Page 1

CMYK Website HMG: www.haluanmedia.com

Rabu,

14 November 2012

28 Dzulhijjah 1433 H TERBIT 24 HALAMAN NO 14/11 TAHUN KE 11 Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.000,- HARGA LANGGANAN Rp52.500,- UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Lagi, TKI di Malaysia Diperkosa Pelaku Majikan Sendiri

NET

PULUHAN aktivis Benteng Demokrasi Rakyat melakukan aksi pembakaran terhadap bendera Malaysia. Mereka protes atas dugaan kasus pemerkosaan TKI oleh Polisi Diraja Malaysia, di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (13/11).

TIDAK TERBIT SEHUBUNGAN dengan libur nasional dalam rangka perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1413 Hijriah, Harian Umum Haluan Kepri tidak terbit mulai Kamis (15/11) besok. Harian ini akan terbit kembali seperti biasa Jumat (16/11). Harap pembaca dan relasi maklum. Penerbit.

JAKARTA (HK) — Setelah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Batang, Jawa Tengah diperkosa tiga polisi Diraja Malaysia, kini kasus yang sama terulang kembali. Kali ini menimpa seorang TKI asal Aceh yang diperkosa oleh majikannya sendiri. Korban saat ini sudah mendapat perlindungan dari pihak KBRI di Malaysia. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyebut TKI malang tersebut diperkosa oleh majikan di tempat dia bekerja. Bahkan, TKI itu juga disekap oleh istri dari sang majikan. Menurut Marty, kedua pelaku melarikan diri dan tengah diupayakan penangkapan oleh pihak kepolisian Malaysia. "Kami juga mendengar hari ini (kemarin0 kembali adanya warga negara Indonesia yang mengalami aksi tindak pidana pemerkosaan, kali ini oleh majikanya," Kata Marty di The Ritz Carlton Hotel Jakarta, Selasa (13/11). Marty mengaku baru mendapat laporan peristiwa tersebut tadi

malam dari pihak Kepolisian Malaysia. Namun kejadian tersebut terjadi pada Senin, 12 November 2012 lalu. Korban yang pernah tinggal di Jakarta menjadi pemulung tersebut, lanjut Marty, bisa bekerja di Malaysia atas bujuk rayu dari oknum yang tidak bertanggung jawab. "Ada oknum sekali lagi saya garis bawahi yang tidak bertanggungjawab yang merayu dan mengajak yang bersangkutan untuk bekerja di Malaysia tanpa pengaturan-pengaturan yang resmi dan baik. Seh-

Lagi, TKI Bersambung ke hlm 7

BP MIGAS BUBAR Keputusan MK

Rustam-RO Silalahi Dituntut...

Hal

9

Desember, APBD 2013...

Hal

17

JAKARTA (HK) — Setelah mendapat kritikan banyak pihak, akhirnya Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) dibubarkan Mahkamah Konstitusi (MK).

Jaga Perkataanmu SALAH satu pepatah Amerika mengatakan “Stick and stone may break my bones, but words will never hurt me”. Tongkat dan batu dapat mematahkan tulangku, tapi kata-kata takkan menyakitiku. Benarkah ? Ada orang yang tak pernah memukul, tapi kata-katanya tajam menusuk dan menyakitkan hati. Ketika anak kita diledek temannya, kadang kita katakan ‘biar saja, jangan didengarkan’. Tapi dapatkan kita benar-benar tidak ambil perduli dengan apa yang orang lain

Jaga Perkataanmu Bersambung ke hlm 7

Kartika Putri

NET

KETUA MK, Mahfud MD (kiri) membacakan putusan sidang pengujian UU Migas, Selasa (13/11).

Alasan MK karena pasal yang mengatur tugas dan fungsi BP Migas yang diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki hukum mengikat. Ketua MK, Mahfud MD mengatakan BP Migas inkonstitusional. Keberadaan BP Migas katanya tidak memiliki kekuatan hukum sehingga harus dibubarkan. "BP Migas terhitung jam 11.00

Bersambung ke hlm 7

Diduga Tempat Pelatihan Teroris NGANJUK (HK) — Pesantren Darul Akfiah di Kawasan Kertasono, Nganjuk, Jawa Timur digerebek warga dan polisi, Senin (12/11) malam hingga Selasa (13/11) dini hari. Pesantren tersebut diduga mengajarkan radikalisme sekaligus menjadi tempat pelatihan terorisme. Dalam penggerebekan ini, sebanyak 49 orang santri yang usianya

JAKARTA (HK) — Kartika Putri dikenal sebagai artis yang memiliki tubuh yang seksi. Ia pun merasa bangga semua bagian tubuhnya asli tanpa operasi. "Menurut gue ciptaan Tuhan itu paling sempurna dan juga kita merawat juga diwajibkan. Kalau untuk mengubah itu tidak boleh, jadi dira

Bersambung ke hlm 7

BP Migas

Pesantren Digerebek masih belia, diamankan ke Polres Nganjuk. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa senjata laras panjang, sejumlah amunisi, kemudian senjata tajam serta dokumen dan buku-buku bernuansa jihad. "Diduga kuat mereka melakukan kegiatan latihan-latihan fisik, teruta-

Pesantren Digerebek Bersambung ke hlm 7

Tolak Ukur Garuda

Tanpa Operasi

Tanpa Operasi

WIB harus bubar," kata Mahfud MD saat membacakan putusan pengujian UU Migas, Selasa (13/11). Mahfud menegaskan, untuk mengisi kekosongan hukum sementara ini kewenangan BP Migas akan dijalankan oleh Pemerintah cq Menteri ESDM. Sementara untuk urusan kontrak yang sedang berlangsung dan dibuat dengan BP Migas, kata

Indonesia vs Timor Leste Rabu (14/11) Pkl. 15:15 WIB

NET

KAPOLDA Jawa Timur, Irjen Pol Hadiatmoko (kiri atas), mencoba sansak, peralatan latihan fisik di Pesantren Darul Akhfiya di Nganjuk, Selasa (13/11). (kiri bawah) Polisi menyita senpi dan dokumen bernuansa jihad.

JAKARTA (HK) — Skuad Garuda akan meladeni Timor Leste dalam laga ujicoba di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (14/11). Laga ini sebagai tolok ukur persiapan tim Merah Putih jelang Piala AFF yang akan digelar di Malaysia, akhir bulan ini. Agenda uji coba pada pekan ini, terutama menghadapi Timor Leste, sempat menjadi tanda tanya. Namun akhirnya bisa terlaksana yang membuat pelatih Nil Maizar sumringah, karena bisa mendapatkan gambaran kekuatan tim

besutannya sebelum bertolak ke Kuala Lumpur. Nil kemungkinan akan menerapkan skema 3-5-2 di laga ini, yang telah dicoba pada pertandingan simulasi pada akhir pekan kemarin, dengan menanggalkan formasi 4-4-2. Skema 3-5-2 dipakai sebagai antisipasi menghadapi kendala permainan di saat tim mendapatkan masalah dengan pemain, seperti absen akibat cedera. Duel melawan Timor Leste juga sangat bagus bagi Nil untuk mendapatkan kekuatan di lini belakang. Hal itu disebabkan Henki Ardiles dipastikan absen, karena harus istirahat

Tolak Ukur Bersambung ke hlm 7

Kadin Keluarkan Tujuh Kebijakan Strategis Kembangkan Perekonomian Batam

BATAM (HK) — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam mengambil tujuh kebijakan strategis untuk pengembangan perekonomian di Kota Batam. Ketujuh langkah ini harus segera direalisasikan oleh pemerintah bersama Kadin untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di atas dua digit per tahun. Dewan Pertimbangan Kadin Batam Abdoellah Gosse, SE dan Ketua Kadin Batam terpilih Ahmad Ma'ruf mengatakan hal itu saat mengunjungi Haluan Kepri, Selasa (13/ 11). Selain kunjungan untuk mem-

pererat tali silaturahim, kedatangan Gosse dan Ahmad Ma'ruf didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin Batam,

Kadin Keluarkan Bersambung ke hlm 7

CECEP/HALUAN KEPRI

DEWAN Pertimbangan Kadin Batam Abdoellah Gosse, SE (kiri) dan Ketua Kadin Batam terpilih Ahmad Ma'ruf mengunjungi Haluan Kepri, Selasa (13/11).

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

Editor: M Syahdan, Layouter: Dieky Saputra, Gafiss: Dimas


EKONOMI

2

Rabu,

14 November 2012

Teras BRI Lebih Dekat Pedagang

TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

TERAS BRI — Seorang nasabah sedang melakukan transaksi di Teras BRI Pasar Bintan Center, Tanjungpinang, Selasa (13/11). Kehadiran Teras BRI di pasar tersebut memudahkan nasabahnya dalam bertransaksi.

TANJUNGPINANG (HK) — Memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pedagang, Bank BRI menghadirkan teras BRI di Pasar Bintan Center, KM 9 Kota Tanjungpinang. Dengan begitu, pedagang dan masyarakat di sekitar pasar tersebut lebih mudah bertransaksi di Bank BRI. Oleh: Tengku Bayu, Liputan Tanjungpinang

Costumer Service (CS) Bank BRI di Teras BRI Pasar Bintan Center, Siti Chairunnisa mengatakan, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan Bank BRI kepada para pedagang yang ada di pasar tersebut. Khusus pedagang, bisa bertransaksi dengan BRI tanpa harus meninggalkan dagangannya terlalu lama, sehingga tidak menghambat usaha.

"Kami menargetkan pedagang maupun pengunjung pasar Bintan Center agar bertransaksi langsung dengan BRI tanpa harus meninggalkan dagangan mereka terlalu lama. Dengan begitu, usaha mereka akan tetap lancar," kata Siti, Selasa (13/11). Dikatakan Siti, kehadiran Teras BRI di pasar tersebut telah meningkatkan jumlah nasabah, khususnya pedagang. Teras BRI Pasar Bintan Center merupakan satu dari empat teras BRI di Tanjungpinang dalam rangka lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Dikatakannya, di Teras BRI semua fasilitas yang dimiliki Bank BRI tersedia. Seperti transaksi simpan ataupun pinjam, pembukaan buku tabungan, dan lain sebagainya. Selain itu, transaksi di Teras BRI bisa dilakukan secara tunai maupun cek. Namun, untuk penarikan nominal uang tunai terbatas, sementara penyetoran tidak dibatasi. "Penarikan di Teras BRI kami batasi hanya Rp15 juta, sementara untuk penyetoran, tidak," pungkasnya. ***

Pinang Optik Diskon 50% BATAM (HK) — Pinang Optik menawarkan promo khusus untuk konsumennya, yakni diskon 10-50 persen untuk pembelian kaca mata. Pemilik Pinang Optik, Wati mengatakan, cara mendapatkan promo tersebut yaitu membawa brosur Pinang Optik yang telah dibagikan. Dengan begitu, calon konsumen mendapatkan diskon pembelian kacamata 10-50 persen, periksa mata gratis dan servis kacamata gratis. Pinang Optik di Batam terhitung baru. Sebelumnya mereka hanya hadir di Tanjungpinang. Namun, potensi pasar yang menjanjikan di Batam membuatnya menghadirkan toko optik tersebut di kota ini. “Kehadiran kami akan membantu memberi fasilitas menarik bagi masyarakat yang ingin

memiliki kacamata berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Wati. Di toko tersebut tersedia kacamata berbagai merek, dan kualitas terjamin. “Kami memberikan harga promo, tidak ada yang mahal, karena kami sangat ingin membantu masyarakat yang kurang dalam pengelihatannya,” tuturnya lagi. Merek yang tersedia di toko tersebut, antara lain Rodenstock, Bonia, Jill Stuart, Hammer, Speedo, Public dan Quicksilver. Semua merek terkenal tersebut ditawarkan dengan po-

tongan harga menarik, baik bingai plastik full atau setengah bingkai. “Kami juga menyediakan berbagai model dan warna bingkai kacamata yang sngat menarik, dengan harga yang ditawarkan Rp250-1,5 juta, belum termasuk diskon,” akunya lagi. “Kami juga melayani pesanan antar jemput,” sambung Wati Anda ingin mendapatkan kacamata berkualitas ? Kunjungi Pinang Optik di Ruko Mega Legenda, Blok B1 No 18 Batam Centre, Kota Batam. (abk)

TOKO Pinang Optik di Mega Legenda, Batam Centre. ABDUL KODIR/ HALUAN KEPRI

Editor: Nana Marlina, Layouter: Mulia Aditya


POLITIK

4

Rabu,

14 November 2012

Riono Calon Kuat Sekdako TANJUNGPINANG (HK) — Pasca terpilihnya Lis Darmansyah dan H Syahrul menjadi Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang terpilih, pembicaraan soal siapa Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tanjungpinang pun jadi topik hangat. Soalnya posisi ini sangat menentukan dalam mendukung jalannya pemerintahan di bawah kepemimpinan mereka nantinya. Oleh: Darul Qutni, Liputan Tanjungpinang Dari informasi yang beredar di tengah masyarakat dan para elit politik, terdapat beberapa nama mencuat. Mereka antara lain, Riono, Said Parman, Tengku Dahlan, Sumardi dan Gatot Winoto. Menurut Pengamat Politik Kepri, Zamzami A Karim, menguatnya isu sekretaris daerah paska terpilihnya walikota baru adalah wajar. Karena jabatan Sekdako adalah posisi strategis dan jadi lokomotif pemerintahan. Lis sebagai walikota nantinya sangat memerlukan jasa seorang sekdako yang mampu mendukung dan menyukseskan program kerja walikota. Oleh karenanya, birokrat yang berpengalaman dan mampu mengelola keuangan negara akan jadi pertimbangan utama Lis Darmansyah untuk mendukung kinerjanya. "Kalau disebut-sebut Ri-

ono atau sejumlah nama lainnya berpeluang wajar saja. Karena mereka termasuk para birokrat yang berpengalaman dan dinilai chemestery dengan Lis-Syahrul. Lagian nama Riono sempat mencuat bakal digandengkan dengan Lis ketika mau pendaftaran cawako dulunya. Sementara itu, informasi yang berkembang di kalangan internal PNS Pemerintah Kota Tanjungpinang, nama Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Kepulauan Riau memang tengah hangat dibicarakan bakal menempati posisi sekdako. “Saya yakin Lis-Syahrul sudah memiliki nama-nama yang bakal diseleksinya menjadi Sekda dan itu sedang digodoknya,” kata Zamzami. Sumber lain diinternal PDIP menyebutkan, tatkala dua nama diajukan sebagai wakil Lis ke DPP PDIP , Ri-

ono ditawari apakah mau jadi wakil atau sekda. Dan Riono menjawab kala itu jika dirinya memilih posisi Sekda sehingga akhirnya Syahrul diajukan sebagai wakil Lis Darmansyah. Terkait hal ini, Riono hanya menjawab dengan bercanda, itu hanyalah isu yang dikembangkan di awak media. Karena, sebenarnya untuk posisi sekdako, Lis Darmnsyah pasti sudah mengantonginya. "Ah itukan pandai-pandai wartawan saja. Pak Lis pasti sudah mengantongi nama-nama yang bakal diajukannya sebagai sekda nantinya,"elak Riono. Sementara Walikota Tanjungpinang terpilih, Lis Darmansyah mengaku belum berfikir ke arah kabinet pemerintahannya. Karena, ia ingin mendahulukan peningkatan pelayanan dasar terhadap masyarakat terkait program kerja seratus hari pertamanya. Sementara pejabat yang bakal menduduki kabinetnya kelak adalah pejabat yang siap menjadi pelayan masyarakat. "Bagi saya yang utama itu bukan personil kabinetnya, tapi bagaimana membenahi pelayanan dasar yang saat ini masih sangat jauh dari harapan dalam program 100 hari pertama saya. Setelah itu baru pajabat yang akan duduk adalah pejabat yang siap menjadi pelayan masyarakat," katanya. ***

KPU ‘Keukeuh’ 12 Parpol tak Lolos Verifikasi JAKARTA (HK) — Meskipun dicecar dalam sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), KoHusni misi Pemilihan Umum (KPU) memastikan 12 partai politik yang direkomendasikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak akan dimasukkan ke dalam verifikasi faktual. “Kami sudah lakukan pleno dengan tujuh komisioner. 12 parpol dari 18 parpol yang dinyatakan tidak memenuhi syarat agar difaktualkan tidak dapat kami terima,” kata Ketua KPU, Husni Kamil Manik, di Jakarta, Selasa (13/11). Walaupun di dalam sidang

DKPP, KPU diduga melakukan pelanggaran kode etik dan administrasi, Husni menegaskan hal itu tidak akan mengubah ketetapan KPU. Menurutnya, dari pemerisaan administrasi tahap dua, sebanyak 18 parpol dinilai tidak memenuhi syarat administrasi. Akhirnya KPU menyimpulkan, 18 parpol tidak memenuhi syarat administrasi, diantaranya 12 parpol yang direkomedasikan Bawaslu untuk dilakukan uji faktual. “Data itu konsisten. Dicermati juga setelah proses yang kami lakukan tetap konsisten, dan tidak memenuhi syarat,” tegas Husni. Sehingga, ketika KPU melakukan pemeriksaan ulang untuk menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu, ke-12 parpol tetap terbukti tidak memenuhi syarat adminis-

trasi. Atas pernyataan Bawaslu dalam surat rekomendasi yang mengindikasikan terjadi pelanggaran administrasi dalam verifikasi, maka KPU memandangnya dalam koridor yang ditentukan Undang-Undang Pemilu. Artinya, lanjut Husni, ketika Bawaslu berniat membawa persoalan itu ke ranah pidana, dianggapnya tidak sesuai dengan aturan yang membahas tentang pelanggaran administrasi pemilu. Husni menjelaskan, berdasarkan pasal 253, UU KPU Nomor 8/2012, pelanggaran administrasi adalah peanggaran yang meliputi tatacara prosedur dan mekanisme yang berkaitan dengan administrasi dalam setiap tahapan pemilu. Di luar tindak pidana dan kode etik penyelanggaraan pemilu. (rol)

MK Diminta Tentukan Masa Jabatan Anggota Legislatif JAKARTA (HK) — Mahkamah Konstitusi menggelar sidang perdana uji materi Pasal 51 ayat (1) huruf a-p UU No 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD (Pemilu Legislatif). Pemohon uji materi ini, Antonius Iwan Dwi Laksono dan Moch Syaiful, menilai pasal tersebut inkonstitusional karena tidak mengatur masa jabatan anggota legislatif. Kondisi itu berbeda dengan jabatan lain seperti Presiden, Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ataupun kepala daerah yang diatur masa jabatannya. “Tiadanya ketentuan yang jelas mengatur masa jabatan legislatif menimbulkan perlakuan diskriminatif bagi warga yang ingin mengajukan diri sebagai calon anggota legislatif,” kata kuasa hukum pemohon, Muhammad Sholeh, dalam sidang pemeriksaan pendahuluan di Gedung MK Jakarta, Selasa (13/11). Menurut Sholeh, tiadanya pembatasan masa jabatan membuat kekuasaan rentan disalahgunakan dan cenderung korup serta berbahaya bagi perkembangan demokrasi. Selain itu, ia pun mengakui tiadanya pembatasan masa jabatan meni-

piskan peluang pemohon untuk maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2014. Sebab, mereka harus bersaing dengan anggota legislatif yang telah lebih dulu bercokol. “Pasal itu seolah-olah mengistimewakaan anggota DPR. Sebab jika sudah dua kali menjadi anggota legsislatif, kemungkinan terpilih kembali menjadi akan lebih besar karena sokongan dana dari fasilitas anggota dewan,” cetusnya. Ia melanjutkan, DPR selaku pembuat UU telah menyatakan pembatasan masa jabatan merupakan rambu pembatas kekuasaan, yang merupakan ciri utama kehidupan demokrasi. Namun, dalam prakteknya, DPR justru tidak memberikan batasan yang pasti mengenai batasan masa jabatan mereka. Atas dasar tersebut, pemohon minta agar Pasal 51 ayat (1) itu dibatalkan karena bertentangan dengan Pasal 22, Pasal 27, 28D ayat (1), Pasal 28I ayat (1) UUD 1945. “Kami ingin ada persamaan di hadapan hukum baik anggota legislatif maupun warga negara pada umumnya,” katanya. Pasal 51 ayat (1) menye-

butkan syarat-syarat menjadi calon anggota DPR, DPD, DPRD antara lain, telah berumur 21 tahun, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cakap berbicara, membaca menulis, berpendidikan SLTA. Menanggapi permohonan tersebut, Ketua Majelis Akil Mochtar mengatakan pemohon harus bisa menjelaskan kedudukan hukum dalam mengajukan pengujian UU ini. Dalam permohonannya, pemohon mengaku berniat untuk mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Sidoarjo tetapi mahkamah belum melihat penjelasaanya secara detail. “Saudara sebutkan dari partai mana, atau mau mendaftar di jalur independen? Ini saudara uraikan dalam permohonan,” saran Akil. Selain itu, Akil meminta agar pemohon untuk memperkuat dalilnya terkait urgensi pembatasan masa jabatan anggota dewan. “Kalau ada semangat pembatasan masa jabatan, kira-kira ada nggak hubungannya dengan seseorang terpilih berkali-kali,” cetus Akil. Majelis hakim pun memberi waktu 14 hari bagi pemohon untuk memperbaiki permohonannya. (mio)

HUMAS PKS BATAM

VERIFIKASI PARPOL — Anggota KPU Batam (membelakang) melakukan verifikasi administrasi di Kantor DPD PKS Batam, beberapa waktu lalu. Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam, Taufik Hermawan optimis PKS lolos.

