Page 1

Rabu, 11 Januari 2012 17 Safar 1433 H TERBIT 24 HALAMAN NO 10/1 TAHUN KE 11 HARGA ECERAN RP2000,HARGA LANGGANAN RP2.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Website: www.haluankepri.com

Menunggu Prestasi Belajar di Lantai

Korban Salah Tangkap Dipukul

11 Polisi Lingga Terlibat

B A T A M — Pemandangan janggal terlihat saat memasuki Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Batam. Di sekolah yang beralamat di Jalan Letjend S. Parman, Sei Pancur Kelurahan Duriangkang-Sei Beduk ini, sebagian siswanya belajar di lantai di luar ruang kelas. Ada yang belajar di dekat pintu masuk ruang Kepala Sekolah, di mushalla hingga di rumah dinas guru. Mereka tampak sama sekali tidak canggung. Ada yang berposisi melingkar mengelilingi guru, ataupun dengan berjajar menghadap ke depan, menyimak guru menerangkan mata pelajaran saat itu. Ketidakcanggungan siswa dan murid menjalani proses belajarmengajar yang sebenarnya tak lazim ini di alam kemerdekaan dan di wilayah FTZ Batam ini terjadi mungkin karena mereka sudah terlalu lama mengalami proses belajar-mengajar di tempat terbuka. Tanpa kursi dan bangku, layaknya di sebuah sekolah. Apalagi itu terjadi di SMK negeri. Jika ada tamu yang datang, paling mereka hanya menoleh sebentar saja. Lalu kembali mencoba berkonsentrasi, melanjutkan proses belajar-mengajar. Bila itu dialami seluruh siswa yang bersekolah di tempat tersebut, mungkin tidak terlalu menjadi persoalan. Tapi jika hanya dialami oleh sebagian siswa saja, tentunya akan menimbulkan dampak psikologis tersendiri bagi siswa yang belajar di luar kelas, beralaskan lantai tanpa fasilitas memadai. Sementara mereka membayar biaya sekolah yang sama dengan yang

LINGGA-Kapolres Lingga AKBP Misbahul Munauwar mengambil langkah tegas terhadap anggota Polres Lingga yang terlibat dalam kasus pemukulan, Aji Masaid, korban salah tangkap yang dituduh terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sebelas anggota Polres Lingga terindikasi terlibat dan segera disidang. Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Dabo Singkep, As, langsung dicopot dari jabatannya. Oleh: Jefriadi, Liputan Lingga

Hal ini diungkapkan Kapolempat hari, mulai Sabtu (8/1) samres Lingga AKBP Misbahul Mupai Selasa (10/1). Sedangkan untuk nauwar, saat menggelar konkasus curanmornya sendiri kini frensi pers di Ruang Humas ditangani langsung oleh Polres Mapolres Lingga, Selasa (10/1). Lingga," kata Kapolres Lingga. Menurut Misbahul, Polres Hasil pemeriksan menemukan Lingga serius menindaklanjuti 11 orang anggota polisi yang terlaporan keluarga Aji Masaid duga melanggar dispilin dan kode yang mengatakan bahwa Aji etik saat melakukan pemeriksaan. adalah korban penyiksaan oleh Dari sebelas anggota tersebut Misbah kepolisian saat yang bersangenam di antaranya anggota Polsek kutan jadi korban salah tangkap Dabo Singkep dengan inisial AS, dalam kasus curanmor. ZK, PS, AR, AN dan BD. Sedangkan lima "Kita langsung membentuk tim orang lainnya, adalah anggota polisi yang pengawas pemeriksaan yang terdiri atas berdinas di Polres Lingga yakni AW, ST, RN Kabag Sumda dan Kasi Propam Polres Lingga untuk melakukan pemeriksaan 11 Polisi terkait kasus ini. Tim sudah bekerja Bersambung ke hlm 7

Menunggu Prestasi Bersambung ke hlm 7

GUNAKAN MUSHALLA — Ratusan siswa SMKN 3 Batam terpaksa menggunakan mushalla dan koridor sekolah untuk proses belajar mengajar, karena kekurangan delapan lokal, Selasa (10/1). CECEP/HALUAN KEPRI

Kapal Fiber Dilarang Berlayar ........... Syahbandar Batam melarang keberangkatan kapal fiber glass untuk perjalanan jarak jauh, bila cuaca buruk dan gelombang besar.

9

Renovasi Gratis di Beverly Green ......... Perumahan Beverly Green yang dibangun salah satu pengembang terbaik di Batam, PKP menawarkan promo renovasi gratis.

16

Penunjukan PPTK Terlambat ............... Penunjukkan PPTK pada setiap proyek di Provinsi Kepri yang sering terlambat menyebabkan pengerjaan proyek juga telat.

17

Rusun Jamsostek Kabil Akan Diresmikan Presiden

WN Jerman Otak Rampok Ditangkap BATAM— —Jajaran Polresta Barelang bekerja sama dengan Resmob Polda Metro Jaya berhasil meringkus enam pelaku perampokan terhadap tiga warga asal Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (10/1) di Tangerang. Perampokan itu terjadi, Rabu 28 Desember 2011, saat taksi yang ditumpangi para korban dicegat lima orang deng-

BA T A M — Tujuh twin blok rusunawa (rumah AT susun sewa) untuk pekerja di Kabil yang dibangun PT Jamsostek yang kini pengerjaan hampir selesai bakal diresmikan bulan Februari 2011 oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebelumnya telah dibangun dan dihuni tiga twin blok rusun di kawasan tersebut, Rusun Jamsostek

an mobil sedan di dekat Perum Batara Raya Batam Centre. Satu dari pelaku perampokan adalah Uwe Schweisfurth (58 tahun), turis asing berkebangsaan Jerman yang ikut diringkus oleh Satreskrim Polresta Barelang dengan Resmob Polda Metro Jaya di komplek Maleo Nomor 23

Bersambung ke hlm 7

Jadwal Shalat

WN Jerman Bersambung ke hlm 7

Messi Tiga Kali Berturut-turut

Messi dan Pep Terbaik Dunia 2011 ZURICH — Striker Barcelona Lionel Messi meraih penghargaan FIFA Ballon d'Or alias Pemain Terbaik Dunia 2011. Sedangkan Pep Guardiola terpilih sebagai pelatih terbaik dunia.

Maria Selena

Siap di Mana Saja JAKARTA — Belum ada kepastian, apakah nantinya Puteri Indonesia 2011, Maria Selena akan terjun di dunia entertainment atau yang lain. Namun Maria mengaku harus memiliki kemampuan dan menyesuaikan diri di manapun tempatnya berkarir. "Itu masih belum punya pandangan, namun di mana-

Siap di Mana Bersambung ke hlm 7

Lionel Messi

Messi mengalahkan striker Real Madrid Cristiano Ronaldo dan gelandang Azulgrana Xavi Hernandez. Penghargaan sebagai pemain terbaik dunia 2011 dan penghargaan pelatih terbaik dunia 2011 diserahkan oleh FIFA kepada bintang Barcelona Lionel Messi dan pelatih Barcelona Pep Guardiola di Zurich, Swiss, Selasa (10/1) WIB. Ini merupakan raihan Ballon d'Or ketiga kali Messi secara berturut-turut, atau yang kedua kali secara beruntun sejak penghargaan

Batam dan Sekitarnya

CECEP/HALUAN KEPRI

KACAB Jamsostek Batam I Rilexya Suryaputra (kiri), didampingi Kabid Pemasaran Batam I Surya Rizal.

Ballon d'Or ini merger dengan Pemain Terbaik Dunia FIFA. Messi memang difavoritkan akan meraih penghargaan bergensi ini setelah membawa Barcelona meraih hat-trick Primera Liga Spanyol pada 2011 dan dua kali juara Liga Champions dalam tiga tahun terakhir. Messi mampu mengalahkan dua rekannya di Barcelona, Andres Iniesta dan Xavi, meski mereka sempat bersinar di Piala Dunia 2010 di Afrika Messi dan Bersambung ke hlm 7

Pep Guardiola

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

Isya’

04.45

12.10

15.35

18.12

19.26


2 Tolak Usir Dubes, PM Papua Nugini Diserang Wakil PAPUA NUGINI — Wakil Perdana Menteri Papua Nugini, Belden Namah, meminta Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O'Neill, untuk mundur. Ancaman ditujukan karena O'Neill tak mendukung gagasan pengusiran Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini. Namah sebelumnya mengancam mengusir Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini, Andrias Sitepu. Namah mengancam Andrias terkait intersepsi yang dilakukan TNI AU terhadap pesawat milik Papua Nugini. Tidak hanya itu, ia mengancam menutup Kedutaan Besar Indonesia di Port Moresby. Berbeda dengan Namah, O'Neill justru menganggap ancaman pengusiran Duta Besar Indonesia adalah tindakan yang tidak perlu. Ia juga mengatakan tidak akan ada penutupan Kedutaan Besar Indonesia. "Saya tidak perlu mengundurkan diri karena sejauh ini saya bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang saya lakukan," kata O'Neill. Ia juga menambahkan bahwa akhir jabatannya hanya ditentukan oleh pemilihan umum. "Hanya rakyat Papua Nugini yang bisa menentukan kapan akhir masa jabatan saya dalam Pemilu 2012," katanya. (tif)

LUAR NEGERI Rabu,

11 Januari 2012

'Gulingkan Pemerintah' Keinginan Anwar Ibrahim Pascavonis Bebas KUALA LUMPUR — Setelah dinyatakan tidak bersalah dari dakwaan sodomi yang diarahkan kepada dirinya, Anwar Ibrahim langsung menetapkan agenda politiknya yang terbaru. Dia pun berencana untuk menggulingkan pemerintah lewat pemilu mendatang. "Keadilan sudah ditegakan. Saya merasa terbebaskan, tetapi kami masih memiliki agenda dan perjuangan. Sudah waktunya kami mulai fokus kepada pemilu," ucap mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia tersebut seperti dikutip AFP, Senin (9/1) lalu. Dalam postingan di situs mikrobloging Twitter usai keputusan pengadilan, Anwar pun menjelaskan tujuan utamanya dalam pemilu mendatang.

"Pada pemilu, suara rakyat akan didengar dan pemerintahan yang korup ini akan digulingkan dari kekuasaannya," tulis Anwar dalam akun Twitter miliknya. Pemilihan umum akan segera dilangsungkan oleh Pemerintah Negeri Jiran setidaknya pada awal tahun depan. Pemilu itu akan menjadi ujian bagi Pemerintahan Perdana Menteri Najib Razak. Anwar memang dikenal sebagai tokoh

reformis di Malaysia. Pada 1998 lalu sebenarnya ia sudah dipersiapkan untuk menggantikan posisi Perdana Menteri Mahathir Mohammad yang berkuasa saat itu. Namun perselisihannya dengan Mahathir membuatnya tersungkur dari kekuasaan dan dirinya dituduh terlibat kasus sodomi dan korupsi untuk pertama kalinya. Saat kasus sodominya dibatalkan pada 2004 silam, Anwar pun dibebaskan kemudian dirinya memimpin kelompok oposisi untuk melawan pemerintah yang masih dikuasai oleh Partai UMNO. Koalisi Keadilan Rakyat pun mendapatkan kemenangan besar pada pemilu 2008. Kini, Anwar membuka kembali peluang untuk melakukan reformasi di Malaysia. Reformasi memang menjadi hal yang terus ditawarkan Anwar dalam kampanyenya

untuk merubah Malaysia. Sementara itu dari Kantor Berita Malaysia, Bernama melaporkan, Departemen Luar Negeri Amerika Sarikat (AS) mengatakan keputusan pengadilan yang membebaskan Pemimpin Oposisi Anwar Ibrahim Datuk Seri atas tuduhan sodomi tercermin baik tentang kemandirian peradilan Malaysia. "Kami menyambut penutupan kasus ini lama berjalan, yang kami telah diikuti dengan seksama," kata sebuah pernyataan dari kantor juru bicara departemen, dikeluarkan melalui Kedutaan Besar AS di Malaysia, Selasa (10/1). Pernyataan itu kembali menyebutkan bahwa putusan disajikan sebuah kesempatan bagi semua orang Malaysia untuk fo(oke/bernama) kus pada masa depan.(oke/bernama)


Rabu 11 Januari 2012

KETUA DPD PKS Batam, Taufik Hermawan memberikan sambutan

KHAIRUNNAAS ANFAUHUM LINNAAS. Sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat kepada manusia lainnya. Itulah pesan pertama yang disampaikan oleh Ketua DPD PKS Kota Batam, Taufik Hermawan kepada pengurus PKS dalam acara Pelantikan DPC dan Ranting PKS Se-Kota Batam di Hotel Harmoni One, Minggu (8/1). Taufik menjelaskan seluruh pengurus tingkat kecamatan dan kelurahan di Batam sudah terpenuhi seratus persen. Untuk itu ia menginstruksikan setiap kader dan pengurus PKS harus senantiasa mengalirkan semangat untuk berkontribusi terbaik bagi masyarakat sebagai salah satu syarat cita-cita PKS sebagai partai tiga besar dalam pemilu 2014 mendatang. Maksud kontribusi, menurutnya tidak mengkhususkan peran apa yang bisa diberikan, namun keahlian atau kelebihan apa yang bisa disumbangkan oleh pengurus dan kader PKS untuk masyarakat. Taufik optimis target yang disepakati secara nasional ini dapat tercapai, mengingat kader dan pe-

ngurus PKS memahami benar, tugastugas di partai bukan hanya sebagai mesin politik, namun juga sebagai mesin dakwah yang terus memberikan kontribusi positif di tengahtengah masyarakat. Selain itu, di tubuh PKS terdapat faktor-faktor penunjang untuk bisa menggapai harapan yang telah disepakati. Faktor tersebut adalah karakter kader PKS yang religius dan tetap menjunjung tinggi nasionalisme, memiliki visi dan misi yang jelas dan terarah untuk membawa Batam dan Indonesia, yang kemudian ditunjang adanya kaderkader yang memiliki militansi tinggi. “Militansi di PKS tidak dikat oleh uang, namun oleh adanya kesamaan cita-cita untuk mewujudkan Batam dan Indonesia lebih baik,� ujarnya. Taufik bangga karena ketua pengurus cabang (DPC) didominasi oleh wajahwajah baru yang tentunya muda. Hal ini menandakan proses kaderisasi di PKS berjalan sukses. Selamat bekerja untuk Batam dan Indonesia.

KETUA DPD PKS, Taufik Hermawan, ST bersama seluruh Ketua DPC PKS Se-Batam bertekad siap mengantarkan PKS menjadi tiga besar.

3

TAUFIK Hermawan melantik secara resmi pengurus cabang dan ranting yang baru

Siap Mengalirkan Semangat Berkontribusi

Kader PKS adalah Mesin Dakwah

Narasi dan Foto: Humas PKS

SEKRETARIS PKS Batam, Bambang Dipoyono, SSos membacakan SK Pelantikan DPC dan Ranting

KETUA DPD PKS Batam, Taufik Hermawan, ST menyerahkan bendera kepada Ketua DPC PKS Lubuk Baja, Rohaizat, ST yang juga asli warga tempatan.

KETUA DPW PKS Kepri, Abdul Rahman, Lc dan Sekum PKS Batam memberikan pembekalan kepada pengurus baru.

PARA pengurus DPC dan Ranting PKS yang siap mengemban amanah dari partai

PENGURUS cabang dan ranting serius menyimak pidato Ketua DPD PKS Kota Batam.

DIHIBUR nasyid agar tetap terus semangat

SUASANA Konferensi Pers yang sederhana

UNDANGAN tersenyum mendengar joke politik dari Pebrialin, yang mewakili Pemko Batam.

SELURUH undangan dan peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKS

MELAKUKAN senam otak sebagai penghilang ketegangan


POLITIK

4

Rabu,

11 Januari 2012

PDIP Rangkul Partai Kecil

PKB Protes Tiga Anggota KPU JAKARTA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta tim seleksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) benar-benar mempertimbangkan kembali caloncalon anggota KPU baru periode 2012-2017. Pasalnya, dalam daftar calon, ada tiga nama anggota KPU lama periode 2007-2012 yang mencalonkan diri kembali. Anggota Komisi II DPR dari FPKB Abdul Malik Haramain mengatakan ketiga nama anggota KPU yang mendaftarkan diri kembali adalah Saut Hamonangan Sirait (pengganti Andi Nurpati), I Gusti Putu Artha, dan Sri Nuryanti. FPKB sendiri merasa tak senang dengan hadirnya ketiga calon tersebut karena menilai kinerja semua anggota KPU periode lalu sudah gagal. "Menurut kami, kinerja KPU periode lama sudah banyak yang menilai gagal, mulai dari panitia angket DPR, Komnas HAM, MK, banyak juga kasus terkait mafia pemilu yang banyak melibatkan KPU. Tidak profesional," kata Abdul kepada wartawan, Selasa (10/1). Menurutnya, berbagai kasus tersebut sudah menjadi catatan penting bagi DPR untuk menilai buruk kinerja KPU periode lalu yang juga dinilai gagal menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil. Karenanya, berbagai kasus yang terjadi di KPu seharusnya bisa menjadi pertimbangan bagi tim seleksi untuk tidak meloloskan tiga anggota KPU tersebut. "Itu harus jadi pertimbangan utama Pansel melakukan seleksi. Memang tidak ada larangan (daftar lagi), tapi secara etika mereka harusnya mempertimbangkan kembali," tuturnya. (mio)

ANJUNGPINANG ANG — PDIP Kota TanjungpiTANJUNGPIN nang memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi partai kecil untuk berkoalisi dengan PDIP pada pemilihan walikota (Pilwako) Tanjungpinang pertengahan November mendatang.

memungkinkan untuk berkoalisi. Seperti halnya dengan 5 partai kecil dan partai besar seperti Golkar. " Pendekatan terus jalan, karena dalam melakukan koalisi tidak bisa dilakukan dalam waktu sehari dua hari, tapi butuh waktu karena harus ada kesesuaian visi-misi," ungkapnya.

Meskipun pelaksanaan Pilwako kurang lebih 10 bulan lagi, tapi suasananya sudah mulai terasa dari sekarang. Beberapa balon sudah mulai tebar pesona dengan memasang berbagai spanduk ucapan di sejumlah sudut kota. (cw55)

Oleh: Amir , Liputan Tanjungpinang

" Satu suara sangatlah penting, PDIP siap merangkul semua partai kecil untuk bersama-sama menghadapi Pilwako Tanjungpinang," kata Sekretaris DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kepri, Lis Darmansyah, Selasa (10/1). Lis mengatakan, pendekatan dengan partai politik kecil sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir. Hasilnya, 5 partai kecil sudah menyatakan komitmennya untuk berkoalisi dengan PDIP menghadapi pilwako Tanjungpinang mendatang. " Ada lima partai yang sudah sepakat bergabung, kita sudah

menentukan caleg terpilih, pada Pemilu 1999 dan 2004, menggunakan sistem proposional tertutup atau berdasarkan nomor urut. " Kita sudah sepakat dengan UndangUndang Pemilu sekarang, pemilu proporsional terbuka. Saya tidak melihat alasan yang cukup untuk mengubahnya kembali ke proporsional tertutup dan sebagainya," kata Andi. Dia mengatakan, jika rancangan UU Pemilu akan diubah lagi, menurutnya sistem pemilu campuran menjadi opsi yang paling tepat. "Kalau campur juga satu opsi, tapi sekarang dengan ini (proporsional terbuka). Harus ada alasan yang lebih kuat lagi untuk diubahnya lagi, campuran itu kan ada dari

HUT PDIP — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri (kanan), didampingi Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, mengikuti upacara peringatan HUT PDIP di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (10/ 1). Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu merayakan hari jadi ke-39.

punya kesepahaman dalam membangun Kota Tanjungpinang," kata Lis tanpa merinci partai kecil dimaksud. Sebagai tindak-lanjut atas kesepakatan koalisi tersebut, kata Lis, direncanakan Rabu (11/1) ini dilakukan rapat pematangan konsep koalisi dengan partai-partai kecil tersebut. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk terus menyamakan persepsi agar dalam pelaksanaan koalisi nanti tidak ada perdebatan. Meski demikian, ucap wakil Ketua II DPRD Kepri, untuk kepastian koalisi hingga saat ini belum juga diputuskan, karena menu-

Demokrat Ingin Sistem Pemilu Terbuka Proporsional JAKARTA — Partai Demokrat menilai sistem pemilihan umum untuk 2014 tidak perlu diubah dengan sistem yang lain. "Secara prinsip Partai Demokrat melihat sistem proporsional terbuka (penentuan calon anggota legislatif terpilih berdasarkan suara terbanyak pada Pemilu 2014.), sudah cukup aspiratif kepada masyarakat dan memaksa kader untuk bekerja kepada rakyat," ujar Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Andi Mallarangeng, di Istana Negara RI, Jakarta, Selasa (10/1). Andi menilai sistem pemilu yang dijalankan pada tahun 2009 merupakan sistem yang tepat bagi Indonesia, sebagai negara penganut Demokrasi Pancasila. Sementara itu, sejak Pemilu 1999 dalam

rutnya dalam menentukan dengan siapa partainya berkoalisi, akan ditentukan setelah adanya silaturahmi akbar yang rencananya akan dilaksanakan pada Maret mendatang. Sambil menunggu silaturahmi, pihaknya terus melakukan pendekatan dengan semua partai yang

partai, sistem Jerman, belum ada kondisi yang lebih meyakinkan. Kalau mau melangkah lebih maju lagi, ya sistem distrik," jelas Andi. Sistem pemilu proporsional terbuka, lanjut Andi, membuat para kader partainya bekerja keras untuk rakyat agar terpilih sebagai wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Proporsional terbuka maka masyarakat bisa menilai masing-masing, mau nomor berapa dan dianggap paling bagus, maka itu yang dipilih. Itu kan konsekuensi dari proporsional terbuka, kader pada harus benar-benar bekerja memperlihatkan kinerjanya kepada masyarakat dan kemudian dalam pemilu silakan memilih yang terbaik," kata Andi. (inc)

ANTAR A

Golkar Tetap 5 Persen, Demokrat 4 Persen Parliamentary Threshold JAKARTA — Partai Golongan Karya (Golkar) tampaknya akan tetap bertahan dengan angka parliamentary threshold (PT) lima persen. Namun, angka tersebut tidak mutlak jika partai pohon beringin tersebut mendapatkan kompensasi di pasal-pasal lain. "PT kita tetap dalam 5 persen, tapi masih tergantung kompensasi di pasal lain, seperti jumlah kursi setiap dapil, sistem pemilu, dan perhitungan," ujar anggota Komisi II dari Golkar Nurul Arifin, usai rapat internal komisi di DPR RI, Senin (10/1). Sampai saat ini Golkar masih terus menunggu pergerakan partai-partai lain. Lobi pun masih akan terus dijalankan. Untuk kursi per dapil, Golkar menjadi partai satu-satunya dalam setgab yang tidak sepakat dengan kursi 3-10.

"Nanti malam kita masih akan rapat, dan ini masih panjang, masih perlu diskusi. Untuk dapil kita masih bertahan di 3-6," pungkas Nurul. Sementara itu, anggota Komisi II lainnya, Ramadhan Pohan, dari Partai Demokrat dalam agenda yang sama mengatakan pihaknya lebih memilih empat persen untuk angka PT. "Kami lebih memilih empat persen, karena itu paling moderat tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Kalau mau lima persen harus dengan argumen yang masuk akal," paparnya. Terkait RUU Pemilu secara keseluruhan, Pohan masih memperkirakan empat isu kursi dapil, PT, sistem pemilu dan sistem perhitungan masih menjadi agenda utama dan akan terus berdiskusi sampai menemui kesepakatan. "Ini masih perlu diskusi, dan ini bakal lama," jelas Pohan. ( m i o )


OPINI & LAYANAN UMUM

5

Rabu,

TAJUK

Imlek BEBER AP A hari lagi, sahabat dan tetangga kita RA PA merayakan Imlek yang jatuh pada 23 Januari 2012. Setiap kali datang tahun baru Cina, yang paling diingat mungkin kue ranjangannya. Bersamaan dengan datangnya ucapan Gong Xi Fat Chai 2563 selalu menyemburkan keriangan dan kebahagiaan. Tanpa disadari ternyata sudah cukup lama juga tetangga kita yang beretnis Cina merayakan hari bahagia itu. Kita bergegas ingat kembali kepada almarhum mantan Presiden RI, Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur sebagai pembuka kran keseteraan. Di setiap datangnya tahun baru cina hampir selalu memunculkan harapan dan keinginan baru disertai doa semoga datang era yang semakin baik. Yang dimaksud sebagai harapan tentu sebuah keinginan yang semoga bisa digapai, seperti hidup lebih bahagia dan sejahtera, datangnya rezeki yang lebih berlimpah, anak-anak yang semakin bisa membanggakan orang tuanya, keluarga besar yang lebih harmonis, dan semua hal yang baik. Jika tahun kemarin harapan tersebut belum tercapai, mungkin tahun ini ini bisa dikabulkan. Namun satu permohonan luhur yang telah terkabulkan adalah tentang kebersamaan dan kesetaraan dalam kehidupan bersama. Kini, dirasakan bahwa para teman dan tetangga kita itu akan merayakan Imlek dengan penuh senyum. Kini mudah sekali disaksikan tentang perayaan Imlek yang kaya warna itu. Kita jadi teringat tentang satu pepatah Cina yang ditulis Chen Wanheng yang antara lain berbunyi, yang hidup dekat air akan mengetahui kebiasaan ikan; yang hidup di perbukitan akan dapat menceriterakan kicauan burung. Kini, kita bisa dan banyak belajar dari tetangga ihwal tradisi dan kultur yang mungkin agak berbeda itu. Bukankah ini sebuah kekayaan kita. Ketika perayaan Imlek telah menjadi kebiasaan yang terlihat setiap saat, maka tentu tidak lagi menghadirkan �keanehan�. Kebiasaan yang bertumbuh menjadi kultur itu nanti secara alamiah diterima apa adanya. Artinya, diterima dengan segenap hati, tanpa curiga, tanpa tanya, dan akhirnya yang muncul adalah keseteraan dan kebersamaan. Imlek, seperti juga Idul Fitri, Natal, dan juga hari raya keagamaan lainnya diterima apa adanya. Jika keinginan untuk setara dan bersama itu semakin terwujud, maka yang tersulit adalah menyemainya secara terus menerus. Kebersamaan itu akan terus tumbuh dan berkembang, dan sama sekali tidak boleh layu. Bangsa ini secara bersama harus menjaga semangat yang mulia ini. "Sangat mudah berteman dengan seseorang yang jarang bertemu denganmu, tetapi menjadi sulit jika hidup bersama dalam waktu yang lama". ***

CAKAP BIJAK "TOKOH H-tokoh besar pidatonya sederhana, tapi selalu lebih dalam tindakannya"

(Confucius (551- 479 SM), Filsuf)

"JANGAN pernah merasa terlalu tua untuk mencapai tujuan atau untuk memimpikan hal-hal baru."

(CS Lewis Novelis)

(1898-1963),

11 Januari 2012

UU Penyelenggara Pemilu dan Demokrasi IRONISNYA, dalam perubahan paket UU pemilu kali ini yang terjadi bukan untuk memperbaiki yang kurang baik malah sebaliknya merusak sesuatu yang sudah baik. Hal itu terjadi karena DPR RI dalam menjalankan fungsi legislasinya hanya semata-mata memperjuangkan kepentingan partai politik demi melanggengkan kekuasaan tanpa memerhatikan arah perkembangan demokrasi itu sendiri dan dampak sosial. Selayaknya sebagai wakil rakyat, DPR harus mengutamakan kepentingan rakyat dan kepentingan demokrasi itu sendiri dengan mendengarkan aspirasi masyarakat. Kemunduran proses demokrasi salah satunya ditandai dengan beberapa pasal krusial pada UU no 15 tahun 2011 yang merupakan hasil perubahan atas UU no 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Pada UU no 22 tahun 2007, Pasal 11 huruf (i) dinyatakan bahwa salah satu persayaratan untuk menjadi anggota KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota adalah; tidak pernah menjadi anggota partai politik yang dinyatakan dalam surat pernyataan yang sah atau sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik yang bersangkutan; Kemudian pada UU No 15 tahun 2011 pasal tersebut berubah menjadi mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik, jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah pada saat mendaftar sebagai calon. Dengan perubahan tersebut maka peluang partai politik untuk mendudukkan orangnya di KPU sangat besar. Dan penulis punya

Abdul Rahman Komisioner KPU Kota Batam PERUBAHAN paket undang-undang (UU) pemilu yang tidak berkesinambungan membuat proses demokrasi turut berubah.Selayaknya, kalaupun dilakukan perubahan, perubahan tersebut harus mengacu pada UU sebelumnya dengan semangat untuk memperbaiki bukan merusak sesuatu yang telah baik. keyakinan bahwa keanggotaan KPU ke depan baik di pusat maupun di daerah akan penuh diisi oleh orang-orang partai politik terutama partai penguasa dan partai-partai besar lainnya. Dengan demikian, jangan berharap jika KPU pada pemilu 2014 ke depan akan bisa bersikap netral atau independen. Dengan demikian proses demokrasi yang sedang kita bangun akan berjalan mundur jauh. Kita mungkin bisa memaklumi kalau DPR RI yang merupakan perwakilan dari partai politik beranggapan bahwa oknum penyelenggara pemilu tahun 2009 tidak bersifat netral, kalaupun benar itu yang terjadi maka bukan UUnya yang salah dan harus diubah, tetapi oknum penyelenggara dan partai politik yang memengaruhi oknum tersebutlah yang salah. Seharusnya yang dilakukan adalah memperketat seleksi terhadap calon KPU yang akan datang. Ketika pembahasan tentang pasal tersebut dilakukan, telah banyak kritik dan masukan dari berbagai pihak dengan berbagai argumen yang rasional, tetapi Komisi II DPR RI saat itu seolah menutup mata dan telinga karena mereka lebih mengutamakan kepentingan partai politik yang diwakilinya untuk tetap bisa menang pada Pemilihan Umum 2014 dan

pilkada lainnya. Untuk meloloskan pasal yang menyesatkan tersebut partai politik berargumen bahwa penyelanggara dari parpol yang mengundurkan diri saat pendaftaran bisa bersifat lebih netral, bagi penulis argumen itu sangat menyesatkan. Tidak ada di dunia ini anggota partai politik yang bisa bersikap netral karena mereka pasti akan berpihak untuk kepentingan partai politiknya. Perubahan krusial juga terjadi pada persyaratan calon anggota bawaslu yang pada intinya sama seperti syarat pencalon anggota KPU di mana persyaratan calon dari anggota partai politik hanya mengundurkan pada saat mendaftar. Netralitas bagaimana yang bisa kita harapkan ketika penyelenggara dan pengawas pemilihan umum berasal dari partai politik? Selain persolan netralitas, dampak dari perubahan tersebut juga akan melanda tubuh internal penyelenggara itu sendiri. Konflik internal akan terus membayangi karena masing-masing komisioner akan berusaha untuk membela kepentingan partai yang ada di belakangnya. Team Work yang merupakan syarat utama dalam keberhasilan penyelenggaraan sangat sulit bisa terlaksana. Penyelenggara di tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan

Menyanyah

Surat Pembaca

Lentera Kearifan H I D U P merupakan sebuah perjalanan mengasyikkan, bagi setiap orang yang melewatinya dengan makna. Persinggahan yang seringkali dijumpai, disaat lelah menggelayut dalam diri seseorang, menandakan bahwa ada masa untuk melihat sejauh mana perjalanan yang sudah dilewati. Namun ketika rona-rona kehidupan dijumpai, adakalanya galau berkecamuk berkehendak untuk diselesaikan dengan keinginan yang seringkali menjadi motor penggerak. Padahal lika-liku sepanjang perjalanan itu merupakan pelangi yang memancarkan keindahan yang seringkali terlupakan oleh manusia, tatkala maksud yang tersimpan dalam dirinya urung tergapai. Orang bijak berucap, jadikanlah kalbu sebagai panglima dalam setiap tindakan, untuk menjadi kompas dalam perjalanan yang panjang. Walaupun terkadang tanpa disadari, ia dikotori debu-debu keburukan yang menjelma da-

lam tin dakan keliru, tanpa nilai yang dirasuki kebencian, kesirikan dan sikap jelek lainnya yang dapat membutakan pandangan. Mencoba memberikan kesempatan kepada kearifan yang memiliki teropong dalam melihat kebersihan rohani, adalah sebuah sikap bijak dalam mendapatkan jalan yang diridhoi. Masihkah lensa kearifan itu selalu dijaga kebeningannya? Sehingga dalam perjalananya manusia memiliki

acuan untuk melakuakan tugasnya dalam menjaga kelangsungan suatu kehidupan. Menjaga kesucian kalbu merupakan tindakan yang dapat menyalakan kembali lentera kalbu yang mungkin pernah tertiup badai kehidupan, agar ia kembali menjadi penerang jalan dalam rimbanya kehidupan yang terus berputar menuju akhir masa. Lentera Kalbu merupakan sebuah cahaya yang terus bersinar tatkala kebersihan dan kebeningannya selalu terpelihara. Kehausan hati atau kehampaan kalbu memberikan petunjuk bahwa ia memebutuhkan siraman rohani sebagai nutrisi yang dapat melumasi sisi-sisi yang terhalang kabut keburukan yang sering hinggap. Hingga sinarnya terus menerangi setiap langkah dalam menapaki jalan yang semakin jauh menuju akhir masa. Apsek Apriady Wartawan Haluan Kepri

Pulang PAGI PAGI-pagi hari Senin, 19 hari bulan Oktober 1936, Kapal Van Der Wijck yang menjalani lin K.P.M dari Mengkasar telah berlabuh di pelabuhan Tanjung Perak. Kapal itu akan menuju Semarang, Tanjung Priok, dan terus ke Palembang.

