitu Tarempa. "Domisili di ibukota sangat penting. Karena, jika berdomisili di luar ibukota tentu pelaksanaan tugas akan terkendala nantinya," jelas Robi. Disamping itu, kandidat juga harus mengantongi satu rekomendasi dari Pengurus Kecamatan (PK) untuk mencalonkan diri menjadi ketua. "Untuk lolos seleksi calon Ketua DPD II, calon ketua harus melampirkan surat rekomendasi dari PK. Minimal satu rekomendasi dari PK," ungkap Robi. Lebih jauh Robi menjelaskan, syarat lain dari kandidat calon ketua adalah tidak merangkap jabatan di KNPI dan OKP lain pada tingkat yang sama. Baik itu tingkat DPD II di daerah lain maupun tingkat DPD I provinsi. Kandidat berumur tidak lebih dari 40 tahun. "Tentunya calon ketua ini tidak merangkap jabatan, karena pelaksanaan tugas selama tiga tahun kedepan memiliki agenda yang padat. Jika merangkap jabatan, tentunya KNPI KKA tidak berjalan secara optimal," pungkas Robi.(cw47)

ISO 9001:2008

UNIVERSITAS TERBUKA, UPBJJ-UT BATAM Jl. Dr. Sutomo No.3 Sekupang, Batam. Telp: 0778-326189, 323478, 323470, 323469. Fax 0778-323479. website: www.ut-batam.ac.id

PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM PASCASARJANA (S2) ANGKATAN VIII Program Studi Pilihan :

Persyaratan Pendaftaran:

Sistem Belajar:

Biaya Pendidikan:

1. Magister Administrasi Publik (MAP) 2. Magister Manajemen (MM) dengan Kosentrasi Manajemen Keuangan, Pemasaran, SDM, Operasi dan Investasi 3. Magister Manajemen Perikanan (MMP) 4. Magister Pendidikan

1. Ijazah S1 atau D-IV bidang profesi yang relevan 2. Pas Photo 2 x 3 = 3 lembar 3. Mengisi Formulir Tes Admisi 4. Mengisi Formulir Data Pribadi 5. Menyerahkan slip pembayaran biaya tes masuk.

1. Tutorial Tatap Muka 4 kali pertemuan per semester 2. Tutorial Online 8 kali inisiasi via Internet 3. Tugas dan Ujian Akhir Semester

1. Biaya Tes masuk Rp 300.000 dibayar ke Rek UT di BRI. No. Rek. 0998 - 01 - 00001230 – 5 2. SPP Rp. 6.300.000,- per semester (dibayar setelah lulus tes)

Pendaftaran sampai tanggal 01 Juli 2011 Ujian masuk tahap II tanggal 03 Juli 2011 Peserta yang dinyatakan lulus tes tahap I silakan lihat di : www.ut-batam.ac.id

Info lebih lanjut hubungi Pokjar Tanjungpinang (Syarif 08117042474), Natuna (Yunus 081364324343), Karimun (Sawirdi 08127093340), Bintan (Syafariah 08127742089), Lingga (Zainal 085765224466). Atau Penanggungjawab S2, 081270224888 (Eli), 08566625883 (Nora)

An. Rektor Kepala UPBJJ-UT Batam

Paken Pandiangan, S.Si., M.Si. NIP. 19700820 1999703 1 003


NATUNA

Kamis, 23 Juni 2011

13

Berstatus Tersangka

Kadiskes Tak Dimutasi

Diskes Sosialisasikan Penggunaan Obat RANAI — Pelaku usaha Apotek, toko obat dan salon kecantikan di Kabupaten Natuna mengikuti sosialisasi peningkatan mutu penggunaan obat yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna di Rumah Makan Sisi Basisir, Rabu (22/6) Ketua Pelaksana Kegiatan Suherman mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut untuk memberikan pembekalan kepada pelaku usaha supaya memahami soal pemakaian obat yang aman. Dengan harapan masyarakat sebagai konsumen dapat merasakan manfaat dari obat-obatan yang dijual usaha Apotek, toko obat dan toko kosmetik. " Narasumber dari ketua pengurus Ikatan Apoteker Indonesia kepulauan Riau dan bagian Farmamin Dinas Kesehatan Kota Tanjung Pinang" ujar Suherman. Herman menyebutkan, selain sosialisasi tentang obatobatan, pihaknya juga menggelar sosialiasi tentang jajanan sehat di rumah sekolah, dan pesertanya dari para pelaku usaha jajanan di rumah sekolah. " Selain itu Diskes juga menggelar sosialiasi tentang kesehatan pangan kepada para pelaku usaha kantin sekolah yang ada di Kecamatan Pulau Bunguran" kata Herman. Tujuan dari sosialisasi jajanan sehat di rumah sekolah adalah supaya pelaku usaha bisa memberikan yang terbaik kepada peserta didik, terutama dalam menjual jajanan di rumah sekolah. " Untuk kegiatan ini, kita mengundang narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Tanjung Pinang, dari BPOM Batam" katanya.(cw37)

NET

DINAS Kesehatan mensosialisasikan kualitas obat dan penggunaannya.

RANAI — Bupati Natuna Ilyas Sabli belum akan mengganti Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Natuna Ahmad Muktar, meskipun yang bersangkutan sudah berstatus tersangka dalam kasus pengadaan speedboat Puskesmas Keliling (Puskel) senilai Rp1,5 miliar tahun 2010 lalu. " Statusnya kan masih tersangka, belum sebagai terdakwa. Jadi dia masih bisa bekerja dan melaksanakan tugas kedinasan. Kecuali jika dia sudah ditetapkan sebagai terdakwa, baru kita akan berhentikan dia dari jabatan struktural" ujar

Ilyas Sabli, Rabu (22/6). Kendati demikian, lanjut Ilyas, pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada pegawai Pemkab yang tersangkut masalah hukum demi untuk mencari keuntungan pribadi. " Tidak ada toleransi terhadap

pegawai yang korupsi, kami justru sedang membenahi kebocoran-kebocoran yang ada di lingkungan Pemkab," katanya. Ilyas mengaku hingga kini ia belum menerima laporan dari kejaksaan atau pun bawahannya terkait status Ahmad Mukhtar ini. Menurut dia, sejauh ini penyidik menggunakan asas praduga tidak bersalah sebelum ada ketetapan vonis hukuman kepada orang nomor satu di Dinkes. " Saya menghargai proses hukum yang sedang berjalan, dan sebelum divonis, Ahmad

Muktar belum bisa dipihaknya masih terus katakan bersalah" tumelakukan penyidikan tur Ilyas. terhadap kasus pengadaKami masih meman speedboot Puskel yang berikan kesempatan diduga fiktif itu. Dan sampai Juli, tidak usah alasan belum ditahannya buru buru, Kadiskesnya tersangka, karena belum juga belum ditahan, mamemenuhi persyaratan sih bisa menjalankan penahanan. " Tersangka tugasnya dengan baik, akan dikenakan pasal 2 kecuali kalau sudah Ilyas Sabli dan pasal 3 UU nomor 31 ditahan baru kita catahun 1999 tentang perrikan PLT nya, "ujar Ilyas. buatan melawan hukum dan Terpisah, Kepala Seksi Intel menyalahgunakan kewenangan" Kejaksaan Negeri Ranai, Deddy katanya saat ditemui di ruang Arasyd mengatakan, sejauh ini kerjanya, Rabu (22/6).(cw/37)

Sidang Lanjutan Pembebasan Lahan SMU Unggulan

Taslim Menjawab Harga Tanah Rp295.000 Wajar RANAI — Taslim Atan menjadi saksi dalam kasus pembebasan lahan SMU Unggulan Negeri 1 Ranai saat sidang lanjutan yang digelar di PN, Rabu (22/6). Taslim Atan yang sudah jatuhi vonis 3 tahun penjara dalam yang sama bersaksi untuk terdakwa Daeng Rusnadi. Selain Taslim, ada dua orang lagi yang dimintai keterangannya saat menjadi panitia pembebasan lahan SMU Unggulan. Dalam kesaksiannya, Taslim Atan menyebutkan harga tanah yang dipatok sebesar Rp295 ribu merupakan harga yang wajar. Meskipun sebelumnya tim penilai tanah hanya menetapkan Rp150 ribu per meter. Meski demikian, ia tidak mengetahui kondisi lahan SMU unggulan yang akan dibebaskan. Ia baru tahu lahan tersebut dibebaskan setelah diberitahu DOK/HALUAN KEPRI

KETERANGAN SAKSI — Mejalis Hakim PN Ranai mendengarkan keterangan saksi saat sidang lanjutan kasus pembebasan lahan SMU Unggulan Negeri 1 Ranai, beberapa waktu lalu.

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN NATUNA DINAS PENDAPATAN DAERAH Jln. Datuk Kaya Wan Mohd Benteng No.23 Tlp (0773) 31143 PENGUMUMAN Dalam peningkatan pelayanan pajak daerah , maka disampaikan kepada semua wajib pajak yang berada di Kabupaten Natuna kutipan Perda Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah sebagai berikut : Pajak Sarang Burung Walet Pasal 45 (1) Dengan nama Pajak Sarang Burung Walet dipungut pajak atas pengambilan dan / atau pengusahaan sarang burung walet. (2) Objek Pajak Sarang Burung Walet adalah pengambilan dan / atau pengusahaan sarang burung walet. (3) Yang dimaksud dengan pengambilan sarang burung walet adalah kegiatan pengambilan sarang burung walet ditempat- tempat bersarangnya burung walet di alam bebas. (4) Yang dimaksud dengan pengusahaan sarang burung walet adalah kegiatan mengusahakan atau membuat sendiri tempat – tempat bersarang burung walet tersebut. (5) Tidak termasuk objek Pajak Sarang Burung Walet sebagaimana dimaksud pada ayat (2) adalah pengambilan sarang burung walet yang telah dikenakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pasal 46 (1) Subjek Pajak Sarang Burung Walet adalah orang pribadi atau badan yang melakukan pengambilan dan / atau mengusahakan sarang burung walet. (2) Wajib Pajak Sarang Burung Walet adalah orang pribadi atau badan yang melakukan dan / atau mengusahakan sarang burung walet. Pasal 47 Untuk sarang burung walet yang berasal dari alam bebas hanya boleh dikelola oleh Pemerintah Desa atau Kelurahan melalui Badan Usaha yang dibentuk. Pasal 48 Dalam hal pengambilan sarang burung walet dari sarang – sarang yang berada di alam bebas , maka sarang boleh panen ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah. Pasal 49 (1) Bagi Kelurahan dan Desa yang akan melakukan pengambilan sarang burung walet dari alam bebas harus mendapat izin dari Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Natuna dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan. (2) Tata cara pengurusan izin diatur dalam Peraturan Kepala Daerah. Pasal 50 (1)Dasar penggenaan Pajak Sarang Burung Walet adalah Nilai Jual Sarang Burung Walet. (2)Nilai Jual Sarang Burung Walet sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dihitung berdasarkan perkalian antara harga pasaran umum sarang burung walet yang berlaku di wilayah Kabupaten Natuna dengan volume sarang burung walet. Pasal 51 Tarif Pajak Sarang Burung Walet ditetapkan sebesar 10% ( sepuluh persen). Pasal 52 (1)Besaran Pokok Pajak Sarang Burung Walet yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif sebagaimana dimaksud dalam pasal 51 dengan dasar pengenaan pajak sebagaimanan dimaksud dalam pasal 50. (2)Saat terutangnya pajak adalah pada saat terjadinya pembayaran atas penjualan sarang burung walet. CONTOH PERHITUNGAN PAJAK SARANG BURUNG WALET Seorang pengusaha sarang burung walet pada suatu gedung (budidaya) mengambil dan menjual sarang burung walet , yang terdiri dari jenis walet putih sebanyak 2 kilogram dan jenis sriti 3 kilogram. Untuk perhitungan besar pajak sebagai berikut : Jumlah Pajak yang harus dibayar adalah sebesar : Rp.2.800.00,00 + Rp.525.000,00 = Rp. 3.325.000,00 Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Natuna H. Hardinansyah , SE , M.Si

Martius. Selain itu, Taslim juga tidak pernah mengetahui surat penilaian harga tanah, sebaliknya dia tahu setelah diperiksa penyidik di Kejaksaan Negeri Ranai. Jawaban Taslim tersebut dinilai oleh majelis hakim sebagai jawaban yang aneh. Selaku ketua panitia pembebasan lahan mestinya Taslim mengetahui banyak soal lahan tersebut. Saksi selanjutnya Hardinansyah yang saat ini menjabat Kepala Dinas Pendapatan Daerah. Kepada majelis hakim, ia mengaku tidak pernah mengikuti rapat, ia hanya bertugas untuk menandatangani berkas surat pem-

bebasahan lahan, dengan upah Rp1 juta per satu item lahan yang dibebaskan, sementara pada tahun 2007 ia mengaku ada 51 item yang ditanda tangani. " Saya tidak pernah ikut rapat pembebasan lahan SMU Unggulan, dan saya cuma tinggal teken saja, dan saya mendapat honor Rp1 juta untuk satu kali penandatanganan satu pembebasan lahan, salah satunya adalah pembebasan lahan SMU Unggulan" ujar Hardinansyah menjelaskan. Saksi berikutnya, Agus Supardi yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi. Ia mengaku sempat menolak untuk menandatangani surat pencairan uang senilai Rp5,9 miliar. Soalnya harga yang ditetapkan pada saat itu tidak sesuai dengan harga tanah pa-

saran Rp150 ribu permeter. " Saya menilai harga tanah tidak wajar, sehingga saya menolak untuk menandatangani berkas pada saat itu" ujar Agus. Hakim lalu bertanya, soal bukti tanda tangan Agus ada tercantum di surat pencairan uang, sambil menunjukan berkas surat yang ditanda tangani Agus. Agus menjawab, "Saya terpaksa menandatangani Pak Hakim, itu untuk kelengkapan adminitrasi, dan ada yang mengatakan dana sudah dicairkan, sehingga tinggal tanda tangan saya saja lagi" tutur Agus. Agus juga mengaku kalau dirinya tidak pernah ikut rapat soal pembebasan lahan SMU Unggulan, ia hanya mengikuti rapat pembebasan lahan Natuna Gerbang utaraku, itupun hanya satu kali saja. " Anda mengatakan tidak pernah ikut rapat,

tetapi apakah saudara menerima honor pembebasahan lahan"tanya hakim kepada Agus. "Iya, saya menerima honor sebesar Rp60 juta, tetapi itu tidak untuk pembebasan lahan SMU Unggulan saja, melainkan banyak item lainnya pada tahun 2007" jawab Agus. Sidang ditunda setelah waktu menunjukan pukul 13.00 WIB dan dilanjutkan Jumat (24/6). Setelah mendengarkan keterangan saksi, Hakim menilai para saksi sudah menyalahgunakan wewenangnya sebagai anggota panitia pembebasahan lahan, dan dianggap para saksi tidak melaksanakan tugasnya sebagaimana yang diatur oleh SK Bupati saat itu. "Sanksinya hukum administrasi, dan sidangnya adalah peradilan administrasi tata usaha" kata Winarno. (cw37)

Kekah Hampir Punah RANAI — Keberadaan Kekah, salah satu hewan khas asli Kepulauan Natuna, dipastikan hampir punah. Kekah yang dikenal dengan nama latin Presbytis Natunae, kini sulit ditemukan di hutan-hutan yang tersisa. Menurut Rizal, aktifis LSM Gerbang Utara, Natuna, kini populasi Kekah terus menyusut, sebagai akibat kehilangan habitat tinggal karena adanya konversi lahan, juga karena adanya perburuan oleh penduduk sekitar karena memiliki nilai jual yang cukup tinggi. “Untuk harga jual Kekah Natuna, antara Rp 300.000,hingga Rp 800.000,- per ekor. Biasanya Kekah yang masih muda memiliki nilai jual lebih tinggi. Begitu juga Kekah de-

wasa yang sudah terlatih dan jinak,” terangnya. Selain Kekah, ungkapnya, berdasarkan data yang ada, jenis primata asli Natuna yang juga terancam punah adalah Kukang atau Nycticebus Coucang Natunae dan kera ekor panjang atau Macaca Fascicularis Pumila. Selain primate, ada juga duyung atau Dugong-dugong, penyu belimbing atau Dermochelys Coreacea dan buaya muara atau Crocodilus Porosus. Ketiga hewan ini juga terdapat di Pulau Natuna. Untuk satwa Kekah, kata Rizal, sempat terekspose melalui film Anakondah yang mengambil lokasi shoting di Muara Sungai Kalimantan tahun 2007.(net)


