Page 1

CMYK

TERBIT SEJAK 19 4 8

Rabu, 5 Oktober 2011 - 7 Dzulkaidah 1432 H Edisi 3689

Jadwal Shalat

Harga Eceran Rp 2.000,-/ Harga Langganan Rp. 52.500,-(Luar Kota) + Ongkos Kirim

www.haluankepri.com

Lima Imigran Myanmar Sembunyi di Hutan Bintan

Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

Isya’

04.39

11.59

15.00

18.03

19.11

CECEP/HALUAN KEPRI

JCH asal Tanjungpinang memeriksa barang bawaannya saat tiba di Asrama Haji Batam, Selasa (4/10).

Lima JCH Kloter 3 Gagal Berangkat BATAM — Lima jemaah calon haji (JCH) asal Provinsi Jambi yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 Embarkasi Batam gagal berangkat ke Tanah Suci, Selasa (4/10). Mereka gagal diberangkatkan dengan beragam alasan. Kelima JCH tersebut adalah Lapasek bin Dasong, Nuraina binti Darmawi, Raden Suchaimi Abdullah bin Mahzumi, Maiyar binti Jamil Abdullah dan Donggo bin Matta. Lapasek gagal berangkat haji karena telah meninggal dunia, sedangkan Nuraina dan Raden Suchaimi Abdullah tidak bisa berangkat karena sakit di daerahnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Maiyar dan Donggo juga gagal berangkat karena sakit. Bedanya, kedua JCH asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur ini sudah sempat tiba di Batam. Kini, keduanya dirawat di Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) Sekupang. "Berdasarkan keterangan kesehatan, Maiyar mengalami gejala kejang-kejang dengan tekanan darah 240/ 140 mmHg dan dari hasil diagnosa dinyatakan suspect CVD Iskemik dd/CVD Haemoragik, Hipertensi Urgency. Sedangkan Donggo menderita sesak nafas atau asma," ungkap Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam Erizal Abdullah. hal.7

Lima JCH

Leila Lopes

Kagumi Batik MISS Universe 2011 Leila Lopes mengagumi motif dan bahan batik. Wanita asal Angola itu berencana mengenakan kain batik bermotif parang kencono pada malam final pemilihan Puteri Indonesia 2011 pada Jumat (7/ 10) nanti. Leila akan menyematkan mahkota kepada Puteri Indonesia yang baru. "Sebelum datang, saya hanya tahu Indonesia adalah negara di Asia dan batik," Kagumi Batik

SUTANA/HALUAN KEPRI

BLACK DAY — Ratusan imigran asal Afghanistan yang ditampung di Rudenim Pusat Kota Tanjungpinang menggelar aksi damai untuk memperingati Black Day atau Hari Kelam, Selasa (4/10). Black Day diperingati setiap tahun sebagai bentuk protes atas maraknya aksi pembunuhan yang menewaskan warga sipil di Afghanistan.

TANJUNGPINANG — Aparat Polsek Teluk Bintan menangkap lima imigran gelap asal Myanmar saat bersembunyi di dalam hutan Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepri. Menurut Kapolsek Teluk Bintan AKP Wisnu Edhi, imigran gelap asal Myanmar tersebut terdiri dari empat orang laki-laki dewasa dan satu orang anak perempuan berusia 5 tahun. "Mereka kami amankan pada Senin (3/10) malam sekitar pukul 18.00 WIB sampai 19.00 WIB setelah dilakukan penyisiran di hutan Desa Tembeling Tanjung," kata Wisnu saat dihubungi Selasa (4/10). Wisnu mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, kelima imigran gelap tersebut masuk ke Bintan dari Malaysia melalui jalur gelap dengan menggunakan jasa seorang tekong yang saat ini dalam pengejaran. "Mereka sudah empat hari disembunyikan tekong di pondok-pondok milik warga yang berada di hutan Tembeling," katanya. Ia mengatakan, imigran gelap tersebut tidak mengetahui tujuannya kemana dan hanya mengikuti perintah tekong yang sudah dibayar untuk keluar dari Malaysia. "Menurut imigran, mereka membayar tekong sebesar 1.200 dolar hal.7

Lima Imigran

Kerja KPK seperti Tsunami TA — Ketua Komisi III DPR Benny K Harman AR JAK ART AKAR memberikan predikat baru bagi KPK. Sehari setelah menyebut KPK sebagai teroris bagi anggota DPR, Selasa (4/10), politisi Partai Demokrat tersebut mengibaratkan kerja KPK seperti gelombang tsunami yang bisa menggulung siapa saja yang ada di daratan. Menurut Benny, predikat sebagai tsunami itu tepat mengingat kinerja KPK sudah sangat menakutkan bagi banyak pihak, terutama anggota DPR. "KPK Benny seperti tsunami, bisa menggoyang seperti gempa bumi, dan menakutkan tentunya," kata Benny kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Namun Benny memandang itu sebagai hal positif, demi menciptakan ketertiban di kalangan anggota DPR supaya menghen-

tikan praktik-praktik korupsi. "Apa yang dilakukan KPK itu sangat positif menciptakan ketakutan, supaya (anggota Dewan) menghentikan praktek yang sama-sama kita ketahui," ujar dia. Dikatakannya, kendati memiliki kewenangan luar biasa yang bisa menimbulkan efek 'tsunami', KPK tidak bisa sertamerta berbuat sewenang-wenang.

hal.7

Kerja KPK

PKS Tak Akan Beri Sanksi ke Fahri JAKARTA — Meski usulan pembubaran KPK yang dilontarkannya menuai kecaman, Wakil Ketua Komisi III DPR Fahri Hamzah dipastikan tidak akan mendapatkan sanksi dari partainya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS). hal.7

PKS Tak

Fahri

Hasil Audit BPK Semester I 2011

Kerugian Negara Capai Rp7,7 Triliun JAKARTA — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyampaikan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2011 kepada DPR dan Presiden, Selasa (4/ 10). IHPS tersebut disampaikan Ketua BPK Hadi Poernomo kepada Ketua DPR Marzuki Alie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta. Dalam sambutannya di hadapan rapat paripurna

DPR saat menyampaikan IHPS itu, Ketua BPK menyebutkan bahwa total objek pemeriksaan BPK dalam semester I tahun 2011 sebanyak 682 objek pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut meliputi 460 pemeriksaan keuangan, 14 pemeriksaan kinerja, serta 208 pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT). Seluruh objek pemeriksaan keuangan BPK meliputi Laporan Keuangan Pemerintah Kerugian Negara

hal.7

SBY Bantah Nama Calon Menteri yang Beredar

Banyak yang Marah dan Mengamuk Gagal Jadi Menteri TA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono AR JAK ART AKAR (SBY) dipastikan akan merombak (reshuffle) susunan kabinetnya sebelum 20 Oktober 2011. Namun sebelum perombakan itu terjadi, sejumlah nama menteri yang akan dicopot berikut calon penggantinya telah beredar luas di masyarakat.

hal.7

Mereka di antaranya Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad yang dikabarkan menjabat sebagai Menko Kesra menggantikan Agung Laksono, Cicip Sharif Sutardjo

sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wiryawan sebagai Menteri BUMN menggantikan Mustafa Abubakar, mantan

SBY didampingi Wapres Boediono menggelar jumpa pers mengklarifikasi beredarnya nama menteri yang akan dicopot berikut calon penggantinya, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/10).

KSAD Jenderal TNI (Purn) George Toisutta sebagai Menteri Perhubungan yang kini ditempati Freddy Numberi. Lalu Gubernur Lemhanas Budi Susilo Supandji sebagai Menteri Pekerjaan Umum menggantikan Djoko Kirmanto, pengacara senior yang juga politisi Partai Demokrat Amir Syamsuddin menggantikan Patrialis Akbar sebagai Menteri Hukum dan HAM, Dirut PT Banyak yang

hal.7 ANTARA

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK


S A M B U N G A N

7 Rabu, 5 Oktober 2011 Sambungan dari hal.1 Pusat (LKPP), Laporan Keuangan Kementerian Lembaga (LKKL), Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Keuangan badan lainnya (termasuk Laporan Keuangan BHMN). "BPK menemukan 11.430 kasus senilai Rp26,68 triliun. Sebanyak 3.463 kasus senilai Rp7,71 triliun merupakan temuan ketidakpatuhan yang mengakibatkan kerugian, potensi kerugian, dan kekurangan penerimaan. Sedangkan temuan ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan sebanyak 7.967 kasus senilai Rp18,96 triliun," ungkap Hadi. Ketua BPK juga melaporkan, berdasarkan hasil pemeriksaan tahun 2005 sampai dengan semester I tahun 2011, BPK memberikan 191.751 rekomendasi senilai Rp103,19 triliun. Rekomendasi ini harus ditindaklanjuti oleh entitas yang diperiksa antara lain dengan melakukan perbaikan Sistem Pengendalian Intern (SPI), tindakan administratif, dan/atau penyetoran kas/penyerahan aset ke negara/daerah/perusahaan. Ia juga mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK dari tahun 2003 hingga semester I 2011, terdapat

Sambungan dari hal.1 Erizal menjelaskan, Maiyar dengan nomor manifest 055 Kloter 3 dirujuk ke RSOB pukul 17.00 WIB, Senin (3/10). Sedangkan Donggo dengan nomor manifest 330 di kloter yang sama dirujuk ke RSOB sekitar tiga jam sebelum pesawat take off atau sekitar pukul 03.00 WIB. Biaya pengobatan jemaah yang dirawat di RSOB menjadi tanggung jawab PPIH Embarkasi Batam. Karena saat tiba di Embarkasi Batam,

Sambungan dari hal.1 Kepastian itu disampaikan oleh Ketua Fraksi PKS DPR Mustafa Kamal dan Wakil Sekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq. "Sudah ada mekanismenya di partai ya, tentu menghargai ekspresi, perbedaan pendapat. Kita bukan bergaya seperti rezim Orde Baru kan," kata Mustafa Kamal di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/10). Mustafa menjelaskan PKS merupakan partai yang terbuka akan perbedaan pendapat. "Di PKS ada dinamika juga, ada perbedaan pendapat yang diperkenankan," pungkasnya. Mengenai usulan pembubaran KPK, ia menegaskan partainya tetap mendukung keberadaan komisi antikorupsi tersebut. "Semua aspirasi kita dengar, tapi kemudian akan kita proses sesuai dengan platform PKS yang junjung tinggi dengan komitmen luar biasa. untuk memberantas korupsi," kata dia. Kendati begitu, PKS tetap menekankan pentingnya evaluasi terhadap kinerja pimpinan KPK. "Kita perlu penguatan kewenangan kelembagaan KPK agar lebih definitif, efektif, lebih mampu lagi menanggulangi masalah-masalah korupsi mulai dari fungsi pencegahan sampai penindakan," imbuhnya. Terpisah, Mahfudz Siddiq merasa tidak ada masalah dengan pernyataan Fahri yang ingin membubarkan KPK. Pernyataan rekan separtainya itu dianggap Mahfudz hanya sikap kritis terhadap KPK. "Diperlukan jutaan orang untuk dukung KPK. Tapi dibutuhkan mini-

Sambungan dari hal.1

Amerika untuk sampai di Bintan dari Malaysia," ujarnya. Dijelaskan Wisnu, kelima imigran tersebut merupakan bagian dari 18 imigran gelap asal Myanmar lainnya yang sudah diamankan terlebih dahulu pada Kamis (22/9) lalu saat akan menaiki kapal Pelni menuju Jakarta dari Pelabuhan Kijang. Kelima imigran itu, menurut dia, selanjutnya akan diserahkan ke Kantor Imigrasi Tanjungpinang untuk proses lebih lanjut. "Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan awal dan selanjutnya akan kami serahkan ke Kantor Imigrasi Tanjungpinang," katanya. Sementara itu, sebanyak 13 imigran gelap asal Banglades dikabarkan diamankan jajaran Polsekta Nongsa dari pelabuhan tidak resmi Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Rabu (28/9) malam. Tapi karena mengantongi dokumen lengkap, polisi akhirnya melepaskan kembali para imigran itu. Menurut informasi yang diperoleh Haluan Kepri, penangkapan berawal dari informasi yang disampaikan warga kepada aparat kepolisian. Polisi yang turun ke lokasi menindaklanjuti informasi itu lalu mendapati para imigran ilegal ini turun dari kapal pancung yang baru tiba dari Malaysia. Polisi lalu menggiring ke-13 imigran itu ke Markas Polsekta Nongsa. Setelah dilakukan pendataan dan pemeriksaan dokumen, imigran yang hendak ke Australia untuk mencari suaka politik itu akhirnya dilepaskan. Ini adalah kali kedua

Sambungan dari hal.1 kata Leila Lopes saat berada di Yogyakarta, Selasa (4/10). Ia juga mengaku suka nasi go-

Kerugian Negara 305 dugaan kasus tindak pidana. Total kerugian negara dalam 305 kasus tersebut mencapai lebih dari Rp 33 triliun. "Perlu kami sampaikan bahwa laporan yang berindikasi tindak pidana yang telah disampaikan kepada penegak hukum sebanyak 305 kasus senilai Rp 33,66 triliun," ujarnya. 305 Kasus tersebut saat ini telah telah diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk kemudian diproses. Namun masih banyak kasus yang belum diproses. "305 Kasus itu diserahkan ke KPK, Kepolisian dan Kejaksaan RI. Dari 305 itu, 166 kasus telah ditindaklanjuti," kata Hadi. 166 Kasus tersebut, 41 di antaranya saat ini sedang dalam tahap telaah oleh penegak hukum, 21 kasus dalam tahap gelar perkara, 24 kasus penyelidikan, 10 kasus masuk tahap penyidikan. "Yang masuk proses sidang 1 kasus, penuntutan 11 kasus dan yang telah divonis dan mengajukan banding 47 kasus," terang Hadi. Selain itu ada juga kasus yang dihentikan atau di-SP3-kan. Kasus yang di-SP3 berjumlah 11 kasus. "Sisa kasus yang belum diindaklanjuti atau tidak ada data tindak lanjutnya yaitu 139 kasus," imbuh Hadi.

Sambungan dari hal.1 Usai Hadi Poernomo membacakan ikhtisar hasil pemeriksaan, politisi PDIP Tjahjo Kumolo mengajukan interupsi. Ketua Fraksi PDIP DPR itu meminta laporan BPK itu ditindaklanjuti. "Akan sia-sia temuan BPK bila tidak ditindaklanjuti. Oleh karena itu, semua temuan itu harus ditindaklanjuti oleh pihakpihak terkait," kata Tjahjo. Akbar Faizal dari Fraksi Partai Hanura mengharapkan agar temuan BPK tidak sia-sia dan harus ditindaklanjuti demi terwujudnya pemerintahan yang bersih. "Kasus-kasus ini bernilai triliunan. Bukan jumlah yang sedikit. Sederhananya, pemerintah tidak berjalan dengan sebagaimana mestinya," tegas Akbar. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR Marzuki Alie mengaku telah membahas dengan pimpinan BPK bahwa tindakan preventif perlu lebih ditingkatkan. "Temuan-temuan itu harus ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah, di samping juga menghidupkan peran BPKP dalam melakukan pengawasan sehingga dapat mencegah tindak pidana ataupun kesalahan dalam pelaksanaan tugas pemerintah di pusat dan daerah," jelas Marzuki.(ant/bpk)

Lima JCH jemaah sudah menjadi tanggung jawab PPIH, termasuk jemaah yang sakit dan memerlukan perawatan. Setelah sembuh, jemaah yang tertunda keberangkatannya di Embarkasi Batam kembali diberangkatkan ke Tanah Suci melalui kloter berikutnya. Keberangkatan Kloter 3 yang terdiri dari JCH Kota Jambi, Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur dilepas oleh Asisten

III Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hendrifat di aula keberangkatan Asrama Haji Batam Center sekitar pukul 01.45 WIB. Sementara itu, Rabu (5/10) ini, sebanyak 450 JCH asal Kepri akan diberangkatkan menuju Madinah pada pukul 06.00 WIB dari Bandara Hang Nadim Batam. JCH asal Kota Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Lingga ini rencananya akan dilepas oleh Gubernur Kepri HM Sani. (wan)

PKS Tak mal satu orang untuk mengkritisinya. Kenapa? Karena KPK sebagai lembaga kuasi-negara dan ad hoc memiliki kewenangan luar biasa besar melampaui kewenangan lembaga penegak hukum permanen, kepolisian dan kejaksaan," tutur Mahfudz. Di tengah maraknya kasus korupsi dan arus ekspetasi publik yang tinggi terhadap KPK, Mahfudz menyadari, mengkritisi lembaga superbodi itu sangat tidak populer. "Tapi itu dibutuhkan agar prinsip check and balance sebagai prinsip demokrasi dan good governance tetap terjaga. Komisi III termasuk Fahri Hamzah sebagai unsur pimpinannya punya kewajiban konstitusional untuk perankan fungsi kontrol dan sikap kritis terhadap KPK," paparnya. Lebih dari itu, menurut Mahfudz, kritis terhadap KPK justru sudah dijadikan semacam ketakutan. Karena seolah menjadi menentang KPK. "Ada situasi yang harus kita cermati bersama. Yaitu muncul polarisasi sikap di berbagai elemen bangsa yang seolah-olah mengarah pada pro dan anti-KPK. Sehingga siapa pun yang kritisi dinilai sebagai anti-KPK. Ini tidak boleh terjadi," tandasnya. Fahri Tak Peduli Fahri sendiri menyatakan tak peduli ide pembubaran KPK yang dilontarkannya menuai kecaman publik. Fahri siap berdebat dengan masyarakat terkait ide kerasnya tersebut. "Saya dikritik itu tidak masalah, saya hadapi. Selama tidak

ada yang menggoyang pikiran saya, ya saya tidak akan goyang. Kalau menegur saya, silakan. Saya akan hadir dan saya siap berdebat," ujar Fahri Hamzah kepada wartawan di Gedung DPR, kemarin. Fahri menegaskan, dirinya memang perlu mengkritik keras KPK. Seorang politisi Senayan, menurut Fahri, harus siap untuk tidak populer di mata publik. "Kita harus terbuka untuk berdialog dengan siapapun. Karena itu saya tidak pernah menutup diri. Saya satu di antara pejabat publik yang gampang diakses. Jadi itulah mandat demokrasi kita. Kritik dan saran publik langsung bisa kita baca," terangnya. "Itu juga harus dilakukan KPK. Harusnya KPK sistemnya tidak tertutup. Dan kritik Dewan harus diperhatikan. KPK semakin frustasi dan dipakai pimpinannya untuk berpolitik," tegas Fahri. Fahri mengatakan idenya untuk membubarkan KPK merupakan kritik kepada KPK. Fahri menilai sejak berdiri sembilan tahun lalu, KPK tidak menunjukkan hasil. KPK sudah berhasil mengobok-obok berbagai lembaga negara, tapi korupsi masih juga marak. Ia juga mengatakan tak mungkin dipecat PKS gara-gara melempar wacana pembubaran KPK. Menurutnya, dia bisa mengkritik siapa pun. "Saya bisa mengkritisi siapa pun. Karena itu saya enggak bisa dipecat hanya karena omongan saya. Mandat saya itu dari rakyat," tandasnya. (oke/tif/dtc)

Lima Imigran polisi menangkap imigran Banglades tetapi kemudian melepasnya. Sebelumnya ada sejumlah warga negara Banglades yang diamankan dari metro trans di sekitar Botania. Namun dengan alasan yang sama, yakni para imigran itu memiliki dokumen lengkap, polisi melepaskan kembali para imigran tersebut. Sementara itu, Ali, seorang warga negara Indonesia (WNI), secara terbuka mengakui sebagai pihak yang turut membantu memasukkan para imigran ilegal itu ke Batam. Ia mengatakan tidak ada masalah dengan pemasukan imigran gelap itu sekalipun lewat pelabuhan tidak resmi, sebab mereka memiliki dokumen yang lengkap. "Apa masalahnya? Mereka semua mempunyai dokumen. Kamu maunya apa?" ujar Ali kepada wartawan dengan nada keras. Informasi yang diperoleh di lapangan, ke-13 imigran gelap itu dilepaskan oleh kepolisian setelah mendapat sejumlah dana. Dan yang mengurus pelepasan belasan warga Banglades ini adalah anak buah Ali bernama Syamsul alias Jo. Namun Jo membantah mengurus para imigran gelap tersebut. "Tidak ada. Silahkan tanya ke polisi," ujar warga Nongsa Asri ini singkat. Kapolsekta Nongsa Kompol Robertus Heri belum bisa dikonfirmasi soal pemberian uang untuk pelepasan imigran ini. Tapi sebelumnya kepada wartawan, Hubertus mengatakan para imigran itu telah dilengkapi dokumennya sehingga dilepaskan. Peringati Black Day Sementara itu, ratusan imigran

gelap asal Afghanistan yang ditampung di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat, Kota Tanjungpinang, memperingati Black Day atau Hari Kelam, Selasa (4/10). Black Day diperingati setiap tahun sebagai bentuk protes atas maraknya aksi pembunuhan yang menewaskan warga sipil di Afghanistan. "Mereka (WN Afghanistan) bukan demo, tapi membuat peringatan Hari Kelam untuk protes terhadap maraknya aksi pembunuhan yang terjadi negaranya," kata Kepala Rudenim Pusat Tanjungpinang Sugiyo saat ditemui di ruangannya. "Apa yang mereka lakukan tidak mengganggu ketertiban, maka dari itu kita izinkan saja mereka buat peringatan Hari Kelam tersebut," imbuh Sugiyo. Dalam aksi yang digelar di dalam ruangan Rudenim itu, para imigran Afghanistan tersebut membuat selebaran dan poster yang intinya berisi penentangan terhadap aksi pembunuhan warga sipil yang tidak berdosa. Ada juga selebaran dan poster berisi permintaan kepada PBB agar ikut melindungi warga Afghanistan. Seperti layaknya aksi demo, mereka mengacung-acungkan selebaran dan poster itu ke udara. Habib (26), salah seorang imigran, menyatakan, peringatan Black Day merupakan bentuk protes warga Afghanistan terhadap kasus pembantaian warga sipil di negara mereka. "Kita protes dengan membuat hari hitam, sebab semua orang menginginkan perdamaian dan kehidupan yang layak tanpa peperangan," ujarnya. (ant/doz/cw40)

Kagumi Batik reng dan mi goreng sebagai makanan yang pernah ia makan saat berada di Indonesia. Ia datang ke Yogyakarta

didampingi Nadine Alexandra, Puteri Indonesia 2010, dan Reza Kartikasari, Puteri Lingkungan 2010. (tif)

Pertamina Karen Agustiawan sebagai Menteri ESDM menggantikan Darwin Zahedi Saleh, dan Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans). Adapun Muhaimin Iskandar yang kini menjabat sebagai Menakertrans disebut sebagai Menteri Perumahan Rakyat menggantikan Suharso Monoarfa, dan terakhir Dirut PT Garuda Emirsyah Satar atau pengusaha Sandiaga Uno sebagai Kepala BKPM. Beredarnya nama-nama itu membuat Presiden SBY menggelar jumpa pers mendadak di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (4/10), untuk mengklarifikasinya. SBY menegaskan tidak tahu-menahu dengan beredarnya nama-nama itu sebab sumbernya bukan dari dirinya. "Saya tidak tahu-menahu soal nama-nama yang beredar sekarang ini. Tidak ada satu pun informasi yang keluar dari saya tentang itu semua. Ini di luar pengetahuan saya. Sumbernya bukan dari saya," tandas Presiden. Presiden mengaku menerima banyak SMS yang menanyakan perihal nama-nama yang beredar tersebut. Presiden tak ingin pengalaman penyusunan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II pada 2009 terulang. Saat itu, kata Presiden, banyak pihak yang marah dan mengamuk bahkan hingga saat ini. Mereka

Sambungan dari hal.1

Dalam kerjanya, Benny meminta KPK tidak menimbulkan 'kegaduhan-kegaduhan' serta menghargai asas praduga tak bersalah. "KPK tidak boleh mengabaikan prinsip hukum dan hak asasi," katanya. Dengan kewenangan yang luar biasa itu pula Benny menilai KPK harus diawasi secara ketat, baik melalui perundang-undangan maupun oleh masyarakat. Menurut Benny, KPK tidak boleh lupa bahwa ada dua lembaga hukum lain yang juga berwenang dalam pemberantasan korupsi, yakni kepolisian dan kejaksaan, sehingga KPK harus selalu berkoordinasi dengan kedua institusi itu. Soal pendapat Wakil Ketua Komisi III Fahri Hamzah, yang melontarkan wacana pembubaran KPK, Benny menilai hal itu hanya pendapat pribadi dan sudah menjadi pembicaraan yang biasa di internal Komisi III. "Setiap orang punya hak bicara. Dalam rapat di Komisi III itu biasa (menyampaikan ide), siapa bilang mau membubarkan (KPK)," ujar dia. Menurut Benny, usulan Fahri untuk membubarkan KPK itu merupakan hak dan pendapatnya. "Dan itu hak asasi. Tentu ada alasan dan argumentasi. Apa alasannya, ya kan?" Dalam rapat konsultasi yang diadakan pimpinan DPR dan dihadiri KPK, Kapolri, Jaksa Agung, pimpinan Komisi III dan fraksi-fraksi di DPR, Senin (3/10), Benny merasa bahwa KPK sebagai teroris bagi anggota DPR. Menurut dia, akibat sikap KPK, anggota DPR tidak tenang dalam menjalankan tugas. "Rasanya ini terorisme baru bagi anggota Dewan. Anggota Dewan hidup dalam suasana ketakutan yang sangat mendalam. Tapi kalau benar kenapa mesti takut," kata Benny. Rapat konsultasi itu sendiri digelar untuk membahas polemik pascapemeriksaan empat pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR oleh KPK. Dalam rapat itu, Benny banyak mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan KPK. Menurut dia, pemeriksaan di KPK sering menimbulkan kegaduhan. Selain itu, Benny menilai pimpinan KPK kerap melakukan politisasi dengan mengumumkan hasil pemeriksaan. Benny juga menuding KPK mengganggu kerja Banggar dalam membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2012 dengan memeriksa empat pimpinan Banggar terkait kasus suap di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Menurut dia, pemeriksaan seharusnya dilakukan setelah pembahasan RAPBN 2012 selesai. Pembahasan itu harus selesai akhir Oktober 2012 . "Jadi ini bukan penolakan, apalagi dibilang intervensi," ucap Benny. Ketua KPK Busyro Muqoddas membantah tudingan Benny. Menurut Busyro, KPK tidak pernah menciptakan pemeriksaan untuk membuat gaduh. Terkait tudingan bahwa KPK mempolitisasi kasus, Busyro menjawab, "Ada baiknya dijelaskan apa maksud politisasi. Ngga ada keuntungan bagi kami. Kami bekerja dalam ranah hukum, bukan politik." Ketua Bidang Komunikasi DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengatakan pernyataan Benny K Harman yang mengkritik KPK menakutkan layaknya tsunami murni pendapat pribadi. Kata Ruhut, kritikan Benny terhadap KPK tak lain hanya untuk membantu koleganya di Banggar DPR. "Itu pendapat pribadi Benny, kita harus tahu dia baik, lugu. Dia ngomong begitu sebagai pribadi yang ingin membantu," ujar Ruhut. Ruhut menilai apa yang dikatakan Benny bukanlah keinginan partai. Sedangkan Partai Demokrat sendiri kata Ruhut, akan mendukung KPK. "KPK masih dibutuhkan untuk penegakan hukum," kata dia. Pada dasarnya kata Ruhut, per-

Banyak yang marah lantaran batal dijadikan menteri. Padahal, nama mereka sudah santer digadang-gadang sebagai calon menteri. "Banyak yang saat itu marah ke saya, bahkan sampai sekarang," kata SBY. Presiden mengatakan, dalam melakukan perombakan kabinet, dirinya hanya melibatkan Wakil Presiden Boediono. Presiden meminta Wapres memberikan pandangan dan saran terhadap calon menteri. Saat ini, Presiden dan Wapres masih melakukan perombakan kabinet. "Jangan anggap itu sumber dari Istana, berasal dari saya. Sekali lagi, saya tidak tahu apa yang diisukan ke sana kemari terkait calon menteri, dan menteri yang akan diganti," kata Presiden. Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsudin Haris menilai, kehebohan wacana perombakan KIB II disebabkan oleh Presiden SBY sendiri. Syamsudin mengatakan, sejak awal pembentukan kabinet, cara yang digunakan SBY sudah menimbulkan kesan heboh. "Reshuffle itu adalah anomali dalam kehidupan politik sebab reshuffle kabinet itu sebenarnya tidak bikin heboh dalam sistem presidensial. Yang heboh itu kan kalau sistemnya parlementer," kata Syam-

sudin dalam diskusi bertajuk "Reshuffle dan Masa Depan Pemerintahan SBY" di Jakarta, Selasa (4/10). Ia menambahkan, kehebohan tersebut dimulai semenjak uji kepatutan dan kelayakan para calon menteri. Menurutnya, walaupun yang dipilih hanya beberapa orang, Presiden selalu mendramatisasi persoalan yang penting, tetapi dengan substansi yang tidak tampak. "Jadi, solusinya seharusnya bukan pada reshuffle, melainkan pada gaya kepemimpinan Pak SBY yang terkesan lembek, suka janji-janji kompromistis, tetapi takut pada partai politik di Senayan (DPR)," ujarnya. Oleh karena itu, Syamsudin menyarankan SBY mengubah gaya kepemimpinannya agar reshuffle tidak berakhir sia-sia. Menurutnya, klaim Presiden yang akan melakukan reshuffle berbasis kinerja tidak akan pernah terjadi jika selalu menggunakan basis politik dalam perombakan kabinet tersebut. "Hal itu bisa dilihat pada saat akhir KIB I. Ketika itu Presiden SBY mengklaim kinerja kabinetnya baik, tetapi hampir 90 persen menterinya diganti. Ini kan menunjukkan inkonsistensi dan bahwa masih adanya politik transaksional dalam pemerintahan kita sekarang," kata Syamsudin.(kom/tif/oke/dtc)

Kerja KPK nyataan Benny soal KPK merupakan tantangan sendiri buat Partai Demokrat. Sebab selama ini banyak kadernya yang menghendaki KPK ditiadakan. "Dia dan Pak Marzuki Alie jadi inilah tantangan kami, itu bukan pendapat partai," tandasnya. Usulan Fahri Konyol Sementara itu, pernyataan Fahmi Hamzah yang melontarkan usulan untuk membubarkan KPK menuai reaksi pro dan kontra. Banyak kalangan, terutama yang pro-pemberantasan korupsi, mengecam usulan itu. "Ide pembubaran KPK betulbetul merupakan ide konyol, emosional, dan tidak membumi. Memang kita melihat masih ada kelemahan dan kekurangan dari KPK, namun tidak berarti di tengah korupsi yang menggurita ini lembaga tersebut harus dibubarkan," kata anggota Dewan Pertimbangan Forum Rektor Edy Suandi Hamid dalam surat elektroniknya, Selasa (4/10). Dia menilai, bagaimana pun di mata publik, KPK masih jauh di atas DPR, dalam hal kinerja dan kepercayaannya. KPK meski terus diserang DPR tidak perlu mundur dalam penuntasan kasus korupsi. "Para pimpinan KPK tidak perlu takut atau tunduk atas tekanan DPR yang terkesan panik dan kemudian berupaya menekan balik ke KPK. KPK justru akan dinilai buruk dan akan menurunkan kepercayaan publik kalau tunduk dengan tekanan beberapa pihak di DPR. Mereka justru lebih terhormat walau dikecam DPR dengan tetap mempertahankan integritasnya," kata mantan Rektor UII itu. Pengamat politik dari UI Arbi Sanit menyatakan usulan pembubaran KPK sangat tidak relevan dengan kinerja dan hasil pemberantasan korupsi yang sudah dilakukan lembaga itu. Sejauh ini Arbi melihat kinerja KPK dalam memberantas korupsi sudah memberikan harapan untuk perbaikan sistem pemerintahan. Bahkan dia melihat kinerja KPK sudah sangat optimal dan sudah menyentuh seluruh lembaga negara. "Jadi kalau ada suara melawan kewenangan KPK, itu adalah koruptor, pendukung koruptor, atau paling tidak simpatisan koruptor," ujar Arbi saat dihubungi. Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar juga menilai wacana pembubaran KPK sangat tidak masuk akal. Keberadaan KPK masih diperlukan untuk memberantas korupsi. "Pemerintah berpikir KPK itu sesuatu yang sangat penting untuk dipertahankan dan kita berdayakan," ujar Patrialis. Menurut Patrialis, wacana pembubaran KPK yang dilontarkan Fahri hanyalah pendapat pribadi dan tidak mewakili sikap DPR sebagai lembaga. "Itu orang per orang. Zaman sekarang kan boleh saja bicara, kita enggak bisa melarang orang berbicara," ujarnya. Ketua DPP PDIP yang juga anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan menilai ide pembubaran KPK yang dilontarkan Fahri Hamzah terlalu ekstrem. Menurut dia, KPK memang perlu dievaluasi terkait kinerjanya yang dinilai tebang pilih dalam melakukan pemberantasan korupsi, tetapi itu tidak berarti komisi anti-korupsi itu harus dibubarkan. "Tidak sampai pada pernyataan yang seekstrim itu ya. Bahwa kita mengkritik KPK soal kinerjanya, iya. Tapi KPK ini harus tetap berada pada relnya," ujar Trimedya. Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi PPP Romahurmuziy menilai ide pembubaran KPK yang dilontarkan Fahri merupakan bentuk keresahan pribadi. "Itu (pernyataan Fahri) hanya keresahan pribadi mengenai kinerja KPK, yang memang perlu diluruskan atas roh pendiriannya. Karena, sekarang ini KPK lebih terlihat sibuk menangani persoalan penindakan ketimbang persoalanpersoalan pencegahan yang men-

jadi amanat pendirian KPK itu sendiri," ujar Romahurmuziy. Sebaliknya, pengacara ternama OC Kaligis mendukung ide Fahmi untuk membubarkan KPK. "Wacana itu jelas layak dipertimbangkan. KPK itu lembaga superbodi yang menyalahgunakan kewenangan superbodinya itu. Sumber koruptor itu di sana," tutur pengacara yang kerap membela tersangka kasus korupsi itu. Menurut Kaligis, seluruh penegak hukum harus memiliki lembaga pengawasan, tanpa terkecuali. "Kan untuk mengawasi kinerja penegak hukum, seperti di Polisi dan Kejaksaan," imbuhnya. Kaligis juga mengatakan, selama ini KPK kerap melakukan penyalahgunaan wewenang dan juga melakukan aksi tebang pilih. Salah satunya adalah tas bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin yang disebutnya diambil isinya secara diam-diam oleh penyidik KPK. "Tas Nazaruddin itu diambil oleh orang KPK. Tapi tidak pernah diakui. KPK juga melakukan tebang pilih dalam kasus Puteh (mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh), Syaukani (bekas Bupati Kutai Kertanegara Syaukani HR)," terang Kaligis. Sementara itu, Ketua DPR Marzuki Alie meminta usulan pembubaran KPK yang dilontarkan Fahri tidak direspons berlebihan. Menurutnya usulan itu hanya kritik dari DPR terkait kinerja KPK. "Apapun yang dikatakan tentang pembubaran KPK itu kan ujung. Tapi lihat dulu latar belakang ngomongnya. Ada alasan-alasan yang sebetulnya itu kan merupakan koreksi dan kritik," kata Marzuki di Gedung DPR, kemarin. Menurut dia, usulan pembubaran KPK disampaikan Fahri dengan sejumlah alasan. Pertama, DPR menilai KPK kerap melanggar hukum acara pidana. "Kedua, seolah ada politisasi, kemudian ada seolah tebang pilih. Kemudian ada juga yang berpikir (KPK) hanya memberantas (korupsi) yang kecil-kecil," lanjutnya. Marzuki menambahkan, dengan kewenangan yang dimiliki, KPK seharusnya menunjukkan kinerja yang optimal. "Artinya jangan dilihat konteks pembubaran KPK. Konteksnya, bagaimana lembaga ini diisi oleh orang-orang kredibel," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu. Dia menegaskan DPR masih menghendaki keberadaan KPK termasuk memperkuat kewenangannya. "Dengarkan kritik itu dan tunjukkanlah kinerja. Jadi KPK tidak perlu bicara. KPK itu yang penting unjuk kinerja, bukan unjuk bicara," tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dalam rapat konsultasi dengan pimpinan KPK, Senin (3/10), Fahri Hamzah mengatakan KPK lebih baik dibubarkan dengan alasan KPK sebagai lembaga superbodi. "Saya tidak percaya adanya institusi superbodi dalam demokrasi," kata politisi PKS itu. Fahri berdalih negara demokrasi menuntut keterbukaan dan tak boleh ada institusi superbodi. "Lembaga superbodi biasanya tidak mau diawasi," ujar Fahri. Menanggapi usulan Fahri, Ketua KPK Busyro Muqoddas mempersilakan PKS untuk menempuh semua jalur yang diatur dalam undangundang untuk membubarkan KPK. "Kami jalani saja tugas kami. Namun jika misalnya serius, Pak Fahri mempunyai agenda pembubaran KPK, silakan saja lewat Fraksi PKS, dan seterusnya. Apa boleh buat kalau memang mau dibubarkan," ucap Busyro. "Kami hanya menjalankan amanat undang-undang. Tidak ada masalah buat kami. Selama KPK masih ada, kami akan bekerja secara sungguh-sungguh dan tidak mungkin diintervensi oleh siapa pun," imbuh Busyro. (tif/kom/dtc/oke)