Penumpang-penumpang yang akan meneruskan pelayaran ke Padang harus pindah kapal di pelabuhan Tanjung Priok. Dengan kapal itulah Hayati akan menumpang. Demikian putusan yang telah diambil oleh Zainuddin. Dari malamnya Hayati telah bersiap, berdua dengan Muluk membeli barangbarang makanan untuk persiapan di kapal. Meskipun kereta api ada dari Surabaya ke Jakarta, ada

yang berangkat siang, ada pula yang berangkat malam, tetapi menurut pertimbangan Zainuddin lebah aman jika Hayati berangkat dengan kapal dari Surabaya terus ke Padang, karena tidak ada keluarga yang akan ditempati di Jakarta. Muluk sendiri heran mengapa Zainuddin mengambil keputusan demikian rupa. Zainuddin sendiri pun hanya menggelengkan kepada saja sambil menarik nafas

jauh lebih mengenaskan karena bersinggungan langsung dengan pemilih. Rapat Pleno akan sulit menghasilkan keputusan dan konflik berkepanjangan akan terus terjadi di dalam tubuh penyelenggara, mulai dari pembentukan devisi atau pokja, pemilihan anggota PPK/PPS/KPPS, terlebih lagi saat penghitungan suara. Karena seperti kita mahfum bahwa setiap partai politik peserta pemilu baik yang menang ataupun yang kalah semua melakukan kecurangan yang selama ini selalu berujung kepada Mahkamah Konstitusi. Pleno di tingkat PPK dan KPU akan sangat sulit dilakukan karena masing-masing anggota PPK dan Komisioner KPU kabupaten/kota akan berusaha sedapat mungkin memenangkan partai politik di belakangnya, hal yang sama juga akan dilakukan pengawas pemilu, sehingga konflik horizontal sangat mungkin terjadi. Terlebih lagi tidak semua partai politik peserta pemilu mempunyai perwakilan di dalam kelompok penyelenggara yang berkemungkinan besar akan dirugikan. Hal tersebut pada akhirnya akan menimbulkan ketidakpuasan yang mengarah pada konflik horizontal. Kalau hal tersebut terjadi bukan hanya mengganggu stabilitas tapi juga demokrasi yang sedang dibangun.

Untuk mengantisipasi hal itu, harapan kita hanyalah bertumpu pada keseriusan team seleksi yang akan menjaring calon anggota KPU untuk benar-benar menggunakan hati nurani. Ada beberapa syarat yang tidak terukur tetapi bisa dijadikan pertimbangan dalam melakukan seleksi dengan tetap berpegang pada perundang-undangan yang berlaku. Karena calon KPU sebagaimana yang diamanatkan UU No 15 tahun 2011 pasal 11 huruf d harus mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil. Dari ketentuan tersebut team seleksi bisa menilai apakah calon dari partai politik yang hanya mengundurkan diri pada saat pendaftaran telah memenuhi syarat tersebut. Terjadi juga perubahan yang kontraproduktif terhadap Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang pada UU No 22 tahun 2007 dinyatatakan bahwa DKPP bersifat ad hoc yang dibentuk di Pusat untuk mememeriksa pengaduan dan/atau laporan adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan anggota KPU dan anggota provinsi. Sementara di provinsi juga dibentuk DKPP untuk memeriksa pengaduan dan/atau laporan adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota KPU Kabupaten/Kota. Di mana anggota DKPP berjumlah 5 (lima) orang yang terdiri dari 3 (tiga) orang dari anggota KPU dan 2 (dua) orang dari tokoh masyarakat. Ketentuan tersebut pada UU No 15 tahun 2015 berubah menjadi DKPP bersifat tetap dan berkedudukan di Jakarta dengan masa tugas selama 5 tahun. Selain itu juga dijelaskan juga bahwa DKPP dibentuk untuk memeriksa dan memutuskan pengaduan dan/atau laporan adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota KPU. ***

Biaya Nikah Mencapai Rp300 Ribu HALO Kantor Kementrian Agama (kankemenag) Kabupaten Karimun, saya mau tanya sebenarnya berapa biaya admistrasi nikah ini di terapkan pihak Kantor Urusan Agama (KUA). Karena sejauh ini orang yang mengurus surat nikah ini harganya berbeda-beda, ada yang mencapai Rp 500 ribu dan anak saya sendiri kemarin mencapai Rp300 ribu. Mohon hal ini menjadi perhatian, karena tidak semuanya masyarakat mampu memenuhi biaya admistrasi nikah sebesar itu. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih. Hormat Saya M. Ilyas 081364375xxx warga Meral Kabupaten Karimun JAWAB TERIMA kasih pak Ilyas atas suratnya. Sebelumnya Kami juga pernah mendapatkan laporan yang sama seperti dikeluhkan bapak. Namun kami telah menegaskan kepada seluruh KUA agar mencantumkan biaya administrasi pernikahan untuk menghindari praktik korupsi atau pungutan tidak resmi. Sementara untuk biaya nikah yang secara resmi ditetapkan Rp30.000. Maka dari itu KUA diminta memajang biaya administrasi pernikahan dalam mendorong upaya menghilangkan stigma kurang baik terhadap lingkungan Kementerian Agama. Pemajangan biaya nikah di KUA ini juga sesuai intruksi Menteri Agama RI untuk memperkuat komitmen menghilangkan stigma Kementerian Agama kurang baik di mata masyarakat. Pada prinsipnya, pelayan masyarakat harus tetap memegang teguh ajaran agama sehingga tugas-tugas tersebut bernilai ibadah, lebih amanah dan lebih ikhlas. Bahkan biaya nikah bagi kalangan tidak mampu, justru tidak dipungut biaya asalkan pasangan yang akan menikah melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa atau lurah setempat. Sekian penjelasan ini semoga bermanfaat.

Pojok panjang ketika ditanya. Dan hari Senin itu juga pagi-pagi, ditemuinya Hayati; dengan perkataan yang kaku dan dingin dia berkata," Hayati! Selamat pulang. Barangkali saya sendiri tak dapat mengantarkanmu ke Tanjung Perak, karena ada urusan yang akan saya selesaikan di Malang, pagi ini juga saya berangkat. Nanti kira-kira pukul 3 bolehlah engkau berangkat ke Tanjung Perak ditemani abang Muluk,

145

Dan bila engkau sampai ke kampung jangan lupa menyampaikan salamku kepada Engku Datuk. Belum sempat Hayati menjawab perkataan itu, dengan langkah yang tetap dia keluar, terus ke jalan ramai menumpang sebuah oto yang berangkat ke Malang... Hayati hanya tinggal tegak bagai terpaku ke tanah, Muluk tegak melihat kejadian yang sedih itu sambil menggelengkan *** kepala...***

Hormat Kami Afrizal Kepala Kankemenag Kabupaten Karimun

√ Sani Lapor Kendala FTZ ke Kemenko Perekonomian - Yang penting serius pak gub... √ Polisi Pukul Korban Salah Tangkap - Jangan asal main pukul pak.. REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 4 2 7 7 8 4 , E-mail : r e d a k s i @ h a l u a n k e p r i . c o m R e d a k s i berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.


CMYK

Rabu 11 Januari 2012

6

Pernikahan Hence dan Mery AWAL tahun ini satu orang karyawati Haluan Kepri perwakilan Kepulauan Anambas menikah. Resepsi pernikahan dilaksanakan di Wisma Tanjung Indah, Minggu 8 Januari 2012. Mery adalah putri pertama dari Bapak Tio Ik Bong (Abi) dengan Ibu Oei Bon Lian (Endi). Sedangkan Henche adalah putra pertama dari Bapak Cua Hai Kin (Awe) dan Ibu Tan Min Giok (Guek). Pasangan berbahagia ini adalah putra

dan putri Anambas yang tinggal di Tarempa, Siantan, Anambas. Mery telah bergabung dengan Haluan Kepri lebih dari dua tahun lalu. Segenap pimpinan perusahaan serta redaksi Haluan Kepri mengucapkan selamat menempuh hidup baru pada pasangan yang berbahagia, Henche dan Mery. Narasi dan Photo: Istimewa Haluan Kepri Anambas

HENCHE suapi kue pada istri tercinta Mery

KEDUA Pengantin bersama orang tua dari Henche, Ibu Guek dan Bapak Awe

KEDUA pengantin potong kue pernikahan didampingi Bapak Abi dan Ibu Endi

FOTO bersama dengan kedua orang tua Mery, Ibu Endi dan Bapak Abi

HALUAN KEPRI Perwakilan Anambas foto bersama dengan Keluarga Pengantin

PASANGAN Berbahagia Henche dan Mery

FOTO bersama dengan keponakan Mery dan Henche

GUBERNUR Kepri HM Sani menerima sikapur sirih dari tari persembahan dalam acara hari jadi Kota Tanjungpinang.

GUBERNUR Kepri menandatangani prasasti disaksikan Walikota Tanjungpinang,Wakil Ketua I DPRD Kepri, Kepala Kejari Tanjungpinang dan Wakil Walikota Tanjungpinang.

WALIKOTA Tanjungpinang Suryatati A Manan, menggunting pita di rumah adat dalam acara hari jadi Kota Tanjungpinang, disaksikan Wakil Walikota serta unsur muspida.

Intropeksi Diri dan Tingkatkan Kualitas

Peringatan Hari Jadi Tanjungpinang ke-228 PERINGATAN hari jadi Kota Tanjungpinang yang ke228 tahun, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, hendaknya perlu menginstropeksi diri agar bisa memperbaiki hal-hal yang masih kurang serta meingkatkan kualitas diri, Jumat (6/1). Disamping itu, hendaknya selalu bersatu untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik agar bisa melawan kemiskinan dan ketidakberdayaan serta harus saling tolong menolong. Disamping memperingati hari jadi kota Tanjungpinang yang ke 228, Pemko menyerahkan secara simbolis bibit tanaman untuk 4 kecamatan dan beberapa kelurahan. Serta sekaligus peresmian 6 buah rumah adat, yakni, Minang, Batak, Melayu, Bugis, Tionghoa, Jawa, dan sebuah replika Masjid Penyengat yang ditandai dengan penandatanganan prasati oleh Gubernur Kepri HM Sani. FOTO bersama Gubernur Kepri HM Sani, Walikota Tanjungpinang Suryatati, serta unsur muspida Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri.

WALIKOTA Tanjungpinang Suryatati A Manan memberikan Foto dan narasi : Tengku Bayu sambutan pidatonya dalam hari jadi kota Tanjungpinang ke 228.


SAMBUNGAN

7

Rabu,

WN Jerman

Sambungan dari hal 1

CECEP/HALUAN KEPRI

SATUAN Reskrim Polresta Barelang berhasil membekuk lima kawanan perampokan, Selasa (10/1). Kelima perampok ditangkap di Jakarta, salah satu kawanan itu ternyata seorang warga negara asing.

Tangerang. Tim Satreskirm yang diterjunkan dari Polresta Barelang diterjunkan sebanyak empat personel dan tim Resmob Polda Metro Jaya sebanyak enam personel untuk menangkap perampok. Saat ditangkap, tidak ada perlawanan dari para tersangka perampokan. Setelah diringkus, para perampok langsung diterbangkan ke Batam yang mendapat pengawalan dari anggota Satreskrim dan Resmob Polda Metro Jaya. Perampok tiba di Bandara Hang Nadim, Batam sekitar pukul 18.30 WIB dan selanjutnya diboyong ke Markas Polresta Barelang. Setelah tiba di Mapolresta barelang sekitar pukul 19.00 WIB, para perampok langsung dibawa ke ruang unit IV jatanras untuk diperiksa secara intensif oleh pihak Kepolisian. Uwe, pria warga Negara Jerman ini saat diwawancarai mengaku kalau dia adalah otak dari pada perampokan tersebut. Alasannya, tidak ada motif apapun, melainkan karena masalah pribadi dirinya dengan Dina, salah satu warga Samarinda yang dirampok. "Perbuatan ini saya lakukan karena putus dengan Dina dan ada masalah pribadi dengannya," ujar Uwe yang berbicara dengan logat bahasa Indonesia yang kurang dan sedikit menggunakan bahasa asing kepada sejumlah wartawan. Dia menuturkan, awal kejadian itu bermula pada tanggal 26 Desember 2011 lalu saat dirinya dari Tangerang menuju Batam untuk menginap di di Hotel Novotel Batam. Ia juga sudah membooking kamar hotel tersebut untuk tinggal lama (long stay). Kamar tersebut dipesan dua, dimana satu untuk kamar tidur dan satu lagi kamar tinggal. Ia dan Dina sebelumnya pernah berkenalan pada tahun 2008 lalu di Hotel Shangrilla. Setelah berkenalan hubungannya Sambungan hal 1

belajar di dalam kelas. Meskipun mereka harus menerima kalau akhirnya fasilitas yang didapatkan akan berbeda. Kepala SMKN 3 Batam, Lea Lindrawijaya mengatakan proses belajar mengajar seperti ini sudah berlangsung sekitar setahun lalu. Penyebabnya, karena minimnya ketersediaan lokal bagi 509 siswa kelas I hingga III di SMKN 3 yang beralamat di Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Batam ini. Jika ditinjau dari rasio antara siswa dan kebutuhan lokal, harusnya SMKN 3 Batam ini memiliki 16 lokal. Namun sayang, hingga saat ini yang tersedia cuma delapan ruang kelas saja. Karena keterbatasan itu, akibatnya 288 dari 509 jumlah siswa SMKN 3 terpaksa belajar di luar ruangan kelas. Sebagai upaya antisipasi empat ruang kelas baru (RKB) saat ini tengah dibangun. Kalau pun siap, masih kurang empat lokal lagi. Tidak hanya kekurangan ruang kelas belajar yang terjadi di SMKN 3 Batam. Ruang workshop dan perlengkapan praktikum di sekolah ini juga masih minim. Dari enam jurusan, hingga kini yang telah memiliki workshop cuma dua jurusan saja, yakni jurusan teknik kendaraan dan tata busana. Sedangkan empat jurusan lainnya sama sekali belum punya workshop. "Rata-rata dalam satu lokal terdapat sebanyak 36 siswa. Sehingga yang masih belum tertampung ada 36 siswa kali delapan lokal," ujar Lea Lindrawijaya. Siswa merasa kesal saat pihak sekolah berencana membangun tempat parkir. Di mana untuk biaya pembangunannya dibebankan kepada siswa. Meski pihak sekolah membantahnya, namun menurut salah seorang siswa, jika tidak bersedia membayar pembangunan tempat parkir, maka rapor tidak akan diberikan. Padahal hak sebagian siswa untuk mendapatkan

dengan Dina terus berlanjut sampai akhirnya terjadi putus karena masalah pribadi. Setelah sampai di Novotel Batam, ia langsung mengirim pesan singkat (SMS) kepada Dina untuk mengundang datang di hotel tersebut. "Saya hanya mengundang makan malam kepada Dina dan tidak ada niat apapun kepadanya. Setelah dia datang, kami makan malam di pujasera belakang hotel Novotel," ujar Uwe. Esok harinya lanjut dia, dia masih jalan dengan Dina keliling Kota Batam dan saat itulah terjadi cek cok dengan Dina, sehingga akhirnya putus. Lanjut Uwe, setelah putus dengan Dina, ia mengatur skenario untuk merampok uang dan perhiasan Dina. "Saya mencari orang sebagai penunjuk jalan, karena saya tidak bisa sendiri mencari Dina. Setelah orangnya dapat, saya membayar sebesar Rp50 juta dengan menyewa sebanyak tujuh orang yang juga berasal dari tangerang untuk merampok uang dan perhiasan itu," kata Uwe. Setelah uang dan perhiasan korban dirampok, mereka langsung meninggalkan Batam dan terbang menuju Tangerang untuk mengamankan diri. Selama satu Minggu lebih Polisi mencari keberadaan pelaku dan akhirnya dapat terendus serta diringkus di Tangerang. "Saya menyesal atas kejadian itu dan saya ingin minta damai dengan si korban. Saya juga mau pahit-pahit bicara dengan Polisi untuk menjelaskan permasalahan ini," ujar Uwe dengan muka pucat. Penunjuk jalan yang mengaku bernama Puji (29 tahun) dalam kesempatan yang sama menuturkan, ia disewa oleh Uwe sebagai penunjuk jalan untuk mencari keberadaan dari si korban. Wanita asal Tangerang ini juga mengaku pada waktu itu dirinya baru delapan bulan tinggal di Batam dan

disewa oleh otak perampokan untuk menunjuk jalan. Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yos Guntur membenarkan atas diringkusnya komplotan perampok di Tangerang. Dia mengatakan, selama tiga hari anggota Satreskrim Polresta dibantu dengan Resmob Poda Metro Jaya melacak dan melakukan pencarian dan akhirnya perampok berhasil diringkus. Perampok yang diringkus antara lain Uwe dalang dari otak perampokan, Puji penunjuk jalan dan masing-masing Robin, Septa, Amri dan Oka selaku eksekutor di lapangan. Seperti berita sebelumnya, tiga warga Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) yang sedang liburan di Batam, yakni Dina, Rosmawati dan Yusuf dirampok dalam perjalanan menuju Bandara Hang Nadim, Rabu (28/12) sekitar pukul 11.00 WIB. Perampok yang berjumlah lima orang itu berhasil melucuti harta korban senilai ratusan juta rupiah. Tak cukup menguras harta korban, para perampok juga menganiaya Yusuf sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Yusuf dirawat di Ruang Tulip 20 Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) di Seraya. Informasi dari keluarga salah satu korban, selama berada di Batam, ketiga warga Samarinda itu menginap di salah satu hotel berbintang di kawasan Nagoya. Hari Rabu (28/12) itu, mereka bermaksud bergegas pulang ke Samarinda usai menikmati liburan di Batam dan informasinya juga jalan-jalan ke negeri tetangga Singapura. Dari hotel di Nagoya menuju Bandara Hang Nadim, mereka menaiki taksi gelap. Namun, dalam perjalanan, tepatnya di sekitar kawasan Perumahan Batara Raya, Batam Centre, taksi tersebut berhenti mendadak karena dipepet mobil lain. Setelah taksi berhenti, lima orang tak dikenal (OTK) langsung masuk ke dalam taksi dan menyekap ketiga korban. Kata dia, ketiga korban dibekap dan diseret ke sebuah rumah kosong yang ada di sekitar lokasi kejadian. Di rumah kosong itu barang-barang berharga milik korban dilucuti, mulai dari cincin berlian seharga Rp50 juta, gelang berlian seharga Rp20 juta, gelang emas seberat 30 gram seharga Rp15 juta, gelang kaki 15 gram seharga Rp7,5 juta, uang tunai Rp2 juta dan ATM milik Dina dikuras sebanyak Rp50 juta. Para korban tak bisa berbuat apaapa saat para pelaku bersenjata tajam (sajam) melangsungkan aksinya. Korban diikat tangan dan kakinya. Mulut korban juga ditutup lakban. Bahkan salah satu korban bernama Yusuf dipukuli hingga kakinya pincang dan harus dirawat di RSBK. Setelah menguras harta korban, para pelaku langsung kabur meninggalkan korban yang tetap dalam keadaan terikat. Untungnya, ada warga sekitar yang melihat. Oleh warga itu, ketiganya langsung dibawa ke rumah sakit, sebelum akhirnya melapor ke Polresta Barelang. (eza)

Menunggu Prestasi pembelajaran dengan fasilitas yang layak masih terabaikan. "Kok pembangunan tempat parkir yang justru didahulukan, sementara masih banyak siswa yang harus belajar tanpa kursi dan bangku di luar kelas," ujar siswa tersebut. Ketua Komite SMKN 3 Batam, Damhuri mengaku juga mengetahui kondisi beberapa siswa yang harus belajar di atas lantai. Namun memang kondisi yang tidak memungkinkan, karena ruang kelas yang ada juga terbatas sedangkan siswa sudah terlanjur diterima. Kondisi ini berawal saat penerimaan siswa baru yang lalu. Di mana calon siswa yang mendaftar di sekolah tersebut membludak. Jauh dari batas kapasitas ruangan yang ada. "Akhirnya pihak sekolah dan komite mengambil kebijakan untuk tetap menerima calon siswa yang mau masuk. Dengan harapan segera mendapatkan bantuan lokal baru dari pemerintah," ujarnya, Selasa (10/1). Kebijakan tersebut diambil untuk mengakomodir banyaknya calon siswa yang mendaftar, meski lokal sudah tidak tersedia lagi. Apalagi SMKN 3 merupakan satu-satunya sekolah menengah kejuruan di wilayah Kecamatan Sei Beduk. Namun ternyata harapan tak sesuai dengan kenyataan. Dinas Pendidikan Provinsi Kepri tak kunjung mengucurkan bantuan bagi pembangunan lokal baru. Begitu juga dengan Pemko Batam, juga tidak mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) bagi sekolah ini. Masih kurang sekitar delapan lokal lagi yang dibutuhkan untuk para siswa yang belum tertampung. Akibatnya, siswa yang terlanjur diterima dan tidak tertampung, harus rela belajar di luar ruang kelas dan tanpa bangku. Mereka belajar di lantai dan

harus bersabar melihat teman-teman lainnya belajar nyaman di ruang kelas. Mendengar adanya siswa yang harus belajar di luar kelas di daerah pemilihan (dapil) nya, Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Windarti Wahyuningsih berjanji akan segera menindaklanjutinya. Dengan akan melihat terlebih dahulu kondisi sebenarnya yang terjadi di sekolah tersebut. "Kita akan lihat dulu kondisinya seperti apa. Dan kami sangat peduli dengan permasalahan-permasalahan pendidikan yang terjadi di Kota Batam," ujarnya. Namun dengan kondisi tersebut, semangat belajar para siswa dan semangat mengajar guru di SMKN 3 Batam masih sangat tinggi. Mereka masih berharap untuk dapat menelurkan berbagai prestasi sesuai bidang dan keahliannya masing-masing. Selain jurusan TKR, juga terdapat beberapa jurusan lain di SMKN 3 Batam. Seperti jurusan Teknik Elektronika Industri, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Otomotif, Teknik Pendingin dan Tata Busana. Humas SMKN 3 Batam, Budi juga mengungkapkan beberapa keahlian yang dimiliki siswa di sekolah tersebut. Namun sebagian masih terkendala akibat minimnya sponsor untuk membiayai program-program yang dikerjakan."Kita juga sudah memiliki rancangan motor dengan satu roda di bagian tengah. Namun karena minim sponsor, karya itu masih kita pending dulu," ungkapnya. Kondisi ini tentu membuat miris. Ketika siswa SMKN 2 Solo berhasil merakit mobil minibus Esemka, siswa SMKN 2 Surabaya sukses merakit mini truk dan siswa SMKN 1 Batam sukses merakit laptop dan infocus proyektor, sementara 288 siswa SMKN 3 Batam justru belajar di atas lantai, karena kekurangan lokal dan mubiler. (wan)

Siap di Mana

Sambungan hal 1

pun bidangnya saya harus punya kompetensi. Tapi juga pengen di dunia bisnis, entah tapi nanti jadinya politikus atau yang lain, selama hal positif akan saya jalani," ungkap Maria Selena di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (9/1).

11 Januari 2012

Maria yang dalam minggu ini akan mendapatkan pembekalan materi kepribadian untuk kepentingan keberangkatannya sebagai kontestan Miss Indonesia Universe 2012 itu, mengaku siap berkarir di mana pun. Meski sebagai

mantan atlet, namun diyakini masih banyak bakat yang bisa dikembangkan. "Saya kan mantan atlet, namun saya percaya kalau saya multitalented bisa masuk segala bidang, seperti bisnis dan pendidikan," pungkasnya. (kpl)

Sani Lapor Kendala FTZ ke Kemenko Perekonomian B A T A M — Gubernur KepPerindustrian dan Perdagangan Privinsi Kepri Syed M ri yang juga Ketua Dewan Taufik mendatangi KemenKawasan Free Trade Zone terian Perekonomian. (FTZ) Batam Bintan dan KariDalam Permentan termun (BBK) HM Sani mengsebut, hanya tiga pelabuhan hadap Kementerian Koordidan satu bandara yang dinator (Kemenko) Bidang perbolehkan memasukan Perekonomian, untuk melahasil pertanian impor, yaitu porkan hambatan investasi Pelabuhan Belawan (Sudan perdagangan di kawasan mut), Bandara Soekarno FTZ, Batam Bintan dan Ka- HM Sani Hatta (Tangerang), Pelarimun (BBK). Beberapa poin yang dilaporkan, di buhan Makassar dan Pelabuhan antaranya tentang pemberlakuan Per- Tanjung Perak (Surabaya). "Kita aturan Menteri Pertanian nomor 89/ mengupayakan agar Batam menjadi Permentan/OT.140/12/2011 tentang tambahan. Sesuai UU FTZ, BBK pemasukan buah-buahan dan sayuran boleh memasukkan barang ke BBK, buah segar ke kawasan Indonesia. Serta buah dan sayuran ini bukan produk Permen No.90/ Permentan/OT.140/ terlarang," ujar Jon. Disebutkan Jon, terkait Permentan 12/2011 tentang Persyaratan Tindakan Karantina Tumbuhan Untuk Pema- tersebut, DK meminta agar produk sukan hasil Tumbuhan Hidup Berupa pertanian, sayuran dan buah impor Sayuran Umbi Lapis Segar Ke Dalam tetap masuk ke Kepri, khususnya BBK. Begitu juga dengan produk kelautan Wilayah Negara Republik Indonesia. "Ada beberapa poin yang disam- seperti ikan, kuota izin pemasukan paikan Gubernur Kepri ke Kemen- barang daging dan ayam ke BBK. Poin selanjutnya yaitu meminta terian Koordinator Perekonomian melalui Deputi Industri Perdagangan agar ada kelonggaran dalam impor Bapak Edi Abdurahman, di antaranya terkait cuaca yang sangat buruk terjadi persoalan Permentan nomor 89 dan di Provinsi Kepri sejak November 2011 nomor 90 tahun 2011 ini. Untuk Kepri, dan diperkirakan akan terus berlanjut khususnya Batam, Bintan dan Kari- hingga Februari 2012 mendatang. mun hal ini sangat memiliki pengaruh Karena permasalahan ini, DK meminta besar. Alasan kita agar BBK dikecuali- Kemenko Perekonomian untuk memkan dari Permentan itu karena BBK berikan izin impor bahan sembako adalah kawasan perdagangan dan untuk memenuhi kebutuhan pangan pelabuhan bebas (free trade zone/ di Provinsi Kepri, karena terdapat FTZ)," ujar Sekretaris Dewan Kawasan beberapa daerah yang harganya melejit FTZ Jon Arizal melalui sambungan sangat tinggi. DK juga menyampaikan tentang telepon, Selasa (11/1). Disebutkan Jon, karena Permen- kewajiban melengkapi surat ketehut tersebut akan diterapkan sekitar rangan impor dari balai POM yang bulan Maret, tim DK BBK yang terdiri menimbulkan ekonomi berbiaya tinggi dari Gubernur Kepri HM Sani, Sekre- di kawasan FTZ. taris DK Jon Arizal, dan Kepala Dinas Secara terpisah, Kepala Dinas Per-

Rusun Jamsostek

Sambungan hal 1

sehingga total rusun di di Kabil ada 10 twin blok atau 20 blok rusun. Demikian disampaikan Kepala Cabang PT Jamsostek Batam II, Ikeda Hendra saat berkunjung ke Kantor Haluan Kepri di Jalan Yos Sudarso Batu Ampar nomor 9, Selasa (10/1). Ikeda dan sejumlah pejabat PT Jamsostek Batam berkunjung dalam rangka menjalin silaturahmi dengan media. Rombongan dipimpin oleh Kepala Cabang Jamsostek Batam I Rilexya Suryaputra, didampingi Kepala Cabang PT Jamsostek Batam II Ikeda Hendra, Kabid Pemasaran Batam I Surya Rizal, Humas Batam I Dodi Pramana, dan Kabid Pemasaran Batam II Alpian. Disebutkan Ikeda, rencananya, peresmian rusun yang lebih mirip apartemen dengan fasilitas yang sangat lengkap akan dilakukan oleh Presiden SBY. Saat ini, PT Jamsostek sedang berupaya menyesuaikan agenda dengan SBY. "Program Rusun ini sangat sejalan dengan program pemerintah, karena itu kita sedang mengupayakan agar yang meresmikannya nanti RI 1 (SBY,red)," ujar Ikeda sembari menegaskan bahwa pembangunan rusun tersebut merupakan program CSR,

bukan investasi. Saat ini, terdapat 3 titik rusun Jamsostek, yaitu Rusun Lancang Kuning di Batu Ampar dengan kapasitas 554 kamar, 95 persennya telah terisi. Rusun Jamsostek Muka Kuning memiliki 78 kamar, dimana 100 persen telah terisi. Dan 10 twin blok rusun Kabil memiliki 1000 kamar dengan daya tampung 4000 pekerja. Kepala Cabang PT Jamsostek Batam I Rilexya Suryaputra mengatakan wilayah kerja II PT Jamsostek Sumbangsel membawahi 16 kantor cabang dan tiga di antaranya ada di Kepri. Hingga kini, klaim kesehatan mendominasi di Kepri dengan persentase mencapai 80 persen, diikuti jaminan hari tua, dan lainnya. Sedangkan peserta peserta Jamsostek untuk wilayah kerja Batam I mencapai 3.015 perusahaan dan Batam II mencapai 1100 perusahaan. Selama tahun 2011, tercatat pertambahan peserta Jamsostek sebanyak 573 perusahaan untuk wilayah kerja Batam I dan 316 perusahaan untuk wilayah kerja Batam II. Jamsostek memiliki empat program yaitu, program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan kematian dan jaminan pemeliharaan kese-

kasih juga kepada rekan-rekan di Barcelona dan Argentina. Tanpa mereka, ini akan menjadi mustahil. Dan terutama, saya ingin berbagi dengan Xavi bahwa dia layak menerima ini sebanyak yang telah saya terima," tambahnya. Lionel Messi melakukan semuanya pada 2011, mulai dari yang menakjubkan sampai yang sensasional. Striker brilian miliki Barcelona itu membuat para pemberi suara di FIFA Ballon d'Or tak punya pilihan lain kecuali menganugerahkan predikat terbaik untuk kali ketiga beruntun pada Senin (9/1) kemarin, dan Messi tampaknya masih bisa meraih lebih. Dalam kurun beberapa tahun terakhir, pemain lincah Argentina itu memang pantas disebut terhebat. Saking jagonya, Messi tak hanya dibandingbandingkan dengan pemain generasinya, seperti pesaingnya di ajang Ballon d'Or kali ini, Xavi -- yang juga rekan seklubnya -- dan Cristiano Ronaldo, tapi juga dengan pemain-pemain terwahid sepanjang masa. Banyak pengamat yang tak sungkan melabelinya terbaik dalam sejarah sepakbola, bermain untuk tim yang juga disebut paling atraktif. Klaim tersebut tentunya sulit dijustifikasi. Tak seorang pun yang pernah melihat seluruh pemain ter-

baik dunia dari setiap era beraksi bersamaan, lagipula amat rumit mengomparasikan sosok berbeda generasi dengan perubahan yang tak terelakkan dalam permainan sepakbola itu sendiri. Bagaimanapun, dari segi raihan Ballon d'Or, Messi sepertinya bakal melampaui pemain-pemain terdahulu. Kesuksesan di edisi 2011 ini telah membuatnya sejajar dengan Johan Cruyff, Michel Platini, dan Marco van Basten yang sama-sama mengoleksi tiga gelar. Tapi usia Leo baru 24 dan Cruyff berpendapat La Pulga mampu mengklaim enam atau tujuh Bola Emas sebelum gantung sepatu. Pelatih T Tee r b a i k Pada bagian lain Pep Guardiola terpilih sebagai pelatih terbaik dunia 2011. Bagi pelatih Barcelona itu, gelar ini merupakan yang pertama. Sukses ini tak lepas dari keberhasilan Pep mengantarkan Barca menjadi juara La Liga, Liga Champion, serta Piala DUnia Klub 2011. Dalam penganugerahan tahun ini ia mengalahkan dua kandidat lain, Sir Alex Ferguson (Manchester United) serta pemenang tahun lalu, Jose Mourinho (Real Madrid) "Saya mempersembahkan gelar ini untuk Tito Vilanova, Asisten saya," Kata Pep usai menerima award tersebut dikutip dari situs resmi FIFA. (glc/blc/vvn)

