Page 1

CMYK Senin, 13 Februari 2012 21 Rabiul Awal 1433 H TERBIT 24 HALAMAN NO 12/2 TAHUN KE 11 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Website: www.haluankepri.com

Malaysia Makin Agresif Akuisisi Kebun di Indonesia TA — Asosiasi Petani Kelapa Sawit IndoAR JAK ART AKAR nesia mengkhawatirkan makin ekspansinya perusahaan-perusahaan sawit Malaysia di Indonesia. Di saat bersamaan ada tren perusahaan lokal yang memiliki modal besar berupaya juga mengakuisisi perkebunan-perkebunan sawit skala kecil di dalam negeri.

TUNDRA/HALUAN KEPRI

BERANI MELAUT — Seorang nelayan perantauan asal NTT memperbaiki jaring ikan di atas perahunya di Pantai Hidayah (bekas Pantai Stress), Jodoh, Batam, Minggu (12/2). Nelayan sudah mulai berani melaut paska cuaca yang tidak menentu saat musim angin utara.

Garam dan Telaga S U A T U ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. Garam dan Bersambung ke hlm 7

Whitney Houston

Meninggal JAKARTA — Penyanyi dan aktris kenamaan Amerika Serikat Whitney Houston meninggal dunia dalam usia 48 tahun, Minggu (12/2) dini hari waktu Indonesia di Los Angeles. Jenazah Whitney ditemukan di sebuah hotel di Beverly Hills. Penyebab penye bab kematiannya belum d i k e t a h u i . "Pada pukul 15.55 Whitney Houston dinyatakan

4 Pejabat Ditjen PAS Dicopot J A K A R T A — Menteri Divisi Pemasyarakatan Hukum dan HAM Amir Ditjen PAS, Haviludin, Syamsuddin akhirnya menKepala Rutan Cipinang, copot empat pejabat Ditjen Suharman, dan Kepala Pemasyarakatan (PAS) terPengamanan Rutan Cipikait kedatangan anggota Konang, Foneka Afandi. "Pencopotan ini tenmisi III DPR, M Nasir, di luar tu sudah dipertimbangjam kunjungan di Rumah kan dengan matang. KaTahanan Cipinang, Jakarta mi melihat ini perlu Timur. diputuskan dengan teMereka adalah Taswin Amir pat. Karena itu dilakukan Tarif, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Kepala penggantian," kata Amir di Jakarta,

Minggu (12/2). Ia menegaskan kunjungan anggota Dewan M Nasir menemui saudaranya yang menjadi terdakwa kasus dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Jakabaring, Palembang, yakni M Nazaruddin, merupakan penyimpangan. Lebih lanjut, ia mengatakan Kemkumham pada dasarnya 4 Pejabat Bersambung ke hlm 7

Barca Gagal Dekati Madrid

laysia," katanya. Ia mengatakan adanya upaya dari para pemain lokal untuk membeli lahan-lahan sawit skala kecil agar tak jatuh ke tangan Malaysia suatu hal yang positif. Malaysia Makin Bersambung ke hlm 7

Cahya: Izin ML Tak Perlu di Pusat B A T A M — Ketua momentum ini, agar proses pengurusan imAsosiasi Pengusaha Inpor makanan luar donesia (Apindo) (ML) bisa diurus di BaKepri, Ir Cahya tam saja, tidak ke pusat menyambut positif kelagi terutama yang beriberadaan laboratorium siko rendah. BPOM Batam yang punya standar terbaru dan "Selama ini pengudianggap mumpuni unsaha mengeluhkan tuk melakukan penelambatnya pengurusan litian kandungan maka- Cahya izin ML untuk makanan minuman baik lokal nan, minuman dan maupun luar negeri. obat-obatan. Pengurusan izinDia menyatakan, para peCahya: Izin ngusaha sudah lama menunggu Bersambung ke hlm 7

Ditekuk Osasuna PAMPLONA — Barcelona gagal merapatkan jaraknya dengan Real Madrid di klasemen. Ini setelah Los Cules kalah 2-3 dari Osasuna di El Sadar, Minggu (12/2) dinihari WIB. Kekalahan dari Osasuna bikin Barcelona kini terpaut tujuh angka dari Real Madrid. Bahkan, jarak itu bisa makin besar bila Los Blancos berhasil memenangi laga lawan Levante. Saat berita ini diturunkan, Madrid dan Levante sedang bertanding. Entrenador Barca Josep Guardiola pun mengakui kalau situasi kini jadi lebih sulit untuk timnya. "Di babak pertama, mereka bermain lebih baik daripada kami," aku Guardiola di Yahoosports. Dejan Lekic membuat Osasuna mengawali pertandingan dengan mantap setelah menjebol gawang Barca yang dikawal Victor Valdes pada menit 4. Lekic kembali membuat publik tuan

ICMP Batam Mengkhawatirkan Hal 9 IUP Antam Dicabut

Bersambung ke hlm 7

BARCA Kalah (Dejan Lekic (kiri) melakukan selebrasi uasi menjebol gawang Barcelona dalam lanjutan La Liga, Minggu (12/2).

"Fokus, Jangan Sering Lihat ke Samping" BANYAK AK jalan menuju Roma. Ujar-ujar itu sering BANY diucapkan kepada orang-orang yang kerap menemui jalan buntu dalam upayanya mewujudkan impian. Di saat jalan yang sedang dilalui mentok, sesungguhnya masih banyak jalan-jalan lain yang bisa ditempuh, demi satu tujuan: sukses dan bahagia! Demikian pula yang berlaku dalam kehidupan Mulyadi Lim, pria kelahiran Desa Centeng, Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, 2 Mei 1977. Sebelum menjadi pengusaha sukses di

17

Batam dan Sekitarnya

DAYLIFE

Barca Gagal

Hal

Jadwal Shalat

Meninggal Bersambung ke hlm 7

Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Asmar Arsjad mengatakan hal itu di Jakarta, Minggu (12/2). "Sekarang ada tren perusahaan menengah atas mengakuisisi perusahaan kecil. Selain lebih mau memperluas usaha, mereka banyak duit juga, dari pada diambil Ma-

Batam, Mulyadi sudah melewati tahapan-tahapan yang tidak ringan. "Fokus, Jangan Bersambung ke hlm 7

Mulyadi Lim

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

04.56

12.18

15.39

18.20

Isya’

19.31


2

LUAR NEGERI Senin,

13 Februari 2012

Malaysia Deportasi Jurnalis Arab Kasus Penghinaan Nabi S'pura Peringatkan AS Komentar Soal Cina WASHINGTON— Pemerintah Singapura mengingatkan Amerika Serikat untuk berhati-hati berkomentar soal Cina karena hal ini akan menimbulkan perselisihan di Asia. Dalam kunjungannya ke Washington AS, Sabtu (11/2) Menteri Luar Negeri Singapura K Shanmugam menyuarakan keyakinannya bahwa Deplu menerima perlunya bekerja sama dengan Cina, namun komentar AS terlalu sering menilai politik Asia dalam terminologi olahraga "menang atau kalah". "Tekanan domestik di Amerika Serikat dan tuntutan pemilu telah menimbulkan retorika anti-Cina dalam sejumlah perdebatan dalam kampanye calon Presiden," kata Shanmugam dalam konferensi tentang Singapura di Center for Strategic and International Studies, seperti dikutip Channel News Asia, Jumat (10/2). Ia di Singapura memahami bahwa beberapa hari ini terjadi perdebatan untuk merebut kursi Presiden AS. Namun Amerika tidak boleh meremehkan sejauh mana retorika semacam itu dapat memicu reaksi yang dapat menciptakan realitas baru yang tidak diinginkan di kawasan. Singapura merupakan mitra dekat Washington dan basis utama logistik pangkalan militer AS. Namun negara-kota ini sangat tergantung pada perdagangan dengan kekuatan besar ekonomi Asia seperti Cina, Jepang, dan India. "Kita bicara soal negara dengan penduduk 1,3 miliar orang. Cina menekankan kemajuan di segala bidang, mengambil tempat yang selayaknya dalam komunitas bangsabangsa, dan berhasil dalam upaya tersebut," kata Shanmugam. Amerika Serikat, sementara mencari cara memangkas belanja militer raksasa untuk mengendalikan utang yang melonjak, telah menetapkan Asia sebagai prioritas mengingat pertumbuhan ekonomi yang pesat dan kebangkitan Cina mengatur kembali kawasan itu. Militer AS yang berusaha bekerja sama lebih erat dengan Filipina dan Vietnam, telah menuduh Cina suka berperang dengan mengontrol wilayah sengketa di Laut Cina Selatan.(kcm)

KUALA LUMPUR LUMPUR— Desakan aktivis HAM internasional agar Pemerintah Malaysia tidak mendeportasi seorang jurnalis asal Arab Saudi Hamza Kashgari, yang dituding melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad lewat jejaring sosial twitter ternyata diabaikan oleh Pemerintah Malaysia. Hal itu terbukti dengan tindakan Pemerintah Malaysia pada Minggu (12/2) memutuskan untuk mendeportasi jurnalis Arab Saudi itu. "Hamza Kashgari, yang ditahan di Malaysia selama minggu terakhir setelah melarikan diri dari Arab Saudi, telah meninggalkan Malaysia," ujar seorang pejabat Malaysia yang enggan menyebutkan namanya seperti dikutip AFP Minggu, (12/2). Lebih lanjut pejabat itu menjelaskan, Kashgari telah dideportasi. Dia dijemput oleh para pejabat Saudi di bandara Kuala Lumpur. Sebelumnya, Kashgari dilaporkan melarikan diri dari Arab Saudi menuju Malaysia pada Selasa (7/2) lalu setelah dirinya mempublikasikan artikel provokatif tentang Nabi Muhammad. Meski demikian, Malaysia langsung menangkapnya di bandara Kuala Lumpur

Deportasi Kashgari ini dipastikan akan memicu kemarahan dari kelompok hak asasi manusia. Organisasi Amnesty International dan Human Rights Watch sebelumnya telah mendesak Malaysia untuk tidak mengirim Kashgari yang terancam hukuman berat atau bahkan hukuman mati di negara asalnya Arab Saudi. Peneliti senior Human Rights Watch untuk kawasan Timur Tengah Christoph Wilcke menegaskan, bahwa Malaysia tidak seharusnya terlibat dalam nasib penahanan Kashgari dengan mengirimkan dia kembali ke Arab saudi, di mana dia akan tidak mungkin menjalani pengadilan yang adil. Malaysia dan Arab Saudi selama ini diketahui tidak memiliki perjanjian ekstradisi formal namun kedua negara memiliki hubungan dekat sebagai sesama (oke) negara Muslim.(oke)

REUTERS

MATI TERDAMPAR—Ratusan ekor lumba-lumba mati terdampar di pantai Chiclayo di Kota Lambayeque Peru, Sabtu (11/2). Belum diketahui penyebab kematian massal hewan tersebut.

Konser Madona Dulu Baru Serang Iran MUSIK lebih penting ketimbang perang. "Tolong jangan hentikan musik itu", kalimat ini merupakan salah satu permintaan dari seorang penggemar diva musik Madonna yang tinggal di Israel. Penggemar ini membuat sebuah grup di jejaring sosial Facebook untuk menyerukan agar Israel menunda kemungkinan serangan terhadap Iran hingga Madonna

selesai menggelar pertunjukannya Mei mendatang. "Bibi, tolong jangan ada perang sebelum pertunjukan Madonna pada 29 Mei," ujar seorang anggota grup tersebut. Bibi merupakan nama panggilan dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Ikon musik internasional Madonna akan memulai rangkaian turnya di Israel Mei

mendatang. Madonna akan tiba beberapa pekan sebelum konser sehingga dia dapat berlatih. Namun, ketika penggemar Madonna di Israel mencari tiket, muncul spekulasi bahwa Israel akan menyerang program nuklir Iran. Israel menuduh program tersebut hanyalah kedok untuk pembuatan senjata nuklir, tetapi Teheran menyangkal tuduhan itu. (kcm)


CMYK

Senin 13 Februari 2012

3

KEPALA Dispenda Kota Batam Jefridin menyampaikan sambutan.

SEKERTARIS KNPI Kota Batam Andi Muhktar KETUA panitia pelantikan, Adimaja, ST, MM KETUA KNPI Batam Gustian Riau,SE,MSi menyampaikan salam pemuda sebelum membacakan SK pelantikan pengurus. menyampaikan sambutan. menyampaikan sambutan.

12 PK KNPI Se-Kota Batam Dilantik KETUA KNPI Kota Batam, Gustian Riau melantik 12 Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Se-Kota Batam dan perangkat kerjanya dengan total 240 pengurus untuk periode 2011-2014. Pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan (SK) yang kemudian dilanjutkan dengan pengucapan sumpah dan penyerahan petaka dari Ketua KNPI Batam kepada salah satu ketua PK yang mewakili 12 kecamatan yang ada di Batam. Pelantikan PK KNPI Batam

berlangsung di pusat perbelanjaan Nagoya Hill Batam, Sabtu (11/2). Ketua Panitia Pelantikan PK KNPI Batam,Adimaja,ST, MM mengatakan pelantikan ini dilakukan setelah 12 PK di masing-masing kecamatan telah berhasil memilih kepengurusan melalui Musyawarah Kecamatan KNPI yang dilakukan dalam rentang waktu Desember 2011 hingga Januari 2012 lalu. Di mana terpilih kepengurusan KNPI di tingkat kecamatan yang bervariatif, dari 30 orang hingga 40 orang dengan

menyesuaikan dengan strutur dan tugas masing-masing kecamatan. Ketua KNPI Kota Batam, Gustian Riau mengingat peran strategis dari keberadaan pemuda di era dewasa ini, yakni pemuda merupakan aktor utama dalam melakukan perubahan di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut, seiring dengan keberadaan pemuda sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan dalam semua lini. Hadir dalam pelantikan PK KNPI Batam, Kepala Dinas Pendapatan

Daerah (Dispenda) Kota Batam Jefridin, Ketua Komisi IV DPRD Kepri Rizki Faizal, Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman (Dinsos dan Pemakaman) Kota Batam M Shahir, Anggota Fraksi Demokrat DPRD Batam Yunus Nongsa, seluruh pengurus KNPI Kota Batam, sejumlah pengurus KNPI Provinsi Kepri dan sejumlah OKP/Ormas yang ada di Kota Batam.

KETUA IPK Toni Siahaan memberikan salam kepada ketua panitia, Adimaja usai pelantikan.

Narasi : Amir Foto : Cecep

KETUA DPD KNPI Batam Gustian Riau (kanan bersama anggota DPRD Batam Yunus saat menghadiri acara pelantikan KNPI pengurus kecamatan.

KETUA KNPI Batam Gustian Riau foto bersama pengurus KNPI Batam, tamun undangan dan pengurus KNPI Kecamatan yang baru dilantik.

ADIMAJA (tengah) bersama tamu undangan.

KETUA Panitia Adimaja bersama tamu undangan.

PENGURUS DPD KNPI Batam Diky dan tamu undangan menghadiri acara pelantikan.

KETUA OKK KNPI Batam Bambang menyerahkan SK pelantikan kepada perwakila ketua PK Batam Kota Windra M.

KADISPENDA Batam Jefridin (tengah),Toni (kanan) dan AM Razal (kiri) menghadiri acara pelantikan KNPI pengurus kecamatan.

PARA tamu undangan menghadiri acara pelantikan PK KNPI Batam.

KETUA DPD KNPI Batam Gustian Riau membacakan naskah pelantikan.

CMYK


POLITIK

4

Senin,

13 Februari 2012

Pilwako Rentan Politik Uang TANJUNGPIN ANG — Pemilih Tanjungpinang ANJUNGPINANG dinilai sangat rentan terhadap politik uang (money politic) pada pemilihan walikota (pilwako) Tanjungpinang mendatang. Penilaian itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Kajian Kebijakan Publik dan Politik Lokal (LK2PPL) Desember lalu. Oleh: Darul Qutni, Liputan Tanjungpinang

Dalam hasil survei tersebut, dijelaskan bahwa masyarakat yang menentukan pilihan pada waktu sudah berada dalam bilik suara sebanyak 34,24 persen. Kemudian yang menentukan pilihan pada saat sosialisasi 19,21 persen, yang menentukan pilihan sebelum menuju tempat pemungutan suara sebanyak 11,30 persen. " Kondisi seperti ini tentu memberikan peluang emas kepada calon dan tim sukses masing-masing cawako untuk melakukan tindakan yang bisa merusak dan menurunkan kualitas pilwako. Penurunan kualitas

pilwako yang saya maksud adalah disebabkan adanya praktek-praktek seperti money politik," kata Direktur Lembaga Kajian Kebijakan Publik dan Politik Lokal (LK2PPL) Tanjungpinang, Suradji, Minggu (12/2). Menurut dia, dalam pilwako Tanjungpinang, KPU sebagai penyelenggara akan menentukan tahapan demi tahapan pilwako. Mulai sosialisasi pilwako, pengambilan formulir pasangan calon, pendaftaran pasangan calon, pengambilan nomor urut, kampanye, masa tenang hingga pemungutan suara dan penghitungan suara atau rekapitulasi suara dan

pengumuman pemenang pilwako. Dari semua tahap itu, tentu akan dimanfaatkan oleh pasangan calon maupun oleh tim sukses masingmasing cawako untuk mencari dan mendapat dukungan masyarakat guna memenangkan sang calon. Berbagai trik dan intrik akan dimainkan oleh masing masing tim sukses guna mendapatkan dukungan mulai dari tebar pesona, penyampaian visi dan misi serta program-program kerja yang akan dijalankan setelah terpilih nantinya. " Semua tahapan tak akan memberi pengaruh terhadap arah pilihan karena pola pikir pragmatis masyarakat yang lebih mementingkan kenikmatan sesaat," ujarnya. Selanjutnya dari hasil survei, kata dia, masyarakat yang menentukan pilihan pada saat kampanye sebanyak 10,62 persen. Sedangkan masyarakat yang menentukan pilihan sebelum masa kampanye sebanyak 9,83 persen dan yang menentukan pilihan pada saat masa tenang sebanyak 6,89 dan selebihnya tidak menjawab.

Dari data tersebut dapat dijelaskan bahwa banyaknya masyarakat yang menentukan pilihan pada saat memasuki bilik suara (34,24) memberi signal yang buruk dalam politik. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Tanjungpinang rentan akan terjadinya "serangan fajar". " Fenomena seperti ini semakin lama semakin menghawatirkan dikarenakan dapat mengurangi kualitas dari proses politik. Masyarakat banyak menggantungkan harapan akan adanya praktek-praktek yang sifatnya pragmatis," kata Suradji menyayangkan. Selaku staf pengajar ilmu politik di Umrah, ia sangat menghawatirkan karena proses sosialisasi politik dan kampanye yang seharusnya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengupas tuntas visi, misi dan program yang akan dijalankan setelah terpilih dapat diawasi secara maksimal sehingga apabila walikota terpilih tidak merealisasikan visi, misi serta program tersebut mereka dapat menuntutnya. Disisi lain, kondisi seperti ini tentu memberikan peluang emas

kepada calon dan tim suksesnya masing-masing untuk melakukan tindakan tindakan yang bisa merusak dan menurunkan kualitas pilwako. Penurunan kualitas pilwako yang dia maksud adalah disebabkan adanya praktek-praktek seperti money politik. " Sebagaimana yang kita pahami bersama yang dimaksud dengan money politics adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk mempengaruhi pilihan orang lain," ucapnya. Survey ini melibatkan sebanyak 900 responden yang tersebar di seluruh kecamatan di Tanjungpinang. Responden dipilih secara random berdasarkan tingkat pendidikan dan usia tertentu dengan memperhatikan gender, 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan. Dengan metode Survey seperti ini maka akan diperoleh tingkat kepercayaan sebanyak 95 persen dah tingkat kesalahan plus minus 3 persen. * * *

Gerak Jalan Santai dan Deklarasikan Ahad Putih Digelar 64 SUARA

782 SUARA

361 SUARA

4 SUARA

4 SUARA

42 SUARA

240 SUARA

T A N J U N G P I N A N G — Ribuan masyarakat Kota Tanjungpinang mengikuti senam sehat dan gerak jalan santai bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Minggu (12/2). Kegiatan tersebut disejalankan dengan program Ahad Putih PKS Se-Provinsi Kepulauan Riau dan deklarasi 1000 relawan putih dr Maya Suryanti di Lapangan Pamedan Ahmad Yani Tanjungpinang. Acara diawali dengan senam pagi sekitar pukul 06. WIB, dan dilanjutkan dengan gerak jalan santai, yang dimulai dari gerbang sebelah timur Lapangan Pamedan dan rute yang dilewati yakni Jalan Raja Fisabilillah, Jalan Engku Putri dan Jalan basuki Rahmat dan masuk kembali ke Lapangan Pamedan. Kegiatan kembali dilanjutkan dengan deklarasi 1000 relawan putih. Hadir dalam deklarasi itu, Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A Manan, Ketua DPW PKS Kepri, Abdul Rahman LC, Ketua DPD se-Kabupaten Kota, Ketua PPP Tanjungpinang, Syaiful SE, dan terlihat Kepala Bapeda, Gatot Winoto dan ribuan kader PKS. Dalam kegiatan tersebut, panitia memnyediakan ratusan lucky draw dengan berbagai macam hadiah, sedangkan hadiah utama, yaitu sebuah sepeda motor. Sebelumnya panitia telah menyiapkan 6000 kupon lucky draw yang dibagikan kepada peserta gerak jalan. Alfin M Nur sebagai Ketua

DPD PKS Tanjungpinang mengatakan, deklarasi 1000 Relawan Putih dr. Maya Suryanti bukti nyata dukungan yang diperlihat kan PKS untuk memenangkan Maya di Pilwako mendatang. Ketua DPW PKS Prov Kepri, Abdul Rahman LC, mengatakan, deklarasi Ahad Putih ini diikuti semua seluruh Ketua DPD PKS se-kabupaten dan kota se-Kepri. Ini sebagai wujud dari keseriusan PKS mengusung Maya Suryanti di Pilwako. " Kita harus merapatkan barisan dan memperkuatnya agar apa yang kita inginkan dan cita-citakan bersama dapat tercapai dan semu berjalan aman dan lancar, kita akan menjadikan kekuatan PKS serta PPP sebagai ujung tombak untuk pemenangan Maya Suryanti sebagai walikota Tanjungpinang," ujar Abdul Rahman Calon walikota yang diusng PKS dan PPP, Maya Suryanti SUTANA/HALUAN KEPRI dalam sambutannya menga- JALAN SANTAI — Sejumlah pengurus dan kader PKS Se-Kepri bersama ribuan masyarakat mengikuti jalan santai sekaligus takan, pilwako Tanjungpinang deklarasi 1000 relawan putih untuk cawako dr. Maya Suryanti, Minggu (12/2). hanya tinggal sekitar sembilan bulan lagi. " Seperti apakah Tanjungpinang ke depan, apakah masih aman dan nyaman, jawabannya tergantung pemimpin yang akan kita pilih nanti," kata Maya Suryanti. Maya mengucapkan terimakasih kepada 1000 relawan putih B A T A M — Meski pemicaleg tidak hanya dewanan. " Misalnya, lihan umum legislatif masih terpaku pada ijazah mengantongi sertifikat penPKS dan kader PKS dan PPP yang dua tahun lagi, tapi tahapanSMA saja, masih badidikan kilat kepemimpinan, telah mempercayainya dan menya sudah dimulai tahun ini nyak kriteria-kriteria sertifikat kepemerintahan, ngusungnya untuk maju di pilyakni Agustus 2012. lain yang ditetapkan dan lain-lain," katanya. wako kelak. (sut) Menyikapi hal itu, partai partai dalam meneAlasannya ditetapkan sarjana politik mulai menyeleksi calegtapkan seorang caleg. sebagai syarat terendah, kata caleg yang akan diusung di 2014. Mulai dari ketokoFerry, karena melihat perkemDalam merekrut caleg, partai hannya di masyarabangan zaman yang terus politik masih menetapkan SMA kat, intelektualnya, bergerak maju. Kalau seorang sebagai pendidikan terendah Rasal kemampuannya da- Ferry wakil rakyat hanya berijazah SMA, seorang caleg. DPD Partai Gollam berorganisasi bagaimana dia bisa menganalisa kar Batam misalnya, mensyarat pen- dan kiteria-kriteria lain. persoalan masyarakat yang diwakilinya. didikan SMA sebagai pendidikan terendah " Kita masih menunggu instruksi " Contohnya saja. untuk anggota kepada calegnya untuk DPRD dan Sarjana dari DPP. Mudah-mudahan sampai akhir KPU tingkat kota saja, pendidikan (S1) untuk DPR RI. Alasannya, untuk 2012 ini ada perubahan-perubahan yang terendahnya saja sudah S1, begitu juga memberi peluang kepada tokoh bisa kita sesuaikan nantinya. Yang jelas, di pemerintahan, yang diterima PNS masyarakat di luar pengurus Golkar untuk syarat caleg ini kita masih menggunakan sekarang hanya S1. Karena itu, legislatif ikut menjadi caleg. aturan yang lama," katanya. juga harus menyesuaikan," katanya. " Kedepan tetap kita seleksi penAnggota KPU Kepri Ferry M Ia yakin, kalau caleg-caleg mendidikan caleg ini. Tapi untuk saat ini syarat Manalu berpendapat, sudah saatnya datang pendidikannya sudah sarjana pendidikan yang kita tetapkan minimal caleh-caleg yang akan diusung di semua, maka tidak akan ada lagi anggota masih SMA untuk DPRD dan Sarjana Pemilu 2014 mendatang minimal dewan yang tidak berkualitas. Dengan untuk DPR RI," kata Ketua Bapilu DPD berijazah Sarjana. Bahkan, kalau begitu persoalan-persoalan yang munPartai Golkar Batam, Amrullah Rasal, perlu tidak hanya sarjana tetapi cul di masyarakat tidak lagi diselesaikan kemarin. harus ada pendidikan lain yang dengan cara gebrak meja, tetapi dengan Rasal mengatakan, syarat seorang dapat menunjang tugas-tugas ke- cara-cara intelek. (sfn)

2014, Caleg Harus Berijazah Sarjana

Ajak Rangkul Semua Elemen Musrenkercab PDIP Tanjungpinang

644 SUARA

306 SUARA

9 SUARA

T A N J U N G P I N A N G — Ketua Bidang Organisasi DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidajat mengajak kader PDIP di Tanjungpinang merangkul semua elemen masyarakat dalam menghadapi pilwako mendatang. " Lalui proses pilwako dengan baik dan jangan lupa merangkul semua elemen masyarakat, baik tukang sampai ulama, tokoh masyarakat, kaya miskin semua harus kita ayomi, dan jangan lupa untuk turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluhan maupun aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat," ujar Djarot saat membuka Musyawarah Rencana Kerja Cabang Pelopor PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang di Hotel Bintan Permata Beach Resort (BBR) Tanjungpinang, Sabtu (11/2). Djarot juga menyebutkan, semua warga PDIP harus menjaga kekompakan dan selalu solid karena itu kunci dalam menggapai kesuksesan. " Jabatan bukan tujuan, tapi sebagai sarana dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat. Karena itu, jangan sekali-kali menyakit perasan masyarakat," katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan HM Surya Respationo, mengatakan, bangsa yang besar yaitu bangsa yang menghormati para pejuang dan negarawan yang besar seperti persiden pertama kita. "Saya jadi Gubernur, merupakan jasa saudara-saudara para pendukung setia, tanpa saudara-saudara saya tidak mungkin bisa menduduki jabatan sebagai wakil Gubernur Kepri, ini berkat kerja kersa kita semua dan saya ucapkan terimakasih yang setinggi tinginya kepada pendukung setia saya," ungkap Soerya Respationo. "Kita jangan mau dipecah belah. Kita harus bersatu untuk mencapai apa yang kita inginkan. Kita harus menjaga silaturahmi dan kita semua harus mengawasi semua proses pencalonan ini, jangan sampai kita kecolongan dengan hal-hal yang bisa merugikan kita, tegas Surya Respationo. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan kota Tanjungpinang, Suparno menambahkan membuat program pelayanan kesehatan secara terpadu dengan sistem satu pintu, untuk lebih memudahkan bagi masyarakat mengurus administrasi sehingga masyarakat tidak kebingungan seperti sekarang.(( s u t )


OPINI & LAYANAN UMUM

5

Senin,

TAJUK

Mutu Pendidikan di Batam Rendah Mutu pendidikan di Kota Batam, Kepulauan Riau, kini berada pada tahap mengkhawatirkan. Penilaian ini didasarkan pada Indeks Capaian Mutu Pendidikan (ICMP) tingkat SD, SMP dan SMA/SMK negeri se-Kota Batam. secara umum, nilai indeks SD di Kota Batam hanya 0,22 dan SMP sebesar 0,21. Sedangkan tingkat SMA/SMK 0,22. Nilai itu menjadikan mutu pendidikan di Batam secara umum masuk kategori rendah. Lebih rendah dari mutu pendidikan di Indragiri Hilir sebesar 0,40. Indragiri Hilir merupakan kabupaten yang ICMP-nya paling rendah di Provinsi Riau. Angka ICMP dikategorikan, mu lai dari 0,0 sampai 40 dengan nilai rendah. Capaian 41 sampai 80 dengan kategori sedang, serta 81-100 dengan kategori tinggi. Menurut staf ahli Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Beibel Effendi, penilaian itu merupakan hasil studi terhadap 68 SD, 26 SMP dan 9 tingkat SMA/SMK di Batam. Penilaian dilakukan atas materi dan tingkat kompetensi sesuai Standard Nasional Pendidikan (SNP). Untuk mendapatkan ICMP ini, ada delapan indikator yakni standard pengelolaan, kompetensi lulusan, isi, proses, penilaian, pendidik dan tenaga pendidikan, sarana dan prasarana, serta pembiayaan. Sebagai warga Kota Batam dan orang tua murid, pikiran kita jadi buncah, tersentak, kaget, bahkan merasa malu begitu tahu ICMP di Batam rendah. Ini benar-benar memprihatinkan dan membuat ragu kita terhadap kelanjutan studi dan masa depan anak-anak. Gambaran mutu pendidikan di Kota Batam yang terpuruk itu, rasanya sulit diterima akal sehat. Ini suatu kondisi yang sangat ironis dan paradoks. Ketika pembiayaan pendidikan untuk semua tingkatan sejak SD hingga Perguruan Tinggi semakin mahal, kualitas pendidikan di Batam kalah bersaing. Paling menyedihkan lagi, ternyata jauh lebih rendah di bawah Indragiri Hilir sebuah kabupaten di ujung selatan Provinsi Riau. Seyogianya semua pihak yang punya kewenangan dan kompetensi terkait penyelenggaraan pendidikan di Batam, memang pantas kita minta pertanggung jawabannya. Sangat tidak masuk akal, ketika biaya pendidikan tiap saat terus meroket mahal di daerah ini, mutu pendidikan malah terpuruk ke titik terendah. Sangat kontradiktif, pada saat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mengucur deras langsung ke sekolah-sekolah, kualitasnya justru anjlok. Bahkan, ketika sejumlah sekolah masih ngotot membebani murid dan orang tua siswa dengan beragam pungutan, posisi pendidikan di Batam terseok-seok. Sebegitu burukkah kualitas pendidikan di kota ini? Apa dan siapa yang salah? Siapa pun, tidak perlu mencari kambing hitam dan menuding siapa yang harus disalahkan. Tidak zamannya lagi berpolemik dan menimpakan kesalahan ke orang lain. Harus diingat, tanggung jawab pendidikan menjadi beban bersama antara orang tua murid, sekolah, guru, para penyelenggara pendidikan, pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan. Oleh karena itu, semua pihak di atas harus mampu menjalin sinergisitas yang positif, saling membantu dan mendukung. Dinas Pendidikan, pihak sekolah, komite sekolah, guruguru, orang tua murid, wali siswa dan termasuk para siswa, tidak bisa dibiarkan jalan sendiri. Marilah bagi tanggung jawab pendidikan sesuai porsi dan posisi masing-masing. Bagaimana pun juga, hasil studi mutu pendidikan di Batam yang rendah itu membuat kita saling koreksi dan bukan saling menyalahkan. Lebih baik terlambat sadar dari pada tidak sadar atau pura-pura tidak sadar. * * *