2 Rabu, 5 Oktober 2011

LUAR NEGERI

Waria Indonesia Merambah Malaysia Suriah Terancam Perang Sipil BEIRUT –– Tentara Suriah dalam kurun waktu tiga hari telah menahan sekitar tiga ribu orang yang dianggap sebagai pemberontak di kota Rastan. Tentara Suriah dalam seminggu ini telah memerangi ratusan pasukan pembelot yang bekerja sama dengan demonstran anti rezim di Rastan. Peperangan kecil ini semakin hari semakin meningkat dan dikhawatirkan akan menjerumuskan Suriah ke jurang perang sipil. Aktivis kelompok Komite Koordinasi Lokal mengatakan bahwa kini peperangan sudah berhenti setelah puluhan tentara tewas. Aktivis yang bermarkas di Rastan ini juga mengonfirmasi bahwa sekira tiga ribu orang telah ditahan. "Sepuluh kerabat saya sudah ditahan," ujar seorang aktivis yang enggan menyebutkan identitasnya, eperti dilansir dari Associated Press, Selasa (4/10). Gerakan oposisi Suriah kini tengah memfokuskan diri untuk melakukan demonstrasi secara damai, meski baru-baru ini dilaporkan bahwa para demonstran mengangkat senjata untuk mempertahankan diri mereka dari serangan militer, khususnya di Rastan, sebuah kota yang terletak di utara Homs yang pada Sabtu kemarin akan diambil alih kembali oleh pemerintah. Kekhawatiran akan pecahnya perang sipil juga meningkat dengan terjadinya aksi pembunuhan pada hari Minggu terhadap seorang pemuda berusia 21 tahun putra dari ulama Sunni terkenal. (oke)

Korban Jiwa Banjir Thailand 212 Orang BANGKOK –– Angka kematian akibat banjir di Thailand semakin meningkat, dan saat ini, jumlah yang tewas dilaporkan sudah mencapai 212 orang. Pejabat dari Departemen Dalam Negeri Thailand Phranai Suwannarat mengatakan, masih banyak pula korban yang hilang dalam banjir yang menerjang 25 provinsi di Thailand. Hujan lebat yang tidak umum terjadi ini sudah melanda negeri gajah putih akhir-akhir ini dan menciptakan kehancuran terhadap sektor pertanian, jalan raya dan lainnya. Phranai juga mengatakan, perkiraan cuaca menunjukkan, Badai Tropis Nalgae yang menghantam Vietnam Utara pada Rabu lalu akan memunculkan hujan lebat di bagian utara dan timur laut Thailand pada kamis dan akhir pekan mendatang. Demikian seperti diberitakan BNO, Selasa (4/9). Sebelumnya, korban banjir di Thailand dikabarkan mencapai 158 jiwa, namun saat ini jumlah tersebut tampak meningkat dengan cepat. Saat ini, sebanyak 179 distrik dan 25 provinsi di Thailand sudah dilanda banjir. Isu banjir juga sudah lama menjadi pokok perhatian Perdana Menteri Yingluck Shinawatra. Yingluck sudah mengerahkan pasukan militernya untuk turun tangan mengatasi banjir.(oke)

PARA waria di Taman Melaka Raya, Melaka, Malaysia, jengkel karena serbuan waria asing, terutama yang berasal dari Indonesia. Menurut seorang waria yang mengaku bernama Shasa, persaingan itu sangat berat. "Waria asing, banyak yang dari Indonesia, tidak takut pada kami dan mereka memiliki pelindung. Kami juga punya pelindung, tetapi (waria) yang asing sangat kuat dan jumlahnya lebih banyak," ujar Shasa seperti dilansir The Star, Selasa (4/10). Sebagian besar waria asing masuk negara itu menggunakan visa kerja atau belajar.

"Para waria asing menganggap Taman Melaka Raya sebagai ladang emas karena kawasan itu menjadi kenjungan turis asing. Kami mengetahui keberadaan mereka. Kami siap memberi konseling dan dukungan emosional." ungkap Datuk Norpipah Abdol, kepala Komisi Pengembangan Kesejahteraan Perempuan dan Keluarga Malaysia. Sebelumnya, Senin (3/10) The Star melaporkan bahwa sejumlah waria memindahkan operasi mereka ke distrik bisnis di kota itu. Di tengah persaingan yang ketat, para waria harus kreatif. Banyak dari mereka yang menambah layanan de-

Atasi Kemacetan

Singapura Batasi Kendaraan SINGAPURA –– Singapura memiliki cara sendiri untuk mengurai kemacetan yang sudah sedemikian parah. Negara ini berencana menerapkan pembatasan kepemilikan mobil dan meningkatkan kelayakan sarana transportasi umum karena terbatasnya ruas jalan. Dilansir dari laman Sin Chew Jit Poh, Selasa (4/10), Menteri Transportasi Singapura Lui Tuck Yew mengatakan angka kepemilikan mobil yang meningkat 1,5 persen per tahunnya harus dikurangi hingga Januari 2012. "Dalam tiga tahun ke depan, jumlahnya harus menurun," katanya. Untuk mengatur kepemilikan mobil, seorang pemilik mobil nantinya diharuskan mengantongi sertifikat kepemilikan yang hanya akan dikeluarkan sebanyak 30 ribu per tahunnya. Selain itu, mereka juga harus membayar tol melalui jaringan elektronik. Statistik resmi saat ini menun-

jukkan ada 945.829 kendaraan bermotor di Singapura, termasuk mobil pribadi, taksi, dan sepeda motor. Jumlah ini meningkat 2,2 persen dari statistik tahun 2009. Penduduk Singapura tercatat sebanyak 5,18 juta jiwa pada Juni 2011, meningkat 2,10 persen dibanding tahun lalu. Sebanyak 12 persen daratan Singapura kini menjadi jalanan, sementara 15 persen menjadi perumahan. Lui berjanji akan mengatasi kemacetan dengan membangun lebih banyak stasiun metro dekat daerah perumahan dan memperbesar halte bus supaya bisa mengakomodasi lebih banyak penumpang. (vvn)

Pabrik Kimia Texas Terbakar

NET

SEBUAH pabrik kimia di Waxahachie, Texas, AS, terbakar pada Senin (3/10) waktu setempat. Pabrik ini berada di dekat pemukiman dan sekolah dasar. TEXAS –– Kebakaran besar terjadi di pabrik kimia di sebelah selatan Dallas, Texas, Amerika Serikat. Gumpalan asap

tebal pun membumbung tinggi. Ratusan warga Kota Waxahachie terpaksa dievakuasi akibat kebakaran hebat ini.

"Itu kebakaran hebat," kata seorang warga setempat, Matt Harkins. "Kami telah tinggal di sini sejak 1987 dan belum pernah melihat yang seperti ini," cetusnya seperti dilansir Reuters, Selasa (4/10). Bahkan saking besarnya kobaran api, sebuah truk tanker pemadam kebakaran yang digunakan untuk memadamkan api tak luput dari jilatan api dan hangus terbakar dalam insiden itu. Si jago merah awalnya mengamuk di pabrik kimia Magnablend Inc. pada Senin, 3 Oktober sekitar pukul 11 siang waktu setempat dan menyebar dengan cepat. Kepala Pemadam Kebakaran Waxahachie, David Hudgins mengatakan kepada para

ikut dalam bursa pencalonan Presiden Timor- Leste 2012 mendatang. Menurut Taur, sejak 2007 hingga 2010, sebanyak tiga kali dirinya pernah meminta mundur dari jabatannya sebagai Panglima Angkatan Bersenjata negara itu. "Namun, permintaan itu selalu ditolak Presiden dan Perdana Menteri. Saya sendiri malu dengan rekan-rekan sesama Panglima Angkatan Bersenjata se Asia Pasifik, karena sering diledek sebagai Panglima Angkatan Bersenjata terlama di region Asia Pasifik," katanya. September 2011, untuk terakhir kalinya Taur menyatakan pengunduran diri dari jabatan Panglima F-FDTL. Presiden Ramos Horta dan Perdana Menteri Xanana Gusmão telah mengamini permintaan tersebut.

wartawan, sekitar 80 persen kobaran api telah berhasil dijinakkan pada sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Asap akibat kebakaran itu bisa terlihat hingga bermil-mil jauhnya. Juru bicara Kota Waxahachie, Amy Hollywood mengatakan, tak ada korban dalam peristiwa ini. Sejumlah warga yang dievakuasi telah dibolehkan kembali ke rumahrumah mereka pada Senin malam waktu setempat. Para pemadam kebakaran dari daerah-daerah sekitar termasuk Dallas dikerahkakan untuk membantu memerangi korban api. Kebakaran ini bermula dari reaksi kimia di pabrik tersebut yang menyebar cepat ke seluruh pabrik. (dtc)

JADWAL

PENERBANGAN

BANDARA HANG NADIM

Taur Matan Ruak Kini, Taur siap bersaing dengan sejumlah kandidat presiden TL lainnya, seperti Jose Ramos Horta sebagai calon independen, Francisco Guterres ‘Lu-Olo’ dari Partai Fretilin, Fernando ‘La Sama’ de Araujo dari Partai Demokrat dan Francisco Xavier do Amaral dari Partai Asosiasi Sosial

Demokrat Timorense. Sejumlah kalangan di Dili menyebutkan, langkah Taur menuju kursi nomor 1 di negara itu, bakal mulus lantaran mendapat dukungan dari Partai CNRT (Conselho Nacional da Reconstrução Timorense) pimpinan Perdana Menteri Xanana Gusmao. (vvn)

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

PEKANBARU SURABAYA NATUNA JAKARTA MEDAN JAKARTA PEKANBARU PKL PINANG JAKARTA PEKANBARU MEDAN SURABAYA PALEMBANG JAKARTA JAKARTA

08.55 09.00 09.10 09.20 10.55 11.40 12.50 12.50 13.10 13.45 14.35 14.55 15.45 15.30 18.30

MINGGU,SELASA,RABU,JUM’AT SETIAP HARI SENIN,KAMIS,SABTU SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SENIN,KAMIS,SABTU SELASA SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

TUJUAN

NET

BATASi KENDARAAN –– Pemerintah Singapura tengah berupaya menekan laju pertumbuhan kendaraan dengan menerapkan pembatasan kepemilikan mobil dan meningkatkan kelayakan sarana transportasi umum, karena terbatasnya ruas jalan di negara itu.

Kepopuleran Obama Merosot

Jenderal Timor Leste Maju Jadi Capres TIMOR LESTE –– Panglima Falintil-Forca Defeza de TimorLeste (Angkatan Bersenjata Timor-Leste), Mayor Jenderal Taur Matan Ruak menyatakan siap bersaing dengan kandidat lainnya dalam pemilihan umum (Pemilu) presiden Timor-Leste, Juli 2012 mendatang. Hal itu terungkap dalam pertemuannya dengan wartawan nasional maupun internasional di kediamannya, di kawasan Farol, Dili, Selasa (4/10). "Sebagai warga negara TL (Timor-leste), saya menyatakan siap untuk maju dalam bursa kandidat Presiden TL, 2012 mendatang," tegas lelaki 55 tahun ini. Panjangnya masa jabatan sebagai Panglima Angkatan Bersenjata dan lambannya perubahan yang terjadi di negara itu, menjadi alasan kuat Taur Matan Ruak untuk

ngan menjadi pemandu wisata. Norpipah mengatakan, pemerintah akan mencari bantuan dari lembagalembaga non-pemerintah dan Departemen Agama Islam negara bagian itu untuk membimbing para waria. "Mereka memerlukan bantuan, namun mereka juga harus tahu bahwa yang mereka lakukan itu salah secara moral," ujar Norpipah. Norpipah menambahkan, pemerintah negara bagian akan bekerja sama dengan departemen imigrasi, Dewan Kota Bersejarah Melaka, dan pihak kepolisian untuk mengecek status kewarganegaraan para waria itu. (kcm)

AP

PIDATO penolakan Obama di hadapan Sidang Majelis Umum PBB pekan lalu, membuat Israel makin yakin bahwa kebijakan luar negeri Obama terhadap konflik Timur Tengah berpihak kepada Negeri Yahudi. WASHINGTON –– Kepopuleran Presiden Barack Obama terus merosot. Bahkan, berdasarkan hasil survei, banyak warga Amerika Serikat (AS) yang menginginkan Obama hanya menjabat selama satu priode. "Benar, saya adalah seorang kalahan. Namun pada akhrinya, setiap orang akan bertanyatanya, siapakah yang memiliki visi?" ujar Obama, seperti dikutip IANS, Selasa (4/10). Warga AS mengkritisi Obama karena meningkatnya angka pengangguran di AS. Obama pun diprediksikan akan kalah pada pemilihan umum di 2012 mendatang. Menurut survei dari ABC News dan juga Washington Post, hanya 37 persen warga AS yang mendukung Obama dalam memenangkan pemilihan umum pada November 2012 mendatang, dan 55 persen lainnya berharap, kandidat dari Partai Republik AS akan memenangkan pemilihan umum. Partai Republik juga mengutarakan keyakinannya akan memenangkan pemilihan umum tersebut. Meski demikian ABC News juga mengatakan, pemilihan umum masih akan berlangsung pada tahun depan dan masih banyak perubahan yang

mungkin akan terjadi. Meski dalam masalah ekonomi Obama tampak mendapatkan kecaman, Obama terlihat berprestasi dalam perang melawan teror. Di era kepemimpinan Obama, banyak petinggi militan Al Qaeda yang tewas, selain Osama bin Laden. Menteri Pertahanan AS Leon Panetta bahkan mengatakan, saat ini teroris mulai melemah karena kehilangan petingginya. Tolak Palestina Belum lama ini popularitas Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama meningkat tajam di Israel setelah dirinya menentang proposal keanggotaan penuh Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pidato penolakan Obama di hadapan Sidang Majelis Umum PBB pekan lalu, membuat Israel makin yakin bahwa kebijakan luar negeri Obama terhadap konflik Timur Tengah berpihak kepada Negeri Yahudi tersebut. Lewat poling yang dirilis oleh Jerussalem Post, Rabu (28/ 9) menunjukan, 54 persen warga Yahudi Israel melihat Obama memang mendukung mereka. Sementara, hanya 19 persen yang menyebutkan bahwa Obama mendukung Palestina.

Poling terbaru kali ini berbanding terbalik dengan poling serupa yang dilakukan Mei lalu. Saat itu, 12 persen warga Israel menilai Presiden AS ke44 itu pro terhadap Israel dan 40 persen lainnya menganggap Obama mendukung Palestina. Peningkatan dukungan kepada Obama ini dipicu pidatonya pada 21 September lalu di PBB. Dimana pada pidato tersebut, Obama menolak pengajuan Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB. Saat itu, Obama juga menceritakan sejarah penganiayaan yang dialami oleh warga Yahudi Israel. Pidato tersebut dipuji oleh seluruh kalangan politisi Israel. Hal berlawanan justru diperlihatkan oleh para pemimpin Palestina. Mereka menilai Obama telah mengabaikan keinginan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan yang diimpikan selama bertahun-tahun. Sejak naik ke kursi Presiden AS di 2008, Obama dikritik oleh banyak kelompok proIsrael terlalu bersikap keras terhadap Israel. Ini terlihat dari upayanya untuk membawa Palestina dan Israel ke meja perdamaian. Pada 2008 lalu, Obama meraih hampir 80 persen suara dari pemilih Yahudi AS. Menyusul rencana pencalonan kembali dirinya dalam pemilu 2012, banyak pihak menilai presiden kulit hitam pertama AS ini harus kembali merangkul masyarakat Yahudi di Amerika. Salah satu cara yang paling memungkinkan bagi dirinya untuk mengambil hati pemilih Yahudi, tentunya dengan memberikan dukungan kepada Israel dan menolak proposal Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB. (oke)

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SELASA,KAMIS MINGGU SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SENIN,RABU,JUM’AT.SABTU

JAKARTA JAKARTA JAKARTA

08.15 13.40 19.15

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

SUBANG

MALAYSIA

10.40 10.40

SENIN,RABU,JUM’AT,MINGGU SENIN,RABU,JUM’AT,MINGGU

PEKANBARU MEDAN LAMPUNG PALEMBANG JOGJAKARTA SURABAYA PONTIANAK

19.25 14.05 18.50 10.20 10.15 13.00 13.00 14.00 16.40 13.00

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

SURABAYA

14.20

SETIAP HARI

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

JAKARTA JAKARTA MEDAN JAMBI

13.20 18.20 14.25 10.35

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

NATUNA

09.10

SENIN,KAMIS,SABTU

JAKARTA

BANDUNG

20.00

KETERANGAN SETIAP HARI


NASIONAL

KPK Tahan Mantan Bupati Nias Selatan JAKARTA— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tersangka suap mantan Bupati Nias Selatan, Fahuwusa Laia Fahuwusa. Fahuwusa ditahan di Rutan LP Cipinang. Ketika keluar dari gedung KPK, Fahuwusa bungkam. Dia malah menutup mukanya dengan telapak tangan kanannya. "Untuk kepentingan penyidikan, maka tersangka kita tahan. Untuk 20 hari pertama, kita titipkan di Rutan LP Cipinang," ujar juru bicara KPK Johan Budi di KPK, Jakarta, Selasa (4/10). Johan menjelaskan, Fahuwusa yang ditetapkan sebagai tersangka sejak April 2011 saat masih menjabat bupati diduga menyuap anggota KPU Saut Hamonangan Sirait pada Oktober 2010 sebesar Rp100 juta. Saat itu kabupaten di Samudera Hindia yang masuk Provinsi Sumatera Utara itu menggelar Pilkada. Fahuwusa adalah calon (incumben) yang diusung Partai Demokrat. "Tersangka diduga memberikan sesuatu kepada penyelenggara negara dalam kaitan dengan pemilihan bupati," sambung Johan. Johan menambahkan, uang suap itu juga sudah disita. F Laia pada Pilkada Nias Selatan berpasangan dengan Rahmat Alyakin Dakhi. Keduanya diusung Partai Demokrat. Ternyata F Laia kalah dari pasangan Idealisman DachiHuku'asa Nduru. Laia sempat menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK), namun MK justru mengukuhkan kemenangan Idealisman-Hukuasa. Atas perbuatan tersebut, Fahuwusa dijerat dengan pasal 5 ayat (1) dan/atau pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001. (ic)

Madrasah Rubuh, Satu Siswa Tewas LEBAK— Gedung madrasah diniyah di Desa Cidikit, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Senin (3/10) rubuh dan menewaskan satu orang dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka. "Siswa yang luka-luka dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapat pengobatan," kata Maman, warga Cidikit, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Senin (3/10) malam. Ia mengatakan, peritiswa rubuhnya bangunan tersebut saat kegiatan belajar mengajar di madrasah setempat sekitar pukul 14.20 WIB. Para korban adalah pelajar sekolah dasar yang mengikuti pendidikan agama di madrasah diniyah itu. Sebab siswa SD di Kecamatan Bayah diwajibkan sore harinya mengikuti pendidikan agama Islam. Apalagi, pemerintah Kabupaten Lebak telah menerbitkan Peraturan Daerah nomor 12/2009 tentang siswa SD wajib belajar di madrasah diniyah. "Semua siswa SD di sini mereka siang hari belajar di madrasah diniyah," katanya. Ia mengatakan, gedung madrasah yang rubuh itu terbuat dari bambu dan bagian atapnya genteng. Kemungkinan bangunan rubuh karena tiang penyangga dari bambu sudah rapuh, sehingga tidak kuat menahan genteng. "Kami menerima laporan satu tewas dan 11 luka-luka," katanya. Siswa yang tewas bernama Sakimah (10) dan telah dimakamkan oleh keluarganya. "Saya kira gedung madrasah diniyah yang didirikan masyarakat secara swadaya itu tidak layak dijadikan KBM karena rawan rubuh, terlebih tiupan angin kencang karena posisinya berada di perbukitan," katanya.(ant)

JAK AR TA — Menyambut peringatan hari Guru AKAR ART Internasional yang akan diperingati, Rabu (5/10) ini, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengeluarkan rapor merah untuk Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh. Alasannya, Mohammad Nuh gagal memperbaiki kualitas pendidikan nasional dan meningkatkan kesejahteraan guru.

ANTARA

PESAWAT C 295 — Petugas mengarahkan pesawat C 295 usai pendaratan dengan mulus di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa (4/10). Kedatangan Pesawat C 295 di Lanud Halim Perdana Kusuma dalam rangka latihan terbang dan terjun payung serta kerja sama antara PT Dirgantara Indonesia dengan Airbus Military dalam memproduksi pesawat angkut C-295 mulai tahun ini dengan kapasitas 12 unit setahun.

PT Dirgantara Produksi Pesawat C-295 JAKARTA— PT Dirgantara Indonesia dan European Aeronautic Defense and Space (EADS)-CASA Spanyol bekerja sama membuat pesawat angkut militer ringan C-295. "Pesawat C-295 ini merupakan hasil pengembangan dari CN-235. Hanya saja badannya diperpanjang 3 meter, tapi wing-nya sama, dan memiliki engine yang lebih besar," kata Direktur Utama PT DI, Budi Santoso, usai bertemu CEO Airbus Military dan Wakil Menteri Pertahanan di Kementerian Pertahanan, di Jakarta Selasa. Kedua pihak sepakat untuk membuat enam hingga sembilan pesawat. Sebagian pesawat akan dibangun EADSCASA di fasilitas pabrik pesawat terbang milik Airbus Military di San Pablo, Sevilla, Spanyol. Pesawat CN-235 merupakan buah karya bersama PT DI kala masih bernama PT Nurtanio dengan CASA, sedangkan untuk C-295 yang mengu-

ANTARA

MASSA dari Lingkar Studi Mahasiswa (Lisuma) melakukan aksi tuntut SMS sedot pulsa di depan Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (4/10).

dara pertama kali pada 1998 berbobot 50 persen lebih tambun dari pendahulunya, termasuk dibekali mesin PW127G turboprop besutan Pratt & Withney. Khusus untuk pembuatan C-295, lanjut Budi, sebanyak tiga unit akan dikerjakan di pabrik pesawat terbang PT DI dan sisanya di Spanyol. Budi menjelaskan, varian C-295 memiliki daya angkut hingga 9,2 ton dan masuk kategori medium military lift. Pesawat C-295 ini lebih efisien dalam hal perawatan dan penggunaan bahan bakar, yaitu mampu terbang 5.300 kilometer dengan membawa bahan bakar hingga 4,5 ton. Selain itu, EADS-CASA juga sudah berhasil mengembangkan varian C-295 MPA untuk patroli maritim dan C295 AEWCS dengan kemampuan pesawat peringatan dini dilengkapi radar di badan pesawat yang mampu berputar 360 derajat. "Dengan model ini, kami

bisa masuk ke pasar luar negeri. Karena kalau hanya mengandalkan di dalam negeri, tidak akan mencukupi (kebutuhan PT DI)," kata Budi. Dia menambahkan, pesawat ini menjadi "the best selling medium airlifter" karena paling banyak diminati pasar. Satu unit pesawat C-295 saat ini berada di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. Pesawat ini dipinjam dari Spanyol untuk demonstrasi udara dan diuji coba kemampuannya dalam penerbangan taktis oleh TNI Angkatan udara. Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Boyke Mukijat mengatakan pesawat tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk keperluan militer. "Bisa dipakai untuk military ataupun kemanusiaan," kata dia. Sebagian dari komponen pesawat akan dibuat bersama oleh PT DI dan Airbus Military. (ant/tif)

pir seluruh pengguna telepon seluler, kesal jika menerima SMS yang berisi promo berhadiah atau kuis, kemudian pulsanya terpotong tanpa sepengetahuan. "Padahal yang bersangkutan mungkin tidak pernah mengikuti SMS kuis atau promo tersebut," kata Trianto. Untuk mengakomodir seluruh keluhan masyarakat itu, sekelompok mahasiswa yang terga-

bung dalam Lisuma, mengadakan aksi simpatik dengan membuka posko pengaduan. Trianto, juga mengatakan, dalam laporannya, warga yang mengadukan SMS sedot pulsa tersebut sesungguhnya sudah mendatangi gerai operator meminta agar SMS tersebut dihentikan, tetapi tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. "Pelapor sudah pernah meminta agar SMS sedot pulsa dihentikan tetapi jawaban yang didapatkanya tidak memuaskan," tambah Trianto. Tidak hanya itu, pengguna telepon selular juga sudah melakukan unreg tetapi tidak berhasil, SMS tidak berguna tersebut tetap datang menggerogoti pulsa, dengan nilai yang tidak tanggung-tanggung mulai dari Rp1.000 sampai Rp2 ribu per sms. Trianto mempertegas, 418 pengaduan yang masuk ke Lisuma dalam dua hari terakhir, adalah pengaduan yang dilakukan secara langsung, belum dihitung dengan pengadaan yang masuk melalui te-

lepon dan situs jejaring sosial. Pengaduan tidak langsung umumnya mengeluhkan tentang SMS kuis atau promo dan nada sambung (ringtone). "Keluhan dan pengaduan paling banyak diterima oleh pelanggan operator Telkomsel, yang jumlahnya mencapai hingga 50 persen. Selebihnya, dari Indosat, XL dan lainnya, yaitu seluruh operator telepon seluler yang ada di Indonesia," ujar Trianto. Dengan banyaknya pengaduan itu, Triato meminta agar kantor Kementerian Kominfo bisa bersikap tegas terhadap operator nakal. Menggugat operator yang telah merugikan masyarakat dan menangkap semua operator pencuri pulsa serta mengganti kerugian atas kehilangan pulsa yang dialami masyarakat. "Permasalahan ini sudah sangat merugikan masyarakat Indonesia pada umumnya. Dan ini juga sudah melanggar Undang-undang No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen," tandasnya. (ant/rep)

KPK Periksa 4 Istri Anggota DPRD Seluma BENGKULU— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa empat istri anggota DPRD Seluma, Bengkulu sebagai saksi terkait dugaan suap yang melibatkan Bupati Murman Effendi, di Mako Brimob, Selasa (4/10). "Iya, kami mendapatkan surat pemeriksaan istri oleh KPK hari ini jam 09.00 WIB untuk menghormati hukum kami datang," kata Jonaidi salah seorang anggota DPRD Seluma, Selasa. Dari pantauan, pemeriksaan pertama dilakukan kepada Ratna Juwita istri Jonadi dan Lily istri Fauzan Inzami yang dimulai sejak pukul 09.00 pagi hingga kini, pemeriksaan oleh KPK yang dipimpin oleh

3

ICW: Rapor Mendiknas Merah

Mahasiswa Buka Posko SMS Sedot Pulsa

JAKARTA — Pos Komando Pengaduan Short Message Service (SMS) 'sedot pulsa' yang dibuka Lingkar Studi Mahasiswa Jakarta sejak Senin (3/ 10) telah menerima 418 pengaduan. Data terbaru itu disampaikan Trianto, Koordinator Lapangan Lisuma di depan kantor Kementerian Komunikasi dan Info Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (4/10). Trianto menjelaskan, ham-

Rabu, 5 Oktober 2011

Ice Nababan masih berlangsung. Sementara itu dua istri anggota DPRD lainnya, Ny Junaidi dan Ny Zuhelda istri Mulyan Lubis masih menunggu giliran untuk diperiksa. Diungkapkan Jonadi anggota Komisi III DPRD Seluma yang menemani istrinya ke Mako Brimob mereka mendapatkan undangan dari KPK sejak beberapa hari lalu. "Sebagai anggota masyarakat yang baik dan patuh hukum kita datang memenuhi panggilan tersebut," tambahnya. Ia menambahkan pemeriksaan masih terkait dengan aliran dana dugaan suap pengesahan peraturan daerah (Perda) di Kabupaten Seluma,

Provinsi Bengkulu oleh Bupati Seluma Murman Efendi terhadap 17 orang anggota DPRD Seluma, Murman Efendi kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di LP Cipinang oleh KPK. Ia tidak mau menjelaskan apakah istrinya terlibat atau mengetahui adanya aliran dana yang masuk ke kantong pribadi para wakil rakyat tersebut. "Kita hanya akan bicara kepada KPK, jika mau tahu isi pemeriksaan tanya saja dengan mereka langsung," ujarnya. Hanya saja ia mengatakan, ia dan keluarga bersama sembilan orang lagi rekannya yang melaporkan kasus ini ke KPK hingga kini terus mendapatkan teror dan ancaman yang di-

duga dari orang dekat Bupati Seluma Murman Effendi. "Namun hingga kini masih ancaman via telpon saja, saat ini kita juga telah merasa lebih aman setelah mendapatkan pengamanan dari pihak kepolisian," katanya. Sementara itu Kasat Brimob Polda Bengkulu Kombes Subendi membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. "Kita hanya diminta memberikan ruangan dan kita sediakan," ujarnya. Mengenai mengapa dilakukan pemeriksaan di Mako Brimob Polda Bengkulu, ia tidak mau banyak bicara karena mereka dalam hal ini hanya menyediakan ruangan. (ant/mio)

“Kalau melihat pencapaian dan kemajuan dunia pendikan, kami baru bisa memberi angka lima untuk Menteri Nuh,” ujar Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik, Febri Hendri, Selasa (4/10). Menurut Febri, lemahnya kepemimpinan Nuh membuat tidak berjalannya kebijakan yang sudah ditetapkan Kementerian. Dalam program sertifikasi guru, misalnya, kebijakan Nuh dinilai tidak mampu meningkatkan kualitas pengajaran guru. Penyaluran tunjangan profesi pendidik juga belum tersebar merata. “Masih ada guru yang belum menerima hak tunjangannya meski telah lolos sertifikasi beberapa tahun lalu.” Kebijakan Menteri Pendidikan mempertahankan pelaksanaan ujian nasional (UN) juga diikuti kelemahan pengawasan. Akibatnya berbagai kecurangan dalam pelaksanaan UN terus terjadi. Kasus intimidasi Siami, orang tua murid SDN Gadel 2 Surabaya, dan Irma Winda Lubis, orang tua murid SDN 06 Petang Pesanggrahan Jakarta Selatan, misalnya, merupakan dampak buruk pemaksaan kebijakan UN. “Pelaksanaan UN telah memicu meluasnya kecurangan dan menanamkan ketidakjujuran murid yang melahirkan calon koruptor baru,” ujar Febri. Sengkarutnya pengelolaan dana BOS pada 2011 ini juga tak luput dari catatan ICW. Bila tahun sebelumnya dana BOS langsung ditransfer ke rekening sekolah dari kas negara, tahun ini penyaluran dana BOS justru melibatkan pemerintah daerah. Akibatnya, dana BOS terlambat diterima sekolah. ICW menilai dalam pengelolaan dana BOS Kementerian tidak berhasil mengembangkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan. “Tidak jelasnya pengelolaan dana BOS ini menyebabkan sekolah secara leluasa menyelewengkan penggunaan dana,” kata Febri lagi. Buruknya tata kelola keuangan di Kementerian Pendidikan menurut Febri juga menjadi penyumbang utama rapor merah yang mereka peroleh. Hal ini terbukti dengan

menurunnya kualitas opini Badan Pemeriksa Keuangan atas laporan keuangan di Kementerian. “Pada 2011 BPK memberikan opini 'disclaimer'. Padahal tahun sebelumnya sempat memberikan opini wajar dengan pengecualian," ucap Febri. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun 2010 atas laporan keuangan Kementerian juga menemukan berbagai masalah seperti penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang tidak disetor ke kas negara sebesar Rp 25 miliar. Selain itu juga ada temuan belanja fiktif senilai Rp 130 juta, pengadaan barang tidak selesai senilai Rp 55,9 miliar, perjalanan dinas tidak diyakini kebenarannya sebesar Rp 13,7 miliar dan US$ 61 ribu, serta kekurangan sertifikasi Rp 80 miliar. Selain itu BPK juga menemukan rekening liar di sejumlah perguruan tinggi. “Rekening liar ini ditemukan setiap tahun dan tidak ada penyelesaian efektif dari pihak Kementerian.” Atas berbagai kekurangan ini ICW mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mengevaluasi Menteri Nuh. “Lemahnya kinerja Nuh ini dikhawatirkan akan menghambat pencapaian target pendidikan nasional secara keseluruhan,” ujar Febri. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat Rusdi Biomed menyatakan program sertifikasi guru di wilayahnya masih terkendala dengan banyaknya guru yang belum memiliki gelar sarjana. "Padahal gelar sarjana adalah syarat minimal bagi seorang guru yang akan mengikuti program sertifikasi," kata Rusdi. Menurut dia sebanyak 80 persen guru di wilayahnya belum menjalani sertifikasi guru, dari jumlah itu 30 persen di antaranya masih terkendala gelar sarjana. "Kami akui ada sebanyak 30 persen guru yang belum memiliki gelar sarjana, kebanyakan mereka mengajar di sekolah dasar (SD) dan usianya di atas 50 tahun. Tapi untuk guru SMP dan SMA hampir semua sudah sarjana," katanya. (tif/ant)

Hukuman Gayus Bertambah Dua Tahun Lagi TANGERANG—Gayus Halomoan Tambunan dijatuhi hukuman dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Selasa (4/10), atas penggunaan paspor palsu. Ketua Majelis Hakim PN Tangerang Syamsul Hadi menyatakan, Gayus terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pemalsuan surat jalan RI atau paspor. Gayus terbukti bersalah atas dakwaan kedua yakni Pasal 55 huruf a tentang penggunaan paspor. Sedangkan pada dakwaan pertama, yakni Pasal 55 huruf c UU No 9 tahun 1992 tentang keimigrasian, yakni memberikan data-data palsu, tidak terbukti. "Menyatakan, terdakwa Gayus bersalah. Dengan ini menjatuhkan pidana 2 tahun penjara," ujar Ketua Hakim PN Tangerang, Syamsul Bachri Harahap, Selasa (4/10). Ditambahkan, Gayus tidak terbukti bersalah dalam dakwaan pertama Jaksa Penuntut