F O K U S PENDIDIKAN

14 Rabu, 22 Juni 2011

Dikurangi Siswa Tinggal Kelas UNTUK kuota PSB berasal dari warga kurang mampu, kita batasi dari 30 persen itu dikurangi dari kuota siswa yang tinggal kelas. Walaupun nilai calon siswa standar dan dinyatakan lulus, bila mempunyai prestasi akan kita terima. Namun tentunya yang kita utamakan siswa yang dekat dengan lingkungan sekolah. Yosserizal Ketua Panitia PSB SMAN 4 Tanjungpinang

Kuota Cukup

PSB Dimulai, 30 Persen Peruntukan Siswa Miskin PEND AFT AR AN Siswa Baru (PSB) yang PENDAFT AFTAR ARAN dilaksanakan di sekolah-sekolah se-Kota Tanjungpinang, Senin (20/6) lalu dilakukan telah menyediakan kuota sebanyak 30 persen khusus bagi siswa miskin/kurang mampu. Dan kemarin, Rabu (22/ 6) merupakan hari terakhir pendaftaran. Selanjutnya untuk seleksi akan dimulai pada hari ini, Kamis (23/6) hingga 24 Juni, dan pengumuman hasil PSB akan dilakukan pada 25 Juni mendatang. Namun apabila PSB harus berorienkuota 30 persen itu betasi pada peningkatan lum juga terpenuhi, mutu pendidikan demaka Dinas Pendidingan memperhatikan kan, Pemuda dan rasio jumlah Peserta Olahraga (Disdikpor) didik dalam satu romkota Tanjungpinang, bongan belajar atau akan membuka kemkelas maksimum dan bali PSB pada tanggal memperhatikan bah6-7 Juli mendatang. wa sekolah swasta meDirencakan pengumu- Syafrial Evi rupakan mitra pelamannya dilakukan yanan dan pemerapada 8 Juli. Sebaliknya bila taan. Ia menyebutkan, untuk kuota terpenuhi, maka pen- kuota PSB 30 persen ini diperdaftaran tidak dibuka lagi. untukan bagi anak berprestasi Kepala Disdikpora Kota tapi kurang mampu. Adapun Tanjungpinang, Dr Syafrial persyaratan yang diperlukan, Evi, mengatakan pelaksanaan kata dia, diantaranya me-

nunjukkan keterangan tidak mampu asli dari kelurahan setempat, dan Kartu Keluarga (KK) serta menunjukkan bukti prestasi non akademik (prestasi olahraga dan atau kesenian) atau surat keterangan lain yang dipersyaratkan oleh sekolah tujuan. "PSB tidak dibenarkan memungut biaya apapun kecuali yang bersifat sumbangan secara sukarela dari Peserta didik atau orang tua atau wali peserta didik," kata Syafrial kemarin. Lebih lanjut ia memaparkan, persyaratan pendaftaran calon peserta didik baru untuk TK, bagi kelompok A berusia 4 sampai dengan 5 tahun, dan kelompok B berusia 5 sampai dengan 6 tahun. Sementara persyaratan pendaftaran peserta didik baru SD, antaranya mengisi formulir pendaftaran, usia calon Peserta didik minimal 6 tahun pada tanggal 1 Juli 2011, melampirkan foto copy akte kelahiran atau Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan

Catatan Sipil dengan membawa aslinya pada waktu pendaftaran, melengkapi dengan foto calon Peserta didik 3 x 4 sebanyak 2 lembar, membuat surat pernyataan orang tua dan usia wajib belajar SD adalah 7 – 12 tahun merupakan usia prioritas penerimaan. Kemudian untuk Persyaratan Pendaftaran Peserta didik Baru SMP dan SMA, katanya, hampir sama, yakni mengisi formulir pendaftaran, wajib membawa atau mengisikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dengan benar, Photo copy ijazah SD/MI untuk SMP dan SMP/MTs untuk SMA atau surat keterangan lain yang setara dengan membawa aslinya. Selanjutnya peserta juga diharuskan, membawa photo copy nilai Ujian Nasional (UN) dengan membawa aslinya, photo 3 x 4 sebanyak 2 lembar, bagi calon Peserta didik asal luar daerah harus melampirkan surat pindah rayon dari Dinas Pendidikan asal, usia

calon Peserta didik setinggitingginya 18 tahun pada tanggal 1 Juli 2011 dan untuk SMA 21 tahun, calon Peserta didik yang dinyatakan diterima dapat didiskualifikasi apabila pada saat lapor diri tidak memenuhi persyaratan di atas. Sementara persyaratan Pendaftaran Peserta didik baru untuk SMK, diantaranya mengisi Formulir pendaftaran, photo copy ijazah SMP atau surat keterangan lain yang setara dengan membawa aslinya, photo copy nilai UN dengan membawa aslinya, photo 3 x 4 sebanyak 2 lembar, usia calon Peserta didik setinggi-tingginya 21 tahun pada tanggal 1 Juli 2011. Begitu pula bagi calon Peserta didik asal luar daerah harus melampirkan surat pindah rayon dari Dinas Pendidikan asal, dapat memilih maksimum tiga program keahlian sesuai program keahlian yang diminati pada SMK yang sama, memenuhi syarat sesuai de-

SEMUA akan kita rekrut apabila siswa memenuhi persyaratan. Karena untuk masuk di SMAN 6 sendiri, kita lebih mengutamakan dulu yang lokasi rumahnya berdekatan dengan sekolah. Baru kita merekrut lagi siswa yang agak jauh dari lingkungan sekolah ini. Darson Kepsek SMAN 6 Tanjungpinang

Tetap Diseleksi

CECEP/HALUAN KEPRI

KONFRENSI PGRI — Panitia Konfrensi Kerja III PGRI Kota Batam tahun 2011 foto bersama usai acara yang digelar di Panorama Regency, Selasa (21/6) lalu. Pada konferensi PGRI ini membahas beberapa isu stategi yang akan diterapkan dalam dunia pendidikan, salah satunya penegasan pendidikan berkarakter dan meningkatkan kualitas tenaga pengajar.

Utamakan Dekat Lingkungan Sekolah

DENGAN daya tampung 928 siswa di semua SMKN termasuk SMK swasta, maka menurut saya kuota PSB ini sudah mencukupi untuk Kota Tanjungpinang. Namun sejauh ini kita juga belum mengetahui secara pasti, apakah ada siswa yang mendaftar dari luar daerah itu banyak atau malah sedikit. Nur Erwin Kepsek SMKN 3 Tanjungpinang

ngan ketentuan spesifik bidang/program keahlian di sekolah yang dituju dan calon Peserta didik yang dinyatakan diterima dapat didiskualifikasi apabila pada saat lapor diri tidak memenuhi persyaratan di atas. "Kita berharap untuk kuota yang disediakan sebanyak 30 persen mudahmudah semua dapat terisi sesuai dengan pilihannya. Untuk muatan lokal setiap kelasnya akan diupayakan antara 32 sampai 36 siswa dalam setiap ruangan," imbuh Syafrial. Calon Siswa Dari Luar "Prosedur pendaftaran calon peserta didik yang berasal dari luar Kota Tanjungpinang sama dengan proses pendaftaran calon peserta didik yang berasal dari Kota Tanjungpinang, dengan membawa nomor peserta ujian nasional dan melampirkan tanda bukti Pra Pendaftaran (Pendataan)," kata Syafrial. Kemudian lanjutnya bagi

UNTUK masuk di SMPN 7 Tanjungpinang ini, kita juga akan mengadakan seleksi bagi siswa baru yang mendafar. Semuanya harus mengikuti prosedur dan atauran main, karena kita ingin PSB ini benar-benar murni dan transfaransi. Elfizah Kepsek SMAN 3

calon peserta didik lulusan luar Kota Tanjungpinang yang akan masuk SD barusia minimal 7 tahun, menunjukan akta kelahiran asli dan kartu keluarga asli. Sedangkan bagi calon peserta didik lulusan luar kota Tanjungpinang yang akan masuk SMP harus melampirkan surat pindah rayon/surat pindah tugas orang tua dan memiliki nilai ratarata UASBN minimal 8,0 (delapan koma nol ) dan Bagi calon peserta didik lulusan luar Kota Tanjungpinang yang akan masuk SMA/SMK harus melampirkan surat pindah rayon/surat tugas orang tua dan memiliki nilai rata-rata UN minimal 8,0. Dijelaskannya lagi, bagi siswa tahun ajaran 2011/2012 baru akan mengikuti Masa Orientasi Sekolah (MOS) pada tanggal 11-13 Juli dan tanggal 15 Juli dilaksanakan belajar efektif di sekolah. "Nah untuk sekolah swasta, paling lama akhir bulan Juli sudah tuntas," katanya menandaskan. (eza)

Puluhan Siswa SMKN 6 Batam Kunjungi Haluan Kepri ARMENT/Haluan Kepri

Kepsek SMPN 6 Batam, Sularno SPd, menyerahkan hadiah kepada Juara I Lomba SICTA, Deary (kiri). Redaktur Pendidikan Haluan Kepri, Arment, menyerahkan hadiah kepada juara Harapan I, Ryan Priangga, (tengah). Dan Pembina SMPN 8 Tanjungpinang, Nuril Ilmi A.Md dan Hepi Jaya Saputra SPd bersama siswanya Calvin (kanan).

Siswa SMP Yos Sudarso Juara I Lomba SICTA Tingkat Provinsi Kepri DEARY siswa dari SMP Yos Sudarso berhasil meraih juara I lomba 'SMPN 6 Batam Information and Comunication Technologi (SICTA) Award 2011' Tingkat Provinsi Kepri yang diadakan di Aula, SMPN 6 Batam, Selasa (21/6) lalu. Deary berhasil menyisihkan 70 lebih peserta dari berbagai sekolah di Kepri. Atas prestasinya itu Deary mendapat uang pembinaan Rp2 juta, tropy, piala bergilir dan piagam. Peringkat kedua diraih siswa SMPN 6 Batam, Audika Gaindata, menyusul Wilhelmin peserta dari SMP Ananda meraih juara III. Usai menerima hadiah, Deary, mengaku bangga tak menyangka bisa meraih juara I, karena cukup banyak peserta yang pandai IT, terutama peserta dari SMPN 6 Batam. Deary merasa soal yang dipola panitia cukup lumayan susah, terutama tentang microsoft. Berbeda saat mengerjakan praktek membuat Blog sedikit ringan, karena terbiasa membuat Blog tersebut. "Ya saran aku tahun mendatang soal jangan terlalu berat. Kalau secara keseluruhan pelaksana cukup bagus dan ini belum pernah dilakukan oleh sekolah SMP manapun, salut buat SMPN 6 Batam," ujar cowok manis kelahiran Batam 21 Desember 1997 dari pasangan bapak Fino Herdian dan ibu Karina ini. Sementara Steifan JR Guru SMP Yos Sudarso mendampingi Deary, menyatakan acara ini cukup bagus sesuai mekanisme aturan. Hanya saja saran ia koordinasi waktu yang harus diatur kembali agar tidak terlalu lama. Dan ia menyarankan, untuk lomba SICTA selanjutnya sebaiknya kisi-kisi soal teori jangan terlalu berat harus disesuaikan kapasitas peserta. "Lomba ini cukup bagus sebaiknya terus diadakan tiap tahun, karena minat siswa cukup banyak, seperti di sekolah kami banyak mau ikut tapi kita seleksi yang terbaik

saja," jelas Steifan lagi. Tak Jadi Juara Tak Masalah Sementara pembina dari SMPN 8 Tanjungpinang, Nuril Ilmi A.Md dan Hepi Jaya Saputra SPd mendampingi siswanya Calvin, mengaku lomba SICTA ini bagus, dan disarankan harus tetap dipertahankan diadakan tiap tahunnya. Bila perlu kata mereka semua sekolah SMP se Kepri di undang agar ikut partisifasi menguji kemampuan anak didiknya. "Bagi kami tak jadi juara tak masalah, yang penting pengalaman anak bisa ikut bersaing dalam

pemahaman IT sudah lebih dari cukup. Ya syukur-syukur mendapat juara," kata mereka bersahutan. Senada pengakuan dari pembina siswa dari SMPN 28 Batam, Agusman S Kom, acara ini cukup bagus untuk memacu siswa menguasai bidang IT. Hanya saja ia sarankan lebih ditingkatkan lagi dan peserta tiap sekolah minimal bisa menurunkan perwakilannya 1 orang, agar bisa bersaing dalam penguasaan dibidang IT. (men/Ramada,Lidya, Ryan, wartawan sekolah)

SUASANA di ruang redaksi Haluan Kepri, Rabu (22/6), terlihat cukup ramai dengan remaja berseragam sekolah berasal dari SMKN 6 Batam. Kedatangan para siswa dan guru ini, dalam rangka memperluas dan mengembangkan wawasan tentang media serta ingin mengetahui lebih dekat sepak terjang pekerjaan sebagai wartawan dan proses kerja media ini bisa menghasilkan sebuah koran sehingga sampai ke pembaca. Rombongan para siswa ini dipimpin oleh 6 orang guru pembimbing, Rusli SE, Abd Basith S.Kom, Arum Wijayanti S.Kom, Meivi H Siahaya SPd, Titis Wicaksono Raharja, SPd, dan Meky Kurniawan SPd. Mereka diterima langsung Redaktur Pelaksana III, Feri Heri Yanto dan Redaktur Pendidikan, Arment. Pada sesi dialog cukup banyak pertanyaan dilontarkan para siswa, terutama keinginan mereka yang minat membuat sebuah tulisan di koran. Malah ada sebagian siswa yang ingin mencoba menjadi model di rublik Ajang Gaul yang diterbitkan Haluan Kepri setiap hari Minggunya. Dialog dengan para siswa ini cukup menarik, karena mereka sangat antusias bertanya tentang kewartawanan

TUNDRA/Haluan Kepri

PARA siswa dan guru SMKN 6 Batam foto bersama Pimpinan Perusahaan Haluan Kepri, Sofialdi dan awak Redaksi di depan Kantor Haluan Kepri, Rabu (22/6). dan berkeinginan besar untuk menjadi wartawan sekolah. Malah mereka mengusulkan diadakan ekskul jurnalis kerjasama dengan Haluan Kepri. Menanggapi hal tersebut, Redaktur Pendidikan, Arment, menyanggupinya bahkan Haluan Kepri telah lama membina beberapa siswa dijadikan war-

tawan sekolah dan telah banyak berita hasil karya para siswa yang telah dimuat di Haluan Kepri, karena menyediakan ruang untuk itu. Kunjungan rombongan SMKN 6 Batam ini diakhiri dengan melihat-lihat ruang redaksi, ruang layout, ruang kerja wartawan, serta ruang percetakan Haluan Kepri. (men)