CAKAP BIJAK "HANY HANYA HANY A tindakan yang memberi kekuatan hidup; hanya sikap tak berlebihan yang membuat hidup penuh pesona"

(Jean Paul Richter (1763– 1825), Novelis dan Humoris) "KEDALAMAN makna hidup manusia ditentukan oleh kemampuan mereka untuk peduli kepada sesama"

(Pablo Casals (1876–1973), Pemain Selo dan Konduktor)

Pendidikan (Anti) Korupsi Kemendikbud sepertinya akan melirik KPK untuk mulai membuat skema baru dalam proses pendidikan. Sebuah tujuan yang mulia. Niatan ini tentunya diharapkan tidak hanya mulia di awal, tetapi memberikan sebuah jalan penyelesaian yang produktif. Bukan sebaliknya. Korupsi semakin menjadi, arena pendidikan malah semakin kehilangan arahnya. Perspektif ‘negatif’ini bukan tanpa alasan. Jika dipandang dari usaha memberantas korupsi, apa kurangnya sumber daya hukum di negeri ini? Mulai dari manusianya, lembaganya, sampai aturan hukumnya yang malah kadang membingungkan rakyat jelata. Dengan gamblang malah kita melihat adegan mereka yang berteriak anti korupsi –malah dengan skenario yang disengajakan alias iklanterjebak dalam lingkaran korupsi itu sendiri. Anehnya, masyarakat kembali diperbingungkan oleh ketidakpastian dari definisi korupsi itu sendiri. Siapa yang salah, siapa yang benar. Korupsi itu Apa? Kasus di depan mata kita telah menunjukkan bagaimana penerima suap telah dieksekusi dahulu, sementara pemberi suap malah masih menjadi saksi. Atau bagaimana dalih pembenaran yang muncul ketika seseorang –tentunya mereka yang mempunyai jabatan yang kuat- telah dilaporkan menilap uang. Semampu mungkin mereka mengatkan tidak terlibat, dengan alasan menanti kepastian hukum dan menghormati proses hukum. Jika sudah terjerat, baru mengakui. Dan kisah baru dimunculkan kembali karena yang ketangkap akhirnya berucap, mengungkap, ketangkap yang baru lagi. Deramapun terus berlanjut dengan skenario yang beragam. Dan kitapun akhirnya kembali bertanya, apakah koruptor itu

makam. Keterangan warga sekitar, makam ini diyakini telah ada di sana sejak tahun 1880-an. Hanya, data validnya sampai kini belum diketahui persis. Sama sekali tidak ada ukiran atau pahatan nama di nisannya yang menerangkan tahun pemakaman atau nama orang yang dikubur di makam tersebut. Beberapa orang dari luar pulau yang kemungkinan mengetahui asal-usul makam ini kerap menziarahinya pada waktu-wak-

Syafbrani Bin Zainoeddin Syafbrani Bin Zainoeddin, Analis Pendidikan, Pendidik di SMA PenubaKab.Lingga dan Anggota Komunitas Nasional Forum Indonesia Muda (FIM)

PENDIDIKAN memang telah diyakini menjadi akar dalam menyelesaikan setiap kasus kehidupan. Termasuk permasalahan yang selalu menyedot perhatian publik sekaligus uang negara ini, korupsi. Alhasil, setelah lahirnya lembaga pemberantas korupsi di era reformasi dan dikenal dengan sebutkan KPK, dengan sebelumnya berada di dua lembaga lain. Pendidikan akhirnya kembali mendapatkan tugas. hanya untuk dilabelkan kepada yang kebetulan ketangkap saja? Sementara yang tidak, terus menerus melanjutkan aksi biadabnya. Dan itu bukan korupsi? Nah, berbagai pertanyaan yang terlontar ini sebenarnya mengkerucut pada suatu kebingungan: definisi. Semua kita mengetahui korupsi itu tidak boleh, berbahaya, bahkan haram. Anak kecil sekalipun sepertinya sangat memahami apa itu korupsi. Sayangnya terkadang kita menampik ketika dikatakan sebagai koruptor dengan dalih logika yang dimiliki. Bahkan, legalitas hukum di negeri ini juga sepertinya tidak bisa membuat masyarakatnya memahami apa itu korupsi. Ketidakpahaman ini bukan terletak pada analisa kalimat yang ada. Realitalah yang membuktikan bahwa sulitnya membuktikan mereka yang telah melakukan aksi korup. Penuh perjalanan, penuh pembelaan, penuh retorika, dan penuh biaya untuk menghantarkan pada sebuah vonis bersalah: koruptor. Dan perjalanan ini membuat celah untuk hadirnya koruptor-koruptor baru. Berita adanya oknum hakim yang‘nakal’ menjadi salah satu buktinya. Mi-

salnya, dapat dilihat dari rekomendasi Komisi Yudisial (KY) kepada Makamah Agung (MA) untuk memecat 18 hakim dan memberikan sanksi kepada 116 hakim yang lain. Fenomena inilah yang menjadikan sebuah refleksi keraguan, pantaskah pendidikan anti korupsi itu hadir? Dua alasan keraguan ini muncul disebabkan oleh dua hal, pertama –sedikitpun bukan bermaksud guyonan- fakta susahnya mendapat pengakuan oleh mereka yang‘korupsi’, baik korupsi secara langsung atau dalam bentuk kebijakan. Malah yang terjadi adalah munculnya proses pembelaan. Artinya mereka masih belum tahu tentang korupsi. Bisa jadi karena ketidaktahuannya sehingga aktifitas seperti memakan uang negara/daerah, membuat surat perjalanan dinas fiktif, mark up anggaran, main mata dalam proyek, uang pelicin dan segala jenis lainnya justru seperti menjadi gaya hidup modern.Bukan korupsi. Makanya wajar, dengan gaya hidupnya itu mereka sangat pede berteriak anti korupsi. Jadi, yang harus diajarkan itu sebenarnya adalah tentang korupsinya, agar tahu mana yang perbua-

Menyanyah

PA G I - PPA A G I sekali, lalu AG lalang orang berseliweran di depan jalan raya. Ada yang ke timur, ke utara, selatan hingga ke barat. Semua tampak tergesa-gesa, hingga ada yang malah berani menerobos perempatan lampu merah tanpa menghiraukan keselamatan dirinya bahkan pengguna jalan raya lainnya. Tak peduli ada polisi lalu lintas dihadapan, terpenting bisa melintasi jalan raya tanpa penghalang. Seketika ada temen berkata, itu contoh yang tidak baik. Dia mengingatkan bahwa dalam setiap kita berjalan selalu ada rambu-rambunya, ada panduannya dan ada etikanya. Kita hidup untuk mencari ketenangan, kita hidup untuk mencari kedamaian dan kita hidup untuk bersenangsenang. Bukan hidup dalam kekalutan, bukan hidup dalam ketakutan dan tidak hidup untuk dikejar-kejar. Rambu-rambu telah disiapkan, artinya kita mesti patuhi apa yang telah digariskan. Ketika kita berada di jalur merah, kita mesti bersabar. Kita masti menunggu dan kita harus mampu menahan diri. Ketika sinyal kuning diberikan, kita mesti waspada, kita mesti hati-hati dan kita mesti instrospeksi diri. Dan ketika suasana lampu hijau, silahkan kita lewat karena gilirannya kita untuk berjalan.

tu tertentu. Bahkan sesekali, diziarahi pula oleh mereka warga Singapura dan Malaysia. Namun warga Pulau Buluh sendiri mengaku tidak pernah mengkeramatkan makam ini. Hanya karena dianggap bernilai sejarah, makam ini dirawat dan dibalut kain kuning pada nisannya. Di sekitar makam Keramat Puding, terdapat beberapa makam lainnya yang kelihatannya tidak diistimewakan, tidak dipagar atau dibaluti kain kuning. Tidak juga beratap. Namun kondisinya lumayan terawat, karena memang lokasinya berada di pekarangan mesjid. (Edi Sutrisno)

tan korup mana yang gaya hidup. Biar tidak terbalik. Memaknai Kembali Fungsi Pendidikan Dan yang kedua, ini berkaitan dengan dunia pendidikan itu sendiri.Keinginan akan lahirnya‘pendidikan anti korupsi’ yang mulai diwacanakan Kemendikbud dan bekerjasama dengan KPK itu seharusnya perlu ‘ditinjau ulang’kembali. Jangan sampai kembali terjebak pada keindahan nama dan konsep semata. Tetapi miskin aksi. Kebutuhan dalam usaha memberantas koruspsi itu bukan wacana, tetapi perilaku. Bukan teori, melainkan tindakan nyata. Tindakannya bukan diplomasi, tetapi ketegasan sehingga menghasilkan sebuah hukuman. Dan hukumannya bukan asalan dan penuh tarik ulur kepentingan, tetapi sepantasnya memberi efek jera sehingga alumni koruptor tidak bangga dengan statusnya. Bukti berbicara lagi ketika mereka keluar dari balik jeruji besinya, jabatanpun didapatkan kembali. Termasuk jabatan di pemerintahan, dan kembali cemerlang. Jadi, untuk memberantas penyakit yang merasuki tubuh anak

bangsa ini cukup jalani saja kinerja sesuai jalurnya masing-masing. Politisi berbuatlah untuk kepentingan rakyat, berikan pencerahan politik di negeri ini, bukan keburaman dan mengamankan kepentingan golongan. Pemerintah pusat aturlah negeri ini, bukan mengacaukannya dengan kebijakan yang hanya mempopulerkan diri. Begitu juga dengan pemerintah daerah, pembangunan daerah jangan diplesetkan sebagai membangun hegemoni pejabat dan kerabatnya. Untuk yang bertugas menegakkan hukum, tegakkanlah hukum seadil-adilnya. Kami sebagai rakyat menanti keadilan, walaupun entah sampai kapan harus terjerat dengan ketidakpastian. Pendidikan itu berfungsi untuk menjadikan manusia seutuhnya. Utuh berarti tidak terpisahkan antara sikap dan pemikiran. Tidak perlu melahirkan nama-nama baru dalam tubuh pendidikan. Ketika ada masalah A, muncul semangat pendidikan A . Begitu juga saaat hadir masalah B, semangat melakukan pendidikan B seketika hadir. Seterusnya dan seterusnya. Dan ketika korupsi hadir, akankah harus dihadirkan pula Pendidikan (Anti) Korupsi di setiap sekolah? Sengaja dalam judul ini diberikan tanda kurung pada kata ‘anti.’ Karena masih sangsinya bahwa sebenarnya yang tidak dipahami oleh mereka yang korupsi itu adalah perilaku korupsi itu sendiri. Pendidikan itu proses berkesinambungan, bukan ajang ‘penelitian’ yang bisa melahirkan pola tambal sulam. Singkatnya, penulis berharap tidak perlulah pendidikan seperti itu dihadirkan. Optimalkan saja apa yang telah ada. Perkuatkan saja moralitas pendidik. Mulai masuk kuliah sampai proses penerimaan kerja sehingga meraih predikat pendidik. ***

Surat Pembaca

Berjalan Mengikuti Rambu-rambu Disediakan

Makam Keramat Puding T E R L E T A K di halaman depan Mesjid Jami’ Nurul Iman, Makam Keramat Puding merupakan salah satu makam tua yang ada di Pulau Buluh. Makam ini sudah dipugar dengan atap dan pagar bercirikan Melayu. Nisannya dibalut dengan kain berwarna kuning. Tidak terdapat tulisan apa pun untuk mengetahui siapa penghuni makam ini. Namun warga Pulau Buluh menyebutnya Makam Keramat Puding, karena dulunya terdapat pohon puding yang tumbuh di sekitar

13 Februari 2012

Jika kita sudah berjalan pada rel yang benar, bukan melewati jalan milik orang lain maka berkemungkinan besar keberhasilan itu akan dapat kita raih. Namun jika jalan orang yang dilalui orang lain juga kita lewati, sementara kita sudah dibekali rambu-rambu maka siap-siap untuk menanti kehancuran. Cepat itu baik, tapi cepat tanpa perhitungan dan tanpa arah sangatlah tidak baik. Pelan bukan tidak selamanya lambat, tapi pelan yang sudah terarah akan jauh lebih baik ketimbang berlari dengan terburu-buru. Banyak kita melihat jalanan yang begitu tertata dengan rapi, jalur kiri dan kanan beda arah yang dipisah dengan median jalan. Bahkan untuk menghindari kejenuhan, kegersangan dan menambah asrinya jalanan, tak sedikit yang dihiasi dengan taman-taman jalan disepanjang jalanan. Artinya, kita si pengguna jalan dapat menikmati keindahan jalan, memberikan ketenangan dikala kita berhenti dan memberikan kenyaman untuk berkendaraan. Namun, tak jarang kita menyaksikan sikap ugal-ugalan pengguna jalan. Tak tau etika, tak tau sopan santun dan tak tau batasan. Mengerti tapi pura-pura

Biaya Buat KTP Rp300 Ribu HALO Pemko Batam, tolong ingtakan Kecamatan Bengkong yang menarif pebuatan KTP hingga Rp300 rinian. Dengan alasan sekarang pembuatan KTP semakin rumit, karena mau diganti dengan e-KTP, dan pembuatannya pun harus di Dinas Kependudukan (Disduk). Bukan kah untuk retribusi KTP ini sudah ditetapkan melalui Perda, kok masih ada petugas yang menjadi calo KTP hingga ratusan ribu biayanya. Mohon perhatiaannya. Hormat Saya M Fajar 08566533xxx Warga Bengkong Permai Kecamatan Bengkong Kota Batam JAWAB

Amri (Wartawan Haluan Kepri) tidak mengerti, tidak mengerti tapi seperti banyak tau. Jalanan di depan mata berlobang dan jelasjelas akan membahayakan, justru jalanan orang lain yang dipandangi dengan sinis. Jadi, betapa pentingnya berjalan mengikuti rambu-rambu yang telah disediakan. Tinggal bagaimana kita berjalan dengan rambu-rambu yang telah diberikan. Jika ada pengendara disamping kita kelihatan salah hingga sampai melanggar, tugas kita si pengguna jalan lainnya untuk saling mengingatkan. Begitupun sebaliknya. Mengingatkan bukan untuk saling menjatuhkan, tapi mengingatkan demi kebaikan tanpa intrik.***

TERIMA kasih pak Fajar atas suratnya. Kami merasa terkejut dengan adanya laporan bapak soal retribusi KTP ini hingga Rp300 ribuan itu. Memang benar untuk biaya pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK) dan lainnya, telah diatur dalam Perda Kependudukan. Padahal belum lama ini kami telah menegaskan kepada para camat dan lurah termasuk jajaran di bawahnya untuk tidak melakukan pungutan selama memberikan pelayanan kepada masyarakat. penegasan ini kami sampaikan kepada camat dan lurah se-Kota Batam di Hotel Vista beberapa waktu lalu salam acara orientasi dan pembekalan. Kita minta tanggung jawab dan komitmen untuk mengemban tugas yang berat ini. Jangan ada lagi (pegawai) yang kerja lambat, apalagi mengutip pungutan kepada masyarakat. Sudah tidak zamannya lagi, camat dan lurah hanya duduk dan menunggu pengaduan masyarakat atau perintah atasan. Sebagai pimpinan di kecamatan maupun di kelurahan, tentunya camat dan lurah harus bisa memberdayakan para staf, dan juga masyarakat di lingkungan sekitarnya. INTINYA harus kreatif, dan yang terpenting bagaimana memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat dan meminimalkan kelurahan dari masyarakat. Untuk itu, kita minta untuk bekerja secara ikhlas. Apalagi sebagai pengemban amanah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, camat dan lurah mempunyai peranan penting dalam menerjemahkan setiap keputusan atau kebijakan yang diambil oleh walikota. Sekian penjelasan ini semoga bermanfaat. Hormat Kami Drs H Ahmad Dahlan Walikota Batam

Pojok √ Malaysia Makin Agresif Akuisisi Kebun di Indonesia - Siap-siap dijajah Malaysia.Jangan nyesel ya √ 4 Pejabat Ditjen PAS Dicopot - Pas didepak, ada yang dirangkul REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 4 2 7 7 8 4 , E-mail: r e d a k s i @ h a l u a n k e p r i . c o m R e d a k s i berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.


S U M B A R-R I A U

6

Senin,

13 Februari 2012

10 Kecamatan Rawan Tsunami Titik Kebakaran Menyebar ke Sumatera PEKANBARU — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru menyatakan titik panas atau 'hotspot' yang diindikasi juga sebagai titik kebakaran lahan tengah menyebar ke sejumlah wilayah Sumatera. "Tidak hanya Riau, beberapa wilayah provinsi lainnya yang ada di Sumatera juga banyak terdapat titik panas," kata analis BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru, Warih Budi Lestari di Pekanbaru, Minggu (12/2). Dia menguraikan, dari hasil deteksi satelit "National Oceanic and Atmospheric Administration" (NOAA)-18 yang dioperasikan Singapura, sejak Sabtu (11/2) sore di Sumatera terdapat sedikitnya 27 titik panas. Puluhan titik panas itu, kata dia, masing-masing terdeteksi di Provinsi Aceh ada sebanyak tiga titik, Sumatera Utara (empat) dan Sumatera Barat ada sebanyak tiga titik. "Selebihnya, untuk di Provinsi Riau sendiri itu ada sebanyak 17 titik yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten/kota," katanya. Untuk Kabupaten Rokan Hilir, kata Warih, ada sebanyak lima titik, Bengkalis (sepuluh) serta Pelalawan dan Kota Dumai masing-masingnya terdapat satu titik panas. Kemunculan titik panas untuk wilayah-wilayah di Sumatera menurut Warih, sangat besar kemungkinan bertambah mengingat kondisi cuaca sejak beberapa pekan terakhir yang cenderung minim hujan. Sementara dari hasil pantauan citra satelit awan, analisa "streamline" dan kondisi fisis serta dinamis udara, demikian Warih, pada umumnya cuaca untuk wilayah Provinsi Riau cerah hingga berawan, begitu juga pada wilayah perairan. "Namun peluang hujan masih tetap ada dengan intensitas antara ringan hingga sedang. Kecenderungan hujan, mengarah ke sejumlah wilayah Riau bagian barat, selatan dan pesisir timur yang berbatasan dengan Selat Malaka," ujarnya. Potensi hujan ringan-sedang itu, kata Warih, peluang terbesar turunnya yakni pada siang hingga malam hari dan dini hari. Selanjutnya untuk pergerakan angin, kata dia, umumnya bertiup dari arah barat laut sampai dengan timur laut dengan kecepatan berkisar lima sampai 25 kilometer per jam. (ant)

PAINAN — Sepuluh dari 12 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, berada di wilayah rawan tsunami, karena berjarak hanya dua sampai lima kilometer dari garis pantai. "Dari 12 kecamatan di kabupaten ini, hanya dua kecamatan yang bebas dari ancaman tsunami, sedangkan 10 kecamatan lainnya berada di sepanjang garis pantai yang rawan tsunami," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan Jamaluddin, Minggu (12/2). Di sepuluh kecamatan tersebut warga yang tinggal di zona merah tsunami sekitar 200 ribu jiwa dari 452.344 jiwa, atau 99.978 kepala keluarga. Sepuluh kecamatan tersebut adalah Koto XI Tarusan, Bayang, IV Jurai, Batang Kapas, Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Pancung Soal dan Lunang Silaut. Sedangkan dua kecamatan dianggap aman dari tsunami karena jaraknya jauh dari pinggir pantai yakni Bayang Utara dan Basa Ampek Balai Tapan. Untuk menghindari dan mengantisipasi jatuhnya korban jika bencana terjadi, ke sepuluh kecamatan tersebut sangat membutuhkan adanya jalur dan tempat evakuasi yang memadai, sementara jalur evakuasi tsunami yang ada di daerah itu saat ini masih sangat minim. "Sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah sudah mulai membangun beberapa tempat evakuasi (shelter) dan jalur evakuasi secara bertahap, namun jumlahnya masih belum memadai

dan perlu penambahan," ujar Jamaluddin. Selain itu, beberapa ruas jalan kabupaten yang dapat difungsikan sebagai jalur evakuasi masih berada dalam kondisi rusak dan butuh peningkatan serta pemeliharaan. Menurut Jamaluddin, keberadaan jalur evakuasi sangat penting guna memperlancar upaya penyelamatan warga jika terjadi gempa besar yang berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. "Kondisi ruas jalan kabupaten yang ada saat ini sudah banyak yang rusak dan butuh perbaikan serta peningkatan untuk dilalui warga dan baru layak sebagai jalur evakuasi," katanya. Beberapa ruas jalan kabupaten yang berfungsi sebagai jalur evakuasi tsunami yang telah dilakukan pembangunannya pada tahun 2011, berada di delapan kecamatan yaitu Koto XI Tarusan, Bayang, IV Jurai, Batang Kapas, Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti dan Pancung Soal.Semuanya telah dibangun dengan memakai hotmix. Kedepannya, kata dia, pemerintah kabupaten berencana akan membuat peta-peta jalur evakuasi dan terus menggiatkan sosialisasi kepada warga. "Kita berharap, dari beberapa peristiwa tsunami yang terjadi di Aceh dan Jepang selama ini hendaknya bisa menjadi pelajaran berharga untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan serta upaya penyelamatan warga," katanya. (ant)

Atraksi Pacu Jawi Diburu Fotografer Mancanegara B A T U S A N G K A R — Atraksi anak nagari “pacu jawi” atau balap sapi di atas areal berlumpur di Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat, diburu sejumlah fotografer mancanegara. “Ini perkembangan luar biasa karena hadir hampir mencapai 300-an fotografer, di antaranya dari Singapura, Taiwan, Malaysia, India, dan Jerman untuk mengabadikan momen pacu jawi,” kata Pengurus Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar (Mappas) Nofrin Napilus di Tanahdatar, Sabtu (11/2). Ia menjelaskan, fotografer mancanegara tersebut hadir hanya ingin menyaksikan secara langsung dan mengabadikan momen pacu jawi. Maka itu, pacu jawi sekarang ini tidak lagi hanya iven lokal, karena setiap digelar selalu ada wisatawan luar negri yang datang. Tugas selanjutnya,

kata Nofrin yang ikut mendorong pacu jawi menjadi ikon pariwisata itu, pihak terkait agar dapat menjadikan area atraksi menjadi lebih nyaman untuk dinikmati oleh wisatawan maupun fotografer. Ia mencontohkan, seperti adanya fasilitas pendukung yakni toilet, tempat shalat, dan tempat bersih-bersih bagi yang terkena lumpur. “Karena fotografer yang memotret pacu jawi tidak terlepas dari lumpur, pasti mereka terkena lumpur, namun tempat membersihkannya tidak ada selain air aliran sawah,” tambahnya. Selanjutnya, Nofrin mengatakan, bila ada tamu khusus sebaiknya ada tenda-tenda untuk kesempatan bagi mereka untuk istirahat di tempat yang layak. Menurutnya, tidak jarang pacu jawi juga dihadiri sejumlah mantan pejabat

tinggi dari beberapa negara yang berbaur bersama fotografer lain di atas lumpur. Ia juga menyarankan, baiknya kawasan tempat digelarnya pacu jawi dapat ditata dengan rapi, terutama bagian tempat berjualan pedagang agar juga dapat dinikmati wisatawan luar. Selain itu, jadwal digelarnya pacu jawi juga diharapkan bisa diatur, karena kini sudah digelar setiap bulan sehingga pengunjung bisa bosan. Sementara itu, pada kesempatan sama, fotografer hobi dari Singapura Pingky mengaku dirinya tertarik datang ke Sumbar memotret pacu jawi karena tidak ada atraksi seperti itu di tempat lain. Pingky menggambarkan kondisi sapi yang berlarian dengan jokinya di atas bekas sawah dengan lumpur yang bercipratcipratan sangat menakjubkan. (ant)

CMYK

ANTARA

TERUMBU KARANG — Kelompok diving (selam) dan penyelamat terumbu karang Universitas Bung Hatta (UBH) dan Institut Teknologi Padang (ITP), mengikatkan bibit terumbu karang pada jaring untuk dibudidayakan di Pantai Nirwana Padang, Sumbar, Minggu (12/2). Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat mencatat sekitar 70 persen dari 37 ribu hektare lebih luas terumbu karang di perairan Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kerusakan.

Bahas Peradaban Melayu Pemprov Riau-Universitas Malaya P E K A N B A R U —- Gubernur Riau, HM Rusli Zainal bersama sejumlah tokoh Melayu Riau, menerima delegasi 'University of Malaya' yang datang beraudiensi (bertatap muka) untuk membahas kemajuan peradaban Melayu. "Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan sebagai sesama saudara di kediaman Gubernur Riau (Gubri), Jumat lalu, dihadiri pula Konsul Jenderal (Konjen) Malaysia di Riau," tutur Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Chairul Riski, Minggu (12/2). Fokus pembicaraan, menurutnya, yakni mengenai perkembangan budaya Melayu Riau dan Malaysia, khususnya terkait visi serta konsep pembangunan Provinsi Riau menuju 2020. "Sebagaimana diketahui, Pemprov Riau telah mencanangkan Riau sebagai Pusat Kebudayaan Melayu 2020," ujarnya. Tim audiensi dari 'University of Malaya', menurutnya, terdiri atas Prof Madya Dr Raihana (Pengarah Pusat Dialog Peradaban 'University of Malaya') dan Dr Zuraidah Abdullah (Wakil Pengarah Pusat Dialog Peradaban 'University of Malaya'), Prof Madya

Zahir Ahmad (Pengarah Akademi kukan pertukaran kunjungan misi Pengkajian Melayu, APM), Prof kebudayaan Melayu dengan Madya Indrawati (APM), dan Prof sejumlah daerah sekitar, bahkan Madya Dr Nowairi (APM). hingga ke Malaysia. Dalam pertemuan ini, deTahun lalu ada beberapa iven mikian Riski, kedua pihak sepakat berskala nasional di Riau yang membahas lebih lanjut sejumlah berjuluk 'bumi lancang kuning' ini, perkembangan peradaban Melayu termasuk sejumlah kejuaraan dari masa ke masa di tengah dina- nasional di bidang olahraga. Semika kemajuan dunia. "Turut men- dangkan tahun 2012 ini, Riau sebadampingi Gubri, antara lain Tokoh gai tuan rumah Pekan Olahraga Masyarakat Melayu Riau, Bapak Dr Nasional (PON) XVIII, September Tennas Effendi dan pertemuan nanti, juga bertekad memanfaatkannya untuk keakhirnya juga menyepakati sepentingan mejumlah program tindak lanjut secara konkret," kata Chairul ngharumkan Riski. budaya Melayu Riau, beDari catatan, Pemprov Riau gitu pula Pesejak 2010 mulai mengkonkretkan visi pembangunan kekan Olahraga budayaan Melayu Riau, antara Negara-negara lain melalui membangun praIslam, pada 2012 mendasarana dan sarana pendidikan tang. (ant) dan memberdayakan studi-studi Melayu Riau. Selain itu, Pemprov memanfaatkan sejumlah iven nasional u n t u k menggencarkan visi tersebut, Rusli Zainal juga mela-


SAMBUNGAN

7

Senin,

Cahya: Izin

Sambungan hal 1

nya bisa 1-2 tahun lamanya. Dan datanya menumpuk di pusat," ujar Cahya, Minggu (12/2), Kata Cahya, keberadaan BPOM Batam sejatinya bisa memutus mata rantai birokrasi dan pelayanan. Sehingga, pengurusan bisa lebih cepat. Untuk proses pelimpahan kewenangan, saat ini dia memuji langkah KPU BC Batam. Kata Cahya, BC Batam sudah boleh mengeluarkan NIK

(Nomor Induk Kepabeanan) padahal sebelumnya, NIK diurus di pusat. Semangat ini kata Cahya, yang harus ditiru oleh BPOM pusat, agar bisa mengalihkan sebagian wewenangnya ke Batam. Kata Cahya lagi, setelah barangbarang tersebut mendapat izin ML, maka dengan kewenangan Gubernur Kepri sebagai Ketua Dewan Kawasan, maka H Muhammad Sani tentu bisa memberikan izin secara terbatas impor

pemasyarakatan (Lapas) maksimal hanya setengah jam saja," katanya. Berdasarkan catatan di buku tamu Nazaruddin kata Denny tercatat bahwa Nasir berulang kali melakukan kunjungan, termasuk di hari libur. Sebelumnya, Denny Indrayana pada Rabu malam (8/2), sekitar pukul 23.00 mendapati M Nasir sedang berada di Rutan Cipinang menemui adik kandungnya M Nazaruddin. Pertemuan tertutup yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB tersebut juga dihadiri mantan kuasa hukum Mindo Rosalina Manulang, Djufri Taufik, dan beberapa orang lainnya. Denny Indrayana mengaku tidak mengetahui apa yang dibicarakan di ruang tertutup tersebut antara Nazaruddin, Nasir, Djufri Taufik, serta beberapa orang lainnya yang ikut dalam rombongan. Kartu Khusus Amir Syamsuddin menegaskan hanya 16 anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang telah diberi kartu khusus masuk Rumah Tahanan atau Lembaga Pemasyarakatan. Dari 16 orang pemilik kartu, tidak tercatat nama M Nasir. "Di sini tidak ada nama saudara Nasir dari ke-16 orang itu," kata Amir. Menurutnya, tanpa kartu sekalipun, seorang anggota Komisi III DPR kalau datang dan akan melaksanakan fungsi pengawasan ke Rutan atau Lapas, tidak ada alasan untuk menghalanginya. Tetapi perjumpaan Nazar dan Nasir pada Rabu, 8 Februari dilakukan di luar jam kunjungan. "Saya juga tidak keberatan kalau dilakukan di luar jam kunjungan, asal

Barat. "Mereka pakai nama kita, memang agak sulit memantaunya," katanya. Sementara itu Ketua Umum Apkasindo Anizar Simanjuntak menambahkan banyak perusahaan Malaysia mengakuisisi lahan sawit skala kecil dengan cara 'bawah tangan' "Ini sudah lama, tapi sekarang makin bayak. Mereka jual beli di bawah tangan, mereka menguasai perkebunan di Indonesia sudah diatas 20 persen. Misalnya di Padang banyak perusahaan Malaysia di sana," katanya. Apkasindo pada tahun 2010 saja pernah mencatat dari total luas kebun

selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, “Bagaimana rasanya?”. “Segar.”,… sahut tamunya. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, tanya Pak Tua lagi. Tidak”, …jawab si anak muda. Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama. “Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan

didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.” Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.” (kbw)