Umum (JPU) Pasal 55 huruf C UU No 9 tahun 1992 tentang ke imigrasian. Yakni memberikan data-data palsu. Sedang dakwaan yang kedua, Gayus terbukti bersalah. Karena telah melanggar Pasal 55 huruf A UU No 9 Tahun 1992, menggunakan paspor palsu atau memperoleh Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI). Atas putusan itu, Gayus menyatakan pikir-pikir. Hal yang sama diungkapkan penasihat hukum Gayus dan JPU. Dengan hukuman yang baru diperoleh untuk kasus paspor palsu itu, Gayus otomatis akan berada di dalam tahanan lebih lama, tambah dua tahun lagi. "Apakah terdakwa terima vonis majelis hakim. Bagaimana dengan penasehat hukum terdakwa dan Jaksa terima," tanyanya di muka sidang. "Saya akan pikir-pikir dulu yang terhormat Majelis Hakim," jawab Gayus setelah berkoordinasi terlebih dahu-

lu kepada penasehat hukum. Hal yang sama diungkapkan penasehat hukum Gayus dan JPU. Tim penasehat hukum Gayus akan membicarakan dengan seksama vonis Majelis Hakim, sebelum melakukan apakah banding atau menjalankan vonis tersebut. "Putusan ini akan kita bicarakan dulu dengan klien kami. Kalau menurut kita, vonis hakim masih terlalu berat. Waktu untuk mengajukan banding 7 hari, kita akan ajukan dulu dengan penasehat hukum," terang Penasehat Hukum Gayus, Sopar Sitinjak. Sebelumnya, pada Januari 2011, Gayus divonis tujuh tahun penjara, karena terbukti melakukan korupsi saat menangani keberatan pajak PT Surya Alam Tunggal. Hakim juga menilai Gayus telah menyalahgunakan wewenang dan dikenai denda Rp300 juta subsidair tiga bulan kurungan. (mio/oke)

Konsumsi Ikan Nasional Terus Meningkat PALEMBANG—Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Victor Nikijuluw mengatakan konsumsi ikan penduduk Indonesia terus meningkat selama 10 tahun terkahir. "Tahun lalu konsumsi ikan per kapita mencapai 29 kilogram, dan tahun ini ditargetkan meningkat 10 persen," kata dia, seusai menghadiri Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional, di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (4/9). Menurut dia, perkembangan konsumsi ikan di Indonesia sejak 10 tahun terakhir sangat bagus, meskipun be-

lum mampu menyamai negara tetangga, seperti Malaysia dan Thailand. Intervensi dari pemerintah untuk meningkatkan konsumsi ikan dan produksi ikan menjadi salah satu upaya yang harus digalakkan, agar penduduk Indonesia memilih ikan sebagai sumber protein. Ia mengatakan, ikan merupakan sumber protein sangat baik yang dibutuhkan tubuh manusia. Ikan sangat membantu memenuhi gizi untuk pertumbuhan dan pengembangan otak agar menjadi cerdas. Selama ini sebagian besar masyarakat Indonesia masih

memilih ayam atau daging sapi untuk memenuhi kebutuhan gizinya, sehingga konsumsi ikan sangat terbatas. Padahal ikan memiliki protein utama yang gizinya lebih baik karena bebas lemak berbahaya dan sangat aman dikonsumsi. Selain mendorong konsumsi ikan sampai 38 kilogram per kapita per tahun pada tahun 2014, pemerintah juga menargetkan produksi ikan nasional mencapai 24,8 juta ton. Tahun ini produksi ikan masih mencapai 11,6 juta ton, tetapi pihaknya optimistis mampu memenuhi target itu. (ant/rep)


POLITIK

4 Rabu, 5 Oktober 2011

Pilwako Tanjungpinang

DPRD Pilih Gubernur Mandulkan Hak Demokrasi KUPANG — Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang, berpendapat pemilihan gubernur (pilgub) oleh DPRD bukan jawaban demokrasi tetapi justru mengebiri hak demokrasi rakyat. " Wacana Pilgub itu bukan jawaban demokrasi, tetapi justru mengebiri hak demokrasi rakyat," ujarnya. Selain itu, pilgub oleh DPRD menyalahi konstitusi karena dalam struktur negara ada pemerintah pusat, provinsi, kota dan kabupaten, kata Ahmat Atang, di Kupang, Selasa (4/10), menanggapi terkait wacana pilgub oleh DPRD. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyetujui usulan Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) agar Pilgub dilakukan oleh DPRD. Sementara, wakil gubernur diusulkan gubernur terpilih. Watimpres mengusulkan perubahan sistem pemilu gubernur terkait besarnya anggaran yang dikeluarkan untuk hajatan lima tahun sekali itu. Apalagi hanya menyangkut pemilu gubernur. Setiap lima tahun sekali masyarakat juga dihadapkan untuk memilih presiden, bupati/wali kota dan pemilu legislatif. Jika pemilu presiden, pemilu bupati dan pemilu walikota yang langsung sedangkan Pilgub tidak, itu menyalahi konstitusi karena dalam struktur negara ada pemerintah pusat, provinsi, kota, dan kabupaten. Dengan demikian kalau ada perubahan sistem politik harus berlaku untuk semua, tidak bisa hanya gubernur, kata Atang. Mengenai alasan biaya, pembantu Rektor I Universitas Muhammadiayah Kupang itu mengatakan sangat naif. "Jadi argumentasinya karena biaya politik terlalu mahal tentu sangat naif. Pilgub itu substansinya ada pada hak kedaulatan rakyat dalam melaksanakan hak demokrasi bukan pada masalah teknis pembiayaan. Itu bukan urusan rakyat," katanya. (mio)

Cawako Masih 'Wait and See' TANJUNGPIN ANG — Meski pemilihan walikota ANJUNGPINANG Tanjungpinang masih sekitar satu tahun lagi, namun suasananya sudah mulai terasa dari sekarang. Sejumlah nama-nama bakal calon walikota mulai bermunculan, baik yang diusung partai politik atau pun yang maju dari jalur perseorangan.

ANTARA

RAPAT DPW — Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan (kiri) didampingi Ketua POK-nya Hafiz Tohir (kanan) tertawa saat memberikan harahan di hadapan kadernya pada acara pembukaan rapat koordinasi DPP PAN dengan DPW, FPP dan Ketua Fraksi PAN, DPRD Propinsi/Kabupaten/Kota se Sumbar di Padang, Sumbar, Selasa (4/10). Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan yang juga Wakil Ketua DPR-RI mentargetkan suara secara nasional pada pemilu 2014 minimal 10 persen.

Maya Beri Warna Baru Bagi Tanjungpinang

Maya Suryanti

TANJUNGPINANG — Majunya dr Maya Suryanti pada pemilihan walikota (pilwako) Tanjungpinang 2012 mendatang akan memberikan warna baru bagi Kota Tanjungpinang. Itu karena sosok Maya dianggap mampu menjadi alternatif diantara bakal cawako yang muncul ke permukaan. Hal itu dikatakan alumni Universitas Islam Bandung (Uniba) jurusan Komunikasi Sugiarto Doso Saputro, Senin (3/10). Menurut dia, Maya merupakan figur yang dianggap paling tepat untuk memimpin Kota Tan-

jungpinang lima tahun kedepan. Apalagi kata dia, dengan kesuksesan yang dimiliknya berangkat dari seorang pengusaha akan membuat wajah Tanjungpinang berubah jika ia terpilih nanti. Untuk itu, kata Sugiarto, mulai saat ini Maya harus bisa memilih dan menentukan siapa pasangan terbaiknya untuk berpasangan nanti serta memiliki satu visi yang sama dengannya dalam memajukan Kota Tanjungpinang. Namun, semuanya kembali ke masyarakat Kota Tanjungpinang, siapa figur yang paling pantas dan cocok, menurut mereka, dalam memajukan Kota Tanjungpinang. " dr Maya saat ini dikenal sebagai figur yang sangat dekat dengan masyarakat, begitu juga dengan sikapnya sehari-hari tidak terlalu menonjolkan diri

dan bersikap tenang serta ramah terhadap siapapun," katanya. Ia mengatakan, siapapun orangnya yang maju menjadi calon walikota yang terpenting bisa membawa perubahan dan kemajuan bagi Kota Tanjungpinang. Karena maju tidaknya kota Tanjungpinang terletak pada pilihan masyarakat, siapa kira-kira figur yang pantas untuk membawa warna tang baru untuk Kota Tanjungpinang. Menurut mantan pengurus Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang ini, dr Maya yang lahir dan besar di Kota Tanjungpinang sudah paham betul bagaimana menjadikan Kota Tanjungpinang ini kedepannya lebih baik. Begitu juga soal kesejahteraan, ia tentu akan memikirkannya nanti bila kelak terpilih menjadi walikota

Tanjungpinang. " Mudah-mudahan kita berharap figur yang meneruskan kepemimpinan ibu walikota Tanjungpinang kedepan adalah memiliki loyalitas yang tinggi, ulet dan memperhatikan masyarakat Kota Tanjungpinang. Kemudian, bisa membawa Kota Tanjungpinang menjadi kota yang damai, tenteram dan tetap kondusuf selamanya," imbuh Sugiarto. (eza)

" Langkah apa Pengamat Poliyang akan dilakukan tik di Tanjungpioleh sejumlah calon nang Zamzami A Kaatau partai masih merim, menilai pilwako rupakan misteri, terTanjungpinang masuk apakah akan mendatang diperkimemakai format harakan bakal seru. Senya walikota saja yabab, selain tidak ding dipilih atau tidak. ikuti incumbent, Koalisi partai besarpilwako kali ini juga pun masih memungtengah menunggu kinkan, lihat saja UU Pemilukada yaGolkar yang saat ini ng baru. Sehingga Zamzami sepertinya hanya beberapa kandidat masih dalam posisi menunggu bersiap untuk berkoalisi atau dan melihat perkembangan menunggu pinangan partai lain bisa saja ditarik oleh PDIP," (wait and see). " Pilwako kali ini dipas- ujarnya. Demikian juga dengan Partikan akan menjadi Pilwako yang cukup seru, disamping tai Demokrat yang sepertinya tidak diikuti incumben, pil- telah mantap untuk mengusung wako kali ini juga tengah me- kader terbaiknya Husnizar nunggu undang-undang Pil- Hood, juga terlihat belum bekada yang baru. Sehingga be- rani memunculkan calon waberapa kandidat masih dalam kilnya. Sementara Husnizar posisi melihat perkembangan sendiri dengan tim nya terlihat dan menunggu," kata Zamzami sangat serius menghadapi pilA Karim, kemarin. wako yang akan berlangsung Zamzami menilai berbagai medio November 2012 tersebut. kemungkinan sebenarnya maBererapa partai, seperti sih bisa terjadi, termasuk koa- PKS, PAN, dan PPP yang lisi partai besar yang akan pernah melontarkan statemen dimotori oleh PDIP. Karena akan mengumumkan cawaseperti diketahui PDIP mem- konya sehabis lebaran juga punyai jagoan yaitu Lis Dar- belum mengeluarkan sikap mansyah yang belum dike- resmi. Walaupun dari infortahui dengan siapa akan dipa- masi yang beredar partai tersangkan. Selain itu juga diper- sebut telah mempunyai calon kirakan belum ditentukannya yang akan diusungnya tapi calon wakilnya karena hingga kini belum keluar permenunggu Undang-Undang nyataan resmi dari partaiPilkada yang baru. partai tersebut.(rul)


OPINI DAN LAYANAN UMUM

Rabu, 5 Oktober 2011

5

Sampah, Donasi, Retribusi dan Pajak "TIDAK ada musibah yang tidak bisa menjadi berkah dan tidak ada berkah yang tidak bisa menjadi musibah"

(Richard Bach, Sastrawan)

"JIKA telah dirancang dengan teliti dan diatur dengan rapi, dan dilaksanakan dengan efektif, namun tetap gagal, maka kegagalan itu menandakan perubahan, dan dengannya terbuka peluang" (P eter Drucker enulis) (Peter Drucker,, P Penulis)

DALAM beberapa hari terakhir di berbagai media massa marak dikeluhkan warga bahwa Pemko Batam dan DPRD Kota Batam tidak pro rakyat. Pelayanan masyarakat penyelengaraannya sangat-sangat mengecewakan. Sudah lebih satu bulan, persoalan sampah belum juga tertangani sebagaimana mestinya. Sampah menggunung di berbagai tempat. Tumpukannya bahkan ada yang mencapai ketinggian 2-2,5 meter dan panjang gunungan sampah itu ada yang lebih dari 50 meter. Salah satu gundukkan sampah yang merusak pemandangan dan volumenya terbilang luar biasa ada di dekat Kantor Lurah Baloi Permai, Legenda Malaka, Batam Centre. Saking banyaknya sampah di kawasan Legenda Malaka itu, diperkirakan volumenya telah lebih dari 50 ton. Meski sering disorot media, gundukan sampah yang berada dekat SMPN 12 Batam itu tetap tidak menjadi perhatian serius oleh Pemko Batam. Itu baru di satu lokasi. Banyak lagi gundukkan sampah di lokasi

lain, seperti di Bengkong, Sei Panas, Lubukbaja, Batuampar dan sebagainya. Warga pun resah. Karena tumpukkan sampah bukan hanya merusak pemandangan, tapi juga menjadi sumber penyakit. Sampah-sampah yang tidak diangkut itu telah menyebarkan bau busuk, berlalat dan berulat belatung. Apalagi cuaca di Batam saat ini tak menentu, kadang panas dan kadang hujan. Ketika sampah disiram hujan deras, sampah pun hanyut terbawa air dan bertebaran ke mana-mana. Di satu sisi layanan Pemko Batam begitu buruk dan seperti tak mendengar berbagai keluhan masyarakat, sementara di sisi lain ada kebijakan-kebijakan aneh yang diterapkan Pemko Batam. Walau masyarakat tengah mengeluhkan buruknya layanan Pemko Batam, namun institusi ini tetap saja memaksakan kehendak untuk meraup uang masyarakat dari donasi yang diberlakukan di pelabuhan dan bandara. Targetnya pun miliaran rupiah. Anehnya lagi, Pemko Batam seakan tak

paham dengan pengertian donasi itu sendiri. Harusnya kalau donasi, sifatnya tidak wajib. Terserah masyarakat, apakah mau mendonasikan atau menyumbangkan uangnya atau tidak. Namun nyatanya, Pemko Batam dan DPRD Kota Batam seperti satu suara bahwa pengguna jasa pelabuhan dan bandara di Batam harus membayar donasi. Warga dan pengguna jasa pelabuhan dan bandara pun jadi bingung dan keberatan, karena di mana-mana donasi memang tidak diwajibkan. Penolakan tidak hanya dari masyarakat biasa, tapi juga dari kalangan industri pariwisata. Pemberlakuan donasi kepada wisatawan jelas akan sangat membebani. Apalagi tarif donasi itu cukup tinggi, di pelabuhan domestik Rp3.000 dan di bandara untuk penerbangan nasional Rp10.000. Sedangkan di pelabuhan internasional dan penerbangan internasional, tarifnya 2 dolar Singapura. Bisa jadi kalau program donasi ini tetap dipaksanakan akan berdampak kepada melesetnya

Iklim Investasi dan Korupsi KASUS RIM bukanlah kasus pertama. Beberapa produsen, sebut saja, misalnya, Barry Callebout, perusahaan coklat yang lebih memilih Singapura sebagai basis produksinya, padahal Singapura tidak memiliki kebun coklat. Perusahaan HP Samsung juga pernah melakukan hal yang sama, memindahkan basis produksinya dari Indonesia ke Vietnam. Pemerintah seharusnya mengevaluasi kenapa pihak RIM menggagalkan keinginan membangun pabrik di Indonesia. Di mana, kejadian seperti ini tidak hanya kali ini saja terjadi. Jika kita tengok dari kacamata pengguna BB secara moral dan etik, pihak RIM semestinya memiliki beban tanggung jawab yang lebih besar kepada konsumen di Indonesia. Sesuai data yang dilansir Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Indonesia merupakan pangsa pasar terbesar BB di dunia. Pengguna BB di Indonesia mencapai kisaran 4 juta pemakai. Bandingkan dengan Malaysia yang hanya mencapai 400 ratus ribuan pengguna. Bila diasumsikan harga BB senilai Rp 3 juta, pihak RIM dapat memperoleh pemasukan sebesar Rp 12 triliun. Dilihat dari faktor rendahnya biaya pekerja ternyata juga tidak membuat 'magnet yang seksi' bagi pihak luar untuk berinvestasi pada sektor riil. Bahkan, seksinya indikator makro ekonomi Indonesia yang tumbuh impresif pada angka 6,5%. Dengan tingkat inflasi sebesar 4,6%.

AS Arifin Peneliti dari Universitas Indonesia

bersih. Artinya, dibutuhkan keberanian untuk menindak secara tegas para pelaku korupsi. Siapa pun itu. Kedua, Machiavelli memberikan pilihan pada sang pangeran untuk dicintai atau ditakuti. Yang terbaik tentunya dicintai sekaligus ditakuti. Namun, hal tersebut sangat sulit untuk dicapai. Karena itu, jika tidak bisa dicintai, seorang pangeran haruslah ditakuti. Postur penguasa yang ditakuti, memiliki wibawa serta kharisma sangat urgent bagi bangsa ini guna melawan skenario jahat koruptor. Ketiga, seorang pangeran menurut Machiavelli harus mampu bertindak seperti rubah yang cerdik dan mengetahui jebakan-jebakan serta tipuan-tipuan yang dibuat musuhnya. Sekaligus, mampu mencitrakan dirinya seperti serigala yang ditakuti. Bangsa ini, sangat membutuhkan pemimpin yang cerdik, cerdas, namun juga sangat ditakuti. Bangsa ini membutuhkan orang-orang berintegritas semacam Lopa atau Hoegeng. Jika kendala korupsi tetap tidak bisa ditangani. Sebaik apa pun infrastruktur dan memadainya ketersedian energi, investor tetap akan berpikir panjang untuk menanamkan modalnya di negeri ini. Sungguh sangat disayangkan, menilik postur makroekonomi Indonesia tumbuh dengan mantap. Namun, faktor korupsi masih menjadi penghambat utama sehingga tidak memberikan garansi rasa aman bagi investor untuk berinvestasi. ***

PEMERINT AH sebetulnya tidak perlu reaktif sehingga mengambil langkah 'balas PEMERINTAH dendam' dengan memberlakukan PPnBM pada ponsel BB. Ini dilakukan setelah pihak Research in Imotion (RIM) sebagai produsen ponsel pintar BlackBerry lebih memilih membangun pabrik di Malaysia. Tentunya mereka memilih Malaysia karena aspek penilaian bisnis yang lebih menguntungkan. Tingkat suku bunga 6,75%. Kurs rupiah juga terjaga di level Rp 8.500 - Rp 9.000 per dolar AS. Serta, cadangan devisa per Agustus yang tercatat mencapai 122,67 miliar dolar AS. Herannya, hal ini tidak mampu menggeret pihak RIM membangun pabrik di Indonesia. Mengapa demikian? Banyak faktor tentunya. Soal infrastruktur jalan yang buruk sehingga mempersulit distribusi. Variabel energi listrik, teknologi yang kalah bersaing, regulasi pemerintah yang berbelit, keamanan yang belum memadai, izin usaha yang masih melewati banyak meja, pungutan liar di mana-mana. Intinya, terlalu banyak 'biaya siluman' untuk membangun usaha di Indonesia. Maka, tak salah apabila World Economic Forum (WEF) merilis penurunan peringkat daya saing Indonesia turun dari posisi 44 pada 2010 menjadi 46 pada 2011. Di mana, beberapa indikatornya menyangkut infrastruktur, ketersediaan energi, keamanan dan korupsi. Rendahnya faktor-faktor dasar inilah yang kemudian membuat pihak investor berpikir lebih panjang sebelum membangun pabrik di Indonesia. Mata rantai yang urgent untuk segera

diamputasi. Tanpa membenahi barrier investasi, Indonesia hanya akan menjadi konsumen dari produk-produk luar negeri, menjadi penonton dan menjadi kuli di negeri sendiri. Salah satu faktor penghalang yang memiliki daya rusak sangat besar adalah faktor korupsi. Kejahatan korupsi inilah yang seringkali membuat biaya produksi yang dikeluarkan membengkak sangat besar. Nah, guna mengurangi kendala korupsi yang masih akan menganggu terciptanya iklim investasi yang kondusif dibutuhkan pemimpin yang berani berada di garis depan pemberantasan korupsi. Syaratnya, tentu, tidak hanya berwacana dan bersedia untuk menjadi yang pertama melawan korupsi. Tetapi, harus berani melaksanakannya secara nyata. Oleh karena itu, penting kira mengejawantahkan petuah-petuah Machiavelli untuk melawan konspirasi-konspirasi yang dibangun oleh para koruptor. Pertama, bangsa ini membutuhkankan pemimpin yang memiliki rasa murah hati dan ketegaan serta ketegasan dalam membangun stabilitas politik yang

target pencapaian jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Kota Batam. Tidak saja donasi yang dipungut oleh Pemko Batam, tempat kos-kosan yang selama ini tidak dikenakan pajak kini mulai dipajak. Begitu juga dengan pedagang pecal lele dan sekelasnya juga akan dipajak. Rupanya Walikota Batam Ahmad Dahlan menolak tegas kenaikan tarif air ATB, ada udang di balik bakwan. Ternyata Pemko Batam mau meraup uang masyarakat lebih banyak lagi dari donasi dan pajak. Di sisi lain, uang yang dikumpulkan Pemko Batam yang satu kesatuan dalam APBD Kota Batam lebih banyak digunakan untuk belanja pegawai. Nyaris sebagian besar dana APBD Kota Batam yang jumlahnya Rp1,2 triliun dihabiskan untuk belanja pegawai Pemko Batam dan anggota DPRD Kota Batam. Ketika anggaran defisit, yang dicut justru anggaran belanja publik. Kalau sudah begini kenyataannya, pantas saja masyarakat menolak bayar donasi, menolak bayar uang retribusi bahkan pajak sekalipun. **

Pemberdayaan Pengangguran di Batam HALO Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Batam, tolong adakan pemberdayaan terhadap para pengangguran di Batam yang saat ini cukup banyak. Mereka bisa saja dengan diberi bantuan modal atau pelatihan keterampilan/skill. Hal ini juga untuk mengantisifasi para pengangguran ini melakukan aktifitas negatif, disebabkan prustasi tidak punya uang serta dorongan kebutuhan hidup yang cukup berat. Atas perhatiannnya kami ucapkan terima kasih.

Hormat Saya Rustandi 081372333xxx Warga Perumahan Cendana Batam Centre Kota Batam. JAWAB TERIMA KASIH pa Rustandi atas suratnya. Sebenarnya banyak perusahaan di Batam yang membutuhkan akan tenaga kerja ini. Di Disnaker saja menerima laporan dari para perusahaan masih membutuhkan sedikitnya 2.000 tenaga kerja. Nah dari dari data yang kita kantongi ini, bahwa di Batam cukup tinggi untuk lowongan pekerjaan di perusahaan yang tersebar di tiap wilayah ini. Hanya saja kebanyakan para pencari kerja ini terlalu memilih bidang kerjaan. Disamping itu juga para pencari kerja ini menginginkan upah yang tinggi, dan beranggapan pekerjaan yang ditawarkan itu tidak sesuai dengan bidangnya. Seperti pengumunan yang dipajang di kantor Disnaker, cukup banyak lowongan yang dibuka, tapi itu tadi sedikit sekali peminatnya. Padahal, banyak dari manajemen perusahaan yang mengajukan permintaan tenaga kerja ini. Saat ini, calon tenaga kerja dari luar Batam sudah berkurang minatnya untuk mendapatkan pekerjaan di Batam. Salah satu penyebabnya, karena penghasilan di Batam dan luar Batam sudah tidak jauh berbeda. Misalkan upah di Batam Rp1.180.000 beda tipis dengan upah daerah lain. Nah dengan perbedaan yang tidak jauh itu, membuat calon tenaga kerja banyak yang lebih berpikir untuk bekerja di kampung halamannya sendiri. Sekian penjelasan dari kami semoga bermanfaat. Hormat Kami Luhut Marbun Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnaker kota Batam

Bimbang LAMA-lama pembicaraan itu hampir akur, Aziz amat tertarik dengan kecantikan Hayati. Dia sekarang hendak melepaskan pendapat yang lama, hidup membujang, dia hendak mengambil Hayati menjadi istrinya. Tetapi tidaklah sampai pertimbangannya, apakah Hayati hendak jadi istri yang akan dibawa bersamasama sehidup semati, istri kawan bertempur menghadapi kesulitan hayat, sebagaimana dipikirkan orang selama ini, tidak sampai ke

sana pertimbangannya. Pertimbangannya ialah Hayati gadis cantik, orang kampung pingitan, dia mesti mendapatkan Hayati. Tak dapat dengan jalan yang biasa dikerjakan, yaitu haram, dengan jalan halal baik juga. Dia sekarang ada pekerjaan, simpanan ibunya pun cukup, harta banyak. Siapa orang tak suka dengan dia! Setelah cukup perlop-nya 14 hari, dia pun kembali ke Padang. Dia berjanji hendak hidup jujur,

melemparkan perangainya lagi setelah ditunggu-tungyang lama, supaya kalaugu balasannya, tak datang. kalau dia meminta Hayati, Dan kemudian sekali, diakan diberikan oleh keralihat-lihatnya Hayati tak batnya dengan tidak banyak ada lagi di Padang Panberpikir.*** jang. Timbullah kedukaan Terlalu banyak was-was kepadanya, sehingga dikiyang menimpa Zainuddin serimnya surat teralamat ke jak surat itu dimasukannya Batipuh, meminta maaf (enam puluh dua) ke pos. Dia merasa takut, kadan keridaan, jika kata lau-kalau suratanya yang beryang dahulu telah terlansifat terus terang itu akan jur. menggoncangkan hati Hayati. ApaTerobatlah hati itu kembali se-

ketika mendapat balasan dari Hayati, mengatakan suratnya yang dahulu tidak menerbitkan salah terimanya sedikit juga, dan masih berharap-harap surat darinya, masing ingin hendak bertemu. Cuma seketika akan berangkat pulang kembali belum sempat memberi tahu, karena sangat sesaknya pekerjaan, sehingga tak sempat membuat surat dengan tenang dan tenteram. Ketika membaca surat itu,

telah ada perasaan yang halus d a l a m j a n t u n g Z a i n u d d i n , m engatakan bahwa surat itu sudah agak kurang berisi dari yang dah u l u . T e t a p i p e r a s a a n y a n g d emikian tak sanggup tumbuh dengan subur, karena dari dalam pun datang pula suara mengatakan, "Manakah bisa akan jadi, seorang anak perempuan yang sebaik hati itu, yang telah bersumpah setia, akan undur dari janjinya hanya dalam beberapa hari saja!"

Nambah Kerjaan √ Banyak yang Marah Gagal Jadi Menteri - Mungkin sudah bayar DP, makanya marah.. √ Kerja KPK seperti Tsunami - Takut tandanya apa? ayo... REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, Email: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.

SEMAKIN bertambahlah pekerjaan istri saya di rumah kami yang sederhana di daerah Baloi, Batam itu. Bukan hanya membersihkan rumah sedari bangun tidur, mencuci baju, memasakan dan merawat dua anak kami. Sejak hampir dua bulan terakhir ini, dia semakin sibuk setiap harinya. Bukan karena ada pekerjaan sampingan yang menghasilkan uang, bukan! ini adalah pekerjaan menjijikkan dan membuangbuang waktunya. Hampir satu bulan ini tepatnya, rumah kami yang sederhana namun nyaman itu mendadak mendapatkan kunjungan tamu tidak diundang.

Jumlahnyapun sangat beragam. Kadang sekali datang bisa 10, kalo cuaca panas biasanya hanya satu dua saja. Tamu tidak diundang itu adalah kawanan lalat ijo yang dulunya mendiami tong sampah di depan rumah. Namun kini, mereka melakukan kunjungan tidak resmi ke rumah kami. Lalat-lalat ijo menjijikkan itu sangat mengganggu. Selain berputar-putar di samping telinga kami saat santai berbaring depan tivi. Namun tiap hari semakin ganas dan beringas. Mereka mulai melakukan invasi ke wilayah dapur. Dan di sini mereka kian meraja lela, karena mulai menghinggapi

masakan yang baru selesai dimasak oleh istri saya itu. Akhirnya, dengan geram dia (istri-red) mencari sapu lidi yang telah lama disimpan di gudang belakang. Dengan tampang beringas dirinya memantau pergerakan kawanan lalat ijo itu. Saat dalam jangkauannya, Plak.........Plaaaaak....sapu lidi itu meremukkan ekor per ekor lalat ijo besar itu. Sesekali dia berceloteh, dasar tukang sampah S****N (maaf disensor) bikin nambah kerjaan bunda saja. Gara-gara udah 1 bulan sampah di depan rumah yang diangkut kini bunda jadi tukang tepuk lalat pulak...Erhhhhhhhh-

hhhhhgh....padahal kita ndak pernah nunggak bayar tagihan sampah. Plak........Plak........Plak........, sambil berkeliling rumah berburu kawanan lalat ijo. Emang masalah sampah di Batam ini semakin membuat pusing, bukan hanya para pejabat di kota ini tapi juga bikin pusing keluarga. Wartawan Haluan Kepri

Tundra


SUMBAR—RIAU

Rabu, 5 Oktober 2011

6

Terkait Praktik Striptis di Caffe Fellas

DPRD Panggil Tiga SKPD

Asuransi Kebakaran Jangan Sekadar Wacana PADANG— DPRD Kota Padang memberi apresiasi terhadap gagasaran Walikota Padang Fauzi Bahar, yang merencanakan asuransi kebakaran untuk warga kota. Beberapa anggota menyatakan dukungannya untuk jalannya program tersebut. Namun, gagasan itu diharapkan tidak hanya sekadar wacana, menggaung sesaat, setelah itu tidak ada tindaklanjutnya. "Wacana Walikota Padang itu sangat bagus, karena bisa membantu masyarakat yang susah setelah mengalami musibah kebakaran. Tapi, hendaknya jangan hanya sekedar rencana saja, tapi segera dilaksanakan," kata anggota Komisi I DPRD Kota Padang Paula Lindawati kepada Haluan, Senin (3/10) lalu. Selagi menyangkut kepentingan masyarakat, katanya walikota boleh dan silakan saja membuat program yang memang dibutuhkan. Apalagi kalau program itu jalan keluar untuk korban kebakaran. "Tapi jangan dimanfaatkan untuk meraih keuntungan atau memperkaya diri sendiri. Kan kasihan masyarakat, sudah menderita ditambah lagi dengan permainanpermainan oknum tertentu. Yang jelas, jika ide itu dilaksanakan akan bermanfaat. Tergantung pengelolaannya," tegas kader Partai Demokrat ini. Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Pun Ardi mengatakan, ide walikota yang menganjurkan masyarakat untuk mengikuti asuransi kebakaran sangat bagus. Karena sangat membantu mereka dari keterpurukan, akibat musibah kebakaran. "Jika memang asuransi kebakaran dilaksanakan, hendaknya pembayarannya ringan atau terjangkau oleh masyarakat atau tidak memberatkan," ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Walikota Padang Fauzi Bahar mewacanakan agar korban kebakaran mendapatkan asuransi. Polanya dengan mengutip dana setiap pembayaraan rekening listrik. (ade)

Sembilan Dermaga Akan Dibangun di Mentawai PADANG — Pemerintah Kabupaten Kepuluan (Pemkab) Mentawai, Sumatera Barat, berencana membangun sembilan dermaga. "Sembilan dermaga yang akan dibangun terdapat di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Kepuluan Mentawai," kata Kepala Dinas Perhubungan, Kabupaten Kepuluan Mentawai, Eliza Murti, saat dihubungi dari Kota Padang, Selasa (4/10). Menurutnya, Pemkab Mentawai rencananya dalam waktu dekat ini akan membahas persoalan pembangunan sembilan dermaga tersebut dengan DPRD. "Untuk pembangunan dermaga anggarannya berasal dari APBD Kabupaten Kepuluan Mentawai, namun belum tahu berapa besar dananya," katanya. Dia menambahkan, Pemkab Mentawai saat ini baru melakukan studi kelayakan dalam pembangunan sembilan dermaga tersebut. Pembangunan dermaga nantinya diharapkan dapat memperlancar akses transportasi warga dari Kabupaten Kepuluan Mentawai menuju Padang," katanya. Selain itu, tambah Eliza Murti, pembangunan dermaga juga mendongkrak jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Mentawai sehingga perekonomian masyarakat meningkat. Dia mengatakan, pemerintah daerah juga akan menambah empat unit kapal membawa penumpang dan barang ke Kabupaten Kepuluan Mentawai. "Saat ini armada kapal untuk membawa penumpang dan barang yang ada masih dirasakan kurang," katanya. Menurutnya, selama ini kondisi kapal yang beroperasi ke Mentawai sudah sangat tua dan sangat membahayakan dalam pelayaran. "Selama ini masyarakat masih merasa minimnya pelayanan kapal untuk membawa penumpang dan barang," katanya.(ant)

PAD ANG — Komisi I DPRD Kota Padang memanggil ADANG tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Padang terkait praktik tarian striptis yang terungkap di salah satu tempat hiburan malam di daerah itu belum lama ini. Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Jumadi, Senin (3/10) lalu mengatakan, tiga SKPD yang dipanggil adalah Dinas Pariwisata, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). "Pemanggilan SKPD di lingkungan Pemkot Padang untuk menjelaskan perizinan dan koordinasi antara ketiganya sehubungan dengan terungkapnya praktik tarian striptis di sebuah tempat hiburan malam beberapa hari lalu," katanya. Dia menjelaskan, pemanggilan dimaksudkan agar ke depan SKPD terkait dapat menertibkan semua tempat hiburan malam yang menyalahi izin serta berkoordinasi dengan baik. Dalam pertemuan Komisi I DPRD Kota Padang dengan pimpinan ketiga SKPD terungkap masih banyak tempat hiburan malam yang ternyata tidak memiliki izin serta menyalahi jam operasi yang sudah ditentukan. Berdasarkan pantauan anggota Komisi I DPRD Kota Padang, dari puluhan tempat hiburan malam di kawasan Sungai Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan hanya satu yang memiliki izin dari KP2T. Selain itu juga di kawasan Bukit Lampu, Kecamatan Bun-

gus masih banyak tempat-tempat yang dijadikan ajang maksiat bagi muda mudi. Satpol PP yang bertugas menegakkan Perda melalui razia yang dilakukan secara rutin ternyata tidak mampu memberikan efek jera bagi masyarakat dan pemilik tempat hiburan. "Kita melihat dari pertemuan yang sudah dilakukan ini ada koordinasi yang harus ditingkatkan dari ketiga SKPD yang bersangkutan, sebab antara perizianan dan pengawasan harus sejalan, jangan sampai ada lempar tanggung jawab antara SKPD agar tegaknya Perda," jelas Jumadi. Satpol PP Kota Padang pada Senin (26/9) sekitar pukul 22.45 WIB menangkap dua orang penari striptis di tempat hiburan malam (karaoke) Cafe Fellas dan Happy Family. Kepala Kantor Satpol PP Kota Padang Yadrison mengatakan, kedua penari itu adalah SS (21) warga Kota Sawahlunto dan NA (21) warga Kota Bukittinggi. Mereka tertangkap tangan sedang tidak memakai sehelai benang pun di depan tiga orang tamu laki-laki. "Dua penari striptis tersebut mengaku telah terjun selama tujuh bulan menjadi penari telanjang karena tertarik dengan bayaran yang lumayan besar," katanya.