LIRA Perjuangkan Calon Independen Untuk Calon Presiden BATAM (HK) — Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Jusuf Rizal mengungkapkan, pihaknya tengah memperjuangkan ada calon presiden dari independen. Karena calon independen memberi ruang dan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk jadi presiden. “Selama ini UUD mengatur persyaratan calon presiden dari partai politik. Oleh karenanya, kita tengah memperjuangkan amandemen aturan itu. Karena itu tidak demokratis,” kata Rizal, Selasa (13/11). Rizal menegaskan, LIRA tidak berpolitik. Tapi Presiden LIRA telah membidani lahirnya Partai Suara Rakyat Independen Indonesia (Parsindo). Katanya, perjuangan itu tengah dilakukan bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI). Pihaknya tengah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi soal persyaratan calon presiden tadi. Perjuangan calon independen menyusul menyeruaknya krisis kepercayaan masyarakat terhadap partai politik. Saat ini, Parsindo sudah memi-

liki kepengurusan mirip dengan partai politik. “Pasindo ini untuk mewadahi aspirasi politik masyarakat yang kecewa terhadap kinerja pemimpin yang dipilih oleh Parpol. Mereka lebih banyak menyalahkangunakan wewenang dan tidak membela kepentingan rakyat,” kata Rizal sekaligus Presiden Parsindo. Ia menjelaskan, Parsindo terbentuk lebih pada jalur penguatan civil society. Kekuatan civil society ini akan dijadikan untuk menciptakan demokrasi Indonesia lebih baik. Kongkretnya, dengan merangkul berbagai organisasi masyarakat, LSM, Organisasi kepemudaan, mantan TNI-Polri, PNS serta kalangan akademisi yang menginginkan perubahan. Pria asal Madura ini juga menyebut, upaya menggulirkan capres independen salah satunya ditempuh melakukan komunikasi dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk meloloskan dasar hukum Capres Independen melalui amandemen Undang-Undang Dasar ke-V. “Pemilukada kan banyak yang maju melalui jalur independen. Pilpres juga harus demikian ada jalur inde-

penden. Kami bersama DPD sedang menggulirkan wacana itu agar Pilpres 2014 bisa maju,” katanya. Selama ini, Parpol digunakan sebagai kendaraan politik yang sangat High Cost untuk memperoleh kekuasaan. Yang terjadi saat ini, pemimpin hasil besutan parpol banyak menyalahgunakan kewenangan untuk mengembalikan dana yang dikeluarkan selama ini. “Banyak pemimpin dari parpol yang lebih melalukan return of invesment sehingga menyalahgunakan kewenangan,” ujarnya. Rencananya, lanjut Jusuf, di amandemen Undang-undang yang kelima inilah akan digulirkan wacana Capres Indenpenden. Dengan memanfaatkan jaringan di berbagai daerah, Parsindo akan mencari figur-figur pemimpin yang memiliki elektabilitas di masyarakat. Kata Jusuf, seorang tokoh tidak ada jaminan meski didukung oleh sejumlah partai politik. Con-

tohnya, ketika PIlgub Jakarta, Pasangan Fauzi Bowo-Nahrawi Ramli yang dukung sejumlah parpol besar namun harus kalah dari pasangan Joko Widodo-Basuki T Purnama yang didukung oleh dua partai. “Pilgub Jakarta adalah contoh dari ketidakpercayaan rakyat terhadap partai Politik. Tentunya, harus ada calon indepneden yang didukung oleh rakyat,” tukasnya. Disinggung figur presiden saat ini? Jusuf mengungkapkan banyak. Tapi saat ini banyak tokoh nasional yang mampu jadi presiden. Cuma saja mereka tidak punya kendaraan dan bargaining kuat di partai. “Kalau saya melihat banyak. Ada Ketua DPD RI, Irman Gusman, Fadel Muhammad, Mahfud MD dan banyak lagi,” katanya. (fur)

Jusuf

Dapil I Minta Dipecah Terkait Penambahan Kursi DPRD Kota Tpi TANJUNGPINANG (HK) — Anggota Fraksi PKS, DPRD Kota Tanjungpinang M Arif menilai keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang (Tpi) tentang perubahan jumlah kursi yang akan diperebutkan di lembaga legislatif (DPRD Kota Tanjungpinang-red) pada Pemilu 2014 menjadi 30 kursi, sudah tepat. Maka itu, menurutnya, khusus Daerah Pemilihan (Dapil) I, yakni di wilayah Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Kota, diminta agar dipecah menjadi dua bagian. Karena, sebelumnya di dua wilayah itu digabung menjadi satu dapil pada Pemilu tahun 2009 yang hanya 25 kursi. “Penambahan kursi di lembaga legislatif 2014 nanti itu sudah tepat, sesuai dengan perundang-undangan. Sejalan dengan itu, KPUD juga harus segera menetapkan dapilnya dengan segera dan kami berharap Dapil I (Tanjungpinang Barat-Tan-

jungpinang Kota,red) dipecah menjadi dua Dapil,” kata Arif melalui sambungan handphone, Selasa (13/11). Hal senada juga dikatakan Maskur Tilawahyu, anggota DPRD Kota Tanjungpinang, dari fraksi Partai Demokrat. Menurutnya, Dapil I tersebut memang harus dipisahkan. Sehingga di Kota Tanjungpinang menjadi empat dapil, yang sebelumnya hanya berjumlah tiga saja. “Kita minta KPU segera mengesahkan pemisahan dapil tersebut sekaligus menghitung berapa perwakilan dewan per dapilnya. Karena akan digunakan untuk penjaringan calon oleh masing-masing partai politik. Tiga dapil sebelumnya itu, merupakan gabungan Kecamatan Tanjungpinnag Barat dan Kota Dapil I, Dapil II Tanjungpinang Timur dan Dapil III Bukit Bestari,” tandasnya. Sebelumnya diberitakan, jumlah kursi DPRD Tanjungpinang yang diperebutkan

pada Pemilu 2014 sebanyak 30 kursi, atau bertambah lima kursi dari Pemilu 2009 yang hanya 25 kursi. “Perubahan jumlah kursi yang diperebutkan di lembaga legislatif itu dipengaruhi jumlah penduduk. Saat ini jumlah penduduk Tanjungpinang mencapai 277.000 jiwa,” ungkap anggota KPU Tanjungpinang, Zulkifli Riawan belum lama ini. Zulkifli mengatakan, perubahan jumlah anggota DPRD Tanjungpinang pada Pemilu 2014 berdasarkan UU Nomor 8/2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Jika jumlah penduduk di Tanjungpinang berkisar 100.000-200.000 jiwa, maka jumlah kursi DPRD yang diperebutkan sebanyak 25 kursi. “Sedangkan jika jumlah penduduk Tanjungpinang tidak mencapai 100.000 orang, maka jumlah kursi yang diperebutkan hanya 20 kursi,” ujarnya.

DPRD Tanjungpinang dibentuk pada tahun 2002 bersamaan dengan dimekarkannya Tanjungpinang dari Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Jumlah anggota DPRD Tanjungpinang pada saat itu sebanyak 25 orang. DPRD Tanjungpinang periode pertama hanya menjabat sekitar dua tahun. Saat itu dipimpin oleh Lis Darmansyah, yang saat ini ditetapkan sebagai calon Walikota Tanjungpinang terpilih yang berpasangan dengan Syahrul. DPRD Tanjungpinang hasil Pemilu 2004 diketuai Bobby Jayanto, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Tanjungpinang. Sedangkan pada Pemilu 2009, PDIP kembali memperoleh kursi terbanyak di DPRD Tanjungpinang dan menempatkan Suparno sebagai ketua. “Pada periode pertama dan ketiga kursi terbanyak diperoleh oleh PDIP. Sejak 2009 hingga sekarang DPRD Tanjungpinang diketuai oleh Suparno,” ujarnya. (yan)

Dapil Bintan-Lingga Perlu Dirasionalisasikan TANJUNGPINANG (HK) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta segera rasionalisasikan Daerah Pemilihan (Dapil) dan kuota jumlah DPRD khususnya di Kabupaten Bintan dan Lingga. Karena dinilai sangat penting, mengingat jumlah penduduk mengalami peningkatan. “Ini penting agar suara dan aspirasi masyarakat yang memiliki hak pilih atau pemilih tidak sia-sia.

Peningkatan jumlah penduduk khususnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) cukup signifikan. Pertumbuhan jumlah penduduk yang berimplikasi pada peningkatan jumlah pemilih terbanyak berada di Kota Batam dan kedua di Kota Tanjungpinang,” kata Suradji, Dosen Tetap Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji

(Umrah), Selasa (13/11). Menurutnya, suasana Pemilu 2014 sudah mulai terasa menghangat. Hal ini terlihat dari tahapan-tahapan yang telah disusun oleh KPU mulai dari membuka pendaftaran calon peserta pemilu 2014 yang dilanjutkan dengan verifikasi administrasi. Memasuki tahapan ini, KPU sempat beberapa kali menunda untuk mengumumkan partai-partai yang dinyatakan lolos ataupun

tidak lolos. Suradji menerangkan, jumlah daerah juga mengalami perubahan sehingga sudah selayaknya KPU merasionalisasikan dapil dan kuota masing-masing dapil. Untuk itu, tepat kiranya jika KPU baik KPU Provinsi maupun KPU kabupaten/kota melakukan rasionaliasi terkait dengan dapil dan kuota anggota DPRD di masing-masing tingkatan.(yan)


5

OPINI & LAYANAN UMUM Rabu,

TAJUK

Pesawat Tanpa Awak HARI Senin (12/11) sekitar pukul 06.00 WIB, warga Bintan, Provinsi Kepri dikejutkan dengan temuan sebuah pesawat yang rupanya seperti pesawat layang, atau mungkin sama dengan pesawat mainan anak-anak yang dikendalikan lewat remote kontrol. Pesawat mainan anak. Ya, seperti itulah penilaian warga Bintan, saat berbondong-bondong menyaksikan lebih dekat pesawat tersebut, setelah diangkut tiga orang nelayan ke darat. Pesawat berukuran panjang sekitar 2,5 meter dan lebar 2 meter itu, ditemukan nelayan di perairan Tanjung Berakit. Heboh. Itulah suasana yang tergambar di lokasi pesawat itu diletakkan sementara. Rupanya, badan pesawat yang berwarna oranye dan sayap warna kuning, sungguh sangat menyita perhatian warga. Benar kata orang, condong mata memang pada warna-warna yang cerah dan bentuk/model yang tidak biasa. Bagi warga lainnya, penemuan pesawat yang pada badannya bertuliskan 'Banshee' itu sungguh tidak biasa. Apalagi jatuhnya pesawat sejenis itu baru kali pertama diketahui, dan itu terjadi di Provinsi Kepri. Tidak salahnya juga bila akhirnya ada yang menduga bahwa pesawat tanpa awak itu milik negara lain yang punya misi pengintaian, sebagai mata-mata. Dari literatur yang tertulis di internet, pesawat tanpa awak atau yang dalam istilah asingnya disebut 'unmanned aerial vehicle' atau disingkat UAV, adalah sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengendalikan dirinya sendiri, menggunakan hukum aerodinamika untuk mengangkat dirinya, bisa digunakan kembali dan mampu membawa muatan baik senjata maupun muatan lainnya . Penggunaan terbesar dari pesawat tanpa awak ini adalah di bidang militer. Saat ini, pesawat tanpa awak mampu melakukan misi pengintaian dan penyerangan. Walaupun banyak laporan mengatakan bahwa banyak serangan pesawat tanpa awak yang berhasil tetapi pesawat tanpa awak mempunyai reputasi untuk menyerang secara berlebihan atau menyerang target yang salah. Selain itu, pesawat tanpa awak kini juga semakin banyak digunakan untuk keperluan sipil (non militer) seperti pemadam kebakaran , keamanan non militer atau pemeriksaan jalur pemipaan. Mengacu tentang penjelasan soal pesawat tanpa awak tersebut, kita memang perlu juga waspada. Meski sekalipun jajaran Pangkalan Udara Tanjungpinang telah memastikan bahwa pesawat tersebut adalah drone target, atau biasa dipakai sebagai target latihan tembak, penjelasan itu diangap belum cukup. Ya, sangatlah wajar tentang kekhawatiran itu. Pasalnya, pemilik pesawat tanpa awak tersebut masih belum diketahui. Kita, warga Kepri tentu saja tidak mau dimata-matai oleh pihak asing, negara lain yang punya misi-misi tertentu. Negara kita, Indonesia tentu juga tidak ingin bernasib sama dengan Iran, yang konon katanya diintai oleh Amerika Serikat. Siapapun, apalagi negara sudah pasti tidak ingin dimata-matai. Apalagi tujuan aksi mata-mata itu untuk meruntuhkan kita. Semoga kekhawatiran ini tidak berlebihan, namun begitu aparat keamanan dan negara tetap harus waspada dengan penemuan pesawat tanpa awak itu. ***

CAKAP BIJAK

14 November 2012

Hijrah Solusi Perubahan Lebih dari setengah abad yang lalu Indonesia telah mendeklarasikan kemerdekaannya, kondisi yang sepatutnya disyukuri karena rakyat Indonesia hidup bebas dari agresi militer negara lain.

Zainal Arifin, S.Pd Dosen STKIP Hidayatullah Batam dan Pengajar di SMP Islam Integral Luqman Al-Hakim Batam Kemerdekaan yang semestinya membebaskan bangsa ini dari doktrin bangsa manapun. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945: " Sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan." Sayangnya, kemerdekaan yang ada sekarang ini disalahgunakan oleh sebagian besar oknum element bangsa kita. Kemerdekaan yang mereka asumsikan adalah kebebasan dirinya dari aturan hidup dalam bermasyarakat. Inilah faktor utama terjadinya dekadensi nilai-nilai perjuangan yang digadang para pahlawan saat merebut kemerdekaan 67 tahun silam. Perjuangan demi membangun kehidupan bangsa yang sejahtera, berdaulat, bermartabat dan berperadaban mulia. Dengan dalih demokrasi, sistem pemerintahan negeri ini direkayasa dalam statement dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Sistem yang sebenarnya bila dinalar hanya menjebak bangsa ini dalam persaingan authoritymaterialis, yakni situasi kehidupan suatu masyarakat yang berorientasikan jabatan dan materi belaka. Keadaan yang hanya menguntungkan bagi para pemilik harta dan para pemegang kekuasaan. Alhasil, fasilitas negara yang berasal dari rakyat dan disediakan oleh rakyat hanya dikuasai wakil rakyat maupun pejabat. Selain itu, rendahnya sinergisitas antara kehidupan rakyat dengan sistem pemerintahan yang ada semakin merunyamkan problematika bangsa Indonesia. Hukum negara ini tak mampu lagi mengayomi keadilan rakyat

jelata, fasilitas negara hanya dinikmati pejabat atau para konglomerat, sistem pendidikan nasional hanya mengantarkan generasi bangsa menjadi robot-robot pekerja, dan masih “segudang” dinamika sistem pemerintahan dari negeri ini yang di luar substansinya. Indonesia Dalam Bingkai Anyaman sejarah bangsa Indonesia yang dulu tersohor dengan istilah gemah ripah loh jinawi tampak terkoyak oleh lunturnya kohesitas sosial masyarakat Indonesia. Terkikisnya rasa saling memiliki bangsa ini telah merusak kehidupan masyarakat di tengah kondisi multikulturalismenya. Dampaknya, rakyat mudah emosi yang berujung konflik berdarah untuk hal-hal yang mungkin boleh dikatakan sepele. Ada apa dengan konflik yang telah terjadi di Palu, Madura, Poso, Lampung dan daerah lainnya yang telah merenggut korban jiwa? Sekedar referensi dan sebagai perbandingan tingginya kriminalitas negeri ini, coba kita lihat daerah metropolitan Jakarta sebagai Ibukota negara Indonesia. Berdasarkan data dari Polda Metro Jaya bahwa di Jakarta setiap 9-10 menit terjadi satu tindakan kriminal baik itu kategori kriminal berat maupun kriminal kategori ringan yang antara lain: pembunuhan, pemerkosaan, pencurian, penipuan, narkotika dan lain-lain (TVOne, 1/11/2011). Sementara itu, isu terorisme yang telah mendiskreditkan umat Islam hingga kini masih terus menjadi headline news media pemberitaan. Isu yang telah menjebak generasi muslim untuk

berpikir pasif karena khawatir mereka menjadi bidikan densus 88. Dan secara tidak langsung keadaan tersebut menjadikan kecemasan tersendiri bagi rakyat jelata yang tidak tahu-menahu manuver politik segelintir penguasa negeri kita. Hijrah Solusi Konkritnya Penulis yakin setiap kita tidak ingin dalam kondisi seperti sekarang ini terusmenerus. Kita semua tentu ingin segera keluar dari “demokrasi galau” yang menjebak negeri kita dalam lingkaran material-sekulerisme ini. Lingkaran yang hanya menjadikan manusia cinta dunia namun jauh dari Sang Pemilik dunia. Maka, langkah penting untuk membangun sebuah negara yang bermartabat adalah melakukan hijrah, baik hijrah fikriyah (pemikiran) maupun hijrah madaniyah (peradaban). Hijrah adalah konsep Islam yang semestinya diterapkan di negara ini karena berpenduduk Islam terbesar di dunia. Namun kenyataannya, sistem pemerintahan Indonesia teramat jauh dari nilai-nilai Islam. Berdasarkan hasil sebuah penelitian bertema “How Islamic are Islamic Countries” (Global Economy Journal: 2010) yang dilakukakan oleh Sheherazade S. Rehman dan Hossein Askari dari The George Washington University. Menempatkan Indonesia pada urutan ke140 dari 208 negara yang menerapkan nilai-nilai Islam. Indonesia sangat jauh tertinggal dari tetangga dekatnya sekaligus negara yang serumpun yakni Malaysia yang menempati urutan ke-38. Data tersebut tidaklah mengada-ada, sebab dalam realitanya sekarang negeri kita sedang dilanda beragam bentuk praktek kebobrokan moral. Mulai dari korupsi hingga pemerkosaan, bahkan pemihakan kepada rakyat yang sangat rendah, ini juga yang menunjukkan bahwa sistem di negara kita masih sangat rendah dalam segala hal. Memang jika dilihat secara makro Indonesia tidak menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan atau bisa dibilang baik-baik saja.

Menyanyah

Soekarno-Hatta

"KELEMBUTAN dan kebaikan bukanlah tandatanda kelemahan dan putus asa, tapi jelmaan kekuatan dan resolusi"

PROKLAMATOR RI, Soekarno-Hatta akhirnya bergelar Pahlawan Nasional. Karena peran kedua putra terbaik bangsa inilah, akhirnya Indonesia merdeka dan maju seperti saat ini. Kendati pemberian gelar itu terlambat diputuskan pemerintah, tapi sejatinya Bung Karno dan Bung Hatta sudah pahlawan bagi semua Rakyat Indonesia. Karena berkat jasa keduanya, bangsa ini bisa hadir. Kalau tidak, kita bisa saja masih dijajah atau baru merdeka. Mengutip pernyataan Anis Matta dalam sebuah bedah buku beberapa waktu lalu, pahlawan hanya sebuah simbol dari sikap keteladanan, keikhlasan dan ketulusan dalam memberikan terbaik kepada sesama. Katanya itu

(Kahlil Gibran (1883–1931), Filsuf dan Pujangga)

"MANUSIA terlihat konyol ketika mereka mencoba menampilkan diri bukan sebagai dirinya" (Giacomo Leopardi (1798– 1837), Penyair dan Filsuf )

adalah pahlawan. Dan kita juga bisa jadi pahlawan asalkan jasa terbaik tidak disebut-sebut. Kalau disebut-sebut maka nilai kepahlawanan akan berkurang. Oleh karenanya, seorang pahlawan tidak pernah memproklamirkan diri, saya seorang pahlawan. Tapi gelar itu diselamatkan oleh orang lain. Seseorang pemimpin daerah yang dengan niat tulus dan ikhlas membaktikan dirinya buat kesejahteraan masyarakatnya, itu sudah pahlawan. Begitu juga para politisi dan wakil rakyat. Ketika ia mampu memperjuangkan program untuk kemajuan dan kesejahteraan konstituennya dengan tulus, maka itu sudah pahlawan. Kita sebagai pribadi juga

Ghafur Wartawan Haluan Kepri

bisa menjadi pahlawan. Tentu saat sikap dan perbuatan kita mampu memberikan konstribusi positif terhadap keluarga dan lingkungan, tanpa mengharapkan balasan. Jadi, kendati negara hanya memberikan gelar pahlawan sekali setahun, setiap Hari Pahlawan, sesungguhnya kita tidak perlu berkecil hati. Karena semua kita bisa jadi pribadi yang pahlawan ketika mampu memberikan manfaat bagi sesama dengan tulus. Lantas siapkah kita jadi pahlawan? ***

milik di bagian pangkal batang meriamnya. Demikianlah kondisi Benteng Bukit Cening terkini yang sejak beberapa tahun belakangan telah jadi salah satu situs sejarah penting yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Lingga. Terletak di atas bukit cukup tinggi dan berluas 32mx30m, benteng ini secara administratif

berada di Kampung Seranggung, Kecamatan Lingga. Posisinya sangat strategis, dari puncak bukit ini, Anda bisa meneropong ke segala penjuru Lingga, dengan mudah dan leluasa. Literatur yang ada menyebut, benteng ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah III yang berkuasa

pada masa Kesultanan Lingga pada tahun 1761 hingga 1812. Ke-19 meriam itu tidak semuanya memiliki ukuran dan bentuk yang sama. Meriam terpanjang berukuran 2.80 meter dengan diameter 12cm. Oleh banyak kalangan, meriam tersebut kerap disebut dengan sebutan Meriam Tupai Beradu. Penyebutan ini barangkali lebih karena bentuk

daan yang sebelumnya terpuruk, perubahan dari bobrok dan sekulernya sistem pemerintahan, perubahan menuju negara berke-Tuhan-an dengan keadaan masyarakat yang sejahtera, bermoral dan bermartabat. M a s a l a h n y a , mungkinkah Indonesia mampu menjadi bangsa yang berperadaban mulia? Jawabannya sangat mungkin selama rakyat Indonesia serempak mau untuk berhijrah dari keadaannya sekarang ini. Meninggalkan tabiat “primitif” yang telah menjadi habit selama ini dan terus berlomba-lomba meningkatkan wawasan keilmuan. Karena menurut Ibnu Khaldun, tanda tegaknya peradaban adalah berkembangnya ilmu pengetahuan, baik sains maupun agama. Asa tetaplah asa, segenting apapun situasi dan kondisinya selalu ada yang namanya harapan. Tentu tidak berlebihan bila penulis menjadikan momentum muharram kali ini sebagai refleksi kita bersama, terlebih mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Seyogianya, kita mampu tampil ke depan menengahi dan memberi solusi atas carut-marutnya sistem kehidupan berbangsa dan bernegara. Bukan karena apa, sekedar sebagai sumbangsih pemikiran demi perjuangan konkrit yang dapat dilakukan kini dalam meneruskan kemerdekaan menuju bangsa yang lebih beradab.***

Kolom DSNI

Tidak Hanya "Cukup" Waktu (Bagian Kedua) Direktur Institute Manajemen Zakat, Jakarta Shalat 5 Waktu Sebagai penanda waktu pagi, siang, sore, petang dan malam, Allah SWT telah memerintahkan umat Nabi Muhammad SAW untuk melakukan shalat Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib dan Isya. Lima waktu sholat tersebut secara langsung menuntun kita memiliki managemen waktu dalam kehidupan ini. Tidak hanya dilalui tanpa arah, namun telah dituntun dengan pembagian waktu yang tepat. Untuk kondisi tertentu, kita dikenalkan pula dengan sholat qodho at a u s h o l a t ya n g d i q o s h o r. I n i d ilakukan apabila sudah tidak memungkinkan lagi untuk melakukan sholat fardhu dengan waktu pada waktunya. Namun, dengan teknologi dan jaman serba digital ini, kenikmatan qodho dan qoshor apakah perlu diperdebatkan? Sudah begitu banyak tempat ibadah dimana-mana, sudah begitu banyak alat transportasi yang canggih dengan estimasi waktu perjalanan. Apabila kita orang yang lemah dalam menentukan sikap? Ibadah Puasa Menahan segala nafsu yang membatalkan puasa di bulan Ramadhan merupakan episode berulang setiap tahunnya. Episode ini merupakan bulan “bonus” dari Allah SWT. Bagaimana tidak?! Ibadah yang memang seharusnya kita lakoni sehari -hari mendapatkan limpahan karunia berlipat-lipat. Kita sisihkan dahulu “door price” yang menakjubkan itu. Bila pada waktunya nanti, Insya Allah kita akan mendapatkan di Ramadhan mendatang. Namun, tidak perlu menunggu Ramadhan untuk melakukan kebaikan dan ibadah. Dari berkah dan hikmah yang ada di bulan suci tersebut, pernahkah kita mencoba untuk melakukannya setiap waktu? Berat yang tidak berat dalam melakukan ibadah apabila kita memahami kedahsyatan di dalam ibadah tersebut. Sampai kapan kita mempertahankan argumen kita yang salah? Argumen yang sedikit salah atau salah sedikit? Sampai kapan kita mencapai mufakat? ***

Pojok

Benteng Bukit Cening (1) SEBANYAK 19 meriam tersusun rapi di atas bantalan semen berukuran kira-kira setengah meter. Sebagian menghadap ke arah Utara, sebagian lagi menghadap ke sisi Timur. Kendati telah berumur ratusan tahun, kondisinya masih baik dan utuh. Sebagian di antaranya bahkan, masih meninggalkan jejak berupa ukiran berwujud tulisan tahun pembuatan serta lambang pe-

Tetapi jika berbicara the real condition, kondisi makro itu tidaklah cukup karena penderitaan berkepanjangan yang dipendam rakyat sangat memprihatinkan. Hijrah menjadi salah satu alternatif dalam memberikan sumbangan penting untuk turut meminimalisasi pesimistis yang melanda rakyat Indonesia. Dekonstruksi dalam berbagai hal demi menemukan bentuk nasionalisme yang konkrit dan tidak sebatas metamorphosis (tahapan mencari bentuk). Sehingga, perubahan fundamental dari pola pikir pragmatis menjadi mode pemikiran yang jenius-religius akan membuka harapan baru dalam kehidupan bangsa. Hijrah dalam hal ini memiliki makna yang luas, diantaranya hijrah meninggalkan semua unsur kejelekan menuju nilai-nilai kebaikan atau yang popular dengan amal ma’aruf nahi munkar. Kemudian, hijrah meninggalkan kegelapan zaman (kebodohan) menuju zaman yang terang benderang. Hijrah ini berarti berusaha meningkatkan ilmu pengetahuan dan mempelajari masalahmasalah kehidupan untuk menemukan solusinya. Secara historis, peristiwa hijrah merupakan mata rantai yang sangat menentukan terbentuk dan berkembangnya sebuah peradaban mulia. Dengan hijrah, membuktikan bahwa individu / suatu kaum dituntut aktif mengubah nasibnya. Perubahan dari kea-

√ BP Migas Bubar - BPH Migas Natuna Pak...? gagang penyangganya yang menyerupai bentuk tupai. Meriam tersebut, ditempatkan di sisi paling tengah, diapit oleh dua meriam yang berukuran lebih pendek yang dikenal sebagai Meriam Mahkota Raja, yang pembuatannya diperkirakan sekitar tahun 1797, sesuai dengan tahun yang tertera di pangkal meriamnya. (Edi Sutrisno)

√ Perekaman e-KTP Dipermudah - Tak ada alasan untuk molor lagi... REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 4 2 7 7 8 4 , E-mail: r e d a k s i @ h a l u a n k e p r i . c o m R e d a k s i berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.