11 Polisi

Sambungan hal 1

CD dan DA. Sanksi yang akan dikenakan kepada 11 oknum anggota Polri itu nantinya bervariasi. Karena dari hasil pemeriksan, ada anggota yang cuma datang saat kejadian, namun tidak melakukan pemukulan. Dia hanya melihat-lihat saja. Namun itu juga dikategorikan pelanggaran. Karena dia tahu itu salah, namun tidak melaporkan ke atasan. Ada juga hukuman 14 dan ada hukuman 21 hari, dan itu tergolong pelanggaran berat. "Nanti kita ihat hasil sidangnya. Kita juga sudah jadwalkan sidang disiplin untuk 11 orang itu mulai besok (hari ini-red). Sidang akan dipimpin Wakapolres Lingga Kompol Vernand K,"

hatan. Di samping itu, Jamsostek memiliki program tambahan yang tak kalah menariknya yaitu, dana peningkatan kesejahteraan pekerja dan bina lingkungan, terdiri dari beasiswa bagi anak peserta Jamsostek berprestasi, dan pinjaman uang muka perumahan yang nilainya terdiri dari Rp20 juta, Rp30 juta dan Rp50 juta. Juga tedapat program kemitraan yang diperuntukan bagi koperasi dan UKM dengan besaran Rp40 juta. Program ini dimaksudkan untuk mendorong ekonomi sektor pekerja. Dalam kesempatan itu, Rilexya Suryaputra juga mengatakan setiap tahunnya masing-masing cabang ditargetkan Rp303 miliar. Hingga kini untuk wilayah Batam, cukup banyak yang belum mencairkan dana Jamsostek-nya. "Pemilik Jamsostek jangan khawatir, karena semakin lama dana anda di Jamsostek, dana itu akan tetap aman. Bahkan bunga yang kami berikan jauh lebih tinggi dari bunga bank. Di mana mencapai 10,10 persen. Ini berdasarkan SK terbaru. Sangat menguntungkan bila dana anda tetap disimpan di Jamsostek. Jikapun kartu hilang, tinggal lapor ke Jamsostek, dan akan dibuatkan kartu (pti) baru," tambah Ikeda Hendra.(pti)

Messi dan

Sambungan hal 1

Selatan bersama timnas Spanyol. Barcelona mampu menjuarai Primera Liga Spanyol dan Liga Champions musim lalu, meski kalah dari Real Madrid di final Copa del Rey. Messi memang unggul secara gelar dari Ronaldo sepanjang 2011. Bintang asal Argentina itu mengumpulkan lima gelar dalam satu tahun setelah mampu membawa Barca menjuarai Piala Super Spanyol, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub. Raihan hat-trick Ballon d'Or Messi ini menyamai torehan Michel Platini (satusatunya pemain lain yang juga pernah meraih hat-trick secara beruntun), Johan Cruyff dan Marco van Basten. Messi mencetak 59 gol dari 70 penampilan untuk klub dan negara sepanjang 2011, 55 gol di antaranya dicetak untuk Barcelona dalam 57 penampilan. Ia juga menciptakan 35 assist sepanjang tahun itu. "Ini menjadi kebahagiaan besar meraih penghargaan untuk ketiga kalinya, ini menjadi suatu kehormatan besar. Saya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan satu tim, pemain dan pelatih yang telah memilih saya," ujar Messi dalam sambutannya seperti dikutip dari FIFA, Selasa (10/1). "Saya ingin mengucapkan terima

industrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Syed M Taufik mengatakan dari hasil pertemuan tersebut, Kemenko Perekonomian sangat mendukung agar BBK diperbolehkan mengimpor bahan kebutuhan buah dan sayuran lansung. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi mengatakan, Batam merupakan daerah yang terisolasi dari jalur lalu lintas barang secara nasional. Namun, Batam sangat dekat dengan jalur distribusi international, yaitu Singapura. Apabila Batam mendatangkan buah dan sayuran dari Medan, satu-satunya daerah terdekat yang mendapat izin memasukan buah dan sayuran, maka kost yang harus dikeluarkan sangat besar. Akibatnya, harga jual di Batam akan sangat tinggi. Hal yang sama juga diungkapkan Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Fatullah. Disebutkan Fatullah, seharusnya Batam bisa memasukan sendiri buah dan sayuran sesuai UU FTZ. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Perdagangan Kamar Dagang dan Industri Kota Batam Amat Tantoso meminta pemerintah pusat untuk mempertimbangkan Batam sebagai kawasan FTZ, sekaligus daerah yang sangat jauh dari jalur distribusi nasional. Kunjungan Ketua DK BBK ke Kemenko Perekonomian kemarin juga membawa kabar gembira. Berdasarkan informasi Kemenko Perekonomian, saat ini PP 02 tahun 2009 telah berada di meja presiden. Dan diperkirakan dalam beberapa hari permasalahan revisi PP yang selama ini diributkan pengusaha di BBK akan segera tuntas. (pti)

katanya, sembari menyatakan dalam satu minggu sidang terhadap seluruh anggota yang terduga melanggar disiplin itu selesai. Tentang korban Aji Masaid, Kapolres Lingga dan jajaranya sudah melakukan perdamaian secara kekeluargaan. "Kita melalui anggota dan kerukunan warga Sulawesi telah melakukan upaya perdamaian dan keluarga korban menerima dan tidak melakukan penuntutan. "Pihak kita juga menanggung seluruh biaya perobatan dan memberikan uang untuk biaya perawatan lanjutan kepada kelurga korban. Mereka menerimanya," tambah Kapolres. Upaya lain yang dilakukan Kapolres

Lingga untuk menegakan disiplin dan menuntaskan kasus ini iaalah dengan mencopot jabatan kanit reskrim Polsek Dabo Singkep yang di Duga paling betanggun jawab terhadap kejadian ini. "AS kita copot dari jabatannya sebagai Kanit Reskrim Polsek Singkep. Saat ini dia kita tempatkan di Polres Lingga. Dia non job sekarang," katanya serius. Saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kapolres Lingga ini didampingi Wakapolres Kompol Vernand.K, Kabag Ops Kompol Harnizul, Kasat Intelkam AKP Zulkarnain, Kasat Reskrim AKP Darmawan dan Kasi Propam Parlaungan. Pertemuan berlangsung kurang lebih satu jam. ***


8

IKLAN Rabu,

11 Januari 2012


Rabu, 11 Januari 2012 HARGA ECERAN RP2000,HARGA LANGGANAN RP2.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Kodim 0316 Batam Rotasi Sejumlah Danramil Zulhendri ST Pengurus IKLA Batam

Hidup Bagai Air Mengalir MELAKSANAKAN pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki adalah sesuatu hal yang ditunaikan oleh pria yang akjrab disebut dengan panggilan Zul. Pria kelahiran Bukit Tinggi Sumatera Barat, 38 tahun silam ini ternyata tidak pernah menyia-nyiakan waktu dalam menggeluti hidupnya, terutama di Kota Batam.

SER A Y A ( B P ) — Dalam rangka RA melakukan penyegaran di tubuh TNI, khususnya di tingkat Komando Rayon Militer (Koramil), Komandan Kodim (Dandim) 0316 Batam, Letkol Czi Ahmad Rizal Ramdhani, merotasi tiga Komandan Rayon Militer (Danramil) dan satu Pasukan Seksi Teritorial (Pasiter) yang semuanya berpangkat Kapten, Selasa (10/1) di Makodim 0316 Batam. "Perpindahan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa dalam upaya melakukan penyegaran para anggota TNI AD. Biar mereka tak jenuh. TNI makin sering berpindah jabatan, bisa menambah pengalaman dan ilmu kepemimpinan," kata Letkol Ahmad Rizal kemarin. Adapun mereka yang dirotasi adalah Kapten Sarjono, yang tadinya sebagai Pasiter Kodim 0316 Batam menjadi Danramil 04 Galang, Sedangkan Kapten Wawan yang sebelumnya menjabat sebagai Danramil 04 berpindah tugas sebagai Pasiter Kodim 0316 Batam ,

Hidup Bagai

Kodim 0316

Bersambung ke hlm 10

Bersambung ke hlm 10

CECEP/HALUAN KEPRI

SERTIJAB DANRAMIL — Komandan Kodim 0316 Batam Letkol CZI Ahmad Rizal Ramadhani menyaksikan penandatanganan naskah jabatan sejumlah Danramil, Selasa (10/1) di Makodim 0316 Batam.

Kapal Fiber Dilarang Berlayar Bila Cuaca Buruk UPANG SEKUP ANG — Kepala Bidang UP SEK Kesyahbandaran Administrasi Kepelabuhan Batam, Jon Kenedi Ing MM, melarang dan menunda keberangkatan kapal fiber glass untuk melakukan perjalanan jarak jauh. Terlebih, kalau cuaca buruk dan gelombang besar. Karena, hal tersebut dikhawatirkan akan mengakibatkan bahaya pada kapal dan penumpang. Oleh: Zaki Setiawan, Liputan Batam

"Kalau cuaca buruk dan gelombang laut mencapai hingga 1,5 meter, untuk kapal Fiber Glass seperti, Batam Jet, Marina Expres, Dumai Expres, Surya Gemilang dan lainnya, kita larang untuk melakukan pemberangkatan atau ditunda jadwal berangkatnya," ujar Jon, Selasa (10/1) kemarin. Kapal-kapal yang melakukan perlayaran di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagian besar terbuat dari fiber

HUT PDIP Ke-39 Wagub Ikut Donor Darah BA T A M C E N T R E — Wakil Gubernur Kepri AT dan juga Ketua DPD PDIP Provinsi Kepri, DR. HM. Soerya Respationo ikut menyumbangkan darah, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-39. Rangkaian kegiatan HUT PDIP yang dimulai dengan upacara bendera dan dilanjutkan donor darah dan pemeriksaan kesehatan bagi kader PDIP dan masyarakat lainnya, berlangsung di halaman kantor

Kapal Fiber

HUT PDIP

Bersambung ke hlm 10

Bersambung ke hlm 10

CECEP/HALUAN KEPRI

KETUA DPD PDIP Kepri, HM Soerya Respationo melakukan cek tensi darah pada acara bakti sosial donor darah di kantor DPC PDIP, Batam Centre, Selasa (10/ 1).Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari ulang tahun PDIP.


METRO BATAM

10

Rabu,

Penangguhan Penahanan Mindo Belum Direspon B A T A M — Pihak pengacara AKBP Mindo Tampubolon, tersangka pembunuhan Putri Mega Umboh sebelumnya telah mengajukan penangguhan penahanan. Namun hingga saat ini pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri belum memberikan respon terhadap Mindo yang dititipkan di rumah tahanan (rutan) kelas II A Batam, jalan Jenderal Sudirman Sei Baloi, Batam. "Kita masih menunggu jawaban dari pihak Kejati kepri terhadap proses penangguhan penahanan Mindo yang sebelumnya sudah diajukan," ujar pengacara Mindo Lindung Sihombing SH dihubungi melalui via HP Selasa, (10/1), Lindung yang saat itu mengaku sedang berada di Jakarta mengatakan, sebelum kliennya ditahan oleh Kejari Batam, pihaknya sudah mengajukan surat penangguhan penahanan, namun sampai sekarang belum ada jawaban. Menurut dia, soal penangguhan penahanan yang diberikan kepada Mindo tergantung dari kebijakan instansi terkait, sampai sejauh mana surat yang sudah diberikan direspon oleh bersangkutan. "Kita hanya mengajukan penangguhan penahanan terhadap klien kami, soal diterima atau tidak itu tergantung dari pihak kejaksaan," kata Lindung. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Kepri Syaiful Anwar mengatakan, terkait dengan surat penangguhan penahanan yang diberikan oleh pihak pengacara Mindo masih harus diproses dulu. Karena surat yang dilayangkan harus dipertimbangkan dan dibicarakan lebih lanjut dengan atasan dan unsur terkiat lainnya. "Pengacara Mindo juga sudah mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya dan tentu saja ini harus kita proses lebih lanjut," ujar dia. Syaiful menjelaskan, pelimpahan yang dilakukan oleh Kejati Kepri pada tahap satu hanya sebatas penelitian berkas perkara dan pelaksanaannya diserahkan ke Kejari Batam untuk tahap dua. Dalam hal ini kata dia, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam tetap berkorodinasi bersama Kejati Kepri dalam proses persidangan nanti. Pada kesempatan lain, setelah diserahkan oleh pihak Kejari Batam, kasus pembunuhan Mindo tersebut ditangani sebanyak tujuh Jaksa Penuntut Umum (JPU) masing-masing empat orang dari Kejari Batam dan tiga dari Kejaksaan Tinggi

(Kejati) Tanjungpinang. JPU dari Kejari Batam antara lain Hantoni, Kadafi, Rizki Fahrurozi dan Pilpan. Sedangkan JPU dari Tanjungpinang yakni Syaiful Anwar, Ahyar Sugeng dan Wen Harnol yang saat itu berada di kantor Kejati Kepri. Kasi Pidum Kejari Batam Agus Djonedi mengatakan, barang bukti yang diserahkan pada tahap kedua ini masih sama dengan Ujang dan Rosma. Ia menyebutkan, ada tiga lembar daftar alat bukti yang diserahkan pada waktu itu, antara lain travel bag, HP, koin, ATM, kain pel dan banyak lagi. "Barang bukti perkara tersebut sudah kita simpan di gudang kantor Kejari Batam dan pada saat pemeriksaan Mindo terlihat koperatif," ujar Agus. Dia menjelaskan, pada saat penyerahan alat bukti tahap dua itu, hanya sebatas proses pelimpahan adiministrasi karena sifatnya masih dalam tahap register buku, termasuk juga penyerahan barang bukti. Selesai pemeriksanaan, Mindo makan siang dan tak lupa terlebih dahulu berdoa. Ia juga didampingi oleh pengacaranya dan pihak keluarga serta kolega yang menunggu pemeriksaan di ruang Kasi Pidum Kejari Batam. "Setelah pelimpahan alat bukti tahap dua ini, untuk sementara Mindo kami titip di rumah tahanan (rutan) Batam. Jadi sekarang, posisi Mindo menjadi tahanan Kejari Batam," kata Agus. Dalam hal ini imbuh dia, Kejari Batam adalah sebagai operasional dalam penitipan Mindo di rutan Batam selama 20 hari kedepan. Menurut Agus, penitipan sementara ini bisa jadi diperpanjang atau diperpendek dari waktu yang telah ditetapkan dan setelah masa penahan berakhir, Mindo nantinya akan dilimpahkan di Pengadilan Negeri Sekupang, Batam untuk menjalani persidangan. Hari pertama penahanan Mindo masih terlihat sepi di rutan kelas II A, Baloi Batam pada hari Selasa (10/1). Sejumlah wartawan yang menunggu didepan pintu masuk rutan tidak menemukan keluarga maupun sahabat yang membesuk Mindo di tahanan itu. Lindung dalam kesempatan itu tidak mengetahui siapa-siapa saja yang datang membesuk Mindo di rutan Batam. Namun imbuhnya, pada hari Senin (9/1) kemarin ketika Mindo berada di ruang Kasi Pidum Kejari Batam untuk menjalani proses pemeriksaan dan sekaligus penyerahan barang bukti, keluarga dan koleganya sudah menemuinya. (eza)

Kapal Fiber

Sambungan dari hal 9

Glass. Sehingga, berbahaya kalau kapal tersebut melakukan perjalanan jarak jauh dalam kondisi cuaca buruk serta gelombang besar. Hal tersebut juga dapat akan membahayakan kapal dan keselamatan penumpang. "Kapal Fiber Glass melaju dalam kecepatan tinggi, sehingga gelombang di atas 1,5 meter tentu akan menimbulkan benturan yang sangat kuat dan keras pada bodi kapal. Sehingga benturan tersebut dapat mengakibatkan kapal Fiber Glass tersebut pecah," terang Jon lagi. Jadi, untuk mencegah kemungkinan yang tidak inginkan, maka Syahbandar selalu melakukan kontrol di pelabuhan dan berkoordinasi dengan pihak pengelola kapal agar memperhatikan tingkat keselamatan kapal dan penumpang. Begitu juga, untuk pelarangan kapal melakukan perjalanan di malam hari. "Di tengah laut banyak terdapat bongkahan kayu besar yang hanyut. Kalau saja kapal Fiber Glass, menabrak kayu bongkahan tersebut dalam keadaan

kecepatan tinggi, apa yang akan terjadi? tentu hal tersebut akan sangat berbahaya," jelas Jon lagi kepada wartawan. Sementara itu, Kepala cabang Marina Line, Budi Indra Susanto mengatakan, sebelum kapal melakukan pemberangkatan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak Syahbandar juga pihak BMG setempat. Karena, pada akhir-akhir ini perubahan cuaca tidak menentu. Bahkan, pihaknya juga selalu melakukan koordinasi dengan nahkoda kapal di pelabuhan tempat tujuan kapal lainnya di Kepri ini. "Kami selalu melakukan komunikasi dengan nahkoda kapal yang berada di pelabuhan tempat tujuan kapal. Kami juga selalu minta petunjuk dari pihak Syahbandar maupun pihak BMG sebagai pedoman untuk melakukan pemberangkatan," ujar Budi. Manager Operasional Batam Jet, Jefry mengatakan, kalau cuaca buruk serta gelombang besar dengan tiba-tiba datang di perjalanan, pihaknya, meminta dan memerintahkan nahkoda mengambil kepu-

tusan untuk berbalik kembali ke dermaga. Sehingga kemungkinan buruk yang akan terjadi dapat diatasi lebih awal. "Kami selalu mengikuti arahan serta imbauan dari pihak Syahbandar dan meminta keterangan perkembangan keadaan cuaca dari BMG, agar diperjalanan dapat memprediksi perkembangan cuaca. Kalau sudah terlanjur di tengah perjalanan, saya memerintahkan nahkoda untuk dapat mencari perlindungan ke pulau-pulau terdekat untuk beristirahat sejenak menunggu gelombang reda," ungkap Jef. Beberapa tahun lalu, kapal penumpang KM Dumai Express 10 tujuan Batam-Dumai, Minggu, 22 November 2009 tenggelam di perairan Tukong Iyu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Kapal tersebut tenggelam karena dihadang oleh gelombang besar. Puluhan penumpangnya pun meninggal. Bahkan sampai saat ini masih ada jasad penampang kapal tersebut masih belum ditemukan. ***

Ahmad Rizal juga mengatakan, prpindahan pimpinan koramil di Batam ini, bertujuan dalam mematangkan serta mempersiapkan para perwira dalam menghadapi sekolah lanjutan tingkat perwira. "Saya ingin anggota saya nantinya bisa lulus semua dan nantinya bisa berkompoten di segala hal," ujar

Ahmad Rizal. Lagian juga, semakin banyak pengalaman dalam memimpin wilayah, maka seorang perwira akan semakin matang dan cermat dalam menyikapi persoalan. "Istilahnya tour of duty of area bagi TNI AD yang ingin maju dalam memimpin pasukan," ungkap Letkol Ahmad Rizal. (ccp)

Kodim 0316

Sambungan dari hal 9

Sedangkan Danramil 03 Nongsa yang sebelumnya dijabat Kaptern Jeckson, dipercayakan ke Kapten Edi Muzar yang sebelumnya menjabat Danramil 05 Belakangpadang. Begitu juga sebaliknya Kapten Edi Muzar berpindah tugas menjadi Danramil 05 Belakangpadang .

11 Januari 2012

Pembangunan Kios Diprotes J O D O H — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Madani memprotes rencana pembangunan kios di Jodoh, tepatnya di sepanjang jalan yang menghubungkan hotel Panorama Regency dan Pasar Induk Jodoh. Mereka menilai, pembangunan kios permanen oleh Pemerintah Kota Batam yang diperuntukan untuk Pedagang Kaki Lima (PK5) di Jodoh merusak estetika. Apalagi dibangun di jalur trotoar dan jalur hijau. " Kalau memang disini boleh dibangun berarti semua trotoar yang ada di Batam bisa dibangun kios permanen PK5," ungkap Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Madani Ikhyar Chaniago kepada wartawan, Minggu (8/1) di Jodoh Menurut Ikhyar, trotoar itu diperuntukkan untuk para pejalan kaki, bukan untuk pedagang kaki lima. Pembangunan ini selain menghilangkan trotoar jalan juga menghilangkan jalur hijau yang ada di daerah Jodoh. "Besok kalau begitu kita bangun juga kios permanen PK5 ditrotoar di depan kantor walikota, disana

kan ramai orang," ungkapnya. "Pemerintah sepertinya tidak memiliki konsep untuk membenahi PK5 yang ada di Jodoh dan master plan dalam pembangunan kota," imbuh dia. Pembangunan yang dilakukan ungkapnya, selain merusak estetika kota yang telah dibangun juga menanmbah kumuh daerah Jodoh . Yang menjadi pertanyaan, kenapa pembangunan PK5 dilakukan di tengah kota dan di tepi jalan besar. Ikhyar menilai, pembangunan yang dilakukan sangat merugikan para pengguna jalan. Karena diketahui jalan dari di daerah Hotel Panorama Regency sudah terkenal cukup padat, ditambah lagi kalau jalan ini dibangun kios PK5 secara permanen. Padahal saat sekarang ini sudah banyak pedangang PK5 disana yang tidak kunjung ditertibkan. "Kalau seperti ini, Pemko Batam mengalihkan masalah dengan masalah baru," terangnya. Semetara itu Haji Syamsuir Yahya, pemilik Rumah Makan Simpang Tigo di Jodoh mengatakan, pembangunan PK5 sangat berpengaruh terhadap omset

yang didapat rumah makan miliknya. "Kalau dibangun kios PK5 disamping rumah makan ini, bisa berpengaruh dengan omset yang diterima," ungkap Haji Syamsuir Yahya. Haji Syamsuir Yahya menegaskan, selain hilangnya jalur hijau, dampak kebersihan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan akan muncul oleh pembangunan kios ini. "Masak di depan rumah makan saya nanti ada MCK. Pemerintah paling kuat mengawasinya dua bulan, setelah itu gak tau lagi. Hal ini sudah menjadi rahasia umum," terang dia. Anggota DPRD Batam Siti Nurlela menilai, sebaiknya sebelum pembangunan itu, maka perlu studi kelayakan. "Mesti harus ada memberikan nilai tambah terhadap orang yang disekitar baik dari segi sosial maupun ekonomi itu harus dipertimbangkan,"tegasnya Siti mengingatkan, jangan sampai proyek ini sama nasibnya seperti Jodoh Boulevard. Katanya, di awal pembangunannya sempat dibesar-besarkan bakal ramai. Namun perkembangan-

nya malah sepi. Hal serupa juga terjadi pada pembangunan di daerah Pantai Melur beberapa waktu lalu, juga terbengkalai begitu saja. "Kalau memang sudah benar dalam melakukan kaidah prencanaan tidak mungkin hal ini terjadi," ungkapnya Untuk PK5 di Jodoh, mesti dilihat dahulu sudah benar gak perencanaannya. Pembangunan ini juga harus melihat kontekstualnya terhadap bangunan yang sudah ada di lokasi tersebut. "Harus ada perhitungan yang jelas terlebih dahulu. Jangan pakai kira-kira," katanya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pasar, Koperasi dan UKM (PMPK dan UKM) Kota Batam Amsakar Ahmad saat dikonfirmasi terkait pembangunan PK5 di Jodoh melalui pesan singkat ke nomornya tidak menjawab. ementara itu Kepala Dinas Kepala Dinas Tata Kota (Distako) Kota Batam, Gintoyono saat ditanya mengenai pembangunan kios PK5 di Jodoh menyarankan agar menghubungi Kadis PMPK dan UKM. ( c w 5 7 )

Batam, Lumbung Masalah Tenaga Kerja BATAM CENTRE — Masalah ketenagakerjaan di Batam bukan saja mengenai upah minimum Kota (UMK). Tapi segudang permasalahan mengenai sistem ketenagakerjaan yang terjadi Batam saat ini. Hal ini terungkap, ketika sekretaris Panitia khusus (pansus) ranperda Ketenagakerjaan Kota Batam, Rusmini Simorangkir menyampaikan laporannya dalam rapat paripurna DPRD Kota Batam, Selasa (10/1). Rapat paripurna tersebut dipimpin ketua DPRD, Surya Sardi, didampingi Wakil Ketua I, Ruslan Kasbulatov, Wakil Ketua II Zainal Abidin, dan dihadiri Wakil Walikota Batam, H. Rudi, SE. Dalam laporan pansus ranperda naker tersebut,

Rusmini mengatakan, sedikitnya ada 24 permasalahan yang dapat diinventaris oleh pansus naker perihal ketenagakerjaan di Batam. Kata Rusmini, permasalahan ketenagakerjaan itu yakni banyaknya terjadi hubungan kerja yang kurang jelas karena tidak dibarengi dengan ikatan kerja dalam bentuk perjanjian kerja secara tertulis. Kontrak kerja dilakukan dengan berantai yakni sub-sub kon. Masalah kerja lainnya, lanjut Rusmini, sering beralihnya pekerja dari perusahaan sub kontarktor ke perusahaan sub kontraktor lain di dalam satu perusahaan (main kontraktor). Perusahaan pemberi kerja dan penerima kerja tidak melaporkan perjanjian kerjan-

ya kepada disnaker. "Ada 24 masalah yang berhasil kami inventarisasikan. Dan kemungkinan pansus akan menemukan masalah lain, dalam pembahasan ranperda tentang ketenagakerjaan selanjutnya," kata Rusmini, legislator dari Partai Golkar. Selain itu, kata Rusmini, permasalahan lainnya adalah tidak adanya aturan dan ukuran yang jelas terkait kenaikan upah diatas ketentuan upah minimum, serta terjadi perbedaan persepsi mengenai pekerjaan pokok dengan pekerjaan penunjang. Maka pansus berharap, sebaiknya perusahaan dengan pekerja menentukan jenis pekerjaan pokok dengan pekerjaan penunjang dan dibuat secara tertulis.

Hidup Bagai

Sambungan dari hal 9

Sejak merantau di Kota Batam selama lebih dari 10 tahun lalu ini, sampai sekarang, berliku-liku tantangan hidup yang ia hadapi. Ia pernah dipercaya menjadi

staff ahli Aida Ismeth yang saat ini menjabat sebagai anggota DPD RI dan juga sebagai kepercayaan Ismeth Abdullah pada saat menjabat sebagai Gubernur Kepri.

Baginya, hidup bagaikan air mengalir dan hal itu sesuai dengan moto yang dimilikinya, dalam menghadapi tantangan di era globalisasi ini. "Laksanakanlah akhiratmu

karena otomatis dunia akan mengikutinya," ujar Zulhendri yang saat ini juga dipercaya menjadi sekretaris RT 09 di perumahan Vila Muka Kuning dimana ia tinggal. (eza)

masyarakat yang ikut melakukan donor darah kali dalam HUT PDIP ke-39. Karena menurut Soerya, partisipasi ini mem-buktikan bahwa semua peduli terhadap kemanusiaan. Adapun yang mendonorkan darahnya selain kader PDIP adalah, Satpol PP, aparat TNI, tukang ojek, dan lainnya. "Animo masyarakat sangat besar untuk ikut donor darah," kata Soerya.Selain di Batam, kata Soerya, rangkaian kegiatan serentak dilakukan di masing-masing DPC PDIP se-Kepri. Bentuk kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Sementara untuk tema, tetap seperti tahun sebelumnya, 'Berjuang untuk Kepentingan Masyarakat'. "Kegiatan pertama kali dilakukan upacara. Setelah itu penyerahan bantuan ke panti asuhan, anak yatim, gotong royong

dan lainnya," ujar Soerya. Hadir kader PDIP termasuk anggota dewan dari partai itu, seperti Ruslan, Erikson, Rekaveny, Ganda Tiur, Udin P Sihaloho hadir. Ketua Panitia HUT PDIP Kota Batam, Hj. Rekaveny mengatakan, kegiatan dilakukan mulai 1 Januari sampai sampai hari lahir Pancasila, 1 Juni 2012 mendatang. Menurutnya, untuk pengobatan gratis dilakukan kader dan masyarakat. "Kita melibatkan dokter dari dinas kesehatan untuk kader dan masyarakat. Kita mengajak kader di PAC-PAC, dengan mengajak 10 orang masyarakat untuk pengobatan gratis," kata Veny. Dalam kesempatan donor darah itu, pihak panitia menargetkan bisa meraih 100 kantong darah. Selanjutnya darah itu disumbangkan ke ke PMI. "Kita

melibatkan 300-an orang pengurus," imbuhnya. Ketua DPC Batam, Jamsir mengatakan, pada peringatan HUT kali ini, perlu komitmen membangun PDI Perjuangan kedepan. "Sesuai amanat Ketua Umum, ibu Mega, kita menggalang kekuatan rakyat. Kita merayakan hari ulang tahun PDIP melalui kegiatan yang langsung dirasakan rakyat," kata Jamsir. Disisi lain dia mengatakan, target mereka memenangkan pemilu di Batam. Persiapanpersiapan telah mereka lakukan dalam memenangkan pemilu dengan persiapan untuk penggodokan caleg. "Kita mulai melakukan persiapan pencalegan dari dapil masingmasing. Kita terus melakukan konsolidasi secara terus menerus dengan kader dan simpatisan partai," pungkasnya. (lim)

HUT PDIP

Sambungan dari hal 9

DPC PDIP Batam Centre Kota Batam, Selasa (10/1). Selain Soerya, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Rusalan Kasbulatov, anggota DPRD Kota Batam lainnya, Udin P Sihaloho, Nuryanto alias Cak Nur juga ikut menyumbangkan darahnya. Termasuk anggota DPRD Kepri dari PDIP, Jumaga Nadeak ikut mendonorkan darahnya. Kegiatan dalam rangka ulang tahunnya itu, digelar mulai Januari sampai Juli 2012. Rangkaian kegiatan itu dimulai dari upacara bendera, pengobatan gratis, donor darah, gotong royong dan lainnya. Kegiatan dilaksanakan serentak di Indonesia. Untuk Kepri, diwajibkan berjalan selama seminggu. Sementara di Batam hingga Juni 2012 Ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo, disela-sela donor darah memberikan apresiasi kepada segenap elemen

Kata dia, dalam pembahasan ranperda naker tersebut, pansus juga memandang perlu agar dibentuk Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Batam untuk mempermudah bila terjadi perselisihan disamping permasalahn hubungan industri yang paling banyak adalah di Kota Batam. "Masih banyak hal lagi yang perlu dibahas oleh pansus. Sehingga apa yang dilakukan pansus saat ini, dapat menghasilkan landasan hukum yang kuat terkait ketenagakerjaan di Batam. Kami sadar dan mengakui adanya pro dan kontra, ketika pansus naker ini terus dijalankan. Untuk itu, kami meminta pertambahan waktu 90 hari lagi untuk melakukan pembahasan," ujar Rusmini. ( l i m )


METRO BATAM

11

Rabu,

11 Januari 2012

Tuntut Dana Beasiswa dan Bansos Demo Mahasiswa Hinterland

Tabrakan Beruntun, Pengendara Mio Terkapar SAGULUNG — Tabrakan beruntun antara metro trans - sepeda motor Mio dan lorry terjadi di Bukit Daeng Tembesi, Sagulung, Selasa (10/1). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut membuat pengendara motor Mio terkapar. Salah seorang pengendara kendaraan bermotor, Sartono yang ditemui di lokasi kejadian menceritakan, kejadian berawal saat ketiga kendaraan tersebut melaju dari Muka Kuning menuju Batuaji secara beriringan. Motor Mio warna hijau dengan nomor polisi BP 4852 GE, tiba-tiba ditabrak Metro Trans yang terakhir diketahui dikenadarai oleh Joni dari belakang. Diseruduk dari belakang, membuat pengendara motor Mio lepas kendali dan menabrak lory warna biru BP 9297 ZN yang ada di depannya. "Tiba-tiba Metrotrans itu menabrak mio dari belakang, karena tidak sempat ngelak mio itupun menambrak lory bermuatan pasir," ujarnya. Setelah kejadian, pengendara motor Mio yang belum diketahui namanya tersebut langsung dibawa oleh supir carry. Karena kondisinya yang sempat tidak sadarkan diri di lokasi dengan luka lecet di sekujur tubuh. "Begitu kejadian, supir carry langsung membawa korbannya dari lokasi," katanya. Sampai saat ini, belum diketahui nama pengendara motor Mio dan kemana dibawa oleh supir carry itu. Saat di cek ke beberapa rumah sakit seperti Casa Medical ataupun RSUD, tidak ada korban kecelakaan lalu lintas yang masuk. Setelah kejadian, sepeda motor Mio dan Lory bermuatan pasir tersebut diamankan oleh kepolisian lalu lintas. Kasus laka lantas juga terjadi di simpang Base Camp Sagulung. Mita (10) ditabrak pengendara sepeda motor saat mengantarkan adiknya ke sekolah. Akibatnya, korban menderita luka lecet di beberapa bagian tubuhnya dan dilarikan ke unit gawat darurat RSUD Embung Fatimah, Batuaji. "Pagi tadi Mita mengantarkan adiknya ke sekolah. Saat sedang melintas, ia ditabrak pengendara sepeda motor," ungkap Simon, ayah Mita. (wan)

BAT TAM CENTER — Aksi mahasiswa hinterland BA menuntut kejelasan dana beasiswa dan bansos berlangsung di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Selasa (10/1). Puluhan mahasiswa itu meminta Kejari segera menetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut. Oleh: Taslim Mahuddin, Liputan Batam

Sakti Verdinand selaku koordinator aksi dalam orasinya mengatakan, kasus Bansos jangan hanya berhenti terhadap dua tersangka. Jika dilihat kasusnya masih banyak lagi pihak-pihak yang terlibat. Selain itu, anggaran bantuan pendidikan APBD 2010, prestasi dan pendidikan guru sebesar Rp15 miliar, dan beasiswa mahasiswa sebesar Rp2,1 miliar tidak sesuai dengan yang diharapkan. "Guru-guru di pulau mengalami pemotongan gaji, sedangkan beasiswa yang didapatkan oleh mahasiswa hinterland jika dibandingkan dengan anggaran Rp2,1 miliar tidak terealisasi," ujar Sakti. Menurut Sakti, banyak dari mahasiswa hinterland yang tidak menerima beasiswa. Ironisnya jika dilihat mahasiswa hinterland yang ada di Batam hanya lebih kurang 1.000 orang. Oleh karena itu ia meminta kejari untuk menyelidiki kasus tersebut. Mahasiswa juga mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah untuk daerah daerah hinterland, baik infrastruktur ataupun yang lainya. "Transparansi dan pemerataan adalah harga mati. Pak wali lihat pelabuhan kami, lihat jalan kami perhatikan ekonomi kami. Kalau tidak kami siap membuat Kabupaten Batam Hinterland, atau anda mundur saja," teriaknya. Tuntutan mahasiswa agar mengusut tuntas kasus Bansos dan

penyelewengan beasiswa untuk mahasiswa hinterland ditanggapi langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Batam, Farid Ia mengatakan, rekan-rekan mahasiswa jika punya bukti serta data yang valid dan akurat, langsung serahkan ke kejari. "Pihak kejaksaan dalam menangani kasus korupsi tidak mainmain, tapi semua harus melalui prosedur. Dengan azas praduga tidak bersalah. Jadi, orang tidak bisa jadi tersangka hanya berdasarkan laporan masyarakat saja, harus ada bukti," kata Farid. Aksi mahasiswa yang

tergabung dalam aliansi mahasiswa Batam dari berbagai elemen, seperti Kamanusa, Fam-Lintas Kampus, Hikmah, Gema-Papida dan Kammi melanjutkan aksinya di depan Kantor Walikota. Mereka mempertanyakan hilangnya dana hibah kapada mahasiswa. Saat ini, beasiswa bisa didapatkan melalui dana Bansos, padahal kasus tersebut sudah ditentukan siapa-siapa yang menerimanya. "Kita meminta kejelasan pada pak wali yang pintar itu, bagaimana beasiswa kami. Apakah masih ada. Katanya harus melalui proposal dengan dana bansos," tambah Sakti. Meski aksi berlangsung damai, namun mahasiswa merasa kecewa. Karena walikota dan wakilnya yang ingin ditemui tidak ada di tempat. Puluhan mahsiswa yang melakukan aksi mengakhiri dengan lemparan telur di depan pintu masuk gedung walikota. Seperti diketahui Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru

yang dipimpin oleh I Ketut Suarta SH MH menvonis dua terdakwa perkara dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Kota Batam, yaitu mantan Kabag Keuangan Pemko Batam Erwinta Marius, dan bendahara Raja Abdul Haris terbukti, secara sah dan melawan hukum melakukan tindak pidana korupsi, Sabtu (12/11) lalu. Dalam amar putusannya hakim menyatakan Erwinta Marius terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan berlanjut. Memutuskan terdakwa dihukum kurungan penjara selama dua tahun dan enam bulan. Terdakwa juga diputuskan harus membayar denda Rp100 juta. Jika denda tidak dibayar maka diganti dengan kurungan satu bulan. Majelis Hakim juga menghukum terdakwa membayar uang pengganti Rp449 juta lebih dan jika uang pengganti tidak dibayar maka harta benda terdakwa dilelang dan jika harta

CECEP/HALUAN5 KEPRI

DEMO MAHASISWA — Staf Kejari Batam menjawab pertanyaan mahasiswa hinterland yang melakukan aksi demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Batam dan Pemko Batam, Selasa (10/1). Mereka mempertanyakan kepada pemerintah tentang dana beasiswa bagi mereka.