Meninggal

Sambungan hal 1

meninggal dunia di Hotel Beverly Hilton," kata juru bicara kepolisian Los Angeles Mark Rosen. Meninggalnya peraih enam kali Grammy Award itu dibenarkan seorang juru bicara keluarganya seperti dikutip Reuters. "Sayangnya berita itu (meninggalnya Houston) benar," kata juru bicara itu. Whitney Houston hingga saat ini dianggap sebagai salah satu penyanyi perempuan paling sukses di dunia. Dia menelurkan sejumlah hits termasuk I Will Always Love You dan Saving All My Love For You yang sukses di seluruh dunia. Namun belakangan karier cemerlangnya meredup seiring dengan kegagalan pernikahannya dengan penyanyi rap Bobby Brown. Kabar meninggalnya Whitney Houston ini dikhawatirkan akan mempengaruhi pagelaran Grammy Award yang dijadwalkan pada Minggu (12/2) malam waktu Amerika. Lagu Gereja Whitney Houston selama karirnya menjual lebih dari 170 juta kopi itu berawal dari musik-musik soul dan gospel alias lagu-lagu gereja. Bakat bernyanyinya menurun dari sang ibu Cissy Houston yang adalah penyanyi gospel kenamaan di masanya. Whitney juga adalah sepupu penyanyi Dionne Warwick dan putri baptis salah seorang penyanyi perempuan legendaris, Aretha Franklin. Dibesarkan di New Jersey, Whitney kemudian mulai ber-

kelapa sawit Indonesia di 2010 seluas 7,796 juta hektar yang dibagi menjadi 3 berdasarkan kepemilikannya, yaitu perkebunan negara, swasta, dan rakyat. Dari jumlah itu, untuk perkebunan swasta sebanyak 22% susah dikuasai pemodal dari Malaysia. Rinciannya antaralain Perkebunan negara seluas 676 hektar atau 8,47%, perkebunan swasta seluas 3,5 juta hektare atau 43,88%, dan perkebunan rakyat 3,8 juta hektar atau 47,65%. Jika perkebunan swasta seluas 3,5 juta hektare, maka 22% dari lahan seluas tersebut setidaknya 770.000 hektar zul) dikuasai Malaysia. (dtc/ (dtc/zul)

Garam dan

Sambungan hal 1

“Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar Pak tua itu. “Pahit. Pahit sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu. Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu itu

menghubungi dirjen, staf, atau menterinya sekalian," katanya. Amir mengaku akan terus melanjutkan kebijakan yang diterapkan oleh mantan Menkumham Patrialis Akbar. "Tapi semuanya harus sesuai ketentuan yang berlaku," katanya. Di tempat terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPR, Aziz Syamsuddin, mengatakan kunjungan M Nasir sebagai anggota Komisi III DPR tidak menyalahi aturan. Nasir juga tidak menyalahi Undang-Undang. Komisi III bermitra dengan Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan dan Lembaga Pemasyarakatan. "Hal yang biasa kok menurut saya itu. Jadi tak ada UU yang dilanggar," kata Aziz. Aziz menekankan, Komisi III DPR, memiliki hak dan kewajiban untuk mengawasi mitra kerjanya kapan saja dan di mana saja. "Semua mitra kerja Komisi III akan memberikan kartu akses khusus, yang sifatnya memang sudah saling disepakati. Dalam hal pengawasan itu tidak masalah, tidak mengenal hari. Kalau masalah isu yang menghangat itu kan rekan-rekan media yang membuatnya," kata politisi Golkar ini. Komisi III menurut Aziz hanya melihat dari sisi substansi hukum dan politik. Aziz justru bertanya balik, mengapa kunjungan ini menjadi isu besar? "Ini kan hal yang biasa. Bukan hal yang aneh. Kartu masuknya ya kartu anggota DPR. Jadi tidak ada yang khusus," ujar politisi yang akan maju sebagai calon ant/ viv) gubernur DKI ini. (dtc/ (dtc/ant/ ant/viv)

Malaysia Makin

Sambungan hal 1

"Misalnya Sinar Mas, kalau ada orang mau jual kebon sawit, tren ke arah itu, dari pada Malaysia yang beli, lebih baik orang Indonesia yang beli karena mereka melihat Malaysia mau beli, " katanya. Meski demikian, Asmar tak sepenuhnya tenang. Ia mengatakan selama ini perusahaan-perusahaan Malaysia yang membeli lahan sawit dari pemilik swasta lokal sulit dilacak. Umumnya transaksinya dilakukan atas nama orang Indonesia bahkan memakai perusahaan Indonesia. Beberapa lokasi yang banyak terjadi seperti itu antaralain di Sumatera Utara, Kalimantan, Sumatera

makanan, dengan kuota sesuai kebutuhan Batam. "Itu yang kami harapkan," ujarnya. Lebih lanjut dikatakan Cahya, jika ML Batam bisa berjalan sesuai semangat FTZ, dia yakin yakin perdagangan ritail di Batam akan segera menggeliat. Mal-mal menurutnya, akan hidup karena bisa menjual variasi makanan dan minuman berbagai negara. "Mal akan penuh lagi," pungkas Bos Arsikon Grup ini. (fur)

4 Pejabat

Sambungan hal 1

mendukung pengawasan yang dilakukan oleh anggota DPR , namun harus tetap sesuai dengan aturan yang ada, yakni Peraturan Pemerintan (PP) Nomor 27 Tahun 1983 tentang Pelaksanaan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Bahkan seorang kuasa hukum pun yang memiliki hak menemui kliennya di penjara juga tetap tidak bisa 24 jam berkunjung, tegas Amir. Selain mencopot sejumlah pejabat, kata Amir kasus ini juga akan ditindaklanjuti dengan sejumlah langkah perbaikan lain. Diantaranya dengan rencana membangun Lapas khusus terpidana korupsi yang terpisah dengan tahanan umum lain. Kementeriannya juga akan memperbanyak saluran langsung pantauan melalui kamera CCTV untuk wilayah Jakarta dan kota-kota besar lain agar bisa tersambung ke ruang kerja Menteri dan Wamenkum HAM. Melihat banyaknya kasus pelanggaran dan laporan ketidakberesan, Kementeriannya menargetkan dalam enam bulan, akan ada staf yang menyelesaikan pelatihan khusus untuk pengawasan Rutan guna penugasan di wilayah kawasan Jakarta dan sekitarnya. Sementara itu, Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Denny Indrayana mengatakan dalam buku tamu milik M Nazaruddin tertulis bahwa M Nasir datang sekitar pukul 21.00 WIB. "Sedangkan saya datang sekitar pukul 23.00 WIB, yang bersangkutan (M Nasir) masih di sana. Sesuai aturan, kunjungan di Rutan atau lembaga

13 Februari 2012

nyanyi di gereja dan klub-klub malam New York. Dia juga sempat menjadi foto model sebelum suara emasnya menggerakkan Arista Records untuk mengontraknya. Di puncak karirnya pada dekade 1980-an hingga 1990-an, Whitney meraih berbagai penghargaan dan kesuksesan baik dalam single ataupun album-albumnya. Kritikus musik Paul Gambaccini mengatakan para penyanyi seperti Christina Aguilera hingga Mariah Carey mencoba menyaingi penampilan Whitney tapi mereka gagal. Tak hanya di dunia musik, Whitney juga sempat mencicipi kesuksesan karir di layar perak melalui film Bodyguard yang dia bintangi bersama Kevin Costner dan Waiting to Exhale. Beberapa tahun terakhir, Whitney diketahui mengonsumsi obat-obatan terlarang dan kebiasaannya ini menghancurkan salah satu penyanyi terbaik dunia itu. "Setan terbesar adalah diriku sendiri. Saya adalah kawan atau musuh terbaik diri saya sendiri," kata Whitney ketika diwawancarai wartawan ABC Diane Sawyer pada 2002 lalu. Seleb Dunia Berduka Meninggalnya diva musik Amerika, Whitney Houston, menimbulkan keterkejutan dan penyesalan mendalam kalangan industri musik dunia. Apalagi Whitney, meninggal dalam usia baru 48 tahun di Los Angeles, sebelumnya sudah mencoba untuk kembali

ke panggung musik setelah bertahuntahun terpuruk jeratan obat bius. Kerabat dan rekan seprofesinya menyatakan ungkapan duka-cita mereka melalui pesan di internet dan media, diantaranya,Mariah Carey, penyanyi. "Hati saya hancur dan air mata berlinangan dengan kabar meninggalnya sahabat saya, whitney Houston yang tak tertandingi. Dia tak akan pernah terlupakan sebagai salah satu suara terhebat yang pernah terdengar di muka bumi". Senada dengan itu, Quincy Jones, produser musik juga mengungkapkan duka atas kematian Whitney. "Hati saya benar-benar hancur mendengar berita meninggalnya Whitney. Saya selalu menyesal kenapa belum pernah mendapat kesempatan bekerja sama dengannya. Dia benarbenar sosok bakat sejati tanpa tanding. Saya akan sangat merindukannya. Begitu juga disampaikan Simon Cowell, produser. "Dia adalah legenda. Mereka ini tidak sering ada. Tak ada yang bisa menjual lagu seperti Whitney... dan mendengar berita ini, benar-benar sangat membuat saya sedih". Selain itu Barry Manilow, penyanyi juga mengungkapkan hal yang sama. "Saya tidak percaya Whitney sudah tiada. Duka-cita untuk keluarganya, untuk Clive (Davis, produsernya), dan semua orang yang tahu dan mencintai artis yang luar biasa dan sangat berbakat ini. Saya akan selalu memujanya". (dtc/bbc)

Ribuan Rumah Terendam B A N T E N — Hujan deras di dua kecamatan Citangkil dan Jombang Kabupaten Banten yang berlangsung sejak Sabtu (11/2) sore hingga Minggu (12/2) siang, menyebabkan 17.500 rumah warga terendam. Ketinggian air mencapai 2 meter. Banjir terjadi karena meluapnya Sungai Cimancak. Warga yang terkena musibah banjir terpaksa mengungsi ke gedung sekolah, masjid dan rumah kerabat. Petugas Relawan di Kecamatan Citangkil, Samsul mengatakan sebagian besar korban banjir tidak mampu menyelamatkan perabotan rumah, pakaian akibat Sungai Cimancak meluap. "Kami dan relawan lainya sejak malam bertindak cepat melakukan evakuasi untuk menyelamatkan korban," katanya. Pemerintah daerah, perusahaan swasta dan para dermawan saat ini menyalurkan bantuan bahan pangan dan makanan siap saji. "Kami berharap bantuan terus mengalir untuk meringankan beban ekonomi para korban banjir," ujarnya, Amin, warga Samangraya Kecamatan Citangkil mengatakan, ia dan keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang aman. Banjir, kata dia, diperparah oleh saluran air yang tertutup oleh proyek pengurukan pabrik baja PT Krakatau Posco. "Kami berharap pemerintah daerah secepatnya mengatasi banjir dengan

koordinasi PT Krakatau Posco agar saluran air tidak tersendat ke pemukiman penduduk," katanya. Sebelumnya banjir merendam 13.755 unit rumah di tiga kabupaten di Banten. Di Kabupaten Lebak rumah terendam banjir yaitu di 58 desa dan 14 kecamatan. Kabupaten Pandeglang, yaitu di 33 desa dan 11 kecamatan terdapat 9.770 rumah yang terendam banjir. Sedangkan, di Kabupaten Serang, di enam desa dan empat kecamatan, ada 877 rumah terendam. Total sebanyak 13.755 unit rumah yang tersebar di 97 desa di 29 kecamatan terendam banjir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Banten Suyadi menyatakan, dari delapan Kabupaten Kota di Banten, tiga Kabupaten, yaitu Serang, Pandeglang, dan Lebak, terkena bencana banjir yang cukup parah. Ketinggian air banjir ini, menurut Suyadi, bervariasi antara 30 centimeter hingga lima meter. Banjir setinggi lima meter ini terjadi di daerah Ciujung, Kabupaten Serang. Khusus Kabupaten Lebak, di jalan Banten-Citorek terjadi longsor sepanjang satu kilometer yang menyebabkan satu rumah tertimbun. Hingga saat ini, menurut Suyadi, BNPB dan BPBD terus melakukan penanganan darurat bencana banjir dengan

Barca Gagal

Sambungan hal 1

rumah bersorak setelah mencetak gol kedua pada menit 22. Barca pun tertinggal dua gol di babak pertama. Asa Barca sempat muncul setelah Alexis Sanchez menipiskan ketinggalan pada menit 51. Tetapi Raul Garcia kembali memulihkan keunggulan dua gol Osasuna lewat golnya pada menit 56. Christian Tello, yang turun di paruh kedua, membuat Barca bersemangat lagi lewat golnya pada menit 73, tetapi sampai peluit akhir berbunyi skor tak berubah. Dengan hasil tersebut maka Barca yang sudah melakoni 22 laga kini bergeming di torehan angka 48 untuk duduk di posisi dua. Di atasnya ada Madrid yang memiliki poin 55 dan baru menjalani 21 pertandingan. Artinya, jika bisa menaklukkan Levante, maka selisih El Real atas El Barca akan bertambah menjadi 10 angka. Tak ada pembelaan dari kubu Barca terkait kekalahan tersebut. Kalah adalah kalah, dan itu sudah terjadi.

"Tentu saja ini membuat (persaingan di liga) jadi lebih sulit, tapi halhal seperti ini (hasil kejutan) bisa terjadi," sesal Guardiola. Namun anakanak Catalan tak ingin larut dalam kekalahan dan siap membayarnya di Liga Champions pekan ini. "Kekalahan yang menyakitkan. Kami sudah mencoba, tapi itu tidak cukup. Kami harus terus berjuang sampai akhir. Sekarang kami harus mempersiapkan diri untuk pertandingan Liga Champions," tukas Andres Iniesta. "Osasuna memulainya dengan kuat di babak pertama, dan kami kesulitan untuk masuk. Di babak kedua kami punya kesempatan untuk comeback, tapi pada akhirnya kami tidak mampu," timpal Pedro Rodriguez. "Kami agak sedih sih, tapi itu wajar kalau kami kalah," sambung penyerang bernomor punggung 17 itu, seperti dilansir dari situs resmi klubnya. Gerard Pique juga menerima keka-

lahan itu dengan positif. Ia bahkan enggan mengomentari performa wasit yang disebut-sebut tidak terlalu bagus. Buat dia, perjalanan masih harus dilanjutkan, baik di domestik maupun Eropa. "Kami takkan menyerah di La Liga. Perbedaan poin (dengan Real Madrid) membesar. Tapi saya minta fans tetap di samping kami, karena kami lebih membutuhkan mereka dari apapun," sahut bek tengah itu. Barcelona akan memulai lagi kiprahnya di Liga Champions tengah pekan ini, melawan Bayer Leverkusen, hari Selasa lusa, di leg pertama di markas klub Jerman itu. "Liga Champions adalah kompetisi yang sangat atraktif, yang paling prestisius. Kami akan mengerahkan segala kemampuan kami untuk memenanginya," ujar Pique. "Kami akan melakoni pertandingan Liga Champions yang penting. Kami harus bangkit (dan berjalan ke depan)," sahut kiper Victor Valdes.(( y h s / b f c )

menuntut kita untuk terus berinovasi, baik dari sisi pemasaran ataupun jenis produk yang kita jual. Saya sering kumpul dengan pengusaha furniture lain di Batam, membahas perkembangan bisnis ini, termasuk bisnis properti. Kalau (bisnis) properti bagus, maka (bisnis) furniture akan ikut bagus,". Mulai dari Nol Mulyadi Lim tumbuh dalam lingkungan keluarga dengan perekonomian pas-pasan di desa kecil yang jauh dari hiruk pikuk kota. Hidup serba kekurangan, telah membangun sifat pantang menyerah dalam dirinya. Menginjak usia 15 tahun, Mulyadi menempuh perjalanan laut sekitar 16 jam ke Pulau Moro (di Kabupaten Karimun), dengan tekad mengubah nasib. Di Moro, dia diterima bekerja di sebuah toko sembako. Dua tahun dia bekerja dengan giat. Tahun 1994, dia menginjakkan kaki di Pulau Batam. Di Batam, Mulyadi bekerja di toko elektrik di kawasan Jodoh. Sadar dirinya tak memiliki keahlian khusus, Mulyadi menerima dengan senang hati saat ditempatkan sebagai tenaga pikul di toko tersebut. Sambil bekerja, dia pun mempelajari tatacara menjalankan usaha. Karirnya terbilang cepat. Setelah melewati posisi di gudang, sales dan kolektor, di tahun 1998 dia dipercaya menjadi manajer toko. Tahun 2004 menikah dengan Licu, perempuan yang di kemudian hari memberinya tiga orang anak yakni Fernandoz, Fernanda dan Fernandez. Setelah mengarungi bahterai rumah tangga, Mulyadi mulai berfikir. Dengan posisinya saat itu, waktu untuk keluarga sangat minim. Di periode inilah jiwa bisnisnya mendapat tantangan. Mulyadi mulai ingin membangun usaha sendiri. Mulyadi pun semakin rajin mengikuti seminar-seminar pengembangan diri. Tahun 2006, Mulyadi memutuskan keluar dari tempatnya bekerja. Dia membuka toko elektrik sendiri bernama "Theng Elektrik" di daerah Telaga Punggur dengan menempati satu ruko (rumah toko). Tapi bisnisnya gagal. Setelah dua tahun mencoba bertahan, Mulyadi akhirnya menutup Theng Elektrik. "Tapi barang-barang yang belum laku tidak saya jual. Semua saya simpan, sampai sekarang masih ada. Itu saya jadikan kenang-kenangan," katanya. Lirik Bisnis Furniture Tak mau larut dalam kegagalan, Mulyadi lantas melirik usaha lain. Pilihannya jatuh pada bisnis furniture. Berbekal pengalaman menjadi marketing, dia percaya, bisnis ini akan booming. Terlebih, industri properti di Batam sedang melejit. Hampir di setiap kawasan di Batam, ada proyek pembangunan baik itu perumahan, ruko

ataupun perkantoran. Awal-awal menjalankan bisnis ini, dia sempat ditertawakan oleh orangorang terdekatnya. "Kamu jual barang di hutan, yang beli kera," kata saudaranya seperti yang ditirukan Mulyadi. Mulyadi cuek. Dia tetap pasang kuda-kuda. Walaupun, sama sekali tak punya modal uang, dia tetap yakin, kali ini usahanya bisa sukses. "Waktu itu, modal pertama saya adalah satu sofa, satu kulkas dan satu televisi," kata Mulyadi. Dia menghabisnya tawanya yang singkat. Ada sedikit genangan air mata di sudut matanya. "Kita pesan kopi dulu, ya," katanya tiba-tiba. Pramusaji Godiva yang standby di dekat situ, mendekat. "Saya kalau sudah ngobrol, bisa ngopi bergelasgelas. Tapi kalau sendiri, setiap harinya minimal tiga gelas kopi," kata Mulyadi. Periode 2009-2010 termasuk masa keemasan dalam perjalanan bisnis Mulyadi Lim. Setelah mendapat kepercayaan dari berbagai pihak, dia lantas mengembangkan sayap usaha. Tiga toko cabang dibukanya yakni Toko Mandalai di Batuaji, Toko Diamond di Batubesar, Toko Berlian di Bengkong. Di tahun 2010 akhir, dia membuka Toko Scret Home di Pasar Mega Legenda, Batam Centre. Tiga tahun berjalan, bisnis Mulyadi booming. Kata dia, resep utamanya memang kerja keras. Walau sekarang sudah berhasil, tapi Mulyadi tak pernah lupa asal-usulnya. Berbagi kebahagiaan kepada orang lain, selalu dikedepankannya. Pesan sang papa (Alm) Suryanto selalu terngiang-iang di kepalanya: "Kalau papa tak makan, biarlah. Asal jangan sampai ada orang lain yang kelaparan." Karena itu, Mulyadi sangat membenci orang-orang kaya yang sombong. Semua harta, apalagi nyawa manusia, sejatinya adalah milik Tuhan. Untuk memotivasi dirinya, Mulyadi juga memiliki dream book atau buku impian. Apa yang diinginkannya dalam hidup ini, selalu dituliskannya di buku itu, termasuk apa yang sudah dicapainya saat ini: rumah, mobil, toko dan sebagainya. Buku impian ini juga tak lepas dari pesan sang papa: "Nak, kalau kau punya impian, kejarlah. Papa tak bisa memberi apa-apa." "Buku itu berisi impian-impian saya. Dan saya juga tuliskan target, kapan impian itu harus tercapai. Sekarang ini, saya sudah masukkan dalam dream book tersebut, saya ingin punya villa yang di dalammnya ada kolam renang dan juga lapangan golf. Lalu, anak-anak, saya inginnya semua kuliah di luar negeri, di universitas yang kualitasnya memang diakui dunia," katanya. Sukses memang tidak gampang, tapi juga bukan pula hal yang mustahil diraih. Diperlukan keberanian, kejujuran dan yang penting adalah kerja keras. (yuri b trisna)

"Fokus, Jangan

Sambungan hal 1

Pemegang nama asli Lim Ching Thing ini, sekarang termasuk salah satu pengusaha muda Batam yang mumpuni secara ekonomi. Usaha furniture yang digelutinya sejak tahun 2008, secara pasti memperlihatkan kemajuan luar biasa. Dari tidak punya apa-apa, kini dia bisa membeli apa-apa. Omsetnya perbulan mencapai miliaran rupiah. Saat ini, ada lima toko furniture di bawah kendalinya, dengan jumlah karyawan sebanyak 49 orang. Tentu saja, bukan perkara gampang untuk meraih semua itu. "Saya ini mulai dari nol, tanpa modal. Cuma ada keberanian dan semangat. Saya bangun usaha ini dengan kejujuran, kepercayaan. Kerja keras, itu sudah pasti," kata Mulyadi, mengawali pembicaraan dengan Haluan Kepri, Kamis (9/2) di Godiva Bistro, Mega Mall, Batam Centre. Seperti kebanyakan pengusaha sukses, Mulyadi juga berasal dari keluarga kurang mampu. Karena itu, dia dituntut untuk berani memilih: tetap miskin sepanjang hayat atau menjadi kaya? Dua pilihan itu menyadarkan Mulyadi. Kalau mau kaya, berarti dia harus berusaha. Menjadi pengusaha adalah impiannya. Maka impiannya itu musti terwujud. Menggapai kesuksesan itu memang tidak mudah. Orang yang pernah gagal jauh lebih baik daripada orang yang tidak pernah gagal hanya karena dia tidak berani mencoba untuk sukses. Kegagalan itu tidak enak, tapi di situlah kita dituntut untuk belajar, memperbaiki diri. Menurut Mulyadi, orang kaya itu ada dua, kaya warisan dari orangtua dan kaya dengan merintis sendiri. Jika terlalu mengandalkan harta orangtua, bisa saja menyesal di kemudian hari lantaran harta itu bisa habis kalau tidak benar pengelolaannya. Jika banyak orang mengatakan bahwa waktu adalah uang, maka bagi Mulyadi Lim, waktu adalah nyawa. Waktu, sudah sepantasnya dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. "Pengalaman yang saya petik selama bergelut di dunia bisnis, kalau kita jalan, jangan terlalu sering lihat kiri kanan apalagi ke belakang. Fokuslah, tatap ke depan. Dalam bisnis pasti ada persaingan. Kalau kita terlalu memberi perhatian terhadap persaingan dari lawan bisnis, kita bisa habis. Orang sudah berlari dan sampai di tujuan, kita masih sibuk melihat ke kanan atau ke kiri." "Ada dua pilihan kalau kita sering lihat ke samping, kita jadi lambat atau tertabrak. Kalau menjalankan usaha harus fokus, ke depan," katanya. "Saya selalu memandang positif persaingan bisnis. Saya anggap itu adalah upaya membangun bersama perekonomian daerah atau negara. Dalam bisnis, adanya persaingan berarti

didampingi BPBD Kabupaten dan Pemda Kabupaten Banten berupa manajemen maupun pengerahan logistik dan peralatan. Para petugas yang dibantu TNI dan Polri juga mengevakuasi masyarakat yang rumahnya tidak memungkinkan untuk ditinggali karena terendam banjir. “Khusus di daerah Serang, evakuasi juga dilakukan di sebagian jalan tol karena itu tempat yang paling aman. Terkait dengan macet, petugas sedang mengatur jalan tol supaya tetap lancar,” katanya. Suyadi menyatakan petugas hingga kini masih berusaha mendata jumlah warga yang mengungsi. Petugas juga belum dapat memberikan taksiran kerugian atas peristiwa ini. Ia juga menyatakan saat ini yang paling dibutuhkan korban adalah bantuan pangan dan air bersih. Beras dan bahan makanan atau sembako sudah disampaikan tersebar ke kecamatan-kecamatan yang terkena musibah ini. “Bantuan dari pemerintah, tapi nanti malam, ditambah lagi dari BNPB Jakarta,” katanya. Proses penanganan banjir ini, menurut Suyadi, juga mendapat beberapa kendala yaitu jumlah peralatan evakuasi terbatas, seperti perahu, tenda, dan peralatan tidur. Selain itu, terbatasnya lauk pauk, makanan siap saji, perlengdtc) kapan bayi, dan air bersih. (ant/ (ant/dtc)


CMYK

8

CMYK

IKLAN Senin,

13 Februari 2012


CMYK

CMYK

Senin, 13 Februari 2012 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

ICMP Batam Mengkhawatirkan BAT TAM CENTRE — Mutu pendidikan di Batam berada di tingkat BA mengkhawatirkan. Berdasarkan Indeks Capaian Mutu Pendidikan (ICMP) tingkat SD, SMP dan SMA/SMK negeri se-Kota Batam, ada empat kecamatan yang berada di posisi terendah.

Bebi Oktaviani Pemilik Restoran Rawon Setan

Utamakan Kebersihan

Oleh: Ali Mahmud, Liputan Batam

Menurut staf ahli Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Beibel Effendi, dari 12 kecamatan yang ada di Batam, empat kecamatan yang mengantongi ICMP buruk tersebut berada di mainland. Penilaian tersebut merupakan hasil laporan tim ahli yang melakukan studi pendidikan di Batam. Kualitas pendidikan terendah untuk tingkat

ILMU manajemen merupakan bagian yang tak terpisahkan bagi seseorang yang berkecimpung dalam dunia usaha. Hal itu disadari betul oleh Bebi Oktaviani, pemilik restotan Rawon Setan yang berlokasi di kawasan Nagoya, tepatnya di samping Hotel Hills ini.

Utamakan Kebersihan

SD, ada di Kecamatan Seibeduk dimana nilai ICMP-nya sebesar 0,24. Di tingkat ini, Kecamatan Batam Kota dan Batuampar berada di posisi yang terbaik. Sementara untuk SMP, nilai terendah ada di Kecamatan Lubukbaja dengan nilai indeks hanya 0,08. "Nilai itu jauh di bawah Batam Kota dan ICMP Batam Bersambung ke hlm 10

Selalu Ramai Diikuti Masyarakat

Bersambung ke hlm 10

Bugar Haluan Kepri di Ocarina BAT TAM CENTRE — Senam Bugar Haluan Kepri setiap Minggu BA pagi di Mega Wisata Ocarina selalu ramai diikuti masyarakat Batam. Pada penyelenggaraan, Minggu (12/2) kemarin misalnya, tidak kurang sekitar 500 peserta datang berolahraga Selalu Ramai bersama. Bersambung ke hlm 10

CECEP/HALUAN KEPRI

DONOR DARAH — Asuransi Bumi Putera menggelar kegiatan donor darah di Kepri Mall, Minggu (12/2). Puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan dalam acara sosial itu.

Mubes III IKBI Deadlock B E N G K O N G — Musyawarah Besar (Mubes) III Ikatan Keluarga Batak Islam (IKBI) Kota Batam yang digelar di Hotel Golden View, Bengkong, Minggu (12/2), berakhir deadlock. Hal tersebut disampaikan Dewan Pendiri IKBI Kota Batam H Tongku Lobe Siregar di hadapan lebih dari 200 orang peserta dan peninjau mubes. Keputusan tersebut diambil setelah menggelar rapat terbatas dengan Ketua Harian IKBI Kota Batam Surya Makmur Nasution, Sekretaris IKBI Rudi Harahap Mubes III Bersambung ke hlm 10

CMYK


METRO BATAM

10

Senin,

13 Februari 2012

Pengurus Kecamatan KNPI Dilantik NAG O Y A — Ketua Komite OY Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Batam Gustian Riau melantik 240 Pengurus Kecamatan (PK) KNPI periode 2011-2014, Sabtu (11/2) di Nagoya Hill. Pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan (SK) dilanjutkan pengucapan sumpah dan penyerahan petaka dari Ketua KNPI Batam kepada perwakilan ketua PK. Pada kesempatan itu, Gustian Riau yang juga kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Kota Batam mengharapkan, seluruh PK yang sudah dilantik bisa segera bekerja sesuai AD/ART KNPI Kota Batam. Dimana pada intinya, keberadaan pemuda diharapkan mampu menjadi aktor perubahan di masingmasing kecamatan. "Kita berharap para pemuda yang mengisi kepengurusan PK KNPI ini, bisa langsung bekerja dan menjadi aktor perubahan di tingkat kecamatan masing-masing," ujar Gustian Riau.

Sebagai langkah awal, Gustian mengimbau, seluruh PK di 12 kecamatan Kota Batam bisa melakukan konsolidasi kepada pemuda di kecamatannya masing-asing, sehingga aktivitas kepemudaan di tingkat kecamatan bisa digiatkan kembali. "Apalagi kepengurusan yang ada saat ini didominasi oleh anakanak muda yang telah mengisi struktur berbagai organisasi kepemudaan dan ormas (organisasi kemasyarakatan)," katanya. Tugas kedua, lanjut Gustian, pengurus PK yang baru bisa melakukan terobosan untuk mendorong lahirnya berbagai kebijakan kepemudaan di tingkat kecamatan, sehingga ke depan keberadaan PK mampu menjadi titik berat pelaksanaan kegiatan KNPI di Kota Batam. Ketua Pelaksana Pelantikan PK KNPI Batam, Adi Maja menambahkan, pelantikan ini dilakukan setelah 12 PK di masing-

masing kecamatan telah merampungkan pelaksanaan musyawarah kecamatan yang dilakukan dalam rentang waktu Desember 2011 hingga Januari 2012. Dimana terpilih kepengurusan KNPI ditingkat kecamatan yang bervariatif, yakni dari 30 orang hingga 40 orang dengan disesuaikan tugas-tugas di setiap kecamatan. Setelah pelantikan, setiap PK diharapkan bisa langsung melakukan rapat kerja (raker) masing-masing. Hasil raker tersebut nantinya disampaikan pada ketua KNPI tingkat kota untuk disahkan menjadi program kerja bersama untuk periode 2011-2014. "Raker merupakan tanggung jawab masing-masing, sehingga setelah pelantikan setiap PK dapat melakukan raker untuk akhirnya menjadi panduan kerja ke depan," ungkapnya. Ketua Komisi IV DPRD Kepri Rizki Faizal yang hadir dalam

acara itu mengingatkan, bahwa tugas penting pemuda di masa depan cukup berat. Itu lantaran pemuda merupakan tulang punggung terjadinya perubahan di negeri ini, sehingga setiap pemuda yang diberikan amanah menjadi pengurus KNPI bisa terus membengkali diri dengan berbagai keilmuan. "Pemuda harus bisa menjadi aktor perubahan, sehingga kita berharap teman-teman bisa terus membekali diri dengan terus belajar sambil mengimplementasikan ilmunya di masyarakat masing-masing," ujar legislator Partai Golkar ini. Hadir dalam acara pelantikan tersebut, seluruh pengurus KNPI Kota Batam, sejumlah pengurus KNPI Provinsi Kepri, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Batam Jefridin, Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam M Shahir dan sejumlah OKP/Ormas yang ada di Kota Batam. (cw55)

telah memperlihatkan tandatanda yang kurang kondusif. Suasana mulai tegang, setelah seremonial pembukaan dilaksanakan, dan para peserta dipersilakan melakukan registrasi Keributan dan adu argumentasi dengan nada tinggi sudah terlihat. Selanjutnya sidang sesi pertama dilaksanakan, diawali pemilihan pimpinan sidang, suasana semakin panas dan adu argumentasi yang semakin tak terkendali. Setelah pimpinan sidang beserta empat orang anggota terpilih, pembahasan mulai pada pembacaan rancangan tata tertib. Pada pembahasan tata tertib tersebut, suasana semakin gaduh, hingga akhirnya pimpinan sidang yang diketui Mangara S Nasution beserta anggota menyerahkan permasalahan yang ada pada pendiri, pembina dan penasehat IKBI Kota Batam, yang akhirnya memutuskan penghentian Mubes III IKBI.