Layouter: Muhammad Fahrullazi


CMYK

Rabu 14 November 2012

6

Tour de Bintan 2012 Sukses M

ENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Marie Elka Pangestu membuka iven balap sepeda internasional Tour de Bintan (TdB) di Terminal Sri Tri Buana, Kecamatan Teluksebong, Bintan, Sabtu (10/11). Perhelatan akbar tahunan yang berlangsung selama dua hari Sabtu-Minggu, 10-11 November 2011 itu diikuti sebanyak 900 peserta asing, diantaranya dari Amerika Serikat, Cina, Australia, Singapura, Filipina, serta 320 peserta domestik untuk memperebutkan hadiah utama sebesar 105 ribu dolar Singapura. Jarak tempuh TdB sejauh 249 kilometer terdiri dari tiga

etape, yakni rute I bersepeda sejauh 150 km dimulai dari Terminal Tri Buana Simpang Lagoi, melewati Trikora - Galang Batang - Simpang Korindo Kijang - Tirta Madu - Pasar Tani Gesek - Simpang Ceruk Ekang Anculai, dan kembali ke Terminal Tri Buana Simpang Lagoi. Rute II bersepeda sejauh 85 km, mulai dari Terminal Tri Buana Simpang Lagoi melalui Jembatan Busung - Simpang Busung - Simpang Makam Pahlawan Tanjunguban Simpang Dahope - Sekera - Sei Kecil, dan berakhir di Terminal Tri Buana Simpang Lagoi. Sedangkan rute III sejauh 38

ANSAR Ahmad bersama Marie Elka Pangestu.

km dalam kawasan pariwisata Lagoi, mulai dari Nirwana Garden - Ria Bintan - Township Bintan Resort - Nirwana Garden. Menteri Parekraf akan menjadikan TdB sebagai agenda nasional, dan berharap nantinya dapat melebihi Tour de Singkarak bahkan bisa menyamai Tour de France. Sementara Bupati Bintan Drs H Ansar Ahmad,SE.MM mengatakan bahwa TdB ini merupakan balap sepeda internasional dan rekreasi (fun bike) mengelilingi Pulau Bintan, yang sudah digelar keempat kalinya semenjak tahun 2009. Iven yang diikuti pebalap profesional ini menggabungkan

konsep olahraga dan pariwisata sebagai upaya mempromosikan destinasi pariwisata Pulau Bintan, yang telah siap menjadi destinasi internasional karena memiliki atraksi wisata, aksesibilitas dan akomodasi (hotel) berbintang. Ansar berharap kedepan TdB akan diperluas hingga Tanjungpinang dan Batam. Tingkat kunjungan wisatawan tahun ini hingga Oktober 2012 sudah mencapai 512 ribu turis dari dua lokasi wisata andalan Bintan yakni Lagoi dan Trikora.*** Narasi : Reza Fahlepi Foto : Reza Fahlepi dan Humas Pemkab Bintan

KHAZALIK didampingi Kadisparbud Bintan Setiyoso melepas lomba TdB di hari kedua.

KETUA Tim Penggerak PKK Bintan, Dewi Kumalasari Ansar mengalungkan bunga kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Marie Elka Pangestu.

PARA juara TdB 2012.

HEKSA Priya Prasetio, menerima hadiah juara TdB kategori sprint dan tanjakan dengan jarak 83 km dan 32 km.

MARIE Elka Pangestu didampingi Ansar Ahmad meninjau stand bazar ekonomi kreatif.

SEKDAKAB Bintan Lamidi bersama tamu undangan.

CMYK

PESERTA TdB semangat meskipun diguyur hujan.

PESERTA TdB melintasi rute.

MARIE Elka Pangestu didampingi Wamen PAN dan RB Eko Prasodjo MARIE Elka Pangestu bersama Direktur Bintan Resort Cakrawala Frans ANSAR Drs H Ansar Ahmad bersalaman dengan Marie Elka Pangestu. dan Ansar Ahmad melepas lomba TdB. Gunara dan Wakil Bupati Bintan Khazalik. Editor: Amri, Layouter: Hendri


7

SAMBUNGAN Rabu,

BP Migas

Sambungan hal 1 Mahfud, berlaku sampai habis masa kontraknya. Atau berlaku sampai diadakan perjanjian baru. "Selanjutnya, fungsi dan tugas BP Migas dilaksanakan oleh Pemerintah, cq Kementerian terkait, sampai diundangkannya UU yang baru yang mengatur hal tersebut," katanya. MK juga menyatakan bahwa Frasa "dengan Badan Pelaksana" dalam Pasal 11 ayat (1), frasa "melalui Badan Pelaksana" dalam Pasal 20 ayat (3), frasa "berdasarkan pertimbangan dari Badan Pelaksana dan" dalam Pasal 21 ayat (1), frasa "Badan Pelaksana dan" dalam Pasal 49 UU Migas bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. "Seluruh hal yang berkait dengan Badan Pelaksana dalam Penjelasan UU Migas bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," ujar Mahfud. MK dalam pertimbangannya mengatakan hubungan antara negara dan sumber daya alam Migas sepanjang dikonstruksi dalam bentuk Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) antara BP Migas selaku Badan Hukum Milik Negara sebagai pihak pemerintah atau yang mewakili pemerintah dengan Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap sebagaimana diatur dalam UU Migas bertentangan dengan prinsip penguasaan negara yang dimaksud oleh konstitusi. Putusan MK itu berawal dari pengajuan Judicial Review oleh 30 tokoh dan 12 organisasi kemasyarakatan (ormas), Mereka adalah Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Lajnah Siyasiyah Hizbut Tahrir Indonesia, PP Persatuan Umat Islam, PP Syarikat Islam Indonesia, PP Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam, PP Al-Irsyad Al-Islamiyah dan PP Persaudaraan Muslim Indonesia. Selanjutnya, Pimpinan Besar Pemuda Muslimin Indonesia, Al Jamiyatul Washliyah, Solidaritas Juru Parkir, Pedagang Kaki Lima, Pengusaha dan Karyawan (SOJUPEK), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, dan IKADI. Mereka menilai UU Migas membuka liberalisasi pengelolan migas karena sangat dipengaruhi pihak asing. Para tokoh itu dibantu oleh kuasa hukum Dr Syaiful Bakhri, Umar Husin, dengan saksi ahli Dr Rizal Ramli, Dr Kurtubi dan lain-lain. Hakim Konstitusi Hamdan Zoelva membacakan pertimbangan mengatakan jika keberadaan BP Migas secara serta merta dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945. Dan pada saat yang sama juga dinyatakan tidak lagi mempunyai kekuatan hukum mengikat, maka

pelaksanaan kegiatan usaha minyak dan gas bumi yang sedang berjalan menjadi terganggu atau terhambat karena kehilangan dasar hukum. "Hal demikian dapat menyebabkan kekacauan dan menimbulkan ketidakpastian hukum yang tidak dikehendaki oleh UUD 1945. Oleh karena itu, Mahkamah harus mempertimbangkan perlunya kepastian hukum organ negara yang melaksanakan fungsi dan tugas BP Migas sampai terbentuknya aturan yang baru," kata Hamdan. Sementara itu Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku kaget dengan keputusan MK yang membubarkan BP Migas. "Saya terkejut MK sebegitu cepatnya membuat keputusan membubarkan BP Migas. Untuk itu kami harus segera berkoordinasi dengan menteri terkait," kata Dahlan usai Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR, terkait dugaan korupsi di PLN sebesar Rp37,6 triliun, di Gedung MPR/ DPR-RI, Jakarta, kemarin. Menurut Dahlan, dirinya sesungguhnya tidak berhak mengomentari pembubaran BP Migas tersebut karena merupakan otoritas Kementerian ESDM. Namun persoalannya BUMN memiliki perusahaan terkait dengan sektor migas seperti Pertamina, PGN, dan lainnya. Pembubaran BP Migas diputuskan melalui surat MK No. 36/ PUU-X/2012. Dengan begitu, tugas dan fungsi BP Migas dilaksanakan sementara oleh Dirjen Migas. "Putusan MK itu final berarti harus dijalankan. Bagaimana melaksanakannya saya harus konsultasi dulu," tegas Dahlan. Putusan MK mencabut dasar hukum pembentukan BP Migas membuat pemerintah kalang kabut. Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengaku kevakuman lembaga pengelola tender perminyakan itu tentu mengancam tata niaga energi nasional. Sebagai solusi jangka pendek, Hatta menyatakan sesuai amar putusan MK fungsi dan kewenangan BP Migas diambilalih oleh Kementerian ESDM. Pengalihan rencananya akan dilandasi dengan Keputusan Presiden (Keppres) atau produk hukum yang setara bersama kementerian lain. "Segera men-draft Keppres untuk mengalihkan ini kepada ESDM untuk melakukan fungsi (BP Migas), rapat teknisnya belum selesai," ujarnya saat ditemui usai mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (13/11). Meski mengaku khawatir bila lembaga pengganti tidak segera terbentuk, pemerintah menilai tidak ada jalan lain, kecuali

Sambungan hal 1 katakan ? Bagaimana dengan istri yang langsung diet ketat gila-gilaan begitu suaminya bilang ‘kamu sekarang gendut,ya.’ Atau anak muda yang nekat bunuh diri saat pacarnya bilang ‘aku tidak lagi cinta padamu’. Bagaimana dengan anak sekolah yang tega menembaki guru dan teman-temannya karena ia selalu jadi bahan bulan-bulanan dan ejekan di sekolah. Masih sederet lagi contoh-contoh lain, termasuk yang berakhir den-

menaati keputusan MK. Keppres yang bakal mengalihkan fungsi dan wewenang BP Migas itu akan mengacu pada putusan hukum itu. "Tentu keputusan MK itu merupakan payung hukum, sehingga Keppres nanti mengacu pada Keputusan MK, kita harus mengambil langkah-langkah secepatnya di-handle oleh ESDM," ungkapnya. Di tempat terpisah, Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin menyambut baik putusan MK yang menyatakan BP Migas tidak berwenang mengelola minyak dan gas dan melimpahkan kepada pemerintah. "Kami bersyukur akhirnya Mahkamah Konstitusi memberikan jawaban terhadap permohonan kami, Muhammadiyah dan sejumlah organisasi kemasyarakatan dan perorangan tentang gugatan terhadap UU migas," kata Din, kemarin. Karena itu, Din yang mewakili para pemohon uji materiil UU Migas ini meminta kepada pemerintah dan DPR untuk segera merespon putusan MK tersebut, dengan mengelola sebaik-baiknya minyak dan gas untuk kepentingan rakyat. "Sebenarnya amar putusan MK ini harus segera direspon oleh pemerintah termasuk DPR terutama bagi adanya sebuah produk hukum dan perundang-undangan dalam mengelola SDA yang sangat kaya raya ini untuk bisa sesuai dengan amanat UUD 45 sebesar-besar kemakmuran rakyat," kata Din. Kerugian 70 Miliar Dolar AS Adanya keputusan MK yang membubarkan BP Migas akan berdampak pada tidak diakuinya seluruh kontrak kerja sama antara BP Migas dan perusahaan perminyakan. Dengan tidak diakuinya kontrak itu maka kerugian negara mencapai 70 miliar dollar AS. "Kita sudah tanda tangan 353 kontrak, jadi ilegal. Kerugiannya sekitar 70 miliar dollar AS," kata Priyono seusai rapat di Komisi VII DPR di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/11). Menanggapi putusan MK, Priyono mengatakan, pihaknya hanya melaksanakan UU yang dibuat pemerintah dan DPR. Hanya, dia menyebut BP Migas merupakan produk reformasi. "Kalau mau kembali (seperti) sebelum reformasi silakan saja. Kita prihatin atas operasi perminyakan. Kita tidak bisa lagi lindungi kepentingan nasional," pungkasnya. Selain kerugian negara juga berdampak pada pegawai yang bekerja di instansi tersebut. Priyono meminta kepada seluruh anak buahnya agar tetap tenang. "Kita konsolidasi ke dalam dulu menenangkan anak buah," ujarnya. (rpk/kom/tmp)

Kadin Keluarkan

Sambungan hal 1 James M Simaremare, Direktur Executive, Heri Exarial dan Development Official, Kelly. Dalam diskusi dengan tim Haluan Kepri yang dihadiri Pemimpin Redaksi, H Ahmad Zulkani, Redpel I Muhammad Syahdan, Redaktur Afrzial, Edy Supriatna dan Nana Marlina, Gosse mengatakan, tujuh langkah strategis itu adalah pertama, menyelesaikan berbagai hambatan dalam pelaksanaan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun. Disebutkan Gose, permasalahan FTZ tidak jalan karena kurangnya political wil (kemauan politik) dari pemerintah pusat dan pelaksanaan di daerah yang tidak jalan. "Kita semua tahu, permasalahan FTZ kita kurang greget karena political will-nya yang kurang. Dan pelaksanaan di daerah yang tidak jalan. Bagaimana mau jalan bila ujung tombaknya yang tumpul? Pelaksana di daerah harus menguasai medan, kalau tidak, maka seperti inilah yang terjadi. Bila permasalahan FTZ ini tidak tuntas, maka dunia usaha dan masyarakat luas terkena imbasnya," papar Gose. Kedua, mendukung percepatan harmonisasi hubungan Pemko dan

14 November 2012

BP Batam. Ke tiga menjaga stabilitas ketahanan pangan. Ke empat kerjasama tim dalam memonitoring harga. Ke lima, perjuangan pembangunan 130 tower rumah susun yang sebelumnya telah disiapkan Jusuf Kalla saat menjadi Wakil Presiden RI. "Pembangunan 130 tower ini sangat penting untuk kesejahteraan buruh, terutama menjamin ketersediaan tempat tinggal yang aman bagi buruh. Cuma, permasalahannya adalah lahan. Ini yang harus dicarikan solusi secepatnya," sebut Gose. Ke enam, perjuangan transportasi murah untuk pekerja. Saat ini disebutkan Presiden SBY telah berjanji untuk memberikan bantuan 20 unit bus. Dalam hal ini, Kadin Batam mendorong segera terealisasi janji tersebut, sehingga pekerja mendapatkan transportasi yang murah dan layak. Masih dari segi transportasi, Kadin Batam menyoroti tentang perizinan taksi Blue Bird di Batam yang hingga kini belum selesai, bahkan menuai polemik. Dikatakan Gose, keberadaan taksi sangat dibutuhkan masyarakat Batam, dan sangat menunjang dalam program pariwisata Batam. Sementara, persoalan yang sesung-

guhnya adalah macet karena banyak kendaraan tua yang masih beredar di Batam. "Penyelesaiannya cukup simple, tinggal diputihkan saja semua kendaraan lama, kemudian keluarkan dari Batam, karena banyak daerah yang membutuhkannya. Dengan begitu, macet bisa teratasi, tata lebih baik transportasi kita," ujar Gose. Langkah ke tujuh adalah meningkatkan kapasitas dan peluang dunia usaha, khususnya UMKM. Ketujuh langkah strategis tersebut juga telah disampaikan Pengurusan Kadin Batam yang telah disahkan oleh Kadin Kepri melalui surat keputusan bernomor SKEP/086/KDN-KEPRI/XI/ 2012 di hadapan Walikota Batam Ahmad Dahlan dan jajaran di hari yang sama. Ahmad Ma'ruf menambahkan, kepengurusan Kadin Batam periode 2012-2017 merupakan kaum muda yang siap bekerja untuk menyatukan seluruh organisasi pengusaha di Batam. Sebagai tahap awal, usai pelantikan nanti akan digelar berbagai seminar di Batam yang menghadirkan Mentri Perindustrian, Menteri Perdagangan dan Ketua Kadin Indonesia. (pti)

Jaga Perkataanmu gan hilangnya harga diri, bahkan perceraian ! Lidah bisa menjadi pedang bermata dua, bisa menyelamatkan, bisa membunuh. Kadang kita mengucapkan kata-kata yang menyakitkan, lalu kita lupa pernah mengatakan itu. Tapi bagi orang yang menjadi korbannya, walau tahun berlalu mungkin ia masih ingat dan sakit hati. Hendaknya kata-kata yang keluar dari mulut kita boleh menjadi berkat bagi orang lain. Terutama

bagi pasangan dan anggota keluarga kita. Berpikirlah dulu sebelum berkata-kata. Hindari lontaran kata-kata kasar dalam kemarahan. Tahan diri untuk mengkritik. Berlatihlah untuk menyampaikan kata-kata penuh kasih, kata yang membangun dan memberi harapan. Lidah memang tidak bertulang, berpikirlah dulu sebelum menyesal karena mengeluarkan kata-kata yang tak bisa ditarik kembali. (ibc)

Lagi, TKI

Sambungan hal 1 ingga tiba di Malaysia kemudian berganti majikan berulang kali dan terakhir musibah yang terkena adalah mengalami pemerkosaan oleh majikan, dan penyekapan oleh majikan," ujarnya. Berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri, pada 12 November 2012 malam, KBRI Kuala Lumpur menerima informasi dari Kepolisian Diraja Malaysia di Seramban, Negeri Sembilan, mengenai kasus perkosaan terhadap seorang TKI wanita oleh majikan pria dan penganiayaan oleh majikan perempuan. Kementerian Luar Negeri menyatakan, KBRI Kuala Lumpur telah mengirim tim ke Seramban, Negeri Sembilan, dan telah memberikan perlidungan dan bantuan hukum pada korban. Sebelumnya, TKI asal Jawa tengah juga diperkosa tiga polisi di Kawasan Perai, Pulau Pinang, Malaysia. Awalnya, TKI yang bekerja di sebuah restoran ini tertangkap dalam sebuah razia. Polisi tetap menahan tenaga kerja ini meskipun dia sudah meminta dilepas. Tapi polisi tidak mau dan membawanya ke kantor polisi di kawasan Bukit Mertajam, Pulau Pinang. Di kantor polisi inilah korban mengalami pelecehan seksual oleh tiga polisi. Setelah pelecehan ini, korban dipulangkan serta dipesan agar tidak mengatakan mengenai pemerkosaan ini. Bakar Bendera Malaysia Puluhan aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) melakukan aksi pembakaran terhadap bendera Malaysia, lantaran protes

Sambungan hal 1 ma mengarah pada aksi-aksi perbuatan teror. Diduga bisa mengarah pada aksi-aksi perbuatan terorisme," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, kemarin. Rafli mengatakan, penggerebekan itu berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya kegiatan tidak wajar di pesantren yang berada di tengah perkampungan warga tersebut. "Ada kegiatan-kegiatan yang menggunakan senjata api dan menggunakan berbagai jenis senjata tajam. Akibat dari reaksi negatif atau katakanlah respon masyarakat ini yang dikhawatirkan akan berujung anarkis," katanya. Dia mengatakan, pengurus pesantren, Nasarudin Ahmad juga tengah diperiksa. "Ini diduga kuat yang bersangkutan adalah pengurus. Sedangkan pemilik siapa kita masih pemeriksaan lebih lanjut," kata dia. Polisi juga kini tengah mengembangkan kasus ini untuk mencari tahu dugaan jaringan teroris yang terbangun di Pesantren ini. "Sementara kita dalami keterakaitan dengan kelompok yang ada," kata Boy. Sementara itu Kapolda Jawa Timur Irjen Hadiatmoko membenarkan, adanya pendidikan atau pelatihan fisik secara diam-diam oleh para santri di Pesantren Darul Akhfiya di Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. "Kalau kita melihat senjata yang ada di dalam, ada pisau, golok

atas dugaan kasus pemerkosaan oleh Polisi Diraja Malaysia terhadap TKI di Penang, Malaysia. Mereka juga menuntut agar pemerintah Indonesia dapat mengambil sikap tegas, dengan memulangkan Dubes Malaysia di Jakarta. "Kebiadaban atas kesadisan pemerintah Malaysia,membunuh, menembaki, tindakan hina (perkosaan) bagi warga negara Indonesia (TKI) adalah tindakan biadab. Ini harus dilawan," ujar Humas Aksi Dedi Nandra, kepada wartawan, saat menggelar aksi, di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (13/11). Menurutnya, saat ini, cara-cara lama seperti negosiasi atau nota protes tidak efektif untuk menghadapi pemerintahan Malaysia. Baginya, harusnya pemerintah Indonesia dapat melakukan sikap tegas dan radikal. " Kami minta Dubes Malaysia di Jakarta keluar. Kembali lah kau ke Malaysia," tegas Dedi. Sebelumnya, Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) kembali mengobarkan aksi Ganyang Malaysia dan Turunkan SBY-Boediono sebagai reaksi atas pemerkosaan oleh Polisi Diraja Malaysia terhadap TKI di Penang, Malaysia. Mereka menilai kegagalan pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono yang berulang untuk melindungi TKI di luar negeri sudah tidak bisa dimaafkan lagi. Sekedar diketahui, pembakaran bendera atau perusakan simbol-simbol Malaysia tidak dilakukan kemarin saja. Beberapa waktu lalu, pembakaran bendera negeri penghasil karet dan kelapa sawit