Imigran Myanmar Meninggal karena Jantung

BELASAN imigran gelap asal Myanmar saat diamankan di Hotel Kolekta, Nagoya, Jumat (23/12) lalu. Satu diantara mereka yakni Jeevakarunaen Munusamy (51) meninggal dunia karena sakit jantung. DOK

L U B U K B A J A — Kapolsek Lubuk Baja Kompol Boy Herlambang menyatakan, dari hasil otopsi yang dilakukan, kematian imigran gelap asal Myanmar, Jeevakarunaen Munusamy (51) di lantai 3 Hotel Kolekta, Nagoya, Jumat (23/12) lalu sekitar pukul 01.00 WIB murni karena jantung. "Kita sudah memeriksa dan memastikan kematian imigran itu disebabkan penyakit jantung yang dideritanya dan sama sekali tidak ada ditemukan kekerasan di tubuhnya," ujar Boy dihubungi, Selasa (10/1).

Dalam hal ini lanjut Boy, pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi terkait atas kematian imigran tersebut, seperti dari petugas Imigrasi Batam. Di samping itu penyidik juga sudah memanggil dan memeriksa saksi lainnya yang berasal dari keluarga korban dan juga pihak Hotel Kolekta. Sebelumnya, pihak Polsekta Lubukbaja memeriksa dua petugas Imigrasi Batam terkait dengan kematian imigran tersebut, yakni Kepala Seksi Pengawasan Patton dan stafnya Agus.

benda terdakwa tidak mencukupi maka dipidana satu tahun. Sementara pada sidang dengan terdakwa Raja Abdul Haris, majelis hakim yang sama menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi bersama sama berlanjut dan menghukum penjara selama dua tahun dan enam bulan. Terdakwa harus membayar denda Rp100 juta, atau kurungan satu bulan. Terdakwa juga diputuskan harus membayar uang pengganti sebesar Rp129 juta lebih. Jika dalam satu bulan tidak membayar maka maka harta benda dilelang, kalau harta benda terdakwa tidak mencukupi maka terpidana harus menjalani hukuman penjara selama empat bulan. Terdakwa perkara dugaan korupsi dengan dugaan kerugian negara Rp1 miliar lebih divonis telah melanggar pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pem.*** berantasan korupsi.***

Keduanya dimintai keterangan oleh polisi baru pada tahap awal, yakni seputar penempatan di hotel dan pengawasan yang dilakukan oleh petugas Imigrasi. "Pemeriksaan baru pada tahap awal, dan ini sifatnya masih dimintai keterangan saja," ujar Kanit Reskrim Polsekta Lubukbaja Ipda Chrisman Pandjaitan baru-bari ini. Menurut Chrisman, polisi mempertanyakan tentang kebijakan pihak Imigrasi menempatkan para imigran gela itu di hotel. Seharusnya, kata dia, Imigrasi bisa berkoor-

dinasi dengan pihak terkait untuk menjaga dan mengantisipasi hal-hal yang kemungkinan terjadi pada para imigran tersebut, termasuk kemungkinan mereka kabur. Chrisman menyayangkan tiadanya koordinasi yang dilakukan Imigrasi dengan intansi terkait membuat para imigran itu bisa dua kali kabur. "Kejadiuan pertama, yakni 10 imigran kabur saat dilakukan penggerebekan di Teluk Mata Ikan pada Rabu (21/12) malam. Selanjutnya 10 imigran kabur lagi saat berada di penampungan sementara di Hotel Kolekta pada Kamis (22/12) dinihari. Sedangkan untuk kali ini ditemukan imigran meninggal. Nah terkait ini polisi harus melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang bertanggung jawab," ujarnya. Patton dan anak buahnya menolak memberi keterangan kepada wartawan soal meninggalnya salah seorang imigran gelap tersebut, termasuk soal kaburnya 10 imigran itu. Namun soal penempatan mereka di Hotel Kolekta, ia mengatakan hal itu atas persetujuan pihak International Organization of Migrant (IOM). "Mereka ditampung di hotel itu atas persetujuan IOM. Nah kami dari imigrasi menyerahkan sepenuhnya pada lembaga tersebut, karena dalam hal ini kami tidak mau disalahkan pihak internasional," katanya. Dia juga membantah, Jeevakarunaen Munusamy meninggal saat dalam pemeriksaan petugas imigrasi. "Penyebabnya kemungkinan serangan jantung, yang jelas bukan saat pemeriksaan," bantahnya. (eza)

Event Straits Regatta Gaet Wisatawan B A T A M C E N T E R — Di tahun 2012, Straits Regatta akan kembali digelar. Dan menjadi event perdana dalam menggaet wisatawan mancanegara (wisman). Acara yang akan berlangsung pada 23 Januari mendatang merupakan perhelatan kapal layar yang akan berlangsung di Nongsa Point Marina. "Straits Regatta, merupakan event yang dilaksanakan manajemen Nongsa Point, tapi pemerintah akan mendukung penuh acara tahunan tersebut. Event perdana yang peserta dari mancanegara. Dengan demikian orang-orang dari luar negeri atau wisman akan datang ke Batam," kata Ardi, Bagian Promosi Wisata Dinas Parawisata dan Kebudayaan Kota Batam, Selasa (10/1). Perlombaan tersebut nantinya akan akan berhenti di Nongsa Poin Marina dan dimulai dari Australia, Singapura terus ke Batam. Lomba layar Internasional Straits Regatta yang menjadi pesertanya selain dari dari Indonesia, juga akan diikuti negara lain. Dengan rute Selat Malaka hingga perairan Batam. Namun, saat ditanya mengenai apa-apa yang diperlombakan dan berapa jumalah peserta yang mengikuti, sampai saat ini Ardi belum bisa memastikan. "Nanti ada konfrensi persnya, di sana akan kita bicarakan. Sekarang datanya, kita belum mendapatkan kepastian," katanya. Sementara untuk perayaan tahun baru Imlek, menurut Ardi, Disbudpar tidak memiliki agenda, hanya saja perayaan yang dilaksanakan oleh klentengkelenteng dan organisasi yang merayakannya tetap akan kita support. "Tapi untuk agenda sendiri, sekarang tidak ada," tambahnya.(( c w 5 6 )

Lulusan SLB yang Masih Terdiskriminasi Seminar Menuju Sekolah SN Berbasis Multiple Inteligen JODOH — Dunia kerja hingga saat ini dirasakan masih mendiskriminasikan para lulusan dari Sekolah Luar Biasa (SLB). Perusahaan masih belum memandang sepenuhnya bahwa lulusan SLB sebagai tenaga kerja potensial. Hal ini terlihat dari jumlah tenaga kerja yang terserap baik di instansi pemerintah maupun swasta persentasenya masih sediki. Padahal, kemampuan dari lulusan SLB ini lebih potensial bila dibandingkan dengan kemampuan pekerja lainnya. Para lulusan SLB selain mereka ulet dan telaten dalam bekerja, juga tidak pernah mengeluah akan upah yang mereka terima. "Masyarakat perlu diimbau agar memberikan peluang dan porsi yang sama terhadap para lulusan SLB ini. Malah saya salut di Surabaya PT Maspion justru memesan banyak tenaga

kerja dari lulusan SLB ini," ujar Direktur Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dr Mudjito Ak.Msi didampingi Ketua YKB Ny Sri Soedarsono, usai memberikan pemaparan dalam Seminar Sehari mengenai Sekolah Khusus Menuju Sekolah Standar Nasional berbasis Multiple Inteligen, yang dikuti 100 peserta dari SLB se- Kepri, di Panorama Regency, Selasa (10/1).

Sejauh ini Mudjito mengaku, cukup banyak laporan yang diterima dirinya terkait pengaduan para lulusan SLB yang ditolak pihak perusahaan saat melamar pekerjaan. Padahal skill mereka cukup memenuhi syarat untuk dipekerjakan. Namun sayang pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk menindak perusahaan tersebut, karena ia sadari bahwa low imporcement di Indonesia cukup lemah apalagi dengan kasus yang seperti ini. Untuk itu, ia menyarankan agar para pengelola SLB dalam menerapkan keterampilan bagi anak berpendidikan khusus ini harus lebih spesifikasi lagi. Bisa saja keterampilan yang diberikan itu lebih kepada kemandiriaan anak. "Mungkin bisa saja dengan bantuan modal dan pelatihan kewirausahan dan lainnnya. Untung saja saya terima laporan kalau lulusan dari SLB Kartini di Batam ini punya peluang tertolong oleh perusahaan miliknya YKB," katanya. Sementara Heri Supriyadi Pengurus YKB sekaligus moderator dalam seminar tersebut, menyatakan seminar ini bertujuan memberikan pemahaman

terhadap penyelenggaraan pelayanan pendidikan bagi anak kebutuhan khusus, pelaksana inclusi, pelaksana cerdas istimewa dan bakat istimewa. Tentunya dapat memahami pemenuhan kewajiban bagi sekolah supaya menuju pada standar nasional sesuai ketentuan dari badan akriditasi provinsi yang akan dilakukan pada 2012 ini. "Bila pelayanan pendidikan khusus di sekolah ini telah memenuhi standar yang ditetapkan, pada akhirnya anak didik akan mendapatkan pelayanan pendidikan dengan baik dan akan terbudaya dengan pelayanan pendidikan khusus yang ramah anak," katanya. Kepala Sekolah SLBA Tunanetra Pembina Tingkat Nasional Jakarta, Agustiawati, menjelaskan, upaya pemerintah untuk menampung lulusan Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam dunia kerja belum sepenuhnya terealisir. Hal ini terbukti dari minimnya lulusan SLB yang terserap di dunia kerja. Padahal, undang-undang telah mengatur 10 persen dari pegawai/ karyawan dalam sebuah perusahaan harus menampung lulusan SLB. "Hingga kini masih dirasakan adan-

CECEP/HALUAN KEPRI

NARASUMBER memberikan pemaparan kepada peserta seminar sehari mengenai Sekolah Khusus Menuju Sekolah Standar Nasional berbasis Multiple Inteligen di Panorama Regency Hotel, Selasa (10/1).

ya diskriminasi bagi siswa SLB yang telah lulus sekolah untuk diserap di dunia kerja. Padahal, kemampuan mereka sangat luar biasa jika dipekerjakan. Bahkan, kualitasnya bisa di atas siswa normal," imAgustiawati. Menurutnya perbandingan itu memang masih sedikit, padahal undang-

undang telah menetapkan. Tapi untuk lapangan kerja masih diskriminasi. Ia mengakui, jika beberapa siswanya yang telah bekerja memiliki kemampuan yang baik. Hampir rata-rata dari mereka ada yang menjadi operator telepon, penerjemah bahasa Inggris.(( m e n )


LINGGA

12

Rabu,

11 Januari 2012

Operasional PN Dabo Masih Terkendala Masyarakat Diminta Perpanjang Kartu JKL LINGGA — Masyarakat di Kabupaten Lingga yang telah memiliki Kartu Jaminan Kesehatan Lingga (JKL) yang telah habis masa berlakunya diharapkan segera memperpanjang ke masing-masing Puskesmas yang tersebar. Hal ini disampaikan Penanggung Jawab UPT JKL, Raja Hendri Selasa (10/1). Menurutnya, perpanjangan Kartu JKL bagi masyarakat yang telah disediakan pelayanannya di tujuh unit pelayanan puskesmas dan RSUD Lingga “Baik di Kepri maupun di luar Kepri, masa berlaku Kartu JKL yang dimiliki masyarakat hanya selama satu tahun. Jadi setiap tahun baiknya diperpanjang, karena berakhirnya masa kartu itu di Desember,” ujarnya. Dikatakan, JKL yang ada pada pemilik, ke depannya dapat digunakan di RS provinsi, seperti di RS Awal Bros Batam, RS Otorita Batam, Klinik Ginjal RHBB dan RSUD yang ada di Tanjungpinang. Sementara bagi masyarakat di Pekajang dapat mengurus ke pelayanan Puskesmas Belinyu, RSUD Bangka Tengah, dan RS Pangkalpinang. “Verifikasi pun sudah disampaikan sebelumnya, karena di bulan Desember kemarin, masyarakat banyak juga yang menanyakan tentang perpanjangan kartu,” kata Raja. Dikatakan, selama ini kendala yang dihadapai pihaknya di lapangan adalah proses pembiayaan atau pembayaran pada masyarakat. Kemudian pada RS yang ada di luar provinsi, karena mekanisme pencairan anggaran butuh waktu yang panjang. Ia menambahkan, perpanjangan masa berlaku JKL ini lebih fleksibel. Artinya, pemilik yang belum sanggup untuk memperpanjang tetap akan terjamin ketika ia akan memanfaatkan kartunya untuk pengobatan nanti. “Kita berharap agar masyarakat segera memperpanjang JKL, kerena cap sudah tersebar di Puskesmas seperti di Puskesmas Dabo Lama, Raya, dan di Penuba,"ucapnya Lebih lanjut disebutkan, jumlah pemilik JKL yang ada di Lingga saat ini telah mencapai sebanyak 45.000 jiwa. Semua itu, nantinya bisa rujuk ke Tanjungpinang, Batam, dan Bangka. ”KIta menghimbau supaya masyarakat pemilik JKL dapat melengkapi Kartu Keluarga dan KTP, karena masih banyak masyarakat yang belum mengurus. KK dan KTP adalah syarat untuk mendapatkan kartu JKL,” ungkapnya. (cw60)

L I N G G A — Pengoperasian Kantor Pengadilan Negeri (PN) Dabo Singkep, Lingga yang terletak di Jalan Pahlawan masih terkendala saranaprasarana peralatan dan perabotan kantor. Padahal rehabilitasi eks Kantor Pengadilan Negeri (PN) di Dabo Singkep ini telah selesai dilaksanakan melalui anggaran swakelola di Dinas Pekerjaan Umum (PU), APBD Pemkab Lingga tahun 2011 sekitar Rp120 juta. "Maunya kita, pengoperasian eks Kantor PN Dabo tersebut setelah selesai secepatnya dilaksanakan pada tahun ini. Namun sampai saat ini, isi kantor tersebut seperti meja, kursi, lemari serta sarana aktifitas kantor lainnya masih belum ada," kata Ketua PN Tanjungpinang, Setyabudi SH MH, kemarin. Selain sarana peralatan kantor PN dimasud, Budi juga berharap perlunya keberadaan tenaga kerja honorer dari Pemkab Lingga untuk ditugaskan dan menjaga kantor PN Dabo itu nantinya. Tenaga honorer itu tentunya mereka yang tinggal di Dabo Singkep melalui pembiayaan anggaran APBD Pemkab Lingga. Hal dimaksud selaian bertujuan untuk membuka lapangan kerja bagi kalangan masyarakat Dabo, namun setidaknya mampu memberikan manfaat lain bagi masyarakat di daerah ini. "Dalam waktu dekat kita akan melakukan pembicaraan tentang hal-hal itu dengan Pemkab Lingga. Mudah-mudahan semuanya dapat terealisasi dengan baik agar kita bisa pula segera melakukan aktifitas

di PN Dabo itu," ungkap Setyabudi. Disinggung masalah jadwal sidang perkara natinya, termasuk kesiapan hakim dan sejumlah petugas PN lain yang akan beraktifitas di PN Dabo, Setyabudi menyebutkan sejauh ini tidak ada permasalahan. "Menyangkut jadwal dan hari sidang, tekniknya nanti bisa diatur. Apakah dua hari dalam satu minggu, hal itu tergantung banyaknya perkara yang akan disidangkan. Bagi kita tidak ada persoalan, termasuk pembagian tugas dari beberapa hakim yang akan menyidangkan sejumlah perkara nantinya," ungkap Setyabudi Lebih lanjut disampaikan, penggunaan serta pelaksanaan sidang di bekas PN Dabo tersebut perlu dilakukan. Ini untuk meringankan beban biaya bagi masyarakat di Kabupaten Lingga yang berperkara di meja hijau. Baik itu tindak pidana umum maupun tindak pidana ringan, termasuk bagi mereka yang terkena sangsi tilang dalam razia Satlantas Polres. "Melalaui sidang perkara di PN Dabo nantinya, pihak keluarga terdakwa maupun para saksi yang diperlukan oleh jaksa untuk mengikuti sidang, dapat lebih ringan mengeluarkan ongkos transportasi atau biaya lain sebagaimana yang dialami selama ini," ungkapnya Diterangkan, PN Tanjungpinang sangat mendukung atas penggunaan kembali gedung bekas PN Dabo tersebut, termasuk kesiapannya untuk mendatangkan para hakim beserta stafnya dari Panitera Pengganti (PP) yang akan

ASFANEL/HALUAN KEPRI

BELUM BEROPERASIONAL — Operasional Kantor PN di Dabo Singkep, Lingga hingga saat ini masih terkendala saranaprasarana dan peralatan kantor. Pengendara roda dua melintas di Kantor PN yang baru selesai diperbaiki itu, Selasa (10/1).

menyidangkan sejumlah perkara nantinya. "Kita dukung pelaksanaan dan penggunaan bekas PN Dabo tersebut. Namun menyangkut pelaksanaan jadwal hari atau waktu sidangnya dapat kita sesuaikan melalui koordinasikan dengan

pihak-pihak yang terkait di sini. Hal itu juga sesuai dengan prisip peradalan cepat,mudah dan ringan," ujar Ketua PN yang akrab disapa Budi tersebut. Pernyataan sama juga disampaikan oleh Kapolres Lingga AKBP MIsbahul Munauwar sebelumnya.

Ia berharap melalui penggunakaan kembali eks PN Dabo tersebut, setidak bisa membantu meringankan tugas dan ongkos perkara bagi anggotanya yang akan menghadiri setiap persidangan perkara tindak pidana umum yang diajukan sebagai saksi. (nel)

Karamnya Tugboat HJP 01

Nakhoda Selamat, 2 ABK Hilang LINGGA — Muslim, nakhoda tugboat HJP 01 yang karam di perairan Pulau Pompong, Selat Pintu, Kecamatan Senayang, Lingga pada Minggu (8/1) malam akhirnya ditemukan selamat oleh warga. Sedangkan dua anak buah kapal (ABK) sampai saat ini masih belum ditemukan, meski pencarian oleh Patroli Lanal, kepolisian dan warga masih dilakukan. Oleh: Jefriadi, Liputan Lingga

Informasi terakhir yang diterima oleh Satuan Polisi Perairan Polres Lingga akhirnya tim pencari berhasil menemukan nakhoda kapal tersebut. Terkahir saat ini nakhoda kapal, Muslim berhasil ditemukan warga selamat. Dia ditemukan tim pencari yang mengunakan pompong terapung -apung di laut sekitar TKP dalam keadaan hidup dan masih menggunakan life jacket," kata Briptu Edi Purwanto, Kapolpos Polairud Jagoh kepada Haluan Kepri, Selasa(10/1). "Sedangkan kedua ABK-nya, Amin dan Kusmadi masih belum ditemukan. Namun upaya pencarian terus dilakukan oleh anggota AL, anggota Polsek Senayang dibantu puluhan masyarakat

daerah tersebut,"katanya. Staf Unit Penyelengara Pelabuhan Daerah Senayang Habibi menyebutkan, saat ini kondisi nakhoda dalam keadaan baik. Setelah ditemukan, kemudian nakhoda kapal tersebut di evakuasi ke darat. Saat ini korban berada di pos AL Senayang untuk memulihkan keadaan stamina. Habibi mengatakan, upaya pencarian terhadap kedua ABK masih dilakukan dan memang sampai saat ini belum ditemukan. Tugboat HJP 01 yang menggandeng Tongkang Singa Besar 17 yang berlayar dari Tanjungpinang membawa besi pancang (pailing) sebanyak 20 batang karam di Laut Selat Pintu, Kecamatan Senayang Lingga, Minggu (8/1) kemarin. ***

PPMKL dan Kemala Gelar Seminar L I N G G A — Persatuan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Lingga (PPMKL) dan Kekerabatan Masyarakat Lingga (Kemala) mengadakan seminar peduli pendidikan di Gedung Nasional Dabo Singkep, Selasa (10/1). Seminar pendidikan dibuka Wakil Bupati Kabupaten Lingga, Drs Abu Hasyim MM. Turut hadir dalam acara itu, Kepala UPTD Singkep, Ridwan beserta sejumlah kepala sekolah yang mengikuti seminar dan sejumlah pelajar kelas 3 (kelas XII) di Lingga. Pelaksanaan seminar yang diadakan oleh mahasiswa dari Bandung tersebut merupakan pertama kalinya dengan 485 peserta dari enam sekolah di Kecamatan Singkep dan Singkep Barat. Hal dimaksud bertujuan mengusung semangat dan harapan agar masyarakat Lingga dapat memperhatikan SDM, terutama bagi siswa kelas XII yang sebantar lagi akan mengikuti UAN. “Kehadiran mahasiswa dari Bandung di seminar ini telah melangkapi program dari Dinas Pendidikan bagi pelajar. Di mana acara ini sangat bermanfaat sekali,

bisa menambah wawasan bagi siswa yang saat ini sedang fokus untuk UN," kata Abu Hasyim. Menurutnya, potensi daerah yang banyak dimiliki Lingga membutuhkan pengelolah SDM yang cerdas dan berkualitas baik secara spiritual, budaya, dan pendidikan melalui masyarakatnya sendiri. Hal itu untuk masa depan Lingga, di mana selama ini di jajaran Pemerintahan Kabupaten Lingga sendiri masih memiliki SDM yang rata-rata tamatan SMK sebanyak 10 persen, SMA sebanyak 9 persen dan 2 persen yang dari PTN. ”Artinya, pemerintah mendukung seminar ini terutama untuk pembangunan SDM yang baik dan berkualitas dalam menyongsong masa depan bagi siswa-siswa yang sifatnya kontiniu, karena bicara mengenai pendidikan adalah bicara masa depan, ” ujarnya. Diterangkan, potensi daerah di Lingga seperti potensi pariwisata, potensi laut, potensi pertambangan serta pendidikan untuk lima tahun ke depan adalah tanggung jawab generasi baru

yang saat ini sedang dibekali untuk membuka cakrawala pendidikan dan kelanjutan pendidikan setelah SMA untuk menjawab tantangan dan persaingan global.

Ia menghimbau seluruh lapisan masyarakat seperti LSM, Dinas Pendidikan, Organisasi Kepemudaan, serta masyarakat Lingga sendiri supaya lebih

memperhatikan dan mencari solusi SDM. Karena sudah menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat untuk memajukan Kabupaten Lingga. ( c w 6 0 )

ASFANEL/HALUAN KEPRI

PARA peserta seminar pendidikan yang diadakan PPMKL dan Kemala serius mendengarkan penjelasan dari pemateri di Gedung Nasional Dabo Singkep, Selasa (10/1).


NATUNA

13

Rabu,

11 Januari 2012

BUMD Kepri Targetkan Keuntungan Rp1,5 M TANJUNGPINANG — Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Kepulauan Riau menargetkan keuntungan sebesar Rp1,5 miliar pada 2012. "Kami prediksikan tahun ini akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp1,5 miliar melalui pengelolaan tiga usaha," kata Direktur BUMD Kepri M Syahrial di Tanjungpinang, Selasa (10/1). BUMD Kepri memiliki kegiatan usaha berupa labelisasi minuman, penyediaan avtur di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang dan perusahaan penyedia jasa pabean. Perusahaan itu juga telah mengajukan beberapa kegiatan lainnya kepada pemegang saham untuk dilaksanakan pada tahun ini. Jika rencana itu dikabulkan pemegang saham, kemungkinan target keuntungan bertambah. "BUMD Kepri akan menggarap peluang usaha sebanyak-banyaknya," kata dia. Ia optimistis BUMD Kepri dapat berkembang, meski sejak 2010 tidak mendapatkan tambahan modal dari pemerintah. Sejak 2007 pemerintah telah menyertakan modal sebesar Rp14 miliar, dan modal tersebut habis sebelum tahun 2010. Syahrial mengemukakan, BUMD Kepri memiliki utang sebesar Rp4 miliar kepada berbagai pihak. Utang tersebut akan dicicil sesuai dengan kemampuan badan usaha ini. Utang BUMD Kepri itu sebelum tahun 2010. Pada saat itu utang BUMD Kepri mencapai Rp6 miliar, kemudian setelah 2010 hingga sekarang berkurang menjadi Rp4 miliar. Pada 2010 hingga awal Januari 2012 Syahrial menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi BUMD Kepri, kemudian berdasarkan hasil rapat umum p emegang saham, seluruh direksi dan komisari s diberhentikan. Pemegang saham memutuskan untuk melakukan restrukturisasi direksi dan komisaris sehingga jumlah direksi dan komisaris yang semula masing-masing tiga orang berkurang menjadi satu direktur dan satu komisaris." Saya ditetapkan sebagai direktur baru," katanya. (ant)

SHOLEH ARIYANTO/HALUAN KEPRI

SERAHKAN BUKU — Bupati Natuna Ilyas Sabli (Kiri) menyerahkan buku nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja (RAPBD) Natuna tahun 2012 kepada Ketua DPRD Natuna Hadi Chandra, Selasa (10/1).

RAPBD Natuna 2012 Rp1,5 T RAN AI — Bupati Natuna Ilyas Sabli keANAI marin membacakan nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Natuna tahun 2012 dalam rapat paripurna DPRD Natuna. Oleh: Sholeh Ariyanto, Liputan Natuna

Dari pemaparan bupati terungkap, RAPBD Natuna tahun 2012 sebesar Rp1,5 triliun. Namun demikian, Pemkab Natuna mengalami defisit anggaran sebesar Rp259,76 miliar. Karena estimasi pene-

rimaan tahun anggaran 2012 dianggarkan sebesar Rp1,24 miliar. RAPBD tahun 2012 sebesar Rp 1,24 trliun tersebut diperoleh dari pendapatan asli daerah (PAD) yang dianggarkan

Rp22,93 miliar. Sedangkan dana perimbangan dianggarkan Rp1,15 triliun yang bersumber dari bagi hasil pajak dan bukan pajak, dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK). Sementara pendapatan dari lain-lain dianggarkan Rp64,9 miliar. Ilyas Sabli mengatakan, untuk belanja daerah yang sifatnya belanja tidak langsung dianggarkan sebesar Rp563,92 miliar. Terdiri dari belanja pegawai Rp251,31 miliar, belanja subsidi Rp35,74 miliar, belanja hibah Rp143,14 miliar, belanja bantuan sosial Rp88,76 miliar, belanja bantuan keuangan kepada desa dan partai politik

Rp42,96 miliar, belanja tidak terduga Rp2 miliar. " Untuk belanja langsung kita menganggarkan sebesar Rp936,07 miliar. Terdiri dari pelayanan umum Rp614,20 miliar, Trantib Rp20,75 miliar, Ekonomi Rp206, 24 miliar. Lingkungan hidup Rp11,46 miliar. Perumahan dan fasilitas umum Rp218,53 miliar. Kesehatan Rp126,27 miliar. Pariwisata dan budaya Rp 14,76 miliar. Pendidikan Rp260,16 miliar. Perlindungan sosial Rp.27,58 miliar. Untuk pendidikan itu diambil 20,6 persen dari RAPBD Natuna tahun 2012 senilai Rp1,5 triliun," ujar Ilyas.

Kemudian untuk sisa lebih perhitungan (Silfa) tahun 2011 sebesar Rp259,76 miliar. Nilai tersebut, menurut Ilyas, jumlah yang cukup besar. Dan itu terjadi karena banyak sektor pembangunan fisik yang tidak selesai tahun 2011 karena kendala cuaca. " Dana itu dari pelaksanaan proyek fisik yang tidak selesai, dan banyaknya kontrak kerja yang putus. Dan, tahun 2012 ini kita akan anggarkan kembali untuk kelanjutannya," kata Ilyas. Setelah dibacakan, buku nota keuangan RAPBD Natuna 2012 langsung diserahkan ke Ketua DPRD Natuna Hadi Chandra.

