Page 1

CMYK Jumat, 13 Januari 2012 18 Safar 1433 H TERBIT 24 HALAMAN NO 12/1 TAHUN KE 11 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Website: www.haluankepri.com

Pengusaha Kepri Pesimis

CECEP/HALUAN KEPRI

DISKUSI INVESTASI — Haluan Kepri menggelar Forum Diskusi di Press Room Gedung Haluan Kepri Batam, Kamis (12/1). Diskusi yang mengangkat tema "Prospek Investasi Kepri 2012" tersebut menghadirkan empat panelis, yakni Direktur Investasi dan Marketing BP Batam Rustam Hutapea, Ketua Apindo Kepri Ir Cahya, Ketua PHRI Kepri/anggota DPRD Kepri Rudy Chua dan Sekretaris DK FTZ BBK/Kepala BKPM Kepri, Jon Arizal. Sedangkan moderator, anggota DPRD Kepri H Surya Makmur Nasution.

BATAM— —Pengusaha Kepri merasa pesimis investasi di Kepri tahun 2012 berprospek cerah. Rasa pesimis itu muncul karena hingga kini tidak ada kepastian hukum di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK). Hal tersebut terungkap dalam Forum Diskusi yang digelar Haluan Kepri di Press Room Gedung Haluan Kepri Batam, Kamis (12/1). Diskusi yang mengangkat tema "Prospek Investasi Kepri 2012" tersebut menghadirkan empat panelis, yaitu Direktur Investasi, dan Marketing Badan Pengusahaan (BP) Batam Rustam Hutapea, Ketua Apindo Kepri Ir Cahya, Ketua PHRI Kepri Rudy Chua yang juga anggota DPRD Kepri dan Sekretaris Dewan Kawasan FTZ BBK Jon Arizal yang juga Kepala BKPM Kepri. Diskusi yang dipandu Surya Makmur Nasution, anggota DPRD Provinsi Kepri, diikuti Pimpinan Perusahaan Haluan Kepri Sofialdi, Pemimpin Redaksi H Ahmad Zulkani, Wakil Pemimpin Perusahaan Aldi Samjaya, Wapimred Yon Erizon, Redpel M Syahdan serta para manager, redaktur, wartawan dan karyawan Haluan Kepri lainnya. Turut juga hadir dalam diskusi itu Direktur Humas dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSP) BP Batam, Dwi Joko Wiwoho. Hasil diskusi ini ditulis oleh Redaktur Ekonomi Bisnis Haluan Kepri, Nana Marlina dan reporter Reza Fahlevi dan diterbitkan dua edisi penerbitan Haluan Kepri, yakni Jumat (13/1) ini dan Sabtu (14/1). Pengusaha Kepri Bersambung ke hlm 7

BBK Tunggu Kado Hatta Revisi PP 02/2009

Oleh: Nana Marlina dan Sutana, Liputan Batam

BAT TAM — Wilayah Free Trade Zone (FTZ) BA Batam, Bintan dan Karimun akan mendapatkan kado istimewa dari Menteri Koordinator Perekonomian RI Hatta Rajasa, Rabu (18/1). Kado itu berupa revisi PP 02 /2009 yang telah diteken Presiden SBY. PP 02 paling dikeluhkan pengusaha, karena memperpanjang birokrasi dan menjadikan BBK seolah-olah bukan sebagai kawasan FTZ.

Proyek SMAN 17 Mangkrak ........... Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA 17 di Dapur 12 mangkrak. Proyek Pemerintah Provinsi Kepri ini, baru selesai dikerjakan sekitar 50 persen.

9

Ikan Dingkis Masih Murah ......... Salah satu tradisi yang mewarnai perayaan Imlek di Batam yaitu tingginya permintaan terhadap ikan dingkis. Kini harga dingkis masih Rp30 ribu perkg. Memasuki imlek harganya mencapai ratusan ribu.

16

BC Tpi Pantau Pinang Marina ............... Kantor Bea dan Cukai (BC) Tanjungpinang segera menurunkan tim guna memantau aktivitas seluruh pelabuhan ilegal, salah satunya di Pinang Marina.

Nikita Willy DO dari SMAN 3 Jakarta JAKARTA — Kabar tidak mengenakkan sedang menimpa artis muda berbakat Nikita Willy. Sukses di ka-

DO dari Bersambung ke hlm 7

Sepekan menjelang kunjungan Menko Perekonomian Hatta Rajasa ke Provinsi Kepri, Gubernur Kepri HM Sani pun mengumpulkan para stake holder yang ada di wilayah FTZ BBK, Kamis (12/1) di Graha Kepri, Batam Centre. Mereka yang dikumpulkan seperti, Walikota Batam Ahmad Dahlan, Kepala BP Batam Mustofa Widjaja, Ketua Apindo

Kepri Cahya, Ketua Kadin Kepri Johanes Kenney dan lainnya. Sekretaris Dewan Kawasan FTZ Batam, Bintan dan Karimun, Jon Arizal pada Forum Diskusi Haluan Kepri yang tema "Prospek Investasi Kepri Tahun 2012" yang digelar di Press Room Gedung Haluan Kepri Batam mengaku belum melihat secara langBBK Tunggu Bersambung ke hlm 7

Oknum Dewan Doyan ABG Mulai Terkuak BATAM— —Diam-diam Badan Kehormatan DPRD Kota Batam terus menyelidiki dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Kota Batam dalam kasus trafiking yang terjadi awal Desember 2011 lalu. BK membawa ABG berinisial Tn, Kr, Dl yang menjadi saksi

kunci dalam kasus trafiking itu ke Gedung DPRD Kota Batam dan menunjukkan seluruh foto anggota dewan. Para ABG itu menunjuk salah satu foto anggota dewan yang doyan menggunakan jasa seks ABG. Hal ini disampaikan Wakil Ke-

7.014 Ekstasi Bersambung ke hlm 7

Bersambung ke hlm 7

BINTAN N— Peristiwa langka terjadi di Kawasan Pariwisata Internasional (KPIB) Lagoi. Mendadak listrik di kawasan ini padam Kamis (12/1) dini hari. Akibatnya sejumlah hotel di kawasan tersebut yang listriknya disuplai oleh pembangkit listrik PT Bintan Resort Cakrawala (PT BRC) jadi terputus. Hingga sore Listrik Lagoi Bersambung ke hlm 7

Jadwal Shalat ILHAM/HALUAN KEPRI

KEPALA KPPBC Tipe Madya Karimun Basuki Suryanto didampingi Kapolres Karimun AKBP Benyamin Sapta T SIK, Kamis (12/1).

17

Liverpool Permalukan City MANCHESTER— MANCHESTER—Liverpool akhirnya berhasil memenangkan laga melawan Manchester City di leg I babak semifinal Carling Cup dengan skor tipis 1-0, Kamis (12/1) dinihari WIB. Gol tunggal The Reds di babak pertama berhasil dicetak oleh sang kapten Steven Gerrad lewat tendangan penalti. Kemenangan Liverpool ini membuat dendam mereka terbalaskan ketika dikalahkan 3-0 oleh City di ajang Premier League. Tidak hanya itu, kemenangan ini membuat kans Liverpool menuju final semakin besar karena pada leg kedua mereka akan menjamu

Oknum Dewan

Listrik Lagoi Padam Total

7.014 Ekstasi Diselundupkan ke Karimun KARIMUN — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjungbalai Karimun menyita 7.018 butir ekstasi dari seorang penumpang kapal MV Tuah asal Kukup, Johor, Malaysia, Kamis (12/ 1) sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku diketahui membawa ekstasi begitu melewati metal detektor yang ada di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun. Modus yang dilakukan pelaku untuk meloloskan ekstasi dengan harga sekitar Rp1,4 miliar tersebut dilakukan dengan cara melilitkan ekstasi itu ke tubuhnya.

tua BK DPRD Batam, Djoko Martono, Kamis (12/1). Menurut Djoko, awalnya ia bertemu dengan ketiga ABG itu di rumah makan Saung Sunda Sawargi, Selasa (10/

City di kandang sendiri. Sedangkan, The Citizens harus berjuang mati-matian di leg kedua nanti. Tim asuhan Roberto Mancini membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal dua gol untuk bisa lolos ke grand final Carling Cup. Memang pada laga ini Liverpool tampil cukup gemilang. Punggawa The Reds pun lebih dominan dalam penguasaan bola berbeda dengan

The Citizens yang tampak kurang maksimal setelah ditinggal Yaya dan Kalou Toure karena mengikuti Piala Afrika dan David Silva yang mengalami cedera. Liverpool yang bertandang ke Etihad Stadium, kemarin, langsung m e lancarkan serangan ke barisan pertahanan The Citizens dan terlihat cukup gigih untuk mencetak gol terlebih dahulu. Namun usahanya masih bisa dipatahkan barisan belakang City. Tidak ingin terserang terus, The Citizens langsung berkreasi dengan menciptakan beLiverpool Permalukan Bersambung ke hlm 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

Gerrard

Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

04.47

12.11

15.37

18.14

Isya’

19.28


2 Dihukum Bila tak Meratapi Kematian Kim Jong-il PYONGYANG — Ketika Kim Jong-il meninggal pada pertengahan Desember 2011 lalu, jutaan rakyat Korea Utara menunjukkan kesedihan dengan menangis meraung-raung. Hingga kini masa berkabung itu belum usai, meskipun mereka sudah memiliki pemimpin baru, yakni Kim Jong-un, putra bungsu Kim Jong-il. Menurut Daily NK, sebuah surat kabar online yang bermarkas di Korea Utara, rakyat Korea Utara harus menunjukkan meratapi kematian Kim Jong-il. Bila tidak, mereka diancam hukuman. Mengutip sebuah sumber di Provinsi Hamkyung, media bentukan para pembelot Utara itu melaporkan, hukuman itu diberikan pada orang-orang yang tidak menunjukkan kesedihan mendalam atas kematian Kim. "Pemerintah memberikan hukuman sedikitnya enam bulan di kamp kerja paksa yang tidak berpartisipasi dalam pertemuan yang digalang selama masa perkabungan atau yang hadir tetapi tidak menangis atau tidak benar-benar sedih," tulis Daily NK, Rabu (11/1). Masih menurut sumber-sumber Daily NK, orang-orang yang kritis terhadap sistem dinasti Korea Utara dikirim ke kamp-kamp khusus untuk mendapatkan pendidikan atau diasingkan ke tempat terpencil bersama keluarganya. (kcm)

LUAR NEGERI Jumat,

13 Januari 2012

Marinir AS Kencingi Mayat Taliban WASHINGTON — Video pasukan Amerika Serikat (AS) yang sedang mengencingi mayat Taliban, mengundang banyak kecaman. Tidak hanya dari kelompok Muslim, kecaman ini juga datang dari veteran perang AS.

Kelompok Pembela Hak Muslim di AS menuliskan surat kecaman itu kepada Menteri Pertahanan Leon Panetta. Mereka menuntut pertanggunganjawab dari Pemerintah AS. "Seluruh pihak yang bertanggung jawab harus ditahan dalam insiden ini. Mereka harus diadili sesuai dengan kode etik militer dan tentunya hukum yang berlaku di AS," surat Dewan Hubungan Islam dan Amerika dalam pernyataan mereka seperti dikutip Reuters, Kamis (12/1). Sementara reaksi keras juga datang dari beberapa veteran

perang AS yang memberikan pernyataan mereka di website Stars and Stripes, yang dikelola oleh Kementerian Pertahanan AS. "Saya seorang veteran perang dan sadar memiliki kebencian atas musuh. Tetapi jangan pernah merekam perbuatan memalukan tersebut dan menyebarkannya di internet," ungkap seorang warga. Taliban bisa saja menjadikan video ini sebagai alasan untuk melukai tawanan AS. Sedangkan seorang warga lainnya meminta untuk para prajurit ini segera dipenjara. Sementara di Pentagon, Kapten John

Kirby mengatakan Menteri Pertahanan merasa terganggu dengan video tersebut. Sementara Duta Besar Marc Grossman dijadwalkan untuk mengunjungi Afghanistan dan Qatar pekan depan guna membicarakan kemungkinan rekonsiliasi dengan Taliban. Dengan adanya video ini, tentunya akan mempersulit upaya untuk melakukan rekonsiliasi tersebut. Korps Marinir Amerika Serikat (AS) akan menyelidiki langsung video yang memperlihatkan prajurit AS yang sedang kencingi mayat militan Taliban. Mereka memperkirakan video tersebut memang asli. (oke)


NASIONAL

3

Jumat,

13 Januari 2012

Pendemo Anarkis

Pagar Gedung DPR Roboh

Kasat Narkoba Polres Gorontalo Terancam Dipecat GORONTALO—Kasat Narkoba Polres Gorontalo Iptu Waris Balista ditangkap saat sedang melakukan pesta sabu. Iptu Waris Balista ditangkap sedang nyabu bersama dengan pacarnya yang berusi 27 tahun. "Dia itu memang masih lajang, umurnya baru 27, jabatannya memang Kasat Narkoba Polres Gorontalo. Saat ditangkap, sedang pesta sabu bersama pacarnya. Barang bukti yang ditemukan 19 gram sabu," ujar Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Lisma Dunggio,Kamis (12/1). Lisma menerangkan, begitu ditangkap, pada Desember 2011 lalu, Iptu Waris langsung ditahan sampai dengan saat ini. Kasusnya pun tinggal menunggu berkas penyidikan selesai dan disidangkan. "Sebelumnya dia belum pernah terungkap. Dia memang sudah diincar sama Direktorat Narkoba Polda Gorontalo," terangnya. Iptu Waris terancam pidana di atas empat tahun. Lisma menjelaskan, setelah ada putusan hukuman yang tetap kepada Waris, maka sudah sidang kode etik sudah bisa dilaksanakan. "Jika seorang anggota polisi dihukum pidana lebih dari tiga bulan saja, sanksinya sudah bisa sampai pemecatan," kata dia.(hk/il)

DEMO DPR— Pendemo yang berasal dari Sekretariat Bersama merobohkan pagar Gedung MPR/DPR, Kamis (12/1). Pagar yang dirobohkan itu dibawa ke tengah jalan tol. Para pendemo juga sebelumnya juga mendatangi Istana Negara dan melemparinya dengan sandal bakiak.

Anggota Dewan Nyaris Bentrok AMBON—Aksi unjuk rasa ratusan orang menuntut reformasi Undang-Undang Agraria di Kantor DPRD Maluku di Kota Ambon berlangsung ricuh. Ketua Komisi A DPRD Maluku Richad Rahakbauw mengamuk dan nyaris terlibat baku hantam dengan pengunjuk rasa di ruang sidang paripurna, Kamis (12/1). Pengunjuk rasa kesal karena mereka hanya diterima dua anggota Komisi A. Saat seorang pengujuk rasa mempertanyakan ketidakhadiran anggota dewan lainnya, Richard tersinggung dan terpancing emosi. Richard sempat membentak pengunjuk rasa yang mempertanyakan ketidakhadiran anggota dewan lain hingga kericuhan tak dapat dihindari. Kericuhan dapat dilerai puluhan aparat Polres Pulau Ambon dan Satpol PP Pemerintah Provinsi Maluku. Richard menjelaskan, saat ini DPRD Maluku dalam masa reses dan berkunjung ke daerah pemilihan masing-masing, karena itu hanya sebagian anggota saja yang berada di kantor. Meski sempat terlibat kericuhan, Ricahrd akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya. Dalam aksi yang juga digelar serentak di seluruh Indonesia ini, para pengunjuk rasa yang tergabung dalam Sekertaris Bersama untuk Reformasi Agraria Daerah Maluku menuntut penuntasan sejumlah kasus sengketa lahan yang melibatkan institusi pemerintah. Selain itu, pengunjuk rasa juga meminta pemerintah mencabut izin pengelolaan hutan di Maluku. Mereka juga meminta pemerintah menyelesaikan sengketa tanah adat antara masyarakat dengan institusi TNI di Pulau Ambon.(hk/oz)

NET

JAK AR TA —Ribuan pendemo gabungan dari AKAR ART petani dan mahasiswa yang menuntut pengembalian kepemilikan atas tanah kepada rakyat memenuhi pinggir Gedung DPR, tepatnya di Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Massa terus menerus mendorong pagar di bagian depan gedung DPR setinggi 3 meter lebih tersebut. Didorong sekuat tenaga, akibatnya pagar itu ambruk. Pantauan dilapangan, Kamis (12/1)) pukul 14.45 WIB, pagar yang roboh sepanjang kurang lebih 5 meter, tepatnya di sebelah kanan pintu utama gedung DPR. Massa yang berhasil merobohkan pagar mencoba untuk memasuki gedung wakil rakyat itu. Namun

usaha ini dihalau oleh polisi dan Pamdal DPR. Ribuan pendemo yang menuntut pemerintah membereskan masalah agraria ini sebelumnya juga menggelar aksi di depan Istana Merdeka. Usai demo di Istana, mereka melanjutkan aksi-

nya di depan gedung DPR. Hingga pukul 14.40 WIB, demo masih berlangsung. DPR Pembohong Orasi Dewan Perwakilan Rakyat direspon dengan aksi balik badan kelompok mahasiswa. Mereka tidak percaya lagi dengan ucapan-ucapan anggota DPR yang bercokol di Senayan. "DPR pembohong! DPR pembohong!," teriak pengunjuk rasa sambil mengacung-acungkan bendera kepada anggota dewan. Sejumlah anggota dewan seperti anggota Komisi II DPR Budiman Sujatmiko, anggota DPR dari Fraksi Hanura Akbar Faisal, dan beberapa anggota dewan lainnya mencoba berdialog dengan para pengunjuk rasa. Namun, mahasiswa tidak menanggapi dan menilai DPR sedang mencari muka di depan massa aksi.

3 Perusak Ditangkap! Smentara sebanyak 3 pendemo yang merusak pagar Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kini diamankan polisi. "Saat ini sudah ada 3 orang yang ditangkap. Kita masih periksa motifnya apa," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab. Dikatakan dia, demonstrasi merupakan hak setiap warga negara. Dikatakan Untung, pendemo yang bertindak anaki akan dibubarkan paksa. Untung mengatakan ada penambahan pasukan untuk mengamankan aksi. Dan telah dikerahkan 1.000 anggota. Dari lapangan terlihat ratusan polisi bertameng dan membawa senjata laras panjang siaga dengan jarak 5 meter dari balik pagar DPR. 2 Mobil water cannon diparkir berhadapan dengan ratusan pendemo yang bergantian berorasi.

Istana Dilempari Bakiak Sebelumnya para pendemo juga melakukan aksi yang sama di depan Istana Negara. Para pendemo sempat melemparkan dua pasang sandal bakiak kayu dan sandal jepit butut dilempar ke arah Istana Presiden. Situasi memanas saat pendemo meminta kawat berduri yang menghiasi Istana dibuka. Puluhan polisi dan Satpol PP siaga di belakang kawat berduri. Eskalasi pendemo yang menyuarakan berbagai tuntutan ini terus meningkat. Pendemo menuntut pengembalian tanah kepada rakyat, penyelamatan APBN, hingga desakan menurunkan SBY-Boediono. Seratusan orang dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) ikut bergabung dengan para buruh dan petani. ( h k //m m i //oo z / d k )

Karpet Ruang Banggar Rp5 Juta per Meter JAKARTA A—Ruang rapat baru Badan Anggaran DPR senilai Rp 20 miliar itu, cukup banyak menggunakan barang impor. Selain menggunakan seratusan kursi impor, lantai ruangan seluas 400 meter persegi itu juga dilapisi karpet impor yang permeternya Rp5 juta. Menurut di internal Setjen DPR, merk karpet ruang Banggar DPR itu adalah Milliken. Untuk mendapatkan karpet seharga Rp 5 juta per meter itu, harus indent hingga 4 bulan. Anggaran karpet ini menduduki porsi cukup besar di samping pengadaan kursi yang juga impor. Pihak Setjen DPR enggan memaparkan rincian pembelanjaan proyek pembangunan ruang Banggar DPR. "Saya kira tidak, itu dokumen negara," tutur Kepala Biro Harbangin DPR, Sumirat, kepada wartawan di Gedung

DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/1). Namun ia tak membantah karpet di ruang rapat baru Banggar DPR merupakan barang kualitas wahid. Karena memang ditujukan untuk kenyamanan anggota anggota parlemen yang adalah wakil rakyat. Ruang rapat baru Badan Anggara DPR telah dilelang pada bulan Oktober 2011 lalu. Perkiraan harga proyek keseluruhan Rp 20.370.893.000. Pembangunan ruang baru Banggar tidak banyak yang tahu karena dilaksanakan pada masa reses DPR, periode Desember 2011 lalu. Dan saat anggota Banggar DPR memasuki masa sidang baru, anggota Banggar DPR akan menempati ruangan baru. Dilaporkan ke KPK Sejumlah anggota DPR meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menelusuri

HK/ANTARA

INI merupakan Ruang lama Sidang Badan Anggaran (Banggar) DPR yang tak mampu lagi menampung anggota DPR sebanyak 85 orang itu. Sekarang ruangan ini sedang direnovasi dengan anggaran mencapai Rp20,3 miliar. Renovasi ini bertujuan menganti penerangan yang redup, suara bergema, karpet lusuh, meja atau kursi terlalu besar, dan 'sound system' tidak memadai.

KPK Akan Bangun Rutan Sendiri JAKARTA A—Komingan konkret Kemensi Pemberantasan kum HAM atas kerja Korupsi (KPK) bepemberantasan korupsi, rencana akan memutamanya yang dilakubangun rumah tahakan KPK," kata Wakil nan (rutan) khusus Menteri Hukum dan tahanan KPK. Saat ini HAM, Denny Indrayana. jajaran pimpinan Kebutuhan memiliKPK sedang mendiski rutan sendiri ini, diukusikan lokasi stratetarakan KPK ke Kemengis untuk rutan kum HAM sejak Januari tersebut. Hal ini di- Abraham 2010 lalu, tepatnya setelakukan menyusul lah kasus sel mewah keputusan Menteri Hukum Arthalyta Suryani di Rumah Tahdan Hak Asasi Manusia, Amir anan Pondok Bambu terungkap. Syamsuddin yang mengizinkan Karena tidak memiliki rutan KPK memiliki rutan sendiri. sendiri, selama ini tahanan KPK "Kita akan diskusikan den- dititipkan di rutan-rutan yang ada, gan pimpinan lain di mana tem- sementara terpidana pat strategis," kata Ketua KPK, korupsi disatukan di Abraham Samad di Jakarta, Ka- Lembaga Pemamis (12/1). syarakatan CipiMelalui Surat Keputusan No- nang, Jakarta Timor M.HH-01.OT.01.01 pada 11 mur. Mereka diJanuari 2012 lalu, Mentempatkan di sel teri Hukum dan HAM resmi mengizinkan pembentukan cabang rutan di KPK. "Sebagai bentuk duku-

khusus terpidana korupsi. Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Sihabuddin mengungkapkan, meskipun pembangunannya merupakan tanggung jawab KPK, pengelolaan rutan ini tetap di bawah koordinasi Kemenkum HAM. Demikian juga dengan dana pembangunan rutan. Untuk membangun sebuah rutan dengan kapasitas 500 orang, katanya, kemungkinan membutuhkan dana sedikitnya Rp 70 miliar. "Itu belum nanti ditambah sarana dan prasarana lain, misalnya sistem keamanan, bisa lebih dari Rp 100 miliar," jelasnya. (hk/km)

penggunaan anggaran yang digunakan untuk merenovasi total ruang rapat Banggar yang menelan anggaran hingga mencapai Rp20 miliar. Mereka yang melaporkan adalah Bambang Soesatyo (Golkar), Sarifuddin Sudding (Hanura), Fahri Hamzah (PKS), Lili Wahid (PKB), dan Akbar Faisal (Hanura). Kelimanya mendatangi KPK pada pukul 09.40 WIB, Kamis (12/1). Sementara Bambang Soesatyo menjelaskan para anggota dewan ini meminta agar KPK turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap proyek renovasi tersebut. Permintaan yang sama juga datang dari Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD), Jafar Hafsah, agar KPK segera memeriksa sekjen, karena renovasi ruang rapat banggar senilai 20 M dianggap tidak masuk akal.

"Saya setuju dengan Ketua DPR yang telah meminta KPK untuk memeriksa sekjen," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat ini . Menurut Jafar, perlu dilakukan audit terkait renovasi tersebut. Setjen mesti menjelaskan kepada masyarakat rasionalisasi besaran angka yang telah dirilis untuk ruang rapat yang berukuran 10x10 m itu. Wakil Pimpinan DPR Priyo Budi Santoso juga mengaku kaget dan tidak habis pikir mengapa dana sebesar itu hanya dihabiskan untuk satu ruangan. Dirinya mempertanyakan mengapa ruangan Banggar dibedakan dengan ruang lainnya di komplek DPR RI. Yang menjadi masalah sekarang menurut Priyo ketidakenakannya terhadap masyarakat, karena ruangan tersebut jelas sangat memi/km) wah. ( h k //dd k //m

Paspampres Hajar 2 Warga Babak Belur MALANG G— Dua pemuda babak belur setelah diduga dipukul menggunakan rambu lalu lintas oleh petugas oknum polisi saat akan melintasi hotel tempat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beristirahat selama di Malang, Jawa Timur, Rabu (11/1) malam. Dua warga tersebut yakni Sulung Hadi Sukmanto mengaku seluruh gigi bagian depan mereka rontok, pergelangan tangan patah, dan lecet hampir sekujur tubuh. Sementara Slamet menderita luka lecet di punggung, lengan, dan kaki, namun dia ma-

sih kuat mendatangi Mapolresta Malang untuk melaporkan penganiayaan didampingi pengacaranya, Kamis (12/1) Menurut kedua korban, kejadian berawal saat Sulung bersama Slamet melintas menuju hotel yang disinggahi SBY pada Rabu 11 Januari malam. Pada jarak 100 meter dari hotel, hanya ada petugas yang memberikan abaaba agar melambatkan kendaraan dan tidak ada penyetopan. Namun beberapa meter selanjutnya, keduanya tiba-tiba dipukul seorang petugas yang diduga anggota polisi menggunakan

rambu lalu lintas. Pukulan mengenai wajah Sulung dan keduanya langsung terjatuh dari sepeda motor yang ditumpangi. Sementara itu, pejabat Kepolisian Mapolresta Malang yang berada di kantor menolak memberikan konfirmasi dan menganggap ini adalah kecelakaan biasa. Bahkan saat dikonfirmasi belasan wartawan yang melakukan peliputan, Wakapolresta Kota Malang Kompol Irfan Susanto kabur sambil membanting pintu salah satu ruangan untuk menghindar. Paspamres Bantah Sementara Komandan Pas-

pampres Mayjen Agus Sutomo membantah kabar yang mengatakan ada salah satu oknum Paspamres melakukan tindakan pemukulan di Malang, Jawa Timur. "Jadi berita itu bohong, tidak benar. Selama Presiden SBY di Malang nggak ada kejadian apapun, semuanya lancar aman," kata Agus, Kamis (12/1). Dia menambahkan, selama bertugas di Malang tak mendengar adanya peristiwa seperti itu. "Paspampres menjaga di ring satu. Di ring dua sendiri saya tidak mendengar adanya kejadian tersebut," tukasnya. ( h k //dd k //oo z )

Perampok Beri Rp2 Juta ke Satpam

NET

KPK berencana akan membangun rutan khusus tahanan KPK. Hal ini dilakukan menyusul keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang mengizinkan KPK memiliki rutan sendiri.

D E N PPA ASAR R—Aksi kawanan perampok bersenjata clurit ini tergolong unik. Usai menggasak ratusan juta dari brankas Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali, mereka sempat membagikan uang Rp2 juta ke security. Kawanan rampok bermobil ini beraksi saat kota Denpasar diguyur hujan deras sehingga tak banyak diketahui warga. Dua penjaga kantor yang beralamat di Jalan Mpu Tantular, Renon, Denpasar itu berhasil dilumpuhkan. Usai melumpuhkan dua

petugas jaga, yakni Wayan Ardana dan Bagus Dwi Santika, mereka langsung mengacak-acak sejumlah ruangan termasuk ruang Kepala LPMP I Wayan Sunata. Sebenarnya ada tiga petugas jaga, namun satu penjaga sedang ke luar untuk membeli makan. "Dari pengakuan petugas jaga kami, diperkirakan pelaku berjumlah lima orang, semua memakai penutup wajah dan bersenjata clurit," kata Sunata ditemui okezone di lokasi, Kamis (12/1). Berhasil masuk ruangan Bagian keuangan, ruang Kepala

Kantor dan Ruang Kepala Sub Bagian Keuangan mereka langsung menjebol brankas dengan linggis dan menguras seluruh isinya. Juga seluruh laci ruangan dibuka paksa dan menggasak uang di dalamnya. Sunata sendiri mengaku kehilangan uang Rp200 juta yang merupakan honornya sejak 2007 yang disimpan dalam laci meja. Dari laporan ke polisi total kerugian mencapai Rp600 juta lebih. Yang sedikit menggelikan, sambung Sunata, saat melancarkan aksinya komplotan

rampok ini sempat bernyanyinyanyi di luar ruangan dan di halaman kantor. Tidak diketahui jelas maksudnya, namun diduga tindakan itu untuk mengaburkan jika ada orang yang melintas di lokasi seolah-olah keadaan di dalam kantor tidak terjadi apa-apa. Dari cerita petugas jaga pula, sesaat hendak meninggalkan keduanya, perampok sempat menanyakan asal dua petugas jaga tersebut. Mereka bahkan memberikan uang Rp2 juta ke saku celana petugas jaga yang tak berdaya itu.. ( h k //oo z )


POLITIK

4

Jumat,

13 Januari 2012

Sekretaris KPUD Anambas Diganti ANAMBAS — Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) diganti. Pasalnya kinerja Sekretaris KPUD kabupaten termuda di Provinsi kepri tersebut tidak seperti yang diharapkan. Rencananya, pelantikan Sekretaris KPUD Anambas yang baru dilaksanakan Jumat (13/1) ini di aula Sekretariat KPU Provinsi. " Insya Allah pergantian sekretaris KPU akan dilaksanakan Jumat (13/1),"kata M Sani, Anggota KPUD Anambas, Kamis (12/1) Dijelaskan Sani, sebelumnya sekretaris KPUD adalah M.Yusuf diganti dengan Awaluddin yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Diskominfo Kabupaten kepulauan Anambas. Pelantikan tersebut sesuai dengan surat keputusan KPU Provinsi Bernomor 22/sespro-03/1/2012 yang dikirim ke KPUD KKA tanggal 11 Januari. " Ini merupakan momen yang baik untuk peningkatan kinerja disekretariat KPUD Anambas,"jelasnya. Sani mengatakan, sejak dulu ia telah meminta pergantian sekertaris KPUD. Hal ini disebabkan kinerjanya yang memang tidak maksimal. Jika masih tetap dipertahankan hanya akan menimbulkan persoalan-persoalan di KPUD itu sendiri. " Tak dapat dipungkiri pergantian ini memang sejak lama diharapkan, karena tugas sekrterais KPUD cukup berat,"lanjutnya. Sani sangat berharap dengan pergantian sekretaris KPUD ini kinerja semakin membaik dan mampu membenahi, kekurangan-kekurangan yang ada selama ini dan terpenting adalah kedepan untuk persiapan di Pemilihan Umum 2014 nanti. (yud)

ANTARA

DEKLARASI CAGUB — .Mantan Petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) berdomilisi di Malaysia,Tgk Nasrudin Ibrahim (kiri) mengalungkan bunga kepada kandidat gubernur Aceh, Muhammad Nazar (kanan) saat deklarasi pasangan calon gubernur di Banda Aceh, Kamis (12/1). Calon Gubenur Aceh, Muhammad Nazar yang juga masih menjabat Wakil Gubernur Aceh berpasangan dengan Nova Iriansyah dalam pidato politiknya menyatakan perlu menjaga perdamaian, memajukan pendidikan, penegakan syariat Islam dan Budaya.

PAN Lirik Koalisi PPP-PKS TANJUNGPIN ANG — Partai Amanat ANJUNGPINANG Nasional (PAN) Kota Tanjungpinang saat ini tengah melirik koalisi Tanjungpinang Sejahtera Bersatu (PPP-PKS). Tidak sekedar melirik, elit PAN Tanjungpinang bahkan sudah menjalin komunikasi dengan kedua parpol tersebut. Oleh: Reza Pahlevi, Liputan Tanjungpinang

Namun hal itu masih dalam tahapan pembicaraan dan belum final, karena masih ada beberapa item koalisi yang belum disepakati. Terutama dalam menyatukan visi dan misi yang sama dalam pemenangan calon walikota pada pilwako mendatang. " Tidak menutup kemungkinan PAN akan berkoalisi dengan PKS dan PPP yang cawakonya

sudah dideklarasikan. Koalisi ini, belum final dan kita masih tetap menjalin komunikasi dengan kedua partai itu," kata Ketua DPD PAN Kota Tanjungpinang Irsyadul Fauzi, Kamis (12/1). Lebih lanjut Irsyadul mengungkapkan, PAN sesungguhnya tidak tabu untuk membicarakan koalisi diantara sesama PKS dan PPP.

Karena yang terpenting dari semua itu adalah masing-masing parpol memiliki tujuan yang sama dalam memenangkan cawako yang diusung. PAN, kata Irsyadul, tidak akan berpikiran sempit. Siapaun cawako yang diusung, dan dari etnis apa dia berasal yang terpenting adalah harus sesuai dengan kehendak konstituen dan keinginan masyarakat Kota Tanjungpinang. " Masyarakat tidak ingin janjijanji yang tidak pasti, karena itu masyarakat hanya bukti yang nyata untuk mewujudkan Kota Tanjungpinang menjadi kota yang makmur, kondusif dan aman," kata anggota DPRD Kota Tanjungpinang periode 2004-2009 ini. Ia menyebutkan, yang terpenting siapapun figur yang diusung nantinya harus bisa

memberi manfaat kepada masyarakat Kota Tanjungpinang. PAN lanjut Irsyadul merupakan partai terbesar nomor empat pemenang pemilu legislatif tahun 2009 lalu. Oleh karena itu, partai ini tetap diperhitungkan dalam pilwako Tanjungpinang mendatang. Ia menyebutkan, PAN juga dipastikan akan berkoalisi dengan Partai Demokrat (PD), Partai Indonesia Baru (PIB), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) serta Partai Kebangkitan Nahdatul Ummah (PKNU). Pihaknya sudah melakukan komunikasi secara intens kepada partai tersebut dan bergabungnya partai ini diharapkan menjadi kekuatan besar untuk memenangkan pertarungan pilwako Tanjungpinang mendatang. PAN, lanjut Irsyadul, memiliki 3 kursi di DPRD Kota

Tanjungpinang dan tinggal satu kursi lagi agar bisa mencapai 15 persen dalam jumlah perolehan suara. Namun demikian dengan bergabungnya ketiga partai tersebut, maka suara yang didapat sudah melewati 15 persen dan siap mengusung cawako . "Koalisi yang kita bangun nantinya memiliki arah yang jelas dan sesuai dengan porsi partai yang dimiliki, termasuk program kerja kedepan. Kita juga tidak mematok dari partai mana yang akan mengajukan calon walikota maupun wakilnya dan yang jelas figur yang dicalonkan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan dari partai itu sendiri secara proporsional," papar dia. Saat ini, kata dia, PAN sudah memiliki tiga calon walikota yang berasal dari internal partai, antara

Anggaran Pilwako Rp11,61 M T A N J U N G P I N A N G — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, akhirnya menetapkan anggaran untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota (pilwako) pada 2012 sebesar Rp11,61 miliar. "Kami telah melakukan rapat dengar pendapat dengan DPRD Tanjungpinang, Rabu (11/1). Hasilnya disepakati anggaran untuk pilkada sebesar Rp11,61 miliar," kata anggota KPU Tanjungpinang Zulkifli Riawan, Kamis. Anggaran pilkada bersumber dari APBD Tanjungpinang 2012. Ranperda APBD Tanjungpinang tersebut dijadwalkan disahkan pada Jumat (13/1) ini. DPRD Tanjungpinang menetapkan anggaran pilkada untuk dua putaran. Alokasi anggaran putaran pertama sebesar Rp9,1 miliar, kemudian sisanya dipergunakan untuk mengantisipasi jika terjadi putaran kedua. "Putaran kedua tidak membutuhkan anggaran yang besar, karena hanya melenggkapi kebutuhan yang sudah disiapkan pada putaran pertama pilkada," ujarnya. Semula KPU Tanjungpinang mengajukan anggaran pilkada sebesar Rp14 miliar, dengan pertimbangan pemerintah berencana memekarkan empat kecamatan menjadi delapan kecamatan. Namun setelah KPU Tanjungpinang dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tanjungpinang mem-

bahasnya, anggaran pilkada tersebut berkurang menjadi Rp11,61 miliar. Penurunan anggaran pilkada disebabkan rencana pemekaran kecamatan tersebut tidak dilaksanakan pada saat pilkada. "Anggaran pilkada yang ditetapkan DPRD Tanjungpinang kemungkinan mencukupi. Jika terjadi kelebihan anggaran, akan dikembalikan ke kas daerah," katanya. Siap Gelar Pilwako Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, H Hamid Ali menyatakan, pihaknya siap menggelar pemilihan walikota Tanjungpinang pada pertengahan November mendatang. " Berbagai persiapan telah kita lakukan, sehingga setelah pengesahan APBD Tanjungpinang tahun 2012, kita sudah mulai jalan," ujar H Hamid Ali saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Dr Soetomo, Kota Tanjungpinang, Kamis (12/1). Seiring dengan semakin dekatnya waktu pelaksanaan Pilwako, kata Hamid, pihaknya juga sudah melakukan berbagai rapat untuk mempersiapkan tahapan-tahapan pelaksanaan Pilwako yang mulai dilakukan pada April 2012 mendatang. Selain itu, pihaknya juga sudah menetapkan pokja-pokja yang akan bertanggungjawab untuk melaksanakan semua tahapan pilwako. Pihaknya juga sudah melengkapi semua struktur organisasi

KPUD Tanjungpinang dari mulai staf paling tinggi hingga pada pelaksana teknis di lapangan. " Staf sudah tersusun dengan baik, semua fungsi dan tugas sudah disusun secara baik. Kita sudah siap 100 persen," tegasnya. Agar pelaksanaan Pilwako bisa berjalan sebagaimana jadwal tahapan yang sudah tersusun, ia mengharapkan agar pengesahan RAPBD Tanjungpinang 2012 tidak mengalami keterlambatan. Karena, menurut dia, pengesahan anggaran juga bisa mempengaruhi tahapan pilwako. Yang tak kala penting, kata Hamid, adalah besaran pengajuan dana pelaksanaan Pilwako Tanjungpinang yang telah diusulkan jangan sampai mengalami pengurangan. Karena dana yang diajukan tersebut sudah dihitung secara cermat berdasarkan kebutuhan pelaksanaan. " Kita berharap pengesahan APBD tidak mengalami keterlambatan berlarut-larut, dan kita juga berharap anggaran yang diusulkan mengalami perubahan," katanya. Berdasarkan arahan dari KPU Pusat, kata Hamid yang didampingi oleh Sekretarisnya, H Irwan, Pilwako akan berjalan lancar jika dana yang disiapkan juga mencukupi. Tapi arahan untuk tidak melaksanakan Pilwako jika anggaran yang disahkan tidak mencukupi juga ada. ( c w 5 5 //aa n t )

Capres Jangan Hanya dari Elite Parpol J A K A R T A — Sejak Partai Golkar menyatakan tidak lagi menjalankan roda konvensi sebagai salah satu mekanisme rekrutmen calon presiden, jagad politik di Tanah Air dinilai sedikit mengalami kemunduran. Terobosan demokratis yang digagas dan dilaksanakan oleh Golkar pada pemilu 2004 yang lalu, kini hilang dan nampaknya akan dikubur. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti. "Maka tak ditemukan lagi geliat pencalonan presiden di lingkungan partai politik, khususnya Partai Golkar yang melakukan hal ini secara terbuka pada Pemilu 2004," ujar Ray dalam diskusi publik bertema "Penentuan Calon Presiden/Wakil Presiden oleh Parpol Secara Demokratis" di Hotel Aston, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/1).