Pesantren Digerebek serta tempat latihan fisik. Latihan fisik itu biasa dilakukan pada malam hari saat suasana sepi dengan melempar-lempar pisau ke arah pohon atau kegiatan lainnya," kata Hadiatmoko saat meninjau langsung lokasi, Selasa (13/11). Namun demikian, pihaknya masih belum berani memastikan apakah kelompok tersebut merupakan jaringan teroris atau bukan, sebab masih membutuhkan pemeriksaan para santri yang saat ini ditampung di eks gedung BNK Kabupaten Nganjuk. "Kami masih harus ketemu dengan teman-teman di penampungan sana untuk mengetahui sejauh mana kegiatan mereka," kata Hadiatmoko. Saat ini, Kapolda menandaskan, pihaknya masih berkonsentrasi pada pengamanan pasca-peristiwa pengusiran warga terhadap santri dan pengurus pesantren, agar tidak terjadi masalah yang lebih besar. Sementara itu, bersamaan kunjungan itu, satu tim penjinak bom dari Brimob juga turun lokasi untuk memastikan tidak adanya bahan peledak di lokasi kejadian. Mereka memeriksa setiap detil lokasi dengan menggunakan pendeteksi metal maupun peralatan pendeteksi bom lainnya. Setelah sekitar 15 menit memeriksa pesantren, Kapolda kemudian mengunjungi tempat penampungan untuk bertemu dan mengorek keterangan dari pihak pesantren. Sebelum penggerebekan, warga sempat mengusir sekelompok orang yang bukan berasal dari setempat karena aktifitas mereka

Maizar tersebut. "Kami datang ke pertandingan besok untuk menang. Skuat ini adalah yang terkuat yang kami miliki. Kami tak sabar untuk melakoni laga besok. Tim kami dalam kepercayaan diri yang bagus. Pertandingan besok bagus untuk persiapan tim kami ke depannya," ujar kapten Timor Leste, Jesse Fernando. Di lain sisi, laga uji coba melawan Indonesia ini menjadi yang pertama bagi Emerson. Pelatih asal Brasil itu nyaris meloloskan Timor Leste ke putaran final AFF Suzuki Cup 2012, kendati belum lama terpilih menjelang kualifikasi di Myanmar. Emerson memuji permainan cepat yang diperagakan oleh timnas Indonesia sekaligus menilai bahwa kehadiran tiga pemain naturalisasi tak akan mengubah banyak permainan 'Tim MerahPutih'. "Persiapan kami sudah selama dua minggu. Kami (para pemain) mendapat kesempatan ber-

main melawan tim besar seperti Indonesia. Ini pertandingan yang besar. Soal kekuatan timnas Indonesia, para pemain punya kecepatan dan kualitas. Kami menyadari timnas Indonesia sangat kuat trutama strikernya," analisis Emerson. "Soal pemain naturalisasi, bagi kami tidak ada bedanya karena semua pemain sama saja. Tidak ada dampak terlalu signifikan karena sepakbola adalah permainan tim," tutup Emerson. Timor Leste bakal mengandalkan mantan striker Persiraja Banda Aceh Murilo de Almeida yang mencetak tiga gol di laga kualifikasi. O Sol Nascimente tentunya ingin mendapatkan hasil bagus di pertandingan ini, untuk memperbaiki catatan buruk mereka bila bertemu Indonesia. Diogo Santos juga menjadi pemain yang perlu diwaspadai, karena pergerakannya di sayap Timor Leste bisa memberikan ancaman bagi pertahanan Indonesia.(glc/dtc)

Tanpa Operasi

Sambungan hal 1 wat saja dengan baik. Natural itu lebih indah," ungkapnya saat ditemui di acara '70 Tahun Bakrie untuk Negeri' di Bakrie Tower Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (13/11). Selain itu, Bintang film 'Nenek Gayung' itu mengaku tak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk

dianggap mencurigakan. Setiap malam, digelar pengajian dan latihan beladiri secara tertutup di halaman rumah yang ditempati sejak sekitar setahun lalu itu. Di rumah tersebut mereka mendirikan pesantren dengan nama Darul Akhfiya. Seorang warga setempat, Danang, mengungkapkan, kelompok itu terdiri dari para pendatang yang berasal dari luar Pulau Jawa. Mereka dinilai jarang berinteraksi. Aktifitas yang dilakukan kelompok tersebut, di antaranya, pengajian dan latihan bela diri terutama pada malam hari. Menurut Danang, warga sudah beberapa kali mengusir. Namun, selalu gagal. " P e n g u s i r a n i n i sudah dilakukan ketiga kali. Warga resah dengan sikap mereka yang tertutup dan tidak mau mengenal warga. Kami hanya mengantisipasi hal yang tidak benar saja," kata Danang. Abdurrahman (18), salah seorang santri asal Ponggok, Blitar mengaku tidak habis pikir dengan pengusiran dan penggerebekan itu. "Waktu digerebek, kami sedang mengaji. Lalu kami dengar ada suara banyak orang dari luar yang meminta kami menghentikan aktivitas kami," ujar Abdurrahman. Sementara pengasuh pesantren Darul Akhfiya, Nasirudin Ahmad, menepis kecurigaan masyarakat dengan mengatakan anggota kelompoknya hanya beraktifitas sebagaimana pesantren pada umumnya, yaitu mengaji dan berlatih beladiri. (kom/tmp)

Tolak Ukur

Sambungan hal 1 setidaknya selama tiga pekan. Kondisi makin diperparah dengan kasus kriminal yang dialami Diego Michiels. Uji coba dilakukan Nil di sektor tengah dengan menempatkan Jhonny van Beukering sebagai gelandang serang, dibandingkan posisi aslinya sebagai striker. Nil mengharapkan adanya pencetak gol dari lini kedua. Sedangkan di barisan depan, Nil akan mengandalkan duet Bambang Pamungkas dan Irfan Bachdim. Dalam simulasi akhir pekan kemarin, Bambang mencetak dua gol. Kontribusi gol juga diharapkan dari Bachdim yang mencetak hat-trick ketika menghajar Brunei Darussalam. Di atas kertas, Indonesia boleh jadi relatif diunggulkan atas Timor Leste. Namun, Timor Leste tetap menargetkan kemenangan. Menyikapi pertemuan dengan Indonesia, Timor Leste mengaku tak gentar dan siap memberikan perlawanan untuk tim asuhan Nil

tersebut juga dilakukan. Bahkan, tindakan ekstrim juga dilakukan oleh aktivis Bendera kala itu, dengan melempar Kedubes Malaysia dengan kotoran manusia alias tinja. "Baru tinja yang dilempar, daripada bom, " tutur sejumlah aktivis bendera saat mengelar aksi sweeping warga Malaysia di sejumlah kawasan di Ibukota. Sementara itu Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso meminta pemerintah menarik pulang Duta Besar RI untuk Malaysia ke tanah air. "Panggil pulang duta besar kita untuk menjelaskan masalah itu dan untuk memastikan agar negara melakukan perlindungan untuk menjaga martabat dan kehormatan kita," katanya. Selain itu, Priyo juga meminta Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa agar berkoordinasi dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar. "Kalau perlu lapor kepada bapak Presiden," ujarnya. Priyo mengaku sedih dan kecewa saat mendengar kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa seperti itu tidak dapat ditolerir lagi. "Saya meminta kepada kedutaan kita di Kuala Lumpur melakukan langkah-langkah terbaik untuk menjaga martabat anggota masyarakat kita yang kebetulan jadi TKW di Malaysia," ungkapnya. Selain itu, Priyo meminta kepastian oknum-oknum polisi Malaysia tersebut diproses secara hukum dengan sanksi keras.(kom/tmp/net)

merawat asetnya. Menurutnya, perawatan yang dijalaninya sama seperti perempuan lain pada umumnya. "Perawatan tubuh sama kayak cewek lainnya. Pergi ke salon yang normal-normal aja. Cuma nggak kayak orang lain yang mengubah bentuk sebagainya," tutur Kartika.

Selain ke salon, Kartika juga ternyata masih suka mengkonsumsi jamu-jamu tradisional. "Masih ada sampai sekarang, jamu gue juga, masih minum jahe seminggu sekali. Bagus buat kesehatan juga," aku Kartika yang disebutsebut dekat dengan Raffi Ahmad ini. (net)

Editor: M Syahdan, Layouter: Dieky Saputra


CMYK

CMYK Rabu,

14 November 2012

HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Tanpa KTP Batam, Warga Bisa Rekam e-KTP

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

Isya’

04:34

11:57

15:20

17:59

19:12

Nofrijon, SAg Kepala Sekolah MA Batamiyah Batam.

Hobi Mengolah Si Kulit Bundar SEPAKbola, harus diakui setiap orang menjadi olahraga yang sangat populer di muka bumi ini. Pasalnya, olahraga yang satu ini, tidak hanya disukai dan dicintai kaum dewasa, remaja, wanita, namun anak-anak pun sangat menggandrunginya, termasuk pula bagi pria berdarah Minang bernama lengkap Nofrijon, SAg ini. HALUAN KEPRI/ CECEP

Hobi Mengolah Bersambung ke hlm 10

KETERANGAN PERS — Walikota Batam Ahmad Dahlan didampingi Kepala Dinas Kependudukan Sadri Khairudin dan Kabag Humas Pemko Batam Ardi Winata memberikan keterangan kepada wartawan tentang proses perekaman e-KTP, selasa (13/11).

BATAM CENTRE (HK) — Bagi masyarakat yang tidak memiliki KTP Batam, dan ingin melakukan perekaman eKTP, bisa dilakukan sesuai alamat tempat tinggal, asalkan dapat menunjukkan surat keterangan RT setempat tanpa membawa surat keterangan pindah dari daerah asal. Walikota Batam Ahmad Dahlan menegaskan perekaman e-KTP bagi warga Batam dapat dilakukan meski tidak memiliki KTP Batam. Perekaman tersebut bisa dilakukan dimana saja. Ini sesuai dengan kebijakan Mendagri. “Pembuatan e-KTP, meski warga dari daerah lain dapat dilakukan di sini. Cukup lihatkan surat keterangan dari RT, itu saja dan mengisi bio data. Ini merupakan kebijakan Mendagri,” kata Dahlan kepada wartawan, Selasa (13/11). Dahlan menegaskan, pembuatan tersebut khusus untuk

e-KTP. Sementara untuk KTP Siak tidak bisa. Sehingga, diharapkan masyarakat dapat melakukan perekaman secapatnya. Apalagi, perekaman yang dilakukan di setiap mall tetap dilakukan. “Mulai besok (hari inired) mall-mall tetap dilayani. Nantinya, selain ada empat alat yang mobile, juga akan dilakukan perekaman di kampus-kampus. Bagi yang belum merekam silakan, tanpa harus ada surat pindah,” kata Dahlan. Namun demikian, kata Dahlan, target Kota Batam seratus persen, dianggapnya tidak akan tercapai. Paling tidak hanya 85 persen. Sebab, mengingat banyak sekali warga yang berpindah dari Batam. Hal itu diperkuat dari pernyataan para camat. Kata

Tanpa KTP Bersambung ke hlm 10

Rustam-RO Silalahi Dituntut 6 Bulan Anton Medan Saksikan Persidangan BATAM CENTRE (HK) — Setelah melewati sidang beberapa kali, akhirnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa penyerobotan lahan di kawasan Bengkong Nusantara, Rustam Effendi Bangun dan RO Silalahi selama enam bulan kurungan penjara dengan satu tahun masa percobaan. Oleh: Taslimuddin,Liputan Batam "Kedua terdakwa bersalah karena telah melakukan penyerobotan lahan karena meyalahi Izin Prinsip yang dipegang Koperasi Bantara sudah tidak berlaku lagi atau dicabut oleh Otorita Batam (OB) yang melanggar pasal 385 KUHP," kata Jaksa

Penuntut Umum (IPU) Trianto di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (13/12). Namun demikian terdakwa tidak ditahan atas perlakuannya karena dengan

Rustam - RO Bersambung ke hlm 10

Pengelola Bandara Kecolongan Lolosnya Puluhan Ribu Pil Happy Five BATAM (HK) — Kabid Komersil Bandara Internasional Hang Nadim Batam Dendi Gustinandar mengatakan, lolosnya 40 ribu butir pil happy five yang dikirim dua tersangka H Dendi dan D beberapa waktu lalu melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Jakarta menjadi pelajaran berharga. “Jujur saja kami tidak mengetahui hal itu,” ter-

ang Dendi, Selasa (13/11). Dendi mengatakan, setelah mengetahui adanya laporan kasus tersebut, tentunya pengelola bandara berjanji akan meningkatkan pengamanan dan pengawasan ke depannya. “Apalagi informasi ini merupakan hasil dari penyidikan pihak kepolisian. Yang pasti, kami akan tingkatkan lagi penga-

Pengelola Bandara Bersambung ke hlm 10

PT Pertamina DPPU Bantu Posyandu Batara Raya BATAM KOTA (HK) — Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)

‘Sehat dan Bergizi’, PT Pertamina (Persero) Aviation Region I-DPPU Hang Nadim

ALI MAHMUD/HALUAN KEPRI

KEPALA PT Pertamina (Persero) Aviation Regional I-DPPU Hang Nadim Batam, Ruslan Rusli (baju putih-tengah) Lurah Belian, Khairuddin, MSi, Seklur Belian, Musyadek (pakaia dinas) foto bersama usai menyerahkan bantuan di Posyandu Kasih Bunda Perumahan Batara Raya, Selasa (13/11).

Batam, memberikan bantuan peralatan kesehatan serta fasilitas pendukung lainnya untuk Posyandu Kasih Bunda di Perumahan Taman Batara Raya RW03 Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Selasa (13/11). Bantuan yang diberikan sebanyak 31 item. Sebagian bantuan itu di antaranya, berupa alat pemeriksaan ibu hamil, susu ibu hamil, susu balita, peralatan bermain untuk anak-anak, timbangan bayi, satu unit AC LG serta lainnya. Total bantuan tersebut mencapai Rp15 juta. Penyerahan itu disaksikan Lurah Belian, Khairuddin, Sekretaris Lurah, Musyadek, Ketua RW03 Kaujang Jamal, Ketua LPM Belian, Sahabuddin Yasbin, tokoh masyarakat, H Andi Sudarmi Dahlan serta warga lainnya. Kepala PT Pertamina (Persero) Aviation Region IDPPU Hang Nadim Batam, Ruslan Rusli mengatakan, program CSR tersebut setiap tahunnya diberikan kepada masyarakat yang berada di sekitar Bandara Hang Nadim. Untuk Posyandu Kasih Bunda Perumahan Taman Batara Raya, kata Ruslan, baru pertama kali ini dilakukan. “Bantuan ini merupakan program CSR PT Pertamina (Persero) Aviation Regional IDPPU Hang Nadim Batam. Tahun ini bantuan berupa peralatan kesehatan dengan

PT Pertamina Bersambung ke hlm 10

CMYK

Editor: Afrizal, Layouter: Mulia Aditya


10

METRO BATAM Rabu,

Sambungan hal 9 Dahlan, awalnya ia menargetkan 90 persen adpat tercapai, namun karena penjelasan dan keterangan dari camat, ternyata banyak warga yang tidak lagi tinggal sesuai dengan alamatnya. Namun banyak juga yang masuk ke Batam. Ke depan, kata Dahlan pada 2013 Mendagri sudah mengeluarkan keputusan bahwa pemerintah daerah tidak lagi menganggarkan pengadaan KTP siak selain e KTP. Hal senada diungkapkan

Sambungan hal 9 wasan dan pengamanan di Hang Nadim ini. Kita segera mengumpulkan seluruh security untuk melakukan konsolidasi dan meminta keterangan mereka terkait lolosnya upaya penyelundupan narkoba itu,” kata Dendi. Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri AKBP Agus Rohman menjelaskan, sebelum tersangka tertangkap di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, A selaku pemilik barang dan J orang yang mengatur pengriman barang sebelumnya berjasil mengirim barang serupa ke Jakarta melalui Kepri sebanyak dua kali. “Kepri hanya sebagai tempat persinggahan untuk dibawa ke Jakarta dari Malaysia, bukan untuk diperjual belikan di sini,” terang Agus di ruang kerjanya kemaren. Agus memamparkan, pola pengiriman pil happy five dari Malaysia menuju Jakarta, selaku pemiliki barang, A menyerahkannya di Malaysia untuk dibawa ke Batam kepada SN yang merupakan seorang tekong kapal. “Masuknya di Batam melalui pelabuhan ilegal di Sagulung. Biasanya mereka itu masuk dari Malaysia pada malam hari di atas pukul 21.00 WIB,” terangnya. Dari sinilah barang-barang tersebut diambil oleh kurir yang bertugas untuk dibawa ke Jakarta. Pada pengirman pertama di bulan Oktober, barang tersebut diambil oleh E dan F yang bertugas membawa ke Jakarta. Barang yang telah dibungkus menjadi dua kantong keresek tersebut dibawa PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk pelaksanaan lelang terakhir tanggal 08 Nopember 2012 yang diumumkan melalui Surat Kabar Harian Haluan Kepri tanggal 25 Oktober 2012 sebagai Pengumuman Kedua, dengan ini berdasarkan Pasal 6 Jo. Pasal 20 UU Hak Tanggungan, PT BPR Dana Nusantara dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam akan melakukan lelang ulang eksekusi hak tanggungan atas : Sebidang tanah seluas 60 m2 berikut bangunan ruko di atasnya terletak di Komplek Ruko Legenda Gemilang Blok C No.10, Kel.Baloi Permai, Kec.Batam Kota, Kota Batam sesuai SHGB No.7794/Baloi Permai tanggal 26 Agustus 2008 an. DEDY). Harga Limit Rp.350.000.000,-; Uang Jaminan Lelang Rp.70.000.000,Waktu dan Tempat Lelang : Hari / Tanggal : Rabu/ 21 Nopember 2012 Pukul : 10.30 WIB s/d selesai Tempat : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam Jl. Engku Putri (depan Pusat Informasi Haji, Batam Centre) Syarat – syarat Lelang: 1. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang sebesar tersebut di atas ke rekening KPKNL Batam Nomor 0184395587 an. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Batam pada PT. BNI Cabang Batam dan harus efektif diterima paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan; 2. Peserta lelang wajib melakukan penawaran pada saat lelang paling sedikit sama dengan harga limit, jika tidak melakukan penawaran, maka peserta lelang akan dikenakan sanksi tidak boleh mengikuti lelang di Wilayah KPKNL Batam selama 3 (tiga) bulan berturut-turut; 3. Lelang dapat dibatalkan oleh Penjual/Pejabat Lelang apabila Debitor menyelesaikan dan atau melunasi kewajiban hutangnya serta sebab lain yang sah sesuai peraturan lelang; 4. Pemenang lelang harus menyelesaikan pelunasan pembayaran harga lelang berikut bea lelang paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang dan apabila tidak melunasi pada waktunya, maka dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan disetor ke kas negara serta masuk dalam DAFTAR HITAM LELANG; 5. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan bukti asli slip seoran dan kartu identitas diri (KTP/ SIM) yang masih berlaku; 6. Obyek lelang yang ditawarkan sesuai dengan kondisi apa adanya (as is), karena itu peserta lelang wajib memeriksa/ melihat obyek dengan baik dan teliti; 7. Penawaran dilakukan secara tertulis dalam amplop tertutup; 8. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi PT BPR Dana Nusantara Telp.0778-429555 atau KPKNL Batam Telp 0778469824-25.. Batam, 14 Nopember 2012 Ttd. PT. BPR Dana Nusantara

LPSE Batam Raih Award

Tanpa KTP Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam Sadri Khairuddin. Katanya, penduduk yang dari daerah lain, tinggal mengambil surat keterangan RT mengenai alamat tinggal di Batam. “Diperbolehkan merekam data e-KTP, terutama bagi mereka yang sudah di Batam. Dengan syarat mengisi biodata F101 dan ditandatangi. Formulir ini dapat diambil di kantor camat atau tempat

Sambungan hal 9 masa percobaan tersebut. Mendengar hal tesebut, usai pembacaan tuntutan, kedua terdakwa tidak melakukan pembelaan apa-apa. Majlis hakim yang dipimpin Merrywati dengan hakim anggota Sobandi dan Sorta Ria Neva, mempersilahkan kedua terdakwa untuk melakukan pledoi, dan membacakan pada sidang berikutnya. "Bapak, kalau tidak terima dengan tuntutan jaksa, bapak silahkan buat pledoi baik perorangan maupun bersama-sama. Dan sidang kita lanjutkan dua minggu ke depan, atau pada tanggal 27 November," kata Merrywati, yang pada saat itu ruang sidang dipenuhi puluhan pendukung terdakwa. Usai persidangan, Rustam yang sempat meneteskan air mata ketika ke luar ruangan saat ditemui mengatakan tidak terima akan hal itu. Dimana, ia beranggapan dakwaan yang dibacakan oleh jaksa penuh dengan rekayasa. "Jangankan enam bulan, enam jam pun saya tidak akan terima. Meski masa

14 November 2012

perekaman,” kata Sadri. Kata Sadri, data dari F101 tersebut langsung akan input dan diperbolehkan langsung melakukan perekaman. Seperti diketahui, perekaman e-KTP untuk Kota Batam, diperpanjang hingga akhir tahun yakni 31 Desember 2012. Dari data perekaman data e-KTP per 12 November, warga yang terekam baru 519.034 dari jumlah penduduk Batam wajib KTP sebanyak 707.430 jiwa. (mnb)

Rustam - RO percobaan. Saya tidak faham itu dengan pasal-pasal. Karena selama ini, saya tidak pernah menyerobot lahan tersebut," kata Rustam. Kata Rustam, sebelumnya juga pernah ia jelaskan kalau masayarakat tidak bandel. Masayarakat mau membayar UWTO kepada BP Batam, namun tidak pernah diberikan. Dan pihaknya sudah meminta untuk dilakukan sidang lapangan, juga tidak pernah dilakukan. Sementara itu, dalam persidangan tersebut turut hadir Tan Hok Liang alias Muhammad Ramadhan Effendi yang lebih akrab disapa Anton Medan. Kedatangan pria paru baya tersebut guna memberi dukungan kepada kedua terdakwa. "Ini pengadilan harus mampu menegakkan keadalian. Ini sahabat saya, dan saya lihat perkara ini terkesan dipaksakan. Tadi katanya dihukum enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun, gak masuk akal," kata Anton. Kalau memang salah kenapa harus ada masa per-

cobaan. Ini tidak masuk akal. Jangan orang tidak bersalah, kata Anton, dipaksakan jadi salah. Padahal, ia mendengar tidak ada satu pun penyerobotan yang dilakukan. "Tapi, saya bilang kita tidak boleh berburuk sangka. Saya harap nanti Majelis Hakim menggunakan hati nurani dan akal sehatnya dalam memutuskan," ujar mantan residivis kelas kakap yang kini menjadi Ustasd itu. Bobi A Siregar, selaku Koordinator Aliansi Batam Bersatu, yang setiap persidangan mendampingi kedua terdakwa sangat kecewa dengan putusan Jaksa. Padahal sudah jelas, bukti yang mengarah ke kedua terdakwa tidak ada. "Selama persidangan ini, kedua terdakwa tidak pernah didampingi pengacara. Dan saya tegaskan, hal ini akan kita minta ke LBH (Lembaga bantua Hukum) untuk mendampingi orang tua kita. Dan dari Aliansi Batam Bersatu sudah mendapat restu dari Dede Suparman," kata Bobi. (mnb)

Pengelola Bandara ke Jakarta menggunakan KM Kelud dan berhasil lolos sampai ke tempat tujuan. “E dan F mendapat upah untuk membawa barang tersebut sebesar Rp7 juta,” jelas Agus. Selanjutnya, untuk pengiriman barang kedua pada awal November (dua minggu lalu) yang bertugas mengambil barang dari SM adalah H dan anaknya D. Pil Happy Five tersebut dibawa ke Jakarta melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam yang terlebih dahulu dibungkus menggunakan dua buah kotak. “Dan yang kedua juga berhasil. Mereka mendapatkan upah sebesar Rp7 juta untuk mengantarkan barang tersebut sampai ke Jakarta,” imbuhnya. Untuk pengiriman ketiga lanjut Agus, dibawa oleh E dan F akhirnya berhasil digagalkan oleh aparat keamana Bandara Tanjungpinang pada Jumat lalu. Dan apbila berhasil meloloskan baranbg garam itu, para kurir dijanjikan upah sebesar Rp4 juta. “J selain orang yang mengatur pengiriman juga merupakan yang mengambil kem-

bali barang dari para kurir. Dan selanjutnya akan diberikan kepada bos besar A di Jakarta,” terangnya. Dalam kasus tersebut, tersngka yang terlebih dahulu berhasil diringkus yakni E dan F di Bandara Tanjungpinang. Setelah dilakukan pengembangan, tersangka H dan anaknya D serta SM berhasil diringkus di Jalan Temiang Tanjungpinang Kota. Terakhir J dan TSK di salah satu hotel di Jakarta. “Saat ini sudah tujuh tersangka yang ditahan, dan seluruhnya sedang menjalani proses penyidikan. Dan A sebagai pemilik barang berada di Malaysia menjadi DPO kita,” terangnya. Untuk proses lebih lanjut kata Agus, ditangi oleh Polres Tanjungpinang. Sementara Polda Kepri hanya mem-beckup. “Tadi pagi tersangka dan seluruh barang bukti telah kita kirim ke Polres Tanjungpinang untuk proses lebih lanjut,” jelasnya. Atas perbuatan tersangka, polisi menjerat dengan pasal 62 UU No.5 tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.(jua)

Kategori Availibility Performance BATAM (HK) — Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Kota Batam meraih penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP-RI) pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik (LPSE) ke-8 yang dilaksanakan Jumat (9/11) di Mal Taman Palem, Jakarta. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala LKPP pusat Agus Rahardjo yang diterima Kepala Bagian Bina

Program Setdako Batam Ismet Djohar. LPSE Kota Batam menerima penghargaan pada kategori Avalibility Performance untuk tingkat Pemerintah Kota seluruh Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja LPSE Kota Batam yang dinilai sangat baik dengan memberikan komitmen sebagai penyedia layanan SPSE (Service Level Agreement), kemampuan mengatasi kendala teknis, serta kinerja dalam mengelola proses lelang paket pengadaan

yang meningkat secara signifikan pada setiap tahunnya. Selain mendapatkan penghargaan kategori Availibility Performance, LPSE Kota Batam juga masuk nominasi untuk kategori Organizational Transformation, yaitu pemberian penghargaan kepada LPSE yang memiliki kemampuan melakukan transformasi proses lelang pengadaan barang dan jasa dari sistem lelang manual menuju proses lelang secara elektronik yang pada akhirnya dimenangkan oleh LPSE Kota Tangerang Selatan.