Ilyas berharap, RAPBD yang baru saja diserahkannya itu bisa dibuat ke dalam peraturan daerah (perda) dan disahkan oleh DPRD Natuna. Sehingga bisa dilaksanakan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat. " Mudahan-mudahan RAPBD ini bisa disahkan dan bisa disetujui oleh DPRD Natuna," harapnya. Saat ditanya mengenai pembangunan mega proyek, Ilyas menyebutkan pihaknya sudah menganggarkan untuk kelanjutan pembangunan incluve civil, kantor DPRD Natuna dan water fron city. Tiga proyek ini kata dia dilaksanakan secara

multiyears (bertahap). "Benar, kita ada anggarkan tiga proyek besar dan bertahap, yakni incluve civil, kantor DPRD dan water fron city," ujar Ilyas tanpa merinci berapa anggaran yang diplot masing-masing proyek tersebut. Ketua DPRD Natuna Hadi Candra yang dikonformasi kemarin menyebutkan, pihaknya akan langsung membahas RAPBD untuk segera disahkan dalam waktu dekat ini. " Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita bisa mengesahkan RAPBD Natuna itu ke dalam Perda APBD," ujar Candra tanpa menyebutkan jadwal pasti pengesahan.** * *

Guru Asusila Tidak Akan Ditoleransi RA N A I — Dinas Pendidikan tidak akan NA memberikan toleransi kepada guru yang terlibat asusila. Kebijakan tersebut diambil supaya guru tidak berani lagi mencemarkan dunia pendidikan. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna Jasman Harun, kemarin ketika diminta tanggapannya soal guru yang terlibat asusila. Ia menyebutkan, tidak ada toleransi maupun bantuan hukum bagi guru yang terbukti melakukan pencemaran nama baik pendidikan di Natuna. "Jika ada pembelaan dari kami, hal itu bisa membuat guru semakin manja dan berani berbuat hal serupa," ujar Jasman. Apa yang dikatakan Jasman, bukan semata-mata karena ada kasus pencabulan yang dilakukan salah seorang guru barubaru ini. Tetapi pernyataannya tersebut untuk semua guru di Natuna. " Ini untuk semua guru di Natuna. Sedangkan untuk kasus pencabulan yang terjadi beberapa hari ini, secara tegas saya tidak akan memberikan pembelaan kepada

si pelaku. Karena ini sudah di luar batas," jelasnya. Menurut Jasman, pencabulan yang terjadi beberapa hari lalu disebabkan minimnya pengawasan dan kontrol sososial pihak sekolah kepada guru dan murid. Sedangkan pihak Diknas sifatnya hanya memantau dan mengevaluasi aktifitas belajar mengajar siswa. " Kami hanya memantau dan mengawasi, dan itu sudah ada bagiannya masingmasing. Soal pencabulan yang baru saja terjadi, itu karena si pelaku tidak mengindahkan aturan-aturan yang berlaku di lembaga pendidikan," tegas Jasman. Jasman juga menyebutkan, supaya kasus tersebut tidak terulang kembali dalam waktu dekat pihaknya akan memerintahkan seluruh sekolah untuk melakukan tes urine masing-masing siswanya. " Saya perintahkan semua sekolah untuk melakukan tes urine, dan jangan sampai ada siswa yang tidak mengikuti tes urine terutama yang wanita. Jika dite-

mukan dugaan ke arah negatif, langsung diberikan pembinaan," imbuhnya. Terkait kasus pencabulan oknum guru beberapa hari lalu, Jasman mengaku akan menghadap ke Bupati Natuna Ilyas Sabli untuk memaparkan kejadian kasus pencabulan. " Kalau tidak ada halangan, dalam minggu ini saya akan menemui Pak bupati, untuk menyampaikan soal kasus pencabulan ini," ujarnya. Terpisah, Bupati Natuna Ilyas Sabli saat dikonfirmasi soal kasus pencabulan sempat kaget dan meminta pihak kepolisian usut tuntas kasus tersebut. " Saya akan tindak tegas. Dan pelaku harus dihukum seberat-beratnya," kata Ilyas saat ditemui di kantor Camat Bunguran Timur akhir pekan lalu. Kata Ilyas, ia akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan untuk meminta keterangan soal kasus pencabulan. Karena dalam kasus ini dinas punya tanggung jawab moral. " Saya akan panggil Kepala Dinas Pendidikan untuk membicarakan soal sanksi bagi ter(leh) sangka," katanya mengakhiri.(leh)

Kejari Limpahkan Berkas Henfie Dugaan Korupsi Dana Beasiswa Rp3,5 M TA N J U N G P I N A N G — Kejari Ranai NA melimpahkan berkas perkara mantan bendahara Dinas Pendidikan Natuna Henfie, tersangka korupsi dana beasiswa sebesar Rp3,5 miliar tahun 2010 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Tanjungpinang, Selasa (10/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Berkas tersebut diserahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) perwakilan Kejari Ranai yakni Dona Marlinus SH dan Andi Akbar SH. Adapun nomor register perkara 01/Pidsus/2012/Tipikor-PN.TPI atas nama tersangka Henfie alias Hen bin alm M Deris. Menurut informasi, hakim yang ditunjuk menangani perkara tersebut adalah Ketua Mejalis Hakim, M Jalilin S. SH dan dua hakim anggota yakni, Sri Endang SH dan Linda Wati SH selaku hakim adhoc Tipikor. Henfie yang menjadi tersangka dalam kasus dana beasiswa Natuna sebesar Rp3,5 miliar itu telah ditahan oleh Kejaksaan Negeri Ranai, sejak November tahun 2011 lalu.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Ranai Deddy Rasyid sebelumnya mengatakan pihaknya sudah menahan tersangka Henfie. Penahanan tersebut, katanya, berdasarkan limpahan berkas perkara dugaan korupsi dari penyidik Polres Natuna kepada penuntut umum kejaksaan. " Sudah beberapa hari Henfie kita inapkan disel tahan Kejaksaan sejak berkasnya dilimpahkan. Penahanan ini berdasarkan limpahan perkara dari Polres Natuna. Tersangka Henfie ditahan di kejaksaan selama 20 hari, selanjutnya akan segera dilimpahkan ke pengadilan Tipikor di Tanjungpinang," terang Deddy ketika itu. Kasat Reskrim Polres Natuna yang saat itu dijabat AKP Reonald Simanjuntak mengatakan, berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Pekanbaru tersangka Henfie terbukti telah melakukan dugaan tindak pidana korupsi dana beasiswa untuk mahasiswa se Natuna sebesar Rp 3,5 miliar pada tahun 2010. " Hasil audit BPKP di Pekanbaru, Hen-

fie terbukti melakukan dugaan korupsi dana beasiswa Rp 3,5 miliar. Berdasarkan pengakuan tersangka, uang tersebut sudah digunakan untuk kepentingan pribadi," kata Reonald. Dana tersebut, kata Reonald, merupakan pencairan tahap pertama untuk bantuan beasiswa mahasiswa. Karena bantuan beasiswa tersebut dilakukan pencairan sebanyak 4 kali tahap pencairan, dengan total keseluruhan dana beasiswa tahun 2010 sebesar Rp 11,5 miliar. Sementara untuk kucuran bantuan beasiswa tahap kedua dan ketiga lanjut Reonald, sebesar Rp 9,5 miliar. Ditambah pencairan tahap ke empat sebesar Rp 2 miliar, yang berasal dari APBD perubahan tahun 2010. " Penyidikan dana beasiswa untuk mahasiswa ini baru pada pencairan tahap pertama. Pencairan tahap kedua, ketiga dan keempat belum dilakukan audit. Karena berdasarkan pengembangan penyidik kami, bakal ada penambahan tersangka baru pada perkara ini,"tegasnya. ( c w 4 0 )

SHOLEH ARIYANTO/HALUAN KEPRI

HARGA ikan tongkol di Pasar Ikan Ranai melonjak dua kali lipat dari harga sebelumnya, Selasa (10/1). Diduga penyebabnya, karena musim utara.

Harga Ikan Tongkol Naik 100 Persen RA N AI — Harga ikan tongkol di NAI Pasar Ikan Ranai sejak dua hari belakangan naik dua kali lipat dari harga sebelumnya. Biasanya untuk satu ekor ikan tongkol berukuran besar dijual seharga Rp 35 ribu. Tetapi saat ini pedagang menjual dengan harga Rp70 ribu per ekor. Naiknya harga ikan tongkol tersebut dipicu musim utara di Natuna dan itu berdampak pada turunnya pendapatan nelayan. Pantauan Haluan Kepri di lapangan, sejak Selasa (10/1), dari 40 meja pedagang hanya 3 meja saja yang ada kedapatan menjual ikan. Sedangkan ikan yang dijual hanya ikan jenis tongkol saja. Seperti ikan karang, manyok dan ikan mahan tidak ada dijual. " Ikan yang dipasok nelayan ke pasar hanya ikan tongkol saja, ikan jenis lainnya tidak ada dijual," ujar Adi, salah satu pedagang yang

masih tetap menjual ikan di pasar ikan Ranai. Selain ikan tongkol, dari tiga pedagang yang masih mendapat pasokan ikan, ada diantaranya yang menjual ikan cumi. Tetapi harganya juga ikut naik dua kali lipat. Biasanya, pedagang menjual Rp15 ribu per kilonya kini pedagang menjual Rp30 ribu perkilo. " Hampir semua pedagang menjual ikan dengan harga dua kali lipat. Itu karena harga ikan dari nelayan juga naik. Maka kami juga harus menaikan harga, kalau tidak dinaikan, dari mana kita mendapatkan untung," tutur Adi. Namun demikian, Adi mengaku, tingkat penjualan ikan semenjak harganya melambung naik dua kali lipat, menurun dari biasanya. Biasanya, dengan jumlah ratusan ekor ikan yang dijualnya, bisa habis

dalam jangka waktu satu hari. Tetapi sekarang, sejak harga ikan mahal dan pasokannya sedikit, Adi harus menjual dalam jangka waktu dua hari. " Bagaimana tidak, konsumen yang hendak membeli ikan, saat mengetahui harga ikan langsung berbalik arah karena mahal. Jadi, rata-rata yang membeli ikan tongkol saat ini adalah dari pemilik warung nasi," papar Adi. Ditambahkan Adi, pasokan ikan di pasar ikan akan kembali normal seperti biasanya setelah musim utara selesai. Kemudian jumlah nelayan yang pergi melaut mulai banyak. " Sekarang kan yang masih berani melaut hanya nelayan yang memiliki kapal motor berukuran besar. Sedangkan nelayan yang memiliki kapal motor berukuran kecil tidak (leh) melaut" Pungkasnya.(leh)


FOKUS

14

Rabu,

11 Januari 2012

Transportasi di Anambas Memprihatinkan KABUP ATEN Kepulauan Anambas (KKA) ABUPA saat ini tengah membangun untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan ketertinggalan dalam berbagai aspek kehidupan. Namun demikian masalah utama dihadapi adalah transportasi yang masih sangat memprihatinkan. Oleh: YUDI/YULIA , Liputan Anambas

Minimnya sarana transportasi yang menghubungkan Kabupaten Anambas dengan daerah lain atau dengan pulau sekitar menjadi hambatan dalam upaya pemerintah daerah mengejar ketertinggalan pembanAcok gunan. Belum lagi kondisi alam pada musim tertentu menjadi tantangan tersendiri bagi kelancaran transportasi terutama transportasi laut. Permasalahan transportasi laut dan udara ini berpengaruh terhadap arus barang dan orang yang keluar masuk ke Kabupaten Anambas. Hal mana berimbas terhadap program pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Anggota Dewan Perwakilan Dakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Acok Baso mendesak pemerintah harus sejak awal menyiapkan transportasi di daerah itu. Dengan demikian masalah isolasi wilayah bisa diatasi secepatnya. Sebagai daerah yang luas lautannya lebih besar daripada daratan atau sekitar 98 persen lautan dan hanya dua persen daratan, menurut Acok, harus ada solusi untuk mengatasi masalah transportasi. Jika melihat dari kondisi iklim dan cuaca di Anambas kata Acok efektif transportasi dengan

menggunakan kapal-kapal yang berukuran sedang hanya sekitar delapan bulan saja. Untuk itu pihak pemerintah harus menyediakan kapal yang lebih besar guna mengantisipasi musim utara. Kapal Pelni KM Bukit Raya menurut dia memang cukup membantu, namun masih perlu ditambah lagi. Karena kebutuhan akan angkutan transportasi laut masih sangat besar terutama arus keluar masuk barang ke dan dari Anambas. Ia mencontohkan, dengan masuknya kapal VOC Batavia tapi dengan kondisi cuaca seperti ini tentu kapal tersebut tidak dapat melayani rute ke Anambas. Oleh karena itu pemerintah harus mencari alternatif lain seperti mencari kapal yang lebih besar. Mengenai transportasi antar pulau di Kabupaten Anambas sendiri juga sangat memprihatinkan dimana masih mengandalkan Pompong berukuran kecil. Sementara mobilisasi orang dari kecamatan ke pusat ibukota cukup tinggi. Sebab selain kantor pemerintah, kantor perbankan, kesehatan, aktivitas ekonomi dan pendidikan masih berada di pusat ibukota. Tuntutan kebutuhan akan transportasi yang lebih cepat dan aman dengan daya tampung cukup besar maka perlu alat transpor-

DOK

PENUMPANG BERDESAKAN — Para penumpang tampak berdesak-desakan saat hendak turun dan naik ke KM Bukit Raya yang berlabuh di Tarempa. Kondisi ini menunjukkan tuntutan kebutuhan akan transportasi laut sangat besar di Kabupaten Anambas

tasi yang memadai. Acok menyarankan pemerintah harus mencari kapal yang beroperasi melayani masyarakat dari desa ke kecamatan dari kecamatan ke kabupaten. Apabila kurang memadai pemerintah dapat memberikan subsidi kepada pengelola. Selain transportasi laut, Politisi Partai Hanura ini juga mempermasalahkan transportasi udara. Ia mengakui transportasi udara telah ada dan cukup membantu namun demikian jadwal penerbangan hanya empat kali seminggu, dirasakan tidak cukup untuk melayani masyarakat dan pemerintah dan pihak lain yang hendak ke Anambas. Menurut dia, jadwala penerbangan ditambah menjadi enam kali seminggu.

Kebutuhan akan sarana transportasi yang lancar dan aman menurut Acok, tidak semata menjadi kebutuhan masyarakat dan pemerintah melainkan pihak lain termasuk investor yang hendak berinvestasi di daerah ini. Butuh Dukungan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris,SH juga mengakui kondisi transportasi laut yang memprihatinkan di Kabupaten Anambas. Ia mengatakan laut merupakan jalan tol di daerah ini. Sejauh ini perahu motor jenis Pompon menjadi saran transportasi yang melayani aktivitas warga dan pemerintah. Ia menjelaskan waktu efektif gelombang dalam kondisi yang sedang hanya berlangsung seki-

tar 6 bulan. Selebihnya musim utara, musim barat dan musim selatan dimana gelombang laut sangat tinggi dan praktis pompong tidak bisa berlayar. Wabup mengaku pemerintah tidak tinggal diam dalam mengatasi persoalan transportasi. Langkah-langkah strategis terus digesah agar trasnportasi di Anambas menjadi lancar.Pemerintah telah melaksanakan pembenahan baik itu transportasi darat, laut dan udara, baik itu luar dan dalam daerah. Untuk menghubungkan antar kecamatan pemerintah juga bisa membuka akses jalan darat misalnya akses ke kecamatan Siantan selatan.Akses tersebut telah dibuka begitu pula pemerintah telah menyiapkan

pembangunan jembatan Anjor (antang jeroan) yang menghubungkan kecamatan siantan dengan kecamatan palmatak. "Belum lagi pemerintah juga akan menamba fligh bagi pesawat udara serta masuknya kapal laut Pelni yang nanti ditunjang dengan kapal fery yang mampu tetap beroperasi saat musim utara tiba,"terangnya, Selain itu ungkap Haris menyiapkan sarana dan prasrana pendukung seperti pompong reguler yang akan mengangkut masyarakat dari desa dan kecamatan untuk ke ibu kota kabupaten. "Alhamdulillah saat ini program yang telah dibuat untuk mengatasi transportasi tersebut telah berjalan dengan lancar."ungkapnya.

Pemerintah berharap dapat memenuhi harapan seluruh masyarakat terkait dengan transportasi sehingga cita-cita menjadikan masyarakat Anambas yang sejahtera dapat terpenuhi, Salah satunya dengan akses transportasi di Anambas dapat berjalan dengan lancar tidak terpengaruh dengan kondisi iklim dan cuaca. Baik Acok maupun Wabup berpendapat bahwa persoalan transportasi yang memprihatinkan di Kabupaten Anambas tidak semata menjadi tanggungjawab daerah. Keduanya berharap agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat juga memberikan perhatian serius terhadap masalah transportasi di daerah ini.***

menggunakan kapal Pelni (KM Bukit Raya) dan dua kapal lain seperti terigas dan kapal baru sabuk nusantara. pihaknya juga mememiliki kapal Fery KM VOC Batvia. Diketahui kalau Anambas memiliki musim utara dimana gelombang sangat besar dan angin kencang tentunya harus ada antisipasi untuk mengatasinya, maka dari itu pemerintah daerah telah meminta kepada pengelola KM VOC batavia untuk mengganti dengan kapal yang lebih besar sehingga tidak ada masalah lagi dan dapat beroperasi saat musim utara. "Dengan kondisi cuaca yang ekstrim kita pun harus mencari solusi terbaik agar persoalan transportasi tidak menjadi masalah didaerah ini,"paparnya. Selain transportasi laut kata

Tjelak, untuk ke Anambas dapat dilalui dengan menggunakan pesawat udara yaitu dengan pesawat Sky Aviation. Saat ini Sky Aviation telah beroperasi empat kali seminggu dengan rute Senin-Jumat (Matak-Tanjungpinang) dan Rabu-Sabtu (BatamMatak). Jalur penerbangan ini telah berjalan dengan baik pada tahun lalu. dTahun 2012 pihaknya akan kembali melaksanakan MoU dengan pihak maskapai penerbangan untuk melakukan penambahan flight menjadi enam kali dalam satu minggu. "Jadi setiap hari akan ada pesawat udara yang akan melayani rute penerangan ke Anambas kecuali hari minggu,"tegasnya. Tentunya dengan penambahan volume penerbangan ini pihaknya melakukan langkahlangkah untuk menunjang agar penrbangan menjadi lancar. Salah satunya dengan membangun bandara perintis Jemaja dan ini akan dilanjutkan pada tahun

2012 nanti. Sementara bandara Palmatak sedang diupayakan perbaikan-perbaikan salah satunya dengan menambah panjang landasan bandara tersebut. "Perpanjangan bandara tersebut agar pihak perusahaan tidak terganggu dan aktivitas transportasi ke Anambas menjadi lancar."ujarnya. Saat ini pihaknya sedang fokus pada pembangunan pelabuhan di dalam daerah sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan dengan maksimal. Tjelak berharap, langkahlangkah yang diambil pihaknya dapat membuka isolasi yang disebabkan masalah transportasi. Untuk itu dibutuh dukungan dari seluruh elemen yang ada di daerah ini agar cita-cita Anambas menjadi barometer pembangunan di Provinsi Kepri dapat terlaksana walaupun Anambas merupakan daerah yang baru seumur jagung. (yud)

Pemerintah Gesah Perbaikan

DOK

PERAHU motor jenis Pompong, selama ini menjadi andalan bagi masyarakat Kabupaten Anambas.

P E M E R I N T A H Kabupaten Kepulauan Anambas terus melaksanakan pembenahan terhadap transportasi yang ada dikabupaten termuda di Provinsi

Kepri ini. Tak dapat dipungkiri transportasi merupakan salah satu faktor penunjang pesatnya pembangunan di suatu daerah. Untuk itu pemerintah kabupat-

en berupaya mengatasi permasalahan transportasi. Pemerintah daerah tidak tinggal diam dan pada tahun 2012 transportasi menjadi salah satu yang dikedepankan untuk diatasi dan diprogramkan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Radja Tjelak Nurdjalal mengatakan, pemerintah akan terus melaksanakan pembenahah trasnportasi baik itu dalam maupun luar daerah Sekda menjelaskan peningkatan trasnportasi tak lepas dari Bahan Bakar Minyak (BBM). Untuk itu pihaknya saat ini telah mengupayakan penambahan kouta BBM tersebut agar tidak terjadi kelangkaan. perlu diketahui kalau saat ini kouta bbm anambas masih yang lama dan bergabung dengan kabupat-

en induk kabupaten Natuna. Lebih jauh Tjelak mengungkapkan pada tahun 2012 ini pihaknya terus melaksanakan perbaikan-perbaikan diantaranya untu dalam daerah ialah dengan menyiapkan angkutan untuk transportasi tersebut dengan memberikan subsidi dan ini telah berjalan dengan baik. Dan untuk tahun ini akan ditingkat salah satunya dengan mengupayakan kapal hasil tangkapan untuk dapat dipergunakan menjadi kapal transportasi dalam daerah. "kita telah melayangkan surat permohonan kepada ke Mahkama Agung (MA) untuk dapat menggunakan kapal tangkapan tersebut,"ujarnya. Untuk luar daerah Kata Tjelak selain dengan angkutan reguler yang ada saat ini dengan

Prioritas Transportasi Laut K E T U A Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) peduli Lingkungan Kabupaten kepulauan Anambas, Doni Yusuf menyarankan, sebaiknya pemerintah lebih memfokuskan kepada transportasi laut ke dalam daerah maupun luar daerah. Untuk transportasi udara memang sangat penting namun untuk penambahan flight dari empat menjadi enam mesti dilihat dulu per-

masalahannya. Hal ini disebabkan jika tidak terjadi musim utara, otomatis transportasi laut lebih dibutuhkan masyarakat. "Untuk transportasi udara itu lebih cendrung dipergunakan oleh masyarakat menengah ke atas sementara transportasi laut dapat dipergunakan semua kalangan."kata Doni Selasa (10/1) Menurut Doni, langkah pe-

merintah untuk menjadikan flight setiap hari sangat baik dan patut diacungi jempol namun, perlu dipertimbangkan jika ini musim ombak tenang. dengan harga tiket yang mencapai Rp1.000.000 sangat tinggi bagi masyarakat menengah kebawah. Untuk itu jika pemerintah menambah penerbangan lagi sebaiknya harga tiket dapat turun

DOK

SEJUMLAH kapal motor tampak berlabuh di Pelabuhan Tarempa menanti angkutan barang dan penumpang ke sejumlah pulau di sekitar

lagi. Namun pemerintah dapat menambah flight jika musim utara menjadi enam kali, karena saat itu, ombak akan tinggi dan masyarakat pengguna transportasi laut akan beralih menggunakan transportasi udara. "Kebijakan tersebut diserahkan kepada pihak pemerintah dan pihak maskapai penerbangan yang melaksanakan MoU tapi kami berharap ditahun 2012 ini harga tiket dapat turun"jelasnya. Lebih jauh Doni menyarankan dari kisaran pendapatan masyarakat didaerah ini angka untuk harga tiket pesawat sebaiknya dikisaran Rp750.000 sampai Rp800.000. dan itu masih terjangkau masyarakat menengah kebawah. "Dengan harga tiket yang terjangkau tentunnya masyarakat akan dapat menikmati transportasi udara tersebut."tukasnya. Pada kesempatan itu juga Doni mengingatkan agar pemerintah khususnya dinas terkait agar fokus memperhatikan transportasi dalam daerah. Dengan demikian masyarakat yang notabene tinggal di pulau-pulau dapat terbantu sebab tidak semua masyarakat memiliki Pompong. "Segeralah tentukan rute transportasi yang melayani masyarakat ke Jemaja dan pulaupulau lain. dan terpenting adalah memberikan subsidi kepada pompong yang melayani rute tersebut,"terangnya. (yud)

Alat Transportasi Harus Layak TRANSPORTASI sebagai jantung pertumbuhan ekonomi di Anambas harus menjadi perhatian khusus pemeritah kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas. Mobilisasi orang dan barang akan berjalan lancar bila tersedia transportasi yang layak tumpang dan layak jalan. Namun di wilayah kepulauan ini, transportasi masih jauh dari layak tumpang. Dinas Perhubungan memberikan verifikasi izin layar bagi Pompong ukuran GT28 untuk Kecamatan terjauh dari Pusat Ibukota, yakni Kecamatan Siantan Selatan, Siantan Timur, Jemaja dan Jemaja Timur. Tapi izin ini baru pada layak jalan. Pantauan Haluan Kepri pada salah satu transportasi yang melayani rute Jemaja. Kecamatan Jemaja yang ditempuh dengan jarak sekitar lima jam dari pusat ibukota. Di dalam kapal hanya ada tempat duduk di pelantaran. Kemudian tempat duduk yang diberi atap triplet ini dilengkapi dengan kain penutup pada kiri dan kanan tempat duduk. Kain ini digunakan untuk menutupi panas matahari dan melindungi penumpang dari air hujan saat cuaca buruk.

Jauhnya perjalanan membuat penumpang kelelahan dan sering tertidur di pelantaran kapal. Lambung kapal yang ditutupi papan lebih kurang 5 meter ini hanya memuat 15 orang dewasa. Namun izin pelayaran yang diberikan, kapal bisa membawa penumpang sebanyak 50 orang. Tidak bisa dibayangkan apa yang terjadi bila dilambung kapal ini berkumpul 50 orang penumpang. Tentu untuk duduk saja sulit. Apalagi saat musim hujan. Suasana akan berubah. Firman, salah seorang penumpang menuturkan, transportasi masyarakat ini memang dikontrak pemkab untuk melayani rute Jemaja-Terempa dan sebaliknya. Kemudahan memang dirasakan masyarakat. Namun kapal ini bukanlah kapal penumpang tapi lebih tepatnya adalah kapal barang. "Ini kan kapal barang. Bukan untuk penumpang makanya tidak ada kursi untuk tempat duduk. Tapi karena ini satu-satunya kapal untuk ditumpangi, makanya masyarakat terus pakai,"tuturnya Firman mengharapkan pemerintah dapat memperhatikan mobilisasi penduduk Anambas. Apalagi saat ini

masyarakat diharuskan mengurus sendiri berbagai surat menyurat ke Tarempa. Terutama dalam surat menyurat yang berhubungan langsung dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Sementara transportasi laut jauh dari pelayanan minimal. Sehingga warga sering terlambat dalam kepengurusan KTP, Akta Lahir dan suratsurat lainnya "Masyarakat Jemaja butuh transportasi yang cepat dan memadai karena banyak urusan ke Terempa. Seperti Disdukcapil untuk ngurus KTP dan Akta Kelahiran karena sudah tidak bisa lagi di kantor Camat. Tapi karena naik pompong lima jam, jadi harus nginap di Tarempa. Biaya bertambah lagi,"ujarnya Lambannya transportasi dan besarnya biaya menyebabkan kepemilikan dokumen kependukan di masyarakat belum sepenuhnya tercapai. Data pada Disdukcapil tercatat kepemilikan dokumen di masyarakat baru sekitar 80 persen. Sehingga jika terjadi bencana alam yang membutuhkan Kartu Keluar, Disdukcapil mengizinkan Camat untuk mengeluarkan KK sementara. ( y u d )


METRO BISNIS

15

Rabu,

11 Januari 2012

Nagoya Hill Mall Tetap Ramai

2011, Dikunjungi 9,3 Juta Orang

KUNJUNGAN MALLNagoya Hill Mall tampak depan. Selama 2011, kunjungan mall di kawasan Nagoya ini mencapai 9,3 juta orang.

TUNDRA/HALUAN KEPRI

Harga Ikan

Sambungan dari hal 16

Amril salah satu pedangang ikan di Pasar Tos 3000 mengatakan sangat sulit untuk mendapatkan ikan, karena pasokan terbatas. Selain itu, harga ikan juga relatif tinggi. Seperti ikan lebam yang sebelumnya Rp40 ribu per kilogram menjadi

Rp55 ribu per kilogram, ikan mata besar dari Rp15 ribu perkilogram menjadi Rp25 ribu per kilogram, sotong dari Rp25 ribu menjadi Rp46 ribu perkilogram. "Harga ikan dalam seminggu terakhir terus naik. Bahkan ikan

TelkomVision

Sambungan dari hal 16

biaya iuran perbulan hanya Rp90 ribu dan yang terakhir ada Paket perunggu yang terdiri dari 30 chanel dengan biaya perbulan Rp125 ribu dan selebihnya paket perak dan paket emas" jelas Lia. Masyarakat juga tidak perlu takut dengan adanya penutupan Telkomvision secara sepihak karena Telkomvision ini dijamin aman karena bekerjasama dengan Telkom. Pelayananya juga tersedia disetiap kantor-kantor Telkom, seperti di Kota Batam ada di Kantor Telkom Jl Tengku Sambungan dari hal 16

diragukan kualitas dan legalitasnya, karena telah teruji. Khususnya untuk Perumahan Beverly Green, lokasinya sangat strategis, dekat dengan

tongkol sejak seminggu terakhir sulit didapat. Karena memang jenis ikan tongkol hanya ada di tengah-tengah laut. Sementara nelayan tidak berani melaut terlalu ketengah untuk menghincw42) dari resiko," jelas Amril.(cw42)

umar nomor 1, Jl Rasa Agung suproto Sekupang dan pembayaran iuran juga bisa lansung di tempat tersebut. "TelkomVision salah satu anak perusahaan PT Telkom Tbk, Berbeda dengan Provider TV berlangganan yang lain, TelkomVision mengeluarkan system berlangganan dengan cara, pelanggan membeli voucher sesuai dengan kebutuhan. Pemasangannya juga sangat sederhana, cukup mempunyai Parabola apa saja minimal diameter 1 meter,

pelanggan sudah bisa menikmati siaran dari TelkomVision. Disini yang dibayar hanya channel atau program yang memang harus dibayar, seperti : HBO, HBO Signatur, ESPN, StarSport, Star Movie, dll," jelas Lia lagi. Bagi yang ingin memasang TelkomVision dirumah atau dikantor bisa menghubungi Lia di nomor 0821 69231699 atau di kantornya dengan nomor 0778 5100866 atau bisa langsung mendatangi kantor Telkom.. ( c w 4 2 ) .

Renovasi Gratis Graha Kepri, Kantor Pertamina, Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM), Kantor BKP, Asrama Haji, Gedung Dinas Bersama Pemko Batam, DPRD Kota Batam, Pem-

ko Batam, Mega Mall, Kejaksaan Negeri Batam, Bank Indonesia Batam, Masjid Raya, Mega Mall, Pelabuhan International Batam .*** Centre dan lainnya.***

BA TAM — Di tengah pesatnya persaingan BAT mall di Batam, Nagoya Hill Mall tetap menjadi mall teramai di Batam. Bahkan, selama tahun 2011 lalu, managemen Nagoya Hill menyebutkan kunjungan mall tersebut mencapai 9,3 juta orang. Angka ini naik sekitar 9 persen dibandingkan tahun 2010, yang mana tingkat kunjungannya mencapai 8,6 juta pengunjung. Oleh: Armat Juang, Liputan Batam

Chief Operasional Nagoya Hill Mall, M. Haris Fadlillah, Selasa (10/1) di ruang kerjanya mengatakan, peningkatan kunjungan paling terasa menjelang akhir tahun 2011 lalu, dibandingkan akhir tahun 2010. "Lonjakan pengunjung pada tahun 2011 sangat terasa pada

bulan Agustus yang mencapai 908 ribu orang. Hal ini terjadi menjelang perayaan Idul Fitri dan libur sekolah," ujar Haris. Pengunjung mall yang berada di bilangan Nagoya tersebut berasal dari berbagai daerah, baik kabupaten dan kota di Provinsi Kepri, wisatawan domestik dari

berbagai daerah di Indonesia, maupun wisatawan mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia yang berlibur setiap akhir pekan ke Batam. Untuk hari Senin hingga Jumat, jumlah pengunjung berkisar 26-30 ribu orang perhari, sedangkan akhir pekan atau weekend Sabtu dan Minggu mengalami peningkatan, yang jumlahnya mencapai30-40 ribu pengunjung. "Lonjakan jumlah pengunjung akan mulai terlihat siang hari usai sholat Jumat," ungkapnya Untuk meningkatkan kunjungan ke mall tersebut, pengelola Nagoya Hill memberikan kemudah bagi agen-agen perjalan dan hotel yang membawa wisatawannya. Salah satu kemudahan yang diberikan adalah gratis parkir.