ANT

DIINTEROGASI PETUGAS — Petugas Satpol PP sedang menginterogasi dua perempuan muda yang kedapatan tangan oleh petugas menari erotis di dalam vip bersama tiga tamu laki-laki di Caffe Fellas, Kota Padang beberapa hari lalu. Diperiksa Sementara itu penyidik Polresta Padang telah memeriksa beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Padang, Sabtu (1/10) siang. Mereka diperiksa, terkait dilepasnya penari telanjang yang telah ditangkapnya, Senin (26/9) lalu. Wakapolresta AKBP Wisnu Handoko mengatakan, penyidik

telah meminta keterangan dari petugas Pol PP, dalam kasus penari striptis tersebut. Kedatangan petugas Pol PP ke Polresta Padang ini hanya koordinasi saja. "Kami telah meminta keterangan petugas Pol PP, kemudian dalam waktu dekat pemilik cafe akan dipanggil untuk dimintai keterangan," kata Wisnu Handoko Senin (3/10) di Mapolresta Padang.

Dugaan Gratifikasi Rp200 Juta di UNRI

Yohanes Oemar Jadi Tersangka PEKANBARU — Penyidik Kejaksaan Negeri Pekanbaru menetapkan mantan Pembantu Rektor II Universitas Riau Prof Dr Yohanes Oemar, MM sebagai tersangka dugaan gratifikasi sebanyak 17 paket proyek senilai Rp200 juta. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Pekanbaru, RH Panjaitan, SH, Senin (3/10) lalu. Dikatakannya, mantan Purek II Universitas Riau (UR) tersebut diduga mendapatkan fee sebesar 12,5 persen dari 17 paket proyek tahun 2007 yang ada di universitas tersebut. Perbuatan ini dinilai melanggar pasal 12 UndangUndang (UU) Nomor 31 Tahun

1999 Tentang Pemberantasan tindak Pidana Korupsi. "Sesuai UU tersebut dibunyikan, setiap orang yang melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 419, Pasal 420, Pasal 423, Pasal 425, atau Pasal 435 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar," ujarnya. Ketika ditanya apakah kontraktor pelaksana juga ditetapkan sebagai tersangka, RH Panjaitan mengatakan kemungkinan ter-

sebut ada. "Saat ini memang belum kita tetapkan sebagai tersngka," ujarnya. Dugaan gratifikasi tersebut terendus, berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan Kejari Pekanbaru dari sekitar 17 paket proyek APBN senilai Rp4,876 miliar di UR. Proyek tersebut di antaranya, pengerjaan bangunan bengkel dan pool kendaraan senilai Rp350 juta. Penghijauan dan jalan taman senilai Rp236.964.000, ditambah dengan penghijauan taman pelindung dengan nilai Rp150.000.000 dan pembangunan pagar kampus senilai Rp600 juta. (mor)

Gunung Marapi Lima Kali Keluarkan Abu Vulkanik

NET

GUNUNG Marapi di Kabupaten Agam dan Tanahdatar, Sumatera Barat, mengeluarkan abu vulkanik disertai belerang sebanyak lima kali, Selasa (4/10). PADANG— Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanahdatar, Sumatera Barat, mengeluarkan abu vulkanik disertai belerang sebanyak lima kali pada Selasa (4/10). "Gunung Marapi sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB telah lima kali me-

ngeluarkan abu vulkanik disertai belerang," kata Hartanto, petugas pos pengamatan Gunung Marapi Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BGPVMB). Menurutnya, ketinggian asap debu vulkanik serta belerang yang ke luar dari ke-

pundan Gunung Marapi mencapai 900 meter. "Abu vulkanik dari Gunung Marapi itu mengarah ke Kabupaten Tanahdatar mengingat angin bertiup ke arah timur," kata Hartanto. Dia menambahkan, gumpalan asap hitam berlangsung tidak lama, hanya sekitar delapan menit untuk kemudian disusul asap putih. "Asap putih yang ke luar dari gunung setelah asap hitam itu juga tidak begitu lama, hanya sekitar 10 sampai 15 menit," katanya. Dia mengatakan, aktivitas Gunung Marapi sejak September 2011 mengalami peningkatan, namun tidak ada letusan yang mengeluarkan lahar atau material lain. "Dari pengamatan secara kasat mata, letusan terjadi hampir tiap hari sejak peningkatan aktivitas gunung, namun tidak terlihat material seperti lahar yang dikeluarkan selain abu vulkanik dan asap hitam," sebut Hartanto. Berdasarkan data BGPV-

MB, Gunung Marapi meletus sebanyak 160 kali selama satu bulan dari 1 - 30 September 2011. Menurutnya, Gunung Marapi sekarang statusnya meningkat dari status normal menjadi waspada level II, tetapi warga diminta tidak khawatir karena aktivitas gunung masih dalam taraf wajar. "Kendati demikian, kewaspadaan harus terus ditingkatkan karena peningkatan gunung tidak dapat diprediksi kapan terjadi," ujarnya lagi. Hartanto menambahkan, intensitas letusan terbilang tinggi. Rekomendasi larangan para pendaki melakukan pendakian lebih dari tiga kilometer dari puncak masih diberlakukan. "Kami masih tetap melakukan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Marapi," ucapnya. Dia mengimbau masyarakat yang tinggal di bawah kaki gunung seperti Koto Baru, Sungaipuar, serta Padangpanjang dan Kabupaten Tanahdatar tetap waspada dengan peningkatan status gunung sekarang. "Bagi masyarakat yang kelu-

ar rumah diharuskan memakai masker untuk menghindari penyakit," katanya. Langganan Abu Sebagian wilayah Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat yang hanya berjarak sekitar lima kilometer dari Gunung Marapi menjadi langganan abu vulkanik yang disemburkan gunung itu dalam seminggu terakhir. "Beberapa kecamatan di "Luhak Nan Tuo" yang selalu dihujani abu vulkanik di antaranya Pariangan, Lima Kaum, Sungai Tarab dan Salimpaung," ujar Nelfison warga Nagari Labuh, Kecamatan Lima Kaum, Selasa (5/10) Dikatakannya, banyak lahan pertanian dan pemukiman warga yang ditutupi abu vulkanik berbau belerang. Ia menyebutkan, Nagari Labuh memang selalu menjadi langganan jika Gunung Marapi mengeluarkan abu vulkanik. "Kondisi ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu, sehingga warga tidak resah lagi," kata Nelfison.(ant)

Ratusan Siswa SMAN 9 Mogok Belajar PADANG — Ratusan siswa kelas I SMA Negeri 9 Pasar Baru Padang mogok belajar karena seragam dan atribut sekolah belum dibagikan. Pihak sekolah mengaku, seragam yang dipesan dari Yogyakarta dicuri saat pengiriman. Dipicu belum diterimanya baju seragam dan atribut sekolah dari pihak sekolah, ratusan siswa kelas I SMA Negeri 9 Pasar Baru Padang mogok belajar, sejak Senin (3/10) lalu. Para siswa mengaku, masing-masing siswa telah membayar Rp625 ribu per orang untuk seragam dan atribut sekolah, tapi hingga kemarin

mereka belum mendapatkan baju dan atribut yang dijanjikan itu. Dalam aksi itu, siswa menuding Kepala SMA 9 Padang telah melakukan tindakan korupsi dan pantas dipecat. Para siswa juga mengecam tindakan guru yang menghukum siswa karena tidak memakai atribut sekolah, padahal siswa yang bersangkutan belum menerima atribut dari sekolah. "Saya pernah dihukum di lapangan sekolah gara-gara tidak memakai topi sekolah. Tapi itu bukan salah saya, tapi salah sekolah, karena saya belum menerima atribut sekolah.

Jika saya sudah menerima topi itu, tentu akan saya pakai," ujar Dwi, salah seorang siswi kelas I SMA 9 Padang. Menurut Dwi, sebagian besar siswa kelas I memang belum menerima seragam dan atribut dari pihak sekolah. Padahal ketika meminta uang seragam dan atribut itu, para siswa tidak boleh telat membayar. Namun nyatanya, setelah mereka membayar tepat waktu, pakaian dan atribut malah tidak didapatkan. Sementara itu, Kepala SMA 9 Padang Nilma Lafrida mengungkapkan, seragam

atribut memang didesain khusus di Jogyakarta. Namun pihak pabrik yang dipercaya untuk mendesain dan mencetak seragam, serta atribut itu meminta waktu yang cukup lama. "Awalnya telah selesai, namun katanya hilang tiga koli dan butuh waktu untuk cetak kembali. Beberapa hari lalu, mereka klaim seragamnya telah selesai, tapi hilang lagi dalam perjalanan menuju Padang, dan mereka janji kembali dalam waktu dekat akan dicetak dan dikirim kembali," ujar Nilma Lafrida. Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Bambang Sutrisno

mengatakan, segala bentuk aspirasi siswa akan ditampung oleh Dinas Pendidikan. Aksi siswa itu merupakan hal yang wajar, tapi tidak harus dengan cara aksi mogok belajar. Terkait dengan pemungutan uang seragam dan atribut ini, Bambang mengatakan, ia tidak mempersalahkan pemungutan biaya itu. Karena alasannya telah menjadi kesepakatan bersama dengan komite sekolah, dan orangtua wali murid. Sedangkan kehilangan baju seragam menurutnya murni kesalahan pihak pemasok, bukan salah sekolah. (wan)

Saat ditanyakan apakah pemilik cafe ini bisa dijadikan tersangka dalam kasus tersebut, kata Wisnu, pihaknya belum bisa mengambil keputusan. Sebab, sampai saat ini penyidik masih mengumpulkan fakta-fakta yuridis. "Sementara kami masih menelusuri kedua penari telanjang tersebut. Sebab mereka sudah tidak berada di Kota Padang," ungkapnya.(nas/ant)

Lahan Koperasi Belum Diganti Rugi SELATPANJANG- Salah seorang pengurus Koperasi Pinang Masak di Kecamatan Rangsang daearah operasional PT SRL, Dani mengatakan, ada 400 hekar lahan koperasi yang masih belum diberikan sagu hati oleh perusahaan SRL. Dari 600 hektar lahan Koperasi Pinang Masak, yang diganti rugi berupa upah kerja imas tumbang lahan itu baru seluas 200 hektar. Sementara sisa yang 400 hektar lagi, hingga saat ini masih belum ada kejelasan dari perusahaan tersebut terkait penyelesaiannya. "Sementara anggota koperasi terus menanyakan hak itu kepada pengurus, seolah-olah pengurus telah menyelesaikannya dengan PT SRL," ungkap Dani kepada management SRL di hadapan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Kepulauan Meranti, Mamun Murod, baru-baru ini di Selatpanjang. Dani menyebutkan, selain belum selesainya perhitungan biaya ganti rugi dengan PT SRL, koperasi juga mengharapkan agar manajemen perusahaan itu dapat menyesuaikan nilai pembayaran ganti rugi dari seluas 200 hektar itu. Karena Koperasi Pinang Masak telah

mengeluarkan biaya cukup besar dalam melaksanakan imas dan tumbang lahan itu. Sementara pemberian dari perusahaan bersangkutan bisa dikatakan hanya separuh dari perhitungan pembayaran koperasi. Pihak PT SRL pada saat itu berjanji pada pertemuan selanjutnya dan akan membicarakan hal itu bersama petugas perusahaan yang sebelumnya membidangi masalah tersebut. "Kita akan selesaikan seluruh permasalahan yang masih terbengkalai dengan masyarakat. Sehingga tidak ada lagi selisih pendapat terkait lahan itu antara perusahaan dengan masyarakat," ujar Syamsul Bahri Manager PT SRL. Ditambahkan Syamsul, perusahaan tidak ada niat untuk tidak melakukan pembayaran sebagaimana ketetntuan. Hanya saja mungkin karena bentuk birokrasi yang diterapkan perusahaan dalam menetukan sebuah kebijakan harus berdasarkan hasil berita acara dari lapangan. "Jadi tidak ada masalah jika sudah memenuhi ketentuan yang digariskan perusahaan. Seluruh kewajiban akan dilaksanakan dengan baik," jelasnya lagi.(jos)

Ratusan Warga Maligi Unjuk Rasa PASBAR —Lima ratusan warga Jorong Maligi Nagari Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mendatangi kantor bupati melakukan aksi unjuk rasa, Senin (3/10) lalu . Massa menuntut PT Gersindo Minang Plantation (GMP) sebagai pengelola lahan merealisasikan plasma seluas 1.453 hektar yang belum terealisasi hingga saat ini. Pengunjuk rasa meminta Pemkab Pasbar memfasilitasi mereka dengan PT Gersindo Minang Plantation. "Warga Maligi menangis karena sampai saat ini plasma yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi oleh PT GMP. Dari perjanjian awal saat penyerahan lahan plasma dijanjikan seluas 2.118 hektar. Tapi sampai sekarang baru sekitar 665 hektar yang terealisasi. Kami minta Pemkab Pasbar dapat memfasilitasinya," ujar Koordinator aksi, Yeni dihadapan Wabup Pasbar. Menurutnya, aksi unjuk

rasa yang mereka lakukan adalah lanjutan aksi beberapa waktu lalu sebab hingga saat ini pihak perusahaan belum memenuhi tuntutan mereka. "Kita tidak didampingi ninik mamak karena kami murni atas nama masyarakat," sebut Yeni. Sedangkan Hendro mengharapkan Pemkab Pasbar bisa mengukur kembali lahan yang ada termasuk lahan seluas 613 hektar di Fase IV yang sedang bersengketa. Apakah lahan di fase itu termasuk lahan plasma atau tidak sehingga masyarakat memperoleh jawaban yang pasti. "Bukti-bukti berupa dokumen akan kita serahkan dan berharap Pemkab Pasbar bisa menyelesaikannya. Kami bukan pengacau tetapi kami masyarakat ingin kejelasan," pinta Hendro. Hal yang sama juga dikatakan Joni Heneldra, pada tahun 1999 pengelola sebelumnya PT PHP II di hadapan notaris Kota Padang menyatakan lahan seluas 613 hektar adalah hak milik masyarakat Maligi. (mor)


CMYK

Rabu, 5 Oktober 2011

8

WAKIL Walikota Batam, Rudi SE, melakukan tepung tawar terhadap guru yang akan berangat haji.

SEKITAR 5.000 lebih para guru tergabung dalam PGRI menghadiri halal bihalal yang diadakan di Sport WAKIL Walikota, Rudi SE, saat memberi sambutan Hall Tumenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Jumat (30/9) lalu. pada acara halal bihalal PGRi Kota Batam

PGRI Kota Batam Menggelar Halal Bihalal KEPALA Disdik Kota Batam, Drs H Muslim Bidin, MPd, melakukan tepung tawar terhadap para guru yang akan berangkat haji.

WAKIL Walikota Batam, Rudi SE, dan Kepala Disdik Kota Batam, Muslim Bidin, serta undangan lainnnya turut hadir pada acara halal bihalal PGRI.

UNTUK meningkatkan jalinan kerjasama dan silaturahmi antara para guru, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Batam menggelar halal bihalal diadakan di Stadion Tumenggung Abdul Jamal, Jumat (30/9) lalu. Acara tersebut dihadiri sekitar 5.000 lebih guru, para muspida, serta tokoh pendidikan dan tokoh masyarakat lainnya. Hadir Wakil Walikota Batam, Rudi SE, sekaligus melepas para guru yang akan naik haji, Kepada Disdik Kota Batam, Drs H Muslim Bidin, serta Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Riki Indrakary, Kepala Dinsos Kota Batam, Sahir, dan sesepuh PGRI Drs H Ibnu Maja MPd. Acara cukup meriah dan penuh hikmat diisi dengan ceramah rohani, serta hiburan nasyid, kompang, dan krasi lainnnya. Wakil Walikota Batam, Rudi SE, dalam sambutannnya menyatakan agar PGRI tetap bersatu padu dan saling bahu membahu meningkatkan pendidikan di Kota Batam. Karena PGRI ini merupakan ujung tombak memajukan pendidikan di Kota Batam. Sementara sesepuh PGRI, Ibnu Maja, menilai PGRI dari tahun ke tahun terus maju dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dia menyarankan keharmonisan harus dijaga dan lebih ditingkatkan lagi. Ketua I PGRI Kota Batam, Rustam Efendi, didampingi Ketua Panitia halal bihalal PGRI Nor Muhammad, menyatakan digelarnya halal bihalal ini lebih meningkatkan persaudaraan antar sesama guru serta meningkatkan tari silaturahmi dalam menjaga keharmonisan para anggota di PGRI. Apalagi saat ini anggota telah mencapai 9.300 lebih, karenanya perlu saling meRUSTAM Efendi Ketua I PGRI Kota Batam. ngenal satu sama lain.

PARA guru yang akan berangkat haji dilepas langsung Wakil Walikota Batam, Rudi SE, pada acara halal bi halal.

KETUA I PGRI Kota Batam, Rustam Efendi, SE, foto bersama dengan Panitia halal bihalal PGRI usai acara.

Sosialisasi Penyusunan Laporan Pemda Anambas

PESERTA sosialisasi konsentrasi mengikuti pelatihan

HENDRI Afrizal, ketua pelaksana sosialisasi penyusunan laporan

UNTUK mewujudkan pembuatan laporan dan data yang akurat di setiap SKPD yang ada di Pemkab Kepulauan Anambas, Setda Anambas mengadakan sosialisasi penyusunan laporan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Pemda) tahun 2011 di aula Siantanur (29/9). Peserta terdiri dari tenaga penyusun laporan di seluruh SKPD, lebih kurang 60 orang. Hendri Afrizal Ketua pelaksana kegiatan mengharapkan, dengan adanya sosialisasi ini, penyusunan laporan penyelenggaraan pemerintah di lingkungan Pemkab KKA semakin baik dan benar sesuai dengan format yang telah ditetapkan

melalui peraturan pemerintah. Sementara itu, Augus R.Unggul, Asisten III Bupati Anambas saat membuka acara menyampaikan harapannya, agar kiranya sosialisasi yang dilaksanakan dapat meminimalisir berbagai kekurangan yang selama ini terjadi dalam penyusunan laporan. "Dimasa-masa yang akan datang berbagai kekurangan tersebut dapat dihindari dengan memperhatikan setiap tuntunan yang telah diberikan. Sehingga dapat menciptakan laporan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Augus. Narasi dan Foto : Yulia

TAMU undangan yang hadir pada acara pembukaan sosialisasi

PANITIA pelaksana sosilisasi foto bersama setelah pelatihan

ASISTEN III Bupati KKA Augus R Unggul bersama narasumber menyanyikan lagukan Indonesia Raya DODY Krisitan, Alfian dan moderator saat sesi diskusi

DEDY Kristian (kanan) sebagai narasumber

CMYK

AUGUS R Unggul membuka sosialisasi penyusunan laporan

REGISTRASI peserta sosialisasi


CMYK

CMYK

BATAM

Rabu, 5 Oktober 2011

www.haluankepri.com

9

Terkait Tas Diduga Berisi Bom di Simpang Kara

CCTV Mati, Pemilik Tas Belum Terlacak Rustam Efendi SE Ketua PGRI Kota Batam

Ingin Sejahterakan Anggota SAAT ini, keinginan Rustam Efendi adalah bagaimana Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kota Batam bisa lebih maju dari sebelumnya. Dia berharap, dengan majunya PGRI maka kesejahteraan anggota juga bisa meningkat. Karenanya, berbagai program pun terus digebernya. Tak lupa, pemantapan organisasi melalui rapat kerja dilaksanakan pria ini setiap tiga bulan sekali, untuk membuat konsep peningkatan kinerja dari PGRI sekaligus mengevaluasi hal.10

Ingin Sejahterakan

BALOI –– Polisi terus menyelidiki kasus travel bag (tas perjalanan) misterius berisi baju yang sebelumnya diduga berisi bom di halte bus Simpang Kara, Batam Centre. Namun, polisi kesulitan melacak pemilik tas tersebut karena kamera pengawas (CCTV) yang ada di sekitar wilayah tersebut tidak berfungsi. "Kamera pengawas (CCTV) yang ada di simpang lampu merah, sekitar 20 meter dari pemberhentian bus itu mati sejak delapan bulan lalu. Jadi kami tidak bisa melacak (pemilik tas) melalui rekaman CCTV tersebut," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Barelang Kompol Yos Guntur kepada wartawan, Selasa (4/10). Padahal, Guntur berharap orang yang meletakkan tas misterius tersebut bisa segera dike-

tahui melalui rekaman CCTV. "Tanpa rekaman tersebut kecil kemungkinan pemilik bisa diketahui. Kami hanya berharap ada petunjuk dari isi tas yang sempat diledakan tersebut," katanya. Meski demikian, lanjut Guntur, polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian serta meminta keterangan warga sekitar untuk CCTV Mati

hal.10 TUNDRA/HALUAN KEPRI

LAKUKAN FOGING –– Seorang petugas melakukan foging di tong sampah yang menumpuk di depan rumah warga di Taman Kota, Selasa (4/10). Foging tersebut merupakan swadaya warga yang khawatir terhadap banyaknya lalat dan ulat di tumpukan sampah, karena sudah sebulan belum diangkut.

APBD 2012 Turun Rp200 Miliar BATAM CENTRE –– Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam tahun anggaran 2012 yang diharapkan capaiannya lebih tinggi dari APBD murni tahun 2011, justru jauh dari harapan. Pemko Batam mengajukan APBD tahun 2012 sebesar Rp1,2 triliun, turun sekitar Rp200 miliar dibanding APBD tahun 2011 yang sebesar Rp1,4 triliun. Besaran APBD tahun 2012 tersebut terungkap dalam ra-

pat pembahasan draf itu nampaknya maKebijakan Umum sih jauh dari haraAnggaran (KUA) dan pan. Dan ini sangat Prioritas Plafon Angjauh dari rencana garan (PPA) antara pembangunan jangTim Banggar Pemko ka menengah daerah Batam dengan Tim (RPJMD). SepertiBanggar DPRD Kota nya Pemko Batam tiBatam, Selasa (4/10) dak ada semangat di gedung DPRD di untuk menggenjot Batam Centre. PAD kita," kata Wa"Kita melihat draf Aris Hardi kil Ketua III DPRD APBD tahun 2012 yang Kota Batam dan juga diajukan sebesar Rp1,2 triliun salah satu Koordinator Badan

CMYK

Anggaran (Banggar) Aris Hardi Halim kepada wartawan usai rapat pembahasan tersebut. Penurunan tersebut menjadi pertanyaan mengingat sumber PAD di Kota Batam yang sangat besar. Aris pun mempertanyakan pemasukan dari sumber-sumber PAD yang selama ini ditarik Pemko Batam. Menurut Aris, salah satu faktor terjadinya kemerosotan

APBD 2012

hal.10

Hasil Kunjungan Walikota ke Korsel

Batam-Gymje Kerjasama Lima Bidang SEKUPANG –– Walikota Batam Ahmad Dahlan yang baru pulang dari Kota Gymje, Korea Selatan (Korsel), Senin (3/ 10) akhirnya membeberkan tujuan serta hasil kunjungannya selama sepekan di negeri Ginseng itu. Kata dia, ada lima

kesepahaman kerjasama yang dicapai antara Pemko Batam dengan Pemko Gymje. Menurut Walikota, kelima kesepahaman tersebut secara resmi terangkum dalam Letter of Intent (LoI) yang ditandatangani antara Dahlan dirinya dengan pemerintah di Gymje. Kerjasama tersebut adalah di bidang pariwisata, pertanian, industri, tenaga kerja dan pendidikan. "Lima bidang kerjasama dari kunjungan selama sepekan di sana, pada intinya untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Ahmad Dahlan kepada wartawan usai menghadiri peresmian Silo (tempat penampungan sementara) PT Holcim di Pelabuhan Internasional Sekupang, Selasa (4/10). Dari kelima bidang tersebut, lanjut Dahlan, Pemko Ba-

CMYK

tam memprioritaskan pada bidang pariwisata, hal tersebut dimaksudkan untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan Korea ke Batam. Di mana menurutnya wisatawan Korea saat ini menduduki peringkat ketiga terbanyak setelah wisatawan asal Singapura dan Malaysia. Menurut Dahlan, saat ini penduduk Kota Gymje tengah bangkit secara ekonomi sehingga pemerintah di kota tersebut sangat mendukung masyarakatnya untuk melakukan perjalanan rekreasi. Karenanya, Pemko Batam harus menyambut baik peluang tersebut dengan mempersiapkan diri dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai. Untuk mendukung ter-

Batam-Gymje

hal.10


METRO BATAM

10 Rabu, 5 Oktober 2011 Dinilai Lambat Atasi Persoalan Sampah

Penerapan Donasi Pelabuhan dan Bandara

Komisi I Minta Azwan Dicopot Sekda: Masih Banyak yang Perlu Dipersiapkan BATAM CENTRE –– Anggota Komisi I DPRD Kota Batam Helmy Hemilton SH mendesak Walikota Batam Ahmad Dahlan untuk mencopot Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Azwan dari jabatannya. Azwan dinilai lambat dalam mengatasi masalah sampah yang kini sangat dikeluhkan oleh masyarakat Kota Batam. Menurut Helmy, ketidakmampuan seorang kepala dinas dalam menjalankan tugasnya, justru akan membawa citra buruk bagi Walikota dan Wakil Walikota yang merupakan pemimpin pilihan rakyat. Karena berhasil tidaknya kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota, apabila kepala SKPD yang bersangkutan mampu mengatasi masalah yang terjadi di masyarakat. "Atas nama komisi I, yang membawahi bidang hukum dan pemerintahan, kami meminta kepada Pak Walikota untuk mencopot Azwan dari jabatannya. Karena Azwan tidak mampu mengatasi masalah sampah. Masyarakat banyak yang terserang wabah penyakit akibat sampah tak diangkut-angkut. Dan ini justru akan menimbulkan citra buruk bagi Walikota dan Wakil Walikota," tegas Helmy, Selasa (4/10) di ruang kerjanya. Sambungan dari hal.9 yang telah dilakukan. Menurutnya, masih banyak PR yang harus diselesaikan PGRI, terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan di masing-masing sekolah, serta meningkatkan lagi pengetahuan para guru. Menjabat sebagai Ketua PGRI Kota Batam bagi Rustam Efendi, merupakan tantangan yang harus ia dan pengurus lakukan sebaik mungkin. "Setiap rakor tahunan kita mengevaluasi kinerja apa saja yang sudah dan akan kita lakukan. Namun yang terutama program memajukan PGRI kota BaSambungan dari hal.9

mengungkap pemilik tas perjalanan warna coklat itu. "Walau kemungkinan menemukan pelaku kecil, kami masih terus berupaya mengungkap kasus ini," ujar Guntur. "Anggota sedang dalam lidik, kini sedang ditelusuri terkait isu tas berisi bom itu," kata dia lagi. Sebelumnya, Kasat Brimobda Polda Kepri Kombes Waris Agono yang ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) usai melakukan penjinakan travel bag yang diduga berisi bom itu mengatakan, di dalam tas itu tidak ditemukan adanya bahan berbahaya dan bahan peledak. "Intinya tidak ada barang berbahaya yang bisa menimbulkan ledakan di dalam tas tersebut," katanya. Kapolresta Barelang Kombes Eka Yudha Satriawan dihubungi melalui telepon genggamnya mengatakan, travel bag yang diduga berisi bom itu ternyata hanya berisi pakaian. "Oh, tas itu cuma isi pakaian saja," katanya singkat. Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat Batam terutama warga di sekitar Simpang Kara digegerkan oleh keberadaan sebuah travel bag di halte bus Simpang Kara, Senin (3/10). Pasalnya, tas berwarna coklat yang tidak diketahui pemiliknya itu diduga berisi bom. Tas itu kemudian

Kata dia, apabila seorang kepala SKPD yang sudah tidak mampu lagi menjalankan tugasnya, maka sebaiknya digantikan dengan orang yang memiliki kemampuan dan lebih kapabel dalam menjalankan tugas. Kepada masyarakat Batam, Helmy ju- Helmy ga menghimbau agar bersama-sama melakukan gugatan class action terhadap Kepala DKP Kota Batam terkait buruknya penanganan sampah di kota ini. "Kami menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan class action terhadap Azwan, dalam masalah penanganan sampah di Kota Batam," imbuh legislator dari Partai Demokrat ini. Di tempat terpisah, Ketua LSM Barelang Yusril mengatakan, ada indikasi kuat dalam permainan lelang pengangkutan sampah di DKP dengan pagu Rp 4.388.385.300 yang dilakukan oleh Azwan dan Kabid Kebersihan DKP M Jamil. Yang mana, pengumuman lelang dibuka di LPSE pada 24 Agustus 2011. Dari tujuh peserta yang ikut antara lain, CV Wudi Permata, PT Rumah Rah-

man, Sinar Merfa Lestari, CV Treza Multi Sarana, PT Royal Gensa Asih (RGA), CV Rezki Islami Tahuid dan VSha Group. Namun hanya hanya PT RGA saja yang mengajukan penawaran harga sebesar Rp 4.388.202.000. "Ini disinyalir ada perubahan spek kendaraan sehingga PT RGA dimenangkan dan diumumkan pada akhir September 2011. Proses lelang tersebut sarat dengan kongkalikong sehingga terjadi penunjukkan langsung," kata Yusril. Sementara itu, Kepala DKP Azwan masih belum bisa dimintai konfirmasinya. Saat dihubungi, nomor handpone yang biasa dipakai, dalam keadaan tidak aktif. Kabid Kebersihan M Jamil yang dimintai tanggapannya atas dugaan permainan dalam lelang pengangkutan sampah, enggan memberikan komentar panjang. "Aku sedang angkut sampah di Batu Batam. Silahkan ke ULP karena proses pengadaan bermula di sana. Terimakasih," kata Jamil melalui pesan singkat (SMS). (lim)

Ingin Sejahterakan tam ini harus tetap jalan. Apalagi menjelang ultah PGRI pada November mendatang, cukup banyak kegaiatn yang akan kita lakukan nanti," ujar pria yang saat ini menjabat sebagai Kabid Dikdas di Disdik Kota Batam. Kata dia, jumlah anggota PGRI di Kota Batam cukup signifikan tercatat mencapai 8.900 orang guru yang telah terdaftar memiliki kartu anggota PGRI. Namun secara keseluruhan bisa mencapai 9000 lebih, baik guru di sekolah negeri maupun swasta. Maka dari itu, kata Rustam, keharmonisan dan kinerja

guru yang tergabung di PGRI harus terus ditingkatkan. Apalagi, selaku pahlawan tanpa tanda jasa, katanya, guru merupakan ujung tombak keberhasilan dan kemajuan dunia pendidikan. "Guru memiliki peranan yang sangat strategis dan menjadi penentu keberhasilan dunia pendidikan. Makanya kita mengajak bersama-sama saling membangun dan meningkatkan kinerja dunia pendidikan di Batam. Karena PGRI menjadi ujung tombak pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan," katanya. (wan)

CCTV Mati diledakkan oleh Tim Gegana Satuan Brimob Polda Kepri. Menurut Kapolsek Batam Kota Kompol Heryana, tas itu pertama kali ditemukan oleh dua perempuan. Kedua perempuan yang tidak disebutkan namanya itu mengaku sudah sekitar setengah jam melihat tas itu, namun pemiliknya tidak tampak. Karena curiga, mereka kemudian melaporkannya ke Pos Polisi (Pospol) Simpang Kara. "Wanita itu melapor ke Pos kami di Simpang Kara. Katanya ada tas yang tidak ada pemiliknya di halte," kata Heryana. Aparat yang bertugas di Pospol Simpang Kara meneruskan laporan itu ke Polsek Batam Kota yang kemudian melaporkannya ke Polresta Barelang. Tidak berapa lama, sejumlah anggota Polsek Batam Kota dan Polresta Barelang terjun ke lokasi. Saat polisi datang, sudah banyak warga yang berkerumun di sekitar halte. Arus lalu-lintas pun macet karena banyak pengendara memperlambat atau bahkan menghentikan kendaraannya. Aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kapolresta Barelang Kombes Pol Eka Yudha Satriawan kemudian mengamankan tas misterius itu dengan memasang garis polisi (police line) dengan radius sekitar 30 meter. Warga

yang berkerumun berulang kali diingatkan agar tidak melewati garis polisi tersebut. Polisi juga mengontak Tim Gegana Satuan Brimob Polda Kepri. "Setelah memastikan tidak ada pemiliknya, kami putuskan untuk memberi garis polisi dan memberitahukan pada tim Gegana," kata Heryana. Tak berapa lama setelah mendapat laporan, Tim Gegana tiba di lokasi dan langsung mempersiapkan upaya penjinakan. Tim Gegana terlihat sangat hati-hati menangani tas itu. Sejak tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB, mereka membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menangani tas itu sebelum akhirnya diledakkan. "Kehati-hatian Tim Gegana juga dikarenakan pada seberang halte tersebut merupakan Kawasan Industri Cammo. Di dalam kawasan industri tersebut banyak terdapat barangbarang berbahaya dan mudah meledak," kata Heryana. Setelah diledakkan, polisi memastikan tas itu tidak berisi bom karena tidak ditemukan adanya rangkaian dan bahanbahan peledak yang biasa digunakan membuat bom. "Tidak ada rangkaian dan tidak ada bahan-bahan peledak yang kita temukan pada tas tersebut," ujar Kasat Brimob Polda Kepri Kombes Pol Waris Agono. (tea/ant)

BATAMCENTRE –– Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Agussahiman menegaskan, secara prinsip donasi kepelabuhan dan bandara telah diberlakukan di Batam sejak 1 Oktober 2011 lalu, namun secara praktek di lapangan masih belum maksimal. Karenanya, Tim Pemko Batam bakal menggelar rapat dengan komisi terkait di DPRD tentang efisiensi dan efektifitas sistem pemberlakuan donasi tersebut. Kata Agussahiman, masih banyak yang perlu dipersiapkan dalam pelaksanaan pemungutan donasi kepelabuhan dan bandara di Kota Batam, di antaranya persiapan tenaga dan peralatan. "Prinsipnya, donasi kepelabuhan dan bandara sudah berlaku. Tetapi, secara teknis masih banyak yang perlu dipersiapkan. Di antaranya tenaga, dan peralatan. Peralatan ini seperti kartu donasi," ujar Agussahiman. "Intinya, kita perlu melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan potensi PAD dari donasi kepelabuhan, termasuk mempersiapkan tenaga dan Sambungan dari hal.9

wujudkan kerjasama di bidang pariwisata, kata Dahlan, Tim Pemko Batam juga sudah bertemu dengan pejabat Kedutaan Indonesia di Seoul serta perwakilan Garuda Indonesia di Korea untuk memfollow up hasilnya. "Dalam tahun ini, akan diadakan tour ke Batam yang difasilitasi Garuda Indonesia. Ini merupakan bentuk promosi pariwisata di Batam," imbuhnya. Selain Singapura, Malaysia dan Korea, kata Dahlan, Pemko Batam juga sedang membidik Jepang dan Taiwan. Kedua negara ini berpotensi menSambungan dari hal.9

atas APBD tersebut lantaran Pemko Batam tidak bisa menarik pajak yang potensial dalam rangka mendongkar PAD. Padahal, kalau dikelola secara baik dan benar, maka APBD tidak akan merosot, terlebih pertumbuhan ekonomi di Batam sudah mencapai 74 persen. "Meskipun demikian, angkanya masih bisa diangkat. Karena dari sisi pendapatan pajak, masih bisa digenjot. Dan para pengusaha juga diharapkan untuk membayar pajaknya.