Ray menjelaskan, pengusungan capres secara sepihak dilakukan oleh elite partai. Ketetapan di kalangan mereka menjadi ketetapan dan kebijakan partai politik. Akhirnya, hiruk pikuk penyaringan partai politik pun ditutup. "Istilah yang jamak dipakai untuk adalah primary election. Yakni suatu kegiatan pemilihan di lingkungan partai politik untuk menjaring siapa pun yang berminat dan berkeinginan maju sebagai calon presiden dari partai yang bersangkutan. Penyaringan oleh warga partai untuk ditetapkan sebagai calon presiden dari partai politik bersangkutan," terangnya. Setidaknya, kata Ray, terdapat tiga keuntungan dalam penyaringan calon presiden ini. Pertama, adanya persaingan dan kesempatan yang sama bagi siapa pun, khu-

susnya warga partai politik yang bersangkutan, untuk dapat dicalonkan sebagai calon presiden. "Tentu hal ini sesuai dengan semangat pemilihan umum. Yakni memberi kesempatan yang sama bagi siapapun warga negara untuk dapat dipilih dan memilih," tuturnya. Dengan dibukanya kran penjaringan, partai politik diegaliterkan. Ia bukan lagi milik sekelompok elite tetapi memang milik bersama dengan kesempatan yang sama bagi setiap warganya. Kedua, lanjut Ray, dapat menimbulkan efek kebersamaan dan dengan sendirinya tanggung jawab bersama. Calon presiden yang lahir dan besar dari proses penjaringan, tak dapat dipungkiri akan berakibat pada rasa kepemilikan bersama dan karena itu dengan sendirinya akan menimbulkan semangat (oke) untuk bertanggungjawab bersama.(oke)

lain H Syaiful (Anggota DPRD Kota Tanjungpinang), Yudi Carsana (Anggota DPRD Kepri) dan Irsyadul Fauzi (Ketua DPD PAN Kota Tanjungpinang). Selain itu, calon dari eksternal yang sebelumnya sudah mendaftar di PAN antara lain Alias Wello (mantan Ketua DPRD Lingga), Bobby jayanto (Ketua Kadin Kota Tanjungpinang) dan Husnizar Hood (Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang). Pihaknya juga masih membuka peluang bagi calon lainnya yang mendaftar lewat PAN, karena masa berakhirnya pendaftaran di PAN pada pertengahan bulan Januari mendatang. PAN akan membuka calon yang berasal dari tokoh masyarakat, tokoh agama, politisi, partai politik lain, birokrat, pengusaha dan lainnya untuk maju

dalam pilwako Tanjungpinang melalui PAN. "Kita belum bisa mendudukkan siapa yang akan diusung oleh koalisi ini, namun yang jelas, penjaringan pendaftaran pilwako dibuka sampai pertengahan bulan Januari," ujar dia. Yang jelas, kata dia, figur yang diusung dari PAN nantinya berasal dari internal partai yang menempati diposisi nomor satu atau dua, karena hal tersebut berdasarkan amanah dari masyarakat yang harus dijalankan. "Setelah pendaftaran ditutup, kami akan melakukan penjaringan dan mensurvei caloncalon yang sebelumnya sudah mendaftar di PAN, sehingga nantinya figur yangn muncul benar-benar kredibel dan bisa memenangkan pilwako mendatang," kata Irsyadul.** * *

Ada Empat Faktor Kemenangan Capres J A K A R T A — Pengamat politik Mulyana Wirakusumah menyatakan ada empat faktor yang memengaruhi suara seorang calon presiden dalam pemilihan umum presiden dan wakilnya pada 2014. " Seorang calon harus dekat dengan publikasi media massa, dia juga harus berpotensi diusung lebih dari satu partai, tidak bermasalah di mata publik, dan mempunyai peran sentral dalam pembangunan ekonomi lima tahun ke belakang," kata Mulyana di Jakarta, Kamis (12/1). Saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema "Penentuan Calon Presiden/Wakil Presiden oleh Partai Politik Secara Demokratis" ia menegaskan untuk memenuhi syarat yang pertama, yaitu dekat dengan publikasi media massa, seorang tokoh harus duduk dalam jabatan publik atau kementerian yang strategis agar sering menjadi soroton wartawan. "Jabatan dalam kementerian yang strategis akan membuat seorang tokoh mendapatkan publikasi gratis, tanpa jabatan ini, biaya untuk masuk ke media massa akan sangat besar," kata dia. Faktor yang kedua, harus berpotensi diusung lebih dari satu partai, menurut Mulayana sangat penting karena batas ambang suara (electoral treshold) yang disyaratkan Undang Undang Nomor 42 t a h u n 2 0 0 8 tentang P em i l ih a n Umum Presiden dan Wakil Pre siden sangat bes a r ,

Mulyana

yaitu 25 persen. "Jumlah partai di Indonesia terlalu banyak sehingga menyebabkan tidak ada partai mayoritas, mereka dipaksa untuk berkoalisi satu sama lain agar bisa memenuhi batas ambang suara. Seorang tokoh yang mempunyai hubungan buruk dengan partai lain kemungkinan besar akan gagal," kata dia dalam diskusi yang diadakan oleh "Seven Strategic Studies" ini. Dari hasil akhir Pemilihan Umum Dewan Perwakilan Rakyat 2009 lalu, tidak ada satu pun partai politik yang mendapatkan suara lebih dari 25 persen. Partai Demokrat sebagai pemenang pemilu hanya mendapatkan 20,85 persen suara, Golkar di tempat kedua mendapat 14,45 persen suara, dan urutan ketiga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memperoleh 14,03 persen suara. "Faktor kemenangan yang ketiga adalah sejarah. Seorang tokoh yang pada masa lalu pernah bermasalah dengan isu moral ataupun Hak Asasi Manusia akan sulit memenangi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden," kata dia. Masa lalu yang bermasalah akan menyebabkan seorang calon presiden menjadi sasaran kampanye hitam lawan-lawan politiknya sehingga popularitasnya akan cepat turun meskipun dia tulus dalam pecalonan diri, demikian pendapatnya. Faktor terakhir yang dapat menentukan perolehan suara seorang calon presiden menurut Mulyana adalah keterlibatan dalam pembangunan ekonomi pada lima tahun terakhir. "Masyarakat akan melihat bagaimana peran seorang tokoh dalam pemenuhan hak mereka akan kesejahteraan," kata dia. Menjelang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014 mendatang, telah beredar nama-nama yang dikabarkan akan mencalonkan diri. Di antaranya adalah politisi Golkar Aburizal Bakrie, politisi Partai Amanat Nasional Hatta Radjasa, Megawati Soekarno Putri dari PDI-P, dan Prabowo Subianto dari Partai Gerakan Indonesia Raya. Selain Irman dan Ray, juga hadir sebagai pembicara dalam diskusi ini pengamat politik Mulyana Wirakusumah, politisi Partai Demokrat Kastorius Sinaga. Guru Besar ilmu politik Universitas Indonesia, Profesor Iberamsjah yang juga diundang tidak dapat hadir karena sakit. ( a n t )


OPINI & LAYANAN UMUM

5

Jumat,

TAJUK

Kekurangan Lokal S U N G G U H memprihatinkan. Gambaran tentang kekurangan fasilitas sekolah seperti ruangan kelas atau lokal di SMKN 3 Batam, Provinsi Kepri disampaikan oleh anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho. Minimnya fasilitas pendidikan di sekolah tersebut membuat ratusan siswa terpaksa belajar di lantai serambi mushola, ruang workshop hingga di rumah dinas para guru. Aktifitas ini dilakukan karena sekolah kekurangan fasilitas ruangan kelas, meja dan kursi. Ironis memang kejadian ini sebetulnya sudah satu tahun lamanya, tapi baru terungkap ke permukaan. Di sekolah itu para siswa terpaksa belajar dengan suasana yang kurang nyaman. Untuk menulis saja siswa harus duduk membungkuk di lantai. Kekurangan fasilitas di SMKN 3 Batam ini boleh jadi juga terjadi pada sekolah lainnya di Kepri, namun karena tidak terekspos saja sehingga publik tidak mengetahuinya. Namun demikian inti masalahnya sekarang adalah bagaimana kondisi itu bisa dicarikan pemecahan tepat, sehingga keberpihakan nyata benar-benar dirasakan masyarakat dan dunia pendidikan kita. Tidak bisa kita menunggu berlama-lama. Ketidaklayakan yang dihadapi para siswa dalam menjalani proses pendidikannya ini merupakan realitas tentang ketidakmerataan sarana-prasarana pendidikan. Gangguan psikologis pastilah ada. Pemerintah juga tidak boleh sekedar mengalkulasi data bahwa fasilitas ruangan kelas banyak yang terbatas dan masih banyak juga gedung sekolah yang layak. Persoalannya bukan angka, melainkan fakta sekarang masih ada sekolah yang siswanya belajar di lantai. Jika pendidikan disepakati sebagai basis utama pembangunan sumberdaya manusia, keberpihakan itu tidak boleh menyisakan celah kelemahan dalam jaminan ketersediaan sarana-prasarana. Konsep ujian nasional (UN) yang menyetarakan kemampuan siswa secara nasional secara tersurat menuntut kesiapan pemenuhan pemerataan infrastruktur dan SDM penunjangnya. Kalau yang dasar-dasar saja masih terbaikan, yang terbukti dari fakta siswa masih belajar di lantai itu, bagaimana berbicara tentang kesetaraan dan pemerataan? Kita sepakat dengan Udin P Sihalolo, pemerintah daerah mestinya merupakan level pemerintahan yang paling tahu mengenai detail kondisi sarana-prasarana pendidikan di wilayahnya. Detail ini sangat terkait dengan pendanaan, baik dari dana alokasi khusus, dana alokasi umum, bantuan operasional sekolah, maupun bantuan keuangan dari pemerintah kota maupun provinsi. Bukankah kita juga berhak membandingkannya dengan ”keberpihakan” DPR terhadap anggaran miliaran rupiah untuk rencana pembangunan gedung baru?. Bahkan untuk renovasi toilet saja DPR RI menghabiskan dana Rp2 miliar. Belum lagi renovasi ruangan untuk rapat banggar dengan biaya Rp20,3 miliar. Jadi kedepan, Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Batam, spirit untuk fokus membangun infrastruktur dan SDM di bidang pendidikan mestinya dicurahkan. Jangan hanya menunggu ”uluran” dari pusat, terutama dengan realitas kekurangan fasilitas atau gedung-gedung sekolah yang rusak itu. Karena yang dibutuhkan adalah sikap proaktif. Kalkulasi anggaran pendidikan yang 20 persen, atau keberpihakan mengenai pendidikan nasional, pendidikan karakter, dan sebagainya, jangan hanya menjadi jargon di awang-awang. * * *

CAKAP BIJAK "SEORANG idealis adalah orang yang menolong orang lain agar menjadi lebih prospektif"

(Henry Ford (1863-1947), Industriawan)

"HANYA tindakan yang memberi kekuatan hidup, hanya sikap tak berlebihan yang membuat hidup penuh pesona"

(Jean Paul Richter (1763–1825), Novelis)

13 Januari 2012

Mengukur Kenakalan Anak Sekolah P E N D I D I K A N merupakan sebuah proses yang memerlukan waktu. Pendidikan bertujuan agar anak didik dapat menangani persoalan-persoalan hidup masa akan datang. Proses belajar diharapkan akan menghasilkan perubahan terhadap anak didik dalam kecerdasan kognitif (penelaahan, penafsiran, pemahaman dan penerapan informasi), peningkatan kompetensi (keterampilan intelektual dan sosial) serta pemilihan dan penerimaan secara sadar terhadap nilai-nilai, sikap, penghargaan dan perasaaan serta kemauan untuk berbuat atau mersepon sesuatu rangsangan (stimulan). Dalam UU Pendidikan Nasional disebutkan, pendidikan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Berkaca dari tujuan tersebut, timbul pertanyaan jika ada seorang anak dikeluarkan dari sekolah hanya karena telah mendapat ”point” yang menurut pihak sekolah sudah tindak sanggup lagi dibina, dididik, diarahkan dan diperbaiki di sekolah itu. Sementara hak pendidikan merupakan hak dasar bagi setiap anak sebagaimana yang sudah dijamin dalam UU No 22 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak. Di dalamnya ditegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rang-

Sudirman, SE Komisioner KPAID Kepri BERIT A tentang seorang anak yang melakukan kenakalan yang dikeluarkan pihak BERITA sekolah seolah-olah telah menafikan makna dari pendidikan. Dunia sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang aman, nyaman, dan belajar, telah menjadi tempat yang menakutkan bagi anak yang melakukan kenakalan. ka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai minat dan bakatnya. Point yang Menakutkan Sesuatu yang tidak adil rasanya bagi seorang pelajar jika kenakalan-kenalan hanya diukur dengan point, namun tidak diukur sejauh mana anak melakukan perubahan. Pengenaan point terhadap kenakalan anak-anak sekolah merupakan sebuah tindakan dunia pendidikan dalam menafikan tugas sebagai pendidik. Point menjadi salah satu tindakan instan yang dilakukan lembaga sekolah untuk menghindari tanggungjawab dalam mendidik dan membimbing seorang anak didik. Point telah merenggut kesempatan seorang anak untuk berubah. Catatan point ibarat catatan dosa siswa. Dengan kata lain seolah-olah seorang anak didik yang telah mendapat point di atas ambang batas divonis sebagai seorang pendurhaka yang tidak bisa lagi bertobat. Hukum atau aturan-aturan merupakan sebuah produk manusia yang bertujuan untuk mengubah prilaku negatif ke prilaku positif. Dalam melakukan perubahan prilaku tidak bisa dalam waktu yang singkat. Negaranegara maju di Asia seperti Je-

pang dan Korea membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengubah prilaku masyarakatnya dalam menjaga kebersihan, meskipun diterapkan denda yang sangat besar bagi pelanggar. Filosofi dasar dari sebuah peraturan adalah mengubah prilaku, maka hal yang paling penting, bagaimana mangajak masyarakat untuk mengubah sikap dan prilakunya. Sekolah mempunyai peranan penting dalam melakukan perubahan, bagaimana mengajak, memberi contoh dan pemahaman kepada anak didik untuk melakukan perubahan sikap. Mencemarkan Nama Baik Ketika seorang anak didik melakukan kenakalan, kadang pihak sekolah juga terlalu tendensius dalam melihat suatu kejadian. Seorang anak yang melakukan sebuah kenakalan yang menurut sekolah sangat besar akan divonis bahwa si anak telah melakukan pencemaran nama baik sekolah. Ini juga sering dijadikan alasan pembenaran bagi pihak sekolah untuk mengeluarkan anak dari sekolah. Benarkah kenakalan-kenakalan seorang anak dapat kita kelompokkan ke dalam sebuah tindakan pencemaran nama baik

Menyanyah

Surat Pembaca

Teganya Anak Disuruh Mengemis 'KAK bagi dong duitnya buat makan' Kata-kata itu meluncur nyaring dari mulut dua orang anak yang sempat mengejutkan ketika saya bersama teman-teman sedang asik mencicipi makanan kuliner dipinggir jalan. Tanpa basabasi dengan reflek saya langsung memberikanya selembar uang ribuan, karena yang terpikir oleh saya ketika itu merasa iba dan kasian saat merengek dengan wajah mengibakan. Apalagi melihat pakaiannya yang lusuh dan badan mungilnya yang kurus tak terawat. Tadinya saya tidak begitu peduli kepada dua bocah tadi, tapi entah mengapa setelah melihat si bocah selesai meminta-minta, tiba-tiba keduanya berlari menghampiri seorang ibu yang sedang menggendong anaknya berdiri agak jauh ini dari tempat saya makan. Sebelum kedua anak itu memberikan uang kepada ibunya, terlebih dahulu mereka menghitung lembar demi embar sambil sesekali berebutan. Sesudah uang itu habis dihitung, langsung diserahkan kepada ibunya. Tapi anehnya malah kedua anak itu tidak diberi sepersenpun uang oleh ibunya. Dalam hati saya berguman 'Tega benar itu sang ibu mengajarkan anaknya untuk mengemis, bagaimana nasib kedua anak itu nantinya. Apakah mereka akan menjadi seorang pengemis terus seperti ibunya?'.

depan anaknya. Meski dirasakan untuk memenuhi kehidupan seharihari begitu sulitnya, namun jangan akhirnya mengorbankan anak masa depan anak harus ikut terjun jadi pengemis seperti dirinya. Tapi tidak bisa juga kita salahkan sepenuhnya kepada orang tua mereka. Kita juga bisa disalahkan dalam hal ini, karena kita kurang peka dan kurang kepedulian terhadap orang miskin untuk memberikan sedekah. Terlebih lagi pemerintah yang mendapatkan mandat Undang-Undang Dasar 1945 sebenarnya harus menjamin hak orang miskin, bukah malah mengabaikanya. Jangan sampai orang miskin ini melakukan berbagai cara, salah satunya mengemis tadi, jadi wajar bila pengemis ini semakin subur di negara kita ini. Sudah waktunya pemerintah menyelamatkan para pengemis dengan pemberdayaan ekonomi kecil serta pemberian pelatihan keterampilan, begitu pula terhadap pengemis cilik agar bisa mengakses pendidikan dengan baik. Jangan sampai melakukan penyelamatan itu dengan cara razia atau istilah halusnya penertiban, setelah itu dilepas lagi tanpa ada tindakan berkelanjutan menyelamatkan nasib mereka dari pengemis. ***

Geram, sedih, bercampur marah. Itulah yang bergejolak dalam hati saya, malah muncul sejumlah pertanyaan dan rasa keprihatinan, mengapa anak-anak selalu dieksploitasi dijadikan pengemis? Mengapa anakanak yang seharusnya bisa bermain dan mengecap pendidikan di sekolah malah harus bekerja keras ikut mengemis dengan ibunya dari satu tempat ketempat lain? Memang alasan orang tua menyuruh anaknya mengemis lebih disebabkan karena himpitan ekonomi. Jadi dianggap mereka sangat logis kalau sang anak juga ikut membantu meringankan beban orang tua. Tak terpikir olehnya bahwa hal itu merupakan tugas sepenuhnya orang Reni tua, dan kewajiban mereka justru memikirkan pendidikan dan masa Sekretaris Redaksi Haluan Kepri

benarnya tak sampai hatiku hendak melepas engkau berlayar seorang diri. Saya pun telah ingin pula hendak pulang ke kampung. Tetapi apakah akan dayaku, keadaan belum mengizinkan. Sebab itu, berilah saya maaf, dan janganlah kau terlalu berkecil hati." Lama sekali Hayati baru dapat menjawab perkataan Muluk, lantaran air matanya terus bercucuran bagai hujan lebat. Dengan tangis terisak-isak baru

dapat dia berkata,"Sampai hati betul Zainuddin menyuruhku pulang, Bang Muluk..." "Kuatkan hatimu, hari perempuan muda! Jangan Tuhan kau lupakan, Dia senantiasa sayang akan hambaNya!" "Insya Allah, Bang Muluk!" "Sekarang saya turun, dan...selamat berlayar!" "Se...lamat...tinggal!" Seketika Muluk akan mem-

Program Keterampilan di BKKBN HALO Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) saya ibu rumah tangga, apakah benar sejauh ini ada program pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu rumah tangga?. Kalau memang benar, bagaimana caranya karena saya berniat sekali untuk bekal membuka usaha dalam upaya membantu suami. Atas perhatian diucapkan terima kasih. Sri Astuti 081372331xxx Warga Tiban Kampung Kota Batam JAWAB TERIMA kasih bu Sri atas sarannya. Memang benar program KB ini cukup banyak termasuk peningkatan ekonomi keluarga dengan memberikan keterampilan. Sejauh ini BKKBN Perwakilan Kepri, telah banyak melakukan upaya, salah satunya melakukan pencanangan Gerakan PKK-KB-Kesehatan di halaman Gedung Daerah beberapa waktu lalu kerjasama dengan Pemprov Kepri. Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk melibatkan semua pihak dalam program KB di Kepri, terutama keterlibatan kader PKK di wilayah kerja masing-masing. Jadi dengan adanya pencanangan ini, kita berharap semua pihak ikut terlibat dalam pelaksanaan program KB di Kepri. Dan kegiatan pencanangan tersebut merupakan kesinambungan dari berbagai pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan secara bersama antara BKKBN Kepri dengan kader-kader PKK se-Provinsi Kepri yang telah dilaksanakan beberapa bulan lalu. Dalam kerja sama tersebut, ada beberapa kegiatan penting yang telah dilakukan, diantaranya, kegiatan sosialisasi manfaat program KB bagi ibu-ibu dan juga pemberian layanan KB gratis di hampir seluruh wilayah Kepri. Selain pencanangan Gerakan PKK-KB-Kesehatan, malah kita juga melakukan pencanangan Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Demikian penjelasan kami semoga bermanfaat,

Pojok

Pulang SEKETIKA dia akan turun, dengan rupa yang sangat terharu Muluk mendekati Hayati, yang sedang tegak melihat pelabuhan Surabaya yang ramai itu di tepi dek. Air matanya kelihatan jatuh berlinang. "Hayati!," kata Muluk. "Se-

sebuah lembaga pendidikan. Benarkah kenakalan-kenakalan yang dilakukan seorang anak didik bertujuan untuk mencemarkan nama baik sekolahnya? Sungguh vonis yang sangat mengganggu perkembangan mental dan psikologis seorang anak yang sedang membutuhkan bimbingan dan didikan yang positif. Bagi seorang anak tidak pernah terpikirkan sedikitpun bahwa kenakalan-kenakalan yang dilakukan adalah merupakan tindakan pencemaran nama baik. Apa yang dilakukan adalah kadang merupakan refleksi jiwa seorang anak yang selalu ingin mencoba sesuatu yang baru. Bukankah filosofi prilaku anak berbeda dengan orang dewasa. Bagi anak, aksi merupakan hal pertama, baru setelah itu dilakukan pemikiran atau penelahan terhadap tindakannya. Sebaliknya orang dewasa akan mendahulukan pemikiran atau penelahaan terhadap akibat atau efek dari tindakan yang akan dilakukannya, baru kemudian melakukan aksi. Sehingga merupakan keputusan yang sangat tergesa-gesa bagi pihak sekolah terhadap kenakalan anak didiknya dengan langsung memvonis seorang siswa telah mencemar-

kan nama baik sekolah. Selain ketidakadilan menyangkut vonis pencemaran nama baik, hal yang membuat risau menyangkut aturan-aturan pengenaan point di sekolah. Dari beberapa kasus yang penulis dapati, tidak sedikit siswa yang tidak memahami dan mengetahui aturan-aturan dalam memberlakukan point di sekolah. Bahkan ada di beberapa sekolah, Komite Sekolahnya tidak dilibatkan dalam menyusun dan membuat aturan-aturan tersebut, apalagi orang tua anak didik. Hal ini mengindikasikan bahwa aturan-aturan pengenaan point terhadap kenakalan-kenakalan anak didik sangat tidak adil. Bagaimana mungkin seseorang dihukum yang dia sendiri tidak mengetahui dan paham terhadap hukuman yang akan diberikan kepadanya. Dalam mendisiplinkan anak memang ada beberapa metode atau cara yang dilakukan bagi seorang pendidik. Namun hal yang paling mendasar adalah bahwa seorang pendidik harus memahami dengan baik kondisi anak yang melakukan kenakalan. Dra.Irmawati M. Roestamy, psikolog dan staf pengajar Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara dalam sebuah artikel mengatakan, yang penting dalam memberikan hukuman adalah komunikasi. Akibat komunikasi yang tidak baik antara pihak sekolah dengan anak didik maka kenakalan anak terus berulang. Akhirnya anak sampai pada titik dimana kenakalannya sudah melewati point yang diberikan. Dengan alasan seperti itu, sekolah mempunyai pembenaran terhadap tindakannya mengeluarkan anak dari sekolah. * * *

belakangi dan akan turun lagi, dipanggilnya kembali,"Bang Muluk! Tolong sampaikan suratku ini kepada Zainuddin, dan tolong katakan pula kepadanya, sampai kepada saat akan berpisah itu, Hayati masih ingat akan dia!" Dengan menarik nafas panjang, surat itu disambut oleh Muluk, dan dia pun turunlah ke bawah dengan langkah yang bagaikan jatuh. Sampai sehilang-

147

hilangnya masih diturutkan oleh Hayati dengan matanya yang telah merah lantaran menangis tak berhenti-hentinya itu. Pukul 9 malam kapal itupun berlayarlah menuju Semarang. Penumpang-penumpang dalam kapal tersebut terdiri dari seorang gezagvoerder (kapitan), sebelas opsir, seorang markonis, seorang hofneester, lima klerk, 80 orang pegawai-pegawai Indonesia, kuli-kuli dan kelasi. * * *

Hormat Kami Sugiyono Kepala Bidang Advokasi Informasi Pelatihan dan Pengembangan BKKBN Provinsi Kepri

√ Garuda Tambah 20 Pesawat - Asal sayapnya jangan jatuh pak? √ 7.014 Ekstasi Diselundupkan - He, he kamu ketahuan... REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 4 2 7 7 8 4 , E-mail : r e d a k s i @ h a l u a n k e p r i . c o m R e d a k s i berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.


CMYK

S U M B A R-R I A U

6

Jumat,

13 Januari 2012

Dirazia, Pengemis di Duri Minta Ganti Rugi DURI –– Operasi Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Mandau, Kamis (12/1) sekitar pukul 10.30 WIB berhasil menjaring sekeluarga yang tengah mengemis di pemberhentian traffigh light Simpang Geroga, Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Pengemis yang terdiri dari ayah diketahui bernama Hendro Siswanto(46), ibu bernama Asmi (41) serta anak (1.5) saat didata mengaku sudah 2 tahun mengemis dipemberhentian kendaraan tersebut dikarenakan lari dari suatu Panti Tuna Netra. "Kami ini bukan maling dan kami hanya mencari uang dengan begendang. Untuk itu kami minta ganti rugi Rp10 juta sebab menurut peraturan dari PBB hal yang bapak lakukan ini sudah salah," ujar Hendro yang menderita Tuna Netra di hadapan puluhan petugas. Dikeluhkan Asmi,dalam penertiban yang dilakukan Satpol dirinya merasa seperti anak kandung. Satpol PP terkesan pilih kasih. "Masa hanya kami yang ditangkap padahal kami merasa tidak mengganggu orang banyak sedangkan pengemis lainnya banyak yang tindakannya buruk seperti memaksa dalam mendapatkan uang," ungkapnya. "Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Pinggir, Nizam menjelaskan bahwasannya gepeng yang terjaring kali ini akan kita data, buat pernyataan. Jika terjaring lagi akan langsung kita pulangkan kedaerah asalnya,"demikian penjelasan Asmi. Setelah dilakukan pendataan dan menanda tangani pernyataan,pengemis sekeluarga yang dijaring tersebut akhirnya dilepas kembali.(rtk)

USMAN MALIK

DIKAWAL POLISI –– Massa dikawal aparat kepolisian melakukan aksi demo menolak HTI PT SRL di Pulau Rupat, Kamis (12/1).

DPRD Sepakat Izin SRL Dicabut Massa Demo Tolak HTI di Rupat BENGKALIS –– Puluhan aktivis lingkungan serta perwakilan masyarakat Rupat menggelar aksi demo di Kantor DPRD Bengkalis, Kamis (12/1). Mereka mendesak izin hutan tanaman industri PT Sumatera Riang Lestari di Pulau Rupat dicabut. Menyikapi tuntutan massa tersebut, anggota DPRD Bengkalis sepakat agar izin hutan tanaman industri (HTI) PT SRL dicabut, tapi harus melalui mekanisme. "Tidak ada tawar menawar lagi soal izin HTI. DPRD satu suara dengan masyarakat, menolak keberadaan HTI di Pulau Rupat. Kita akan bentuk pansus dan turun ke lapangan melihat fakta yang ada," ujar Abdul Kadir, anggota DPRD Bengkalis di hadapan pendemo. Mayoritas anggota DPRD, tambah Kadir, sepakat membentuk pansus HTI, yang diinisiatori anggota DPRD asal Rupat. Bahkan

Kadir menyebutkan bahwa Amdal PT SRL disinyalir tidak ada. "Kita di DPRD juga sudah gerah dengan pembukaan HTI di Pulau Rupat yang mencapai 38 ribu hektar itu. DPRD berjanji paling lama Februari 2012 pansus sudah terbentuk dan masyarakat yang menolak HTI harus mendukung pansus ini," pinta Kadir yang disambut aplus para pendemo. Sekitar 40-an massa di bawah koordinator M Iskandar Abulizar dan H Ismail mewakili masyarakat Rupat melakukan orasi bersama di depan kantor DPRD Bengkalis. Aksi massa yang tergabung Perjuangan Lingkungan Masyarakat Rupat (PLMR), Pos-

ko Perjuangan Lingkungan Masyarakat Rupat (PPLMR), Aliansi Mahasiswa peduli Lingkungan dan Masyarakat (AMPLM), mendesak DPRD Bengkalis peduli dengan persoalan HTI di Pulau Rupat. Massa memulai aksinya sekitar pukul 09.00 WIB. Kebetulan pada saat bersamaan kalangan DPRD Bengkalis disibukkan dengan agenda rapat Badan Anggaran (Banggar) membahas RAPBD 2012. Puluhan massa terus bertahan di luar pagar DPRD sambil berorasi, meskipun sempat diguyur hujan lebat. Keinginan untuk berdialog dengan anggota DPRD baru terwujud sekitar pukul 12.00 WIB. Sebanyak lima orang utusan mahasiswa serta lima perwakilan masyarakat Rupat diterima Wakil Ketua DPRD Hidayat Tagor Nasution bersama anggota DPRD H Heru Wahyudi, Abdul Kadir, Dani Purba dan Daud Gultom di ruang rapat Komisi IV. Salah seorang jurubicara pendemo, M Iskandar kepada anggota DPRD Bengkalis mendesak agar wakil rakyat bertindak tegas

dengan membentuk Pansus HTI. "Dari hasil observasi langsung tim yang kami bentuk ke lapangan ditemukan banyak persoalan mengenai perizinan serta hak guna usaha (HGU) atau izin pengelolaan lahan yang tumpang tindih. DPRD Bengkalis harus bersikap tegas karena kasus HTI ini menyangkut masa depan masyarakat Rupat," tegas Iskandar. Perwakilan masyarakat Rupat, H Ismail dengan suara lantang menyebutkan bahwa kedatangan PT SRL ke Pulau Rupat tak ubahnya seperti siluman. Mereka datang tiba-tiba tanpa permisi dan menjarah hutan yang ada di Pulau Rupat seluas 38.280 ribu hektar atau 2/3 dari kawasan hutan produksi di Rupat berpindahtangan ke pemodal besar. "Persoalan HTI ini adalah persoalan besar yang harus dituntaskan. DPRD sebagai perwakilan rakyat harus turun tangan secepatnya memanggil PT SRL. Kemudian izin HTI harus dicabut, agar tidak memuncukan persoalan di kemudian hari seperti yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti," ungkap Ismail. ( m a n )

Warga Rohul Desak Tuntaskan Batas Riau-Sumut

RIAUTERKINI

RATUSAN warga Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (12/1) melakukan aksi damai di lahan sengketa 5.800 hektar di perbatasan antaraTambusai Riau-Sumatera Utara (Sumut).

R O H U L –– Sebagai aksi solidaritas se-Nusantara, dua ratus warga Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (12/1) menggelar aksi damai di lahan sengketa 5.800 hektar di perbatasan antara Tambusai RiauSumatera Utara (Sumut) yang saat ini telah ditanami kelapa sawit oleh PT Mazuma Agro Indonesia (MAI), perusahaan di Kabupaten Padang Lawas, Sumut. Aksi damai itu, sebagai solidaritas refleksi atas tindakan refrentif oknum polisi terhadap masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia, seperti terjadi di Mesuji Provinsi Bandar Lampung, dan Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu. Warga mendesak pemerin-

tah, melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, segera menuntaskan koflik tata batas terhadap lahan 5.800 hektar antara warga Batang Kumu Riau dengan PT MAI secepatnya, sehingga kasus Mesuji dan Bima tak terulang. Aksi dimulai warga di parit gajah sedalam 10 meter yang baru digali PT MAI dua hari lalu. Parit ini, menurut warga merupakan pembatas lahan perusahaan dan lahan masyarakat. Warga mengibarkan bendera merah-putih di atas tanah gundukan. Warga juga membentangkan spanduk lima meter, berisikan tuntutan agar Mendagri secepatnya selesaikan tata batas Riau-Sumut. "Kita minta Mendagri segera

selesaikan tata batas Riau-Sumut, sehingga tak terulang kejadian di Mesuji atau Bima. Kami sudah bosan seperti ini, setiap harinya perusahaan PT MAI meneror warga," lantang Romel Nainggolan, warga setempat dalam orasinya. Warga lainnya, Petrus Sinaga juga minta Polri mengungkap oknum pengrusakan, pembakaran rumah warga, serta penjarahan yang melibatkan BKO Brimob bayaran perusahaan. "Selain rumah dirusak dan dibakar, isi rumah kami mulai periuk nasi sampai celana dalam juga dibawa mereka untuk meninggalkan barang bukti," ungkap Petrus. Aksi dilanjutkan warga ke barak pembibitan, bernama Kebun Mandailing Natal milik PT MAI yang merupakan lahan konflik antara warga Batang Kumu dengan perusahaan sejak 2004 lampau. "Kami mohon kepada pemerintah, agar lahan dikembalikan kepada masyarakat. Sebab konflik berkepanjangan ini sudah menyengsarakan warga pemilik lahan," tegas M br Manalu, seorang wanita warga setempat sambil terisak. Belasan sekuriti PT MAI yang berada di lokasi diam seribu bahasa ketika ratusan warga berusaha duduki lahan. Tidak ada tindakan brutal dari sekuriti seperti ketika mereka beraksi bersama BKO Brimob yang disewa perusahaan sebagai alat perang.

Para sekuriti hanya menjaga empat alat berat di barak pembibitan itu, takut jika terulang aksi pembakaran alat berat yang pernah terjadi akhir 2011 lalu. Sukardi, pemilik lahan dekat parit gajah yang perkebunan kelapa sawitnya dirusak perusahaan juga mengeluhkan hal sama. Selain rumah dirusak, seisinya juga dijarah. Ketika ditanya keberadaan BKO Brimob, sejumlah sekuriti para oknum bayaran perusahaan tidak berada di tempat. Warga merasa curiga, para Brimob bayaran bersembunyi dalam Pos Sekuriti karena melihat sejumlah wartawan hadir di antara massa. Aksi menduduki lahan merupakan aksi solidaritas terkait permasalahan undang-undang agraria yang diminta direvisi, sebab tak berpihak terhadap masyarakat. Aksi di Jakarta sendiri sudah sudah dilakukan selama 100 hari, dan pada 12 Januari 2012 merupakan puncak seluruh aktivis turun ke jalan bersama sejumlah daerah. Menurut warga, aksi ini merupakan bom waktu, sebab sewaktu-waktu bisa seperti di Mesuji atau Bima jika aparat bertindak dengan cara kekerasan. Apalagi perusahaan telah menyewa Brimob sebagai alat perang perusahaan, dan turut merusak rumah dan tanaman warga beberapa waktu lalu. (rtk)

12 Pengusaha Kayu Riau Target Penangkapan Rugikan Negara Rp20 Triliun PER A W A N G –– Dirjen PerRA lindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementeria Kehutanan Darori mengungkapkan adanya rencana aparat penegak hukum menangkap 12 pengusaha kayu asal Riau. Mereka sudah lama diincar karena kegiatan ilegalnya menebang hutan telah merugikan negara sekitar Rp20 triliun.