Disdik Jegal Juara 1 Catur dari MTs Ikut O2SN Provinsi PUTRA Kusaeri siswa kelas 2 USB MTs Sagulung, bersama bapaknya, Slamet Hasanudin, dan ibunya, Jupriatun, mendatangi Redaksi Haluan Kepri, Rabu (22/6) sore. Dengan raut wajah murung, mereka mengadu kalau anaknya juara I O2SN Catur tingkat kota Batam telah di jegal Dinas Pendidikan (Disdik) tidak boleh ikut pada ajang tingkat provinsi karena berasal dari siswa MTs. Ia menilai, Disdik telah bersikap diskriminasi terhadap anak didik pada sekolah agama lebih mengutamakan anak didik dari sekolah umum. Lebih disayangkan lagi, kata mereka pembatalan i t u secara mendadak tidak d a r i awal, malah saru hari sebelum pemberangkatan ke Tanjungpinang. Sehingga membuat anaknya kecewa berat dan uring-uringan. "Kalau memang ada aturan MTs itu tidak boleh ikut O2SN di-

adakan Disdik, kenapa tidak dari awal dibilangin. Malah herannya lagi kita diminta memenuhi persyaratan, ijazah, akte kelahiran dan lainnya dikirim ke panitia O2SN Provinsi. Eh tahu-tahunya besoknya mau berangkat dibilang tidak bisa ikut karena dari MTs. Coba siapa yang tidak kecewa, terutama physikis anak saya kecewa berat. Dia tiap hari latihan," kata Jupriatun sambil melirik anaknya yang dari tadi menunduk terus. Wajar saja Jupriatun merasa kecewa, karena Pecatur Putri juara I dari SMPN 35 malah diikutkan. Sedangkan anaknya samasama juara I dibatalkan. Padahal anaknya lebih mengutamakan berlatih catur mengesampingkan pelajaran sekolah. Karena tadi tekadnya ingin meraih juara pertama pada catur O2SN tingkat Provinsi. Apalagi ketika pada tgl 18 Juni lalu dan kemarin, Rabu (22/6), Ju-

priatun menerima telepon lagi dari pihak panitia O2SN kota Batam dan Kepala Sekolah supaya anaknya, Putra, harus siap-siap berangkat ke Pinang pada hari ini (kamis,red). Pada saat itu juga semangat Putra pun bertambah. Namun beberapa jam kemudian, pada sore harinya kabar tak mengenakan dari panitia O2SN kalau Putra batal berangkat karena dari MTs. Mendengar kabar tersebut Putra pun langsung menangis sejadi-jadinya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Drs H Muslim Bidin, saat dihubungi Haluan Kepri terkait pengaduan orang tua murid ini, menegaskan pihaknya tidak pernah membedabedakan siswa manapun, karena baginya merupakan tanggungjawab bersama dalam mendidik anak daerah ini. Hanya saja kata dia, pelaksan-

aan O2SN ini telah ada aturan yang jelas dari pusat dilaksanaan masing-masing, baik Disdik maupun Kemenag. Bahkan aturan ini telah disosialisasikan lewat workshop di Jakarta antara Kemenag dan Depdiknas. "Tidak ada yang dirugikan dalam hal ini, toh anak didik nanti juga akan ikut pada O2SN dilingkungan masing-masing. Malah dengan banyak berlatih, ia semakin menguasai permainan catur. Tapi untuk lebih jelas lagi, kami sarankan orang tua Putra datang saja ke kantor Disdik untuk memperoleh keterangan lebih jelas, pasti akan kami jelaskan sejelas-jelasnya," kata Muslim. Seraya menegaskan bila memang ditemukan pihak panitia O2SN dari DIsdik melakukan kecurangan/diskriminasi terhadap siswa MTs, maka ia tidak segan-segan untuk menindaknya. (men)

PUTRA dan ibunya Jupriatun menunjukkan sertifikat juara I catur O2SN kepada redaksi Haluan Kepri .


CMYK

BISNIS

CMYK

www.haluankepri.com

Kamis, 23 Juni 2011

16

KURS Rabu, 22 Juni 2011

USD

SGD

MYR

8518

6914

2823

Perumahan BCL Laku Keras BA TAM CENTRE— Produk properti BCL (Bukit BAT Citra Lestari) yang terdiri dari rumah, ruko dan town house yang dibangun PT Megah Buana Properti sangat diminati konsumen. Tingginya minat konsumen untuk membeli produk properti di kawasan BCL, karena semuanya menjanjikan nilai investasi di masa mendatang. "Konsumen properti sangat berminat membeli dari tiga

proyek yang kita bangun. Ini bisa dilihat dari angka penjualan

CMYK

semua produk properti yang kita pasarkan,"ujar Direktur PT Megah Buana Properti Johan, melalui Marketingnya Bona saat dijumpai di Mega Mall Batam Centre, Rabu (22/6). Menurutnya, dari 254 rumah BCL yang dibangun sudah terjual 90 persennya, Ruko La Vinca yang dibangun 32 unit, hanya tinggal 4 unit dan Town House La Vinca yang baru dibuka di Blok I dan Blok J sudah terjual hampir setengahnya. Keunggulan kawasan BCL yang semi cluster terletak pada dua akses masuk, sehingga menjadi daya tarik bagi pembeli untuk berinvestasi di kawasan itu. Pemiliknya bisa masuk dari arah GOR SMU 3, Batam Centre dan dari arah bandara sebelah Taman Yasmin. Kedua akses tersebut juga didukung dengan

row jalan 30 meter. Sedangkan untuk bangunan sendiri, khusus untuk beli rumah tipe 36 di BCL bisa dijadikan tipe 42. Pembangunan rumah itu dilakukan setelah transkaksi pembelian dilakukan oleh konsumen. Untuk ruko yang semuanya berada di depan jalan utama row 30 meter juga memiliki ukuran kavling 5 x 18 meter, ukuran bangunan lantai dasar 5 x 10 meter dan lantai atas 5 x 12 meter. Kemudian, ukuran kavling untuk touwn house seluas 6 x 20 meter, bangunan lantai 1 ukuran 6 x 5 meter dan bangunan lantai 2 ukuran 6 x 8 meter. Town House La Vinca dipasarkan dengan harga Rp335-Rp360 juta per unitnya. Ruko La Vinca yang hanya tinggal 4 unit dijual Rp400

jutaan per unitnya. "Salah satu lantai Town House La Vinca juga bisa disewakan, karena setiap lantainya juga memiliki dua akses masuk, yaitu dari depan dan tangga samping," imbuh Bona. Dengan desain bangunan ruko seperti itu, tentunya bagi pemilik ruko yang ingin berusaha tidak terganggu. Artinya, satu lantai bisa digunakan untuk keperluan usaha sendiri dan satu lantai lagfi bisa disewakan ke pihak lain. Konsumen tertarik dengan produk BCL, mulai pada 4 Juli 2011 silahkan langsung datang ke kantor pemasaran yang ada di lokasi proyek. Selain itu juga bisa menghubungi nomor telepon 0778-478555 atau nomor handphone 085264439891. (cw35)

IYAN/HALUAN KEPRI

TIGA PRODUK— Tiga produk properti yang terdiri dari rumah, ruko dan town house di kawasan Bukit Citra Lestari (BCL) laku keras di pasaran. Pamflet Ruko La Vinca saat dipamerkan seorang marketing BCL di Mega Mall, Rabu (22/6).

CMYK


METRO BISNIS

Tersedia Souvenir Kerajinan Tangan TANJUNGPINANG— Toko Murni yang berada di Lantai II Bintan Mall menyediakan berbagai macam souvenir berupa hasil kerajinan tangan yang bisa dijadikan oleholeh Kota Tanjungpinang. Di antara souvenir itu adalah gantungan kunci dan hiasan dinding yang terbuat dari kerang gonggong, miniatur perahu kayu dan bingkai foto yang dibuat dengan gaya unik. "Untuk membuat souvenir itu, dari bahan mentah sampai dengan jadinya saya yang membuatanya. Seperti gong-gong yang dijadikan gantungan kunci dan hiasan dinding ini saya menghiasi dan mengukirnya hingga jadi" kata Malik, Pemilik Toko Murni kepada Haluan Kepri, Rabu (22/6). Sementara, untuk miniatur perahu kayu dan bingkai foto yang dibuat dari kayu pulai dan serpihan kayu juga dibuat dengan lebih menarik. Pekerjaan itu dilakukanya sendiri, karena untuk menjaga keaslian dari gong-gong dan sentuhan klasiknya sangat dibutuhkan untuk menghasilkan souvenir yang menarik. "Harga yang kami berikan relatif murah dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Bagi yang ingin memesan dengan jumlah banyak juga bisa kami layani," kata Malik Penasaran dengan souvenir yang ditawarkan itu, bagi yang berminat bisa langsung datang ke Bintan Mall atau datang ke Lapangan Pamedan, karena saat ini sedang digelar pameran dalam Pekan Aksi Ekonomi Kreatif Tanjungpinang 2011.(cw42)

Penerimaan Pajak Baru Rp300 T YOKYAKARTA— Pemerintah menargetkan pemasukan pajak pada tahun ini sebesar Rp700 triliun. Jumlah itu naik Rp150 triliun dibandingan 2010 yang hanya mencapai Rp550 triliun. "Tahun ini kami diberi tugas pemerintah untuk mengumpulkan pajak sebesar Rp700 triliun," kata Direktur Jenderal Pajak, Ahmad Fuad Rahmany usai membuka seminar nasional Undang-Undang Pidana Umum dan Perpajakan di Hotel Quality Yogyakarta, Selasa (22/6) Sementara itu, hingga saat ini, atau Juni 2011, pemasukan pajak belum mencapai 50 persen dari jumlah target Rp700 triliun itu. "Ini besar sekali, jadi berat. Sekarang sudah hampir Rp300 triliun," ujarnya.(vvn)

Kamis, 23 Juni 2011

15

Dumai Express Operasikan Kapal Baru BA TAM BAT AM— Dumai Express menambah dua kapal barunya yang dinamai Dumai Line 1 dan Dumai Line 2 guna melayani jalur transportasi laut yang sudah dibuka selama ini. Dumai Line 1 yang telah dioperasikan itu memiliki 300 tempat duduk yang lebih nyaman dan ruangan yang lebih lebar.

TUNDRA/HALUAN KEPRI

PASOKAN SAYUR— Pasokan beberapa jenis sayur-sayuran ke Batam sejak dua hari belakangan mulai normal. Lancarnya pasokan itu menyebabkan harga sayur-sayuran mengalami penurunan dari waktu sebelumnya, Rabu (22/6).

Pasokan Sayur Mulai Normal SEI JODOH—Pasokan sayur-mayur ke Batam sudah mulai banyak sejak dua hari belakangan, sehingga membuat harga kebutuhan sehari-hari itu mulai turun Jenis sayur sawi putih dari harga Rp12 ribu turun menjadi Rp7 ribu per kilogramnya, kangkung dari Rp12 ribu turun menjadi Rp8 ribu per kilogramnya, kacang panjang dari Rp14 ribu turun menjadi Rp6 ribu per kilogramnya dan sayur bayam dari harga Rp18 ribu turun menjadi

Rp8 ribu per kilogramnya. Andreas, salah seorang pedagang di Pasar Tos 3000 Jodoh mengatakan, adanya penurunan harga disebabkan pasokan sudah mulai banyak. Daerah penghasil sayur-sayur basah, seperti hasil lokal dari Barelang, Tembesi dari dari luar Batam, yakni dari Tanjungpinang sudah mulai panen. "Penurunan harga beberapa jenis sayur-sayuran ini sudah ter-

jadi sejak dua hari yang lalu. Pada hal sejak sebulan yang lalu harganya begitu melambung seiring dengan pasokan yang sangat sedikit," katanya kepada Haluan Kepri, Rabu (22/6). Menurutnya, setiap terjadinya penurunan harga pasti mempen g a r u h i o m s e t p e n j u a l a n p edagang. Seperti omsetnya sendiri dari Rp400 ribu turun menjadi Rp200 ribu sejak harga sayur turun. (cw52)

Kepala Operasional Dumai Express Budi melalui stafnya, Ida kepada Haluan Kepri, Rabu (22/6) mengemukakan, Dumai Line 1 dan Dumai Line 2 terbuat dari aluminium standar kapal internasional, sehingga lebih nyaman dan aman saat berlayar ke berbagai tujuan. "Dumai Line 1 sudah kita operasikan sejak awal tahun lalu dan Dumai Line 2 baru sekitar dua minggu ini kita operasikan. Total armada yang kita miliki untuk melayani penumpang saat ini mencapai 10 unit. Berkemungkinan, armada baru akan didatangkan lagi menggantikan beberapa armada yang lama," katanya. Ferry Dumai Express setiap harinya melayani rute Batam-Tanjungbalai Karimun-Selat Panjang-Buton-Pekanbaru pada pukul 07.30 WIB. Kemudian Batam-Selat Panjang-BengkalisDumai (langsung) pada pukul 08.00 WIB dan Batam-Tanjungbalai Karimun (PP) pada pukul 09.15 WIB dan 14.15 WIB. Terakhir, rute Tanjungbalai Karimun-Batam sebanyak 2 kali pada pukul 07.30 WIB dan 11.30 WIB. Menurutnya, arus penumpang pada momen liburan sekolah ini belum ada terjadi peningkatan. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, pada momen liburan untuk tahun ini lebih sepi penumpang. Penyebanya diperkirakan momen liburan sekolah yang tidak begitu panjang dan berdekatan dengan bulan puasa. Namun, optimis dalam seminggu ke depan akan terjadi peningkatan arus penumpang. (cw35)


CMYK

TANJUNGPINANG www.haluankepri.com

Kamis, 23 Juni 2011

Heru Sukmoro Kadis PU Bintan

17

Bunker Milik Keluarga Polisi

Hindari Kelalaian

ANJUNGPINANG ANG — Kapolresta Tanjungpinang TANJUNGPIN AKBP Suhendri mengakui bahwa pemilik bunker solar yang digerebek jajarannya di Kampung Bangun Sari, RT 03/RW 10, Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Selasa (21/6) adalah milik keluarga seorang anggota polisi. Meski begitu, Suhendri menegaskan proses hukum terhadap pelaku penimbun solar itu tetap dilanjutkan.

SOSOK pria yang memiliki nama lengkap Heru Sukmoro ini jika dilihat sepintas terkesan sangat pendiam. Justru sebaliknya, dengan penampilan sederhana dan low profil itu, Heru bisa berinteraksi lebih banyak di lingkungan kerjanya. Baginya, waktu sesingkat apapun sangat berharga.Tak heran jika pada saat jam kerja, Heru selalu terlihat dengan tumpukan berkas. Meskipun harus melayani tamu atau mitra kerja. Hal itu dilakukannya untuk

Pada saat pengge"Setelah kita minrebekan, Suhendri tai keterangan, bunker sempat membantah itu memang milik keada anggotanya yang luarga salah satu angterlibat penimbunan gota polisi. Jangankan solar ilegal di Kamkeluarga, anggota kita pung Bangun Sari. "Ja(polisi) sekalipun jika ngan berasumsi ke saterbukti menimbun sona. Tidak bisa dipaslar tetap akan kita tintikan anggota saya terdak. Kita tak main- Suhendri libat," kata Suhendri main dalam kasus penimbunan solar," kata Suhen- ketika ditanyakan soal penedri dijumpai di gedung DPRD hal.18 Bunker Milik Kepri, Rabu (22/6).

SUTANA/HALUAN KEPRI

Hindari Kelalaian

hal.18

EKONOMI KREATIF — Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan melihat miniatur kapal, salah satu produk ekonomi kreatif yang ditampilkan di pameran Pekan Aksi Ekonomi Kreatif (PAEK) di Lapangan Pamedan, Selasa (21/6) malam. Pembukaan pameran PAEK ikut dimeriahkan artis Utha Likumahua.