Deputi Bidang Monitoring Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP, Bima Haria Wibisana mengatakan ada lima kategori LPSE Awards dan satu special mention. “Ada lima kategori, dan masing-masing kategori diberikan untuk Kementerian /Lembaga/ Instansi, Provinsi, Kabupaten dan Kota. Untuk special mention diberikan kepada LPSE yang paling berusaha mati-matian dalam mengajak pihak lain untuk menggunakan LPSE,” ujar Bima. (r/mnb)

Gusur Ruli, Ratusan Warga Usir Satpol PP SAGULUNG (HK) — Ratusan warga penghuni rumah liar (ruli) Kampung Rukun, Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung mengusir Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang akan melakukan penggusuran. Pasalnya, sekitar 300 Kepala Keluarga belum mendapat uang ganti rugi oleh PT

Hansindo Jaya Abadi selaku pengembang. Padahal sebelumnya, sudah ada kesepakatan antara pihak pengembang dengan warga, soal ganti rugi tersebut. Dalam perjanjian bersama, ganti rugi yang harus dibayar pihak pengembang sesuai type rumah yang dimiliki warga saat ini. Untuk type A yakni, rumah

permanen mendapatkan ganti rugi Rp4,5 juta, tipe B semi permanen Rp3,5 juta dan tipe C rumah papan seharga Rp2,5 juta. Bila ditotalkan, nilai ganti rugi yang harus dibayarkan pengembang kepada 300 KK, mencapai Rp2,5 miliar. “Kami bukan tidak mau pindah. Tapi sampai hari ini, pihak pengembang belum

Sambungan hal 9 “Saya suka sepak bola semenjak kecil, tepatnya sewaktu masih duduk di bangku Sekolah Dasar(SD). Karena, lapangan sepak bola ada di depan rumah saya, seberang jalan. Jadi, kalau mau berlatih dan bermain sepak bola, saya tinggal menyeberang jalan saja,” ujar Nofrijon. Suami dari Fitra Diana, ayah dari Yora Kurnia Ilahi NF dan Nabila Khairunnisa NF ini mengatakan, sepak bola merupakan olahraga yang memiliki prospek yang cukup baik ke depannya. Disamping itu juga, sepak bola merupakan olahraga sebuah tim dan kekompakan tim di lapangan. “Kita tidak mungkin bisa menciptakan gol tanpa koordinasi dan saling oper bola

Hobi Mengolah dengan kawan satu tim. Jadi, dengan skil individu yang terlatih serta tim yang solit, barulah kita bisa menciptakan gol pada gawang lawan,” ujar Kepala Sekolah MA Batamiyah Batam ini. Dulu waktu di kampung, setiap sorenya Nofrijon kecil selalu melihat orang main bola. Akhirnya, Nofrijon kecil tertarik untuk memainkan si kulit bundar itu dengan semangat, yang kemudian menjadi hobinya. “Saya selalu ikut dalam latihan maupun pertandingan bola anak-anak se usia saya. Sehingga, kesukaan saya terhadap si kulit bundar ini semakin menjadi saat beranjak remaja. Ditambah akan kemampuan dan kerajinan dalam berlatih. Sehingga, pel-

atih selalu memberikan motivasi dan selalu melibatkan saya dalam setiap pertandingan,” ungkap lelaki yang memiliki semboyan hidup ‘Maju Terus Pantang Mundur’ ini. Di lapangan, alumni Institut Agama Islam Nasional (IAIN) Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat tahun 1996 ini ditempatkan pelatihnya sebagai gelandang kanan. Sehingga, pada setiap kesempatan bola yang pas di kakinya serta peluang yang pas, Nofrijon berupaya untuk mencetak gol. “Saya dan tim sering menang pada setiap pertandingan. Baik itu di tingkat remaja antar sekolah, antar kecamatan bahkan Popsi di tingkat kabupaten,” terang pria paroh baya yang mengaku kelahiran Lubuk Jantan,

Sambungan hal 9 tema ‘Sehat dan Bergizi’. Program ke depannya, barang kali kita bantu di bidang pendidikan,” jelas Ruslan kepada Haluan Kepri. Lurah Belian, Khairuddin mengatakan, selaku lurah tentu sangat mendukung program CSR sebagaimana yang dilakukan oleh pihak PT Pertamina (Persero) Aviation Regional I-DPPU Hang Nadim Batam, kepada Posyandu Kasih Bunda Taman

juga membayar ganti rugi berdasarkan hasil kesepakatan yang telah kami buat bersama sebelumnya,” kata Epysanjaya Purba, tokoh masyarakat setempat, Senin (12/11). Anehnya, lanjut Purba, tiba-tiba petugas dari Satpol PP turun ke lokasi ingin melakukan penggusuran rumah milik warga secara paksa. (vnr)

Tanahdatar Sumatera Barat, 1 Januari 1969 silam ini. Tim sekolahnya pernah meraih juara I dalam Popsi tingkat Kabupaten Tanahdatar. Saat peraihan juara itu, Nofrijon merasa sangat senang, karena selain mendapat piala, juga hadiah uang pembinaan yang jumlahnya sangat lumayan ketika itu. “Hingga kini saya masih tetap bermain sepak bola dua kali seminggu di lapangan Usman Harun Seipancur, Seibeduk. Namun tujuannya tidak lagi untuk bisa mengikuti pertandingan, tapi bagaimana bisa untuk menjaga kebugaran, kesehatan serta sportivitas dalam berolahraga,” kenang Nofrijon sambil tersenyum bahagia.(vnr)

PT Pertamina Batara Raya. Adanya bantuan ini, baik masyarakat, perangkat RT/RW maupun pihak Kelurahan Belian merasa sangat terbantu. “Bantuan yang diberikan oleh Pertamina DPPU Hang Nadim ini melalui program CSR. Dan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat di sekitarnya. Kita berharap agar bantuan yang sudah ada ini dapat dimanfaatkan sebaik-

baik mungkin, dan bisa memberikan pelayanan kesehatan terutama ibu hamil dan anakanak,” kata Khairuddin. Ketua RW03 Taman Batara Raya, Kaujang Jamal mengatakan, bantuan yang diberikan ini secara tidak langsung, pihak managemen PT Pertamina (Persero) Aviation Regional I-DPPU Hang Nadim Batam telah ikut membantu warga, terutama keberadaan Posyandu Kasih Bunda.

“Kita sangat berterima kasih kepada pihak managemen PT Pertamina (Persero) DPPU Hang Nadim. Karena ini sangat membantu kami, terutama untuk mendukung program Posyandu itu sendiri agar berjalan maksimal. Kami juga berharap agar ke depan, pihak Pertamina juga lebih memperhatikkan tentang lingkungan di perumahan kami ini,” ucapnya. (lim)


CMYK

HUKUM & KRIMINAL

11

Rabu,

Pelaku Kerusuhan Planet Divonis 6 Bulan BATAM (HK) — James Simanjuntak, terdakwa kasus kerusuhan di Hotel Planet Holiday divonis enam bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (13/11). Vonis yang dibacakan Ketua Majelis hakim Reno Listowo lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). "Terdak wa James Simanjuntak terbukti melakukan tindak pidana kekerasan terhadap orang atau barang serta melakukan atau mengajak orang lain untuk turut serta melanggar pasal 170 ayat 1 KUHP," kata Reno. Sementara itu, pelaku lainnya yakni Roy Purba, Winro Pasaribu dan Suardi alias Baling divonis lima bulan penjara atau tiga bulan lebih rendah dari tuntutan JPU. Ketiganya bersalah telah melanggar pasal yang sama yakni 170 ayat 1 KUHP. Mendengar putusan itu, terdakwa mengaku pikir-pikir untuk melakukan upaya banding. Hal yang sama juga dilakukan JPU M Chadafi masih pikir-pikir atas putusan yang lebih ringan dari tuntutannya. (mnb)

Mabuk, Preman Didenda Rp75 Ribu TANJUNGPINANG (HK) — Majelis hakim menjatuhkan denda Rp75 ribu kepada 11 orang preman yang ditangkap polisi dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (13/11). Mereka adalah, Firman Syam (31), M Fahry (24), Maulidin (44) Hendra Rezky (19), Kevin (21) Hampry (30), Arsum (30), Marsel (19), Rudi (24), Harainsa (30) dan M Husni (36) Menurut majelis hakim R Aji Suryo SH MH, perbutan terperiksa tersebut telah terbukti melanggar pasal 536 Tipiring tentang mabukmabukan di muka umum. Selain hukuman denda Rp75 ribu tersebut, mereka juga dapat dikenai hukuman selama 14 hari kurungan, bila tidak sanggup membayar denda yang dijatuhkan. Dalam sidang Tipiring terungkap, terperiksa tersebut kedapatan tengah meneguk minuman keras (miras) di kawasan jalan Pamedan, kawasan SPBU KM 6 jalan DI Panjaitan, kawasan jalan Bintan Senter KM 9, jalan DI Panjaitan. Atas putusan denda majelis hakim tersebut, terperiksa menyiapkan uang sebagai denda sesuai putusan hakim tersebut. Sebagian mereka juga terpaksa meminjam uang kepada rekannya yang lain untuk membayar denda tersebut. (nel)

14 November 2012

Polisi Antisipasi Kejahatan Sebar Spanduk Imbauan BATAM (HK) — Untuk mengantisipasi tingginya tindak kejahatan di jalanan, polisi menyebarkan spanduk sebagai imbauan. Hal ini sebagai respon atas maraknya aksi jambret di Batam akhir-akhir ini.

kan masyarakat melalui media cetak. Dimana menurutnya beberapa kasus terjadi karena pengendara motor lalai, misalnya meletakkan tas pada bagi-

an depan motor, atau meletakkan tas jinjing di kaca spion. "Bukan hanya ada niat, bisa jadi ada kesempatan karena kurangnya kewaspadaan," ujarnya. Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar, Iptu Soni Wibisono

menambahkan belum seminggu spanduk terpasang, polisi sudah menerima informasi adanya aksi jambret di Tanjungsengkuang. "Korelasinya sangat jelas, kemarin masyarakat langsung melaporkan adanya aksi pen-

jambretan," pungkasnya. Selain spanduk, Polsek Batuampar terus mensosialisasikan perlunya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap aksi jambret di sejumlah sekolah dan isntansi yang ada di Batuampar. ***

Oleh: Amir Yunus, Liputan Batam Salah satu spanduk bertuliskan "Waspadai Aksi Copet dan Jambret, Laporkan Segera ke Pihak Kepolisian Bila Menjadi Korban" terpasang di depan Mapolsek Batuampar. "Spanduk imbauan ini sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap aksi jambret," ujar Kapolsek Batu Ampar, Kompol Zainal Arifin kepada Haluan Kepri, Senin (12/11) lalu. Spanduk imbauan tersebut, lanjut Kapolsek, tidak hanya dipasang karena respon banyaknya aksi jambret, tetapi spanduk disebar sebagai bentuk antisipasi agar masyarakat tidak menjadi korban penjambretan terutama kaum ibu-ibu. "Lebih spesifik lagi, imbauan ini ditujukan untuk kaum ibu-ibu yang biasanya bepergian menggunakan sepeda motor," ungkapnya. Selain imbauan lewat spanduk, Zainal mengingat-

HALUAN KEPRI/ CECEP

PEMBATAS JALAN — Sejumlah pekerja sedang melakukan pengecatan untuk pembatas jalan di kawasan Batam Centre, Selasa (13/11).

Orang Gila Mengamuk

ORANG gila (orgil) yang mengamuk dan merusak barang dagangan di Kampung Tengah, Batubesar, Nongsa dilumpuhkan warga sebelum digiring ke Dinas Sosial Batam, Selasa (13/11).

BATAM (HK) — Warga Kampung Tengah, Batubesar, Nongsa dikejutkan amukan seorang pria gila, Selasa (13/11). Lelaki bertato dengan rambut gondrong ini merusak barang dagangan. Informasi di lapangan, belum diketahui penyebab lelaki yang dikenal sebagai kenek angkutan Jodoh-Nongsa ini mengamuk. Awalnya, lelaki ini mengamuk

di lapak pedagang buahbuahan. Untungnya, pemilik lapak belum menjajakan dagangannya. Tidak puas merusak lapak pedagang buah, pria tersebut beralih ke toko lainnya. Kebetulan tidak jauh dari lapak buah ada toko perabotan rumah tangga. Tanpa ada rasa ragu, orang gila ini merusak dagangan yang ada di toko itu. Tidak berhenti sampai di-

situ, orang gila ini merambah ke toko lain disekitarnya. Usai merusak dagangan yang ada, orang gila ini membuat kejutan lainnya. Ia membuka pakaian yang dikenakannya. Ketika sudah melepas pakaiannya, ia mengincar lampu jalan. Setelah melihat orang gila ini merajalela merusak dagangan yang ada, warga lalu mering-

kusnya. Setelah dilumpuhkan, orang gila ini diikat di tiang listrik. Hal ini dilakukan agar orang gila ini tidak melukai warga yang ada di sekitarnya. Ketika sudah tidak berdaya, polisi baru datang, Tidak lama kemudian, tali yang mengikat orang gila ini ditiang dilepaskan. Lalu polisi menghubungi Dinas Sosial. (jua)

SPMI Polisikan Oknum Satpol PP BATAM (HK) — Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam melaporkan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke polisi, Selasa (13/11). Laporan ini buntut dari bentrok yang terjadi di Pemko Batam, Senin (12/11) lalu. Sebelumnya, tiga buruh yang dianiya mendapatkan pertolongan medis di Rumah Sakit Awal Bross (RSAB) melaporkan Oknum Satpol PP ke Unit I Polresta Barelang. Ketiga korban yakni Arif Maulana, Mukhtarom dan Andre Tan Surya. Selain memberikan keterangan atas penganiayaan, ketiga korban menyerahkan hasil visum telah terjadinya tindak kekerasan. "Bukan bentrokan, tapi penganiayaan. Kita sudah laporkan ke Polresta Barelang," ujar Sekretaris Konsulat Cabang FSPMI Batam, Suprapto, Sela-

CMYK

sa (12/11). Lebih lanjut disampaikan, hasil visum RSAB terlihat jelas bekas penganiayaan yang dilakukan sejumlah oknum Satpol PP terhadap para buruh. Dari bukti visum itulah yang menjadi dasar penyampaian laporannya. "Kita berharap polisi bisa menindaklanjuti kasus penganiayaan ini, karena hasil visum sudah jelas telah terjadi tindakan arogan Satpol PP," katanya. Menurutnya, penyelesaian kasusu ini secara hukum dan adil, setidaknya bisa mengurangi arogansi oknum Satpol PP dalam menjalankan tugas. Sehingga kasus serupa tidak terulang lagi. Kanit I (Vice Control) Satreskrim Polresta Barelang, Iptu Dasta Analis membenarkan adanya laporan tersebut dan kasusnya dalam tahap penyidikan. "Kami masih lidik, ketiga saksi

sudah kita mintai keterangan terkait penganiayaan itu," ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Batuampar ini. Untuk diketahui, Aksi bentrok mewarnai proses perundingan penetapan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kantor Wali Kota Batam, Senin (12/11) sekitar pukul 09.00 WIB. Informasi di lapangan, bentrokan diawali larangan yang disampaikan anggota Satpol PP terhadap dua anggota serikat buruh FSPMI yang akan membawa logisitik untuk rekan-rekan mereka di lantai IV. Selanjutnya, kedua buruh mengontak rekannya di lantai IV dan turunlah lima orang. Sempat terjadi perdebatan namun hingga kini belum diketahui apa yang diperdebatkan, kemudian terjadi bentrokan hingga menyebabkan kaca dan sejumlah peralatan hancur. (ays)

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Ricoh Polda Nababan


LINGGA

12

Rabu,

14 November 2012

PNS Harus Paham Administrasi Pensiun LINGGA (HK) (HK)— Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki usia pensiun harus memahami proses adminitrasi kepensiunan. Pasalnya, uang pensiun tersebut akan dibayar Taspen Persero. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Lingga, Samsudi melalui Kabid kesejahteraan dan kepegawaian, Hamid disela kegiatan sosialisasi batas usia pensiun di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lingga di ruang pertemuan penginapan Lingga Pesona. "Sesuai aturan pensiun usia 56 tahun. Kecuali fungsional guru dan pejabat struktural eselon II dapat diperpanjang sampai usia 60 tahun," ujar Kepala Dinas Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Lingga, Samsudi melalui Kabid kesejahteraan dan kepegawaian, Hamid, kemarin. Dikatakannya, Undang-Undang nomor 11 tahun 1969 tentang pensiun pegawai dan pensiun janda/duda pegawai ditegaskan pensiun adalah jaminan hari tua dan penghargaan atas jasa pegawai negeri dalam bekerja di pemerintahan. "Saat ini masih sering terdengar keluhan tentang keterlambatan dalam penyelesaian urusan pensiun. karena pensiun belum mengetahui secara jelas bahan dokumen yang harus dilengkapi," ungkapnya. Untuk itu, kata Hamid, BKD Kabupaten Lingga menggelar sosialisasi batas usia pensiun di lingkungan Pemkab Lingga tahun anggaran 2012 dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dalam mempersiapkan diri untuk memasuki usia pensiun. Diharapkan pegawai memahami untuk mengurus administrasi. (put)

BANJIR MENGHANTUIPermasalah yang menghantui warga di Kecamatan Singket yakni banjir. Karena setiap turun hujan rumah warga terendam. JEFRIADI/HALUAN KEPRI

Camat Senayang Gerah Pembebasan Lahan Tertunda LINGGA (HK) — Pelaksana tugas (plt) Camat Senayang, H Kamaruddin gerah karena belum ada penyelesaian permasalahan pembebasan lahan antara PT Numbing Jaya dengan warga di Pulau Sebangka. Oleh: Nofriadi Putra , Liputan Lingga "Saya tidak tersinggung. Tetapi dalam hal ini saya merasa diremehkan. Anggaplah, saya sebagai orang tua yang tahu dan paham sekali permasalahan ini di Senayang. Kenapa tidak dirujuk dulu kepada kita. Kalau seperti ini kesannya, kita tak peduli sama sekali," ujarnya mengeluh, Senin (12/11). Menurutnya, untuk penye-

lesaian permasalhan ini, sebagai camat, ia sudah beberapa kali turun ke Sebung. Dengan penolakan PT Numbing Jaya yang belum dibuat keputusan ditarik atau dicabut, katanya, masuk lagi permasalahan yang ke tiga untuk negosiasi. "Bukan tidak diterima, tapi belum ada kesepakatan untuk poin negosiasi. Pasal-

nya, masyarakat meminta Rp10 juta sebagai kompensasi, sedangkan perusahaan hanya mampu membayar sagu hati Rp1 juta untuk setiap kepala keluarga (KK). Karena sebelumnya, ketika perusahaan masuk ke daerah Sebong dan Suak Buaya, mereka memberikan kompensasi Rp1 juta," terangnya. Dikatakannya, warga meminta dirinya untuk menandatangani surat yang isi salah satu poinnya mengenai nilai kompensasi warga Rp10 juta. Namun, katanya, ia tidak berani menandatangani surat itu. Sebelumnya, perusahaan sudah memberikan sagu hati kepada warga yang tidak mempunyai surat setelah membuka lahan. Namun dengan adanya campur tangan

lembaga swadaya masyarakat (LSM), warga menuntut ganti rugi. Diakuinya, secara rasional kompensasi yang diminta warga Rp10 juta per kepala keluar tidak adil. Pasalnya, tuntutan itu dinilainya ada unsur lain. "Akhir-akhir ini berkembang, kalau menganggap saya tidak mampu menyelesaikan. Padahal, sebaiknya dimu-

syawarahkan untuk cari jalan keluarnya. Anggap saya sebagai orang tua di kampung uang lebih tahu permasalahan ini," ujarnya. Ia menepis adanya kabar perusahaan tidak mendengarkan lagi pimpinan tertinggi di kecamatan. Sehingga perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan karet itu bekerja sesuka hati. "Perusahaan sangat per-

caya dengan kita. Apalagi, saya ketua tim pembebasan lahan. Selain itu, setiap perusahaan yang meminta lahan harus melewati saya. Karena selaku Camat, Kapolsek, Danramil tergabung dalam tim untuk mempertanggungjawabkan semua kegiatan investasi lahan serta pembebasan," ujarnya. Disebutkannya, PT Numbing bekerja tetap dalam

koridornya. Mereka membuka lahan, pembersihan lahan serta izin pemanfaataan kayu sudah ada. Dan mereka sudah memberikan sagu hati ke masyarakat. Jadi apa kesalahan perusahaan? Ia mengimbau kepada LSM dan masyarakat, agar menghargai bupati yang sudah bersusah payah menari investor. Karena bupati ingin Senayang juga maju.***