Nagoya Hill mendapat kunjungan Bus Pariwisata dalam setahun tidak kurang dari 280 unit bus. Jumlah ini yang terdata saja, tidak termasuk wisatawan yang turun di jalan atau wisatawan perorangan. Pusat perbelanjaan Nagoya Hill dilengkapi 586 kios, 478 koter dan 137 ruko. Menjual berbagai jenis barang mulai produk lokal hingga impor. Terdapat tenan-tenan besar yang memudahkan para pengunjung untuk berbelanja, Untuk terus meningkatakan jumlah kunjungan ditahun 2012, pengelola Nagoya Hill akan melakukan terobosan-trobosan baru guna menarik masarakat untuk datang. Hal ini dilakukan untuk terus meningkatkan jumlah pengunjung dan menjaga agar Nagoya Hill tetap exsis di Batam.***

Hatta: Bunga KUR Tahun Ini Turun JAKARTA JAKARTA— Bunga kredit usaha rakyat (KUR) pada 2012 akan turun dari 22 persen menjadi 20-21 persen untuk KUR mikro atau setara 10-10,5 persen suku bunga tetap per tahun. “Berdasarkan hasil rapat tim pelaksana pada 12 September 2011 dan 6 Januari 2012 disepakati penurunan tingkat bunga KUR," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa,(10/1). Hatta mengatakan, untuk tingkat bunga KUR ritel, juga turun dari 14 persen menjadi 12-13 persen efektif per tahun atau setara dengan 6-6,5 persen flat per tahun.

KUR diberikan kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang memiliki usaha produktif, namun belum bankable. Untuk itu diperlukan skema penjaminan. Bank pelaksana memberikan syarat usaha produktif minimal 6 bulan hingga 2 tahun. Pada tahun ini, target terbesar penyaluran KUR dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) sebesar Rp15 triliun, PT Bank Negara Indonesia Tbk Rp4 triliun, PT Bank Mandiri Tbk Rp3,5 triliun, PT Bank Tabungan Negara Tbk Rp950 miliar, PT Bank Syariah Mandiri Rp750 miliar, PT Bank Bukopin Tbk Rp350 miliar, dan 13 Bank Pembangunan

Daerah sebesar Rp5,45 triliun. Total target penyaluran KUR tahun ini Rp30 triliun. Hatta mengatakan, penyaluran KUR pada 2011 meningkat menjadi Rp29 triliun, atau naik 68,6 persen dari penyaluran 2010 sebesar Rp17,2 triliun. Angka itu mencapai 45 persen di atas target 2011 sebesar Rp20 triliun, dengan jumlah debitor 19 juta UMKM. “Jumlah penyaluran KUR sejak November 2007 sampai Desember 2011 mencapai Rp63,4 triliun dengan jumlah debitor hampir 6 juta UMKM dan tingkat NPL rata-rata sebesar 2,1 persen,” ujarnya.. ( v v n )


Selasa, 10 Januari 2012 PEMBUKAAN

3.894,36

Rabu, 11 Januari 2012

PEMBUKAAN

12.392,69 PEMBUKAAN

2.676,56 PEMBUKAAN

8.422,26 PEMBUKAAN

19.004,28

9155

HARGA ECERAN RP2000,HARGA LANGGANAN RP2.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

7100.75 2914.21

Promo Perumahan Beverly Green Batam Centre

Renovasi Gratis BA TAM BAT AM— Perumahan Beverly Green terletak di lokasi yang sangat strategis, pusat perintahan Kota Batam, Batam Centre. Saat ini, perumahan yang dibangun oleh salah satu pengembang terbaik di Batam, PKP ini menawarkan promo renovasi gratis. NET

Oleh: Armat Juang, Liputan Batam

IKAN tongkol sedang langka di Batam.

Harga Ikan Naik BATAM— Cuaca buruk disertai badai mengakibatkan gelombang tinggi di perairan Kepri dan Batam. Akibatnya, nelayan sulit melaut, dan pelayaran terganggu. Hal ini berdampak pada harga ikan di pasaran Batam, bahkan untuk jenis tertentu langka dan mengalami kenaikan harga mencapai Rp20 ribu per kilogram.

Pantauan Haluan Kepri di Pasar Tos 3000 Jodoh, Selasa (10/1) pedagang ikan mengeluhkan kenaikan harga tersebut. Sehingga, mau tidak mau mereka terpaksa menaikan harga ikan sesuai harga pasokan. Jenis ikan tongkol dilaporkan kosong sejak seminggu terakhir. Harga Ikan Bersambung ke hlm 15

REPRO

HUNIAN NYAMAN—Beverly Green tipe 125, rumah di kawasan yang sangat strategis dan sangat nyaman ini bisa didapatkan dengan cara KPR ekspres.

TelkomVision Diskon 50 Persen BA TA M AT M— TelkomVision merupakan TV berlangganan yang menghadirkan tayangan lokal dan mancanegara. Program yang ditawarkan bervariasi, mulai dari berita, film, pendidikan, dokumenter, dunia anak, olah raga, hiburan dan masih banyak lagi. Awal tahun 2012 ini TelkomVision

memberikan diskon 50 persen untuk sertiap pemasangan baru. Seperti yang disampaikan Lia Ningsih, Pimpinan Cabang Kepri Telkomvision. "Siaran TV Telkomvision sangat diminati di Kota Batam. Agar TV Telkomvision dapat dinikmati siapa saja, kini pemasangan baru

yang sebelumnya Rp200 ribu kini menjadi Rp100 ribu saja," promo Lia. Biaya perbulanya juga cukup murah mulai dari Rp90 ribuan, Anda dapat menikmati siaran Tv Kabel Berlangganan dalam dan luar negri dengan kualitas layanan terbaik dari jaringan Telkom

yang telah tersebar di Indonesia. "Kami ingin semua orang dapat menikamti siaran TV TelkomVision karena selain hiburan kami juga memiliki chanel yang berisi tentang pendidikan, tayangan-tayangan yang kami berikan adalah tayangan terlengkap. Pelanggan juga bisa

memilih tayangan yang kami sajikan dalam lima bagian, diantaranya paket family yang terdiri dari 21 chanel biaya perbulan hanya Rp55 ribu saja, ada juga Paket Entertainment yang terdiri dari 32 chanel dengan TelkomVision Bersambung ke hlm 15

Promo ini berlansung sejak 5-21 Januari 2011 mendatang. "Ada banyak fasilitas yang kita berikan secara cuma-cuma setiap pembelian di unit Perumahan Baverly Green salah satunya renovasi gratis (free renovasi) ini," ungkap Aman, Marketing kepada wartawan, Selasa(10/1) di Nagoya Hill. Gratis renovasi berlaku untuk pembelian tipe 50 dan tipe 60. Namun bagi konsumen yang tidak ingin merenovasi rumah yang telah dibeli, bisa menukarnya dengan TV, mesin cuci, AC dan kulkas. Ataupun tidak ingin mengambil keduanya, pihak pengembang memberikan cash back sebesar Rp10 juta. "Tinggal dipilih yang mana sesuai dengan kenginan konsumen," ujar Aman. Selain itu, PKP juga memberikan gratis sertifikat, AJB, dan BPHTB. Dimana, semua promo tersebut hanya berlaku selama masa promosi di Nagoya Hill saja. Perumahan ini bisa didapatkan menggunakan KPR ekspres, yang mana pembeli cukup menyetorkan uang senilai Rp2

juta, maka KPR lansung diproses. Sedangkan , untuk pembelian cash keras, PKP memberikan potongan harga sebesar 20 persen dari harga jual. Potongan harga ini berlaku untuk disemua tipe/unit. Cash keras ini bisa diangsur sebanyak tiga kali. Tidak hanya disitu saja, PKP juga menawarakan angsuran sebanyak 36 kali untuk pembayaran cash keras tanpa bunga. Sejauh ini, tipe yang menjadi favorit pembeli yaitu tipe 50 dengan luas tanah 6x15 meter yang berlokasi di blok A1. Selain itu juga ada tipe 60 dan tipe 125 dengan berbagai luas tanah yang ditawarkan. "Untuk saat ini hanya tersisa sekitar 50% lagi dari total 258 unit yang kami bangun, dengan berbagai tipe," terangnya. Serah terima kunci, akan dilakukan satu tahun setelah proseses akad pembelian. Dan juga, semua perumahan yang di bangun PKP Group tidak perlu Renovasi Gratis Bersambung ke hlm 15


Rabu, 11 Januari 2012 HARGA ECERAN RP2000,HARGA LANGGANAN RP2.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Penyusunan PPTK Lambat Martanto Staf Humas Kanwil Kemenag Kepri

Alam Beri Ketenangan

ANJUNGPINANG ANG — Wakil TANJUNGPIN Ketua III DPRD Kepri Iskandarsyah mengakui faktor internal di instansi pemerintahan sering menjadi faktor penghambat pelaksanaan proyek fisik maupun non fisik. Oleh: Amir, Liputan Tanjungpinang

Keterlambatan mengeluarkan surat keputusan (SK) Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) merupakan salah satu contoh kasusnya. "Jangan sampai faktor internal menjadi penghambat pelaksanaan proyek fisik dan non fi-

sik di lapangan, ini harus jadi perhatian bagi semua pemegang kuasa penggunaan anggaran (KPA)," ujar Iskandar, Selasa (10/1). Menurutnya, seharusnya setiap kepala daerah mengacu pada PerPenyusunan PPTK Bersambung ke hlm 18

ADA banyak cara dilakukan seseorang untuk mendapatkan kepuasan batin. Salah satunya, yaitu menjelajahi hutan dan naik gunung. Martanto adalah salah seorang pencinta olahraga alam tersebut. Menurut, staf Humas di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kepri itu, beraktivitas di alam terbuka dapat memberikan ketenangan hati. "Sejak SMA saya memang gemar dengan berpetualang di alam bebas, karena banyak pelajaran yang di dapat di sana," kata Martanto, kemarin. Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN (STIA-AAN) Yogyakarta yang akrab disapa Anto itu menambahkan, menyatu dengan alam membuatnya jadi sadar akan Kebesaran Tuhan. "Coba lah kita pergi ke suatu tempat yang indah, pasti kita akan bertanya-tanya dalam hati, bagaimana Tuhan menciptakan pemandangan seindah itu," tutur Anto sambil

memberi contoh keindahan alam di salah satu tempat yang pernah dikunjunginya. Alam Beri Bersambung ke hlm 18

SUTANA/HALUAN KEPR I PROYEK JEMBATAN — Sebuah alat berat sedang bekerja di proyek Jembatan Terusan yang berlokasi di belakang RSUP Kepri, Batu 8, Tanjungpinang, Selasa (10/1). Padahal, perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut, PT Istaka Karya telah dinyatakan pailit oleh Mahkamah Agung pada 22 Maret 2011 lalu.

Briptu RI Dipenjara 14 Hari T A N J U N G P I N A N G — Masih ingat dengan Briptu (brigadir polisi satu) RI, anggota Polresta Tanjungpinang yang dilabrak mantan pacar dan ibunya saat pesta pernikahan RI berlangsung. Dalam sidang kode etik yang digelar di Mapolresta Tanjungpinang, Selasa (10/1), RI divonis bersalah karena tidak membayar utang kepada pacarnya. "Iya, benar. Dia (Rl) tadi pagi telah mengikuti sidang kode etik. Rl diganjar kurungan penjara 14 hari dan ditunda kenaikan pangkatnya selama satu periode," ungkap Ey, pacar Briptu RI yang didampingi ibu kandungnya Admi di Mapolresta Tanjungpinang, usai mengikuti sidang tersebut. Ey mengatakan, Rl juga menyanggupi membayar utangnya kepada ibunya dengan cara dicicil Rp2 juta per bulan. "Iya, saya dan ibu mau ke Propam, soalnya Rl mau buat surat pernyataan akan memBriptu RI Bersambung ke hlm 18

Vihara Semakin Ramai Dikunjungi TANJUNGPINANG — Dua pekan lagi warga keturunan akan merayakan Imlek. Persiapan sudah mulai dilakukan, termasuk di vihara-vihara. Kini, sejumlah vihara di Tanjungpinang semakin ramai dikunjungi. Pemandangan serupa terlihat di Vihara Bahtera yang berlokasi di Jalan Merdeka. Hanya

saja, persiapan di vihara yang dibangun sejak tahun 1857 tersebut tidak terlalu mencolok. Pendeta Lokapalasraya, B Dwiprayitno mengatakan, tidak ada iven khusus yang akan digelar di Vihara Bahtera. "Hanya ibadah yang dilakukan secara bersama-sama pada malam Hari Raya Imlek nanti," kata Dwiprayitno, Vihara Semakin Bersambung ke hlm 18


18

METRO TANJUNGPINANG Rabu,

11 Januari 2012

Nelayan Keluhkan Limbah Bauksit ANJUNGPINANG ANG — Para nelayan di TANJUNGPIN Kampung Malam Dewa RT 03/7, Kelurahan Kota Piring, Tanjungpinang, mengeluhkan limbah bauksit yang mencemari pantai. Akibat limbah bauksit tersebut, nelayan kini kesulitan menangkap ikan. Oleh: Tito Suwarno, Liputan Tanjungpinang

Pantauan koran ini, Selasa (10/ 1) petang, saat air surut limbah bauksit tampak menggenangi tepi laut sehingga menutup celah tempat-tempat ikan. Karena tertimbun bauksit, tanaman bakau yang biasa menjadi tempat ikan tidak lagi dipenuhi ikan. Sejumlah

aktivitas nelayan seperti kelong bilis, nelayan nyondong, jaring dan bubuh ketam tampak sudah tidak beraktivitas. "Dulu ikan mudah didapatkan di sini, karena tertimbun bauksit ikan dan udang menjauh," ujar Zulkarnaen, Ketua, RT 03/7

SUTANA/HALUAN KEPRI

SALAH seorang warga Sungai Galang menunjuk ke arah pantai yang tercemar limbah bauksit, Selasa (10/1).

Kampung Malam Dewa di lokasi. Ia menjelaskan, saat air laut pasang limbah bauksit tidak terlihat. Namun, sebaliknya saat air laut surut air pantai berubah warna menjadi kuning. "Warga Kampung Malam Dewa yang sebagian besar bermata pencaharian nelayan, berharap ada tindakan tegas dari pemerintah supaya menghentikan aktivitas penambangan bauksit," kata Zul. Menurutnya, kondisi pantai tercemar limbah bauksit tidak boleh terjadi dalam rentang waktu yang lama. Pasalnya, kondisi ini membuat nelayan tak punya penghasilan lagi untuk menghidupi keluarga. "Akibatnya, banyak warga beralih profesi," ucap Zul. Di tempat yang sama, Lana nelayan tradisional di kampung tersebut sangat menyayangkan penambangan bauksit yang tidak memperhatikan kehidupan para nelayan. Apalagi, perusahaan bauksit sama sekali tidak pernah memberikan dana kompensasi kepada warga. Senada dengan Lana, Rahman nelayan lain juga mengeluhkan limbah bauksit tersebut. Selain mencemari pantai, bunyi loading aktivitas penambangan bauksit juga ikut mengganggu ketenangan warga yang bermukim di tepi Sungai Galang. ***

Kurikulum Harus Bertaraf Internasional TANJUNGPINANG Wakil Walikota da— Memberdayakan tulam sambutannya megas dan fungsi secara ngaku yakin mutu penmaksimal, Dewan Pendidikan akan meningdidikan Tanjungpinang kat. Untuk mencapai menggelar acara Sosiaitu, lanjutnya, maka palisasi Dewan Pendidikan ra guru perlu memidan Komite Sekolah yakirkan bagaimana carang dibuka secara resmi nya menerapkan kurioleh Wakil Walikota Tankulum bertaraf interjungpinang Edward Edward nasional. Mushalli di Hotel Bintan "Karena letak Plaza, Selasa (10/1). Acara terse- geografis kita yang strategis. Kita but dihadiri para tokoh pendi- harus tingkatkan mutu kuridikan dan seluruh kepala sekolah kulum pendidikan, namun tidak dari tingkat SD sampai SLTA. mengeyampingkan moral dan

akhlak seperti yang tertera dalam Gurindam 12," ungkap Edward. Ketua panitia Ahadi mengungkapkan, wali murid juga menjadi peserta sosialiasi. Katanya, wali murid yang diundang berjumlah sebanyak 500 orang. Ahadi mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini agar terjalin silaturahmi antara pengurus sekolah dengan wali murid. "Jka ada permasalahan yang muncul di, maka Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah akan mencarikan solusinya," ujarnya. ( c w 5 3 )

Dana Hibah KPU Rp11,9 M TANJUNGPINANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang menerima dana hibah terbesar, yakni Rp11,9 miliar dari total alokasi anggaran yang diusulkan Pemko Tanjungpinang pada APBD Tanjungpinang 2012. Dana sebesar itu diperuntukkan untuk pembiayaan pemilihan walikota periode lima tahun ke depan. "KPU mendapatkan anggaran dana hibah yang paling terbesar jika dibandingkan dengan yang lainnya," kata Reni, anggota Badan Anggaran (Banggar) dari Fraksi PDNB DPRD Kota Tanjungpinang, Selasa (10/1). Sayangnya, Reni tak mau membeberkan berapa alokasi anggaran dana hibah lainnya

yang diusulkan Pemko Tanjungpinang tersebut dengan alasan tak ingat. Termasuk rincian siapa saja penerima dana bantuan sosial yang nilainya mencapai Rp18 miliar, seperti diusulkan Pemko Tanjungpinang. Seperti disampaikan Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan, Pemko Tanjungpinang mengusulkan alokasi dana hibah dan bantuan sosial (bansos) pada APBD Tanjungpinang 2012 senilai total Rp46 miliar. Rinciannya, dana hibah Rp28 miliar dan bansos Rp18 milar. "Keduanya (dana hibah dan bansos) sudah kita ajukan pada APBD 2012, dana hibah Rp28 miliar dan bansos Rp18 miliar," ujar Suryatati ditemui disela-sela acara

Alam Beri

Sambungan dari hal 17

Sejak duduk di bangku SMA, Anto sudah seringkali mendaki gunung. Di antara gunung yang pernah didakinya adalah Gunung Bintan. Ia juga pernah mengunjungi Air Terjun Gunung LengSambungan dari hal 17

Selasa (10/1). Menurutnya, mendekati perayaan Imlek, puluhan bahkan ratusan warga etnis Tionghoa mulai ramai berkunjung. Katanya, Imlek lebih pada mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ritual sembahyang, bukan pada hal yang bersifat seremoni meski itu tidak dilarang. Tidak hanya warga Tanjungpinang, beberapa daerah seperti Batam, Karimun, Jakarta dan negara tetangga Singapura juga terus berdatangan melaksanakan ritual keagamaan di vihara tersebut. Meskipun cuaca hujuan, vihara ini tetap ramai dikunjungi umatnya. "Saya lebih suka datang ke sini jelang Imlek ini," ujar Ayin, salah seorang warga Tionghoa yang hendak melaksanakan ritual. (tea)

peresmian pengoperasian kapal perintis KM Sabuk Nusantara 30 di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Senin (9/1). Suryatati menambahkan, kedua pos anggaran tersebut baru bersifat usulan. Soal kepastian berapa anggarannya, kata dia, akan diputuskan oleh DPRD Kota Tanjungpinang dalam pengesahan APBD Tanjungpinang 2012. Reni mengatakan, anggaran dana hibah dan bansos tersebut juga diperuntukan bagi kepentingan masyarakat. Meski begitu, setiap anggaran yang sudah dikeluarkan wajib ada laporan kegiatannya. "Tidak ada lagi proposal dana hibah atau bansos yang masuk, karena 13 januari ini APBD akan disahkan," katanya. (cw53)

kuas. Ayah satu orang anak berdarah Jawa ini mengungkapkan, setelah mengunjungi alam, dirinya benar-benar mendapatkan kepuasan batin. "Sebulan sekali saya pasti

pergi ke tempat-tempat yang alami untuk mencari ketena.(cw53) ngan," kata Anto.(cw53)

Vihara Semakin

GENANGI JALAN — Sejumlah kendaraan roda dua dan empat melintas di Jalan di Panjaitan yang tergenang air, pasca turun hujan di Tanjungpinang, Selasa (10/1). Penyebab air tergenang karena drainase tersumbat oleh sampah dan tanah. SUTANA/HALUAN KEPRI

Ketua Komisi Belum Bahas Rotasi T A N J U N G P I N A N G — Meski pelaksanaan rotasi ketua komisi di DPRD Kepri akan dilakukan pada Maret 2012 mendatang, namun pembahasan internal tentang siapa yang akan duduk sebagai ketua komisi belum juga dilakukan. Hampir semua komisi di Dewan belum membahas hal itu. Ketua Komisi I Sukhri Fahrial mengatakan, hingga kini fraksinya belum membahas tentang rotasi atau reposisi ketua komisi. Bahkan menurutnya, jangankan pembahasan, jadwal pelaksanaan pembahasan saja belum ditentukan hingga sekarang. "Kami belum ada pembahasan tentang pelaksanaan rotasi ketua komisi, sekarang masih sibuk pada tugas masing-masing," kata Sukhri dimintai tanggapannya terkait pelaksanaan rotasi ketua komisi DPRD Kepri, Selasa (10/1). Selaku anggota anggota fraksi gabungan Partai Pelopor Nurani Perjuangan Indonesia Baru (PNPIB) DPRD Kepri, Sukhri menye-

but bahwa mekanisme pengaturan tentang siapa yang akan duduk sebagai ketua komisi, merupakan hak mutlak dari fraksinya. Dan menurutnya akan ditentukan berdasarkan mekanisme rapat internal partainya. Ia menegaskan, pelaksanaan rotasi ketua komisi tidak mutlak harus dilakukan, Namun, rotasi ketua komisi merupakan hak mutlak yang dimiliki oleh fraksinya. Sehingga belum bisa dipastikan apakah tetap akan menempatkan dirinya sebagai ketua komisi, atau juga akan memberikan peluang kepada anggota yang lain. "Semua masih tanda tanya, apalagi pelaksanaan rotasi bukan merupakan kewajiban, tetapi hak setiap fraksi," ujar politisi Partai Hanura itu. Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komisi IV, Rizki Faisal. Katnya, hingga kini belum ada pembahasan tentang rotasi ketua komisi di partainya. Namun demikian, mekanisme pergan-

Wako Pimpin Apel Satu Desa, Satu Polisi

Ciptakan Suasana Aman dan Kondusif TANJUNGPINANG — Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan memimpin upacara apel bersama Program Satu Desa, Satu Polisi di Mapolresta Tanjungpinang, Selasa (10/1). Apel tersebut diikuti jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD), unsur pimpinan polisi, TNI AL, TNI AU, TNI AD dan tokoh masyarakat. Kegiatan apel merupakan salah satu program instansi kepolisian pada tahun 2012 mendatang. Di mana, dengan diterjunkannya personil polisi ke setiap desa, diharapkan kondisi keamanan dapat senantiasa terjaga. "Apel Bhabinkamtibmas Satu Desa, Satu Polisi ini mengandung arti yang sangat penting. Di samping silaturahmi dengan warga, juga mewujudkan peran serta aktif masyarakat dalam men-

ciptakan suasana aman dan kondusif," kata Walikota dalam sambutannya. Walikota menambahkan, polisi bersama camat, lurah, ketua RW dan babinsa dapat bersatu padu dalam menciptakan Kota Tanjungpinang yang aman. Kompleksitas dan dinamika kehidupan masyarakat tersebut menjadi tantangan tugas polisi sebagai aparat keamananan negara yang bertanggungjawab di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat. "Dengan adanya Program Satu Desa, Satu Polisi ini diharapkan dapat dijadikan forum atau tempat untuk berkoordinasi," ujar Suryatati. Kapolresta Tanjungpinang AKBP Suhendri menyampaikan, ke depan pihaknya akan meningkatkan program tersebut menjadi satu RW, satu Polri. "Polisi ingin

RUDI YANDRI/HALUAN KEPRI

WALIKOTA Tanjungpinang Suryatati A Manan menyampaikan sambutannya pada acara apel bersama Program Satu Desa, Satu Polisi di Mapolresta Tanjungpinang, Selasa (10/1).

lebih proaktif, agar kejadian tindakan kriminal dapat secara dini

bayar angsuran utangnya sebesar Rp2 juta per bulan itu," katanya. Terkait keputusan sidang kode etik terhadap RI tersebut, dibenarkan Wakapolresta Tanjungpinang Kompol Berliando.

mendagri Nomor 21 tahun 2011 dan Permendagri Nomor 22 tahun 2011 tentang panduan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Di mana, dalam permendagri tersebut diisyarakatkan agar starting pelaksanaan fisik dimulai di awal tahun, yakni sejak tanggal 2 Januari. Sehingga setiap KUA, sejak akhir tahun sudah mempersiapkan dengan pengeluaran SK siapa-siapa saja yang akan duduk sebagai PPTK pada tahun selanjutnya. Jangan justru di awal tahun baru sibuk menyusun PPTK dan juga Pokjapokja yang akan melaksanakan proyek di SKPD tersebut.

terdeteksi dan dilakukan pencegahan," ungkapnya. (cw40)

Briptu RI

Sambungan dari hal 17

"Benar, tadi pagi Rl sudah menjalani sidang pelanggaran disiplin," ucapnya saat dihubungi. Seperti diberitakan sebelumnya, Ey dan ibunya Admi melaporkan Briptu RI ke Mapolresta Tanjungpinang pada 22 Novem-

ber 2011 lalu. Briptu RI dilaporkan atas dua hal. Pertama, menurut Admi, telah meminjam uang kepadanya sebesar Rp95 juta. Kemudian, meninggalkan anaknya, Ey, setelah bertahun-tahun menjalin asmara.

Briptu RI, sebelumnya pernah menampik kalau dirinya pernah berutang sejumlah Rp95 juta. "Tidak betul sebanyak itu, tapi saya sudah pernah menggantinya sebanyak Rp30 juta," katanya. (cw40)

Penyusunan PPTK

Sambungan dari hal 17

SUTANA/HALUAN KEPR I VIHARA Bahtera Sasana di Jalan Merdeka Tanjungpinang, ramai dikunjungi umat Khonghucu, Selasa (10/1).

tian ketua komisi merupakan hak masingmasing fraksi, sehingga akan ditentukan secara internal tentang apakah tetap pada komposisi lama atau akan melakukan rotasi. "Di partai kami belum ada pembahasan tentang rotasi ketua komisi," tutur politisi Partai Golkar itu. Sehari sebelumnya, Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi menegaskan bahwa sesuai dengan jadwal, pelaksanaan rotasi ketua komisi DPRD Kepri akan dilakukan pada Maret mendatang, atau tepatnya setelah 2,5 tahun pelaksanaan tugas selaku anggota dewan terhitung sejak pelantikan. Namun demikian, Nur demikian sapaannya, mengatakan bahwa pelaksanaan rotasi ketua komisi diatur dalam peraturan perundang-undangan sebagai hak masingmasing fraksi. "Rotasi itu tidak mutlak dilakukan. Tapi, semuanya diserahkan pada fraksi masing-masing," imbuhnya. (cw55)

"Jangan justru di awal tahun baru sibuk menyusun PPTK-nya, karena bisa dipastikan pelaksanaan fisik di lapangan terhambat dan bahkan bisa jadi proyek fisik baru bisa terlaksanaan setelah pertengahan tahun anggaran berjalan," ujar Iskandarsyah. Seharusnya, kata dia, setiap KUA belajar dari pengalaman yang selama ini terjadi. Di mana bukan faktor alam yang sebenarnya menjadi penghambat, tapi kebanyakan faktor internal yang justru menghambat pelaksanaan proyek. Sangat tidak beralasan, kata politisi PKS ini, kalau ternyata ada sebagian KPA yang mengabaikan anjuran menteri agar pelaksanaan

proyek fisik dimulai lebih awal. Karena, sambungnya Iskandarsyah, permendagri tersebut semata-mata mengarahkan agar pelaksanaan proyek mempunyai jedah waktu lebih panjang sehingga proyek fisik benar-benar tepat sasaran dan bisa dinikmati secara baik oleh masyarakat. "Kita mengimbau SKPD yang punya banyak program fisik, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas PU benar-benar menjadikan permendagri tersebut sebagai acuan. Sehingga proyek-proyek fisik yang selama ini terkendala waktu bisa diatasi," sarannya. Agar pengerjaan proyek fisik tidak telat, Iskandar juga meng-

imbau agar pengesahan APBD di daerah tidak lewat dari tanggal 30 November. Harapannya agar eksekusi pembangunan bisa dilakukan sejak awal tahun anggaran. "Kalaupun ada yang telat, tak jadi masalah asal jangan keterlambatannya sangat jauh dari anjuran Mendagri," ujar Wakil Ketua Komisi III itu menambahkan. Agar pelaksanaan proyek fisik benar-benar bisa berjalan maksimal, saat ini, kata Iskandar, pimpinan DPRD Kepri sedang melakukan evaluasi dengan semua pihak terkait pelaksanaan proyek fisik tahun 2011 lalu. Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk perbaikan di tahun 2012 ini. * * *


BINTAN

19

Rabu,

11 Januari 2012

Dian Nusa Resmi Pimpin Satpol PP Kasat Polair Himbau Warga Pesisir Waspada BINTAN — Kepala Satuan Polisi Air (Kasat Polair) Polresta Bintan, AKP Zulkifli menghimbau, kepada masyarakat yang bermukim di tepi laut atau pelantar agar lebih waspada dan berhati-hati mengingat arus kuat dan gelombang tinggi yang disertai hujan. "Bagi warga Tanjunguban dan Bintan khususnyanya yang tinggal di pelantar dan tepi laut harus lebih meningkatkan kewaspadaannya. Jika ada gelombang pasang membahayakan keselamatan warga segera lapor ke Polair terdekat atau aparat terkait," himbaunya, Selasa (10/ 1) kemarin. Kata Zul sapaanya, arus kuat dan gelombang tinggi disertai angin utara dan hujan yang terus mengguyur kawasan Bintan dan Kepulauan Riau (Kepri) sejak pekan kemarin harus diantisipasi, bukan tidak mustahil gelombang yang disertai arus kuat bisa menghantam dan merusak pemukiman warga pesisir yang rumahnya di tepi laut atau pelantar. Jika pelantarnya dihantam gelombang yang disertai arus kuat, bukan tidak mungkin akan roboh kemudian menghanyutkan sebagai harta benda bahkan jiwa. Jadi hal ini yang perlu diwaspadai. "Kita harus waspada dengan setiap kejadian alam, waspada lebih baik dari pada menanggung musibah," sarannya kepada Haluan Kepri. Menurutnya, himbauan tersebut atas instruksi dari pimpinannya terkait daerah ini yang didominasi perairan dan kepulauan. Lanjut Kasat, kepada para nelayan, kapal niaga/kargo dan kapal penumpang lintas TanjungubanPunggur dan sebaliknya diharuskan mengindahkan instruksi petugas. Termasuk himbauan menggunakan perlengkapan keselamatan pelayaran seperti pelampung, life jacket dan petunjuk keselamatan standar yang ditetapkan. "Patuhi aturan pelayaran terutama menyangkut keselamatan jiwa bagi operator pelayaran komersil dan nelayan. Jika dilarang berlayaran oleh petugas berwenang juga harus mentaati," katanya. (tea)

KIJANG — Jabatan Kepala Satpol PP Bintan diserahterimakan dari pejabat lama, Hasfarizal Hanra ke Dian Nusa dalam sebuah upacara serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bintan, Selasa (10/1). Sertijab tersebut dipimpin langsung Asisten I Setdakab Bintan Edi Pribadi, mewakili Bupati Bintan Ansar Ahmad. Dian Nusa sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bintan. Sementara Hasfarizal sendiri mendapat tugas baru menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan menggantikan Mukhlis. Sedangkan Mukhlis ditarik menjadi staf ahli Bupati Bintan. Edi Pribadi meminta kepada pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah yang diberikan. "Laksanakan tugas dan amanh dengan baik. Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Karena setiap tugas dan jabatan yang diberikan akan diminta pertanggungjawabannya,"kata Edi. Kepala Satpol PP, Dian Nusa sebelumnya mengharapkan Pemkab Bintan lebih memperhatikan kondisi petugas Satpol dan Pemadam Kebakaran (Damkar). Pasalnya kedua bidang pekerjaan tersebut tergolong pekerjaan beresiko tinggi. Di beberapa daerah di Indonesia misalnya telah memberikan

tunjangan khusus kepada kedua bidang pekerjaan ini. Contohnya Kota Bukit Tinggi mereka telah memberi tunjangan khusus kepada Satpol dan petugas pemadam kebakaran. Kita harapkan Pemkab Bintan juga berbuat hal yang sama. Karena mereka melakukan pekerjaan beresiko tinggi dan membahayakan bagi keselamatan diri mereka termasuk nyawa mereka. Usai dilantik sebagai pucuk pimpinan Satpol PP, Dian tidak mau membuang-buang waktu. Dia pun langsung melakukan konsolidasi internal di dalam jajarannya. Selain masalah kesejahteraan petugas , Dian juga menyorot anggaran yang disiapkan untuk dinasnya. Menurutnya anggaran yang diberikan Pemkab Bintan tersebut tergolong kecil dan tidak mendukung bagi aktifitas dinasnya yang menaungi juga satuan Linmas (perlindungan masyarakat) dan satuan pemadam kebakaran. "Saat ini kita memiliki 3 unit mobil Damkar, 2 unit truk , 1 unit pick up, 1 unit mobil patroli dan satu unit mobil pengawalan. Dengan anggaran bahan bakar dan perbaikan kendaraan yang diberikan Pemkab saat ini rasanya tidak akan mencukupi. Hal ini akan kita coba sampaikan nanti kepada Sekda," katanya. Disinggung program kerja yang akan dilaksanakan, Dian me-

EDY/HALUAN KEPRI

SALAM KOMANDO — Pejabat lama Hasfarizal (kiri) salam komando dengan Dian Nusa, dalam acara Sertijab Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Bintan, Selasa (10/1).

ngatakan sesuai tugas Satpol PP akan melakukan pengamanan aset daerah termasuk penjagaan rumah pejabat. Selain itu petugas Satpol akan menertibkan bangunanbangunan liar yang tidak sesuai dengan izin dan peruntukannya.