"’Satu sisi kita tidak menginginkan terjadinya deadlock, karena panitia telah susah payah mempersiapkan segala sesuatunya. Di sisi lain, kita bisa mengambil hikmah dari peristiwa ini, sebagai pertanda IKBI adalah organisasi yang besar, dan semua pihak ingin memberikan andil. Hal ini merupakan satu hal yang harus kita apresiasi secara baik,’’ kata Ketua IKBI Kota Batam Surya Makmur Nasution. Pendapat Surya Makmur Nasution dibenarkan salah seorang tokoh IKBI, Asron Lubis yang pada pelaksanaan Mubes III IKBI dipercaya sebagai Ketua Stering Comite (SC). "’IKBI yang sudah berusia 36 tahun bukan organisasi massa yang kecil. Lebih dari 40 ribu warga Batak Islam yang ada di Batam merupakan basis massa yang ril. Karenanya banyak pihak yang merasa berkepentingan dan ingin memberikan andilnya untuk IKBI ke depan, sehingga

mubes harus dikawal agar berjalan dengan baik dan benar, kita sangat menghargai hal tersebut,’’ ujarnya. Di tempat yang sama, Ketua Panitia Mubes III IKBI Kota Batam Muhaimin Nasution menyatakan, selaku penyelenggara, pihaknya telah mempersiapkan segala perangkat pelaksanaan Mubes III IKBI, termasuk kepesertaan berdasarkan daftar yang diterima dari SC Mubes III IKBI. "’Kita bekerja sesuai mandat dan rekomendasi. Terjadinya deadlock dalam pelaksanaan mubes ini jelas sesuatu yang tidak kita inginkan. Tapi apapun ceritanya, ini membuktikan IKBI organisasi besar, tidak salah banyak pihak yang peduli dan mau perang pendapat untuk kebaikan IKBI ke depan. Semuanya kita hargai, dan segalanya masih dalam takaran wajar dan tidak sampai pada peristiwa rusuh. Kita sangat apresiasi atas peristiwa ini," pungkasnya. (tas)

Mubes III

Sambungan hal 9

dan sejumlah pembina serta penasehat IKBI. Selanjutnya, pengurus IKBI Kota Batam diberi kesempatan selama 90 hari ke depan, untuk kembali mempersiapkan pelaksanaan Mebes dalam rangka pemilihan Ketua Umum IKBI masa bakti 20122017. "Putusan ini kami ambil bersama pengurus, penasehat dan pembina IKBI Kota Batam, sebagai satu putusan yang dimaksudkan untuk menjaga keutuhan dan kebaikan IKBI kedepan. Dengan sangat menyesal, kami harus menghentikan Mubes tiga IKBI Kota Batam. Selanjutnya memberi kesempatan kepada pengurus IKBI periode 20082012 mempersiapkan pelaksanaan Mubes selama 90 hari dari sekarang,’’ kata Tongku Lobe. Pantauan di lokasi, sejak awal pelaksanaan Mubes III IKBI yang dibuka oleh Ketua DPRD Kota Batam, yang juga salah seorang tokoh IKBI, H Surya Sardi ST itu,

Utamakan Kebersihan

Sambungan hal 9

Menurut perempuan kelahiran Bandung, 31 tahun silam ini, seseorang harus menguasai sistem manajemen yang bagus jika memang ingin usahanya maju dan berkembang. Siapapun yang bekerja dengannya, baik itu manajer ataupun pelayan, hal

yang paling ditekankan Bebi adalah, harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengunjung. "Itu salah satu bagian dari manajemen yang saya terapkan. Agar usaha ini bisa maju, saya memang harus mengatur sistem

di manajemen terlebih dahulu," kata perempuan bermata bulat ini. Selain menerapkan disiplin bagi seluruh karyawan, kata Bebi, dirinya juga menjaga betul soal kebersihan. Tentu saja, kualitas rasa dan kenyamanan juga men-

jadi hal utama yang diperhatikannya. "Di mana-mana Rawon Setan, rasa dan harganya pasti sama. Tapi, kebersihan tempat, itu tergantung dari masing-masing si pengelola. Di situlah diperlukan ilmu manajemen yang baik," imbuhnya. (cw57)

Pemerintah (PP) No. 19 tahun 2005 tentang Standard Nasional Pendidikan (SNP). Bahkan, dari penilaian terhadap delapan standar SNP yang dilakukan oleh tim, kata Effendi, standar pembiayaan memberikan nilai tertinggi. Dia menggambarkan, kondisi pendidikan di Batam ini, biaya tinggi namun kualitasnya rendah. Sedangkan untuk tingkat SMA, nilai indeks terendah diperoleh Kecamatan Bengkong yakni sebesar 0,20. Sementara tertinggi dicapai Kecamatan Seibeduk dengan nilai 0,24. Tapi jika dinilai per indikator, kata Effendi, ada kelebihan di masing-masing kecamatan. Untuk pengelolaan misalnya. Nilai tertinggi diperoleh Kecamatan Belakangpadang. Sementara untuk isi, diraih Kecamatan Sekupang. Pada proses pembelajaran, nilai tertinggi

diperoleh Kecamatan Bengkong dan Kecamatan Sekupang. Sedangkan indikator tenaga pendidik, terbaik diperoleh Kecamatan Sekupang. Adapun nilai ICMP tingkat SMK, nilai tertinggi dicapai Kecamatan Nongsa. Nilai terendahnya diperoleh Kecamatan Sekupang. Tapi kompetensi lulus, Kecamatan Sekupang mendapat nilai tertinggi di Batam. Sementara untuk pembelajaran, nilai Kecamatan Nongsa, Seibeduk dan Sagulung masih tertinggi, dengan nilai masing-masing, 0,12. Untuk mendapatkan ICMP ini, kata Effendi, digunakan delapan indikator, yakni standard pengelolaan, kompetensi lulusan, isi, proses, penilaian, pendidik dan tenaga pendidikan, sarana dan prasarana, serta pembiayaan. Angka ICMP dikategorikan, mulai dari 0,0 sampai 40

dengan nilai rendah. Capaian 41 sampai 80 dengan kategori sedang, serta 81-100 dengan kategori tinggi. Kata Effendi, secara umum, nilai indeks SD di Kota Batam hanya 0,22 dan tingkat SMP sebesar 0,21. Sedangkan tingkat SMA/SMK sebesar 0,22. Nilai tersebut menjadikan mutu pendidikan di Batam secara umum masuk kategori rendah. Lebih rendah dari mutu pendidikan di Indragiri Hilir yang sebesar 0,40. Indragiri merupakan kabupaten yang ICMP-nya paling rendah di Provinsi Riau. Menanggapi laporan ICMP Kota Batam itu, Walikota Ahmad Dahlan meminta, agar hasil studi tersebut dijadikan pijakan untuk melakukan tindakan korektif. "Harapannya, ini dijadikan untuk mendapat perubahan yang lebih baik," katanya.***

S A G U L U N G — Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho mengaku miris dengan masih adanya sekolah dan komite yang membandel, tetap melakukan pungutan terhadap orangtua atau wali siswa. Karenanya dia meminta pihak sekolah mengembalikan segala macam uang pungutan tersebut karena sudah tegas dilarang oleh aturan. Sebagaimana terjadi di SMPN 11 Batam, dengan membebankan uang sebesar Rp346.500 kepada orangtua atau wali siswa kelas IX. "Saya miris mendengarnya, masih ada sekolah yang memungut uang pendidikan kepada orang tua siswa. Kita minta pungutan tersebut dikembalikan lagi kepada orang tua yang sudah membayar. Jelas kutipan itu tidak ada, sudah dihilangkan," tegasnya di sela-sela peresmian Gedung SMKN 5 Batam di Dapur 12 Sagulung, Sabtu (11/2). Menurut legislator dari PDIP ini, tidak ada alasan bagi sekolah ataupun komite untuk memungut biaya pendidikan. Meskipun dengan alasan telah mendapatkan persetujuan dari orangtua siswa, namun masih ada persyatan lain yang harus dipenuhi. Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 60 tahun 2011 sudah jelas dinyatakan, larangan pungutan biaya pendidikan pada SD dan SMP. Pungutan adalah penerimaan biaya pendidikan pada sekolah yang berasal dari peserta didik atau orangtua/wali secara langsung maupun tidak langsung. Sedangkan biaya pendidikan adalah sumber daya keuangan yang disediakan dan/atau diperlukan untuk menyelenggarakan dan mengelola pendidikan. "Sekolah sebagai pelaksana program wajib belajar dilarang memungut biaya investasi dan biaya operasi dari peserta didik, orangtua, atau walinya. Jika sekolah melakukan pungutan biaya operasi, maka harus memperoleh persetujuan tertulis dari orang tua atau wali peserta didik, komite sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam," imbuhnya. Sementara itu terkait rincian penggunaan pungutan untuk biaya pemantapan, ujian nasional (UN) dan perpisahan, pihak sekolah yang terletak di Perumahan Bumi Sarana Indah (RKT) Kelurahan Buliang Kecamatan Batuaji masih belum bisa dikonfirmasi. Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMPN 11, Manampe Purba menyatakan bahwa pihak yang berwenang menjawab masalah tersebut adalah Kepala Sekolah, Hernowo yang saat itu sedang ke luar negeri bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Muslim Bidin. "Kepala Sekolah lagi tidak ada di tempat, ke Malaysia bersama Kepala Dinas Pendidikan. Enggak tahu kapan kembalinya," ungkapnya. Manampe Purba mengakui adanya pungutan untuk biaya pemantapan, UN dan perpisahan sebesar Rp346.500 kepada orangtua atau wali siswa kelas IX. Biaya pemantapan digunakan untuk membiayai pendalaman empat mata pelajaran, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA yang sudah dimulai sejak Januari 2012.

Dengan jumlah siswa kelas IX SMPN 11 Batam sebanyak 240 siswa, maka biaya yang akan terkumpul dari pungutan ini mencapai Rp83 juta. "Pemantapan dilakukan di luar jam sekolah, lima hari dalam seminggu dan selama dua jam setiap harinya. Sehingga guru yang mengajar pemantapan perlu tambahan honor," ujarnya. Menurut dia, pungutan biaya pemantapan, UN dan perpisahan sebesar Rp346.500 tersebut berdasarkan rapat Komite Sekolah yang disetujui oleh orangtua atau wali siswa. Alasan bahwa pungutan sudah mendapat persetujuan orangtua juga dinyatakan Kepala Sekolah SMPN 11 Batam, Hernowo saat dikonfirmasi sebelumnya. "Orangtua sudah sepakat, dan itu sudah dipotong Rp83.500 dari sebelumnya Rp430.000 sehingga uang yang harus dibayar orang tua atau wali siswa tinggal Rp346.500," jelasnya saat dihubungi melalui handphone, Jumat (10/2). Melalui surat bernomor 027/421.5/KOMITE/ SMPN 11/2012 tertanggal 7 Pebruari 2012, pihak Komite Sekolah memberikan pemberitahuan sekaligus surat pernyataan yang harus diisi orangtua atau wali siswa untuk menyetujui dilanjutkannya pemantapan di SMPN 11 Batam. Dalam surat pemberitahuan tersebut juga dinyatakan bahwa apabila orangtua atau wali siswa tidak mengembalikan surat pernyataan kepada pihak sekolah sampai dengan tanggal 11 Februari 2012, maka anaknya dianggap tidak mengikuti program pemantapan. Dalam surat yang ditandatangani Ketua Komite, Jhonson Siregar dan Kepala Sekolah, Hernowo itu, juga menyatakan bahwa pengurangan biaya sebesar Rp83.500 tersebut berdasarkan kesepakatan bersama pada pertemuan 5 Januari 2012 dan instruksi Walikota Batam. Sehingga akhirnya, setiap orangtua atau wali siswa dibebankan biaya sebesar Rp346.500. Selain di SMPN 11 Batam, pungutan yang diklaim sekolah berdasarkan rapat Komite Sekolah dan kesepakatan orang tua atau wali siswa juga terjadi di beberapa sekolah lainnya. Seperti di SMPN 40 Batam, dengan kewajiban membayar iuran pembangunan lapangan basket yang akan dibangun di depan ruang majelis guru sebesar Rp100 ribu per orangtua siswa. Sekolah yang terletak di dekat Kavling Pancur Baru, Kelurahan Duriangkang-Sei Beduk ini, memiliki jumlah siswa sebanyak 364 siswa. Terdiri atas kelas VII atau kelas 1 sebanyak 119 siswa, kelas VIII atau kelas 2 sebanyak 172 siswa dan kelas IX atau kelas 3 sebanyak 70 siswa serta tiga siswa pindahan. Ketua Komite Sekolah SMPN 40 Batam, Sugito menyatakan bahwa kebijakan penarikan pungutan uang sekolah dilakukan berdasarkan hasil rapat bersama orangtua siswa dan pihak sekolah pada November 2011 lalu. Nilai iuran yang dibebankan kepada masing-masing orangtua siswa kelas VII dan kelas VIII sebesar Rp100 ribu yang dibayar dua kali, Desember 2011 dan Januari 2012. Sehingga terkumpul sekitar Rp29,1 juta. "Untuk membangun lapangan basket ini, dibutuhkan anggaran sekitar Rp28 juta," ungkapnya. ( w a n )

Selalu Ramai

Sambungan hal 9

ICMP Batam

Sambungan hal 9

Bulang, yang memperoleh nilai tertinggi, dengan total nilai indeks 0,25," kata Effendi di hadapan anggota Komisi IV DPRD Kota Batam dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam serta Majelis Pendidikan Batam, Pengawas Sekolah, Jumat (10/2) lalu di Batam Centre. Pada penilaian ini, kata Effendi, dilakukan juga pengumpulan data instrumen ICMP. Pengumpulan data dilakukan dari berbagai narasumber, seperti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pengelola laboratorium, guru pembina OSIS, siswa SMP dan pengawas sekolah. Penilaian tersebut merupakan hasil studi mereka terhadap 68 sekolah tingkat SD, 26 tingkat SMP dan 9 tingkat SMA/ SMK di Batam. Penilaian dilakukan atas materi dan tingkat kompetensi. Studi ICMP itu, kata dia, sesuai dengan Peraturan

Sekolah Diminta Kembalikan Pungutan

DOK

RATUSAN warga Batam antusias mengikuti kegiatan Senam Bugar Haluan Kepri yang digelar setiap hari Minggu di Megawisata Ocarina

Mereka yang berasal dari berbagai kalangan itu, dengan penuh semangat mengikuti setiap gerakan yang dipandu instruktur senam. "Alhamdulillah, setiap pekan acara senam Haluan Kepri ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Batam," ucap Dermawan, Panitia Penyelenggara. Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, senam Bugar Haluan Kepri ini telah berlangsung sejak Februari 2010 lalu. Pada awalnya, kegiatan ini diberi tajuk "Sijori

Sehat di Ocarina" karena pada waktu itu Haluan Kepri masih bernama "Sijori Mandiri". Namun pada November 2010, seiring bergantinya nama "Sijori Mandiri" menjadi "Haluan Kepri " terjadi pula pergantian tajuk menjadi "Bugar Haluan Kepri di Ocarina". Dan menginjak dua tahun penyelenggaraan pada Februari 2012 ini, respon masyarakat terhadap kegiatan ini terus bertambah. "Kegiatan ini memang kita tujukan untuk masyarakat Batam. Dan kini acara ini telah menjadi milik masyarakat

Batam," jelas Dermawan lagi. Dalam setiap penyelenggaraan, para peserta tidak hanya berolahraga bersama, karena, usai senam para peserta juga mendapatkan satu eksemplar Haluan Kepri edisi Minggu. Dan sebagai "insentif" lainnya, usai senam, para peserta juga akan mendapatan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari tim medis Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam. "Bedanya kegiatan kita ini dari kegiatan lain adalah seluruh komunitas mendapat semacam insentif berupa koran Haluan Kepri edisi Minggu dan pemeriksaan kesehatan gratis," tambah Dermawan lagi. "Sebagai salah satu media terbesar di Kepri, kami juga akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Salah satunya lewat kegiatan olahraga bersama ini. Kami berharap, lewat senam bersama ini, Haluan Kepri turut aktif dalam program meningkatkan kesehatan masyarakat yang telah dicanangkan pemerintah," imbuh lelaki yang biasa disapa Pak Del ini. ( f h y )


METRO BATAM

11

Senin,

13 Februari 2012

Karyoto Minta Dukungan Silaturahmi Bersama Tokoh Masyarakat BALOI — Kapolresta Barelang Kombes Pol Karyoto meminta dukungan masyarakat untuk menjaga keamanan. Dengan terciptanya kondusifitas, Batam yang merupakan kota industri tetap menjadi primadona bagi investor untuk berinvestasi. Oleh: Amir

Demikian disampaikan Karyoto dalam acara silaturahmi yang digelar di Aula Mapolresta Barelang pada Sabtu (11/2) kemarin. Dalam kegiatan ini dihadiri, Ketua DPRD Provinsi Kepri Nur Syafriadi, Wakil Walikota Batam Rudi, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam Nyat Kadir, Ketua Apindo Batam Oka Simatupang, Ketua Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Batam Syaiful Badri Sofyan, Ketua DPC Gerindra Batam Iman Sutiawan dan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh LSM, tokoh pendidikan, pengurus Parpol dan sejumlah tokoh lainnya. Karyoto mengimbau agar berbagai persoalan yang muncul, diselesaikan dengan mengedepankan pendekatan musyawa-

rah mufakat. Jika setiap persoalan direspon dengan melakukan aksi, katanya, dapat memberikan dampak negatif terhadap citra keamanan Batam. Dengan begitu, tambahnya, perlahan citra tersebut dapat menyurutkan minat para investor untuk menanamkan modal. "Saya berharap persoalan yang muncul di Kota Batam, tidak perlu ditanggapi dengan pengarahan massa di jalan raya, karena hal tersebut bisa memunculkan citra negatif yang berakibat menurunnya minat investor ke Batam," tegas Karyoto. Sebagai wujud komitmen, Karyoto menegaskan Polresta Barelang siap menerima berbagai pengaduan dan saran dari semua tokoh yang ada di Batam. Dan ia juga berjanji untuk menyelesai-

kan berbagai persoalan yang disampaikan, baik secara langsung maupun melalui unit kerjanya. Wakil Walikota Batam, Rudi SE MM mengatakan, peran serta seluruh tokoh yang ada di Batam sangat strategis untuk menjaga kondisi agar tetap aman dan kondusif. Menurutnya, upaya untuk menjaga dan memajukan Kota Batam tidak semata-mata menjadi tanggungjawab Pemko Batam, tetapi secara melekat pada setiap individu dengan berbagai profesi. "Tanggungjawab perwujudan Batam yang aman dan kondusif, merupakan tanggungjawab kita semua. Sehingga kita berharap persoalan hukum dan masalah sosial yang muncul diselesaikan dengan persuasif," imbau Rudi menanggapi berbagai persoalan yang muncul akhir-akhir ini. Wakil Walikota juga meminta dukungan semua pihak dalam menertibkan keberadaan pusat perbelanjaan daerah Jodoh. Dimana keberadaan daerah tersebut, katanya, sudah seharusnya dilakukan penataan ulang. Namun untuk mela-

kukan penataan diperlukan perhatian dari semua pihak. Sejauh ini, dalam melakukan penataan terkadang tidak bisa memuaskan semua pihak. Ketua DPC Gerindra Kota Batam, Iman Sutiawan menilai gagasan Kapolresta yang mengumpulkan tokoh dari berbagai

profesi, sebagai tindakan persuasif patut didukung. Karena dengan adanya kegiatan silaturahmi tersebut, semua pihak dapat menyampaikan langsung keluh kesahnya dalam upaya menciptakan Batam menjadi kota yang aman dan kondusif untuk semua kalangan.

"Kita berharap, kiranya silaturahmi ini menjadi kegiatan yang rutin. Sehingga kondusi Batam yang aman dan kondusif bisa terus terpelihara," ujar Politisi Gerindra ini. Koordintor LSM Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintah Pusat dan Daerah (PKAPPD)

Provinsi Kepri, Ismail menegaskan ajakan untuk tidak turun ke jalan akan tercapai, bila penegakan hukum dilakukan secara tegas dan adil untuk masyarakat. Menurutnya, bukan penegakan hukum yang merepresentasikan kepentingan penguasa dan pemilik modal. * * *

Pos Lantas Selesai Diperbaiki Paska Kerusuhan Buruh S A G U L U N G — Pos lalu lintas (Lantas) yang rusak dalam kerusuhan buruh November 2011 lalu sudah selesai diperbaiki. Pos lantas telah siap memberikan pelayanan 24 jam kepada masyarakat. Kapolresta Barelang, Kombes Pol Karyoto menyebutkan sebanyak 11 pos polisi direnovasi yang

sebelumnya rusak dalam kerusuhan tersebut. "Semua sudah dibangun kembali dan ini pos yang ke-11 atau yang terakhir direnovasi," ujar Karyoto yang didampingi Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Melda usai doa selamat atas renovasi Pos Lantas 9011 Simpang Base Camp, Batuaji,

Sabtu (11/2). Menurut Karyoto, pengrusakan dan pembakaran pos lantas dan fasilitas yang dimiliki pemerintah daerah oleh masa, merupakan wujud ketidakpahaman masyarakat. Karena fasilitas dan bangunan tersebut dibiayai oleh anggaran yang bersumber dari rakyat. "Bangunan (Pos Lantas) ini milik rakyat, jadi yang mem-

bangun juga banyak dari rakyat," imbuhnya. Dengan telah megahnya bangunan Pos Lantas, Karyoto berharap dapat diikuti dengan kemegahan perilaku polisinya. Sehingga perilaku polisi tidak menyakiti masyarakat dan bangunan Pos Lantas juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Pos Lantas Simpang Base Camp memiliki luas bangunan 8x9 meter persegi yang terletak di sisi kiri lampu merah. Bangunan ini berdindingkan keramik warna putih dan biru. Lantai juga sudah berkeramik warna putih. Kasatalantas Polresta Barelang, Kompol Melda Yani mengungkapkan renovasi Pos Lantas Simpang Base Camp ini sudah dimulai sejak sebulan lalu. Biayanya didapatkan dari gotong royong pengusaha angkutan dan masyarakat sekitar. "Pos Lantas ini sangat berarti bagi masyarakat disini (Batuaji), karena banyak kecelakaan yang terjadi," ujarnya. Tokoh Masyarakat Batuaji, Yadi bersyukur Pos Lantas Simpang Base Camp Batuaji, kini telah bagus kembali. Sehingga masyarakat sekitar semakin terbantu. "Lalu lintas di kawasan Tanjunguncang ini sangat padat, sehingga keberadan Pos Lantas sangat mendukung masyarakat sekitar," ujarnya. (wan)

Jangan Mudah Tertipu


LINGGA

12

Senin,

Daik Terus Berbenah LINGGA — Kepala Badan Perencanaan Pembangununan Daerah dan Penanaman Modal (Bappeda PM) Kabupaten Lingga Muhammad Ishak mengatakan, Daik sebagai pusat pemerintahan Lingga akan terus ditingkatkan perwajahannya. Daik akan menjadi ibukota yang tertata, indah, berbudaya, bersih, unik dan menarik. "Selain sebagai pusat pemerintahan kabupaten, Daik memilki pemerintahan Kelurahan Daik dan Kecamatan Lingga. Daerah ini ke depan harus lebih dikemas wajahnya agar menjadi ibukota yang lebih tertata," kata Ishak, usai Musrenbang di Kelurahan Daik di Balai Pertemuan Lela Sangguna Daik, kemarin. Ishak berharap, usulan lain yang dibuat jangan semuanya bersifat fisik seperti bangunan-bangunan, karena tidak mungkin semua bangunan dapat diakomodir dalam setahun. Untuk itu harus ada usulan yang sifatnya menunjang usaha-usaha masyarakat, termasuk budaya. "Hal dimaksud seperti bidang pertanian, perikanan dan berkesenian yang semuanya bertujuan untuk memecahkan masalah," ungkap Ishak. Dikatakan, Musrenbang Kelurahan dan Desa jangan semua dianggap sebagai bentuk kegiatan yang bersifat seremonial saja, karena banyak usulan yang belum terpenuhi. Kerena semua usulan tidak mungkin dapat terpenuhi dalam satu tahun, melainkan melalui proses sesuai tahapan-tahapan. "Di samping ketersediaan anggaran, tentu juga disesuaikan skala-skala dan program prioritas serta berdampak luas kepada masyarakat," ucapnya. Menurutnya, tidak semua usulan akan diakomudir melalui APBD Kabupaten Lingga, melainkan dapat melalui usulan melalui APBD Provinsi dan APBN. Sebagai informasi untuk tahun 2012. "Kegiatankegiatan bidang Pekerjaan Umum (PU) saja yang dibiayai oleh APBD Provinsi dan APBN sekitar Rp30 miliar yang tersebar di lima kecamatan Lingga, termasuk bidang lainnya," katanya. Disampaikan, Pemkab Lingga akan berupaya terus agar alokasi pembangunan melalui APBD Provinsi dan APBN ke depan akan terus meningkat dari sekitar Rp30 miliar tersebut. Dan paling banyak berada di Kecamatan Senayang untuk penyediaan air bersih dan semenisasi jalan-jalan di pulau-pulau lainnya di Lingga. (nel)

13 Februari 2012

Tiga Nelayan Dirampok LINGGA — Tiga nelayan asal Desa Lanjut, Kecamatan Singkep yang sedang berkativitas mencari ikan di sekitar perairan Tanjung Nyang dirampok, Jumat (10/2) sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku perampokan berjumlah 6 orang dan mengancam korban dengan mengunakan parang sebelum menguras harta benda korban. Oleh: Jefriadi, Liputan Lingga

Kepala Desa Lanjut Abu Samah mengatakan, warganya menjadi korban perampokan di tengah laut. Dengan kejadian ini, korban sudah 3 kali mengalami perampokan di laut dan sebelumnya juga terjadi dua tahun lalu. Harta benda korban dan modal untuk bekerja habis disikat perompak itu. Korban sudah melaporkan hal ini ke Lanal Dabo Singkep untuk minta bantuan. Korban perampokan adalah Mustar(45) yang bertindak sebagai nahkoda pada malam kejadian. Lagi asyik menjaring tiba-tiba pampong jaring mereka ini dihampiri oleh sebuah bot yang diduga kuat bukan berasal dari daerah perairan Lingga. "Dengan mengunakan parang, korban bersama dua rekannya ditodong dan diperintahkan untuk menyerahkan seluruh harta korban beserta alat tangkap yang ada,"ujar Abu. Sementara informasi dari Lanal Dabo Singkep diperoleh perompak itu memakai sarana pompong model daerah seberang. "Mesinnya tempel Mitsubishi 4 D. Jumlahnya pelaku 6 orang dan sambil mengancam dengan

parang pelaku menguras harta benda korban lalu pergi ke arah Barat menuju arah Selat Berhala,"kata sumber. Dari keterangan korban, mereka mengalami kerugian sekitar Rp70 juta. Barang-barang yang berhasil dibawa perampok itu berupa jaring ikan tenggiri sepanjang 2 mi, satu set GPS GP 32, dua telepon genggam, satu accu starter, satu set orari dan minyak solar. Dari informasi yang diberikan petugas Lanal Dabo kejadian perampokan dilaut ini berada di posisi Laut Busung Ketam sekitar 3 mil Utara Dabo. Dalam koordinatnya berada persis di TW 0210 1900. Masyarakat sekitar daerah ini menyebut daerah ini di perairan Tanjung Nyang, Lingga Untuk mengantisipasi kejadian Lanal Dabo Singkep telah menyiapkan anggotanya yang bertugas di daerah tersebut,"Setelah menerima laporan, saat ini angota intel kita sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini untuk mencari pelaku. Untuk antisipasi ke depannya dan juga tindak lanjutnya telah diinfokan ke pos jaga Pulau Lalang,"katanya lagi.***

Kapolres Harap Dukungan Masyarakat LINGGA — Kapolres Lingga AKBP Moch Khozin mengharapkan dukungan segenap lapisan masyarakat untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih baik. Hal ini disampaikannya pada acara pisah sambut Kapolres Lingga di Gedung Nasional Dabo Singkep. Sabtu (11/2). "Untuk menciptakan kamtibmas di Lingga saya sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat di daerah ini. Selain itu kritik dan saran dari masyarakat juga diharapkan dalam menjalankan amanah yang diberikan

negara pada saya," ungkapnya. Dikatakannya, untuk meneruskan tugas dan estafet yang dilimpahkan, ia akan berusaha semaksimal mungkin menjaga komunikasi yang telah terjalin dengan masyarakat oleh Koplres yang sebelumnya dalam membangun keamanan dan ketertiban di daerah Lingga. Di tempat yang sama, Kapolres Lingga yang lama AKBP Misabahul Munauwar mengatakan, sebagai kepolisian selama ini dukungan dan partisipasi serta suppor moril luar biasa dari keseluruhan masyarakat Lingga.

Cap Gomeh Dirayakan di Be Wang Bio L I N G G A — Ratusan warga Tionghoa Centeng, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara dan sekitarnya merayakan Cap Gomeh di Kelenteng Be Wang Bio, Jumat (10/2). Perayaan Cap Gomeh di kelenteng tertua yang dihadiri Anggota DPRD Lingga, Sui Hiok ini berlangsung sederhana. Pantauan di lapangan, warga juga berbondong-bondong

datang ke Kelenteng Be Wang Bio untuk menyaksikan malam pelelangan berupa patung Budha Senyum, buah-buahan, beras dan lain sebagainya. Sui Hiok mangatakan, perayaan Cap Gomeh di Desa Centeng tersebut merupakan sebuah tradisi warga Tionghoa secara keseluruhan yang harus diteruskan oleh masyarakat khususnya di Kelenteng Be

Wang Bio. Walau selama ini Centeng belum begitu dikenal oleh masyarakat luar, namun perayaan Cap Gomeh dan malam lelang berlangsung meriah. Dikatakannya, dengan adanya perayaan Cap Go Meh dapat memperkenalkan Desa Limbung ke warga lainnya, bahwa di daerah Centeng juga terdapat sebuah kesenian tradisi warga Tionghoa. Begitu adanya kelen-

teng Be Wang Bio yang awalnya dibangun dengan kayu, atap rumbia, dan berlantaikan tanah. "Kita berharap, ke depan pemerintah memperhatikan adanya kelenteng Be Wang Bio, karena akses jalan menuju kelenteng masih belum diaspal," ujarnya. Hal tersebut diamini oleh Kepala Desa Limbung, Andi. Ia menyampaikan ke depan akses jalan di daerah Centeng semoga dapat diperhatikan pemerintah salah satunya akses jalan menuju kelentang sebagai tempat ibadah bagi warga Tinghoa yang berdomisili di daerah Centeng. "Harapan kita, apa yang telah dilakukan masyarakat Tionghoa dengan masyarakat yang ada di sekitar Desa Limbung selama ini tetap terjalin dengan baik, begitu juga kerukunan antar umat beragama sesama warga" ungkpanya. Sementara, salah seoarang peserta lelang, Mulyadi Lim mengatakan, bahwa malam pelelangan barang berharga lumayan sukses. Walau undangan hanya disebar pada desadesa yang ada di Lingga. "Boleh dikatakan acara malam ini sukses. Semoga hasil pelelangan malam ini dapat diNOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI gunakan untuk pembangunan KETUA Kelenteng Be Wang Bio Lek Huek (kiri) menyerahkan barang lelang kepada salah seorang kelenteng yang tertua di Lingpeserta lelang barang beharga di Kelenteng Be Wang Bio Centeng, Jumat (10/2) malam. ga ini,"katanya. (cw60)

"Selama ini, kehidupan sosial masih sangat kental hubungan emosional satu sama lainnya. Di mana rasa kekeluargaan sangat erat," ungkapnya. SMisbahul mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh instansi pemerintah serta seluruh lapisan masyarakat Lingga. Misbahul Munauwar dapat promosi sebagai Wakapolresta Barelang, "Harapan saya, untuk di tempat yang baru nanti, saya dapat menjalankan amanah yang diembankan negara kepada saya," imbuhnya. ( c w 6 0 )

ASFANEL/HALUAN KEPRI

MONUMEN MERIAM— Lingga kaya akan peninggalan meriam kerajaan dan VOC Belanda. Pemerintah Kabupaten Lingga membangun monumen meriam di Lapangan Merdeka Dabo Singkep.