peralatan pendukung. Yang segera harus kita siapkan adalah kartu donasi. Kartu ini akan mirip seperti stiker," katanya lagi. Sementara itu, munculnya pro dan kontra di tengah masyarakat terkait penerapan donasi ini, menurut Agussahiman merupakan suatu hal yang biasa. Yang perlu menjadi perhatian kata dia adalah bahwa pemberlakuan donasi kepelabuhanan dan bandara ini merupakan upaya Pemko Batam untuk menggenjot PAD Kota Batam. "Kita butuh dana untuk melakukan pembangunan di Batam. Angka pertumbuhan penduduk tinggi, setiap tahun perlu dibangun sekolah, jalan harus diperbaiki, pelayanan kesehatan harus ditingkatkan. Semua itu butuh dana, dan ini adalah upaya kita untuk meningkatkan PAD. Untuk pembangunan sekolah, perbaikan jalan, dan fasilitas kesehatan itu tidak sedikit dananya. Sekarang saja banyak jalan yang batal dibangun karena anggaran yang tidak memadai," ujarnya. Karena itu, ia meminta kepada masyarakat untuk lebih mencermati keputusan yang

saat ini sedang diupayakan oleh Pemko Batam untuk meningkatkan PAD Kota Batam. Di tempat terpisah, Ketua DPRD Kota Batam Surya Sardi meminta Pemko Batam melakukan sosialisasi atas penerapan donasi bandara dan pelabuhan kepada masyarakat. Diharapkan, dengan adanya sosialisasi, maka masyarakat dapat memahami maksudnya serta tidak menimbulkan kesalahpahaman pengertian publik. "Sosialisasi ini dapat dilakukan sambil jalan, sehingga tidak terjadi salah pengertian bagi publik terkait masalah donasi tersebut," ujarnya. Menurut dia, penerapan donasi yang dilakukan Pemko Batam melalui dinas terkait tidak ada masalah. Karena pendapatan daerah yang disebut donasi atau sumbangan pihak ketiga telah diatur dalam undang-undang, peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 8 tahun 1978 tentang penerimaan sumbangan pihak ketiga dan diwujudkan dalam peraturan daerah (perda) Kota Batam nomor 16 tahun 2001. "Tidak ada yang salah de-

ngan masalah donasi. Masyarakat yang diharapkan akan memberi masukan donasi ini kan juga kalangan tertentu, yang secara materi tidak akan keberatan. Apalagi jika sudah menyangkut kehidupan di bandara atau pelabuhan laut internasional," ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pengusaha sudah menyatakan keberatan atas penerapan donasi di bandara dan pelabuhan ini. Salah satu keberatan datang dari Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita/Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies) Provinsi Kepri Kadek Sutraini. Menurut Kadek, pemberlakuan pungutan donasi di pelabuhan dan bandara di Batam bisa mengurangi daya saing dunia pariwisata Batam. "Pemberlakuan ini berpotensi menghambat program visit Batam yang sedang gencar-gencarnya kita lakukan. Kita sedang bersaing dengan Singapura dan Malaysia. Bila donasi diterapkan, maka biaya masuk ke Batam akan lebih besar ketimbang ke Malaysia," ujarnya beberapa waktu lalu. (pti/wan)

Batam-Gymje dongkrak jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam sehingga tidak menutup kemungkinan kita bisa mencapai 1,3 juta pertahunnya. Selain pariwisata, kata Walikota, pertanian juga menjadi poin penting dalam kunjungan tersebut. Kota Gymje pada awalnya merupakan daerah yang gersang, namun dalam tiga puluh tahun terakhir ini berhasil menjadi kawasan pertanian dengan hasil yang melimpah bahkan menjadi komoditi ekspor. "Batam butuh belajar dari Gymje. Diharapkan dalam 10 tahun ke depan, Batam mampu

memproduksi sendiri hasil pertanian tanpa ketergantungan dengan daerah lain," ujarnya. Di bidang industri, lanjut dia, Batam juga bisa belajar dari Gymje dan Korsel secara umum. Negara yang dijuluki negeri ginseng tersebut telah berhasil membendung teluk untuk keperluan industri. Sementara di bidang pendidikan, Tim Pemko Batam juga sempat berkunjung ke Politeknik Gymje yang berdiri dengan fasilitas yang sangat baik. "Ke depan, kita akan pertemukan dengan Politeknik Batam supaya bisa jadi bahan pembe-

lajaran," sebutnya. Poin terakhir, menurut Dahlan, sebagai kota yang sedang berkembang, Gymje membutuhkan banyak tenaga kerja untuk ditempatkan di berbagai bidang seperti pertanian, industri, kesehatan dan lainnya. Saat ini, kebutuhan tenaga kerja di Gymje banyak dipasok dari Bangladesh dan Filipina. Dalam kunjungan tersebut, walikota ditemani oleh Kepala Dinas Pariwisata Batam Yusfa Hendri, Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Kehutanan Suhartini dan sejumlah pejabat lainnya. (cw55/doz)

2012 sebesar Rp1,274 triliun. Sementara estimasi PAD APBD 2012 yang diajukan hanya sebesar Rp 247 miliar. Dibandingkan estimasi APBD Perubahan tahun 2011, nilai PAD sudah mencapai Rp260. Menurutnya, potensi los terhadap peningkatan PAD teradapat pada pajak BPHTB, pajak hotel dan restoran. Melihat potensi los dari sejumlah objek pajak tersebut, DPRD pun akan melakukan perhitungan ulang terhadap poten-

si pajak daerah. Penghitungan ulang, kata Aris, akan melibatkan pihak akademisi dan auditor. Target pembahasan APBD 2012 akan rampung dalam waktu satu bulan. "Kalau ada pengusaha nakal, kita tangkap dan kita pidanakan. Juga kalau ada yang tidak menyetor pajak, pajak daerah akan dituntut dengan kasus penggelapan pajak termasuk petugas pajak itu sendiri," pungkas Aris. (lim)

APBD 2012 Karena selama ini ada indikasi praktek kongkalikong yang dilakukan oknum, terhadap objek pajak besar," kata Aris. Terkait adanya dugaan permainan dalam praktek penarikan pajak, kata Aris, dalam waktu dekat DPRD akan membentuk tim investigasi guna membongkar dugaan kongkalikong atas objek pajak untuk menekan terjadinya kebocoran dari sisi pendapatan pajak. Kata Aris, angka yang ada di dalam draf APBD tahun


METRO BATAM

Solar Langka Lagi di SPBU BATUAJI –– Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar kembali terjadi di beberapa SPBU di Batam, terutama di wilayah Batuaji Selasa (4/10). Akibatnya, terlihat antrian sejumlah kendaraan roda empat dan truk di tempat pengisian BBM tersebut. Di SPBU Tanjunguncang-Batuaji, dekat simpang kawasan Bintang Industri, para pengemudi hanya bisa menunggu datangnya solar segera masuk agar bisa menjalankan kendaraannya. "Bagaimana bisa jalan, minyaknya saja kosong," ujar salah seorang sopir truk, Sahrial kesal. Meskipun terlihat tulisan solar sedang kosong pada sebuah papan, namun sepertinya para pengemudi lebih memilih untuk mengantri. Dengan harapan, sewaktu-waktu solar datang, mereka bisa langsung mengisi tangki kendaraan dengan bahan bakar dan dapat kembali melanjutkan aktivitasnya. Sementara begitu melihat antrian kendaraan di SPBU, beberapa kendaraan lainnya pun urung untuk mengisi BBM. Serta melanjutkan perjalananannya dan kembali melaju, berharap dapat mengisi BBM di SPBU lainnya. Antrian kendaraan juga terlihat di SPBU Sukajadi, dekat Gedung Kanpora Kota Batam. Menurut beberapa pengemudi, antrian tersebut sudah terjadi sejak pagi hari. Namun karena sedang hujan, pengemudi memilih tetap berada di dalam kendaraan dan tetap mengantri. (wan)

Rabu, 5 Oktober 2011

11

Kapal Nelayan Vietnam Keluarkan Aroma Busuk SEK UP ANG –– Sembilan unit kapal ikan berbendera SEKUP UPANG Vietnam yang ditangkap Ditpolair Mabes Polri yang kini berada di Mapolair Polda Kepri di Sekupang meresahkan warga sekitar. Pasalnya, dari kapal itu tersebar aroma busuk yang sangat menyengat yang diduga berasal dari ikan-ikan hasil tangkapan nelayan Vietnam saat melaut. "Jujur aja kita sudah terganggu dengan aromanya," ujar seorang pengemudi pancung rute SekupangBelakangpadang kepada wartawan di Sekupang, Selasa (4/10). Menurut lelaki bertubuh gelap ini, antara lokasi tempat penyitaan kapal luar yang diamankan itu dengan pelabuhan tempat turun

naik warga tujuan Belakangpadang tidak terlalu jauh. Karena itu, aroma busuk yang berasal dari kapal tersebut, sangat mengganggu kenyamanan warga. La Ode, warga lainnya mengatakan, aroma busuk yang menyengat hidung tidak hanya dirasakan oleh warga yang ada di sekitar

pelabuhan kapal pancung tujuan Belakangpadang, tapi sudah sampai ke area pelabuhan domestik dan pelabuhan internasional. "Coba saja kalau malam hari. Aroma yang keluar sudah membuat kepala puYassin sing," ujarnya. Atas bau busuk tersebut, warga berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah cepat. Minimal, kapal-kapal milik nelayan Vitenam yang ditangkap di perairan Natuna itu bisa dipindahkan secepatnya. Pemeriksaan Maraton Sementara itu, Penegak hukum (Gakkum) Ditpolair Mabes Polri yang berkerjasama dengan Gakkum DitPolair Polda Kepri, telah melakukan pemeriksaan secara maraton kepada 9 orang nakhoda kapal berbendera Vietnam beserta para anak buah kapal (ABK).

Ke-10 kapal nelayan tersebut dinyatakan melanggar hukum karena melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) I Natuna tanpa dilengkapi dengan dokumen semestinya. Direktur Polair Polda Kepri Kombes Pol Moch Yassin Kosasih MSi mengatakan, dengan pelanggaran yang dilakukan kapal-kapal asing tersebut, mereka dapat dijerat dengan pasal 26 ayat (1) jo pasal 92 jo pasal 27 ayat (2) jo pasal 93 ayat (2) UU RI namor 45 tahun 2009 tentang perikanan. Kemudian, perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 2004, tentang perikanan, karena telah melakukan dan penangkapan ikan secara ilegal di laut Natuna tanpa di lengkapi dokumen SIKPI. "Jadi dengan kejadian ini, para pelaku telah melanggar

pasal 26 ayat (1) jo pasal 92 jo pasal 26 ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) jo pasal 94 UU RI nomor 45 tahun 2009, tentang perikanan Indonesia," kata Yasin, Senin (3/10) lalu. Satuan Tugas (Satgas) Bareskrim Mabes Polri Kombes Usman menambahkan, untuk pemeriksaan dan penanganan kasus ilegal fishing ini, kapal, ABK, serta barang bukti lainnya, diserahkan kepada Ditpolair Polda Kepri untuk ditangani lebih lanjut. "Kita serahkan penangannya kasus ini lebih lanjut kepada Polda Kepri. Pusat akan selalu berkoordinasi serta memantau perkembangan kasus ini ke depan," katanya. Untuk menanggulangi tempat pencurian (TP) di laut Natuna ke depan, kata Yasin, Ditpolair Polda Kepri akan meningkatkan jadwal patroli. Selain dengan patroli Ditpolair Baharkam Mabes Polri, juga akan menjalin koordinasi dan kerjasama dengan isntitusi lain terutama TNI AL dan KKP. (doz/cw41)

TUNDRA/HALUAN KEPRI

TIDAK NYAMAN –– Sejumlah kendaraan berat melintasi badan Jalan Duyung, Batuampar yang mengalami kerusakan parah, Selasa (4/10). Jalan rusak ini sangat mengganggu kenyamanan pengendara yang melintas.

KDRT, Pegawai Dispenda Dipolisikan Istri BALOI –– Dian Mataris Putra, pegawai Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kepri yang ditugaskan di Pos Samsat Corner BCS Mall, digelandang ke Mapolresta Barelang, Selasa (4/10). Dian dilaporkan ke polisi oleh Raja Kharisma Esa, istrinya sendiri yang juga pegawai Dispenda Kepri karena melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). "Dian, menantu saya itu sudah tak terhitung lagi menganiaya anak saya. Itu bisa saya buktikan dengan hasil visum rumah sakit yang sudah dipegang unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Barelang," ujar Raja Syamsudirman, orang tuan korban kepada wartawan di Mapolresta Barelang. "Selama ini dia terlihat baik dan rukun rumah tangganya, tetapi pada kenyataanya malah sering terjadi tindak kekerasan. Saya tak terima anak saya diperlakukan seperti ini," kata Raja lagi de-

ngan nada kesal. Menurut Raja, Dian kerap memukuli istrinya. Karena sudah tak tahan, maka Esa (panggilan istri Dian) pun melaporkan suaminya itu ke polisi pada 20 September lalu. Namun, saat akan dijemput polisi, Dian terbang ke Yogyakarta dengan alasan menghadiri wisuda adiknya. "Masa lebih mementingkan adiknya daripada anak dan istrinya sendiri. Perginya pun lebih dari seminggu," kata mertua Dian. Begitu pulang ke Batam, Dian langsung dijemput oleh anggota Satreskrim Polresta Barelang. "Bukti berupa hasil visum luka memar, ada di bagian tangan kanan yang membekas kebiruan akibat dipelintir. Dadanya pun nampak memar dan membiru akibat disikut suaminya," katanya lagi. Sementara itu, kerabat dekat Dian yang ditemui saat membesuknya, menyangkal semua tuduhan istri dan mertua Dian itu. Menurut pria bersera-

gam PNS Pemko Batam ini, apa yang dikatakan Esa dan ayahnya tidak benar dan bahkan terasa tidak adil untuk Dian. Menurutnya, Dian orangnya pendiam, bahkan termasuk sangat sabar karena sering memilih mengalah saat dimarahi oleh istrinya tersebut. "Saya tahu dia penyabar orangnya, malah dia sering dimarahi bahkan dipukuli istrinya tapi tidak melawan. Nah kalaupun Dian menampar istrinya, mungkin sikap istrinya sudah melewati batas kesabarannya, itupun tidak seperti apa yang diadukan istri dan mertuanya. Tapi semua itu hanya Allah yang tahu," ujar pria yang menolak namanya dicatat ini. Saat ini, Dian dalam pengawasan dan pemeriksaan unit PPA. Saat dijemput oleh anggota Polresta Barelang, Dian masih nampak mengenakan seragam dinasnya warna coklat krem. Sejak pagi hingga sore, tampak beberapa kerabat Dian datang menjenguk. (tea)


ANAMBAS

Rabu, 5 Oktober 2011

12

Tarempa Butuh Segera SPBU

YULIA/HALUAN KEPRI

ANTRE BBM — Warga antrean mengisi BBM di agen penjualan karena mengalami kelangkaan BBM yang terus terjadi di Tarempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Selasa (4/10). Akibat kelangkaan sering terjadi, warga berharap SPBU sudah harus dibangun, seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya jumlah kenderaan di Tarempa ini.

Nelayan Tewas Disambar Petir AN AMBAS ANAMBAS AMBAS— Mat Yusup (34), salah seorang nelayan di Desa Bayat, Kecamatan Palmatak tewas disambar petir, Selasa pagi (4/10). Putra kelima dari Hasmas (60) ini terkena sambar petir saat berdiri di bawah atap bagan milik Kepala Desa Bayat, Agus Supriyono. Bersamaan dengan Mat juga terkena sambaran petir rekannya Anwar (30) yang saat itu berdiri disamping Mat. Namun Anwar masih dapat selamat dan hanya terpelanting sejauh dua meter ke jaring bagan, sedangkan Mat terkena langsung sambaran petir dan terhempas ke lantai bagan. "Kami berteduh ke dalam bagan, karena hari mau hujan. Tapi ketika sedang berdiri, kilat menyambar tiang bagan dan saya terpelanting sedangkan saat itu Mat, terlihat badannya sudah membiru terkena sambaran petir," papar Anwar. Tangan kiri Anwar yang terkena sambaran petir kini

mati rasa dan keram. Ia mengatakan, kejadian yang begitu cepat terjadi sekitar pukul 04.30 Wib dan merupakan petir pertama subuh itu. "Itu petir pertama sebelum turunnya hujan yang sangat lebat," katanya. Sementara Kepala Desa Bayat, Agus Supriyono yang juga seorang nelayan menyampaikan bahwa dirinya tengah tidur dalam bagan, tepat di bawah tiang yang hancur disambar petir itu. Karena kerasnya bunyi petir, dirinya terbangun dan melihat Mat di lantai dan sudah tidak bernyawa lagi. Ia bersama lima orang rekan lainnya yang melaut saat itu, langsung mem-

bawa bagan ke pinggir dan membawa jenazah untuk pulang. Masih menurut Agus, Mat biasanya bertani. Namun belakangan ikut melaut bersama Agus sebagai anggota bagan dalam mencari ikan ke laut, yang berangkat pukul 19.00 Wib dan kembali sekitar pukul 08.00 Wib. Namun naas bagi Mat, cuaca yang hari itu berubah hujan, tanpa diduga petir datang menyambar bagan dan dirinya. Kepala Dinas Sosial KKA, Linda Maryati yang datang menjenguk ke rumah korban mengatakan, musibah yang melanda Mat dan keluarga merupakan bencana alam yang telah merenggut jiwa warga di Bayat. Pemkab turut berduka cita atas musibah tersebut, dan memberikan santunan kepada keluarga korban. "Ini musibah yang tidak kita duga, berasal dari alam. Kita turut berduka cita, dan dari Pemkab ada diberikan santunan untuk keluarga

ANAMBAS — Kelangkaan BBM yang terus terjadi dan seiring meningkatnya kebutuhan, mengharuskan segera dibangun SPBU di Tarempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA). "BBM masih saja langka dan sulit diperoleh. Sudah satu minggu ini kita tidak menjual minyak karena kehabisan stok. Kemungkinan minyak baru datang minggu depan," kata Awe, salah seorang agen minyak di Tarempa kepada Haluan Kepri, Selasa (4/10). Pertumbuhan penduduk dan peningkatan ekonomi masyarakat Anambas seiring berkembangnya kabupaten termuda di Provinsi Kepulauan Riau ini, Tarempa mulai dipenuhi kendaraan bermotor dan terus akan bertambah. Namun daerah ini masih belum adanya SPBU dan masih mendistribusikan BBM bersubsidi dalam kemasan botol air mineral 1,5 liter yang dijual seharga Rp10 ribu pada konsumen. Disamping pertumbuhan penduduk dan peningkatan ekonomi, pembukaan jalan darat disetiap desa menyebabkan kebutuhan BBM premium untuk sepeda motor juga meningkat. Masyarakat lebih memilih jalan darat karena pertimbangan waktu yang singkat, serta resiko kecelakaan yang jauh lebih kecil di darat dibandingkan menggunakan jalur laut. Kelangkaan BBM masih saja

terjadi, karena setiap minyak yang masuk ke Tarempa disalurkan oleh agen resmi datangnya setelah berhari-hari minyak terputus. Akibatnya, pengendara sepeda motor antrian hingga minyak habis. Dan tak jarang minyak sudah habis, sementara antrian kendaraan bermotor masih panjang. Semenjak Ramadhan lalu, minyak sering terputus upaya pemerintah menunjuk agen resmi dalam beberapa titik untuk penjualan minyak, masih belum mampu mengatasi kelangkaan BBM jenis premium. Hal ini disebabkan quota minyak subsidi Pemkab hanya 200 ton per bulan, sementara kebutuhan BBM motor lebih dari 400 ton. Pemerintah telah menutupi kekurangan minyak ini dengan cara membeli tambahan minyak bersubsidi. Namun demikian kebutuhan tetap tidak terpenuhi. Disamping itu, Pemkab juga memberikan kemudahan pada pengusaha yang akan membuka SPBU di KKA, namun hingga saat ini belum ada pengusaha yang tertarik. Kedepan diharapkan Tarempa memiliki satu SPBU untuk menyalurkan minyak subsidi dan non subsidi guna mengatasi ketergantungan pada minyak subsidi. Ketersediaan minyak non subsidi bisa menutupi kekurangan minyak subsidi selama ini.(cw47)

Jalan Desa Tebang Minta Diperbaiki YULIA/HALUAN KEPRI

JASAD Mat Yusup (34), salah seorang nelayan terbujur kaku di kediaman orang tuanya di Desa Bayat, Kecamatan Palmatak, setelah mengalami musibah disambar petir, Selasa pagi (4/10). yang ditinggalkan," katanya. Cuaca buruk yang datang tiba-tiba itu memang sering terjadi akhir-akhir ini di perairan Anambas. Namun tidak disertai petir. Petir baru ter-

dengar pagi kemarin. Untuk itu nelayan diminta berhati-hati, karena perputaran arah angin yang tidak menentu, bisa saja mendatangkan petir dengan kekuatan yang besar.(cw47)

ANAMBAS— Masyarakat Langir, Kecamatan Palmatak mengharapkan jalan menuju Desa Tebang untuk dibuka kembali oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas. Sebelumnya jalan yang pernah dibuka sebagai jalan besar dan lahannya telah dibebaskan dari masyarakarat ini, tinggal hanya jalan setapak karena tidak ada perawatan pembangunan badan jalan ter-

sebut. Dari pantauan Haluan Kepri belum lama ini, jalan itu memiliki empat jembatan kecil terbuat dari kayu. Jalan setapak itu juga banyak yang rusak dan sulit ditempuh. Salah seorang warga Langir, Asrul mengatakan jika hujan turun jalanan ini becek dan berlobang. Bagi yang membawa kendaraan harus berhati-hati karena bisa terjatuh disebabkan jalan yang licin dan kecil. "Harus berhatihati kita jika membawa kendaraan disini, karena jalan yang kecil dan masih setapak ini sangat licin jika hujan turun," kata Asrul. Asrul menuturkan, jalan Desa Tebang ke Langir merupakan satu-satunya jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut karena menuju perkebunan warga dan sangat dibutuhkan masyarakat. "Masyarakat disini sangat butuh jalan ini, karena banyak digunakan petani guru-guru yang mengajar di Langir dan berbagai usaha lain," katanya. Sementara itu, Wakil Bupati KKA, Abdul Haris yang didampingi Camat Palmatak, Mizan mengatakan, jalan Langir Payaklaman dan Langir Tebang sudah ditenderkan pengerjaannya di tahun 2011 ini. Namun pengerjaannya belum selesai. "Jalan Desa Langir ke Tebang sudah ditenderkan dan akan dikerjakan tahun ini tidak ditumpangkan ke tahun 2011. Tapi pengerjaannya tentu belum selesai, itu sesuai hari kerja yang telah diagendakan. Jadi kita harapkan masyarakat bersabar untuk menunggu sampai pengerjaan jalan ini selesai," kata Haris. Pembukaan jalan di Desa Langir ini sangat penting agar desa ini tidak tertinggal, sesuai dengan program pemerintah untuk membuka jalan-jalan yang menghubungkan antar desa di tahun pertama pemerintahan ini.(cw47)


NATUNA

Rabu, 5 Oktober 2011

13

Pejabat Malas Sebaiknya Mundur RANAI— Ketua DPRD Kabupaten Natuna Hadi Candra, menyarankan pejabat Pemerintah Kabupaten Natuna, untuk mengundurkan diri dari jabatannya, apabila merasa tidak mampu melaksanakan tugasnya. Karena, menurut dia. ketika pejabat tersebut memaksakan diri, akan menghambat kinerja dan program pembangunan bupati lima tahun kedepan. Dicontohkan Chandra, banyak proyek bantuan pembangunan dari APBD Provinsi Kepri maupun APBN, yang batal dikerjakan, dan ditarik kembali, bahkan tidak bisa diusulkan lagi, akibat dari lambatnya sejumlah dinas di jajaran Pemkab Natuna yang memberikan laporan, baik kepada Pemprov Kepri maupun kepada pemerintah pusat. "Seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 8 miliar dari APBN untuk Dinas Pendidikan, dikembalikan karena lambatnya laporan. Disperindag dengan tidak terealisasinya pembangunan pasar yang sampai sekarang tidak dilelang. Dan Dinas perhubungan yang tidak melelang sama sekali, hasil yang diajukan dalamAPBD murni 2011, sementara waktunya sudah mau menginjak tahun 2012. Dan banyak lagi dinas lainnya. kondisi ini sangat di sayangkan sekali, karena pembangunan fisik untuk tahun 2011 tidak bisa dirasakan oleh masyarakat, karena lambatnya penanganan, " ujar Hadi Chandra, Selasa (4/10). Menurut Chandra, para pejabat tersebut selalu memberikan alasan yang klasik, yaitu yang berkait dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) saat diminta pertanggungjawabannya. Sementara aturannya sama se Indonesia. "Alasannya selalu klasik juklaknya yang belum turunlah, juknisnya yang ada perubahanlah. Sementara daerah lain saja bisa, kita tidak bisa. Padahal aturannya sama se Indonesia, ada apa dengan SDM kita," Kata Chandra. Chandra juga menyayangkan, banyak pejabat yang asli tempatan yang berpotensi, kurang mempunyai komitemen untuk membesarkan Natuna. Hal tersebut akan berdampak kepada percepatan pembangunan sesuai visi misi yang diusung Bupati Natuna Ilyas Sabli. Jangan karena tidak mampu tetapi masih bertahan karena sayang jabatannya. " Seharusnya mereka sebagai anak daerah mempunyai komitmen untuk membesarkan daerah. Soalnya kalau bukan kita, lalu siapa lagi yang akan memajukannya. Kalau memang tidak mampu, ya mundur saja, jangan sampai menjadi penghambat, " tegas Chandra.(leh)

SHOLEH/HALUAN KEPRI

TEMUKAN KEJANGGALAN — Anggota DPRD Natuna Ngesti Yuni Suprapti (empat dari kiri) saat mendata guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di salah satu sekolah, Selasa (4/10). Dari pendataan itu, Ngesti menemukan banyak kejanggalan.

DPRD Akui Penerimaan GTT Carut-marut RANAI — Ketua Panitia Kerja (Panja) DPRD Natuna Dra. Ngesti Yuni Suprapti mengakui jika selama ini proses penerimaan guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Natuna tidak berjalan dengan baik. Hal itu diketahui saat dirinya melakukan pendataan ke sekolah-sekolah terkait jumlah GTT dan PTT yang sudah lama

mengabdi, namun belum diangkat menjadi honor daerah. " Dewan telah membagi tugas untuk mendata jumlah GTT dan PTT yang ada di lembaga pendidikan belum diangkat menjadi honor daerah. Saya sendiri mendata di wilayah Kecamatan Bunguran Timur, sedangkan rekan anggota DPRD

lainnya di wilayah Kecamatan Kabupaten Natuna," ujar Ngesti yang ditemui di sela pendataan GTT dan PTT di MTs Negeri Ranai, Selasa (4/10). Ngesti mengungkapkan, awal dimulainya pendataan GTT dan PTT oleh DPRD Natuna karena banyaknya laporan masyarakat, termasuk dari para GTT dan PTT yang mengaku sudah mengabdi bertahun-tahun namun belum diangkat menjadi honor daerah. " Awalnya kami percaya dengan data yang diberikan Dinas Pendidikan, tetapi dengan banyaknya pengaduan

dan kita selidiki di lapangan, data dari dinas pendidikan sangat jauh berbeda" katanya. Kata Ngesti, adanya GTT dan PTT yang belum diangkat menjadi honor daerah serta adanya data mereka yang tidak valid, itu semata-mata terjadi karena tidak adanya aturan jelas dan ketransparanan dari pihak Dinas Pendidikan saat merekrut tenaga GTT dan PTT. " Kejadian ini cukup kita jadikan sebagai acuan agar kedepan dalam penerimaan GTT dan PTT pemerintah Kabupaten memiliki aturan yang jelas dan bisa dipertanggung jawab-

kan," tutur Ngesti. Selain itu, lanjut dia, data dari Dinas Pendidikan berdasarkan hasil riset yang dilakukan DPRD Natuna, menyimpulkan adanya kejanggalan pada data tersebut, seperti ada nama namun tidak ada orangnya. " Yang jelas kami dari DPRD sangat menginginkan kualitas pendidikan di Natuna semakin meningkat, dan itu p e r l u d i d u k u n g d e n g a n t enaga pengajar yang benarb e n a r b e r k o m p e t e n d a n s esuai dengan latar belakang p e n d i d i k a n n y a , " p u n g k a snya. (leh)

Tarian Makam Keramat Binjai Harus Sering Tampil RANAI — Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Natuna meminta kepada sanggar seni di Kabupaten Natuna untuk lebih giat lagi dalam melatih tarian kesenian yang selama ini sudah menjadi ciri khas Natuna. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemuda olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Natuna Syamsul Hilal, Selasa (4/10). Menurut dia, kesenian di setiap wilayah dan sudah dimunculkan kembali melalui wadah kesenian seperti sanggar-sanggar kesenian Melayu yang ada saat ini cukup bagus. Dengan demikian tarian kesenian yang memiliki nilai historis atau asal muasal sebuah daerah bisa terus di pertunjukan kepada masyarakat. " Oleh karena itu, melalui program kami dengan menggelar panggun atraksi kesenian dan budaya daerah ini, diharapkan para sanggar-sanggar kesenian di Natuna bisa menampilkan jenis kesenian masing-kesenian. Jika perlu

kesenian yang ditampilkan memiliki nilai historis atau cerita asal muasal jaman dulu," katanya. Sementara itu, pada pertunjukan, panggung atraksi kesenian budaya daerah di pantai kencana, Minggu (2/ 10) malam. Ikut tampil dari sanggar Tebing Kikir SMA Negeri 1 Kecamatan Bunguran Barat.Sanggar ini menampilkan kesenian tari keramat makam binjai. Tarian yang diperagakan dua orang dayang, satu putri dan satu pangeran ini. Tarian keramat binjai ini menceritakan sebuah kisah seorang putri yang selalu ditinggal mati oleh suaminya, berapa kali pun sang putri menikah dengan seorang pria, pasti langung meninggal dunia. Namun akhirnya sang putri mendapatkan pasangan suami, dan suaminya tindak meninggal seperti yang sudahsudah. "inti dari cerita, sang putri hidup bahagia dengan seorang pangeran sampai akhir hayatnya, di pulau kecil yang saat ini disebut pulau

makam keramat binjai" ujar panitia acara Nurul Huda menambahkan kan. Kata Nurul, pihaknya sudah cukup berusaha keras untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya yang tergabung dalam sanggar kesenian untuk segera ikut tampil dengan menampilkan kesenian daerah di panggung atraksi kesenian budaya daerah. "Sudah banyak yang ikut tampil, jumlahnya sudah men-

capai puluhan sanggar, tetapi kami masih berharap, sanggar seni lainnya yang belum tampil supaya tampil untuk mempertunjukan keseniannya kepada masyarakat," katanya. Sedangkan, pada malam Minggu (2/10) kemarin, beberapa sanggar sudah ikut tampil, seperti sanggar kilau cahaya, menampilkan kesenian awan mendung, tari zapin tradisi. Sanggar SMP Negeri 1 Ranai, menampilkan Qosidah, tari tampi, dan puisi. (leh)

SHOLEH/HALUAN KEPRI

TARIAN Makam Keramat Binjai tampil memukau saat beratraksi di panggung kesenian budaya daerah beberapa waktu lalu.


FOKUS

14 Rabu, 5 Oktober 2011

Dahlan

Rudy

Azwan

DOK

DOK

BELUM DIANGKUT — Sampah menumpuk di Perumahan Taman Kota Baloi beberapa waktu lalu. Aroma menyengat dan belatung serta lalat sudah mulai beterbangan di kawasan perumahan tersebut.

PETUGAS DKP sedang mengangkut sampah yang menumpuk di TPS, Pasar Sei Harapan, Rabu (7/9). Tumpukan sampah ini juga terjadi di sejumlah wilayah di Batam.