Talk Show Ekonomi Kreatif

Pengusaha Jangan Takut Rugi TANJUNGPINANG — Talk show ekonomi kreatif yang menjadi salah satu kegiatan di Pekan Aksi Ekonomi Kreatif (PAEK), ramai dihadiri para pengusaha muda Tanjungpinang. Talk show yang digelar di Hotel Comfort, Rabu (22/6) dibuka langsung oleh Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan. Dalam sambutannya, Walikota mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha. Khususnya lagi bagi pelaku usaha kreatif. "Untuk para pelaku eko-

CMYK

nomi yang baru akan memulai usaha, acara ini dapat memberikan wawasan, semangat dan dorongan," katanya. Tatik, sapaan akrab Walikota itu mengajak pelaku usaha agar lebih kreatif. Baik dalam menciptakan produk maupun memasarkannya. "Sebagai pelaku usaha jangan takut rugi, karena rugi di awal akan mendatangkan keuntungan berkali-kali di tahap selanjutnya," ujarnya memberi motivasi. Dalam talk show tersebut,

Pengusaha Jangan

hal.18

Sempoa Alat Hitung Tradisional Tiongkok TANJUNGPINANG — Sebagai alat hitung tradisional Tiongkok dan sebuah penemuan penting pada masa Tiongkok Kuno, sempoa digunakan secara luas sebelum penemuan angka-angka Arab di dunia. Tapi, saat ini A Pong sempoa sudah terpinggirkan dengan adanya kalkulator dan orang pun lebih suka menggunakannya. "Sekarang orang sudah lebih senang menggunakan kalkulator daripada pakai sempoa. Padahal, penghitungan dengan mnggunakan sempoa sangat mudah dan mudah diingat," kata Apong, guru Bahasa Mandarin di Tanjung-

pinang. Menurut dia, sebelum penemuan sempoa, orang-orang zaman dulu menggunakan tongkat kayu kecil yang disebut 'perhitungan kepingan'. Seiring dengan peningkatan jumlah perhitungan, perhitungan dengan tongkat kayu kecil gagal memenuhi tuntutan tersebut. Karena itu, orang menemukan kalkulator pertama yaitu sempoa. Asal-usul sempoa dapat ditelusuri kembali pada 600 SM di periode Musim Semi dan Gugur. Penemu merangkaikan 10 manik-manik

Sempoa Alat

hal.18


18 Kamis, 23 Juni 2011

M E T R O

T A N J U N G P I N A N G

Polisi Amankan 3 Pelaku Pengeroyokan ANJUNGPINANG ANG — TANJUNGPIN Kapolres Bintan AKBP Dwi Yuliostiono mengatakan, hingga kini polisi sudah mengamankan tiga orang pria yang diduga ikut mengeroyok imam Masjid Mujahidin, Syamsudin. Pria yang juga berprofesi sebagai petani itu dikeroyok saat mencari kayu bakar di kebenunnya di Kampung Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas Bintan Timur, Senin (20/6). "Mereka bertiga masih berstatus sebagai saksi, polisi masih melakukan penyelidikan," kata Dwi saat dihubungi, Rabu (22/6). Selain ketiga orang itu, polisi juga telah memeriksa dua saksi lainnya. "Berapa total pasti pelaku

IYAN/HALUAN KEPRI

SYAMSUDIN, korban pengeroyakan masih terbaring di RSAL Tanjungpinang. penganiayaan itu, kita masih menyelidiki. Kita masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang belum tertangkap," imbuhnya. Sementara itu, Syamsudin

saat ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL). Syamsuddin dirawat di ruangan Paviliun P Senoa III-8 RSAL. Akibat aksi pengeroyokan

itu, pria paruh baya itu mendapat 24 jahitan di bagian kepalanya. Sementara punggung dan bagian depan tubuhnya serta kaki terdapat luka memar bekas pukulan. Aksi pengeroyokan ini, menurut pengakuan Syamsudin dilakukan oleh orang suruhan PT Bintan Kharisma Pratama (BKP) Tanjungpinang, yang mengaku sebagai pemilik lahan yang kini dikelola Syamsudin. Perusahaan ini diduga mengunakan jasa preman untuk menyuruh Syamsudin pindah. Presidium Forkot Andi Cori Fatahudin menyayangkan cara yang diambil PT BKP. Katanya, cara menakui-nakuti orang dengan menggunakan jasa preman sudah tidak jamannya lagi. "Semua tokoh melayu mengimbau polisi dan pemerintah segera menyelesaikan permasalah ini, agar tidak merembet ke persoalan yang lain," ujarnya. (cw40)

Agus Jaya Jabat Wakajari Tanjungpinang TANJUNGPINANG — Bambang Setyo Wahyudi menyerahkan tongkat estafet sebagai Wakil Kepala Kejari Tanjungpinang kepada Agus Jaya. Bambang selanjutnya akan bertugas di Sumatera Utara. Kedua pejabat ini sangat akrab. Itu terlihat saat digelarnya acara pisah-sambut Wakajari Tanjungpinang yang

dilangsungkan di Hotel Bintan Beach Resort (BBR), Tanjungpinang, Senin (21/6) malam. Di acara pisah-sambut itu, selain Kajari Tanjungpinang Amran, juga tampak hadir Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan. Agus Jaya yang sebelumnya menjabat sebagai Intelkam Kejari Batam, dalam sam-

butannya menyatakan siap melanjutkan program yang sudah dibuat Bambang Setyo Wahyudi. "Saya akan memberikan yang terbaik dan berusaha semampunya untuk meningkatkan kinerja Kejari Tanjungpinang ke depan. Khusus untuk Pak Bambang, selamat bertugas di tempat yang baru,"

katanya. Bak gayung bersambut, Bambang pun mengucapkan selamat kepada Agus. Ia berharap penggantinya itu bisa mengemban tugas sebaikbaiknya. "Selamat dan sukses buat Pak Agus, semoga di tempat yang baru dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya," ucapnya. (cw40)

72 Siswa Ramaikan Loketa PAI TANJUNGPINANG — Sebanyak 72 siswa mulai tingkat SD, SMP dan SMA dari utusan masing-masing sekolah se-Kepri meramaikan Lomba Kesenian dan Keterampilan (Loketa) Pendidikan Agama Islam tingkat Provinsi Kepri ke-4. Kegiatan ini digelar oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kepri berlangsung selama tiga hari dan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepri yang diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kepri Dimiyath, Rabu (22/6) di halaman kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sultan Abdurrah-

Sambungan dari hal.17

muan helm yang biasa digunakan oleh anggota Samapta di lokasi penemuan banker.

man jalan MT Haryono batu 3. Dimiyath dalam sambutannya berharap kepada seluruh peserta agar dapat tampil secara maksimal dalam mengikuti perlombaan dan mengikuti dengan baik setiap aturan yang ditetapkan panitia. "Kalah dan menang adalah hal yang biasa, namun dalam lomba ini bagaimana kita bisa menjalin hubungan persaudaraan yang baik diantara sesama peserta," imbuh Dimiyath. Kepala Kanwil Kemenag Kepri Razali mengatakan, Loketa PAI tingkat Provinsi Kepri digelar dalam rangka mempersiapkan bibit terbaik untuk

diperlombakan pada Loketa tingkat nasional yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 12 Juli mendatang di Jakarta. "Lomba ini diharapkan dapat menjadikan motivasi bagi peserta didik untuk lebih berkarya dan mampu menguasai ilmu agama untuk masa depan yang lebih baik," kata Razali. Razali juga mengharapkan kepada peserta yang men g i k u t i L o k e t a s u p a y a bertanding dengan sportif dan menjalin tali silaturahim yang baik diantara sesama peserta se-Kepri. Ketua pelaksana Rasdiati menyebutkan, Loketa yang digelar oleh

Kanwil Kemenag melalui bidang pendidikan Agama Islam bertujuan untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan kepada Allah dan akhlak mulia, menumbuhkembangkan minat, bakat dan kreatifitas bidang keterampilan seni pendidikan Agama Islam, menanamkan sikap keberanian, kemandirian, sportifitas dikalangan siswa dan mempererat ukuwah Islamiyah. Adapun lomba yang dipertandingkan adalah lomba baca Al Quran dan saritilawah, lomba pidato, lomba cerdas cermat. lomba nasyid dan khutbah Jum'at. (eza)

lisi bisa dengan mudah dibeli. Jadi jangan beranggapan ada polisi yang terlibat," katanya.

Menurut Suhendri, penemuan bunker solar itu merupakan modus baru si penimbun solar. Cara ini dilakukan untuk mengelabui polisi yang dalam beberapa penggerebekan belakangan ini menemukan mobil yang tangkinya telah dimodifikasi. "Si penimbun solar kini kembali mengunakan tangki mobil standar, bukan yang dimodifikasi lagi," tutur Suhendri. Sampai saat ini, jajaran Polresta Tanjungpinang masih mengejar pelaku penimbun solar di empat lokasi yang sudah digerebek polisi dalam 10 hari belakangan ini. Polisi menyatakan sudah mengantongi nama-nama pelakunya. "Semua identitasnya sudah kita kantongi, tidak lama saya yakin pelakunya segera dibekuk," pungkasnya. Diketahui, penemuan bunker adalah lokasi penimbunan solar keempat yang telah digerebek polisi. Lokasi penimbunan solar pertama kali ditemukan di Jalan Karya, Kampung Lembah Rantau, Tobung Bata, RT 3 RW 7, Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Kedua di Jalan Nusantara, Kampung Wonosari, RT 6 RW 9, Kelurahan Batu 9, Tanjungpinang Timur. Lokasi tersebut berada di samping Komplek AURI, depan Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah, Kijang. Lokasi ketiga berada di Perumahan Kijang Kencana III, RT 03 RW 09 No 202, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Pelaku penimbunan solar di lokasi ketiga ini adalah seorang oknum TNI. Gubernur Kepri HM Sani telah meninjau ketiga lokasi penimbunan ini pada Jumat (17/6). Sementara, di sejumlah SPBU sudah tidak terlihat lagi antrean panjang kendaraan berbahan bakar solar. "Sudah lancar mas, tak ada lagi antrean lori-lori," tutur salah seorang operator di SPBU Batu 7, kemarin. (rul)

Bunker Milik "Helm itu bisa saja dibeli oleh orang lain dan ditempatkan di sini, karena atribut po-

SERLY/HALUAN KEPRI

BERJANTUNG TIGA — Pisang yang tumbuh di kebun milik Randansyah (35), warga beralamat di Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang jadi tontonan warga, Rabu (22/6). Pisang tersebut bertandan tiga.

GM-FKPPI Tpi Segera Gelar Muscab

Baru 3 Calon Ketua Mendaftar TANJUNGPINANG — Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (GM-FKPPI) PC 3102 Tanjungpinang akan menggelar Muscab pada minggu kedua bulan Juli 2011. Muscab tersebut akan mengagendakan pemilihan ketua untuk masa bakti 2011-2014 dan program pengembangan organisasi ke depan. "Kita sudah rapat internal tanggal 20 Juni kemarin untuk membentuk panitia pelaksana muscab. Rencananya akan dibuka langsung oleh pembina yaitu Komandan Kodim 0315 Bintan dan dihadiri Walikota. Muscab tersebut dengan agenda utama yaitu pemilihan ketua PC GM FKPPI Tanjungpinang," kata Agus Hilman Plt Ketua GMFKPPI Kota Tanjungpinang, Rabu (22/6). Menurut Agus, panitia saat ini telah menerima pendaftaran bagi anggota GMFKPPI yang ingin mengajukan diri untuk ikut bertarung dalam bursa pemilihan ketua. Dan bagi anggota tersebut dipersilakan mendatarkan

diri di sekretariat GM-FKPPI Tanjungpinang di Jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang. "Saat ini sudah ada beberapa nama yang menyatakan kesiapannya untuk maju dalam pemilihan ketua nantinya. Di antaranya adalah Irwan Panggabean, Tarmizi, dan Rio Rizalnaldi. Dan bagi anggota lainnya yang ingin ikut bertarung kita harapkan segera mendaftarkan diri," ujarnya. Di tempat yang sama, Ketua GM-FKPPI Provinsi Kepri Agung Triyanto mengatakan, untuk menjalankan roda organisasi maka perlu kaderisasi meningkatkan kualitas kemampuan penerusnya. Demikian juga Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI POLRI (GM FKPPI) Kepri bakal mengirim 15 kader mengikuti Penataran Kader Organisasi Tingkat Purna (Takorna) ke-12 yang akan digelar di Akademi Angkatan Laut di Surabaya tanggal 24 Juni hingga 2 Juli 2011. "Kita akan mengirim 15 orang kader diantaranya ada

5 perempuan sekaligus memenuhi kuota 30 persen. Mereka berasal dari Tanjungpinang 2, Batam 3, Karimun 2, Bintan 2 dan dari Pengurus Daerah 6 orang. Rencananya pembukaan tanggal 25 Juni oleh Panglima TNI di AAL Surabaya," kata Agung Triyanto. Dijelaskanya, Takorna merupakan penataran kader tingkat purna yaitu pendidikan tertinggi di GM FKPPI yang akan diikuti oleh peserta seluruh Indonesia. Otomatis kader harus lulus dari pelatihan ini karena menjadi syarat utama untuk menduduki ketua di tingkat PD atau provinsi. Ditambahkannya, dalam struktur GM FKPPI pembinanya adalah Dandim, Danlanudal, Danlanud, Kapolres, Pepabri Tanjungpinang terstruktur sebagaimana herarki dalam tentara. Demikian juga pelatihan Takorna yang akan digelar di Surabaya adalah semi militer. Organisasi ini tidak berafiliasi ke partai politik mana pun, dengan batasan umur maksimal 45 tahun. (rul)

BAZ Tpi Salurkan Bantuan kepada 61 Mustahik TANJUNGPINANG — Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Tanjungpinang kembali menyalurkan bantuan kepada 61 mustahik (penerima zakat), Rabu (22/6) di Sekretariat BAZ Tanjugpinang di Jalan Basuki Rahmat. Total bantuan yang diserahkan senilai Rp164,5 juta. Bantuan tersebut berupa uang dan barang, seperti alat tangkap ikan, alat memasak dan lainnya. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZ Kota Tanjungpinang Said Adnan Zainal. Turut hadir di acara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang Abu Sufyan. "Bantuan ini sudah memasuki periode 21 yang dimulai sejak tiga tahun lalu, jadi kalau ditotalkan sudah hampir Rp500 juta yang disalurkan kepada mustahik seSambungan dari hal.17 dalam satu kelompok dan dimasukkan ke dalam batang yang kemudian dibingkai. Perhitungan dapat dilakukan dengan menggerakkan manikmanik tersebut. "Sempoa berbentuk persegi panjang dengan bingkai kayu. Dalam bingkai, terdapat batang manik-manik. Balok di tengah-tengah bingkai membagi setiap batang menjadi dua bagian. Manik-manik di bagian atas melambangkan 5, dan sisanya di bagian bawah melambangkan satu," jelas Apong.

Sambungan dari hal.17 pengsuha mendapat kiat-kiat bagaimana agar usaha yang dijalankannya beruntung. PAEK dibuka secara res-

Sambungan dari hal.17

menghindari kelalaian. "Kerja bukan berarti tidak bisa melayani tamu. Yang penting kita bisa menghindari kelalaian kerja. Waktu itu akan sia-sia jika tidak dimanfaatkan dengan baik," kata Heru yang saat ini dipercaya-

Kota Tanjungpinang," ujar Said usai menyerahkan bantuan. Dikatakan, bantuan yang diberikan kepada para mustahik sebelumnya melalui tahapan seleksi yang dilakukan oleh pihak BAZ bekerjasama dengan Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang. Said menyebutkan dari 64 mustahik yang mengajukan bantuan, yang diluluskan sebanyak 61 orang. Ia menjelaskan, proses mendapatkan zakat bagi mustahik, antara lain pengambilan blanko permohonan bantuan zakat dari sekretariat BAZ, mustahik melengkapi blanko sesuai dengan lampiran yang diminta dan memnuhi persyaratan lainnya. "Setelah blanko terkumpul, maka diadakan sidang penentuan dari pengurus BAZ. Dalam sidang tersebut

nantinya ada rekomendasi dari badan pelaksana yang menentukan diterima atau tidak mustahik tersebut," terangnya. "Setelah mendapat bantuan, maka beberapa bulan kemudian, dipantau kembali baik secara rahasia maupun terang-terangan," imbuhnya. Said yang didampingi oleh Bendahara BAZ Tanjungpinang Johan mengimbau kepada warga kurang mampu yang ingin mendapatkan bantuan dari BAZ bisa datang ke sekretariat dengan mengajukan permohonan. "Kita juga berharap kepada pihak kelurahan agar lebih proaktif mendata warganya yang kurang mampu dan mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan melalui BAZ Tanjungpinang," sarannya. (eza)

Sempoa Alat Dalam penerapan sempoa, lanjut dia, orang-orang membuat banyak tips perhitungan untuk membantu mempercepat perhitungan. Jenis metode perhitungan menggunakan sempoa disebut perhitungan sempoa. Oleh Dinasti Ming, perhitungan sempoa ini tidak hanya diterapkan untuk operasi penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, tetapi juga untuk mengukur luas tanah, bentuk dan ukuran dari berbagai objek.