Kades Pemekaran Diminta Jalankan Tupoksi LINGGA (HK) — Sebanyak 12 pejabat sementara (pjs) kepala desa (kades) di Kecamatan Senayang yang baru dilantik Bupati H Daria untuk menjalankan pemerintahan sesuai tupoksi. Plt Camat Senayang Kamaruddin mengatakan kepada pjs kades supaya bekerja sesuai aturan untuk menjalankan roda pemerintahan, baik pemberdayaan, maupun pembangunan-pembagunan yang tertinggal di Senayang. Agar dapat dibangkitkan serta meningkatkan perekonomian masyarakat "Adanya pemekaran desa di Senayang yang terdiri dari pulau-pulau ini sudah jelas sekali memperpendek rentang kendali," ujarnya, Selasa (13/11). Dikatakannya, pemekaran ini sangat menguntungkan masyarakat, terutama urusan rentang kendali, urusan masyarakat, baik pembangunan di desa yang mulai nampak titik terangnya. Sebagai camat, katanya, ia selalu mendampingi, memberi motivasi, advokasi dan pembinaan. Dengan begitu, katanya, agar plt kades dapat menjalankan tugas, kewajiban serta tanggung jawab yang lancar tertib, aman dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Dikatakannya, kantor untuk desa pemekaran sudah disiapkan. Bahkan untuk mobiler hingga perlengkapan lainnya, katanya, juga sudah disiapkan semuanya oleh Pemkab Lingga. "Plt kades sudah mulai

efektif masuk kantornya. Dan mereka sudah mulai untuk membenahi kantornya masing-masing," ujarnya. Diakuinya, pelantikan plt kades ini berdampak terhadap kecamatan. Karena personil kecamatan ditugaskan untuk mengisi kekosongan. Dan untuk di Kecamatan Senayang ada lima pjs kades

yakni Kades Baran, Kades Cempa, Kades Pana'ah, Kades Laboh dan Kades Pulau Duyung, "Untuk memenuhi profesional kerja kecamatan, kita memerlukan 12 personil lagi untuk mengsisi kekosongan. Jika tidak, kinerja di Kecamatan Senayang menjadi timpang," ujarnya. (put)

E dit o rr:: EEdd dd y, La y out er o vr izal dito ddy Lay outer er:: N No vrizal


NATUNA

13

Rabu,

14 November 2012

Sudah 2 Hari Beras Langka Perusda Gaet Investor dari Rembang R ANAI (HK) — Perusahaan Daerah (Perusda)

Natuna mencoba menggaet investor ikan dari Rembang. Karena, peluang usaha di bidang perikanan di Natuna masih menjanjikan. Demikian dikatakan Dirut Perusda, Kartubi saat dihubungi melalui telepon, Selasa (23/11). Ini dilakuk an untuk mengembangk an unit usaha Perusda. Kartubi mengatakan, sektor perikanan merupakan andalan bagi masyarakat Natuna. Itu karena ikan masih mudah didapat. Lagi pula kecendrungan masyarakat masih banyak yang memilih nelayan sebagai profesi. “ Ikan di Natuna ini berlimpah ruah yang seolah-olah tidak pernah habis-habisnya, meski setiap hari diambil masyarakat, bahkan ada yang dicuri tetapi tetap tak habis-habis,” katanya. Kemudian, lanjut Kurtubi, masyarakat Natuna cendrung menjadikan nelayan sebagai profesi ketimbang pekerjaan lainnya. Apalagi kalau ada orang yang mau menampung hasil tangkapannya, mereka akan semakin bersemangat untuk mencari ikan. Oleh karena itu, kata Kartubi, pihaknya membuka kesempatan kepada pengusaha atau investor untuk menanamkan modalnya guna mendongkrak potensi perikanan Natuna ini. “ Saya sekarang di Rembang, Jawa Tengah dalam rangka mengajak pengusaha-pengusaha ikan di sini berinvestasi di Natuna,” terangnya. Menurut Kartubi, pada tahap awal pihaknya tidak melakukan pembatasan kepada investor yang ingin menanamkan modalnya. “ Kita tidak saklek misalnya syaratnya mesti itu dan ini. Sebab kita masih pada tahap awal. Bahkan kita berikan opsi sebanyak-banyaknya kepada mereka, apakah mereka mau berivestasi kapal, modal maupaun hal-hal lain silahkan saja,” ungkapnya lagi. Namun, k ata K ar tubi, pihak nya memperioritaskan kerjasama armada dengan mereka, s e h i n g g a n e l aya n N a t u n a d a p at m e m p e r gunakan sarana tangkap yang lebih besar dan canggih. “ Tapi kita utamakan kerjasama kapal dulu, dengan tujuan agar masyarakat kita di sini juga dapat memakai alat tangkap yang lebih canggih dan moderen,” pungkasnya. (cw61)

RANAI (HK) — Sudah dua hari ini, beras sulit didapatkan di sebagian wilayah di Kabupaten Natuna. Hampir semua toko sembako di daerah ini tak ada yang menjual beras. Oleh: Faturahman, Liputan Natuna “ Sejak dua hari ini, beras sudah didapatkan. Satu pun toko sembako tak ada yang punya persedian beras,” kata Otrisna warga setempat, kemarin. Sulitnya mendapatkan beras, Otrisna menduga karena kapal pengangkut beras yang sudah tiba di pelabuhan Natuna belum melakukan proses bongkar muat. “Menurut informasi yang saya terima, kapal yang mengangkut beras sudah tiba di Natuna, tapi proses bungkar muat sampai tiga hari, jadi bisa diperkirakan krisis beras akan terjadi hingga lima hari,” ujarnya. Ungkapan senada juga disampaikan warga lainnya Ajis. Ia mengatakan, beras sulit didapatkan di pasaran, tapi harga beras tidak mengalami kenaikan. “Bagaiamana harga beras mau naik, sementara beras yang mau dijual tidak ada,” tegasnya. Yang jelas, tambah Ajis, kelangkaan beras kali ini terjadi karena kapal telat masuk, sehingga membuat stok beras di Kabupaten Natuna menjadi makin menipis. “ Mungkin karena adanya musim utara, sehingga membuat kapal pengakut beras sulit merapat. Untuk mengantisipasi beras, saya kehabisan beras di sini, ya kami terpaksa nyari nasi,” tutur Ajis.

FATURAHMAN/HALUAN KEPRI

RAMAI DIKUNJUNGI — Pantai Cemaga selalu ramai dikunjungi warga setiap akhir pekan. Itu karena pantai memiliki panorama yang indah. Salah seorang warga tampak menikmati panorama Pantai Cemaga, Selasa (13/11). Kabid Perdagangan Disperindag, Wan Andriko yang dikonfirmasi soal kelangkaan beras ini mengatakan, kelangkaan beras hanya terjadi di beberapa titik saja dan tidak seluruh Natuna. Kelangkaan itu dipicu keterlambangan kapal pen-

gakut beras yang melakukan proses bongkar muat. Dikatakan Eko, penyebab terjadinya kelangkaan tersebut adalah karena stok beras yang ada di Tanjung Pinang sebagai tempat pengambilan beras Natuna juga

terlambat datang, “ Penyebabnya karena kita mengambil beras di Tanjung Pinang dan disana juga telat datangnya,” terang Eko Eko juga menyebutkan penyebab lainnya tidak ada, sebab sarana dan prasarana serta

cuaca sangat mendukung. “ Oh tidak ada penyebab lainnya, sebab sarana kita semunya ready dan musim utara belum menjadi kendala sebab kondisinya masih sangat memungkinkan untuk berlayar,” ujarEko.***

Dishutbun Sosialisasi RANAI (HK) — Dinas Kehutanan dan Perkebunan saat ini gencar men- Hasil Hutan sosialisasikan penatausahaan dan hasil hutan. Sebab terkait pemanfaatan hutan, kondisi yang terjadi hari ini sudah mulai berubah.

FATURAHMAN/HALUAN KEPRI

SEKRETARIS Dishutbun Kabupaten Natuna, Indra Yones SHut. MSi saat memberikan kata sambutan pada acara sosialisasi penataanusahaan dan hasil hutan di Hotel Caesar, Selasa (13/11). Demikian dikatakan Sekretaris Dishutbun Kabupaten Natuna, Indra Jhonas di Hotel Caesar, Selasa (13/11). Indra Jhonas mengatakan, Dishutbun memandang perlu dilakukan sosialisasi terkait pengelolaan usaha dan hasil hutan kepada masyarakat, sebab kondisi hutan di Kabupaten Natuna sudah mulai berubah. “ Kami berpikir, sosialisasi ini penting dilakukan kepada masyarakat, sehingga antara pemerintah dan masyarakat bisa saling bersinergi dalam mengelola dan merawat hutan,” katanya. Dikatakan dia, sosialisai itu juga dilaksanakan sebagai salah satu upaya meminimalisir tindakan sebagian kalangan yang memanfaatkan hutan secara besar-besaran sehing-

ga membuat hutan jadi terancam. “ Intinya kita ingin mencegah dan mengurangi tindakan-tindakan eksploitasi hutan secara berlebihan,” tambahnya. Ada pun ruang lingkup sosialisasi ini, kata Indra adalah meliputi objek semua jenis hasil hutan. “ Dalam acara ini, kami membatasi pembahasan dan penyampaian pada jenis-jenis hasil hutan berupa kayu bulat, kayu bulat kecil dan hasil hutan bukan kayu, hasil hutan olahan yang berasal dari perizinan sah pada hutan negara,” papar Indra. Bupati Natuna Drs. H Ilyas Sabli sangat mengapreisiasi kegiatan yang dilaksanakan Dishutbun tersebut. “ Kami menyambut baik acara ini sebab hal-hal seperti ini sangat penting,” kata Ilyas yang bergelar Datuk Setia Amanah ini. Sebab, kata Ilyas, masyarakat juga harus mengetahui apa batasan-batasan dalam mengambil manfaat dari hutan tersebut. “ Kenapa kegiatan seperti ini menjadi penting, sebab masyarakat juga mesti tahu sampai batas mana mereka boleh mengambil hasil dan keuntungan dari potensi hutan itu sendiri,” ujarnya. Sehingga, tambah Ilyas, aturan-aturan yang berlaku pada hal pengambilan hasil kehutanan tersebut bisa dijalankan sebagaimana diharapakan. (cw61)

Editor: Sofyan, Layouter: Mulia Aditya


CMYK

Rabu 14 November 2012

14

Disdik Kepri Gelar Pelatihan Guru Produktif DINAS Pendidikan Provinsi Kepri menyelenggarakan pelatihan guru produktif SMK se-Provinsi Kepri, guna meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Kepri khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan dibuka resmi oleh Kepala P4TK Drs Suwarno, Rabu (10/10) di Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Keguruan (P4TK) Malang. Kegiatan yang berlangsung mulai 10 hingga 21 Oktober 2012 itu, diikuti 42 peserta dari guru-guru produktif tingkat SMK untuk jurusan elektro, welding dan Informasi Teknologi (IT). Selain untuk meningkatkan kompetensi guru-guru SMK baik secara kognetif maupun psikomotorik, pelatihan juga untuk meningkatkan skill guru-guru SMK pada bidangnya masingmasing, untuk menambah wawasan dan pengalaman guru SMK, memberikan motivasi kepada guru SMK agar lebih aktif, kreatif dan inovatif, serta dapat mentransfer ilmu pengetahuannya kepada siswa di sekolah sesuai tuntutan kurikulum, serta untuk menuju sosok seorang guru yang profesional.*** Narasi : Rusmadi Foto : Disdik Kepri

KADIS Pendidikan Kepri Yatim Mustafa.

PELATIHAN guru produktif untuk jurusan Informasi Teknologi (IT).

KABID Dikmenti Disdik Kepri Muhd Dali bersama peserta pelatihan.

PELATIHAN guru produktif untuk jurusan welding.

PELATIHAN guru produktif untuk jurusan elektro.

PELATIHAN guru produktif untuk jurusan elektro.

PELATIHAN guru produktif untuk jurusan welding.

Pelajar SMKN 2 Bintan Juara Nasional FLS2N DINAS Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri mengirimkan 38 peserta didampingi 4 orang guru, serta panitia delegasi 3 orang dari Disdik Kepri, untuk mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMK yang diselenggarakan 29 Oktober hingga 2 November 2012 di Yogyakarta. Dari lomba FLS2N tersebut, Provinsi Kepri berhasil meraih Juara I Nasional Pemeran

Theater (Makyong) terbaik putri oleh Diah Damayanti dari SMKN 2 Bintan, Juara I Nasional Favorit katagori Penyaji Tarian kreasi Daerah dari SMKN 2 Bintan, Juara II Nasional katagori Penataan Iringan Tari Kreasi Terbaik (live) dari SMKN 2 Bintan, Juara II Nasional Lomba Musik Non Klasik (band) katagori Bassist Terbaik oleh Arya Ganang Muharam dari SMK Pelita Nusantara ,

KASI Pembinaan SMK Disdik Kepri, Osnardi

Tanjungpinang, Juara III Nasional Lomba Musik Non Klasik (band) katagori Soloist/ Biola oleh Syafriadi dari SMKN 2 Bintan, serta Juara III Nasional Lomba Musik Non Klasik (band) katagori Penyaji Terbaik dari SMKN 2 Bintan, SMKN 1 dan SMKN 4, serta Pelita Nusantara Tanjungpinang.*** Narasi : Rusmadi Foto : Disdik Kepri KABID Dikmenti Disdik Kepri, Muhd Dali

TARI Kreasi Daerah dari SMKN 2 Bintan

PARA juara FLS2N SMK di Yogyakarta tahun 2012

TEATER Mak Yong dari SMKN 2 Bintan

GRUP Musik Non Klasik (band) dari SMKN 2 Bintan, SMKN 1, SMKN 4 dan Pelnusa Tanjungpinang.

SISWA SMKN 2 Bintan mengiringi Lomba Tari Kreasi Daerah

LOMBA Musik Karawitan Daerah (Melayu) dari SMKN 2 Bintan Editor: Amri, Layouter: Mulia Aditya

CMYK


15

IKLAN Rabu,

14 November 2012

Editor: Arment, Layouter: Ricoh Polda Nababan


CMYK

17 Rabu,

14 November 2012

Desember, APBD 2013 Disahkan Gubernur Kepri Teken KUA PPAS Abdurachman, SH Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Tanjungpinang

Mandiri ABDURACHMAN, SH, sebagai salah satu Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, memiliki pengalaman semasa menuntut ilmu di universitas Parahyangan Bandung. Pengalaman itu, merupakan salah satu bentuk kemandiriannya dalam melanj u t k a n pendidikan Ilmu Hukum. Menurut dia, pengalaman semasa kuliah itu, merupakan aktifitas sehari-harinya sesudah melakukan aktivitas belajar di kampus dengan berjualan sembilan bahan pokok (Sembako) di Bandung. "Sambil kuliah saya sudah punya usaha, dan berdagang berbagai kebutuhan pokok sehari-hari," tutur Pria kelahiran Bandung 1985 silam ini. Pria lulusan ilmu Hukum Pidana dari Universitas Parahyangan Bandung pada 2007 silam ini mengatakan, semasa kuliah juga ia aktif di berbagai bidang, seperti radio kampus, dan mencari berita.

Mandiri Bersambung ke hlm 18

Gubernur Kepri Canangkan Tahun Gas TANJUNGPINANG (HK) — Gubernur Provinsi Kepri, HM Sani mencanangkan tahun 2012 sebagai tahun gas di wilayah Kepri. Dengan pencanangan ini, Gubernur ingin pengelolaan gas di daerah tentunya dapat memberi manfaat langsung kepada masyarakat Kepri dan juga dapat merangsang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan daya saing dalam menarik minat investor. Demikian Isdianto disampaikan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kepri Isdianto saat jumpa pers bersama wartawan di Tanjungpinang, Selasa (13/11).

Gubernur Kepri Bersambung ke hlm 18

CMYK

TANJUNGPINANG (HK)- Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Gubernur Kepri, HM Sani menandatangani MoU tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun 2013. Oleh: Darul , Liputan Tanjungpinang Ditargetkan pembahasan APBD 2013 selesai dan disahkan awal Desember 2012. "Sesuai hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD, pengesahan diagendakan pada minggu pertama Desember 2012. Ini penting untuk menjadi perhatian bersama. Sebab masih ada tahapan yang harus dilalui. Seperti evaluasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), sebelum disahkan dalam rapat

Desember, APBD Bersambung ke hlm 18

DARUL/HALUAN KEPRI

PENGESAHAN KUA PPAS — Gubernur Provinsi Kepri HM Sani bersama Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi menandatangai KUA PPAS APBD Kepri 2013 di Gedung DPRD Kepri, Pulau Dompak Tanjungpinang, Selasa,(13/11).

Kendaraan Roda Dua dan Empat Terus Bertambah TANJUNGPINANG (HK) — Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Kota Tanjungpinang, Novianto mengatakan, sejak tahun 2008 hingga bulan September 2012 ini, jumlah keseluruhan kendaraan roda empat mencapai sekitar 12.562 unit dan untuk kendaraan roda dua sekitar 75.962 unit. Ia menjelaskan, jumlah seluruh kendaraan roda 2 maupun roda 4, setidaknya sekitar 30 hingga 40 per sennya te lah hilang atau tidak tahu dimana keberadaannya. Seperti, telah hilang, Novianto hancur karena tabrakan, atau keluar daerah.

"Dari jumlah keseluruhan kendaraan roda empat maupun roda dua itu, saya rasa tidak sampai. Kemungkinan ada sekitar 30 persen atau 40 persen kendaraan yang hilang," kata Novianto, Selasa (13/11) di ruang kerjanya. "Contohnya kendaraan yang sudah terjadi tabrakan, tidak dipakai lagi, karena kendaraan tersebut jadi

Kendaraan Roda Bersambung ke hlm 18

MK Putuskan BP Migas Inkonstitusional

Lifting Minyak Diharap Lebih Transparan BATAM (HK) — DPRD Kepri berharap ke depan pemerintah mau lebih terbuka soal penyampaian data 'lifting' minyak dan gas bumi yang ada di sumur-sumur minyak di provinsi ini. Harapan itu disampaikan Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi, menyusul keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) inkonstitusional, tidak memiliki hukum mengikat. "Kita mendukung keputusan MK itu soal status BP Migas yang dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945, kita berharap ke depan kementerian yang mengurus soal Migas

lebih transparan lagi," kata Nur Syafriadi saat dimintai komentarnya pascakeluarnya keputusan MK soal fungsi BP Migas, Selasa (13/11). Seperti deiketahui, Mahkamah Konstitusi memutuskan pasal yang mengatur tugas dan fungsi Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) yang diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi bertentangan dengan UUD dan tidak memiliki hukum mengikat, sehingga badan itu 'dibubarkan. Nur menyambut keputusan MK tersebut. Katanya, selama dikelola

Lifting Minyak Bersambung ke hlm 18

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Ricoh Polda Nababan


18

TANJUNGPINANG Rabu,

14 November 2012

Tokoh Pejuang itu Telah Tiada.. TANJUNGPINANG (HK) — Abas alias Toe Tjhing Beng, lahir di Kota Tanjungpinang pada 10 Agustus 1931 silam, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di rumah duka di Pelantar II Kota Tanjungpinang. Abas meninggalkan 1 orang isteri, 3 orang anak, 3 orang cucu dan 2 orang cicit. Almahrum merupakan salah satu tokoh dari kalangan warga Tionghoa yang ada di Kota Tanjungpinang. Ia dipanggil oleh Sang Kuasa pada pukul 1.00 WIB dini hari. Almahrum meninggal, setelah berusaha memerangi penyakit yang dideritanya, pendarahan pada otak. Senin mendatang tepatnya tanggal 19 November 2012 se-

kitar pukul 10.00 Wib keluarga besar Abas akan mengkremasi jenazah di Batu 8 Atas atau lebih tepatnya di pembakaran mayat Kota Tanjungpinang. "Kami merencanakan akan mengkremasi jenazah ayah saya di pembakaran mayat Batu 8 Atas Kota Tanjungpinang pada Senin (19/11) sekitar pukul 10.00 wib, "kata Ceti Abas alias Tjoe Kang

"Kalau tidak penting betul, janganlah ada pejabat maupun Kepala SKPD yang berkunjung keluar daerah selama pembahasan APBD Kepri 2013 ini. Karena ini penting dan kita sadari bersama demi mengejar target waktu yang diharapkan,"ujar Politisi Partai Golkar ini. Dalam sidang paripurna ini, GUbernur Kepri, HM Sani menyampaikan apresiasinya kepada DPRD Kepri yang telah bersedia meluangkan waktu dengan sebaik-baiknya, sehingga KUA PPAS APBD 2013 sudah selesai

dibahas, dan tinggal menuju tahapan penyusunan rancangan APBD, Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan penyampaian nota keuangan APBD 2013. "Saya perlu menyampaikan apresiasi dan terima kasih untuk pembahasan KUA PPAS ini. Soalnya dengan begitu, kesepakatan bersama sudah tercapai dalam bentuk penandatanganan MoU," imbuhnya. Sani menjelaskan, ada lima poin penting yang menjadi program prioritasnya di tahun 2013 mendatang. Kelima program tersebut yak-

ni, menyangkut pelayanan kesehatan dan pendidikan, pengentasan kemiskinan, percepatan pertumbuhan ekonomi, pembenahan infrastruktur yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). "Dan yang ke lima adalah tata kelola pemerintahan yang bersih," ucapnya. Sani mengatakan, untuk APBD 2013 ini ada kenaikan yang cukup siginifikan dari APBD tahun sebelumnya. Jika APBD 2012 sekitar Rp2,3 triliun, di APBD 2013 naik sekitar 11 persen, atau Rp2,47 triliun. ***

Mandiri

Sambungan hal 17 "Saya besar di radio kampus, jadi sedikit paham tentang jurnalis atau wartawan," kata Abdurachman. Namun, sejak ia melamar di Kejaksaan dan diterima sebagai pegawai Kejaksaan

Tionghoa dan juga sebagai ketua Kadin Kota Tanjungpinang. Menurut Bobby, abah (nama panggilan akrab Abas) tidak hanya sebagai tokoh warga Tionghoa, namun beliau (Abas) juga sebagai pahlawan perjuangan bagi warga Tionghoa yang ada di Kota Tanjungpinang. Kata dia, abah tidak hanya saja sebagai tokoh, tetapi bagi warga Tionghoa ia juga sebagai guru. Pasalnya, semasa hidupnya, warga Tionghoa selalu bertanya kepadanya kalau ada hal-hal yang pelik (susah). "Saya sangat terpukul dengan kepergian abah, karena beliau bukan hanya sebagai tokoh perjuangan kemerdekaan, tetapi ia juga sebagai tempat kami bertanya ketika menemui permasalahan yang pelik, "kata Bobby.(cw53)

Desember, APBD

Sambungan hal 17 paripurna DPRD Kepri. Kami hanya menjaga, agar jangan sampai pengesahan setelah kembali dari Menteri, lewat tanggal 31 Desember,"kata Nur dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kepri, Pulau Dompak, Selasa,(13/11). Dengan demikian, Nur meminta kepada anggota DPRD Kepri maupun kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kepri untuk tidak melakukan kunjungan keluar daerah selama pembahasan. Karena hal itu akan mengganggu target waktu penyelesaian pembahasan yang ditargetkan awal Desember nanti.