"Pengusaha itu telah merugikan negara dengan mengambil hasil kayu alam selama ini. Mereka dengan seenaknya membabat kawasan hutan yang selanjutnya mereka jadikan perkebunan sawit. Kerugian negara dalam hal ini minimal Rp 20 triliun," papar Darori di sela-sela peresmian kesepahaman konservasi harimau Sumatera di pabrik kertas

Indah Kiat, di Perawang, Siak, Kamis (12/1). Dijelaskan Darori, Selain membabat hutan untuk diambil kayunya, para pengusaha tersebut juga menggunduli hutan untuk membuka perkebunan kelapa sawit. Hutan yang mereka tebangi tak pandang bulu. Mulai hutan alam sampai hutan lindung. "Semua dibabat sama

mereka," tukasnya. Karena itu, tambah Darori, 12 pengusaha di Riau tersebut menjadi target penangkapan tim yang terdiri dari KPK, Mabes Polri, Kejagung dan MA. Para pengusaha ini membabi buta menghancurkan kawasan hutan milik negara. Baik dalam status kawasan lindung maupun hutan produksi. (rtk)

Nilai Tender di Atas Rp2,5 M Lewat Online S E LLA A T PPA A N JJA A N G –– Sistem pelelangan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2012 mengalmi perubahan. Terhadap proyek mulai di atas anggaran Rp2,5 miliar akan ditenderkan lewat online . Sementara nilai proyek di bawah Rp2,5 miliar akan langsung ditangani oleh masing-masing SKPD. Demikian diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir dalam sebuah acara resmi baru-baru ini di Aula RSUD Selatpanjang. Irwan mengatakan, perubahan sisitem pelelangan pekerjaan itu dilakukan untuk mempercepat proses administrasi proyek sehingga target pencapaian pelaksanaan pekerjaan tercapai maksimal. Tahun 2012 ini kata Irwan,

diharapkan tidak ada lagi keterlambatan proses pelelangan yang akan berdampak pada pelaksanaan pekerjaan. Ia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama seperti tahun 2011 lalu. "Keledai saja tidak mau terjebak dua kali di lobang yang sama. Kita berharap nantinya setiap pekerjaan proyek itu dapat direalisasikan maksimal dan tepat waktu. Termasuk penyelesaian laporannya. Dan yang terpenting tidak menjadi Silpa di akhir tahun. Dan jangan sampai pula keterlambatan seperti tahun lalu terulang kembali di tahun ini. Oleh karena itulah, makanya pada tahun ini sistem lelang itu diubah," jelasnya. Untuk tercapainya program tersebut dengan baik, lanjut Irwan, bahwa kemampuan SDM dan peran aktif SKPD atau Satker

harus terus ditingkatkan. Sehingga tanggungjawab pelaksanaan itu benar-benar berjalan sesuai mekanisme dan target yang ditentukan. Namun demikian, kualitas pekerjaan juga menentukan maju tidaknya pembangunan itu. Sehingga tidak saja dalam kuantitas yang akan diperoleh, tapi juga kualitas yang merupakan bagian tidak bisa terpisahkan. Diakhir penyampaiannya Irwan menyebutkan, untuk suksesnya program pembangunan itu dibutuhkan peran dan kerja sama dari berbagai elemen. Termauk masyarakat luas agar dapat memberikan pengawasan di setiap pekerjaan phisik yang dilaksanakan. Dengan turut sertanya masyarakat melakukan pengawasan, maka diyakini mutu peker(jos) jaan akan jauh lebih baik.(jos)

Nasib Dilematis Para Guru Bantu di Riau PEKANBARU –– DPRD Riau mengaku sangat prihatin dengan persoalan dihadapi para guru bantu di Provinsi Riau yang dinilai cukup dilematis dan harus diperjuangkan. Sikap dilematis tersebut selain terancam akan dirumahkan karena pertimbangan peraturan pemerintah yang melarang adanya pegawai honor dan guru kontrak dibiayai dana APBN maupun APBD juga menyangkut masalah penerimaan. Dua Anggota Komisi DPRD Riau, D H Ramli Sanur dan Hj Supriati ditemui menyebut, masalah yang dihadapi para guru bantu sekarang ini sangat konpleks. Salah satunya persoalan rendahnya gaji guru bantu yang masih di bawah UMP Riau yakni hanya Rp1,1 juta sebulan, dan itu belum termasuk potongan. "Padahal UMP Riau saat ini Rp1.238 juta atau masih tinggi dibandingkan yang diterima para guru bantu tersebut," imbuh Ramli Sanur, Kamis (12/1). Menurut Ramli Sanur, apabila dilihat beban tanggung jawab para guru seperti ini sangat berat dalam mencerdaskan kehidupan tenaga didik di Riau dibandingkan para pekerja selain guru. Sehingga dewan menilai ke depannya masalah ini harus jadi perhatian khusus semua pihak baik pemerintah maupun yang peduli dengan nasib guru. Sehingga sangat wajar bila pada kenyataannya sekarang ini terjadi perbedaan menyolok antara tingkat kesejahteraan guru PNS dengan guru bantu yang ada saat ini. Justru nasib kesejahteraan guru bantu sekarang sangat termarjinalkan dengan kondisi yang pas-pasan dan tidak sesuai dengan tanggung jawab yang harus dipikul. "Kita sangat sepaham adanya keprihatinan nasib guru bantu yang telah direkrut pemerintah untuk membantu jalannya proses belajar mengajar di Riau.

Apalagi keberadaan guru bantu ini tidak mempunyai peluang dianggkat menjadi CPNS walau sudah mengabdi sekian tahun. Kalau sudah demikian tentunya yang patut dibantu adalah bagaimana meningkatkan taraf hidupnya dengan menaikan gaji atau upah yang akan mereka terima nanti," jelasnya. Bahkan, Hj Supriati anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Kuantan Singi-Inhu tidak menampik ada wacana pemerintah yang secara nasional akan merumahkan guru bantu, terutama yang ada di Riau. Wacana tersebut dikhawatirkan bahwasanya program pendidikan di Riau akan menjadi pincang terutama pada guru bantu yang ada di pedesaan dan daerah terpencil. Hal ini dikarenakan pada daerah terpencil maupun di desadesa kebanyakan, bahwasanya peran guru bantu sangat dominan dibandingkan guru PNS. Diakui atau tidak, kebanyakan

guru di daerah terpencil yang berstatus PNS mayoritas jarang di tempat atau ikut suami yang bertugas di luar daerah. "Saya justru tidak bisa membayangkan kalau pada kenyataannya nasib guru bantu sama halnya dengan nasib pegawai honorer yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi yang telah dirumahkan. Ini artinya sekolah sekolah di daerah terpencil akan pincang dan kelihalang ruhnya sebagai pencipta generasi yang cerdas," jelasnya. Oleh karenanya, menurut kedua anggota legislatif tersebut, langkah yang tepat adalah perlunya pemerintah melakukan peninjauan ulang terhadap peraturan yang mematikan kreativitas guru bantu. Selain itu perlu diperjuangkan menaikkan honor yang mereka terima sekarang ini dengan standarisasi minimal sama dengan UMP Riau. "Karena masalah pembahasan APBD 2012 sudah selesai, kita berjanji akan membicarakan dan memperjuangkan masalah ini di APBD-P mendatang. Karena bagaimana pun ini salah satu upaya kita mensukseskan program K2I yang digagas Gubernur Riau saat ini," jelas Sup(dar) riati.(dar)

CMYK

NET

RATUSAN guru bantu Rokan Hulu mengikuti pelatihan beberapa Waktu lalu.


SAMBUNGAN

7

Jumat,

Pengusaha Kepri Sutarman: Harus Izin Mabes Polri

Sambungan hal 1

Dalam diskusi tersebut, Direktur Investasi, Marketing dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam Rustam Hutapea mendapat kesempatan pertama untuk memaparkan kondisi investasi di Batam. Dalam pemaparannya, Rustam mengatakan ada lima hal mempengaruhi investasi. Pertama adalah infrastruktur. Menurutnya, untuk menarik investor kelas dunia, infrastruktur harus berkelas dunia. Infrastruktur yang perlu mendapat perhatian yaitu Pelabuhan Batuampar dan transportasi angkutan darat. "Pelabuhan adalah tempat lalu lintas barang, bicara rancangan investasi di Batam, ditujukan untuk ekspor, dan pelabuhannya harus memadai. Ini yang sedang kita upayakan untuk membangun. Sekarang sedang dilakukan proses memperluas pelabuhan bagian utara yang dilakukan secara multi years, yaitu dua tahun. Itu panjangnya 660 meter, memiliki kapasitas 35 ribu BBT," katanya. Berikutnya yang juga mempengaruhi investasi adalah kepastian hukum, ketenagakerjaan, perizinan, perpajakan dan pelayanan termasuk insentive. Sementara itu, Rudi Chua, Ketua PHRI Kepri sekaligus anggota DPRD Provinsi Kepri mempertanyakan apakah benar Kepri menarik sebagai tujuan investasi. Dia menguraikan, secara nasional, pertumbuhan ekonomi Kepri di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, Kepri tidak termasuk dalam tujuh provinsi terbaik sebagai daerah tujuan investasi atau Regional Champions oleh BKPM. Ironisnya, hal itu terjadi salam dua tahun berturutturut, yaitu tahun 2010 dan 2011. Artinya, Kepri tidak termasuk tujuan investasi menarik secara nasional. Dilihat secara internasional, sejak 40 tahun Batam dibangun oleh BP Batam, investasi yang masuk mencapai US$14 miliar. Tetapi, bila dilihat dari investasi di Singapura dan Vietnam dalam 10 tahun terakhir, investasinya mencapai US$23 miliar. Melebihi bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan Batam yang sudah 40 tahun. "Kita tidak melihat masalah di OB atau BP Batam, Pemko Batam, maupun provinsi, tapi nasional. Kepastian hukum kita tidak jelas. Bahkan apa yang sudah ditetapkan saja bisa berbalik. Ini yang menjadi penyebab investasi Kepri itu tidak menarik. Jangankan bicara kita seolah-olah ingin menyaingi Singapura, dalam masalah kepastian hukum kita tidak jalan. Bahkan, pengusaha dan pemerintah Singapura lebih memilih investasi ke Vietnam ketimbang Batam. Menangnya Batam hanya faktor kedekatan dengan Singapura," ujar Rudi. Di samping itu, permasalahan demo buruh anarkis yang berujung pada revisi UMK oleh gubernur juga membawa serentetan masalah, yaitu demo buruh di Bintan dan Karimun. Akibat aturan dan kepastian hukum yang tidak jelas, maka lanjutnya akan berpengaruh terhadap investasi di Kepri, terutama di Batam. Contohnya pengaruh dari penetapan UMK yang dianggap merugikaan buruh terjadinya penghentian produktivitas produksi

oleh sejumlah perusahaan, karena mereka tidak bisa memenuhi order yang sudah dijanjikan. "Penghentian produksi jauh lebih menakutkan bagi pengusaha ketimbang permasalahan UMK karena menyangkut kepercayaan konsumen," ujar Rudi. Kemudian, UMK yang dikeluhkan oleh para kalangan pengusaha dan tidak adanya jaminan terhadap fasilitas yang dibakar oleh buruh saat demo lalu seperti mobil, sehingga pengusaha berfikir 1.000 kali untuk berinvestasi. "Dengan demikian para pengusaha sudah pasti tidak terima dan bila ini tidak ditindaklanjuti segera, maka kepercayaan pengusaha akan jatuh, karena tidak adanya jaminan yang jelas," ujar Ketua PHRI Kepri ini. Lebih lanjut Rudy memaparkan, Singapura telah menset pertumbuhan ekonominya akan mengalami pertumbuhan 1-3 persen, terbaru direvisi antara 3-3,9 persen, tahun 2011 pertumbuhan ekonominya sebesar 5 persen. Sementara Provinsi Kepri menset target untuk tahun ini 8 persen, yang sebelumnya 6 persen. Akan tetapi dengan target pertumbuhan ekonomi yang cukup besar tersebut, lebih banyak konsumsi yang bergerak dan investasi jangka pendek, sementara industri yang sudah tumbuh masih ada yang hengkang, terutama di Batam maupun Bintan. Sementara itu Ketua Apindo Batam Ir Cahya menyatakan ketidakpastian hukum sangat mempengaruhi iklim investasi di Kepri. Hal ini tentunya berdampak pada perkembangan ekonomi di Kepri yang tidak stabil, sehingga pengusaha berpikir panjang untuk menanamkan modalnya di Kepri. Menurut dia, selama ini para pengusaha yang ada di Batam dan Bintan hanya disampaikan yang enak-enak saja. Akan tetapi, sebenarnya bagi pengusaha, pesimis dengan perkembangan investasi Kepri. Cahya juga menyinggung soal dampak resesi ekonomi Eropa yang mulai merambat ke wilayah Asia. "Kami pesimis, apalagi dampak resesi ekonomi Eropa mulai merambat ke Asia. Dampak-dampak sudah mulai kelihatan. Celakanya, internal kita tidak kompak. Kita harus akui, FTZ masih dikebiri oleh pusat. Penyelesaian ke pusat, urusan kita semua. Kenyataan di lapangan kita tidak pernah kompak, sibuk sendiri-sendiri. Bagaimana kita bisa berharap bahwa ini bisa selesai," ujar Cahya. Cahya juga mengatakan, serentetan kejadian 2011 sangat mengecewakan. Pengusaha dianggap oposisi. Bila tidak menyuarakan, pengusaha sudah seperti sapi perah. Bila perlu, pengusaha diperah terus. "Paling tidak ada kepastian hukumnya. Rentetan masalahnya ke mana-mana. Terutama mengenai demo. Semua itu masalah kepastian hukum. Akibatnya berentetan, mulai dari Batam, kemudian Bintan, dan Karimun. Kalau sudah begitu, artinya segala sesuatu bisa diselesaikan dengan demo anarkis," sebut Cahya. Contoh lain lajut dia, hutan lindung yang sudah 10 tahun dibangun oleh

punya pembangkit sendiri. "Kalau di hotel kita terpaksa menggunakan genset cadangan. Tapi hanya bisa menghidupkan lampu saja. Sedangkan komputer dan AC di kamarkamar tidak bisa," katanya. Dia tidak mengetahui persis kondisi para turis akibat pemadaman tersebut. Kejadian listrik padam berjam-jam ini juga diakuinya baru pertama kali terjadi sejak KPIB beroperasi sekitar 15 tahun lalu. Informasi lain yang dihimpun koran ini, akibat listrik padam, banyak tamu yang check out. Pihak pengelola PT BRC mengakui pemadaman tersebut. Namun sumber yang layak dipercaya tersebut tidak mau berkomentar panjang. "Memang benar listrik padam sejak kemarin. Untuk jelasnya tanyakan saja kepada bapak Edi Marta (manager admistrasi

kata Djoko yang masih merahasiakan nama oknum dewan yang dimaksud. Menurut Djoko para ABG itu sampai saat ini masih diinapkan di salah satu hotel yang ada di wilayah Lubuk Baja. Mereka ditempatkan di lantai 2 dari empat lantai di hotel tersebut. Dalam waktu tiga hari sekali, ada seseorang yang datang bertemu dengan ketiga ABG tersebut untuk diberikan uang makan. Namun sayang, Djoko enggan menyebutkan nama orang yang dimaksud. "Anak-anak itu masih tetap tinggal di hotel. Tiga hari sekali, ada seorang yang datang ke hotel sekaligus memberi uang makan kepada ketiga ABG tadi," kata Djoko sembari menyembunyikan identitas seseorang yang

dimaksud. Djoko mengatakan, terkait kasus tersebut jelas akan diproses sesuai aturan yang ada di DPRD. "Ini menyangkut kode etik. Jadi apa pun alasannya, tetap kami proses," ujar Djoko. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, pengakuan mengejutkan terlontar dari enam ABG, korban perdagangan manusia (trafficking) yang diamankan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kepri di Penginapan Kesuma Jaya Pelita, Minggu (4/12) sekitar pukul 23.00 WIB. Keenam remaja putus sekolah itu mengaku sering dibooking untuk melayani para pengusaha dan oknum anggota dewan. (lim)

nya secara bersamaan. Bahkan seringkali mengisi program musik live yang tayang pada pagi hari hingga siang. Artis Nikita Willy memutuskan untuk mundur dari SMAN 3 Jakarta dan memilih untuk bergabung di homeschooling milik Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Seto Mulyadi atau Kak Seto.

"Ya, benar itu. Memang sudah cukup lama itu Nikita sekolah di tempat kami. Memang banyak anak-anak yang sekolah di Global Jaya, Binus atau High Scope, yang senang bekerja dan banyak kegiatan juga, tapi senang sekolah, supaya tidak saling menganggu kemudian memutuskan untuk pindah dari jalur formal ke jalur informal yakni homeschooling di tempat kami," ujar (kpl) Kak Seto, Kamis (12/1).(kpl)

DO dari

Sambungan hal 1

rir ternyata tidak diikuti dengan sukses di dunia pendidikan. Kabarnya Nikita sudah tidak lagi bersekolah di SMAN 3 Setiabudi, Jakarta karena jadwal syuting yang padat sehingga dirinya harus drop out (DO) dari sekolah yang sudah cukup ternama ini. Memang artis muda yang satu ini cukup sibuk dengan aktifitas yang sedang digelutinya. Tak tanggungtanggung akting dan nyanyi dilakoni-

PT BRC-red). Dia yang berwenang memberi keterangan," kata sumber lain koran ini yang bekerja di PT BRC, melalui sambungan telepon, tadi malam. Manager Admistrasi PT BRC Edi Marta belum memberi keterangan tentang kejadian ini hingga Kamis malam. Meski ditelepon dan dikirimkan SMS, namun Edi tak memberikan tanggapan. Jamin Hidayat, Senior Manager Liaison PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), perusahaan yang satu grup dengan PT BRC juga tidak memberikan tanggapan tentang padam totalnya listrik produksi PT BRC di kawasan periwisata Lagoi. Meskipun nomor telepon genggamannya aktif, namun Ketua Apindo Kepri tersebut tidak bersedia mengangkat teleponnya. (edy)

Oknum Dewan

Sambungan hal 1

1) lalu. Untuk menggali informasi lebih dalam, ketiga ABG itu diajak makan siang bersama. Lalu malamnya, pukul 20.00 WIB, Djoko membawa mereka ke gedung dewan untuk ditunjukkan foto wajah para anggota dewan yang terpampang di dinding di masing-masing ruang komisi dan ruang fraksi. "Ada satu orang anggota dewan yang ditunjuk oleh ABG itu. Bukan Y yang selama ini disebut-sebut. Tapi orang yang ditunjuk mereka itu lain lagi. Kata mereka orang yang ditunjuk itulah yang membawa mereka. Tapi halhal lain tentang keterlibatan oknum anggota dewan tadi, kami belum menanyakan sedetail mungkin ke para ABG. Karena kita harus masuknya pelanpelan, baru bisa terungkap semuanya,"

developer perumahan, kemudian dijual dan ditempati oleh konsumen yang mendapat status sah atau legal, namun akhirnya menjadi ilegal. "Ini dosa siapa? Masyarakat kan tidak mengetahui," ujar Cahya. Kemudian, masyarakat yang membeli mobil dengan cara kredit tiba-tiba menjadi bodong, yang hingga kini belum ada penyelesaiannya. Ruli menjamur di Batam, sehingga pengusaha tidak bisa melakukan aktivitas. Selain itu, produk impor ke Batam harus ada label SNI (Standar Nasional Indonesia), padahal Batam adalah FTZ. "FTZ di luar kepabeanan, artinya pasar Batam adalah pasar international, untuk apalagi SNI kalau sudah ada standar internasional ? Kita tidak terima SNI ini," ujar Cahya. Belum lagi biaya listrik, air dan sampah naik. Di samping itu, pemerintah juga berencana menaikan 22 item pajak yang kenaikannya 75-80 persen. Belum lagi perda-perda yang akan dibahas yang sangat tumpang tindih, sementara masih banyak hal lain yang harus disikapi secara bersama-sama. "Berapapun biaya yang dikeluarkan oleh pengusaha untuk berinves sebenarnya tidak ada masalah, namun mereka minta kepastian hukum yang jelas, sehingga pengusaha bisa nyaman membuka usahanya di Kepri," ujar Cahya. Kemudahan Berinventasi Sementara itu, Jon Arizal mengatakan, dengan keluarnya revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 tahun 2009 diharapkan nantinya akan membuka peluang kepada pengusaha untuk lebih mudah berinvestasi. Sebagai contoh kata dia, dalam aturan dari PP tersebut, kalau sebelumnya barang yang masuk lewat dari pelabuhan Batuampar diperiksa oleh petugas Bea dan Cukai, maka nantinya setelah adanya revisi baru barang yang masuk ke pelabuhan itu tidak diperiksa lagi. Nantinya ada sejumlah pelabuhan yang ditunjuk untuk pelaksanaan aturan revisi PP nomor dua tersebut, salah satunya pelabuhan Batu Ampar. Di sisi lain, Jon menyebutkan bahwa dari sekian banyak perusahaan yang akan berinvestasi di Kepri, ada 74 persen yang sudah diakomodir oleh pemerintah sesuai dengan revisi dari PP tersebut. "Jika revisi ini sudah keluar, maka kita tetap membantu pihak pengusaha dan juga Apindo untuk membuka dan mengembangkan usahanya di Kepri, mulai dari masalah wajib SNI, barang yang dikespor, ML maupuun MD dan lainnya," kata Jon. Jon juga optimis bahwa prospek peluang investasi usaha di Kepri tahun ini cukup baik, meskipun krisis ekonomi sudah mulai melanda Eropa dan Amerika. Namun semuanya harus memiliki jaringan akses yang dapat menghubungkan antara negara luar. Tahun ini kita tidak pergi lagi sampai promosi ke luar negeri, akan tetapi kami akan memanggil dan calon duta besar ke Batam untuk memaparkan ide dan pemikirannya. Kita akan servis dia dan beri kemudahan untuk menarik investor asing ke Kepri yang bisa menanamkan modalnya," kata Jon.(( e z a //pp t i )

Listrik Lagoi

Sambungan hal 1

kemarin, listrik juga belum menyala. Sumber koran ini yang bekerja di Hotel Nirwana Resort, salah satu resort yang listriknya disuplai oleh BRC mengatakan listrik padam mendadak mulai Kamis (12/1) pukul 02.00 dini hari. "Saya dengar pembangkit listrik PT BRC ada gangguan dan sedang mengalami perbaikan. Sudah dua hari terakhir ini listrik sempat hidup dan kemudian mati lagi. Sampai saya pulang sore tadi pukul 17.00 (WIB) listrik masih padam," kata sumber itu kemarin. Total jumlah hotel atau resort yang berada di kawasan KIB Lagoi ada lima. Namun hanya empat hotel yang listriknya dipasok PT BRC, yakni Club Med, Ria Bintan, Nirwana dan Banyan Tree. Sedangkan Bintan Lagoon Resort

13 Januari 2012

7 Airsoft Gun Bobby Disita T A N J U N G P I N A N G — Petugas Bea dan Cukai (BC) Tanjungpinang kembali menyita empat pucuk senjata jenis airsoft gun buatan Amerika Serikat (AS), yang diduga milik Bobby Jayanto, Ketua Kadin Kota Tanjungpinang di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP), Kamis (12/1), pukul 07.00 WIB. Sebelumnya tiga pucuk senjata jenis sama juga diamankan pihak BC di lokasi yang bersamaan, Senin (9/1). "Kemarin kita amankan tiga unit airsoft gun. Ternyata, tadi pagi petugas kita kembali berhasil menangkap empat senjata yang sama lagi di Pelabuhan Sri Bintan Pura. Setelah diselidiki, ternyata senjata itu milik Bobby Jayanto. Jadi total semuanya ada tujuh airsoft gun milik Bobby yang kita amankan," kata Kepala Kantor Pelayanan BC Tanjungpinang, Harry Prabowo, Kamis (12/1). Harry mengatakan, petugas BC dalam melakukan pemeriksaan tindak pandang bulu. Tujuh unit airsoft gun

tersebut diamankan, lantaran tidak mengantongi izin impor dan rekomendasi dari Mabes Polri. Karena barang yang dimaksud, menyerupai senjata api. "Ya karena tidak dapat menunjukkan izin impor dari Mabes Polri, sementara kita amankan dulu. Pak Bobby sudah datang ke kantor kita dan akan melengkapi izinnya terlebih dahulu. Kalau tidak, seluruh senjata tersebut akan kita serahkan ke Polres Tanjungpinang untuk ditindaklanjuti," sebutnya. Bobby Jayanto membantah dirinya sebagai importir airsoft gun. Ia hanya membeli airsoft gun tersebut melalui transaksi di dunia maya yang minta dikirim ke alamatnya. "Mana ada saya importir air soft gun, saya beli lewat dunia maya dan dikirim ke alamat saya. Saya ini anggota Perbakin dan tercatat sebagai anggota club menembak Tanjungpinang Shooting Club jadi saya diperbolehkan mempunyai senjata jenis itu," kata Bobby membantah pemberitaan ten-

BBK Tunggu

Sambungan hal 1

sung revisi PP 02 tahun 2009 tentang Kepabeanan tersebut. Namun, ia mengatakan dalam revisi itu, pemerintah telah mengakomodir hampir semua usulan pengusaha. "Sekitar 70 persen usulan pengusaha sudah terakomodir di dalamnya. Dengan direvisinya PP 02 ini semakin mempermudah investasi di BBK," ujar Jon Arizal. Dalam PP 02, seluruh fisik barang diperiksa. Akibatnya barang tertahan lama, pelabuhan Batuampar menjadi sesak. Dalam PP yang telah direvisi sudah tidak lagi. dalam PP 02 barangbarang tertentu yang masuk ke wilayah FTZ BBK harus melalui pelabuhan yang ditunjuk. Sedangkan di PP yang telah direvisi ini, barang-barang tersebut boleh masuk melalui pelabuhan lain, asalkan memiliki surat izin dari BP Batam dan Bea Cukai. "PP terbaru ini, juga mengatasi pajak ganda untuk barang yang keluar masuk daerah kepabeanan dan non kepabeanan seperti yang dikeluhkan oleh pengusaha selama ini," ujar Jon. Ketua Apindo Kepri Ir Cahya mengatakan pengusaha terpaksa menerima revisi PP 02/2009 yang telah diteken oleh Presiden SBY, dari pada tidak sama sekali. "Kami inginnya PP 02 itu dicabut, bukan direvisi. Bagaimanapun UU FTZ itu jelas mengatakan kawasan FTZ non pabean, tetapi tetap saja ada pabean. Ini menyalahi UU. Mau tidak mau, apa boleh buat, kami pengusaha akan ikut apa kata pemerintah, dari pada tidak sama sekali," ujar Cahya. Cahya mengaku sangat pesimis investasi tahun 2012 di Kepri meningkat. Karena untuk meningkatkan investasi diperlukan kerja sama semua pihak. Namun, kenyataan yang ada saat ini,

justru masing-masing instansi menunjukan ego sektoralnya masing-masing. "Saya optimis investasi kita meningkat apabila semua instansi bersatu. Tetapi saya pesimis semua stake holder bisa bersatu, sulit. Apalagi ego masingmasing sektoral masih tinggi. Belum lagi bicara kepastian hukum yang tidak jelas. FTZ ini tidak akan jalan dengan baik bila kita masih dikebiri oleh pusat," ujar Cahya. Sementara itu dalam rilis yang dikirim Biro Humas dan Protokol Pemprov Kepri ke redaksi koran ini disebutkan Gubernur Kepri HM Sani melakukan pertemuan dengan sejumlah pelaku usaha di Kepri di Graha Kepri, Batam, Kamis (12/1). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur memaparkan hasil pertemuan yang dilakukan dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Pertemuan ini sekaligus persiapan Kepri dalam menyambut kedatangan Menko Hatta Rajasa ke Batam, 18 Januari nanti. Gubernur Kepri Sani berharap, pertemuan dengan Menko Perekonomian nanti dimanfaatkan betul dengan dialog-dialog yang dapat mempermudah kegiatan perekonomian dan investasi di Kepri. Apalagi, kata Sani, dalam pertemuan dengan Menko, Hatta menjanjikan kabar baik untuk Kepri saat kedatangannya dia nanti yaitu revisi PP Nomor 02 tahun 2009. Menurut Gubernur, keberhasilan yang didapat terkait revisi PP Nomor 02 tahun 2009 adalah hasil kerja bersama semua pihak di Kepri selama ini. Sejumlah pelaku usaha, dalam pertemuan tersebut mengusulkan berbagai kebijakan yang menghambat gerak investasi di Kepri harus segera dipangkas. Termasuk aturan-aturan yang malah menyengsarakan masyarakat Kepri.

Sambungan hal 1

berapa serangan balik. Sama halnya dengan The Reds, usaha mereka pun masih belum bisa menghasilkan gol. Petaka bagi City datang di menit ke-12 ketika Stefan Savic membuat kesalahan dengan melanggar Daniel Agger di kotak penalti dan wasit Lee Mason tanpa ragu langsung menghadiahi The Reds penalti. Kapten Liverpool, Steven Gerrard yang menjadi eksekutor tendangan penalti berhasil membobol gawang Joe Hart dan membuat The Reds unggul 10 pada menit ke 13. Memasuki pertengahan babak pertama kedua tim masih terlibat jual beli serangan dengan cukup sengit dan terjadi beberapa pelanggaran cukup keras. Di menit ke-29 tim tuan rumah mendapatkan peluang lewat tendangan bebas, namun tendangan Mario Balotelli masih

Abidin Hasibuan, misalnya, mengusulkan agar SNI tidak diberlakukan lagi untuk kawasan FTZ. Selain itu, aturan masalah sayur dan buah-buahan yang jika tidak masuk melalui pelabuhan di Batam, akan membuat daerah ini semakin ’berbahaya’. Karena 60 persen sayur mayur dan buah-buahan untuk kawasan Kepri dipasok dan Malaysia dan Singapura. "’Kita minta agar Batam khusus. Karena Batam tidak produksi itu,’’ kata Abidin. Makanya, Abidin sangat berharap Gubernur memperjuangkan ini. Karena terkait dengan kehidupan rakyat banyak. Menurut Gubernur, permasalahan ini sudah disampaikan kepada Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Karena itu, Gubernur minta pelabuhan Batam dapat ditetapkan menjadi pelabuhan pintu masuk barang untuk kawasan FTZ-BBK. Terutama dalam mengantisipasi Permentanian No.89/Permentan/OT/140/ 12/2011, pemasukan barang-barang produk pertanian, antara lain seperti: buah-buahan dan sayur-sayuran harus masuk melalui 3 pelabuhan (Jakarta, Medan, Surabaya) dan satu bandara (Soekarno-Hatta). Gubernur ingin Kepri mendapat prioritas, karena produk pertanian deliverynya harus cepat. Selain itu, saat ini pemberian kuota dan Izin Pemasukan Barang Produk Pertanian, seperti telur, daging, daging ayam berada di Dirjen Pertanian/ Dirjen Peternakan. Padahal sesuai dengan Undang-undang No. 44 tahun 2007 tentang FTZ hal ini dapat dilakukan oleh Badan Pengusahaan Batam, Bintan, Karimun. ‘’Kami usulkan agar untuk pemberian kuota dan izin pemasukan barang produk pertanian dilimpahkan kepada BP Batam, Bintan, Karimun,’’ kata Gubernur. * * *

7.014 Ekstasi

Sambungan hal 1

Awalnya, begitu turun dari kapal pelaku sudah mulai gugup, sehingga petugas imigrasi dan Bea Cukai yang ada di pelabuhan jadi curiga, sehingga pelaku digiring ke suatu ruangan untuk diperiksa. Penangkapan ekstasi tersebut menurut rencana akan diekspos pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cuai Tipe Madya Pabean Tanjungbalai Karimun, kemarin sekitar pukul 15.30 WIB. Sehingga, para wartawan sudah sejak siang menunggu di sekitar kantor tersebut. Namun, hingga pukul 15.30 WIB belum ada tanda-tanda keterangan yang akan disampaikan pihak Bea Cukai. Sekitar pukul 16.30 WIB, salah seorang pegawai di KPPBC menyatakan keterangan tersebut akan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Dirjen Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau, Heru Budi Wicaksono. Namun, hingga pukul 18.00 WIB, Heru tidak kunjung datang ke KPPBC Tanjungbalai Karimun. Sekitar pukul 18.05 WIB, pegawai di KPPBC mempersilakan wartawan yang sejak siang sudah menunggu keterangan terkait penangkapan tersebut masuk ke ruang utama kantor. Di sana, sudah tersusun rapi bangku untuk duduk para wartawan. Begitu juga di depan sudah tersedia juga

tang dirinya yang disebut sebagai pengimpor senjata jenis air soft gun, Kamis (12/1). Menurut Bobby, pemberitaan terhadap dirinya terlalu dibesar-besarkan, padahal jika ingin membeli senjata jenis tersebut di beberapa toko di Batam banyak yang menjualnya. Airsoft gun juga hanya digunakannya untuk berolahraga dan menyalurkan hobi menembak bersama club yang menaunginya. "Ini terlalu dibesar-besarkan, jika memang saya dianggap salah silahkan diproses hukum, karena saya bukan importir yang harus mendapat izin Mabes Polri untuk membeli senjata jenis ini," ujarnya. Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Sutarman membenarkan bahwasanya senjata impor baik jenis airsoft gun, senjata gas air mata dan senjata jenis lainnya, harus mendapatkan izin dan rekomendasi dari Badan Intelijen Mabes Polri terlebih dahulu. ( c w 4 0 //rr u l )

deretan bangku dan meja yang kemungkinan dimanfaatkan Kakanwil dan Kepala KPPBC untuk memberikan keterangan. Dua orang pegawai juga nampak sibuk memasang garis pembatas bagi para wartawan untuk mengambil gambar. Namun, belum selesai pegawai tersebut memasang garis pembatas tersebut, tiba-tiba muncul Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjungbalai Karimun, Basuki Suryanto didampingi Kapolres Karimun AKBP Benyamin Sapta T SIK dan Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Arwin Wientama SIK dari tangga sebelah kanan lantai atas KPPBC. Begitu muncul di depan para wartawan, Basuki langsung mengatakan kalau pihaknya belum bisa memberikan keterangan kepada awak media terkait penyitaan narkotika jenis ekstasi tersebut. "Mohon maaf bapak-bapak dan ibu-ibu, kami belum bisa memberikan keterangan apapun soal penangkapan tersebut karena saat ini kami masih melakukan pengembangan," ujar Basuki. Basuki memberi alasan kenapa pihaknya belum berani memberikan keterangan dan meminta kepada media untuk tidak memberitakan dulu karena pihaknya takut nantinya ada target lain

yang menjadi perburuan mereka akan bisa menghilangkan barang bukti. "Kami masih mengembangkan kasus ini, kemungkinan ada target yang lebih besar dari ini, jika diberitakan dulu maka kami takut target itu akan hilang," ungkapnya. "Pokoknya, kami berjanji akan memberikan keterangan kepada media terkait penangkapan ini, namun bukan sekarang. Paling tidak dua atau tiga hari lagi kami pasti akan mengundang bapak-bapak dan ibu-ibu untuk hadir di sini. Kami meminta media untuk bersabar dulu. Biarkan kami bekerja dulu," jelasnya. Para wartawan terus menanyakan alasan pihak Bea Cukai menunda memberikan keterangan. Namun, Basuki tetap bersikukuh kalau meminta kepada wartawan untuk bersabar dulu sambil menunggu mereka melakukan pengembangan terkait jaringan peredaran narkotika tersebut. Entah apa alasan sesungguhnya hingga pihak Bea Cukai belum mau memberikan keterangan soal penangkapan tersebut. Informasi yang dihimpun koran ini, pemilik 7.018 butir ekstasi tersebut merupakan seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Tanjungbatu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun. Keluarga pelaku bagi kalangan masyarakat Tanjungbatu cukup dipandang. (ham)

Liverpool Permalukan membentur pagar hidup pemain The Reds. Hingga akhir babak kedua Liverpool masih unggul dengan skor tipis 1-0. Memasuki babak kedua, Liverpool langsung tanpa gas dan melakukan beberapa tusukan ke daerah City. Meski tidak menghasilkan gol, namun usaha mereka membuat barisan belakang The Citizens cukup kewalahan. Sama seperti halnya babak pertama, City lebih memanfaatkan serangan balik. Peluang mereka didapati menit ke-65 lewat kaki Sergio Aguero. Sayang tendangannya masih bisa ditangkap kiper Pepe Reina. Memang dalam laga ini Reina tampil cukup apik dan kerap mematahkan beberapa peluang yang didapatkan City. Menit 78, giliran Gareth Barry mendapatkan peluang setelah melewati beberapa bek Livepool. Bahkan,

Barry sempat berhadapan satu lawan satu dengan Reina. Namun kiper asal Spanyol tersebut memupuskan peluang gol Barry. Merasa tertekan dengan gempuran para punggawa Liverpool membuat para pemain City terlihat cukup frustasi dan permainan pun berubah menjurus kasar. Seperti yang terjadi di menit 85, Samir Nasri dan Jamie Carragher terlibat cekcok dan wasit pun langsung memberikan kartu kuning kepada keduanya. Hingga tiga menit pertambahan waktu di babak kedua, City tidak bisa memberikan gol balasan ke gawang Liverpool. Dengan ini Liverpool berhasil memenangi legi I laga semifinal Carling Cup dan jika ingin lolos ke babak final, City harus memenangkan laga di leg kedua 26 Januari mendatang dengan (dtc/ oke) minimal selisi dua gol.(dtc/ (dtc/oke)


CMYK

8

CMYK

IKLAN Jumat,

13 Januari 2012


CMYK

CMYK

Jumat, 13 Januari 2012 HARGA ECERAN RP2000,HARGA LANGGANAN RP2.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Komisi II DPRD Kepri Sidak Pelayanan Samsat Suardi Taherek Ketua Gemmerlang

Selalu Memaafkan MASALAH selalu saja hadir dalam kehidupan. Apalagi gemar bermasyarakat dan berorganisasi. Pasti ada saja masalah, bahkan terkadang sampai terjadi konflik kepentingan.

Namun semua itu bagi Ketua Gerakan Muda Batam Rempang Galang (Gemmerlang) Kota Batam dihadapi dengan hati yang sabar. Katanya setiap ketemu konflik kepentingan, dia selalu memaafkan orang-orang yang Selalu Memaafkan Bersambung ke hlm 10

BATAMCENTRE — Anggota Komisi II DPRD Kepri melakukan inspeksi mendadak(sidak) ke Dispenda Kepri menyusul banyak keluhan tentang berbelitnya proses pengurusan STNK dan BPKB di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kepri. Sidak tersebut, diikuti oleh beberapa orang diantaranya, Saidul Kudri, Sofiyan Samsir, Ahar Sulaiman, Onward Siaahan, Elmasri Syam, Dewi Andriani dan Abdul Aziz. Saidul Kudri mengatakan, dalam sidak tersebut pihaknya banyak menemukan kejanggalan dan kerancuan. Karena, masyarakat bingung dengan proses yang berbelitbelit dalam proses pengu-

rusan dokumen kendaraan tersebut. Ditambah lagi, kelambanan dalam proses pengurusan STNK terkait dengan kurangnya personil pelaksana lapangan yang jumlahnya hanya beberapa orang. Ruangan pengurusan yang sempit, peralatan yang terbatas, mengakibatkan masyarakat membutuhkan waktu yang lebih lama dalam pengurusan dokumen kendaraan tersebut. "Kami meminta, kepada seluruh pimpinan, jajaran dan pegawai Samsat agar bisa membuka diri. Sehingga dengan demikian, seluruh Komisi II Bersambung ke hlm 10

ERWIN/HALUAN KEPRI

KLAIM CACAT — Kepala Bidang Keuangan PT Jamsostek Batam, M. Fajrin didampingi Kabid Pelayanan, Asril menyerahkan klaim catat nasabah Syafridin yang diwakili oleh Suhaimi dari PT Mc Dermott, Kamis (12/1).

