Page 17

CMYK

TANJUNGPINANG www.haluankepri.com

Kamis, 11 November 2010

Siape Die ,

Sri Heni Utami

Kasi PKM Dinsos Bintan

Pekerja Keras BERBEKAL pengalaman dan kemampuannya, Sri Heni Utami tidak pernah canggung dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Apalagi sosok ibu 2 anak yang terbiasa dengan bekerja keras ini selalu respon terhadap lingkungannya. Bagi wanita yang akrab disapa Heni ini, pekerjaan merupakan sebuah pengabdian terhadap masyarakat. Heni menilai, dunia kerja di pemerintahan memang dituntut untuk lebih mengutamakan kepentingan masyarakat. Sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Keluarga Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bintan, wanita asal Temanggung Jawa Tengah ini tidak jarang mencurahkan pemikirannya guna peningkatan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan

hal.18

Pekerja Keras

Polisi Ajak Pengendara Hening Cipta TANJUNGPINANG — Sebanyak 45 anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tanjungpinang turun ke jalan untuk menghentikan laju kendaraan di setiap sudut kota dan simpang lampu merah, Rabu (10/11). Petugas Satlantas mengajak pengendara untuk mengheningkan cipta guna mengenang jasa pahlawan selama 60 detik tepat pukul 08.15 WIB. Dalam aksi untuk memperingati Hari Pahlawan, para petugas Satlantas juga menganjurkan setiap pengendara untuk membunyikan sirine atau klakson pada detik-detik peringatan. Petugas juga menempelkan stiker tanda tertip lalu lintas di setiap kendaraan yang melintas di persimpangan atau lampu merah. Kapolresta Tanjungpinang AKBP Djoko Rudi melalui Kasat Lantas AKP Melda Yani mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk penghargaan masyarakat atas jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan negara ini. Polisi Ajak

hal.18

Normalisasi Drainase Potong Lembu Minta Dipercepat TANJUNGPINANG — Anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, Beni SH, meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pengerjaan normalisasi drainase di daerah Potong Lembu. Pasalnya, tahun anggaran 2010 sebentar lagi akan berakhir, padahal proyek tersebut sudah dianggarkan pada APBD-Perubahan 2010. Kata Beni, dengan masuknya musim penghujan, warga yang tinggal di daerah tersebut mengaku resah karena dihantui terjadinya banjir. Selain itu, kondisi drainase juga dikhawatirkan dapat membaha-

17

yakan bagi anakanak. "Soalnya, genangan air di drainase itu sejajar dengan jalan, sehingga sulit membedakan antara posisi jalan dengan parit yang sebenarnya. Karena itu, kita berharap normalisasi drainase ini segera dipercepat pe- Beni nyelesaiannya," kata Beni, Rabu (10/11). Dijelaskan, dalam pembahasan RAPBD-P 2010 lalu, DPRD Kota Tanjungpinang telah mengesahkan anggaran

untuk perbaikan dan normalisasi drainase tersebut. Kata Beni, perbaikan drainase ini menelan biaya sebesar Rp40 juta. "Karena anggarannya telah tersedia, kita berharap proyek ini segera dikerjakan," imbuhnya. Selain itu, lanjut Beni, terkait banyaknya keluhan masyarakat terhadap kondisi Normalisasi Drainase hal.18

HK/SUTANA

CITRA POLANTAS — Petugas Polisi Wanita (Polwan) memasang stiker dan memberi bunga kepada pengendara sepeda motor di bundaran Pamedan, Rabu (10/11). Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi Operasi Citra Polantas Seligi 2010.