Saat ini katanya ada sekitar 180 anggota Satpol PP Bintan yang tersebar di kantor bupati dan di sejumlah kecamatan. Sedangkan jumlah anggota Damkar lebih kurang 25 orang. Soal anggota Damkar ini dia

juga mengatakan masih kekurangan. Karena jika setiap satu unit mobil Damkar membutuhkan 18 personil yang bekerja dalam tiga shift, berarti untuk tiga unit mobil membutuhkan sedikitnya 54 petugas Damkar. (edy)

Program Satu Desa Satu Polisi BINT AN — Sebanyak 51 anggota polisi di BINTAN tempatkan di setiap desa/kelurahan SeKabupaten Bintan. Penempatan personil ini merupakan program satu desa satu polisi di Bintan diresmikan langsung Kapolres Bintan AKBP Okto Prasetyo dalam sebuah upacara di halaman Mapolres Bintan, Selasa (10/1). Oleh: Edy Haryanto, Liputan Bintan

Dimulainya program satu Polisi satu desa di Bintan tersebut ditandai dengan penyematan rompi , Sprin (surat perintah) serta badge (kartu pengenal)secara simbolis kepada dua orang anggota Binmas oleh Kapolres Bintan. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Bintan Khazalik, tokoh masyarakat, Camat , Lurah serta Kepala Desa se-Kabupaten Bintan. Kasat Binmas Polres Bintan AKP Iswardi mengatakan program ini dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. "Program ini sebenarnya telah dimulai 4 bulan silam ini namun baru diresmikan hari ini oleh Kapolres Bintan. Program yang bertujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat ini melibatkan 51 personil polisi sesuai jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Bintan termasuk Keca-

matan Tambelan,"kata Iswardi. Program satu desa satu polisi adalah program yang dicanangkan Kapolri. Petugas yang ditempatkan di Desa dan Kelurahan akan menangani permasalahan kecil di Desa dan Kelurahan agar tidak membesar, sejauh permasalahan itu masih bisa ditangani oleh petugas di desa. Sementara itu sejumlah tokoh dan elemen masyarakat mendukung apa yang diprogramkan Pihak Kepolisian tersebut. Tokoh pemuda Bintan Utara M.Idha mengatakan pihaknya sangat setuju program satu Polisi satu Desa diterapkan di Bintan. Hal ini katanya akan mendukung terciptanya suasana aman dan tertib di tengahtengah masyarakat hingga pelosok desa. Namun yang paling penting katanya program tersebut tidak hanya sekedar konsep tapi

perlu implementasi dan bukti nyata di lapangan. "Kita butuh implementasi di lapangan bukan hanya sekedar konsep di lapangan. Kalau memang itu sudah menjadi program Kepolisian sebaiknya benarbenar dilaksanakan,"kata Ida. Dia mencontohkan salah satu program terdahulu pihak kepolisian yang menurutnya belum tampak jelas implementasinya di masyarakat yakni FKPM (Forum Komunikasi Perpolisian Masyarakat). Dia berharap program satu Desa satu Polisi saat ini nasibnya tidak sama seperti FKPM tersebut. Mantan ketua KNPI Bintan ini juga berharap Polisi kedepan menjadi lebih profesional dan porposional dalam bertindak serta diharapkan menjadi mitra bagi masyarakat bukan sebaliknya pihak yang ditakuti oleh masyarakat. Polisi katanya harus benarbenar menegakkan peraturan sesuai hukum yang berlaku. Tanggapan yang hampir sama disampaikan tokoh masyarakat Bintan Utara Sahat Simanjuntak. Menurut dia sebagai masyarakat, pihaknya sangat pendukung penuh program satu desa satu polisi tersebut. Kita juga menghimbau kepada masyarakat mari kita bersama-sama mendukung program ini dalam pola kemitraaan polisi dengan masyarakat. Yang berbasis akar budaya tempatan dalam menciptakan situasi yang kondusif, aman dan terkendali sehingga dapat mendukung percepatan pencapaian kesejahteraan masyarakat Bintan," pungkasnya. “Program ini untuk kita bersama, saya berharap seluruh masyarakat dapat mendukung program ini untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Bintan,” tandas Sahat.** * *

Polisi Dinilai Masih Amatiran Penahanan Pupuk Bersubsidi BINTAN — Pihak PKD Kepri menilai polisi dalam menangani suatu perkara masih bersifat amatiran. Hal ini terbukti dari lambannya Polisi menyelesaikan kasus penahanan pupuk bersubsidi yang ditanganinya. "Sudah lebih dua pekan sejak polisi menahan pupuk kita, mereka belum dapat menuntaskan masalah penahanan pupuk ini. Padahal sudah banyak saksi yang diperiksa termasuk saksi ahli. Kita sayangkan polisi bekerja masih amatiran dan tidak profesional. Penahanan pupuk ini kita duga cuma rekayasa dan asal-asalan,"ucap Baharudin, ketua PKD Kepri terkait pemberitaan di koran ini yang menyatakan saksi ahli masih bingung soal penahan pupuk oleh polisi,Selasa kemarin. Tidak hanya aparat kepolisian yang dituding Baharudin tidak profesional, pihak saksi ahli DOC dari Disperindag dan Dinas Per- TRUK pengangkut pupuk bersubsidi yang diamankan Polres Bintan beberapa waktu lalu. tanian kepri juga dianggapnya pihak yang tidak memahami Disperindag Kepri yang didaDia melanjutkan, jika dari yang harga subsidinya Rp 80persoalan meski seharusnya tangkan pihak Polres Bintan hasil keterangan ahli hukum 90 ribu terpaksa saat ini dibeli kedua Dinas tersebut mengu- dinilai belum bisa memberikan pidana nanti, kasus ini hanya petani meski harganya mencapai asai mekanisme dan penyaluran keterangan yang ekplisit atau kesalahan administrasi, pihak- Rp350 ribu per karungnya. pupuk bersubsidi. menyentuh terhadap perma- nya pun dengan legowo akan Petani tak punya pilihan lain, "Mereka selama ini hanya salahan yang sedang ditangani menyerahkan kepada pihak daripada tanaman mereka gagal duduk dibelakang meja tidak pihak kepolisian. pembina dalam hal ini komisi panen,"kata Tukiman. pernah turun ke lapangan me"Saksi ahli dari Disperindag pengawasan pupuk dan pestisida Seperti diberitakan, kisruh nangani pupuk ini. Seharusnya Provinsi belum secara ekplisit Bintan yang ada. pupuk bersubsidi berawal ketika karena pupuk bersubsidi ini memberi keterangan yang kita Terkait keinginan petani yang pihak Polres Bintan menahan program pusat, pejabat di daerah butuhkan. Keterangan mereka disampaikan kepada KTNA (Kon- tiga unit truk bermuatan 12 ton seperti mereka sudah menge- kurang jelas dan sepertinya tak Tani dan Nelayan Andalan) pupuk bersubsidi jenis urea tahui petunjuk pelaksaaan da- belum menyentuh apa yang kita Bintan agar polisi melepaskan milik PKD Kepri pada 23 Delam penyaluran pupuk bersub- maksudkan. Mereka juga me- pupuk yang ditahan kepada petani, sember 2011 lalu. Saat itu polisi sidi ini,"imbuh Bahar. ngaku masih bingung dan me- Reo mengatakan bahwa meskipun mempertanyakan surat jalan Terkait dengan berlarut- ngatakan tidak menguasai pupuk tersebut dijadikan barang kepada supir yang sedang dalam larutnya masalah penahanan bidang apa yang menjadi per- bukti namun keinginan petani akan perjalanan ke wilayah kecamatan pupuk ini tanpa ada kejelasan , masalahan,"ungkap AKP Reo- diakomodirnya. Teluk Sebong. Polisi yang saat Bahar meminta polisi untuk nald Simanjuntak Kasat Resrim "Kita akan coba sampaikan itu berpakaian preman dan tanmelepaskan pupuk yang di- Polres Bintan saat dikonfirmasi hal tersebut kepada pejabat yang pa dibekali surat penahanan itu tahan. Dan kalau memang sam- terkait perkembangan kasus lebih berwenang untuk me- mempersoalkan alamat yang pai hari ini polisi tidak dapat penahanan pupuk bersubsidi mutuskan dalam hal ini Kapolres tertera di surat jalan tidak sama membuktikan adanya pelang- milik PKD Kepri oleh anggo- atau kapolda. Kita akan minta dengan tujuan pengantaran garan hukum dalam masalah ini tanya, Senin (9/1). arahan apa yang terbaik untuk pupuk bersubsidi. sebaiknya polisi melepaskan Namun berbeda kata Reo- dilakukan nanti,"pungkasnya. Polisi pun curiga dan menpupuk yang mereka tahan beser- nald keterangan dari Dinas PerKetua KTNA Bintan Tukiman duga pupuk tersebut tersebut ta 3 unit truk yang masih di- tanian Provinsi yang telah me- mengharapkan pihak kepolisian akan diselewengkan kepada tahan BPKB-nya. nyatakan adanya kesalahan pro- bersikap bijaksana dan legowo pihak lain dan bukan kepada "Polisi juga kita minta meng- sedur dalam penyaluran pupuk untuk melepaskan pupuk yang petani yang berhak. Polisi akhirSP3- kan perkara ini serta meng- oleh PKD. Kesalahan tersebut ditahan polisi. Pasanya menurut nya menahan 3 truk tersebut ganti kerugian yang kita alami," katanya sudah dapat masuk da- Tukiman petani dalam hal ini beserta muatannya. kata Bahar sembari menyebut pi- lam ranah pidana. petani dirugikan meski tidak Namun pihak PKD Kepri haknya menanggung kerugian Terkait adanya dua persepsi mengerti apa-apa persoalan. Per- memprotes keras tindakan polisi karena selama penahan truk berbeda antara Disperindag dan soalan aturan penyaluran pupuk tersebut. Pihak PKD pun melapihaknya harus tetap membayar Dinas Pertanian Kepri tersebut, menurut dia adalah urusan pe- yangkan surat protes kepada Kasewa truk tersebut kepada pe- pihaknya berencana akan me- merintah dan pihak terkait. polda Kepri dan ditembuskan kemiliknya. Mereka juga kata Bahar minta keterangan lebih jelas lagi “Akibat pupuk bersubsidi pada sejumlah instansi seperti belum memperoleh bayaran ka- kepada ahli hukum pidana. Na- ditahan polisi, petani terpaksa Kapolres Bintan, Kapolri , Menteri rena pupuk yang ditahan belum mun kapan waktunya ahli hu- membeli pupuk non subsidi Pertanian, Menteri Perdagangan, ditebus oleh petani. kum pidana itu didatangkan Reo yang harganya sangat tinggi. DPRD Bintan dan Kepri, GuberSebelumnya, saksi ahli dari belum dapat memastikan. Coba bayangkan pupuk urea nur Kepri serta PT Pusri. (edy)


ANAMBAS

20

Rabu,

Ditariknya KM Gunung Bintan Disayangkan ANAMBAS — Anggota DPRD Provinsi Kepri, Sofyan Samsir menyayangkan ditariknya KM Gunung Bintan dari rute Natuna dan Anambas. Karena, jika tujuan Pemprov Kepri menghadirkan Perintis Sabuk Nusantara untuk mengangkat perekonomian Natuna dan Anambas maka kondisi yang ada saat ini justeru memperburuk keadaan. Karena jika dibandingkan dengan KM Gunung Bintan, Perintis Sabuk Nusantara hanya bisa membawa sembako dalam jumlah kecil dari Tanjungpinang sehingga akan mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat yang sangat bergantung dengan pasokan ini. "Selama ini kita tahu, masyarakat Natuna dan Anambas sangat bergantung terhadap pasokan sembako dari Tanjungpinang. Jika Gunung Bintan ditarik dari rute tersebut justeru akan memberi dampak yang buruk terhadap perekonomian masyarakat, hal ini sebaiknya dikaji lagi," ujarnya. Menurut dia, Perintis Sabuk Nusantara akan memberi manfaat jika KM Gunung Bintan tidak ditarik dari rute tersebut. Dengan adanya tiga kapal, maka salah satu dari kapal sebaiknya hanya melayani rute seputaran pulau tujuh saja, karena transportasi antar pulau didaerah itu juga sangat dibutuhkan. Selama ini masyarakat hanya memanfaatkan kapal-kapal kecil untuk rute ini sementara ombaknya terkenal sangat ganas. "Salah satu dari tiga kapal tersebut sebaiknya tidak keluar dari Natuna dan Anambas, hal ini, pasti akan dirasakan manfaatnya karena transportasi antar pulau didaerah ini juga memprihatinkan," tandas Politikus Partai Golkar tersebut. (rul)

11 Januari 2012

Kapal Sabuk Nusantara Bukan Solusi Hanya Menggantikan Jadwal KM Gunung Bintan ANAMBAS — Penambahan Perintis Sabuk Nusantara 30 yang bertujaun untuk memperlancar mobilisasi barang dan orang, ternyata belum menjadi solusi transportasi di Anambas dan Natuna. Oleh: Yulia Irfani, Liputan Anambas

Kehadiran Perintis baru tersebut tidak memberi perubahan berarti bagi peningkatan perekonomian, karena seiring masuknya kapal Perintis baru tersebut, Pemprov Kepri,

juga menghentikan subsidi terhadap Kapal Perintis KM Gunung Bintan yang membuat kapal tersebut menutup pelayarannya pada rute tersebut. Salah seorang ABK Perintis yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan hal tersebut, Perintis Gunung Bintan kini berlabuh di Dabo dan tidak lagi berlayar ke Anambas dan Natuna. "Kami tidak berlayar lagi ke Anambas dan Natuna karena kontraknya dengan Pemprov Kepri sudah habis dan tidak diperpanjang. Jadi disamping Perintis Sabuk Nusantara satu-satunya kapal yang masih eksis di rute ini hanya Trigas,"jelasnya pada Haluan Kepri, Selasa, (10/1). Penghentian jadwal Perintis Gunung Bintan ke Anambas dari Pusat Provinsi Kepri jelas berdampak pada perekonomian

di Anambas. Karena pasokan yang biasanya didistribusikan ke Anambas hanya dipasok oleh satu kapal. Hal ini membuat masyarakat khawatir akan mempersulit pertumbuhan ekonomi di Anambas sendiri. "Tentu pasokan sembako sudah berkurang, sedangkan dua perintis saja, sembako hanya masuk sekali dalam dua belas hari. Apalagi kalau diputus satu, tentu sembako masuk sekali dalam satu bulan saja. Ini akan menambah sulitnya perekonomian masyarakat di Kepulauan ini,"Kata Pian salah seorang warga Anambas kemarin. Pian merasakan sekali dampak dari jalannya perintis yang hanya satu kapal saja. Akhir tahun lalu, pasokan ayam terputus karena perintis tidak masuk. Pasokan kembali membaik setelah Perintis Trigas 3

Gebrak Targetkan Tanam 10.000 Mangrove A N A M B A S — Garda Bahari Anak Kepulauan (Gebrak) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) menargetkan penanaman 10.000 batang bakau (mangrove) ditahun ini. Hal ini dilakukan mengingat wilayah Anambas sebagai daerah kepulauan memiliki banyak pantai yang harus ditanam bakau. Kepala DPC Gebrak KKA, Anwar kepada Haluan Kepri, menyampaikan saat ini organisasi yang dipimpinnya telah memiliki 1.200 bibit mangrove. Organisasi yang dipimpinnya tersebut mengharapkan dukungan dari Pemerintah agar jumlah tersebut dapat ditambah menjadi 10.000 batang. "Kita telah mempunyai 1.200 batang bakau yang pembenihannya dilakukan sendiri oleh anggota Gebrak di Air Nangak, Siantan Tengah. Kita berharapkan Pemerintah dapat mendukung program kita ini dengan menambahnya hingga sepuluh ribu batang untuk ditanam dipesisir pantai,"kata Anwar pada Haluan Kepri, Selasa,(10/1). Penanaman mangrove yang dilaksanakan di Dusun, Kelu-

rahan Tarempa pada penghujung tahun lalu mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Pelibatan masyarakat dalam penanaman tersebut, menunjukan tingginya antusias masyarakat dalam melestarikan lingkungan. Kesadaran dalam menanam mangrove ini terus disampaikan kepada pengurus Gebrak yang ada di Anambas. Untuk awal tahun ini, rencananya Gebrak akan melakukan penanaman Mangrove di Teluk Mabai, masih pada daerah yang sama. Begitu juga dengan pembibitan. Anambas masih memiliki hutan mangrove yang subur dan terjaga. Dari pohon yang ada dapat diambil bibit untuk dilakukan pembenihan. "Antusias warga Dusun sangat tinggi. Sampai sekarang mereka selalu menanyakan kapan akan ditanam kembali bakau ini. Kita telah survei pantai-pantai terdekat untuk ditanami,"ujarnya Pelestarian lingkungan dengan tanaman bakau dirasakan sendiri oleh masyarakat Anambas. Dari pohon bakau yang masih terjaga disetiap pulau, Anambas menyimpan cadangan ikan yang

DOK

WARGA MENANAM Bakau di Dusun,Tarempa, Siantan, Anambas

sangat besar. Sebagai tempat ikan bertelur dan berkembang biak. Ditambah lagi penanaman yang gencar dilakukan. Disamping menyelamatkan pantai dari abrasi pasang surut, bakau dapat membersihkan laut yang tercemar limbah berbahaya dan menjaga ekosistem hewan yang hidup dilaut. "Menyelamatkan ekosistem biota laut dan membersihkan laut dari pencemaran limbah berbahaya,"tutur Anwar Hal lain yang akan dilirik oleh Gebrak adalah perusahaan Migas yang ada di Anambas. Meskipun sumur minyak berada pada 200 mil lepas pantai. Pencemaran limbah bisa saja terjadi. Melalui penanaman mangrove, limbah tersebut dapat terserap dan dibersihkan akar-akar mangrove. "Kita akan ajak juga Star Energy untuk bekerjasama dalam penanaman mangrove ini. Sehingga limbah minyak yang mungkin saja terjadi dapat dikurangi dengan menanam mangrove. Karena lahan ada dan dukungan dari masyarakat sangat tinggi,"katannya Pada tahun ini Gebrak fokus pada penanaman bakau, karena banyaknya pulau-pulau kecil di Anambas yang cocok untuk ditanam bakau, sementara menunggu musim utara yang belum berakhir, Gebrak baru bisa memantau pulau-pulau disekitar Siantan, Siantan Tengah dan Palmatak. Rencananya akhir musim utara dan angin teduh, Gebrak akan memantau pulau-pulau yang ada di Siantan Selatan dan Jemaja. "Kita fokus pada mangrove, disamping itu juga ada kegiatan lain nantinya. Musim angin teduh nanti pemantau tempat-tempat untuk menanaman mangrove akan diperluas ke Kecamatan (yul) terjauh,"pungkasnya.(yul)

YULIA

PERINTIS MERAPAT — Kapal Perintis terlihat merapat di pelabuhan Tarempa, Siantan, Anambas (10/1). Penambahan kapal Perintis Sabuk Nusantara ternyata belum menjadi solusi bagi daerah ini.

masuk beberapa hari lalu. "Banyak sembako yang terputus, sayur mayur, telur dan lainnya. Akibatnya di Anambas harga melambung tinggi karena pasokan tidak ada,"ujarnya Sementara itu KM Sabuk Nusantara 30 yang sudah merapat di Tanjungpinang memiliki bagasi yang kecil. Karena KM Sabuk Nusantara adalah kapal penumpang, bukan kapal barang. Sehingga tidak bisa membawa barang dalam jumlah banyak. Disamping itu bagasi KM Sabuk Nusantara berada diatas. Hal ini menyebabkan tidak adanya pedagang pasar curah yang akan mampir lagi diTarempa. KM Trigas setiap kali kedatangannya mampu mendistribusikan sembako sekitar 400 ton. Disamping itu Perintis juga membawa paket kiriman pos. Selama ini paket kiriman pos bisa diterima ketika jadwal perintis masuk, sementara itu KM Bukit Raya tidak melayani pengiriman pos. Masyarakat Anambas mengharapkan agar Pemprov Kepri tidak memutus subsidi Perintis Gunung Bintan yang telah lama berlabuh di Anambas. Kapal barang ini diharapkan kembali berlayar dalam mendistribusikan sembako. Karena pasokan sembako masih berada dipusat Provinsi Kepri di Tanjungpinang. Sementara jika Pemerintah menggantinya dengan KM Sabuk Nusantara, tentu penambahan ini tidak membawa dampak berarti bagi Masyarakat Anambas. Karena hanya akan mengganti kapal saja, sementara pada kenyataanya, Perintis yang merapat di Anambas tetap dua, yakni KM Trigas III dan KM Sabuk Nusantara. "Kita harapkan jangan diputus izin berlayarnya ke Anambas. Karena kita sangat membutuhkan dalam distribusi sembako. Pemprov semestinya memperpanjang subsidi agar bisa kembali berlayar di Anambas. Karena kita tidak hanya butuh mobilisasi orang, tapi barang juga menjadi kebutuhan utama,"pungkasnya.** * *

Minimal 2 persen Kawasan Inti untuk TWP A N A M B A S — Mempersiapkan Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai wilayah Taman Wisata Perairan (TWP), Anambas harus mempersiapkan minimal dua persen wilayahnya untuk zona inti dari setiap perairan yang ada. Hal itu diungkapkan, Kepala Satker Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) Pekanbaru, Syofyan Roni, S.St.PI kepada Haluan Kepri, (10/1). Menurut Sofyan, Anambas yang telah dicadangkan sebagai wilayah TWP oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan,harus memiliki kawasan inti yang diperuntukkan sebagai tempat penelitian biota laut. Kawasan inti merupakan zona utama yang dilindungi. Dimana kawasan ini bebas dari kegiatan umum seperti penangkapan dan penangkaran. "Minimal kawasan inti yang disediakan sebanyak dua persen. Kawasan ini diperuntukan untuk penelitian. Dan ini terbebas dari kegiatan masyarakat seperti penangkapan, pelayaran dan pembudidayaan ikan,"katanya Selain penentuan zona inti, zona lain yang ditetapkan adalah zona

budidaya ikan, zona Pariwisata dan zona lainnya. Zona budidaya harus ditetapkan karena pembudidayaan tidak bisa terganggu oleh aktifitas pelayaran. Begitu juga dengan zona pariwisata harus ditetapkan. Sedangkan zona lainnya dapat digunakan sebagai aktifitas pelayaran dan penangkapan ikan. "Harus ditetapkan masing-masing zona ini,agar dalam pemanfaatanya dapat berjalan sesuai dengan standar kawasan perairan. Seperti zona budidaya biota laut, ikan, penangakaran penyu dan biota lainnya,"ujarnya Roni mengharapkan Rencana Tata Ruang Wilayah Anambas (RTRW) yang belum selesai di Anambas agar dapat memperhatikan kawasan zona tersebut. Karena jika dilihat peta yang ada saat ini semua daerah dipromosikan sebagai wilayah pariwisata Sebagai wilayah yang dicadangkan sebagai TWP diharapkan dalam penyusunan RTRW juga memperhatikan zona perairan. Saat ini Satker Loka KKPN telah memiliki titik-titik penentuan zona tersebut. Tapi sayangnya kepala Satker ini

belum bersedia menyampaikannya karena belum mendapatkan SK dari kementerian. "Kalau titik kawasan ini sudah ada kita buat, ini akan akan disiapkan untuk diusulkan kepada Kementerian. Jika nanti telah disetujui, kita tinggal bergerak untuk memulau kegiatan,"tuturnya Diakui Roni, respon yang cepat dari Pemkab Anambas sangat membantu pekerjaan Satker yang dipimpinnya. Begitu juga dengan kondisi alam Anambas yang masih banyak alami. Kebiasaan masyarakat dalam menggunakan pancing menangkap ikan membuat biota lautnya masih terjaga. Adapun kerusakan yang terjadi merupakan akibat dari pengaruh nelayan luar yang membawa potan dan katrol di perairan Anambas. "Respon pemerintah sangat cepat dalam mempersiapkan Anambas sebagai TWP. Sehingga kebiasaan masyarakat yang masih tradisonal tidak dapat terpengaruh nelayar luar dalam menangkap ikan. Sikap nelayan Anambas sini sangat berpengaruh dalam memciptakan Anambas sebagai TWP,"Pungkasnya ( y u l )

Warung Bill-Bill Hadir di Anambas A N A M B A S — Sebagai daerah yang dikenal sebagai daerah pengasil mie ini, dibukanya warung Bill-Bill membuat berbagai jenis mie jadi semakin lengkap. Warung ini berada tepat didepan Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Tarempa, Siantan, Anambas. Warung ini dikelola Agus, yang merupakan perantau asal Pontianak. Bill-Bill menyediakan menu mie ayam khas Jawa, mie rebus dan makanan mie lainnya. Pemilik warung yang akrab disapa pak de ini jauh-jauh merantau hanya untuk buka warung mie ayam khas jawa. Dalam kesibukannya membuat mie, pak De beralasan. Anambas yang banyak memiliki makanan mie, seperti Mie Tarempak, Mie Lakse dan banyak lagi. Bahkan mie lakse saja merupakan jajanan untuk sarapan pagi yang dimakan dengan kuah gulai ikan tongkol. Hal inilah yang membuat Pak De percaya diri untuk membuka warung mie khas Jawa dengan tujuan memberikan rasa yang berbeda dari yang sudah ada. "Kalau Anambas ini banyak makanan dibuat jadi mie. Seperti mie lakse dari sagu dan mie Tarempa yang dikenal pedas dan campuran daging, ikan dengan sotong dan juga udang. Kalau mie ayam khas jawa, rasanya kan agak manis dan memberikan rasa yang berbeda. Jadi kita percaya diri aja buka mie ayam khas Jawa biar ada sedikit perbedaan,"katanya saat ditemui Haluan Kepri ditengah kesibukannya menyiapkan pesanan pengunjung, (10/1). Warung Bill-Bill memiliki tempat yang strategis, Kantor Dewan yang selalu ramai, baik oleh petugas maupun masyarakat menjadi target pemasarannya. Disamping itu warung ini juga bersebelahan dengan

Kantor POS Tarempa. Dimana kantor Pos merupakan kantor tersibuk saat ini. Karena hanya satu-satunya tempat pengiriman paket Anambas. Juga sekaligus tempat pembayaran rekening listrik. Disamping itu pada jalan yang sama juga terdapat warung mie ayam yang sudah ada. Jadi tidak perlu tunggu lama, pengunjung pun lebih cepat datang. "Kita lihat Kantor Dewan ini belum ada warung yang dekat. Jadi begitu ada tempat disini kita manfaatkan untuk buka warung,"tuturnya sambil menyiapkan bumbu

mie ayam pesanan pengunjung. Rasa mie ayam yang khas Jawa dengan rasa manis bercampur pedas memberikan rasa tersendiri bagi masakan mie di Anambas. Jika selama ini masyarakat terbiasa dengan mie tarempa yang identik rasa pedas, maka tidak ada salahnya mampir ke warung Bill-Bill. Tersedia tempat duduk meja dan lesehan. "Kalau makanan khas Anambas pasti ada ikannya. Kalau mie ayam tidak ada ikan dan juga tidak terlalu pedas. Jadi dapat tukar selera lah,"Ujar Wita salah seorang pengunjung warung Bill-Bill. (yul)

YULIA

LASEHAN Bill-Bill dan Warung Bill-Bill yang hadir di Tarempa.


KARIMUN

21

Rabu,

11 Januari 2012

Oiltanking Diduga Belum Kantongi Izin Polres Tugaskan Anggota di Setiap Desa KARIMUN — Polres Karimun mulai menempatkan personilnya di setiap desa dan kelurahan yang ada di Karimun untuk memperkecil tingkat kriminal. Penempatan satu personil setiap desa dan kelurahan sesuai dengan program Polres Karimun, satu desa satu polisi. Kapolres Karimun, AKBP.Benyamin Sapta.SIK mengatakan, jumlah desa dan kelurahan yang ada di Karimun mencapai 54, sehingga jumlah personil yang ditempatkan juga 54 yang dibagi setiap desa dan kelurahan. "Ada 32 desa dan 22 kelurahan yang ditempatkan anggota polisi. Konsepnya adalah berdasarkan program satu desa satu polisi, yang memiliki tiga klasifikasi yaitu desa binaan, desa sentuhan dan desa pantauan," ujar Benyamin, usai menggelar upacara gerakan Satu Desa Satu Polisi di halaman Mapolres Karimun, Selasa (10/1). Tugas mereka adalah membina, koordinasi, kerjasama dengan seluruh elemen di desa. Sehingga setiap permasalahan yang timbul dapat ditangani, karena awal permasalahan timbul pasti dari desa atau kelurahan. "Kita berharap, permasalahan kecil yang terjadi di tingkat kelurahan atau desa tidak menjadi besar. Contoh seperti yang kita ketahui sekarang ini, pencurian sendal, pencurian buahbuahan dan jika hal itu bisa diselesaikan pada level terkecil, maka tidak akan jadi masalah besar," katanya. Pada 2014 sesuai dengan petunjuk dari Polri bahwa satu desa satu polisi memang benar-benar bisa diterapkan. Sehingga di suatu desa ada satu polisi. Namun demikian tugas anggota masih merangkap. Walaupun dia melakukan tugas sesuai dengan fungsi teknisnya, namun dia juga melaksanakan tugasnya di desa yang ditempatkan. (gan)

KARIMUN N—PT Oiltanking, perusahaan penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) terbesar di Karimun diduga belum memiliki izin resmi. Dugaan itu muncul sewaktu Komisi A DPRD Karimun melakukan peninjauan lahan yang akan dijadikan terminal penyimpanan BBM Oiltanking di Teluk Paku, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral. Saat Peninjauan Selasa (10/1) kemarin, Komisi A disambut satu orang perwakilan dari Oiltanking dan satu orang karyawan PT Wahana, merupakan subcon PT Oiltanking yang ditunjuk melakukan pembebasan dan penimbuhan lahan yang akan digunakan PT Oiltanking sebagai terminal penyimpanan BBM di perusahaan itu. Ketua Komisi A Jamaluddin Sahari didampingi anggota Komisi A lainnya meminta kepada dua orang itu untuk menghadirkan pimpinan mereka untuk memberikan keterangan. Saat itu, agak jauh dari lokasi berdiri rombongan Komisi A tampak terparkir mobil mewah. Selang tak berapa lama, mobil itu bergegas meningalkan lokasi proyek. Kuat dugaan, di dalam mobil itu adalah pimpinan PT Oiltanking di Karimun. Sekretaris Komisi A Anwar Abu Bakar lalu menghubungi

Teddy, salah seorang pimpinan PT Oiltanking Karimun melalui sambungan telepon. Dalam sambungan telepon itu, Teddy menyebut kalau dirinya akan segera datang ke lokasi itu. Namun, setelah beberapa waktu lamanya, orang yang ditunggu tidak kunjung datang dan akhirnya Komisi A meninggalkan lokasi tersebut. Sebelum meninggalkan lokasi, sempat terjadi perdebatan antara anggota Komisi A Jamaluddin dengan perwakilan PT Oiltanking itu. Semula karyawan itu mengaku tidak bisa memberikan keterangan apapun soal PT Oiltanking termasuk perizinannya, karena itu adalah wewenang pimpinan. Namun, sesaat sebelum Komisi A hendak meninggalkan akhirnya ia mengaku bisa memberikan keterangan, karena dirinya perwakilan dari PT Oiltanking. Merasa dipermainkan, akhirnya rombongan Komisi A meninggalkan lokasi itu. Wakil Ketua Komisi A Syahril menyebut akan memanggil pimpinan PT Oiltanking untuk memperlihatkan semua dokumen perizinan yang mereka miliki. "Kami jadi curiga, kenapa sampai mereka kabur ketika kedatangan dewan. Jika sampai batas waktu yang ditentukan pihak PT Oiltanking tidak bisa menunjukkan dokumen itu, maka kami meminta kegiatan

ILHAM/HALUAN KEPRI

AKTIVITAS PENIMBUNAN— Alat berat milik PT Wahana melakukan aktivitas penimbunan pantai di lahan PT Oiltanking di Teluk Paku, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral, Selasa (10/1).