Pembangunan SMAN 17 Mangkrak SAGULUNG — Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA 17 di Dapur 12 mangkrak. Proyek Pemerintah Provinsi Kepri ini, baru selesai dikerjakan sekitar 50 persen. Oleh: Zaki Setiawan, Liputan Batam

Sebelumnya dua proyek Pemprov Kepri lainnya yakni proyek jembatan penyeberangan Batamindo dan Top 100 Tembesi juga tidak selesai tepat waktunya. Hanya sekitar 90 persen yang telah dikerjakan. Pantauan Haluan Kepri di lokasi, Rabu (11/1), pembangunan gedung sekolah dengan nilai

kontrak sebesar Rp1.292.595.042 ini baru diselesaikan sekitar 50 persen saja. Atap bangunan gedung dua lantai tersebut masih melompong, belum terpasang. Begitupun dengan jendela dan pintu di bagian depan, juga masih melompong. Pembangunan SMAN Bersambung ke hlm 10

Selama Ini, SMKN 3 Batam Minim Perhatian

SEI BED U K — Tokoh Masyarakat Sei DU Beduk menilai, kejadian yang menimpa SMKN 3 Batam menunjukkan kalau Dinas Pendidikan Kota Batam kurang perhatian. Begitu juga, wakil rakyat di DPRD Kota Batam kurang punya perhatian terhadap Selama Ini Bersambung ke hlm 10

Wako Minta PDBI Serius Kembangkan Drum Band Ancaman Sarat Muatan Politis

BA T A M C E N T R E — Wakil AT Walikota Batam, Rudi, sekaligus Ketua Harian Koni Batam, meminta Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Batam bisa serius mengembangkan dram band. Dia juga berharap lembaga ini bisa menjadi wadah dalam pengembangan bakat. Hal tersebut diungkapkan dalam sambutannya saat pelantikan PDBI Batam periode 20122017, di Hotel PIH Batam Centre, Selasa malam, (11/1). "PDBI diharapkan juga bisa CECEP/HALUAN KEPRI mendorong prestasi drum band KETUA Harian Koni Batam, Rudi melantik pengurus Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota di berbagai iven," katanya. Batam di PIH, Kamis (11/1). Pelantikan ditandai penyerahan pataka kepada Ketua PDBI Kota Batam, Rudi menambahkan, drum Yusfa Hendri. band selain seni, juga banyak

unsur yang terkandung dalamnya. Dari kegiatan dram band, seseorang bisa berolahraga dan membangun disiplin diri. Sementara Yusfa Hendri sebagai ketua terpilih pada Musyawarah Daerah (Musda) 4 Desember 2011 yang lalu mengatakan, saat ini jumlah persatuan drum band yang ada di Batam mencapai 43 persatuan. Mulai dari TK yang memiliki 13 persatuan, SD dengan 24 persatuan, SMP dengan 3 persatuan dan SMA dengan 3 persatuan. Yusfa sebagai ketua dengan Harmayudi sebagai sekretaris, di

Soal Pansel Pendidikan BATAM CENTRE — Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus, SPi menyatakan dukungan terhadap Surya Sardi selaku Ketua DPRD Kota Batam, soal penetapan tim panitia seleksi (Pansel) anggota Dewan Pendidikan (PD). Yunus bahkan menuding ancaman pelaporan Surya Sardi ke BK oleh rekan-rekannya di komisi IV sarat dengan muatan politis. Bahkan Yunus meminta agar teman-temannya ter-

Wako Minta

Ancaman Sarat

Bersambung ke hlm 10

Bersambung ke hlm 10

Yunus

Pelabuhan Batu Ampar Diperluas B A T A M C E N T R E — Badan Pengusahaan (BP) Batam yang mengurusi pelabuhan bongkar muat Batu Ampar, dalam waktu dekat akan mengadakan pelelangan pembangunan perluasan pelabuhan Batuampar di dermaga utara. Dwi Joko Wiwoho, selaku Direktur Humas dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSP) BP Batam mengatakan, pelelangan akan dilaksnakan pada bulan depan dengan menggunakan dana APBN sebesar Rp336 M. "Ini merupakan proyek multi years selama tiga tahun. dan akan dimulai pelelang pada bulan februari," ujar Joko, Rabu,(12/1).

CMYK

Pagu anggaran pada tahun pertama akan dicairkan sebesar Rp63,7M, ditahun kedua Rp200M dan ditahun ketiga sebesar Rp102M. "Tapi pagukan biasanya tidak tetap. Bisa naik dan bisa juga turun," katanya. Pelabuhan tersebut akan diperpanjang di daerah dermaga utara pelabuhan Batuampar. Jika sebelumnya panjang yang ada 350 M (existing), setelah pembangunan selesai akan mencapai 1010 M. Artinya terjadi penambahan sepanjang 660 M. Sementara kapasitas yang dimiliki jika sebelumPelabuhan Batu Bersambung ke hlm 10


METRO BATAM

10

Jumat,

Wako Minta

Sambungan hal 9

tahun 2012 ini memiliki program untuk konsolidasi pengurus. Selain itu, dalam peningkatan kreatifitas para pecinta drum band, pengurus PDBI juga akan

mengadakan pelatihan pelatih ditambah akan mengadakan kejuaraan. Terbentuknya PDBI bertujuan agar dapat melatih kepercayaan diri

Komisi II

Sambungan hal 9

komponen dan personil Samsat agar dapat melakukan mekanisme kerja yang lebih baik dan maksimal dalam peningkatan pelayanan pembayaran pajak kendaraan masyarakat,"terang Saidul. Sementara itu, Dewi Andriani, anggota Komisi II DPRD Kepri lainnya mengatakan, pihaknya berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta ketaatan masyarakat dalam membayar pajak. Ini bermaksud Sambungan hal 9

sebut untuk tidak mencuri star untuk kampanye. Karena pemilu masih lama lagi. Apa yang dilakukan oleh Surya selaku Ketua DPRD Kota Batam sudah selayaknya dilakukan. Karena surat dari Pemko itu ditujukan kepada Ketua DPRD. Masalah pansel ini jangan dijadikan muatan politis. Jangan juga mencuri start untuk kampanye. Karena pemilu masih lama lagi," kata Yunus di ruang rapat komisi IV, Rabu (11/1) lalu. Selaku Ketua Fraksi PD, kata Yunus, fraksinya sangat intens terhadap perkembangan dunia pendidikan di Kota Batam. Untuk itu diharapkan dapat terjalin kerja sama yang baik dalam memajukan dunia pendidikan di daerah ini. Di lain sisi, Yunus mengatakan, apa yang dilakukan Ketua Komisi IV, Ricky Indrakari dengan melaporkan Surya Sardi ke BK merupakan atas nama pribadi dan bukan atas nama komisi IV. Yunus juga mengakui ada keterlambatan Komisi IV untuk memberikan jawaban kepada pimpinan DPRD atas lima nama yang akan diajukan sebagai pansel anggota dewan pendidikan. "Kita mengakui ada keterlambatan untuk menyampaikan laporan kepada pimpinan atas lima nama calon pansel anggota dewan pendidikan. Itu disebabkan adanya kesibukan dan kegiatan Komisi IV lainnya. Dan apa yang dilakukan oleh Ricky adalah atas nama pribadi, bukan atas nama komisi IV," kata Yunus, SPi. Di tempat terpisah, Ricky mengakui bahwa apa yang dilakukan tersebut adalah atas

pada anak-anak, dengan mengikuti kegiatan drum band, tutup Yusfa, yang juga menjabat Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan kota Batam. (cw56)

gar tumbuhnya kesadaran yang tinggi dan baik dari masyarakat. "Kalau bisa, janganlah masyarakat dipersulit dengan proses yang berbelit-belit,"ungkap Dewi. Sementara itu, Sofyan Samsir mengatakan, dalam pembayaran pajak yang notabene sebagai pemasukan dari masyarakat untuk kas negara haruslah menjadi skala prioritas dalam pelayanannya. "Kami minta, janganlah masyarakat dipersulit dengan pros-

es yang berbelit-belit. Karena, hasil dari pajak tersebut merupakan salah satu pendapatan kas daerah dan negara dalam pembiayaan pembelanjaan negara, yang harus dapat di himpun dengan hasil yang maksimal," terang Sofyan. Sedangkan, Ahars Sulaiman, anggota Komisi II lainnya menilai perangkat teknologi informasi yang digunakan oleh samsat saat ini tidak online antara satu dengan yang lainnya. (cw41)

Ancaman Sarat nama pribadi. Namun soal curi start sebagaimana yang dituduhkan oleh Yunus, Ricky enggan berkomentar. "Kalau soal laporan ke BK itu memang secara pribadi. Soal lima nama yang diusulkan sebagai pansel, itu juga ditandatangani oleh Yunus selaku sekretaris komisi IV. Lalu, terkait curi star seperti yang disebutkan Yunus itu, saya no comment. Karena saya konsen ke kode etik sehingga saya laporkan ke BK," kata Ricky. Kata Ricky, apa yang akan dilakukan oleh pansel nanti tidak akan masalah. Karena melihat nama-nama orang yang masuk pansel sangat profesional. Dengan harapan ada keterwakilan masyarakat. Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Kota Batam, Surya Sardi dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) oleh komisi IV selaku mendapatkan wewenang sebelumnya terkait penetapan panitia seleksi Dewan Pendidikan (DP) Kota Batam tahun 201. Surya dinilai melakukan persetujuan sepihak atas komposisi panitia seleksi DP. Ada hal-hal yang dilakukan oleh ketua DPRD yang tidak sesuai dengan mekanisme dan bertentangan dengan aturan. Diantaranya, pelanggaran mengenai tata tertib DPRD Kota Batam Bab VI mengenai alat kelengkapan DPRD pasal 29 ayat (2) yang berbunyi, kepemimpinan alat kelengkapan DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersifat kolektif kolegial. Kedua, PP nomor 16 tahun 2010 tentang pedoman penyu-

sunan peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD Bab VII pasal 36 ayat (2) yang berbunyi, kepemimpinan DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersifat kolektif dan kolegial. Artinya, keputusan yang dikeluarkan oleh alat kelengkapan DPRD dalam hal ini pimpinan merupakan keputusan bersama, yang bersifat kolektif kolegial dan bukan merupakan keputusan pribadi. Sudah Didisposisikan Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Batam, Surya Sardi dengan tegas mengatakan, apa yang dilakukan tidak ada salah dan sesuai dengan aturan yang belaku. Karena program tersebut merupakan program pemerintah yang harus didukung dan harus ditandatangani oleh Ketua DPRD. Surya mengatakan, program tersebut di tahun 2011. Dan sudah sekitar 3-4 bulan lalu telah didisposisikan kepada komisi IV. Namun sampai dengan saat ini, sama sekali tidak ada laporan mengenai hasilnya kepada pimpinan DPRD. Sementara program pemerintah tersebut untuk segera dijalankan, maka sebagai ketua DPRD tentunya menandatanganinya. "Secara kelembagaan, apa yang saya lakukan itu tidak salah. Dan setiap program pemerintah tentu kita harus mendukung. Jangan sampai karena hanya untuk kepentingan pribadi, lalu program pemerintah diabaikan. Perlu juga diketahui, disposisi ini ke komisi IV sekitar 3 atau 4 bulan lalu. Tapi sampai detik ini tidak ada yang disampaikan," kata Surya Sardi. (lim)

13 Januari 2012

Pelabuhan Batu

Sambungan hal 9

nya 200 ribu teus. Dengan jadinya pelabuhan tersebut, maka daya tampungnya bisa mencapai 400600 teus (Ukuran 20 feet), jelasnya.

"Pelabuhan batu ampar saat ini untuk dengan daya tampung 200 ribu tius sudah over kapasitas. Karena realisasinya mencapai 350 ribu. Memang sudah

sepantasnya memperluas areal pelabuhan tersebut yang memiliki kedalaman sisi dermaga 6 - 12 mLWS," katanya. Semantera kren yang dimili-

"Seharusnya proyek ini sudah selesai maksimal pada 31 Desember 2011 lalu," ungkap anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Gafaruddin Ibrahim saat melakukan sidak bersama Sekretaris Komisi IV, Darman dan anggota Komisi IV lainnya, Yusrizal dan Suraya, Rabu (11/1). Terbengkalainya proyek yang menggunakan anggaran APBD Provinsi Kepri ini sangat disayangkan para anggota Komisi IVDPRD Provinsi Kepri dalam sidak tersebut. Padahal DPRD Provinsi Kepri telah memberikan persetujuan hingga akhirnya pemerintah mengucurkan anggaran pembangunan USB

SMAN 17 Batam yang diharapkan dapat mengakomodir anak-anak masyarakat sekitar. "Pembangunan proyek seperti ini yang sangat kami sayangkan, kasihan masyarakat yang sudah menunggu lama hadirnya sekolah di kawasan dapur 12 dan sekitarnya," ujar Gafaruddin. Sementara itu menurut Darman, proyek pembangunan SMAN 17 Batam ini sudah mulai terlihat akan muncul masalah sejak dilakukan proses tender. Dimana saat proses tender telah berlangsung, Pemko Batam yang mengusulkan pembangunan sekolah di tempat tersebut masih

terkendala dengan proses pematangan lahan. "Pemilihan lahan pembangunan SMAN 17 Batam dilakukan oleh Pemko Batam. Seharusnya Pemko Batam sudah melakukan pematangan lahan atas rencana pembangunan USB di tempat tersebut. Karena anggaran yang disetujui di luar biaya untuk pematangan lahan," ujarnya. Akibatnya, pembangunan USB SMAN 17 Batam pun menjadi terhambat, molor dan tidak selesai tepat pada waktunya. Pihak kontraktor belum bisa memulai proyek pembangunan, karena pematangan lahan belum selesai dilakukan. * * *

Batam, Riky Indrakari mengungkapkan, saat melakukan sidak di SMKN 3 Batam memang ditemukan beberapa persoalan. Dan itu akan menjadi catatan para anggota dewan untuk dibahas bersama dengan Disdik Kota Batam. Diantaranya terbatasnya ketersediaan lokal yang ada dan minimnya kreatifitas sekolah dalam menjalin kerjasama dengan perusahaan yang ada di sekitar. "SMKN 3 Batam sebenarnya beruntung, karena berada di dekat daerah industri. Namun pihak komite sekolah kurang kreatif dalam menjalin komunikasi," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Riky juga membantah kalau dirinya menyatakan permasalahan yang terjadi di SMKN 3 Batam, terlalu digembar-gemborkan oleh media. Sebagaimana pernyataannya di salah satu media lokal di Batam. "Saya tidak pernah menyatakan media menggembar-gemborkan," ungkapnya. SMKN 5 Belajar di Ruko Sama seperti SMKN 3 Batam, SMKN 5 Batam juga pernah mengalami keterbatasan lokal. Jumlah siswa melebihi dari ketersediaan lokal yang dimiliki seko-

lah. Akhirnya, pihak sekolah harus menyewa ruko untuk proses belajar mengajar siswa yang tidak tertampung di kelas. "Dulu kita juga pernah menyewa ruko untuk proses belajar mengajar siswa jurusan multimedia, karena menunggu pembangunan lokal selesai. Sekarang semua siswa sudah mampu tertampung seluruhnya di kelas," ungkap Kepala SMKN 5 Batam, Agus Sahir usai menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Rabu (11/1). Dalam kunjungan kerjanya, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Gafarrudin Ibrahim menyatakan bahwa pengembangan SMK, khususnya SMKN 5 di Dapur 12 Sagulung mendapat perhatian serius. Karena SMKN 5 Batam merupakan satu-satunya SMK Perkapalan di Kepri, sehingga perlu dibenahi ruang praktek atau workshop yang lengkap dan sejalan dengan industri saat ini. Salah satu terobosan yang bisa dilakukan SMKN 5 Batam, adalah dengan menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan galangan kapal di sekitar sekolah. Seperti untuk pembangunan workshop sekolah di tepi laut, sehingga siswa sekolah

bisa merancang sebuah kapal atau tongkang. "Saya pikir ini langkah baru yang harus dilakukan ke depan. Kita akan membicarakannya dengan pihak Dinas Pendidikan Kepri, Dinas Pendidikan Batam dan juga Badan Pengusahaan (BP) Batam selaku pengelola lahan di Batam," ujar Gafarrudin saat sidak bersama Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Darman dan anggota Komisi IV lainnya, Suraya dan Yusrizal. Peralatan praktek yang dimiliki SMK, lanjut Gafarrudin, harus benar-benar menyesuaikan dengan kebutuhan industri. Artinya, peralatan yang dipraktekkan harus sesuai dengan yang biasa ada di industri. Sehingga, saat siswa tamat sekolah, mereka bisa terserap di dunia kerja. "Makanya, sekolah itu penting bekerja sama dengan industri. Mereka akan dapat gambaran dari industri seperti apa yang mereka butuhkan," jelasnya. Terdapat 5 jurusan yang ada di SMKN 5 Batam dengan jumlah siswa sebanyak 475 siswa. Yakni jurusan pengelasan kapal, rancang bangun kapal, pemesinan kapal, multimedia dan kelistrikan kapal. (wan)

Pembangunan SMAN

Sambungan hal 9

Sementara di depan bangunan gedung dua lantai tersebut, terdapat sebuah gedung lagi yang juga mangkrak. Meski kondisinya bangunannya hampir rampung, namun bangunan ini juga mangkrak, tidak dilanjutkan pembangunannya. Proyek pembangunan USB SMAN 17 dengan nomor kontrak 2011.17.150/DIsdik/SP/2011 ini, anggaran pembangunannya bersumber dari APBD Provinsi Kepri tahun anggaran 2011. Dengan masa pengerjaan selama 120 hari kalender. Dikerjakan oleh kontraktor CV Makasar Berkarya dengan konsultan pengawas CV Zig Zag.

Selama Ini

Sambungan hal 9

masyarakat yang diwakilinya. "Siswa yang belajar di luar kelas di SMKN 3 Batam sudah berlangsung lama dan tidak perlu ditutup-tutupi, karena kenyataannya memang seperti itu. Kalau tidak ada pemberitaan, mungkin mereka tidak akan turun," ujar salah seorang tokoh masyarakat Sei Beduk, Suparno di Muka Kuning, Kamis (12/1). Ketidaktersediaan lokal di SMKN 3 Batam terjadi akibat tingginya siswa yang mau masuk sekolah setiap tahun ajaran baru. Jumlah siswa yang diterima di sekolah tidak diimbangi dengan ketersediaan lokal yang ada. Hal yang sama juga dinyatakan Ketua FKPM Sei Beduk, Said Anhari yang mengaku sering mendapat keluhan dari orang tua siswa. Sementara para anggota dewan pun hanya turun sebentar saja di lapangan, dan tidak mengetahui kondisi sebenarnya secara lengkap. "Coba anggota dewan itu sidak selama seminggu dan tidur di lingkungan sekitar sekolah. Jangan hanya terima informasi dari guru atau Kepala Sekolah saja," ujarnya. Ketua Komisi IV DPRD Kota

Selalu Memaafkan

Sambungan hal 9

dinilainya mungkin merugikan dirinya. Bagi Suardi, menjadikan sifat pemaaf sebagai pakaian

ki BP Batam saat ini hanya ada tiga. Satu diantaranya dengan kapasitas angkat 40 ton dan dua yang laingya masing-masing satu dan dua ton.(( c w 5 6 )

dalam hidup telah mengantarkan dirinya menjadi seorang pribadi yang tidak mau egois dan picik

melihat persoalan. "Kita ini hidup mesti pandai-pandai. Dan mesti membuang rasa dendam

jauh-jauh," kata mantan Ketua Persatuan Pemuda Tem\patan (Perpat) Kota Batam ini. (fur)


METRO BATAM

11

Jumat,

13 Januari 2012

Kurir Sabu Dituntut 15 Tahun Pembobol Rumah Dibekuk Polisi BATUAJI — Herman Manalu (24) pelaku pencurian yang membobol sebuah rumah kos-kosan di MKGR milik Ransi Manalu Siahaan di kawasan Batuaji diamankan Polsek Batuaji. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolsek Batuaji. "Pelaku berhasil kita amankan di salah satu hotel di kawasan Nagoya," ujar Kapolsek Batuaji, Kompol Tua Turnip kepada wartawan di Mapolsek Batuaji, kemarin. Bersama dengan tertangkapnya pelaku, polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti yakni satu unit kamera, tas, dompet, STNK dan BPKB Honda Revo BP 2262 EC atas nama Foster Siahaan. Selain itu juga diamankan barang bukti berupa tiga buku tabungan Bank Mandiri serta uang tunai sebesar Rp10 juta. Barang-barang tersebut merupakan hasil kejahatan pelaku di rumah korban. Menurut Turnip, peristiwa pembobolan itu terjadi pada akhir Desember lalu. Pelaku membobol rumah korban menggunakan linggis saat rumah korban sedang tak berpenghuni. Namun setelah berhasil menggondol barang-barang dan surat kendaraan, aksi pelaku diketahui salah seorang warga sekitar rumah korban yang kenal dengan pelaku. Kecerdikan pelaku, membuatnya selalu bisa lolos saat akan ditangkap. "Dari keterangan para saksi, pihak kepolisian lalu melakukan pengejaran," ujar Turnip. Sebelum ditangkap, pelaku juga sempat meminta tebusan kepada korban. Atas tindak kejahatan ini, pelaku dijerat pasal pencurian dan pemberatan, pasal 363 atau 362 KUHP. (wan)

UPANG SEKUP ANG — Alvarina(38) terdakwa kurir sabu UP SEK yang tinggal di perumahan Lavender Batam Centre, tertunduk dan menyesali perbuatanya setelah jaksa penuntut umum (JPU) menuntut 15 tahun di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu(11/1). Oleh: Nov Iwandra, Liputan Batam

Dalam tuntutannya, JPU Lukman mengatakan, terdakwa terbukti memiliki barang haram berupa dua paket sabu yang dibungkus dalam bungkusan plastik transparan. Jadi dengan demikian, terdakwa telah melanggar undang-undang Narkotika Indonesia nomor 132 pasal 112 tahun 2009. "JPU akan menuntut terdakwa berdasarkan kesalahan yang dia lakukan, dengan ancaman hukuman kurungan tahanan, maksimal 15 tahun kurungan penjara," ujar Lukman. Reno Listowo, hakim ketua persidang menanyakan kepada terdakwa mengenai tuntutan JPU tersebut. Dan dengan tertunduk terdakwa membenarkan tuntutan itu. Dan ia mengatakan akan membuat sangkalan dan keberatan dalam pledoi.

"Tidak pak, semua benar adanya. Tapi untuk pembahasan serta pembelaannya lebih lanjut, saya minta waktu satu minggu," ujar Alvarina dengan penuh penyesalan. Dalam persidangan terungkap terdakwa di tangkap, sebagai kurir narkoba yang berupa sabu. Terdakwa di tangkap di perumahan Dotamana 6 September 2011 lalu . "Sabu ini bukan punya saya pak hakim. Dan saya cuma membawakannya dan mengantarkannya saja," ungkapnya membela diri. Dalam persidangan tersebut, Alvarina yang disidangkan karena telah terbukti memiliki dua paket sabu dengan jumlah total 10,7 gram yang di simpan dalam dompet bermerek Hermes berwarna hitam milik terdakwa.** * *

Nelayan Gelar Pesta Pantai N O N G S A — Tim pelaksana kerja nelayan dan rukun nelayan di bawah naungan DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Batam akan menggelar pesta pantai. Dalam pesta pantai yang dilaksanakan di kawasan wisata Nongsa pantai ini mengangkat tema 'Mengangkat Tradisional Nelayan Melayu Menuju Kebersamaan'. Suparman Laradio, sekretaris panitia pesta pantai mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menunjang kesuksesan program wisata yang dicanangkan Pemko Batam. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu menaikan gairah kedatangan wisatawan di Batam dan Nongsa pantai khususnya.

Selain itu, dengan kegiatan ini panitia juga mencoba untuk mengajak seluruh masyarakat melayu untuk tidak melupakan budayanya. Dengan kegiatan ini, katanya, mampu membuka kembali ingatan masyarakat mengenai kayanya warisan budaya melayu itu sendiri. "Kita memberikan motivasi bagi seluruh lapisan masyarakat agar terus berkarya. Dan kegiatan ini salah satu momentum bagi warga untuk menunjukkan kemampuannya," ujar Suparman. Kegiatan yang berlangsung dua hari berturut-turut yakni Sabtu (14/1) hingga Minggu (15/1) mendatang ini diisi dengan serangkaian perlombaan dan

hiburan. Kegiatan perlombaan itu, sampan layar tradisional, sampan dayung kolek dan lomba jong. "Mengingat keterbatasan panitia, ada beberapa perlombaan yang sudah direndanakan seperti dayung kayak dan lomba gasing ditiadakan. Kepada peserta yang akan mengikuti perlombaan ini dapat memahami. Namun begitu dipastikan kegiatan ini tetap akan meriah," ujarnya. Dalam penutupan kegiatan, panitia memberikan hiburan kepada masyarakat dalam bentuk musik melayu. Hiburan yang disajikan ini, katanya, musik yang bernuansa dan menunjukkan ciri khas melayu.(( d o z )

Bandar Sie Jie Ditangkap L UBUK BAJ A — Fernando (22) dan BAJA dua orang pesuruhannya Gustam Gultom (47) dan Hotman Silaen (36) diamankan anggota buru sergap (buser) Polsek Lubuk Baja karena menjual judi jenis sie jie di sekitar pasar induk Jodoh, Rabu (11/1) sekitar pukul 13.30 WIB. Kapolsek Lubuk Baja Kompol Boy Herlambang melalui Kanit Reskrim Iptu Hendrianto mengatakan, ketiga pelaku ini sudah menjadi target. Dan polisi masih memburu bandar besarnya di Batam berinisial Aa yang sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). "Untuk mengungkap ini kita melakukan penyamaran. Setelah diperoleh barang bukti adanya perjudian itu, maka langsung kita tangkap," ujar Hendrianto. Sejauh ini, penyidik terus melakukan pengembangan. Keterangan dari tersangka, mereka hanya bandar kecil saja. Hasil penjualan sie jie yang terkumpul ini, katanya, disetor ke bandar yang lebih besar yang sudah ditetapkan sebagai DPO. Diakuinya penjualan sie jie yang dilakukan ketiga tersangka ini merupakan permainan kecil yang menampung pemain yang ingin membeli Rp1000. Namun untuk sekali

NOV IWANDRA

TERDAKWA NARKOBA — Alvarina(38) terdakwa narkoba jenis sabu yang tinggal di perumahan Lavender Batam Centre, dituntut 15 tahun.

Turnip Imbau Pemilik Kendaraan Lebih Waspada B A T U A J I — Kapolsek Batuaji, Kompol Tua Turnip mengimbau agar pemilik kendaraan bermotor lebih waspada dalam turut menjaga keamanan kendaraannya. Dengan selalu memarkir kendaraan di tempat yang aman dan mengunci stang ataupun kunci ganda.Karena pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) tidak hanya mereka yang berusia dewasa, namun juga mereka yang masih di bawah umur. Tujuan para pelaku curanmor melakukan tindak kriminal juga semakin bervariasi. Tidak hanya masalah himpitan ekonomi saja, namun juga tujuan untuk berfoya-foya. Apalagi jika pelakunya merupakan anak-anak di bawah umur dan

masih bersekolah. "Pemilik kendaraan bermotor harus lebih waspada, jangan memberikan peluang bagi pelaku curanmor," ujarnya di Polsek Batuaji, kemarin. Imbauan ini terkait tertangpanya salah seorang pelaku curanmor. Dan pelaku yang diamankan ini merupakan anak dibawah umur. Wahyu Renal Puja Tarigan (15) warga Putri Tujuh, Batuaji harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Batuaji lantaran mencuri sepeda motor Vega RZ warna biru BP 5512 FQ milik Poltak Sihombing, warga Fanindo Batuaji. Bocah yang diketahui masih pelajar SMP ini, mencuri sepeda

motor milik Poltak di kawasan Fanindo, Selasa (2/1/2012) lalu. Saat itu juga Poltak langsung melaporkan kejadian ke Mapolsek Batuaji. Berdasarkan laporan korban, Kompol Tua Turnip menyebutkan, pihaknya lalu melakukan pengejaran terhadap pelaku. Anggota Polsek Batuaji yang saat itu melakukan patroli di kawasan jembatan Barelang menaruh kecurigaan terhadap pelaku yang mengendarai sepeda motor yang sama persis dengan motor hilang yang dilaporkan Poltak. "Begitu kita curiga, pelaku langsung kita interogasi dan akhirnya mengaku," jelas Turnip.(( w a n )

Batam Harus Segera Miliki Bapas

CECEP/HALUAN KEPRI

JAJARAN Polsekta Lubuk Baja membekuk 3 tersangka penjula sie jie, Kamis (12/1). Dari tangan para pelaku polisi mengamankan sejumlah uang sebagai barang bukti.

penarikan, bandar ini menyetor hingga jutaan rupiah. Dan dalam seminggu ada tiga kali penarikan. Fernando mengaku ia tidak turun ke lapangan untuk mencari pemain. Dengan berdiam diri di rumah, katanya, mereka menunggu kiriman dari pengepul di lapangan yang menerima uang pembeli dari pemain. Lalu nomor yang direkap dalam sebuah buku itu dikirim melalui pesan singkat via telepon selular.

"Hasil jual sijie itu, kami hanya mendapatkan komisi sebesar 10 persen. Tetapi tidak tentu pendapatannya," kata Fernando yang merupakan pengangguran ini. Sedangkan dua pesuruh pelaku Fernando ini, mengaku nekat menjadi pengepul nomor sijie karena terdesak ekonomi. Pendapatan yang diperoleh sebagai tukang ojek, tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka.(( d o z )

N O N G S A — Tingginya aksi kriminalitas yang melibatkan anak dibawah umur, seyogyanya pemerintah Kota Batam segera memiliki petugas Bapas (Balai Permasyrakatan khusus anak-anak dan tempat pembinaan anak dibawah umur). "Ini sangat disayangkan. Sejauh ini Batam belum memiliki rumah pembinaan untuk anak-anak di bawah umur. Sehingga bagi anak di bawah umur yang terjerat hukuman harus digabungkan dengan pelaku kriminal lainnya di lembaga pemasyarakatan," Kasubsi bimbingan klien anak, Bapas Tanjungpinang klas II, kemarin. Agus yang dijumpai ketika mendampingi pelaku pencurian yang melibatkan anak dibawah umur berinisial Ri (16) mengatakan untuk setiap tindak kriminal dengan pelaku anak dibawah umur ini harus

didampingi oleh Bapas Tanjungpinang. Padahal untuk kasus yang melibatkan anak baru gede di Batam cukup tinggi. Jadi sudah harus dipercepat adanya petugas Bapas di Batam. "Kasusnya cukup tinggi. Bahkan di Batam tidak memiliki rumah untuk pembinaan anak dibawah umur yang terjaring aksi kriminal melalui dinas sosial," ujarnya. Jadi apapun kasusnya, katanya, setaip anak dibawah umur yang mengalami permasalah pada hukum, harus didampinggi oleh Bapas. Karena tidak boleh lebih dari 22 hari si anak sudah harus berada di pengadilan. "Dalam kasus yang melibatkan anak-anak ini, penuh pertimbangan. Apakah anak dikembalikan ke orang tua atau dilanjutkan ke Pengadilan. Namun biasanya, perkara anak dibawah umur selalu menempuh jalan Mediasi yakni

penyelesaian perkara yang diluar peradilan dengan melibatkan pihak yang terkait dengan kasus itu sendiri," ujarnya. Dia menjelaskan penyebab aksi tindak kriminal yang dilakukan anak dibawah umur ini karena kurangnya pengawasan dari orang tua. Untuk mencegah tindak kriminal yang akan dilakukan oleh anak-anak itu, katanya, perlu ada faktor pendidikan, baik pendidikan formal maupun pendidikan agama kepada anak-anak. Selain kasus pencurian yang dilakukan anak dibawah umur berinisial Ri, ada sekelompok remaja diamankan karena melakukan aksi pencurian sepeda motor. Jadi anak dibawah umur yang terlibat tindak kriminal, mendapat perlakukan khusus. Dalam para pelaku ini harus didampingi oleh petugas Bapas.(( d o z )

Dendam Asmara Picu Perampokan BAT TAM — Motif perampokan yang melibatkan BA warga negara Jerman sebagai otak pelakunya terhadap tiga warga Samarinda, Kalimantan Timur yang sedang liburan di Batam dalam perjalanan menuju Bandara Hang Nadim, Rabu (28/12) lalu sekitar pukul 11.00 WIB ternyata dipicu oleh dendam asmara. PENGUMUMAN - Dengan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham tertanggal 05 Januari 2012 Nomor : 22 yang dibuat oleh YONDRI DARTO, SH Notaris di Batam, telah diadakan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT. SRIREZEKI ANUGERAH ABADI berkedudukan di Batam (“PERSEROAN”) yang telah mengambil keputusan antara lain menyetujui : a. Jual Beli seluruh Saham dalam PERSEROAN, demikian berikut segala asset-asset PERSEROAN. b. Perubahan Susunan Pengurus (Direksi) dan Dewan Komisaris PERSEROAN yaitu dengan keluarnya Tuan ERIK tersebut, selaku Direktur dan Nona MARIANA tersebut selaku Komisaris dalam PERSEROAN dan diangkat Tuan RUDDY selaku Direktur dan Tuan YULIANTO SALIM selaku Komisaris Perseroan yang baru, dengan demikian Tuan ERIK dan Nona MARIANA tersebut tidak mempunyai urusan dan sangkut paut lagi serta dibebaskan dari segala urusan dan tanggung jawab PERSEROAN serta telah memberikan pelunasan serta pembebasan sepenuhnya (acquit et decharge) kepada PERSEROAN. - Keberatan-keberatan dan sanggahan-sanggahan atas hal tersebut dapat diajukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari terhitung sejak tanggal pengumuman ini kepada Perseroan Terbatas PT. SRIREZEKI ANUGERAH ABADI tersebut. - Dengan alamat : Ruko Nagoya Paradise Centre Blok A No. 3 Kelurahan Batu Selicin Batam, 05 Januari 2012

Hal itu dikatakan Kapolresta Barelang Kombes Karyoto kepada sejumlah wartawan usai memimpin upacara gerakan Satu Desa Satu Polisi di halaman Mapolresta Barelang. Karyoto membenarkan telah terjadinya perampokan terhadap warga Samarinda masing-masing bernama Dina, Rosmawati dan Yusuf yang sedang liburan ke Batam. "Untuk mengungkap kasus ini, kami membuat tim kecil untuk mengejar keberadaan dari pelaku. Berkat informasi dari masyarakat Batam, akhirnya pelaku perampokan dapat terungkap. Ini bukan perampokan murni, melainkan ada dendam asmara antara otak pelaku Uwe dengan pacarnya Dina yang tak lain adalah korban," terang Karyoto. Lanjut mantan penyidik KPK ini, setelah terjadinya dendam asmara itu dan dia sakit hati, akhirnya Uw menyewa orang yang berasal dari Tangerang yang dibantu dengan Puji, salah satu dari komplotan perampok yang menunjuk jalan untuk merampok si korban. "Pelakunya ada enam orang, lima orang sebagai eksekutor atau pelaksana di lapangan dan

satu lagi adalah Uwe sebagai otak pelaku dari perampokan itu," sebut Karyoto. Si pelaku yang berjumlah lima orang kata Karyoto datang ke Batam dari Tangerang baru pertama kali dan termasuk salah seorang perempuan sebagai penunjuk jalan. Si perempuan sebelumnya sudah pernah tinggal selama delapan bulan di Batam. Tersangka ditangkap di Jakarta pada hari Selasa (10/1) yang dilakukan oleh personel Reskrim Polresta Barelang dibantu dengan Polda Metro jaya unit Resmob ditempat yang berbeda. Terkait dengan kewarganegaraan asing, lebih lanjut Karyoto didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yos Guntur mengungkapkan, Uwe sebelumnya telah mengajukan proses naturalisasi untuk menjadi warga Negara Indonesia. "Memang ia warga Negara Jerman, saat ini Uw sedang menjalani proses naturalisasi. Dia juga telah membuat KTP dengan domisili di Tangerang, Provinsi Banten. Namun ini masih kita cari tahu, apakah dia sudah resmi terdaftar sebagai penduduk asli Indonesia atau tidak, karena menurut pengakuannya, tepat tanggal 1 April nanti, Uwe resmi sebagai

penduduk berkebangsaan Indonesia," terang Karyoto. KTP yang telah dibuat Uwe beralamat di jalan Maertilang raya JE 8 Bintaro atas nama Uwe Schweisfurth berumur 58 tahun. kelahiran negara Jerman. Dalam pengakuannya kata Karyoto, Uwe pernah menjanjikan Rp200 juta kepada eksekutor apabila telah berhasil merampok uang dan perhiasan yang dipakai korban saat itu. Namun uang yang dijanjikan baru dibayar sekitar Rp50 juta dan ditambah dengan akomodasi lain serta penginapan di hotel. Sampai saat ini, pihaknya juga masih mengembangkan kasus terhadap perampokan yang disertai dengan kekerasan tersebut serta nantinya akan memeriksa saksisakksi lain yang terkait. "Para pelaku bisa dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," sebut Kapolres. Ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polresta Barelang Yos Guntur menghimbau kepada pemiliki rental mobil agar lebih berhati-hati menyewakan mobilnya kepada orang lain. Karena kata dia, bisa saja digunakan untuk merampok dan kejahatan lain seperti yang terjadi

DOK

ENAM perampok, satu diantaranya warga negara Jerman yang melakukan perampokan terhadap tiga warga Samarinda, Kalimantan Timur yang sedang liburan di Batam. Mereka kini ditahan di Mapolresta Barelang.

pada perampokan ini. "Kalau bisa mobil yang dirental agar dilengkapi dengan GPS, sehingga kita bisa melacak keberadaan mobil tersebut bila hilang ataupun digunakan untuk keperluan lain," ujar Yos. Terkait dengan perampokan dan korban lain bernama Yusuf

yang kakinya sempat dipukul oleh kawanan kawanan perampok tersebut, pihaknya akan memanggil korban untuk memberikan keterangan secara jelas. Seperti korban yang memukul siapa saja dan yang merampok uang dari tangan Dina maupun Rosmawati. (eza)


LINGGA

12

Jumat,

Darma Wanita Bantu Anak PNS LINGGA — Ketua Dharma Wanita (DW) Kabupaten Lingga, Ellysa Purnamawaty Kamarduddin mengatakan, kurun waktu 2011 pihaknya telah menyalurkan bantuan ratusan beasiswa bagi anak yang orang tuanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan I dan II di Pemkab Lingga sebesar Rp300 ribu. Bantuan dimaksud merupakan program rutin DW Pemkab Lingga setiap tahunnya, sebagai salah upaya membantu meringankan anak PNS ini dalam menenuhi kebutuhan sekolah memasuki tahun ajaran baru. "Bantuan beasiswa yang diasalurkan DW Pemkab Lingga ini untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak PNS Golongan I dan II, dan bukan untuk keperluan lainnya," kata Ellysa saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/1). Dikatakan, penyaluran bantuan dilakukan tidak melihat dari prestasi anak seperti yang biasanya di berikan. Tapi seluruh anak dari PNS golongan I dan II merupakan suatu bentuk kepedulian DW Pemkab Lingga dalam meringankan beban bagi orang tuanya yang bergolongan PNS kurang mampu. "Selain bantuan beasiswa, masih banyak hal kegiatan sosial yang telah dilakukan oleh DW Pemkab Lingga pada tahun 2011 kemaren, termasuk membantu bagi janda PNS serta pensiunan PNS Pemkab Lingga lainya. Kegiatan yang kita lakukan tersebut sesuai anggaran yang ada. Tahun 2012 ini kita harapkan akan lebih meningkat lagi dari upaya yang telah kita lakukan selama ini," ungkp Ketua DW Lingga terpilih periode 2011-2016 ini. Terhadap bantuan beasiswa bagi anak PNS tersebit, Istri Sekda Pemkab Lingga, Kamaruddin ini juga berharap dapat dimanfaatkan untuk membeli keperluan sekolah, seperti buku, sepatu, dan yang lainnya menyangkut kebutuhan sekolah. Penyaluran bantuan beasiswa tersebut bagi anak PNS golongan I dan II di masing-masing kecamatan di Lingga (nel)

13 Januari 2012

10 Anggota Polisi Dikurung LINGGA — Sebanyak 11 oknum anggota polisi yang bertugas di Polres Lingga, masing-masing 6 orang anggota Polsek dan 5 anggota Polres dihukum kurungan dan teguran tertulis pada sidang dispilin di Mapolres Lingga, Rabu(11/1). Oleh: Jefriadi, Liputan Lingga

Mereka diperiksa terkait kasus pemukulan terhadap korban salah tangkap dalam kasus curanmor. Dari hasil sidang kode etik memutuskan 10 orang menjalani hukuman kurungan dan satu orang mendapatkan teguran tertulis. Hal ini disampaikan Kapolres Lingga, AKBP Misbahul kepada wartawan, Kamis(12/1) di ruang kerjanya. "Hasil sidang disipilin memutuskan ada angota yang mendapatkan teguran tertulis, ada yang di tempatkan pada tempat khusus selama 7 hari dan ada juga yang 21 hari,"terangnya. Untuk menuntaskan kasus ini Kapolres Lingga nampakanya tidak main-main dan bertindak tegas. Buktinya dalam sidang displin kepada 11 orang anggotanya ini dapat di selesaikan dengan cepat dan langsung menjatuhkan hukuman kepada seluruh anggota

yag terlibat. Sebuah sumber mengungkapkan, sebelas anggota dijatuhi hukuman berbeda sesuai dengan jenis pelanggaran dilakukan. Dari kesepuluh anggota yang mendapat hukuman kurungan, 8 orang anggota menjalani kurungan selama 7 hari dan 2 orang mendapat kurungan selama 21 hari. Sedangkan satu orang lagi mendapat hukuman teguran tertulis. Sementara itu menurut informasi yang diperoleh dari Polda Kepri menyebutkan, hari ini Propam Polda Kepri akan turun ke Lingga untu menindak lanjuti kasus ini tersebut. "Iya kita hari ini ke Lingga dengan agenda melakukan pengawasan. Salah satunya terkait kasus 11 orang angota polisi itu," Kata Kasi Propam Polda Kepri, AKP Abu Zanar yang juga mantan Kapolsek Singkep Barat ketika dikonfirmasi kemarin.