Sampah, Potensi ‘Bom Waktu’ bagi Batam MASAL AH sampah sepertinya tidak pernah tuntas. Walau MASALAH sudah ditangani petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), tetap saja ada keluhan yakni banyak onggokan sampah tidak diangkut. Saat ini Batam memproduksi sampah mencapai 750 ton per hari dan belum semuanya bisa ditangani. Bila tak dikelola dengan baik, sampah potensial menjadi ''bom waktu'' bagi daerah ini. Hingga saat ini, tumpukan sampah masih tampak menggunung hampir di seluruh penjuru Batam. Misalnya Batuampar, seratus meter dari Kantor Lurah Sengkuang, di TPS tak jauh dari gereja Bethesda, Batam Centre, Tanjungpiayu, Bengkong dan lainnya. Sampah-sampah di lokasi tersebut sudah meluber ke jalan-jalan. Bau busuk pun menyengat di hidung bila melintasi jalan itu. Sisi lain, kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan juga tetap berlanjut. Jika sampah tidak bisa teratasi maka akan menjadi potensi bom waktu yang siap meledak setiap saat makin besar. Hal ini mengingat reaksi penolakan dari masyarakat mulai bermunculan begitu di wilayahnya, sampah tidak diangkut. "Tumpukan sampah saat ini terus menggunung dan berserakan ke jalan. Tapi sudah lama belum ada upaya dari pemerintah daerah setempat untuk menanggulangi masalah sampah tersebut," kata Amir, warga Sengkuang. Ia khawatir apabila terus dibiarkan tumpukan sampah akan semakin bertambah, hingga saat ini bau yang tidak sedap sudah sangat mengganggu bahkan bau tidak sedap itu sudah merebak dengan radius lebih dari tiga ratus meter, katanya sembari menyebutkan mengatasi

masalah sampah yang ada di rumah, sebagian warga berinisiatif membuang di jalan-jalan. Senada dengan itu warga lainnya, Ndari mengaku masalah sampah merupakan masalah yang klasik. Tiap tahun tetap saja terjadi. Namun sepertinya tidak ada solusi untuk menangani masalah ini. "Sudah dari dulu pak masalah sampah ini tidak pernah selesai. Tapi aneh pak ya, Batam kok bisa dapat Adipura," tanyanya. Sejumlah warga lainnya pun mengeluh tidak diangkutnya sampah yang retribusinya rutin ditarik setiap bulannya tersebut. "Sudah hampir tiga minggu sampah tidak diangkut, sementara pembayaran rutin ditarik," ujar Zulfan, salah seorang warga di perumahan Hikari, Seibeduk. Ketua LSM Barelang, Yusril mengatakan persoalan sampah di Batam terjadi karena Pemko Batam tidak mau membangun komitmen dan konsistensi program pengelolaan sampah. Selama ini pengelolaan sampah di Batam tidak berjalan dengan efisien dan efektif karena pengelolaan sampah bersifat terpusat. Bahwa seluruh sampah harus dibuang ke tempat pembuang akhir (TPA) di Telaga Punggur. Dikatakan, volume sampah sebanding dengan tingkat konsumsi

masyarakat Batam terhadap barang yang digunakan sehari-hari. Di Batam, dalam tahun 2011 produksi sampah diperkirakan 750 ton per hari dengan asumsi jumlah produksi sampah rata-rata 0,75 kg per jiwa dikali jumlah penduduk Batam sebanyak 1 juta jiwa. Namun yang dapat diangkut ke TPA di Punggur diperkirakan sekitar 540 ton per hari, sehingga terjadi penumpukan sampah 250 ton dan tidak diangkut ke TPS dan TPA. "Itu wajar kalau dibanyak lokasi, tanah-tanah kosong atau bantaran parit (drainase) terjadi penumpukan-penumpukan sampah yang kemudian berubah menjadi TPS atau TPA ilegal. Ditambah lagi sampah dari puing-puing bangunan," ujarnya. Menurut Yusril, Batam dapat terhindar dari persoalan sampah menumpuk dan tak terangkut jika sampah tidak lagi dijadikan proyek bisnis. Selain itu, pemungutan retribusi sampah oleh DKP sebagai sumber belanja dilakukan dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Yusril memperkirakan besaran retribusi sampah mencapai Rp2,5 miliar per bulan dengan perhitungan jumlah rumah tangga sebanyak Rp250 ribu dikali rata-rata tarif untuk rumah menengah Rp10 ribu. Angka ini belum dihitung retribusi sampah yang bersumber dari ruko, supermarket, rumah makan, diskotik, hotel dan pelabuhan yang tarifnya hingga Rp4 juta. Retribusi sampah tersebut, lanjut dia, seharusnya bisa dialokasikan kembali untuk membiayai pengangkutan sampah yang diperkirakan sebesar Rp750 ton dikali biaya angkut Rp110 ribu per ton

atau Rp2,475 miliar per bulan. Agar retribusi itu bisa efektif terealisasi, maka pemungutannya bisa dilakukan pengenaan langsung melalui pembayaran rekening listrik. Lalu bagaimana dengan pengelolaan sampah agar dapat berguna dan menghasilkan nilai rupiah ? Hal tersebut pernah menjadi wacana di Pemko Batam. Sampah akan di olah menjadi biomassa yang kemudian di konversi menjadi energi listrik dan pupuk. Namun semua itu kandas dengan bubarnya kontrak kerja sama dengan investor (PT SST). Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Azwan tidak menampik persoalan sampah terjadi di Batam. Dikatakannya, perilaku sebagian masyarakat Batam yang cenderung konsumtif turut membengkakkan volume sampah di Batam. Harus diakui, belum seluruh sampah yang diproduksi oleh masyarakat Batam dapat ditangani secara tuntas. ''Oleh karena itu, partisipasi segenap komponen masyarakat dalam penanganan masalah sampah bersifat mutlak," katanya. Azwan mengatakan untuk mengatasi sampah itu pihaknya telah menambah 24 armada pengangkut sampah. "Untuk mengatasi masalah sampah, kami menyewa 24 armada untuk mengangkut sampah," katanya. Sebanyak 24 armada tambahan itu telah beroperasi 6 September 2011. Saat ini, DKP hanya memiliki 16 armada, dan itu tidak cukup untuk melayani pengangkutan sampah, kata dia. Dengan tambahan 24 armada, maka diharapkan masalah sampah kota bisa diatasi. "Minimal 80 persen

sampah Batam terangkut," kata dia. Menurut Azwan, untuk mengangkut 700-1000 ton sampah per hari di Batam, perlu armada sebanyak 58-60 unit. Pemko memberikan anggaran tambahan untuk sewa armada pengangkut sampah untuk 45 hari sebesar Rp600 juta, selama pemerintah memproses lelang kerjasama swasta. Sementara itu Walikota Batam, Ahmad Dahlan mengatakan banyaknya sampah yang belum terangkut dikarenakan saat ini masih dalam tahap transisi, di mana kontrak dengan pihak ketiga telah berakhir 31 Agustus 2011 lalu. Sementara, kontrak pengelolaan sampah selanjutnya saat ini masih dalam tahap lelang yang membutuhkan waktu 40 hari lagi. "Dalam masa transisi ini, kita mengerahkan seluruh kekuatan untuk berupaya melakukan yang terbaik. Meski tidak sebersih sebelumnya," ujar Dahlan. Dahlan juga menyebutkan permasalahan sampah di Batam belum sampai siaga 1, ibarat gunung, belum meletus, masih mengeluarkan asap. "Ibarat gunung, masalah sampah di Batam belum siaga 1, masih mengeluarkan asap saja. Dalam hal ini kita akan mengerahkan semua kekuatan, kita harapkan bantuan dari semuanya," tandas Dahlan. 600 Ton Terangkut Sementara itu janji Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, Azwan bahwa tiga hari kedepan pengangkutan sampah sudah kembali normal hanya isapan jempol belaka. Pasalnya limit waktu yang dijanjikan sampai Jumat (9/11) lalu tidak terealisasi. Sampah-sampah ternyata hingga saat ini masih

berserakan dan menumpuk di sejumlah pinggir jalan. Walaupun beberapa hari belakangan sebagian sudah diangkut hingga mencapai 500 sampai dengan 600 ton. Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Tuahman Purba mengatakan, janji kepala DKP dalam waktu tiga hari sampah terangkut semua, merupakan pernyataan yang sangat keliru. Dan seharusnya, DKP jauh-jauh hari sudah membuat antisispasi pasca selesainya kontrak dengan PT RGA. Sehingga sampah tidak terjadi penumpukan di setiap TPS maupun pinggir jalan, yang merupakan sampah masyarakat tersebut. "Kalau dalam waktu tiga hari sampah sudah terangkut semua, itu sangat tidak mungkinlah. Berapa banyak sampah warga yang dihasilkan per harinya. Lalu berapa banyak armada yang disediakan. Ini harus dilihat, jadi jangan membuat pernyataan yang terkesan hanya sekedar janji-janji saja," kata Tuahman. Di tempat terpisah, Kabid Kebersihan DKP, Jamil mengatakan, sampah yang sudah diangkut sejak hari Rabu (6/9) lalu mencapai 500 ton sampai 600 ton. Jumlah tonase yang sudah diangkut tersebut baru di daerah Sekupang, Simpang bascame, TPS Putri Hijau, TPS Tiban Housing, dan wilayah Lubukbaja. "Untuk daerah Sekupang, Tiban Housing, Bascame, Putri Hijau sudah ok semuanya alias sudah terangkut. Dan untuk wilayah Lubukbaja sudah sebagian terangkut. Siang ini (kemarin), wilayah Lubukbaja sebagian dan pengangkutan di wilayah Batam Kota," kata Jamil belum lama ini. (lim,pti,doz,wan)

Batam Pantas Kembali Raih Kemampuan SDM Pemko Dipertanyakan Predikat Kota Terkotor

SAMPAH menumpuk di perumahan di Batam Centre, beberapa waktu lalu. MASIH ingat tahun 2005 silam, Kota Batam mendapat predikat sebagai kota terkotor seIndonesia dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Hebatnya, tahun 2007 Batam langsung meraih Piala Adipura, sebagai supermasi kota terbersih di tanah air.Ketika itu Batam menjadi kota besar terbersih ketiga di Indonesia, setelah Padang dan Pekanbaru. Tahun 2008 Batam kembali meraih Adipura. Prestasinya lebih kinclong lagi, naik ke predikat kota besar terbersih kedua di Indonesia setelah Pekanbaru di urutan pertama dan Kota Padang di urutan ketiga. Berikutnya, tahun 2009 Kota Batam berhasil menyabet Piala Adipura lagi sebagai kota besar terbersih ketiga. Tahun 2010 dan 2011,Batam tidak memperoleh Piala Adipura lagi. Apakah Kota Batam tidak bersih lagi? Apakah dua tahun belakangan Batam telah berubah menjadi kota yang kotor? Pertanyaan ini dapat dijawab oleh masyarakat Batam yang langsung merasakan bagaimana pengelolaan sampah oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemko Batam saat ini. Memasuki tahun 2010 pengelolaan sampah di Kota Batam menjadi amburadul menyusul terjadinya pemutusan kontrak antara Pemko Batam dengan PT Surya Sejahtera selaku perusahaan tunggal pemenang tender pengeloaan sampah di Kota Batam dengan sistem swastanisasi sampah dari hulu hingga hilir. Dalam proses perjalanannya ternyata PT Surya Sejahtera tidak memiliki

kemampuan menjalankan komitmen-komitmen yang tertera dalam kontrak. Memasuki tahun 2011, pengelolaan sampah berada di bawah kendali langsung DKP Kota Batam dengan menunjuk PT RGA sebagai perusahaan pemenang lelang pengelolaan sampah di Kota Batam. Dana APBD yang dialokasikan untuk pengelolaan sampah bulan 1 Januari hingga 31 Agustus 2011 Rp19 miliar. Sedangkan dari 1 September hingga 15 Oktober 2011, pengangkutan sampah dilakukan secara swadaya oleh DKP dengan anggaran Rp640 juta. Jangka waktu ini merupakan proses tender pengelolaan sampah selanjutnya yang saat ini masih dalam tahap lelang di LPSE Kota Batam. Selanjutnya dari 15 Oktober hingga 31 Desember 2011 dana yang dialokasikan untuk pengelolaan sampah Rp4,3 miliar. Kendati total dana APBD Kota Batam yang dialokasikan mencapai Rp25 miliar, ternyata penanganan sampah di Kota Batam masih amburadul. Sejak puluhan tahun lalu, tahun inilah pengelolaan sampah di Kota Batam yang paling parah. Jika dibandingkan dengan tahun 2005 lalu, penanganan sampah di Kota Batam tahun 2011 ini jauh lebih parah lagi. "Memang tahun ini pengelolaan sampah di Kota Batam paling parah. Sampah menumpuk, bahkan menggunung di manamana. Anehnya seakan-akan Pemko Batam tak mampu menangani persoalan sampah ini. Padahal masyarakat sudah teriak bahkan

sudah memaki-maki kepada Pemko Batam karena sudah sebulan pengelolaan sampah kacau balau," kata wargaTiban,Agus Fajri yang juga Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Provinsi Kepri. Sementara itu Darman, tokoh masyarakat Legenda Malaka mengatakan masyarakat yang selama ini telah memiliki kesadaran yang cukup baik dalam memelihara kebersihan lingkungan, kini disulap oleh Pemko Batam menjadi warga yang tak peduli lagi dengan kondisi di sekitarnya. Warga sejak dua bulan belakangan hanya berpikir praktis. Yang penting rumah dan pekarangannya terbebas dari sampah. Sementara sampah rumahtangga dan tempat usaha yang tidak diangkut oleh DKP di buang ke tepi-tepi jalan, ke fasum ke parit dan lain sebagainya. Akibatnya sampah bertebaran dan menggunung di mana. DKP yang berjanji menanggulangi gunungan sampah itu selama satu minggu ternyata tak bisa berbuat banyak. Nyaris sebulan berlalu, sampah masih berserakan dan menggunung di mana-mana. Kalau pun DKP dan mitranya mengangkut sampah hanya di tempat-tempat tertentu saja. Sedangkan sampah yang dibuang warga di semak-semak, fasum, parit, lembah dan bukit tak tersentuh. Padahal sampah itu bisa jadi sumber penyakit. Tahun ini kiranya Batam pantas kembali mendapat predikat kota terkotor se-Indonesia. Di sisi lain, anggota DPRD Kota Batam bukannya teriak dan marah mengapa persoalan sampah tak teratasi, tetapi malah teriak mengapa anggaran pengelolaan sampah Rp4,3 miliar untuk 15 Oktober sampai 31 Desember 2011 tiba-tiba telah disepakati. Mereka pun menuduh pimpinan dewan yang kongkalingkong. Ada yang bilang maling teriak maling. Memang anggota DPRD Batam saat ini menurut berbagai kalangan yang paling terparah. Ada juga yang mengatakan antara pimpinan dan anggota saling telikungmenelikung. Ada hadis yang mengatakan kebersihan itu sebagian dari iman. Lalu bagaimana dengan kota yang terkotor, apakah penyelenggaranya beriman? (erz)

BATAM CENTRE — Belakangan ini persoalan sampah di Kota Batam setiap harinya menjadi polemik di masyarakat dan belum ada solusi yang tepat untuk menanganinya. Sekalipun bisa diatasi sifatnya hanya sementara dan persoalan sampah muncul kembali. Peningkatan volume sampah di Batam seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan industri di Batam yang setiap tahunnya meningkat. Dosen Universitas Putera Batam, Sunarto W Sutan Jamarin, SE, Msi mengatakan sampah kalau dikelola dengan baik akan memberikan manfaat, tetapi sebaliknya, jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan berbagai jenis penyakit, bau tidak sedap, dan merusak keindahan Batam. Sebagai daerah industri dan tujuan wisatawan Batam harus bersih dari sampah demi memberikan kenyamanan bagi pengunjung di Kota Batam. Dia menilai, penanganan sampah hampir sama seperti penanganan banjir di sungai, antara hulu dan hilir harus bekerja sama. Untuk mengatasi banjir bandang bagian hulu jangan menebang hutan sembarangan dan bagian hilir harus menyediakan bendungan/ tanggul yang kokoh. Begitu juga untuk mengurangi volume sampah di Kota Batam bagian hulu yaitu produsen sampah (masyarakat dan industri) harus mampu mengurangi dan mengelola sampah dengan baik. Pemko sebagai hilir hendaknya bekerja maksimal mengelola sampah dengan menyediakan tempat penampungan dan armada pengangkutan yang memadai. Apabila masyarakat dan pemerintah peduli dan mampu mengelola sampah dengan baik, Batam akan bebas dari sampah tidak seperti saat ini. Namun sangat di sayangkan, masyarakat Batam tidak peduli dengan sampah yang di hasilkannya. Barangkali masyarakat merasa telah membayar retribusi sampah yang di tarik oleh pemerintah sehingga mengenai penanganannya diserahkan pada pemerintah. "Masyarakat dengan mudahnya

membuang sampah di sembarang tempat tanpa memikirkan dampak negatifnya. Kalau masyarakat mau, sampah rumah tangga bisa dibakar di rumah masing-masing dan hasil pembakaran sampah bisa digunakan untuk pupuk tanaman," kata Ketua LPPM Universitas Putera Batam ini. Dengan dibakarnya sampah di rumah masing-masing maka volume sampah di kota Batam bisa dikurangi. Tetapi dalam realitanya, masyarakat Batam lebih senang menimbum sampah di depan rumahnya daripada membakarnya. Sampah-sampah yang tidak bisa dibakar kata Sunarto seperti sisa makanan bisa dimanfaatkan dengan memelihara ternak semisal ayam. Sedangkan sampah yang bisa di daur ulang bisa diberikan pada pemulung. Pada umumnya pemilik rumah di Batam tidak menyediakan pekarangan/area yang bisa di pergunakan untuk membakar sampah apalagi untuk memelihara ayam 1-3 ekor untuk memakan sisa-sisa makanan. Keterbatasan pekarangan/area untuk membakar sampah atau untuk memelihara ayam bukanlah halangan untuk tidak mengelola sampah secara baik bagi masyarakat. Begitu juga sampah-sampah yang dihasilkan oleh industri-industri pada umumnya masih bisa dimanfaatkan bahkan menjadi lahan bisnis yang menggiurkan bagi pihak-pihak tertentu . Industriindustri di Batam hendaknya mengelola sampah yang dihasilkannya, baik yang masih memiliki nilai ekonomis maupun yang telah habis nilai ekonominya. Masyarakat tentu sudah mengetahui bagaimana kemampuan Pemko mengelola sampah. " Saya selalu bertanya, di mana peran DKP untuk mengelola sampah? Apakah DKP sudah tidak lagi bertanggungjawab pada pengelolaan sampah? Apakah pengelolaan sampah betulbetul di serahkan kepada mitra swasta sehingga pegawai DKP sebagai pegawai negeri sipil tidak lagi peduli lagi dengan tugasnya," tanyanya. Banyak persoalan di Batam yang

bersentuhan langsung dengan masyarakat, namun Pemko belum mampu mengatasinya. Padahal persoalan tersebut rutin terjadi setiap tahunnya. Di antaranya penanganan sampah, banjir dan lainnya. Dari berbagai persoalan itu, Pemko katanya selalu berdalih terjadinya defisit anggaran sehingga persoalan tersebut belum bisa diselesaikan. APBD itu menurutnya tidak akan terjadi defisit apabila Pemko mampu menyeimbangkan antara pemasukan dengan belanjanya. "Anggaran belanja di tingkatkan sedangkan pendapatan tidak mengalami peningkatan dan pada akhirnya terjadi defisit anggaran," katanya. Sebagian besar APBD Batam tahun 2011 berasal dari pemerintah pusat sedangkan yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih kecil. Sekedar diketahui anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam tahun 2011 sebesar Rp1,439 triliun. Sementara itu, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam 2011 ditarget mencapai Rp369,983 miliar. Apakah APBD Batam tahun 2011 tercapai? Masyarakat Batam akan bisa melihat sendiri. Dalam kondisi masyarakat belum bisa memenuhi kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, masyarakat dikejutkan dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bahwa Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp13,1 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam Tahun 2010 digunakan oleh Pemko tidak sesuai dengan peruntukan. Begitu juga subsidi pendidikan dari pemerintah pusat ditemukan banyak yang tidak tepat sasaran. Dengan melihat kondisi Pemko Batam saat ini, apakah masyarakat tetap menyerahkan sepenuhnya kepada Pemko dalam hal pengelolaan sampah? Memang tidak sama antara letusan gunung berapi dengan letusan sampah di Batam sehingga tidak perlu siaga satu, tetapi harus diingat letusan masyarakat lebih berbahaya dari letusan gunung berapi. (r/ulo)


METRO BISNIS

Rabu, 5 Oktober 2011

15

Pedagang Tidak Tahu Berlabel FTZ

Rokok Vegas Dijual Bebas TANJUNGPIN ANG — Rokok merek Vegas yang hanya ANJUNGPINANG boleh dijual di kawasan free trade zone (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK) dijual secara bebas di Kota Tanjunpinang. Beberapa pedagang yang menjual rokok mengaku tidak mengetahui rokok itu hanya boleh diperjualbelikan dalam kawasan perdagangan bebas BBK. "Saya baru saja menjual rokok tersebut kepada pelanggan. Saya tidak mengetahui rokok itu tidak boleh dijual di Tanjungpinang, karena pemerintah tidak mengumumkannya," kata salah seorang pedagang rokok inisial BS di Jalan DI Panjaitan KM 9Tanjungpinang, kemarin. Dirinya mengaku tidak akan berani menjual rokok tersebut

jika dilarang oleh pemerintah. Rokok untuk kawasan FTZ itu, baru-baru ini dijual dan apabila d i l a r a n g i a t i d a k m u n g k i n m elanggar aturan. Rokok Vegas ini dibeli dari rekannya yang berjualan di Jalan Potong Lembu. Rokok dibeli dengan harga Rp46.000 per slop, dan Rp6.000 untuk per bungkusnya. Menurutnya, rokok ini disukai

warga, karena selain harganya murah, rasanya pun tidak jauh berbeda dengan rokok mahal dan ternama. "Kalau rokok ini habis satu slop, saya bisa untung banyak," katanya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjungpinang Efiyar M Amin yang dimintai tanggapannya mengatakan, kepada pedagang y a n g m e n j u a l r o k o k V e g a s b e rlabel khusus kawasan bebas itu agar tidak memperjualbelikan di Tanjungpinang ini. "Rokok itu tidak boleh dijual d i T a n j u n g p i n a n g , k a r e n a m elanggar aturan dan hanya boleh diperjualbelikan di kawasan perdagangan bebas,"ujarnya. (cw42)

Kurs Melemah, Harga Pertamax Naik CECEP/HALUAN KEPRI

RESMIKAN HOLCIM — Walikota Batam Ahmad Dahlan (dua kanan) bersama Ketua BP Batam Mustofa Widjaja (kiri) dan staf PT Holcim, Selasa (4/10) menekan sirene tanda diresmikannya gedung PT Holcim di Sekupang.

Holcim Buka Silo di Batam SEKUPANG — PT Holcim Indonesia Tbk membuka tempat penampungan sementara (Silo) berkapasitas 2 ribu ton semen di samping Pelabuhan Beton Sekupang, Batam, Selasa (4/10). Dibuka Silo ini dapat mendukung pendistribusian semen, sehingga pasokan selalu tercukupi di Batam dan sekitarnya. Peresmian Silo dilakukan secara langsung oleh Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk Eamon Ginley dan dihadiri oleh Walikota Batam Ahmad Dahlan serta Ketua BP Batam, Mustofa Widjaja "Keberadaan Silo ini untuk kelancaran pendistribusian semen di Batam dan sekitarnya," ujar Eamon Ginley disela-sela acara peresmian, Selasa (04/10) di Sekupang. Untuk keperluan semen masyarakat Batam dan sekitarnya, kata Eamon, Silo yang baru tersebut akan melakukan dua jenis pengiriman, yakni semen kantong

dan semen curah. Serta pada Silo tersebut sudah terpasang alat produksi pengantongan semen atau pachhouse dengan kapasitas 100 ton perjam. Dengan keberadaan Silo di Batam, Eamon berharap bisa menjawab tantangan akan pesatnya permintaan perumahan dan pembangunan proyek infrastruktur lainya. "Kita berharap keberadaan Silo ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat," kata dia. Di tempat yang sama, Direktur Leationship Managemen Holcim Indonesia, Rusli Setiawan mengatakan, bahwa kebutuhan semen di Batam dan sekitarnya sangat besar, yakni berkisar antara 3.000 hingga 3.500 ton per bulannya. "Karena kebutuhan yang besar inilah, Holcim membangun silo di Batam," ujar Rusli. Dijelaskan Rusli, bahwa Silo yang dibangun di kawasan pelabuhan tersebut, dilengkapi de-

ngan alat pengawasan debu untuk memantau tingkat kepekatan debu yang ada. Sehingga bisa memastikan daerah sekitar Silo tetap terjaga dari polusi debu. Walikota Batam Ahmad Dahlan menyambut baik keberadaan Silo PT Holcim di Batam untuk pemenuhan kebutuhan semen ditingkat lokal Batam, nasional dan bahkan untuk ekspor. "Patut kita syukuri, semoga bisa memenuhi kebutuhan semen, utamanya untuk kebutuhan lokal," ujar Ahmad Dahlan di sela-sela acara peresmian. Selain karena untuk memenuhi kebutuhan semen di Batam, menurut Dahlan, dukungan diberikan karena managemen perusahaan tersebut menerapkan perusahaan yang ramah lingkungan dengan dilengkapi sistem pengawasan debu. "Industri di Batam harus tumbuh seiring dengan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan," pungkas Dahlan. (cw55)

JAKARTA — Meski harga minyak mentah Indonesia (ICP) turun, harga Pertamax tidak otomatis ikut turun. Perkembangan harga bahan bakar minyak nonsubsidi itu lebih dipengaruhi nilai tukar rupiah. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Evita H Legowo, menyampaikan hal itu, di selasela acara pelantikan jajaran pejabat eselon dua di lingkungan Kementerian ESDM, Selasa (4/10), di Jakarta. Harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesia crude price/ ICP) pada September 2011 sebesar 111 dollar AS per barrel. Ini berarti ICP turun 0,67 dollar AS per barrel

dibandingkan dengan harga ratarata Agustus. Sementara itu, harga Minas/SLC turun 2,41 dollar AS per barrel, dari 114,91 dollar AS per barrel menjadi 112,50 dollar AS per barrel. Menurut laporan Tim Harga Minyak Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, penurunan harga ICP itu antara lain disebabkan turunnya harga minyak mentah SLC dan Duri. Evita menjelaskan, ada dua hal yang perlu dingat bahwa harga Pertamax tidak hanya tergantung kepada harga minyak mentah Indonesia atau (ICP) "Karena Pertamax dijual dalam mata uang rupiah, itu

tergantung kepada nilai kurs. Kursnya kan sedang jelas. Jadi kalau jelek kan harganya jadi seperti itu," katanya. Ia berharap nilai tukar rupiah akan kembali menguat, sehingga harga Pertamax bisa kembali turun. "Penurunan harga Pertamax tergantung kepada MOPS (Mid Oil Platts Singapore) dan tergantung pada kurs," ujarnya. Sejak 1 Oktober 2011, Pertamina menaikkan harga Pertamax berkisar Rp 100 sampai dengan Rp 200 per liter. Untuk wilayah DKI Jakarta, misalnya, harga Pertamax naik menjadi Rp 8.800 per liter dari harga sebelumnya Rp 8.650 per liter. (kcm)

Produksi Ikan Budidaya Melonjak JAKARTA — Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan, peningkatan produksi perikanan budidaya rata-rata sebesar 27 persen per tahun sehingga diharapkan budidaya dapat menjadi sektor utama menggeser Fadel perikanan tangkap. "Kita mengharapkan di Indonesia trennya akan bergeser dari perikanan tangkap kepa-

da perikanan dengan akuakultur atau budidaya," kata Fadel Muhammad di sela-sela seminar di Jakarta, Selasa (4/10). Untuk itu, menurut Fadel, mulai 2010, anggaran yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan juga akan berfokus kepada sektor budidaya. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), realisasi produksi per-

ikanan pada budidaya pada tahun 2009 adalah 4,7 juta ton. "Pada tahun 2010, dari yang kita targetkan sebesar 5,4 juta ton, ternyata dapat direalisasikan hingga 6,2 juta ton," kata Fadel sambil menambahkan, target pada 2011 yang ditetapkan oleh KKP adalah sebesar 6,8 juta ton. Karenanya, ujar dia, pihak KKP telah memfokuskan diri pada program Minapolitan yang juga mencakup sektor perikanan budidaya. (mio)


CMYK

BISNIS

CMYK

www.haluankepri.com

Rabu, 5 Oktober 2011

16

Villa Panbil Bernuansa Alam BAT BA TAM — Salah satu kawasan perumahan di Batam, perumahan villa Panbil hadir dengan nuansa yang benar-benar alami dan hijau. Siapa yang tinggal di sini pasti merasa betah, karena di samping sejuk dari kawasan perumahan juga dekat dengan perbukitan yang asri dengan pepohonan.

Indonesia Harus Punya PLTN SOLO — Tahun 2020 Indonesia harus sudah memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Karena pada saat itu kebutuhan energi akan meningkat dua kali lipat dari saat ini, sementara cadangan minyak dan batubara diperkirakan hampir habis. Hal itu dikemukakan Deputi Pendayagunaan Hasil Litbang dan Pemasyarakatan Iptek Nuklir Badan Tenaga Nuk lir Nasional (Batan), Taswanda Taryo, di sela International Conference and Exhibition on Sustainabel Energy and Advanced Material yang diselenggarakan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (4/10). "Pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang akan bertumpu pada industri, dan itu membutuhkan suplay energi yang besar. Energi dalam jumlah besar hanya bisa disediakan dengan memanfaatkan nuklir," jelasnya. Pemikiran untuk menggunakan nuklir sebagai sumber energi listrik ini sebetulnya telah lama mengemuka. Ia telah muncul sejak tahun 1972 yang lalu. Hanya saja, dalam perkembangannya ide itu timbul tenggelam dan tidak jarang menjadi sebuah perdebatan politis. Akibatnya, sampai sekarang belum bisa direalisasikan. (mio)

ISTIMEWA

VILLA PANBIL — Maket perumahan Villa Panbil yang dibangun PT Nusatama Properta Panbil di kawasan bernuansa alam. Kawasan perumahan ini dilengkapi berbagai fasilitas, di antaranya kolam pancing, mini golf , sarana fitnes, club house dan pusat perbelanjaan.

Central Batam Raya Gelar Promo Khusus NAGOYA — Toko Central Batam Raya yang berada dilantai satu Centre Point menggelar program khusus yang berlangsung hingga 10 Oktober nanti. Melalui promo itu, pelanggan yang membeli TV LED cinema 3D 47 inchi akan mendapat LED 22 Inci dan untuk pembelian LED 3D 42 Inci akan mendapatkan DVD Full HDMI.

"Sekarang berlaku promo khusus untuk produk LED merek LG. Di samping itu bagi yang ingin membeli juga bisa memilih berbagai macam produk Lg terbaru,"ujar Danni, Duta LED LG di Toko Central Batam Raya, Selasa (4/10). Selain produk LG, berbagai produk elektronik lain juga dijual dengan harga promosi, seperti LG, Samsung dan

CMYK

Sharp. Bahkan, Samsung dijual dengan promosi sampai 31 oktober nanti. "Untuk saat ini jika membeli produk Samsung seperti AC 3/4pk ke atas, kulkas 2 pintu, mesin cuci akan mendapatkan sebuah hand phone,"kata Crisna di toko yang sama. Samsung sekarang juga mengeluarkan produk terbaru berupa LED 40 Inci

series 5 dengan harga Rp6,3 juta LED series 4 dengan harga Rp3 juta. Crisna menambahkan Perbedaan LED dengan LCD bisa dilihat dari lampunya. Kalau LED menggunakan dioda, sementara LCD menggunakan neon. Selanjutnya, konsumsi Watt LED lebih randah, desain lebih tipis dan rasio kontras lebih tinggi. (cw56)

Untuk menunjang kawasan perumahan yang asri dengan lingkungan ini, kawasan perumahan Villa Panbil juga memiliki fasilitas yang lengkap, seperti tersedianya Closed Circuit Television (CCTV), kolam pancing, mini golf, fitnes, club house dan bahkan pusat perbelanjaan. "Nuansa hunian yang memberikan keindahan, dekat dangan alam serta memberikan ketenangan sangat cocok bagi anda yang mencintai lingkungan botanis,"kata Anggit Marketing Executive PT Nusatama Properta Panbil, Selasa (4/10) saat pameran di Nagoya Hill Superblock. Menurutnya, bagi yang ingin memiliki hunian berkonsep forest house ini, rumah juga didesain berlantai dua dengan tipe 128 atau Matoa, Mahoni, Kuta, Sanur, Jimbaran dan Ubud dengan spesifikasi bangunan yang berkualitas. Ini bisa dilihat dari struktur rangka beton, anti rayap, dinding batu bata plaster dan aci, berlantai keramik dalam, teras dan balkon, serta atap rangka baja ringan dengan penutup atap genteng. Rumah yang dibandrol dengan harga Rp800 juta sampai Rp7 miliar dibangun di atas lahan seluas 200 hektar. Dan sekarang telah dihuni sekitar 500 rumah, untuk yang siap huni sekarang tinggal 10 unit dan masih tersedia sekitar 150 rumah yang sedang dibangun. Konsumen yang ingin membeli, pengembang perumahan Villa Panbil memberikan dengan cara pembelian cash bertahap selama tiga tahun atau dengan KPR Express. Artinya, dengan cara cash bertahap , kosnumen cukup melakukan pembayaran selama 36 x atau cukup membayar uang muka 10-20 persen langsung KPR. Untuk memiliki rumah dapat mendatangi stand di Nagoya Hill atau Panbil Plaza dan bisa menghubungi ke nomor telepon 0778-371000. (cw56)

CMYK


CMYK

TANJUNGPINANG www.haluankepri.com

Rabu, 5 Oktober 2011

Banjir Simarmata Ketua MPW PP Kepri

Panggilan Hati SIAPA yang tak kenal dengan sosok Muhammad Banjir Simarmata, Ketua Majelis Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Kepri. Ia dikenal sebagai sosok yang ulet dan tangguh dalam menghadapi situasi apapun. Sebagai orang nomor satu di MPW PP Kepri ini, Banjir juga dikenal sebagai pimpinan yang sering membela anggotanya bila ada masalah. Bagi Banjir, menjalankan organisasi adalah amanah yang harus diemban dengan sebaik-baiknya, terutama dalam membantu anggota yang tertimpa kesulitan. Di manapun ia berada, bila mendapat laporan dari anggotanya tentang masalah, ia selalu siap dan menyelesaikannya sampai tuntas. Dengan loyalitas dan dedikasi yang tinggi tersebut, s hal.18

Panggilan Hati

Sebagai Kendaraan Dinas

Dewan Ngotot Pakai ‘Rush’ TANJUNGPIN ANG — Usulan ANJUNGPINANG DPRD Kota Tanjungpinang yang menghendaki Pemko Tanjungpinang membeli mobil dinas baru jenis Toyota Rush untuk ke-22 anggota Dewan ditentang. Masyarakat meminta Dewan tidak ngotot hanya demi mengumbar nafsu kemewahan.

‘Enjoy Boss’ Masuk Parit

Informasi yang dihimpun koran ini, mobil mewah jenis Toyota Rush

Dewan Ngotot

hal.18

SUTANA/HALUAN KEPRI

REM BLONG — Dua pelajar sekolah dasar melihat lori 'Enjoy Boss' yang terperosok ke dalam parit di simpang lampu merah di Jalan Tugu Pahlawan, Selasa (4/10). Lori tersebut terperosok karena remnya blong.

CMYK

17

TANJUNGPINANG — Lori bermuatan batu bata merah yang bertuliskan 'Enjoy Boss' di bagian depannya terperosok ke dalam parit, persis di samping lampu merah di Jalan Tugu Pahlawan, Selasa (4/10). Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB, diduga karena rem lori blong atau tidak berfungsi. Kecelakaan tunggal itu tidak sempat membuat kemacetan. Soalnya, lori berwarna merah menyala itu terperosok di sisi kanan lampu merah. Lori bernopol BP 8119 TY tersebut dikemudikan Budi Hariyanto (32), warga Jalan Dr Sutomo. Pagi itu, Budi bertolak

‘Enjoy Boss’

hal.18


18 Rabu, 5 Oktober 2011

M E T R O

SUTANA/HALUAN KEPRI

T A N J U N G P I N A N G

CURI MOTOR — Dua anggota POMAL Lantamal Tanjungpinang menjemput Henry Keisenjer (tengah), pencuri motor di Mapolresta Tanjungpinang, Selasa (4/10). Henry adalah anggota TNI AL yang desersi.

Anggota TNI Curi Motor TANJUNGPINANG — Anggota TNI AL yang desersi, Henry Keisinjer dibekuk jajaran buruh sergap (Buser) Polresta Tanjungpinang di Batu 15, Kota Tanjungpinang, Senin (3/ 10) sekitar pukul 16.00 WIB. Henry ditangkap karena mencuri motor. Sepeda motor yang dicuri Henry merupakan milik Pramudio Sukoco. Motor tersebut jenis Yamaha Scorpio, warna merah dengan nopol BM 2997 WF. "Tersangka merupakan mantan anggota Lantamal IV, dia juga

Sambungan dari hal.17 angat pantas anggotanya menjuluki Banjir sebagai seorang tokoh yang ulet dan tangguh dalam menyelesaikan pekerjaan. Di samping itu juga, Banjir Sambungan dari hal.17

dari Jalan DI Panjaitan hendak menuju Jalan Yudowinangun. Namun naas, saat di jalan menurun di Jalan Kampung Baru, tiba-tiba mobilnya tidak bisa dikendalikan. “Saya sengaja banting stir ke kanan untuk menghindari kecelakaan dengan kendaraan lain,” kata Budi di lokasi ke-

residivis," kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Arif Budi Purnomo, kemarin. Arif menjelaskan, motor milik Pramudio Sukoco tersebut dicuri Hendry di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang, Sabtu (1/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, korban sedang membesuk keluarganya yang sakit. "Kita hanya melakukan penangkapan, selanjutnya proses hukum terhadap tersangka akan kita serahkan ke Lantamal," ucapnya.

Terpisah, Kadispen Lantamal IV Mayor Jannes Sitanggang membenarkan bahwa Henry Keisinjer merupakan desersi anggota TNI AL. Ia menyatakan, Henry sudah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). "Tersangka itu DPO, dia akan kita proses di Mahkamah Militer (Mahmil)," kata Jannes. Tentara desersi itu hanya sebentar berada di sel tahanan Mapolresta Tanjungpinang. Pasalnya, anggota POMAL langsung menjemput tersangka dan membawanya ke Lantamal. (cw40)

Panggilan Hati juga dikenal sebagai orang yang gemar membantu warga kurang mampu. Semua ini dilakukannya karena panggilan hati nurani.