Karena pembuatan sempoa sederhana, harganya murah dan cara perhitungannya mudah diingat dan dilakukan, sempoa digunakan secara luas di Tiongkok. Lambat laun, hal ini menyebar ke Jepang, Korea, Amerika Serikat dan Asia Tenggara, dan negara-negara lain dan ke daerah–daerah. Bahkan dalam penggunaan umum kalkulator elektronik modern, sempoa masih sedang digunakan dalam penjumlahan dan pengurangan untuk kenyamanan. (rul)

Pengusaha Jangan mi oleh Walikota Tanjungpinang pada Selasa malam. Pameran yang berlangsung mulai 21-24 Juni ini di-

pusatkan di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang. Beragam produk kreatif dipamerkan. (cw42)

Hindari Kelalaian kan sebagai Kepala Dinas PU Bintan, beberapa waktu lalu. Bagi Heru, waktu tidak hanya dihabiskan untuk kerja kantor. Di saat senggang, waktu dimanfaatkan untuk bercengkerama dengan keluarga. Bahkan, jika memungkinkan di-

gunakan untuk menambah pendidikan. Asalkan, tugas utama tidak sampai dilalaikan. "Memenej waktu dan kerja kantor mesti dari kita sendiri. Kuncinya jangan sampai ada yang diabaikan atau dilalaikan," demikian Heru Sukmoro. (yen)


BINTAN

Outbond Bentuk Karakter Positif Lembaga Pendidikan BINTAN — Saat ini sebagian lembaga pendidikan negeri maupun swasta sudah ada yang menjadikan outbond sebagai kegiatan tambahan di luar jam pelajaran. Outbond atau program paket permainan dinilai akan membentuk karakter positif bagi lembaga pendidikan tersebut. "Di Kota Batam, saat outbond tidak hanya menjadi konsumsi para pelajar. Tapi para guru juga tertarik untuk mengikuti kegiatan outbond. Karena outbond itu akan membentuk karakter positif bagi lembaga pendidikan. Terutama dalam meningkatkan nilai kekompokan, teamwork dan mencari solusi untuk menghadapi masalah. Kita juga berharap agar di Pulau Bintan juga menjadikan outbond sebagai sarana dalam mendukung dunia pendidikan maupun swasta," ujar Sugeng, pengelola Blue Corner Outbond di sela-sela memberikan program outbond bagi guru-guru Yayasan Eppata-Genta Kota Batam, kemarin. Salah seorang guru Yayasan Eppata-Gentan, Pinkan menyebutkan, pihaknya outbond tersebut diikuti 32 orang guru. Kegiatan yang diikuti itu beranekaragam permainan seperti papa-mama Chacha, hunter, maris manis, black cat death, human knot, zoo, angka dasar, air kolong dan banana boat. Outbond tidak hanya fun saja. Tapi setiap permainan mempunyai makna tersendiri. Seperti game maris manis butuh konsentrasi dan fokus terhadap apa yang dkerjakan. (yen)

YENDI/HALUAN KEPRI

SALAH satu bentuk permainan outbond.

BINTAN AN — Pemkab Bintan belum memiliki tenaga psikiater BINT untuk melayani masyarakat yang mengalami kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). "Jika ada tenaga psikiater, kasus KDRT maupun perlindungan anak akan mudah terungkap. Karena psikiater merupakan medis yang bertugas untuk membuktikan terhadap fisik dan kejiwaan. Selama ini kasus perlindungan perempuan dan anak tidak terungkap karena sulit dibuktikan dan jarang ada laporan dari warga sendiri," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan KB (BPMP-KB) Bintan, Agusnawarman saat sosialisasi pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) di Hermes Agro Resort, kemarin. Meski Bintan belum memiliki tenaga psikiater, lanjut Agusnawarman, pemerintah daerah akan membentuk P2TP2A di tiga rayon wilayah Bintan. Rayon itu antara lain di Kijang, Toapaya dan Tanjunguban. Masing-masing rayon akan mengakomodir serta memantau kasus KDRT maupun yang menyangkut perlindungan anak. Khusus untuk Tambelan akan dibentuk P2TP2A khusus di bawah penanganan pemerintah kecamatan dan pihak kepolisian. "Pemkab Bintan akan bentuk P2TP2A yang melibatkan aparat Kepolisian, Kejaksaan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPMP-KB, Tim penggerak PKK Bintan, unsur pemerintah kecamatan serta LSM yang peduli terhadap kaum perempuan. Untuk masa mendatang, P2TP2A akan menangani kasus KDRT secara serius. Tentunya diharapkan peran serta masyarakat," tambahnya.

Dian mengatakan untuk melakukan pelatihan pihaknya telah mendatangkan 5 jenis mesin kemasan yang akan dimanfaatkan oleh pelaku IKM. Lima jenis mesin tersebut masing-masing hand sealer, foot steping sealer, continuos band sealer, vacum packaging machine , hand pssing cover. Usai pelatihan peserta masih dapat berkonsultasi dengan pihak Disperindag Bintan di "klinik bisnis kemasan" yang segera dibentuk. Klinik tersebut katanya berlokasi di Kantor Disperindag Bintan. "Jadi kalau nanti ada pelaku IKM atau UKM yang mengalami kendala dalam produk kemasannya dapat mendatangi klinik bisnis kemasan yang kita di-

Agusnawarman mengatakan, di lingkungan masyarakat banyak terjadi kasus KDRT dan penganiayaan anak. Hanya saja, kasus tersebut sulit ditangani karena kaum perempuan lebih cenderung menyembunyikan tindakan pelanggaran hukum itu. Begitu juga dengan kasus penganiayaan maupun pelecehan seksual terhadap anak, jarang yang terungkap. Jikapun ada yang terungkap, kasus itu sudah lama terjadi. Seperti pelecehan seksual terhadap anak kandung yang dilakukan orang tua di wilayah Kijang, beberapa waktu lalu. Pengungkapan kasus KDRT maupun perlindungan anak itu sulit dilakukan salah satunya disebabkan karena Bintan belum memiliki tenaga psikiater. Wakil Bupati Bintan, Khazalik usai membuka sosialisasi P2TP2A mengatakan, perkembangan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak sampai saat ini cukup memprihatinkan. Bahkan lebih miris lagi ada orang tua yang tega memperkosa anak kandungnya. Hal ini tidak sesuai dengan adat budaya dan agama yang ada di Bintan. "Untuk antisipasi dan menangani kasus itu perlu dibentuk wadah berupa P2TP2A. Sehingga permasalahan yang muncul di tengah masyarakat bisa diatasi. Karena untuk perlindungan perempuan dan anak itu sudah diatur dalam UndangUndang. Termasuk pengaturan terhadap sanksi pidananya," kata Khazalik. (yen)

rikan,'katanya. Untuk lebih memantapkan peserta dalam memahami cara kerja alat, pihaknya kata Dian mendatangkan tenaga ahli khusus untuk kemasan dari Jakarta yakni Delli Gunarsa. Delli mengatakan kemasan yang baik dan menarik dapat membuat konsumen lebih tertarik untuk membeli produk tersebut. Karena itu kemasan sebaiknya dibuat semenarik mungkin untuk menarik minat pembeli. Kemasan yang baik juga dapat memperpanjang mutu atau kualitas produk tersebut."Untuk bentuk atau desain kemasan tentunya dapat disesuaikan dengan produk serta anggaran yang kita miliki,"katanya. (edy)

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH RIAU DAN KEPULAUAN RIAU PEMBERITAHUAN MANAJER PT. PLN (PERSERO) CABANG TANJUNGPINANG NO. 037 PM. 014/MCTPI/2011 TENTANG PEMADAMAN SEMENTARA ALIRAN LISTRIK Diberitahukan kepada pelanggan listrik PT. PLN (Persero) Wilayah Riau & Kepri Cabang Tanjungpinang Khususnya pelanggan yang berada di Kawasan Rayon Tanjungpinang Kota, Rayon Bintan Centre dan Ranting Kijang Kantor Jaga Kawal. Sehubungan dengan adanya Pekerjaan Pemasangan Konstruksi Tiang Beton, Pembongkaran Jaringan SUTM 20 kV yang lama serta penarikan Kawat A3C 240 mm Jaringan SUTM 20 kV yang baru pada penyulang : Delima, Nenas, Kuini, Mangga, Express Gesek, Apel, Nangka dan Prallonnisasi pada Penyulang Kamboja maka akan dilaksanakan Pemadaman Aliran Listrik pada : NO

1

RANTING / RAYON

HARI

TANGGAL

19

Tenaga Psikiater Belum Ada

IKM Dilatih Packaging BINTAN — Dinas UKM Koperasi dan Perindag Bintan memberi pelatihan kemasan atau packaging untuk 60 pelaku industri kecil menengah (IKM) bidang makanan di Bintan. "Dengan pelatihan ini diharapkan pelaku usaha dapat meningkatkan kompetisi teknis dan tata cara mengemas produk yang berkualitas, menarik dan higienis,"kata Kepala Dinas UKM Koperasi dan Perindag Bintan Ir Dian Nusa di sela-sela acara di Bintan Agro Resort, Rabu (22/6). Kata Dian, pelatihan ini juga diharapkan peserta mengetahui fungsi atau kegunaan sertajenis kemasan yang dapat diterapkan pada pada produknya nanti.

Kamis, 23 Juni 2011

PEMADAMAN

JAM

PENYULANG

Kamis

23 Juni 2011

08.00 s/d 16.00 WIB

Express Gesek, PLTD Air Raja, Apel dan Nangka

Sabtu

25 Juni 2011

08.00 s/d 16.00 WIB

Delima, Nenas, Kuini, Mangga dan Apel GH KM. 21 Gesek

Ranting Kijang

LOKASI Gesek KM. 21 s/d Malang Rapat, Kawal, Jl. Raya Uban KM. 21 s/d RRI KM. 30, Tembeling dan sekitarnya Gesek KM 21 s/d Malang Rapat Kawal, Jl. Nusantara, KM. 18 s/d KM. 26, Jl. Korindo, Jl. Kp. Nenas, Ps. Berdikari, Jl. Kolong Enam, Jl. Kp. Kolam, Sei. Enam, Jl. Lengkuas, Tokojo, Kp. Baru Keke Kijang dan sekitarnya

2

Rayon Tanjungpinang Kota

Sabtu

25 Juni 2011

08.00 s/d 16.00 WIB

Kamboja

Jl. Brigjen Katamso Jl. Gudang Minyak

3

Rayon Bintan Center

Sabtu

25 Juni 2011

08.00 s/d 16.00 WIB

Meranti

Jl. Raya Uban KM. 14 s/d KM. 20

Pelaksanaan sewaktu-waktu dapat berubah sesuai situasi dan kondisi pada hari tersebut. Demikian kami sampaikan dan mohon Maaf kepada Pelanggan atas ketidak nyamanan dalam penggunaan Energy Listrik selama Pelaksanaan Pekerjaan berlangsung, atas pengertiannya terima kasih.

Tanjungpinang, 22 Juni 2011 MANAJER ttd HENDRA SLAMET RIJADI Tembusan : 1. Assman Kit, PLTD Air Raja, PLTD Suka Berenang 2. Rayon Kota, Rayon Bintan Center, Ranting Kijang 3. Kantor Jaga Kawal

AZWARDI/HALUAN KEPRI

BERIKAN BANTUAN — Gubernur Kepri, HM Sani menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Agung Tanjunguban saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Tanjunguban, Senin (21/6).

Sani Minta Aparat Perhatikan Masyarakat TANJUNGUBAN — Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), HM Sani meminta seluruh perangkat pemerintahan, mulai dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD)/ Kelurahan (LPMK), Badan Perwakilan Desa (BPD), Kepala Desa (Kades) hingga bupati agar memperhatikan masyarakat. Bahkan Sani mencontohkan dirinya saat menjabat camat di Bintan, ia berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat di wilayah kerjanya. Sebab menurut Sani, pentingnya perangkat pemerintahan agar bisa mendengarkan keluhan masyarakat. Penegasan Sani tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Tanjunguban, Senin (21/6). “Saya punya prinsip daun yang gugurpun, saya harus tahu,” tegas Sani usai menyerahkan bantuan dana pembinaan penyelenggaraan pemerintahan kecamatan dan desa/kelurahan kepada Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Bintan, Camat, Lurah, Kades, Ketua BPD, Ketua LPMD dan LPMK di Kantor Kecamatan Bintan Utara, Tanjunguban. Sani mengataan, tujuan kedatangannya ke Bintan Utara adalah untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sehingga dapat menampung aspirasi yang diinginkan oleh masyarakat. “Kalau tidak penuh ke atas, ya penuh kebawahlah,” gurau Sani. Menurut Sani, penyusunan APBD Perubahan (APBDP) Provinsi Kepri harus mampu memasukkan aspirasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Walaupun permintaan itu tidak bisa dipenuhi secara keseluruhan. Bicara tentang perkembangan Kabupaten Bintan menurut Sani sudah sangat baik dan hal ini jauh berbeda saat dia menjabat sebagai

camat sekitar tahun 80-an. Yang penting kata Sani, semangat kebersamaan yang sudah tercipta di Bintan harus dapat terus dipupuk dan ditumbuhkembangkan. Gubernur juga mengingatkan kepada apara pemerintahan untuk tidak hanya bisa membuat program saja. Pasalnya apa yang lebih terpenting adalah bagaimana mengaplikasikan program-program yang sudah dibuat. “Pengentasan kemiskinan masih menjadi program prioritas sejak saya dilantik sebagai Gubernur Kepri,” ujar Sani. Asisten I Pemprov Kepri, Nuraida Moksen menyebutkan selain, pemberian bantuan bagi aparat pemerintahan se-Kabupaten Bintan, Gubernur juga akan menandatangani penyerahan 7 proyek fisik yang dibangun di Kabupaten Bintan dengan menggunakan APBD tahun anggaran 2008, 2009 dan 2010. Jumlah anggaran yang sudah terserap untuk pembanguan proyek-proyek yang bersumber dari APBD Kepri untuk tahun anggaran 2008 berjumlah Rp7.675.239.854. Sedangkan tahun anggaran 2009 berjumlah 9.008.248.903 dan tahun anggaran 2010 sebesar Rp12.879.673.507. Proyek-proyek tersebut terdiri dari proyek di Dinas Kesehatan sebesar Rp3,4 miliar dan Dinas Pekerjaan umum sebesar Rp 4,16 miliar untuk tahun anggaran 2008. Dan Dinas Pendidikan sebesar Rp6,15 miliar, Dinas Kesehatan sebesar Rp1,024 miliar, Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp371.163.000 dan Dinas Perhubungan sebesar Rp357.600.000 untuk tahun anggaran 2009. Sedangkan untuk tahun anggaran 2010, Dinas Pendidikan sebesar Rp2,869 miliar, Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp8,309 miliar dan Dinas Perhubungan sebesar Rp1,970 miliar. (azw)