JEPRIADI/HALUAN KEPRI

BERI KETERANGAN — Kapolres Lingga, AKBP Misbahul memberi keterangan kepada sejumlah wartawan di ruangan Humas Mapolres Lingga terkait kasus salah tangkap warga yang dipukul beberapa oknum polisi.

Diberitakan sebelumnya, korban salah tangkap kasus curanmor Aji Masaid, warga Desa Sedamai, Kecamatan Sinkep, Kabupaten Lingga,menjadi korban pemukulan oknum polisi

Bantuan RTLH untuk Berhala Belum Jelas Warga Lirik Bantuan dari Jambi L I N G G A — Warga Desa Berhala melalui Kepala Desa, Encik Syarif mengharapkan agar bantuan 25 unit RTLH sesuai dengan proposal yang di ajukan jangan di Kurangi. Bahkan warga menegaskan jika bantaun RTLH dari Pemkab dikurangi mereka mengancam akan berpaling dan menerima bantuan perumahan yang telah di tawarkan Pemprov Jambi kepada mereka. Kepala Desa Berhala Encik Syarif mengaku sampai saat ini bantuan RTLH untuk daerahnya belum jelas bahkan dia mendapat informasi bantuan bakal di kurangi. "Kita kemarin ajukan proposal melalui desa untuk 25 buah rumah RTLH di Berhala namun sampai saat ini belum jelas. Bahkan saya dengar-dengar bakal di kurangi menjadi belasan saja. Kalau memang itu terjadi, saya yang bakalan di persalahkan oleh warga,"ujar Encik kesal. Ia menjelaskan, di Desa Berhala ada 4 rumah yang dimasukkan dalam program RTLH sedangkan sisanya di Pulau Lalang. Menurut dia, masyarakat sangat mengharapkan bantuan tersebut. Jika tidak terealisasi maka ia dicap sebagai pembohong. Jatah program RTLH tahun ini untuk Kecamatan Singkep sebanyak 900 buah tapi dari Pemkab Lingga hanya dialokasikan untuk 25

JEFRIADI/HALUAN KEPRI

TAHUN 2012 Pemprov Jambi menyiapkan anggaran yang besar untuk mengembangkan pariwisata di Pulau Berhala. Hal ini dilakukan berdasarkan Permendagri yang menyatakan Pulau Berhala masuk dalam wilayah Pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Timur,Jambi.

rumah. Apabila hal ini terjadi maka masyarakat sangat kecewa. "Hari ini, Kamis(12/1) saya di pangil oleh salah seorang staf Dinas Sosial untuk membicarakan hal ini. Namun memang tidak jelas juga kami dapat berapa. Mereka tidak bilang dan tidak mau mengonformasikan tentang berapa rumah di Berhala yang dapat perogram RTLH," ujarnya. Terkait bantuan perumahan

yang di tawarkan pemprov Jambi untuk warga Berhala, Kades menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat. Sehari sebelumnya ia melarang warga agar tidak menerima bantuan dari Pemprov Jambi sambil menunggu jawaban dari Pemkab Lingga. "Namun kalau sekaraang kenyataanya seperti ini, bisa-bisa warga saya menerima bantuan dari Jambi. Karena Pemprov Jambi mau

memberikan bantuan tanpa proses lama. Saya terserah kepada masyarakat saja. Sebab saya tidak bisa melarang. Kalau kami tidak dapat bantuan RTLH nanti saya yang di bilang kades pembohong oleh masyarakat," ujarnya. Ia lebih lanjut mengungkapkan, dalam waktu dekat Bupati Tanjung Jambung Timur (Tanjabtim)Zumi Zola akan turun ke Berhala untuk memberikan bantuan berupa 25 unit Pompong lengkap dengan mesin. Pendekatan Pemprov Jambi saat ini nyata dan langsung kepada masyarakat. Jadi bukan mustahil menurut dia, warga bisa berpaling ke Jambi. Sebab kenyataanya saat ini baik dari Pemkab Lingga maupun dari pemprov kepri warga hanya mendengar janji tanpa bukti. Tentang pembangunan yang di laksankan di Pulau Berhala, Encik mengaku sangat kecewa. Sejak menjadi Kades tahun 2009 hingga saat ini, tidak ada satupun pembangunan dilaksanakan Pemkab Lingga. Ia mengaku sangat kecewa, pihaknya telah meminta bantuan Pompong kepada Gubernur namun informasi diperoleh dari pemberitaan media massa menyebutkan Pemerintah Provinsi Kepri meniadakan anggaran untuk pengembangan Pulau Berhala. (jfr)

saat di introgasi di Mapolsek Dabo Singkep. Hal ini dilakukan penyidik untuk mendapatkan pengakuan korban menyusul diduga menjadi salah satu dalang kasus curanmor. Karena tidak

terbukti akhirnya korban di bebaskan dalam kondisi babak belur di hajar beberapa oknum polisi sehingga aji harus di rawat intensif di RSDU Dabo selama beberapa hari. * * *

Operasional Roro Belum Jelas L I N G G A — Rencana pengoperasian kapal Roll on Roll (roro) KMP Sembilang dari Pelabuhan Jagoh, Dabo Singkep Kabupaten Lingga ke palabuhan Dompak Tanjungpinang oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan Pemerintah Provinsi Kepri, hingga kini belum jelas. Padahal segala kelengkapan sarana dan prasarana di Lingga telah disiapkan pihak Pemkab Lingga. “Perkembangan Roro kita pada prinsipnya sudah dapat disetujui bahwa rute bergeraknya dari Pelabuhan Jagoh, Dabo Singkep menuju ke pelabuhan di Tanjungpinang, Namun untuk mengetahui kapan kepastian mulai beroperasi kita belum tahu. Karena ini merupakan program dari Anggaran Pembiyaan Belanja Negara (APBN) pusat dengan pihak Dinas Perhungan Provinsi Kepri," kata Kadishub Kominfo Pemkab Lingga Azward. Kewenangan tugas yang dilakukan h dinas yang dipimpinnya terhadap pengoperasian Roro tersebut hanya bersifat penyediaan sarana tempat serta pengamanan pelabuhan yang ada di daerah ini. Tugas dimaksud telah disiapkan pihaknya beserta tenaga yang akan diperbantukan demi kelancaran pengoperasian Roro itu sendiri. Sebagaimana diketahui awalnya, KMP Sembilang tersebut sedianya akan melintasi jalur Lingga menuju Pelabuhan di

Kuala Tungkal (Jambi). Namun akibat belum siapnya pemerintah Jambi dalam menyelesaikan pembangunan pelabuhan di Kuala Tungkal termasuk akses masuk ke pelabuhan, akhirnya rute perjalan Roro itu beralih dari Pelabuhan Jagoh Lingga ke Pelabuhan Tanjungpinang KMP Sembilang sendiri sampai saat ini sudah sekitar tiga bulan lebih berlabuh di pelabu-

han Jagoh, Dabo Singkep. Sedangkan pihak ASDP Batam dan Tanjungpinang sendiri mengaku pengoperasian KMP Sembilang saat ini sedang melalui proses pengurusan administrasi di Kementerian Perhubungan. Setelah selesai administrasinya, maka pemerintah pusat nantinya akan menyerahkan kepada ASDP Batam untuk mengoperasikanya. (nel)


NATUNA

13

Jumat,

13 Januari 2012

MAN Beri Hadiah Siswa Berprestasi RANAI — Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Ranai membuat terobosan baru dengan memberikan hadiah kepada siswanya yang dinilai berprestasi secara akademik. Kebijakan tersebut mulai dilakukan tahun 2012 ini dengan tujuan bisa memacu semangat siswa lainnya untuk ikut berprestasi. Kepala Sekolah MAN Ranai, Dra. Sutarti menyebutkan, tahun sebelumnya, pihaknya hanya memberikan hadiah buku tulis dan peralatan belajar mengajar kepada siswa yang mendapat juara I sampai juara III. Sementara untuk juara umum mendapatkan piala bergilir. Tapi pada tahun 2012 ini, pihaknya memberikan gebrakan baru dengan cara memberikan hadiah piala dan piagam kepada siswa berprestasi juara I sampai juara III. Sutarti menambahkan, penyerahan hadiah tidak dilakukan di dalam kelas, tetapi di luar kelas dan disaksikan oleh seluruh siswa MAN. " Kami baru saja melaksanakan gebrakan ini pada pembagian raport kepada siswa yang dilaksanakan 4 Januari 2012 kemarin. Dimana kami memberikan hadiah piala dan piagam kepada 27 murid berprestasi," ujar Sutarti saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/1). Kemudian, tidak hanya siswa berprestasi saja yang mendapatkan piala dan piagam. Tetapi bagi guru sekolah yang berprestasi, memiliki disiplin yang baik, serta memiliki jiwa membimbing anak juga mendapat penghargaan dari sekolah. Ini dilakukan Sutarti supaya antara siswa dan murid ada sinergisitas dalam proses belajar mengajar. " Sedangkan anggaran yang kita gunakan untuk pembelian piala dari sisa dana BP3 yang kita sisihkan. Ini kita lakukan hanya untuk menambah semangat dan motivasi belajar siswa dan siswi kami saja. Kalau untuk sekolah lain saya tidak tahu apakan melakukan hal yang sama," katanya. Ditambahkan Sutarti saat ini jumlah siswanya berjumlah 285 orang, dan guru berjumlah 27 orang. Saat ini pihaknya berharap supaya di sekolah MAN mendapat tambahan ruang belajar baru sebanyak dua kelas. " Fasilitas sudah memadai, hanya masih kurang dua kelas lagi" tambahnya. (leh)

SHOLEH ARIYANTO/HALUAN KEPRI

FOTO BERSAMA — Sebanyak 27 siswa berprestasi MAN Ranai berfoto bersama dengan sejumlah majelis gurunya, Kamis (12/1). MAN Ranai akan memberikan hadiah kepada siswanya dinilai berprestasi.

RAPBD 2012 Disahkan Februari RAN AI — Ketua DPRD Natuna Hadi Candra ANAI mengatakan jika tidak ada halangan RAPBD Natuna tahun 2012 akan disahkan pada awal Februari mendatang. Jadwal ini meleset dari yang direncanakan sebelumnya yakni Januari. Oleh: Sholeh Ariyanto, Liputan Natuna

" Itu kan dulu, kalau RAPBD diserahkan Pemkab Natuna pada bulan Desember 2011, kita bisa sahkan pada bulan Januari 2012 ini. Tetapi RAPBD baru diserahkan pada bulan Januari tahun ini, jadi otomoatis jadwal pengesahannya pun menjadi berubah," tutur Candra kepada sejumlah wartawan saat ditemui

di aula pertemuan kantor DPRD Natuna, Kamis (12/1). Menurut Candra, adanya perubahan jadwal pengesahan APBD tahun 2012 ini dikarenakan, pihaknya ingin benar-benar menyeleksi dan mempelajari item-item dari buku nota keuangan yang baru saja diserahkan oleh Bupati Natuna ke DPRD. Beberapa item yang di-

maksud seperti mengkaji anggaran subsidi, baik untuk kapal perintis maupun untuk subsidi kelistrikan. " Kan di buku RAPBD Pemkab mencatat angka anggarannya. Dan kita sebagai pihak yang mengesahkan sekaligus sebagai pengawas, tentunya harus mengkaji apakah dengan anggaran tersebut kapal perintis yang akan melayani rute Natuna bisa sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Kita tidak mau dengan anggaran yang sudah diplot itu, tidak bermanfaat secara maksimal," kata Candra tanpa merinci berapa anggaran subsidi untuk kapal perintis dan subsidi kelistrikan itu. Kemudian, kata Candra, pihaknya juga harus mengkaji lebih dalam, mengenai anggaran untuk pembuatan pabrik tepung

tapioka. DPRD harus memiliki perbandingan yang jelas terhadap program ini. " Jadi, kita masih terus mengkaji isi dari buku RAPBD itu, supaya kelak setelah disahkan tidak ada program-program mubazir," tutur Candra. Candra mencontohkan proyek-proyek yang dianggap mubazir pada tahun 2010 lalu adalah pembangunan tambatan perahu di Desa Teluk Buton. Namun ternyata dari Dinas perhubungan tidak juga melelangnya. Artinya ada dana yang semestinya bisa digunakan bagi kesejahteraan masyarakat, namun tidak bisa direalisasikan dengan baik. Pengesahan RAPBD Natuna tahun 2012 yang rencananya dilakukan awal Februari, me-

Pengurus PAN Natuna Bakal Didominasi Wajah Baru RA N AI — Pengurus DPD PAN NAI Natuna periode 2011-2016 akan didominasi wajah-wajah baru dengan persentase 40 persen. Langkah ini ditempuh untuk menjaring suara sebanyak-banyaknya pada pemilu legislatif 2014 mendatang. Hal itu dikemukakan Wakil Ketua I DPD PAN Kabupaten Natuna Alias Kadir yang ditemui di kantor DPRD Natuna, Kamis (12/1).

" Sampai saat ini kita masih menyusun siapa-siapa saja yang akan masuk sebagai pengurus PAN periode 2011-2016," ujar Alias Kadir. Ia menyebutkan, saat ini PAN sudah menampung simpatisan untuk menjadi anggota dan pengurus di partai berlambangkan matahari itu. Pengurus yang terdiri dari wajah-wajah baru diperkirakan sebanyak 200 orang. Sedangkan pengurus lama

yang tetap bergabung di PAN sebanyak 100 orang. Mereka berasal dari 12 kecamatan di Kabupaten Natuna. Mengenai jadwal pelantikan, Alias menyebutkan belum terjadwalkan secara pasti, karena sampai saat ini panitia formatur masih menyusun kepengurusan. " Diperkirakan Februari 2012 mendatang, penyusunan pengurus PAN periode 2011-2016 selesai. Dan kita akan langsung

mengukuhkan mereka sebagai pengurus PAN," katanya. Seperti diketahui, pada Musda PAN yang digelar Desember 2011 lalu, Daeng Amhar kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD PAN Natuna. Amhar kembali terpilih karena ketiga pengurus DPD PAN yang duduk di kursi legeslatif seperti Alias Kadir, Joharis Ibro dan Abil Hanafi tidak ikut mencalonkan diri. (leh)

Pertanggungan Jampersal Dinaikkan Hampir Dua Kali BA T A M — Tambahan dana AT pertanggungan jaminan persalinan gratis dari Rp350 ribu menjadi Rp670 ribu membuat banyak bidan mengikuti program yang diluncurkan kementerian kesehatan pada awal 2011

lalu itu. " Pada 2011, program jaminan persalinan gratis (Jampersal) ini tidak menimbulkan daya tarik bagi bidan karena dana pertanggungannya jauh lebih sedikit dari standar yang biasa mereka te-

SHOLEH ARIYANTO/HALUAN KEPRI

NELAYAN memilih menambatkan perahunya di dermaga, menyusul belum meredanya cuaca beberapa hari akhir ini.

tapkan setiap membantu ibu melahirkan. Boleh dibilang setengah gagal," kata kata Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana, belum lama ini. Ia mengatakan, rata-rata untuk setiap pasien yang melahirkan normal biasa mengenakan biaya Rp700 ribu atau dua kali lipat dari dana pertanggungan Jampersal dari Kementerian Kesehatan. Program Jampersal, kata dia, selain untuk membantu persalinan gratis, juga bertujuan untuk meningkatkan kepesertaan KB, karena salah satu syarat untuk bisa menjadi peserta jampersal ialah mau menjadi peserta KB setelah melahirkan. "Untuk mensukseskan program Jampersal juga perlu peran BKKBN dalam memberikan pelatihan atau penyuluhan pada bidan tentang alat kontrasepsi yang tepat bagi setiap ibu selepas melahirkan. Karena Jampersal juga mensyaratkan pesertanya ikut KB setelah melahirkan," katanya. Hal tersebut, kata dia, agar semua bidan bisa memberikan

penjelasan yang tepat pada setiap ibu selepas melahirkan agar alat kontrasepsi yang dipilih tepat. " Di sini peran bidan sangat penting untuk menentukan kesuksesan program KB. Maka mereka harus mendapat pengetahuan yang lebih tentang alat kontrasepsi dari pelatihan yang diberikan oleh BKKBN," ucap dia. Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Sunarto mengatakan, pada 2011 telah melakukan pelatihan terhadap 80 dokter dan 355 bidan untuk melayani KB metode IUD dan implant, serta 15 dokter untuk MOW dan 15 dokter MOP. "Tujuannya agar pelayanan yang diberikan lebih baik. Karena pada 2011 masih ada sekitar 8 persen pasangan usia subur yang ingin ber-KB namun belum terlayani," ucap Sunarto. Selain itu, kata dia, kondisi Kepulauan Riau yang terdiri dari sekitar 96 persen laut dengan jarak antar pulau jauh membutuhkan banyak tenaga kesehatan agar program KB bisa menjangkau seluruh masyarakat. (ant)

nurut Chandra, sudah tergolong sangat cepat. DPRD tidak ingin acara MTQ tingkat Kabupaten di Midai molor pelaksanaanya. " Sebenarnya, idealnya pengesahan RAPBD tahun 2012 itu bisa disahkan November 2011 lalu," tukasnya. Ditambahkan Candra, dengan jangka waktu yang cukup singkat, seluruh anggota DPRD harus kerja lembur untuk menyeleksi atau mengkaji program-program yang diusulkan di RAPBD. " Benar sekali, kami sekarang harus kerja lembur untuk bisa segera mengesahkan RAPBD Natuna pada awal Februari 2012 nanti," ujarnya. Serius Bangun Daer Daeraa h Sementara itu, Ketua LSM Forum Kota (Forkot)

Yulizar meminta Pemkab Natuna serius dan sungguh-sungguh dalam membangun Natuna. Ini mengingat sudah terlalu jauh Natuna mundur kebelakang dalam segala hal. " Kami tidak mempersoalkan berapa pun besar RAPBD Natuna yang akan disahkan nanti. Cuma kami atas nama masyarakat Natuna berharap, anggaran tersebut bisa dipergunakan dengan sebaikbaiknya untuk memajukan perekonomian masyarakat menuju masyarakat yang sejahtera merata dan seimbang," ujar Yulizar. Menurut dia, pemerintah Kabupaten Natuna harus mengevaluasi kebijakan untuk membangun daerah kedepan. Agar APBD bermanfaat dan berkesinambungan, pemerintah harus adil serta mengacu kepada ke-

perluan masyarakat banyak. " Tidak usah muluk-muluk dalam membuat program, meski kecil tapi menyentuh itu sudah lebih dari cukup. Tetapi melihat jumlah RAPBD Natuna yang bakal disahkan nanti mencapai Rp1,5 triliun itu, setidaknya 70 persennya bisa diserap oleh masyarakat," kata Yulizar. Terhadap realisasi program yang akan dilaksanakan oleh Pemkab Natuna, masyarakat harus jeli dan ikut mengawasi dengan baik. " Kalau kurang jelas terhadap program yang diberikan pemerintah, masyarakat harus balik bertanya supaya mendapatkan kejelasan yang sejelas-jelasnya. Ini demi terealisasinya pembangunan yang sinergis dan tepat sasaran," ujarnya. * * *

Kemenag Khitan 37 Anak Keluarga Miskin TANJUNGPIN ANG — Kantor Kementerian TANJUNGPINANG Agama Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengkhitan 37 orang anak yang berasal dari keluarga miskin di daerah setempat. " Kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah dalam menyejahterakan rakyat serta memberantas kemiskinan," kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tanjungpinang, Abu Syofyan, Kamis (12/1). Abu mengatakan, selain sunat massal yang dipusatkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang, juga diberikan santunan kepada anak-anak warga miskin dari empat kecamatan tersebut. " Tidak hanya itu, tabungan dari Bank Muamalat juga diberikan untuk membantu perekonomian keluarganya," ujar Abu. Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Edward Mushalli yang membuka secara resmi khitanan massal mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu dari tiga program pokok pengentasan kemiskinan yang digalakkan oleh pemerintah daerah. "Kegiatan ini sebagai salah satu pemenuhan

kebutuhan dasar masyarakat miskin akan kesehatan," ujarnya. Edward mengatakan, setiap masyarakat miskin akan dibantu oleh pemerintah dengan syarat harus terdaftar sebagai warga kurang mampu dan memenuhi kriteria yang ditetapkan. "Dengan demikian, pemerintah akan memiliki data yang valid dan akan dengan mudah melaksanakan kegiatan yang tepat sasaran," katanya. Lebih lanjut dikatakan Edward, tiga program pokok pemerintah dalam hal pengentasan kemiskinan selain pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat miskin, adalah rehabilitasi rumah tidak layak huni serta upaya peningkatan ekonomi masyarakat miskin melalui kegiatan kelompok usaha. "Bila masyarakat terdaftar sebagai warga kurang mampu, maka mereka berhak mendapatkan ketiga bantuan tersebut," katanya. Edward juga berharap dengan adanya bantuan tersebut akan dapat merangsang masyarakat kurang mampu untuk bangkit dan berusaha lebih baik lagi demi meningkatkan kesejahteraan hidupnya sendiri. (ant)

Masyarakat Pinggir Pantai Waspada Puting Beliung PONTIAN A K — Badan Meteorologi dan NA Geofisika (BMG) Supadio Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis, mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang pinggir pantai agar tetap waspada terhadap ancaman angin puting beliung. " Potensi angin puting beliung tetap ada, mengingat cuaca buruk berupa awan tebal yang sejak sepekan terakhir dan kedepannya masih sangat berpotensi," kata Prakirawan Cuaca BMG Supadio Pontianak, Toni Kurniawan, Kamis. Adapun kawasan pesisir pantai Kalbar yang berpotensi terjadi angin puting beliung, yakni Kota Pontianak, Sambas, Kota Singkawang, Bengkayang dan Sanggau. "Kawasan-kawasan itu juga saat ini sedang terendam banjir dengan ketinggian bervariasi, meskipun sudah mulai surut," ujarnya. Seperti di Kota Pontianak yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami pasang air luat atau banjir rob, akibat meluapnya air laut dan sungai.

Sebelumnya, Prakirawan BMKG Balai Besar Wilayah II Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Prada Wellyantama mengimbau, warga Kota Pontianak dan sekitarnya untuk mewaspadai ancaman adanya angin puting beliung yang terjadi saat cuaca buruk dalam beberapa hari ini. Ia menyatakan, cuaca di Kalbar dalam beberapa hari ini berpotensi besar memunculkan angin puting beliung. "Karena cuaca buruk biasanya ada angin besar yang berpusar dan ada perbedaan tekanan yang cukup besar antara belahan bumi utara dengan selatan," ujarnya. Karena itu beberapa daerah di pesisir dan pantai wilayah perairan diingatkan untuk waspada. Intensitas curah hujan akan mencapai 400 milimeter. "Kejadian tersebut akan menyebabkan gelombang mencapai tujuh meter. Warga maupun nelayan hendaknya untuk waspada terhadap cuaca seperti ini karena akan sangat berbahaya," kata Prada. (ant)


FOKUS

14

Jumat,

13 Januari 2012

Dewan Ngotot Coastal Area Dihentikan POLEMIK antara legislatif dan eksekutif terkait pengerjaan proyek fisik asal jadi, tidak tepat waktu dan merugikan keuangan negara di Kabupaten Karimun terus bergulir dan semakin memanas. Oleh: HENGKY HAIPON , Liputan Karimun

Kasus yang paArea sebelum ling mendapat soKomisi C menrotan adalah poledapatkan evaluasi mik pengerjaan perbaikan atas mega proyek pemkajian teknis pekerbangun jalan pesisir jaan tersebut serta sepanjang 5 km dan mengirimkan Lapanggung rakyat poran Administrasi (coastal area) sePelaksaan Kegiatan nilai Rp172.988.Pembangunan dan 168.000 yang diVolume Keuangan kerjakan PT Arta Pembangunan ProNiaga Nusantara yek Coastral Area. (ANN). “Kami sudah Permintaan Kosurati dan kirimkan misi C DPRD Kabu- Raja Bakhtiar langsung suratnya paten untuk meke Bupati Karimun manggil dan meminta pen- dan kami harap Bupati Karimun jelasaan Abu Bakar, Kepala Dinas bisa segera mengambil langkah PU Kabupaten Karimun terkait dan tindakan kongkret dari apa laporan evaluasi dan perbaikan yang kami sampaikan,” jelas Raja atas teknis pekerjaan proyek Bhaktiar di Gedung DPRD Coastral Area yang masuk dalam Karimun, Kamis (12/1). rancangan evaluasi kerja terRaja Bhaktiar menjelaskan, hadap proyek APBD Tahun 2011, penyampaian surat ke Bupati tidak mendapat respon sama setelah mempertimbangkan dan sekali. meneruskan surat Komisi C Bahkan sudah dua kali disu- DPRD Karimun Nomor 03/ rati secara resmi oleh Komisi C Kom.C/1/2012 tanggal 3 Januari DPRD Kabupaten Karimun, Abu 2012 perihal evaluasi pekerjaan Bakar tetap mengabaikan pang- proyek APBD tahun 2011 dan gilan tanpa ada penjelasan dan surat nomor 03/Kom.C/2012 keterangan dari Abu Bakar. Posisi tanggal 11 Januari Tahun 2012 hal Abu Bakar ibarat seorang Raja pemberitahuan ke II perihal dan tidak bisa tunduk atas pe- evaluasi pekerjaan APBD tahun rintah siapa pun. 2012 terhadap pelaksaan pemAlhasil, hal ini membuat bangunan Coastal Area. Anggota Komisi C DPRD mera“Berdasarkan hasil evaluasi sa diabaikan dan dilecehkan oleh kerja komisi C DPRD Karimun Abu Bakar. Buntutnya Ketua ke lapangan dalam implemenDPRD Kabupaten Karimun seca- tasinya pengerjaan pembangunra resmi menyurati Bupati Ka- an proyek Coatal Area sudah rimun H.Nurdin Basirun. melewati batas akhir kontrak Dalam suratnya tertanggal 12 kerja,” tegas Raja Bhaktiar. Januari 2012 dengan Nomor SuDari hasil sidak dan pengrat 915/DPRD/011/2012, perihal amatannya ke lapangan, Kamis Evaluasi terhadap Proyek APBD (5/1) ditemukan fakta kondisi Tahun 2011 yang ditandatangani pengerjaan pembangunan proRaja Bhaktiar, MM selaku Ketua yek jalan dan coastal area sangat DPRD meminta Bupati Kari- mengecewakan. Meskipun pemun. H.Nurdin Basirun untuk laksanaan proyek ini sudah menyurati Dinas Pekerjaan dikenakan denda Rp172 juta per Umum. Bupati diperintahkan hari karena belum menyelesaian untuk menghentikan sementara bangunan hingga batas waktu kegiatan pembangunan salah sa- yang ditentukan yakni 29 tu jembatan di Proyek Coastral Desember 2011.

Ia meminta lima puluh hari sejak diberlakukannya denda kepada PT Artha Niaga Nusantara (ANN) agar samasama mengawasi sampai pengerjaan proyek yang menelan biaya Rp172.988.168.000 bisa diselesaikan sampai tuntas. “Terus terang kita sangat kecewa setelah fungsi pengawasan kita lakukan dan tidak mendapat tanggapan, berarti itu sudah bukan tugas kita lagi. Kita hanya bisa menyerahkan ini kepada penegak hukum saja untuk menindaklanjutinya kalau ada sesuatu yang melanggar aturan di dalamnya,” tegas Raja Bhaktiar. Ia menegaskan, banyak hal kejanggalan yang ditemukannya dan pengerjaaan proyek dikerjakan asal jadi dan dipaksakan. Raja Bachtiar menunjuk sebagian besar ruas jalan yang belum layak untuk pengaspalan tapi sudah dikerjakan. Kondisi jalan yang baru diaspal sudah pada rusak. Ia memperkirakan dalam waktu dua bulan, seluruh badan jalan akan hancur. Ironisnya lagi, perusahaan memaksakan pengaspalan jalan tanpa melakukan pengerasan tanah timbunan. Jika dipaksakan menurut dia, maka ruas jalan yang sudah diaspalpun sekalipun menjadi retak dan rusak. “Saya meninjau kemari langsung didasarkan keprihatinan kami terhadap sorotan banyak pihak terkait proyek fisik pemerintah daerah. Kinerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Karimun, Abu Bakar terhadap proyek yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Karimun tersebut, dinilai amburadul,”ujar Raja Baktiar. Raja Bhaktiar juga menegaskan, mendukung koleganya di DPRD Kabupaten Karimun, khususnya komisi C yang meminta agar proyek ini segera dihentikan saja pengerjaannya. Pasalnya, selain sudah lewat waktu per 29 Desember (2011) lalu, pengerjaannya juga terkesan asal jadi dan amburadul. Ia menyesalkan sikap dan tindakan yang ditunjukkan oleh Kepala Dinas PU Abu Bakar yang tidak mengindahkan dan datang memenuhi panggilan Komisi C DPRD Karimun untuk menjelaskan permasalahan. “Fungsi pengawasan kami

PT ANN Bayar Denda Rp172 Juta per Hari S E B E LU M N YA Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengakui kontraktor proyek Coastal Area, PT Artha Niaga Nusantara (ANN) sudah dikenakan denda Rp172 juta per hari karena belum menyelesaian proyek itu hingga batas ditentukan, 29 Desember 2011. Dalam aturan denda proyek, sebutnya, batas menyelesaikan pekerjaan pro- Rafiq yek yang tidak selesai hingga batas waktu ditentukan, adalah 50 hari. ”Rinciannya jika PT ANN bisa menyelesaikan pekerjaan di bawah 50 hari, maka denda dihitung per hari 1.000 per mil atau 0,001 x Rp172 miliar, hasilnya denda Rp172 juta per hari. Tapi, jika melebihi 50 hari, maka dendanya akan lebih besar. Yakni, 5% x Rp172 miliar, hasilnya Rp8,6 miliar. Bukan hanya itu saja, kontrak kerja juga harus diputuskan,” tegas Aunur Rafiq, kemarin di Kantor Bupati Karimun. Rafiq juga menjelaskan, sistem sanksi denda ini sudah sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah ”Artinya, sebagaimana biasanya uang denda yang digunakan untuk membayar berasal dari sisa

nilai proyek yang belum dicairkan atau belum dibayarkan 100 persen. Memang uang anggaran proyek ini belum semuanya atau 100 persen dicairkan, sebab, pekerjaan belum selesai. Tapi kontraktor bersedia menyiapkan pekerjaan, meski dikenakan denda Rp172 juta per hari,” ujar Rafiq. Aunur juga menegaskan, denda itu akan dibayarkan oleh kontraktor PT Artha Niaga Nusantara (ANN) setelah pekerjaannya selesai dan denda itu nantinya akan masuk ke kas daerah dengan nama posnya, Pendapatan Lain-Lain yang Sah. Terpisah, Ketua Komisi C membidangi Pembangunan di DPRD Kabupaten Karimun, HM Taufiq menyebutkan, Komisi C hingga kini belum mendapat laporan berapa dana proyek atau presentase yang sudah dicairkan untuk proyek Coastal Area dari Dinas PU. Nama Kegiatan Pembangunan Coastal Area Kabupaten Karimun, Nama Proyek Pembangunan Jalan Pesisir 5 km dan Panggung Rakyat, Lokasi Proyek Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Nomor Kontrak 02/SP/BM-Coastal -MY/ DPU/2008, Nilai Proyek Rp172.988.168.000, Waktu Pelaksanaan 1.095 hari (31 Desember

2008-31 Desember 2011), Panjang Efektif Jalan 5 km, Lebar Badan Jalan 50 meter. Informasi yang dihimpun, alokasi anggaran pengerjaan proyek tersebut selama tiga tahun berturut-turut senilai Rp172.988.168.000 di tetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 26 tahun 2007 tentang Pengikatan Dana Anggaran Pembangunan Jalan Pesisir (Coastal Area) Dengan Sistem Tahun Jamak. Kemudian tanggal 27 Januari 2009 Bupati Karimun menandatangani Peraturan Daerah Kabupaten Karimun No 4 tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 26 tahun 2007 itu. Pada Pasal 1 perda perubahan itu mengubah ketentuan Pasal 8 perda sebelumnya tentang sistem pembayaran dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu 4 tahun sejak 2008 hingga 2011 yang disesuaikan dengan persentase pekerjaan yang telah dicapai dengan rincian sebagai berikut, pertama, kegiatan tahun 2008 sebesar Rp 21.395.825.000. Kedua, kegiatan tahun 2009 sebesar Rp. Ketiga, 54.094.285.000, 3. kegiatan tahun 2010 sebesar Rp 55.510.393.000. Keempat, kegiatan tahun 2011 sebesar Rp 55.512.981.000. Sedangkan pada poin kedua pasal yang sama menyebutkan apabila persentase pekerjaan tidak tercapai sesuai dengan jumlah anggaran yang telah dialokasikan maka kelebihan anggaran yang tidak dicairkan dialokasikan pada RAPBD tahun berikutnya. ( h h p )

HENGKY HAIPON/HALUAN KEPRI

PEKERJA tampak tengah melaksanakan pekerjaan proyek yang telah melewati batas waktu yang telah ditentukan

HENGKY HAIPON/HALUAN KEPRI

TINJAU PROYEK –– Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Raja Bhaktiar, MM meninjau proyek Coastal Area dan menemukan pelaksanaan proyek amburadul. Ia mendukung penghentian pekerjaan proyek.

dewan telah diabaikan dan atas nama lembaga kami merasa diabaikan oleh seorang Abu Bakar. Bahkan kami telepon pun tidak pernah aktif. Selanjutnya kami berharap PU (Kepala Dinas PU) segera menindaklanjutinya,” tegas orang nomor satu di jajaran DPRD Karimun itu. Raja Bhaktiar juga menyampaikan bahwa Abu Bakar telah melakukan pembohongan publik karena mengaku pekerjaan Coastral Area sudah 97 persen. Laporan yang disampaikan kepada DPRD menyesatkan. “Sebelumnya pada rapat kerja dengan komisi C terakhir, Kadis PU bilang sudah 97 persen. Rasanya tidak mungkin dan ini informasi yang menyesatkan. Malah kalau menurut saya, pekerjaan ini kurang dari 90 persen. Bahkan orang awam banyak menilai kalau pekerjaan ini belum sampai 75 persen,” ungkapnya.