Dalam bidang kerohanian, Banjir juga tercatat sebagai pengurus di Dewan Masjid Indonesia Kota Tanjungpinang. (eza)

‘Enjoy Boss’ jadian. Budi mengatakan, kecelakaan itu terjadi karena rem lorinya mendadak blong. Ia mengaku sempat mengendalikan bus beberapa saat hingga akhirnya terperosok ke parit. Lori dengan muatan 1.000an buah batu bata merah tersebut sempat membuat proses

Tetap Menolak Tambelan Jadi HPT TANJUNGPINANG — Masyarakat dan mahasiswa asal Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan se-Indonesia tetap menolak daerahnya dijadikan kawasan hutan produksi terbatas (HPT). Penolakan tersebut disampaikan perwakilan masyarakat asal Tambelan kepada Ketua DPRD Bintan Lamen Sarihi, serta anggota Pansus Tata Ruang DPRD di ruang sidang utama DPRD Bintan, Selasa (4/9). Helmy Abdul Hamid, salah seorang tokoh pemuda Tambelan mengatakan, warga dan mahasiswa asal Tambelan se-Indonesia telah melakukan pengumpulan tanda tangan dan telah diserahkan langsung kepada DPRD Bintan. Aksi itu sebagai bentuk protes atas rencana Pemkab Bintan yang akan menjadikan Tambelan sebagai kawasan HPT. "Kami tidak rela tanah air kami dijadikan hutan produksi, kami siap melindungi tanah

di Kementerian Kehutanan di Jakarta. Penempatan Tambelan sebagai HPT harus dikaji ulang, karena penempatan yang dilakukan dulunya hanya berdasar floating dan spidolisasi tampa memperhitungkan berbagai aspek. "Sekarang yang harus kita perhitungkan adalah tujuan dari ini apa, apakah kepentingan publik atau pemerintah semata. Jangan hanya demi daerah lain di Bintan Tambelan di korbankan," ujarnya. Ia juga menambahkan , apapun alasannya, Tambelan jangan dijadikan hutan lindung. Karena saat ini sudah ada hutan adat yang fungsinya sebagai kawasan lindung untuk kepentingan air. Jadi tak perlu ditetapkan jadi kawasan hutan lindung. Ketua Pansus Tata Ruang Apri Sujadi mengatakan pihaknya siap berdialog dengan masyarakat Tambelan untuk mencari solusi dari tuntutan masya-

rakat tersebut. Karena pada dasarnya DPRD, maupun Pemkab tidak pernah mengusulkan Tambelan dijadikan HPT. Kenyataan tersebut telah ada sejak zaman orde baru dimana PT Sunny Mas telah memperoleh HGU sejak tahun 1990 lalu. "Selagi pemegang HGU belum membebaskan lahan dari masyarakat, maka masyarakat masih menjadi pemilik sah lahan tersebut," katanya. Supriono, dari Bapeda Bintan menjelaskan, kronologis ditetapkannya Tambelan sebagai Hutan Produksi terbatas dimulai dari ditetapkannya Provinsi Riau secara keseluruhan sebagai kawasan hutan sesuai dengan Kepmen nomor 173/kpts-11/1986. Sementara seluruh provinsi di Indonesia pada tahun 1986 melakukan program padu serasi, kecuali Riau dan Kalbar, sehingga statusnya belum dicabut. (rul)

Hujan Warnai Pelepasan CJH TANJUNGPINANG — Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan melepas calon jamaah haji (CJH) Tanjungpinang di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Selasa (4/10). Sebanyak 245 CJH Tanjungpinang tersebut akan menuju Asrama Haji di Batam.

Sambungan dari hal.17

evakuasi lambat. Diperparah lagi lori tersebut mesti diangkat menggunakan derek otomatis. Salah seorang anggota Satlantas Mapolresta Tanjungpinang ditemui di lokasi, mengatakan lori tersebut beserta supirnya akan dibawa ke mapolresta. (cw40)

bunda kami, apapun caranya. Dan bukti penolakan ini juga akan kami sampaikan kepada Kementerian Kehutanan, dan Komisi IV DPR," ujar Helmy, usai melakukan pertemuan dengan Pansus Tata Ruang DPRD Bintan. Gunawan (81), tokoh masyarakat Tambelan menduga ada kepentingan besar pihak-pihak tertentu sehingga Tambelan akan dijadikan kawasan HPT. "Kami menduga ada skenario hebat. Tambelan hanya dijadikan tumbal saja untuk menggantikan kawasan lain di Bintan yang akan diambil bauksitnya. Ini sangat disayangkan, kembalikan daerah kami seperti sedia kala," ujarnya. Gempur Adnan, penasehat Kekerabatan Masyarakat Tambelan yang juga mantan Deputi Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan, kasus pengalihan Tambelan sebagai kawasan hutan lindung saat ini sedang dalam proses pembahasan

harga per unitnya Rp230 juta. Penganggaran pembelian mobil tersebut menggunakan APBD-P 2011 yang sebentar lagi diketok. Jika rencana pembelian mobil mewah itu jadi dikabulkan Pemko Tanjungpinang, itu berarti Dewan telah membohongi masyarakat. Pasalnya, Husnizar

Rombongan jamaah dari Pelabuhan Sri Bintan Pura diangkut ferry Mutiara Ekspres 8. Selain Walikota, para CJH Tanjungpinang ini juga dilepas unsur muspika dan pejabat Pemko Tanjungpinang. Meski Tanjungpinang digu-

yur hujan lebat, namun proses pelepasan CJH tetap berjalan khidmat. Suasana haru pun terlihat saat proses pelepasan CJH tersebut. Walikota ikut menjabat satu-persatu tangan para CJH, sambil mendoakan semoga

para CJH kembali ke Tanjungpinang dengan selamat dan menyandang predikat haji/ hajah mabrur. Sebelum ke Pelabuhan Sri Bintan Pura, para CJH ini berkumpul di Kantor Perpustakaan Kota Tanjungpinang. (cw53)

akhir tahun ini. Meskipun ini masih sebatas usulan, namun berbagai tanggapan dan penolakan banyak muncul di kalangan masyarakat, kini. Aktivis pemuda Tanjungpinang Ireng Rumono menyayangkan sikap anggota Dewan yang terlalu ngotot ingin memiliki mobil mewah itu. Padahal,

lanjutnya, mobil dinas yang dipakai anggota Dewan saat ini sudah cukup bagus dan layak. "Permintaan ini terlalu berlebihan dan sangat tidak aspiratif, oleh karena itu saya beharap kepada Ketua DPRD Kota Tanjungpinang menunda dulu rencana itu," kata Rumono, Selasa (4/10). Ia menambahkan, pembelian mobil baru itu merupakan pemborosan. Rumono justru menyarankan agar dana untuk pembelian mobil itu digunakan untuk perbaikan dan pembenahan infrastruktur, serta program yang langsung dirasakan masyarakat. "Kota ini masih perlu pembenahan," imbuhnya. Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang Mansyur Razak saat dikonfirmasi mengatakan, pengadaan mobil dinas untuk anggota Dewan tujuannya untuk memperlancar tugas Dewan dalam menyerap aspirasi masyarakat. "Mobil dinas ini bukan untuk pribadi, tetapi sebagai kendaraan operasional anggota DPRD Kota Tanjungpinang. Mobil ini hanya digunakan pada saat jam kerja, kalau hari libur tidak boleh dipakai," dalih Mansyur. Lebih lanjut politisi dari Partai Golkar ini menjelaskan, alasan pengadaan mobil Toyota Rush tersebut dikarenakan mobil yang dipakai selama ini hanya sebagai kendaraan pinjam pakai. Di mana perawatannya, termasuk bensin menggunakan dana anggota Dewan sendiri. "Mobil yang saat ini dipakai anggota Dewan sudah berusia 10 tahun dan sudah tidak bisa lagi digunakan. Ini juga sesuai dengan Undang-undang nomor 57 tahun 2008 tentang pengadaan mobil operasional. Jadi dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa mobil yang digunakan memasuki usia 10 tahun boleh diganti," ungkap Mansyur. (eza)

Dewan Ngotot Hood, Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang pada Senin (3/ 10) dalam pernyataannya menyebut bahwa molornya pengesahan APBD-P disebabkan Dewan membatalkan dan memangkas sejumlah proyek di SKPD Tanjungpinang. Alasannya, proyek-proyek tersebut tidak bisa rampung dikerjakan hingga


BINTAN

Rabu, 5 Oktober 2011

19

Minggu Depan Pembagian Susulan BINTAN — PT Posindo selaku pihak pendistribusi kompor gas elpiji, rencananya kembali akan membagikan kompor gas elpiji susulan kepada warga Bintan yang belum mendapatkan. Pembagian dijadwalkan Minggu depan, sebanyak 2.500 kompor gas elpiji di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. "Pendistribusian kompor gas elpiji ini merupakan pembagian tahap kedua, yang sama sekali belum mendapatkannya. Saat ini sebagian kompor gas elpiji dan termasuk material asesorisnya masih berada di Batam yang dikirim dari Pekanbaru. Mudah-mudahan Minggu depan sudah bisa dibagikan untuk wilayah Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang," kata Koordinator Distribusi Konversi minyak tanah (mitan) untuk wilayah Bintan dan Tanjungpinang Robert, Selasa (4/10). Saat ini kata dia, materialnya sudah berada di Batam dan sebagian lagi masih menunggu dari Pekanbaru dengan total 2.500 kompor gas elpiji dan materialnya seperti selang regulator. Dari jumlah total tersebut, ada 500 stock kompor gas elpiji sebagai cadangan untuk mengganti barang yang rusak. Jadi imbuh Robert, dalam pendistribusian nanti bila masih ada yang rusak, maka akan diganti dari jumlah stock yang sudah disediakan. "Sebelumnya, ada warga yang meminta kepada kami untuk mengganti kompor gas elpiji yang sudah dibagikan, karena barang yang diberikan rusak," katanya. Robert menjelaskan, material yang rusak bukan disengaja ataupun berasal dari pabriknya, akan tetapi dikarenakan tertimpa atau terhimpit dengan material lainnya pada saat dimuat di kapal untuk dikirim ke Batam. "Dari jumlah total kompor gas elpiji tadi, lebih banyak didistribusikan ke wilayah Bintan sekitar 1.500 lebih dan sisanya ke Kota Tanjungpinang yang dibagikan ke kelurahankelurahan yang sama sekali belum mendapatkan," imbuh dia. Untuk tabung gas lanjut Robert, seluruh warga sudah mendapatkannya dan sudah dibagikan untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Sisanya kompor gas elpiji yang dibagikan secara bertahap dan saat ini tinggal susulan saja. Ia berharap setelah dibagikan semua, maka warga sudah bisa menikmati kompor gas elpiji untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. (eza)

REZA/HALUAN KEPRI

TAMBANG BAUKSIT — Tanah bauksit yang sudah dikeruk ini disimpan di tempat yang aman untuk ditimbun, dan setelah itu dicuci dan siap diekspor ke luar negeri. Penimbunan ini berjarak 5 km dari lokasi pengerukan tanah bauksit di Desa Galang Batang. Foto diambil beberapa waktu lalu.

Satu Calon Jamaah Haji Batal Berangkat BINTAN AN — Satu orang calon jamaah haji (CJH) dari BINT Kecamatan Bintan Utara batal diberangkatkan karena masalah kesehatan. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bintan Arusman Yusuf menyampaikan bahwa CJH yang batal diberangkatkan itu dalam kondisi hamil, tidak lolos cek kesehatan saat pemeriksaan ketiga di puskesmas. "Kalau dipaksakan nanti, dapat membahayakan diri sendiri. Karena pelaksanaan ibadah haji itu butuh fisik yang kuat. Kalau fisik tidak sehat, lebih baik mundur saja," kata Arusman, soal batalnya satu orang CJH dari Bintan tersebut, Selasa (4/10). Arusman menuturkan, awalnya jumlah CJH asal Bintan sebanyak 93 orang. Tapi akhirnya berkurang tiga

orang dan tinggal 90 orang diberangkatkan. Dua orang lainnya tidak masuk CJH Bintan, dan memilih berangkat melalui CJH Tanjungpinang. Usai pelepasan keberangkatan CJH Bintan menuju embarkasi Batam di Tanjunguban dan Kijang oleh Bupati Bintan dan Sekdakab Bintan, Selasa (4/10), CJH akan menuju tanah suci pada Rabu (5/ 9) pagi. Bintan masuk dalam

kelompok terbang (kloter) 4 bersama Tanjungpinang, Batam dan Lingga. Sedangkan kloter CJH asal Kepri termasuk dalam kloter 4 dan 5. Arusman menyebutkan jumlah CJH tahun ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya berjumlah 60 orang. Kenaikan jumlah ini disebabkan CJH cepat mendaftar. Disinggung biaya menunaikan ibadah haji tahun ini, Arusman yang saat dihubungi mengaku berada di embarkasi Batam ini mengungkapkan ongkos naik haji (ONH) selalu bervariasi tergantung nilai mata uang atau kurs yang berlaku saat itu. "Biaya selalu berubah-ubah sesuai kurs. Tapi sekitar Rp30 juta an,"ungkapnya.(edy)

Pelaksanaan e-KTP Bintan Capai 3,3% BINTAN — Hingga penghitungan per 4 Oktober, jumlah warga Bintan yang telah melakukan perekaman data tercatat sebanyak 8.300 orang dengan persentase 3,3 persen. Angka ini jauh diatas Kota Tanjungpinang yang berada di kisaran 0,2 persen. "Untuk sementara, persentase jumlah warga yang telah melakukan perekaman data e-KTP, Bintan lebih unggul dari Tanjungpinang. Kita sudah 3,3 persen, sementara Tanjungpinang masih 0,2 persen," kata Kepala Disdukcapil Bintan, Selasa (4/10). Ismail juga menyebutkan, untuk tingkat provinsi, Kepri juga menduduki peringkat kedua setelah Jakarta untuk jumlah masyarakat yang telah melakukan perekaman data. DKI Jakarta katanya per 4 Oktober meraih persentase

9,268 persen dan Kepri 3,392 persen. Keberhasilan Kepri meraih peringkat kedua tersebut, karena didongkrak persentase pelaksanaan e-KTP dari wilayah Bintan. Ismail menambahkan, dari data yang diperoleh terlihat persentase masyarakat yang melakukan perekaman data di wilayah pulau lebih besar daripada di kota. Untuk sementara, Kecamatan Mantang mencatat angka 27,9 persen, unggul dibanding 9 kecamatan lainnya. Sedangkan Kecamatan Bintan Timur meskipun berstatus kota, namun animo masyarakatnya melakukan perekaman data masih kecil. "Bintan Timur per 4 Oktober tergolong paling kecil dibanding kecamatan lainnya yakni 2,3 persen. Ini akan menjadi evaluasi kita," kata Ismail bersama Kepala

Bidang Kependudukan Bambang Sugianto. Untuk membantu masyarakat yang akan melakukan perekaman data, pihaknya bersama pihak kecamatan akan menyiapkan alat transportasi di daerah tertentu. Selain itu, juga akan mendatangkan alat perekaman data yang dapat dipindahkan (mobile) untuk jemput bola. "Alat perekaman data mobile tersebut sampai saat ini masih kita tunggu kedatangannya dari Jakarta,"ujar Ismail. Untuk daerah-daerah tertentu juga katanya akan dibahas kemungkinan pelaksanaan perekaman data dapat dilaksanakan pada malam hari. Kecamatan Seri Kuala Lobam yang warganya banyak berprofesi sebagai karyawan swasta telah meminta usulan tersebut. (edy)

Balap Liar Diduga Dibekingi Oknum Aparat TANJUNGUBAN — Aksi balap liar menggunakan sepeda motor di kawasan Jalan Busung kembali marak. Aksi yang sudah banyak memakan korban ini biasanya dilakukan para ABG di kawasan jalan Busung dan jalan Pasar Baru-Tanjungpermai. Meski sempat berhenti beberapa waktu lalu karena dirazia polisi, namun aksi balap ini kembali rutin

dilakukan di akhir pekan. Ironisnya, aksi balap liar ini dikabarkan telah menjadi ajang perjudian terselubung dengan adanya taruhan uang yang nilainya diatas satu jutaan. Aksi ini juga bisa tetap berlangsung aman karena diduga adanya bekingan dari oknum aparat TNI. "Sudah banyak korban dalam aksi balap liar ini. Tapi mungkin korban yang luka parah tersebut

tidak dilaporkan ke polisi. Balapan liar ini biasanya memang ada taruhan uang, hingga diatas satu jutaan. Memang balap liar bisa terus berlangsung karena diduga ada oknum aparat yang membekingi," kata seorang warga Tanjunguban bernama Nurdin, Selasa (4/10). Nurdin meminta aparat kepolisian lebih tegas menindak aksi balap liar, karena telah menimbulkan

kecemasan dan keresahan bagi orangtua yang memiliki anak usia pelajar. Selain itu aksi balap liar dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Kasat Lantas Polres Bintan AKP Kurniawan Ismail mengaku pihaknya sudah mengevaluasi aksi balap liar ini. Anggota polisi katanya akan disiagakan di lokasi yang biasa dijadikan ajang balap liar. "Kita akan

menambah personil dan akan stand by saat hari libur di lokasi ajang balap liar," kata Kurniawan. Untuk upaya persuasif dan preventif, pihaknya telah melakukan sosialiasi ke sekolah-sekolah untuk memberi wawasan kepada pelajar tentang disiplin berlalu lintas termasuk bahaya melakukan balapan liar. Terkait adanya dugaan oknum aparat TNI yang membekingi aksi

balap liar seperti dikatakan warga, Kurniawan mengaku sudah mendapat informasi tersebut. Namun pihaknya perlu mendalami. "Memang informasi yang kita dapat seperti itu. Tapi kita tidak dapat memastikan, perlu pendalaman dulu," kata Kurniawan yang berjanji akan terus menindaklanjuti aksi balap liar ini dan merencanakan melakukan razia gabungan.(edy)

ICMI Orda Tpi Akan Dikukuhkan TANJUNGPINANG — Kepengurusan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Tanjungpinang masa bakti 2011-2015 akan dikukuhkan. Pengurus yang akan dilantik berjumlah 99 orang dan nantinya akan disejalankan dengan silaturahmi ICMI Provinsi Kepri dan dialog. Ketua ICMI Orda Tanjungpinang Drs H Juramadi Esram SH. MT mengatakan, dibentuknya ICMI wilayah Kota Tanjungpinang dalam rangka membantu pelaksanaan tugas-tugas Majelis Pengurus ICMI Organisasai Wilayah (Orwil) Kepri. Menurut Esram, pelantikan akan dijadwalkan sekitar 12 atau 15 Oktober mendatang, dengan mengambil dua alternatif tempat yaitu di aula kantor walikota lama tepi laut dan Hotel Aston Km 12. "Kita masih menunggu arahan dari walikota sebagai Ketua Dewan Penasehat, kira-kira kapan waktu pelantikan yang tepat. Bila tanggal dan tempatnya sudah pasti, akan kami beritahukan," ujar Esram, Selasa (4/10). Pihaknya juga masih

SEBUAH papan reklame yang cukup besar terpasang di Jalan DI Panjaitan Batu 6 Tanjungpinang, Selasa (3/10). Papan reklame ini rentan roboh dan dapat membahayakan. SUTANA/HALUAN KEPRI

melakukan rapat koordinasi bersama pengurus ICMI lainnya untuk mendudukkan kepastian waktu pelaksananaan pelantikan dan hal-hal lainnya yang dianggap perlu. Pengurus

ICMI Orda Tanjungpinang nantinya akan dilantik oleh Ir H Mustofa Widjaja MM selaku Ketua ICMI Orwil Kepri. Pelantikan akan dihadiri oleh Gubernur Kepri dan Walikota

Tanjungpinang. "Kita berharap dengan adanya ICMI di Kota Tanjungpinang ini akan memberikan warna baru bagi Kota Tanjungpinang, dan kita juga siap ber-

mitra dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam memajukan pembangunan di segala bidang," imbuh Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang itu. (eza)


L I N G G A

20 Rabu, 5 Oktober2011

Jamsostek Wajib untuk Pekerja LINGGA —Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lingga mengharapkan setiap perusahaan wajib menguruskan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagai hak pekerja. Hal ini ditekankan untuk memudahkan urusan bila terjadi kecelakan kerja pada karyawan perusahaan itu sendiri. "Kalau memang ada terjadi

kecelakan kerja atau kemalangan di perusahaan tem-pat bekerja, silahkan pihak korban laporkan hal tersebut kepada kami. Tentunya dengan adanya laporan tersebut menjadi dasar kami untuk bertindak menghubungi pihak perusahaan. Kalau ada jamsostek, maka korban bisa ditanggung asuransi itu," kata Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinsosnakertrans Lingga,

Mohamad Najib, Senin (3/10). Najib menjelaskan, sampai saat ini memang perusahaan yang berinvestasi di Lingga sebagian besar sudah melapor ke pihaknya. "Sudah banyak yang melaporkan dan kita juga punya data jumlah pekerja baik tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja asing. Jika ada laporan tentang masalah pekerja, kita tinggal cek aja di data yang

ada. Kita ini mempunyai fungsi mengurus sebelum, sedang dan setelah berlangsungnya semua aktifitas pekerja," tambahnya. Dinas tenaga kerja juga mempunyai fungsi sebagai penengah antara pekerja dan pihak perusahaan. "Bidang kita ini bekerja sesuai dengan undang-undang No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan., "katanya lagi. (cw32)

Kamarudin Dilantik Jadi Sekda Lingga LINGGA — Jika tidak ada perubahan rencananya, hari ini, Rabu (5/10), Plt Sekda Kabupaten Lingga Kamarudin dilantik menjadi Sekda Definitif Kabupaten Lingga. Informasi akan adanya pelantikan ini dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Lingga, Syamsudi. "Benar, rencananya besok (hari ini. red) ada pelantikan Sekda definitif Lingga," katanya, Selasa (4/10). Dikatakan, informasi akan adanya pelantikan Sekda Definitif Lingga diperoleh dari bagian humas dan protokoler Kabupaten Lingga. "Saya mendapat telepon akan adanya pelantikan Sekda tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB, untuk lebih jelasnya coba konfirmasi humas," sebutnya. Seperti yang diberitakan, tiga pejabat Lingga yang diusulkan Bupati Lingga, Daria untuk menduduki jabatan

Sekda Definitif. Mereka yakni Plt. Sekda yang juga Asisten II Pemkab Lingga H. Kamarudin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lingga H. Abang Muzni dan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Lingga Muhammad Asward. Kamarudin adalah yang terpilih untuk menduduki posisi Sekda Lingga dengan perolehan nilai tertinggi hasil seleksi yang telah diu laksankan beberapa waktu lalu. Sebelumnya, ketiga pejabat Lingga tersebut bersaing di tingkat Provinsi kepri untuk mendapat posisi Sekda. ada be-

berpa kategori penilaian yang dilakukan Baperjakat Provinsi kepri untuk muntuk para calon Sekda, pertama, tentang adminitrasi. Itu meliputi kepangkatan, diklat kepemimpinan, pendidikan, riwayat jabatan, diklat-diklat yang diikuti, termasuk daftar urut kepangkatan, penilaian DP3 PNS serta masalah disiplin. Penilaian kedua, penilaian wawasan kebangsaan yang meliputi perjalanan karier, keragaman diklat dan pola pikir calon sekda Kabupaten Lingga tersebut. Sedangkan kategori ketiga yakni, penilaian rencana strategis yang meliputi kemampuan calon sekda menyikapi teritorial dan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Termasuk pandangan calon sekda terhadap otonomi daerah, visi misi, serta kemampuan koordinasi dan komunikasi ketiga calon Sekda Lingga yang diusulkan. (cw32)

Turnamen Sepak Bola Sertih Cup Ditutup LINGGA — Turnamen Sepak Bola antar Club Sertih Cup yang diikuti 32 peserta secara resmi ditutup. Ajang tahunan yang berlangsung di Daik Lingga ini diharapkan dapat mengembangkan salah satu cabang olah raga yang paling digemari oleh masyarakat ini. Sun tokoh pemuda setempat yang ikut berpartisipasi dalam kegitan Turnamen Sertih CuP mengatakan, iven ini diharapkan dapat menumbuhkan potensi yang dimiliki generasi muda di Lingga. Sema-

kin banyak kompetisi katanya, tentunya semakin terasah potensi yang dimiliki oleh olahragawan lokal Lingga, agar dapat bersaing dengan pemain dari luar. Selain hal tersebut, katanya, pihaknya merasa turnamen ini akan menumbuhkan talisilaturahmi antara sesama generasi muda daerah. "Kedepan, kita juga akan mengagendakan acara ini untuk menjadi iven tahunan yang berskala lebih besar lagi dengan hadiah yang lebih menarik tentunya," tambahnya.

Turnamen Sertih Cup yang diiukuti oleh 32 tim tersebut berlangsung dari tanggal 4 September dan berakhir tanggal 2 Oktober. Acara ini ditutup secara resmi oleh Ketua DPRD Lingga Kamarudin Ali. FC, Resun berhasil merengkuh tropi pertama. PS Panggaka Darat diposisi runner up dan Mentuda FC meraih posisi ketiga. Terakhir, juara harpan diraih Sereteh. Untuk juara I, selain membawa pulang piala juga diberikan uang pembinaan sebesar Rp5 juta. (cw32).

JEPARIYADI/HALUAN KEPRI

TIBA DI JAGOH — KM Sembilang tiba di pelabuhan Roll on Roll off (Roro), Jagoh setelah melakukan uji pelajayaran pertama dari Jakarta, Selasa (4/10) kemarin.

23 JCH Dilepas dengan Air Mata

JEPRIYADI/HALUAN KEPRI

BUPATI Lingga, H. Daria (tengah) melambaikan tangan saat melepas keberangkatan Calon Jamaah Haji Lingga ketika pesawat para CJH Lingga hendak tinggal landas di Bandara Dabo Singkep, Selasa (4/10) kemarin. LINGGA— Keberangkatan 23 dari 55 Jamaah Calon Haji (JCH) kloter 4 gelombang I asal Kabupaten Lingga menuju Kota Batam dilepas dengan penuh air mata haru, Selasa (4/10) sekitar pukul 16.10 WIB di Bandara Dabo. Para CJH ini bertolak dari Dabo dengan pesawat SKY meski molor tujuh jam. Jumlah JCH Lingga sendiri pada tahun 2011 ini sebanyak 61 orang setelah mendapat tambahan kuota sebanyak 6 orang dari Kementrian Agama Pusat pada kloter 22. Rencananya rombongan CCH itu telah berangkat pada 22 Okto-

ber mendatang dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Kota Mekah. Keterlambatan keberangkatan sebanyak 23 JCH kali ini sempat membuat Bupati Kabupaten Lingga H Daria maupun pihak keluarga termasuk JCH itu sendiri gusar. Namun setelah ditunggu beberapa jam, akhirnya pesawat SKY yang datang dari Batam mendarat di Pelabuhan Dabo Singkep sekitar pukul 15.00 WIB. "Alhamdulillah, akhirnya pesawat yang kita tunggu tiba di Bandara Dabo dan berangkat kembali ke Bandara Hang,” kata Daria. (nel)


K A R I M U N

Rabu, 5 Oktober 2011

21

Syukuran 155 CJH Karimun

Perayaan HUT Karimun Dipusatkan di Tiga Titik KARIMUN — Kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karimun ke-12 dipusatkan di tiga titik. Ketiga titik itu adalah, Panggung Rakyat Taman Bunga, Pendopo rumah dinas Bupati Karimun dan jalan lingkar dekat Gloria. “Dalam rapat yang digelar bersama jajaran di lingkup pemerintah Pemkab Karimun tadi, persiapan perayaan sudah hampir matang,” ungkap Kepala Bagian Humas Pemkab Karimun, M.Yosli. Dikatakan untuk panggung rakyat taman bunga, bakal digelar beberapa kegiatan. Seperti pawai pembangunan saat hari HUT Kabupaten Karimun, 12 Oktober. Kemudian Dangkong Dance Festival yang akan digelar pada 14 Oktober malam. Selain itu, lokasi pendopo rumah dinas bupati bakal digelar beberapa kegiatan. Seperti tabligh akbar yang akan diisi oleh da’i kondang dari Jakarta, yakni Ustadz Yusuf Mansyur pada malam HUT Kabupaten. Kemudian pada tanggal 13 Oktober bakal digelar wisuda 1.000 santri seKabupaten Karimun. “Untuk jalan lingkar, hanya dikhususkan sebagai lokasi stand pameran bazar pembangunan. Dimulai pada 12 hingga 26 Oktober. Saat Persiapan standnya akan dimulai pada 8 Oktober ini,” tuturnya.Mengenai upacara HUT Kabupaten Karimun ke 12 Kata Yosli, bakal dilaskanakan di lapangan parkir Taman Bunga. Dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq itu, selain beberapa agenda kegiatan yang disebutkan, ada satu kegiatan yang merupakan agenda nasional. Namun disejalankan dengan HUT Pemkab Karimun, yaitu kemah guru-guru perbatasan Kemah dilakukan mulai 10 Oktober di Pantai Pongkar. Rencananya akan dibuka oleh Dirjen Pariwisata. Namun jika Kementerian Pariwisata tidak berhalangan hadir, maka dia yang akan membuka kegiatan tersebut. Dan akan dihadiri oleh Gubernur Kepri, H.M.Sani. Disamping itu pula, akan dihadiri oleh perwakilan di 33 provinsi. “Sebagai daerah perbatasan, maka kita ditunjuk untuk menjadi tuan rumah dalam kemah guru perbatasan. Penutupannya dilaksanakan pada HUT Kabuaten Karimun di Gedung Nasional. Sehingga hal itu disejalankan dengan agenda Kabupaten,” katanya. (gan)

Nurdin Minta Doakan Bumi Berazam KARIMUN — Sebanyak 155 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Karimun mengikuti acara syukuran dan proses tepuk tepung tawar sebelum diberangkatkan ketanah suci Makkah. Selasa (4/ 10) di Gedung Nasional. Dari 155 JCH Kabupaten Karimun, sebanyak 144 akan dilepas oleh Bupati Karimun Nurdin Basirun pada hari ini, Rabu (5/10), di halaman rumah dinasnya. Sedangkan sisanya sebanyak 13 Bupati Karimun, Nurdin Basirun dalam kesempatan itu berpesan, sebelum sampai ke tanah suci, para CJK harus persiapkan fisik dan jaga kesehatan. “Selain itu juga, persiapkan finansial dan gunakan secara tepat. Dan tak kalah pentingnya saya berpesan, agar seluruh CJH Kabupaten Karimun dapat memanjatkan doa untuk kesejahteraan masyarakat, wilayah kita. Serta mudah-mudahan pembangunan Karimun ke depannya akan semakin baik,” ujar Nurdin. Dalam acara yang disejalankan dengan pemantapan manasik haji tersebut, Nurdin bersama para unsur muspida yang hadir secara bergantian melakukan ritual tepuk tepung tawar, yang merupakan Budaya Melayu. Hal itu sebagai simbol pelepasan dan memanjatkan doa keselamatan. Dengan diiringi pembacaan barzanji oleh beberapa orang tua yang di-

BERI SELAMAT — Bupati Karimun, Karimun Nurdin Basirun memberi selamat kepada salah seorang Calon Jamaah Haji Karimun yang akan bertolak ke tanah suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji, Selasa (4/10) di Gedung Nasional. GANI/HALUAN KEPRI

tunjuk. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Karimun, Erman Zaruddin mengatakan, dari 155 JCH yang ada, sebanyak 143 orang merupakan kloter kelima yang akan dilepas oleh Bupati Karimun Nurdin Basirun, pada hari ini, Rabu (5/10). “Sedangkan 12 JCH lagi me-

rupakan tambahan dari pusat dan akan ikut ke dalam kloter 22. Untuk kloter lima akan berangkat duluan dan dilepas bupati besok (hari ini) di halaman rumah dinasnya. Untuk kloter 22 bakal dilepas pada 20 Oktober mendatang oleh Bupati dilokasi yang sama,” ujar Erman. Hal-hal yang perlu diwas-

padai oleh JCH kata Erman adalah, saat ini sedang memasuki perubahan musim. Yaitu musim panas dan musim dingin. “Musim dingin tidak terlalu dingin. Namun demikian persiapkan ketahanan fisik,” katanya. Untuk kepulangan JCH kata Erman lagi, kloter lima bakal tiba di Batam pada 16 Novem-

ber. Setelah menginap semalaman di Batam, baru melanjutkan perjalanan dan akan tiba di Karimun pada 17 November. Sedangkan kloter 22 akan tiba di Batam pada 4 Desember. Selanjutnya menginap semalaman di Batam kemudian melanjutkan perjalanan dan akan tiba di Karimun pada 5 Desember. (gan)

FTZ Belum Untungkan Karimun KARIMUN — Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Karimun Jamaludin SH menilai penerapan kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di Karimun belum membawa perubahan apa-apa bagi daerah. Bahkan, ia menyebut kalau FTZ itu sama sekali belum berjalan di Karimun. "Penyebabnya, regulasi dan arah birokrasi tentang FTZ tersebut belum. Apalagi, hingga sekarang belum ditemukan patok pembatas mana yang wilayah FTZ dan mana yang belum. Meski dalam peta ditulis garis pembatas tersebut. Namun, aplikasinya tidak pernah ditemukan," ujar Jamaludin saat dijumpai di ruang Komisi A Selasa (4/10) kemarin. Wilayah FTZ di Karimun dibagi atas dua bagian, yakni

di Pulau Karimun Besar dengan luas wilayah 8.862,018 hektar dan Pulau Karimun Anak dengan luas wilayah 804 hektar. "Dalam peta wilayah FTZ di Pulau Besar Karimun, kata Jamaludin, ditandai ada 6 pos pabeanan primer dan 4 pos pabeanan sekunder. Namun, di lapangan tidak pernah ditemukan pos pabeanan yang dimaksud. Cobalah lah kita lihat di lapangan, dimana kita bisa temukan pos pabeanan di jalan-jalan yang disebutkan

ILHAM/HALUAN KEPRI

SEKRETARIS Fraksi PDIP DPRD Karimun Jamaludin menunjuk peta kawasan FTZ Karimun di ruang Komisi A DPRD Karimun, Selasa (4/10). sebagai batasan wilayah FTZ di Karimun ini," katanya. Menurutnya, pembagian wilayah FTZ atas beberapa wilayah di Karimun bukanlah suatu yang efektif, bahkan akan merugikan masyarakat. Karena setiap yang akan melintasi wila-

yah pabeanan pasti akan dikenakan bea masuk. Sebagai contoh, jika seseorang yang memiliki kebun di dalam wilayah FTZ kemudian membawa hasil kebunnya ke rumah pasti akan dikenai bea karena melintasi perbatasan wilayah FTZ.