20

L I N G G A

Kamis, 23 Juni 2011

Mahasiswa Singkep Demo Usman Wello Siap Nakhodai PP Lingga LINGGA— Musyawarah Cabang (Muscab) Pemuda Pancasila (PP) Lingga jika tidak ada halangan akan dilakukan pada akhir bulan Juni ini. Pemilihan Ketua PP Lingga menjadi agenda utama muscab yang akan dilakukan. Siapa yang bakal menduduki orang nomor 1 Kepimimpinan PP Lingga mulai diperbincangkan banyak orang. Jika biasanya figur calon ketua diajukan oleh para pendukung, tapi tidak dengan Usman Wello yang secara terang-terangan mengatakan, siap menakhodai PP Lingga pada periode mendatang. "Saya siap mejadi Ketua PP Lingga yang akan mengembalikan kewibawaan PP di Kabupaten Lingga," kata Usman, Selasa (20/6). Dikatakan, selama ini keberadaan PP di Lingga seperti mati suri. Tidak ada kemajuan yang diperoleh untuk mengembangkan organisasi. "Tidak ada kiprah yang dilakukan hingga PP dikenal masyarakat," sebut salah seorang pendiri PP di Lingga ini. Dipaparkan, dulu semasa ia memimpin PP di Kecamatan Singkep Barat, berbagai program PP yang dilakukan hingga PP mendapatkan tempat di hati masyarakat. "Selain itu PP benar-benar menjadi OKP yang disegani di Singkep barat," ujarnya. Ia melanjutkannya, jika memang dijalankan dengan sungguh-sungguh tidak sulit untuk membawa PP di kabupaten Lingga menjadi OKP yang benar-benar mendapat perhatian dari masyarakat. "Untuk itu PP membutuhkan ketua yang benar-benar komitmen untuk memajukan organisasi hingga kejayaannya dapat diaraih kembali," tuturnya.(cw32)

Tuntut Bentuk Pejabat Pengelola Informasi Publik TANJUNGPIN ANG — Sebanyak 20 mahasiswa yang ANJUNGPINANG tergabung dalam Forum Mahasiswa Pulau Singkep (Formasi) Kota Tanjungpinang, menggelar aksi demonstrasi di kantor Gubernur Provinsi Kepri, Selasa (21/6). Mereka menuntut Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kepri segera membentuk pejabat pengelola informasi dan dokumentasi publik. "Sesuai amanat undang undang Nomor 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, pemprov harus serius dan merealisasikan pembentukan pejabat pengelola informasi publik itu," teriak, Fitra Nanda, Ketua Koordinasi Lapangan yang juga merupakan Ketua Formasi Tanjungpinang di kantor GUbernur Kepri, Selasa (21/6). Bukan hanya itu, terdapat lima tuntutan lainnya yang disampaikan mahasiswa dalam aksi tersebut. Diantaranya, harga eceran gula pasir impor yang

dicanangkan pemerintah pusat hanya berkisar Rp6.000 hingga Rp7.000, tapi di lapangan harganya terus melambung. Kedua, mereka menilai, program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), khususnya di Kabupaten Lingga tidak berjalan adil dan dinilai diskriminasi. Karena, menurut data mereka, masyarakat yang mendapatkan realisasi program bedah RTLH hanya di 3 kecamatan saja yakni Lingga Utara, Pancur, Senayang. "Mana keadilan bagi seluruh masyarakat Kepri? Kenapa

hanya tiga kabupaten saja yang mendapatkan, sedangkan wilayah Singkep dan Singkep Barat sendiri tidak termasuk dan terdata di program tersebut, ada apa ini?" teriaknya. Tuntutan lainnya, mereka mendesak ketegasan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang status Pulau Berhala Kabupaten Lingga. Begitu juga tentang pupuk bersubsidi. Mereka juga menyuarakan agar Gubernur Kepri segera menuntaskan permasalahan tersebut dan mengevaluasi kembali program tersebut. Karena dinilai tidak ada pemerataan dalam pelaksanaannya tidak tepat sasaran. "Kita tidak main-main, kita berharap tuntutan dapat terealisasi. Bagaimanapun caranya. Apabila gubernur tidak mampu, lebih baik turun saja dari kursi gubernur," tegas Fitra

YAN/HALUAN KEPRI

DEMO GUBERNUR — Mahasiswa Singkep di Tanjungpinang menggelar aksi demonstrasi di kantor Gubernur Kepri, Selasa (21/6) lalu. Mereka menuntut agar dibentuk lembaga pengelola informasi publik. dalam orasinya. Aksi demontrasi berlangsung singkat. Sekitar pukul 13.30 WIB, mahasiswa yang tergabung dalam Formasi mendatangi kantor gubernur yang telah mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan

aparat Pemrov kepri. Dalam aksi kali ini, mahasiswa tidak berhasil menemui gubernur sekaligus pejabat setempat. Alhasil aksi tersebut hanya mendapatkan sambutan dari kepala Satpol PP Provinsi Kepri, Edi Irawan. (cw40)


KARIMUN

TANJUNGBA TU — Elemen masyarakat Kundur meTANJUNGBATU minta Kapolres Karimun, AKBP Benyamin Sapta, Sik agar menutup perjudian dendang berhadiah atau lebih dikenal Kesenian Irama Melayu/Minang (KIM) di Kundur. “Kehadiran Judi Kim atau Dendang Berhadiah di Tanjungbatu sejak dua minggu belakangan sudah sangat meresahkan masyarakat. Itu sudah jelas-jelas judi karena permainan ini sudah disalahgunakan dengan mengimingimingi masyarakat dengan hadiah dengan membeli kupon yang sudah disediakan yang harganya bervariasi mulai dari Rp10 ribu sampai Rp200 ribu, sesuai dengan hadiah yang disediakan,” kata warga yang mengaku bernama Ridwan menghubungi Haluan Kepri, Selasa (21/6). Dikatakan Ridwan, Judi Kim atau Dendang Lagu Berhadiah yang digelar di kawasan Trikora dekat lapangan bola wargo Tanjungbatu Kota dari jam 8 malam sampai jam 2 malam, diduga telah disalahgunakan ke arah permainan berbentuk judi dengan menjual kupon berhadiah oleh pihak-pihak tertentu dengan mengeruk keuntungan "Permainan Kim ini disalahgunakan oleh mereka dengan menjurus ke perjudian. Misalnya ketika dalam setiap pertunjukan selalu ada jual beli kupon dan pantun lagu berhadiah. Disinilah letak judi-

nya," kata Ridwan. Dijelaskan Ridwan, Kesenian Irama Melayu (KIM) berasal dari suara merdu dari pendendang pantun dan lagu seakan mengundang para pelancong untuk singgah, mengamati, dan akhirnya ikut permainan berhadiah. Tiap pengunjung yang berminat ikut acara ini harus membayar Rp10 ribu untuk mendapat satu lembar berisi enam baris nomor. Tiap baris mendatar berisi lima nomor yang berkisar dari satu hingga 90. Peserta menandai tiap nomor yang disebutkan oleh pendendang pantun dan lagu. Nomor yang disebutkan oleh pendendang didapat dari dadu yang dikocok dalam satu wadah seperti gelas panjang. Jika ingin lebih berpeluang, kita bisa membayar Rp20 ribu untuk mendapat satu lembar berisi 18 baris nomor. Jika angka yang keluar berurutan lima baris, para pengunjung berhak mendapat hadiah yang disediakan panitia KIM. Hadiah yang ditawarkan bervariasi, sebut saja: pemutar VCD, dispenser, organ, dan lainlain. Wajar saja bila tiap malam stan ini selalu ramai didatangi

oleh pengunjung yang ingin mencoba peruntungan. Dendang pantun berirama sepintas memberi sinyal angka belakang yang harus ditandai peserta. Jadi, selain peserta merasa santai ikut bernyanyi atau berjoget, kadang juga membuat hati harap-harap cemas akan nasib selanjutnya di permainan ini. Bukan hanya peserta permainan yang bergembira mengikuti irama pantun dan lagu, tapi juga pengunjung yang singgah mengamati permainan ini. Ridwan dengan tegas menyatakan bahwa Kim alias Dendang Berhadiah yang digelar di Tanjungbatu adalah judi. Karena memperjualbelikan kupon dengan iming hadiah menggiurkan sehingga masyarakat tergoda dan tak sadar uang mereka habis terkuras "Kita minta dengan bijak kepada aparat kepolisian untuk segera menertibkannya dan menutupnya bukan dengan membiarkan dengan memberikan ijin kepada para pengelola," tegas Ridwan kepada Haluan Kepri. Ridwan juga menjelaskan tidak semua Kim alias Dendang Berhadiah adalah judi kalau dilaksanakan dengan benar dengan tidak memperjual belikan kupon. Sebaliknya KIM, merupakan budaya Melayu dan Minang yang juga bagian tak terpisahkan dari budaya nusantara. "Ada prinsip

Dugaan Penggelapan Uang

rektur CV Pasak Bangun Jaya dalam proyek pengerjaan jalan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Parit Rampak. Ketika

dan filosofi yang berlaku di Bumi Melayu , yaitu yang namanya berbau perjudian di Bumi Melayu tetap dilarang. Makanya, jika ada unsur judi, adat pun

berpondasi hukum, hukum harus berpondasi dengan ketentuan, Jadi kita dukung polisi untuk menindak segala bentuk perjudian" tambahnya. (hhp)

GANI/HALUAN KEPRI

Anggota DPRD Rocky Bawole Dipolisikan KARIMUN — Rocky Marciano Bawole, anggota Komisi C DPRD Karimun dipolisikan oleh Muhammad Zahar, Di-

21

Masyarakat Minta Judi KIM Ditutup

JPU Tak Terima Vonis Bebas Iknatius KARIMUN — Kasus dugaan korupsi pengerjaan jalan penghubung (causeway) Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Parit Rampak, Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Meral belum berakhir. Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak terima dengan vonis bebas yang diputuskan hakim kepada terdakwa Iknatius, Rabu (15/6) lalu di PN Karimun Upaya pengajuan kasasi ke MA tersebut disampaikan Hanjaya Chandra SH, salah seorang JPU yang juga menjabat Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun kepada Haluan Kepri melalui sambungan telepon Rabu (22/6) kemarin. Menurut Hanjaya, pihaknya telah menerima putusan lengkap dari PN Tanjungbalai Karimun atas vonis bebas Iknatius yang dikeluarkan Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun Jumat pekan lalu. Dikatakan, usai menerima putusan lengkap dari PN Tanjungbalai Karimun, maka Senin kemarin pihak kejaksaan negeri langsung berkoordinasi dengan pengadilan tinggi guna melanjutkan proses hukum tersebut dengan mengajukan kasasi ke MA.“Kami tidak usah ke pengadilan tinggi lagi, tapi langsung ke MA,” ujar Hanjaya yang mengaku lagi berada di Batam. Untuk pengajuan kasasi ke MA, Hanjaya menyebut kalau pihaknya sudah mengambil memori kasasi di PN Tanjungbalai Karimun, Selasa (21/6) lalu. Namun, ketika ditanya kapan waktunya pengajuan kasasi itu, ia belum bisa menyebutkan pastinya kapan.“Secepatnya akan kami ajukan,” katanya lagi. Sebagaimana diketahui, majelis hakim PN Tanjungbalai Karimun membebaskan Iknatius, Direktur PT Cahaya Cerah (CC), selaku kontraktor yang mengerjakan proyek jalan pengubung (causeway) TPI Parit Rampak. Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin Ketua PN Tanjungbalai Karimun Y Wisnu Wicaksono memvonis bebas Iknatius dan menyebut kalau terdakwa terbukti tidak bersalah dan mementahkan segala dakwaan JPU baik primer maupun sekunder. “Yang jelas, kami tidak akan tinggal diam atas vonis bebas yang dikeluarkan majelis hakim terhadap terdakwa Iknatius. Proses hukumnya akan tetap berlanjut dengan pengajuan kasasi ke MA,” tandas Hanjaya. (ham)

Rabu, 22 Juni 2011

membuat laporan ke polisi, Selasa (21/6), Zahar didampingi rekannya Hendrik Aritonang. Dalam laporannya ke polisi, Zahar mengatakan pada 10 November 2009 lalu sekitar jam 13.30 WIB dirinya menyerahkan cek Bank Riau (kini Bank Riaukepri-red) Kantor Cabang Pembantu Tanjungbalai Karimun kepada terlapor atas permintaan Erry Januardin untuk pembayaran 30 persen dana dari nilai kontrak pekerjaan jalan TPI Parit Rampak kepada Rawan Himba ,selaku sub kontraktor proyek tersebut dengan nilai Rp198.900.000. Usai menerima cek, terlapor lalu mencairkan cek sebesar 30 persen dari nilai kontrak itu kepada Bank Riau. Namun sayangnya, terlapor tidak menyerahkan uang tersebut kepada Rawan Himba. Akibatnya, CV Pasak Bangun Jaya mengalami kerugian sebesar Rp198.900-

.000 tersebut. Zahar telah berulang kali meminta uang tersebut ke Rocky, namun uang itu tidak kunjung ada. Karena merasa dirugikan, Zahar lalu membuat laporan ke Polres Karimun dengan no: LP/89-B/VI/ 2011/Kepri/Res Karimun. Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Ary Baroto SIk ketika ditemui diruangannya Rabu (22/6) kemarin membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan terkait adanya dugaan penggelapan uang oleh Rocky Marciano Bawole tersebut. "Ya benar, Muhammad Zahar warga RT 03 RW 02, Kelurahan Tebing, Kecamatan Tebing telah membuat laporan polisi terkait dugaan penggelapan uang atas nama Rocky Marciano Bawole Selasa (21/ 6) lalu, dan berkasnya sudah sampai di tangan saya," ungkap Ary. Sementara itu, Martias Tanjung selaku kuasa hukum Muhammad Zahar mengung-

kapkan, sebenarnya antara kliennya dengan pihak terlapor dan beberapa orang temannya pernah bekerja sama soal pembangunan jalan TPI di Parit Rampak dengan nilai proyek kurang lebih Rp750 juta menggunakan APBD Karimun 2009. Dalam perjanjian awalnya, 30 persen dari nilai proyek tersebut yakni sebesar Rp198.900.000 harus dibayarkan kepada Rawan Himba selaku sub kontraktor proyek. Namun, hingga selesainya pekerjaan proyek uang tersebut tidak juga diserahkan terlapor. Padahal, Muhammad Zahar sudah memberian cek kepada Rocky untuk dicairkan dan kemudian diserahkan kepada sub kontraktor. Rocky Marciano Bawole ketika hendak dikonfirmasi terkait laporan polisi tersebut melalui telepon genggamnya tak bisa dihubungi karena nomor handphonenya tak aktif. (ham)

SERAHKAN PIALA — Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan piala bergilir kepada Kakanpora Kabupaten Karimun, Yan Indra, dalam acara Wabup Cup III di Studion tertutup, Rabu (22/6).