Perencanaan Jeblok

Rocky Marciano Bawole, Ketua Fraksi Kebangkitan Indonesia Bersama (FKIB) DPRD Karimun saat meninjau lokasi proyek Coastral Area, Jumat (6/ 11), sangat menyesalkan mega proyek multiyears yang menelan dana begitu besar namun mutu dan kualitasnya sangat jauh dari standar dan tidak direncanakan dengan baik. “Ini coba kita tengok dan lihat air laut sudah memenuhi badan jalan karena batu miring yang dibikin tidak bisa menahan pasang air laut sehingga air laut meluap dan memenuhi badan jalan. Apa yang saya pernah katakan bukan hanya bohong belaka, ini sudah bisa sama kita tengok,” sesal Rocky Marciano Bawole. “Akibat dari perencanaan yang tidak matang yaitu ketika air laut pasang naik, air terlihat melewati tanggul pembatas atau

batu miring sehingga bagian aspal tergenangi air laut. Dampaknya, aspal yang telah dikerjakan terlihat sudah banyak yang mengelupas,” ujar Rocky. Selain posisi batu miring lebih rendah dari air laut, tanggul yang dibuat kontraktor pelaksana juga terlihat amburadul. Selain tidak dipercantik seperti kontraknya, tanggul atau batu miring juga sudah banyak yang ambruk. Kemungkinan disebabkan hempasan ombak yang besar ketika air laut pasang. “Konsultan perencananya PT Wiswa Karman mestinya harus mesti bertanggung jawab. Perencanan mega proyek ini sangat jeblok padahal perencanaan proyek Coastal Area ini terbilang cukup besar yakni mencapai Rp 6 miliar lebih yang dianggarkan pada APBD 2008. Sangat sayang jika mega proyek yang menggunakan uang rakyat ini mutu dan hasilnya

seperti ini,” sesal Rocky. Rocky juga menegaskan, terlepas dari belum selesai pengerjaannya dan desakan denda keterlambatan kepada kontraktor pelaksana PT Arta Niaga Nusantara, dirinya meminta agar ada pihak yang bertanggung jawab terhadap amburadulnya pekerjaan tersebut. Keterlambatan pengerjaan sudah sering disuarakan, termasuk dendanya. Terlepas dari itu, kita meminta ada pihak yang bertanggung jawab atas perencanaan proyek ini. Penegak hukumlah lagi yang bekerja menyelidikinya,” katanya. Sementara itu Kepala Dinas PU maupun Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU, Mahyuddin, yang juga selaku pengawas proyek Coastal Area dari Dinas PU, yang coba dikonfirmasi, masih belum mengaktifkan ponselnya hingga kemarin sore. ( h h p )

Hentikan Pembayaran Tahap Keempat KOMISI A DPRD Karimun bidang hukum mengharapkan Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menghentikan pembayaran kegiatan tahap keempat proyek Coastal Area sebesar Rp55,5 miliar. Jika tidak, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah hukum baru. "Di dalam salah satu pasal Peraturan Daerah Kabupaten Karimun No 4 tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 26 tahun 2007 tentang Pengikatan Dana Anggaran Pembangunan Jalan Pesisir (Coastal Area) Dengan Sistem Tahun Jamak menyebutkan pembayaran kegiatan tahap empat dilakukan setelah pengerjaan selesai 100 persen," ucap Jamaluddin, Anggota Komisi A. Jamaluddin mengatakan, pada poin berikutnya perda tersebut menegaskan apabila persentase pekerjaan tidak tercapai sesuai dengan jumlah anggaran yang telah dialokasikan maka kelebihan anggaran yang tidak dicairkan, dialokasikan pada RAPBD tahun berikutnya. "Itu amanat perda, berdasarkan fakta hingga akhir masa kontrak pengerjaan proyek tahun jamak selama 1.095 hari, terhitung sejak 31 Desember 2008 hingga 31 Desember 2011 berupa pembangunan jalan pesisir sepanjang 5 km dan Panggung Rakyat di Tanjung Balai Karimun, tidak dapat diselesaikan oleh kontraktor pelaksana yakni PT Arta Niaga Nusantara (ANN). Secara sertamerta pembayaran kegiatan tahap keempat proyek itu tidak boleh dilakukan," tegasnya. Jamaluddin menuturkan, disebabkan kontrak pengerjaan proyek itu dilaksanakan sebelum 1 Januari 2011, maka ketentuan yang berlaku masih berdasarkan Keppres 80 tahun 2003 tentang Pedoman

Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Bersadarkan Keppres itu, PT ANN masih punya waktu untuk menyelesaikan proyek tersebut selama 50 hari kedepan. Perihal keterlambatan penyelesaian pekerjaan, pelaksana wajib membayar denda sebesar seperseribu perhari hingga lima persen dari total nilai kontrak, atau sebesar Rp172,9 juta perhari hingga Rp8,7 miliar, terhitung sejak akhir masa kontrak hingga proyek itu selesai dikerjakan," tuturnya. Dia juga mengharapkan pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun (TBK), untuk mengumpulkan bahan dan keterangan sebagai tindaklanjut adanya dugaan pemilik proyek yaitu Dinas Pekerjaan Umum telah melakukan pencairan dana proyek coastal area hingga 100 persen. "Agar perbuatan yang merugikan keuangan daerah itu tidak luput begitu saja seperti yang sudah-sudah, dari 'bidikan' hukum," ujarnya. Dia memaparkan penyelidik Kejaksaan Negeri TBK, juga harus mensinkronkan Detailed Engineering Design (DED) proyek yang dibuat oleh Konsultan Perencana PT Wiswakharman dan peran serta tanggungjawab PT Epadascon Permata sebagai konsultan pengawas. Dua kegiatan itu telah menelan biaya lebih kurang sebesar Rp7 miliar. Tentang sinkronisasi DED dengan kondisi di lapangan harus dilakukan agar pengerjaan proyek yang kelak menjadi ikon Kabupaten Karimun itu benar-benar sesuai dengan rencana," paparnya. Menurut Perda No 4 tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No 26 tahun 2007, pada Pasal 1 telah mengubah ketentuan Pasal 8 perda sebelumnya tentang sistem pembayaran dilakukan

HENGKY HAIPON/HALUAN KEPRI

ANGGOTA Komisi A DPRD Karimun, Jamaluddin,SH sedang menjelaskan perihal masalah proyek Coastal Area. Mereka meminta agar pemerintah hentikan pembayaran tahap keempat

secara bertahap dalam jangka waktu 4 tahun sejak 2008 hingga 2011 yang disesuaikan dengan persentase pekerjaan. Dalam Perda tersebut disebutkan kegiatan 2008 sebesar Rp21.395.825.000, kegiatan 2009 sebesar Rp 54.094.285.000, kegiatan 2010 sebesar Rp55.510.393.000, kegiatan 2011 sebesar Rp55.512.981.000. Sedangkan pada poin kedua pasal yang sama menyebutkan apabila persentase pekerjaan tidak tercapai sesuai dengan jumlah anggaran yang telah dialokasikan maka kelebihan anggaran yang tidak dicairkan dialokasikan pada RAPBD tahun berikutnya. Secara terpisah Ketua Komisi B, Ady Hermawan, juga mengungkapkan hal yang sama. Bila pencairan tahap keempat dilakukan akan menimbulkan masalah hukum baru, dalam waktu pihaknya akan memanggil Bendahara Umum Daerah untuk menghadiri rapat dengar pendapat, terkait hal itu. Ady juga mempertanyakan sikap Dinas PU sebagai pemilik coastal area, agak istimewa terhadap kontraktor pelaksana."Mereka seakan-akan membiarkan begitu saja, tentang pembayaran denda

keterlambatan pengerjaan proyek tersebut. harusnya mereka lebih pro aktif agar keuangan daerah tidak dirugikan," ujarnya Kelalaian

Jamaluddin juga menyebutkan tentang banyaknya pengerjaan proyek fisik bermasalah di Karimun, milik sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab Karimun, tidak luput dari kelalaian DPRD Karimun sendiri. "Bila fungsi pengawasan dilaksanakan secara optimal, saya yakin jumlah pengerjaan proyek fisik bermasalah akan dapat diminimalisir," ucapnya. Ia menjelaskan, DPRD tidak bisa melepaskan tanggungjawabnya begitu saja dan secara sertamerta menuding, kesalahan pada pimpinan SKPD terkait setelah menemui ada program kegiatan tidak tepat sasaran atau setelah dilaksanakan, hanya berdampak pada sekedar pemubaziran anggaran. "Mengingat seluruh program kegiatan maupun proyek fisik yang ada di SKPD Pemkab Karimun hanya bisa 'terlahir' setelah DPRD Karimun turut membidaninya, karena fungsi, tugas, wewenang dan hak serta kewajiban yang dimiliki DPRD," jelasnya. (ant)


METRO BISNIS

15

Jumat,

13 Januari 2012

Promo 'Chinese New Year' Di Sijori Resort

Garuda Tambah 20 Pesawat

BA TAM BAT AM— Menyambut tahun baru Cina yang diperingati 23 Januari 2012 mendatang, Sijori Resort menawarkan Party Chinese New Year dengan beragam paket menarik. Oleh: Sherlyna Gultom, Liputan Batam

Seperti disampaikan John Asril, Operational Manager Sijori Resort kepada Haluan Kepri. Disebutkannya, resort yang berada di kawasan Sekupang tersebut akan ada makanan steamboat, hiburan barongsai, wushu, dewa uang, lucky draw, bagi-bagi angpau, dan petasan cina. "Perayaan ini akan dimulai pukul 07.00 malam sampai selesai di malam Chinese New Year itu. Perayaan akan dilakukan di tepi

kolam renang," jelas Asril. Untuk mendapatkan paket Chinese New Year ini, Sijori Resort menawarkan biaya yang sangat hemat, yaitu paket Singapura dengan harga Sing$250 nett per orang. Harga tersebut termasuk biaya menginap satu malam, makan malam serta acaraacara yang dikemas dengan sangat menarik. Sedangkan bagi masyarakat lokal, Sijori Resort menawarkan

NET

PEMANDANGAN Kolam renang Sijori Resort Batam.

makan malam dengan harga Sing$40. Dan Makan malam bagi wisatawan asing diluar menginap dengan harga Sing$50. Namun, apabila turis lokal ingin menginap di hotel tersebut sekaligus makan malam, dikenakan harga Sing$150. "Kapasitas kita untuk acara

BI Bantah

Sambungan hal 16

“Jadi, tidak bisa dipukul rata. Ukuran bahwa kalau kredit pertumbuhannya tinggi, maka itu akan overheating,” tuturnya. Memang diakui Darmin, terdapat sektor yang berpotensi gelembung (bubble) seperti properti komersial. Untuk itu, BI bersama pemerintah terus mem-

beri perhatian pada perkembangan sektor ini. Seperti diketahui, pembiayaan properti komersial tidak hanya oleh bank, namun juga multifinance. Darmin pun mengimbau pada sektor multifinance tidak menerapkan down payment terlalu jauh dari bank.

“Supaya tidak terjadi arbitrase yang kemudian kredit itu mengucur terus terlalu besar ke sektor tertentu,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala Ekonom Deutsche Bank untuk Indonesia, Taimur Baig, mengatakan pemerintah harus mewaspadai terjadinya overheating pada tahun ini, karena

ramai pembeli, pasokan juga masih sedikit, minggu depan mulai ramai mas,” lanjut Sayadi sambil membereskan ikan dagangannya. Di tempat terpisah, Sutris, pemasok ikan dingkis ke beberapa pedagang ikan di Batam mengatakan, saat ini permintaan ikan Dingkis masih minim.

“Biasanya permintaan tinggi mendekati imlek, harganya sedikit naik dari biasanya,” ujar Sutris. Karena kebiasaan masyarakat keturunan Tionghoa banyak mencari jenis ikan tersebut, nelayan telah mengakalinya dengan membangun kelong khusus ikan Dingkis

masyarakat yang tidak ingin membeli ginseng utuh, juga ditawarkan dalam bentuk serbuk dengan harga yang sangat terjangkau.

“Kita juga menawarkan ginseng yang sudah berbentuk serbuk, dengan harga Rp800 ribu dalam kemasan 50 gram,” terang Indara.

dikembalikan ke perusahaan Boeing 999. leasing atau menjualnya. SeSelain itu, dari sisi biaya bagai gantinya, kami datangkan juga akan lebih murah karena pesawat baru dan membeli konsumsi bahan bakar yang pesawat-pesawat yang berusia lebih efisien dan biaya peramuda,” ungkapnya. watannya lebih murah. “Dari Kemudian, dalam upaya sisi kepuasan konsumen, kami menambah jumlah pesawat akan mendapatkan pesawat baru tersebut, perusahaan yang interiornya dan perlengdengan kode perdagangan sa- kapan lebih modern, tapi yang ham GIAA itu telah menyiap- terpenting adalah sisi biaya,” kan dana belanja modal tahun kata Elisa. Rute Baru ini sebesar Rp1,4 triliun. Dana itu bersumber dari kas interGaruda akan membuka nal perseroan. Selain untuk rute baru internasional ke membeli pesawat, belanja mo- India dan Taiwan. Untuk dodal ini juga akan digunakan mestik perusahaan ini melirik untuk biaya operasional pe- rute ke Jakarta-Gorontalo dan rusaan. penambahan frekuensi di ja“Upaya-upaya kerja ini lur-jalur yang sudah ada. Khuditujukan untuk peningkatan sus rute Jakarta-Amsterdam, pendapatan perusahaan,” kata- hingga saat ini tercatat masih nya. “Kami menargetkan ter- merugi. jadi kenaikan pendapatan di Berdasarkan laporan tatahun ini sebesar 21 persen hunan sebelum diaudit, Gadari pencapaian pendapatan di ruda meraih pendapatan di 2011 sebesar Rp27,1 triliun.” 2011 Rp27,1 triliun atau naik 39 Direktur Keuangan Ga- persen dibandingkan 2010. ruda Elisa Lumbantoruan me- Jumlah penumpang Garuda ngatakan, ada beberapa man- juga mengalami lonjakan menfaat yang diperoleh perseroan jadi 17,1 juta penumpang atau dengan penggunaan pesawat 36,8 persen dibanding 2010 baru. Salah satunya, mem- sebanyak 12,5 juta penumpang. permudah pengoperasian, kaUsia pesawat juga mengarena Garuda hanya akan lami peremajaan dari usia 8,1 mengoperasikan armada B737- tahun menjadi 6,5 tahun. 800NG, Airbus A330, dan ( v v n ) DALAM rangka meremajakan pesawat dan menambah penumpang, PT Garuda Indonesia Tbk akan menambah 20 pesawat baru pada 2012.

yang akan dijual menjelang Imlek. Sehingga pada saat dijual, ikan tersebut masih segar, dan rasanya manis. Terutama ikan yang memiliki telur. Disamping itu, ikan dingkis tidak hanya di jual di pasar-pasar Batam, tetapi juga dijual ke Singapura.(( c w 5 7 )

Ginseng Usia

Sambungan hal 16

baisan Tiongkok. Yang mana jenis ginseng ini secara alamiah bersifat hangat. Pameran ini juga memberikan kesempatan kepada

tingginya konsumsi, kondisi pasar yang stabil, dan suku bunga rendah. Potensi overheating juga karena permintaan impor yang berlebih. Hal itu juga bisa berakibat ke nilai tukar dan krisis properti. Negara seperti China dan Hong Kong, juga mengalami krisis properti. (vvn)

Ikan Dingkis

Sambungan hal 16

bertelur dan tidak bertelurnya,” ujar Sayadi, penjual ikan dingkis di Pasar Penuin, Kamis (12/1). Disebutkan Sayadi, di pasar tersebut hanya dua pedagang menjual ikan dingkis, dirinya dan seorang lagi rekan yang kebetulan hari itu tida betjualan. “Sekarang masih belum begitu

terbatas, hanya 100 orang saja. Jadi, bagi yang berminat lansung saja reservasi agar Anda mendapatkan tempat. Reservasi, lansung saja datang ke Sijori Resort di Jalan Ir Sutami nomor 6 Sekupang Batam, telephon 0778 323388," ujar Asril menandaskan.** * *

JAKARTA A— PT Garuda Indonesia Tbk akan menambah 20 pesawat baru pada 2012 sebagai upaya perseroan menambah penumpang. Langkah ini juga dilakukan dalam rangka peremajaan pesawat. Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar, mengatakan perseroan berencana menambah jumlah pesawat pada 2012 sebanyak 20 pesawat baru menjadi 105 pesawat. “Program ini masuk rencana kerja 2012. Kami akan membeli 18 jenis pesawat Airbus 300-200, dan dua pesawat Boeing,” kata Emir pada Konferensi Pers Kinerja 2011 dan Rencana Kerja 2012 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk di Gedung Manajemen Garuda City, Tangerang, Banten, Kamis (12/1). Emir menjelaskan, tahun ini perseroan menargetkan dapat mengangkut penumpang hingga 22 juta atau lebih tinggi 30 persen dibanding 2011. Selain itu, perseroan juga akan meremajakan usia pesawatnya dari umur 6,5 tahun di 2011 menjadi 5,8 tahun di tahun ini. “Pesawat-pesawat yang telah berusia tua akan

Kemasan 50 gram tersebut bisa dikomsumsi selama tiga bulan. Dengan aturan pakai 0,5 gram di konsumsi pagi hari sebelum makan. * * * NET


CMYK

CMYK Kamis, 12 Januari 2012 PEMBUKAAN

3.912,59

Jumat, 13 Januari 2012

PEMBUKAAN

12.449,45

HARGA ECERAN RP2000,HARGA LANGGANAN RP2.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

PEMBUKAAN

2.710,76

9195

PEMBUKAAN

8.385,59

7125.17

PEMBUKAAN

19.095,38

2926.95

Ginseng Usia 2.000 Tahun Dihargai Rp2 Miliar BA TAM BAT AM— Ginseng, yang didaulat sebagai rajanya obat-obatan sedang dipamerkan di Batam. Diantara jenis ginseng yang dipamerkan oleh PT Tek Sheng Hing Ginseng Indonesi di BCS Mall Baloi itu, terdapat ginseng berusia 2000 tahun. Ginseng ini dijual dengan harga Rp2 miliar. Oleh: Armat Juang, Liputan Batam

Juga terdapat ginseng dengan usia 500 tahun, ditawarkan dengan harga Rp50 juta. Marketing PT Tek Sheng Hing Ginseng Indonesi, Indara Tentri kepada koran ini, Kamis (12/1) mengatakan,

ginseng yang ditawarkan pada pameran yang berlangsung hingga 29 Januari 2012 tersebut bervariasi, sesuai jenis ginsengnya. Menurutnya, harga disesuaikan dengan umur ginseng. Se-

makin tua umurnya, kahasiatnya juga semakin banyak. Hal ini menjadi acuan penawaran harga yang sangat tinggi tersebut. Disamping, untuk mendapatkan ginseng berusia ribuan tahun juga sulit. Beberapa di antara khasiat ginseng adalah, memperkuat jantung, memperkuat ginjal, mengatasi ejakulasi dini, kesuburan pria dan wanita, menghambat proses menopause, impotensi, anemia, diabetes, rematik dan masih banyak lagi yang lainnya, Jenis ginseng yang ditawarkan merupang ginseng liar yang berasal dari pegunungan ChangGinseng Usia

CECEP/HALUAN KEPRI

Bersambung ke hlm 15

BI Bantah Indonesia Rawan Overheating JAKARTA A— Bank Indonesia membantah jika perekonomian Indonesia rawan efek kepanasan atau overheating pada 2012. Sebab, kapasitas ekonomi Indonesia berada di kisaran tujuh persen. Menurut Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, meskipun pertumbuhan eko-

nomi Indonesia dapat didorong ke angka tujuh persen, kondisi itu belum tentu mendorong peningkatan inflasi. Overheating terjadi di saat angka inflasi meningkat tajam. “Tapi, kita harus waspada, apakah sektor tertentu ada yang terlalu cepat (pertumbuhan kreditnya),” ujar Darmin saat

jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (12 /1). Sejauh ini, dia melanjutkan, pertumbuhan kredit sebesar 25 hingga 26 persen masih terbilang normal. Sebab, pertumbuhan kredit sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. BI Bantah Bersambung ke hlm 15

PAMERAN GINSENG— Seorang karyawan PT Tek Sheng Hing Ginseng Indonesi menunjukan produk gingseng yang dipamerkan di BCS Mall, Kamis (12/1).

Motor Bekas Tetap Laris BATAM M— Di tengah larisnya motor baru dengan persyaratan yang sangat mudah, motor bekas tetap dilirik oleh masyarakat. Biasanya, motor bekas menjadi pilihan karena harganya jauh lebih murah dengan kualitas yang hampir sama degan produk baru. Seperti di Performa Jaya Motor Bengkong, penjualan motor bekas perbulannya mencapai 60 unit. "Dibandingkan tahun 2010, penjualan tahun 2011 kemaren terjadi peningkatan. Bahkan penjualan mencapai 60 unit dalam

sebulan. Dan hal itu terjadi selama beberapa bulan," ujar Sinta, Marketing Performa Jaya Motor, Kamis (12/1). Performa Jaya Motor yang berada di Bengkong Indah ini paling sedikit menjual satu unit per hari, dan saat ramai bisa menjual lebih dari lima unit dalam sehari. Sinta menyebutkan, sebagian masarakat lebih memilih untuk membeli motor bekas selain jauh lebih murah dibandingkan harga baru, juga karena harga jual kembali tidak terlalu jauh selisihnya dengan harga beli.

Hal inilah yang menjadi alasan motor bekas masih dilirik oleh sabagian masarakat. Yang mana, sebagian masarakat Batam adalah pendatang dan tidak menetap lama di Batam, sehingga suatu saat akan menjual motornya. Toko Performa Jaya Motor memiliki sekitar 200 unit motor bekas dengan tipe, merek dan harga yang bervariasi. Penjualan motor paling laris katagori matik yaitu tipe Beat, Vario, dan Mio CW. Sedangkan untuk kategori bebek, yaitu tipe Jupeter Z, Vega R, Jupiter MX kopling, dan Obsolut Revo. Sedangkan kelas

Sports, yaitu Vixion dan Satria Fu. "Pembelian motor disini akan mendapatkan garansi mesin selama tiga tahun. Dengan arti kata, motor bekas yang Anda beli adalah motor yang masih bagus kualitasnya," sebut Sinta. Semakin mempermudahkan Anda mendapatkan motor bekas di tempat ini, Performa Jaya Motor bekerja sama dengan Adira dan Wom Finances untuk pembelian secara kredit. Kunjungi lansung di Ruko Raya Bengkong Indah Blok F No.66, telpon 0778-450480.(cw57)

Ikan Dingkis Masih Murah Rp30 Ribu Per Kilogram BATAM M— Salah satu tradisi yang mewarnai perayaan Imlek di Batam yaitu tingginya permintaan terhadap ikan dingkis, ikan yang hanya ada di perairan Kepri. Saat ini, ikan dingkis di Pasar Penuin dijual dengan har-

CMYK

ga Rp30 ribu per kilogram. Saat mahal, harga ikan dingkis Rp100 ribu lebih perkilogram. Dari segi permintaan, ikan dingkis masih sepi peminat. Namun, bila permintaan tinggi, harga ikan ini juga akan ikut

melambung. Biasanya permintaan ikan dingkis akan meningkat seminggu menjelang Imlek. “Ikan dingkis belum banyak masuk. Harganya bervariasi disini. Ada yang menjual Rp20 ribu perkilogram, ada Rp30 ribu per-

CMYK

kilogram, ada juga yang menjual Rp40 ribu perkilogram. Saya jual ada yang Rp20 ribu dan ada yang Rp30 ribu. Tergantung ukuran, Ikan Dingkis Bersambung ke hlm 15


CMYK

Jumat, 13 Januari 2012 HARGA ECERAN RP2000,HARGA LANGGANAN RP2.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Hardi Madek Staf Komisi I DPRD Kepri

Tak Mau Sia-sia HIDUP hanya sementara, jangan disiasiakan. Itulah moto hidup Hardi Madek. Bagi pria kelahiran 16 November 1980 ini, membuang waktu percuma tidak ada dalam kamus hidupnya. Katanya, waktu itu sangat berharga, maka sebaiknya juga diisi dengan kegiatan yang positif. Hardi Madek di mata teman-teman sekantornya, memang adalah pribadi yang menyenangkan. Makanya, tak heran banyak orang yang cepat akrab dengan anak bungsu dari enam bersaudara itu. Saat ini, Madek, begitu dia akrab disapa, adalah salah satu staf di Komisi I DPRD Kepri. Aktivitas kesehariannya adalah mengurusi semua administrasi dan 'melayani' anggota Dewan.

BC Pantau Pinang Marina ANJUNGPINANG ANG — Kantor Bea dan Cukai TANJUNGPIN (BC) Tanjungpinang segera menurunkan tim guna memantau aktivitas seluruh pelabuhan ilegal, salah satunya di Pinang Marina. Diduga kuat, di pelabuhan yang berada di Batu 2, Tanjungpinang itu sering bersandar kapal yang membongkar barang selundupan. Oleh: Tim Haluan Kepri, Liputan Tanjungpinang

yang sering terjadi. Ia "Saya akan menyumenuding, maraknya ruh anak buah mengebarang ilegal masuk ke cek ke lapangan (Pinang wilayah Kota TanjungMarina), agar tidak terjadi lagi aksi penyelunpinang, juga dikarenadupan," kata Kepala BC kan banyaknya berdiri Tanjungpinang Harry dermaga atau pelabuPrabowo di ruangannya, han tradisional. Kamis (12/1). "Kami memang agak Harry mengaku re- Harry kesulitan memantau sah dengan aksi penyebarang-barang selunlundupan barang-barang ilegal dupan, tapi kami berjanji akan

bersikap tegas dalam memberantas aksi penyelundupan," ungkapnya. BC Pantau Bersambung ke hlm 18

TIM HALUAN KEPRI

PELABUHAN ILEGAL — Kantor Bea dan Cukai Tanjungpinang akan memantau pelabuhan ilegal di Pinang Marina, Batu 2,Tanjungpinang yang diduga menjadi tempat penyelundupan barang impor. Foto aktivitas perairan di Pinang Marina diambil kemarin (12/1).

Tak Mau Bersambung ke hlm 18

Imlek, Momen Gatot W Disebut Bertanggung Jawab Reuni Keluarga Lagi, Lima Saksi

TANJUNGPINANG — Perayaan tahun baru Imlek, lazim juga dijadikan momen berkumpulnya keluarga dan kerabat. Oleh karena itu, tak heran jika banyak warga Tionghoa di perantauan banyak yang pulang kampung. "Imlek sebagai momen untuk berkumpul bersama keluarga dan seluruh etnis Tionghoa yang ada di Kota Tanjungpinang," kata Ketua Panitia Bersama Perayaan Imlek 2563 Kota Tanjungpinang, SUTANA/HALUAN KEPRI

SEJUMLAH jalan mulai dihiasi pernak-pernik Imlek, Kamis (12/1).

CMYK

Imlek, Momen Bersambung ke hlm 18

Beratkan Fadil T A N J U N G P I N A N G — Muhammad Rasyid, Kuasa Bendahara Umum Daerah (BUD) yang merupakan satu dari lima saksi yang dihadirkan dalam persidangan kasus korupsi Uang Untuk Dipertangungjawabkan (UUDP) Setdako Tanjungpinang 2010 dengan tersangka Fadil, menyebut Gatot Winoto Gatot W Bersambung ke hlm 18

RUDI YANDRI/HALUAN KEPRI

M RASYID, salah seorang saksi memberi keterangan dalam sidang kasus dugaan korupsi UUDP Setdako Tanjungpinang 2010, Kamis (12/1).


METRO TANJUNGPINANG

18

Jumat,

13 Januari 2012

Direksi BUMD Perlu Diganti TANJUNGPINANG — kemudian BUMD tersebut menyusun program kerja. Sebagai Komisi II DPRD Kepri acuan dalam melaksanakan tugas semenyambut baik hasil keputusan suai dengan target-target Pemprov Rapat Umum Pemegang Saham Kepri dalam mendongkrak penca(RUPS) PT Pembangunan Kepri paian pendapatan daerah. yang mengangkat Edi Rofiano "Edi Rofiano harus segera mesebagai komisaris. Agar BUMD lakukan restrukturisasi pada tataran Kepri tersebut bisa kembali 'sehat', direksi, sehingga kesalahanEdi diminta segera mengganti kesalahan yang lalu tidak terulang. jajaran direksinya. Karena sangat disayangkan sempat "Kita berharap komisaris Abdul Azis terjadi kekosongan avtur (bahan terpilih bisa segara membenahi BUMD yang sudah sakit ini, sehingga ke bakar pesawat), padahal ini merupakan salah depan tidak terus merugi," ujar Ketua Komisi satu tugas pokoknya," ungkap Azis. II DPRD Kepri Abdul Azis menanggapi hasil Selaku mitra kerja Pemprov Kepri, RUPS PT Pembangunan Kepri, Kamis (12/1). lanjutnya, komisinya menyambut baik dan Menurut Azis, keberadaan direksi memberikan kesempatan seluas-luasnya merupakan poin dasar yang menentukan maju kepada Edi Rofiano untuk menunjukkan tidaknya sebuah perusahaan. Oleh karena itu, kinerjanya. Dan ia mengingatkan agar Edi ia menyarankan Edi segera mengganti jajaran Rofiano dalam mengusulkan orang-orang direksi BUMD Kepri tersebut. yang akan duduk di dewan direksi, benarSetelah adanya restrukturisasi, kata benar orang bisnis. politisi PArtai Demokrat itu, barulah Namun demikian, meskipun nanti terjadi

perubahan total pada struktur pada BUMD Kepri, kata Azis, Komisi II tetap mendorong agar ada pertanggungjawaban secara keuangan dari pengurus yang lama. Terutama mengenai kerugian senilai miliaran yang selama ini terjadi pada BUMD. "Meski telah ada pergantian komisaris, namun tetap harus ada pertanggungjawaban secara keuangan pada pengurus lama, karena ini menyangkut keuangan negara," sebutnya. Azis menegaskan, komisaris dan direksi yang baru nanti, harus melakukan audit keuangan. Hasilnya kemudian disampaikan kepada Komisi II DPRD Kepri. Dari sanalah nanti, kata dia, akan menjadi panduan bagi komisinya untuk melihat apa sebenarnya yang menyebabkan BUMD tersebut merugi selama bertahun-tahun. Sebagai bentuk kongkrit penyambutannya pada Edi Rofiano, Azis menjanjikan pada APBD selanjutnya akan mempertimbangan untuk kembali melakukan penyertaan modal untuk PT Pembangunan Kepri. (cw55)

Kanwil Kemenag Kepri Lantik 3 Pejabat T A N J U N G P I N A N G — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Kepri melantik tiga pejabatnya untuk menduduki posisi eselon III dan IV di aula kantor instansi tersebut di Senggarang, Kamis (12/1). Pelantikan ketiga pejabat tersebut dipimpin oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri Handarlin. Ketiga pejabat yang dilantik itu adalah Subadi yang diangkat menjadi Kepala Bagian Tata Usaha, Muhammad Nasir menjadi Kasubbag Ortala dan Kepegawaian, serta Syahjohan sebagai Kasubbag Hukmas, Infoka, KUB dan Umum.

Dalam sambutan yang diberikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Handarlin, bahwa jabatan yang baru disandang oleh ketiga pejabat tersebut ialah untuk penyegaran dan sekaligus mempromosikan jabatan di lingkungan Kanwil Kemenag Kepri. "Ini adalah penyegaran dan promosi jabatan, ini biasa dalam instansi pemerintahan," kata Handarlin. Ia mengungkapkan, promosi jabatan merupakan motivasi. Hanya saja, pejabat yang dipromosi tentu yang memiliki kinerja bagus. Handarlin berpesan kepada pejabat yang dilantik agar memgang amanah. Dan

disarankan segera berkoordinasi. "Saya minta mari kita sama-sama bekerja, untuk memajukan Kanwil Kemenag Provinsi Kepri," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Handarlin juga mengukuhkan Forum Komunikasi Lembaga Dakwah (FKLD) Provinsi Kepri. Ashari Abbas selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri, diangkat sebagai ketua forum tersebut. "FKLD bukan induk dari organisasi lembaga dakwah yang ada, tetapi tujuannya dibentuk untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama antar lembaga dakwa dengan pemerintah," ungkapnya. (cw53)

Dua Pelajar Curi Motor TANJUNGPINANG — Dua pelajar yang masih duduk di bangku SLTP di Tanjungpinang, yakni Kt (18) dan Sd (18) dibekuk jajaran buru sergap (buser) Mapolsekta Tanjungpinang Kota, karena diduga kuat telah melakukan pencurian motor. Kedua pelajar itu ditangkap di sekolah mereka. "Betul, kedua pelajar itu kita tangkap di sekolah mereka. Pelajar ini, menurut keterangan warga adalah pelaku pencurian motor di salah satu perumahan di Senggarang, Senin (9/1) lalu," kata Kapolsekta Tanjungpinang Kota AKP Andi Rahmansyah, saat ekspose kasus pencurian motor, Kamis (12/1). Andi menceritakan, korban yang melaporkan motornya dicuri adalah Gusdi (37). Ia melaporkan telah kehilangan sepeda motor jenis Yamaha Mio Soul BP 5684 WA. Motor miliknya hilang saat diparkir di depan rumahnya. Keterangan kedua pelajar tersebut, lanjutnya, motor curian itu lalu dibawa ke salah satu rumah di Jalan Pramuka. Setelah itu, kata Andi, mereka kembali mencuri motor lain di Perumahan bintan Centre. "Motor curian itu juga dibawa ke Jalan Pramuka," ujarnya. Kt dan Sd mengakui telah

RUDI YANDRI/HALUAN KEPRI

CURI MOTOR — Dua pelajar SLTP yang mencuri motor ditunjukkan kepada wartawan saat ekspose kasus di Mapolsekta Tanjungpinang Kota, Kamis (12/1). Kedua pelajar tersebut mencuri dua motor di dua tempat berbeda, beberapa waktu lalu.

mencuri dua sepeda motor di lokasi perumahan yang berbeda. Pengakuan kedua pelajar tersebut, motor hasil curian akan

Sambungan hal 17

119 Pelajar Try Out di Malaysia T A N J U N G P I N A N G — Sebagai upaya meningkatkan prestasi pelajar di bidang olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengirim 119 pelajar dari semua tingkat pendidikan untuk mengikuti try out olahraga di Johor, Malaysia. Kegiatan tersebut akan digelar selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat (13/1). Para pelajar pilihan Kepri itu akan berangkat pada Jumat (13/1) sekira pukul 06.00 WIB, melalui dua jalur keberangkatan. Yakni Pelabuhan Kota Tanjungpinang dan

Kota Batam. Kepala Badan Pembinaan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) yang juga sebagai Kabid Olahraga Dispora Kepri Mafrizon mengatakan, ke-119 pelajar yang diberangkatkan tersebut telah lulus seleksi. Seluruh pelajar yang diberangkatkan merupakan bibit atlet terbaik di bidangnya masing-masing. "Kita telah melakukan seleksi di 7 kabupaten/kota yang ada di Kepri, dan merekalah yang berhak mewakili Provinsi Kepri pada ajang studi banding tersebut," ujar Mafrizon

kepada wartawan di Kantor Dispora Kepri, Kamis (12/1). Menurutnya, selain para pelajar dari kabupaten/kota se-Provinsi Kepri, panitia juga menyertakan lembaga sosial Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) melalui Kepala perwakilan Biro Belia DMDI Kepri Basarudin Idris. Kepala Dispora Kepri HZ Dadang AG mengatakan, ke-119 pelajar tersebut merupakan atlet pelajar terbaik dari 7 cabang olaharaga (cabor) yang ada di Provinsi Kepri. Yaitu bola basket, voli, takraw, bulu tangkis, da(cw55) yung, karate dan silat.(cw55)

Sambungan hal 17

Harry yang baru bertugas selama 6 bulan sebagai Kepala BC Tanjungpinang, mengakui memliki 84 personil. Kesemua bawahannya itu disebar untuk mengawasi wilayah Tanjungpinang dan Bintan. Ia menambahkan, saat ini pihaknya sudah membentuk unit pengawasan yang bertugas mengawasi aksi penyelundupan. Harry menyebut, semua tim sudah diturunkan di beberapa titik lokasi yang dianggap rawan aksi penyelundupan. "Ada sekitar 30 personil BC yang sengaja dibentuk untuk

BC Pantau tim pengawasan di lapangan, dan ini sudah kami sebar di beberapa lokasi penyelundupan," ujarnya. Terpisah, Administrator Pelabuhan (Adpel) Kota Tanjungpinang Rahmatullah mengatakan, pihak yang berwenang mengawasi aksi penyelundupan di pelabuhan adalah BC. Termasuk di pelabuhan ilegal di Pinang Marina, itu juga domain BC. "Jika memang benar-benar ada kapal yang lego jangkar malam hari untuk menurunkan barang-barang selundupan, maka

saya akan menyuruh anggota untuk mengecek ke lapangan," pungkasnya. Senada juga disampaikan Kasubag Humas Polresta Tanungpinang AKP Wawan Saefullah. Ia mengatakan, pihak berkompeten yang mengawasi aksi penyelundupan di pelabuhan adalah BC. "Kami juga mengimbau semua instasi terkait mau bekerja sama dalam memberantas aksi penyelundupan di Tanjungpinang ini," katanya. Menurut keterangan warga, aksi penyelundupan barang ilegal asal negara Singapura dan Ma-

laysia memang sering terjadi di Pinang Marina. Modus penyelundupan, kapal yang membawa barang ilegal tersebut lego jangkar di tengah laut. Selanjutnya, kapal-kapal kecil mendekati kapal dan memuat barang ilegal tersebut, lalu dibongkar di pelabuhan Pinang Marina. "Sudah bukan rahasia umum lagi kalau di sana (Pinang Marina) memang sering masuk barang selundupan. Banyak aparat yang membekingnya," kata Ar, salah seorang warga yang bekerja di salah satu kedai di kawasan Pinang Marina. * * *

adalah orang yang paling bertanggung jawab. Ia mengatakan, Gatot Winoto saat itu adalah Plt Sekdako Tanjungpinang dan sebagai Pengguna Anggaran (PA). "Orang yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan Sekda adalah Gatot Winoto," kata Rasyid, menjawab pertanyaan majelis hakim saat sidang kasus dugaan korupsi UUDP Setdako 2010 senilai Rp1,1 miliar itu digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kamis (12/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam kesaksiannya, Rasyid mengakui bahwa Fadil sebanyak lebih dari 13 memberikan laporan keuangan kepada pihaknya. Namun, adanya laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait temuan sisa anggaran kegiatan yang tidak disetorkan oleh Fadil, hal itu tidak diketahui Rasyid. "Sebagai Kuasa BUD, saya telah menjalankan tugas dan wewenang saya. Yang pasti, saya tahu ada dana sisa kegiatan yang belum disetorkan Fadil pata tahun 2010 dari DPPKAD, bukan dari BPK," ujarnya. Sedangkan keempat saksi yang dihadirkan adalah Zulnifar, Sambungan hal 17

dipakai sendiri. "Tidak untuk dijual, buat pakai saja. Kami khilaf dan tak mau mencuri motor lagi," ucap Kt. (cw40)

Gatot W Bendahara Pengeluaran Rutin Sekdako, Suyatno selaku pejabat keuangan DPPKAD, Yeyen sebagai Bendahara Rutin Sekdako dan Heri Putra, Kepala Inspektorat Pemko Tanjungpinang. Saksi kedua, Zulnifar mengutarakan sekitar Januari tahun 2010, Fadil menjabat sebagai Bendahara Kegiatan di Sekdako. Namun, kegiatan-kegiatan apa yang dipegang oleh Fadil, dirinya tidak mengetahui secara pasti. Menurut informasi yang diperolehnya, sewaktu dia menjabat sebagai Bendahara Sekdako, jabatan Kasubag Keuangan dalam keadaan kosong. "Hanya Pengguna Anggaran (PA) Gatot Winoto saja yang ada pada waktu itu. Secara struktural saya sama sekali tidak tahu mengenai tanggung jawab, serta proses mekanismenya. Semuanya langsung diajukan Fadil ke PA, Gatot Winoto," ungkapnya. Suyatno, saksi ketiga mengungkapkan, sebelum Fadil ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya telah mengirimkan 4 kali surat teguran. Namun surat tersebut tidak pernah digubris atau dibalas oleh Fadil.