PT Oiltanking dihentikan sementara," kata Syahril. Bukan hanya kepada PT Oiltanking, dewan juga akan meminta perizinan perusahaan itu kepada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Karimun. Kalau tidak

juga diperlihatkan, maka dewan meminta kepada PT Oiltanking untuk menghentikan kegiatan mereka sementara waktu dulu. Saat peninjauan Komisi A Selasa (10/1), aktivitas yang dilakukan alat berat milik PT Wahana selaku sub-

con PT Oiltanking sedang berlangsung. Alat berat itu tampak meratakan gunung batu yang ada di pinggiran pantai itu. Pecahan batu yang diperkiraan berjumlah 600 ribu kubik itu digunakan untuk menimbun bibir pantai. (ham)

Di Tanjung Potot

Reklamasi Pantai Minta Ditutup KARIMUN ARIMUN— Reklamasi pantai di Tanjung Potot, Desa Pangke, Kecamatan Meral yang dilakukan Ayong, seorang warga Karimun hingga 200 meter dinilai tidak memiliki izin reklamasi dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) dan Administrator Pelabuhan (Adpel) Tanjungbalai Karimun. Ayong melakukan penimbunan pantai (reklamasi) hingga menyatukan pulau kecil tanpa nama di daerah itu dengan daratan. Oleh:Ilham, Liputan Karimun

"Saya tak pernah mengeluarkan sepotong surat pun kepada Ayong terkait kegiatan reklamasi. Ia hanya berdalih telah memiliki bukti kepemilikan tanah dari secarik kertas bersegel. Sementara, Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) atas tanahnya sudah tidak berlaku lagi, karena SKGR itu hanya berlaku selama 6 bulan,"kata, Camat Meral, Dwi Yandri saat

peninjauan dengan anggota DPRD Karimun, Selasa (10/1). Anggota Komisi A Jamaluddin menyebutkan, kegiatan reklamasi pantai yang dilakukan oleh Ayong merupakan kegiatan ilegal, karena bertentangan dengan UU no 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. "Yang berhak memberikan izin pengelolaan pulau kecil itu

ILHAM/HALUAN KEPRI

KOMISI A DPRD Karimun saat berada di lahan reklamasi pantai yang berakibat terhubungnya pulau kecil dengan daratan di Tanjung Potot, Desa Pangke, Kecamatan Meral, Selasa (10/1).

adalah Menteri. Sementara, izin apa yang telah dikantonginya sehingga berani melakukan aktivitas itu," kata Jamaluddin. Menurut Jamaluddin, dirinya pernah menanyakan hal itu kepada Kepala BPPT Karimun Muhammad Tahar, dan ia mengaku kalau sudah mengetahui kegiatan yang dilakukan Ayong. "Kalau BPPT sudah mengetahui hal itu, kenapa BPPT diam saja dan tidak pernah menghentikan kegiatan itu, ini suatu hal yang sangat aneh," ungkapnya. Karena BPPT yang punya kewenangan memberikan izin tidak bisa berbuat banyak, maka Jamaluddin juga mengharapkan kepada kepada aparat penegak hukum di Karimun jangan hanya diam melihat kejadian ini. "Kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas persoalan ini, karena perbuatan ini jelas bertentangan dengan aturan hukum yang berlaku di negara ini," tegas Jamal. Sementara, Wakil Ketua Komisi A Syahril dengan tegas meminta kepada Pemkab Karimun agar segera menutup kegiatan yang tidak memilik izin di Karimun ini. Semua unsur yang tidak memiliki izin harus ditutup. Kalau semua orang bisa berbuat seenaknya saja, maka daerah ini macam tak bertuan saja. Syahril sangat menyayangkan banyaknya oknum-oknum tertentu yang melakukan aktivitas di Karimun tak memiliki izin dan dokumen yang sah dari pemerintah. Indikasi ini menunjukkan lemahnya kinerja yang dilakukan instansi terkait, dalam hal ini BPPT. "Kita akan meminta pertanggungjawaban BPPT terkait temuan ini," katanya. Tidak hanya sekedar meminta agar menutup seluruh kegiatan yang tidak memiliki izin, termasuk reklamasi pantai yang telah menghilangkan pulau kecil di Karimun, Syahril juga meminta kepada aparat penegak hukum di Karimun jangan hanya diam melihat kejadian ini. "Kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas persoalan ini, karena perbuatan ini jelas bertentangan dengan aturan hukum yang berlaku di negara ini," tegas Syahril. * * *

Di Perumahan Balai Garden

Kolam Bekas Galian Proyek Dipagar K A R I M U N — Penghentian sementara proyek pengerjaan Perumahan Balai Garden berdasarkan kesepakatan warga dengan pengembang kemarin terus dipantau warga dan kelurahan. Penghentian sementara proyek terkait tuntutan warga yang meminta kolam bekas galian di perumahan ditutup, agar tidak memakan korban lagi. "Tadi kita sudah pantau dan warga di Perumahan Permata Hijau yang bersebelahan dengan Perumahan Balai Garden juga sudah mengecek. Proyek pengerjaan Perumahan Balai Garden sudah dihentikan sementara. Yang jelas kasus kematian dua orang bocah di kolam bekas galian milik pengembang perumahan itu sampai saat ini masih belum ada kejelasan," ujar Lurah Kapling Kecamatan Tebing, M.Thamrin di ruang kerjanya, Selasa (10/1). Penghentian sementara proyek pengerjaan Perumahan Balai Garden masih menunggu hasil keputusan dari perte-

muan lanjutan antara warga dengan pihak pengermbang. Pertemuan akan diadakan hari ini, Rabu (11/1) sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Lurah Kapling, Kecamatan Tebing. Dalam pertemuan lanjutan hari ini, bakal menghadirkan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertanahan (BLHKP), Badan Pertanahan Nasional dan Sistim Satu atap (Sintap) Pemkab Karimun. Mereka akan mengkaji sesuai dengan bidang yang akan ditinjau, seperti gorong-gorong pembuangan air dari kolam, status lahan. Kemudian permasalahan dampak lingkungan dari kolam bekas galian, yang mengakibatkan tewasnya dua bocah Welyani Putri (7) dan Jason (9) pada Kamis (5/1). Thamrin mengakui, kalau Direktur PT.Mulia Property Link, Dr.Filsafat Pang memang sedikit sulit ditangani. Alasannya adalah Pang selalu buang badan dan hal itu memang terbukti dalam pemaparan saat

pertemuan dengan warga kemarin. "Pihak pengembang juga sering mengelak-ngelak, buang badan atau tidak mau salah. Itu terbukti ketika pertemuan yang digelar kemarin. Kalau mereka melanggar pasti kelihatan apakah proyek itu tetap dikerjakan atau dihentikan sementara," ucapnya. Terkait uang santunan yang dijanjikan oleh Pang, Thamrin juga berjanji bakal memantau hal ini. Karena dirinya tidak mau hanya ucapan belaka namun tidak ada realisasi dari pihak pengembang. "Kita tidak mau hanya janjijanji, makanya untuk santunan yang dijanjikan kepada keluarga korban, maka akan kita tagih," katanya. Pantauan Haluan Kepri, sehari setelah peristiwa yang menewaskan Welyani Putri (7) dan Jason (9) pada Kamis (5/1), lokasi kolam bekas galian di Balai Garden sudah dipagar menggunakan atap zeng. Selain itu, dilokasi tersebut juga dipasang

GANI/HALUAN KEPRI

PENGENDARA melintas di lokasi kolam galian proyek di Perumahan Balai Garden, Selasa (10/1).

plang larangan memancing dan berenang. Hanya saja tidak dicantumkan peringatan mengenai bahaya di kolam galian itu. Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Laskar Melayu Bersatu (LMB) Datok Azman Zainal mengatakan, tewasnya dua orang bocah di kolam galian milik di Perumahan Balai Garden merupakan sutu kelalain, dan harus diproses secara hukum. "Sebelumnya kan warga sudah meminta secara resmi melalui surat kepada pihak pengembang agar segera dipagar. Namun tidak pernah ditanggapi. Tapi ketika sudah menewaskan dua orang korban baru sekeliling kolam itu dipagar. Sehingga ini murni pidana," ujar Azman. Menurutnya, peristiwa tersebut dapat mengarah kepada pasal 359 KUHP, karena kelalaian yang mengakibatkan ada korban tewas. Dengan baru dipagarinya lokasi kolam tersebut, bukan berarti warga bersama pihak pengembang ada kesepakatan damai. "Kalau uang santunan yang dijanjikan bukan berarti menggugurkan proses hukum. Di mana hal tersebut hanya mampu meringankan saja ketika hakim melakukan suatu pertimbangan hukum," ucapnya. Azman juga mengatakan, jika persoalan tersebut tidak dibawa ke ranah hukum, maka jangan harap akan selesai. Karena dari beberapa pertemuan yang digelar jika tidak selesai, itu membuktikan kalau warga tidak puas. "Kami meminta kepada aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus ini. Jangan pandang bulu. Karena akan terus kita pantau bersa.(gan) ma," tegasnya.(gan)

Dana CD Timah Belum Disalurkan K A R I M U N — Dana Community Development (CD) yang berasal dari sektor timah masih belum bisa disalurkan, karena laporannya baru diterima pada akhir Desember 2011 kemarin. Demikian dikatakan Sekretaris Tim Community Development (CD) Centre Kabupaten Karimun, Saparudin, Selasa (10/1). "Kita baru menerima laporan dari sektor timah pada Desember kemarin, sehingga belum bisa disalurkan. Dana CD berjumlah sebesar Rp866.958.750 dan untuk penyalurannya masih tunggu SK dari Bupati, karena SK kami saat ini sudah mati," ujar Saparudin di ruang kerjanya. Sedangkan sektor grani, dana CD yang disalurkan berjumlah Rp8,5 miliar. Dan itu telah disalurkan pada

semester dua terhitung sejak Juli hingga Desember 2011. Demikian juga halnya dengan CD sektor granit, telah disalurkan pada semester kedua dengan jumlah Rp3 miliar lebih. "Alasan kita belum selesai membuat laporan penyaluran adalah masih banyak dari desa dan kelurahan yang terlambat menyerahkan laporannya. Laporan yang dikerjakan tidak akan selesai sehari atau dua hari, karena setumpuk kertas ini butuh waktu lama untuk selesai dikerjakan," ucap Saparudin. Setelah laporan selesai dibuat, Saparudin baru menyerahkan kepada Ketua CD Centre, Rafeli Wadi. Namun hal itu masih akan diteliti lagi baru ditandatangani dan diserahkan kepada Pemkab. Dalam kesempatan itu Saparudin

mengatakan, penyaluran dana CD dari sektor timah bukan sebesar Rp300 juta seperti yang diberitakan beberapa waktu lalu, melainkan sebesar Rp800 juta lebih. "Ada perubahan audit dalam tahun ini, yakni ada tiga tim. Pertama audit dari internal, audit eksternal yang berasal dari auditor independan di bawah Menteri Keuangan. Terakhir dari Inspektorat Pemkab Karimun," jelasnya. Kemarin pun, Inspektorat tengah melakukan audit ke Kantor CD Centre yang dipimpin langsung oleh M.Iqbal. "Pak Iqbal sedang di atas (lantai dua), mereka bersama tim sebanyak enam orang sedang melakukan audit untuk penyaluran dana CD tahun 2011. Selesai auditnya paling lama sekitar tanggal .(gan) 20," kata Saparudin.(gan)

Saparudin


22

IKLAN Rabu,

11 Januari 2012


OLAHRAGA

23

Rabu,

11 Januari 2012

Henry Datang, Arsenal Menang LONDON — Debut kedua Thierry Henry bersama Arsenal berbuah manis kala gol tunggalnya membawa The Gunners menang 1-0 atas Leeds United, dan meloloskan timnya ke babak keempat Piala FA. Dalam laga yang dihelat di Emirates Stadium, Selasa (10/1) dinihari WIB, Henry mencetak golnya di menit ke-77. Seketika itu pula seisi stadion bergemuruh menyambut gol 'Sang Raja' yang kembali ke "istana"nya. Berkat kemenangan ini, Arsenal akan menantang Aston Villa di babak keempat. Thierry Henry memang benarbenar legenda yang dibutuhkan oleh Arsenal, hal itu setelah satu golnya mengantarkan kemenangan tipis Arsenal atas Leeds United dan lolos ke babak keempat FA Cup. Sejak menit pertama babak pertama, Arsenal terus menekan jantung pertahanan lawannya, tak adanya Robin van Persie dan beberapa pemain inti lainnya tak membuat serangan mereka tereduksi. Bahkan, pemain muda seperti Alex Oxlaide-Chamberlain yang berduet dengan Marouane Chamakh, menjadi pemain yang paling sering membahayakan gawang Leeds. Meski begitu, belum ada gol yang berhasil tercipta di babak pertama ini. Lini tengah yang dimnotori Aaron Ramsey dan Andrei Asrhavin pun tampil cukup dominan, bahkan mereka terus menguasai bola di lini tengah

permainan. Namun, hingga turun minum tetap saja gol urung tercipta di babak pertama ini. Di babak kedua, karena tak kunjung menghasilkan gol, Arsene Wenger akhirnya memasukkan dua pemain penting, yakni Theo Walcott yang menggantikan Chamberlain dan yang paling ditunggutunggu, Thierry Henry yang menggantikan Chamakh. Masuknya Henry pun memang membuat permainan Arsenal semakin hidup, bahkan di menit ke-78, setelah lolos dari jebakan offside dan menerima bola sodoran Alex Song, Thierry Henry dengan gaya khasnya berhasil membuat kedudukan berubah menjadi 1-0. Tendangan yang tak terlalu keras namun sangat

terarah dan sulit diantisipasi oleh kiper Leeds, Andy Lonegan, membuat Henry kembali mencatatkan namanya untuk pertama kali di laga debutnya kembali bersama Arsenal Tak pelak, gol tersebut langsung disambut oleh gemuruh pendukung Arsenal, Henry pun merayakannya dengan berlari di pinggir lapangan seperti mengucapkan terima kasih kepada para fans atas dukungannya yang cukup besar. Gol dari Henry tersebut ternyata menjadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan ini, Arsenal berhasil lolos ke babak keempat FA Cup. ( b l n //dd t c )

Kembalinya Tuah "King Henry" L O N D O N — Kepergiannya ditangisi. Kehadirannya kembali memberi arti. Itulah Thierry Henry. Pada akhir musim 2006-2007, publik Arsenal terhenyak dan kecewa. Sebab, Manajer Arsene Wenger menjual Thierry Henry ke Barcelona. Padahal, pemain yang dijuluki "King Henry" itu sudah dianggap bagian tak terpisahkan buat "The Gunners". Dia telah menunjukkan kesetiaan dan mencetak rekor, sekaligus membawa kejayaan tim. Pada masanyalah kali terakhir Arsenal juara Pre-

Gol Henry Bagai Mimpi L O N D O N — Manajer Arsenal Arsene Wenger mengaku bahagia terhadap kembalinya Thierry Henry membawa kemenangan timnya atas Leeds United di putaran ketiga Piala FA, Selasa (10/1) dini hari WIB. Menurutnya, gol Henry seperti mimpi yang akhirnya menjadi nyata. "Ya, ini seperti mimpi. Ini akan menjadi kisah sepaWenger kbola yang bisa diceritakan kepada anak-anak. Sayangnya, kisah seperti ini tak sering terjadi," kata Wenger seusai pertandingan. "Dia sudah menjadi legenda bagi Arsenal, dan malam ini dia menambahkan kisah yang legendaris. Saya tak akan memainkannya jika dia tak siap," kata Wenger.

Arsenal sempat kesulitan membobol gawang Leeds. Kebuntuan itu berlangsung sampai babak kedua. Pada menit ke-68, Wenger memasukkan Henry menggantikan Marouane Chamakh. Publik Stadion Emirates pun bersorak gembira. Sorakan dan pujian itu dibayar Henry. Pada menit ke-77, dia memburu umpan Alex Song. Sekali kontrol, dia langsung melepaskan tendangan melengkung dan gol. Lebih berharga lagi karena itu gol yang menentukan kemenangan Arsenal 1-0. "Dia telah melihat semuanya, menyelesaikannya dengan sempurna. Sejak awal, kami sudah tahu. Jika kami bisa mengirim bola kepadanya, ia akan sangat berbahaya," puji Wenger kepada Henry. "Dia memberi tekanan kepada lawan. Dia pribadi yang sangat membanggakan. Dia tak mau mengecewakan orang. Itu kisah kemunculan kembali yang sangat sempurna," tambah Wenger. ( k c m )

Thierry Henry

Sawa Pemain Wanita Terbaik Dunia 2011 K A P T E N Timnas wanita Jepang, Homare Sawa sukses meraih gelar Pemain Wanita Terbaik Dunia atau FIFA Balon d'Or 2011. Terpilihnya Sawa mematahkan dominasi pemain Brasil, Marta yang lima kali meraih gelar pemain terbaik dunia berturut-turut sejak 2006 lalu. Sawa mengumpulkan 28,51 persen suara, mengungguli juara sebelumnya, Marta dan Abby Wambach dari Amerika Serikat, yang menerima 17,28 persen dan 13,26 persen. Terpilihnya Sawa mengacu kepada kesuksesannya memimpin Timnas Jepang meraih Piala Dunia Wanita 2011 di Jerman. Di ajang itu, Sawa juga berhasil memenangkan pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak, yaitu lima gol.

Homare Sawa

Sawa mengaku tidak dapat menutupi kebahagiannya atas penghargaan bergengsi yang berhasil ia terima. Ia pun mengaku mempersembahkan penghargaan ini kepada Asosiasi Sepakbola Jepang yang telah mendukung karirnya. "Ketika saya mendengar nama saya diumumkan sebagai juara, pikiran saya sempat kosong. Saya hampir tidak bisa mempercayainya," ujar Sawa seperti dikutip dari FIFA, Selasa (10/1). "Penghargaan ini bukan hanya untuk saya. Jadi saya ingin mendedikasikan kepada mereka semua. Penghargaan ini sekarang akan dipajang di Asosiasi Sepakbola Jepang, di mana banyak penggemar akan dapat meny(vvn) aksikannya," tandasnya.(vvn)

Andre Gagal ke Babak Utama Malaysia Terbuka Superseries KU A LLA A LLU U M P U R — Tunggal UA putra Indonesia, Andre Kurniawan Tedjono, membuang peluang baik untuk maju ke babak utama Malaysia Terbuka Superseries yang berlangsung di Putra Stadium, Kuala Lumpur. Melawan pemain Taiwan Chou Tien Chen, Selasa (10/1), pemain PB Djarum Kudus ini menyerah 21-18, 19-21, 21-23. Di gim pertama, Andre tampil impresif sehingga dengan cukup mudah mengumpulkan poin di awal lagi. Mantan pemain Pelatnas ini sempat unggul jauh 11-1, sebelum lawan bisa memangkas jarak dan akhirnya menyerah 18-21. Pada gim kedua, giliran Chou yang mendikte Andre dan menguasai jalannya pertandingan. Chou langsung unggul 8-0, dan terus melejit. Meskipun Andre sempat bangkit dan

memperkecil ketertinggalannya menjadi 11-13, tetapi dia tak mampu menyusul perolehan poin Chou yang menang 21-19, sekaligus memaksa rubber game. Di gim penentuan, duel berlangsung cukup ketat meskipun Chou sempat unggul jauh, 12-7. Tetapi Andre bisa membalikkan situasi dan berada dalam posisi yang menguntungkan setelah meraih match point 20-18. Sayang, dia justru gagal mencuri satu angka lagi sehingga Chou mampu memaksa deuce dan akhirnya menang 23-21. Kegagalan juga dialami ganda campuran Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati. Pasangan Pelatnas ini, yang menang 21-14, 18-21, 23-21 atas pasangan Taiwan Fang Chieh Min/Wang Pei Rong di babak pertama, terjegal di babak

kedua karena kalah 24-26, 18-21 dari pasangan Korea unggulan keempat, Yoo Yeon Seong/Jang Ye Na. Dengan demikian, secara keseluruhan ada empat wakil Indonesia yang tersingkir di kualifikasi turnamen berhadiah 400.000 dollar AS tersebut. Sebelumnya, ganda campuran Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth dan tunggal putri Lindaweni Fanetri, yang tersingkir. Hanya dua wakil yang lolos dari fase kualifikasi, yaitu tunggal putri Maria Febe Kusumastuti dan Adrianti Firdasari. Tetapi di babak utama yang mulai berlangsung Rabu (11/1), Firda langsung menghadapi unggulan utama dari China, Wang Yihan, sedangkan Febe menghadapi pemain tangguh Korea, Bae Youn Joo.

F e b e d a n FFii rrdd a s a r i L o l o s Sementara dua tunggal puteri Indonesia, Maria Febe Kusumastuti dan Adrianti Firdasari lolos ke babak utama. Baik Maria Febe mau pun Firdasari mampu lolos ke babak utama setelah memenangi dua pertandingan di babak kualifikasi. Febe mengalahkan pemain Malaysia, Lydia Cheah Li Ya dengan rubber game 21-15 18-21 21-10. Di babak pertama kualifikasi, Maria Febe menang atas pemain asal AS, Rena Wang 21-13 21-8. Sementara Adrianti Firdasari lolos ke babak utama juga dengan memenangi dua pertandinagn babak kualifikasi. Firda mengalahkan pemain Swiss Jeanine Cicognini 21-17 21-13, setelah di pertandingan pertama menyingkirkan pemain Hong Kong Poon (kcm) Lok Yan 16-21 21-14 21-19.(kcm)

Mourinho Bela Aksi 'Nyeleneh' Ronaldo

Jose Mourinho

B E R N A B E U — Cristiano Ronaldo menjadi sasaran cemooh fans Real Madrid akibat ulahnya yang tidak merayakan gol terakhir Los Blancos saat menghancurkan Granada 5-1 di Santiago Bernabeu. Namun tak semua orang menyalahkan sikap tak lazim yang ditunjukkan oleh Ronaldo, Jose Mourinho malah memilih untuk memberi pembelaan terkait dengan polah CR7 tersebut, dengan menyebut gol Ronaldo adalah sesuatu hal yang sudah teramat biasa sehingga tak perlu selebrasi yang berlebih. "Saya rasa lebih tepat jika dia merayakan

gol yang memenangkan pertandingan, bukannya gol ke-5 pada menit ke-90," ucap Mourinho. "Saya melihatnya merayakan 4 gol lainnya yang menurut saya lebih penting. Jika memang dia harus mendapat kritik, lalu mengapa tidak ada yang menyalahkan saya karena tidak merayakan lima gol yang tercipta? Saya bahkan tidak bangkit dari tempat duduk," pungkasnya. Usai mencetak gol, Ronaldo memilih untuk tidak melakukan selebrasi dan hanya berjalan menuju tengah lapangan dengan kepala tertunduk. ( b l n )

mier League, yakni pada musim 20012002 dan 20022003. Ia juga menghadirkan Piala FA 2002, 2003, dan 2005. Dua gelar lain yang ia persembahkan adalah Community Shield 2002 dan 2004. Bahkan, bersama Henry, Arsenal nyaris mencetak sejarah di Liga Champions. Mereka lolos ke final pada musim 2005-2006, tetapi sayang kalah dari Barcelona. Henry telah meninggalkan catatan emas di Highbury, markas lama Arsenal. Dia menjadi pemain Arsenal paling banyak mencetak gol sepanjang sejarah, yakni 226 gol di semua kompetisi. Wajar jika Arsenal berani membelinya 11 juta poundsterling pada 1999. Harga yang amat mahal kala itu. Wajar jika nama Henry sangat merasuk di hati pendukung Arsenal. Bahkan, ia dibuatkan patung yang berdiri gagah di Stadion Emirates dan dibuka pada akhir 2011 lalu. Sebuah bukti betapa cintanya publik Arsenal kepadanya. Setelah berkelana ke Barcelona, ia pun mencoba menghabiskan masa kariernya di klub Amerika Serikat (AS), yakni New York Red Bulls. Ternyata ia masih bertaji, mampu mencetak 16 gol dari 37 penampilannya. Liga AS, Major League Soccer (MLS), selalu istirahat pada bulan Januari. "King Henry" pun mencoba kembali ke Arsenal. Ia ingin bernostalgia, melepas rindu, sekaligus ikut berlatih agar kebugarannya terjaga selama libur MLS. Ternyata, Arsene Wenger punya ide lain. Ia meminjamnya sampai Maret 2012. Sebab, selama Januari, Arsenal akan kehilangan Gervinho dan

Maourane Chamakh yang harus membela negaranya di Piala Afrika. Sebuah ide yang langsung diterima Henry dengan senang hati. Dan, Selasa (10/1) dinihari WIB, ia tampil untuk kali pertama bersama Arsenal setelah empat tahun meninggalkannya. Itu pertandingan putaran ke-3 Piala FA. Sebuah kisah kemunculan kembali yang sangat emosional. Bahkan, Stadion Emirates bergemuruh karena Henry masuk dalam daftar pemain, meski menjadi cadangan. Seorang penonton pun mengangkat kertas bertuliskan, "Welcome Home Henry." Arsenal kesulitan mencetak gol. Gemuruh penonton semakin menjadi-jadi, ketika Henry akhirnya diturunkan pada menit ke-68 menggantikan Chamakh. Hanya dalam 10 menit main di lapangan, ia seolah membuat seluruh Kota London makin bergemuruh. Sebuah tendangannya yang melengkung membobol gawang Leeds. Ini gol yang menentukan kemenangan Arsenal, sekaligus membuat tim melaju ke putaran keempat. Henry pun meluapkan kegembiraannya dengan emosional. Dia berlari menyisir pinggiran tribun, seolah melampiaskan rasa rindu dan ingin merengkuh semua pendukung yang sangat mencintainya dan menikmati gol itu. Begitu pertandingan usai, ia menuntaskan rasa bahagiannya itu. Dia kembali menyambut penonton dan berteriak sekeras-kerasnya, mengempaskan segala rasa suka, dan melampiaskan rasa rindu, sekaligus merayakan kemenangan. Kehadirannya benar-benar kembali memberi arti. Dia seolah langsung memberi tuah yang membuat Stadion Emirates bisa kembali meriah. (kcm)

10 Pemain Kondang Gagal Jadi Terbaik Dunia LIONEL Messi telah terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA 2011. Melihat sepak terjang Messi bersama Barcelona, tentu penghargaan ini sangat realistis. Namun dalam sejarah sepakbola, ada beberapa pemain kondang yang kurang beruntung. Ya, kurang beruntung mungkin menjadi ungkapan yang tepat melihat sepak terjang mereka di lapangan. Tak sedikit yang gagal menjadi pemain terbaik dunia karena harus hidup di bawah bayang-bayang pemain lain yang dianggap lebih baik di eranya. 10 pemain kondang yang dalam sejarah sepakbola gagal menyabet penghargaan sebagai Pemain Terbaik Dunia, yakni 1. Paul Scholes Tak ada yang meragukan Scholes sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dalam sejarah sepakbola. Ia dianggap sebagai salah satu pemain yang memiliki skill komplet. Namun, sepanjang karirnya bersama Manchester United dan Timnas Inggris, pemain yang terakhir batal pensiun ini tak pernah menyabet penghargaan bergengsi ini. 2. Dennis Bergkamp Bersama Timnas Belanda, Bergkamp sebenarnya tampil impresif di Euro 1992 dan Piala Dunia 1994. Ia juga menjadi ikon bagi Arsenal. Namun pada 1993, ia harus kalah bersaing dengan Roberto Baggio dan Romario. Sedangkan pada 1997 ia harus berada di bawah Ronaldo dan Roberto Carlos. Ketakutan bepergian jauh dengan pesawat ditengarai menjadi salah satu faktor kegagalannya. Sebab, ia harus melewati perjalanan panjang dengan kereta api atau mobil yang tentu saja melelahkan. 3. Wesley Sneijder Karena Sneijder lah gelar Pemain Terbaik Dunia 2010 yang dimiliki Messi menyisakan tanda tanya besar. Trequartista Inter Milan dan Timnas Belanda ini dianggap lebih layak menerima penghargaan ini dibanding Messi. Sebab, Sneijder berhasil memberikan gelar treble kepada Inter dan membawa Belanda ke final Piala Dunia 2010. 4. Thierry Henry Tak dipungkiri jika Henry adalah salah satu pemain terbaik di awal 2000-an. Namun, ia gagal menyabet penghargaan ini pada 2003 dan 2004. Pada 2003, ia harus kalah bersaing dengan Zinedine Zidane, sedangkan di 2004 dikalahkan Ronaldinho. 5. Alan Shearer Shearer adalah ikon Newcastle United dan Timnas Inggris. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Premier League plus pemegang rekor gol terbanyak dalam satu tahun di Premier League. Namun, ia lebih banyak meraih penghargaan domestik. Pada 1996, ia hanya mampu berada di posisi ketiga di bawah Ronaldo dan George Weah. 6. Andriy Shevchenko Pemain yang kerap dipanggil Sheva ini memang pernah mencatatkan diri sebagai Pemain Terbaik Eropa atau Ballon d'Or. Namun, mantan pemain AC Milan dan Chelsea ini gagal menjadi pemain terbaik dunia karena Ukraina bukan negara raksasa sepakbola. 7. Pavel Nedved Seperti Sheva, Nedved juga pernah tercatat meraih Ballon d'Or. Namun sayangnya, legenda hidup Lazio dan Juventus ini juga harus hidup di bawah bayang-bayang Zinedine Zidane. 8. Raul Gonzalez Raul gagal menyabet penghargaan ini pada 2001. Ia harus rela berada di posisi ketiga karena kalah bersaing dengan Luis Figo dan David Beckham. 9. Oliver Kahn Kahn adalah kiper terbaik dalam sejarah sepakbola modern. Kemampuan komplet ditambah karakter keras membuat dia selalu disegani penyerangpenyerang lawan. Pada 2002, ia harus kalah dengan Ronaldo. Namun, Kahn tetap bangga karena ia tercatat sebagai satu-satunya kiper yang pernah masuk tiga besar Pemain Terbaik Dunia. 10. David Beckham Tak ada yang meragukan jika Beckham adalah ikon terbaik dalam sepakbola. Segudang prestasi bersama Manchester United dan Real Madrid plus wajah ganteng membuat Beckham dikenal di seantero jagat. Namun, ia gagal menjadi Pemain Terbaik Dunia. Pada 1999, ia kalah dari Rivaldo dan di 2001 kalah dari Luis Figo. (vvn)


Rabu 11 Januari 2012

24

KETUA STAI Natuna Umar Natuna (tengah) dan Anggota Senat

SAMBUTAN Ketua Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri KETUA I STAI Natuna, Drs Amiruddin Drs Moh Hatta M membacakan Surat Keputusan Wisuda 2012

BUPATI Natuna Drs memberikan sambutan

Ilyas

Sabli

STAI Natuna Mewisuda 45 Orang Sarjana Ekonomi Islam dan Sarjana Pendidikan Islam SEBANYAK 45 orang peserta wisuda yang terdiri dari 34 orang program Pendidikan Agama Islam dan 11 orang dari program Ekonomi Islam di kukuhkan oleh Ketua STAI Umar Natuna dan anggota senat lainnya. Wisuda yang dilaksanakan pada 7 Januari 2012 di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam di Komplek Gerbang Utara-ku Kabupaten Natuna, Merupakan wisuda yang ke VI Sarjana

Pendidikan Islam dan yang ke II program Ekonomi Islam. Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati Natuna Drs Ilyas Sabli, beberapa Pejabat SKPD, FKPD serta tokoh masyarakat dan para tamu undangan. Bupati Natuna dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan selamat kepada Wisudawan/i yang telah menyelesaikan masa kuliahnya. Dirinya juga mengatakan dengan di wisudanya

para sarjana ini agar dapat mengimplementasikan ilmunya di tengah masyarakat sehingga menjadi kekuatan strategis untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam meningkatkan nilai ekonomi, sosial, budaya dalam percepatan pembangunan daerah ini. Sementara itu Umar Natuna selaku Ketua STAI Natuna mengatakan, tujuan dari Wisuda ini menurutnya adalah untuk mengukuhkan gelar Kesarjanaan bagi

para mahasiswa/i yang telah menjalani pendidikan dan telah menyelesaikan program dan jurusan yang telah di pilih. Pihaknya juga berharap bekas anak didiknya yang telah menimba ilmu di STAI ini hendaknya tidak hanya berebut bekerja sebagai Pegawai Negeri saja, bagaimana juga bisa menciptakan lapangan kerja di tengah masyarakat. Narasi & Foto : Zamzukri

MAHASISWA STAI menyanyikan Lagu Indonesia Raya.

BUPATI Natuna Drs Ilyas Sabli (tengah) dan Wakil Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar

PARA Wisuda foto bersama.

H UMAR Natuna di saksikan anggota senat lainnya ketika memindahkan kuncir kepada Wisudawan

H UMAR Natuna menyerahkan piagam kepada salah seorang wisudawan.

ASMARA Yuda (tengah berpeci) foto bersama mahasiswi usai menerima piagam kelulusan

H UMAR Natuna memindahkan kuncir salah seorang wisudawati

KETUA STAI Natuna H Umar Natuna dan Anggota Senat.

HaluanKepri 11Jan12  

HaluanKepri 11Jan12

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you