Huat, anak kedua almahrum yang dijumpai di rumah duka Pelantar II Kota Tanjungpinang, Selasa (13/11). Ia menceritakan, bahwa ia sangat mengenal sosok ayahnya yang selalu bersahaja kepada siapa saja. Kata Ceti, semasa hidupnya, ayahnya selalu membantu warga yang tidak mampu. Dikatakan, sosok almahrum sudah dianggap sebagai salah satu tokoh di kalangan Tionghoa, Tanjungpinang dan Bintan. Waktu dulu, ayahnya pernah membangun sekolah swasta dari SD hingga SMP di kawasan Bintan. Sementara itu, tidak hanya pihak keluarganya saja yang kehilangan sosok Abas. Seperti halnya Bobby Jayanto yang juga merupakan toko warga

Banten pada 2008 silam, usaha sembako itu ditinggalkannya, sehingga, ia memilih untuk mengabdi di Kejaksaan Tinggi Banten. "Pertama menjadi Jaksa, di Kejati Banten dan telah

menerima SK. Pada 2009, saya ditempatkan di Kejaksaan Negeri Jambi hingga tahun 2011," ujarnya. Pertengahan tahun 2011, kata dia, pindah tugas di Kejari Tanjungpinang hingga sekarang. "Tahun 2011 hingga saat ini bertugas di Kejari Tanjungpinang," kata Abdurachman. Sejak menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan, ia enggan membeberkan prestasinya. Bahkan ia hanya mengatakan hobbynya saja diluar

pekerjaaannya sehari yang mana mendakwa para terdakwa, dan menuntut para terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang yang telah melanggar hukum. "Saya hobby baca buku dan main tennis diluar pekerjaan," tutur Jaksa berdarah Minang ini. Main tennis, kata dia, hampir setiap hari libur dilakukannya bersama rekanrekannya seprofesi dan sahabat-sahabatnya diluar lingkungan pekerjaannya. (nel)

Lifting Minyak

Sambungan hal 17 BP Migas, pengangkatan hasil kekayaan alam Kepri tidak pernah diberikan kepada pemerintah. "BP Migas tidak transparan dalam lifting, berapa yang dihasilkan sumur-sumur kami, padahal pemerintah daerah membutuhkan itu untuk menghitung Dana Bagi Hasil kepada daerah," ujar legislator Partai Golkar itu. Ia mengharapkan jika dikelola oleh Dirjen Migas maka akan lebih transparan agar pemerintah daerah dapat ikut menghitung DBH yang diterimanya. "Jangan menjadi tempat KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme, red) baru, harus fair," imbuhnya. Di Jakarta, MK mengalihkan fungsi dan tugas Badan Pelaksana Minyak dan Gas

Sambungan hal 17 Barang Bukti (BB). Dan kendaraan yang keluar daerah Tanjungpinang seperti ke daerah Natuna, Lingga dan masih banyak lagi, "tambahnya. Novianto mengungkapkan, terjadinya peningkatan kendaraan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, yang ada di daerah Kota Tanjungpinang disebabkan, pertama meningkatnya perekonomian di Kota Tanjungpinang dan kedua, harga

Sambungan hal 17 Dijelaskan, Provinsi Kepri memiliki potensi gas bumi sebesar 51.16 TSCF dan minyak bumi sebesar 359,45 MMSTB (status 1 Januari 2011,red), sampai realiasi triwulan II tahun 2012, lifting gas bumi di daerah mencapai sebanyak 192,250,65 MMBTU dan minyak bumi 14,791,99 barel. Sedangkan realisasi penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) dari Sumber Daya Alam (SDA) miny-

Bumi selanjutnya dilaksanakan oleh Pemerintah, c.q. Kementerian terkait, sampai diundangkannya undang-undang yang baru yang mengatur hal tersebut. MK menyatakan Frasa "dengan Badan Pelaksana" dalam Pasal 11 ayat (1), frasa "melalui Badan Pelaksana" dalam Pasal 20 ayat (3), frasa "berdasarkan pertimbangan dari Badan Pelaksana dan" dalam Pasal 21 ayat (1), frasa "Badan Pelaksana dan" dalam Pasal 49 UU Migas bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. "Seluruh hal yang berkait dengan Badan Pelaksana dalam Penjelasan UU Migas bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai

kekuatan hukum mengikat," kata Ketua Majelis Hakim. Pengujian UU Migas diajukan oleh 30 tokoh dan 12 organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang menilai UU Migas membuka liberalisasi pengelolan migas karena sangat dipengaruhi pihak asing. MK dalam pertimbangannya mengatakan hubungan antara negara dan sumber daya alam Migas sepanjang dikonstruksi dalam bentuk KKS antara BP Migas selaku Badan Hukum Milik Negara sebagai pihak Pemerintah atau yang mewakili Pemerintah dengan Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap sebagaimana diatur dalam UU Migas adalah bertentangan dengan prinsip penguasaan negara yang dimaksud oleh konstitusi. (and/ant)

Kendaraan Roda kendaraan semakin hari semakin murah. "Dalam hal ini, kalau kita melihat dari tingkat pertumbuhan ekononinya, mungkin faktor utamanya, karena saat ini, tingkat perekonomian masyarakat Tanjungpinang, kian meningkat, jadi untuk kebutuhan kendaraan sangatlah banyak, "paparnya. Dia menambahkan, dalam sebulan, jumlah kendaraan yang masuk kedalam Kota Tanjungpinang untuk

kendaraan roda 2 lebih kurang 600 unit. Sedangkan untuk roda 4, yang masuk ke Kota Tanjungpinang lebih kurang sebanyak 40 unit. "Kalau kita lihat, tidak hanya kendaraan yang masuk saja, namun, ada juga kendaraan dari Kota Tanjungpinang yang mutasi keluar daerah. Rata-rata dalam sebulan yang melakukan mutasi sebesar 20 unit roda 2, dan 10 unit 4, "pungkasnya. (cw53)

Gubernur Kepri ak dan gas bumi (Migas) triwulan III tahun 2012 ke wilayah Provinsi Kepri dan di seluruh kabupaten/kota se Kepri sebesar Rp2,883,200,251,959. "Dengan rincian, gas bumi Rp1,677,856,183,658 dan minyak bumi Rp1,205,344,068,301. Sebagai informasi juga, wilayan Provinsi Kepri adalah daerah penghasil minyak dan gas bumi sebagai mana tertuang juga di dalam peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 tahun 2005 tentang penetapan wilayah ini sebagai daerah penghasil minyak dan gas bumi. Salah satu blok penghasilnya berada di laut Natuna bernama Natuna Sea Block 'A' dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Premier Oil Natuna Sea B.V,"jelas Idianto. Kata dia, terdapat potensi tambahan pasokan gas temuan cadangan baru seperti di lapangan gajah baru, iguana, naga, pelikan, bison dan gajah putri. Alokasi gas dari wilayah laut Natuna, berupa Domestik Market Obligation (DMO) sebanyak 25 persen yang dituntut Gubernur Kepri berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Isinya berbunyi, badan usaha wajib menyerahkan 25 persen bagiannya dari hasil produksi minyak bumi maupaun gas bumi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri (wilayah dimana produksi Migas itu berada,red). "Alokasi gas untuk Kepri yang merupakan harapan bapak Gubernur agar terlaksana penyalurannya pada tahun 2014 mendatang mela-

lui fasilitas pipa dari sub-sea tie-in ke pulau Pemping dan dilanjutkan ke Tanjung Uncang Pulau Batam, yang saat ini sedang dipersiapkan pembangunannya oleh BP Migas melalui KKKS Premier Oil Natuna Sea B.V sepanjang 5,7 kilometer dan konsorsium PLN Batam dan UBE berjarak 13,65 kilometer untuk suplai gas peruntukan kelistrikan di Provinsi Kepri," ungkap Isdianto. Menurutnya, dengan terlaksananya DMO gas untuk kelistrikan Provinsi Kepri tersebut, maka ketahanan nasional, stabilitas pasokan energi primer untuk menjamin kelangsungan penyediaan tenaga listrik di wilayah ini dan sekitarnya (pulau-pulau di tujuh kabupaten/kota se Kepri,red) dalam rangka peningkiatan ketahanan ekonomi nasional dapat berjalan dengan baik. "Seperti diketahui juga, khusus untuk penerimaan DBH SDA Migas di Provinsi Kepri sebesar Rp 69,144,594,872. Dengan rincian gas bumi sebesar Rp451,034,085,224 dan minyak bumi Rp245,110,509,628. Jadi total penerimaan DBH SDA Migas tahun 2012 termasuk kurang salur tahun 2011 sebesar Rp883,711,748,666 yang disalurkan tahun 2012 Rp187,567,153,794. Proporsi pembagian DBH, minyak bumi, ke pusat sebanyak 84,5 persen dan ke daerah 15,5 persen. Untuk gas bumi, ke pusat 69,5 persen dan ke daerah 30,5 persen. Sebagai mana yang telah ditetapkan dalam UU nomor 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah," terang Isdianto. (yan)


CMYK

BINTAN

19

Rabu,

14 November 2012

Pembahasan UMK Buntu Belum Ada Kesepakatan

ROFIK/HALUAN KEPRI

MARSMA TNI Tri Budi Satriyo bersama Mayor Elektronika Soleh Efendy dan Mayor Elektronika Budi memberikan salam komando.

BINTAN (HK)- Rapat bersama Dewan Pengupahan Kabupaten Bintan membahas penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2013, di aula kantor Bupati Bintan, masih buntu belum menemukan kata sepakat, Selasa (13/11). Oleh: M Rofik, Liputan Bintan

M Soleh Effendi Menjabat Dansatrad 213 TELUKSEBONG (HK) — Mayor Elektronika M Soleh Effendi, menggantikan Mayor Elektronika Budi sebagai Komandan Satuan Radar 213 Tanjungpinang. Pada serah terima jabatan yang dipimpin Pangkosekhanudnas I, Marsma TNI Tri Budi Satriyo, SIP MM, di digelar di Aula Mako Satrad 213 Tanjungpinang di Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluksebong, Selasa (13/11). Dalam sambutannya Tri Budi mengatak an, promosi dan mutasi adalah hal biasa di jajaran TNI AU. Dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada negara, serta untuk penguatan satuan dan penyegaran. Sementara Mayor Lek Budi, kata Tri Budi akan dipromosikan jabatan, naik satu tingkat lebih tinggi. Ia berpesan kepada Komandan Satrad yang baru M Soleh Effendi, agar senantiasa memonitor, koordinasi dan mengawasi jajarannya, dari perwira, bintara, tamtama maupun PNS yang berada di bawah komando Dansatrad. "Kualitas kerja, pengabdian kita kepada negara bukan hanya dilihat dari kualitas dan kuantitas alat. Tetapi jati diri pribadi k ita, integritas, loyalitas personil, komitmen terhadap tugas-tugas yang diemban," ujarnya. Wakil Bupati Bintan Khazalik dalam sambutannya mengatakan, menyambut baik datangnya Dansatrad yang baru. Mengajak untuk bekerjasama, terjun dalam kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Bintan. "Kita siap membantu melaksanakan tugas negara. Kita mengajak untuk bekerjasama dengan semua instansi di Kabupaten Bintan," kata Khazalik. Hadir pada sertijab ini Pangkosekhanudnas I Marsma TNI Tri Budi Satriyo, S.IP, M.M beserta Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Ranting 02 Kosekhanudnas I, Ny. Annie Tri Budi Satriyo, Asops Kosekhanudnas I Kolonel Pnb E. Kuswara, Aspers Kolonel Pnb Eduard Sri Wisnu, Aslog Kolonel Tek Nur Cahyo, Wabup Khazalik, Komandan Lanud Tanjungpinang Letkol Pnb M.J. Jusuf Hanafie didampingi Ny. Florensia Hanafie. Dan Fasharkan TNI AL Mentigi, Kolonel Laut ( T ) Budi Raharjo, Wakapolres Bintan Kompol Eko Kurniawan, Sik, Camat .(cw64) Teluksebong Suwarsono.(cw64)

ROFIK/HALUAN KEPRI

PANEN LELE — Camat Seri Kuala Lobam, Nirwan bersama Kabag Perikanan DKP Bintan, Henry, menyaksikan warga Tanjungpermai memanen lele. Hasil panen lele ini sebanyak 2 ton dengan harga Rp12 ribu perkilonya.

DEWAN Pengupahan Kabupaten Bintan sedang rapat bersama membahas penetapan UMK tahun 2013 di Aula Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Selasa (13/11). Antara Apindo dan Serikat Pekerja terjadi selisih paham terkait besaran nilai UMK yang akan ditetapkan. Rapat yang dihadiri Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), perwakilan Apindo Bintan dan Serikat Pekerja Bintan, akhirnya ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada Senin (19/11) mendatang. Menurut Kepala Dinas Disnaker Bintan, Hasfarizal Handra usai memimpin rapat pembahasan UMK mengatakan, penundaan rapat tersebut karena gambaran hasil dari UMK belum final dan disepakati, sehingga dilanjutkan Minggu depan. "Hasilnya belum dapat dipastikan, karena masih gamabaran angka UMK yang diajukan oleh Apindo maupun Serikat Pekerja dan Minggu depan baru bisa direalisasikan," ujar Hasfarizal. Dari hasil rapat tersebut lanjut mantan Kepala Satpol PP Bintan ini, masing-masing Serikat Pekerja dan dari Apindo mengajukan besaran UMK sesuai kebutuhan. Jadi dalam hal ini, semua yang diajukan disamping mengalami kenaikan

CMYK

diatas dari UMK tahun ini dan ada juga mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan yang signifikan tersebut yaitu minta disamakan dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Jadi kalau KHL Bintan yang telah disurvei tahun ini Rp1.985.166, maka UMK minta disamakan dengan nilai KHL tersebut. Namun demikian, sesuai dengan aturan tentunya UMK Kabupaten Bintan harus diatas Upah Minimum Provinsi (UMP). "Kalau UMP yang sudah ditetapkan untuk tahun depan sebesar Rp1.365.087,-, maka UMK Bintan bisa saja mengalami kenaikan," kata Hasfarizal. Sebagai perbandingan tahun lalu, dia menyebutkan, nilai KHL tahun 2011 berjumlah Rp1.492.587 dan UMK yang sudah ditetapkan untuk tahun 2012 menjadi Rp1.225.000,-, sementara persentase nilai KHL terhadap UMK sebesar 82,07 persen. Yang jelas ujar Hasfarizal, dalam menetapkan UMK ini harus sesuai dengan prosedur aturan yang sudah ditentukan dan hal itu harus dipedomani bersama. Sementara itu, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FPSMI), Parlindungan Sinurat mengatakan, masalah transportasi dan perumahan bagi buruh yang bekerja di Lobam harus dipertimbangkan dalam penetapan angka UMK tersebut. Begitu juga dengan keluhan pengusaha akan tingginya biaya kebutuhan listrik maupun air yang menjadi perhatian bersama, karena bila hal ini kurang direspon, maka perusahaan tidak mampu lagi mempekerjakan karyawannya. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bintan Hamizan mengatakan, bahwa dalam menetapkan UMK tentunya harus dilihat dulu produktifitas dan pertumbuhan ekonomi. Kalau industri pasar terlalu sempit, pekerjaan tidak bisa berkembang harus dipertimbangkan.***

Tanjungpermai Panen Lele SERIKUALALOBAM (HK) - Warga Kelurahan Tanjungpermai, Kecamatan Seri Kuala Lobam, tergabung dalam kelompok pembudidaya lele dan tenggiri panen lele sebanyak 2 ton, Selasa (13/11). Pada panen pedana ini disaksikan, Camat Seri Kuala Lobam, Nirwan bersama Kabag Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bintan, Henry. Nirwana dalam sambutannya Nirwan mengatakan, budidaya lele ini merupakan pekerjaan yang menjanjikan. Namun bila mendapat persoalan dalam pengembangan merupakan hal yang wajar. Akan tetapi yang perlu dilakukan adalah kerjasama mengatasi

persoalan tersebut. "Budidaya lele ini menciptakan peluang kerja baru. Dan teknik budidaya adalah lebih ringan tenaganya dibandingkan menjadi nelayan tangkap di laut. Apalagi jumlah ikan di laut sangat tergantung kepada alam. Seperti adanya musim utara, gelombang dan lainnya," kata Nirwan. Ia mengajak para pembudidaya untuk memperhatikan kualitas di dalam pemeliharaan dan penjualan, sehingga lele yang dijual sesuai dengan selera pasar. Mengenai harga jual yang dianggap murah oleh sebagian pembudidaya, yaitu Rp12 ribu ia memberikan saran supaya pembudidaya mem-

pelajari analisis kelayakan usaha. Dengan cara mengajukan pelatihan manajemen perikanan kepada DKP. "Sebaiknya kelompok pembidadaya mengajukan pelatihan analisis kelayakan usaha dan manajemen perikanan kepada DKP. Sehingga persoalan manajerial dapat teratasi. Dan keuntungan yang berlipat dapat diperoleh," sarannya. Kabag Perikanan DKP Henry, juga mengajak supaya pembudidaya serius di dalam mengembangkan lele. Dan mengenai pelatihan analisis usaha dan pelatihan manajerial akan diupayakan setelah pembudidaya mengajukan proposal kegiatan.(cw64)

Pesawat Itu Namanya Drone Target TANJUNGUBAN drone target sam(HK) — Panglima pai saat ini belum Komando Sektor diketahui. Karena Pertahanan Udara sangat terpenNasional (Pangkogaruh arus air laut sekhanudnas) I, maupun arah anMarsekal Pertama gin. Namun negara TNI Tri Budi Satriyo pembuat drone SIP MM, menegastarget ini negara kan pesawat tanpa Inggris. "Alat ini awak yang ditemubuatan Inggris, kan nelayan di Kam- Tri Budi tapi asal drone pung Pulau Pucung, target ini dari Desa Malang Rapat, Kecama- negara mana, kita belum tan Gunung Kijang, Senin (12/ tahu. Masih dalam penyelid11) lalu, bukan merupakan ikan," katanya. pesawat. Menurut Tri Budi, drone Melainkan drone target target yang ditemukan nelay(sasaran target penembakan) an terbuat dari bahan fiber. yang biasa digunakan untuk Bukan dari bahan logam. Di latihan menembak."Itu bu- seluruh Indonesia, drone tarkan pesawat tetapi drone tar- get yang ditemukan nelayan get, atau sasaran target pen- ini adalah penemuan pertaembakan. Alat ini biasa digu- ma kalinya. nakan ketika latihan simulaSejauh ini kata dia, Sasi penembakan dilepas dari trad 213 Tanjungpinang tilaut maupun dari darat," ujar dak menangkap sinyal jatuTri Budi, usai acara serah hnya radar tersebut. Kemuterima jabatan Dansatrad ngkinan benda ini jatuh di 213 Tanjungpinang, di Mako wilayah laut internasional. Satrad 213 Tanjungpinang, Lalu dibawa arus laut ke Selasa (13/11). perairan Bintan. Apalagi Dikatakan Tri Budi, asal pengoperasian radar dimil-

iki hanya 18 jam per hari, bukan 24 jam per hari. Artinya ada waktu 6 jam per hari yang tanpa pemantauan. "Tidak terpantau oleh radar kita. Disamping pengoperasian radar kita 18 jam per hari, bukan 24 jam per hari, sehingga ada waktu loss (tanpa pemantauan) 6 jam dalam satu hari, dikarenakan keterbatasan anggaran di TNI AU," tuturnya. Sementara menurut Aspers Kolonel Pnb Eduard Sri Wisnu, drone target tersebut sudah jatuh beberapa hari sebelum diketemukan oleh nelayan. Ia melihat adanya garam yang menempel di baling-baling kapal. Karena kalau baru jatuh, belum terbentuk garam pada baling-baling tersebut. Kalau dilihat dari sisi arah arus gelombang laut, ia berpendapat, kemungkinan drone target tersebut berasal dari Malaysia atau Ranai. Karena pada beberapa waktu lalu ada latihan di wilayah laut internasional. (cw64)

Editor: Arment, Layouter: Novrizal


20

ANAMBAS Rabu,

14 November 2012

HPS Picu Keterlambatan Lelang Diskes Targetkan 70 Persen Penderita TB Sembuh ANAMBAS (HK) — Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas menargetkan 70 persen dari total penderita Tuberkulosis ( TB) yang kini ditangani petugas medis bisa sembuh. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Yendi mengatakan hal itu, pada pertemuan pihaknya dengan Tim DOTS TB dalam rangka pemantapan tatalaksana kasus TB di Anambas Resort, Tarempa Timur, Siantan, Selasa (13/11). Pertemuan tersebut mendatangkan dua pemateri dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. dr. Atjep Abdul Kadir dan dr.Adi Jamal. Dalam pertemuan itu dibahas soal kendala-kendala petugas dalam penatalaksanaan TB di Puskesmas dan Rumah Sakit di Anambas. Yendi menyebutkan, dalam menemukan suspect baru penderita TB pihaknya telah memantapkan petugas medis di lapangan. Semakin banyak ditemukan penderita TB di Kepulauan Anambas akan semakin baik. Dengan demikian, akan diketahui sejauh mana penyakit yang ditularkan melalui batuk tersebut diderita oleh masyarakat di daerah ini. " Fokus kita untuk menggali terus penderita TB. Semakin banyak ditemukan itu semakin bagus. Supaya cepat dapat diobat dan tidak terlalu lama menularkan kepada masyarakat di lingkungannya,"tambahnya. Selama ini, lanjut Yendi, terjadi peningkatan jumlah pasien TB dari tahun sebelumnya. Ini menjadi pertanda baik dalam peningkatan kesadaran penderita TB untuk berobat. " Ini merupakan pertanda baik adanya peningkatan jumlah penderita TB ditemukan. Kita harapkan dapat menjalani masa pengobatan sampai tuntas. Sebagaimana kita targetkan minimal 70 persen dari penderita ini dapat sembuh dengan menjalani masa pengobatan,"terangnya. Dalam menangani penderita TB, kata dia, kendala yang sering dihadapi petugas adalah rendahnya kesadaran penderita TB untuk berobat sampai tuntas. Setelah mendapatkan pengobatan dan mulai sembuh, penderita langsung berhenti mengkonsumsi obat TB dan tidak lagi kontrol ke rumah sakit atau puskesmas. Itu artinya, penderita tidak tuntas dalam berobat. (yul)

ANAMBAS (HK) — Kesalahan dalam menyusun harga perkiraan sendiri (HPS) telah menyebabkan keterlambatan proses lelang pengadaan barang dan jasa di sejumlah SKPD Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) pada tahun ini.

MULAI DIKERJAKAN — Jalan yang menghubungkan Kecamatan Siantan Selatan dengan pusat kota mulai dikerjakan, Selasa (13/11). Kelemahan dalam menyusun HPS telah menyebabkan pelelangan barang dan jasa jadi terhambat.