"Kita sifatnya hanya memberikan surat teguran kepada setiap bendahara, maupun Fadil. Jabatan saya tidak ada keterkaitan langsung dengan Fadil dan bendahara lainnya," ujarnya. Yeyan dan Heri Putra juga memberikan keterangan kepada majelis hakim hanya bersifat mekanisme aturan prosedur pada tugas di bidang mereka masing-masing. Dari kesaksian yang diberikan para saksi, Ketua Majelis Hakim Endang menyoroti kinerja para pegawai Pemko Tanjungpinang tersebut. Ia heran, karena para saksi tidak mengerti dengan bidang pekerjaan mereka masing-masing. "Makanya masalahnya jadi seperti ini, sumber daya manusianya sangat lemah," ucap Endang. Usai mendengarkan keterangan saksi, Fadil yang mengikuti jalannya persidangan sama sekali tidak menyanggah. Fadil membenarkan semua keterangan para saksi. Setelah mendengar keterangan saksi, sidang kemudian ditutup. Sidang kembali dilanjutkan pada Senin (16/1) pekan depan. ( c w 4 0 )

Imlek, Momen Lina Tan saat dimintai tanggapannya tentang makna perayaan Imlek, Kamis (12/1). Semarak perayaan Imlek, kata dia, mestinya setiap tahun terus ditingkatkan baik dari kuantitas kegiatan maupun dari kualitas perayaan. Tujuannya agar tradisi tahunan etnis Tionghoa tidak lekang oleh waktu, melainkan terus tumbuh seiring perkembangan zaman. Untuk itulah, menurut Lina, sangat diperlukan adanya peran serta dari setiap etnis Tionghoa yang ada di berbagai tempat untuk kembali ke kampung halaman masing-masing pada perayaan Imlek. Sehingga perayaan Imlek tahun ini bisa lebih semarak dan bermakna. Selain penjelasana tentang salah satu makna Imlek, Lina juga menjelaskan bahwa pada perayaan Imlek tahun ini ada beberapa kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia bersama PSMTI dan Walubi Kota Tanjungpinang. Di antaranya band show yang menampilkan artis-artis dari Medan dan Malaysia, Bazar Imlek dan pembagian sembako, serta masih banyak kegiatan lainnya. "Perayaan Imlek kali ini, kita akan menghadirkan artis-artis dari Medan dan Malaysia untuk menghibur masyarakat Kota Tanjungpinang," ucapnya. Agar perayaan tersebut menjadi lebih semarak, menjelang hari H tanggal 23 Januari nanti, berbagai persiapan terus dilakukan oleh panitia. Seperti pemasangan lampion sejak seminggu yang lalu, pemasangan imbauan dan ucapan tentang selamat Tahun Baru Imlek, melalui spanduk dan baliho. "Tahun ini, kita akan memasang ribuan lampion untuk menyemarakkan perayaan Imlek di Kota Tanjungpinang," tutur Lina. (cw55) Sambungan hal 17

Tak Mau "Ini berkat kedua orang tua kami, yang selalu menerapkan prinsip hidup agar mengisi waktu dengan kegiatan positif dan bermanfaat. Satu hal lagi, mengajak kami selalu bersyukur atas apa yang sudah diberikan Allah SWT," kata Madek, kemarin. Madek sudah bekerja di Pemprov Kepri sejak tahun 2004 lalu. Masa kecil dan dewasanya banyak dihabiskan di Jambi. (sut)


BINTAN

19

Jumat,

13 Januari 2012

Nelayan yang Menjual Bantuan akan Diproses Hukum Warga Sambut Baik Pindahnya Kantor Pemkab BINTAN — Warga Bintan menyambut baik pemindahan kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bintan di Bintan Buyu. Masyarakat berpendapat dengan pemindahan kantor ke daerah tersebut bisa lebih adil dalam hal pengurusan publik terutama jarak tempuh, karena selama ini masyarakat kewalahan dengan lokasi yang terpusat di Kijang dan Tanjungpinang. Masyarakat Bintan yang umumnya tinggal di daerah Kawal, Lagoi, Tanjunguban, Teluk Sebong, Gunung Kijang menyambut baik pemindahan kantor layanan publik di Bintan Buyu yang merupakan sentral Pemkab Bintan yang berlokasi di Jalan Tanjungpinang-Tanjunguban KM 42 di Bintan Buyu. Selama ini masyarakat mengeluhkan rentan kendali jarak tempuh, sehingga masyarakat kesulitan dalam mengurus administrasi yang berkaitan dengan pemerintahan. Sebut saja soal perizinan usaha, catatan sipil dan termasuk pendidikan dan pengurusan lainnya yang berhubungan langsung dengan birokrasi. "Kalau sekarang cukup adil, pusat pemkab berada di tengah-tengah jadi tidak terlalu banyak memakan waktu juga biaya ongkos transportasi," kata Wandi warga Kawal ditemui di Simpang antara Jakur Tanjunguban dan Kawal menuju kawasan wisata Trikora, Kamis kemarin. Senada juga dikatakan M Rohim, warga Teluk Sebong, sebelumnya masyarakat mengalami kerepotan jika mengurus perizinan di Bintan. Masyarakat harus pergi ke Kijang dan Tanjungpinnag, karena kantor-kantor birokrasi pemerintahan berada di daerah tersebut. Katanya, meski belum seluruhnya pindah ke Bintan Buyu, namun sudah ada titik terang kepastian pemindahan itu memudahkan masyarakat. (tea)

KIJANG — Bupati Bintan Ansar Ahmad telah wanti-wanti agar bantuan yang diterima nelayan benar-benar dimanfaatkan. Jika bantuan tersebut digunakan dan dirawat dengan baik ada peluang nelayan akan mendapat bantuan tahun berikutnya. Namun sebaliknya jika ada yang yang menjual bantuan tersebut, maka bersiap-siaplah menghadapi proses hukum. "Awas kalau ada nelayan yang menjual bantuan yang diberikan, itu bisa diproses hukum. Begitu juga Kalau selama tiga bulan bantuan tersebut tidak dimanfaatkan, kita akan tarik kembali dan diberikan kepada nelayan yang membutuhkan," tegas Ansar saat menyerahkan bantuan pemerintah untuk nelayan berupa 500 life jaket (jaket keselamatan) dan sejumlah kapal penangkap ikan di Pelabuhan Pasar Barek Motor, Kijang, Kamis. Bantuan yang diberikan kepada nelayan sebanyak 500 unit life jaket dari Dinas Perhubungan Bintan dan sejumlah kapal penangkap ikan berbagai ukuran dari Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Bintan. Dalam kesempatan tersebut juga diresmikan pemakaian gedung Pos Pelayanan Kepelabuhan di Pasar Barek Motor yang dibangun Dishub Bintan. Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut itu Wakil Bupati Bintan

Khazalik, Kepala Dishub Bintan Ahmad Ishar , Kepala Dinas DKP Bintan Tatang Suwenda, HNSI Bintan, instansi terkait dan tokoh masyarakat Kijang. Bantuan yang diberikan kata Bupati merupakan bagian dari program pengentasan Kemiskinan yang dilaksanakan pihak Provinsi Kepri dan Pemerintah Pusat. Di Bintan tahun 2011 sudah 700 rumah tangga nelayan miskin yang telah dibantu baik berupa infrastruktur dan program budidaya, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Bupati juga meminta kepada pihak DKP agar mewajibkan kepada pihak perusahaaan kapal ikan agar mengikutsertakan program Jamsostek bagi karyawannya. Agar jika terjadi musibah di laut pekerja atau nelayan tersebut mendapat jaminan sosial bagi diri dan keluarganya. Kepala Dishub Bintan Ahmad Ishar mengatakan bantuan life jaket sebanyak 500 unit diberikan kepada nelayan untuk mengantisipasi cuaca ekstrim dan musibah dilaut. Bantuan ini katanya akan dikelola pihak HNSi Bintan. Sedangkan pembangunan pos pelayanan kepelabuhan dimaksudkan sebagai antisipasi kegiatan di Pasar Barek motor. "Saat ini kita sudah membangun dua pos pembantu kepelabuhan di Kawal dan Barek Motor.

EDY/HALUAN KEPRI

PASANG JAKET - Bupati Bintan Ansar Ahmad memakaikan life jacket kepada nelayan di Pelabuhan Pasar Barek Motor Kijang, Kamis (12/1).

Sedangkan pos ini dibangun Untuk meningkatkan fungsi pelayanan jasa transportasi yang belum dirasa maksimal di kedua wilayah tersebut,"katanya. Sedangkan Kepala DKP Bintan Tatang suwenda menyampaikan bantuan kapal yang diserahkan

berbagai ukuran terdiri dari satu unit kapal berbobot 30 ton untuk nelayan Tambelan, 5 unit kapal 10 GT untuk nelayan kecamatan Gunung Kijang dan Teluk Bintan. Serta 11 unit kapal ukuran 5 GT untuk nelayan Mantang dan Bintan Pesisir.

Dalam kesempatan itu Bupati juga menyerahkan penghargaan kepada penyelam asal Prancis Michele yang turut membantu pencarian korban tenggelamnya kapal tugboat milik PT Bukit Panglong yang terjadi pada 25 Desember 2011 lalu. (edy)

PKD Daftarkan Permohonan Praperadilan Polres Bintan BINT AN — Pusat Koperasi Distribusi (PKD) BINTAN Kepri akhirnya mendaftarkan permohonan praperadilan Polres Bintan. Permohonan tersebut didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang dengan nomor 01/ PID.PRA/2012/PN.TPI, Kamis,(12/1) dimana Polres Bintan dituntut atas kerugian material dan inmaterial sebesar Rp150 juta. Oleh: Edy Haryanto, Liputan Bintan

Ancaman PKD untuk mempraperadilan Polres Bintan ternyata tidak sekedar isapan jempol belaka. Distributor resmi pupuk bersubsidi satu-satunya di Kepri ini siap menuntut polisi atas tindakan penangkapan 3 unit truk bermuatan pupuk bersubsidi milik mereka sebanyak 12 ton pupuk pada 23 Desember 2011 lalu. Ketua PKD kepri Baharudin mengatakan permohonan praperadilan sudah mereka daftarkan dan kini sedang menunggu jadwal sidang dari PN Tanjungpinang. Pihak PKD telah

menyiapkan kuasa hukum sebanyak tiga orang yakni Cholderia Sitinjak SH, Helmy SH serta Bayurizal SH dari kantor pengacara Lubis Sitinjak, Rambey Associates Advokat dan konsultan hukum. "Kita sudah daftar permohonan prapedilkan tersebut di PN Tanjungpinang dan saat ini sedang menunggu jadwal sidang. Kita juga sudah siapkan tim pengacara yang terdiri dari pengacara terkenal, yang mana salah satu dari pengacara tersebut merupakan Ketua Ikadin,"kata Bahar ,Kamis (12/1). Disinggung berapa nilai tuntutan yang diajukan nanti, Bahar menyebutkan pihaknya akan menuntut pihak Polres Bintan atas kerugian material dan inmaterial sebesar Rp 150 juta. Dalam hal ini pihaknya secara material telah dirugikan akibat penahanan truk dan pupuk tersebut karena harus membayar sewa truk kepada pemiliknya. Sementara pupuk juga tidak dapat ditebus petani karena ditahan polisi. Disamping itu pihaknya juga tidak dapat menerima cara-cara penahanan atau penangkapan yang dilakukan anggota Reskrim Polres Bintan yang dinilainya di luar prosedur. Menurut Bahar dia merasa sebagai institusi resmi pengecer pupuk bersubsidi resmi di Provinsi Kepri telah dilecehkan kepolisian. Kepolisian dinilainya telah bertindak sewenang-wenang diluar prosedur hukum yang berlaku. "Truk kita ditahan saat masih dalam perjalanan. Polisi juga waktu

itu berpakaian preman dan tidak memakai mobil dinas tapi mobil avanza. Mereka juga waktu itu tidak bisa menunjukan surat perintah tugas. Sampai saat ini kita juga tidak pernah diberi surat penahanan truk dan pupuk itu. Apakah itu namanya bukan tindakan amatiran ? ,"kata pria berdarah Bugis ini dengan nada tinggi. Dia menambahkan, karena hak azazi setiap orang untuk berserikat, berusaha dan mendapat keadilan dalam hukum itu di jamin oleh undang-undang karena itu diapun menuntut secara hukum. Terkait telah didaftarkannya permohonan prapedilan tersebut , baik Kapolres Bintan AKBP Octo B. Prasetyo dan Kasatreskrim AKP Reonald Simanjuntak Kamis kemarin belum memberi komentarnya. Namun sebelumnya Octo kepada wartawan koran ini sempat mengatakan bahwa pihaknya siap menghadapi tuntutan PKD Kepri tersebut. Dia juga yakin bahwa anggotanya telah bertindak sesuai prosedur."Silahkan saja, itu hak mereka. Kita siap,"kata Octo waktu itu. Seperti diberitakan, kisruh pupuk bersubsidi berawal ketika pihak Polres Bintan menahan tiga unit truk bermuatan 12 ton pupuk bersubsidi jenis urea milik PKD Kepri pada 23 Desember 2011 lalu. Saat itu polisi mempertanyakan surat jalan kepada supir yang sedang dalam perjalanan ke wilayah kecamatan Teluk Sebong. Polisi yang saat itu berpakaian preman dan tanpa

dibekali surat penahanan itu mempersoalkan alamat yang tertera di surat jalan tidak sama dengan tujuan pengantaran pupuk bersubsidi. Polisi pun curiga dan menduga pupuk tersebut tersebut akan diselewengkan kepada pihak lain dan bukan kepada petani yang berhak. Polisi akhirnya menahan 3 truk tersebut beserta muatannya. Namun pihak PKD Kepri memprotes keras tindakan polisi tersebut. Pihak PKD pun melayangkan surat protes kepada

Kapolda Kepri dan ditembuskan kepada sejumlah instansi seperti Kapolres Bintan, Kapolri , Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, DPRD Bintan dan Kepri, Gubernur Kepri serta PT Pusri. Pihak PKD menegaskan soal perbedaan alamat pada surat jalan itu hanya masalah administrasi saja dan tidak bisa dijadikan alasan bagi polisi untuk menduga ada penggelapan pupuk bersubsidi. Pihak PKD Kepri juga tidak dapat menerima prosedur penahanan tersebut dan berniat akan mempraperadilan Polres Bintan. ***

Bupati Tolak Ganti Kerugian Kopkar L A G O I — Bupati Bintan Ansar Ahmad menegaskan Pemkab Bintan tidak dapat memenuhi keinginan Koperasi Karyawan (Kopkar) Wira Artha Lagoi agar Pemkab Bintan bisa mengembalikan dana talangan Rp200 juta yang telah dikeluarkan pihak koperasi untuk membangun fasilitas umum pasar yang mereka bangun. Ansar mengatakan seharusnya dari awal pihak koperasi dan pejabat dinas bersangkutan melaporkan jika memang dalam pembangunan pasar kekurangan dana. "Mengapa tidak dari awal pihak koperasi dan pejabat dinas bersangkutan (Disperindagkop dan UKM Bintan-red) melaporkan kepada kita jika kekurangan dana. Kalau dari awal tentu bisa kita usulkan dalam DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun 2012 ini. Kalau sekarang tentu tidak bisa lagi,"tegas Ansar kepada Haluan Kepri disela kegiatan penyerahan life jaket dan bantuan kapal bagi nelayan di Pasar Barek motor Kijang, Kamis ,(12/1). Ansar mengatakan masalah pengaturan anggaran daerah memang tidak segampang yang dipikirkan banyak orang. Karena ada aturan yang harus dijalankan. Pemkab Bintan dalam hal ini katanya tidak dapat mengganti dana yang telah dikeluarkan oleh pihak koperasi . "Apalagi dana tersebut sudah dikeluarkan koperasi, sesuai aturan dana tersebut tidak dapat dikembalikan Pemkab Bintan,"kata Ansar. Seperti diberitakan, pihak Kopkar Wira Artha ,yang beranggotakan karyawan PT BRC Lagoi , mengaku telah menalangi atau menutupi biaya pembangunan sejumlah fasilitas umum (fasum) dan sarana pendukung pasar tradisional yang sedang mereka bangun sebesar Rp200 juta. Pasar tradisonal yang dibangun dengan bantuan dana dari Kementrian Koperasi senilai Rp800 juta dan kini dalam tahap penyelesaian akhir (finishing) tersebut dibangun di Kawasan Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong. Pihak koperasi berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi pembangunan fasum tersebut sesuai Teknis Pelaksanaan yang diberikan oleh Kementrian koperasi. Ketua Kopkar Wira Artha Arifin Napitupulu mengakui pihaknya telah mengeluarkan dana koperasi untuk pembangunan sarana pendukung dan fasilitas umum sebesar lebih kurang Rp 200 juta. Dana yang berasal dari pinjaman pihak ketiga tersebut digunakan untuk melengkapi sejumlah sarana dan prasarana pasar yang kini dalam tahap penyelesaian. "Sesuai teknis pelaksanaan pembangunan pasar yang diberikan oleh pihak Kementrian Koperasi saat memberi bantuan dulu, bantuan Rp800 juta itu hanya untuk bangunan utama pasar saja. (edy)


ANAMBAS

20

Jumat,

13 Januari 2012

Pelatihan Selam Eksekutif Ke-2 Segera Digelar ANAMBAS — Sukses menggelar pelatihan selam (diving) Ekslusif di akhir tahun lalu. Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) akan melaksanakan kembali pelatihan tersebut pada tahun ini. Kepala Bidang Promosi Pariwisata, Disbudparpora KKA, Sofyan menyampaikan keinginan untuk melaksanakan yang kedua ini untuk lebih mempromosikan wisata bawah laut Anambas. Terutama kepada kalangan eksekutif yang memimpin di Anambas. Terlebih dalam pelatihan akhir tahun lalu, disaksikan langsung Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, HM. Soerya Respationo. Tidak hanya menyaksikan, Soerya juga mengikuti semua rangkaian pelatihan yang diberikan oleh pemateri dari Lanal Tarempa. "Tahun ini juga kita rencanakan untuk selam eksekutif yang kedua. Karena tahun lalu tidak dapat diikuti Bapak Bupati dan Wakilnya, tapi beliau dapat menyaksikan. Juga dihadiri oleh Wagub Kepri yang juga berada di Anambas saat itu,"katanya kepada haluan kepri akhir pekan ini Tidak hanya menyaksikan. Berdasarkan keterangan Sofyan, Soerya juga meminta kepada panitia agar pada pelaksanaan berikutnya dirinya diundang. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk menjelajahi bawah laut Anambas. Orang nomor dua di Kepri ini sangat ingin menyaksikan keindahan bawah laut Anambas yang kini dicalonkan sebagai taman wisata perairan nasional. "Wagub juga berpesan untuk mengundang beliau pada pelaksanaan berikutnya. Karena beliau ingin sekali menyaksikan pesona bawah laut Anambas,"tutur Sofyan. Soerya saat itu, berada di Anambas untuk meninjau pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Provinsi. Namun karena bersamaan dengan pelatihan yang dipusatkan di pelabuhan Antang,Tarempa, Anambas dan tidak jauh dari resort Wagub dan rombongan menginap, Soeryapun mengikuti mulai dari pembukaan, tes kesehatan, perakitan dan penggunaan peralatan selam. Bahkan dirinya menyaksikan sampai penyampaian materi praktek selam didalam air oleh pelatih khusus dari Angkatan Laut yang dikoordinir oleh Lanal Tarempa. Namun sayangnya, waktu Soerya tidak banyak untuk tetap di Anambas. Karena dia harus menuju desa Bayat di pulau yang berbeda, di Kecamatan Palmatak. Waktu yang tidak mencukupi ini membuat Soerya jadi penasaran untuk ikut dalam pelatihan diving di Anambas.(yul)

DOK

LATIHAN SELAM — Wakil Gubernur Kepri H M Soerya Respationo didampingi Wakil Bupati KKA, Abdul Haris dan Danlanal Tarempa, M Yusuf memperhatikan cara pemasangan peralatan selam di Pelabuhan Antang, Tarempa, Anambas beberapa waktu lalu.

Pemprov Diminta Sharing Subsidi KM Gunung Bintan AN AMBAS — Wakil Ketua I Dewan PerANAMBAS wakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Mohamad Da'i menyarankan agar Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) melakukan sharing dengan Natuna dan Anambas dalam mensubsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) Kapal Perintis KM Gunung Bintan. Oleh: Yulia Irfani, Liputan Anambas

Hal ini diungkapkannya karena pemutusan subsidi dari Pemprov Kepri telah menye-

babkan Perintis yang membawa sembako ke Anambas hanya satu kapal yang datang sebulan sekali.

"Kalau Pemprov tidak mampu lagi subsidi BBM Perintis. Sebaiknya Sharing dana dengan Pemkab Anambas dan Natuna. Sehingga Perintis tetap jalan. Kalau perlu kita subsidi silang secara bersama,"katanya kepada Haluan Kepri saat ditemui di kantor DPRD, (12/1). Da'i menilai pelayaran perintis dalam mendistribusikan sembako sangat dibutuhkan masyarakat Anambas. Karena pendistribusian yang dikhususkan untuk sembako ini bisa membawa dalam jumlah banyak. Sehingga harga tidak terlalu tinggi ketika sampai ditangan masyarakat. Begitu juga dengan kondisi buah-bu-

Dihantam Badai, Mesin Kapal Puskel Rusak A N A M B A S — Gelombang besar yang diiringi badai tidak dapat dihindari Kapal Puskesmas Keliling (Puskel) Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas. Kapal tersebut mengalami kerusakan mesin sebelah kiri karena terendam air saat mendekati Pulau Mangkait. Derasnya arus laut membawa Puskel terdampar ke Pulau Ujung tidak jauh dari Pulau Mangkait. Kepala Dinas Kesehatan KKA, Yendi menyampaikan, puskel meninggalkan Tarempa sekitar pukul 09.00 WIB menuju Mangkait. Kondisi pasien yang dilaporkan darurat dan meminta untuk dijemput agar dirujuk ke Rumah Sakit Lapangan di Payaklaman, Palmatak. Bersama Puskel ikut serta satu orang keluarga pasien, satu orang perawat dan dua orang anak buah kapal. Meskipun badai kencang belakangan, situasi darurat mengharuskan Puskel berlayar ke Siantan Selatan.

"Kita menerima laporan dari keluarga pasien untuk meminta dijemput ke Siantan Selatan agar bisa dibawa berobat ke RS Lapangan. Jadi kondisinya memang darurat, makanya Puskel berangkat. Dan pantauan Kapten Puskel angin agak teduh. Tapi apa hendak dikata, sampai di Siantan Selatan gelombang besar dan Puskel kita rusak,"katanya saat dikonfirmasi Haluan Kepri di Tarempa, (12/1). Berdasarkan laporan dilapangan, gelombang besar menyebabkan air masuk kedalam mesin kapal. Kapal mengalami kemiringan ditengah laut. Ditambah lagi cuaca buruk hujan deras. Sehingga mesin terendam dan mengalami kerusakan. Matinya mesin ini menyebabkan kapal tidak mampu meneruskan pelayaran dan terdampar di Pulau Ujung tidak jauh dari Pulau Mangkait. "Gelombang besar menyebabkan kapal miring. Air pun masuk dan mesin terendam dan

YUL

ILUSTRASI rute pelayaran Kapal Puskesmas Keliling (Puskel) dari Tarempa ke Desa Mangkait di Siantan Selatan.

rusak satu mesin sebelah kiri,"kata Yendi. Siantan Selatan dikenal memiliki ombak yang besar dan ganas karena berada pada laut lepas. Dinas Kesehatan mengirimkan Kapal Puskel Sumbangan Pemprov Kepri. Ketika diambil dari Provinsi, kapal ini mengalami kerusakan mesin. Setelah itu diperbaiki oleh Pemkab Anambas. Beroperasi selama dua tahun belakangan di Anambas. Puskel ini merupakan kapal tercepat yang dimiliki Dinas Kesehatan. Kecepatan mesin mencapai 20 Knot per Mill dengan dukungan dua buah mesin. Saat angin teduh, kapal bisa mencapai Mangkait dalam waktu 1,5 Jam. Sementara jika dengan Pompong nelayan jarak ini ditempuh sampai lima jam. Untuk perbaikan kapal, Puskel ditarik pompong nelayan menuju Tarempa untuk diperbaiki. Sampai berita ini diturunkan, Puskel belum merapat di Tarempa. Sementara Kamis (12/1) kemarin cuaca juga kembali memburuk. Kecepatan angin di laut Natuna berdasarkan data BMKG saat ini mencapai 20 kts. Sebelumnya pada (11/1) lalu cuaca membaik dan kapal diizinkan berlayar. "Puskel ditarik ke Tarempa dengan kapal nelayan yang juga hendak ke Tarempa,"kata Yendi Mangkait adalah satu desa dengan pemukiman terpadat. Lebih dari lima puluh persen penduduk Kecamatan Siantan Selatan bermukim di Mangkait. Tapi desa ini jauh dari pusat ibukota. Di desa Mangkait sendiri hanya ada satu Puskesmas Pembantu.. ( y u l )

ahan dan sayur mayur yang masih layak konsumsi. "Masyarakat kita sangat butuh distribusi barang dalam jumlah besar. Pasokan yang dibawa perintis ini tidak terlalu lama dalam pelayaran dari Tanjungpinang. Harga juga terbilang ekonomis. Sehingga harga tidak terlalu tinggi sampai ditangan masyarakat. Untuk itu kita minta Pemprov Kepri tidak menghentikan subsidinya terhadap kapal ini,"tuturnya Disamping itu, Da'i mengharapkan agar pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas mengambil langkah untuk melanjutkan subsidi perintis. Agar perintis dapat kem-

bali berlayar dalam memasok kebutuhan perdagangan di Anambas. "Kita minta Pemkab Anambas mengambil langkah untuk melanjutkan subsidi perintis yang diputus ini. Agar dapat kembali berlayar dan merapat di Anambas,"ujarnya Sebelumnya pada April tahun lalu, wacana permintaan Gubernur Provinsi Kepri, HM. Sani kepada pemerintahan Pusat dengan penambahan satu buah Kapal Perintis lagi. Dihadapan masyarakat Anambas, Sani menyampaikan idealnya di Kepri memiliki tiga buah Perintis untuk memperlancar arus perdagangan dalam mendistribusikan sembako.

"Idealnya Provinsi Kepri memiliki tiga buah kapal, sehingga arus perdagangan antar pulau bisa kurang dari satu minggu," kata HM Sani dalam kunjungannya ke Kabupaten Kepulauan Anambas beberapa waktu lalu. Namun sepertinya Sani salah tafsir dalam penambahan kapal baru tersebut. Buktinya setelah perintis baru datang dan diberi label KM Sabuk Nusantara 30. Pemprov malah menghentikan Perintis KM Gunung Bintan yang mendistribusikan sembako ke Natuna, Anambas dan Lingga. Akibatnya pendistribusian sembako di Anambas dan Na-

tuna dalam jumlah besar hanya sekali dalam satu bulan. Pasokan utama seperti buah-buahan, sayur mayur, bawang, cabe, daging dan telur ayam yang tidak tahan lama dipasok dari Tanjungpinang. Perintis dibutuhkan untuk mendisribusikan dalam jumlah besar. Karena KM Bukit Raya dan KM Sabuk Nusantara merupakan kapal penumpang yang tidak memiliki bagasi dalam jumlah besar. Sementara itu sembako yang bisa tahan lama seperti minyak makan, beras, tepung dan kebutuhan lainnya yang tahan lama biasanya dipasok dari Jakarta dan Kalimantan dengan kapal kayu.** * *

Pasokan Telur Ayam Terputus ANAMBAS — Meskipun baru dua hari perintis meninggalkan Pelabuhan Terempa, Siantan, Anambas. Pasokan telur ayam sudah terputus. Pedagang menerima pasokan pada Sabtu (7/1) lalu saat kapal merapat. Namun karena angin yang kencang, perintis baru meninggalkan Tarempa tiga hari setelahnya. Namun pedagang tidak menambah pasokan telor ayam saat kapal masih merapat. Sehingga telor ayam kini terputus dan hanya satu dua pedagang saja yang masih berjualan. "Stok sudah habis, cuma ini yang ada. Mungkin hari ini sudah habis terjual semua,"kata Doni salah seorang pedagang di pasar Inpres Terempa, (12/1). Pasokan telur cepat habis diperkirakan karena nelayan yang tidak melaut. Sehingga ikan tidak banyak di pasaran dan masyarakat beralih ke telur ayam sebagai lauk makan.

Pedagang mengakui tidak mengurangi jumlah permintaan. Cuma permintaan dari konsumen terus bertambah, sehingga pasokan habis. "Mungkin karena ikan kurang, jadi banyak yang beralih ke telor ayam. Penjualan meningkat dari sebelumnya,"tutur Doni. Sementara itu pedagang telur di Kampung Baru, Guik menyampaikan warungnya memang dikurangi jumlah pasokan dari penampung di pasar Tarempa. Sehingga telor cepat habis. Disamping itu, warungnya juga memiliki langganan tetap yang harus dipasok tiap minggunya. "Udah habis, kita dikurangi jumlah pasokan dari penampung di pasar Tarempa. Ini langganan saja tidak semunya dapat telor, tapi sudah habis hari ini cuma tinggal segini,"katanya sambil menunjukan stok telor ayam yang tinggal lima butir saja

Harga telor ayam eceran saat ini dijual Rp1.700,- per butir. Pasokan diperkirakan kembali normal pada hari Minggu mendatang. Ketika KM Bukit Raya dari Tanjungpinang masuk. Namun jumlah yang dibawa tidak dalam kapasitas besar. Menjelang akhir musim utara ini diperkirakan akan sering putus telor ayam. Diperkirakan musim utara berakhir pada akhir Januari "Kalau kebutuhan sembako memang sering terputus di akhir musim. Apalagi telor ayam yang tidak bisa tahan lama. Karena gelombang besar dan nelayan tidak melaut. Warga beralih makan lauk ke telur ayam. Tapi biasanya ini sudah mendekati berakhirnya musim utara. Memang sering terputus. Kalau tidak ada telur biasanya kita masak ikan asin,"kata Saudah salah seorang warga Tarempa yang berbelanja di Pasar Terempa. ( y u l )

Perceraian di Bintan dan Tpi Meningkat BINTAN — Perceraian di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang mengalami peningkatan, catatan Pengadilan Agama (PA) Bintan dan Tanjungpinang pada Tahun 2011 tercatat 780 perkara dibanding 2010 mencapai 750 perkara, jadi ada kenaikan 30 perkara. Perceraian didominasi oleh perempuan yang mengajukan gugat cerai ketimbang pria yang memohon cerai talak. Menurut catatan PA, perempuan yang mengajukan gugat cerai sepanjang 2011 mencapai 551 perkara, sedangkan pria yang mengajukan talak cerai sebanyak 229 perkara. "Perempuan yang lebih mendominasi gugat cerai ketimbang pria mengajukan talak," kata Nur Mujib MH, Ketua Pengadilan Agama Bintan-Tanjungpinang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/1) kemarin. Ia mengatakan, pada tahun 2010, perempuan yang mengajukan gugatan cerai mencapai 516 perkara, dan pria yang memohon talak cerai sebanyak 234 dari total 750 perkara perceraian. "Jadi tak ada perbedaan anatra 2010 dan 2011, perempuan lebih mendominasi memohon gugat cerai di PA," terangnya.

Dari angka perceraian sebanyak 780 perkara, kata ketua PA yang berhasil dimediasi hanya tiga persen saja setara dengan 20 hingga 25 perkara saja."Sedikit saja yang berhasil dimediasi, meski PA sudah berulang kali menasehatinya. PA juga tak bisa berbuat lebih karena itu keinginan para pemohon," ujarnya. Meski peningkatan perceraian tidak terlalu signifikan, namun secara kehidupan sosial masyaraat kurang baik, karena perceraian adalah sesuatu hal yang harus dihindari. Katanya, perceraian yang lebih tinggi didominasi karena suami kurang bertanggungjawab persentasenya mencapai 40 persen, ketidakharmonisan dalam rumah tangga 30 persen, faktor ekonomi mencapai 20 persen dan sisanya 10 persen yang disebabkan oleh faktor cemburu, usia dini dan lain-lain. "Perceraian lebih didominasi oleh ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Bisa saja disebabkan suaminya tidak bertanggungjwab dalam menafkahi lahir dan bathin, bisa juga faktor yang disebabkab eksternal," kata Muzahar SAg, Panitera Muda Hukum PA Bintan-Tanjungpinang.

