Page 16

CMYK

BISNIS www.haluankepri.com

Kamis, 11 November 2010

16

KURS Rabu, 10 November 2010

USD

SGD

RM

8.892

6.908

2.877

GELIAT EKONOMI

Harga Emas Terus Melonjak BATAM — Kenaikan harga emas dunia berimbas pada kenaikan harga emas lokal. Jika sebelum puasa lalu harga emas 24 karat per gramnya Rp310.000, Rabu (10/11) harga emas di pasaran Batam Rp390.000 pergram. Adrian, pedagang Emas Intan Lestari kepada Haluan Kepri mengatakan harga emas Rabu sudah mengalami penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya. "Kemarin (Selasa,red), harga emas menyentuh harga tertinggi selama tahun 2010, Rp399.000 pergram," ujar Adrian. Menurutnya, harga emas terus mengalami kenaikan sejak Ramadhan (puasa) 2010. Harga emas menurutnya secara bertahap terus naik-turun. Namun kecenderungan naik lebih tinggi. Hingga mengukir menembus angka tertinggi sejak Januari hingga November 2010. Selain emas 24 karat, emas 23 karat dipasaran Batam dijual dengan harga Rp340.000 pergram, emas 22 karat Rp265.000 pergram. Tingginya harga emas membuat transaksi penjualan meningkat. Sementara pembelian minim. "Kalau harga emas sudah tinggi, yang lebih banyak menjual ketimbang membeli," sebut Adrian. Menurut Adrian, kemungkinan harga emas naik masih tinggi. Hal itu dikarenakan naiknya harga minyak dunia. Namun begitu, kecenderungan turun juga ada. (hk/an)

IKLAN

OG Home Harbourbay Mall

Belanja Rp75.000 Dapat TV LCD BA TAM — Pusat perlengkapan rumah tangga BAT terbesar di Batam, OG Home menawarkan promo terbaru mereka, yakni berbelanja minimal Rp75.000 bisa dapat beragam hadiah, dengan hadiah utama TV LCD 32 inch. Manager Operational OG Home, Rusman menyebutkan, selain berhadiah TV LCD 32 Inch, terdapat hadiah lainnya yaitu kulkas, DVD Player, Kompor gas, Dispenser, Blender, Rice Cooker dan hadiah-hadiah menarik lainnya. Hadiah ini diberikan kepada konsumen yang melakukan transaksi mulai dari Rp75.000, mendapatkan satu satu kupon, berlaku kelipatan. Kupon undian ini, sebut Rusman akan diundi Desember 2010 mendatang. Promo ini berlaku untuk masa periode 5 November 2010 hingga 30 November 2010 mendatang. Selain promo bulanan, OG Home juga menggelar promo lainnya yang tak kalah

asiknya. Setiap berbelanja Rp200.000, konsumen juga berkesempatan unttuk mengikuti undian dengan hadiah uang tunai Rp500.000. OG Home juga menawarkjan diskon diakhir pekan, yaitu pada tanggal 12, 13, dan 14 November ini, dengan diskon 10 persen plus 5 persen untuk semua item. Disamping itu, OG Home juga kerap memberikan kejutankejutan promo yang sangat sayang untuk dilewatkan. Kejutan ini menurut Rusman sebagai bentuk service dan penghargaan kepada konsumen yang telah berbelanja dan percaya kepada OG Home. "OG Home menjual aneka produk rumah tangga berkualitas, dengan harga yang sangat kompetitif. Sebagai bentuk ser-

HK/NANA

PROMO UNDIAN — Pusat perlengkapan rumah tangga terbesar di Batam, OG Home menggelar promo undian dengan belanja minimal Rp75 ribu. Nampak seorang Sales Promotion Girls OG Home menampilkan mangkuk sup keramik, bagian dari set perlengkapan makan impor dari Cina. vice kami kepada pembeli, kami memberikan promo-promo spesial, baik diskon maupun hadiah," ujar Rusman. Ya, bagi Anda yang ingin

mendapatkan perlengkapan rumah tangga, mulai dari peralatan dapur, perlengkapan makan, perlengkapan tidur, plastik ware, home decor,

home appliance dan aneka boneka, bisa mendapatkannya di OG Home yang berada di Basement Harbourbay Mall, Jodoh. (hk/an)

BI: Bunga Perbankan Nasional Belum Kompetitif NUSA DUA BALI — Bank Indonesia mengungkapkan bahwa tingkat suku bunga perbankan nasional saat ini belum bisa bersaing dengan tingkat bunga perbankan negara-negara ASEAN. "Suku bunga belum bisa bersaing, tingkat bunga masih tinggi," kata Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah usai membuka Konferensi Perbankan ASEAN

ke-18 dan Pertemuan Dewan Perbankan ASEAN di Nusa Dua Bali, Rabu (10/11). Ia menyebutkan, tingkat suku bunga perbankan nasional akan kompetitif dengan negaranegara ASEAN lain (lima negara) jika tingkat inflasi mencapai 2,0 hingga 3,0 persen. Menurut dia, tingkat suku bunga yang masih tinggi akan menjadi masalah ketika berlaku

pasar tunggal ASEAN khususnya di sektor keuangan. "Semakin dekat dengan tingkat bunga negara-negara ASEAN lain berarti semakin ada kesiapan untuk memasuki integrasi ASEAN di sektor finansial khususnya perbankan," katanya. Halim mengaku saat ini kondisi perbankan nasional dibanding negara ASEAN lain masih tertinggal. Dilihat keda-

IKLAN

CMYK

laman finansial, Indonesia baru mencapai 30-35 persen padahal lainnya mencapai 40 hingga 70 persen. Namun BI tetap mendorong perbankan nasional agar meningkatkan kinerja sehingga siap menghadapi integrasi pasar ASEAN. "Dari sisi regulasi kita siap karena dalam konteks aturan, kita cukup bebas sehingga punya daya saing, yang perlu mendapat

perhatian dari bank adalah tingkat efisiensi," kata Halim. Konferensi Perbankan ASEAN ke-18, seperti dikemukakan Ketua Asosiasi Bankir ASEAN, Pham Huy Hung, fokus pada upaya mencari pemecahan dan kerangka kerja untuk meningkatkan dan mempromosikan kerja sama keuangan ASEAN terkait dengan pasar tunggal ASEAN. (hk/ant)

HaluanKepri 11Nop10  
HaluanKepri 11Nop10  

HaluanKepri 11Nop10

Advertisement