Lingga Kaya Peninggalan Meriam LINGGA — Lingga yang dikenal sebagai Bunda Tanah Melayu kaya akan peninggalan sejarah kerajaan dan VOC Belanda, salah satunya meriam. Meriam tua peninggalan itu dirawat Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Lingga untuk mendukung dunia kepariwisataan daerah. Salah satu upaya Pemkab Lingga untuk melestarikan bukti sejarah kerajaan maupun peninggalan VOC Belanda, maka dibangun sebuah monumen meriam yang terdapat di kawasan Lapangan Merdeka, Dabo Singkep. Keberadaan Monumen meriam tersebut hingga saat ini masih berdiri kokoh di sekitar selatan lapangan sepak bola Merdeka. "Monumen meriam di Lapangan Mereka ini merupakan suatu bentuk bukti adanya sejarah kerajaan di daerah ini dulunya. Namun, keberadaan meriam itu sendiri, bila tidak salah diperoleh dari bekas peninggalan sejerah di wilayah Batu Berdaun, Dabo," ucap Kepala Dinas Kebudayaan dan Periwi-

sata (Disbudpar) Lingga, Junaidi Adjam, Rabu (8/2). Selain itu, dapat juga keberadaan Meriam Tegak di wilayah Batu Berdaun, Dabo Singkep. Secara pasti, sejarah keberaan meriam itu sendiri belum di ketahui. Tapi dari salah satu cerita sejarah, ketika itu ada seorang putri dari Kerajaan Lingga bertengkar dengan Pangeran. Karena sesuatu hal, putri tersebut marah dan menancapkan sebuah meriam, yang sampai sekarang dapat dilihat di daerah pantai Batu Berdaun. Hal lain terdapatya meriam di Benteng terletak di Bukit Cening Kampung Seranggung. Benteng itu dibangun pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah III (1761-1812). Di dalam

benteng terdapat 19 buah meriam, dua di antaranya bertuliskan angka 1783 dan 1797 serta VOC. "Meriam terpanjang berukuran panjang 2,80 meter dan berdiameter 12 cm, disebut juga dengan Meriam Tupai Beradu yang diapit kiri-kanan dengan meriam Mahkota Raja. Pada Benteng tersebut, meriam-meriamnya banyak yang masih terbenam," katanya. Dikatakan, pihak Disbudpar Lingga sendiri dalam tugasnya hanya bisa menata sembari menjaga dari sejumlah peninggalan sejarah di wiayah ini, termasuk keberadaan meriam itu sendiri dari kepunahan maupun campur tangan dari pihak lain yang tidak bertanggungjawab. "Sebenarnya tugas pokok untuk membangun maupun merawat peninggalan sejarah tersebut terdapat di Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset (DP2KA) Lingga. Namun upaya pelestarian sejarah tersebut tetap kita upayakan sesuai kemampuan anggaran yang ada," ungkapnya. (asfanel)


NATUNA

13

Senin,

13 Februari 2012

Pelajar SMK Terlibat Curanmor Wartawan Tanam 500 Bibit Pohon RANAI — Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Natuna (PJN) menggelar kegiatan tanam 500 bibit pohon di SMA 2 Ranai dan RSUD Natuna, Sabtu (11/2). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-27. Kegiatan tersebut mendapat sambutan dari masyarakat setempat. Hadir di acara tersebut, Direktur RSUD Natuna Syasurizal dan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Natuna H. Darmansyah. Menurut salah seorang pelajar, mereka berharap tidak hanya rekan wartawan saja yang peduli dengan lingkungan, tetapi lembaga lain juga harus melakukan hal yang sama. " Kegiatan ini sangat bagus, kami sangat mendukung. Karena dengan tanam pohon lingkungan kita akan terlihat hijau" ujar Setiya salah seorang pelajar, kemarin. Acara tanam pohon tersebut diikuti seluruh wartawan yang bertugas di Natuna. Mulai wartawan media cetak sampai elektronik. " Ini momen bersejarah bagi insan pers yang bekerja di Natuna sekitarnya. Karena itu, kami berinisiatif memilih menanam pohon, ketimbang membuat kegiatan lain. Karena kegiatan ini bisa dilakukan oleh semua pihak, terutama mereka yang peduli lingkungan," ujar Ketua PJN, Affuandris.(leh)

ANAI AI — Polres Natuna menangkap empat RAN pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di kediaman masing-masing, Jumat (10/2). Oleh: Faturahman, Liputan Natuna

Keempat pelaku tersebut adalah Ir. (17), Gi. (18), Ai. (18) dan Ur. (17). Dari keempat pelaku tersebut, satu diantaranya merupakan pelajar kelas III SMK di salah satu sekolah di Ranai. Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP Wiwit Ari Wibisono, mengatakan Ai merupakan residivis yang sudah keluar masuk penjara. Sebelumnya, Ai pernah mencuri rokok di warung warga. Kemudian sekarang terlibat curanmor bersama adiknya dan dua kawannya. Saat ini, pelaku sedang menjalani proses penyidikan. " Sedang kita sidik, Salah satunya residivis, dia yang ngajak kawannya termasuk adeknya itu," terang Wiwit lagi. Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa kendaraan roda dua yang sudah dipreteli (terpisah-pisah).

Sedangkan barang bukti lainnya berupa mesin genset dan mobil truk yang dipakai membawa barang curiannnya akan disita belakangan. " Barang buktinya baru motor saja, ganset dan lori belum kita temukan" kata Wiwit Ari Wibisono SIK, kemarin. Rencananya, hasil Curiannya itu akan di jual ke kedai loak (besi tua) dengan harga Rp70.000. Motor yang sudah diamankan polisi itu ditemukan di tempat usaha barang rongsokan tersebut. "Kita temukan di tempat jual beli barang rongsokan, " kata Wiwit. Ditanya apakah penadah besi tua itu terlibat, Wiwit menyebutkan belum ada. "Belum tahu kita, tapi kayaknya enggak deh," katanya singkat. Sementara itu, ibu dari pelaku (Ai dan Ur) mengaku sangat sedih dengan perilaku anaknya, karena Ur sudah kelas tiga SMK dan besok (Senin 13-2-12) mesti me-

Pemekaran Dinilai Rugikan Kabupaten Induk RA N AI — Sejumlah masyarakat Natuna yang NAI tergabung dalam Barisan Tolak Pemekaran (BTP) saat ini tengah berupaya, menggalang kekuatan untuk menolak rencana pemekaran Kabupaten Natuna menjadi Natuna Selatan dan Natuna Barat. Mereka menilai pemekaran tersebut hanya akan merugikan Kabupaten Natuna sebagai kabupaten induk. Karena, berdasarkan peta wilayah keberadaan sumur minyak dan gas (migas) yang selama ini terdapat di Natuna, berada di kawasan Natuna Selatan dan Natuna Barat. " Kami minta bukti pembentukan Kabupaten Kepulauan Natuna Selatan dan Kabupaten Kepulauan Natuna Barat tidak merugikan Kabupaten Induk," Ketua Barisan Tolak Pemekaran Rusdi Tamrin yang ditemui akhir pekan lalu. Oleh sebab itu, lanjut Rusdi, ia dan sejumlah warga Natuna lainnya sepakat menolak rencana pemekaran itu. Karena lebih banyak mudhorat dari pada manfaatnya. " Negara kita adalah negara Demokrasi. Dan berbeda pendapat di negara demokrasi itu biasa. Kami tidak setuju pemekaran. Karena hingga kini kami belum melihat maksud dan tujuan dari rencana ngikuti ujian di sekolahnya. "Ya saya sabar saja. Bagai-

pemekaran itu," katannya. Menurut Rusdi, ketidak setujuannya terhadap rencana pemekaran itu sangat beralasan. Seperti belum siapnya sumberdaya manusia. Artinya, dengan pemekaran tersebut, tentu akan ada mutasi secara besar-besaran. Ditambah lagi sedikitnya jumlah pejabat yang berpangkat eselon. " Kami hanya memandang secara realita dan kenyataan saja. Tetapi inikan versi pandangan kami disini sebagai masyarakat yang mencoba berpendapat bahwa pemekaran itu belum saatnya dilakukan. Selanjutnya, masalah Migas, jika terjadi pemekaran, maka migas dominan di dua Kabupaten Baru. Natuna tidak lagi dapat daerah penghasil, tetapi hanya dapat pro rata," katanya. Mereka yang tergaung dalam Barisan Tolak Pemekaran adalah Khaidir Chandra warga Midai. Apendi warga Bunguran Selatan. Izwar Sidik warga Bunguran Timur. Kosim, warga Bunguran Barat. " Intinya kami butuh kejelasan dan bukti jika rencana pemekaran itu tidak bedampak buruk bagi pembangunan di Natuna, saya rasa apa yang kita pikirkan ini sah-sah saja, karena kami sangat (leh) peduli dengan Natuna" ujarnya.(leh)

mana saya tak sedih, anak saya itu sudah kelas tiga dan besok

akan ujian" sesal ibu itu sambil menyeka air matanya.** * *


FOKUS

14

Senin,

13 Februari 2012

UUDP Bakal Seret Tersangka Baru SIDANG kasus dugaan korupsi sisa uang untuk dipertanggungjawabkan (UUDP) Setdako 2010 sebesar Rp1,1 miliar semakin menarik perhatian. Fakta baru terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang. Oleh: Ian, Liputan Bintan

Gatot Winoto, Mantan Plt Sekdako Tanjungpinang ternyata tahu ada sisa anggaran UUDP. Gatot mengetahui adanya sisa anggaran tersebut setelah BPK mengeluarkan hasil audit. Akankah fakta persidangan tersebut menjadikan Gatot sebagai tersangka baru? "Saya tahu ada sisa kas pada bulan Desember, sebelum tim BPK turun. Masalah itu sudah saya sampaikan kepada Fadil, agar segera disetorkan ke khas daerah. Ternyata Fadil tidak kunjung menyetorkan uang tersebut hingga akhirnya diaudit oleh BPK pada Januari lalu," kata Gatot di depan Ketua Majelis Hakim, Endang yang didampingi dua hakim anggota, masing-masing Gultom selaku

Hakim Adhoc Tipikor dan Edi Junaidi SH. Gatot menjelaskan, uang yang dikelola khusus Fadil adalah dana APBD tahun 2010 sebesar Rp5,7 miliar. Uang itu digunakan untuk menunjang operasional kegiatan masing-masing PPTK yang ditunjuk, tanpa melibatkan pihak ketiga. Sepengetahuan Gatot, dana sudah dikucurkan ke masing-masing PPTK. "Adanya dana sisa, kemungkinan ada kegiatan yang tidak dilaksanakan oleh PPTK pada saat itu. Apabila ada sisa dana, tentunya harus disetorkan ke khas daerah dan itu merupakan tugas bendahara (Fadil, red). Kemudian melaporkan kepada Pengguna Anggaran (PA), secara fungsional juga melaporkan ke DPPKAD

SUTANA/HALUAN KEPRI

SEBAGAI SAKSI — Gatot Winoto membacakan sumpah sebagai saksi sebelum mengikuti persidangan kasus dugaan korupsi sisa anggaran UUDP Setdako 2010 sebesar Rp1,1 miliar.

SUTANA/HALUAN KEPRI

TIGA saksi masing-masing dari pihak bank dan pegawai Setdako membacakan sumpah sebelum sidang dimulai.

lalu ke Inspektorat," ungkap Gatot. Sebagai Plt Sekdako pada saat itu, tugas pokok yang wajib dilaksanakannya adalah, menyusun rencana kerja anggaran (RKA) satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan menyusun dana pagu anggaran (DPA) SKPD, mengawasi pelaksanaan anggaran di SKPD, menandatangani surat perintah membayar (SPM) dan juga mengawasi agenda kegiatan di SKPD. "Sekda fungsinya ada dua, sebagai Kepala SKPD dan sebagai

PA. Menanyakan dan menerima laporan dari bendahara juga tupoksi tugas saya,"jelas Gatot. Ia lebih lanjut menjelaskan, secara fungsional bawahan langsung dirinya adalah M Yamin selaku pejabat pengelola keuangan (PPK). Di bawah PPK terdapat bendahara pengeluaran pembantu Kegiatan yakni Fadil. Jumlah bendahara pada saat itu ada 4 orang. Selama ini administrasi pengajuan dana kegiatan dari bendahara langsung ke PPK. Setelah di verifikasi dan diteliti oleh PPK, diterbitkanlah SPM

oleh PPK, lalu diteruskan ke PA. "Uang Persedian (UP) pertama kali di tahun anggaran, diajukan ke PA melalui PPK. Akan tetapi harus Diverifikasi dan diteliti oleh PPK terlebih dahulu. Apabila dipandang layak dan memenuhi syarat, PPK menerbitkan SPM. Harus ada bukti paraf dari PPK serta dokumen yang diajukan juga wajib diperiksa PPK. Artinya penerbitan SPM tersebut sudah dijamin PPK selanjutnya di ajukan ke PA," ungkapnya. Selanjutnya, Gatot menye-

butkan, PA menandatangani SPM yang diterbitkan PPK. Pengajuan UP untuk kegiatan baru diturunkan oleh staf melalui bagian keuangan, kemudian diterima Bendahara. Selanjutnya bendahara yang mengajukan pencairan ke Bendahara Umum Daerah (BUD) di DPPKAD. "Saya menandatangi SPP dan SPM, turun ke bendahara dan bendaharalah yang memproses selanjutnya ke BUD di DPPKAD. Mekanisme selanjutnya di BUD, bendahara yang mengetahuinya, tapi harus ada dokumen pen-

dukung lainnya. Seingat saya pernah ada penolakan pengajuan UP. Bentuk penolakan UP berupa catatan. BUD pada saat itu saya tidak tahu. Yang pasti kepala DPPKAD adalah Suyatno," kata Gatot. Setelah di setujui oleh BUD, dikeluarkan SP2D dan selanjutnya uang ditransfer ke kas daerah di Bank Riau ke lalu ke kas Setdako, masing-masing bendahara termasuk ke rekening bendahara Fadil. Dana itulah dibagikan ke PPTK secara tunai ataupun dengan cek. UP adalah pengajuan kebutuhan dana untuk dilakukan. Contohnya untuk membayar ongkos perjalanan dinas dan sebagainya. Mendengar keterangan Gatot tersebut, Ketua Majelis Hakim Endang menanyakan perihal proses terjadinya pencairan dana pada bulan Desember tahun 2010. Endang menanyakan apakah Gatot mengetahui proses pengajuan dana sebesar Rp1,2 miliar lebih dibulan tersebut. "Saya tahu, tapi tanggal pastinya lupa. kira-kira tanggal 20 hingga 25 Desember kemungkinannya," jawab Gatot. Lalu Endang kembali menanyakan proses dan mekanisme pencairan pada saat itu. Menjawab pertanyaan tersebut, Gatot mengatakan sama dengan proses pencairan dana yang telah dijelaskannya sebelumnya. Gatot lebih lanjut mengatakan, secara lisan dia sudah menegur Fadil. Ia meminta agar sisa dana UUDP tersebut segera di setorkan paling lambat tanggal 10 Januari. Mendengar kesaksian Gatot, terdakwa Fadil tidak mengajukan keberatan dan menyatakan semua perkataan Gatot adalah benar. Namun, M Yamin, Plt Kabag Keuangan Setdako 2010 yang hadir dalam sidang menyatakan keberatan. Yamin mengatakan, SPM yang diajukan tidak pernah ada yang ditolak oleh PA.***

Gatot dan Yamin Disebut Dalam Sidang N A M A mantan Plt Sekdako Tanjungpinang Gatot Winoto dan mantan Plt Kasubag Anggaran Setdako tahun 2010, M Yamin kembali disebut oleh saksi pada sidang lanjutan atas terdakwa Fadil di Pengadilan Tipikor belum, Kamis (26/1). Dalam sidang itu, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan empat orang saksi. Salah satu adalah Endah, Pemimpin Reksi Pelayanan di Bank Riau Kepri. Tiga saksi lain masingmasing Nurmadiyah, Pejabat Pembuat Teknis Kegitan (PPTK), Kriswanto selaku Bendahara Pengeluaran Setdako dan Misnanten, mantan PPTK. Endah dalam keterangannya mengatakan, mekanisme pencairan dana kegiatan Setdako ada dua, yakni berbentuk cek dan kontan. Menurut dia, syarat pencairan dana harus ada tanda tangan Sekdako. "Saya kenal Fadil hanya sebatas nasabah. Berhubungan dengan terdakwa waktu pengambilan cek. Untuk pencairan uang mesti ada tanda tangan Sekdako, Kalau itu sudah ada, aman," katanya. Saksi kedua, Misnanten

SUTANA/HALUAN KEPRI

FADIL, terdakwa kasus dugaan korupsi sisa anggaran UUDP Setdako 2010 sedang mengikuti jalannya persidangan.

menjelaskan bahwa dirinya sebagai pegawai yang mengelola beberapa kegiatan di Setdako tahun 2010 lalu. Kegiatan yang dilaksanakan adalah memonitoring evaluasi laporan kegiatan serta penyusunan laporan keuangan dan setelah itu merangkum laporan SPJ. Laporan tersebut lalu diserahkan ke M Yamin, mantan Plt Kasubag Anggaran Setdako 2010. Sedangkan oleh M Yamin

laporan diteruskan ke Pengguna Anggaran atau Sekdako Gatot Winoto. "M Yamin mengetahui kondisi keuangan di bendahara. Atasan langsung saya M Yamin dan Gatot. Untuk laporannya saya serahkan ke PA," ungkapnya Misnanten menambahkan, setiap pencairan dana harus mendapat persetujuan dari PA terlebih dahulu. Setelah disetujui, barulah dana kegiatan bisa

dicairkan oleh Fadil, yang saat itu menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran. Khusus dana kegiatan yang dikelola diterima Fadil dalam bentuk tunai. Menurut dia, PA dan Bendahara mengetahui hal itu. Nurmadiyah sebagai saksi ketiga juga menyampaikan hal yang sama. Menurut dia, setiap pencairan dana kegiatan harus disetujui oleh PA. Persetujuan tersebut dalam bentuk tanda tangan. Sementara Kriswanto selaku Bendahara Pengeluaran Sekdako dalam keterangannya mengungkapkan, atasan langsung Fadil adalah Gatot Winoto. Sedangkan secara struktural, lanjutnya, yaitu Kasubag Anggaran M Yamin. "Seluruh bendahara melaporkan hal apapun langsung ke PA, bukan ke saya," ucapnya. Seperti sidang sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Endang yang didampingi dua hakim anggota, Gultom dan Edi Junaidi tetap meminta tanggapan Fadil atas keterangan para saksi. Dalam sidang itu, Fadil sama sekali tidak membantah keterangan saksi.(( c w 4 0 )

Harus Ikut Bertanggung Jawab DALAM kasus dugaan korupsi sisa anggaran UUDP tahun 2010 lalu, ada dua nama yang harus ikut bertanggungjawab. Demikian menurut HERMAN, SH pengacara Fadil. Herman menjelaskan, Gatot winoto selaku Pengguna Anggaran (PA) dan M Yamin sebagai Plt Kabag Keuangan Setdako 2010, dan M Rasyid Bendahara

Umum Daerah (BUD) DPPKAD harus ikut bertanggungjawab. Karena berdasarkan fakta persidangan keduanya ikut melakukan kesalahan yakni tidak melakukan verifikasi terhadap pengajuan anggaran kegiatan. "Sesuai Permendagri nomor 13 tahun 2006 pasal 184 sebagai pedoman hukum di dalam pengelolaan keuangan negara, pejabat

yang mengetahui proses dan alur keuangan harus ikut bertanggungjawab. Dan hal ini sudah diakui dalam persidangan oleh M Yamin, yakni tidak memverifikasi pengajuan anggaran,"kata Herman ketika dikonfirmasi Haluan Kepri, Minggu, (12/2). Demikian juga M Rasyid tidak memverifikasi pengajuan anggaran hingga Plt Sekda se-

SUTANA/HALUAN KEPRI

TIGA majelis hakim masing-masing, Endang (ketua) Gultom, hakim Adhoc Tipikor dan Edi Junaidi melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Gatot Winoto.

laku Pengguna Anggaran (PA). Padahal dalam aturan, M Rasyid berhak untuk menolak pengajuan anggaran tersebut. "Gatot menyatakan semua itu permintaan dan ia juga tidak mengecek kembali. Sementara Fadil tak memiliki waktu banyak untuk mengumpulkan semua kwitansi penggunaan anggaran. Ia hanya tahu jumlah uang yang dikeluarkan tanpa tahu perinciannya. Kami sudah mengajukan pada majelis hakim untuk menetapkan ketiga orang ini sebagai tersangka," ujarnya. Tim pengacara Fadil yang terdiri Mukhlis SH, Eko Murti Saputra SH dan Herman SH, mengakui Fadil hanya mengecek penggunaan anggaran berdasarkan SPJ saja. Fadil tidak pernah tahu rincian dari penggunaan anggaran tersebut hingga saat dilakukan audit oleh BPK yang menemukan adanya selisih sebesar Rp1,1 miliar. "Hal ini sangat tidak wajar, bagaimana mungkin ketika diminta pertanggungjawaban hanya dia (Fadil-red) yang harus bertanggungjawab sementara atasannya yang jelas tahu dan ikut menandatangani tidak bertanggungjawab. Kita berharap ada kearifan dalam majelis hakim dalam hal (rul) ini,"tandas Herman.(rul)

SUTANA/HALUAN KEPRI

DUA orang jaksa dari Kejari Tanjungpinang dan Gatot Winoto menghadapi majelis hakim saat persidangan dengan agendan meminta keterangan para saksi.

Tolak Tim Ahli Jadi Saksi S E L A K U kuasa hukum terdakwa, Herman menolak Ketua Tim Ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Kepri (BPKP) Bayu Anggoro dijadikan sebagai saksi. Keberatan itu disampaikan Herman, kepada majelis hakim usai sidang digelar di Pengadilan Tipikor Kepri belum lama ini. "Kita protes, dia (Bayu Anggoro, red) yang membuat, dia juga sebagai ahli. Seharusnya orang lain yang dijadikan saksi. Kami akan menolak keterangan saksi ini," kata Herman. Herman menolak dengan alasan karena yang bersangkutan dianggap tidak netral. Bahkan Bayu secara tegas menyebut kliennya adalah orang yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut. "Kalau Bayu Anggoro dijadikan sebagai saksi fakta dalam sidang ini kita terima," ucapnya. Ketua Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maruhum mengatakan, apa yang disampaikan pengacara Fadil adalah hal biasa. Yang jelas, kata dia, Bayu Anggoro selaku Ketua Tim Ahli dari BPKP yang dihadirkan sebagai saksi sudah tepat. "Dia (Bayu Anggoro) itu tim ahli, keterangannya netral dan tidak masuk ke dalam pokok materi perkara. Sekali lagi saya tekankan seribu persen keterangannya dalam sidang tadi netral dan hanya menjelaskan penyimpangan kerugian negara yang terjadi sesuai data yang telah BPKP audit," terangnya. Maruhum menambahkan,

apabila bukan tim ahli yang dihadirkan sebagai saksi, lalu siapa lagi pakar atau rekanan yang bisa didatangkan sebagai saksi ahli. Apabila harus sesuai permintaan kuasa hukum terdakwa maka tentu harus dilakukan audit ulang dalam kasus perkara dugaan korupsi tersebut. Dalam sidang tersebut JPU kembali menghadirkan dua orang saksi. Mereka dalah Bayu Anggoro dan Herman Supriyanto, Kabag Hukum Pemko Tanjungpinang. Di depan ketua majelis hakim, kedua saksi menjelaskan tugas pokok bidang pekerjaaan yang mereka lakukan. Saksi pertama, Herman Supriyanto yang juga mantan Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) di Setdako Tanjungpinang tahun 2010 mengatakan, sebagai PPTK pada masa itu dia diberi kepercayaan mengelola 4 kegiatan. Total keseluruhan dana yang diperolehnya hanya berkisar 60 persen atau senilai Rp857 juta. Empat kegiatan itu, yaitu Penggandaan Perda, Penyuluhan Hukum, Pembinaan PPNS dan Penyusuan Perda. "Mulai dari prosedur pengajuan hingga proses pencairan dana kegiatan semua melalui terdakwa Fadil, selaku mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Kegiatan. Laporan hasil kegiatan dilaporkan ke Bapeda. Selama kegiatan berjalan, Pengguna Anggaran (PA) Gatot Winoto tidak tahu," katanya. Sedangkan Bayu Anggoro menjelaskan, ia merupakan Ketua Tim Ahli dari BPKP yang

melakukan mandatori atau pemeriksaan rutin terhadap anggaran dana di setiap SKPD. Khusus di Setdako, sesuai pemeriksaan, terdapat uang khas tunai yang seharusnya disetor kembali oleh terdakwa ke khas daerah. Namun, sampai pemeriksaan selesai, tidak ada satupun dana sisa dikembaikan oleh terdakwa Fadil. "Pemeriksaan kita lakukan di Bulan April tahun 2011, sisa uang yang harusnya disetor dan dikembalikan terdakwa berjumlah Rp1,1 miliar lebih. Pada saat diperiksa, saldo kas rekening atas nama terdakwa yang ditunjuk Sekdako dalam keadaan kosong,"kata Bayu. Bayu melanjutkan, dari hasil audit itulah makanya BPKP memutuskan bahwa Fadil adalah orang yang paling bertanggungjawab. Sedangkan rekapan laporan kegiatan PPTK sendiri dipertanggungjawabkan oleh Pengguna Anggaran yakni Gatot Winoto. "Ketika SPJ telah dibuat maka bendaharalah yang bertanggungjawab. Untuk pengelolaan pertanggungjawaban secara keseluruhan, saya selaku Ketua Tim Ahli BPKP tidak tahu," katanya. Keterangan yang sampaikan kedua saksi tersebut, lagi-lagi tidak dibantah Fadil. Ketua Majelis Hakim Endang yang didampingi dua hakim anggota, Edi Junaidi dan Gultom selaku hakim adhoc Tipikor kembali menunda sidang tersebut. Sidang akan dilanjutkan pada Kamis (2/2), dengan agenda mendengarkan keterangan saksilainnya, yaitu Gatot Winotot dan M Yamin. (cw40)


METRO BISNIS

15

Senin,

13 Februari 2012

Victory Residence Diskon Rp40 Juta BA TAM — Victory Residence, perumahan BAT yang menjanjikan keuntungan berlipat bagi pembelinya. Perumahan yang dibangun bergaya Eropa ini terletak di lokasi strategis dengan fasilitas unggulan menawarkan potongan harga hingga Rp40 jutaan selama pameran. Oleh: Tito Suwarno, Liputan Batam

“Diskon pembelian berlaku selama pameran di BCS Mall Batam mulai Rp20-40 jutaan. Promo diskon berlaku selama Februari,” ujar Vincent, Direktur Marketing, perumahan Victory Residence “Best Mediterranean Choice”. Perumahan tersebut terdiri dari tipe 72-86/126 yang dibandrol seharga Rp487,9 juta, tipe 135/160 harga jual Rp840 juta dan tipe 88-104/144 ditawarkan

Rp596,9 juta. “Harga tersebut masih mendapat potongan promo selama bulan ini, untuk kepemilikannya bisa secara KPR, tunai maupun cash bertahap,” promo Vicent. Tawaran istinewa lainnya adalah konsumen dibebaskan biaya sertifikat. Perumahan ekslusif ini dilengkapi fasilitas club house, kolam renang, fitnes centre, mini market serta playground dan

taman yang luas. Pemukiman mewah bernuansa alam yang berlokasi di kawasan Batam Centre, pemandangan pantai, sengaja dirancang bagi konsumen yang mendambakan kenyamanan, kemewahan dan jaminan keamanan 24 jam. Banyak keuntungan berinvestasi di perumahan tersebut, akses yang mudah karena berdekatan dengan pusat Pemerintahan Kota Batam, pusat perbelanjaan, rekreasi Mega Wisata Ocarina dan hanya 10 menit menuju Ferry Terminal International Batam Centre Point. Spesifikasi bangunan dua lantai, pondasi, plat lantai dan tiang atau kolom dengan konstruksi beton bertulang, atap genteng dan rangka dari baja ringan sehingga bebas dari keropos yang disebabkan oleh proses pelapukan dan dimakan

rayap. Katanya, bangunan rumah tersebut dengan list plank beton bermotif profil yang mengesankan arsitektural “Best in Mediterranean Choice”. Menurut Vincent, perumahan tersebut dikembangkan oleh perusahan pengembang (developer) yang sudah berpengalaman puluhan tahun di Batam. Di bawah bendera PT Sinar Sawang Kundur (developer) dan PT Victorious Future Real Estate (pemasaran), perumahan Victory Residence ingin mempersembahkan karya-karya terbaik bagi konsumen. “Kita sudah berpengalaman membangun perumahan dan pusat perbelanjaan di Batam, kali ini kita ingin mempersembahkan pemukiman modern dan ekslusif bagi para konsumen yang mendambakan rumah asri, indah dan natural dengan jaminan kualitas bangunan yang unggul,” katanya.***

Harga Ayam Kampung Rp65 Ribu B A T A M — Harga ayam kampung mengalami kenaikan harga dari Rp60 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram di Pasar Mitra Raya Batam Centre. Sementara harga ayam buras dan ayam es masih stabil. Yudi, pedangang di Pasar Mitra Raya Batam Center mengatakan kenaikan harga terjadi beberapa hari terakhir. Sementara,

harga ayam es masih Rp24 ribu per kilogram. Masih di pasar yang sama, Ikan Bandeng perkilogram Rp23 ribu, ikan tongkol Rp18 ribu perkilogram, dan udang Rp35 ribu perkilogram. Sementara, harga buah di pasar tersebut cenderung stabil. Seperti alpokat Rp15 ribu perkilogram, dan jeruk Medan Rp14 ribu perkilo-

gram, pisang susu Rp10 ribu perkilogram, kacang ijo Rp15 ribu perkilogram. Iman, pedagang beras mengatakan, hingga kini harga beras tidak ada perubahan. Beras merek panah dijual Rp223 ribu per karung (ukuran 25 kg), dan Mangkok Nasi Rp235 ribu, Piring Mas Rp235 ribu, Budak Kuning Rp165

ribu, Bumi Ayu Biasa Rp238 ribu, Aroma Rp187 ribu, Gelombang Cinta Rp210 ribu, Embun Pagi Sepesial Rp233 ribu, Royal Madu Rp193 ribu, Ayam Bola Rp240 ribu, Garuda Sepesial Rp233 ribu, dan Romos Gunung Rp192 ribu. Dan untuk harga telor Medan per papannya masi sama Rp31 ribu.(( c w 5 7 )