Oleh: Yulia Irfani, Liputan Anambas Demikian disampaikan Plt. Asisten I Bupati Kepulauan Anambas Akhirzaman, di sela pembukaan sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) No.70 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah bagi penyedia jasa, pelatihan teknik penyusunan HPS dan Teknik Evaluasi, Bagian Administrasi Pembangunan Setda KKA di Aula Tarempa Beach, Siantan, Anambas, Selasa (13/11). Akhir menuturkan akibat kesalahan tersebut Unit Layanan Pengadaan (ULP) terpaksa mengambalikan HPS yang sudah disusun oleh tim teknis dari dinas. Hal itu menyebabkan terjadi keterlam-

YULIA IRFANI/HALUAN KEPRI

batan dalam proses lelang barang dan jasa. " Masih banyak yang belum paham menyusun HPS. Akibatnya, banyak yang dikembalikan lagi berkasnya pada dinas yang bersangkutan. Kondisi ini menyebabkan terjadinya keterlambatan dalam pelelangan," katanya. Dalam pelatihan yang akan dipandu LKPP pusat ini diberikan untuk Pejabat Pem-

buat Komitmen (PPK) dan PPTK serta kontraktor yang akan ikut serta dalam proses lelang tender pengadaan barang dan jasa di Kepulauan Anambas. Pada tahun ini, telah dilaksanakan pelelangan satu pintu melalu ULP. Untuk itu, diperlukan pejabat yang berkualitas dan serius dalam menyusun HPS. Sehingga pengembalian berkas yang ber-

dampak pada keterlambatan lelang tidak lagi terulang pada tahun depan. " Kita butuh pejabat yang berkualitas dan serius dalam pelaksanaan barang dan jasa. Sehingga pengadaan lebih cepat terlaksana,"tambahnya. Tidak hanya HPS yang perlu dievaluasi, Akhir menyarankan Petugas Kelompok Kerja (Pokja) ULP dapat mengevaluasi lagi kelemahan dalam

bekerja. Supaya kelemahan yang terjadi dapat diperbaiki. Ia juga menyebutkan, akibat keterlambatan ini telah memunculkan anggapan miring dari masyarakat mengenai lelang barang dan jasa. Akhir mengharapkan dengan dilaksanakannya pelatihan tersebut. diharapkan tidak terjadi lagi kesalahan yang memperlambat pengadaan barang dan jasa. (yul)

Desa Air Biru Rumah Bagi Ribuan Kelelawar ANAMBAS (HK) — Desa Air Biru, Kecamatan Jemaja menjadi rumah besar bagi ribuan kelelawar. Itu karena desa tersebut memiliki hutan bakau yang luas. Pohon bakau yang tumbuh dengan lebat menjadi tempat yang nyaman bagi ribuan kelelawar. " Sudah lama burung Kalong (kelelawar) ini tinggal di sini bergelantungan di pohon bakau,"tutur Sidi, salah seorang warga desa Air Biru yang tengah mereparasi rumahnya beberapa waktu lalu.

Menurut Sidi, penyebab suburnya hutan bakau di desa itu karena kondisi air laut yang tenang. Padahal awalnya, kawasan itu selalu menjadi sasaran gelombang laut yang besar saat musim selatan tiba. Begitu juga saat musim utara, desa ini tidak luput dari serangan gelombang utara yang terkenal ekstrim. Mengatasi musim tersebut, masyarakat tidak diam. Karena, Desa Air Biru adalah desa tua yang harus dijaga. Untuk menahan terpaan gelombang laut langsung kerumah warga, beberapa ratusan meter tanggul dibuat dari tumpukan batu. Hal itu menyebabkan air menjadi lebih tenang dan te-

YULIA IRFANI/HALUAN KEPRI

DESA Air Biru memiliki hutan bakau yang lebat. Hal itu membuat ribuan kelelawar nyaman berada di hutan tersebut. rus menyuburkan pohon bakau yang menjadi penyeimbang kesejukan udara di desa pesisir pantai ini. " Ada tanggul dipasang untuk mengurangi terjangan ombak. Sehingga pohon bakau tumbuh dengan subur di desa ini. Jumlahnya semakin meluas sampai ke tanggul yang jauh di tempatkan di laut," ujarnya sambil memperlihatkan tanggultanggul penghalang air laut. Sejauh mata memandang, Desa Air Biru terlihat hijau karena pohon bakau. Pohonpohon inilah yang menjadi rumah bagi ribuan burung Kalong. Sebab siang hari merupakan waktu tidur para kalong. Namun begitu Adzan Maghrib berkumandang, koloni besar ini langsung beterbangan mencari makan yang menimbulkan kegaduhan. " Maghrib burung-burung ini akan ribut. Saling mem-

bangunkan dan mereka mulai mencari makan. Pulang kembali sekitar pukul dua dan tiga dini hari,"ungkapnya. Ya, tentu saja Desa Air Biru ini menjadi rumah bagi koloni Kalong. Karena, hutanhutan di desa ini sangat terjaga. Baik itu kayu yang ada di hutan liar maupun pohon buah-buahan warga setempat. Desa yang terpencil ini belum tersentuh para pemburu. Sehingga koloni Kalong terus meningkat setiap tahunnya. Begitu malam tiba, burung pemburu di malam hari ini akan keluar mencari makan. Pada pepohonan yang ada di hutan Air Biru yang masih asri. Kepergiannya mencari makan menandakan masuknya waktu malam. Sebaliknya kepulangannya menandakan pagi menjelang. Suara riuh Kalong bersahut-sahutan menjadi irama pesta di perkampungan nan sepi. (yul)

Editor: Sofyan, Layouter: Ricoh Polda Nababan


KARIMUN

21

Rabu,

14 November 2012

Pasar Puan Maimun Terancam Mubazir KARIMUN — Pasar Puan Maimun di Kelurahan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun yang diresmikan Bupati Nurdin Basirun pada 12 Oktober 2012, terancam mubazir. Oleh: Hengki Haipon, Liputan Karimun Keberadaan pasar yang dibangun dengan dana APBD Kabupaten Karimun yang digunakan untuk membiayai pembangunan Blok A di Pasar Puan Maimun sebesar Rp9,2 miliar, terancam bakal menjadi proyek mubazir. “Kita tentunya sangat kecewa karena pasar yang dibangun dengan dana yang begitu besar dari uang rakyat tidak bisa difungsikan menyusul gagalnya relokasi pedagang dari Pasar Puakang ke Pasar Puan Maimun,” sesal John Syahputra, Ketua LSM Kiprah, di Hotel Aston Karimun, Senin (12/11). Jhon menegaskan, jika Disperindag selaku pihak yang dipercaya mengelola pasar tersebut tidak bisa merelokasi para pedagang sampai batas waktu yang ditentukan hingga akhir tahun 2012, maka dipastikan

keberadaan Pasar Puan Maimun akan menambah panjang daftar dari proyek-proyek mubazir di Kabupaten Karimun. Jhon mengatakan, banyak proyek yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun terkesan mubazir. Ini terlihat dari banyaknya proyek yang setelah selesai dibangun, dibiarkan terbengkalai tanpa pernah difungsikan sebagaimana rencana awalnya. Menurutnya, banyaknya proyek mubazir ini disebabkan pemerintah daerah tidak memiliki perencanaan matang dalam membangun sebuah proyek fisik. “Di antaranya rumah dinas Wakil Bupati Karimun yang letaknya di sekitar Perumahan Canggai Putri Kecamatan Tebing. Yang seharusnya tinggal di situ lebih memilih rumah pribadi. Sama

HENGKI/HALUAN KEPRI

TERANCAM MUBAZIR — Bangunan Pasar Puan Maimun tampak berdiri megah namun pasca diresmikan Bupati Karimun, Nurdin Basirun pada Oktober lalu kondisi pasar sepi. Kehadiran pasar itupun dinilai mubazir. halnya dengan rumah dinas Sekda Karimun. Rumah itu juga tidak pernah dihuni, hanya dijaga anggota Satpol PP, “ ujar Jhon, Senin (12/11). Jhon menambahkan, proyek fisik lain yang dibangun Pemkab Karimun namun hingga kini tidak difungsikan meski pembangunannya telah rampung adalah Kantor Kejaksaan di komplek perkan-

toran Pemkab Karimun. Lalu Pasar Telaga Mas di Kolong, Kecamatan Karimun, rumah potong hewan di Smemal, Kecamatan Meral dan masih banyak lagi yang lainnya. “Semuanya terkesan pemubaziran saja. Kalau tak difungsikan untuk apa dibangun? Menghabiskan anggaran saja. Setelah tidak difungsikan tapi uang perawatan

tetap ada. Memang betul-betul mubazir,” kata Azman. Khusus untuk Pasar Puan Maimun, Jhon menegaskan penyalahgunaan wewenang dari oknum pejabat Disperindag dituding sebagai penyebab gagalnya relokasi pedagang dari Pasar Puakang ke Pasar Puan Maimun. John mengatakan penyalahgunaan wewenang yang

dilakukan pejabat Disperindag tersebut, berdampak langsung pada ratusan pedagang kecil di Pasar Puakang. “Tidak ada alasan kejaksaan membiarkan penyalahgunaan wewenang itu berlangsung begitu saja, karena penyalahgunaan wewenang itu berdampak langsung pada masyarakat banyak yakni ratusan pedagang kecil dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan pejabat termasuk dalam kategori tindak pidana korupsi,” katanya. Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, penyalahgunaan wewenang pejabat Disperindag dilakukan secara terencana. Diawali dengan pendataan pedagang yang akan direlokasi dilakukan oleh aparatur Disperindag secara asal-asalan, beberapa saat setelah itu pejabat Disperindag melaksanakan “voting aneh” nama pedagang Pasar Puakang yang akan menempati kios dan meja batu di Pasar Puan Maimun. “Hasilnya ada sejumlah individu pedagang memperoleh tiga kios dan meja batu, ada oknum DPRD Karimun dan pejabat Disperindag yang memperoleh sejumlah

kios. Informasi di lapangan sekitar 50 unit kios dan meja batu dari 170 unit kios dan meja batu yang ada dikuasai oleh orang-orang yang tidak berhak,” tuturnya. Kepala Bidang Perdagangan Disperindag, Nasrial menjelaskan, pedagang yang terdaftar di Pasar Puan Maimun berjumlah 170 orang, jumlah kios sebanyak 91 unit, masingmasing 18 kios di lantai satu dan 73 kios di lantai dua. Sementara lantai tiga tidak diperuntukkan bagi kios. Anggaran Rp9,2 miliar Berdasarkan informasi yang dihimpun, total dana APBD Karimun yang digunakan untuk membiayai pembangunan Blok A di Pasar Puan Maimun sebesar Rp9,2 miliar. Pada tahun anggaran 2010 pengerjaan proyek dilaksanakan PT Darma Abdi Primaju menelan anggaran sebesar Rp3,9 miliar. Selanjutnya pada tahun anggaran 2011, proyek fisik pasar itu dilanjutkan pengerjaannya PT Perintis Deni Utama dengan konsultan pengawas CV Asa Graha Consultant. Nilai proyek sebesar Rp5.388.250.000 yang berasal dari APBD Karimun TA 2011.***

Lanal Amankan Pencuri Jaring Nelayan merupakan tindak pidana umum sehingga akan dilimpahkan ke Polres Karimun guna proses hukum lebih lanjut. Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Polres. “Setelah data-data sudah lengkap, maka keempat pelaku

pencurian itu bersama barang buktinya akan kami serahkan kepada Polres Karimun. Nanti biar rekan kami di Polres Karimun yang akan melakukan penyelidikan maupun penyidikan lebih lanjut, karna ini sudah menyangkut pidana

umum,” ujar Sawa. Sawa juga mengatakan, perairan Rukan merupakan perairan yang rawan tindakan dan gangguan keamanan laut, termasuk di dalamnya aksi pencurian dan perompakan kapal. Informasi itu diperolehnya

dari intelijen Lanal Tanjungbalai Karimun, masyarakat dan media. Setelah mendapat laporan dari berbagai sumber di lapangan kata Sawa, ia segera memerintahkan anggota Lanal, Posal, Pos Pengamat Pemban-

tu dan Patroli Keamanan Laut untuk melaksanakan penyelidikan lebih intensif lagi. Kemudian, pihaknya juga meminta bantuan masyarakat termasuk kawan-kawan media untuk memberikan bantuan informasi. (ham)

ILHAM/HALUAN KEPRI

DANLANAL Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Sawa saat menggiring kawanan pencuri di Makolanal Tanjungbalai Karimun, Selasa (13/11). KARIMUN (HK) — Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Karimun berhasil menangkap kawanan pencuri jaring ikan yang meresahkan nelayan, Senin (12/11) pukul 06.045 WIB. Kawanan pencuri, masingmasing berinisila Da, Ju, Am dan Ma, warga Desa Parit, Kecamatan Karimun langsung ditahan di sel Pomal. Mereka mengaku telah berulangkali mencuri jaring. Rehat (47) asal Pulau Alai Kundur adalah nelayan terakhir yang menjadi korban dari aksi mereka. Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Sawa mengatakan, keempat kawanan pencuri jaring ikan nelayan itu diamankan anggota Lanal Tanjungbalai Karimun yang bertugas di Pos Pengamat Pembantu (Posmattu) Durai. Penangkapan mereka berkat informasi dari intelijen Lanal Tanjungbalai Karimun di Posal dan masyarakat setempat. Sawa mengatakan, laporan awal menyebutkan sebuah kapal tengah mengalami musibah akibat cuaca

buruk. Laporan itu ditindak lanjuti petugas lapangan, namun setelah tiba di lokasi kejadian, anggota TNI AL menemukan kejanggalan. “Kejanggalannya terungkap ketika posisi kapal dibalik dan ditemukan jaring ikan yang diduga hasil pencurian. Setelah diselidiki lebih lanjut oleh Posmattu Durai ternyata jaring-jaring tersebut merupakan hasil curian,” ujar Sawa. Usai diperiksa anggota Lanal TNI AL di Posmattu Durai, keempat pelaku langsung digiring ke Makolanal guna penyidikan lebih lanjut. Sawa menduga aksi yang dilakukan kawanan pencuri diorganisir dengan matang, karena keempat pelaku pencurian itu sama-sama berasal dari satu daerah. Apalagi, jarak antara daerah asal pelaku dengan lokasi pencurian sangat jauh, bahkan kalau ditempuh perjalanan laut bisa mencapai empat hingga enam jam perjalanan. Setelah diidentifikasi Danlanal menilai, kasus tersebut

Editor: Niko, Layouter: Novrizal


CMYK

Rabu 14 November 2012

BUPATI Natuna Drs H Ilyas Sabli,MSi menyampaikan sambutan.

22

KEPALA Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten KASI Perlindungan Anak BPPKB Kabupaten Natuna, Atik Suhartini. Natuna, Kartina Riauwita.

BPPKB Natuna Kembangkan Karakter Anak K

ANTOR Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), Bidang Perlindungan Anak Kabupaten Natuna menyelenggarakan kegiatan yang berkenaan dengan Pengembangan dan Penguatan Karakter Anak, diantaranya pementasan seni dan budaya dan outbond. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Makan Sisi Basisir dan objek wisata Air Terjun Gunung Hiu Ceruk, diikuti para pelajar SMP dan SMU yang tergabung dalam OSIS, Kepanduan dan Forum Anak Natuna. Bupati Natuna Drs H Ilyas Sabli,MSi mengatakan, anak

merupakan potensi dan sumber daya manusia sebagai generasi penerus yang harus dilindungi dan dipenuhi haknya oleh negara. Maka untuk memenuhi hak-hak tersebut, perlu dukungan dari semua pihak baik pemerintah, masyarakat maupun orangtua. Sementara Kepala BPPKB Kabupaten Natuna, Kartina Riauwita juga mengatakan, bahwa untuk menjamin terlaksananya perlindungan dan pemenuhan hak anak itu, juga perlu pengintegrasian komitmen yang kuat dan terencana dalam berbagai program. Dalam menumbuh dan kembangkan karakter anak, Kantor BPPKB Bidang Perlindungan Anak juga mengadakan sosialisai

KEGIATAN bimbingan.

KARINA Riauwita dan Atik Suhartini bersama pemenang outbond.

PENYERAHAN hadiah oleh Kartina Riauwita kepada pemenang lomba.

kebijakan kabupaten Kota Layak Anak dan pembentukan Gugus Tugas Kabupaten Natuna Layak Anak, dengan

Deputi Pengembangan Kabupaten Kota Layak Anak, Drs M Budhi Prabowo, MSi di Aula Kantor Bupati

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, yang disampaikan oleh Asisten

KEGEMBIRAAN di Kolam Renang Ceruk usai outbond.

RAPAT Sosialisasi Kebijakan Kabupaten Kota Layak Anak (KLA) di Aula Kantor Bupati dibuka oleh Asisten I Pemkab Natuna Izwar Asfawi, dihadiri unsur FKPD, SKPD, LSM dan Forum Anak Natuna.

ABSENSI peserta outbond.

FORUM Anak Natuna (FAN) menghadiri pertemuan.

CMYK

Natuna.*** Narasi: Zamzukri Foto: Istimewa

PESERTA sedang berlatih kekompakan.

PESERTA pelatihan serius mendengarkan materi dari narasumber.

KEKOMPAKAN dan kebersamaan peserta dalam sebuah permainan. Editor: Amri, Layouter: Hendri


23

IKLAN Rabu,

14 November 2012

CMYK


CMYK

Messi Minta Naik Gaji LIONEL Messi secara mengejutkan minta kenaikkan gaji dalam kontrak barunya. Sebelumnya, Barca berniat untuk memberikan penawaran gaji sebesar 10 juta euro atau setara Rp120 miliar per tahun. Tapi, kabarnya Messi menolak penawaran tersebut. Bintang asal Argentina ini meminta gaji sebesar 15 juta euro atau setara Rp180 miliar per tahun. Untuk sementara ini, manajemen Barca belum memberikan respons mengenai pemain yang baru saja menjadi seorang ayah tersebut. (oke)

Rabu,

14 November 2012

24

PARMA (HK) — Timnas Italia akan menlakoni laga kandang dalam laga ujicoba Italia melawan Prancis di Stadio Ennio Tardini, Parma, Kamis (15/11) dinihari WIB. Kiper Italia, Gianluigi Buffon menilai laga ini bagaikan sebuah pertandingan derby, namun tetap memiliki gengsi yang tinggi. Jika melihat sejauh ini, prestasi Prancis di level internasional memang sedang tidak dalam hasil yang baik. Namun Kiper sekaligus kapten dari Juventus tersebut mengungkapkan dirinya sangat antusias dan menilai bahwa Prancis tidak masih akan menjadi lawan yang berat bagi negaranya. "Prancis tetap masih menjadi sebuah negara yang kuat dalam sepakbola Eropa dan itu artinya laga ini selalu bisa dimainkan dalam level yang tinggi. Bermain melawan Prancis itu seperti bermain di sebuah laga derby. Di sana selalu ada hal yang istimewa yang bisa dipetik dari pertandingan tersebut," kata Buffon kepada Le Parisien. Di Piala Dunia 1998, Prancis keluar sebagai juara. Dalam perjalanannya, Les Blues mempecundangi Gli Azurri di perempatfinal. Tim Ayam Jantan

menang 4-3 atas Italia dalam adu penalti setelah waktu normal berkesudahan dengan skor normal 0-0. Prancis kembali membuat malu Italia di final Euro 2000 di Belanda. Golden goal David Trezeguet di babak perpanjangan waktu menghentikan perlawanan Italia dengan skor 2-1. Hasil ini sekaligus membuat Prancis menjadi juara Piala Eropa. Meski belum memenangi laga uji coba dalam satu tahun terakhir, pelatih Italia, Cesare Prandelli tetap percaya diri jelang pertemuan panas kontra Prancis yang selalu berakhir dengan drama. “Partai nanti tak akan jadi normal ketika melawan Prancis, takkan pernah normal ketika berhadapan dengan mereka,” ujar Prandelli seperti dikutip soccerway. “Kami menyadari hal itu dengan baik karena telah menghadapi mereka beberapa kali di kompetisi penting dan di final juga. Takkan pernah jadi partai persahabatan ketika jumpa Prancis. “Saya hanya mengharap dua tim yang ingin bermain sepakbola, dua tim

yang bangga untuk bermain dengan menunjukkan emosi dan antusiasme. “Hasil akhir akan menyusul mengenai siapa yang lebih baik dalam hal sikap dari kedua tim. Itulah opini saya mengenai partai nanti," jelas mantan pembesut Fiorentina. Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps memuji dampak positif kepemimpinan Cesare Prandelli terhadap gaya permainan timnas Italia. Deschamps meyakini, skuat asuhannya bisa belajar banyak dari armada Azzurri.

Italia bangkit dari performa mengecewakan di Piala Dunia 2010 dan sukses mencapai final Euro 2012 sebelum akhirnya dibungkam 4-0 oleh Spanyol. Meski demikian, Deschamps berharap timnya bisa meniru keberhasilan jawara Piala Dunia 2006 tersebut. "Mereka adalah teladan yang layak dicontoh," ujar mantan arsitek Olympique Marseille. "Prandelli mengandalkan para pemainnya dan mengubah filosofi tim. Cukup mengejutkan melihat perkembangan skuat Italia. Mereka mendapat balasan dengan risiko yang mereka ambil, meskipun hasil di final tidak bagus." Lebih lanjut, Deschamps akan berusaha untuk mempertahankan momentum positif setelah berhasil menahan

Head to Head

5 Laga Terakhir Italia:

5 Laga Terakhir Prancis:

18 Jun 08 Prancis 0-2 Italia 09 Sep 07 Italia 0-0 Prancis 07 Sep 06 Prancis 3-1 Italia 10 Jul 06 Italia 6-4 Prancis

17 Okt 12 Italia 3-1 Denmark 13 Okt 12 Armenia 1-3 Italia 12 Sep 12 Italia 2-0 Malta 08 Sep 12 Bulgaria 2-2 Italia 16 Agu 12 Inggris 2-1 Italia

17 Okt 12 Spanyol 1-1 Prancis 13 Okt 12 Prancis 0-1 Jepang 12 Sep 12 Prancis 3-1 Belarus 08 Sep 12 Finlandia 0-1 Prancis 16 Agu 12 Prancis 0-0 Uruguay

Italia vs Prancis Kamis (15/11) Pkl. 02:45

imbang juara dunia dan Eropa, Spanyol 1-1 dalam gelar kualifikasi Piala Dunia, sebulan lalu. "Seperti yang selalu saya katakan kepada para pemain, kami tidak lebih baik atau lebih buruk ketimbang sebelum pertandingan melawan Spanyol. Kami belum bisa mengatakan bahwa kami sudah berada di level yang sama dengan juara Eropa atau runner up Piala Eropa (Italia), Dia bisa membuat pemain lain bermain bagus," kata pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps. Deschamps telah memanggil kembali pengatur serangan, Yoann Gourcuff yang tidak dipanggil oleh Laurent Blanc di Euro 2012. Akan tetapi Deschamps tidak akan bisa menggunakan jasa bek kiri Manchester City, Gael Clichy karena sedang menderita cedera. (lpc/swc/dtc)

Prediksi Skor: 3-2

CMYK

Editor: Didik, Layouter: Dieky Saputra

HaluanKepri 14Nov12  

HaluanKepri 14Nov12

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you