Pancaroba, Warga Diminta Waspada TANJUNGPIN ANG — Kepala Dinas Kesehatan ANJUNGPINANG Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani meminta masyarakat mewaspadai munculnya penyakit akibat pergantian musim atau pancaroba. Ia menyarankan agar masyarakat senantiasa menjaga kondisi tubuh, dengan pemenuhan gizi dan senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Menurut Yani, saat pergantian musim terjadi, tubuh akan beradaptasi ekstra keras menghadapi perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan. Udara yang semula panas-kering, tiba-tiba menjadi dingin-lembab. Kondisi ini, kata Yani, menimbulkan ketidaknyamanan dan juga mem-

buat tubuh lebih mudah terserang penyakit. Secara umum, kata dia, musim pancaroba diawali hujan yang tidak merata. Kondisi ini menyebabkan sebagian kawasan masih tetap berdebu dan berudara panas. Selanjutnya, debu dan kotoran yang masih tersisa di kawasan terse-

Terdakwa Kasus Korupsi Proyek PMT

Pejabat Dinkes Kepri Dibebaskan TANJUNGPINANG — Hidajatullah (38), Kepala Bagian (Kabag) Pemeriksa Barang di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri yang menjadi terdakwa kasus korupsi proyek Pengadaan Makanan Tambahan (PMT) pada ibu hamil (bumil) dan Kekurangan Enegri Kronis (KEK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri tahun 2008 silam, dibebaskan dari rumah tahanan (Rutan) Kelas 1 Tanjungpinang, Selasa (9/11). Hidajatullah bebas seiring dengan berakhirnya masa ta-

hanan terdakwa pada 9 November 2010 kemarin, berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Riau tertanggal 5 Agustus 2010 Nomor: 162/ PID/ 2010/ PTR, atas banding dari terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum(JPU) Nomor 612/ Pid.B/ 2009/PN.TPI yang menyatakan terdakwa Hidajatullah telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Pejabat Dinkes

hal.18

but dengan mudah diterbangkan angin ke kawasan lain, dan menjadi vektor (pembawa) penyakit. "Anak-anak, terutama usia balita, termasuk golongan yang rentan penyakit pada pergantian musim . Kalau dibiarkan, bukan tidak mungkin berkembang menjadi gangguan kesehatan yang merugikan," katanya, Rabu (10/11). Dikatakan, demam adalah salah satu gangguan kesehatan yang kerap diderita anak pada pergantian. Ini bisa jadi lantaran baru di pergantian musim inilah anak-anak digempur serangan berbagai kuman (biasanya virus) secara besar-

CMYK

Pancaroba, Warga

hal.18

Tanjung Sebauk Jadi DBZ TANJUNGPINANG — Tanjung Sebauk Kelurahan Senggarang Kecamatan Tanjungpinang Kota dicanangkan sebagai Desa Binaan Zakat (DBZ) oleh Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepri. Pencanangan DBZ ini diresmikan oleh Walikota Tanjungpinang yang diwakilkan oleh Plt Sekdako Tanjungpinang Gatot Winoto bersama Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri Razali di Masjid Nurul Jihad Tanjung Sebauk, Rabu (10/11). Seiring dengan pencanangan ini, 12 warga Tanjung Sebauk mendapatkan ban-

IKLAN

IKLAN

besaran. "Demam bukan penyakit, melainkan gejala bahwa tubuh tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Lebih tepatnya, demam bisa merupakan gejala aneka penyakit, mulai infeksi ringan sampai yang serius," ucap Yani. Hal penting yang harus diperhatikan warga, menurut Yani, adalah menjaga kondisi tubuh dengan asupan gizi yang seimbang. Untuk mendapatkan ini, warga tidaklah harus minum semacam multi vitamin atau sejenisnya, tapi yang terpenting adalah memakan

tuan dana usaha dengan total bantuan sebesar Rp70 juta. Bantuan ini dengan kategori bidang usaha antara lain warung sembako, kerambah ketam, ternak ikan lele, kerupuk ikan, kue basah dan usaha bakso. Masing-masing mendapatkan bantuan antara Rp1 juta sampai Rp10 juta. Kepala Kanwil Kemtrian Agama Provinsi Kepri Razali mengatakan, pencanangan DBZ sebagai wujud memberikan stimulan dalam bentuk usaha-usaha di pedesaan yang nantinya diharapkan akan

Tanjung Sebauk

hal.18

HaluanKepri 11Nop10  
HaluanKepri 11Nop10  

HaluanKepri 11Nop10

Advertisement