Maka dari itu, katanya, pembagian wilayah FTZ di Karimun janganlah setengah-setengah, kalaupun akan diterapkan juga kawasan khusus di Karimun, maka sebaiknya seluruh pulau di Karimun dimasukkan dalam wilayah FTZ. Agar, pihak re-

Pansus RTRW Konsultasikan Kontrak Karya PT KG KARIMUN — Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Ranperda RTRW) DPRD Karimun akan berkonsultasi dengan Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup Rabu (5/10) tentang kejelasan status hutan lindung dan pengaturan lingkungan hidup dalam wilayah pemetaan ruang di Karimun. Sekretaris Pansus RTRW DPRD Karimun, Anwar Abu Bakar kepada Haluan Kepri, Selasa (4/10) kemarin mengatakan, ada beberapa poin yang akan dikonsultasikan ke Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup diantaranya tentang

ruang terbuka hijau (RTH) dan hutan lindung yang belum menampakkan kejelasan soal status hutan lindung tersebut. Di wilayah hutan lindung, kata Anwar, terdapat beberapa perusahaan pertambangan diantaranya PT Karimun Granit (KG) yang memiliki kontrak karya dengan pemerintah pusat hingga 2013 mendatang. “PT KG merupakan salah satu diantara 15 perusahaan di Indonesia memiliki suatu perjanjian dengan nama kontrak karya dengan pemerintah pusat,” kata Anwar. “Dalam konsultasi nanti, kami juga akan mempertanyakan kontrak karya PT KG tersebut ke pemerintah pusat. Jika ada dalam peraturan menteri

ternyata kontrak karya akan tetap diberlakukan hingga 2013, maka Pansus tentu tidak akan melanggar peraturan tersebut. Namun, jika sebaliknya tidak ada aturan lagi, maka otomatis PT KG tidak akan beroperasi lagi karena berada di wilayah hutan lindung,” ujarnya. “Pansus perlu kepastian bagian dan kondisi wilayah ruang terbuka hijau di Karimun dengan pemetaan yang mereka miliki. Kami ingin menyamakan apakah pemetaan yang dimiliki Pemkab Karimun sama dengan yang ada di Kementerian Kehutanan. Kalau ada perbedaan, maka dari itu kami ingin agar ada persamaan data,” katanya. Selain itu, Pansus juga akan mengkonsultasikan apakah diperbolehkan melakukan penambangan di pulau-pulau kecil yang ada di Karimun. “Kalau memang pulau-pulau kecil tidak layak dijadikan sebagai kawasan penambangan, maka pansus akan merunut pada aturan yang lebih tinggi diatas Perda,” jelasnya. (ham)

gulator akan lebih mudah melakukan pengawasan. "Kalau seluruh pulau di Karimun ini dijadikan kawasan FTZ, maka petugas bea dan cukai cukup melakukan pemantauan dari perairan saja begitu kapal-kapal kargo yang memasukkan barang ke Karimun bersandar di pos pabeanan yang telah ditentukan, tanpa harus menempatkan puluhan petugas di pos pabeanan wilayah perbatasan darat yang ditentukan," terangnya. Dari data yang ada sekarang, katanya, di Pulau Karimun Besar terdapat 10 pos pabeanan di wilayah perbatasan darat, 6 pos primer dan 4 pos sekunder. "Jika satu pos dijaga oleh dua orang personil dikalikan 10 pos pabeanan, maka akan berjumlah 20 personil. Jika satu hari ada tiga shift, maka dalam satu hari bea cukai akan menurunkan 60 personilnya. Apa tak repot," kata Jamal. Dikatakan Jamal, penempatan itu baru di pos yang ada di jalan utama, sementara perbatasan wilayah FTZ tersebut meliputi daerah perbukitan, perkebunan penduduk bahkan ada yang membelah pe-

mukiman warga. "Jika sudah seperti itu, bagaimana bentuk pengawasan yang dilakukan oleh petugas, jika ternyata batas wilayah FTZ itu membelah satu rumah warga," tanyanya heran. Jamaludin meyakini kebijakan pemerintah untuk menerapkan wilayah khusus di Batam, Bintan dan Karimun pasti untuk kesejahteraan rakyat. Namun, harusnya pemerintah bisa melihat langsung ke wilayah yang dijadikan kawasan bebas tersebut agar tidak terjadi kesalahan dalam menentukan tititk wilayah perbatasan FTZ, khususnya di Karimun. "Sampai sekarang saya belum melihat adanya keuntungan dari penerapan status FTZ yang mulai diberl akukan pemerintah sejak Januari 2009 lalu, karena sampai sekarang masyarakat masih mengeluhkan mahalnya harga gula dan barang impor lainnya. Kalau kebijakan FTZ hanya akan menguntungkan pihak pengusaha dan merugikan masyarakat kecil, lebih baik FTZ dihapuskan saja dari Karimun," tegas Jamaludin. (ham)

Sawa Bakal Gantikan Fauzi

Senin Besok Sertijab Danlanal KARIMUN — Tampuk kekuasaan Pangkalan TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang dipimpin Letnan Kolonel (Letkol) Laut (P) Fauzi akan berpindah tangan. Yakni dari Letkol Laut (P) Sawa, mantan Pabanrenops Staf Operasi Koarmabar, Mabes TNI AL. Kepada Haluan Kepri Fauzi mengatakan, selama menjabat sebagai Danlanal Tanjung Balai Karimun, Fauzi mengaku banyak mendapat kesan mendalam. Keramahan dan penerimaan baik dari masyarakat tidak dapat dilupakannya. “Rencananya serah terima jabatan bakal dilaksanakan pada Senin besok (10/10). Acara tersebut nantinya akan diha-

diri langsung oleh Danlantamal Tanjungpinang,” ujar Fauzi, usai menghadiri acara tepuk tepung tawar Jamaah calon Haji Kabupaten Karimun, di Gedung Nasional, Selasa (4/10). Menurut informasi yang diperoleh, Fauzi dimutasi ke Markas Besar TNI di Jakarta. Dan telah melaksanakan serah terima jabatan dua bulan lalu. Hanya saja acara seremoninya baru akan digelar pada Senin pekan depan. “Saya merasa betah di Karimun. Berhubung karena tuntutan profesi dan tugas negara, ya harus siap menjalankan perintah untuk pindah tugas,” pungkasnya. (gan)

Kawasan Teluk Radang Segera Ditanami Padi TANJUNGBATU — Kawasan Teluk Radang akan segera ditanami padi, pada November mendatang. Para petani di kawasan ini akan menyemai bibit setelah beberapa bulan lalu telah melakukan panen padi. Menurut Camat Kundur Utara, Sukari.SH dipilihnya bukan November untuk menyemai benih padi karena saat ini kawasan itu sering kebanjiran. Sehingga kalau dipaksakan untuk menanam padi, dikhawatirkan hasilnya tidak

maksimal. Pada penyemaian benih padi pada November ini, petani akan mendapatkan bantuan dari provinsi. Begitu juga dengan pupuk,” ungkap Sukari Dalam kesemaptan itu, Sukari mengungkapkan kalau kawasan pertanian ini juga ditargetkan akan dijadikan lokasi Agro Wisata. Kawasan hijau yang bisa dinikmati masyarakat sebagai pilihan melepas penat setelah dijejali rutinitas membosankan. (cw54)


OLAHRAGA

Rabu, 5 Oktober 2011

22

Ayu Ting Ting

Pilih Olahraga Simpel ART AKAR TA — Ayu Ting Ting kini punya jadwal AR JAK manggung yang padat. Setelah namanya melejit lewat single 'Alamat Palsu,' tiap hari dijalani gadis 19 tahun mentas dari panggung satu ke panggung lain. Untuk menjaga kebugaran selagi job banyak mengalir, wanita yang suka sekali menonton film-film Korea itu m e m i l i h olahraga yang simpel. "Aku kan mu-

ngil badannya, nggak mungkin olahraga yang berat-berat. Aku suka skipping, jogging, senam dan nge-gym," kata Ayu Rosmalina, nama aslinya saat ditemui di lokasi syuting di kawasan Jatiwaringin. "Dulu waktu sekolah di SMU 2 Depok, sering ikut main futsal atau sepakbola. Tapi sekarang, ya, tidak lagi,"

ujar Ayu. Ayu Ting Ting kini sedang menikmati satu fase menyenangkan dalam hidupnya. Hampir semua orang Indonesia saat ini mengenalnya. Ia sudah cukup lama masuk dunia hiburan, tapi tak begitu dikenal. Namun kini berkat rekaman videonya menyanyikan lagu 'Alamat Palsu' beredar di Youtube, popularitas penyanyi dangdut ini langsung meroket. Ratusan ribu orang sudah yang mengunduh video klip Ayu. Imbasnya, ringback tone 'Salah Alamat' miliknya pun laris manis.(vnc)

Ibra Mulai Menua MILAN — Usia Zlatan Ibrahimovic baru saja bertambah. Mulai merasa tua, Ibra tetap masih ingin aktif bermain selama beberapa tahun ke depan. Ibra mulai memasuki periode baru dalam usianya setelah berhari jadi yang ke-30, Senin (3/ 10). Pemain kelahiran Malmo, Swedia, itu sadar benar kalau dirinya tidak lagi muda. Akan tetapi, pemain yang memulai karir profesionalnya pada tahun 1999 lalu bersama klub Malmo

itu sama sekali belum berniat berhenti bermain. "Aku mulai menua, waktu berlalu cepat sekali tapi aku sudah pasti berencana terus bermain untuk beberapa tahun lagi," tegas Ibra kepada Sportbladet yang dikutip Football Italia. "Saat aku berhenti bermain, aku akan mulai menikmati hidup. Kapan aku akan pensiun? Aku tidak tahu, tapi aku masih ingin bermain untuk beberapa waktu," imbuhnya. Selama karirnya, sudah enam klub dibela Ibra dengan AC Milan menjadi tempat berlabuhnya saat ini. Terbilang cukup sering berganti klub, Ajax Amsterdam adalah klub terlama yang pernah dibela Ibra--empat musim. "Kini aku merasa lebih matang karena punya dua orang anak. Waktu

berlalu cepat, aku berpindah-pindah antara beberapa tim dan itu membuat jalannya waktu jadi lebih cepat," simpulnya.(fti)

Ungu Band

Kekompakan Itu Tidak Perlu Dijaga JAKARTA — Sebagai sebuah band, Ungu jauh dari isu perpecahan atau berseteru dengan personel lain. Kekompakan terjalin bahkan seperti layaknya keluarga. Lantas bagaimana mereka menjaga kekompakan seperti ini? "Kekompakan itu gak perlu dijaga, yang penting saling mengerti dan memahami," ujar Enda saat dijumpai di I-radio, Sarinah Plaza, Jakarta Pusat,

Senin (3/10). "Kita gak pernah ada perseteruan, kecuali main catur atau play station. Kalau perbedaan pendapat ada," imbuh Makki sambil tersenyum. Di dalam karirnya semua personel Ungu mengharapkan eksistensi dan sesuatu yang baru agar tujuan mereka bisa terjaga dan berkelanjutan. Mereka menilai bahwa apa yang telah mereka lalui adalah

proses untuk pencapaian kedepannya. "Kita gak pernah mimpi bisa sampai di sini dulu. Dalam posisi ini kita bisa berpikir jernih gimana 5 tahun ke depan. Kalau kita bilang mau ngeband kenapa enggak, karena God Bless aja masih ngeband. Tapi kalau 2 atau 3 personel udah gak mampu, harus dibicarakan," pungkas Pasha. (kpl)

PSSI Seriusi Pembinaan Usia Dini JAKARTA — PSSI mulai menyeriusi program pembinaan usia dini. Otoritas tertinggi sepakbola Indonesia ini mendatangkan instruktur pelatih dari Belanda demi menghasilkan pelatihpelatih andal. Dalam pembinaan usia dini, salah satu faktor kuncinya adalah pelatih. Di tangan pelatih yang berkualitas, talenta-talenta muda yang ada bisa dipoles sedemikian rupa sehingga berkembang menjadi pemain bagus. PSSI menilai Indonesia saat ini belum punya pelatih berkualitas dalam jumlah yang memadai. Untuk itu, mereka pun memboyong Bert Pentury, seorang instruktur pelatih dari Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB). "PSSI punya lima pilar program, salah satunya adalah pembinaan usia muda. Pembinaan usia muda terdiri dari sport science, kepelatihan, kompetisi, talent scouting," jelas Koordinator Bidang Timnas, Bob Hippy di Jakarta, Senin (3/10). "Kita sedang mencari sistem terbaik dalam kepelatihan. Untuk itu, saya akan mengumpulkan pelatihpelatih nasional yang punya lisensi A, baik nasional maupun AFC, untuk berembug bersama-sama dengan Om Bert. Dia adalah instruktur dari KNVB yang berlisensi Pro UEFA yang sudah biasa melatih para pelatih-pelatih di Belanda," tambahnya. Dengan hadirnya Bert Pentury, PSSI ingin mengetatkan sertifikasi kepelatihan. Diharapkan, pelatih punya lisensi sesuai dengan kapabilitasnya dan tak ada lagi pelatih

"Pelatihan-pelatihan yang lalu banyak yang lulus-lulusan. Kali ini kita dapatkan satu modal pelatih yang akan melatih pelatih dengan ketentuan tidak ada yang lulus karena membayar atau diluluskan," tegas Bob. "Seperti kita tahu, sekarang ini kita cuma punya 2.000 pelatih. Itu pun saya tidak tahu kualitasnya. Sebagai perbandingan Jepang punya 50.000 pelatih, Swiss punya 50.000 pelatih." "Sementara kita yang rakyatnya 230 juta cuma punya 2.000 pelatih. Bayangkan bagaimana bisa mendapatkan pemain yang baik di kemudian hari untuk kita terjunkan di tim nasional tanpa pelatih yang baik," paparnya. Untuk program ini, PSSI akan mendapatkan bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Namun, tidak disebutkan berapa nominalnya. "Ada program dari Menpora untuk membiayai halhal seperti ini. Barangkali tidak bisa 100 persen. Mungkin 70:30 atau 50:50. Ini bukan khusus untuk SSB saja, tapi juga kepada lembaga pendidikan Indonesia, sebab di sana banyak guruguru olahraga, tapi tak punya lisensi. Akhirnya, produknya pun begitu-begitu saja," imbuhnya. "Besok malam, setelah pertandingan ujicoba timnas U-23 lawan Semen Padang, saya diundang oleh Universitas Negeri Padang untuk merundingkan hal ini dengan dosen-dosen mereka. Jadi, dari pihak universitas juga sudah mulai mengambil alih pelatihan di tempat masing-masing," papar Bob.(ant)

Kecanduan Seks, Pink Masuk Neraka AMERIKA — Gara-gara kecanduan seks, Pink terpaksa harus menghadapi banyak masalah dalam hidupnya. Karena kebiasaan buruknya iu, bisa-bisa dia masuk neraka. Namun untungnya, masalah besar yang dihadapi oleh Pink itu hanya terjadi di dalam debut film terbarunya THANKS FOR SHARING. Kalau biasanya dia dikenal sebagai sosok penyanyi berbakat yang tangguh di atas panggung, kali ini dia akan mengejutkan penggemarnya dengan penampilannya dalam film terbarunya. Dia berperan sebagai seorang pecandu seks yang berusaha mengatasi berbagai tekanan atas perbuatannya itu. Dia pun diceritakan kemudian bergabung dengan rekan-rekannya yang lain. Dalam film ini, karakter Pink yang dalam film tersebut menggunakan nama aslinya,

Pink Alecia Moore, akan semakin kuat dengan kostum jacket bulu dan sepatu boot. Dia tidak sendirian, karena dalam film tersebut dia akan beradu akting dengan aktris papan atas seperti Gwyneth Paltrow. Selain Pink dan Gwyneth Paltrow, film yang disutradarai oleh Stuart Blumberg tersebut juga akan dibintangi oleh aktor-aktor seperti Mark Ruffalo, Tim Robbins, dan Book of Mormon‘s Josh Gad. (kpl)


23 Rabu, 5 Oktober 2011

O L A H R A G A

Timnas U-23 Tahan Imbang Semen Padang

Titus Bonai

PAD ANG –– Timnas U-23 menahan imbang ADANG Semen Padang dalam pertandingan uji coba, Selasa (4/10). Sempat tertinggal 0-1 di babak pertama, Garuda Muda berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Titus Bonai. Bertanding di Stadion Haji Agus Salim, Padang, kedua tim langsung bermain cepat begitu peluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan. Di menit ke-4 Sebuah sundulan

pemain belakang timnas U-23, Abdurahman, memanfaatkan tendangan sudut Egi Melgiansyah, masih jauh melambung di atas gawang. Empat menit berikutnya

giliran Titus Bonai yang menebar ancaman. Setelah mampu melepaskan diri dari jebakan off-side, dia gagal memanfaatkan umpan terobosan Patrick Wanggai untuk menjebol gawang Semen Padang yang dikawal Syamsidar. Di menit ke-13 giliran Semen Padang balik menyerang. Esteban Viscara melepaskan tendangan keras dari sisi kanan pertahanan timnas U-23. Hasilnya? masih melebar di sisi kanan gawang yang dijaga oleh Kurnia Mega. Tiga menit berikutnya Edward Wilson Junior, penyerang Semen Padang yang lolos dari jebakan off-side gagal menaklukan Kurnia Mega. Tendangannya masih mampu diblok oleh sang penjaga gawang. Tim Nasional kecolongan di menit ke-29. Sebuah tendangan Edward Wilson Junior masih mampu diantisipasi oleh Kurnia Mega. Namun, bola muntahnya membentur bek Tim Nasional, Hasyim Kipauw. Kedudukan pun berubah jadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Jelang babak kedua, timnas yang disiapkan untuk membela

Indonesia di ajang SEA Games itu mengganti sejumlah pemain. Langkah yang sama juga dilakukan Semen Padang. Masuknya beberapa pemain membuat timnas U-23 kembali agresif. Namun kokohnya barisan pertahanan Semen Padang membuat penyerang Garud Muda yang dikomandoi Titus Bonai dan Patrick Wanggai kesulitan membuka peluang. Kelengahan dilakukan barisan pertahanan Semen Padang pada menit ke-77. Celah ini langsung dimanfaatkan oleh Titus Bonai dengan mencuri bola dari kaki bek SP.Sebuah solo run pemain dari Perspiura Jayapura itu gagal dihentikan oleh pemain belakang lawan. Tendangannya sempat membentur tiang gawang sebelah kanan, namun ia mampu menceploskan bola rebound yang kembali mengarah padanya. Permainan sempat berlangsung panas di penghujung babak kedua. Namun hingga wasit membunyikan pulit panjang, skor 1-1 tidak juga berubah. (kcm/vvc)

Jelang Kualifikasi Piala Eropa

ANTARA

Prancis Tanpa Ribery dan Benzema PARIS –– Usaha timnas Prancis untuk mengamankan tiket ke Piala Eropa 2012 harus dijalani tanpa Franck Ribery, Karim Benzema, dan Balise Matuidi. Ketiganya masuk kedalam skuad Prancis yang berisikan 24 nama yang diumumkan pelatih Laurent Blanc pekan lalu, tetapi cedera saat membela klub membuat ketiganya harus absen. "(Hasil) Pemindaian MRI menunjukkan bahwa ketiganya tidak bisa bermain di dua partai tersebut," terang Federasi Sepakbola Peancis (FFF) yang dikutip Reuters, Selasa (4/10). Pemain reguler lain seperti Philippe Mexes, Yoann Gourcuff, Abou Diaby dan Guillaume Hoarau sebelumnya juga sudah out akibat cedera. Selain itu, Mathieu Debuchy mesti dipanggil untuk meng-

gantikan Bacary Sagna yang cedera patah kaki saat membela klubnya, Arsenal, akhir pekan lalu. Sementara itu pemain bertahan Eric Abidal dan Laurent Koscielny tetap berada di dalam skuad meski kondisinya masih meragukan. "Inilah salah satu tugas pelatih timnas," komentar Blanc saat ditanyakan mengenai kondisi kebugaran para pemainnya. "Para pemain umumnya mendapatkan porsi latihan berat, dengan pertandingan (klub) setiap tiga atau empat hari, dan cedera otot bisa berlipat. Eric sangatlah penting buat kami. Saya sangat berharap ia akan bugar untuk bermain," lanjutnya. Sebuah keputusan tentang pengganti mungkin untuk trio cedera belum dibuat dan ter-

Speedy Tour d'Indonesia 2011

Insiden Jelang Finis, Bambang Batal Menang Benzema dan Ribery gantung pada apakah Laurent Blanc untuk merencanakan biasa memiliki satu orang di depan atau beralih ke 4-4-2 mengingat bahwa Albania mungkin untuk bermain defensif pada hari Jumat. Prancis mungkin mencoba untuk menyerang lebih dari biasanya karena mereka harus mengalahkan Albania untuk

menjamin posisi mereka tetap ada di atas Bosnia sebelum pertemuan kedua tim pada tanggal 11 Oktober mendatang. Dengan dua pertandingan tersisa, Prancis kini menggenggam poin 17 dan memuncaki klasemen Grup D. Posisi pasukan Laurent Blanc ini dibuntuti Bosnia yang terpaut satu poin. (rts)

Barca Kejar Gary Cahill BARCELONA –– Raksasa Primera Division Spanyol, Barcelona, turut meramaikan antrean klub-klub penarget tanda tangan bek sentral Bolton Wanderers, Gary Cahill. Diwartakan The People, Tim Catalan, yang sebenarnya sudah menaruh minat pada pemain 25 tahun itu sejak ia melakoni debut timnas senior Inggris pada September 2010, kini siap melancarkan pergerakan demi menariknya ke Camp Nou. Cahill, yang kontraknya di Reebok Stadium kedaluwarsa akhir musim ini, berpeluang besar dijual Bolton pada jendela transfer musim dingin. Sebelumnya ia gencar dilaporkan menjadi bidikan Chelsea, Arsenal, serta Tottenham Hotspur. Namun, trio klub

London tersebut diyakini bakal dipaksa gigit jari bila Barca benar-benar menyodorkan proposal penawaran. Los Blaugrana tengah getol mencari seorang bek tangguh lantaran lini belakang mereka amat keropos di fase awal kampanye musim ini bila tampil tanpa Carles Puyol ataupun Gerard Pique, dan menilai Cahill sosok yang tepat. Apalagi ia pun akan bisa didaftarkan sebagai personel tambahan untuk memperkuat tim di Liga Champions mulai putaran knock-out mengingat Bolton tak berkecimpung di kancah Eropa. Tim arahan Pep Guardiola ditengarai siap mencantumkan sejumlah nama yang diang-

MADRID –– Real Madrid punya kartu as untuk mendapatkan striker Manchester City, Carlos Tevez. Madrid akan menawarkan gelandang bertahan Sami Khedira ke kubu City. Tevez kembali menarik perhatian Real setelah terancam didepak City akibat insiden penolakan main di Liga Champions melawan Bayern Munich. Apalagi, Madrid masih punya tempat kosong un-

tuk pemain 'nomor 9' setelah gagal meyakinkan Santos untuk segera melepas bintangnya Neymar. Kubu El Real juga hanya punya dua striker murni yakni Gonzalo Higuain dan Karim Benzema. Jumlah yang sangat kurang untuk tim sekelas Los Galacticos. Sedangkan City tertarik kepada Sami Khedira karena akan dijadikan sebagai pengganti Yaya Toure. Pasalnya,

menghalangi pembalap Hong Kong-China Team itu dengan melakukan zig-zag. Hal itu dilarang dalam regulasi lomba dan akhirnya Bambang harus rela diturunkan ke posisi keempat, meskipun ia adalah pembalap pertama yang menyentuh garis finis. Posisi pertama dipegang Hon, disusul pembalap Jerman asal tim Germany Team, Christoph Springer dan Shinichi Fukushima dari Terengganu Cycling Team. Meski cuma finis di posisi ketiga pada balapan kali ini, Shinichi berhak merebut Yellow Jersey dari tangan Wong

Kam Po. Shinichi unggul tiga detik dari Bambang di individual general classification. Yang merebut jersey PolKadot adalah Hon, yang juga memenangi trek King of Mountain di etape ketiga ini. Karena tidak ada trek Sprint hari ini, maka Green Jersey masih milik Jimmy Pranata. Sedangkan Red and White Jersey dikuasai Bambang yang memperkuat Polygon Sweet Nice. Balapa etape keempat besok akan mengambil start di Tegal dan menempuh jarak 157,7 KM untuk finis di Semarang.(dtc)

Wozniacki dan Berdych Melenggang

gap sebagai surplus di Camp Nou guna memuluskan terealisasinya transfer ini. Meski begitu, Bolton disebut lebih menyukai dana tunai sekurangnya £8 juta atau setara Rp112 Miliar.(tpc)

Toure akan meninggalkan City pada awal tahun 2012 demi memperkuat Pantai Gading di Piala Afrika. Masa depan Khedira di Madrid menjadi suram setelah sering dikritik pelatih Jose Mourinho pada awal musim ini. Kini, pemain tim nasional Jerman ini jadi incaran AC Milan dan Chelsea. Sedangkan Tevez juga diminati Inter Milan dan klub Prancis, Paris Saint Germain. Tevez terancam dijual oleh City pada bursa transfer musim dingin, Januari 2012 karena dianggap telah mengingkari kontrak dengan menolak bermain ketika timnya bertandang ke Bayern Munchen akhir September lalu. (glc)

CIREBON –– Atlet Indonesia Bambang Suryadi bisa saja memenangi Etape Ketiga Speedy Tour d'Indonesia 2011. Tapi karena insiden jelang garis finis, ia harus menyerahkan podium teratas kepada Yeung Ying Hon. Dalam balapan yang mengambil trek dari Ciamis melewati Kawali serta Kuningan dan Finis di Cirebon, Selasa (4/10) siang WIB, Bambang sebenarnya sudah berada di garis terdepan menjelang finis. Namun mungkin karena merasa "terancam" dengan keberadaan Hon di belakangnya, Bambang pun berusaha

Cina Terbuka BEIJING –– Petenis rangking satu dunia, Caroline Wozniacki tidak menemui hambatan berarti untuk maju ke babak ketiga China Terbuka 2011. Di kelompok putra, Tomas Berdych juga berhasil lolos ke babak kedua. Wozniacki mengalahkan petenis non unggulan asal Australia, Jarmila

Gajdosov a straight set dengan skor 6-2, 6-3 dalam pertandingan yang berakhir Selasa (4/10) malam WIB. Dengan kemenangan ini petenis Denmark itu memperpanjang kemenangannya menjadi 4-0 dari Gajdosova. Sepakan lalu, keduanya juga

Madrid Barter Khedira dengan Tevez

Khedira

ETAPE KETIGA –– Pebalap melintas tanjakan Cikukut, Desa Winduraja pada etape III Speedy Tour d'Indonesia 2011 di Ciamis Jawa Barat, Selasa (4/10). Etape ketiga Ciamis-Cirebon tersebut ditaklukkan pebalap Team Hongkong Yeung Ying Hon dengan catatan waktu 2jam 44menit 6detik.

saling berhadapan di babak 32 besar turnamen Pan Pacific Open di Jepang yang dimenangi Wozniacki dengan tiga set. Untuk memperebutkan tiket ke perempatfinal, Wozniacki akan bertarung dengan Kaia Kanepi di babak ketiga. Kanepi lolos otomatis setelah lawannya, Sabine Lisicki mengundurkan diri karena menderita suatu penyakit. Petenis putri lainnya, Andrea Petkovic juga maju ke babak ketiga usai mengalahkan Carla Suarez Navarro 6-4, 6-4. Unggulan kesembilan ini akan menghadapi Marion Bartoli di babak ketiga. Sementara itu Berdych yang tampil sebagai unggulan ketiga relatif sulit untuk melewati hadangan pertamanya. Menghadapi Juergen Melzer, Berdych menang dua set 7-5, 7-5. Ivan Ljubicic juga punya

Wozniacki nasib seperti Berdych. Petenis asal Kroasia ini berhasil mengalahkan Teymuraz Gabashvili 7-5, 7-5 untuk maju ke babak kedua. Kejutan terjadi dengan tumbangnya Gilles Simon yang diunggulkan di tempat kelima. Petenis Prancis ini tumbang straight set dari lawannya yang asal Spanyol, Marcel Granollers 3-6, 1-6.(ant)

Jelang Uji Coba

Wim Gelar Seleksi Tim Inti

Gary Cahill

JAKARTA –– Ada yang berbeda dari latihah timnas senior yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Selasa (4/10) sore. Selain untuk mematangkan strategi, latihan juga digunakan sebagai ajang seleksi pemain. Timnas senior akan beruji coba lawan Arab Saudi, Sabtu, (8/10). Meski demikian, Pelatih Timnas Senior, Wim Rijsbergen belum juga menentukan skuad inti yang akan tampil pada pertandingan yang digelar di Malaysia itu. Untuk menentukan skuad inti, Wim pun menggelar semacam kompetisi kecil pada latihan sore tadi. Para pemain dibagi dalam tiga grup untuk berlaga dalam sebuah game. "Memang kami belum mem-

bentuk tim inti untus menghadapi Arab Saudi," kata Asisten Timnas Senior, Liestiadi. "Di sesi latihan tadi, kami mengadakan kompetisi antara pemain yang dibagi dalam tiga grup. Ini untuk menimbulkan semangat kompetisi antar pemain untuk masuk tim inti," lanjut mantan asisten pelatih PSM Makassar tersebut. Liestiadi menambahkan uji coba lawan Arab Saudi akan dimanfaatkan untuk mencari startegi yang tepat saat menjamu Qatar, 11 Oktober 2011. Duel ini merupakan lanjutan penyisihan Grup E Pra Piala Dunia (PPD) 2014. "Karena ini sifatnya ujicoba. Kami berusaha manfaatkan untuk mencari taktik dan strategi yang pas. Gambaransudah ada, tapi kami juga

mengupayakan (laga ujicoba) untuk mencari pemain yang terbaik," ujar Liestiadi. Rencananya seluruh (24) pemain akan diboyong ke Malaysia. Liestiadi juga mengaku pihaknya akan mengupayakan seluruh pemain mendapat kesempatan tampil lawan Arab Saudi. "Kami juga akan meminta kepada panitia pertandingan, agar pergantian pemain dapat dilakukan untuk lebih dari tiga pemain," pungkas Liestiadi. Timnas senior akan berangkat ke Kuala Lumpur, Kamis (7/10). Sementara itu, tiga pemain tengah, Firman Utina, Toni Sucipto, dan M Ridwan masih menjalani latihan terpisah. Ketiganya masih berkutat dengan cedera.(ant)


CMYK

ADVERTORIAL

Rabu, 5 Oktober 2011

24

Umar Natuna, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna

“Bangun SDM yang Mumpuni� UMAR Natuna, lelaki kelahiran 8 April 1966 di Gunung Air Makan Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna, yang sekarang menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna ini, berkeinginan memajukan dunia pendidikan melalui lembaga pendidikan STAI Natuna.

lembaga pendidikan yang andal dan berkualitas" ujar lelaki yang pernah menamatkan sekolah di Fakultas Dakwah IAIN Walisongo Semarang, pada 1993. Menurutnya, modal utama untuk membangun sebuah daerah, tidak hanya didukung dengan kemauan keras dari masyarakatnya saja, tetapi perlu juga didukung dengan ilmu pendidikan yang cukup. Saat ini di daerah Kabupaten Natuna persisnya di kompek Gerbang Utara Ku, terdapat kampus STAI, yang sudah menamatkan lulusan pendidikan Islam 161 orang, Ekonomi Islam 34 orang dan PGSD D2 141 orang. Saat ini, STAI yang memiliki mahasiswa sebanyak 1.307 orang itu mempunyai dua fakultas, yakni, Ekonomi Islam dan Pendidikan Islam. "Lulusan atau alumni STAI yang sudah terjun ke masyarakat dan

KETUA STAI Natuna Umar Natuna saat mewisuda salah satu mahasiswanya sudah mengabdikan diri kepada pemerintah daerah untuk jurusan guru sekitar 90 persen dan ekonomi syariah 30 persen. Artinya SDM yang dibina STAI sudah mampu mengisi kebutuhan pembangunan di daerah ini" Kata Umar yang juga sebagai pendiri Lembaga Studi Pembangunan Natuna (LESPENA).

UMAR Natuna bersama keluarga Ia optimis, Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Kabupaten Natuna bisa lebih baik dan memiliki kualitas yang mumpuni. Dengan itu, kedepan Natuna akan semakin maju dan berkembang.

"Suatu daerah akan maju dengan pesat, jika masyarakatnya memiliki SDM yang baik dan berkualitas. Namun hal itu perlu didukung dengan dasar pendidikan yang baik pula. Seperti ketersediaanya

UMAR Natuna dengan para Dosen STAI Natuna

Umar yang juga dikenal sebagai orator ini sangat mengidamkan para mahasiswa lulusan STAI, bisa beradaptasi dengan baik di lingkungan masyarakat maupun dilingkungan pemerintah daerah. Ini sesuai dengan tujuan STAI yaitu membangun lapisan masyarakat dan pemuda yang terdidik. "Saya ingin putra daerah bisa menjadi penggerak roda pemerintahan di daerah ini. Dan menjadikan daerah ini maju dan berkembang." Bicara tentang sosok Umar, lelaki ini pernah aktif di Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan BEM IAIN Walisongo. Selain itu ia juga aktif di Senat dan BEM sebagai pembelajaran politik, sekaligus aktif di media. Tidak hanya disini, Umar pun mendirikan majalah MISI dan Paradigma di Fakultasnya, hal itu dia lakukan untuk mengembangkan kemampuan diskusi dan wacana. Umar juga mendirikan KSMW (kelompok studi mahasiwa walisongo), sekaligus mengelola SKM (surat kabar mahasiswa) menjabat sebagai Redaktur dan diangkat sebagai Pemimpin Redaksi (Pemred).

Rabu, 5 Oktober 2011

SELURUH panitia sepeda santai foto bersama

Selanjutnya, dia juga aktif mengelola FORDEM (forum demokrasi) sebuah lembaga kajian pemikiran dan wacana yang kaya referensi, serta mengelola sekaligus pendiri lembaga studi pembangunan dan jurnalistik. "Ini hanya sebuah pengalaman, yang ingin saya kembangkan dan saya transferkan kepada putra daerah, serta masyarakat lain yang ada di daerah ini yang memiliki niat untuk membangun Kabupaten Natuna kedepan," ucap Umar. Sedangkan karirnya di birokrasi di mulai sejak 1988 di KUA Bunguran Barat. Berlanjut ke Kantor Departemen Agama Kabupaten Natuna sampai ke kantor Setda Kabupaten Natuna, dan menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Natuna. Ia juga sempat diangkat sebagai Plt, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna. Terakhir menjabat sebagai Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Natuna. Umar adalah ayah dari tiga anak yakni Arrani Rahmaning Safitri, Emil Samara, dan Mahalia Araini, serta suami tercinta dari Ida Nurfaizah. (adv)

24

KETUA DPD KNPI Provinsi Kepri Berto melepas peserta sepeda santai

Sepeda Santai untuk Jantung Sehat

KETUA DPD KNPI Natuna Harmidi menyampaikan kata sambutan

RIBUAN masyarakat Natuna dari berbagai kalangan anak-anak hingga orang dewasa mengikuti sepeda santai dalam rangka gerakan jantung sehat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh DPD KNPI dan DPC Barisan Muda Kosgoro 1957 Kabupaten Natuna, Minggu (2/10) di Pantai Kencana. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Natuna Ilyas Sabli ikut ambil bagian sebagai peserta sepeda santai disamping Ketua DPD KNPI Provinsi Kepri, Bung Berto dan Ketua DPD Barisan Muda

Kosgoro 1957 Provinsi Kepri, Bung Dida Priutama yang juga turut hadir mengikuti acara. Pada acara sepeda santai, peserta disuguhkan dengan hadiah hiburan menarik serta hadiah door prize sepeda gunung. Ditambah hadiah menarik lainnya dari para sponsor yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Yulizar, SE berharap kegiatan sepeda santai dapat dijadikan program tahunan

yang mampu memacu semangat regenerasi muda dalam meningkatkan pembangunan masyarakat yang sejahtera dan sehat. "Ini merupakan langkah awal yang baru saja dilakukan oleh lembaga swasta yang sudah menjadi mitra pemerintah daerah dalam merealisasikan visi KETUA Panitia Yulizar dan Ketua Harian KONI Natuna Darmansyah misi membangun masyarakat yang adil, menyerahkan hadiah sepeda kepada pemenang undian. sejahtera, merata serta sehat jiwa dan raga" kata Yulizar. Narasi dan Foto : Sholeh Ariyanto

YULIZAR dan Sekretaris DPD KNPI Natuna Irlizar

YULIZAR dan Ketua DPD KNPI Natuna Harmidi

CMYK

BUPATI Natuna Ilyas Sabli (kanan) ikut sebagai peserta sepeda santai

BUPATI Natuna Ilyas Sabli (kiri) bersama pengurus KNPI

HaluanKepri 05Okt11.pdf  

HaluanKepri 05Okt11.pdf

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you