Busana Muslim di Idasari TANJUNGPINANG G—Idasari Fashion yang beralamat di Jalan DI Panjaitan Tanjungpinang menawarkan aneka busana muslim berkualitas dengan harga terjangkau. Banyaknya model dan motif busana yang ditawarkan, termasuk gaya busana muslim terkini. Sari, kasir Idasari Fashion

menyebutkan busana muslim di toko tersebut sangat kompetitive dibandingkan busana serupa di toko lain. Tak heran toko tersebut kerap menjadi incaran masyarakat yang menginginkan busana muslim. Baju muslim di toko tersebut ditawarkan dengan harga mulai dari Rp40 ribu sampai Rp300 ribu

per helai. Sedangkan rok dan celana panjang ditawarkan dengan harga mulai dari Rp50 ribu sampai Rp160 ribu. “Pembelian dari satu stel pakaian akan mendapatkan diskon spesial,” ujar Sari. Disebutkan Sari, penjualan busana muslim tidak hanya laris menjelang Idul Fitri dan Idul

Adha saja, tetapi juga di hari-hari biasa. “Kebiasaan belanja masyarakat akan busana muslim tidak hanya menjelang hari raya, tetapi juga hari-hari biasa. Memang, menjelang hari raya intensitasnya akan lebih tinggi. Kami selalu mendatangkan pakaian dari Jakarta dan (cw42) Bandung,” ujarnya.(cw42)

PEGAWAI Toko Sukses Muda Computindo, Hery memperlihatkan Notebook HP Pavilion g4. JUANG/HALUAN KEPRI

Notebook Pavilon g4 Rp5 Juta BA T A M — Toko Sukses AT Muda Computindo menawarkan Notebook HP Pavilion g4 Rp5,2 juta. HP Pavilion g4 dilengkapi layar HP HD BrightView LED 14 inci serta Altec Lansing dan SRS premium audio speakers dengan HDMI port. Processor ditunjang dengan Intel Core i3-2310M processor (2.10GHz), Memory 2GB DDR3. Hardisk cukup besar yaitu 500GB, ditunjang oleh fasilitas lainnya

Sambungan hal 16

Wiliam. Selain itu, letak perumahan sangat strategis, terletak di Jodoh, sangat dekat dengan Harbour Bay, Nagoya Hill, Kampus Universitas Internasinal Batam (UIB), dan Rumah Sakit Awal Bross. Kawasan perumahan me-

yaitu Optical Drive DVDRW, Graphics Intel HD Graphic Up to 1.7GB Shared. Adapun LCD Display yang digunakan 14.0 inci WXGA HD LED Widescreen Display. Tidak ketinggalan Expansion Slots, seperti Card Reader, Port USB, Webcam, Bluetooth. Sedangkan untuk Audionya, telah ditunjnagn dengan HD Audio, Built-in Mic, Speakers. Dan untuk jaringan, terdapat Networ-

kLAN 10/100 Mbps, dan Wireless LAN 802.11 b/g/n. Hery, pegawai toko Sukses Muda Computindo mengatakan harga yang ditawarkan sudah termasuk garansi nasional selama 1 tahun. Disebutkannya, Notbook HP Pavilion g4 telah memiliki sistem operasi Windos7 Home Premium. Informasi lebih lanjut, kunjungi Toko Sukses Muda Computindo di Nagoya Nill Lower Grund (lg) 1 No 8.(( c w 5 7 )

Perhatikan Fengshui muliki fasilitas yang sangat lengkap, diataranya akan dibangun Playgroup, Gazebo/BBQ fit, taman di bagian depan dan belakang, akses jalan yang cukup lebar yaitu 12 meter. Rumah ekslusig ini bisa didapatkan dengan uang muka 30 persen dari harga jual. Se-

dangkan pembelian secara kas bertahap dapat diangsur sebanyak 12 kali, serta melayani pembekian KPR. Informasi lebih lanjut, kunjungi kantor pemasaran di lokasi perumahan, atau telp 0778 731 9911.. * * *


CMYK Minggu, 12 Feb 2012

PEMBUKAAN

3.972,10

Senin, 13 Februari 2012

PEMBUKAAN

12.890,46 PEMBUKAAN

2.927,23 PEMBUKAAN

8.947,17

8985 7128.12

HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

PEMBUKAAN

20.783,86

Perhatikan Fengshui Perumahan Lily Gerden BA TAM — PT Mega Indo Perkasa selaku BAT penengembang perumahan Lily Garden menawarkan hunian yang sangat memperhatikan Fengshui. Perumahan yang menerapkan sistim couple ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp1,4 M. Oleh: Armat Juang, Liputan Batam

General Manager PT Mega Indo Perkasa, Wiliam mengatakan terdapat dua tipe rumah di kawasan perumahan mewah tersebut, yaitu tipe 158 dan 188. "Tata letak seperti kamar,

ruang tamu, WC, dan ventilasi, semuanya sangat memperhatikan fengshui," ujar William. Dengan begitu, udara, cahaya maupun tata letak ruangan tidak perlu direnovasi lagi. Di samping

CMYK

itu, konstruksi tanah cukup keras karena merupakan bukit yang diratakan. "Dijamin tidak akan turun," sebut William. Dindingnya luar dan dalam menggunakan batu bata merah diplester dan aci. Pintu luar menggunakan panel kayu dan dalam double HPL. Atap menggunakan dak beton, plafon sudah gypsum dicat dan kontruksi beton bertulang. Listrik dilengkapi 20 A, instalasi TV kamar dan ruang tamu, instalasi AC kamar dan instalasi air panas di kamar mandi lantai 2. "Perumahan yang kami tawarkan ekslusif, dengan meIST ngutamakan kualitas, tampilan, lokasi dan kenyamanan," ujar PERHATIKAN FENGSHUI— Pembangunan Perumahan Lily Garden memperhatikan Fenghsui rumah dengan sistem couple Perhatikan Fengshui dengan harga mulai dari Rp1,4 M. Bersambung ke hlm 15

2966.81

Pakai Orange TV Lebih Puas B A T A M — Orange TV merupak satu-satunya layanan TV berlangganan yang menggratiskan selamanya siaran TV lokal, sekaligus menyajikan film layar lebar Indonesia 24 jam tanpa henti. Orange TV menggunakan Vsat Kuban yang dipadukan dengan parabola dan dekoder, di disain khusus sehingga tidak mudah terganggu oleh sinyal wifi dan BTS (base transceiver station) Sales Supervisor Parabola Orange TV, Abdul Halim Fikri mengatakan sangat banyak kelebihan bila berlangganan Orange TV. Menggunakan Parabola plus-plus Orange TV yang menggunakan teknologi DVB-S2 dan MPEG-4 membuat gambar dan suara semakin berkualitas. Un-

tuk mendapatkan parabola plusplus Orange TV hanya memerlukan biaya Rp888 ribu. Gratis voucher senilai Rp360 ribu dan gratis instalasi Rp150 ribu. Promo berlaku hingga 31 Maret mendatang. "Orange TV satu-satunya layanan TV berlangganan yang bisa memberikan gratis selamnya sialaran lokal Indonesia," sebut Abdul. Selain itu, juga ada Channel EKSLUSIF yang diluncurkan dan dipersembahkan bagi pencinta film-film layar lebar Indonesia, menayangkan film-film Indonesia terpopuler. Juga ada Channel FESTIVAL yang menghadirkan tayangan pertama dan eksklusif langsung setelah film tayang di bioskop. Orange TV menawarkan berbagai pilihan paket yang sangat terjangkau, seperti Paket Platinum Rp79 ribu dengan 18 siaran seperti Starworld, Disney Channel dan Festival. Paket Black Diamond Rp129 terdapat 10 siaran seperti HBO dan BBC Lifestyle. Paket Smart Rp39 ribu terdapat 5 siaran, diantaranya Fox Newa DW TV dan STAR Plus. Paket Film Premium Rp79 ribu dengan 4 siaran, di antaranya HBO dan MGM. Parabola ORANGE TV adalah Parabola plus plus persembahan PT Mega Media Indonesia yang dilluncurkan pada tanggal 27 Oktober tahun lalu. Telah memiliki 19 distributor yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Akhir pekan lalu, Orange TV menggelar Dealer Gethering yang melibatkan seluruh agen-agen penjualan yang ada di Kepri, bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan berbagi informasi sesama dealer. Peserta mendapatkan berbagai doorprize, seperti TV LCD 30 Inch, dan set para bola. Informasi lebih lanjut, kunjungi Komp Pertokoan Mitra Raya Blok H1 No 10 Batuaji- Batam, telp 0778 (cw57) 365627.(cw57)


CMYK

Senin, 13 Februari 2012 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Agustiawarman Kepala Satpol PP Tpi

Siap dan Loyal SIAP dan loyal pada tugas menjadi prinsip dalam menunaikan amanah bagi Agustiawarman, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang. Baginya, tidak ada rumus kata mengeluh sebagai abdi negara. Agus menjadikan perintah atasannya menjadi nomor satu

Siap dan

IUP Antam Dicabut Enam Lori Ditahan ANJUNGPINANG ANG — Pengacara Lembaga BanTANJUNGPIN tuan Hukum (LBH) Indra Sakti, Edward Sihotang mendesak Pemerintah Kota Tanjungpinang mencabut secara permanen Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Aneka Tambang (Antam) Resourcindo (ARI). Soalnya, masih ada aktifitas di wilayah tambang kendati telah dibekukan izinnya.

BERI TAUSIYAH — Ustadz Muhammad Nur Maulana memberi tausiyah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jum'at (10/2).

Oleh: Darul Qutni dan Rudi Yandri, Liputan Tanjungpinang

Bersambung ke hlm 18

"Aktifitas itu jelas mengabaikan wibawa pemerintah. Masak, PT Lobindo selaku subcon dari PT ARI masih saja melakukan aktifitas pencucian dan pembuangan limbah bauksit di atas lahan milik klien kami. Ini juga dilakukan beberapa sub-con lain," kata Edward, Minggu (12/ 2) di Tanjungpinang. IUP Antam Bersambung ke hlm 18

SUTANA/HALUAN KEPRI

PT CRMP Cetak Dokumen Kependudukan Satu-satunya di Sumatera TANJUNGPINANG — PT Cerya Riau Mandiri Printing (CRMP) merupakan satusatunya perusahaan Percetakan Securiti Prin- Rusferi ting yang ditunjuk Menteri Dalam Negeri sebagai perusahaan pencetak blangko dokumen kependudukan yang berdomisili di Sumatera. Sedangkan sembilan perusahaan sejenis lainnya keberadaannya di Pulau Jawa. Mendagri dalam Surat Keputusan (SK) Nomor: 470-148 MD tahun 2008, tanggal 23 April PT CRMP Bersambung ke hlm 18

CMYK


18

METRO TANJUNGPINANG Senin,

13 Februari 2012

Kerukunan Keluarga Batak Ribuan Ummat Padati Gedung Daerah Islam Dikukuhkan TANJUNGPINANG — Kerukunan Keluarga Batak Islam (KKBI) Kota Tanjungpinang masa bhakti 2012-2015 dikukuhkan Minggu (12/12) di Aula Muhammadiyah, KM 8. Ketua KKBI Kota Tanjungpinang Zulkifli Nasution, mengatakan, organisasi ini merupakan himpunan marga-marga yang berasal dari Sumatera Utara, seperti dari Mandailing Natal, Padang Bolak, Mandailing, Karo dan sebagainya. "Dalam organisasi ini juga, bergabung puak-puak marga Batak. Tujuannya, bersama-sama membantu dan bergotong royong meringankan beban saudara jika terjadi musibah dan sarana menjalin silaturrahim," kata Zulkifli. Sesepuh KKBI Kota Tanjung-

pinang Abdul Manap Siregar menambahkan, KKBI terbentuk di Tanjungpinang sejak tahun 1976. Organisasi ini merajut talisilaturahim dengan menggelar pengajian dari rumah ke rumah. "Awalnya ada 12 pengurus yang bergabung di dalam KKBI. Sekarang ini seiring dengan perkembangan Kota Tanjungpinang, sudah bertambah banyak," ujar Manap. Manap menambahkan, KKBI didirikan oleh sejumlah tokoh Batak Islam antara lain, Basyarudin Batu Bara, Mara Sutan, Salamudin Lubis, Abdul Manap Siregar serta sesepuh Batak lainnya. Sementara itu, Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan yang turut hadir menyatakan, kehadiran KKBI menambah

warna sosial kemasyarakatan Kota Tanjungpinang. "Saya megharapkan agar KKBI bisa bekerjasama dengan organisasi serta masyarakat lainny. Tentu dalam rangka mendukung program Pemerintah Kota Tanjungpinang," imbuh Tatik. Tatik juga berharap dengan suksesi pilkada Kota Tanjungpinang 2012, maka semua masyarakat sejatinya berperan mensukseskannya. Sehingga pelaksanaannya menjadi lancar, aman dan tertib. Pengukuhan KKBI Kota Tanjungpinang dihadiri oleh Ketua Rumpun Batak Bersatu Tanjungpinang Bintan, Ridwan Sirait, penasehat dan sesepuh KKBI diantaranya Efendi Harahap, Andi Rivai Siregar dan lainnya. (sut)

Arwah Dibekali Berbagai Miniatur TANJUNGPINANG — Dalam budaya masyarakat Thionghoa, jasad manusia yang meninggal biasanya dikebumikan seminggu setelah meninggal. Menjelang prosesi pemakaman, tidak hanya uang kertas yang dibakar pada , tapi mayat yang dikebumikan juga dibekali pakaian dan beberapa miniatur menyerupai rumah-rumahan, mobil maupun peralatan lain. Peralatan itu dimasukan ke dalam sebuah koper yang nantinya diletakan di peti mayat. "Kalau dulu memang semua harta milik mayat turut dimasukan ke dalam kubur. Baik berupa perhiasan emas, giok dan pakaian-pakaian ikut dikubur. Tapi sekarang tidak lagi, cukup pakaian dan barang-barang miniatur saja. Soal neraka dan syurga, di kepercayaan Tionghoa juga ada. Orang yang di dunia amal dan perbuatannya baik, tentu akan dibalas syurga. Sedangkan manusia yang berbuat tidak baik dan melanggar ajaran agama akan dihukum di neraka," kata Atu, tokoh masyarakat Thionghoa Tanjungpinang, Minggu,(12/2). Menurut dia, tiga hari atau lima hari setelah meninggal, pihak keluarga harus melakukan sembahyang dan memanjatkan doa sesuai anjuran. Baru pada hari keenam atau malam ketujuh berdoa di kelenteng ( Toape-

DARUL/HALUAN KEPRI

WARGA Thionghoa membakar uang kertas palsu sebagai bagian dari persembahan pada arwah. kong), di kuburan tempat disemayamkan sebelumnya. Sedangkan yang melakukan pemakaman pada hari ketujuh setelah meninggal, tidak perlu lagi melakukan sembahyang, setelah penguburan. Karena pemakaman hari ketujuh sudah langsung dilakukan sembahyang oleh pihak keluarga sebelum mayat dimasukan ke dalam kubur. "Selama mayat belum dikebumikan, di rumah duka akan dilakukan sembahyang serta pembakaran uang kertas dengan bentuk yang beragam. Di saat sembahyang itu, mayat sudah dimandikan serta didandani dengan menggunakan pakaian yang cukup menarik. Bahkan terkesan sedikit mewah untuk kalangan ekonomi mampu," ujarnya. Meskipun selama enam hari mayat belum dikebumikan, mayat tidak akan mengeluarkan

bau. Karena jasad sudah diberikan suntikan formalin dengan dosis atau takaran tertentu. Tergantung berapa hari jasad diberikan penghormatan atau dipanjatkan doa sebelum dikebumikan. Sementara untuk mengantisipasi bau lainnya, di sekitar jasad terkadang ditebar pengharum ruangan. "Prosesi sembahyang dan pembakaran uang kertas orang harus dilakukan sampai tujuh hari. Karena orang yang meninggal itu baru sadar bahwa dia telah meninggal dunia pada hari ketujuh dan akan memasuki dunia lain. Pembakaran uang kertas harus dengan dasar kuning itu bertujuan untuk memberikan bekal kepada arwah dalam menjalani kehidupan di dunia lain. Karena kehidupan di dunia lain bagi orang yang meninggal juga ada aktivitas," terangnya. (rul)

TANJUNGPINANG — Ribuan ummat Islam memadati Gedung Daerah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 H/2012. Ustadz kondang dari Jakarta, Muhammad Nur Maulana memberikan tausiyah. Gubernur Kepri HM Sani, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Nur Syafriadi, Sekdaprov Suhajar Dian-

toro, anggota DPRD Kepri, Kepala SKPD di lingkungan Pemprov kepri, serta sejumlah jajaran FKPD, Wakil Walikota Tanjungpinang, Edward Mushalli serta sejumlah tokoh hadir dalam kesempatan itu. Gubernur Kepri HM Sani dalam pesan mauludnya mengajak, ummat Islam untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Kare-

na tanpa kesatuan yang kokoh dan dukungan luas dari masyarakat, mustahil pembangunan Provinsi Kepri melangkah maju. Sani dalam kesempatan itu juga mengajak, ummat Islam meneladani Akhlak Nabi Besar Muhammad SAW. Tujuannya, supaya selamat di dunia dan akhirat. Sementara itu Ustadz Mau-

lana dalam tausiyahnya menekankan, pentingnya manusia untuk bersyukur pada sang khalik-Nya. Salah satu bentuk syukur itu kata Maulana, adalah mengeluarkan hak orang lain yang ada di harta mereka Karenanya, dia mengajak untuk menunaikan zakat dan memperbanyak sedekah. (sut)

Kendati punya bawahan, Agus tidak sungkan-sungkan turun langsung ke lapangan memantau perkembangan Kota Tanjungpinang. Dia sering ke pasar mengecek ketertiban pedagang dan mendorong terwujud-

kan ketertiban di tengah masyarakat. Dia juga siap membantu jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran yang tidak diduga. Karena kebakaran menurutnya bisa saja terjadi pada waktu siang maupun

malam hari. “Jadi kesigapan anggota Satpol PP dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya, sangat dibutuhkan selalu kapan saja dan dimana saja,” ujar pria yang jago bela diri ini menambahkan. (eza)

nakan kesempatan seluas-luasnya kepada PT. CRMP sebagai salah satu perusahaan daerah yang sudah berkiprah di tingkat nasional dalam mencetak blangko dokumen kependudukan yang dibutuhkan pada masing masing daerah. "Blangko dokumen kependudukan tersebut mulai dari KTP SIAK, E-KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akte Perkawinan, Akte Perceraian, Akte Kematian dan Akte Pengakuan Anak untuk di wilayah Provinsi Kepri dan sekitarnya. Kita sudah jalan kerja sama dengan Dinas Kependudukan kota Batam dan Kabupaten Lingga,"ujarnya. Mudah-mudahan kata Feri, ini merupakan langkah awal yang baik untuk menjalin kerjasama antara PT. CRMP dengan dinas terkait di pemda yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Riau, Sumatera Barat dan provinsi tetangga lainnya. Pihaknya berharap kepada pemda di Provinsi Kepri dan sekitarnya untuk dapat bersinergi yaitu menggunakan PT CRMP sebagai salah satu perusahaan daerah yang sudah menanamkan investasinya yang lumayan besar untuk menggerakkan perekonomian daerah dengan membuka

lapangan kerja dalam bidang industri percetakan securiti dan juga dapat menambah income bagi daerah Provinsi Kepulauan Riau dan sekitarnya. "Bagi kami kualitas dan pelayanan tetap menjadi nomor satu. Perusahaan percetakan kita ini (PT CRMP) juga sudah mendapatkan Serfikat ISO 90012008. Pengakuan dari SAI-GLOBAL internasional tentang sertifikasi management mutu. Jika ada percetakan yang dekat, kenapa harus pilih yang jauh di pulau Jawa?," kata Feri. Menurut dia, sejak dipercaya oleh Kemendagri tahun 2008 lalu, PT. CRMP sudah mencetak jutaan lembar dokumen negara (dokumen kependudukan ) bekerja sama dengan Pemerintah daerah di sejumlah wilayah Indonesia. Diantaranya yang sudah terjalin,yaitu di Provinsi Sumatera Utara yaitu: Kabupaten Batubara, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Binjai, serta 12 kabupaten /kota di Provinsi Riau, Kota Batam, Kabupaten Lingga di Kepri dan sebagian Pemda di pulau Jawa dan Sulawesi seperti, Pemda Depok, Cimahi, Majalengka, Madiun dan Pinrang (Sulawesi Selatan) "Selain dipercaya untuk mencetak blangko dokumen kepen-

dudukan, PT CRMP juga selama ini dipercaya untuk mencetak blangko Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD), Ijazah dan saat ini sedang berlangsung kontrak untuk Penggandaan soal Ujian Akhir Nasional (UAN), SLTP, SLTA, SMK dan LJK ( Lembar Jawaban Komputer) di lima provinsi di Indonesia,yaitu Sumut, Sumbar, Riau, Lampung dan Kalteng," terang Feri. Menteri Dalam Negeri RI melalui Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan, H.A Rasyid Saleh telah menetapkan spesifikasi blangko dokumen kependudukan yang diatur oleh Menteri Dalam Negeri, dengan mencantumkan nomor kendali pada blangko dokumen kependudukan bagi perusahaan-perusahaan yang sudah ditetapkan tersebut. Dalam salinan surat Keputusan itu berlaku sejak tanggal ditetapkan 23 April 2008 dengan menetapkan 10 perusahaan percetakan di Indonesia, salah satunya perusahaan PT. Cerya Riau Mandiri Printing yang berkantor pusat di Komplek Haluan Riau, jalan Tuanku Tambusai Nomor. 7 Pekanbaru, Riau telp (0761) 571650, Fax (0761) 571650 atau melalui kantor Cabang di Batam Telp (0778) 427000. (ind)

Kita sudah sampaikan kepada seluruh tenanm agar menyetop seluruh aktifitas," kata Rajali. Kepala Bidang Pertambangan Dinas KP2KE Kota Tanjungpinang Zul Hidayat mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan upaya penegakan administratif terhadap PT ARI dengan mencabut IUP-nya sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal itu dilakukan, karena PT ARI tidak kooperatif dalam menyelesaikan permasalahan lahan pertambangannya dengan warga. "Kita terpaksa mencabut IUP PT ARI sampai mereka bisa menyelesaikan permasalahan lahannya dengan warga," kata Zul, Kamis (9/1). Menurut Zul, permasalahan lahan tempat pencucian bauksit PT Lobindo yang menggunakan IUP PT ARI sebenarnya sudah cukup lama. Sengketa tersebut mencuat ketika PT Lobindo melakukan penambangan bulan Maret 2011. Ketika itu, lokasi pencucian bauksit perusahaan tersebut berada di lahan bersertifikat hak milik nomor 3173 atas nama Edy Rustandi. Dan sertifikat hak milik nomor 3173 milik Ika Yulia, masing-masingnya seluas 2 hektar. Katanya, Dinas KP2KE telah memberikan tiga kali surat peringatan, namun PT ARI tak juga

mengindahkan. Atas alasan itulah maka keluar surat penghentian sementara IUP milik PT ARI yang mulai diberlakukan sejak 9 Februari hingga terjadi kesepakatan dengan pemilik lahan. "Dasar kita adalah sertifikat Hak Milik yang dikeluarkan BPN Kota Tanjungpinang yang menegaskan lahan tersebut memang milik kedua warga tersebut. Dan PT Lobindo melalui PT ARI sebagai penanggung jawab harus menyelesaikan masalah ini terlebih dulu, sementara waktu segala aktivitasnya harus dihentikan," ungkap Zul. Dampak dari pencabutan IUP PT ARI, lanjutnya, juga akan berakibat pada sejumlah perusahaan tambang lain yang men-sub IUP PT ARI. Di antara perusahaan tambang bauksit yang menggunakan IUP PT ARI adalah PT Alam Indah Purnama Panjang (AIPP), PT Hijau Daun, PT Kereta Kencana Bangun Perkasa, dan PT Lobindo sendiri. "Jadi, dengan keluarnya surat ini tidak hanya PT Lobindo yang harus menghentikan aktivitasnya. Tapi, juga sejumlah perusahaan tambang lain yang memakai IUP PT ARI. Ini adalah konsekuensi yang tidak bisa di elakkan," ujarnya.

Siap dan

Sambungan hal 17

yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Karena itu, kepada bawahannya dia selalu mengingatkan agar membangun loyalitas dan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan setiap tugas yang diamanahkan.

PT CRMP

Sambungan hal 17

2008 lalu, menetapkan 10 perusahaan pencetak blanko dokumen kependudukan. Salah satunya adalah PT. CRMP (PT.CERYA Riau Mandiri Printing yang masih satu grup dengan percetakan Haluan Kepri (Haluan Media Group). Direktur Pemasaran PT. CRMP, Rusferi Tanjung, SE mengatakan, dari 10 perusahaan yang ditetapkan pusat (Mendagri) sebagai pencetak blangko kependudukan di masing-masing kabupaten/kota di seluruh Indonesia, hanya perusahaan Basko Holding Group, PT. CRMP yang keberadaannya di luar Pulau Jawa. "Kita patut bersyukur dari 10 perusahaan securiti printing yang ditetapkan mendagri hanya perusahaan kita (PT.CRMP) yang berada di Sumatera. Sedangkan yang sembilan perusahaan lainnya yang ditunjuk tersebut keberadaan di Jakarta, Tangerang, Bandung, Sidoarjo dan lain-lain," kata Rusferi di Tanjungpinang, Minggu (12/2) kemarin. Rusferi meminta kepada para kepala daerah, baik Bupati dan Walikota yang ada di Kepri, Riau, Sumbar dan daerah lainnya, khususnya kepada masing - masing Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk menggu-

IUP Antam

Sambungan hal 17

Sebelummnya, Dinas KP2KE Kota Tanjungpinang mencabut IUP PT ARI 9 Februari lalu sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Hal itu dilakukan, karena PT ARI tidak korperatif dalam menyelesaikan permasalahan lahan pertambangannya dengan warga. Dikatakan Edward, Pemko Tanjungpinang sebenarnya bisa berkoordinasi dengan polres untuk melakukan penegakkan hukum terhadap kejadian ini. Karena aktifitas PT ARI dan sejumlah sub-connya tidak punya izin operasi. "Yang penting, bukti dan faktanya benar-benar terjadi. Yaitu, aktifitas pertambangan PT ARI di wilayah Kelurahan Dompak, dan Kelurahan Batu 9 terutama PT Lobindo yang menjadi penyebab dibekukannya IUP PT ARI, masih beroperasi. Ini jelas ada indikasi Illegal Mining," ujarnya. Menanggapi hal ini, Perwakilan PT Antam Resourcindo dio Kepri, Rajali Husin mengaku kalau pihaknya sudah menyampaikan terkait pembekuan IUP kepada seluruh tenan atau subcon PT ARI. Namun dia tidak tahu jika masih ada yang menambang. "Kita sudah menerima surat pembekuan IUP dari Pemko.

Ta h a n L o r i Terpisah, puluhan warga Perumahan Griya Senggarang Permai menahan enam lori pengangkut bouksit milik PT Kereta Kencana di Jalan Raya Senggarang, Minggu (12/2), sekitar pukul 16.00 WIB sore. Pasalnya, bouksit yang diangkut lori tersebut berceceran di jalan menyebabkan kondisi jalan menjadi becek. Untungnya aksi penahanan ini tidak menimbulkan kekisruhan. Warga hanya mempertanyakan apakah perusahaan tersebut telah mengantongi izin. "Jalan jadi kotor dan becek. Kita mempertanyakan apakah perusahaan itu memiliki ijin dari instansi terkait serta bagaimana konpensasi buat warga yang merasakan dampak dari hal ini," kata warga yang enggan disebut namanya. Nurdin, salah seorang karyawan PT Kereta Kencana yang tiba dilokasi penahan lori milik perusahaan tersebut mengaku, kalau aktifitasnya sudah mengantongi izin dari instansi terkait. "Kita nambangnya di lokasi dekat dengan kantor DPRD Kepri. Tanahnya dibawa ke PT Kereta Kerencana di Senggarang. Perusahaan kita memiliki izin jalan kok," sebut Nurdin. * * *


BINTAN

19

Senin,

13 Februari 2012

Aset Ekonomis Perlu Dikaji Polemik Aset Pemkab Bintan

Huzrin: Kembalikan Tanah Rakyat BINTAN— Tokoh masyarakat Kepri, Huzrin Hood mengharapkan pihak TNI AL untuk bisa legowo dan berlapang dada mengembalikan tanah masyarakat di Tanjunguban. Pasalnya dari sisi sejarah lahan tersebut memang milik masyarakat. Karena itu sudah selayaknya lahan yang pernah diduduki dan dikuasai oleh TNI AL tersebut diserahkan kembali kepada warga. "Karena masyarakat dan TNI itu manunggal, jika memang pihak TNI AL memerlukan lahan untuk kepentingan straregi Hamkamnas dengan didasari Hankamrata (Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta) tentunya Pemkab Bintan dapat mencari lahan pengganti di sekitar wilayah Bintan Utara juga. Hal ini penting agar TNI tetap bersama dan selalu dicintai rakyat," kata tokoh pembentukan Provinsi Kepri ini menyampaikan pandangannya kepada Haluan Kepri, Minggu (12/2). Datuk demikian Huzrin biasa disapa, mengakui masalah sengketa lahan ini adalah masalah klasik yang belum terselesaikan hingga saat ini. Oleh karena itu perlu keikhlasan semua pihak untuk membantu masyarakat seperti dari kalangan LSM, anggota DPR sampai DPRD dan tentunya yang paling berperan adalah dari pemerintah daerah setempat. Terkait sengketa lahan masyarakat di Tanjunguban dengan pihak TNI AL yang telah puluhan tahun tidak pernah tuntas, Pemkab Bintan saat ini akan mengupayakan mencari lahan pengganti atau tukar guling di wilayah lain untuk mengganti lahan yang bersengketa. Untuk itu pihak terkait TNI AL dan pemkab serta masyarakat perlu duduk bersama mencari jalan penyelesaian.(edy)

BINT AN BINTAN AN— Bupati Bintan Ansar Ahmad menegaskan sejumlah aset bernilai ekonomis milik Kabupaten Bintan yang berada di Kota Tanjungpinang saat ini perlu dipertimbangkan atau dikaji ulang untuk dikelola oleh BUMD Bintan. Oleh: Edy dan Reza, Liputan Bintan

"Pasca pindahnya pusat Pemerintahan Bintan ke Bandar Seri Bentan di Bintan Buyu KM 42, penyerahan sejumlah aset-aset milik Pemkab Bintan perlu pembahasan lebih lanjut dengan Gubernur dan Walikota Tanjungpinang," ujar Ansar, Sabtu (11/2). Ansar berharap perebutan aset Bintan yang berada di wilayah Kota Tanjungpinang antara pemko dan pemprov diharapkannya tidak menjadi polemik. Meski setiap pihak mempunyai argumentasi dan interprestasi masing-masing terhadap persoalan ini, namun yang harus diingat bahwa ada konsideran-konsideran yang harus dibahas pihaknya. "Soal aset ini hendaknya janganlah jadi polemik. Kita akan duduk bersama membahas dengan Gubernur dan pemko nanti. Kita tidak keberatan jika aset tersebut dialihkan ke Pemko Tanjungpinang. Tapi tentunya segala sesuatu perlu dibahas dulu dengan pemko," kata Ansar.