Menurut catatan PA terbaru, memasuki pertengahan Januari 2012 ini, sudah masuk sebanyak 40 perkara, dengan perincian istri yang menggugat cerai sebanyak 23 perkara, dan pria yang mengajukan talak sebanyak 17 perkara. Diperkirakan rata-rata perceraian mencapai 70 hingga 80 perkara setiap bulannya terjadi di kota ini. Ketua PA Bintan dan Tanjungpinang kembali menghimbau, agar masyarakat yang berniat mengajukan gugat cerai atau talak cerai agar diperhitungkan matang-matang. Apalagi kepada pasangan suami-istri (pasutri) yang telah dianugerahi keturunan anak dan istri. Jangan hanya karena masalah kecil, lantas emosi dan langsung mengajukan talak dan menggugat cerai. "Kalau bisa pernikahan ini sekali dalam hidup, saya himbau rajut tali kasih dalam perkawinan, saling memberikan kepercayaan dan membina mahligai rumah tangga dengan selalu mengingat kepada Allah SWT. Jika ada persoalan atau asalah kecil sebaiknya diselesaikan dalam internal rumah tangga, dan jangan mudah terpengaruh oleh pihak luar atau eksternal," sarannya. (tea)


KARIMUN

21

Jumat,

13 Januari 2012

Kodim 0317 Perbaiki Jalan Berlubang Cuaca Buruk, Nelayan Libur KARIMUN—-Nelayan tradisional di Kabupaten Karimun libur tidak melaut karena cuaca berangin kencang dan gelombang besar. "Sudah sepuluh hari kami tidak menangkap ikan karena cuaca kurang bersahabat," kata Nasir, nelayan tradisional asal Kecamatan Meral. Nasir mengatakan gelombang besar disertai angin kencang sering muncul mendadak sehingga dapat membahayakan keselamatan, apalagi menggunakan sampan tradisional yang rawan terhempas gelombang. "Sejak tak bisa ke laut, kami kehilangan mata pencaharian dari menangkap ikan. Sebagai gantinya saya beralih menjadi buruh bangunan," ucapnya. Nelayan Tebing, Sudirman mengatakan perairan Takong Hiu tempat ia biasa menangkap ikan sedang bergelora akibat pergantian musim angin barat ke musim utara. Perairan Takong Hiu yang berbatasan dengan Selat Malaka merupakan daerah pusaran arus dari sejumlah perairan, seperti dari perairan Rangsang, Selat Malaka dan Selat Singapura. Saat ini, kata dia, ketinggian gelombang di Takong Hiu dapat mencapai dua hingga lima meter. "Jangankan pompong (kapal motor kecil) berbobot 5 GT yang saya miliki, kapal besar saja bisa tenggelam. Kalau tidak karena kemasukan air, kapal bisa tenggelam akibat lambung kapal pecah dihantam gelombang," ucapnya. Ketua Gabungan Nelayan Tradisional Karimun (GNTK) Acai Lim mengatakan banyak nelayan tradisional terpaksa menambatkan perahunya menunggu cuaca di laut membaik. "Di Pulau Karimun Besar saja, terdapat ratusan nelayan tradisional yang tidak ke laut menangkap ikan. Kondisi ini biasa terjadi pada akhir tahun. Kami memperkirakan cuaca buruk akan terjadi hingga Tahun Baru Imlek pada 23 Januari nanti," ucapnya. Acai mengatakan, sebagian nelayan beralih menjadi pekerjaan lain, sebagian lainnya menganggur. "Kalau pun ada yang turun ke laut, mereka memilih menangkap ikan di sekitar pulau-pulau kecil agar bisa berlindung jika cuaca mendadak berubah menjadi buruk," kata dia. Dia mengimbau nelayan tradisional untuk waspada dan membekali diri dengan perlengkapan keselamatan jika memaksakan diri untuk menangkap ikan. "Banyak nelayan yang nekat ke laut karena menyangkut kelangsungan hidup. Kalau tidak ke laut, dari mana mereka mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," tuturnya. Dia menambahkan banyak kapal ikan bersandar di sepanjang pantai Meral dan Tebing sejak pekan lalu karena para nelayan berhenti melaut dan menunggu cuaca membaik. (ant)

KARIMUN N— Kodim 0317 Karimun melakukan gotong royong (goro) memperbaiki jalan berlubang di Sungai Bati, Kecamatan Tebing, Kamis (12/10) pagi. Goro jalan menuju ke kantor DPRD Karimun ini juga melibatkan instansi lainnya yakni, Kecamatan Tebing, Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Pemkab Karimun, Yonif 134, Polres Karimun dan warga setempat. Pantauan di lapangan, lubang besar yang menganga di tengahtengah jalan itu ditimbun dengan batu kerikil yang dicampur pasir. Meski tidak ada alat berat, namun puluhan personil dari TNI AD terlihat semangat mengaduk semen bercampur pasir dan krikil untuk menutupi lubang jalan itu. Komandan Kodim 0317, Letkol Inf Edy Nurhabad mengaku prihatin atas kondisi jalan yang tidak pernah diperbaiki, padahal jalan tersebut merupakan akses menuju kantor DPRD Kabupaten Karimun. "Kami sering mendapatkan informasi kalau jalan yang berbentuk kubangan ini sudah banyak memakan korban, bahkan ada yang dirawat di rumah sakit. Untuk itu gotong royong kami gelar, dengan tujuan menciptakan kenyamanan bagi pengendara yang melintas serta mencegah agar tidak ada lagi korban yang jatuh," ujarnya. Disebutkannya, jalan rusak bernetuk kubangan ini sedalam sekitar 45 centi meter. Sehingga menyulitkan pengendara untuk melintas. Dengan dihadapkan lubang-lubang besar yang jaraknya sepanjang 50 meter, maka tak jarang kendaraan roda dua dan roa empat terperosok di dalam ku-

GANI/HALUAN KEPRI

GOTONG ROYONG—Kodim 0317 menimbun jalan berlubang sedalam 40 centi meter dalam aksi gotong royong, kemarin. Ruas jalan menuju kantor DPRD Karimun ini sudah sering memakan korban.

bangan berlumpur tersebut. "Kita mengerahkan sebanyak 25 personil dari Kodim dan 25 personil dari Yonif 134. Selebihnya

ada dari kepolisian dan Kecamatan setempat. Dari gotong royong yang kami gelar ini mudah-mudahan tidak ada lagi korban," ha-

rapnya Material berupa batu kerikil bercampur pasir diperoleh dari PT Wira Penta Kencana. Aksi yang

digelar sekitar pukul 08.00 WIB itu dihadiri Camat Karimun, Rosmawati dan staf dari BLHKP, yakni (gan) Kasi Retribusi, Ivit.(gan)

Kejari Tak Mau Ditunggangi Usut Korupsi KPU Karimun KARIMUN KARIMUN— Dua kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejari Karimun statusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Kedua kasus tersebut yakni penyalahgunaan dana hibah Pemilukada Karimun di KPU Karimun senilai Rp12 miliar dan dugaan korupsi lahan terminal Jalan Poros senilai Rp1,8 miliar pada 2004 lalu. Dalam kasus ini Kejari tidak mau ditunggangi kepentingan-kepentingan politis. Oleh:Ilham, Liputan Karimun

Kasi Intelijen Kejakasaan Negeri (Kejari) Karimun Hanjaya Chandra SH mengatakan saat ini pihaknya sudah mulai me-

lakukan proses penyidikan terhadap dua kasus tersebut. Bahkan Wakajati dan Aspidsus Kejati Kepri telah membahas dua kasus

yang sedang ditangani Kejari Karimun. "Dua kasus tersebut tetap kami lanjutkan, bahkan kedatangan Wakajati dan Aspidsus ke Karimun salah satunya juga karena kasus tersebut," jelasnya. Terkait kasus KPU, kata Hanjaya, pihaknya hari ini, Jumat (12/1) kembali memeriksa bendaharawan pengeluaran Pemkab Karimun, 'M'. Pemeriksaan terhadap 'M' masih dalam kapasitas sebagai saksi. "Kemungkinan hari ini kami akan memanggil M tersebut. Namun, masih sebagai saksi," ungkap Hanjaya. Menurut Hanjaya, pihaknya akan terus melakukan pemanggilan terhadap beberapa pegawai di KPU Karimun. Namun, pemanggilan itu akan dilakukan secara bertahap. "Yang jelas, kami belum akan melakukan penahanan, kami akan

memanggil beberapa saksi dulu untuk kembali dimintai keterangan," jelasnya. Dengan dimulainya proses penyidikan, maka Kejari dapat melakukan upaya paksa untuk mendapatkan bukti-bukti yang dibutuhkan, seperti dokumen pengajuan, pencairan, kegiatan, keberangkatan dalam rangka koordinasi maupun sosialisasi serta pertanggungjawaban dana hibah. Saat proses penyelidikan, jaksa telah memeriksa seluruh anggota KPU dan enam staf Sekretariat KPU. Pemeriksaan diduga berawal dari tidak sinkronnya laporan keuangan KPU dengan Pemkab Karimun terkait pencairan dana Pilkada yang dianggarkan dalam APBD Perubahan 2010 yang disahkan DPRD sebesar Rp8,5 miliar. Dalam laporan keuangan

KPU, dana yang dikucurkan Pemkab pada 2010 sekitar Rp7 miliar, sedangkan dalam laporan keuangan Pemkab sebesar Rp8,5 miliar, sama dengan total anggaran yang disahkan DPRD. Kekurangan dari total Rp8,5 miliar baru dikucurkan Pemkab pada 2011, bersamaan dengan anggaran tambahan melalui APBD murni 2011 sehingga total seluruhnya menjadi Rp12,1 miliar. Sementara, terkait kasus lahan terminal di Jalan Poros, kata Hanjaya, pihaknya tidak mau kasus yang tengah ditangani Kejari Karimun saat ini ditunggangi oleh unsur politis. Hanjaya mengaku tengah mengejar target operasi (TO) terkait kasus tersebut. Namun, siapa TO yang dimaksud, dirinya belum memberi keterngan lebih lanjut. * * *

Keberadaan UK Dievaluasi Yayasan Tujuh Juli KARIMUN N— Keberadaan Universitas Karimun (UK) dievaluasi Yayasan Tujuh Juli (menaungi UK). Evaluasi dilakukan lantaran beberapa kebijakan yang dikeluarkan Rektor UK, Abdul latif tidak sepengetahuan yayasan. Salah satunya 271 mahasiswa dipindahkan ke STKIP Taufiq PGRI Sumenep. Ketua Yayasan Tujuh Juli, Dr Zufri Taufiq saat ditemui usai rapat di kantor yayasan Ruko Perumahan Balai Garden, Tebing mengatakan, pembahasan dalam rapat tersebut merupakan evaluasi terhadap satu-satunya universitas yang ada di Karimun. "Tidak cukup dengan satu kali rapat saja. Nanti akan ada rapat satu kali lagi sehingga baru bisa diketahui hasilnya. Pokoknya lihat nanti seperti apa hasilnya kemudian baru dinilai. Yang mana ada kekurangan itu nanti ditambah, yang bagus diteruskan," ujar Zufri Taufiq. Disinggung tentang informasi yang beredar terkait kebijakan yang dilakukan oleh Rektor UK dianggap sebuah kebohongan, Zufri mengatakan hal itu tetap dibahas. Lagi-lagi dia mengatakan dalam rapat pertama pendiri dan pengurus yayasan tersebut belum ada keputusan yang bisa diambil, sehingga nanti akan dilanjutkan dalam rapat berikutnya. Disinggung rapat mengarah

kepada pemecatan Rektor UK, Zufri hal itu hanya media yang menginformasikan tanpa ada kejelasan. "Yang jelas kami masih ada rapat, dan memang tidak tahu asal berita itu dari mana. Yang jelas tiap tahun kan memang harus ada evaluasi," katanya. Mengenai perpindahan mahasiswa UK ke STKIP PGRI Sumenep yang awalnya tidak ada persetujuan dari Yayasan, menurutnya hal itu juga dibahasa dalam rapat dan dilakukan evaluasi. Demikian juga dengan belum adanya izin dari Kopertis terkait perpindahan mahasiswa tersebut, maka akan dilakuakn evaluasi selanjutnya. "Rapat kan masih terus berjalan. Seminggu lagi kita mau cek semua. Jadi biarkan saja dulu," katanya. Langkah yang diambil oleh yayasan menurut Zufri Taufiq, bahwa 271 mahasiswa yang dipindahkan ke STKIP PGRI Sumenep yang kemudian ditarik lagi ke UK akan diselamatkan semuanya. "Yang jelas apapun yang terjadi akan kita selamatkan semua. Pokoknya mahasiswa yang dipindahkan itu tidak usah khawatir. Kita usahakan mereka lulus sebagai mahasiswa UK. Aman tu," jelas pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Daerah

Muhammadiyah periode 20052010 di Karimun ini. Disinggung tentang yudisium 11 Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep yang awalnya merupakan mahasiswa UK, Zufri Taufiq mengaku tidak tahu. Sementara itu, Sekretaris Yayasan Tujuh Juli, HM Taufiq mengatakan, rapat evaluasi terhadap UK yang objeknya adalah

pimpinan kampus, yakni Rektor UK Abdul Latif, maka masih akan menunggu hasil evaluasi selama seminggu kedepan. "Kalau masalah dipecat, saya pikir ya selesaikan dulu masalah yang ada. Dan kalau sudah tidak kondusif harus dipecat. Tapi kita lihat seperti apa hasil rapat pada minggu depan," kata politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Turut hadir dalam rapat tersebut yakni Ketua DDPD Karimun, Raja Bahtiar, salah seorang pendiri yayasan, selain itu, Anwar Abu Bakar (anggota komisi A), H Gani (mantan Kadis PU). Bendahara Yayasan, Djunaidi. Kemudian Kepala Dinas Pendidikan H Harris Fadillah dan Asisten II Pemkab Karimun, .(gan) Arnadi Supaat.(gan)

BEM UK Batal Demo B A D A N Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Karimun (UK) batal menggelar aksi demo. Mereka memilih berdialog dengan Komisi A DPRD Karimun. Belasan mahasiswa yang mengenakan almamater kuning tersebut meminta dewan membantu menyelesaikan perselisihan antara Rektor UK, Abdul latif dengan Yayasan Tujuh Juli hingga perpindahan 271 mahasiswa UK ke STKIP PGRI Sumenep. "Mereka (BEM UK) meminta agar kami membantu menyelesaikan persoalan yang terjadi antara rektor dengan Yayasan Tujuh Juli. Kemudian persoalan perpindahan mahasiswa UK ke STKIP PGRI Sumenep harus ada kejelasan," ujar anggota Komisi A DPRD Kabupaten Karimun, Anwar Abu Bakar yang juga sebagai salah satu pendiri Yayasan Tujuh Juli, Kamis (12/1).

Kata Anwar, langkah yang diambil Komisi A terkait masalah yang disampaikan tersebut adalah, pihaknya akan segera ke Sumenep dalam menelusuri permasalahan perpindahan mahasiswa UK ke STKIP PGRI Sumenep. "Minggu depan saya akan berangkat ke Sumenep bersama Ketua DPRD, Raja Bahtiar untuk mengecek apakah benar 271 mahasiswa UK yang dipindahkan tercatat dalam Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED) atau tidak," jelas Anwar. Disinggung soal pemecatan rektor UK, Anwar mengatakan hingga saat ini Abdul Latif masih tetap menjabat sebagai pimpinan di satu-satunya universitas yang ada di bumi berazam. Kendati demikian, jika terbukti bahwa mahasiswa UK yang dipindahkan ke STKIP PGRI Sumenep tidak terdaftar dalam

EPSBED, maka Anwar mengaku Yayasan harus mengambil sikap. "Kalau sanksi terberat ya tanyakan saja kepada ketua yayasan. Namun menurut pandangan saya pribadi, jika tidak terdaftar dalam EPSBED STKIP PGRI Sumenep, maka tentu telah terjadi suatu kebohongan. Sehingga konsekuensinya adalah dia (Abdul LAtif) harus mengundurkan diri dengan hormat," jelasnya. Kedatangan Kkomisi A ke Sumenep nantinya juga akan membahas apakah perpindahan mahasiswa tersebut diizinkan oleh Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VII Jawa Timur atau tidak. "Setelah itu kami juga akan melakukan kroscek ke Kopertis Wilayah X (Sepuluh) Sumatera. Dengan maksud yang sama yakni menanyakan kejelasan izin perpindahan mahasiswa UK ke STKIP PGRI Sumenep," katanya. (gan)

Pengalihan Premium Ancam Stabilitas Nasional T A N J U N G P I N A N G— Pengalihan bahan bakar premium ke pertamax yang mulai diberlakukan April 2012 di Jawa dan Bali dapat mengancam stabilitas nasional. "Kebijakan pemerintah mengalihkan bahan bakar premium ke pertamax khusus untuk kendaraan (mobil) milik pribadi dapat mengancam stabilitas sosial, perekonomian, politik dan keamanan di daerah dan di tingkat pusat,"kata Suraji, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Provinsi Kepulauan Riau, Suraji, Kamis (11/1). Menurutnya, mengalihkan premium ke pertamax dapat menimbulkan perlawanan dari berbagai pihak. Penolakan itu berpotensi menimbulkan konflik di daerah, yang dapat meluas hingga ke tingkat pusat. Konflik yang meluas akan mengganggu stabilitas keamanan di daerah hingga di tingkat pusat. Kondisi itu tentunya merugikan pemerintah. "Pemerintah terlalu berani mengambil risiko. Kebijakan itu patut disayangkan karena dilakukan tidak secara gradual, bahkan sudah tertuang dalam UU APBN 2012," katanya. Ia menilai pengalihan premium ke pertamax merupakan kebijakan yang tidak populer dan mengejutkan masyarakat, karena dilaksanakan sekaligus. Kekecewaan masyarakat muncul karena harga premium bersubsidi sebesar Rp4.500/liter jauh lebih murah dibanding pertamax seharga Rp9.000/liter. "Selisih harga yang jauh tersebut membebani masyarakat. Suraji mengemukakan, tidak semua pemilik mobil dari kalangan menengah ke atas. Sebagian pemilik usaha kecil

dan menengah memberi mobil untuk memudahkan kegiatannya. Jika mereka harus membeli pertamax, tentu biaya operasional itu dibebankan pada harga barang yang dijualnya. "Kalau kondisinya seperti itu, siapa yang dirugikan? Bukankah masyarakat," katanya. Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Rudy Chua mengungkapkan, berbagai elemen masyarakat di Kepri sudah merasa resah dengan kebijakan pengalihan premium ke pertamax, meski kebijakan itu baru dilaksanakan pada April 2012 di Jawa dan Bali. Pemerintah berencana menerapkan kebijakan itu di Sumatra, termasuk Kepri pada awal 2013. "Keresahan masyarakat akan semakin besar jika harga minyak dunia yang dipengaruhi oleh Amerika dan Iran tidak terkendali atau mengalami kenaikan, karena hal itu akan mempengaruhi harga pertamax yang dijual di Indonesia," ungkap Rudy yang diusung Partai Perjuangan Indonesia Baru. Ia mengemukakan, pengalihan premium ke pertamax tidak serta merta dapat ditaati oleh masyarakat, terutama pemilik mobil, karena harganya jauh lebih mahal dibanding premium. Pemilik mobil kemungkinan tetap membeli premium melalui jalur ilegal. "Kebijakan yang akan diberlakukan pemerintah itu picu terjadinya penyeludupan premium dan penjualan premium di pasar gelap. Sebab pemilik mobil kemungkinan tidak mau membeli partamax karena harganya lebih mahal. Inilah yang memicu pembelian premium di pasar gelap ," ujarnya. (ant)


22

IKLAN Jumat,

13 Januari 2012


OLAHRAGA

23

Jumat,

13 Januari 2012

DOKUMEN/HALUAN KEPRI

PEMAIN ASING — Tim Putri Polda Kepri yang diperkuat pemain asing ini, turut meramaikan Haluan Kepri Volleyball Open Tournament 2010 lalu. Kini, iven terbesar dan bergengsi di Kepulauan Riau ini kembali digelar di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal, Muka Kuning, 22-28 April mendatang, dengan mengundang 30 tim terbaik dalam dan luar negeri.

Iven Terbesar Kembali Digelar Haluan Kepri Volleyball Open Tournament BA TAM — Harian Umum Haluan Kepri kembali BAT menggelar iven, Haluan Kepri Volleyball Open Tournament VI bertajuk Batam International 2012. Iven terbesar dan bergengsi di Kepulauan Riau ini dijadwalkan Oleh: Tim Haluan Kepri

22-28 April 2012 mendatang di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal, Muka Kuning. Iven keenamkalinya dan memasuki tahun kedua bertaraf inter-

nasional ini, digelar masih dalam rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Harian Umum Haluan Kepri ke11, 9 April 2001-9 April 2012.

Amri, Ketua Panitia Pelaksana Turnamen menyebutkan, penyelenggaraan kali ini terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya, diikuti timtim dari dalam dan luar negeri. “Ini sudah tahun keenam kita gelar, dan tahun kedua bertaraf internasional. Dari tahun ke tahun sejak pertama kalinya digelar di tahun 2007 lalu, turnamen ini terus mengalami peningkatan baik kuantitas peserta maupun kualitas penyelenggaraan,” kata Amri. Untuk kepesertaan, selain klubklub lokal Batam dan Kepulauan Riau, Panitia Pelaksana juga mengundang

Keane Kembali ke Premier League

Keane

A S T O N — Striker LA Galaxy Robbie Keane mengikuti jejak Thierry Henry. Jika Henry kembali ke Arsenal, maka Keane memilih bermain untuk Aston Villa. Baru-baru ini, publik sepakbola Inggris sempat digemparkan dengan berita kembalinya seorang pemain ke klub lamanya. Paul Scholes menjadi orang pertama yang memutuskan comeback setelah sebelumnya memutuskan pensiun dari Manchester United. Tak lama berselang, giliran striker Thierry Henry yang memutuskan kembali ke klub yang membesarkan namanya, Arsenal. Striker yang saat ini merumput bersama klub MLS, New York Red Bulls ini menjalani masa pinjaman bersama The Gunners hingga dua bulan ke depan. Sama seperti Henry, pemain veteran lainnya, Robbie Keane juga memanfaatkan libur kompetisi MLS, untuk kembali ke Inggris. Namun, Keane tidak memilih bermain di klub lamanya, Tottenham Hotspur, melainkan memperkuat Aston Villa.

Dalam kesepakatan yang terjalin antara pihak LA Galaxy dan Villa, Keane akan bermain dengan status pinjaman di Villa Park hingga kompetisi MLS kembali bergulir. “Saya sangat senang bisa kembali ke Premier League. Memang, ini hanya kontrak jangka pendek, namun sebelumnya saya sempat ramai dikaitkan dengan Villa dan kini akhirnya saya bergabung di sini,” tutur Keane sebagaimana dikutip FourFourTwo, Kamis (12/1). “Saya sangat antusias dan saya tahu bahwa saya akan menikmati waktu-waktu saya di sini,” sambungnya. Keane, yang Juni nanti akan memimpin timnas Irlandia berlaga di Euro 2012, UkrainaPolandia berpeluang memainkan debutnya saat Villa berhadapan dengan Everton pada lanjutan kompetisi Premier League, akhir pekan ini. Duel Villa kontra Everton juga membuka peluang Keane akan berhadapan dengan rekan satu timnya di Galaxy, Landon Donovan yang sebelumnya juga memutuskan kembali menjalani masa pinjaman di skuad The Toffees seperti musim lalu. (oke)

8 Tim Ambil Bagian Turnamen Voli BC Cup tim-tim dari provinsi-provinsi tetangga seperti Riau, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi dan Sumatera Selatan. Adapun dari luar negeri, mengundang tim-tim dari Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Srilanka dan Hongkong. “Bahkan untuk tim dari jiran Malaysia, 10 tim putra dan putri konfirmasi untuk ikut serta,” ujar Amri. Dalam penyelenggaraan kali ini, Panitia Pelaksana didukung oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, pemerintah kota/ kabupaten se-Kepulauan Riau, Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Batam, Kantor Pemuda dan Olahraga Kota Batam, KONI Provinsi Kepulauan Riau dan KONI Kota Batam serta beberapa stake holder dan sponsorship yang turut berpartisipasi. Adapun hadiah yang diperebutkan, selain trophy bergilir Gubernur Kepri, pemenang juga mendapatkan trophy tetap, piagam penghargaan, serta hadiah uang tunai total sebesar USD 10.000 untuk 14 kategori juara putra dan putri. Untuk pendaftaran peserta sudah dimulai, di Sekretariat Panitia Pelaksana, Kantor Harian Umum Haluan Kepri, Gedung Batam Press Centre, Jalan Yos Sudarso No.9, Simpang Bengkong Garama, Batu Ampar, Batam-Kepulauan Riau, telp (0778-427000), dengan contac person saudara Amri (081270555500), Salman Achmad (081364767552).***

T A N J U N G P I N A N G — Sebanyak 8 tim elit Voli Kota Tanjungpinang siap berlaga di turnamen Voli Bea Cukai (BC). Pertandingan tersebut akan dimulai Senin 16 Januari nanti di GOR Kacapuri. Turnamen ini digelar Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KP2) BC Tipe A3 Tanjungpinang dalam rangka memperingati Hari Kepabeanan Internasional 2012 yang ke-60. "Warga Tanjungpinang bakal mendapat suguhan hiburan olahraga menarik pada pertandingan yang melibatkan 8 tim peringkat profesional teratas Tanjungpinang. Turnamen ini akan berlangsung dari 16 hingga 20 Januari 2012 yang bakal diikuti 8 tim unggulan, termasuk tim bola voli Voltara, Tunas, Baracuda dan Adhiguna yang merupakan juara turnamen ini pada tahun lalu. Pertandingan ini digelar Bea Cukai sebagai bukti adanya reformasi di dalam tubuh BC. Disamping itu, juga untuk mensosialisasikan berbagai hal agar BC lebih akrab di tengah masyarakat," kata Hari Prabowo, kepala Kantor KP2 BC Tipe A3 Tanjungpinang, Kamis (12/1). Menurut Hari, GOR Kacapuri memiliki kapasitas sekitar 2.400 orang, pada hari pertama akan digelar pertandingan tim juara pada pukul 16.30 WIB antara tim Tunas melawan Baracuda, serta Voltara melawan Tim Adhiguna. Sedangkan pada malam

hari akan dilanjutkan dengan pertandingan antara Porwari melawan Surya, serta Porkad versus Porlipda. Delapan tim tersebut adalah unggulan favorit tim bola voli dan sesuai peringkat yang dikeluarkan oleh PBVSI Tanjungpinang. "Hari pertama kita memberikan tiket gratis bagi masyarakat untuk menyaksikan hiburan menarik, sedangkan berikutnya tiket hanya Rp 2.500 saja. Rencananya Kejuaraan Terbuka Bola Voli memperingati Hari Kepabeanan Internasional yang ke60 di GOR Kaca Puri ini dibuka oleh Kepala Kantor KP2 BC Tanjungpinang, dihadiri Ketua PBVSI Tanjungpinang Husnizar Hood serta mengundang walikota dan pajabat lainnya," ujar Hari. Untuk juara pertama, lanjut Hari, akan diberikan hadiah uang pembinaan Rp 6 juta ditambah trophy atau piala tetap dari BC Tanjungpinang. Peraih juara kedua mendapat hadiah Rp 4 juta, juara tiga Rp 2 juta dan juara empat Rp 1 juta. "Pertandingan ini sangat menarik dan profesional serta didukung wasit yang independen dan kapabel yaitu 9 orang wasit bersertifikasi nasional 9 orang serta sertifikasi daerah 21 orang," pungkas Hari Prabowo sembari berharap pertandingan bola voli yang diikuti para tim juara di awal tahun ini bisa jadi hiburan menarik masyarakat olahraga Kota Tanjungpinang. (rul)

Tottenham Samakan Poin dengan MU L O N D O N — Tottenham Hotspur kian memantapkan posisi di papan atas Premier League. Kemenangan atas Everton dengan skor 2-0, Kamis (12/1) dinihari WIB, membuat Spurs tidak tergoyahkan di peringkat tiga klasemen Premier League dengan torehan 45 poin. Menariknya, perolehan poin mereka saat ini sama dengan peringkat kedua Manchester United dengan 45 angka. Sudah pasti, The Red Devils patut mewaspadai ancaman yang datang dari Tottenham di saat mereka sedang mengejar perolehan poin Manchester City di puncak klasemen. Dalam laga yang beberapa waktu ditunda karena kerusuhan di London, sepasang gol kemenangan Tottenham masing-masing disumbangkan Aaron Lennon dan Benoit Assou-Ekoto. Sementara, Everton yang beberapa kali mendapat peluang emas gagal mengkoversikannya menjadi gol. Padahal, tim asal Merseyside itu mampu menandingi perlawanan Tottenham di sepanjang pertandingan. Dengan kekalahan ini, Everton harus puas duduk di peringkat 11 dengan koleksi 24 poin. Menghadapi Everton, Tottenham Hotspur yang berambisi mempertahankan eksistensinya di pentas Premier League tampil dengan pemain pemain andalannya. Emmanuel Adebayor, Rafael Van der Vaart dan Gareth Bale tercanatum dalam starting XI Harry Redknapp. Sedangkan, di kubu Everton, Victor Anichebe dan Louis Saha menjadi pilihan di lini depan The Toffes -julukan Everton. Di awal babak pertama, kedua tim masih mempelajari permainan satu sama lain. Adebayor sempat memberikan ancaman yang cukup serius. Sayang, manuver individunya masih bisa dibaca barisan pertahanan Tottenham.

Penetrasi Bale dari sektor sayap lapangan, terbukti memberikan ancaman serius buat barisan pertahanan Everton yang dijaga John Heitinga dkk. Mobilitas serangan Tottenham pun semakin variatif melalui pergerakan Luca Modric dari lini kedua. Di menit 24, Adebayor mendapat peluang bagus. Sial, umpan terukur Bale masih bisa dipotong Tim Howard, kiper Everton. Gol yang dinanti Spurs akhirnya datang. Menerima umpan jauh, Aaron Lennon yang bergerak disektor sayap lapangan berhasil melewati hadangan pemain belakang Everton dan langsung melepaskan tembakan mendatar yang gagal diselamatkan Howard. SKor 1-0 untuk keunggulan Tottenham terjadi di menit 35. Gol dari Lennon sekaligus menutup babak per-

tama. Di paruh pertama, dari catatan statistik pertandingan terlihat, The Lilywhites unggul penguasaan bola sebanyak 58% sedangkan Everton hanya 42%. Tottenham melakukan 6 kali tembakan ke arah gawang dan Everton hanya melakukan 4 kali percobaan. Interval kedua dimulai, Tottenham yang telah unggul satu gol bermain lepas dan terbuka. Tidak butuh waktu lama buat armada Harry Redknapp untuk menambah keunggulan. Tottenham sama sekali tidak mengendurkan serangan di paruh kedua. Adalah Benoit Assou Ekoto yang berhasil menambah keunggulan Tottenham. Mengoptimalkan umpan matang yang disodorkan Rafael Van der Vaart, Ekoto langsung menyambutnya dengan cannon-ball yang sulit dijan-

gkau Howard dan sempat terbentur Tim Cahill. Memimpin dua gol, Tottenham lebih leluasa tampil terbuka. Permainan efektif mereka peragakan untuk menekan Everton guna memperlebar jarak. Tidak kehabisan akal karena terus ditekan, David Moyes menginstruksikan anak asuhnya untuk mencari peluang melalui skema serangan balik mulai menunjukkan hasilnya. Beberapa kali, Everton mencuri peluang untuk mendapatkan keuntungan. Namun, rapihnya organisasi permainan Tottenham membuat Everton kesulitan untuk menembus barisan pertahanan tim Ibukota itu. Hingga peluit panjang dibunyikan, Everton tidak bisa mencuri gol dan Tottenham urung mencetak gol tambahan. (oke)

DAYLIFE/HALUAN KEPRI

AARON Lennon (tengah) merayakan kemenangan usai mencetak gol sekaligus turut mengantarkan kemenangan Tottenham Hotspur atas Everton skor 2-0, Kamis (12/1) dinihari WIB.

Caroline Wozniacki

Petenis Unggulan Dihantui Cedera Jelang Australia Terbuka M E L B O U R N E — Lebih seperempat dari 25 pemain unggulan di kelompok putri turnamen Australia Terbuka tahun ini sedang dalam keadaan tidak fit, termasuk Caroline Wozniacki yang sedang terancam posisi nomor satunya. Wozniacki yang telah ditetapkan sebagai unggulan pertama, bergabung dengan sejumlah pemain lain ke daftar cedera. Pergelangan tangan kirinya terkilir saat kalah dari Agnieszka Radwanska di babak perempatfinal turnamen Sydney International, Rabu (11/1). Hasil pemeriksaan kondisinya akan diketahui kemarin, apakah ia punya waktu cukup untuk bugar menghadapi Australia Terbuka yang dimulai Senin depan. Petenis Denmark itu juga bisa kehilangan statusnya sebagai pemain nomor wahid, apabila Petra Kvitova berhasil menjuarai turnamen Sydney. "Dia sangat berharap bisa ikut Open, dan akan melakukan apa saya yang dia bisa su-

paya siap," demikian keterangan pihak penyelenggara turnamen tentang Wozniacki, seperti dikutip Reuters, Kamis (12/1). Cedera sudah merenggut dua petenis top dari perhelatan kali ini. Juara tujuh kali Grand Slam, Venus Williams harus mundur karena tidak fit, begitu pula dengan petenis nomor 10 asal Jerman, Andrea Petkovic, karena punggungnya bermasalah. Juara bertahan Kim Clijester dan Serena Williams juga akan menyongsong turnamen dalam kondisi cedera. Clijsters mundur dari turnamen pemanasan di Brisbane karena masalah otot pinggul, sedangkan Williams engkelnya terkilir di turnamen yang sama. Maria Sharapova juga menarik diri dari Brisbane dengan cedera engkel, sedangkan pemain nomor 20 asal Italia, Flavia Pennetta, harus mundur di pertandingan final Auckland Classic melawan Zheng Jie hari Minggu lalu, karena punggungnya (dtc) cedera.(dtc)


CMYK

Jumat 13 Januari 2012

24

Dewi Perssik

Bantah Nikah Siri JAK AR TA –– Artis Dewi Perssik degan gayanya yang JAKAR ART ceplas-ceplos membantah telah menikah siri dengan Abi Palutturi, mahasiswa asal Makassar yang digosipkan dekat dengan mantan istri Saipul Jamiell dan Aldi Taher. "Saya nggak suka yang kecil-kecil, saya suka yang gede-gede. Siapapun boleh mengakui menjadi pacar dan suami saya," ungkap Dewi Perssik sebelum menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (12/1). Depe, demikian biasa dipanggil, mengaku tidak begitu kenal dengan Abi

Palutturi, kecuali mengetahui saat aksi nekadnya membututinya dari airport hingga ke hotel, tempatnya menginap saat itu. "Enggak kenal. Saya tahunya di Makassar, dia fans yang tungguin saya dari airport sampai ke Hotel Clarion," tegas Dewi Perssik. Pihaknya tidak keberatan dan mera-

sa sama sekali tidak dirugikan dengan pengakuan Abi yang mengaku punya hubungan khusus dengannya. Namun intinya Depe, menolak pengakuan itu. "Enggak (berhubungan). Saya sayang sama siapa saja, kalau mereka support saya, saya bilang terima kasih kepada Depe Lover, kepada orang yang kasih support ke saya. Dia direct message (DM) ke saya," ungkapnya. "Dia bilang kalau aku punya salah sebesar-besarnya pada tanggal 12 Januari. Aku bilang kenapa begini (seolah-olah sudah nikah siri). Dia bilang, dia kesal sama lelaki yang selalu mengaku-ngaku pacaran sama kakak. Padahal itu tidak benar, itu Abi bilang

Valentino Rossi

kepada saya," ungkapnya. Saya memaklumi dia, dengan usianya yang masih labil, 19 tahun. Saya bilang jangan seperti itu. Bukan caranya seperti ini kepada kakak, terutama sama keluarga saya yang di daerah apalagi tentang pernikahan siri. Kalau nikah siri itu kan harus ada wali," tegas Dewi Perssik. ( k p l )

Mancini dan Gerrard

Memilih Bersikap Realistis IT ALIA –– Bintang MotoGP, ValenTALIA tino Rossi mengaku bahwa musim 2012 masih akan sama beratnya dengan musim lalu. Pria asal Italia itu mengalami keterpurukan bersama Ducati tahun lalu dan gagal memperoleh satu pun kemenangan. "Kompetisi musim ini akan berat karena jarak kami dengan tim lain di musim lalu terlalu besar. Target kami adalah memperbaiki segalanya secara bertahap, dan mencoba untuk mereduksi jarak dengan Yamaha dan Honda," ujar pebalap berusia 32 tahun itu. "Saya tidak ingin mengatakan bahwa saya tidak bisa bertarung memperebutkan gelar musim ini, namun saya harus realistis. Musim lalu kami selalu tertinggal 1,5 detik dan kami harus mengatasinya musim ini dan memper-

pendek jarak dengan yang lain, itulah target kami," tambah Rossi. "Kami membutuhkan waktu untuk melakukannya, dan kami akan bekerja sama. Sudah pasti bahwa memenang-

Bertengkar di Lorong Stadion

kan balapan adalah harapan kami. Namun pada kenyataannya, kami memang tertinggal jauh. Tapi mungkin saja motor kami tahun ini membawa keajaiban," pungkasnya. (bln)

M A N C H E S T E R –– Kekalahan Manchester City dari Liverpool di Etihad Stadium, Kamis (12/1) dini hari WIB diwarnai kisah menarik, Roberto Mancini terlibat pertengkaran dengan Steven Gerrard di lorong Etihad Stadium. Skipper The Reds tersebut menjadi penentu kemenangan sang tamu melalui eksekusi titik putih untuk laga leg perdana Semifinal Piala Liga alias Carling Cup, kemarin. Mancio dan Gerrard dua kali terlihat saling adu argumen, satu kejadian yang menimbulkan singgungan keras adalah kala Mancio merespon tekel telat Glen Johnson pada Joleon Lescott, Gerrard tak berkenan akan hal itu. Setelah laga ketika keduanya ber-

temu di lorong menuju ruang ganti pria Italia itu saling bertukar argumen dengan kapten lawan, situasi panas itu untung langsung dilerai oleh kedua kubu. Kepada wartawan setelah laga mantan pelatih Inter itu hanya sedikit berkomentar, namun itu sudah cukup mewakili bahwa ia sedang tidak senang dengan Gerrard. "Steven Gerrard bebas berbicara sesuatu yang ingin ia katakan, dan saya sendiri mengatakan apa yang saya pikirkan," ucapnya dengan tampak sedang tidak nyaman. "Karena memang seperti itu yang biasanya saya lakukan, dan saya kira sama sekali tidak penting tentang apa yang diucapkan Gerrard maupun (bln) pemain lain," tutupnya.(bln)

Jumat 13 Januari 2012

24

Pemkab Bintan Gelar Penyuluhan Hukum PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bintan menggelar kegiatan penyuluhan hukum bagi seluruh Kepala SKPD beserta staff, di Hotel Bintan Agro Resort dan Spa di Kilometer 36, Kawal Bintan, Jumat (6/1) lalu. Dalam penyuluhan tersebut Pemkab Bintan mengundang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Kepri Adi Toegarisman, sebagai narasumber kegiatan dia didampingi seluruh Pejabat Kejati Kepri. Dalam penyuluhan tersebut, Kajati Kepri mengingatkan penggunaan dana APBD/APBD sangat rawan penyelewengan. Kepada seluruh kepala SKPD beserta staf dilingkungan Pemkab Bintan agar selalu berhati-hati dalam anggaran di setiap SKPD. Apabila terjadi kesalahan,

tentu akan berakibat fatal dan diproses sesuai hukum yang berlaku, khususnya dalam memerangi tindak pidana korupsi. Bupati Bintan Ansar Ahmad yang didampingi Wakil Bupati Bintan Khazalik dan Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan Lamidi menegaskan, kegiatan penyuluhan ini merupakan pencerahan dikhususkan untuk seluruh jajaran Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Bintan. Agar dalam menjalani tugas, fungsi dan tanggungjawabnya sesuai dengan aturan yang berlaku, dengan tetap mengutamakan kejujuran, disiplin dan amanah. (**) Narasi : INDRA/IYAN Foto: PEMKAB BINTAN

WAKIL Bupati, Bupati Bintan, Kajati Kepri, Aspidsus Kejati dan Aspidum Kejati Kepri.

BUPATI dan Wakil Bupati Bintan mendengarkan Kajati SEKDA Bintan Lamidi bertanya saat sesi tanya jawab Kepri menyampaikan penyuluhan hukum

SEKDA Bintan Lamidi, Kajari Kepri Adi Toegarisman dan Bupati Bintan Ansar Ahmad

KAJATI Kepri Adi Toegarisman saat memberikan Penyuluhan BUPATI Bintan Ansar Ahmad saat memberikan sambutan

SEKDA Bintan Lamidi bersama jajaran kepala SKPD dan staf mendengarkan penyuluhan hukum

CMYK

KAJATI Kepri dan Bupati Bintan didampingi Aspidsus Eko Bambang Riadi dan Kepala DPPK Bintan Yandrisya.

HaluanKepri 13Jan12  

HaluanKepri 13Jan12

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you