Wabup Cup III

52 Tim Voli Berlaga KARIMUN — Sebanyak 52 tim voli akan berlaga dalam ajang Wakil Bupati Cup III. Dari 52 tim itu, 31 diantaranya tim putra dan sisanya, 21 tim putri. Kejuaraan ini dimulai, Rabu (22/6) kemarin sampai 19 Juni 2011. Wakil Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq mengatakan, dalam permainan ini kita batasi tidak ada menggunakan pemain dari luar, yang mana harus disertakan dengan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP). "Jadi biar muncul atlet yang asli dari Kabupaten Karimun, sehingga ketika ada iven, kita juga siap menurunkan tim dari Karimun," ujar Rafiq. Dalam berbagai iven, Kabupaten Karimun telah banyak menoreh penghargaan, baik tinggat provinsi dan nasional. Namun demikian hal itu tentu harus dilakukan

pengembangan bakat dan bibit baru. "Jaga sportifitas dan jangan mengedepankan emosi. Dan inilah yang dinamakan olahraga yang sehat," pesan Rafiq. Dalam kesempatan itu, Rafiq juga melakukan servis pertama sebagai tanda dibukanya pertandingan. Sementara itu, Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Kakanpora) Kabupaten Karimun, Yan Indra mengatakan, pertandingan Wabup Cup akan dilaksanakan mulai dari 22 Juni dan berakhir pada 19 Juli mendatang. "Setiap harinya akan berlangsung empat tim dengan sistim gugur," katanya. Adapun hadiah yang disediakan yaitu medali perunggu medali perak dan emas, serta uang tunai untuk empat juara terbaik.(gan)


SPORTAINMENT

Kamis, 23 Juni 2011

22

DAYLIFE

TIMNAS Wanita Jerman

PD Wanita Lebih Banyak Diminati Kaum Adam BERLIN — Kaum adam lebih antusias dengan pergelaran Piala Dunia Sepak Bola Wanita yang akan segera dihelat di Jerman, jika dibandingkan dengan kaum hawa - demikian hasil polling yang dirilis tuan rumah. Menurut polling dari majalah mingguan Die Zeit, sekitar 63 persen pria yang melakoni survei sudah menanti turnamen yang akan digelar mulai 26 Juni hingga 7 Juli itu, jauh di atas para wanita yang hanya mencapai 43 persen. 60 persen pria juga merasa sepak bola wanita adalah hal yang atraktif, dibandingkan wanita yang hanya 45 persen. Namun ada satu hal yang hampir disepakati keduanya yakni sekitar separuh dari kedua jenis kelamin itu berpikir jika even ini akan sama suksesnya dengan Piala Dunia Sepak Bola pria pada tahun 2006 silam di Jerman. Pergelaran Piala Dunia untuk pria saat itu tak hanya berjalan mulus, namun juga dianggap mampu meningkatkan citra Jerman di luar negeri. Laga pembuka Piala Dunia akan digelar pada tanggal 26 Juni di Olympic Stadium, Berlin saat tuan rumah Jerman, yang berharap bisa meraih gelar ketiga beruntun mereka, meladeni Kanada. Dan 70 persen dari pelaku polling merasa jika tim wanita Der Panzer akan mencapai, setidaknya, partai final.(dzt)

JAK AR TA — Usai melahirkan London Abigail Dimitri AKAR ART yang kini masih berusia 11 bulan, Wulan Guritno hamil lagi. Menurut dokter kandungan, usia kehamilan Wulan sudah empat bulan. Bintang film 19+ ini tak menyadari gejala hamil. "Iya, kemarin setelah ASI eksklusif enam bulan, banyak orang bilang sudah secara alami KB. Ya saya PD (percaya diri) saja, banyak pekerjaan lupa juga. Pas syuting di Bandung kok sempat drop banget, badan pegal-pegal dan mau dipijat terus. Beli test pack, alhamdulillah hamil. Pas dua minggu lalu cek ternyata sudah empat bulan," tutur Wulan. Sang suami, Adila Dimitri tak kalah kaget dengan Wulan. Mereka tak mengira akan tambah momongan secepat ini. "Suami sendiri kaget, tapi senang. Namanya rezeki," ucap artis yang ditemui di Gala Premier film Ca3tatan Harian Si Boy, di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/6) malam. Wulan dan suami tak terlalu mempermasalahkan jarak lahir antara London dan calon adiknya. "Ya enggak apa-apa dikasih jarak dekat," tukasnya.(oke)

Cesc Fabregas

Hanya Kenal Bali dan Jakarta

DAYLIFE

JAKARTA — Pemain Arsenal Cesc Fabregas tengah berkunjung ke Indonesia sejak Selasa 21 Juni 2011 kemarin. Namun, Fabregas mengaku ternyata tak begitu mengenal Indonesia. Hanya ada dua kota yang dia tahu di sini, yakni Bali dan Jakarta. "Saya berada di sini (Indonesia) karena saya tidak tahu banyak soal negara ini. Yang saya tahu kalian (fans Indonesia) luar biasa. Kalian memperlakukan orang lain dengan hormat," kata Fabregas di Jakarta, Rabu (22/6). "Yang saya tahu Bali surga untuk liburan. Sehabis itu saya mau melihat sebanyak mungkin dari negara ini sejauh yang saya bisa. Tapi sekarang saya hanya akan bersantai di Jakarta dan Bali," katanya lagi. Namun, Fabregas juga punya penyesalan buat masyarakat Indonesia. Dia merasa kurang berkomunikasi dengan fansnya di sini. Meski sudah ada jejaring mikroblog Twitter, dia merasa masih belum cukup. "Saya selalu mencoba berkomunikasi dengan para fans di sini. Tapi maaf saya tidak bisa berkomunikasi dengan semua. Akan saya usahakan bisa melakukannya," kata Fabregas lagi. Mantan pemain Barcelona ini datang ke Indonesia sebagai duta makanan ringan, Biskuat. Sekaligus menyerahkan trophy juara buat pemenang kompetisi sepakbola Biskuat yang akan mencapai babak final besok, Kamis 23 Juni 2011, di Bali. Suasana jumpa pers sendiri berlangsung santai dibarengi tawa dengan media dan fans yang memenuhi ruangan. Fabregas juga sesekali melempar candaan terutama ketika ditanya apa yang membuatnya jatuh cinta dengan sepakbola."Yang pasti bukan perempuan yang membuat saya jatuh cinta pada sepakbola karena memang isi pelakunya kebanyakan laki-laki," ujarnya lalu tertawa. "Sepakbola sudah menjadi bagian hidup saya sejak saya berusia 2 tahun. Saya selalu ingin menendang bola yang saya lihat, ke kamar mandi, dan tidur pun saya membawa bola," tambahnya.(vvn)

Irfan Bachdim

Belum Dapat Restu Keluarga MALANG — Irfan Bachdim dikabarkan bakal segera menikah bulan depan. Hal ini diungkapkan sendiri oleh pasangan Irfan, Jennifer Kurniawan kepada media. Namun ternyata, rencana pernikahan kedua sejoli tersebut belum mendapat restu dari pihak keluarga Irfan Bachdim. Paman Irfan, Helmy Ali Bachdim kepada media televisi mengatakan jika sosok Jennifer sebagai calon istri Irfan belum diperkenalkan kepada pihak keluarga. "Itu yang saya sesalkan. Biar sejelek-jeleknya dia punya pacar, tunjukin ke kita. Ini pacar saya, agamanya ini. Kalau lain agama ya masuk lah. Karena keluarga saya Islam," tutur sang paman, Helmy Ali Bachdim di Malang. Masalah perbedaan yang mendasar soal keyakinan menjadi alasan yang memberatkan di pihak keluarga Irfan. Pihak keluarga menginginkan Irfan berpacaran dengan seorang wanita muslim yang baik. Selain itu mereka juga menganggap umur Irfan yang baru menginjak angka 22 tahun masih terlalu labil untuk menikah. “Kalau dia mau menikah, menikah yang benar. Sama siapa aja kita nggak mempersoalkan asalkan benar. Kalau saya harapkan, carilah Irfan wanita muslim kan banyak. Yang bisa angkat Irfan setinggi langit. Jadi kita bangga biarkan kelahiran Belanda tapi dia muslim

Irfan Bachdim dan Jennifer yang baik," kata sang paman. Namun kabar ini nampaknya tidak banyak berpengaruh kepada hubungan keduanya. Pasangan Hot ini tengah melanjutkan perjalanan romantis mereka di pulau Dewata Bali. "Selamat Pagiii ? Maaf aku off di twitter karena aku di Bali sama Sayangku ? Wish you all a great Day ? xoxo," tulis Jennifer Kurniawan mela-

DAYLIFE

lui twitternya, Selasa (21/6). Pasangan Irfan Bachdim dan Jennifer Kurniawan bisa dikatakan salah satu pasangan selebriti paling hot saat ini. Nama mereka berdua samasama melejit ketika piala AFF Suzuki 2010 digelar pada bulan Desember lalu. Jennifer bahkan rela meninggalkan karir yang dirintisnya sebagai model di Jerman demi menyusul Irfan ke Indonesia.(bln)

Cristiano Ronaldo

Pembaptisan Anak Dikawal Militer LISBON — Cristiano Ronaldo memilih agar putranya dibaptis di sebuah gereja kecil di Portugal. Uniknya gereja tersebut terletak di sebuah pangkalan udara militer Portugal dan pembaptisan dilakukan dengan kawalan ketat dari pasukan militer di sana. Media tidak mampu mendeteksi masuknya Ronaldo ke dalam pangkalan militer yang terletak di daerah Lisbon tersebut, namun pacar penggawa Real Madrid ini, Irina Shayk

terlihat menghadiri acara pembaptisan ini, ia terlihat di dalam sebuah mobil bersama kakak Ronaldo, Catia. Dailymail mengungkapkan bahwa usai pembaptisan putranya yang diselenggarakan di pangkalan DAYLIFE udara militer tersebut, Ronaldo segera menghadiri pesta yang diadakan di rumah Catia, kakak perempuan Ronaldo. Keponakan Ronaldo, Denis, juga dibaptis pada hari yang sama. "Pembaptisan tersebut san-

gat fantastis dan indah. Kami ingin berbagi momen bahagia ini dengan orang-orang yang kami cintai," ungkap Catia pada The News of The World. Pembaptisan ini juga dilakukan untuk merayakan ulang tahun anak Ronaldo yang jatuh pada tanggal 17 Juni lalu. Anak Ronaldo lahir dari seorang ibu yang tidak diketahui identitasnya, pada 3 Juli 2010 ia mengumumkan bahwa ia telah memiliki seorang anak yang ia beri nama Cristiano. Cristiano diasuh oleh ibu dan kakak Ronaldo di Funchal, Madeira, Portugal. ;(dlm)


O L A H R A G A

23 Kamis, 23 Juni 2011 Porwil Sumatera VIII

Sepak Takraw Kepri ke Final BA TAM — Tim sepak takraw putra Kepri yang turun di BAT nomor tim melaju ke final setelah mengalahkan Sumut 2-0 di GOR Harapan Utama, Rabu (22/6). Dalam pertandingan ini pelatih Kepri H.M. Thamrin menurunkan 3 tim namun hanya bermain 2 tim karena sudah menang 2-0. Sementara itu lawan Kepri di final adalah Sumbar yang berhasil juga mengalahkan Sumsel 2-0 di semifinal. Petakraw tim I Kepri adalah Sapri, Alia Feri, dan Abdullah melawan tim I Sumut yang terdiri dari

M. Risky, Ari Guswanto, dan M. Hafis yang dilatih oleh Drs. H. Ibrahim Wiyata dan Rusliadi, S.Pd,. Pada

set pertama Kepri dan Sumut bermain saling mengimbangi. Tak lama kemudian Kepri sudah mulai menunjukkan kekuatannya sebagai tim tuan rumah. Tendangan Salto pemain Kepri acap kali menuai angka, sedangkan sepakan dari pemain Sumut sering terblok oleh pemain kepri. Set pertama Kepri unggul 1510. Di set kedua Kepri tampil percaya diri setelah mengetahui kekuatan dari para pemain Sumut. Petakraw Sumut tak bisa lagi ber-

buat banyak atas tekanan yang diberikan Kepri. Semangatpun tampak telah menurun dan kurang berani lagi menghadirkan sepakan salto. Sebaliknya Kepri tak butuh waktu lama ketika mendapatkan bola. Setiap peluang dimanfaatkan. Kepri unggul jauh 15-7 sekaligus membuat skor 1-0 atas Sumut. Tim II Kepri yang terdiri dari Elvian, Andi, dan Deni Iskandar mulai melakukan pertandingan. Mereka ditantang tim II Sumut yaitu Asep Prabowo, Heri Irawan,

Perolehan Medali Sementara Hari Ketiga (22/6) No.

Provinsi

Emas Perak Perunggu

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7 8. 9.

NAD Sumsel Babel Sumut Sumbar Lampung Kepri Bengkulu Jambi

5 4 3 3 2 1 0 0 0

2 1 4 3 5 2 1 0 0

1 1 5 2 2 3 0 2 1 CECEP/HALUANKEPRI

LOLOS 8 BESAR — 5 pesilat Kepri berhasil lolos ke babak 8 besar dalam ajang Porwil Sumatera VIII. Tampak pesilat putri Kepri (kanan) saat berhadapan dengan pesilat asal Sumbar di Kepri Mall, Rabu (22/6).

5 Pesilat Kepri Lolos 8 Besar BATAM — 5 pesilat Kepri lolos ke 8 besar dalam ajang Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera VIII yang dilaksanakan di Kepri Mall, Rabu (22/6). Namun sejumlah pesilat andalan tuan rumah juga gagal melaju ke babak selanjutnya usai dikalahkan lawan-lawannya. Kelima pesilat yang masuk 8 besar diantaranya, Aprin Ardianto yang turun di kelas A putra (45kg s/ d 50kg) mengalahkan pesilat Bangka Belitung, Harnan Mairuk dengan skor 5-0. Di kelas B putra (50kg s/d 55kg), pesilat Kepri Nasrullah juga berhasil menekuk Sharipal Efendi asal Sumbar dengan 4-1. Kemudian di kelas C putra (55kg s/d 60kg), Rodi Agustian berhasil mengalahkan Nopriansyah asal Sumsel dengan kemenangan dari seluruh juri yakni 5-0. Sementara itu, di Kelas A putri (45kg s/d 50kg), Mardiana menang 5-0 atas Nurul Fajar asal Bengkulu. Pesilat Kepri yang lolos selanjutnya di

kelas C putri (55kg s/d 60kg), Desi Susirianti yang menang karena pesilat putri Sumbar Mira Juwita didiskualifikasi. Sedangkan Feri Firmansyah yang menang pada partai pertamanya malah kalah dari Suparto Alvansus asal Sumbar di kelas D putra (60kg s/d 65kg) dengan angka 1-4. Di kelas E putra (65kg s/d 70kg), pesilat Kepri Agus Winato juga kalah 0-5 oleh pesilat Sumut Afriansyah. Di kelas B putri (50kg s/d 55kg), Erika Pandasari kalah telak 0-5 dari Weni Sasmita asal Sumbar. Siti Anisa M.F juga kalah 0-5 dari Suci Indah Purnama asal Jambi di kelas D putri (60kg s/d 65kg). Catur Beregu Menang Tim Catur beregu Kepri yang terdiri dari Zulfikar Panjaitan MN, Ferry ferdiansyah MN, Kaisar Jenius Hakiki MN, dan dan Boyke J Tumimomor berhasil menang atas tim beregu Sumut 2,5-1,5. Zulfikar Panjaitan MN membu-

ka permainan dengan kalah oleh Hamdani Rudin MF yang diatas kertas gelarnya lebih tinggi dari Zulfikar. Namun setelah itu Ferry ferdiansyah berhasil menang atas Sukanedi MN. Kaisar Jenius Hakiki menambah kemenangan kepri setelah bertanding dengan Pitra Andika MN, Terakhir Boyke J Tumimomor berhasil menentukan kemenangan Kepri setelah bermain remis dengan Binsar Siahaan MN. Kemenangan di nomor beregu tidak diiring oleh pecatur perorangan Kepri. Hafis Mastur MN kalah dari Ruby Tamono MN asal Sumbar. Sedangkan Hari Siregar MN kalah dari pecatur Jambi Marulak J Aruan. Sementara itu di cabang bulutangkis beregu putra dan putri Kepri berhasil menang. Putra menang dengan 5-0 dari 3 tunggal dan 2 ganda. Sedangkan Putri juga menang 5-0 yang diraih oleh 3 pebulutangkis tunggal dan 2 ganda.(cw44)