Lebih lanjut Ansar mengatakan, sejumlah aset milik Pemkab Bintan sudah diserahkan kepada Pemko Tanjungpinang. Hal ini katanya dapat dipahami karena sesuai undang-undang, aset tersebut dubutuhkan untuk menunjang jalannya pemerintahan di kota Tanjungpinang. Aset yang sudah diserahkan ke pemko katanya seperti bangunan pasar. Namun untuk aset lainnya yang bernilai ekonomis pihaknya perlu membahas dengan pemko. "Pemkab Bintan saat ini sedang dalam membangun. Tentunya sangat membutuhkan dana yang sangat besar. Karena itu sejumlah aset-aset yang bernilai ekonomis tidak bisa diserahkan begitu saja tapi perlu pembahasan," imbuh Ansar. Lebih jauh Ansar menyebut, untuk aset ekonomis yang ada saat ini, Pemkab Bintan perlu mempertimbangkan sebagai pemasukan kas daerah yang bisa dike-

SDIT Menjadi Tumpuan Masyarakat TANJUNGUBAN— Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bahtera Insani saat ini membutuhkan dua ruang kelas baru (RKB) untuk menampung siswa baru tahun ajaran ini. Sekolah yang dulunya berlokasi di areal Masjid At-Takwa dan baru-baru ini telah dipindahkan ke lokasi permanen di wi-

layah Kp Bugis tersebut, kini seluruh ruang kelasnya telah terisi penuh. Lima ruang kelasnya telah di gunakan oleh siswa kelas I hingga kelas III. Masingmasing sebanyak 2 ruang kelas untuk kelas I dan II dan satu kelas untuk kelas III. Meski penerimaan siswa tahun ajaran baru masih beberapa bulan lagi, namun antusias masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah yang memiliki siswa 96 orang ini ini cukup tinggi. "Saat ini saja sudah ada yang mendaftarkan anaknya meski tahun ajaran baru masih beberapa bulan lagi. Karena itu seperti tahun sebelumnya kita merencanakan tahun ini untuk menerima siswa

sebanyak dua lokal yakni sekitar 50 orang. Namun sampai saat ini kita belum memiliki ruang kelas untuk siswa baru nanti. Kita harapkan pemerintah daerah bisa membantu pembangunan ruang kelas tersebut," kata Syafrial, Kepala SDIT Bahtera Insani, Minggu (12/2). Lebih lanjut Sekretaris MUI Bintan ini menyampaikan SDIT merupakan suatu sekolah terobosan di wilayah Bintan khususnya di Tanjunguban. Di sejumlah kota besar katanya Sekolah Islam Terpadu sudah menjadi kebutuhan masyarakat khususnya masyarakat beragama Islam untuk memberi bekal pendidikan umum (edy) sekaligus agama.(edy)

lola oleh BUMD Bintan. Ketua Pertubuhan Putra Melayu Sejagad (PPMS) Kepri Abdullah, Mustafa menyampaikan penyerahan aset Pemerintah Kabupaten Bintan (Pemkab) ke Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang hingga saat ini masih tersendat-sendat. Kendati pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri sudah membentuk tim untuk menyelesaikan masalah tersebut, namun sepertinya masih diulur-ulur. "Pemkab sudah benar dan se-

sai prosedur melaksaakan tugasnya menyerahkan aset kepada Pemprov Kepri. Seharusnya Pemprov Kepri tidak sampai menunda-nunda, namun dalam kenyataannya, penyerahan aset ini belum juga tuntas sampai sekarang," kata Mustafa Minggu, (12/2). Seharusnya kata dia, seluruh aset Bintan yang ada di Kota Tanjungpinang diserahkan ke Pemko, namun yang sangat mengherankan, mengapa aset-aset pemkab tidak diserahkan dan malah menj-

adi hak milik Pemkab Bintan. Misalnya Kantor Kesabngpol Linmas, Kantor Bappeda, Inspektorat dan sejumlah kantor milik Pemkab Bintan yang ada di Kota Tanjungpinang. "Atas dasar apa mereka bisa menguasai aset tersebut dan ini sudah melanggar undang-undang RI nomor 5 tahun 2001 tentang pembentukan Kota Tanjungpinang. Dengan demikian, pemkab tidak boleh meletakkan aset miliknya ke kota," kata pria yang akrab disapa Buyung ini.** * *

PIALA BERGILIR—Bupati Bintan Ansar Ahmad menyerahkan piala bergilir kepada Camat Bintan Utara Dahlia Zulfa sebagai juara umum MTQ tingkat Kabupaten Bintan, Sabtu (11/2) di Community Centre, Kawal. REZA/HALUAN KEPRI

Binut Raih Juara Umum MTQ BINTAN N— Kecamatan Bintan Utara (Binut) kembali meraih juara umum pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Bintan ke-V yang dimulai dari Senin (6/2) hingga Sabtu (11/2) di gedung Community Centre, Kawal Kecamatan Gunung Kijang. Dengan predikat juara umum ini, maka sebelumnya Kecamatan Binut sudah tiga kali berturut-turut mendapatkan piala bergilir MTQ dari Bupati Bintan. Tahun ini, piala MTQ ini kembali diperebutkan yang baru pertama kali oleh Kecamatan Binut. Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Bintan Arusman Tusuf meneyebutkan, dari 10 Kecamatan yang bertanding dalam MTQ tingkat Kabupaten Bintan, Kecamatan Binut meraih

jumlah 70 juara, posisi kedua disusul Kecamatan Seri Kuala Lobam dengan jumlah 52 juara, Ketiaga Kecamatan Teluk Sebong 32 juara, Kempat Kecamatan Bintan Timur 29 juara, Kelima Kecamatan Mantang dengan jumlah 17 juara. Kemudian, di posisi keenam Kecamatan Teluk Bintan dengan jumlah 16 juara, Ketujuh Kecamatan Gunung Kijang 12 suara, Kedelapan Kecamatan Toapaya 7 juara, Kedelapan Kecamatan Tembelan 7 juara dan urutan terakhir Kecamatan Bintan Pesisir meraih 3 juara. "Kecamatan Binut sebelumnya telah meraih tiga kali berturut-turut mendapatkan piala bergilir dari Bupati Bintan. Dengan mendapatkan predikat sebagai juara umum ini, maka Kecamatan Binut berkewajiban menyimpan, memelihara dan

memperebutkan kembali piala lomba MTQ mendatang," kata Arusman pada malam penutupan MTQ tingkat Kabupaten Bintan Sabtu, (11/2) malam. Sementara, penampilan terbaik lomba seni qasidah antar Kecamatan se-Kabupaten Bintan diraih dari utusan Kecamatan Binut. Bupati Bintan Ansar Ahmad pada malam penutupan MTQ menyampaikan apresiasis dan terimakasih yang sebesarnya kepada panitia, official, peserta serta segenap lapisan masyarakat Bintan telah mensukseskan MTQ tingkat Kabupaten Bintan. "Kita beharap kepada LPTQ Bintan agar bekerja lebih keras lagi untuk membawa para juara dalam mempersiapkan MTQ tingkat Provinsi Kepri yang digelar pada bulan Mei men.(eza) datang," imbuh Ansar.(eza)


ANAMBAS

20

Senin,

13 Februari 2012

TPQ Istiqomah Wisuda 76 Santri Mancing Ikan Tamban Jadi Hiburan ANAMBAS — Pada bulan April dan Mei mendatang, masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya di Tarempa akan ramai memancing ikan tamban. Selain untuk mengisi waktu, memancing itu juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat. Ikan tersebut juga dapat dijual untuk mendapatkan tambahan uang jajajn bagi anak-anak. "Bulan April dan Mei mendatang, ikan tambah akan banyak, dan mudah dipancing. Masyarakat akan ramai turun memnancing," kata Bahri, warga Tarempa, Minggu (12/2). Ikan Tamban kata Bahri termasuk Familia Clupeidae. Ikan ini memiliki karakteristik D.16-19; A.21-23; P I.7; Ll 39 - 44, badannya agak tinggi dan pipih. Lengkung badan bagian bawah bersisik tebal, sedangkan kepala bagian atas biru abu-abu keperakan, dan bagian bawah putih keperakan. Makanan ikan tamban biasa berupa fitoplankton (terutama diatom dan juga dinoflagelata), copepoda, larva molusca dan crustacea, polychaeta dan amphipoda. Bahri mengungkapkan, ikan tamban juga memiliki karakteristik sendiri jika menangkapnya dengan menggunakan jaring, pukat atau peralatan selain pancing, akan mengakibatkan ikan tersebut tidak muncul lagi. Hal ini telah lama diyakini, maka apabila musim tamban datang, tidak akan terlihat masyarakat yang menggunakan alat tangkap selain pancing. Memancing tamban kata Bahri memiliki keasikan tersendiri. Usai pulang kerja, biasanya banyak yang memancing tamban pada sore hari. Jika hari libur, banyak sekali masyarakat yang memancing apalagi masuknya musim tamban bahkan hal tersebut dijadikan rekreasi untuk melihat masyarakat yang ramai memancing tamban. "Misalnya ikan tamban banyak terdapat dipinggir pantai Desa Arung Hijau. Maka masyarkat yang berada di Tarempa, akan ramai datang kesana selain untuk memancing juga untuk refreshing melepas penat setelah seminggu bekerja,"jelasnya. Di Anambas, harga jual ikan ini Rp5.000 hingga Rp10.000 per kilogram. Ikan ini dapat digoreng dan dibakar.(yud)

AN A M B A S — Taman PenNA didikan Al Quran (TPQ) Masjid Istiqomah Tarempa, mewisuda sebanyak 52 orang santri Iqro' dan 24 orang santri khatam Al Quran. Wisuda dimulai dengan pawai di jalan lingkar Tarempa, Minggu pagi (12/2). Ketua Badan Musyawarah Guru TPQ KKA, Sardian menyampaikan wisuda dan kha-

tam merupakan program TPQ. Untuk memberikan motivasi bagi santri supaya giat belajar. Dengan giatnya santri belajar dapat lebih cepat dalam mempelajari Al Quran, untuk naik pada tingkat pendidikan selanjutnya. "Ini merupakan program untuk memotivasi santri yang belajar di TPQ. Supaya mereka lebih giat

belajar dan dapat melanjutkan pada tingkatan pendidikan selanjutnya,"kata Sardian di Masjid Istiqomah, Minggu (12/2). Dalam peningkatan pendidikan Al Quran bagi santri, BMG TPQ memiliki program peningkatan mutu guru-guru TPQ untuk memberikan pemahaman dan acuan kepada santri yang kini tengah

menuntut ilmu di TPQ. Tercatat untuk Anambas sebanyak 120 TPQ dengan guru sebanyak 184 orang. Sedangkan program untuk masyarakat, BMG memiliki program Maghrib Mengaji. Dengan syiar mengaji ditiap rumah selepas Maghrib sampai waktu Isya. "Peningkatan tidak hanya pada pendidikan siswa saja, tapi juga

YULIA/HALUAN KEPRI

SERAHKAN PIAGAM — Ketua TPQ Istiqomah Tarempa, Azman,S.Ag menyerahkan piagam kepada para santri saat wisuda Iqro' di Masjid Istiqomah, Tarempa, Siantan, Anambas, Minggu (12/2).

pendidikan guru-guru TPQ. Kedepan BMG TPQ memiliki program pelatihan guru-guru TPQ. Disamping itu juga, syiar kepada ummat melalui program Maghrib Mengaji. Dengan menghimbau masyarakat untuk menjadikan kegiatan rutin bagi tiap rumah untuk membaca Al Quran setelah Maghrib sampai waktu Isya,"paparnya. Sementara itu Camat Siantan yang hadir dalam kegiatan khatam tersebut menyampaikan terimakasihnya kepada guru TPQ dan orang tua dalam mendidik generasi muda Islam, guna mengenal Al Quran. Kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada TPQ untuk mendidik anak-anak telah berjalan dengan baik, sehingga anak-anak dapat mengenal Al Quran sejak dini. "Kita sangat berterimakasih pada guru TPQ yang telah mendidik anak-anak sejak dini untuk mengenal Al Quran dalam membentuk generasi muda yang Islami. Juga, kepercayaan masyarakat terhadap TPQ, sehingga anak-anak dapat membaca Al Quran,"katanya. Dijelaskan Ardan, budaya khatam dengan mengantarkan makanan ke rumah guru adalah niat dari orang tua. Keinginan orang tua untuk mendapatkan anak yang memahami Al Quran, merupakan cita-cita yang selalu diniatkan dan menjadi do'a. Sehingga begitu anak sudah pandai membaca Al Quran, orang tua melepaskan niatnya pada saat khatam Al Quran. "Budaya yang mengikuti pelaksanaan khatam ini bermula dari niat orang tua santri. Karena besarnya keinginan untuk mendapatkan anak yang sholeh dan sholeha dengan memahami Al Quran. Kita harapkan santri dapat memahami cita-cita orang tua ini, agar lebih giat lagi belajar Al Qu(yul) ran,"tuturnya.(yul)

Usaha Kecil Turunkan Produksi Harga Ikan Masih Tinggi ANAMBAS — Pelaki usaha kecil makanan olahan di Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, menurunkan jumlah produksinya. Penyebabnya, karena harga bahan baku ikan masih sangat tinggi. Oleh: Yulia Irfani, Liputan Anambas

Harga ikan di Pasar Tarempa terutama tongkol per ekornya

masih dijual Rp60 ribu ."Usaha kita tuk membuat tambol tak bisa

banyak, karena harga ikan masih tinggi. Ikan tongkol merupakan bahan baku usaha kita tuk membuat tambol itu," kata Neni, salah seorang pelaku usaha kecil tambol harian di Tarempa, Siantan, Anambas, Minggu (12/2). Harga ikan tongkol ukuran sekitar 1,5 kilogram, naik dari harga biasanya Rp10.000 hingga Rp15.000. Naiknya harga dikeluhkan oleh pelaku usaha kecil, karena bahan baku usaha tambol berasal dari ikan tongkol. Sementara harga naik sampai

enam kali lipat. Begitupun dengan pelaku usaha bakso ikan, kerupuk dan makanan olahan lainnya dari tongkol mengaku kesulitan bahkan sampai merugi karena tidak bisa banyak berproduksi. "Satu minggu belakangan ini produksi menurun, karena harga ikan tak kunjung turun. Akibatnya tambol tidak banyak dibuat. Kalaupun produksi, keuntungan yang didapat sangat tipis,"ujar Neni. Sementara itu Abu Bakar, anggota sekretariat koperasi

nelayan Tarempa menuturkan, kalau tangkapan ikan nelayan saat ini jauh menurun. Dari penuturan nelayan yang diterimanya, ikan memang sulit didapat. "Dari keterangan nelayan yang kita terima, memang ikan sulit didapat. Sehingga tangkapan nelayan menurun. Makanya pasar ikan sepi dan tidak begitu banyak ikan yang masuk,"katanya. Hingga pukul 08.00 WIB, Pasar Ikan Tarempa sudah sepi. Kalaupun pedagang ada. Itu tidak

banyak, hanya satu atau dua orang saja. "Pedagang pun tidak banyak dapat berjualan ikan, karena ikan yang dibongkar nelayan pagi hari sudah terjual. Tangkapan mereka sedikit, sementara permintaan banyak terutama pada hari libur,"jelas Abu. Tidak hanya pelaku usaha olahan ikan yang merasakan dampak kenaikan harga ikan, usaha rumah makan juga ikut kena imbasnya. Bersaman dengan kenaikan ikan tongkol, ikan manyuk, kisi, kakap dan

jenis ikan lainnya ikut naik, dimana ikan ini merupakan ikan untuk lauk di rumah makan. Sedangkan tongkol tidak banyak dikonsumsi pembeli. "Ikan paling digemari itu manyuk dan jenis ikan kerang lainnya. Sedangkan tongkol ada juga, tapi itu tidak banyak. Kalau tongkol naik, otomatis ikan ini juga ikut naik. Saat ini harga melambung tinggi. Jadi kita tidak banyak jualan," tutur Taman, salah seorang pelaku usaha rumah makan.** * *

Gebrak Beli Sampah Botol Plastik

YULIA/HALUAN KEPRI

AKTIVIS LSM Gebrak memungut sampah laut di Jalan Pelantar Tanjung, Tarempa Barat, Siantan Anambas (foto atas). Ketua LSM Gebrak, Anwar memisahkan sampah organik dan unorganik, Sabtu (11/2)

A N A M B A S — LSM Gebrak Kepulauan Anambas membeli sampah botol plastik yang bertebaran di laut dan jalan raya, seharga Rp500 per kilogram. Langkah ini diambli Gebrak guna mengurangi sampah bertebaran sekaligus menumbuhkan minat masyarakat untuk menjaga laut dari sampah-sampah. "Kita beli sampah botol plastik seharga Rp500 per kilogram. Dengan begitu, minat masyarakat untuk menjaga laut dari sampah betebaran dapat teratasi," kata Anwar, Ketua LSM Gebrak Kepulauan Anambas ketika tengah memungut sampah di Tarempa, akhir pekan lalu.

Dalam aksih bersih sampah laut tersebut, LSM Gebrak memungut sampah laut yang berada di Jalan Pelantar Tanjung, dimana sampah botol plastik dan kaleng begitu dominan. Untuk sampah kaleng bekas minuman, saat ini sudah ada penampungnya. Hanya sampah borol plastik yang belum ada penampung. "Kalau sampah kaleng sudah ada penampungnya. Hanya botolbotol minuman plastik yang belum ada. Jadi kita tampung dulu di Tempat Pembuangan Sampah Tarempa ini,"ujarnya. Aktifis Gebrak memisahkan sampah-sampah yang dipungut

dari laut diantaranya sampah plastik dan sampah kaleng. Sampah kaleng langsung dijual kepada penampung, sedangkan sampah plastik disimpan di TPS Tarempa. Sementara di tempat terpisah, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Said M Damrie menyampaikan bahwa TPS di Rintis sudah memiliki mesin penghancur botol plastik. Saat ini dua mesin penghancur botol plastik untuk memotongmotong plastik ini sudah ada dan siap dioperasikan. "TPS sendiri sudah punya mesin penghancur untuk pemotongan plastik. Se-

telah plastik ini diolah dan dipotong, sampah ini akan bernilai tinggi. Pembeli akan datang dengan jumlah olahan dalam kapasitas besar,"katanya. Disamping mesin penghancur, TPS juga memiliki mesin pengolah kompos untuk pengolahan sampah organik. Said menghimbau agar pemisahan sampah sudah dimulai sejak dari rumah. Untuk memudahkan dalam pemilahan sampah di tempat pengolahan. "TPS punya tiga mesin pengolah. Dua untuk plastik dan satu untuk kompos. Mesin akan dioperasikan untuk pengolahan sampah yang sudah menumpuk. Terutama sampah plastik yang bisa menjadi bernilai. Untuk itu, kita harapkan masyarakat sudah dapat memisahkan sampah sejak dari rumah, antara sampah organik dengan yang tidak organik supaya tidak lagi dipilah di TPS,"paparnya. Penumpukan sampah begitu cepat, sedangkan sampah laut merupakan upaya baru dari Pemkab yang dimulai tahun ini untuk pemungutan. TPS di darat dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum, sedangkan pemungutan sampah laut dikelola oleh BLH. Diakui Said, penumpukan sampah disebabkan karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. "Kita akui kesadaran masyarakat masih sangat rendah untuk membuang sampah ke dalam tong. Langkah cepat masih banyak dipakai oleh masyarakat untuk membuang sampah ke laut. Akibatnya, sampah menumpuk dan mencemari laut Anambas. Makanya tahun ini Pemkab menyediakan dua pompong khusus untuk memungut sampah laut," pungkasnya.(( y u l )

Richart, SE

Jabatan Adalah Amanah JABATAN merupakan amanah. Dan itu pula yang dipegang terus oleh Richart,SE, Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kepulauan Anambas. Untuk itu, jabatan yang diemban harus dilaksanakan secara profesional, tulus dan ikhlas. "Jabatan itu titipan dan kepercayaan, maka dari itu jalankan dan taati aturan serta loyal kepada pimpinan sehingga apapun tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan sebaikbaiknya,"kata Richart, Minggu (12/2). Menurut mantan Kasubag Pembukuan dan Verifikasi Sekretariat Daerah KKA tersebut, setiap pegawai harus senantiasa berusaha meningkatkan kemampuan teknis dan mendalami segala aturan yang up to date, serta tupoksinya dengan benar. Jika ini dilaksanakan dengan benar, maka akan mencapai kinerja yang maksimal. Perlu juga diingat bahwa dalam bekerja haruslah ikhlas, sehingga tidak menjadi beban yang dapat mempengaruhi hasil yang diharapkan. "Setelah diberikan tanggung jawab, kita harus senantiasa menjalankan sesuai aturan yang berlaku dan terpenting dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi daerah dan masyara-

kat,"jelasnya. Lebih jauh pria yang memiliki hobi budidaya pertanian, membaca, fotografi, diving, snorckling, dan surving ini berprinsip bahwa hobi harus disesuaikan dengan kebutuhan. Contohnya, hobi membaca untuk menunjang kinerja, karena dengan membaca dapat menambah wawasan. Sedangkan hobi lainnya sebagai upaya untuk lebih mengenal potensi daerah tempatnya bertugas saat ini. "Beberapa daerah telah dikunjungi untuk melakukan kegiatan-kegiatan diving, snorckling, dan surving, diantaranya untuk luar di Raja Ampat, Bunaken, dan Bali, dalam daerah beberapa spot yang menjadi andalan potensi wisata Anambas,"ungkapnya. Diakui Richart, tahun 2012 ini semakin berat amanah yang harus diemban, karena dipercaya oleh pimpinan sebagai Ketua

Pokja Pengadaan Barang dan Jasa se-Kabupaten Anambas. Dia sangat berharap dapat melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab, sesuai aturan yang berlaku dan memberikan manfaat untuk daerah. Karena memang sebagai daerah baru, Anambas harus betul-betul banyak ber(yud) benah.(yud)


KARIMUN

21

Senin,

13 Februari 2012

Anggota Ormas dan OKP Ikut Pelatihan ESQ RSUD Layani 400 Pasien Jampersal KARIMUN— Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun telah melayani 400 pasien melahirkan dengan menggunakan layanan Jaminan Persalinan (Jampersal) jelang awal 2012. Jampersal berlaku bagi pasien yang tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun dan ibu melahirkan akan dirawat sesuai dengan standar pelayanan kesehatan. " Sejak dimulai program Jampersal pertengahan 2011 hingga sekarang RSUD sudah melayani ibu melahirkan dengan jumlah 400 pasien. Kalau dirata-ratakan sebulan ada 20 pasien melahirkan yang kita layani,"ujar Direktur RSUD Karimun, Agung Mardianto, kemarin. Masyarakat yang dilayani dalam Jampersal memang tidak memiliki jaminan apapun, seperti jaminan kesehatan Jamsostek, Askes, Prudential atau jaminan kesehatan yang lainnya. Dalam Jampersal, betul-betul warga yang tak mampu mendapatkan pelayanan kesehatan dari RSUD. Tidak bolehnya pasien lain yang mendapatkan jaminan kesehatan untuk ikut Jampersal diatur sesuai dengan undang-undang dan Jampersal adalah program untuk membantu masyarakat tidak mampu. "Hal itu dilarang dengan alasan agar tidak tumpang tindih pelayanan kesehatan dengan jaminan kesehatan yang lain. Jampersal diatur dalam undang-undang dan bagi yang sudah punya jaminan kesehatan lain, ya silahkan manfaatkan layanan kesehatan itu," jelasnya.(gan)

ILHAM/HALUAN KEPRI

BERIKAN PEMAPARAN- Bupati Karimun Nurdin Basirun memberikan pemaparan sebelum pembukaan ESQ reguler bagi OKP dan Ormas di Masjid Agung Karimun, Sabtu (11/2).

Proyek Multiyears Tidak Perlu Perda KARIMUN KARIMUN— Lanjutan proyek Coastal Area dan Pasar Baru Kolong Tahap II dan III hanya diperlukan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun dengan DPRD Karimun. Payung hukum untuk pelaksanaan proyek multiyears selanjutnya tidak perlu menggunakan Peraturan Daerah (Perda). Oleh: Ilham, Liputan Karimun

Proyek multiyears sebelumnya diatur berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 26 tahun 2007 tentang pengikatan dana anggaran pembangunan jalan pesisir (Coastal Area) dengan sistem tahun jamak. Kemudian tanggal 27 Januari 2009 Bupati Karimun menandatangani Peraturan Daerah (Perda) No 4 tahun 2009 tentang perubahan atas Perda Nomor 26 Tahun 2007 itu. Ketua Badan Legislasi DPRD Kabupaten Karimun Jamaluddin SH di Sei Pasir, Kecamatan Meral Minggu (12/2) mengatakan, aturan pelaksanaan proyek multiyears menggunakan nota kesepakatan itu dijelaskan dalam Per-

mendagri Nomor 21 Tahun 2011 tentang perubahan kedua Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 dan PP Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah serta UU Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Menurutnya, salah satu kemudahan pelaksanaan proyek multiyears hanya menggunakan nota kesepakatan antara Pemkab Karimun dengan DPRD Karimun adalah untuk efisiensi anggaran di Pemkab Karimun. Sebab, kalau payung hukumnya berdasarkan Perda perlu dibentuk Pansus. "Lho kalau dibentuk Pansus

berapa anggaran yang harus dikeluarkan. Sekali kunker saja bisa habis anggaran hingga seratus juta lebih untuk anggota Pansus. Nah, dengan nota kesepakatan antara Pemkab dan DPRD kan tidak perlu adanya Pansus, sementara anggarannya bisa dialihkan untuk pembangunan Karimun," ujar Jamaluddin. Dijelaskan, untuk kesempurnaan nota kesepakatan tersebut diperlukan kelengkapan, di dalam draftnya dijelaskan sistem tersedianya dana, sumber anggaran dan sistem pelaksanaan. Untuk teknis pelaksanaannya, lebih dipertajam lagi dalam kontrak kerja antara Pemkab Karimun dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dengan kontraktor. Dibeberkan Jamal, untuk menguatkan payung hukum tersebut, maka selama empat hari mulai dari 6-9 Februari 2012 lalu, Badan Legislasi DPRD Karimun bersama Dinas PU Kabupaten Karimun melakukan konsultasi dengan Bagian Evaluasi Produk Hukum Daerah, Biro Hukum Sekjen Kemendagri RI. "Ketika melakukan konsultasi

dengan Biro Hukum di Sekjen Kemendagri tersebut, mereka menyebutkan kalau kekuatan hukum antara nota kesepakatan dengan Perda kekuatannya sama terkait terjaminnya penyediaan anggaran tahun berikutnya dalam proyek multiyears. Jadi mereka membolehkan menggunakan nota kesepakatan itu," jelas Jamal. Berdasarkan nota kesepakatan itu, kata Jamal, maka untuk tahun 2012 proyek Jalan Lingkar (Coastal Area) dianggarkan Rp30 miliar, tahun 2013 juga sebesar Rp30 miliar dan tahun 2014 dianggarakan sebesar Rp40 miliar dengan total penambahan anggaran untuk tiga tahun berturut-turut sebesar Rp100 miliar. Sementara, proyek Pasar Baru Kolong untuk 2012 dianggarkan sebesar Rp9,1 miliar. Dijelaskan lagi, meski saat ini proyek Coastal Area sedang masa penambahan waktu pengerjaan 50 hari setelah masa kontrak habis, namun penambahan anggaran sebesar Rp30 miliar tersebut tetap dilanjutkan karena pengerjaannya dimulai dari 5 kilometer kedua tanpa mengganggu pengerjaan sebelumnya.** * *

Indonesia Butuh Provinsi di Daerah Perbatasan Usulkan Batam Jadi Ibukota KARIMUN N—Suatu lembaga yang menamakan Karimun Indonesia menyebutkan sudah saatnya Indonesia memiliki provinsi perbatasan di bagian Utara Indonesia yang berbatasan dengan Malaysia dan Singapura. Tujuannya agar rentang kendali dan pengawasan potensi di wilayah perbatasan bisa lebih maksimal. Wacana pembentukan provinsi perbatasan itu dikemas dalam buku berjudul “NKRI Butuh Provinsi yang Tangguh di Daerah Perbatasan” yang ditulis Haryono Zuhri, Aprilzal, Samsul dan Adi Ipriaminsah. Buku tersebut terdiri 70 halaman. Kini

saat membentuk provinsi sendiri di wilayah Barat Kepulauan Riau. Para inisiator yang menggagas pembentukan provinsi di daerah perbatasan Indonesia, Minggu (12/ 2) mengatakan, dalam wacana pembentukan provinsi itu akan menjadikan Kota Batam sebagai ibukota provinsi dengan kabupaten lain seperti Kabupaten Barelang, Kabupaten Lingga, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Meranti. Aprilzal, seorang inisiator didampingi Haryono dan Adi mengatakan, sesuai dengan kajian mendalam yang dilakukan tim yang tergabung dalam Karimun Indonesia sejak beberapa tahun bela-

kangan menemukan suatu fakta kalau Indonesia sangat butuh provinsi khusus yang berada di daerah perbatasan. Tujuannya untuk memperpendek rentang kendali antara pusat pemerintahan provinsi dengan kabupaten lainnya. Menurutnya, Kota Batam maupun Kabupaten Karimun dan beberapa daerah lainnya merupakan pintu gerbang bagi daerah lain di Indonesia. Sebagai daerah terdepan, harusnya dikelola dengan baik seperti pengelolaan wilayah oleh pemerintah daerah maupun memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Namun, kenyataan selama ini masyarakat miskin semakin meningkat. Haryono, inisiator lainnya me-

nambahkan, pihaknya tidak mempersoalkan jika saat ini adanya wacana pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur di Karimun. Jika kabupaten yang tersebut nantinya terwujud, dan wacana pembentukan provinsi di perbatasan ini juga terealisasi maka kabupaten yang baru itu juga akan digabungkan dengan provinsi yang baru. “Ini baru sebatas wacana, namun wacana ini sudah berdasarkan berbagai kajian yang mendalam selama 3-4 tahun. Setelah ini berjalan maka kami akan melakukan sosialisasi, seminar dan menemui tokoh-tokoh masyarakat di Kepri. Wacana ini bukan menunjuk ketokohan seseorang, melainkan merujuk pada tingkat kebutuhan bangsa,” jelasnya di Kampung Bukit, Kecataman Meral. Ditambahkan Adi, saat ini pihaknya belum bisa menentukan nama provinsi yang baru tersebut karena perlu masukan dan sumbangsih dari tokoh-tokoh masyarakat di Kepri. “Kami berharap dengan adanya pembentukan provinsi di daerah perbatasan ini akan makin meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan,” ungkap Adi. (ham)

KARIMUN N—Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Kabupaten Karimun memberikan pelatihan Emosional Spritual Quetient (ESQ) kepada ratusan anggota organisasi massa (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) di Masjid Agung, Sabtu (11/2) dan Minggu (12/2). Pelatih (trainer) dalam kegiatan tersebut menghadirkan Ahmad Zaqi dari ESQ Pekanbaru didampingi Amir, asisten yang berasal dari Desa Pongkar, Karimun. Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Karimun Yan Indra kepada Haluan Kepri mengatakan, kegiatan itu merupakan ESQ untuk umum angkatan pertama. Selain OKP dan Ormas, kegiatan itu juga diikuti oleh atlet-atlet seperti karate, silat dan Ikatan Sepakbola Karimun (ISK). Menurutnya, tujuan diadakan pelatihan ESQ kepada generasi muda tersebut adalah untuk membentuk mental dan perilaku mereka yang memiliki karakter, mandiri dan kokoh. Dijelaskan Yan, dampak pengaruh narkotika yang semakin mengkhawatirkan belakangan

ini menjadi ancaman bagi generasi muda. Sehingga, untuk membentengi generasi muda tersebut agar bisa berperilaku jujur, tanggung jawab, adil, peduli, kerjasama, vision dan disiplin yang sesuai dengan tujuh karakter ESQ dapat terwujud. Abu Hasan, salah seorang peserta dari LMB Karimun mengatakan, banyak hal yang ia rasakan ketika mengikuti pelatihan ESQ, ada perasaan takut, sedih dan senang semua bercampur aduk. “Saya serasa bagai berada di alam lain. Terkadang, saya berada di antara bintang dalam jagad raya. Terkadang saya berada di dalam kubur,” ungkapnya. Mulyadi, peserta lainnya mengaku saat berada dalam ruangan pelatihan itu dirinya serasa dekat dengan kematian. Ia menyebut banyak sekali pelajaran berharga yang dipetiknya ketika mengikuti lembaga training sumber daya manusia tersebut. “Semua persoalan lain lupa, yang ada hanya kedekatan dengan Tuhan dan kematian. Saya ingat dengan semua dosa,” ungkapnya. ( h a m )

Gerindra ‘Revolusi Putih’ KARIMUN N— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Karimun kembali menggelar ‘Revolusi Putih’ dengan membagi-bagikan susu siap saji kepada para murid TK dan SD Avicena di Telaga Harapan, Kecamatan Karimun, Sabtu (11/2). Sebelumnya aksi bagi susu kepada 25 murid di Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Kelompok Yayasan Mulya, Kamis (9/2). Ketua DPC Gerindra Karimun M.Yunus didampingi pe-

ngurus lainnya mengatakan, penyerahan susu ke sekolahsekolah dan TK merupakan program nasional yang dilakukan Partai Gerindra di seluruh kabupaten kota di Indonesia, kegiatan itu akan selalu berkesinambungan dilakukan setiap Sabtu dalam sepekan. Dalam ‘Revolusi Putih’ merupakan lambang suci dan kuat. Sehingga, Gerindra memprogramkan aksi bagibagi susu kepada generasi penerus di lembaga atau tempat belajar. “Tujuan dibagikan susu siap saji agar para siswa

menjadi generasi penerus yang memiliki pemikiran bersih dan kuat,”ujarnya. Target dari aksi ‘Revolusi Putih’ adalah untuk mencerdaskan bangsa, agar sumber daya manusia (SDM) di Karimun memiliki kualitas yang tinggi dan memiliki daya saing dan menjauhkan anak-anak Indonesia dari kekurangan gizi. “Kami ingin anak-anak Indonesia memiliki asupan giizi yang cukup, dan di dalam susu banyak mengandung gizi yang dibutuhkan dalam tumbuh kembang anakanak,” katanya. (ham)

ILHAM/HALUAN KEPRI

KETUA DPC Gerindra Kabupaten Karimun M Yunus bersama anak-anak SD Avicena dalam kegiatan bagi-bagi susu yang dikenal dengan istilah ‘Revolusi Putih’, Sabtu (11/2).