20 Tahun Lagi Indonesia ke Piala Dunia

DAYLIFE

Bronckhorst

JAKARTA — Bintang sepak bola asal Belanda, Giovanni van Bronckhorst, menilai, Indonesia memiliki banyak bibit sepak bola pilih tanding. Menurutnya, dengan pembinaan yang baik, Indonesia mampu tampil di Piala Dunia dalam waktu 10 sampai 20 tahun mendatang. ”Mungkin sekitar 10 atau 20 tahun lagi sepak bola Indonesia bisa besar dan tampil di Piala Dunia. Ini negara besar dengan bakat yang berlimpah, dan jika dilatih dengan baik, sepak bola Indonesia akan besar,” ujar Gio, yang dilafalkan Jo itu. Gio berkunjung ke Indonesia untuk meresmikan Yayasan Giovanni van Bronckhorts yang didedikasikan untuk anak-anak. Yayasan ini bertujuan memberikan penguatan kapasitas, pembentukan karakter, pendidikan, dan kesehatan anak-anak. Yayasan ini tidak hanya bergerak di bidang olahraga, tetapi juga pada bidang sosial kemasyarakatan. ”Yayasan Giovanni van Bronckhorst ini untuk anak-anak yang kurang mampu supaya bisa memperoleh pendidikan yang layak. Saya memang warga negara Belanda, tetapi asal-usul saya dari Indonesia dan saya harus membantu para pengge-

mar saya di Indonesia,” ujar Gio yang murah senyum itu. Yayasan seperti ini juga pernah diluncurkan di Rotterdam untuk membantu kaum perempuan. Gio dan istrinya, Marieke, ingin memberikan sesuatu yang berguna bagi masyarakat melalui program-program pemberdayaan. Di Indonesia, Gio ingin memastikan anak-anak yang kurang mampu bisa mendapatkan layanan pendidikan dan kesehatan yang baik. ”Semua ini untuk membantu anak-anak memperoleh kehidupan yang lebih baik pada masa depan,” ujar Gio, yang telah 106 kali membela timnas Belanda. Filosofi yang diusung Gio dengan mendirikan yayasan sosial itu adalah memberikan kesempatan belajar yang sama bagi anak-anak. Kesempatan pada masa kanakkanak adalah pintu menuju masa depan. ”Waktu kecil saya memperoleh kesempatan untuk belajar sepak bola, dan tidak semua anak mendapat kesempatan itu. Saya ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bisa belajar,” ujar penggemar kuliner gado-gado dan sate ini. Untuk membantu anak-anak Indonesia, Gio akan melelang kostum timnas yang dipakainya saat Piala Dunia 2010. Ia juga akan melelang kostum teman- temannya saat di Barcelona, seperti Lionel Messi, Xavi Hernandes, dan Andres Iniesta, pada Jumat tanggal 24 Juni malam di Hotel Kempinski, Jakarta. Gio yang sekarang sedang mengambil lisensi pelatih dan menjadi asisten pelatih timnas Belanda U-21 senang bisa berinteraksi dengan anak-anak di Indonesia, yang dijadwalkan pada 25 Juni mendatang. Ia akan berbagi ilmu dengan anak-anak Indonesia di lapangan timnas di kompleks Senayan, Jakarta. Kemarin sore, Gio tampil dalam laga Star Ball di Stadion Gelora Bung Karno. Ia tergabung dalam tim berisi pemain-pemain asing yang dilatih Jacksen F Tiago melawan pemain bintang dalam negeri yang dibesut Rahmad Darmawan. Pertandingan persahabatan Starbol akhirnya dimenangi oleh para pemain asing dengan skor 2-0. Gol-gol kemenangan Tim Putih, yang dilatih oleh Jacksen F. Thiago, semuanya tercipta di babak pertama. Kedua gol itu diciptakan oleh Emmanuel De Porras di menit kelima dan Beto di menit ke-22. (kcm)

dan Abdul rahman. Semangat petakraw Kepri terdongkrak sekali akibat permainan tim pertamanya. Elvian cs langsung memberikan perlawanan yang kuat. Set pertama berhasil dibukukan dengan cukup telak 15-8. Pada kedua tampaknya petakraw Kepri telah merasa unggul secara kualitas. Sempat skor jauh 12-7. Namun terlihat Kepri terlalu bersantai sehingga Sumut dapat mengejar 1310 yang angkanya diperoleh hanya dari kesalahan pemain Kepri sendiri. Melihat gelagat ini, pelatih Kepri meminta time out untuk memperbaiki tim. Konsentrasi pemain Kepri muncul sehingga dengan mudah ketika mendapat bola, Kepri langsung menuai angka dan menyudahi permainan 15-10. Perjalanan Kepri menuju final berjalan dengan mulus. Awalnya Kepri tergabung di Pool B bersama Aceh dan Sumsel. Kepri berhasil menjadi juara Pool. Melawan Aceh Kepri berhasil menang 3-0. Tim I bermain 20 (15-11-15-4), Tim II 2-1 (1511,12-15,15-10), dan tim III menang 21 (15-12,12-15,15-6). Sedangkan melawan Aceh Kepri memenanginya dengan 2-1. Tim I kalah 0-2 (13-15,14-16), tim II menang 2-0 (15-12,15-5), dan tim III menang 2-1 (12-15,15-6,15-7). Sedangkan Sumut sendiri berada di Pool A bersama Sumbar, Babel, dan Jambi. Juara grup adalah Sumbar dan Sumut sendiri sebagi runner up. Dalam perjalanannya Sumut menang dua kali yakni melawan Babel (3-0) , Jambi (2-1) dan kalah dari Sumbar (0-3). Pelatih Kepri H.M. Thamrin sangat bersyukur dengan kemenangan ini. Timnya yang baru dibentuk berhasil menampilkan performa yang luar biasa. Pria ini mengatakan, anak-anak hanya berlatih selama 20 hari. Ini merupakan waktu yang pendek untuk bersatu mengingat para petakraw berasal dari daerah yang berbeda. Tim berlatih di Tanjung Balai Karimun. Lebih lan-

jut H.M. Thamrin berterimakasih kepada Pemda karimun yang menyediakan tempat latihan dan penginapan. Namun hal ini takkan terealisasi tanpa ada sang manajer Faisal Taufik yang juga merupakan jajaran Pemda Karimun. Faisal menyatakan, sepak takraw ini berasal dari Kepri. Kita harus mengejar ketinggalan dari Riau dan Sumbar yang telah mapan. Sebelum berpisah dengan Riau banyak diantara pemain nasional yang berasal dari Kepri. Sekaranglah momennya untuk membangkitkan kembali. Namun dalam upayanya membangkitkan tersebut, Faisal mengeluhkan kurang perhatiannya pemerintah provinsi terhadap eksistensi sepak takraw. "Olahraga ini penting sekali untuk dijaga. Ini bisa menjadi identitas kita, Sepak Takraw kan berasal dari sini, masa sekarang kita kalah dari Sumbar mengenai pembinaan dan pemberian perhatian. Seharusnya pemprov menyadari hal tersebut dengan memberikan perhatian yang serius."ujar Faisal. Dengan lolosnya Kepri ke final tiket ke PON 2012 di Riau sudah di tangan. Di nomor tim yang lolos ke final hanya finalis saja. Sedangkan di nomor beregu adalah juara I,II, dan III. Di Nomor tim putri sepak takraw Sumbar dipastikan meraih medali emas setelah memuncaki klasemen yang hanya terdiri dari 4 provinsi. Diantaranya Sumbar, Kepri, Jambi, dan Sumsel. Sumbar menjadi juara setelah memenangi seluruh pertandingan tim. Melawan Sumsel Sumbar menang 3-0. Tim I 2-0 (15-13,16-14), tim II 2-1 (15-7,8-15,15-10), dan tim III 2-0 (15-8,15-13). Kepri juga takluk 3-0 atas Sumbar. Tim I Sumbar menang 2-0 (15-9,15-9), tim II 2-0 (155,15-10), dan tim III juga 2-0 (15-2,1513). Sedangkan tim Sumsel berhasil menjadi runner up diikuti Jambi dan Kepri.(cw44)

Aceh Masih Terkuat di Atletik

CECEP/HALUANKEPRI

ATLET lempar cakram Aceh bersiap melakukan lemparan di stadion Temenggung Abdul Jamal, Selasa (21/6). BATAM — Aceh masih menjadi peraih medali emas terbanyak di cabang atletik. Aceh menambah 1 emas pada hari kedua pertandingan atletik di Stadion Tumenggung, Rabu (22/6). 1 emas membuatnya masih berada di posisi teratas dengan jumlah 5 emas. Supriadi, atlet lempar lembing asal Aceh berhasil membukukan lemparan terjauh 57,32m disusul oleh Antoni, pelempar lembing Sumbar yang hanya mecatat jarak lemparan sejauh 51,21m. Tampak sekali Supriadi memiliki lemparan yang sangat jauh jaraknya dari pesaingnnya ini. Tempat ketiga diraih Era Rudiansyah asal Sumut dengan jauh lemparan 50,96m. Sedangkan Atlet Kepri Ali Sofli hanya mampu melempar sejauh 45,51 dan berada di posisi 6. Dua provinsi yang dulu bersatu, Sumsel dan Babel masing-masing

mendapatkan 2 medali emas pada cabang atletik, Rabu (22/6). Sumsel meraih emas di nomor lompat Jangkit putri dan lompat tinggi galah putri. Sedangkan Babel meraih emas di nomor lontar martil putri dan lompat jangkit putra. Pelompat jangkit putri Sumsel yang dapat emas adalah Ni Putu Desi M yang juga mencatatkan diri sebagi peraih emas lompat tinggi galah. Di nomor lompat jangkit putri, dia berhasil mencatat lompatan 11,59m. Medali perak direbut oleh atlet Babel Anggi Novelita dengan lompatan setinggi 11,41m. Sedangkan medali perunggu diterima oleh Sunartun asal Bengkulu 11,37m. Di nomor lompat tinggi galah Ni Putu berhasil meraih lompatan setinggi 3,00m dan diikuti oleh Emrina asal Sumbar yang lompatannya 2,70m. Perunggu kemudian diraih Anna Novel-

ia dengan lompatan setinggi 2,70m. Atlet Bangka Belitung yang meraih emas di nomor lontar martil putri adalah Dwi Rizki Ambarwati dengan lontaran 30,25m. Marsini asal Lampung berada di posisi kedua dengan jauh melempar 27,90m. Selanjutnya Siti Khotijah asal Jambi meraih medali perunggu dengan catatan lontaran 21,93m. Sementara itu atlet Babel lainnya yang meraih emas adalah Asril di nomor lompat jangkit putra setinggi 14,31m. Rekan sedaerahnya Rofiansyah meraih perak setelah melakukan lompatan jangkit setinggi 13,83m. Tempat ketiga diisi oleh Giri Wiarto asal Lampung, 13,41m. Sumut juga berhasil mendulang 1 emas di hari kedua pertandingan cabor atletik. Adalah Dimas Sumatri yang berhasil menjadi yang terbaik di nomor lempar cakram putra dengan lemparan sejauh 43,90m. Disusul oleh Hasrizal asal Aceh dan Hardodi Sihombing juga dari Sumut dengan catatan lemparan masingmasing sejauh 39,98m dan 39,37m. Sumbar juga tidak ketinggalan dalam hal meraih emas. 1 emas berhasil didapat dari nomor tolak peluru putri. Atlet Sumbar yang melakukannya adalah Osa Fitri dengan tolakan sejauh 10,87m. Sedangkan posisi dua hanya terpat 2cm saja yakni Mitrawati asal Sumut dengan jauh tolakan 10,85m. Aceh menempatkan atletnya Mutia fahrina di tempat ke 3 dengan raihan 10,07m. Lampung berhasil pecah telur emas pertama di porwil kali ini. Hal itu didapat dari nomor Lompat tinggi galah putra. Heri Setiawan asal Lampung berhasil melompat setinggi 3,95m diikuti oleh Eko Wicaksono juga dari lampung dengan tinggi lompatan 3,80m. (cw44)

Indonesia Open Super Series

Maria Febe dan Alamsyah Tumbang JAKARTA — Pebulutangkis tunggal Indonesia, Maria Febe dan Alamsyah tumbang dalam lanjutan Indonesia Open Series di Istora Senayan Jakarta, Rabu (22/6). Maria Febe Kusumastuti, gagal menembus babak kedua usai kalah dari pemain Jepang, Ayane Kurihara 1321, 19-21. Padahal, Febe adalah tunggal putri Indonesia dengan peringkat tertinggi; kondisi yang membuatnya menjadi satu-satunya tunggal putri Indonesia yang lolos langsung ke babak utama. Asa Indonesia di singelar putri kini digantungkan ke bahu dua pemain yang lolos dari babak kualifikasi, yaitu Fransiska Ratnasari yang akan menghadapi Ratcchanok Inthanon (Thailand) dan Adrianti Firdasari yang bakal berjumpa Gu Juan (Singapura). Sementara, tunggal pria Indonesia, Alamsyah harus mengakui ketangguhan Lin Dan. Tanpa banyak kesulitan, Lin Dan menghabisi Alamsyah dengan skor 21-12, 21-15.Walau acap kali diteriaki sekitar 1.000 penonton, Lin Dan tetap terlalu tangguh buat Alamsyah yang berperingkat 31 dunia.

Maria Febe

ANTAR A

"Pemain Indonesia selalu bermain lebih baik kalau bermain di sini. Mungkin karena mereka bermain di depan pendukung," komentar Lin Dan perihal pertandingan tersebut. Di babak kedua, Lin Dan yang ditempatkan sebagai unggulan kedua akan berhadapan dengan pebulutangkis Jepang, Sho Sasaki, yang sebelumnya memukul pemain Denmark, Hans-Kristian Vittinghus, 11-21 21-17 21-18. (dtc)


CMYK

Kamis, 23 Juni 2011

KEPALA Dinas Pendidikan Kepri Yatim Mustafa, didampingi KEPALA Seksi Profesi Guru Disdik Kepri Sofyan bersama Kepala Seksi Profesi Guru Sofyan menyampaikan materi. dengan nara sumber pusat.

24

KEPALA Bidang PMPTK Disdik Kepri Abdul Latif, menyampaikan materi TOT Guru Pendidikan Budi Pekerti KEPALA Dinas Pendidikan Kepri Yatim Mustafa dan nara sumber daerah Encik Abdul Hajar. bagi guru SMA/MA/SMK se-Provinsi Kepri.

Disdik Kepri Gelar TOT Guru Pendidikan Budi Pekerti UNTUK memberikan bekal kepada guru tentang pendekatan belajar aktif yang menekankan pada pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa, kewirausahaan, serta ekonomi kreatif yang terintegrasi, sehingga dapat menanamkan nilainilai budi pekerti luhur kepada peserta didik, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri menggelar kegiatan Training Of Trainer (TOT ) guru pendidikan budi pekerti tingkat SMA/MA/SMK se-Provinsi Kepri.

Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Bintan Permata Beach Resort, Pantai Impian Tanjungpinang (l7-20 Juni) . Sedangkan peserta yang mengikuti pelatihan itu, berjumlah 105 orang terdiri dari guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, PPKn dan Agama, serta para pengawas untuk tiga mata pelajaran tersebut. Materi yang disampaikan pada kegiatan diberikan secara bervariasi, yang menekankan keterlibatan pe-

serta pada workshop melalui tanya jawab, dengar pendapat, diskusi dan saling bertukar pengalaman, dengan nara sumber dari pusat dan daerah berjumlah 20 orang. Kegiatan pelatihan diakhiri dengan kegiatan action plane dan outbond yang dipandu oleh MOS ”Cergas” SMAN 1 Tanjugpinang, yang bertujuan untuk pengembangan diri serta membina kerjasama antar peserta, nara sumber serta panitia pelaksana. Diha-

rapkan dengan telah diselenggarakan kegiatan TOT Guru Pendidikan Budi Pekerti, para guru dapat membina keperibadian peserta didik berdasarkan nilai dan norma yang berdimensi keberagamaan, kemandirian dan kesusilaan serta dapat menciptakan kondisi dan suasana sekolah menjadi cerminan dan pembentukan budi pekerti. Foto dan Narasi : RUSMADI

DISKUSI kelompok peserta TOT Guru Pendidikan Budi Pekerti bagi guru SMA/ MA/SMK Se-Provinsi Kepri.

PESERTA TOT Guru Pendidikan Budi Pekerti bagi guru SMA/MA/SMK se-Provinsi Kepri, mengikuti kegiatan outbond yang dipandu oleh MOS ”Cergas” SMAN 1 Tanjungpinang.

PARA peserta serius mendengarkan paparan materi oleh nara sumber.

CMYK

HaluanKepri 23Jun11  

HaluanKepri 23Jun11

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you