Tinggal di Pulau, Sekolah Tak Pernah Terlambat KARIMUN KARIMUN—Anak-anak di Pulau Jang tidak pernah berhenti untuk melanjutkan sekolah SMP dan SMA/SMK ke Moro. Meski menaiki pancung dan berisiko dalam mengharungi perairan dengan waktu 10 menit ke Pelabuhan Seroja, Moro, anak-anak sekolah di Pulau Jang tetap bisa melanjutkan impian sekolahnya. Pancung merupakan satusatunya sarana transportasi yang digunakan anak-anak hinterland ke sekolah. Dari Pulau Jang ke Moro mereka cukup mengeluarkan uang Rp2.000 untuk sekali berangkat. Makanya tak heran, sejak pagi pancung-pancung dari Jang sudah meluncur membelah laut. Di Pulau Jang terdapat satu desa yakni Desa Jang, satu dari enam desa dan satu kelurahan di Kecamatan Moro. Ada Jang Luar dan Jang Dalam. Jarak antara Pulau Jang dengan ibukota Kecamatan Moro sekitar 10 menit perjalanan. Di pulau tersebut tak ada Sekolah Menengah Pertama (SMP), apalagi Sekolah Menengah Atas (SMA). Yang ada hanyalah Sekolah Dasar (SD). Makanya, begitu anak-anak Desa Jang tamat SD, mereka langsung melanjutkan pendidikannya ke SMP di Moro. Begitu juga selepas SMP, mereka bisa melanjutkan pendidikannya ke SMA atau SMK Perikanan di daerah tersebut. Di SMA, sebenarnya disediakan asrama bagi anak-anak hinterland untuk tinggal. Namun, tidak semua anak-anak tinggal di sana seba-

gian mereka lebih memilih tinggal bersama orang tua. Dari pelabuhan ke sekolah lumayan jauh. Untuk menuju SMP setidaknya mereka harus berjalan kaki sekitar 10 menit lagi. Namun, untuk menuju ke SMA mereka harus menempuh perjalanan 15-20 menit. Bahkan, untuk menuju SMK lebih jauh lagi mereka terpaksa berjalan kaki hingga 30 menit. Di Moro, sebenarnya ada sarana transportasi dari becak dayung. Namun, biasanya alat transportasi satu-satunya di daerah itu hanya dimanfaatkan oleh orang tua untuk berbelanja ke pasar. Sementara, anak sekolah lebih memilih jalan kaki atau menumpang dengan temannya yang memiliki sepeda motor. Ani, salah seorang pelajar dari Pulau Jang mengatakan, pergi sekolah menaiki pancung sudah biasa bagi anak pulau seperti mereka. karena sejak zaman orang tua hingga kakaknya juga sudah melakoni seperti itu. "Sudah biasa Pak! tak perlu takutlah. Dari dulu memang sudah seperti ini jadi tak perlu risau," ujarnya, beberapa waktu lalu.

Meski jarak dari rumah ke sekolahnya yang lumayan jauh, dirinya mengaku tidak pernah terlambat sampai ke sekolah. Untuk menyiasatinya, dirinya harus bangun pagi-pagi sekali. "Saya sudah biasa bangun sejak Subuh, mandi lalu sarapan dan langsung bergegas ke pelantar. Disana sudah ada teman-teman yang berangkat sama-sama ke sekolah," kata remaja berambut sebahu ini. Ani menyebut banyak juga suka dukanya menyeberang sekolah mengunakan pancung, dukanya terkadang ketika lagi berlayar tiba-tiba mesin pancungnya mendadak mati, dan tekongnya pancungnya harus bersusah payah menghidupkan mesin secepatnya, sebab kalau tidak sigap nanti anak-anak terlambat sampai ke sekolah. Rudi pelajar lainnya menuturkan, ketika menaiki pancung ia lebih suka duduk diatas atap atau di haluan pancung. Menurutnya, duduk diatas atap pancung lebih asyik jika duduk di dalam. Pasalnya, berada saat diatas atap pancung ia bisa memandang laut lepas, apalagi udara pagi sangatlah sejuknya. Hanya saja, kata Rudi, duduk diatas atap maupun di haluan sedikit berbahaya. "Pernah suatu hari, baju saya tiba-tiba basah karena secara mendadak hujan turun, padahal sebelumnya tak ada tanda-tanda kalau mau hujan. Untunglah saya cepat berlari ke dalam sehingga baju saya tak sampai basah semua," tuturnya.. ( i l h a m )


SPORTAINMENT

22

Senin,

13 Februari 2012

Dua Kali OT, Mavericks Atasi Blazers

CECEP/HALUAN KEPRI

UJIAN SABUK — Sejumlah karate-do menjalani ujian sabuk yang digelar Forki Batam di gedung Hang Jebat, Batam, Minggu (12/2). Agenda ini merupakan rutinitas yang kerap dilakukan Forki setiap tahunnya.

150 Karate-Do Ujian Kenaikan Sabuk BAT TAM — Sebagai bentuk apresiasi terhadap BA Kohai (anak muridnya) Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) menggelar ujian kenaikan sabuk di Gedung Pemuda dan Olahraga Hang Jebat, Minggu (12/2). Oleh: Zaelani, Liputan Batam

Sebanyak 150 karate-do mulai dari bocah hingga remaja memenuhi gedung kanpora Batam dengan memakai konsum putihputih dengan sabuk (ikat pinggang) yang berbeda. Keberadaan mereka juga turut di dampingi oleh para orang tua. Apalagi kondisi cuaca juga sangat mendukung tidak begitu panas ketika bera-

da di dalam gedung tersebut. Ketua Umum Inkai Forki Kota Batam Asmoji mengatakan, agenda ini merupakan rutinitas yang kerap dilakukan Forki setiap tahunnya. Dalam setahun, pihaknya mengadakan dua kali ujian kenaikan sabuk. Biasanya dilakukan dalam hitungan persemester. Pada semeter dua tahun

2011 ini akan mengevaluasi 150 kohai yang akan mendapat kelayakan kenaikan sabuk. "Serangkaian agenda yang kita lakukan hari ini adalah untuk membentuk sikap mental dan kedisiplinan para anak didik untuk menjadi orang yang memiliki sopan santun," kata Asmoji. Selain itu pihaknya juga sangat berharap kepada generasi-generasi yang ada saat ini. Bahwa mereka yang akan meneruskan mata rantai perjuang yang telah dibangun selama berpuluh tahun lamanya. Tidak tertutup kemungkinan mereka inilah yang akan mengisi formasi-formasi Forki kedepannya dalam berbagai event. Baik tingkat nasional

maupun internasional. Sementara itu Hendra Pencawan Ketua Harian Forki Kota Batam sekaligus paniatia pelaksana mengatakan, mereka yang mengikuti ujian kenaikan sabuk ini sebanayak 150 kohai dari sembilan ranting yang ada. Sebelum melakukan ujian kenaikan sabuk, pihaknya telah melakukan Gashuku (Latihan Dasar) atau penyeragaman teknik di dataran Engku Putri Batam Center, Sabtu (11/2) kemarin. Mereka yang mengikuti ujian ini adalah mereka yang telah mengikuti latihan selama empat bulan, bisa menguasai 60 persen dari materi yang telah disampaikan, Bisa mengucapkan kata-kata yang sudah di pelajari dalam setiap gerakan. Selain itu

para kohai juga harus memahami kihon (Gerakan Dasar) serta Komite (Pertarungan) yang harus di lalui oleh para kohai. Kenaikan sabuk dalam ujian ini bermula dari sabuk putih hingga ke sabuk satu. Dalam pelaksanaan kegiataan ini juga di hadiri Sensei Usman Ahmat selaku Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Inkai Forki Kepri. Selain itu tim medis juga disediakan sebagai bentuk antisipasi jika terjadi cedera dalam ujian. "Dalam perjalanannya setelah diadakan ujian kenaikan sabuk. Kita akan melakukan TC (Training Center) sekali dalam semimggu. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat potensi dan semangat serta mental yang dimiliki para kohai," tutupnya.***

D A L L A S — Lewat dua kali overtime (OT), Dallas Mavericks berhasil mengalahkan tamunya Portland Trail Blazers dalam lanjutan kompetisi NBA, Minggu (12/2) siang WIB. Dirk Nowitzki dan Jason Terry menjadi motor kemenangan Mavericks tersebut, berkat donasi masing-masing 20 dan 19 angka. Anak-anak Dallas menang dengan skor akhir 97-94. LaMarcus Aldridge menjadi top performer di pertandingan ini dengan torehan 33 poin, termasuk 15 di kuarter keempat. Rekannya di Blazers, Jamal Crawford, juga tampil bagus untuk timnya dengan raihan 19 angka. Setelah bermain 87 sama sampai OT pertama selesai, Delonte West membuka skor di OT kedua untuk Mavericks. Ia kembali menambah angka lewat sebuah jumper di sisa 2 menit 55 detik. Tuan rumah memimpin 93-89. Crawford mencetak angka dari dua lemparan bebas, dan Aldridge membuat Blazers menyamakan kedudukan menjadi 9393 di sisa 1 menit 43 detik. Saat OT kedua tinggal 45 menit, Brendan Haywood berhasil mencetak poin buat Dallas. Crawford gagal, kemudian Nowitzki memastikan kemenangan Mavericks dengan sebuah shoot-nya di sisa 16,9 detik. Kesempatan terakhir Blazers gagal dioptimalkan Wes Matthews ketika hanya memasukkan satu kali dari dua free throw-nya di 11,4 detik terakhir. Crawford sebenarnya memperoleh rebound dari kegagalan Matthews tersebut, tapi bola lemparannya tidak masuk jaring, bersamaan dengan bel berdering. Sementara itu bintang baru dari New York Knicks, Jeremy Lin, kembali menjadi pahlawan

Dirk Nowitzki buat timnya saat bertamu ke Minnesota Timberwolves. Sebuah free throw-nya di sisa 4,9 detik memastikan Knicks menang 100-98. Total Lin mengemas 20 poin plus enam rebound dan delapan assist, terbaik dibanding rekan-rekan setimnya yang lain. Ini berarti sudah empat kali berturut-turut menjadi starter buat Knicks, dan timnya selalu menang. Di pertandingan NBA lainnya, San Antonio Spurs sukses membungkam tuan rumah New Jersey Nets 103-89. Bintang Spurs, Gary Neal mencetak 18 poin, dan Tim Duncan mencatat double-double kesembilannya musim ini dengan raihan 13 poin dan 10 rebound. Kemenangan ini juga merupakan yang ketujuh bagi Spurs secara berturut-turut. Selain itu, laga ini juga menandai kembalinya Manu Ginobili membela Spurs setelah absen di 22 pertandingan karena cedera. Tony Parker menambah 12 poin, DeJuan Blair menjaringkan 11 poin, sementara Daniel Green dan Thiago Splitter masing-masing mencetak 10 poin untuk Spurs. Sementara, Deron Williams mencetak 27 poin untuk memimpin Nets, yang kalah untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Kris Humphries juga ikut menambah 15 poin bagi tuan rumah. ( d t c //oo k e )

Micah Richards Tutup Akun Twitter M A N C H E S T E R — Bek Manchester City Micah Richards menutup akun Twitter-nya setelah menjadi sasaran rasisme. Pihak kepolisian Lincolnshire kini telah membuka kemungkinan investigasi pada pemain berusia 23 tahun tersebut terkait tindakan rasisme yang diterima Richards bulan November lalu. Saat itu Richards memutuskan untuk tidak menutup akun Twit-

ter-nya, namun awal Februari ini bek timnas Inggris tersebut akhirnya menutup akun Twitter setelah kembali jadi sasaran rasisme. Agen Richards, Alex Levack, dari Sidekick Management mengatakan, "Micah [Richards] sangat sedih harus menutup akunnya karena sebenarnya ia senang berdiskusi (bln) dengan fans di Twitter.(bln)


OLAHRAGA

23

Senin,

13 Februari 2012

Bintang 5 Spurs Lumat Newcastle menggandakan keunggulan The Lilywhites pada menit ke-enam setelah membobol gawang mantan klubnya tersebut. Saha mencetak gol keduanya ke gawang Tim Krul pada menit ke-20 memanfaatkan umpan Adebayor sekaligus membuat skor menjadi 3-0. Pesta gol Spurs berlanjut ketika pertandingan memasuki menit ke-34, kali ini Niko Kranjcar yang menyambar umpan Adebayor untuk menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0 bagi Spurs. Pada babak kedua, Newcastle tampil lebih disiplin, namun tetap tak mampu memecah kebuntuan di lini depan mereka. Justru Tottenham yang mencetak gol kelima, giliran Adebayor yang masuk daftar scoresheet pada menit ke-64. Skor 5-0 bertahan hingga akhir pertandingan. “Mereka (Tottenham Hotspur) bermain dengan san-

gat baik dan sempurna sekali. Terlepas dari beberapa pemain inti yang absen, mereka memiliki peluang pesar dalam meraih gelar juara musim ini. Melihat dari kemampuan mereka seperti itu,” jelas pelatih Newcastle United, Alan Pardew. Meskipun tim asuhannya harus kalah dengan skor yang cukup besar dan memalukan. Pardew tidak ingin menyalahkan kinerja para pemainnya. Ia justru merasa bertanggung jawab akan kekalahan yang dialami oleh The Magpies ini. “Saya yang seharusnya disalahkan. Saya terlalu banyak memainkan beberapa pemain yang memiliki tipe penyerang. Alhasil, mereka sukses menerobos daerah kita. Sebenarnya, kita sendiri sedikit sulit untuk melakukan penyerangan. Oleh karena itu, kekalahan ini adalah kesalahan saya semata,” ujarnya. ( s k y //gg l c )

Hertha Berlin Pecat Pelatih Lagi NET

SLIDING TACKLE — Striker Tottenham, Louis Saha (depan) di sliding tackle pemain Newcastle, James Perch dalamlanjutan Premier League, Minggu (12/2) dini hari WIB.

LONDON — Tottenham Hotspur berpesta lima gol tanpa balas lawan Newcastle United pada pertandingan lanjutan Premier League di White Hart Lane, Minggu (12/2) dini hari WIB. Spurs sudah unggul empat gol pada babak pertama dan menambah satu gol melalui Emmanuel Adebayor pada paruh kedua. Kemenangan ini membuat Spurs menjaga peluang mereka di jalur juara dengan berselisih empat poin dari Manchester City. Dengan hasil itu, Tottenham masih nyaman berada di posisi ketiga klasemen. Tak mau memikirkan soal gelar juara, The

Lilywhites masih tetap mengincar tiket lolos ke Liga Champions. Dengan 53 poin, mereka unggul 10 poin dari Chelsea dan Arsenal yang berturut-turut duduk di posisi ke-4 dan ke-5. Dengan marjin poin sebesar itu, posisi Spurs di Zona Liga Champions boleh dibilang terhitung aman dan sudah sewajarnya jika pasukan London Utara itu coba mengincar target yang leb-

ih tinggi, yakni titel Liga Inggris. Perbedaan poin mereka dengan duo Manchester di puncak relatif tidak besar. Usai melakoni laga ke-25nya, Spurs tertinggal lima poin dari Manchester United serta empat poin dari Manchester City. Sebuah jarak yang bisa dipangkas di sisa 13 pertandingan musim ini dan peluang jadi juara masih terbuka lebar. Tapi sang manajer, Harry Redknapp, meminta anak asuhnya untuk tak memikirkan soal itu dulu dan berkonsentrasi mengamankan posisi tiga besar. "Saya hanya melihat selisih kami dengan Arsenal. Saya mungkin akan berbohong jika berka-

ta lain," aku Redknapp di Sky Sports. "Saya juga melihat ke atas, tapi kami sangat menginginkan Liga Champions dan itulah kuncinya," sambungnya. "Saya merasa penting kami menjaga jarak itu. Jika kami bisa menjaga jarak dengan dua tim teratas, itu akan sangat fantastis. Tapi saya ingin benar-benar memastikan kami lolos ke Liga Champions," lugas Redknapp. Skuad Harry Redknapp unggul cepat ketika pertandingan baru berjalan empat menit melalui gol Benoit Assou-Ekotto, memanfaatkan umpan Adebayor. Dua menit kemudian pemain baru Spurs, Louis Saha,

B E R L I N — Michael Skibbe menjadi "korban" selanjutnya tren pemecatan pelatih di Bundesliga. Ia hanya punya lima pertandingan sebelum diberhentikan oleh Hertha Berlin. Adalah harian Bild yang memberitakan pemecatan tersebut, menyusul kekalahan telak 0-5 Hertha dari VfB Stuttgart Sabtu kemarin. Kekalahan itu membuat Hertha berada persis di atas zona merah, yang membuat mereka terancam kembali ke divisi II seperti musim lalu. Yang menarik, Skibbe baru memimpin Die Alte Dame (The Old Lady) di lima pertandingan,

sejak direkrut pada 22 Desember, saat jeda musim dingin. Dan dari lima partai tersebut semuanya berakhir dengan kekalahan. Pria 46 tahun itu, yang pernah bersama Rudi Voeller menangani timnas Jerman dari 2000 sampai 2004, menjadi pelatih keenam yang dipecat klub Bundesliga di musim ini. Lima sebelumnya adalah orang yang dia gantikan, yakni Markus Babbel, lalu Marcus Sorg (Freiburg), Michael Oenning (Hamburg), dan Holger Stanislawski, yang ditendang Hoffenheim Kamis lalu. (blc)

Michael Skibbe

Hasil dan Klasemen Sabtu (11/2)

Liga Inggris MU Blackburn Bolton W. Everton Fulham Sunderland Swansea Tottenham MU Manc City Tottenham Arsenal Chelsea Newcastle Liverpool Norwich Sunderland Everton Swansea Fulham Stoke Aston WBA QPR Wolves Blackburn Bolton Wigan

2-1 Liverpool 3-2 QPR 1-2 Wigan 2-0 Chelsea 2-1 Stoke 1-2 Arsenal 2-3 Norwich 5-0 Newcastle 25 18 4 3 61-25 24 18 3 3 63-19 25 16 5 4 49-25 25 13 4 8 48-35 25 12 7 6 44-31 25 12 6 7 36-36 25 10 9 6 29-23 25 9 8 8 37-41 25 9 6 10 34-26 25 9 6 10 26-27 25 7 9 9 28-32 25 7 9 9 31-36 25 8 6 11 24-38 24 6 10 8 29-33 24 7 5 12 24-34 25 5 6 14 27-44 24 5 6 13 27-44 25 5 6 14 37-56 25 6 2 17 29-51 25 4 7 14 23-50

58 57 53 43 43 42 39 35 33 33 30 30 30 28 26 21 21 21 20 19

Santander Osasuna Betis Madrid Barcelona Valencia Levante Espanyol Atletico Osasuna Bilbao Malaga Getafe Sevilla Betis Vallecano Mallorca Granada Sociedad Santander Villarreal Gijon Zaragoza

0-0 Atletico 3-2 Barcelona 2-1 Bilbao 21 18 1 2 71-19 22 14 6 2 63-16 21 10 7 4 31-22 21 9 5 7 27-25 21 9 5 7 25-24 22 8 7 7 31-27 22 7 10 5 26-35 22 7 9 6 34-30 21 8 4 9 25-31 21 7 6 8 22-27 21 6 8 7 22-24 22 8 2 12 25-31 21 7 4 10 25-32 21 6 7 8 18-25 21 7 4 10 16-28 21 6 6 9 23-30 22 4 11 7 18-26 21 5 8 8 20-29 21 5 4 12 20-39 21 2 6 13 16-38

55 48 37 32 32 31 31 30 28 27 26 26 25 25 25 24 23 23 19 12

Udinese Cagliari Milan Juventus Lazio Udinese Inter Roma Napoli Palermo Cagliari Genoa Fiorentina Parma Chievo Catania Atalanta Bologna Siena Lecce Cesena Novara

1-2 AC Milan 2-1 Palermo 23 14 5 4 45-20 21 12 9 0 33-13 23 12 6 5 37-24 23 12 5 6 34-22 22 11 3 8 34-29 22 10 5 7 36-26 22 7 10 5 36-24 23 9 4 10 33-34 23 7 9 7 22-24 21 9 3 9 31-38 21 7 7 7 23-19 21 7 6 8 27-34 22 7 6 9 19-28 20 5 9 6 23-29 21 7 8 6 25-27 21 5 7 9 18-26 21 4 8 9 21-22 22 4 5 13 22-38 22 4 4 14 15-34 22 2 7 13 19-42

47 45 42 41 36 35 31 31 30 30 28 27 27 24 23 22 20 17 16 13

Mali Juara 3 Piala Afrika M A L A B O — Mali memetik kemenangan 2-0 atas Ghana dalam perebutan posisi tiga Piala Afrika 2012. Cheick Diabate menjadi pahlawan kemenangan Mali dengan memborong dua gol itu. Di Nuevo Estadio de Malabo, Minggu (12/2) dini hari WIB, Mali unggul di menit ke-23. Satu sepakan dari Diabate membuat Mali memimpin 1-0 yang bertahan hingga paruh pertama berakhir.

Mengejar defisit satu gol, Ghana justru harus bermain dengan 10 orang saat pertandingan memasuki menit ke-65. Pemain belakang Issac Vorsah mendapat ganjaran kartu kuning kedua dan mesti meninggalkan lapangan lebih dini. Saat babak kedua tinggal menyisakan 10 menit lagi, Diabate kembali menceploskan bola ke

gawang Ghana. Gol kedua Diabate ini cukup untuk menyegel kemenangan Mali dengan skor akhir 2-0. Berkat kemenangan ini, Seydou Keita dkk. menjadi pemenang di perebutan posisi tiga Piala Afrika edisi kali ini. Semenjak menjadi runner-up tahun 1972, ini adalah capaian terbaik kedua untuk Mali di Piala Afrika. (dtc)

Pembuktian Milan Tanpa Ibra

Maxi Lopez

U D I N E — Sempat tertinggal lewat gol Antonio Di Natale di babak pertama, AC Milan bangkit dengan membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk kemenangan Rossoneri atas Udinese. Dengan upaya tersebut, pelatih Massimiliano Allegri memberi aplaus terhadap para pemainnya yang bermain bagus. Terutama dengan dua striker baru mereka, Maxi Lopez dan Stephan El Shaarawy yang masing-masing mencetak gol pada laga tersebut. "Saya pikir kami memainkan pertandingan yang bagus. Kami memulai dengan baik tapi dihukum selama paruh pertama. Di babak kedua kami membaik. Menunjukkan keberanian dan mengambil risiko lagi," ujar Allegri seperti disitat Goal, Minggu (12/2). “Kami prihatin dengan hasil terakhir kami (ditahan imbang Napoli dan kalah dari Juventus). Tetapi kami harus mengalahkan Udinese semangat kami telah membuat perbedaan. Kami kohesif, terutama di babak kedua,” sambungnya. Allegri juga memuji permainan positif yang ditunjukkan para pemainnya tanpa kehadiran Zlatan Ibrahimovic. Seperti diketahui, Milan akan menjalani laga tanpa Ibra, setelah striker Swedia tersebut terganjar larangan bertanding selama tiga pertandingan. Dia harap seman- gat ini bisa dibawa hingga saat melawan Juve dua pekan lagi. "Ketika tidak ada Ibrahimovic, pemain menampilkan karakteristik yang berbeda, seperti yang ditunjukkan hari ini (melawan Udinese). Maxi Lopez memberi kami motivasi dan melakukan pekerjaan besar," ujar mantan pelatih Cagliari itu. “Saya tidak tahu apakah itu bisa menentukan, tapi yang jelas dan yang terpenting adalah sekarang kami harus berkonsentrasi pada pertandingan melawan Juventus,” tandasnya. Dengan kemenangan ini, Milan kini berhasil mengkudeta Juve dari Capolista dengan koleksi 47 poin. Sedangkan, pekan ini, Bianconeri tidak memainkan laga ke 23, akibat badai salju, yang sekiranya mereka akan melawat ke Bologna. Dengan begitu, Juve masih memiliki dua pertandingan yang belum digelar. (glc)


CMYK

Senin 13 Februari 2012

24

Kwartir Cabang Kepulauan Anambas Masa Bhakti 2010-2015

Pelantikan Ketua dan Andalan Cabang Gerakan Pramuka DRS TENGKU Mukhtaruddin selaku Kamabicab Gerakan Pramuka kepulauan Anambas melantik Ketua dan Andalan Cabang Gerakan Pramuka Kwarti Cabang Kepulauan Anambas masa bhakti 2010-2015 di gedung BPMS, Siantan, Anambas 3/2. Dalam pidatonya, Tengku me-

nyampaikan, Gerakan Pramuka saat ini telah menjadi salah satu kurikulum ekstrakurikuler di sekolahsekolah, dan hal ini telah tertuang di dalam Peraturan Pemerintah No: 12 Tahun 2010 tentang pramuka. ”Pramuka sebagai Penyelamat Generasi Muda” Di samping itu anggaran untuk

Pramuka Cabang Kabupaten Kepulauan Anambas saat ini telah di setujui oleh DPRD. "Dalam waktu dekat nantinya kita akan mengadakan Jambore ke Papua," ungkap Kakak Drs T Mukhtaruddin Selanjutnya selaku Kakak Pembina Pramuka Drs T Mukhtaruddin menghimbau agar Pramuka benar-

benar berlatih karena keberadaan pramuka di Kabupaten Kepulauan Anambas ini telah berada lebih kurang lima tahun, jelasnya. Selain itu juga diucapan terimakasih kepada semua pihak, baik kepada para guru, orang tua yang telah banyak membantu kegiatan Pramuka selama ini.

KAMABICAB, Tengku Mukhtarudin ucapkan selamat pada Pengurus Kwarcab Kepulauan Anambas.

PENGURUS Kwarcab Kepulauan Anambas.

KETUA Kwarcab Abdul Haris. TENGKU Mukhtarudin sematkan tanda pengurus.

KAMABICAB Gerakan Pramuka Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin.

TENGKU Mukhtarudin dan pengurus Kamabicab.

TENGKU Mukhtarudin meneken SK Pengurus Kwarcab dan Andalan Kepulauan Anambas.

Gubernur Kepri Resmikan Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang

GUBERNUR Kepri H Muhammad Sani menandatangani prasasti peresmian Poltekkes Tanjungpinang.

GUBERNUR Provinsi Kepri, Drs H Muhammad Sani meresmikan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Tanjungpinang, Kamis (9/2). Peresmian ini, sekaligus memulai babak baru pengelolaan politeknik tersebut di wilayah Provinsi Kepri. Untuk diketahui, Poltekkes Tanjungpinang ini sebelumnya di bawah naungan Poltekkes Pekanbaru. Namun, seiring dengan pemekaran wilayah, selanjutnya Poltekkes tersebut diserahkan ke Provinsi Kepri. Direktur Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang Novian Aldo mengatakan bahwa saat ini Poltekkes Tanjungpinang telah memiliki tiga program studi (Prodi). Adapun prodi yang saat ini sudah berjalan di antaranya adalah Perawatan, Kebidanan dan Kesehatan Lingkungan diploma III. Sejauh ini, Poltekkes juga telah berhasil mencetak tenaga-tenaga perawat, bidan dan tenaga kesehatan lingkungan. “Kami berharap, pemerintah daerah dapat memanfaatkan lulusan kami,” kata Novian. Menanggapi hal ini, Gubernur Provinsi Kepri, Drs Muhammad Sani menyambut gembira kehadiran Poltekkes tersebut. De-

ngan kehadiran Poltekkes tersebut, dapat memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di seluruh Kepri. “Provinsi Kepri merupakan salah satu provinsi yang memiliki pulau terbanyak di Indonesia. Ada sekitar 2408 pulau dan tentunya membutuhkan sentuhan tenaga kesehatan di pulau-pulau tersebut. Mudah-mudahan lulusan Poltekkes ini dapat memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di pulau-pulau tersebut,” harap Sani. Kepada Direktur Poltekkes, Muhammad Sani juga berharap perguruan tersebut dapat melahirkan lulusan terbaik. “Selain kuantitas, kualitasnya juga harus diperhatikan. Karena, kedepan tuntutan masyarakat akan pelayanan prima pasti meningkat,” kata Gubernur. Peresmian ini juga ditandai dengan penyerahan aset-aset milik Poltekkes Pekanbaru kepada Poltekkes Tanjungpinang. Nantinya, seluruh aset Poltekkes Pekanbaru yang ada di Tanjungpinang diserahkan kepada kepada Poltekkes Tanjungpinang. Narasi dan Foto : Humas Pemprov Kepri

DIREKTUR Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang Novian Aldo menjelaskan rencana pembangunan Kampus Poltekkes di Dompak kepada Gubernur Kepri H Muhammad Sani dan Kepala Badan Pengembangan, Penelitian Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Kesehatan, Bambang Rahardjo.

GUBERNUR Kepri H Muhammad Sani berfoto bersama jajaran Poltekkes, BupatiWalikota dan penerima beasiswa.

GUBERNUR melihat fasilitas pelatihan kebidanan di Poltekkes Tanjungpinang.

KETUA Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Hj Aisyah Sani menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa Poltekkes GUBERNUR Provinsi Kepri H Muhammad Sani menggunting pita tanda peresmian Poltekkes Tanjungpinang. berprestasi.

CMYK

GUBERNUR Kepri H Muhammad Sani menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi.

GUBERNUR Kepri H Muhammad Sani menekan sirene tanda diresmikannya Poltekkes Tanjungpinang.

HaluanKepri 13Feb12  

HaluanKepri 13Feb12

Advertisement